Issuu on Google+

Penerbit : PT.BANGGAI SARANA KOMUNIKASI MEDIA_BANGGAI@YAHOO.COM

BLBU Harus Disalurkan Juni 2012

BAROMETER INFORMASI SULAWESI TIMUR BACA...... HAL.2

Dipukul Suami, Istri Lapor Polisi

BACA...... HAL.8

Pertanyakan Biaya Ukur Tanah

BACA...... HAL..8

Berlangganan & beriklan : (0461) 23051 | Harga eceran Rp. 2.500,- I 12 Halaman

EDISI 0111, JUMAT 27 APRIL 2012

OM SUSUPO

Bae-bae Manguap… SAMPE skarang ini, om susupo so badengar info jelas lagi soal ini kasus minyak tanah subsidi buat rakyat Kabupaten Banggai yang rencana mo dibawa kakampungnya orang laen. Karna so barapa kali ini dipareksa, tapi blum jelas juga apa tindakannya polisi lagi. Dengar-dengar, ini oknum pajabat yang dibilang so jadi tersangka, macam so dikase biarnya polisi. Mustinya, kalu memang polisi yakin deng dorang pe proses, kase capat itu proses hukum. Kan itu proses hukum memang musti capat deng biaya murah. Jadi, kalu memang yakin, lebeh bae kase capat depe proses, supaya samua tau, kalu memang ada pajabat yang tasangkot di kasus minyak tanah. Tapi kalu memang blum yakin, apalagi kalu te yakin, polisi juga musti bakase jelas, deng cara bakase brenti itu penyidikan,kon kase pulih itu nama baiknya pajabat yang sodibilang-bilang tersangka. Langkahnya polisi ini parlu skali rakyat kacili tau, supaya samua jadi jelas, jang sampe ini kasus manguap bagitu saja. Apalagi kalu mobicara soal minyak, samua orang perminyakan so ada babilang, minyak memang gampang skali manguap. Kalu lupa ditutup, itu bensin capat skali abis sandiri, kandati blum dipake. Cuma kalu itu minyak tanah, memang bisa manguap, tapi depe penguapan palaan skali. Haa, jang sampe ini kasus minyak tanah subsidi yang polisi bilang rencana mo dibawa ka kampung laen, juga palan-palan so manguap. Mustinya, kalu memang ini kasus so pasti bisa ditindaklanjuti, jang lagi baku tunggu deng sagala rupa hambatan soal itu pajabat pe kasibukan. Kalu anggota dewan atau kapala daerah, memang parlu baminta izin lagi sama orang yang depe wewenang ba urus izin. Tapi kalu cuma pajabat biasa, om susupo pikir kan te parlu baku tunggu deng sagala macam tetek bengek izin, apalagi waktu babawa minyak, memang ada depe orang langsung, kon depe bukti juga dibilangnya polisi so mendukung skali. Cuma so itu tadi, kalu memang te yakin, lebeh bae umumkan saja kalu memang te ada depe tersangka, kon kase biar saja itu pajabat yang dibilang-bilang ada tasangkot, bebas kasana kamari. Jang sampe ini rakyat so mulai bacuriga macam-macam. Om susupo sandiri biasa pusing badengar ini orang yang ada batanya, parsis om susupo penyidik. Cuma karma om susupo juga mo suka tau ini kalanjutannya parkara, jadi om susupo baharap ada kejelasannya polisi. Sebab om susupo sandiri so mulai te yakin, kalu ini kasus mo diproses sampe tuntas. Tapi biar bagitu, om susupo masih mo ba usaha parcaya sama ini polisi-polisi yang memang hebat. Om susupo yakin, polisi juga mau depe pakarjaan jadi bagus, kon te brenti ditengah jalan, apalagi kalu sampe depe kasus manguap parsis minyak yang gampang manguap. Cuma kalu memang so te yakin, jang juga bapaksa. Kalu memang so musti dikase brenti, lebeh bae kase brenti kon umumkan sama rakyat lewat itu taman-tamaan wartawan yang hari-hari baporo di Polres, kalu itu kasus so te diproses lagi. Supaya samua orang tau, kon samua orang bisa maklum. Om susupo juga pasti bisa maklum, depe nama saja minyak…**

Tudingan Kapling Laut Dibantah Alfret : “Penimbunan Sesuai Ukuran Sertifikat”

Maling Gasak Emas 50 Gram

MEDIA BANGGAILuwuk. Tudingan yang menyebut bahwa ko’ Yus atau nama lengkapnya Ham Abuda melakukan penim-

MEDIA BANGGAILuwuk. Rumah Husna Hi.Andi Pala di Kelurahan Kilongan Luwuk menjadi sasaran aksi pencurian pada Kamis (26/4) kemarin. Perhiasan emas seberat 50 gram yang tersimpan dalam lemari, hilang digondol maling, sehingga korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian

BACA:TUDINGAN.. HAL.11

Alfret

*Soal Penimbunan Laut

Lingkar Madani Minta Ketegasan Pemda

BACA:MALING.. HAL.11

MEDIA BANGGAI- tindakan warga yang Luwuk. Ketua LSM melakukan penimbunan Lingkar Madani Suwiryo laut seperti pada sejumlah Haerani meminta agar kasus di Maahas. Kepada Media Banggai tempat ia menebang kayu Pemda Banggai bisa bersikap tegas terhadap BACA:LINGKAR.. HAL.11 mempergunakan chainsaw. Korban diperkirakan *Polemik Lahan Warga dan PT ANI meninggal karena tertimpa

Warga Boyou Ditemukan Tewas MEDIA BANGGAILuwuk. Warga Desa Boyou Kecamatan Luwuk, Kamis (26/4) sore kemarin, dihebohkan dengan kabar

ditemukannya Hiding (40) yang juga warga Desa Boyou, dalam keadaan tidak bernyawa ditengah hutan, tidak jauh dari

BACA :WARGA.. HAL.11

Komisi A Minta Awas, Promo Togel Di HP Bupati Bentuk Tim

MEDIA BANGGAILuwuk. Telpon genggang atau handpone (HP) yang menjadi peralatan komunikasi massal saat ini, tak hanya digunakan untuk kebutuhan berkomunkasi semata. Praktek penipuan hingga

promo judi togel atau dikenal sebagai kupon putih, ternyata juga sudah menggunakan HP sebagai medianya. Sejumlah warga Luwuk kepada wartawan Kamis kemarin mengeluhkan

BACA :AWAS.. HAL.11

MEDIA BANGGAILuwuk. Komisi A Dewan Banggai akan merekomen dasikan pada Bupati Banggai untuk membentuk tim terpadu terkait polemik lahan milik Daeng Uto yang diduga telah

diserobot PT ANI untuk k e p e n t i n g a n pertambangan Nikel di desa Koninis, Kecamatan Simpang Raya. “Kita akan merekomen dasikan pada Bupati BACA:KOMISI.. HAL.11


Ekonomi & Bisnis JUMAT, 27 APRIL 2012

Daftar Harga Sembako 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39.

Beras Superwin Beras Santana Beras Habo Beras Super Beras Biasa Beras Widas Beras Pulut Putih Beras Pulut Hitam Beras Cinta Nur Beras Ciliwung Terigu Kompas Terigu Tiga Biru Kacang Ijo Kacang Tanah Jagung Susu Enak Susu Bendera Kecap ABC Minyak Goreng Kunci Mas Minyak Goreng Curah Mentega Gula Pasir Minyak Tanah Garam Hancur Daging Ayam Ras Daging Sapi Telur Ayam ras Telur Itik Lure Kering Halus Lure Kering Besar Lure Kering Super Tomat Rica Keriting Rica Sirob Lemon Bawang Merah Bawang Putih Gula Merah Rica Halus

: Rp. 6.700 Perliter : Rp. 6.500 Perliter : Rp. 7.000 Perliter : Rp. 6.500 Perliter : Rp. 6.500 Perliter : Rp. 6.500 Perliter : Rp. 7.000 Perliter : Rp. 8.000 Perliter : Rp. 7.000 Perliter : Rp. 6.500 Perliter : Rp. 8.000 Perkilogram : Rp. 9.000 Perkilogram : Rp. 12.000 Perliter : Rp. 12.000 Perliter : Rp. 2.500 Perliter : Rp. 8.000 Perkaleng : Rp. 11.000 Perkaleng : Rp. 18.000 Perbotol : Rp. 15.000 Perliter : Rp. 8.000 Perbotol : Rp. 12.000 Perkilogram : Rp. 12.000 Perkilogram : Rp. 5.500 Perliter : Rp. 1.000 Perbungkus : Rp. 40.000 Perkilogram : Rp. 90.000 Perkilogram : Rp. 900 Perbutir : Rp. 2.000 Perbutir : Rp. 60.000 Perkilogram : Rp. 20.000 Perkilogram : Rp. 80.000 Perkilogram : Rp. 4.000 Perkilogram : Rp. 16.000 Perkilogram : Rp. 20.000 Perkilogram : Rp. 5.000 Perkilogram : Rp. 20.000 Perkilogram : Rp. 14.000 Perkilogram : Rp. 6.000 Perbiji : Rp. 50.000 perkilogram

Sumber : Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Banggai,Kamis,26 April 2012

Halaman 7

BLBU Harus Disalurkan Juni 2012 PT. Pertani Kalah Tender BLBU MEDIA BANGGAILUWUK. Setelah Kementrian Pertanian Republik Indonesia, menetapkan alokasi Bantuan Langsung Benih Unggul tahun 2012, Kamis (26/4) hari ini, maka diminta kepada PT. Sang Hyang Sri, sebagai pemenang tender, yang akan menyalurkan benih di Kabupaten Banggai, dapat menyalurkan benih hingga Juni 2012. Hal ini disampaikan Kepala Pengawas Benih, Kabupaten Banggai, Rahmit, SP. M.Si, Kamis (26/4) kemarin. Menurutnya, belajar dari pengalaman penyaluran benih sebelumnya, maka tahun ini, diharapkan jauh lebih baik dan benih yang disalurkan harus bersertifikasi, agar petani tidak terus menerus dirugikan. “Kami memina kepada perusahaan pemenang tender penyaluran benih bersubsidi tahun 2012, agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya menyalurkan benih kepada petani daerah ini, sampai dengan

bulan Juni 2012 mendatang,” ujarnya. Berdasarkan ketetapan Kementrian Pertanian sambung dia, khusus Kabupaten Banggai, mendapatkan bantuan benih Padi Non Hibrida sebanyak 375.000 kilogram dengan luas tanam 15 ribu hektar, benih Padi Lahan Kering sebanyak 32.500 kiloram dengan luas tanam 1.300 hektar, Jagug Hibrida 31.500 kilogram dengan luas tanam 2.100 hektar dan Kedelai 30.000 kilogram dengan luas tanam 750 hektar. Pada musim tanam sebelumnya, tambah dia, secara nasional memang belum ada bantuan benih yang disalurkan Kementrian Pertanian, karena saat pelaksanaan tender pada Januari 2012 lalu, gagal dilaksanakan, lantaran seluruh peserta yang mendaftar sebagai peserta lelang, tidak memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan panitia dari Direktorat Tanaman Pangan, Kementrian Pertanian. *Aswad

Warga Minta Penambahan Kapal Luwuk Salakan MEDIA BANGGAI-LUWUK. Warga yang sering menggunakan jasa kapal penyeberangan dengan rute Luwuk-Salakan, meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, bisa menambahkan kapal untuk melayani penumpang. Pasalnya, sekalipun pihak ASDP Ferry Indonesia telah menyediakan satu kapal dan dua kapal milik pengusaha lokal yang melayani penumpang Luwuk-Salakan setiap harinya, namun belum mampu menampung banyaknya jumlah penumpang. “Jumlah penumpang kapal rute Luwuk-Salakan setiap hari terus mengalami peningkatan, sementara kapal yang tersedia saat ini, tidak mampu memenuhi permintaan, sehingga Pemda Banggai bisa berinisiatif untuk menyediakan kapal guna melayani penumpang,” ujar Yopan Andi, salah seorang pengguna jasa kapal, LuwukSalakan, Kamis (26/4) kemarin. Mestinya, sambung dia, kapal milik Pemerintah Daerah Kabupaen Banggai, yang dibeli menggunakan uang rakyat, dari pada hanya terparkir di Pelabuhan Ferry, lebih baik difungsikan untuk mengangkut penumpang, sehingga ada pemasukan pendapatan bagi daerah. *Aswad

Ditengah kemajuan kota Luwuk yang dianggap cukup pesat, pola perdagangan dengan membawa dan menjajakan barang dagangan berupa umbi-umbian dan madu secara berkeliling menggunakan keranjang tradisional yang dikenal sebagai basung, ternyata juga menjadi bagian dari kemajuan ibukota Kabupaten Banggai itu. (foto: Iskandar/Media Banggai)

Usaha Minyak Kelapa Murni Butuh Perhatian MEDIA BANGGAI-LUWUK. Usaha pengolahan Minyak Kelapa Murni atau Virgin Coconut Oil, yang di kembangkan warga Kecamatan Nuhon, butuh perhatian pemerintah daerah. Pasalnya, usaha yang dikembangkan tersebut, dapat menopang perekonomian masyarakat di daerah tersebut. “Anggaran yang tersedia dari APBD untuk usaha kecil dan menengah selama ini, sangatlah kecil, sehingga usaha yang dikembangkan warga Nuhon, membuat minyak kelapa murni, atau virgin coconut oil, tidak pernah tersentuh, padahal, prospek usaha tersebut cukup menjanjikan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Banggai, Zen Zubaedi, Kamis (26/4) kemarin. Setelah dilakukan penelitian, sambung dia, ternyata, minyak kelapa murni itu, memiliki khasiat untuk menambah kekebalan tubuh, mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri, mengobati penyakit influenza, jamur kandida atau keputihan, mengatasi kadar gula darah, menurunkan kadar

kolestrol dalam darah, serta mampu meningkatkan metabolism organ tubuh. Minyak kelapa murni ini, jelas dia, berasal dari santan kelapa yang dimasak hingga berjam-jam, sehingga kendala yang di hadapi warga, pada peralatan, karena peralaan yang digunakan masih tradisional, sehingga membutuhkan biaya produksi yang cukup besar. “Kam sudah mengajukan proposal permohonan bantuan kepada Kementrian Perindustrian, namun hingga kini belum ada tanggapan postif, sehingga diharapkan agar kedepan, pemerintah daerah bisa mengalokasikan anggaran untuk pengembangan usaha kecil dan menengah,” tutupnya. Berdasarkan hasil penelusuran wartawan melalui internet situs http:// w w w. t h e v i r g i n c o c o n u t o i l . c o m / articleitem.php?articleid=238, dari kisah nyata seorang pemuda kebangsaan Filipina yang ketika di diagnosa positif menderita Acquired Immune Deficiancy Syndrome (Aids), ternyata dapat disembuhkan menggunakan menggunakan Minyak Kelapa Murni. *Aswad

Batui Mulai Kekurangan Buruh Tani MEDIABANGGAILUWUK. Dimulainnya p e m b a n g u n a n industrialisasi minyak dan gas alam di Kecamatan Batui, mulai berdampak pada sulitnya petani mendapatkan tenaga kerja untuk mengolah lahan pertanian. “Salah satu dapak negatif yang mulai dirasakan petani di Batui, dimana mereka mulai kesulitan mendapatkan tenaga kerja untuk mengolah lahan pertanian, karena mayoritas tenaga kerja lebih memilih untuk bekerja pada sub kontraktor

pembangunan kilang LNG dengan gaji yang lebih tinggi,” ujar Sarif Mang, Sekretaris Perhimpunan Rakyat Pekerja, Kabupaten Banggai, yang saat ini sedang berada di Batui, mempersiapkan pembentukan Serikat Pekerja bagi karyawan yang bekerja pada beberapa perusahaan sub kontraktor pembangunan kilang milik PT. Donggi Senoro LNG, Kamis (26/4) kemarin. Akibat sulitnya mendapatkan buruh tani, kata dia, maka upah harian buruh tani setiap harinya, rata-rata telah mencapai

Rp.50 ribu perhari, sehingga membebani petani. Jika kondisi ini dibiarkan, maka secara berlahan-lahan, akan mengancam keberlanjutan sektor pertanian sebagai sandaran ekonomi mayoritas masyarakat Kecamatan Batui. Mengatasi kelangkaan tenaga kerja ini, saran dia, diharapkan kepada Pemerintah Daerah agar dapat memberikan bantuan berupa peralatan pertanian, karena penggunaan teknologi yang modern, akan menghemat penggunaan tenaga kerja. *Aswad


BAROMETER INFORMASI SULAWESI TIMUR

JUMAT, 27 APRIL 2012

Halaman 5

4 Siswa SMAN 1 Bunta Ikut Raimuna Nasional MEDIA BANGGAIBunta. Prestasi SMA Negeri 1 Bunta dibidang kepramukaan, masih tetap mereka pertahankan, seperti pada kegiatan Raimuna Cabang yang digelar akhir Maret lalu lalu di Luwuk. Pada momen itu, SMA 1 Bunta meraih juara 1 bidang senam dan juara 3 bidang kesenian. Kegiatan itu merupakan seleksi siswa untuk persiapan Raimuna Nasional yang akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Cendrawasih Papua pada 25 Juni 2012 mendatang. Mabiran yang diwakili oleh Sukri Badjuber yang ditemui media di SMA 1 Bunta mengatakan, dirinya sangat bangga pada peserta didik mereka, khususnya para siswa yang telah mengikuti seleksi Raimuna Cabang di Luwuk, karena berhasil meraih juara dalam bidang

Tumpukan sampah di Teluk Lalong Luwuk hingga kini masih menjadi masalah yang belum terpecahkan. Teluk yang konon kabarnya indah itu, masih tetap menjadi tong sampah raksasa bagi sebagian warga. Akibatnya, teluk yang menjadi salah satu objek wisata murah bagi warga termasuk pendatang, menjadi terlihat kotor, seperti pemandangan pada foto diatas yang diambil Kamis petang (26/4) kemarin.

Voli Putra SDN Maahas Raih Juara 1 MEDIA BANGGAI– Luwuk. Jika hari Rabu (25/ 4) lalu, SDN Mahaas gagal meraih juara satu pada partai final voli putri, kala menghadapi SDN 1 Luwuk. Maka, pada Kamis (26/4) pagi kemarin, SDN Maahas sukses membayar kegagalannya, setelah berhasil meraih juara satu pada final voli putra, usai mengandaskan perlawanan dari SDN Lumpoknyo. SDN Maahas berhasil

m e n y e l e s a i k a n pertandingan dengan cepat, setelah menang dua set langsung, pada partai final voli putra, yang dilangsungkan di pelataran gereja Bukit Moria, pukul 07.30 wita. “Kalau kemarin (Rabured), voli putri kita kalah lawan SDN 1. Maka sekarang (Kamis-red), voli putra kita berhasil menjadi juara satu, setelah menang dua set langsung, lawan SDN Lumpoknyo”

sahut Farli Ama.Pd, guru olahraga SDN Maahas, kala ditemui wartawan, Kamis (26/4) siang kemarin. Selain itu, Farli pun menambahkan bahwa untuk cabang olahraga bulutangkis, perwakilan dari sekolah mereka berhasil menyabet juara tiga, namun untuk cabang olahraga sepak bola, perwakilan mereka telah gugur dari kejuaran Personi tersebut. *cr-zul

Sekolah Katolik Latihan Marching Band MEDIA BANGGAI– Luwuk. Dalam rangka memperingati hari Paskah pada Sabtu (28/4) besok, sekolah Katolik menggelar latihan marching band pada Kamis sore (26/4) kemarin. Latihan marching band yang dilakukan setiap sore hari ini, digelar di pelataran gereja Katolik Luwuk. Latihan yang diikuti oleh 130 personil

ini, berasal dari gabungan seluruh sekolah Katolik, yaitu siswa SD, SMP, dan SMA yang berada di kota Luwuk, dan yang memberikan latihan kepada seluruh personil marching band adalah guru yang berasal dari dalam sekolah tersebut. “Ini kegiatan yang rutin kita laksanakan setiap tahunnya. Untuk kegiatan paskah sekolah tahun ini,

kita berencana melakukan pawai dalam kota Luwuk, kemudian ditutup dengan acara pentas atraksi. Kegiatan pawai kita ini juga sudah mendapat izin dari pihak kepolisian, dan rencananya, kita akan memulai pawai pada jam tiga sore, hari sabtu besok,” tegas Ansel, guru SDN Katolik, saat ditemui wartawan, Kamis (26/4) kemarin. *cr-zul

kesenian dan olahraga. Dari hasil seleksi ini, empat peserta didik terpilih untuk mengikuti Raimuna Nasional di Buper Cendrawasih Papua yaitu Agung Hidayat, Annisa Hardiyanti Mangantjo, Hendra Saleh dan Felix Kurnia Mangile. Agung Hidayat, salah satu peserta didik yang terpilih ditemui Media Banggai mengungkapkan bahwa ia akan berusaha untuk membawa nama baik sekolah ini, karena ia merasa bangga mengikuti Raimuna Nasional mendatang. “Memang tidaklah mudah untuk menjadi yang terbaik, tapi kita harus berusaha belajar dengan tekun, serta tabah dan sabar dalam menggapai suatu kesuksesan,”tambahnya. Drs. Irwan Yabasa selaku kepala SMA Negeri 1 Bunta menambahkan,

dirinya juga merasa bangga dengan predikat yang dibawah oleh peserta pada Raimuna Cabang di Luwuk. Kalau tidak ada perubahan kata dia, pemberangkatan peserta Raimuna Nasional direncanakan pada 17 Juni 2012, sebab kegiatan akan dimulai pada 25 Juni 2012. Selain prestasi itu,

siswanya juga mengikuti kejuaraan karate Kapolda Cup yang diselengarakan di Kabupaten Poso. Siswanya juga terpilih yakni Aldi Ndeo dan Fredrik Gilber Runbay untuk berangkat ke kota Bandung, dan besar harapannya dapat membawa nama baik SMA Negeri 1 Bunta.*hartarto


JUMAT, 27 APRIL 2012 BAROMETER INFORMASI SULAWESI TIMUR

MEDIA BANGGAI

Halaman 10

Lintas Daerah Dipukul Suami, Istri Lapor Polisi MEDIA BANGGAI-Bunta. Seorang ibu rumah tangga berinisial AN yang memiliki empat anak dan berdomisili di Kelurahan Kalaka Bunta, terpaksa mengadukan suaminya ke polisi setempat, karena diduga telah dianiaya suami berinisial A pada Rabu pukul 23.30 wita. Kepada media ini Kamis (26/ 4) kemarin, AN yang dirawat di Puskesman Bunta menuturkan, pemukulan yang dilakukan oleh suaminya terjadi, setelah ia mempertanyakan pada suaminya, kenapa pulang terlambat dan sudah larut malam. Suami justru langsung

melakukan pemukulan secara beruntun padanya, hingga mengalami sakit di belakang leher dan paha. Karena merasa tidak tahan dengan perlakuan suaminya, ia langsung melaporkan hal ini pada pihak yang berwajib sekitar pukul 00.00 wita, dan pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan sampai membawa ia ke Puskesmas Bunta guna melakukan visum. Sementara itu, dokter Virmont yang melakukan visum ketika hendak dimintai informasi hasil pemeriksaannya, sudah tidak berada ditempat. *hartato

Pertanyakan Tindaklanjut Laporan Polisi MEDIA BANGGAI-Toili. Kasus dugaan percobaan perkosaan yang dialami gadis berinitial R, meski sudah dilaporkan ke Polsek Toili sejak beberapa waktu lalu, ditengarai belum ditindaklanjuti aparat kepolisian. Hal ini mengundang pertanyaan Umar Jibran, orang tua korban. Menurut dia, peristiwa yang dialami anaknya terjadi pada 18 Maret 2012 sekitar pukul 20.00 wita, bermula ketika anaknya diajak oleh pria berinitial Y menuju Unit 10 untuk beli

durian. Namun saat di unit 10 itu, anaknya nyaris diperkosa. Beruntung kata Umar, anaknya berteriak dan meminta pertolongan, sehingga niat Y tidak terlaksana. Kasus ini kemudian mereka laporkan pada Polsek Toili, namun anehnya hingga kini belum jelas tindak lanjutnya. Orang tua R ini berharap, agar ada tindaklanjut atas laporan yang sudah diajukan sampai tiga kali, sebab saat itu sudah sempat ada dugaan tindakan kekerasan pelaku pada korban.*cr-kadir

Camat Buka Kejuaraan Olahraga MEDIA BANGGAINuhon.Camat Nuhon Sofyan Datu Adam membuka kegiayan olahraga dalam rangka hasil Kartini, dengan memperebutkan Tropy PKKKNPI. Kegiatan yang dilaksanakan sejak Kamis kemarin, mempertandingkan sepak takraw dan volley ball, yang diikuti sejumlah peserta dari Nuhon, Bunta dan Simpang Raya. Menurut Camat, kejuaraan

yang dilaksanakan di Tomeng itu dimaksudkan untuk mengembangkan bakat para generasi muda dan warga pada umumnya yang berada di tiga wilayah kecamatan yakni Bunta,Nuhon dan Simpang Raya, sekaligus bisa menjalin kebersamaan antar warga. Kegiatan ini dihadiri berbagai jajaran dari tiga kecamatan termasuk aparat Muspika serta para ketua KNPI kecamatanya. Para pesertnya juga terdiri dari pelajar SMA.*cr-safrin

Proyek Tol di Sulut Dilelang Tahun Ini MANADO--Pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara sebagaimana rencana akan dilelang tahun ini. "Investor yang berminat untuk investasi jalan tol ini akan mengajukan proses penawaran ke Badan Pengatur Jalan Tol," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Utara, JE Kenap, di Manado, Kamis (26/4). Proses lelang itu sendiri, kata mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Utara ini, akan dilelang terbuka secara nasional dan internasional. Meski demikian, berapa banyak investor yang telah melakukan penawaran, Kenap tak memberitahukannya dengan alasan bukan wilayah kerjanya. "Saya tahu, tapi tidak etis menyampaikannya. Saya hanya

fokus pada pembebasan lahan jalan tol hingga konstruksinya," kata Kenap. Dia menambahkan, sambil menunggu proses lelang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, sementara melakukan pembebasan lahan. "Memang tidak ada batas waktu untuk proses pembebasan lahan ini. Tapi kalau lebih cepat, itu lebih baik karena investor akan melihat perkembangan pembebasan lahan itu," katanya. Menurut dia, bila sudah 40 persen pembebasan lahan dilakukan pemerintah, itu akan menyenangkan investor dan mengindikasikan keseriusan pemerintah membangun jalan tol ini. (Ant/OL-04)

Pertanyakan Biaya Ukur Tanah MEDIA BANGGAI-Bunta. Proses pengurusan sertifikat tanah perkebunan nampaknya menuai sejumlah pertanyaan warga, pasalnya untuk mendapatkan sebuah sertifikat tanah perkebunan diharuskan membayar Rp 500.000 perlokasi baru untuk

pengukuran. Salah seorang warga yang enggan namanya dimediakan mengatakan pada media ini, ia barusan mengikuti pertemuan sosialisasi di kantor Kelurahan Kalaka kecamatan Bunta. Dirinya sebenarnya merasa keberatan dengan adanya

sosialisasi tentang pengadaan sertifikat tanah perkebunan, karena perlokasi harus membayar Rp 500.000 untuk pengukuran sebelum mendapatkan sertifikat tersebut. “Mulai dari pengukuran pekarangan atau kintal, kemarin

biayanya bervariatif sampai sekarang sudah dipatok harganya, apa sudah begitu prosedurnya,� keluhnya. Ia menilai angka itu cukup memberatkan, apalagi ada lokasi mereka yang terpisah, sehingga harus butuh biaya besar.*hartato

Menurut Asma, warga Desa Tetesulu, kalaupun ada program seperti itu, kalau boleh secepat mungkin diinformasikan ke masyarakat dan membuat suatu pertemuan bersama seluruh warga, agar semua jelas dan melahirkan keputusan yang mufakat akan adanya listrik masuk desa.Mereka juga butuh informasi mekanisme pelebaran jaringan tersebut. Kebutuhan listrik ini sangat penting, sebab mereka selama ini masih memakai mesin genset yang menggunakan bahan bakar jenis premium dan solar, dengan biaya yang cukup besar. Isak Dunggio, kepala PLN Sub Ranting Bunta saat dikonfirmasi menyangkut permintaan warg desa tersebut mengatakan, PLN akan melakukan sosialisasi dalam waktu dekat ini. Ia juga menyatakan, kalau ada permintaan warga untuk mengadakan pertemuan,

mereka akan lakukan. Hal ini katanya, sudah diinformasikan melalui kepala-kepala desa,

dan pertemuan dilaksanakan di kantor Kecamatan Nuhon.*hartato

di Jalan Suradipa nomor 4 Denpasar Utara," kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Sri Harmiti di Mapolda Bali, Kamis (26/4). Awalnya pada Rabu (25/4) pukul 18.00, Sukra menyuruh sopirnya untuk membeli solar di SPBU di Jalan Ahmad Yani, Denpasar, dengan menggunakan jeriken yang diangkut dengan mobil pikap. Setelah membeli solar sebanyak 330 liter dengan harga subsidi yakni Rp4.500 per liter dalam 10 jeriken, sopir tersangka kemudian mengangkutnya ke

gudang solar tersebut. Aksi melanggar hukum itu kembali dilakukan pada Kamis (26/ 4) sekitar pukul 02.30 yakni membeli solar bersubsidi sebanyak 1.650 liter. "Mereka mengelabui petugas dengan cara membeli dengan menggunakan jeriken, kemudian dipindah ke tangki solar yang tak bersubsidi, kemudian dipindahkan lagi ke gudangnya," imbuh Harmiti. Polda Bali juga meringkus pelaku lain bernama Wayan Sudana, 44, yang menimbun solar bersubsidi di gudangnya di Jalan Ahmad Yani Gang Apel Nomor 6

Denpasar. Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 drum dan 2 jeriken berisi solar yang rencananya akan dijual lagi dengan harga industri. Kedua pelaku penimbunan BBM itu dijerat dengan Pasal 53 huruf c tentang Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yakni tanpa memiliki izin usaha penyimpanan serta Pasal 55 yakni menyalahgunakan pengangkutan niaga bahan bakar minyak bersubsidi dan diancam tiga tahun penjara. (OL/OL-5.MI)

Warga Tetesulu Berharap Listrik Masuk Desa MEDIA BANGGAI-Nuhon. Warga Desa Tetesulu kecamatan Nuhon mulai mempertanyakan persoalan listrik yang akan masuk ke desanya, sebab mereka sudah menerima wacana-wacana ataupun informasi bahwa tak lama lagi akan ada listrik masuk desa (LMD). Mereka mempertanyakan soal prioritas, sebab mestinya desa yang belum ada jaringan diutamakan. Kepada media ini kamis (26/ 4) kemarin, mereka mengungkapkan bahwa soal listrik sudah jadi keinginan mereka sejak lama, sebab dengan sentuhan penerangan, maka desa akan lehih cepat maju. Mereka berharap secepatnya disosialisasikan bersama warga setempat, dengan maksud agar hal ini sesegera mungkin diketahui seluruh warga yang ada di desa mereka, dan jangan hanya kalangan tertentu yang mengetahui program ini.

Dua Penimbun Solar Ditangkap AKSI penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berupa solar kembali berhasil diungkap Kepolisian Daerah Bali. Penangkapan aksi ilegal itu dilakukan pelaku berbeda di dua lokasi dalam kawasan Denpasar. "Salah satu tersangka penimbunan BBM bersubsidi yaitu I Gusti Nyoman Sukra dibekuk pada Kamis (26/4/) sekitar pukul 02.30 wita di gudang solar


JUMAT, 27 APRIL 2012

MEDIA BANGGAI

Kisruh Partai Patriot Bangkep tidak diakui oleh DPW dan DPP Partai Patriot, sebab dalam pelaksanaan muscab tahun 2010 lalu, surat keputusan SK kepemipinan Mulyani Laadila yang di tandatangai oleh ketua DPW Partai Patriot Sulteng, diduga dipalsukan, sehinga hasil muscab tersebut tidak sah dan Mulayani bukan ketua DPC Partai Patriot Kabupaten Bangkep. Karenanya kata dia, DPW dan DPP mengelurkan SK Definitif kepada Wenefida dan Ferdiyanto Suteja untuk menahkodahi Partai Patriot di Kabupaten Bangkep. Sementara itu sekretaris DPC Partai Patriot Bangkep Ferdianto Suteja ketika dihubungi lewat ponselnya, membenarkan bahwa Mulyani Laadila telah dilaporkan ke pihak Polres Bangkep terkait dugaan penyalahgunaan dana bantuan parpol dari Pemda Bangkep sebesar Rp40 juta. Menurut Ferdiyanto,

Lintas Daerah

Gadis yang Menghilang Tujuh Bulan Akhirnya Pulang

Delmard Siako : Mulyani Bukan Ketua DPC MEDIA BANGGAISalakan. Anggota DPRD Bangkep dari Partai Patriot Delmard Siako tak banyak berkomentar soal laporan polisi terhadap Mulyani Laadila, yang diduga melakukan tindak pidana pemalsuan cap dan tandatangan dalam penerimaan dana bantuan parpol dari Pemda Bangkep. Aleg dari dapil tiga Delmard Siako pada media ini Kamis (26/ 4) lewat ponselnya mengatakan, ia tidak banyak berkomentar atas kasus ini,karena hal itu adalah persoalan internal partai. Namun kata dia, sesuai petunjuk dalam isi SK DPW dan DPP Partai Patriot tahun 2008, mengesakan Wenefida sebagai ketua DPC dan Ferdiyanto Suteja sebagai sekretaris Partai Patriot Kabupaten Bangkep masa jabatan 2008 sampai 2012. Menurutnya, kepemimpinan Mulyani Laadila tidak sah dan

Halaman 9

Mulyani tidak punya wewenang dan kepentingan untuk menerima dana bantuan parpol, karena dia bukan ketua DPC Partai Patriot Kabupaten Bangkep. Persoalan ini sudah ditangani polisi kata dia, sehingga mereka menunggu hasil proses hukum. Sebelumnya, Mulyani Laadila kepada media ini menyatakan bahwa ia adalah ketua yang sah sesuai hasil Muscab Partai Patriot, sehingga ia berhak mengambil dana bantuan parpol. Karenanya, laporan polisi itu dianggap tidak berdasar, sebab ia mengklaim sebagai pengurus yang sah.*ramli

SEORANG remaja putri yang sempat menghilang tujuh bulan pulang ke rumah orang tuanya di Dusun Kaleran, Desa Yehembang, Kabupaten Jembrana, Bali. Ni Ketut Sriani, 16, selama tujuh bulan sebelumnya ternyata bersembunyi di Kabupaten Bangli. "Dia sempat bekerja di salon di Bangli," kata Ni Made Parwati, bibi Sriani, Kamis (24/4). Menurutnya, keberadaan Sriani di Bangli diketahui setelah ia sempat menghubungi kakaknya, Ni Luh Suarni, yang bekerja di Gianyar. "Sebelumnya kakaknya itu juga dihubungi seorang laki-laki yang mengaku tahu tempat Sriani bekerja dan berjanji membantu mencarinya," kata Parwati. Setelah mendapatkan kejelasan alamat di Bangli, Parwati bersama I Wayan Tumpek, ayah Sriani, menjemput dan membawanya pulang ke Jembrana. Selanjutnya Sriani akan tinggal bersamanya, karena sering bertengkar dengan ibunya. Sementara itu, Sriani mengaku pergi dari Gianyar pada akhir Oktober 2011 dan baru bekerja di salon dua bulan berikutnya. Terkait telepon seluler (ponsel)nya yang lima bulan terakhir tidak bisa dihubungi, Sriani mengaku sengaja mengganti nomor ponsel agar tidak diminta pulang oleh ibunya. Remaja putri itu membuat panik keluarganya karena mendadak menghilang saat bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Ubud, Gianyar, sekitar tujuh bulan lalu. (Ant/OL-01)

Awas, Aktivitas Gunung Lokon Meningkat Lagi MANADO--Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono mengatakan aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meningkat pascaletusan 24 April lalu. "Hanya peningkatan kegempaan. Tidak peningkatan status ke awas level IV," kata Surono di Manado, Kamis (26/4). Ia mengatakan, pascapening katan aktivitas kegempaan, PVMBG Bandung telah melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggu langan Bencana (BNPB) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan BNPB Kota Tomohon serta jajaran terkait. "Koordinasi berjalan lancar dan semua jajaran terkait telah siap," katanya. Sementara itu, Kepala Pos

Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen, Kota Tomohon, Farid Ruskanda Bina, membenarkan mulai terjadi peningkatan kegempaan. Peningkatan kegempaan mulai terekam sejak kamis dini hari hingga sekarang. "Kami belum bisa menghitung berapa frekuwensi gempa vulkanik yang terekam di atas pukul 12.00 hingga pukul 16.45 Wita. Tapi sudah cukup banyak," katanya. Sementara itu, jajaran Kepolisian Sektor Tomohon Utara melakukan sosialisasi kepada warga yang bermukim di sekitar lokasi penambangan batu di Kelurahan Kinilow I dan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara. Permukiman itu termasuk daerah yang dekat dengan Kawah Tompaluan, Gunung Lokon, karena berada di radius bahaya 2,5 kilometer. (Ant/OL-01)

Polisi Perketat Penjagaan Kantor Polres Limboto G O R O N TA L O - - A p a r a t kepolisian memperketat penjagaan di kantor Kepolisian Resor (Mapolres) Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (26/ 4). Puluhan aparat kepolisian, baik yang berseragam maupun berpakaian sipil, terlihat berjagajaga dengan menggunakan senjata lengkap. Sejumlah pegawai, terutama perempuan, dipulangkan lebih cepat, pintu gerbang Mapolres hanya dibuka setengah. Saat dikonfirmasi, Kapolres Limboto AKBP Djoko Djohartono tidak banyak berkomentar mengenai hal itu. "Ini hanya pengamanan biasa, selebihnya tanya saja sama Kapolda," kata dia. Pascameninggalnya Prada Firman, anggota Kostrad yang mengalami luka tembak pada insiden Minggu (22/4), pengamanan Mapolres serta di Mapolda diperketat. Di Mapolres Kota Gorontalo, pengamanan serupa juga turut dilakukan, sejumlah polisi berpakaian preman bersiaga sambil menenteng senjata. Meski demikian, pada umumnya aktivitas masyarakat Gorontalo berjalan normal sebagaimana biasanya. (Ant/wt/X-12)


Sambungan 11 namalaH

JUMAT, 27 APRIL 2012

Halaman 11

MALING.....................dari hal 1 TUDINGAN.....................................................................dari hal 1 Terpadu (SPKT) Polres Banggai. Didalam laporan polisinya nomor LP/275/IV/2012/ Sulteng/Res Banggai tersebut, Husna menceritakan kepada polisi, kala itu sekitar pukul 09.30 wita dirinya berada dipasar, kemudian ia menerima informasi bahwa rumahnya kemasukan maling, dan emas yang berada dalam lemari seberat 50 gram diambil orang yang indetitasnya belum diketahui dengan cara mencungkil pintu lemari. Kepada polisi, Husna

berharap agar pelaku segera ditemukan demikian juga dengan emas miliknya dapat segera kembali, ia juga berharap agar laporannya itu segera ditindak lanjuti. Kanit III SPKT melalui Paur Humas Bag Ops membenarkan adanya laporan polisi pencurian tersebut. Pihaknya kemudian menerima dan membuat laporan polisi itu serta menuju TKP. Saat ini laporan tersebut sudah diteruskan ke Satreskrim guna dilakukan penyelidikan. *IRW4N

AWAS.........................dari hal 1 adanya konten berbentuk promosi judi yang sering masuk ke HP mereka. “Saya sudah sering kali menerima sms konten judi togel atau kupon putih. Ini promosi perbuatan haram sudah menggunakan HP,” tutur sejumlah warga kepada wartawan kemarin. Warga itu sempat memperlihatkan konten berisi promosi judi togel yang ia terima, dengan menuliskan kalimat “bagi anda penggemar dan sering kalah dalam judi

togel.Mbah ki joko keluarkan shio jitu, dijamin 100 % paten…” Pesan singkat itu juga mencantumkan nomor ponsel tertentu yang harus dihubungi, kalau berminat memperoleh shio yang disebut jitu tersebut. “Ini adalah model penipuan, sebab ujung-ujungnya disuruh transfer uang dalam jumlah tertentu,” kata warga Kelurahan Jole itu. Karenanya ia meminta agar siapapun tidak terpengaruh dengan promosi judi togel tersebut.*pr

Pembatasan BBM Picu Penaikan Harga Sembako KUPANG--Pedagang di Kupang, Nusa Tenggara Timur siap menaikan harga bahan kebutuhan pokok (Sembako) jika pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diberlakukan. Elias, pedagang sembako di Pasar Tradisional Naikoten 1 Kupang, mengatakan harga bahan kebutuhan pokok sewaktuwaktu melonjak jika terjadi kelangkaan bahan bakar minyak. "Biasanya jika harga BBM naik atau terjadi pembatasan BBM, harga terjadi pembelian secara berlebihan yang membuat BBM langka. Kondisi ini yang memicu naiknya harga di pasar," katanya di Kupang, Kamis (26/4). Kendati pembatasan pembelian BBM hanya berlaku bagi mobil pribadi berkapasitas silinder mesin (CC) di bawah 1.500, menurut Elias, gejolak harga tetap terjadi. "Sedikit saja terjadi gejolak terkait BBM akan memicu harga kebutuhan pokok naik," katanya. Menurut Elias, harga kebutuhan pokok yang bakal naik terutama yang didatangkan dari luar daerah, atau dari petani di wilayah Nusa Tenggara Timur. Banyak kebutuhan pokok di daerah itu didatangkan dari daerah lain seperti kentang yang didatangkan dari Bali

dan Sumatera, bawang putih dari Jawa Timur, buahbuahan dari Flores dan kabupaten di di Pulau Timor, serta beras dari Sulawesi. Sementara itu, nelayan di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, khawatir pembatasan BBM memicu kelangkaan solar. Saat ini saja pasokan BBM ke stasiun pengisian bahan bakar daerah nelayan (SPDN) yang selama ini menyediakan solar untuk kebutuhan nelayan tidak rutin. Karena itu nelayan yang akan melaut, harus membawa jerikan untuk membeli BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). "Kadang stok solar di SPBN kosong. Nah kalau terjadi pembatasan BBM, kami khawatir pasokan solar ke SPDN makin berkurang," kata La Sama, nelayan setempat. Di SPBU, nelayan masih mengantre berjam-jam bersama kendaraan lainnya yang juga akan membeli solar. Kondisi itu mulai dimanfaatkan pedagang solar eceran dengan mematok harga mencapai Rp5.000 per liter dari harga normal Rp4.500 per liter. "Bila kondisinya seperti itu, nelayan harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli solar di pedagang eceran," katanya. (PO/OL-10)

bunan laut untuk tujuan mengkapling kawasan pesisir pantai di Maahas, ditepis oleh Ham Abuda. Ham Abuda melalui juru bicaranya Alfret kepada Media Banggai Kamis (26/4) tadi malam mengatakan, Yus yang bernama lengkap Ham Abuda tidak melakukan pengkaplingan laut, sebagamana pemberitaan media ini Kamis kemarin. Menurut Alfret yang mengaku sebagai pengawas dalam pekerjaan di areal milik Yus itu, penimbunan laut itu dimaksudkan untuk menyesuaikan ukuran tanah sesuai ukuran yang tertera pada sertifikat hak milik. “Penimbunan untuk menyesuaikan ukuran tanah sesuai sertifikat, sebab tanah tersebut adalah milik Ham

Abuda. Namun karena terjadi abrasi pantai, sehingga ukuran rilnya saat ini sudah tidak sesuai dengan ukuran yang tertera dalam sertifikat tanah,” jelas Alfret. Ia menjelaskan, tanah yang pernah dipergunakan AA Twins sebagai taman bermain itu, saat ini adalah milik Ham Abuda. Tanah itu dibeli oleh Ham Abuda dari lelang tanah yang dilakukan BRI Luwuk. Karena sudah dibeli dari BRI kata dia, sehingga Ham Abuda kemudian membuat surat keterangan balik nama pada sertifikat yang diserahkan BRI setelah menjadi pemenang lelang, dan saat ini sudah terbit sertifikat baru atas nama Ham Abuda. Bahkan kata dia, saat AA Twins menggunakan areal itu sebagai taman bermain, peminjaman

dilakukan pemilik AA Twins pada Ham Abuda. “Jadi saya tegaskan ulang, kami tidak menimbun untuk kepentingan melakukan pengkaplingan laut, namun menimbun karena menyesuaikan lahan sesuai ukuran dalam sertifikat, sebab tanah di pesisir itu sudah mengalami abrasi karena hantaman gelombang,” tandasnya. Alfret menegaskan juga,tindakan yang mereka lakukan bukan kegiatan illegal, sebab tanah di kawasan itu memang milik Ham Abuda. “Tanah milik Ham Abuda sebenarnya memanjang di kawasan pesisir pantai Kilolima itu, namun asal usulnya berbeda. Khusus areal yang kini tengah ditimbun, diperoleh dari hasil

lelang BRI, sementara lebar dalam sertifikatnya adalah 30 meter. Saat ini lebarnya sudah tinggal separuh, akibat abrasi pantai, sehingga pemiliknya menimbun areal yang terkena abrasi, untuk mengembalikan fisik tanah di areal itu sesuai ukuran sertifikat. Karenanya, tidak ada yang salah dengan tindakan kami, sebab landasannya adalah luasan dalam sertifikat yang sah,” ujarnya. Disinggung soal proyek jalan, ia mengatakan penimbunan itu tidak ada kaitan dengan pekerjaan jalan yang direncanakan pemerintah. Namun nantinya kata dia, bila setelah penimbunan mereka lakukan, dan ada bagian timbunan yang lebih, maka silahkan digunakan pemerintah.*pr

LINGKAR.......................................................................dari hal 1 Kamis (26/4) kemarin ia mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati mestinya memiliki sense of crisis, sebab setiap hari melintasi kawasan pantai Kilo Lima yang sudah ditimbun oleh warga tertentu, termasuk kawasan yang baru ditimbun oleh ko’Yus. “Sebagai warga dan aktifis LSM, saya keberatan adanya praktek penimbunan laut dengan seenaknya, sebab untuk menimbun laut butuh izin menteri kelautan,” tegasnya. Karenanya kata dia, Pemda Banggai harus bersikap tegas

dengan melarang aktifitas penimbunan laut. “Jangan sampai tindakan penimbunan laut ini terus dilakukan warga dengan seenaknya. Pemda harus bersikap tegas dengan melarang tindakan itu, apalagi setiap hari bupati dan wakil bupati melintasi kawasan tersebut. Kalau tindakan tidak dilakukan, maka hal itu akan menjadi preseden buruk dan menjadi contoh bagi siapapun untuk melakukan langkah serupa,” tandas aktifis LSM yang hampir setiap pagi selalu

menyempatkan diri mandi dan berendam di pantai Kilolima. Namun khusus untuk penimbunan laut yang dilakukan ko’Yus nama lengkapnya Ham Abuda, sudah ada penjelasan dari pengawas lapangannya, bahwa tindakan penimbunan laut itu berdasar pada sertifikat yang mereka miliki. “”Penimbunan untuk menyesuaikan ukuran tanah sesuai sertifikat, sebab tanah tersebut adalah milik Ham Abuda. Namun karena terjadi abrasi pantai, sehingga ukuran rilnya saat ini sudah tidak sesuai

dengan ukuran yang tertera dalam sertifikat tanah,” jelas Alfret mewakili Ham Abuda kepada wartawan Kamis tadi malam. Menurut dia, tanah milik Ham Abuda itu memiliki lebar 30 meter sesuai sertifikat, sementara kondisi rilnya saat ini sudah tinggal separuh, akibat terjadinya abrasi pantai Karena itu, untuk mengembalikan kondisi sesuai sertifikat, maka pihaknya kata Alfret, melakukan penimbunan. “Apa yang kita lakukan bukan untuk mengkapling laut,” tegasnya.*pr

KOMISI..........................................................................dari hal 1 Banggai untuk membentuk tim terpadu terkait polemik lahan yang dimiliki Dg Uto di kawasan pertambangan Nikel di desa Koninis ini,” ungkap Ketua Komisi A Dewan Banggai Sofyan Mang, saat pertemuan bersama Camat Simpang Raya Pupung Diliyanto, Daeng Uto dan keluarganya bertempat d kantor Camat Simpang Raya, Kamis (25/4) kemarin. Rekomendasi itu akan disampaikan Komisi A, usai mendengarkan pengakuan dari sejumlah saksi terkait kepemilikan lahan seluas 10 hektar yang dimiliki Daeng Uto sejak tahun 1981. Salah satu saksi Ance, mengakui,bahwa lahan yang

telah menjadi tumpukan tanah itu adalah milik Daeng Uto yang bersebelahan dengan lahan miliknya di bagian timur. “Saya tahu lahan itu milik Daeng Uto dan lahan itu memang terdapat sejumlah tanaman,” akunya di hadapan anggota Komisi A Dewan Banggai. Saksi lainnya, Nurdin yang mempunyai lahan di bagian utara lahan milik Daeng Uto mengakui, bahwa lahan yang sejak dua tahun terakhir dijadikan tempat pengambilan kandungan Nikel oleh PT Kumala adalah milik pria paru baya itu. “Lahan itu memang milik Daeng Uto,” ungkapnya singkat. Sofyan usai mendengarkan

pengakuan dari sejumlah saksi itu, mengingatkan Camat Simpang Raya untuk memperhatikan persoalan lahan yang telah dirambah perusahaan tambang Nikel tersebut. “Saya minta pada Camat untuk serius menangani masalah ini,jangan sampai menimbulkan gejolak,” tandasnya. Aleg lainnya, Djufri R. Diko juga mengingatkan pada aparat pemerintahan Kecamatan Simpang Raya untuk segera mengambil langkah langkah terkait sejumlah kesaksian yang telah disampaikan pada pertemuan itu. Dikatakanya, penyelesaian lahan milik Daeng Uto itu hendaknya diselesaikan

dengan cara musyawarah bersama pihak perusahaan dengan melibatkan unsur pemerintah daerah. “Kasus ini seperti yang dialami warga yang memiliki lahan di lokasi kilang PT DS LNG. Upaya musyawarah itu ditempuh sehingga polemik lahan ini dapat segera diselesaikan,” jelasnya. Seperti diketahui, sejak dua tahun lalu lahan milik Daeng Uto diserobot oleh PT ANI untuk kepentingan pertambagan Nikel. Namun, perusahaan tanpa sepengetahuan pemiliknya langsung merambah lahan yang kini telah dimabil hasilnya oleh perusahaan.*budi

WARGA..........................................................................dari hal 1 cabang kayu saat menebang pohon. Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pada hari Selasa (24/4) sekitar pukul 08.00 wita, Hiding bersama istrinya bernama Mila, pergi kekebun di perkebunan Boyou Tua. Lalu kepada istrinya, Hiding berpesan akan tidur dihutan karena hari itu ia akan membuat papan dengan menebang pohon kayu mempergunakan chainsaw. Berselang sehari kemudian, istrinya mulai khawatir karena hingga Rabu sore, Hiding tidak juga pulang kerumah, padahal bekal yang ia bawa hanya cukup untuk sehari saja. Namun betapa kaget pihak keluarga Hiding, saat menerima kabar dari para pemburu hewan asal Desa Kamumu yang mengabarkan kepada warga yang ada

diperkebunan Boyou Tua, bahwa mereka menemukan orang yang sudah tidak bernyawa yang tidak lain adalah Hiding. Keluarga bersama warga kemudian menuju lokasi ditemukannya Hiding untuk dievakuasi kerumahnya. Sampai dilokasi, posisi Hiding tersandar dibatang pohon dengan posisi duduk, dan di kepala bagian belakang ditemukan luka yang sudah mongering yang diduga kerena tertimpa patahan kayu saat pohon ditebang. Salah seorang anggota Polisi yang bertugas di Dokes Polres Banggai, Aiptu F. Mirah ketika dimintai keterangannya mengatakan, ia memperkirakan Hiding telah meninggal dua hari yang lalu. Hal itu terlihat dari beberapa bagian tubuh yang

sudah mulai membusuk. Perkiraan itu didukung dan diperkuat dengan kesaksian beberapa orang yang ikut dalam evakuasi, karena mereka menemukan bekal yang dibawa oleh Hiding belum tersentuh sedikitpun, sehingga mereka

yakin Hiding meninggal usai menumbangkan pohon. Rencananya Kamis malam itu juga, Jenazah akan dikebumikan di pekuburan Desa Boyou. Pihak keluarga kepada polisi mengatakan jenazah Hiding tidak perlu dilakukan outopsi. *IRW4N


JUMAT, 26 APRIL 2012

Halaman 12

Belum Saatnya Lagi, Ronaldo...

SUDAH hampir empat tahun sejak terakhir kali Cristiano Ronaldo mengangkat trofi Liga Champions. Sial bagi Ronaldo, penantian untuk kembali mengangkat trofi itu belum akan berakhir tahun ini. Palu sudah diketuk. Real Madrid sudah dinyatakan tak akan tampil di final Liga Champions lantaran kalah adu penalti dari Bayern Munich, Kamis (26/4/2012) dinihari WIB. Padahal, CR7 sempat membawa El Real unggul dua gol tanpa balas lebih dulu. Ronaldo memang begitu. Terlepas dari anggapan bahwa ia adalah pemain yang egois, bintang asal Portugal ini juga kerap menjadi pembeda pada sebuah laga. Ia acap kali tampil oke saat dibutuhkan tim, namun tak jarang juga melempem pada saat krusial. Ambil contoh pada akhir pekan lalu, di mana ia menjadi penentu kemenangan Madrid pada saat menaklukkan Barcelona 2-1. Hasil tersebut membuat Los Blancos kini unggul tujuh angka atas Los Cules dan membuat mereka kian dekat menjadi juara La Liga musim ini. Bagaimana dengan sisi buruknya? Empat tahun silam, Ronaldo membawa Manchester United unggul 1-0 atas Chelsea pada final Liga Champions di Moskow. Skor tersebut kemudian berubah menjadi setelah Frank Lampard menjelang babak pertama habis. Singkat cerita, dengan skor sama kuat 1-1, laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Lalu, majulah si pengguna kostum nomor 7 ini sebagai algojo ketiga 'Setan Merah'. Ia maju satu langkah... lalu berhenti. Ia maju satu langkah lagi.. dan barulah tendangan dilepaskan. Sial baginya, Petr Cech berhasil membaca arah tendangannya. Kiper asal Republik Ceko itu pun dengan sempurna membloknya. Ronaldo terdiam. Selanjutnya, algojo miliki MU maju satu per satu dan tak ada satu pun yang gagal. Andai penalti John Terry tidak gagal malam itu, maka entah apa yang terjadi pada Ronaldo. Dikritik? Dihujat? Entahlah. Yang jelas, ketika Edwin Van der Sar sukses memblok penalti Nicolas Anelka, Ronaldo pun langsung tertunduk di lapangan... tak mampu lagi menahan air matanya. Tapi, Ronaldo bukan pemain yang buruk. Statistik menunjukkan bahwa dalam dua musim terakhir ia mampu mencetak dua digit gol dengan kepala lima. Ini jauh lebih baik daripada ketika ia berkostum MU, di mana ketika ia mencetak 42 gol dalam semusim saja sudah luar

biasa. Secara gelar, Ronaldo jauh lebih bergelimang bersama The Red Devils, namun secara individu ia adalah orang yang lebih hebat bersama El Real. Bersama MU, ia sudah pernah merasakan gelar Premier League, Piala FA, Piala Carling, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, hingga sederet penghargaan individu. Ini juga yang kemudian menjadi alasannya hengkang dari Old Trafford, karena ia sudah hampir memenangi semuanya bersama MU. Tetapi bersama Madrid, baru trofi Copa del Rey 2010/2011 yang pernah diangkatnya--kendati ia berpeluang besar mengangkat trofi La Liga di akhir musim ini. Ronaldo, sama seperti para pemain yang berlaga di semifinal Liga Champions lainnya, tentu juga ingin mengangkat trofi Liga Champions. Tetapi, apa daya, Madrid gagal melangkah lebih jauh. Padahal, ia sudah memulai dengan sempurna. Dua golnya, satu melalui titik putih dan satu melalui sepakan akurat, membawa Madrid unggul 2-0 secara skor dan 3-2 secara agregat. Tetapi, penalti dari Arjen Robben seperti membuyarkan segalanya. Madrid tak mampu lagi menambah gol dan, sebaliknya, Bayern tampil rapi. Die Roten tampil dominan secara ball possession plus mampu melepaskan tembakan lebih banyak. Dua gol Ronaldo ke gawang Bayern mengakhiri paceklik golnya ke gawang tim-tim asal Jerman. Sebelum laga dinihari tadi, ia sudah dua kali menghadapi tim asal Jerman dan dua-duanya berakhir dengan kekalahan. Yang pertama adalah ketika MU ditekuk 1-2 oleh VfB Stuttgart pada 2003 dan yang kedua adalah ketika Madrid ditekuk 1-2 oleh Bayern pada pertemuan perdana pekan lalu. Ronaldo tak mencetak gol pada kedua pertandingan tersebut. Catatan lainnya, selain mengakhiri paceklik golnya ke gawang tim Jerman, kedua gol itu membuat pemain berusia 27 tahun ini menorehkan catatan 10 gol dalam 10 pertandingan Liga Champions. Tetapi, sama seperti di final tahun 2008, ia kembali melempem di adu penalti. Ronaldo didapuk sebagai penendang pertama Madrid dalam babak adu tos-tosan itu. Yang selanjutnya terjadi, tendangan pesepakbola termahal sejagat itu mampu dihentikan Manuel Neuer. Hasil ini bisa dibilang mengejutkan karena sesungguhnya statistik Ronaldo dalam mengambil tendangan penalti relatif bagus. CR7 selalu sukses mengeksekusi 25 penalti dari 26 kali kesempatan. Tapi, apa daya. Pada akhirnya, memang belum saatnya lagi bagi Ronaldo untuk mengangkat trofi Liga Champions. Banyak yang menyikapi kegagalannya itu dengan pembelaan, termasuk Jose Mourinho. The Special One s a m p a i - s a m p a i membandingkannya dengan Lionel Messi, yang sehari sebelumnya juga gagal mengeksekusi penalti ke gawang Chelsea. Ah, lagi-lagi Ronaldo dan Messi. Sama-sama dinilai sebagai pemain terbaik di dunia, sama-sama gila gol di La Liga, sama-sama tersingkir di babak semifinal, hingga akhirnya sama-sama gagal mengeksekusi penalti...

Final Bertajuk Derby Manchester MUNGKIN ini masih soal skor 6-1 di pertemuan pertama mereka. Tapi derby Manchester hari Senin depan lebih tentang siapa yang kemudian akan menjadi juara. P r e m i e r League menjadwalkan pertandingan tersebut di hari Senin (30/4/2012) jam 7 malam waktu setempat, dan tidak ada pertandingan lain di hari itu. Tujuh partai lain di pekan ke-36 digelar di hari Sabtu, dua sisanya di hari Minggu. Maka perhatian akan tercurahkan ke Etihad Stadium. Sang tuan rumah, Manchester City, yang oleh Sir Alex Ferguson disebut "tetangga yang berisik", akan mencoba mencoba dua hal lagi pada Manchester United: mengulang sukses di pertemuan pertama dan merepotkan lagi perjalanan The Red Revils. City membuat MU ditertawakan dunia ketika menghempaskan mereka 6-1 di

Old Trafford 23 Oktober lalu. Fans Arsenal boleh jadi paling kencang tawanya karena MU lebih dulu mempermalukan The Gunners sedemikian rupa dengan skor 8-2 pada 28 Agustus. Tapi laga dengan skor mencolok itu sudah lewat. Tidak ada artinya lagi di klasemen karena City sudah tak memimpin kompetisi lagi sejak dua bulan lalu. MU-lah pemuncaknya saat ini, dengan kelebihan tiga poin. Maka derby Manchester lebih merupakan "final" di antara kedua tim. Jika City menang, maka perolehan angka mereka sama, dan itu berarti mereka akan melanjutkan perlombaan masing-masing di sisa dua pertandingan. Tapi jika MU yang menang, titel dipercaya sudah menjadi milik mereka. "Ini mungkin derby paling penting dalam perjalananku.

Kami harus habis-habisan, memastikan bahwa kami bermain dengan cara yang tepat, dan tidak kebobolan golgol yang bodoh," demikian Ferguson memandang partai tersebut. Bedanya, manajer City Roberto Mancini seperti ingin merendah dengan mengatakan bahwa kemenangan tidak akan menjadikan kans timnya lebih besar daripada MU. Sebabnya, dua lawan terakhir MU relatif mudah diatasi oleh Wayne Rooney dkk. "Mereka di atas, unggul tiga poin. Setelah derby mereka punya dua laga gampang Kami bisa saja membicarakan soal titel Senin malam depan, tapi sepertinya mustahil," cetus pria Italia itu. MU setelah City akan menjamu Swansea dan bertandang ke Sunderland. Adapun City, sisa agendanya adalah melawan Newcastle United (away) dan Queens Park Rangers (home). Sebelum derby dihelat,

Arsenal akan mencoba mempertahanan posisi tiganya di kandang Stoke City, Newcastle United, yang sejak minggu lalu berhasil masuk zona Liga Champions di peringkat keempat, akan melanjutkan upayanya itu dengan melawat ke markas Wigan. Tottenham Hotspur dan Chelsea akan turun ke lapangan di hari Minggu, dalam usaha mereka merebut tempat Newcastle. Chelsea, yang baru saja memastikan dirinya ke final Liga Champions, akan meladeni QPR di Stamford Bridge. Tottenham, yang hanya menang dua kali dari 10 laga terakhir, akan menjamu Blackburn Rovers. Catatan khusus terkait Chelsea yang masuk final Liga Champions, jika mereka juara, maka hanya urutan 1-3 di Premier League yang akan mengikuti kompetisi itu di musim depan. Tapi kalau Chelsea kalah (dari Bayern Munich), jatah dari Inggris kembali milik tim peringkat 1-4. DTK

Terry Bisa Angkat Trofi Liga Champions Nyon - Meski tidak bisa bermain di pertandingan final, John Terry akan tetap punya kesempatan untuk mengangkat trofi Liga Champions. Andai Chelsea jadi juara, UEFA mengizinkan kapten The Blues itu melakukannya. Terry dipastikan tak main saat Chelsea berhadapan dengan Bayern Munich di final Liga Champions, 19 Mei mendatang. Dia dapat kartu merah akibat mengasari Alexis Sanchez dalam laga semifinal kedua kontra Barcelona di Camp Nou. Meski harus menyaksikan pertandingan dari kursi penonton, Terry ternyata tetap akan bisa mengangkat trofi Liga Champions, tentunya jika The Blues keluar sebagai juara. Demikian dikonfirmasi langsung oleh UEFA. "Jika Chelsea memenangi Final Liga Champions 2012, John Terry akan diizinkan mengangkat trofi dan mendapatkan medali," demikian

pernyataan resmi UEFA, seperti dikutip dari Guardian. Pernyataan tersebut menganulir aturan milik otoritas sepakbola Eropa itu sendiri, yang menyebut kalau pemain yang terkena skorsing tetap mendapatkan medali, tapi tidak boleh duduk di bangku cadangan dan tidak boleh ikut saat presentasi trofi. Seperti telah diberitakan sebelumnya, hal tersebut sempat terjadi saat MU menjadi juara Liga Champions tahun 1999. Saat itu kaptennya Roy Keane absen di laga final dan ia tak mengikuti penyerahan trofi juara kepada 'Setan Merah' di tengah lapangan. Kembali pada Terry, meski diperbolehkan mengangkat trofi juara, tak diketahui apakah dia akan bisa menjadi pemain Chelsea pertama yang melakukannya. Selama ini trofi Liga Champions selalu diterima untuk pertama kali oleh pemain yang menjadi kapten di atas lapangan. dtk


Info Lelang MEDIA BANGGAI

BAROMETER INFORMASI SULAWESI TIMUR

JUMAT, 27 APRIL 2012

Halaman 7


Epaper Media Banggai