Issuu on Google+

Setengah Hati Setengah Lusin 6 Barisan belakang Arema kewalahan hadapi Jeonbuk. (ist)

Selengkapnya Baca Halaman

RABU WAGE, 11 MEI 2011

12 HALAMAN

Emas Senilai Rp 160 Juta Digarong  Sopir Juragan Wajak Gondol Supra & Laptop  Bangun Siang, Dimarahi, Dendam Tersangka tunjukkan emas curiannya & Petugas periksa barang bukti motor curian. (foto:oso)

Ibu-ibu Digendam Kalung & 2 Cincin Raib

Tersangka Misno Utomo dan Mulyadi.

Malang, Memo Dua pelaku gendam yakni Misno Utomo (39) warga Dusun Kemirahan, RT 04/RW 04, Tejowangi, Pasuruan dan Mulyadi (54) warga Kaliwungu, Kendal atau Dusun Wonorejo, RT 01/RW 01, Desa Karangsono, Kecamatan Pandaan atau Kemisik, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/5) malam ditangkap petugas Polres Malang Kota. Mereka melakukan

Malang, Memo Maling yang satu ini, sukses menggondol sekitar 400 gram perhiasan emas bernilai ratusan juta, satu unit motor Honda Supra dan laptop merk Accer. Jika nilai jual emas sebesar Rp 400 ribu/ per gram, maka emas tersebut senilai Rp 160 juta. Ibarat “pagar makan tanaman” hanya garagara sakit hati, tersangka

Laporkan Penyebar Foto dengan Ibas ?

 Bersambung Halaman 11

BUNGA Citra Lestari (BCL) dikabarkan akan lapor ke polisi aktivis yang memuat foto dirinya sedang bersama putra Presiden  Bersambung Halaman 11

aksi gendam dengan modus menyamar sebagai kyai sakti di dalam angkot AG, pada Minggu (8/5) siang di sepanjang Jl Mergosono hingga Jl Basuki Rahmad. Dalam aksi ini mereka berhasil menggendam Hana Setia (34) warga Jl Kolonel Sugiono Gang VIII, Kelurahan Ciptomulyo, hingga kehilangan kalung dan 2 cincin emas. Informasi Memo menyebutkan, siang itu, Hana menumpang angkot AG nopol N 1983 UB yang dikemudikan oleh Eko, warga Lawang, Kabupaten Malang. Saat itu di dalam angkot sudah ada Misno dan Mulyadi yang segera menga Bersambung Halaman 11

Pesta Miras Kampung Lori Kisruh  Kehilangan HP, Bakul Bakso Bacok Kakak-Adik “Enak-enak ngombe kok HP ilang. Kene gantine sirahmu ta’ bacok...!”

Siswi SD Hamil Ikuti UASBN

Damanhuri turut jadi korban. (oso)

“Waduh iki sirah temenan dudu semongko..!”

Malang, Memo Pesta miras di pojok Kampung Lori, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang berujung

Korban perkosaan setelah UASBN. (ist)

Mojokerto, Memo WDP (11) siswa SDN Singowangi II, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto yang dihamili teman ayah angkatnya masih mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), Selasa (10/5) tadi pagi. Berbeda dengan ujian sebelumnya, kali ini dia

minta ikut ujian bersama teman-temannya. Kepala SDN Singowangi II, Sunardi mengatakan, meski kasusnya terus bergulir namun untuk ujian korban masih ikut. ‘’Karena memang anaknya sendiri pro aktif, tidak malu dengan kondisinya. Semua pihak juga turut memantau perkambanga Bersambung Halaman 11

pembacokan. Firda (24) pemuda desa setempat, menderita luka sabetan clurit di dahi kepalanya hingga harus menda Bersambung Halaman 11

Istri Jualan Suami Gagahi Anak Tetangga Mojokerto, Memo Kasus pencabulan tehadap gadis dibawah umur kembali menggemparkan warga Mojokerto. Seorang lelaki warga Jl Delima, RT 03/RW 05, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, dilaporkan tega melakukan perbuatan tak senonoh terhadap gadis, sebut saja

Bunga, yang masih berusia 15 tahun dan masih tetangganya sendiri. Tragisnya, pelaku yang diketahui bernama Senu (36) lelaki yang sudah beristri tersebut melakukan perbuatanya hingga berulang kali. Perbuatan itu sendiri baru diketahui setelah Bun-

 Bersambung Halaman 11

 Jika Gigolo Kewalahan Layani Nafsu Konsumen

3 Kali Main Tak Puas, Bayaran Kurang, Pelanggan Dibius +

Sam, lawan Jeonbuk pemain Arema Indonesia main setengah hati ….

-

Ya begitulah profesional…Ker, klo bayaran nyendat mainnya ya nyendat…

Eyang Prabu

Iklim itulah yang mungkin kurang dipahami publik bola Le.. Bahwa pemain klub itu, semangatnya ya semangat kerja (profesi). Kalau ada yang mengatakan demi negara, ya salah kaprah. Soale ‘kan ada pemain asing, yang jelas-jelas bukan warga negara Indonesia. Lain lagi kalau Timnas Sea Games atau Piala Dunia.. Tapi yang terakhir ini kayaknya, masih ngimpi…..

Peristiwa ini, bisa menjadi pelajaran bagi wanita-wanita pemburu gigolo muda. Karena bisa saja seorang gigolo yang kewalahan melayani nafsu pelanggannya, menjadi beringas. Bukanhya beringas main seksnya, tapi beringas ulahnya dengan melakukan kekerasan. Seperti yang dilakukan seorang gigolo bernama Mustofa (27). Diduga kesal lantaran bayaran yang diterimanya kurang, sementara dia sudah kehabisan tenaga melayani pelanggannya, dia pun mengamuk…..

KINI pria muda yang sudah cukup lama berprofesi sebagai gigolo (pelacur pria) dibekuk polisi, karena membius wanita pelanggannya di Hotel Mega Anggrek, Palmerah, Jakarta Barat. “Mungkin bayarannya kurang,” kata saksi mata, Andi saat ditemui di Polsek Palmerah, Selasa (10/5). Informasi yang dihimpun, perempuan bertubuh sintal ini, sebuat saja dengan nama Cempluk (30) menyewa sebuah kamar hotel siang kemarin. Karena kesepian, dia memutuskan menyewa gigolo melalui se-

“Wes hohohihe ping telu, kok sik njaluk ae. Prasamu aku uwong opo jaran. Kene ta’ bikep ae…!”

orang perantara. Tetapi belum diketahui nama perantara tersebut. Saat menerima order untuk melayani nafsu birahi Cempluk, Mustofa bersama sang germo, Adit tidak tahu jika pelanggannya ini benar-benar haus seks. Sementara mereka, ternyata sudah merencanakan melakukan pembiusan. Pasalnya, mereka butuh uang untuk modal usaha. “Memang niat membius mau ambil uang dan HPnya,” ungkap Mustofa di Polsek Palmerah, Selasa (10/5). Mustofa yang juga bekerja di sebuah  Bersambung Halaman 11

Kantor Memo Arema : Komplek Ruko Istana Dinoyo JL. MT. Haryono 1-A Blok B No. 6 Lowokwaru-Malang, Telp/Fax. (0341) 570797, Iklan (0341) 557727 - Website : http://www.memoarema.com - email: memoarema@gmail.com


Kakak-Adik Idiot Dihamili Tetangga Jombang, Memo Purwadi (47) warga Dusun/ Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, terpaksa mendapatkan perlakuan setimpal dengan perbuatannya, dari sejumlah tetangganya. Pria tersebut dihajar beramai-ramai saat diamankan ke balai desa setempat, Senin (9/5) malam. Pasalnya, Purwadi tega menggagahi dua

perempuan kakak-beradik yang mengalami keterbelakangan mental (idiot). Padahal, kedua korban adalah tetangga pelaku. Akibat dari perbuatan bejatnya tersebut, salah satu korban didapati tengah hamil 2 bulan. Tak pelak, pelaku babak belur dihajar warga. Untungnya, pelaku segera diamankan ke

mapolsek setempat oleh petugas, agar tak semakin parah. Meski petugas masih kebingungan untuk tentukan pasal pidana untuk menjeratnya, pelaku harus mendekam dalam tahanan, untuk menghindari amuk massa. Informasi yang diperoleh, pelaku nekad menyetubuhi  Bersambung Halaman 11

RABU WAGE, 11 MEI 2011

ANDA jengkel dengan kebijakan publik yang tak pro rakyat! Atau jadi korban kesewenang-wenangan institusi publik? Kirim SMS ke 087853832111. Ingat, kami akan memuat jelas nomor handphone (HP) pengirim, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

12 HALAMAN

Balai Diklat Pemkab Digarong  Laptop, Kamera, Proyektor Amblas

Bau Busuk di Sekitar Sentra PKL Lahan PKL Binaan RW 3 Sukomanunggal hampir diresmikan dan penjual sesuai dengan harapan sudah mulai ramai berjualan, tapi disisi lain bau busuk disekitar lahan pembuangan sampah masih memrihatinkan. Penjual kuatir jualannya gak laku gara-2 bau sampah. Pengirim Didik Sukrohadi. 0818300474

Pendidikan di Surabaya Jeblok Kpd Yth Pak Sahudi dan Dispendik Surabaya tolong benahi pendidikan kota Surabaya yg akhir-akhir ini minim prestasi, bagaimna tidak sebagai kota Metropolitan, pendidikn serba modern serta banyaknya sekolah RSI harusnya dapat memperoleh gelar prestasi yg membanggakan, tapi malah Unas jeblok dan syarat pelanggaran, tolong kaji ulang dan benahi system pendidikan. 083870124970

Tanya Alamat KASBI Mohon bantuan pembaca Memo Yth, apakah ada sekretariat KASBII (Komunitas Solidaritas Buruh Indonesia) di Surabaya? Alamatnya dimana? Mohon bantuannya!!!Trims 085259150321

Tertibkan Pedagang Pasar Besar Yth Bp Kepala Pasar Besar Malang, tolong ditertipkan pedagang di trotoar depan pesar yg pakai tenda dan meja, karena menggangu orang lewat dan pemandangan kelihatan kotor. trim. 03417384095

Jamsostek Mojokerto Mengecewakan! Saya mantan karyawati King Halim yg telah mengundurkn diri sejak akhir Februari yang lalu, tetapi mengalami kesulitan dalam pencairan Jamsostek. Itu disebabkan karena Jamsostek Mojokerto masih belum menonaktifkn Jamsostek saya. Padahal, saya sudah 4 bulan menunggu pencairannya, sudah berulang kali saya coba kompalin via telp yg tentunya menghabiskan banyak biaya, mengingat saya berdomisili di Malang, tapi tetap saja tak ada hasil, gimana jamsostek!? Ini hanya menyangkut duit gak sebrapa karena masa kerja saya cuma 5 tahun, sudah susahnya minta ampun apalagi kalo duit besar.. apa gak tambah susah?! 081233232589

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BAB V : KEWAJIBAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT Untuk penyelenggaraan pelayanan terhadap korban, pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing dapat melakukan upaya: a. penyediaan ruang pelayanan khusus di kantor kepolisian; b. penyediaan aparat, tenaga kesehatan, pekerja sosial, dan pembimbing rohani; c. pembuatan dan pengembangan sistem dan mekanisme kerja sama program pelayanan yang melibatkan pihak yang mudah diakses oleh korban; dan d. memberikan perlindungan bagi pendamping, saksi, keluarga, dan teman korban. Pasal 14 Untuk menyelenggarakan upaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13, pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing, dapat melakukan kerja sama dengan masyarakat atau lembaga sosial lainnya. Pasal 15 Setiap orang yang mendengar, melihat, atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga wajib melakukan upaya-upaya sesuai dengan batas kemampuannya untuk: a. mencegah berlangsungnya tindak pidana; b. memberikan perlindungan kepada korban; c. memberikan pertolongan darurat; dan d. membantu proses pengajuan permohonan penetapan perlindungan.(bersambung)

Brangkas ini yang dibobol pelaku.(foto:ist)

Malang, Memo Aktivitas kerja pegawai negeri di gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Pemkab Malang, Selasa (10/ 5) terhenti gara-gara ulah kawanan garong. Selain Balai Diklat yang berkantor di jalan Trunojoyo dekat halaman

Stadion Kanjuruhan Kepanjen ini, kawanan garong juga menyatroni ruang kantor LH (Lingkungan Hidup). Mengacak-acak dua lantai, kawanan garong menggasak aset kantor bernilai puluhan juta. Ironisnya, kawanan garong  Bersambung Halaman 11

Penipu Ngaku Kasat Teror Keluarga Tersangka SS Malang, Memo Lagi-lagi para penipu melakukan aksi kejahatannya dengan mengakungaku sebagai Kasat Reskoba AKP Sunardi. Kali ini dengan mencatu nama kasat reskoba Polres Malang Kota, pelaku berusaha meminta uang kepada keluarga Sutrisno (35) pesuruh di sebuah sekolah dasar negeri di kawasan Lesanpuro, warga Jl Bondoyudo, Kelurahan Bunul, AKP Sunardi Riyono yang asli.(gie)

 Bersambung Hal. 11

Anggota identifikasi cek jejak pelaku.

Hobby Karaoke Sales PT Sumbermas Dibui Gondol Rp 48 Juta Malang, Memo Akibat ulahnya yang suka karaoke, Agus Riyanto (33) marketing dan penagihan, warga Dusun Trate, RT 01/ RW 02, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi Polsekta Klojen. Pasalnya uang yang dibuat untuk berkaraoke adalah uang milik perusahaan tempatnya kerja, yakni PT Sumbermas Masterin Jl Panglima Sudirman No 87, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Saat ditangkap polisi kemarin malam, Agus mengatakan bahwa uang Rp 48,4 juta yang digelapkannya itu kini telah habis. Informasi Memo menyebutkan bahwa penangkapan

ini bermula setelah Hindarto (38) warga Simpang Dirgantara, pengelola PT Sumbermas Masterin yang bergerak dalam bidang penjualan furniture, melapor ke Polsekta Klojen. Dia melaporkan Agus terkait kasus penggelapan uang perusahaan sebesar Rp 48,4 juta. Berdasarkan laporan itu, polisi kemudian melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan memanggil Agus sebagai tersangka. Nampaknya Agus cukup koo p e r a t i f dikarenakan dia langsung datang untuk menjalani pemeriksaan hingga akhirnya  Bersambung Halaman 11

Sebelum Dilacurkan Disetubuhi di Depan Pacar Surabaya, Memo Kasus pengungkapan bos Walker Hill komplek Darmo Park yang menjadikan purel anak buahnya sebagai komoditi dagangan, terus dikembangkan. Hasilnya, 2 pelaku yang diduga kuat memasok PSK belia kepada Jung Gyoung Tae alias Mr Jong (51) warga negara Korea, berhasil diamankan, Selasa (10/5). Keduanya adalah Agung alias Ricky (39) makelra mobil bekas yang tinggal di Tambak Bening dan juga Jl Bulu Jaya Permai V serta Lasmini (41) janda 2 anak asal Blitar yang kos di Raya Dukuh Kupang II. Kedua pelaku ini

diduga kuat menjalin hubungan asmara setelah suami Lasmini meninggal pada 2006 lalu. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku inilah yang akhirnya mengantarkan –sebut sajaNen (17) asal Mantup, Lamongan menjadi salah satu koleksi purel belia di tempat hiburan milik Mr Jong ini. “Malah dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku ini sempat berhubungan badan di depan korban. Bahkan, Agung ini menyetubuhi korban di depan Lasmini,� terang Kasat Reskrim, AKBP Anom Wibowo mendampingi Kapolrestabes, Kombes Coki Manurung.  Bersambung Hal. 11

Para karyawan di halaman gedung.

Mantan TKW Culik Balita Surabaya, Memo Gara-gara uang hasil jerih payahnya digelapkan, Purwati, warga Jember yang juga seorang bekas Tenaga Kerja Wanita (TKW) Malaysia, nekat menculik seorang anak dibawah lima tahun (balita). Nenek 42 tahun ini pun, kini harus berurusan dengan polisi akibat dari perbuatannya tersebut. Penangkapan tersangka pencu Bersambung Halaman 11

Tersangka Agus Riyanto.(gie)


MEMO REMA