Page 10

10 SINGKAT DAERAH SDN Drunten Wetan Dua Selenggarakan Pelepasan Kelas VI Indramayu (MP) – Kuserin SPd Kepala SDN Drunten Wetan Dua, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, baru saja usai melaksanakan dan menyelenggarakan acara pelepasan kelas enam dan perpisahan kelas lima tahun ajaran 2013 – 2014 yang diselenggarakan di halaman SDN Drunten Wetan Dua, Kamis (21/6) lalu. Acara pelepasan tersebut yang dihadiri para pemerintahan setempat di antaranya Komite Sekolah Casikin dan para orang tua murid juga masyarakat setempat khususnya yang ada di wilayah Drunten Wetan. Acara pelepasan ini berlangsung meriah dengan diiringi berbagai macam atraksi budaya dan seni diantaranya tari-tarian tari adat yang berbagai macam tari topeng khas Jawa Barat. Kuserin SPd selaku Kepala Sekolah SDN Drunten Wetan Dua menyampaikan kesan dan pesan kepada murid kelas enam supaya segera melanjutkan pendidikannya ke bangku SMP juga kepada orang tua murid agar segera mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah dasar SD Negeri yang terdekat. “Agar jangan ada orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya dan jangan khawatir karena di sekolah kami ini tidak dipungut biaya apapun,” ujarnya. Kuserin SPd kepala Sekolah Dasar Negeri Drunten Wetan Dua mengatakan bahwa di sekolah yang dipimpinnya pernah meraih juara pertama tingkat Propinsi Jawa Barat yakni dalam kegiatan lomba catur yang dimenangkan oleh siswa yang bernama RAHEL kelas lima. Diakhir kata sambutannya Kuserin SPd selaku Kepala Sekolah menyampaikan permohonan maaf yang sebesarbesarnya bila ada kesalahan. “Kami atas nama Kepala Sekolah dan Guru mohon maaf, sebab kami manusia biasa tempat salah dan dosa yang sempurna hanyalah milik Allah SWT.” Hendrik

Daerah

Kabupaten Bandung Cocok Untuk Pengembangan Usaha Pertanian Soreang (MP) - Bupati Bandung H Dadang Mochamad Naser SH SIp mengakui, investasi dibidang pertanian dan peternakan di wilayah Kabupaten Bandung masih sepi peminat. Padahal potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah ini, sangat mendukung bagi pengembangan usaha pertanian, peternakan dan perikanan. “Kita akan berusaha untuk menarik para calon investor agar mau menanamkan modalnya di Kabupaten Bandung dalam bidang usaha pertanian, peternakan dan perikanan,” ungkap Dadang M Naser saat menerima rombongan tim penilai LKS

Tripartit “Award Jabar Tahun 2013 di rumah dinasnya, Kamis (27/6). Data yang diperoleh dari Badan Penanaman modal & Perijinan (BPMP) Kabupaten Bandung menunjukan, realisasi investasi tahun 2012 dari sektor primer seperti tanaman pangan/perkenunan, dan peternakan hanya mencapai Rp 52,3 miliar. Sementara dari sektor sekunder seperti halnya industri tekstil, makanan, logam, kertas, percetakan dan industri instrumen kedokteraan mampu menarik investasi senilai Rp 3,4 triun. Sedangkan sektor usaha tersier, diantaranya usaha kontruksi dan transportasi senilai Rp 57,8 miliar.

Tasikmalaya (MP) – Masyarakat Tasikmalaya mendesak Bupati dan DPRD, menindak oknum karyawan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Binamarga Kabupaten Tasikmalaya, disenyalir ada KKN dalam pengerjaan proyek di lapangan.

Pangkalan Bun (MP) - Memperingati hari Lanjut Usia (Lansia)Nasional yang ke-17 yang diperingati di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Peringatan ini di ikuti ratusan Lansia dari 50 pos pembinaan terpadu (Posbindu) yang tersebar di 15 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kepala Dinkes Kotawaringin Barat dr Inrawan Sakti dalam jumpa persnya mengatakan bahwa peringatan hari Lanjut Usia (Lansia) Nasional bertepatan pada tanggal 29 Mei namun baru diadakan bulan Juni 15/6. Inrawan mengharapkan agar Lansia yangh ada di Kabupaten Kotwaringin Barat dapat terus berkarya apa yang dimilikinya dan semoga kondisi Lansia tetap sehat dan terus berproduktif dan memberi wajangan terhadap genersi mudah sesuai tema Lanjut Usia Pelopor Jati diri Bangsa. Tema ini bermakna bahwa Lansia ini sesungguhnya sosok yang menyatukan Bangsa dalam kehidupan berbangsa, namun kesehatan Lansia saat ini belum mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat. Puncak kegiatan peringatan Hari Lansia di Kotawaringin Barat ini digelar senam massal dan lomba senam beregu dan diteruskan dengan penampilan beragam kesenian, seperti kesenia tari-tarian suku Dayak yang dilakukan oleh para Lansia dan juga ada beberapa undian berhadiah seperti alat-alat rumah tangga dan elektronik di antaranya mesin cuci, kulkas dan lain-lainnya. Puji

Dinas PU Binamarga Cianjur Pantau Kondisi Infrastruktur Cianjur (MP) - Dinas Binamarga Kabupaten Cianjur saat ini tengah melakukan safari desa khusus di wilayah Cianjur selatan, ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti kondisi infrastruktur terutama jalan dan jembatan di wilayah pedesan yang perlu mendapatkan penanganan prioritas. Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Cianjur, Drs H Atte Adha Kusdinan MM mengatakan safari desa bersama tim teknis Dinas PU Binamarga dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kondisi sebenarnya infrastruktur pedesaan yang ada di wilayah Cianjur Selatan. Dari hasil safari pedesaan di wilayah Cianjur selatan mendapatkan faktafakta di lapangan terdapat sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan yang harus mendapatkan penanganan segera. Penanganan tersebut terkait dengan perputaran roda perekonomian di wilayah pedesaan. Hasil kesimpulan dari kajian teknis terdapat beberapa ruas jalan dan jembatan yang harus segera ditangani. Seperti yang terdapat di jalan Cidogdog yang menghubungkan jalan Ciburang-Agrabinta. Kadis PU Binamarga menambahkan, kondisi serupa juga terjadi di Jembatan Cibungur, Desa Bunikasih, Kecamatan Agrabinta. Lokasinya juga berada diantara jalan yang menghubungkan Ciburang-Agrabinta berjarak 35 kilomter. Saat ini untuk sementara ditangani dengan menggunakan kayu dan perlu penanganan segera. Untuk itu pihaknya akan berupaya agar kondisi jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Kadupandak dan Agrabinta itu akan mendapatkan penanganan pada anggaran perubahan APBD Kabupaten Cianjur tahun 2013 dan mudah-mudahan bisa teralokasikan. Minimnya anggaran menjadi kendala utama dalam perbaikan infrastruktur. Terjun ke daerah Cianjur selatan merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan fakta di lapangan mengenai kondisi infrastruktur yang perlu segera mendapatkan penanganan. Dani

Dadang M. Naser mengungkapkan, pengembangan usaha pertanian, peternakan dan perikanan akan berdampak pula terhadap penyerapan tenaga kerja lokal yang cukup banyak. “Di samping itu, usaha di bidang pertanian ini tidak berdampak terhadap kerusakan lingkungan seperti halnya polusi yang dikeluarkan pabrik industri berat,” kata Dadang M Naser. Sampai akhir tahun 2012, jumlah penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 67.180 orang, sementara tenaga asing hanya sekitar 114 orang. Adapun jumlah investasi PMA/PMDN Tahun 2012 berdasarkan kombinasi data

LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) dan Izin Usaha lainnya senilai Rp 6,3 triliun. Dampak dari peningkatan investasi tersebut, berimbas pula terhadap laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kabupaten Bandung tahun 2012 sebesar 6,15%. Langkah yang ditempuh Pemkab Bandung dalam usaha menarik investasi, menurut Ketua Tim Penilai LKS Tripartit “Award” jabar, Roy Jinto SH menjadi salah satu aspek penilaian. Disamping aspek lain, seperti aktivitas organisasi LKS Tripartit “Sabilulungan” Kabupaten Bandung, kondisi hubungan industrial antara

pekerja, pengusaha dan pemerintah. “Penilaian ini akan kami lakukan sangat obyektif, karena penilaian ini akan kita cek lagi dengan kondisi lapangan,” kata Roy Jinto. Ia menilai kepedulian Pemkab Bandung terhadap organisasi LKS Tripartit sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan tersedianya anggaran untuk oragnisasi tersebut yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung. “Yang lebih penting, saya lihat respon Pak Bupati Bandung terhadap Tripartit ini sangat antusias sekali, hal semacam ini tentunya menjadi penilaian tersendiri bagi tim penilai,” kata Roy Jinto. B Silaban

Bupati dan DPRD Didesak Tindak Oknum Karyawan DPU

Disenyalir KKN Dalam Pengerjaan Proyek di Lapangan

12 Ribu Lansia di Kotawaringin Barat

Edisi: 176/Thn VII / 3 - 16 Juli 2013

Sejak beberapa tahun terakhir ini, banyak pengerjaan proyek jalan di Daerah Kabupaten Tasikmalaya, tidak sesuai harapan masyarakat akibat kurang pengawas di lapangan. Hingga tak dapat pungkiri banyak jalan yang baru beberapa bulan dibangun sudah rusak kembali, hingga mengakibatkan aktifitas roda pe-

rekonomian masyarakat terganggu. Tapi yang parah lagi, yakni proyek pemeliharaan (swakelola), pelaksanaan ini terkesan hanya sekedar menghabiskan anggaran, karena hanya selang waktu beberapa minggu sudah diperbaiki ternyata suda mengelupas kembali. H Djadja W mantan ang-

gota MPR/DPR RI era Orba dalam pembicaraannya mengatakan, DPRD dan Bupati harus peka dengan keluhan masyarakat. Dimana sejak beberapa bulan terakhir ini, banyak kondisi jalan di daerah Tasikmalaya memprihatinkan, padahal jalan itu baru beberapa bulan diperbaiki ternyata sudah ambradul kembali. “Maka, wajar kalau masyarakat mesenyalir ada KKN antara pihak PU dan kontraktor dilapangan dan pihak DPRD sebagai wakil rakyat harus mengadakan sidak ke lapangan,” kata Djadja. Menurut data yang

diperoleh di DPU Binamarga Kabupaten Tasikmalaya mengungkapkan, dari 1.303,325 km panjang jalan Kabupaten Tasikmalaya, panjang jalan yang kondisinya rusak berat mencapai 471,525 km atau sekitar 36,2 %. Dan kondisi jalan rusak sedang mencapai 265,458 km, rusak ringan 277,635 km dan jalan yang kondisinya masih baik sepanjang 288,075 atau sekitar 22 % saja. Dinas PU Binamarga Kabupaten Tasikmalaya diminta komfermasi Tubas tidak banyak komentar, seakanakan cuci tangan dengan dalih pihak PU Binamarga Kabupaten Tasikmalaya dana setiap tahunnya.

Sementara, Yana Kabid jalan dan jembatan ketika hendak diminta konfirmasi selalu tidak ada di kantornya. menurut stafnya banyak jalan di daerah Kabupaten Tasikmalaya rusak karena berbagai faktor. Besar biaya yang dibutuhkan, khususnya untuk pemeliharaan jalan kabupaten mencapai Rp 18 miliar/tahun, dana itu untuk kebutuhan pemeliharaan jalan sepanjang 600 km. Sedangkan, ajuan dari DPU Binamarga Kabupaten Tasikmalaya yang dikabulakan Bupati sangat kecil tidak sesuai harapan, hanya beberapa miliar dari APBD Kabupaten Tasikmalaya. Tim

PEMKAB SUBANG TUTUP MATA

Jalan Penghubung Antar Desa Mekar Jaya Ke Desa Kalen Sari Rusak Parah Subang (MP) - Ruas jalan penghubung dalam satu kecamatan yakni jalan yang menguhubungkan Desa Mekarjaya Kalen Sari, Kecamatan Compreng, kondisinya sangat rusak parah banyak lubang di sana sini yang tak ubahnya bagaimana kubangan kerbau, juga tidak sedap dipandang mata. Di samping itu mengganggu aktivitas perekonomian masnyarakat yang tinggal di daerah tersebut, apa bila di kala musim hujan ruas jalan bagaikan sebuah sungai yang penuh bebatuan di genangi air ketika musim penghujan seperti saat ini, pemerintah terkesan tutup mata melihat

jalan seperti ini, sudah berlangsung bertahun tahun tanpa sedikit pun perhatian

dari Pemerintah Kabupaten Subang, dengan kerusakan ruas jalan tersebut seluruh

tokoh masyarakat Kecamatan Compreng terkesan pemerintah menutup mata dengan kondisi jalan ini, selayaknya pemerintah memperhatikan kondisi yang ada di masyarakat. Hal senda juga disampaikan Kepala Desa Mekar Jaya beserta Kepala Desa Kalen Sari mengeluh dengamn keberadaan jalan tersebut. Para kepala desa mendesak Pemerintah Subang khususnya instansi terkait agar segera merealisasikan untuk sarana transportasi dan demi kelancaran perekonomian masyarakat yang ada di wilayah pedesaan. Dengn kondisi jalan se-

perti ini khusunya pengguna jalan merasa gemas dan kesal ketika melewati jalan ini. “Seolah-olah masyaraka yang tinggal di Kecamatan Compreng ini dianak tirikan pemerintah melihat kondisi yang ada,” katanya kepada MP. Dia menambahkan ruas jalan seperti bukan hal yang baru melaikan sudah lama, yang jelas Pemerintah Subang tidak memperhatikan daerah ini, mungkin juga anggota dewan hanya tidur dan melihat kondisi masyarakat yang di bawah. “Padahal rakyat yang memilih mereka untuk di kursi dewan sana,” imbuhnya sambil gemas. Ikhrom

Aparatur Desa Cigadog Berjibaku Bangun Kantor Tasikmalaya (MP) - Kantor Pemerintahan Desa merupakan sentral pelayanan terhadap masyarakat, oleh karena itu diupayakan baik sarana prasarana termasuk gedung kantor untuk dapat menciptakan suasana nyaman baik yang dilayani maupun yang melayani yaitu aparatur desa. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Cigadong Yayat Ruhiat dan panitia pembangunan Kantor Desa Oman SAg (Sekdes) saat disambangi beberapa waktu yang lalu di sela-sela kegiatannya. Dikatakan Kades Yayat dan Oman, bahwa pembangunan kantor desa alokasi dana dari bantuan Gubernur (pemerataan) 2013 sebesar 100 juta, mengingat bangunan

kantor yang lapuk dimakan usia serta ruangan kurang lengkap untuk aparatur karena sempit 9x6 meter, maka dana tersebut direalisasikan terhadap pembangunan kantor berukuran 18x32 meter karena ditambah 3 ruang baru yaitu ruang BPD, PKK serta Mushola yang menelan dana 140 juta. “Mudah-mudahan dengan bangunan kantor representatif jadi motivasi meningkatnya kinerja aparatur dalam melayani masyarakat,” harapnya. Hal lain yang menjadi harapan besar masyarakat Cigadog diperbaiki jalan Kabupaten antara Cijoho Desa Arjasari, Desa Jayamukti sampai Desa Cogadog. Khususnya, masyarakat

Kades Yayat dan Sekdes Oman serta aparatur desa lainnya berjibaku mengerjakan pembangunan tiap hari usai jam kerja.

Cigadog dan Jayamukti daerah produktif kenal dengan kerajinan anyaman

dan hotikultura dan jalan tersebut merupakan akses mobilitas untuk membawa hasil

kerajinan dan hasil tatanen ke kota bahkan ke luar kota. Banyak keluhan ke desa bahwa sesampainya pengiriman ke kota hasil anyaman atau sayuran banyak yang rusak akibat jalan bergelombang. “Kurung manuk oge dugi ka para rotong arayna da ajrug-ajrugan di jalanna,” katanya. Sebagaimana termaklum dalam konsep Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) bahwa salah satu penyebab kurang berkembangnya masyarakat perdesaan disebabkan masih terbatasnya kwalitas infrastruktur sebagai dasar untuk menopang mobilitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat, salah satunya fasilitas jalan dan jembatan, jelasnya. Ujang

Hadapi Ramadan, Polres Ciko Gelar Rapat Koordinasi

Pembongkaran pasar ilegal (pasar rakyat) hari kedua, di Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu.

Cirebon (MP) - Kepala Polres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Dani Kustoni akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Musyawarah Pimpinan Daerah Kota Cirebon menjelang Ramadan di Cirebon. Rapat koordinasi tersebut akan digelar pekan ini. “Pekan ini, kami akan mengundang dan mengumpulkan seluruh Muspida Kota Cirebon. Dari rapat itu, baru

kami akan mengetahui apa yang akan menjadi tugas kami dalam pengamanan menjelang bulan puasatahun ini,” katanya, seusai upacara HUT

Bhayangkara 67 di Markas Polres Ciko. Dani memperkirakan, hal pertama menggelar sidak makanan tak layak edar di

beberapa pasar tradisional atau pusat perbelanjaan. Hal tersebut akan dilakukan bersama-sama pemerintah daerah. Selanjutnya, kata dia, penjagaan lalu lintas saat menjelang berbuka puasa, atau biasa dikenal ngabuburit. Dia memprediksi, sore menjelang buka puasa, kota Cirebon akan semakin ramai, karena pertumbuhan kendaraan di

kota cirebon selalu meningkat. “Sementara hal lainnya adalah bakal membanjirnya kegiatan di Kota Cirebon. Kemungkinan-kemungkinan tersebut sudah kami antisipasi. Tetapi kami tetap akan menunggu dan mendengar apa yang diminta oleh masyarakat Kota Cirebon terhadap kepolisian,” jelasnya. Ic/Mp

Melayu Pos 176  
Advertisement