Page 1


at 89.3 FM PRAMBORS RASISONIA

PRAMBORS KINGDOM " nggacor is the absolute password!� hosted by: Indri & Chrisna | 16.00-19.00

Musiclopedia

11.00-14.00 hosted by: Titi Harahap

Ruj ak Cingur 19.00 - 21.00 hosted by: Bisma-Rio

School Buzz 14.00-16.00 hosted by: Cindy

PT RADIO SURABAYA PESONA FEMINA GARDEN PALACE HOTEL Jl. Yos Sudarso 11 Surabaya Tel. (031) 5327077 Studio (031) 5473100 5473900


editorial

01

Sudah berapa lama Mellon tidak muncul? Kami memang lama tidak hadir dalam bentuk cetakan tinta di kertas putih berisi tulisan-tulisan sesat yang membuat kami sendiri tersesat. Sebab musabab kenapa kami lama tidak hadir biarlah kami simpan sendiri, dan silahkan berspekulasi tentang sebab musabab menghilangnya fanzine busuk ini dari hadapan kalian semua. Sebarkanlah dusta, maka dusta akan menjadi nyata, dan nyata akan menjadi semu. Kita hidup dalam dunia persepsi kawan. Kita hidup di dalam dunia pencitraan. Kita bereaksi atas persepsi, kita bertindak atas persepsi, kita tidak pernah lagi berkaca pada kenyataan. Kenyataan adalah semu. Kenyataan adalah tidak nyata. Buat apa memikirkan hal yang tidak nyata. Kita adalah makhluk semu. Sudah berapa lama kita lupa untuk melihat kenyataan? Atau mungkin kita sudah tidak pernah melihat kenyataan lagi? Sejak kapan kenyataan menjadi penting, hah? Jadi, silahkan membaca sumpah serapah, jeratan dusta, pekikan sinis, dan propaganda tak bertanggung jawab yang kami kemas seadanya dalam bentuk muncratan tinta dari mesin cetak yang terjangkau biaya penggunaannya oleh orang-orang pemuja persepsi seperti kami. Mari bersandiwara. Read, and be happy. (Jay)

Kontributor edisi ini adalah Joseph Sudiro Millisen Tinta

Thinking of you...

Konten edisi ini adalah: Interview: Seringai Anarchy Juice Toni of The Brandals Ade of Sore Profile: Hailback The Karyawan Hi Mom! Efek Rumah Kaca The Projector YMCK Battles

Daruma Dolls Also known as Dharma Dolls, adalah sebuah boneka khas asal Jepang, yang melambangkan optimisme dan kemauan yang teguh. Pada akhir tahun 1990, sejumlah aktivis HAM mengklaim pembuatan boneka Daruma tanpa mata adalah diskriminasi atas kaum tuna netra! (Source: Wikipedia)

Kaleidoskop 2007 We Love Surabaya Gigs Report

Penanggung Jawab: Jayadi Hartarto Pemimpin Redaksi: Jayadi Hartarto Penulis: Jaka Mahendra, Reno Ramadhani, Windy Agni Marisa Reporter: Reno Ramadhani Desain: Jayadi Hartarto Marketing dan iklan: Reno Ramadhani Distribusi: Jaka Mahendra Alamat Mellon the Zine: Jl. Kalasan no.18 kamar 8 Surabaya. Telp dan sms-an: 081.751.70218 - 031.606.354.33 Email: mail_mellon@yahoo.com


news

02

I’ll punch you right on your face!

Selamat untuk Cigarettes Nation yang berhasil mewakili Surabaya pada ajang festival band populer, indie fest! Cigarettes Nation adalah band alter-ego dari Apples in the Wonderland, raja pensi Surabaya, yang bedanya bernyanyi pada Cigarettes Nation adalah nona Yuri, alias manajer dari Apples in the Wonderland. Selamat! Band lain dari regional Surabaya yang lolos adalah Tne Morning After (Malang) dan Scared of Bums (Bali) | Vox, band yang mulai merambah popularitas, baru saja pulang dari pagelaran pertunjukkan mereka di Singapura. Selamat juga buat Vox! | Jane

Donna, yang sudah merilis EP second edition-nya dikabarkan sedang dalam masa

pengerjaan album penuhnya | Hal yang sama juga sedang dilakukan oleh Radif, alternative-seattle sound band asal Surabaya. Bahkan mungkin sudah rampung? | Bersiaplah untuk merengek meminta uang pada orang tua, beberapa band dan musisi kelas internasional bakal mendatangi Indonesia, atau lebih tepatnya Jakarta. Daftar musisi yang akan hadir dalam waktu dekat adalah BjĂśrk, My Chemical Romance, Incubus, bahkan gossipnya sampai Arctic Monkey. Sayangnya Radio Departement tidak jadi tampil di Jakarta | The S.I.G.I.T, zep-rock band asal Bandung dan White Shoes and The Couples Company, retro-pop asal Jakarta akan segera menginjakkan khaki mereka di Texas, Amerika Serikat untuk mengadakan show atas undangan dari pihak penyelenggara. | Bersiaplan untuk men-judge album baru yang akan segera dikeluarkan oleh supergrup asal Jakarta

Sore

. Album yang bertitel Ports of Lima yang highly anticipated akan segera hadir di toko kaset kesayangan anda | Beberapa album baru dari musisi lokal yang patut untuk dibeli (atau mungkin di bajak?) Juga sudah tersedia di toko-toko gaul itu, ada dari Wiwiek and Friends (Semarang), Seringai (Jakarta), Ballads of the ClichĂŠ (Jakarta) dan banyak lagi, ubek-ubek sendiri sana! | Teenage Death Star, sekumpulan pemuda yang berenergi lebih dikabarkan, akhirnya akan segera melepas album pertama mereka yang so-long-awaited, dan mungkin juga akan jadi album pamungkas mereka. | Kabarnya Friday telah merilis single terbarunya. Terus album barunya kapan dong? | Club Tuesday (RIP) akan segera dibuatkan kompilasinya, yang akan dibidani oleh Fiatlux, rercord label baru bentukan Joseph dan Rizky. |


interview

03 photo. doc. interview. Jay + Jaka

-----------

Proses pembuatan album gimana nih? Kenapa nama albumnya Serigala Militia? Ricky (R) : Serigala Militia diambil dari buku das capital.. hehe..ga kok becanda.. Arian (A) : Serigala itu sebutan buat fans kita, jadi lebih ke tribute buat mereka, dan fans kita tadi kalo di Jakarta dan Bandung terlihat lebih militan.. A : Proses rekaman cukup lama, setahun lebih.. Karena banyak hal yang mengganggu.. Kita sendiri punya day job. Jadi kalo mau rekaman, kadang harus menyesuaikan tempat dulu. Kadang juga tempatnya kejauhan, rekaman jadi gak optimal, akhirnya kita pindah studio di daerah kemang, di situ hampir 70% materi dikerjain.. Sempet juga ada problema manajemen.. R : Uang kita di bawa lari..hahaha.. K : Ya untuk rekaman kali ini emang banyak cobaannya. R : Hampir sama waktu proses pembuatan album pertama, waktu itu kita juga ada masalah finansial, tapi untungnya saat itu Arian dapat project bikin jingle iklan, nah duitnya bisa ke pake buat bikin album, tapi yang sekarang ga ada iklan.. hahaha.. A : Untuk label kita tetep ama label sendiri, cuma distribusinya lewat Universal. Ada berapa track? Single album ini? K : 11 track, singlenya citra natural. Citra Natural, maksudnya apa nih? A : Saat ini banyak bermunculan iklan yang ditujukan untuk wanita, dimana produk iklan tadi mampu secara brilian menghasut sejumlah wanita tadi, tanpa memperhatikan nilai estetika dari naturalisasi. Contohnya untuk wanita, cantik itu rambut harus lurus, tidak bercabang. Terkadang para wanita tadi sering terjebak dalam konseptual iklan/produk tadi, yang menyebabkan mundurnya sebuah kepercayaan diri.. Lyrics banyak cerita tentang apa? A : tentang kamu..hehehe..ya ada beberapa wacana serius, tapi lebih ke merayakan hidup. Party dalam versi kita, kaya misalnya kita yang udah malang melintang

selama 10-15thn di musik seperti ini, ada lagu yang judulnya Berhenti di 15, yang dimana gw ngerasa dari dulu ampe sekarang tetep ga ada yang berubah. Banyak komentar juga dari orang-orang yang mengatakan gw ga berubah. Pada intinya, ketika kamu berusia 15 tahun yang sarat akan spirit menggebu-gebu dalam hal apa saja, yang hanya terjadi ketika pada usia itu..dan spirit itu ga akan pernah hilang di Seringai, sampai kalian umur berapa aja kita tetep kaya gitu.. Contoh aja, ada anak yang tetep ngedengerin The Beatles dari dulu sampai sekarang. Apakah dengan kaya gitu disebut ga dewasa? nggak kan? Konsep lagu di album terdengar kurang cadas, beda dari album sebelum? Sengaja? A : lebih sing a long, soalnya kita emang ngonsepin lebih ke sesuatu yang panggung, dan seneng juga ngeliat crowd yang ikutan sing a long. lebih puas aja.. K : Sebenarnya lebih pengen bikin part-part yang bisa kalian nikmati ketika melihat kita di venue.. R : Di album ini lebih berwarna aja musiknya, dari yang brutal sampai yang beat-beat-nya pelan juga ada.. Karena album ini lebih catchy, gimana kalo Seringai dikatakan ingin jualan? K : Ga masalah, kalo dibilang mau jualan nanggung juga. Kalo mau jualan ya Kangen band.. hahaha.. A : Definisi jualan menurut gw tuh yang bisa dinikmati semua orang, bukan dengan konsep bakal laku kaset atau cdnya dipasaran. Makanya kita bikin musik yang bisa bikin kalian anthem/sing along, karena yang gw maksud jualan tuh yang kaya gitu.. Kenapa jarang main di Surabaya? Apa ga pernah dapat undangan untuk maen disini? A : Ya emang ga pernah sih. Dulu waktu gw ama band sebelumnya juga jarang maen di Surabaya.. Gimana sih awal mula Seringai? K : Awalnya waktu gw ama Arian sering ke Jakarta, ga punya tempat dan sering berlabuh di tempatnya Ricky.


04 sampai suatu hari bokapnya mengusir.. Hahaha.. R : Lagian juga aneh, waktu gw bilang ini temen dari Bandung, bokap gw spontan tanya, “kapan pulang?� hahaha.. K : Lagian aneh, baru sampe dah disuruh pulang, hehe.. K : Trus akhirnya sering ngejam bawain lagu-lagu lama. dan ternyata click juga nih. Kita sama-sama berumur.. Hahaha.. Sebenarnya Puppen bubar juga gara-gara kita kok, sebuah konspirasi yang kita rencanakan. Hahaha.. A : Padahal waktu Puppen bubar gw pikir semuanya bakal ngelanjutin lagi.. Tapi kenyataannya malah beda. Siapa band surabaya yang kalian rekomendasikan? A : Vox kali ya.. R : Tapi entah kenapa gw jarang banget denger band dari Surabaya.. Paling ya sama kaya Arian, Vox lah.. A : Emang banyak ya yang dari Surabaya? Soalnya gw malah lebih sering dengar dari malang.. A : Friday juga lebih shoegaze juga kalo gw bilang.. Siapa yang bikin lirik? Inspirasi biasanya darimana? K : Arian A : Gw nerjemahin lirik dari lagu gw sendiri. Hehehe.. A : Sebenarnya gw pengen bikin lirik tentang iblis, tapi gw belum pernah lihat sih. Hahaha. Mau lihat juga takut.. Ya antara party, trus kritik sosial juga, kaya Citra Natural. Buat Arian, apa beda Puppen dengan Seringai? A : Puppen = disiplin, Seringai = lebih fun.. kalo dari musik jelas beda.. Pengen kaya puppen yang notabene "legend"? A : Sebenarnya Seringai emang udah legend..hehehe.ini mungkin malam kami terakhir.. K : Besok kita pulang naik Adam Air..hehehe..kalo ada salah maafmaaf aja.. Kapan nih mau bubar. Hehe? K : besok deh kalo ga ujan..hehehe.. Comment for "emo"? K : Kita punya persepsi sendiri tentang itu,. A : Dulu yang gw tau, emo tuh kaya, The Reason, Elliot. K : Soalnya kita liat dulu lebih kaya indie rock yang dilakukan oleh mereka yang berlatar belakang punk. A : Maksudnya, didalam simpang rock itu lebih kedalam indie rock itu tadi, dari segi musikalitas & liriknya. K : Kalo dari segi fashion juga beda, lebih yang pake sweater mirip indie rock.. A : Kalo gw bilang tren emo yang orang tau sekarang udah salah kaprah, misalnya, Finch dll. Jadi orang punya persepsi kalo emo tuh gini, nyanyi-teriak, nyanyi-teriak.. Kalo sekarang, paling mudah jelasin emo tuh, musiknya metal tapi liriknya patah hati. Wajar aja jadi salah kaprah. padahal emo sendiri turunan dari punk rock itu tadi.. Ada rencana rilis di luar negeri? A : Ada si, paling juga di Malaysia, Singapur. Tergantung distribusi dari Universal-nya juga mau sampai kemana.. K : udah sampe luar kok lewat Myspace. Hehehe..

interview Apa dampak dari musik-musik semacam "Ka*gen" buat para pendengar di Indonesia? R : Kalo gw bilang itu overhyping.. K : Sebenarnya itu kebalik logikanya, bukan apa dampak Kangen band buat para pendengar. Justru karena pendengar Indonesia, maka ada Kangen band.. A : Dibilang berdampak sekali juga ngga. Dilihat dari segi penjualan album juga masih kalah. Sebenarnya lebih ke fenomenal aja, karena mereka dengan musik yang tidak berkualitas bisa seperti itu... Term indie menurut kalian sekarang ini? K : Overrated R : Seharusnya kata yang dipake tuh cutting edge. A : yang menjadi salah kaprah, dimana indie tuh harus seperti “ini�, dari segi musik, fashion, dll.. K : seperti yang dimajalah Hai, "Tata cara berdandan indie".hehehe.. A : Ya akhirnya jadi tren, kaya ada perusahaan gede yang bikin indiefest, tapi ga masalah juga, itung-itung kesempatan band-band baru buat nunjukkin karya. R : Menurut gw term indie-nya terlalu di overglorified aja sih. Misal, sesuatu yang berbau indie akan menjadi lebih keren. Padahal juga belum tentu.. K : Namanya musik tuh cuma ada dua, kalo bagus = relatif, jelek = mutlak.. Kesimpulannya, indie tuh kita ngelakuin semuanya secara mandiri? R : Kita, kalo mau survive ngeband harus pakai cara ini. A : Ada beberapa cara juga sih, ada yang melalui korporasi namun ada juga yang bener-bener sendiri. Tidak berarti Seringai itu band indie apa bukan, meski distribusi major. Band yang belum terlalu terdengar, tapi menurut kalian tuh bagus banget? R : gw lagi suka Sweaters tapi belum rilis. Comment buat band Straight-Edge yang jarang di Indonesia? R : Kalo gw bilang, Straight-Edge di luar negeri karena emang budaya. Kita lihat diluar, anak umur 16thn udah have sex, minum, party. Ya emang udah budaya. Dan anak muda yang memilih untuk hidup lebih baik, menjadi straight edge. Tapi kalo disini jarang, karena menjadi anak yang biasa udah banyak. Disini kalian lihat anak sholeh yang sering mengaji banyak, jadi lo ga perlu straight-edge untuk menjadi orang-orang seperti itu. Kita juga kaya gitu kok. Hehehe..what's so special? A : ya emang beda, ukuran budaya luar dengan sini.. Last word? K : Ya semoga kita bisa banyak main di Surabaya.. A : Sebaliknya juga, band-band Surabaya bisa sering main di Jakarta.


profile

05 image. doc.

turn back your age Terus terang sebenarnya sedikit terlambat ketika saya pertama kali mengetahui trio ini untuk pertama kalinya. Dan kesan pertama saya sungguh chemically excited! Ketika Goodnight Electric sudah terasa tak lagi cocok menemani saya senbari berkomputer, datanglah YMCK yang membuat saya ingin bermain Super Mario World, Super Nintendo console game. Bagaimana tidak, trio ini membawa kembali otak saya dengan bebunyian 8 bit ala nintendo yang sempat sangat akrab di telinga masa kecil saya. Ajaib, saya rasa. Penampilan visual melalui video klip juga dibuat sangat nintendo, dan suara Midori yang bervokal, sungguh imut dan membuat saya tidak tahan untuk segera membongkar kembali konsol SNES saya. Uhhh..! It’s YMCK (Yellow Magenta Cyan Black?) Sebuah trio asal Jepang yang mempopulerkan konsep 8 bit, yang akhir-akhir ini mulai merebak di Indonesia. Ternyata oh ternyata, orang-orang dalam YMCK memang adalah sound engineer untuk produksi game. Coba cari lagu mereka yang berjudul Milky Blue. My favorite! Cari segala tentang YMCK di www.myspace.com/ymck. Siapkan SNES atau SEGA emulator juga di komputer dual core kamu. (Jay)

photo. doc.

photo. doc.

First judgement is, The Adams meet Sheila on 7 ---------------------------------------------------------------“Hey,,Apa ini??,,umm,,The Adams ya?? (Than the vocal sings),,Oops,,my fault than” Itu yang pembantu saya katakan ketika lagu mereka berkumandang dengan riangnya siang itu di player saya, band yang terbentuk Desember 2006 ini memang mengingatkan saya pada awal The Adams muncul, walaupun cuma intronya saja,,hwe2,,menjadikan Weezer, McFly danThe Wonders sebagai influence mereka Rangga (guitar;vocals), Ryant (guitar;vocals), Aria (bass;vocals), Bagus (drum;vocals) mencoba melampiaskan birahi mereka dan menjanjikan sebuah obat untuk telinga kamu yang sudah terlanjur busuk dengan mendengarkan band “ketahuan” dan kawan2nya itu!! Dan lagu “Sesal” adalah sebuah klimaks dalam proses penyembuhan kamu. Dengar juga permainan harmonisasi gitar mereka, juga permainan harmonisasi vokal mereka. Cukup menyenangkan! Haha.. (Reno) CONTACT PERSON: +62 856 3381 469 (Bagus)

Tak banyak yang harus saya tulis buat band ini,, kenapa?? mendengarkan demo mereka dan melihat mereka perform adalah sebuah hiburan yang sangat menyenangkan buat saya!!.Yeah!!,,”magazine”..”karena merah”,di buat dengan sangat baik, dan band seperti hot hot heat dan the killers cukup mempengaruhi di dalam lagu2 yang mereka bawakan, tetapi the strokes lah yang memberi porsi sangat besar pada influence musik mereka, but wait!,,This is not just that another garage band indeed!! Dengan sentuhan musik yang dance-able membuat mereka menjadi sangat menyenangkan waktu mendengarkan dan melihat mereka perform pada saat tangan-tangan kamu di sibukkan dengan botol beer dan sebatang rokok yang menyala,,yeah!,so grab your beer honey, come and dance with me tonight. (Reno) Contact person: 085648092309 (Retha)


profile

06

Apakah saya berlebihan dengan menyatakan mereka bisa menjadi sesuatu yang besar nantinya? Terserah saya dong! I’ve seen them live, and I'm amazed pretty well! Band ini membuat saya kembali percaya dengan kekuatan 4-piece band, guitar-guitar-bass-drum. Formasi yang sangat tradisional dan basi, namun Hi Mom! adalah salah satu contoh paling efektif untuk menyatakan formasi ini belum usang! Kekuatan utama mereka saya rasa ada pada aransemen musik yang cukup cerdas, dan bisa memanfaatkan setiap instrumen dengan baik. Dan, hey! Bassist cewek itu bukan cuma kosmetik lho! Saya suka sekali bass line lagu-lagu mereka! Mew memang menjadi influence dengan porsi lumayan besar pada band ini. Hi Mom! juga membuat nuansa lagu yang menuju dark, tapi tidak sampai shoegaze, walaupun beberapa pukulan simbal membuat saya teringat pada Friday. I love how the drum’s kick and punch! Yes! Beberapa komposisi cukup rancak dan tidak murahan, karakter vokal cukup kuat, sengau tapi masih mengajak sing-a-long!

photo. doc.

Dan lagi, ternyata mereka sudah cukup mengorganisasi penggemar. Terlihat ketika show tempo hari, beberapa pemuda pemudi sudah ikut bernyanyi dan berdansa di depan panggung. Maybe too early to expect something big from them, tapi tidak ada salahnya kan? Jangan berhenti bermimpi, dan tetap hormatilah Ibumu! (Jay) Contact person: 085648092309 (Retha) photo. Jay

Saya yakin nggak banyak dari kamu yang mengerti apa itu dance music. Dan saat dunia sudah di penuhi oleh music yang mengajak kamu berkenalan dan bercinta dengan technology maka kamu sekalian adalah orang2 yang tetap berada di bumi saat semua orang sudah menginjakkan kakinya di mars,,hahahaha yah nggak segitunya kali!! Tapi mendengarkan dan melihat sekumpulan orang yang bernaung dalam The Projector ini, dapat di pastikan membuat dahi kamu mengkerut dan mulut kamu nggak berhentinya ngomong “apa'an sih ini??” Hahaha bayangkan hot chips ngejam bareng the rapture dan ngebawain lagu2 dari joy divison..yeah sudah ndak usah di pikir!!,,

Contact person: Vanya (031-60234549)

if u do not know what dance music is,,be happy mate u’r not the only one!!..just don't think too hard, enjoy the songs grab your beer and dancing in the moon light with the wolf..aawwuuu… (Reno)

harus kamu lakukan adalah Ingin band-mu tampil di halaman ini? Berdoa dulu ke dewa editor! Hahaha.. Nggak kok, yang dia CD yang berisi lagu-lagu menghubungi talent scout si mas Reno di 085931391237 atau 031-60207665. Nah, kasih ke contact person. Waktu band kamu, lengkapi dengan foto-foto band yang paling boysband deh, jangan lupa kasih juga yang warna ijo itu, ijo-ijo lah.. salaman sama mas Reno, jangan lupa selipin selembar 50ribuan, yah minimal 20ribuan lah, a digital, it’s ok. Kirim aja Terus ajak dia makan (doi selalu gak punya duit buat makan). Nah, kalo kamu ternyata manusi rapidshare yang masih semua kelengkapan tadi ke mail_mellon@yahoo.com, jangan lupa sertai login dan password berlaku, ato kasih aja kita account yang aktif buat site mrskin.com. Ok? Fine then...


interview

07 photo. doc. interviiew. Jay

"kita sering membawakan elvis dengan irama punk rock, yang menjadikan kita seperti saat ini� Konsep awalnya bikin band ini bagaimana? Konsep awal kita pengen punk rock yang bisa bikin mati. Kita pecinta Elvis. Anarchy Juice sendiri dari judul lagu The Hammer, tentang minuman yang bikin kacau & happy. Konsep awal punk rock, tapi kok sekarang berubah? Ya itu, ternyata lebih kenanya sekarang. Meskipun pada awalnya kita sendiri ga tau kalo ada rockabilly. Dari awal kita sering membawakan elvis dengan irama punk rock, yang menjadikan kita seperti saat ini. Ternyata musik seperti itu adalah rockabilly, tapi anak-anak bilang mungkin lebih pantesnya kita disebutnya psychobilly.. Psychobilly & rockabilly, emang bedanya apa? Menurut saya yang juga masih sama-sama belajar, Perbedaannya dari segi lirik. Untuk psychobilly liriknya kental dengan nuansa kelam, yang kalo di barat kayak misfits. Sedangkan rockabilly lebih ceria, lebih condong ke rock'n roll. Abas dulu lebih dikenal dengan KKHH yang sarat komedi, tapi sekarang di anarchy juice lebih ke rock. Kenapa memutuskan berubah? Dulu saya dengan abas '40s, kemudian abas kkhh, dan terakhir abas anarchy juice. Kesemuanya itu memang ada suatu proses yang mengalir dengan sendirinya. Anarchy juice sering mengcover lagu elvis, apa emang ada niatan untuk mempopulerkan elvis kembali atau sekedar penghargaan saja? Sebenarnya bukan karena kita ingin mempopulerkan elvis lagi. Tapi emang dari awal kita udah seneng ama elvis tadi..ya pada dasarnya kita emang udah suka ama musik rockabilly, tapi kita ga tahu namanya.. hehehe Kembali ke konsep, berarti pada awalnya anda punk rock yang menjadi rockabilly. Seiring dengan waktu,

apakah ada penyesuaian (termasuk fashion) karena sudah terlanjur di cap band rockabilly? Saya rasa untuk attitude dari dulu kita tetep sama, hanya mungkin dari segi gaya rambut yang sedikit diubah.. Sebenarnya juga untuk fashion punk rock sendiri hampir sama dengan rockabilly, nyaris ga ada bedanya. Ya itu tadilah, kalo kita ngomong masalah punk, punk rock sendiri merupakan sub culture. Intinya kembali ke totalitas. Kalo dulu kita masih hitam, sekarang lebih jelas arahnya.. Kembali lagi lah, kita semua masih belajar.. Musisi panutan selain elvis? Bob marley, johny be good, bill healy (rockabilly '60an), the tremors.. Band/musisi yang kalian sarankan untuk mereka yang ingin mengenal rockabilly? Ya paling gampang coba dengerin stray cats. Band jaman dulu, yang paling gampang dicari + dicerna. Kalo yang paling ngetrend sekarang coba horror pop. Untuk lokalnya si the hydrant.. Apa tanggapan kalian jika ada orang yang men-judge anarchy juice copycat the hydrant? Ya kalo saya jawabnya, kita adalah "gladiator" alias "plagiator".hehe..musik kita sebenarnya dangdut..hahaha.. Ya kita kan sebagai orang Indonesia, ga bakal jauh-jauh lah ama yang namanya plagiat.. Tapi satu hal, kita ga niru the hydrant, tapi justru yang diatasnya lagi.. Bisa juga kan ada yang nuding, kok The Hydrant niru Stray Cats... Ya sama aja sih... Anarchy juice = energik dipanggung. Apakah memang band rockabilly harus seperti itu? Sebenarnya ga harus, tergantung dari bandnya masingmasing lah..kalo kita seperti itu, karena ingin lebih enjoy+lepas aja. Ya emang kita pengen menunjukkan kalo


08 kita seperti itu..kita perform bukan upacara bendera.. Hehe 60-80 persen band rockabilly/physcobilly memang begitu. Beberapa bulan lalu kalian sempet maen di jakarta, gimana ceritanya? Hmm, kita sempet denger beritanya, katanya anarchy juice membakar jakarta.hehe..waktu maen disana kita maen bareng artis ibukota, tapi sambutan para slankers jauh diluar dugaan kita. Sambutan dan applause yang cukup baik, terlihat dari para slankers tadi.. Meskipun anarchy juice belum pernah terdengar di jakarta, namun kita cukup puas dengan crowd disana..

interview Iklim bermusik di surabaya, menurut kalian? Maju dan sangat ketat sekali, jika ditilik dari tahun 92 ketika musik-musik underground mulai diterima dan dicerna oleh kalangan di surabaya..sampai dengan sekarang, dimana bermacam genre hadir. Dan banyak pula band-band indie surabaya yang udah bisa main di ibukota.. Anak-anak sma pun sudah bisa menerima hal yang berbeda dari musik, dibandingkan medio tahun 94 dimana sangat sulit sekali untuk bisa main di acara sma..kita juga bersyukur banyak band idealis yang sudah bisa diterima di kalangan masyarakat..

Mp3 bajakan atau film bajakan? Film lah, mesipun kita ga suka ama bajakan. Tapi yang banyak beredar di pasaran justru yang bajakan.hehe..

Paling ga sekarang ini di surabaya sudah mulai melirik band-band lokal untuk mengisi acara ketimbang band luar/ibukota ya? Ya, karena di tahun-tahun kemarin temen-temen surabaya banyak yang ga sadar dengan mendatangkan artis luar kota, padahal band lokal justru lebih berpotensi..tapi memang segala sesuatunya harus diawali dari sebuah kehancuran. Karena dengan adanya kehancuran, pasti akan timbul suatu perubahan signifikan.

Kaca mata hitam atau minyak rambut? Minyak rambut lah, soalnya kacamata hitam ga bisa buat minyak rambut..hehehe..

Apakah surabaya sempat mengalami "kehancuran" itu tadi? Ya, pada saat itu banyak band yang "hancur" karena tidak

Chuck Berry atau Elvis? Chuck Berry lebih gila, tapi tetep lebih karismatikan Elvis..

Kangen band atau radja? Wow, ya kangen lah..soalnya musiknya rada-rada melayu+lebih menengah kebawah-bawah banget..kalo radja tuh arogan.hehe.. Pembajakan lagu semakin marak, menurut kalian justru menguntungkan atau merugikan? Kalo buat anarchy juice sangat menguntungkan. Yang rugi tuh justru pemerintah, karena mereka makan dari ppn-nya. Kalo ppn-nya ga ada yang beli kan jelas dia rugi..hehehe.. Kalo ditanya masalah keuntungan (royalti), sebenarnya hal itu hanya Tuhan yang tahu..hahaha.. mari kita rugikan pemerintah hahaha. Ada masalah apa nih dengan pemerintah? Ya kenapa kok pemerintah ga maju-maju? apa emang dibikin kaya gitu? mungkin sengaja dibikin ga maju, soalnya kalo maju kita bisa ngalahin amerika. Apa mungkin dari segi lirik ada yang menyentil masalah pemerintah? Ya ada.. Di intro..hahahaha.. Ga ada kok, cuma sedikit dendam pribadi+komunitas aja ke pemerintah..

bisa bermain dalam sebuah acara musik. Akhirnya mereka frustasi dan "hancur", dikarenakan banyaknya band luar kota yang datang di surabaya.tapi setelah "hancur" mereka semau introspeksi untuk mencapai sebuah perubahan..ya kurang lebihnya seperti itu.. Ibarat pacaran, cinta pertama kemudian putus.akhirnya introspeksi trus dapat pacar lagi, trus putus lagi..ya ternyata kita playboy..hahahaha...ini ngomongin apa si sebenarnya.hahaha.. Band lokal yang kalian rekomendasikan? Semuanya bagus..mungkin kaya ovalenz, the thojib, leaver got stone,ya banyak lah.. Intinya semua band surabaya bagus.. Meskipun sudah banyak band bagus yang ada di surabaya, tapi kenapa masih tetap kalah pamor dengan jakarta dan sekitarnya? Karena surabaya masih dalam kondisi penyembuhan dan perubahan untuk menjadi yang seperti jakarta dan sekitarnya.. Masih kurangnya penghargaan untuk musisi surabaya lebih tepatnya..

Lyrics lebih ke mana? Kehidupan sehari-hari, have fun, ringan lah pokoknya..

Plan for the next? Rilisan album, lebih solid dalam mengumpulkan materi, fans club..

Kapan keluar rilisan album? Mungkin surprise aja ya..pastinya tahun ini, tergantung dana juga..hehe..

Last words? For melloners, support media lokal yang lebih membahas band-band lokal. Exactly, support your local movement..


music review

09

Radiohead - In Rainbows Apa yang terjadi kepada Radiohead semenjak diisukan buyar? In Rainbows adalah jawaban semua kegelisahan kamu. Sebenarnya tidak terlalu sulit mendapatkan album terbaru mereka ini, kalo saja kamu tidak terlambat men-download this album! Hahaha,, Well di 10 lagu yang telah saya dengarkan, ambient yang ada membuat saya ingat kembali bagaimana Ok Computer menjadi makanan yang enak di radio tape kita semasa kita sekolah dulu. Well walaupun album ini tak se-experimental Kid A, dan tak sekeras The Bends. Well this is the most aware-must album at the end of this year my friends! You should have it indeed! (Reno)

Lamb - The Best Kept Secrets The Best of Lamb 1996-2004 Duo asal Manchester, Inggris ini menyajikan jenis musik yang sejenis dengan genre Mandalay. Electronica, trip hop, drum and bass diaduk jadi satu sampai kalis, dan taraaaaa… Jadilah Lamb, duo yang terdiri dari Andy Barlow aka Hipoptimist, dan singer-songwriter Lou Rhodes. Lamb sudah menghasilkan 7 album, termasuk album The Best ini. Meski jadul dan masih ada album Lamb yang lebih baru dari The Best ini, tapi album ini pantes buat di review. Karena apa? Karena album ini susah banget dicari di Surabaya. I bet, y'all haven't notice it. Selain alasan itu, lagu-lagunya yang ear catching wajib ada di top faves music player-mu. Agak serem memang kalo dengerin lagunya sendirian di tengah malam Jumat kliwon, karena vokal dan aransemennya kaya theme song horror movie. Tapi beneran ciamik soro kok. Untuk menciptakan aransemen yang endang bambang, Lamb dibantu oleh bassist Jon Thorne, Icelandic guitarist Oddur Mar Runnarson, dan Danish drummer Nikolaj Bjerre. Musik mereka yang mengandung unsur jazz, dub, breaks and drum and bass, dengan elemen vokal yang kuat, dan akhir-akhir ini menggunakan akustik membuat lagu mereka banyak digunakan oleh film, diantaranya Moulin Rouge dan I still Know What You did Last Summer serta serial TV. Nah, pasti penasaran kan? Ayo download di warnet terdekat!!! (Windy)

Yeah Yeah Yeah’s - Is Is (EP)

The Used Lies For The Liars

Trio New Yorker ini merilis EP mereka setelah album Fever To Tell. Hmm, they still sound great. Karen O bernyanyi seperti mengajarkan ilmu silat kepada kamu di lagu “Rockers To Swallow” Hahahahaha.. This EP maybe not so perfect to me, tapi dengan distorsi yang kasar dan vocal yang unik well you wouldn't hate this thing. (Reno)

Well saya selalu menyukai semua album yang di buat oleh band emo ini, it’s sounds great, tak banyak berubah dari album in love and death mereka, masih menyuguhkan kamu sekalian musik emo dengan sentuhan orkestra yang menutupi unsur “pop” di lagu-lagu mereka. But wait, sekarang mereka menambahkan sound-sound electronic juga, yeah watch it underoath, hahahahaha.. Best cut : Rarthquake, Smother Me, Pretty Handsome Awkward. (Reno)


music review

10

Seringai - Serigala Militia Serigala Militia tentu saja adalah rilisan yang sangat ditunggu-tunggu bagi para pecinta rock Indonesia ditengah gempuran band pop “menye-menye” yang merajalela. Energi yang diciptakan tidak se-eksplosif High Octane Rock, tidak banyak riff-riff dan gebukan drum meledak seperti Puritan, Alkohol, atau Membakar Jakarta. Tidak tahu juga, mungkin karena memang Seringai ingin membuat album ini lebih singable dan anthemic? (Semoga bukan karena faktor usia. Hehehe..) Bukan tidak berhasil membuat album ini lebih singable, namun saya rasa High Octane Rock lebih asyik untuk membuatmu bergoyang, meloncat dan membanting tubuh sendiri di mosh pit. Namun, Citra Natural tetap menarik untuk disimak, dan Mengadili Persepsi memang lebih singable (atau lebih tepatnya “shoutable”) dan Berhenti Di 15 menjadi track yang unik dengan racauan Arian yang tidak akan terpikir akan muncul juga di versi rekaman, tidak hanya di atas panggung, dan dilanjutkan dengan gempuran distorsi tebal dan gebukan drum yang membuat siapa saja yang mendengar “babak belur”. Album yang masih meledak-ledak dan membakar emosi memang, namun sedikit terkamuflasi oleh upaya untuk membuatnya lebih singable dan anthemic. Mungkin oom-oom di Seringai ingin bernyanyi bersama fans di atas panggung mereka, dan membuat fans mereka semakin militan. Tapi tetap, Seringai adalah salah satu band yang paling saya nantikan show-nya di Surabaya. (Jay)

Efek Rumah Kaca - Efek Rumah Kaca Band ini menjadi sebuah headline yang menarik ketika mulai berkurangnya band yang membuat lagu secara total dan secerdas ini, hmm… Mungkin saya terlalu berlebihan, well album ini memang menjanjikan untuk sebuah band yang baru di telinga kamu, lagu-lagu yang mengingatkan kamu bagaimana Thom Yorke bermain musik sebelum ia bersalaman dengan synth dan “technology” Lagu-lagu yang menceritakan tentang kritik sosial bisa menjadi jawaban buat kamu yang menggagumi dunia kamu, “di udara” lagu yang menceritakan tentang munir ini adalah lagu favorit saya, “bukan lawan jenis' menceritakan tentang percintaan sejenis, dan saat banyak band-band yang bernyanyi tentang cinta mereka malah bernyani bahwa “jatuh cinta itu biasa saja” . Well, dengarkan saja album ini, karena apa?? Karena mereka mengajak kamu sekalian menjadi orang yang cerdas dan memperbaiki sel-sel otak kamu dari pengaruh televisi dan budaya popular yang berlebihan dan memuakkan!! Dengan musik dan lirik yang membuat band pop kacrut idola tv kamu terdengar seperti lolongan anjing yang menggangu tidur kamu di tengah malam!! Hah! (Reno)

Battles - Mirrored Sedikit rancu mengucapkan nama band ini, tetapi mendengarkan lagu-lagu di album ini adalah sebuah keharusan buat kalian yang menggangap sekumpulan robot tidak dapat bermain musik!! What?? Yeah fantasi ini yang akan terbayang di dalam kepala kamu saat mendengarkan single mereka “Atlas”, dengan musik elektronik yang terdengar aneh buat saya dan beat drum yang membuat kamu “capek” this math rock band will make your head spinning without drugs and alcohol my friends! and that is the good part of this band maite!..they really fawkin awesome! (Reno)


music review

11

Koil - Blacklight Shines on Sebuah terobosan yang menarik dan revolusioner dalam industri musik Indonesia dilakukan Koil melalui Blacklight Shines On. Dengan mengganasnya pembajakan musik, Koil mengeluarkan album yang bebas diunduh lewat internet, alias gratis! Bahkan mereka mencetak versi CD dan dibagi-bagikan dengan cuma-cuma! Untungnya gratisnya album ini tidak menjadikannya produk asal-asalan, Koil kembali menghadirkan goth-gloomy-loop rock yang siap mencakar musik berbayar kapan saja! Otong cs memilih beberapa sound gitar yang lebih berisik dan berat dari biasanya, menjadikan beberapa lagu terdengar lebih gahar, apalagi dipadukan dengan vokal multi-layer khas Otong. Namun nada-nada sentimentil ala Koil masih ada di track Dan Cinta Kita Terlupakan, sentimentil dan psikedelik, tapi tetap gloomy. That's damn cool! Beberapa lagu berhasil dikomposisikan dengan sangat cerdas! Sound gitar cukup bervariasi, dan beberapa sayatan gitar ditempatkan dengan sangat tepat dan menghasilkan nuansanya sendiri. Musik yang diusung Koil memang bukan musik populer, namun album ini menghadirkan potensi yang patut diperhitungkan. Sayang beberapa lagu saya rasa power dari seksi drum kurang terasa, seharusnya bisa lebih powerfull dan emosional. Saya memilih Hanya Tinggal Kita Berdua untuk menjadi track yang paling unggul pada album ini. Produk berkelas dari musisi yang menggarap albumnya dengan totalitas. (Jay)

White Shoes And The Couples Company - Skenario Masa Muda (EP) Jeda yang lumayan panjang dari WSATCC untuk mengeluarkan album ini. Tentu saja banyak yang bertanya-tanya, setelah sekian lama, kenapa “hanya” EP? Well, bukan berarti EP ini tidak full effort, lihat lah kemasannya yang ciamik bombay, ala 70an, dengan ilustrasi cat minyak karya Sari (vokalis) dan gimmick lainnya yang oke punya, seperti stiker ala angkot dan lainnya. Namun, nomor-nomor yang disajikan di album ini tidak terlalu impresif saya rasa. Tidak se-catchy album perdana, walaupun begitu, WSATCC semakin menemukan jati dirinya dengan ciri sound yang semakin kuat, dan frasa-frasa yang makin otentik. Track jagoan ada di Pelan Tapi Pasti dan Aksi Kucing, yang belakangan baru saya ketahui kalau Aksi Kucing adalah nomor daur ulang milik Mus Mulyadi yang aslinya sangat tradisionil sekali. Overall, teaser yang cukup menambal kerinduan fans, jika memang benar mereka berencana merilis album penuh dalam waktu dekat. (Jay)

The Horros - Strange House The Horrors akhirnya mengeluarkan album yang menjadikan orang-orang aware akan adanya british invasion again! Yeah walaupun sebenarnya tak banyak yang bisa kamu harapkan dari mendengar dan melihat mereka perform. Lagu di album ini lebih seperti mendengarkan soundtrack film horror tahun 60-an dan menggabungkan era sex pistols dan death disco sound, there you have it. ”death at the chapel”, ”jack the ripper” is the answer, and don't forget how “sheena is a parasite” is mocking your Ramones top song?! (Reno)


movie review

12

Full Metal Jacket (1982) Matthew Modine, Adam Baldwin Directed by : Stanley Kubrick

Rate : 8,0

Salah satu maha karya dari seorang "Kubrick" yang mengetengahkan perang Vietnam. Film yang berdasarkan novel the Short Timers karangan Gustav Hasford ini, cukup berani dibesut oleh sutradara eksentrik yang banyak menelurkan karyakarya uniknya. Dari mulai 2001: a space odyssey, Clockwork orange, hingga eyes wide shut yang menjadi karya terakhir Kubrick. Cerita film ini dibagi menjadi dua bagian, bagian pertama menceritakan suasana di kamp latihan para tentara, dan bagian kedua pada saat perang berlangsung. adegan awal film ini cukup unik, dimana para karakter mulai diplontos satu persatu ketika akan masuk camp latihan perang. Karakter utama J.T. Davis"Joker" (Matthew Modine), adalah seorang anggota pleton 3092 di Parris Island, south carolina, bersama dengan yang lainnya, ia harus berhadapan dengan Sergeant Hartman yang sangat keras dalam mendidik anak buahnya. Karakter Hartman cukup mencuri perhatian saya, dimana kekerasan & kedisiplinan merupakan sebuah element yang jika diolah akan membuahkan formula efektif. Namun jika berlebihan, akan bernasib sama dengan Sergeant Hartman yang tewas terhempas shotgun yang diarahkan oleh salah satu anak didiknya, yang kesal dan benci dengan sikap sang pemimpin. Lepas bagian pertama, di bagian selanjutnya menceritakan nasib peleton tadi yang harus merasakan suasana perang Vietnam yang sangat mencekam. Film ini direkomendasikan untuk mereka yang hype dengan war movie, namun mencari secercah cahaya yang berbeda ketika menikmati alur+cerita dari keseluruhan isi film. Sekali lagi "Kubrick" memang seorang Master. Apapun yang menurutmu baik meskipun hal itu sulit untuk diterima dengan akal sehat, maka lakukanlah walaupun berbagai kritik & cemoohan pasti akan datang. Filosofi unik dari seorang Stanley Kubrick. (Jacka)

Twilight Zone (1987) Dan Akroyd Creator : Rod Serling

Rate : 7,0

Medio 80'an anda pasti ingat akan demam film horror / misteri, baik dari serial maupun untuk layar lebar. Ya,,ya,, tidak ketinggalan pula (sekali lagi) Indonesia pada saat itu juga terjangkit syndrom "PLAGIAT", meskipun tidak seluruhnya. Back to the movie, siapa yang tidak ingat akan serial TV Twilight Zone? saya ingat dulu ketika RCTI (masih) menampilkan sebuah tontonan bermutu, serial Twilight Zone pernah ditanyangkan. Dalam film ini, segala sesuatu yang terkadang sulit diterima oleh akal sehat dan logika dapat terjadi begitu saja. Statemen diatas merupakan sedikit intro awal film, dimana di dunia memiliki sebuah dimensi ruang waktu yang tidak akan pernah diketahui oleh siapapun, secara tidak sadar mereka yang terjebak dalam dimensi ini akan mengalami suatu hal yang tidak bisa ditolerir dengan logika kita. Film ini terbagi menjadi 4 cerita yang tidak saling berhubungan. Cerita pertama tentang seorang pria yang depresi berat karena pekerjaan. Ia begitu rasis dengan berbagai kelompok golongan, seperti Negro, Yahudi, dan China. Alhasil ia terlempar ke dimensi waktu yang berputar dan ikut merasakan menjadi golongan-golongan orang yang ia benci. Cerita kedua menuturkan tentang sebuah panti jompo, dimana para penghuni panti tadi memimpikan agar dapat kembali muda, meskipun dalam waktu semalam. Cerita ke tiga tentang seorang anak yang memiliki kemampuan unik dalam mengatur kehidupan keluarganya, meskipun cara yang digunakan cukup aneh. Dan terakhir bercerita tentang seorang pria yang phobia terbang, yang akan mengalami penerbangan pertama dan terakhir baginya. Ke empat cerita tadi dibesut oleh 4 sutradara yang berbeda. Cerita yang unik dan tidak biasa merupakan daya tarik buat saya sendiri ketika menyaksikan film ini. Well, jika anda tertarik dengan tipikal film misteri, yang sarat akan twist ending. Mungkin film ini dapat menjadi alternatif, ketimbang anda menonton fim-film horror Indonesia yang semakin tidak jelas arahnya.. (Jacka)


13

featured article

darling

feel it A/B Sedikit kaleidoskop tahun 2007. Surabaya.

Tahun 2007 sudah berlalu, tidak banyak hal yang menonjol yang bisa merubah keadaan pada tahun 2007 lalu. 2007 dimulai dengan harapan dan optimisme yang cukup tinggi. Kehadiran Club Tuesday yang menjadi gig mingguan di Surabaya dan menjadi wadah bagi bandband kenamaan metropolis maupun yang baru unjuk gigi seolah menjadi sebuah penyegaran, setelah jaman yang lalu-lalu tidak pernah ada acara yang rutin mengisi waktu pemuda-pemuda gelisah di Surabaya. Kemunculan band fenomenal, Vox yang berhasil menembus Jakarta dan langsung beberapa kali muncul di media nasional juga menjadi sebuah harapan bagi band-band lain di Surabaya untuk bisa turut mengekor kesuksesan Vox yang ibaratnya membuka jalan ke sentral komunikasi dan informasi di Indonesia. Beberapa band seperti Let's Go C'mon Baby, Heavy Monster, dan banyak lainnya tinggal sejengkal lagi menuju peluncuran album perdana mereka yang akan menjadi ajang pembuktian dan eksistensi akan santernya nama mereka akibat penampilan panggung mereka sepanjang waktu sebelumnya. Sebuah album akan menjadi bukti monumental yang akan membawa band-band tersebut melangkah lebih jauh lagi dan tidak hanya bermodal popularitas dan informasi mulut ke mulut. Dari segi media, juga banyak tumbuh tunas harapan pada tahun 2007 lalu. Kemunculan radio populer, Prambors yang berkomitmen untuk mendukung perkembangan musik indie atau sidestream di Surabaya, tentu saja merupakan angin segar bagi para band-band minor scene tersebut untuk bisa unjuk kreativitas di wadah yang lebih luas melalui radio. Dari media cetak, teman-teman dari Apples in the Wonderland berhasil meluncurkan Elz Zine, media tandingan Mellon yang masih mengulik-ulik musik Surabaya dan sekitar, dengan lebih heroik. Mellon zine sendiri memasuki fase yang menjanjikan, untuk pertama kalinya pada tahun 2007 ini Mellon menam-pilkan cover depan dan belakang yang berwarna. Jumlah halaman pun bertambah banyak, walaupun beritanya semakin gosip, hahaha. Belum kemunculan media-media lain yang masih banyak lagi, seperti Today, media keluaran

Ninehoop dan Glamrock yang terus melanjutkan eksistensinya. Sampai disini, 2007 seems to be the golden year buat Surabaya. Anti-klimaks yang menghampiri rupanya. Club Tuesday berakhir, seiring penutupan tahun 2007. Vox memang terus berkibar sampai sekarang, namun belum ada band yang berhasil mengekor kesuksesan Vox sampai sekarang ini. Let's Go C'mon Baby belum juga merilis albumnya sampai sekarang, malah ditinggal Iqbal sang drummer bekerja. Kabar terakhir album mereka masih dalam proses dan akan segera rilis 2008 ini. Heavy Monster akhirnya berhasil rilis walaupun tertunda sampai beberapa bulan, namun sekarang ini seolah masih stuck disitu-situ saja. Kabar terakhir, Deny, mantan vokalis Nyiur Melambai menjadi manajer Heavy Monster, dan sekarang Heavy Monster sedang mengumpulkan materi lagu sebanyak mungkin. Tidak lupa Nyiur Melambai ditinggal vokalis utamanya, Deny pada 2007. Never Ending Story (NES) sempat kebingungan tanpa vokalis selepas kepergian Nawi. Friday juga semakin melempem dengan semakin sedikitnya gigs mereka pada 2007 kemarin. Band-band lain juga tidak menunjukkan prestasi yang sangat menonjol. Media pun tak kalah lesu. Prambors kehilangan Club Tuesday-nya, Mellon zine kehilangan konsistensinya, hingga vakum sampai berbulan-bulan (okay, we’re sucks, we knew it..), Elz zine tidak pernah ada lagi kabarnya, Today juga mulai jarang kelihatan lagi. Bukan tahun yang baik sepertinya. Tidak juga, beberapa band menunjukkan performa yang semakin mantap. Vox salah satunya. 2007 adalah tahunnya Vox. Band ini seolah menjai band dengan tingkat progresi tertinggi dibanding band lainnya. Media-media nasional sudah dijelajahinya, bahkan mereka memetik buahnya pada awal 2008 ini dengan tampil di Singapura bersama The S.I.G.I.T. Konsleting Kabel juga beberapa kali menampilkan performa mereka di gigs lokal yang sangat mantap, dan membuat para penonton berdecak kagum. Crucial Conflict bahkan dengan suksesnya merilis album mereka yang terbaru, dan sempat mengundang Straight Out dari Jakarta untuk turut membuka konser mereka yang menuai sukses. Apples in the Wonderland sukses besar menjadi daftar wajib bagi sekolah-sekolah yang


14

featured article

menyelenggarakan pensi dan pesta sekolahnya. Bahkan band alter-ego mereka, Cigarettes Nation sukses menembus L.A. Lights Indie Fest dengan single (The Curse of) The Downtown Dogz. Jane Donna berhasil merilis EP mereka, Release Us ke berbagai kota, dan sampai mencetak EP ini hingga kedua kalinya, juga menghasilkan kolaborasi yang sangat manis dengan Nanda dari Radif. Banyak band baru bermunculan dan hebatnya bisa benar-benar mencuri perhatian. Sebut saja The Explodes, Smell Street, Hi Mom!, Hailback, The Karyawan sampai Elora. Kemunculan mereka menyisakan optimisme untuk tahun 2008 ini. So, we're facing 2008 now, apa yang akan terjadi pada 2008 ini? Get ready fuckers! Prambors sudah menyiapkan seremoni baru pengganti Club Tuesday yang masih tetap diadakan pada hari Selasa. They surely know, what we need. So, kita tidak kehilangan Club Tuesday dan ritual hari Selasa yang sudah menjadi habitual sejak tahun lalu kok! Bahkan dalam waktu dekat Prambors akan merilis kompilasi Club Tuesday yang diisi oleh band-band pengisi Club Tuesday kemarin. Dan rekanan record label yang merilis kompilasi ini adalah Fiatlux, record label yang masih sangat baru hasil prakarsa Joseph dan Rizki, dan kompilasi ini akan menjadi rilisan pertama mereka. Dan, who knows apa yang akan mereka buat pada 2008 mendatang? Fiatlux bisa menjadi alternatif yang hebat untuk band-band Surabaya. Sebuah gerakan baru ber-jargon We Love Surabaya menyeruak dari ruang hampa, dan menjadi lokomotif yang menghembuskan isu komunal untuk lebih mencintai Surabaya! Ya, gerakan seperti ini memang sangat diperlukan untuk kebangkitan pemuda Surabaya! Kita punya sesuatu yang keren juga dari Surbaya sendiri! And, we do love Surabaya, rite? Dan kita akan menjadi saksi kehadiran band-band baru yang sangat cihuy tadi, yang akan menjadi pengisi panggung-panggung pada 2008 mendatang. Tahun ini, sedikitlah berjoget dan bernyanyi waktu lihat band-band cihuy berpanggung! Enjoy it buddy! Once again, we're gonna facing a year with an optimistic ambient forward. Will we ruin it once again? Hell no! So, let's have a joy! But Mellon is still dying… haha… hope no! Fight till the last blood and sperm! Read and be Happy! (Jay) * hanya sebuah catatan kecil yang sok tahu tapi dengan harapan besar.

Stres dan bosan? Pengen hang over tapi duit cuma cukup buat beli Pallermo, padahal pengennya yang hi class? Negara surganya coklat ini menawarkan obat yang sangat ampuh, well setidaknya bagi saya. Coklat dengan Cognac VSOP Remy Martin didalamnya. Sekali gigit, Cognac-nya langsung nyemprot di mulut kaya' air PDAM di malam hari *tok*. Coklatnya pekat banget, tapi nggak terlalu manis jadi ngga bikin eneg. Ya memang si, ngga cukup bikin kamu mabuk, tapi setidaknya 'mambu lan roso ombe-ombean sithik' kan menghibur . Apalagi jenis VSOP ini (Very Special Old Pale) umurnya antara 4 sampai 6 setengah tahun, makin keras makin mantab bukan? Harganya yang ¼ dari Cognac setimpal kok ama sensasinya…dan akibatnya *tentunya*. Tau kan kalo kandungan coklat, phenylethylamine bikin kita horny??? *Ooohh jauhkan Miyabimu!!!* Penasaran kan pengen beli? Langkahkan aja kakimu ke supermarket bergengsi, ato kalo kebetulan punya duit $ receh waktu di airport barterkan semuanya untuk coklat ini *daripada buat kerokan*. Goldkenn ngga cuma diduetkan ama Remy Martin kok, ada Cognac jenis lain, dan juga Vodka. Hmmm (Windy)


love letter

15

Dikenal sebagai Kota Pahlawan, Surabaya adalah salah satu kota yang mempunyai nilai historis yang tinggi, Nilai-nilai sejarah dari masa lalu telah menumbuhkan potensi-potensi besar dalam perkembangannya. Sayangnya saat ini banyak sekali nada pesimis dari masyarakat surabaya sendiri terutama generasi muda. Meragukan Surabaya sebagai kota yang dapat membesarkan mereka menjadi individu yang berarti. Membutakan diri terhadap eksistensi sosial kota Surabaya dan lebih mengagung-agungkan potensi interlokal karena dianggap “lebih…” Oleh karenanya kami mengajak kalian semua memulai awal tahun ini untuk sedikit concern dengan ruang interaksi kita, sehingga lebih mengenal kota Surabaya, memahaminya, dan mencintainya. Dimulai dari pernyataan “We Love Surabaya” diharapkan menjadi gerakan komunal yang akan terus menyebar dan berkembang melewati segala batasan yang ada…….. Sebuah propaganda baru bagi semua masyarakat Surabaya terutama kita generasi muda Surabaya untuk lebih berani berekspresi dan bertanggung jawab, memaksimalkan potensi diri menjadi sebuah gerakan bersama yang tidak hanya tumbuh di wilayah musik dan seni tapi juga bergumul di wilayah social, peduli dengan lingkungan dan sesama. Tumbuh menjadi tulang muda bagi perkembangan kota Surabaya. Sebagai wujud implementasi kecintaan kita sebagai generasi muda terhadap kota Surabaya. Letter from Universal Traveler - millisen

photo. Jaka

We do love Surabaya!

We love Surabaya - A Reunion to Subway - adalah sebuah pesta musikal yang termasuk dalam gerakan komunal We love Surabaya yang dicanangkan pada 2008 ini. Sesuai judulnya, acara yang terselenggara pada 6 januri kemarin ini adalah untuk mengenang masa-masa Subway, yang bsia dibilang salah satu masa paling monumental di perkembangan kultur anak muda Surabaya. Dihadirkan band-band yang pernah muncul pada masa itu, seperti The Gamblezz, Chocolatino, Idola Remaja, Linoleum, Mobile Suit, Brazen, Leave’r Got Stoned, Babydolls, Naar dan Mahkota Jaya Abadi. Pun band-band yang sebenarnya sudah almarhum mau juga turut berpanggung di teras Monumen kapal Selam Surabaya. Sayang beberapa band tidak jadi tampil pada detik-detik akhir. Band-band yang tidak jadi berpanggung adalah Banspoor, The Silenced dan The Substitute serta aksi dari Surabaya Kedjang. (Jay)


16


interview

17

A steady evening with Ade Paloh of SORE Bapak Joseph pemain bas dari band kenamaan VOX meluangkan sorenya untuk berbincang bersama Ade Paloh, vokalis-gitaris dari Sore, salah satu band paling ciamik saat ini di tanah air. Dengan baik hati bapak Joseph merekamnya dan memberikannya cuma-cuma kepada Mellon. Interview ini sepenuhnya kredit untuk bapak photo. doc. interview. Joseph Joseph yang ganteng. Aihhh.... Selamat SORE pak SORE... Sore, alhamdulillah… Jadi kemarin mellon menempatkan sore sebagai band underrated. Bagaimana pendapat bang ade? Termasuk merasa terpuji juga dan bahagia dinobatkan sebagai, apa tadi.. underrated. Karena underrated juga termasuk gift buat kita. Dan motivasi ya.. Denger2 lagi menyiapkan album ke-2 ya. Seperti apa? Konsepnya lebih seperti kata pak david tarigan, setelah mendengarkan semua dia bilang “kok sore menjadi malam”.. secara garis besar ya begitu lebih melebur.. lebih banyak mencoba instrumen lain, lebih eksplor. Lebih ke alat musik yang lain, dan gak membatasi diri di satu scope aja. Kita terinspirasi oleh film. Gimana jalannya suatu alur cerita, visual, disimbolisasikan dengan musik, alur musik. Bukan musik soundtrack. Tapi lebih terinspirasi oleh film dan visual yang coba kita aplikasikan ke instrumeninstrumen dan lirik-liriknya Kalo centralismo kan jelas konsepnya, neo-klasikal seperti itu. Apakah yang baru ini akan seperti itu? Kita tetap keep benang merah itu, karena memang itu soul-nya Sore. Sebenernya sih kita non-genre ya, jadi gak mau memenjarakan diri ke satu genre yang stagnan. Ya kita kembangkan aja dari segi instrumen. Akhir-akhir ini kan SORE gigsnya semakin meningkat ya, apakah ada pengalaman di panggung yang dibawa ke konsep pembuatan album ini? Lebih mencoba untuk memfamiliarisasikan diri kita ke crowd, gitu. Dengan tempo dan beat yang bisa membawa mereka terfamiliarisasi tadi. Mereka bisa merasa dekat dengan kita dari segi beat. Jadi dari segi beat kita juga gak mau terlalu ribet gitu. Secara lirikal, ini apakah masih kolektif songwriting? Ngga, sebenarnya centralismo dulu itu apa yang ada di otak dituangin langsung ke kertas. Sekarang lebih ke story asli yang pernah ada di hidup. Ya kisah perjalanan hidup manusia yang teraplikasikan.. hahahaha.. Dan benerbener kongkrit gitu, bukan gak ada cerita di balik lagu itu. Buat fanbase-nya sore yang sudah familiar dengan

centralismo, ketika mendengar album baru ini, hal baru apa yang akan mereka dapatkan. Secara sound? Secara sound akan lebih kaya, lebih bisa menggugah orang untuk yang “wah kita bisa!” kita juga bisa menikmati sesuatu yang kayak gini di Indonesia. Kita akan memperlihatkan potensi sebagai orang Indonesia bahwa kita bisa! Lebih dari yang orang luar juga bisa. Apakah ini adalah sebuah misi untuk membawa musik Indonesia? Untuk membuat preseden baru lah, untuk membuat suatu terobosan bahwa kita ini gak hidup dalam gelap terus. Bahwa kita manusia Indonesia ini punya potensi yang luar biasa. Dan kita bangunin mereka, bahwa kita bisa untuk melakukan itu. Kita ini kan mewakili scene Surabaya yah,ada harapan dari SORE untuk scene sana untuk SORE untuk lebih introduce disana? Ya sangat ada lah. Kita kan bangsa Indonesia yang kuat dan besar dengan berbagai ras dan suku, ya kita coba bilang ya kita satu. Dan inilah suara Indonesia yang baru. Untuk nama albumnya sendiri apa nih? Kemungkina besar sih port of lima. Jadi dermaga dari lima orang ini. Lima orang ini bener-bener berangkat dengan warna mereka masing-masing, lagunya menjadi satu lagi. Kelimanya mengeluarkan background mereka. Influence? Kalo dari saya personal sih ada band lama ya, Interpol. Antics mungkin? Oh sangat. Sangat antics.. Ada yang mau disampaikan lagi mungkin? SORE sangat mengharapkan kita bisa bersaudara, bisa satu suara dalam bermusik dan berbudaya. Kita juga dari Jakarta ingin sama-sama belajar karena kita semua juga proses belajar. Sama-sama saling mempelajari dan bersatu jadi satu suara yang megah, angkasa raya.. hahahaha… Oke segitu dulu aja, makasih bang Ade.. Sama-sama Joseph..


interview

18

Masih bersama reporter tamu kita yang artis punya, bapak Joseph Sudiro pemain bas dari grup kondang, VOX. Kali ini bapak Joseph Sudiro berhasil menjebak Toni, gitaris dari The Brandals, band rock n roll ibukota, dan berhasil berbincang seputar album terbaru mereka, Brandalisme, statemen baru mereka perihal jargon sex, drugs and rock n roll, hingga membicarakan Asia Carrera dan Miyabi. Credits goes to Mr. Joseph and Mr. Jumex yang berduet menginterview Toni. Judul album ke3 apa ya? Judulnya Brandalisme. Konsepnya seperti apa? Gak jauh beda sama sebelumnya, ada benang merahnya. Cuma bakal lebih kaya, memakai beragam instrumen baru. Dan beberapa sound baru, new sound lah.. Secara tematis apa yang ditawarkan di album baru? Disini kita lebih dipikirkan lagi dalam membuat konsep musiknya. Lebih dipikirkan secara matang di tiap lagunya. Untuk rencana ke depan, tur-tur atau apa? Ini lagi konsen banget dengan album ke-3, sedang dalam proses, semoga dalam waktu dekat bisa soft launching, kita mau bikin di penjara. Kita kerjasama sama LSM AIDS, WWF, jadi kita kasih penyuluhan juga disana. (Soft launching sudah terlaksana, di lapas khusus remaja. Red) Kita kan mewakili media dari Surabaya yah. Kota rock, katanya. Gimana The Brandals melihat hal itu? Dari apresiasi selama kita manggung disana sih emang sesuai dengan jargon kota rock itu yah. Selain udaranya disana panas juga kan, rock harus keras. Ya kita seneng banget antusias penonton disana, menghargai banget. Kita pingin banget main lagi disana, dan daerah sekitar juga, kayak di Malang. Kita pengen main disana juga. Kendala selama pembuatan album? Kendalanya itu waktu. Tempat recording cuma satu, kita jadi terbagi-bagi, jadi gantian. Karena anak-anak The Brandals kan pada kerja juga, jadi agak susah schedulingnya. Kebanyakan kita ngambilnya weekend.

gitu. Mungkin karena musik rock n roll liar, jadi disamain gitu. Kalo gua sendiri free sex. Yaitu sex gratisan gak pernah bayar. Hahahaha‌. Misal musik Brandals diwujudkan dalam bentuk seorang wanita, yah, karena rock n roll ya, jadi kita ambil porn star lah. Jadi siapa kira-kira yang mewakili musik Brandals. Ibaratnya Brandals harus buat album dengan cover seorang porn star ya, who's got to be? Siapa yah, yang wild.. Gua jarang ngapalin sih, kalo nonton bokep nonton aja, terakhirnya cokul.. hahaha.. Bisa saya bantu, gimana ciri-cirinya? Siapa yah, yang udah mokat tuh Asia Carrera? Ya itu! Itu belum mokat lagi! Ya itu aja deh Asia Carerra. Karena dia wajahnya baikbaik, cuma aslinya wild. Terus Miyabi. Kan dia mukanya baik-baik ya, pas dimasukin kamar jadi wild.. hahaha... Pengalaman panggung paling berkesan? Kita baru dari Kalimantan, kita main disana. Ternyata apresiasinya oke banget, mereka bener-bener ramah. Mereka banyak tau juga musik indie, yang gak major gitu.. Pesan buat scene di Surabaya dan daerah lain..? Yang percaya diri aja. Kalo punya karya jangan pernah setengah-setengah. lo kontrol, lo bawa musik lo sampe bener-bener jadi. Dan kamu bisa jadi kayak kita-kita juga.

Akhir-akhir ini kan banyak band baru yang mengusung aliran sejenis dengan Brandals. Gimana Brandals mengomentari hal itu? Kalo dari gua pribadi, itu sebenernya bukan suatu saingan yah. Ya, dengan genrenya masing-masing, kita saling dukung aja. Toh kalo orang mau nyimak sebenernya beda kok. Kayak The S.I.G.I.T itu kan lebih Zeppelin, kalo kita lebih Rolling Stone, bluesy, walau basic-nya sama, rock n roll. Buat Brandals apakah drugs, sex, rock n roll sudah berubah menjadi beer, sex, n rock n roll.. atau gimana ini.. di define tolong.. make a new statement!? Apa ya.. rock n roll nya kan pasti nih, kalo drugs ama sex kita balikin lagi ke pribadinya masing-masing.. Hehe.. Kalo gua sendiri itu tadi, rock n roll bukan harus drugs atau seks bebas, free sex. Ya balik ke pribadi masingmasing aja. Pop, Dangdut juga ada yang

photo. doc.


gigs report

photo. Jay

19

Evergreen promo show At CCCL Surabaya 18 Jan 2008

Ballads of the Cliché kembali hadir di Surabaya, kali ini yang kedua kalinya band folk ballads asal Jakarta ini berpanggung di Surabaya. Kesempatan kali ini sembari berpromo untuk album full teranyar dari mereka bertitel Evergreen. Langsung saja, jam setengah 8an hall CCCL sudah mukai penuh dengan manusia-manusia trendi, dan DJ set mulai digeber untuk hiburan mereka. Kemudian hadirlah Hi Mom! Band yang menjadi perbincangan akhir-akhir ini, apalagi mereka sudah membagi-bagi cd demo “Turning Point” sebelumnya. Benar saja, Hi Mom! Langsung menyita banyak telinga dan mata! Penampilan yang sangat impresif dan efektif, beberapa fans bahkan semapt bernyanyi bersama pada lagu “Honey”. I love their show! Criminal Cat hadir setelah Hi Mom! dan menjadi penghibur yang sukses malam itu. Dan, oh, siapa itu? Ternyata Deny mantan vokalis Nyiur Melambai bernyanyi disana diiringi dj set plus electric bass, dan masih dengan aroma reggae dub. Tepat sebelum Ballads of the Cliché ada Feelosophy yang memainkan jazz progresinya, dan beberapa didominasi instrumen yang berskill ciamik. Hidangan utama tersaji kemudian. Ballads oh the cliché menyapa penggemar dan disambut dengan keriuhan penonton yang merindukan mereka. Lagu-lagu andalan meluncur deras dari band yang terdiri atas banyak instrumen ini. Depan panggung menjadi penuh sesak sekali, Bobby sang vokalis selalu berhasil menjalin komunikasi dengangayanya yang kocak. Lagu baru dari album Evergreen juga muncul malam itu, lagu-lagu andalan lawas juga dimunculkan termasuk French Riviera. Penat dan lelah sekali malam itu, seusai pertunjukkan masih ada dj set lagi, dan wajah-wajah puas tampak mulai keluar dari venue. Seorang bertampang bule sempat membeli kaos Ballads of the cliché yang dijuak diluar hall CCCL. “Do you have a plastic bag sir, for the shirt?” Kata si penjual sambil menawarkan kantong plastik karena si bule langsung ngeloyor sehabis membayar 50ribuan. “Oh ada kok.” Jawab si bule pendek. Gosh! Pake bahasa lokal juga ternyata! (Jay)

Ini adalah aksi simpatik anak muda Surabaya atas bencana banjir dan longsor yang mendatangi beberapoa kawasan di Jatim. Prambors mewadahi aksi simpatik ini dengan mengadakan charity show di depan SMA komplek daerah wijaya kusuma. Radif, Jane Donna dan Vox dijadwalkan menjadi penampil pada acara amal ini yang di-set akustik ini. Radif tampil photo. Jay lebih dulu dengan raungan seattle sound, nanda terlihat sedikit kurusan, dan hanya bernyanyi sembari duduk dan sesekali bercerita. Jane Donna tampil selanjutnya, sempat membawakan lagu baru yang apik, juga sempat meng-cover lagu dari R.E.M. Vox tampil selanjutnya dengan formasi yang, lho? Kenapa ada Lala dan Rizki? Rupanya hanya Mayo dan Vega yang bsia tampil, sehiungga jadilah formasi Vox perjuangan. Akhir acara seharusnya, tapi Anggi vokalis LGCB yang bekerja di prambors sekarang ini didapuk untuk menyanyi bersama Vox perjuangan, dan mengalir lah S.I.N dan Koboi Jenggo. Tidak banyak masyarakat sekitar yang mau beramal rupanya, namun sebuah mobil yang mendekat dan melempar uang ke tong amal disambut sorakan gembira dari teman-teman sore itu. (Jay)


gigs report

20

White Shoes and The Couples Company Mini Show at House of Rotten Apple, 27 Des 2007

photo. Jay

Mini show seperti ini adalah salah satu show yang paling saya suka! Tentu saja karena interaksi pada show bisa lebih intens, dan lebih intim, haha. Kali ini berlangsung kembali di House of Rotten Apple, untuk kedua kalinya White Shoes and The Couples Company (WSATCC) tampil di tempat yang sama. Acara sedikit terlambat rupanya, terlihat dari pemuda-pemudi yang sudah bertumpuk, tapi ruangan di dalam toko yang sudah disulap jadi panggung mini, masih tampak beberapa panitia mengecek sound system. Belum lagi suhu yang menjadi semakin panas dan gerah, uuhhhh... Halah, namanya juga gratisan! Hahaha...

Hey, Sari tidak sedang beradegan untuk iklan deodoran kok! Ha!

Penonton bergemuruh ketika WSATCC memasuki ruangan dan menempati posisi masing-masing. Langsung saja dipancal dengan “Sabda Alam” dan “Kapiten dan Gadis Desa”. Beberapa fotografer saya rasa cukup mengganggu penonton. Ruangan yang memang tidak besar menjadi semakin sempit visualisasi dengan aksi jeprat jepret yang seolah tiada peduli. Huh! Beberapa lagu dari EP terbaru juga muncul, seperti “Aksi Kucing”, “Super Reuni” dan “Today No Sunday”. Mini show kali ini memang tidak sebaik penampilan WSATCC sebelumnya, maklum, acara ini cukup dadakan. Bisa menyelenggarakan dengan lancar dan penuh penonton sudah cukup sukses saya rasa. (Jay) photo. Jay

At House of Rotten Apple 10 Sep 2007 Oke-oke saya tahu, udah basi untuk reporting ini acara, tapi bukan berarti gak boleh kan? Hadiah terbaik buat fans Mocca yang beruntung bisa menyaksikan Mocca malam itu. Mocca tampil full set! Dan Arina tampil full make-up ;) dan temanteman panitia telah membangun set panggung yang menarik dan so “colors”. Yang membuatnya menjadi istimewa lagi adalah, Mocca menampilkan set lagu yang sangat banyak sekali untuk ukuran mini show. Sekitar 13 lagu kalau saya tidak salah hitung! Mulai dari album terdahulu sampai album terbaru mereka “Colors”. Arina bahkan sempat mengajak dua orang pemudi untuk ikut berpanggung dan bernyanyi bersama Mocca. Whew! Always a joy to see Mocca. Lagu-lagu mereka yang memang sekarang lebih into accoustic menjadikan perangkat sound system yang tidak terlalu megah menjadi bukan masalah. (Jay)

We love Surabaya:

A Tribute to Subway

At Monkasel 5 Jan 08 Salah satu gigs awal tahun 2008, yang sebenarnya bertabrakan waktu dengan British Invasion yang menampilkan Lorelei. A Tribute to Subway sendiri menampilkan band-band jaman Subway masih ada, seperti Chocolatino, Linoleum, Naar, Idola Remaja, Brazen, The Gamblezz dan banyak lagi lainnya. The Gamblezz membuka show dengan enerjik. Grup melodic punk ini memang masih hidup di era melodic-punk-skate berjaya. Dilanjut dengan Chocolatino yang masih into japan-ism, tetap dengan Rahma yang imut dan Sandi yang semakin nyentrik. Setelah itu ada Idola Remaja dengan Victor sebagai frontman yang aneh, haha. Pop-alternative-brit yang meluncur apa adanya dari band ini tampil dengan polosnya. Kemudian ada Linoleum yang masih mengebrak dengan punk rock-nya. Mobile Suite Tampil dengan formasi baru rupanya. Lalu Brazen naik panggung dengan Sex Pistol minded-nya. LGS tampil selanjutnya, dan memukau dengan early rock n roll yang sempat mengcover lagu dari The Clash. Lalu ada Babydoll yang tampil paling ganas malam itu. Masih garang dan liar, bagai binatang liar! Setelah itu ada Naar yang tampil hanya berdua, dan Huda yang sudah “gak sangar” hahaha.. Pamungkas ada Mahkota Jaya Abadi dengan punk rock-nya yang apik. (Jay)

photo. Jaka


spit out!

21

text. Reno + Jay image. doc.

10 hal gak banget deh tahun 2007! 1. Apa lagi yang lebih busuk dari pembodohan publik??,,group2 vokal buatan ahmad dhani dan istri tentunya!!, apa yang lebih membosankan dari pada mendengarkan lagu2 lama suami istri itu di recycle dan di jual lagi?!,,bukannya semakin bagus tapi malah semakin memuakkan dan kampungan!! oh please..enough already!!

Huek!

2. Orang2 yang berkomentar buruk tentang trend fashion yang “tidak biasa”,,for a while they thing is a something stupid to wear,,but wait untill mas Giring and your fave sinetron fucked star wear it!! and becoming popular on your eyes you fuck!!,,huh? lihatlah sekarang berapa banyak orang yang memakai surban di leher mereka??,now whos talking shit?!,,perbanyak referensi berfashion kamu ok??

3. Band2 busuk yang semakin membuat orang2 bodoh menjadi idiot!! Tanya kenapa?? Ga perlu di jelasin lagi sucker,,welcome to republik of konsumtivisme!! 4. Lagu “lelaki cadangan”,, damn sakit nih orang,,di mana harga diri kamu sebagai lelaki? sampai2 buat lagu ini??,,ouw kukira membentuk kangen band, berakting buruk di sinetron pencari belas kasihan dan rambut pirang the moffats kamu sudah cukup menambah dosa2 major label!!.dan sekarang ini?? Fuck!!,,ban kali pake cadangan!! 5. Terlalu banyak wanita yang membawa teman cowoknya waktu nonton gigs!!,,hey bawalah teman2 wanita kamu manis,,sudah cukup banyak cowok di tempat itu,,agree?? 6. Perkelahian antar scenester. Aduh… no more comment. Enough please… 7. JAV yang (masih) saja di sensor bagian vitalnya. Bikin yang nonton jadi berdiri tanggung! Hapus semua mozaik tak berguna dan berdosa itu! Jangan membuat para lelaki gelisah di luar sana hanya membayangkan dong! 8. Soundtrack sinetron yang diisi oleh hits dari band kenamaan, dan tidak lama kemudian lagu yang dipakai soundtrack pun jadi hits kemana-mana. Tidak lama kemudian penggunaan soundtrack sinetron sebagai sarana promo sebuah lagu pun jadi jamak. Sampai kapan budaya ini akan terus berlangsung? 9. Mellon zine yang terbit hanya beberapa kali pada tahun 2007. Dasar majalah? Hah?

majalah kampung! Niat gak sih bikin

10. Fotografer media-media yang meliput gigs dan merebut tempat paling depan sehingga dengan sangat suksesnya menghalangi pandangan orang-orang lain yang benar-benar ingin menonton pertunjukkannya. Ayolah bapak dan ibu fotografer, jangan bernafsu berburu foto begitu, beri sedikit ruang untuk yang ingin menikmati acara.


acknowledgement

22

QUICKSHOT! 1. Ernestito - Sore Single dari Sore yang menjadi lebih progresi, tetap, enak untuk dinyanyikan bersama. Hmm... 2. Everything We Had - The Academy Is Yeah mungkin saya sedang tidak jatuh cinta, tapi mendengarkan lagu ini membuat saya ingin merasakan masa2 itu ouww…la.. 3.There’s No I In Three Some - Interpol Single ke dua dari album terbaru mereka yang sedikit membuat saya ngerasa fucked up.. 4. Warsaw - Joy Division Terdengar cukup aneh, namun pada kenyataannya inilah awal ian curtis membangun Joy Divison… 5. But I Love You Tough - Tika Yeah track awal yang terdengar sangat garbage sekali, dan cukup mantap untuk mengalun di telinga saya…

pick up point house of rotten apple | cosmic shophouse | kahloos room | lollypop shop | inferno | ninehoop | garlick distro | atomic | aquarius | prambors radio surabaya | coffee corner | local gigs | ---------------------------------------------------------------------Want to be added to our pick up point? Please contact us on Reno (085931391237/031-60207665) or email us at mail_mellon@yahoo.com ---------------------------------------------------------------------Send us your praise, gratitude, thanks or love to 085931391237 or mail at mail_mellon@yahoo.com. Never spit -shit us up, keep it inside your closet. Above all, we love you, sincerely.

This mellon, thanked: Edisi pamungkas dari Mellon the zine ini, dihaturkan terimakasih kepada: Anarchy Juice, Seringai, We L©ve Surabaya, para kontributor yaitu Joseph Sudiro (ditunjuk pada foto di samping), Millisen, Tinta dan Televisi sumber inspirasi tiada henti. Hidup Televisi!

--------------------------------

Tidak puas dengan apa yang kami tulis? Ingin protes? Komplain? Ingin memuji? Menyemangati? Memberi amal? SMS aja ke 085931391237 atau email ke mail_mellon@yahoo.com. Ingin memasang iklan? Atau ingin menambah uang kas kami dengan imbalan beberapa senti ruang untuk anda di mellon? Hubungi juga 085931391237 atau 031-60207665 dengan si rupawan Reno. Status: Perjaka kok.


Mellonzine #16  

This our latest copy before we start playing in online magazine.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you