Page 1

rabu

16 MEI 2018

Rp 4.000,-

Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan)

e-mail : redaksimedinaslampung@gmail.com

Per Eksemplar (Rp 85.000/Bulan+ Ongkos Kirim)

pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri saat kampanye di Desa Bandar Agung, Senin (14/05).

PB HMI Didorong Untuk Caretacer HMI Cabang Bandar Lampung BANDAR LAMPUNG (MDs)- Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam didorong untuk mengcarecater Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung, Sebab telah melanggar Anggaran Dasar dan Rumah Tangga HMI. Hal tersebut ditegaskan oleh mide formatur terpilih masa bhakti 14371438 H, Rosim Nyerupa saat kajian dalam forum kader penyelamat konstitusi yang bertajuk tenggelamnya konstitusi HMI di Bandar Lampung. Dalam forum tersebut pria yang akrab disapa Rosim ini membeberkan bahwa wawasan Keislaman dan Keindonesian menjadi sebuah pakem dalam proses pembentukan Sumber Daya Muslim Indonesia. Di tengah arus PostModernis, HMI yang telah berumur 71 tahun menjadi salah satu kontributor yang konsisten memberikan pemikiran dan tindakan nyata dalam Pembangunan di Negeri ini.

BACA|hmi|KE HAL7

Ayu Ting Ting

Dikawal Ketat?

T

ragedi ledakan yang terjadi dua hari berturutturut di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, menyita perhatian publik tak terkecuali Ayu Ting Ting. Pedangdut fenomenal ini sangat prihatin dengan peristiwa yang menelan banyak korban jiwa itu. Ayu Ting Ting pun menyayangkan mengapa peristiwa ledakan ini terjadi hanya beberapa hari menjelang bulan suci Ramadan. Bulan yang sejatinya penuh dengan kedamaian. “Pastinya prihatin ya, mudah-mudahan enggak ada lagi kejadian kayak gini.

BACA|dikawal|KE HAL7

LAMPUNG TIMUR (MDs)– Menyapa masyarakat Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, kompak menyerap segala aspirasi serta masukan dari seluruh warga setempat. Bahkan, dalam pertemuan dialogis tersebut, banyak dari masyarakat khususnya dari kecamatan setempat, yang tak pernah bosan meminta kepada paslon petahana ini untuk tetap melanjutkan segala aspek dan program yang sudah dirasakan banyak masyarakat Lampung pada umumnya. Ridho yang turut didampingi oleh wakilnya Bachtiar Basri itu menyampaikan, sangat berterimakasih atas dukungannya selama ini. Bahwa, selama kurun waktu 3,5 tahun, apa yang sudah Ridho Bachtiar lakukan tidak lain untuk Lampung Maju dan Sejahtera. “Jalan provinsi saat ini sudah 80% dalam kondisi mantap, kedepan kita juga akan memperbaiki jalan-jalan kabupaten, terutama jalan usaha tani, yakni jalan yang menuju sawah, ladang, peternakan, dan lain sebagainya,” kata Ridho, di Desa Bandar Agung, Senin

(14/5). Selain jalan provinsi, Ridho juga memaparkan soal irigasi sekunder yang saat sudah banyak diperbaiki. Program irigasi tersier ke desa-desa juga akan diperbaiki dan dibangun agar petani mendapatkan cukup air supaya lebih produktif. Sementara itu, Bachtiar Basri juga turut mengatakan, bahwa beberapa program seperti beasiswa Polinela untuk anak petani miskin, masuk dalam program sekolah gratis melalui Bosda. “Tentunya bantuan insentif untuk guru ngaji, hafiz-hafizoh, pemandi jenazah, penunggu masjid, dan lain sebagainya, ikut mendapatkan perhatian,” kata Bachtiar, yang langsung disambut gembira oleh seluruh warga. Pada pertemuan tatap muka dan dialog bersama warga, Warno (51), memohon bantuan jalan desa kepada paslon Ridho Bachtiar sebagai gubernur dan wakil gubernur

nonaktif “Saat ini kami sedang membangun jalan sepanjang 10 Km menuju ladang, dengan biaya mandiri dari kelompok tani. Untuk itu kami mohon bantuan pak gubernur supaya jalan kami di bantu,” harap Warno. Ditempat yang sama, M Maskur Ali (47), juga meminta agar ada bantuan normalisasi air sungai dari Bandar Agung hingga Marga. Menurut Maskur, sungai tersebut sudah 40 tahun tidak pernah di normalisasi, sehingga air menjadi dangkal dan banyak masyarakat kekurangan air. “Kalau ada pak, para peternak kambing juga meminta agar ada bantuan bagi peternak kecil. Kami yakin dengan kinerja yang bapak Ridho dan Bachtiar lakukan, untuk itulah kami berharap banyak,” harap Maskur. Menanggapi hal itu, Ridho menyatakan, perbaikan jalan desa atau jalan kabupaten menjadi prioritas selanjutnya, apalagi jika itu jalan usaha tani. “Langsung kami catat, nanti setelah aktif kembali sebagai gubernur dan wakil gubernur langsung kami bantu,” kata Ridho.

BANDAR LAMPUNG (MDs) -- Tiga menteri yang menjadi narasumber dalam Dialog Nasional 3 Menteri ke-11 dengan tema Indonesia Maju” memuji pertumbuhan ekonomi Lampung dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Bumi Ruwa Jurai. Pujian tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. H. Muhammad Nasir Ph.D., Ak., dan Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr. H. Idrus Marham dalam acara Dialog yang diadakan di di Convention Hall Mahligai Agung Kampus Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Bandar Lampung, Senin (14/5/2018).

BACA|petahana|KE HAL7

BACA|tiga|KE HAL7

Tiga Menteri Puji Pertumbuhan Lampung

Dari Pintu Ke Pintu Rumah Kampanyekan Ridho-Bachtiar

Aksi Yustin Menuai Pujian Warga Desa Baktirasa LAMPUNG SELATAN (MDs)-- Dari rumah ke rumah, dari pintu ke pintu. Begitulah cara Yustin Aprilani Ficardo istri dari calon gubernur nomor urut 1 menyerap aspirasai masyarakat. Bagi warga Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, cara yang dilakukan oleh istri Gubernur (non aktif) ini bukanlah kebiasaan baru. Melainkan, sejak dilantik menjadi ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Yustin sering turun ke kampung-kampung untuk menyerap aspirasi rakyat. “Kalau kita sudah gak asing dengan Bu Yustin, dia memang sering sekali datang ke sini, bersilah-

turahmi dan menyerap aspirasi warga disini,” kata Lili warga Desa Baktirasa, Senin (14/5/2018). Aksi Yustin ini menuai pujian dari masyarakat Desa Bati Rasa. Bahkan Yustin mendapat banyak doa dari ibu-ibu yang hadir dalam silahturahmi ini, agar paslon Ridho-Bachtiar bisa kembali

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

memimpin Lampung hingga 2024. “Tadi banyak sekali ibu-ibu yang mendoakan Pak Ridho menang. Sehingga program yang sudah berjalan bisa di lanjutkan kembali. Kami dukung nomor satu agar jadi gubernur Lampung lagi,” kata Lili. Masyarakat berharap, paslon Ridho-Bachtiar bisa melanjutkan program yang telah berjalan untuk menjadikan Lampung lebih maju dan sejahtera. Mereka mengaku banyak manfaat yang telah dirasakan masyarakat selama paslon petahana ini menjabat, terutama wiasata religi ziarah ke makam Walisonggo beberapa waktu lalu.

BACA|yustin|KE HAL7


2

bandarlampung

rabu 16 MEI 2018

Medinas Lampung Meski Masuk Bulan Puasa

ASN di Lingkungan Pemprov Diminta Pertahankan Kinerja BANDAR LAMPUNG (MDs) -- Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno yang diwakili Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Taufik Hidayat meminta jajaran Aparayur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov tetap mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya terutama dalam pelayanan terhadap masyarakat, terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan 1439 H/2018 yang tinggal hitungan hari. Hal tersebut disampaikan Taufik Hidayat saat menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Mingguan

di Lingkungan Pemprov Lampung, di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (14/5/2018). “Atas nama pribadi dan jajaran Pemprov Lampung, saya mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa 1439 H Tahun 2018. Walaupun kita nantinya sedang berpuasa, tidak menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan, tetaplah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Taufik. Taufik mengatakan sesuai jam kerja

yang diatur dalam Surat Edaran tentang Ketentuan Jam Kerja Pegawai ASN selama Bulan Ramadhan 1439 H/2018, yaitu senin-kamis masuk pukul 08.00 15.00 wib dengan istirahat pukul 12.00-13.00 WIB. Adapun untuk hari Jum’at, pukul 08.00-15.30 WIB dan istirahat pukul 11.3012.30. “Selama Bulan Ramadhan nanti, Apel harian, Upacara mingguan dan bulanan serta senam ditiadakan,” katanya. Kepada seluruh ASN Pemprov Lampung yang menunaikan ibadah puasa Ramadhan,

Taufik menyampaikan untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bulan suci Ramadhan tahun ini. Juga dapat mengerjakan ibadah wajib dan sunah dengan khusyu’ secara optimal. “Perbanyaklah amal, sedekah, infaq dan zakat yang semata-mata mengharapkan berkah, rahmat dan maghfiroh dari Allah SWT. Insya Allah, kita akan mendapatkan keselamatan dan juga kebahagiaan hidup, dunia maupun akhirat,” pungkasnya. (Humas Prov)

Kunjungan DPD RI Diharapkan Tingkatkan Kualitas dan Akuntabilitas Pemerintahan BANDAR LAMPUNG (MDs)-- Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno berharap kunjungan Komite IV DPD RI di Povinsi Lampung memiliki manfaat yang besar untuk meningkatkan kualitas, kapasitas dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan, mengingat kunjungan ini menyerap berbagai masukan dari Pemerintahan Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten / Kota se Provinsi Lampung. Karena itu saya mengharapkan kepada pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota untuk dapat memberikan informasi dan data yang diperlukan. Tidak hanya memberikan informasi keuangan yang informatif dan transparan, namun juga memberikan gambaran yang utuh atas posisi keuangan pemerintah, ujar Plt. Asisten Ekbang T Taufik Hidayat saat membacakan sambutan tertulis Pjs. Didik Suprayitno, pada Rapat kerja Daerah tindak lanjut hasil pemeriksaan semester II (HAPSEM) II Badan pemeriksaan Keuangan (BPK) RI tahun 2017 bersama Komite IV IDPD RI senin, (14/05/2018) di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Plt. Asisten Ekbang ini mengharapkan Pertemuan yang dihadiri oleh Seluruh OPD terkait di Lingkungan pemerintah Provinsi Lampung, perwakilan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Perwakilan Kabupaten / Kota se provinsi Lampung, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung ini sebagai wahana untuk bertukar pikiran, khususnya dalam Rangka Tindak Lanjut

Hasil Pemeriksaan Semester II (HAPSEM II) Badan Pemeriksa Keuangan RI Tahun 2017 untuk mewujudkan good and clean corporate governance, sehingga tujuan pembangunan untuk kemakmuran rakyat dapat dicapai. Dalam pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Lampung telah menerapkan akuntansi berbasis akrual. Penerapan akuntansi berbasis akrual telah berjalan 2 (dua) tahun dan telah memberikan perubahan yang berarti dalam pelaporan keuangan pemerintah. Tidak hanya memberikan informasi keuangan yang informatif dan transparan, namun juga mampu memberikan gambaran yang utuh atas posisi keuangan pemerintah. Hal itu secara signifikan mampu memperkuat pengelolaan dan pengembangan anggaran, khususnya melalui pengakuan dan pengendalian aset dan kewajiban pemerintah, kata Taufik Hidayat. Sementara itu, Koordinator rombongan Komite IV DPD RI Abdul Aziz menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan rombongan adalah melaksanakan amanah Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 22D dan 23E ayat (2) yang menyatakan bahwa hasil pemeriksaan keuangan negara diserahkan kepada

Rapat kerja Daerah tindak lanjut hasil pemeriksaan semester II (HAPSEM) II Badan pemeriksaan Keuangan (BPK) RI tahun 2017 bersama Komite IV IDPD RI senin, (14/05/2018) di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung.(Foto : Ist)

DPR, DPD, dan DPRD, sesuai dengan kewenangannya untuk ditindaklanjuti. Dalam pertemuan yang dipimpin ketua Komite IV DPD RI Ayi Hambali tersebut membicarakan tindak lanjut atas rekomendasi yang dimuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tahun 2017. Juga dibahas pula kendala-kendala yang biasa dihadapi Pemerintah Daerah dalam melakukan tindak lanjut, peranan BPK dan DPD dalam melakukann pemantauan dan pengawasan tindak lanjut, serta hal-hal yang dapat diupayakan untuk dapat meningkatkan pelaksanaan tindak lan-

jut tersebut. Dalam kesempatan yang sama Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Lampung Sunarto menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan dan tindak lanjutnya, kendala yang dihadapi, serta usulan perbaikan yang dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara. Saat penyerahan LHP BPK akan membuka forum Komunikasi untuk menindak lanjuti hasil temuan, saat ini BPK telah menjadwalkan pertemuan per triwulan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Pertemuan yang dimaksud telah berjalan dengan

hasil yang cukup efektif, kata Sunarto. “Sebagaimana kebiasaan budaya yang sudah kita lakukan, setiap penerimaan mahasiswa baru kita hadirkan kuliah tamu atau kuliah umum untuk dapat masukan dari luar,” ujarnya. Apresiasi disampaikan Yusuf terhadap kehadiran Pjs. Gubernur Lampung dalam memberikan wawasan kepada para mahasiswa. “Sangat luar biasa, karena beliau kaya pengalaman, pendidikan, dan juga pengetahuan. Dari presentasi tadi banyak manfaatnya bagi mahasiswa,” katanya. (Humas Prov)

Pjs. Gubenur Didik Nilai Implementasi PKH Turunkan Kemiskinan di Lampung

Pjs. Gubernur Didik Ajak Kadin Tingkatkan Kekuatan Ekonomi BANDAR LAMPUNG (MDs)-- Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengajak Kamar Dagang dan Industri (KADIN) terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dan pelaku-pelaku ekonomi guna meningkatkan kekuatan ekonomi di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung. Didik menilai jika kehadiran dunia usaha berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Dalam membangun, kita tidak bisa hanya dapat mengandalkan pendanaan yang bersumber pada APBD, DAU maupun DAK tapi diperlukan peran aktif para pelaku usaha untuk bersama membangun Lampung, ungkap Pjs. Gubernur saat membuka Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Barat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Senin (14/5/2018) di Novotel Bandar Lampung. Didik mengajak pelaku usaha tidak ragu menanamkan investasinya di Provinsi Lampung karena Lampung adalah daerah yang potensial menjadi lokomitif perekonomian Sumatera. Selain memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah. “Pemerintah Provinsi Lampung juga terus memberikan berbagai kemudahan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal tersebut terlihat dari target investasi yang ditetapkan BKPM RI untuk Provinsi Lampung sebesar Rp5,3 triliun pada tahun 2017 telah terlampaui dengan tercapainya nilai investasi sebesar Rp7,9 Triliun sampai dengan bulan September 2017,” ujarnya. Sementara itu, Menteri Sosial Idrus Marham meminta Kadin juga mendorong jajarannya untuk menularkan semangat berwirausaha kepada masyarakat kecil khususnya mereka yang terdaftar pada Program Keluarga Harapan (PKH). Kadin, lanjut Mensos, hendaknya hadir untuk mengawal memberikan pemberdayaan dan pendampingan kepada masyarakat dalam berwirausaha, sehingga pada akhirnya mereka dapat terlepas dari kemiskinan dengan mendirikan usaha-usaha dalam skala kecil. Para pengusaha haruslah memiliki jiwa sociopreneur untuk membantu mengatasi kemiskinan, tidak cukup hanya memberikan bantuan seperti program CSR tapi harus menularkan ilmu dan membangun mental berwirausaha kepada masyarakat, ungkap Idrus. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengungkapkan jika pembangunan infrastruktur dan konektifitas menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia mendatangkan devisa bagi Negara. Yang kita butuhkan saat ini adalah investor baik lokal maupun dari luar, perbaikan infrastruktur dan konektifitas serta kemudahan dalam perizinan akan mendorong investor masuk yang pada akhirnya akan menyerap tenaga kerja dan menjaga pertumbuhan ekonomi semakin baik., ujarnya. (Humas Prov)

BANDAR LAMPUNG--Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengatakan penurunan jumlah penduduk miskin di Lampung tahun 2018 salah satunya disebabkan implementasi bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan sejak sejak 2011 2018. Hal tersebut diungkapkan Didik saat mendampingi Menteri Sosial RI Idrus Marham melakukan penyerahan Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), di Gedung Graha Bhakti Pramuka Kwarda Lampung, Senin (14/5/2018). Menurut Didik, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Tahun 2018, terjadi penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 0,65% dari angka 13,69% pada tahun 2017 menjadi 13.04% pada tahun 2018. “Penurunan angka kemiskinan tersebut salah satunya merupakan dampak dari implementasi bansos PKH di Provinsi Lampung sejak 2011 2018 dan bansos pangan dengan mekanisme Rastra atau BPNT,” katanya. Didik mengatakan PKH Provinsi Lampung telah diimplementasikan di 15 Kabupaten/ Kota, 227 Kecamatan, 2.923 Desa. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) PKH berjumlah 2.045 orang, terdiri dari 2 Koordinator Wilayah, 1.902 Pendamping Sosial, 18 Koordinator PKH Kabupaten, 13 Supervisor, dan 114 Administrator Pangkalan Data. “Total bansos PKH yang telah disalurkan sejak tahun 2011 sampai dengan Tahap 3 Tahun 2017 mencapai Rp.1.600.940.000.000. Dengan jumlah penerima PKH pada tahap 1 tahun 2018 berjumlah 473.880 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa selain bansos PKH, juga terdapat program BPNT. Pada tahun 2018 telah diimplementasikan di 2 lokasi yaitu Kota Bandar Lampung dan Kota Metro dengan total penerima 55.797 KPM dengan rincian 49.711 KPM Kota Bandar Lampung dan 6.086 KPM Kota Metro, atau setara dengan Rp.73.652.040.000 selama satu tahun. “Sedangkan 13 Kabupaten lainnya masih disalurkan dalam bentuk bansos Beras Sejahtera (Rastra) dengan total penerima 547.606 KPM se-Provinsi Lampung atau

setara dengan Rp. 722.839.920.000 selama satu tahun. Sampai dengan tanggal 10 Mei 2018 penyaluran Rastra mencapai 89,70%,” katanya. Didik menyebutkan pada tahun 2018 ini telah pula diimplementasikan program Elektronik Warung GotongRoyong Kelompok Usaha Bersama (e-Warong KUBE) PKH di 2 Kota yaitu Bandar Lampung sebanyak 55 unit dan di Kota Metro sebanyak 9 unit. “Untuk 9 unit e-Warong Kota Metro tersebut telah didukung oleh aplikasi kasir (E-Barcode) tambahan melalui dukungan APBD Kota Metro sebagai upaya inovasi dalam meningkatkan pelayanan e-Warong kepada KPM PKH

dan sedang mengikuti seleksi bidik misi 2018. “Sampai dengan hari ini ada 35 siswa PKH telah dinyatakan lulus dan masuk di Perguruan Tinggi,” katanya. Sementara itu, Menteri Sosial RI Idrus Marham mengatakan penyaluran bansos PKH harus tepat sasaran. Dia mengimbau bantuan tersebut terutama diperhatikan kepada pendidikan dan gizi anak. Menurut Mensos, jumlah dana PKH yang diterima satu KPM saat ini sebesar Rp 1.890.000, pada tahun 2019 direncanakan akan dinaikan. “Ini sudah masuk dipagu indikatif, sudah kita masukkan disitu dan tentunya nanti perubahannya adalah yang pertama sistemnya yang akan kita ubah. Tetapi setiap keluarga tidak sama, dimana yang tadinya sama rata, sekarang tidak. Ini disesuaikan pada beban keluarganya,” ujarnya. Dikatakan Idrus, pengusulan ini untuk nominal terkecil sebesar Rp2 juta dan yang terbesar yakni Rp3,5 Juta. “Untuk yang terkecil, misal katakanlah Rp2 Juta dan kemungkinan yang terbesar yakni Rp3 Juta sampai Rp.3,5 Juta. Kita akan melihat beban yang ditanggung oleh setiap keluarga,” katanya. Pada rekapitulasi bansos Provinsi Lampung tahun 2018, untuk jenis bantuan PKH, jumlah KPM yakni sebanyak 444.900 keluarga dan penerima bantuan pangan beras sejahtera sebanyak 603.403 keluarga. Total keseluruhan bantuan sebesar Rp.1,6 tirliun. Pada acara tersebut, selain penyerahan Menteri Sosial RI Idrus Marham bansos non tunai PKH dan BPNT, dilakukan pula penyerahan CSR bantuan Pembangunan dan BPNT,” ujarnya. Ruang Poli Kebidanan RS AKA Medika Sribhawono Lampung Adanya implementasi PKH Provinsi Lampung itu, lanjut di bawah Yayasan Mandiri Amal Insani Foundation sebesar Didik, telah mengukir berbagai prestasi membanggakan. Rp.95,33 Juta. Di antara yang paling menonjol dan mendapat apresiasi Lalu, Penyerahan apresiasi bagi KPM Sejahtera Mandiri Kemensos RI adalah program inovasi Pembinaan Siswa yang sudah mengalami peningkatan ekonomi berupa Bidik Misi dan Siswa PKH Berprestasi. “Di tahun 2017 bingkisan dan piagam penghargaan. terdapat 28 siswa PKH yang berhasil masuk ke Perguruan Selanjutnya, penyerahan apresiasi bagi anak berprestasi Tinggi Negeri/Swasta serta mendapatkan program Bidik dari keluarga PKH berupa bingkisan. Selain bingkisan. Misi, saat ini anak PKH tersebut sedang mengikuti proses Anak-anak berprestasi itu juga akan menerima tabungan perkuliahan dikampus masing-masing,” ujarnya. bea siswa masing-masing sebesar Rp.350.000 persembahan Lalu, pada tahun 2018 ini sebanyak 189 siswa PKH dari Bank BRI. kelas XII yang telah berhasil mendaftar di Perguruan Tinggi (Humas Prov)

Pemimpin Umum: Nara S Kartadilaga nPemimpin Redaksi/penanggung jawab: Nara S Kartadilaga nWakil Pemimpin Redaksi: Juniardi, SIP, MH., nPemimpin Perusahaan: Hasbullah ZS nWakil Pemimpin Perusahaan: Maswan Tobi nDewan Redaksi: Edward Syah Pernong, H. Ike Edwin, Zaiful Bukhori nAdvokat Konsultan Hukum: abd Kodrat S, S.H, MHnRedaktur Pelaksana: Elka Mabela nRedaktur: Irwadi, Altoni ArifinnLitsus:nManager Keuangan: - nSekretaris: - nBagian Umum/Iklan: Anton LawsnLiputan Jakarta: Merlen Lumban Gaol nLitbang: Yongky Wijaya, Osmardi, Rahmat nLiputan Khusus : Samsul Hadi, Ahmad Kurnain, Fitriansyah, SS nBandarlampung : - nLiputan Bandarlampung: Altoni Arifin, Candra Irawan, M. Rosyid nWay Kanan: Juli Haryanto (kabiro), Nia Ferda Sari, Ahmad Husaini nPringsewu: Hasbulloh ZS(Ka.Biro), Hastin SiscanTanggamus: Hendri Jaya (Ka. Biro), Hasbulloh ZS, Taufiq Qurrohman nLampung Barat: Fransmoro (Kabiro), Rosandi nSumber Jaya: Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan) HendrinLampung Tengah: Candra (Ka.Biro), nPesisir Barat: Andri Prabowo (Kabiro) nLampung Selatan: - nPesawaran: Rolil, Dedi Arpani, Ahmad Yani, Syahrulah nLampung Utara: Sandi Karamoi (Ka. Biro), Erpan Sujatmiko, Antoni nLampung Timur: Deni Frasisko (Ka. Biro), , Arif Yanto nTulangbawang: Hidman (Ka. Biro), Suhir, M Brama Sanjaya, Rendy nTulangbawang Barat: Arpani (Ka. Biro), Latif nMesuji: Andi Lukman (Ka. Biro)nKota Metro: Decky Akta Winandar (Ka.Biro), Deddy Kusnandar nManager Iklan & Pemasaran: Irlan F Kartadilaga nPenerbit: PT MEDINAS JAYA PERKASAnDasar penerbitan: UU No. 40/1999 Tentang PersnPra Cetak: RudinDistribusi/Sirkulasi: Rudi Hartono nKantor Redaksi/Sirkulasi: Jl. Bukit Kemiling Permai (BKP) Blok M No.11 (Depan SMA 14 Bandarlampung)nTlp/Faxs: (0721) 8011217, 082177003713, 085377773113nE-Mail: redaksimedinaslampung@gmail.com/harianmedinaslampung@yahoo.co.idnRekening Bank: Bank Lampung 3800-0010-2019 atas nama Nara supardi, BRI Cabang Tanjung Karang 0098-01-093895-50-8 Atas Nama Nara Supardi, Bank Mandiri Rek: 114-00-1132925-0 Atas Nama PT MEDINAS JAYA PERKASAnNPWP: 71.103.727.5-323.000 e-mail : redaksimedinaslampung@gmail.com

Redaksi menerima naskah /tulisan dalam bentuk artikel, berita/laporan kinerja dan kegiatan lain disertai foto kegiatan. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengubah maksud tersebut. Wartawan Medinas Lampung tercantum dalam boks dan dibekali kartu pers. Tidak diperbolehkan menerima atau meminta apapun dari narasumber. nPercetakan: PT LAMPUNG MEDIA GRAFIKA (isi diluar tanggung jawab percetakan), JL ZA Pagar Alam no. 83 Gedong Meneng Rajabasa Bandarlampung Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/


politik

RABU 16 mei 2018

Medinas Lampung nUndang Presiden ke Festival Kopi

Bupati dan Ketua DPRD Lambar Datangi Istana Negara

LAMPUNG BARAT (MDs) - Kunjungan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus didampingi Ketua DPRD Edi Novia ke-istana negara atau Istana Kepresidenan Republik Indonesia, di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, bahas terakit kehadiran Presiden RI Joko Widodo, pada Festival kopi yang akan digelar Pemkab di Kampung Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam, 21 -23 Juli mendatang. “Tujuan kunjungan Bupati dan ketua DPRD hari ini ke Istana Merdeka, tujuannya selain untuk silaturrahmi juga untuk memastikan apakah bapak presiden bisa hadir pada festival kopi yang akan diselenggarakan Pemkab nantinya,” kata Kabag Humas dan Protokol Setdakab Lambar Surahman, Selasa 15 mei 2018. Keseriusan Pemkab yang sangat menginginkan presiden Jokowi bisa datang dalam festival kopi tersebut. “Tentunya Bupati serta jajaran pemkab sangat berharap kedatangan Presiden kita, jika beliau hadir nanti pada festival kopi ini merupakan kehormatan dan suatu tujuan bupati dan ketua DPRD saat berkunjung,” kata dia. Pemkab setempat telah menggelar rapat koordinasi (Rakor) guna membahas terkait rencana pelaksanaan event festival kopi tersebut. Dengan harapan, acara itu dapat menjadi instrumen dalam mencetak pelaku dan penggiat kopi yang berhasil memuliakan komuditas kopi dan elemen pendukungnya. Hasil rapat yang di gelar di Anjungan Pekon Rigis Jaya merupakan kegiatan yang di bangun berdasarkan anggaran CSR PLN dimana ada tiga kegiatan yaitu pembangunan anjungan kopi, gapura, dan coffee boon. Namun ada beberapa item kegiatan untuk di anjungan yang memang belum diselesaikan namun beriringnya waktu mudah- mudahan pada saat festival nanti akan selesai dan siap. ”Selanjutnya festival ini sangat bermanfaat yaitu menjadi wadah dan ajang promosi wisata dan produk unggulan lokal berbasis pemberdayaan rakyat. Juga menjadi tempat belajar, berproduksi, dan berjejaring bagi pelaku ekonomi kreatif yang kelak menjadi mitra strategis mewujudkan Lampung Barat hebat. Panitia akan menggandeng semua pihak untuk menyukseskan acara ini,” jelas Surahman. Untuk diketahui bahwa kampung kopi telah di tetapkan berdasarkan keputusan Bupati Lambar tanggal 28 Desember tahun 2017, Pekon Rigis Jaya telah di tetapkan sebagai kampung kopi dimana kita telah menetapkan tim koordinasi kampung kopi adalah SKPD, Dinas PU, Dinas Kepemudahaan Olahraga dan Pariwisata serta SKPD lainnya dan tentunya mudah- mudahan telah melihat dan membaca terkait tim koordinasi kampung kopi apa yang akan disumbangkan dalam rangka pengembangan kampung kopi ini. ”Tentang kesiapan festival kopi pada 21-23 Juli mendatang akan dilaksanakan beberapa konten yaitu seminar , seremoni ,dan bazar kopi yang akan dilaksanakan di KRL dan puncak acara adalah panen raya kopi ,yang nanti pada puncak acara ini jika memungkin akan menghadirkan pejabat penting seperti menteri, presiden maupun pejabat penting lainnya di Pekon Rigis Jaya,” kata Surahman. (sb/r5)

Revisi UU Terorisme Mandek, DPR-Pemerintah Saling Bantah JAKARTA (MDs) - Berbagai pihak mendesak DPR untuk segera mengesahkan revisi atas UndangUndang (UU) Nomor 15 Tahun 2013 yang saat ini masih di dalam pembahasan di Pansus RUU Terorisme. Belum ada kesepakatan terkait persoalan definisi terorisme dinilai menjadi alasan belum diketuk palunya RUU tersebut. Baik DPR maupun pemerintah pun ramai-ramai saling bantah menjadi penyebab mandeknya RUU yang sudah dibahas selama 1,5 tahun itu. Ketua Pansus RUU Terorisme Muhammad Syafii mengungkapkan bahwa sebelumnya Kapolri, Panglima TNI, Menhan ,dan DPR sudah membuat usulan tentang definisi terorisme yang konteksnya, ada motif, dan tujuannya. Lalu, pemerintah mengusulkan definisi yang tidak ada motif dan tidak ada tujuannya. “Ini kan enggak ada logikanya, hanya gara-gara itu (definisi) RUU Terorisme belum diketuk,” ujar Syafii saat dihubungi Republika, Ahad (13/5) lalu. Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga menegaskan tidak tepat jika RUU Terorisme dikatakan mangkrak. Menurut dia, yang selalu menunda-nunda pengesahan tersebut justru pemerintah. “Itu berkali-kali bahkan beberapa kali pemerintah melakukan penundaan, dan terakhir pada waktu masa sidang yang lalu juga melakukan penundaan lagi. Jadi, yang selalu menunda itu adalah pemerintah, bukan dari DPR,” kata politikus Partai Gerindra tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5). Bantahan juga mengalir dari Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Agus juga membantah tudingan bahwa ada fraksi di luar pemerintah yang sengaja menghambat pengesahan undang-undang tersebut. Menurut dia, pada saat pengambilan keputusan, pemerintahlah yang justru meminta pengesahan RUU Terorisme ditunda untuk menyamakan persepsi dan definisi terorisme tersebut. “Kita sepakat juga (pengesahan) akan kita laksanakan setelah selesai masa reses ini sehingga insya Allah bulan yang ditargetkan bulan Juni insya Allah dapat selesai dari Revisi UU Terorisme,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5). Menanggapi hal tersebut, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menuturkan bahwa pemerintah tidak menghalang-halangi agar RUU ini diendapkan terlebih dahulu. Pemerintah justru mendorong rancangan aturan ini segera disahkan. Walaupun dia tidak menampik bahwa belakangan ini ada dinamika yang terjadi di tubuh pemerintah dan DPR. “Kalau pemerintah dalam rapat yang lalu sudah oke. Akhirnya kemudian diprovokasi lagi oleh pandangan itu, diprovokasi oleh beberapa teman di Panja DPR, jadi tertunda. Maka sekarang harus diselesaikan,” ujarnya. (rp/r5)

3

Yasonna Sudah Komunikasi dengan DPR Soal RUU Terorisme

JAKARTA (MDs) - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan bahwa kementeriannya sudah melakukan rapat dengan sejumlah kementerian dan lembaga lain terkait rancangan undangundang (RUU) Terorisme agar bisa segera dirampungkan. Semua sepakat bahwa tidak boleh lagi ada perbedaan pendapat terhadap pemerintah, sehingga RUU ini tidak didoron kembali kepada DPR agar bisa dibahas dan disahkan. Yasonna juga menyebut telah melakukan komunikasi dengan salah satu pimpinan DPR serta fraksi koalisi pemerinta terkait hal ini agar bisa dipercepat penyelesaiannya. Sehingga pada masa sidang berikutnya bisa ram-

pung. “Nanti pembukaan masa sidang langsung kita tancap gas,” ujar Yasonna, Selasa (15/5). Yasonna menuturkan bahwa pemerintah tidak menghalang-halangi agar

RUU ini diendapkan terlebih dahulu. Pemerintah justru mendorong rancangan aturan ini segera disahkan. Walaupun dia tidak menampik bahwa belakangan ini ada dinamika yang terjadi di tubuh pemerintah dan DPR. “Kalau pemerintah dalam rapat yang lalu sudah oke. Akhirnya kemudian diprovokasi lagi oleh pandangan itu, diprovokasi oleh beberapa teman di Panja DPR, jadi tertunda. Maka sekarang harus diselesaikan,” ujarnya. Kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Peng-

ganti Undang-Undang (Perppu)terkait tindak pidana terorisme. Perppu disebutnya akan dikeluarkan jika hingga akhir masa sidang DPR pada Juni nanti, DPR belum juga merampungkan revisi UU Anti-terorisme tersebut. “Kalau nantinya di bulan Juni di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (14/5). Karena itu, Presiden pun mendesak DPR dan kementerian terkait agar segera merampungkan Revisi Un-

dang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Anti-terorisme) pada masa sidang berikutnya, yakni 18 Mei mendatang. Sebab, terhitung sudah dua tahun sejak pemerintah mengajukan revisi UU Antiterorisme tersebut namun hingga kini pembahasan belum selesai. “Saya juga meminta pada DPR dan kementerian terkait yang berhubungan dengan revisi UU tindak pidana terorisme yang sudah kita ajukan pada Februari 2016 yang lalu, sudah dua tahun untuk segera diselesaikan secepatnya,” tegas Jokowi.(rp/r5)

HNW: Presiden Harus Tegur Menteri Terkait Revisi UU Teroris JAKARTA (MDs) - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly. Sebab, dia mengatakan, Yasonna beberapa kali meminta penundaan pembahasan revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang sedang dibahas di DPR. “Menkumham beberapa kali menyurati DPR untuk meminta penundaan pembahasan RUU Terorisme. Karena itu, Presiden Jokowi

harus menegur Menkumham,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/5). Dia mengatakan, Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Ketua Pansus Revisi UU Antiterorisme M Syafi’i sudah menjelaskan bahwa keterlambatan pembahasan revisi UU tersebut ada di sisi pemerintah. Karena itu, dia meminta internal pemerintah menyelesaikan masalah tersebut. Hidayat yang juga politikus PKS itu mengatakan, penyelesaian internal terse-

but seperti meminta Menkumham mencabut surat penundaan dan membuat surat baru yang menyatakan siap membahas revisi UU Antiterorisme. Di sisi lain, dia mengatakan, Presiden juga jangan mengeluarkan pernyataan yang terkesan mengancam seperti ingin mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undangundang (perppu). “Seharusnya Presiden Jokowi jangan mengancam akan mengeluarkan pernyataan akan membuat perppu. Seharusnya menegur

Menkumham, kenapa meminta penundaan,” ujarnya. Sementara itu, terkait konten revisi UU tersebut, dia menilai semangat yang ada adalah memberantas terorisme tanpa melakukan teror yang lain. Dengan demikian, hal tersebut harus berdasarkan aturan yang berlaku. “Di satu pihak harus mengamankan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan keberagaman. Namun, produk hukum yang dihasilkan jangan melegalkan represifitas negara terhadap warga neg-

ara,” katanya. Hidayat tidak ingin, dengan alasan terlibat terorisme, seseorang ditangkap tanpa ada proses hukum dan alasan yang kuat. Dia tidak ingin negara Indonesia kembali kepada otoritarianisme dengan dalih melawan terorisme. “Saya secara prinsip menegaskan bahwa terorisme tidak dibenarkan oleh agama, UUD 1945, dan Pancasila. Namun, memberantasnya jangan dengan memunculkan teror yang lain,” ujarnya. (rp/r5)

Politikus PKS: Jangan Takut dengan Perempuan Bercadar JAKARTA (MDs) - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengajak masyarakat untuk tidak takut atau curiga terhadap perempuan bercadar, menyusul sejumlah aksi teror di Jawa Timur dan penangkapan terduga teroris di sejumlah lokasi. Terlebih, ia mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan agar masyarakat tidak takut. “Jangan takut, ngapain takut-takut dengan orang bercadar,” kata politikus PKS tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Se-

lasa (15/5). Dia memahami ketika masyarakat merasa takut terhadap orang-orang yang menjadi pelaku teror pengeboman karena pelaku menggunakan pakaian yang identik dengan agama tertentu. Namun, dia meyakinkan bahwa ketakutan dan kekhawatiran terhadap perempuan bercadar karena aksi terorisme tidak tepat. Sebab, terorisme tidak identik dengan agama, ras, dan kelompok tertentu. “Teroris itu kan perilaku. Jadi, tidak betul kalau teroriis itu

dikaitkan dengan orang tertentu, agama tertentu, dan sebagainya, apa lagi kemudian apriori terhadap simbolsimbol agama,” kata Nasir. Aksi teror beruntun di Jawa Timur pada Ahad (13/5) dan Senin (14/5) memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Aksi teror pertama terjadi lewat pengeboman tiga gereja di Surabaya yang melibatkan satu keluarga beranggotakan ayah, ibu, dan empat anak pada Ahad.Keluarga melakukan pengeboman di tiga gereja, yakni Dita Upriyanto, Puji

Kuswati, Fad (12 tahun), PR (9), Yusuf Fadil (18), dan FH (16). Pada Senin, satu keluarga dengan ayah, ibu, dan tiga anak, satu di antaranya selamat, melakukan aksi di Mapolrestabes Surabaya. Mereka adalah Tri Murtiono, Tri Ernawati, Muhammad Daffa Anin Murdana, dan MDS (15). Selain itu, bom tidak sengaja meledak di rumah keluarga beranggotakan enam orang. Korban meninggal dunia adalah Anton Febrianto (47 tahun) yang meru-

pakan kepala keluarga, istrinya bernama Puspita Sari (47), dan satu anak perempuannya bernama RAR (17). Sebelum kejadian teror tersebut, kerusuhan melibatkan narapidana teroris terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, Jawa Barar. Akibat kejadian ini, lima polisi gugur dan seorang napi teroris meninggal.Kejadian lainnya adalah penangkapan dua perempuan di dekat Mako Brimob. Kedua perempuan diduga akan menyerang polisi menggunakan gunting. (rp/r5)

Yuhadi: Almarhum Gogon Tidak Kampanye Arinal

BANDARLAMPUNG (MDs) – Innalilahi Wainna Ilaihi Rojiun. Kabar meninggalnya pelawak senior Margono (Gogon – red) di Rumah Sakit Kotabumi Lampung Utara, usai kegiatan kampanye mulai menyebar lewat media sosial. Dalam kabar yang santer di sebuah akun facebook dengan pemilik nama Selamat Pagi Indonesia misalnya disebutkan bahwa ogon meninggal dunia di RS Bumiwaras Bandarlampung setelah ac-

ara politik bersama Arinal (Cagub Lampung). Menanggapi kabar ini, Yuhadi, laiason officer (LO) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik) memberikan klarifikasi bahwa kabar itu menyesatkan dan tidak benar. “Kami harus luruskan kabar itu, bahwa almarhum mas Gogon tidak termasuk dalam daftar juru kampanye atau artis pendukung kam-

panye, pasangan Arinak – Nunik. Pertama saat kejadian itu jadwal kampanye kami tidak ada di daerah Lampung Utara. Kedua, seluruh juru kampanye termasuk artis pengisi acara kami selalu didaftarkan di Polda Lampung dan tertera pada STTP dari Polda Lampung, di sini selain juru kampanye juga disebutkan waktu dan tempat kampanye,” kata Yuhadi. Kabar tersebut memang mengejutkan masyarakat,

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

maka dari itu Yuhadi mengatakan bahwa pihaknya harus meluruskan. “Sebagai sesama ummat Islam, kami turut berduka cita sedalamdalamnya atas wafatnya mas Gogon. Semoga Khusnul Khotimah.” Tambahnya. Namun Yuhadi tetap mengimbau kepada penyebar warta yang tidak benar itu untuk segera mencabut dan mengklarifikasi dengan hal yang benar. “Kami mohon seluruh pihak, siapa saja, yang menyebarkan berita

tersebut yang tidak proporsional dan sesuai dengan kenyataannya, dipersilahkan untuk memperbaiki atau menarik dari akunnya. Atau meralat lah. Tapi jika tidak segera diperbaiki, maka kami akan menggunakan hak kami untuk membawanya ke ranah hukum yang berlaku tentang UU ITE.” Tegasnya. Yuhadi menegaskan jangan sampai berita duka malah menjadi konsumsi politik yang tidak sehat dan tidak benar. (sl/r5)


4

PERISTIWA DAERAH

RABU 16 mei 2018

Medinas Lampung

Sekkot Metro Membuka Sosialisasi Bimtek Sakip 2018 METRO (MDs) - Sekkot Metro A. Nasir membuka sosialisasi implementasi reformasi birokrasi dan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Tahun 2018, di OR Setda setempat, Selasa (15/05/2018). Hadir dalam kesempatan tersebut, Narasumber Endang Purwaningsih dari Kementrian Perdayagunaan Aparatur Negara dan Feformasi Birokasi Republik Indonesia, serta dimoderatori oleh Asisten III Evi Rovianti. Dalam sambutannya A. Nasir mengatakan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, dan berharap melalui kegiatan bimbingan teknis ini dapat memberikan manfaat dan wawasan guna pembangunan Kota Metro. “Dalam reformasi bi­ rokarsi merupakan salah satu upaya pemerintah

mencapai good governance dan melakukan pembaruan dan perubahan terhadap system penyelenggaraan pemerintah, terutama pada aspek-aspek kelembagaan tatalaksana dan sumberdaya manusia aparatur. Sementara SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktifitas, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah,” ujar Nasir. Nasir mengungkapkan, dengan hadirnya narasumber dari Kementrian, diharapkan mampu memberikan bimbingan untuk menuju pembangu-

nan Kota Metro kearah yang semakin baik. “Pada tahun lalu kita mendapatkan predikat B, diharapkan pada tahun ini mendapatkan nilai dengan predikat A,” ungkapnya. “Disamping itu juga, kita berkeinginan dapat meningkatakan akuntabilitas, me­ n­canangkan Kota Metro sebagai Kota yang smart city. Untuk mewujudkan semua itu, kami juga telah melalukan kerjasama dengan berberapa kota seperti, Kota Bandung, Kota Surabaya, Kota Tanggerang Selatan dan Provisinsi Sumatra Utara,” imbuh Nasir. (Deddy).

Plt Bupati Zaiful Meresmikan Gedung Uptd Puskesmas Jabung LAMPUNG TIMUR (MDs) - Dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab Lampung Timur meresmikan Gedung Baru UPTD Puskesmas Jabung Kecamatan Jabung, Selasa (15/05/2018). Hadir Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur, Syamsurijal serta Kepala Puskesmas Jabung, Syaifudin dan forkopinda. Dalam sambutannya Zaiful Bokhari mengatakan, sesuai dengan instruksi presiden bahwa sebagai aparatur pemerintah khususnya dinas keseha-

tan agar dapat betul-betul memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimanapun mereka bertugas. “Setelah nanti puskesmas ini diresmikan segera dapat memberikan pela­ yanan kepada seluruh masyarakat kita yang ada di Kecamatan jabung. Kepada seluruh jajaran dinas kesehatan khususnya Puskesmas Jabung untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada seluruh masyarakat di Jabung ini”, ujarnya. Zaiful Bokhari juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur

melalui dana APBD akan segera mengalokasikan dana bagi puskesmas-puskemas pembantu yang ada di wilayah Lampung Timur agar pelayanan di setiap puskesmas dapat meningkat dan dapat menjangkau masyarakat-masyarakat yang ada di desa-desa. Pada kesempatan pe­ resmian tersebut juga dilakukan penandatangan prasasti yang dilakukan oleh Plt.Bupati Lampung Timur serta dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan secara simbolis Peraturan Bupati Lampung Timur tentang Jaminan Kesehatan Nasional. (hms lt)

Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari meresmikan Gedung Baru UPTD Puskesmas Jabung.

Membentuk Tim Safari Ramadhan Camat Pantura Menggelar Rakor

Kecamatan Pantura utara gelar rakor

PRINGSEWU (MDs) Membentuk Tim Safari Ramadhan Camat Pantura utara kabupaten Tanggamus menggelar Rapat koordinasi (Rakor), di Aula Kantor Camat Pagelaran Utara (Pantura), Selasa 15/­5/­ 2018. Rapat Koordinasi tersebut sekaligus membentuk Tim Safari Ramadhan di Pantura dan menjadi ajang temu sapa dengan para Kepala Pekon, Ketua KWRI Pringsewu, para Kepala

Sekolah SMP/MTS/SMK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan Tokoh Agama di wilayah kecamatan Pantura. Camat Bambang Suharmanu mengatakan, hasil kemajuan dimasa ke­pe­ mimpinannya setelah menjabat sebagai camat dan menyampaikan program kerja yang akan dilakukan selama masa kepemimpinannya di wilayah Pantura. “Rakor Bulanan akan

dilakukan di tempat - tempat yang menjadi ikon wisata dari masing-masing Pekon, katanya. Selain membahas program kerja Camat, pada Rakor ini juga dibahas khusus masalah keamanan dan hubungan antar masyarakat. Di dalam kesempatan ini, Ketua Komite Wartawan Republik Indonesia (KWRI) Margono menghimbau,” Jika ada oknum wartawan/ LSM/Ormas yang bukan dari wilayah Kabupaten Pringsewu maka perlu dipertanyakan identitasnya, jagan sampai teman-teman kepala pekon yang ada di Pantura ini menjadi sasaran yang diluar koridor, jika ada kedatangan Oknum-oknum dari rekan wartawan/LSM/Ormas yang datangnya dari luar Pringsewu, Kepala pekon harus saling koordinasi kepada Camat setempat,” tegas Margono. (Davit.S/R5)

Pemkot Metro menggelar Bimtek Sakip 2018.

Hari Bhayangkara ke 72, Polres Tanggamus Gelar Tabligh Akbar TANGGAMUS (MDs) - Ribuan masyarakat hadiri Tabligh Akbar yang digelar Polres Tanggamus di halaman masjid Islamic Center Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Selasa (15/5). Bertajuk, Tablig Akbar Polres Tanggamus untuk Tanggamus dan Pringsewu yang Aman dan Damai dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H, Hari Bhayangkara ke 72 dan Pilkada 2018, dihadiri Forkopimda, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Komisioner KPU, Panwaslu, Kemenag, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama dan jamaah berasalan dari Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu. Selain itu juga diisi ceramah agama oleh KH. Khairuddin Yusuf asal Bandar Lampung. Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si mengatakan, bahwa dalam kesempatan yang mulia tersebut, Ia mengajak semua yang hadir, dapat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunianya sehingga dapat menghadiri kegiatan. “Melalui Tabligh Akbar ini, marilah kita lebih mendekatkan diri dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kami berharap momen yang sangat berbahagia ini dapat dijadikan sebagai media silaturahmi untuk mempererat hubungan antar berbagai komponen, instansi pemerintah dan masyarakat sehingga mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah-tengah situasi

ancaman aksi teror yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia,” kata AKBP I Made Rasma. Made menambahkan, bahwa teror tersebut tentunya menunjukkan ancaman nyata dan tidak sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga dalam menanggulangi hal itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah atau aparat keamanan sendiri namun semua komponen masyarakat harus memiliki kekuatan dan ketahanan diantaranya dengan wujud kesamaan persepsi mengenai arti terorisme itu sendiri. “Cara antisipasinya dengan meningkatkan keberanian masyarakat dalam menanggulangi terorisme serta membentuk komitmen bersama untuk mencegah dan menindak pelaku teror,” ujarnya.Sementara, Polres Tanggamus dalam kesiapan pengamanan Pemilukada serentak tahun 2018 yakni pemilihan Gubernur dan pemilihan kepala daerah Bupati Tanggamus, tentunya juga bukan hanya tanggung jawab Polres Tanggamus semata akan tetapi perlu didukung oleh semua pihak sesuai dengan kapasitas peran dan tanggung jawab masing-masing yang berkewajiban secara moral untuk memelihara situasi Pilkada damai. “diharapkan ajang pesta demokrasi ini akan dimaknai oleh masing-masing peserta Pasangan calon untuk bersikap santun serta menghindari pelaksanaan kampanye hitam ataupun politik adu domba di samping itu netralitas demokrasi dari aparatur

sipil negara juga dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan Pilkada yang damai, aman dan kondusif,” terangnya. Menurut Kapolres, melihat situasi keamanan selama ini, dinamika sosial masyarakat dengan menyelesaikan permasalahanpermasalahan sosial karena apabila tidak diantisipasi dengan baik dapat berkembang menjadi gangguan Kamtibmas. Adapun permasalahan yang krusial tersebut, kata Kapolres antara lain terjadinya sejumlah penyakit masyarakat seperti premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, minuman keras dan obat-obatan terlarang serta berbagai bentuk ancaman lainnya yang dapat memicu konflik sosial. “Peran seluruh masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk membantu aparat penegak hukum dalam menekan dan meminimalisir aksi kriminalitas khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan pelaksanaan mudik lebaran,” tutur Kapolres. Karena sebentar lagi memasuki Ramadhan, Kapolres mengajak masyarakat menunaikan ibadah dengan baik. “Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan kami berharap momen ini jangan dijadikan sebagai alasan untuk bermalas-malasan, justru Ramadhan ini jadikan sebagai ladang ibadah untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tandasnya. (Hend/R5)

Pemulangan Peserta Diklatsar 2018, Loekman Gelar Pasukan LAMPUNG TENGAH (MDs) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto pimpin upacara Gelar Pasukan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dalam rangka pemulangan peserta Diklatsar tahun 2018, di Lapangan Merdeka Gunung Sugih, Selasa (15/05/2018). Dalam amanatnya Plt. Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, Satpol PP adalah Satuan Perlindungan Masyarakat yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk merawat situasi kondusif wilayah dengan tetap mengedepankan sisi humanis dalam menjalankan tugas, serta dapat memelihara ketentraman dan ketertiban umum dan menegakkan Peraturan Daerah. “Saya atas nama pemerintah meminta kepada Satpol PP yang baru saja selesai mengikuti Diklatsar di batalion 143 agar dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk menjalankan tugas kesehariannya, mengingat

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

Plt Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto pimpin upacara Gelar Pasukan Sat Pol PP, dalam rangka pemulangan peserta Diklatsar tahun 2018.

Satpol PP harus cekatan dalam menjalankan tugas dilapangan dan harus selalu berkoordinasi dengan Polri dan TNI,” ujarnya. Loekman Djoyosoemarto juga meminta agar Satpol PP yang baru

dapat menjadi contoh tauladan kepada masyarakat.” Karena tingkat kedisiplinan Satpol PP adalah cerminan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada.” ungkapnya. (Candra)


PERISTIWA DAERAH

RABU 16 mei 2018

Medinas Lampung

5

Siaga Satu, Polres Lamteng Pantau Keamanan di Sejumlah Titik Rawan

LAMPUNG TENGAH (MDs) - Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi, bersama Plt. Bupati Loekman Djoyosoemarto dan jajaran Forkompimda lakukan pantauan keamanan di sejumlah titik rawan diwilayah hukum Polres Lamteng, seperti Kecamatan Terbanggi Besar, Haji Pemanggilan dan Kota Gajah.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi, bersama Plt. Bupati Loekman Djoyosoemarto dan jajaran Forkompimda lakukan pantauan keamanan.

Edarkan Narkotika, Dua Ibu Rumah Tangga Diamankan Polres Tuba TUBABA (MDs) - Diduga menjadi pengedar barang terlarang Narkotika jenis sabusabu dua ibu rumah tangangga diamankan jajaran Satuan Narkoba Mapolres Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) provinsi Lampung pada Senin (14/5/2018). Penagkapan terhadap kedua pelaku, dibenarkan Rudi yanto.SE. kepalo tiyuh (desa) kartaharja ,” ia benar penangkapan pelaku tersebut polisi berhasil mengamankan dua terduga inisial ST (40) Warga Kartaraharja Rk3-Rt9 selaku ibu Rumah tangga dan rekannya RAT (35) Warga Marga kencana Rk2 yang bersetatus oknum PNS Guru,kata Rudi Yanto.SE. kepada Medinas lampung melalui telpon selulernya pada Senin (14/5/2018) Rudiyanto,SE menerangkan, pada penangkapan terhadap kedua pela­ku,kebetulan saya sedang berada di lapangan didepan rumah pelaku untuk mencoba mesin alat pemotong rumput, “Saat saya lihat dikediaman ST sudah ramai warga dan polisi, setelah saya dekati ternyata ST telah di tangkap beserta rekannya RAT berikut barang bukti dua paket kecil sabu siap jual dan sejumlah plastik yang diduga untuk mengkemas barang haram tersebut,” kata Rudi. Sementara menyikapi atas keterlibatan Pegawai Negeri sipil (PNS) inisial RAT (35) oknum guru pada salah satu Sekolah Dasar (SD) di Tiyuh marga kencana Kecamatan tuba -udik Kabupaten Tubaba,kepala dinas pendidikan Tubaba Amrullah berjanji akan bertindak tegas saya sudah melakukan kunjungan ke Mapolres Tulang Bawang (Tuba) pada selasa (15/5/2018) untuk memastikan adanya dugaan pelaku pengedar Narkoba selaku onkum Guru PNS itu ada dalam tahanan penjara Mapolres Tuba, tadi saya sudah melihat dia memakai kerudung. kata Amrullah kepada Medinas lampung pada Selasa (15/5/2018)Saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian, Dalam hal ini jika terduga pelaku terbukti melakukan pelanggaran hukum, maka saya akan koordinasi kepada pihak inspektorat untuk penerapan sanksi Aparatu Sipil Negara (ASN) sesuai prosedur yang berlaku, bahkan dapat dilakukan pemecatan.” Pungkasnya.Sementara Hingga berita ini diterbitkan kasat Narkoba Polres Tuba belum berhasildikonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait penangkapan terhadap dua terduga pelaku pengedar Narkoba di Kabupaten Tulangbawang Barat ini. (Arpani/R5)

Program Padat Karya Untuk Pembangunan Desa Sidodadi KALIANDA (MDs) - Seiring dengan bergulirnya Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2018, Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, langsung membangun infrastruktur jalan rigit beton penghubung antar dusun. Jalan rigit beton sepanjang sekitar 290 meter yang menghubungkan Dusun Kedondong-Damaragung, di bangun dengan program padat karya sesuai intruksi Presiden Joko Widodo dan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sidodadi menggunakan DD tahun 2018 secara bertahap, sesuai tahapan pencairan. Keseluruhan jalan yang akan dibangun rigit beton sepanjang jang 2,9 km. Kepala Desa Sidodadi, Rahmat Witoto menjelaskan pencairan DD tahap pertama pembangunan jalan dan perbaikan kantor desa. “Pembangunan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan tahap pencarian DD,” katanya. Dijelaskannya, sejak bergulirnya DD beberapa tahun silam seluruh pembangunan infrastruktur di desa setempat merupakan program padat karya. “Sejak awal program padat karya sudah diterapkan disini,” ujar dia.(lps/r5)

“Siaga 1 adalah intruksi langsung dari Kapolri pasca adanya teror Bom. Sehingga kami bersama Satuan Brimob dan pak Loekman lakukan patroli keliling di beberapa titik rawan di Lampung Tengah Selasa (15/05/2018) dini hari,” ujar Kapolres. Semenatara Plt. Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, bahwa jajaran Forkompimda akan terus melakukan tinjauan

bersama jajaran Kepolisian dan Brimob, untuk melihat situasi pada malam hari, terutama di pos jaga aparat. “Kita berikan rasa aman pada masyarakat dengan patroli. Jangan sampai adanya bom bunuh diri di Surabaya membuat situasi didaerah lain menjadi tidak nyaman,” ucapnya. Orang nomor satu dikabupaten berjuluk Bumi Beguai Jejamo Wawai ini juga menghimbau kepada

seluruh masyarakat Lampung Tengah agar jangan mudah terpancing dengan isu-isu di Medsos maupun dari kabar tidak jelas. “Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum jelas. Mari kita bersama-sama ciptakan situasi yang aman dan kondusif. Saya minta petugas Kepolisian selalu waspada bila sedang menjalankan tugas.” ungkapnya. (Candra/R5)

SMK Pelita Pesawaran Menggelar Tablik Akbar

PESAWARAN (MDs) - Menyongsong bulan Ramadhan 1439 hijriah, SMK pelita pesawaran menggelar tablik akbar yang di selenggarakan di sekolah, Selasa (15/05). Tabliq Akbr SMK pelita mengambil tema “Mewujudkan semangat beribadah di Bulan penuh berkah untuk

meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT Dalam acara tersebut tampak hadir kepala sekolah dan seluruh dewan guru seeta murud murid SMK Pelita. Terlaksana berkat kesigapan dari anak anak Rohis dan Osis. sehingga meskipun terkesan seder-

hana namun cukup penuh hikmat. Sementara itu penceramah dibawakan oleh ustad Nursalim dari desa bagelen. Kepala sekolah Aunoroffig mengatakan, guna berkumpul saat ini tidak lain adalah agar kita tidak lalai karena sebentar lagi kita akan

melaksanakan kewajiban kita untuk berpuasa dan itu kalau kita masih di beri umur panjang. Oleh kerena itu gunakanlah kesempatan yang baik ini untuk melaksanakan ibadah puasa karena puasa itu merupakan rukun yang wajib di kerjakan bagi umat

muslim. Kepala sekolah pun berpesan agar dalam menjalankannya ibadah puasa jangan hanya sekedar untuk menahan haus dan dahaga akan tetapi harus benar benar menjauhkan diri dari segara perbuatan dan perjataan yang tidak baik.(Rully/R5)

Kecamatan Ambarawa Lounching Pelayanan Terpadu Berbasis Budaya Lokal PRINGSEWU (MDs) - Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu mengadakan kegiatan lounching pelayanan terpadu berbasis budaya lokal daerah lampung, bertempat di gedung aula kantor camat, Selasa (16/5). Camat Ambarawa Yuli susanto, SE, MM dalam sambutannya mengatakan program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, baik perizinan maupun non perzjinan dalam waktu cepat.

“Sehingga masyarakat pelaku usaha mikro sekarang sudah dapat dilakukan di kecamatan ambarawa, yang Berbasis budaya lampung karena hal tersebut bisa melestarikan budaya lampung,”ujarnya. Perlu di ketahui Peresmian ini langsung dilaksanakan oleh asisten bidang pemerintahan dan kesra Drs.H. Zuhairi. Dalam acara ini di ikuti oleh seluruh aparat pekon dan usaha mikro yang ada di ambarawa. (Davit/R5)

Kecamatan Ambarawa lounching pelayanan terpadu berbasis budaya lokal daerah lampung, Selasa (16/5)

Akhir Mei, Seluruh Pekon Telah Terima DD Tahap I KOTAAGUNG (MDs) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus masih menunggu pekon yang belum serahkan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) sebagai syarat pencairan hingga tanggal 21 Mei mendatang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Idham Khalid, melalui Kabid Kelembagaan dan Pekon Erlan Deni Saputra menyampaikan, jika saat ini hanya tingggal 30 pekon lagi yang belum serahkan APBdes

sebagai syarat pencairan Dana Desa (DD) 2018 tahap I sebesar 20 persen, pekonpekon yang belum serahkan APBdes tersebut yakni Kecamatan Pulau Panggung tiga pekon, Pugung 10 Pekon, Semaka empat pekon, Gunungalip satu pekon, Limau satu pekon, Bandarnegeri Semuong tiga pekon dan Kecamatan Bulok Delapan Pekon. “Terbaru yang telah kita buatkan nota dinasnya ialah enam pekon di Kecamatan Wonosobo dan satu Pekon

di Kecamatan Kotaagung Timur, itu artinya yang telah serahkan APBdes berjumlah 263 pekon,”kata Erlan, Selasa (15/5). Masih menurutnya, kendati tidak ada sanksi apabila pekon masih belum serahkan APBdes, akan tetapi berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bahwa terhitung selambat-lambatnya tanggal 21 Mei nanti pekon sudah harus serahkan APBdes, hal ini dikarenakan sejumlah persiapan pencairan akan

dilakukan sehingga ditargetkan pada akhir bulan Mei mendatang semua pekon di Tanggamus telah menerima DD. “Kita perkirakan akhir Mei mendatang, semua pekon telah menerima DD tahap I sebesar 20 persen, DD tahap I sebagian besar diperuntukan untuk Siltap, tunjangan, operasional kantor, insentif RT, RW, dahulu sedangkan untuk pembangunan kemungkinan menunggu pencairan tahap II dan III,”ujarnya. Dirinya memperkirakan DD

tahap II akan dicairkan sebelum Idul Fitri, dan untuk pencairan tahap II menurutnya tidak ada kendala, hal itu sejumlah syarat pencairan, jauh sebelumnya telah dilengkapi yakni laporan pertanggungjawaban (Lpj) serta APBdes. “Jauh sebelumnya laporan pertanggung jawaban telah disampaikan oleh pekon, demikian juga untuk APBdes. Untuk itu kita perkirakan tidak ada keterlambatan pencairan tahap II,”t­anda­s­ nya. (Hend/R5)

Pengguna Jalan Keluhkan Debu di JTTS Dusun Kayu Ubi KALIANDA (MDs) - Pengguna jalan raya Kecamatan Palas-Penengahan, Lampung Selatan mengeluhkan banyaknya debu dari material tanah yang dibiarkan PT. Pembangunan Perumahan selaku pelaksana pekerjaan jalan tol trans-Sumatera (JTTS). Berdasarkan pantauan Lampost.co, material tanah di sekitar proyek JTTS STA 22-600 Dusun Kayu Ubi, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lamsel itu dibiarkan saja, tanpa dilakukan penyiraman. Akibatnya debu beterbangan mengganggu pengguna jalan raya. “Iya kok dibiarkan saja oleh para pekerja PT. PP, debu dan tanah. Kalau seperti ini kan menggangggu pengguna jalan raya dengan adanya

debu beterbangan. Khususnya mengganggu pengendara sepeda motor,” kata Robi, seorang pengendara sepeda motor yang kerap melintasi jalan raya Palas, Selasa (15/5/2018).

Diberita Lampost.co sebelumnya, Humas PT. PP Yus Yusuf mengatakan akan melakukan peneguran terhadap sub kontraktornya yang melakukan pekerjaan JTTS tersebut.

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

“Ya kami persilahkan pengguna jalan raya yang merasa terganggu dengan pelaksanaan pekerjaan JTTS komplain langsung kepada pekerjanya yang ada di lapangan, karena debu dan seba-

gainya. Biasanya dalam pekerjaan JTTS dilakukan penyiraman air pada jalan raya yang berdebu dan meterial tanah ditangani langsung,” katanya. (lps/r5)


6

umum

RABU 16 mei 2018

Medinas Lampung

Bupati Tulangbawang Winarti Melakukan Sidak di Pasar Putri Agung

MENGGALA (MDs) - Bupati Tulangbawang Hj Winarti bersama Rombongan melakukan Inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar Putri Agung Menggala dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H. Selasa (15/5/2018) pagi “Hari ini sengaja saya ajak rombongan dan dinas terkait, untuk memantau langsung harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar untuk mengantisipasi lon­ jakan harga sembako, ” kata Bupati “Jadi, berdasarkan pan­ tauan kita di pasar, harga kebutuhan pokok masih stabil. Belum ada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat menjelang bu­ lan puasa yang beberapa hari lagi kita umat muslim laksanakan,’’ ujar Bupa­

ti.

Ditambahkannya, untuk harga daging sapi memang sedikit lebih mahal yakni Rp130.000 per kilo nya. Namun, yang terpenting adalah stok selama bulan Ramadhan ini aman terk­ endali. “Kalau masalah kebu­ tuhan pokok di pasar men­ galami kenaikan yang tidak begitu besar merupakan hal biasa, yang penting stok kebutuhan aman. Itu yang penting sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari barang, “ujarnya

Lokasi Pembuatan Arang di Palas Disidak KALIANDA (MDs) - Pemerintah Kecamatan Palas Lampung Selatan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) lokasi usaha pembuatan arang dari tempu­ rung kelapa di Dusun Susukan, Desa Sukaraja, Lampung Selatan, Selasa (15/5/2018). Sidak itu untuk memastikan keluhan masyarakat terhadap dampak dari asap pembuatan arang terse­ but. Camat Palas, Rika Wati yang diwakili Sekretaris Camat Palas, R. Darmawan mengatakan dalam sidak itu pihaknya mendapatkan sejumlah pekerja sedang melakukan proses pembuatan arang. Sayangnya, dalam sidak itu pihaknya tidak bisa bertemu langsung dengan pemilik usaha pembuatan arang tersebut. “Kami ingin memastikan usaha pembuatan arang itu mengganggu masyarakat. Sebab, dari keluhan warga asap yang diduga berasal dari usaha pe­ mbuatan arang itu. Akibatnya kesehatan warga terganggu,” kata dia, Selasa (15/­5/2018).Disamping itu, kata Darmawan, pihaknya meminta pemilik usaha agar segera memperbaiki usaha pembuatan arang tersebut agar tidak berdampak dengan masyarakat sekitar. Kemudian, pemilik usaha pem­ buatan arang agar dapat melengkapi izin lingkun­ gan. “Kami berharap tidak ada gejolak. Untuk itu, kami minta pemiliknya semua diperbaiki. Termasuk izin usaha dan lingkungannya. Kalau memang semua itu tidak diindahkan, terpaksa kami akan tutup usaha pembuatan arang itu,” kata dia yang diamini Kasubag Umum Kantor Camat Palas, Septa Oksal Gunawan. Sementara itu, Pemilik Usaha Pembuatan Arang, Yuyut mengatakan pihaknya akan membenahi semua yang telah disarankan dari Pemerintahan Kecama­ tan Palas. Bahkan, secepatnya pihaknya akan membuat surat izin usaha dan lingkungan. “Ya, secepatnya kami perbaiki,” katanya.(lps/r5)

Masjid 99 Cahaya Adakan Takjil Gratis dan Ngaji Bareng Ulama Lebanon PANARAGAN (MDs) - Dewan pengurus Masjid 99 Cahaya Baitusshobur Panaraganjaya, memberikan servis beragam kegiatan selama Ramadan 1439 Hi­ jiriyah tahun 2018 ini khususnya umat muslim di kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Setidaknya lima daftar kegiatan mulai dipromo­ sikan melalui baliho di parkiran kompleks dunia akhirat oleh panitia untuk mengajak jamaah me­ makmurkan masjid ke banggaan umat Islam di Tu­ baba itu . Imam besar masjid Baitusshobur, Ustadz Ulil Absor LC, ditemui Lampost.co di sela-sela pelepasan pawai ta’aruf sosong Ramadan, Selasa (15/5/2018) sore. “Kita sediakan takjil setiap hari selama Ramadan, kegiatan pesantren kilat dari tanggal 5 - 15 Rama­ dhan, kajian kitab Aqidatul Muslimin dari tanggal 17-25 Ramadhan sekaligus peringatan Nuzulul Quran dan penulisan mushofal Quran, dengan narasumber ulama besar dari Lebanon, Asyaikh Dr. Fadhi Ala­ mudin Al Khusaini,” ujar ustadz berkacamata ini. “Insyaallah beliau akan menjadi imam teraweh di masjid Baitusshobur ini,” tambahnya. Pengurus juga akan menggelar penulisan Alquran berukuran besar menggunakan tangan di atas kertas berbahan fapirus yang didatangkan langsung dari Kairo Timur Tengah. (lps/r5)

Dalam kesempatan itu juga, Bupati mengimbau kepada seluruh pedagang yang ingin berjualan di wilayah Islamic Center se­ lama bulan ramadhan, untuk mendaftarkan diri. “Mengenai tempat untuk berjualan selama Rama­ dhan, sudah kita siapkan, “cetusnyaSetelah melaku­ kan sidak pasar, Bupati Tulangbawang bersama rombongan langsung ber­ tolak ke wilayah Pasar Unit ll, dan dilanjutkan ke keg­ iatan Forikan di Kecamatan Banjar Margo. (Rendy)

Menyambut bulan Suci Ramadhan 1439 H, Bupati Tulangbawang Hj Winarti bersama melakukan sidak di sejumlah pasar Putri Agung Menggala.

Songsong Ramadhan, MIN 2 Lampung Barat Gelar Berbagai Lomba LAMPUNG BARAT (MDs) - Madrasyah Ibtidayah Neg­ eri (MIN) 2 Lampung Barat menggelar sejumlah per­ lombaan untuk menyong­ song datangnya Ramadhan di halaman sekolahnya, Selasa, 15 Mei 2018. Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini memperlom­

bakan beberapa jenis per­ lombaan, antara lain, tahfizul Quran, lomba me­ warnai, lomba menggambar, serta solosong. Diikuti kurang lebih 300 siswa/siswi tingkat SD, RA/ TK, MI, acara ini berlang­ sung ramai dan meriah serta diikuti hampir seluruh

Kabupaten Lampung Ba­ rat. Kepala Sekolah MIN 2 Lambar Sunardi menjelas­ kan, dalam rangka me­ nyongsong bulan yang penuh berkah, yaitu bulan suci Ramadhan, pihak sekolah mengadakan keg­ iatan perlombaan untuk

mempererat tali silatur­ ahmi dengan sekolah lain, juga sekaligus mencari bakat anak sejak usia dini. “Dari kegiatan ini kita dapat melihat setiap ke­ mampuan anak, selain kita mendapatkan bibit, kita juga melihat mana bakat

anak yang mampu bersaing dengan yang lainnya, dan kepada anak-anakku yang mendapatkan juara saya ucapkan selamat dan ke­ pada orang tua yang sejak pagi mendampingi anaknya kami ucapkan terimakasih,” kata dia. (sb/r5)

Perangkat Pekon Dijabat Satu Keluarga, DPMP Lambar Diduga Menyalahi Aturan LAMPUNG BARAT (MDs) - Terkait adanya perangkat Pekon Ringin Jaya yang dijabat oleh beberapa orang dalam satu keluarga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Lampung Barat anggap hal itu me­ nyalahi aturan yang ada. Kabid Pemerintahan Pekon Games Simanjuntak mengatakan, jika jabatan perangkat pekon itu sudah ada aturan yang meng­ aturnya, jika halnya ada perangkat pekon anak dan saudara itu bisa meny­

alahi. “Sesuai dengan Undangundang No. 6 pasal 48, ditegaskan bahwa perang­ kat pekon pendidikannya minimal SMA, umur min­ imal 20 tahun, terdaftar sebagai warga di wilayah setempat juga minimal 1 tahun, kalau ada saudara yang baru datang itu tidak bisa,” kata Games. Selain ada UU juga peraturan perangkat pekon dituang­ kan dalam Perda No.4 tahun 2015, yang isinya juga sama, tentang pendidikan minimal

SMA, umur 20 tahun, dan tambahan dalam perda perangkat tersebut juga harus memahami adat is­ tiadat masyarakat setempat. “Perangkat pekon harus dipilih melalui penjaringan terlebih dahulu lalu direkom oleh camat. Kalau asal co­ pot atau asal tunjuk saja itu sudah jelas salah, masa masyarakat setempat tidak ada yang mampu untuk menjabat perangkatnya,” kata dia. Dalam perekrutan perangkat pekon tertuang

dalam perda adanya reko­ mendasi dari camat, jadi camat harus mengetahui semua perangkat pekon yang diajukan. “Alurnya dari Camat struktur perangkat pekon itu baru ke-DPMP setelah itu baru kami berikan ke Inspektorat. Jika proses perekrutan tidak melalui camat berarti surat tugas­ nya ilegal, itu sudah jelas melanggar aturan dan bisa diproses secara hukum,” jelas dia.Disinggung terkait adanya jabatan yang dipe­

gang oleh anak dan saudara kandung Peratin, Games mengatakan, jika yang bisa memprosesnya yakni pihak Inspektorat. “Untuk tindakan itu ranahnya Inspektorat, kami hanya memfasilitasi dan mengarahkan terkait per­ aturan yang ada di tingkat pekon, makanya peratin dan perangkat pekon lain­ nya kami sarankan untuk Bimtek itu agar aturan yang ada harus dipahami, jangan sampai menabrak aturan itu,” kata Games.(sb/r5)

Polres Tuba Bersama Dinas Kesehatan Bantu Anak Penderita Hydrocephalus TULANG BAWANG (MDs) - Polres Tulang Bawang Bersama Dinas Kesehatan dan RSUD Menggala Ban­ tu Anak Penderita Hydro­ cephalus Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang bersama dengan Dinkes (Dinas Kes­ ehatan) Kabupaten Tulang Bawang dan RSUD (rumah sakit umum daerah) Meng­ gala, melakukan bakti kes­ ehatan kepada penderita hydrocephalus, pada Se­

lasa (15/5) sekira pukul 11.00 WIB. Kapolsek Penawartama Iptu Dedi Kurniawan mewakili Ka­ polres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si yang hadir langsung dilokasi mengatakan, keg­ iatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dari Pol­ ri bersama dengan dinas dan instansi terkait kepada warga masyarakat yang kurang mampu. “Identitas anak yang

menderita hydrocephalus bernama Muhammad Rid­ ho (12), warga Dusun Ga­ dungan, Kampung Rejo Sari, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Iptu Dedi. Lanjutnya, Muhammad Ridho menderita penyakit tersebut sejak berumur 6 bulan dari tahun 2007 dan telah dua kali menjali op­ erasi di tahun 2008 dan 2011. “Karena keterbatasan ekonomi orang tuanya, se­

hingga perawatan kepada anak tersebut terhenti dan setiap harinya hanya terbar­ ing di tempat tidur,” urai Iptu Dedi. Hasil dari koor­ dinasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dengan Dinkes, RSUD Menggala, Puskesmas Sidoharjo dan Kepala Kampung Rejo Sari, mulai hari ini Muhammad Ridho akan dilakukan per­ awatan dan pengobatan di RSUD Menggala secara gra­ tis, setelah tadi dilakukan

penjemputan bersama orang tuanya di rumah dengan menggunakan mobil am­ bulance milik klinik keseha­ tan Polres Tulang Bawang.“Selama berada di RSUD Menggala, pasien ini akan dilakukan pengobatan dan perawatan oleh dokter spesialis anak serta semua biaya berobatnya gratis tanpa dipungut uang sep­ eserpun,” jelas Kabid Yank­ es RSUD Menggala dr. Elis Mery Susi, Sp.PA.(Rendy)

Arinal Blusukan ke Pasar Way Batu Pesisir Barat PESISIR BARAT (MDs) - Arinal Djunaidi melakukan blusukan di Pasar Way Batu, Pesisir Tengah, Pe­ sisir Barat, Selasa, 15 Mei 2018. Cagub nomor tiga ini didampingi oleh sang istri Riana Sari mendengarkan keluhan pedagang. Arinal yang berkaos kerah putih dan bertopi ini sempat juga menanyakan harga komoditas.”Berapa harg­ anya sekarang daging,” ucap Arinal dalam rilisnya. Tuan Berah pedagang daging tersebut mengatakan bahwa harga daging masih dibawah standar. “Sekarang malah dibawah standar,” ujarnya. Arinal pun memasuki

pasar yang berada dibela­ kang terminal ini. Dia me­

nyapa pedagang dan sempat membeli kopi, ka­

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

cang, gula aren hingga petai.”Ini semua dari Pesi­

sir Barat,” tanya Arinal kepada pedagang. Pedagang tersebut menuturkan semua ko­ moditas dari Pesisir Barat kecuali bawang. “Ini cabai, gula, sayuran dari sini ke­ cuali bawang,”ucap wani­ ta berjilbab tersebut. Ia pun meninggalkan lokasi pasar dan melanjut­ kan ke tempat kampanye. Sebelumnya pedagang dag­ ing sempat mengeluhkan penataan pedagang yang semrawut. Arinal yang berpasan­ gan dengan Chusnunia pun akan menampung keluhan pedagang. “Nanti akan kita sampaikan untuk ditindak­ lanjuti oleh pihak terkait,” tandasnya.(sb/r5


sambungan

rabu 16 MEI 2018

Medinas Lampung

7

Disperkim Lampung Selatan Sosialisasikan Program BSPS Lampung Selatan (MDs) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) memberikan sosialisasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bantuan bedah rumah kepada 398 orang penerima bantuan. Acara yang digelar di Aula Kartini Gedung (PKK) setempat, Selasa (15/5/2018), dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Pemkab. Lamsel Ir. Mulyadi Saleh, MM mewakili Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Hadir dalam acara itu, Kepala Satuan Non Vertikal (SNVT) selaku Penyedia Perumahan Provinsi Lampung, Zubaidi, ST, MT, Pimpinan Kepala Cabang BNI Muhamad Al-Mazni, Kepala Dinas Perkim Aflah Efendi, ST, MT, serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Lamsel. Kepala Dinas Perkim Pemkab Lamsel, Aflah Effendi menjelaskan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi itu adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta

penerima bantuan, terkait pelaksanaan program mulai dari proses awal hingga akhir pelaksanaan nantinya. Selain itu sambungnya, dalam sosialisasi itu dijelaskan pula tentang kewajiban dan tanggungjawab bagi penerima manfaat. Selanjutnya juga, sekaligus akan dilakukan pembukaan rekening bagi penerima bantuan oleh bank penyalur, yakni Bank BNI. “Program ini (BSPS, red) untuk tahun 2018 dari dana APBN sebanyak 360 unit. Masing-masing di Kecamatan Rajabsa terdiri dari 7 desa, dan Kecamatan Bakauheni 5 desa. Lalu melalui dana APBD sebanyak 38 unit yang tersebar di 11 kecamatan dengan besar bantuan Rp15 juta per unit,” terang Aflah. Namun demikian, Aflah menegaskan, dalam program BSPS itu, rumah-rumah yang ditingkatkan kualitasnya harus memenuhi Standar Rumah Sehat dengan adanya WC dan Septick Tank di setiap rumah calon penerima manfaat. “Sehingga kita berharap program ini juga turut

petahana

hmi

Sama halnya dengan Ridho, Bachtiar juga menyatakan,saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) lampung siap membantu, terutama jika berurusan dengan pertanian maupun peternakan. “Untuk peternakan, kita punya program kambing saburai. kambing saburai merupakan kambing unggulan Lampung yang merupakan persilangan antara peranakan etawa (PE) dengan kambing boer. Kambing saburai memiliki postur tubuh yang tegap dan besar dengan bobot yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk ekspor,” papar Bachtiar. “Kalau untuk petani, gak pake lama. Bukan sekedar memberi janji, namun bukti,” timpal Bachtiar, disambut dengan yel-yel Lanjutkan Ridho Bachtiar memimpin Lampung.(NN)

Perjuangan HMI tentunya sebagai bentuk perjuangan melawan kebodohan, Kemiskinan, Kesenjangan Sosial dan Kezaliman (Perjuangan Kelas). Formulasi penyelesaian dari semua permasalahan tersebut yaitu melalui pendidikan nonformal terhadap kader atau anggota HMI sehingga mereka bertindak sebagai misionaris intelektual dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Hal ini sesuai dengan tujuan HMI yaitu “Terbinanya insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, Yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT”. “Diusia yang semakin renta, HMI telah memiliki ratusan ribu kader yang tersebar dari sabang hingga merauke. Setidaknya telah tercatat ± 6 juta alumni, ± 600.000 kader, ± 215 cabang se-Indonesia. Sebagai sebuah tugas pembantuan maka pengurus cabang yang berada di tingkat daerah masing-masing terdiri dari komisariat-komisariat perwakilan setiap fakultas dan/atau universitas suatu daerah membantu pengurus besar HMI dalam menjalankan misi kemanusiaan. Tentunya, sudah menjadi kewajiban bagi HMI Cabang Bandar Lampung sebagai salah satu dari ± 215 Cabang se-Indonesia yang mempunyai tanggung jawab moril untuk berpartisipasi aktif dalam mendorong lahirnya generasi intelektual muslim, Karena HMI Lahir sebagai jawaban bukan pertanyaan” Kata Rosim. Rosim menambahkan bahwa HMI Cabang Bandar Lampung sudah berdiri sejak 29 Juni 1961 lalu, Tentunya dalam perjalanan yang cukup panjang ini telah mengalami berbagai fase perjuangan. Hingga saat ini tetap berdiri kokoh sebagai jantung dan gerbangnya perkaderan sehingga menjadi percontohan bagi cabang-cabang lain. Pencapaian terbaik bagi HMI Cabang Bandar Lampung yaitu terpilihnya Arif Musthopa sebagai ketua umum PB HMI Periode 2008-2010. Ia adalah ketua umum HMI Cabang Bandar Lampung Periode 2002-2003 yang berasal dari HMI Komisariat Sosial dan Politik Universitas Lampung. HMI Back To Campus menjadi sebuah platform yang digagasnya menjadi cerminan bagi identitas kader HMI di Bandar Lampung atau dengan kata lain bahwa pencapaian tersebut diperoleh melalui proses pengkaderan yang panjang dimulai dari Komisariat, Cabang Hingga Pengurus Besar. “Sayyidina Ali bin Abu Thalib berpesan; “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu.”, Inilah hikmah klasik yang masih berlaku hingga sekarang, Namun jarang kita renungi, Apalagi kita terapkan. Merujuk kepada nasihat tersebut maka HMI harus bergerak ke arah yang lebih baik sesuai dengan tantangan dizaman masing-masing. Saat ini, HMI Cabang Bandar Lampung yang dinahkodai oleh Yefri Febriansah telah berada diujung tanduk. Dalam keberlangsungan organisasi, Dirinya telah melakukan berbagai langkah progresif dalam membangun sumber daya muslim yang tergabung di dalamnya. Beberapa program kerja terus mengusung misi keummatan, seperti menjadi salah satu motor penggerak dalam aksi bela islam 212. Dalam bidang pengkaderan HMI Cabang Bandar Lampung telah membentuk Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) dan Cabang Persiapan di berbagai daerah yang mempunyai potensi untuk dijadikan cabang seperti Pringsewu, Kalianda, dan Way Kanan, serta Pendirian dan Pemekaran HMI Komisariat FEBI IAIN Raden Intan, Hal ini menjadi suatu prestasi yang membanggakan diera kepemimpinannya. Sebagaimana dikatakan sejarawan HMI Agus Salim Sitompul bahwa perkaderan HMI bagaikan air yang keluar dari mata air, sehingga kejernihannya dapat mengurai kotoran di sekitarnya” Tambah aktivis yang berasal dari Lampung Tengah ini. Masih kata rosim, Namun seiring berjalannya waktu ghiroh dalam menjadikan HMI sebagai Problem Solver seakan-akan tergerus oleh beberapa kader yang bersifat pragmatis bahkan opportunis, hal ini yang menjadikan Trouble Maker dalam tubuh HMI Cabang Bandar Lampung itu sendiri. Dari berbagai pencapaian dan prestasi yang sudah ditorehkan tersebut dinodai dengan regresifitas dalam sebuah kebijakan organisasi. Jika ditelaah, Setidaknya ada beberapa catatan penting bagi kader HMI Cabang Bandar Lampung melihat berbagai fenomena yang terjadi hari ini : Pertama, Dimulai dari mundurnya waktu suksesi Konfercab, HMI Cabang Bandar Lampung telah menjalankan roda kepengurusan selama 21 bulan terhitung sejak 5 Agustus 2016 lalu. Kurun waktu tersebut tentunya telah melewati limitasi masa kepengurusan yang diatur dalam konstitusi yakni 18 bulan. Anggaran Rumah Tangga HMI Pasal 28 ayat (3) menyatakan bahwa “Masa Jabatan Pengurus Cabang adalah satu tahun semenjak pelantikan/serah terima jabatan

dikawal Apalagi mau bulan puasa gini, semoga aman semua,” kata Ayu Ting Ting saat ditemui di kawasan Cimone, Tangerang, belum lama ini. Setelah terjadi ledakan berturut-turut, kepolisian sempat memberi peringatan siaga satu bagi Ibu Kota. Mengingat sebagian besar aktivitas keartisan Ayu Ting Ting dilakukan di Jakarta, apakah ia merasa khawatir dengan ancaman bom? “Sangat disayangkan ya, kok bisa sih orang kayak gitu (terjadi ledakan). Semuanya juga takut, makanya kita pasrahin aja sama Allah,” imbuh janda dengan satu orang anak tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, apakah Ayu Ting Ting memperketat pengamanan atas dirinya? “Enggak sih saya kalo pergi juga enggak banyak yang ngawal gitu. Serahkan saja sama Allah,” tutur pelantun lagu “Kamu Kamu Kamu” tersebut. (l6/*)

yustin “Kita masyarakat akan memberikan dukungan penuh kepada pak Ridho supaya kembali terpilih menjadi gubernur kembali. Selama menjabat, masyarakat sini juga sudah banyak merasakan hasilnya, salah satunya wisata religi. Gubernur sebelumnya tidak ada hal seperti ini,” ujar Lili. Sementara itu, dalam sambutanya Yustin memaparkan program kerja Gubernur Lampung semasa mejabat. Yustin mengatakan selama Ridho-Bachtiar menjabat dibidang Pendidikan sudah 6 kabupaten yang digratiskan. “Insya Allah 2019 gratis semua SMA dan SMK. Kemudian dibidang pendidikan tinggi pemprov juga telah menghibah tanah untuk ITERA dan UIN. Agar anak kita tidak jauh ke Bandung, untuk mengenyam pendidkian tinggi teknik negeri,” katanya Jika paslon lain masih memprogramkan bidang pertanian. Tapi pasangan RidhoBachtiar sudah terbukti berbuat untuk petani Lampung dengan memberikan 1000 sumur bor. “Ketika yang lain masih mengumbar janji kepada petani, paslon petahan sudah terbukti dengan memberi bantuan sumur bor, pupuk, benih, traktor. Sehingga Pemprov Lampung mampu menjadi swasembada beras dan lumbung padi nasional. Tidak hanya itu, kedepan kita akan bangun sekolah untuk anak petani di Lamtim gratis,” katanya. (rilis)

mendukung program Open Defaction Free (ODF) atau bebas dari buang air besar sembarangan,” katanya. Sementara, Asisten Ekobang Pemkab Lamsel, Mulyadi Saleh mengatakan, sasaran program BSPS adalah masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan memiliki tempat tinggal yang tidak layak huni dengan dana yang dikucurkan sebesar Rp15 juta melalui dari APBN dan APBD. Untuk itu, dia berharap bantuan atau gotong-royong dari warga setempat untuk membangun rumah tersebut, sehingga para penerima bantuan dapat meningkatkan kuliatas rumahnya. “Untuk rumah yang dibangun dari program ini Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan membebaskan dari biaya Izin Mendidirkan Bangunan (IMB) dan juga bebas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” kata Mulyadi yang menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan. Disamping itu, Mulyadi juga berharap pihak BNI selaku bank penyalur dan juga kepada para pengusaha

dari pengurus demisioner”. Artinya, berdasarkan waktu pelantikan dan pengukuhan HMI Cabang Bandar Lampung hingga saat ini telah melewati limitasi waktu pergantian Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung. Kemudian, di dalam Anggaran Rumah Tangga HMI Pasal 32 Ayat (1) huruf c menyatakan bahwa “Dalam satu periode satu kepengurusan tidak melaksanakan Konferensi Cabang selambat-lambatnya selama 18 bulan”. Maka akibat hukum yang terjadi adalah status HMI Cabang Bandar Lampung sebagai cabang penuh dapat diturunkan statusnya menjadi cabang persiapan oleh Pengurus Besar di Jakarta. Kedua, Terjadi rangkap jabatan yang dilakukan oleh ketua umum HMI Cabang Bandar Lampung, Yefri Febriansah berdasarkan surat keputusan Ketua Umum Pengurus Besar HMI tentang Susunan Pengurus Besar HMI Periode 2018-2020 Nomor: Istimewa/KPTS/K/08/1439 tanggal 29 Maret 2018 menyatakan Yefri Febriansah menjabat sebagai Wasekjen Bidang Eksternal PB HMI Periode 2018-2020 dibawah pimpinan Ketua Umum Respatori Saddam Al-Jihad, Sedangkan status Yefri Febriansah masih menjabat sebagai ketua umum HMI Cabang Bandar Lampung. Secara Etis. Menurut Steinberg dan Austern dalam bukunya Government, Ethics, and Managers: A Guide to Solving Ethical Dilemmas in the public sector, Rangkap jabatan memunculkan adanya potensi tungangmenunggang kepentingan dalam jabatan. Khususnya antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum, seringkali menjadi masalah besar yang sulit untuk dipisahkan dikarenakan fokus kerja akan terbagi. Sama halnya dengan Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung yang melakukan rangkap jabatan sebagai Wasekjen Bidang Eksternal PB HMI Periode 20182020 mengakibatkan hubungan antara profesionalitas dan proporsionalitas dalam sebuah roda organisasi (HMI) juga berdampak pada irrasionalitas dan in-efisiensi pola kerja organisasi khususnya HMI Cabang Bandar Lampung. Ketiga, Pengurus HMI Cabang Bandar Lampung telah melakukan tindakan Maladministrasi. Pendirian dan Pemekaran Komisariat FEBI IAIN Raden Intan Lampung diatur dalam Pasal 40 ayat (1) s.d. ayat (6) Anggaran Rumah Tangga HMI, Artinya dari keseluruhan ayat didalam Pasal 40 tersebut berlaku mutatis mutandis syarat administrasi dan faktual. Proses pendirian dan Pemekaran komisariat FEBI tidak sesuai dengan Rule of the Law yang termaktub dalam AD/ART HMI itu sendiri. Semustinya sidang pleno tertanggal 10 Mei 2018 pukul 23.30 WIB pengurus cabang melalui pimpinan sidang tidak menetapkan komisariat FEBI menjadi komisariat penuh, melainkan sebagai komisariat persiapan. Sebab didalam Pasal 40 ayat (3) Pengurus Cabang dalam mengesahkan komisariat persiapan harus meneliti keaslian dokumen pendukung, Mempertimbangkan potensi anggota di perguruan tinggi dan potensi-potensi lainnya di daerah setempat yang dapat mendukung kesinambungan komisariat tersebut bila dibentuk, Kemudian ayat (4) Sekurangkurangnya setelah satu tahun disahkan menjadi komisariat persiapan mempunyai minimal 50 anggota biasa dan mampu melaksanakan satu kali Latihan Kader 1, dua kali maperca dibawah bimbingan dan pengawasan cabang/korkom setempat, serta direkomendasikan dapat disahkan menjadi komisariat penuh disidang pleno pengurus cabang. “Maka berdasarkan penafsiran gramatikal dari dua ayat di atas dapat dinyatakan: 1. Bahwa Komisariat FEBI statusnya bukanlah Komisariat Persiapan bahkan bukan Komisariat Penuh, melainkan Usulan Pembentukan Komisariat Persiapan FEBI yang diberikan mandat oleh Pengurus Cabang kepada Septiawan Rosa sebagai koordinator pembetukan komisariat persiapan FEBI berdasarkan surat keputusan 112/KPTS/ A/07/1438 tertanggal 20 Maret 2017 dalam Rapat Harian Pengurus Cabang. Dalam hal ini Pengurus Cabang melakukan tindakan maladministrasi karena seharusnya sesuai dengan Pasal 40 Ayat 1 Pengusulan Komisariat Persiapan diusulkan pada Sidang Pleno bukan Rapat Harian Pengurus Cabang. 2. Bahwa usulan pembentukan komisariat persiapan FEBI dapat berubah statusnya menjadi komisariat persiapan dalam sidang pleno. Namun berdasarkan pasal 38 ayat (1) “Formasi Pengurus Komisariat sekurang-kurangnya terdiri ketua umum, sekretaris umum, dan bendahara umum”. Artinya status FEBI belum dapat ditetapkan sebagai komisariat persiapan karena belum ada formasi pengurus komisariat, melainkan hanya koordinator yang merupakan mandataris cabang dengan kata lain belum bisa menggunakan lambang organisasi KOP Surat atas nama komisariat FEBI dan pelaksanaan basic trainingnya pun dibawah komisariat induk. 3.Bahwa berdasarkan Legal

dan pihak-pihak lain di wilayah Kabupaten Lampung Selatan untuk dapat ikut berperan serta dalam mengentaskan rumah tidak layak huni. “Besar harapan kami pemerintah melalui SNVT selaku penyedia perumahan Provinsi Lampung dapat memperbanyak jumlah bantuan di tahun 2019. Sekurangkurang 1.000 unit, jadi total dari yang kami usulkan bisa 2.000 unit untuk Lampung Selatan,” kata dia. Diakhir, dirinya juga mengajak Kepada para penerima bantuan, agar senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Dengan cara, bagi yang beragama Islam agar melaksanakan sholat berjamaah di mana azdan dikumandangkan, serta selalu berdoa dan berusaha dengan sungguhsungguh sehingga kehidupannya akan menjadi lebih baik lagi. “Semoga dengan adanya program BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitas rumahnya. Sehingga jumlah rumah tidak layak huni dapat berkurang secara bertahap,” imbuhnya. (n/R5)

Opinion terkait pengesahan usulan pembentukan komisariat persiapan FEBI batal demi hukum. Bicara tentang perkaderan tentunya kita menyepakati harus berjalan dengan cepat dan tidak dihalangi namun dalam hal ini harus mengacu pada mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam ketentuan yang ada dalam AD/ART HMI” Tegas Mahasiswa FISIP Unila ini. Selain menyoroti berdasarkan hukum (AD/ART HMI), Rosim juga mengatakan dari sisi sosial budaya, Dalam kitab Kuntara Radjaniti yang dikutip dari Himyari Yusuf dalam jurnalnya yang berjudul Dimensi aksiologis filsafat hidup piil pesenggiri dan relevansinya terhadap pengembangan kebudayaan daerah Lampung tepatnya pada pasal “Berguru dari Pengalaman”, diantara ayatnya menyebutkan, “Sebab yang kini dinanti di sana, Dunia ditimbang akhirat, Bumi ditimbang langit, Siang ditimbang malam, Susah ditimbang senang, Pahit ditimbang manis, Salah ditimbang benar, Perkara ditimbang hukum. Yang empunya hukum adalah Tuhan, hukum itulah yang harus ditakuti (ditaati), maka manusia harus berhati-hati. Tuhan itu tahu di luar tahu, di dalam tahu, di muka tahu, di belakang tahu, maka janganlah takabbur, ujub dan riak.” Ketentuan dalam pasal tersebut, Himyari Yusuf mengatakan bahwa mengandung makna dimana semua kreatifitas dan aktifitas yang dilakukan manusia di dunia ini akan membawa akibat dihadapan Tuhan dalam bentuk pertanggungjawaban di alam pertimbangan kelak. Karena itu manusia dalam menjalankan kehidupan didunia ini harus dengan keseimbangan dan ketelitian atau kehati- hatian serta sesuai dengan kehendak Tuhan. Keharusan semacam itu berdasarkan keyakinan masyarakat Lampung bahwa Tuhan Maha Tahu atas kesemestaan dengan segala isinya termasuk manusia dengan semua kreatifitas dan aktifitas yang dilakukan dalam kehidupan. Dapat ditegaskan bahwa hakikat nilai ketuhanan bagi masyarakat Lampung adalah sumber dari segala sumber yang mendasari dan memancar ke dalam seluruh rangkaian kehidupan manusia. “Dalam konteks ini, Pengurus HMI Cabang Bandar Lampung seharusnya belajar dari beberapa masa kepemimpinan pengurus terdahulu baik dari segi kelebihan dan kekurangannya sehingga dapat dijadikan acuan keberlangsungan masa kepengurusan membawa HMI setitik lebih maju bukan justru mengalami kemunduran. Pelanggaran terhadap konstitusi HMI adalah perbuatan yang tidak mencerminkan sosok kader HMI yang menjunjung tinggi dan menghargai konstitusi yang dibuat agar kehidupan kelembagaan HMI tertata dengan baik. Hal tersebut juga selaras dengan pengejawantahan sebuah nilai yang terkandung dalam falsafah hidup orang Lampung, Fiil pusenggiri yang mengandung makna prinsip kehormatan. Sebagai seorang kader dengan wawasan keislaman dan keindonesiaannya yang tumbuh dan berkembang di Lampung, Tentu didorong agar dapat memahami bagaimana hakikat implementasi sebuah nilai fiil pusenggiri dalam berfikir dan bertindak baik secara pribadi maupun organisasi terhadap segala keputusan yang menyangkut kemaslahatan umat didalamnya, Dengan kata lain bahwa sikap tidak mengindahkan konstitusi HMI adalah tindakan kader yang tidak memiliki fiil pusenggiri sebagai identitas Kader HMI Kelampungan” Imbuhnya. Karena Kedaulatan tertinggi Himpunan Mahasiswa Islam berada ditangan anggota biasa maka PB HMI selaku penerima kedaulatan tersebut dan memiliki otoritas tertinggi yang menaungi HMI ditingkat cabang, Maka Rosim Berharap PB HMI tidak menutup mata untuk melihat dan menutup telinga untuk mendengar bahwa ketiga permasalahan tersebut diatas sebagai permasalahan yang sangat prinsipil. “Nyatanya, fenomena ni menunjukkan bahwa dua bulan terhitung sejak dilantik, Respiratori Saddam Al-Jihad belum memperlihatkan sepak terjangnya dalam perjalanan seratus hari kerja sebagai Ketua Umum. Seharusnya langkah awal dalam kepemimpinannya, Salah satunya adalah mendata cabang-cabang yang telah melewati masa aktif kepengurusan sebagaimana diatur dalam konstitusi untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Oleh karena itu, PB HMI harus mengcaretaker HMI Cabang Bandar Lampung demi tegaknya konstitusi dengan nyata sebab secara Etis dan Yuridis dari ketiga permasalahan yang terjadi di HMI Cabang Bandar Lampung telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan Konstitusi HMI (AD/ART) yang menyebabkan keberlakuan dari konstitusi menjadi Mati (The Dead of Constitution)” Harap kader Komisariat Sosial Politik Universitas Lampung ini. (rilis)

tiga “Indonesia maju dan harus terus maju. Oleh karenanya kami selaku Menteri Indonesia terus berupaya membangun dibidangnya masing-masing, baik secara fisik maupun non fisik. Indonesia terus membangun hingga pinggiran, salah satunya Provinsi Lampung yang sangat potensial, memiliki pertumbuhan bagus, serta memiliki SDM yang berkualitas. Dan diharapkan Lampung menjadi motor penggerak pembangunan di Indonesia, khususnya di Sumatera,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi. Dalam dialognya, Menhub menyampaikan selaku pembantu Presiden, pihaknya sangat bangga dengan Provinsi Lampung, terutama kepada mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut. Lampung dinilainya memiliki SDM yang membanggakan untuk mendukung Indonesia semakin maju. “Presiden Jokowi sangat konsen kepada kesejahteraan masyarakat. Saya bertugas dalam mengkonektivitaskan dan memberikan kesejahteraan hingga ujung tanah air Indonesia, bukan hanya di Lampung tetapi juga di seluruh Indonesia seperti Sulawesi Utara. Artinya Nawacita bukan hanya suatu filosofi untuk dilaksanakan, tetapi memang sudah dilaksanakan,” ujar Budi. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik

Indonesia Prof. H. Muhammad Nasir Ph.D., Ak. menyampaikan rasa bangga dapat datang ke Lampung dan bertemu dengan mahasiswa Lampung yang merupakan SDM berkualitas. “Kita dihadapkan dengan situasi yang memiliki perubahan begitu cepat. Mahasiswa harus dapat merespon dengan positif, terutama terkait perkembangan teknologi. Semuanya harus dipersiapkan dengan baik. Untuk itu, kami ingin mendorong agar mahasiswa mampu bersaing dikelas dunia,” jelas Nasir. Terkait PTN dan PTS, ia menerangkan dalam sejarah Indonesia PTS kurang mendapatkan perhatian yang serius. “Hilangkanlah pandangan status terkait PTN dan PTS, tapi lihatlah dari mutu kualitas pendidikannya,” jelasnya. Lebih lanjut, Nasir menjelaskan Indonesia terus maju. Perguruan tinggi di Indonesia telah dipandang baik secara Internasional, salah satunya melalui jurnal Internasional. “Publikasi Jurnal Internasional terus mengalami peningkatan, yang mana pada tahun 2015 publikasinya hanya sekitar 4.200 jurnal, dan hingga tahun 2017, publikasinya mencapai 18.850 jurnal internasional. Dan untuk tahun 2018 telah mempublis sekitar 6.500 jurnal, mengalahkan singapura dan thailand,” ujar Nasir.

Selain itu, untuk mendukung perguruan tinggi dalam membentuk SDM yang berkualitas, pihaknya juga telah menargetkan memberikan 90.000 beasiswa sepanjang tahun 2018. Dan ditargetkan pada tahun 2019 untuk memberikan sebanyak 130.000 beasiswa untuk anak kurang mampu di Indonesia. Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Dr. H. Idrus Marham mengungkapkan bahwa ia sangat semangat untuk hadir di Lampung. “Saya sangat semangat ketika dijadwalkan untuk menjadi narasumber pada dialog Nasional di Lampung dan diselenggarakan di Universitas. Saya yakin bahwa masa depan Indonesia ada dari Kampus, yang ada diseluruh Indonesia, termasuk di Lampung. Bagaimana wajah indonesia kedepan, tentu ditentukan dari kualitas kampus yang ada,” ujar Idrus. Ia berharap kampus mampu melahirkan generasi muda yang berkualitas, kreatif, nalar dan kritis. “Jika hal ini terwujud, maka kampus tidak akan terpengaruh dan terprovokasi fitnah politik, berita hoax dan info tidak aktual. Dan saya percaya, kampus mampu mencetak SDM berkualitas dalam bersaing dikelas dunia,” ujarnya. Saat membuka acara Dialog Nasional, Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno, menjelaskan Dialog Nasional

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

ini diharapkan mampu dijadikan sebagai momentum sekaligus forum yang bermanfaat untuk berdialog, bertukar pikiran, dan mencari solusi bagi upaya membangun kehidupan dan kerukunan umat beragama yang lebih baik. “Saya sangat berharap, Perguruan tinggi di Lampung selain dapat menciptakan generasi muda yang cerdas, diharapkan pula mampu menciptakan generasi muda yang memiliki rasa jiwa persatuan dan kesatuan serta ber-Bhinneka Tunggal Ika,” harap Didik. Dia menjelaskan pembangunan di Provinsi Lampung terus dilakukan. Saat ini, Lampung memiliki Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi Lampung. “ke depannya tentu kita akan lebih maju, terlebih dengan adanya bandara internasional Raden Intan, dan akan berdampak positif pada pertumbuhan Lampung,” jelasnya. Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II, Slamet Widodo, menyampaikan rasa bangga karna dialog Nasional dapat dihadiri oleh 3 (tiga) Menteri sekaligus. “Acara Ini adalah perintah langsung dari pak Presiden. Dan dihadiri sekitar 7.000 mahasiswa Lampung. Ini merupakan sejarah baru perguruan tinggi yang ada di Lampung,” ujarnya. (Humas Prov)


rabu

16 MEI 2018

Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan)

Anggota DPRD Lampung Dapil III Gelar Kungker di Kabupaten Pesawaran PESAWARAN (MDs) - Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) III. Dikabupaten Pesawaran gelar kunjungan kerja (Kungker) di aula Pemda Selasa (15/05). Hadir dalam acara reses tersevut Ketua DPRD Pesawaran beserta Wakil ketua I,II dan III., Staf Ahli Bupati., Para Asisten, Para Kepala OPD. Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Ir.Kesuma Dewangsa, MM. Mewakili Bupati Pesawaran membacakan sambutan.

Dengan kunjungan ini, kami sungguh merasa memperoleh kehormatan dan mudahmudahan kami dapat berbagi informasi dan pengalaman tentang berbagai hal yang terkait dengan kunjungan ini. Memasuki usianya yang ke-ll Kabupaten Pesawaran telah melaksanakan pembangunan baik infrastruktur daerah maupun pembangunan SDM masyarakat Kabupaten ini. Namun saya menyadari bahwa selama kurun waktu dua tahun kepemimpinan saya selaku Bupati

bersama Saudara Eriawan, S.H selaku Wakil Bupati Pesawaran, program -program untuk memajukan Pesawaran dan target yang diharapkan belum bisa terealisasi sepenuhnya. Pada bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah berusaha meningkatkan Sarana Prasarana bidang kesehatan diantaranya Rehabilitasi berat; Pembangunan puskesmas baru. Peningkatan Puskesmas rawat jalan menjadi Puskesmas

rawat inap. Terdapat 12 Puskesmas, 7 diantaranya Puskesmas Rawat Inap dan 5 rawat jalan, 4O Pustu, 137 Poskedes dan 444 Posyandu. Untuk bidang pendidikan, sesuai dengan misi kami Yaitu Mewujudkan Pendidikan yang Terjangkau, Berkualltas dan Bermartabat, telah diiakukan melalui diantaranya: Pemberian honorarium bagi guru tidak tetap dan.Guru Daerah Terpencil, Tenaga Pendidik berprestas: ditingkat nasional : Kepala SD daerah tertinggal

berprestasi Peningkatan Kapasitas Penerapan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (PKP SPM Dikdas) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dl Kabupaten Pesawaran. Selanjutnya, untuk memperoleh berba informasi lain yang lebih mendalam terkait tema kunjungan pada hari ini, saya persilahkan Bapak Anggota DPRD provinsi lampung Dapil III untuk berhubungan secara langsung dengan Dinas/Instansi terkait. (Rully/R5)

DPRD Provinsi Lampung Reses di Kabupaten Pringsewu

Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan DPRD menerima anggota DPRD Provinsi Lampung di aula utama kantor sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (15/5).

PRINGSEWU (MDs) - Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan III (Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesawaran, Kota Metro) melaksanakan reses di Kabupaten Pringsewu. Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan DPRD menerima kehadiran para legislator tersebut di aula utama kantor sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (15/5). Para anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut adalah Abdullah Fadri Auli (F-PAN) Johan Sulaiman (F-PKS), FX Siman (F-Golkar) Mozes Herman (F-Demokrat) Watoni Nurdin (F-PDI-P), Effendi (F-PKB), Sahana (F-Nasdem). Mewakili seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III Johan Sulaiman berharap sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan Pemerintah Provinsi Lampung maupun DPRD dapat terus berjalan dan bahkan ditingkatkan, sehingga akan semakin banyak program-program pembangunan di provinsi dan pusat yang dapat dikucurkan di Kabupaten Pringsewu. Dengan komunikasi yang baik tentunya akan dapat mempercepat laju pembangunan di Kabupaten Pringsewu. Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. menyambut baik digelarnya reses tersebut sebagai upaya menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, serta berharap kehadiran para legislator tersebut dapat meningkatkan daya saing serta nilai tambah bagi kemajuan dan laju pembangunan di Kabupaten Pringsewu. (Bulloh/R5)

Penyalahguna Narkoba Diamankan Polres Tanggamus

Rapat paripurna DPRD Pemkab Pringsewu, hasilkan pembahasan LKPJ.

Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ 2017 PRINGSEWU (MDs) - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu dengan agenda penyampaian keputusan DPRD Kabupaten Pringsewu tentang rekomendasi hasil pembahasan LKPJ kepala daerah tahun anggaran 2017 Kabupaten Pringsewu digelar di gedung DPRD Kabupaten Pringsewu di komplek perkantoran pemkab setempat, Selasa (15/5). Rapat paripurna yang dipimpin wakil ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Hi.Stiyono, S.H. ini dihadiri Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan wakil bupati Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., beserta jajaran pemerintah kabupaten dan

muspida Pringsewu. Bupati Pringsewu Hi.Sujadi saat menyampaikan kata sambutan mengatakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 24 Tahun 2005 tentang standard akuntansi pemerintahan

ditegaskan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah kepada DPRD adalah bersifat Progress Report terhadap pelaksanaan tugas selama satu tahun berjalan, atau dengan kata lain bahwa aspek instrospeksi dan pengendalian lebih diutamakan terhadap kecenderungan perkembangan dan hasil kerja yang dicapai, sebagai pengejawantahan terhadap pilar pemerintahan yang baik melalui perwujudan konsep akuntabilitas dan transparansi yang ditujukan pada penyelenggara Pemerintahan Daerah. “Kami akan berupaya mewu-

judkan masukan atau saran yang telah disampaikan DPRD Kabupaten Pringsewu pada program pembangunan berikutnya. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah agar benar-benar mencermati berbagai masukan tersebut dan sekaligus menindaklanjutinya pada program-program atau kegiatan pemerintahan dan pembangunan di masa mendatang, secara sistematis, sesuai dengan rambu-rambu maupun mekanisme yang ada,” pintanya. (Bulloh/R5)

Satgas Pangan Sidak Pasar Gisting dan Talang Padang

TANGGAMUS (MDs) - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus berhasil mengamankan seorang penyalahguna Narkoba di Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Senin (14/5). “Dari hasil pengembangan di rumah tersebut ditemukan belasan peluru tajam, Puluhan butir amunisi terdiri dari 15 butir peluru tajam kaliber 5,56 dan 2 butir peluru tajam kaliber 7,62. Selaian itu ditemukan 1 butir peluru karet kaliber 7,62 dan 3 butir slongsong peluru kaliber 5,56,” kata Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Anton Saputra, SH. MH. Kasat Resnarkoba Iptu Anton Saputra, SH. MH mengatakan, pelaku berhasil ditangkap berinisial DN (27) warga Desa Negeri Payungan Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah. “Pelaku DN diamankan, saat berada dirumah seorang pelaku yang melarikan diri berinisial YO (23) warga Pekon Way Jaha Kecamatan Pugung,” kata AKBP I Made Rasma. Sambungnya, hasil pengembangan dirumah YO, untuk barang bukti Narkoba sendiri ditemukan 3 plastik klip berisi sabu, 2 plastik klip sisa pakai, 2 korek api gas, 1 skop, 1 potongan sedotan, 1 alat hisap sabu/bong, 1 tas hitam merk puma dan 1 kotak rokok. “Saat ini pelaku diamankan di Polres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut, untuk YO diduga pemilik belasan peluru masih dilakukan pengejaran Satresnarkoba dibackup tim khusus Black Dolphin,” tegasnya. Ditambahkan Kasatresnarkoba Iptu Anton Saputra, keberhasilan tersebut berdasarkan informasi masyarakat adanya penyalahgunaan Narkoba di Pekon setempat. “Setelah penyelidikan benar dan dilakukan penggrebegan namun sayangnya pemilik rumah melarikan diri diduga melewati jendela,” tandas Iptu Anton Saputra. (Bulloh/R5)

TANGGAMUS (MDs) - Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si. Wakapolres Kompol M.Budhi Setyadi, SIK. MM, Dandim 0424 Tanggamus Letkol. Arh. Anang Hasto Utomo, S.IP dan Pejabat (Pj) Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, MT memimpin inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Gisting dan Talang Padang, Senin (14/05) pagi. Sidak digelar tim terpadu Pemkab Tanggamus yang tergabung dalam Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) guna memantau harga serta ketersediaan bahan pangan dalam rangka menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2018, selain itu juga mengamankan barang expired/kadaluarsa dan petasan yang beredar. Dipasar Gisting diamankan barang kadaluarsa berupa berbagai bungkus mie instan, beberapa roti yang diamankan dari 3 toko berbeda. Sementara dari Pasar Talang Padang ditemukan beberapa kue tidak memiliki izin edar dan tanggal kadaluarsa. Tampak hadir dalam sidak ini Asisten II Fb. Karjiono, Kapolsek Talang Padang AKP Yoffi Kurniawan, Kadis Perdagangan Zulfadli, Sekretaris Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Sekre-

Tim terpadu Pemkab Tanggamus gelar sidak di Pasar Gisting dan Talang Padang, Senin (14/05).

taris Ketahanan Pangan Alkat Alamsyah, Kabag Perekonomian Suyanto,Kadis Kom Info Sabaruddin, Komandan Sat Pol PP Yumin,Kabid rekayasa lalau lintas Dishub Ansory, Camat Giting Firdaus. Menurut Pj.Bupati kabupaten Tanggamus Ir.Zainal Abidin MT, dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, tim terpadu Satgas Pangan Pemkab akan melaksanakan sidak ke seluruh pasar di Kabupaten Tanggamus. “Kita mulai melakukan sidak di pasar ini,untuk memastikan harga terkendali dan ketersediaan bahan pangan mencukupi, seka-

Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

ligus memantau kelayakan konsumsi bahan makanan. Dan dari hasil sidak hari ini, memang kami temukan beberapan bahan makanan dalam kemasan yang kadaluarsa, dan didapati juga oleh anggota Satgas Pangan, petasan yang dilarang beredar, “ katanya. Menurut Wakapolres Kompol M. Budhi Setyadi peran Polres Tanggamus dalam kegiatan sidak ini adalah sebagai tim terpadu Satgas Pangan. Adapun poin serta fokus tim Satgas Pangan untuk mensurvey stabilitas harga pangan utamanya sembilan bahan pokok (sembako) dan ketersedian bahan pangan itu sendiri dalam menghadapi bulan suci

Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu juga memantau peredaran bahan petasan yang mempunyai daya ledak yang dapat mengganggu kekhusyukan umat yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Kegiatan ini akan berkesinambungan, jadi tidak saat ini saja, tim akan terus memantau, terkait harga pangan. Kemudian satgas juga memantau ketersediaan bahan pangan sendiri, sehingga masyarakat Tanggamus tidak resah dalam menghadapi hari raya idul fitri kedepan, “ kata Kompol M. Budhi Setyadi. Sementars itu, Pj. Bupati Ir. Zainal Abidin mengungkapkan, tim Satgas Pangan juga akan berkoordinasi dengan pemasokpemasok bahan pangan, yakni sembako, seperti berkoordinasi dengan agen agen, bulog dan pihak Pertamina. Tujuannya, agar harga dapat terkendali dan tidak terjadi kelangkaan barang seperti gas, yang lazim terjadi jelang Idul Fitri. “Kita akan berkoordinasi dengan para agen ataupun toko-toko besar di Tanggamus ini, memastikan tidak ada penumpukan stok barang dengan tujuan menaikkan harga, begitu juga dengan agen distributor gas elpiji kita akan pantau,” tandasnya. (Bulloh)

16 mei 2018  
16 mei 2018  
Advertisement