Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 3 Februari 2014| No: 2795 /Tahun VIII | E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

15 Orang Tewas Disapu Awan Panas Sinabung

Program Jamkesda Dinilai Gagal

Bupati DS Tak Peduli, Dewan Bingung Deli Serdang-andalas Program Jaminan Kesehatan Daerah Deli Serdang dinilai gagal. Pasalanya, sejak disahkannya Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Deli Serdang nomor 4 Tahun 2012 tentang Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) oleh DPRD Deli Serdang, namun belum juga ditindaklanjuti serius oleh Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan.

Hal ini tentunya membingungkan masyarakat. Jamkesda yang merupakan program pelayanan perobatan gratis bagi masyarakat ini seakan tidak berjalan semestinya. Bahkan, terkesan masih disembunyikan oknum aparat pemerintah yang berkopeten melaksanakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat yang tinggal didaerah pegunungan atau daerah dataran tinggi. Seperti terjadi di Kecamatan

Kabanjahe-andalas Korban meninggal dunia akibat terkena luncuran awan panas Gunung Sinabung berjumlah 15 orang dan 2 orang lainnya mengalami luka bakar yang dirawat di RSU Efarina Etham, Berastagi, Minggu (2/2). Sedangkan terkait pengungsi, Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan warga dari 16 desa di luar radius 5 KM- diluar zona merah- yang

sebelumnya mengungsi, sudah dapat kembali ke desanya masingmasing. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho,Minggu (2/2) menyebutkan seluruh korban tewas yang ditemukan telah dapat diidentifikasi. "Semua korban meninggal dan luka parah tersapu awan panas di Desa Sukameriah di radius

3 km. Jangkauan awan panas meluncur 4,5 km," ujar Sutopo. Pantauan andalas, sejak erupsi awan panas terjadi di Desa Bekerah Kecamatan Payung berjarak sekitar 2 km dari Sinabung, gulungan awan berwarna merah menyembur ke arah luncuran Desa Sukameriah dan Gurukinayan. Hal ini membuat warga kocar-kacir untuk menyelematkan diri melalui persimpangan desa Gurukinayan dan Sebintun,

1. Aleksander Sembiring (17), siswa SMK warga Simpang Korpri 2. Daud Surbakti (17), siswa STM warga Selandi Baru Kecamatan Payung 3. Diva Nusantara, STM Warga Cinta Rakyat 4. David (17) siswa STM warga Simpang Korpri 5. Mahal Surbakti (25), guru honorer SD Gurukinayan (aktivis GMKI) 6. Rizal Syaputra (33) jurnalis dan warga Medan 7.Teken Sembiring (47) warga Gurki 8. Santun Siregar (22), mahasiswa warga Kota Cane 9. Fitriani Napitupulu (19), warga Kota Cane 10. Asran Lubis (21), mahasiswa Kota Cane 11. Marudut Brisnu (25), Kota Tengah Aceh Tenggara 12. Daniel Siagian, mahasiswa Aceh Tenggara 13. Julpiandi Mori (21), mahasiswa dan warga Kota Cane 14.Tomas Milala (27), mahasiswa STIKP Medan, photograper 15. Surya Sembiring (24) warga Kabanjahe

Andalas/robert tarigan

IDENTIFIKASI IDENTIFIKASI-Petugas medis sedang mengidentifikasi para korban awan panas Gunung Sinabung di RSU Kabanjahe.

Korban Tewas Dapat Santunan Rp11 Juta

Bersambung ke Hal. 15

Sedangkan putra daerah masih sebatas pekerja (buruh) kasar. Padahal sebelumnya,DPRD Deli Serdang telah berusaha menjembatani soal ketenagakerjaan dengan pihak bandara agar 70 persen pekerja di KNIA merupakan masyarakat Deli Serdang. Hal ini bukan semata kesalahan DPRD DS dan masyarakat Bersambung ke Hal. 15

Reformasi Pemberantasan KKN Belum Terlihat Jakarta-andalas Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengatakan gong reformasi untuk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) masih belum terlihat hingga sat ini, bahkan dirinya mempertanyakan apakah

Bersambung ke Hal. 15

15 Korban Tewas

Amri Tambunan Tak Mampu Sejahterakan Rakyat Deli Serdang - andalas Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan terkesan tidak mampu mensejahterakan rakyat meskipun di Kabupaten Deli Serdang saat ini sudah hadir Bandara Kuala Namu Internasional Air Port (KNIA). Pasalnya, bagian pengerjaan di bandara KNIA untuk tenaga ahli termasuk kontraktor berasal dari luar Deli Serdang, terutama didominasi dari Jakarta.

Desa Berastepu. Seketika itu juga badai abu dan hujan debu mengubah situasi menjadi mencekam, jarak pandang hanya 1 meter. Tiga korban bakar parah pertama ditemukan, masing-masing, Doni Milala, warga desa Sukameriah, Pt Sehat Sembiring (pengurus GBKP Kota Kabanjahe-red) dan putranya, Surya Sembiring, warga asal Guru

teriakan reformasi anti KKN itu berjalan. "Apakah pada era reformasi sekarang ini KKN bertambah atau berkurang," kata Surya Paloh melalui Bersambung ke Hal. 15

EVAKUASI EVAKUASI-Para relawan dan juga petugas BNPB mengevakuasi jasad korban luncuran awan panas Sinabung.

PARA keluarga korban tewas akibat awan panas bencana letusan Gunung Sinabung akan mendapat santunan Rp 11 juta. Dana santunan Rp 11 juta per orang itu berasal tiga instansi pemerintah. Sebanyak Rp 5 juta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemudian dari Pemerintah Provinsi Sumut Rp 3,5 juta dan dari Pemerintah Kabupaten Karo Rp 2,5 juta. "Korban wafat keluarganya akan peroleh santunan dari pemerintah. Sementara yang luka-luka akan kita biayai sampai proses perawatannya selesai dan sehat kembali," kata Gatot usai menjenguk korban awan panas di Rumah Sakit Efarina Etham, Berastagi, Kabupaten Karo, Minggu malam (2/2). Gatot berharap tragedi awan panas ini tidak terulang lagi. Oleh karenanya dia mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi edaran BNPB tentang larangan memasuki zona rawan bencana di radius 5 kilometer dengan alasan apapun. Untuk hal-hal mendesak masyarakat sebaiknya tetap berkoordinasi dengan petugas di poskoBersambung ke Hal. 15

Utamakan Keselamatan Jangan Tembus Zona Bahaya

DIKEBUMIKAN DIKEBUMIKAN- Rizal Syahputra dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu (2/2). Keluarga dan para sahabat almarhum berdoa saat proses pemakaman. (kiri) insert kanan, Rizal Syahputra semasa hidup

UNIK tapi NYATA

andalas/hs poetra

Presiden Sedih Ada Korban Jiwa di Gunung Sinabung Gempar, 81 Makam

Dibongkar RATUSAN warga Desa Cihuni, Kecamatan Pegedangan, Kabupaten Tangerang, gempar karena peristiwa pembongkaran puluhan makam. Informasi yang diperoleh menyebutkan, ada 81 makam di Tempat Pemakaman Umum Desa Cihuni yang ditemukan dalam kondisi terbongkar. Jenazah di dalam makammakam itu pun telah "raib." Bersambung ke Hal. 15

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa sedih dan prihatin atas korban jiwa akibat awan panas erupsi Sinabung dan telah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional untuk mengambil langkah tepat mencegah terulangnya kejadian serupa.

"SAYA sedih, karena sudah saya ingatkan untuk tetap di penampungan bersabar dan jangan kembali ke desa jika belum aman," kata Presiden dalam akun twitter pribadinya @SBYudhoyono di Jakarta, Minggu (2/2). Kepala Negara mengatakan telah meminta Kepala BNPB Syamsul Maarif untuk mengambil langkah cepat dan tepat untuk pastikan dapat cegah musibah seperti ini. "Bagi rakyat, patuhi petugas, hindari zona bahaya. Erupsi bisa terjadi setiap waktu. Selalu waspada dan antisipasi kemungkinan terburuk," kata Presiden. "Mari tundukkan kepala bagi 14

korban tewan awan panas gunung Sinabung. Dari Tuhan kita berasal, kepada-Nya lah kita kembali," kata Presiden. Utamakan Keselamatan Sementara itu, Plt Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mendatangi rumah duka Rizal Syahputra, yang merupakan jurnalis yang menjadi korban luncuran awan panas Sinabung. Suasana penuh duka terlihat diantara para pelayat, terlebih Hanifah, orang tua Rizal yang tak hentihentinya menangisi kepergian putra keduanya itu untuk selama-lamanya, Sabtu (1/2) sekitar pukul 23.20 WIB. Rizal Syahputra (33), yang merupakan

seorang jurnalis ini tewas akibat terkena awan panas menyusul terjadinya erupsi Gunung Sinabung saat melakukan peliputan di sekitar Desa Suka Meriah, Kabupaten Karo, Sabtu (1/2) siang. Korban ditemukan tewas bersama seorang rekannya yang juga tengah melakukan peliputan untuk pembuatan film dokumenter tentang erupsi Gunung Sinabung sebagai upaya penggalangan dana bagi para pengungsi. Didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Qamarul Fatah, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bersambung ke Hal. 15


Senin 3 Februari 2014

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

andalas Golput Harus Diberi Sanksi PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Mira Puspita KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra , Rizki Mulya Akbar SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalas.redaksi@gmail.com andalasnewsmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Sikap untuk tidak menggunakan hak pilih yang sering disebut "Golput" dalam pemilihan umum dapat dikategorikan sebagai bagian dari praktik korupsi yang melibatkan pelaku dalam jumlah besar. "Golput itu sama artinya dengan korupsi karena menimbulkan kerugian negara," kata politisi Partai NasDem Sumut Dicky Zulkarnain di Medan, Minggu (2/2). Menurut Dicky, negara telah mengalokasikan jumlah anggaran yang cukup besar untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu yang akan melibatkan peran serta

masyarakat. Anggaran besar tersebut sengaja disiapkan negara agar rakyat dapat menyalurkan aspirasi politik dan menggunakan hak pilih dalam menentukan kebijakan pembangunan bangsa. "Sayang, tidak sedikit yang diberikan kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya tersebut justru tidak datang ke tempat pemungutan suara (TPS) atau Golput," katanya. Dengan keberadaan rakyat yang Golput tersebut, uang negara terbuang sia-sia karena telah digunakan untuk membiayai penyelenggara serta menyediakan berbagai sarana dan dan logistik Pemilu.

Karena itu, tidak salah jika rakyat yang Golput dalam Pemilu dapat disebut sebagai pelaku korupsi meski tidak terlibat langsung dalam merugikan keuangan negara. "Mereka tidak korupsi dalam bentuk jumlah, melainkan niat dan sikap yang menyebabkan munculnya kerugian negara," katanya. Ia menambahkan, praktik korupsi dalam pesta demokrasi dapat dilihat dari penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Sumut pada tahun 2013. Meski menghabiskan anggaran sekitar Rp500 miliar, partisipasi masyarakat dalam pemilihan gubernur yang dimenangkan pasangan

Golput. Sanksi itu diperlukan untuk menghukum rakyat yang tidak mau peduli dan tidak mau bertanggung jawab atas kondisi bangsa Indonesia meski negara telah menghabiskan anggaran besar untuk menarik peran serta masyarakat tersebut. Secara pribadi, ia mengusulkan agar hak politik masyarakat yang Golput itu dicabut seperti dihilangkan hak pilihnya atau tidak boleh mencalonkan diri dalam merebut jabatan politik. "Jangan diberikan lagi hak politik mereka karena mereka sendiri tidak mau ikut memikirkan nasib bangsa," katanya.(ANT/GUS)

RS Tunggu Ketepatan Klaim JKN

Medan-andalas Satu bulan sudah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Rumah sakit khususnya rumah sakit swasta di Kota Medan telah menyiapkan berbagai rencana sejak diberlakukannya program tersebut. Seperti yang dikemukakan Manajer Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum (RSU) Sari Mutiara Medan Tuahman Fransiscus Purba. Ia mengaku pihaknya telah menyusun anggaran termasuk untuk gaji dokter. “Kita sebagai manajemen ingin ada suatu gerakan perubahan. Dokter itu kita hargai sebagai manusia yang benar-benar berilmu. Tapi kita lihat apakah BPJS bayar on time (tepat waktu). Kalau benar, pasti ada perubahan kita buat untuk gaji dokter,” ujarnya, Minggu (2/2) di Medan. Namun dengan banyaknya klaim yang harus dibayarkan pascamengelola semua jaminan kesehatan pemerintah, Tuahman tidak yakin BPJS dapat membayar klaim rumah sakit tepat waktu, meski tidak sampai berbulan-bulan seperti yang terjadi di era program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) lalu. “Apalagi BPJS berjanji membayar sesuai pelayanan rumah sakit,” ujarnya. Diungkapkannya, aturan-aturan yang ditetapkan BPJS Kesehatan,

E D I T O R I A L

Berkabung untung Korban Sinabung TANAH Karo berduka. Sungguh tragis luncuran awan panas Sinabung yang akhirnya memakan korban meninggal 15 orang dan dua orang luka bakar parah. Saat BNPB menginstruksikan 16 desa di luar radius 5 km atau di luar zona merah untuk kembali ke desanya, Sabtu (1/2), saat itu pula erupsi awan panas Gunung Sinabung terjadi. Sekitar pukul 10.30 sampai pukul 11.00 WIB, Sabtu (1/ 2) erupsi awan panas yang disebut-sebut paling dahsyat selama ini, terjadi ke arah jalur Desa Sukameriah dan Desa Gurukinayan. Sejumlah warga desa yang pagi-pagi sudah datang melihat rumah dan areal pertaniannya serta sejumlah warga luar yang juga datang ingin melihat erupsi dengan jarak dekat spontan kocar-kacir dan histeris. Sampai berita ini dikirim, Minggu (2/2) pukul 16.00 WIB, korban jiwa 15 orang dan 2 luka bakar parah masih dirawat di RSU Efarina Etaham, Berastagi. Terpisah aktivis eksponen 66 Thomas Sitepu, meminta pemerintah bertanggungjawab terhadap jatuhnya korban jiwa luncuran awan panas Sinabung. Saya sudah keliling beberapa kali di radius zona merah, penjagaan sama sekali tidak ada, kecuali spanduk yang mengatakan kawasan berbahaya. “Katanya, zona terlarang, tapi penjagaan sama sekali tidak ada, apa ini namanya tidak kecolongan. Nah, setelah kejadian, sekarang baru dijaga super ketat,” kecamnya. Hal pertama yang harus kita sampaikan di sini, bahwa keluarga besar Harian andalas, dan seluruh rakyat Indonesia turut berkabung dan menyampaikan duka nan sangat mendalam atas peristiwa memilukan yang terjadi akibat terjangan awan panas Sinabung tersebut. Kita tentu sangat tidak menduga, bahwa para korban justru berjatuhan, ketika petinggi negeri ini, Presiden SBY baru sepekan lalu berkunjung ke lokasi pengungsian. Tak cuma presiden, bahkan sejumlah pejabat tinggi ikut serta mendampingi presiden. Apalagi, di lokasi pengungsian, Presiden SBY bersama sejumlah menteri dan pejabat terkait lainnya, telah menggelar rapat membahas strategi dan cara yang jitu untuk mengatasi dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan erupsi Sinabung itu. Di sini kita tidak ingin menyalahkan Presiden SBY dan jajarannya. Namun sebagaimana dinyatakan Thomas Sitepu di atas, bahwa pemerintah pusat, provinsi, dan Karo, juga harus ikut bertanggungjawab atas jatuhnya para korban tersebut. Dengan kata lain, kita ingin menyatakan, bahwa dalam penanganan serta pemberian pemahaman kepada masyarakat terkait ancaman amukan Sinabung, ternyata selama ini, tidak maksimal dilakukan. Terbukti, masih ada saja yang berani menerobos zona bahaya Sinabung. Semua telah terjadi, kini kita hanya bisa berharap, agar tidak ada lagi korban Sinabung berikutnya. Kita berharap, Sinabung segera menghentikan 'batuk'nya.(**)

Gatot Pujo Nugroho dan HT Erry Nuradi hanya sekitar 50 persen. Dengan sikap Golput, masyarakat Sumut tanpa sadar telah menyianyiakan logistik Pilkada dan pembiayaan penyelenggara Pilkada sekitar Rp250 miliar. "Dalam Pilkada tersebut, masyarakat Sumut telah menjadi pelaku korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar Rp250 miliar," katanya. Calon Anggota DPRD Sumut dari Dapil Sumut 3 (Kabupaten Deli Serdang) itu mengharapkan pemerintah dalam mengambil kebijakan dengan membuat aturan yang memberikan sanksi bagi rakyat yang

DIHIASI LAMPION

andalas/hs poetra

Sejumlah warga menyeberang Jalan Kesawan, Medan, yang tampak dihiasi lampion, Jumat (31/1). Hiasan lampion mempercantik pemandangan sepanjang Jalan Kesawan saat menyambut perayaan Imlek terutama pada malam hari.

TRTB Bongkar Bangunan Kafe di Sei Batanghari Medan-andalas Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan membongkar bangunan kafe di Jalan Sei Batanghari, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (30/ 1). Selain menghancurkan dinding lantai dasar, pemilik kafe juga diminta menghentikan seluruh proses pembangunan sampai memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Sebelum melakukan pembongkaran, Kabid Pemberdayaan dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas TRTB Kota Medan Drs Ali Tohar MSi didampingi Kasi Pengawasan Darwin mengaku telah memberikan surat peringatan kepada pemilik kafe. Selain meminta pembangunan dihentikan, pemilik bangunan juga sudah diminta membongkar sendiri bengunannya. “Surat peringatan kita ternyata tidak ditanggapi. Karena itulah kita datang untuk melakukan pembongkaran hari ini. Sebab, tindakan pemilik kafe sudah tidak dapat ditolerir lagi karena terbukti melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang Retribusi SIMB. Jadi pem-

Seluruh proses pembangunan harus dihentikan dan dinding yang sudah kami bongkar ini tidak boleh diperbaiki. Pembangunan baru dapat dilanjutkan setelah SIMB keluar.

Ali Tohar

bongkaran ini kita lakukan untuk menegakkan peraturan,” kata Ali Tohar. Sebelum puluhan petugas Dinas TRTB melakukan pembongkaran, seorang pria mengaku pengawas bangunan coba melakukan negosiasi agar 'eksekusi' dihentikan. Kepada Ali Tohar, dia menjelaskan telah memasukkan berkas untuk pengurusan SIMB. Namun Ali Tohar tidak mau itu dijadikan alasan. “Yang pasti sampai sekarang bangunan kafe ini tidak memiliki SIMB,” tegasnya.

Sikap tegas Ali Tohar membuat pria itu tak bisa berkutik. Dia hanya bisa pasrah ketika puluhan petugas Dinas TRTB mulai melakukan pembongkaran terhadap dinding bangunan kafe di lantai dasar. Melihat konstruksi baja yang sudah berdiri, bangunan kafe berukuran lebih kurang 18 x 19,5 meter akan dibangun 4 lantai. Berhubung lantai dua sampai empat belum terpasang dinding, maka dinding lantai dasar yang menjadi fokus pembongkaran. Meski dinding dibangun dua lapis, petugas Dinas TRTB tidak kesulitan menghancurkannya. Tidak sampai setengah jam, dinding depan dan belakang berhasil dihancurkan. “Setelah pembongkaran ini kami lakukan, maka bangunan ini dinyatakan stanvast. Artinya, seluruh proses pembangunan harus dihentikan dan dinding yang sudah kami bongkar ini tidak boleh diperbaiki. Pembangunan baru dapat dilanjutkan setelah SIMB keluar. Bangunan ini akan terus kami awasi. Jika dilanggar, maka kami datang untuk melakukan pembongkaran kembali,” ujar Ali Tohar mengingatkan.(BEN)

seperti rujukan berjenjang dari Puskesmas sekarang ini masih belum dipatuhi dengan baik oleh peserta. Masih sering dijumpai pasien BPJS langsung datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Tapi kita sebagai rumah sakit tidak boleh menolak pasien karena ada undang-undangnya. Jadi untuk awal ini, pasien tetap kita terima, kalau perlu dirawat, akan dirawat. Seraya kita minta bawa surat rujukan kembali. Namun kalau kasus medisnya tidak membutuhkan perawatan medis lanjut, kita suruh pulang setelah sebelumnya diedukasi,” kata Tuahman. Senada, Kepala Rumah Sakit Advent Medan Rudy Sitepu mengatakan, kini rumah sakitnya masih tetap menjadi provider BPJS Kesehatan. Namun rumah sakit masih belum yakin dengan paket INA CBGs (Indonesian Case Based Groups) yang ditetapkan untuk pembayaran klaim pasien. Selama ini, pihaknya banyak menerima pasien Askes, begitu juga di era BPJS Kesehatan. "Tarif INA CBGs ini membingungkan. Terutama untuk obat. Pasien kami banyak yang komplain terkait obat," ujarnya. Dengan tarif INA CBGs ini, dokter tidak lagi dibayar berdasarkan ketentuan yang lama. “Kita menanti pembayaran pertama. Setelah itu, baru kita tentukan langkah selanjutnya,” ucap Rudy beberapa waktu lalu.(YN)

Ambisi Berlebihan Capres Dipertanyakan Medan-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus segera memeriksa Gita Wirjawan dan Dino Pati Djalal, terkait ambisinya menjadi presiden melalui Konvensi Partai Demokrat. “Padahal menurut kami, mereka tidak mampu dan tidak didukung masyarakat. Hal ini terbukti di lapangan, pengunduran Gita dan Dino akan diikuti Marzuki mundur dari Ketua DPR,” ujar Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat di Medan, kemarin. "Yang jadi pertanyaan, berapa orang calon presiden dari PD apa bisa 3 atau 4. Sementara dari seluruh partai dengan kondisi sekarang paling tinggi 4 pasang," tanyanya. Untuk itu, Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia Sumut itu berharap KPK perlu memeriksa mereka, karena ambisi yang berlebihan atau mungkin mereka beranggapan kalau mereka mencari perhatian SBY akan selamat dari segalanya. “PMPHI kurang yakin ini strategi SBY dan kami sangat yakin dari semua itu tidak berhasil menaikkan elektabilitas atau memenangkan PD kecuali Dahlan Iskan. Kami curiga kepada PD apa memang benar akan 'menghabisi' Dahlan Iskan, sehingga sampai sekarang belum diputuskan hanya Dahlan Iskan dari PD,” ujar Gandi. Menurut dia, deklarator FOR-

Dahlan Iskan DIS telah mendapat beberapa telepon dari daerah-daerah agar memproklamirkan Dahlan Iskan Presiden RI. “Sementara menurut kami, presiden terlalu kecil dibanding nilai yang ada di Dahlan Iskan yaitu mengubah kebiasaan malas menjadi kerja, kerja, dan kerja yang berpengharapan tinggi mencapai kemakmuran seperti yang tercantum dalam cita-cita negara mencapai masyarakat adil dan makmur,” tambah Gandi. Bagi Dahlan Iskan, lanjut Gandi, waktu sangat penting walau dengan waktu yang singkat diberi kepercayaan oleh presiden dan rakyat untuk membangun negara ini memperbaiki BUMN. “Jadi, pernyataan dari beberapa tokoh yang mendukung mundur atau meninggalkan kepercayaan rakyat, Gita didukung itu hak mereka dan seperti mencela Dahlan Iskan,” tegas Gandi.(RIL)

PWI Imbau Wartawan Utamakan Keselamatan Jiwa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengimbau wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik atau melakukan liputan di area bencana untuk tetap mengutamakan keselamatan jiwa.

Hal itu disampaikan Ketua PWI Sumatera Utara Drs Muhammad Syahrir, kemarin, menyusul gugurnya seorang wartawan, Rizal Syahputra bersama 14 warga Karo akibat terkena awan panas erupsi Gunung Sinabung, Sabtu (1/2). Atas gugurnya Rizal Syahputra bersama 14 warga Karo, PWI menyampaikan duka cita mendalam. "Semoga semangat dan jiwa patriotis yang ditunjukkan Bung Rizal menginspirasi segenap wartawan untuk selalu waspada dan senantiasa menjaga keselamatan jiwa," pesan Syahrir. Tugas untuk meliput suatu

peristiwa melalui liputan langsung di lapangan, diakui Syahrir, memang menjadi kewajiban bagi seorang wartawan guna mendapatkan fakta informasi yang akurat, aktual, dan ekslusif sesuai penugasan dari pimpinan media. Namun, dalam menjalankan tugas tersebut, seorang wartawan harus tetap mengutamakan keselamatan jiwa raganya. Kemudian patuhi segala aturan yang sudah ditetapkan aparat terkait seperti di area bencana erupsi Gunung Sinabung. Memang pemerintah melalui Badan Vukanologi maupun Badan

Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kata Syahrir, sudah melakukan riset terukur tentang aktivitas Gunung Sinabung, tapi bisa saja meleset dan situasinya berubah setiap saat. "Kita tidak bisa melawan kemauan alam. Karena itu, cara yang paling aman melakukan tugas peliputan adalah mengikuti aturan yang telah digariskan aparat terkait, seperti penetapan zona aman dan zona berbahaya," ujar Syahrir. Peristiwa yang telah merenggut nyawa 15 jiwa, termasuk seorang wartawan, imbuh Syahrir, ini mengisyaratkan Gunung Sinabung

masih sangat berbahaya untuk didekati. "Sebagai seorang wartawan, kita menyadari ada risiko terburuk dalam melaksanakan tugas liputan di lapangan, namun jika bisa dihindari harus dilakukan," pesan Syahrir. Khusus kepada wartawan yang sedang melakukan peliputan di area bencana erupsi Gunung Sinabung maupun di area bencana lainnya diharapkan selalu waspada menghadapi situasi alam yang berubah-ubah. "Ini pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua," kata Syahrir.(REL)


MEDAN KITA

Senin 3 Februari 2014

harian andalas | Hal.

Mendikbud Gelontorkan Beasiswa Rp12 M Untuk Korban Sinabung Medan-andalas Sehari sebelum meletusnya Gunung Sinabung, tepatnya Jumat (31/1), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelontorkan bantuan berupa beasiswa senilai Rp12 miliar kepada para pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo. Bantuan beasiswa tersebut diserahkan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof Muhammad Nuh di Kantor Bupati Tanah Karo, Kabanjahe. "Walau dalam pengungsian, anak-anak harus tetap belajar. Sebab, belajar itu tak boleh berhenti walau dalam keadaan seperti apapun," tegas Mendikbud M Nuh dalam kunjungannya ke Kabupaten Karo. Dalam kunjungan tersebut, Mendikbud didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provsu Muhammad Zein Siregar, Kepala LPMP Sumut Drs Bambang Winarji MPd, Kepala dan Anggota Humas Syamsir Alamsyah SS dan M Faisal Syamir SSos, Kabid PNFI dan PAUD Dra Hj Yulheni MPd, Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Disdiksu August Sinaga SPd SST, Sekretaris Disdiksu Drs H Hendrik Siregar, Kasubbag Umum Iwan Setiawan, Kasi SMP Yusri SH serta sejumlah staf Disdiksu dan LPMP Sumut lainnya. Mendikbud meminta Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota memfasilitasi sarana belajar siswa di pengungsian. Kemendikbud, kata M Nuh, punya komitmen membangun sekolah yang rusak akibat bencana, seperti

bencana erupsi Sinabung ini. Mendikbud melihat langsung beberapa sekolah yang rusak terkena dampak letusan Sinabung. Dia menilai beberapa sekolah tidak perlu direlokasi, hanya perlu perbaikan meskipun hampir menyeluruh. Sekolah yang dikunjunginya yakni SMPN 1 Namanteran, SDN 043950 Desa Sigaranggarang Kecamatan Namanteran, dan SMAN 1 Simpang 4 Kecamatan Tiganderket. Sekolah-sekolah tersebut berlokasi di wilayah yang terkena dampak erupsi paling parah. Nuh mengatakan, Kemendikbud tengah melakukan pendataan menyeluruh terkait bangunan sekolah yang rusak karena erupsi Sinabung. Dana untuk renovasi sekolah saat ini sudah tersedia. "Kita akan renovasi gedungnya dan mengadakan peralatan yang sebelumnya hilang karena terkena bencana. Selain itu, lingkungan sekolah juga harus ditata kembali," tutur Nuh. Pada kesempatan itu, Nuh menyebutkan beberapa sekolah yang terletak dekat dengan puncak Sinabung dan terkena dampak letusan Gunung Sinabung akan dipertimbangkan untuk direlokasi. Menurutnya, sekolah yang berlokasi di radius 3 Km

andalas/asril tanjung

TINJAU SEKOLAH - Mendikbud M Nuh didampingi Kadis Pendidikan Provsu M Zein Siregar dan Kepala LPMP Sumut Drs Bambang Winarji MPd, ketika mengunjungi SMPN 1 Namanteran yang terkena erupsi Gunung Sinabung, Jumat (31/1). akan direlokasi. Pihaknya akan membangun gedung baru kalau ditetapkan menjadi kawasan yang tidak aman. Terus Sekolah Sebelum melihat langsung beberapa sekolah rusak terkena dampak erupsi Sinabung, Mendikbud juga mengunjungi para siswa korban erupsi Gunung Sinabung di lokasi pengungsian di Kabanjahe. Nuh memotivasi agar anak-anak korban erupsi Sinabung terus sekolah. Pada kesempatan itu Nuh juga membagikan peralatan sekolah. "Dalam kondisi apapun

anak-anak harus tetap belajar. Kami akan beri dukungan penuh, baik guru, fasilitas atau apapun," ujar Nuh di Masjid Agung Kabanjahe, usai Salat Jumat di masjid itu. Masjid Agung Kabanjahe dijadikan tempat pengungsian bagi lebih dari seribu korban erupsi Sinabung. Di tempat pengungsian itu, terdapat ratusan anak-anak usia sekolah. Sayangnya, sekolah mereka kini sudah tak bisa dipakai sebagai tempat belajar karena terkena dampak keganasan Gunung Sinabung. Para siswa SD hingga SMA ini pun harus memanfaatkan ruang

seadanya untuk terus belajar. "Adik-adik, ini memang keadaan yang di luar kemampuan kita. Namun bagaimanapun itu, kalian tetap harus belajar," tegas Nuh. Nuh juga membagikan 1.000 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak Kabanjahe. Pasalnya, peralatan sekolah anak-anak di dekat Gunung Sinabung itu sudah hilang saat mereka meninggalkan rumah untuk berlindung sejak beberapa bulan yang lalu. Usai melaksanakan Salat Jumat, Nuh juga menjumpai dan menyerahkan bantuan pendidikan untuk pelajar korban erupsi Gunung Sinabung yang berkumpul di Kantor Bupati Karo. “Bantuan ini diberikan sebagai bentuk simpati dan empati dari kementerian, mulai dari beasiswa atau bantuan siswa untuk SD, SMP, SMA dan SMK serta mahasiswa,” kata Nuh. Mendikbud merinci, untuk pelajar SD diberikan bantuan masing-masing Rp1 juta, SMP Rp1,5 juta, dan pelajar SMA/SMK masingmasing Rp2 juta. Sedangkan untuk mahasiswa Rp2,1 juta. Menurut Mendikbud, bantuan ini digunakan untuk membiayai pendidikan pelajar lantaran orangtua mereka tidak memiliki penghasilan lagi akibat erupsi Gunung Sinabung. Lahan pertanian

yang menjadi sumber utama mata pencaharian mayoritas tidak bisa digunakan lagi. Bantuan juga diberikan kepada mahasiswa yang menjalani pendidikan di luar Karo. Untuk tahap pertama, masing-masing mahasiswa akan mendapatkan Rp4,2 juta untuk satu tahun ini. "Semuanya anak-anak, pokoknya yang masih sekolah yang terkena musibah, dari SD sampai mahasiwa kita bantu,” katanya. Mendikbud juga menyerahkan 6.000 paket bantuan penunjang proses kegiatan belajar mengajar berupa alat tulis, seragam, buku, tas, sepatu, dan lainnya. Pihaknya juga akan merehabilitasi sekolah atau ruang kelas yang rusak. “Sudah kita cek. Ada yang harus kita rehab. Untuk sementara ada bantuan Rp240 juta kali tiga yang sudah diserahkan secara simbolis. Ini untuk sementara, nanti akan ada dukungan penuh,” katanya. Intinya, Nuh mengingatkan jangan sampai anak-anak korban erupsi Sinabung tidak sekolah atau tidak belajar. "Guru-guru pun akan kita berikan bantuan kalau ada guru-guru yang tinggal di daerah bencana. Total bantuan yang kita berikan untuk tahap pertama Rp12 miliar dan sudah diserahkan ini cash," tegasnya.(RIL)

3

Pemprovsu Harus Dorong Percepatan KEK Sei Mangkei Medan-andalas Komisi B DPRD Sumut minta Pemprovsu lebih serius mendorong percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei kepada pemerintah pusat, karena manfaat KEK cukup besar bagi Sumut, yakni selain membuka lapangan kerja juga M Nasir dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Terus terang, Sumut berkepentingan dengan hadirnya KEK Sei Mangkei, karena besar manfaat dan keuntungannya bagi masyarakat Sumut,” ujar Ketua Komisi B DPRD Sumut H Muhammad Nasir kepada wartawan, kemarin, terkait hasil peninjauan komisi B ke KEK Sei Mangkei di Kecamatan Bosar Maligas, Simalungun. Hasil peninjauan dilakukan komisi B, lanjut M Nasir, inverstor yang terdaftar di KEK Sei Mangkei, antara lain PT Sinergi Oleo Nusantara (SON), PT Unilever Oleochemical Industry, PT Cipta Buana Utama Mandiri (CBUM), PT JVL Varanasi Nusantara Pertama, PT Energy Uni Resources PTE LTD, Konsorsium PTPN III dan IV, PT Aneka Gas Industri (Samator Group), Cistercienze Holding, dan PT PLN. “Misalnya PT Unilever sudah berinvestasi dan sudah berjalan sekitar 60 persen, tapi terkendala masalah listrik dan gas. Padahal dari Unilever bakal menyerap tenaga kerja sekira 600 orang,” ungkapnya. Dari penjelasan pihak PTPN III, ungkap Nasir lagi, proyek pembangunan KEK Sei Mangkei masih mengalami berbagai kendala, diantaranya terkait masalah pengalihan status lahan dari HGU ke Hak Pengelolaan Lahan (HPL), penetapan administrasi dan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, dan jalur kereta api ke Kuala Tanjung. Selain itu, masalah energi listrik dan gas juga masih jadi kendala. Dalam hal ini kita mendorong Pemprovsu membantu dan memfasilitasi upaya penyelesaian dengan instansi-instansi terkait. Meski sudah dibangun pembangkit listrik tenaga biomassa sawit di KEK Sei Mangkei menghasilkan tenaga listrik 7 MW, sementara energi listrik yang dibutuhkan lebih besar. Padahal, ungkap politisi PKS ini, kehadiran KEK Sei Mangkei seluas 2002,77 Ha memiliki prospek ke depan yang baik untuk dikembangkan, karena satu-satunya di Indonesia yang mengintegrasikan semua industri berbasis kelapa sawit ramah lingkungan dan menjadi zona perdagangan bebas. Bahkan juga bakal menyerap ribuan naker (tenaga kerja), serta dapat menurunkan angka pengangguran di Sumut. Untuk itu, M Nasir mendesak pemerintah pusat mempercepat pembangunan KEK Sei Mangkei sebagai MP3EI memberikan kemudahan-kemudahan dan berharap Kemeneg BUMN merespon upaya penyelesaian kendala dihadapi, seperti masalah pengalihan lahan dari HGU menjadi HPL masih dalam proses. Terkait masalah infrastruktur, Nasir juga mengingatkan agar masalah jalan akses penghubung kawasan Sei Mangke ke Pelabuhan Kuala Tanjung agar diperlebar, sehingga dapat digunakan truk-truk tangki minyak kelapa sawit dapat lebih lancar dan nyaman. Demikian halnya pelabuhan dermaga curah di Kuala Tanjung agar diperluas dan dipercepat. Sebab, tambahnya, Pelabuhan Kuala Tanjung merupakan pelabuhan terdekat dengan KEK Sei Mangkei berjarak sekira 40 Km. Apalagi, sudah direncanakan jalur kereta api dibangun antara KEK ke Pelabuhan Kuala Tanjung. “Tetapi terpenting yang perlu kita ingatkan, masalah limbah industri benar-benar dikelola sesuai aturan yang ada, karena selama ini perusahaan-perusahaan membangun industri selalu mengabaikan. Kita tidak ingin industri sudah beroperasi, tapi limbahnya dialirkan ke sungai yang selama ini steril dan merugikan masyarakat sekitar,” ujarnya.(UJ)

Senin, 03 Februari 2014


Senin

Pengedar Ganja Dibekuk di Batang Kuis Lubuk Pakam-andalas Seorang anggota sindikat pengedar narkotika jenis ganja berhasil dibekuk petugas Reserse Narkoba Polres Deli Serdang di Desa Aras Kabu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (30/1). Saat ditangkap dari tersangka Junaidi (40) warga Jalan Guru Suman Titi Sewa Dusun Bandar Khalifah disita barang bukti 500 gram atau setengah kilogram ganja. Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky Patrianegara SH SIK MSi ketika dikonfirmasi melalui Kasat Resnarkoba AKP Achiruddin Hasibuan SH MH membenarkan penangkapan tersebut. Dikatakan, penangkapan bapak 4 anak yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan itu atas informasi dari masyarakat. "Awalnya kita terima informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka merupakan seorang pengedar ganja. Lalu kita melakukan penyelidikan dengan cara menyaruh sebagai pembeli. Transaksi kita sepakati di salah satu tempat di Desa Aras

Panyabungan-andalas Satuan Reserse Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina) dibawah pimpinan Kasat Resnarkoba AKP Timbul Sihombing berhasil mengungkap sindikat pengedar narkotika jaringan Tapanuli Selatan (Tapsel).

andalas/ist

Tersangka saat diamankan bersama barang bukti 500 gram ganja. Kabu, Kecamatan Batang Kuis. Setelah kami lihat tersangka membawa bungkusan narkotika jenis ganja, lalu kita lakukan penangkapan," kata Achiruddin. Disebutkan, terkait penangkapan tersangka Junaidi, pihaknya masih akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pengedar narkoba yang lebih besar lagi.(BOB/HER)

Dua Pengangguran Tertangkap Saat akan Pesta Sabu Medan-andalas Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota menangkap dua pemuda, yakni Hendrico Victoria Sinaga (30), warga Jalan Perumahan Melati Perbaungan, dan Muhammad Iqram alias Kiki (27), warga Jalan Pelajar, Medan Kota saat hendak memakai sabu-sabu, Minggu (2/2) siang. Keduanya ditangkap petugas Polsekta Medan Kota dari kawasan Jalan Pelajar Gang Syukur, Medan Kota, tak jauh dari rumah Kiki. Ketika itu, kedua pria yang tidak mempunyai pekerjaan tersebut sedang mempersiapkan perlengkapan untuk mengisap sabu dan menunggu temannya yang lain. Dalam pemeriksaan, Hendrico mengaku, sewaktu ditangkap, belum mengisap sabu-sabu karena sedang mempersiapkan perlengkapan seperti botol dan pipet. "Kami masih rencana untuk mengisap sama-sama. Bong

HUKUM & KRIMINAL 4 Polres Madina Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Tapsel harian andalas | Hal.

3 Februari 2014

(alat hisap) sabu belum siap kami buat," terangnya kepada petugas. Dia menyebutkan, sabusabu yang akan mereka isap diperoleh dari seorang teman di Jalan Pelajar melalui M Iqram. Sementara itu, M Iqram mengaku, paket sabu-sabu itu diperolehnya dari seorang berinisial Z di kawasan Kampung Keling, Jalan Zaiul Arifin, Kecamatan Medan Petisah Tengah. Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Faidir Chaniago, menerangkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap keduanya karena ada keterangan simpang siur terkait asal muasal sabusabu tersebut. "Keduanya terancam hukuman penjara 15 tahun penjara, sesuai dengan Undang-Undang (UU) narkotika, tahun 2009," ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan itu. (THA)

Terbukti Korupsi

Jhonny Siahaan Dihukum 1 Tahun Medan-andalas Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagangan Pemerintah Kabupaten Simalungun, Jhonny Siahaan, diganjar hukuman setahun penjara karena terbukti melakukan korupsi. Dia juga dibebani membayar denda Rp 50 juta dengan subsider satu bulan kurungan. Dalam amar putusannya, majelis hakim diketuai Nelson J Marbun menjelaskan, Jhonny terbukti mengorupsi uang negara dari proyek penyaluran minyak goreng (migor) pada tahun 2012. "Menyatakan terdakwa Jhonny Siahaan terbukti bersalah melakukan perbuatan turut serta melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhi terdakwa dengan hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan," ujar ketua majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (28/1). Dijelaskan Nelson, Jhonny terbukti bersalah melanggar pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU), menuntut agar Jhonny Siahaan dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun enam bulan. "Jauh kali berkurang dari hukumam yang ditutut kepadanya," kata JPU Saut Danamik kepada wartawan seusai persidangan. Dalam penyaluran migor di Kabupaten Simalungun, Jhony Siahaan terbukti melakukan korupsi Rp 35 juta. "Korupsinya Rp 35 juta, tapi uangnya sudah dikembalikan kepada negara," jelas JPU sembari keluar dari Ruang Cakra VI Gedung PN Medan. Sebelumnya, Pemkab Simalungun mengalokasikan Rp 1,3 miliar untuk penyaluran migor bersubsidi berupa jenis curah dan kemasan. Saat proyek itu dilaksanakan, ada penyimpangan sehingga merugikan negara Rp35 juta, namun Jhony Siahaan telah mengembalikannya sehingga hakim tidak memerintahkannya membayar uang pengganti kerugian negara. (FEL)

Dari pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti 10 bal narkotika jenis ganja siap edar, 3 unit sepeda motor dan 1 unit telepon genggam (handphone). "Kedua tersangka kami tangkap di dua lokasi berbeda. Satu tersangka berinisial HJS, kami tangkap di perkebunan karet kawasan Gunung Baringin, Panyambungan Timur, Selasa (8/1) sekira pukul 07.00 WIB. Sebelumnya sekira pukul 04.30 WIB, petugas kami yang menggelar razia rutin di depan Pos Polisi Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur melihat tersangka HJS bersama 2 rekannya, DS dan NL (buron) mengendarai sepeda motor Honda Revo dan RX-King.

Anggota lalu berusaha menangkapnya namun mereka berhasil melarikan diri dengan meninggalkan kedua sepeda motor mereka berikut 1 tas berisikan 5 bal ganja. Lalu anggota melakukan pengejaran dan sekira pukul 07.00 WIB, anggota berhasil menangkap satu dari dua tersangka," kata Kapolres Madina AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK M.Hum. Sementara seorang lagi tersangka, KAR, kami tangkap dari kawasan Jalan Umum Desa Salambua, Kecamatan Panyabungan, Rabu (29/1) sekira pukul 05.30 WIB. Darinya kami sita barang bukti 5 bal dan sepeda motor Yamaha Mio BB 3696 RL," tambah Mardiaz.

Tersangka dan barang bukti ganja

Barang bukti sepeda motor

Barang bukti handphone

Terpisah Kasat Resnarkoba Polres Madina AKP Timbul Sihombing mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap 2 rekan tersangka yang melarikan diri. "Saat ini tersangka masih diamankan di Rumah Tahanan Polres (RTP) Mandailing Natal berikut barang bukti berupa 10 bal

daun ganja kering, 3 unit sepeda motor dan 1 unit handphone nokia warna hitam," kata Timbul. Menurut Timbul, sesuai dengan keterangan tersangka, ganja-ganja tersebut rencananya akan dibawa ke Desa Tello, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel. "Untuk mengelabuhi petugas, tersangka membalut bungkusan

ganja tersebut dengan kain panjang. Mereka kita persangka dengan pasal 111 ayat (2) Subs, pasal 114 ayat (2) Subs pasal 115 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun kurungan penjara, paling lama seumur hidup dan denda paling banyak Rp.10.000.000.000," papar AKP Timbul Sihombing. (JBL/HER)

Jual Sabu dengan Brimob, Dua Karyawan Kebun Diringkus Tebing Tinggi-andalas Dua karyawan PTPN III Perkebunan Rambutan, diringkus saat menjual narkotika jenis sabu-sabu dengan petugas Resmob Brimobdasu Detasemen B, Kota Tebing Tinggi, Kamis (30/1) sekira pukul 21.00 WIB. Kedua tersangka yang hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan tersebut, Ferdian Caesar (24) warga Dusun IV Desa Sei Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai dan Andi Lala Santoso Purba (35) warga Jalan Letjend Sudjono, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi. Informasi diperoleh, kedua karyawan BUMN ini ditangkap petugas Resmob di satu lokasi yang sama, tepatnya di rumah Andi Lala. Turut diamankan sejumlah barang bukti berupa enam paket sabu, uang Rp400 ribu, bong, dua mancis, dua HP serta ratusan plastik transparan. Awalnya petugas mendapat

informasi kalau tersangka Andi diketahui sering menyediakan sabu bagi orang yang memesan kepadanya. Lantas petugas menyusun siasat dengan mendatangi Andi dan berpura-pura memesan sabu. Petugas malam itu pun menyerahkan uang Rp400 ribu untuk memesan sabu. Lantas karena tergiur keuntungan, tersangka Andi menghubungi rekannya tersangka Ferdian. "Sama dia (Ferdian) kupesan sabunya pak, memang selama ini kalau ada yang beli sabu samaku, selalu barangnya (sabu) kuambil dari dia," bilang Andi yang mengaku dari transaksi itu Andi bakalan dapat untung Rp100 ribu. Tetapi angan-angan mendapat keuntungan Rp100 ribu ternyata sia-sia bahkan berujung petaka baginya. Pasalnya, begitu Ferdian datang ke rumah Andi sambil membawa enam paket sabu, sejumlah petugas Resmob pun langsung datang melakukan

penangkapan. "Aku nggak tahu, rupanya yang memesan sabu samaku petugas brimob. Pas si Ferdian datang ke rumahku dan menyerahkan sabu yang kupesan, brimob itu pun menangkap kami berdua", bilang Andi. Lantas menurut pengakuan Ferdian sendiri, dirinya bersama Andi memang selama ini sering joint (kerjasama) dalam hal menjual narkoba. "Sebenarnya gaji kami berdua sebagai karyawan perkebunan sudah cukup, tapi karena awalnya hanya menjadi pemakai, lamalama kami coba-coba ingin menjadi penjual pak. Sumber barangnya (sabu) kami peroleh dari daerah Galang, Lubuk Pakam," terang Ferdian. Kaden Brimobdasu Detasemen B, Kota Tebing Tinggi melalui Katim Resmob, Aipda Pandapotan Hutagalung ketika dikonfirmasi membenarkan. "Kedua tersangka sudah lama jadi target operasi (TO) dan akhir-

andalas/selamet riadi kasidi

DIAMANKAN - Dua karyawan perkebunan yang ditangkap diamankan di Mapolres Tebing Tinggi. nya pas malam Imlek mereka berdua berhasil ditangkap dengan sejumlah barang bukti. Usai menjalani pemeriksaan di Sat

Resmob, kedua tersangka kita kirim ke Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi untuk penyelidikan lebih lanjut," terang Pandapotan. (MET)

Dua Wanita Tertangkap Bawa Ganja 5 Kg Dua wanita asal Aceh dan Langkat tertangkap aparat Kepolisian Resor Langkat karena kedapatan membawa narkotika jenis ganja seberat 5 kilogram di dalam tas.

M

ereka disergap polisi saat melintas dengan menumpangi mobil angkutan umum jurusan Medan, persis di depan Poslantas Simpang Kantor Bupati di Jalan KHZ Arifin, Stabat, Minggu (26/1) sekira pukul 14.30 WIB. Kedua wanita yang hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan tersebut Murniati (19) warga Desa Peluk Bireuen, Aceh dan Dewi (35) warga Desa Paya Perupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat. Penangkapan kedua ibu rumah tangga itu berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan tersangka membawa ganja dari Aceh. Setelah menerima informasi itu, petugas lalu melakukan razia di depan Poslantas Simpang Kantor Bupati, Stabat. Beberapa saat menggelar razia, petugas melihat mobil yang ditumpangi kedua tersangka melintas. Tanpa banya membuang waktu, petugas langsung menghentikan mobil tersebut dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, polisi menemukan tas berisikan 5 kilogram ganja. Guna dilakukan pemeriksaan lebih

lanjut, kedua ibu rumah tangga pemilik tas tersebut diboyong ke Mapolres Langkat. Kepada petugas, keduanya mengaku hanya sebagai kurir. Mereka mengaku mendapat upah Rp1 juta apabila berhasil membawa barang haram tersebut sampai ke Medan. Dalam pemeriksaan, keduanya juga mengaku baru satu kali membawa ganja dari Aceh. Hal itu mereka lakukan karena terpaksa himpitan ekonomi. Kasat Resnarkoba Polres Langkat AKP Lukmin Siregar saat dikonfirmasi

membenarkan penangkapan tersebut. DIGEREBEK Terpisah, seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Pangkalan Susu, Kiki AR alias Kisut (26), digerebek petugas Reserse Narkoba Polres Langkat. Kisut disergap polisi saat menimbang sabu di kediamannya di Dusun Batu 100 Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Selasa (28/1), sekitar pukul 23.00 WIB. Dari tangan pria

pengangguran tersebut polisi menyita barang bukti 2 bungkus klip kecil pelastik berisikan sabu, bong, mancis yang ujungnya sudah terpasang jarum, timbangan elektrik, 2 sekop sabu, 240 bungkus klip pelastik kosong, 1 plastik klip berisikan ganja, 1 bungkus kertas berisikan ganja, 6 kertas tik tak dan uang Rp100 ribu. Informasi diperoleh, sebelum mengamankan Kisut, polisi menerima informasi dari warga sekitar yang mengaku resah karena rumah tersangka dicurigai selalu

digunakan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabusabu dan ganja. Berbekal informasi tersebut, petugas langsung turun ke lokasi guna melakukan pengintaian. Setelah yakin target memang berada di rumahnya, polisi bersama beberapa orang warga langsung melakukan pengeledahan di dalam rumahnya. Saat itu Kisut ditemukan di dalam kamar sedang menimbang narkoba jenis sabu. Dia lalu ditangkap dan dibawa ke Mapolres Langkat bersama barang buktinya. (BD)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 3 Februari 2014

Pembunuh Siswa SMP Dituntut 20 Tahun Penjara Belawan-andalas Ulil Azmi Pohan alias Andi (29) dan Moriadi Aksa Nasution (22), dua pemuda yang didakwa membunuh siswa SMP, Muhammad Sapit Perdana Gultom (14), dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Dona Martinus SH 20 tahun penjara. Pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam di Labuhan Deli, Kamis (30/1), kedua terdakwa terbukti menghilangkan nyawa korban dengan cara menikam untuk mengambil sepada motor korban. Pengakuan Moriadi bahwa pembunuhan itu sudah direncanakan dan dia yang menusukkan pisau itu lebih dulu ke bagian lehernya dan diputarputar untuk mempercepat korban tewas. Sebelum dibunuh lebih dulu disuruh telentang di tanah lalu

Andi menutup mata korban dan Moriadi menusuk bagian lehernya dan dada. Setelah korban ditusuk kedua terdakwa melarikan sepeda motor dan mernjual kepada penadah Rp1 juta. Uang hasil kejahatan itu kemudian dibagi tiga. Seorang mendapat Rp 500 ribu. Kedua terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 340 dan 365 serta pasal 338 dan 339 KUHPidana. Hal yang meringankan kedua terdakwa sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum tetap. Usai dibacakan surat tuntutan, kedua terdakwa diminta majelis hakim diketuai Sayuti Harahap SH untuk membuat pledoi. Hakim mengundurkan sidang untuk membuat pledoi satu minggu dan sidang akan digelar pada kamis pekan depan dengan acara pledoi dilanjutkan pembacaan vonis. (DP)

andalas/desrin pasaribu

SIDANG - Kedua terdakwa saat surat tuntutan dibacakan JPU pada persidangan di PN Labuhan Deli, Kamis (30/1).

Dugaan Korupsi DAK Disdik Kota Medan

Tiga Kepala Sekolah Kembali Diperiksa Medan-andalas Tiga lagi kepala sekolah di Medan diperiksa tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai saksi dalam dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan sebesar Rp 40 miliar pada tahun anggaran 2012. Kepada wartawan di Medan, Jumat pekan lalu, Kasi Penerangan Hukum Kejatisu, Chandra Purnama mengungkapkan, ketiga saksi itu Dra Nurlela Sembiring (Kepala SD No 060899), Rensi Naibaho (Kepala SD Swasta Yapenna), dan Halimatussadiah (Kepala SD Neg 060793). Pemeriksaan terhadap ketiga saksi itu, jelasnya, sehubungan pengusutan kasus dengan tiga tersangka terdiri dari Rajab Lubis (mantan Kadisdik Kota Medan), Zakaria Harahap (kuasa pengguna anggaran/ KPA), dan Eva Yunismin (PPTK rehabilitasi SD dan SMP dan penggadaan alat labo-

ratorium, serta alat peraga Kota Medan 2012). "Ketiga saksi yang merupakan kepala sekolah itu ditanya oleh tim penyidik mengenai penyaluran DAK yang dilakukan pejabat Dinas Pendidikan Kota Medan," ujar Chandra. Menurutnya, tim pemeriksa akan melakukan pemanggilan lagi terhadap sejumlah saksi terdiri dari kepala sekolah di Kota Medan yang mendapat bantuan DAK tersebut. Juga diungkapkan Chandra, terkait dugaan korupsi itu sudah 30 saksi diperiksa, selain pejabat Disdik Kota Medan termasuk Sekretaris Murgap dan para kepala sekolah yang menerima bantuan. (FEL)

harian andalas | Hal.

5

Dua Warga Tewas Dalam Kebakaran di Karimun Karimun-andalas Dua warga ibu dan anak, Suburniayati (27 tahun) dan Arun (4 tahun) tewas dalam musibah kebakaran di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (2/2). Kebakaran di siang bolong itu juga mengakibatkan Hasbullah, suami Suburniayati mengalami luka bakar serius dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun. Suburniayati bersama anak dan suaminya itu menempati sebuah kios butik, asesoris tele-

pon seluler dan juga menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Kios permanen berukuran 3x3 meter itu terbakar dengan cepat sehingga mengakibatkan ibu dan anak itu tidak sempat menyelamatkan diri. Yanti, salah seorang warga mengatakan bahwa dirinya sempat melihat korban Hasbullah

keluar dari kios yang sudah terbakar tersebut. "Suami korban berlarian dari kios hanya dengan memakai celana. Sekujur tubuhnya penuh luka bakar," kata Yanti yang mengaku mengenal korban Hasbullah sebagai seorang pekerja kapal. Hasbullah, kata dia lagi, sempat mendatangi tempat ia bekerja untuk mengambil celana panjang dan selanjutnya meminta warga membawanya ke rumah sakit. "Sekujur tubuhnya melepuh akibat terbakar, tetapi dia masih bisa berjalan," tambahnya. Sementara itu, Kapolres Kari-

Polisi Duga Pembunuhan Feby Bermotifkan Sakit Hati Jakarta-andalas Penyidik kepolisian menduga pelaku pembunuhan terhadap Feby Lorita yang jasadnya ditemukan di bagasi mobil karena bermotifkan sakit hati dengan ucapan korban. "Ucapan korban (Feby) membuat tersangka ED tersinggung," kata Kepala Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Bes Polisi Mulyadi Kaharni saat dikonfirmasi di Jakarta Minggu (2/2). Mulyadi mengatakan penyidik masih mendalami dengan memeriksa intensif tersangka ED yang diduga sebagai

eksekutor pembunuhan Feby. Mulyadi menyatakan awalnya tersangka ED memberikan keterangan berubah-ubah, namun polisi melakukan pendekatan hingga akhirnya tersangka mulai menyampaikan kesaksian yang benar. Pengungkapan kasus pembunuhan berawal saat polisi menangkap tersangka Daniel di sekitar Taman Mini Jakarta Timur Sabtu (1/2). Kemudian, petugas menangkap tersangka ED alias Edo di Siantar Sumatera Utara pada Minggu (2/2) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Edo diduga eksekutor pembunuhan Feby sekaligus adik dari tersangka Daniel yang membantu membuang jasad korban. Penemuan mayat Feby berawal saat saksi Anang melihat mobil Nissan berwarna putih parkir di Jalan Pondok Kopi Ujung Pondok Kopi RT03/ 04 Duren Sawit Jakarta Timur pada Sabtu (25/1). Pada Selasa (28/1) sekitar pukul 08.00 WIB, saksi Anang curiga dengan keberadaan mobil tersebut dan memeriksa isinya ternyata mengeluarkan binatang jenis belatung dari bagasi mobil.(ANT)

Kejatisu Periksa Saksi Kasus Rusunawa Sibolga Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan memeriksa saksisaksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah sarana perumahan dan perkantoran di Pemerintah Kota Sibolga TA 2012 senilai Rp5,3 miliar dengan tersangka Januar Effendi Siregar selaku Kadis PPKAD Sibolga dan Adely Lis selaku penjual tanah. "Masih dijadwalkan lagi saksi-saksi yang akan dipanggil," kata Kasipenkum Kejati Sumut, Chandra Purnama, Minggu (2/2). Disinggung siapa saja saksi yang akan dipanggil dalam dugaan kasus ini, Chandra enggan menyebutkan nama yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan. "Intinya masih ada saksisaksi yang akan dipanggil untuk diperiksa. Akan tetapi masih dalam rangka penjadwalan," tuturnya.

Sebelumnya, mantan Kadis PKKAD Soritua Hasibuan serta Kadis Pendapatan Daerah (Bappeda) Pemko Sibolga Edi Johan Lubis, sudah diminta keterangan pada Kamis (9/1) lalu. Sedangkan bendahara pengeluaran Dinas PKKAD M Zubir pada Jumat (10/1). Soritua Hasibuan dalam pemeriksaan tersebut, dimintai keterangannya karena memang pekerjaan itu dilakukan di Dinas PKKAD. "Saksi dipanggil karena jabatan stuktural di dinas itu. Sedangkan untuk Bappedanya, dipanggil untuk mengetahui perencanaan tanah tersebut,"kata Chandra saat itu. Sebelumnya, beberapa pejabat di jajaran Pemko Sibolga, seperti Syarfi Hutauruk, Muhammad Sugeng selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko

Sibolga, Basar Sibarani selaku Asisten I Pemko Sibolga yang juga wakil ketua tim penilai harga tanah, Tumbur Harahap, selaku Kepala Dinas Kebersihan Penataan Ruang dan Pertamanan yang juga anggota tim penilai harga tanah, pernah dipanggil oleh pihak Kejati Sumut, untuk menjalani proses pemeriksaan. Kasus ini bermula ketika ditemukannya dugaan mark up harga lahan yang diperuntukkan sebagai sarana perumahan dan perkantoran seluas kurang lebih 7.171 M² di Jalan Merpati dan Jalan Mojopahit Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga. Awalnya tanah dibeli dengan harga Rp1,5 miliar kemudian berikutnya Rp5,3 miliar sehingga total Rp6,8 miliar dari APBD Sibolga TA 2012.

mun AKBP Dwi Suryo Cahyono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi ketika aktivitas perdagangan masih sepi karena sebagian pengusaha ruko merayakan liburan Imlek. "Tim identifikasi sudah kita turunkan ke lokasi kebakaran untuk mengumpulkan buktibukti. Saksi-saksi juga akan kita mintai keterangan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut," katanya. Kapolres mengatakan, jenazah Suburniayati dan Arun ditemukan tergeletak di dalam kios yang mirip rumah kost itu. Jenazah ibu

dan anak itu dibawa ke RUSD Karimun untuk diotopsi oleh petugas instalasi pemulasaraan jenazah di rumah sakit tersebut. Sedangkan korban Hasbullah yang hampir 60 persen bagian tubuhnya terbakar masih menjalani perawatan intensif di intalasi gawat darurat RSUD. Sementara itu, warga tampak berkerumun di lokasi kebakaran. Kios tempat tinggal para korban tampak hangus namun tidak mengenai bangunan lain. "Beruntung kios itu terpisah dari bangunan lain, kalau berdekatan mungkin api sudah menyebar," ucap seorang warga. (ANT)

Polresta Pekan Baru Tangkap Bandar Sabu Asal Aceh Pekan Baru-andalas Petugas Reserse Narkoba Polresta Pekan Baru menangkap seorang bandar sabu asal Aceh. Dari tangan tersangka diamankan 200 gram sabu. Kasat Resnarkoba Polresta Pekan Baru Kompol Hicca Alexfonso Siregar mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Minggu (2/2/). Hicca Siregar menjelaskan, bahwa tersangka pria berinisial Mis (45) selama ini sudah menjadi target operasi. "Tersangka kita tangkap saat melakukan transaksi di wilayah Kubang Kab Kampar. Dari tangan tersangka kita sita 200 gram sabu," kata Hicca Siregar. Selain itu dari pihak kepolisian juga menyita barang bukti uang tunai hasil penjualan sabu senilai Rp 12 juta. Ditambah lagi 2 alat timbangan digital bewarna hitam dan 4 buah handphone merek Nokia dan Samsung. Kepada penyidik, tersangka Mis mengaku selama ini barang haram itu dipasok dari Medan. Kemudian sabu tersebut dijual tersangka di Pekan Baru. "Pemasok dari Medan inisial Iw yang juga berasal dari Aceh. Iw inilah yang memenuhi pesanan sabu yang dibutuhkan tersangka untuk dipasarkan dalam paket kecil. Iw tengah kita buru," kata Hicca. "Tersangka dijerat dengan Pasal 112 dan 113 UndangUndang No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tutup Hicca. (DTC)

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah Jakarta-andalas Warga Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi perempuan di tumpukan sampah di sekitaran lokasi. Mayat tersebut saat ditemukan sudah berbau busuk. Menurut Kanit Polsek Tambora, AKP Wijaya, mayat bayi malang tersebut ditemukan Minggu (2/2) pukul 07.00 WIB. Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Mulyanah warga sekitar lokasi. "Hari Sabtu, saksi sudah mencium bau busuk di sekitaran tumpukan sampah di belakang rumah kontrakannya. Saat dicari sumber baunya di tumpukan sampah, dia tidak menemukan apa-apa," ujar Wijaya kepada wartawan, Minggu (2/2) sore. Lalu tadi pagi, saksi kembali mencium bau busuk dan kembali mencari sumber bau busuk tersebut. Dan saksi langsung kaget ketika ia menemukan jabang bayi dalam keadaan sudah busuk di dalam kantong plastik. "Mayat bayi ditemukan di dalam kantong platik warna hitam dan sudah mulai membusuk. Lalu dia melaporkan ke pihak berwenang," jelas Wijaya. Wijaya menambahkan, mayat bayi perempuan yang sudah membusuk itu saat ini sudah dibawa ke RSCM untuk dilakukan otopsi. (DTC)

(STARBERITA)

Penahanan Terdakwa Ditangguhkan

Keluarga Korban Penganiayaan Mengamuk di PN Rantau Prapat Keluarga Mangantar Simanjuntak (68), korban penganiayaan dilakukan Luhut Maruli Tua Gultom alias Luhut (30), karyawan PTPN3 Aek Nabara Selatan, mengamuk di Pengadilan Negeri (PN) Rantau Prapat, pekan lalu.

K

emarahan Erwin Simanjuntak (34), anak Mangantar berawal dari tak ditahannya terdakwa sejak di kepolisian hingga kejaksaan. Informasi diperoleh di PN Rantau Prapat, Sabtu (1/2) menyebutkan, sejak perkara tersebut dilaporkan ke Polsek Bilah Hulu, tak kunjung ditahan meski statusnya tersangka bahkan telah menjadi terdakwa. Dijelaskan Erwin, proses hukum dari tingkat polsek hingga pengadilan tidak menunjukan keberpihakan

teradap rasa keadilan, karena pelaku penganiayaan diberikan keringanan hukuman penangguhan penahanan. "Sejak dilaporkan kasus penganiayaan ini ke polsek hingga disidangkan, pelaku yang telah menjadi terdakwa bebas berkeliaran di Aek Nabara. Jika orangtua saya yang sudah ompung-ompung dianiaya orang yang jauh lebih muda dan pelaku tidak ditahan menunjukan hukum yang diterapkan tidak berkeadilan," kata Erwin. Lanjut Erwin, Maruli Tua Gultom yang sudah ditetapkan sebagai terdakwa diduga mempermainkan hukum dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan sehingga ia tidak ditahan di rutan ataupun Lembaga Pemasyarakatan Lobusona. Menurut Erwin, dugaannya tersebut didasari satatus social orangtua terdakwa yang memiliki kebun sawit yang luas juga karyawan BUMN yakni PTPN III Aek Nabara. "Terdakwa tidak ditahan

membuat kami ragu dengan penegakan hukum yang berkeadilan oleh aparat Polsek Bilah Hulu, Kejaksaan Cabang Kotapinang, dan Pengadilan Cabang Kotapinang. Secara social, kami orang kecil semakin dikecilkan oleh lingkungan karena penganiaya orangtua saya bebas berkeliaran di Aek Nabara," keluh Erwin Simanjuntak. Selain status sosial terdakwa Maruli Tua Gultom, Erwin Simanjuntak membeberkan indikasi permainan hukum yang dirasakannya. Ia menyebutkan, peristiwa penganiayaan (tempat kejadian perkara-red) dilakukan Maruli Tua Gultom dan penyidikan dilakukan kepolisian diproses di Kabupaten Labuhanbatu namun penuntutan oleh kejaksaan dan pemeriksaan oleh hakim diproses di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). "Apa gak aneh kalian lihat proses persidangannya, mulai dari domisili pelaku dan korban, TKP hingga penyidikan dilakukan di Aek Nabara

Kabupaten Labuhanbatu. Tapi proses penyidikan dan pemeriksaan perkara dilakukan di Kotapinang. Apa Jaksa di Kejaksaan Negeri Rantau Prapat dan Hakim di Pengadilan Negeri Rantau Prapat tidak mampu menangani perkara seperti ini sehingga harus jaksa dan hakim Kotapinang yang menanganinya," beber Erwin Simanjuntak dengan nada curiga. Kacabjari Cabang Kotapinang, Iwan Ginting saat dikonfirmasi wartawan melalui selulernya menyebutkan mereka menangani 2 perkara antara Maruli Tua Gultom dan Mangandar Simanjuntak, yang mana para bersangkutan samasama diproses hukum. Menurut Iwan Ginting, kedua belah pihak sama-sama mengadu dan sekarang sama-sama terdakwa sehingga mereka tidak melakuan penahanan. "Sama-sama terdakwa, sehingga tidak satupun mereka ditahan (ditangguhkan,red). Perkara yang satu dikenakan Pasal 351, dan perkara satunya

andalas/jhonwesly

SIDANG – Majelis hakim Ahmad Taufik Nainggolan SH (ketua) dan hakim-hakim anggota, Jhonson Sirait SH dan M Iqbal Purba SH sedang bersidang meminta keterangan saksi korban dan saksi-saksi lainnya pada sidang, Senin (27/1), di ruang sidang Kotapinang. Majelis Hakim ini melakukan pemeriksaan perkara yang bukan merupakan wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kotapinang. lagi dikenakan Pasal 351 dan Pasal 335," kata Iwan Ginting dari selulernya sembari menyebutkan ia sedang berada di perjalanan sehingga harus

mengakhiri pembicaraan. Namun saat dikonfirmasi via SMS yang mempertanyakan kewenangan Kejaksaan Negeri Kotapinang menangani perkara

dari wilayah hukum Kabupaten Labuhan Batu, Kacabjari Kotapinang ini tak menyahutinya hingga berita ini dikirim ke redaksi. (JW)


RAGAM

Senin 3 Februari 2014

harian andalas | Hal.

6

Yayasan Tampan Gelar Pendidikan Politik Melalui Lomba Tulis

 Tahan M Panggabean

Medan-andalas Untuk mengenalkan dunia politik secara benar kepada para pemuda, Yayasan Tampan menggelar Lomba Artikel Ilmiah Politik Anak Bangsa 2014, dengan tema : "Remaja Sumatera Utara Melihat Masa Depan Bangsa". Menurut Ketua Yayasan Tampan, Tahan M Panggabean MM yang juga sebagai penggagas lomba, kegiatan ini berangat dari kepedulian mereka sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang sosial, politik, lingkungan, dan budaya, terhadap pembangunan bangsa, khususnya pembangunan Sumatera Utara. "Itulah dasar keinginan kita membuat acara lomba artikel untuk para pemilih pemula dengan Topik, 'Pemilu 2014, Demokrasi, Pemilih Pemula dan Masa Depan Bangsa'. Dengan harapan, para pemuda makin paham politik, sekaligus menyalurkan, apa yang ada dalam pemikiran mereka mengenai politik," kata Tahan, Minggu (2/2), seraya menambahkan,

ngan lainnya dan berdomisili Sumatera Utara. Kemudian peserta diwajibkan memilih salah satu topik yang sudah ditentukan di atas. Tulisan minimal 5.000 karakter dan maksimal 7.000 karakter. Ditulis di kertas kuarto dengan 2 spasi. Tulisan diterima mulai tanggal 1 Februari 2014 hingga 25 Maret 2014, sementara pengumuman pemenang akan dilaksanakan 30 Maret 2014. Tulisan dikirim pada alamat panitia di Jalan Sei Arukundo No 5 Kecamatan Medan Baru dalam bentuk "hard copy" dan "soft copy" dan dimasukkkan dalam amplop dengan identitas yang jelas. Bagi para pemenang disediakan hadiah antara lain untuk juara 1 uang pembinaan Rp 4 juta, juara II Rp 3 juta,, juara III Rp 2 juta, dan juara harapan untuk empat orang Rp1 juta. Ditambahkan, dewan juri terdiri dari Prof Dr Sukarya Sinulingga MEng (Guru Besar USU), Prof Dr Marihot Manullang (Guru Besar FE USI Pematang Siantar), Dr

yayasan Tampan punya motto : Berguna untuk Sesama dan Kemanusiaan. Tujuan lomba artikel itu sendiri, mencari pemikiran remaja dalam bidang politik, meningkatkan partisipasi politik remaja menghadapi Pemilu 2014, serta memberikan pendidikan politik. Para peserta lomba akan memilih salah satu dari beberapa topik yang disediakan, antara lain, (1) Harapan dan Persepsi Pemilih Pemula Terhadap Calon Legislatif dan Calon Presiden Dalam Membangun Masa Depan Bangsa Melalui Pemilu 2014, (2) Bagaimana Pemilih Pemula Menggunakan Hak Pilihnya Pada Pemilu 2014, dan (3) Persepsi Pemilih Pemula Terhadap Partai Politik menghadapi Pemilu 2014. Prosedur mengikuti lomba meliputi syarat peserta, yaitu remaja yang berusia 17 tahun sampai 19 tahun atau yang sudah punya hak pilih dan terdaftar di sekolah (kelas X s/d XII) dibuktikan dengan kartu tanda siswa atau ketera-

Benih Padi Pak Tiwi-1 Tahan Serangan Wereng

Pengadaan Benih Diskanla Langkat Dituding Menyimpang Stabat-andalas APBD Langkat TA 2013 sebesar Rp 12,5 M di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Langkat, diduga telah dikorupsi para petinggi di dinas tersebut. Karena itu, Kapolres Langkat AKBP Yulmar Try Himawan, SIK MSi, Kajari Stabat Henderi SH MH, diminta segera mengusut sampai tuntas kasus dugaan korupsi tersebut. Hal itu ditegaskan Ketua DPK LP3 NKRI (Dewan Pimpinan Kabupaten Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia) Langkat, Zainuddin kepada andalas di Stabat, kemarin. Dugaan korupsi itu antara lain miliaran rupiah anggaran proyek pengadaan benih dan induk udang galah, ikan dan kepiting, serta anggaran pembelian bibit mangrove yang dilestarikan. Ramai dipergunjingkan tentang dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kadiskanla, Ir, Ali Mukti Siregar dan para pejabat lainya di instandi Diskanla Langkat. Karena itu, aparat penegak hukum, seperti Polres langkat dan kejari Stabat diminta untuk

turun, jangan diam saja. Dugaan itu mencuat setelah Diskanla yang notabene sebagai motor penggerak kelangsungan pangan bersumber dari biota hewan air tawar dan laut, dinilai tidak mampu memberikan pelayanan serta perlindungan maksimal terhadap para petani tambak serta nelayan tradisional. Apalagi, dari segi kuantitas tersedianya induk/bibit/benih ikan, udang dan kepiting yang dibudaya serta diperjualbelikan kepada masyarakat ditengarai dapat mengancam kesehatan masyarakat. "Padahal, Pasal 20 UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sudah mengatur mengenai sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan, sertifikat kelayakan pengolahan maupun sertifikat penerapan manajemen mutu terpadu,� ujarnya. Ironisnya, kata Zainuddin, dugaan korupsi dan penyimpangan yang diduga sering dilakukan Diskanla langkat yakni dalam program reservaat/ restocking sumber daya perikanan, dimana hampir setiap tahun pelaksanaan kegiatan ini sering bermasalah dan cenderung tidak tercium aparat hukum. Pada tahun 2013, Diskanla Langkat menganggarkan sebesar Rp. 109.000.000 untuk mengembangkan kawasan pelestarian sumber daya perikanan dengan target

pemeliharaan ekosistem. Dengan rincian, Rp. 50.000.000 untuk pengaaan bibit dan penanaman mangrove sebanyak 20 ribu batang, perbatangnya Rp. 2.500, pengadaan induk kepiting bakau kelas jumbo Rp. 30.500.000 dengan berat total 500 kg. dengan cian, sebanyak 300 kg dihargai Rp.75.000 per Kg dn 200 kg dihargai Rp 40.000 per kg. Sayangnya, dari anggaran kegiatan ini tersebut, Rp 34.960.000 dihabiskan panitia untuk perjalanan dinas, honorer PNS serta untuk biaya makan dan minum. Lalu, untuk program pengembanagan budaya perikanan yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dianggarkan sebesar Rp.3.320.012.226 dari total nilai anggaran tersebut, Rp.757.954.545 konon dialokasikan untuk pengembangan bibt iklan unggul dengan target tersedianya kelompok pembudidayakan nila, kerapu dan udang gala untuk 16 kelompok penbinaan dan 2 BBI di Desa Palu Pakih dan Timbang Jaya dan kegiatan ini juga berbau mark- up, baik dari segi harga maupun jumlah, sebab Diskanla tidak menjabarkan dengan jelas dimana lokasi pembilian bibit ikan jenis nila, kerapu dan udang gala tersebut, serta tidak disertai sertifikat kesehatan serta sertifika kelayakan bibit untuk dibudidayakan. Padahal, honorarium untuk

Budiman Sinaga SH MH (Dosen FH universitas Nomensen Medan), dan Dr Bahdin Nur Tanjung SE MM (Dosen UMSU Medan), sedangkan Ketua Panitia Mardaus Purba ST SE MSi. "Keputusan panitia mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. Untuk keterangan selanjutnya bisa menghubungi panitia melalui ponsel 085358812277 dan 08116024060," jelas Tahan. Mengakhiri keterangannya, Tahan Panggabean menyebutkan, pendidikan politik kepada kaum muda adalah keharusan kalau ingin bangsa ini punya generasi muda politik yang berkualitas. "Masih kuatnya keinginan masyarakat untuk melaksanakan pemilihan umum yang berkualitas seperti Pemilu 2014 secara langsung melahirkan keinginan untuk mampu memformulasi sistem pemilu yang ideal dalam rangka penguatan demokrasi di Indonesia. Proses formulasi yang penuh dialektika ini harus terjadi dalam pemilu 2014 nanti," katanya. (UJ)

PNS BBI (Panitia) dalam kegiatan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp.8.100.000. Kemudian, anggaran sebesar Rp. 721.854.545 yang dialokasikan untuk belanja barang dan jasa belanja material/ bahan rehab BBI menghabiskan Rp.697.000.000 belanja bibit ternak Rp.353.000.000 yakni induk ikan nila ukuran 5-8 Cm 8 kl kali lima ribu ekor, budidaya pengembangan ikan kerapu sebanyak 40 ribu ekor X Rp 800 Rp.32.000.000. Lantas, pembeliaan bibit ikan kerapu lumpur ukuran 50-80 gr ; 4 kl X 4000 ekor = 16.000 ekor X 7000 dengan total Rp. 112.000.000. Selain itu, dana lain yang diduga ikut dikorupsi adalah biaya belanja surat kabar sebesar Rp. 38.000.000,- sebab walaupun sudah dianggarkan banyak yang tidak dibayarkan. Sayangnya, Kadiskanla Langkat, Ir. Ali Mukti Siregar tidak pernah bisa ditemui dan dihubungi untuk konfirmasi. Karena itu, Ali diakui sebagai Kadis yang lihai. Ya, lihai untuk lari, berkelit dan menghilang, sehingga dijuluki sebagai Kadis Siluman. Hebatnya lagi, Ali pun kerap dituding sebagai Kadis yang kebal hukum, sebab walaupun sering disorot dan dituding korupsi, tapi tetap lolos dari jerat hukum. (BD)

PANEN - Petani Desa Tualang Kecamatan Perbaungan saat panen padi benih pak Tiwi-1. Serdang Bedagai-andalas Hama penyakit padi, seperti wereng coklat, ganjur, kini muncul penyakit kresek sangat dikeluhkan petani di Desa Tualang, Kec Perbaungan, Serdang Bedagai. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Desa Tualang Perbaungan, Bunga Sialoho, pada pertemuan kelompok tani di Desa Tualang, Sabtu (1/2). Diakui, serangan hama wereng dan kresek sangat merugikan petani. Bunga, menyarankan petani harus memperlakukan benih secara teliti. Ketika menyaksikan panen padi di lahan petani, milik Misruk,di Lingkungan I, Desa Tualang, Bunga Sialoho, mengakui benih padi unggul Pak Tiwi-1 tahan terhadap serangan wereng coklat. "Tanaman pak Misruk, bisa dipanen dengan hasil yang baik, padahal tanaman petani di sekitarnya, banyak rusak akibat berbagai penyakit," jelasnya. Panen padi dari benih Pak Tiwi1 dihadiri PPL Bunga Sialoho, Badan Penglola Ketahanan Pangan

(BPKP) Pematang Sijonam diwakili Jumahadi Darwin, Kiost Tani Perbaungan, Sugiharto, Perwakilan PT Agri Makmur Pertiwi, Heryanto serta kelompok tani. Hasil panen di hamparan lahan seluas 32, 5 rante, hasilnya mencapai 8 ton. Menurut petani Desa Tualang, hasil panen padi itu dinilai sangat bagus. Apalagi tanamannya di musim tanam ( MT), B, atau kedua, yang biasanya produknya menurun. Menurut pihak BPKP Jumahadi, program pertanian di Kab. Sergai Bedagai , dilakukan dua kali tanaman padi, dua kali yang populer dengan MT, A dan B, setelah itu tanaman palawija. Misruk, petani yang menanam benih Pak Tiwi-1 menjelaskan, benih padi Pak Tiwi, dipilihnya setelah diuji, perawatan lebih ringan, tanaman lebih tahan terhadap penyakit seperti wereng coklat, kresek dan ganjur, dan tidak mudah tumbang. Hasil tanaman juga sangat menguntungkan, satu rante bisa menghasilkan antara 220-240 kg. (SR)


RAGAM

Senin 3 Februari 2014

harian andalas | Hal.

7

Anggota DPRD DS Ricky Prandana Nasution SE :

Merusak Ekosistem Lingkungan

Ikutkan Putra DS Mengelola KNIA

Tindak Tegas Pengusaha Citra Land, PBC dan MMTC

Percut Sei Tuan-andalas Mengingat keberadaan Kuala Namu International Airport (KNIA) di wilayah Kabupaten Deli Serdang (DS) maka seyogianyalah perekrutan tenaga kerja (skill) dan investor lebih didahulukan putra Deli Serdang sebagai tuan rumah. “Karena itu pihak Angkasa Pura (AP) II harus memberikan kesempatan kepada putra daerah Deli Serdang untuk turut mengelola Bandara KNIA, bukan hanya sebagai pekerja kasar atau buruh saja,” ujar anggota DPRD DS Rikcky Prandana Nasution SE kepada andalas, di dikediamannya, Desa Bandar Klippa, Kec Percut Sei Tuan, Minggu (2/2). Politisi Golkar ini berharap ke depan KNIA bisa memanfaatkan potensi masyarakat Deli Serdang, karena keberadaan Bandara KNIA memang berada di Deli Serdang. “Apa bila tidak diberikan kesempatan untuk berwirausaha, kapan lagi Deli Serdang akan maju,” katanya. Dia memohon agar pihak KNIA mengikutsertakan warga Deli Serdang dalam proyekproyek apapun. Karena menurutnya, bisa dibuktikan banyak tender tender di Bandara Kuala Namu itu dimenangkan oleh orang-orang di luar Deli Serdang khususnya orang dari Jakarta dengan alasan bahwa putra putra Deli Serdang ini belum punya pengalaman.

 Ricky Prandana Nasution SE “Ya wajarlah kita belum punya pengalaman, bandaranya aja baru ini berada di Deli Serdang. Tapi kita bermohon kepada Pimpinan AP II agar membuka hati sedikit saja memberikan kesempatan kepada putra daerah Deli Serdang,” tandasnya. Dia yakin, jika diberi kesempatan, pekerjaan-pekerjaan itu bisa dikuasai orang-orang Deli Serdang. Misalnya bidang pemeliharaan gedung dan infrastruktur bandara. “Kenapa harus orang-orang dari Jakarta yang mengelola, sementara kita lihat kondisi di lapangan hanya pekerjanya saja orang Deli Serdang,” tuturnya seraya berharap, keberadaan KNIA mestinya membawa manfaat bagi masyarakat Deli Serdang. (FT)

Pengurus KUD Serba Guna Dituding Kejam Sibuhuan-andalas Mantan anggota KUD Serba Guna Kota Pinang Otonom Barumun Sosa Zulpan Lubis menuding pengurus KUD kejam. Pasalnya, siapa saja yang menantang kebijakan kebun akan dijemput tengah malam layaknya penculikan. Akibatnya, masyarakat 7 desa yang berada di wilyah Kecamatan Lubuk Barumun, dihantui rasa takut. “Pengurusnya di bawah kendali Elli Irwan Harahap dan H Suyono kejam dan serakah. Jika berlawanan dengan KUD akan diteror, seperti yang dialami Kepala Desa Sangkilon H Jubeir Harahap dan Kepala Desa Sihiuk Sawal Pohan,” ungkap Zulpan kepada pers di Sibuhuan, kemarin. Dikatakan , pengurus lama KUD diberhentikan karena tidak mau berbuat curang. Mereka juga melaksanakan berbagai cara terhadap masyrakat 7 desa dan masyarakat Labuhan Batu. Penyataan senada diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat Padang Lawas (Palas) H Ibrahim Daulay. Menurutnya, sertifikat atas lahan KUD Serba Guna Kota Pinang Barumun Sosa di Desa Parsombahan fiktif, karena tidak terdaftar di BPN Sumatera Utara di Medan. Ibrahim juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Palas untuk memantau penyimpangan yang dilakukan anggota KUD Serba Guna. Pasalnya, lahan yang dikuasai KUD tersebut sesungguhnya sudah dirampas oleh Negara dalam hal ini Kementerian Kehutanan RI sesuai dengan putusan Penga-

dilan Negeri Padang Sidimpuan tanggal 11 Januari 2011 Nomor : 485/Pid.Sus/2010/PN-Psp. Kemudian, dikuatkan dengan putusan banding Pengadilan Tinggi Sumut Nomor 107/PID. B/2011/PT MDN tanggal 05 April 2011. Selanjutnya, putusan Mahkamah Agung No 1124 K/PID. SUS/2011 tanggal 27 Juli 2011 yang menolak permohonan kasasi dari terdakwa Tedung Siahaan, Ahmad Zulpan Daulay alias Midun bin Abdul Hakim Daulay, dan Ely Irwan Harahap Bin Dahrin Harahap. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Palas melalui Kepala Bidang Perkebunan Bathin SSos yang dikonfirmasi andalas, Kamis ( 29/1) terkait permasalahan lahan KUD Serba Guna Kota Pinang Otonomi Barumun Sosa mengatakan, bahwa lahan tersebut masih dalam sengketa, karena Negara (Kemenhut RI) kalah dalam putusan kasasi perdata, dan sekarang masih tahap menunggu putusan Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan Kemenhut. Ditanya tentang mekanisme penitipan lahan kepada Pemkab Palas melalui Kadis Kehutanan masa Soleman Harahap, kemudian dialihkan kepada Kades Parsombahan masa H Pangaduan Hasibuan dan sekarang kepada Luddin Pulungan, Sekretaris Desa Parsombahan, Bathin belum bisa memberikan penjelasan secara detail mengenai bentuk kesepakatan antara pihak-pihak yang terkait. “ Kita lihat dulu surat-suratnya,” pungkasnya. (ISN)

Percut Sei Tuan-andalas Masyarakat Desa Lau Dendang, Sampali dan Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan melimpahkan kekesalannya atas merajalelanya pembangunan perumahan dan pergudangan di kawasan desa itu kepada 10 anggota DPRD Deli Serdang saat melakukan reses tahap I tahun 2014, Sabtu (1/2). Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Desa (Kades) Medan Estate Faisal Arifin SH, Kades Lau Dendang Suwardi, Kades Cinta Dame Sumedi dan Desa Kolam Kamaruddin itu, masyarakat menyatakan, sejak kehadiran perumahan dan pergudangan itu, lingkungan pemukiman masyarakat menjadi rawan banjir akibat pembangunan bernuansa semena-mena. “Kesalahan utama itu antara lain, pengembang melakukan berbagai perubahan struktur dan ekosistem lingkungan, peralihan peruntukan kawasan pendidikan menjadi pergudangan dan segudang persoalannya lainnya tanpa berkoordinasi dengan aparat desa,” kata warga. Setidaknya, disebutkan ada empat perusahaan pengembang yang belakangan ini merajalela alias bertindak semena-mena merusak ekosistem lingkungan hingga menyebabkan hampir seluruh kawasan di beberapa desa dilanda banjir. Empat pengembang itu adalah PT Citra Land Bagya City, PT Wilmar Group, MMTC dan Pancing Business Centre. Kepala Desa Medan Estate Faisal SH menyatakan, saat ini hujan sebentar saja, wilayah desa mereka akan tergenang banjir, karena tidak ada lagi daerah resapan air karena pihak pengembang perumahan dan pergudangan itu sesuka hatinya mengubah alur jalan, membongkar dan menutup pembuangan air tanpa berkordinasi dengan pihak desa. Akibat ulah semena-mena dan tidak bertanggung jawab itu, masyarakat menerima dampak yang menyedihkan, sehingga hampir seribu warga mengamuk dengan melempari kantor desa, karena mengira pihak desa tidak mempedulikan nasib mereka dan dituding seolah-olah be-

andalas/firdaus tanjung

RESES - Tujuh dari 10 anggota DPRD Deli Serdang saat melakukan reses Tahap I tahun 2014 di Desa Lau Dendang Kec. Percut Sei Tuan. kerjasama dengan pengembang. “Padahal, pihak desa sudah mengundang bahkan menyurati pengembang. Tetapi, mereka tetap saja membandel,” kata Faisal. Warga juga kecewa karena kini sejumlah kawasan di Jalan Willem Iskandar depan Unimed yang peruntukannya untuk pendidikan (kampus), kini dijadikan kawasan pergudangan. Bahkan dahulu daerah resapan air seperti di lahan eks kebun PTPN II di Jalan Pancing, Selamat Ketaren, TB Simatupang dan lainnya ditimbun untuk dijakdikan perumahan. Bahkan uniknya, izin IMB dari semua kawasan ini tidak ada. Sebab tidak melalui desa. “Bahkan seperti di desa Lau Dendang, ratusan unit perumahan tiba-tiba sudah memiliki IMB tanpa melalui rekomendasi kepala desa,” sebut Kepala Desa Lau Dendang, Suwardi. Terkait dengan keluhan masyarakat itu, DPRD DS asal Dapil II Kecamatan Percut Sei Tuan yang dipimpin Ketua Reses H Rakhmatsyah SH dari PKB, Sekretaris Supardi

SPd (PAN) dan anggota lainnya Jaresman Sitanggang SH, Ali Natar Siregar, Edy Permana (Fraksi Demokrat), Ricky Prandana Nasution (Golkar) dan Ruben Tarigan SE (PDIP) berjanji, hari ini, Senin (3/2) akan langsung meninjau lapangan. “Hari Senin, kita akan tinjau langsung perusahaan-perusahaan ini. Kalau kita temukan kesalahan, tentu nanti akan kita minta pertanggungan jawabnya. Atau bisa saja kita proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Rakhmatsyah yang tergabung dalam Fraksi Deli Serdang Membangun DPRD Deli Serdang. Supardi dari Fraksi PAN yang juga mantan Kepala Desa Bandar Khalifah juga setuju jika diberikan efek jera kepada pengembang sehingga tidak berbuat semena-mena terhadap lingkungan. “Kami minta Pemkab DS dalam hal ini Kakan Satpol PP DS bertindak tegas,” kata Supardi. Sebab, saat ini ada indikasi bangunan yang diberi izin untuk 300 unit

ternyata dibangun lebih dari 400 unit. “Kami juga menerima laporan banyak fasilitas umum terganggu, jadi kita lihat nanti apakah pantas pengembang kita laporkan ke polisi,” timpal Jaresman Sitanggang dari F Demokrat. “Itu bang, kalau sudah tidak memiliki kelayakan sesuai undangundang dan peraturan yang berlaku, penjarakan saja pengembang yang sok jago ini. Mana boleh mereka sesuka hati saja membangun tanpa memperhatikan efek lingkungannya,” sambung Ricky Prandana dari Golkar. Rakhmatsyah juga khawatir dari akumulasi persoalan ini, amuk masyarakat akan lebih meningkat. Mencegah ini, kami akan laporkan ini ke Bupati DS H Amri Tambunan sekaligus nanti akan memanggil langsung perwakilan masyarakat, kepala desa dan para pengembang untuk didengar pendapatnya di gedung dewan,” ujar Rakhmatsyah yang juga didampingi Kabag Hukum dan Humas Setwan DPRD DS Irawadi Harahap SH, MAP. (FT)

Warga Korban Kebakaran Tolak Direlokasi ke Rusunawa Medan-andalas Warga korban kebakaran Lingkungan V Kelurahan Kuala Silo Bestari, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai menolak direlokasi ke Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) yang sudah lama selesai dibangun di Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso. “Kami warga korban kebakarang Lingkungan V Kelurahan Kuala Silo Bestari sepakat menolak relokasi ke Rusunawa,” ujar warga korban kebakaran kepada andalas, Minggu (2/2). Sebelumnya, di kantor Camat TB Utara pada pertengahan Desember 2013 Pemko Tanjung Balai dan masyarakat lingkungan V telah melaksanakan musyawarah tentang rencana pemko merelokasi warga ling-

kungan V Kelurahan Kuala Silo Bestari yang berada di bantaran sungai untuk sementara akan dipindahkan ke rusunawa di Kelurahan Sei Raja Kec ST Raso, karena di lokasi pemukiman warga sekarang ini akan dibangun Rusunawa yang nantinya juga ditempati warga lingkungan V itu sendiri. Pemko menilai, pemukiman warga di bantaran sungai sangat memprihatinkan. Tapi dalam musyawarah itu, masyarakat menolak direlokasi ke rusunawa. Musibah kebakaran pun terjadi pada hari Minggu pagi (26/01) yang mengakibatkan 180 rumah habis terbakar. Direncanakan Senin (03/ 02) hari ini, warga korban kebakaran akan melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Wali Kota Tanjung Balai

menuntut pemko agar masyarakat diberikan izin untuk mendirikan rumah di tempat semula. Menurut Ahmad Dahlan, salah seorang warga yang terkena relokasi, semua warga sepakat menolak atas rencana pemko untuk memindahkan mereka ke rusunawa Sei Raja. “Jangan gara-gara proyek pusat miliaran rupiah, rakyat disengsarakan. Karena seumur hidup nanti kami harus mengeluarkan biaya sewa rumah, uang transpor anak ke sekolah, transpor ke lokasi kerja yang akan semakin bertambah, sementara penghasilan kami saat ini pas-pasan. Seharusnya pemko menata pemukiman kami dengan membuat rumah sehat sederhana milik sendiri," kata Dahlan.

Sementara itu, Ustadz Faisal Rachman SSos dalam tausiyahnya kepada korban kebakaran menyampaikankan, bahwa segala apa yang ada pada diri kita adalah milik Allah SWT dan itu diamanahkan kepada kita hanya sementara dan Allah siap kapan saja mengambil kembali dari kita janganlah berburuk sangka kepada Allah Semua itu ada hikmahnya. “Kepada korban kebakaran tetaplah shalat dan tingkatkan amal ibadah, dan sabar. Karena di akhirat nanti buah dari kesabaran itu akan dibalas Allah SWT dengan surga yang dialiri sungai yang airnya dari susu dan madu.” Kata ustadz yang diundang dari Medan dalam acara penutupan posko korban kebakaran Hernaveva Centre. (SB)


OLAHRAGA

Senin 3 Februari 2014

harian andalas | Hal.

8

PAVLYUCHENKOVA

Kandaskan Sharapova MARIA Sharapova kembali dibuat gigit jari untuk mendapatkan gelar juara di awal 2014. Perjalanan Sharapova di WTA Paris harus kandas di babak semifinal. Petenis berparas cantik itu kalah dari rekan senegaranya Anastasia Pavlyuchenkova. Duel seru terjadi di Stade Coubertin. Pavlyuchenoka mampu bermain cukup apik untuk meraih kemenangan 4-6, 6-3, 6-4 sekaligus melangkah ke partai puncak. Petenis peringkat 26 dunia aian berhadapan dengan pemenang antara Sara Errani melawan pemain tuan rumah, Alize Cornet. Pavlyuchenoka sama sekali tidak gentar dengan nama besar Sharapova. Meski sempat ketinggalan 3-0, tapi Pavlyuchenoka sama sekali tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Pavlyuchenoka menutup set pertama dengan skor 6-4. Setelah memenangi set kedua dengan skor 6-3, Sharapova kembali mendapatkan perlawanan dari Pavlyuchenoka. Petenis 22 tahun itu berhasil mematahkan servis Sharapova yang berusaha menyamakan kedudukan menjadi 55.(NET)

BOBCATS

Pecundangi Lakers CHARLOTTE Bobcats berhasil mempermalukan tuan rumah Los Angeles Lakers dengan skor 110-100. Bagi Lakers, hasil ini memperpanjang rekor kekalahan mereka menjadi enam kali beruntun. Terakhir, kemenangan berhasil dicicipi Lakers pada saat melawan Toronto Raptors 19 Januari silam. Punggawa Bobcats, Al Jefferson meraih rekor tertingginya dengan meraih 40 poin di pertandingan yang berlangsung di Staples Center. 16 poin diraihnya pada saat memasuki kuarter pertama. Pertandingan ini juga menjadi karier tertinggi bagi Jefferson, dan dia telah mencetak lebih dari 20 poin, sepanjang 11 pertandingan beruntun. Selain Jefferson yang bermain gemilang, Gerald Henderson juga mencetak 20 poin untuk Bobcats. Sedangkan para pemain Lakers, seperti Paul Gasol sebenarnya mencetak 24 poin dan Nick Young meraih 21 poin, namun tak bisa membantu timnya terhindar dari kekalahan. Lakers memang masih belum keluar dari keterpurukan, seiring absennya Kobe Bryant, Steve Nash, Steve Blake, Jordan Farmar, dan Xavier Henry karena cedera. Tercatatt Lakers sudah mengalami kekalahan 18 kali dalam 21 pertandingan terakhir.(NET)

DUEL Manchester Citi menghadapi Chesea jelas ini akan menjadi laga yang paling di tunggu – tunggu oleh para penggila bola. Manchester City sendiri kini adalah salah satu kekuatan terbesar klub Premier Inggris dengan kekuatan finansial yang cukup besar dan juga materi – materi pemain yang luar biasa, dan sama halnya juga dengan Chelsea dengan kembalinya Mourinho, yang akan dilangsungkan, Selasa (4/2) dinihari WIB keduanya akan beradu tajam dalam laga ini. Ini akan menjadikan duel yang begitu seru antara kedua pelatih yang kini sama – sama menangani klub baru. Manuel Pellegrini memang menjadi pelatih di musim ini untuk Manchester City yang sebelumnya bersama dengan Malaga sedangkan untuk MOurinho di musim ini untuk Chelsea dan sebelumnya bersama dengan Real Madrid.

HEAD TO HEAD 27-10-2013 26-05-2013 24-05-2013 14-04-2013 24-02-2013

Chelsea FC Chelsea FC Chelsea FC Chelsea FC Man City

2-1 3-5 3-4 1-2 2-0

Manchester Manchester Manchester Manchester Chelsea FC

City City City City

EPL FRM FRM FA EPL

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR MAN CITY 30-01-2014 25-01-2014 22-01-2014 18-01-2014 16-01-2014

Tot Hotspur Manc City West Ham Man City Manc City

1-5 4-2 0-3 4-2 5-0

Manchester City Watford Manchester City Cardiff City Blackburn Rovers

EPL FA Carling EPL FA

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR CHELSEA 30-01-2014 26-01-2014 19-01-2014 11-01-2014 05-01-2014

Chelsea FC Chelsea FC Chelsea FC Hull City Derby County

0-0 1-0 3-1 0-2 0-2

Jelas duel dua tim besar Premier League Manchester City vs Chelsea ini akan jadi laga yang cukup klasik dan di mana

West Ham Stoke City Man United Chelsea FC Chelsea FC

EPL FA EPL EPL FA

pertemuan antara kedua tim ini selalu menarik di mana dalam lima laga pertemuan kedua tim ini kemenangan memang lebih banyak

DARI 29 event, 29 kali itu pula 3G mempertahankan supremasi. Tapi tunggu dulu, 3G di sini bukan 3G yang unggul di belantara telekomunikasi, sebagai jaringan teknologi telefon seluler generasi ketiga, melainkan di atas ring tinju. Adalah Gennady Gennadyevich Golovkin yang memang acap disebut 3G, sukses mengantongi kemenangan KO/TKO ke-26, sekaligus memperkaya 29 kemenangan di 29 pertarungannya guna mempertahanakan gelar WBO dan IBO kelas menengah, dari Osumanu Adama. Menghadapi Adama di Salles des Etoiles, Monte Carlo, petinju asal Kazakhstan itu melumpuhkan Adama di ronde ketujuh dengan hook kirinya. Sebelumnya, Golovkin bahkan sudah menumbangkan Adama di ronde pembuka dengan kepalan tangan kanannya walau Adama masih sanggup bangkit. Petarung asal Ghana itu kembali dikanvaskan Golovkin dengan jab kiri di ronde ketujuh dan Adama sempat mendapat delapan hitungan sebelum bangkit lagi. Tapi Golovkin mengakhiri perlawanan Adama dengan hook kiri di ronde yang sama. Wasit pun memutuskan pertarungan usai dengan kemenangan TKO buat Golovkin.(NET)

terus menjaga posisi di puncak klasmen dari kejaran Arsenal serta Chelsea. Dukungan penuh dan motivasi akan di dapatkan demi membalas dendam kekalahan pertama di awal musim saat berjumpa dengan Chelsea tersebut. Akan tetapi Chlesea akan tidak mudah menyerah dimana dengan bisa mencuri poin maka peluang untuk terus bersaing di papan atas kembali sangat seru. Dan dalam lima pertandingan terakhir yang di mainkan kedua tim tersebut, dimana Manchester City selalu meraih kemenangan atas awanya, untuk Chelsea meraih emapt kali kemenangan dan hanya sekali meraih hasil seri dalam pertandingan terakhir di pekan ke 23 lalu. Untuk itulah modal sudah cukup untuk meraih kemenangan bagi Manchester City demi adu gengsi antar Chelsea tersebut, dan Chelsea sendiri akan mencoba mengulangi kembali kemenangan pada saat pertemuan terakhir di paruh pertama musim ini dalam lanjutan Liga Inggris.(NET)

Ortiz Disarankan Pensiun Dini SUDAH tiga kali di tiga partai terakhir Victor Ortiz harus mencium kanvas ring. Petinju Amerika Serikat berdarah Meksiko itu lagi-lagi tumbang di laga ke-36 kariernya usai dipukul KO Luis Collazo. Sebelumnya, petinju berjuluk “Vicious” itu juga harus keok dari Floyd Mayweather Jr. dan Josésito López. Menghadapi Collazo di Barclays Center, Ortiz sudah diputuskan kalah KO hanya dalam dua ronde! Collazo menyarangkan hook kanan yang tepat menghajar wajah Ortiz hingga membuatnya tersungkur dan tak mampu bangkit saat wasit menghabiskan 10 hitungan. Kendati demikian, Ortiz mengaku tak terluka parah dan mengaku sudah bertarung semampunya. Kekalahan ketiga via KO ini

3G PERKAYA REKOR

Pertahankan Gelar WBA & IBO

didapatkan oleh Manchester City di mana tim ini mampu untuk meraup kemenangan sebanyak tiga kali sedangkan Chelsea hanya menang sekali dan sekali laga imbang. Jelang laga ini Manchester City tak akan bisa memainkan Sergio Aguero karena alami cedera. Aguero menderita cedera dalam laga panas Premier League kontra tuan rumah Tottenham tengah pekan kemarin. Bos The Citizens, Manuel Pellegrini pun mengaku sedikit terpukul dengan cederanya pemain asal Argentina tersebut. Hal yang menguntungkan didapatkan Manchester City dengan lima pertemuan terakhir atas Chelsea. Ini dimana Manchester City mampu meraih empat kali kemenangan, sedangkan Chelsea hanya meraih sekali kemenangan di pertemuan terakhir pada paruh pertama musim ini. Dan juga Manchester City bermain di hadapan ribuan suporternya sendiri di Etihard Stadium, karena itulah kemenangan harus bisa di dapatkan demi untuk

MU Kalah di Markas Stoke Stoke-andalas Manchester United menelan kekalahan dalam laga pertamanya di bulan Februari 2014. MU menyerah 1-2 ketika dijamu Stoke City. Di Britannia Stadium, Sabtu (1/ 2) malam WIB, Stoke memimpin lebih dulu setelah sepakan Charlie Adam di menit ke-38 mengenai lutut Michael Carrick dan masuk ke gawang MU. MU baru bisa membalas di awal babak kedua melalui gol Robin van Persie. Tetapi setelah itu Adam kembali membuat gawang MU jebol lewat sebuah tendangan kerasnya. Hasil itu merupakan kemenangan pertama Stoke atas MU sejak Boxing Day tahun 1984 silam di ajang liga. Untuk MU, kekalahan nomor delapannya di Premier League musim ini tersebut membuat The Red Devils terpaku di posisi tujuh klasemen

denan 40 poin. Sedangkan kemenangan membawa Stoke berhasil meninggalkan zona maut dan kini menempati peringkat 11 dengan 25 poin. Hasil ini juga seperti membuktikan bahwa Stoke bukan lawan yang mudah dijinakkan di kandangnya sendiri, setelah sebelumnya sempat mengimbangi Manchester City dan menang atas Chelsea di Britannia Stadium---Stoke baru kalah dua kali di kandang sendiri musim ini. Spurs Diimbangi Hull Tottenham Hotspur hanya pulang dengan satu poin dari lawatan ke markas Hull City. The Lilywhites dipaksa berbagi angka 1-1. Dalam pertandingan di KC Stadium, Sabtu (1/2) malam WIB, Spurs lebih mendominasi permainan. Whoscored mencatat penguasaan bola tim tamu sebesar 62 persen dengan 19 tembakan yang dilepaskan dan tiga yang

mengharah ke sasaran. Namun Spurs justru tertinggal lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Shane Long yang menerima bola dari Nikica Jelavic kemudian merangsek masuk ke dalam kotak penalti Spurs dan menaklukkan Hugo Lloris. Spurs baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua. Mendapat bola dari Danny Rose dari sebuah tendangan bebas, Paulinho yang tak terkawal melepaskan tendangan keras untuk menjebol gawang Hull. Dengan tambahan satu poin, Spurs turun ke posisi enam dengan 44 poin dari 24 pertandingan. Mereka tertinggal dua angka dari Liverpool yang ada di posisi keempat. Sementara itu, Hull tertahan di peringkat 13. Hull baru mengumpulkan 24 poin dari 24 pertandingan.(NET)

ternyata juga menyita perhatian mantan petinju yang saat ini beralih jadi promotor, Oscar De La Hoya. Legenda berjuluk The Golden Boy itu pun menyarankan Ortiz gantung sarung tinju – walau usianya baru 27 tahun, tergolong masih muda untuk petinju di level profesional. “Saya benar-benar merasa (Ortiz) sudah harus mengakhiri kariernya dan menikmati kehidupan mudanya,” ungkap De La Hoya menasihati.(NET)

Bayern Tidak Jual Kroos PELATIH Manchester United David Moyes tertarik untuk merekrut Toni Kroos. Sinyal itu ia ungkapkan melalui agennya saat berkunjung ke Munich pada Januari lalu. United punya peluang mendatangkan Kroos lantaran kontrak gelandang 24 tahun itu akan habis pada Juni 2015. “Kami tidak akan menjual Toni, sampai kontraknya habis. Saya akan mengulangi apa yang dikatakan Uli Hoeness: Bayern klub pembeli bukan klub penjual,” ujar Manajer Olahraga Bayern Munich Matthias Sammer, seperti dilansir Goal, Minggu (2/2). “Kami semua ingin dia memperpanjang kontrak bersama kami. Tidak ada keraguan tentang hal tersebut. Tapi ini bukan perkara mudah. Saat ini kami tidak bisa mengatakan kesempatanya untuk tinggal 80-20 atau 70-30,” lanjutnya. Klub khawatir tidak bisa mempertahankannya karena ia belum mau memperpanjang

kontraknya. Di Munich musim ini, Kross baru menciptakan satu gol dari 18 penampilannya sejak dimainkan oleh pelatih Pep Guardiola. Meski statistik golnya tidak istimewa, namun kehadiran Kroos di lini tengah Munich kerap membawa dampak positif bagi tim. “Terkadang Toni masih berpikir tentang performanya sendiri, tapi dia bisa memegang tanggung jawab secara keseluruhan bersama tim,” tambahnya. (NET)

LA LIGA SPANYOL

Barcelona Kalah Menyakitkan BARCELONA menelan pil pahit di kandang sendiri. Sempat memimpin di awal babak pertama, Blaugrana harus mengakui keunggulan Valencia dengan skor 3-2. Dalam pertandingan di kandang sendiri, Sabtu kemarin, entrenador Gerardo Martino memainkan semua pemain terbaiknya termasuk trio Lionel Messi, Alexis Sanchez dan Pedro yang dipercaya untuk menjadi tukang gedor Barca. Messi dkk sepertinya tidak

berpengaruh terhadap masalah skandal transfer Neymar da Silva Jr yang sedang menimpa tim. Terbukti, skuad asuhan Martino tetap bermain dengan penuh semangat saat menjamu Valencia di Camp Nou. Pertandingan baru memasuki menit ketujuh, Barca sudah memimpin lebih dulu dengan skor 1-0 lewat gol yang diciptakan oleh Sanchez. Memanfaatkan umpan dari mantan bintang Udinese itu berhasil membobol gawang Diego Alves. Tertinggal, Valencia berusaha untuk menyamakan kedudukan. Sesekali tim

tamu mencoba menciptakan peluang lewat skema serangan balik. Usaha tim tamu ternyata tidak sia-sia. Dani Parejo berhasil menyamakan kedudukan satu menit menjelang babak pertama berakhir. Pertandingan semakin seru di babak kedua. Giliran Valencia yang berhasil membalikan skor pada menit 48 menjadi 2-1. Setelah terjadi kemelut di depan gawang Barca, Pablo Piatti memanfaatkannya untuk membobol gawang Victor Valdes lewat sundulan. Namun keunggulan Valencia tidak berlangsung lama. Barca mendapatkan

penalti setelah Ricardo Costa melakukan handball di kotak terlarang. Messi yang menjadi eksekutor berhasil membobol gawang Alves. Skor menjadi 2-2. Permainan cepat yang diperagakan Valencia mampu merepotkan pertahanan Barca. Menit 59, giliran tendangan kencang Alcacer yang tidak mampu dihentikan Valdes. Tim tamu kembali memimpin dengan skor 3-2. Keinginan Barca untuk menyamakan kedudukan semakin berat. Jordi Alba harus dikeluarkan oleh wasit dari pertandingan setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Namun, skor 3-2 bertahan hingga pertandingan usai.(NET)


OLAHRAGA 9 PSSI Akui PSMS Pimpinan Fauzi Nasution

Senin

harian andalas | Hal.

3 Februari 2014

Para Karateka yang telah lulus UKT diabadikan dengan Ketum PB Perguruan Karate Kala Hitam HA Ronny Simon bersama penguji/pelatih, Ketua Yayasan H Suwarno AK, Kepala Sekolah Drs H Darso di halaman SMP Al Washliyah 30, Minggu (2/2).

MEMPERINGATI HUT KALA HITAM KE-42

77 Karateka Dinyatakan Lulus Medan-andalas Memperingati Hari Ulang Tahun Perguruan Karate Kala Hitam ke- 42, sebanyak 72 karateka dinyatakan lulus pada Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang dipusatkan di halaman SMP Swasta Al Washliyah 30 Jalan Pancing I Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (2/2).

Adapun yang lulus naik tingkat ke sabuk biru terdiri dari 50 pelajar SMP AL Washliyah 30 Martubung dan 22 orang pelajar SD Inpres Tanjung Selamat Medan naik ke sabuk hijau. Sedangkan sebagai Penguji Effendi Mercu (Sekretaris Ikatan Sabuk Hitam ), Herman Susilo (Ketua Ikatan Sabuk Hitam), dibantu Kaspian (Bro), Murrah

Nasution, Sukamto dan Indah Sari Pratiwi. Kegiatan UKT yang berlangsung sukses setelah Kejurnas Karate Full Contact di Surabaya, dihadiri Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam HA Ronny Simon, Ketua Yayasan SMP Al Washliyah H Suwarno AK, Sekretaris Drs HM Nurhadi MM, Kepala Sekolah Drs H Darso dan pelatih di SMP Al Washliyah 30 Martubung Drs Erwanto. Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam HA Ronny Simon menyampaikan terima kasih kepada pihak Pimpinan SMP Al Washliyah 30 Martubung,

yang berkenan memberi kesempatan kepada para murid bergabung dengan Kala Hitam aliran Full Contact yang saat ini berusia 42 tahun. "Kepada Karateka yang telah lulus UKT diharapkan terus berlatih dengan tekun agar menjadi atlet karateka yang handal," ujarnya. Sementara Ketua Yayasan H Suwarno AK maupun Kepala Sekolah SMP Al Washliyah 30 mengharapkan kepada murid yang berlatih di Perguruan Karate Kala Hitam bisa berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional. (RIL)

PSM Ditahan Pusam, Persib Atasi Sriwijaya FC

BUKA-Wagubsu, T Erry Nuradi membuka kenaikan tingkat peserta Gashuku Ujian dan Khusin Ryu M Karatedo Indonesiia (KKI) wilayah I Sumatera di Mako Yonif 125 MBISA Kabanjahe Karo, Sabtu (1/2).

Wagubsu Buka Ujian Kenaikan Tingkat KKI Karo-andalas Wagubsu Tengku Erry membuka kenaikan tingkat peserta Gashuku Ujian dan Khusin Ryu M Karatedo Indonesia (KKI) wilayah I Sumatera di Mako Yonif 125 MBISA Kabanjahe Karo, Sabtu (1/2). Acara yang berlangsung sejak 31 Januari hingga 2 Februari 2014 ini dihadiri 200 dojo dan wasit asal Sumut, Aceh, Keuplauan Riau, Riau dan Sumatera Selatan serta dojo Yonif 125/SMB Kabanjahe. Turut hadir Ketua Dewan Guru KKI Pusat Imam

Buchori dan perwakilan dojo dari sejumlah daerah lainnya. “Selain dimaksudkan menyamakan teknik yang berbeda ditiap dojo, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tetapi itu saja tidak cukup. Dojo harus menanamkan tekad meraih prestasi,” himbau Erry. Menurut Erry, prestasi karatedo Sumut yang disabet pada PON Riau yakni 4 medali emas, 1 perak dan 1perunggu, perlu ditingkatkan. Begitu juga prestasi yang

diraih pada Sea Games Myanmar dengan menyabet1 emas, 2 perak dan 3 perunggu, layak diperbaiki pada Sea Games mendatang. “Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada peraih medali emas di Sea Games, Jintar Simanjuntak, dengan mengangkatnya sebagai PNS Pemrovsu melalui jalur khusus. Saya berharap, dojo lainnya menjadikan moment ini memacu semangat untuk berprestasi,” ujar Erry.(MA)

“Ketum KONI Sewenang-wenang” Denpasar-andalas Anggota Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori) Made Nariana menilai sikap Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tono Suratman yang memberhentikan secara sepihak sejumlah anggota Baori periode 2011-2015. "Pemberhentian itu sepihak setelah terbit SK Ketua KONI Pusat Nomor 08 Tahun 2014 tentang Penetapan Personalia Baori Masa Bakti 2011-2015 tertanggal 17 Januari 2014," katanya di Denpasar, Sabtu kemarin. Ia yang baru datang dari menghadiri rapat

anggota Baori di Jakarta menyebutkan bahwa sebenarnya pengurus Baori ditetapkan dalam Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas)yang secara teknis ditunjuk oleh Formatur. "Masa bakti pengurus Baori mengikuti masa bakti Ketua Umum KONI Pusat dan sebagaimana ketentuan Pasal 40 ayat (2) Anggaran Dasar KONI. Tidak terdapat satu pasal pun yang mengatur tentang pemberhentian maupun mengatur tentang pergantian pengurus Baori," ujarnya. Menurut dia, semua keputusan Baori atas setiap permasalahan olahraga yang ditanganinya dalam persidangan selalu

independen dan objektif. "Oleh sebab itu pengurus KONI yang selalu intervensi ke Baori kurang berhasil," kata Nariana. Beberapa anggota Baori hasil Musornas Mataram yang diberhentikan Prof Dr Satya Arinanto, Dr Sudirman, Drs Made Nariana, Amir Burhanuddin, Dr Widodo Dwi Putro, Umar Husin SH, Drs Sudjalma Trisna, dan Dr Agus Brotosusilo MA. Pengurus Baori yang bersidang memang banyak membatalkan SK Ketua Umum KONI Pusat karena dalam persidangan terbukti melanggar undang-undang, seperti Perkara Nomor : 24/P.BAORI/IV/2013 perihal Pembatalan Hasil Musorprov KONI Bali.(NET)

Surabaya-andalas PSM Makassar ditahan seri Putra Samarinda di laga pertama mereka di Grup 2 kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim 2014. Sementara itu Persib Bandung berhasil mengalahkan tamunya Sriwijaya FC. Memainkan laga kandang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (2/2) sore WIB, PSM gagal mempertahankan keunggulannya dan harus puas dengan skor akhir 1-1 melawan Pusam. PSM yang diarsiteki pelatih asal Jerman, Jorg Peter Steinebrunner, membuka skor di menit 27 melalui tendangan penalti kapten Ponaryo Astaman. Pusam membuat sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan, tapi tak berhasil sampai babak pertama selesai. Baru di babak kedua Pusam berhasil mencetak gol balasan. Adalah Ilija Spasojevic yang berhasil membongkar gawang Markus Horison setelah memanfaatkan umpan silang Sultan Samma. Sejak itu pertandingan berjalan cukup seru. Jual-beli serangan dilancarkan kedua kesebelasan, tapi hingga peluit panjang berbunyi tak ada lagi gol yang tercipta. Penalti menangkan Persib Di Grup 1, tuan rumah Persib menang tipis 1-0 atas Sriwijaya FC dalam laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Gol tunggal itu ditorehkan Konate Makan delapan menit menjelang akhir babak kedua, dari titik putih. Persib yang tampil lebih dominan mendapatkan hadiah penalti setelah pemain SFC, Yohanes Nabar, handsball di kotak terlarang. Konate Makan sukses sebagai algojo, sekaligus mencetak gol kompetitif pertamanya untuk "Maung Bandung".(NET)

Buku tentang Timnas U-19 dan Indra Sjafri Diluncurkan Yogyakarta-andalas Buku perjalanan timnas Indonesia U-19 dan kisah hidup sang pelatih, Indra Sjafri, resmi diluncurkan. Buku-buku ini diharapkan mampu menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia dan memicu perubahan lebih besar. Bertempat di Hotel Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (2/2) siang WIB, buku dengan judul "Semangat Membatu" dan "Menolak Menyerah" diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu. Buku "Semangat Membatu" mengisahkan perjalanan timnas U-19 sebelum Piala AFF 2013, sementara "Menolak Menyerah" menceritakan secuil perjalanan

hidup Indra Sjafri. F.X. Rudi Gunawan selaku penulis kedua buku tersebut mengaku terinspirasi dengan kisah heroik timnas U-19 dan bertekad menebar inspirasi ke seluruh masyarakat Indonesia. Ia menilai kisah 'Garuda Jaya' bisa

jadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk optimistis dan lebih semangat keluar dari segala keterpurukan. "Buku-buku ini momentum, untuk mengubah bangsa ini secara keseluruhan, untuk mengakhiri keterpurukan yang

selama ini selalu terdengar. Melalui sepakbola, semuanya jadi terlihat realistis. Bahwa perubahan ke arah positif jadi lebih mungkin dilakukan," kata Rudi dalam jumpa pers. Hal senada diungkapkan oleh Menparekraf. Mari ingin semangat timnas U-19 dan Indra bisa menular ke seluruh lapisan masyarakat dan membangun kepercayaan diri bangsa. "Kenapa kami mendukung ini? Karena kami bangga dengan timnas U19. Mereka membuat Indonesia bangga dan mengingatkan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar," kata Mari. "Ini membangun optimisme, kebanggaan, dan kepercayaan diri bangsa, mengingat selama ini pemberitaan seputar negeri

ini selalu negatif," lanjutnya. "Dengan ini kami juga ingin mendorong gerakan 'Ayo Menulis', agar orang-orang hebat seperti mereka ini mau menuliskan apa yang bisa membuat bangsa terinspirasi," ungkap Mari. Menariknya, kedua buku tersebut ditulis dalam waktu yang relatif singkat. Rudi mengungkapkan bahwa "Semangat Membatu" selesai hanya dalam lima hari, sementara "Menolak Menyerah" dalam tujuh hari. Cepatnya proses penulisan ini diakui Rudi berkat bantuan asisten pelatih timnas Guntur Cahyo Utomo. "Kebetulan mas Guntur ini penulis juga, sehingga proses penulisan cepat. Dia kan pelaku langsung," tuturnya.(NET)

Medan-andalas Setelah melalui jalan yang cukup berliku, PSSI Pusat akhirnya mengakui legalitas PSMS Medan di bawah kepemimpinan Ketua Umum Fauzi Nasution untuk berlaga di Kompetisi Divisi Utama 2014-2015. Ketua Umum PSSI Pusat Djohar Arifin di Medan Jumat kemarin mengatakan, usai kongres di Surabaya, pihaknya telah menggelar rapat beberapa hari lalu membahas keabsahan PSMS Medan untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama. Dari rapat yang diikuti tim esco tersebut, diputuskan bahwa PSMS di bawah kepemimpinan Ketua Umum Fauzi Nasution lah yang akhirnya berhak berlaga di kompetisi Divisi Utama yang menurut rencana mulai bergulir April mendatang. Namun menurut dia ada beberapa hal yang harus dilakukan manajemen PSMS Medan secepatnya dalam waktu dekat ini, seperti misalnya dalam akte PT. PeSeMes yang lama masih tertera nama Beny Sihotang sebagai Ketua Umum PSMS Medan. "Pada akte yang baru nanti, nama Ketua Umum PSMS harus diganti dengan Fauzi Nasution. Kalau bisa secepatnya karena saat ini sedang dilakukan proses administrasi timtim peserta Liga Divisi Utama," katanya. Lebih lanjut ia mengatakan, dengan diakuinya PSMS pimpinan Fauzi Nasution oleh PSSI, maka

selanjutnya manajemen klub ini bisa fokus menyiapkan segala sesuatunya untuk menyongsong kompetisi yang tidak lama lagi akan bergulir seperti misalnya menyiapkan tim pemain maupun lainnya. Ia juga berharap manajemen dapat merangkul semua pihak, seperti Indra Sakti (Ketua Umum PSMS versi IPL) dan Beny Sihotang (Ketua Umum PSMS versi LPIS), demi mewujudkan kembali kejayaan tim kebanggan masyarakat Kota Medan agar dapat kembali berlaga di kasta tertinggi. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, lanjut dia, akibat dualisme yang terjadi pada PSMS, tim yang pernah jaya di era-70 hingga 80- an tersebut benar-benar hancur dan sama sekali tidak menujunjukkan "taji" nya di kancah persepakbolaan nasional. "Kalau kita gontok-gontokan dan terpecah, tidak ada yang diuntungkan. Kita bahkan samasama merugi. Kita harus berkaca dari pengalaman sebelumnya. Mari kita sama-sama bangun kembali PSMS Medan ini, agar kembali dapat berjaya," katanya. Direktur PT PeSeMeS Medan Syukri Wardi menyambut positif keputusan PSSI tersebut, karena dengan demikian mereka tidak akan terganggu lagi dengan hal-hal non teknis dalam persiapan menghadapi kompetisi Divisi Utama. "Saat ini sudah 22 dari 24 pemain yang menandatangani kontrak. Kami siap mengembalikan kejayaan PSMS," katanya.ANT-NET)

Belum Tentukan Legalitas PSMS KUBU PSMS Medan versi dr Muhammad Fauzi soal legalitas berkompetisi musim ini meredup kembali. Setelah sempat mendapat kabar dari ketua umum PSSI, Djohar Arifin tentang hasil rapat Exco, bahwa mereka diakui ternyata belumlah sah. Alhasil, dualisme PSMS Medan kembali ke puncak tertinggi. Pelatih Edi Syahputra harus kembali menahan selera menjalankan programnya. Pasalnya sekjen PSSI Joko Driyono mengaku belum menentukan nasib PSMS. CEO PT. Liga Indonesia belum memutuskan kepengurusan PSMS yang mana untuk berkompetisi. "Keputsan PSSI masih mengakui leadershipnya Indra Sakti Harahap. Memang ada fakta tentang dilakukannya RALB yang perlu dilakukan pendalaman dan ini tidak muda," ujar Joko Driyono saat workshop bersama media. Kata Joko bila nanti dalam pendalaman ditemukan hal yang krusial, maka dalam dua pekan ini akan diputuskan nasib PSMS. "Tapi sejauh ini ada tiga opsi untuk penyelesaian dualisme psms. Pertama ISH akan ditetapkan memjadi definitif atau dr Fauzi sebagai opsi kedua. Atau opsi ketiga menolak keduanya sekaligus menggelar ralb kembali," pungkasnya.(ANT-NET)

Kota Medan Jadi Tuan Rumah Kongres AFF Medan-andalas Kota Medan dipercaya menjadi tuan rumah kongres Asean Football Federation (AFF) 28-29 Maret 2014 dengan agenda membahas program kerja setahun ke depan. Ketua Umum PSSI Pusat, Djohar Arifin di Medan, Jumat, mengatakan, kongres yang digelar selama dua hari di salah satu hotel berbintang di Kota Medan tersebut akan diikuti perwakilan 12 anggota AFF. Diantaranya Indonesia selaku tuan rumah, Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja, Philipina, Timor Leste dan Australia. Kongres akan dipimpin Presiden Sepak Bola Asean, Tuanku Ahmadsyah, sekaligus sebagai Sultan Negeri Pahang Malaysia, dan membahas program kegiatan sepak bola ASEAN tahun 2014-2015. Dalam kongres tersebut, lanjut dia, salah satu yang menjadi pembahasan adalah bagaimana menjadikan Negara-negara Asean

dapat unjuk gigi di pentas Asia. "Ada kesepakatan Negaranegara Asean ini harus berperan di Asia. Jadi Negara-negara Asean tidak hanya bermain di level Asean, kita harapkan melonjak di level Asia," ucapnya. Menurut dia, kesepakatan tersebut, memperjuangkan empat negara yang menjadi peserta di Piala AFF di Myanmar menjadi juara. "Seperti Timnas U-19 Indonesia, Vietnam, Australia dan Thailand. Di Piala AFF ini empat negara ini harus maju dan dapat bersaing di level Asia," katanya. Salah satu yang akan diterapkan pada timnas keempat negara tersebut adalah dengan menggelar pertandingan persahabatan atau latihan bersama pada September mendatang. "Latihan bersama atau pemanasan September mendatang di Hanoi. Ini sebagai bentuk persiapan tim Asean menuju Piala AFF di Myanmar. Jadi, ada kesepakatan seperti itu dengan kebersamaan yang tinggi," ujarnya.(ANT)

Angkat Besi Kirim 10 Atlet ke Asian Games Jakarta-andalas Cabang olahraga angkat besi akan mengirim 10 atlet pada kejuaran Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, dengan komposisi enam putra dan empat putri. "Kami telah mengajukan sekitar 10 atlet angkat besi untuk ikut dalam kejuaraan Asian Games, mereka akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional," kata Pelatih Angkat Besi Lukman saat dihubungi di Jakarta, Sabtu kemarin. Lukman mengatakan tim angkat besi putra akan mengikuti pertandingan kelas 56, 62, 69 dan 77 kilogram, sementara putri mengikuti kelas 48, 53, 58 dan 63 kilogram. Menurut Lukman, lawan terberat Indonesia untuk cabang olahraga angkat besi kelas putra adalah China dan Korea Utara, sementara untuk kelas putri adalah Thailand, China, Korea Utara dan Kazakstan. "Secara menyeluruh, ini sudah level dunia, jadi butuh keseriusan dan dukungan, serta sinergi dari berbagai pihak," ujar Lukman. Lukman mengatakan, dalam

upaya mewujudkan impian pemerintah untuk membawa nama Indonesia ke dalam 10 besar, cabang olahraga angkat besi akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat mendukungnya. "Kalau bicara target, kami bicara dukungan. Kami harap pemerintah juga mendukung para atlet, pelatih dan elemen lain di angkat besi agar dapat mewujudkan citacita tersebut," kata Lukman. Lukman menambahkan, dukungan pemerintah berupa alokasi dana dan dorongan moril sangat dibutuhkan untuk mendongkrak semangat dan daya juang atlet, pelatih dan para pendukungnya. Lukman berharap, pemerintah dan pihak terkait dapat bersinergi untuk memperhatikan kesejahteraan para atlet dan pelatih. "Saya kira, pengalaman dari beberapa kejuaran yang lalu sudah kami lewati, sekarang harus lebih didukung lagi agar Indonesia betulbetul mampu masuk ke dalam 10 besar Asian Games," kata Lukman.(ANT)


EKONOMI BISNIS

Senin

10 Lenovo Sambut Imlek dengan Meluncurkan Promo

3 Februari 2014

Medan-andalas Lenovo merayakan Tahun Baru Imlek 2014 dengan meluncurkan promo Imlek bagi para wirausahawan dan pemilik usaha kecil menengah (UKM) yang ingin membeli notebook dan desktop baru untuk mendukung kinerja bisnis mereka. Promo Imlek Lenovo meliputi Kartu Speedy Inst@n Wi-Fi untuk koneksi supercepat 20Mbps selama 1.000 jam dengan kuota data tak terbatas, gratis voucher belanja Rp300.000, gratis kartu Starbucks Rp100.000, gratis Norton Internet Security, gratis wireless keyboard, dan gratis CD software Lenovo Small Business Basic.

Promo lainnya meliputi harga khusus untuk upgrade on-site warranty 3 tahun dengan harga mulai Rp349.000, diskon Rp1.000.000 untuk pembelian ThinkPad OneLink Dock, dan layanan gratis Keep Your Drive hingga 3 tahun yang memungkinkan pengguna menyimpan drive, meningkatkan keamanan data, dan mengurangi potensi risiko bagi perusahaan/organisasi yang menangani informasi bersifat sensitif. Lenovo melalui rilisnya, Rabu (29/1) menyebutkan promo Imlek ini berlaku untuk pembelian laptop Lenovo ThinkPad X1 Carbon, ThinkPad Yoga, X240, Helix, X230, T430, T440p, Edge 130, Edge 330, Edge E440, Edge E431, Edge E531, Lenovo B490; desktop Think-

Centre E72, E73, E92,\ E93, dan M73e (Tiny); desktop All-in-One (AIO) ThinkCentre E63z, dan E72z. Untuk harga produk-produk Lenovo bervariasi. ThinkPad X1 Carbon harga mulai dari Rp23 juta per unit, ThinkPad Yoga mulai dari Rp14.499.000, ThinkPad X240 mulai dari Rp17.500.000, ThinkPad Helix mulai dari Rp19.499.000, ThinkPad X230 mulai dari Rp15.740.000, ThinkPad T430 mulai dari Rp15.990.000, ThinkPad T440p mulai dari Rp17.500.000, ThinkPad Edge E130 mulai dari Rp5.290.000, ThinkPad Edge E330 mulai dari Rp5.499.000, ThinkPad Edge E440 mulai dari Rp5.999.000, ThinkPad Edge E431 mulai dari

Rp6.999.000. ThinkPad Edge E531 mulai dari Rp10.299.000, Lenovo B490 mulai dari Rp3.899.000, ThinkCentre E72 mulai dari Rp4.350.000 (tower) dan Rp5.825.000 (small form factor), ThinkCentre E73 mulai dari Rp7.950.000 (tower) dan Rp7.500.000 (small form factor), ThinkCentre E92 (tower) mulai dari Rp5.999.000, ThinkCentre E93 mulai dari\ Rp6.299.000 (tower) dan Rp9.599.000 (small form factor), ThinkCentre M73e

(Tiny) mulai dari Rp6.899.000, ThinkC e n t r e E62z AIO mulai dari Rp4.700.000, ThinkCentre E72z AIO mulai dari Rp6.000.000, ThinkCentre E92z AIO mulai dari Rp10.990.000, ThinkCentre E93z AIO mulai dari Rp12.000.000. UKM dapat memanfaatkan promo menarik yang berlaku hingga 15 Februari 2014 ini dengan mengalokasikan sebagian dana investasi TI mereka untuk membeli laptop, desk-

Alfamart Group Layani Pembayaran DOKU Wallet Medan-andalas PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., meluncurkan layanan terbarunya di awal tahun 2014 yakni pembayaran di konter dengan menggunakan DOKU Wallet. Sebagai sebuah perusahaan ritel yang menaungi jaringan ritel modern Alfamart, Alfamidi dan Lawson tentunya kerja sama tersebut dapat mempermudah pelanggannya dalam bertransaksi. andalas/ist

Sedangkan bagi PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU) sebagai penyedia layanan DOKU Wallet, kerja sama strategis ini diharapkan dapat semakin memberikan kenyamanan bagi penggunanya dengan diperluasnya titik top up (isi ulang), mengingat jaringan ritel yang dimiliki PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. cukup luas cakupannya ditambah lagi dengan jaringan toko DAN+DAN dan Alfa Express yang masih dalam satu group.

DIABADIKAN - Dari kiri ke kanan: Nabillah Assalgof, Himelda Renuat Chief Marketing Officer DOKU Wallet,Velina Yulianti-Managing DIrector Alfamidi, Fernia Rosalie Kristanto-Managing DIrectorDAN+DAN diabadikan bersama. “Kerja sama ini sebagai bukti komitmen kami di dalam memberikan pelayanan lebih kepada pelanggan,” kata Solihin, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, kemarin. Solihin menambahkan, selain untuk pembelanjaan, jaringan ritel pihaknya juga melayani isi ulang (top-up) DOKU Wallet dengan besaran mulai dari Rp 20.000

hingga Rp 500.000. Lebih lanjut Solihin memaparkan, layanan DOKU Wallet juga dapat digunakan untuk berbelanja online di www.alfaonline.com. Ia tidak menargetkan adanya peningkatan penjualan maupun pelanggan dari adanya layanan tersebut, namun dirinya yakin bahwa layanan DOKU Wallet ini akan terus berkembang.

“Sebenarnya cara pembayaran seperti ini bukan yang pertama di Alfamart khususnya, karena kasir kami juga melayani pembayaran ewallet sejenis yang perkembangannya cukup bagus. Kami optimis, DOKU Wallet ini juga akan diminati pelanggan kami,” paparnya. Sementara itu, Chief Marketing Officer DOKU Himelda Renuat mengatakan, DOKU

Wallet merupakan dompet virtual yang bersifat terbuka dan dapat digunakan oleh siapa saja, baik mereka yang memiliki rekening bank maupun tidak, dengan atau tanpa kartu kredit. “Melalui kerja sama ini, kini baik pengguna DOKU Wallet maupun pelanggan setia Alfamart group dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari secara off-line dan tetap melakukan pembayaran secara online,” ujar Himelda Renuat. Optimisme Himelda pun bukan tanpa alasan. Ia melihat masyarakat pengguna internet dan transaksi online (e-commerce) di Indonesia terus mengalami peningkatan sehingga menjadi potensi tersendiri bagi bisnis DOKU Wallet. “Kerja sama dengan Alfa Group tersebut merupakan satu terobosan baru untuk membidik konsumen ritel karena mudahnya menggunakan layanan ini, cukup daftar ke web, setor uang, dan bisa top-up (isi ulang),” pungkas Himelda adanya peningkatan berarti dari kerja sama dengan Alfamart. Untuk dapat menikmati layanan DOKU Wallet, pelanggan Alfamart, Alfamidi, Lawson, Alfa Express dan DAN+DAN harus terlebih dahulu melakukan pendaftaran di situs DOKU Wallet www.dokuwallet.com. (SIONG)

Pemda Kurang Perhatikan Industri Kerupuk Gayo Lues Masyarakat di Daerah Kabupaten Gayo Lues yang memiliki sebelas kecamatan, masih tak kunjung bisa mandiri. Pasalnya, makanan ringan saja masih harus didatangkan dari luar daerah kabupaten. Salah satu faktornya akibat Pemerintah daerah tidak mau memberdayakan prekonomian masyarakat dengan cara membimbing, membina atupun memberikan modal bagi pengusaha kecil-kecilan.

S

elama ini, kebanyakan masyarakat hanya mendidirkan usaha sendiri tanpa ada dukungan dari pihak pemerintah daerah setempat. Wajar saja, ketika berkekurangan modal, usaha warga langsung tutup dan tidak bisa dibuka lagi untuk

PLAZA 12.45-15.10-17.35-20.00 HERMES XXI SUN 12.00-14.25-16.50-19.1521.40

memenuhi pasar. “Usaha kerupuk kami ini baru berjalan beberapa bulan, belum pernah ada bantuan dari pemerintah daerah. Baik itu berupa dana, maupun peralatanperalatan yang kami butuhkan,” kata Anitah warga Aeh Sejuk Penggalangan Blangkejeren, Rabu (29/1). Untuk memulai usahanya, Anitah mengaku harus mencari uang pinjaman sebanyak Rp 15 juta. Dengan jumlah uang tersebut, dia membeli mesin cetak kerupuk, tempat memasak serta salah satu sepeda motor bekas untuk bisa mengantar kerupuk ke setiap desa di 11 kecamatan. Merasa usaha yang dilakoninya lumayan lancar diminati warga, iapun mencari dua anggota agar setiap hari bisa memproduksi kerupuk untuk bisa dijual ke para konsumen di masing-masing kampung, sehingga penggemar kerupuk tidak kecewa. “Selama ini hampir semua barang dipasok dari Medan, baik

THAMRIN PALLADIUM 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 PALLADIUM THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 HERMES XXI PLAZA BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

itu telur ayam, ayam ras merah, kerupuk dan lain sebagainya. Padahal jika dibina dan diberi modal, pasti ada warga Gayo Lues yang bisa menekuni usaha tersebut,” katanya. Kini usahanya tersebut sudah mulai membuahkan hasil. Dalam sehari, ia sudah mampu menggoreng 150 plastik dengan harga jual ke masyarakat Rp 8 ribu, dalam satu bungkus plastik diberi isi sebanyak 20 kerupuk kentang dengan harga eceran per kerupuk Rp 500. “Bahahnnya kami buat dari tepung terigu, ketumbar, bawang putih dan lain-lain. Semuanya dicetak di sini, setelah di cetak, maka harus dijemur selama satu setegah hari. Barulah digoreng dengan menggunakan kayu baker,” jelasnya. Dalam sehari, keuntungan yang didapatinya mulai meningkat secara bertahap, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. Dan modal yang dipinjamnya dulu perlahanlahan mulai dikembalikan

PALLADIUM PLAZA HERMES XXI SUN THAMRIN BINJAI 13.00-15.00-17.00-19.0021.00

harian andalas | Hal.

top, dan desktop AIO baru untuk meningkatkan produktivitas di 2014. Lenovo adalah perusahaan teknologi bernilai US$34 miliar pembuat PC terbesar di dunia dan pemimpin PC Plus yang sedang menanjak--melayani konsumen di lebih dari 160 negara. Didedikasikan untuk menciptakan PC dan perangkat internet bergerak, bisnis Lenovo dibangun di atas inovasi produk, rantai suplai global yang sangat efisien dan eksekusi strategis yang kuat. Lenovo yang termasuk dalam daftar perusahaan Fortune 500, memiliki pusat riset yang besar di Yamato, Jepang; Beijing, Shanghai dan Shenzhen, China; dan di Raleigh, North Carolina. (GUS)

Tahun Kuda Diharapkan Ada Pertumbuhan Ekonomi Medan-andalas Sifat kuda yang kuat dan lincah pada perayaan Imlek 2565 diharapkan ada pertumbuhan ekonomi Sumut secara rata-rata. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi maka krisis listrik dan gas di Sumut juga bisa teratasi, sehingga para pengusaha tidak ada lagi yang mengeluh. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Ir H T Erry Nuradi MSi saat bersilaturahmi pada perayaan imlek 2565 di rumah tokoh Tionghoa Sumut, dr Sofyan Tan, Jumat (31/1). “Saya harapkan agar krisis listrik dan gas yang terjadi di Sumut belakangan ini dapat teratasi di tahun shio Kuda Kayu ini,” kata Wagubsu. Wagubsu juga menilai, perayaan Imlek di Kota Medan juga penuh dengan keberagaman. Toleransi masyarakat Sumut terhadap hari-hari besar keagamaan cukup tinggi. “Di Sumut, soal toleransi keberagaman tak usah diragukan lagi. Ini juga sudah terbukti dari kehidupan masyarakat kita yang berasal dari banyak etnis,” ujarnya seraya mencontohkan pada perayaan imlek yang digelar di rumah salah satu tokoh Tionghoa Sumut, Sofyan Tan. Menurutnya, perayaan imlek yang digelar tokoh Pendidikan ini mampu menunjukan keberagaman beragama di Sumut. “Saya selalu menyempatkan diri untuk berkunjung kesini, apalagi Sofyan Tan merupakan salah satu tokoh di Sumut yang memiliki jiwa sosial yang tinggi kepada masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Sofyan berharap pada tahun kuda kayu ini ada perubahan untuk Indonesia. Di tahun ini masyarakat mempunyai kesempatan untuk merubah negeri ini lewat Pileg dan Pilpres. “Kuda itu kuat dan lincah. Ibaratnya Indonesia itu adalah mobil. Penumpangnya itu rakyat, dan supirnya adalah pemimpin. Semoga kita dapat menghasilkan supir yang mampu membawa Indonesia lebih baik,atau mempergunakan sumber daya alam yang kita miliki,” ucapnya. Seperti perayaan imlek-imlek sebelumnya, tradisi yang biasa dilakukan Calon DPR RI dari Partai PDIP Perjuangan ini adalah sembayang di Vihara. Tradisi ini telah dilakukannya pada Kamis (30/1) malam bersama para keluarga. “Jadi usai sembayang di vihara, hari ini saya membuka open house kepada semua rekan saya. Ini tradisi yang sudah saya lakukan sejak tahun 1995,” ucap Sofyan Tan. Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat seperti Wagubsu, Anggota DPD RI, Parlindungan Purba, tokoh agama, kader partai, jurnalis dan lainnya. Menurutnya, kedatangan Wagubsu juga bukan sebagai pejabat dan hubungan birokrasi, melainkan sebagai sahabat yang sudah lama ia kenal. “Sebelum jadi Wagubsu, beliau juga sering hadir kalau saya undang,” sebutnya. Sebelum bersilaturahmi ke rumah Sofyan Tan, Wagubsu juga sempat mengikuti perayaan imlek di rumah Tjong Afie. (SIONG)

andalas/anuar syahadat

KERUPUK - Anitah pengusaha kerupuk warga Aih Sejuk Penggalangan Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, menyiapkan kerupuk pesanan warga bersama salah satu anggotanya. Industri kerupuk ini adalah satu-satunya di Kabupaten Gayo Lues. dengan cara mengangsur. “Kami berharap kepada pemerintah daerah agar memperhatikan pengusaha yang kecil, baik itu usaha kerupuk,

PLAZA 12.00-14.15-16.30-18.4521.00 PALLADIUM BINJAI 12.15-14.30-16.45-19.0021.15

usaha keripik, maupun peternak ayam di kampong. Sehingga kebutuhan untuk wilayah Gayo Lues tidak perlu dipasok dari luar,” pintanya. (NUAR)

HERMES XXI SUN 12.30-15.15-18.00-20.45

HERMES XXI SUN 13.45-17.05-20.25

HERMES XXI BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

THAMRIN 17.00-20.10


KOMUNITAS

Senin 3 Februari 2014

STM Griya Sahabat Arby Peringati Maulid Nabi

andalas/asril tanjung

RELIGI - Sejumlah putra putri Komplek Griya Sahabat Arby melantunkan beberapa lagu religi, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (1/2) malam. Medan-andalas Keluarga Besar Serikat Tolong Menolong Komplek Griya Sahabat Arby memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Sabtu (1/2) malam di Perumahan Griya Sahabat Arby Jalan Pasar III Tembung. Peringatan maulid yang diwarnai penampilan ibu dan anak-anak Komplek Griya Sahabat Arby yang mengumandangkan lagu-lagu religi tersebut diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh Sukri Ramadan dan saritilawah oleh Nuraini. Hadir pada peringatan maulid tersebut Ketua dan Sekretaris STM Griya Sahabat Arby Marataon Nasution dan Wakil Ketua/Sekretaris Rahmat, Bendahara Nila Ariyanti, Pembina dan Penasehat STM Griya Sahabat Arby Sofyan Harahap dan Rahmat Harahap, Kepala Lingkungan 3 dan 5, Budiono SE Caleg DPRD Deli Serdang Dapil 2 Kecamatan Percut Sei Tuan, warga Komplek Griya Sahabat Arby serta warga sekitar komplek tersebut. Ketua STM Griya Sahabat Arby Marataon Nasution dalam kesempatan tersebut mengemukakan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan tersebut merupakan program rutin STM Griya Sahabat Arby dalam memperingati hari-hari Islam. "Terlaksananya kegiatan tersebut tidak terlepas dari bantuan dan dukungan para warga Griya Sahabat Arby dan pengurus serta anggota STM Griya Sahabat Arby yang secara suka rela memberikan bantuan, baik moril maupun

materil. Di samping itu, juga berkat partisipasi salah seorang Caleg DPRD Deli Serdang Dapil 2 Kecamatan Percut Sei Tuan Budiono SE dan tokoh masyarakat lainnya di Lingkungan 3 dan 5 Pasar III dan Pasar 5 Tembung," ujar Marataon. Sementara, Drs Syamsuddin Nur dalam tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW mengatakan, penyampai tausiah mengemukakan, momentum Maulid Nabi seharusnya menjadikan kita lebih mencintai Nabi Muhammad SAW. Lalu kecintaan itu membuat kita mengikuti beliau dan meneladaninya. Jangan sampai, maulid Nabi justru membuat kita semakin jauh dari sunnahnya. Untuk lebih mencintai Nabi, mendekati tanggal 12 Rabiul Awal yang diyakini sebagai hari kelahiran Rasulullah, Maulid Nabi, perlu kita putar kembali ingatan kita kepada besarnya kasih sayang dan pengorbanan beliau untuk umatnya. "Ada 3 kasih sayang dan pengorbanan Rasulullah SAW, yakni selalu menginginkan keselamatan dan kebaikan bagi umatNya,memberi syafaat bagi umatNya dan meringankan sakaratul maut umatNya, ujar Syamsuddin. Lebih lanjut, kata ustaz Syamsuddin, Nabi Muhammad diutus kedunia ini salah satunya untuk memperbaiki akhlak manusia. "Rasul itu dijamin masuk surga. Peringatan maulid ini untuk merajut silaturahim. Untuk itu, marilah kita terus meningkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan terutama di komplek Griya Sahabat Arby dan masyarakat sekitarnya," ajak ustaz Syamsuddin. (RIL)

harian andalas | Hal.

11

Dihadiri Caleg DPR RI Anita Gizelle Lubis

Ephorus HKBP Pimpin Peletakan Batu Pertama Gedung Raja Pontas Lumbantobing Pearaja-andalas Pimpinan Hurian Kristen Batak Protestan (HKBP) mendirikan gedung serba guna Raja Pontas Lumbantobing, di Komplek Kantor Pusat HKBP, Pearaja, Tarutung, Kamis (30/1). Pembangunan gedung serba guna untuk kepentingan jemaat HKBP ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin langsung Ephorus HKBP Pdt PWT Simarmata, Sekretaris Pdt Mori Sihombing, 3 Pimpinan Departemen serta ratusan pendeta dari Distrik yang ada di tanah air. Turut juga hadir Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Sumut 2 Anita Gizelle Lubis dan utusan Pemkab Taput yang diwakili Asda II dan utusan dari keturunan Raja Pontas Lumbantobing. Gedung serbaguna berdua lantai itu di arsiteki oleh mantan Rektor HKBP Nommensen Ir Patar Pasaribu dan 2 orang rekannya seperti Ir Ojak Sihotang. Ephorus HKBP Pdt PWT Simarmata menyampaikan, bahwa pendirian bangunan itu dilakukan untuk mengenang jasa dan kepedulian Raja Pontas Lumbantobing sewaktu kehadiran IL Nommensen, missionaris asal Jerman yang membawa masuk agama Kristen di Tanah Batak. "Waktu itu, hanya Raja Pontas Lumbantobing-lah yang pertama mau menerima kehadiran IL

andalas/hotbin purba

PELET AK AN BA TU PER PELETAK AKAN BATU PERTTAMA - Anita Gizelle Lubis utusan Parompuan (perempuan) HKBP saat melakukan peletakan batu pertama Gedung Serba Guna Raja Pontas Lumbantobing di Komplek Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung, Kamis (30/1). Nommensen, sehingga penyebaran agama Kristen berhasil dilakukan hingga saat ini di tanah Batak," jelas Pdt PWT Simarmata. Sebab waktu itu, katanya, tanah Batak masih diselimuti ajaran animisme (tidak punya agama) dan hanya Raja Pontas Lumbantobinglah yang mau menerima ajaran sekaligus melindungi IL Nommensen dari ancama-ancaman dari kalangan orang Batak sejak menginjakkan kaki di daerah Rura Silindung (istilah kota Tarutung). "Sehingga agama Kristen dapat berkembang dan menjadi cikal bakal berdirinya gereja HKBP saat ini," pungkas Simarmata.

Mendengar kisah pendirian gedung tersebut, salah satu utusan keturunan Raja Pontas Lumbantobing yang sengaja datang dari Jakarta, sangat berterima kasih akan pendirian gedung tersebut untuk mengenang jasa dan kepedulian Raja Pontas Lumbantobing. Bahkan pihak keluarga berjanji akan memberikan sumbangsihnya, namun terlebih dahulu mengadakan rapat di internal keluarga keturunan Raja Pontas Lumbantobing di Jakarta dan di Medan. "Kami selaku keturunan dari Raja Pontas Lumbantobing sangat berterima kasih akan kepe-

dulian HKBP dengan mendirikan sebuah gedung serbaguna di sini dengan nama nenek kami Raja Pontas Lumbantobing. Dan sebagai wujud terimakasih, kami juga akan memberikan sumbangsih berupa doa dan juga dana sehingga pembangunannya cepat selesai nantinya," ungkap salah satu keturunan Raja Pontas Lumbantobing di hadapan Pimpinan HKBP dan ratusan undangan lainnya. Selaian utusan keturunan Raja Pontas Lumbantobing, utusan dari Parompuan (perempuan) HKBP Anita Gizelle Lubis yang saat ini menjadi Caleg DPR RI Nomor Urut 8 dari Partai Golkar Dapil Sumut II juga berterima kasih, karena bisa menghadiri momen bersejarah itu. Sebagai wujud kepedulian dan terimakasihnya kepada HKBP, Anita Gazelle Lubis yang datang dari Jakarta ditemani suaminya marga Simarmata itu langsung memberikan sumbangan sukarela sebanyak Rp 50 juta kepada pihak panitia untuk pembangunan gedung serbaguna itu. "Mudah-mudahan dengan dana yang sedikit ini bisa dipergunakan untuk pembangunan gedung berharga dan bersejarah ini. Dan bila Tuhan mengizinkan saya masuk menjadi anggota DPR RI nanti, lebih dari situ akan saya berikan kepada HKBP yang kita cintai ini," ujar Anita Gizelle Lubis di hadapan Pimpinan HKBP dan ratusan undangan lain yang hadir. (HOT)

Pengurus Korpri PDAM Tirtanadi Dikukuhkan

andalas/hs poetra

DIABADIKAN - Pengurus KORPRI Unit PDAM Tirtanadi Periode 2014-2019 diabadikan usai dikukuhkan. Medan-andalas Wakil Ketua Korpri Provinsi Sumatera Utara Dr Arsyad Lubis MM mengukuhkan pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Unit PDAM Tirtanadi periode 2014-2019 di Aula Kantor PT Perkebunan, Jalan Jamin Ginting Km 13 No 45, Medan, Selasa (28/1). Pengukuhan pengurus dalam rangka memantapkan konsolidasi organisasi dan penguatan kelembagaan Korpri Unit PDAM Tirtanadi ini bersamaan dengan pengukuhan Pengurus Korpri Unit PT Perkebunan Provinsi Sumatera Utara. Kepengurusan Korpri Unit PDAM Tirtanadi yang dikukuhkan yakni Pembina: Mangindang Ritonga SE MM (Direktur Operasi), H Ahmad Thamrin SE MPsi (Direktur Administrasi & Keuangan), Ir H Tamsil Lubis (Direktur Perencanaan & Produksi). Kemudian Pengurus: Ir H Delviyandri MPsi (Ketua), Jumirin, SE Ak MSi (Wakil Ketua I), Syahrim SE (Wakil Ketua II), Aruna Irani SE (Ketua Sub Bidang Organisasi & Kelembagaan), Nurlely ST (Ketua Sub Bidang Pembinaan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan), Syawal Hutasuhut SH MSi (Ketua Sub Bidang Perlindungan dan Bantuan Hukum), Drs Hasri Sahran Ritonga (Ketua Sub Bidang Usaha). Tauhid Ichyar ST MT (Ketua Sub Bidang Kerohanian, Olahraga dan Sosial Budaya), Frida Yunita Pohan SPsi (Ketua Sub Bidang Peningkatan Peran Perempuan dan Pengabdian Masyarakat), Nurlin (Ketua Sub Bidang Pengendalian). Dalam sambutannya Arsyad Lubis mengatakan bahwa KORPRI adalah satu-satunya wadah berhimpun dan pembinaan Pegawai Republik Indonesia yang peran dan kiprahnya tidak terlepas dalam kedinasan sebagaimana tertuang

dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Korpri. Sebagai anggota KORPRI harus selalu berpegang pada doktrin KORPRI yaitu Bhinneka Karya Abdi Negara yang berarti walaupun Pegawai Republik Indonesia melaksanakan tugas di berbagai bidang dengan jenis karya yang beraneka ragam tetap satu dalam rangka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. "Saya harap seluruh pengurus dan anggota KORPRI agar menjaga kewibawaan organisasi untuk mendapatkan simpati dari masyarakat," kata Arsyad Lubis. Pembina Korpri Unit PDAM Tirtanadi Ahmad Thamrin mengatakan bahwa keberadaan Pegawai PDAM Tirtanadi sebagai anggota KORPRI sesuai dengan ART KORPRI yang disebutkan bahwa anggota KORPRI terdiri dari PNS, pegawai BUMN/BUMD serta anak perusahaannya, sehingga Pegawai PDAM Tirtanadi mempunyai fungsi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai penggerak roda birokrasi dan pelayanan masyarakat dan dituntut untuk mengedepankan peran sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah. Sementara Delviyandri seusai pengukuhannya sebagai ketua mengatakan bahwa Korpri telah mereformasi dirinya dengan paradigma baru yang demokratis, mandiri, netral, bebas profesional, aktif, produktif, dan bertanggung jawab. Ke depannya Korpri Unit PDAM Tirtanadi akan melaksanakan program kerja Korpri di antaranya safari donor darah, pelatihan pengembangan usaha mikro, membentuk Badan Pembina Olahraga (BAPOR) Korpri. (GUS)

BARONGSAI - Atraksi barongsai dalam perayaan pergantian Tahun Baru Imlek bagi warga Tionghoa di Vihara Maitreya Cemara Asri, Jumat (31/2) dini hari.

Jhonny Nadeak Gotong Royong Bersama Warga Perbaiki Jalan Rusak Medan-andalas Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Anggota DPRD Kota Medan Jhonny Nadeak SPd, MH bersama warga dan Pemuda Gereja HKBP Indra Kasih bergotong royong memperbaiki Jalan Gereja, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (31/1) pagi. Sebab, kondisi jalan ini sudah lama dikeluhan masyarakat karena kondisinya yang rusak parah. Dalam aksi gotong royong yang turut dihadiri pimpinan Gereja HKBP Indra Kasih Pdt Rita Sitanggang dan sejumlah pengurus serta tokoh Gereja HKBP Indra Kasih tersebut, para pemuda gereja tampak antusias memperbaiki jalan yang berlubang menggunakan bahan material seperti pasir dan batu. Kepada wartawan Jhonny Nadeak mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya warga sekitar yang sudah lama mengeluhkan kerusakan jalan tersebut, seperti jalan berlubang dan berlumpur dikala hujan turun. “Kegiatan seperti ini salah satu kewajiban kita sebagai wakil rakyat menyikapi keluhan warga. Kita tulus memberikan bantuan untuk memperbaiki jalan ini menunggu ada perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan, dan kita akan usulkan supaya dalam tahun ini bisa diperbaiki,” kata

Jhonny. Selain itu, menurut Jhonny Nadeak yang duduk di Komisi A DPRD Kota Medan ini, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menggalakkan kembali budaya gotong royong di tengah-tengah masyarakat, sekaligus membina pemuda Kristen agar lebih peduli terhadap keluhan masyarakat dan lingkungan sekitar. Jhonny yang juga Caleg DPRD Kota Medan nomor urut 2 dari Partai Hanura ini mengatakan, upaya perbaikan jalan yang rusak dengan melakukan gotong royong bersama-sama dengan unsur masyarakat akan dilakuakan berkesinambungan. Sebab, sejauh ini cukup banyak jalan yang rusak karena luput dari perhatian Pemko Medan. “Di daerah daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Medan Tem-

bung, Medan Timur, dan Medan Perjuangan cukup banyak jalan yang rusak. Hal ini bisa jadi karena keterbatasan anggaran dan juga karena luput dari perhatian Pemko Medan. Jadi, kita wajib memperbaikinya menunggu ada perbaikan dari Pemko Medan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, pimpinan Gereja HKBP Indra Kasih Pdt Rita Sitanggang mengapresiasi peran Anggota DPRD Kota Medan Jhonny Nadeak yang memprakarsai aksi gotong royong melibatkan Pemuda HKBP Indra Kasih untuk memperbaiki Jalan Gereja yang sudah lama dikelurhkan warga. “Kita mengucapkan terima kasih atas bantuan dan partisipasi pak Jhonny Nadeak dalam menggerakkan aksi gotong royong ini. Manfaat kegiatan seperti ini bukan hanya bermanfaat bagi umat Kris-

ten tetapi juga berguna untuk masyarakat banya,” katanya. Menurut Rita, kegiatan tersebut juga sangat mendukung program Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) tahun 2014 yang dicanangkan sebagai tahun kebangitan remaja-pemuda HKBP agar pemuda siap dalam menghadapi tantangan zaman dan lebih peduli kepada masyarakat banyak dan lingkungan sekitar. “Tahun 2014 ini merupakan tahun remaja-pemuda HKBP. Kita ingin mempersiapkan generasi muda yang menghadapi tantangan zaman. Jadi, aksi gotong royong ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemuda HKBP terhadap masyarakat banyak dan lingkungan,” tandasnya. (BEN)

FOTO BERSAMA Anggota DPRD Kota Medan Jhonny Nadeak dan pimpinan Gereja HKBP Indra Kasih Pdt Rita Sitanggang foto bersama pemuda gereja usai bergotongroyong memperbaiki Jalan Gereja. andalas/robenson


SUMATERA UTARA 12 Rayakan Imlek, Ribuan Warga Padati Vihara

Senin

harian andalas | Hal.

3 Februari 2014

Drs Bambang Sudaryono Kabag Humas PP T Tinggi

Binjai-andalas Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat datang dan memadati kawasan Jalan Jendral Sudirman Kota Binjai, menyusul berlangsungnya malam penyambutan dan perayaan Tahun Baru Imlek 2565 di lingkungan Vihara setia Budha Kota Binjai, sejak Kamis (30/1) malam hingga Jumat (31/1) dinihari.

LANTIK - Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan saat melantik sejumlah pejabat Pemko Tebing Tinggi. Tebing Tinggi-andalas Akhirnya mutasi di lingkungan Pemko Tebing Tinggi terlaksana juga, Kamis (29/1) di Gedung Balai Kartini setelah tertunda beberapa kali karena berbagai alasan dan pertimbangan. Salah satu pejabat yang terkena mutasi Kepala Bagian Humas PP Ahdi Sucipto SH digantikan Drs Bambang Sudaryono yang sebelumnya Camat Padang Hulu. Dihadiri Wakil Wali Kota, Wakapolres Tebing Tinggi, Sekdako dan Kepala SKPD di jajaran Pemko, Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM dalam amanatnya menegaskan, mutasi kali ini dilakukan setelah dilakukan pertimbangan dengan berbagai alasan terutama menyangkut Kompetensi seseorang untuk menduduki satu jabatan dan disesuaikan dengan keilmuan dimiliki. Untuk itu, wali kota minta para pejabat yang baru dilantik agar sesegera mungkin untuk menyesuaikan diri dilingkungan kerjanya masing-masing.

Dari 190 orang dilantik hari itu terdapat pejabat eselon II Kadis Pertanian Syaiful Fachri SP MSi menjadi Kadis Sosial menggantikan Drs H Hasanuddin Siregar, yang ditempatkan sebagai Staf Ahli dan Ny Marimbun Marpaung SP MSi sebelumnya Sekretaris Bappeda menjadi Kadis Pertanian. Dra Sri Wahyuni yang sebelum salah satu Kabid di BPMK dilantik menjadi Kaban yang selama ini dijabat pelaksana karena pejabat lama Drs H Nizar Rangkuti sudah menjalani purna bakti. Camat Padang Hulu diisi Fadli Isya SSSTP, dan Kabag Pemerintahan yang selama ini dijabat Pelaksana diisi Sri Imbang Jaya Putra SSTP yang sebelumnya Camat Tebing Tinggi dan digantikan Syahdamayanto S STP sebelumnya Camat Bajenis yang diisi Surya Dharma SH sebelumnya Sekretaris Camat Rambutan dan Camat Padang Hilir sebelumnya dijabat Feri SSTP digantikan Dedi Parulian Pasaribu SSTP. (MET)

Warga sangat antusias menyaksikan perayaan khas Tionghoa tersebut. Bahkan beberapa diantaranya harus rela berdesak-desakan di sekitar kawasan vihara dan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman guna menyaksikan secara langsung momen perayaan. Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi mengapresiasi dan menyatakan rasa bangganya terhadap antusiasme warga Kota Binjai yang ingin menyaksikan langsung momen perayaan malam Tahun Baru Imlek. Dikatakan, dirinya sangat bangga kepada seluruh masyarakat Kota Binjai yang selama tiga tahun kepemimpinannya, toleransi antarumat beragama sangat tinggi. Menjadikan suatu perbedaan sebagai kebersamaan untuk membangun Kota Binjai menjadi Kota yang lebih maju dan

Bupati Sergai Terima LHP dari BPK RI Perwakilan Sumut

SERAHKAN LAPORAN - Kepala Perwakilan BPK RI Wilayah I Sumut, Muktini SH menyerahkan LHP kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup Syahrianto SH dan Ketua DPRD H Azmi Yuli Sitorus SH MSP di kantor BPK RI Wilayah I Perwakilan Sumut. Sei Rampah-andalas Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman menerima penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, belum lama ini. Hadir pada acara itu, Wakil Bupati Syahrianto SH, Ketua DPRD H Azmi Yuli Sitorus SH MSP, Kadis PPKA H Agus Tripriyono SE MM Ak, In-

spektorat H Gustian SE Ak MM, Sekretaris Dewan Suprin, Kepala Perwakilan BPK RI Wilayah I Sumut Muktini SH, Kasubbag Setkanla Iskandar Setiawan SE, dan Kasubbannel Sumut I R Aryo SB SE MMAk Bupati Sergai Ir H Soekirman melalui Kabag Humas Dra Indah Dwi Kumala menyampaikan hal itu di kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, kemarin. Pada acara itu, Bupati Soekirman me-

nyampaikan terima kasih kepada BPK RI Wilayah I Perwakilan Sumut yang telah menyerahkan LHP atas belanja modal serta belanja barang dan jasa tahun anggaran 2013. Dan perlu diketahui bersama walaupun tahun 2013 Pemilihan Kepala Daerah (Pilgubsu), Bupati dan Wabup Sergai ikut dalam Calon Pilgubsu, tetapi perencanaan pembangunan di tanah bertuah negeri beradat tetap berjalan lancar. (RYAD)

SAMBUT - Wali Kota Binjai HM Idaham disambut pengurus dan tim barongsai, pada perayaan dan penyambutan Tahun Baru Imlek. berkembang. “Saya sangat bangga kepada seluruh masyarakat Kota Binjai yang menjunjung tinggi nilai-nilai perbedaan, terbukti dengan antusias masyarakat ingin menyaksikan perayaan Tahun Baru Imlek 2565,” kata Idaham. Memasuki tahun kuda ini, Idaham meminta kepada warga Kota Binjai untuk menjaga hubungan baik dan kerukunan antarumat beragama dan

setiap suku bangsa di Kota Binjai. Ia juga berharap agar kota Binjai selalu dalam keadaan kondusif, sehingga mampu mempengaruhi perkembangan ekonomi masyarakat secara lebih baik lagi. “Apa yang kita lakukan ini merupakan bentuk rasa solidaritas kepada saudara kita yang merayakan Imlek. Warga Binjai sangat menghargai perbedaan yang ada. Semoga hubungan baik terjalin selama ini

Warga Minta Pemerintah Bangun Jembatan Tanjung Morawa-andalas Warga Desa Bangun Sari Tanjung Morawa minta pemerintah, membangun jembatan penyeberangan di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) kilometer 13,3 Medan-Tanjung Morawa, khususnya yang dekat dengan Gang Mardisan, karena di tempat ini sering terjadi kecelakaan lalu-lintas yang sampai merenggut nyawa pengendara kendaraan maupun pejalan kaki. Rahmat Kurniawan SSos, salah seorang warga Desa Bangun Sari yang sering merasa resah kalau anaknya masih sekolah di sekolah dasar pulang atau pergi melintas di daerah tersebut. ‘’Saya sebagai orang tua sering resah apabila anak saya yang masih SD pergi dan pulang melintasi jalan lintas Sumatera kilometer 13,3,"katanya. Apalagi bila melintas dari Gang Mardisan untuk menyeberang karena pergerakan lalu-lintas sangat cepat sekali dan ditambah kondisi jalan menanjak, sering membuat pengendara jalan yang sedang melaju kencang dari arah Medan tidak melihat datangnya kendaraan dari arah berlawanan, sehingga sering terjadi tabrakan. Menurut aktivis KNPI Deli Serdang ini, pada jam kerja dan jam sekolah di lokasi ini pergerakan lalu-lintas sangat padat ditambah lagi kelakuan para pengendara kendaraan yang sering memacu kecepatan kendaraannya di tengah situasi padat lalu-lintas yang akibatnya sering terjadi tabrakan antara pengendara kendaraan dengan pengendara kendaraan lain, juga pejalan kaki dengan pengendara kendaraan. ’Hal ini (kejadian kecelakaan lalulintas) sering terjadi di lokasi tersebut sehingga pemerintah kami harapkan melihat, mendengar serta berbuat untuk mengantisipasi dan mencegah kerawanan kecelakaan lalu lintas di Desa Bangun Sari. "Salah satu caranya membangun jembatan penyebera Rahmat Kurniawan SSos ngan, khususnya di Jalinsum kilometer 13,3 berdekatan dengan Gang Mardisan,’’ pungkas Rahmat. (BOB)

Jadikan Maulid Momentum Kokohkan Ukhuwah Islamiyah Sei Rampah-andalas Jadikanlah momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wadah silaturahmi untuk dapat mempererat kekerabatan dan menumbuhkembangkan ukhuwah Islamiyah serta memberikan suatu kesejukan, kedamaian dan toleransi sesamanya. Bupati Segai Ir H Soekirman mengemukakan hal itu pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H / 2014 M di Lapangan PT Indosat Desa Pantai Cermin Kiri Kecamatan Pantai Cermin, kemarin. Hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Syahrianto SH, Ketua DPRD H Azmi Yuli Sitorus, Dandim 0204/DS, mewakili Kapolres Sergai dan Kajari Sei Rampah, Ny Sri S Syahrianto, Ketua DWP Hj Imas Haris Fadillah, Kepala SKPD dan Camat se-Sergai, Kakan Kemenag dan Ketua MUI Sergai, Muspika dan para Kepala Desa se-Kecamatan Pantai Cermin,

SAMBUT AN - Bupati Sergai Ir H Soekirman, memberikan sambutan di hadapan masyarakat pada Peringatan Maulid Nabi MuSAMBUTAN hammad SAW di Lapangan PT Indosat Desa Pantai Cermin Kiri Kecamatan Pantai Cermin. tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda. Diharapkan dengan kegiatan ini, kata bupati, masyarakat dapat

mengambil pelajaran dari peringatan ini dan mengimplementasikan dalam kehidupan seharihari baik bermasyarakat, ber-

bangsa dan bernegara. Di samping itu hendaknya kita meneladani sikap dan akhlak Nabi Muhammad SAW yakni adil dan

jujur sehingga dapat membangun bangsa menuju peradaban yang tinggi. "Kepada pemuka agama, tokoh masyarakat dan para pemuda diimbau agar saling bahu membahu dan bergandengan tangan memelihara persatuan dan kesatuan khususnya di Kabupaten Sergai agar aman, tertib dan kondusif," kata Bupati Soekirman. Sementara, Al-Ustadz Drs KH Alifuddin el Islamy dalam tausiyahnya mengatakan, apabila kita mengamalkan al-Quran dan Hadist, akan selamat dunia akhirat. Dan agar selamat dari kehancuran dan hidup penuh keberkahan. Agama Islam mengajarkan lima perkara yakni baik dengan Allah SWT, manusia, alam, semua ciptaan Allah dan baik untuk kehidupan akhir. "Teladanilah sikap dan akhlak Nabi Muhammad SAW serta implementasikan dalam kehidupan seharihari," imbaunya. (ryad)

dapat terus kita pertahankan,”harap Idaham. Sementara, Ketua Panitia perayaan Tahun Baru Imlek 2565, Stephent Guntur SH menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Binjai yang sangat mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap, di tahun kuda Kota Binjai dapat menjadi kota lebih maju dan berkembang di bawah kepemimpinan Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi. (SR)

APBD belum Disahkan Dinas PU Langkat Sudah Bagi Proyek Stabat-andalas Tidak ada perubahan. Meskpun APBD Langkat tahun 2014 belum disahkan, namun Dinas PU Langkat diduga sudah membagi-bagikan proyek kepada para rekanan. Padahal, bagi- bagi pekerjaan (proyek) kepada para rekanan jelas menyalahi Peraturan Presiden (PerPres) Nomor : 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Hal ini terungkap saat sejumnlah Kepala Unit Pelaksana Teknis di sejumlah kecamatan usai melakukan survei di sejumlah desa dan kelurahan baru- baru ini. Dalam data survei tertera nama rekanan yang bakal mengerjakan proyek beserta desa dan tempat pekerjaan itu, yang nilai proyeknya tercatat lebih dari Rp. 200 juta. Daftar sejumlah nama rekanan pada berkas hasil survei itu mengindikasikan Dinas PU Langkat secara jelas telah melanggar PerPres Nomor : 70 Tahun 2012. Sebab dalam PerPres itu disebutkan, seluruh paket proyek di lingkungan Pemerintah yang nilainya di atas Rp. 200 juta wajib untuk dilelang melalui Layanan Pengadaan Secara Electronic (LPSE) dan tidak dibenarkan melakukan penunjukan langsung. Nah, dengan dilakukannya pembagian sejumlah proyek pada rekanan, yang nilainya lebih dari Rp 200 juta tanpa melalui mekanisme LPSE yang telah ditentukan, jelas telah mengangkangi PerPres tersebut. Selain itu, jelas merugikan para rekanan. Seperti diakui salah seorang rekanan ditemui di kantor Dinas PU Langkat, kemarin, R Sembiring, penunjukan langsung di dinas itu memang sudah biasa terjadi dan sudah bukan lagi menjadi rahasia umum, sebab diakuinya hal seperti itu memang terjadi setiap tahun. Jadi, meskipun pelelangan proyek belum di buka. Namun rekanan yang bakal memenangkan proyek telah ditetapkan para pejabat pembuat kebijakan di dinas itu. “Ya, berarti tidak ada perubahan. Permainan kotor dan pelanggaran hukum terus saja terjadi. Jadi, lelang proyek di Dinas PU ini tidak sepenuhnya benar, hanya sebahagian saja yang sesuai dengan aturan. Selebihnya, diduga keras berbau KKN,” ujarnya. (BD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Badruddin, H Said Effendy BINJAI: Sri Masana SSos TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba, Jasa Lubis SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi SIMALUNGUN: Larham Simare-mare SIANTAR: Lintong Saragih PERDAGANGAN: Zoel Sinaga, P.Pangaribuan SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TOBASA: Rixson H. Tanjung, Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/ D.SANGGUL: Marganda Lumbangaol, Andi Siregar SIBOLGA/TAPTENG: Haposan Simbolon, Anggiat P Tambunan MADINA: Jefri Brata Lubis TARUTUNG: Hotbin Purba PALAS: Ibnu Sakti Nasution NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul KISARAN: Hamdan Rangkuti TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), Adi Sastra AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus LANGSA: Ruslan ACEH TIMUR: M Ali ACEH UTARA: Bukhari Tolus BIEREUN: H Suherman Amin, Iskandar, Abdullah BLANGPIDIE: Adi Sadana KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahadat


Senin Peserta UN di Tapteng 10.340 Siswa, US 7.254 Pandan-andalas Peserta Ujian Nasional (UN) tahun pendidikan 2013-2014 di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencapai 10.340 siswa, meliputi jenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/ MA/SMK. Dan peserta Ujian Sekolah (US) untuk jenjang SD/ MI sebanyak 7.254 siswa. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Delta Pasaribu, didampingi Sekretaris Jhonson Pasaribu dan Kabid Program Klosse Harahap, kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin. Dengan rician peserta UN, untuk jenjang SMP sebanyak 5.088 siswa, yakni SMP Negeri 4.309 siswa dan SMP Swasta 779 siswa, MTs sebanyak 815 siswa, yakni MTS Negeri 217 siswa dan MTs Swasta 598 siswa. Untuk jenjang SMA Negeri sebanyak 1.919 siswa, yakni jurusan IPA 1.010 siswa, dan jurusan IPS sebanyak 909 siswa. SMA Swasta 397 siswa, yakni jurusan IPA sebanyak 151 siswa, dan IPS 246 siswa. Untuk jenjang SMK sebanyak 1.662 siswa, yakni SMK Negeri 901, dan SMK Swasta 761 siswa. Disebutkan, 901 peserta UN untuk SMKN terdiri dari jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik 19 orang, Teknik Otomotif Kendaraan Ringan 206 orang, Teknik Otomotif Sepeda Motor 69 orang, TKJ 378 orang, Agribisnis Perikanan 51 orang, Akuntansi 95

orang, Adm Perkantoran 60 dan Pemasaran 23 orang. "Sebanyak 761 siswa peserta UN SMK Swasta terdiri dari jurusan Teknik Otomotif Kendaraan Ringan sebanyak 191 orang, Teknik Otomotif Sepeda Motor 87 orang, TKJ 150 orang, Multimedia 28 orang, Akuntansi 157, Adm Perkantoran 123, dan jurusan Pemasaran 23," ujarnya. Sementara, peserta Ujian Sekolah (US) untuk jenjang SD/MI sebanyak 7.254 siswa, terdiri dari siswa SD/MI Negeri sebanyak 6.628 orang dan siswa SD/MI swasta sebanyak 626."Tahun ini UN untuk jenjang SD/MI ditiadakan, dan diganti nama menjadi Ujian Sekolah (US) yang materinya ujiannya 25% dari pusat dan 75% dari provinsi," katanya. Pelaksanaan UN tahun ini, dijadwalkan setelah pelaksanaan Pemilu legislatif pada 09 April mendatang.UN SMA/ MA/SMK/Paket C digelar serentak secara nasional pada 14-16 April 2014. Sedangkan UN SMP/MTs/Paket B dilaksanakan pada 5-8 Mei 2014. Sementara ujian sekolah tingkat SD/MI/Paket A dijadwalkan pada 19-21 Mei 2014. "UN susulan SMA/MA/SMK digelar pada tanggal 22-24 April 2014. "Sedangkan UN susulan SMP/MTS dilaksanakan pada 12-16 Mei 2014. Sementara UN susulan SD/MI dilaksanakan pada 26-Mei 2014," ungkap Delta. (AT)

Pemkab Asahan Ajukan Ranperda Rusunawa Kisaran-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui program legislasi daerah (Prolegda) mengajukan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2014. Di antaranya tentang pengelolaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan tentang pedoman pengelolaan pasar desa. Kepala Bagian Hukum Setdakab Asahan, Syahrul Efendi Tambunan SH mengatakan, pengajuan ranperda pengelolaan rusunawa sangat diperlukan. "Sebab, dalam waktu dekat rusunawa milik Pemkab Asahan yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kisaran segera rampung," katanya, kemarin. Pengusulan ranperda rusunawa dan pengelolaan pasar Desa merupakan inisiatif Pem-

kab Asahan yang telah disampaikan secara resmi ke legislatif dengan nomor 387-HUK/ 2013 melalui sidang paripurna. Selain Ranperda Rusunawa, prolegda juga mengusulkan ranperda lainnya. Seperti, ranperda tentang rencana detail tata ruang (RDTR) pusat kegiatan wilayah Kota Kisaran 2013-2033. Ranperda tentang RDTR ibukota Kecamatan Aek Ledong, Ranperda tentang RDTR ibukota Kecamatan Air Joman, Ranperda tentang perubahan atas perda Asahan nomor 2 tahun 2008 tentang pembentukan dan penataan kecamatan dalam daerah Kabupaten Asahan. "Kita berharap ranperda ini dapat segera dibahas, agar menjadi peraturan daerah," kata Efendi. (FAS)

Disdik Tapteng Siap Terapkan Kurikulum 2013 Pandan-andalas Pemkab Tapteng melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng, siap menerapkan Kurikulum 2013 yang dicanangkan Mendikbud M Nuh, di semua sekolah pada tahun ajaran 2014/2015. Saat ini, pelatihan untuk semua guru dilakukan secara bertahap baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Hal itu diungkapkan Kadis Pendidikan Tapteng, Delta Pasaribu MM, didampingi Sekretaris Jhonson Pasaribu dan Kabid Bina Program Klosse Harahap, kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin. "Pada tahun ajaran 2014/ 2015 nanti, Kurikulum 2013 siap akan diterapkan untuk semua sekolah di Tapteng, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK baik negeri maupun swasta, katanya. Kurikulum 2013 lebih banyak memberi kesempatan pada peserta didik untuk menganalisa, memecahkan masalah dan lebih berani. "Jadi, guru hanya menjadi fasilitator, guru juga tidak lagi disibukkan dengan silabus," tambahnya.

SUMATERA UTARA 13 Pengawasan Lemah, Pungli Marak di Jembatan Timbang harian andalas | Hal.

3 Februari 2014

Menurut Delta, metode belajar mengajar kurikulum baru ini wajib diterapkan seluruh sekolah di Indonesia termasuk di Tapteng pada tahun ajaran 2014/2015 ini. Penerapan kurikulum berbasis kompetensi ini lebih menekankan kepada proses perpaduan antara soft skill dan hard skill siswa. "Antara pengetahuan, implementasi dan sikap menjadi lebih terpadu, sehingga dalam penerapannya siswa mampu menyerap teori dan menyelesaikannya dengan praktek serta memberi perubahan sikap terhadap ilmu yang didapatnya," sebutnya. Jadi, siswa akan diajak mengamati langsung objek dan menyuruhnya aktif dalam belajar. Ia menuturkan, untuk mendukung penerapan kurikulum tersebut diperlukan buku, sumber daya manusia, pendidikan dan latihan bagi guru yang mengajar. Terkait pengadaan buku-buku, untuk semester pertama bersumber dari dana BOS Provinsi. Selanjutnya semester dua bersumber dari Dana alokasi Khusus (DAK) Pendidikan kabupaten/kota. (AT)

Langkat-andalas Maraknya pemberitaan di berbagai media harian terbitan Medan, seputar dugaan pungutan liar (pungli) di 11 jembatan timbang yang terdapat di Sumatera Utara, mengarah pada munculnya tuntutan mundur kepada oknum Kadis Perhubungan Sumatera Utara, Anthony Siahaan. Dan, timbul permasalahan baru yaitu mengenai dugaan lemahnya pengawasan yang dilakukan petugas jembatan timbang, karena maraknya pungli. Diduga lemahnya pengawasan dilakukan para oknum PNS Dinas Perhubungan Sumatera Utara yang bertugas di jembatan timbang. Diduga kuat setiap harinya puluhan hingga ratusan truk pengangkut barang dari berbagai jenis dan merk, yang muatannya melebihi JBI (jumlah berat yang diizinkan), sehingga wajar dijuluki dengan istilah truk pencakar langit atau truk bonceng belakang bebas lalu lalang dan keluar masuk NAD (Nanggroe Aceh Darusalam) maupun sebaliknya yaitu menuju Medan. Pantauan andalas, Minggu (2/2)

LEBIHI TONASE - Maraknya pungli di jembatan timbang, menyebabkan truk melebihi tonase bebas keluar masuk. di sebuah rumah makan seputaran Kecamatan Stabat Langkat. Terlihat truk tronton yang tidak diketahui bermuatan apa terlihat parkir di jalan raya dengan posisi arah menuju NAD. Truk-truk tersebut terlihat mengangkut barang hingga muatannya menjulang tinggi ketas dan ada juga yang muatanya melewati pintu belakang truk. Dengan kondisi seperti ini dapat

membahayakan para pengguna jalan raya lainnya, dikhawatirkan suatu saat truk bermuatan tinggi hingga melewati batas bak truk dapat mencelakai para pengguna jalan raya lainnya. Hingga hal ini perlu menjadi perhatian serius para petugas jembatan timbang khususnya jembatan timbang UPPKB Gebang, dan para petugas jembatan timbang memiliki

wewenang fungsi pemantauan, pengawasan dan penindakan khususnya bagi pengemudi truk yang melakukan kesalahan. Sementara, Kepala UPPKB Jembatan Timbang Gebang H Husaini SH, saat ingin dikonfirmasi wartawan di kantornya, Minggu tidak berada di tempat, menurut stafnya kepala tidak masuk disebabkan hari libur. (DN)

Calon Anggota KPU Palas Ikuti Fit and Proper Test Sibuhuan-andalas Sebanyak 10 calon anggota KPUD Kabupaten Padang Lawas (Palas), mengikuti seleksi fit and proper test, untuk memilih 5 besar yang sekaligus akan ditetapkan sebagai anggota KPU Palas periode 2014-2019. Pantuan andalas, Minggu (2/2), uji kelayakan dan kepatutan dilakukan secara meraton oleh tim penguji terdiri dari Ketua KPU Provinsi Sumut Mulia Banurea dan anggota KPU Sumut Yulhasni dan Nazir Salim Manik. Mulia Banurea mengatakan, kegiatan seleksi uji kepatutan dan kelayakan ini, tidak ada perbedaan dan hak istimewa dari calon incumbent. Semua memiliki peluang sama untuk terpilih menjadi yang terbaik. Sesuai yang diatur UU dari 10 peserta terbaik yantg lolos dalam putaran pertama seleksi, harus mengikuti tahapan seleksi untuk 5 besar dari yang baik, dipilih yang terbaik. Itulah nantinya yang ditetapkan menjadi anggota KPU Palas periode 2014-2019. "Peserta semua harus menunjukkan kemampuan melewati uji seleksi dengan baik, sehingga lolos di final sebagai peserta terbaik sesuai ketentuan dan aturan main yang telah ditetapkan," ujarnya. Selain itu, Mulia mengingatkan,

UJI KEL AN - Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, saat memimpin uji kelayakan 10 calon anggota KPU Palas. KELAAYAK AKAN bagi calon peserta yang lolos masuk 5 besar nantinya, akan kita tetapkan pengumumannya sebagai anggota KPUD Palas periode 2014-2019, pada 11 Februari mendatang. "Tidak ada nilai plus untuk calon incumbent yang menjadi peserta seleksi, karena ini merupakan persaingan uji kemampuan, sehingga yang menentukan anda berhasil atau tidak tergantung pada kemampuan seba-

gai juru penentu untuk karir menjadi anggota KPU,�tegasnya. Saat ditanya tentang adanya aspirasi sejumlah wartawan Palas, tentang Ketua KPUD Palas, agar tidak diloloskan menjadi anggota KPU kembali untuk periode 2014-2019, Mulia Banurea menyatakan, hal itu pendapat teman-teman media. "Nanti akan kita klarifikasi kepada yang bersangkutan tentang pengaduan

kelompok masyarakat," katanya. Adapun nama-nama calon angota KPU Palas yang masuk 10 besar. Agus Salim Dalimunthe SSos, Atas Siregar SAg, Amran Pulungan MSP, Indra Syahbana Nasution SH, Parman Nasution ST, Rahmat Efendi Siregar SS, Rahmat Abinsaran Daulay SPd, Rizal Efendi Daulay SE, dan Sarifuddin Daulay SAg. (ISN)

Akper Pemko Tanjung Balai Bantu Korban Kebakaran Tanjung Balai-andalas Akper Pemko Tanjung Balai diwakili Direktur II Ahmad Munazir AMK SKM, Direktur III Isabella Kartika SST, Bendahara Yusnidar beserta staf dan mahasiswa memberikan bantuan berupa pakaian bekas layak pakai, air mineral, mie instan, bubuk teh, sabun cuci, sabun mandi dan gula kepada masyarakat korban kebakaran di Kelurahan Kuala Silo Bestari, Kecamatan Tanjung Balai Utara, kemarin. Bantuan langsung diterima petugas pos penampungan di halaman SDN 135562, selanjutnya akan dibagikan kepada sebanyak 250 KK korban kebakaran. Ahmad Munazir mengatakan, bantuan tersebut dalam rangka pengabdian masyarakat dan kepedulian Akper Tanjung Balai kepada korban musibah kebakaran. "Bantuan yang diberikan, hendaknya jangan dilihat besar kecilnya bantuan yang kami berikan. Tapi keikhlasan dan kepedulian kami mungkin dapat membantu meringankan

beban penderitaan warga korban kebakaran," kata Ahmad. Kepada masyarakat korban kebakaran, diminta supaya bersabar dan tetap semangat. Mungkin sudah sampai di sinilah harta yang diamanahkan Allah SWT kepada korban kebakaran. Semua peristiwa yang dialami pasti ada hikmahnya," katanya. Semua korban kebakaran adalah tetangga saya dahulu dan saya pun lahir di sini. Penderitaan mereka turut saya rasakan karena saat kejadian kebakaran minggu pagi saya sekeluarga dan para teman turut berjuang mempertahankan rumah orang tua saya dari amukan api. "Alhamdulilah rumah orang tua selamat dan saya sangat bersyukur sekali kepada Allah SWT. Sebab, sumber api rumah yang terbakar berada berjarak dua rumah di belakang rumah orang tua saya sehingga menghabiskan sebanyak 180 rumah," kata Ahmad sedih. (SB)

BANTU AN - Perwakilan Akper Pemko Tanjung Balai saat memberikan bantuan kepada korban BANTUAN kebakaran.

Pembahasan RAPBD Labuhan Batu Selatan Tak Gunakan Biaya Kota Pinang-andalas Memasuki akhir periode anggota legislatif 2009-2014, ternyata DPRD Labuhan Batu Selatan (Labusel) memberikan pengabdian luar biasa. Pasalnya, pembahasan R-APBD 2014 oleh DPRD Labusel bersama Bupati yang pelaksanaannya hingga akhir Januari 2014 tanpa menggunakan anggaran. Data dihimpun, kemarin, DPRD bersama Bupati Labusel masih melaksanakan pembasahan R-APBD 2014

hingga akhir Januari 2014. Ironisnya, Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Labusel mengaku pembahasan R-APBD 2014 tersebut tidak dicantumkan dalam anggaran dari APBD 2013 ataupun APBD 2014. "Anggaran pembahasan RAPBD 2014 tidak ada dicantumkan," kata Hopner kepada andalas di ruang kerjanya, saat ditanya tentang besaran anggaran pembahasan Ranperda APBD 2014 yang

dituangkan dalam APBD TA 2013. Sebelumnya, Hopner yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, ketika dipertanyakan kembali tentang Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2014, mengaku tidak mengenal istilah Prolegda yang menunjukkan dirinya tidak memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. "Apa itu

Prolegda? Baru kali ini aku mendengar Prolegda," kata Hopner lugu, memperlihatkan kedangkalan wawasannya. Hal ini terkesan, DPRD Labusel melakukan pembahasan bersama Bupati tentang R-APBD 2014 dalam rapat paripurna hingga larut malam tanpa pamrih atau tanpa honor. Pengabdian DPRD ini tentunya sangat perlu untuk diketahui masyarakat tentang pengorbanan yang telah mereka lakukan.

Sementara itu, walaupun pengabdian DPRD Labusel ini sungguh luar biasa tanpa harus mendapatkan honor. Faktanya, Wakil Ketua DPRD Rahmadi SE tak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi via SMS dan selulernya ketika dikonfirmasi wartawan. Padahal, pengabdian dalam pembahasan R-APBD 2014 tanpa menggunakan APBD 2013 ataupun APBD 2014 yang luar biasa demi kesejahteraan masyarakat diwakilinya. (JW)


Senin 3 Februari 2014

SPBUN PTPN I Prakarsai Donor Darah Langsa-andalas Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN I (Persero) kembali melaksanakan bakti sosial dengan melakukan donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa, di halaman Masjid Al– Muqlisin Kantor Pusat. Demikian dikatakan Adi Yusfan Humas dan Protokoler PTPN I (Persero) kepada andalas, Jum'at (31/1). Menurutnya, kegiatan donor darah tersebut dimulai pukul jam 08.00-13.00 WIB. Dari peserta donor darah 40 orang, yang dapat mendonorkan darahnya secara medis sebanyak 32 orang/32 kantong. Dalam kesempatan itu, Komisaris Utama Sulaiman AB dan Bustari Mansyur Dewan Komisaris PTPN I (Persero) yang bertepatan dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke Langsa, ikut mendaftarkan sebagai peserta donor darah. Namun setelah pemeriksaan secara medis dan faktor usia tidak dapat diambil darahnya. "Alhamdulillah dan syukur bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar dan antusias karyawan untuk mendaftrakan sebagai peserta donor darah, walaupun setelah pemeriksaan secara medis tidak dapat diambil darahnya," ujarnya. Program donor darah ini sudah berjalan dari tahun 2013 dan merupakan agenda rutin setiap 3-4 bulan sekali di lingkungan kantor pusat. (LAN)

Pendiri Bireuen Harapkan Pemerintah Batasi IMB Ruko Bireuen-andalas Tokoh Pendiri Bireuen, Sofyan Ali alias IAN PT mengharapkan, pemerintah untuk membatasi pengeluaran izin membangun bangunan (IMB) terhadap pembangunan rumah toko (Ruko) di sepanjang jalan dalam areal sawah produktif. Saat ini pembangunan ruko dengan memanfaatkan areal perswahan yang produktif di sepanjang nasional, mulai dari kota Matanggeulumpangdua hingga kota Peudada Kabupaten menjamur bagaikan cendawan tumbuh di musim hujan mengakibatkan penyempitan areal persawahan produktif. Pembangunan ruko yan ternyata tidak menghasilkan bahkan ada bangunan yang sudah ditumbuhi rumput, karena tidak ada yang sewa sangat merugikan sementara sawah yang produktif sudah menyempit dan ada yang hilang karena dibuat bangunan. Pernyataan itu diungkapkan Sofyan Ali (IAN PT) di hadapan masyarakat Kabupaten Bireuen, para wartawan dan tokoh pendiri Bireuen lainnya serta seluruh Kepala SKPK pada acara silaturahmi di Pendodo Bupati, akhir pekan lalu. Di sisi lain tambah IAN PT, untuk menghidupkan peningkatan pemberdayaan ekonomi rakyat pemerintah perlu menambah akses jalan menuju perkebunan serta jalan penghubung antar kecamatan disertai dengan memperbaiki jembatan gantung darurat dengan jembatan rangka baja. Sehingga masyarakat tidak sulit transportasi mengangkut hasil dari pertanian dan perkebunan mereka serta pemeliharaan irigasi. Menyangkut dengan ada beberapa kecamatan yang setiap tahunnya dilanda banjir seperti Kecamatan Peudada, Jeunib, Pandrah dan Kecamatan Jeumpa serta Simpang Mamplam itu harus mendapat perhatian khusus untuk mencari solusi penanggulangannya sejak sekarang bukan saat terjadinya banjir. Dalam permasalahan yang menjadi momok bagi masyarakat, mohon kiranya pemerintah harus peka dan jeli dalam menanganinya apalagi demi penertiban tata ruang kota yang baik demi memajukan Bireuen ke depan terlebih Bireuen visit year 2018. (HERA)

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Penjualan 64 Ton Raskin

Copot Jabatan Camat dan Kembalikan Hak Rakyat Bireuen-andalas Menyangkut dengan penjualan beras miskin (Raskin) yang disalurkan pemerintah kepada rakyat dalam wilayah Kecamatan Peudada sebanyak 64 ton dan dijual oleh petugas penyaluran di Kantor Camat Peudada Kabupaten Bireuen, merebak berbagai macam pandangan masyarakat dalam wilayah Kabupaten Bireuen temasuk di berbagai Warkop di Bireuen. Mantan anggota dewan di DPRK Bireuen, Sofyan Dharma misalnya menyebutkan, camat harus tetap bertanggungjawab dan raskin itu harus disalurkan kepada rakyat. Dan menyangkut dengan dicopot dan tidaknya jabatan camat yang sudah menyelewengkan beras tersebut itu terpulang kepada atasannya. Begitu juga masalah hukum, itu kita percayakan penyelidikan dan pengusutan kepada yang berwenang apakah itu pihak kepolisian dan kejaksaan, karena mereka yang menyelidiki dan mengusut tuntas dengan mengumpulkan data-data akurat terkait masalah itu. “Yang terpenting intinya menurut saya, ada dua hal yakni apapun permasalahan camat wajib bertanggungjawab dan amanah pemerintah melalui pejabat kecamatan yang disalurkan kepada yang berhak kemudian djual petugasnya harus diselesaikan dengan tuntas dan beras itu sesegera mungkin diterima oleh yang berhak,” ungkap Sofyan Dharma yang juga tokoh masyarakat Kabupaten Bireuen

andalas/abdullah a gain

UNJUK RASA RASA-Pihak kecamatan berupaya menenangkan ratusan masyarakat dalam wilayah Kecamatan Peudada, yang datang dari sejumlah gampong melakukan aksi demo ke Kantor Camat Peudada. menjawab andalas, Minggu (2/2) di Amanah Bireuen. Menjawab terkait masalah penjelasan camat tentang ketidaktahuannya beras itu sudah dijual petugas setelah rapat dengan para Guchiek (kepala desa) se Kecamatan Peudada itu memang logis. Sebab apapun perbuatan anak buahnya apalagi sudah berbulan-bulan tentunya itu hanya alasannya saja. Namun bukan itu yang dipermasalahkan, masalah sekarang beras itu sudah dijual, apakah Camat tahu dan tidak tahu beliau

itu wajib bertanggungjawab dan beras yang diperuntukkan terhadap masyarakat harus diserahkannya. Lain hal dengan Bakhtiar Ali Tokoh muda masyarakat Bireuen dalam tanggapannya menjawab andalas menyebutkan, Pemkab Bireuen dalam hal tersebut adalah Bupati Bireuen H Ruslan M Daud jangan mentolerir masalah itu. Karena bawahannya sudah membuat hal yang merugikan masyarakat di seluruh kecamatan Peudada, maka harus mengambil suatu sikap dengan segera mencopot jabatannya.

Kemudian Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, Mukhlis Munir meminta kepada Bupati Bireuen H Ruslan M Daud, untuk segera mencopot Drs Jalaluddin MSi, dari jabatannya sebagai Camat Peudada. Masalahnya, dia diduga telah menyalahi wewenang sebagai pejabat pemerintah dengan terjadinya penyelewengan penyaluran beras untuk warga miskin (raskin) di kecamatan yang dipimpinnya itu. “Meskipun yang bersangkutan berdalih yang menjualnya adalah

Anggota DPR Aceh Pansus Proyek APBA Gayo Lues Gayo Lues-andalas Enam Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Sabtu (1/2) mengunjungi Kabupaten Gayo Lues dalam rangka Pansus Proyek yang bersumber dari Dana Otsus, APBA, dan Dana Migas. Rencananya, semua Proyek yang bersumber dari Dana Provinsi Aceh tersebut akan ditinjau satu persatu mulai dari Kecamatan Kota Panjang, Blangjeranggo, Tripe Jaya dan Teragun. Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasim dalam sambutanya di Bale Musara saat pertemuan Masyarakat dengan Anggota DPRA tersebut mengatakan, penggelolaan Dana Otsus di Kabupaten Gayo Lues sudah berjalan sejak Tahun 2008 yang silam hingga Tahun 2014 ini. Dan anggaran tersebut diperuntuhkan untuk peningkatan insfratruktur, ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

“Perlu kami sampaikan bahwa dana Otsus tahun 2008 yang dikelola oleh Provinsi Aceh dan daerah ada yang belum dimampaatkan dengan baik. Begitu juga dari Tahun 2009 hingga 2013, ada juga menjadi kendala tentang penggelolaan asetnya. Di mana dana Otsus dan Migas belum terbukukan di Kabupaten Gayo Lues, sehingga biaya Pemeliharaanya belum bisa di anggarkan,” katanya. Ibnu Hasim menjelaskan, asset yang boleh dipelihara harus tercantum di Neraca Daerah, sedangkan yang tidak. Maka tidak dibolehkan, sehingga ada beberapa bangunan yang belum siap dan sudah siap belum bisa digunakan dan di perbaiki. Sementara Irmawan S Sos MM selaku Ketua tim Pansus wilayah tujuh yang didampinggi H Syarifudin, Bahrun Porang, H Amunudin M Kes, Tgk Adnan Bramsah, dan Tgk Jema-

Dua Pejabat Eselon IV KPU Abdya Dilantik

rin mengatakan, pihaknya akan meninjau Proyek yang bersumber dari APBA regular saja. Sedangkan proyek Otsus yang dikerjakan daerah tidak akan ditinjau. “Kami yakin yang dikerjakan putra daerah semuanya baik-baik, tidak mungkin putra daerah mau pembangunan di Gayo Lues asal jadi. Untuk itu kami tidak akan meninjaunya, sedangkan jika dana APBA regular, itu harus kami tinjau, kami tidak mau Gayo Lues dirugikan,” terangnya. Mengenai dana Otsus, Irmawan mengatakan pihaknya sudah berjuang semaksimal mungkin agar Dana Otsus Kabupaten 60 persen dan provinsi 40 persen. Tetapi hal itu malah terbalik menjadi Kabupaten 40 persen dan provinsi 60 persen, pihaknya berjanji agar di tahun depan paling tidak 50 persen untuk daerah dan 50 persen untuk provinsi. (NUAR)

PA Masih Solid di Seuramoe Aceh Aceh Utara-andalas Ketua KPA-KPPA Kecamatan Kuta Makmur/Sagoe Tgk Chiek di Buloh, Tgk Saiful Bahri mengatakan untuk dapat memenangkan Partai Aceh (PA) pada Pemilu mendatang yang akan dilaksanakan pada 9 April 2014 mendatang, rakyat harus memberikan dukungan “Dalam hal itu jangan terpecah

belah, jangan mudah diadu domba, jangan dengarkan berita yang tidak benar yang dapat merugikan kita sendiri dari orang-orang yang menginginkan kita hancur,” katanya di sela pengukuhan Dewan Pimpinan Gampong (DPG) Partai Aceh di Gampong Blang Weu Panjo Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, akhir pekan lalu.

staf bidang pengelola beras raskin, Idaryani, namun tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan camat yang punya wewenang tertinggi di kecamatan,” kata Koordinator GaSAK, Mukhlis. Koordinator Aksi demo, Tarmizi Sofyan mengatakan, pihaknya menuntut pengembalian beras raskin jatah 14 dan 15 yang telah di jual untuk segera di kembalikan. Menurutnya, raskin jatah mereka untuk jatah 14 dan 15 telah di jual oleh petugas penyaluran yaitu Idaryani supaya dikembalikan. (HERA/ABDA)

Untuk itu dia mengimbau, agar simpatisan PA bersatu membangun Aceh yang bermartabat untuk mensejahterakan masyarakat Aceh pada umumnya. Pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua Partai Aceh/KPA Wilayah Pase Tgk Zulkarnaini Bin Hamzah, Pengurus Partai PA dan Badan Pemenang Pemilu (Bapilu) serta para undangan lainnya. (BT)

Blangpidie-andalas Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Aceh melantik dua pejabat struktural eselon IV yang mengisi kekosongan sekretariat pada KIP Kabupaten Aceh Barat Daya, akhir pekan lalu di Aula Arena Motel Blangpidie. Hal tersebut dilaksanakan sesuai dengan keputusan sekretaris komisi pemilihan umum Aceh dengan nomor :03/kpts/Set-KPU Aceh/ITahun 2014, tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural eselon IV di lingkungan secretariat KPU Aceh Barat Daya. Adapun kedua pejabat yang dilantik, Ariswandi SE sebagai kasubbag pogram dan data Pada KPU Abdya yang sebelumnya menjabat Kasubbag kelembagaan pada bagian Umum Setdakab Abdya. Sedangkan Hardi Yuzar dilantik sebagai kasubbag umum dan logistik pada KPU Abdya yang sebelumnya menjabat Pj Kabid pegawasan dan pengendalian pada badan lingkungang hidup (LHKP) Aceh Barat Daya. Hadir pada acara tersebut Ketua Komisi Pemilihan Umum Aceh Ridwan Hadi SH, Ketua KIP Abdya Muhammad

Jakfar,Asisten I Setdakab Abdya Mac Rivai, Wakapolres Tamlikan SH, Kasdim 0110. Mayor Inf M Ramdhan, Kepala Dinas, Badan dan Kantor dan PPK, PPS dan juga turut hadir Ketua Panwas Kabupaten Abdya Rahmah Rusli Sag, serta undangan lainnya. Sekretaris KPU Aceh Darmansyah MM dalam sambutannya mengatakan, pelantikan pejabat struktural eselon IV yang dilaksanakan pada saat ini merupakan tindak lanjut yang harus dilaksanakan secepatnya. Karena mengingat pemilu tinggal menghitung hari saja. Untuk itu, dengan telah dilantiknya pejabat baru KIP Aceh Barat Daya, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sekretariat bisa kembali bekerja lebih maksimal tentu saja untuk menyukseskan tahapan pemilu. Selain itu, ia juga berharap kepada yang baru dilantik agar secepatnya dapat menyusuaikan diri dengan yang lainnya serta membantu menyusun pogram keuangan, mengingat Pemilu sudah didepan mata. Semoga saja KIP Abdya akan berjalan lancar dan sukses. (AS)

Warga Aceh Timur Tahan Truk Pengangkut Pipa Aceh Timur-andalas Banyaknya warga Aceh Timur yang tergabung dalam penahanan truk pengangkuatan pipa gas milik PT Citra Panji Manunggal (CPM) dengan alasan kecewa terhadap pihak perusahan tersebut. Karena telah dijanjikan kepada beberapa warga yang tergabung dalam forum tersebut. Dua unit truk B 9013 PEA dan BL 8536 N yang mengangkut bahan tersebut kini telah diparkir di Desa Beusa Seubrang, Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur. Dalam penahanan kedua mobil tersebut, masyarakarakat hanya menuntut janji yang telah di uraikan oleh orang kantor PT CPM tersebut. Karena selama pihak perusahan itu bekerja di

kawasan Aceh Timur, dinilai kurangnya memperhatikan putra daerah dalam mempekerjakan di perusahan itu. Menurut Azhar Alias Cheh Ee, yang ditemui di lokasi kejadian kemarin mengatakan, pihaknya akan melepaskan mobil truk tersebut jika pihak perusahaan mau memenuhi janjinya dan turun untuk berkoordinasi dengan masyarakat Aceh Timur. “Ini wujud tuntutan kami pada pihak perusahaan, jika ini tidak dikabulkan maka penghadangan ini tetap kami lakukan hingga permintaan kami dikabulkan,” ujar Cheh Ee. Ditambah lagi oleh Marzuki yang sering disapa Kobra, padahal pihaknya telah

melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan tersebut sudah mencapai lima kali pertemuan. Namun hanya harapan yang diberikan kepada mereka oleh orang kantor perusahan tersebut. “Kami tidak butuh janji, yang kami butuh hanyalah pekerjaan dan kami mewakili masyarakat Aceh Timur bukan atas keinginan pribadi melainkan hasil kesepakatan dengan masyarakat,” jelas Kobra. Mereka mengharapkan kepada pihak perusahaan agar tuntutan ratusan masyarakat Aceh Timur itu dikabulkan dan setiap ada perekrutan karyawan harus dikoordinasi dengan sagoe masing-masing di Kecamatankecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur. (MAD)

andalas/muhammad ali

DIT AHAN DITAHAN AHAN-Amad Lumbeng dan Cheh Ee, memeperlihatkan truk yang ditahan di Desa Gampong Beusa Seubrang Kecamatan Peureulak.


SAMBUNGAN

Senin 3 Februari 2014

Amri Tambunan Tak Mampu Sejahterakan Rakyat .........(Dari Halaman 1) daerah itu sendiri, tapi Pemkab tampaknya sama sekali kurang memperjuangkan kemajuan rakyat untuk bekerja di bandara yang akan diresmikan Presiden SBY ini. Pugo Widodo, Dewan Pembina Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Pusat ketika bertemu dikediaman anggota DPRD DS Ricky Prandana Nasution .SE di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan baru-baru ini mengatakan, mestinya bupati (Amri Tambunan) selaku menejer daerah bisa mengelola asetaset daerah. Termasuk juga bandara KNIA merupakan aset walaupun bukan milik Deli Serdang. Tapi, lanjut pengusaha sukses dan investor dari ibu kota ini, bupati Amri Tambunan terkesan tidak memberikan reaksi positif untuk masyarakatnya. Ia mencontohkan, misalnya membuat MoU pengerjaan, sistem dan proses bisnis yang bisa meningkatkan martabat putra putra daerah. Sehingga rakyat Deli Serdang tidak semata mata hanya menjadi buruh saja. "Kita merasa sedih, putra daerah DS sendiri tidak bisa

berbuat banyak di daerahnya. Semua didominasi orang-orang dari luar daerah. Kalau 70 persen itu yang dimaksud hanya sebagai pekerja saja, ya mohon maaf ya, kapan putra daerah DS ini bisa bangkit, bisa tumbuh, bisa punya pengalaman,''katanya. Selain MoU, Pugo Widodo kembali mencontohkan pekerjaan di bidang least tapeng (pemeliharaan/perawatan) infrastruktur di KNIA. ''Bisa saja putra daerah dalam menaganinya lebih baik dari orang yang berasal dari luar daerah.Inikan belum pernah dicoba. Tapi kapan kita mencoba kalau tidak dikasi kesempatan,'' ujarnya. Seharusnya, lanjut Pugo Widodo, Bupati Deli Serdang Amri Tambunan bisa memfasilitasi demi kemajuan putra daerah. ''Kemana salurannya bila putra daerah mau, kan Tak mungkin langsung melabrak ke pihak Kuala Namu. Karena itu tak mungkin,''ujar Pugo mengakhiri. Terlebih lagi KNIA adalah satu satunya bandara yang mempunyai fasilitas transportasi Kereta Api dan bandara nomor dua terbesar di Indonesia. Bahkan di kawasan bandara itu juga akan dibangun beragam fasilitas umum sebagai penunjang keberadaan bandara kebanggaan negeri ini. (TH/FT)

Reformasi Pemberantasan KKN Belum Terlihat .........(Dari Halaman 1) pesan elektronik diterima di Jakarta, Minggu (2/2). Surya yang menjadi Pembicara Kunci dalam diskusi bertema Pemantapan Wawasan Kebangsaan II di Gedung Srijaya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu, mengatakan pada zaman reformasi inilah malah membuat para pemimpin negeri ini seperti dimabuk kekuasaan. "Bahkan, pemimpin sekarang ini lebih sibuk dengan urusan keluarga ketimbang mengurusi negara. Padahal pemimpin perlu memberikan keteladanan," katanya. Surya juga menilai kalau demokrasi di Indonesia sudah terlalu liberal, bahkan lebih liberal dibandingkan dengan Amerika Serikat sendiri. "Era reformasi kita sudah amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali. Sistem demokrasi yang paling hebat dari

Amerika. Kita membuka parpol yang begitu multipartai," kata Surya. Bicara kebangsaan, Surya Paloh melanjutkan, Indonesia pun kini tidak dalam suasana kebangsaan yang membesarkan hati karena bangsa Indonesia terlalu sombong seakan berada dalam kemampuan di atas kemampuan yang dimiliki. "Politik tidak dalam suasana membangun. Eksekutif, DPR dan lembaga peradilan tidak sesuai dengan keinganan kita. Tidak menaruh harapan. Akhirnya sumbangsih masyarakat rendah sekali," kata bos Media Grup ini. Bahkan, tambah dia, masyarakat Indonesia berada dalam kondisi 'distrust'. Tidak hanya itu, Pancasila sebagai dasar negara sudah mulai ditinggalkan. "Kita sudah kehilangan Pancasila sebagai ideologi. Kita akan menjadi gagal. Kalau tidak mau gagal kita lalukan restorasi dan kita akan kuat," tuturnya. (ANT/BS/MA)

Korban Tewas Dapat Santunan Rp11 Juta .........(Dari Halaman 1) posko terdekat. Disebutkan Gatot, memang berada di pengungsian kadang menimbulkan kerinduan pada rumah, pada desa dan ladang-ladang warga yang berada di kaki gunung. Tapi mereka diharapkan tetap bersabar dan tetap berkoordinasi dengan petugas di posko-posko. Dua korban yang tersapu awan panas Gunung Sinabung, Sehat Sembiri dan Doni Sembiring. Perkembangan kondisi keduanya saat ini mulai stabil. Gatot yang menggunakan pakaian khusus mendapat penjelasan dari tim medis seputar perkembangan kesehatan korban. Tim dokter menyatakan kondisi keduanya sudah stabil. "Besar harapan keduanya bisa kembali sehat setelah melewati masa-masa kritis," kata Gatot. Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si mengingatkan tegas warga untuk tidak mendekati zona awas yang telah ditetapkan Badan Nasional

Penanggulangan Bencana (BNPB) yakni radius 5 kilometer dari kaki Gunung Sinabung. Penegasan ini menyusul erupsi dan awan panas yang mencederai 3 warga di Desa Sukameriah, Kabupaten Karo. Penegasan ini disampaikan Wagubsu Tengku Erry saat mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan dari Khasin Ryu M Karatedo (KKI) di lokasi penampungan pengungsi GBKP, Jl. Katepul, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sabtu (1/2). "Saya ingatkan kepada warga, jangan memasuki zona berbahaya karena kondisi Gunung Sinabung tidak dapat diprediksi. Lebih bijak mengutakan keselamatan," sebut Erry. Erry menegaskan, Desa Sukameriah berada di radius 3 kilometer bagian selatan G.Sinabung dan termasuk zona sangat berbahaya karena berdekatan dengan lintasan awan panas yang mencapai 4,5 kilometer. Untuk saat ini, BNPB melarang warga memasuki radius 5 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. (IN/WAN/BS/DK/MA)

.........(Dari Halaman 1) Polisi setempat langsung memeriksa dan mengolah tempat kejadian perkara di TPU Desa Cihuni, yang dipadati para warga, Minggu (2/2). Dalam lubang makam yang dibongkar itu, hanya terlihat sisa kain kafan. Hamid, warga Desa Cihuni, mengatakan sempat memergoki tiga orang yang sedang membongkar makam. Namun ketika

hendak ia dekati, ketiga pembongkar makam itu kabur. Warga yang resah pun berharap polisi segera menangkap pelaku. Kapolsek Pagedangan, AKP Murodhi, mengatakan petugasnya masih mengejar pembongkar makam dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian. Sementara warga yang resah menjaga area pemakaman umum di desa mereka dengan bantuan sejumlah polisi.

15

Bupati DS Tak Peduli, Dewan Bingung .........(Dari Halaman 1) Kutalimbaru pada tiga pekan lalu. seorang ibu Beru Tarigan penduduk Desa Sampe Cita hendak melahirkan dan ditangani bidan desa. Namun Bidan Desa itu duga tidak sanggup untuk menanganinya, sehingga dirujuk ke RSU BK di wilayah Titi Kuning Medan. Dirumah sakit tersebut sang ibu melahirkan seorang bayi prematur dan terpaksa sang bayi bersama ibunya harus dirawat intensif. Namun naas sekitar dua minggu dirawat sang bayipun meninggal dunia. Mirisnya lagi,ketika pihak keluarga ingin membawa pulang jenazah bayi malang itu, pihak rumah sakit tidak memperbolehkannya sebelum pihak keluarga diharuskan membayar biaya perawatan sebesar Rp 4 juta rupiah. Tak hanya itu, sang ibu juga dikenakan biaya perawatan sebesar Rp 7 juta karena dianggap pasien umum. Tak pelak peristiwa memberatkan itu menjadi perhatian masyarakat sekampung termasuk kepala desa Sampe Cita turun tangan dalam penyelesainya karena warga dimaksud adalah merupakan keluarga kurang mampu. Peristiwa ini terungkap dalam forum pertemuan reses I Tahun 2014 anggota DPRD Deli Serdang daerah pemilihan (dapil) VI dengan tokoh masyarakat, kepala Desa se-kecamatan Kutalimbaru, Camat, yang dihadiri KUPT Puskesmas Kutalimbaru, KUP-

TD Dispora dan Kapolsek Kutalimbaru, di Aula kantor camat setempat baru-baru ini. Terkuaknya kasus ini, ketika anggota Dewan mempertanyakan kepada KUPT Puskesmas Kutalimbaru terkait realisaasi pelayanan Jamkesda dan Jampersal oleh pihak Puskesmas kepada masyarakat di wilayah tersebut. Dalam pertemuan reses itu KUPTD Puskesmas drg.Mariani menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan dan mensosialisasikan serta memberikan pelayanan program peserta Jamkesda, Jampersal maupun BPJS sebagaimana mestinya. Namun tiba-tiba seorang warga yang juga merupakan keluarga dari Beru Tarigan mempertanyakan kasus yang terjadi kepada keluarganya mengapa tidak ada penanganan dari pihak Puskesmas dan tidak merawat ibu yang bersalin di Puskesmas atau merujuknya ke RSUD Deli Serdang sehingga harus menangung beban biaya perawatan yang begitu besar. Saat itu perdebatan pun terjadi sehingga membuat suasa hiruk pikuk, karena pelayanan Jampersal di wilayah itu bertolak belakang dengan penjelasan KUPT Puskesmas setempat . Anggota DPRD Deli Serdang Timur Sitepu Amd, mengaku terkejut dan sangat menyesalkan terjadinya peristiwa dimaksud. Menurutnya selain tidak efektifnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, hal ini juga diperparah dengan belum adanya

peraturan bupati (Perbup) tentang Jamkesda. Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan belum menerbitkan peraturan bupati (Perbup-red) yang tentang pelayanan jamkesda terhadap masyarakat di 22 kecamatan daerah itu. Sehingga masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan pelayanan khususnya rawat inap bagi warga yang menderita penyakit serius. Sudah dua tahun perda Jamkesda disahkan oleh DPRD, tetapi bupati urung menerbitkan perbupnya. Dalam Perda tersebut dimuat beberapa RSU baik RS pemerintah maupn swasta yang terdekat dengan wilayah kecamatan sebagai provider yang menjadi rumah sakit rujukan. "Program Jamkesda masih gagal," sebutnya. Menurut Sitepu, masyarakat diwilayah dataran tinggi seperti Kecamatan Sibolangit, Pancur Batu, Kutalimbaru, Namorambe, Deli Tua, masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan peleyanan kesehatan. ''Lambannya penerbitan perbup merupakan salah satu bukti kurang seriusnya bupati Deli Serdang dalam mensejahterakan masyarakatnya di bidang kesehatan,''ujar Timur Sitepu. Rasa heran juga dilontarkan H Sabar Ginting,SE, apa alasan bupati Deli Serdang tidak menerbitkan perbup Jamkesda tersebut walau dewan sudah berulangkali mendesak kepada bupati segera menerbitkannya. DPRD sudah mensahkan anggaran 2014 untuk Jamkesda (diluar dari masyarakat

peserta Jamkesmas) sebesar Rp 25 M. "Dewan bingung apa alasan bupati tidak kunjung menerbitkan perbupnya".kata Sabar Ginting seraya menyebutkan adanya dugaan bahwa bupati Amri Tambunan tidak serius dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat di bidang kesehatan. Hal senada diungkapkan anggota DPRD Deli Serdang Apoan Simanungkalit SE menyatakan bahwa bupati Deli Serdang belum menjalankan perda nomor 4 tahun 2012 tentang jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Didalam perda itu seharusnya bupati dan wakil bupati telah menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) swasta yang terdekat dengan warga Deli Serdang. "Tujuannya untuk mempermudah akses pelayanan perobatan bagi masyarakat Deli Serdang, karena jamkesda yang telah berlaku saat ini hanya ditangani oleh RSU Lubuk Pakam dan puskesmas yang ada di Deli Serdang", ujar Apoan Simanungkalit SE, Jamkesda ini belum begitu efektif untuk melayani masyarakat berobat secara gratis, khususnya bagi warga Deli Serdang yang jauh dari RSU Lubuk Pakam, seperti diantaranya warga dari Kecamatan Sibolangit, Pancur Batu, Kutalimbaru, Namorambe, Deli Tua, Sunggal, Hamparan Perak, Labuhan Deli dan Percut Sei Tuan. "Bagaimana warga mau membawa orang yang sedang sakit ke

RSU Lubuk Pakam karena jarak tempunya ada yang sampai 100 km dari tempat tinggal warga", kata Apoan. Dia menambahkan, didalam perda inisiatif DPRD Deli Serdang itu di perintahkan kepada Bupati Deli Serdang untuk membuat kerjasama dengan RSU swasta yang dekat dengan warga Deli Serdang, namun urung dilaksanakan. "Bupati tampaknya masih kurang peduli terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Bayangkan saja penduduk Deli Serdang berjumlah 2 juta orang, yang tertampung dengan Jamkesmas hanya 325 ribu orang berarti ada sekitar 1,6 juta orang harus dilayani dengan jamkesda. Mengapa perbupnya diperlambat?," ungkapnya. Sudah dipastikan RSU Lubuk Pakam dan Puskesmas yang ada tidak akan mampu melayaninya dan sangat disesalkan sikap bupati yang sudah hampir 10 tahun menjabat tidak ada perubahan rumah sakit. Selain itu sudah sewajarnya Pemkab Deli Serdang memiliki minimal empat rumah sakit yang menangani Jamkesda mengingat jumlah penduduk yang besar serta letak geograpis yang sangat jauh dan terpencar. Sementara itu, kepala Infokom Pemkab Deli Serdang Drs Neken Ketaren yang dikonfirmasi wartawan koran ini melalui selularnya terkait belum adanya Perbup Jamkesda menyatakan belum mengetahui kepastian. "Nanti saya tanyakan kadis Kesehatan" sebutnya melalui pesan singkat (SMS).(TH)

15 Orang Tewas Disapu Awan Panas Sinabung .........(Dari Halaman 1) kinayan tinggal di Jalan Sudirman, Kabanjahe yang selanjurkan dilarikan warga ke RSU Efarina Etaham, Kabanjahe. Namun, Minggu (2/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Namun Surya Sembiring akhirnya meninggal. Setelah dilakukan penyisiran, sejumlah korban jiwa warga pengungsi dan sebagian mahasiswa dan pelajar dari luar daerah kembali ditemukan tewas mengenaskan di lokasi perladangan Desa Sukameriah dan Desa Gurukinayan. Diantaranya, Diva Nusantara (17) warga Korpri, Daud Surbakti (16) pelalar STM1 Berastagi, Alexander Sembiring (17) warga Simpang Korpri, Berastagi dan sejumlah warga lainnya. (lihat tabel) Daud dijemput Sementara Daud Surbakti (16), siswa SMKN1 Kecamatan Merdeka, warga desa Selandi Baru Kecamatan Payung yang meninggal terkena awan panas erupsi Sinabung, Sabtu (1/2), telahdijemput pihak keluarganya bersama seratusan famili dan warga desa Selandi Baru, Minggu (2/2). Isak tangispun pecah, ibu dan keluarganya menangis dengan deraian air mata. Menurut informasi pihak keluarganya, Daud merupakan anak bungsu dan satu-satunya laki-laki anak mereka tewas bersama korban lainnya ditemukan warga, Sabtu (1/2) menjelang malam. Dengan menaiki bus DPRD Karo, truk milik BNPB dan bus Sutra beriringan membawa korban Daud sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (2/2) menuju Desa

Selandi Baru. Demikian juga halnya dengan nasib Surya Sembiring, putra Pt Sehat Sembiring, warga Jalan Sudirman, Kabanjahe asal Desa Sukameriah terkena awan panas sehingga dirawat di RSU Efarina Berastagi, akhirnya, Minggu (2/2) pukul 05.30 meninggal. Sedangkan Pt Sehat Sembiring, orangtuanya, masih menjalani perawatan intensif di RSU Efarina yang sama. Informasi diperoleh dari keluarganya, sebelum kejadian, Sabtu (1/2) mereka ziarah ke pusara neneknya di desa Sukameriah. Apalagi setelah pemerintah memulangkan pengungsi di luar radius 5 km. "Kami sangat sedih. Akhirnya Surya meninggal tadi pagi," ujar keluarganya di halaman RSU ini. Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Supriadi Narno, ketika dikonfirmasi andalas, Minggu (2/ 2) melalui telepon selulernya mengatakan, GMKI cabang Kutacane pada tanggal 31 Januari mengirimkan 6 orang anggotanya ke desa Payung Kecamatan Payung, Kabupaten Karo untuk menjadi relawan. Nama-nama tersebut yakni, Fitri Napitupulu (Ketua Cabang GMKI Kutacane), Marudut Sihite (Sekretaris Cabang GMKI Kutacane), Santun Siregar (Badan Pengurus Cabang GMKI Kutacane), Julfandi Siregar (Badan Pengurus Cabang GMKI Kutacane), Daniel Siagian (Badan Pengurus Cabang GMKI Kutacane), Asran Lubis (simpatisan GMKI). Keenam anggota GMKI menginap dirumah salah seorang anggota GMKI Kabupaten Karo, Mahal

Surbakti yang juga menjadi korban bersama ke enam anggota GMKI di Desa Sukameriah. Ditambahkannya, direncanakan seluruh cabang- cabang GMKI yang berada di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh melaksanakan bakti sosial lanjutan kepada korban meletusnya Gunung Sinabung di posko-posko pengungsian sebagai relawan GMKI, mengingat aktivitas Sinabung belum diketahui kapan berakhir. "Kami keluarga besar GMKI seluruh Indonesia, merasa prihatin dan turut berduka cita. Kami telah kehilangan kaderkader terbaik kami yang berjuang untuk kemanusiaan," ujarnya. Terpisah aktivis eksponen 66 Thomas Sitepu, meminta Pemerintah bertanggungjawab terhadap jatuhnya korban jiwa luncuran awan panas Sinabung. Ia mengaku telah keliling beberapa kali di radius zona merah, penjagaan sama sekali tidak ada, kecuali sepanduk yang mengatakan kawasan berbahaya. "Katanya, zona terlarang, tapi penjagaan sama sekali tidak ada, apa ini namanya tidak kecolongan. Nah, setelah kejadian, sekarang baru dijaga super ketat," kecamnya. Pos Penjagaan Zona Merah Serba Ketat Evakuasi lanjutan korban tewas terkena awan panas erupsi Sinabung, Minggu (2/2) sampai pukul 15.00 WIB belum berhasil. Dua kenderaan taktis (rantisred) khusus untuk daerah bahaya bencana alam, milik PMI dan Poldasu yang disiapkan di lokasi belum mampu menerobos zona

merah di kaki gunung. Kendaraan rantis milik PMI, telah menuju ke arah lokasi kaki gunung, namun situasi belum menginjinkan, rantis terpaksa mengendap tidak jauh dari zona merah Desa Sukameriah yang mirip seperti kawasan gurun pasir yang gersang dan tandus. Sedangkan rantis milik Poldasu, sampai pukul 14.00 WIB, Minggu (2/2) masih parkir di depan kantor Polres Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe. Ketua Tanggap Darurat, Letkol Inf Asep S yang dikonfirmasi, Minggu (2/2) melalui telepon selulernya mengatakan, korban tambahan belum ada ditemukan karena upaya menyisir ke lokasi tidak mendukung, mengingat erupsi Sinabung masih terjadi. Sementara itu, sejumlah keluarga korban dan para pengungsi erupsi Sinabung secara terpisah kepada wartawan, Minggu (2/2) menyoroti lemahnya penjagaan di persimpangan-persimpangan memasuki zona merah sebelum kejadian. Setelah kejadian merenggut 15 korban jiwa akibat terkena awan panas erupsi Sinabung, Sabtu (1/2) menjelang siang, baru penjagaan di persimpanganpersimpangan memasuki zona merah diperketat. "Selama ini, semasa Ketua Tanggap Darurat ditangani Letkol Kav Prince Meyer Putong (semasa menjabat Dandim 0205/TK-red) pernah ada petugas di setiap persimpangan memasuki zona merah. Bahkan warga yang memaksakan diri memasuki wilayah zona merah, warga sempat diancam ditunjang. Setelah pergantian

ketua Tanggap Darurat kepada Kadis Perhubungan Pemkab Karo, Drs Lesta Karo-karo dan beberapa hari kembali diganti kepada dr Sabrina Br Tarigan (saat itu Plt Asisten II Pemkab Karo-red) sampai akhirnya digantikan kepada Dandim 0205/ TK, Letkol Inf Asep S, petugas jaga di persimpangan-persimpangan memasuki zona merah, penjagaan jadi lemah," ujar sejumlah warga pengungsi. "Setelah kejadian semalam, sekarang penjagaan serba diperketat. Justru yang kita pertanyakan kenapa justru di pos-pos pengungsian penambahan personil ditambah. Ada tim "Pamala" beranggotan 6 petugas TNI, 2 petugas Polri dan 2 PNS. Disinyalir hanya karena mendapat dana intensif dari dana BNPB. Kenapa bukan kepala desa dan panitia posko yang mendapat kucuran dana intensif dari dana BNPB,''ujar Bastanta Purba ST, selaku koordinator pos pengungsian Paroki St Petrus dan Paulus Jalan Irian, Kabanjahe kepada warawan, Minggu (2/2) di Kabanjahe. Kapolsek Payung AKP D Munte dan Kapolsek Simpangempat, AKP Irianto yang dikonfirmasi, membenarkan prihal penempatan personil penjagaan di persimpangan-persimpangan memsuki zona merah telah dilakukan. "Di persimpangan desa Mardinding, simpang desa Kutambaru, simpang Perpaji, Gurukinayan, simpang Tigakicat desa Sukandebi, desa Perteguhen simpang masuk desa Jeraya dan Pintubesi dan lainnya," ujar Munte dan Irianto. (RTA)

Presiden Sedih Ada Korban Jiwa di Gunung Sinabung

Gempar, 81 Makam

Dibongkar

harian andalas | Hal.

.........(Dari Halaman 1) Medan Busral Manan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Hana Lore Simanjuntak dan Camat Medan Petisah M Yunus, dengan suara bernada haru menyampaikan ucapan bela sungkawa yang sedalamdalamnya atas musibah yang menimpa korban pada saat menjalankan tugasnya sebagai seorang jurnalis tersebut. "Atas nama pribadi dan

Pemko Medan, saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa korban. Saya berharap kepada keluarga yang ditinggalkan agar selalu sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini. Kita doakan agar niat baik korban dalam menjalankan tugas mulianya itu menjadi amal ibadah baginya," kata Eldin. Selanjutnya Eldin mengingatkan seluruh warga agar selalu waspada dan tidak

mendekati Gunung Sinabung sesuai dengan jarak aman yang telah ditetapkan, sebab erupsi yang telah terjadi selama 4 bulan terakhir ini tidak diketahui kapan terjadinya. Artinya, erupsi Gunung Sinabung bisa terjadi kapan saja. Kepada para jurnalis yang melakukan peliputan, Eldin juga berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak menembus zona bahaya yang telah ditetapkan pemerintah melalui instansi

terkait. Hal ini penting dilakukan guna menjaga keselamatan dan menghindari jatuhnya korban lagi. Diakuinya, determinasi dan kualitas liputan sangat diperlukan dalam dunia jurnalistik, namun keselamatan jiwa lebih penting lagi dari itu semua. "Jadi utamakanlah keselamatan pada saat melakukan peliputan. Jangan terobos zona bahaya yang telah ditetapkan. Kita tidak ingin ada jatuh korban lagi," pesannya.

Untuk warga Kota Medan, mantan Sekda Kota Medan ini pun menghimbau agar tidak keluar rumah jika tidak ada urusan penting yang harus dilakukan. Sebab, abu vulkanik yang terjadi akibat erupsi Gunung Sinabung telah sampai di Kota Medan. "Jika pun ingin keluar rumah, kita ingatkan agar selalu mengenakan masker. Sebab, abu vulkanik dapat menganggu kesehatan," kata Eldin mengingatkan. (BEN)


17 Bhinneka YSKI Gelar Pengobatan Gratis dan Pemberian Kaki dan Tangan Pengganti Hal. Senin, 3 Februari 2014

Medan-andalas Mendukung kegiatan Tim Ekspedisi Kemanusiaan Kelompok Marjinal (EKKM) dari Kementerian Sosial RI, YayasanSuryaKebenaranInternasional(YSKI)menggelar pengobatan gratis dan pemberian kaki dan tangan penganganti bagi penderita tunadaksi (cacat tubuh) serta pengukuran yang belum memperoleh kaki dan tangan pengganti (kaki dan tangan palsu).

ATRAKSI BUDAYA-Atraksi Barongsai saat perayaan Tahun Baru Imlek di Plaza Yuki Simpang Raya, Medan, Jumat (31/1) Dalam rangka perayaan Imlek 2565 pusat perbelanjaan menggelar berbagai atraksi budaya Tionghoa untuk menjadi daya tarik bagi pengunjung. andalas/rizki mulya

25 Relawan ITM Ditugaskan di Pengungsian Sinabung Medan-andalas Sebanyak 25 tim relawan mahasiswa yang tergabung dalam Gema Mahasiswa Pencinta Alam Institut Teknologi Medan (GMPA ITM) ditugaskan di lokasi pengungsian bencana Gunung Sinabung. Mahasiswa tersebut dilepas keberangkatannya Jumat lalu oleh CSR Extra JossPTBintangToejoeEkoSwastoto. Ketua GMPA ITM Juli (Etek) mengatakan, kegiatan yang berlangsung hingga akhir Januari itu merupakan kerjasama dengan Extra Joss, salah satuprodukunggulan PT Bintang Toejoe. Tim relawan ditempatkan di Tigabinanga,yangjaraknyapalingjauh dengan jumlah pengungsi terbanyak sekira 3000 orang. Dari hasil seleksi selama dua hari, tim relawan ITM ini selanjutnya diberikan pelatihan evakuasi dan pertolongan pertama psikologis. Kriteria yang dibutuhkan tentu harus orang yang berani, tanggap dan peduli terhadap korban bencana Sinabung di lokasi pengungsian. Programinibertujuanuntuk membantu pengungsi korban bencana Sinabung mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologis yang sedang dialami. Kegiatan lainnya adalah pembersihantendapengungsian

dan membersihkan MCK. Pada kesempatan itu, GMPA ITM mengucapkan apresiasi yangtinggikepadaExtraJossyang sudah membantu rekrutmen calon relawan mahasiswa untuk ditugaskan di lokasi pengungsian bencana erupsi Gunung Sinabung. “Kegiatan ini sangat membantu mahasiswa khususnya bagi GMPA ITM karena akan menambah wawasan dan pengalaman di lapangan,” jelasnya. Sedangkan Rektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc menambahkan, GMPA ITM ini telah membuktikan dirinya eksis dalam program kemanusiaan, salahsatunyaadalahmemberikan bantuan pelayanan kepada para pengungsidilokasibencanaerupsi Sinabung. ITM memberikan apresiasi bagi GMPA ITM yang telah berpartisipasi dan berperan aktif untuk menolong masyarakat di sekitar Gunung Sinabung. Bagi ITM tugas mulia ini merupakan bagiandaritridharmaperguruantinggi, salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat. Khusus kepada Extra Joss PT Bintang Toejoe, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada GMPA ITM untuk membantu para pengungsi erupsi Gu-

nungSinabungyangsaatinimengalami musibah. Dengan kepercayaan yang diberikan PT Bintang Toejoe kepada ITM diharapkan ke depannya akan dapat mempererat jalinan kerjasama di segala bidang, termasuk program pendidikan tinggi dan rekrutmen lapangan kerja maupun bantuan lainnya. Sementara itu, Area Manager CSR PT Bintang Toedjoe Eko Swastoto menuturkan, kendati juga memberi bantuan materi berupa selimut, masker dan obatobatan, pihaknya lebih memfokus diri pada pengobatan dan psikologis, sehingga menggandeng fakultas Psikologi UMA. Eko mengungkapkan pihaknya akan membuat standarisasi CSR, agar jangan sampai bantuan yang diberikan tidak tepat pada penggunaannya. “Kami tidak ingin bantuan yang diberikan overload (berlebihan) di satu tempat, sedangkan di tempat lain mengalami kekurangan,” ujarnya. Sebelumnya perusahaan ini juga pernah mengirimkan tim medis bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat. Bantuan medis dan obat-obatan senilai Rp 800 juta dengan kerjasama Gabungan Pengusaha Farmasi dan PMI Sumut telah dilakukan pada Desember 2013 lalu. (NAS)

NasDem Bantu Penderita Lumpuh Seumur Hidup Banda Aceh-andalas Partai Nasinal Demokrat (NasDem) Kota Banda Aceh menyantun Azhar, remaja berusia18tahunyangmenderitalumpuh dan kekurangan gizi sejak berusiatigatahunseumurhidup. "Santunan ini untuk membiayai pengobatan Azhar. Santunan diberikan sebesar Rp1 juta per bulan," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Banda Aceh T Irwan Djohan di Banda Aceh, Sabtu (1/2). Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan sumbangan para pengurus DPD Partai Nasdem yang dikumpulkan setiap bulannya. Santunan ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Putra almarhum T Djohan,

mantan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Aceh ini mengatakan, pihaknya mengetahui kondisi Azhar melalui pemberitaan media massa. Saat diberitakan, Azhar bersama Salamah, ibu kandungnya, menetap di tempat saudaranya di sebuah warung depan rumah pribadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi di seputaran Jalan Sudirman, Banda Aceh. "Dari pemberitaan itu, kami langsungmengunjungiAzhardan melihat kondisinya. Dari situlah kami terpanggil menyantuni biaya pengobatannya se umur hidup," kata dia. TIrwanDjohanmenegaskan, santunan itu tidak memiliki nilai politis atau hanya untuk menarik simpatisan masyarakat. Terlebih,

beberapa bulan lagi pemilu legislatif digelar. "Santunan ini murni sebagai wujud dan rasa kemanusiaan kami sebagai kader Partai Nasdem. Karena itu, kami mengharapkan masalah ini tidak dikaitkan dengan politik, walau kami membantunya atas nama partai politik," tegasnya. Senada juga dikemukakan Ketua DewanPertimbangan Partai NasDem Aceh T Pribadi. Ia menegaskan, pihaknya membantu bukan karena alasan untuk mencari simpatik memanfaatkan momen yang ada. "Tapi, ini semata-mata karena kemanusiaan. Walau demikian kami tetap memahami jika ada anggapan nantinya bantuan Partai Nasdem ini dikaitkan dengan politik," kata dia. (ANT)

“YSKI selalu ikut berperan dalam kegiatan bakti sosial di Indonesia, baik dengan pemerintah daerah di Sumut maupun di provinsi Indonesia lainnya. Demikian juga saat ini, YSKI juga turut serta mendukung kegiatan EKKM dari Mensos RI, makanya YSKI kini sudah milik masyarakat Indonesia karena selalu memberikan pelayanan gratis yang cepat bagi masyarakat marjinal. Sehingga kedepan kita berharap masyarakat marjinal tidak ada lagi yang sakit,” kata Pembina YSKI Dr RE Nainggolan MM didampingi Koordinator Kemanusiaan YSKI drg Annita serta relawan lainnya di sela-sela kegiatan EKKM dari Mensos RI di Lapangan Sepakbola Jalan Mangaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, baru-baru ini. Dijelaskannya, tahun lalu YSKI sudah banyak ikut berpartisipasi mendukung kegiatan nasional dan internasional di dalam negeri, seperti bakti sosial tingkat ASEAN di Bogor. Kegiatan ini merupakan sebagai bagian dari Latihan Bersama Penanggulangan Terorisme ASEAN Plus, di Indonesian Peace and Security Center (IPSC) Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat lalu. Latihan itu sendiri diikuti oleh 10 negara ASEAN, bersama dengan 8 negara partner yaitu Amerika, China, Selandia Baru, Rusia, Australia, India, Korea Selatan, dan Jepang. “Makanya sudah menjadi komitmen YSKI, bahwa kemanusiaan dan kepedulian kepada sesama itu bersifat universal, tidak

mengenal batas dan sekat, baik suku, agama, ras, bahkan bangsa, ” ujarnya. RE Nainggolan menambahkan, warga sekitar tempat latihan tersebut, sangat antusias mengikuti bakti sosial, terutama karena YSKI juga melakukan pembagian kacamata baca, kaki pengganti, tongkat alat bantu berjalan, dan kursi roda secara gratis. “Demikian juga di acara EKKM ini, masyarakat sangat antusias

karena kita juga memberikan dan melakukan hal yang sama. Bahkan kegiataan kemanusiaan YSKI ini mendapat apresiasi khusus dari Mensos RI Salim Segaf Aljufri, dan Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro dan penghargaan dari MURI,” katanya. Kegiatan sosial ini dihadiri oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Drs Samsudi MM mewakili Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri , Sekda Kota Medan Syamsul Bahri, mewakili Gubsu H Muhmud Sagala, serta jajaran Dinas Sosial se-Sumut, Kadis Kessos Sumut Alexius Purba, ribuan warga sekitar dan juga dari luar kota Medan. Salah seorang penerima bantuan kaki palsu Rahmadi (27) warga Desa Punggahan, Kecamatan Air Joman Kisaran mengaku

kedua kakinya diamputasi akibat kecelakaan kerja. Rahmadi sangat senang menerima bantuan kaki palsu dari YSKI. Bila sudah terbiasa memakai kaki palsu ia akan dapat kembali berjualan untuk kehidupannya di masa depan Dirjen Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Drs Samsudi MM dalam pada acara itu menyalurkan bantuan kepada masyarakat marjinal di Sumut. Penyerahkan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Samsudi kepada Kadis Kessos Sumut Alexius Purba. Adapun paket bantuan yang diserahkan di Sumut berupa uang tunai Rp400 juta untuk 20 Kelompok Usaha Bersama (KUBE), 1 unit mobil operasional Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) dan lainnya.

(Siong)

MENYALAMI-Pembina YSKI Dr RE Nainggolan MM didampingi Koordinator Kemanusiaan YSKI drg Annita serta relawan YSKI lainnya menyalami Dirjen Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Drs Samsudi MM yang mewakili Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di sela-sela penyerahan kursi roda pada acara kegiatan EKKM dari Mensos RI di Lapangan Sepakbola Jalan Mangaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. andalas/ist

Rektor Lantik Wadir dan Sekretaris PPs UMSU Medan-andalas –andalas Pengelola perguruan tinggi harus punya jiwa pembaruan dan inovasi-inovasi serta memiliki kompetensi yang sangat spesialis di bidang keilmuan. Selanjutnya dapat menerapkan kompetensi tersebut dan mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penegasan tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Agussani MAP pada pelantikan Wakil Direktur dan Sekretaris Program Pasca Sarjana (PPs), Ketua dan Sekretaris Program Studi (Prodi) di lingkungan PPs UMSU masa jabatan 2013-2017, serta serahterima jabatan pengurus Pusat Studi Lingkungan, di Auditorium UMSU, Kamis (30/1). Disebutkannya, Prodi PPs adalah kunci membawa pembaruan di UMSU, karena pimpinan prodi yang baru dilantik merupakan orang-orang yang memiliki kopetensi di bidang masingmasing. "Kami melihat ketua dan sekretaris prodi PPs yang baru dilantik memiliki kompetnsi sosial, tinggal bagaimana menerapkannya dalam rangka pembaruan UMSU," kata rektor. Rektor juga menegaskan, lembaga-lembaga yang baru dilantik bukan sekadar etalase semata, tapi dapat bekerja sesuai

fungsinya untuk menyahuti akreditasi intitusi UMSU, sebagai elemen kekuatan UMSU menuju pembaruan. Diungkapkannya, saat ini PPs UMSU mengelola lima prodi, dan termasuk salah satu yang terbanyak mengelola prodi PPs di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Dalam waktu yang tidak lama lagi, PPs UMSU akan menambah dua prodi magister yakni Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah, dan Magister Elektro. “Karena itu, untuk menampung mahasiswa pascasarjana yang sudah lebih 1000 orang, diharapkan gedung PPs UMSU di Jalan Denai akan dioperasikan mulai tahun akademik 2014/ 2015,” ucapnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Pengelola Harian (BPH) UMSU H Firdaus Naly mengatakan, pimpinan prodi harus visioner, karena prodi merupakan ujung tombak sebuah PT. Prodi harus mampu melihat dan merasakan benda yang tak nampak. Firdaus mengapresiasi program rektor yang telah menyediakan gedung Pascasajana yang refresentatif, sehingga nuansa akademik jelas. “Saya berharap UMSU ke depan lebih berkibar lagi dan giat berbuat amal soleh di masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof Ibrahim Gultom mengatakan, mengelola S2 berbeda dengan mengelola program S1, kuncinya adalah manajemen mutu dan kompetensi keilmuan para pengelolanya. Berikut para pejabat PPs yang dilantik: Wakil Direktur PPs Muhammad Effendy Pakpahan SE MM, Sekretaris PPs Hj Masitah Pohan SH MHum, Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Dr Triono Eddy SH MHum, Sekretaris Prodi Magister Ilmu Hukum Dr Alpi Sahari SH MHum, Ketua Prodi Magister Kenotariatan Dr H Surya

Perdana SH MHum, Sekretaris Prodi Magister Kenotariatan Dr Ahmad Fauzi SH MKn, Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Dr Iskandar Zulkarnain MSi, Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komunikasi Hj Rahmanita Ginting SSos MA PhD. Selanjutnya Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr Sjahril Effendy Pasaribu MSi MA MPsi MH, Sekretaris Prodi Magister Manajemen H Muis Fauzi Rambe SE MM, Ketua Prodi Magister Akuntansi Dr Widia Astuty SE MSi Ak QIA, Sekretaris Prodi Magister Akuntansi Hj Hafsah SE MSi. (HAM)

MENYERAHKAN-Rektor UMSU Dr Agussani MAP menyerahkan SK jabatan kepada Sekretaris PPs UMSU Hj Masitah Pohan SH MHum, pada acara pelantikan, Kamis (30/1). Andalas/hamdani

Sabam Manalu Diunggulkan Pimpin Primkop TKBM Pelabuhan Belawan

Sabam Manalu,SH.andalas/DP Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Upaya Karya Pelabuhan Belawan tahun 2014 sudah di ambang pintu. Berbagai persiapan sudah dilakukan sejumlah anggota TKBM untuk menentukan pimpinan koperasi yang

menaungi sekira 3500 buruh itu. Seperti biasa persaingan untuk menduduki ketua sangat ketat, bahkan terjadi tim sukses (TS) untuk menjebolkan kandidat yang figurnya berpotensi. Karena untuk memimpin ribuan buruh itu tidak mudah, kalau tidak punya pengalaman sejati di Pelabuhan Belawan. Sebab berbagai aspirasi harus dapat diakomodasi supaya jalannya koperasi dapat sukses. Sejak berdirinya koperasi itu ketua silih berganti, bahkan ada yang sampai masuk bui karena diduga melakukan penyelewengan dari pendapatan koperasi hingga miliiaran rupiah. Jadi untuk mengondusifkan perjalanan koperasi itu perlu frigur yang andal dalam mengelola dan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak terkait di Pelabuhan Belawan. Sejatinya figur yang hanya mengandalkan ambisi tidak akan

dapat berhasil memimpin koperasi itu. Padahal, di tengah perjalanan kepengurusan tidak boleh gagal, sebab akan berimbas terhadap kepengurusan ke depan, bahkan dapat menghilangkan kepercayaan terhadap pengurus terpilih. Sesuai amatan di Pelabuhan Belawan, mayoritas buruh menyakini Sabam Manalu SH akan terpilih menjadi ketua Koperasi TKBM Upaya Karya pada RAT 2014. Sebab, figur Sabam Manalu sangat berpengalaman memimpin koperasi besar, karena sudah dua periode menjabat Sekretaris Primkop TKBM Pelabuhan Belawan. Dia diyakini akan mampu memimpin koperasi ini kea rah yang lebih baik lagi. Di samping itu, Sabam mengetahui jelas masalah TKBM, pelayaran, agen, perusahaan bongkar muat (PBM) sebagai sumber pendapatan koperasi. Sudah barang tentu Sabam sudah mengetahui jumlah tonase barang

yang masuk ke Pelabuhan Belawan setiap hari,setiap minggu dan setiap bulan bahkan satu tahun sehingga tidak dapat dimanipulasi pihak-pihak lain. Sabam pernah menghembuskan bahwa PBM di Pelabuhan Belawan sebaiknya tidak boleh terlalu mencampuri tentang tarif Ongkos Pemuatan Pelabuhan (OPP) dan Ongkos Pemuatan Tujuan (OPT), karena perannya tidak signifikan. Di Pelabuhan Belawan ada 3 komponen yang saling terkait membangun arus bongkar muat barang dari dan ke kapal yaitu, pertama pemilik kapal atau Indonesia National Shipowners Association (INSA), kedua pemilik barang Indonesia Forwarders and Logistic Providers Association (Gafeksi) dan ketiga pemilik TKBM yakni Koperasi Primer TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan. PBM sesuai Kepmen Perhubun-

gan No.KM 4 Tahun 2002 tentang penyelenggaraan dan PBM barang dari dan ke kapal sudah tidak berperan signifikan. Walaupun PBM sebagai ekspeditur yaitu ekspedisi muatan kapal laut (EMKL), warehousing pada usaha perdagangan dan stevedoring merupakan PBM dalam 3 komponen penting yang sudah disebut diatas sudah tersedia di Pelabuhan Belawan. PBM bukan pembayar tarif dan bukan pula pemilik barang juga bukan pemilik kapal hanya saja sebagai perantara. Sebagai perantara tidak terlalu perlu di Pelabuhan Belawan untuk kelancaran barang sampai ke tujuan tapi adanya kapal, adanya barang dan adanya TKBM. PBM dapat diselenggarakan Koperasi Upaya Karya TKBM Pelabuhan Belawan, sebab punya buruh dan dapat menyediakan fasilitas yang diperlukan di Pelabuhan Belawan kalau PBM di luar sayap Koperasi Upaya Karya TKBM Pelabuhan

Belawan tidak memiliki buruh. Menurut Sabam Manalu, banyak yang harus dibenahi di Pelabuhan Belawan untuk menyejahterakan TKBM, karena 10 tahun ke depan kegiatan buruh di Pelabuhan Belawan akan “mati” karena semua jenis barang sudah menggunakan kontainer. “Hendaknya TKBM dapat lebih disejahterakan melalui wadah Koperasi Primer Upaya Karya ini tanpa dihambat PBM karena bukan sebagai pembayar gaji bukan pula pemilik barang juga bukan pula pemilik kapal. Yang bayar gaji TKBM sesuai tarif adalah pemilik barang,” kata Sabam. Terkait dengan kesiapannya memimpin Koperasi TKBM Upaya Karya, Sabam Manalu mengatakan siap jadi ketua asalkan didukung semua pihak yang terkait di Primkop TKBM Pelabuhan Belawan. (Desrin Pasaribu)


Epaper andalas edisi senin 3 januari 2014