Page 1

TERBIT 12 HALAMAN

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Harga Eceran : Rp. 3.500,- (Jabodetabek)

KEABSAHAN SK PRESIDEN RI NOMOR: 127/M/2013 DIRAGUKAN

HE Paulus S : Sekda Nurdin Lubis Bius Penegak Hukum Medan (MP) - Berbagai elemen di kalangan masyarakat Sumatera Utara, utamanya yang bedomisili di Kota Medan sudah lama mendengar ‘tumor’ tentang Nurdin Lubis SH selaku Sekda Pemprop Sumut (jabatannya diragukan) adalah aktor intelektual yang sangat handal dan militan untuk melumpuhkan seluruh aparat penegak hukum, baik di wilayah hukum

Pemprop Sumut hingga tingkat pusat. Pasalnya, Nurdin Lubis SH dengan kelihaian yang dimilikinya dapat menerbitkan SK Presiden RI dengan Nomor 127/M/2913, 27 Oktober 2013 yang jatuh pada hari Minggu. Selain para penegak hukum, para wakil rakyat yang duduk di kursi Parlemen (DPRD-SU) mulai dari ketua hingga keseluruhan personil wakil rakyat

(anggota DPRD-SU) sudah terbius dan terlena dengan mengambil sikap lencang depan di belakang pundaknya Nurdin Lubis SH selaku Sekda yang sangat diragukan legalitasnya. Bak sebuah ungkapan yang sering dijadikan selogan, selagi ayam masih mengkonsumsi jagung, maka selama itu pula para penegak hukum di negeri ini dapat ditundukkan dengan

upeti suap dan sogok dari oknum seperti Nudin Lubis SH yang sampai saat ini masih bertengger sebegai Sumut “3” dengan bekal SK Presiden yang sangat diragukan legalitasnya. “Masyarakat Sumut sangat mengharapkan sikap arif dan bijaksana Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, bersikap tegas meneliti serta memeriksa SK Perpanjangan masa aktif

Nurdin Lubis SH selaku Sekda Pemprov Sumut. Sebab ini erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat banyak, khususnya Sumut karena berdampak terhadap APBD tahun 2014,” kata HE Paulus S. Setelah terpilihnya Gubernur Sumut di dalam Pesta Demokrasi pada PilGubSu, Maret 2013, Gubernur terpilih Gatot Bersambung ke hal. 11

DALAM UPAYA MENGGALANG DUKUNGAN UMAT

Jokowi Kunjungi Tokoh NU dan Muhammadiyah LAUDYA CYNTHIA BELLA

Jakarta (MP) - Dua hari terakhir calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo berkunjung ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sejumlah tokoh beken dari ormas NU dan Muhammadiyah dikunjungi Joko Widodo. Diantaranya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif, Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Salahudin Wahid, Ketua Dewan Syura PKB Abdul Aziz Mansyur, Ketua Majelis Sya-

>>Baca di Halaman 11

TITIAN MUHIBAH

Politik Buruk Bagi Zaman

T

ema yang terangkat pada tulisan kali ini sesungguhnya terinspirasi oleh sebuah terjemahan puisi seorang seniman Jerman tahun empat puluhan. Judulnya saya plesetkan dari puisi buruk bagi zaman menjadi politik buruk bagi zaman. Dasmanhuri dan Agus Suryono (2004) memang dengan sengaja mengumpulan puisi karya Bertold Brecht (1889-1966). Seniman Jerman ini melawan politik Nazi dengan puisi. Menyadarkan penguasa dan rakyat Jerman bahwa penguasa menyodorkan kebijakan yang buruk. Buruk untuk kemanusiaan dan rakyat Jerman. Pemerintah memerintah/Aku tidak mau diperintah/Aku ingin bebas. Salah satu penggal puisi Berstold. Intinya ia meradang dan menentang diktator Nazi. Satu keberanian luar biasa pada zaman itu. Berani menentang kekuatan zaman. Ya, sudah dapat diduga. Mana ada kekuasaan yang rela dikritik. Pasti melakukan represi. Begitu juga Brecht ia dikejar. Dia dibungkam. Hanya untungnya, puisi itu sempat tersebar. Dibaca banyak orang. Pesan puisi itu sampai juga kepada rakyat Jerman yang punya nurani. Begitulah kisahnya. Kemudian, apa yang menarik di sini dari segi kebudayaan. Mungkin politik buruk di negara kita. Politik buruk menjual Tanah Air. Mengontrakkan hasil alam kita secara tidak adil. Memberikan kekuasaan ekonomi asing merajalela di negara tercinta ini. Indonesia Raya terganggu. Politisi yang berkuasa telah menyelewengkan kewenangannya. Ia menjadi pemegang Bersambung ke hal. 11

Pantun Melayu

Pengacara Gadungan Diduga Tipu Klien Ratusan Juta Kisaran (MP) – Lazimnya seorang pengacara bertugas membela seseorang dari jerat hukum. Tapi perlakuan dan tindakan Rommel Edwin Sitorus SH malah melanggar kode etik seorang advokat dan melegalkan segala cara meraup uang ratusan juta dari klien. Sementara sistem hukum telah memberikan izin beracara untuk melindungi Bersambung ke hal. 11

Tanah Karo (MP) - Masyarakat di beberapa Desa, Kecamatan Payung yang menjadi korban Erupsi Gunung Sinabung mengharapkan pemerintah menepati janji. Di Kecamatan tersebut, ada beberapa desa yang terkena dapak erupsi Gunung Sinabung. Di antaranya, Tiga Pancur, Selandi, Batu Karang, dan Desa Payung. “Dari beberapa masyarakat Desa Tiga Pancur maupun Batu Karang, pemerintah sampai saat ini belum dipenuhi. Saat terjadi erupsi Sinabung, para petugas sempat menjanjikan bantuan berupa seng sepuluh lembar per kepala keluarga. Tetapi janji itu tak kunjung dipenuhi hingga saat ini,” tutur Corah Sinulingga dan Mambar Bangun, di Desa Batu Karang. Menurut Tomas Ginting, mereka melah memperoleh bantuan seng dari kelompok kelompok sosial, namum jumlahnya relatif sedikit, dan

sannya juga didukung PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) malah tertinggal dari Prabowo dalam merebut hati pemilih di kalangan NU,” ujar Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry di Jakarta. Survei dilakukan terhadap 1.230 responden yang diperoBersambung ke hal. 11

Foto: Rahmat G/Pendi S

Korban erupsi Sinabung mengharapkan pemerintah memenuhi janji untuk perbaikan pemukiman dan lahan pertanian. Tampak Corah Sinulingga sedang berada dalam rumahnya, di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung.

tidak cukup untuk menggantikan kerusakan yang terjadi. Solusi lain yang ditempuh masyarakat membongkar seng yang rusak

INFORMASI BUAT PENEGAK HUKUM DI RIAU

dan menjual ke Medan, hasilnya dipergunakan membeli seng yang baru. Bersambung ke hal. 11

ILEGAL LOGGING MARAK

“Tikus” Gerogoti APBD di Bagian Humas Pemilik Galangan Sekwan DPRD Kab Kepulauan Meranti Kapal Mengeluh Bahan Baku Langka Selatpanjang (MP) - Sejumlah Kepala Biro Surat Kabar Harian maupun mingguan di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak bisa berbuat apa-apa kecuali pasrah dengan adanya praktek yang bernuansa korupsi yang diibaratkan nada tikus yang menggerogoti dana APBD yang dilakukan oleh oknum-oknum di bagian Humas Sekwan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dengan modus praktek korupsinya unik yaitu ada sekitar 27 Kabiro Surat Kabar Harian berikut mingguan yang tercatat sebagai langganan di

bagian Humas dan Protokoler Sekwan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dan telah masuk dalam RKA APBD 2014 dengan catatan sesuai permohonan berlangganan yang masing-masing Surat Kabar Harian dengan tarif berlangganan Rp 100.000/bulan ada juga dengan tarif Rp 125.000/ bulan (untuk satu eksemplar) sementara untuk Surat Kabar Mingguan dengan tarif berlangganan Rp 50.000/bulan (per eksemplarnya) dengan catatan sesuai permintaan di bagian Humas tersebut, kepada Kepala

HISTLEGEND

Sekira masih bisa dipakai pedati Muatannya haru tetap bisa dikira Semestinya koruptor dihukum mati Agar calon koruptor takut dan jera Dua Mei Hari Pendidikan Hari lahir Ki Hajar Dewantara Jika orang tidak berpendidikan Seumur hidup bakal sengsara Ada tukang kayu membuat peti Peti yang bagus berbahan jati Marih bersihkan diri dan hati Jauhkan sifat dengki dan iri hati

madiyah? Riset Lembaga Survei Nasional (LSN) yang digelar 14-24 April 2014 mengungkapkan temuan menarik. Sebab, dalam survei tersebut terungkap hal menarik yang muncul dari capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. “Jokowi yang pencapre-

Masyarakat Korban Erupsi Sinabung Tagih Janji Pemerintah

Naikkan Berat Badan

Oleh: Mas‘ud HMN Ketua Pusat Kajian Peradaban Melayu Jakarta

riah PPP Maimoen Zubair, termasuk Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indarparawansa. Pada kesempatan tersebut Jokowi memakai peci warna hitam, ciri khas muslim Indonesia. Efektifkah manuver Jokowi mendekati tokohtokoh NU dan Muham-

Biro agar mendistribusikan koran setiap terbit adalah 5 eksemplar, untuk rincian pembayaran koran, yang seharusnya harian Rp. 500.000/bulan dan Rp 625.000/bulan dan mingguan Rp 250.000/bulan yang diterima oleh Kabiro. Namun demi untuk meraup keuntungan yang menggerogoti APBD Meranti, maka ada oknum-oknum di bagian Humas tersebut telah melakukan praktek korupsi dengan modus pembengkakan tagihan koran misalnya tagihan 5 eksemplar Bersambung ke hal. 11 Bagian: Kesepuluh

Si Pahit Lidah

M Batu Macan adalah salah satu yang dipercaya oleh penduduk sekitar bahwa Si Pahit Lidah mengubah seekor macan dan seorang ibu dan anaknya menjadi batu.

ulai dari kejauhan si Pahit Lidah sudah bertanya,”Ada pesta apa sekarang?” Mereka tak ada yang menjawab sama sekali, karena di antara mereka tak ada yang Bersambung ke hal. 11

Kayu tangkapan Dishut Ujung Tanjung.

Bagansiapiapi (MP) - Kota Bagansiapiapi yang dikenal sebagai salah satu pembuat kapal berkualitas di kawasan Asia Tenggara mengeluhkan ketersediaan bahan baku untuk pembuatan kapal yang sangat terbatas. Hal itu terkait maraknya ilegal logging di mana kayu berkuaitas seperti kayu Kulim dan Kempas banyak diselundupkan ke Bersambung ke hal. 11

5 Penyimpangan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru LDS Minta Dewan Panggil Fadil

Pekanbaru (MP) - Program pemerintah wajib belajar 9 tahun untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, pemerintah pusat, pemerintah Propinsi Riau dan kabupaten/kota telah mengucurkan dana untuk kesejahteraan murid dalam menuntut ilmu di dunia pendidikan, namun semuanya omong kosong karena masih maraknya penyimpangan program yang telah disahkan

dewan perwakilan rakyat (DPRD Kota Pekanbaru) karena pewagai Dinas Pendidikan beserta para guru telah melupakan tugas dan kewajibannya, hanya sekedar mengumpulkan pundi-pundi dari masing-masing tugas dan kekuasaannya dalam menjalankan amanah bangsa, diduga melakukan 5 penyimpangan yang telah mereka perbuat yaitu: 1. Dana BOS ahli fungsi, 2. Pemotongan gaji guru untuk zakat, bantuan Bersambung ke hal. 11


2

Opini Plus - Minus Kunjungan Barack Obama ke Malaysia

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

SOROT

Perlunya Sikap Tegas KPU dan Bawaslu KOMISI Pemilihan Umum (KPU), sesuai jadwal harus menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilihan legislatif (pileg) serta mengumumkannya tepat waktu 9 Mei 2014. Kepastian selesai atau tidaknya hasil rekapitulasi pileg tersebut sangat menentukan tahapan pemilu selanjutnya. Keterlambatan dalam rekapitulasi nasional bisa berdampak pada penentuan koalisi partai. Sesuai persyaratan bagi partai politik atau gabungan parpol, dalam mengajukan calon presiden-wakil presiden (capres-cawapres) berdasarkan perolehan suara atau kursi DPR. Mampukah KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa harus menahan berbagai bentuk kecurangan yang terjadi di sejumlah daerah? Wajar bila dampak dari berbagai kendala di daerah itu mengkhawatirkan banyak pihak, terutama pemenang pemilu berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei. Harus diakui, hasil pileg kali ini sangat rawan gugatan. Permainan politik uang saat pemilu anggota legislatif terbukti sangat masif dan dilakukan melalui tim suksesnya di lapangan. Belum lagi berbagai bentuk kecurangan dalam penghitungan suara yang diduga melibatkan petugas di KPPS dan lain sebagainya. Semua itu menjadi tugas dan tanggung jawab besar KPU untuk membuktikan mereka bekerja secara maksimal dan profesional. Kekhawatiran banyak pihak mengenai kemampuan KPU menyelesaikan hasil rekapitulasi sesuai tenggat sangat beralasan, terutama mengingat waktunya yang sangat sempit. Apakah KPU benar-benar mampu menyelesaikan rekapitulasi hasil pileg secara nasional pada 6 Mei? Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai peraih suara terbesar berdasarkan hasil hitung cepat menilai proses rekapitulasi penghitungan suara sudah memasuki masa darurat. Hal itu terkait masih hiruk pikuk rekapitulasi penghitungan suara di berbagai daerah dan belum ada titik terang tuntas tepat waktu. Sesuai Pasal 207 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8/ 2012, KPU harus menetapkan hasil pemilu 30 hari setelah pemungutan suara. KPU jelas diikat waktu dan harus bekerja sesuai waktu yang telah ditetapkan tersebut. Kita berharap KPU dengan segala daya dan upayanya mampu menjalankan tugas dengan baik. Berdasarkan data yang dihimpun hingga akhir pekan kemarin, baru sembilan provinsi yang hasil rekapitulasinya sudah disahkan dari 33 provinsi. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, sekaligus membuktikan buruknya kinerja KPU. Biasanya, pekerjaan yang dilakukan secara tergesa-gesa sangat rawan kesalahan. Idealnya, sehari sebelum sudah selesai, sehingga kalaupun ada perubahan masih ada ruang waktu perbaikan. Dengan demikian, tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan mengenai kinerja waktu penyelesaian tahapan pemilu tersebut. Berkaca pada beberapa kasus di tahapan penyelenggaraan pileg , tentu bisa dijadikan pelajaran mahal oleh KPU. Dalam tahapan pemilu presiden yang digelar 9 juli 2014 mendatang, semua jajaran KPU bisa bekerja ketat dengan waktu. 

Pembina: Mas’ud HMN, KRT. Heru Ansori, SH.MM Penasehat: Edigia, Gusti Bellaprisia, E. PGLK. Andanu, Jurik, Ucok Purba Penasehat Hukum: Junaedi Tarigan, SH, MH, Rida Ista Sitepu, SH Pemimpin Umum/Pemred/Penanggung Jawab: Raden Barus Wakil Pimpinan Redaksi: Martinus Siki Redaktur Pelaksana: Romario Barus Manager Jianbang : H Paulus Sirait, Rahmat Sinulingga Pemimpin Perusahaan: Sinton Sitepu Wakil Pemimpin Perusahaan: Fritz Bobby Barus, SE Sekretaris Perusahaan: Sakilah Manager Produksi: Arlianson Sphr Manager Iklan: Sudianto Bastian Manager Pemasaran: Robby MP Simatupang Disain Grafis: EdWin’d Dewan Redaksi: Raden Barus, Martinus Siki, Rahmat Sinulingga, Martin B, Sinton Sitepu, H Paulus Sirait Staf Redaksi: Aceng Eris, Sip, Asep Soepandi, Bisner PS, Hotman S, Wasnadi S, Anwar Kirap, Dani Hamdani, Agustina Hendra, Bona S, Priatna, Mareden Manulang, Jonny Simanjuntak, Irmadi, Julisman, Yunus, Asrin Daulai, Mamat Sutardi, Kressa Maulana, Sopian Mustafa, Dani Hendi B, Tamidi Nurajaya, Tarman Waruwu, Bahagia Purba, Darman, Sudarno, Rihcad S, Afrizal, Terkelin SM, Adi Wira S Meliala, Sutan Lumumba, Kayat Sudrajat, Eko Priyanto, Robinson Manulang, Joni Sapari, Didin, Farmi Alfikris, Sardi, Rahmat, Rasyun, Tombang Tambunan, Firnando, Samsin, Adi Surya Wijaya, M Suran, Muhammad Hasan, Dedi Kurniawan, Robet Sulun, Hery Hartono, Hasan Sobri, Syahsinan Aryanto, S Priyadi, Eri Waruwu, Rizki Putra Utama, SH, Umar T, Eppendi, Jamjami Sp, Alo Bango, Rusmantio, Martin Zai, Martinus Siki, Sartiman, Rahman Liandi SE, Joni Julianto, Aperius Laila, Ebenezer, P Roni NB, Dedi Suryadi, Jatiman Sitanggang, Tengku Syuib, Fanti Zega, Hermanto K Nihin, Muhlis, Fahri, Sudirman, Hermansyah ZN, Zainal, Asep AS, Zainal Efendi, Andi Usman, Suriyana, Aceng F, Ahmad Rudini, M Arsad Kaban, Berlin Lase, Hodly Simanungkalit, Darmawan Hayat SS, Sukuan Jaya, Andi M Nur, Fabianus Bubun, N Suryana, Zalmansyah, Dayat Rusmana, Doman Hutasoit, Wahyu Setiawan, Karmila, Wawan Rismawan, Solihin, Heldi Yosrizal, Rudi Hermansyah, Darmanto Tambunan, Dewi Puspa Sari, Muhammad Efendi, Tomi, David Saragih, Edy Suryadi BK, Wan Syafruddin, Bahrum Munte, Hidayah S, Abdul Gafur, Dadang, Parulan M, Budi Mudiowanto, Hartono, Sudarno MS, Edie, Ujang, Zainal Arifin, Endang Suhardi, Sarifudin, Budi Purwanto, Sanusi, Tatang S, Cecep Supriatin, Timbul MH, Damri Situmorang, Tengku Syuib, M Kasim, Heri Purnomo, Agung Prastiyohadi, Ikrom, Achmads Lingga, Rudi Antonia, Zulkiflie M Noer, Suroto Adilasmono, Simson Sirait, Benhard M Sihombing, Parlin Pakpahan SE, Diansyah, Agus Rusmana, Kalaus, Hasan Basri, Ucok K Ginting, R Haryanto, Agus Munthe, Sabar Manik, CM Roberto, Ade Sufista, Andre Sigit, Dede Iskandar, Rudianto Sinaga, Sabar Bangun, Muhammad Iriansyah, Sukarna, Hasanudin, Martin B, Over, Swanie, Anwar Ependi Meliala, H Paulus Sirait, Rahmad Jani Ginting, Samsu, Marjono, Sahat Andhika Sirait, Suryadhi Hartono, Edy Saputra Tumanggor.

TARIF IKLAN : Iklan Baris Rp. 5.000,-/baris (minimal 3 baris, maks. 10 baris) 1 hal. Rp. 15.000.000 (FC); Rp. 10.000.000,- (BW); 1/2 hal. Rp. 7.500.000,(FC); 5.000.000,- (BW); 1/4 hal. Rp. 3.750.000,- (FC); Rp. 2.500.000,- (BW); 1/8 hal. Rp. 1.875.000,- (FC); Rp. 1.250.000,- (BW); 1/16 hal. Rp. 937.500,(FC); Rp. 625.000,- (BW); 1/32 hal. Rp. 468.750,- (FC); Rp. 312.500,- (BW) D ITERBITKAN OLEH : CV. GUNUNG BARUS ALAMAT REDAKSI / T ATA USAHA / IKLAN: Gd. Dewan Pers Lt. III Jl. Kebon Sirih No. 32 - 34 Jakarta 10110 Telp.: (021) 98333068; 34830839 Fax : (021) 34830839 Email: melayu_post@yahoo.co.id Isi diluar tanggung jawab percetakan NPWP: 02.554.039.4-025.000 Rekening : Bank BRI Cabang/Unit Senen No. Acc : 3247-01-004181-53-4 Bank BCA KCP Atrium Senen No. Acc : 6850183994 Atas Nama : Raden Barus Redaksi menerima naskah/artikel. Naskah/Artikel yang masuk menjadi milik Redaksi. Semua Wartawan SKU Melayu Pos terdaftar dalam boks redaksi dan dibekali kartu tanda pengenal.

Meskipun kunjungan Barack Obama ke Malaysia, dinilai suprise oleh banyak pihak, namun masih menyisakan suara sumbang alias penilaian negatif. Misalnya tanggapan negatif terhadap saran Obama agar Malaysia melaksanakan kebebasan atas etnik yang ada di negeri itu.

Plus - Minus “Melindungi hakOleh Mas’ud HMN Tetapi sekali lahak mereka,” ujar gi ada plus - minus, sang Imam. Sang memang. Secara keseluruhan kunju- tamu mendengarkan sambutan itu ngan Presiden Amerika ke Kuala dengan muka serius. lumpur luar biasa, mengingat dialah Ucapan Imam Masjid Agung Kuala Presiden Amerika yang pertama Lumpur tersebut agaknya repsentasi datang ke Malaysia sejak 50 tahun. dari perasaan umat Islam MalayKunjungan kami ke Kuala Lumpur sia.Yaitu kebijakan Amerika di negeri 27-30 April merasakan kehangatan Islam dengan standard ganda. Mirakyat Malaysia menerima tamu salnya kebijakan Amerika dalam istimewanya. Kemeriahan dan sim- penyelesaian konflik Palestina dengan pati masyarakat Malaysia berbaur Israel. Keberpihakan Amerika kepada dengan turunnya hujan deras bebe- Israel sangat menyinggung perasaan rapa hari itu. Kuala Lumpur sebagai umat Islam. ibu kota negara negeri Melayu Hal ini sejalan dengan pendapat tersebut, macet. Bakri (53) seorang sopir taksi kepada Hal itu akibat ditutupnya bebe- kami. Katanya umat Islam telah rapa jalan prrotokol kota, lantaran berbuat baik dan toleransi kepada non tamu harus melewati jalan utama muslim. Hanya pihak non muslim tersebut. Karena demikian kota belum mengimbangi perbuatan baik menjadi macet total. Orangpun yang umat Islam. semula tiada menyadari kemacetan itu, lantaran tamu negara msya- Catatan Melayu Pos rakatpun dapat menerima. Menurut Bakri, seperti di MalayPresiden Amerika tersebut dite- sia, coba dihitung persentase penrima oleh Perdana Menteri Malaysia duduk. Setiap etnis mendapatkan Najib Razak, Pemimpin Malaysia jabatan di kementerian. Memberikan dengan penduduk 28 juta itu menyapa kepada mereka kebebasan agama dan Obama dengan ramah. Perdana kebebasan untuk berusaha. Itu yang Menteri Najib Razak menyapa Obama diberikan umat Islam kepada yang dengan ucapan selamat datang. non muslim. Obama dengan spontan dan lidah fasih Adakah toleransi dipihak non menjawab terima kasih. muslim di Amerika, berapa persenToleransi tase umat Islam warga negara AmeSelanjutnya Barack Obama sempat rika. Adakah pejabat tinggi negara mengunjungi masjid Agung Kuala dari kalangan muslim? Bakri bertanya. Lumpur. Diterima oleh Imam Besar Kembali kepada suara negatif termasjid Agung Kuala Lumpur dengan jadap kunjungan kenegaraan Obama ucapan selamat datang. Sang imam ke Malaysia memang ada. Ini respon dalam sambutannya, mengharapkan terhadap seruan agar Malaysia Presiden Barack Obama memper- memberi kebebasan kepada semua hatikan kepentingan umat Islam di warga Negara. Terhadap hal ini dunia. Termasuk di Amerika Serikat. Melayu Pos mencari pandangan dari

kalangan masyrakat Malaysia. Dari penelusuran Melayu Pos ditemukan setidaknya ada beberapa catatan yang bisa dikemukakan yaitu : Pertama, kebebasan di Malaysia berdasarkan Undang-undang. Ini dilaksanakan secara ketat. Sehingga ada perasaan tidak bebas. Jadi seruan Obama harus dikaitkan dengan Undang-undang. Opini masyarakat menganggap Malaysia sudah memiliki bebebasan, namun kebebasan yang diatur oleh Undang-undang. Kedua, kebebasan untuk berusaha bagi warga Negara sudah diberikan. Tidak peduli dari etnis mana, peluang berusaha tetap terbuka. Pernyataan ini ada benarnya. Dalam catatan Melayu Pos, 10 orang terkaya di Malysia kini 8 orang di antarnya adalah dari non Melayu/ Islam. Jadi banyaknya jumlah orang terkaya di Malaysia, mencerminkan bahwa mereka boleh berusaha bebas. Sebaliknya adalah mustahil mereka bisa menjadi orang terkaya jika tidak ada kebebasan beruaha diberikan kepada mereka. Di atas semua itu, kunjungan Obama ke Malaysia ada plus ada minus. Kecuali itu ada perasaan di balik kunjungan Obama, yaitu ia tidak serius. Karena Obama segera akan mengakhiri jabatannya sebagai Presiden Amerika. Apa yang ia pikirkan sangat terpengaruh oleh hari esoknya. Setelah tidak jadi Presiden. Tugas-tugas yang ada akan menjadi tanggung jawab Presiden Amerika yang akan datang,  *) Mas ud HMN adalah Dosen FE Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta. e-mail : masud_hmn@yahoo.com

Hardiknas: Perlunya Transformasi Pendidikan

S

etiap tanggal 2 Mei, kita selalu memperingati Hari Pendidikan Nasional. Dalam setiap perhelatan peringatan tersebut, fokus pembicaraan kita tidak lepas soal pendidikan. Dan berbicara soal pendidikan, nampaknya semakin membingungkan dan tidak berarah, kenapa demikian? Pada kenyataannya pendidikan kita saat ini selalu mengalami perubahan-perubahan indikasinya adalah kurikulum yang selalu bongkar pasang, penyelenggaraan Ujian Nasional yang selalu syarat dengan kecurangan-kecurangan, tenaga pendidik yang kurang profesional dan masih banyaknya lulusan-lulusan yang bertingkah laku amoral. Sebenarnya arah tujuan pendidikan kita sudah sangat jelas dalam Undang-Undang No 20 Tahun 2003 yaitu, mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa tujuannya untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Lantas, kenapa begitu sulit tujuan yang mulia itu tercapai. Permasalahan terbesar negeri kita ini adalah proses pembelajaran yang cenderung diprioritaskan kepada keberhasilan pengetahuan atau kognitif saja, tanpa menyentuh kecerdasan psikomotorik dan afektif. Proses yang dikembangkan inilah menjadikan hasil pembelajaran kita tidak menjadi “makna” dan “nilai”. walau sebenarnya tuntutan dari pendidikan kita adalah pencapaian ketiga ranah tersebut. Kemudian pemerintah mencanangkan pendidikan karakter bangsa, dengan nilai-nilai di dalamnya yang mana 18 nilai-nilai karakter bangsa tersebut harus diinternalisasi ke dalam kurikulum pada tingkat satuan pendidikan yaitu termuat dalam silabus dan RPP. Pendidikan karakter bangsa ini diharapkan mampu menjawab persoalan-persoalan yang terjadi pada diri peserta didik. Namun, kenyataannya bahwa pendidikan karakter belum maksimal disosialisasikan, dan kebanyakan

hanya pada tataran kan mampu meOleh H Darmadi teori saja belum lahirkan lulusankepada tataran lulusan yang berilaplikatif, Lihat saja mu, kokoh secara kebanyakan para pendidik kita beidiologi dan juga mempunyai lum mengerti untuk apa dimasukkan kesantunan. Dari ketiga fokus nilai-nilai karakter bangsa ke dalam pendidikan di atas, sudah seharusnya silabus dan RPP, dan bagaimana seluruh lingkungan masyarakat, proses hasil pencapaiannya. mulai dari, orang tua, pendidik, Banyak yang tidak memahami pemerintah, dan masyarakat bersisecara mendalam, asumsi penulis nergi satu dengan yang lainnya, tanpa bahwa internasilasi nilai-nilai karakmelemparkan tanggungjawab keter bangsa pada proses pembelajaran, pada salah satu dari lingkungan hanya sebatas peneraan di atas kertas masyarakat itu. Dengan bersinergisaja atau sebagai pelengkap adminya setiap unsur di atas, kemungkinistrasi, sedangkan proses pembenan sangat mudah manata kembali lajaran akan kembali seperti kebipendidikan yang telah lama carut asaan semula yaitu meningkatnya marut ini. Nampaknya ini harapan keberhasilan pada satu ranah yaitu kita semua agar pendidikan di negeri pada ranah kognitif. Semua namini benar-benar mampu dan konsispaknya menjadi kabur, karena ten dalam melahirkan generasi disebabkan tidak ada tindak lanjut penerus bangsa yang bermartabat dari program yang telah dirancang dan berakhlak mulia. dan dicanangkan secara apik oleh penentu kebijakan tersebut. SemesPerlunya Transformasi tinya program itu harus terus Pada abad ke-21 ini lembaga dijalankan secara berkesinambungan pendidikan menghadapi berbagai yang pada akhirnya dapat dievaluasi perubahan yang tak pernah dihadan dijadikan acuan kedepan dalam dapinya sebelumnya. Perubahan penyelenggaraan proses pendidikan yang sangat cepat meliputi aspek sehingga tidak terkesan menjadi ekonomi, politik dan budaya yang “proyek” saja. menglobal. Karena itu, lembaga Belum tuntas ketidaktahuan gurupendidikan memerlukan upaya guru tentang pendidikan karakter, mengkritisi program lembaganya, sudah kembali program pendidikan proses penyesuaian apakah masih anti korupsi digulirkan oleh pemungkin dilaksanakan, atau pengomerintah. Hal ini memunculkan rganisasian dan restrukturisasi diparadigma-paradigma yang bermaperlukan. Suatu yang sangat penting cam-macam di kalangan para maialah adanya efektivitas jangka syarakat terutama para pendidik panjang lembaga pendidikan melalui sebagai agen pembelajaran dan lebih perhatian terhadap rancangan proses jauh merambah kepada para lulusanperencanaan lembaga, manajemen lulusan yang kurang berkualitas. dan pengelolaannya. Perencanaan Tentunya hal ini juga berpengaruh strategik lembaga pendidikan berkepada pendidikan kita saat ini baik sifat pekerjaan manajemen untuk di kabupaten kota, provinsi sampai jangka panjang dengan merencakepada bangsa Indonesia. nakan perubahan konstruktif lemSudah semestinya dan tidak bisa baganya. Lembaga pendidikan telah ditawar-tawar lagi, bahwa kita harus secara signifikan berubah selama ini kembali fokus dalam mengelola dan berkelanjutan dari hari ke hari. pendidikan khususnya di bumi Kekuatan perubahan kontemporer serumpun sebalai ini. Secara sederyang terjadi atas universitas, dituhana, fokus pendidikan kita ada tiga runkan dari perubahan sosial, yaitu Pertama, membangun pengepengaruh ekonomi, dan teknologi tahuan (kognitif), dimana melalui yang mungkin kapasitasnya sangat pendidikan di negeri ini mampu adaptif terhadap paradigma untuk menciptakan lulusan-lulusan akademik terbaru. yang memiliki pengetahuan (sain Justru saat ini lembaga pendidan teknologi) yang siap untuk dikan masih menghadapi berbagai bersaing dalam menghadapi era glocatatan krisis dalam pendidikan, sehingga diperlukan rekonstruksi bal. paradigma lembaga pendidikan dari Keberhasilan negeri ini dalam masalah yang sangat fundamental, membangun pengetahuan cukup bahkan melakukan reinventing berhasil, indikatornya anak didik sebuah lembaga pendidikita memperolah juara olimpiade kan. Transformasi sebuah lembaga sain, matematika, lomba robot, dan pendidikan dalam merespon perumampu lulus ujian dengan nilai 10. bahan, dilakukan melalui: (1) misi Kedua, membangun keterampilan lembaga pendidikan, (2) restruk(skill), dimana melalui jalur penturisasi keuangan, (3) organisasi dan didikan diharapkan mampu melapengelolaan, (4) karakteristik umum hirkan lulusan-lulusan yang memilembaga pendidikan, (5) transforliki kemampuan yang handal di bimasi intelektual, (6) hubungan dedangnya. Untuk itu pemerintah kita ngan pihak luar, dan (7) perubahan menggalakkan peserta didik untuk cultural intelectual oriented. Kini masuk sekolah kejuruan (SMK) semakin jelas bahwa institusi lemsehingga diharapkan lulusan mampu baga pendidikan harus mengusaberkembang dan bersaing di dunia hakan fleksibitas yang luas dan kerja sesuai dengan keahliannya. kemampuan untuk mengubah pelaKetiga adalah membangun karakter, yanan terhadap perubahan masyahal ini yang sampai hari ini masih rakat. menjadi PR kita bersama, yang sejaLembaga pendidikan adalah tinya pendidikan karakter diharap-

sebuah sistem, yang di dalamnya terdiri dari beberapa sub sistem. Sub sistem manajemen merupakan hal yang fundamental di dalam mendayagunakan sumber daya lembaga pendidikan guna mencapai tujuan. Sistem sosial, terdiri dari sub sistem politik, sub sistem ekonomi, sub sistem budaya, sub sistem agama, sub sistem pendidikan dan sub sistem domestik (keluarga). Bahkan tubuh manusia juga merupakan sistem, di mana unsur syaraf otak menentukan berfungsinya panca indra lain, seperti fungsi mata berhubungan dengan fungsi telinga, lidah berhubungan fungsinya dengan otak, tangan, kaki, jantung, usus, kulit, paru-paru dan unsur-unsur tubuh lainnya saling mendukung kesempurnaan seluruh anatomi tubuh manusia sehingga memiliki keseimbangan hidup. Menurut Onushkin, secara umum sistem manajemen lembaga pendidikan memiliki sifat tradisional, belum menggunakan teknik modern dan metode perencanaan dalam manajemen. Hanya ada sebagian yang sudah mulai bahwa perencanaan modern dan manajemen dapat dan digunakan sebagai instrumen bagi pemecahan masalah yang sukar sebagaimana mereka hadapi. Itu artinya, perencanaan strategik bagi lembaga pendidikan merupakan keharusan manajerial terutama dalam mengantisipasi perubahan secara proaktif agar program akademik, penelitian, dan pengembangan masyarakat mampu menjadikan lembaga pendidikan tetap eksis dan berkembang di masyarakat sebagai pilar pengembangan kebudayaan nasional. Perencanaan strategik bagi lembaga pendidikan semakin diperlukan mengingat tuntutan pelanggan lembaga pendidikan semakin besar yang berasal dari munculnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keragaman lapangan kerja. Karena itu, dimensi kualitas, akuntabilitas, otonomi, akreditasi dan evaluasi menjadi paradigma baru lembaga pendidikan di abad ini. Lebih jauh dikemukakan Peterson, dkk bahwa lembaga pendidikan perlu dikelola dengan perencanaan strategis yang bersifat kontekstual. Pimpinan lembaga pendidikan tidak hanya bersikap adaptif, akan tetapi mau merespon perubahan secara proaktif. Di sini keberadaan perencanaan (planning) adalah suatu usaha untuk menangani persoalanpersoalan yang dihadapi antara lembaga dan lingkungan. Fokusnya adalah pada memahami sifat dasar dari sistem pendidikan tinggi dalam perspektif perencanaan starategik yang digunakan dalam mengantisipasi perubahan eksternal untuk dapat mengembangkan institusi lembaga pendidikan sesuai dengan dinamika sosial, ekonomi, politik, dan nilai-nilai budaya.  Penulis adalah Pegawai Fungsional Kantor Kementerian Agama Kab Lampung Tengah, dan Dosen STKIP Kumala Lampung, Kandidat Doktor Ilmu Manajemen.


Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Serumpun

3

Siswa/i SDN Sumber Jaya 01 Peringati hari R.A Kartini dengan Antusias

ANGGARAN BARU

103 Pejabat Tangsel Kena Reshuffle Serpong (MP) - Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany kembali melakukan perombakan struktural kabinet (reshuffle) yang berada di bawah komandonya. Alhasil, ratusan aparatur Pamong Praja di daerah penyangga ibukota itu harus segera mampu beradaptasi melakoni tugas di tahun anggaran terbaru. “Momen pergantian tahun anggaran ini sebagai garis pembatas, bahwa kita akan berusaha untuk lebih baik dan bekerja lebih keras lagi,” kata Airin Rachmi Diany di Damai Golf BSD, Kecamatan Serpong, Jum’at, (2/5/2014). Berdasarkan data resmi yang diterima dari Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan setempat, ada 103 orang pejabat yang terkena reshuffle. Promosi untuk pejabat eselon III-a hanya ada 1 orang dan golongan III-b terdapat 7 orang. Sementara pejabat yang terkena rotasi, eselon III-a sebanyak 6 orang dan golongan III-b ada 18 orang. Promosi pada eselon IV-a terdapat 12 orang dan golongan IV-b ada 6 orang. Sedangkan pejabat yang terkena mutasi di tingkatan eselon IV-a sebanyak 51 orang dan IV-b ada 2 orang. Airin menginginkan agar anak buahnya terus melakukan evaluasi perbaikan dan meningkatkan etos kerja yang telah dijalani. Tujuannya agar kinerja yang dihasilkan dapat tepat sasaran. Menurutnya, tantangan kedepan sebagai penyelenggara pemerintahan akan semakin kompleks. Hanya dengan aparatur yang tangguh dan matang, maka akan mampu menghadapi tantangan. Ini tentunya demi pelayanan maksimal bagi masyarakat Kota Tangsel. “Secara jujur saya katakan, sangat senang bekerjasama dengan mereka yang memiliki karakter yang unggul,” tegas Airin. Dvd

Bekasi Darurat Sampah Bekasi (MP) - Kota Bekasi dinyatakan sebagai kota darurat sampah. Luas lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bekasi sudah tidak sebanding dengan jumlah sampah per hari di kota tersebut. “Jadi lahan TPA kita itu terbatas, sedangkan sampah meningkat. Total sampah per hari di Bekasi itu mencapai 1.500 ton, tapi yang bisa terangkut per harinya itu hanya 300 ton per hari,” ujar Asisten Daerah Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan (Asda II) Kota Bekasi, Aceng Solahudin. Menurut Aceng, hal itu terjadi karena tiga hal. Pertama, banyaknya TPS liar yang bertebaran di Bekasi. Kedua, kurangnya infrastruktur yang memadai. Ketiga, jumlah petugas kebersihan yang tidak banyak. “Hampir semua warga ketika tidak ada pelayanan sampah, mereka justru menangani sendiri. Misalnya dari warga sendiri berinisiatif mengangkut sampah miliknya untuk dibuang. Tapi mereka justru membuangnya ke TPS liar. Nah, ini lantas memberikan permasalahan baru kan,” ujarnya. Berdasarkan hal itu, Aceng mengharapkan adanya partisipasi masyarakat dalam mengatasi masalah darurat sampah di Bekasi. Dirinya menyinggung soal tiga pilar pembangunan yang terdiri dari masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta sehingga masyarakat menjadi salah satu pihak yang harus turut berpartisipasi. Menurut Aceng, harus ada kampanye yang benar-benar masuk ke lapisan masyarakat. Misalnya mengajarkan warga untuk mendaur ulang sampahnya sendiri atau membuat biopori. “Semua stakeholder tiga pilar itu punya kewajiban untuk mengelola. Coba jika warga ditarik iuran per bulan. Seluruh Bekasi. Lalu kita buat badan khusus untuk mengurus masalah sampah dengan iuran itu. Masa iya sih enggak selesai?” ujarnya. Kpsc/Mp

Bekasi (MP) - Dalam rangka memperingati hari R.A Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2014 sebagai pahlawan nasional khususnya pejuang kemerdekaan bagi kaum wanita dan yang lebih dikenal masyarakat sebagai pejuang persamaan derajat antara kaum wanita dengan kaum pria, emansipasi wanita, seluruh siswa/i SDN Sumber Jaya 01 UPTD PAUD SD Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi mulai kelas 1 s/d 6 melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya lomba Busana Muslim, lomba busana Adat Nusantara, lomba marawis, lomba sepeda

hias, Odong-ondong 12 buah, dan kendaraan koasi 10 yang

digunakan untuk pawai keliling kampung Desa Sumber

Jaya. Wahidin MPd kepala sekolah ketika ditemui MP menuturkan, keluarga besar, guru-guru, siswa/i melaksanakan peringatan hari R.A Kartini ini bertujuan untuk mengajak siswa/i agar di usia dini mereka dapat mengatahui, memahami makna dari harihari besar Nasional seperti hari R.A Kartini yang berlangsung saat ini, disamping itu sebagai wujud rasa terima kasih dan dapat menghargai jasa-jasa para pahlawan nasional. “Pelaksanaan peringatan hari R.A Kartini di lingkungan SDN Sumber Jaya 01 baru kali

ini dapat terlaksana yang digagas oleh Kepala Sekolah dan didukung guru-guru terutama para orangtua siswa/I tanpa adanya pungutan dan sepenuhnya dibiayai oleh sekolah dan kami berharap kedepannya kegiatan-kegiatan lainpun dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. Ditambahkannya, guruguru saat ini sangat berbangga hati. Pa-salnya siswa yang bernama Saripudin kelas V C dapat me-raih prestasi yaitu Juara I O2SN (Lari Marathon) di tingkat Kabupaten Bekasi dan sekaligus mewakili Kabupaten Bekasi ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Parulan M

Siaran TV Harus Mendidik bagi Anak-Anak Jakarta (MP) - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, siaran televisi harus mendidik bagi anak-anak. Sebab, maraknya adegan kekerasan dalam tayangan film dan sinetron yang disiarkan televisi menjadi salah satu sumber inspirasi bagi anak-anak untuk melakukan tindak kekerasan. “Siaran televisi menggunakan frekuensi yang merupakan wilayah publik sehingga harus safe bagi anak-anak. Tayangan televisi harus menjadi tayangan yang ramah bagi anak-anak,” kata Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh di Gedung KPAI, Jakarta. Asrorun menambahkan, ada faktor tayangan tidak edukatif menjurus pada tindakan kekerasan yang ditiru oleh anak-anak. Tayangan yang memiliki konten ke-

kerasan bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk melakukan tindak kekerasan. Menurut dia, media massa berperan dalam penyebarluasan informasi dan beragam konten. Untuk itu, pihak KPAI berharap media bisa bersikap bijak untuk tidak menayangkan film atau sinetron yang sarat kekerasan. “Saat ini tayangan yang ramah dan mendidik bagi anak-anak masih sangat kurang. Kami berharap orangtua

juga bisa mengawasi tayangan yang ditonton anakanak,” sambungnya. Hal ini disampaikan KPAI untuk menanggapi peristiwa penganiayaan yang dilakukan siswa SD di Makasar, Jakarta Timur, sehingga temannya tewas. Erlinda, Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, orangtua harus berperan aktif mengawasi tontonan dan game yang dimainkan anakanak. Hal ini menyusul kasus kekerasan yang dilakukan siswa SD di Makasar, Jakarta Timur hingga menyebabkan temannya tewas. “Orangtua perlu menjauhkan anak-anak dari paparan film-film dan game kekerasan. Sebab, anak-anak cenderung meniru tindakan-

tindakan kekerasan tersebut,” katanya. Menurut dia, kekerasan yang dilakukan anak SD di Jakarta Timur diduga karena pengaruh sering menonton film-film yang sarat kekerasan. Hiburan seperti film, sinetron dan berbagai game elektronik memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir anak. Mereka cenderung terinspirasi ingin menjadi seperti tokoh dalam film atau game kekerasan tersebut. “Anak melihat tontonan dan game kekerasan, melihat bagaimana cara memukul, menendang hingga membunuh. Ini berbahaya bagi perkembangan anakanak,” sambung dia. Untuk itu, KPAI mengharapkan peran orangtua untuk ikut mengawasi

tontonan dan game yang dimainkan anak-anak. Orangtua juga perlu membangun komunikasi yang intens dengan anak-anak sehingga bisa lebih dekat dengan mereka. “Perlu ada komitmen dan kesadaran orangtua dalam membimbing dan mengasuh anak-anak. Untuk itu, anakanak harus terus dibimbing ketika menonton sinetron, film atau bermain game,” pungkasnya. Hingga saat ini KPAI bekerjasama dengan pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus penganiayaan yang menyebabkan Ranggo Khadafi tewas. Penganiayaan diduga dilakukan kakak kelas Ranggo, berinisial SY di Makasar, Jakarta Timur. Kps/Mp

Ahok: Proyek MRT Tak Akan Dibatalkan Jakarta (MP) - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama menegaskan tidak akan membatalkan proyek Mass Rapid Transit (MRT) koridor Selatan-Utara (Lebak Bulus-Kampung Bandan). Pernyataan itu disampaikan Basuki menanggapi permintaan segelintir warga Fatmawati yang menginginkan pembangunan MRT jalur Selatan-Utara dibatalkan karena kajian yang salah. Basuki mengakui kajian Japan International Coorporation Agency (JICA) mengenai pembangunan rute MRT Lebak Bulus-Kampung

Bandan tidak sesuai dengan perkembangan kota Jakarta saat ini. Namun, bukan berarti proyek MRT rute Lebak Bulus

- Kampung Bandan dibatalkan. “Pembangunan MRT tidak boleh batal karena Jakarta

perlu dua rute. Tapi, kalau suruh pilih mana yang seharusnya didahulukan, ya seharusnya rute Timur-Barat yang lebih dahulu dibangun karena kawasan itu paling padat,” tegas Basuki di Balaikota, Senin (5/5). Dahulu, kata Basuki, kawasan yang dilalui pembangunan MRT rute SelatanUtara memang padat. Namun setelah 20 tahun berjalan, yang dibangun dahulu seharusnya MRT rute Timur-Barat. “Hanya saja kajian MRT rute Timur-Barat hinga saat ini tidak ada,” ujar pria yang akrab disapa Ahok itu.

Meski demikian, lanjut Basuki, pembangunan MRT rute Timur-Barat lebih penting dilihat dari perkembangan di bidang perumahan dan kendaraan yang masuk ke Ibu Kota dalam beberapa tahun terakhir. “Apalagi kalau dari selatan kan sudah dilayani loopline kereta api. Asalkan, dibangun underpass dan flyover di tiap pelintasan, kereta api bisa melayani tiap satu menit. Kereta Api dengan MRT sama. Bedanya cuma yang satu PT KCJ, yang satu lagi PT MRT,” ungkapnya. Bj/Mp

Dindik Tangsel Klaim UN SMP Lebih Baik Dari UN SMA Tangsel (MP) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mathodah, memastikan bahwa distribusi soal ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP sederajat sudah sampai ke rayon. Menurutnya, jumlah peserta UN SMP 2014 mencapai 18.155 siswa. “Selanjutnya tinggal didistribusikan ke enam rayon,” kata Mathodah dihubungi, Minggu (4/5/ 2014). Enam subrayon di Kota Tangsel antara lain di SMP Negeri 12 Pondok Aren, SMP Negeri 6 Ciputat, SMP Negeri 3 Ciputat, SMP Negeri 4 Pamulang, SMP Negeri 1 Serpong, dan SMP Negeri 11 BSD, Serpong. Mathodah bilang, lembar ujian UN SMP telah didistribusikan ke enam subrayon di Tangsel pada Sabtu (3/5/2014) petang kemarin. Selanjutnya, tiap sekolah penyelenggara UN akan mengambil lembar ujian ke masing-masing subrayon, Senin (5/5/ 20014) pagi yang merupakan hari pertama UN. Mulai pukul 05.30, tambahnya, masing-masing subrayon sudah buka. Sehingga setiap sekolah

bisa datang untuk mengambil soal UN. Diingatkanya agar satu jam sebelum ujian dimulai soalsoalnya sudah sampai di tiap sekolah seluruhnya. “Kalau bisa saat mengambil soal UN utusan sekolah tidak bawa motor. Tapi naik mobil,” pesannya. Mathodah beralasan, resiko membawa soal menggunakan motor lebih besar ketimbang menumpang mobil. Ia khawatir saat diangkut dengan motor mendadak turun hujan. Belum lagi resiko sabotase ketika di jalan. Ia begitu yakin bila pelaksanaan UN 2014 tingkat SMP akan lebih baik ketimbang SMA sederajat.

Persoalan lembar ujian bisa dihindari karena UN SMP berbeda dengan UN SMA. “Kalau di SMP kan tidak ada penjurusan seperti di SMA, jadi bisa lebih mudah ditangani. Makanya kita berharap tidak ada masalah saat pelaksanaan UN,” klaimnya Mathodah mengungkapkan, peserta UN SMP 2014 di Kota Tangsel berjumlah 18.155 siswa. Mereka berasal dari 206 sekolah SMP, Madrasah Tsanawiyah, dan Paket B. Terdapat 912 ruangan yang disiapkan untuk pelaksanaan UN SMP. Sebanyak 1.824 pengawas disertakan untuk mengawasi jalannya UN ini. Dvd


Serumpun

4

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Seluruh Jalur Bus Transjakarta Bakal Dibeton Jakarta (MP) - Agar tidak mudah rusak serta memberikan rasa nyaman kepada penumpangnya, Pemprov DKI Jakarta tahun ini akan membeton seluruh jalur bus Transjakarta. Karena teknik pengaspalan sudah dianggap tidak efektif dan cenderung pemborosan lantaran mudah rusak akibat genangan air dan beban berat kendaraan yang melintasinya. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, betonisasi seluruh jalur bus Transjakarta akan dikerjakan tahun ini. Betonisasi jalur itu sudah sangat mendesak, karena menurutnya, aspal tidak lagi

mampu menahan berat beban bus Transjakarta yang kini mencapai 14 ton per armada, sehingga mengakibatkan banyak jalan rusak akibat minimnya resistensi material aspal untuk menahan bobot bus.

“Akan kita beton, karena penumpang kita sudah terlalu banyak. Kapasitas mobil sudah sampai 14 ton, makanya jalannya hancur. Biar tidak gampang hancur, akan kita beton,” ujar Basuki di Balaikota, Senin (5/5).

Basuki menjelaskan, teknik betonisasi pada jalur bus Tranjakarta akan diterapkan pada seluruh komponen jalur busway seperti ruas jalan dan separator yang berada di tepinya. Selain itu, dalam pengerjaannya tidak perlu ada penggalian-penggalian untuk memasang separator bus. Pasalnya, penggalian tersebut akan menimbulkan lubang yang akan membuat fondasi cepat rusak oleh air yang masuk. “Saya sudah mengingatkan Dinas PU dan Dishub supaya begitu nantinya sudah dibeton, jangan digali-gali lagi (untuk pemasangan separator). Jadi lebih baik saat

pembetonan, sekalian bikin separatornya, supaya lengket jadi satu. Jadi fondasinya tidak rusak,” ucap Basuki. Biaya yang diperlukan untuk pembangunan betonisasi jalur bus Transjakarta itu sendiri, akan dihitung secara satuan yang akan diproses melalui sistem e-budgeting tanpa melalui proses tender. Sedangkan untuk jenis materialnya, dia meminta untuk digunakan dengan beton berkualitas yang dalam durasi 12 jam langsung kering. “Itu juga nanti masuk ecatalog. Jadi tak perlu tender. Kerjakan saja beberapa meter, nanti langsung bayar,” pungkasnya. Bj/Mp

Lagi, KPK Geledah Rumah Mewah di Alam Sutera Serpong Utara (MP) - Rombongan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggeruduk perumahan mewah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kali ini puluhan petugas mendatangi sebuah rumah mewah yang berada di kawasan Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah mewah yang terletak di Jalan Sutera Harmoni V Nomor 2123 A itu milik H Fredy. Penyidikan dilakukan atas dasar dugaan kasus tindak pidana korupsi terkait pajak Bank BCA. Pada kasus tersebut lembaga antirasuah telah menetapkan mantan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Hadi Purnomo sebagai tersangka. Dalam penggeledahan itu petugas telah membawa dua buah tas koper berukuran besar dan satu kardus. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari empunya rumah dan petugas di lapa-

ngan. Alhasil, informasi seputar keterkaitan dan peranan Fredy dalam kasus tersebut belum diketahui. Termasuk peranan empunya rumah hingga KPK datang dan menggeledah. Petugas yang kembali itu rupanya turut dikawal sejumlah aparat Brimob. Seperti diketahui, Kasus ini berawal pada 17 Juli 2003 saat Bank BCA mengajukan keberatan pajak atas transaksi Non Perfomance Loan (NLP) senilai Rp 5,7 triliun kepada Direktur PPH. Bank BCA keberatan dengan nilai pajak yang harus dibayar karena nilai kredit macet mereka mencapai Rp 5,7 triliun. Namun, Hadi

lenggaran Pemilu di Kota Tangerang, mereka melakukan pertemuan dengan caleg sebelum pencoblosan dimulai. Ini kan melanggar aturan yang sudah ada. Artinya, KPU Kota Tangerang bukan merupakan penyelenggara Pemilu yang baik,” katanya dalam keterangan pers di Serpong, Senin (28/4). Untuk di Kota Tangsel, diakuinya banyak terjadi penggelembungan suara. Sementara Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat, hanya menemukan dua pelanggaran Pemilu. Keduanya yakni money politic. “Ke mana saja Panwaslu. Kami akan bawa kasus ini ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu),” tegasnya. Caleg Partai Hanura untuk DPRD Kota Tangsel, Mispan mengaku dirinya banyak kehilangan suara di dapilnya,

Purnomo yang saat itu duduk sebagai Dirjen Pajak pada 17 Juli 2004 mengirim nota dinas kepada Direktur PPH. Dalam nota dinas tersebut

ditulis bahwa supaya Direktur PPH mengubah kesimpulan yang semula dinyatakan menolak diubah menjadi menerima seluruh

permohonan PT Bank BCA. Padahal, jatuh tempo pembayaran pajak PT Bank BCA jatuh pada tanggal 18 Juli 2004. Dvd

Serpong-Setu. Meski surutnya suara tak terlalu banyak, namun diakuinya penyurutan suara itu terjadi di tiap TPS yang ada di Dapil SerpongSetu. “Kalau dijumlahkan kan banyak juga. Suara saya di hampri setiap TPS berkurang,” kata mantan birokrat ini. Sekretaris Kota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA)

Tangsel, Muhammad Acep mengaku LIRA juga menemukan adanya penggelembungan suara. Contohnya di Kelurahan Rempoa. Dari formulir D1 hasil pleno kelurahan, tercatat suara sah partai politik sebanyak 14.324 suara. Sementara dalam formulir DA 1 hasil pleno PPK, melonjak menjadi 15.233 suara sah partai politik.

“Untuk suara tidak sah di model D1 ada 1.631. Sementara pada model DA 1 menjadi 722. Ini kan penggelembungan. Tapi kenapa Panwaslu tidak menemukannya,” tandasnya. LIRA sendiri, sebagai LSM yang turut serta memantau penyelenggaraan Pemilu di Kota Tangsel siap jika memang dilakukan uji formulir C1. Pengujian, atau sinkronisasi formulir C1 ini dilakukan antara Panwaslu, KPU Kota Tangsel dan LIRA. “Penggelembungan suara ini bisa menjadi beberapa makna. Salah satunya menaikan BPP (Bilangan Pembagi Pemilih), agar suara jadi besar. Anehnya, Panwaslu tidak menggubris laporan yang pernah LIRA layangkan. LIRA sendiri secara lembaga bakal melaporkan Panwaslu ke DKPP,” kata dia. Dvd

BANGUNAN BERMASALAH MARAK

Kasi P2B Kecamatan Kemayoran Tutup Mata Jakarta (MP) – Menjamurnya bangunan bermasalah di wilayah Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat menunjukkan bobroknya kinerja petugas pengawasan dan penertiban bangunan (P2B) di wilayah ini. Warga pun mempertanyakan kinerja petugas Seksi P2B Kecamatan Kemayoran karena dinilai tidak becus menegakkan Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung dan mengkangkangi SK Gubernur Nomor 1068 Tahun 1997. Padahal, jika diamati, petugas P2B Kecamatan Kemayoran jarang berada di kantor atau lebih sering di lapangan, namun apa yang dilakukan di lapangan tidak jelas sehingga bangunan bermasalah marak bak jamur di musim hujan. Seperti bangunan dua lantai tanpa izin mendirikan

Bekasi (MP) - Siswa/i SDN Karang Satria 01 UPTD PAUD SD Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi menyelenggarakan peringatan Hari R.A Kartini, seluruh siswa/i mulai kelas 1 s/d 6 berpartisipasi dalam mengisi acara diantaranya karnaval, fashion show, lomba busana adat nusantara, dan siswa/i masing-masing kelas berlomba untuk memberikan penampilan terbaik mereka untuk mendapat juara 1, 2, 3 serta mendapatkan piala, serta mendapat sambutan yang baik bagi para orangtua pada saat menyaksikan penampilan mereka. Muhammad Yusup SPd kepala sekolah di SDN Karang Satria 01 ketika dimintai komentarnya oleh MP menyampaikan dengan dilaksanakannya peringatan hari R.A Kartini kali ini diharapkan dapat meningkatkan semangat, niat belajar dari siswa/i serta dapat menggali mengembangkan bakat dan minat yang ada pada anak didik, menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar yang kondusif, serta dapat meningkatkan dedikasi dan profesionalisme guru-guru, disamping itu juga kita mengajak agar siswa/i dapat mengetahui perjuangan R.A Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita dan diharapkan siswa/i dapat mencontoh meneladani, menghargai jasajasa tokoh pejuang nasional seperti R.A Kartini dan tokoh pejuang pahlawan nasional lainnya. Parulan M

Kakak Bupati Bekasi Dibekuk Saat Pesta Narkoba

Caleg Gagal Ngumpul, KPU dan Panwaslu Dilaporkan ke BKPP Setu (MP) - Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) gagal meraih suara banyak pada Pemilu Legislatif 2014 lalu berencana menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pasalnya, calegcaleg ini menemukan sejumlah kecurangan dalam proses Pemilu Legislatif di kota tersebut. Caleg asal Partai Hanura untuk DPR RI Yandra Doni mengaku kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan Pemilu Legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III meliputi Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang banyak terjadi kecurangan, terutama penggelembungan suara. Kecurangan tersebut, menurutnya bersifat masif, terstruktur dan sistematis. “Contohnya pada penye-

SDN Karang Satria 01 Peringati Hari R.A Kartini

Bangunan dua lantai tanpa izin mendirikan bangunan (IMB) di Jl Utan Panjang Timur No 17.

Bangunan dua lantai tanpa IMB di Jl H Ung Utan Panjang Timur.

bangunan (IMB) di Jl Utan Panjang Timur No 17. Pembangunannya kini berjalan mulus tanpa hambatan sama sekali. Begitu juga bangunan dua lantai tanpa IMB di Jl H Ung Utan Panjang Timur. Namun, ironisnya, bangunan tersebut sudah sering didatangi petugas P2B Kecamatan Kemayoran, namun belum

tata kota tidak akan tercapai seperti apa yang diharapkan. Apalagi selama ini retribusi izin bangunan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat jumlahnya cukup besar bila dibandingkan dengan wilayah lain di Provinsi DKI Jakarta. Sekarang yang menjadi pertanyaan, mengapa pe-

ada tanda-tanda di SP4 apalagi disegel. “Anak buah Beny (Kasi P2B-red) sudah bolak-balik ke sini, bang,” kata salah seorang kuli bangunan kepada Melayu Pos, belum lama ini. Jika permasalahan ini terus dibiarkan kemungkinan besar target retribusi bangunan dan pembenahan

ngerjaan bangunan tersebut dapat berjalan lancar, atau kah petugas P2B yang mengawasi bangunan tersebut memang berprinsip damai itu indah? Beny, Kasi P2B Kecamatan Kemayoran, yang dikonfirmasi melalui SMS, tidak dibalas. Begitu juga saat dihubungi, tidak diangkat. M@rio

Bekasi (MP) - Kakak Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Udin, dibekuk oleh Satuan Narkoba Polresta Bekasi Kota, Minggu (4/5). Udin dibekuk saat sedang melakukan pesta narkoba bersama teman-temannya. “Memang ada penangkapan terhadap kakak kandung Bupati yang bernama Udin. Dia ditangkap di rumahnya di Kampung Pebayuran,” ujar Kapolsek Pebayuran AKP Cecep Sanusi, Senin. Cecep mengatakan, Udin ditangkap bersama dengan tiga orang lainnya. Salah satunya adalah Ketua Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pebayuran, Mulyadi. Menurut Cecep, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sudah mengetahui perihal penangkapan kakaknya tersebut. Namun, belum ada tanggapan dari Neneng terhadap penangkapan kakaknya. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu bong dan sisa sabu di plastik. Penangkapan pada saat itu dilakukan oleh Polresta Kabupaten Kota. Namun, saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan dan dalam penanganan pihak Satuan Narkoba Polresta Bekasi Kabupaten. Kps/Mp

Situ Legoso Tangsel Segera Direvitalisasi Cepaka Putih (MP) - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melansir bahwa luas lahan Situ Legoso di Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, terus menyusut. Bila sebelumnya luas situ dimaksud mencapai 4 hektare, kini jumlahnya hanya tinggal 4.000 meter persegi. “Yang tersisa ini kami selamatkan dulu. Dan, akan kami normalisasi,” terang Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Tangsel, Aji Awan. Menurutnya, pada tahun ini usulan pihaknya berupa program revitalisasi Situ Legoso, telah disetujui Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Hal serupa sebelumnya juga dilakukan pada Situ Ciledug dan Situ Sasak Tinggi. Terkait program tersebut, Pemkot Tangsel sendiri sudah menyediakan anggaran sekitar Rp 800 juta. Normalisasi akan dilakukan dari aliran air di perumahan Legoso, kemudian Situnya, dan lurus hingga ke Sungai Pesanggrahan. Sementara, Kadis Bina Marga dan SDA Kota Tangsel, Retno Prawati memastikan, bahwa normalisasi tidak akan berjalan, sebelum nota kesepahaman atau MoU antar Kota Tangsel dengan Kementerian PU terlaksana. “Draft MoU nya sudah ada di meja Ibu Walikota, kalau sudah ditandatangani, pasti kami ajukan ke Kementerian PU,” ungkapnya. Ternyata, tak hanya Kota Tangsel saja yang mengajukan MoU dengan Kementerian PU. Melainkan ada 8 daerah di Jabodetabek, yang mengajukan permohonan MoU untuk mengurus sendiri situ di daerah masing-masing. “Dalam nota kesepahaman tersebut nantinya disepakati segala bentuk konservasi, daya usaha air, hingga monitoring, dapat dilakukan daerah setempat,” ungkap wanita berjilbab hijau ini. Terpenting, jika sudah disepakati, maka Pemkot setempat diperbolehkan menganggarkan untuk merawat dan melindungi situ diwilayahnya. Tak hanya Situ Legoso, untuk tahun ini Kementerian PU juga akan melakukan normalisasi untuk Situ Perigi. Sehingga, situ tersebut diperhatikan kelestarian dan keberlangsungannya. Dvd


Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Serumpun

5

May Day, 2000 Buruh Tangsel Turun ke Jalan

Warga RW 20 Villa Dago Tol Mengharapkan Ketua RW Kedepan Dapat Menjalin Lintas Agama Tangerang Selatan (MP) - Sebagai pemimpin yang dipilih langsung oleh warganya, harus melaksanakan amanah dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Sejak masa reformasi tahun 1998, hak rakyat semakin jelas dan pemimpin yang memegang jabatan semakin peduli dalam pendekatan dan pelayanan masyarakat sehingga fungsinya benar-benar berjalan. Setiap pemimpin mulai dari Presiden, DPR, Gubernur, Walikota, Bupati, Camat, Lurah, RW, dan RT, melakukan pemilihan langsung untuk menduduki posisi tersebut. Peran masyarakat pemilih yang menjadi penentu siapa yang akan menjadi pemimpin mereka. Pendidikan berpolitik harus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga mereka mengetahui siapa yang dipilih mereka nantinya. Saat ini Perumahan Villa Dago Tol Kelurahan Sarua Kecamatan Ciputat Tangerang Selatan, akan mengadakan pemilihan pemimpin setingkat Rukun Warga (RW), khususnya RW 20, yang akan dilakukan dalam bulan ini. Rukun Warga 20 yang terdiri 12 Rukun Tetangga telah membentuk kepanitiaan pemilihan dan telah memasuki tahap sosialisasi ke warga. Sebelumnya dibawah kepemimpinan RW lama, selama 3 tahun belum banyak memberikan perubahan demi kemajuan warganya. Beberapa warga villa dago tol khususnya RW 20 saat ditanya pihak media mengatakan bahwa, “Selama periode kepemimpinan beliau, kita warga merasakan tidak ada perubahan, malah kemunduran yang terjadi.” Padahal sebagai ketua RW yang merupakan perpanjangan tangan Lurah, memiliki peran yang sangat besar karena merekalah yang langsung mengetahui kondisi warganya melalui ketua RT masing-masing,” ujar beliau yang tidak mau disebutkan namanya. Media juga mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa Kepengurusan Ketua RW 20 Arif Endhiharta, selama ini tidak memiliki orang-orang di dalam kepengurusannya, sehingga ini menjadi tanda tanya besar bagi warganya selama ini. Sesuai dengan mekanisme yang berlaku, dimana pemimpin harus memiliki struktur kepengurusan yang baik sehingga tata kerja didalam pelayanan masyarakat dapat berjalan semaksimal mungkin. Ada beberapa ketua RT yang baru terpilih, sempat mempertanyakan program kerja RW selama 3 tahun terakhir ini, dan beliau tidak dapat menjelaskan secara terinci. Dengan akan berakhirnya masa kepemimpinan Bapak Arif Endhiharta, dan telah terbentuknya Panitia Pelaksanaan Pemilihan RW 20, maka warga sangat mengharapkan agar siapapun yang akan memimpin wilayah RW 20, dapat menjalin kerukunan antar umat beragama serta menata kembali administratif, terciptanya komunikasi yang searah dan menggalakkan peran karang taruna, PKK, pengolahan sampah, keamanan warga juga mengelola potensi yang ada disekitar RW 20 kedepannya demi kepentingan umum. Dengan demikian harapan warga untuk ketua RW 20 yang terpilih dapat mencerminkan sosok pemimpin yang dapat menerima dan mengayomi seluruh warganya tanpa terkecuali. Al/Rs/Ds

Siswa/i SDN Duren Jaya I, III, VIII, X Gelar Peringatan Hari R.A Kartini Bekasi (MP) - Sebagai bentuk rasa terima kasih dan sekaligus untuk mengenang, menghormati jasa-jasa para pahlawan Nasional yang rela berkorban, berjuang demi untuk bangsa dan sebagai Generasi penerus sangatlah pantas untuk mengenang, menghargai jasa-jasa mereka dan dapat dilakukan dengan berbagai cara, kegiatan, lomba, dan hal tersebut dapat terlihat di SDN Duren Jaya I, SDN Duren Jaya III, SDN Duren Jaya VIII, SDN Duren Jaya X, UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bekasi Timur, siswa/i ke 4 Sekolah Dasar tersebut melaksanakan kegiatan peringatan hari R.A Kartini, dan dapat terlihat dari antusiasme para siswa/i dalam mengikuti setiap kegiatan yang diawali dengan upacara bendera bersama-sama, pawai keliling bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lain di masingmasing sekolah seperti fashion show, lomba merangkai buah, lomba memasak nasi goreng. SDN Durenjaya 01 Hj Muntari SPd, SDN Duren Jaya III Masnita SPd, SDN Duren Jaya VIII Mimronatun SPd, SDN Duren Jaya X Drs Karju HS selaku kepala dan Masnita SPd selaku Pembina Upacara pada kesempatan tersebut mengajak kepada seluruh siswa/i agar senantiasa dapat menetahui, memahami bagaimana perjuangan pahlawan Nasional R.A Kartini sebagai pejuang bai kaum wanita, sehingga diharapkan dengan memperingati hari R.A Kartini kita tingkatkan prestasi belajar untuk mencapai cita-cita. Parulan M

Serpong (MP) - Kalangan buruh di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kiranya tak ingin melewatkan momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei. Apalagi, pemerintah telah resmi menetapkan bahwa hari tersebut sebagai hari libur nasional. Demikian dikatakan Koordinator Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Kota Tangsel, Agus Kariyanto. “Yang jelas, karena tanggal 1 Mei sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional, kita tentunya bakalan all out memperjuangkan nasib buruh,” kata Agus. Menurutnya, pada 1 Mei setidaknya ada 2.000 buruh

anggota SBSI 1992 asal Tangerang Raya (Kota Tangsel, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang yang akan turun ke jalan.

Sasaran utama tempat melakukan aksi adalah Gedung Mahkamah Agung dan Istana Negara, Jakarta Pusat. “Itu baru buruh dari SBSI

Tangerang Raya. Belum lagi teman-teman dari wilayah lain,” jelasnya. Dalam aksi saat Ma Day itu, buruh akan menyuarakan sejumlah tuntutan. Salah satunya, bilang Agus, menolak program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dibatalkan. “Setelah BPJS disahkan, ternyata tidak lebih baik dari Jamsostek. Selain itu, buruh juga dikenakan iuran untuk BPJS. Walaupun cuma dikenakan 0,5 persen dari gaji, tetap saja namanya bayar. Waktu masih Jamsostek, gratis,” tutur Agus. Selain menolak BPJS, Agus mengatakan buruh tetap akan menyuarakan apa yang telah

diperjuangkan selama ini. Yakni penghapusan sistem kerja outsourching dan menolak pemberlakuan upah murah. Selain SBSI 1992, unsur buruh lain yang akan turun ke jalan adalah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Pengurus SPSI Kota Tangsel, Dahrul Lubis, mengatakan, sekitar 10.000 anggota asal Tangerang Raya akan turut menyuarakan aspirasi ke Ibukota. “Tanggal 1 Mei nanti kita ada kegiatan bakti sosial di beberapa tempat, setelah itu baru turun ke jalan,” ujar Dahrul seraya menambahkan bila aspirasi yang akan disuarakan kurang lebih sama dengan aspirasi SBSI. Dvd

selama dua tahun berturutturut,” ungkapnya. Dikatakan untuk tahun ini, rencananya 100 dari 213 koperasi itu akan dilakukan inventarisir lagi. Bilamana dari hasil inventarisir 100 koperasi itu tidak jelas kebera-

daannya, pengurusnya, maupun syarat lainnya, maka akan dilakukan pembubaran. “Untuk langkah awal, kami akan merangkul pengurus-pengurusnya terlebih dahulu. Jika memang tidak jelas, maka baru akan dilakukan langkah pembubaran. Jadi langkah pembubaran ini merupakan langkah terakhir,” katanya. Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Nurhayati menambahkan kebanyakan koperasi yang tidak jelas itu berdiri sebelum Kota Tangsel dimekarkan dari Kabupaten Tangerang. Makanya, ketika diketahui koperasi itu bodong, pihak-

nya langsung memetakan untuk bisa ditertibkan. “Pembubaran yang dimaksud, adalah pembubaran izin koperasi yang bersangkutan,” ujarnya. Menurutnya penertiban koperasi tidak gampang karena harus ada prosedur dan aturan yang berlaku. Karena penertibannya ada-lah membubarkan koperasi itu, maka kelengkapan datanya harus valid. Nantinya, penertiban juga melibatkan bidang hukum dan instansi terkait. “Kami berharap dengan adanya penertiban ini. Koperasi di Kota Tangsel agar lebih tertib administrasi,” ucapnya. Dvd

membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitarnya, menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintahan Tangerang Selatan. Salah satu pengusaha LEE YOUNG SOK yang akrab dipanggil Mr Lee, dan telah menjadi WNI ini, melalui insting bisnisnya terus mengembangkan usahanya. Sebelumnya beliau telah membuka usaha Korea Food dan Karoeke Family, dan saat ini lagi menambah fasilitas pendukung lainnya seperti Sauna, Fitness dan makanan asli Korea yang diberi nama Dr Bebek Korea ditambah dengan Gaon Sayo Resto. Dengan menempati Ruko Pondok Cabe Mutiara Blok C

dan tidak begitu jauh dari perapatan Gaplek, membuat usahanya begitu mudah dilihat dan didatangi. Saat media MP menemui pria yang berusia 52 tahun, disalah satu usaha yang dikelolanya dengan ramah menyambut baik kedatangan pihak media. Ditanya tentang izin usaha yang dikelolanya, beliau mengatakan, “Kami tetap mengikuti peraturan yang berlaku yang dikeluarkan oleh pihak instansi terkait dan sebagian masih dalam proses pengurusan di pemerintahan Tangerang Selatan.” “Kami lakukan agar tidak terjadi penafsiran yang negatif terhadap usaha ini, karena tanpa izin dari pihak instansi, mana mungkin kami membuka usaha,” ujar beliau menambahkan dengan logat bahasa Indonesia Korea. Saat dikonfirmasi ulang dengan Ibu Tati yang merupakan sekretaris management Gaon, tentang adanya informasi keberatan masyarakat atas kehadiran Gaon Karoeke Family, beliau mengatakan, “Usaha karoeke family yang dijalankan memiliki izin dan sejak usaha ini berjalan tidak ada warga masyarakat sekitarnya yang mengajukan keberatan, terlebih usaha dikelola bukan di perumahan warga tetapi di

Ruko Pondok Cabe Mutiara.” “Memang beberapa hari yang lalu ada beberapa pihak media mendatangi dan menanyakan informasi tersebut, dan kami telah jelaskan secara terbuka baik perizinan maupun keberatan warga yang ditanyakan pihak media itu,” jelas beliau. Kedepannya kami tetap menerima masukan baik saran dan kritikan didalam pengembangan usaha ini, sebab dengan adanya masukan tersebeut kami juga dapat membenahi kekurangan yang kami miliki,” jelas beliau saat itu. Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, peran serta elemen masyarakat sangat berperan dalam memberikan kontribusi baik didalam pengawasan demi terciptanya iklim usaha yang kondusif, serta pengusaha yang menjalankan bisnisnya mendapatkan rasa aman, tentram sehingga perekonomian semakin maju khususnya di wilayah Tangerang Selatan ini. Terjalinnya hubungan yang searah antara pemerintah, pengusaha, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, media dan ormas akan menciptakan suasana yang kondusif untuk kebaikan dan kemajuan semua pihak. Al/Rs/Eben

Ratusan Koperasi di Tangsel Bakal Dibubarkan

Setu (MP) - Sebanyak 213 dari 515 koperasi yang ada di Kota Tangsel 213 dalam waktu dekat bakal dibubarkan. Lantaran, tidak jelas keaktifannya. Ratusan koperasi terancam dibubarkan hasil inventarisasi Dinas Koperasi dan UKM selama dua tahun. Dari hasil cek lapangan, ternyata 213 koperasi tersebut tidak jelas keberadaanya, atau tidak sesuai dengan alamat dari data pelimpahan koperasi oleh Kabupaten Tangerang sebelum pemekaran Kota Tangsel. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Marwan Syanudin mengatakan aturan pembubaran

koperasi itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 1994 tentang Pembubaran Koperasi oleh Pemerintah. Dalam PP tersebut, ke-213 koperasi itu telah memenuhi syarat untuk dibubarkan. Salah satunya tidak diketahui alamat keberadaan koperasi serta tidak ada laporan AD/ ART. “Dalam PP itu ada beberapa poin yang mengatur, seperti koperasi tidak melakukan usaha secara nyata

Mengembangkan Usaha, Membuka Lapangan Kerja Tangerang Selatan (MP) Sebagai wilayah yang masih baru, maka Tangerang Selatan di bawah kepemipinan Walikota Hj Airin Rachmi Diany SH MH dan Wakil Walikota Drs Benyamin Davnie, terus mengembangkan potensi daerah tersebut serta mengajak pengusaha untuk ikut berperan di dalam pengembangan dan pembangunan Tangerang Selatan. Posisi yang berdekatan langsung dengan wilayah Jakarta Selatan, maka pengembangan yang terjadi saat ini sangat cepat. Pembangunan yang kita lihat dalam beberapa tahun terakhir, seperti begitu banyak tumbuh sektor property, restauran, maupun hiiburan keluarga. Beberapa daerah yang sebelumnya masih biasa saja, sekarang berubah menjadi pusat makanan dan hiburan keluarga. Salah satu wilayah yang sangat cepat mengalami perubahan akhir- akhir ini seperti wilayah Pondok Cabe Udik yang dikenal dengan Prapatan Gaplek di Tangerang Selatan. Awalnya daerah ini hanya tampak beberapa gedung seperti kantor Pos dan Giro Bank Negeri dan Swasta, Rumah Sakit Swasta, Universitas Terbuka, dan Ruko Perkantoran. Sejak Tangerang Selatan menjadi Kotamadya

dan dipimpin Walikota, maka perubahan sangat cepat terjadi, hal ini dapat dilihat bahwa peluang bisnis diwilayah tersebut sangat menjanjikan bagi pengusaha swasta. Beberapa investor telah membuka usahanya disekitar perapatan lampu merah gaplek.Hingga sekarang banyak bangunan seperti Hyper-market Giant, Mc Donald’s, KFC, 7eleven, Gaon Family Karoeke, Resto Gaon Soya dan lainnya tumbuh dan berkembang dengan cepat. Kondisi yang sebelumnya langgeng kini telah berubah menjadi wilayah yang ramai hingga malam hari. Perkembangan dan kemajuan wilayah tersebut secara langsung akan

Pajak Masih Manual, PAD di Tangsel Rp 40 Milliar Lebih Cilenggang (MP) - Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih harus kerja keras untuk mengoptimalkan penarikan pajak berbasis sistem online. Terbukti, dari sedikitnya 603 lokasi usaha yang terdaftar resmi sebagai wajib pajak di wilayah itu, jumlah tapping box yang dimiliki baru ada 20 unit. “Sekarang masih manual. Meski begitu, penanganan masalah pajak harus merupakan kebijakan terpadu, bukan parsial,” kata Kepala DPPKAD Kota Tangsel Uus Kusnadi, usai acara Sosialisasi Sistem Online dengan Wajib Pajak di Serpong. Menurut Uus, secara bertahap dan berkelanjutan lembaganya akan menambah pengadaan perangkat tapping box. Sistem ini ber-

tujuan untuk meminimalisir terjadinya kontak langsung antara petugas dengan wajib pajak. Sementara ini, jumlah 20 unit tapping box dipasang pada titik-titik lokasi wajib pajak yang dianggap paling potensial. Tahun ini penambahan pengadaaan perangkat tersebut baru bisa direalisasikan di APBD Perubahan. Uus menjelaskan, sistem online oleh wajib pajak adalah sambungan langsung antara subsistem satu dengan subsistem lainnya secara elektronik dan terintegrasi serta tepat waktu. Caranya, melalui perangkat keras atau lunak yang digunakan untuk merekam, memproses dan mengirimkan data transaksi usaha ke data center dinas terkait. “Akuntabilitas dan transparansi pelaporan pajak terus

kita coba. Kalau sistem pembayaran sama, tetap transfer ke rekening kas daerah secara langsung lewat bank,” klaimnya. Uus mengaku, untuk wilayah di kawasan Tangerang belum ada pemerintah kabupaten/kota yang menerapkan sistem online. Oleh karena itu, Pemkot Tangsel ingin menjadi pelopor.

Menurut Uus, jumlah wajib pajak resmi yang telah terdaftar dari sektor restoran ada 430 unit. Sedangkan untuk hotel sebanyak 15 unit, pengelola parkir dalam gedung (off street) 108 unit. Hiburan yang terdiri atas karaoke, arena permainan anak dan bioskop mencapai 60 unit. Hingga triwulan I 2014,

jumlah total perolehan pengenaan retribusi kas daerah dari keempat sektor di atas telah terkumpul sebanyak Rp 40.511.447.298. Rincian data yang dihimpun kabar6.com, untuk pajak hotel memperoleh Rp 3.102.804.592. Pajak restoran sebesar Rp 28.809.643.706. Sektor hiburan nilai pajak yang telah terkumpul ada Rp. 4.908. 961.597. Kemudian pajak parkir mencapai Rp 3.690.037.403. Dasar hukum yang dimiliki Pemkot Tangsel yakni, Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 27 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaporan Transaksi Pajak Daerah Yang Dibayar Sendiri Oleh Wajib Pajak Secara Online. Kemudian, ada Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah. Dvd


Selayang Pandang

6

Polda Jaga Ketat Soal Ujian Nasional Pekanbaru (MP) - Menjelang ujian nasional (UN) pihak Polda melaksanakan pengamanan soal ujian yang baru datang Jumat (11/4) di kantor Dinas Pendidikan Kota. Ujian nasional untuk tingkat sekolah atas (SMA dan SMK) baik swasta dan negeri akan diadakan pada hari Senin (14/ 4). Ruangan aula di Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru digunakan untuk menumpuk soal ujian yang akan dibagikan seberbagai sekolah di Kota Pekanbaru dikawal ketat oleh pihak Polda untuk menjaga supaya soal ujian tidak bocor kepada siswa yang bakal mengikuti ujian nasional.

“Kita mengawal langsung pendistribusian dokumen negara soal ujian dari Jakarta sampai ke Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan dibagikan ke berbagai sekolah yang bakal dikawal oleh 2 personil anggota Polsek tiap kecamatan di Kota Pekanbaru, dengan jumlah 340 kotak soal ujian nasional ke ruangan aula dijaga setiap saat oleh anggota kita (kepolisian), karena itu dipasang pengumuman disegel, agar kerasiahaan soal ujian ini aman dan utuh sesuai jumlah yang kami kawal langsung dari Jakarta, serta mencegah hal hal yang tidak diinginkan,” kata Akp Fidalmi Kasubsin 3 Bidang So-

sial dan Kebudayaan Ditreskrim Intelkam Polda Riau. Fidalmi menambahkan, pihaknya hanya ditugaskan mengawal soal ujian sesuai tugas, sampai pendistribusian ke sekolah-sekolah. “Sedang untuk masalah lain seperti jumlah soal yang telah sampai di Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru itu tidak urusan kita, memberikan komentar seputar aktifitas sekolah,” ujarnya. Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan H Abdul Jamal MPd saat ditemui Melayu Pos di ruangannya (21/4) menjelaskan seputar kegiatan persiapan UN. “Dari awal proses pengiriman soal ujian ya-

ng dikawal ketat pihak kepolisian sampai dikirim semua sekolah baik negeri dan swasta semua berjalan sesuai aturan,” jelasnya. Sedangkan untuk proses pelaksanaan UN selama 3 hari tanggal 14, 15, 16 masih ada siswa yang tidak mengikuti ujian, pada hari pertama 6 siswa, hari kedua 4 siswa dan hari ketiga 4 siswa dengan kendala sakit, namun siswa tersebut dapat mengikuti ujian susulan sesuai sub rayon sekolah negeri di SMN 8 dan sub rayon swasta di sekolah PGRI pada tanggal 22, 23, 24 sesuai jam pelajaran yang tidak siswa ikuti dan hasil ujian bakal diumumkan pada

Desa Pangke Barat Bakal Dirikan Bumdes

tanggal 20 Mei. “Kegiatan UN sebagai program nasional untuk menentukan hasil prestasi siswa selama di bangku sekolah maka kita mengharap semuanya lulus. Kita ingin semua siswa SMA baik negeri, swasta dan sekolah kejuruan lulus 100 persen dengan hasil yang terbaik,” harapnya. Rudi

Pemko Pekanbaru Tutup Mata Pembangunan Ruko Bermasalah Namun, Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Pekanbaru tidak konsisten, karena sampai sekarang kegiatan pembangunan masih berlanjut. Sementara Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Pekanbaru sudah melayangkan surat pemberitahuan penundaan permohonan IMB sebelum permasalahan sengketa belum seleseai dan mempunyai kekuatan hukum tetap tertanggal 28/03. “Saya berharap agar Ruko yang dibangun di atas tanah saya harus segera dihentikan karena sudah membuat pemblokiran kepada Pemko,” ungkapnya kepada MP (05/ 05) di kediamannya. Abdul Kadir mengatakan bahwa tanah garapannya itu sudah dikuasai sejak tahun 1980 dengan bukti kepemilikan berdasarkan Surat Keterangan Pemilik Tanah Nomor 59/

WDT/A-V/1980. Adapun Eddy S Ngadimo mengaku membeli tanah tersebut dari H Asril dengan ganti kerugian atas nama Eddy S Ngadimo Nomor 002365 tanggal 19 Maret 2002. Sementara H Asril tidak mengakui dan merasa tanda tangannya ada yang memalsukan, dan atas pemalsuan jual beli dan tanda tangannya dipalsukan, telah melaporkannya ke pihak yang berwajib Polresta Pekanbaru, status yang diganti kerugian atas nama Eddy S Ngadimo Nomor 002365 tanggal 19 Maret 2002 berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Bareskrim Cabang Medan Nomor 744/DTF/II/ 2010 tanggal 8 Maret 2010 dari hasil pemeriksaan tanda tangan H Asril disimpulkan non identik atau merupakan tanda tangan yang berbeda dan

pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Abdul Kadir mengatakan pembangunan ruko tersebut berlanjut diduga IMB diterbitkan Pemko Pekanbaru cq Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pekanbaru ada kongkalikong, tidak mungkin me-

reka berani melanjutkan membangun terus tanpa ada rasa khawatir, padahal kita sudah membuat laporan kepada Pemko Pekanbaru dan atas tidak konsisten kinerja Pemko Pekanbaru. Abdul Kadir yang bertempat tinggal di Jl Rambai RT I RK IV

Tangkerang sudah mengadukan Pemko Pekanbaru cq Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distaruba) Pekanbaru ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, dan perkembangan pengaduan tersebut belum ada titik terang,” ungkapnya. Dan juga permasalahan lahan yang menimpa Abdul kadir mengatakan lebih baik menegakkan hukum, tidak melanggar hukum agar jangan menambah masalah. Dan mendapat menyelesaikan masalah maka jalur hukum ditempuhnya dan melaporkannya ke pihak berwajib untuk dapat menentukan hak kepemilikan atas tanahnya dan menghukum orang yang telah melakukan kejahatan atas dirinya. Namun sampai sekarang laporan pengaduan tersebut masih mengambang. “Saya sebagai masyarakat sangat berharap kepastian dan perlindungan hukum dalam mencari keadilan dan akan dimenangkan oleh aparat hukum sebagai penjelmaan dari kedaulatan birokrasi negara dan dapat segera memproses dan menindak lanjuti permasalahan yang menimpa saya,” ungkapnya. Tambun

Pekanbaru (MP) - Pembangunan gedung SMAN 2 Jalan Rajawali Kota Pekanbaru terbengkalai dari anggaran APBD Propinsi Riau tahun 2010 kurang lebih 1,7 miliar rupiah. Menurut hasil investigasi Melayu Pos di lokasi, gedung baru SMAN 2 untuk penambahan ruangan sekolah dibangunan bertingkat, pihak kontraktor pelaksana tidak ber-

tanggung jawab melaksanakan pembangunan tersebut, karena sesuai informasi proyek pembangunan sekolah tersebut putus kontrak dan perusahaan diblack list dan tidak dibayar sepersenpun, namun kenyataan pihak kontraktor dibayar sesuai bobot kerja. Menurut Kepres 80 setiap pekerjaan yang tidak terlaksana sesuai kontrak tanpa ada masalah, seperti

banjir, bencana perusahaan tersebut diberikan denda dan diblack list. Sedangkan Kepala Sekolah SMA 2 saat ditemui Melayu Pos tidak mau berkomentar seputar gedung SMAN 2 terbengkali tersebut. Ini menjadi pertanyaan besar buat kita, ada apa di balik masalah ini, maka dalam dekat ini Melayu Pos bekerjasama dengan LSM melaporkan ke

pihak penegak hukum untuk menyusut tuntas kerugian negara. Sedangkan Hamidi saat itu sebagai Kabid dihubungi Melayu Pos, Rabu (29/4) membenarkan pembangunan SMAN 2 terbengkalai namun beliau baru menjabat saat proyek terlaksana. “Saya tidak begitu tahu masalah proyek itu, yang jelas proyek tersebut putus kontrak

dan dibayarkan sesuai bobot kerja,” tanggapnya. Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 2 saat ditemui wartawan mengatakan, “Untuk konfirmasi masalah ini, langsung aja ke Dinas Pendidikan Propinsi Riau karena saya baru satu tahun sebagai kepala sekolah SMAN 2 ini,” sampainya kepada Melayu Pos. Zul/Rudi

Pekanbaru (MP) - Membangun tanpa IMB merupakan perbuatan melawan hukum. Bahkan Pembangunan Ruko lima pintu milik Eddy S Ngadimo di atas tanah Abdul Kadir di Jl Arifin Ahmad Pekanbaru di mana Abdul Kadir sudah membuat pengaduan ke Pemko Pekanbaru agar jangan dilakukan kegiatan membangun di atas lahannya dengan cara tidak diterbitkannya IMB kepada Eddy S Ngadimo.

SMA 2 Putus Kontrak, Pembangunan SMAN 2 Terbengkalai

Mimi Kebingungan Menjawab Konfirmasi Media Online Pekanbaru Soal Keabsahan Operasional PT Palasindo Mitra Sejahtera Mengatakan Wartawan/LSM Ingin Memerasnya

Pekanbaru (MP) – Aktifitas PT Palasindo yang memproduksi tanki air di Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru tepatnya dari Simpang Bingung masuk jalan Palas sampai simpang Kantor Camat Rumbai Pesisir belok kanan, diduga tidak memenuhi persyaratan yang berlaku, seperti IUI Melalui Persetujuan Prinsip kepada Perusahaan Industri - memiliki IMB - memiliki Izin Lokasi Izin Undang-Undang Gangguan - memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang berlaku – Tanda Daftar Industri (TDI) serta Sertifikasi Produk Pengguna Tanda SNI tentang Standar Nasional Indonesia (SNI) bidang industri karena permberlakuan SNI secara wajib adalah regulasi teknis atas barang dan atau jasa yang ditetapkan oleh Menteri dan diberlakukan secara wajib di seluruh wilayah Republik Indonesia, untuk produksi lokal maupun

Tanki air tanpa merk.

impor. SPPT SNI ini diberikan kepada produsen yang mampu menghasilkan barang dan atau jasa yang sesuai persyaratan SNI. Juga tidak memiliki Hak Intelektual Industri (HAKI) serta para karyawannya diduga belum terdaftar di Depnaker Pekanbaru. Produksi pembuatan tanki air yang memakai zat kimia ini, dibuat tanpa ada cap/merk setelah ada yang memesan baru dicap sesuai merk permintaan konsumen? Menurut pengakuan PT

Plasindo MS mereka memproduksi 5 merk tanki air yaitu, Pinggoo gambar Penguin – Bull Polytank – Cocks Brand Polytank – Kokatoo Polytank – Schwan Polytank yang mana ijin persyaratan untuk produk itu masih dalam pengurusan dan mengatakan bahwa perusahaan mereka sudah beroperasi lima tahun tidak ada masalah. Masalah ini telah ditangani pihak penegak hukum Polda Riau, namun tidak tahu sampai dimana proses-

nya, pihak Disprindag Pekanbaru terkesan tertutup saat dikonfirmasi, tidak banyak tanggapan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru sedangkan Kepala Dinas Disperindag Kota Pekanbaru ibu Septina tidak mengetahui permasalahan aktifitas PT Palasindo Mitra Sejahtra. Atas pemberitaan di media cetak MP dan yang lain, mungkin Mimi merasa risih dan kebingungan, karena jawaban Mimi saat dikonfirmasi salah satu media online di Pekanbaru terkait masalah produk PT Plasindo Mitra Sejahtra yang tidak

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) jawabannya bukan mengarah pertanyaan konfirmasi, tapi Mimi menuding salah seorang oknum wartawan dan LSM ingin melakukan pemerasan dan seolah mencari kesalahan dalam kegiatan usahanya. Sementara awalnya Mimi waktu dikonfirmasi media ini mengaku dan menunjukkan KTA dengan jabatan Intelijen di salah satu LSM, dan setelah kejadian tersebut KTA LSM ditarik pengurus dan dikeluarkan dari lembaga LSM tersebut. Rd/Tambun

Karimun (MP) – Di dalam upaya memaksimalkan potensi yang ada di Desa Pangke Barat guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat, Pemerintahaan Desa Pangke Barat berencana akan mendirikan sebuah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). “Keberadaan sebuah Bumdes nantinya dinilai akan manpu mengoptimalkan di dalam menpaati potensi yang dimiliki Desa Pangke Barat,” ungkap Kepala Desa Pangke Barat Romainur kepada MP. Salah satu usaha yang direncanakan akan dijalankan di Bumdes adalah dengan mencoba melakukan pengelolaan kawasan objek wisata pantai Pelalawan. Kawasan objek wisata pantai Pelalawan bakal dilakukan penataan, seperti lokasi tempat parkir kendaraan pengunjung pantai, nantinya akan dipisah agar kendaraan milik pengunjung tidak lagi memasuki langsung ke kawasan ke dalam lokasi pantai. Warung-warung yang saat ini berada di daerah kawasan pantai direcanakan bentuknya warung mereka dibuat secara keseragaman dan fasilitas sarana pendukung diusahakan dilakukan penambahan agar nantinya bisa dinikmati oleh pengunjung pantai Pelalawan. Selain mencoba melakukan pengelolaan objek wisata Pelalawan, Bumdes juga akan mencoba mengembangkan sayap usaha lainya, dan dikelola dengan melibatkan masyarakat. Pendirian Bumdes sendiri masih terlebih dahulu menunggu terbitnya Peraturan Desa (Perdes) Desa Pangke Barat. “Pendirian Bumdes akan dibicarakan pada pertemuan bersama perangkat desa, seperti Kepala Dusun, RT, RW, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan BPD Desa Pangke Barat, dengan agenda pertemuan pada Rencana Pembanguan Jangka Menengah (RPJM) Desa Pangke Barat dalam minggu ini,” ujarnya. Asrin Daulay

Buyung Ketua LSI-KM dan Akhmad Faisal SH MH Advokad LSI-KM dari Jakarta.

LSI-KM Selenggarakan Penyuluhan Hukum Selatpanjang (MP) - Anggota Koordinator Kecamatan seKabupaten Kepulauan Meranti LSI-KM (Lembaga Survey Independen Kepulauan Meranti) harus bertindak secara profesional dalam melakukan tugasnya sesuai fungsi LSIKM yang sebagaimana telah diatur dalam AD/ART LSI-KM sebagai lembaga sosial membantu masyarakat dan mitra pemerintah yang artinya Koordinataor LSI-KM harus siap bersosialisasi di tengah masyarakat untuk merangkum perkembangan sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat di segala aspek dan hasilnya bisa disampaikan melalui pemerintah. Hal tersebut diungkapkan oleh Buyung Ketua LSI-KM (Lembaga Survey Independen Kepulauan Meranti) dalam pidatonya di sela-sela kegiatan penyuluhan hukum yang diselenggarakan oleh LSI-KM pada hari Minggu tanggal 27 April 2014 yang lalu bertempat di Grand Meranti Hotel Jalan Kartini yang sebagai pesertanya adalah anggota Koordinator, Pengurus LSI-KM se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi yang diwakili Rosdanil SPd Kaban Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kepulauan Meranti serta dihadiri Usur Muspida, dan sebagai Pembicara Kegiatan Penyuluhan Hukum tersebut adalah Akhmad Faisal SH MH Advokad LSI-KM dari Jakarta, degan materi yang dibahas adalah tugas dan fungsi anggota Koordinator LSI-KM yang berkaitan dengan hukum yang ada hubungannya dengan fungsi LSI-KM. M Khos/T3s

Kepsek Kebingunan Cari Peraturan Komite Uang Komite Dipertanyakan

Pekanbaru (MP) - Biaya yang harus dipenuhi wali murid untuk anaknya dalam menuntut ilmu pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMAN) 3 Rumbai Kota Pekanbaru sangat besar yaitu uang komite kelas 1 senilai Rp 100 ribu, kelas 2 Rp 100 ribu dan kelas 3 Rp 150 ribu persiswa dan dana trobosan namun dana BOS 466 persemester dengan jumlah siswa 932 perlu dipertanyakan, namun satu pertanyaan tentang uang komite Kepsek kebingungan mencari peraturan komite. Untuk melanjutkan sekolah tingkat sekolah menengah (SMAN 3) di Rumbai Kota Pekanbaru wali murid dikenakan berbagai biaya seperti uang komite, dana trobosan sampai uang seragam sekolah, biaya buku dan uang pembangunan yang harus dilaksanakan oleh wali murid, namun biaya yang telah diberikan pemerintah untuk mutu sekolah dan kesejahtraan guru tidak lah cukup untuk menjadikan anak bangsa ini pintar dan cerdas, karena itu berbagai biaya harus dikeluarkan oleh wali murid untuk menunjang kwalitas anaknya dalam menuntut ilmu pendidikan di Kota Pekanbaru, karena saat tim Melayu Pos konfirmasi kepala sekolah SMAN 3 Hermi kebingungan mencari petunjuk atau aturan atas dasar pungutan uang komite pada siswa. “Tunggu dulu ada tu tapi saya lupa,” namun Kepsek keluar-masuk dari ruangannya dengan alasan ada pertemuan, tapi Kepsek masih bisa melayani konfirmasi tim Melayu Pos hampir 2 jam seraya terus mengucapkan ada acara sesuai kondisi saat konfirmasi di ruangan kepsek. “Sedang dana tersebut digunakan untuk mutu pendidikan sekolah seperti seminar minar, pelatihan guru,” jelasnya. Rudi

Foto: RTC

Produk tanki yang warnanya memudar/kropos.

TRUK MALING DIBAKAR: Truk milik pencuri buah kelapa sawit dibakar warga Tapung, Kampar, Ahad (4/5/14). Warga juga menghajar seorang tersangka hingga babak-belur.


Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Selayang Pandang

7

Warga Perumahaan TMK Minta PDAM Tirta Karimun Salurkan Air Bersih

Jelang UAS, Empat Mata Pelajaran Difokuskan Karimun (MP) - Jelang ujian akhir sekolah (UAS) bagi siswa kelas VI sekolah dasar, para pendidik terus melakukan berbagai upaya agar siswa mereka mendapatkan kelulusan. Selain itu para pendidik juga berupaya menambah jam belajar bagi siswa guna mendongkrak nilai bagi siswa mereka, agar mendapat nilai yang berprestasi. “Di dalam mendorong kemampuan siswa jelang UAS, pihak SDN 001 Karimun memberikan tambahan jam belajar terhadap siswa kelas VI sekolah dasar yang difokuskan pada 4 mata pelajaran yaitu Agama, Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika,” ujar Kepala Sekolah SDN 001 Karimun MUHD, Khudri SPd,” kepada MP. Penambahan jam belajar bagi siswa kelas VI yang dilakukan dari jam 14 00 wib-15 00 wib, termasuk pelajaran agama, dan itu merupakan salah satu upaya mendorong peningkatan pengetahuan ahklak mulia bagi siswa siswa tingkat sekolah dasar sejak dini. “Tambahan pada pelajaran agama bukan hanya diberikan kepada anak kelas VI saja, tetapi diberikan juga mulai dari siwa kelas III hingga kelas VI sekolah dasar. Pelajaran agama yang diberikan adalah seperti kitobah dengan latihan belajar pidato tentang syiar agama dan baca tulis huruf Al Qur’an,” ujarnya. Menurut Khudri lagi, jelang UAS pihaknya telah melakukan try out. “Jika melihat dari hasil nilai siswa yang mengikuti try out, nilai yang ada cukup memuaskan, namun walau begitu, kita tetap terus berupaya semaksimal mungkin dengan menberikan yang terbaik bagi anak didik,” ungkapnya. Asrin Daulay

Karimun (MP) – Diberlakukanya setiap 4 hari sekali di dalam mendapatkan jatah air bersih di perumahaan TMK Sei Raya yang telah berlaku sejak 2 bulan lalu, telah membuat warga Perumahaan TMK terus mengalami kesulitan bagi persedian air bersih. Walau air bersih dialiri kerumah warga dengan sistim 4 hari sekali, namun hidup air yang dialiri hanya berjalan beberapa jam, air yang didapat tidak sebanding dengan penggunaan buat kebutuhaan. “Pihak develover pe-

rumahaan TMK sebagai pengelola menyalurkan air bersih ke perumahan, seakan tidak mampu mengatasi kesulitan yang dirasakan warga Perumahaan TMK terhadap kebutuhaan air bersih,” ujar Eni salah satu warga Perumahaan TMK kepada MP. Dan Eni berharap, PDAM Tirta Karimun bisa secepatnya mengambil alih penyaluran air bersih bagi warga perumahaan TMK. Hal yang sama juga diungkapkan Ardi, keberadaan PDAM Tirta Karimun seakan

telah menberikan angin segar bagi warga perumahaan TMK dan masyarakat Kabupaten Karimun pada umumnya. Kesulitan air bersih yang dialami warga di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun sudah semustinya mendapat perhatian yang ditempatkan pada skala prioritas dari program kerja dari simbol lanjutkan dari duet NR pada Pilkada lalu. Walau sudah 13 tahun Kabupaten Karimun berdiri, namun hampir setiap ke-

camatan yang ada, masyarakat yang terletak di Kabupaten Karimun terlihat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Ketidak mampuan pemerintah menyediakan air bersih kepada masyarakat telah menjadi keuntungan tersendiri bagi pihak swasta untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. “Pola terhadap penjualan air bersih seakan diterapkan metode, sistem hukum pasar kala persedian berkurang, suatu produk akan naik sendirinya, namun jika

mengacu pada SPAM, pemerintah memiliki tanggung jawab di dalam menyediakan air bersih kepada masyarakat dan air bersih merupakan kebutuhan dasar,” ungkapnya. Ketika dikonfirmasikan mengenai keluhan warga tersebut, PJS Dirut PDAM Tirta Karimun Herwansyah yang juga Kabag Perekonomian Pemkab Karimun, “Sedang melakukan kegiatan dinas luar,” ungkap salah satu staf di Bagian Ekonomi kepada MP. Asrin Daulay

Tahun 2020 Masyarakat Babel Menjadi Kuli Permanen Sebab Tanah Masyarakat Desa Dijual Kepada Kapitalis Bangka Tengah (MP) - Sebagai putra daerah saya sangat menyesal yang tidak dapat dimaafkan secara hukum Harfiah. Pasca timah masyarakat kalang kabut dan kasak khusuk ke sana dan ke sini. Masyarakat bingung dengan seribu bingung. Karena terbiasa hidup semasa timah yang instant. Ajaran memiliki alat sitem di negara berdemokrasi. Bahasa paman Samnya adalah systemex bermasif. Huru hara kabar syunami hutan Palas Desa Keretak yang luas 300 Ha telah berpindah tangan ke pihak ke 3. Manufaktoring individu atau kelompok akan menjadi sumber konflik hori-

zontal. Adu domba antar masyarakat antar kelompok sudah mengakar dalam budaya rakyat Indonesia tanpa terkecuali masyarakat Bangka Belitung. Antara yang pro dan kontra pasti terjadi pergeseran ahlak moral sosial. Pejabat setingkat desa alias kepala desa (Kades) menapik

bahwa yang menjual lahan tersebut juga masyarakat yang pernah bertani dan berkebun di sana. Pada tahun 1995 silam juga pernah terjadi konflik horizontal antara yang pro dan kontra perkebunan kelapa sawit. Hutan desa Palas ini lah yang menjadi sumber pergeseran sodial. Mengapa masyarakat terlalu mudah untuk menjual atau hanya demi kelompok dan kepentingan hawa napsu dan tuntutan gaya hidup. Umumnya terjadi umpatan yang keluar dari sistem ekologi. “Terserah saya, saya mau jual lahan. Lahan juga milik saya mau saya apakan terserah saya.” Seperti itulah umpatan

seorang anggota DPRD Bangka Tengah pada waktu konflik sekolah Seminari di Desa Mangkol 2 tahun silam. Tapi kata-kata seperti itulah yang menyebabkan anggota DPRD tersebut harus menangis di dalam masjid Nur Kartini Desa Mangkol pada waktu itu. “Masyarakat yang menjual. Karena kebutuhan masyarakat juga hidup pasca timah yang makin sulit,” terang Kades Keretak bernama lengkap Nur Ihsan. Masyarakat juga lupa bahwa telah terjadi kontrak bahasa lisan dan tulisan peristiwa pro dan kontra kebun sawit tahun 1995 lalu. Dengan satu poin mendasar “bahwa

hutan palas tidak boleh dijual kepada pihak manapun.” Kearifan lokal kekayaan desa yang terabaikan. Ini juga terjadi dengan desa–desa lain yang tersebar seantero provinsi Bangka Belitung. “Maaf, nomor yang anda hubungi di luar area,” ketika tim MP mencoba menghubungi Kepala Desa Keretak Atas bernama Usri (30/4/14). Tim MP akan membentuk tim investigasi yang akan melibatkan tim ahli dan univesitas ternama di Indonesia tentang kearifan lokal dan cagar budaya serta ahli hukum tata negara sebelum bernegara (kearifan lokal / budya/ cagar budaya). Tim

Razia Lantas Polresta dan Dishub Kota Pangkalpinang Ditanya-tanya Masyarakat yang Kena Razia? Paiman SPdI Kepala SDN Inti 30 Alah Air sedang memberikan bingkisan Kepada Murid yang Memperoleh Prestasi.

Abu Hasan SPd MM Ka UPTD Diknasbud Kecamatan Tebing Tinggi juga sedang memberikan bingkisan kepada murid-murid SDN Inti 30 Alah Air.

SDN Inti 30 Alah Air Sabet Juara Umum dalam Kegiatan O2SN dan FLS2N Selatpanjang (MP) - Berkat kerja sama yang sinergi dengan semua pihak maka dengan rasa syukur dan rasa haru bahwa murid-murid SDN Inti 30 Alah Air mampu dan telah berhasil menyabet sebagai juara umum dalam kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Tebing Tinggi yang diselenggarakan pada tanggal 21 Maret sampai dengan 08 April 2014 di Selatpanjang dan SDN Inti 30 Alah Air juga dalam Iven tersebut meraih piala bergilir dan hal ini adalah raihan sebagai juara umum yang perdana dan semoga anugrah tersebut tahun berikutnya dapat dipertahankan oleh muridmurid SDN Inti 30 Alah Air. Begitulah diungkapkan oleh Paiman SPdI Kepala Sekolah SDN Inti 30 Alah Air dalam pidatonya pada acara syukuran bertempat di ruang kelas SDN Inti 30 Alah Air hari rabu 23 April 2014 lalu dengan meraih prestasi juara umum tersebut sehungga muridmurid SDN Inti 30 Alah Air menyabet mendali 6 Emas, 2 Perak, 2 Perunggu dan Piala Bergilir, Ungkap Paiman. Acara yang dihadiri majlis guru dan Ketua Komite SDN Inti 30 Alah Air dan terlihat hadir Kepala UPTD Diknasbud Kecamatan Tebing Tinggi, Abu Hasan SPd MM yang didampingi oleh coordinator O2SN dan FLS2N, UPTD Diknasbud Kecamatan Tebing Tinggi, Syafrial SPd serta tampak hadir para Kepala Sekolah SD Imbas serta Panitia Penyelenggara O2SN dan FLS2N hadir juga Kepala Desa Alah Air yang diwakili Sekdesnya Bakri. Abu Hasan dalam kesempatan tersebut menyampaikan dan berpesan dengan harapan prestasi yang telah diraih oleh murid-murid SDN Inti 30 tersebut agar berikutnya lebih semangat dan lebih baik lagi agar prestasinya dapat dipertahankan dan untuk selanjutnya akan diikuti sertakan ke tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti. Adapun Murid SDN Inti 30 Alah Air yang meraih atau yang menyabet medali dalam kegiatan O2SN cabang volley mini juara I, Nurul Sazwani, Aufa Arima, Rizki Ngadawiyah, Saniati Sukria, Sigit TRiana dan Asri Fadila, Cabang Catur Putraputri, Rusnita, Cabang Atletik Katagori Lempar Turbo Putra, diraih oleh Heru Rizal (juara 2). Kegiatan FLS2N, cabang gambar bercerita juara 1 dan 3 diraih oleh, Saputra dan Muhammad Makinun Amin, sementara dari kegiatan O2SN cabang pencak silat putra-putri diraih oleh Wildan Asohih dan Aris Hidayat yang masing-masing meraih sebagai juara 1 murid dari SDN 28 Sesap serta Hesti Kurnia meraih juara 1 cabang tenis meja putri murid SDN 28 sesap dan cabang catur putra-putri diraih oleh Zaidan Fadli murid MI AlIstiqomah Alah Air sebagai juara 2, serta cabang bulu tangkis putri sebagai juara 3 diraih oleh Rosi Noviyanti murid SDS Muhammadiyah Alah Air. M Khos/Ts

Pangkalpinang (MP) - Selasa 29/4/14 lalu terjadi razia kendaraan roda 2 dan roda lebih dari 2. Hilir mudik kendaraan di jalan Soekarno Hatta alias jalan Koba terhenti perlahan tapi pasti. Belasan anggota dan Dishub Kota Pangkalpinang menghentikan kendaraan dengan jumlah yang tidak sedikit. Cukup menarik perhatian masyarakat di sekitar TKP razia yang tepat di depan kantor Kanwil PLN Babel dan makam pahlawan Pawitralaya. Masyarakat yang ikut menyaksikan ada yang tertawa terpingkal-pingkal melihat ulah para pengemudi

motor yang kalang kabut tampa terkecuali yang berseragam PNS. Dari pukul 8.30 hingga pukul 11.00 wib Babel menjaring puluhan kendraan dengan jumlah yang sangat signifikan dan fantastis. “Kami melakukan ini untuk memberikan pelayanan dan rasa aman setelah Pileg serta untuk menyambut Pilpres mendatang. Dan ini rutin diselengarakan mengingat jalan ini (Soekarno –Hattared) merupakan jalan protokol di Provinsi Bangka Belitung,” ungkap pegawai Dishub Kota Pangkalpinang yang mewanti off the recort

namanya. Ada yang menarik perhatian dalam pengamatan tim MP ketika razia tersebut. Seperti adanya tebang pilih dalam penegak keadilan dan kebenaran. Contoh ada 2 kendaraan perusahaan air minum mineral lokal Pangkalpinang tidak dilakukan pemeriksaan malah tidak mengurangi kecepatannya. Bahkan ada juga para pengemudi kendaraan yang mencoba bernegosiasi dengan aparat kepolisian dan aparat Dishub Kota Pangkalpinang. Sudah menjadi pemandangan umum ini terjadi bahwa penegakkan hukum masih

sulit untuk keadilan. Bahkan tim ini juga melihat salah satu anggota Polresta juga mengambil salah satu kunci mobil merk tertentu lalu membuka dan melepaskan tanda nopol yang telah ditulis oleh petugas serta menyerahkan kepada pengemudinya. Padahal kendaraan tersebut bernopol Jakarte boy. Yang mustinya nopol-nopol yang bejibun di provinsi lascar pelangi ini menjadi lascar nya kendaraan nopol luar Babel. Kendaraan nopol luar itu tak jelas untuk kepentingan apaapakah proyek atau apalah namanya. Dari pantauan tim

CV. DUTA PRATAMA EXPRESS Mengucapkan

Selamat Ulang Tahun KOTA DUMAI YANG KE - 15 Tertanda Management dan Staff CV. DUTA PRATAMA EXPRESS

MP nopol berinisial B 11XX UXX. Perlu disikapi jelas. Jika ada kebenaran serta keadilan tak perlu negosiasi di lapangan TKP. Hingga menimbulkan kabar spekulisi yang tidak jelas hingga menimbulkan kecemburuan sosial hingga menimbulkan jarak sosial di lapiasan masyarakat. Apalagi ada penguna kendaraan roda 2 yang sudah tidak jelas lagi wujud mana yang asli mana yang kawe 1 -2. Razia untuk pendapatan daerah atau untuk setoran dompet atau hanya untuk serimoni sensasi aja bos. Tim

Dua Ruko di Rumbai Terbakar Pekanbaru (MP) - ‘Si Jago Merah’ kembali beraksi di Pekanbaru. Kali ini, api melahap dua ruko kontrakan di Jalan Padat Karya, Rumbai, Senin (5/5/14) sekitar pukul 14.30 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa, dalam waktu sekitar 45 menit, api berhasil dipadamkan. Dari pantauan di lokasi, terlihat empat unit mobil pemadam kebakaran Kota Pekanbaru. Terlihat pula warga sekitar yang ramai menyaksikan kebakaran di ruko permanen yang terbuat dari bata itu. Tak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Misnadia (60) pemilik dua ruko kontrakan yang ketika itu berada di lokasi merasa terkejut dengan api yang tibatiba saja muncul itu. Warga Jalan Cemara Ujung, Kecamatan Sail itu mengasumsi penyebabnya karena korsluiting. “Saya kebetulan sedang di sini. Duduk di kedai depan. Tiba-tiba saja api menyala,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa satu ruko diisi oleh pedagang kedai harian dan satunya lagi tidak berpenghuni. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Harianto W saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Rumbai AKP Franky Tambunan belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran tersebut. Rtc/Mp


Daerah

8

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Jalan ke Danau Toba di Silalahi Tertutup Semak

Jalan ke Danau Toba di Desa Silalahi Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi tampak ditutup semak. Pengunjung mengeluhkan infrastruktur buruk sebagai pendukung objek wisata dimaksud.

Sidikalang (MP) - Pengunjung ke objek wisata Danau Toba di Desa Silalahi Kecamatan Silahisabungan mengeluhkan kualitas jalan. Selain sempit, tepi jalan juga dipenuhi semak. Demikian pengakuan Johan Sinaga penduduk Medan saat kunjungannya, Minggu (4/5). Diutarakan, mobil tumpangan keluarga mereka terkena banyak goresan ranting anak kayu. Hal itu akibat rerumputan dibiarkan membelukar hingga hampir menutup permukaan jalan. Dua mobil saja berpapasan, terasa sempit. Pemerintah seyogianya menaruh

perhatian serius terhadap objek wisata, mengingat kekayaan alam sedemikian tidak dimiliki semua wilayah. Selain masalah rerumputan, wisatawan domestik juga mengeluhkan jalan berlobang. Di sisi lain, pembiaran jembatan darurat selebar 3 meter berkonstruksi kayu tanpa penyangga di Silalahi berpotensi memakan korban. Bila semua kelemahan itu tak segera ditangani, ia khawatir, perlahan-lahan, nilai jual panorama tersebut bakal redup dan ditinggal pengunjung. Perkembangan usaha kecil berupa pendirian warung dan restoran ditambah

kedatangan para pemancing dari luar daerah, merupakan sinyal Silalahi-Paropo mulai diincar. Ekonomi penduduk mulai menggeliat. Sayang kalau diabakan. Beberapa warga menyampaikan keluhan senada. Merekapun kesal, sebab kerusakan jalan dan jembatan dianggap masalah klasik, dan kurang serius ditangani instansi terkait. Abrasi pantai pun dibiarkan kian melebar. Belum diketahui, apakah dana pemeliharaan rutin ditangani bidang Pekerjaan Umum sudah habis dibelanjakan atau masih utuh. And/Mp

Pembangunan Gedung Akbid Mitra Husada Diduga Tanpa IMB Medan (MP) Pembangunan gedung Akbid Mitra Husada di Jalan Pintu Air IV, Pasar 8, Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor, mendapat protes dari warga karena kegiatannya sangat mengganggu serta diduga tanpa dilengkapi izin mendirikan bangunan (IMB).

Menurut warga, komplek gedung Akbid yang mulai dibangun sekitar tahun 2013 itu sampai kini belum memiliki IMB dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan. “Yang kita tahu IMB-nya sampai saat ini belum ada,” ujar salah seorang warga yang tinggal di sekitar proyek pembangunan gedung tersebut, Rabu (3/04/ 2014). Akibat pembangunan gedung Akbid itu dilakukan tanpa IMB, maka Pemko Medan akan kehilangan pendapatan asli daerah (PAD)

Tembok Gedung Akbid Mitra Husada yang tak memiliki plang IMB.

dari sektor retribusi izin pendirian bangunan. Padahal, gedung yang dibangun ada beberapa gedung besar yang lumayan mewah. “Setahu kita sejak dibangun tidak pernah berkordinasi dengan pihak warga atau pemerintah setempat. Kondisi seperti ini jelas merupakan bentuk arogansi sipemilik gedung karena sampai sekarang kita lihat tidak ada plang IMB-nya terpancang,” ujarnya. Pantauan wartawan di lokasi, terlihat di dalam lokasi bangunan yang berpagar dan tembok setinggi hampir empat meter itu, sejumlah ba-

ngunan yang belum siap dikerjakan sudah berdiri. Begitu juga dengan tiang-tiang penyanggah bangunan tampak berdiri kokoh. Begitu juga penimbunan yang dilakukan pihak pelaksana proyek, akibatnya parit dan rumah warga sekitar tergenang air jika hujan turun. Sehingga, selain tidak memiliki IMB, proyek pembangunan gedung tersebut juga terindikasi telah terjadi pengerusakan lingkungan. Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan Sampurno Pohan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, terkait

masalah bangunan tanpa IMB tersebut, tidak berhasil. Nomor telepon selulernya saat dihubungi sedang tidak

Beberapa kios buah di pinggir jalan raya di bundaran Pal 3 Jln Sudirman.

Tukang Buah Menjamur, Satpol PP Tutup Mata Demi Fulus Kotim (MP) - Salah satu pedagang komonditas buah yang berada di tepi jalan raya Jln Sudirman KM 3 jalur yang menghubungkan Sampit Pangkalanbun Provinsi Kalimantan Tengah ini berawal dari segelintir pedagang di pinggir jalan raya tepatnya di bawah pohon sawit yang rindang di samping bundaran perdamain tepatnya di samping masjid raya kini menjadi puluhan kios pedagang buah yang tersebar di pinggiran jalan raya sekarang menjadi fenomena pedagang, Jika pada saat mobil yang berhenti di samping tikungan bundaran akan sangat mengganggu para pengguna jalan raya dikarenakan mobil atau pengguna mobil itu berhenti mau beli buah. Hasil pantauan media ini di lapangan, faktanya sebenarnya itu dianggap mengganggu pengguna jalan raya atau arus lalu lintas apa lagi yang mereka jadikan tempat berjualan itu merupakan jalan penghubung keluar kota serta rawan kecelakaan dan sayangnya di depan masjid atau tempat ibadah itu nanatinya akan menggangu pada saat orang ibadah ke masjid memang selama ini masjid tersebut belum jadi nantinya kalau sudah jadi akan tambah ramai pengguna jalanya dan kawasan tersebut itu merupakan kawasan kota dan ada masjid raya akan kelihatan tampak kumuh apa lagi jalan tersebut tempat lalu lalang kendaraan seharusnya pihak Pemkab Kotim segera merintahkan Satpol PP untuk menertibkan para pedagang tersebut jangan malah dibiarkan begitu saja. Pada saat Melayu Pos mewawancarai salah satu pembeli yang bekerja di perkebunan yang enggan disebut namanya ini pada saat singgah beli buah mengatakan, dulu ada beberapa yang lalu ada anggota Satpol PP yang kesini tapi cuma diam saja Satpol PP nya apakah mereka dapat upeti dari pedagang, karena sudah nyata nyata bahwa pedagang itu sudah salah menggunakan tempat jualan mereka di pinggir jalan raya sehingga mengganggu para pengguna jalan raya dan rawan kecelakaan dan kelihatan kumuh apa lagi Kotim ini merupakan kota adipura, ujarnya. Her

aktif dan saat wartawan mendatangi kantornya yang bersangkutan tidak bisa ditemui. Sabar Manik

Lagi, Warga Tolak Tower BTS di Sumedang “Kami menolak rencana pembangunan tower di lingkungan kami karena kami keberatan atas lima hal dan semuanya sudah kami sampaikan ke pemerintahan setempat”

Foto: Ilustrasi

Sumedang (MP) - Penolakan pendirian tower atau menara BTS (Base Tranceiver Station) kembali terjadi di Sumedang. Kali ini disampaikan warga RW 15 Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara. Penolakan ini disampaikan lebih dini karena warga takut kecolongan lagi seperti yang pernah terjadi di beberapa wilayah lainnya di Sumedang. “Kami menolak rencana

pembangunan tower di lingkungan kami karena kami keberatan atas lima hal dan semuanya sudah kami sampaikan ke pemerintahan setempat,” ujar Sumitra, warga di RW 15 Kelurahan Situ, Sumedang Utara. Menurut Sumitra, rencana pendirian tower itu akan menimbulkan keresahan di masyarakat karena adanya risiko dan radiasi yang berlebihan

terhada kesehatan. Adanya tower tinggi itu juga mengundang petir, sementara tower berada di tengah pemukiman padat. Keberadaannya juga ditakutkan roboh. Selain itu, masyarakat tidak membutuhkan menara tersebut karena tidak ada masalah signal telepon. Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informasi Teddy Mulyono

menyebutkan, pembangunan tower BTS ditujukan untuk meningkatkan kegiatan telekomunikasi. “BTS adalah pemancar radio telekomunikasi yang secara kolektif membentuk jaringan sel telekomunikasi (selular) sehingga memungkinkan terjadinya hubungan telekomunikasi nirkabel. Jadi dengan adanya menara ini maka kegiatan telekomunikasi meningkat dan semakin mudah,” terang Teddy. Teddy tidak menampik jika dalam pendiriannya, tower ini kerap mengundang protes warga. Menurut Teddy,

ini terjadi karena perusahaan bisa jadi telah melanggar beberapa aturan sehingga warga tidak setuju. Untuk itulah, Teddy mengimbau kepada perusahaan untuk dapat bekerjasama dalam pembangunan tower ini agar sesuai dengan aturan dan tidak menimbulkan keresahan dan lain sebagainya. Sementara, mengenai perizinan, Teddy menyerahkannya ke bagian perizinan karena perusahaan pemilik tower dikenakan dua macam retribusi yaitu retribusi jasa tertentu dan pembayaran atas diberikannya izin mendirikan tower serta retribusi jasa umum. Yaitu pembayaran atas penggunaan lahan dan kawasan dimana tower berdiri. “Untuk izin awal tentu harus sudah memenuhi aturan. Nanti kalau sudah lengkap izin dan aturan, baru dikenakan retribusi jasa umum yang dikelola Dishubkominfo,” tutupnya. Inkc/Mp

Alhikmah Kanoragan Cikampek (MP) - Bukan paranormal bukan dukun tapi siap menolong orang yang sedang mempunyai penyakit lahir dan bathin seperti: penyakit kencing manis, penyakit batu yang susah kencing tidak lancer, kena guna guna, gatalgatal, ingin cepat dapat jodoh, ingin punya kedudukan, pekerjaan, ingin punya keturunan dan pasang susuk Jineng dengan pengasihan si raja asem dan karisma dengan doa Insya Allah berhasil dengan ijin Allah. Bila Anda berminat bisa menghubungi : 087779023927. Edy S BK

PEMBERITAHUAN Kepada instansi pemerintah, swasta maupun TNI/Polri khususnya wilayah Kabupaten Cikampek, jika ada yang mengaku-ngaku wartawan Melayu Pos namun namanya tidak tercantum di susunan redaksi segera laporkan ke pihak berwajib. Redaksi

Dishubkominfo Cianjur Adakan Kegiatan Pembinaan Tertib Opersional Warnet Cianjur (MP) - Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Cianjur H Aban Subandi SH MM membuka Kegiatan Pembinaan Tertib Opersional Warnet, Selasa 22 April 2014, Kegiatan ini dihadiri beberapa peserta perwakilan dari para pengelola usaha warung internet (warnet) di Kab Cianjur, Bertempat di Gedung Juang 45 Jl Otista Cianjur. Dalam sambutannya Kadishubkominfo Cianjur mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini dan dapat mengikuti dengan baik. Adapun tujuan diadakannya kegiatan ini adalah upaya menciptakan “internet sehat untuk hidup sehat” serta silatuhami terhadap para penyelenggara internet di Kabupaten Cianjur terlebih ditekankan terhadap tanggung jawab sosial yaitu moral dan etika

terhadap para penyelenggara dan pengguna jasa warung internet. Kadishubkominfo Cianjur dalam sebagian paparan materinya menyampaikan, perkembangan teknologi sangatlah pesat dan mendorong pertumbuhan usaha jasa telekomunikasi yang begitu berkembang dengan jumlah yang sangat signifikan. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan jumlah pengguna internet pada tahun 2013 mencapa 71,19 juta, meningkat 13 persen dibanding tahun 2012 yang mencapai sekitar 63 juta pengguna. Sesuai dengan MGDs, pengguna internet di Indonesia mencapai 107 juta pada tahun 2014, dan 139 juta pengguna pada 2015. Hal ini pun berimbas pada jumlah pengguna internet di daerah terutama di Kabupaten Cianjur. Begitu juga

warung internet (warnet), jumlah usaha jasa warnet di Cianjur luar biasa banyaknya. Lebih lanjut Kadishubkominfo menyampaikan, internet seperti juga teknologi lain ibarat pisau bermata dua. Internet bisa memberi dampak positif tapi pada saat yang bersamaan internet juga berdampak negatif. “Tergantung kita memanfaatkannya. Untuk itu kita mempunyai kewajiban moral karna salah satu tujuan internet ialah untuk mencerdaskan bangsa, namun banyak terdapat salah arti dalam penggunaan internet,” ujarnya. Sementara itu Kabidkominfo FX Sukastono SIP dalam sebagian paparan materinya menyampaikan, setidaknya sejumlah tantangan yang harus diselesaikan pemerintah antara lain Dihsubkominfo dan PT Telkom adalah

untuk membina Internet sehat, aman dan nyaman. Dengan beberapa upaya di antaranya, Pertama: Diharapkan Warnet Beroperasi mulai jam 8.00 WIB sampai jam 23.00 WIB, Kedua : Berani memasang pengumuman/peringatan pada jam-jam tertentu bahkan disarankan membuat plakat peringatan, Ketiga : Tidak diperkenankan membawa, membuat, mengunggah dan mengunduh hal yang bersifat pornografi, tidak diperkenankan membawa narkotika, senjata tajam dan, Keempat : Penunggu/pengawas warnet tidak di bawah usia 17 tahun, Kelima : Pengusaha jasa warnet tidak hanya semata-mata mencari keuntungan tatapi harus memiliki pula tanggung jawab sosial untuk mengarahkan para pengguna warnet untuk berinternet positif/citra internet sehat, dan terakhir : Me-

larang anak sekolah menggunakan Internet atau berada di lingkungan Warnet pada jam sekolah dan/atau menggunakan seragam sekolah, kecuali untuk kepentingan pendidikan atas seizin sekolah. Pada kesempatan yang sama H Uus, selaku Services pengelola warnet se-Kab Cianjur PT Telkom Cianjur, dalam sebagian paparan materinya menyampaikan, PT Telkom Cianjur berkomitmen untuk menyambut baik serta mendorong pemerintah daerah dalam upaya citra Internet sehat terutama bagi para pengelola warung internet. Serta mengajak kepada para pengusaha warnet untuk berani memasang papan pengumuman internet sehat, selain itu berani memasang proteksi pada server dan client warnet (untuk teknis pemasangan bisa dikoordinasikan

dengan PT Telkom). Selain itu dalam hal ini PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) saat ini telah memperkuat infrastruktur berbasis fiber optik untuk mendukung inovasi layanan dan produknya menuju Information, Media, Edutainment dan Services (IMES). Tak hanya membuka sumber-sumber pendapatan baru bagi perusahaan, fokus Telkom pada penyelenggaraan “IMES” juga merupakan sumbangsih Telkom pada kemajuan ekonomi dan kecerdasan bangsa. Terakhir kegiatan diisi dengan diskusi dan tanya jawab, banyak saran dan pertanyaan dari para peserta, dengan dilaksanakannya kegiatan seperti ini diharapkan agar dapat timbul sinergi antara Pemda dengan penyelenggara operator internet (Telkom) dan para pengusaha warnet. Anwar/Dani


Daerah

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Wakil Bupati Cianjur Meninjau Pembangunan Pasar Pasirhayam Cianjur (MP) - Bentuk peningkatkan ekonomi masyarakat secara bertahap direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur yang salah satunya adalah melaksanakan pembangunan pasar pasirhayam. Proses pembangunan pasar pasirhayam yang berlokasi di Kecamatan Cilaku mengalami keterlambatan. Dan kita sadari bahwa adanya dinamika kemajuan pembangunan tidak terlepas dari anggaran yang tersedia. Namun demikian kita optimalkan proses pembangunan pasar tersebut dapat digunakan ditahun 2015 dan diharapkan sudah dapat difungsikan secara maksimal. Demikian yang dikatakan Wakil Bupati Cianjur dr H Suranto MM yang didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Cianjur Yoni Raleda BE SIP MSi ketika melakukan peninjauan pasar dan sekitar kawasan tersebut. Lanjutnya, untuk tahun ini akan diupayakan kembali melakukan pembangunan fisik, sebelum itu baru dilakukan proses pemerataan guna pembangunan beberapa fasilitas pendukung pasar. Juga menghimbau kepada dinas terkait untuk memperhitungkan waktu dengan benar, agar schedule waktu antara cut and field bisa terpadu. Menurut Wakil Bupati, pasar yang berada di kawasan pasir hayam tersebut juga diperuntukan bagi para pedagang yang berjualan di pasar induk dan juga bojong meron, agar para pedagang bisa lebih nyaman berjualan di kawasan pasir hayam. Sementara Kadistarkim Kab Cianjur Yoni Raleda BE SIP MSi menyebutkan, anggaran yang digunakan untuk pasar cukup besar dan dibangun di atas tanah seluas 8 hektar yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Agus/Dani

Pemberlakuan Kargo Lini 2 Kualanamu Ditunda Deliserdang (MP) - Manajer Kargo Terminal Kargo, M Nur Ali akhirnya menunda pemberlakuan kargo lini 2 (dua) Bandara Interasional Kualanamu. Pemberlakuan terminal kargo lini 2 yang mulai efektif Kamis, 1 Mei 2014, mendapat protes dari Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Sumut, Jum’at, (2/5). Pelaku usaha pengiriman barang ekspres datang ke terminal kargo 2, meminta agar Angkasa Pura II (AP II) memperhatikan nasib pelaku usaha pengiriman barang ekspres. Dengan pemberlakukan terminal kargo lini 2 semakin menyulitkan pelaku usaha pengiriman barang ekspres dalam melaksanakan usahanya. Proses pengiriman barang semakin lama, sehingga banyak barang yang terlambat diterima. Selain itu biaya yang harus dikeluarkan semakin banyak. Menyikapi protes para pelaku usaha pengiriman barang ekspres yang berada di bawah Asperindo Sumut, dilakukan pertemuan di ruang kantor Terminal Kargo. Hasil pertemuan antara AP II, Asperindo Sumut meminta menunda sementara pemberlakukan cargo lini dua sampai ditemukan kesepakatan bersama yang tidak memberatkan kedua belah pihak. AP II juga berjanji, pemberlakuan cargo lini dua akan dilakukan peninjauan ulang, dengan melakukan simulasi untuk menemukan sistem yang terbaik kedua belah pihak. Sementara itu Ketua Asperindo Sumut, Mhd Eka H Tarigan SH, didampingi Sekretaris Bambang AS, mengapresiasi kebijakan AP II menunda sementara pemberlakuan kargo lini 2. Menurutnya, aksi protes yang dilakukan Asperindo Sumut bukan menolak peraturan pemerintah yang menetapkan terminal kargo lini 1 dijadikan pengamanan terbatas. Dia melihat, kebijakan yang diterapkan AP II dengan ditetapkan terminal kargo lini 1 area pengamanan terbatas semakin memberatkan pelaku usaha pengiriman barang ekspres. “Kehadiran kita di terminal kargo untuk mencari makan. Sebagai pengirim barang ekspres, satu-satu cara melalui bandara udara. Bila pengiriman barang melalui udara sama lamanya dengan mengiriman barang lewat darat, secara otomatis pelaku usaha barang ekspres akan gulung tikar karena kalah bersaing dengan jasa pengiriman barang melalui darat,” terangnya. Dijelaskan Eka, sebelum pemberlakuan terminal kargo lini 2 dilaksanakan, Asperindo Sumut sudah meminta untuk di tunda sebelum ada kesepakatan kedua belah pihak. Hanya saja permintaan tersebut tidak diindahkan AP II. “Kita sebenarnya tidak ingin melakukan aksi protes dengan mendatangi terminal kargo. Karena surat permintaan untuk ditunda tidak ditanggapi akhirnya pelaku usaha pengiriman barang ekspres secara sepontan melakukan aksi protes. Kita berharap AP II tetap memperhatikan nasib pelaku usaha pengiriman barang ekspres,” pintanya. And

Sejumlah PNS di Kabupaten Indramayu Abaikan PP No 53 Indramayu (MP) – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Indramayu bagian barat diduga abaikan Peraturan Pemerintah (PP) No 53 tentang Kedisiplinan PNS. Pantauan Melayu Pos para pegawai negeri sipil yang sering dianggap melanggar PP No 53 di antaranya ialah para pejabat Kepala UPTD Pendidikan, juga pejabat yang mejabat sebagai Camat di wilayah Indramayu Barat, Kepala Sekolah, maupun sebagai guru yang mengajar di sekolah masing – masing. Pasalnya, di saat para pelajar sekolah dasar sedang melaksanakan ujian Try Out yang diawali pada bulan April baru-baru ini yakni yang dimulai semenjak hari Kamis, Jumat dan Sabtu di masing – masing sekolah pada saat pelaksanaan try out itu yang lebih anehnya tak satupun para guru yang tampak turut serta mengawasi pelaksanaan ujian try out tersebut. Bermula ketika wartawan Melayu Pos yang hendak bertemu dengan salah seorang kepala sekolah dengan tujuan untuk mengklarifikasi tentang program Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang diduga banyak penyimpangan sampai pemberitaan ini diturunkan oknum kepala sekolah tersebut sampai saat ini belum bisa ditemui. Dari kejadian tersebut, Bawasda Kabupaten Indramayu atau pengawasan daerah dan instansi terkait yang berkompeten di bidangnya pun tidak tahu fungsi masing – masing. Kusbana Anggota LSM Lira Kabupaten Indramayu mengharapkan Bupati Indramayu Hj Anna Sopannah segera meninjau ulang besik maupun tupoksi setiap SKPD yang dinilai tidak tepat penempatannya masing – masing sehingga pemerintah Kabupaten Indramayu tidak amburadul. Hendrik

9

Pegawai Honor dan BPD se-Kabupaten Karo Demo ke DPRD Tuntut Pengesahan APBD Tanah Karo (MP) - Sekitar 200 pegawai honorer di beberapa dinas melakukan demo ke Kantor DPRD Kab Karo, menuntut pengesahan APBD Kab Karo tahun 2014. Pemda Kab Karo dan DPRD, sampai saat ini belum mengesahkan APBD Kab Karo Tahun 2014, akibatnya gaji pegawai sejak Januari belum dibayar. “Kami belum menerima gaji sejak Januari sampai April, sementara pekerjaan sebagai pegawai honorer di dinas kebersihan Kab Karo harus tetap dilakukan setiap hari,” kata

salah seorang wanita yang enggan disebutkan namanya saat melakukan demo di depan Kantor DPRD Kab Karo.

Dari pemantauan yang dilakukan Melayu Pos, setidaknya ada sekitar 200 pegawai honorer dari Dinas Ke-

bersihan, Pemadam Kebakaran dan Kesehatan yang mendatangi kantor dewan, menuntut pengesahan APBD Kab Karo. Kendati demikian para demonstran tidak berhasil menjupai para pemegang kebijakan di kantor wakil rakyat tersebut. Mandeknya pembahasan APBD Kab Karo berkaitan dengan belum adanya keputusan yang definitif tentang pemegang kebijakan di eksekutif. DPRD Kab Karo sudah tidak mengakui lagi Kena Ukur Surbakti sebagai Bupati. Se-

mentara Depdagri sampai saat ini belum menegeluarkan SK, baik untuk pemberhentian Bupati maupun pengangkatan Pelaksana Tetap. Berkaitan dengan pengesahan APBD tersebut, perangkat desa dan juga pegawai Dinas Kebersihan merencanakan kembali melakukan demo ke kantor DPRD dengan mengerahkan masa dengan jumlah yang lebih besar. “Kami tidak mungkin berpangku tangan menghadapi situasi ketidak pastian di Kab Karo,” tuturnya. Martin B

Sengketa Tanah PT Pilar Wana Persada Kriminalisasi Warga Lamandau (MP) – PT Pilar Wana Persada bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Desa Bakonsu, Sekoban,Tapin Bini, Suja dan Tamiyang di Kecamatan Lamandau dan Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah dinilai mengkriminalisasi warga. Hermanasyah pada forum koordinasi di kantor PT Pilar Wana Persada (28/4/14) didampingi oleh Melayu Pos mengatakan, kronologis kejadiannya tanah tersebut berjumlah kurang lebih 37 Ha milik martuanya a/n Yohanes Lasauo dan ia sebagai penerima kuasa atas pengurusan sengketa tanah itu. Tanah tersebut sudah bersengketa kurang lebih 7 tahun tidak ada penyelesainnya. “Maka kami sekeluarga sepakat ambil langkah yang terbaik untuk pasang patok dan pasang tali pembetang pada tanah yang sengketa tersebut. Sebelum kami memasang patok dan tali pembetang kami sudah layangkan surat pemberitahu kepada pimpinan PT Pilar Wana Persada 23/ 4/214 serta pemasangan patok dan tali pembentang. Ternyata pada tanggal 24/4/214 patok dan tali pembentang dicabut dan dirusak oleh Cip Het Sucurity Amin Julianto,” jelas Hermansyah. Pada tanggal 25/4/2014, Hermansyah datang ke kantor PT Pilar Wana Persada bersama keluarga untuk mempertanyakan tentang patok dan tali pembentang sudah hilang dan mereka sudah menanadatangani buku tamu untuk bertemu Zonwanto dan

Aji bagian CSR PT Pilar Wana Persada. Akhirnya Karani staf perusahan memberitahukan kepada Hermansyah bahwa Zon Wanto dan Aji tidak ada di kantor karena mereka keluar. Terjadilah adu mulut dengan Amin Julianto Cip Het Sucurity PT Pilar Wana Persada mengaku dari kesatuan KAPAsSUS berlaga seperti preman. Akhirnya mereka hilang kontrol sempat di antara salah satu mereka mencopot fasalitas di luar kantor PT Pilar Wana Persada bentuk kekesalan mereka kepada pimpinan PT Pilar Wana Persada yang tidak menghargai masyarakat. Dari surat kesepakatan antar masyarakat Bakonsu dan pimpinan PT Pilarar Wana Persada yang sudah ditandatangani bersama-sama masyarakat meminta kepada pimpinan PT Pilar Wana Persada LP (Laporan Polisi) minta dicabut, sengketa tanah minta segera diselesaikan dan anggota TNI tidak boleh lagi mengpam di perusahan perkebunan kelapa sawit karena TNI tidak ada diatur dalam undang-undang untuk mengpam di perusahaan ada kebijakan yang membolehkan TNI dengan sarat tidak melanggar kode etik kesatuan.TNI ber-

Lahan yang dipatok dan rapat koordinasi serta Mayor Amin Julianto.

tugas menjaga keamanan negara dan menjaga perbatasan. Menurut keterangan Heri pada forum, Amin Julianto sudah sering memukul masyarakat. Pertama memukul Hebat masyarakat dari Desa Tamiyang yang kedua memukul Lapinus Ade saya sendiri. “Pak Amin sebagai aparat arogan dengan masyarakat dan bergaya seperti preman,” ujarnya. Menurut anilisa masyarakat, semenjak Zonwato jadi CSR PT Pilar Wana Persada banyak menimbulkan masalah sering kali membawa dan mengatas namakan dayak

Katingan untuk mengpengaruhi masyarakat. “Padahal kasus sengketa lahan tersebut sudah pernah ditangani oleh Ir Marukan Bupati Lamandau tapi aneh setiap sengketa lahan ditangani oleh Bupati ujung-ujungnya pasti menjadi masalah besar, kaya Bupati takut dengan perusahan perkebunan kelapa sawit,” tambahnya. Belum lama ini Amin Julianto Cip Het Sucurity PT Pilar Wana Persada yang mengaku Kopassus dikonfirmasi oleh Melayu Pos melalui telpon terkait setatus angkatan dari kesatuan mana, malah menjawab, “Saya di Pang-

kalanbun mungkin hari Senin saya naik ke kantor PT Pilar Wana Persada,” jelas Amin. Menurut hasil dari penelusuran Melayu Pos tentang setatus anggota TNI yang mengpam di PT Pilar Wana Persada a/n Mayor Amin Julianto AKBRI angkatan 95 dari kesatuan Kodam Iskandar Muda Aceh. Beberapa tokoh masyarakat Desa Bakonsu saat dikonfirmasi Melayu Pos mengatakan apa bila LP (Laporan Polisi) tidak dicabut maka masyarakat 5 desa unjuk rasa menutup pabrik PT Pilar Wana Persada. Robet/Over

Pengurus Baru UPK Kecamatan Gantar Diwacanakan Takkan Berjalan Sesuai Harapan Masyarakat Indramayu (MP) - Pengurus baru yang dikukuhkan melalui (MAD) Kecamatan Gantar 17/04 yang diselenggarakan oleh (BKAD) Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Gantar diketuai oleh Asep Rosidi sesuai pemberitaan MP edisi 197/VII/23 April-6 Mei 2014, yang menghasilkan pengurus baru diketua Alfatoni Arif Sunandar Cs. Terbentuknya pengurus baru tersebut banyak memberikan harapan baru kepada masyarakat dan khusunya pelaku PNPM, akan tetapi hasil investigasi wartawan di lapangan, hasilnya

sangat tidak mendapat respon positif dari masyarakat termasuk salah satu peserta (MD) khusus di Desa Bantarwaru yang tidak bersedia dikorankan jati dirinya kepada Melayu Pos mengatakan bahwa Pengurus yang baru tidak akan merubah PNPM di Kec. Gantar menjadi lebih baik, karena banyak melaksanakan kegiatan PNPM tidak sesuai prosedural. Dengan MD khusus di Desa Bantarwaru terbentuk komposisi pengurus TPK baru walaupun kala itu forum belum mengesahkan tapi hal tersebut akan mem-

buat tidak kondusif di masyarakat, ucap sumber tadi. Sarwin Ketua TPK yang lama tidak akan menerima dirinya diberhentikan atau diganti dengan cara yang tidak sesuai aturan karena saya sudah banyak berkorban untuk PNPM periode yang akan datang termasuk me-

ngikuti bintek dengan biaya pribadi, ucap Sarwin dalam sambutannya di Forum MD tersebut. Dedi selaku Ketua FT UPK Kecamatan Gantar saat dikonfirmasi MP sesaat Forum MD, khusus pihaknya mengatakan bahwa setelah TPK melaksanakan MD ST, maka berakhir masa jabatan TPK yang lama tinggal melengkapi administrasi, ucapnya. Dedi juga sebelum mengatakan terkait masalah yang ditinggalkan oleh Ketua UPK yang lama sedang tahap Identifikasi dan pengumpulan

data, termasuk UPK baru kita tunggu 100 hari kerja bagaimana cara kerjanya. Saca SPd mengharapkan dengan terbentuknya pengurus baru, hendaknya inten koordinasi dengan Kuwu termasuk saya selaku Kuwu Situraja apalagi hendak mencairkan (SPP) Simpan pinjam Perempuan, jangan seperti dulu, Kuwu selalu dikambinghitamkan ketika ada SPP Macet, tapi kalau Kuwu dilibatkan minimalnya dapat membantu ketika ada permasalahan, tandas Saca SPd penuh keraguan. N Suryana

Wakil Bupati Cianjur Tinjau Beberapa Jembatan Cianjur (MP) - Dengan selalu memelihara lingkungan sekitar perbukitan dan bantaran sungai, kita dapat menikmati hidup bersama alam tanpa harus merusak alam itu sendiri. Alam dan bencana tidaklah akan memberikan musibah apabila kita semua senantiasa terus menjaga kelestarian hutan dan sungai. Ketika hujan besar tiba debet airnya besar pula karena kurangnya resapan air di atas bukit, longsoran berupa material seperti batu sehingga terjadi retakan tanah dan mengakibatkan longsor menimpa rumah warga sekitar, warga yang rumahnya tepat dibantaran

sungai untuk selalu saling mengingatkan agar tidak membuang sampah ke sungai atau kali dan memperharikan luapan air sungai serta perlu memikirkan kembali dampak dari penggunaan bantaran sungai untuk membuat atau mendirikan bangunan atau rumah tinggal. Solusi menahan kekuatan air hujan yang saat ini berjalan dengan cuaca ekstrim dapat tertolong apabila perbukitan, pengunungan sekitar pertanian warga setempat dengan mengganti tanaman keras seperti pohonpohon yang dapat menampung resapan air di perbukitan. Demikian disam-

paikan Wakil Bupati Cianjur, dr H Suranto MM saat meninjau beberapa jembatan antara desa Neglasari yang berbatasan dengan desa Sukaratu di kecamatan Bojongpicung yang didampingi camat Bojongpicung, Hendri Prasetyadhi serta kepala desa Neglasari, Onang Sobandi serta perwakilan Dinas Bina Marga, Oscar Rinaldi. Sementra itu Kades Neglasari Onang Subandi mengatakan, fasilitas jalan untuk memudahkan aktivitas warga desa menjadi sedikit terhambat karena setiap melintasi jembatan tersebut warga haruslah lebih berhati-hati karena

rusaknya jembatan yang terkena dampak air yang meluap. Terjadinya longsor dan banjir yang terjadi secara tiba-tiba beberapa waktu lalu di kecamatan Bojongpicung dan Haurwangi yang telah menelan kerugian materi warga setempat. Peninjauan oangsung Wakil Bupati Cianjur ini diharapkan dapat secepatnya memberikan solusi dengan segera memperbaiki jembatan yang rusak. Pada kesempatan yang sama Camat Bojongpicung Hendri Prasetyadhi AP MM melaporkan, bahwa kejadian yang melanda di dua kecamatan yang

berdampingan tersebut telah mengakibatkan beberapa barang harta benda terbawa arus air dengan debet air mencapai tumit orang dewasa yang merendam separuh rumahnya yang posisi rumahnya di pinggir sungai. Banjir yang terjadi di malam senin tanggal 6 April lalu telah mengakibatkan juga erosi beberapa meter sehingga mengakibatkan rusaknya tiga jembatan yang menghubungkan desa Neglasari dengan desa Sukaratu, sehingga warga masyarakat harus lebih hatihati apabila melintasi jembatan tersebut. Agus/Dani


Daerah

10

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Disbudpar Kabupaten Cianjur Kembangkan Desa Wisata Cianjur (MP) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Cianjur berencana mengembangkan desa wisata. Sejumlah desa di Kab Cianjur diyakini bisa menjadi desa wisata yang maju dan berkembang. Bahkan keberadaannya diprediksi bisa menyaingi desa wisata di Yogyakarta. Kepala Disbudpar Kab Cianjur, Drs Tedy Artiawan MSi mengatakan, ada sembilan desa yang saat ini kami kembangkan dengan mem-

bangkitkan kebudayaan lokal. Permainan masyarakat dan kesenian, misalnya. Dengan kegiatan itu, sejumlah desa mulai menjadi daerah tujuan wisatawan di Cianjur. Kesembilan desa itu sedang dikembangkan untuk terus menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Kab Cianjur. Desa yang diharapkan menjadi desa wisata dengan menekankan budaya lokal di antaranya Desa Sukaratu, Kec Gekbrong. Bahkan desa

tersebut juga pernah dikunjungi Pramuka tingkat internasional atas arahan Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif Republik Indonesia. Desa lainnya seperti Desa Ciputri, Kec Pacet juga tengah dikembangkan. Di desa ini terhampar perkebunan teh. Selain itu di desa ini terdapat peternakan yang juga menjadi daya tarik. Desa ini juga pernah dikunjungi SBY. Desa wisata yang punya wisata olahraga juga ada, seperti

arung jeram yang ada di Desa Cihaur, Kec Haurwangi. Lebih lanjut Kadisbudpar Cianjur menyampaikan, untuk mendukung terciptanya desa wisata, Pemkab Cianjur telah menyalurkan sejumlah bantuan, baik berupa anggaran maupun pelatihan. Tidak hanya dari pemkab, pemerintah pusat juga telah menyalurkan bantuan dana untuk mengembangkan desa wisata yang ada di Kab Cianjur. Pemkab Cianjur sendiri telah

menyiapkan anggaran untuk pelatihan dalam upaya menata kawasan desa wisata. Karena di Desa wisata ini ada kelompok-kelompok yang mengurusnya. Melihat potensi yang ada, pihaknya akan terus berupaya menambah desa wisata di Kab Cianjur. Penambahan diiringi dengan pembinaan sapta pesona, yakni menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan. Agus/Dani

Lokasi Galian C Pasir Sedot Resahkan Warga Indramayu (MP) - Lokasi pasir sedot meresahkan warga pasalnya terlalu dekat dengan rumah penduduk, lokasi tersebut jaraknya hanya 50 – 70 meter ditambah akses jalan keluar masuk kendaraan pengangkut pasir lewat emperan rumah. Hasil investigasi wartawan di lapangan kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan karena memang letak lokasi betul-betul tidak layak untuk ditambang apalagi menggunakan alat sedot, hal ini sangat mengganggu ketentraman masyarakat blok Naringgul RT 001 RW 12 Desa Baleraja Kecamatan Gantar, dengan hal tersebut hendaknya pemerintah setempat jangan tutup mata, tutup telinga mengingat kedepan masyarakat akan terkena dampak dari adanya lokasi pasir sedot tersebut. Beberapa warga masyarakat yang ditemui MP di sekitar lokasi sebagian besar merasa terganggu dan tidak setuju, harus dihentikan, kenapa pemerintah desa dalam hal ini Pak Kuwu yang sama-sama berada di Blok Naringgul tidak mengajak masyarakat untuk musyawarah terlebih dahulu, seharusnya aparat desa, RT, RW jangan mementingkan diri sendiri, tapi harus mementingkan lingkungan masyarakat banyak, terlebih memikirkan dampaknya setelah galian tersebut selesai, ucap warga yang identitasnya tidak bersedia dikorankan.

Tardi selaku anggota BPD yang mewakili masyarakat Naranggul saat dikonfirmasi MP pihaknya tidak pernah menandatangani persetujuan lingkungan untuk penerbitan ijin lokasi, dan membenarkan banyaknya masyarakat yang tidak setuju adanya galian C pasir sedot di Naringgul mengingat sangat dekat dengan rumah penduduk. Tapi sepertinya masyarakat hanya bisa protes di belakang tidak berani menyampaikan ke Pak Kuwu yang punya peranan soal lokasi tersebut. Dan kalau keberadaan lokasi tersebut ditolak warga dan hanya menguntungkan pihak tertentu saja, hendaknya pihak terkait seperti Kuwu, Pak Camat, dari perijinan dan pertambangan sudi kira untuk mempertimbangkan dan melakukan cek lapangan terlebih dahulu sebelum ijin diterbitkan. Camat Gantar Asep Mahmud kepada MP belum lama ini mengatakan bahwa ijin rekom lokasi tersebut sedang diproses begitu juga dari Dinas Perijinan yang disampaikan oleh Aris mengatakan bahwa Rekom ijin Galian C Pasir sedot Blok Naringgul sudah selesai tapi belum dike-

luarkan, bahkan wartawan disarankan untuk menghu-

bungi Pak Tohari dari Perijinan yang mondar mandir ke

lapangan.

Sampit (MP) - Pasukan relawan pemadam kebakaran (Damkar) yang beralamat jalan Muhran Ali Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang Sampit Kalimantan Tengah perlu perhatian dari pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit untuk membantu meringankan biaya operasional mereka terutama peralatan kerja mereka di lapangan seperti sepatu laras panjang atau seperti yang dipergunakan petugas pemadam kebakaran Pemkot Sampit karena sangat diperlukan mereka di lapangan bila ada terjadi kebakaran. Karena selama ini yang meraka pakai hanya menggunakan sandal jepit. Jadi kalau menggunakan

sepatu laras panjang seperti sepatu yang dipakai oleh anggota Damkar Pemkot mereka akan leluasa untuk bekerja karena terhindar bila ada paku yang terinjak maupun pecahan kaca akibat kebakaran. Anang Syahrani (43) selaku ketua tim relawan swasta pemadam kebakaran Kelurahan Baamang Tengah menuturkan kepada MP di rumahnya kemaren, “Saya mengharapkan partisipasi Pemkot untuk membantu meringankan biaya operasional kami terutama pakaian seperti sepatu laras panjang seperti petugas damkar Pemkot karena selama ini bila terjadi kebakaran kami di lapangan hanya menggunakan sandal

jepit saja takutnya nanti kalau ada paku dan pecahan kaca lainnya sehingga berakibat fatal bagi kaki kami tapi kalau menggunakan sepatu kami bisa leluasa bekerja di lapangan bila ada musibah kebakaran,” pintanya. Syahrani juga mengharapkan bantuan dari pemerintah Kotim dan para dermawan un-tuk meringankan biaya opera-sinya terutama masalah bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang selama ini selalu kekurangan dan tidak ada stok. “Bila ada musibah kebakaran terpaksa saya mengeluarkan uang pribadi untuk membeli bensin agar bisa cepat membantu untuk memadamkan api di lokasi kebakaran,” harapnya.

Pemadam kebakaran yang beralamat jalan Muchran Ali RT 12/RW 04 Baamang Tengah Kecamatan Baamang ini yang dikelola oleh para swasta sebanyak 7 orang ini disebut relawan pemadam api Baamang, Syahrani mengharapkan kepada pemerintah Kotim agar bisa memperhatikan, karena selama ini menurutnya pemerintah Kotim kurang memperhatikan atau tidak pernah membantu peralatan relawan pemadam api Baamang. Sedangkan relawan pemadam api menggunakan mesin alkon bekas dan bila ada terjadi kebakaran ditarik dengan memakai gerobak dorong yang ditarik menggunakan sepeda motor. “Kami bersyukur ada

perusahaan sawit (PBS) PT KLK yang berada di Kotim bisa membantu peralatan seperti, mesin pompa dan selang serta peralatan lainnya kami banyak mengucapkan terima kasih kepada perusahaan tersebut,” ujar Anang. Perlu diketahui pemadam api Baamang ini yang dikelula tujuh orang warga ini sudah empat kali ikut memadamkan kebakaran di pemukiman penduduk, dan banyak membantu masyarakat akibat musibah kebakaran di Kota Sampit baik yang berada di Kecamatan Baamang maupun baru-baru ini yang terjadi kebakarang yang merenggut nyawa sebanyak lima orang di Kecamatan Ketapang Sampit. Ariy

Mobil Pupuk Terbalik di Parit Perkebunan

N Suryana

SD N Margamulya IV Miliki Komitmen Pendidikan yang Berkualitas

Sumarni SPd MM

banyak terobosan – terobosan yang sudah dilakukan di antaranya menata gedung sekolah yang sedemikian lengkap agar indah dan asri dipandang semua kalangan. Hal tersebut bukan lah se-

Cianjur (MP) - Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Cianjur Ridwan Ilyasin SH MM mengumpulkan para Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) dan Konsultan Pusat Layanan Terpadu (Plut) di Aula Kantor Diskop UMKM di Jalan Raya Ariawiratanudatar, Kamis, 24 April 2014. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi di lapangan dalam melakukan penyuluhan tentang perkoperasian. Dalam pertemuan tersebut Kadiskop UMKM Cianjur menyampaikan beberapa hal yang harus dipahami bagi seluruh PPKL dan Konsultan Plut terkait dengan UndangUndang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Pemahaman terhadap undang-undang tersebut dianggap sangat penting sebagai pedoman dalam melakukan penyuluhan di lapangan. Lebih lanjut Ridwan Ilyasin SH MM mengatakan ingin para petugas di lapangan itu satu persepsi dalam memberikan penjelasan atau penyuluhan. Tujuan Diskop UMKM mengumpulkan mereka yaitu untuk mengetahui sejauh mana pemahamannya tentang Undang-Undang Perkoperasian yang terbilang baru. Kalau semua sudah bisa dipahami dan dimengerti, tinggal mengimplementasikannya di lapangan untuk mendorong koperasi di Cianjur agar lebih maju dan berkembang. Ada perbedaan yang mencolok antara Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 dengan Undang-Undang yang baru Nomor 17 tahun 2012 tentang Koperasi. Dalam UndangUndang Nomor 25 Tahun 1992 menjabarkan pengertian koperasi sebagai badan usaha dan badan hukum yang beranggotakan orang-seorang. Sedangkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 menjabarkan pengertian koperasi sebagai badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan. Dilihat dari sudut kejelasan modal koperasi, definisi koperasi menurut UU No 17 Tahun 2012 menguraikan lebih jelas komposisi modal yang dimiliki koperasi. Hal tersebut dibuktikan dengan pernyataan mengenai pengertian koperasi sebagai badan hukum dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal menjalankan usaha. Agus/Dani

Truk yang melebihi muatan pupuk terbalik di jalan perkebunan.

Posko Relawan Damkar Baamang Perlu Perhatian Serius Dari Pemerintah Kotim

Indramayu (MP) - SD N Margamulya IV yang berkedudukan di Desa Margamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu Jawa Barat saat ini memiliki komitmen kuat untuk menciptakan generasi – generasi bangsa yang berprestasi, cerdas, kreatif, dan berakhlakul karimah. Hal ini terbukti dari kepiawaian sosok Sumarni SPd MM yang akrab disapa ibu Ai selaku Kepala Sekolah yang cukup senior yang sudah menjabat selama kurang lebih 6 tahun di SD Margamulya IV Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu. Dan selama kepemimpinannya

Diskop UMKM Adakan Penyuluhan UndangUndang Perkoperasian

mudah yang kita bayangkan dan selama kepemimpinannya juga banyak perkembangan – perkembangan yang signifikan di antaranya per satu Februari 2014 sekolah yang dipimpinnya

baru saja mendapatkan juara pertama tingkat kecamatan dalam ajang lomba membaca dan berhitung (Calistung). Kepala SD N Margamulya IV Sumarni SPd MM yang akrab disapa ibu Ai kepada Melayu Pos mengatakan, “Untuk meningkatkan kualitas yang maju dan terarah merupakan semua program di tiap – tiap sekolah guna mewujudkan para peserta didik yang bermutu dan berkualitas namun hal

itu bukan lah perkara yang mudah dan sudah barang tentu harus melalui proses yang panjang bahkan lebih dari itu sangat dibutuhkan kesungguhan, ketekunan, dan juga kemauan yang kuat dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada siswa selain itu juga dibutuhkan sinergisitas profesionalisme seluruh para pendidik dalam mejalankan tugas-tugas, agar program pendidikan disepakati dapat terlaksana sesuai dengan kurikulum yang berlaku dan kebersamaan. Untuk itu SD N Margamulya IV memilik komitmen pendidikan berkualitas.” Hendrik

Seruyan (MP) - Mobil jenis Hino warna merah dengan nomor polisi KH 9721 GD yang dikemudikan Juari (49) yang bermuatan pupuk jenis Urea non subsidi yang dimuat dari Kota Sampit menuju perkebunan kelapa sawit terbalik di jalan poros perkebunan sehingga mobil tersebut mengalami kemiringan dan muatannya tercecer di parit dan berseerakan sehingga pupuk tersebut larut dan terendam air. Puluhan karung pupuk tersebut terendam air sehingga tidak diamankan atau dikeluarkan dari air melainkan dibiarkan saja. Truk bak kayu tersebut diduga kelebihan muatan sehingga beban berat tidak seimbang dengan jalan di perkebunan. “Ada tiga titik lubang di sini pada saat saya melintas untuk lubang yang pertama dan yang kedua saya lolos dan yang terakhir mobil dalam keadaan mantul sehingga mobil saya terbalik ke kanan, rencana pupuk ini akan saya antar dari Sampit menuju PT Sarana Titian Permata di Estate. Untungnya dalam kejadian mobil saya terbalik saya tidak mengalami cidera dan untungnya saya masih selamat dan langkah selanjutnya menunggu teman saya balik dari PT STP yang selesai muatan dan bongkar di sana jadi pupuk yang saya bawa ini nantinya akan saya oper ke mobil teman saya biar diantar kesana karena mobil saya mengalami kerusakan kenalpot dalam keadaan penyok dan tangki solar atau tanki BBM saya mengalami lepas dari bolt nut nya dan oli mesin mengalami tumpah harapan saya semoga jalan perkebunan banyak diperbaiki dikarenakan kondisi jalan banyak berlubang dan rusak,” ujarnya kepada Melayu Pos. Her

Padi yang Gagal Panen Lemah Mukti (MP) - Di sebalah barat Kampung Bakung Desa Lemah Mukti Kecamatan Lemah Abang Wadas Kabupaten Karawang beberapa puluh hektar sawah gagal panen. Seperti sepanjang jalan ke Kampung Pulogadung itu sawah pak haji yang sekitar 5 hektar gagal total tidak bisa panen sama sekali karena padi itu begitu keluar langsung putih dan hapa tidak berisi dan batang padi itu membusuk tidak tahu kena penyakit apa. Pada hari Sabtu 3 Mei 2014 Melayu Pos bertemu dengan seorang petani bernama RT Itot yang berasal dari Kampung Babawangan masih sama Desa Lemah Mukti RT Itot mengatakan, setiap musim begini terus sedangkan bekas biaya penggarapan menghabiskan sekitar 5 juta rupiah di dalm satu hektarnya. RT Itot berharap dari pihak yang terkait harus memperhatikan nasib para petani sedang selama ini tidak ada satu orang pun datang ke lokasi untuk meninjau sawah yang gagal panen dari pihak kepala desa dari PPL atau dari instansi yang terkait dari pertanian para petani memohon kepada pemerintah supaya diperhatikan nasib para petani. Edi S BK


Sambungan

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

Jokowi Kunjungi Tokoh NU dan Muhammadiyah Sambungan dari hal. 1 leh menggunakan teknik ambang berjenjang (multistage random sampling) ini diklaim batas kesalahan (margin of error) sekitar 2,8% dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%. Dalam riset tersebut terungkap sebanyak 32,5% mengaku akan memilih Prabowo Subianto. Sedangkan bakal capres PDI Perjuangan Jokowi hanya dipilih oleh 22,1% responden dan bakal capres Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) dipilih oleh 15,5% responden. Sementara sebanyak 29,9% responden menyatakan “tidak tahu” atau belum punya pilihan. Menurut Umar terdapat tiga faktor yang menjadikan pilihan warga NU cenderung ke capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pertama stigma negatif terhadap PDI Perjuangan yang dinilai kurang dekat dengan aspirasi umat Islam. Selain itu, imbuh Umar, program Patai Gerindra cenderung berorientasi pada masyarakat petani. “Ketiga keberadaan Yenny Wahid yang lebih mendukung Prabowo Subianto sedikit banyak mempengaruhi preferensi

warga nahdliyin yang masih menghormati keluarga Gus Dur,” kata Umar. Sementara terpisah Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanudin Muhtadi mengatakan upaya

Jokowi menggalang dukungan kalangan NU memiliki landasan sejarah. “Ada aspek historis. Dulu penopang Soekarno adalah nasionalis dan NU,” ujar Burhan usai diskusi di Gedung MPR, Kompleks

Parlemen Senayan Jakarta. Sementara Prabowo Subianto, kata Burhan juga memiliki hubungan kesejarahan dengan kelompok Islam dari Masyumi. Ayahanda Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo memiliki hubungan yang baik dengan kalangan Masyumi. “Sekarang, Prabowo kelihatan dekat dengan kelompok Islam,”katanya. Pengamat politik UIN Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, arena Pilpres 9 Juli nanti menjadi pertarungan masa keemasan kenaikan elektabilitas Jokowi dan Prabowo.”Tingginya elektabilitas Jokowi dan Prabowo, sehingga Pilpres 2014 ladang Jokowi dan Prabowo,” kata Pangi. Untuk itu, Pilpres 2014 adalah momentum yang tepat bagi Jokowi dan Prabowo mencalonkan diri menjadi presiden. Jika tidak, maka Jokowi dan Prabowo akan sama-sama kehilangan momentum politik. “Tak ada jaminan popularitas Jokowi dan Prabowo akan terus membahana naik sampai pemilu berikutnya karena popularitasnya sudah pada titik klimaks,” katanya. Ic/Red

Pengacara Gadungan Diduga Tipu Klien Ratusan Juta Sambungan dari hal. 1 klien, tetapi Rommel Edwin SH telah melanggar kepercayaan. Di mana Rommel Edwin Sitorus SH telah menerima sekitar Rp 700 jutaan dari Abdi tahun 2011 untuk mengurus permasalahan tanah yang diserobot PT SAM II di MA karena di PN dan PT Riau sudah dimenangkan. Rommel mengatakan putusan akan cepat keluar dan apabila di MA kalah maka uang akan dikembalikan 80 persen. Nyatanya semua janjijanjinya tak kunjung nyata sampai tahun 2014. Untuk itu Abdi sampai saat ini menagih dikembalikan uang yang diterimanya. “Sudah bermacam cara untuk menemuinya tapi selalu mengelak dan tidak memberi celah kepada siapa saja yang menghubunginya. Selalu ngerocos seperti makan latong, berbicara gaya preman namun tidak mau jumpa selalu mengelak,” ungkap korban dan meditor yang menghubunginya.

Rommel Sitorus diduga melakukan praktek pengacara tanpa izin. Papan nama praktek bertuliskan Kantor Hukum Advokat/Penasehat Hukum di Jl Kartini Kisaran Kabupaten Asahan Sumut, menurut beberapa nara sumber, jarang dibuka. Si korban dan rekan mau menjumpai di rumahnya di Jl Durian Kisaran (2/5), Rommel Sitorus tidak ada di rumah dan istrinya mengatakan siang berangkat ke Rantau Prapat. Saat ditanya istrinya soal sarjana yang disandang Rommel Sitorus, dia mengatakan memperoleh gelar sarjana hukum dari Perguruan Tinggi Islam Riau kampus itu berpusat di Pekanbaru. Menurut nara sumber Ikai dan Peradi Cabang Asahan menyatakan, Rommel Edwin SH sudah lama praktek pengacara. Namun dia tak memiliki izin praktik dan tidak ada terdaftar di organisasi advokat. Serta sepengetahuan mereka belum pernah disumpah di pengadilan. Selama ini,

kata mereka, tak bisa berbuat banyak karena lembaga peradilan dan institusi lainnya bisa menerimanya dengan menggunakan berbagai cara. Sudah banyak mengeluhkan soal kinerjanya, karena tak memahami hukum, setiap perkara yang ditangani tak pernah terselesaikan. Dari investigasi dan wawancara beberapa rekan sejawat advokad serta masyarakat di Kisaran oleh Tim MP, bahwa keabsahan sarjana hukum yang disandang Rommel Edwin SH diragukan. Dimana istrinya mengatakan, ijazah suaminya diambil dari Universitas Islam Riau. Sementara dia di Kisaran penganut Nasrani. “Ada terendus informasi diduga bahwa yang mempunyai ijazah sarjana hukum yang asli adalah Edwin Sitorus SH yang menurut informasi bekerja di salah satu perkebunan. Sementara nama dia adalah Rommel Sitorus. Ini perlu ditelusuri pihak yang berwajib keabsahan beracaranya

dipenuhi dengan debu vulkanik. Masyarakat sangat berharap solusi dari pemerintah dalam pengolaan lahan agar mereka dapat mempergunakan bantuan benih yang telah diterima. Dengan demikian masyarakat di Kecamatan Payung dapat kembali bercocok tanam, sesuai dengan kebiasaan mereka sebelum terjadi erupsi. Dari pemantauan yang

dilakukan wartawan, di Desa Payung dan Batu Karang saat ini pemerintah sedang melakukan perbaikan terhadap irigasi, sebagai sarana penyaluran air ke lahan persawahan yang ada di kedua desa tersebut. Keterangan yang disampaikan masyarakat berbeda dengan yang disampaikan Kepala Desa Batu Karang, Roy Sembiring. Dia menilai pemerintah sudah memberikan perhatian

kembali, karena menurut nara sumber pihak Polres Asahan sudah pernah memanggil dalam permasalahan legalitasnya, namun tidak tau sampai di mana kelanjutannya,” ungkap nara sumber. Pihak yang dirugikan tetap akan menagih haknya, karena Rommel yang mengaku sebagai advokat tidak mau jumpa pada saat itu. Dia mengelak dan mengatakan bahwa dia sedang di Sidempuan. Sementara sekretaris dan istrinya mengatakan dia ke Rantau Prapat. Korban mengatakan akan menempuh jalur hukum. “Karena permasalahan saya tidak ada diurus dan uang tidak dikembalikan seperti yang didijanjikan. Apalagi saya ada mendengar berita miring soal keabsahan/ legalitasnya di advokat/ penasehat hukum, kalau ini terbukti nantinya ini sudah mengarah penipuan dengan memakai jabatan palsu,” ungkap Abdi. Tambun

yang baik terhadap korban erupsi Sinabung. Dia berpendapat saat ini perhatian pemerintah lebih fokus terhadap masyarakat yang jadi korban erupsi Sinabung, yang masih berada di posko pengungsian. Sementara masyarakat yang sudah kembali ke desa, diharapkan secara perlahan lahan memperbaiki lahan maupun pemukiman yang rusak terdampak erupsi Sinabung. Rahmat G/Pendi S

“Tikus” Gerogoti APBD di Bagian Humas Sekwan DPRD Kab Kepulauan Meranti Sambungan dari hal. 1 koran dalam LPJ yang tertera 10 eksemplar dan otomatis telah terjadi penggelembungan (mark-up) yang bernuansa korupsi sementara duit tagihan koran yang diterima oleh Kepala Biro, hanya terhitung 7 eksemplar dengan rincian untuk koran mingguan Rp 1.050.000/3 bulan dan harian Rp 2.100.000/3 bulan, dari koran mingguan praktek tersebut mendapat Rp 450.000/3 bulan setiap LPJ dan koran harian meraup Rp 900.000/3 bulan setiap LPJ. Sementara masing-masing 3 eksemplar masuk ke kocek oknum-oknum di bagian Humas, dihitung-hitung

duit yang masuk ke kocek oknum-oknum bagian Humas DPRD tersebut. Hasil praktek penggelembungan tagihan koran tersebut mencapai Rp 14.500.000/3 bulan dan menurut Nina Candra Kabiro Wartawan Tabloid Moral, Burhan Kabiro Radar Riau dan Z Arifin Kabiro Kepri terkini, tindakan dan praktek tersebut tidak bisa dibiarkan terus terjadi karena telah menggerogoti uang Negara untuk keuntungan pribadi. M Toha Kabag Humas DPRD pernah mengatakan anggaran koran sangat minim, maka langganan dibatasi masing-masing koran hanya 5 eksemplar. Mendengar hal masalah motong-memotong

tagihan koran yang dilakukan oleh oknum-oknum di bagian humas Sekwan Drs Askandar Sekwan DPRD Meranti, menyebutkan, “Saya tidak ikut campur dan tidak tau menau hal tersebut,” celetuknya. Menurut sumber Melayu Pos sikap yang disampaikan Askandar tersebut bukanlah menunjukkan sikap pemimpin yang bertanggung jawab. Ini sama saja seperti keroco tukang antar surat, bukan sebagai pejabat Eselon II, diduga Askandar ingin terkurung di luar dan terimpit di atas. Sebelumnya Askandar menjabat Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Teransmigrasi Kabupaten

Kepulauan Meranti pada saat penerimaan CPNS 2013 yang lalu oknum pegawai dinas tersebut melakukan pungutan pencari kerja yang membuat k artu pencari kerja maupun leges kartu pencari kerja tersebut dikenakan sebesar 20.000 rupiah /orang sebanyak kurang lebih 15.000 orang pencari tenaga kerja yang berurusan di dinas tersebut. Apakah duit sebanyak ini hanya dimakan oleh anggotanya saja? Diharapkan para penegak hukum di Riau umumnya, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti yang masih punya nyali sehat saja yang dapat menyelidikinya. Mkh/T3s

rangka kita memasuki era menjelang pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. Memaknai politik buruk sebagai ketidakpeduian moral. Politik buruk karena tergoda kekuasaan yang sudah menjadi nila yang menjadi penyakit. Politik buruk sebagai kecintaan kepada villa dan melupakan Mushalla Politik buruk

meninggalkan rakyat demi kepentingan sendiri, keluarga dan mitra. Politik buruk adalah politik yang memparkir idealism. Benarlah, sentilan kritik Allama Mohammad Iqbal terhadap mereka mereka ini. Merekalah yang hidup hanya sampai liang lahad/Aku tidak/ Aku mau hidup sampai kepada Tuhanku. 

Politik Buruk Bagi Zaman Sambungan dari hal. 1 kekuasan tanpa kebenaran dan keadilan. Ia menjadi politik buruk bagi zaman. Tentu saja kita tidak boleh membiarkan kemungkaran dari politik buruk berkelanjutan. Seperti dikatakan oleh mantan Ketua MPR Amien Rais, beberapa waktu lalu. Kita membangun bangsa dengan politik Indo-

nesia raya. Amien Rais sudah benar. Ia menyadari elit bangsa yang menyandang predikat politisi itu sudah terpuruk moralnya. Ini harus dilawan. Diperlukan aliensi, alieansi kebudayaan politik Indonesia raya. Lagi pula tema politik buruk bagi zaman menjadi relevant untuk kita pahami dan kita lawan. Yaitu dalam

Laudya Cynthia Bella Naikkan Berat Badan Tahu resiko dan bersikap profesionalisme, artis Laudya Cynthia Bella siap memerankan karakter apa saja. Karena itu ia pun rela menaikkan berat badan demi tuntutan peran yang akan dimainkan di layar lebar. Kini ia terlihat lebih berisi dari biasanya di berbagai acara yang dihadiri dan berusaha nyaman. “Sebetulnya aku mesti nyaman karena pekerjaan. Apalagi di dunia entertainment berat badan tetap sama alias harus dijaga.

Sekarang beratku 55 kilogram,” katanya. Tetapi muncul anggapan, Bella mau menaikkan berat badan di film tersebut karena honor tinggi. Hal ini ditepisnya. “Sebenarnya lebih ke tantangan. Tantangannya berat dan cobaan lebih banyak di film ini. Malah harus syuting sudah selesai tapi diundur,” sambungnya di Plaza Senayan Jakarta. Sri

HE Paulus S : Sekda Nurdin Lubis Bius Penegak Hukum Sambungan dari hal. 1 Pujo Nugroho ST langsung memanfaatkan kesempatan emas memanfaatkan kelihaian Nurdin Lubis SH. Diduga keduanya bersepakat melakukan teori pembodohan serta siasat rasionalisasi dengan memangkas setiap mata anggaran senilai 20 persen dari APBD dan P-APBD tahun anggaran 2013, dalam upaya mengisi kekosongan Kas Pemprov Sumut yang nyaris sudah minus, akibat ulah kedua oknum tersebut. Kendati proses pengajuan perpanjangan masa aktif Sekda Pemprov Nurdin Lubis SH merupakan satu tragedi dan malapetaka bagi seluruh warga masyarakat Sumut. Sebab, sangat sarat dengan

kepentingan politik praktis yang bermuara kepada pembangunan Geo-Demo dan Konsos Pemprov Sumut. Namun bagi Gatot Pujo Nugroho, fasilitas kekuasaan yang dimiliki dengan azas aji mumpung harus dimanfaatkan demi keuntungan kelompok dan pribadi. Berbagai mata anggaran di dalam APBD dan P-APBD Pemprov Sumut tahun anggaran 2013, seperti Dana Bagi Hasil (DBH), BOS, BANSOS, dan penyertaan modal senilai Rp 200 miliar yang disuntikkan ke PDAM Tirtanadi sebagai BUMD Pemprov Sumut yang langsung dipotong komisi senilai 5 persen dari nilai yang disuntikkan. Akibatnya, Azam selaku

Dirut PDAM Tirtanadi harus menginap di Hotel Prodeo Rutan Tanjung Gusta, untuk mempertanggung jawabkan tindak pidana korupsi, pemotongan komisi 5 persen tersebut. Sementara upaya rasionalisasi sebanyak 20% dari seluruh APBD/P-APBD di setiap Dinas/SKPD di jajaran Pemprov untuk mengisi kekosongan kas, karena sebelumnya sudah dipinjamkan Gatot PN selaku Gubsu kepada koleganya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaq dengan Ahmad Fathana dalam kaitan impor daging sapi. Karena itulah Gatot PN mengajukan perpanjangan masa aktif Nurdin Lubis SH selaku Sekda. Hps/Mp

Pemilik Galangan Kapal Mengeluh Bahan Baku Langka

Masyarakat Korban Erupsi Sinabung Tagih Janji Pemerintah Sambungan dari hal. 1 Karyawan Sembiring dan Rasen Pandia menjelaskan, sampai saat ini bantuan yang sudah sampai kepada masyarakat baru merupakan benih untuk bercocok tanam. Kendati demikian bantuan tersebut belum bisa dipergunakan, karena lahan pertanian yang ada di desa mereka belum bisa diolah seperti sebelum terjadi erupsi. Lahan pertanian mereka sampai saat ini masih

11

Sambungan dari hal. 1 luar negri. Di samping itu, pemilik galangan kapal juga mengeluhkan sikap pemerintah dan instansi lainnya kurang memperhatikan mereka. Salah seorang pemilik galangan yang telah menekuni usahanya selama 21 tahun mengungkapkan, order pembuatan kapal 1 tahun belakangan ini tidak bisa dipenuhi karena keterbatasan bahan baku. “Saya berharap pemerintah setempat dapat menyediakan bahan baku untuk usaha galangan kapal,” ungkapnya kepada MP, baru baru ini. Dari 50 pengusaha galangan kapal, hanya sedikit lagi pengusaha yang masih bertahan karena sulitnya menemukan bahan kayu hutan pilihan dengan kualitas bagus. Akibatnya, tak jarang untuk menyelesaikan satu kapal berukuran besar, mereka memerlukan waktu hingga 2 tahun. Apalagi kayu untuk membuat kapal tak sembarangan, pengusaha dok kesulitan untuk kayu khusus yang tahan air dengan kualitas terbaik. Namun demikian, mereka tak putus asa untuk mendapatkan bahan baku. Untuk itu, mereka mengharapkan per-

hatian pemerintah agar masalah yang dihadapi dapat diatasi karena dua tahun belakangan ini banyak usaha galangan yang tutup akibat kesulitan bahan baku. Kadang mereka membeli bahan baku dari kayu masyarakat namun tak jarang sering ditangkap Dinas Kehutanan dan instansi lainnya tanpa memberi arahan/solusi, syarat dan surat apa saja yang mau dibenahi. “Kebanyakan kayu olahan milik masyarakat ditangkap oleh kehutanan yang sudah sandar di tepi sungai, dan sebagian kayu olahan ditangkap tapi pelakunya tidak ada dan kayu dilelang, terakhir yaitu pertengahan April Dishut juga berhasil menangkap sekitar 20 ton kayu olahan,” ungkap nara sumber kepada MP (28/4). Masyarakat juga mengatakan, instansi terkait tebang pilih karena kayu masyarat ditangkapi Dinas Kehutanan atas perintah Bupati. Sementara PT Diamon Raya Timber yang main tebang serampangan yang seharusnya pilih tebang di atas diameter 40 cm dan atau ditanam kembali dibiarkan, malah yang ditumbangi habis diterlantarkan dan dialih fungsikan manjadi perkebunan sawit, ada indi-

kasi kalau muat ponton isi 5 ribu ton tapi suratnya 3 ribu ton. Tapi kayu masyarat saja yang ditangkap sebagai tumbal yang di hutan tidak ditangkap tapi setelah di tepi sungai ditangkap. Jarak hph dari jalan umum 6 km tapi sudah sampai ke jalan dibabat habis oleh PT Timber, hph seharusnya tumbang tanam nyatanya tidak. Dan lahan dibiarkan dan dialihkan jadi kebun sawit orang lain, sudah sekitar 20 tahunan PT Timber beroperasi, konvensasi ke masyarakat pun tidak ada disalurkan, apakah semua ini ada intervensi pihak tertentu? Karena dari dulu sampai sekarang penerbitan SKAU yang diterbitkan oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat setara/ pejabat lain di desa tersebut dimana hasil hutan kayu tersebut akan diangkut tidak bisa dikeluarkan,” ungkapnya. “Para pengusaha galangan kapal berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Rohil bisa mengayomi mereka, karena setiap turun kapal Rp 4.5 juta sampai 5 juta kami ada bayar pajak model A dan sudah menciptakan lapangan kerja,” ungakapnya. Tbn

5 Penyimpangan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Sambungan dari hal. 1 sepeda untuk siswa yang tidak mampu, namun diperjual belikan oleh kepala sekolah dengan mengangsur, 3. Berbagai macam kegiatan pungli: dana trobosan, sumbangan logo mobil ceprolet kepala sekolah yang hilang, uang perpisahaan, membeli buku LKS dari sekolah dan buku pelajaran disarankan siswa untuk mephoto kopi bukan dana BOS, serta baju seragam dari sekolah saat penerimaan murid baru. 4. Fungsi uang komite sekolah menengah atas (SMAN) oleh kepala sekolah yaitu untuk honor kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas dan ketua jurusan, 5. Proyek sarana dan prasarana seperti pembangunan penambahan di sekolah SDN 119, SMAN 1, SMAN 2, pembangunan mushola SMPN 4, pembangunan mesjid di lahan sekolah SMAN 2 dari sumbangan masyarakat, serta pembangunan SMPN baru di Jalan Seroja yang tidak sesuai dengan bestek yaitu pengurangan bobot kerja serta item pekerjaan seperti drainase keliling gedung dan jaringan irigasi beserta tank air tidak dilaksanakan karena itu LDS Kota Pekanbaru menyurati Menteri Pendidikan Nasional di Jakarta serta meminta dewan perwakilan rakyat (DPRD Kota Pekanbaru) memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Prof DR Zulfadil SE MBA atas kelalaiannya memimpin Dinas

Pendidikan Kota Pekanbaru. Jurnal Koordinator Investigasi LDS Kota Pekanbaru mengatakan, dari masa pemerintahan Herman Abdullah sebagai Walikota Pekanbaru yang waktu itu H Yakup sebagai Kepala Dinas Pendidikan telah melaksanakan program kegiatan kelembagaan dengan membuat formulir yang diberikan ke semua sekolah negeri untuk diisi oleh kepala sekolah fungsi kucuran dana dari negara seperti dana BOS, dana DAK dan bantuan langsung dari perusahaan. Kenyataannya kepala sekolah tidak ada yang berani mengisi formulir tersebut, hal hasil kami dipanggil H Yakup Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru mempertanyakan dasar formulir kelembagaan yang diberikan ke sekolah, kegiatan kami seminggu menjelang itu mendengar kabar kepsek yang telah melaksanakan pungli tersebut dipindahkan sekolah pelosok Kota Pekanbaru. Namun setelah H Yakup pensiun sebagai kepala dinas pendidikan yang sekarang digantikan Prof DR Zulfadil SE MBA kegiatan pungli semakin merajalela, hampir semua sekolah di Kota Pekanbaru memungut biaya trobosan untuk persiapan UN yang telah ditanggung dari dana BOS. “Saya selalu mengawasi kegiatan sekolah untuk kesejahteraan putra putri bangsa dalam menuntut ilmu pen-

didikan, kegiatan ini sangat penting supaya wali murid tidak menjadi ATM kepala sekolah serta pegawai dinas pendidikan tidak dapat korupsi, maka dari dua pemimpin dinas pendidikan ini menurut pandangan kami kelemahan Fadil karena tidak tegas terhadap bawahannya karena itu bawahannya sering membuat kesalahan, sekalipun telah diekspos media massa,” jelasnya. Jurnal menambahkan, hal ini terjadi karena kurangnya wibawa kepala dinas terhadap bawahannya yang tidak mau terjun langsung ke lapangan hanya menerima laporan di kantor maka itu terjadi 6 dugaan penyimpangan kegiatan kedinasan Pendidikan Kota Pekanbaru. “Saya minta bapak Fadil menindak tegas bawahan memberi laporan yang tidak sesuai dengan faktanya, kepala sekolah yang telah melaksanakan pungli dan Fajri Hidayat ST diduga tidak mengerjakan item drainase dan jaringan irigasi pembagunan SMPN baru Jalan Seroja,” pintanya. Sedangkan Kadis Prof Drs Zulfadil SE MBA beberapa kali dihubungi Melayu Pos melalui Hp dan di-SMS tidak diangkat mungkin ketakutan untuk memberikan komentar tentang banyaknya penyimpangan dilakukan bawahannya. Diduga penyimpangan tersebut untuk mengejar setoran mengemban jabatan dari kepala dinas. Rudi

bersorak sorai dan gendang bertalu-talu, hingga si Pahit

Lidah marah sekali sambil berucap. 

Si Pahit Lidah Sambungan dari hal. 1 kedengaran, sebab ramainya


ANDIEN

Pintar Pintar Memilih Memilih High High Heels Heels Penyanyi Andien selalu tampil fashionable dalam setiap kesempatan. Tubuh mungilnya yang sintal selalu menjadi daya tarik tersendiri. Ditanya apa rahasia tampil cantik setiap saat, diakui Andien tidak ada resep khusus. Wanita yang memiliki suara khas jazzy itu mengaku resepnya hanya pintar memilih high heels yang tepat.

Edisi: 198/Thn VII / 7 - 20 Mei 2014

MAIA ESTIANTY

Bawa Mikrofon Sendiri

M

aia Estianty tak mau berbagi mikrofon saat bernyanyi. Artinya, dalam setiap kesempatan dia menggunakan mikrofon miliknya sendiri

M

ketimbang berbagi mikrofon dengan orang lain. Maia beralasan ia tidak ingin terkena bakteri dari orang lain, begitupun sebaliknya. “Bawa sendiri karena tidak mau tercampur dengan bakteri, virus orang karena kan ada yang nyanyi nempel gitu kan. Jadi lebih bagus bawa mikrofon sendiri,” tegas mantan istri Ahmad Dhani tersebut. Ibu tiga anak yang mengaku belum memiliki keinginan untuk menambah jumlah mikrofonnya tersebut menambahkan, untuk mendapatkan suara yang terbaik tidak melulu hanya berbicara kualitas mikrofon. Masih ada beberapa faktor pendukung lainnya. “Bukan tergantung harganya tapi untuk rekaman tergantung pernikahan antara mikrofon sama pre-amp. Kalau enggak bagus, hasilnya enggak jernih. Kalau untuk penampilan, ada mikrofon tertentu yang memang sudah bagus,” tukas Maia. Sri

enurutnya, menggunakan sepatu hak tinggi bisa membuat wanita mana pun terlihat lebih seksi, tinggi, ramping, dan modis. Asalkan, pemilihan high heels-nya tepat. “High heels itu tentukan postur tubuh. Asal jangan sampai kepleset, jadi harus santai bawaannya. Kalau pakai high heels harus menjaga postur tubuh,” ujar pemilik nama asli Andini Aisyah Hariadi, belum lama ini. Menurutnya, memakai high heels memang tidak mudah, apalagi bagi yang tidak terbiasa. Dia bahkan mengaku sempat terpeleset saat menggunakan hak tinggi. Berkaca dari pengalaman itu, kini Andien lebih hatihati, sekaligus fokus

Bakat Nova Eliza Ditiru Anak

Pepatah yang mengatakan buah jatuh tak jauh dari pohonnya rasanya pas disematkan ke Nova Eliza. Pasalnya, bintang sinetron Doaku Harapanku ini mengaku putri semata wayangnya mulai terlihat memiliki bakat di dunia hiburan. “(Tertarik) banget, pengen ikutan syuting, sudah mau nyanyi sendiri, karoke, enggak cuma itu, kadang juga ikut aku masak telur. Bahkan dia punya celemek dan topi koki sendiri,” ujarnya saat membuka booth kuliner khas Bali, Nasi Jinggo miliknya di Festival Jajanan Bango 2014, Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini. Hal itu dikarenakan mantan istri Mirwan Suwarso ini selalu melakukan pekerjaan dengan melibatkan sang buah hati yang lahir 2008 silam. Saat ditanya mengenai domisili nya sekarang ini, Nova mengaku dirinya kerap bolak balik Bali-Jakarta. “Lebih banyak di Bali, aku ke Jakarta karena bisnis dan kerjaan kayak syuting dan lainnya,” papar Nova. Sri

“High heels itu tentukan postur tubuh. Asal jangan sampai kepleset, jadi harus santai bawaannya. Kalau pakai high heels harus menjaga postur tubuh”

Inul Vizta Buka Cabang Ke 100 di Sampit Sampit (MP) - Bisnis karaoke family yang dijalankan pedangdut terkemuka Inul Daratista terus menggurita. Cabang ke 100 dan usahanya dengan brand Inul Vista diresmikan di Kota Sampit, kemarin (29/4). Di wilayah Kalimantan Tengah, Sampit merupakan yang perdana dari pengembangan usaha Inul. Penyanyi yang dikenal dengan goyang ngebornya tersebut bahkan hadir langsung dalam grand opening tersebut. Tampak juga Bupati Kotim H Supian Hadi dan unsur FKPD Kotim. Bupati Kotim H Supian Hadi mengapresiasi siapapun yang akan berinvestasi di Kotim selama untuk kegiatan positif dan berdampak baik untuk kemajuan daerah dan masyarakat Kotim sendiri. “Saya selalu mendukungnya,” kata Supian Hadi yang juga ikut

Inul Daratista memberikan bantuan kepada panti asuhan salafiyah didampingi Bupati Supian Hadi.

bernyanyi dan bergoyang bersama Inul Daratista di acara tersebut. Sementara manager operasional Inul Vizta cabang Sampit Nency Yolanda Saputra ketika diwawancara oleh media cetak maupun

elektronik termasuk Melayu Pos mengatakan, “Kami akan memperkenalkan kepada masyarakat Sampit bahwa kami akan melakukan promo. Salah satunya memberikan karaoke gratis kepada pelanggan selama satu

menguatkan kaki untuk kebutuhan panggung. ’’Kalau aku kan pakai high heels itu kebutuhan. “Jadi harus juga treatment untuk kaki,” ungkapnya. Itu sebabnya, belakangan ini wanita yang pernah berduet dengan Band Ungu itu menekuni olah raga pilates. “Ketika make (high heels) betis jadi nggak enak. Tapi semenjak aku olah raga pilates, jadi lebih nyaman (kalau di panggung), paha pun tidak lagi sakit,” beber penyanyi tembang Bisikan Hati itu. Wanita yang selalu setia dengan rambut pendeknya itu memberikan sejumlah tips menggu nakan high heels. Antara lain, perhatikan lekuk dan posisi sepatu, lemaskan lutut, perhatikan postur tubuh, dan melangkah yang benar. Dengan begitu, sambungnya, pemakainya bisa menonjolkan sisi keanggunan. Itu juga yang selalu dilakukan penyanyi kelahiran Jakarta, 25 Agustus 1985 untuk memanjakan penggemarnya di atas panggung. Tak heran, beragam jenis high heels dikoleksi agar bisa dipadu padankan dengan baju panggungnya. Tapi untuk aktivitas sehari-hari, Andien lebih memilih menggunakan sneaker. Sri

bulan dengan durasi dua jam. Untuk promo syarat dan ketentuan berlaku. Biar lebih jelas bisa langsung datang ke Inul Vizta di Jalan DI Panjaitan Sampit,” ucap Nency Yolanda kepada Melayu Pos. Ariy

Chelsea Depak Terry, Lampard dan Cole?

M

asa depan John Terry, Frank Lampard dan Ashley Cole di Chelsea masih abu-abu. Kabarnya The Blues takkan memperpanjang kontrak ketiganya. Kontrak Terry, Lampard dan Cole habis akhir musim ini. Namun, hingga kini belum ada kejelasan mengenai masa depan mereka di Stamford Bridge. Chelsea memang memiliki kebijakan hanya menawarkan kontrak satu tahun kepada pemain berusia di atas 30 tahun. Ketika Chelsea ditahan imbang Norwich 0-0 hari Minggu kemarin, ketiga pemain tersebut tampak menitikkan air mata. Mereka juga bertepuk tangan ke arah penonton yang terus memberikan dukungan kepada tim. Ketika disinggung mengenai masa depan trio veteran tersebut, pelatih Chelsea, Jose Mourinho, tak memberikan

jawaban yang pasti. “Masa depan mereka ada di klub ini. Kini saatnya untuk menunggu. Musim panas adalah musim panas yang panjang untuk kami,” kata Mourinho, dikutip dari Sky Sports. “Bagi para pemain yang tampil di Piala Dunia kondisinya berbeda. Sebagai sebuah klub, musim panas adalah waktu yang panjang untuk tetap tenang, duduk dan

mendiskusikan soal bursa transfer serta kemungkinan lain,” pria berusia 51 tahun itu menutup. Nama Terry, Lampard dan Cole sudah dipantau beberapa klub besar Eropa. Meski tak lagi muda, penampilan mereka masih berada di level tinggi. Arsenal, Bayern Munchen, Manchester City dan Real Madrid disebut berminat mendatangkan ketiganya. Rio

DEMI POGBA

Madrid Rela Lepas Tiga Pemainnya

R

eal Madrid dikabarkan siap melepas tiga pemainnya ke Juventus demi mendapatkan tandatangan gelandang Si Nyonya Tua, Paul Pogba. Meski sudah memiliki barisan gelandang tengah berkualitas, seperti Luka Modric, Xabi Alonso, Isco dan Asier Illaramendi, Madrid tampaknya masih belum puas. Los Blancos ingin mendatangkan satu pemain lagi demi memperkuat skuad musim depan. Pilihan Madrid jatuh kepada Pogba. Pemain asal Prancis itu memang tampil impresif sejak meninggalkan Manchester United tahun 2012 lalu dan pindah ke Juventus. Di Turin, pemain berusia 21 tahun itu berperan membawa Bianconeri meraih Scudetto tahun 2013 dan 2014. Tak tanggung-tanggung, Madrid siap melepas tiga pemainnya, Alvaro Morata, Angel Di Maria dan Fabio Coentrao ditambah sejumlah uang demi mendapatkan Pogba. Tim asuhan Carlo Ancelotti ingin memiliki skuad kompetitif untuk mengarungi musim 2014/2015. Asisten pelatih Madrid, Zinedine Zidane, disebut berperan besar atas ketertatikan El Real kepada Pogba. Selain sama-sama berasal dari Prancis, Zizou menilai kehadiran pemain kelahiran 15 Maret 1993 itu bisa menambah kekuatan di lini tengah. Musim ini Pogba sudah mencatatkan 77 kali penampilan bersama Juventus di semua kompetisi dengan mengemas 13 gol. Rio

Atas Pelantikan

Bapak Drs Nikson Nababan Sebagai Bupati Tapanuli Utara Periode 2014 - 2019 & Bapak Drs Mauliate Simorangkir MSi Sebagai Wakil Bupati Tapanuli Utara Periode 2014 - 2019

Pada Sidang Paripurna DPRD Tapanuli Utara di Tarutung, Rabu 16 April 2014

Manager Jianbang Wilayah Sumut H Paulus Sirait

Melayu Pos 198  

Pemersatu Aspirasi Rakyat

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you