Page 1

Nasib Karyawan Belum Jelas

Isi Liburan, Siswi SMP Melacur  Sekali Kencan Rp 1,5 Juta Surabaya, Memo Sudah parah sepertinya moral para ABG (Anak Baru Gede) di Surabaya. Mengisi liburan, bukannya digunakan untuk mencari suasana baru

Selengkapnya Halaman 6

JUMAT KLIWON, 1 JULI 2011

dengan sambang ke rumah kerabat tapi malah melacur. Inilah yang dilakukan CS (15) dan VAL (14), tinggal di kawasan Pagesangan.  bersambung hal 11

12 HALAMAN

Judi Dingdong Omzet Ratusan Juta

 Polda Grebek Lawang & Turen, Pengepul Cokot Oknum Tentara

Jenifer Kurniawan

Malang, Memo Puncak HUT Ke-65 Bhayangkara seakan mendapat kado manis atas keberhasilan penggerebekan dua TKP perjudian jenis ding dong di Kabupaten Malang, tepatnya di Turen dan Lawang. Empat tersangka perjudian jenis dingdong diringkus Reskrim Pol-

da Jatim dengan jutaan rupiah uang tunai menjadi barang bukti. Kali pertama, anggota Buser Polda Jatim menggerebek salah satu rumah warga di Jl Ki Hajar Dewantoro, Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Rabu (29/6) malam. Satu tersangka diamankan atas nama Sifo-

ni alias Sifon (44) selaku pengelola atau penyelenggara. Dari rumah tersangka petugas menyita uang tunai Rp 1,1 juta, 1621 koin bentuk logam Rp 500, 1 buah alat takaran koin, 2 buku totalan judi ding dong, 1 mesin judi jackpot, 4 mesin judi dingdong dan 1 HP merk Cross. Berdasarkan

rilis pers Polda Jatim menyebutkan bahwa alat main judi tersangka sering digunakan pelajar sekolah. Setiap harinya, tersangka lalu menyetor ke bandar. Dari penangkapan inilah, Buser Polda Jatim berhasil menangkap tersangka pengambil uang. Yakni tersangka Iwan Handoko

(30) warga Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Dari tangan Iwan, petugas menyita uang tunai Rp 578 ribu, 3 lembar totalan koin bongkaran mesin judi ding dong, 1 renteng kunci mesin ding dong, 2 buah saklar mesin, 1 buah suit mesin, 2 buah HP, kalkulator dan pulpen.

PNS Polsek Dikerjai Garong

Tersangka Iwan adalah penukar uang logam untuk perjudian di rumah tersangka Sifoni. Tiap pagi, tersangka Iwan mengaku sebagai pemrogram mesin dingdong termasuk mengambil uang judi yang masuk ke dalam mesin ding dong. Uang judi yang terkumpul selan bersambung hal 11 Rumah korban. (oso)

 Dulu 2 Motor, Kini Dorong Carry Malang, Memo Dua kali musibah menjadi cobaan hidup keluarga anggota PNS (Pegawai Negeri Sipil) Polsek Tajinan. Ya, dua kali, rumah keluarga Sunariyo (47) warga Jl Sidodadi, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang dikerjai kawanan maling. Kamis

Nikah Mendadak Dikabarkan Hamil BELAKANGAN ini banyak isu beredar terkait rencana pernikahan Jennifer Kurniawan dan pesepakbola Irfan Bachdim yang cukup mendadak. Salah satunya, saat ini  bersambung hal 11

(30) pagi, mobil Suzuki Carry warna hijau N 1374 DR yang diparkir di teras rumah raib, digasak kawanan maling. “Korban pegawai di Polsek Tajinan. Dia warga kami di Bululawang. Kita sudah lakukan penyelidikan mencari pelaku,” urai Kapolsek Bululawang, Kompol Mudjiono SH

mendampingi Kapolres Malang, AKBP H Rinto Djatmono SIK, dalam konfirmasi lewat ponsel, Kamis (30/6) siang. Menurutnya, dari keterangan saksi, pelaku diduga lebih dari satu orang. Didatangi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sunariyo  bersambung hal 11

Eek di Kali Nyambi Gasak Kotak Amal Tersangka dimasukkan ke bui Polsek Gondanglegi.(oso) Tersangka Hariono.(gie)

Malang, Memo Sekali mencuri ternyata bisa membuat seorang residivis ketagihan mengulangi perbuatannya lagi. Bukan di tempat lain, tersangka yang kebingungan mencari uang ini justru mencuri di desanya sendiri.

Parahnya, dia menyatroni masjid. Kali kedua mencuri, warga berhasil menangkap tersangka Nurkholik (58) warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Diakui tersangka, kali ked bersambung hal 11

“Wah yok opo iki. Wes buwak telek, kudu oleh balen. Ojo sampek rugi..!”

Tersangka Azizatul. (oso)

“Oh..ancene utek maling. Lha mosok telekmu diijoli, kotak amal..?”

Sulit Cari Kerja “Saya Dijebak” Jarah Maling Bendrat Buron 4 Tahun Kawat Berduri  Perdagangan 5 Gadis

rt 2674

rw 1542

Tersangka Safii.(gie)

Lung, ada lowongan pekerjaan, jadi Ketua Yayasan Arema…. Oyi, mbah tapi syarate abot. Calone kudu uwong sing gak butuh duit. Dadi kerjone ben gak cuma nyugehno awake dewe, tapi benerbener gawe Arema. Lha ayas sik melarat Mbah, yo ta nyales ae…..

Malang, Memo Ulah nekat Hariono (29) warga Jl KH Malik Dalam, RT 04/RW 05, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, berakhir dibalik jeruji besi. Pasalnya, Hariono nekat men-

Malang, Memo Setelah hampir 4 tahun buron, Safii (37) warga Jl Gajahmada, Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (29/6) siang, akhirnya berhasil ditangkap petugas Polres Malang Kota saat berada di Jl Raya Pasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dia adalah DPO (Daftar Pencarian Orang) terkait kasus pencurian 30 gulung kawat bendrat di Gudang Angger milik Yanto alias Yontak yang terletak di Jl Sunandar Priyo Sudarmo, Kota Malang pada 10 Oktober Tahun 2007, dini hari. Informasi Memo menyebutkan bahwa kejadian itu bermula saat Safii, bekerja sebagai kernet truk di tempat usaha korban. Aksi itu di-

Malang, Memo Tersangka Azizatul Zakdiyah (41) warga Jl Pandean, RT 01/RW 04, Kiduldalem, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/6) mengaku memang telah sebulan lebih menjadi seorang mucikari di Tretes Pasuruan. Bukan wisma yang ditempatinya melainkan rumah biasa yang dikontrak. Satu PSK (Pekerja Seks Komersial), Zulaikha (23) asal Tumpang adalah satu anak buah tersangka. Meski mengaku memang mencari gadis pelayan seks di Malang, dirinya terkejut setelah para korban berumur kurang dari 18 tahun. Ibu tiga anak kelahiran Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ini pun mengaku dijebak seorang wanita kenalan barunya. “Namanya Ita, saya saja kenal baru dari telpon. Dia yang nelpon. Saya tidak kenal. Ketemunya ya di Malang. Dia nawarkan, ‘ini ada anak mau kerja’. Saya lalu berangkat ke Malang, “ cerita tersangka berkerudung. “Saya merasa dijebak. Saya carinya yang usia 23 – 24 tahun. Baru setengah jam saya di Pakisaji, polisi langsung datang. Kenapa dia (Ita-red) tidak ditangkap juga, lha wong saya yang ngasih Rp 500 ribu ke dia,” ujar tersangka kepa-

 bersambung hal 11

 bersambung hal 11

 bersambung hal 11

 Menelisik Cara Kerja Sindikat Joki Masuk PTN (4)

Nomer Soal Dikode Pakai Angka Jam, Jawaban Pakai Jari Tangan +

Sam, LSM akhirnya datangi Kejaksaan, adukan pungutan di sekolah dasar…

-

Halaah paling juga Kejaksaan cuma menampung keluhan. Kalau memang mau tegas, sejak tahun 2003 ‘kan UU-nya sudah jelas melarang pungutan di sekolah dasar, Ker……

Eyang Prabu

Jangan apriori dulu sama jaksa Le. Semua laporan ‘kan harus dikaji dulu, apakah terdapat unsur pidana ataukah bisa memenuhi unsur pendapatan….

Sindikat perjokian masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) ini, tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena tiap tahun, berganti modus (cara berbuat jahat). Dulu, modus yang digunakan bisa dibilang konvensional atau sederhana. Yaitu, sang joki akan menggantikan peserta ujian mengerjakan soal dalam ruang. Namun, cara seperti ini, mudah terbongkar. Karena panitia pengawas ujian, belakangan melakukan pengecekan terhadap foto di keplek peserta, dengan penggunanya. Jika ada kecurigaan tidak mirip, ujian akan ditunda, sementara pesertanya dipastikan dulu. Tapi saat ini, modusnya lebih rapi….

Ilustrasi

Pergantian modus, selain bertujuan mensukseskan perjokian, juga menghindarkan sindikat ini dari jeratan hukum. Jika modus konvensional, seorang joki dengan mudah bisa dijerat hukum pidana. Karena mengganti posisi peserta ujian, sudah memenuhi unsur pidana penipuan. Siapa korbannya ? Jelas penyelenggara SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk PTN). Belakangan, modusnya berubah seiring dengan kemajuan teknologi. Seperti yang dilakukan sindikat perjokian asal Banyuwangi yang dibongkar Polsekta Klojen dan

Polres Malang Kota, ketika pelaksanaan masuk Poltekes Negeri Malang. Mereka menggunakan jam digital dan HP, yang diselipkan di kaos kaki. Sumber Memo yang berinisial CIT, menjelaskan bagaimana praktek perjokian ini. CIT bisa mengetahui hal ini cukup mendalam, karena dia sering diminta untuk menjaga ruangan saat dilangsungkannya ujian SNMPTN. Nah, pengawas ujian ini, dituntut pintar dan cerdik mengamati gelagat peserta ujian. Bisa dikatakan, antara pen bersambung hal 11

 bersambung hal 11

Kantor Memo Arema : Komplek Ruko Istana Dinoyo JL. MT. Haryono 1-A Blok B No. 6 Lowokwaru-Malang, Telp/Fax. (0341) 570797, Iklan (0341) 557727 - Website : http://www.memoarema.com - email: memoarema@gmail.com


Calo CPNS Ngaku Wartawan  Kades Tertipu Rp 21 Juta Gresik, Memo Ini peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati, apabila ada seseorang yang mengaku wartawan yang bisa memasukkan anaknya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kalau tidak ingin seperti tiga korban penipuan itu. Kasusnya dilaporkan ke Polsek Menganti Ketiga korban itu diantaranya Moham-

mad Afrizal Azmi, (21), warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti. Korban mengaku telah menyetorkan Rp 9,8 juta. Korban kedua adalah Siti Fatimah (28) dan Arik Eko Erdiyanto (23). Keduanya adalah anak dan menantu Kepala Desa (Kades) Boboh Nur Sholeh. Kasus ini bermula saat Bambang

Kecewa Indosat Saya sangat kecewa & dirugikan dg INDOSAT karna saya tak pernah sms/telp tpi tiba2 dianggap telah berlangganan CLUB GAMES yg dikirim oleh 3799, Ati2 tuk lainya. 085731388869

 bersambung hal 11

JUMAT KLIWON, 1 JULI 2011

ANDA jengkel dengan kebijakan publik yang tak pro rakyat! Atau jadi korban kesewenang-wenangan institusi publik? Kirim SMS ke 087853832111. Ingat, kami akan memuat jelas nomor handphone (HP) pengirim, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

12 HALAMAN

 Madrasah Babussalam Ajarkan Ilmu Berkuda Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Bab VI : Perbarengan Tindak Pidana Pasal 67 Jika orang dijatuhi pidana mati atau pidana penjara seumur hidup, di samping itu tidak boleh dijatuhkan pidana lain lagi kecuali pencabutan hak-hak tertentu, dan pengumuman putusan hakim. Pasal 68 (1) Berdasarkan hal-hal dalam pasal 65 dan 66, tentang pidana tambahan berlaku aturan sebagai berikut: 1. pidana-pidana pencabutan hak yang sama dijadikan satu, yang lamanya paling sedikit dua tahun dan paling banyak lima tahun melebihi pidana pokok atau pidana-pidana pokok yang dijatuhkan. Jika pidana pokok hanya pidana denda saja, maka lamanya pencabutan hak paling sedikit dua tahun dan paling lama lima tahun; 2. pidana-pidana pencabutan hak yang berlainan dijatuhkan sendirisendiri tanpa dikurangi; 3. pidana-pidana perampasan barang-barang tertentu, begitu pula halnya dengan pidana kurungan pengganti karena barang-barang tidak diserahkan, dijatuhkan sendiri-sendiri tanpa dikurangi. (2) pidana kurungan-kurungan pengganti jumlahnya tidak boleh melebihi delapan bulan. (bersambung)

Tak Cuma Menunggang, Tapi Beternak & Mengolah Industri Malang, Memo Peringatan Isra Mi’raj tahun ini berlangsung istimewa dengan dilaunchingnya, Madrasah Berkuda Babussalam di Pondok Pesantren Babussalam. Berada di Jl KH Hasyim Asya’ri, Desa Banjarejo, Ke-

camatan Pagelaran, Kabupaten Malang, madrasah ini terbilang unik. Keistimewaannya, para santrinya akan menerima materi pembelajaran tentang kuda. Madrasah Berkuda Babussalam, dibawah naungan Ya-

yasan Pondok Pesantren Babussalam. Madrasah Berkuda, memadukan ilmu tentang berkuda yang dikombinasikan dengan materi filosofi tentang kuda, pengetahuan umum dan agama. ”Diatas ubun-ubun  bersambung hal 11

Tidur di Mushola, 2 ABG Diciduk  Dinihari Bawa 2 Pisau & Ruyung

Gus Thoriq berkuda di area Ponpes Babussalam.(ist)

Malang, Memo Akibat ulahnya membawa sajam, LH (16) dan Sg (15) keduanya warga Jl Baran, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (30/6) sekitar pukul 01.00 ditangkap petugas Polsekta Kedungkandang di depan Mushola Miftahul Janah Jl KH Malik Dalam, RT 03/RW 04, Kecamatan Kedungkandang. Saat penangkapan itu, polisi mengamankan BB (Barang Bukti) berupa 2 pisau boding (parang) dan 1 ruyung yang dibawa oleh ked bersambung hal 11

LH dan Sg saat dilimpahkan ke PPA.(gie)

Digendong Ibu, Balita Tewas Surabaya, Memo Nahas dialami M Alief Arahman (1,5), balita anak pasangan Eka Atmaja (25) dan Dini Fatmawati (23), warga Desa Pandean, Banjar Kemantren, Sidoarjo itu, Kamis (30/1) siang tewas dalam peristiwa kecelakaan di Jl Raya Mastrip atau tak jauh dari pertigaan Kedurus. Bayi lucu itu tewas di pelukan ibunya, diduga setelah terlebih dahulu kepalanya terbentur aspal. Sebelumnya, kuat dugaan kecelakaan itu akibat korban tabrak lari. Hing-

ga kemarin kejadian tersebut masih dalam penanganan petugas Laka Lantas Satlantas Polrestabes Surabaya. Informasinya, siang kemarin korban bersama kedua orang tuanya bermaksud jalanjalan mengendarai Honda Beat W 2897 TG. Korban sendiri sebelum ini memang tinggal di rumah neneknya di kawasan Jl. Gajahmada. Usai menjemput balita malang itu, kedua orang tuanya bermaksud mengajak jalanjalan korban. Saat melintas di Jl. Mastrip tiba-tiba sebuah

mobil Station Wagon di depannya diketahui mengerem mendadak. Saat itu agar tak terjadi tabrakan, ayah korban, Eka Atmaja tentu saja berusaha reflek menghindari dengan banting setir ke kanan. Namun dari arah belakang mendadak datang sebuah mobil tengki. Saat itulah diduga motor korban tersenggol kendaraan besar itu hingga istrinya yang menggendong korban di jok belakang terlempar. Diduga akibat benturan di aspal itu bersambung hal 11

Janda 5 Anak Dilindas Truk Sidoarjo, Memo Kodinah (55) janda 5 anak tinggal di Dusun Bendo Desa Grogol Kecamatan Tulangan, Kamis (30/6) meninggal dunia di RSUD Sidoarjo. Korban meninggal dunia setelah 2 hari sejak Selasa (28/6) menjalani rawat inap di RSUD Sidoarjo akibat kecelakaan. “Orang tua saya ditabrak truk di jalan Raya Desa Ketimang Kecamatan Wonoayu,” ungkap Huda, anak ke dua dari 5 bersaudara dari korban di kamar mayat RSUD Sidoarjo. Untuk kronologisnya, Huda, tak bisa menjelaskan secara rinci. Ia hanya mendapat informasi, jika ibunya naik motor lalu ditabrak truk. “Saya bersama saudara, saat itu sama-sama bekerja. Ada yang memberitahu, jika ibu mengalami kecelakaan dan sudah ada di rumah sakit ini. Kondisinya, kepalanya luka dengan lengan kiri patah tulang,” papar Huda. Sebelumnya, korban sempat tidak dikenali indentitasnya. Tapi setelah beberapa saat usai dievakuasi, identitasnya terungkap dan pihak keluargapun dihubungi. Sedang untuk kendaraan yang terlibat, masih diamankan di Polsek Wonoayu. (ice)

memoarema  

1 juli 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you