Issuu on Google+

Pengurus Duduklah Semeja Selengkapnya Halaman

Budayawan Ratna Berpulang

Ratna Indraswari Ibrahim.(dok)

melepas kepergian dan mengantarkan di peristirahatan terakhir di TPU Samaan Kota Malang, sekitar pukul 13.00, disertai hujan deras. Kepergian novelis kelahiran

Malang, Memo Innalillahhi wainna ilaihi roji’un. Ratna Indraswari Ibrahim, budayawan dan novelis asal Kota Malang meninggal dunia di RSSA Malang, Senin (28/3) sekitar pukul 09.45. Petakziah

6

 Bersambung hal. 11

SELASA LEGI, 29 MARET 2011

12 HALAMAN

Mandi sama Pacar di Pantai, Tas Dijarah Gak usah ramerame, wong sing tak jupuk cumak tas dudu’ pacarmu

ilustrasi:machrus/teks:yan

Malang, Memo Berhati-hatilah saat mandi dengan pacar di wisata pantai. Bukannya takut tsunami atau kebablasan, tapi harus waspada dengan barang bawaan. Karena selain arus laut yang sulit diduga, bisa jadi kawanan maling mengincar harta benda yang ditinggalkan. Sekalipun oleh korbannya disembunyikan diantara rerumputan bukit. Seperti yang dialami, sepa-

sang kekasih, Vionna Rosemery (22) warga Jl Tumbal No 5, Sawojajar, Kota Malang dan Lukas Romuk Wodoracki (27) tinggal di Villa Puncak Tidar Blok D26, Kota Malang. Ketika asyik bermesraan mandi bareng di pantai Rowogebang, tas milik mereka raib digasak maling pantai, Minggu (27/3) sore. Pantai Rowogebang adalah pantai yang masih berada di kawasan Pantai Balekambang, Desa

Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Saat dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Bantur, AKP Azwandy mendampingi Kapolres Malang, AKBP H Rinto Djatmono membenarkan adanya pencurian biasa dengan korban muda mudi. “Kejadiannya kemarin Mas.

Subhanallah, Bayi Punya 26 Jari

 Bersambung hal. 11 Stefani Prima Prestiwati yang mencurahkan kasih sayangnya pada Janitra Agni Paramestri.(ari)

 Ibu Kerja Keras Demi Biaya Operasi

Malang, Memo Kepasrahan nampak jelas di wajah Stefani Prima Prestiwati (23) warga Jl Danau Paniai Blok H4G11, Perumahan Sawojajar I, Kota Malang. Ibu muda ini menerima kenyataan dengan lahirnya anak semata wayang, Janitra Agni Paramestri, berusia 7 bulan yang memiliki sebanyak 26 jari. Ke-26 jari tersebut berada di kedua tan-

gan dan kakinya. Di tangan kiri dan kanan masing-masing ada 6 jari, sedangkan di kaki kanan dan kirinya masing-masing memiliki 7 jari. Kini jari anak itu tinggal 25, karena ketika umur 2 bulan jari jempol kaki kirinya sudah dioperasi. “Umur 2 bulan jari di kaki kiri dioperasi karena bengkak,” kata Pipim, panggilan akrabnya sambil menggendong anak kesayangannya.

Itu pencurian biasa. Korban mahasiswa dan mahasiswi Malang dengan kerugian sekitar Rp 7 juta,” urai Azwandy, Senin (28/3) sore. Informasi yang dihimpun Memo menyebutkan, saat kejadian kedua korban berangkat dari Malang dan memarkir kendaraannya di halaman parkir pantai Balekambang. Menenteng tas berisi barang-barangnya dan dompet, keduanya lalu menuju pantai sebelah Barat dekat pura. Penasaran panorama pantai di sisi Barat atau dikenal dengan nama pantai Ro-

Rencananya, pada usia 9 bulan, bocah perempuan berkulit bersih itu akan menjalani operasi kembali sehingga jumlahnya seperti anak sebaya lainnya. Tapi tidak dapat dilakukan bersamaan untuk mengoperasi jari tangan dan kaki. Untuk jari tangan dilakukan pada usia 9 bulan, sedangkan untuk jari kaki ketika bayi itu berusia 12 bulan.  Bersambung hal. 11

Kondisi kaki dan tangan Janitra Agni Paramestri.

Carissa Puteri

Hilang...! TAMPAKNYA aksi menghilang selebritis dari ranah publik sedang menjadi headline belakangan ini. Tentu Anda masih ingat polemik keluarga seorang selebritis remaja yang kini sedang dicari-cari oleh keluarga dan beberapa pihak terkait yang juga turut melakukan investigasi serupa, tetapi hasilnya masih nihil ! Sekarang, giliran Carissa Puteri yang mendadak ‘lenyap’ tanpa kabar. Bahkan, akun social medianya pun tak lagi mengindikasikan aktivitas terkini sang artis jelita tersebut. Gempar keluarga, kerabat, serta para sahabat langsung ambil tinda Bersambung hal. 11

Kalung Ditarik, Ndlosor  Ibu Sawojajar Dijambret Malang, Memo Ulah jambret jalanan terus saja melakukan aksinya mengincar ibu-ibu yang membawa tas cangklong, HP atau perhiasan emas. Beberapa hari lalu, mereka kembali beraksi dan menjambret Srianik (51) warga Jl Danau Ngebel, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang saat berada di Jl Danau Melin-

Lho buk, sampean ta’ jambret lha kok malah renang.

 Bersambung hal. 11

Peluru Anti Pesawat Kececeran  42 Aktif, 23 Selongsong Malang, Memo Puluhan peluru aktif diduga bekas sisa perang kemerdekaan, Senin (28/3) pagi, mengejutkan warga sekitar Jl Sumedang, Kelurahan Cempokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Sebanyak 42 peluru aktif ini, ditemukan dalam tas plastik hitam diantara timbunan sampah, TPS Sumedang. Kali pertama, seplastik peluru ditemukan seorang warga yang berada di sekitar TKP penemuan.  Bersambung hal. 11

Tersangka Suprianto, Imam Ghozali dan NK.(foto:oso/ist)

 Cinta Berbuah Gegar Otak

Korban Jalani Operasi Keponakan Tersangka Diburu Malang, Memo Masih kritis keadaan Atim M Soleh (32) asal Dusun Supiturang, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang di RS Saiful Anwar Malang akibat digebuki tiga lelaki. Korban menderita pendarahan serius di tempurung kepalanya, M Soleh (32) yang terlibat cinta terlarang ini harus menjalani operasi, Senin (28/3) siang, setelah mendapat persetujuan dari pihak keluarganya. Sementara satu orang berinisial AS masih dalam

Peluru diamankan Polsek Kepanjen.(oso)

 Bersambung hal. 11

Korban opname di RSSA.

 Murid SMP Pulang Basket, Diperkosa 4 Berandal

Digilir di Kamar Mandi Sekolah, Dirubung Kecoak & Nyamuk +

Sam, Kongres PSSI di Pekan Baru diambil alih KPPN….

-

Kalau gini namanya bukan PSSI tandingan…Ker.. tapi penunggangan…

Eyang Prabu

Yang menarik Le…keberadaan kelompok berambut cepak yang mengawal KPPN saat menerobos lokasi kongres. Brimob yang mengamankan kongres pun kewalahan. Koyok kudeta ae yo…

Namanya buaya darat, ya pasti hidupnya di darat. Kalau buaya air ya di sungai atau muara. Meski giginya buaya air lebih tajam, ternyata buaya darat lebih ganas. Karena sifatnya beda. Kalau buaya air memangsa untuk dimakan, kalau buaya darat memangsa tapi yang dimakan jauh berbeda. Karena buaya darat mengincar perempuan untuk di hohohihe. Ini baru satu buaya darat, lha kalau buaya daratnya ada empat ? Yo rusak aturan e wong urip...!

“Gak opo-opo, malah enak. Gatal-gatal empuk...!”

“Cepetan Sam, keburu dirubung kecoak...”

“Iyo...Ker...nyamuk e nyokoti bokong...”

“Lah aku kapan gilirane..selak mambu iki lho...!”

KEGANASAN buaya darat ini benar-benar menimpa Bunga (14) bukan nama sebenarnya, gadis kencur yang masih duduk di bangku SMP Negeri Kabuh, Kabupaten Jombang. Petaka ini menimpa korban pada tanggal 27 Februari 2011. Petang itu, Bunga usai mengikuti ekstra kurikuler bola basket. Sekitar pukul 17.30, dia akan pulang karena kegiatan sudah selesai. Saat di depan sekolah, motor yang dikendarai warga Desa Pengampon Kecamatan Kabuh ini, mendadak dicegat dan dihentikan 2 pemuda, yakni Dani (22) dan Nanang

(23). Mata mereka saat itu sudah jelalatan, memandang tajam ke sekujur tubuh Bunga yang berkeringat karena baru saja olahraga. Bunga sama sekali tidak menduga jika mereka punya maksud mesum. Wajar saja, karena saat itu bau tubuh Bunga agak kecut. Normalnya lelaki pasti menghindar. Tapi, dua pemuda ini bukan lelaki biasa. Mereka ini buaya darat, yang suka sekali dengan aroma lawan jenis. Tak hanya suka dengan aroma wangi, tapi bau kecut pun membuat mereka bergairah.  Bersambung hal. 11

Kantor Memo Arema : Komplek Ruko Istana Dinoyo JL. MT. Haryono 1-A Blok B No. 6 Lowokwaru-Malang, Telp/Fax. (0341) 570797, Iklan (0341) 557727 - Website : http://www.memoarema.com - email: memoarema@gmail.com


Grogi, Pipis Dulu Sebelum Habisi Korban  Rekonstruksi Pembunuhan Keponakan Tarzan Tusukan kedua ke dada korban.

SELASA LEGI, 29 MARET 2011

ANDA jengkel dengan kebijakan publik yang tak pro rakyat! Atau jadi korban kesewenang-wenangan institusi publik? Kirim SMS ke 087853832111. Ingat, kami akan memuat jelas nomor handphone (HP) pengirim, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Tersangka menikam dari belakang dan mendorong korban sampai jatuh.

gaku tidak percaya jika tersangka beraksi sendirian. Apalagi, korban disebutkan

Malang, Memo Ulah tersangka Bagus TP (20) warga Jl Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, saat menghabisi nyawa Hartosin alias Haji Tosyin (52) warga Dusun Krajan, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Senin (28/3) siang, direka ulang tanpa pengacara atau disebut pra rekonstruksi. Cukup mengejutkan, karena pembunuhan ini menurut tersangka dilakoninya sendiri tanpa bantuan siapapun, Selasa (22/3) sore sekitar pukul

 Bersambung hal. 11

 Bersambung hal. 11

Gantung Koruptor Tanah, rumah, perusahaan,TNI, POLRI, PNS, pensiunan semua kena pajak. Maka kalau ada oknum pajak yg menyalahgunakan wewenangnya, gantung saja di tiang gantungan. Kini sudah waktunnya Indonesia buat UU hukum gantung bagi koruptor. Jangan diharap tercapai adil makmur jika koroptor merajalela di Indonesia. +6285733724352

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Keluarga Tak Percaya Pelaku Sendirian HUKUMAN setimpal kepada tersangka, itulah yang diharapkan keluarga Hartosin alias Haji Tosyin (52). Soal

pengakuan dan cerita tersangka dalam eksekusinya, sangat mengejutkan keluarga korban. Sebagian besar keluarga men-

Versi tersangka, korban mengeluarkan belati.

Tersangka usai kencing dihampiri korban.

BAB XXI : KETENTUAN PERALIHAN Pasal 318 Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, pendidikan dan pelatihan Pengemudi yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan dan pelatihan Pengemudi tetap berlangsung sesuai dengan izin yang diberikan dengan ketentuan dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun wajib disesuaikan dengan Undang-Undang ini. Pasal 319 Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, audit yang sedang dilaksanakan oleh auditor Pemerintah tetap dijalankan sampai dengan selesainya audit. BAB XXII : KETENTUAN PENUTUP Pasal 320 Peraturan pelaksanaan Undang-Undang ini harus ditetapkan paling lama 1 (satu) tahun sejak Undang-Undang ini mulai berlaku. Pasal 321 Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan harus dibentuk paling lama 1 (satu) tahun sejak Undang-Undang ini mulai berlaku. Pasal 322 Pusat kendali Sistem Informasi dan Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan harus dibentuk paling lama 2 (dua) tahun sejak Undang-Undang ini mulai berlaku. Pasal 323 Unit Pengelola Dana Preservasi Jalan harus berfungsi paling lama 1 (satu) tahun sejak Undang-Undang ini mulai berlaku. Pasal 324 Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, semua peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3480) dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum diganti dengan yang baru berdasarkan Undang-Undang ini. Pasal 325 Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, UndangUndang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3480) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 326 Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Disahkan di Jakarta pada tanggal 22 Juni 2009 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 22 Juni 2009.(habis)

Tersangka rebut pisau, tendang dada korban. Korban diseret dan dicekik.

Korban sempat cekal tangan tersangka.

Garapan Sepi Kuli Nogel

2 Bulan Jelang Nikah Tukang Boto Dibui

Malang, Memo Tarmaji (56) warga Jl MT Haryono Gang VI, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kemarin sekitar pukul 15.16, ditangkap petugas Polres Malang Kota tak jauh dari rumahnya. Kuli bangunan ini ditangkap polisi, karena telah nyambi menjadi pengecer togel.

 Ngurir SS Tersangka Tarmaji.(gie)

Malang, Memo Batal sudah rencana tukang cetak batu bata asal Gondanglegi menikahi sang pacar Mei nanti. Kedapatan membawa sepoket SS 0,3 gram dalam bungkus rokoknya, tersangka Fudoli (27) warga Dusun  Bersambung hal. 11

Tiga kali, tersangka tusuk perut korban.(foto:oso)

Tersangka Fudoli dan sepoket SS.(oso)

Tidur, TV 32 Inchi Amblas

Malang, Memo Rumah milik Moeljono Herlambang (72) warga Sawojajar Gang XXI No 22, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang,  Bersambung hal. 11

 Bersambung hal. 11


MEMO AREMA