Issuu on Google+

TERBIT 12 HALAMAN

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Harga Eceran : Rp. 3.500,- (Jabodetabek)

Pemusnahan Pakaian Bekas (Ballpres) Hasil Tangkapan Bea dan Cukai Diduga Kuat Diselewengkan Karimun (MP) - Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (23/12/2013) memusnahkan pakaian bekas hasil tangkapan Bea dan Cukai. Barang bukti berupa ribuan karung pakaian bekas yang merupakan barang tangkapan Bea dan Cukai Kepulauan Riau periode 2011-2013. Pemusnahan pakaian bekas tersebut dilakukan dengan cara dibakar dipim-

pin Kepala Kejari Tanjung Balai Karimun Supratman Khalik di area penambangan PT Karimun Granite di Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun. Khalik mengatakan, pakaian dan barang-barang bekas yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana penyelundupan yang telah berkekuatan hukum tetap atau “inkracht”. “Barang-

Drs Stanley Massie Tokoh Karimun Dari Timur yang anti penyelundupan.

barang tersebut merupakan limbah dan harus dimusnahkan sesuai perintah pengadilan,” katanya di sela-sela kegiatan pemusnahan. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tanjung Balai Karimun Sigit Santoso menjelaskan barang-barang yang dimusnahkan tersebut merupakan muatan KM Syifa sebanyak 680 karung padat (ballpress) pakaian bekas, pakaian bekas

sebanyak 643 karung muatan KM Samudra Jaya serta ban dalam mobil bekas. Kemudian, muatan KLM Cinta Damai berupa 28 karton guci keramik bekas, tiga buah kasur atau spring bed dan beberapa perabotan rumah tangga bekas lainnya. Selanjutnya, muatan KM Berkat Selayar berupa 6.700 karung pakaian bekas, dan muatan KM Berkat Jata sebaBersambung ke hal. 11

PENEGAK HUKUM PERLU TELUSURI KEABSAHAN SK PRESIDEN RI NOMOR: 127/M/2013

Perpanjangan Masa Aktif Dinas Sekda Pemprov Sumut Diragukan Medan (MP) - Sebagian masyarakat Sumatera Utara sangat mengharapkan para penegak hukum baik di Kepolisian RI maupun di Kejaksaan Agung RI, secepatnya menelusuri keabsahan Surat Keputusan Presiden RI Tentang Perpanjangan Masa Aktif Sekda Pemprop Sumut, atas diri Nurdin Lubis SH. Sebab, sampai saat ini Surat Keputusan Presiden RI dengan Nomor 127/M/2013 yang dikeluarkan 27 Oktober 2013 bertepatan dengan hari Minggu tersebut sangat diragukan keabsahannya.

RINA NOSE

Trauma Bercerai

>>Baca di Halaman 11

TITIAN MUHIBAH

Rutin

Nurdin Lubis SH di kalangan Pemprov Sumut dikenal cukup lihai mengelola administrasi, karenanya dia dipercayakan, bahkan diusulkan Gubenur Sumut, Gatot Pujonugroho untuk diperpanjang masa dinas aktifnya. Bak pepatah, sepandai pandai tupai melompat, sekali kali pasti terjatuh. “Kendati Nurdin Lubis cukup pandai

Bagan Siapiapi (MP) - RT/RW sebagai perpanjangan tangan instansi pemerintah untuk membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah, memelihara kerukunan warga, dan penanganan masalah-masalah kemasyarakatan yang didasarkan atas kegotong-royongan dan kekeluargaan, namun perlakuan RT/RW ini malah bekerjasama dengan salah seorang warganya untuk menipu, menggarongi hak masyarakatnya. RT Cs dan para pelaku sangat berani membuat laporan palsu dan menggunakan keterangan palsu dalam akte otentik sesuai pasal 263 dan atau 266 KUHP untuk mengambil alih hak kepemilikan tanah orang lain, dengan cara mengurus SKT ke Kelurahan Bagan Kota Kecamatan Bangko. Adapun tanah tersebut diperoleh para pelaku

Berikan kepadaku seribu orang aku mampu memindahkan gunung. Beri aku sepuluh pemuda aku akan menggoncangkan dunia (Soekarno Presiden Pertama RI)

J

Pantun Melayu Cari kumbang di dalam taman Kumbang didapat di bunga inai Jadilah Panwas yang pengalaman Agar Pemilu aman dan damai Dari Bandung ke Tugu Monas Sapi jantan terkulai lemas Panggung politik boleh memanas Asal rakyat jangan tertindas Sumpah serapah sumpah seraji Makan ketupat sambil bernyanyi Sudah bosan rakyat mendengar janji Kapan rakyat mendapat bukai

pada hari Minggu,” tegasnya. Diharapkan Mensesneg, Sudi Silalahi maupun Mendagri, Gamawan Fauzi secepatnya menindak lanjuti tentang Surat Keputusan Presiden RI berkaitan dengan perpanjangan masa dinas aktif Sekda Pemprov Sumut atas diri Nurdin Lubis SH tersebut. Selagi masih ada kesempatan, Bersambung ke hal. 11

Kelurahan Bagan Kota Terbitkan SKT Tanah Thn 2011 Atas Nama Orang Yang Sudah Meninggal Dunia Thn 2008

Oleh: Mas‘ud HMN Ketua Pusat Kajian Peradaban Melayu Jakarta

udul tulisan ini terinspirasi oleh Azis al Azmeh dan Soekarno. Aziz al Azmeh adalah penulis buku berjudul History of Times. Ia menyimpulkan gagasan besar sejarah terjadi karena pikiran mujahid. Bagus. Karena mujahid memberi arah persoalan kemanusiaan. Selanjutnya Soekarno, adalah Presiden pertama Indonesia, yang kaya dengan gagasan untuk persatuan, gagasan memajukan rakyat dan kebangsaan. Pada satu pagi April 2014, di pojok gedung Fakultas Ekonomi UHAMKA Jakarta saya minum kopi bersama teman karyawan dan dosen. Kami bercakap soal pekerjaan rutin yang menumpuk dan melelahkan. Rutin? Tanya Nurhadi secara tiba-tiba kepada saya. Ia dosen di fakultas ekonomi Uhamka yang saya kenal. Kata dia kepada saya bahwa ia juga sibuk kerja rutin. Bentuk pekerjaan yang terus menerus seperti itu ke itu. Punah kreasi. Kasihan, tidak bisa ke gagasan lain. Tetapi ia sendiri punya pegangan, “Hati hati dengan pekerjaan rutin. Ia harus beres. Kalau tidak ia akan memperangkapi kita,” fatwanya Nurhadi. Saya tersentak apa iya kerja rutin itu membuat orang punah kreasi. Kalau ia tidak bisa berdaya karena kerja, tidak bisa melakukan sesuatu yang lain. Maka rutin itu telah menjerat, memerangkapi, mengurung Bersambung ke hal. 11

dalam mengelola administrasi, kali ini dia akan terjerat dalam permainannya sendiri,” kata H E Paulus S. “Saya menperoleh penjelasan dari orang yang tak bersedia disebutkan indentitasnya, Presiden RI DR H Susilo Bambang Yudhoyono, sangat jeli dalam hal administrasi, karena itu mustahil dikeluarkan Surat Keputusan

Tapekong Jl Bintang/tanah ahliwaris.

LDS Buru SPJ Peda KTNA Bakorlu Kerjasama Habiskan Anggaran Negara

Pekanbaru (MP) - Pembentukan organisasi petani oleh masyarakat merupakan impian semua orang yang dekat dengan para pejabatan untuk menghabiskan anggaran negara. Melaksanakan kegiatan acara dalam memamerkan hasil panen perkelompok di tingkat kelurahan setiap tahun hanya sekedar memperbodoh petani yang telah susah payah menggarap lahan, namun segelentir manusia yang tidak bertanggung jawab mencari kekayaan di atas

penderitaan para petani di Riau. Jika kita lihat dari fakta sesungguhnya, masyarakat petani tidak pernah merasa layak hidup di negara Indonesia, para pengusaha dan pemerintah hanya memperhatikan hasil petani yang dapat diperjual belikan untuk kebutuhan sehari hari, seandainya para petani mogok bercocok tanam, sudah jelas kehidupan di dunia ini tidak ada dan semua kemewahan yang kita rasakan sekarang ini akan punah, tetapi kenapa sekelentir manusia memanfaatkan para petani, yaitu program kerja Bakorlu setiap tahun hanya sekedar menghabiskan anggaran negara dengan memamerkan

WALI MURID KECEWA

hasil produk petani bekerjasama dengan organisasi KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) yang tidak pernah bersentuhan langsung dengan petani, tetapi kenapa KTNA bisa memanfaatkan para petani yang tidak dalam binaan organisasinya, ikut mendukung kegiatan Peda KTNA. Hal ini menjadi pertanyaan besar buat Lembaga Demokrat Sejati (LDS) kenapa kegiatan KTNA yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi prioritas kegiatan pemerintah, maka langkah LDS mencari dan memburu SPJ kegiatan Peda KTNA untuk Bersambung ke hal. 11

Desa Sanca Ikuti Lomba Desa Tahun 2014

Indramayu (MP) - Desa Sanca Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu mengikuti Lomba Desa Tahun 2014 Tingkat Kabupaten, pada saat pelaksanaan

HISTLEGEND

BSM Dibelikan Mobil Angkutan Siswa Indramayu (MP) – Bantuan Siswa Miskin (BSM) adalah program nasional yang bertujuan untuk membantu siswa miskin memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak serta mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) sembilan tahun bahkan bantuan BSM hingga pendidikan menengah atas dan pendidikan universal. Hal ini merupakan bukti perhatian pemerintah yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kementrian Agama atau Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Tujuannya untuk Bersambung ke hal. 11

atas dasar yaitu : 1. Membuat surat pernyataan riwayat tanah tanggal 24 Okt 2011, 2. Membuat surat pernyataan tidak bersengketa tanggal 24 Okt 2011, 3. Membuat laporan surat keterangan No Pol:SK/14/X/2011/ Reskrim tanggal 21/10/2011, 4. Surat pernyataan yang bersangkutan tanggal 29 September 2011, 5. Surat keterangan Ketua Rukun tanggal (RT) XIII/ RW.V tanggal 29 Sept 2011, 6. Surat keterangan Nomor: 09/SKT/ LBK/2011 tanggal 24 Okt 2011 yang dikeluarkan oleh Kepala Kelurahan Bagan Kota (Ibu Sakinah S STP) Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil. Sekarang menjabat sebagai Plt Camat Bagan Batu. Dari keterangan ahli waris, peminjam pakai tanah dan warga sekitar serta dokumen/surat tanah ahli waris, sekitar 86 tahun yang lewat almarhum Ang Boen Bersambung ke hal. 11

lomba desa beberapa tim yang me-nilai dari tingkat Kabupaten Indramayu. Lomba Desa dihadiri para tokoh masyarakat, Bersambung ke hal. 11 Bagian: Kedelapan

Si Pahit Lidah

S

Batu Macan adalah salah satu yang dipercaya oleh penduduk sekitar bahwa Si Pahit Lidah mengubah seekor macan dan seorang ibu dan anaknya menjadi batu.

etiba di tempat si Pahit Lidah seekor burung itu menukik tajam di bahu si Pahit, tibatiba dia tidak bisa bergerak, lalu sang Putri secepatnya menyumbat mulutnya dengan kapas. Setelah Bersambung ke hal. 11


Opini

2

Mujarabkah Politik Uang?

SOROT Pemerintah Harus Fokus Selesaikan Proyek Trans-Jawa

K

abar gembira tentang selesinya pembangunan fisik jalur rel ganda kereta api, atau double track lintas utara, yang membentang dari Jakarta hingga Surabaya pada Maret 2014, sangat melegakan masyarakat. Untuk mengurangi beban jalan raya yang sangat tinggi dalam aktivitas transportasi penumpang maupun barang, kemajuan transportasi kereta api di negeri ini memang sudah sangat didambakan. Selama ini, andalan utama transportasi barang maupun penumpang di Jawa adalah jalan darat. Kerusakan fasilitas jalan raya menjadi cukup parah, terutama di jalur Pantai Utara (Pantura). Ratusan triliun dana yang dikucurkan pemerintah untuk membangun jaringan transportasi darat di Jawa, terutama di jalur Pantura, belum berhasil membuat jalur transportasi darat mulus. Justru, jalur Pantura selalu rusak hampir setiap tahun. Selesainya pembangunan fisik rel ganda JakartaSurabaya tersebut menjadikan peran kereta api ke depan bisa lebih maksimal, terutama dalam menghadapi musim padat penumpang seperti Lebaran. Keberadaan kereta api rel ganda dipastikan bisa menambah kapasitas angkut penumpang cukup signifikan, termasuk angkutan barang. Mobilitas masyarakat dan barang juga akan semakin lancar karena waktu tempuh dengan kereta api lebih singkat pascaselesainya jalur ganda. Namun, kemajuan yang dicapai dalam infrastruktur kereta api tersebut belum diimbangi sektor infrastruktur jalan tol untuk mengurangi beban jalan alternatif jalur Pantura selama ini. Pembangunan Tol Trans-Jawa masih terkendala pengadaan lahan. Padahal, seharusnya proyek infrastruktur tol tersebut sangat penting dan akan saling mendukung dengan kereta api. Masalah infrastruktur masih menjadi kendala besar yang dihadapi bangsa Indonesia yang menghabiskan banyak biaya. Kendala utama pembangunan Jalan Tol Trans-Jawa yang membentang dari Merak, Banten hingga Surabaya, Jawa Timur terkendala pembebasan lahan. Lemahnya negosiasi pemerintah dalam meyakinkan masyarakat akan pentingnya keberadaan infrastruktur bagi kemajuan bangsa, membuat sejumlah proyek tol tersendat. Situasi itu membuat proyek infrastruktur di semua daerah di Indonesia tidak berjalan mulus. Padahal, pemerintah sadar infrastruktur harus menjadi prioritas bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain. Kenapa pemerintah tidak mampu mengambil peran dalam mendorong kelancaran proyek infrastruktur tersebut, terutama dalam hal pembebasan lahan? Padahal, semakin lama waktu yang molor dalam pembebasan lahan proyek infrastruktur tersebut, persoalan yang dihadapi akan semakin rumit. Selain terhambatnya target pembangunan infrastruktur, biaya pembebasan lahan akan semakin mahal. Banyak contoh akibat kelambanan dalam membebaskan lahan, harga makin melangit seperti proyek Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Jakarta. 

Mujarabkah politik uang? Sebuah pertanyaan penting, mengingat gejala itu sangat mengemuka saat ini. Apa bila ini mujarab atau sangat menentukan, maka pemilu kita bergeser maknanya. Pemilu ditentukan oleh uang. Syukurlah ada gejala uang tidak lagi mujarab. Sebuah gejala yang amat menggembirakan.

Staf Redaksi: Aceng Eris, Sip, Asep Soepandi, Bisner PS, Hotman S, Wasnadi S, Anwar Kirap, Dani Hamdani, Agustina Hendra, Bona S, Priatna, Mareden Manulang, Jonny Simanjuntak, Irmadi, Julisman, Yunus, Asrin Daulai, Mamat Sutardi, Kressa Maulana, Sopian Mustafa, Dani Hendi B, Tamidi Nurajaya, Tarman Waruwu, Bahagia Purba, Liston Gurning, Darman, Sudarno, Albert H, Rihcad S, Afrizal, Terkelin SM, Adi Wira S Meliala, Sutan Lumumba, Kayat Sudrajat, Eko Priyanto, Robinson Manulang, Joni Sapari, Didin, Farmi Alfikris, Sardi, Rahmat, Andi Putra, Rasyun, Tombang Tambunan, Firnando, Samsin, Adi Surya Wijaya, M Suran, Muhammad Hasan, Dedi Kurniawan, Robet Sulun, Hery Hartono, Hasan Sobri, Syahsinan Aryanto, S Priyadi, Eri Waruwu, Rizki Putra Utama, SH, Umar T, Eppendi, Jamjami Sp, Alo Bango, Rusmantio, Martin Zai, Martinus Siki, Sartiman, Rahman Liandi SE, Joni Julianto, Aperius Laila, Ebenezer, P Roni NB, Abdul Rachman, Dedi Suryadi, Jatiman Sitanggang, Ropinus Bangun, Tengku Syuib, Fanti Zega, Hermanto K Nihin, Muhlis, Fahri, Sudirman, Hermansyah ZN, Zainal, Asep AS, Tanwir Abdul Rahman, Zainal Efendi, Andi Usman, Suriyana, Aceng F, Ahmad Rudini, M Arsad Kaban, Berlin Lase, Hodly Simanungkalit, Darmawan Hayat SS, Sukuan Jaya, Andi M Nur, Fabianus Bubun, N Suryana, Zalmansyah, Dayat Rusmana, Doman Hutasoit, Wahyu Setiawan, Karmila, Wawan Rismawan, Solihin, Heldi Yosrizal, Rudi Hermansyah, Darmanto Tambunan, Dewi Puspa Sari, Muhammad Efendi, Tomi, David Saragih, Edy Suryadi BK, Wan Syafruddin, Bahrum Munte, Hidayah S, Abdul Gafur, Dadang, Nurdin Ginting, Parulan M, Romario Barus, Budi Mudiowanto, Hartono, Sudarno MS, Edie, Ujang, Sutan MB Simatupang, Zainal Arifin, Lasiman, Endang Suhardi, Abdul Rahman, Sarifudin, Budi Purwanto, Sanusi, Tatang S, Cecep Supriatin, Tanwir, Timbul MH, Damri Situmorang, Andi Putra S, Tengku Syuib, M Kasim, Esron Sembiring, Heri Purnomo, D Harsono, Agung Prastiyohadi, Ikrom, Achmads Lingga, Rudi Antonia, Zulkiflie M Noer, Suroto Adilasmono, Simson Sirait, Benhard M Sihombing, Parlin Pakpahan SE, Diansyah, Agus Rusmana, Kalaus, Hasan Basri, Karma Abadi Ginting, Ucok K Ginting, Januari Barutu, R Haryanto, Agus Munthe, Sabar Manik, CM Roberto, Ade Sufista, Andre Sigit, Dede Iskandar, Tanwir, Rudianto Sinaga, Sabar Bangun, Muhammad Iriansyah, Sukarna, Hasanudin, Martin B, Over, Swanie, Anwar Ependi Meliala, H Paulus Sirait, Rahmad Jani Ginting.

TARIF IKLAN : Iklan Baris Rp. 5.000,-/baris (minimal 3 baris, maks. 10 baris) 1 hal. Rp. 15.000.000 (FC); Rp. 10.000.000,- (BW); 1/2 hal. Rp. 7.500.000,(FC); 5.000.000,- (BW); 1/4 hal. Rp. 3.750.000,- (FC); Rp. 2.500.000,- (BW); 1/8 hal. Rp. 1.875.000,- (FC); Rp. 1.250.000,- (BW); 1/16 hal. Rp. 937.500,(FC); Rp. 625.000,- (BW); 1/32 hal. Rp. 468.750,- (FC); Rp. 312.500,- (BW) D ITERBITKAN OLEH : CV. GUNUNG BARUS ALAMAT REDAKSI / T ATA USAHA / IKLAN: Gd. Dewan Pers Lt. III Jl. Kebon Sirih No. 32 - 34 Jakarta 10110 Telp.: (021) 98333068; 34830839 Fax : (021) 34830839 Email: melayu_post@yahoo.co.id Isi diluar tanggung jawab percetakan NPWP: 02.554.039.4-025.000 Rekening : Bank BRI Cabang/Unit Senen No. Acc : 3247-01-004181-53-4 Bank BCA KCP Atrium Senen No. Acc : 6850183994 Atas Nama : Raden Barus Redaksi menerima naskah/artikel. Naskah/Artikel yang masuk menjadi milik Redaksi. Semua Wartawan SKU Melayu Pos terdaftar dalam boks redaksi dan dibekali kartu tanda pengenal.

Patokan ideal transaksi harus Oleh Mas’ud HMN Sungguh ini tunai, bukan dalam tumpuan harapan. bentuk janjian atau Maksudnya calon legislatif kita yang kredit/utang. seharusnya adalah kandidat yang berKetiga, politik uang identik dengan mutu, jujur, pejuang untuk kepen- serangan fajar. Pemberian uang pada tingan rakyat. Patokan ideal ini jangan waktu sebelum mereka ke kotak digeser. suara, pagi hari (H). Bukan mereka yang akan dipilih Keempat, politik uang identik adalah mereka lantaran berduit saja, dengan uang rokok. Yaitu pemberian dan mau membagikan duitnya uang sekadar uang untuk oleh oleh kepada pemilih dalam memenangkan yang artinya jumlahnya tidak besar. dirinya menjadi anggota parlemen. Kelima, politik uang identik dengan Sekali lagi bukan demikian. sebutan uang kopi, yang maksudnya Nah, dilihat memang ada gejala. pemberian terima kasih, uang lelah. Yaitu dalam Pemilu Legislatif 9 April nanti akan ada politik uang. Entah se- Modifikasi rangan fajar atau transaksi rekening. Inilah modifikasi. Tipologi penyeAda variasi gaya pelaksanaan. Po- rahan pemberian uang dalam rangka koknya ada politik uang. politik pemilihan umum. Para ahli poKarena itu, mari kita tinjau politik litik kadang menamakan itu cost poliuang dimaksud. Sekadar perban- tik. Yaitu biaya yang melekat kepada dingan di Malaysia persoalan politik calon yang jadi kandidat anggota peruang diistilahkan dengan pembiayaan lemen, baik tingkat daerah maupun politik. Cakupan masalah untuk Ma- pusat. Pengertian cost, atau biaya laysia adalah pengaturan partai, pe- identik dengan biaya habis (hilang). ngaturan pelaksana pemilihan umum, Tetapi, yang menarik adalah podan kampanye partai politik. Untuk litik uang dihubungkan dengan inves Indonesia istilah poilitik uang dikenal politik. Segala dana yang diperlukan sebagai berikut: harus dikembalikan. Jika nanti terpilih Pertama, politik uang identik akan diupayakan melalui policy dengan wani piro (berani bayar jabatan melekat pada diri anggota berapa). perlemen dimaksud. Kedua, politik uang identik dengan Ya, bagaimanapun dalam modiistilah fulus. Mana fulusnya. Artinya fikasi ini, pengembalian investasi po-

litik melalui masa jabatan lima tahun secara bertahap. Politik uang merupakan investasi yang harus dikembalikan secara cicilan dalam kapasitas pendapatan sang anggota perlemen bersangkutan. Jelas, demikianlah politik uang. Baik dalam model cost (biaya) maupun politik uang dalam konsep investasi politik yang harus dikenbalikan belakangan. Tidak akan mujarab Kembali pada pertanyaan di atas, akan mujarabkah politik uang dalam arti benarkah rakyat akan memilih sang calon yang memberikan uang kepada pemilih? Jawabannya mungkin tidak akan mujarab. Artinya tidak akan mujarab. Ini sesuai dengan penemuan Indonesian Coruption Wacht (ICW), bahwa pengaruh uang untuk pemilih hanya 18 persen. Tidak signifikan. Maksudnya hanya 18 orang di antara 100 orang yang terpengaruh oleh money politik. Bahwa mau menerima uang kalau diberi atau akan menerima uang ya, betul. Bahwa akan memilih sang calon tidak. Mudah mudahan! *)Penulis adalah Dosen Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (UHAMKA) Jakarta. Email : masud_hmn@yahoo.com

Dukun (isasi) Politik 2014

J Pembina: Mas’ud HMN, KRT. Heru Ansori, SH.MM Penasehat: Edigia, Gusti Bellaprisia, E. PGLK. Andanu, Jurik, Ucok Purba Penasehat Hukum: Junaedi Tarigan, SH, MH, Rida Ista Sitepu, SH Pemimpin Umum/Pemred/Penanggung Jawab: Raden Barus Wakil Pimpinan Redaksi: Martinus Siki Pemimpin Perusahaan: Sinton Sitepu Wakil Pemimpin Perusahaan: Fritz Bobby Barus, SE Sekretaris Perusahaan: Sakilah Manager Produksi: Arlianson Sphr Manager Iklan: Sudianto Bastian Manager Pemasaran: Robby MP Simatupang Disain Grafis: EdWin’d Litbang: Rahmat Sinulingga Dewan Redaksi: Raden Barus, Cristian Samuel HS, Sinton Sitepu

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

elang Pemilu 2014, sejumlah or ang yang mengaku penasihat spiritual atau dukun menawarkan jasa bagi calon anggota legislatif yang ingin sukses melenggang ke kursi wakil rakyat. Tidak sedikit calon yang mempercayai apabila mereka menggunakan dukun politik maka peluang menang bisa lebih besar dibandingkan tak menggunakan jasa dukun politik. Banyaknya calon anggota legislatif yang menggunakan jasa dukun politik jelang pemilu lebih dikarenakan mereka tak mempunyai kepercayaan diri tinggi ketika harus bertarung dengan pihak lain guna memperebutkan kursi sebagai wakil rakyat. Oleh karena merasa kurang percaya, maka mereka memilih jalan pintas yakni menggunakan jasa dukun politik. Fenomena dukun politik belakangan ramai menjadi perbincangan publik. Menurut pengakuan salah satu paranormal baru-baru ini dalam wawancara di salah satu stasiun TV swasta, ia sudah sibuk menerima “pasiennya” yang ingin bertarung pada pemilu 2014. Bahkan ada dukun politik yang kini sudah memasang tarif buat para caleg, cabub hingga capres yang ingin meminta tolong untuk memberikan “jampi-jampi”nya agar lolos pada pesta demokrasi nanti. Fenomena perdukunan politik sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan setiap menjelang pemilihan umum. Demikian pula menjelang pemilihan umum 2014 ini, berbagai media melaporkan bagaimana sejumlah dukun politik mengalami peningkatan pesanan dari berbagai pejabat dan politisi, dari level lurah sampai pejabat eksekutif, legislatif bahkan yudikatif. Tradisi baru di era demokrasi yang patut diapresiasi adalah menjamurnya lembaga-lembaga survei/polling yang memprediksi situasi politik berdasarkan metode ilmiah. Lembaga-lembaga survei yang awalnya kinerja dan kiprahnya tidak dikenal oleh masyarakat lambat laun menjadi akrab dan sudah menyatu dengan masyarakat karena akurasinya tinggi dalam memprediksi hasil sementara pemilu/pilkada melalui metode hitung cepat yang ilmiah. Hasil hitung cepat yang tidak jauh berbeda dengan hitung manual versi KPU/D, menjadikan kehadiran lembaga survei dalam pilkada dipercaya dan dirindukan masyarakat karena umumnya masyarakat cepat ingin mengetahui siapa pemenangnya. Lembaga-lembaga

survei juga dipertan politik yang Oleh H Darmadi caya sebagai lemrasional ilmiah, bebaga konsultan yarita yang berkemng disewa oleh cabang dalam maleg, parpol, calon kepala daerah, calon syarakat, semua pasangan calon kepresiden atau kelompok-kelompok pala daerah baik calon bupati/walimasyarakat lainnya untuk dimintai kota/gubernur juga minta jasa jasanya menggarap strategi dan kepada dukun politik yang bersifat upaya dalam memenangkan suatu irasional non ilmiah. kompetisi politik. Kondisi ini tentu Dukun politik ada yang berwajah sangat menyenangkan bahwa masyaterang benderang mengaku sebagai rakat sudah modern yang dicirikan dukun politik seperti Gendeng dengan mengedepankan nalar atau Pamungkas, Ki Joko Bodho dan lainakal sehat (ilmiah) dalam melihat dan lain, tetapi dapat juga bertopeng kyai menyelesaikan suatu masalah. atau ahli agama bahkan juga bergelar Selain tradisi ilmiah terbangun akademik sebagaimana yang pasang dalam dunia politik, ternyata tradisi iklan seperti DR KH Desembrian irasional non-ilmiah, primitif dan Rosyady, S.Ag, SH, SE, MM, MBA. tradisional juga ikut tumbuh subur Pelanggan yang minta jasa dukun dalam masyarakat yakni praktek dupolitik ada yang terang-terangan, kun politik. Fenomena kepercayaan namun umumnya secara diam-diam, tentang perdukunan, dunia ghaib malu-malu tapi mau dan tertutup dan makhluk halus ada dalam seatau operasi senyap, jangan sampai tiap bangsa di dunia ini dengan versi diketahui oleh lawan politiknya atau masing-masing. Saya kira semua etnis masyarakat. Kondisi ini mungkin yang bersangkutan menyadari bahdi Indonesia mengenal yang disebut wa tindakan yang dilakukan masuk dukun atau “orang pintar” atau “orketegori tidak fairplay, memalukan ang tua” atau paranormal atau shadan masuk kategori perbuatan man (Inggris). Dukun tak lain adalah syirik. Akan tetapi yang bersangseseorang baik laki-laki maupun kutan tidak kuasa untuk mencegah perempuan yang dianggap atau diminta jasa ke dukun politik karena percaya sebagian masyarakat memtakut gagal atau kalah dalam berpunyai kelebihan khusus (linuwih) kompetisi. berupa kemampuan dapat melihat Para dukun politik dalam mem(menerawang) kehidupan dunia lain bela dan memperjuangkan kliennya (ghaib) dan sekaligus mampu berkomelakukan berbagai taktik dan munikasi dengan makhluk dunia strategi dengan cara dukun. Mereka ghaib atau makhluk halus seperti: saling serang secara ghaib dengan hantu, jin, siluman, setan, iblis, roh, upacara ritual tertentu. Kalau perlu gendruwo, kuntilanak, sundelbopasukan makhluk halus dikerahkan. long, tuyul, wewe, demit, leak, buto Ada kandidat yang diminta berpuasa ijo, ratu kidul, dan lain-lainnya. dan mandi dengan air yang sudah Dengan kemampuan yang didiberi ramuan-ramuan tertentu. Ada miliki tersebut, sang dukun dapat kandidat yang disuruh tidur atau melakukan ritual untuk praktek keziarah di kuburan atau tempat kegiatan yang berkaitan dengan peramat. Ada yang mengantongi jimat nyembuhan penyakit, mengobati orbertuliskan huruf arab (rajah) konon ang kesurupan, meramal nasib dari ayat-ayat Al Quran. Masih banyak kehidupan ke depan, mencari permetode yang setiap dukun politik jodohan/pasangan hidup, agar laris/ berbeda-beda. sukses dalam berdagang/berusaha, Mengapa para kandidat legislaagar dikasihi/dicintai banyak orang tor, kandidat kepala daerah, kandidat (pengasihan), agar wajah selalu tamkades, mungkin juga kandidat prepak menarik dan cantik/tampan siden yang umumnya sudah ber(pasang susuk), agar sukses dalam mependidikan tinggi dan menganut niti karir, untuk menyakiti/membuagama masih juga lari minta bantu nuh lawan (tenung/santet), untuk kepada dukun politik? Sejumlah alakekebalan tubuh dari senjata tajam san dapat dikemukakan sebagai (kadigdayan) dan sebagainya. Tentuberikut: nya untuk ritual-ritual tersebut sang Pertama, dapat diduga kemungdukun memerlukan persyaratan kinan besar yang bersangkutan tidak tertentu (ubarampe atau sesajen) sesuai percaya diri akan kapasitasnya baik dengan tujuan ritual dan permintaan dari segi intelektualitas, wawasan, makhluk halus. kepopuleran atau ketenaran, pendaPraktek perdukunan di Indonesia naan dan modal-modal sosial lainnya yang semula hanya berkaitan dengan seperti kedekatan dengan masyapersoalan kesehatan, ritual keyakirakat, jaringan sosial dan sebagainya. nan, sosial-budaya, dan ekonoUntuk membayar kekurangan-kemi ternyata sejak memasuki era kurangan tersebut, maka yang demokrasi telah merambah ke dunia dianggap praktis dan mungkin juga politik atau kekuasaan yang tampak lebih murah dan diyakini akan sukses lebih terbuka dan intensif dalam menadalah dengan melalui operasi jaring pelanggan. Malahan menjelang senyap minta jasa dukun politik. UnPemilu 2014 sudah banyak dukun tuk membayar konsultan yang politik memasang iklan politik merasional ilmiah tidak mampu karena lalui panflet dan media on line/ umumnya sangat mahal. Sedangkan internet. Tampaknya dukun politik dukun masih bisa ada yang murah. yang non ilmiah tidak mau kalah Kelihatannya ada korelasi positif dengan lembaga survei ilmiah dalam antara keterbatasan dan kemampuan bersaing untuk menggaet pelanggan. diri dengan minta bantu dukun Semua bertujuan sama untuk mempolitik. Kandidat yang merasa tidak bantu peminta jasa agar tercapai yang mampu dan tidak percaya diri ada dicita-citakan dengan cara yang kecenderung kuat minta jasa dukun berbeda. politik yang keberadaannya Sejumlah pilkada yang baru saja bervariasi. berlangsung di berbagai wilayah InKedua, dari segi kualitas donesia, selain meminta jasa kon-sul-

keimanan dalam beragama, yang bersangkutan mungkin masih rendah keimanannya sehingga masih dapat terkontaminasi oleh perbuatan syirik. Khusus dalam ajaran agama Islam, umat Islam diajari untuk meminta sesuatu/berdoa langsung kepada Allah SWT tanpa harus melalui perantara dan ritual beserta sesajen yang aneh-aneh yang tidak diajarkan dalam agama Islam. Umat Islam yang sungguh-sungguh bertaqwa, yang yakin akan kebesaran Allah, akan kemurahan Allah, akan ridha Allah dan sebagainya pasti tidak akan terjebak dan percaya dengan ritual dukun politik atau kyai politik yang belum pasti kebenarannya. Jadi, mereka yang kurang bertaqwa mudah untuk percaya kepada dukun politik. Ketiga, mereka yang lari ke dukun politik berdalih untuk mencari keseimbangan usaha antara usaha lahiriah (ilmiah) dan usaha batiniah dengan melalui dukun politik. Semua usaha lahir dan batin harus dikerahkan dan ditempuh untuk menggapai cita-cita. Sayangnya jalan yang ditempuh melalui dukun politik, bukan bersimpuh dan bersujud secara khusuk di hadapan Allah SWT. Manusia wajib berusaha secara lahiriah dan berdoa sebagai usaha spiritual sesuai dengan kayakinannya yang benar. Jika orang Islam tentu berdoa secara langsung kepada Allah SWT, bukan minta-minta ke dukun politik. Keempat, mereka yakin bahwa dengan usaha ke dukun politik yang irasional dengan bantuan kekuatan ghaib maka segalanya dapat berubah. Dengan kekuatan ghaib maka ketidakpastian kemenangan akan menjadi kepastian kemenangan, ketidakpercayaan akan kemampuan diri akan menjadi kepercayaan diri, semuanya dapat berubah hanya dengan bantuan dukun politik. Jelas, mereka yang yakin dan bersikap seperti ini sama saja meletakkan dirinya dalam posisi yang sangat hina dan rendah. Pendidikan tinggi dengan sederet gelar akademik yang diperoleh bertahun-tahun dengan biaya tidak sedikit tidak ada maknanya apa-apa. Rasionalitas ilmiah dicampakkan, irasionalitas non ilmiah disanjung tinggi. Sungguh tragis. Pemilu/pilkada merupakan ritual politik yang rasional. Pemilihnya bukan makhluk halus seperti jin, gendruwo, tuyul dan sebagainya. Pemilihnya adalah manusia yang perilakunya sebagai pemilih dapat dipelajari sehingga dapat diperhitungkan dan diprediksi secara ilmiah. Berbagai lembaga survei sudah membuktikan dan dapat memprediksi secara akurat siapa kalah siapa menang dalam pemilu/ pilkada. Masihkah kandidat percaya dengan dukun politik yang tidak jelas dan tidak pasti prediksinya? Siapa yang berani dan dapat membuktikan bahwa kemenangan dalam kompetisi politik hanyak dikarenakan semata-mata usaha dukun politik?

Penulis adalah Kandidat Doktor Manajemen SDM Universitas Persada Indonesia (UPI) Y.A.I Jakarta. Penulis adalah Kandidat Doktor Manajemen SDM Universitas Persada Indonesia (UPI) Y.A.I Jakarta.


Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Serumpun

3

Kenaikan Harga BBM Belum Dibicarakan

Wakil Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok Kesal Orang Kaya Protes Pajak Naik Jakarta (MP) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kesal terhadap orang kaya Jakarta yang protes pajak naik. “Orang kaya Jakarta ini baru dinaikkan pajaknya saja dikit-dikit protes,” kata Ahok, sapaan Basuki, di sela seminar di Katedral Mesias, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 5 April 2014. Padahal, menurut dia, pajak tinggi adalah konsekuensi bagi orang kaya. Ahok mengatakan akan aneh jika orang kaya yang tinggal di rumah besar dengan halaman luas mendapat pajak murah. “Kalau memang ingin murah ya tinggal di apartemen seperti Singapura atau Tokyo,” ujarnya. Harga tanah di dua kota tersebut mahal sehingga orang lebih memilih tinggal di apartemen. Sedangkan di Indonesia, Ahok melihat pola pikirnya malah terbalik. Orang kaya malah membangun rumah mendatar, tapi giliran ditarik pajak banyak yang protes. “Beda cerita kalau yang tinggal di rumah gede itu veteran. Mereka bisa dapat keringanan pajak sampai 75 persen jika disetujui,” katanya. Aturan potongan pajak ini ada dalam Peraturan Gubernur Nomor 211 Tahun 2012. Ahok meminta orang kaya di Ibu Kota agar introspeksi terkait pajak yang mereka bayar. “Soalnya saya enggak yakin orang kaya itu jujur bayar pajaknya,” ujarnya. Sebelumnya, sejak Februari lalu Pemerintah Provinsi DKI menaikkan Nilai Jual Objek Pajak sebesar 20 hingga 140 persen untuk mengikuti harga pasar. Akibatnya, Pajak Bumi dan Bangunan objek pajak ikut naik. Tmp/Mp

Jokowi No Comment Soal Pemeriksaan Mantan Kadishub Jakarta (MP) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo enggan mengomentari pemeriksaan terhadap mantan Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono oleh Kejaksaan Agung, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) tahun anggaran 2013. “Itu sudah masuk wilayah hukum, sudah ranah hukum, saya tidak ingin bicara apapun, saya tidak mau komentar,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu di Balaikota DKI Jakarta. Jokowi mengaku, masalah pengadaan bus ini memang luput dari pengawasannya. Sebab ada 57 ribu item mata anggaran yang ada di Pemprov DKI setiap tahunnya. Padahal semua mata anggaran tersebut dibawah tanggung jawab pemimpin daerah. “Ada 57 ribu item angaran itu yang tanda tangan pengajuan ke DPRD pasti gubernur. Itu pengguna anggaran. Memang harus ngerti mekanisme di pemerintah. Saya beri contoh saya suruh kamu ke utara, kamu pengguna anggaran, tapi kamu nyemplung ke jurang gimana? Siapa yang salah? Puluhan ribu item kegitan tidak mungkin saya awasi satu-satu,” ujar mantan Walikota Surakarta ini. Selain itu, menurut Jokowi, ada Inspektorat Pemprov DKI yang telah bertugas untuk mengawasi penggunaan anggaran tersebut. Sementara gubernur hanya sebagai pengambil kebijakan saja. “Ada Inspektorat yang juga awasi satu-satu, tugasnya sendiri-sendiri. Kebijakan di Jakarta jelas dong kebijakan ada di gubernur,” tandasnya. Seperti diketahui, tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menetapkan 2 tersangka kasus pengadaan Bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) di Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 sebesar Rp 1,5 triliun. Kedua tersangka yang merupakan anak buah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi itu bernama Drajat Adhyaksa dan Setyo Tuhu. Ic/Mp

“Itu sudah masuk wilayah hukum, sudah ranah hukum, saya tidak ingin bicara apapun, saya tidak mau komentar”

Salah seorang pengendara sepeda motor berusaha mencari celah saat mengemudi melawan arus di tengah kemacetan di jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat (15/1).

Zona Larangan Sepeda Motor Itu Pelengkap ERP Jakarta (MP) - Rencana penerapan zona larangan bagi sepeda motor digunakan untuk melengkapi pelaksanaan electronic road pricing alias jalan berbayar. Sebab, aturan jalan berbayar ini tidak menyebutkan sepeda motor. “Padahal sepeda motor merupakan penyumbang kecelakaan dan kemacetan terbesar,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar ketika dihubungi pada Senin, 7 April 2014. Dengan demikian muncul wacana untuk membatasi pergerakannya. Salah satu pilihannya adalah melarang sepeda motor masuk kawasan ERP sehingga nantinya akan disediakan jalur alternatif. ERP rencananya diterapkan di Jalan Sudirman-M.H. Thamrin dan Jalan Rasuna Said. “Pelarangan di jalur ERP ini masih dikaji tapi pembatasan sepeda motor memang harus diterapkan,” ujarnya. Jika kajian sudah matang, Akbar meneruskan, bisa dilakukan uji coba terlebih dahulu. “Saat ini harus dipikirkan juga kompensasi jika sepeda motor dilarang.” Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pembatasan kendaraan ini akan difokuskan di Jalan Sudirman terlebih dahulu. Sebab, selain sebagai zona ERP, di kawasan tersebut nantinya ada Mass Rapid Transit. Tmp/Mp

Jakarta (MP) - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, belum ada pembicaraan di internal pemerintah ihwal harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang didengung-dengungkan akan dinaikkan pada tahun ini. Meskipun begitu, Chatib menyebut pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk mengambil kebijakan yang kerap dinilai tidak populis tersebut. Demikian disampaikan Menteri Keuangan Chatib Basri dalam diskusi bertajuk “Menyongsong Peta Baru Kebijakan Ekonomi Indonesia” di Jakarta, Senin (7/4). “Saya tetap gak bilang BBM akan dinaikin atau tidak

dinaikin tahun ini. Saya bilang jangan rule out (tutup) kemungkinan itu,” kata Chatib menanggapi pertanyaan media. Menurut Chatib, pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan, senantiasa melakukan kajian terkait subsidi BBM dengan cermat dan hati-hati. Apakah hal tersebut terkait dengan pengenaan subsidi tetap (misalnya Rp 2.000 per liter), penyesuaian harga maupun imbasnya terhadap inflasi. “Itu mesti diperhatikan,” ujar Chatib. “Tapi, jangan rule out possibility ini. Sehingga, saya gak mau bilang kalau misalnya gak ada kemungkinan

(kenaikan harga BBM) dilakukan pada tahun ini atau tahun depan. Saya gak bilang mengenai timing. Yang kita lakukan adalah exercise-nya, tapi setiap waktu kita lakukan exercise mengenai itu,” kata Chatib. Dalam kesempatan yang sama, mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini membantah apabila mekanisme subsidi tetap akan diajukan dalam revisi APBN 2014. Sebagaimana penyesuaian harga, Chatib mengatakan, mekanisme subsidi tetap untuk BBM harus dipelajari dengan baik. “Ini rasionalnya. Kalau rupiahnya menguat terus, kalau subsidi tetap itu

pengurangan subsidinya gak banyak karena yang terjadi adalah harga BBM-nya itu juga akan ikut turun,” kata Chatib. Subsidi tetap adalah subsidi dengan nilai tetap untuk setiap liter BBM bersubsidi. Jika harga keekonomian BBM adalah Rp 9.000 per liter, maka dengan subsidi tetap misalnya Rp 2.500 per liter, harga yang dibayarkan konsumen adalah Rp 6.500 per liter. Subsidi tetap BBM pernah diusulkan dalam RAPBN 2014, namun urung dilanjutkan pembahasannya. Saat ini, subsidi tetap telah diberikan kepada BBN Rp 3.000 per liter dan LGV Rp 1.500 per liter. Berdasarkan

data otoritas fiskal, realisasi belanja subsidi BBM secara kumulatif sejak 2008 hingga 2012, realisasi subsidi telah menyentuh Rp 643,5 triliun. Sedangkan realisasi subsidi BBM dalam APBN-P 2013 sampai dengan 31 Desember 2013 mencapai Rp 210 triliun. Angka ini berpotensi mencapai sekitar Rp 240 triliun hingga Rp 250 triliun seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sepanjang 2013 mencapai Rp 10.452 per dolar AS atau lebih tinggi dibanding patokan dalam asumsi dasar ekonomi makro yaitu Rp 9.600 per dolar. Dalam APBN 2014, pagu subsidi BBM tercatat Rp 194,89 triliun. Rol/Mp

Akbar: Iklan Ical Lebih Banyak Ketimbang Golkar Jakarta (MP) - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mengaku iklan partainya lebih sedikit ketimbang partai lain. Karena iklan lebih banyak porsinya untuk Ketua Umum Aburizal Bakrie, yang juga maju sebagai calon presiden. Sedikit menyindir, Akbar mengatakan bahkan iklan Partai Golkar lebih sedikit ketimbang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Iklan kami juga ada, yang paling banyak iklan ketua umum kami, kerena dia calon presiden kami,” kata Akbar saat menyindir iklan PKB, dalam acara Istighosah PBNU, di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (7/4/2014). Dia menegaskan, bahwa pihaknya akan fokus pada pemilu legislatif. Bahkan Partai Golkar menargetkan persentase terendah untuk memajukan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. “Partai kami target 30%,

kursi 170 kursi. Oleh karena itu kami akan tunggu pemilu yang akan datang, mudahmudahan sesuai target kami,” ujarnya. Mantan Ketua Umum Golkar ini mengatakan target Golkar itu untuk memudahkan Aburizal Bakrie atau Ical maju sebagai calon presiden. “Partai Golkar (capresnya) saudara Aburizal Bakrie, kalau tidak tercapai (30%), minimal kami capai 20% agar bisa nyapres,” katanya. Akbar Tandjung juga meminta maaf dalam acara Istighatsah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Maaf itu, karena ketidak hadiran Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung

acara tersebut. “Saudara Ketua Umum Aburizal Bakrie mohon maaf tidak bisa hadir, minta maaf,” kata Akbar. Dalam acara tersebut, mantan Ketua DPR itu mengapresiasi acara yang digelar oleh PBNU dalam rangka pemilu damai.

Dia berharap, pemilu damai yang digagas PBNU ini bisa terwujud. Tidak hanya di pemilu legislatif, tetapi juga hingga pemilu presiden 9 Juli 2014 mendatang. “Berdoa bersama, keselamatan, peristiwa dan agenda penting, yaitu pemilu di awali pileg (pemilu legislatif)

dan di lanjutkan pilpres (pemilihan presiden),” ujarnya. Acara Istighosah, menghadirkan sejumlah pimpinan parpol. Namun hanya ada 2 ketua umum parpol yang hadir, yakni Ketua Umum Gerindra Suhardi dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ic/Mp

Satpol PP Kota Tangsel Amankan 31 Wanita Malam Setu (MP) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) gencar melakukan penertiban pekerja seks komersial. Salah satunya, penertiban wanita malam yang mangkal di sejumlah wilayah. Selama dua malam, jumat dan sabtu sebanyak 31 PSK diamankan dari lokasi-lokasi yang dianggap rawan dijadikan mangkal PSK. Lokasi yang disisir antara lain kawasan Alang-alang Buaran di Kecamatan Serpong, Tegal Rotan di Ciputat, Pondok Kacang Barat dan Timur di Pondok Aren serta perbatasan Graha Raya di Serpong Utara. Rata-rata, mereka diamankan dari cafe-cafe dangdut. “Kami sisir lokasi-lokasi yang diannggap tempat mangkal PSK,” kata Kepala Satpol PP Kota Tangsel Azhar Syamu’un, Menurutnya, penertiban PSK di Tangsel bakal terus dilakukan secara parsial. Hal ini dilakukan untuk menciptakan kondisi Tangsel sesuai dengan moto Cerdas, Modern

“Ini sebagai bentuk keseriusan kami dalam memberantas PSK di Tangsel. Karena kerap kali razia yang dilakukan bocor dan hasilnya nihil”

dan Religius. “Kami akan lakukan penertiban secara berkala, tanpa ditentukan waktunya,” ujarnya. Ke 31 yang terjaring dibawa ke tempat panti rehabilitasi di Pasar Rebo, Jakarta.

“Karena kami sudah bekerjasama dengan panti di sana, untuk dilakukan rehabilitasi terhadap PSK yang terjaring,” tegasnya. Azhar mengaku, untuk menertibkan PSK ini bukan tanpa rintangan. Makanya,

penertiban atau razia dilakukan secara tiba-tiba. Bahkan, alat komunikasi anggota Satpol PP berupa telepon genggam, diamankan saat dilakukan penertiban itu. “Ini sebagai bentuk keseriusan kami dalam mem-

berantas PSK di Tangsel. Karena kerap kali razia yang dilakukan bocor dan hasilnya nihil,” katanya. Kepala Dinsosnakertrans Kota Tangsel Purnama Wijaya mengatakan pekerja hiburan malam yang terjaring razia Satpol PP langsung dikirim ke panti sosial di Pasar Rebo. Nantinya, mereka bakal mendapat bimbingan dari pengurus panti di sana. “Mereka akan diberi keterampilan agar tidak kembali ke profesi mereka yang sekarang. Saat keluar (dari panti sosial) nanti, mereka diharapkan memiliki keahlian untuk menciptakan pekerjaan sendiri,” jelasnya. Dvd

Area Makam Malah Dijadikan TPS Bekasi (MP) - Area makam wakaf milik salah satu warga di Jalan Kampung Kepu, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Hal ini terlihat dengan banyaknya sampah-sampah yang bertumpuk di areal makam tersebut pada Senin (7/ 4) pagi ini. Warga sekitar mengakui jika beberapa dari mereka sering membuang sampah di area makam. Hal ini mereka lakukan karena tempat sampah di wilayah mereka jumlahnya sangat terbatas. Warga mengatakan tidak jelas siapa yang pertama kali menjadikan area makam ini sebagai TPS liar. “Saya buang sampah disini soalnya udah banyak juga yang numpukin disini,”

ujar Endah (32), warga RW 01 Kelurahan Kaliabang Tengah. Ia mengatakan sudah cukup lama area makam ini dijadikan warga sebagai TPS. Tidak hanya itu, menurut Endah, orang-orang yang melewati jalan dekat pemakaman tersebut juga sering terlihat membuang sampah-sampah dengan cara melemparnya dari motor. Keadaan area makam semakin hari semakin dipenuhi sampah. Banyak sampah yang terlihat memenuhi beberapa area makam dan sudah membusuk. Warga mengatakan keadaan ini menjadi semakin parah karena tidak adanya petugas kebersihan yang rutin mengangkut sampah dari area makam ini. Area makam yang menjadi TPS liar ini sebenarnya telah diberikan pagar bambu

agar mencegah warga-warga yang masih ingin membuang sampah disana. Namun, bukannya mencegah dan membuat keadaan lebih baik, pagar bambu itu malah membuat sampah semakin menumpuk di area pemakaman. Hal ini disebabkan sejak adanya pagar bambu yang dipasang oleh pihak kelurahan, petugas kebersihan di wilayah mereka semakin tidak rutin mengangkut sampah dengan alasan terhalang pagar. “Sudah dua bulan makam dipagar, sejak itu juga petugas gak pernah datang,” ujar Sriyani (29), warga RW 01 Kelurahan Kaliabang Tengah. Ia mengakui jika sebenarnya warga tidak ingin membuang sampah di area makam tersebut, namun keterbatasan

Tempat Pembuangan Sampah

TPS menjadikan mereka terpaksa membuang sampah disana. Ia juga berharap setidaknya meski hanya TPS liar, petugas kebersihan bisa selalu membersihkan areal makam tersebut dengan cara mengangkut sampah secara rutin setiap harinya. Sementara itu, pihak UPTD Kebersihan Bekasi Utara yang dikonfirmasi mengenai masalah TPS liar ini mengatakan akan segera

mencari solusi. Pihak UPTD Kebersihan Bekasi Utara akan berusaha agar warga Kelurahan Kaliabang Tengah dapat memiliki TPS resmi dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan nantinya. “Kami usahakan agar dapat solusi terbaik bagi warga dan pemilik area makam wakaf,” ujar Mancik, UPTD Kebersihan Bekasi Utara berharap. Rol/Mp


Serumpun

4

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Kos-kosan Jadi Bisnis Tradisional Sepanjang Masa Jakarta (MP) – Kos-kosan menjadi salah satu bisnis properti yang sudah ada sejak dulu. Bahkan, bisnis ini dianggap akan ada hingga nanti, karena tidak ada yang menggantikannya. Pengamat Properti Panangian Simanungkalit mengungkapkan bisnis properti tidak akan tergeser dengan bisnis properti lainnya, meskipun saat ini bisnis apartemen kelas ekonomis sudah mulai marak. Pasalnya, menurut Panangian, kos-kosan masih

memiliki permintaan yang banyak di pusat-pusat kegiatan baik bisnis maupun pendidikan. Terlebih harga kos-kosan masih jauh lebih murah dibanding apartemen bahkan kelas ekonomis sekalipun. Hampir seluruh wilayah di Jakarta memiliki basis-basis bisnis kos-kosan. “Mereka yang mencari kos-kosan hanya untuk tidur malam harinya karena sibuk bekerja, tapi kalau apartemen hanya karena gaya hidup,” kata Panangian.

Panangian menambahkan, adanya apartemen kelas ekonomis hanya berdampak pada bisnis kos-kosan di wilayah pinggiran, seperti di Depok yang dekat dengan kampus Universitas Indonesia. Tapi di wilayah pusat kota, bisnis kos-kosan ini akan terus bertahan. Terutama di wilayah segitiga emas Jakarta. Perbedaan paling kentara dari bisnis kos-kosan dibanding apartemen atau hotel adalah bisnis kos-kosan ini merupakan bisnis

tradisional yg dikelola secara tradisional dengan mudah dan biaya murah. Pemilik dapat menikmati return hingga 7-8 persen tiap tahun dari bisnis kos-kosan ini. Peluang untuk membuat bisnis kos-kosan juga masih sangat besar, bahkan untuk pemain baru sekalipun. “Bisnis kos-kosan ini sudah ada sejak dulu, sekarang dan sampai nanti akan terus ada,” imbuh Panangian. Pemilik kos-kosan dapat

diibaratkan sebagai pemilik hotel mini. Sebab, seiring waktu, bisnis kos-kosan menawarkan layanan dan keramahan sama seperti yang ditawarkan oleh hotel. Konsumen tidak akan merasa betah jika mendapati pengelola kos tidak ramah dan membuat tidak nyaman. Meskipun kos-kosan memiliki market khusus mereka yang memiliki keterbatasan daya beli, namun dimana ada pusat kegiatan, akan terus ada bisnis kos-kosan. Rol/Mp

Pembangunan Menara Monopole Berlanjut, Warga Semakin Resah Pondok Aren (MP) – Pasca ambruknya Menara Monopole, Senin (31/3) malam, proses pembangunan menara yang baru dibangun dua minggu itu kembali berlanjut. Tak urung, warga yang tinggal di sekitar pembangunan Menara Monopole yang sebelumnya sempat mengalami trauma atas insiden tersebut, kini kembali dibuat was-was akan adanya pembangunan menara monopole di wilayahnya. Apalagi warga menilai keberadaan tiang Monopole untuk TV Cable dan internet wireless setinggi 26 meter itu diduga tidak memiliki ijin resmi dari instansi yang ada di Kota Tangsel. Menurut Lia, warga yang rumahnya hanya berjarak 3 meter dari Menara Monopole mengaku tidak setuju jika pembangunan menara itu dilanjutkan karena keberadaannya telah membuat cemas warga. “Kami tidak setuju jika pembangunan menara itu dilanjutkan. Apalagi pembangunan menara itu tidak melalui sosialisasi terlebih dahulu kepada kami. Bahkan, keberadaannya telah mem-

buat kita was-was,” ungkap Lia yang mengaku sudah 2 tahun tinggal dan mengontrak rumah di lokasi ambruknya Menara Monopole. Hingga kamis (3/4), sejumlah warga lainnya yang tinggal tak jauh dari lokasi ambruknya menara itu, masih mempertanyakan keberlangsungan pembangunan tersebut. Umumnya, warga lebih mementingkan faktor keselamatan mereka. “Sebaiknya pemerintah mengkaji ulang keberadaan manara itu. Karena pembangunannya sudah bikin resah warga,” tegas warga yang enggan disebutkan namanya. Saat dikonfirmasi terkait pembangunan Menara Monopole, Camat Pondok Aren HM Sahlan menjelaskan, pihaknya telah menyerahkan permasalahan itu ke pihak kepolisian sektor Pondok Aren. Sebab, saat ini pihak kepolisian yang menangani insiden tersebut. Selain itu, diimbau warga agar

jangan mudah percaya jika lahannya ada yang akan menyewa untuk pendirian menara. “Sebelumnya kan sudah ditangani polisi. Sebab, insiden itu ranahnya kepolisian. Makanya, saya berharap agar warga berhati-hati jika lahannya ada yang mau menyewa untuk menara tower. Tanyakan dulu perizinan yang dia punya. Kalau sudah lengkap, silahkan. Kami tidak

melarang,” pungkas Sahlan. Seperti diketahui, tiang Menara Monopole berdiri di Kampung Rawa Barat, RT 01/ 05, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, mengalami ambruk. Akibat ambruknya besi baja sepanjang 6 meter dan berat diperkirakan 200 kg itu, sempat membuat geger warga. Terlebih ambruknya besi baja telah membuat puluhan rumah warga

mengalami gelap gulita akibat kabel PLN yang berada persis di bawah Menara Monopole tertimpa besi baja. Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa pekerja masih terlihat sibuk menyelesaikan pembangunan menara tersebut. Sementara di lokasi ambruknya Menara Monopole sebelumnya telah diberi garis polisi berwarna kuning, kini sudah tak nampak lagi. Dvd

Pemkot Tangsel Berikan Sosialisasi Perwal Kepada Pelaku Usaha peraturan yang ada. “Sebelumnya kami bingung mau ngurus ijin, dari satu dinas kedinas lain sangat jauh tempatnya, dan itu mempersulit serta buang-buang waktu kami, tapi dengan ada-

nya sosialisasi ini, dapat dilakukan di BP2T melalui pelayanan satu atap satu pintu, hal ini akan memudahkan kami untuk mengurus izin,” ujar Hamdani. Dvd

Bekasi (MP) - Setengah juta penduduk di Kabupaten Bekasi masih menyandang status sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hingga Senin (7/4). Dinas Sosial Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 117 ribu Kepala Keluarga atau sekitar 450 ribu orang di Kabupaten Bekasi belum dapat hidup layak karena kehidupan mereka yang masih jauh dibawah standar hidup orangorang pada umumnya. Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menyebutkan ada tiga kategori penduduk yang miskin di wilayah tersebut. Kategori penduduk miskin tersebut diantaranya adalah warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap, warga yang berpenghasilan kurang dari Rp 600 ribu, dan warga yang tidak dapat makan sebanyak dua kali dalam sehari. Selain itu, warga Kabupaten Bekasi yang pendidikan tertingginya hanya mencapai tingkat

sekolah dasar juga dapat dikategorikan sebagai penduduk miskin. “Kondisi penduduk miskin di wilayah kami memang cukup miris,” ujar Sutisna, Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Bekasi pada Senin (7/4). Ia menjelaskan hal ini dapat dilihat diantaranya dengan rumah yang dimiliki oleh penduduk yang masuk dalam kategori miskin ini. Rumah penduduk miskin di Kabupaten Bekasi rata-rata lantainya hanya berupa tanah, tembok yang berupa triplektriplek, dan tidak memiliki penerangan yang bersumber dari listrik. Dinas Sosial Kabupaten Bekasi berencana untuk melakukan upaya agar penduduk miskin di Kabupaten Bekasi dapat berkurang secepatnya. Mereka menargetkan dalam jangka waktu tiga tahun, penduduk miskin dapat berkurang secara signifikan. Rol/Mp

Setengah Juta Penduduk Bekasi Miskin

Serut (MP) - Masih banyak pelaku usaha belum mengetahui tentang Peraturan Walikota (Perwal) yang sudah disahkan selama ini, seperti halnya Perwal nomer 24 Tahun 2014 tentang Tanda Daftar Usaha (TDUP) membuat Pemerintah Kota melakukan sosialisasi terkait Peraturan walikota yang ada. Untuk itu, tak kurang dari 50 pelaku usaha berkumpul di Aula Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mengikuti pemahan terhadap perwal apa saja yang sudah disahkan dan seperti apa mekanisme pembuatan jika ingin melaksanakannya. Camat Serut, Andi D. Patabai mengatakan ada be-

berapa perwal yang dijelaskan oleh masing-masing bidang diantaranya Perwal nomer 2 Tahun 2013 tentang Petunjuk Tekhnis dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Pembelanjaan dan Toko Modern yang dijelaskan oleh Dinas Perinsdustrian dan Perdagangan (Disperindag). Perwal nomer 13 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pengurangan, Keringanan dan Pembatasan Retribusi Ijin Ganguan yang dijelaskan oleh BP2T. serta Perwal nomer 24 Tahun 2014 tentang Tanda Daftar Usaha (TDUP) oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan. “Kita ingin memberitahukan kepada para pelaku usaha, jika ingin mengurus ijin baik TDUP dan lainnya, Pem-

kot sudah membuka pelayanan satu pintu satu atap, untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan,” ungkap Andi. Dia mengatakan, dalam sosialisasi tersebut dijelaskan hak dan kewajiban bagi pelaku usaha untuk melaksanakan perizinan jika ingin membuka usaha diwilayah Kota Tangsel. “Banyak pelaku usaha yang belum mengetahui perwal ini, sehingga sosialisasi ini sangat baik untuk para pelaku usaha dimasing-masing Kecamatan,” jelas Andi. Sementara Hamdani, salah seorang pelaku usaha menjelaskan, sosialisasi ini sangat bermanpaat sehingga dirinya lebih paham akan

Bima Arya jadikan Bogor Kota Berwawasan Lingkungan Bogor (MP) - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyatakan komitmennya untuk menjalankan visi sebagai kepala daerah salah satunya untuk menjadikan “Kota Hujan” Bogor sebagai kota berwawasan lingkungan. Berbagai langkah akan dilakukannya dalam mewujudkan Bogor sebagai Kota Berwawasan Lingkungan. “Pertama saya akan memaksimalkan aset yang dimiliki Pemerintah Kota Bogor yang memungkinkan untuk berfungsi menjadi ru-

Bima Arya

ang terbuka hijau dan wilayah serapan,” ujar Bima di Bogor, Minggu. Selain langkah tersebut, lanjut Bima, ia juga akan melakukan evaluasi semua perizinan yang sudah dilakukan, agar tidak ada lagi penyimpangan fungsi lahan yang ada di Kota Bogor. “Saya juga akan mengawasi bagaimana fasiliats umum dan fasilitas sosial betul-betul ditaati oleh pengembang, termasuk drainase. Jangan sampai pembangunan dan pengembangan yang ada

merusak tata kota yang ada. Tidak hanya itu, ia pun akan mengawasi sangat serius pembangunan hotel dan mall yang ada di Kota Bogor. “Pembangunan hotel dan mall akan kita awasi agar tidak menghancurkan ekosistem yang ada di Kota Bogor,” ujarnya. Sementara itu, ancaman hilangnya hutan kota di Kota Bogor kian terlihat, sejumlah pembangunan dengan menebang pohon dilakukan oleh para pengembang.

Pembangunan nyata yang menyalahi aturan terlihat di Jalan Semeru depan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, dimana pembangunan ruko-ruko dilakukan di sepanjang jalan pinggiran aliran Sungai Cidepit. Aksi protes terhadap pembangunan di pinggiran Sungai Cidepit sempat mendapat protes dari sejumlah warga yang menginginkan kawasan Jalan Semeru kembali asri dengan banyaknya pohon. Antb/Mp

Ignasius Jonan, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia dinilai telah merombak kultur perusahaan yang semula lamban dan melempem.

KAI Diminta Serius Benahi KRL Jabodetabek Jakarta (MP) - PT KAI Commuter Jabodetabek diminta serius membenahi manajemen dan armadanya setelah terjadi beberapa kali kerusakan yang mengganggu perjalanan kereta. “Harusnya mereka punya road map jika terjadi insiden yang berulang kali terus terjadi,” kata Riza Helmi, warga Pancoran Mas, Kota Depok, yang menjadi pelanggan kereta komuter ini. Senin, 7 April 2014, Riza naik kereta dari Stasiun Depok pukul 07.30 WIB dan baru sampai Stasiun Tebet dua jam kemudian. Di Stasiun Pasar Minggu, kereta tertahan cukup lama dan tak ada pemberitahuan kepada penumpang soal masalah yang terjadi. Para penumpang, kata dia, tidak mendapat penjelasan rinci. Pukul 05.50 WIB, terjadi kerusakan pantograf kereta antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Karet. Kereta mogok sehingga mengganggu rangkaian kereta yang menuju Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Kota. Riza menyayangkan tidak adanya informasi yang tepat dari pihak stasiun kepada penumpang. Dia menyoroti lemahnya manajeman PT KAI ketika terjadi insiden. “Jangan-jangan, mereka tidak serius menerapkan zero incident,” kata Riza, yang bekerja di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Rentetan kejadian ini merugikan jutaan roker (rombongan kereta) yang setiap hari bergantung pada moda transportasi ini. Penilaian senada sebelumnya disampaikan Koordinator KRL Mania Nurcahyo. Dia mencatat sejumlah masalah, dari kerusakan wesel, sinyal, pantograf, stasiun terendam banjir, dan kabel listrik tertimpa pohon tumbang. “Percuma saja kalau stasiun dipercantik tapi perjalanan kereta sering bermasalah,” kata Nurcahyo, yang setiap hari menggunakan kereta Bogor-Jakarta Kota. Juru bicara Daerah Operasi 1 PT KAI, Agus Komarudin, menjelaskan perawatan pantograf dilakukan bersamaan dengan perawatan kereta. Dia mengakui faktor usia membuat alat ini rentan rusak meskipun telah diperiksa dan dirawat. Pengecekan meliputi kondisi alat dan gesekan antara pantograf dan kabel listrik aliran atas. “Tetapi dalam perjalanan kadang ada benda yang tersangkut,” ujarnya. Tmp/Mp

Pemkab Bogor Efektifkan Wajib Lapor 1X24 Jam Bogor (MP) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menginstruksikan seluruh aparat kecamatan dan kelurahan untuk mengefektifkan wajib lapor 1x24 jam bagi pendatang. Terutama warga negara asing untuk menghindari keberadaan para imigran. “Sesuai dengan instruksi Bupati Bogor Rachmat Yasin yang meminta seluruh camat dan luruh menerapkan wajib lapor 1x24 jam, karena ini salah satu cara efektif dalam mengawasi keberadaan imigran,” kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bogor M Rizal Hidayat, di Bogor, Ahad (6/4). Rizal menjelaskan instruksi ini menindaklanjuti Surat Keputusan Bupati Bogor Nomor 472/451-Kesbangpol Tanggal 24 September 2012 tentang penempatan imigran di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam surat keputusan Bupati tersebut bahwa Kabupaten Bogor tertutup untuk imigran, segala bentuk penempatan imigran baik oleh lembaga yang membidangi pengungsi tidak diperbolehkan masuk ke Bumi Tegar Beriman. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Satuan Petugas (Satgas) pendataan dan penertiban imigran yang dibentuk oleh Kantor Imigrasi Bogor terdapat 738 imigran pencari suaka dan pengungsi di wilayah Kabupaten Bogor. Keberadaan seluruh imigran ini tersebar disejumlah wilayah diantaranya Cisaura, Megamendung, Sukaraja dan Cibinong. Rol/Mp

Mendag: BlackBerry Tertarik Bangun Pabrik Jakarta (MP) - Produsen telepon seluler atau ponsel, BlackBerry menilai Indonesia mempunyai pasar yang besar untuk memproduksi ponsel. Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebutkan produsen Blackberry temui menggandeng produsen komponen ponsel asal Taiwan, Foxconn untuk membangunan pabrik di Jakarta. “Blackberry datang ke saya kira-kira 10 hari lalu, mereka mengatakan bahwa telah berbicara serius dan detail foxconn untuk membuka fasilitasnya di indonesia,” ujar Mendag Lutfi di Kalibaru. Ia juga menjelaskan tujuan produsen Blackberry untuk memperluas bisnis. “Blackeberry datang ke Indonesia itu adalah bagian dari survival mereka, bertahannya mereka menjadi industri telepon karena pangsa pasarnya besar sekali,” jelasnya. Kemendag akan membicarakan lebih lanjut dengan Kemenperin jika nantinya BlackBerry sudah membangun pabrik. Tujannya agar Indonesia bisa juga menjadi eksportir ponsel. “Saya langsung Kemenperin untuk telepon dan masalah lainnya supaya industri kita maju. Indonesia harus menjadi ekpsortir ke depan,” tuturnya. Ic/Mp

SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN ROHIL Mengucapkan

Selamat Atas Pelantikan H Suyatno AMP

Sebagai Bupati Rokan Hilir Senin, 24 Maret 2014 Dilantikan oleh Gubernur Riau H Annas Maamun Ttd Nasruddin H SE Ketua DPRD

H Syamsuri SSos MSi Sekwan


Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Serumpun

5

Ahok Duga Satpol PP Sering Disuap PKL Jakarta (MP) - Masih banyaknya pedagang yang berjualan disisi atau trotoar jalan, ternyata tak lepas dari pengamatan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Ia pun bertanya-tanya, mengapa keberadaan pedagang tersebut tak mendapat tindakan dari aparat terkait.

Muamar Membius Pengunjung MTQ KE-XXV Bangka (MP) - Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXV Tingkat Kabupaten Bangka tahun 2014, Selasa (1/4/2014) malam resmi dibuka di Halaman Masjid Rahamtuddin Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Bangka, H. Tarmizi, dengan pemukulan bedug oleh Wakil Bupati (wabup) Bangka, Rustamsyah. Yang lebih khusus lagi, pembukaan MTQ Kabupaten Bangka ke-XXV ini dimeriahkan juga pembacaan kalam illahi oleh Qori Internasional, Muamar ZA. Dengan alunan suara EMAS nan merdunya serta hapalan ayat ayat suci yang fasih, Muamar yang lahir di Pemalang Jawa Tengah itu berhasil membius dan memukau para tamu undangan menyaksikan penampilannya sebanyak dua kali tersebut. Kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan dewan hakim dan pemberian tali asih kepada anak yatim. Bupati dalam sambutannya mengungkapkan sangat bangga dan dapat bersilahturahmi dengan semua peserta MTQ. Menurutnya MTQ ini merupakan salah satu wadah meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara.”Kita ingin wujudkan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara yang ditopang oleh nilai-nilai universal islam dengan program magrib mengaji,” harapnya. Dikatakan Bupati, Al Quran diturunkan sebagai petunjuk dan tuntunan kehidupan bagi umat manusia untuk memperoleh kebahagiaan. “Al Quran tidak hanya berisi prinsip-prinsip keimanan, tetapi juga sumber nilai, ilmu, yang dikemas dengan bahasa yang indah, penuh dengam keteladanan dan pesan moral,” ungkapnya. “Semoga momen penting ini bisa mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, beradab dan mengaktualisasikan nilai-nilai islami dalam kehidupan,” ujarnya. Sementara itu, H Rahmani selaku ketua pelaksana mengatakan kegiatan MTQ ini untuk mendukung program pemerintah daerah dalam memberantas buta aksara Al Quran dan lebih memasyarakatkan Al Quran dan peningkatan prestasi pada ajang MTQ yang lebih tinggi lagi sehingga bisa mengharumkan nama daerah. Diikuti semua kafilah dari semua kecamatan di Kabupaten Bangka dengan waktu pelaksanaan dari tanggal 1 sampai dengan 6 April 2014. Sementara untuk cabang yang diperlombakan yakni Tilawah Quran, Hifdzil Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, dan Khotil Quran dengan pemenang dan menjadi yang terbaik akan diberikan beribdah umroh. Pembukaan MTQ ke-XXV tingkatkan Kabupaten Bangka dihadiri juga Danlanal Babel, Iwa Kartiwa, Plt Sekda Bangka, Asmawi Alie, para asisten setda, ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka, para kepala SKPD dan camat di Lingkungan Pemkab Bangka, tokoh agama, alim ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan tamu undangan lainnya. Swan

Atasi Macet Proyek MRT, DKI Operasikan Bus Tingkat Jakarta (MP) - Pemprov DKI terus berupaya mencari solusi mengatasi kemacetan arus lalulintas akibat proyek pembangunan Mass Rapid Transid (MRT) sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Salah satu solusi yang akan diupayakan, dengan pengoperasian bus Tingkat gratis. Pengoperasian bus tingkat gratis ini akan bekerja sama dengan gedung-gedung yang berada di kawasan yang dilakukan pembangunan MRT. “Intinya harus ada bus tingkat dulu, karena untuk jalur koridor satu itukan ada pembangunan MRT. MRT pasti kemakan kan jalurnya, nah salah satu solusi kita berikan bus tingkat gratis sama kayak punya bus pariwisata itu,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI. Pria yang akrab disapa Ahok itu melanjutkan, saat ini Pemprov DKI tengah melakukan pengadaan bus tingkat tersebut. Selain itu, ada juga 23 unit bus tingkat yang akan diberikan oleh pengusaha untuk sumbangan. Dari jumlah bus tingkat yang ada, 15 unit akan dioperasikan dalam mengatasi kemacetan akibat proyek MRT. “Untuk satu koridor Bundaran HI-Blok M, 15 unit sudah cukup. Makanya kalau lebih dari 20 koridor satu ini cukup untuk bantu. Begitu sudah jalan kita akan berlakukan motor enggak boleh lewat,” jelasnya. Untuk mendukung upaya tersebut, kata dia, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan pengelola gedung untuk menyediakan sarana parkir. “Kita kerja sama sepanjang jalan gedung di situ, parkir maksimum 5.000. Kalau sudah bayar 5.000 sisanya gratis sampai besok pagi. Supaya orang bisa nitipin motor di belakang-belakang gedung lalu untuk naiknya, dari gedung langsung ke bus,” tandasnya. Ic/Mp

RAWAN DISELEWENGKAN

Ahok Cabut Dana Bansos Hingga Rp 1 Triliun Jakarta (MP) - Wakil Gubernur DKI mengatakan, Pemprov DKI telah menghemat anggaran serta memangkas dana bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2014 hingga mencapai triliunan rupiah. “Bansos ini sudah kita cabut, banyak yang marah-marah, jadi buat yayasan-yayasan enggak jelas kita stop. Bansos itu harus yang jelas. Banyak (yang dicabut), mungkin Rp 1 triliun lebih kali ya,” kata pria yang akrab disapa Ahok saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta. Ia melanjutkan, pemangkasan dana Bansos dilakukan sejak adanya surat edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat ini tentang adanya larangan dana bansos dan hibah yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, baik di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) atau Kementerian jelang Pemilu. Ahok menambahkan, dana bansos yang dicoret kebanyakan diperuntukkan sejumlah yayasan kecil, yang tidak disebutkan namanya. Namun Pemprov DKI Jakarta tetap memberikan bansos melalui beberapa program seperti Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan pembangunan kampung deret. Pemangkasan ini dilakukan setelah ada surat edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang adanya larangan dana bansos dan hibah yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, baik di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) atau Kementerian. Dana bansos ini dinilai rawan penyelewengan apalagi menyambut Pemilu 2014, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014. Ic/Mp

Pria yang akrab disapa Ahok ini kemudian mencontohkan keberadaan pedagang di Pasar Rumput, Jakarta Selatan yang berjualannya melanggar aturan. Pasalnya mereka menggunakan trotoar sebagai kawasan dagangan, dan ini merebut hak pejalan kaki. “Sedangkan, pedagang

yang tidak pernah mendapatkan teguran juga semakin memperkeruh kondisi. Sebab barang dagangan mereka ada yang masuk ke dalam bahu jalan. Sehingga menyebabkan kemacetan,” katanya di Balaikota. Ia menegaskan, bukan tidak ada penanganan dari

pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tetapi, bisa jadi ada oknum Satpol PP yang menerima uang dari para pedagang, sehingga tidak ada penindakan. “Bukan gak ngingetin, dapet setoran kali,” ujarnya. Seperti diketahui, para

pedagang yang berada di Pasar Rumput telah melanggar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 yang mengatur mengenai fungsi trotoar. Terdapat ketentuan pidana yakni ancaman hukuman 18 bulan penjara atau denda Rp 1,5 miliar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006. Ic/Mp

Warga Semper Timur Mengeluh Pengajuan “Fogging” Ditolak Jakarta (MP) - Warga RT 005 RW 05, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara mengeluh karena Puskesmas Semper Timur meenolak surat pengajuan fogging di wilayah tersebut. Menuruh salah seorang warga, Diah (53), surat yang diajukan warganya pada 3 April 2014 tersebut berisi kondisi lingkungan mereka yang banyak nyamuk, yang mereka khawatirkan merupakan nyamuk demam berdarah. Namun surat pengajuan tersebut dikembalikan kembali dengan alasan belum ada kasus demam berdarah di

daerah itu. “Soalnya kan habis musim hujan ke musim kemarau ini jadi banyak nyamuk,takutnya nanti pada kena demam berdarah, tapi kemarin malah ditolak, katanya harus ada kasus dulu,” ujar Diah. Hal senada diungkapkan warga lainnya, Narti (46). Dia mengaku kecewa dengan pernyataan pihak puskesmas yang mengatakan harus ada

kasus terlebih dahulu baru dilakukan penyemprotan. “Masak nunggu jatuh korban baru disemprot,” ujar Narti. Dikonfirmasi terpisah Penanggung Jawab Penyemprotan Demam Berdarah Puskesmas Kelurahan Semper Timur, Muhammad Duri mengaku belum mendapatkan surat permohonan tersebut. “Wah saya belum dapat sih, nanti deh saya lihat lagi,” ucapnya. Ia juga membenarkan bahwa untuk penyemprotan di suatu wilayah harus disertai surat keterangan dokter. “Memang sih harus ada laporan dari dokter bahwa

MUI TANGSEL:

Money Politic Diharamkan Pamulang (MP) - Jelang hari pencoblosan Pemilu Legislatif 9 April nanti, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel dengan tegas menolak segala bentuk money politic. Lembaga inipun meminta kepada masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Ketua MUI Kota Tangsel KH Saidih mengatakan bahwa praktek politik uang adalah haram. Larangan itu pun sudah tertuang dalam hadist. “Money Politic melanggar aturan agama. Dalam hukum Islam itu yang menyuap dan yang disuap hukumannya adalah haram,” ungkapnya usai doa bersama di halaman

Balaikota Tangsel. Dikatakan MUI Kota Tangsel meminta kepada masyarakat untuk dapat berfikir cerdas, dengan cara menghindari politik uang. Selain itu, warga juga diminta untuk berfikir terlebih dahulu, sebelum menentukan siapa calon yang bakal dipilih. “Tolak politik uang jika memang untuk mengarahkan memilih calon tertentu. Saya yakin, masyarakat Tangsel sudah cerdas dan religius,” katanya. Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Zaki Mubarok menuturkan bagi-bagi uang dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif

tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. “Ini tidak baik. Saya sendiri sangat menyayangkan kondisi ini terus terjadi,” ujarnya. Ia memprediksi politik uang bakal terus terjadi pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014, hingga hari H pencoblosan. Selain itu, politik uang ini bakal membawa dampak lanjutan terhadap calon legislatif jika sudah terpilih. “Caleg yang melakukan politik uang, pasti akan berfikir keras agar bagaimana mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan pada saat kampanye lalu. Ini berbahaya,” ucapnya. Dvd

ada yang terkena DBD,” ucapnya. Sebab, lanjut Duri, penyemprotan atau fogging untuk memberantas nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD) bisa berbahaya jika dilakukan tanpa prosedur. Selain bisa menyebabkan orang yang menghirup gas semprotan keracunan, fogging juga berdampak buruk bagi keseimbangan ekosistem. Ia menjelaskan fogging biasanya dilakukan jika ada warga yang terkena DBD di suatu wilayah. Itu pun harus ada surat keterangan dari

dokter. Nantinya, lanjut Duri, dokter akan turun ke alamat korban untuk melakukan observasi. Biasanya petugas akan mengecek apakah di lingkungan sekitar rumah penderita DBD ini ada warga lain yang mengalami demam tinggi atau tidak. Jika ada, dapat diindikasikan penularan DBD itu dimulai dari lingkungan tersebut. Terlebih jika ditemukan juga jentik-jentik nyamuk dalam jumlah banyak. Dalam kondisi demikian, petugas kesehatan akan melakukan penyemprotan. Kps/Mp

Ciptim (MP) - Bimbingan Teknis (Bimtek) kembali digelar Panitia Penyelenggaraan Kecamatan (PPK) Ciputat Timur bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) Rempoa di Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur, Tanggerang Selatan. (2/4) Acara yang dimulai pukul 19.30 di Aula Kelurahan dipadati ratusan anggota KPPS yang antusias mengikuti Bimtek mekanisme Pemilu, ada juga beberapa kaum perempuan yang mengikuti jalannya Bimtek tersebut. Maryadi Ketua PPK

Ciptim membagikan buku paduan KPPS berisi tata cara Pelaksaaan Perhitungan dan pemungutan suara, disela Presentasinya terkait mekanisme Pemilu, Maryadi kembali menekankan anggota KPPS untuk Jujur dan menjalankan perannya sesuai dengan yang tercantum dalam KPPS tersebut. “Mari bersama kita awasi dan jaga kerahasiaan pemilu dalam tanda kutip surat suara jangan sampai ada kepentingan Politik dalam kegiatan Pemungutan suara,” tambah Maryadi. Dvd

KPPS Harus Paham Aturan

Jefry: Ciptakan Prajurit Idola Salo (MP) - Bupati Kampar H Jefry Noer mengatakan kepada seluruh prajurit dan anggota persit Yonif 132/BS bahwa program ini jangan sampai gagal karena penyuluhan ini prospeknya sangat baik dalam peningkatan kesejahteraan apabila kita sungguh-sungguh. Hal tersebut dikatakannya saat mensosialisasikan pengembangan Ternak Sapi di aula Batalyon 132/BS. Jefry juga mengatakan saat ini Pemda Kampar sudah melatih dan mendidik para Babinsa melalui program pelatihan pertanian terpadu P4S di Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu dan diharapkan nantinya hasil dari pelatihan tersebut para Babinsa tersebut menjadi prajurit idola. Para Babinsa tersebut dilatih menjadi wirausahawan, baik pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan melalui pertanian terpadu yang nantinya mampu meningkatkan kesejahteraannya. “Batalyon 132/BS juga sangat mempunyai potensi yang cukup besar untuk menuju kesana karena selain lahan yang luas juga mem-

punyai kemauan yang sangat tinggi,” tutur Jefry. Selanjutnya kata Jefry, lahan tersebut akan dikelola secara bersama atau kelompok sesuai yang diinginkan prajurit. “Saya menginginkan sosialisasi ini dapat mewujudkan apa yang kita inginkan bersama yakni keberhasilan dan keuntungan bagi prajurit Yonif 132/BS sehingga mencapai tingkat kesejahteran yang baik pula,” ucap Jefry. Jefry juga menginginkan agar kegiatan ini diawali dengan pembentukan kelompok-kelompok yang terdiri dari 10 orang perkelompok sehingga dapat termotivasi dan mencapai target. “Kelompok tersebut akan dilatih dan didik yang akan dibantu oleh Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar dalam memberikan penyuluhan,” ungkap Jefry. Jefry juga mengatakan bahwa para prajurit juga akan diberikan penyuluhan cara dan teknis beternak sapi yang baik kemudian akan diberikan pinjaman melalui perbankan,” lanjut Jefry. M Majid Perwakilan dari Pimpinan BI Pekanbaru,

sangat bangga dengan program dari Pemda Kampar tentang pengembangan di bidang peternakan, perikanan, perkebunan, dan pertanian untuk mensejahterakan masyarakat dan sangat mendukung penuh. “Apalagi selaku prajurit TNI yang tingkat kedisiplinannya cukup tinggi untuk merubah dalam meningkatkan kesjehateraan,” kata Imade. Dikatakannya jika masyarakat kurang mau mencoba atau mengevaluasi setiap kegagalan maka berbeda dengan TNI yang selalu belajar dari kesalahan sehingga tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Pemimpin Wilayah BRI Pekanbaru Imade Suprateka, mengatakan BRI terus mendukung program kegiatan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pinjamannya. “Untuk ternak sapi ini akan kita dukung sepenuhnya karena BRI memang untuk masyarakat,” kata Imade. Danyonif 132/BS Letkol Inf Hanryan Indrawira SSos mengatakan berbagi informasi dalam meningkatkan

Bupati beri pengarahan di Batalyon 132 BS Salo, Jumat (4/4) lalu.

profesionalisme prajurit TNI serta meningkatkan kesejahteraan prajurit. Dilaporkan juga bahwa sehubungan sebahagian prajurit berada di Kalimantan guna pengamanan perbatasan RI maka yang hadir tidak keseluruhan prajurit, hanya sekitar 500 orang prajurit termasuk ibu-ibu persit. Hanryan Indrawira mengatakan saat ini kita ingin merubah mainset prajurit dari yang bekerja rutin sebagai prajurit menjadi prajurit yang serba bisa dan mampu menjadi wirausahawan melalui ternak sapi karena prospeknya sangat baik selain itu juga lahan yang ada dapat dimanfaatkan

sehingga dapat menunjang kesejahteraan setiap prajurit. “Nantinya prajurit tidak perlu memikirkan kandang sapinya karena itu akan disiapkan oleh Batalyon berapa pun sapi nantinya akan bisa atau mampu ditampung,” ujar Hanryan Indrawira. Hanryan Indrawira berharap melalui penyuluhan peternakan sapi ini dan dengan keyakinan penuh bekerja keras, mudah-mudahan mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan prajurit. Hadir pada acara tersebut H Nasir Anggota DPR RI, Kadis Peternakan Hj Nurhasani serta seluruh prajurit TNI 132/BS serta ibu-ibu Persit. Hk


Selayang Pandang

6

Reskrim Polres Karimun Ringkus Pelaku Jambret Karimun (MP) - Upaya dari kerja keras jajaran Sat Reskrim Polres Karimun berhasil meringkus pelaku jambret yang dilakukan tersangka DS, hanya berselang dua hari dari laporan korban, seorang dokter PTT di RSUD Karimun Dr Nazia ke SPK Polres Karimun. Dengan nomor LP –B /45 /III/ 2014 /KEPRI /SPK –RES Karimun tanggal 23 Maret 2014 akibat dari aksi pelaku, selain menderita kerugian materi korban juga menderita luka– luka dan terpaksa dirawat di RSUD Karimun. Tersangka DS berhasil diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Karimun di rumah mertuanya di daerah Bukit Senang Kec Karimun (25/3/2014) pukul 20 00 wib. Kejadian penjambretan dialami korban Dr Nazia terjadi, Minggu (23/3/2014) pukul 21.50 wib di depan toko perabot Cleo Prabot Batu Lipai

Kelurahan Baran Barat. Kejadian bermula saat korban akan berangkat menuju ke Costal Area dari rumahnya di daerah Sidorejo. Setiba di depan RSUD Karimun korban merasa sudah dibuntuti oleh pelaku, setiba di depan toko Cleo Prabot Batu Lipai, tersangka DS lansung menarik tas korban. “Setelah berhasil menguasai tas korban, korban lalu ditendang oleh tersangka hingga menbuat korban terjatuh, sehingga korban menderita luka dan memar,” ujar AKP Yoga Buana Difta Sik Kasat Reskrim Polres Karimun kepada MP. “Sedangkan barang bukti diamankan dari tersangka DS, berupa I unit HP merek Samsung Galaxy Tab I warna hitam putih, I unit HP merk Samsung Galaxy Note 3 warna putih, I unit stetoskop warna merah maron merk Litman, I

unit kunci mobil Toyota Kijang Inova beserta dompet berlambangkan IDI, 2 lembar Sim A dan C atas nama Nazia, I lembar KTP, I lembar kartu askes, 1 lembar kartu Summit dan sisa uang sebesar 115 ribu rupiah milik korban dan beserta sepeda motor Vario BP 3440 KK yang digunakan pelaku menjadi barang bukti

dari aksi pelaku tersangka DS sedangkan tas dan dompet milik korban dibakar oleh pelaku,” ujarnya. Tersangka DS ditemui MP mengatakan, perbuatan tersebut dilakukan didasari oleh tekanan ekonomi yang alaminya, dan tersangka DS menbantah menendang korban DR Nazia, terjatuhnya korban

akibat dari aksi tarik menarik tas milik korban. Dengan rasa penuh penyesalan, tersangka juga meminta maaf pada korban DR Nazia, aksi jambret tersebut, baru pertama kali dilakukan karena tekanan ekonomi yang dialaminya. Akibat aksi dari perbuatan pelaku, DS terancam Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang berbunyi “Barang siapa dengan sengaja mengambil barang seluruhnya atau sebagian kepunyaan milik orang lain dengan maksud dimiliki dengan didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk mempermudah pencurian tersebut dan untuk memungkinkan melarikan diri atau tetap menguasai barang yang dicuri” terancam maksimal 12 tahun penjara. Asrin Daulay

DISINYALIR ADA MANIPULASI DATA CPNS

BKPP Kep Meranti Bentuk Tim Verifikasi Persyaratan CPNS K-2 Selatpanjang (MP) - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti akan membentuk tim verifikasi terkait tentang berkas persyaratan bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus seleksi tahun 2013 dari Tenaga Honor Kategori II (K-2) sebanyak 267 orang peserta CPNS dari Tenaga Honor Kategori II yang telah dinyatakan lulus seleksi, berkas persyaratannya akan dilakukan verifikasi oleh tim yang terdiri dari Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal tersebut dilakukan demi untuk mengetahui keabsahan berkas persyaratan CPNS yang telah dinyatakan lulus seleksi dari Tenaga Honor Kategori II (K-2) sebelum diusulkan Nomor Induk Pegawainya ke Kantor Regional XII BKN (Badan Kepegawaian Nasional). Hal tersebut juga dilakukan merujuk pada peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

dan menindak lanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : B/289/ M.PAN/2/2014 tanggal 9 Februarai 2014. Hal tersebut diungkapkan oleh Drs Revirianto kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa 1 April 2014 di ruang kerjanya kepada wartawan ketika dikonfirmasi terkait laporan laporan Camat Rangsang Barat tanggal 26 Maret 2014 tentang keabsahan (disinyalir adanya dugaan manipulasi data) berkas persyaratan peserta CPNS yang dinyatakan lulus seleksi dari tenaga honor Kategori II (K-2). Camat Rangsang Barat Joko Suriyanto Selamat SH, Senin 31 Maret 2014 di Selatpanjang menjelaskan kepada wartawan bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada Bupati Kepulauan Meranti, ke Sekdakab Kepulauan Meranti dan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tertanggal 26 Maret 2014 terkait dengan adanya dugaan manipulasi data seleksi CPNS Tenaga Honor Kategori II (K2). Menurut Joko Suriyanto ada sekitar dua puluh orang lebih peserta CPNS tersebut asal Kecamatan Rangsang

Teluk Kuantan (MP) - Sebanyak 22 Pabrik Kelapa Sawit dan ratusan Perusahaan perkebunan bercokol di Kabupaten Kuantan Singingi, Namun belum juga dapat mendongkrak Penerimaan Asli Daerah (PAD). Perusahaan tersebut hanya menguntungkan pusat dan pihak perusahaan itu sendiri jika perusahaan tidak memiliki kebun plasma untuk warga. “Semua perusahaan membayar pajak ke pusat, daerah hanya memperoleh penda-

patan dari retribusi izin lokal seperti pengurusan Izin Membuat Bangunan (IMB), Izin Tempat Usaha (HO), izin lain yang sifatnya rekomendasi dan peluang penempatan tenaga kerja,” kata Kepala Dinas Perkebunan kabupaten Kuansing, Wariman. Otonomi daerah yang dikumandangkan selama ini belum sepenuhnya menguntungkan daerah, perjuangan daerah sudah optimal namun belum berhasil. Seperti pembayaran pajak, sejumlah

Drs Revirianto Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kep Meranti.

Barat keabsahan berkas persyaratannya yang tidak merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2005 tentang pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. Joko mengatakan, hal tersebut dilakukan merupakan sebuah tanggung jawab moral sebagai Camat memiliki

fungsi otoritas administrasi di wilayah kecamatan tersebut juga dilakukan demi kebaikan Kabupaten Kepulauan Meranti, namun apabila hal tersebut tidak mendapat respon positif dari pihak yang paling berwenang, sebagai Camat tidak bertanggung jawab dan tidak mau terlibat terkait hasil seleksi CPNS tersebut. Menanggapi informasi tersebut, Revirianto meres-

perusahaan perkebunan membayar ke pusat, daerah hanya penonton. Sementara resiko yang dihadapi sangat tinggi, misalnya saja terjadi konflikasi ditengah masyarakat pemerintah daerah harus tanggap. Semestinya pemerintah pusat juga memikirkan hal itu sehingga daerah dapat meningkatkan PAD untuk melanjutkan program pembangunan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Dapat dibayangkan luas

secara total perkebunan di Kuansing mencapai 279.000 hektar, terdiri dari jumlah kebun plasma 35.992 hektar, jumlah kebun inti milik perusahaan 55.895 hektar, kebun swadaya murni 32.762 hektar, Pola swadaya berbantuan 1001 hektar, pola PEK 901 hektar. “Kebun milik pemerintah daerah berkisar 500 hektar yang dapat dinikmati oleh daerah, jika perusahaan memiliki kebun plasma maka masyarakat setempat akan

pon positif dan ia mengaku tidak menapikan adanya informasi dugaan manipulasi data tentang CPNS tersebut, maka pihak BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) Kabupaten Kepulauan Meranti merespon positif informasi tersebut dari semua elemen masyarakat. Makanya kita akan membentuk tim verifikasi yang tujuannya untuk mencegah terjadinya manipulasi data yang selama ini berkembang dan menjadi sorotan terhadap instansinya atau ke pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Tokoh Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti menghimbau kepada semua pihak yang berwenang, baik itu Bupati/Sekda Meranti, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kepulauan Meranti, juga penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi dan Polda Riau untuk memperoses secara hukum pejabat yang diduga terlibat dalam memalsukan dokumen sebagaimana persyaratan yang telah ditentukan pemerintah dalam hal ini Menpan RB untuk kelancaran kepengurusan kelulusan kategori K2 tersebut. Ts/Mkh

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

HKKS Himbau Warga Solok di Kabupaten Karimun Gunakan Hak Suara Karimun (MP) - Pemilihan umum yang akan digelar tanggal 9 April diharapkan bisa berjalan secara aman dan damai. Pemilihaan umum 9 April mendatang guna memilih para calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRD tingkat I DPRD Kabupaten. Siapa saja yang terpilih dan akan bakal duduk sebagai anggota legislatif nanti, harus diakui mereka adalah orang-orang yang telah mendapat mengambil hati rakyat. Agar Pemilu nanti bisa mendapatkan para calon anggota legislatif yang berkualitas, jujur dan bijak sana, selain dari penyelegaraan yang dilaksanakan secara jujur, bersih dan adil. Partispasi masyarakat di dalam menyalurkan hak suara di dalam Pemilu merupakan bagian dari yang paling menentukan. “Maka dari itu, kami dari Himpunan Keluarga Kabupaten Solok (HKKS) Kabupaten Karimun, turut menghimbau warga Kabupaten Solok yang bermungkim di Kabupaten Karimun agar dapat menyalurkan hak suara mereka pada pemilihaan calon legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD tingkat I dan DPRD Kabupaten yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 April mendatang,” ujar Hendri Wakil Ketua HKKS Kabupaten Karimun kepada MP. Pemilihan umum mendatang diharapkan bisa memunculkan para anggota legislatif yang mampu menbawa sebuah perubahaan di dalam memajukan masyakat menuju terciptanya kesejahteraan bagi masyrakat. “Dan Pemilu juga diharapkan manpu menghasilkan para birokrasi pemerintah yang terbebas dari praktek–praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” ungkapnya. Asrin Daulay

PEMEKARAN DESA PERSIAPAN KETAPANG

Pemkab Rohul Dituding Tidak Libatkan Masyarakat Pasirpangaraian (MP) - Pembongkaran tenda acara pelantikan Kades Persiapan Ketapang, Kecamatan Kuntodarussalam oleh masyarakat Dusun Pelanduk, pada Ahad (6/4/14) ditengarai karena Pemkab Rokan Hulu (Rohul) tidak melibatkan masyarakat setempat dalam proses pemekaran desa dari Kelurahan Kota Lama. “Masyarakat bukan menolak pemekaran desa, namun mereka minta pemekaran desa itu ditunda. Memang sudah seharusnya Kota Lama dimekarkan menjadi dua desa lagi,” kata Ketua Komisi I DPRD Rohul Tengku Rusli, di ujung telepon, Ahad sore. Rusli mengungkapkan, sekitar dua atau tiga hari lalu, sudah digelar rapat di Kantor Lurah Kota Lama antara Pemkab Rohul dengan beberapa tokoh masyarakat desa, termasuk dirinya. Dari rapat itu, lahir kesepakatan bersama. Tokoh masyarakat Kota Lama meminta dibentuk tim pemekaran, termasuk menghitung jumlah penduduk, menetapkan tapal batas, serta memperhatikan aspek sosial, adat istiadat, kebudayaan masyarakat setempat dan aspek lain. “Namun keputusan itu dari Pemkab Rohul saja tanpa melibatkan masyarakat desa. Padahal saya ikut meneken kesepakatan bersama itu,” ungkap Rusli yang juga tokoh masyarakat Kota Lama. Dari rapat itu lahir kesepakatan, untuk pemekaran Desa Persiapan Ketapang ditunda sementara waktu sampai usai pelaksanaan Pileg 9 April 2014 nanti, sehingga proses pemekarannya tidak ditunggangi kepentingan politik tertentu. Namun, saat memasuki hari tenang kampanye Pileg, secara mendadak Pemkab Rohul bersiap melantik Kades Persiapan Ketapang. “Pemekaran Desa Persiapan Ketapang ditunda sampai usai Pileg, karena banyak masyarakat takut pemekaran ini disusupi kepentingan politik tertentu,” ujarnya. “Saya sebagai Ketua Komisi I menyayangkan keputusan yang diambil Pemkab Rokan Hulu itu. Sangat menyayangkan keputusan diambil tanpa melibatkan masyarakat. Kalau sudah ada kesepakatan dengan masyarakat tidak apa-apa,” tegas Rusli dan menyebutkan dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa seharusnya ada hak masyarakat dilibatkan dalam proses pemekaran. Dari kejadian itu, jelas Rusli, dalam waktu dekat ini, Komisi I DPRD Rohul akan memanggil pihak pemerintahan untuk menggelar hearing atau dengar pendapat dengan mengundang Bupati Rohul Achmad, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Rohul Budhia Kasino, Camat Kuntodarussalam Elbisri, Lurah Kota Lama, dan pihak terkait lain. Rtc

Perkebunan Kelapa Sawit dan PKS di Kuansing Hanya Perkaya Pusat terbantu,” terangnya. Menurut Wariman, dari sekian banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit itu, sebagian adalah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan ada juga milik warga negara Indonesia. Ini berarti daerah respon dan menerima investor, namun investor yang taat aturan. Selain itu perusahaan diminta untuk mengoptimalkan program CSR sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat. Rtc

Petugas yang Baik Layak Dapat Penghargaan Sungailiat (MP) - Bupati dan Wakil Bupati Bangka, H Tarmizi H Saat dan Rustamsyah melakukan silahturahmi dan melakukan penyerahan bantuan beras kepada petugas kebersihan Kabupaten Bangka serta tanya jawab mengenai keluh kesah para petugas kebersihan seperti masalah sapu lidi, mobil pengangkut, dan infrastruk lainnya, Selasa (1/4) di Pendopa Rumah Dinas Bupati. Tampak hadir juga Plt Sekda Bangka Asmawi Alie, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka, M Kamil Abu Bakar, kepala dinas Pendidikan, Tedy Sudarsono, Camat Sungailiat, Tony Marza. Bupati Bangka H Tarmizi Saat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas jasa para petugas kebersihan. Dalam kesempatan ter-

sebut bupati mengingat kembali masa-masa beliau sewaktu ia mengemban tugas dalam menjaga kebersihan kota Sungailiat. “Ku duluk nyirem tanaman kek ngurus semuin lingkungan. Ku PNS golongan III b dak malu ngelakukan hal tu,” ungkap Bupati Bangka.

Bupati juga mengharapkan para petugas kebersihan untuk aktif terutama pada tempat - tempat umum seperti di Hutan Wisata Sungailiat dan Taman Sari Park. Dikatakan Bupati juga, kebersihan merupakan sebagaian dari iman. “Kadang saya mengkual lihat sampah

di terminal Sungailiat, apalagi sebentar lagi musim durian, tolong agak pagi sedikit membersihkannya,” jelasnya usai menyerahkan bantuan beras kepada petugas kebersihan, Selasa (1/4/2014) di Pendopo Rumah Bupati Bangka. Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati mengungkapkan tahun 2014 ini akan diadakan lampu jalan, maka dari itu lanjut Bupati, taman juga harus dijaga untuk mendukung kebersihan kota Sungailiat.”Kepala Badannya jangan tekan pinggang, harus turun semuanya, karena kita sama, jangan ada penilaian adipura baru turun,” tegasnya. Bupati juga mengharapkan Piala Adipura Tahun 2014 ini dapat dicapai dan diraih, untuk itu ungkapnya semua elemen harus mendu-

kung untuk membantu mendapatkannya.”Akan kita kerahkan mulai dari SKPD, PKK, Dharma Wanita akan terjun langsung untuk membantu meraihnya,” tukas bupati. Bupati juga akan menilai para petugas kebersihan sehingga bisa menjadi contoh dan teladan bagi yang lain. “Jika terbaik akan saya undang dalam sidang paripurna, pakai pakaian melayu dan beri penghargaan,” janji Bupati. Sementara itu Ahmad Sapran selaku Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka dalam sambutannya mengharapkan adanya perbaikan dalam penjagaan kebersihan. “Kami harap ada perbaikan terutama masalah Tempat Pembuangan Akhir, dalam lainnya,” ujar Bupati Bangka. Swanie

Ubah Pola Pikir agar Tidak Tinggi Kaki dari Kepala Sungailiat (MP) - Dalam pelaksanaan tugas sehari hari sebagai aparatur pemerintahan diharapkan kepada seluruh pegawai untuk mengubah tata pola berpikir dalam melaksanakan tugas. Kepada aparatur yang ditugaskan sebagai PPTK harus bersedia dan melaksanakan pemerintahan yang good governance dan clean governance. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangka, pada saat membuka kegiatan pembekalan hukum bagi para aparatur Pemkab Bangka di ruang pertemuan Setda Bangka, Selasa (01/04). “Kita harus mengubah mind set aparatur Pemkab Bangka dalam pelaksanaan tugas. Setiap pegawai yang ditugaskan sebagai PPTK harus bersedia dan melaksanakan tugas dengan baik tanggung jawab sehingga terciptanya good governance dan clean governance,” ungkap Bupati Bangka. Kegiatan pembekalan hukum reformasi birokrasi ini juga agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan kita dapat mengetahui apa yang diperbolehkan, dan apa yang dilarang dalam pelaksanaan tugas. “Ilmu yang didapat dalam kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” jelas Bupati Bangka. Sementara itu, Doni Kandiawan, ketua panitia pelaksana dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini akan dilangsungkan selama 3 hari yang mempunyai maksud dan tujuan yakni untuk memberikan persamaan persepsi, pembekalan pegetahuan bagi aparatur Pemkab Bangka, untuk mengubah pola pikir dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. “Adapun pemateri ini terdiri dari tim satuan khusus pencegahan korupsi Kejaksaan Agung RI, Universitas Indonesia, dan Kemenpan RI,” jelas Doni Kandiawan. Dalam pembukaan kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Drs Rustamsyah, para asisten, Staf Ahli, para kepala dinas, dan para undangan lainnya. Swanie


Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Pengoperasian PDAM Tirta Karimun Dipertanyakan Karimun (MP) - Guna mengatasi permasalahaan terhadap kelangkaan air bersih, warga masyarakat yang bermungkim di empat Kecamatan Kec Karimun, Kec Meral, Kec Tebing dan Kec Meral Barat mendesak Pemda Karimun untuk serius menbentuk menjemen di tubuh PDAM Tirta Karimun. Jika menejemen telah terbentuk, PDAM Tirta Karimun nantinya bisa berjalan secara maksimal. “Keberadaan PDAM, dinilai mampu menjawab keresahaan masyarakat, terhadap kesulitan atas ketersediaan air bersih,” terang Sandy warga Karimun kepada MP. “Terlebih lagi, potensi cadangan air baku yang dimiliki dinilai cukup besar, seperti air danau yang ada terletak bekas galian eks Timah, yang terletak berada di tiga Kecamatan Kec Karimun, Kec Meral dan Kec Tebing, keberadaan cadangan air baku tersebut dinilai belum tergarap hingga saat ini,” ujarnya. Hal yang sama juga disampaikan Rizal warga Meral, “Walau terbentuknya sebuah PDAM bagi Kabupaten Karimun dinilai terlambat, namun terbentuknya PDAM Tirta Karimun diyakini bisa meringankan beban masyarakat di dalam mencukupi ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Desakan masyarakat agar PDAM segera beroperasi merupakan sesuatu yang wajar, melihat kepanikan masyarakat mencari sumber air di musim kemarau saat ini.” Kemarau panjang yang terejadi telah menbuat sumur– sumur warga mengalami kekeringan, sebagian warga terpaksa menggunakan air galon untuk mandi dan mencuci pakaian. PLT Dirut PDAM Tirta Karimun Herwansyah yang juga Kabag Ekonomi Pemkab Karimun ketika ditemui sedang kegiatan dinas luar dan menurut sumber MP, mengenai kian lambatnya beroperasi PDAM Tirta Karimun disebabkan terkendala penyerahaan asset milik Unit Air Bersih yang dikelola Perusda Karimun. Asset yang saat ini dimiliki, sebelumnya di bawah Perusda Kabupaten Induk, dan asset yang ada hingga saat ini belum diserahkan ke Pemkab Karimun. Asrin Daulay

Dinas Peternakan Siap Bimbing Peternak Sapi Salo (MP) - Kadis Peternakan Kabupaten Kampar Hj Nurhasani mengatakan dalam menunjang program 3 zero yakni zero kemiskinan, pengangguran, dan rumah-rumah kumuh di Kabupaten Kampar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan selalu siap untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan bagi para prajurit TNI Yonif 132/ BS yang ingin berternak sapi. Hal tersebut dikatakannya saat usai acara sosialisai pengembangan ternak sapi di aula Batalyon 132/BS Salo. Jumat (4/4). “Dalam rangka menunjang program pengembangan ternak sapi yang nantinya akan mewujudkan 3 zero di Kabupaten Kampar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan siap untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada para prajurit TNI Yonif 132/BS karena ini juga merupakan peningkatan kesejahteraan bagi para prajurit,” tutur Nurhasani. Untuk itu lanjut Nurhasani, kita akan dukung penuh program ini karena karena antusias Dan Yon 132/BS dan para prajurit cukup besar untuk peningkatan kesejahteraan. Keseriusan tersebut terlihat ketika Bupati Kampar H Jefry Noer didampingi langsung oleh Dan Yon 132/BS Letkol Inf Hanryan Indrawira S.Sos, perwakilan Bank Indonesia, serta BRI mensosialisakan pengembangan ternak sapi serta meninjau langsung lokasi peternakan. “Kita akan siapkan semuanya sehingga para prajurit nantinya dapat menuai hasil yang terbaik dan menguntungkan sehingga target kita dalam mensukseskan pengembangan ternak sapi berhasil dalam mendukung program 3 zero,” ucap Nurhasani. Hk

Kapolsek Tebing Tinggi Ajak Murid SMAN 1 Ikut Seleksi Calon Brigadir Selatpanjang (MP) - Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Ade Rukmayadi SH, Senin (7/4/2014) tadi pagi jadi Inspektur Upacara dalam Apel rutin di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi yang berlansung di halaman Sekolah Jln Pembangunan II, Kota Selatpanjang. Dalam kesempatan kegiatan yang diikuti para pelajar dan Guru SMAN I itu, Kapolsek Tebing Tinggi Polres Kepulauan Meranti menginformasikan Penerimaan Brigadir Polri TA 2014 yang dibuka tanggal 26 Maret S/d 15 April 2014. AKP Ade R menerangkan bahwa penerimaan brigadir Polri tahun ini merupakan penerimaan secara besarbesaran yang dilakukan untuk memenuhi sumber daya manusia di lingkungan Polri dengan menjaring sebanyakbanyaknya para peminat agar mendapatkan hasil dari SDM Polri yang optimal. “Dalam penerimaan brigadir polisi TA 2014 ini, kuota penerimaan nasional adalah sebanyak 10.750 brigadir pria dan 7.000 brigadir wanita atau polwan. Hal ini adalah peluang besar bagi generasi muda untuk menjadi anggota Polri,” terang Kapolsek. Untuk pendaftaran bagi yang masih duduk di Kelas XII SMA atau sederajat menggunakan nilai raport semester akhir. Jika telah dinyatakan lulus dan menerima ijazah sekolah maka diberlakukan persyaratan dengan nilai akhir gabungan UN dan Nilai Sekolah minimal 6,0. “Usia saat dibuka pendidikan minimal 17 tahun 5 bulan dan maksimal 22 tahun sedangkan persyaratan tinggi badan, untuk pria adalah 163 cm dan untuk wanita 155 cm,” imbuhnya. Ia juga menegaskan dalam penerimaan atau proses rekruitmen Brigadir Polri tidak dipungut biaya apapun serta dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis. “Bagi yang berminat mendaftar dipersilahkan datang ke Mapolres Kepulauan Meranti atau Mapolda Riau di Pekanbaru dan bisa membuka website www.penerimaan.polri.go.id,” katanya. Rtc

Duwi & Toko Dunia Tani Kabupaten Lamandau.

Selayang Pandang Caleg Intimidasi Sesama Caleg Bangka Belitung (MP) - Ada ada saja karena merasa besar juga berkuasa dalam suatu organisasi disalah satu partai politik tertentu. Padahal mereka sama sama mengajukan jati diri untuk maju mendapatkan kekursi di DPRD Kabupaten di dalam propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Yang bersangkutan mengintimidasi sesama rekan seprofesi. Kiat akal akalan sudah beraksi berhasil dengan mulus. Entah apa pola pemikiran di benak yang bersangkutan mengajukan sarat sebagai berikut ini : kalau anda mau

mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif priode tahun 2014-2019, embel embel ataupun gelar kesarjanaan anda tidak dimasukkan di dalam daftar tetap nantinya cukup nama saja. Walaupun dengan berat hati saya sampaikan kepada anda, karena saya pribadi hanyalah sekolah paket, ujarnya. Kalau anda menerima sarat tersebut akan saya usulkan di daftar, sebagai calon tetap nantinya. Oknum yang terintimidasi tentunya menerima usulan tersebut walau dengan rasa berat hati titel ke-

sarjanaan kosong melompong. Ohho belumlah terpilih, dan belum mendapat mandat duduk dikursi wakil rakyat sudah berbuat tidak sedap terhadap sesama bagaimana jika sudah? Belumlah terkelupas kulitnya sudah terlihat dengan jelas isi dari luar. Kalaupaun nanti mendapat kursi menjadi anggota dewan yang terhormat. Oknum seperti begini sudah pasti akan bertugas sambil belajar, belajar sambil bertugas. Sudah di depan mata hanya menutupi robek dan bocor saja. Karena minim pe-

7 ngetahuan ya sekedar (datang, duduk, diam, dilihat, dengar, dongak dan dengkur, red). Aduuuu bos kok terlalu oper dosis yaaaaa. Kapankah berakhirnya keserakahan, ketamakan segera sirnah dan hengkang lintang pukang dari negeri tercinta ini. Berepa kilo vol dan berapa kilo watt kah yang sudah diterangi pancaran oleh sinar itu? Tindakan mau menang sendiri menelikung di dalam melipat, intervensi sporadis seperti jahiliyah begini sudah tidak patut lagi di era reformasi dan zaman teknologi. Mari bersatu padu menuju negeri adil makmur serta

diridhoi Tuhan Yang Maha Esa. Dengan tata pola dan tatanan menjuahkan sepak terjang kecurangan didalam berbangsa bernegara dan beragama. Telanlah bulat bulat penghayatan dan pengamalan murni dan permanent, nilai nilai yang terkandung pada butir - butir Pancasilaisme serta UUD 1945. Berjuang dan tidak mengitimidasi antar sesama. Tim

Rumah Tinggal dan Gedung SMP Jadi Incaran Pencuri Aset Dinas Pendidikan Dibongkar

kosong karena pelaku tidak pernah dilihat di sini selama

ini,” jelasnya. Rudi wartawan Melayu

Pos mencoba koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan melalui Pajri dan mengawasi gerak gerik orang yang keluar-masuk ke lahan dan meminta tetangga supaya segera menghubungi kalau masih melihat pelaku berkeliaran di lokasi. “Saya minta tetangga mau bekerjasama dengan memberikan no hp supaya dapat dihubungi kalau melihat pelaku, kita segera koordinasi pihak penegak hukum,” harapnya. Sedangkan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru disampaikan melalui Kasi Sarana dan Prasarana Fajri Hidayat ST, Rabu (2/4) di ruang kerjanya mengharapkan masyarakat dan tetangga berperan aktif menjaga fasilitas sekolah karena gedung sekolah ini untuk kepentingan umum. Informasi Rudi wartawan Melayu Pos langsung ditanggapi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru langsung sidak bersama pihak penegak hukum, Rabu (2/4) melihat kondisi daun jendela gedung SMP baru dicuri oleh orang yang tak dikenal. Rudi

sakan pendidikan dari tingkat SD sampai perguruan tinggi, namun kenapa para pendidik di Kota Pekanbaru tidak mencerminkan seorang pendidik yang selalu membodohi masyarakat. Siswa dianjurkan membayar berbagai kegiatan sekolah sedangkan dana BOS untuk siswa tidak jelas kemana digunakan kepala se-

kolah,” jelas Rudi Ketua Lembaga Demokrat Sejati (LDS Kota Pekanbaru). Rudi menambahkan, kebenaran untuk masyarakat merupakan tugas mulia, karena pendidikan kebutuhan pokok semua orang, jika pendidikan dipermainkan bagaimana nasib negara ini. “Saya berharap Dinas Pendidikan

serius mengelola sekolah, dengan cara memilih kepala sekolah yang siap melaksanakan tugas dan menyalurkan dana sesuai fungsinya, supaya siswa dapat menuntut ilmu di bangku sekolah yang diharapkan orang tua dan negara Indonesia sebagai penerus,” tegasnya. Rudi

Pekanbaru (MP) - Pembangunan tempat tinggal dan gedung SMP jauh dari pemukiman masyarakat menjadi incaran pencuri, Minggu lalu terjadi kemalingan 25 daun jendela dan 1 ganggang pintu gedung SMP baru serta atap rumah Rudi wartawan Melayu Pos digondol maling. “Kita telah mencoba mencari informasi dan menyampaikan ke pemilik tanah yang telah menghibahkan lahan tersebut untuk pembangunan gedung SMP ibu Septisukowati, Sabtu (29/3) di rumahnya Jalan Seroja. Kita telah tahu hal ini maka beberapa masyarakat telah kita kerahkan untuk mengawasi setiap saat. Sedangkan kemarin baru 4 daun jendela yang hilang, namun sekarang masih bertambah sudah 25 daun jendela yang hilang,” tanyanya. Dari beberapa sumber masyarakat sekitar sesuai kondisi lapangan menyatakan pelaku pencurian beraksi siang hari saat kondisi kosong karena pemilik lahan tidak ke kebun, serta proses pe-

ngangkutan menggunakan becak serta sepeda motor Honda Vario putih. “Mereka santai membawa barang curian, saat itu saya sedikitpun tidak curiga dari mana mereka mengambil, namun setelah keluar melewati gedung sekolah dan rumah Rudi wartawan Melayu Pos, baru mengetahui kalau atap rumah dan beberapa jendela gedung SMP yang baru selesai hilang,” jelas Toni. Toni menambahkan, pelaku sebelum melakukan aksi minggu lalu sering mondar mandir, kira kira tiga hari berturut turut dan baru baru ini mesin pompa air kandang ayam organik sebelah gedung SMP hilang. “Menurut saya itu profesi pelaku yang sengaja mencari bangunan

Sebagian jendala sekolah sudah raib digondol maling.

LDS Surati Menteri Pendidikan Pungli di Sekolah, Dana BOS Alih Fungsi

Pekanbaru (MP) - Program pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat seperti sekolah murah, yaitu dana biaya operasional sekolah (BOS) alih fungsi karena program tersebut tidak untuk siswa hanya untuk kesejahteraan guru, bos sekolah (kepala sekolah) dan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru maka itu pendidikan masih mahal. Para wali murid dikenakan berbagai biaya untuk menunjang pendidikan anak anaknya, seperti pungli dana trobosan untuk pemantapan persiapan ujian kelas Vl menghadapi US/UN yang telah dianggarkan dari dana biaya operasional sekolah (BOS), maka Lembaga Demokrat Sejati sebagai Timkamnas Dr Susilo Bambang Yudhoyono dan Prof Dr Boediono mengawasi dan memantau program pro rakyat sangat ke-

cewa karena program dana BOS tidak tepat sasaran maka menyurati Menteri Pendidikan untuk meninjau kembali penyaluran dana BOS untuk Kota Pekanbaru. Sesuai hasil investigasi Lembaga Demokrat Sejati (LDS Kota Pekanbaru) bersama tim wartawan Melayu Pos di berbagai sekolah salah satunya SDN 152 Jalan Ababil. Kepala sekolah sangat marah dengan pemberitaan pungli dana trobosan dari wali murid, sebagai kontrol sosial untuk mengawasi program pemerintah Kota Pekanbaru kita wajib menyurati Menteri supaya wali murid merasakan program pemerintah. “Para guru serta kepala sekolah di bawah kepala UPTD serta Dinas Pendidikan sebagai sentral dinas, maksudnya negara ini dipimpin oleh orang orang pintar dari bangku sekolah yang mera-

Sikap DPRD Membuat APBD 2014 Meranti Masih ‘Membeku’ Selatpanjang (MP) - Meski sudah diverifikasi dan ditandatangani Gubernur Riau (Gubri), namun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2014 Kabupaten Kepulauan Meranti tak kunjung bisa digunakan. Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekdakab Kepulauan Metanti, Drs H Iqaruddin MSi, Sabtu (5/4/ 2014) siang kemarin menyebutkan, belum adanya duku-

ngan dari pihak DPRD Kepulauan Meranti terhadap penggunaannya menjadi penyebabnya. Menurut Iqaruddin, dukungan dari DPRD Meranti yang dimaksud, merupakan dukungan tertulis dari institusi DPRD Meranti. sementara surat meminta dukungan yang ditandatangani Bupati Kepulauan Meranti, Kata Iqar, sudah disampaikan kepada DPRD. Namun pihak Pemkab masih menunggu

dukungan tersebut bisa terealisasi dari DPRD sendiri. Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti, M Tofikurrohman SPd MSi mengaku dukungan dari pihak DPRD atas penggunaan anggaran memang belum dilakukan, dikarenakan kesibukan DPRD yang melakukan kampanye ditengah masyarakat. Meski begitu dia menargetkan paling lama pekan ini dukungan tersebut sudah dapat dilakukan. Rtc

Ketua Umum DPP GWI Lantik Ketua DPD dan Sejumlah DPC se-Riau Bengkalis (MP) - Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Wartawan Indonesia (DPD-GWI) Provinsi Riau periode 2013-2017 yang menjadi ketua terpilih Amponiman Bete’e telah terlaksana dengan lancar di hotel Premiere Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Sabtu (29/3/14). Dalam pelaksanaan pelantikan Pengurus DPD GWI Riau juga sekaligus gelar pengukuhan dan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang GWI di enam Kabupaten di Provinsi Riau periode 2014-2018 yang langsung melantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat GWI Suparman Daeli SE dari Jakarta. Dari keenam pengurus DPC tersebut yakni dari Kabupaten Inhu diketuai Wiston Pandiangan, Inhil diketuai Beny Yusandra, Pelelawan diketuai Sunaatulo Halawa, Siak diketuai Ra-

jahot Tinambuhan, Rohil diketuai Amrial dan Bengkalis diketuai Yulianto SPdi Acara pelantikan pengurus GWI di Prov Riau yang dilaksanakan di hotel Premiere itu juga dihadiri beberapa perwakilan Pemprov, Pemko, jajaran Polda, Ketua Sarikat Perusahaan Pers (SPS) Riau Drs Syafriadi SH dan ratusan undangan petinggi lainnya. Ketua Umum DPP GWI Suparman Daeli usai melantik dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan pengurus GWI tingkat daerah dan beberapa cabang di Propensi Riau itu merupakan perkumpulan berbagai wartawan. “Saya berharap dengan telah dilantiknya pengurus pengurus baru ini, mampu menjadi wartawan yang lebih profesional lagi,” katanya. Sementara itu, Ketua Sarikat Perusahaan Pers (SPS) Riau dr H Syafriadi SH juga

Ketua Umum DPP GWI Suparman Daeli saat melantik pengurus DPD GWI Riau

sempat memberi kata sambutan, ia menyampaikan bahwa dalam kurun waktu setelah reformasi, media di Prov Riau terus meningkat tajam, hingga sampai saat ini untuk media cetak harian yang eksis 20 media, sedangkan media cetak mingguan 30 perusahaan, Radio 30 sta-

siun, TV 6 stasiun dan khusus media online sendiri mencapai 100 lebih. “Jadi kita perkirakan wartawan yang ada di Riau ini diperkirakan mencapai 1000 orang lebih,” katanya. Menurut Syafriadi, banyak jumlah pelanggaran dalam tugas kewartawanan

yang dilaporkan ke Dewan Pers dan kebanyakkan yang dilaporkan itu sehubungan dengan kode etik jurnalistik. “Makanya saya berharap GWI ini perlu berfokus programnya dalam pendidikan kejurnalistikkan, sebab kita tidak mau dalam kejurnalistikan yang semakin pesat ini malah mernjadi semakin rusak profesionalime wartawan di lapangan,” terangnya. Saya bersyukur, lanjut Syafriadi, lantaran biasanya saya memakan sirih pada saat acara tertentu rasanya pahit, tapi tadi saya makan sirih di acara pelantikan pengurus GWI ini rasanya manis, jadi semoga setelah dilantiknya pengurus GWI ini akan lebih meningkatkan manisnya informasi yang akab disuguhkan pada masyarakat luas dari wartawan wartawan yang tergabung dalam organisasi GWI ini,” harapnya. Sabri


Daerah

8

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Drs Salim Atmaja Caleg DPRD Kabupaten Karawang Jatisari (MP) – Drs Salim Atmaja Caleg DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Dapil V yang meliputi Banyusari, Jatisari, Kota Baru dan Cikampek serta Tirta Mulya. Alhamdulilah banyak tokoh-tokoh masyarakat yang minta didatangai oleh Drs Salim Atmaja ke kampung-kampung dan pedesaan untuk menyerap aspirasi masyarakat di Dapil V dan banyak juga yang langsung datang ke rumah Drs Salim Atmaja untuk bersilaturahmi temu muka langsung dengan calon legislatif DPRD dapil V ini. Pesta Demokrasi Pemi-

lihan Umum merupakan pesta rakyat untuk memilih wakil rakyat di tingkat DPRD, DPD, DPR RI hingga Presiden untuk memilih caleg legislatif yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 April 2014 nanti yang merupakan perwakilan masyarakat di gedung dewan dan dukungan partai politik setiap caleg melakukan pengenalan atau silaturahmi kepada seluruh masyarakat baik dalam bentuk spanduk, baliho, sticker dan lain – lain. Harapan masyarakat mengenal dan mengingat kepada calegnya yang akan dipilih maka para caleg banyak yang datang ke perumahan ke desa-desa juga

pangkalan ojeg. Mendekati hari pemilihan, masyarakat jangan kena bujukan dengan iming–iming uang Rp 20 ribu tapi ingat buat apa uang Rp 20 ribu masyarakat ditinggal selama 5 tahun itu yang sudah terjadi kebanyakan janji bohong belaka. Carilah calon legislatif yang menjalankan amanah dan aspirasi masyarakat untuk lima tahun kedepan pemilihan tingkat intensitas caleg semakin tinggi mengingat persaingan untuk mendapatkan satu kursi wakil rakyat yang memilki hak pilih harus diberikan pengarahan atau pemahaman yang baik

sehingga tidak terjadi penyesalan di kemudian hari terhadap calegnya maka dengan ini saya mengajak kepada masyarakat Dapil V jangan salah pilih tapi coblos Drs Salim Atmaja. Drs Salim Atmaja orangnya ramah, sopan, santun dan jujur serta selalu megingat masyarakat dan gampang ditemui oleh masyarakat untuk berkomunikasi dan siap membantu masyarakat. Jangan lupa Drs Salim Atmaja coblos namanya pada hari Rabu tanggal 09 April 2014 terimaksih seluruh masyarakat Dapil V DPRD – Kabupaten Karawang. Edy S BK

Kemhub Siapkan Ahli Tanah Cek Lintasan KA Kroya-Bandung Tasikmalaya (MP) - Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyiapkan ahli tanah untuk memeriksa lintasan KA Kroya-Bandung. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah terulangnya kereta anjlok di Tasikmalaya. “Kami telah menyiapkan ahli tanah untuk segera memeriksa perlintasan KA Kroya-Bandung supaya bisa mengetahui titik tekstur tanah yang rawan longsor,” kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, Minggu (6/4). Jalur lintasan KroyaBandung menurutnya rawan terjadi longsor. Apalagi lintasan ini melewati bukit dengan jalur menanjak dan berkelok. Secara terpisah, Humas PT KAI Sugeng Priyono mengatakan tim gabungan secara bergotong royong

membuat bantaran rel baru di Kampung Terung, Desa Mekarsari, Tasikmalaya. Bantaran rel yang disusun dari karung berisikan tanah, pasir dan batu. “Kami terus berusaha memperbaiki bantaran rel,” ujarnya. Sugeng menambahkan, dua gerbong berhasil dievakuasi ke pinggir kemarin sore. Tetapi untuk lokomotif masih berada di dalam jurang sedalam 10-15 meter. “Petugas saat ini ada yang berusaha memperbaiki bantaran rel dan sebagian berusaha mengangkat loko-motif,” jelasnya. Dtc/Mp

Nasional (BNN) Provinsi Jabar, Brigjen Pol Anang Pratanto, Senin (7/4). Menurut Anang, pusat rehabilitasi tersebut sebagian besar berada di Bandung, dan Bogor. Sebagai gambaran, RS Jiwa di Lembang, Kabupaten Bandung Barat saat ini menampung hingga 200 orang pecandu narkoba. Tempat rehabilitasi di Jabar berjumlah lebih dari 50 unit itu, kata dia, dimiliki pemerintah maupun komponen masyarakat. Jadi, bentuknya

Petugas memperbaiki jalur rel Kereta Api lintasan Kadipaten-Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (6/4). PTKAI memprioritaskan perbaikan jalan rel sepanjang 200 meter untuk normalisasi jalur Jawa Barat dengan target perbaikan selesai, Senin (7/4), sementara proses evakuasi bangkai gerbong dan lokomotif yang masuk ke jurang karena rel tergerus longsor, Jumat (4/4) ditunda sampai jalur rel bagus.

ada Rumah Sakit, Puskesmas maupun tempat rehabilitasi yang didirikan masyarakat seperti Abah Anom yang memiliki enam tempat rehabilitasi. ‘’Walaupun tempat rehabilitasi banyak, tapi masih sedikit pecandu yang mau diobati,’’ katanya. Menurutnya, optimalisasi tempat rehabilitasi ini sejalan dengan program BNN 2014 yakni penyelamatan pencandu narkoba. Jabar sendiri, telah lebih lama melakukan penyelamatan kepada para

pencandu. Karena itu, kata dia, masyarakat diminta peduli terhadap pengguna narkoba dengan cara wajib lapor kepada lembaga terkait atau Institusi Penerimaan Wajib Lapor (IPWL) untuk mendapatkan pengobatan atau terapi. “Setelah lapor maka pencandu narkoba akan direhabilitasi,” katanya. Saat ini, menurut Anang, residen atau pencandu narkoba yang melakukan rehabilitasi berjumlah 1.510 orang.

Dari angka itu, sekitar 800 orang ditangani di Lido, sedangkan sisanya di RS pemerintah dan komponen masyarakat. Dikatakan Anang, sementara angka prevalensi (jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah) narkoba di Jabar sekitar 2,5 persen dari total penduduk. Angka ini, terbilang rendah dibandingkan angka prevalensi Jakarta yang mencapai 7 persen. Rol/Mp

Warga Rasakan Suhu di Cianjur Lebih Panas Cianjur (MP) - Masyarakat di Kabupaten Cianjur belakangan ini kerap mengeluhkan kondisi cuaca yang dinilai sangat panas dibandingkan harihari sebelumnya. Belum diketahui persis penyebab pasti peningkatan suhu udara itu. Seperti diungkapkan Asep Jatnika (52). Warga Cianjur yang saat ini menetap di Tasikmalaya itu merasakan kondisi cuaca yang sangat berbeda ketika dulu dia masih tinggal Cianjur. “Cianjur sekarang panasnya minta ampun. Dulu waktu saya masih tinggal di Cianjur sekitar 1980-an, kondisinya begitu adem. Tapi sekarang cuaca di Cianjur kayak di Jakarta, panas banget,” kata Asep saat bertandang di Cianjur. Asep tak mengetahui persis penyebab terjadinya peningkatan suhu tersebut. Konon, keberadaan perairan Jangari yang merupakan

bagian dari Waduk Cirata, ikut berkonstribusi terhadap peningkatan suhu udara. “Katanya sih memang ada pengaruhnya juga sejak ada Jangari itu. Tapi itu tidak bisa dibuktikan dengan omongan saja, perlu ada pembuktian yang akurat,” kata Asep. Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Cianjur Achmad Tantan Sofhawie mengatakan, sebetulnya temperatur udara masih dalam ambang batas normal di kisaran 29-29,5 derajat celcius. Hanya saja

memang saat ini sudah memasuki musim kemarau meskipun kerap diselingi hujan. “Sebetulnya kalau temperatur udara masih normal, sekitar 29-29,5 derajat celcius. Nah inilah yang dinamakan global warming (pemanasan global) itu. Cuaca akan sangat panas karena terjadi penipisan atmosfer,” kata Achmad. Achmad tak sependapat jika keberadaan Perairan Jangari di Desa Bobojong Kecamatan Mande dituding sebagai penyebab peningkatan suhu udara saat ini. Achmad lebih menyoroti emisi gas buang kendaraan

dan efek rumah kaca yang menjadi kontributor terjadinya peningkatan suhu udara saat ini. “Ini lebih pada faktor terjadinya peningkatan emisi gas buang kendaraan dan efek rumah kaca sehingga mengakibatkan terjadinya global warming. Makanya kami di BLHD berupaya menggaet pihak dealer kendaraan bermotor untuk samasama mencari solusi menekan tingkat emisi gas buang kendaraan. Satu di antaranya dengan menggencarkan penanaman bibit-bibit pohon,” tuturnya. Upaya mengembalikan lagi kondisi cuaca di Cianjur yang dulu dikenal adem, menurut Achmad sebetulnya sudah gencar dilakukan. Apalagi dengan keberadaan sejumlah taman kota/hutan kota di beberapa tempat. “Keberadaan ruang terbuka hijau itu kan salah satunya untuk menekan pemana-

san global. Sebetulnya bukan hanya tugas pemerintah saja memikirkan menjaga lingkungan, tapi perlu juga ada kesadaran dari semua lapisan masyarakat. Tak perlu dalam skala besar, menyumbang atau menanam satu bibit pohon saja per orang saya kira akan mampu sedikit demi sedikit menekan global warming,” kata Achmad. Selain efek rumah kaca maupun emisi gas buang kendaraan, terjadinya pemanasan global juga dipengaruhi penggunaan energi berlebih. Misalnya saja penggunaan lampu di supermarket atau minimarket. “Coba kita lihat, berapa banyak lampu yang digunakan di supermarket atau minimarket. Itu kan nyalanya dari sejak pagi beroperasi hingga tutup. Penggunaan energi berlebih sangat berpengaruh juga terhadap pemanasan global,” katanya. Ink/Mp

Petani Sukabumi Mulai Beralih Tanam Palawija Sukabumi (MP) - Sebagian petani di selatan Kabupaten Sukabumi beralih menanam palawija di awal musim tanam gadu ini. Pasalnya, para petani khawatir bila menanam padi hasilnya tidak akan maksimal. “Sebagian petani ada yang sudah beralih menanam kedelai,” ujar Kepala Seksi Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian Tanaman Pangan (DPTP) Kabupaten Sukabumi, Sodikin, Senin (7/4). Hal ini

dilakukan untuk menghindari gagal panen jika memaksakan diri menanam padi. Kondisi ini, kata Sodikin, disebabkan sulitnya pasokan air untuk areal persawahan ketika memasuki musim kemarau. Terlebih, areal pertanian di selatan Sukabumi merupakan sawah tadah hujan. Namun, kata Sodikin, DPTP belum memberikan surat edaran terkait waspada menghadapi kekeringan di musim kemarau. Hal itu

“Keluarkan Kami Dari Kemiskinan” Seruyan (MP) – Masyarakat di Desa Tabiku Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah sebagian belum memiliki rumah layak huni. Seperti Itang (55), rumah yang didiami selama 8 tahun sangat tidak layak pakai dan ada juga beberapa rumah warga yang miskin memerlukan bantuan bedah rumah. Padalah dalam UUD 1945 Pasal 34 dan UU no 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan, penanganan kemiskinan harus didukung pemerintah daerah, elemen masyarakat dan semangat gotong royong sebagai salah satu ajaran kebudayaan dan kearifan bangsa. Tentu saja penetapan rumah layak huni dilakukan selektif, mulai dari jelasnya status kepemilikan tanah dan bukan tanah sewaan. Hal itu penting agar tidak bermasalah di kemudian hari. Hasil pantauan Melayu Pos di lapangan mengamati apa yang dilakukan rumah tangga pedesaan miskonsepsi tentang populasi desa bahwa rumah tangga pedesaan entah semuanya petani atau semua terdiversifikasi. Ada keyakinan bahwa jenis aktifitas yang dilakukan oleh rumah tangga menentukan keberhasilan keluar dari kemiskinan. Sekertaris desa (Sekdes) Adi (37) saat ditemui Melayu Pos berharap supaya instasi terkait untuk bisa memberikan bantuan berupa bedah rumah kepada masyarakat yang tidak layak huni agar desa mereka keluar dari angka kemiskinan bahwa untuk rumah yang kurang layak pakai sebanyak 12 buah rumah yang kondisinya papan dan atap berupa atap kajang atau dari daun daunan rumbia pada rapuh dan berserakan dan sebagian rumah menggunakan atap terpal sehingga jika kena matahari dan hujan pasti akan rapuh dan beberapa bilah papan sudah mengalami keropos dan rapuh. “Selama ini warga di sini penghasilannya pas pasan buat ongkos sehari hari,” ujarnya. Her

KEPALA BKPPD CIANJUR:

Jabar Jadi Pusat Rehabilitasi Narkotika Bandung (MP) - Jawa Barat menjadi provinsi dengan tempat rehabilitasi pecandu narkoba terbanyak dibandingkan provinsi lain. Saat ini, jumlah tempat rehabilitasi narkoba di Jabar mencapai 50 unit. Namun, lokasi rehabilitasi itu belum tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Jabar. ‘’Lokasi tempat rehab ini terbilang belum merata. Idealnya, setiap kabupaten/kota punya tempat rehabilitasi,’’ ujar Kepala Badan Narkotika

Rumah kumuh dan kemiskinan.

dikarenakan sebagian wilayah di Sukabumi terutama di kawasan utara Sukabumi masih mendapatkan pasokan air yang cukup banyak untuk menanam padi. Sodikin mengungkapkan, DPTP baru mengeluarkan surat edaran terkait waspada menghadapi serangan oraganisme pengganggu tanaman (OPT). Himbauan itu sudah disampaikan ke semua kecamatan yang ada di Sukabumi. Rol/Mp

Tidak Ada Quota Tambahan Bagi Katagori 2 Cianjur (MP) - Isu yang merebak bakal adanya quota tambahan bagi katagori dua dibantah Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur H Cecep Sobandi SH MM, saat memberikan sambutan pada apel pagi di halaman Pemkab Cianjur, Senin 24 Maret 2014. Ditegaskan Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur, belakangan ini pihaknya sering kali didatangi sekelompok masyarakat termasuk para guru dan keluarganya yang mempertanyakan adanya informasi tentang bakal adanya quota tambahan bagi CPNS katagori dua. Atas adanya pertanyaan tersebut, saya jawab apa adanya yakni tidak ada yang namanya quota tambahan itu. Karenanya, kami mohon semua peserta apel pagi agar masalah tersebut disosialisasikan kepada masyarakat bahwa tidak ada quota tambahan itu. Lebih lanjut Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur H Cecep Sobandi SH MM mengatakan, jumlah katagori dua ada 5.357 orang dan yang sudah dinyatakan lulus sebanyak 1.142 orang. Dari jumlah yang lulus tersebut, dua orang mengundurkan diri dan dua orang lagi dikonflen masyarakat, sehingga yang melakukan pemberkasan sebanyak 1.138 orang. Selain itu, belakangan ini juga beredar isu bahwa pada Mei atau Juni 2014 yang akan datang akan ada testing CPNS bagi umum. Namun hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi dari pusat terkait rencana tersebut. Oleh karena itu, barangkali hal itu pun baru merupakan isu. Tetapi mudah-mudahan saja isu itu nantinya benar. Yang pasti, hingga saat ini kami belum memperoleh informasi yang resmi atas adanya isu tersebut. Agus/Dani

Caleg DPR RI Zaienal Arifin SE & Citra Ria Artis Ibu Kota

Zaienal Arifin SE Mohon Dukungan Masyarakat Kalteng Lamandau (MP) - Zaienal Arifin SE Caleng DPR RI dari Partai Demokrat dapil Kalteng saat diwawancarai oleh beberapa media mengatakan saya ke Kabupaten Lamandau ikut melaksanakan kampanye partai Demokrat dan sekaligus saya mengenalkan diri sebagai Caleng DPR RI dari dapil Kalteng mohon doa restu dan dukungannya kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang saya cintai ketika saya menjadi DPR RI dan mewakili seluruh masyarakat Kalimantan Tengah menjadi wakil rakyat yang benar, jujur dan amanah. Robet/Over

STOP PRESS

SKU Melayu Pos sudah lama memberhentikan di bawah ini dari staf redaksi: Nama Wilayah

: Sarjo Pranoto : Kabupaten Indramayu

Segela tindakannya sudah di luar tanggung jawab Redaksi. Dan jika Anda merasa dirugikan segera laporkan ke pihak berwajib. Petani membawa bibit padi untuk ditanam di persawahan.

Redaksi


Daerah

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

9

Bupati Lepas Kafilah MTQ Kab Cianjur Pada MTQ ke-33 Tk Provinsi Jabar Cianjur (MP) - Bupati Cianjur Drs H Tjetjep Muchtar Soleh MM melepas peserta MTQ ke33 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2014, bertempat di Bale Praja Kabupaten Cianjur, Jumat, 21 Maret 2014. Kegiatan ini dihadiri unsur Muspida, unsur Kemenag, para Kepala OPD, Ketua MUI Cianjur, serta tamu undangan lainnya. Bupati Cianjur dalam sambutannya mengatakan,

kegiatan MTQ sangat positif dan berdaya guna bagi peningkatan kecintaan kepada Allah SWT dan Agama Islam, serta untuk mengasah keterampilan, pemahaman dan implementasi kehidupan spiritual masyarakat, memperkokoh ketahanan mental, terutama di saat kita dihadapkan pada tantangan krisis multidimensi, yaitu krisis jati diri, krisis ideologi, krisis karakter dan krisis

kepercayaan. Selanjutnya Bupati Cianjur meminta kepada seluruh kafilah dan official untuk selalu menjaga nama baik Kabupaten Cianjur dan Jawa Barat, yaitu dengan berbuat baik, ramah, sopan, dan penuh kekeluargaan dalam event yang diikuti maupun selama penyelenggaraan. Bupati Cianjur mengucapkan selamat kepada seluruh kafilah yang mendapatkan

kepercayaan mewakili kabupaten cianjur ke tingkat propinsi jawa barat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang MTQ ke-33. Serta berharap, semoga meraih sukses dan bisa menjadi juara. Sementara itu Asisten Bidang Kesra Kabupaten Cianjur, selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Cianjur Hj Dwi Ambar WS melaporkan jumlah seluruh kafilah

Kabupaten Cianjur sebanyak 157 orang terdiri dari penanggung jawab 2 orang, peserta sebanyak 34 orang, panitia sebanyak 23 orang serta Pembina dan Official sebanyak 13 orang dan peserta Pawai Ta aruf 85 orang, Pelaksanaan MTQ ke-32 Tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2014 dilaksanakan tanggal 24 s/d 30 Maret 2014 bertempat di Kabupaten Kuningan-Jawa Barat. Anwar/Dani

DPRD Sesalkan Istri Bupati dan Camat Kampanye di Masa Tenang Bangunan Milik Akbid Mitra Husada Diduga Tidak Memiliki IMB Medan (MP) - Bangunan milik Sekolah Kebidanan Mitra Husada yang terletak di Jl Pintu Air 4 Gang Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Medan diduga tidak memiliki IMB. Bangunan tersebut sudah menyalahi peraturan daerah dan meresahkan masyarakat sekitarnya. Ukuran ketinggian tembok yang menyalahi peraturan Perda yang berlaku di Kota Medan mengakibatkan kegiatan warga sekitar menjadi terganggu. Sabar Manik

Inspektorat Daerah Cianjur Akan Segera Tinjau Ulang LKPD 2013 Cianjur (MP) - Laporan Keuangan Pemkab Cianjur Tahun 2013 akan segera ditinjau ulang oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur. Hal itu dilakukan sesuai aturan yang sudah dimandatkan di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Reviu Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Inspektut Daerah Kabupaten Cianjur, H Agus Indra SE MM mengatakan sebagaimana disebutkan dalam Permendagri tersebut, peninjauan ulang atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah adalah prosedur penelusuran angka-angka, permintaan keterangan dan analitis yang harus menjadi dasar memadai bagi Inspektorat untuk memberi keyakinan atas laporan keuangan. Itu artinya sebagai keyakinan kami bahwa tidak ada modifikasi material yang harus dilakukan atas laporan keuangan agar laporan keuangan tersebut disajikan berdasarkan Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang memadai dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Laporan keuangan yang akan ditinjau ulang melingkupi, laporan realisasi anggaran, neraca, dan laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Kegiatan tersebut nanti dilaksanakan secara paralel dengan penyusunan LKPD, dan itu bisa dilaksanakan paling lambat 2 (dua) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Adapun pelaksanaan kegiatannya meliputi persiapan, penelusuran angka, permintaan keterangan dan prosedur analitis. Sedangkan terkait untuk proses pelaporan hasil peninjauan ulang nantinya, akan dibuat sebuah laporan menyeluruh yang artinya anggaran sudah ditinjau ulang dan akan di tanda tangani Inspektur Daerah untuk selanjutnya diserahkan ke Bupati dalam rangka penandatanganan pernyataan tanggung jawab. Agus/Dani

Caleg Drs Salim Atmaja Berkampanye dengan Cara Mancing Gratis Jatisari (MP) – Drs Salim Atmaja caleg dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk Dapil V Kabupaten Karawang mengadakan kampanye dengan cara mancing gratis di dekat rumah makan Niki Jatisari, Sabtu (293) lalu. Drs Salim Atmaja menyediakan ikan lele 300 Kg. Alhamdulilah masyarakat berduyun-duyun keluar dari kampungnya masing-masing mendatangai tempat pemancingan gratis yang sudah disediakan oleh Drs Salim Atmaja Caleg DPRD dari dapil V Kabupaten Karawang yaitu Kecamatan Banyusari, Kecamatan Jatisari, Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Cikampek dan Kecamatan Tirtamulya. Diadakannya mincing gratis ini membuat masyarakat sangat gembira sekali. Sewaktu dikonfirmasi oleh Melayu Pos, Drs Salim Atmaja mengatakan, “Enakan seperti ini kan pulang bisa bawa ikan dari pada kita berkampanye berkeliling udah panas, cape, haus.” EDY S BK dari Melayu Pos sahabat Drs Salim Atmaja caleg DPRD Dapil V Kabupaten Karawang menghimbau atau mengajak keseluruh masyarakat di dapil V jangan lupa tanggal 9 April 2014 hari Rabu coblos lah nama Drs Salim Atmaja No 2 PDI Perjuangan. “Saya mohon doa restunya Drs Salim Atmaja benar benar yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat di dapil V untuk menjadi wakil rakyat. Dan siap membantu masyarakat untuk menjalankan amanah dan aspirasi masyarakat. Ingat coblos nama Drs Salim Atmaja. Robbana atina fidunya hasana waoilahiroti hasanah wakina ajabanar. Amin ya allah ya robabal alamin. Edy S Bk

Bandung (MP) - Kampanye yang diduga dilakukan oleh istri Bupati Bandung, Nia Kurnia Naser dan Camat Majalaya Yosep Nugraha di masa tenang disesalkan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Asep Anwar. Asep menilai kegiatan kampanye itu sangat tidak patut dilakukan, apalagi keduanya adalah pejabat negara dan istri pejabat negara. Justru seharusnya, keduanya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. “Pemerintah sudah bikin aturan main yang jelas untuk kita semua. Saya mohon ditaati dan dilaksanakan dengan baik. Apalagi keduanya pejabat publik, harus memberi contoh kepada masyarakatnya,” ujar Asep, Senin. Dengan adanya kegiatan kampanye bukan pada waktunya ini, Asep meminta agar Panwaslu segera melakukan tindakan. Karena hal tersebut, jelas merugikan peserta pemilu lainnya. “Ada atau tidak laporan dari masyarakat. Kalau ada bukti, apalagi beredar luas di dunia maya, panwaslu harus turun tangan dong. Masa terjadi pelanggaran dibiarkan saja? Di mana wibawa dan ketegasan panwaslu?” ujarnya. Sementara itu, Yosef Nugraha melalui pesan singkat membantah dikatakan melakukan kampanye. Dia mene-

gaskan, saat acara PAUD tersebut, tidak ada ajakan memilih partai apapun. Namun memang dia mengakui mengutip pernyataan orang-orang dari Partai Golkar. “Saya hanya mengutip pernyataa orang-orang Golkar, 9-4=5. Tidak ada kalimat ajakan untuk memilih Golkar,” ujarnya. Karena itu dia menilai apa yang dilakukannya itu tidak masuk dalam kategori kampanye. Seperti diketahui, di masa tenang jelang pencoblosan Pileg 2014 pada 9 April mendatang, warga Kabupaten Bandung digegerkan oleh beredarnya tayangan video kampanye istri Bupati Bandung Nia Kurnia Naser di situs YouTube. Video berdurasi 46 detik berjudul ‘Ibu Bupati Bandung Kampanye Golkar’ itu diunggah seseorang pemilik akun bernama Mata Rakyat pada 4 April lalu. Diduga video kampanye itu dilakukan oleh Nia saat masa tenang. Dalam video tersebut, Nia terlihat sedang membacakan sebuah puisi dalam sebuah acara. Salah seorang warga

yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, lokasi di dalam video tersebut berada di Kecamatan Majalaya. Nia menghadiri sebuah acara perlombaan PAUD. Isi puisi tersebut diperkirakan dibuat oleh seorang anak yang sebelumnya tengah dilombakan. Nia kemudian membacakan hasil karya tersebut di depan warga yang menghadiri acara. “Buka-buka suara, tinggaltinggal koneng warnana. Colok-colok calon Golkarna, lima lima lima nomor lima. Ieu didamelna sateuacan abdi kadieu. Ieu keputusan dewan juri, suratna resmi (buka-buka suara lihat-lihat kuning warnanya. Coblos-coblos calon Golkarnya. Lima lima lima nomor lima. Ini dibuatnya sebelum saya datang ke sini. Ini keputusan dewan juri, suratnya resmi,” kata Nia dalam video tersebut. Selain mengunggah kegiatan kampanye di masa te-

nang yang dilakukan Nia Kurnia, pemilik akun juga mengunggah cuplikan video berjudul ‘Camat Majalaya Kab. Bandung Kampanye Golkar.’ Dalam video ini terlihat seseorang yang mengenakan baju batik berwarna putih tengah memberikan sambutan. Pria yang diduga Camat Majalaya Yosep Nugraha itu memberikan ucapan selamat datang kepada Ibunda Paud Kabupaten Bandung. “Kata orang Islam angka lima identik dengan rukun Islam. Kata bangsa Indonesia lima adalah Pancasila. Kata anak PAUD lima itu sembilan dikurang empat. Kata pengurus Golkar kemarin waktu kampanye lima itu sembilan dibagi empat sama dengan lima. Yaitu tanggal 9 April mencoblos nomor lima. Kata orang Golkar, bukan kata saya,” ujarnya dalam video berdurasi 54 detik ini. Sementara itu, Ketua

Panwaslu Kabupaten Bandung, Husen Hermawan mengaku belum mendapat laporan terkait beredarnya video tersebut. Namun Husen memastikan di hari tenang tidak boleh ada aktivitas kampanye apapun bentuknya. “Belum ada laporan. Kalau melanggar kan harus ada yang memenuhi unsur materilnya. Siapa yang terlapor dan melapornya. Harus jelas juga unsur-unsur pelanggarannya,” ujarnya. Pihaknya, kata Husen, bisa melakukan tindakan, namun harus jelas siapa yang menjadi pelapornya. Karena Panwaslu tidak bisa bertindak jika tidak ada yang memberikan laporan. Dengan adanya kasus tersebut, pihaknya menunggu laporan resmi, baik dari pemilik akun tersebut, atau dari masyarakat lainnya. Berikut video yang bikin geger tersebut. Ink/Mp

Pemkab Bandung Sediakan Rp 43,8 M untuk Peserta BPJS Bandung (MP) – Pemkab Bandung menganggarkan dana senilai Rp 43,8 miliar untuk pembayaran premi PBI (Penerima Bantuan Iuran) bagi 285.066 peserta Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah) yang berasal dari APBD tahun 2014. Sedangkan tahun 2013, Pemkab Bandung telah mengeluarkan dana sebesar Rp 43 miliar guna pembayaran jaminan kesehatan warga miskin. Data tersebut diungkapkan Bupati Bandung H Dadang M Naser SH SIp dalam pertemuan koordinasi dan evaluasi pelayanan puskesmas dan sosialisasi BPJS seKabupaten Bandung di Gedung M. Toha-Soreang, Kamis (27/3). Evaluasi BPJS diikuti para camat, kepala desa, lurah serta kepala puskesmas. Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bandung saat ini,

menurut H Dadang M Naser terdiri peserta Jamkesmas sebanyak 1.154.069 orang, peserta Askes 130.135 orang dan peserta Jamkesda 285.066 orang. “Kepesertaannya akan berubah menjadi penerima bantuan iuran Pemkab Bandung dan langsung menjadi peserta JKN, saat ini datanya sedang divalidasi,” kata H Dadang M Naser. Untuk mendukung program JKN, Pemkab Bandung telah menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan berupa 62 Puskesmas, 79 Puskesmas Pembantu, 138 klinik pratama, 538 dokter praktek mandiri serta bidan praktek mandiri. Sementara untuk fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, telah disediakan 3 buah RSUD milik Pemkab Bandung masing-masing RSUD Soreang, RSUD Majalaya dan RSUD Cicalengka. “Ketiga RSUD ini telah membuat perjanjian

kerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan cabang Soreang dan telah siap memberikan layanan kepada peserta JKN,” kata H Dadang M Naser. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dr H Achmad Kustijadi M Epid, mengungkapkan jumlah kunjungan dan rujukan peserta

BPJS pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama selama bulan Januari s/d Februari 2014 masing-masing 51.385 orang rawat jalan, ditambah 7.752 orang yang melakukan rujukan. Untuk memudahkan informasi peserta JKN, kata H Achmad Kustijadi telah

dibangun jaringan wide area network (WAN) DI 31 puskesmas, penyediaan SMSGateway pelayanan rujukan KIA di 13 puskesmas disamping penyediaan laptop, PC, Infokus dan printer di 62 puskesmas. Kami juga menyediakan layanan konsultasi publik melalui media sosial online, seperti email, facebook, twitter danwebsite,” kata H Achmad Kustijadi. Pelayanan kesehatan yang akan diterima peserta BPJS menurut Kepala BPJS Cabang Soreang dr Rachmad Widodo diantaranya rawat jalan, berupa pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi oleh dokter spesialis, pelayanan obat dan bahan medis habis pakai serta pelayanan lainnya. Sedangkan untuk pasien rawat inap berupa perawatan inap non intensif dan perawatan inap di ruang intensif. Hpb

Persaingan Usaha Pariwisata Kian Menajam Bandung (MP) – Bupati Bandung H Dadang M Naser SH SIp menilai, menghadapi pasar bebas Tahun 2015 (AFTA 2015) tingkat persaingan usaha termasuk bidang pariwisata kian menajam. Hal ini dikarenakan, usaha di bidang yang satu ini sangat prospektif dan potensinya sangat tersedia. “Yang diperlukan sekarang adalah peningkatan sumber daya manusianya, mulai dari masyarakat, pemerintah, pengelola jasa wisata maupun para pemandu wisata itu sendiri yang harus mampu memberikan gambaran obyek wisata disuatu daerah secara menarik,” kata H Dadang M Naser ketika membuka Seminar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Profesionalisme Bidang Pariwisata di Gedung Korpri-Soreang, Kamis (27/ 3).

H Dadang M Naser merasa yakin, jika dikelola secara profesional sektor pariwisata bisa menjadi andalan dalam pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah maupun penghasil devisa negara. “Bahkan sektor pariwisata ini masih diyakini maupun memberdayakan masyarakat, karena bisa membuka lapangan peker-

jaan dan kesempatan berusaha,” tuturnya. Namun demikian ia mengingatkan, pengembangan sektor pariwisata harus tetap memperhatikan kelestarian alam dan kearifan lokal yang berlaku di suatu daerah. “Kita lihat saja Bali, selain panorama alamnya sangat indah, kearifan lokalnya juga tetap terpelihara, sehingga banyak

wisatawan asing yang berduyun-duyun datang ke Pulau Bali,” kata H Dadang M Naser. Ia mengingatkan pula, tanah pasundan sangat kaya akan sumber daya alam dan budaya yang melimpah. Di pasundan, kata H Dadang M Naser telah tersedia hutan, sungai, flora dan fauna, peninggalan sejarah purbakala hingga aneka makanan (kuliner). “Ini modal berharga bagi pembangunan sektor pariwisata,” katanya. H Dadang M Naser mencontohkan betapa kreatifnya negara Australia atau Singapura dalam mengembangkan sektor pariwisata. “Di Australia kita bisa melihat sejarah penggalian tambang emas yang dilakukan manusia tempo dulu, mulai dari peralatan penggalian maupun pakaian yang dikenakan para penambang tempo dulu

saat menggali tambang, ini namanya wisata sejarah yang bisa menghasilkan uang,” katanya. Khusus kepada para pengelola obyek wisata, H Dadang M Naser mengajak untuk terus mengembang kreatifitasnya agar obyek wisata yang dikelolanya mampu menarik calon wisatawan. Bahkan ia pun meminta agar para pemandu wisatanya itu, lebih meningkatkan dalam pengetahuan bahasa asing. “Paling tidak, mereka harus mampu bercakap dalam bahasa Inggris sebagai bahasa internasional,” tuturnya. Seminar kepariwisataan menurut Kabid Pariwisata, H Asep Djuanda diikuti 200 peserta, terdiri pelaku usaha pariwisata, PHRI (Persataun Hotel & Restoran Indonesia), Kompepar serta pengurus desa wisata. Hpb


Daerah

10

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Bupati Cianjur Dampingi Menteri Koperasi dan UKM RI Luncurkan Program Strategis Revitalisasi Pasar Cianjur (MP) - Bupati Cianjur, Drs H Tjetjep Muchtar Soleh MM mendampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, DR H Sjarifuddin Hasan MM MBA dalam meluncurkan Program Strategis Kementerian Koperasi dan UKM RI Revitalisasi Pasar Tradisional melalui Koperasi, dan Pembukaan RAT Tahun Buku 2013 Koperasi PER Adil Sentosa. Selasa, 25 Maret 2014,

bertempat di Kecamatan Cilaku. Dalam kegiatan tersebut Bupati Cianjur menyampaikan, Cianjur sebagai Kabupaten yang memiliki komitmen terhadap pembangunan ekonomi serta dalam rangka mewujudkan salah satu misi meningkatkan daya beli masyarakat, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyusun berbagai program untuk meningkatkan daya

beli masyarakat diantaranya yaitu program revitalisasi pasar tradisional, program pembinaan pedagang informal, program pembinaan dan pengembangan KUKM dan koperasi serta program ketahanan pangan. Selanjutnya Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI atas bantuannya kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam

merevitalisasi sarana dan prasarana pasar tradisional Cilaku, sehingga kondisi pasar tradisional Cilaku menjadi pasar yang bersih, sehat, nyaman dan indah. Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM RI, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar melalui diluncurkannya program strategis Kementerian Koperasi dan UKM RI khususnya revitalisasi pasar

tradisional di Kecamatan Cilaku ini dengan kondisi pasar tradisional yang bersih, tidak becek dan nyaman untuk para pedagang pasar tradisional Cilaku dan juga masyarakat Cilaku selaku konsumennya sama-sama diuntungkan. Selain itu masyarakat Cilaku selaku konsumen pasar tradisional dapat terpenuhi seluruh kebutuhannya. Agus/Dani

Ratusan Pedagang Sekolah Geruduk Kantor Bupati Purwakarta (MP) Ratusan pedagang yang biasa berjualan di sekolah yang ada di Kabupaten Purwakarta, mendatangi kantor pemkab setempat, Jalan Ganda Negara, Senin (7/4). Mereka yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Sekolah Seluruh Purwakarta (P2SP) mendesak pemerintah setempat untuk segera mencarikan solusi, menyusul adanya larangan berjualan di lingkungan sekolah bagi mereka. Dadan, Kordinator pedagang mengatakan, kebijakan yang dikeluarkan bupati itu sangat merugikan pedagang kecil. Untuk itu, pihaknya mendesak supaya pemkab mencabut kebijakan tersebut

dan mengijinkan kembali mereka untuk berjualan di sekolah. “Persoalan ini urusannya dengan perut. Kalau kami tak diizinkan jualan lagi, ya minimalnya pemkab mencarikan solusi buat kami. Jangan sampai, pesoalan ini dibiarkan berlarut-larut,” ujar Da-

dan yang juga merupakan pedagang di salah satu SMK di Purwakarta. Karena, terang dia, kalau tidak ada solusi aturan ini sama halnya dengan upaya membumihanguskan para pedagang yang biasa mangkal di sekolah. “Seyogyanya, pemkab

terlebih dahulu mengkaji sebelum mengeluarkan kebijakan. Selain itu, kebijakan ini sebelumnya harus juga dibarengi dengan munculnya solusi. Supaya, para pedagang ini tak resah dan masih tetap bisa berjualan,” ujarnya. Hingga berita ini

diturunkan, ratusan pedagang ini masih bertahan di pendopo Setda Pemkab Purwakarta. Kedatangan mereka diterima Wakil Bupati Purwakarta, Dadan Koswara dan jajarannya. Saat ini, kedua belah pihak masih melakukan audiens guna mencari solusi. Ink/Mp

Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Hj Tetty Kadi Bawono SIP di Aula Hotel Wiwi Indramayu.

kah dan kebijakan negara dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara diarahkan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa karena Negara Indonesia adalah negara yang besar. Agenda pemantapan kehidu-

pan barbangsa dan bernegara melalui sosialisasi empat pilar, yakni Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya. Di jelaskannya pula,

Pancasila sebagai idiologi dan dasar Negara Republik Indonesia harus menjadi landasan pokok dan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Undang Undang Dasar 1945 adalah konstitusi negara sebagai landasan kon-

stitusional bangsa Indonesia dan menjadi hukum dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan bentuk negara yang dipilih oleh bangsa Indonesia, lahir dari perjuangan dan pengorbanan jutaan jiwa dan raga para pahlawan bangsa sebagai komitmen bersama mempertahankan kesatuan NKRI. Bhineka Tunggal Ika dapat diartikan sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai latar belakang keaneka ragaman suku, agama, ras, bahasa, dan budaya yang berbeda beda, tetapi tetap satu sebagai bangsa Indonesia. “Sosialisasi Empat Pilar ini, untuk mengingatkan dan menyegarkan kembali komitmen seluruh komponen bangsa, agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu menjunjung tinggi nilai nilai luhur bangsa dalam rangka mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, adil dan makmur,” ujarnya. Dedi

Efektifitas Pelaksanaan Pengunaan Dana PNPM – MP di Kalimantan Tengah Mulai Menyentuh Sampit (MP) - Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembangunan dimana masyarakat berinisiatif memulai proses kegiatan sosial guna memperbaiki kondisi diri terutama masalah ekonomi. Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terwujud dan berhasil secara optimal apabila warganya ikut perpartisifasi dan terus berupaya untuk maju dan berkembang. “Program pemberdayaan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha, ekonomi mikro dan kecil, serta program lain dalam

Warg Desa Tabiku Butuh Bantuan Kabel PLN Seruyan (MP) - Desa Tabiku yang berdekatan dengan Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah berjumlah 197 KK yang sudah teraliri instalasi listrik sekitar 187 KK yang 10 KK belum mendapatkan instalasi listrik dikarenakan kabel belum sampai pada perumahan tersebut agar PT PLN selaku pihak yang menaungi pelayanan kebutuhan listrik yang dibangun PT PLN agar kiranya dapat menyalurkan daya listrik kepada masyarakat untuk dapat dipergunakan untuk keperluan sehari hari dengan demikian kehadiran PLN yang ada di Desa Tabiku dapat dirasakan manfaatnya sekitar Tabiku. Sekertaris Desa (Sekdes) di Desa Tabiku kepada Melayu Pos di kediamannya belum lama ini mengatakan, masyarakat yang saat ini yang belum mendapatkan aliran listrik karena kendalanya adalah jalur penghubung ke lokasi pemukiman, sedangkan jarak Desa Tabiku kelokasi kurang lebih 2 kilo meter yang tidak dialiri kabel bawah. “Padahal di tempat ini merupakan tempat yang strategis di persimpangan pertigaan dengan perusahaan PT SLM dan jalan negara. Saat ini ada sepuluh buah rumah yang sudah siap pasang instalasi listrik harapan kami dari PT PLN agar supaya secepatnya jalur yang menghubungkan ke lokasi ini agar bisa di aliri listrik,” ujarnya. Her

Ratusan pedagang sekolah demo.

HJ TATTY KADI BAWONO SIP : Indramayu (MP) - Sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Aula Hotel Wiwi, Sabtu (29/ 03) pukul 13.23 Wib. Hj Tetty Kadi Bawono SIP selaku anggota MPR RI dari fraksi Golkar dapil VIII, dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat desa dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu. Dalam pertemuan tersebut, Hj Tetty memberikan pemahaman tentang awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keaneka ragaman suku bangsa, bahasa, budaya, adat istiadat serta agama merupakan kekayaan negara Indonesia yang harus diakui, diterima, dan dihormati oleh warga negara Indonesia. “Kemajemukan merupakan anugerah, yang harus dikembangkan, kemudian diwujudkan dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika yang telah diakomodasikan dalam Undang Undang Dasar 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan keanekaragaman tersebut, setiap lang-

PLN yang belum ada kabel bawahnya untuk ke saluran ke rumah.

rangka meningkatkan kegiatan ekonomi. Mengingat kompleksitas dan diperlukannya integrasi lintas sektor,” ujar ketua LSM Indoo Postt Kotim di sela-sela perjalanan survei/kontrol sosial di Desa Jaya Karet Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Samuda ketika bertatap muka dengan Ketua BPD Desa Jaya Karet H Jamhuri. Memang selama ini realisasi kegiatan pelaksanaan PNPM-MP di Jaya Karet khususnya baru menyentuh pada kegiatan simpanan perempuan/SPP, sedangkan masalah lain seperti kegiatan bedah rumah belum ada karena

banyak sekali masyarakat yang rumahnya sudah tidak layak huni seperti rumah Kai Buhori warga RT 002 RW 001. “Seingat saya ada dua buah rumah yang parah dan letaknya di pinggir pantai kali Mentaya, alangkah baiknya diselingi juga pemanfaatan dana PNPM-MP di Jaya Karet ini untuk anggaran 2014/2015 diprogramkan bedah rumah. Seperti yang saya baca di media cetak warga Desa Pangkalan Tiga, Gimin di RT 13 RW 03 yang mendapatkan giliran bedah rumah di Kecamatan Pangkalan Lada Kotawaringin Barat sebelumnya tim verifikasi mengatakan rumah Gimin ini

layak untuk dibantu perbaikannya karena dianggap tidak sesuai standar rumah sehat,” ujarnya. Anggota Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Elly Bertha mengatakan bedah rumah ini dinilai sangat tepat dan bermanfaat karena pada tahun sebelumnya hanya digunakan untuk bantuan berupa sembako sehingga kurang memberi bekas. Sementara, Kepala Desa Pangkalan Tiga, Suyanto mengatakan dana bedah rumah yang dialokasikan untuk merehab rumah Gimin sebesar Rp 6,8 juta digunakan untuk merehab atab rumah, dinding rumah, semenisasi lantai dan tambal sulam tiang

rumah yang sudah tidak layak pakai. “Desa juga membantu dana sebesar Rp 2,5 juta dan ditambah dengan bantuan berupa seng dari donator serta dan tenaga masyarakat bergotongroyong kami mengharapkan semoga desadesa lain di kabupaten/kota di Kalimantan Tengah khususnya bisa mencontoh kegiatan pembangunan bedah rumah yang dilakukan oleh UPK PNPM desa Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat. Nah itu tadi contoh yang terbaik,” ujar Ketua BPD Desa Jaya Karet di sela-sela kesibukannya memanen padi lahan sendiri. M Iriansyah

Korban bencana Sinabung

380 Pengungsi Sinabung Masih Bertahan di Posko Pengungsian Langkat (MP) - Sebanyak 380 orang pengungsi erupsi gunung Sinabung berasal dari Kabupaten Tanah Karo, masih bertahan di posko pengungsian desa Telagah Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. “Ada 380 pengungsi lagi yang bertahan di posko pengungsian Langkat,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Irwan Syahri di Stabat, Senin (7/4). Irwan Syahri menjelaskan bahwa 380 jiwa pengungsi itu berasal dari 125 kepala keluarga (KK) yang mengungsi ketika erupsi gunung Sinabung terjadi empat bulan yang lalu. Dari 380 jiwa warga pengungsi yang ada disana terdapat 220 orang warga yang dewasa, yang mempunyai hak pilih pada pemilu legislatif 9 April mendatang. Namun BPBD Kabupaten Langkat belum mengetahui secara pasti, apakah nantinya 220 orang tersebut, akan memberikan suaranya pada pemilu legislatif di lokasi pengungsian atau mereka dibawa ke Tanah Karo. Hingga sekarang ini pihaknya belum mendapat informasi yang pasti, sementara waktu untuk pemilu legislatif hanya tinggal dua hari lagi. Rol/Mp

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur Cianjur (MP) - Kecamatan Cianjur menyelenggarakan rapat koordinasi bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cianjur, Kamis, 27 Maret 2014. Camat Cianjur Firman Firdaus SIP MAP mengatakan, tujuan dari diseleggarakannya rakor tersebut untuk mengevaluasi program yang dan kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya, seperti apa saja yang sudah dilaksanakan dan apa saja yang belum dilaksanakan. Kegiatan rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para Kelurahan/Kepala Desa serta para kader wilayah Kecamatan Cianjur. Diharapkan melalui rakor ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik dibidang kesehatan, pertanian, sarana prasarana fisik, keagamaan serta bidang lainnya. Diharapkan juga para Kepala Kelurahan dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Cianjur, dalam mengerjakan dan menyampaikan berbagai macam program dan kegiatan semua dapat dimusyawarahakan atau hasil dari musyawarah dan mufakat agar ada sinergitas antara kebutuhan masyarakat dan program Pemerintah dalam semua sektor pembangunan. Agus/Dani

Alhikmah Kanoragan Cikampek (MP) - Bukan paranormal, bukan dukun tapi siap menolong orang yang sedang mempunyai penyakit lahir dan bathin seperti: penyakit kencing manis, penyakit batu yang susah kencing, tidak lancar, kena guna guna, gatal-gatal, ingin cepat dapat jodoh, ingin punya kedudukan, pekerjaan, ingin punya keturunan, pasang susuk Jineng dengan pengasihan Si Raja Asem dan Karisma dengan doa. Insya Allah berhasil dengan ijin Allah. Bila Anda berminat bisa menghubungi : 087779023927. Edy S BK


Sambungan

Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

Perpanjangan Masa Aktif Dinas Sekda Pemprov Sumut Diragukan Sambungan dari hal. 1 supaya masa kepemimpinan Presiden DR Susilo Bambang Yudhoyono, tak ternoda akibat ulah segelintir orang. Dijelaskan proses pengajuan perpanjangan masa dina aktif Nurdin Lubis, sebenarnya dilandasi persekongkolan dengan Gatot Pujonugroho, selaku Plt Gubernur Sumut. Sebelumnya, Gatot Pujonugroho selaku Plt Gubsu menggunakan uang kas Pemprop Sumut untuk kepentingan politik dalam pesta demokrasi / Pilkada Gubsu Maret 2013 lalu. Ketika itu, Gatot Pujonugroho, memanfaatkan pasilitas kekuasaan, diantaranya meminjamkan uang kas Pemprov Sumut senilai Rp 500 miliar kepada

Ahmad Fathana dan Lutfi Hasa Ishaq dalam kaitan impor daging sapi. Memotong Fee (komisi) sekitar 5% dari Rp 200 miliar yang disuntikan untuk Penyertaan Modal ke PDAM Tirtanadi sebagai BUMD Pemprov Sumut. Menggunakan Dana Bansos, Dana BOS, Dana BDB yang seharusnya sudah dikucurkan ke sasaran/Daerah Kabupaten dan Kota, akan tetapi oleh Gatot Pujonugroho dan Nurdin Lubis telah menjalin kemesraan (Bersubahat) dengan memberikan imbalan jasa persekongkolan kepada Nurdin Lubis agar diajukan perpanjangan dinas aktifnya. Selanjutnya APBD dan PAPBD Tahun Anggaran 2013 dengan sengaja oknum Gatot

Pujonugroho selaku Gubsu dan oknum Nurdin Lubis selaku Sekda diragukan terpaksa harus banting setir / memangkas sebanyak 20% dari APBD/ P-APBD seluruh Dinas / SKPD Pemprov Sumut guna mengisi kekosongan kas. Kemudian atas dasar pemangkasan (rasionalisasi) APBD / P-APBD dari seluruh Dinas / SKPD, dengan spontanitas para Wakil Rakyat yang duduk di DPRD-SU seolaholah memihak atau membela rakyat Sumut dengan gaya dan lagu lama berpura-pura menolak rasionalisasi yang digagas oleh Gatot Pujonugroho selaku Gubsu dan Nurdin Lubis selaku Sekda. Namun tidak lama

kemudian ternyata seluruh Wakil Rakyat yang duduk di DPRD-SU mulai dari ketua sampai dengan anggota lainnya nyaris tidak berkutik alias impoten karena diduga sudah terbius oleh amlop atau chek yang disuguhi oleh kedua oknum tersebut. Agar sepak terjang ini tidak berlanjut, kalangan masyarakat Sumatera Utara, sangat mengharapkan Presiden RI, DR Susilo Bambang Yudhoyono, Mensesneg, Sudi Silalahi, dan Mendagri Gamawan Fauzi, secepatnya memeriksa SK perpanjangan dinas aktif Nurdin Lubis, sekaligus menginstruksikan penegak hukum menindak lanjuti kasus tersebut. Hps/Erbe

Kelurahan Bagan Kota Terbitkan SKT Tanah Thn 2011 Atas Nama Orang ... Sambungan dari hal. 1 Kwa Merk Hap Kie menerima sekalian hak pengelolaan tanah dibenarkan dengan besluit Padoeka Chef dari Afdeeling Bengkalis pada tanggal 14 Juni 1928 No 13 dan ditulis dalam buku daftar pada kantornya Afdeeling Bengkalis pada tanggal 14 Juni 1928 No 457 dan No 458 di Cap dan ditandatangani oleh Sulthan Siak. Tanah tersebut diwariskan/diturunkan oleh Bpk Ang Boen Kwa Merk Hap Kie kepada ahli waris yaitu anaknya yang bernama Ang Djiok Seng alias Damanhuri. Dan alm Damanhuri dengan istrinya bernama Tjoe Giok Jan/Giok Jan mempunyai keturunan 6 orang anak yaitu 1. Tek Kim 2. Abina 3. Dahasan 4. Abi Kuan 5. Demmy 6. Nuka. Mereka mengelola dan menguasai tanah tersebut dengan baik sampai sekarang dengan cara meminjamkan tanah mereka kepada warga marga Tionghoa untuk dihuni dan tidak pernah dijual belikan kepada pihak manapun. Pemilik tanah mengijinkan menempati tanahnya, tapi bukan untuk memilikinya, sampai si penyewa tanah sudah ada beranak cucu di sana. Namun setelah orang tua mereka yaitu Bpk Ang Djiok Seng alias Damanhuri meninggal dunia pada tanggal 01 Januari 2010, para ahli waris mau mengurus/mendudukkan tanah tersebut, barulah ada timbul permasalahan, dimana dari 12 unit rumah ada salah seorang yang mengelak dan mengklaim tanah yang ditempatinya adalah sudah miliknya yaitu Apoh salah seorang Adik Bie Tjue (alm) penghuni rumah pertama yang meminjam tanah para ahli waris, beserta kroni kroninya membuat cara untuk

mendapatkan surat atas tanah yang dipinjam. Para ahli waris tetap mendahulukan mediasi secara kekeluargaan, agar yang mengklaim sah memilikitanahnya supaya mengganti rugi sebesar Rp 50 juta. Namun secara diam diam pelaku sudah mengurus surat SKT ke Kantor Lurah Bagan Kota dibantu oleh RT Cs dan SKT tersebut mereka gaungkan/anggarkan bahwa merekalah pemilik yang sah. Dan para pelaku sudah merasa yakin bahwa surat dasar asli tanah ahli waris sudah hilang berbarengan atas meninggalnya orang tua ahli waris tahun 2010 lalu. Yang patut juga menjadi pertanyaan, kenapa Lurah Bagan Kota tidak mempelajari riwayat tanah yang dibuat oleh pelaku. Mestinya Lurah selaku pembuat SKT tanah harus menelusurinya. Apalagi dalam riwayat itu sudah jelas ada perubahan mencolok yang patut dicurigai. Yaitu pembuatan surat laporan kepolisi atas kebakaran, benar tanah tidak dalam sengketa. Berita acara pemeriksaan lapangan diketahui/disaksikan oleh sempadan merupakan syarat penerbitan surat keterangan tanah. Proses pembuatan SKT janggal, setelah ditelusuri adanya pemalsuan nama/tanda tangan dan nama si pemohon adalah orang yang sudah meninggal dunia pada tahun 2008 (abunya ada di Tj Morawa Medan) yaitu penghuni pertama yang meminjam pakai tanah para ahli waris dan masih banyak lagi termasuk dalam nama/tandatangan saksi sempadan yang tidak diketahui siapa dan dimana bertempat tinggal, dan yang menanda tangani sempadan, RT menyuruh seorang nenek umur 70 an di Jl Bintang No

31, sempadan seharusnya adalah Tapekong A ang. Diduga kuat Apoh memakai KTP alm Bie Tjui dan mengaku dan menyatakan dirinyalah Bie Tjuin dibantu oleh RT/ RW Cs. Selain bukti keterangan tersebut, beberapa warga setempat dan yang menghuni tanah para ahli waris tersebut mengatakan, sangat mengetahui tentang riwayat tanah para ahli waris dan dibenarkan bahwa tanah yang dimaksud diatas yang terletak di Jalan Bintan Kelurahan Bagan Kota Kecamatan Bangko sampai sekarang miliknya Bpk Dahasan sebagai kuasa dari para ahliwaris, Pelaku membuat laporan kebakaran itu tidak benar, yang terbakar tahun 2005 rumah di seberang gang bukan rumah di atas milik ahli waris Dahasan. Mereka tidak habis pikir adik almarhum peminjam/penghuni kedua ingin menguasainya dengan cara melawan hukum, dan berani membuat laporan dan keterangan bohong di STPL Polsek Bangko. “Ini tidak terlepas dari pihak tertentu untuk membantu pelaku dalam permasalahan ini dan pasti ada pemodalnya di belakang,” ungkap warga ke MP 01/04 di Jl Bintang. Di dalam Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 263 (barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak seolah-olah isinya benar, hingga menimbulkan kerugian bagi orang lain, karena pemalsuan surat maka diancam pidana paling lama enam tahun), serta pasal 266 (barang siapa menyuruh memalsukan keterangan palsu kedalam suatu akta otentik hingga menimbulkan keru-

gian maka ancaman pidananya paling lama tujuh tahun). Adapun objek kesalahan : a. Membuat laporan, keterangan palsu, nama dan orang yang bukan namanya dengan cara memakai KTP orang yang sudah meninggal dunia sekitar tahun 2008 untuk mendapatkan surat kebakaran dokumen ke pihak Polsek Bangko untuk mengambil alih hak orang lain. b. Membuat surat keterangan tanah tidak bersengketa dan pernyataan riwayat tanah tanpa melibatkan sempadan yang sah, dengan memakai nama sempadan yang tidak diketahui siapa dan dimana keberadaannya, namun yang menanda tangani seorang nenek umur 70 an yang dibohongi RT, mengatas namakan orang yang bukan namanya dengan cara memakai KTP orang yang sudah meninggal dunia tahun 2008, diketahui dan ditandatangani oleh Ibu Lurah Bagan Kota Rohil. c. Atas dasar surat keterangan RT/RW - XIII/V, Surat Pernyataan Riwayat Tanah, Surat Pernyataan Tidak Bersengketa, Surat pernyataan yang bersangkutan, tanpa melibatkan sempadan yang sah, dengan memakai nama sempadan yang tidak diketahui siapa dan dimana keberadaannya, mengatas namakan orang yang bukan namanya dengan cara memakai KTP orang yang sudah meninggal dunia, maka diterbitkanlah Surat Keterangan Tanah Nomor: 09/SKT/LBK/ 2011 tanggal 24 Okt 2011 yang dikeluarkan oleh Kelurahan Bagan kota (Ibu Sakinah S STP) Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil sekarang menjabat sebagai Plt Camat Bagan Batu. Tambun

Desa Sanca Ikuti Lomba Desa Tahun 2014 Sambungan dari hal. 1 agama, pemuda juga dihadiri seluruh Muspika Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu, juga dihadiri para undangan Kuwu yang tujuh desa kategori se-Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. Para masyarakat Desa Sanca ikut menghadiri acara yang dibicarakan oleh tim penilai dari tingkat Kabupaten Indramayu supaya tahu dan mengerti jenjang yang akan dating. Yang jelas untuk Desa Sanca tidak aneh lagi oleh karena beberapa bidang yang dinilai oleh tim itu sudah setiap hari dikerjakan, seperti kebersihan, penataan ruangan, dan pelayanan masyarakat sudah maksimal. Untuk Desa Sanca beberapa bidang yang dinilai untuk lomba desa diantaranya Kelompok I Bidang pemerintahan dan Kamtib-

mas yang langsung dikerjakan oleh Mulus Sukmawinata selaku Kuwu Desa Sanca, kaur-kaur yaitu Sudiyatno dan Eman dibantu oleh Tarma, Kepala Dusun Omo Wasma, Atmaja, BPD Bidang pemerintahan Tatang Sujana, Babinsa Endang, Babinmas Agus. Kelompok II Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Kaur Kesra Tarno, LPM Bidang Pendidikan Ruhiyat, BPD Bidang Sosbud Abing, S.Pd, Kelompok Wajar Dikdas Amar, Paud Asih dan Edah, BKB Kemas Sugiarti, Pos KB Desa Asih, Kader Kesehatan Ade Ratnengsih dan Juju Juarsih. Kelompok III Bidang Ekonomi, Raksa Bumi Tarsim, Kelompok Kelembagaan Ekonomi Masyarakat Casma Dan Karwita, UPK PNPM-MP Riky Iskandar, Kusnadi, BKM Entin dan

Onah, BPD Bidang Pembangunan U. Iwan Suwandi. Kelompok IV Bidang Partisipasi Masyarakat, Pengurus LPM Karna, Pengurus RT/RW Uja.s Dan Rusdi, Kader Pemberdayaan Masyarakat Euis. T. Organisasi Masyarakat Cartim, Tokoh Masyarakat Hari (RT.21 + RT. 02). Kelompok V Bidang PKK, Pengurus PKK Desa Hadijah dan Pokja I, II, III, IV, Pengurus PKK RT/RW Sri Winarti, Kader PKK Desa Unayah, Kader Posyandu Newi, Kelompok Tani Ela Suhela, Kelompok Jami’ah Yuyum. Orang-orang tersebut kategori orang yang paling aktif ketika ada kegiatan dan sangat berperan untuk di Desa Sanca Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. Kuwu Mulus Sukmawinata kepada Melayu Pos me-

ngatakan, “Insya Allah walaupun pemberitahuan acara mendadak lomba desa kami siap untuk dinilai dari tim kabupaten, bidang apapun tidak ada yang direkayasa, kami apa adanyanya, kalah dan menang itu hal yang biasa dan sifatnya wajar yang jelas itu penyemangat jajaran pamong Desa Sanca. Juga kami ucapkan terima kasih adanya tim penilaian lomba desa oleh karena supaya masyarakat dan jajaran pamong bisa kompak dan serempak, desa tidak akan maju tampak dukungan masyarakat, tidak akan sejahtera masyarakat jajaran pamong desa tidak kerja keras, paling tidak saling bahu membahu, maka dari itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Sanca demi untuk majunya pembangunan Desa Sanca.” Kayat Sudrajat

tentang rutinitas. Argumen saya adalah sholat. Karena sholat itu dikerjakan rutin. Contoh lain, seorang petinju Mohammad Ali (dulu) sukses ia harus berlatih rutin, terus menerus. Yang saya pikirkan dan pahami tidak semua pekerjaan dirutinkan. Ada yang rutin ada yang harus tidak rutin. Ibarat belajar kalau menghapal itu rutin. Kalau ibarat sholat itu rutin wajib, tapi ada sunah juga. Semuanya entah wajib, entah sunat berpahala. Apa yang dikatakan Nurhadi kepada saya sudah benar. Saya apresiasi. Saya

menangkap apa inti soal. Yang tidak rutin, belajar dengan membuat analisis belajar dengan membuat asumsi belajar dengan teori kemungkinan (probability). Kita dapat menyimpulkan ada masalah kreatif dan ada masalah rutin. Keunggulan gagasan adalah memadukan itu. Di situlah gagasan besar, di situlah berpikir smart. Bagi saya, gagasan besar adalah belajar cerdas, smart. Karena itu gagasan harus memahami apa dan bagaimana gagasan itu sendiri. Tujuan kita adalah menalarkan inti masalah

dengan memaknai, dan meberikan solusi. Karena demikian menjadikan konsep rutin, sebagai bagian dari kesinambungan dan keberlanjutan. Karena itu konsep rutin, tidak boleh kehilangan persfektif. Dalam kaitan ini Soekarno benar. Pekerjaan dilakukan dengan rutin, kegotong royongan. Lebih dari itu harus punya terobosan. Spirit kreatif. Azis al Azmeh juga benar sebabnya peradaban berkorelasi dengan kerja kemanusiaan. Upaya untuk kemanusiaan identik dengan wajib. 

Rutin Sambungan dari hal. 1 seseorang untuk kreatif. Saya ingin membantah. Bukankah sebuah pekerjaan besar itu memerlukan kerja terus menerus berkelanjutan. Gagasan besar harus diselesaikan dengan rutinitas waktu tertentu. Tembok Tiongkok misalnya tidak dikerjakan dalam satu malam melainkan dalam waktu yang lama. Bahkan gagasan besar juga ditentukan lebih banyak oleh rutinitas itu. Sukses bukan bisa dicari dalam sebuah sentuhan sekejap. Saya tidak mau berdebat

11

Rina Nose Trauma Bercerai

A

rtis serba bisa Rina Nose mengaku masih trauma atas kegagalannya mempertahankan rumah tangganya bersama Ridwan Feberani Anwar pada 17 Juli 2013. Terlebih, umur pernikahannya masih seumur jagung. “Kalau dibilang trauma ya pasti ya, saya enggak bisa bohong,” tutur Rina di Jakarta.

Karenanya hingga saat ini ia belum terlihat mengandeng pasangan. Mengenai kedekatannya dengan Saipul Jamil, Rina tegaskan bahwa sampai saat ini masih sebatas teman dekat. “Kalau enggak trauma, sejak beberapa bulan yang lalu saya bercerai mungkin sudah dapat penggantinya,” cetusnya. Sri

Pemusnahan Pakaian Bekas (Ballpres) Hasil ... Sambungan dari hal. 1 nyak 500 karung pakaian bekas. Dari pantauan awak media, pemusnahan tersebut yang dilakukan di lokasi PT Karimun Granit Kecamatan Meral Barat hanya 30 %, sisanya diselewengkan oleh oknum yang berinisial B dengan menggunakan mobil lori yang dibawa ke tempat penyimpanan di gudang bekas Pabrik Lemon Kuda Mas Kampung Baru Kecamatan Meral dan

sebagian lagi disimpan di lokasi Rumah Toko (Ruko) milik berinisial SB (Alm) di Kolong. Tempat penyimpanan barang bukti tersebut dikenakan ancaman pidana sesuai UU No 17 Tentang Pabean Pasal Pasal 103 Setiap orang yang: d. menimbun, menyimpan, memiliki, membeli, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang impor yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana sebagaimana

dimaksud dalam Pasal 102 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). Dalam hal ini diduga kuat B tersebut bekerjasama dengan aparat penegak hukum dan Bea Cukai. Tim MP

LDS Buru SPJ Peda KTNA Sambungan dari hal. 1 dilaporkan kembali pada KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) supaya para petani di Riau sejahtera merasakan perha-tian dan binaan pemerintah untuk kesejahtraan bersama. Sedangkan Kepala Sekretariat badan Koordinasi dan Penyuluhan Propinsi Riau (Bakorlu) Zailani Arif Syah sangat bangga dengan kegiatan KTNA Propinsi Riau oleh Ketua Ir Purwo Hadi Subroto yaitu menceritakan peran serta KTNA dalam mempromosikan hasil petani setiap tahun saat PEDA KTNA. “Kita harus memahami organisasi KTNA yaitu suatu kelompok petani yang sukses dalam membantu memasarkan hasil petani, penunjukan mereka sebagai ketua dengan rembug nasional setiap tahun dengan ditentukan oleh pengurus kecamatan sebagai ketua kabupaten/kota. Sedangkan untuk propinsi ditentukan oleh pengurus kabupaten/Kota. KTNA tidak organisasi petani tingkat kelurahan yaitu organisasi petani,” jelasnya. Namun penyimpangan bantuan dari pemerintah yang telah dilakukan Ketua KTNA propinsi tidak mengatasnamakan KTNA tapi organisasi petani tingkat kelu-

rahan. “Konfirmasi saja pada Dinas Pertanian kota atau penyuluh pertanian kota,” tegasnya. Sedangkan surat yang layangkan LDS Propinsi Riau yang intinya meminta data anggaran negara untuk kegiatan KTNA seperti SPJ Peda KTNA, penggunaan pupuk subsidi dan bantuan langsung seperti puad serta bantuan sentral pepaya di Kecamatan Rumbai dengan pengurus KTNA, tidak diberikan kepada kelompok tani Maju Bersama. “KTNA tidak mempunyai anggaran sendiri dari pemerintah, mereka hanya membantu kegiatan hasil panen para petani serta dipromosikan untuk dapat memenuhi permintaan pasar. Sedang kegiatan tersebut dianggarkan oleh masing masing SKPD oleh tuan rumah kegiatan Peda KTNA, itupun mereka tidak diberikan honor kegiatan hanya sekedar membantu,” tambahnya. Rudi Ketua Lembaga Demokrat Sejati (LDS) Kota Pekanbaru berharap pemerintah Propinsi Riau mau memberikan data penggunan anggaran untuk organisasi KTNA yang tidak sampai pada petani. Contoh kecil saja kelompok tani tingkat kelurahan yang

diketuai oleh Ir Purwo Hadi Sobroto diduga fiktif hanya memanfaatkan para petani pribadi yang telah berhasil panen sebagai contoh proposal diajukan kepemerintah sebagai syarat mengambil anggaran negara untuk memperkaya diri sendiri. Anggaran negara tersebut tidak dirasakan oleh anggota petani. “Kita bakal menyampaikan hal ini pada Ombusman berdasarkan KIP (Keterbukaan Informasi Publik),” tegasnya. Rudi menambahkan agar pemerintah Propinsi Riau lebih selektif dalam melaksanakan kegiatan untuk kepentingan masyarakat, setiap program yang dilakukan wajib dirasakan para petani supaya tidak ada kesenjangan sosial para petani di Propinsi Riau. Bakorlu Propinsi Riau sangat pintar melaksanakan kegiatan hasil panen para petani dengan mengatasnamakan KTNA supaya kegiatan dari anggaran negara sesuai prosedur. “Kita minta data anggota petani yang tergabung dalam KTNA, kalau hanya ada pengurus organisasi saja tanpa anggota siapa yang merasakan keberadaan KTNA yang tidak pernah membina atau bersentuhan dengan petani, jadi apa kerja mereka sebenarnya,” tanyanya. Rudi

BSM Dibelikan Mobil Angkutan Siswa Sambungan dari hal. 1 membantu pembiayaan keperluan pribadi siswa, antara lain digunakan untuk pembelian buku, alat tulis, pembelian seragam sekolah dan sejenisnya, bertujuan untuk menanggulangi atau mencegah anak usia sekolah tidak dapat melanjutkan pendidikan (putus sekolah). Ironisnya pengalokasian BSM TA 2013-2014 di salah satu Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama atau sederajat, di wilayah Kecamatan Sukagumiwang pengalokasiannya disinyalir tidak sesuai dengan mekanisme penyaluran BSM. Pasalnya, Bantuan Siswa Miskin digunakan untuk membeli mobil dengan alasan untuk transportasi angkutan anak sekolah. Hal ini diungkapkan orang tua siswa atau wali murid yang anaknya mengikuti pendidikan di sekolah tersebut. “Pengambilan BSM di Bank Jabar Banten (BJB) Kecamatan, langsung diambil dan diterima oleh siswa, setelah uang BSM diambil dari bank, siswa penerima bantuan dikumpulkan oleh pihak sekolah, agar uang tersebut dikumpulkan kembali di sekolah, sehingga siswa penerima bantuan sepeserpun tidak menerima,” tutur wali murid sebut saja Warmi (bukan nama sebenarnya) dengan nada kesal dan kecewa kepada wartawan di serambi rumahnya. Menurut Warmi, dirinya tidak pernah diberi tahu oleh pihak sekolah berapa harga mobil itu. “Saya tidak tahu be-

rapa harganya, karena pihak sekolah tidak ada yang transparan, saya sangat kecewa sekali, bahkan ketika ditanyakan oleh beberapa wali murid, tidak ada yang memberikan penjelasan,” jelasnya. Ketika ditemui di kantornya, Senin (24/03) Kepala Sekolah berinisial M mengatakan, “Jumlah siswa di sekolahnya ada 315, tetapi saya lupa ada berapa jumlah siswa penerima BSM, karena itu urusannya operator, kebetulan hari ini operatornya tidak masuk,” kelit M. Diakui M, Bantuan Siswa Miskin (BSM) pengalokasiannya untuk membeli mobil angkutan siswa, berdasarkan usulan semua orang tua atau wali murid, bukan penerima bantuan saja. Hal itu sudah dimusyawarahkan oleh komite sekolah. “Karena kepentingan anak didik, silahkan temui komite sekolah jangan engga, ini amanatnya,” ucap M sambil menyuruh wartawan meninggalkan kantornya karena sedang banyak kesibukan menghadapi Ujian Akhir Semester. Di waktu serta hari yang berbeda, Wasto LSM Semangat, ketika ditemui di tempat kediamannya mengatakan, “Apapun alasannya yang namanya BSM adalah program pemerintah untuk membantu siswa miskin, mekanisme penyaluran BSM ketentuan serta ketetapannya sudah diatur dalam Surat Keputusan (SK) Kementrian Agama maupun Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang

Siswa Penerima BSM, diantaranya pihak sekolah tidak boleh memungut atau memotong BSM, dan tidak boleh intervensi karena itu haknya siswa penerima BSM untuk membeli peralatan atau keperluan pendidikan di sekolah.” “Namanya saja Bantuan Siswa Miskin sudah ada petunjuk pelaksanaannya dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, aturannya sudah jelas, begitu pula dasarhukumnya, kenapa mesti dimusyawahkan untuk membeli mobil angkutan siswa? Hal ini sudah keluar dari mekanisme penyaluran BSM, untuk itu pihak berwajib segera usut tuntas masalah ini, sebab kepala sekolah diduga telah menyalah gunakan wewenang,” tegasnya. Hal senada dikatakan CH Tanjung SH MH praktisi hukum LKBH Lapsar Kabupaten Indramayu, menurutnya Bantuan Siswa Miskin akhirakhir ini memang banyak digunakan/dipotong sepihak oleh beberapa oknum kepala sekolah yang mental pendidikannya sudah mengarah pada otak garong, biasa alasan oknum kepala sekolah berdalih hal tersebut sudah dimusyawarahkan lebih dahulu, sebenarnya cara tersebut cuma tipu muslihat saja atau akal-akalan agar dana BSM bisa dikorupsinya. Masih kata CH Tanjung, alih-alih dibelikan mobil untuk siswa, itu sudah mudus penggelapan pasal 372 KUHP ancaman pidana 4 tahun penjara. Dedi

Ajaib benar orang-orang yang sudah menjadi batu setelah ditaburi abu, sepontanitas menjadi manusia seperti sedia kala. Sang Putri dengan cepat-

cepat mengajak mereka agar menyingkir dari tempat ini, ayo kita cepat menyingkir dari sini, karena waktunya tinggal sedikit. 

Si Pahit Lidah Sambungan dari hal. 1 itu abu yang dibawanya dari atas bukit itu ditaburkan ke muka orang-orang yang telah menjadi batu itu.


CUT TARI

Terus Instrospeksi Diri Edisi: 196/Thn VII / 9 - 22 April 2014

ALIKA ISLAMADINA

Ingin Kombinasikan Bisnis dan Musik

M

D

enggunakan dress warna merah, perempuan berdarah Aceh ini mengumbar senyum kepada awak media. Rona kebahagian terlihat jelas diraut wajah perempuan yang sempat digugat cerai suaminya, Johannes Yusuf Subrata pada 18 Desember 2013 itu. Didampingi kedua sahabatnya, Tari- sapaan akrabnya- terlihat percaya diri saat melangkah kakinya menyusuri karpet merah.

i usia muda, penyanyi solo Alika Islamadina memendam hasrat untuk menjadi seorang pebisnis. Dara 19 tahun ini membidik dunia bisnis yang dapat dikombinasikan dengan musik. “Aku pengin ke depannya kalau nggak menyanyi jadi bussiness woman. Kalau bisnisnya apa sih aku belum tahu, tapi pengin kombinasi antara bisnis dengan musik,” ungkap Alika Islamadina. Untuk mewujudkan impiannya itu, tak heran jika Alika menekuni bangku kuliah jurusan ekonomi. “Aku sekarang semester empat, memang sengaja ambil ekonomi biar bisa berhubungan sama bisnis,” tuturnya. Walau memiliki kesibukan di dunia entertain, namun mantan personel girlband Princess itu masih dapat menyeimbangkan antara kuliah dan pekerjaan. Diakui Alika, hingga semester empat, nilai-nilai kuliahnya tetap stabil. “Nggak terganggu kok, karena dua-duanya antara pekerjaan dan kuliah, aku atur jadwalnya biar nggak bentrok. Sekarang (nilai) sama dengan semester satu, ada yang gampang ada yang susah, tapi aku susun mata kuliahnya biar nggak yang susah semua, jadi aku campur ada yang gampang juga,” papar keponakan Alya Rohali tersebut. Sri

Tabel Klasemen Liga Inggris Palsu!

K

Kalimat-kalimat yang terlontar dari bintang sinetron ‘Emak ijah Pengen ke Mekkah’ ini cukup singkat. Jika ada pertanyaan yang mengorek masa lalunya dirinya memilih untuk diam seribu bahasa. Akan tetapi, Tari seakan menyadari bahwa masa lalunya tidak akan bisa hilang. Untuk memperbaiki dan memulai hidupnya kembali, serta beraktivitas seperti biasanya, dia berusaha membuka lembaran baru dengan pengamatan terhadap diri sendiri, baik itu pikiran, dan perasaan yang dijalaninya selama ini. Tentunya dengan harapan kehidupannya bisa lebih baik kembali. “Saya akan terus introspeksi diri,”tegasnya. Nah selama dua jam lebih di malam puncak penganugerahan Panasonic Gobel Awards 2014, Tari pun tidak menyendiri. Dirinya bergaul dengan kolega lamanya. Beberapa kali, Tari terlihat tersenyum dan tertawa. Sri

pan beberapa laga lebih sedikit. Di papan atas, banyak tim yang bermain lebih sedikit dibandingkan tim lainnya, begitu juga di papan bawah,” ujar Mourinho, dikutip dari Sky Sports. “Saya terus mengatakan, kami tak bergantung pada diri sendiri, tapi bergantung pada hasil tim lain. Saya menunggu saat-saat berada di puncak klasemen dengan nasib berada di tangan sendiri, tapi hal itu tak pernah terjadi,” ia menyambung.

Dilanjutkan Mourinho, dengan menyisakan lima laga lagi, menyapu bersih semua laga tersisa tak menjamin timnya bisa menjadi juara di akhir musim. “Kami masih akan berhadapan dengan Liverpool, jadi masih ada peluang menahan laju mereka dengan mencuri tiga poin. Tapi, kami tak menghadapi Manchester City lagi. Jadi, nasib mereka berada di tangan sendiri,” pelatih berusia 51 tahun itu menutup. Rio

Administatur KPH Indramayu Mengolahragakan Karyawan Perhutani Indramyu (MP) - Karyawan Perhutani setiap ada kegiatan memang begitu cukup kompak dan serempak bahkan bukan hanya di lapangan kerja saja tetapi kegiatan yang lain pun selalu eksis, setiap kegiatan olahraga pun begitu kompak. Diantaranya, sepakbola, badminton, putsal, mereka saat ada kegiatan olahraga di lapangan futsal Haurgeulis, bertepatan dengan ulang tahun Perhutani yang ke-53, maka dari itu Agus Yuliyanto S Hut Administatur KPH Indramayu turun langsung ke lapangan futsal, memang punya hobi olahraga, termasuk Waka Arif Margana, S Hut pun ikut bermain futsal, serta hampir seluruh Asper diantaranya Asper Darto BKPH Sanca, Asper Karsim BKPH Haurgeulis memang dianggap sebagai tuan rumah, Asper Iwan Yuliyawan BKPH Jatimunggul, Asper Dedi Junaedi BKPH Pelosok Kerep juga tidak ketinggalan rombongan Polhut pun Nampak hadir, Ayi M Dirwan selaku Danru Polhut, Oman Anggota Polhut, Nurim Anggota,

Program Pemantauan Pemain Tunggu Riedl Tiba

J

Saat diminta sejumlah pewarta foto untuk pengambilan gambar, Tari pun dengan ramah melayaninya. Dan ini, jauh dari kebiasannya yang kerap menghindar saat kepergok media. Sempat, beberapa bulan Tari memang tidak muncul di depan media. Saat itu, bintang sinetron ‘Aku bukan Anak Haram’ ini tengah menjalani proses persidangan. Bahkan dari awal persidangan hingga putusan ceriah Tari tidak mau muncul. Akan tetapi, setelah satu demi satu dilewatinya, Tari mulai membaur kembali. Dirinya pun berubah lebih ramah. Tidak hanya di Panasonic Gobel Awards, sebelumnya Tari sempat menyapa media di pagelaran Musikal Wayang Orang Rock Ekalaya di Tennis Indoor, Senayan. “Buat saya ini start yang baru lagi,” ujar Cut Tari. Seperti biasa, tidak banyak yang diucap oleh ibu dari Sidney Azkassyah Yusuf itu. Dirinya seakan berhati-hati untuk bertutur kata.

“Buat saya ini start yang baru lagi”

MOURINHO:

eberhasilan Chelsea duduk di puncak klasemen Liga Primer Inggris tak membuat sang pelatih, Jose Mourinho, lega. Menurutnya, Manchester City tetap kandidat kuat juara. Setelah kalah 0-1 dari Crystal Palace pekan lalu, Chelsea mampu bangkit dan menang 3-0 atas Stoke City di Stamford Bridge, Minggu (6/4/ 2014) dinihari WIB. Tiga gol The Blues dicetak Mohamed Salah, Frank Lampard dan Willian. Kemenangan ini membuat Chelsea duduk di puncak klasemen dengan 72 poin dari 33 laga. Namun, mereka bisa kembali tergusur andai Liverpool mampu mengalahkan West Ham United malam nanti. Menurut Mourinho, meski timnya berada di puncak klasemen, City masih menjadi kandidat kuat menjadi juara karena masih menyimpan dua laga lebih sedikit. The Special One menyebut tabel klasemen Liga Primer Inggris palsu. “Sekali lagi tabel klasemen palsu. Banyak tim di klasemen yang masih menyim-

Aktris Cut Tari Aminah Anasyah menampakkan wajahnya di malam puncak penganugerahan Panasonic Gobel Awards 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam.

ajaran pelatih timnas senior sudah menyiapkan program lanjutan pasca menjalani uji coba di Spanyol pada 23 Maret-3 April lalu. Selanjutnya, mereka akan kembali melakukan pemantauan seiring dengan kembali diputarnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada 12 April. Tentu saja, setelah melakukan evaluasi dari tiga kali uji coba di Spanyol, ada beberapa posisi yang menurut tim pelatih harus diperkuat lagi. Bukan hanya dari sisi permainan. Materi yang ada juga dinilai perlu diubah dan dicari skuad terbaik dari pemain-pemain terbaik yang sudah dipanggil. Asisten pelatih timnas Widodo Cahyono Putro menuturkan, tim pelatih akan langsung memantau

pemain setelah jeda kompetisi ISL usai. Ke mana dan siapa saja yang akan dipantau, dia belum bisa menjelaskan karena masih menunggu daftar pemain dari Alfred Riedl, pelatih kepala. “Nama-namanya tunggu 11 April nanti. Sekarang dia masih di Austria. Pembagian tugas pemantauan pemainnya nanti, setelah dia di sini,” katanya. Di antara total 33 nama yang telah dipantau dan diseleksi saat melawan Arab Saudi di Pra-Piala Asia 2015 dan tur Spanyol itu, Widodo menilai, pihaknya masih perlu mencari yang lebih baik lagi. Itu berdasar hasil evaluasi tim pelatih yang dilakukan terhadap pemain per pemain selama ini. “Ada yang layak bertahan, ada yang perlu dibandingkan lagi per-

formanya dengan pemain. Tapi, ratarata oke lah. Cuma, kami memang akan mencari yang lebih baik lagi. Bukan hanya skill, tapi juga attitudenya,” tutur dia. Widodo memang tak menyebut secara spesifik nama dan posisi yang dinilai masih belum maksimal berdasar evaluasi tim pelatih. Namun, melihat performa timnas dalam tur Spanyol, di lini depan, kebutuhan akan striker tunggal yang kuat dalam berduel dan tajam cukup besar. Itu terlihat dari minimnya peluang dan gol yang tercipta meski sejatinya dalam tur Spanyol tersebut timnas ingin melihat bagaimana cara menyerang. Bongkar pasang pemain itu akan terus dilakukan tim pelatih terus-menerus selama kompetisi bergulir. Rio

Engkos Anggota, Beben Anggota Polhut yang senior. Para Mantri pun begitu semangat bermain futsal, Suherdi KRPH Gantar, Ade KRPH Tamansari, Rudi KRPH Cikandung, Heri KRPH Bantarhuni, termasuk para mandor pun usia yang masih muda begitu semangat dan gigih mengolahragakan karyawan perhutani. Trisno Mandor Cijambe, Rudi, Apin, Kategori KPH Indramayu Asper Darto BKPH Sanca kepada Melayu Pos mengatakan, Syareatnya kita olahraga, tapi hakekatnya karyawan Perhutani supaya

lebih erat satu sama lain khususnya BKPH Sanca, BKPH Haurgeulis, umumnya se-KPH Indramayu. Bahkan kami untuk kegiatan olahraga bukan sekarang saja tapi kami akan setiap minggu kami akan menyalurkan masing-masing punya bakat olahraga diantaranya mempunyai bakat sepakbola, badminton, futsal. Bila perlu kami akan mengundang KTH, LMDH, juga si penggarap pun kami akan undang untuk berolahraga. Harapan kami barangkali adanya kegiatan olahraga bisa diajak kerjasama yang baik, mengem-

balikan kawasan hutan seutuhnya, yang lalu sudah berlalu, mari kita bersatu membuka lembaran baru, maka dari itu kami tegaskan kejajaran mantri atau mandor untuk meningkatkan keaktivitasan, pandai-pandailah di lapangan, cara apapun supaya kawasan hutan normal kembali, tantangan dan rintangan kita itu hal yang wajar, oleh karena kita orang lapangan,” ujar Asper Darto memberi keterangan tetap sambil senyum, karena Asper Darto orangnya humoris. Kayat Sudrajat/ Darmawan Hayat Ss

Wenger Mulai Rasakan Tekanan Besar

A

rsene Wenger mengaku mulai merasakan tekanan besar di musim ini jelang pertandingan Arsenal kontra Everton malam nanti. Apa penyebabnya? Dengan menyisakan enam laga lagi, Arsenal tidak hanya berusaha untuk mengejar pemuncak klasemen, tapi menjauh dari kejaran tim peringkat lima, Everton. Saat ini The Gunners berada di peringkat empat dengan 64 poin dari 32 laga atau spot terakhir untuk tampil di Liga Champions musim depan. Namun, posisi mereka rawan digusur tim besutan Roberto Martinez karena mengumpulkan 60 poin dari 31 laga atau satu pertandingan lebih sedikit dibandingkan Arsenal.

Duel di Goodison Park malam nanti menjadi tugas berat Wenger. Kekalahan akan membuat posisi mereka semakin terancam oleh Everton. Sejak melatih Arsenal di tahun 1996, pelatih asal Prancis itu belum pernah gagal membawa timnya lolos ke Liga Champions. Tekanan besar mulai dira-

sakan Wenger musim ini karena posisi timnya terancam oleh Everton. “Tekanan semakin besar karena kami menjadi salah satu tim unggulan musim ini. Bagi kami, laga melawan Everton menjadi peluang untuk mendekati papan atas sekaligus menjauh dari Everton,” ujar Wenger.Rio


Melayu Pos 196