Page 1

RABU

18 APRIL 2018

Rp 4.000,-

Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan)

e-mail : redaksimedinaslampung@gmail.com

Per Eksemplar (Rp 85.000/Bulan+ Ongkos Kirim)

Kejari Tanggamus Akan Panggil Kepala Pekon Sidodadi TANGGAMUS (MDs)—Adanya dugaan pungutan liar (pungli, red) dalam pembuatan sertifikat Prona di Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus segera disikapi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari ) Tanggamus. “ Segera kita lakukan pemanggilan kepada kepala desa Sidodadi, Wasikun

untuk dimintai keterangan terkait dugaan pungli yang ada dalam pemberitaan,’ kata Kasi Intel Kejari Tanggamus, Amrullah kepada Medinas Lampung, Selasa (17/04). Sementara itu Kepala Pekon Sidodadi, Wasikun yang berhasil dikonfirmasi Medinas Lampung membantah soal dugaan pungli terse-

but. Wasikun mengatakan, dari awal sudah ada kesepakatan antara masyarakat mengenai nilai besaran pembuatan sertifikat proran senilai Rp 500-600 ribu. “ Bahkan kami sepakat membuat berita acara masing-masing menanda tanggani surat tersebut. Jadi dimana letak aparat kami

pungli, “ kata Wasikun seraya mengatakan dirinya tidak tahu persis masalah itu, semua teknis terkait program Prona itu Pokmas yang mengatur.” Saya hanya mengetahui saja dan menerima laporan dari pokmas, Selasa (16/04). Sementara menyikapi keluhan masyarakat tentang adanya dugaan

pungli program prona di Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Sekertaris Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Khoiri angkat bicara, kalaupun itu benar ada pungli dipekon tersebut terkait masalah prona harus ditindak lanjuti.

BACA|kejari|KE HAL7

Hasil Survei Rakata Institute

KPU Bentuk Dewan Etik BANDAR LAMPUNG (MDs)—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung membentuk dewan Etik menyikpailaporan dari Jaringan Pemuda Republik Indonesia (Japri) terkait hasil hasil survey Rakata Institute. Pembentukan Dewan Etik itu berdasarkan setelah KPU Lampung menggelar rapat pleno, Selasa, 17 April 2018. Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, PKPU Nomor 8/2017 menjadi dasar KPU Lampung untuk memproses laporan warga tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga survei Rakata Institute beberapa waktu lalu. “Laporan Japri, Hermawan, koordinator presidium. Namun, belum disertai identitas pelapor. Hasil rapat pleno KPU Lampung menugaskan pokja dari sekretariat untuk meminta kopi e-KTP,” ujar Nanang seusai rapat pleno dikutif dari tribun lampung. co.id, Selasa (17/04).

BACA|KPU|KE HAL7 M.Ridho Ficardo saat bersilaturahmi dengan warga Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, Selasa (17/04). (Foto : Ist)

Dari Diskusi di Desa Raman Aji

Angel Lelga

Meradang...! R

umah tangga Angel Lelga dan Vicky Prasetyo kini tengah menjadi sorotan. Apalagi baru-baru ini keduanya sempat bersitegang setelah Vicky tepergok sang istri chatting-an dengan wanita lain. Sebelum masalah ini terjadi, paranormal Mbah Mijan rupanya sempat melontarkan opini tentang keadaan rumah tangga Vicky Prasetyo dan Angel Lelga. Mbah Mijan menyebutkan kalau rumah tangga mereka dalam kondisi tak aman. Ramalan yang dilontarkan Mbah Mijan ini tentunya mengundang rasa penasaran publik. Mengingat Vicky Prasetyo dan Angel Lelga baru dua bulan menikah. “Terlihat beda dari yang lain, sudah gitu saja. Kita doakan tetap awet, tapi enggak aman, cuma itu saja,” ujar Mbah Mijan saat hadir di salah satu acara Talkshow yang dipandu Vicky Prasetyo, Ruben Onsu dan Wendy Cagur, belum lama ini.

BACA|meradang| KE HAL7

Ridho Komitmen Majukan Sektor Pertanian Pada rembuk warga tersebut, beberapa keluhan warga terlontar langsung kepada Paslon nomor 1 tersebut. Salah satunya adalah Pak Sobari (60), warga desa raman aji yang mewakili masyarakat setempat mengucapkan terimakasih kepada M.Ridho Ficardo atas bantuan sumur bor yang pernah diberikan. “Alhamdulillah berkat bantuan sumur bor yang diberikan Pak Ridho tahun lalu sawah dan perkebunan

kami dapat pengairan yang cukup. Alhamdulillah kami juga menerima bantuan bibit jagung dan padi,” ucapnya. Selain itu, Pak Sugiri (50) warga Desa Raman Aji lainnya juga mengapresiasi atas bantuan sumur bor. Namun Sugiri berharap ada penambahan sumur bor untuk memanfaatkan lahan pekarangan. “Sumur bor sangat bermanfaat bagi kami, tapi harapan kami ada

juga sumur bor yang dibangun di pemukiman, sehingga kami bisa memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran,” katanya. Berbeda dengan Sarikun (70), warga Desa Raman Aji yang mengucapkan terimakasih kepada M.Ridho Ficardo karena didesanya saat ini sedang dibangun Jalan Usaha Tani sepanjang 4,5 Km. Meskipun belum selesai, tapi kami sangat berterimakasih karena saat ini didesa kami sedang dibangun Jalan Usaha Tani. Insya Allah akan kami beri nama jalan Ridho Ficardo, sehingga nanti, misal tahun 2024 pak ridho sudah tidak jadi Gubernur, Jasanya akan tetap diingat oleh warga desa. Menanggapi hal tersebut Ridho

Lampung Raih Pencapaian Pembangunan Membanggakan BANDAR LAMPUNG (MDs)-Pemerintah Provinsi Lampung meraih sejumlah pencapaian pembangunan yang membanggakan. Bahkan, dalam berbagai aspek lebih unggul di bandingkan nasional. Hal tersebut disampaikan Komandan Lanal Lampung, Kelik Haryadi saat membacakan sambutan Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dalam Upacara Gabungan Forkopimda Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/4/2018). Sejumlah pencapaian itu, menurut Kelik, pada akhir tahun 2017 pertumbuhan ekonomi Lampung tercatat 5,17 persen, lebih baik dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang

sebesar 5,07 persen. Lalu, Inflasi Lampung terkendali pada tingkat 3,02 persen dan lebih rendah dari inflasi nasional yang sebesar 3,61 persen. Begitu juga dengan Pengangguran Terbuka pada level 4,3 persen dan lebih rendah dari Tingkat Pengangguran Nasional yang sebesar 5,5 persen. “Data-data capaian pembangunan menunjukkan, terdapat beberapa indikator makro pembangunan Provinsi Lampung yang telah menunjukkan perbaikan dan hasil yang cukup membanggakan, baik pada skala regional pulau Sumatera maupun skala nasional,” ujar Kelik Haryadi.

BACA|Lampung|KE HAL7 Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

Ficardo mengapresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya petani. Bahwa sektor pertanian merupakan salah satu dari tiga program strategis pembangunan di provinsi lampung. Beberapa capaian dibidang pertanian diantaranya adalah, surplus padi no.4 nasional, Nilai Tukar Petani Lampung no.1 se-Sumatera, kemudian diraihnya penghargaan pin emas pertanian yakni provinsi penghasil pangan terbesar nasional, dan berbagai capaian lainnya. Dalam kegiatan tersebut Ridho juga memaparkan program-program pembangunan beserta capaiannya yang selama ini telah dilakukan oleh pemerintah provinsi lampung selama tiga tahun.(rilis/MDs3)


2

bandarlampung

RABU 18 APRIL 2018

Medinas Lampung

Menteri Perindustrian Apresiasi Perda RPIP Lampung BANDAR LAMPUNG (MDs)-- Kementerian Perindustrian RI mengapresiasi keberhasilan Provinsi Lampung sebagai daerah pertama di Indonesia yang memiliki Peraturan Daerah (Peda) tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP). Peraturan RPIP ini tertuang dalam Perda No.13 Tahun 2016. Kementerian Perindustrian RI mengapresiasi Provinsi Lampung sebagai Daerah pertama di Indonesia yang menyelesaikan Perda RPIP serta salah satu Provinsi yang pertumbuhan ekonominya diatas Pertumbuhan Ekonomi Nasional, ujar Dirjen IKM (Industri Kecil dan Menengah) Gati Wibawaningsih mewakili Menteri Perindustrian RI Ir. Airlangga Hartarto saat membuaka Rakornas IKM (Industri Kecil Menengah) yang diikuti 32 Provinsi di Swissbell Hotel Bandar Lampung Senin (16/4/2018). Dengan adanya Perda tersebut, Lampung menjadi daerah rujukan utama bagi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/ Kota dalam penyusunan Perda RPIP. Selain itu, Lampung juga mendapatkan apresiasi khusus dari Kementerian Perindustrian RI sebagai Tuan Rumah Pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM (Rakornas IKM) tahun anggaran 2019 mendatang. Gati menjelaskan industri merupakan motor penggerak perekonomian nasional. Kementerian Perindustrian saat ini mengembangkan IKM yang memperkuat sinergi Pemerintah daerah dan pusat. Misalnya dengan menyusun program yang akan dibahas pada Ra-

Program Jamkeskot Bakal Dihapus BANDAR LAMPUNG (MDs)-- Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar berencana menghapus program Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot) karena dinilai banyak kelemahan dan pemborosan. Menurut dia, anggaran Jamkeskot per tahun mencapai Rp60 miliar. Jumlah itu dinilai pemborosan. “Biaya Jamkeskot itu Rp60-70 miliar setahun, berapa yang berobat disitu, kalau cuma 50 ribu orang ya, kasih aja ke BPJS Kesehatan, lebih hemat banyak dong,” kata Yusuf Kohar dikutif dari Lampost.co, Selasa (17/04). Menurut dia, program Jamkeskot juga memiliki kelemahan yakni melayani cuci darah hanya sekali, sedangkan BPJS Kesehatan tidak dibatasi. Dia juga mengatakan program rujukan Jamkeskot hanya bekerjasama dengan rumah sakit yang ada di Bandar Lampung, sementara BPJS Kesehatan dapat dirujuk hingga rumah sakit yang ada di di luar Lampung. “Wajib (gunakan BPJS Kesehatan) kan tanggal mulai 1 Januari 2009 wajib hukumnya, bukan,” kata Yusuf Kohar. (n/MDs3)

kornas Senin ini. Sebab, program pusat tidak akan sukses kalau tidak bersinergi dengan daerah. Pemerintah Pusat terus akan melakukan pendampingan dengan memberikan TPL (tenaga penyuluh lapangan) dan bekerja sama dengan akademisi, tenaga ahli, para peneliti, dan balai untuk meningkatkan daya saing para IKM. Serta tahun telah Memberikan bantuan kemasan industri kepada 300 IKM se Indonesia, kata Gati. Saat ini, Indonesia menetapkan 10 Prioritas Nasional untuk Making Indonesia 4.0. Salah satunya pemberdayaan UMKM dengan memberdayakan 3,7 juta UMKM melalui teknologi misalnya ecommerce UMKM, pendanaan teknologi. Ke depan UPT harus di tangani oleh orang-orang yang benar-benar kompeten di mana-mana UPT merupakan ujung tombak dari semua bantuan dari pemerintah pusat. Tahun ini kementerian Perindustrian juga akan Fokus untuk mengembangkan sektor makanan karena di Indonesia semua daerah punya ciri khas makanan. “Kita mau supaya ekonomi daerah bener bener bangkit ya. Kalau makanan bahan bakunya kan pasti daerah masing masing. Kalau kerajinan sebagian impor. Nah jadi saya fokusnya ke makanan dulu kenapa karena IKM juga sebagian besar 50 persen itu ma-

kanan,” ujar Gati. Dirjen IKM ini menjelaskan Kementerian Perindustrian menilai peluang ekspor Indonesia untuk makanan cukup besar. Pasar yang kita miliki ini jangan diisi oleh Negara lain. Oleh karena itu, saya fokusnya pada makanan kemudian makanan ini harus kita branding. Kita bikin brand industry nya, brand industry itu nanti kita pakai QR Code nah itu nanti supaya kalo di tap bahwa itu tau kalo ini produksi dari daerah mana. Upaya kita membina para pelaku usaha ini agar produknya menjadi bagus dan memiliki daya saing yang tinggi dengan tentunya selalu diberikan pendampingan, pelatihan, dan bantuan alat, “ujarnya. Sementara itu, Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno yang diwakili oleh Plt. asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat menyampaikan bahwa IKM memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja yang besar dan membuka peluang usaha dalam rangka mewujudkan peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat. Untuk itu, IKM perlu terus diperkuat agar dapat tumbuh dan berkembang lebih dinamis produktif dan berdaya saing. Untuk mewujudukan itu, lanjut Taufik, peran pembina amat diperlukan guna memperkuat industri khususnya industri dengan skala kecil dan menengah. Dengajn tujuan agar dapat semakin eksis memenuhi preferensi konsumen baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. IKM Dinas Perindustrian Provinsi Lampung telah melakukan beberapa

terobosan antara lain melalui Bimtek atau pelatihan terhadap IKM selama 3 tahun terakhir sebanyak 3.213 IKM melalui dana APBD dan APBN (dekonsentrasi),” kata Taufik. Taufik menjabarkan, jumlah pembinaan yanga da tersebut belumlah memadai dibandingkan dengan jumlah IKM di Provinsi Lampung yang mencapai 96.346 unit usaha IKM. Demikian pula pembinaan IKM kerajinan unggulan Provinsi Lampung yang cukup banyak. IKM ini meliputi IKM Pangan (IKM makanan berbahan baku Coklat di Kabupaten Pesawaran, Kota Bandar Lampung, Kab. Lampung Tengah dan Kota Metro); IKM Keripik Pisang dan Kopi Bubuk di Kota Bandar Lampung, Pesawaran, Kab. Lampung Barat, Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Way Kanan IKM Sulam Tapis (Kabupaten Pesisir Barat, Kab. Tanggamus dan Kota Bandar Lampung). IKM Sulam Maduaro di Kabupaten Tulang Bawang. IKM Souvenir Khas Lampung di Kota Metro, Kab. Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung, katanya. Taufik yang juga Kepala Bappeda ini menjelaskan bahwa posisi strategis Provinsi Lampung sebagai gerbang Sumatera dan menjadi provinsi terdekat dengan Pulau Jawa merupakan modeal besar pengembangan IKM. Hal ini ditambah lagi dengan infrastruktur yang ada seperti Pelabuhan Panjang dan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), dan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dalam bidang industri yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan menengah dan tinggi, serta

Kadishut Lampung Beri Penghargaan Tim Pengamanan Hutan

Tahanan LPKA Basuh kaki Orang Tua BANDAR LAMPUNG (MDs)--Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) kelas II Lampung menggelar basuh kaki orangtua. Kepala LPKA kelas II Lampung Sugandi kepada awak media, Selasa (17/4) mengatakan bahwa ada sebanyak 30 tahanan anak yang hari ini mengikuti basuh kaki orangtuanya. “Jadi hari ini kita memperingati ulang tahun LPKA yang ke 54 tahun, makanya serentak LPKA se Indonesia melakukan hal serupa,” katanya Harapannya agar para anak yang menjalani hukumannya ini bisa memahami pentingnya hukuman yang dijalaninya. Sebanyak 30 tahanan anak Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) kelas II Lampung membasuh kaki orangtuanya. Hingga dimulainya acara basuh tersebut, pantauan Tribun Lampung, Rabu (17/4) isak tangis dari orangtua dan anak sangatlah histeris. Aula LPKA seolah tumpah dengan deraian air mata yang dikucurkan untuk orang yang disayangi. (N/MDs3)

BANDAR LAMPUNG (MDs)--Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Tim Pengamanan Hutan dalam upaya Pemberantasan Illegal Logging di Provinsi Lampung. Apresiasi ini diwujudkan dalam bentuk Piagam Penghargaan kepada 50 orang dari unsur Polisi Kehutanan, KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan), PPNS (Pegawai Penyidik Negeri Sipil) dan Mitra KPH. Penyerahan Piagam dilakukan Senin, 16 April 2018 di Halaman Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Piagam penghargaan tersebut tertuang dalam SK Kepala Dinas Kehutanan

Provinsi Lampung nomor SK.35/ V.23/B.II.1/2018 tanggal 13 April 2018 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Atas Prestasinya Dalam Upaya Pemberantasan Illegal Logging di Provinsi Lampung. Dalam sambutannya, Syaiful Bachri menyatakan perang terhadap ilegal logging. “Itu musuh bersama. Oleh karenanya, saya sampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras saudara dalam Pemberantasan Illegal Logging. Kita harus amankan tegakan pohon di kawasan hutan, kita dorong masyarakat anggota kelompok Perhutanan Sosial terlibat aktif dalam upaya pencegahan pembalakan liar,”

tegas Syaiful. Kepada PPNS, Syaiful berharap agar mampu mengembangkan pemeriksaan sehingga didapatkan otak pemodal, penampung dan jaringan pasar. “Tidak cukup pada penebang, sopir dan kenek truk saja. Proses dengan hukuman maksimal, dengan demikian efek jera akan muncul. Kejahatan Illegal Logging musuh bersama, untuk kita perangi. Tetap semangat dan sinergi seluruh Tim Pengamanan Hutan. Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak yang telah berbuat terbaik dalam pengamanan hutan,” ungkap Syaiful Bachri. (Humas Prov)

ketersedian lahan menjadi faktor pendukung bagi pembangunan Industri. Pembangunan Lampung, lanjut Taufik, pada tahun 2017 masih ditopang oleh tiga sektor utama, yaitu sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, sektor Industri Pengolahan dan sektor Perdagangan, dimana sektor Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 6,18 persen. Pada kesempatan yang sama, Kadis Perindustrian Tonny OL Tobing mengatakan maksud dari Rakornas hari ini adalah untuk melaksanakan koordinasi, sinergi, serta sinkronisasi program kegiatan pusat dan daerah yang terdiri dari 34 provinsi seluruh indonesia dan 1 instansi dari BPIPI Sidoarjo Jawa Timur. Rakornas dimaksudkan untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Pada tahun 2018, Dinas Perindustrian Provinsi Lampung sudah menganggarkan beberapa kegiatan, antara lain Bimtek IKM, Fasilitasi Uji Pasar Produk IKM, Pembinaan dan Rencana Industri Supervisi Penyusunan (RPIK), Pembangunan Indusri Menengah Kemitraaan antara Industri Kecil, dan Besar. Sasaran dari harkonas ini adalah untuk menumbuh kembangkan industri kecil dan menengah di seluruh Indonesia dan menjadikan industri kecil dan menengah lebih tangguh mandiri dan berdaya saing di pasar dalam negeri maupun manca Negara,” kata Tonny.Rakornasi ini, lanjut Tonny, diselenggarakan selama empat hari mulai tanggal 16 sampai 19 April 218 di Swiss-bel Hotel Bandar Lampung. (Humas Prov)

Pemprov Siap Jamin Ketersediaan Pangan Bulan Puasa dan Lebaran BANDAR LAMPUNG (MDs)--Pemerintah Provinsi Lampung siap menjamin ketersediaan pangan pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 ini. Hal itu diungkapkan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah TPID High Level Meeting (HLM) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung, Selasa (17/4/2018). “Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersedian bahan pangan di Provinsi Lampung pada kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung yang merayakan Puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri,” ungkap Hamartoni. Pj. Sekdaprov ini mengatakan adapun upaya yang akan dilakukan untuk menjaga ketersedian pangan dan stabilitas harga tersebut adalah dengan melakukan pemantauan kesiapan pangan di seluruh kabupaten/kota, menyelenggarakan operasi pasar dan pasar murah, memastikan penyaluran beras sejahtera (rastra) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan kualias terjaga, menjaga jangkauan harga secara konsisten, mengawasi kelancaran dan keamanan distribusi pangan antar daerah serta mencegah penurunan komoditas pangan. “Kita juga memastikan peredaran BBM (bahan bakar minyak) dan LPG (liquefied petroleum gas) yang dilepas sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta menetapkan dan menghimbau penetapan tarif angkutan mudik lebaran secara wajar,” ujar Hamartoni. Ia juga mengatakan jika seluruh TPID kabupaten/ kota mampu melakukan upaya konkrit guna menjaga inflasi tetap rendah dan terjaga termasuk harga pangan selama bulan puasa. “Pemerintah melalui Bulog dapat melakukan intervensi kapanpun dan di manapun. Pemerintah selalu siap untuk melakukan stabilasi harga,” katanya. Hamartoni mengimbau masyarakat menyambut bulan Ramadhan dan Lebaran menghindari perilaku konsumtif karena hal ini akan berdampak stabilitas harga pangan. “Momentum bulan puasa hendaknya disikapi secara bijak, dalam berbelanja hendakanya sesuai kebutuhan, tidak berperilaku konsumtif dan mampu menahan diri,” harapnya. Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan dalam paparannya mengatakan komoditas penyumbang inflasi komponen bergejolak (Volatile Food) periode Ramadhan terbesar dalam tiga tahun terkahir di antaranya adalah bawang putih, telur ayam ras, cabai merah dan cabai rawit. Untuk itu, prioritas pengendalian inflasi fokus di dua periode yakni pada saat Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) dan pada akhir tahun. “Untuk Volatile Food harus menjadi prioritas dijaga agar selalu stabil sehingga tidak memberikan dampak lanjutan pada inflasi inti,” katanya. (Humas Prov)

Pemimpin Umum: Nara S Kartadilaga nPemimpin Redaksi/penanggung jawab: Nara S Kartadilaga nWakil Pemimpin Redaksi: Juniardi, SIP, MH., Irlan Pitrah Kartadilaga nPemimpin Perusahaan: Hasbullah ZSnDewan Redaksi: Edward Syah Pernong, H. Ike Edwin, Zaiful Bukhori nAdvokat Konsultan Hukum: abd Kodrat S, S.H, MHnRedaktur Pelaksana: Elka Mabela nRedaktur: Irwadi, Altoni ArifinnLitsus:nManager Keuangan: - nSekretaris: - nBagian Umum/Iklan: Anton LawsnLiputan Jakarta: Merlen Lumban Gaol nLitbang: A.K. Yohanson, Osmardi, Rahmat, Hartoyo nLiputan Khusus : Samsul Hadi, Ahmad Kurnain, Fitriansyah, SS nBandarlampung : - nLiputan Bandarlampung: Joko, Altoni Arifin, Bagus Firmansyah nWay Kanan: Juli Haryanto (kabiro), Nia Ferda Sari, Ahmad Husaini nPringsewu: Hasbulloh ZS(Ka. Biro), Hastin SiscanTanggamus: Hendri Jaya (Ka. Biro), Hasbulloh ZS, Taufiq Qurrohman nLampung Barat: Fransmoro (Kabiro), Rosandi nSumber Jaya: Hendrin Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan) Lampung Tengah: Candra (Ka.Biro), nPesisir Barat: Andri Prabowo (Kabiro) nLampung Selatan: - nPesawaran: Rolil, Dedi Arpani, Ahmad Yani, Syahrulah nLampung Utara: Sandi Karamoi (Ka. Biro), Erpan Sujatmiko, Antoni nLampung Timur: Maswan Tobi (Ka. Biro), Deni Frasisko, Arif Yanto nTulangbawang: Hidman (Ka. Biro), Suhir, M Brama Sanjaya, Rendy nTulangbawang Barat: Arpani (Ka. Biro), Latif, Angga PristamanMesuji: Andi Lukman (Ka. Biro)nKota Metro: Decky Akta Winandar (Ka.Biro), Deddy Kusnandar nManager Iklan & Pemasaran: Berliansah nPenerbit: PT MEDINAS JAYA PERKASAnDasar penerbitan: UU No. 40/1999 Tentang PersnPra Cetak: RudinDistribusi/Sirkulasi: Bagus Firmansyah, Rudi Hartono. nKantor Redaksi/Sirkulasi: Jl. Bukit Kemiling Permai (BKP) Blok M No.11 (Depan SMA 14 Bandarlampung)nTlp/Faxs: (0721) 8011217, 082177003713, 085377773113nE-Mail: redaksimedinaslampung@gmail.com/harianmedinaslampung@yahoo.co.idnRekening Bank: Bank Lampung 3800-0010-2019 atas nama Nara supardi, BRI Cabang Tanjung Karang 0098-01-093895-50-8 Atas Nama Nara Supardi, Bank Mandiri Rek: 114-00-1132925-0 Atas Nama PT MEDINAS JAYA PERKASAnNPWP: 71.103.727.5-323.000 e-mail : redaksimedinaslampung@gmail.com

Redaksi menerima naskah /tulisan dalam bentuk artikel, berita/laporan kinerja dan kegiatan lain disertai foto kegiatan. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengubah maksud tersebut. Wartawan Medinas Lampung tercantum dalam boks dan dibekali kartu pers. Tidak diperbolehkan menerima atau meminta apapun dari narasumber. nPercetakan: PT LAMPUNG MEDIA GRAFIKA (isi diluar tanggung jawab percetakan), JL ZA Pagar Alam no. 83 Gedong Meneng Rajabasa Bandarlampung Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/


politik

RABU 18 APRIL 2018

Medinas Lampung

Polres Lamteng Menggelar FGD, Keamanan Jelang Pilgub 2018

3

LAMPUNG TENGAH (MDs) - Polres Lampung Tengah menggelar acara Focus Group Discussion di Spark Hotel Conventions, Kelurahan Bandar Jaya Barat Kecamatan Terbanggi Besar Lamteng, Selasa (17/4/2018) sekira pukul 09.00 Wib. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi, dan dihadiri kurang lebih 150 orang. Dalam giat Focus Group Discussion disampaikan beberapa nara sumber seperti, Kasat Intelkam Polres Lampung Tengah AKP Heru Sulistyananto, Asisten I Pemkab Lampung Tengah A. Azhar, Pabung Kodim 0411 Mayor Inf Darul Qutni, dan Ketua DPRD Lampung Tengah Junaidi Sunardi. Kapolres AKBP Slamet Wahyudi mengatakan, bahwa digelarnya kegiatan Focus Group Discussion dalam rangka mewujudkan situasi kondusif jelang Pilgub Lampung Juni 2018 mendatang. “Kegiatan ini intinya untuk menjaga situasi Kamtibmas kondusif jelang

Pilgub Lampung.” ujar Kapolres. Oleh karena itu, lanjut Kapolres, perlunya peran serta masyarakat dalam menghadapi masa Kampanye saat ini agar berjalan aman, damai dan tidak ada gesekan-gesekan sedikitpun yang menimbulkan konflik sosial. “Kita akan perdayakan tokoh masyarakat, agama, adat dan tokoh pemuda guna membantu pihak Polri dalam pelaksanaan Pilkada 2018 berjalan kondusif.” katanya. Kapolres juga menekankan netralitas aparat TNI dan Polri yang bertugas di Lampung Tengah dalam Pilkada 2018. “TNI dan Polri harus solid agar pelaksanaan Pilgub 2018 berjalan lancar, aman, damai dan kondusif,” tegasnya. (Candra/mds5)

Parade Budaya Songsong Pileg-Pilpres 2019, Begini Rencana KPU Lampung BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemilihan Umum Lampung akan menggelar parade budaya menyongsong Pileg dan Pilpres 2019. Acara itu akan berlangsung pada 21 April di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Anggota KPU Lampung Sholihin menjelaskan, pihaknya akan melibatkan partai dalam parade budaya nanti. “Ada tiga target penting. Pertama, partai bisa menyosialisasikan nomor urut dan logo,” ujar Sholihin usai rapat persiapan di kantor KPU, Senin (16/4/2018). “Kedua, harapannya, parpol bisa menampilkan kesenian dengan kearifan lokal Lampung,” imbuhnya. Agar target-target tersebut memiliki makna, pihaknya menyediakan waktu 15 menit bagi petugas partai untuk memaparkan tentang ketua umum maupun kelembagaan partainya. “Jadi, tidak hanya menampilkan seni dan budaya saja,” kata Sholihin. Adapun target ketiga, jelas Solihin, partai harus memunculkan pesan damai. “Karena pilkada ini beririsan dengan tahapan pemilu, maka kita ciptakan pesan damai kepada masyarakat Lampung,” ujarnya. Meskipun gelaran ini berlangsung di tengah masa kampanye Pilgub Lampung, KPU menegaskan tidak boleh ada kampanye pilgub dalam acara nanti. “Hal-hal yang tidak boleh dalam parade budaya itu adalah partai tidak boleh berkampanye,” kata Sholihin. “Hanya boleh sosialisasikan nomor urut dan logo. Undangan pun, per partai kami batasi 100 orang,” tandasnya. (tl/mds5)

Bawaslu Lampung Awasi Dana Kampanye 4 Pasangan Cagub-Cawagub BANDAR LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu Lampung berjanji ikut mengawasi laporan dana kampanye empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Bawaslu pun meminta seluruh pasangan calon tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga transparan dalam pelaporan dana kampanye Pilgub Lampung 2018. “Kami awasi proses pelaporan dan jumlah dana kampanyenya. Kami korelasikan dengan kegiatan kampanye yang sudah mereka lakukan,” ujar anggota Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar melalui ponsel, Senin (16/4/2018). Iskardo mengingatkan empat pasangan calon agar tak menutup-nutupi jumlah dan sumber dana kampanye. “Bawaslu memiliki data lokasi kampanye, termasuk dokumentasi kampanye,” katanya. Empat pasangan cagub-cawagub memastikan siap menyampaikan laporan dana kampanye, termasuk membeber donatur dana kampanye, pada 20 April. Tim empat pasangan calon kini masih menyiapkan laporan tersebut. “Pada prinsipnya, kami siap memberikan daftar donatur dana kampanye. Saat ini, tim kecil sedang melakukan penyusunan laporan,” ujar liaison officer (LO) atau penghubung pasangan calon nomor urut 1 M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, Levi Tuzaidi. Levi sedikit mengungkapkan, sumber dana kampanye Ridho-Bachtiar berasal dari Ridho dan Bachtiar serta kader partai pengusung. Terkait sumbangan dari perusahaan, ia mengaku belum tahu. (tl/mds5)

Polres Lamteng Gelar Focus Group Discussion, dalam rangka mewujudkan situasi kondusif jelang Pilgub Lampung Juni 2018, Selasa (17/4).

Kesbangpol Tubaba Bentuk Tim Monitoring untuk Pilgub Sampai Ke Desa

Kepala badan Kesbangpol kabupaten tubaba A.Marwazi.,MH. (foto : angga)

TUBABA (MDs) - Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) akan bentuk tim monitoring Pilgub yang akan di tugaskan di

wilayah kecamatan dan kelurahan serta tiyuh (desa), sebagai upaya mendukung kelencaran pelaksanaan PILGUB 2018 mendatang. Hal itu dikatakan Kepala Badan

Kesbangpol Kabupaten Tubaba A. Marwazi.,MH, menjelang Pilgub tahun 2018, pihaknya akan membentuk Tim Monitoring Pilgub yang akan di tugaskan disetiap wilayah kecamatan dan kelurahan serta tiyuh (desa). “Menjelang Pilgub tahun 2018 pihak kami akan membentuk Tim disetiap titik Tempat pemungutan suara (TPS) guna memantau langsung pelaksanaan dalam pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Lampung 7 juni mendatang, dalam penugasan pembentukan ini nantinya,” kata Marwazi Selasa (17/4). Marwazi menambahkan dalam pembentukan Tim monitoring pelaksanaan Pilgub masih dalam pengajuan surat ke Komisi pemilihan Umum(KPU)kabupaten tubaba dan Panwaslu tubaba yang dalam surat tersebut terlampir peraturan menteri dalam negeri(permendagri)untuk dapat memberikan informasi data yang ententik di titik lokasi TPS pada pelaksanaan PILGUB nanti ,” pintanya.

Sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri nomor 61 tahun 2011 yang diamanatkan untuk pembentukan Tim monitoring pada PILKADA baik itu pemilihan Bupati,wakil bupati dan Gubernur,wakil gubernur tahun 2018 diminta kerja samanya kepada ketua KPU dan PANWASLU kabupaten tubaba guna bisa memberikan informasi data sebagai berikut;DPS/DPT kelurahan dan kecamatan, PPK(panitia pemilihan kecamatan), PPS(Panitia pemungutan suara),KPPS(kelompok panitian pemungutan suara), DP4 semester II, pengajuan DAPIL, SK panwas,data Panwascam,data pengawas lapangan serta Data-data pelanggaran PILKADA”ungkapnya Saya menghimbau dan berharap kepada lapisan ASN dalam PIlGUB mendatang bisa menjaga netralitas dan tidak terlibat politik baik itu kampanye serta kepada lapisan masayarakat bisa mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan dan berjalan lancar”cetusnya. (angga/mds5)

Masyarakat Harapkan Arinal-Nunik Bisa Baguskan Jalan di Lampung LAMPUNG SELATAN (MDs) - Program calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan calon wakil Gubernur Lampung Chusnunia diharapkan dapat menjadikan jalan mulus. Pemuda di Sidoharjo, Syamsul Alam (19) mengaku permasalahan jalan hanya baik di Bandar Lampung. “Jalannya cuma bagus di Bandar Lampung saja. Kalau bisa semua jalan bagus,” ucap dia dalam kampanye dialogis Selasa, 17 April 2018. Yusuf Syamil (18) meminta pasangan Arinal – Nunik biasa disapa dapat memajukan pendidikan dan bisa membantu siswa-siswa kurang mampu dan putus sekolah. “Memperbaiki infrastruktur jalan-jalan desa,” tuturnya. Pedagang Sayur, Siti Andriani (38) mengatakan agar harga sembako murah. “Kalau semua sembako murah, apa-apa murah, kalau bisa pembangun masuk ke daerahdaerah pelosok. Karena kita ada di

daerah pelosok,” tuturnya. Siti juga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak. “Kayak jalan, jalan masuk ke gang-gang. Buat siringsiring dan gorong-gorong untuk pembuangan Air. Biar gak ngerusak jalan juga,” imbuhnya. Dia berharap rakyatnya makmur, jangan ada masalah. “Kalau bantuan-bantuan tidak terlalu berharap, tapi pembangunan di desa itu tolong di utamakan,” ungkapnya. Salah satu warga Sidoharjo, Mukaram mengaku kecewa atas kepemimpinan Gubernur Lampung sebelumnya. “Cuma janji-janji saja. Kecewa, saya nanti akan pilih Arinal – Nunik,” ucapnya. Riana Sari yang menjadi juru kampanye mengatakan jelang 71 hari pesta demokrasi juga akan dipilih 9 juta lebih rakyat Lampung. “Cari pemimpin itu tidak gampang karena kita harus tahu latar belakang. Pilgub nanti sangat menentukan bagi masa depan rakyat Lampung,” tuturnya.

Istri Arinal Djunaidi ini menuturkan sang suami maju karena ingin kehidupan petani di Lampung ini lebih sejahtera lagi. “Nunik anak seorang ulama, seorang santri, perempuan pertama yang menjabat sebagai bupati di Lampung Timur. Kartu Petani Berjaya yang sudah dilaunching untuk memenuhi ket-

ersediaan pupuk, benih dan harga jual sesuai,” ujarnya. Riana biasa dia disapa menerangkan Arinal – Nunik memiliki 9 program utama. “Jangan lupa ya ibu-ibu bapakbapak tanggal 27 Juni 2018 coblos nomor tiga,” tandasnya. (rel/mds5)

Sahabat Herman HN Konsolidasikan Masyarakat Bumi Ratu Nuban LAMPUNG TENGAH (MDs) Tim relawan Sahabat Herman HN terus bergerak mengkoslidasikan masyarakat Lampung. Minggu lalu (15/4), tim relawan ini berkonsolidasi dengan masyarakat Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Rakhmat Husein DC, juru bicara Herman HN, dalam kampanyenya mengatakan, calon Gubernur (cagub) nomor urut 2 pasti memperbaiki jalan di Lampung Tengah yang rusak

berat. Menurutnya, Herman HN – Sutono akan memperbaiki jalan rusak di seluruh Lampung dalam 2 tahun pasca dilantik menjadi Gubernur. “Tak perlu ragu, Herman HN akan bikin jalan di Lampung Tengah ini jadi bagus, mulus sehingga tidak ada lagi motor yang rusak gara-gara masuk lubang”, jelas Rakhmat Husein DC. Dalam dialog, Hendri (35), warga Bumi Ratu, berharap

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

Herman HN memberikan jaminan sosial seperti yang diberikan di Bandar Lampung. “Kami juga ingin sekolah dan berobat gratis seperti yang dirasakan masyarakat Bandar Lampung. Kami yakin Herman HN – Sutono menang agar semua harapan kami terwujud.” kata Hendri. Menanggapi harapan tersebut, Kusno Hendratno, koordinator Sahabat Herman HN mengatakan, cagub yang di-

usungnya tak pernah berbohong kepada rakyat. Menurutnya, jika menang Pilgub Lampung 2018, Herman HN akan menjalankan program menyejahterakan rakyat di seluruh Lampung. “Dulu bapak-ibu salah pilih Gunernur. Sekarang waktunya pilih Herman HN – Sutono agar sekolah dan berobat gratis terealisasi, juga jalan jadi mulus.” tutup Kusno. (sl/mds5)


4

PERISTIWA DAERAH

RABU 18 APRIL 2018

Medinas Lampung

Kadis Perikanan Tubaba Keluhkan Minimnya Anggaran

TULANGBAWANG BARAT (MDs)—Niat menjadikan Kabupaten Tulangbawang Barat sebagai lumbung ikan air tawar di Balai Benih Ikan (BBI) di kabupaten setempat berpotensi terancam gagal. Hal ini Kepada Medinas Lampung, diungkapkan Kadis Perikanan Tubaba, Hindarsan yang mengeluhkan Selasa (17/04) di ruang ker- minimnya anggaran. janya, Hindarsan mengatakan, anggaran yang diapatkan pihaknya tahun 2018 hanya sebesar Rp 350 juta. Dana sebesar itu oleh pihaknya

digaduhkan ke masyarakat melalui Unit Pembenihan Rakyat. “ Kami mengalami keterbatasan anggaran sehingga untuk membeli

pakan ikan kami tidak mampu,” ungkap Hindarsan. Untuk itu, Hindarsan berharap Pemkab Tubaba ke depannya bisa

menambahkan anggaran yang lebih besar. Hal itu demi mendukung kebijakan Bupati Tubaba Umar Ahmad dalam upaya menjadikan Kabupaten Tubaba sebagai lumbung ikan air tawar. Untuk mengatasi keterbatasan anggaran tersebut, pihaknya kata Hindarsan, mensiasatinya dengan mengajukan proposal yang berasal dari masyarakat ditujukan ke Dinas

Perikanan Provinsi Lampung di tahun 2018. “ untuk kegiatan tahun 2018 ini kami hanya memiliki kegiatan di bidang pengawasan. Termasuk diantaranya melakukan pembinaan bersama dengan penyuluh, artinya kita juga berharap atas digaduhkan benih bibit ikan itu nanti dapat menghasilkan untung,”kata Hindarsan. (Arfani/MDs3)

Hindari Jalan Berlubang, Truk Muat Tarub Terguling

Mobil Truk Rino bernomor polisi BE 9170 AS terguling di kawasan Jalan poros Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Selasa (17/04). (Foto : Angga)

TULANGBAWANG BARAT (MDs)— Mobil Truk Rino bernomor polisi BE 9170 AS bermuatan peralatan Tarup terguling di kawasan Jalan poros Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Selasa (17/04)sekitar pukul 05.30 Wib. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tung-

gal itu. Pengemudi truk, dar (31) mengatakan, saat itu dirinya sedang melajukan kendaraan yang memuat peralatan tarub milik “FAIS MUSIK” untuk acara Tabliqh Akbar dalam Rangka memperingati Isra Mi’raj di Polres Tulangbawang. “ Belum sampai di lokasi mobil yang saya kemudikan mengalami

kecelakaan hingga terbalik,” ungkap Dar kepada Medinas Lampung dilokasi, Selasa (17/04). Dikatakan Dar, dirinya sempat menghindari jalanan berlubang namun mobil mengalami kerusakan pada per. Saat itu saya kehilangan keseimbangan dan langsung terbalik. Alhamdulilah atas kejadian ini tidak ada korban jiwa,” imbuh

Dar. Kepala Satuan Lantas Polsek TBT dimpim Bripka Yohan Prabowo menjelaskan, kecelakaan tunggal yang dialami truk bermuatan tarup tersebut karena menghindari jalan berlubang dengan kecepatan tinggi sehingga sopir kehilangan keseimbangan dan terbalik. “Kejadian ini sekitar pukul 05.30 Wib dini hari. Sementara untuk korban jiwa tidak ada namun sopir hanya mengalami luka ringan di bagian kepala. Mobil melaju dari arah Penumangan menuju Menggala yang di duga kepergok lobang. Kami menduga mobil dikemudikan dalam keadaan kecepatan tinggi sehingga ketika kepergok lubang dan mobil yang mengalami pecah per. Sehingga sopir truk kehilangan keseimbangn dan langsung terbalik seperti ini,” jelasnya Sementara masih di lokasi kejadian tidak sedikit warga yang mampir dan menyaksikan kecelakaan tersebut. Salah satu warga setempat, Medi(26) yang rumah tudak jauh dilokasi mengungkapkan, akibat jalan berlubang di bukan hanya kecelakaan seperti ini saja yang diketahui nya namun sering bervariasi kecelakaan mobil dan motor bahkan menelan korban jiwa. “Memang sudah sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut karena lubang yang cukup dalam. Kecelakaan mulai dari motor mobil,ya sudah banyak lah. Bahkan sudah banyak menelan korban jiwa. Saya beeharap kepada pemerintah ada perhatian khusus dari pemerintah untuk melakukan perbaikan jalan itu,”tukasnya. (Angga/MDs3)

Sinergi dengan Kepolisian, PWI Tuba Minimalisir Berita Hoak TULANG BAWANG (MDs)--Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulangbawang periode 2018-2021 beraudiensi dengan Kapolres Tulangbawang, Selasa (17/04). Ketua PWI Tulangbawang Abdulrahman mengatakan, audiensi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan jajaran pengurus PWI Tulangbawang periode 20182021 yang dipilih secara aklamasi di Sekretariat PWI

Provinsi Lampung, Bandarlampung, Senin (09/04) lalu. Selain itu kata dia, untuk meningkatkan kemitraan yang selama ini sudah terjalin dengan baik bersama pihak kepolisian. Sehingga dapat bersinergi bersama-sama meminimalisir berita-berita hoaks yang saat ini marak bermunculan diberbagai media sosial. “Kita ingin agar wartawan dengan aparat ke-

polisian tidak terjadi miskomunikasi ketika menjalankan pekerjaan dilapangan,” kata dia, di Mapolres Tulangbawang, Selasa (17/4/2018). Sementara itu Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo menyambut baik langkah tersebut. Dia berharap sinergitas dapat terus terjalin bersama-sama menyajikan berita fakta dan berimbang sesuai dengn kondisi di lapangan. (Brama/MDs3)

Pemkab Way Kanan Gelar Final Lomba Asah Terampil Petani WAY KANAN(MDs)—Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya di Kampung Pakuan Baru, Kecamatan Pakuan Ratu, Selasa (17/04/18) membuka Final Lomba Asah Terampil Petani Tingkat Kabupaten Waykanan. Dalam sambutannya Adipati mengatakan, petani sebagai pelaku utama dalam pembangunan pertanian memiliki berbagai peran strategis dalam keberhasilan pembangunan pertanian. Penyuluhan pertanian merupakan proses pembelajaran bagi pelaku utama dan pelaku usaha agar masyarakat mau dan mampu menolong serta mengoorganisasi dirinya dalam mengakses teknologi, informasi pasar, permodalan dan sumber daya lainnya. “Hal tersebut pastinya sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas, efisiensi uasaha, pendapatan dan kesejahteraannya serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian lingkungan,” ujarnya. Lomba Asah Terampil Petani yang dahulunya populer dengan sebutan Kelompencapir (kelompok pendengar, pembaca dan pirsawan) adalah sebagai ajang kompetisi antar petani di Kabupaten Way Kanan dan menjadi tolak ukur keberhasilan Penyuluh Pertanian dalam membina dan membimbing petani di wilayah kerjanya. “Melalui Lomba Asah Terampil Petani diharapkan petani dan penyuluh pertanian termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang untuk kemajuan pembanguan pertanian, mampu mencari mitra usaha, mampu mengakses pasar dan sumber permodalan guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujar Bupati. Dijelaskannya, Kabupaten Way Kanan merupakan kabupaten agraris yang sebagian besar wilayahnya adalah pertanian dan sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani, sehingga sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan kabupaten. Selain itu Adipati berharap kemampuan dan keahlian harus dimiliki petani Way Kanan untuk terus berkembang dan memiliki keahlian di bidang pertanian sehingga mampu meningkatkan produktifitas dan nilai tambah hasil pertanian melalui pengembangan produk daerah. “Oleh karena itu, saya berharap petani di way kanan mempunyai kemampuan dan keahlian yang mumpuni di bidang pertanian untuk mensukseskan visi Pembangunan Tahun 2016 - 2021 Way Kanan Maju dan Berdaya Saing 2021,” tegasnya. Di akhir sambutanya Adipati mengucapkan selamat bertanding kepada peserta yang ikut hadir dan berpartisipasi dalam Grand Final Lomba Asah Terampil Petani Tingkat Kabupaten Way Kanan. “Saya ucapkan Selamat Bertanding kepada para peserta Grand Final Lomba Asah Terampil Petani Tingkat Kabupaten Way Kanan, semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua terutama bagi pembanguan pertanian di Kabupaten Way Kanan,” pungkasnya. (nia/MDs3)

Pemkab Pesawaran Optomis Memenangkan Juara PKK-KB Kesehatan Tingkat Nasional PESAWARAN (MDs) - Pemerintah Kabupaten Pesawaran optimis dapat memenangkan sebagai juara pertama pada lomba desa untuk Kesatuan gerak PKKKB Kesehatan tingkat nasional. Penilaian lomba tersebut dilaksanakan di Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng, Selasa (17/4). Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Tim Penilai pemerintah pusat, Rahmawati Amanullah mengatakan bahwa Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng memiliki potensi menang.”Ya, jika kita melihat seluruh persiapan dan kegotong royongan masyarakat dan saling bahu membahunya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memang ada potensi untuk menjadi juara, ” kata dia. Diterangkan, potensi kemenangan tersebut juga dimiliki oleh desa yang berada di lima provinsi. “Potensi tersebut juga dimiliki oleh lima desa dilima provinsi yang juga sudah masuk pada final. Tergantung nantinya, apakah tim penilai akan mencatat nilai tinggi di Lampung Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

atau di provinsi lain. Karena, semua desa tersebut bagus semua, ” terang dia. Lima desa yang dimaksud adalah Desa di Rokan Ulu Provinsi Kepulauan Riau, Desa di Musi Banyu Asin Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Desa Sukoharjo di Provinsi Jawa Tengah, Desa di Sampang Madura Provinsi Jawa Timur dan Desa di Jembrana Provinsi Bali. Rahmawati memberikan bocoran, bahwa dalam penilaian lomba tersebut ada 10 indikator yang concern dilakukan pembinaan sejak jauh hari oleh pihaknya.”Sebelumnya kita sudah kasih bocoran, ada sepuluh indikator yang harus jadi perhatian. Yakni persalinan ditolong tenaga kesehatan, memberi bayi ASI ekslusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan pakai sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, mengkonsumsi buah dan sayur, melakukan aktivitas fisik, serta tidak merokok didalam rumah,” papar dia.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi menuturkan kepada tim penilai semoga dapat memberikan yang terbaik. “Kepada tim penilai nasional, semoga dapat memberikan yang terbaik.” tutur dia. Ditegaskan, melalui kesatuan gerakan PKK-KB-Kesehatan kita satukan langkah meningkatkan peran dasawisma untuk berperilaku hidup bersih dan sehat menuju keluarga sehat,bahagia dan sejahtera dibumi andan jejama Kabupaten Pesawaran.”Kita satukan langkah guna meningkatkan peran dasawisma,” tegas dia. Mewakili pemerintah Kabupaten Pesawaran, Dendi Ramadhona juga mengharapkan Desa Sinar Jati Kecamatan Tegineneng dapat menjadi pemenang lomba tersebut. “Kita berharap, dengan apa yang sudah diperjuangkan masyarakat dengan OPD semoga dapat menjadi pemenang pertama,” ungkap nanda. (pw11/yani)


PERISTIWA DAERAH

RABU 18 APRIL 2018

Medinas Lampung

Pekon Lugusari Masuk Kategori Lomba PKK-KB Nasional

5

PRINGSEWU: (MDs) - Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran merupakan salah satu pekon atau desa di Kabupaten Pringsewu yang sangat dinamis, dimana kehidupan sehari-hari masyarakatnya tidak pernah berhenti dari aktivitas. “Pekon Lugusari merupakan bagian dari urat nadi kami, Karena itu bertekad untuk menampilkan Pekon Lugusari yang sedap dipandang mata,” Ungkap Bupati Pringsewu, Hi. Sujadi dalam sambutan pada lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Nasional di pekon Lugusari, Selasa (17/4) kemarin. Pekon Lugusari merupakan sentra industri tapis di Kabupaten Pringsewu, sekaligus salah satu pusat perikanan yang ada di wilayah Kecamatan Pagelaran. “Pekon Lugusari juga merupakan salah satu pekon di Kabupaten Pringsewu yang sudah 100 % ODF. Bahkan beberapa waktu lalu, Pekon Lugusari ini juga didatangi oleh enam duta besar negara-negara sahabat guna melihat-lihat potensi yang ada. Oleh karena itu, kami akan terus menata Pekon Lugusari ini. Pada kesempatan yang baik ini, kami meminta tim verifikasi dan penilai untuk dapat melakukan penilaian seobyektif mungkin,” katannya. Bupati Pringsewu Hi.Sujadi juga menambahkan bahwa Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu sudah mendeklarasikan sebagai Kabupaten ODF. “Pendeklarasian tersebut juga menempatkan Pringsewu sebagai Kabupaten ODF pertama, bukan hanya di Provinsi Lampung, tetapi juga di Pulau Sumatera,” tambahnya.

Tim verifikasi dan penilai lomba dari Kementerian Kesehatan RI dan TP-PKK Pusat yang dipimpin Endang Budi Martani, didampingi Yodhi Mulyadi dan Eko diterima oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. didampingi Ketua dan wakil ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Hj.Nurrohmah Sujadi dan Ny.Hj.Rita Irviani Fauzi, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.A.Budiman PM, M.M. dan ketua DWP Ny.Nurhayati Budiman beserta jajaran pemkab, DPRD, muspida, camat, kepala pekon beserta tokoh masyarakat setempat. Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Hj.Nurrohmah Sujadi dalam laporannya mengatakan terpilihnya Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu untuk mewakili Provinsi Lampung, karena berdasarkan penilaian pada lomba serupa di tingkat kabupaten, desa tersebut memenuhi semua kriteria sehingga ditetapkan sebagai juara pada lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan tingkat Kabupaten Pringsewu yang kemudian diikutsertakan pada lomba serupa di tingkat Provinsi Lampung. “Pada tanggal 14 Desember 2017 lalu, Pekon Lugusari ini ditetapkan sebagai juara satu untuk kategori LBS guna mewakili Provinsi Lampung. Di Pekon Lugusari ini terdapat sepuluh orang kader LBS,” paparnya. Sementara itu, Ketua Tim Veri-

Pemkab Tanggamus Peringati Hari Linmas Kartini dan Otda KOTAAGUNG (MDs) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, menggelar upacara bulanan memperingati hari perlindungan masyarakat (Linmas), Hari Kartini dan Hari Otonomi daerah di lapangan Pemkab Tanggamus, Selasa (17/4). Dalam sambutannya, Pj. Bupati yang diwakili oleh Kapolres Tanggamus, AKBP I Made Rasma. S.ik., Mengatakan kehadiran Linmas di Indonesia bersamaan dengan peristiwa perang kemerdekaan, Linmas dibentuk menurutnya atas dasar kehendak rakyat dengan cara ikut berpartisipasi aktif membantu Angkatan Perang melalui pertahanan garis belakang dalam bentuk penyelenggaraan keamanan rakyat, yang tujuannya sebagai wadah terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan pemerintahan penanggulangan bencana dan pengungsi. “Hansip sejak tahun 2002 telah berganti nama menjadi perlindungan masyarakat linmas, tidak kita pungkiri bahwa kehadiran sosok Apratur linmas yang ada memberikan banyak sekali kontribusi bagi warga masyarakat baik tinggal di kota maupun di pekon/desa,”kata Kapolres Tepat hari ini juga, lanjutnya merupakan Hari Istimewa bagi pergerakan Emansipasi Wanita karena pada 1 April 1879 yang lalu telah lahir pejuang emansipasi wanita Indonesia yakni RA Kartini dan seperti yang diketahui dan dirasakan bersama bahwa perjuangan RA Kartini dalam mengangkat derajat kaum wanita Indonesia, perjuangan yang tak kenal lelah tersebut saat ini membuahkan hasil yang sedemikian besar bagi wanita Indonesia pada saat ini dan waktu akan datang. “Melalui peringatan Hari Kartini ini saya mengajak kepada para wanita di Kabupaten Tanggamus Mari berusaha menjadi wanita dan Ibu yang sehat. Karena dari keluarga, baik akan muncul pula masyarakat, baik dan berkualitas,”jelasnya. Melalui hari otonomi yang telah ditetapkan, presiden nomor 11 tahun 1996 tanggal 7 Februari menjadi hari otonomi daerah (otda) memberikan ruang lebih luas dan merespon kebutuhan dan kehendak rakyat di daerah. Momentum peeingati hari otonomi daerah juga tetap harus diletakkan dalam konteks kepentingan nasional yang tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. “Dan juga perlu saya sampaikan,Sehubungan akan diadakannya pemilihan kepala daerah secara serentak saya menghimbau kepada seluruh aparatur sipil negara termasuk rekan-rekan TNI dan Polri untuk menyatakan netralitas dalam pelaksanaan Pilkada tersebut, lalu hal lainnya yang juga perlu saya sampikan adalah terkait bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini, besar harapan saya dari semua unsur untuk dapat saling bahu-membahu dalam menyelesaikan masalah bencana ini,”tandasnya. (hend/mds5)

Bupati Pringsewu, Hi. Sujadi dan Wakil Bupati DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.menghadiri lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Nasional di pekon Lugusari, Selasa (17/4).

fikasi dan Penilaian Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Tingkat Nasional Ny.Hj.Endang Budi Martini menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Pringsewu yang telah masuk nominasi secara nasional. Menurutnya, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dengan sepuluh program pokok PKK yang bertujuan untuk memberdayakan keluarga guna mencapai kesejahter-

aan, telah mendapatkan pengakuan luas. “Setelah berkeliling Pekon Lugusari ini, desa ini memang luar biasa, asri dan hijau royo-royo. Ini tentu tidak dapat dilakukan sekejap. Sebetulnya, sekarang ini kami sedang tidak menilai lagi, tetapi untuk memverifikasi benar tidaknya kondisi yang sebenarnya. Semoga kita bisa berjumpa di Kota Manado pada peringatan Harganas nanti,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Verifikasi dan Penilaian Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Tingkat Nasional Ny.Endang Budi Martini didampingi anggota tim lainnya juga meninjau sejumlah titik lokasi penilaian, serta menyaksikan penampilan kader PKK setempat yang membawakan shalawat STBM yang merupakan karya Bupati Pringsewu Hi.Sujadi. (Bulloh)

Pemkot Metro Gelar Peringatan HUT Satpol PP Ke-68

Pemerintah Kota Metro menggelar peringatan HUT Satpol PP ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-56, Selasa (17/04/2018). (Foto: ist)

METRO (MDs) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro menggelar peringatan HUT Satpol PP ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-56, Selasa (17/04/2018)

Acara yang berlangsung di Aula Kantor setempat mengusung tema “Satpol PP dan Satlinmas siap mengawal Pilkada serentak 2018”. Kepala Satpol PP Kota Metro Imron dalam kegiatan tersebut

menyampaikan, bahwa tema yang diusung dalam peringatan ini mengandung arti Satpol PP dan Satlinmas harus lebih siaga di tahun politik. “Setiap tahun politik kami (satpol PP) akan ikut terlibat langsung mengawal pesta demokrasi terutama Pilkada. Keterlibatan Satpol PP dan Satlinmas ini diharapkan dapat memastikan ketertiban dan keamanan masyarakat untuk tetap terjaga,” ujarnya. “Selamat ulang tahun Satpol PP ke-68 dan Satlinmas ke-56. rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang telah mengabdi dan selalu mengemban tugas-tugas yang diberikan, serta memberikan perlindungan dan pelayanan yang tulus demi terwujudnya keamanan, ketentraman didalam masyarakat,” tukasnya. (Decky/mds5)

Menggelar press release, dalam 3 bulan 16 hari 2018 sudah mengungkap kasus sebanyak 35 kasus narkoba, Selasa (17/4).

Pelaku Pelecehan Anak Dibawah Umur Diringkus Polisi

LAMPUNG TENGAH (MDs) - Sugianto (41) pelaku pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur berhasil diamankan Polsek Punggur Polres Lampung Tengah, Senin (16/4/2018). Pelaku Sugianto atau yang kerap disapa Aciang merupakan warga Dusun Purwodadi Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah, diduga telah melakukan tindak pidana cabul dan menyetubuhi anak dibawah umur. Kapolsek Punggur Iptu Dedy Jones mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi mengatakan, pelaku pelecehan seksual anak dibawah umur teraebut berhasil ditangkap berdasarkan LP/147B/IV/2018/PLD LPG/RES LAMTENG/SEK PUNGGUR. Dedy Jones menjelaskan, kejadian bejat yang dilakukan tersangka Sugianto terjadi pada Jumat (30/3/2018) di sebuah gubuk yang berada belakang rumah tersangka, di Dusun Purwodadi. “Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti berupa sehelai dress warna kuning hitam, kaos dalam warna putih, dan celana dalam milik korban.” terangnya kepada media, Selasa (17/4/2018). lptu Dedy Jones juga menambahkan bahwa pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Punggur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Pelaku akan kita berikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.” tandasnya. (Candra/mds5)

Tiga Bulan Terakhir Polres Tuba Mengungkap 35 Kasus Narkoba MENGGALA (MDs) - Ungkap kasus narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Tulang Bawang menggelar press release, di aula restik polres Tulangbawang Selasa (17/04/2018). Acara di hadiri Kapolres AKBP Raswanto Hadiwibowo hadiwibo-

wo, Waka polres kompol Djoni Aripin, kasatres narkoba Boby yulfia. AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan, Dalam 3 bulan 16 hari 2018 sudah mengungkap kasus sebanyak 35 kasus narkoba, tersangkanya sebanyak 43 orang yang di antara

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

nya 39 laki-laki dan 4 nya perempuan. “Pelaku diringkus beserta barang bukti yang kita aman kan di antara lain 4,5 gram dan 18 butir ektasi ( inek) 1 pucuk senjata api rakitan dan buah 3 buah peluru,”katanya, Selasa (17/04/2018).

Diketahui, Dalam kurun waktu tiga bulan belakangan warga Kecamatan menggala kabupaten tulang bawang rata-rata tersandung kasus narkoba hampir 90% masyarakat Menggala yang tersandung kasus narkoba jenis ,” Tutupnya. (Brama)


6

umum

RABU 18 APRIL 2018

Medinas Lampung

Kapolres Tanggamus Inspektur Upacara Bulanan Pemkab

Baksos: Polres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.IK. M.Si berikan bantuan di ponpes Hidayatul Qur’an Dusun Sidorukun Pekon Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Selasa (17/4/18).

Polres Tanggamus Gelar Bhakti Sosial Kesehatan

TANGGAMUS: (MDs) - Polres Tanggamus dipimpin Kapolres AKBP I Made Rasma, S.IK. M.Si melaksanakan Bhakti Sosial Kesehatan di ponpes Hidayatul Qur’an Dusun Sidorukun Pekon Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Selasa (17/4/18). Bertajuk “Bhakti Kesehatan dan Penyuluhan Hidup Sehat dan Kamtibmas” dihadiri Kasat Binmas Iptu Hi. Irfansyah Panjaitan, Periwira Urusan Kesehatan (Paurkes) Bag Sumda Briptu Silvia Purdiana, Dokter Klinik Polres Tanggamus dr. Risdiyanto dan Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis. Kapolres AKBP I Made Rasma yang diterima langsung pimpinan Ponpes Hidayatul Quran Ustad Roziqin mengungkapkan bahwa dirinya hadir bersama tim merupakan sambang sebagai kepedulian ke-

pada masyarakat di wilayah hukum Polres Tanggamus. Selain melaksanakan pemeriksaan kesehatan, Kapolres juga menyerahkan langsung bantuan bahan pokok kepada enam masyarakat dan kaum duafa dilingkungan Ponpes. “Semoga sambang kesehatan dan pemberian bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, selain itu dapat lebih mempererat tali silaturahmi yang selama ini dibangun Polres Tanggamus,” ungkap AKBP I Made Rasma. Terlihat dilokasi Baksos, Dokter

Risdiyanto bersama Paurkes Briptu Silvia dengan cekatan memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi, ispa, hipertensi, frematoid/rematik, gastritis/maag, dermatisis, anemia bahkan ada masyarakat berkonsultasi. Kepada sejumlah 45 orang yang terdiri dari Santri, pengurus Ponpes dan warga masyarakat sekitar Ponpes. “Antusiasme masyarakat lebih banyak dari perkiraan. Bahkan tidak diduga ada warga berkonsultasi karena benjolan/lipoma dan doker sudah menyarankan ke spesialis. Juga ada anak umur 5,5 tahun belum bisa berjalan, telah disarankan dokter ke spesialis saraf,” jelas Briptu Silvia. Sementara usai kegiatan, Ustad Rozikin mengucapkan terima kasih

atas sambang dan pelayanan kesehatan Polres Tanggamus terhadap santri dibawah asuhannya dan masyarakat sekitar pondoknya. “Senang dan bangga karena ditempat kita hadir tim sosial dari Polres, walaupun baru 6 warga yang mendapat bantuan tapi merupakan sebagian perhatiannya untuk kami. Kalo untuk kesehatan sangat cukup, semoga menjadi kebaikan bersama,” tutur Ustad Rozikin usai kegiatan. Namun, Ustad Rozikin berharap kedepannya kegiatan tersebut terus dilaksanakan karena sangat berarti dirasakan masyarakat. “Harapan kedepan, kedepan kegiatan ini dapat dilaksanakan lagi, kami terbuka dan menyiapkan tempat,” tandasnya. (Bulloh)

Tempat Tongkrongan Siswa, Jadi Perhatian Serius Pihak Camat KOTAAGUNG (MDs) – Maraknya siswa yang berkeliaran pada jam pelajaran sekolah mendapatkan perhatian khusus Camat Kotaagung. Hal ini disampaikan oleh Camat Kotaagung Wiwin Triani, Selasa (17/4). Dia mengatakan untuk mengantisipasi maraknya siswa yang berkeliaran diluar lingkungan sekolah pada jam pelajaran, diperlukan kerja sama, baik dari pihak sekolah, satuan pendidik di kecamatan, dan orang tua. Pihak kecamatan sendiri dalam hal ini menurutnya, juga akan ikut serta membantu mengarahkan agar prilaku yang tidak baik dari siswa tersebut tidak terus terjadi.

“Masih ada temuan siswa yang berkeliaran di tempat yang tidak semestinya pada jam pelajaran, baik itu ditempat biliard, tempat wisata, padahal saat itu masih jam pelajaran, tentunya ini diperlukan kerja sama, bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah dan orang tua saja, namun merupakan tanggung jawab kita bersama,”kata Wiwin. Ia menambahkan, kedepan pihak kecamatan berkoordinasi dengan pihak keamanan juga akan menyisir tempat-tempat yang disinyalir menjadi “sasaran empuk”siswa pada jam pelajaran. Dan apabila nanti masih ada temuan siswa melanggar maka akan dilakukan pembinaan untuk

HUT Ke-68, Pol PP dan Satlinmas Tingkatkan “Keamanan” TULANGBAWANG (MDs) – Memperingati HUT ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-56 Tahun 2018, Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah pimpin upacara bulanan dilingkup Pemkab Tuba, di halaman kantor Pemkab setempat, Selasa (17/4). Hendriwansyah bertindak sebagai Inspektur Upacara Bulanan hadir dengan menggunakan seragam lengkap Polisi Pamong Praja membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Pada peringatan HUT ke-68 Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-56 Tahun 2018. Hendriwansyah mengatakan, berpesan kepada seluruh peserta Apel agar lebih waspada mengingat sebentar lagi akan menjelang pilkada serentak 2018 merupakan masa-masa rentan terhadap munculnya kerawanan sosial. “Perlu menjadi perhatian dan antisipasi kita agar rasa persatuan dan kesatuan diantara kita untuk semakin dipererat, jalinan kebersamaan antara ASN, unsur kepolisian, unsur TNI dengan masyarakat sangat perlu untuk ditingkatkan, mengingat terciptanya keamanan di Kabupaten Tulang Bawang tidaklah terlepas dari partisipasi seluruh lapisan masyarakat dan tanggung jawab kita. Marilah kita selaku ASN, unsur kepolisian, unsur TNI dengan masyarakat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan sebagai pelopor terciptanya Kantibmas di wilayah Kabupaten Tulang Bawang yang kita cintai ini,” Tutupnya. (Rendy/mds5)

selanjutnya akan diserahkan kepada sekolah untuk dilakukan pembinaan. “Pihak sekolah juga diimbau, untuk melakukan pemeriksaan barang bawaan yang ada pada tas siswa, hal ini untuk mengantisipasi ada barang terlarang yang dibawa oleh siswa, baik itu senjata tajam, obatobatan terlarang atau lainnya termasuk Handphone juga hendaknya turut diperiksa,” ujarnya. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kotaagung, Ruslan mengapresiasi himbauan dari pihak kecamatan. Menurutnya hal ini memang menjadi perhatian serius pihak sekolah, salah satu upaya yang dilakukan

untuk mengantisipasi prilaku yang salah tersebut, pihak sekolah akan fokus pada pembinaan dan memperbanyak kegiatan positif bagi siswa. “Pembinaan rutin kita lakukan, siswa juga kita arahakan untuk memperbanyak kegiatan positif di sekolah. Dan untuk saat ini belum ada temuan-temuan baik itu siswa kita yang membawa senjata tajam maupun obatan terlarang khususnya bagi siswa SMAN1 Kotaagung, tentunya himbauan yang disampaikan oleh camat adalah bahan proyeksi bagi kami, agar dunia pendidikan lebih maju lagi kedepannya,”tandasnya. (Hend/mds5)

TANGGAMUS (MDs) - Sehubungan akan diadakannya pemilihan kepala daerah secara serentak, Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara termasuk rekan-rekan TNI dan Polri untuk menyatakan netralitas dalam pelaksanaan Pilkada tersebut. Himbauan Pj. Bupati tersebut dibacakan Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.IK. M.Si saat menjadi inspektur upacara bulanan memperingati Hari Linmas, Hari Kartini, dan Hari Otonomi Daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus di lapangan Pemkab setempat, Selasa (17/4/18). Kesempatan itu juga, jajaran Polwan Polres Tanggamus menjadi pengibar sang saka merah putih, turut diikuti pasukan upacara gabungan Polres dan Kodim 0424 Tanggamus. Rangkaian sambutan upacara, juga disampaikan bahwa Kehadiran Linmas di Indonesia bersamaan dengan peristiwa perang kemerdekaan. “Linmas dibentuk atas dasar kehendak rakyat dengan cara ikut berpartisipasi aktif membantu angkatan perang melalui pertahanan garis belakang dalam bentuk penyelenggaraan keamanan rakyat tujuan pembentukan Hansip sebagai wadah yang terlibat dalam kegiatankegiatan kemanusiaan pemerintahan penanggulangan bencana dan pengungsi Hansip sejak tahun 2002 telah berganti nama menjadi Perlindungan Masyarakat (Linmas),” kata AKBP I Made Rasma membacakan amanat Pj Bupati Tanggamus, Ir. Zainal Abidin, MT. Sambungnya, Linmas berfungsi lebih daerah perlindungan masyarakat dan penanggulangan bencana, dan tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran sosok aparatur Linmas yang ada memang memberikan banyak sekali kontribusi bagi warga masyarakat baik tinggal di kota maupun di pekon/desa. Seiring tepat hari ini juga merupakan hari istimewa bagi pergerakan emansipasi wanita karena pada 1 April 1879 yang lalu telah lahir pejuang emansipasi wanita Indonesia yakni RA Kartini. “Dan seperti yang kita ketahui dan kita rasakan bersama bahwa perjuangan RA Kartini dalam mengangkat derajat kaum wanita Indonesia dan dengan kaum pria sungguh besar sehingga perjuangan dan arti semangat rakyat ini,” ujarnya. Lebih lanjut Kapolres mengatakan ini membuahkan hasil yang sedemikian besar artinya bagi wanita Indonesia pada saat ini dan waktu akan datang. Hal ini terbukti tidak sedikit, kalau mau itu wanita yang sukses menjadi pemimpin baik di pemerintahan politik maupun di sektor swasta. “Melalui peringatan Hari Kartini ini saya mengajak kepada para wanita di Kabupaten Tanggamus, mari berusaha menjadi wanita dan ibu yang sehat. Karena dari keluarga baik akan muncul pula masyarakat baik dan berkualitas untuk meningkatkan kualitas keluarga dengan cara perkawinan yang sah,” jelasnya. Ia mengaku kondisi keluarga yang memiliki kemampuan hidup mandiri sejahtera berwawasan ke depan hidup harmonis memiliki jumlah anak yang ideal bertanggungjawab dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Oleh sebab itu melalui dinas terkait saya mengimbau, mari kita tingkatkan partisipasi dan kepedulian kita kepada wanita-wanita di kabupaten berjuluk Begawi Jejama ini,” ucapnya. Kemudian, Hari Otonomi Daerah ditetapkan bersama Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 tertanggal 7 Februari 1996. Berdasarkan keputusan presiden tersebut tanggal 25 April menjadi Hari Otonomi Daerah tapi bukan hari libur. “Otonomi daerah memberikan ruang lebih luas dan merespon kebutuhan dan kehendak rakyat di daerah. Namun otonomi daerah juga tetap harus diletakkan dalam konteks kepentingan nasional yang tujuan ahirnya adalah kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolres. Lantas, berkaitan dengan banyaknya terjadi bencana alam di Kabupaten Tanggamus, besar harapan Pj. Bupati adanya dukungan dari semua pihak tidak hanya pemerintah daerah namun rekan-rekan dari semua unsur untuk dapat saling bahu-membahu dalam menyelesaikan masalah bencana ini. Upacara bulanan tersebut Pj Bupati Kabupaten Tanggamus, sekretaris daerah beserta para pejabat pimpinan tinggi pratama administrator dan pengawas Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Kepala instansi vertikal BBM dan BKD Kabupaten Tanggamus. (Bulloh/mds5)

BKN Sikapi Kebijakan Plt Walikota Bandarlampung BANDAR LAMPUNG (MDs)-Badan Kepegawaian Nasional akan memberikan teguran keras kepada Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar. Pasalnya, kebijakan Kohar menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk 25 jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dinilai tidak sesuai aturan. Polemik itulah yang dibawa DPRD Bandar Lampung untuk berkonsultasi ke Direktorat Kelembagaan Kepegawaian dan Perangkat Daerah Kemendagri serta BKN di Jakarta, Selasa, 17 April 2018. “Hasil konsultasi kami ke Direktorat Kelembagaan Daerah dengan Pak Suprapto tadi siang, intinya mereka juga sepaham dengan kita, DPRD. Bahwa apa yang dilakukan Plt itu bertentangan dengan aturan. Dan, mereka akan mengirimkan surat kepada Plt,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung Nu’man Abdi kepada Tribunlampung.co. id. Sedangkan dari konsultasi ke Kantor Regional V BKN yang membawahi Provinsi Kalimantan Barat dan Lampung, kata Nu’man, hasil-

nya tidak jauh beda. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kanreg V BKN Istiati Atidah menyatakan akan langsung melayangkan surat teguran kepada Kohar. Menurut Nu’man, kebijakan Kohar yang menunjuk 25 Plt di lingkungan pemkot menggunakan landasan dan dasar hukum yang

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

bertentangan dengan UU Administrasi Pemerintahan Nomor 30 Tahun 2014, yang isinya sudah dijabarkan dalam SK BKN Nomor K26.30/5.20.3/99/5 Februari 2016. “Isi SK BKN menjabarkan batasan dan kewenangan. Salah satunya PNS atau pejabat yang menduduki jabatan pimpinan

tinggi, jabatan administrator, atau jabatan pengawas, hanya dapat diperintahkan sebagai Plh atau Plt dalam jabatan pimpinan tinggi yang sama atau setingkat lebih tinggi di lingkungan kerjanya. Tidak boleh dari luar instansi unit kerja lain,” kata Nu’man. Sedangkan untuk surat penugasan yang dibuat Kohar, kata dia, dasarnya bukan menggunakan PP Nomor 18 Tahun 2016 dan Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. “Lebih mirisnya lagi, Saudara Plt itu buat surat bukan pakai aturan PP 18 dan Perda Nomor 7. Tapi, pakai aturan lama. Menindaklanjutinya, BKN akan mengirim surat teguran kepada Plt, yang ditembuskan kepada Inspektorat dan DPRD,” pungkasnya. Saat dikonfirmasi, Plt Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar tetap bergeming. Ia menilai kebijakan tersebut sudah sesuai aturan. “Itu ranah eksekutif, bukan urusan legislatif. Saya tidak melanggar aturan. Jadi sekali lagi, tidak ada urusan dengan legislatif,” ujarnya. (*)


sambungan

RABU 18 APRIL 2018

Medinas Lampung kejari “ Karenaitu sudah jelas perbub untuk pembuatan prona hanya 200 ribu,’ kata khoiri kepada Medinas Lampung, Selasa (17/04). Sebelumnya, Sebanyak 50 warga Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus akan membuat surat pernyataan adanya dugaan pungutan liar pembuatan sertifikat Prona. Inisiatif warga ini dikarenakan tidak adanya kejelasan penanganan atas tindakan diduga pungli atas pembuatan sertifikat Prona oleh pihak berwenang. Belum lagi ditambah adanya informasi yang menyebutkan Ketua Pondok Kerja Masyarakat (Pokmas) pekon setempat diduga menghilang. Edy Purnomo salah satu warga pekon Sidodadi mengungkapkan, oknum Ketua Pokmas menetapkan biaya pembuatan sertifikat Prina dengan besaran bervaraitif. “Ada yang diminta sebesar Rp500-600 ribu. Kenapa warga menduga ini pungli, karena biaya yang umumnya hanya sebesar Rp 200 ribu,” ungkap Edy kepada koran Medinas Lampung baru-baru ini. Meski mengetahui besaran biaya hanya Rp 200 ribu, namun karena niat warga sangat kuat untuk mendapatkan sertifikat Prona, maka warga akhirnya menyetorkan biaya sebesar Rp500-600 ribu kepada oknum aparatur Pekon Sidodadi yakni M Tohiri dan Sutrisno.” Pembayarannya dengan cara dicicil/ panjer sebesar 200.000 ribu rupiah pada tahun 2017. Tetapi sampai sekarang sertifikat prona belum juga diterima, khususnya bagi warga yang belum melunasi sisa pembayaran pembuatan sertifikat prona itu,” kata Edy. Bukan hanya itu, aparatur pekon juga diduga menetapkan biaya tambahan sebesar Rp 150 ribu. Biaya sebesar itu ditujukan bagi warga yang tidak memiliki surat-surat tanah sebagai syarat untuk pembuatan sertifikat Prona. “Saya sudah bayar Rp. 200.000 ribu dari nilai yang diminta oknum sebesar Rp 500 ribu. Sisanya nanti dilunasi kalau sudah ada sertifikatnya,” tandas Edy seraya menunjukkan lembaran kertas sejumlah warga Pekon Sidodadi yang sudah membuat surat pernyataan atas penarikan biaya pembuatan sertifikat Prona. Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Wasikun, belum dapat dikonfirmasi. Terkait hal itu istri Kepala Pekon (Wasikun), mengatakan suaminya sedang tidak ada dirumah. “ Bapak sedang ada di lokasi banjir. Mengenai besaran biaya pembuatan sertifikat prona itu sudah ada kesepakatan dan persetujuan masyarakat, “ kata istri Wasikun kepada Medinas Lampung di kediaman kediaman Wasikun, Rabu (04/04). (Hendri/MDs3)

Sutono Hadiri Pelatihan Tim IT dan Sosmed PDI Perjuangan BANDARLAMPUNG (MDs) – Calon wakil Gubernur (cawagub) nomor urut 2, Sutono terus menghimpun dukungan dan relawan. Pagi tadi (17/4), cawagub Herman HN ini menghadiri pelatihan tim teknologi informaai (IT) dan sosial media (sosmed) partai pengusungnya PDI Perjuangan. Dalam pelatihan di kantor DPD PDI Perjuangan Lampung itu, Sutono

Terpisah, Herman HN menilai, langkah DPD PDI Perjuangan Lampung menyiapkan tim IT dan sosmed adalah tepat. Menurutnya, internet dan sosial media sangat efektif untuk memperoleh dukungan. “Hari ini semua sudah pegang HP, ada internetnya dan ada sosmednya. Kampanye ke masyarakat jadi lebih mudah dan murah.” kata Herman HN. (sl/mds5)

13 VKN Bidang Kesehatan Kunjungi Lampung Selatan

lampung Tidak hanya itu, ketimpangan antar kelompok pendapatan atau Indeks Gini tercatat 0,33 yang berarti lebih baik dari ketimpangan di tingkat nasional yang sebesar 0,39. Daya saing Provinsi Lampung di tingkat nasional juga terus membaik, dari posisi 25 di tahun 2015 naik menjadi posisi 11 di tahun penilaian 2018. “Jumlah desa tertinggal di Provinsi Lampung juga terus berkurang, dari 380 desa tertinggal di tahun 2014 menjadi 119 desa di tahun 2017. Lalu, Tingkat kemantapan jalan provinsi, naik dari 62 persen di tahun 2014 menjadi 77,04 persen di tahun 2017,” ucap Kelik. Menurut Komandan Lanal Lampung ini, tingkat Kemiskinan di Provinsi Lampung juga turun dari 14,35 persen di awal tahun 2015 menjadi 13,04 persen di akhir tahun 2017. Demikian pula, nilai IPM naik dari 66,42 di tahun 2014 menjadi 67,65 di tahun 2016. “Meskipun sudah mengalami perbaikan dan kemajuan di berbagai bidang, namun tantangan pembangunan terkait kemiskinan, keterbatasan peluang kerja, sumber daya manusia yang kurang bersaing, keterbatasan sarana prasarana dasar wilayah, dan ancaman kerusakan lingkungan masih menjadi permasalahan dan tantangan bagi kita semua, sehingga perlu kerjasama antar instansi dan Forkopimda,” katanya. Kelik menuturkan, salah satu bentuk dukungan dan kerjasama Anggota Forkopimda Provinsi Lampung yakni melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Lampung yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui Operasi Bhakti TNI AL, yang dilaksanakan di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara. “Operasi Bhakti TNI AL merupakan perwujudan Dharma Bakti TNI sebagai alat pertahanan Negara dengan mendayagunakan kemampuan TNI bersamasama instansi pemerintah terkait dalam upaya menangani permasalahan sosial di daerah dan pemberian bantuan kemanusiaan,” ujarnya. Operasi Bhakti TNI AL diharapkan mampu mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga dapat berjalan dengan baik, sukses dan lancar serta menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya stabilitas dalam negeri. “Saya mengharapkan dukungan dan kerjasama ini, dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Karena guna melaksanakan percepatan pembangunan, Pemerintah Provinsi Lampung tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan salah satunya Pangkalan TNI Angkatan Laut Lampung, yang tergabung dalam Anggota Fokorpimda Provinsi Lampung,” katanya. Pada bagian lain, Kelik menyampaikan bahwa pada saat ini, di Teluk Ratai sedang berlangsung pembangunan armada terpadu berbasis sistem senjata armada terpadu. “Pembangunan armada secara tidak langsung akan berdampak meningkatkan perekonomian dan stabilitas keamanan di Lampung. Pembangunan tahap awal tersebut diharapkan akan selesai pada tahun 2019,” pungkasnya. (Humas Prov)

mengatakan, era digital dan internet saat ini dapat dijadikan kekuatan kampanye. Selain itu, menurutnya, IT dan sosmed dapat meningkatkan jangkauan dan sebaran kampanye secara masif dan murah. “Tim IT dan sosmed PDI Perjuangan itu mumpuni. Beragam hoax dan ujaran kebencian telah berhasil dituntaskan secara hukum.” kata Sutono.

LAMPUNG SELATAN, (MDs) - Sebanyak 13 orang peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) khususnya dibidang kesehatan didampingi 5 orang pendamping melakukan kunjungan ke Kabupaten Lampung Selatan. Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat II dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta ini, akan melakukan kegiatan lapangan di Desa Kemukus dan Desa Bangunrejo, Kecamatan Kepatang, selama 5 hari kedepan. Sebelum terjun ke lapangan, rombongan yang dipimpin Kepala BBPK Jakarta, Zaenal Komar melakukan pertemuan yang diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, didampingi Sekretaris Daerah beserta sejumlah pejabat terkait di Aula Krakatau kantor bupati setempat, Selasa (17/4/2018). Zainudin Hasan dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dirinya berharap, kehadiran

para peserta Diklatpim II itu bisa memberikan sumbangsih saran dan masukan bagi perubahan masyarakat agar bisa menata desanya lebih baik lagi. “Ini merupakan bagian dari pembelajaran peserta Diklatpim II, nanti hasilnya kita berharap masukan yang bisa memberikan stimulasi masyarakat yang ada di desa,” katanya. Dirinya menambahkan, saat ini pemerintah tengah gencar melakukan pembangunan diberbagai bidang dan pengentasan kemiskinan. Bahkan katanya, seluruh camat dan OPD terus melakukan kunjungan ke pelosok-pelosok desa untuk melakukan perubahan. “Mulai sekarang kita sudah berjalan program bedah rumah, tetapi kita data ulang semua agar lebih terarah dan terencana. Inilah salah satu program kampanye saya dulu, yang merupakan bagian dari Ayo Bangun Desa, Kita programkan bagaimana membangun masyarakatnya, membangun rumah-rumah kumuh,

membangun kekurangan gizi dan proteinnya. Sehingga mudah-mudahan dari 10 desa yang stunting sekarang, dalam waktu yang relatif singkat tidak lagi tumbuh stunting yang baru,” kata Zainudin. Sementara, Kepala BBPK Jakarta, Zaenal Komar menjelaskan, kegiatan itu dilakukan guna memberikan sumbang pikiran bagi pemerintah dan kemajuan daerah, baik melalui inovasi maupun terobosan dalam mengelola pemerintahan. Selain itu, dalam kunjungan lapangan itu, untuk menguji kepedulian peserta sebagai pejabat publik terhadap kondisi melalui gagasan dan ide serta inovasi yang sesuai dengan kondisi di bawah. “Kami datang kesini untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami dan menganalisis permasalahan akan kondisi nyata suatu daerah atau desa tertinggal. Hasilnya, mereka akan memberikan alternatif solusi untuk permasalahannya.” Tutupnya. (sp)

7

meradang Mengetahui hal ini, Angel Lelga pun tidak tinggal diam. Melalui Instagram pribadinya, Angel meluapkan emosinya dan menganggap ramalan tentang rumah tangganya adalah sebuah kebohongan besar. “buat paranormal jangan mencoreng Islam dengan menyebar kebohongan dgn ramalan, maaf saya pribadi tdk percaya Ramalan HARAM.... !! apalg ramalan salah dan sudah membentuk opini,” tulis Angel Lelga. Menurut Angel Lelga, pernikahan adalah sesuatu hal yang sakral dan tidak boleh dipermainkan apalagi dibuat rekayasa. Seperti diketahui, selama ini banyak yang menganggap pernikahan Vicky dan Angel adalah settingan. “Buat saya HARAM!! jika di buat settingan suatu pernikahan dan saya tdk akan mau menukar Akhirat saya hanya krn kepentingan Duniawi..” sambungnya. Angel Lelga merasa masalah dalam rumah tangga adalah hal yang lumrah. Permasalahan yang sempat terjadi baru-baru ini dianggapnya sebagai proses pendewasaan diri dan ladang amal. “Alhamdullillah.., semua peristiwa di jadikan kedepan lbh baik dan pendewasaan dlm menghadapi segala permasalahan.., (memaafkan) dan jadikan suami ladang Akhirat,” paparnya. (l6/*)

kpu Soal nama-nama anggota Dewan Etik, Nanang mengatakan, pihaknya belum bisa membeberkan. “Nama-nama Dewan Etik belum bisa saya share kepada wartawan. Alasan saya, karena belum ada identitas pelapor. Selain itu, para kandidat Dewan Etik masih dikonfirmasi kesediaannya. Insya Allah, minggu ini sudah kami undang. Bila hasil konfirmasi kepada pelapor berjalan lancar,” jelasnya. Menurut Nanang, anggota Dewan Etik terdiri dari lima orang yang pakar di bidangnya, termasuk akademisi. “Dua akademisi. Kami libatkan profesor statistik dan ahli metodologi yang berpengalaman dan berintegritas. Dua lagi pakar atau ahli survei yang andal. Satu lagi dari KPU Provinsi,” jelas Nanang. ”Setiap indikator (yang diduga pelanggaran) akan didalami dan diverifikasi. Misalnya dalam survei harus wawancara secara faktual. Benarkah lembaga survei melakukan wawancara? Akan didalami dan diverifikasi lebih dalam secara faktual,” paparnya. Sementara itu, Survei yang dirilis oleh Rakata Institute dengan menyebutkan tanpa kehadiran pasangan calon petahana M.Ridho Ficardo – Bachtiar Basri pada pilgub 27 Juni 2018 dinilai akademisi politik Universitas Lampung (Unila), Yusdianto bahwa hasil tersebut terindikasi sekedar gebrakan menggiring opini publik terhadap salah satu kandidat dan terkesan asal-asalan. “Apa alasan lembaga Rakata Institute menyebutkan ‘Pilkada tanpa petahana’. Padahal masyarakat mengetahui bahwa pilgub tahun ini diikuti oleh empat pasangan calon termaksud petahana. Apakah ini salah satu langkah untuk meningkatkan

elektabilitas dan popularitas dari salah satu kandidat saja,”kata Yusdianto dikutif dari Sinar Lampung.com, Kamis (12/04). Hasil survey Rakata Institute yang menyebutkan adanya seleksi alam sehingga menempatkan paslon Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim dan Herman HN – Sutono sebagai final ideal di ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi tersebut untuk memfokuskan masyarakat atau publik kedua sosok paslon tersebut. Padahal, dalam penilaian kualitas personal calon, Rakata Institute menyebutkan bahwa sifat kepemimpinan terpenting harus dimiliki calon Gubernur/Wakil Gubernur Lampung, yakni Jujur dan bersih dari korupsi mencapai 50,30 persen. Kemudian, penilaian kedua, peduli atau perhatian pada rakyat mencapai 36,10 persen. “Kita (masyarakat Lampung) mengetahui, bahwa sosok M.Ridho Ficardo tidak pernah berurusan masalahan hukum terkait korupsi dan perhatian dengan rakyat selama menjabat sebagai gubernur periode 2014 – 2019. Kita juga mengetahui bahwa kandidat lainnya juga diindikasi pernah berurusan oleh hukum,”katanya. “Misalnya saja belum hilang dalam ingatan, dulu pak Arinal pernah di demo oleh Puluhan orang yang mengatasnamakan ormas eL-SAK Lampung berunjuk rasa di depan gerbang Kantor Kejati Lampung terkait dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan APBD 2015 di beberapa biro sat Arinal menjabat sebagai Sekdaprov Lampung. Kalau tidak salah saya juga pernah membaca berita yang menyebutkan Chusnunia Chalim wakil dari Arinal Djunaidi diperiksa penyidik KPK sebagai

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

saksi untuk Charles Jones Mesang, tersangka kasus dugaan korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2KTrans) sebagai mantan anggota Komisi IX DPR,”tegasnya. “Selain itu, kita juga mengetahui bahwa Wali Kota Bandar Lampung Herman HN pernah diperiksa Kejaksaan Agung di Jakarta terkait dengan kasus dugaan korupsi Perizinan Reklamasi Teluk Lampung. Sementara calon gubernur Mustafa telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus suap ke pihak DPRD Lampung Tengah untuk memuluskan langkah peminjaman Rp 300 miliar ke PT SMI,”tegasnya. Di lain sisi, ia menilai pasangan petahana calon gubernur – wakil gubernur Lampung memiliki keunggulan ketimbang calon baru, misalnya saja dari segi popularitas. Sebab, sosok petahana sudah lebih dikenal masyarakat sebagai sosok kepala daerah yang memimpin daerahnya dalam kurun waktu sekitar lima tahun. “Jadi ada kedekatan emosional antara petahana dan masyarakat. Karena adanya kinerja, kebijakan publik dan program yang diimplementasikan untuk kemajuan daerah tersebut. Sehingga ada peluang bagi petahana,” jelasnya. Ia berharap, lembaga penyelenggara pemilu maupun lembaga lainnya dapat mengawal dengan baik pelaksanaan pilgub 2018 mendatang. Karena ini untuk kemajuan provinsi Lampung dalam mencari sosok pemimpin yang amanah dan berniat memajukan Bumi Ruwa Jurai periode 2019-2024. (n/MDS3)


RABU

18 APRIL 2018

Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan)

UKM Ikut Meriahkan Ajang JCC Tingkat Nasional 2018

Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal membuka Festival Teluk Stabas ke-5 yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Labuhan Jukung, Senin (16/04). (Foto : Bowo)

Agus Istiqlal Buka Festival Teluk Stabas

PESISIR BARAT (MDs)—Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal membuka Festival Teluk Stabas ke-5 yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Labuhan Jukung, Senin (16/04). Festival ini sekaligus memerahkan Hut Kabupaten Pesisir Barat. Berbagai kegiatan ditampilkan dalam festival tersebut diantaranya, Parade Budaya Bebay Ngantak Uyan Sasuduk serta sejumlah lomba yang memeriahkan gelaran ini di antaranya Lomba Nyulam Tapis, Tari Adat Lampung, Tari Kreasi Lampung, Ngukokh Kelapa, Ngunduh Damar, Burung Berkicau, Mawalan dan Lomba Nyelimpokh Gelamay. Agus Istiqlal dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Pesisir Barat merupakan daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara dengan daya tarik utamanya adalah wisata alam, khususnya bahari.

“Karena itulah kami menyajikan sebuah festival budaya agar wisatawan tidak hanya mengenal keindahan alam Pesisir Barat saja, tapi juga kearifan lokal yang dimiliki masyarakatnya,” katanya. Mantan Kajari Tanggamus in ijuga mengatakan, wisatawan mancanegara tidak hanya berselancar ombak saja, tetapi bisa menyaksikan keindahan budaya lokal. Sehingga ke depan, potensi wisata budaya juga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Apalagi menurutnya, salah satu misi Bupati Pesisir Barat adalah mewujudkan Kabupaten Pesisir Barat sebagai daerah tujuan

wisata yang berpijak pada kearifan lokal. “ Festival Teluk Stabas layak dimasukkan dalam agenda kunjungan para wisatawan, sekaligus menikmati berbagai destinasi wisata seperti Pantai Labuhan Jukung, Pantai Tanjung Setia, dan Pulau Pisang”, ujar Agus. Sementara Ketua Panitia FTS Ke-5, Audi Marfi mengatakan, seluruh rangkain kegiatan yang dikemas dalam FTS tersebut merupakan bentuk kecintaan terhadap Kabupaten Pesisir Barat, yang diharapkan bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat. FTS ini dilaksanakan sejak 16 April 2018 hingga 23 April 2018 mendatang. Even pariwisata yang dihelat Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat tersebut juga diisi berbagai lomba budaya.

“Kami ingin event ini menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menyaksikan, sekaligus sebagai sarana memelihara tradisi dan budaya masyarakat Pesisir Barat,” kata Audi seraya berharap kepada seluruh masyarakat khususnya para penggiat pariwisata untuk turut berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan yang merupakan salah satu dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesisir Barat ke-5 ini. Dalam pembukaan FTS ke-5 oleh Bupati Pesisir Barat, sekitar Pukul 16.00 WIB didampingi oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Erlina, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Ketua DPRD Pesisir Barat, Piddinuri dan seluruh Forkopimda Pesisir BaratLampung Barat ditandai dengan pemukulan gong pertanda dibukanya rangkaian kegiatan tersebut. (bw/MDs3)

TUBABA (MDs) - Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawangbarat (Tubaba) melalui Dinas Koperasi, usaha mikro kecil dan menengah perindustrian dan perdagangan (koperindag) unjuk gigi diajang kerajinan tingkat Nasional pada event Inacraft Convention Center (JCC) di senayan Jakarta pada 24-27 april 2018 mendatang. Hal ini dikatakan kepala dinas Koperindag daerah kabupaten tubaba Khairul Amri yang mengatakan ke ikut sertaan dinas Koperindag di ajang Kegiatan event Inacraft Convention Center (JCC) di senayan Jakarta pada 24-27 april 2018 mendatang. “Kita mewakili kabupaten Tubaba akan menampilkan sejumlah hasil kerajinan budaya daerah tubaba yang akan diselenggarakan pada tanggal 24-27 april 2018 oleh dewan kerajinan Nasional daerah internasional pada Momentum acara pameran inakrap di Inacraft center di Jakarta DCC Senayan. “Pada momentum acara pemeran INAKRAP tingkat nasional dan internasional dinas koperindag mewakili pemerintah kabupaten tulangbawang barat akan menampilkan sejumlah kerajinan tangan khas kabupaten dibumi ragem sai mangi wawai yang kita cintai ini di Inacraft center DCC senayan, Jakarta.” kata khairul amri saat ditemui medinas lampung diruang kantornya pada selasa 17/04/2018 “Di ajang Dekranasda yang diselenggarakan pada 24-27 april mendatang,akan membawa sejumlah hasil kerajinan tangan masyarakat tubaba yang bahan bakunya dari pita yang sudah kita olah sedemikian rupa sehingga menghasilkan berbagai Modifikasi serta kombinasi berupa pembuatan pada anyaman tikar yang bisa di Modifikasi digunakan untuk baju, peci, jilbab, tas, taplak meja, dan banyak lainnya,” cetusnya. Saya berharap Tambah khairul”ke ikut sertaan kita diajang kerajinan tangan khas kabupaten tubaba ini bisa menembus penjualan pasar nasional hingga internasional dan juga bisa menjadi salah satu icon khas Kabupaten Tubaba yang kita cintai ini,” tuturnya. Angga. Keterangan foto, kepala dinas diskoperindag Tubaba Khairul Amri saat menggunakan Kain anyaman fita hasil dari kerajinan tangan khas tubaba yang akan ditampilkan di event Inacraft Convention Center (JCC) di senayan Jakarta pada 24-27 april 2018 mendatang. (herfani/mds5)

Kadis Diskoperindak Tubaba Khairul Amri menunjukan hasil kerja UKM di Kabupaten Tubaba, Selasa (17/4).

Dua Karaoke King Family dan Momo Karaoke Terancam Ditutup PRINGSEWU (MDs) - Tidak segera melengkapi berkas dokumen perizinannya, Dua tempat hiburan karaoke di kabupaten Pringsewu terancam bisa ditutup, berada di ruas Jalan KH. Gholib Pringsewu yakni King Family dan Momo Karaoke. ”Penyegelan kedua karaoke itu sampai yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan dokumen perizinan di urus keluar sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku. Bahkan sampai hari ini juga tidak ada kabar untuk mengurusnya,”ungkap Kabid Pengawasan pada Dinas Penananman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Pringsewu, Awaludin diruang kerjanya, Selasa (17/4) kemarin. Menurut dia, bahwa penyegelan sementara 2 karaoke itu bisa di buka kembali beroperasi dengan syarat harus melengkapi dokumen perizinan. ”Kalau misalnya seminggu dia (pemilik) mengurus selesai maka itu gembok (segel) itu bisa dibuka. Artinya memiliki dokumen izin yang sudah dikeluarkan oleh kepala perizinan. Cuma nanti kita lihat dahulu kira-kira memenuhi peraturan kreterianya nggak. Kalau sudah clear n clean. Sebaliknya demikian, kalau sampai tidak juga mengurus izin sampai seterusnya disegel. Bahkan potensial bisa kita tutup,”tegas Awaludin. Lanjut dia, untuk karaoke Family Momo pada saat dilakukan sidak itu tidak ditemukan adanya Pemandu Lagu (PL) dan Minum keras. “karena, pada saat kita sidak siang itu memang masih tutup buka pada malam hari. Cuma karaoke Momo itu perizinan memang belum juga pernah mengurus sampai saat ini maka disegel,”ucap Awaludin. Diakui Awaludin, bahwa data yang ada 5 Karaoke yang berdiri di kabupaten Pringsewu yakni Orang Family dan IP Family di Jalinbar Ahmad Yani. Kemudian Green Family, King

Family dan Momo Family diruas Jalan KH. Gholib Pringsewu serta Ananta Karaoe di jalinbar kecamatan Gadingrejo masih harus dilengkapi dokumen perizinan. “Seperti karaoke Green Family IMB tidak sesuai yang peruntukan izin tempat tinggal. Karaoke Ananta tidak berizin dan terdaftar yang patut dipertanyakan izin operasionalnya. Kemudian IP Family dokumen perizinan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)

perizinan dan non perizinan pada DPMPTSP kabupaten Pringsewu. “Untuk saya berharap kepada para pelaku usaha di Pringsewu diwajibkan untuk memperbarui dokumen perizinan di DPMPTSP. Yang perlu diperhatikan juga IMB harus disesuaikan peruntukannya,”kata dia. Untuk diketahui seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Pringsewu menyegel

Dua tempat hiburan karaoke di kabupaten Pringsewu terancam bisa ditutup. Selasa (17/4).

sudah habis sejak tahun 2016. Orange family surat izin tidak sesuai peruntukan adanya surat izin usaha perdagangan (SIUP) seharusnya TDUP,”kata dia. Dijelaskan dia, Dasar pelaksanaan penertiban ini yang baru sesuai Perbup No 27 tahun 2017 tentang Pelimpahan kewenenangan penerbitan perizinan dan non izin kepada DPMPTSP. Kemudian juga sesuai Perbup Pringsewu No 29 tahun 2017 tentang standar Pelayanan

dua tempat hiburan karaoke di kabupaten Pringsewu yang masa izin operasi berlakunya telah habis. Kedua tempat hiburan karaoke yang disegel sementara itu berada di ruas Jalan KH. Gholib Pringsewu yakni King Family dan Momo Karaoke. Hal ini terungkap saat Komisi I dan Komisi IV DPRD Pringsewu menggelar Hearing (Dengar) Pendapat) bersama DPMPTSP, Dinas Pemuda Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) serta Satpol PP sekaligus langsung melakukan Sidak disejumlah tempat hiburan karaoke yang ada di Bumi Jejama Secancanan, Rabu (11/4). Selain itu pada saat Sidak, Satpol PP juga mengamankan sekitar 6 orang wanita yang di duga pendamping lagu (PL) dari lokasi King Karaoke untuk dilakukan pendataan. Sementara dari Green Family didapati dua orang yang diduga oknum PNS sedang berada didalam salah satu room. Hearing yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Pringsewu, Anton Subagyo didampingi Ketua Komisi IV Risky Raya Saputra hampir selama 2 jam beberapa pendapat dan usulan disampaikan baik dari anggota DPRD maupun dari OPD. Anggota Komisi IV DPRD Pringsewu, Zunianto mengatakan sebenarnya sudah ada regulasi yang dibuat untuk ditaati bersama. “Kita tidak melarang tempat hiburan beroperasi, tapi ada Perda ada Peraturan Menteri Pariwisata jika itu dilanggar maka Karaokenya wajib di evaluasi,” kata dia. Kabid Pengawasan pada DPMPTSP kabupaten Pringsewu, Awaludin mengatakan ada 5 Karaoke di kabupaten Pringsewu yang sudah memiliki izin. “Namun rata rata masa berlakunya izin operasi sudah habis. Baru dua Karaoke yang mau mengurus proses perpanjangan izin,”katan. Berbeda yang disampaikan Kabid Pariwisata pada Disporapar Pringsewu, Suchairi Sibarani menyatakan bahwa dari 5 karaoke sepengetahuan datanya baru satu Karaoke yakni Green Family yang mengurus perpanjangan izin. Pada kesimpulan hearing diambil keputusan untuk segera melakukan Sidak ke sejumlah tempat karaoke di kabupaten Pringsewu. Rombongan mengawali Sidak di King Family Karaoke yang berada di jalan KH Gholib Pringsewu

ditemukan sejumlah pelanggaran hingga diputuskan Karaoke tersebut untuk di segel ditutup sementara waktu. Kepala Satuan Pol PP Pringsewu Edi Sumber Pamungkas mengatakan, alasan penutupan sementara King Karaoke karena saat Sidak ditemukan sejumlah pelanggaran. “Kondisi riil dilapangan ada bekas botol minuman keras ada sejumlah PL dan dokumen perizinan bermasalah,” ujar Edi. Ditambahan DPMPTSP kabupaten Pringsewu, Awaludin , bahwa dokumen perizinan tidak bisa menunjukkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang asli. “Kemudian dokumen izin usaha pariwisatanya sudah habis serta peruntukannya juga untuk rumah makan masa berlaku habisnya tahun 2017,”kata dia. Menurut Ketua Komisi I Anton Subagiyo bahwa penutupan King Karaoke sifatnya sementara. Ditegaskannya DPRD tidak melarang orang untuk berusaha namun pengusaha di Kabupaten Pringsewu harus menaati aturan yang ada. “Harapan kami jika karaoke keluarga ya peruntukannya harus benar benar untuk keluarga. jangan sampai ada hal hal negatif dan lain lainnya,” tegas Anton. Selanjutnya rombongan kembali melakukan Sidak di Green Family Karaoke, disana ditemukan IMB yang tidak sesuai dengan peruntukkannya. BPPTSPM kabupaten Pringsewu menghimbau pengelola Green Family untuk segera membenahi IMB. Kemudian Sidak dilanjutkan di Momo Karaoke yang berada di Pekon Rejosari. Saat rombongan tiba, kondisi Momo Karaoke dalam keadaan tertutup dengan kondisi pintu digembok dari luar. Setelah berkordinasi antara Satpol PP bersama DPMPTSP kabupaten Pringsewu diputuskan untuk menyegel Momo Karaoke. “Momo belum ada mengurus ijin ke Perijinan Pringsewu,” ujar Alawudin. (Bulloh)

18 april  

Epaper Cetak Edisi 18 April

18 april  

Epaper Cetak Edisi 18 April

Advertisement