Page 5

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Serumpun

5

Ahok Duga Satpol PP Sering Disuap PKL Jakarta (MP) - Masih banyaknya pedagang yang berjualan disisi atau trotoar jalan, ternyata tak lepas dari pengamatan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Ia pun bertanya-tanya, mengapa keberadaan pedagang tersebut tak mendapat tindakan dari aparat terkait.

Muamar Membius Pengunjung MTQ KE-XXV Bangka (MP) - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXV Tingkat Kabupaten Bangka tahun 2014, Selasa (1/4/2014) malam resmi dibuka di Halaman Masjid Rahamtuddin Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Bangka, H. Tarmizi, dengan pemukulan bedug oleh Wakil Bupati (wabup) Bangka, Rustamsyah. Yang lebih khusus lagi, pembukaan MTQ Kabupaten Bangka ke-XXV ini dimeriahkan juga pembacaan kalam illahi oleh Qori Internasional, Muamar ZA. Dengan alunan suara EMAS nan merdunya serta hapalan ayat ayat suci yang fasih, Muamar yang lahir di Pemalang Jawa Tengah itu berhasil membius dan memukau para tamu undangan menyaksikan penampilannya sebanyak dua kali tersebut. Kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan dewan hakim dan pemberian tali asih kepada anak yatim. Bupati dalam sambutannya mengungkapkan sangat bangga dan dapat bersilahturahmi dengan semua peserta MTQ. Menurutnya MTQ ini merupakan salah satu wadah meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.”Kita ingin wujudkan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara yang ditopang oleh nilai-nilai universal islam dengan program magrib mengaji,” harapnya. Dikatakan Bupati, Al Quran diturunkan sebagai petunjuk dan tuntunan kehidupan bagi umat manusia untuk memperoleh kebahagiaan. “Al Quran tidak hanya berisi prinsip-prinsip keimanan, tetapi juga sumber nilai, ilmu, yang dikemas dengan bahasa yang indah, penuh dengam keteladanan dan pesan moral,” ungkapnya. “Semoga momen penting ini bisa mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, beradab dan mengaktualisasikan nilai-nilai islami dalam kehidupan,” ujarnya. Sementara itu, H Rahmani selaku ketua pelaksana mengatakan kegiatan MTQ ini untuk mendukung program pemerintah daerah dalam memberantas buta aksara Al Quran dan lebih memasyarakatkan Al Quran dan peningkatan prestasi pada ajang MTQ yang lebih tinggi lagi sehingga bisa mengharumkan nama daerah. Diikuti semua kafilah dari semua kecamatan di Kabupaten Bangka dengan waktu pelaksanaan dari tanggal 1 sampai dengan 6 April 2014. Sementara untuk cabang yang diperlombakan yakni Tilawah Quran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, dan Khotil Quran dengan pemenang dan menjadi yang terbaik akan diberikan beribdah umroh. Pembukaan MTQ ke-XXV tingkatkan Kabupaten Bangka dihadiri juga Danlanal Babel, Iwa Kartiwa, Plt Sekda Bangka, Asmawi Alie, para asisten setda, ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka, para kepala SKPD dan camat di Lingkungan Pemkab Bangka, tokoh agama, alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan tamu undangan lainnya. Swan

Atasi Macet Proyek MRT, DKI Operasikan Bus Tingkat Jakarta (MP) - Pemprov DKI terus berupaya mencari solusi mengatasi kemacetan arus lalulintas akibat proyek pembangunan Mass Rapid Transid (MRT) sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Salah satu solusi yang akan diupayakan, dengan pengoperasian bus Tingkat gratis. Pengoperasian bus tingkat gratis ini akan bekerja sama dengan gedung-gedung yang berada di kawasan yang dilakukan pembangunan MRT. “Intinya harus ada bus tingkat dulu, karena untuk jalur koridor satu itukan ada pembangunan MRT. MRT pasti kemakan kan jalurnya, nah salah satu solusi kita berikan bus tingkat gratis sama kayak punya bus pariwisata itu,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI. Pria yang akrab disapa Ahok itu melanjutkan, saat ini Pemprov DKI tengah melakukan pengadaan bus tingkat tersebut. Selain itu, ada juga 23 unit bus tingkat yang akan diberikan oleh pengusaha untuk sumbangan. Dari jumlah bus tingkat yang ada, 15 unit akan dioperasikan dalam mengatasi kemacetan akibat proyek MRT. “Untuk satu koridor Bundaran HI-Blok M, 15 unit sudah cukup. Makanya kalau lebih dari 20 koridor satu ini cukup untuk bantu. Begitu sudah jalan kita akan berlakukan motor enggak boleh lewat,” jelasnya. Untuk mendukung upaya tersebut, kata dia, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan pengelola gedung untuk menyediakan sarana parkir. “Kita kerja sama sepanjang jalan gedung di situ, parkir maksimum 5.000. Kalau sudah bayar 5.000 sisanya gratis sampai besok pagi. Supaya orang bisa nitipin motor di belakang-belakang gedung lalu untuk naiknya, dari gedung langsung ke bus,” tandasnya. Ic/Mp

RAWAN DISELEWENGKAN

Ahok Cabut Dana Bansos Hingga Rp 1 Triliun Jakarta (MP) - Wakil Gubernur DKI mengatakan, Pemprov DKI telah menghemat anggaran serta memangkas dana bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2014 hingga mencapai triliunan rupiah. “Bansos ini sudah kita cabut, banyak yang marah-marah, jadi buat yayasan-yayasan enggak jelas kita stop. Bansos itu harus yang jelas. Banyak (yang dicabut), mungkin Rp 1 triliun lebih kali ya,” kata pria yang akrab disapa Ahok saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta. Ia melanjutkan, pemangkasan dana Bansos dilakukan sejak adanya surat edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat ini tentang adanya larangan dana bansos dan hibah yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, baik di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) atau Kementerian jelang Pemilu. Ahok menambahkan, dana bansos yang dicoret kebanyakan diperuntukkan sejumlah yayasan kecil, yang tidak disebutkan namanya. Namun Pemprov DKI Jakarta tetap memberikan bansos melalui beberapa program seperti Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan pembangunan kampung deret. Pemangkasan ini dilakukan setelah ada surat edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang adanya larangan dana bansos dan hibah yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, baik di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) atau Kementerian. Dana bansos ini dinilai rawan penyelewengan apalagi menyambut Pemilu 2014, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014. Ic/Mp

Pria yang akrab disapa Ahok ini kemudian mencontohkan keberadaan pedagang di Pasar Rumput, Jakarta Selatan yang berjualannya melanggar aturan. Pasalnya mereka menggunakan trotoar sebagai kawasan dagangan, dan ini merebut hak pejalan kaki. “Sedangkan, pedagang

yang tidak pernah mendapatkan teguran juga semakin memperkeruh kondisi. Sebab barang dagangan mereka ada yang masuk ke dalam bahu jalan. Sehingga menyebabkan kemacetan,” katanya di Balaikota. Ia menegaskan, bukan tidak ada penanganan dari

pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tetapi, bisa jadi ada oknum Satpol PP yang menerima uang dari para pedagang, sehingga tidak ada penindakan. “Bukan gak ngingetin, dapet setoran kali,” ujarnya. Seperti diketahui, para

pedagang yang berada di Pasar Rumput telah melanggar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 yang mengatur mengenai fungsi trotoar. Terdapat ketentuan pidana yakni ancaman hukuman 18 bulan penjara atau denda Rp 1,5 miliar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006. Ic/Mp

Warga Semper Timur Mengeluh Pengajuan “Fogging” Ditolak Jakarta (MP) - Warga RT 005 RW 05, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara mengeluh karena Puskesmas Semper Timur meenolak surat pengajuan fogging di wilayah tersebut. Menuruh salah seorang warga, Diah (53), surat yang diajukan warganya pada 3 April 2014 tersebut berisi kondisi lingkungan mereka yang banyak nyamuk, yang mereka khawatirkan merupakan nyamuk demam berdarah. Namun surat pengajuan tersebut dikembalikan kembali dengan alasan belum ada kasus demam berdarah di

daerah itu. “Soalnya kan habis musim hujan ke musim kemarau ini jadi banyak nyamuk,takutnya nanti pada kena demam berdarah, tapi kemarin malah ditolak, katanya harus ada kasus dulu,” ujar Diah. Hal senada diungkapkan warga lainnya, Narti (46). Dia mengaku kecewa dengan pernyataan pihak puskesmas yang mengatakan harus ada

kasus terlebih dahulu baru dilakukan penyemprotan. “Masak nunggu jatuh korban baru disemprot,” ujar Narti. Dikonfirmasi terpisah Penanggung Jawab Penyemprotan Demam Berdarah Puskesmas Kelurahan Semper Timur, Muhammad Duri mengaku belum mendapatkan surat permohonan tersebut. “Wah saya belum dapat sih, nanti deh saya lihat lagi,” ucapnya. Ia juga membenarkan bahwa untuk penyemprotan di suatu wilayah harus disertai surat keterangan dokter. “Memang sih harus ada laporan dari dokter bahwa

MUI TANGSEL:

Money Politic Diharamkan Pamulang (MP) - Jelang hari pencoblosan Pemilu Legislatif 9 April nanti, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel dengan tegas menolak segala bentuk money politic. Lembaga inipun meminta kepada masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Ketua MUI Kota Tangsel KH Saidih mengatakan bahwa praktek politik uang adalah haram. Larangan itu pun sudah tertuang dalam hadist. “Money Politic melanggar aturan agama. Dalam hukum Islam itu yang menyuap dan yang disuap hukumannya adalah haram,” ungkapnya usai doa bersama di halaman

Balaikota Tangsel. Dikatakan MUI Kota Tangsel meminta kepada masyarakat untuk dapat berfikir cerdas, dengan cara menghindari politik uang. Selain itu, warga juga diminta untuk berfikir terlebih dahulu, sebelum menentukan siapa calon yang bakal dipilih. “Tolak politik uang jika memang untuk mengarahkan memilih calon tertentu. Saya yakin, masyarakat Tangsel sudah cerdas dan religius,” katanya. Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Zaki Mubarok menuturkan bagi-bagi uang dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif

tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. “Ini tidak baik. Saya sendiri sangat menyayangkan kondisi ini terus terjadi,” ujarnya. Ia memprediksi politik uang bakal terus terjadi pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014, hingga hari H pencoblosan. Selain itu, politik uang ini bakal membawa dampak lanjutan terhadap calon legislatif jika sudah terpilih. “Caleg yang melakukan politik uang, pasti akan berfikir keras agar bagaimana mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan pada saat kampanye lalu. Ini berbahaya,” ucapnya. Dvd

ada yang terkena DBD,” ucapnya. Sebab, lanjut Duri, penyemprotan atau fogging untuk memberantas nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD) bisa berbahaya jika dilakukan tanpa prosedur. Selain bisa menyebabkan orang yang menghirup gas semprotan keracunan, fogging juga berdampak buruk bagi keseimbangan ekosistem. Ia menjelaskan fogging biasanya dilakukan jika ada warga yang terkena DBD di suatu wilayah. Itu pun harus ada surat keterangan dari

dokter. Nantinya, lanjut Duri, dokter akan turun ke alamat korban untuk melakukan observasi. Biasanya petugas akan mengecek apakah di lingkungan sekitar rumah penderita DBD ini ada warga lain yang mengalami demam tinggi atau tidak. Jika ada, dapat diindikasikan penularan DBD itu dimulai dari lingkungan tersebut. Terlebih jika ditemukan juga jentik-jentik nyamuk dalam jumlah banyak. Dalam kondisi demikian, petugas kesehatan akan melakukan penyemprotan. Kps/Mp

Ciptim (MP) - Bimbingan Teknis (Bimtek) kembali digelar Panitia Penyelenggaraan Kecamatan (PPK) Ciputat Timur bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) Rempoa di Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur, Tanggerang Selatan. (2/4) Acara yang dimulai pukul 19.30 di Aula Kelurahan dipadati ratusan anggota KPPS yang antusias mengikuti Bimtek mekanisme Pemilu, ada juga beberapa kaum perempuan yang mengikuti jalannya Bimtek tersebut. Maryadi Ketua PPK

Ciptim membagikan buku paduan KPPS berisi tata cara Pelaksaaan Perhitungan dan pemungutan suara, disela Presentasinya terkait mekanisme Pemilu, Maryadi kembali menekankan anggota KPPS untuk Jujur dan menjalankan perannya sesuai dengan yang tercantum dalam KPPS tersebut. “Mari bersama kita awasi dan jaga kerahasiaan pemilu dalam tanda kutip surat suara jangan sampai ada kepentingan Politik dalam kegiatan Pemungutan suara,” tambah Maryadi. Dvd

KPPS Harus Paham Aturan

Jefry: Ciptakan Prajurit Idola Salo (MP) - Bupati Kampar H Jefry Noer mengatakan kepada seluruh prajurit dan anggota persit Yonif 132/BS bahwa program ini jangan sampai gagal karena penyuluhan ini prospeknya sangat baik dalam peningkatan kesejahteraan apabila kita sungguh-sungguh. Hal tersebut dikatakannya saat mensosialisasikan pengembangan Ternak Sapi di aula Batalyon 132/BS. Jefry juga mengatakan saat ini Pemda Kampar sudah melatih dan mendidik para Babinsa melalui program pelatihan pertanian terpadu P4S di Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu dan diharapkan nantinya hasil dari pelatihan tersebut para Babinsa tersebut menjadi prajurit idola. Para Babinsa tersebut dilatih menjadi wirausahawan, baik pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan melalui pertanian terpadu yang nantinya mampu meningkatkan kesejahteraannya. “Batalyon 132/BS juga sangat mempunyai potensi yang cukup besar untuk menuju kesana karena selain lahan yang luas juga mem-

punyai kemauan yang sangat tinggi,” tutur Jefry. Selanjutnya kata Jefry, lahan tersebut akan dikelola secara bersama atau kelompok sesuai yang diinginkan prajurit. “Saya menginginkan sosialisasi ini dapat mewujudkan apa yang kita inginkan bersama yakni keberhasilan dan keuntungan bagi prajurit Yonif 132/BS sehingga mencapai tingkat kesejahteran yang baik pula,” ucap Jefry. Jefry juga menginginkan agar kegiatan ini diawali dengan pembentukan kelompok-kelompok yang terdiri dari 10 orang perkelompok sehingga dapat termotivasi dan mencapai target. “Kelompok tersebut akan dilatih dan didik yang akan dibantu oleh Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar dalam memberikan penyuluhan,” ungkap Jefry. Jefry juga mengatakan bahwa para prajurit juga akan diberikan penyuluhan cara dan teknis beternak sapi yang baik kemudian akan diberikan pinjaman melalui perbankan,” lanjut Jefry. M Majid Perwakilan dari Pimpinan BI Pekanbaru,

sangat bangga dengan program dari Pemda Kampar tentang pengembangan di bidang peternakan, perikanan, perkebunan, dan pertanian untuk mensejahterakan masyarakat dan sangat mendukung penuh. “Apalagi selaku prajurit TNI yang tingkat kedisiplinannya cukup tinggi untuk merubah dalam meningkatkan kesjehateraan,” kata Imade. Dikatakannya jika masyarakat kurang mau mencoba atau mengevaluasi setiap kegagalan maka berbeda dengan TNI yang selalu belajar dari kesalahan sehingga tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Pemimpin Wilayah BRI Pekanbaru Imade Suprateka, mengatakan BRI terus mendukung program kegiatan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pinjamannya. “Untuk ternak sapi ini akan kita dukung sepenuhnya karena BRI memang untuk masyarakat,” kata Imade. Danyonif 132/BS Letkol Inf Hanryan Indrawira SSos mengatakan berbagi informasi dalam meningkatkan

Bupati beri pengarahan di Batalyon 132 BS Salo, Jumat (4/4) lalu.

profesionalisme prajurit TNI serta meningkatkan kesejahteraan prajurit. Dilaporkan juga bahwa sehubungan sebahagian prajurit berada di Kalimantan guna pengamanan perbatasan RI maka yang hadir tidak keseluruhan prajurit, hanya sekitar 500 orang prajurit termasuk ibu-ibu persit. Hanryan Indrawira mengatakan saat ini kita ingin merubah mainset prajurit dari yang bekerja rutin sebagai prajurit menjadi prajurit yang serba bisa dan mampu menjadi wirausahawan melalui ternak sapi karena prospeknya sangat baik selain itu juga lahan yang ada dapat dimanfaatkan

sehingga dapat menunjang kesejahteraan setiap prajurit. “Nantinya prajurit tidak perlu memikirkan kandang sapinya karena itu akan disiapkan oleh Batalyon berapa pun sapi nantinya akan bisa atau mampu ditampung,” ujar Hanryan Indrawira. Hanryan Indrawira berharap melalui penyuluhan peternakan sapi ini dan dengan keyakinan penuh bekerja keras, mudah-mudahan mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan prajurit. Hadir pada acara tersebut H Nasir Anggota DPR RI, Kadis Peternakan Hj Nurhasani serta seluruh prajurit TNI 132/BS serta ibu-ibu Persit. Hk

Melayu Pos 196  

Pemersatu Aspirasi Rakyat

Advertisement