Issuu on Google+

TERBIT 12 HALAMAN

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Dua Masalah Bacaleg Tangsel Jadi Sorotan Publik

Harga Eceran : Rp. 3.500,- (Jabodetabek)

Siapa Bertanggung Jawab Kerusakan Hutan di Babel? SELAYANG PANDANG | HALAMAN 6

SERUMPUN | HALAMAN 3

Penegak Hukum Diminta Usut Penyimpangan di Dinas PU DAERAH | HALAMAN 8

Praktek Curang Masih Warnai Demokrasi Jakarta (MP) - Demokrasi kita masih prosedural, dan masih jauh dari harapan masyarakat dan cita-cita awal gerakan reformasi.

KARINA

Mulai Dari Dari yang yang Klasik Klasik Mulai

>>Baca di Halaman 11

TITIAN MUHIBAH

Perjuangan (untuk) Kemanusiaan

Insiden Nabire, Pukulan Telak Bagi Indonesia Jakarta (MP) - Wakil Ketua DPR Pramono Anung prihatin terhadap insiden kerusuhan di dalam pertandingan tinju Bupati Cup di Nabire, Papua. Kejuaraan tinju amatiran itu menimbulkan petaka. “Ini manajemen amburadul, kalau sampai meninggal 18 orang menunjukkan fasilitas di pertandingan itu tidak memenuhi standar nasonal. Karena begitu rusuh, pintu masuk hanya satu akibat ada kelompok yang tidak bisa menerima kekelahan, hingga orang keluar terinjak-terinjak dan menimbulkan korban,” ujar Pramono di Gedung DPR. Menurut dia, kasus Nabire ini menjadi pukulan telak Bersambung ke hal. 11

Dalam kenyataannya, kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman, proses demokrasi yang dilangsungkan tersebut masih jauh dari nilai demokratis, serta banyak praktik kecurangan, manipulasi, dan transaksional. Indikasi banyak praktik kecurangan, manipulasi, dan transaksional itu dapat dilihat dari jumlah pengaduan masyarakat terhadap hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut data yang didapatkan dari MK, dari 33 provinsi, 409 kabupaten, dan 93 kota yang menyelenggarakan pilkda sejak Bersambung ke hal. 11

Oleh: Mas‘ud HMN Ketua Pusat Kajian Peradaban Melayu Jakarta

P

harase bahasa Arab di atas merupakan perjuangan untuk hakikat kemanusiaan. Kita harus memahami sebagai bagian terpisahkan dari keperluan kita dan negara. Negara berjalan seiring dengan rakyatnya mengusung kemanuisaan tanpa kemanusiaan bumi kita menjadi belantara. Kata kemanusiaan (humanity) bermakna kualitas manusia. Kualitas dalam hubungan apa, yaitu dalam hubungan terhadap orang dan makhluk (quality human kind of people to all). Semakin berkualitas hubungan manusia dengan objeknya. Semakin tinggi kemanusiaan itu. Bumi akan memperoleh kenyaman dan keamanan. Bumi menjadi rahmatan lilalamiin. Kata itu kadang muncul dengan memberinya sifat. Sebagai human being (manuisa), ada juga muncul dalam kata human kind (kesalihan) dan ada juga muncul human right (hak azazi). Sifat itu dilekatkan kepada kemanuisaan itu. Kemanusiaan yang manusisawi, kemanusiaan yang salih dan kemanusiaan yang hakiki azazi. Dalam ajaran Islam padanan kata kemanuisaan itu adalah kesalihan. Orang yang salih adalah baik. Bahkan dalam ajaran Islam adanya bumi ini diwariskan untuk mereka yang salih. Pertnyaannya adakah gap masalah teoritik dalam bahasan kemanusiaan itu? Jawabnya ya. Sebab, faktanya dunia sedang krisis. Dunia menjadi belantara. Perang. Saling memiskinkan. Penuh ketidak adilan. Ungkapan bahasa Arab di atas bisa memberi inspirasi. Pendek kata, yang demikian yang kita kehendaki. Kita ingin bumi ini menjadi tempat kehidupan damai yang bermatarbat, dan aman serta nyaman. Ibarat tenda yang melindungi dari hujan dan terik panas. Bersambung ke hal. 11

Nuhdal umur bi ahli ra’yii ma salahat. Fain tawallau pabil asrari tunfadu Negara baik karena tokohnya. Jikalau tidak kejahatan jadi panutan (Ahli Hikmat)

Pantun Melayu

Demokrat Izinkan Menteri dan Tokoh Nasional Ikut Konvensi Jakarta (MP) - Partai Demokrat mempersilahkan seluruh tokoh nasional ikut konvensi calon presiden (capres) partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ini. Bahkan para menteri di kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dipersilahkan untuk mendaftar ikut konvensi. “Oh boleh, itu (menteri) masuk dalam kriteria,” ujar Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan di Kantor Kepresidenan, Jakarta. Syarief mengarahkan jika ada menteri yang ingin maju dalam konvensi, maka Demokrat terbuka dan mempersilahkannya. Menteri yang ikut dalam konvensi Capres Partai Demokrat tidak diwajibkan mundur dari jabatan menterinya. “Oh tidak perlu, kan itu masih calon, jadi boleh-boleh

saja, dan tidak ada dalam undangundang (harus mundur),” jelasnya. Meski begitu, Syarief mengaku belum tahu berapa banyak menteri yang mendaftar dalam konvensi Partai Demokrat nanti. Namun Demokrat menargetkan tokoh yang mendaftar nanti berjumlah kurang dari sepuluh. “Ini kan semi terbuka, mudahmudah dibawah sepuluh calon,” tandasnya.

Perusahaan Belum Miliki SBU Dimenangkan Bengkalis (MP) - Pokja satu di unit layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis memenangkan perusahaan yamg belum memiliki SBU. Hal ini belum pernah terjadi di pokja manapun, tetapi kecerobohan ini telah dilakukan oleh panitia di pokja satu yang dipimpin oleh saudara Zulpan ST selaku ketua pokja satu. Kuat dugaan para rekanan kontraktor lokal mengatakan kepada Melayu Pos bahwa ada indikasi kecurangan dalam proses pemenangan tender di pokja satu yang dilakukan oleh panitia. Ketua DPD Askonas Prop Riau mengatakan bahwa memang perusahan CV PS tersebut pernah mengurus SBU sekitar bulan Mei tahun 2013 yang lalu tetapi sampai saat ini belum mereka urus dan belum melunasi di asosiasi kontraktor nasional. Bahkan ketua Askonas Riau Ilmiyawan dengan tegas mengatakan bahwa mereka sudah menyurati SKPD2 Bersambung ke hal. 11

S

Ist

aat kembali ke tempat semula, Wamana seperti tampak tengah berpikir keras. Alisnya berkerut tajam sementara kepalanya digeleng-gelengkan sambil menggu-

Indramayu (MP) - Banyak kasus yang belum terungkap bahkan tidak terangkat ke publik dan lepas dari jeratan hukum apalagi sekarang sudah krisis moral yang akhirnya banyak yang melakukan tidak pidana korupsi seakan-akan tidak merasa malu malah sudah menjadi tren baru para pelaku. Tindak pidana korupsi yang telah terjadi di Kabupaten Indramayu Jawa Barat, terkait masalah pembebasan tanah untuk pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seluas seluruhnya kurang lebih 85 Ha terletak di Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra dan telah terjadi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Agung Rijoto yang dalam salinan Putusan Mahkamah Agung – RI dalam tingkat Kasasi tanggal 21 Desember 2011 No. Reg. 1451 K/PID.SUS/ 2011 dalam perkara terdakwa: Agung Rijoto. Maka putusan mengadili mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi: Jaksa Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Indramayu tersebut: Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Indramayu No. 506/Pid.B/2010/PN.Im. tanggal 03 Mei 2011; Mengadili sendiri 1.Menyatakan Terdakwa Agung Rijoto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah Bersambung ke hal. 11

Indramayu (MP) - Beras miskin (Raskin) untuk masyarakat yang dikirim dari gudang Bulog Losarang sangat benarbenar tidak layak untuk dikonsumsi karena diduga kualitasnya sangat buruk, membuat masyarakat penerima raskin merasa kecewa berat. Pasalnya, pada hari Selasa 2 Juli 2013 masyarakat Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu sedang memperoleh Bersambung ke hal. 11 Bagian: Ketujuhbelas

MUNJUL

Prasasti Munjul

Hanya Agung Rijoto Divonis Penjara

Raskin Dari Gudang Bulog Losarang Diduga Tidak Layak Dikonsumsi

PRASASTI

Jalan-jalan ke kota Medan Singgah sebentar di kedai kopi Lebih baik kita hidup miskin Daripada kaya hasil korupsi

“KORUPSI SECARA BERSAMA-SAMA”

Konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat sebagai pertaruhan bagi partai berlambang segitiga mercy itu. Sebab, selain meningkatkan elektabilitas, konvensi itu bisa jadi senjata makan tuan bagi Partai Demokrat. Direktur Institute for Transformation Studies (Intrans), Saiful Haq mengatakan, konvensi Demokrat sebagai perjudian yang harus dilakukan untuk menjaring kembali kepercayaan rakyat kepada partai tersebut. “Saya pikir ini pertaruhan Partai Demokrat. Jika konvensi itu dilakukan tidak profesional, maka akan menjadi bumerang bagi Partai Demokrat,” kata Saiful. Menurutnya, jika Demokrat tidak profesional dan konsisten Bersambung ke hal. 11

HISTLEGEND

Di sana gunung di sini gunung Di tengah-tengah pulau Dewata Bila dosa sudah menggunung Ramadanlah penawar obatnya

Jalan jalan ke kota Banjar Cari buku malah ketemu jodoh Jangan malas ketika belajar Agar tidak jadi orang bodoh

Korban luka akibat kericuhan pertandingan Tinju di Nabire, Papua, Minggu 14 Juli 2013 lalu.

mam. “Aneh!” Bhima tak dapat menahan rasa ingin tahunya. “Ada apa denganmu, Wamana?” Wamana masih saja bertingkah sama. “Aneh!” “Apanya yang aneh, hei?” Tanya Bhima lagi sambil mencolek lengan Wamana. “Aku seperti mencium bau yang sama.”

“Bau? Bau apa?” “Bau prajurit yang tadi malam kulihat tercebur ke laut!” Kali ini Bhima ikut mengerutkan kening. “Jangan bercanda, Wamana. Kau maksud prajurit yang tadi malam tenggelam itu?” Wamana mengangguk cepat. “Iya” “Bukankah kau lihat sendiri, aku tak dapat menemukannya walaupun sudah kucari hingga ke dasar laut. Apa mungkin dia selamat? Mungkinkah dia sudah lebih dulu naik ke kapal tanpa kita mengetahuinya?” “Mungkin. Tapi saat kucari-cari Bersambung ke hal. 11

KORUPSI DUA PROYEK FIKTIF

Kemungkinan PPTK dan KPA Tersangka

Bengkalis (MP) - Lengkaplah sudah dugaan korupsi uang muka proyek fiktif Rp 1,1 miliar, dikarenakan Kejaksaan Negeri Bengkalis telah menahan satu tersangka lagi, yaitu EP seorang Dirut CV Alif Kurnia, yaitu perusahaan pemenang tender kegiatan peningkatan Jalan Suka Tani, Dusun Murni, Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu senilai Rp 1 miliar lebih. Menurut Kasi Pidsus Arjuna Meghanada jelang sore ini menyampaikan bahwa EP Derut CV Alif Kurnia seorang yang berpenanggungjawab atas perusahaan pemenang tender pelaksanaan kegiatan peningkatan Jalan Suka Tani, Dusun Murni, Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. “Karena dengan paket proyek senilai Rp 1 miliar lebih itu, EP melakukan pencairan uang muka kegiatan dan ia menyerahkan sepenuhnya pada pelaksananya yaitu WY alias J yang sudah menjadi tersangka pada dua minggu yang lalu dan saat ini tersangka EP masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. Kasi Pidsus Arjuna Meghanada juga menjelaskan bahwa dari pihak PPTK dan KPA dari dua proyek fiktif di Dinas PU Bengkalis hingga sampai saat ini masih juga diperlukan sebagai saksi dan tidak menutup kemungkinan Bersambung ke hal. 11


Opini

2 SOROT Kita Dukung KPK Melawan Koruptor KENDATI mendapat dukungan yang bear dari masyarakat dalam menjalankan tugasnya memberatas korupsi yang terjadi di negeri ini, namun masih saja ada upaya orang, kelompok, maupon organisasi yang berupaya keras untuk mengebiri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Bahkan, ada yang coba menggugat dengan alasan KPK tidak profesional, termasuk dalam menangkap atau menjadikan seseorang sebagai tersangka, atau sebaliknya KPK dinilai lamban. Usaha melawan KPK akhir-akhir ini tidak lagi sembunyi-sembunyi, tetapi dilakukan secara terbuka, mulai dengan memanfaatkan situs jejaring sosial, Twitter, media massa, diskusi, atau debat. KPK dianggap tak becus, seperti terkait pengusutan kasus kuota daging sapi impor yang melibatkan tokoh politik, atau dalam menangani kasus-kasus lain. Pihak yang berseberangan dengan KPK terus berusaha memojokkan KPK dalam setiap kesempatan. Di satu sisi dinilai tidak memilih alasan menangani suatu kasus, tetapi di lain pihak KPK dianggap lamban tidak memiliki keberanian dalam menangani skandal, misal kasus Bank Century. KPK ditempatkan pada posisi salah, coba dibenturkan, dianggap tidak kredibel. Bahkan ada yang mengganggap kerja KPK semacam festival. Padahal masyarakat secara umum sudah mengetahui kehadiran KPK terkait lemahnya Polri dan kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. KPK yang dibentuk tahun 2003 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 untuk mengatasi, menanggulangi dan memberantas korupsi di Indonesia. Kewenangan KPK sangat jelas, hanya berhubungan dengan korupsi. Itu pun menyangkut korupsi di atas satu miliar. Jadi, jika ada yang merasa terusik oleh KPK, siapa pun dengan jelas dapat menduga di mana dia “berdiri”. Karena itu, kita harus menentukan sikap, melawan musuh-musuh KPK. Petinggi negeri-presiden, para menteri, juga Polri dan kejaksaan-tentunya harus bersikap menegakkan kebenaran sesuai dengan aturan dan undang-undang. Mungkin saja ada oknum di KPK yang bertindak tidak pada tempatnya, melakukan keteledoran, itu bisa saja terjadi. Tetapi ibarat seekor tikus yang ada di lumbung padi, tidaklah bijak apabila untuk memburu seekor tikus justru lumbung yang dibakar. Fungsi dan tugas KPK jelas. Jika ada yang berpendapat kinerjanya tidak benar, hadapi dengan proses hukum bukannya menebar fitnah, memolitisasi, atau ramai-ramai berada di belakang koruptor yang sudah dijadikan KPK sebagai tersangka. Karena itu, kita pantas mengacungkan jempol kepada Pejabat yang dikaitkan terlibat dalam kasus yang sedang ditangani KPK, tidak panik dan bertindak sembrono. Biarkan;ah proses hokum berjalan sebagaimana mestinya, tanpa harus diintervensi dari pihak manapun. Kita harus menjunjung tinggi kesetaraan di hadapan hokum, tanpa membedakan maling telur dan ayam. Setiap orang yang melakukan pelanggaran harus ditindak sesuai dengan perbuatannya. Kita harus memberikan dukungan terhadap KPK melawan koruptor. 

Pembina: Mas’ud HMN, KRT. Heru Ansori, SH.MM Penasehat: Edigia, Gusti Bellaprisia, E. PGLK. Andanu, Jurik, Ucok Purba Penasehat Hukum: Junaedi Tarigan, SH, MH, Rida Ista Sitepu, SH Pemimpin Umum/Pemred/Penanggung Jawab: Raden Barus Wakil Pimpinan Redaksi: Martinus Siki Pemimpin Perusahaan: Sinton Sitepu Wakil Pemimpin Perusahaan: Fritz Bobby Barus, SE Sekretaris Perusahaan: Sakilah Manager Produksi: Arlianson Sphr Manager Iklan: Sudianto Bastian Manager Pemasaran: Robby MP Simatupang Disain Grafis: EdWin’d Litbang: Rahmat Sinulingga Dewan Redaksi: Raden Barus, Cristian Samuel HS, Sinton Sitepu Staf Redaksi: Aceng Eris, Sip, Asep Soepandi, Bisner PS, Hotman S, Wasnadi S, Anwar Kirap, Dani Hamdani, Agustina Hendra, Bona S, Priatna, Mareden Manulang, Jonny Simanjuntak, Irmadi, Julisman, Yunus, Asrin Daulai, Krisman Naibaho, Mamat Sutardi, Kressa Maulana, Sopian Mustafa, Dani Hendi B, Tamidi Nurajaya, Tarman Waruwu, Bahagia Purba, Liston Gurning, Darman, Sudarno, Albert H, Rihcad S, Sarjo Pranoto, Afrizal, Terkelin SM, Adi Wira S Meliala, Sutan Lumumba, Kayat Sudrajat, Eko Priyanto, Robinson Manulang, Kalaus, Joni Sapari, Didin, Farmi Alfikris, Sardi, Rahmat, Andi Putra, Rasyun, Tombang Tambunan, Firnando, Samsin, Adi Surya Wijaya, M Suran, Zainal Abidin, Muhammad Hasan, Dedi Kurniawan, Robet Sulun, Hery Hartono, Hasan Sobri, Syahsinan Aryanto, S Priyadi, Eri Waruwu, Rizki Putra Utama, SH, Umar T, Eppendi, Jamjami Sp, Alo Bango, Rusmantio, Martin Zai, Martinus Siki, Marihot Siregar, Sartiman, Rahman Liandi SE, Joni Julianto, Aperius Laila, Ebenezer, P Roni NB, Daulat Tambunan, Abdul Rachman, Dedi Suryadi, Jatiman Sitanggang, Ropinus Bangun, Tengku Syuib, Fanti Zega, Hermanto K Nihin, Muhlis, Fahri, Sudirman, Sie You Ho, Hermansyah ZN, Zainal, Asep AS, Tanwir Abdul Rahman, Zainal Efendi, Andi Usman, Suriyana, Aceng F, Ahmad Rudini, M Arsad Kaban, Berlin Lase, Hodly Simanungkalit, Darmawan Hayat SS, Sukuan Jaya, Andi M Nur, Fabianus Bubun, N Suryana, Zalmansyah, Ramadinus, Dayat Rusmana, Mili Taufik, Doman Hutasoit, Wahyu Setiawan, Karmila, Andi S Putra, Wawan Rismawan, Solihin, Heldi Yosrizal, Rudi Hermansyah, Darmanto Tambunan, Pujiansyah, Anggiat Sitorus, Listan Hardi, Dewi Puspa Sari, Muhammad Efendi, Tomi, David Saragih, Irwanto, Edy Suryadi BK, S Hondro, Wan Syafruddin, Bahrum Munte, Hidayah S, Abdul Gafur, Dadang, Nurdin Ginting, Parulan M, Romario Barus, Budi Mudiowanto, Hartono, Sudarno MS, Edie, Ujang, Sutan MB Simatupang, Zainal Arifin, Lasiman, Endang Suhardi, Abdul Rahman, Jaeni Marjuki, Sarifudin, Budi Purwanto, Sanusi, Tatang S, Cecep Supriatin, Tanwir, Timbul MH, Damri Situmorang, Andre Sigit, Dede Iskandar, Andi Putra S, Tengku Syuib, M Kasim, Esron Sembiring.

TARIF IKLAN : Iklan Baris Rp. 5.000,-/baris (minimal 3 baris, maks. 10 baris) 1 hal. Rp. 15.000.000 (FC); Rp. 10.000.000,- (BW); 1/2 hal. Rp. 7.500.000,(FC); 5.000.000,- (BW); 1/4 hal. Rp. 3.750.000,- (FC); Rp. 2.500.000,- (BW); 1/8 hal. Rp. 1.875.000,- (FC); Rp. 1.250.000,- (BW); 1/16 hal. Rp. 937.500,(FC); Rp. 625.000,- (BW); 1/32 hal. Rp. 468.750,- (FC); Rp. 312.500,- (BW) D ITERBITKAN OLEH : CV. GUNUNG BARUS ALAMAT REDAKSI / T ATA USAHA / IKLAN: Gd. Dewan Pers Lt. III Jl. Kebon Sirih No. 32 - 34 Jakarta 10110 Telp.: (021) 98333068; 34830839 Fax : (021) 34830839 Email: melayu_post@yahoo.co.id Isi diluar tanggung jawab percetakan NPWP: 02.554.039.4-025.000 Rekening : Bank BRI Cabang/Unit Senen No. Acc : 3247-01-004181-53-4 Bank BCA KCP Atrium Senen No. Acc : 6850183994 Atas Nama : Raden Barus Redaksi menerima naskah/artikel. Naskah/Artikel yang masuk menjadi milik Redaksi. Semua Wartawan SKU Melayu Pos terdaftar dalam boks redaksi dan dibekali kartu tanda pengenal.

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Seberapa Pentingnya DUN Kuala Besut Terengganu? Pemilihan perlemen daerah atau Dewan Undangan Negeri (DUN) 24 Juli 2013 nanti, untuk kawasan Kuala Besut Terenggan amat menyita perhatian di Malaysia. Tidak tanggung tanggung Wakil Perdana Menteri (Deputy PM) Dato Tan Sri Muyiddin bin Muh Yasin menyampaikan seruan agar pemilihan parlemen sukses. Apa artinya seruan tersebut?

Sejarah UMNO oposisi yang Oleh Mas ud HMN*) M e n c a r i dimotori partai penjelasan seruan PAS. Artinya sukses dari Wakil PM menarik untuk pertama, Terengganu sebagai wilayah dianilisis. Hal itu mengingat penting. Karena masyarakat meskipun Pilihan Raya ke-13 Malay- Melayunya yang mayoritas dan Islam sia sudah dimenangkan oleh BN yang kental dalam pengamalan namun pilihan diadakan lagi. Satu masyarakatnya. Terengganu pernah lawan satu yaitu Tengku Zaihan Che diambil Oposisi 1999-2004. Hingga Ku Abdurahman (37) dari Barisan kini posisi perlemen daerah itu (DUN) Nasional (BN) menantang calon PAS adalah BN 17 dan Oposisi 15. Azlan Yusuf (48). Ditambahkan Kedua, Terengganu Negara bagian pemlihan raya kecil ini dilaksanakan kaya. Merupakan sumber penghasil untuk mengganti Dt Rahman Mohtar minyak. Tentu saja penting dalam yang meninggal dunia karena sakit 26 ekonomi Malaysia. Oleh karena itu Juni lalu. siapa yang berkuasa partainya akan Apa pokok soal di situ, mengapa memperoleh sumber dana dari demikian dan gerangan apa pendapatan sumber daerah. implikasinya terhadap politik MalayKetiga, antara partai pemerintah sia di masa dekat? Pemaparan ini kita dan oposisi pernah berganti ganti coba hubungkan dengan dua kekuatan memerintah Negara Terengganu ini. politik Malaysia yaitu Barisan Nasional partai berkuasa dan oposisi, Tiga implikasi Pakatan Rakyat (PKR). Dengan tiga unsur utama Sebagaimana kita ketahui, persoalan yang kita paparkan di atas, pemilihan DUN menurunkan calon maka persoalan yang perlu jawaban Tengku Zaihan Che Ku Abdurahman apa implikasi di masa dekat bagi dari BN dengan kondisi usia amat perpolitikan nasional Malaysia. muda 37 tahun dan cukup besar. Figur Hemat kita, setidaknya ada beberapa yang merupakan seorang inginer sipil implikasi, yaitu: itu, sudah menerima pencalonan Pertama, BN dapat memantapkan tersebut. Ia mengatakan terharu. kedudukan partai. Sebelumnya “Kenyataan ini saya terima dengan dilanda isu kemunduran. rasa campur haru dan bahagia,” Kemenangan di Negara bagian ujarnya (Malaysia Today, 14 Juli). Ini Terengganu menjadi isu bagi PM Najib menyiratkan daerah ini penuh Razak kedepan. Bahwa meskipun BN persaingan, berat dan menentukan. mengalami kemunduran dalam Terengganu dengan Melayu pilihan Raya ke-13 untuk perlemen, Mayoritas namun masih tetap berkuasa sebagai Inilah kemudian sebabnya mesin mayoritas. Posisinya di perlemen 133 partai bergerak dengan kekuatan kursi setara 60%. Sementara oposisi penuh baik BN maupun PKR, partai memiliki 89 kursi setara 40%.

Kedua, sukses Trangganu, membuat peluang untuk BN di bawah PM Najib Razak tetap berlanjut nantinya berkuasa melalui Kongres UMNO mendatang. Ketiga, bagi oposisi peristiwa Terengganu menjadi pelajaran. Bahwa isu partai dengan simbol PAS dengan tema syariat Islam di Negara bagian ini tidak cukup diterima masyarakat. Namun demkian partai oposisi untuk keseluruhan Malaysia, tetap memperoleh keuntungan sebab Malaysia ada peningkatan dukungan suara yang mendukung opoisi secara signifikan. Catatan penutup Akhirnya sebagai catatan penutup, di masa dekat implikasi pilihan raya DUN Terangganu akan berdampak pada BN dan UMNO sebagai unsur utamanya. Kongres UMNO mendatang akan memilih pemimpin. Jika jajaran UMNO sdapat menerima prestasi kerja pimpinan sekarang maka Najib Razak akan terpilih kembali dan akan tetap menjadi PM. Tetapi sebaliknya, jika partai menilai prestasinya tidak cakap— seperti yang disinyalir oleh mantan PM Mahathir Mohammad—maka pimpinan UMNO akan berganti. Itu juga akan menggeser posisi PM Najib Razak. Wallahu akalm bissawab.  *)Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta, email masud-hmn@yahoo.com

Menanti Pengakuan Bagi Sang Perancang Garuda Pancasila “LAMBANG Negara Kesatuan Republik Indonesia berbentuk Garuda Pancasila yang kepalanya menoleh lurus ke sebelah kanan, perisai berupa jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda”. Paragraf diatas merupakan isi dari Pasal 46 Undang-Undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Ada 12 pasal di dalam bab khusus tentang Lambang Negara di UU itu. Namun, tak satupun yang mencantumkan mengenai siapa perancang dari lambang yang wajib digunakan di berbagai tempat, lembar negara, uang, dokumen resmi, hingga materai, sebagai wujud adanya negara Indonesia. Kalau dipasang di ruangan, posisinya berada lebih tinggi di tengah antara potret Presiden dan Wakil Presiden RI. Dibandingkan dengan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, secara jelas dicantumkan nama Wage Rudolf Supratman sebagai penggubahnya. Hal itu tercantum di Pasal 58 ayat (1) dari UU yang sama. Nama Sultan Hamid II, atau lengkapnya Sultan Syarif Hamid AlQadrie, tak akan pernah lepas dari sejarah lambang negara Indonesia. Penelitian ilmiah menunjukkan Sultan ketujuh dari Kesultanan Pontianak itu, sebagai perancangnya. Adalah Dosen Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak, Turiman Fachturachman Nur M Hum, yang mengangkat tentang validitas perancang lambang negara saat mengambil gelas magister di Universitas Indonesia pada 1999. Menurut dia, ada dua tahap perancangan lambang negara yang dibuat oleh Sultan Hamid II. Rancangan tahap pertama, pada 8 Februari 1950, mengambil figur burung garuda yang digali dalam mitologi bangsa Indonesia berdasarkan bahan dasar yang dikirim Ki Hajar Dewantoro dari sketsa garuda di berbagai candi di Jawa. Gambar lambang negara dimaksud itu, sudah dikritisi oleh Panitia Lambang Negara. Kemudian, rancangan tahap kedua, pada 10 Februari 1950, mengambil figur burung elang rajawali setelah Sultan Hamid II melakukan penyempurnaan dan perbandingan dengan negara lain yang menggunakan figur yang sama.

Figur burung p e r n a h elang rajawali itu Oleh Teguh Imam Wibowo m e m p e r o l e h k e m u d i a n jabatan Ajudant in ditetapkan menjadi Buitenfgewone Lambang Negara Republik IndoneDienst bij HN Koningin der Nederlanden, yakni sebuah pangkat tertinggi sia Serikat (RIS) 11 Februari 1950 dan sebagai asisten ratu Kerajaan Belanda masuk berita negara Parlemen RIS 17 dan menjadi orang Indonesia Februari 1950 Nomor 2 dan menjadi pertama yang memperoleh pangkat lampiran resmi PP No 66 Tahun 1951 tertinggi dalam kemiliteran. berdasarkan Pasal 6. Ia pernah menjadi Menteri Sultan Hamid II dalam transkrip Negara Zonder 15 April 1967 Porto Folio di s e c a r a masa Presiden semiotika Soekarno h u k u m (Republik Indol a m b a n g nesia Serikat), menamakan dan Ketua BFO l a m b a n g a t a u negara RIS itu Permusyawaratan Rajawali Negara-negara G a r u d a Federal dalam Pancasila. Konferensi Soekarno Meja Bundar. menamakan Namun, Elang Rajawali namanya pun - Garuda, PP dianggap No 66 Tahun tersangkut 1951 menyebut d a l a m berdekatan Peristiwa dengan burung Westerling Elang Rajawali. (Angkatan Perang Ratu Adil), meski Masyarakat Kalimantan Barat berdasarkan putusan Mahkamah (Kalbar) telah mengusulkan di Agung Tahun 1953, meski di amandemen UUD Tahun 1945 kemudian hari, tuduhan itu tidak terhadap pasal 36 menjadi pasal 36 A terbukti. Tanggal 5 April 1950, ia pada tahun 2000 kepada MPR RI. ditangkap. Kemudian dijatuhi Namun ketika UU No 24 Tahun 2009 hukuman penjara 10 tahun, potong tentang Bendera, Bahasa, Lambang masa tahanan tiga tahun. Tahun 1962, Negara dan Lagu Kebangsaan, pada ia kembali ditahan setelah pasal 48 tidak disebutkan siapa dibebaskan pada tahun 1958. Bersama perancang lambang negara tersebut. sejumlah tokoh lain, ia dituduh terlibat konspirasi untuk melakukan Terpidana politik tindakan subversif terhadap negara. Sultan Hamid II lahir pada 12 Juli Anshari Dimyati, mengambil 1913 dari ayahnya, Sultan Syarif tesis berjudul “Delik Terhadap Muhammad Al-Qadrie (Sultan Keamanan Negara (Makar) di IndoKeenam/VI) dan ibunya, Syecha nesia; (Suatu Analisis Yuridis Jamilah Syarwani. Normatif pada Studi Kasus Sultan Dari laman Wikipedia, Hamid II)”. Ia mempertahankan disebutkan bahwa Sultan Hamid II tesisnya pada tanggal 24 Januari 2012 menempuh pendidikan ELS (sekolah di Pascasarjana Fakultas Hukum Unidasar) di Sukabumi, Pontianak, versitas Indonesia, Salemba, Jakarta. Yogyakarta, dan Bandung. HBS Dewan penguji, Prof Dr jur Andi (sekolah lanjutan tingkat pertama) di Hamzah SH, Prof Mardjono Bandung satu tahun, THS (sekolah Reksodiputro SH MA, dan Dr tinggi teknik) di Bandung tidak tamat. Surastini Fitriasih SH MH. Ia kemudian melanjutkan Anshari Dimyati secara tegas pendidikan di di Breda, Belanda, menyatakan, Sultan Hamid II tidak hingga tamat dan meraih pangkat bersalah secara hukum. Hasil tesisnya letnan pada kesatuan tentara Hindia itu, secara analisis yuridis normatif, Belanda. sudah dipertahankan dan dapat Di era federalisme, Sultan Hamid dipertanggungjawabkan. II memperoleh jabatan penting sebagai wakil daerah istimewa Biografi Politik Kalimantan Barat. Sultan Hamid II

Jumat (12/7) sore, tepat satu abad peringatan kelahiran Sultan Hamid II, diluncurkan sebuah buku tentang biografi politik sang sultan. Judulnya, “Sang Perancang Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila”. Buku setebal 600 halaman itu digarap bertiga oleh Turiman Fachturachman Nur, Nur Iskandar dan Dimyati Anshari. Tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta mengatakan, Sultan Hamid II merupakan tokoh yang besar dengan rakyat. Ia punya pengalaman dengan Sultan Hamid II saat bertamu di Jakarta 45 tahun silam. “Saya pernah disuruh membangunkan beliau, padahal ada tamu, tapi sang sekretaris beliau, tidak berani membangunkan,” ujar Oesman Sapta. Turiman menegaskan, hingga kini belum ada pengakuan secara hukum kepada Sultan Hamid II selaku perancang lambang negara Indonesia. “Siapa pencipta lagu Indonesia Raya, penjahit bendera Pusaka Sangsaka Merah Putih, pencipta lagu Garuda Pancasila, semua bisa menjawab. Tetapi, siapa perancang lambang negara, tidak ada yang bisa menjawab,” kata Turiman Fachturachman. Ia berharap, buku tersebut dapat menggugah kesadaran berbangsa mengenai Sultan Hamid II yang hingga kini karyanya masih menjadi salah satu alat pemersatu bangsa. Selain itu, meluruskan alur sejarah selama ini mengenai kiprah politik sang sultan. Ada catatan singkat Sultan Hamid II di atas kertas berlogo Ronde Tafel Conferentie atau Konferensi Meja Bundar ketika menyerahkan arsip Rancangan Lambang Negara kepada Mas Agung (Ketua Yayasan Idayu Jakarta), pada 18 Juli 1974. Isinya, “mungkin ini adalah yang dapat saya sumbangkan kepada bangsa saya, dan mudah-mudahan sumbangan pertama saya (Lambang Negara) ini bermanfaat bagi negara yang dicintai oleh kita”. Sultan Hamid II wafat di Jakarta pada tanggal 30 Maret 1978. Ia dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batu Layang, Pontianak Utara. Dan kini sejarah pun berulang, mencari tahu setelah kebenaran dikubur bertahun silam. 


Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Serumpun

Bupati Bogor Bakal Bentuk BUMD Pertanian Bogor (MP) - Setelah mendirikan tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bupati Bogor Rachmat Yasin kembali menggagas pendirian satu BUMD lagi. Adalah BUMD pertanian yang kini tengah dirancang dan siap dibentuk di Kabupaten Bogor. “Kehadiran BUMD ini bukan untuk gagah-gagahan. Tetapi untuk lebih menggali potensi alam yang ada di

Bupati Bogor Rachmat Yasin

Kabupaten Bogor. Dengan dikelola BUMD, potensi alam akan lebih profesional sehingga lebih optimal potensi yang tergali,” kata RY, Senin (15/7/2013). Keinginan RY ini sebenarnya sudah dicetuskan sejak 2011 lalu. Saat itu, RY merencanakan membuat tiga BUMD, yaitu di bidang pertanian, pertambangan, dan pariwisata. Dari ketiga sektor

itu, baru BUMD pertambangan yang sudah berdiri hingga saat ini. “Pengelolaan melalui BUMD akan lebih bisa berimprovisasi dalam melakukan penggalian potensi yang ada. Akhirnya, kehadiran BUMD ini akan mendongkrak tingkat kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Keinginan RY ini, tengah dalam penyusunan SKPD

terkait. Mulai dari perencanaan teknis hingga sisi payung hukum dengan mengajukan Raperda BUMD. “Saya pilih bidang pertanian, karena potensi pertanian di Bogor sangat besar. Namun sayang, justru petani kurang mendapat perlindungan. Dua faktor itu yang menlandasi rencana kita membentuk BUMD baru,” jelas RY. Icj/Red

Dua Masalah Bacaleg Tangsel Jadi Sorotan Publik Tangerang Selatan (MP) - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Engelhartia Bhayangkara mengatakan, informasi hasil uji publik wajib langsung ke masyarakat. Partai politik harus mengklarifikasi agar publik tidak salah memilih bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan duduk di kursi parlemen. “Langsung itu maksudnya, penyampaian klarifikasinya itu bisa dilakukan melalui konferensi pers atau penyampaian di media massa,” ungkap Engel menjelaskan kepada wartawan di Serpong, Kamis (4/7/2013). Ia menjabarkan, ada hal penting yang diadukan ma-

syarakat ke pihaknya soal bacaleg bermasalah. Yakni, soal adanya dugaan penggunaan ijazah palsu dan mantan narapidana di tiga partai politik (parpol). Ketiga parpol tersebut yakni Partai Hanura, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat. Penyampaian klarifikasi itu, lanjut Engel, telah tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013 tentang peru-

Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Engelhartia Bhayangkara.

bahan Peraturan Nomor 7 Tahun 2013 tentang pencalonan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

(DPRD) tingkat provinsi dan DPRD tingkat kabupaten/ kota. “Ada kesempatan bagi calon atau partai untuk menyampaikan klarifikasi terkait tanggapan masyarakat,” ungkap Engel. Kini dari hasil tanggapan masyarakat, lanjut Engel, sedang dicari kebenaran terkait dugaan tersebut. “Kita juga akan mencari kebenaran atas tanggapan masyarakat tersebut. Apakah benar bacaleg tersebut menggunakan ijazah palsu dan mantan narapidana,” papar Engel. Panwaslu Kota Tangsel akan melakukan klarifikasi dengan menyambangi kediaman pelapor. Engel menga-

takan, warga yang menjadi pelapor adanya ijazah palsu dan bacaleg mantan narapidana itu mempunyai identitas yang jelas. “Makanya kita proses karena pelapor dalam uji publik ini punya identitas yang jelas. Kalau cuma laporan dengan menggunakan surat kaleng tidak akan diproses kebenarannya,” paparnya. Identitas pelapor ditegaskan Engel tetap akan dirahasiakan. Begitu juga identitas dari bacaleg yang menjadi terlapor. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga nama baik dari kedua belah pihak. “Identitas pelapor dan terlapor tidak bisa kita umumkan. Sifatnya rahasia,” kata Engel. Dvd

OJK Suspen Asuransi Proteksi TKI Jakarta (MP) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memerintahkan Konsorsium Asuransi Proteksi TKI untuk menghentikan pemasaran asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Pemberhentian konsorsium itu dilakukan karena adanya pelayanan di luar kegiatan dalam peraturan perundang-undangan. “Misalnya, dalam mengurus TKI yang terkena kasus hukum di luar negeri, pelayanan tersebut selayaknya dilaksanakan oleh lembaga negara agar pelayanan dapat berjalan efektif,” ujar Ngalim Sawega, Deputi Komisioner Pengawas

Industri Non Bank I Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung OJK. Selain itu, OJK juga meminta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenaketrans) untuk menunjuk konsorsium baru mulai 1 Agustus 2013. “Kami merekomendasikan kepada Kemenaketrans untuk segera menunjuk paling kurang dua konsorsium asuransi TKI agar perlindungan asuransi TKI dapat berjalan lebih efisien.Ini agar tercipta persaingan usaha yang sehat,” kata Ngalim menegaskan, OJK juga menaruh perhatian

khusus terhadap pelayanan TKI yang selama ini dilakukan oleh pialang di luar kegiatan yang dibolehkan dalam peraturan perundangundangan.”Pelayanan terutama dalam hal mengurus TKI yang terkena kasus hukum di luar negeri semestinya dilaksanakan oleh lembaga negara agar pelayanan bisa berjalan efektif,” katanya. OJK juga mengajak semua pemangku kepentingan (stakeholder) untuk duduk bersama membicarakan skim asuransi TKI agar semua risiko yang menjadi tanggung

jawab negara (uninsurable risk) dapat dipisahkan dari setiap risiko yang menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi(insurable risk). “Jadi kita duduk bersama agar jelas penanggung jawab risiko ini karena dengan pemisahan risiko yang jelas tingkat premi yang dibayarkan TKI saat ini dapat memberikan manfaat asuransi yang lebih baik.Kita ingin agar asuransi TKI ke depan harus lebih baik dari yang sekarang,” tuturnya. Untuk diketahui bahwa saat ini asuransi TKI di luar negeri disediakan oleh

konsorsium asuransi yang ditunjuk oleh kemenaketrans. Ada 10 perusahaan asuransi yang tergabung di konsorsium tersebut antara lain PT Asuransi Central Asia Raya, PT Asuransi Jiwa Recapital, PT Asuransi Takaful Keluarga, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Harta Aman PratamaTbk, PT Asuransi Tugu Kresna Pratama,PT Asuransi Raya, PT Asuransi Purna Arthanugraha, PT LIG Insurance Indonesia, PT Asuransi RamayanaTbk, dan satu pialang asuransi yakni PT Paladim Internasional. Ic/Mp

Tak Boleh Ada Kabel Telepon dan PLN Bergelantungan Tangsel (MP) - Jalan Ciater, yang saat ini akan diperlebar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akan menjadi jalan percontohan. Demikian yang dikatakan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangsel, kepada Warta Kota di sela-sela acara peringatan HUT Koperasi ke-66 di Mataram, NTB, akhir pekan lalu. “Akan ada empat lajur, kiri-kanan jalan ada trotoar, di bagian tengah ada jalur hijau, dan ada jalur sepeda,” ucapnya. Selain itu, kata Airin, semua kabel seperti untuk PLN

dan telepon, akan melalui gorong-gorong. “Jadi semua akan tertata rapih. Tak ada lagi kabel listrik yang melintang di atas,” ujarnya. Menurut Airin, jika sudah jadi, Jalan Ciater yang menghubungkan warga Serpong dengan Pamulang dan Ciputat itu akan menjadi jalan percontohan bagi semua jalan di Tangsel. “Harapannya ke depan, (semua) jalan di Tangsel sama seperti di Jalan Ciater,” ujarnya. Akan tetapi proyek pelebaran Jalan Ciater belum bisa dilaksanakan, karena sampai

Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangsel

saat ini masih menunggu beberapa proses tahapan yang

belum beres. “Kami sudah koordinasi

dengan pemprov Banten, karena ada beberapa tahapan yang harus diikuti, seperti proses lelang hingga penentuan pemenang tender. Itu yang tidak dipahami masyarakat,” ucapnya. Karena itu masyarakat diharap bersabar dulu. Jika semua tahapan beres, proyek pelebaran jalan itu langsung dilaksanakan. “Kalau anggaran sudah ada, tapi tidak bisa cepat karena harus melalui proses tadi,” ujar walikota yang masih berkerabat dengan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah itu. Tbn/Mp

WOSM (Warung Outlet Sembako Murah), LSM, BM, APPK, NKRI, Membantu Masyarakat Dengan Sembako Murah Tangsel (MP) - Kondisi ekonomi yang terus menerus naik membuat masyarakat kewalahan dalam mengatur pendapatannya dengan kebutuhan hidup. Hal ini dapat dilihat menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi membuat para ibu rumah tangga semakin pusing. Harga bawang, cabe, daging dan kebutuhan lainnya semakin tidak terkendali. Melihat kondisi tersebut membuat KH Muhammad Rn SH MHum terpanggil guna meringankan beban masyarakat dengan membuka Warung Outlet Sembako Murah (WOSM), LSM, BM, APPK, NKRI. Kehadiran WOSM sangat membantu masyarakat dalam membeli kebutuhan hidup seperti beras, telur, minyak goreng, gula dan lainnya dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat yang menjadi anggota dari WOSM tersebut. Sistem yang diberikan pada masyarakat adalah harus mendaftar men-

KH Muhammad Rn SH MHum

jadi anggota WOSM, setelah menjadi anggota maka berhak untuk belanja di Warung Outlet Sembako Murah dengan harga murah. Saat ini anggota yang dibina oleh sesepuh Purnawirawan ABRI-AL, telah menjangkau wilayah Jabodetabek dan sebagian daerah Jawa. Para

pengurus WOSM sangat optimis dalam menjalankan program tersebut karena mengutamakan kejujuran serta amal ibadah demi kesejahteraan masyarakat sehingga antara pengurus dan anggota, karena merupakan satu keluarga besar. Kantor WOSM yang bera-

lamat di Jalan Raya Ciledug bersebelahan dengan Kantor Kelurahan Kreo, tampak aktivitas anggota sangat nyata, dimana sebagian lagi sibuk mengambil sembako tersebut. “Masyarakat kita saat ini harus dibantu demi meringankan beban mereka, karena tidak semua rakyat menikmati kelebihan hidupnya.” tegas KH Muhammad RN SH MHum. Saat dijumpai Melayu Pos, beliau berkata, “WOSM merupakan tempat untuk memberikan kemudahan setiap masyarakat yang telah menjadi anggota untuk membeli sembako dengan harga yang terjangkau.” Kebutuhan sembako bagi masyarakat kita selalu saja menjadi dilema yang tiada habisnya karena itu bila kenaikan sembako makayang sangat merasakan adalah masyarakat yang kecil. Mendasari dari kondisi masyarakat kita maka WOSM

membuka pendaftaran untuk semua warga yang ingin mengikuti program tersebut, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat yang positif. Semua ini terjalin berkat kebersamaan yang selalu ditanamkan oleh beliau kepada semua pengurus dan anggota agar berpikiran positif setiap melangkah dan berusaha demi kemakmuran masyarakat. Oleh karena itu Warung Outlet Sembako Murah memberikan keringanan akan kebutuhan masyarakat yang berpenghasilan rendah agar mereka juga dapat menikmati hidup yang layak. Anggota WOSM sangat mensyukuri program yang dijalankan beliau karena mereka merasakan banyak manfaat yang didapat selama menjadi anggota tersebut. Mudah-mudahan apa yang dijalankan oleh beliau dapat memberikan manfaat yang baik sehingga tercapai masyarakat yang adil dan makmur. Al/RS/Eben

3 LINTAS METRO Jokowi: Semua Boleh Mengadu Nasib di Jakarta Jakarta (MP) - Pasca lebaran, jumlah penduduk Jakarta diprediksikan bertambah. Untuk mengatasi jumlah pendatang, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku belum mendapatkan cara atasai kenaikan penduduk paska lebaran. “Saya belum tahu, ini juga masih mikir. Belum ketemu jurusnya. Tapi ini ya memang rutinitas tahunan,” kata pria yang akrab disapa Jokowi itu di Balaikota DKI. Jokowi mengatakan, semua orang dari daerah punya hak datang ke Jakarta, bahkan untuk mengadu nasib sekalipun. Namun diperingatkannya, para pendatang tidak menambah beban bagi Jakarta. Diakuinya, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan bagi warga Jakarta. Pasalnya hingga kini belum adanya data yang jelas mengenai jumlah penduduk Jakarta. “Pendataan ini untuk mengatur sirkulasi dan jaminan sosial bagi warga DKI,” tandasnya. Ic/Mp

Perkarakan ICW, Bentuk Kepanikan DPR Jakarta (MP) - Sikap dua anggota DPR yang memperkarakan beberapa aktivis ICW terkait rilis yang menyebut nama DPR yang dipertanyakan keseriusan memberantas korupsi, adalah bentuk kepanikan anggota DPR. “Itu kan bentuk kepanikan anggota DPR. Ini juga upaya untuk memotong KPK, mereka tidak bisa menjatuhkan KPK. Jadi mereka mencari kekuatan yang menopang KPK, kekuatan masyarakat sipil di antaranya ICW,” kata Koordinator FITRA, Ucok Sky Khadafi. Terkait hal itu, lanjutnya, musuh demokrasi yang dihadapi masyarakat sipil justru datang dari anggota parlemen yang mirisnya dipilih melalui proses demokrasi. “Musuh demokrasi kita saat ini justru anggota parlemen yang sebenarnya kita pilih,” ujarnya. Ucok menjelaskan bahwa sikap ketidakberpihakan anggota parlemen dalam proses berdemokrasi dibuktikan melalui aksi dua anggota DPR yang memperkarakan beberapa aktivis ICW. Uchok menuturkan, ‘autisme’ anggota DPR sangat menahun, dan harus ada obatnya. “Anggota Dewan harus membela masyarakat, bukan menyengsarakan masyarakat,” imbuh Ucok. Ic/Mp

Kurangi Pemudik Bermotor, Polda Gelar Mudik Bareng Jakarta (MP) - Untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, Polda Metro Jaya menyediakan bus yang bisa digunakan untuk masyarakat dalam kegiatan mudik bareng tahun 2013. “Pihak Kepolisian menyediakan kegiatan mudik bareng yang kerjasama dengan sektor bisnis melalui CSR,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Chryshnanda kepada wartawan. Chryshnanda mengatakan, pihaknya menyelenggarakan kegiatan mudik bareng bekerja sama dengan stakeholder pemangku kepentingan guna menekan angka kecelakaan lalulintas terutama calon pemudik pengguna sepeda motor. “Kita harus utamakan keselamatan, kita berbagi tempat kan kasian mau bertemu keluarga di kampung halaman tapi keselamatan tidak dipikirkan. Kita tau tiap tahun banyak yang kecelakaan hingga meninggal, ini belajar dari tahun lalu,” jelasnya. Menurutnya, jika memang ditemukan ada calon pemudik yang menggunakan sepeda motor, maka diharap pengendara harus memperhatikan dan mengutamakan standar keselamatan, jangan membawa anak kecil dan melebihi kapasitas atau muatan. Ia menambahkan, untuk pengawasan dan pengamanan akan dilakukan check point di dua tempat diantaranya Cikarang Bekasi dan Tangerang. Kalaus/Krisman

Jelang Lebaran, Bulog Antisipasi Harga Beras Jakarta (MP) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Drive Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta mengantisipasi harga beras di pasar jelang lebaran. Kepala Perum Bulog Divisi DKI Jakarta dan Banten, Achmad Ma’mun menegaskan beras boleh naik harganya maksimal 4%. “Harga beras naik4% dianggap relatif rendah. Tetapi jika tidak diantisipasi maka akan kacau,” ujar Achmad di kantornya. Menurut Achmad, Bulog melaksanakan penugasan dari Kementerian Perdagangan sejak 3 Juli 2013, dengan melakukan Operasi Pasar. Operasi ini untuk cadangan beras pemerintah di wilayah kerja DKI Jakarta. “Dari sekarang kita antisipasi, apalagi Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah naik dan jelang hari raya Idul Fitri. Bulog operasi pasar sebanyak 2.650 ton,” kata Achmad. Beras sebanyak itu, lanjut Achmad akan disalurkan ke 11 pasar induk dan pasar tradisional antara lain Pasar Cipinang, Pasar Minggu, Pasar Senin dan Pasar Palmerah. Untuk penjualan harga grosir maksimal Rp7.100/kg dan harga eceran maksimal Rp7.400/kg. “Ini jenis beras medium yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat umum,” tutur Achmad Dengan operasi pasar Bulog, Achmad mengakui telah berhasil menahan kenaikan harga. Pantauan Bulog harga sementara di tingkat grosir yang semula Rp7.600 per kg menjadi Rp7.500 per kg dan harga eceran dari Rp8.600 per kg menjadi Rp8.400 per kg. “Harga komoditas pangan khususnya beras akan terus dipantau dan operasi pasar akan terus dilaksanakan untuk menahan agar tidak terjadi lonjakan harga,” ucap Achmad. Ic/Mp

STOP PRESS Terhitung sejak terbitan ini, nama di bawah ini sudah diberhentikan dari staf redaksi SKU Melayu. Nama : Sutan Hendrawan Hutasoit Wilayah Liputan : Kota Tangerang Selatan. Segala tindakannya mengatasnama SKU Melayu Pos sudah di luar tanggung jawab Redaksi. Dan jika Anda merasa dirugikan segera laporkan ke pihak berwajib. Redaksi


4 SINGKAT METRO PLN Sediakan Pengisian Listrik untuk Mobil Listrik Jakarta (MP) - PT PLN (Persero) menyediakan fasilitas pengisian ulang (charging facility) bagi produk kendaraan roda empat dengan tenaga listrik (mobil listrik) dengan kartu prabayar yang dikeluarkan oleh perseroan. “Nanti kami bangun Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Pembayaran melalui kartu prabayar yang disediakan perseroan. Jadi kalau isi nanti jumlah nominal daya dari kartu itu berkurang,” kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, di Jakarta. Menurut dia, penyediaan fasilitas ini untuk mendorong konversi energi darz Bahan Bakar Minyak (BBM) ke penggunaan listrik. Selain itu, mulai berproduksinya mobil listrik di Tanah Air, memberikan potensi besar bagi bisnis PLN yang bergerak di sektor kelistrikan. “Bensin dibanding listrik itu jauh lebih murah menggunakan listrik. Karena itu, hal tersebut merupakan potensi yang bisa digarap PLN dalam menjawab kebutuhan energi bagi mobil listrik,” ucap Nur. PLN juga menyebutkan, jika produksi mobil listrik telah masif digunakan, maka kegiatan charging hanya mampu dilakukan di malam hari. Sebab, dari malam hari sampai subuh, pemakain listrik dari pelanggan PLN turun signifikan. “Malam hari charging mobil listrik baru bisa dilakukan. Karena pelanggan biasanya tidak melakukan kegiatan dari malam sampai subuh,” ujarnya. Ic/Mp

Ahok: 2014, PKL Jatinegara Dipindah ke SMPN 14 Jakarta (MP) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnamamengatakan tetap akan melaksanakan rencananya untuk menggunakan gedung SMPN 14 di Jatinegara, Jakarta Timur sebagai relokasi PKL yang ada di sana. Meski rencana itu menuai kritikan, namun pria yang akrab disapa Ahok tidak akan mundur. Ia menargertkan tahun 2014, seluruh PKL yang berada di kawasan Jatinegara telah dapat dipindahkan ke dalam gedung sekolah tersebut. Selain mengatasi kemacetan ia juga mengatakan dipindahkannya sekolah itu demi kepentingan murid-murid. “Sejalan dengan keinginan Pak Gubernur PKL harus didorong ke dalam, pindahkan ke gedung sekolah. Mungkin tahun depan PKL itu sudah dipindahkan ke SMPN 14,” kata Ahok di Balaikota DKI, Senin (15/7/2013). Ahok melanjutkan, saat ini yang paling utama adalah menyelesaikan sekolah pengganti SMPN 14, yang akan digunakan sebagai pusat relokasi PKL. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rencana pemindahan Basuki Tjahaja Purnama SMPN 14 akan dilakukan di Kelurahan Balimester atau Matraman. “Setelah didata, murid-murid disana rata-rata berdomisili dari Kelurahan Bali Mester dan Matraman. Jadi lebih baik kita cari sekolah di kawasan teresbut,” ucapnya. Ia menjelaskan, perpindahan para siswa tersebut, penyebab utamanya bukan karena akan dijadikan lokasi berdagang para PKL. Melainkan kondisi SMPN 14 yang sudah terlalu padat. Sekolah yang berdekatan dengan Pusat Grosir Cilititan, Jatinegara, Jakarta Timur ini, digunakan untuk tiga sekolah. Yaitu, SD Negeri 03 Bali Mester, SMP Negeri 14, dan SMP Darul Mukminin. Sekedar informasi, luas lahan sekolah SMPN 14 tersebut seluas 4000 meter. Kondisi ruangan atau kelas di SMPN 14 sudah tidak ideal untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu, lokasi sekolah dan bangunan fisik juga tidak pas untuk melaksanakan KBM. Ic/Red

PEMILU 2014

Pilih Kasih Pencobotan Spanduk Caleg Diprotes DPD Golkar DKI Jakarta (MP) - Aksi aparat Pemkot Jakarta Barat mendapat protes keras dari ketua DPD partai Golkar DKI, Prya Ramadhani. Pasalnya, anak buah Walikota Fatahilah ini dinilai melakukan diskriminasi dalam pencabutan spanduk calon legislator (caleg). Prya Ramadhani mengungkapkan Golkar DKI protes keras terhadap sikap tebang pilih yang ditunjukkan aparat Pemkot Jakbar, dalam hal ini kecamatan Kebon Jeruk. “Banyak spanduk caleg Golkar di kawasan tersebut dicopot. Sedangkan spanduk caleg dari partai pemenang pilkada DKI malah tetap terpasang,” ujar Prya dalam rilisnya, Senin (15/7/2013). Kata Wakil ketua DPRD DKI ini, dari info yang diperolehnya dilapangan, aksi diskriminasi ini dilakukan atas izin oknum kecamatan Kebon Jeruk. “Padahal lokasi-lokasi pemasangan spanduk calegGolkar berada didalam alias bukan dijalan-jalan protokol. Jadi saya menangkap kesan diskriminasi oleh aparat Pemkot Jakbar,” cetusnya. Atas kondisi ini, besan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie ini mengharapkan aparat Pemkot Jakbar netral. “Kalau PNS mau berpartai, sebaiknya mundur dari PNS. Ini harus jadi perhatian serius Gubernur DKI Joko Widodo. Hal ini untuk menghindari kegaduhan politik jelang pileg, yang dikhawatirkan dapat menggangu hubungan antara Pemprov DKI dan DPRD DKI,” tegasnya. Tbn/Mp

RAMADAN 2013

Disdukcapil Bakal Sweeping Pendatang Jakarta (MP) - Dinas Kependudukan dan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta berencana melakukan sweeping warga baru, yang datang pada musim mudik dan balik Idul Fitri 1434H, Agustus 2013. Kepala Disdukcapil Purba Hutapea mengatakan, sweeping tersebut dilakukan sebagai upaya penertiban dan mendata arus urbanisasi dari berbagai daerah ke ibukota yang biasanya marak sewaktu lebaran. “Kami akan mulai melakukan sweeping sejak tujuh hari sebelum (H-7) lebaran. Selain untuk penertiban, ini juga agar kami memiliki data akurat terkait arus urbanisasi,” kata Purba Hutapea, Senin (15/07/2013). Selain itu, Purba mengatakan disdukcapil dan unsur pemimpin daerah lain, akan melakukan apel siaga untuk mengendalikan arus mudik, Rabu (31/07/2013). Red

Serumpun

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Jokowi: Lelang Kepala Sekolah di DKI Masih Diproses Jakarta (MP) - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menyebutkan lelang jabatan Kepala Sekolah yang akan digulirkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berbeda dengan lelang jabatan lurah dan camat. Menurut Jokowi, ketika lelang jabatan lurah dan camat ,semua Pegawai Negeri Sipil

(PNS) eselon III dan IV bisa mengikuti seleksi terbuka. Tetapi untuk lelang jabatan kepala sekolah, harus PNS yang memiliki latar belakang pendidikan. “Lelang Kepala Sekolah masih kami proses semua administrasinya. Siapa yang boleh ikut, siapa yang tidak,

masih proses. Administrasi di Dinas Pendidikan,” kata Jokowidi Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 15 Juli 2013 Menurut Jokowi, secara teknis, pelaksanaan lelang jabatan Kepala Sekolah sama dengan pelaksanaan lelang jabatan camat dan lurah. Tapi secara manajerial berbeda.

“Karena ada juga kompetensi yang diperlukan, tapi manajerialnya berbeda,” ujar mantan Walikota Solo ini. Sebelumya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan, seleksi Kepala Sekolah akan dilakukan secara terbuka untuk guru-guru yang ada di

lingkup pendidikan wilayah DKI Jakarta. Kata dia, para pendaftar akan menjalani tes akademik, psikotes, wawancara, dan paparan. Tes dilakukan oleh lembaga-lembaga, antara lain, Dinas Pendidikan, Inspektorat, dan Badan Kepegawaian Daerah. Tbn/Mp

Perbaiki Jalan Rusak, Pemerintah Alokasikan Rp40 T Jakarta (MP) - Perbaikan jalan rusak di jalur lintas utara dan selatan Jawa terus dilakukan pemerintah pusat, menjelang Lebaran ini. Masalah ini setiap tahunnya tak pernah terselesaikan, padahal kecelakaan lalu lintas pada musim mudik Lebaran sangat rawan terjadi. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana Rp3040 triliun untuk perbaikan jalan rusak.

“Seminggu sebelum dan setelah Lebaran mudah-mudahan semua baik. Sekarang belum selesai, tapi kita berharap bisa layani pemudik dengan baik,” ujar Djoko

Kirmanto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 15 Juli 2013. Djoko mengaku tak tahu berapa persentase panjang jalan rusak yang belum selesai perbaikannya. Namun, kerusakan yang sampai saat ini masih ditangani adalah kawasan Jawa Barat, Losari menuju ke timur hingga Brebes. “Masih dikerjakan. Juga di lintas selatan perbatasan Jawa Barat, Jawa Tengah, di sekitar Wangon,” ujarnya. Ia menampik ada kendala

perbaikan jalan setiap tahunnya, khususnya jelang mudik Lebaran. Menurutnya, setiap meter dari jalan nasional tiap tahunnya selalu ada penanganan. “Mulai dari pemeliharaan rutin, kalau ada lubang, ditutup lubangnya. Kalau pemeliharaan berkala, kalau lubangnya sudah terlanjur banyak itu dilapis lagi,” katanya. Djoko menambahkan, apabila jalan nasional yang rusak sudah ditangani secara

berkala namun masih juga rusak, maka kemudian dilakukan penanganan rutin. Karena fondasi yang sudah rusak itu harus direkonstruksi. “Dari 38 ribu kilometer jalan nasional itu tiap tahun, setiap meter pasti dilihat. Tapi kalau sekarang sudah direkonstruksi tahun depan di titik itu direkonstruksi lagi, itu kami mengaku salah. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu,” terangnya. Vvn/Red

WUJUDKAN KOTA SMART CITY

Pemkot Tangsel Gratiskan WIFI di Serpong-Pamulang Tangsel (MP) - Kabar gembira bagi warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, karena sebentar lagi akan dapat menikmati layanan gratis wifi secara gratis saat berada di sepanjang Jalan Serpong dan Pamulang. Layanan internet gratis yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel ini sebagai upaya mewujudkan Kota Tangsel sebagai smart city. Layanan gratis internet ini bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia. Demikian disampaikan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany usai pertemuan dengan PT Telkom Indonesia, di Aula Badan Pelayanan Perizinan Terpadu

(BP2T) Kota Tangsel. Walikota Airin menambahkan, pihaknya baru hanya mendengarkan pengantar dari Telkom dan produk-pro-

duk apa saja yang ingin dikerjasamakan. “Rencananya akan ada wifi gratis di Jalan Raya Serpong- Pamulang. Ini baru penguraian dari PT Telkom,”

kata Airin. Selanjut kata Airin, pihaknya akan membuat tim kecil di bawah koordinasi Badan Pengolahan Teknik Informasi (BPTI) dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). “Nantinya program wifi dipastikan berfungsi di Jalan Raya Serpong dan Jalan Raya Pamulang. Pastinya menjadi Indonesia pilot project wifi access,” ungkap Airin. Sementara itu, General Manager PT Telkom Tangerang Djufriyanto dalam persentasinya mengatakan, rencananya sepanjang Jalan Raya Serpong hingga Bundaran Pa-

mulang akan terpasang akses internet. Untuk tahap awal pada bulan Agustus mendatang. “Pada tahap awal Jalan Raya Serpong hingga Taman Tekno yang terlebih dahulu akan dipasangi wifi,” kata Djufriyanto. Djufriyanto menambahkan, nantinya pengguna internet bisa mengakses hingga 10 megabyte, namun untuk mengakses internet ini hanya berlaku bagi pengguna produk Telkom. “Pengguna provider lain, masih bisa menggunakan akses internet dengan ketentuan lain,” jelas Djufriyanto. Dvd

Tegaskan Legalisasi Ganja Tak Masuk Akal Jakarta (MP) - Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai upaya berbagai pihak yang mendorong agar ganja dilegalkan sebagai hal tak masuk akal. Menurut Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat BNN Budyo Prasetyo, di Jakarta, ganja jelas memiliki efek negatif bagi penggunanya. “Legalisasi ganja itu konyol, tidak masuk akal. Rokok saja yang dilegalkan dan ikut menyumbang pendapatan negara sampai sekarang perdebatannya belum jelas. Apalagi ganja,” kata Budyo di

Jakarta, Senin (15/7). Diakuinya, penggunaan ganja masuk dalam katagori “crime without victim”. Artinya, pengguna ganja tidak dapat diidentifikasi sebagi korban atau bukan. “Efek pemakaian ganja menjadi sangat serius ketia pengguna berkendara atau sedang berada di tempat publik. Contohnya, jika pilot pakai ganja, itu kan bahaya,” tuturnya. Budyo menambahkan, tingkat pendidikan masyarakat di suatu negara ikut juga memengaruhi perilaku dan kesadaran dalam

menggunakan ganja. Namun untuk Indonesia, katanya, legalisasi ganja bisa berakibat fatal. “Negara lain mungkin

bisa melegalkan ganja. Tapi jika itu diterapkan di Indonesia, akan berakibat buruk. Bakal amburadul kalau ganja dilegalkan. Masalah ini harus

perlu cara pikir yang konsisten,” ungkapnya. Ia menambahkan, ganja memang dapat membuat rileks. Namun, katanya, ganja juga merusak saraf otak secara permanen jika digunakan berkelanjutan. “Halusinogen membuat pemakai melakukan tindakan sesuai persepsi yang ada di alam bawah sadar. Bisikanbisikan yang ada dalam otak karena pengaruh ganja, bisa membuat pengguna bertingkah aneh, seperti tertawa sendiri atau seperti orang linglung,” tutup Budyo. Jp/Mp

Gebyar Deklarasi Karang Taruna Satria Ciputat Tangsel (MP) - Kegiatan yang diselenggarakan Karang Taruna Satria Ciputat pada tiga hari berturut – turut dari tanggal 27-29 Juni 2013 memberikan harapan yang positif bagi warga sekitarnya. Ini terlihat animo warga yang mendatangi tempat acara berlangsung hingga malam hari selalu setia hadir di Lapangan H Mandor Ciputat RW 011. Selama tiga hari berturut dimulai pada hari pertama tanggal 27 Juli 2013 dengan acara bazar, perlombaan anak mewarnai gambar, membaca buku di perpustakaan keliling sambil menonton yang disiapkan oleh pihak pemerintah Tangsel berlangsung dengan suasana ceria terlihat dari wajah anak-anak yang antusias mendatangi perpustakaan keliling tersebut. Pada hari keduanya dilakukan pemeriksaan kesehatan dan sunat secara gratis yang dilaksanakan pihak dokter dari Rumah Sakit Bhineka Bhakti Husada dan Rumah Sakit Sari Asih Ciputat yang juga mendukung kegiatan sosial karang taruna satria. Warga mendatangi posko kesehatan untuk konsultasi dan melakukan pemeriksaan

Kapolsek dan Camat Ciputat beserta para undangan lainnya saat menyanyikan himne karang taruna.

kesehatan yang dilakukan secara gratis. Panitia Pelaksana yang langsung diketua oleh Wasir Ahlona dan didukung panitia lainya saling membantu agar acara tersebut berjalan dengan aman, terkendali dan sukses. Sosok pelindung/pembina yang selalu memberikan arahan dan dukungan terlihat pada Sulistiyo Winardi SE dengan ketulusannya selalu turun kelapangan guna memberikan dukungan semangat pada panitia agar acara berjalan sesuai dengan harapan bersama. Puncak Deklarasi Pelantikan Kepengurusan Karang

Taruna Satria masa bakti 2013 -2015 dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Karang Taruna. Tampak hadir Camat Ciputat H Deden Juardi SSos, MSi, Kapolsek Ciputat Kompol H Alif, Lurah Ciputat Rahmat KS MSos, tokoh Agama, tokoh masyarakat, Anggota Dewan, Karang Taruna Pondok Aren, beserta undangan lainnya dalam acara tersebut. Kesenian Barongsai menyambut kedatangan para undangan dan atraksi tersebut sangat menarik perhatian warga karena hal ini menunjukkan kebersaman antar suku, agama, ras serta golo-

Anak yatim piatu yang menerima santuanan dari Karang Taruna Satria Ciputat.

ngan menjadi satu dalam keluarga besar karang taruna. Ketua Pelaksana Wasir Aloha mengharapkan, “Semoga dukungan yang kita dapat saat ini menjadkan karang taruna lebih elegan dalam berkarya dan menjadi mitra pemerintah untuk bersamasama membangun Kota Tangsel yang kita cintai bersama.” “Kedepannya karang taruna akan lebih berperan ditengah masyarakat,” ujar ketua karang taruna. Kata sambutan dari pihak pemerintahan yang diwakili oleh Camat Ciputat sangat mengapresiasi acara tersebut. Pada kesempatan tersebut

Camat menyampaikan, “Semua elemen masyarakat kita dukung demi kemajuan dan perkembangan tangerang selatan khususnya Kecamatan Ciputat.” “Mari jaga generasi muda kita agar terhindar dari Narkoba, sebab saat ini kasus tersebut lebih banyak dari pada kasus lainnya yang ditangani oleh pihak kita,” tegas Kapolsek Ciputat dalam sambutannya. Semoga harapan masyarakat dalam pengembangannya karang taruna bisa menjadi organisasi sosial yang memiliki langkah positif bagi masyarakat. Al/Rs/Eben


Serumpun

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Terindikasi Adanya Jual Beli Meja Dagang Pasar Terubuk UPTD: Jika Terbukti Harus Dikembalikan ke Pemda Bengkalis (MP) - Pasar terubuk merupakan salah satu tempat mencari sumber rezeki oleh para pedagang di Bengkalis, sebelumnya pasar terebut tersebut pindahan dari pasar lama yang berada tepat nya di belakang kelenteng tempat ibadah suku Tionghoa.

Kepala UPTD H Syafi’i

Mengingat situasi pasar lama agak sempit dan sedikit agak menggangu Pengendara Roda 2 dan 4 yang melintas di daerah pasar tersebut. ehingga Pemda Kabupaten Bengkalis mencari daerah yang agak sedikit luas yaitu di Desa Kelapapati yang diperun-

tukan untuk pedagang ikan, ayam, sayur, pakaian dll. Dipasar Terubuk terbagi 2 kelompok yaitu suku Tiongha dan suku Melayu. Masingmasing kelompok sudah memiliki ketua, namun sayangnya kurang berkomunikasi sehingga timbul adanya isu

jual beli meja dagang (lapakRedd), berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh Pemda Bengkalis bahwa meja tersebut tidak diperbolehkan untuk diperjual belikan. Aturan tersebut sangat jelas dan sudah diketahui para pedagang pasar Terubuk, akan tetapi semua isu tersebut belum tentu benar. Hal ini harus diselidiki terlebih dahulu benar atau tidaknya. Jangan sampai nantinya menjadi perpecahan antara pedagang suku Tiongha dan suku Melayu. Mendengar persoalan tersebut, Kepala UPTD H Syafi’i menanggapi dengan cepat dan memilih untuk memanggil yang terkait untuk didengarkan kesaksiannya, yaitu Lehong dan M Taher sebagai ketua untuk meminta keterangan yang disaksikan sejumlah wartawan dan beberapa orang pedagang. Berdasarkan keterangan

Leong yang diduga membeli meja dagang (lapak-Red) milik salah satu pedagang suku Melayu membantah keras jika beliau membeli lapak dagangan tersebut. “Saya tidak membeli cuman Pian dan Jum (milik pedagang yang lama) meminjam uang saya sebesar 10 dan 9 juta dengan catatan suruh menunggu lapak beliau karena dia pulang ke Siak, untuk pajak distribusi saya yang bayarkan,” ungkap Leong dalam pertemuan tersebut. Anehnya dalam keterangan Leong dia seakan-akan melempar persoalan tersebut ke istrinya karena meja dagang atas nama istrinya, ibarat pepatah Lempar batu sembunyi tangan, jelas-jelas 1 meja diperuntukan untuk satu orang pedagang. Ini malah bisa sampai lebih dari pada satu. Di sisi lain ketua Kelompok Suku Melayu Taher mengatakan tidak pernah me-

ngetahui hal tersebut bahwa adanya jual beli meja dagang. “Termasuk pada hari ini juga saya sama sekali tidak mengetahui, kemungkian besar kalau tidak ada pertemuan pada hari ini mungkin saya langsung tidak tahu,” paparnya dalam pertemuan tersebut. Diterusnya lagi, dalam rekapitulasi keanggotaan kami bahwa nama Pian dan Jum sudah tidak masuk di dalam keanggotan lagi. “Nah seharusnya meja (lapak-red) harus dikembalikan kepada kelompok atau ke Pemda setempat karena aturannya memang seperti itu. Kelompok kami punya aturan juga sesuai kesepakatan awal. Dalam waktu secepat mungkin kami akan menyurati kepala UPTD dinas pasar untuk memanggil pihak-pihak terkait agar persoalan ini bisa secepatnya diselesaikan,” ungkapnya. SBI

Tanjung Priok Macet Parah, Pengusaha Rugi Rp 25 M Jakarta (MP) – Jalan-jalan yang mengarah ke Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, didera kemacetan parah sepanjang hari Sabtu (13/7/ 2013). Hal itu akibat meningkatnya volume ekspor dan impor peti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok. Truk-truk pengangkut peti kemas tersendat saat memasuki Pelabuhan Tanjung Priok, yang berdampak pada macetnya jalan raya. Akibatnya terjadi antrean panjang kendaraan di Jalan Yos Sudarso, Jalan Cilincing, dan Jalan RE Martadinata. Pantauan Warta Kota di lapangan menunjukkan, kemacetan terjadi dari lampu merah Pintu IX Pelabuhan sampai sepanjang ruas Jalan Yos Sudarso, bahkan hingga Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sedangkan arah sebaliknya kemacetan hanya sampai putaran (u-turn) Plumpang, Jakarta Utara. Sementara di Jalan Cilincing, kemacetan terjadi dari Pintu IX Pelabuhan sampai belokan yang mengarah ke

Jalan Cakung-Cilincing. Sedangkan di Jalan RE Martadinata kemacetannya paling parah sebab macetnya sampai pintu masuk Ancol. Erwansyah (25), sopir truk peti kemas yang ditemui di Jalan Yos Sudarso, mengungkapkan bahwa kemacetan tersebut terjadi sejak Sabtu (13/7) sekitar pukul 02.00. “Ini yang paling parah macetnya. Dari jam 2 pagi sampai jam 6 nggak gerak kendarannya,” katanya. Akibatnya, kata Erwansyah, truk yang dikemudikannya akhirnya mogok lantaran aki truk yang dikendarainya jebol. “Buat menghemat solar, mesin truk saya matiin pas nggak jalan, hidupkan lagi kalau jalan. Eh tahunya aki truk malah jebol,” ujar Erwansyah. Kapolres Jakarta Utara, Ko-misaris Besar Muhammad Iqbal membenarkan kemacetan tersebut terjadi sejak Sabtu (13/7/2013) pukul 02.00. Dikatakan Iqbal, kemacetan itu terjadi lantaran volume kendaraan yang tidak sesuai dengan prasarana jalan.

ayam sebanyak 25.288 ton, sedangkan kebutuhan daging ayam sebanyak 600 ton per hari. Persediaan daging ayam, menurutnya, cukup untuk 56 hari. Stok gula selama Ramadan sebanyak 4.520 ton dengan kebutuhan per hari 500 ton, persediaan gula pasir cukup untuk 8 hari. Ia melanjutkan, kesediaan kebutuhan lain seperti minyak goreng cukup untuk 129 hari, telur ayam 49 hari dan tepung terigu 21 hari, sehingga bisa memenuhi kebutuhan sampai lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah. “Kebutuhan bawang merah dan cabe memang terkendala

Pelabuhan Tanjung Priok

Humas Pelindo, Sofyan Gumelar, membantah adanya kerusakan sistem atau aplikasi yang menyebabkan antrean truk di pintu terminal peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok. Sementara itu, Sarman Si-manjorang, Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia

(KADIN) DKI Jakarta mengungkapkan, kemacetan yang melanda kawasan Tanjung Priok dapat menyebabkan kerugian bagi para pengusaha mencapai Rp 25 miliar. Angka tersebut didapat berdasarkan jumlah transaksi yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok

setiap harinya. “Sekarang bagaimana mau ekspor dan impor kalau truk peti kemas saja mengalami stagnan di jalan. Hal ini bisa menyebabkan kerugian kepada para pengusaha dengan total Rp 25 miliar,” katanya. Vv/Red

musim hujan,” katanya di Balaikota Jakarta, Senin (15/ 7/2013). Khusus untuk daging sapi tersedia 14 ton dari kebutuhan 150 ton per hari, namun distributor masih menyimpan

6.359 ton. “Jadi stok bahan pangan DKI masih aman,” ucapnya. Harga daging sapi, dia melanjutkan, saat ini berkembang mencapai Rp 101.000 per kilogram. Sesuai

arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meminta bulog melakukan operasi pasar pekan ini di 20 titik pasar tradisional Jakarta yang semula direncanakan Agustus. Khusus ketersediaan daging sapi yang harganya tinggi di pasar, Ratna mengatakan bulog akan melakukan operasi daging sapi di 20 titik di Jakarta yang dimulai pekan ini. Operasi di 20 titik tersebut di antaranya di Pasar Senen, Tanah Abang, Pasar Minggu, Pasar Kebayoran Lama dan Pasar Klender. “Mulai hari ini operasi daging,” tandasnya. Ic/Red

PSSI Bengkalis Lakukan Konsolidasi di kantor KONI Bengkalis (MP) - Sempat dikritik Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kabupaten vakum sejak dua tiga tahun terakhir, PSSI Kabupaten Bengkalis akhirnya merapatkan barisan, Sabtu (7/7) kemarin. Bertempat di ruang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Jalan Jendral Sudirman-Bengkalis, pengurus PSSI Bengkalis diketuai Dharma menggelar Rapat Internal dengan dihadiri sejumlah pengurus. Dalam rapat Internal itu, PSSI Bengkalis berkeinginan untuk kembali memajukan dunia sepakbola di Kabupaten Bengkalis, melalui sejumlah program yang akan diusulkan oleh masing-masing Komisi dan Bidang di kepengurusan yang merujuk pada SK Pengurus PSSI Riau nomor SKEP/14/CH/VI/2013 tertanggal 14 Juni 2013 yang ditandatangani Ketua Umum Pengda PSSI Riau Drh H

RAPAT PSSI : Ketua Umum Pengcab PSSI Kabupaten Bengkalis Dharma (kanan), Sekum PSSI Sriyono (tengah), dan H Ruslan (Ketua Harian) saat memimpin Rapat Pengcab PSSI Kabupaten Bengkalis di kantor KONI Bengkalis, Sabtu (6/7).

Chaidir MM. Hadir sekitar kurang lebih 12 pengurus, diantara Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengcab PSSI Kabupaten Bengkalis Sriyono, Ketua Harian H Ruslan, dan sejumlah pengurus di Komisi serta Bidang-Bidang diorganisasi sepakbola nasional itu. Sepanjang pelaksanaan Rapat, turut dibahas menge-

LINTAS

Proyek Talut Pasir Padi Rp 45 Miliar Tidak Jelas Pangkalpinang (MP) - Pantai pasir padi Kota Pangkalpinang sedang dibangun talut pemecah gelombang laut. Proyek pemecah gelombang laut tersebut mengunakan bahan beton kubus dengan ukuran 60X60X60 cm dengan berat jenis (BJ) 2200. Panjang talut yang akan dipasang 3,5 km dengan jarak 200 s/d 250 dari tepi pantai yang akan diletakkan not balok kubus beton tersebut. Sayang saat dikonfirmasi pihak Waskita belum dapat menentukan jumlah titik not kubus balok beton tersebut.”Sampai saat ini belum tahu berapa jumlahnya nanti,” jelas salah satu dari pekerja yang tidak mau disebutkan namanya. Proyek talut pemecah gelombang laut pantai tersebut hingga menghabiskan dana APBN sebesar Rp 45 miliar lebih tahun anggaran 2013 ini. Sementara proyek pemecah gelombang yang berlokasi pantai Matras Sungai Liat Kabupaten Bangka belum tahu hasilnya penyelidikan oleh Jaksa Tinggi Bangka Belitung beberapa waktu lalu yang menelan dana sebesar Rp 27,6 miliar tahun anggaran 2012 lalu. Serta pihak PT Waskita juga tidak dapat menunjukan rencana pembangunan tersebut secara master plan. “Kalau data tersebut seperti spesifikasi dan lain-lainya silakan ke dinas Dirjend PU SDA di jalan Mentok,” jelas pekerja di PT Waskita. “Maaf, bapak lagi keluar daerah,” jawab oleh pekerja di Dirjend PU di jalan Mentok yang tidak mau disebutkan namanya. “Bagaimana dengan kubus kotak berukuran 60x60x60 tidak jelas dan terkesan dikerjakan asal-asalan. Karena sudah banyak kotak kubus tersebut yang sudah retak serta peletakannya juga tidak sesuai dengan not letaknya,” tanya warga Pasir Padi yang menyebutkan namanya Aeng (11/ 7). Tim MP

Kebutuhan Rumah 15 Juta, Pemerintah Minta KB Digalakkan

Stok Kebutuhan Pokok Selama Ramadan Aman Jakarta (MP) - Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta Ratnaningsih memastikan jika stok kebutuhan pokok selama Ramadan tersedia. Menurutnya, ketersediaan bahan pangan relatif aman sampai hari raya Idul Fitri 1413 Hijriah. Ratna menjelaskan stok beras sebanyak 40 ribu ton, yang terserap sejak 3 Juli hingga hari ini sebanyak 2.650 ton. Ketersediaan beras lanjutnya, cukup untuk 16 hari. Stok daging sapi mencapai 6.359 ton, sedangkan kebutuhan per hari 150 ton. Sementara stok daging

5

nai program kerja organisasi dan sosialisasi telah terbentukya Pengcab PSSI Kabupaten Bengkalis untuk priode 2013-2017. Kendati para pengurus belum dikukuhkan, namun sebagai bentuk perhatiannya kepada dunia sepakbola ditanah air. Dharma bersama pengurus berniat akan menciptakan kembali kecintaan masyarakat Beng-

kalis terhadap olahraga sepakbola. Ketua Umum Pengcab PSSI Kabupaten Bengkalis Dharma saat diwawancarai usai kegiatan Rapat mengatakan, rapat internal Pengurus Cabang PSSI Bengkalis sudah dilaksanakan. Rapat ini juga bagian dari konsolidasi pengurus. Ia mengaku, sejak tiga tahun terakhir organisasi ini mengalami kemunduran dan pemudaran. Untuk itu, PSSI Bengkalis berupaya merapatkan barisan. “Sejak tiga tahun terakhir ini, organisasi ini bisa dikatakan fakum, dan kurang terkoordinir, sehingga kurang dikenal masyarakat. Sementara, PSSI di Bengkalis itu sebenarnya ada,” kata Dharma. Dengan terbentuknya pengurus baru ini, sambung mantan pemain sepakbola Bengkalis ini, berharap kedepan sepakbola Bengkalis me-

raih puncak, dan tentunya pengurus berupaya untuk memperkenalkan kembali kepada masyarakat. “Untuk tahap awal ini kita coba bahas sejumlah program kerja, serta arah pembinaan sepakbola ke depannya, mau seperti apa? Nah kita sudah punya skedule dan rencana program, tinggal kita satukan suara dengan sejumlah pengurus lainnya,” terang Dharma. Ia menambahkan, jika pengurus yang baru ini ratarata didominasi para pecinta sepakbola. Walau belum dikukuhkan, namun sepanjang terlaksananya agenda rapat internal ini, rekan-rekan pengurus sangat luar biasa semangatnya “Insya Allah jika tidak ada kendala, pengukuhan Pengurus PSSI, kita jadwalkan selepas lebaran. Kita berharap masyarakat dan semua elemen mendukung penuh,” katanya. SBI

Jakarta (MP) - Kebutuhan rumah untuk keluarga di Indonesia tahun depan diperkirakan mencapai angka lebih dari 15 juta unit. Untuk itu, diperlukan upaya penyiapan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang memadai agar kebutuhan rumah tersebut bisa terpenuhi dengan baik. Deputi Bidang Pengembangan Kawasan Agus Sumargiarto mengungkapkan, laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang cukup tinggi sangat berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan rumah. “Jumlah penduduk Indonesia saat ini sangat besar. Begitu juga laju pertumbuhannya. Hal itu akan memicu terjadinya peningkatan backlog penyediaan rumah bagi masyarakat dari berbagai kalangan termasuk mereka yang berpenghasilan rendah,” ujar Agus Sumargiarto dalam keterangan persnya, Senin (15/7). Menurutnya, salah satu upaya pemerintah mengurangi tingginya backlog (akumulasi kebutuhan) perumahan dengan melaksanakan program keluarga berencana (KB). Program tersebut harus berjalan seiring usaha yang dilaksanakan Kemenpera dalam rangka pembangunan perumahan dan kawasan permukiman. Saat ini, backlog perumahan per tahun diperkirakan 800 ribu unit rumah. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya sinkronisasi program antar instansi sehingga masyarakat bisa menikmati berbagai program yang dilaksanakan pemerintah. “Banyak sekali data mengenai jumlah kebutuhan perumahan di Indonesia. Tahun depan diperkirakan jumlahnya bisa lebih dari 15 juta unit rumah. Jadi perlu data pasti antara BKKN dan BPS mengenai jumlah kebutuhan rumah yang sebenarnya,” pungkas Agus. Jp/Mp

Pembangunan Rusunawa Muara Baru Resmi Dimulai Jakarta (MP) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini secara resmi memulai pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Muara Baru. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berupaya agar pembangunan Rusunawa itu bisa cepat diselesaikan. Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, nantinya Rusunawa Muara Baru akan ditempati oleh ratusan kepala keluarga yang sebelumnya menempati bantaran Waduk Pluit, Jakarta Utara. Dari total 12 blok yang akan disediakan, saat ini ada 4 blok yang sudah jadi, sementara 8 blok lainnya akan segera dibangun. “Sudah nggak ada waktu lagi kita. Saya minta beberapa blok sudah jadi pada November dan nanti bertambah lagi pada Desember. Kalau semuanya, kira-kira selesai bula April. Tapi, saya minta untuk segera diselesaikan,” jelasnya. Setelah di Muara Baru, Pemprov juga memprioritaskan pembangunan Rusunawa di Daan Mogot. Jika di Muara Baru dan Daan Mogot masih belum mencukupi, baru kemudian Pemprov akan membangun Rusunawa di Luar Batang. “Setelah ini kita menuju Luar Batang. Saat ini prosesnya masih dalam tahap pembebasan,” tandasnya. Ic/Red


6 SINGKAT PADAT

Selayang Pandang

17 Penceramah Kondang Kampar Masuk Tim Safari Bangkinang (MP) – Sebanyak 17 orang Ustadz yang sekaligus penceramah kondang di Kabupaten Kampar dilibatkan secara langsung dalam kegiatan safari Ramadhan Pemkab Kampar tahun 1434 H/ 2013 M. Nama-nama ketujuh belas penceramah tersebut terdaftar dalam tim safari Ramadhan Pemkab Kampar. Demikian diungkapkan Kabag Humas Setda Kampar,

Gunung Mangkol Dihancurkan oleh Para Pekerja Tambang TI Bangka Tengah (MP) - Ketika menjelang sore hari tim MP melakukan investigasi di seputaraan gunung Mangkol Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah. Sekitar 30 unit mesin (TI) menderu bah bunyi mesin yang bersautan antara mesin yang satu dengan mesin yang lainnya. Dari data yang ada di tim investigasi masyarakat yang melakukan kegiatan tambang tersebut sudah kebal dengan berbagaimacam produk hukum negeri ini. “Kami ini hanya untuk bertahan hidup mas (menyebutkan kepada MP-red). Zaman sekarang kalau mau cari kerja lain susah,” jelas Mantri (nama samaran) honorer Dinas Kehutanan Propinsi Bangka Belitung. Tentu perbuatan seperti ini sangat merugikan masyarakat banyak. Karena air yang mengalir dari gunung Mangkol ini dikonsumsi oleh masyarakat Kota Pangkalpinang yang dieklola oleh PDAM. Entah berapa lama aktifitas di atas gunung tersebut? Tetapi aparat penegak hukum baik Sat PP, Polisi Hutan kabupaten dan provinsi serta aparat kepolisian Sektor Simpang Katis dan Polres Bangka Tengah serta Pemkab Bangka Tengah hanya berdiam diri melihat dan mendengar kejadian tersebut. Bahkan terkesan unsur pembiaran dengan sistematis. Sepertinya aparat penegak hukum hanya tutup mata dan main mata. Hingga pelanggaran terjadi di manamana kasus pertambangan di bumi lascar pelangi ini. Tentu di balik semua ini ada cukong yang membiayai aktifitas para TI-TI tersebut. Karena para cokong sangat senang memelihara para pekerja TI-TI karena untuk mendapatkan biji-biji timahnya. Bahkan para cukong juga melibatkan oknum para penegak hukum seperti polisi untuk melancarkan aktifitas tambang menambang. Tim MP

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Drs H Hamdani didampingi Kabag Kesra Setda Kampar, Zamzami Hasan SE MSi ketika ditemui di kantor Bupati Kampar di Bangkinang pada Jumat (12/7), seraya menambahkan bahwa para penceramah pilihan tersebut akan melaksanakan tugas mulianya secara bergiliran dari tanggal 13 Juli 2013 hingga tanggal, 03 Agustus 2013. Diungkapkan Hamdani

dan Zamzami Hasan bahwa 17 orang Ustadz yang akan terlibat langsung dalam kegiatan safari Ramadhan Pemkab Kampar tersebut adalah Ustadz DR Dasman Yahya Ma’ali Lc MA, Masnur SPd, H Muslim, DR Hidayatullah Ismail Lc MA, Jamhir SAg, Makmur, SHI, Subirman MA, Drs H Syamsul Kamar, Dr Jauhari, DR Helmi Basri Lc MA, H Zulhermis SH,

H Syafrizal Azis SAg, Azhari Syafi’an Lc MA, Husnedi SAg, H Bakri Ahmad, Drs H Fairus MA, Syamsuatir MSy dan Ustadz Drs H Asril Hamzah. Ditambahkan Hamdani dan Zamzami Hasan bahwa kehadiran para ustadz atau penceramah kondang Kabupaten Kampar yang masuk dalam tim safari Ramadhan Pemkab Kampar tersebut sangat dinantikan warga

Kampar. “Kahadiran para penceramah kondang yang dekat dengan rakyat tersebut diharapkan dapat menyemarakan suasana syiar keagamaan di bulan suci Ramadhan dan sekaligus dapat mempersatukan umat serta dapat memacu berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Kampar,” tegas Hamdani dan Zamzami Hasan.Hsk

Siapa Bertanggung Jawab Kerusakan Hutan di Babel? Bangka Tengah (MP) – Di dalam hutan remaja eksplorasi tambang eks PT Kobatin yang berlokasi AK (Air Kepoh) 3 dan 4 not 1 dan 2 Desa Kemingking, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung telah hancur berantakan. Sementara titik lokasi not 1 dan 2 lokasi AK 3 dan 4. Kehancuran seperti ini aparat keamananan setempat hanya tutup mata dan main mata. Wilayah hutan eks eksplorasi PT Kobatin tersebut adalah wilayah transisi Desa Kemingking, Kecamatan Sungai Selan, Pemkab Bangka Tengah dengan pemkab Bangka Selatan Kecamatan Payung Desa Malik. Di hutan inilah kegiatan tambang– menambang dengan jumlah 400 pront unit mesin (TI) diesel (1 pront 2 unit mesin diesel –red) dari berbagai

macam merk dengan kekuatan sampai dengan 22 HP. Tambang inkonvinsional (TI) menjadi primadona mata pencarian ekonomi masyarakat Bangka Belitung. Kerusakan hutan dan laut di pro-

vinsi lascar pelangi ini menunggu kemurungan tsunami permanen pasca TI. “Kerusakan seperti ini (eks PT Kobatin–red) telah lama sejak 14 tahun silam. Kami ini hanya mendaur ulang kerusakan

seperti ini,” jelas tokoh masyarakat berinisial Dkl di lokasi penambangan TI. Ternyata kerusakan hutan di Provinsi Bangka Belitung juga melibatkan berbagai macam elemen masyarakat dinas, intansi pemkab, pemprop, institusi polisi dan TNI. “Inilah kenyataannya aparat keamanan polisi dan TNI juga kami berikan imbalan koordinasi (uang koordinasi) dengan nilai Rupiah yang relatif sesuai dengan porsi dan fungsinya,” jelas tokoh masyarakat Desa Malik berinisial Dkl di lokasi pos satpam 1 milik PT Kobatin (12/6). Hasil investigasi tim LAKIP RI BABEL, para mafia tambang TI ini dalam melancarkan aktifitasnya bermacam operandi mulai dari mencari dana untuk amal sampai bangun tempat ibadah hingga untuk sesuap nasi. Para mafia

timah juga banyak melibatkan organisasi masa, aparat penegak hukum, serta pemkab ketika tim mulai meneliti dari hulu hingga bermuara di hilirnya timah tersebut. “Sangat jelas sekali para mafia timah kalau mau aman pasti melibatkan seluruh ornament massa dan penegak hukum. Jadi siapa yang bertanggung jawab tentang kerusakan hutan, air dan laut serta tanah tersebut. Lalu berapa uang masyarakat dan rakyat nanti untuk normalisasi, reboisasi,” jelas inisial AK dan DJ tim LAKIP RI BABEL dalam investigasinya. Ternyata masyarakat setempat juga yang menanggung akibatnya. Para mafia dan komparasinya pelindungnya sudah berada di negeri paman sam menghabiskan uangnya di meja judi. Tim MP

PILKADA KABUPATEN BELITUNG

6 Pasang Kontestan Berlaga Perebutkan Kursi Bupati

Komuditi Kekayaan Rakyat Terjun Bebas Pangkalpinang (MP) - Menjelang minggu pertama bulan suci Ramadhan seluruh umat muslim di Babel menunaikan ibadah puasa. Keresahan masyarakat mulai mencekam seantero Babel. Seluruh produk lokal mulai dari sawit dengan harga Rp 700,-/kg/TBS tingkat petani. Timah Rp 60.000,-/kg tingkat pelimbang TI. Lada putih supet Rp 80.000,-/kg tingkat petani lada. Karet Rp 3000 s/d 4000,-/ kg tingkat petani karet. “Bangka Belitung babak belur menunaikan puasa tahun 1434 H/2013 ini. Pihak pemerintah hanya duduk–duduk sambil selingkuh. Bahkan dinas luar dengan pasangan selingkuhnya,” jelas Dar warga Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah. Seluruh produk yang masuk ke Bangka Belitung mulai merangkak naik seperti cabe besar merah Rp 60.000,- kg tingkat pedagang kecil. Cabe rawit Rp 100.000,-/kg tingkat pedagang. Serta seluruh sembako naik pasca kenaikan BBM 30% s/d 50 %. Dinas terkait melihat serta mendengar seperti ini hanya diam dan duduk-duduk di ruangannya. 80% masyarakat Indonesia dengan pekerjaan agraris. Mana mungkin seluruh sentral pertanian dalam vludasi yang tidak terkontrol. Peran serta Pemprov Babel merupakan sangat domain dalam mengatur harga-harga yang ada ruang pasar. Mulai dari kadin, disperindag. Seperti ada main mata antara Disperindag dengan cukong sembako. Di lain pihak dinas pertanian dan peternakan hanya duduk-duduk menikmati hasil vludatif harga yang sangat signifikan. Lalu pemerintah menjawab nilai konsumtif masyarakat yang berlebihan untuk melindungi para cukong pedagang besar atau para mafia importirnya. Para pejabat pemerintah terkait dengan kebutuhan masyarakat ini hanya celana dalam (CD) dan BH yang tidak dibayar oleh rakyat. Bahkan terkesan pihak pemerintah mulai mengarah kepada adu domba masyarakat dengan masyarakat. Seperti masyarakat pro BLSM dan masyarakat yang tidak mendapatkan BLSM. Rialita demokrasi di perut rakyat berdaulat. Tim MP

Rencana Pembangunan Bandara di Pulau Rupat Lanjut Bengkalis (MP) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ’ngotot’ merealisasikan rencana atau master plan untuk membangun bandar udara (bandara) di Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat. Meskipun rencana itu sendiri menuai kritik dari berbagai kalangan di Bengkalis, karena sebaiknya harus ditunda demi memenuhi infrastruktur dasar yang lebih dinikmati masyarakat. Upaya meneruskan rencana dilakukan Pemkab Bengkalis itu, menyusul Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Bengkalis tentang rencana pembangunan bandara telah dimasukkan di dalam draft revisi RTRW Provinsi Riau meskipun belum disahkan. “RTRW kita sudah tidak ada masalah lagi dan sudah dimasukkan ke draft RTRW propinsi. Artinya, walau belum disahkan, tapi sudah bisa dijadikan acuan untuk pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bengkalis,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis Jondi Indra Bustian kepada wartawan belum lama ini. Sebelumnya, adanya rencana Pemkab Bengkalis membangun bandara di Pulau Bengkalis dan Rupat, menurut Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan adalah tidak begitu penting. Rtc/Mp

Tanjungpandan (MP) Masyarakat Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali akan berpesta demokrasi untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati masa bakti 20132018. 9 Oktober 2013 merupakan hari pencoblosan dimana tak kurang dari 117.000 mata pilih akan menentukan pengganti Bupati dua periode, Darmansyah Husin yang dianggap sebagian besar

masyarakat Belitung telah berhasil meletakan pondasi dasar bagi kesinambungan pembangunan di daerah ini pasca Orde Baru. Kini masyarakat banyak bertanya tanya akankah ada figur seperti beliau yang berhasil membangun infrastruktur di pulau penghasil timah ini. 6 pasang kontestan telah mendaftar kan diri untuk berlaga perebutkan kursi bupati. Tampak raut wajah calon

16 TAHUN BERMITRA DENGAN PT PSJ

Warga Dua Desa di Pelalawan Hanya Terima Rp 200 Ribu Pelalawan (MP) - Sebanyak 370 Kepala Keluarga (KK) dari Desa Langkan dan Gondai Kecamatan Langgam harus menderita. Pasalnya, sudah 16 tahun mereka memiliki kebun melalui pola KKPA, bersama PT Peputra Supra Jaya (PT PSJ), namun tetap saja memperoleh hasil Rp 200 ribu setiap bulan. 15 perwakilan warga mendesak DPRD menyelasaikan persoalan itu. Pengaduan itu disampaikan oleh ketua kelompok taninya Muhamad Siregar bersama perwakilan masyarakat meminta agar Komisi A dan Komisi B dapat menyelesaikan permasalahan kebun pola KKPA mereka dengan Perusahaan. Kebun pola KKPA milik anggota koperasi Sri Gumala Sakti yang memiliki anggota sebanyak 370 KK yang merupakan warga desa Langkan dan desa Gondai kecamatan Langgam ini mulai sudah di ansur pembayarannya selama 16 tahun, sehingganya sampai sekarang anggota koperasi hanya menerima penghasilan sisa ansuran dari kebun mereka sekitar Rp 200 ribu perkaplingnya, padahal ansuran untuk setiap kalping di pola KKPA itu hanya peling lama sekitar 7 tahun ansuran setelah itu kabun tersebut milik ma-syarakat atau anggota kelompok tani. “Sekitar 15 orang anggota kelompok tani dari desa Langkan dan Gondai, mereka pengurus koperasi Sri Gumala

Sakti yang mendapat kebun pola KKPA dari PT PSJ, tapi masalahnya sekarang mereka sudah mengansur kebun itu selama 16 tahun tapi sampai sekarang kebun belum juga diserahkan oleh pihak perusahaan karena belum lunas, padahal biasanya pola KKPA itu paling cepat 5 tahun dan paling lama 7 tahun sudah lunas dan setelah itu kebun diserahkan oleh perusahaan selaku bapak angkat kepada anggota koperasi untuk dikelolah sendiri,” terang Ketua Komisi B DPRD Pelalawan H Herman Maskar dan Wakil Ketua Komisi A Markarius Anwar. Berdasarkan laporan ini, Dewan menilai bahwa pihak perusahaan tidak terbuka dan masalah kebun pola kemitraan KKPA ini merupakan masalah serius yang harus secepatnya ditangani mengingat semua perusahaan perkebunan yang melakukan pembangunan KKPA tidak sampai segitu lamanya proses cicilannya namun kenapa di PSJ sampai belasan tahun tapi tak kunjung selesai, untuk itu hal ini akan dipertanyakan nantinya dalam rapat dewan. “Ada apa ini, kok sampai sekarang anggota koperasi masih terutang seharusnya itu udah lunas dan kalau dijalani seperti kebun-kebun lain yang membangun pola KKPA itu paling lama 7 tahun selesai dan langsung diserahkan pengelolaannya kepada masyarakat,” ujar Herman. Rtc

tersenyum sumringah di sepanjang pekan lalu di hadapan anggota kolektif KPUD Belitung didampingi partai pengusung yang dibuka semenjak 4 Juli hingga 10 Juli 2013 lalu. Pantauan Melayu Pos terdapat 2 pengusung ganda dari partai Barnas yang salah satu nyamengusung pasangan Andi Lana / Junaidi M Tamin dan yang lainnya Wiryati Husin / Suharyanto. Ketua KPUD Belitung,

Agustin menanggapi masalah itu mengatakan hal tersebut akan disampaikan ke KPU Pusat untuk melihat kebenaran dokumen kepengurusan mereka. “Dalam waktu dekat kami akan memberikan jawaban selepas mendapat petunjuk KPU Pusat,” ujar Agustin. Sebelum ditetapkan sebagai calon peserta pada 5 Agustus 2013 mendatang, KPUD Belitung kini sedang menunggu visi misi para balon. Selengkapnya 6 pasang

kontestan pilkada Belitung adalah : 1. Sahani Saleh & Erwandi A Rani (Golkar dan Hanura), 2. Wiryati Husin & Suharyanto (PAN, Demokrat, PKPI dan Barnas), 3. Yuslih Ihza & Abdullah Mahrup (PBB dan PPP), 4. Tellie Gozelie & Taufik Rizani (PDIP dan PKB), 5. Andi Lana & Junaidi M Tamin (Barnas dan Partai non parlemen), dan 5. Junaidi Haminte & Harsono H Katis (PKS, PDP dan Gerindra). Tanwir

Pelayanan di Kantor Camat Tenayan Raya Tidak Maksimal Pekanbaru (MP) - Ketika kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik meningkat, tidak dibarengi oleh keahlian dan keterampilan aparatur untuk membentuk suatu mekanisme kerja pelayanan yang baik. Kondisi masih lemahnya sikap kepemimpinan dan relatif kurang baiknya kompetensi yang diberikan oleh para pegawai Kantor Kecamatan Tenayan Raya menyebabkan pelayanan kepada masyarakat menjadi kurang maksimal. Kondisi ini dapat dilihat dari keluhan-keluhan masyarakat bahwa pelayanan di Kantor Kecamatan Tenayan Raya relatif lambat dan kurang memuaskan. Di mana setiap hari nomor antrian dibagikan hanya untuk 60 orang saja perharinya, karena pelayanan pengurusan surat atau lainnya setengah hari saja. Kalau masyarakat datangnya pukul 09.30 wib pagi, nomor antrian sudah menca-

pai 60, maka orang tersebut tidak kebagian lagi untuk antrian, karena pegawai kecamatan mengatakan nomor antrian telah habis dan besok lagi disuruh kembali untuk mengambil nomor antrian. Salah seorang masyarakat mengatakan, dia datang pada jam tengah delapan agar jangan sampai kehabisan antrian sambil menunjukkan no-

mor antrian yang di pegangnya. Dari pantauan wartawan (20/06) pukul 09.30 Wib, ruangan dalam kantor pegawai banyak yang kosong kursinya, yang ada hanya sekitar tujuh orang di sentra pelayanan, itupun banyak yang santai, Camat dan sekcampun sedang tidak ada di tempat. MP Tambun

Dumai (MP) - Pungutan sejumlah uang untuk mengurus Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah oleh Lurah Pelintung, Kecamatan Medang Kampi sebanyak Rp5 juta menuai kejaman dari Anggota DPRD Dumai. “Kalau mau mengurus SKGR ya silahkan. Tapi saya minta yang datang itu yang punya tanah. Karena, Khaidir bukan merupakan pemilik tanah itu. Sedang posisi Khaidir itu sendiri saya duga malah sebagai calo. Menurut

peraturan Walikota Dumai, bahwa dibawah 5000 m2 digratiskan biaya pengurusan SKGR. Sementara diatas itu dikenakan biaya wajib,” kata Ervan, Lurah Pelintung. Apa yang disampaikan Lurah Pelintung tersebut sontak disambut Anggota DPRD Dumai, Prapto Sucahyo. Dirinya sangat mengecam sikap Lurah Pelintung yang meminta biaya pengurusan SKGR. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut murni pemerasan terhadap warga,

sehingga menghilangkan fungsi pelayanan pemerintah. “Sepengetahuan saya dalam mengurus SKGR, warga tidak dibebankan oleh biaya wajib. Jika pungutan tidak berdasar, maka hal tersebut murni pemerasan. Itu sama sekali tidak dibenarkan. Pejabat pemerintah yang seperti ini harus ditindak karena tidak mencerminkan prinsipprinsi sebagai pelayanan masyarakat yang baik dan benar,” kecam Prapto Sucahyo ditempat terpisah. Rtc

Dewan Kecam Sikap Lurah Pelintung Dumai Pungut SKGR Rp5 Juta


Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Selayang Pandang

Warga Kuok Serbu Pasar Sore Ramadhan Bangkinang (MP) - Sekitar dua ribuan warga Kenegarian Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar setiap hari sejak awal Ramadhan menyerbu pasar sore Ramadhan yang berlokasi di depan Ruko kompleks Pasar Kuok guna membeli berbagai kebutuhan untuk berbuka puasa. Banyaknya pengunjung pasar sore Ramadhan di Kuok mengharuskan aparat kepolisian dari Mapolsek Kuok turut berpartisipasi mengamankan lalulintas kenderaan dan para pemuda tempatan ikut mengatur

lokasi parkir kenderaan roda dua dan roda empat. Aneka keperluan berbuka puasa tersedia setiap hari sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB diantaranya berupa ikan panggang, lotek, pecal, rendang, gulai sampode ikan, ayam bakar, kuabu timun, ayam goreng bumbu, gulai cubodak, goreng ikan balado, gulai telur ikan, acar dan aneka masakan khas Kuok untuk mendampingi nasi ketika makan pada saat berbuka atau usai berbuka puasa. Selain itu aneka makanan atau penganan dan minuman

segar khas Kuok juga diperjualbelikan antara lain berupa galopuang, lopek bainti, bakwan, pisang goreng, lepat naga sari, kue talam pulut, kue warna, martabak kacang, martabak mesir, lemang bainti, kolak pisang batu, aneka cendol, Es buah, aneka Pop Ice, aneka roti lapis, air tebu, air akar kalimponang, aneka jus buah, air kelapa muda bercampur Es, dan berbagai jenis makanan dan minuman lainnya. Dan dipastikan bila orang tua membawa anak balita ke pasar sore Ramadhan di Kuok

maka anaknya pasti merengek atau menangis untuk dibelikan aneka permainan anak-anak seperti boneka, kembang api, lilin warna warni, mobil-mobilan, balon superman, balon itik dan ayam, balon penguin, aneka panda serta berbagai permaian anak-anak yang dijual dengan harga murah meriah. Kepala Desa Kuok, Mahizar HS yang didampingi isterinya ketika di temui ditengah kerumunan warga yang memadati pasar sore Ramadhan tersebut pada Kamis (11/7) sore di Kuok

POJOK mengungkapkan bahwa tradisi berbelanja berbagai keperluan untuk berbuka puasa di bulan suci Ramadhan di Kuok adalah tradisi baru yang tampaknya akan terus berlanjut setiap tahunnya. “Para pedagang yang berjualan di depan Ruko di pasar Kuok jumlahnya terus bertambah dan mereka mampu memikat pembeli dengan menawarkan harga yang murah meriah. Arena pasar sore Ramadhan ini juga menjadi ajang pertemuan antar warga dan sekaligus jadi ajang mempererat silaturrahmi,” ujar Mahizar. Hsk

500 Unit Kapal Isap Mencekram Bangka & Belitung Penganak (MP) - Wilayah Bangka Belitung 2 pulau menjadi provinsi dengan nama provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di pulau Bangka dan pulau Belitung telah lama mangkrak 500 unit kapal isap yang mengambil biji-biji timah. Skala perbandingan antara luas daratan dan lautan kira-kira 1:5 hingga siapapun orang yang melihat provinsi lascar pelangi ini pasti terhanyut akan kekayaannya. Dengan kekayaan laut yang melimpah tentu para mafia nelayan Negara asing main mata dan tutup mata dengan penjaga dan otoritas keamanan NKRI. Sama juga kekayaan galian laut yang banyak mengadung biji timah super menjadi primadona bagi mafia timah pengusaha kapal isap yang mangkrak di tepi laut dan se-

lat di sekeliling pulau Bangka dan pulau Belitung termasuk Desa Penganak Kecamatan Jebus. Para nelayan resah dengan keadaan air yang keruh, serta hasil tangkapan ikan berkurang. Masyarakat lokal hanya mampu berdiam diri sambil mengumpat. Para mafia timah masuk ke seluruh sektoral masyarakat. Ada masyarakat yang mendukung ada juga masyarakat yang

menolak. Meskipun masing – masing masyarakat memiliki kepentingan masing-masing. Antara masyarakat berebutan kepentingan tadi ada pemerintah yang catatan menjadi dewa penyelamat dengan seragam baju berbagai macam bentuk. Pihak pemerintah berdalih mulai memperdayakan masyarakat dan kearifan lolal. Fakta di lapangan di dalam

kapal isap tersebut terjembullah manusia-manusia yang sulit dipahami dengan warna dan bahasa entah dari planet mana sejenis alien. Ternyata warga negara Thailan telah lama hidup di dalam kepal isap timah di Bangka Belitung. Meraka dipekerjakan untuk menandingi masyarakat lokal Bangka Belitung. Disnaker Pemprov Babel tidak berdaya berhadapan dengan para mafia timah di Bangka Belitung yang memiliki jaringan ke seluruh sentral sampai dengan luar negeri. “Kami ini warga Desa Penganak ini hanya jadi penonton selama ini. Sementara para kapal isap itu merampok dengan cara berizinan. Lalu kami ini maksudnya disuruh merampok lalu di tangkap atau melarikan diri lalu di door oleh polisi. Polisi ber-

7

dalih penjahat melarikan diri,” jelas Dede tokoh masyarakat asli Kecamatan Jebus. Masyarakat desa di sekitar laut yang ada kapal isapnya hanya ramai sesaat saja. Setelah kapal isap pergi entah kemana, laut menjadi dangkal serta air laut melebar hingga daratan tempat pemukimanan masyarakat. Setelah itu masyarakat tadi tengelam ditelan bumi. Bagi para pejabat yang member izin dengan para mafia timah hidup mewah bergelimang harta dan terlindungi dari mara bahaya dan bencana. Mereka hidup tenang dan nyaman menikmati masa tuanya hasil perselingkuhan perizinan tadi (berzinah penjahat dengan pejabat) di kampung halamannya seperti Nur Salim dkk. Tim

Proyek Siluman Tahun 2013 Bangka Tengah (MP) – Pekerjaan peningkatan peninggian jalan di Jalan Raya Simpang Gedong di Desa Lampur, Kecamatan Sungai Selan, Bangka Tengah asal jadi dan amburadul. “Cara kerja membuat asal jadi, membuat pondasi seperti membuat pondasi rumah penduduk biasa (pondasi rumah) yang tegak lurus,” jelas Asan. Menurut Asan, pembuatan tersebut pondasi tersebut harus ada kemiringan dan harus ada tunjang supaya tidak mudah ambruk, tetapi talut yang dikerjakan ini tidak ada sama sekali tunjangannya. “Kalau talut sudah selesai dan di samping udah diisi tanah urukannya dan dilewati oleh tronton talut tersebut pasti ambruk. Karena tidak ada sarana tunjanganya satupun. Dan derajat talut tersebut hanya nol %. Dan papan plang proyek tidak ada dipasang,” ujar Asan. Sementara RR, masyarakat yang berdomisili di tempat pengerjaan proyek tersebut tidak tahu menahu menengai proyek tersebut. “Kami tidak tahu tentang perusahaan proyek tersebut,” jelas RR di lokasi proyek Jalan Raya Simpang Gedong Desa Lampur, Kcamatan Sungai Selan, Bangka Tengah (12/7). Kemungkinan proyek tersebut adalah proyek siluman Kabupaten Bangka Tengah, Propinsi Bangka Belitung. Karena tidak ada nama proyek, anggaran proyek, volume proyek, jastifikasi proyek, konsultan proyek, konsultan pengerjaan, konsultan pengawas, pagu dana, sumber dana dan tahun anggaran? Entah instansi mana, dinas mana, atau pemerintahan mana baik kabupaten maupun propinsi mana? Meskipun proyek tersebut proyek siluman tetap menjadi harapan masyarakat dua desa yaitu Lampur dan Desa Kerantai, Kecamatan Sungai Selan. “Kami bukan mau tahu atau asal tahu saja tentang proyek talut tersebut. Cuma kami harapkan supaya pemerintah dapat menunjukkan kinerjanya secara akuntable dan dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat,” jelas RR dengan nada menyesalkan proyek siluman tersebut. Tim

Dua Rumah Bakal Segera Kinclong Bangkinang (MP) – Meski mentari baru tiga jam lagi akan menyembul di ufuk timur, Jefry Noer sudah menerabas dinginnya angin perbukitan Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang itu, dini hari Minggu (14/7). Ditemani istrinya, Eva Yuliana, Bupati Kampar ini mau mendatangi rumah Asjaya, lelaki 56 tahun yang menjadi penghuni rumah kumuh di sebuah gang sempit di desa Ridan Jaya itu. Asjaya tak sendirian di rumah itu. Masih ada istrinya, Siti Halimah bersama tujuh putra-putrinya. “Ini rezeki dari Allah yang diberikan melalui Pemda Kampar. Maka berterimakasih lah kepada Allah,” kata Jefry waktu menyerahkan miniatur rumah kepada Asjaya. Pada miniatur rumah itu tertera tulisan Rp 45 juta — bukan Rp 48 juta seperti pada berita sebelumnya. Asjaya adalah keluarga kedua yang menerima program rumah layak huni dari Pemkab Kampar, di hari pertama Safari Ramadhan Pemkab Kampar 2013 itu. Jelang

Bupati Kampar H Jefry Noer SH photo bersama usai memberikan secara simbolis plakat rumah bedah kepada salah seorang keluarga tidak mampu di desa Ridan Permai Kec. Bangkinang pada acara Safari Ramadhan 1434 H 14/7.

berbuka puasa pada Sabtu (13/ 7) sore, Jefry, Ketua Tim Penggerak PKK, Eva Yuliana dan sejumlah pimpinan Satker di lingkungan Setda Kampar, su-

dah mendatangi rumah Yulhendri di kawasan Kelurahan Langgini kecamatan yang sama. Selain menyerahkan pla-

kat seperti yang diterima Asjaya, Jefry juga menyerahkan duit Rp 3 juta. Duit itu untuk bekal pedagang sate keliling ini bersama istri dan

dua putranya selama ramadhan. “Kami tak tahu apa yang musti kami katakan. Sebab kami sangat terharu atas semua pemberian ini,” kata Ani, istri Yulhendri. Kalau di rumah Yulhendri Jefry dan sejumlah pejabat lain menggelar buka puasa bersama, di rumah Asjaya justru menggelar sahur bersama, sebelum kemudian pergi ke masjid, taraweh maupun sholat subuh. Selama safari ramadhan, ada 42 rumah kumuh di 21 kecamatan di Kabupaten Kampar, yang bakal disulap oleh pemerintah kampar, menjadi rumah layak huni. “Lepas lebaran rumah itu segera dibangun,” kata Kadis Cipta Karya Kabupaten Kampar, Fauzi Nurta. Camat Bangkinang Sugianto mengatakan, ada sekitar 150 unit rumah kumuh di daerah itu. “Alhamdulillah tahun ini ada 21 rumah yang akan direhab. Rumah itu, 13 unit bantuan provinsi, sisanya dari Pemkab Kampar,” katanya. Hk/Mp

Operasi Pekat Siak 2013, Polres Bengkalis Amankan 8 Tersangka 7 Tersangka Narkoba, 1 Tersangka Bandar Togel Bengkalis (MP) - Jajaran Polres Bengkalis melaksanakan operasi pekat siak 2013 di beberapa wilayah hukumnya Jumat (5/7) lalu. Di wilayah Mandau sasaran petugas dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) kali ini adalah tempat hiburan, hotel kelas melati dan café remangremang kecamatan Mandau dan Pinggir karena disinyalir sering terjadi penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. Dari beberapa café remang-remang kilometer 7 sampai 14 jalan Duri-Dumai, polisi berhasil mengamankan 6 tersangka ditiga lokasi berbeda. Diantaranya ER (25) pedagang kopi, SD (26) Kasir café, SM (29) Psk, SY (32) pemilik café, HP (33) pemilik café dan MR (45) seorang buruh cuci sekaligus kurir narkoba dengan total jumlah barang bukti sabu-

sabu sebanyak 11 paket seharga jutaan rupiah. Di wilayah Pinggir petugas menangkap ERM (40) di rumahnya jalan Lancang Kuning Kelurahan Titian Antui Kecamatan Pinggir karena kedapatan menjual nomor judi togel dengan barang bukti buku rekapan nomor togel, uang sebesar Rp 427.000, buku tafsir mimpi dan sebuah kalkulator. Selanjutnya masih di wilayah Pinggir petugas berhasil menangkap RJ (34) warga Balai Makam karena menguasai narkoba jenis sabu sebanyak 2 paket kecil seharga Rp 300 ribu yang disimpan dikantong celananya di café remang-remang jalan Pekanbaru-Duri Desa Tengganau Pinggir. Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Narkoba AKP Willy Kartamanah terkait operasi pekat siak 2013, membenarkan adanya penangkapan 8 orang tersangka dalam operasi penyakit masyarakat

Sejumlah karyawan cafe yang diperiksa identitasnya.

tersebut yang dilaksanakan secara mendadak pada hari Jumat (5/7) lalu. “Ya benar kita telah mengamankan 8 tersangka tindak kejahatan, 7 tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan satu orang kita tangkap karena berprofesi sebagai bandar togel. Semua tersangka sudah kita tahan di sel tahanan Polres,” ungkap Willy. Selain mengamankan para tersangka, lanjut Willy, dalam operasi pekat itu juga

pihaknya bekerjasama dengan Sat Polisi Pamong Praja Kecamatan Mandau juga merazia beberapa tempat hiburan dengan memeriksa identitas dan merazia sejumlah hotel kelas melati dan berhasil mengamankan beberapa pasangan mesum. “Kita juga bekerjasama dengan Satpol PP Mandau merazia tempat hiburan dan hotel, kita periksa identitas pengunjung termasuk karyawannya dan dalam operasi tersebut kita mengamankan

beberapa pasangan mesum, setelah kita data dan dilakukan pembinaan pasangan mesum tersebut kita perbolehkan pulang,” katanya lagi. Sementara itu, salah seorang tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu, MR (45) wanita paruh baya, warga jalan Duri-Dumai kilometer 7, yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang cuci baju para PSK di sebuah lokalisasi di Mandau ketika diwawancara mengaku menjadi kurir sabu karena himpitan ekonomi dengan upah sekali menjadi kurir Rp 150 ribu. “Saya janda susah pak, kalau mengandalkan buruh cuci saja mana cukup untuk biaya sebulan, jadi saya terpaksa kerja begini karena sekali disuruh para pengunjung café upahnya 150 ribu pak, kan lumayan. Tapi kalau dah begini saya kapok dan nasib saya sekarang terserah pak polisi saja,” ujarnya yang juga mengaku sesekali ngisap sabu apabila diberi konsumen. SBI

Sungai Simpang Gedong Sedang Dihancurkan Bangka Tengah (MP) - Meraungnya suara mesin tambang inkonvensional (TI) yang berada di air tawar atau danau di hilir sungai Desa Kerantai hingga sampai dengan jembatan Simpang Gedong bersautan satu sama lainnya. Tidak tahu jumlahnya berapa unit prontase atau seberapa besar kerusakan yang terjadi di dalam hutan rasau tersebut. Dari bentuk wujud air yang sudah seperti kolam lumpur yang sangat pekat serta berwarna kehitaman tentu telah lama sekali kegiatan dan aktifitas tersebut. Alur sungai Desa Kerantai dengan bermuara di sungai Jirak Desa Lampur ini sekarang mulai pendangkalan yang sangat signifikan serta kerusakan alur sungai yang juga sama parahnya. Sudah pasti pemkab menyalahkan sepenuhnya kepada masyarakat. Sayang masyarakat yang mana asal dari mana atau warna baju apa? “Inilah contoh preseden buruknya lembaga pemerintahan pasca reformasi kebebasan tata kelola serta tata niaga timah. Sementara yang mencuri keuntungan di balik kegiatan iligal mining ini hanya para mafia timah dan penegak hukum. Terbukti raibnya kasus tangkapan timah yang hanya persentase tidak berbanding lurus dengan hukum dan keadilan. Atau seperti tangkapan pasir zircon yang tak tahu kemana rimbanya. Seperti kasus Hidayat 1 kg timah merungguk di jeruji besi jika dibandingkan dengan kasus para mafia timah hanya vonis hakim 40 s/d 70 hari tahan rumah lalu bebas. Dulunya mereka ditangkap di dalam hutan Kerakas Desa Kerakas, berbagai macam serta merk alat berat diangkut ke Mapolda Babel. Tetapi kenyataannya sekarang telah berjibun TI-TI dan alat berat di hutan Kerakas tersebut. Jadi sebenarnya ada apa dengan para penegak hukum atau memeliharanya,” jelas tim LAKIP RI BABEL berinisial AK dalam perbincangan dengan MP (12/7). Tim MP

Dampak Hujan Buatan, Petani Semangka Menjerit Pekanbaru (MP) - Langkah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuat hujan buatan untuk memadamkan karhutla beberapa waktu lalu menjadi malapetaka bagi petani semangka di Pekanbaru. Penyemaian garam membuat tanaman mereka layu dan gagal panen. “Hancur tanaman kami sekarang Bang. Gak bisa panen, tanaman layu,” kata Asjudin, petani semangka di Simpang Baru, Panam. Asjudin menjelaskan, akibat hujan buatan tersebut, kandungan tanah menjadi asin. “Plastik wadah tanaman saja kalau dijilat, asinnya bukan main Bang. Ke mana kami harus mengadu,” kata Asjudin lagi. Petani, kata Asjudin berencana akan melaporkan hal ini kepada pemprov Riau, pemko Pekanbaru dan BNPB. “Kami mau adukan Bang. Soalnya, kami rugi besar, modal pun tak kembali. Apalagi, sekarang ini kan musim panen,” tegas Asjudin. Tbn/Red


Daerah

8 LINTAS DAERAH Sindikat Penipuan Lewat ATM Dibekuk Sampit (MP) - Polres Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit Kalimantan Tengah berhasil menangkap satu orang sindikat penipuan lewat ATM berkedok sebagai service centre yang terekam dalam CCTV. Setelah berhasil menangkap sindikat penipuan lewat ATM berinisial R, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu handphone, satu helm, satu baju, satu buah laptop dan sebuah sepeda motor. Pelaku penipuan yang terekam kamera CCTV mempermudah pihak kepolisian melakukan pengejaran dan berhasil meringkus tersangka. Modus operasi pelaku menggunakan tusuk gigi atau batang korek api yang dimasukkan ke dalam lubang ATM hingga saat ATM dimasukan tersumbat bahkan tidak berfungsi dan kartu atm tidak bisa dikeluarkan. Saat itulah pelaku mencoba menawarkan diri/dan mengaku sebagai service center. Kapolres kotim AKBP Himawan Sik MH kepada beberapa wartawan mengatakan, “Satu orang pelaku berinisial R ditangkap di Sampit dengan tempat kejadian perkara (TKP) di ATM Mandiri di SPBU jalan MT Haryono. Sedangkan satu orang lagi masih dalam pengejaran uang hasil jarahan itu berjumlah 97 juta didapat dari beberapa tempat seperti di Palangkaraya, Sampit, Pangkalan Bun, bahkan hingga ke Menado dan Pare-Pare,” ujar Kapolres. Ariy

TAHUN AJARAN BARU

Omzet Pegadaian Naik 30 Persen Semarang (MP) - Wakil Pimpinan Pegadaian Cabang Poncol, Adi Priyanto mengakui ada kenaikan omzet dan jumlah nasabah di kantornya dalam beberapa pekan terakhir. “Kenaikan omzet berkisar 20 persen hingga 30 persen dibandingkan kondisi normal,” katanya. Menurutnya, kenaikan ini dikarenakan antara lain menjelang tahun ajaran baru sekolah. Biasanya jumlah nasabah sekitar 100 orang per hari tetapi beberapa hari belakangan naik menjadi sekitar 120 orang hingga 130 orang per hari. “Saya juga banyak menemui nasabah yang menginginkan nilai taksiran gadainya dinaikkan karena mereka terdesak kebutuhan biaya sekolah anak,” kata Adi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, tidak bisa berkomentar banyak soal perjuangan orangtua mencari dana untuk biaya sekolah anaknya. Ia hanya bisa mengatakan pemerintah sudah berusaha keras agar biaya pendidikan terjangkau. Ia mencontohkan, pemerintah telah mengucurkan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (SMP). “Anak-anak yang sekolah di SD ataupun SMP negeri digratiskan untuk biaya operasional,” katanya. Jika ada temuan penarikan biaya operasional di tingkat SMP ataupun SD, pihaknya akan segera bertindak. Dinas pendidikan akan mengklarifikasi langsung sekolah negeri yang memungut biaya operasional. Lain halnya dengan sekolah swasta. Para orangtua yang punya anak sekolah di swasta inilah, menurut Bunyamin, yang kemungkinan membutuhkan banyak biaya. “Pihak sekolah dibebaskan menarik uang pembangunan. Kami tidak bisa berbuat banyak kalau mereka tidak sekolah di negeri,” katanya. Tbn

RAMADAN 2013

Ribuan Petasan dan Kembang Api Direndam Lalu Dikubur Nunukan (MP) - Kepala Satuan Polisi Pemong Praja dan Linmas Nunukan Haji Syafruddin Artha memimpin pemusnahan ribuan petasan dan kembang apiberbagai merk di halaman kantor, Jalan Pahlawan, Kecamatan Nunukan, Senin (15/7/2013). Barang sitaan ini merupakan hasil razia yang digelar Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas Nunukan, TNI Angkatan Darat, Polisi, TNI Angkatan Laut, Polisi Militer TNI dan Brimob. Dari razia yang digelar dua hari belakangan ini, petasan dan kembang api milik Nurdia, Haji Suma dan Rini dimusnahkan dengan cara direndam di air lalu ditanam. “Kami berjalan dua malam, kami temukan petasan maupun kembang api. Setelah kita temukan, kita panggil yang bersangkutan, kita bikinkan pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Barang kita musnahkan dengan cara kita rendam air setelah itu kita kubur,” ujarnya. Ia mengatakan, petasan dan kembang api itu diperoleh dari berbagai tempat. “Pertama kami razia, ditemukan di Toko Melati. Dia sudah datang buat pernyataan. Dia tidak tahu kalau itu dilarang. Setelah kita berikan penjelasan, dia bersedia tidak mengulangi,” ujarnya. Sementara barang sitaan lainnya diperoleh di pasar malam dadakan, Binusan. Syafruddin mengatakan, sejak giat dilakukan razia petasan dan kembang api, para pedagang sudah tidak berani lagi menjual di Pasar Malam Inhutani. Mereka memilih menjual di pasar malam dadakan, yang biasanya digelar berpindah-pindah. “Seperti Minggu di Mansapa, nah ini di situ lagi. Mereka memang menjual di pasar dadakan,” ujarnya. Sebelum dilakukan razia, kepada para pedagang telah diberikan peringatan melalui edaran tertulis agar tidak menjual petasan dan kembang api. Namun karena edaran tersebut tak diindahkan, pihaknya harus menyita dan memusnahkan petasan dankembang api yang berhasil disita. Selama Ramadan, Satpol PP dan Linmas Nunukan melakukan beberapa kali operasi dalam sehari. Operasi internal dilakukan pada pukul 08.00-10.00, pukul 12.0014.00 dan pukul 16.00-18.00. Sementara operasi gabungan dilaksanakan mulai pukul 21.00 malam. Operasi ini menindaklanjuti terbitnya Instruksi Bupati Nunukan Nomor 188.55/I/VI/2013 tentang Penertiban Kegiatan Tempat-Tempat Hiburan, Rumah Makan atau Restoran Serta Pedagang Makanan dan Minuman Selama Ramadhan 1434 Hijriyah di Wilayah Kabupaten Nunukan “Mulai H-2 kita sudah operasi terus. Sasaran kita adalah miras, kedua anak-anak termasuk ibu-ibu siapapun yang berada di tempat-tempat tidak layak. Artinya tidak layak seperti di jalan lingkar atau tempat sepi di Tanah Merah,” ujarnya. Tbn/Red

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

7 Orang Masyarakat Kabupaten Lamandau Sampaikan Dokumen ke Humas KPK Lamandau (MP) - Wartawan Melayu Pos mendampingi tujuh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk menyerahkan dokumen peroyek perumahan dan jalan yang anggarannya tidak masuk akal ke Humas KPK, Senin (08/07) lalu. Tampak di ruang tunggu KPK padat dengan antrean para pelapor dari semua daerah. Setelah pukul 02.00 WIB grup a/n H M Abidinur dipersilakan masuk ke ruang Humas KPK. “Selamat siang H M Abinur dari Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah,” sapa Humas KPK. Setelah para pelapor dipersila-

kan duduk, Melayu Pos mohon ijin kepada Humas KPK untuk mengambil foto, namun Humas KPK meminta jangan difoto. “Karena di ruang saya ada petunjuk dilarang mengambil foto,” ujarnya. H M Abinur langsung menjelaskan kepada Humas KPK bahwa Melayu Pos Kabupaten Lamadau memang diminta mendampingi setiap ada kegiatan. Humas KPK langsung melihat, menyapa seyum kepada Melayu Pos. Setelah itu, Humas KPK meminta kepada pelapor duduk sama-sama dan meminta penjelas berkas yang ia terima. Abidinur menjelaskan terle-

bih dahulu bahwa nama-nama jalan dan gang telah dirubah oleh Pemkab Lamandau memang sengaja untuk menghilangkan jejak penyelidikan KPK kalu pihak KPK mau ngecek alamat jalan dan gang proyek perumahan dan jalan. “Kalau di dalam berkas lelang sudah sesuai dengan persedur tapi di fisik bangunan di lapangan tidak sesuai hanya akal-akalan. Saya ini juga pemborong pak, jadi saya tahu. Pekerjaan saya saja sudah diperiksa oleh Kejaksaan Nanga Bulik. Saya siap diperiksa oleh siapa saja kalau pekerjaan saya salah. Kalau memang penegak hukum di

daerah mau menegakan hukum dengan sesugguhnya banyak mesalah hukum di daerah yang mau ditegakan. Tapi pihak penegah hukum di daerah tutup mata,” jelas Abidinur. LSM “Batu Petahan” menyambung penjelasaan Abidinur contoh saja kasus pengadaan sepeda motor tahun 2004 di Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau sampai saat ini tidak ada yang menjadi tersangka karena sengaja ditutup-tutupi oleh penegak hukum di daerah karena diduga menjadi mesin ATM mereka. Pihak KPK menanggapi

Humas KPK sedang mengecek berkas.

deng hormat atas kerja keras masyarakat Kabupaten Lamandau telah membantu KPK menegakan hukum. “Bapakbapak bersabar dulu kami akan pelajari semua berkas dan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah pak daerah yang masih dekat dan tidak seberapa, sedangkan kasus bupati Bebual saja masih bisa ditangkap KPK,” jelas Humas. Robet

MASYARAKAT TIDAK PUAS DENGAN HASIL PROYEK SWAKELOA

Penegak Hukum Diminta Usut Penyimpangan di Dinas PU Tasikmalaya (MP) – Masyarakat Kota Tasikmalaya mendesak Walikota dan penegak hukum menyelusuri penyimpangan berbagai proyek di Dinas PU Binamarga Kota Tasikmalaya.

Diduga beberapa tahun terakhir ini, pelaksanaan proyek jalan, khususnya proyek pemeliharaan (swakelola) di Kota Tasikmalaya, penger-

jaannya mengecewakan masyarakat setempat. Agus, mantan karyawan DPU Provinsi Jabar mengatakan, proyek yang dikerjakan secara swakelola (pemeliharaan), di berbagai daerah Kota Tasikmalaya menyalahi aturan. Proyek swakeloa pada tahun anggaran 2013, mengundang protes masyarakat karena pelaksanaan fisiknya terkesan asal-asalan, padahal dananya mencapai Rp 2,9 miliar. “Tidak dapat pungkiri banyak jalan yang baru diperbaiki melalui swakelola sudah rusak mengelupas kem-

bali, hingga mengakibatkan aktifitas roda perekonomian masyarakat terganggu,” kata Agus. Proyek pemeliharaan (swakelola), bukan rahasia umum karena semuanya dikerjakan oleh pihak DPU, seperti aspal, tenaga kerja dan masalah upah pekerja di lapangan. “Proyek swakelola yang dikerjakan Dinas PU Binamarga Kota Tasikmalaya, hanya sekedar menghabiskan anggaran karena semua diatur oleh pihak DPU setempat,” katanya. H Djadja W mantan anggota DPR/MPR RI dalam pem-

bicaraannya mengatakan, banyak kondisi jalan di wilayah Kota Tasikmalaya memprihatinkan. “Melihat kenyataan itu, masyarakat mesenyalir ada KKN dalam pengerjaan proyek pemeliharaan itu, masyarakat menghimbau pihak penegak hukum untuk menyelusurinya,” kata Djadja. Sementara, Trisno Kabid jalan dan jembatan PU Binamarga Kota Tasikmalaya, membenarkan banyak ruas jalan di kota yang rusak dalam katagori rusak berat, ringan dan sedang. Dana pemeliharaan jalan

untuk tahun 2013, di Kota Tasikmalaya dalam tahun anggaran 2013 sebesar Rp 2,9 miliar, di antaranya untuk pembelian aspal Rp 1,3 miliar dan pemeliharaan jalan sebesar Rp 1,6 miliar. Sedangkan panjang jalan yang ada di Kota Tasikmalaya 395, 660 km, Jalan lingkar 20, 267, Jalan Prop 36, 541 km dan Jalan negara 9, 472 km, total panjang 650, 940 km. “Untuk Jalan Kota Tasikmalaya yang kondisimya masih baik sekitar 23, 098 km dan yang rusak yang harus mendapat perhatian untuk diperbaiki sekitar 163, 562 km,” kata Trisno. Tim

Tarif Damri Murah, Penumpang Travel Sepi Seruyan (MP) - Para sopir angkutan travel di Kuala Pembuang, Jumat (12/7) kemarin mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Seruyan, mereka meminta agar pihak perhubungan untuk merubah tarif tersebut karena dengan tarif yang ada saat ini membuat para travel merugi dan tidak ada penumpag seperti biasanya. Adi yang menjadi salah satu dari perwakilan pihak travel di Kuala Pembuang mengatakan, dengan adanya Bus Damri yang sudah melakukan kegiatan pelayanan terhadap penumpang dengan tarif yang sangat murah yakni Rp 35.000 per orang dengan

rute Kuala Pembuang-Sampit. Membuat pihaknya merugi dan dirugikan karena sepinya penumpang, masalahnya karena warga masyarakat sekarang ini lebih memilih ikut Bus Damri tersebut, ketimbang ikut taksi travel yang mereka kelola selama ini. Menurutnya, dengan adanya bus tersebut pihaknya tidak terlalu ambil pusing namun yang diperhatikan adalah keberlangsungan penghasilan pihak travel yang sudah dari awal membantu masyarakat Kuala Pembuang, sekarang ini terjadi dan terlihat semenjak adanya Damri itu travel mereka sepi

penumpang maka dari itu pihaknya meminta kepada Dinas Perhubungan untuk merevisi tarif tersebut sehingga tidak ada aksi yang tidak diinginkan terhadap Damri itu. “Kami minta tarif bus itu paling rendah Rp 50.000 perorang sehingga travel tidak merasa dirugikan, agar paling tidak ada penyeimbangan kepada kami pengelola travel. Selain itu, mengenai kuota bus tersebut, yang seharusnya hanya berjumlah 23 orang, namun realisasi di lapangan cukup memprihatinkan karena bisa mengangkut penumpang melebihi kafasitas sehingga perlu

diamankan dan tentu dengan adanya aksi tersebut cukup merugikan pihak travel karena penumpang yang menggunakan travel saat ini terbatas. Kami minta dinas tersebut segera menindaklanjuti permasalahan ini secepatnya,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dishub Kominfo Kabupaten Seruyan Nurdin Kazub mengatakan dengan adanya usulan dari pihak travel ini pihaknya akan mengajukan lagi kepihak Damri pusat, karena pihaknya hanyalah menjalankan instruksi dari pusat dan mengenai tarif itu juga sudah ditentukan. Dan jika memang usulan itu

diterima dan dievaluasi oleh pusat maka kita akan terapkan namun jika tidak maka kita tidak bisa menaika tarif itu. “Tarif ini merupakan tarif tertinggi yang sudah diberlakukan pusat untuk Damri tersebut di Kuala Pembuang,” ungkapnya. Seperti diketahui untuk tarif travel jurusan Kuala Pembuang-Sampit saat ini naik menjadi Rp 85.000 per orang, dan tentu ini menjadi beban tersendiri untuk masyarakat karena terlalu mahal sehingga mereka lebih memilih untuk menggunakan jasa Damri yang disediakan pemerintah untuk membantu masyarakat. Sim

Ratusan Warga Tahan Ujang Alex Lurah Polisi Desa Tugboat dan Tongkang Baleraja Siang Mengabdi Sampit (MP) - Ratusan warga di dua desa desa Cempaka Mulia Timur dan Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit, Kalimantan Tengah tahan empat buah tugboat dan tongkang bermuatan bauksit saat melewati perairan sungai Cempaga karena tuntutan air bersih belum juga direalisasikan. Aktivitas tambang yang marak di Kabupaten Kotawaringin Timur Sampit akhirakhir ini membuat sejumlah warga desa akhirnya secara spontanitas turun ke sungai dan melakukan penahanan empat buah tugboat dan tongkang bermuatan bauksit yang diduga milik perusahaan PT Fajar Mentaya Abadi (FMA). Penahanan oleh warga di dua desa, yaitu Desa Cem-

paka Mulia Barat dan Desa Cempaka Mulia Timur Kecamatan Cempaga tersebut berimbas karena janji perusahaan untuk mengadakan air bersih yang selama ini diharapkan belum juga terealisasi. Tugboat dan tongkang yang ditahan warga yang berada di tepian sungai Cempaga di antaranya Tugboat Widmarine 8 dan Tugboat Buana Advance. Menurut Ali (40), “Penahanan tugboat dan tongkang secara spontanitas dan tidak ada propokasi dari siapapun. Warga tidak melakukan penjarahan maupun pengrusakan. Mereka berharap perusahaan segera merealisasikan air bersih, selain itu warga juga meminta pemerintah segera menyelesaikan pekerjaan jembatan cempaga,” harapnya. Ariy

Indramayu (MP) - Siapa yang tak kenal tangan kokoh pemuda ini? Sifat ramah dan penuh simpatik seorang Lurah Polisi Desa Baleraja yang masih muda belia, yang dipercaya oleh seorang Kepala Desa Ahmin untuk memegang jabatan seorang Lurah Polisi Desa yang berkiprah untuk mengurus di dalam yaitu keamanan desa. Menurut Ujang Alex selaku Lurah Polisi Desa Baleraja Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu menyatakan kepada wartawan sikap dukungan adanya perubahan dan regenerasi kepeminpinan yang cerdas, sehat, agamis, supel, karismatik, cendikiawan dan peduli rakyat kecil dan harus mengukur diri atau kemampuan ucapannya. “Menurut pribadi saya

bekerja dan melaksanakan tugas dengan baik dan juga penuh tanggung jawab yang besar itulah yang dilakukan, di samping itu mengatakan sebagai Oemar Bakri maka semua tugas harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan tidak boleh dibiarkan begitu saja,” ucap pria humoris itu.

Menurut Ujang Alex, ia memang seorang supir travel hingga sampai sekarang tetap masih menjalani profesinya. “Kalau profesi sebagai sopir travel saya berhenti saya di-tuntut resiko hidup seharihari,” ungkapnya menjadi penjabat desa hanya pengabdian. Sarifudin/Ub

Kepergok Makan Siang, Puluhan PNS Blingsatan Pamekasan (MP) – Sejumlah warung dan rumah makan di wilayah kota Pamekasan, yang nekat buka di siang hari dirazia petugas Satpol PP Pamekasan, Senin (15/7/ 2013). Karuan saja, razia mendadak ini membuat puluhan PNS Pemkab Pamekasan, yang kepergok makan siang di warung itu terlihat belingsatan dan berusaha sembunyi, menghindar dari razia.

Razia yang dipimpin Kabid Penegakan Perda Satpol PP Pamekasan, Samsul Rizal, pertama petugas bergerak menuju Depot Bandung, di Jl Diponogoro, di lokasi itu petugas mendapatkan sejumlah warga laki-laki sedang makan. Kemudian petugas mendatangi Warung Pojok, di Jl Agussalim. Di dalam warung itu terdapat puluhan PNS laki-laki berbaur dengan warga

sedang makan. Ketika petugas masih di halaman warung, sejumlah PNS berlari masuk ke belakang bersembunyi, bahkan pura-pura tidur di atas bale bambu sambil berselimutkan kain terpal. “Ayo bangun semua, jangan pura-pura tidur di sini. Sekarang bukan jam istirahat kantor, kenapa kalian berada di warung ini. Yang di meja itu makanan kalian yang sengaja ditinggalkan,” kata

salah seorang petugas, membangunkan sejumlah PNS. Dengan malu-malu beberapa PNS mengakui jika saat itu tidak puasa dan makan siang di warung. “Kami janji Pak, tidak akan mengulangi tindakan kami makan siang di saat bulan Ramadan,” kata seorang PNS yang meminta namanya tidak dicantumkan. Selanjutnya petugas mencatat nama berikut tempat

kerja PNSyang kepergok makan siang. “Kami akan melaporkan bapak-bapak yang makan siang di warung ini ke atasan masing-masing. Maaf, kami hanya menjalankan perintah,” tambah petugas. Lalu petugas menuju rumah makan Kunya-Kunya di Jl Kesehatan. Di lokasi itu hanya beberapa warga yang makan siang. Tbn/Mp


Daerah

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

9

Bupati Hadiri Penyerahan Sharing Produksi Kayu Perhutani

KILAS DAERAH

Cianjur (MP) - BupatiCianjur Drs H Tjetjep Muchtar Soleh MM, Kamis 11 Juli 2013 menghadiri penyerahan Sharing Produksi Kayu Tahun 2010 dan 2011 oleh Perum Perhutani KPH Cianjur kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), bertempat di Aula Kantor Perhutani KPH Cianjur. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Cianjur, Kepala BPN Cianjur, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Cianjur serta tamu undangan lainnya.

Kantor Kemenag Isi Ramadan Berbagai Kegiatan Amaliyah

Bupati Cianjur dalam sambutannya menyampaikan bahwa sumberdaya alam khususnya hutan dan lahan yang kita miliki sudah mengalami penurunan kemampuan daya dukung, oleh karenanya pemerintah setiap tahunnya berupaya untuk memulihkan kerusakan sumberdaya alam ini. Selanjutnya Bupati mengajak semua pihak, marilah kita bersama turut andil dan berperan aktif serta bertanggungjawab untuk melestarikan sumber daya

alam, hutan, tanah dan air dengan senantiasa menumbuhkan dan meningkatkan gerakan pemeliharaan hutan. Lebih lanjut Bupati mengingatkan kepada semua pihak yang terkait terutama lembaga yang berwenang menangani hutan agar senantiasa terus meningkatkan kinerjanya serta awasi dan kendalikan penebangan di wilayah kerjanya. Terakhir Bupati mengharapkan melalui moment penyerahan sharing produksi kayu tahun 2010 dan

2011 oleh Perum Perhutani KPH Cianjur kepada LMDH ini dapat membawa manfaat yang menyentuh langsung kepada masyarakat dan berdampak pula terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatkan peluang usaha serta mempercepat pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan di Kabupaten Cianjur. Sementara itu Administratur Perum Perhutani KPH Cianjur, Ir Bambang Juriyanto MM

menyampaikan sharing produksi kayu tahun 2010 dan 2011 oleh Perum Perhutani KPH Cianjur ini diserahkan kepada 63 LMDH/Desadari 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Cianjur dengan nilai mencapai Rp 1.107.745.223 miliar. Bambang mengharapkan penyerahan sharing ini dapat dioptimalkan dan dimanfaatkan untuk penguatan dan kemajuan LMDH serta untuk semakin merekatkan silaturrahim antar sesama LMDH. Dani

Anggota KUD Marga Rahayu Tutup Jalan Perkebunan Sampit (MP) - Kesal lantaran pembagian hasil plasma tidak sesuai dengan kesepakatan ratusan warga desa Bhakti Karya yang juga anggota KUD “Marga Rahayu” Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur-Sampit Kalimantan Tengah akhirnya nekat melakukan pemortalan pada areal sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit. Kasus sengketa lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur hingga kini terus saja terjadi seperti yang dilakukan

ratusan warga Desa Bhakti Karya dengan melakukan pemortalan hingga pembakaran ban bekas pada

jalan masuk perkebunan kelapa sawit PT Karya Makmur Bahagia. Akhirnya puncak kemarahan warga anggota KUD “Marga Rahayu”, sudah tidak terbendung lagi lantaran tidak adanya penyelesaian hingga terus berlarut-larut terkait ketidaksesuaian pembayaran hasil kebun plasma sawit seluas seribu hektar kepada warga pemilik lahan. Tak pelak ratusan warga desa transmigran sejak tahun 1984 ini dan tergabung dalam

koperasi unit desa marga rahayu akhirnya nekat melakukan aksi pemortalan pada tiga titik jalan masuk, puncaknya mereka melakukan aksi bakar ban bekas dan penyulutan kembang api pada lokasi tersebut. Sayang saat aksi pemortalan berlangsung tidak terlihat seorangpun jajaran dari pihak perusahaan yang hadir. Menurut ketua Gapta Provinsi Kalteng Richard aksi ini digelar lantaran masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji

perusahaan yang dimediasi oleh pihak kecamatan yang hingga kini tidak ada hasilnya. Ketua KUD Marga Rahayu, Sriyati, menyatakan, “Sesuai kesepatan berupa MoU per dua bulan sejak tahun 2010 lalu seharusnya pihak perusahaan membayar kepada warga peserta plasma sebesar satu juta dua duluh tiga ribu rupiah namun yang mereka terima saat ini hanya dibayar perdua bulan sebesar lima ratus delapan ribu rupiah,” ujar Sriyati. Heri/Ariy

Kejaksaan dan Polresta Tasikmalaya Didesak Usut Dugaan Mark Up Tasikmalaya (MP) – Mantan anggota DPR/MPR RI, H Djadja W ajak penegak hukum lebih proaktif dan jemput bola dalam melakukan pencegahan dan pengusutan KKN di Pemda Tasikmalaya, Jawa barat. Pihak penegak hukum, seperti Kejaksaan/Kepolisian daerah Jabar, harus berani dalam mengusut berbagai dugaan mark up pembangunan di berbagai instansi, di antaranya pada proyek pemeliharaan (swakelola) jalan yang dikelola pihak Dinas Peker-

jaan Umum di Tasikmalaya. “Terutama dalam pembangunan pemasangan paving block di lapang parkir lapang Dadaha dan pembangunan rehab taman alun-alun Tasikmalaya, yang menghabiskan dana miliaran rupiah,” kata Djadja. Djadja menilai, pihak Kejaksaan dan Polresta Tasikmalaya lamban, dan kurang tegas dan berani dalam mengusut dugaan mark up dana proyek lahan pakir dadaha dan taman alun-alun di Tasikmalaya.

Pasalnya dana bantuan dari Pimprov Jabar akhir tahun 2012, yang dialokasikan untuk pembangun proyek tersebut, ternyata cukup mencengangkan, mencapai Rp 888 juta lebih, padahal proyeknya hanya sebatas pemasangan paving block 50 meter persegi saja. “Begitupula pembangunan taman alun-alun yang bersebelahan dengan gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, yang didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi (APBDP)

Jawa Barat sebesar Rp 1,5 miliar,” papar Djadja. Sementara Udin salah seorang pedagang K5 yang sering berjualan di lapang Dadaha dan Alun-alun mengatakan, aneh pembangun hanya memasang keramik dan pembangunan tembok pembatas, lampu taman dan tembok pintu gerbang, dananya mencapai miliaran rupiah. “Kami sebagai masyarakat Tasikmalaya, mengimbau pihak penegak hukum, seperti KPK dan Kejaksaan dan Polri turun untuk meneliti dua pro-

yek pembangunan itu,” kata Udin. “Pembangunan kedua proyek asset Pemkab Tasikmalaya itu, didiuga di-mark up karena tidak sesuai dengan volume pelaksanaan fisik proyek dilapangan,” katanya. Sementara, Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Pol Iwan ketika hendak dikonfirmasi tidak ada di tempat. Sementara Kejari Kota Tasikmalaya, Zainudin SH MSi pada wartawan beberapa hari lalu tidak banyak komentar, terkesan menghindar. Di2n

Kepala Unit Pemasaran Pertani Indramayu Selalu Menghindar

Kadis Minta Kembalikan Pungutan

Indramayu (MP) - Apa yang telah diberitakan Melayu Pos pada edisi : 176 tentang Sewa Tanah PT Pertani diduga tanpa prosedur, pertsoalan itu terkait baik masalah mekanisme sewa tanah PT Pertani yang tertuang dalam perjanjian berdalih untuk penertiban dan demi rasa kemanusiaan. Tanah PT Pertani yang sudah jelas tanah milik pemerintah (BUMN) terletak di Desa Patrol, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu Jawa barat. Atas dasar pengakuan dan penjelasan dari Karyono selaku Kepala

Melawi (MP) - Kepala dinas pendidikan Melawi Paulus meminta kepada Sekolah SMAN 1 Sokan mengembalikan uang pungutan yang dibebankan kepada orang tua siswa. Menurutnya pungutan tersebut sudah diluar dari koredor yang ditentukan. “Kalau ada pungutan untuk uang gedung itu sudah tidak dibenarkan, maka dari itu saya minta agar pungutan tersebut dikembalikan, jangan sampai pungutan membebani orang tua siswa,” kata Paulus kepada wartawan Senin (15/7/2013) di ruang kerjanya. Pernyataan Paulus tersebut disampaikan untuk menanggapi keluhan ketua Komite SMAN 1 Sokan, Boy Anwar, yang mengaku biaya masuk bagi siswa di sekolah tersebut relatif mahal, karena banyaknya beban yang harus ditanggung orang tua. Paulus menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil semua kepala sekolah SMA, baik negeri maupun swasta. Langkah ini ditempuh untuk menghindari adanya punggutanpungutan sekolah yang dianggap tidak perlu. “Ini bukan hanya untuk SMA Sokan saja, namun semua sekolah di Melawi, saya minta melaporkan biaya pungutan bagi siswa yang baru masuk, agar kami bisa memantaunya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. Apalagi kata Paulus, pada tahun ajaran baru ini pemerintah pusat akan memberikan dana BOS bagi SMA, Rp 1 juta per anak per tahun, maka dari itu diharapkan kepada sekolah yang biaya operasionalnya mencukupi agar tidak melakukan pungutan.

Unit pemasaran PT Pertani Indramayu yang menyatakan bahwa pihaknya tidak tahu siapa yang memungut sewa tanah tersebut. Padahal di lapangan justru dia menyuruh pihak ketiga yang notabene preman yang selalu menekan, intimidasi memungut hasil sewa itu. Beberapa waktu hari lalu saat akan meminta keterangan dan penjelasan dari Karyono selaku Kepala Unit Pemasaran PT Pertani Indramayu yang hendak ditemui di kantornya sudah lebih dari tiga selalu tidak ada baik penjelasan dari pegawai bahwa bapak tidak

ada sedang ada dinas keluar kota. Ketika dihubungi via teleponnya (11/7) dengan mengirim SMS menjawab “Pak sudah ada di Cirebon.” Dan dibalas kapan bisa ketemu dan jam berapa, sampai sekarang tidak ada balasan atau jawabannya. Jadi di sini sudah cukup jelas bahwa dalam menyewakan tanah PT Pertani itu diduga tidak prosedural dan hanya mengambil untuk kepentingan diri dan kelompoknya serta mengesampingkan aturan yang sebenarnya. S Pranoto/Joy

Jalan Rusak, Ibu Hamil Ogah Periksa ke Puskesmas Cianjur (MP) - Akses jalan menuju Puskesmas Sukanagalih Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, kondisinya rusak berat. Padahal, jalan itu merupakan akses utama masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan. Terlebih bagi para ibu hamil yang terbilang masih sangat tinggi. Tingkat kelahiran di Puskesmas Sukanagalih Kecamatan Pacet per bulannya mencapai 30-40 pasien. Kepala Puskesmas Sukanagalih, Agus Suhendar mengaku, selama ini akses jalan menuju puskesmas yang mengalami rusak parah banyak dikeluhkan pasien. Asep sangat berharap sekali jalan tersebut bisa segera dibenahi mengingat dampaknya terhadap akses pelayanan kesehatan. “Angka kelahiran di Puskesmas Sukanagalih bisa dibilang lumayan tinggi. Hampir setiap hari selalu saja

ada ibu hamil yang ingin melahirkan di puskesmas. Melihat kondisi ini, kami sangat mengharapkan bisa lebih diperhatikan akses jalan karena jadi menghambat,” kata Asep, Senin (15/7/2013). Sejak dibangun dan beroperasi tahun 2008 lalu, menurut Asep, akses jalan menuju Puskesmas Sukanagalih belum pernah ada perbaikan sama sekali. Padahal, jalan itu merupakan akses vital masyarakat setempat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan. “Jalan tersebut merupakan akses vital, selain pelayanan kesehatan di sini juga ada kantor Desa Sukanagalih dan juga SMAN 1 Pacet. Makanya sangat penting sekali peran dan fungsinya,” paparnya. Di sisi lain, kata Asep, pihaknya ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada setiap pasien. Sayangnya, infrastruktur jalan

masih menjadi hambatan. “Puskesmas Sukanagalih melayani kesehatan warga Cibodas, Gadog, dan Sukanagalih. Kami berharap pemerintah bisa memerhatikan kondisi ini demi keselamatan dan kenyamanan warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” tandasnya. Sementara itu, Emi (26), salah seorang ibu hamil mengaku, kerap dihantui kekhawatiran mengalami kecelakaan menuju Puskesmas Sukanagalih karena kondisi rusaknya jalan sepanjang hampir 1,5 kilometer. “Sebetulnya takut kalau mau ke puskesmas meskipun jaraknya hanya 1,5 kilometer karena kondisi jalannya rusak. Apalagi kalau bawa motor, nanti takut terjatuh. Jalannya banyak lubang dan banyak bebatuan, sehingga mudah tergelincir jika mengendarai motor,” kata Emi. Icj/Mp

“Kalaupun harus melakukan pungutan lagi itu harus disesuaikan, jangan melebihi ketentuan yang berlaku, dan itu harus disampaikan secara transparan supaya tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” tegas Paulus. Sebelumnya, Ketua Komite SMA N 1 Sokan, Boy Anwar, mengatakan di SMAN 1 Sokan memberlakukan pungutan bagin siswa baru sebesar Rp 800 ribu. Menurutnya pungutan tersebut tidak berdasarkan musyawarah melainkan kebijakan dari Kepala Sekolahnya. Kondisi ini membuat masyarakat kecewa. “Akibat dari pada pungutan itu, banyak orang tua murid yang mengeluh. Bahkan mirisnya ada seorang anak murid yang nangis berhari-hari karena orang tuanya belum mampu membayarkan biaya yang diminta ;pihak sekolah tersebut,” ungkapnya. Boy menjelaskan, pungutan biaya masuk terhadap siswa baru sebesar Rp. 800.000 tersebut diwajibkan kepada semua siswa baru. Kata dia jika tidak bisa membayarnya maka mereka tidak akan bisa sekolah di SMA tersebut. “Sementara di sana hanya SMA 1 sekolah tingkat atas, yang lainnya tidak ada,” katanya. Adapun rincian biaya tersebut adalah, biaya daftar sebesar Rp. 100. Ribu, daftar ulang Rp. 700.000 dengan rincian, pakaian olahrga Rp, 120.000, pakaian batik Rp. 170.000, atribut sekolah Rp. 30.000, ikat pinggang Rp. 25.000, iuran komite 3 bulan Rp. 150.000, kemudian iuran pemeliharaan gedung satu tahun Rp. 50.000, LKS Rp. 145.000 dan kartu pelajar Rp. 10.000. Tbn/Red

Cianjur (MP) – Dalam mengisi kegiatan di bulan Ramadan, Kantor Kemenag Cianjur menyelenggarakan berbagai kegiatan amaliyah Ramadan. Di hari pertama puasa seluruh internal pegawai di lingkungan Kemenag Cianjur melaksanakan Tadarus Al-Quran bersama. Kepala Kemenag Cianjur H Dadang Ramdani mengatakan kegiatan dalam mengisi bulan Ramadan ini merupakan wujud aktulisasi nilai-nilai Ramadan dalam bidang sosial dan tujuan dilaksanakan kegiatan Amaliyah Ramadan ini adalah pertama, untuk meningkatkan kuantitas ibadah di bulan suci Ramadan. Kedua, untuk meningkatkan kualitas pemahaman tentang hal-hal yang berkaitan dengan bulan Ramadan. Sementara itu Humas Kemenag Cianjur Gugum menjelaskan, prioritas kegiatan amaliyah Ramadan di lingkungan Kemenag Cianjur adalah salat Dzuhur dan Ashar berjamaah di Mesjid Al-Amin. Kultum bada solat dzuhur, peringatan Nuzulul Quran, Salat istigosah/doa bersama (dalam rangka HJC yang akan dilaksanakan di mesjid Agung Cianjur pada 11 Juli 2013), gerakan wakaf Al-Quran, buka puasa bersama dengan seluruh pegawai dan kaum dhuafa di sekitar kantor Kemenag Cianjur, kegiatan salat bagi siswa madrasah, gerakan bebas buta huruf Al-Quran, dan gerakan khatamAl-Quran. Serta masih banyak program yang sudah kami rencanakan selama bulan Ramadan ini. Namun secara rutin kegiatan tadarus dan kultum. Anwar/Priyatna

Kapal Cargo Tabrak Rumah di Tepian Sungai Mentaya Sampit (MP) - Kapal cargo KM Nanyuwangi bermuatan pupuk menabrak rumah dan seret dua buah perahu kecil di perairan sungai Mentaya Sampit Kalimantan Tengah akibatnya satu rumah rusak. Kejadian terjadi sekitar pukul 8 pagi (13/7) saat kapal cargo KM Banyuwangi yang membawa pupuk dari pulau Jawa itu akan menepi dan sandar di pelabuhan milik Haji Syeh. Namun karena mesin mati kapal pun meluncur hingga menggantam sebuah rumah milik H Asmuni yang berada di tepian sungai mentaya. Dua buah perahu yang ditambat di pelabuhan itupun ikut terseret namun tidak mengalami kerusakan parah. Iyan mengatakan, “KM Banyuwangi yang mau tambat kemungkinan mesinnya mati, hingga meluncur menghantam rumah,” ujarnya. Iyan juga menambahkan sempat menyeret perahu miliknya dia juga berharap kerusakan kecil pada perahunya bisa diperhatikan pihak kapal maupun agen pelayarannya. Karyadi mengatakan,” Kami bersedia mengganti kerusakan yang telah terjadi pada sebuah rumah milik warga, walaupun dia sudah dihubungi pemilik rumah namun berapa besarnya penggantian atas kerusakan itu belum diketahui berapa besar jumlahnya,” tandasnya. Ariy

Dua Hari Pemkab Sukabumi Gelar Bazar Ramadan Sukabumi (MP) - Tak hanya Kota Sukabumi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi juga akan menggelar Bazar Ramadan. Rencananya kegiatan rutin tahunan dalam rangka bulan suci Ramadan akan dilaksanakan di Gelanggang Pemuda Kecamatan Cisaat selama dua hari, Sabtu (20/7/2013) hingga Minggu (21/7/2013). Bazar Ramadan 1434 Hijriyah ini akan diikuti 100 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dengan menampilkan dan menawarkan beraneka ragam produk mulai makanan, minuman, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. “Bazar Ramadan ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Dan pada tahun ini ada sekitar 100 pelaku UKM yang ikut serta dalam Bazar Ramadan,” terang Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Diskoperindagsar) Kabupaten Sukabumi, Agus Ernawan kepada wartawan akhir pekan lalu. Menurut Ernawan UKM yang akan terlibat dalam Bazar Ramadan tahun ini tidak hanya dari Kabupaten Sukabumi. Melainkan diikuti sejumlah UKM dari daerah lain seperti Kota Sukabumi, Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kabupaten Cianjur. Icj/Mp

Intensitas Hujan Tinggi, Petani Sayuran Rugi Ngamprah (MP) - Di saat harga sayuran melambung tinggi, para petani sayuran di Pasirhalang Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB) justru merugi. Sejumlah sayuran seperti brokoli dan kol terpaksa dijual murah karena rusak. Seorang petani setempat, Entis (50) mengatakan, sejak dua bulan lalu hingga saat ini kualitas tanaman sayuran jelek. Saat akan dipanen, sayuran tersebut banyak yang busuk, kering ditambah daunnya yang sobek-sobek seperti gigitan ulat. “Hasil panen sekarang memang jelek, ya penurunannya hampir 30%, sekarang hasil panen yang didapat habis lagi untuk pupuk, rugi weh,” katanya pada akhir pekan lalu. Ada banyak kemungkinan yang menjadi penyebab kuantitas panen menurun tersebut. Salah satunya karena hujan yang terus mengguyur akhir-akhir ini. Dia menjelaskan, yang paling membuat rusak tanaman adalah hujan malam. Hujan antara pukul 12 malam hingga subuh sering menyebabkan tanaman rusak seperti baru diserang hama. “Para petani di sini ada yang mengira kena hama, atau mungkin juga karena hujan malam,” katanya yang diamini beberapa warga lainnya. Mereka berharap mendapat bantuan penyuluhan dan pembinaan agar hasil panen tidak rusak dan petani merugi. Icj/Red

Petani Sayur


Daerah

10 SINGKAT DAERAH Mobil Dinas Bupati Sumedang Dipertanyakan Sumedang (MP) - Mobil Dinas Bupati Sumedang yang dipinjam pakai oleh Kapolres Sumedang, dipertanyakan DPRD Sumedang. Mobil dinas Bupati Sumedang berupa Toyota Fourtuner itu dipinjam pakai oleh Kapolres Sumedang sejak 2009. “Kami mempertanyakan bagaimana dengan kendaraan dinas bupati, Toyota Fourtuner yang dipakai oleh Kapolres Sumedang,” kata Ketua Komisi A DPRD, Ending Sadjidin. Menurut Ending, keberadaan mobil dinas milik bupati yang ada di tangan Kapolres itu harus jelas. “Mobil dinas itu untuk bupati tapi dipakai oleh kapolres. Pemakaian kendaraan dinas itu karena dipinjam atau hibah. Ini harus jelas,” katanya. Menurut Ending, DPRD mempertanyakan hal itu karena sampai sekarang Bupati Sumedang Endang Sukandar masih belum memakai kendaraan dinas dan dalam kegiatanya menggunkanan mobil pribadi. “Untuk bupati ada kendaraan dinas tapi bupati memakai mobil pribadi karena (mobil dinas) dipinjam pakai ke Kapolres,” ujar Ending. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang, Zaenal Alimin, mengatakan mobil dinas bupati yang dipakai Kapolres Sumedang, statusnya pinjam pakai. “Mobil dinas bupati memang dalam status pinjam pakai oleh Kapolres Sumedang,” kata Zaenal. Menurut Zaenal, pemerintah memiliki dokumen terkait pinjam pakai kendaraan dinas tersebut. “Kami memiliki catatannya, dokumennya ada. Mobil dinas itu dalam posisi pinjam pakai dan diperbaharui dua tahun. Jadi kami masih menunggu waktu sampai dua tahun,” ujar Zaenal. Dalam catatan Tribun, mobil dinas bupati berupa Toyota Fourtuner dibeli tahun 2008. Namun baru setahun dipakai, mobil dinas itu dipakai oleh Kapolres Sumedang dengan status pinjam pakai. Mobil Toyota Fortuner yang dibeli pada tahun 2008 itu sebagai pengganti mobil Nissan Terrano yang kerap mogok. Selain menggunakan mobil dinas Fortuner, Bupati Sumedang juga memakai mobil dinas sedan Toyota Camry. Bupati Sumedang sebelumnya, Don Murdono, memakai kendaraan dinas Chevrolet Captiva yang menjadi kendaraan operasional Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMMP) sampai Don habis masa jabatannya. Tbn/Mp

KENAIKAN HARGA BBM

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Sosialisasi Pengelolaan BOS Tahun 2013 Cianjur (MP) - Para Kepala sekolah MI, MTs, MA dan tenaga pondok pesantren sebanyak 414 orang mengikuti sosialisasi pengelolaan dana BOS dalam lingkungan madrasah : MI, MTs, MA tahun 2013 dilaksanakan Senin, 08/ 07/13 bertempat di Aula Green Hill, dibuka oleh Wakil Bupati Cianjur dr H Suranto MM. Dalams ambutannya Wakil Bupati mengatakan bahwa pelaksanaan sosialisasi pe-

ngelolaan BOS ini sangat penting untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada para kepala sekolah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para kepala sekolah Madrasah agar memahami pengalokasian dan sistematika anggaran BOS yang tepat sasaran sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku

sehingga dapat menghindari penyalahgunaan alokasi anggaran BOS tahun 2013. Dana alokasi BOS ini hanya untuk membantu operasional pendidikan, tetapi masalah pendidikan merupakan masalah kita bersama yang harus ditopang oleh semua pihak. Demi terciptanya pendidikan yang berkwalitas, dan dana pendidikan sudah mencapai 20 % dalam APBN namun kebutuhan dunia pendidikan terus meningkat. Oleh karena

itu perlu adanya terobosan untuk bekerja sama dan memberikan peluang sebesar besarnya kepada pihak swasta untuk mengembangkan pendidikan di Kabupaten Cianjur. Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Cianjur, H Dadang Ramdani MSi, mengatakan kegiatan sosialisasi seperti ini adalah untuk meningkatkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran yang trans-

paran dan akuntabel, selain itu juga diupayakan singkronisasi antara penyerapan anggaran dengan pertanggungjawabannya sehingga masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana BOS ini. Juga dalam hal kesejajaran antara sekolah swasta dan sekolah umum terus upayakan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat supaya mau menyekolahkan anaknya dengan tetap mempermudah akses pendidikan. Agus

Siluman Proyek Berkeliaran Subang (MP) - Proyek Rigit Jalan Provinsi yang terletak di Desa Kiarasari Kecamatan Compreng Kabupaten Subang, pantas dijuluki proyek siluman karena selain pengerjaannya asal-asalan, di lokasi proyekpun tidak terpampang papan proyek. Patut diduga bahwa pemborong telah melakukan penyimpangan terhadap proyek yang dikerjakanya itu dan telah melanggar UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) karena dalam hal proses berjalannya pengerjaan pihak pemborong tidak memampangkan papan proyek di lokasi pengerjaan. Padahal seharusnya di papan proyek

tersebut terncantum jenis dan alamat pekerjaan, pelaksana, masa pelaksaan, biaya dan sumber dana agar dapat diawasi oleh masyarakat. Pantauan Melayu Pos di lapangan, ternyata besi yang digunakan adalah besi campuran alias besi banci. Akibat kecurangan yang dilakukan pihak pemborong tersebut, sudah dapat dipastikan bahwa kualitas pengerjaan serta

hasilnya pun akan sangat mengecewakan masyarakat. Kurangnya pengawasan yang dilakukan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum terhadap proyek Rigit Jalan yang ada di Kabupaten Subang mengakibatkan leluasanya para pemborong melakukan penyimpangan dan korupsi. Ataukah pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Subang sengaja tutup mata menyikapi kecurangankecurangan yang dilakukan para pemborong yang korup? Saat MP konfirmasi, salah seorang pekerja mengatakan, “Kalau saya mah tukang kuli, tidak tahu menahu, kalau pengen jelas tanya aja langsung ke bos,” katanya. Ikhrom

Alihkan BLSM, Kepala Dusun Dikeroyok Warga

Dewan Desak Wali Kota Tuntaskan Surat Edaran THR

Pamekasan (MP) - Warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kesal dengan ulah aparat desa setempat karena mengalihkan penerimaan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Kekesalan warga berujung dengan aksi pengeroyokan terhadap Junaidi, Kepala Dusun Ba Gunung, Desa Pakong. Mudher, warga desa setempat mengatakan, banyak warga yang terdata dan berhak menerima BLSM. Tetapi ternyata banyak pula yang dialihkan kepada warga lainnya yang lebih mampu. Termasuk Hasyim sendiri tidak kebagian. “Karena saya berhak menerima, maka saya cek langsung ke Kantor Pos dengan membawa kartu keluarga dan KTP, dan ternyata nama saya tercantum sebagai penerima BLSM,” katanya, Ahad (15/7/2013). Selain dirinya, ada banyak warga lainnya yang mengalami hal yang sama dan sudah mengecek langsung ke kantor pos. Warga kartu BLSM-nya dialihkan itu pun mendatangi kepala dusun. Namun kepala dusun yang bersangkutan mengelak dan menyatakan sudah berdasarkan data yang tertera di masyarakat. “Karena warga sudah lihat datanya sendiri di kantor pos dan sudah valid, sehingga warga marah dan mengamuk,” jelas Mudher. Abdur Rahman, warga lainnya menilai bahwa pengalihan BLSM kepada warga yang tidak berhak itu bermuatan dendam. Sebab baru saja di desanya selesai pemilihan kepala desa dan yang menerima adalah para pendukung kepala desa. Sementara yang tidak kebagian adalah warga yang bukan pendukung kepala desa terpilih. Sementara itu, Ervan Efendi, Kepala Desa Klompang Timur mengaku tidak tahu atas pengalihan BLSM. Sebab semua persoalan BLSM sudah dipasrahkan kepada aparatnya di masing-masing dusun. Pihaknya juga mengelak jika penerima BLSM saat ini adalah pendukungnya pada saat Pilkades. Tbn/Mp

Bandung (MP) - Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Deny Rudiana mengimbau Wali Kota Bandung Dada Rosada segera menindaklanjuti surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Nomor SE.03/MEN/VII/2013 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan dan Imbauan Mudik Lebaran Bersama. “Segera tindaklanjuti, terutama melakukan sosialisa-

PGRI Nunukan Minta Kurikulum 2013 Ditunda Nunukan (MP) - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan meminta agar pelaksanaanKurikulum 2013 ditunda di semua sekolah di Indonesia hingga 2014 mendatang. Aspirasi itu disampaikan pada Kongres PGRI yang berlangsung barubaru ini. Tahun ini, tidak ada satu sekolahpun di Kabupaten Nunukan yang ditunjuk untuk uji coba pelaksanaan Kurikulum 2013. Ketua PGRI Kabupaten Nunukan Husin Manu mengatakan, muncul kekhawatiran saat dilaksanakan Ujian Nasional nantinya, soal yang dibuat mengacu pada Kurikulum 2013. “Bagaimana dengan yang tidak menggunakan kurikulum 2013? Apakah soalnya sama dengan yang dilaksanakan perkotaan? Itu yang dikhawatirkan. Misalnya di Jakarta sudah menggunakan Kurikulum 2013, sementara kami di Nunukan belum menggunakan Kurikulum 2013,” ujarnya. Jangan sampai, kata Husin, peserta Ujian Nasional di Nunukan juga mendapatkan soal yang sama dengan mereka yang telah mendapaktan kurikulum baru. “Ini yang kami pertanyakan dan harus dijawab pemerintah terutama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” ujarnya. Ia mengatakan, ketersediaan sarana dan prasarana sekolah sangat penting untuk mendukung pelaksanaan Kurikulum 2013. Jika mengacu pada delapan standar pendidikan mulai dari standar proses, standar pendidik dan tenaga pendidik serta sarana prasarana, tentu saja untuk menghadapi Kurikulum 2013, yang paling penting disiapkan di Nunukan menyangkut sarana dan prasarana. “Sekolah tidak bisa memberlakukan jam pagi dan jam siang karena Kurikulum 2013. Karena dia paling tidak seperti SMA keluar paling tidak jam 4 sore. Bagaimana dengan yang masuk siang?’ ujarnya. Husin mengatakan, saat pelaksanaan Kongres PGRI, semua peserta memang menghendaki Kurikulum 2013 ditunda dulu. Semua harus dipersiapkan dengan matang, barulah dilaksanakan di sekolah-sekolah. “Kalau kita paksakan, ketersediaan buku-buku sampai sekarang belum ada. Memang kalau di kota sudah siap. Tetapi bagiamana kita yang di kabupaten, yang berada di perbatasan ini? Tentu saja harus dipersiapkan dengan matang, dibangunkan sekolah-sekolah terutama untuk sekolah yang masih ada masuk pagi dan siang,” ujarnya. Tak hanya itu, sumber daya manusia juga perlu disiapkan untuk melaksanakan Kurikulum 2013 dimaksud. Tbn/Red

si, komunikasi, dan menfasilitasi antara pekerja dengan pengusaha di Kota Bandung,” ucap Deny saat ditemui di kantornya Jalan Aceh Kota Bandung, Senin (17/4/2013). Deny berharap pihak pengusaha dapat mematuhi dan menghormati imbauan yang telah dikeluarkan oleh Menakertrans tersebut. Jangan sampai timbul sengketa yang merugikan banyak pihak gara-gara masalah THR. “THR ini kan kewajiban

pengusaha kepada pegawainya yang disesuaikan. Jangan sampai pegawai dalam kondisi sulit begini dirugikan,” tegasnya. Sebelumnya diberitakan, untuk menghindari kisruh, Pemkot Bandung sedang menyiapkan surat edaran tentang pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan. Setiap perusahaan wajib membayarkan THR kepada karyawannya paling lambat 7 hari sebelum Lebaran 1434 Hijriah.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Kota Bandung, Kamalia Purbani, surat edaran tentang THR sedang dalam proses tinggal ditandatangani Wali Kota Bandung, Dada Rosada. Isi surat tersebut mengenai kewajiban perusahaan membayar THR pada karyawan. “Sedang proses, tinggal ditandatangani Pak Wali. Intinya, surat tersebut mewajibkan perusahaan

membayar THR H-7 Lebaran. Kalau Lebaran tanggal 10 Agustus, maka THR harus dibayar paling lambat pada tanggal 1 Agustus,” katanya. Surat tersebut merupakan tindak lanjut munculnya surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar Nomor SE.03/MEN/VII/2013 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan dan Imbauan Mudik Lebaran Bersama. Icj/Mp

Kelapa Menjadikan Penghasilan yang Masih Bertahan Seruyan (MP) - Salah satu kegiatan untuk menambah income dan penghasilan warga masyarakat Kabupaten Seruyan khususnya wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur, selain hasil tangkapan ikan untuk menambah penghasilan rumah tangga, keberadaan buah kelapa juga menjadi salah satu primadona untuk dijadikan hasil tambahan sekalipun memerlukan waktu paling tidak selama satu bulan menunggu setelah masa panen bahkan yang terlihat bisa saja dalam waktu satu miggu panen terus berjalan. Kegiatan rutin yang telah dilakukan warga masyarakat terhadap perkebunan kelapa ini yang memang sudah turun temurun, tidak meyurut meski banyaknya pihak investor (pengusaha) yang menanam-

kan modalnya di wilayah Kabupaten Seruyan ini, dengan membuka perkebunan kelapa sawit, secara kasat mata kita melihat dibandingkan penghasilannya tentu lebih jauh berbeda dengan

hasil penjualan buah kelapa. Pada kenyataanya kelapa sekarang ini dan sampai kapanpun tetap akan menjadi salah satu yang sangat dibutuhkan baik di daerah maupun di seberang pulau, seperti

Pulau Jawa dan lainnya tetap akan diperlukan, untuk itulah dari 13 program Bupati dan Wakil Bupati terpilih masa Bhakti 2013-2018 kedepan dari pasangan independen yang akan dilantik pada 23 Juli 2013 mendatang, salah satunya dari 13 program akan mengembangkan perkebunan kelapa terutama di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Menurut pemilik kebun kelapa Udin dan Rusmin warga Kelurahan KP II Desa sei Undang saat dibincangi oleh koran Melayu Pos beberapa waktu lalu mengatakan, buah kelapa ini akan dikirim langsung ke Pulau Jawa dan mereka sebagai warga merasa terbantu dengan adanya pihak pembeli dari luar pulau, serta berharap dengan kegiatan ini semoga saja terus berjalan dan

untuk harga per bijinya kedepan bisa lebih baik lagi. “Kita mengakui saja sekarang ini untuk harga buah kelapa per bijinya di lokasi atau di kebun tanpa kita yang langsung mengantar kepada pihak pebeli dengan haga Rp 1.200 saja, akan tetapi ini sudah termasuk harga yang cukup bagus, dan kita sebagai warga masyarakat juga berharap kepada pemimpin daerah kita yang baru nantinya lebih banyak ciptakan lapangan pekerjaan bagi kita semua, paling tidak memberikan kita bermacam kegiatan yang bisa menambah penghasilan seperti kegiatan penjualan buah kelapa ini dan Kabupaten Seruyan ini kedepan bisa lebih maju dan berkembang dengan baik sesuai dengan harapan kita semua,” ujar mereka. Sim

tepat sasaran dalam artian data tersebut masih belum efektif, semestinya pihak pendata melibatkan RT setempat,” ungkapanya. Secara pribadi semoga saja kedepannya apapun bentuk

bantuan yang berkaitan dengan pemerintah bisa menuntaskan dan mengurangi angka kemiskinan warga masyarakat sedini mungkin serta berjalan sesuai harapan. SIM

534 KK Terima Dana Bantuan BLSM Kuala Pembuang (MP) Upaya Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah untuk membantu warga masyarakat yang tergolong hidupnya masih banyak kekurangan dan dikategorikan tidak mampu, berhak menerima bantuan berupa uang tunai selama waktu yang sudah ditentukan, paling tidak dengan adanya program ini tujuan dari pemerintah berharap kepada pelaksana yang ada di daerah dalam hal penyerahan dana mengarah dan tepat sasaran. Kabupaten Seruyan terutama Daerah Kecamatan Seruyan Hilir yang pertama kalinya melakukan penyerahan dana BLSM sebagai pendamping pihak Kantor Pos Kabupaten Kotim (Sampit) dan juga hadir sebagai pengamanan dari petugas Satpol PP Kuala Pembuang yang bertujuan membantu warga masyarakat penerima BLSM tersebut. Dalam kata sambutan yang sangat sederhana juga simpel disampaikan pihak

Kecamatan sebelum kegiatan penyerahan dilakukan Camat Seruyan Hilir berharap dan berpesan bantuan ini hendaknya digunakan sebaikbaiknya untuk keperluan masing-masing keluarga penerima BLSM. “Jangan dilihat dari nilai bantuan, akan tetapi kepedulian pemerintah dalam program ini sangatlah berarti sekali bagi kita semua,” ungkapnya. Menurut Ketua RT 11, Halim yang berada di Desa Sungai Undang Kelurahan Kuala Pembuang II pada koran Melayu Pos beberapa hari yang lalu mengatakan, untuk penerima dana bantuan BLSM ini terutama yang ada di tempat saya, banyak yang tidak dapat menerima akan tetapi justru sebaliknya ada sebanyak 13 warga masyarakat di RT 11 saya ini yang memang mereka tergolong mampu dan punya usaha kok bisa menerima, makanya saya datang ke sini untuk mengklarifikasi atau memending yang bersangkutan untuk tidak menerima dana BLSM.

“Kelihatanya untuk data yang masuk sebagai penerima dana bantuan BLSM hanya berdasarkan hasil kerja dari pihak BPS yang ada di Kuala Pembuang, kenyataannya di lapangan banyak yang tidak


Sambungan

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

Ada SMPN di Pekanbaru Jual Seragam Rp 1,7 Juta Pekanbaru (MP) - Upaya pemerintah menerapkan wajar (Wajib Belajaa) 9 tahun dengan berbagai kemudahan tidak sepenuhnya dirasakan masyarakat kalangan menengah ke bawah. Pasalnya, masih banyak biasa yang harus dikeluarkan orang tua untuk memenuhi pendidikan anaknya. Lihat saja, setiap tahun ajaran baru, ada saja program sekolah yang memberatkan dan merogoh kocek orang tua dalam-dalam. Pendaftaran memang gratis, namun begitu resmi diterima beragam pungutan langsung wajib

dibayar. Seperti pembelian seragam. Sebuah SMP Negeri di Pekanbaru mematok harga Rp 1.750.000 untuk 5 stel pakaian. Bayangkan untuk stel baju saja sekolah mematok harga tinggi yaitu mencapai Rp300.000 lebih, padahal jika kita membeli di pasaran harganya pasti jauh lebih murah. Namun sayang, orang tua murid seakan diwajibkan membeli pada pihak sekolah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Zulfadil mengatakan pihaknya telah menyurati pihak sekolah

untuk tidak memaksa orang tua membeli saragam di sekolah, namun secara mayoritas orang tua murid setuju membeli dengan pihak sekolah. “Jadi jika tidak merasa mampu membeli pakaian saragam tersebu, maka orang tua boleh membeli di luar, adanya ketakutan anak akan dikucilkan hal itu tidak akan terjadi,” tegas Zulfadil. Kemudian dirinya mengatakan untuk masyarakat miskin jika ingin tetap membeli dengan pihak sekolah tentunya akan diberikan kemudahan yaitu

seperti penyicilan selama setahun. Ketika ditanya mengenai kontrol pemerintah mengantisipasi pihak sekolah tidak bermain, Zulfadil menjelaskan pihaknya telah membuka posko pengaduan, jika ada orang tua yang merasa dipermainkan maka melaporlah. “Jika seperti menyamar, ataupun Mengetes pihak sekolah memang belum ada kita lakukan, namun saya rasa dengan adanya laporan dari warga telah bisa kita berikan tindakan tegas,” tutupnya. Rtc/Mp

Praktek Curang Masih Warnai Demokrasi Sambungan dari hal. 1 2008 hingga Juni 2013, sebanyak 537 pilkada atau sekitar 90 persen berakhir di MK. Proses demokrasi yang telah berlangsung sekitar 13 tahun dengan pemberlakuan otonomi daerah dan penghapusan sentralisasi, justru menegaskan adanya permasalahan yang cukup krusial dalam sistem pemerintahan. Indonesia masih terpaku pada demokrasi prosedural. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika hasil survei salah satu majalah ekonomi ternama yakni “The Economist” pada 2013

menempatkan Indonesia pada peringkat 53 dalam rangking kualitas demokrasi. Dari hasil survei tersebut, Indonesia berada di bawah Australia (peringkat 6), Inggris (peringkat 16), Korea Selatan (peringkat 29), Israel (peringkat 37), India (peringkat 38), dan Brazil (peringkat 44). Bahkan kualitas demokrasi di Tanah Air masih di bawah Timor Leste (peringkat 43) yang pernah menjadi bagian dari Indonesia. Oleh sebab itu, proses demokrasi yang berlangsung di Indonesia perlu ditelaah kembali, karena secara

kualitas, demokrasi kita masih ‘cacat’ dan banyak kelemahan. Rendahnya kualitas demokrasi di Indonesia itu juga disebabkan pelaksanaan selama ini masih sebatas ‘demokrasi liberal’ yang memberikan kesempatan luas untuk siapapun terlibat dalam pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah (pilkada). Rendahnya kualitas demokrasi tersebut juga terlihat dari banyaknya kepala daerah yang diperiksa karena tersangkut masalah hukum. Menurut data di Kementerian Dalam Negeri, terdapat 21 gubernur, tujuh

wakil gubernur, 156 bupati, 46 wakil bupati, 41 wali kota, da 20 wakil wali kota yang tersangku kasus hukum hingga Juni 2013. Kepala daerah yang didapatkan dari proses demokrasi itu umumnya tersangkut hukum karena korupsi, baik yang telah ditetapkan pengadilan, masih disidang, mau pun masih berstatus saksi dan menjalani pemeriksaan. Oleh karena itu, perbaikan dan penyempurnaan demokrasi harus terus dilakukan agar bermanfaat bagi rakyat, bukan malah mengundang kutukan, apatisme dan keresahan. Ic/Mp

Insiden Nabire, Pukulan Telak Bagi Indonesia Sambungan dari hal. 1 bagi Indonesia. Sebab kasus ini dilatarbelakangi oleh emosional dari pendukung.”Apalagi ini tinju amatir, 18 orang meninggal saya tidak habis pikir, kalau tidak sanggup selenggarakan tidak usah diselenggaakan. Apalagi ini tinju amatir di tingkat kabupaten, melihat sampai korban meninggal 18 orang, bukan hanya prihatin tapi nyesek,” tandasnya. Kericuhan berawal dari saling ejek antarsuporter saat pertandingan final tinju memperebutkan Piala Bupati Nabire di GOR Kota Lama Nabire, Minggu malam (14/ 7/2013). Dalam salah satu partai final, pendukung Yulianus Pigome tidak menerima kekalahan dari Alfius Rumkorem, sehingga terjadi saling ejek dan lempar kursi hingga menyebabkan para penonton ketakutan dan berupaya keluar dari GOR. Sekitar 1.500 penonton

berdesak-desakan saat berebutan keluar, menyebabkan 18 orang tewas terinjakinjak, 11 di antaranya perempuan. Selain menewaskan 18 orang usai menonton final pertandingan tinju, masih ada 34 orang dirawat di RSUD Nabire. Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengakui jumlah personel yang disiagakan di lokasi turnamen tinju Bupati Cup Nabire, Papua tidak sepadan dengan jumlah penonton yang datang ke lokasi. Bahkan jumlah personel gabungan TNI dan Polri di lokasi turnamen Bupati Cup Nabire hanya seperempat dari jumlah penonton. “Dari hasil laporan memang penonton kurang lebih 1.500 ya, pertandingan tinju kan tidak kayak permainan bola artinya lebih tertib sehingga pengamanan yang kurang lebih sekitar 250 personel,” ujar Timur di kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Dia menjelaskan, jumlah 250 personel itu adalah gabungan antara TNI dan Polri. Jumlah anggota Polri sendiri berjulah 150 personel sedangkan TNI 100 personel. Pihaknya melakukan evaluasi internal terkait hal tersebut. Bahkan dia telah memerintahkan Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian untuk meninjau lokasi kejadian.” Kapolda sudah berada di lokasi dari Jayapura. Kemudian bantuan pengamanan tambahan untuk keaamanan Nabire. 300 dari TNI dan 300 dari Brimob Polda Papua. Sejak jam 12 malam, kondisi terakhir bisa dikendalikan,” ujarnya. Menko Polhukam Djoko Suyanto melakukan evaluasi menyeluruh termasuk dalam hal proses pemberian izin dari Polisi di turnamen tinju bupati Cup di Nabire, Papua. “Pasti ada evaluasi. Biasanya kalau ada keramaian itu ada izin keramaian baik

dari kepolisian ataupun pemda,” ujar Djoko di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Dia mengatakan, seharusnya pihak terkait seperti Pemda dan polisi bisa memperketat proses pemberian izin ini. “Saya tak tahu apa dasarnya pihak-pihak terkait memberikan izin terhadap turnamen ini karena dari segi tempat pelaksanaannya sudah tidak layak. Protes biasa tapi menimbulkan kerusuhan, itu kita sesali,” tandasnya. Seperti diberitakan sebelumya, terjadi kerusuhan usai pertandingan tinju yang memperebutkan pila bupati Nabire, Papua. Kerusuhan dipicu oleh salah satu pihak petinju yang kalah tidak terima dengan keputusan wasit. Karena terjadi keributan, penonton berdesak-desakan keluar dari GOR. Sebanyak 18 orang meninggal karena terinjak-injak pengunjung lainnya karena pintu keluar GOR hanya satu. Ic/Mp

Demokrat Izinkan Menteri dan Tokoh Nasional Ikut Konvensi Sambungan dari hal. 1 dalam menjalankan konvensi, maka justru menjadi senjata yang dapat menghancurkan partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. “Saya pikir itu menjadi pukulan balik,” tegas Saiful. Namun demikian, Saiful meyakini bahwa SBY bersama Partai Demokrat tidak mainmain dalam melaksanakan konvensi nanti. Sebab, Partai Demokrat tidak mau membuang dana dengan besar kalau hanya untuk menciptakan persepsi negatif. “Saya kira kalau peserta eksternalnya lebih banyak dari peserta internal justru membawa penilaian

positif bagi masyarakat,” tuturnya. Partai Demokrat menegaskan tidak ada yang bisa mengintervensi hasil konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat. Termasuk Ketua Umum yang juga Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono. “Iya, saya kira tidak ada intervensi lagi (keberadaan lembaga survei). Dan itukan kerjasama, kontrak kerja. Ada lembaga survei, media massa, apa yang bisa dibohongi, kan tidak bisa dibohongi,” jelas Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua. Dengan posisi seperti ini,

Max menilai tidak ada celah intervensi terhadap hasil survei oleh SBY seperti yang dikatakan banyak pihak. Bahkan, SBY mengikuti hasil survei yang ada. “Komite itu tidak bertanggungjawab lagi karena hasilnya di lembaga survei. Apalagi tiap hari disiarkan oleh media. Mana bisa dikibulin sih. Jadi kalau mau dibilang strategi untuk pak SBY, ya pak SBY nanti harus ikuti hasil survei dong. Masa mengkontrak lembaga survei sampai 3 bekerja berkali-kali, masa kita menutupi,” jelas anggota Komisi I DPR ini. Dia menjelaskan, 3

lembaga survei nantinya yang dikontrak melakukan survei ke seluruh Indonesia. Hasil survei mereka inilah yang akan ditampilkan secara periodik hingga batas akhir. Setelah itu, barulah ditetapkan siapa hasil survei tertinggi. Max mengatakan, hasilnya ini akan diketahui karena ada peran media juga. Apalagi, lembaga survei tentu tidak ingin jika hasil dari mereka dianulir oleh SBY. ”Ngapain kita kontrak lembaga survei, mereka pasti komplain, kita tidak melakukan itu pak,” tandasnya.

ibadakas shalihiin Keselamatan (juga) atas hamba Mu yang shalih. Maksudnya, segala keselamatan dan keberkahan tidak semata bagai para nabi, melainkan juga untuk kaumnya. Nabi tidak ingin dirinya belaka. Dia memikirkan dan mendoakan orang yang lain. Sebagai bukti rasa mencintai dan peduli kepada kaumnya. Kita menemukan di sini konsep rahmatan, keberkahan itu adalah lilalamiin. Sekali lagi, rasa peduli, dan cinta kepada yang lain itulah akan membawa rahmatan lil alamin. Sebaliknya konsep yang memihak kepada diri sendiri saja, golongannya saja tidak mungkin membawa kedamaian, kenyamanan bagi bumi dan penghuninya ini. Sebagai penutup, dapat kita tuliskan beberapa hal

yaitu: Pertama, bumi ini harus letakkan di atas konsep rahmatan, dengan kebersamaaan, dan cinta. Kedua, aplikasinya dilakukan dengan perjuangan kemanusiaan, dengan jihad kesungguhan. Ketiga, momentum bulan suci Ramadhan dijadikan langkah penting, Yaitu dalam rangka target nilai taqwa. Manusia yang shalih, manusia yang baik yang peduli kepada sesame. Negara baik karena tokohnya. Jikalau tidak kejahatan jadi panutan. Kata hikmat ini dalam bahasa Arabnya berbunyi: Nuhdal umur bil ahli rakyii ma shalahat—Fain tawallau fabil asrari tunfaduu. Semoga elit dan tokoh Negara baik adanya. Supaya jangan sampai kejahatan berkoalisi lalu jadi panutan. 

Ic/Mp

Perjuangan (untuk) Kemanusiaan Sambungan dari hal. 1 Sebab kita hidup di dunia ini hanya sekali dan bersifat sementara. Apa yang bisa kita lakukan dalam kesempatan yang ada ini memang terpulang kepada kita masing masing. Karena itu setidaknya kita harus melihat hal berikut: Pertama, Negara harus dipastikan berada dalam tangan orang yang baik. Kedua, kemanusiaan harus diperjuangkan. Ketiga, harus ada kewaspadaan senacam security belt bila ada gejala kejahatan beroalisi. Artinya, kemanusiaan adalah upaya untuk mencapai kebahagiaan, untuk semua. Bagi muslimin tidak hanya bagai kaum muslimin saja tapi untuk semua. Seperti yang ditunjukkan oleh hadis berbunyi: Tidak beriman seorang

kamu, bila tidak mencintai orang lain seperti mencintai dirinya sendiri. Jelas kiranya, kita harus mencintai kaum lain, lebih dari sekadar kaum kita sendiri. Ini menjadi titik dilarangnya diskrimatif. Keadilan akan tegak karena cinta. Sebaliknya keadilan akan sirna dengan dendam dan kebencian. Demikianlah sejatinya hakikat Rahmatan lil alamin. Tidak terbatas rahmatan lil muslimin. Inilah idealnya perjuangan kemanuisaan itu. Isyarat ini ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam bacaan tahyat: Assalamualaika ayuuhan nabiyyu waramatullah Keselamatan atas engkau para nabi (ya Muhammad) dan rahmat Allah atas kalian Nabi Muhammad menyambung doa tersebut dengan: Assalamualaina waala

11

Mulai Dari yang Klasik Tidak cukup bermain film dan balet, sebentar lagi Karina merambah dunia tarik suara. Pengalaman mendapat tawaran bermain dalam teater musikal membuat dirinya merasa memiliki basic yang cukup dalam bidang olah vokal. Untuk memperdalam, Karina mengikuti kursus menyanyi klasik. Menurut dia, belajar menyanyi itu seperti belajar balet. Harus mulai yang klasik dulu. Nanti mudah mendalami genre yang lain. Keinginan menjadi penyanyi itu muncul saat Karina digembleng selama tiga bulan di Teater Buto Musikal. Mahasiswi semester akhir jurusan bisnis manajemen di Bina Nusantara itu memerankan tokoh utama Timun Mas. Dari situlah Karina mendapat

banyak pujian dan dukungan untuk mencoba dunia tarik suara. Sayangnya, pementasan Teater Buto Musikal dibatalkan karena suatu hal. Karina sebenarnya mendapat beberapa tawaran untuk bergabung dalam girlband. Namun, dia menolak. Dirinya tidak ingin dibilang aji mumpung dan asal-asalan. “Temen-temen bilang saya tipenya bukan musik pop yang jualan, tapi yang musikal. Kalau saya, penginnya jadi penyanyi orkestra,” tutur Karina. Selain artis, dia memiliki impian menjadi business woman. Lahir dari keluarga pebisnis dan kuliah di jurusan bisnis membuat Karina berencana membuka usaha sendiri. Sri

Hanya Agung Rijoto Divonis Penjara Sambungan dari hal. 1 melakukan tindak pidana “Korupsi Secara Bersamasama”, 2.Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah), dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayar, maka terdakwa kepada terdakwa dikenakan pidana pengganti berupa pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan. 3. Menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp 1.303.548.107 (satu miliar tiga ratus tiga juta lima ratus empat puluh delapan ribu seratus tujuh rupiah) dan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut paling lama dalam waktu 1 (satu) bulan sesudah putusan ini mempunyai kekuatan hukun yang tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dan apabila harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun. Mimin istri Agung Rijoto saat ditemui Melayu Pos beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya bukan tidak menerima atas keputusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia itu karena dalam amarnya sudah cukup jelas bahwa tindak pidana “Korupsi Secara Bersama-sama” akan tetapi kenapa hanya suaminya

yang dinyatakan bersalah dan dihukum 4 tahun penjara. “Maka ini tidak adil kenapa yang ketiga orangnya yakni Y, I dan D justru malah dibebaskan. Jadi di mana ada letak keadilan. Dengan demikian kami mencari masih ada tidak keadilan di bumi pertiwi ini. Padahal suami kami kapasitasnya sebagai pemilik sedangkan semua panitia pembebasan tanah untuk PLTU itu ada 19 orang dan menjadi 4 orang, jadi dengan siapa bersama-samanya itu masa dengan dedemit atau jin pelakunya. Dan keberadaan Agung Rijoto tidak melarikan diri tetapi lagi sedang bisnis di Papua dan pihak kejaksaan jangan susah-susah mencarinya akan kami serahkan langsung tapi dengan catatan kalau ketiga orang tersebut ikut ditahan karena semuanya ikut berperan dan melakukan tindak pidana korupsi tersebut,” tuturnya dengan nada agak kesal. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Bohal Parlambohan Lubis SH saat ditemui di ruang kerjanya (27/6) mengatakan, “Terkait masalah tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama itu sudah menjadi keputusan dari Mahkamah Agung RI Nomor: 1451/ K/PID.SUS/2011 tanggal 21 Desember 2011, karena sampai putusan vonis ini tidak mau menyerahkan diri maka kami dari Kejaksaan Negeri Indramayu meminta Bantuan

Pencarian/Penangkapan terpidana An. Agung Rijoto kepada Polres Indramayu No.B.1339/0.2.20/Fs.1/05/ 2013 tertanggal 27 Mei 2013 dan kami di sini tidak bisa ikut campur dalam prosesnya karena dari pemeriksaan awal dan sampai turunnya keputusan itu semuanya di Mahkamah Agung, kalaupun sekarang dari keluarga tersangka protes dan tidak menerima dari keputusan itu, hal itu lepas bukan menjadi tanggung jawab kami dengan dalih kenapa Agung Rijoto saja yang divonis bersalah sedangkan yang 3 orangnya dibebaskan, kalaupun istri dari tersangka kurang jelas hasil keputusan bebasnya itu ya tanya saja sama yang 3 orang itu dengan jurus apa bisa bebas. Dan dari 3 orang itu sudah dinyatakan dilepaskan dari segala tuntutan hukum (Onstlag van alle rechts vervolging),” paparnya. Hal tersebut diperkuat dengan turunnya surat dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia, perihal eksekusi tindak pidana korupsi yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap Nomor: B.1014/F/Fu.1/ 4/2013 tertanggal 30 April 2013 An. Agung Rijoto pada Kejaksaan Negeri Indramayu, Nomor tanggal putusan Inkracht : 1451/K/Pid.Sus/2011 tgl.21 Desember 2011 pidana badan 4 tahun, eksekusi pidana surat perintah : Print.01/ 02.16/Fu.1/01/2013 tanggal 12 Februari 2013. S Pranoto/Joy

Perusahaan Belum Miliki SBU Dimenangkan Sambungan dari hal. 1 dan ULP agar mau bekerja sama dalam hal memberikan informasi jika ada rekanan kontraktor yang bergabung di Askonas yang mendapatkan pekerjaan sama-sama kita pantau sejauh mana kelengkapan dokumenya dan pekerjaan yang dilaksanakan harus sesuai dengan aturan yang ada. Jika memang perusahaan

yang belum memiliki dokumen SBU dimenangkan oleh panitia pokja satu itu perlu dipertanyakan ada apa? Kita menghimbau juga agar aparat penegak hukum juga harus memanggil pihakpihak yang terkait dengan adanya kecurangan yang dilakukan oleh mereka. Itu penipuan data/pemalsuan dokumen namanya. Ketua pokja satu Zulpan

saat dihubungi via selulernya mengatakan nanti kita cek dulu pak perusahaanya. Wah kalau begini kinerja panitia pokja satu sudah dimenangkan perusahaan baru dicek dokumen perusahaanya. Berati yang diutamakan bukan kelengkapan dokumennya tetapi kelengkapan setorannya, asal besar setoran tak miliki dokumen SBU bisa menang. Tengku Zuhri

Raskin Dari Gudang Bulog Losarang Diduga Tidak ... Sambungan dari hal. 1 beras miskin (Raskin) yang dikirim dari Gudang Bulog Losarang untuk masyarakat yang kurang mampu yang ada di Desa Muntur. Sebelum beras tersebut dibagikan masing-masing rumah tangga sasaran khususnya mereka yang berhak menerima terlebih dahulu petugas desa dan masing-masing RT yang ada di wilayah Desa Muntur mencoba menimbang beras itu, dan ternyata setelah

ditimbang beras yang satu karung yang bertuliskan 15 Kg ternyata berkurang dari angka yang tertera di label karung tersebut. Yang lebih anehnya lagi, setelah petugas dari masingmasing RT selesai menimbang lalu beras itu dibuka satu persatu untuk mengetahui jenis dan kualitasnya ternyata beras tersebut setelah dibuka berkualitas jelek dan tidak layak dikonsumsi yang diantaranya beras tersebut berwarna kehitam-hitaman

dan bercampur menir juga dedek. Salah satu warga penerima beras miskin kepada Melayu Pos mengatakan warga masyarakat Desa Muntur khususnya penerima jatah raskin tidak bisa berbuat apaapa. “Kami berharap untuk kedepan tidak terjadi seperti ini lagi, dan ini adalah tugasnya bapak wartawan supaya ke depan ada efek jera,” tuturnya kepada Melayu Pos. Tim MP

Kemungkinan PPTK dan KPA Tersangka Sambungan dari hal. 1 PPTK dan KPA nya menjadi tersangka. “Tapi untuk mengarah menjadi tersangka diperlukan alat bukti yang cukup dan sekarang ini PPTK dan KPA masih sebagai saksi korupsi kedua proyek fiktif itu,” ujar Arjuna. Sebelumnya telah diberitakan Bahwa WY alias J sebagai aktor utama (pelaksana) dugaan korupsi

dua paket proyek fiktif telah masuk nomor urut pertama menjadi tersangka dan menyusul kemudian MH (29), Direktur PT. Edi Cipto Coindo Pelaksana paket proyek peningkatan Jalan Desa Teluk Rhu ke Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara anggaran senilai Rp 3,996 miliar lebih menjadi tersangka dan akhirnya menyusul kemudian EP

menjadi tersangka dan masuk penahanan hari Selasa sore semalam. “Sebenarnya tersangka EP sudah dilakukan penahanan secara bersamaan dengan tersangka MH beberapa hari lalu dikarenakan alasan sakit dari keterangan dokter, proses penahanan sempat ditangguhkan Tim Penyidik Kejari Bengkalis,” tutup Arjuna. SBI

datang tadi itu adalah hantunya. Mana mungkin, ini sudah siang, banyak orang lagi!” “Lalu, bau apa atau siapa yang tadi kucium? Sayang, bau itu sudah keburu hilang

sebelum aku sempat berbuat lebih banyak!” “Bau ini, Wamana. Bau seperti apakah yang kau cium?” “Amis” Bhima mulai tcrsenyum. 

Prasasti Munjul Sambungan dari hal. 1 aku tak melihat seorang pun yang bahkan mirip dengannya, apalagi dirinya.” “Kau tidak melihatnya, tapi kau dapat mencium baunya. Apa kau pikir yang


INDAH DEWI PERTIWI

Gelar Kerajaan Gowa Dicabut Penyanyi Indah Dewi Pertiwi alias IDP keberatan jika gelar Tulolonna Butta Gowa, yang diterimanya dari pihak Kerajaan Gowa, Sulawesi Selatan, dicabut. Apalagi, menurut IDP, gelar tersebut tidak berkait dengan unsur politik. “Aku dapat gelar itu dari Bapak Andi Kumala Idjo, camat sekaligus putra mahkota. Bukan masalah politik, walau camat tapi beliau yang berhak memberikan gelar tersebut,” ujarnya ketika ditemui di Kemang, Jakarta, belum lama ini. Masalah muncul karena salah satu bupati setempat meminta gelar itu ditarik atau dikembalikan. Menurut bupati itu, pemberian gelar harus seizin pemerintah daerah terkait. “Ya, aku bingung di sini, kenapa ada Pemda? Harusnya, cukup dari keluarga Kerajaan Gowa. Aku enggak ada unsur politik, (tapi untuk) melesta-

Edisi: 177/Thn VII / 17 - 30 Juli 2013

BUNGA CITRA LESTARI (BCL)

Senang Anaknya tidak Manja

rikan kebudayaan,” tuturnya. Oleh karena itu, IDP tidak rela gelarnya dicabut. Terlebih, pada 22 Agustus nanti, ia akan mengisi acara ulang tahun televisi nasional dengan mengusung tema Kingdom of Indonesia. Dalam pertunjukan tersebut IDP akan mengenalkan budaya Gowa. “Inginnya baik-baik saja, gelar tidak ditarik, berembuk secara kekeluargaan, karena aku tidak ada unsur politik dan enggak ada keuntungan kecuali melestarikan budaya. Ingin memerlihatkan, nih ada kerajaan yang bagus,” tegasnya. Sri

B

unga Citra Lestari (BCL) tidak pernah merasa ribet mengurus anaknya, Noah Sinclair. Buah hati pernikahannya dengan Ashraf Sinclair cukup mandiri. Noah bukan tipikal anak yang manja. Meskipun usianya belum genap tiga tahun. “Anaknya enggak terlalu manja. Maksudnya anaknya mandiri banget, berani. Paling kalau lagi lapar sama lagi ngantuk baru mulai bertingkah,” ucapnya, saat ditemui di Centro Departement Store, Bekasi, Jawa Barat. Di sekolah, lanjut dia, kata gurunya Noah punya keberanian. Kalau sudah ada gitar

dan mic Noah langsung maju dan bernyanyi di depan teman-temannya tanpa tanpa harus diminta. Itu menunjukkan anaknya punya inisiatif. “Dia suka nyanyi, dia suka dancing-dancing. Tapi ya sekarang aku biarkan dia menikmati apa yang dia mau la-

kukan,” ucap wanita kelahiran Jakarta, 22 Maret 1983 tersebut. Ia sama sekali tidak mengarahkan anaknya untuk jadi apa saat besar nanti. Ia membiarkan anaknya tumbuh kembang. Sebagai orang tua, BCL hanyalah memberikan dukungan. . Sri

Ribuan Warga Banjiri Lapangan Pasir Bengkalis Nonton Bareng Konser Band Wali Bengkalis (MP) - Grup Band papan atas Wali Band manggung, Sabtu (6/7) malam kemarin di Kota Bengkalis. Faank (vokalis), Apoy (gitaris) bersama dua rekannya menggoyang malam mingguan warga dan anak-anak muda di Ibukota Kabupaten. Bertempat di lapangan Pasir Andam Dewi, lantunan Wali Band pukau ribuan penonton. Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, sekaligus hadiah untuk masyarakat. Pemkab Bengkalis menggelar hiburan dengan menghadirkan Grup Band Wali ke Negeri Junjungan. Hiburan itu pun disambut antusias masyarakat Kota Bengkalis. Malam Minggu kemarin mendadak ramai. Sebelum pementasan, Band Wali di

lapangan Pasir Andam Dewi, ribuan penonton sudah ambil posisi masing-masing, ada yang membawa keluarga, anak-anaknya serta sanak family mereka ke dalam areal pentas pertunjukan. Menariknya, ketika Wali Band mulai naik panggung melantunkan hits pertamanya. Tatkala grup Band ternama ini melantunkan lagu religi terbaru mereka berjudul Si Udin Bertanya. Lagu tersebut perdana dibawakan Apoy Dkk untuk mengisi malam hiburan menyambut bulan suci Ramadhan di Bengkalis. Penonton yang sebagian besar dari kalangan penggemar dan muda-mudi di Bengkalis itu tampak hafal akan syair yang dibawakan oleh grup Band asal Blora. Mulai

MALAM HIBURAN : Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh bersama Faank (vokalis) grup Band Wali di malam hiburan

dari lagu berjudul Orang Bilang, Dik, Egokah Aku, Bukan Bang Toyib, Cari Jodoh, sampai terakhir lagu Si Udin Bertanya para warga yang sejak sore menyesaki Pantai

Jacksen Akan Segera Lakukan Evaluasi

K

ekalahan lawan Arse nal menjadi bahan evaluasi pelatih Indonesia Dream Team, Jackson F Tiago, agar penampilan Merah Putih lebih baik di laga berikutnya. Arsenal menggunduli Merah Putih 7 gol tanpa balas. Ini menjadi kekalahan paling telak dibandingkan lawan Belanda beberapa waktu lalu. Bertanding melawan tim yang kualitasnya jauh di atas dipandang pelatih Persipura itu sebagai hal cukup positif. “Pertandingan ini menjadi ajang penilaian pemain. Masih ada beberapa pertandingan lagi sebelum lawan Cina. Yang jelas, saya sudah punya kerangka untuk lawan Cina,” katanya. “Ini menjadi bahan evaluasi. Arsenal memang jauh lebih kuat. Justru saat lawan tim tangguh kelemahan kita bisa terlihat. Harus ada per-

baikan dalam mengantisipasi bola silang dan menjaga pergerakan lawan tanpa bola,” ujarnya. Menurut Jacksen, meski kalah telak, ia menilai penampilan Indonesia lebih bagus ketimbang kalah 0-3 lawan Belanda beberapa waktu lalu.

“Di pertandingan ini kita masih bisa menyerang. Hal ini beda saat lawan Belanda. Saya memang sedikit fokus pada pertahanan. Di babak kedua mencoba merubah strategi agak menyerang dan berhasil. Tapi risikonya pertahanan jadi terbuka,” ia menutup. Rio

Pellegrini Buang Maicon dari Skuat City

Pelatih City, Manuel Pellegrini dan Maicon

J

alinan kebersamaan Dou glas Maicon dan Manches ter City bakal segera berakhir. Pelatih Manuel Pellegrini menegaskan tak membutuhkan jasa pemain Brasil itu. Awal musim 2012-13, pemain berusia 31 tahun itu didatangkan mantan juru taktik The Citizen, Roberto Mancini dari Inter Milan. Namun,

Maicon gagal menunjukkan performa apiknya di Stadion Etihad. Di musim perdananya bersama Manchester Biru, Maicon kalah bersaing dengan dua bek kiri City, Gael Clichy dan Pablo Zabaleta. Cedera otot semakin menipiskan kesempatan bermainnya. Pemain berkebangsaan Brasil itu hanya tampil tujuh kali di

Liga Primer Inggris. Menurunnya performa Maicon membuat pelatih baru The Citizen, Pellegrini enggan memakai jasanya di musim depan. Pelatih berkebangsaan Chile itu mempersilakannya angkat kaki dari Etihad. “Maicon tidak saya bawa ke tur pramusim City. Dia tidak akan masuk skuat Manchester City lagi di musim depan,” jelas Pellegrini dinukil Goal. “City akan segera mencari pemain penggantinya. Sebelum Bulan Juli berakhir, kami bakal menambah pemain lagi. Saya rasa ada dua atau tiga pemain lagi yang akan didatangkan,” tambah mantan juru formasi Malaga tersebut. City tengah melakukan tur pramusim di Benua Afrika. Mereka baru saja mengalahkan klub asal Afrika Selatan, Supersport United dengan dua gol tanpa balas. Rio

Andam Dewi itu, terus bernyanyi mengikuti sang Vokalis Wali Band, Faank. Saking terbiusnya, para warga Bengkalis malam itu benar-benar menikmati tem-

bang-tembang hits grup Band yang didominasi lulusan pesantren tersebut. “Pokoknya malam itu saya terhibur, sampai-sampai pengen nambah waktu lagi untuk pementasan kepada panitia. Lagu baru Si Udin Bertanya itu yang membuat kami tambah seru, ada 12 lagu yang dilantunkan selama 2 jam manggung, banyak keluarga yang bentang tikar selama pertunjukan berlangsung,” kata Rizky bersama rekanrekannya yang nonton dari awal hingga akhir. Tak kalah heboh lagi, ketika Faank (vokalis) yang usai melantunkan tembang pertamanya meminta Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh naik ke atas panggung untuk memberikan kata sambutan.

Herliyan yang berdiri di tengah-tengah grup Band Wali mengaku, hiburan ini sengaja disugukan sebagai hadiah kepada segenap masyarakat Bengkalis, dimana baru-baru ini berhasil memboyong piala Adipura kategori Kota Kecil Terbersih. “Ini suatu kebanggaan bagi kita semua, dimana semua elemen masyarakat berperan dalam menciptakan lingkungan bersih, sehingga tahun 2013 kembali meraih penghargaan tertinggi kebersihan, Piala Adipura 2013 kategori Kota Kecil Terbersih, tidak lama lagi kita di hadapkan dengan bulan suci Ramadhan, mari kita tingkatkan amal Ibadah kita, dan mensucikan diri serta memperbanyak amal ibadah,” kata Herliyan

mengawali sambutannya. Herliyan juga mengatakan, bulan Ramadhan yang dinantikan sudah tiba. Ia mengajak seluruh masyarakat muslim dan non mulim menghormati tibanya bulan yang penuh berkah dan ampunan. “Bagi yang muslim melaksanakan ibadah itu wajib, sedangkan yang non muslim saya menghimbau agar saling harga menghargai, dan ciptakan Ramadhan yang penuh kasih sayang,” paparnya. Malam pementasan Band Wali itu juga turut dihadiri Calon Gubernur Riau H Jon Erizal. Pria asal kelahiran Bengkalis itu tampak setia mendampingi Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh dari awal acara hingga usai acara sekitar pukul 23.00 WIB. SBI

Suarez: Saya Menderita di Liverpool

P

enyerang Liverpool, Luis Suarez, akhirnya angkat bicara soal spekulasi masa depannya di Anfield. Menurutnya, ia merasa menderita di klub Merseyside tersebut. Suarez mengisyaratkan akan hengkang dari Liverpool dan siap mempertimbangkan semua tawaran yang masuk untuknya. Mantan pemain Ajax Amsterdam itu mengaku menderita karena tak pernah mendapat kesempatan main di Liga Champions selama berseragam The Reds. Nama pemain berkebangsaan Uruguay itu menjadi incaran banyak klub besar Eropa, seperti Real Madrid, Chelsea

dan Arsenal. Nama terakhir dikabarkan sudah mengajukan tawaran baru sebesar 35 juta Poundsterling (528 miliar Rupiah). Liverpool bersikeras ingin mempertahankan bintangnya tersebut. Namun, pemain berusia 26 tahun itu ingin mencapai impiannya tampil di Liga Champions demi meningkatkan kariernya. “Jika saya menerima tawaran bagus yang menawarkan kemajuan dalam karier, saya akan mempelajarinya. Beberapa klub sudah mengajukan tawaran, tapi saya menyerahkan kepada agen. Rumor bukan hal asing untuk saya,” katanya, kepada Sky Sports. “Saya

selalu ingin berkembang. Itu sebabnya saya meninggalkan Ajax dan bergabung dengan Liverpool. Tapi, klub ini harus bertarung untuk masuk Liga Champions. Ketika itu tak terwujud, hal itu merusak moral pemain. Saya juga menderita karenanya,” ujarnya. Suarez juga menyinggung media massa di Inggris yang dinilainya sangat keras dan kejam. Me-

nurutnya, media tidak mengenal dirinya secara penuh. “Kontroversi antara saya dengan Patrice Evra dan Branislav Ivanovic menjadi berita besar. Selalu saja ada pertanyaan tambahan ketika orang menilai saya. Andai peristiwa itu tak ada, mungkin saya dianugerahi sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim lalu,” ia memungkasi. Rio

Bale Disarankan Tetap di Spurs

R

amainya pemberitaan tentang ketertarikan Real Madrid terhadap winger Tottenham Hotspur, Gareth Bale membuat mantan penyerang The Lilywhites, Robbie Keane angkat bicara. Keane yang kini bermain di MLS Amerika bersama LA Galaxy menyarankan Bale tetap di White Hart Lane setidaknya satu musim lagi. Pemain asal Wales tersebut memang sangat diminati El Real. Meski telah mendatangkan dua pemain anyar, kubu Los Blancos tidak begitu saja melepas nama Bale dari bidikan. Bahkan, diberitakan Presiden Madrid Florentino Perez akan terbang ke Inggris 21 Juli mendatang untuk bertemu dengan Presiden Spur Daniel Levy guna membahas transfer Bale. “Gareth Bale adalah pe-main top. Saya pernah bermain dengannya. Saya juga

tahu ia akan jadi terbaik kemanapun ia pergi karena ia adalah pemain kelas dunia,” ungkapnya. “Saya ingin melihat dia tinggal di Tottenham selama satu tahun lagi, serta melihat bagaimana mereka bertarung untuk kembali ke Liga Champions,” ujarnya. Keane yang pernah berseragam Spurs selama dua tahun menganggap jika nantinya Bale memutuskan hengkang, keputusan tersebut adalah hal normal yang dilakukan pesepak bola untuk berlaga bersama tim terbaik. “Seperti setiap pemain, dia ingin menguji dirinya sendiri di tim terbaik dunia. Saya tidak berfikir semua orang akan kesal jika dia memang pergi ke Real Madrid. Saya pikir hal tersebut menjadi bukti jelas bahwa ia akan menuju ke salah satu klub besar,” pungkasnya. Rio


Melayu Pos 177