Page 1

1

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008


2

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008

EDITORIAL

DASAR FILOSOFI Menjadi garam dan terang dunia bagi sesama (Matius 5: 13-17)

VISI Mendidik siswa menjadi manusia yang takut akan Tuhan, berguna bagi sesama dan berpengetahuan tinggi berdasarkan nilai-nilai Kristiani

Pembaca yang budiman, Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan , dimana kita sudah dapat menuntaskan tahun pelajaran 2007/2008, dan mengawali tahun pelajaran 2008/2009. Tentunya kita tidak akan pernah puas dengan prestasi yang sudah kita capai. Tetapi setidaknya tugas kita melepaskan anak-anak TK B, SD klas VI, SMP klas IX dan SMA klas XII dengan hasil yang cukup baik. Demikian juga kenaikan kelas, dari masingmasing Unit telah terlampaui, dan mereka tentunya saat ini telah duduk di kelas yang baru. Banyak kekurangan dari segi pelayanan, sarana-prasarana, namun harapan kita untuk tahun pelajaran 2008/2009 akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Redaksi mengucapkan selamat datang kepada para siswasiswi baru dari tingkat TK s.d SMA. Kiranya tahun pelajaran ini kita memiliki semangat belajar dan kerja yang baru pula. Sebentar lagi kita akan memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke 63 yang tentunya ada "Kemerdekaan berkreasi dan berprestasi" sesuai dengan tema yang telah ditetapkan. Untuk mengembangkan / meningkatkan mutu penyajian Tabloit yang akan datang, redaksi memohon kerja sama dan partisipasi dari semua pihak. Tuhan memberkati. Salam hangat dari: Redaksi

PROFIL KHUSUS SEKILAS PANDANG DENGAN

MISI Menyelenggarakan pendidikan berkualitas dan menyenangkan untuk : Mengembangkan iman siswa agar berperilaku seturut dengan nilainilai Kristiani Mengembangkan sikap dan perilaku siswa agar saling mengasihi, menghargai dan menghormati sesama Mengembangkan potensi siswa secara optimal agar menjadi manusia yang handal

Tabloid Oel diberi kesempatan untuk berwawancara dengan seorang Bapak yang pernah menjabat sebagai kepala SMAK Ora et Labora. Nama lengkapnya Bartolomeus Sujarwa yang biasa dipanggil Pak Jarwo atau mas Jarwo. Bapak yang satu ini dilahirkan oleh pasangan suami istri Bapak Djuarta dan Ibu Sudarmi pada tanggal 28 Desember 1965 di daerah Gunung kidul Yogyakarta.Bapak yang satu ini lain dari yang lain dia itu orangnya suka humor tapi jangan salah dia juga berprinsip. Demikianlah hasil wawancaranya: Red : BS :

MOTTO Create Stars in God’s Hand DEWAN REDAKSI Penanggung Jawab: Pelaksana Harian (PH) Pembina: Tikky Suwantikno S, S.Pd., M.Si Evang Darmaputera, M.Ed Maria Ch. Regar SH Ir. Handyanto W Penasihat: Kepala TK, SD,SMP dan SMA Pemimpin Redaksi: Chornelius Priyatmo Legowo Wapemred/Editor: Edi Harianto A. S.Pd Drs. Julius Agustinus DBS Ir. Ida Dermawan Anggota Redaksi: Bambang Koeswidiatmoko Rini Kristyaningrum, SE Niken R.B.K.Nababan, S.Pd Elisabeth Chrismy P, S.Pd Stevanus Sudar, S.Th Immanuel Widhi, S.Pd Dian Rosmawati Galuh Purboretno, S.Pd Evi Kristanti DP Hendriyana, S.Pd Martha Evayanti Iklan & Distribusi: Kartini R. Tiwa, S.Pd

Alamat Dewan Redaksi Media Ora et Labora: Gedung Ora et Labora Jln. Panglima Polim I Blok N/1 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: (021) 7244265/ (021) 7261145 Fax : (021) 7244265 Website : www.oel.or.id email: tabloidoel@yahoo.co.id

BARTOLOMEUS SUJARWA

Red : Kalau kami boleh tanya bagaimana riwayat pekerjaan Bapak? BS : Saya lulus kuliah dari IKIP Yogyakarta pada tahun 1990,setelah lulus tersebut saya mencoba mencari pekerjaan Saya sudah mengajar di beberapa sekolah baik di Gunung kidul maupun di Jakarta. Di Gunung kidul di SMA BOPKRI Wonosari dan SMP BOPKRI Semin, Ke Jakarta tahun 1992 dan pernah mengajar di SMP,SMA, SMEA Kebangsaan Pondok Aren, SMEA 29 dan PGRI 17 Pasar minggu, SMEA Bina Kusuma Bintaro, dan pernah mengajar di STKIP Purnama. Red : Kapan Bapak mulai bergabung di YPK OeL? BS : Saya bergabung di Yayasan Kristen Ora et Labora tahun 1996 Red: Wah banyak sekali sekolah yang pernah Bapak ajar bagaimana membagi waktunya? BS : Saya pernah mengajar paling banyak tahun 1994 seminggu pernah mencapai 72 jam dari pagi sampai malam dan bahkan ganti baju sudah saya persiapkan, Red : Apa alasan Bapak mengajar di Ora et labora? BS : Ya saya dari kecil bercita cita untuk melayani di ladang Tuhan

Red : BS :

Red : BS :

dan saya menganggap bahwa OeL adalah ladangnya Tuhan Jabatan apa saja selama di OeL? Saya masuk di OeL pertama mengajar SMA OeL di Pondok Indah langsung mengajar dari kelas I sampai kelas III dan Wali kelas ditambah lagi dengan di BSD waktu itu masih di Ruko, tahun ke dua saya dipercaya oleh Pak Eddy AB Suryadi sebagai Bendahara Koperasi sampai dua periode, Sementara itu saya sebagai Wakil kepala Sekolah waktu itu Kepala sekolahnya ibu Jeniwati Setijawan, ketua koperasi satu periode,diangkat lagi Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMA Oel di Pondok Indah waktu itu Kepala Sekolahnya Bapak Edy AB Suryadi, dan dipindah ke BSD Lagi menjadi Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum,dan baru tahun 2005 saya diangkat sebagai Kepala SMA Kristen OeL di BSD sampai 2008 ini. Bagaimana suka dukanya bekerja di YPK Ora et Labora? Saya Sangat senang bisa bekerja di sekolah kristen ini, selain saya bekerja untuk mencari nafkah yang terpenting saya bisa melayani Tuhan melalui sekolah ini saya bisa membimbing, dan melayani anak-anak dengan baik.Kalau ditanya soal duka tidak ada yang mendukakan hati karena kita disini untuk melayani Tuhan bukan manusia.Tanggung jawab kita kepada Tuhan bukan kepada manusia. Apa kesan Anda selama di OeL? Yang paling mengesankan saya selama di OeL adalah

1.

2.

3.

4.

Red : BS :

Red :

BS :

Saya sangat berkesan kepada Bapak Eddy ABS karena Beliau sebagai konseptor. Saya sangat berkesan kepada Bapak Andreas Hariyono karena beliau sebagai seorang motivator. Saya berkesan kepada Bapak Edy Hariyanto karena beliau seorang yang sabar. Saya secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Maria Imakulata Diaz dan teman teman seperjuangan baik di SMA maupun dikala berjuang. Apa Harapannya untuk OeL? Harapan saya untuk OeL adalah Jadikanlah Ora et Labora ini benar-benar menjadi ladangnya Tuhan bukan sebagai ladangnya yang lain.Tumbuhkanlah sikap dan rasa saling menghargai, sikap mempercayai, dan yang terpenting adalah konsekuensi dalam sebuah kebijakan jangan plinplan dan yang utama dan terutama adalah bukalah telinga lebar-lebar karena informasi tidak hanya berasal dari sepihak. Belajarlah untuk menghargai orang lain karena itu merupakan cermin diri kita sendiri. Terima kasih banyak pak Jarwo selamat berjuang ditempat yang baru semoga Tuhan selalu memberkati. Terima kasih kembali dan salam untuk teman-teman semua maafkan saya kalau selama ini saya telah membuat hati temanteman, anak-anak, dan yang terlebih adalah orang tua SMA karena sikap dan prinsip saya sehingga menjadi kecewa.Terima kasih banyak karena dengan motivasinya saya bisa belajar ditempat lain.Terima kasih Tuhan memberkati kita semua.Amin Redaksi


3

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008

KEROHANIAN

Benarkah

KITA

MERDEKA

TELAH

“Selain itu, walaupun jumlah kami secara kuantitas lebih banyak dari kelompok SINGA, namun kami tidak secerdas mereka. Mereka terdidik, sementara kami malas, hanya ala kadarnya, dari sisi inovasi dan kreativitas kami kalah jauh” tambah salah seorang anggota kelompok ELANG.

Oleh: Meillia Damayanti

(Refleksi dari Roma 6: 15-23)

Lapor” Empat kelompok telah terbentuk Pak!, kelompok pertama adalah kelompok ELANG terdiri dari 7 anak, kelompok dua bernama MACAN terdiri dari 9 anak, kelompok tiga dijuluki KOBRA terdiri dari 15 anak, dan kelompok terakhir menyebut diri sebagai SINGA terdiri dari 3 anak.” “Lho… m,engapa jumlah anak yang tergabung di dalam kelompok tidak sama? Berbeda-beda satu sama lain?” “ Oh, anak-anak itu sebenarnya memilih menggabungkan diri dalam kelompok dengan mendasarkan diri pada kesamaan sejarah dan kesamaan interest Pak. Contohnya kelompok ELANG, karena anak-anak yang tergabung di dalamnya kerap mengalami penderitaan yang sama maka mereka berinisiatif untuk menggabungkan diri . Demikian pula dengan kelompok MACAN yang anggotanya melulu kulit doreng-doreng, serta bergigi tajam. Kelompok KOBRA juga merupakan interes group dari anak-anak yang tertarik dengan kungfu dan pedang.” “OK, Baik, jadi ini bukan perkara jumlah ya.” “Benar Pak.” “Jika demikian, maka mari kita mulai saja,” “Anak-anak… Saat ini kalian telah tergabung dalam kelompok-kelompok yang kalian bentuk berdasarkan alasan-alasan yang telah kalian percayai sendiri. Tugas hari ini sederhana. Di hadapan kalian telah disediakan mainan lego, juga balok-balok kayu, yang terserak dan belum terbentuk. Nah, masing-masing kelompok bertugas untuk membangun serta membentuk lego dan balok itu sebaik-baiknya, seindah-indahnya, dengan cara apapun juga. Baik , waktunya dimulai dari…sekarang!” …Maka anak-anak itupun mulai merangsek maju mendekati lego dan balok kayu, untuk kemudian memungut, memperebutkan sembari gaduh berteriak lantang, memukul sana, menipu sini, dan menangis… ** Setelah beberapa saat, supervisi pun dilakukan,** “…Kelompok SINGA, walaupun jumlah anggota kalian hanyalah 3 orang, namun karya yang kalian hasilkan sungguh luar biasa. Bangunan yang kalian bentuk bagus, komposisi warnanya indah, dan fungsional pula. Ini membuktikan bahwa kalian menguasai pengetahuan,” “…Kelompok MACAN…well done!! . Kalian memang rajanya! Hebat! Dengan jumlah 9 orang, kalian mampu membentuk bangunan

BEDAH LAGU

yang sangat megah, luas, luar biasa, dan menakjubkan. Selamat!, Kalian terbukti tangguh!” “…Kelompok KOBRA, Wah wah kalian agaknya menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, dengan anggota sebanak 15 orang, kalian berhasil menunjukkan betapa solidnya kelompok kalian. Bangunan kalian kokoh, dasarnya kuat, dan saya yakin suatu saat nanti kalian akan menjadi the number one!” “…aduh…, Kelompok ELANG… kelompok ELANG…mengapa hasil kerja tidak seindah nama kalian? Mengapa dengan jumlah anggota 7 orang, kalian hanya membuat sebuah bangunan ala kadarnya? Lihat ini, disana-sini kedodoran, beberapa lego yang disusun bersama balok malah rapuh, mudah sekali roboh.” Coba jelaskan, keadaan ini!” “Kami kalah jumlah dengan kelompok KOBRA Pak, jumlah anggota kelompok mereka lima belas, sementara kami Cuma bertujuh saja” “Alasan apa itu?! Bagaimana dengan kelompok SINGA? Mereka hanya bertiga, namun berhasil!?, alasan kalian tidak masuk akal!” ujar Supervisor. “Walaupun hanya bertiga, namun kami sangat piawai mendayagunakan segenap potensi dan kecerdasan Pak,” balas kelompok SINGA. “Lantas mengapa kalian tidak berinisiatif membagikan bekal pengetahuan dan kecerdasan kepada kelompok ELANG? Bukankah berbagi adalah persyarat bagi terciptanya harmoni kehidupan?,” lontar Supervisor. “NO WAY Sir! Seandainya kami membagikan pengetahuan, ketajaman analisa, dan kecerdikan SINGA kepada ELANG maka bukankah nantinya kelompok ELANG akan menjadi setaraf dengan kelompok SINGA? Dan jika ELANG setaraf dengan SINGA, lantas tidakkah terbuka kemungkinan kelompok ELANG akan menganggap rendah, serta menginjak-injak kelompok SINGA?! Secara jumlah ELANG jelas lebih banyak ketimbang SINGA Pak! Jadi jika kami membagikan pengetahuan yang kami miliki kepada ELANG, bukankah sama saja dengan aksi bunuh diri? NO way!” demikian SINGA bersikeras. “ Maafkan kami pak, itu salah kami semua. Kelompok ELANG memang tidak kompak. Alihalih sibuk membangun demi nama ELANG, beberapa kawan malah menelikung dari belakang. Kawan kami banyak yang berkhianat pak! Ada yang memilih menjadi komprador. Mereka menjual secara sepihak lego dan balok-balok yang telah kami dapatkan dengan susah payah ke kelompok SINGA, kelompok MACAN, kelompok KOBRA demi mereguk keuntungan pribadi,” keluh seorang anggota kelompok ELANG.

“Ok ok…jika begitu bagaimana dengan kalian kelompok MACAN? Mengapa kalian tega mengambil dari kelompok ELANG? Bukankah kalian tahu jika jumlah lego dan balok yang tersedia terbatas jumlahnya??? Artinya jika kalian nekat mengambil lego yang dimiliki oleh kelompok ELANG, konsekuensinya bangunan ELANG akan menjadi rapuh!!, apakah kalian tega melihat kelompok ELANG terpuruk?” Tanya Supervisor kepada MACAN. “Pak, .. kami tidak mengambil dari ELANG. Kami membeli! Catat itu! Dan apakah salah jika kami menawarkan imbal balik kemewahan serta kemudahan guna menikmati fasilitas yang MACAN miliki kepada setiap mereka yang bersedia menjual lego dan balok kepada kelompok kami? Perkara ada yang berkhianat, kami tidak mau tahu, itu urusan internal mereka. Yang kami tahu dan kami mau hanyalah siapa bersedia menjual lego dan balok akan mendapat upah/imbalan yang sebanding dari kelompok MACAN. That~s it! “Lalu kelompok KOBRA! Mengapa kerap kali kekerasan kalian utamakan?! Sedari tadi kulihat, kelompok kalian sibuk menggempur dan merebut lego-balok kelompok lain?,” Tanya Supervisor. “Sudahlah Pak Supervisor…bukankah ada pepatah yang mengatakan: “Siapa kuat dia akan menang tetap berlaku di dunia ini?!” Dan lagi pak Supervisor tadi telah mengungkapkan bahwa tugas kami adalah membangun seindah mungkin dengan cara apapun! Nah…kekerasan, dan perang pun tak jadi soal bukan?! Yang penting kan persediaan lego dan balok kami melimpah, bangunan kami kokoh dan megah,” cibir Kobra. Jika ketersediaan lego dan balok adalah representasi simbolik dari energi/bahan bakar/ minyak serta pangan. Jika kelompok ELANG,SINGA, MACAN dan KOBRA kita andaikan sebagai perwujudan dari Negara…. Maka sampai kapankah perebutan dan intrik, dera tangis dan tawa suka, kejayaan dan keterpurukan melatari panggung sejarah kehidupan dunia… Jika di benua side A, sebuah Negara-bangsa dapat kokoh berdiri tanpa berduka akibat minimnya persediaan pangan dan energi, sementara dilain sisi, di benua side B, sebuah Negara-bangsa hanya bisa meratapi ketidakterjangkauan energi dan kerapuhan pangan, sembari memohon uluran tangan dan utangan. Dan jika dunia nyatanya ter (di)bagi dan ter(di)kategorikian menjadi kelompok UtaraSelatan, blok Negara Kaya-Berkembang-Miskin, maka apakah konsep keadilan memang hanya laku dibicarakan di mimbar akademis dan sekadar jadi buah bibir yang meramaikan disetiap kegiatan seminar!?! Jika di sebuah daerah terdapat bangunan seolah yang ambruk, minim murid dan fasilitas, sementara di lain daerah terdaopat bagunan sekolah megah lengkap dengan fasilitas

BATU KARANG YANG TEGUH

Suatu hari di sebuah desa di dekat ngarai Cheddar, Inggris, seorang pria tengah berjalan melintasi daerah yang berbatubatu itu. Tanpa dikehendaki turunlah hujan yang amat lebat menghajar bumi. Sang pengembara yang adalah seorang pendeta muda, beruntung karena dapat menemukan tempat berteduh di emperan bebatuan yang menjorok keluar. Di tempat tu, dimana ia terlindung dari derasnya air hujan. Pendeta muda yang bernama Augustus M. Toplady ini mendapat ilham untuk menulis lagu “ Rock of Ages “ Rock of Ages, cleft for me Letme hide myself in Thee (Batu Karang yang berabad-abad, perlindunganku. Biarlah aku berlindung padaMu)

ROCK OF AGES Dalam artikel 3l ini Toplady menulis bahwa sama seperti negara Inggris tidak akan dapat membayar hutang nasionalnya, begitu pula manusia tidak dapat memuaskan pengadilan Allah melalui segala usaha dan jasanya. Betapa mustahil bagi manusia untuk membayar segala hutangnya kepada Allah. Dengan menghitung jumlah dosa yang dapat dilakukan oleh manusia setiap hari., setiap jam, setiap menit dan setiap detik, Toplady menyimpulkan bahwa seseorang yang berusia 80 tahun dapat berbuat sebanyak 2.522.800.000 ( dua milyar lima ratus dua puluh dua juta delapan ratus ribu ) dosa. “ Rock of Ages “, atau “ Batu karang yang berabad-abad “ melambangkan Kristus, yang adalah obat untuk segala dosa kita.

Stanza pertama dari himne ini muncul pada tulisan yang tidak mencantumkan nama si penulis pada sebuah artikel di majalah rohani “ The Gospel Magazine” untuk edisi Oktober 1775. Lima bulan kemudian, pada bulan Maret 1776, himne tersebut muncul dengan lengkap dalam artikel lain dan kali ini sang penulis yang tidak lain adalah Augustus M. Toplady mencantumkan namanya. Rock of Ages, cleft for me Let me hide myself in Thee Let the water and the blood From Thy wounded side Which flowed Be of sin the double cure Save from wrath and make me pure

Batu karang yang teguh Kau tempatku berteduh Kar‘na dosaku berat Dan kuasa menyesak Oh, bersihkan diriku Oleh darah lambungMu

(

Walau aku berjerih Dan menangis tak henti Apapun usahaku Tak menghapus dosaku Hanya oleh kurbanMu Kau s‘lamatkan diriku Kidung Jemaat 37a, b, bait 1 dan 2)

pendukung mewah, maka apakah arti kemerdekaan? Jika di sini seorang anak bisa dengan mudah mengakses internet, bermain playstation, games online, sembari berhaha-hihi di mall, sementara di seberang sana seorang anak harus berjuang keras dijalanan mengais nasi demibertahan hidup, putus sekolah, bahkan tak jarang jadi korban kekerasan dan trafficking, maka apakah arti kemerdekaan? Akankah kemerdekan hanya berarti sebatas aku makmur, aku bahagia, aku senang, kelompokku aman, hidupku nyaman saja?! Sementara perkara yang lain merasa kurang, yang lain menderita sengsara dan tak beroleh karunia maka itu sepenuhnya menjadi urusan mereka?! Begitukah? Itukah arti kemerdekaan?! Jika kemerdekaan memang hanya berarti sebatas kebebasan setiap kita untuk menikmati serta mereguk fasilitas melulu hanya untuk diri sendiri tanpa memikirkan keberadaan “liyan” (the others), maka sejatinya itu perbudakan. Bukan kemerdekaan! Kita diperbudak oleh egosentrisme. Majikan kita adalah keterpusatan pada diri sendiri. Kehidupan menjadi tidak genuine karena hanya digerakkan guna memuaskan nafsu belaka. Nafsu yang merongrong dan menarik manusia untuk hanya sekedar memikirkan keuntungan diri sendiri. Ketidak pedulian, keakuan, penelantaran, kekerasan merupakan buah nyata dari dosa, yang bermuara pada kehancuran. Kematian. Sebaliknya kasih, kepekaan, uluran tangan, serta kemauan berbagi dan mengupayakan terciptanya bangunan kehidupan yang harmonis adalah buah nyata dari penghayatan akan Anugerah Tuhan. Roma 6:18 telah mengungkapkan dengan gamblang “kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran” Artinya kita bukan lagi hamba dosa. Kita sudah merdeka. Kasih karunia telah membebaskan kita dari kuk perhambaan. Kita telah ditebus oleh darah Yesus, dan bukan lagi menjadi hamba dosa. Melainkan mengabdi sepenhnya kepada kebenaran. Menjadi hamba kebenaran! Dan hamba kebenaran tentunya harus membuahkan kehidupan kudus yang manis, bermanfaat, demi keutuhan kesejahteraan semua orang. Namun jika toh faktanya di tengah kemerdekaan yang diperingati bangsa, serta karunia kebebasan dari kuk dosa yang dianugerahkan Kristus, kita nyatanya masih saja memilih menjadi manusia aportunis, hanya peduli duit dan diri sendiri, malas mengupgrade kasih dan kepekaan, gemar berselisih paham dan saling menjatuhkan, serta ogah bekerja keras demi harmoni kehidupan…maka apalah arti kemerdekaan. Apalah arti kasih karunia yang diberikan Tuhan… Ahh…Biarlah Roh Kudus memampukan kita untuk dapat benar-benar menghayati kehidupan seorang hamba kebenaran, dan bukan memilih menjadi hamba dosa serta kebathilan! Amin.

Alkitab King James Version tidak memakai “ Rock of Ages “ Namun Alkitab bahasa Inggris New International Version menulis Yesaya 26:4 sebagai , “ Trust in the Lord forever, for the Lord, the Lord, is the rock eternal,” ( “Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya, sebab Tuhan Allah adalah gunung batu yang kekal“) Dari Perjanjian Lama Alkitab berbahasa Ibrani , Toplady menarik pemikiran tentang “ Batu Karang yang Berabad-abad “, yaitu suatu tempat perlindungan, tempat persembunyian, dan jalan bagi air pemberi hidup.Toplady menunjuk kepada Yesus Kristus sebagai batu Karang yang Berabad-abad, kepada siapa orang dapat memperoleh bukan hanya perlindungan terhadap badai yang menghantamnya, tetapi juga kepada setiap orang dapat memperoleh pengampunan dosa. Toplady mengaku percaya kepada Kristus melalui khotbah dalam suatu kebaktian beraliran Wesley yang dilaksanakan pada sebuah gudang, (John Wesley yang sempat menjadi sahabat Toplady sebelum Toplady berpindah ke aliran Calvinist, adalah pendiri aliran Methodist ). Toplady ditahbiskan sebagai pendeta pada Church of England pada tahun 1762, Setelah mendapat tugas pelayanan pada gereja Anglican, ia pindah ke London pada tahun 1775 dan berkhotbah di Gereja French Calvinist di Leicester Fields. Augustus M. Toplady meninggal pada usia 38 tahun disebabkan oleh penyakit paru-paru. Menjelang akhir hayatnya, Toplady berkata, “ Setiap hari jantungku berdebar semakin kuat dan semakin kuat kepada kemuliaan . Penyakit bukanlah penderitaan rasa sakit bukanlah penyebab, kematian itu sendiri bukanlah perpisahan. Doa-doaku kini berubah menjadi pujipujian. “ Sumber: Christian History Institute Oleh : Mr. Choleg


4

PH & PENGURUS, GURU & KARYAWAN

Edisi 10 • Tahun 1

BACK TO SCHOOL

KEBAKTIAN

SYUKUR AKHIR TAHUN

Guru/Karyawan YPK Ora et Labora Pada tanggal 21 Juni 2008 seluruh guru/karyawan YPK Ora et Labora menyelenggarakan Kebaktian Pengucapan Syukur Akhir Tahun Pelajaran 2007-2008 di halaman gedung Ora et Labora Panglima Polim.Kebaktian dihadiri oleh Bpk/ Ibu Pelaksana Harian dan hampir seluruh guru/karyawan P. Polim, Pamulang dan BSD. Firman Tuhan dibawakan oleh Sdr. Adrian Hadi Sulistyo, S. Th penggembala GKMI Sidodadi, Semarang. Usai kebaktian dilanjutkan pengumuman/pengarahan oleh Bapak Tikky Suwantikno selaku Direktur Pelaksana Harian. Dalam kesempatan tersebut Direktur mengumumkan formasi kepala sekolah dan wakilnya dari tiap-tiap unit, penyerahan surat pengangkatan guru-guru honorer, pengenalan guru-

Mei - Juli 2008

guru baru serta perpisahan bagi guru/ karyawan yang sudah purna bhakti dan guru-guru yang pindah tugas. Acara diselingi dengan permainan yang dipandu oleh Ibu Winny, dimana tiap guru harus menuliskan kesankesan positif pada selembar kertas yang sudah ditempelkan di punggung yang dinilai. Acara ini bertujuan untuk melatih guru-guru memberikan pernilaian positif terhadap rekanrekan sejawatnya dan sekaligus mempererat hubungan satu sama lain. Acara diakhiri dengan makan siang bersama yang sudah disiapkan oleh Ibu Maria Ch. Regar. Kebiasaan berkumpul seperti ini perlu dilestarikan untuk mempererat tali persaudaraan di dalam keluarga besar Ora et Labora dan menyamakan Visi Dan Misi Ora et Labora seperti yang telah dicanangkan. (Redaksi)

Liburan telah usai, Tahun Ajaran Baru dimulai. Semua mulai sibuk mempersiapkan diri. Bukan hanya anak-anak sekolah, para guru, karyawan sekolah, orang tua tetapi juga para supir antar jemput anak ke dan dari sekolah. Bahkan sampai mall-mall besar, toko-toko dan juga kios-kios di pasar semua sibuk mempersiapkan barang-barang peralatan sekolah untuk dijual. Berbagai tawaran diskon dengan harga bersaing pun dipromosikan. Tahun Ajaran Baru selalu identik dengan hal-hal yang baru. Seragam baru, tas baru, buku baru, sekolah baru, teman baru, guru baru dan lain-lain yang serba baru. Inipun berarti bahwa para pelajar bakal menjalani rutinitas khas yang sempat ditinggalkan selama liburan. Harus bangun pagi-pagi, berangkat ke sekolah yang juga kemungkinan akan berhadapan dengan kemacetan lalu lintas, bertemu dengan guru yang galak lagi, jadwal pelajaran, ekskul dan les yang padat dan ditambah dengan PR yang cukup banyak. Mungkin yang muncul dalam benak para pelajar adalah “uuh... kapan ya libur sekolah lagi...atau bolos aja sekalian ya?” (Kasus seperti ini disebut sindrom school phobia). Tapi ada juga yang semangat saat sekolah mulai lagi. Para guru pun juga mulai bersiapsiap dengan berharap ada hal baru yang bisa didapat dan dikembangkan di Tahun Ajaran Baru, entah itu metode mengajar yang baru, sarana dan prasarana yang baru untuk Kegiatan Belajar-Mengajar dan tentunya kenaikan gaji untuk ke depannya. Semangat barupun dipersiapkan supaya hasil Kegiatan Belajar-Mengajar lebih maksimal. Selain para pelajar, para guru pun juga perlu beradaptasi di Tahun Ajaran Baru. Mungkin mereka akan bertemu dengan rekan guru yang baru, Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah yang baru, dimana mereka belum terlalu mengenal sifat dan karakter mereka. Murid-murid yang baru pun perlu dikenali satu persatu kondisi dan keadaan mereka. Dan yang tidak kalah sibuknya di Tahun Ajaran Baru ini adalah orang tua pelajar.

Setelah mereka mencarikan sekolah yang baru (bagi mereka yang melanjutkan ke jenjang berikutnya) mereka juga harus mempersiapkan peralatan sekolah yang baru yang tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Pagi-pagi mereka sudah mulai membangunkan anakanaknya untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah. Dan kalau perlu mereka sendiri akan mengantar anaknya ke sekolah. Oleh karena itu seringkali terlihat pemandangan macet dimana-mana saat pagi jika Tahun Ajaran Baru dimulai. Mereka berharap penuh anaknya akan semakin berhasil di Tahun Ajaran yang baru. Memang sesuatu yang baru akan sangat menarik untuk dijalani. Sayangnya, semangat yang menggebu-gebu itu terkadang hanya ada di awal saja. Ketika rutinitas mulai berjalan, jadwal pelajaran begitu padat, beban tugas yang menumpuk dan teman yang kurang cocok, semangat untuk berkarya dan berprestasi mulai kendor. Yang mulai banyak keluar adalah keluhan-keluhan yang intinya hanya menyalahkan lingkungan kita. Pada hakekatnya kegagalan atau keberhasilan kita ditentukan oleh diri kita sendiri. Hal ini berlaku bagi para pelajar maupun para guru. Tentu saja lingkungan berpengaruh juga, namun segala sesuatu hendaknya diawali dari diri sendiri atau dengan kata lain tidak tergantung dengan lingkungan. Daripada mengeluh terus yang juga tidak akan mengubah keadaan, lebih baik “Do Something”, melakukan sesuatu untuk mendapatkan hal yang lebih baik. Masa depan kita ditentukan oleh diri kita masing-masing. Ingin seperti / menjadi apa kita nanti tergantung dengan apa yang kita lakukan sekarang. Dan tentu saja secara iman Kristiani kita juga pelu penyerahan diri (Self Surrender) kepada Tuhan yang memiliki hidup kita, karena dalam Firmannya dikatakan “Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang” (Amsal 23 : 18). Oleh karena itu, teruslah bersemangat baik itu di awal, pertengahan ataupun di akhir Tahun Ajaran Baru dan kejarlah cita-citamu. Ora et Labora. Tuhan Memberkati. (evi,Pml)

Keluarga

PANGLIMA Oleh: Bambang Koes, PP

PEMBINAAN GURU TK-SMA OeL Mengawali tahun pelajaran 2008/ 2009 diadakan Pembinaan Guru TK, SD, SMP dan SMA selama 3 hari, dari tanggal 7 s.d 9 Juli 2008,di Sekolah Ora et labora Panglima Polim. Adapun acaranya sebagai berikut: Pembinaan hari pertama diawali dengan pengarahan dari Bapak Pdt. Purboyo WS dengan topik: Guru sebagai panggilan atau Profesi, dilanjutkan dengan perkenalan guru-guru baru oleh Bapak Tikky Suwantikno selaku Direktur Pelaksana Harian OeL. Hari kedua sesuai dengan tema Sekolah tahun pelajaran 2008/2009 adalah: Ketertiban, maka selama 2 hari

guru membahas tentang konsep Tata Tertib/ Disiplin guru & siswa. TK dipandu oleh Ibu Evang Darmaputera, SD oleh Ibu Winny Alexandra dan SMP/SMA oleh Ibu Jeniwati Setijawan. Pada hari Rabu, 9 Juli acara Pembinaan diakhiri dengan dialog antara Pelaksana Harian dengan guru-guru. Hari Kamis dan Jumat 10 & 11 Juli guru bersama Kepala Sekolah masingmasing Unit menyelenggarakan Rakernit ( Rapat Kerja Unit } di lokasi masingmasing, untuk mempersiapkan segala sesuatu guna menghadapi tahun pelajaran baru 2008/2009. (Tin/Red)

Keluarga Panglima tinggal di kawasan Jakarta Selatan. Keluarga yang dikaruniai 9 anak terlihat rukun. Sebut saja anak yang pertama Wiwit, yang kedua Titik, selanjutnya Toro, Wawan, Puji, Parman, Nana dan yang baru lahir bareng yaitu Iskak, Farid dan Iska. Namun tidak seperti biasanya, dalam suatu hari terjadi keributan kecil antara Bu Panglima dengan Wawan dan anak keempatnya. Apa penyebabnya?. Selagi anak-anak baca sambil dengerin musik Wawan tiba-tiba bangkit berdiri dan ngomel. Ternyata akibat ulah Bu Panglima yang sekonyong-konyong mematikan listrik dan tape yang ada di samping Wawan. Alasannya merasa listrik dan tape yang menyala sangat tidak penting. Sebab ruangan itu cukup mendapat cahaya matahari. Ditambah lagi tape yang sedari pagi menyala dengan keras dan sama sekali tidak mampir di telinga Wawan. Karena dia toh asyik baca buku. Lalu Bu Panglima berfikir kenapa harus memboroskan energi lewat lampu dan tape?. Tidak ada dua hal tersebut toh tidak mempengaruhi telinga Wawan. Serunya lagi ketika Bu Panglima menyerukan alasan penghematan atas tingkah lakunya itu, Wawan malah tambah berang. Katanya justru

ibunya yang menganut pola hidup boros dengan terus memberi tanaman sampai rumah gelap dengan tanaman dan pot bunga. Bu Panglima membela diri. Kalau semua itu justru masih dalam rangkaian hemat energi dan peduli lingkungan. Wawan malah ngotot bahkan menuduh ibunya berlebihan. Apalagi sampai membawa-bawa anaknya si Parman yang tidak memilah-milah sampah organik dan non organik. Protes Wawan lagi, jangankan adiknya, Wawan saja yang berusia hampir 30 tahun sering kali tidak bisa membedakan mana sampah organik dan non organik. Padahal sebenarnya Wawan bukannya tidak tahu. Kesimpulan Wawan “ Kampanye “ peduli lingkungan yang digalakkan di rumah, justru membuat ibunya tambah galak, sekaligus merusak lingkungan keluarga Panglima karena merasa kenyamanan terganggu oleh omelan dan peringatan ibunya. Bu Panglima tak kehabisan akal Dengan kesabaran penuh, tidak membalas protes dengan protes pula, tapi dengan perbuatan yang terus konsekuen akan kepedulian lingkungan, terus menjuruskan dan menanamkan “ Kalau kita peduli lingkungan hidup, membawa kita dekat dengan Sang Pencipta “


5

PH & PENGURUS, GURU & KARYAWAN

Edisi 10 • Tahun 1

BERBINCANG-BINCANG DENGAN I B U J U N I TA S I M A M O R A Dalam kesempatan ini, redaksi mengajak para pembaca untuk mengenal lebih jauh dengan seorang ibu yang sangat sibuk dengan pekerjaannya di kantor SDK Ora et Labora BSD. Kami hampir putus asa menunggu kapan ibu tersebut bisa diajak berbincangbincang. Siapakah dia?. Inilah hasil perbincangan kami.

Tenaga TU pada YPK Ora et Labora dari tahun 1989 – 1999, dan pada waktu itu Ketua Yayasan Bapak P.D. Soplanit, Ibu Peggy, Bapak Lesilolo, Ibu D.G Wirakotan, Ibu Tien Gosana. Ibu Evang Darmaputera sampai sekarang.

R:

Tugas apa yang dipercayakan kepada ibu saat pertama kali bekerja?. Mengerjakan administrasi keuangan seperti uang sekolah, P3B, surat-menyurat, laporan mingguan, pemegamg kas kantor dan hal-hal lain yang berhubungan dengan administrasi keuangan.

R :

R : Apa yang menjadi motivasi utama ibu, sehingga semua pekerjaan dapat ibu kerjakan dengan penuh tanggung jawab?. N : Yang menjadi motivasi utama dalam bekerja adalah bekerja berarti malakukan sesuatu yang bermakna dan berarti sehingga dalam bekerja dapat memotivasi si pekerja itu sendiri dapat bekerja lebih baik dan lebih giat.

Di awal perbincangan ini saya ingin mengenal lebih jauh dengan ibu, siapa nama lengkapnya, kapan dan di mana dilahirkan serta di mana tempat tinggal ibu?. N : Ya, saya mengucapkan terima kasih dalam kesempatan ini. Nama lengkap saya Junita Hasuluan Simamora, saya lahir di Jakarta, 2 Juni 1962. saya tinggal di Perum Pamulang Permai 2 Blok E 14/3, Jln. Benda Timur XI A. Saya tinggal bersama suami dan dikaruniai seorang putera dan seorang puteri.

N:

R: N:

R:

N: • • •

Sejak kapan ibu bekerja di Ora et labora? Dan jika boleh tahu apakah ibu pernah bekerja di tempat lain sebelum di Ora et Labora?. Sejak tanggal 1 Oktober 1989. Pengalaman kerja yang saya alai adalah: Instruktur mengetik di Yayasan Wahana Asih. Tenaga Administrasi pada perusahaan (PT Naga Tara) Pernah mengajar di Ora et Labora untuk mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 1 – 3

R: N:

Menurut pengertian dan pemahaman ibu apa yang dimaksud dengan kebebasan dalam bekerja?. Bekerja bukan hanya mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab kita, tetapi dapat menjadi patner dan membantu rekan kerja yang lain bilamana ada kesulitan. Apakah Ibu sudah merasakan hal itu, selama ibu berkarya di tempat ini?. Bagi saya yang terpenting adalah saya tidak mengharapkan orang lain melakukannya, tetapi kita yang mesti melakukan terlebih dahulu.

1. Panglima Polim TKK : Ibu Indah Santoso SDK : Ibu Wirawati Iskandar SMPK : Ibu Ida Dermawan

SMPK

3. BSD ( Bumi Serpong Damai ) TKK : Ibu Meillia Damayanti SDK : Ibu Stefany Merdiningsih Ibu Anna Maria F. Bp. Stevanus Sudar SMPK : Ibu Eko Sulistyaningsih Ibu Anggraeni WW. Bp. Bambang Dwi P. SMAK : Bp. Yulius Agustinus DBS. Ibu Nunuk Istriani Bp. Samuel Yudhianto

R : Apakah yang menjadi hambatan ibu dalam bekerja pada saat ini, atau mungkin kesulitan yang sering dialami dalam pekerjaan sebagai staf TU di SDK BSD?. N : Kesulitan atau hambatan yang saya rasakan adalah pekerjaan yang tidak sebanding dengan waktu yang ada, misalkan pekerjaan menghitung uang sekolah tiba-tiba ada tamu yang datang atau mesti menerima telpon pada waktu yang bersamaan. R : Apa yang menjadi kunci pokok sehingga ibu dapat mengatasi kesulitan atau hambatan tersebut?. N : Keluhan-keluhan pasti ada tetapi bukan menjadi hambatan dalam bekerja, justru kesulitankesulitan tersebut menjadi pemicu untuk kita bekerja lebih baik lagi. R : Terima kasih untuk kesempatan di mana boleh mengenal kehidupan ibu lebih dalam lagi, kiranya ibu boleh makin hari bekerja dan berkarya semakin baik sesuai dengan apa yang menjadi impian dan motivasi ibu. ( Iman/Red )

( wakil ) ( wakil )

Sebagai orang percaya tentu Yesuslah yang menjadi teladan bagi kita. Kita tidak perlu harus memiliki pendidikan yang tinggi atau kemampuan khusus untuk bisa mengajar seperti Yesus, Yesus mengajar hanya dengan berbicara kepada orang lain, berceritera dan menggunakan contoh-contoh yang diambil dari kehidupan sehari-hari yang sudah dipahami oleh orang-orang. Sekarang ini, kita juga bisa melakukan hal yang sama di kelas Sekolah Minggu kita atau di kelas-kelas sekolah kita.

( wakil )

Langkah-langkah berceritera bisa dijabarkan seperti berikut ini;

( wakil ) ( wakil ) ( wakil ) ( wakil ) ( wakil ) ( wakil ) ( Redaksi )

(Oleh Anastasia Rompas, 2A)

Apakah yang menjadi harapan ibu untuk memajukan YPK Ora et Labora di masa depan?. N : YPK Ora et Labora akan menjadi sekolah yang berkembang dan memiliki prestasi yang besar dalam bidang pendidikan. Untuk mencapai itu semua tidak lepas dari peran dan fungsi serta rasa memiliki yang besar antara pemberi kerja ( pihak Yayasan ) dan pekerja ( pihak guru dan karyawan). Diharapkan pihak pemberi kerja tidak hanya sekedar menuntut tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan pekerjanya dan juga sebaliknya pekerja punya motivasi yang lebih baik dari hari ke hari dalam bekerja.

Oleh : Evi Kristanti

: Ibu Rr. Sulistiowati : Ibu Hermin Trihadi Ibu Johana Kristanty Bp. Imanuel Sigit : Bp. Fredy Aturut Ibu Sri Wahyuni

Sungguh besar pengabdianmu Engkaulah yang mengandungku Engkaulah yang merawat aku Hingga aku besar dengan tulus Tidak kau hiraukan rasa lelah Hanya rasa cinta yang kau limpahkan Untuk membuat anak-anaknya berguna Membuat keluarganya bahagia Ibu, semoga engkau senantiasa sehat Tuhan selalu melindungimu Segala yang telah engkau abdikan Kami mendoakan semoga ibu bahagia Ibu, aku akan menjadi anak baik Rajin belajar akan kulakukan Menuruti nasihatmu senantiasa Supaya kelak menjadi anak berguna

R :

BAGAIMANA MENGAJAR SEPERTI YESUS

POSI KEPALA SEKOLAH & WAKILNYA YPK ORA et LABORA TAPEL 2008/2009

2. Pamulang TKK SDK

Mei - Juli 2008

MERAH PUTIH Merah – putih….. Berkibarlah benderaku Warna merahmu lambing gagah berani Warna putihmu lambing kesucian Merah – putih…. Berkibarlah selalu Kami bangga melihatmu Berkibar…. Berkibarlah Benderaku……… ( Yehezkiel ML Repi )

1. Pikatlah pendengar dan berbincang-bincanglah dengan mereka. Dengan demikian kita mengajak pendengar untuk aktif sehingga mereka tidak bosan mendengarnya. 2. Berceritalah. Sebagai contoh, kita bisa menggunakan ceritacerita Alkitab atau cerita-cerita dari kehidupan kita sendiri dari bahan-bahan yang sudah kita pelajari. Cerita-cerita kita harus mencerminkan pola dan berhubungan dengan kehidupan seharihari yang kita pahami. 3. Gunakan simbul dan alat peraga. Yesus menggunakan simbol-simbol keagamaan seperti “roti hidup” yang sudah biasa didengar oleh pendengarnya. Simbol-simbol yang bisa kita gunakan misalnya adalah salib Kristus atau Perjamuan Kudus. Sedangkan alat peraga akan lebih mengundang minat pendengar untuk mendengar lebih serius. 4. Mengajarlah sesuai dengan tingkat pendengar. Pelajaran bagi anak kelas empat sangatlah berbeda dengan pelajaran bagi orang dewasa yang berpendidikan universitas. Yesus menyesuaikan pesan yang disampaikan-Nya dengan apa yang sudah dipahami olah pendengarNya. 5. Bangunlah apa yang telah dipercayai oleh pendengar kita. Yesus tidak pernah menyerang orang lain karena kepercayaan mereka itu sebagai dasar untuk membantu mereka memahami kebenaran yang sedang diajarkan-Nya. 6. Ungkapkan lagi pesan yang ingin kita sampaikan, kapan saja bila kita merasa perlu. Yesus bersabar saat Ia mengajar. Ia mengulangi apa yang Ia ajarkan atau menggunakan cerita lain untuk memastikan ajaran-Nya dipahami. 7. Perhatikan murid-murid kita. Untuk bisa mengajar seperti Yesus mengajar, kita memerlukan kasih yang tulus bagi murid-murid kita. Yesus menginginkan pendengar-Nya memahami, belajar dan mengikuti Dia. Sumber: Artikel “How to Teach Like Jesus”


6

SUARA ALUMNI

Edisi 10 • Tahun 1

Mengenal

Bu Peggy

T : J :

Ketua POPS TK-SD Panglima Polim

R

edaksi sengaja menemui Ibu Peggy Ketua POPS yang baru TK-SD Panglima Polim, untuk ngobrol-ngobrol. Tujuannya adalah, redaksi ingin Ibu Peggy dapat dikenal tidak terbatas di kalangan TK-SD Polim, tapi juga keluarga besar Sekolah Ora et Labora. Terutama pemikiran, pandangan dan langkah-langkah yang Akan diambil ke depan. Seorang ibu muda, cantik, berpostur tinggi untuk ukuran orang Indonesia. Tegur sapanya hangat, nama lengkapnya Peggy Margriet Sumeisey. Di bawah ini penuturannya.

T : Menyekolahkan puteranya di Ora et Labora ada yang membujuk yha?. J : Nggak, nggak (sambil tertawa). Saya menyekolahkan anak saya di sini, yaitu Kanya Margriet Patria (SD kelas 3) dan Anggita Margriet Patria(SD kelas 1) karena beberapa faktor: Pertama, kami sekeluarga memiliki hubungan sejarah dan emosional. Suami saya, Danet Arya Patria adalah mantan murid di Ora et Labora. Kedua, kami mencari sekolah Kristen yang dekat dengan rumah. Ketiga, kami melihat mutu sekolah ini masih mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Keempat, karena sekolah Ora

S

trategi pendidikan nasional yang dominan saat ini memberi prioritas pada penguasaan teknologi dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja. Alasannya adalah penguasaan teknologi dan sumber daya yang terampil merupakan jalan keluar dari kesulitan yang tengah dialami bangsa ini. Sebagai contoh, persoalan kemiskinan biasa dilihat sebagai akibat dari rendahnya penguasaan teknologi atau ketidak siapan angkatan kerja untuk menjawab tuntutan pasar. Strategi ini rupanya berangkat dari paradigma pembangunan yang ingin mewujudkan ekonomi nasional berbasis ekonomi (knowledge-based economy). Paradigma ini percaya bahwa peningkatan kinerja ekonomi suatu negara berbanding lurus dengan kemajuan pendidikannya. Dengan kata lain, keberhasilan bidang pendidikan menjadi penentu keberhasilan perekonomian nasional 1. Menurut Amich Alchumami, peneliti di Research Institute for Culture and Development, Jakarta 1 , berbagai penelitian akademis dan empiris berhasil membuktikan tesis ini. Disebutkan bahwa Jepang dan negara-negara Asia Timur seperti Cina, Singapura. Taiwan, Hongkong dan Korea Selatan telah mewujudkan pembangunan ekonomi yang dinamis yang bertumpu pada pendidikan. Maka, tak heran bila Indonesia mengarahkan kebijakan pendidikannya ke arah yang sama. Sepintas tak ada yang salah dari fokus pembangunan nasional tersebut. Kemajuan di bidang ekonomi memang sangat mungkin membawa perbaikan di bidang-bidang kehidupan lainnya. Namun, kenyataannya kini kita menyaksikan munculnya masalahmasalah lain yang malah menjauhkan bangsa ini dari cita-citanya. F G Winarno, rektor Universitas Atma Jaya Jakarta berpendapat problem moralitas bangsa dewasa ini diakibatkan oleh pendidikan nasional yang bersifat kognitifpsikomotorik di Indonesia belum bersinergi dengan pendidikan yang sifatnya afektif3.

et Labora adalah sekolah yang lama (tua), maka sekolah ini pasti memiliki ketangguhan (sudah teruji). T : Sekolah Ora et Labora memmpunyai kelebihan dan kelemahan?. J : Yha (dengan wajah antusias) Kelebihan sekolah Ora et Labora ini, adalah punya ”Captive atau market”. Pasar sekolah Polim ini adalah mantan murid. Putra-putri mantan murid Ora et Labora banyak bersekolah di sini. Kelemahan sekolah ini, Ora et Labora Panglima Polim terbuai untuk tidak mencari murid. Muridmurid itu seolah-olah “walk in” Masalah ini sebenarnya bisa ditelusuri kembali pada paradigma pembangunan nasional yang digunakan. Paradigma pembangunan yang dikemukakan di atas meyakini bahwa kemajuan ekonomi, dalam banyak hal, bertumpu pada ilmu pengetahuan (science) dan teknologi. Pernyataan ini mengandung semangat pemikiran positivisme yang mengutamakan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebagai pemecahan bagi problem kemanusiaan di jaman modern. Pemikiran yang bersifat positivis menganggap semua gejala dan peristiwa bisa diterangkan dan ditangani melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Sosiolog Perancis Auguste Comte yang menggagas positivisme di abad ke 19 meramalkan bahwa pada puncaknya nanti peradaban manusia akan didasarkan pada ilmu pengetahuan positif. Puncak perjalanan manusia ini dicapai setelah akal budi manusia berkembang sedemikian canggih (mencapai tahap positif) hingga semua gejala alam hanya dijelaskan melalui observasi, eksperimen dan perbandingan yang ketat dan teliti4. Untuk itu, gejala alam (juga gejala sosial dalam masyarakat) harus dibersihkan terlebih dahulu dari muatan tradisionalnya yang bersifat teologis dan metafisis. Pada tahap positif, hal-hal yang sifatnya transenden maupun esensial tidak lagi dianggap relevan. Kejadiankejadian yang biasanya dicari sebabnya di luar pengalaman inderawi atau di dalam hakekat diri manusia cukup diterangkan dengan menggunakan hukum-hukum yang ditemukan secara ilmiah. Tidak ada lagi alasan untuk berpegang pada hal-hal yang tidak bisa diukur, tidak berwujud dan tidak terbukti secara empiris. Akibatnya, hidup manusia dengan sendirinya akan terputus dari dimensi rohaninya yang memang tidak terukur atau terlihat wujudnya. Perkembangan ini tentu akan mengubah seluruh aspek hidup manusia menjadi kebendaan sifatnya (materialistik). Perubahan ataupun

T : J :

Mei - Juli 2008

datang sendiri. Sekolah Polim lupa mengelola pasar. Lupa kalau tetangga sebelah sudah memacu diri, mencari, menjaring dan menggiring murid-murid ke sekolahnya dengan berbagai cara. Bisa atau tidak murid datang sendiri?. Bisa, tapi perlu banyak hal yang dilakukan: pertama, masalah fisik perlu mendapatkan perhatian. Sekolah Panglima Polim perlu mempercantik diri dan melengkapi diri. Artinya bangunan sekolah perlu ditata dan diperbaiki kembali, kemudian peralatan sekolah juga perlu ditambah. Yang kedua, pangsa pasar perlu diyakinkan melalui citra sekolah. Misalnya lewat kedisiplinan sekolah, prestasi yang dicapai, penampilan berbagai event dan SDM yang dimiliki. Coba kalau kedua hal di atas dapat dicapai, bahkan mampu unggul, murid akan datang sendiri. Hal seperti itu pernah terjadi ketika suami saya bersekolah di sini. Apa sekarang masih bisa?. (dengan wajah terbelalak) Masih bisa. Masa jaya Ora et Labora bisa dicapai lagi kok. Pertama-tama harus terjalin sinergi antara pemilik sekolah dengan pelaksana. Yang kedua adalah komitmen pribadi dari pihak pemilik, pelaksana, guru – karyawan dan orang tua. Mereka perlu bergandeng tangan membentuk satu kekuatan.

T : Sebagai ketua POPS ada rencana jangka pendek?. J : (sambil tertawa) Ada, ada….. Saya ingin mengembangkan dan meningkatkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap sekolah. Selanjutnya diberikan kebebasan berbicara. Setiap rapat dapat dihadiri seluruh pengurus, dan terakhir saya nggak mau POPS bagai “ menara gading “ artinya cita-citanya terlalu muluk. T : Masih ada yang lain?. J : Kami ingin POPS ini berfungsi sebagai wadah yang menampung aspirasi orang tua dan menyampaikan masukan kepada sekolah dan yayasan. Kami juga ingin menerbitkan buletin POPS yang berisi berbagai informasi tentang orang tua, agenda sekolah, jadwal sekolah, program sekolah dsb. Kami sekarang sudah punya Persekutuan Doa. Kami ingin punya club Bahasa Inggris sebagai wahana keakraban antar orang tua. Kami ingin organisasi POPS ini juga menjangkau S M P, m e n g i n g a t T K - S D , S M P barada di satu gedung. Dengan demikian bisa menjadi sarana untuk mengajak kelas VI SD setelah lulus, menyekolahkan ke SMP. Ajak-mengajak akan mudah dilakukan apabila kami berada dalam satu organisasi. Demikian Bu Peggy menutup penuturannya. (Ed/Redaksi)

BAHAYA POSITIVISME

kemajuan di segala bidang harus bisa diperiksa layaknya objek pengamatan ilmiah yang materialistik. Bila tolok ukur kemajuan di bidang pendidikan bersifat fisik material maka sasaran dan tujuan pendidikan diarahkan pada pencapaian Dalam yang bisa diukur dan jelas wujudnya. Dengan demikian, bisa dibayangkan nanti manusia akan hidup dalam sebuah kebudayaan yang material pula. Gejala perkembangan positivisme ini sudah bisa dirasakan sekarang saat kita mendengar keluhan tentang aspek moral yang seolah terabaikan dalam pendidikan kita. Memang di jaman industrialisasi penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi ke berbagai bidang kehidupan tidak bisa dihindari karena kemajuan suatu industri mengharuskan penguasaan ilmu dan teknologi. Di samping itu, ilmu pengetahuan dan teknologi sendiri membawa dampak positif yang nyata bagi kehidupan manusia. Paradoks di atas membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi tidaklah netral. Di dalamnya terkandung benih yang merusak karena keduanya lahir dari keinginan manusia untuk menjelaskan dan menaklukkan alam. Dari sinilah bahaya dominasi ilmu pengetahuan dan teknologi atas semua yang disentuhnya, termasuk manusia, muncul. Karena itu yang penting untuk disadari dalam konteks penguasaan ilmu dan teknologi adalah kearifan manusia sebagai pencipta dan penggunanya. Mengingat manfaat yang dihasilkan, tak mungkin ilmu pengetahuan dan teknologi dicampakkan begitu saja. Namun, tanpa pemahaman atas hakekat ilmu pengetahuan dan teknologi manusia akan larut dalam pesonanya hingga kendali atas kehidupan akan terlepas dari tangan. Akhirnya, dengan tergesernya dimensi etis dan psikologis dari pendidikan nasional kita maka

Pendidikan Nasional Oleh: Eric Tiwa

penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ingin dicapai hanya akan menghasilkan robot-robot siap pakai. Mahluk-mahluk ini akan memiliki keunggulan untuk membangun bangsa sesuai dengan keinginan siapapun yang mempekerjakan mereka nanti setelah menamatkan pendidikannya yang positivistik itu.

1. 2. 3.

4.

(Footnotes) Amich Alhumami, Pendidikan dan Pembangunan Ekonomi, http://www.kompas.com/kompascetak/0505/03/opini/1724824.htm Aspek Moralitas Terabaikan, Pendidikan Nasional, Suara Pembaruan Daily, 2/5/08. Zainal Abidin, Dari Manusia Mistis ke Manusia Ilmiah: Perkembangan Akal Budi Manusia Menurut Filsafat Positivisme Auguste Comte, Filsafat Manusia: Memahami Manusia Melalui Filsafat, PT Remaja Rosdakarya, Bandung 2003

Keterangan Penulis: Menempuh pendidikan tingkat TK sampai SMP di Ora et Labora antara tahun 1972 - 1983. Saat ini bekerja sebagai penulis sambil menyelesaikan program S2 di Jurusan Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.


7

Edisi 10 • Tahun 1

DARI DAN UNTUK SISWA TK

TK ORA et LABORA Panglima Polim

P

ada hari Jumat, 30 Mei 2008 yang lalu, KB dan TK Panglima Polim mengadakan retreat di Museum Layang-layang yang terletak di Jalan Pondok Labu. Dengan kendaraan pribadi milik para orang tua murid pukul 08.00 kami berangkat dan setengah jam kemudian sudah tiba. Kami langsung menuju ke Pendopo melukis, tempat kami akan mewarnai kaos putih bergambar layanglayang dengan cat tembok . Sebelumnya kami disambut oleh kakakkakak pengurus yang diantaranya memperkenalkan diri dengan nama Kak Chulla.

Retreat Edukasi TK & KB Panglima Polim

Setelah itu kami menonton film tentang layang-layang di sebuah ruangan berisi contoh layang-layang dari berbagai negara di dunia. Ah…. Indah sekali layang-layang juga merupakan sebuah olah raga dari Amerika. Layang-layang tersebut bisa menari, terbang keatas, menukik dan gerakan-gerakan indah lainnya karena digerakkan oleh dua tangan. Dan yang lebih menakjubkan lagi saat kami diajak tour ke sebuah ruangan besar berisi berbagai macam layangan dari negeri kita Indonesia. Ada layanglayang yang terbuat dari plastik, kayu dan bahan parasut. Semua layanglayang yang ada di ruangan ini berukuran besar bahkan ada 2 buah layang-layang berpasangan dari daerah Kalimantan

Perpisahan TK B Panglima Polim Pada hari Rabu, 18 Juni 2008 yang lalu, KB&TK Panglima Polim mengadakan perpisahan TK B yang akan memasuki tingkat pendidikan yang lebih tinggi yaitu Sekolah Dasar. Acara yang diadakan di ruang Aula TK dengan mengambil tema “Senangnya di sekolahku” ini diisi dengan drama singkat tentang pentingnya menjaga kebersihan oleh anak-anak KB & TK. Diumumkan juga tentang kejuaraan lomba paduan suara sampai

TK ORA et LABORA Pamulang

Mei - Juli 2008

dengan nama yang unik, dihiasi dengan sebuah alat musik semacam alat gendang besar dengan lubang di tengahnya untuk masuknya udara, yang akan berbunyi jika tertiup angin. Semakin besar angin yang berhembus semakin besar suara yang ditimbulkan. Di tempat ini juga terdapat replika berbagai macam layangan dari seluruh penjuru dunia. Kami senang sekali datang ke Musium Layang-layang ini, bahkan setelah itu kami masih diajak ke sebuah pendopo

yang lebih besar lagi untuk membuat layang-layang yang setelah diwarnai dengan crayon, layang-layang tersebut diberi kayu, benang serta hiasan untuk membentuk layang-layang. Akhirnya kami makan siang di pendopo tersebut. Rasa capek dan lapar kami tidak begitu terasa karena senangnya kami berada di Musium Layang-layang. Terima kasih Tuhan…. (Rin/Red)

tingkat Kodya dan menduduki juara II, kejuaraan komputer yang diraih oleh Ezckiel. Acara perpisahan diakhiri dengan nyanyian lagu “ Auld Lang Syne” oleh semua anak untuk mengantar anak-anak TK B yang mau meninggalkan adik-adik klasnya. Ada diantara anak TK B yang melanjutkan ke SD di luar Ora et Labora. Selamat ya, semoga bekal pengetahuan dan iman yang sudah diraih di OeL menjadi berkat bagi kalian semua dan sukses selalu. Tuhan memberkati.

Pesta Akhir Tahun TK Ora et Labora Pamulang

H Inilah anak-anak yang berprestasi (Angeline, Kaisar, Sekar, Jayne, Alfandra, dan ananda) Selamat Ya, nanti di SD harus lebih baik lagi

Gundul-gundul Pacul ..cul...gembelengan.... (TK A dan KB unjuk kebolehan menari)

ari Jumat, 19 Juni 2008 yang lalu, TK Pamulang menyelenggarakan acara tutup tahun ajaran 2007 – 2008. Acara ini bisa berlangsung tak lepas dari peran serta dari para orang tua yang tergabung dalam POPS. Merekalah yang mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam acara ini, mulai dari pengumpulan dana( dari donatur, sponsor, maupun partisipasi orang tua TK B), buku tahunan, konsumsi sampai kostum untuk prosesi pelepasan. Sedangkan sekolah bertugas mempersiapkan acara,. Bahkan sehari menjelang acara merekalah yang sibuk mempercantik gedung GKI Pamulang yang akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan acara. Acara dimulai pukul 08.30 diawali dengan ibadah, performance anak (tarian, paduan suara, baca puisi), prosesi pelepasan dengan upacara pengalungan medali dan ditutup dengan pelepasan burung merpati sebagai syimbol untuk pelepasan anak TK B menuju sekolah yang baru. (Lies/ TK Pml)

Kelompok tari yapong beraksi

Inilah orang-orang yang ada di belakang layar setiap kegiatan di TK OeL Pamulang (POPS bersama para guru)

Pesta Akhir Tahun

&

Terima kasih Bu Guru.......... Demikian ungkapan dari Alfandra, Stephanie dan Yitro mewakili teman-temannya dari TK B

Perpisahan

TK ORA et LABORA

TK B

Tanggal 19 Juni 2008, KB - TK Oel BSD mengadakan Pesta Akhir Tahun dan Pelepasan TK B. Acara dimulai pada pukul 09.00 - 11.00 berjalan dengan lancar yang dimeriahkan oleh penampilan panggung boneka yang menceritakan tentang kesukacitaan anak-anak yang naik kelas ataupun ke SD. Tidak ketinggalan penampilan dari anakanak paduan suara dan membaca puisi. Selain itu juga ditampilkan anak-anak yang berprestasi selama di TK dan mendapat piala dari sekolah. Akhirnya tahun ajaran 2007 - 2008 sudah usai dan siap kembali untuk memasuki tahun ajaran 2008 - 2009. .........terima kasih Ibu Guruku yang sudah membimbing kami, jasamu tidak akan kami lupakan. Tuhan memberkati.

Bumi Serpong Damai

Lomba Porseni Gerak Jalan dan Paduan Suara TK OeL BSD mengikuti lomba Porseni gerak jalan dan Paduan Suara tingkat Kecamatan dan mendapatkan juara 1 untuk paduan suara dan juara 2 untuk gerak jalan.Tingkat Kabupaten kembali anak-anak TK OeL BSD mendapatkan juara 2 untuk Paduan Suara dan Harapan 2 untuk gerak jalan. Selamat buat anak-anak kami yang berprestasi……. (Dian Ros/Red)


8

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008

DARI DAN UNTUK SISWA TK

TK Panglima Polim Mengikuti Lomba

Paduan Suara Pada hari Sabtu, 3 Mei 2008 TK Panglima Polim mengikuti lomba paduan suara tingkat wilayah Jakarta Selatan. Puji Tuhan, kami mendapatkan juara ke II. Lomba ini diikuti oleh sekitar 20 paduan suara dan diselenggarakan di TK Budi Waluyo. Paduan suara TK Panglima Polim yang dilatih oleh Ibu Kartini R. Tiwa yang senantiasa setia dan penuh semangat, berlatih dengan keras terutama saat harus maju ke tingkat yang lebih tinggi yaitu tingkat DKI. Dengan jerih payah tersebut akhirnya berhasil mendapatkan juara. Sungguh suatu prestasi yang membanggakan. Terima kasih Tuhan. Tak lupa kami ucapkan kepada para orang tua murid yang tidak dapat kami sebutkan namanya satu persatu, atas dukungan dan bantuannya di dalam persiapan lomba. Juga untuk Ibu Conny sehingga kami dapat memiliki seragam yang bagus untuk mengikuti lomba. Dalam perlombaan tersebut, hal yang selalu ditekankan oleh Ibu Kartini adalah bahwa anak-anak harus selalu berusaha memberikan yang terbaik dan memuji nama Tuhan di manapun mereka berada. Kalah menang itu urusan Tuhan, itulah yang selalu menjadi landasan dalam kami mengikuti perlombaan. “.......terima kasih ya Bu atas kesetiaan dan nasehatnya”. (Rin/Red)

TEKA-TEKI SILANG

na kepada tema memberi aba-ab “1...2...3...Aldy yi” an ny me k memulai temannya untu

at nyanyi TK tingk setelah lomba me 08 Berfoto bersama i 20 nah Abang 17 Me DKI di JACC Ta

oa d n a g n e d n a i l Kulepas ka ru, kostum warna bi n dalam balutan lia ka at lih ku a , ik Ket gembira menebar senyum Berjejer bersama i in mu ru ra gu Hati kami nak, pa lewati bersama, ga dan lega, ng ba na re ka yang telah kita ar h da Mek in at -sa at berlalu, Sa Satu tahun telah la yang ada, ga se an ng Kalian de an,, cuan dan kelugu Kenakalan, kelu h bagi kami, da in i kenangan ad nj me itu tahun yang lalu, a mu Se hun bahkan tiga ta a du n, hu ta se Kami ingat ibu, sih warga baru, k mau lepas dari Ketika kalian ma hkan ada yang ta ba lain, t ak ng t-t ya ku an ta ng u, kenal satu de n da Kalian malu-mal n ai rm be dan penakut, g r, lian belaja rin malu, cengen ma ke ng ya Bersama kami ka ak an rani, k kami lihat lagi ik, pintar dan be Dan saat ini, ta yang gagah, cant r sa be ak an i ad nj Kalian telah me lama ini, a kita berjerih se Tak sia-sia rasany k, Kami berharap na an berbuah, tabur bagimu ak mu ru gu ng ya Apa t, ri jauh, da at lih a namamu disebu akan kami kami dengar ketik Buah manis yang ng ya h da in ng ya suatu Kami berharap se -anakku, ak an n la ja t Selama ng baru nanti, ya at Semoga ditemp mbawa diri, Kalian pandai me n terang, Jadilah garam da au kepada Tuhan, gk Dan takutlah en langkahmu. selalu menyertai Doa kami akan (Lies TK Pml)

Oleh: Tabita KMA Panggabean, SDK Pamulang

Isilah kotak-kotak di atas dengan persilangan yang benar, dengan angka-angka yang tersedia di bawah ini. Kotak yang sudah terisi merupakan

2 angka

3 angka

05 09 15 19 27 28 66 74 82 87 93 95 96

009 166 188 210 216 288 297 368 438 473 507 580

Nama Kelas Unit

panduan untuk anda. 595 605 668 678 685 710 875 973

4 angka

5 angka

2526 2951 4250 5254 6070 7045 8190 8845

01935 08244 13822 19524 30516 34530 36880 55913 63004 72638 81485

: .............................................................................................. : .............................................................................................. : ..............................................................................................

Kita harus mencintai lingkungan! Mengapa? Sebab bila kita mencintai lingkungan dengan memelihara dan menjaganya, lingkungan kita akan menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih dan sehat untuk kita tinggali. Lingkungan hidup kita sekarang ini sudah banyak yang rusak. Kerusakan lingkungan antara lain punahnya hewan-hewan serta tumbuhan langka, hutan-hutan yang rusak, pencemaran, banjir, pemanasan global. Banyak jenis hewan diburu untuk dijual dengan harga tinggi. Akibatnya, banyak hewan yang hampir punah misalnya: Badak cula satu, Badak cula satu saat ini dikembangkan di Taman Nasional Ujung Kulon-Banten. Contoh hewan yang hampir punah lainnya yaitu Harimau Sumatera, Macan Tutul dan Orangutan. Kerusakan lingkungan lainnya yaitu bencana banjir yang sering kita alami. Salah satu penyebab banjir adalah penebangan pohon secara liar di daerah pegunungan dan masalahmasalah di perkotaan, seperti orang-orang membuang sampah sembarangan sehingga saluran got tersumbat. Lahan hijau di perkotaan semakin sempit karena orang-orang mulai mengubahnya menjadi permukiman, pusat perbelanjaan dan jalan tol sehingga daerah resapan berkurang. Yang saat ini banyak dibicarakan adalah pemanasan global. Suhu di bumi terus naik. Apa yang menyebabkan pemanasan global? Yang paling utama adalah pembakaran bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil ini melepaskan karbondioksida yang menyelimuti bumi sehingga panas matahari yang dipancarkan ke bumi, setelah masuk akan tertahan dan tidak dapat keluar lagi. Akibatnya, bumi seperti dikurung di dalam rumah kaca. Akibat pemanasan global yaitu mencairnya es di kutub sehingga permukaan air laut naik, yang dapat mengakibatkan garis pantai mundur dan pulau-pulau kecil hilang, juga perubahan musim. Kita dapat menjaga dan memelihara lingkungan dengan berbagai macam cara. Untuk mengurangi penebangan pohon, kita dapat menghemat penggunaan alat-alat belajar yang bahan bakunya berasal dari alam seperti kertas, buku dan pinsil. Kita sebaiknya membiasakan memelihara tanaman dan tidak memburu secara liar hewan-hewan yang dilindungi. Untuk mencegah banjir, kita harus disiplin membuang sampah pada tong sampah, juga penebangan pohon selalu diikuti dengan penanaman kembali. Kita juga harus mengurangi pembakaran sampah, sampah organik dapat kita olah menjadi kompos. Sedang sampah non-organik dapat kita daur ulang. Untuk mengurangi dampak pemanasan global, kita harus mengembangkan energi alternatif yang ramah lingkungan, misalnya biofuel, energi matahari, energi angin dsb. Tentu saja kita juga harus menghemat energi, yang dapat dilakuikan dengan membatasi pemakaian AC, mematikan lampu dan TV apabila tidak digunakan, sebab semua peralatan tersebut saat ini masih menggunakan energi bahan bakar fosil.


9

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008

DARI DAN UNTUK SISWA SD

PERPISAHAN

ACARA PERPISAHAN KELAS VI SDK PAMULANG

SDK OeL P. POLIM Trima kasihku ku ucapkan… Pada guruku yang tulus…. Kalau mendengar syair lagu di atas tentunya kita sudah tahu, pasti perpisahan sekolah. Jika sudah akhir tahun tentu banyak acara serupa, dan SD P. Polim tidak mau ketinggalan, pada tanggal 21 Juni 2008 melaksanakan acara perpisahan di GKI Kebayoran Baru., dan dihadiri oleh Orang tua murid, Pelaksana Harian dan para siswasiswi. FirmanTuhan dibawakan oleh Sdr. Adrian Hadi Sulistyo, S. Th dari GKMI Sidodadi, Semarang. Walaupun acara dibagi menjadi dua bagian tetapi acara berlangsung dengan tertib. (Bam/Red)

UPACARA DAN IBADAH SYUKUR PELEPASAN SISWA KELAS 6 SDK BSD

Pada tanggal 18 Juni 2008 yang lalu SDK Ora et Labora BSD mengadakan acara ibadah syukur dan upacara pelepasan siswa kelas 6 di GBI Bethesda Sarua Ciputat Tangerang. Firman Tuhan dalam ibadah syukur ini disampaikan oleh Ibu Pdt. Vonny dari Gereja Imanuel Jakarta. Pada acara ibadah pemimpin pujian dan singer oleh orang tua murid dan tim musik merupakan gabungan dari guru , orang tua murid dan mantan siswa SDK Ora et Labora BSD. Setelah acara kebaktian selesai dilanjutkan dengan pelepasan siswa kelas 6 yang ditandai dengan pengalungan medali dan penyerahan sertifikat oleh Ibu Stefani Merdiningsih, S.Pd yang didampingi oleh Ibu Ermina dan Ibu Lucia Peni selaku guru kelas 6. Ibu Kepala Sekolah dalam sambutannya mengatakan bahwa siswa kelas 6 mesti terus berjuang melanjutkan cita-cita dengan memasuki jenjang SMP di manapun mereka bersekolah. Sementara itu Marcella selaku perwakilan dari kelas 6, mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahan dari seluruh guru SDK Ora et Labora BSD selama 6 tahun mereka menempuh pendidikan, sedangkan

Dalam angka mengakhiri masa belajar di SDK Ora et Labora Pamulang, pada tanggal 17 Juni 2008 diadakan acara perpisahan , yang di dalamnya menampilkan paduan suara, dan yang tidak kalah asyiknya adalah penampilan drama dari anak-anak kelas VI. Dalam drama tersebut ingin menyampaikan pesan supaya anak-anak kelas VI Pamulang dapat menjadi “Jembatanjembatan kecil” seperti yang dicontohkan oleh seorang nabi Elia yang menjadi saluran berkat bagi seorang janda di Sarfat. Kami mengucap syukur pada tahun pelajaran 2007 – 2008 anak kelas VI lulus 100% dengan pesan di manapun kita berada harus selalu mejadi saluran berkat dan sebagai jembatan kecil bagi orang lain. (Nana/Red)

AVIGAIL ENAUTOZOE HAMONANGAN Juara 1 Insinyur Cilik Tingkat Nasional

Ibu Frida selaku perwakilan dari orang tua murid kelas 6 menyampaikan ucapan terima masih yang sebesar-besarnya atas bimbingan kepada anak-anak selama ini, dan harapan untuk anakanak adalah untuk terus maju melanjutkan cita-cita mereka ke jenjang SMP. Acara selanjutnya adalah atraksi dan penampilan para siswa yang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler seperti gitar, ensamble musik, vokal kelas besar dan kelas kecil, tak ketinggalan pula koor dari orang tua murid. Acara ini berlangsung dari jam 9.00 pagi dan berakhir jam 12.00 siang. Acara diakhiri dalam bentuk ramah tamah dan makan siang bersama. (By Noel SDK OeL BSD)

FUN TOUR WITH SUPERMAL KARAWACI SDK ORA ET LABORA BSD (kelas 4 A dan B SD BSD) Deg….deg….hati Arcel berdegup kencang, ketika mobil dari penyelenggara Education Fun Lippo Supermal Karawaci, Tangerang sudah datang pukul 08.15. “Bu Grace… emangnya kita ngapain sih di sana?” Tanya murid-murid kelas 4 secara bersahutsahutan.”Ya Lippo Supermal ingin memberikan informasi tentang wisata kuliner yang terdapat di Supermal, tetapi hanya yang khusus aja ya, nanti kita lihat aja…Ok?”, jawab Bu Grace. 45 menit perjalanan kesana, walaupun suasana perjalanan agak tersendat-sendat anak-anak kelas 4 A dan 4 B tetap hepy. Sesampainya di Supermal Karawaci kami dikenalkan oleh Pak Bugner Ruben selaku CRM Development (Costumer Relation Management). Ada juga Kak Yanti dan Kak…. Kami diajak mengunjungi 4 tenant di Supermal tersebut. Yang pertama, tenant Dante Copee kami mendapatkan informasi macam-macam kopi yang dibuat dan cara meraciknya, sehingga rasanya jadi enak ada machiato, caramel, mango passion, espresso. Wah banyak dech…. kami pun diperbolehkan untuk mencicipi kopi racikan kami sendiri. Setelah itu kami pun harus mengunjungi tenant yang berikutnya yaitu Q-biq donut. Kami diterangkan bagaimana membuat adonan donat yang berbentuk mirip persegi, kami diajarkan menghias kue donat tersebut. Sayang kami tidak boleh mencicipinya, jadinya kami harus patungan untuk membeli satu lusin donat untuk dimakan bersamasama. Kemudian kami mengunjungi tenant ke 3 Wendys…. Wooow kami jadi tahu cara mencampur ayam dengan bumbunya, menggoreng kentang, cara

membuat burger , tanpa sadar perut kami sudah bunyi keroncongan. Kami pun masing-masing membeli menu makanan yang kami suka dari Wendys. Setelah kenyang tenant yang terakhir kami kunjungi adalah Breadlife. Kami dibagi menjadi dua kelompok yaitu wanita dan pria. Kami diajarkan membuat donat dan kami pun boleh mencicipi donat yang kami buat sendiri ( ukuran mini).Tak terasa sudah jam 13.00 kami pun harus meninggalkan Supermal, tetapi kami langsung teringat teman dan keluarga kami, kami membeli sovenir/oleh-oleh untuk mereka. Setelah mampir sebentar di tenant Strawberry kami pun bergegas menuju bus, ternyata kami mendapat guide bag yang isinya Membercard Supermal, pin breadlife, donat Q-big dan hadiah menarik lainnya. Dengan langkah yang enteng kami pun ingin pulang kembali ke rumah. Pengalaman ini akan kami ingat selalu dan tak akan terlupakan, karena banyaknya informasi yang kami dapat.

Lomba Insinyur cilik yang diadakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia yang diadakan pada tanggal 21-24 Mei 2008 melalui tahap seleksi secara tertulis ( karya tulis tentang global warming) yaitu: • Avigail Enautozoe Hamonangan (4B) • Bulan Chrisia Salim (5A) • Reinaldo (5A) Karya tulis tentang global warming yang dibuat sangat menarik sekali karena menuliskan tentang keadaan bumi saat ini. Dari seleksi tersebut hanya 30 siswa se Indonesia yang berhak mewakili petemuan dengan Persatuan Insinyur Indonesia. SDK Ora et Labora BSD berhasil mengirimkan 3 perwakilannya dalam acara tersebut. Melalui karantina selama 4 hari tersebut wakil dari SDK Ora et Labora BSD sangat antusias dalam mengikuti ajang bergengsi ini meliputi presentasi dan kreatifitas peserta. Dari hasil lomba itu Avigail Enautozoe H. (4B) SDK OeL BSD mendapatkan hasil sebagai juara I . Penghargaan yang didapat adalah trophy dan uang Rp 10.000.000,00 ( 10 juta rupiah). Wah hasil yang sangat membanggakan, apalagi bisa bertemu langsung dengan menteri. Menjadi kebanggaan bagi SDK OeL BSD bisa dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia. (Suwarsito, S.Pd-SDK OeL BSD)

PERSAINGAN YANG SEHAT SEKOLAH DASAR DI KAWASAN SERPONG DAMAI , TANGERANG Dalam lomba siswa teladan olimpiade MIPA, Festival Kompetensi dan kreativitas siswa sekolah dasar tingkat Kecamatan serpong yang diselenggarakan pada hari Selasa 27 Mei 2008 oleh dinas Kecamatan Serpong dan berlangsung di SD Negeri Serpong I terjadi persaingan yang sangat ketat, sehingga banyak sekolah-sekolah yang ikut dalam lomba ini. Dalam lomba ini menghaslkan anak-anak yang sangat kreatif dan mau berkompetensi untuk meraih hasil yang sangat baik sehingga terjadi persaingan yang sangat sehat. SDK Ora et Labora BSD dalam lomba ini mengikuti semua bidang yang dilombakan tetapi hanya tiga kejuaraan yang diperoleh, yaitu: • Bulan Chrisia Salim (5A) juara olimpiade IPA • Arnod Fernando Jonathan (5B) juara kerajinan tangan • ·Ignacia Leoni Mutiara Devi Herdian (4A)juara harapan seni lukis Dari hasil lomba tersebut hanya Bulan Chrisia Salim (5A) mewakili Kecamatan Serpong menuju tingkat Kabupaten dan hasilnya cukup memuaskan menjadi juara harapan 2. Semoga SDK Ora et Labora BSD lebih siap lagi untuk tahun yang akan dating sehingga dapat bersaing dengan sekolah ain di sekitar kawasan Serpong BSD Kabupaten Tangerang.(Suwarsito, S.Pd-SDK OeL BSD)


10

Edisi 10 • Tahun 1

DARI DAN UNTUK SISWA SD

Kegiatan Sehari SDK OeL BSD

bersama

Bank Haga Tanah Abang

Bang bing bung yuk, kita nabung, Bang bing bung yuk kita nabung. Nabung di tabungan si mungil…. Itulah sepenggal lagu yang dinyanyikan oleh anak-anak kelas 3A dan 3B SDK Ora et Labora BSD pada acara field trip di Bank Haga Tanah Abang Jakarta, pada tanggal 9 Mei 2008 yang lalu. Kegiatan ini dikemas dalam kegiatan field trip yang diikuti oleh 65 siswa kelas tiga. Dalam acara ini para siswa didampingi oleh empat guru pendamping yaitu Ibu Lucia Peni, Ibu Herlin, Ibu Tarcitia dan Bapak Emanuel. Pada kegiatan ini anak-anak diajak untuk mengikuti presentasi kecil yang disampaikan oleh tim management dari Bank Haga Tanah Abang Jakarta. Acara sangat menyenangkan dan tidak membosankan. Ada permainan kecil, menyanyi bersama, dan presentasi inti tentang kegiatan perbankan Bank Haga. Anak-anak juga diperkenankan dengan program tabungan bagi anak-anak yaitu Tabungan si Mungil. Lewat tabungan ini banyak keuntungan yang didapatkan diantaranya adalah program bea siswa.

Kegiatan yang paling menarik adalah anak-anak diajak berkeliling di setiap ruang kerja dari karyawan Bank Haga. Ada yang namanya Teller, ada namanya Costomer Servis. Dibagian ini semua karyawannya perempuan. Kemudian anak-anak diajak untuk kegiatan bagaimana penarikan uang dari ATM, caranya kartu ATM dimasukkan, kemudian tekan pin tekan ok, kemudian pilih transaksi demikian penjelasan seorang karyawan Bank Haga kepada anak-anak tentang transaksi lewat ATM. Yang tidak kalah seru adalah anak-anak juga diperbolehkan untuk melihat lemari besi penyimpan uang. Apa itu lemari besi? Lemari besi adalah lemari yang terbuat dari baja atau besi, tahan panas dan api, digunakan untuk menyimpan uang atau barang berharga milik nasabah. Diakhir acara tiap anak mendapatkan souvenir cantik dari Bank Haga. Kegiatan ini sangat berkesan bagi anak-anak kelas 3 SDK Ora et Labora BSD karena mereka dapat melihat langsung kegiatan perbankan dalam keseharian.

Mei - Juli 2008

20 TAHUN PERSAHABATAN

UNI EROPA INDONESIA

SDK Ora et Labora BSD berperan dalam kegiatan lomba menggambar tingkat SD dalam acara 20 tahun persahabatan UNI EROPA- INDONESIA yang diselenggarakan pada hari Minggu, 4 Mei 2008 di MARGO CITY DEPOK yang diikuti oleh 101 anak meliputi 26 sekolah unggulan sejabodetabek. Salah satunya SDK Ora et Labora BSD merupakan wakil sekolah unggulan di Kabupaten Tangerang. Delegasi Komisi Eropa mengadakan lomba menggambar tingkat SD untuk berkreasai dengan gambar cerminan persahabatan Uni Eropa- Indonesia sesuai dengan apa yang ada dimata anak-anak pada zaman sekarang ini. Acaranya seru sekali dari jam 10.00 pagi sampai selesai di kemas sangat menarik dengan MC Ivy Batuta & Irgi Fahrezi dan Tim Juri yang sangat berbobot diantaranya Suyadi (Pak Raden ) Animator pemerhati anak, Tika Bisono (Psikolog), Muksin (Dosen Fakultas Seni Rupa ITB Bandung), Perwakilan Komisi Eropa, Perwakilan Kepresidenan Uni Eropa ( Kedutaan Perancis) Wakil dari SDK Ora et Labora BSD sebanyak 5 anak yaitu Chelsea (3A), Leoni (4A), Stella Benita (4B), Irwantoro(6), Louis Hansen (6A) dan hasil dari lomba ini sangat bagus-bagus, namun sayang sekali belum ada yang dapat juara. Mungkin lain kali lebih siap lagi dan gigih untuk meraih prestasi. (Suwarsito, SPd. dan Stevanus Sudar S Th)

(Noel/BSD)

MARI KURANGI

PEMANASAN GLOBAL JETANI MARROSA OROH - SD Ora et Labora, Pamulang - Kelas 4A

EDUCATION FAIR Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang mengadakan acara “Education Fair” yang diselenggarakan di BSD Junction BSD pada anggal 21s.d 26 Mei 2008 dalam rangka hari Kebangkitan Nasional dengan tema”Wana Gelar Prestasi dan Kreativitas Insan Pendidikan” pameran yang digelar SDK Ora et Labora sangat menarik berisikan karya kreativitas dan inovatif yang baik. Acara dibuka langsung oleh Bupati Tangerang Bapak Ismet Iskandar. Sedangkan SDK Ora et Labora berada pada Stan No.1 dan mendapat jatah 2 hari pameran yaitu hari Rabu dan Kamis, 21 – 22 Mei 2008, untuk pentas seninya menampilkan paduan suara dan musik angklung dengan alunan lagu yang merdu dan indah. Dengan diadakan acara ini SDK Ora et Labora BSD semakin di kenal oleh

IBUKU.......

Oleh: Nanda Ribka, SD PP

Ibu adalah orang tuaku yang baik. Ibu selalu mengasihiku, melindungiku dan selalu membimbingku. Saat aku kesusahan ibuku selalu membimbingku, karena itu sangat mengasihiku. Ibu selalu melindungiku saat aku menyeberang jalan. Ibu, dengan keahlian ibu aku dapat mencicipi masakan ibu yang lezat dan sehat. Ibu, dengan engkau aku mendapatkan ilmu lebih banyak lagi, karena ibu adalah seorang yang baik hati dan sangat memperdulikan anak-anaknya. Sampai bertumbuh besarpun saya ingin menjadi orang tua yang baik seperti ibu. Ibu, betapa baiknya engkau. Ibu, bila engkau mengajarku, walaupun aku masih salah engkau selalu mengajarku dengan penuh kesabaran. Walaupun aku berbuat salah terhadap ibu tetapi ibu tetap mengasihiku, membimbingku, dan terutama ibu tetap memperdulikanku.

masyarakat luas. Semakin kreatif dan cinta kesenian budaya Indonesia serta berperan dan mengembangkan kecerdasan bangsa. (Stevanus Sudar, S.Th/Suwarsito, S.Pd/Red)

Ibu, sungguh baiknya engkau, engkau selalu melindungiku, saat aku sakit, bahkan sejak kecil sampai aku bisa sekolah seperti sekarang ini. Oh Ibu, jasa-jasamu tidak pernah akan kulupakan. Terima kasih atas perlindungan, bimbingan dan kesabaran yang ibu berikan kepadaku. Terima kasih karena engkau telah berkorban melahirkanku, merawatku, membesarkanku. Segala kebaikan ibu akan kuterapkan dimanapun aku berada dan sampai kapanpun. Tuhan , terima kasih karena Engkau telah memberikan ibu yang baik kepadaku, kiranya kebaikan dan ketulusan ibuku selalu berkenan di hadapan-Mu.

Teman-teman, kita sudah sering mendengar kata pemanasan global. Sebenarnya, apakah arti dari pemanasan global itu? Dari beberapa tulisan yang saya baca, pemanasan global dapat diartikan sebagai meningkatnya suhu di permukaan bumi. Pemanasan global disebabkan oleh sinar matahari yang menembus lapisan udara (atmosfer) dan memanasi bumi. Sebagian dari udara panas yang naik ke atas ditahan dan dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Proses pemantulan panas untuk menghangatkan bumi ini disebut efek rumah kaca. Pemanasan bumi menjadi tidak normal sejak manusia memulai proses industri. Atmosfer bumi semakin dipenuhi oleh gas buangan dari pabrik dan kendaraan bermotor, asap dari pembakaran hutan, dan lain-lain. Akibatnya, semakin banyak udara panas yang seharusnya keluar dari permukaan bumi dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Inilah yang dikenal dengan istilah pemanasan global. Pemanasan global dapat mengakibatkan suhu air laut naik, mencairnya es di kutub yang menyebabkan permukaan air laut naik sehingga pulau-pulau kecil dapat tenggelam, perubahan iklim seperti musim kemarau yang lebih lama, sering terjadi hujan badai dan angin topan, musnahnya keanekaragaman hayati, dan lain-lain, yang secara keseluruhan mengarah pada rusaknya lingkungan hidup. Kita tentu tidak menginginkan kerusakan lingkungan tempat kita hidup, bukan? Oleh karena itu, sebisa mungkin kita harus melakukan tindakan yang dapat menghambat rusaknya lingkungan hidup, seperti: ·* Menanam berbagai macam tumbuhan hijau untuk menyerap karbon dioksida. ·* Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar minyak. ·* Tidak melakukan pembakaran hutan. ·* Menggunakan alat elektronik yang hemat energi.

Mari kita kurangi pemanasan global agar lingkungan hidup kita tetap sehat


11

DARI DAN UNTUK SISWA SD

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008

Kesan-kesanku Selama Sekolah di SDK Ora et Labora

OUTBOND SDK ORA et LABORA PANGLIMA POLIM

By: Theresia Claudia R. Lulusan Kelas VI, OeL Pamulang

Tidak terasa enam tahun aku berada di SDK Ora et Labora Pamulang, Terkenang saat aku mulai duduk di kelas satu dimana gedung SDK Ora et Labora Pamulang belum sebagus saat ini, tempat bermain kami saat beristirahat pun masih sangat sederhana bahkan jalanan pun belum diaspal. Tetapi aku dan teman-teman tetap merasa bangga dan senang dengan keadaan sekolah kami. Aku dan teman-teman berdoa supaya sekolah kami bisa menjadi sekolah yang bisa membangun di dalam pendidikan agar menjadi siswa yang berguna bagi Nusa dan Bangsa. Harapan kami SDK Ora et Labora Pamulang dapat menjadi teladan khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di Pamulang dan sekitarnya.

MY SWEET MEMORY Nathasya/VIB/Pamulang

Tidak terasa, hampir 6 tahun saya menuntut ilmu di SDK Ora et Labora Pamulang. Dulu sewaktu saya baru pertama kali sekolah, saya mengira sekolah itu tidak enak.Tetapi, ternyata saya banyak mendapatkan pengalaman dan berkat guru-guru yang telah membimbing saya, kini saya menjadi orang yang berguna bagi orang lain dan pengetahuan saya menjadi bertambah. Dalam menjalani proses pembelajaran di sekolah, banyak sekali pengalaman yang senang dan sedih. Pengalaman bersama guru-guru, teman-teman, cleaning services, satpam maupun orang yang berada dalam lingkungan sekolah. Guru-guru di sini sangat baik. Bahkan mereka mengutamakan kami. Misalnya, ketika kita butuh penjelasan

Aku ingin berterima kasih kepada Guru-guru yang telah mengajar dan membimbing aku selama enam tahun. Ada rasa suka dan duka apabila aku mengingat saat aku belajar dari kelas satu sampai dengan kelas enam. Namun semua itu dapat aku lalui dengan baik dan takkan kulupakan untuk semua hal yang baik yang membangun diriku supaya menjadi anak yang pintar. Setiap Guru yang mengajar mempunyai sifat dan karakter yang berbeda-beda, ada yang ramah, ada yang cuek ada yang cepat marah ada yang humoris ada yang kalem dan ada juga yang banyak bicara itulah yang membuat aku terkesan kepada Guru-guruku. Dari keseluruhan aku belajar selama enam tahun, yang tidak pernah terlupakan dalam hidupku adalah kedisiplinan saat mulai belajar diawali dengan membaca Firman Tuhan, menyanyi dan berdoa begitu pula saat usai belajar diakhiri dengan bernyanyi dan berdoa. Itu mengajarkan aku untuk disiplin dan selalu berharap kepada Tuhan mulai dari aku kecil . Jadi kesanku selama sekolah di SDK Ora et Labora Pamulang sangat menyenangkan, aku mendapatkan guru-guru yang baik dan sayang padaku, satpam dan clining service yang baik dan teman-teman yang selalu menghibur aku dalam suka maupun duka. Dan pesanku untuk SDK Ora et Labora Pamulang, terus maju, jadilah sekolah yang dapat menjadi saluran berkat untuk banyak orang yang memerlukan. “ God Bless You all” sesuatu, mereka rela untuk memundurkan jam istirahatnya. Atau misalnya ada anak yang harus mendapatkan remedial, guru-guru rela memberikan waktunya 1 jam untuk mengadakan pemantapan dan esoknya mengadakan perbaikan. Yang seharusnya pekerjaan tinggal sedikit lagi terselesaikan, guru-guru memiliki pekerjan baru yaitu membuat soal remedial hingga tengah malam. Apalagi guru yang mengajar lebih dari 1 bidang studi. Sejujurnya , waktu tidur mereka tidak cukup, karena pagipagi sudah harus bangun untuk bergegas ke sekolah. Dan setelah itu menilai ulangan remedial dan memasukkannya ke dalam buku nilai. Padahal seharusnya sudah terisikan dari yang lalu. Kepusingan para guru ditambah lagi dengan anak-anak yang lupa mengerjakan PR, mengumpulkan tugas, atau berbuat sesuatu yang mengakibatkan guru-guru menjadi kesal. Padahal, dengan adanya kejadian seperti itu , malah membuat nama kelas menjadi tercemar dan turut mempermalukan nama guru yang menjadi wali kelasnya. Saya mengucapkan terima kasih atas semua jasa yang telah Bapak dan Ibu guru berikan. Setelah saya lepas dari sekolah ini, saya akan belajar dengan sebaik-baiknya untuk mengharumkan nama sekolah Ora et Labora dan membanggakan Bapak dan Ibu guru sekalian.

Sekolah itu menyenangkan Oleh: Sonia Monica, 5B, SDK OeL Pamulang

Pada mulanya sekolah didirikan untuk mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Dan pada zaman dahulu sekolah didirikan hanya untuk anak lakilaki dan anak perempuan bersekolah hanya sampai umur 12 tahun. Anak perempuan zaman dahulu kerjanya hanya di rumah yaitu menyapu, mengepel dan bersih- bersih. Tetapi semua itu berubah setelah Raden Ajeng Kartini lahir. Para wanita Indonesia diperbolehkan sekolah, dan derajat lakilaki dan perempuan sama. Mungkin sebagian dari kita menganggap sekolah itu tidak menyenangkan, dan dianggap sebagai beban saja. Tetapi sebenarnya sekolah itu menyenangkan dan mengasyikkan. Dengan sekolah kita bisa menuntut ilmu demi cita-cita. Dulu anak-anak seusia kita harus berjuang keras supaya bisa sekolah. Tetapi mengapa kita yang sekarang berada di zaman yang modern, dan serba kecukupan malas untuk bersekolah?. Padahal sekolah itu sangatlah penting untuk menentukan masa depan kita nanti. Coba bayangkan jauh di luar sana masih banyak anakanak yang tidak bisa sekolah karena keterbatasan biaya. Untuk bisa bersekolah mereka harus bekerja keras, apalagi pekerjaan itu tidak pantas dilakukan oleh anak-anak seusia

mereka. Bahkan ada yang lebih memilih menjadi pengamen. Mungkin anak-anak yang menjadi pengamen sudah sering kita jumpai dimana-mana, khususnya di Ibukota Jakarta sangat banyak anakanak yang menjadi pengamen. Padahal kita sekarang berada di zaman modern, yang dilengkapi fasilitas yang sangat lengkap, apalagi kita berada di daerah perkotaan. Sekolah terlihat menyenangkan karena di sekolah kita bisa menambah wawasan, apalagi jika di sekolah dilengkapi dengan perpustakaan kita bisa membaca sepuasnya karena di perpustakaan tenang, jadi kita tak terganggu saat kita membaca. Selain itu di sekolah kita mempunyai temanteman dan guru-guru yang baik, ramah dan menyenangkan. Kebaikan mereka membuat kita menjadi nyaman. Akan lebih menyenangkan lagi jika sekolah mengadakan kegiatan di luar sekolah seperti berwisata, rekreasai dan retreat karena dengan adanya kegiatan tersebut kita bisa mengenal alam lebih dalam. Jadi sekolah tidak seperti yang kita pikirkan, bahwa sekolah itu tidak menyenangkan, dan membosankan. Kita harus bersyukur karena kita bisa bersekolah dan bisa mewujudkan citacita kita.

HORREY....

Pada tanggal 16 Juni 2008 anak-anak SDK Ora et Labora Panglima Polim mengadakan acara Out bond di Inspiro Palace, Jln. Lanbouw Km 2,1 Kampung Liobaru, Sanja, Citeureup, Bogor. Sorak-sorai anak-anak bergema karena mereka melakukan pengalaman baru yang selama ini belum pernah dialami. Anak-anak bebas bermain dan mengenal alam. Dari permainan yang ringan sampai permainan yang menegangkan. Disinilah tantangan demi tantangan diujikan kepada anak-anak, ada yang dengan santai tetapi ada juga yang sampai menangis ketakutan. Tetapi semuanya bisa mereka lampaui dengan penuh keceriaan. Permainan tersebut antara lain : estafet bola, meniti tali, tarzan swing dan masih banyak lagi. Permainan yang paling menegangkan dan melatih keberanian anak adalah flying fox. Permainan yang melatih anak sabar, tangkas dan keberanian yang akhirnya anak-anak enggan meninggalkannya adalah menangkap ikan lele di kolam yang berlumpur. ”Bu Guru…Bu Guru… saya dapat ikan”, teriak Britney klas 1. Dengan bangga dan senangnya dia langsung lari mengamankan tangkapannya. “ Hai, anak-anak ayo naik sudah semua sekarang cuci badan!” kata Bu Wiwiek.” 5 menit lagi dech!” seru anak-anak berulang-ulang secara bergantian. Waktu untuk pulang sudah tiba, anak-anak satupersatu dengan paksa di angkat dan dikeluarkan dari kolam ikan lele. Meskipun kotor bermandikan Lumpur, mereka terlihat puas dan terkesan dengan pengalaman barunya. (Dian/Red)

AKULULUS

Setelah mengikuti UASBN pada tanggal 13 - 15 Mei 2008 dan dilanjutkan dengan UAS pada tanggal 16 - 19 Mei 2008 serta serangkaian Ujian Praktek, siswasiswi kelas 6 SDK Ora et Labora Pamulang masih harus menunggu dengan harapharap cemas hasil ujiannya. Tentunya mereka, orang tua dan juga semua guru berdoa dan berharap semoga mereka mendapatkan hasil yang terbaik. Dan tiba saatnya pada tanggal 23 Juni 2008, mereka mendapatkan kepastian kelulusan mereka. Puji Tuhan, ungkapan syukur tak henti-hentinya diucapkan oleh semua siswa, orang tua dan guru karena dari 60 siswa-siswi kelas 6 SDK Ora et Labora Pamulang dinyatakan LULUS 100%. Segala jerih payah, usaha dari siswa, para guru serta dukungan orang tua seolah terbayar sudah dengan berita kelulusan ini. Ya inilah bukti dari kebaikan Tuhan Yesus. Hasil UASBN sendiri juga tidak mengecewakan. Berikut ini gambaran nilai dari siswa-siswi SDK Ora et Labora Pamulang Tahun Ajaran 2007/2008.

Nilai Klasifikasi Rata-rata Terendah Tertinggi Std. Deviasi

B. Indonesia Matematika A 8,16 6,00 9,60 0,75

A 7,67 4,75 9,75 1,35

IPA

Jumlah

A 7,74 5,50 9,25 0,78

A 23,57 18,05 27,20 2,20

Dan siswa-siswi yang berprestasi adalah: 1. Bondan Wisnuaji Putra, dengan jumlah nilai 27,20 2. Tasya Bintang Anggita, dengan jumlah nilai 27,00 3. Ida Ayu Putu Sekarningtyas Putri, dengan jumlah nilai 26,58 Selamat bagi semua siswa-siswi kelas 6 Tahun Ajaran 2007/2008 yang telah lulus, semoga semakin berprestasi di jenjang berikutnya. Bapak/Ibu Guru berpesan untuk selalu rajin belajar dan terus menjadi anak yang takut akan Tuhan. Tuhan memberkati. (Evi/Red)


12

Edisi 10 • Tahun 1

DARI DAN UNTUK SISWA SMP 3.

Kegiatan ketiga (Life Skill- Global Warming) Diwarnai dengan kegiatan menciptakan keasrian sekolah dengan cara merawat tanaman, mengganti tanaman yang sudah mati dan menanam tanaman perindang, hasilnya adalah lingkungan sekolah yang nyaman, asri dan mendukung Proses Belajar.

CARA JITU MEMANFAATKAN

WAKTU

(SMPK OEL BSD)

Hari-hari sesudah Ulangan Umum sampai dengan saat Penerimaan Rapor, adalah hari-hari dimana KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dikelas sudah tidak efektif lagi, maka untuk memanfaatkan waktu tersebut perlu dipilihkan kegiatan yang positif dan edukatif. Pengin tahu bagaimana SMPK OEL BSD memanfaatkan waktu tersebut ?

Flat Stanley dan Surat dari Canada

2.

Kegiatan Kedua (Life Skill Memasak) Seluruh siswa kelas 7 dan 8 di minta membentuk kelompok beranggotakan 7 orang dan diwajibkan membuat makanan/ minuman. Hasilnya adalah berbagai jenis makanan dan minuman tersaji dalam waktu 3 jam.

Kegiatan Pertama (Think.Com) Adalah Program pendidikan melalui media Internet, para siswa diminta menjawab surat- surat dari sekolahsekolah di Canada, Inggris, Australia dan Chile. Selama ini para siswa SMPK OEL BSD sudah secara efektif berkorespondensi dengan para siswa dari negara-negara tersebut melalui email (kebetulan SMPK OEL BSD tahun 2008 ini meraih juara -1 tingkat Nasional Think.Com untuk Kategori Sekolah dan Guru.

Mei - Juli 2008

seseorang/keluarga yang akan dikenal dan diselami dan di mengerti kehidupanya. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan bagi para siswa bahwa begitu banyak sesama kita yang perlu mendapat perhatian. Hal ini akan kehidupan seseorang. Dari hasil laporan para siswa, diketahui bahwa yang menjadi sasaran penelitian para siswa adalah seseorang/keluarga dengan latar belakang kehidupan sebagai : Pedagang gorengan, Ojek, dll Berikut ini adalah figur-figur yang menjadi nara sumber bagi para siswa dalam kegiatan Eksposure.

Si Merah Muda yang Mempesona

1.

Pedagang Goreng-Goreng

Persiapan Memasak Si Ulat Bulu Numpang Berlalu Tukang Kayu (Pak Joko)

Minuman sudah Ludes

Flat Stanley dan Surat dari

Cleaning Service (Pak Yakup) Sang Mentari Terbit Lagi

4.

Goreng-Goreng

Flat Stanley dan Surat dari Inggris (Liverpool)

KEMBALI MENGUKIR PRESTASI

SMPK ORA et LABORA BSD

I

ngin tahu prestasi spektakuler yang ditorehkan SMP OEL BSD dalam kegiatan OSN (Olimpiade Sain Nasional) yang di selenggarakan oleh DepDikNas Tangerang ? Wuuaaaahhh………..lega rasanya !!! Manteb tenan……..……...!!! Team Olimpiade SMPK “Ora et Labora” Bumi Serpong Damai yang terdiri dari : Indri Ariesta, Hans Riyono, Kathrinna R, Fernando Fen Lee Dengan didampingi oleh bapak/ ibu guru yang berdedikasi tingi yang terdiri dari : 1. Ibu Sri Wahyuni : Guru Fisika. 2. Ibu Eko Sulistyaningsih : Guru Biologi.

Indri Ariesta

Kegiatan keempat - Eksposure Adalah kegiatan mengenal dan menyelami kehidupan seseorang/ sekeluarga, dengan cara ikut terlibat aktif dalam aktifitasnya sehari-hari. Para siswa diberi kebebasan memilih sendiri

Antusiasme para siswa dalam melaksanakan seluruh kegiatan mengisi waktu senggang ini sungguh membanggakan, karena dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, dengan suka cita dan hasilnya positif.

3.

Bapak Lamhot A. Ompusunggu : Guru Matematika. Telah mengadu prestasi pada hari sabtu, 14 April 2008 dan berhasil meraih prestasi spektakuer dalam kegiatan OSN (Olimpiade Sain Nasional) yang diselenggarakan oleh DepDikNas Tangerang. Dengan Kerjakeras para guru dalam mempersiapkan team Olimpiade Dengan Kesabaran dan ketelatenan para guru pembimbing team olimpiade Dengan Kerelaan berkorban tenaga dan waktu dari para guru pembimbing

Hans Riyono

Dengan semangat berkobar dari para siswa anggota team olimpiade Akhirnya membuahkan prestasi Olimpiade yang cemerlang yaitu : Juara I Biologi atas nama Indri Ariesta 9A SMPK Ora et Labora BSD Juara I Astronomi atas nama Hans Riyono 9B SMPK Ora et Labora BSD Juara IV Fisika atas nama Kathrinna R. 9B SMPK Ora et Labora BSD 15 Besar Matematika atas nama Fernando F.L. 9A SMPK Ora et Labora BSD

Kathrinna R

Saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para siswa team Olimpiade, kebintangan kalian sudah bersinar, selanjutnya teruslah bersinar………………..!!! Kepada bapak/ibu guru pembimbing, teruslah berjuang mencetak bintangbintang baru dan penuhilah langit Ora et Labora dengan kemilau cahaya bintang kejora. Terimakasih Tuhan atas segala RahmatMu !!! Kepala SMPK OEL BSD 2007 - 2008 Drs. Yulius AD Budi Susila

Fernando Fen Lee


13

Edisi 10 • Tahun 1

DARI DAN UNTUK SISWA SMP

MENCARI DIRIMU Apakah kamu seorang pemikir, perasa, atau bijaksana? Coba aja ikutin tes di bawah ini, jawab pertanyaannya, hitung skornya, dan lihat interprestasinya. Keterangan : • Hanya ada jawaban ya dan tidak. • Setiap jawaban ya pada nomor 1-5, nilainya 2. • Setiap jawaban yap ada nomor 6-10, nilainya 1. • Setiap jawaban tidak, nilainya 0. 1.

2.

3. 4. 5.

Sebelum mengambil keputusan, kamu membutuhkan waktu untuk berpikir dan membandingkan baik-buruknya akibat keputusanmu. Pada masa pendekatan kamu akan berusaha mengorek semua informasi penting dari calon pacar yang berguna untuk mempertimbangkan bila nantinya dia menyatakan perasaannya padamu. Menganalisa segala kejadian dari segala aspek merupakan salah satu kelebihanmu. Dalam keadaan terdesak, kamu akan semakin kreatif dalam mencari jalan keluar. Kamu percaya segala masalah pasti akan ada jalan keluarnya bila kita mau memikirkannya.

Unfortunate Event Oleh: Anita Cerita tentang 3 anak yang tiba-tiba menjadi anak yatim-piatu. Mulai dari yang tertua, Klaus, anak lelaki yang berusia kira-kira 13 tahun ini memiliki kelebihan yaitu, kapasitasnya membaca buku. Kegiatan sehari-harinya adalah membaca buku-buku tebal dalam jumlah yang sangat banyak perhari. Tapi, setelah dibaca, ia akan terus mengingat isi buku itu. Anak kedua, Violent, adalah seorang anak perempuan yang pintar dan dapat menemukan pemecahan segala masalah dengan penemunya. Anak terakhir, Sunny, balita berusia 2,5 tahun itu memiliki kelebihan juga, menggigit apa saja walaupun keras. Secara tibatiba suatu hari, rumahnya kebakaran tanpa alasan yang jelas. Ayah dan ibunya pun tidak selamat dari api yang menghanguskan rumahnya itu. 3 anak yang tiba-tiba menjadi yatim-piatu itu pun belum pernah membayangkan jika orang-tuanya akan menghilang untuk selama-lamanya (terlalu berat untuk membayangkannya dan akan susah sekali untuk melupakannya). Untungnya, mereka mendapat bantuan dari seorang paman yang baik. (dan terlalu mementingkan tata tertib.) Ia pun segera mencarikan wali yang baik bagi 3 anak itu. Wali pertama, yang bernama Count Olaf adalah seorang pemain drama musikal yang diakui orang banyak. Rumahnya yang besar tapi tak terurus itu sangat menyeramkan. Kesan pertama, 3 anak itu senang sekali karena sudah punya orang yang akan mengurusnya. Tapi, seharihari mereka harus mengerjakan pekerjaan rumah-tangga yang seharusnya dikerjakan oleh Count. Tapi, mereka tetap menerimanya karena mereka sudah bersyukur jika ada yang menampung mereka. Tapi, dibalik itu, ternyata Count Olaf berniat jahat terhadap 3 anak itu. Count pun sampai sengaja memberhentikan mobilnya di tengah kereta yang sedang melaju dengan alasan parkir. 3 anak yang sedang panik itu pun berusaha menenangkan diri dan mencari akal untuk keluar dari mobil yang terkunci itu. Dengan kemampuan ke 3 anak itu, mereka berhasil menghalau kereta yang datang padanya dan berhasil meyakinkan Count Olaf adalah orang yang berbahaya (dalam arti berbeda).

Linkin Park Dewa Rockstar Kembali! Merasa nggak mau kalah dengan Avril, Linkin Park pun meluncurkan album barunya setelah beberapa bulan vakum dan menunda terus-terusan akan perilisan album ini. Nama album barunya pun nggak kalah keren dengan lagu-lagu di dalamnya, Minutes to Midnight. Kenapa namanya harus Minutes to Midnight? Ada alasan khusus dan kuat untuk ini. Kata semua personilnya, kalimat itu berhubungan dengan Doomsday Clock, penunjuk waktu menjelang bom nuklir. Penunjuk waktu itu digunakan ketika Amerika meledakkan Hiroshima dan Nagasaki. Chester, sang leader, mengatakan bahwa ia berharap albumnya akan ‘meledak’ di pasaran pada waktu peluncurannya. Bagaimana menurut kalian album baru mereka? Nah, ini jawaban dari pertanyaan yang ditunggu-tunggu para penggemar rock selama ini. Kenapa diundur terus? Mike pun menjelaskan bahwa ide-ide untuk membuat lagu baru terus bermunculan, karena itu, mereka biarkan hal itu terjadi. Ketika band yang lagunya merupakan campuran beberapa jenis lagu ini mengeluarkan album indie berjudul Linkin Park Underground v6.0 pada akhir 2006 lalu, mereka memasukkan lagu berhudul Qwerty. Lagu ini sempat dibicarakan sebagai album selanjutnya yang akan dirilis. Tapi nyatanya, lagu ini malah nggak ada di album baru mereka!

6.

Banyak teman dan keluarga yang datang padamu untuk curhat, karena menurut mereka kamu adalah pendengar yang baik. 7. Bila sedang kesal dengan seseorang, kamu akan langsung mencari sang sumber dan langsung mengkonfontasinya. 8. Adegan mengharukan d film, selalu membuatmu tersentuh, tak jarang kamu meneteskan air mata. 9. Kamu sangat ekspresif dalam menyatakan perasaanmu sehingga seperti buku yang terbuka, rahasia hatimu mudah terbuka. 10. Jika harus bekerja dalam satu tim, maka kamu akan memilih anggota yang paling dekat denganmu. Hasil Prediksi: Ø 5-7 = Si perasa. Kamu cendderung untuk memikirkan semua masalah tapi bukan untuk mencari jalan keluar, hanya sekedar merenungi, atau menyesali mengapa semua dapat terjadi. Ingat kata pepatah menyesal kemudian tak berguna, jadi sebelum melakukan sesuatu luangkan waktu untuk berpikir agar tidak terjadi penyesalan dimasa depan. Simpatimu terhadap orang lain kadang juga terlalu berlebihan, memang tidak ada salahnya bila kita membantu orang lain tapi jangan sampai mengorbankan kepentingan diri sendiri untuk orang lain, inilah yang kerap membuatmu menyesal. Jangan terlalu mengebuKarenanya, paman yang baik itu mencari wali lain untuk mengurus mereka. Count Olaf yang dipermalukan itu tidak terima begitu saja dan bersumpah balas dendam pada mereka. Wali mereka yang ke 2 adalah seorang ilmuwan reptile (terutama ular) yang berencana akan meneliti ular di Peru bersama 3 anak itu. Ilmuwan yang dipanggil Uncle Monty ini memang orang yang baik. Tapi, karena rencana jahat Count Olaf yang menipu Uncle Monty itu berhasil, mereka pun harus mencari wali mereka yang ke 3. Sayangnya, Klaus dan saudaranya harus terpaksa memutuskan jejak kematian misterius yang membunuh ayah dan ibunya (teropong yang dimiliki oleh Uncle Monty sama seperti yang dimiliki ayah-ibu mereka). Wali ke 3 sekaligus yang mengakhiri perjuangan mereka mencari orang tua baru adalah seorang bibi yang sangat takut mati bernama Aunt Josephine. Aunt Joe, demikian panggilannya, tinggal di daerah beriklim dingin dan mengatakan tidak akan pindah dari rumah peninggalan adiknya. Ia pun sangat takut pada makelar rumah dan sangat mementingkan tata bahasa. Ia pun diduga masih punya hubungan dengan orang tua Klaus, Violent, dan Sunny. Terbukti dengan foto lama Aunt Joe yang memotret Aunt Joe, Uncle Monty dan Count Olaf. Tapi Aunt Joe Menyangkal bahwa pernah mengenal mereka. Sayangnya lagi, Count Olaf pun beraksi lagi. Ia menipu Aunt Joe dengan menyamar. Sementara itu mereka yang telah sampai di ‘rumah’ mereka yang baru, rumah milik Aunt Joe, melihat kaca tempat mereka pernah melihat pemandangan itu pecah berantakan. Dan karena tidak pernah membetulkan rumah itu, rumahnya sangatlah rapuh. Belum lagi setengah bagian dari rumah itu tidak punya tempat pijakan yang aman. Mereka pun terperangkap di sana. Tapi dengan kelebihan yang dimiliki mereka bertiga, mereka dapat selamat dan kembali ke rumah yang berpijak pada tanah. Mereka pun menemukan pesan aneh dengan tata bahasa yang salah. Klaus yang dapat mengartikan pesan salah itu menjadi sebuah symbol (Karena pernah membaca beberapa buku tentang symbol dan huruf lain) pun dapat mengartikan pesan itu. Tertulis dalam bahasa inggris “Cave Coudled” yang berarti gua Coudled itu pun langsung berangkat ke sana dengan harapan akan bertemu bibi Joe yang diharapkan masih hidup. Dan, ternyata benar, Aunt Joe ada di situ. Tadinya, Aunt Joe berniat tinggal di sana karena rumahnya sudah hancur (karena kejadian sebelumnya). Tapi, karena gua itu berencana akan dijual, sudah pasti akan banyak makelar yang ditakuti Aunt Joe akan datang. Mereka memutuskan untuk pergi menggunakan perahu. Klaus-lah

Ternyataaaa..... lagu Qerty hanya dipakai sebagai lagu perkenalan agar pendengar tidak kaget dengan musik Linkin Park yang terbaru. Ya, musik band ini memang udah berubah banget sekarang. Apalagi pada lagu What I’ve Done, siapa sangka kalau yang menyanyikan lagu itu adalah Linkin Park? Chester pun menyatakan bahwa aliran musiknya sudah bukan Nu Metal lagi, tapi campuran punk, classic rock, dan hip-hop. Bahkan katanya kita bisa mendengar suara Mike Shinoda lebih banyak di album baru ini! Penasaran? “Mike kedengarannya seolah-olah nggak ada di album ini, padahal dia ikut nyanyi. Dia juga beberapa kali bernyanyi sendirian di lagu-lagu tertentu,” kata Chester ramah. “Kami juga udah beda banget sekarang. Rambut kami dipotong, dan gaya rambut kami pun berubah,” sambungnya. Berikut ini adalah urutan lagu pada album Minutes to Midnight yang baru saja dikerluarkan pertengahan 2007 ini. 1. Wake 2. Given Up 3. Leave Out All the Rest 4. Bleed it out 5. Shadow of the Day 6. What I’ve Done 7. Hands Held High 8. No More Sorrow 9. Valentine’s Day 10. In Between 11. In Pieces

Mei - Juli 2008

gebu dalam mengungkapkan perasaanmu, biasanya sesuatu yang mudah datang akan mudah pergi. Ø

8-12 = Si pemikir. Menganalisa suatu masalah memang dapat memberi gambaran yang jelas tentang untung-rugi yang akan diraih, tapi ingatlah bahwa tidak semua aspek kehidupan dapat dilihat sebagai hitam-putih atau untungrugi, jangan sampai sifatmu yang sangat rasional ini membuat orang lain berpikir kamu adalah orang yang dingin dan tidak berperasaan. Asahlah kepekaan terhadap lingkungan orang lain di sekitarmu. Usahakan dalam mengambil keputusan kamu tidak hanya menguntungkan diri sendiri tapi juga orang lain. Ø

13 keatas = Si bijaksana. Kamu tahu kapan harus menggunakan akal sehat, dan kapan harus menggunakan perasaanmu, kepekaanmu ini membuat orang lain sangat menghargaimu dan mudah menerimamu baik di lingkungan maupun pekerjaan. Kamu akan sangat cocok menjadi penasehat karena kesabaranmu mampu memberikan nasehat yang tepat. Oleh : Intania W, SMP BSD

yang akan bertanggung jawab untuk urusan itu, karena dia pernah membaca sedikitnya 13 buku tentang kapal dan pelayaran. Tapi, di tengah perjalanan, datanglah banyak lintah merah penghisap darah yang katanya tidak akan pergi sebelum menghisap darah korbannya sampai habis. Belum lagi penciumannya tajam, walaupun mereka buta. Aunt Joe yang takut mati ini dikagetkan dengan suara yang sangat familiar sekali bagi mereka. Siapa lagi kalau bukan Count Olaf. Count memberikan penawaran. Jika Aunt Joe mau menukarkan keselamatannya dengan hak wali Klaus, Violent, dan Sunny, Ia akan diselamatkan. Tentu saja Aunt Joe menerima penawaran itu karena takut mati. Tapi, pada akhirnya Aunt Joe lah yang mati dilahap oleh Lintah merah yang haus akan darah itu. Klaus, Violent dan Sunny pun selamat. Tapi, masalah belum selesai. Masih ada Count Olaf yang memaksa Violent bermain peran dengannya. Jika ia tidak mau, Count memaksanya dengan mengancam akan menjatuhkan Sunny yang sebelumnya dikurung dalam kurungan raksasa yang digantung di tempat yang tinggi. Violent pun terpaksa mengiyakannya. Sementara Violent bermain peran dengan Count sebagai 2 orang yang akan menikah, Klaus berusaha meyelamatkan Sunny yang terancam bahaya. Ia pun melihat lensa besar di menara tempat ia akan menyelamatkan Sunny. Ia melihat ke lensa itu, dan dengan suatu alasan ia menyimpulkan bahwa Count-lah yang membakar dan membunuh orang tua mereka. Karena lensa yang diarahkan pada matahari akan membuat benda di bawah lensanya terbakar. Kesimpulan itu tepat, orang yang disuruh Count untuk mengawasi kerangkeng Sunny datang. Pesuruh itu pun berusaha menyingkirkan Klaus, tapi pada akhirnya ialah yang kalah dan hampir jatuh jika tidak ‘ditolong’ oleh kerangkeng Sunny. Setelah menolong Sunny, Klaus menjemput Sunny dibawah menara dan membuat Count dihukum untuk merasakan penderitaan yang dirasakan orang yang dibunuhnya. Ia pun tiba di rumahnya sendiri. Ia tiba-tiba dikirim surat deposito oleh ayah-ibunya yang berisi kata-kata dan amanat orang tuanya beserta teropong peninggalan ayah-ibunya. Sangat menarik diikuti siapa saja karena tidak mengenal batas umur. Perjuangan 3 anak yatim-piatu yang mandiri menambah nilai positifnya. Beberapa adegan mungkin akan mengagetkan. Ditambah dengan sedikit humor dan aksi yang pasti akan membuat penonton menahan nafas.

12.

The Little Things Give you Away Diantara semua lagu, What I’ve Done lah yang paling berjasa, karena lagu ini meraih peringkat 1 best download dunia dan peringkat 7 dari tangga lagu US Hot 100.***(AN)

Avril,

Dewi Musiknya Amerika Setelah sukses dengan album sebelumnya, Under My Skin, Avril Lavigne yang baru memasuki umurnya yang ke-21 itu pun kembali menggebrak dunia musik dengan album terbarunya, The Best Damn Thing. Seperti apa lagu dari penyanyi yang merangkap sebagai penulis lagu itu? Kita lihat saja! Rockstar cewek yang melejit lewat lagu Sk8er Boi ini membuat kesan berbeda dari lagu-lagu yang selama ini dibuat dari album lamanya. Kenapa? Karena adanya banyak lagu cinta di album keren berlambang tengkorak yang berkombinasi dengan hati ini. Biasanya, Avril tidak pernah membuat lagu cinta, ‘kan? Ternyata, ia sedang berusaha untuk menjadi feminim! Wah, kebayang nggak tuh! Dia melakukan itu pun karena katanya, ia sedang jatuh cinta! Well, emang sih... akhir-akhir ini dia emang lagi mesra-mesranya sama Deryck Whibley dari

SUM 41, suaminya sendiri. Avril sendiri merasa ini album terbaik yang pernah ia buat. Karena semangatnya membuat lagu sangat terpancar dari lirik-lirik lagunya, apalagi lagu cintanya. Bagaimana tidak? Pasalnya, begitu lagulagunya mejeng-- di pasaran, lagu Girlfriend langsung melejit di pasaran! Bahkan lagu ini sampai diterjemahkan ke dalam 7 bahasa yaitu Spanyol, Portugis, Mandarin, Jepang, Itali, Jerman, dan Perancis. Yang paling mengagumkannya lagi, penyuka benda berbau Harajuku ini pernah diberi kehormatan untuk unjuk gigi di tempat favoritnya itu, Jepang! Saat itu, lagu Girlfriend dan When You’re Gone menjadi salah satu lagu yang paling disukai di Jepang, sampai-sampai lagu itu menduduki tangga ketiga Oricon chart, dan peringkat pertama di best download di sebuah acara musik Jepang. Saat membuat album keren yang berisi belasan lagu mengagumkan itu, cewek pirang ini bekerja sama dengan Travis Baker, anggota band +44, Rob Cavallo yang menjadi produsernya My Chemical Romance. Kebayang gimana bagusnya album yang dibanggakan perempuan yang baru menginjak usia 23 ini? Salah satu yang dapat kita ikuti dari sifat Avril ini adalah kemampuannya berpikir optimis, pantang menyerah, dan selalu mendengarkan kata hati. Sifat itulah yang ia terapkan di albumnya itu, dan albumnya pun laku keras di pasaran. Penasaran sama lagu-lagunya? Cepat dapatkan di toko CD legal, hanya didistribusikan secara legal oleh SONY BMG semata, jangan beli kalau bukan dari sana, ya!***(AN)


14

Edisi 10 • Tahun 1

DARI DAN UNTUK SISWA SMP

CAMPING OEL PAMULANG

Salah satu program camping tahunan SMPK OeL Pamulang di penghujung tahun ajaran adalah program camping. Camping tersebut bertujuan untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab siswa terhadap dirinya dan orang lain serta belajar untuk lebih mengenal alam. Selama ini mereka tinggal dan berada di daerah yang sangat padat aktivitasnya, sehingga moment ini juga merupakan saat yang tepat untuk “refreshing” dari kepenatan setelah menempuh ulangan umum semester genap. Camping ini diikuti oleh 80 siswa dan 8 guru pembimbing.

From

the

Camping diadakan pada tanggal 17-19 Juli 2008, tepatnya pada hari Selasa sampai hari Kamis. Lokasi camping berada di Lembah Halimun Sukabumi. Lokasi tersebut berada di lereng gunung Pangrango yang dikelilingi oleh hutan lindung dan kebun teh yang asri. Udara di sana sangat segar dan cuaca yang dingin merupakan suatu cuaca yang indah untuk menghilangkan kepenatan kita di kota. Kegiatan camping dilakukan selama 3 hari 2 malam yang penuh dengan kegiatan. Hari pertama, pada malam hari kita berjalan di jalur yang sudah ditentukan hanya dengan panduan seutas tali, kami menyusuri hutan yang gelap dan sungai. Di situlah kepercayan diri kami diuji. Kami harus percaya pada diri kita bahwa kita pasti akan mencapai titik finish yang ditentukan. Pada hari,kedua , kami melakukan hiking yang tujuan akhirnya adalah air terjun. Medan yang kami tempuh bukanlah medan yang gampang. Jalan yang kami tempuh sangat terjal dan menanjak. Kami sangat kerepotan dengan medan yang kami tempuh dan hampir putus asa. Tapi rasa lelah kami hilang setelah kita sampai di air terjun yang sangat indah. Di situ kami belajar bahwa untuk mencapai suatu kesuksesan, kita harus berusaha dan berjuang karena dengan perjuangan itulah kita akan mendapatkan tujuan akhir yang indah. Kami harap kegiatan semacam ini akan terus berlangsung, karena banyak hal yang bisa kami dapatkan dari kegiatan ini. (Galuh/Red )

p r i n c i p al

(By: Julius Agustinus DBS)

C

ongratulation to the committee of the year book 2008 that has given brilliant ideas to this book. To be honest, it was not easy to create this book. It needed a hardwork, loyalty, patience, consistency, and concentration in arranging all the contents. Hereby, from the deepest part of my hearth, I give my best appreciation to the year book 2008’s committee for their sacrifices. This year, SMP Kristen Ora et labora BSD will graduate its best students who have made a bunch of beautiful moments and a lot of best achievement in all areas (education and non-education) in the last three years. I will always remember the moment we have shared together. It is hard to forget the beautiful moments with you, my sons and daughters…. It was the best moment when Lord gave a chance for me as the principal and teacher to teach and to accompany you in your study. Your talents give this school a lot of achievement and prestige. We are granted a lot of achievements and we should thank the Lord because of this. I’m sure that you are the best generation, you have great talents and you will be successful people in the future. Nevertheless, don’t forget to work hard, be patient, be diligent, be consistent and to have good concentration on your hopes. It’s time for you to continue your education in the next level, increase your knowledge and develop your talents to get your dreams of tomorrow. Thank God for the chance and the best moment with them. My best children, you have done my best children, you have done your best and made me pured of you.

PAK TEJO

SI PENAMBAL BAN

Profesi sebagai tukang tambal ban adalah profesi yang mulia, coba bayangkan jika di tengah perjalanan kendaraan kita pecah/kempes ban betapa menderitanya kita jika tidak ada profesi penambal ban. Kami berdua Putri dan Sharon siswi SMP P. Polim tertarik dengan sosok seorang penambal ban yang mangkal di belakang Sekolah Ora et labora Panglima Polim. Kami sengaja datang untuk mewawancarai beliau disela-sela kesibukannya melayani konsumennya. Dengan lancarnya Bapak tersebut menjawab pertanyaan yang kami ajukan. Sehari-harinya orang menyebutnya Pak Jo, tetapi nama lengkapnya adalah Tedjo. Usianya sekitar 62 tahun, tetapi masih kelihatan gesit dan lincah, perawakannya kecil dan ramping. Beliau menjadi tukang tambal ban di belakang sekolah sejak tahun 1975, saat itu Ora et Labora masih berdinding papan, tidak berpagar dan masih sering banjir jika hujan datang. Peralatan Pak Tedjo seusai bekerja dititipkan di Sekolah. Pagi-pagi sekitar pukul 05.00 Pak Tedjo sudah berangkat bekerja dari rumahnya di kampung Bojongsari, Depok. Pukul 06.30 Pak Tejo sudah sampai di tempat tugasnya dan menyiapkan segala perlengkapan tambal ban yang diperlukan. Beliau bekerja di bawah pohon tanpa tanpa perlindungan tenda sehingga pada saat hujan turun harus berteduh. Dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 15.00 Pak Tedjo menunggu barangkali ada orang yang memerlukan jasanya menambal atau memompa ban. Jika ditanya berapa penghasilan sehari-harinya beliau tidak mau berterus terang, katanya ya nggak tentu tergantung banyaknya pasien yang datang. Tetapi dengan sabarnya suka duka itu dijalaninya setiap hari tanpa mengenal lelah.. Beliau mampu menyekolahkan ke empat anaknya meskipun hanya sampai tingkat SMA, bahkan keempatnya sudah bekerja dan

berkeluarga. Mereka memberikan cucu sebanyak 6 orang, salah satu cucunya bahkan sudah bekerja. Istri beliau membuka warung sembako kecil-kecilan di kampung untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.Meskipun anak-anaknya sudah memohon agar Pak Tedjo istirahat di rumah sambil mengawasi cucu-cunya, tetapi beliau tidak mau berpangku tangan apalagi mengharapkan belas kasihan anak-anaknya. Beruntung Pak Tedjo diberikan kesehatan yang prima. Banyak hal yang menguntungkan dengan mangkalnya Pak Tedjo di belakang sekolah, karena keamanan dan kebersihan di gerbang belakang pasti terjaga, bahkan banyak orang tua guru dan karyawan yang bermasalah dengan ban kendaraannya akan dibantu dengan senang hati dan tentunya dengan tarif spesial. Pak Tedjo tahu pasang surut perkembangan di sekolah Ora et Labora katanya dengan membandingkan: “ Dulu meskipun sekolah ini masih berdinding papan dan sering kebanjiran, tetapi muridnya berjibun/ membludak jika sekarang tinggal sedikit, mungkin sudah banyak yang tinggal di pinggiran”. Beliau berterima kasih kepada pihak sekolah karena selama menjadi tukang tambal ban tidak pernah mendapat gangguan/ teguran yang berarti. Menurut beliau sekolah ini masih bisa berkembang lagi seperti zaman tahun 80-90 an jika sekolahnya dirawat dengan pengecatan, kebersihan dan dibuat taman di depan sekolah. Masyarakat akan tertarik jika sekolah terlihat bersih dan indah. Wawancara kami terputus karena tiba-tiba datang seorang yang basah kuyup mendorong motornya yang kebanan. ( Putri /Sharon, SMP P. Polim)

Mei - Juli 2008

Berita Kenaikan Kelas dan Kelulusan SMP ORA et Labora Panglima Polim 1. 2. 3.

Kelas 7 seluruh siswa naik semua Kelas 8 seluruh siswa naik semua Kelas 9 seluruh siswa naik semua

Secara rinci disampaikan: a. Rata-rata matapelajaran Bahasa Indonesia :7,77 (A) b. Rata-rata matapelajaran Bahasa Inggris : 7,98 (A) c. Rata-rata matapelajaran Matematika : 6,42 (C) d. Rata-rata matapelajaran IPA : 7,25 (B) Ranking Siswa: 1. Ruth Theodora, jumlah nilai 2. Kartini E.W. , jumlah nilai 3. Pieter Hatoragan, jumlah nilai

: 35,55 : 32,40 : 31,70

MASA BIMBINGAN SISWA SMP BSD SMP Ora et Labora untuk memperkenalkan bagaimana SMPK Ora et Labora menyelenggaran MBS ( Masa Bimbingan Siswa) kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari. Adapun kegiatan ini meliputi: 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Pengenalan Lingkungan Sekolah ( Visi/Misi Sekolah, Tata tertib, Mars Oel dll ) Pengenalan Mata Pelajaran dan bagaimana mempelajarinya Character Building Games Pentas Seni Seminar narkoba dan aids dari BNN

Adapun acara Pentas seni didukung oleh artis -artis Juliett, Fasetigabelas, Carnaval, Ken, Angkasa .Acara tersebut berlangsung pukul 10.30 - 16.30. Acara berlangsung dengan baik ,dengan adanya Pentas Seni ini membuat anatara SMP dan SMA melebur menjadi satu.Sehingga terjalin persahabatan dengan baik karena satu dengan yang lain saling mengenal. Terimakasih Pada Semua Pihak Yang telah mendukung acara MBS sehingga boleh berjalan dengan Baik .Tuhan Memberkati.


15

Edisi 10 • Tahun 1

DARI DAN UNTUK SISWA SMA

DATA

SISWA

CATATAN TENTANG PAK JARWO

BERPRESTASI 2007-2008 SMAK OeL BSD XA I. II. III.

XD Agnes Ashianti Febe Elizabeth Cindy Puspitasari

XB I. II. III.

XI IPS 2 Christopher Wijaya Elizabet Vannesa Elmore

I. II. III.

Stefanus Ogi Krizia Shivora

XI IPA

XII IPA

Archie Pusaka Tiffany Devitania Rian Saputra

I. II. III.

I. II. III.

XI IPS 1

XII IPS

Michelle Anggi Anita Sherly Triana Putri

I. II. III.

I. II. III.

XC I. II. III.

I. II. III.

Eliza Grace Ricky Teresa Tarigan Sabrina Jelicya Tatuil Gosal

Raden Daniel Ariandana Indra Mario Violenzia Meina Glenn Reiner

4. 5.

6.

Hasil Prestasi Jurusan IPS Predikat Kelulusan A Mata Pelajaran

Nama Siswa

Nilai

Rata rata

Predikat

Bahasa Indonesia

Violenzia Jeanete

9.20

8.14

A

Bahasa Inggris

Violenzia Jeanete

9.60

8.23

A

Matematika

Leonita

9.25

7.19

B

Ekonomi

Anne

9.75

8.75

A

Sosiologi Geografi

Mindy Richard

9.50 8.50

8.16 7.20

A B

7. 8.

9. 10. 11. 12.

Siswa berprestasi Juara I

Violenzia Jeanete

53.55

Juara II

Meina

52.50

Juara III

Glen Reiner

51.85

13.

Mata Pelajaran

Nama Siswa

Nilai

Rata rata

Predikat

Bahasa Indonesia

Ariandana

9.40

8.27

A

Bahasa Inggris

Raden Daniel

9.60

8.47

A

Matematika

Raden Daniel

9.75

7.17

B

Fisika

Raden Daniel

8.25

6.67

B

Kimia

Indra Mario

7.75

6.35

C

Biologi

Indra Mario

9.00

6.75

B

Siswa berprestasi Raden Daniel

52.45

Juara II

Ariandana

50.30

Juara III

Indra Mario

49.50

1. Bapak narcis (hehehe)tapi mau mengerti dan kebapakan, ga segan untuk tanya kalau tidak tahu dan mau menjawab sampai mengerti. Rajin kasih nasihat jadi selalu inget. Kadang pak Jarwo galak tapi kalo memang tidak benar. Tapi pak Jarwo juga baik. 2. Semoga sukses ditempat yang baru dengan teman-teman di OEL. Sering-sering main di SMA OEL BSD ya? 3. Buat saya, pak Jarwo itu orangnya baik banget dan mau bantu guru yang masih belum tahu apa-apa. Pak Jarwo juga rajin kasih nasihat dan orangnya penuh inspirasi. Pak Jarwo itu baik, pedulli dan bisa bekerja sama dengan rekan sejawat. Pak Jarwo itu orangnya baik, kebapakan, kekeluargaan, selalu terbuka dan bisa “mumpuni”.Bravo pak Jarwo sukses selalu di tempat yang baru dan selalu inget OEL. I Think you are a good principal. I learn from you to be fair is not easy. To be a good teacher is not easy too. I like you style (don’t change your style). Hoping you are fine at SMAN 2 Cisauk, Good luck an d Good Bye…GBU Senang mengenal pak Jarwo dan bekerja dalam bimbingan dan pimpinan pak Jarwo. Selamat berjuang di tempat baru. Pak Jarwo seorang pemimpin yang punya rasa kekeluargaan tinggi, dan selalu siap memberikan ilmunya kepada kami juga sabar dalam membimbing kami yang membutuhkan. Pak Jarwo itu baik, lucu, mengerti siswa, demokratis Pak Jarwo baik, lucu, berwibawa, kepala sekolah yang gaul dan santai. Bagi saya pak Jarwo baik dalam mengajar ekonomi namun sedikit kurang dalam hal membina murid. Pak Jarwo merupakan sosok yang kebapakan, penuh pengertian namun terkesan cuek bagi yang belum mengenalnya. Kehidupan sosialnya sangat baik sehingga mempunyai relasi yang cukup baik dengan banyak orang. Pak Jarwo merupakan teman yang baik, punya visi dan misi yang jelas. GBU. ( Staf Guru SMAK BSD)

Psikologi Warna

Hasil Prestasi Jurusan IPA Predikat Kelulusan B

Juara I

Mei - Juli 2008

Catatan kecil sebuah prom nite “The 2nd dancing in the moonlight” merupakan nama acara dari prom nite kelas XII angkatan yang ke 10. Prom nite ini dilaksanakan di Vermont’s Sport Club, 13 Juni 2008 pukul 19.30-21.30. Acara prom nite kali ini dimeriahkan oleh DOG and ROLL band (anggota Billy, Ega, Yoga, Valiant, Ciko) featuring Meina yang menyanyikan sebuah lagu yang berjudul DIA, serta dimeriahkan juga oleh NAKED FOR NOTHING band (anggota Eric, Carlo, Douglas, Adit, William) yang menyanyikan beberapa lagu, antara lain : You’re Beautiful, Seize the day, I won’t go home without you, dan Me and you. Tidak lupa juga pada promnite ini ada pemilihan King and Queen serta Best Couple. Terpilihlah Angga sebagai Prom King, Debora sebagai Prom Queen seta Glen dan Anita sebagai Best couple. Pada puncak acara, Kepala SMAK Ora Et Labora BSD mengumumkan peringkat-peringkat terbaik UN 2008, dan acara ini ditutup dengan kembag api persembahan dari OSIS 2007-2008. (Niken/Red)

Ahli fisiologi dan psikologi menjelaskan ada empat warna primer : merah, hijau, kuning dan biru. Walaupun tidak diketahui secara pasti mengapa orang-orang menyukai warna dan kombinasi warna tertentu. Tetapi yang jelas, setiap warna mempunyai karektor atau sifat ayng berbeza-beza. Bahkan sejak dahulu warna diketahui mempunyai pengaruh terhadap manusia, namun baru belakangan ini penggunaannya telah dimanfaatkan secara meluas dalam dunia otomotif, busana, permainan dan sebagainya. MERAH Warna ini melambangkan keadaan psikologi yang mengurangkan tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini mempunyai pengaruh produktiviti, perjuangan, persaingan dan keberahian. 1. Merah Terang : Warna ini melambangkan kekuatan kemahuan atau cita-cita. Sifatnya : Agresif, Aktif, Eksentrik. Pengaruhnya : Berkemahuan keras, penuh gairah, dominasi, jantan. 2. Merah Jambu : Warna ini melambangkan romantisme, feminim. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka. BIRU Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna. Mempunyai kesan menenangkan pada tekanan darah, denyut nadi, dan tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme. 1. Biru Tua : Warna ini melambangkan perasaan yang mendalam. Sifatnya : Konsentrasi, kooperatif, cerdas, perasa, integratif. Pengaruhnya : Tenang, Bijaksana, Tidak Mudah Tersinggung, Ramai kawan. 2. Biru Muda : Warna ini melambangkan keanjalan dari cita-cita. Sifatnya : Bertahan, Protektif, Tidak Berubah fikiran. Pengaruhnya : Keras Kepala, Teguh, Sering Bangga Diri, Berpendirian tetap. KUNING Warna ini melambangkan kegembiraan. Warna ini mempunyai sifat : Leluasa dan santai, senang menundanunda masalah. Berubah-ubah tapi penuh harapan, mempunyai cita-cita setinggi langit dan semangatnya juga tinggi. 1. Kuning Terang : Warna ini melambangkan sifat spontan yang eksentrik. Sifatnya : Toleran, Investigatif, Menonjol. Pengaruhnya : Berubah-ubah sikap, berpengharapan, dermawan, tidak percaya. HIIJAU Warna ini melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat : meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari yang lain. Orang yang menyukai warna ini umumnya senang dipuji, senang menasihati orang lain. ABU-ABU & HITAM 1. ABU-ABU : Warna ini tidak menunjukkan arti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologi. Warna ini cenderung neutral. 2. HITAM : Warna ini melambangkan kehidupan yang terhenti dan kerananya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerosakkan dan kepunahan. COKLAT & UNGU 1. COKLAT : Warna ini seringkali menunjukan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagian masa depan. 2. UNGU : Warna ini adalah campuran warna merah dan biru yang melambangkan sifat Gempuran Keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus pengertian yang mendalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan. (diambil dari www.epsikologi.com)


16

Edisi 10 • Tahun 1

PSIKOLOGI-PENDIDIKAN-BUDAYA

BAHTERA NABI NUH

Di sebuah gunung yg sentiasa diselimuti salju yg terletak di Timur Turki, tersembunyi sebuah misteri “berharga” yang berusia lebih dari 5000 tahun. Peninggalan sejarah yg maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji Sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat ‘Stealth’ utk mengambil gambar objek yg terdampar di puncak gunung tersebut. Gambar2 itu telah menjadi “rahasia besar” dan tersimpan rapi dengan kawalan yg ketat bersama dengan “rahasia2” penting yg lain di Pentagon. Sudah beratus2 orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yg kerap dijuluki juga sebagai “Gunung Kesengsaraan” atau dengan nama peta-nya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa2 orang saja yang berhasil menaklukannya.Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendakipendaki yang menjadi korban keganasannya. Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yg dapat sampai ke puncak Mt.Ararat sekaligus dapat menyaksikan dgn mata kepala sendiri sebuah artifak yg ‘mahaberharga’ tersimpan abadi dipuncaknya. Lalu apakah sebenarnya artifak “mahaberharga” yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu? Yup,menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Noah Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh)! Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur didalam tanah selama kurang lebih 2000 tahun lamanya

Bangunan

sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya. Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark ,sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam ,artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya. Sebenarnya, zaman Nabi Noah AS dulu tidaklah seprimitif yg kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu. Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yg digunakan utk menyadurkan logam.Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Noah/Nuh telah mengenal listrik. Mengikut perkiraan para ahli ,Nabi Noah AS kirakira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun- tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengahiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yg pernah melihat langsung “Noah Ark” di puncak Mt.Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara,The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh. Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah.Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi. Ada juga Para Pengkaji berpendapat,”Noah Ark” berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola. Luas pada bagian dalamnnya cukup utk menampung ratusan ribu manusia.Jarak dari

satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya. Totalnya,terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini,Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira2 terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Noah Ark tersebut,sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya.Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton. Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah “drogue-stones”, di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level “iron oxide” atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis “vessel” ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh. Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq. Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey,kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km. Mount Ararat Mt.Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung,ia adalah sebuah gunung yg unik. Diantara salah satu keunikan yg terdapat

Machu Pichu Kini hampir sekitar 2.500 wistawan berkunjung ke Machu Picchu disetiap harinya.Membanjirnya para wisatawan tsb tentunya membuat Pemerintahan Peru sempat resah,” Peru bisa memajukan sektor pariwisata dengan Machu Picchu,tapi bagaimana cara mereka bisa merawat serta melestarikan bangunan paling bersejarah didunia itu.”

Machu Picchu adalah satu dari sekian bangunan paling bersejarah didunia yang menunjukkan betapa majunya pengetahuan akan teknik rancang bangun perdabanperadaban massa lalu. Ketika Hiram Bingham,Seorang Profesor Muda Yale menemukan Machu Picchu pada tahun 1911,tempat ini sangatlah tersembunyi dan tertutup oleh lebatnya Vegetasi tumbuh-tumbuhan disekitarnya. Letak Machu Picchu sendiri hampir pada ketinggian 8000 kaki diatas permukaan laut.Bangunan menakjubkan yang terletak di Gunung Andes Peru, relatif selama beratusratus tahun tidak pernah terusik oleh kehadiran manusia. Bingham sendiri pernah berkata”Bisa menemukan Machu Picchu sama halnya dengan menemukan sebuah peradaban baru dimuka bumi”. Salah satu Media Amerika Serikat menyatakan bahwa Machu Picchu merupakan bangunan yang paling penting dan yang paling terpelihara didunia.

Bingham sendiri mungkin tidak bisa membayangkan bahwa temuannya ini bisa menyedot ribuan wisatawan ditiap harinya.Bagaimanapun juga,dia menemukan tempat ini secara kebetulan.pada mulanya,Ia hanya berniat menjelajahi vegetasi liar di Gunung Andes sebagai sebuah ekspedisi ilmiahnya.Mungkin bagi dirinya pengalaman ini sangatlah luar biasa,bagaimana tidak,menjelajah di suatu tempat yang sangat asing bagi dirinya,melewati pepohonan yang tinggi menjulang,dan ketika menerobos suatu semak belukar yang sangat lebat dengan bantuan kedua tangannya,samar-samar dari kejauhan tampak bangunan kuno super megah yang terkubur oleh tingginya ilalang terlihat oleh kedua matanya.Dia bersama seorang pemandunya,seakan-akan menganggap apa yang telah dilihatnya merupakan suatu fatamorgana belaka.namun ini suatu kenyataan! Bingham percaya,bahwa tempat ini mempunyai arti yang sangat besar akan kelahiran suatu perdaban paling legendaris didunia,Inca Empire.Suatu peradaban besar asli dari Benua Amerika yang telah menghilang.Setidaknya terdapat ribuan artefak yang sangat tinggi nilainya di Machu Picchu.Kini sebagian besar artefak-artefak tersebut sedang menjadi bahan penelitian untuk menggali lebih dalam lagi sejarah dari peradaban suku Inca. Distribusi dari: Quinndi R.

Mei - Juli 2008

pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu. Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yg mempunyai puncak yg terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut.Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya ,kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu “Russia,Iran, dan Turkey”. Sebuah “batu nisan” yg didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt.Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.

Pada tahun 1917,Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 org pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis,arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut. Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin. Mereka mencoba mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju. Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan. Kiriman: Quindi P.


17

OLAHRAGA & KESEHATAN

Edisi 10 • Tahun 1

MENGENAL PERMAINAN

FUTSAL Peraturan Permainan Futsal

Brasil, tahun 1082, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1988 di Aurtralia. Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California.

Mei - Juli 2008

2. 3. 4. 5.

Peraturan

Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan. Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah “futsal” adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, foot ball dan sala.

Sejarah

LAPANGAN PERMAINAN 1. 2.

3. 4. 5.

Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutama di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan , pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia., permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Federation Internationale Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Utara serta Afrika, Asia dan Oseania. Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerikat Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun 1984. Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo,

6.

7. 8.

Ukuran : panjang 25-42 m X lebar 15-25 m Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan, 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan. Daerah penalty; busur berukuran 6 m dari setiap pos. Garis penalty; 6 m dari titik tengah garis gawang. Garis penalty kedua; 12 m dari titik tengah garis gawang. Zona pergantian; daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan. Gawang; tinggi 2 m X lebar 3 m. Permukaan daerah pelemparan; halus, rata dan tak abrasif.

Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 Jumlah pemain cadangan maksimal: 7 Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas Metode pergantian:”pergantian melayang” (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja: pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)

Perlengkapan pemain Kaus bernomor, celana pendek, kaus kaki, pelindung lutut dan alas kaki bersol karet

Lama permainan 1.

2. 3.

Lama: dua babak 20 menit: waktu diberhentikan ketika bola berhenti dimainkan. Waktu dapat diperpanjang utuk tendangan penalty. Time-out: 1 per regu per babak: tak ada dalam waktu tambahan Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit.

Bola 1. 2. 3. 4. 5.

Ukuran; #4 Keliling; 62-64 cm. Berat; 390-430 gram Lambungan; 55-65 cm pada pantulan pertama Bahan; kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu, tak berbahaya)

Jumlah pemain 1.

Jumlah pemain maksimal untuk mulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang.

RESEP KESEHATAN

KECANTIKAN & KESEHATAN

DAUN SIRIH MERAH peradangan organ tubuh (paru, ginjal, hati, pencernaan) nyeri serta luka yang sulit disembuhkan.

Dua tahun belakangan ini baru diketahui bahwa daun sirih merah memilki khasiat yang mencengangkan. Semula tanaman yang berdaun hijau dengan semburat pink ini hanya dikenal sebagai tanaman hias. Zat kandungan daun sirih merah Sirih merah banyak mengandung senyawa aktif antara lain: flavonoid, alkohol, polevenolad, tanin, dan minyak asiri. Senyawa flavonoid dan polevenolad bersifat antioksidan, antidiabetik dan antiinflamasi. Sedangkan senyawa alkoholoid mempunyai sifat antineoplastik yang juga ampuh menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Khasiat daun sirih merah Sudah banyak orang yang bersaksi dengan keampuhan daun sirih merah( Piper Crocatum) antara lain: Diabetis melitus (DM), tumor, penyakit jantung koroner, asam urat, hipertensi,

Cara mengonsumsi Daun sirih merah dapat dikonsumsi dengan cara: Satu lembar daun sirih merah dirajang kecil-kecil, dibiarkan beberapa saat agar layu kemudian disedu dengan air panas dan diminumnya. Satu lembar daun sirih merah yang sudah tua direbus dengan 2 gelas air hingga tinggal 1 gelas. Air rebusan dibagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari sebelum makan. Bisa didapat dalam bentuk kapsul. Cara budidaya sirih merah Sirih merah tidak sulit untuk dibudidayakan antara lain: Dengan cara mencangkok Stek batang dengan media campuran kompos dan tanah perbandingan 1 : 1 atau bisa membeli tanaman yang sudah tersedia di pot. Tanaman sirih merah tersebut tidak suka panas yang terlalu terik dan guyuran air hujan yang berlebihan. Letakkan tanaman di tempat yang aman dan siram sehari satu kali. Selamat mencoba. (Sumber: Internet oleh Mr. Choleg)

Untuk mendapatkan bibir yang menawan, ucapkanlah selalu kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, lihatlah kebaikan pada diri setiap orang. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan. Kecantikan sejati terpancar dari jiwa. Kecantikan seseorang tidak tergantung pada kehalusan wajahnya, tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuhnya. Tetapi….pada matanya: cara dia memandang dunia, karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta-kasih dapat berkembang, bertumbuh & berbuah manis. ( Red/Internet )

INSOMNIA Insomnia adalah gangguan atau kesulitan untuk tidur, Insomenia bisa berupa kesulitan memejamkan mata sepanjang malam, terbangun di tengah lelapnya tidur dan sulit tidur kembali, atau setelah bangun tidur tidak merasa bugar. Gangguan insomnia dapat diredakan dengan mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi yang juga banyak mengandung protein, terutama asam amino triptofon. Fungsi dari asam amino ini meningkatkan serotonin otak yang memberi efek menenangkan dan memudahkan tidur. Selain itu, perlu juga mengkonsumsi magnesium dan kalsium yang banyak terdapat pada buah dan sayuran. Peran magnesium sangat penting dalam relaksasi otot, sedangkan kalsium berperan sebagai penenang pikiran sehingga dapat tidur nyenyak. Untuk meredakan Insomnia ini, anda bisa mengkonsumsi antara lain: Susu, kacang-kacangan, pala, kangkung, selada air dan buah alpukat. Anda bisa mencoba resep ini: Jus kacang hijau Bahan: 1. Kacang hijau 100 gram 2. Gula merah serut 100 gram 3. Santan Kara 100 ml 4. Gula Pasir 50 gram

5. Jahe 2 ruas 6. Daun pandan 2 lembar. 7. Air mendidih 400 ml.

Cara membuat: Masukkan semua bahan & proses dengan blender atau juiser dengan kecepatan tinggi sampai halus. Hidangkan dengan keadaan hangat, (untuk 3 gelas) Selamat mencoba. (Oleh Hastine / Red )


18

Edisi 10 • Tahun 1

ILMU PENGETAHUAN & TEKNOLOGI

STAR TREK yang jaraknya sangat-sangat jauh dari tata surya kita. Sedikit membayangkan, mungkinkah wisata seperti ini dapat kita lakukukan dikemudian hari? lalu, kira-kira bagaimana caranya? apakah worm hole benar-benar dapat dimanfaatkan untuk tujuan tersebut? atau adakah alternatif cara lainnya? Dari sebuah buku yang pernah saya baca berjudul : Fisika Modern Menyingkap Misteri Lubang Hitam, karya Yusman W, M.si dipaparkan Star Trek, adakah diantara teman-teman yang tidak mengenal serial televisi bertemakan Fiksi Ilmiah paling legendaris sepanjang masa ini? saya rasa tidak. Serial yang bertemakan Sci-fi ini bercerita mengenai kehidupan manusia di masa depan bersama-sama dengan spesies dari planet dan tata surya lain ( kalau tidak salah setting-nya di abad 24, CMIIW). Dalam seri pertamanya yang dikenal sebagai Star Trek : The Original Series, dikisahkan tentang petualangan pesawat ruang angkasa USS Enterprise (NCC-1701) dalam petualangan menjelajah ruang angkasa, mengunjungi planetplanet asing di beberapa konstelasi bintang yang berjarak ribuan tahun cahaya. Serial Star Trek pertama yang saya saksikan adalah seri Voyager, menggambarkan perjalanan pesawat ruang angkasa USS Voyager NCC-74656 dengan kapten Kathryn Janeway (Kate Mulgrew) yang terlempar ke kuadran delta (yaitu perempat bagian lain dari galaksi bima sakti) oleh suatu kekuatan alien dan mencari jalan kembali ke bumi. Kesannya, pertamakali menyaksikan serial ini saya langsung kesengsem. Konsepnya benar-benar berbeda dari film bertemakan sci-fi lainnya. Yang membuat saya kagum dari serial ini adalah sebuah konsep mengenai wisata/penjelajahan antar bintang-nya, dimana dengan memanfaatkan worm hole (lubang cacing), pesawat ruang angkasa mereka dapat begitu cepat dapat sampai ke suatu konstelasi bintang

suatu konsep Fisika Modern mengenai permasalahan ini. Sebagaimana juga dipaparkan oleh Anwar Effendie dalam suatu bukunya, nampaknya apa yang sedang diselidiki Mellor dan Moss adalah suatu usaha untuk membuka sensor langit. Bila persoalan ini berhasil mereka pecahkan, maka erosfer dapat dimanfaatkan sebagai lorong waktu untuk mencapai tempattempat jauh yang dituju tanpa harus mati terkurung dalam sangkar peristiwa. Karena kecepatan pusingan ruang di ergosfer melebihi kecepatan cahaya, dengan sendirinya waktu menjadi beku, dan kita dapat menjelajah ruang berjarak miliaran tahun cahaya hanya dalam waktu sekejap saja! Perjalanan Menembus Waktu adalah puncak ilmu manusia, karena dalam masa hidup kita yang hanya puluhan atau ratusan tahun, kita akan mampu menjelajahi galaksi-galaksi yang jauh bukan hanya sekali, tetapi berulang kali!! mengagumkan bukan?

Perjalanan ini telah diisyaratkan dalam Al-Qur’an sebagaimana kita temukan dalam surat Al-Hijr ayat 14: “Dan jika seandainya kami (telah) membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, maka (dengan mudahnya) kemudian mereka (akan dapat) naik terusmenerus ke atasnya.” Dengan adanya ayat ini jelas sekali bahwa selain perjalanan menembus langit dengan pesawat antariksa, sebagaimana yang diisyaratkan dalam surat Ar-Rahman ayat 33, masih ada cara lain yang “bebas hambatan”. Bebas hambatan disini diartikan apabila pintu waktu telah ditembusnya. Sebab, kesulitannya justru pada awal pemberangkatannya karena harus menggunakan kepesatan cahaya untuk menembus ergosfer dan memperhitungkan pecahan badan pesawat yang harus menjadi korban memeasuki sangkar peristiwa. Namun, sekali trik ilmu berhasil memecahkan dinding tenaga dahsyat yang menjadi pintu waktu tersebut, maka hambatan alam pun menjadi lenyap semuanya. Dikatakan trik ilmu, sebab secara wajar mustahil akan mampu mendobrak pintu waktu tersebut. Sama halnya seperti ketika abad antariksa dimulai pada tahun 1958. Sebenarnya, kemampuan teknologi

pendorong roket masih terlalu lemah untuk dapat diluncurkan satelit atau pesawat dengan kecepatan 11 km/detik agar dapat lepas dari tarikan gravitasi bumi. Tetapi dengan cara menyusun beberapa pendorong ternyata manusia dapat mengatasi hambatannya. Hambatan terbesar dalam mendobrak pintu waktu tersebut adalah ketahanan badan pesawat yang harus mampu bertahan terhadap guncangan maha dasyat dan tidak samapi robek dan hancur. Cara yang paling wajar adalah

Mei - Juli 2008

dengan membuat beberapa lapis badan pesawat dari bahan berketahanan tinggi, sehingga jika lapis terluar terobek hancur, masih ada lapis-lapis lainnya yang akan dijadikan korban secara bertahap, dan dua lapis terakhir yang akan pecah dua, yang luar untuk melawan pusingan ergosfer dan yang dalam adalah pesawat yang sebenarnya untuk menjelajah langit. Dapat juga dengan roket pendorong bersusun seperti teknologi roket sekarang. Roket pendorong terakhir adalah yang melawan pusingan ergosfer dan masuk ke sangkar peristiwa, sementara pesawatnya sendiri melesat ke depan. Cara lain adalah dengan memproses bahan pesawat yang bersifat kenyal. Tetapi

cara yang paling sesuai nampaknya adalah dengan menggunakan bahan anti benda. Dengan mempelajari sifat-sifat bahan tersebut menjadi benda wujud tampak atau semacam medan tenaga pengurung atau medan elektromagnet seperti dalam mesin-mesin pemercepat zarah. Teknologi pengurungan demikian sudah dimiliki oleh manusia di bumi, sehingga tidak akan terlalu sulit lagi dalam mempraktekannya. Yang masih harus di teliti antibendanya yang akan dijadikan sebagai bahan pesawat. Bila zarah bertemu dengan antizarah, menurut teori pusingan elektron Dirac, mereka akan saling menghancurkan dan zarah itu akan dihisap ke dalam lubang dengan melepaskan tenaga tumbukan, dan zarah itu akan lenyap karena dia sudah berada dalam ruang tanpa waktu. Ini adalah celah-celah yang memungkinkan manusia dapat menembus waktu dengan selamat. Kiriman dari: Quindi Putra

MANGKOK MI TERKECIL DI DUNIA PLANET ASING KEMBARAN BUMI

Planet Asing “Kembaran” Bumi Mungkin Digenangi Lautan (sumber: kompas.com) Sebuah planet asing yang baru ditemukan di luar tata surya kita (planet ekstrasolar) memiliki massa hanya tiga kali Bumi. Planet tersebut mungkin memecahkan rekor sebagai planet asing terkecil saat ini. Para astronom berhasil mendeteksi dengan teknik lensa gravitasi yang memanfaatkan penguatan dari cahaya bintang di seberangnya. Objek langit yang mirip dengan Bumi atau disebut superEarth ini berada pada jarak 3000 tahun cahaya dari Bumi (satu tahun cahaya sebanding dengan 9,46 triliun kilometer). Planet yang diberi nama MOA-2007BLG-192Lb mengorbit bintang MOA2007-BLG-192L. Bintang yang dikelilinginya diperkirakan termasuk bintang kerdil. Massanya jauh lebih kecil daripada Matahari bahkan hanya 6-8 persen saja. “Penemuan kami menunjukkan bahwa bintang-bintang dengan massa yang kecil tetap dapat menjadi induk

bagi planet-planet,” ujar David Bennett dari Universitas Notre Dame yang melaporkannya dalam pertemuan tahunan Masyarakat Astronomi Amerika (AAS). Ia terkejut karena sebelumnya belum pernah ada planet yang mengorbit bintang dengan massa kurang dari 20 persen massa Matahari. Jarak lingkaran orbit planet dan bintang sama dengan jarak VenusMatahari. Namun, karena bintang yang dikelilinginya jauh lebih redup dan dingin, atmosfernya mungkin lebih dingin daripada Pluto. Para peneliti memprediksi planet kecil tersebut memiliki atmosfer yang tebal. Proses peluruhan zat radioaktif mungkin terjadi di intinya sehingga permukaan planet sehangat B u m i . J i k a b e n a r, s e c a r a t e o r i mungkin saja planet tersebut digenangi lautan yang dalam. Sejauh ini sudah hampir 300 planet ektrasolar yang terdeteksi. Planet-planet raksasa sebesar Jupiter umumnya ditemukan dengan mengamati gejolak cahaya bintang saat planet melintas di antara bintang dan Bumi. Dengan penemuan t e r a k h i r, s u d a h t u j u h p l a n e t terdeteksi dengan teknik lensa gravitasi. Dari sekian banyak, belum satu pun yang terdapat kehidupan. Kiriman Quindi P

Mangkuk Mie Terkecil Hanya Terlihat di Mikroskop the Nakao Hamaguchi/Laboratory of the University of Tokyo Mangkuk terkecil di dunia berikut mienya yang dibuat dari tanung nano karbon dilihat dari mikroskop. kompas.com TOKYO - Saking kecilnya, mangkuk terkecil berikut mienya hanya dapat diamati di bawah lensa mikroskop. Mangkuk super-kecil tersebut merupakan salah satu objek mikrofotografi yang dipamerkan di Jepang beberapa minggu lalu. Mangkuk yang berbentuk seperti wadah ramen, mie khas Jepang hanya berdiameter sepersepuluh ribu centimeter. Profesor teknik mesin Masayuki Nakao dan mahasiswanya dari Universitas Tokyo membuatnya dengan material tabung nano karbon, senyawa karbon berbentuk tabung yang 10.000 kali lebih tipis dari tebal rambut. Selain mangkuknya, mereka juga membuat mienya sekaligus dengan material yang sama. Mie tersebut masing-masing dengan panjang seperlima ratus centimeter dan tebal seperlima ratus ribu centimeter. Bagian tersulit dalam pembuatannya adalah menjaga agar mienya tak berhamburan ke luar. “Kami yakin ini mangkuk ramen terkecil di dunia, dengan porsi mie paling sedikit di dalamnya, meskipun tidak dapat dimakan,” ujar Nakao. Tindakan timnya membuat mangkuk tersebut memang hanya untuk bersenang-senang saja, meskipun untuk membuatnya membutuhkan teknologi tinggi. Tabung nano karbon merupakan material kunci nanoteknologi. Material ini menjadi objek utama untuk dimanfaatkan dalam bidang elektronika dan kedokteran karena ukurannya yang kecil dan sifat kekerasan yag dapat dihasilkannya hingga lebih kuat daripada baja. Kiriman dari: Quindi P.

Kecepatan Internet

SUPER DAHSYAT ! SINGAPURA akan menjadi negara pertama yang akan memperoleh layanan nasional kecepatan tinggi. Layanan internet supercepat yang disebut NEXT GENERATION NATIONAL BROADBAND NETWORK ini menawarkan sebuah backbone yang menghasilkan KECEPATAN

DOWNLOAD 100MB perdetik dan UPLOAD 50MB perdetik. Bukan cuma itu, teknologi ini juga di desain agar dapat mencapai kecepatan Downstream 1 GB perdetik. Selain menjual internet kecepatan tinggi, Singapura juga akan menjual bandwith ke penyedia layanan internet, dengan harga bersaing. Layanan internet kecepatan tinggi ini akan hadir pada tahun 2010. Kontribusi dari : Quinndi R. ( Sumber PC Media)


19

Edisi 10 • Tahun 1

r O M u H

ANEKA RAGAM

YANG BER ULANG TAHUN BULAN Mei ‘N Juli 2008

by: Mr. Choleg

Pesawat tni Pesawat TNI dikhawatirkan kuno dan tidak mampu beroperasi di medan perang. Terbukti dari hasil rekaman seorang wartawan ketika terjadi perang di Irak. Pasukan Irak, " Lapor Komendan!, di atas ada pesawat tempur Amerika melintas!". Lalu jawab komendan, " Tembak !, jangan sampai mereka menembak duluan!". Tak lama kemudian pesawat tempur Inggris melintas di atas wilayah Irak. " Lapor Pak Komendan!, pesawat tempur Inggris melintas di wilayah kita!", kata pasukan Irak. " Aku perintahkan, tembak!", jawab sang komendan. Sore harinya pesawat dari Indonesia yang mengirim pasukan perdamaian melintas di atas wilayah Irak. Pasukan Irak segera lapor kepada komendannya, " Lapor Pak, pesawat tempur Indonesia melintas di wilayah kita!". Dengan santainya komendan menjawab, " Sudahlah biarkan saja, nanti juga jatuh sendiri".

PARAsuT Di dalam pesawat Herkules yang terbang dari Lanud Adisutjipto ke Halim Perdana Kusuma Jakarta, terdapat 3 penumpang yaitu seorang anggota dewan, seorang pendeta dan seorang pramuka. Ketika mereka sedang asyik berbincangbincang, tiba-tiba terdengar suara pilot lewat pengeras suara. "Dalam beberapa detik pesawat ini akan jatuh. Sayang sekali kita hanya punya 3 buah parasut. Saya akan mengambil satu, karena saya harus melaporkan kecelakaan yang melibatkan tokoh penting ini" ujar sang pilot sambil menunjuk ke arah anggota dewan. Sang pilotpun langsung meloncat dan anggota dewanpun ikut buru-buru mengambil parasut yang ada di dekatnya. " Saya perlu menyelamatkan diri karena akan memimpin Sidang Umum MPR untuk menggolkan SBY sebagai Presiden RI. Anggota dewan inipun langsung terjun menyusul sang pilot. Sang pendeta menatap si anggota pramuka dan berkata: " Nak, ambillah perasut ini, karena saya sudah puas menjalani hidup ini. Gunakan parasut ini, semoga Tuhan melindungimu" ujar pendeta dengan bijaksana. " Jangan bersedih Pendeta, kita masih punya dua parasut, karena yang diambil pak anggota dewan tadi adalah ransel saya" ujar anggota pramuka dengan kalemnya.

Mei - Juli 2008

Tarif Pemasangan Iklan (Display & Advertorial) I.

Komersil No.

No

Tanggal

Nama

Tempat tugas

1

02 Mei

Bambang Chr. Dwi P

SMA BSD

2

04 Mei

Ermina Sri H.

SD BSD

3

05 Mei

Rahmani

SD Pamulang

4

14 Mei

Nunuk Irtriani

SMA BSD

5

16 Mei

Mulyaningsih

SD Pamulang

6

16 Mei

Meillia Damayanti

TK BSD

7

21 Mei

Momoy Suryani

TK BSD

8

22 Mei

Quindi Linadi P.

P. Polim

9

27 Mei

Sucipto

P. Polim

10

02 Juni

Junita Simamora

SD BSD

11

04 Juni

Rudi

BSD

12

06 Juni

Suladi

SD BSD

13

06 Juni

Sri Wahyuni

SMP BSD

14

07 Juni

Sri Eny

SMP BSD

15

12 Juni

Andi Setiawan

P. Polim

16

12 Juni

Rustadi

SD BSD

17

12 Juni

Budi Sulastri

TK BSD

18

13 Juni

Ferlina Tiorina

TK BSD

19

14 Juni

Kartini R. Tiwa

P. Polim

20

17 juni

Kristina Jeniati

SMA BSD

21

1. 2. 3. 4. 5. 6.

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Ukuran (Cm)

2.550.000 1.350.000 750.000 450.000 300.000 200.000

Ucapan Selamat/Terima Kasih

1. 2. No.

Ukuran (Cm)

FC (Rp)*

1/16 halaman (8.5x7.5 cm) 1/32 halaman (8.5x3.5 cm) Ukuran (Cm)

150.000 100.000 BW(Rp)*

1/16 halaman (8.5x7.5 cm) 1/32 halaman (8.5x3.5 cm)

80.000 50.000

III. Dari - Untuk - Dengan Ucapan (D.U.DU) Rp. 5.000,00 / 3 atau 4 baris.

19 juni

Magdalena Sukma

Kom. BSD

22

30 Juni

Rully Sylvia

SD Pamulang

23

Ket. FC: Full Colour BW: Black & White

02 Juli

Julius ADBS

SMP BSD

24

04 Juli

V. Endang S.

SD Pamulang

25

05 Juli

Samuel Yudianto

SMA BSD

6

06 Juli

Christoperus R.P.

SD BSD

27

07 Juli

Hono

SMP BSD

28

07 Juli

Suyitno

SMA BSD

29

08 Juli

Stevanus Sudar

SD BSD

30

11 Juli

Naman

BSD

31

13 Juli

Yusuf

TK P. Polim

32

14 Juli

Hendriyana

SD Pamulang

33

17 Juli

Sarta

P. Polim

34

22 Juli

Yohanes Wibowo

SMP BSD

35

24 Juli

Johana Kristanti T.

SD Pamulang

36

28 Juli

Maria Imakulata Diaz

SMA BSD

37

28 Juli

Budianti Amin

BSD

38

29 Juli

Prasetyaningtyas

SD Pamulang

Telp. TK,SD,SMP

39

Telp. & Fax Email http

29 Juli

Dwi Purwanti

TK Pamulang

40

31 Juli

Netty Sasty

P. Polim

41

31 Juli

M.N.I.E.Yulianti M.

SMP P. Polim

Tuhan Senantiasa Bersama Kita

3.400.000 1.800.000 1.000.000 600.000 400.000 300.000 BW(Rp)*

1 halaman (37x26 cm) 1/2 halaman (26X18,5 cm) 1/4 halaman (18.5x13 cm) 1/8 halaman (13x9 cm) 1/16 halaman (9x6.5 cm) 1/32 halaman (8.5x3.5 cm)

No.

1. 2.

FC (Rp)*

1 halaman (37x26 cm) 1/2 halaman (26X18,5 cm) 1/4 halaman (18.5x13 cm) 1/8 halaman (13x9 cm) 1/16 halaman (9x6.5 cm) 1/32 halaman (8.5x3.5 cm)

No.

II.

Ukuran (Cm)

Untuk Pemasangan Iklan, silakan menghubungi: ke Redaksi Tabloid OeL 021-7392116 atau Tini (087877236604), (021-93591944) Legowo (0856 1176910)

DAFTAR TELEPON dan ALAMAT KB.TK,SD,SMP “ORA et LABORA” PANGLIMA POLIM Jl. Panglima Polim I / N 1, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. 12160 : (021 ) 726 1145, 724 4265 : ( 021 ) 7244265 : yayasan@oel.or.id : www. oel.or.id

Redaksi KB,TK,SD,SMP,SMA “ORA ET LABORA “ BUMI SERPONG DAMAI JL. SEKTOR II. 1 . ANGGREK LOKA, BSD Tangerang 15310

BerBASAH RIa Hampir setiap hari, di tengah-tengah pelajaran berlangsung, Ruben selalu minta izin untuk buang air kecil kepada Bu Rita gurunya. Karena seringnya Ruben minta izin, bu guru menyuruh Johan untuk menyelidikinya. Ternyata Ruben malah ke kantin untuk beli minuman. Hari berikutnya Ruben datang ke gurunya, " Bu Guru saya minta izin untuk buang air kecil", sambil menyeringai menahan rasa sakitnya. " Hari ini kamu tidak boleh minta izin ke belakang, ibu tidak mau dibohongi lagi". Jawab bu Rita. Sambil menuju ke tempat duduknya, Ruben tidak dapat menahan rasa sakitnya lagi dan akhirnya celana dan di sekitar tempat duduknya menjadi basah kuyup. Dengan spontan temannya berteriak, " Huuuuu, Ruben ngompol , Ruben ngompol!". Suasana menjadi riuh tak terkendali.

sANg MERTuA Dua orang Polantas, Santoso dan Sugeng yang sedang bertrugas masing-masin g mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba seorang pengensdara motor mendahului mereka demgan kecepatan tinggi tanpa memakai helm. " Sialan orang itu!, Sudah tua, ngebut, tidak pakai helm lagi! Ayo kita kejar, kita tilang dengan pasal berlapis biar kapok!" ujar Santoso bersemangat. " Aku setuju, tetapi kejar sendirilah deengan sangsi terberat" jawab Sugeng. " Kenapa mesti aku sendiri yang mengejarnya?" Tanya Santoso. " Aku tak sanggup, karena dia mertuaku sendiri" sahut Sugeng. Santoso: " ??? ".]

TELP. SD : ( 021 ) 531 57370 Telp. TK, SMP, SMA: ( 021 ) 538 4938 , 537 6346 Telp. Fax : ( 021 ) 538 4938 ) Email : yayasan@oel.or.id http : www. oel.or.id

KB,TK,SD,SMP,” ORA et LABORA “ PAMULANG Jl. Pamulang Raya 1, Blok L. 19 Tangerang 15416 Telp. : ( 021 ) 742 1106 Telp. SMP : ( 021 ) 741 9714 Telp. Fax : ( 021 ) 742 1106 Email : yayasan@oel.or.id http : www. oel.or.id

Staf Khusus/Media Tabloid Ora et Labora Jln. Panglima Polim I, Blok N/1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Telp. : (021 ) 739 2116 Email : tabloidoel@yahoo.co.id http : www. oel.or.id


20

Edisi 10 • Tahun 1

Mei - Juli 2008

KOMBINASI WARNA Gunting kunci jawaban yang tersedia, dan tempelkan pada kolom jawaban sehingga dua campuran tersebut menjadi benar.

Nama: ............................................................................................................................ Kelas : ............................................................................................................................ Unit : ............................................................................................................................ Pemenang Lomba Mewarnai Edisi - 9

Pemenang Lomba Mewarnai Edisi - 8

Pemenang Lomba Mewarnai Edisi 7

1. 2. 3.

1. 2. 3.

1. 2.

Naftali Brigita Gunawan TK BSD Binsar Sinamora, 1 SD P. Polim Armiaty, 2 SD BSD

Salomo Awilly, 2 SD BSD Nadya, 6 SD P.Polim Jason Oktavianus, 2 SD BSD

3.

Martin, 5 SDK P.Polim Diza Alda Naomi S., 6 SDK P.Polim Angela L.D. Misero, 5 SDK BSD

TABLOID ORA ET LABORA NO. 10  

Media untuk keluarga besar Ora et Labora.

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you