Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

Sabtu, 20 Juli 2019

D A N

C E R D A S

No: 23958/Tahun XII | E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com | Harga Eceran Rp3.500 andalas|ist

Sebatang pohon di Jalan Sudirman Medan, Jumat (19/7) tumbang, lalu menimpa pengendara sepeda motor Ilham Maulana. Hingga kemarin Ilham belum sadarkan diri dan masih menjalani perawatan di RS Elisabeth.

Pengendara Sepeda Motor Kritis Tertimpa Pohon Tumbang Medan – andalas Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (19/ 7) sore. Cuaca buruk ini menyebabkan pohon tumbang di kawasan Jalan Sudirman dan menimpa seorang pengemudi sepeda motor hingga kritis.

Adelin Lis masih diburu Kejatisu.

Kejatisu Masih Kejar 50 DPO Termasuk Adelin Lis Medan - andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) merilis sebanyak 50 orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) masih terus diburu. Ke-50 DPO ini terlibat dari mulai kasus korupsi hingga pidana umum. "Setelah melalukan pendataan ada 50 DPO lagi yang masih dikejar," ungkap Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak

melihat kejadian itu melarikan korban ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, yang tak jauh dari lokasi kejadian. “Korban sudah dibawa

kerumah sakit. Korban kritis, luka-luka karena tertimpa batang pohon,” ujar salah

• LANJUT KE HAL. 15

Seusai Transaksi Narkoba

andalas|ist

• LANJUT KE HAL. 15

Wakil Gubernur Sumut Rajekshah saat bertemu dengan Kepala BNPB Doni Monardo, di Kantor BNPB Jakarta, Jumat (19/7).

Wagub Sumut Bertemu Kepala BNPB

Bahas Relokasi Korban Sinabung dan Penanganan Banjir Medan Jakarta – andalas Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah bertemu dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, di Kantor BNPB Jakarta, Jumat (19/7). Selain bersilaturahmi, keduanya juga membahas

tentang relokasi tahap III korban erupsi Gunung Sinabung hingga penanganan banjir di Kota Medan dan sekitarnya. Untuk relokasi tahap III di Siosar, Kabupaten Karo, pembangunan rumah pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung sebanyak 892 unit akan mulai dibangun Agustus 2019.

Pembangunannya menggunakan dana hibah dari BNPB sebesar Rp161 miliar. Peletakan batu pertamanya akan dilaksanakan 4 Agustus 2019. “Untuk itu kami mengundang Bapak Kepala BNPB untuk hadir sekaligus mela• LANJUT KE HAL. 15

Nunung Bersama Suami Ditangkap Komedian Nunung (56) ditangkap oleh Ditres Narkoba Polda Metro Jaya pada Jumat (19/7) di rumahnya karena kasus narkoba. Tak sendiri, Nunung ditangkap bersama suaminya, Iyan Sambiran.

Nunung tampak menangis di kantor polisi seusai ditangkap dalam kasus narkoba.

foto|detik.com

Muharom Gani Irwanda, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, menyelesaikan skripsinya setebal 3.045 halaman dalam waktu 3 minggu. Skripsi 3.000-an halaman ini pun langsung viral di media sosial. Banyak yang tercengang, bagaimana

• LANJUT KE HAL. 15

di sebuah rumah sakit swasta di Medan," ungkap Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak didampingi Aspidsus Irwan Sinuraya dan Aspidum Edyward Kaban di Kantor Kejati Sumut, Jumat (19/7). Diduga, penyimpangan klaim dana BPJS Kesehatan itu tidak hanya dilakukan oleh rumah sakit di Medan saja. Untuk itu, saat ini Kejati

Mahasiswa ITS Ini Selesaikan Skripsi 3.045 Halaman dalam 3 Minggu

• LANJUT KE HAL. 15

di sela peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 59 Kejati Sumut, di ruang rapat gedung Kejatisu, Jumat (19/7) siang. Leo Simanjuntak menjelaskan, dari 50 DPO itu saat ini ada 28 DPO yang telah dipublikasikan melalui media. Salah satunya adalah, Adelin Lis (AL), buronan kakap kasus perambahan hutan di

Kejatisu Temukan Penyimpangan Dana BPJS di Rumah Sakit Medan – andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menemukan adanya dugaan penyimpangan klaim dana BPJS Kesehatan yang dilakukan sebuah rumah sakit di Medan. Saat ini, kasus tersebut tengah ditelusuri lebih lanjut. "Tahun 2019 Intelijen Kejatisu berhasil mengungkap kasus penyimpangan pencairan dana BPJS Kesehatan

Pengemudi sepeda motor diketahui bernama Ilham Maulana, warga Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Medan. Warga yang

Unik Tapi Nyata

“Telah diamankan pasangan suami istri komedian Nunung di rumahnya Jalan Tebet Timur Jakarta Selatan pada hari Jumat, 19 Juli 2019 jam 13.15 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat (19/7).

Nunung dan suami ditangkap bersama barang bukti berupa sabu seberat 0,36 gram. Dari hasil tes urine yang dilakukan, Nunung dan Ian terbukti positif menggunakan narkoba.

"Barang bukti 1 klip sabu 0,36 gram. 2 klip kecil bekas bungkus sabu, 3 buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu, 1 buah sedotan plastik sendok sabu, • LANJUT KE HAL. 15

Detik-detik saat pengacara Tomy Winata, Desrizal menyerang hakim PN Jakpus dengan ikat pinggang.

Pukul Hakim, Pengacara Tomy Winata Ditahan

Jakarta – andalas Setelah diperiksa sebagai tersangka, polisi akhirnya menahan Desrizal, pengacara pengusaha Tomy Winata. Desrizal ditahan untuk 20 hari ke depan. "Iya sudah ditahan," kata Kapolres Jakarta Pusat

Kombes Harry Kurniawan saat dihubungi, Jumat (19/7). Desrizal ditahan setelah polisi melakukan pemeriksaan selama 1x24 jam. Polisi juga telah melakukan gelar perkara dan memutuskan • LANJUT KE HAL. 15

KURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING JUMAT, 20 JULI 2019 Mata Uang Jual Beli AUD 9.884 9.784 CNY 2.037 2.016 EUR 15.750 15.588 GBP 17.543 17.366 HKD 1.789 1.771

Mata Uang Jual Beli 129 JPY 130 MYR 3.403 3.366 SGD 10.307 10.202 USD 13.983 13.843 Sumber: BANK INDONESIA


SAMBUNGAN

Sabtu 20 Juli 2019

harian andalas | Hal.

Polisi Ringkus Sindikat Penipuan ‘Anak Kecelakaan’ Jakarta – andalas Unit 2 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya meringkus sindikat pelaku penipuan dengan modus anak kecelakaan. Sindikat telah melancarkan aksinya sejak 2009. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, sindikat penipuan terdiri dari tiga pelaku. Masing-masing berinisial A, M, dan AZ. Argo menyebut, para pelaku melakukan aksinya dengan cara menghubungi orang tua murid dan memberitahukan bahwa anak korban mengalami kecelakaan. Sebelum menelepon orang tua murid, kata dia, pelaku A terlebih dahulu menghubungi dan menipu pihak sekolah untuk mencari data murid yang akan menjadi sasaran penipuan. Namun, Argo tidak merinci bagaimana cara pelaku A menipu pihak sekolah untuk mendapatkan nomor telepon orang tua murid tersebut. Sementara itu, sambung Argo, pelaku M berperan sebagai kapten dan berpurapura menjadi seseorang dengan profesi, seperti dokter, untuk meyakinkan pihak orang tua murid. Bahkan, kata dia, pelaku M dapat menirukan suara perempuan untuk me-

foto|detik.com

Unit 2 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya meringkus sindikat pelaku penipuan dengan modus anak kecelakaan.

lancarkan aksinya. "Tersangka M, kadang berperan jadi dokter, guru, atau jaga apoteker. Setelah dia mendapatkan identitas atau data orang tua murid, dia akan menelepon (korban) dan berpura-pura bahwa anak korban di sekolah mengalami kecelakaan," papar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/7). Setelah korban yakin dengan pernyataan pelaku yang awalnya

JK: Negeri Ini Perlu Penyeimbang Jakarta – andalas Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai perlunya keseimbangan dalam negara

demokrasi. Karena itu, untuk mengawasi jalannya pemerintahan yang baik diperlukan partai pendukung dan juga

menyamar sebagai guru, ia akan mengarahkan korban untuk menghubungi pihak rumah sakit atau dokter sesuai nomor telepon yang telah ia siapkan. Pelaku M pun kemudian menyamar sebagai dokter. Tidak sampai di situ, pelaku M juga akan meminta korban kembali menghubungi pihak apotek yang juga masih merupakan modus penipuannya. Tujuannya untuk menebus

obat maupun alat operasi, tergantung dari cerita bohong mengenai kecelakaan yang dibuat oleh pelaku M. Setelah korban menelepon apotek sesuai arahan pelaku, korban akan diminta mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku dalam waktu lima menit. Sementara itu, pelaku AZ akan memastikan korban sudah mentransfer uang yang diminta atau belum.

partai oposisi. Hal itu disampaikan JK, menyusul sinyal Partai Gerindra yang akan masuk dalam koalisi pendukung Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. "Negeri ini demokrasi perlu keseimbangan, (saya) tidak mengatakan (kalau Partai Gerindra oposisi, Red)

lebih baik, tapi perlu keseimbangan," ujar JK usai menghadiri penutupan sekolah legislatif Partai Nasdem di Pancoran, Jakarta, Jumat (19/7). Menurut JK, koalisi juga tidak bisa sepihak, melainkan ditentukan oleh Gerindra maupun partai koalisi pendukung pemerintah. Terlebih, partai

Jika korban belum mentransfer uang, maka pelaku AZ akan menelepon korban kembali. "Tapi setelah korban mentransfer sejumlah uang tersebut, selanjutnya korban melakukan pengecekan ke sekolah anak korban, diketahui bahwa anak tidak kenapanapa," ujar Argo. Polisi menangkap para pelaku di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Utara. Ketiganya diketahui berasal dari Sidrap, Sulawesi Selatan. Adapun ketiga pelaku ini selalu beraksi satu kali dalam seminggu. "Seminggu sekali minimal melakukan kegiatan ini. (Uang yang diminta) sekitar Rp 1740an juta, tergantung kondisi. Tidak terlalu mahal supaya korban tidak curiga," imbuh Argo. "Mereka tinggal di apartemen di Jakut bertiga di sana. Dia punya berbagai handphone untuk menipu orang," kata Argo. Akibat perbuatannya, para pelaku dikenai Pasal 378 KUHP, Pasal 4, 5 juncto Pasal 2 ayat (1) huruf R atau Z UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Ketiga tersangka itu terancam hukuman 7 tahun penjara. (ROL)

koalisi pendukung pemerintah terdiri atas banyak partai. "Ya soal koalisi itu harus dua belah pihak, baik oleh Gerindra juga tentu apalagi pihak partai pemerintah, nanti ya dilihatlah, tapi negeri ini demokrasi perlu keseimbangan," ujar JK. (ROL)

BAHAS RELOKASI KORBAN SINABUNG DAN PENANGANAN BANJIR MEDAN ........ • DARI HALAMAN. 1 kukan peletakan batu pertama. Merupakan kehormatan bagi kami jika Bapak berkenan hadir dalam acara tersebut,” ujar Wagub Musa Rajekshah. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang percepatan pencairan dana hibah BNPB/Kemenkeu yang sudah direkomendasikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, dan sudah diverifikasi BNPB sejak

tahun lalu. Khususnya untuk pengendalian banjir rob dan sungai-sungai yang melintas di Kota Medan. “Diharapkan, dana tersebut dapat segera dicairkan, sehingga penanganan banjir di Kota Medan dan sekitarnya dapat segera dilakukan,” ujar Wagub. Dibahas juga tentang kebutuhan logistik dan peralatan bencana untuk Provinsi Sumut. Diketahui bahwa Sumut merupakan salah satu daerah

yang rawan bencana, terutama bencana banjir dan longsor. “Karena itu, kebutuhan logistik dan peralatan bercana sangat dibutuhkan keberadaannya,” ujar Musa Rajekshah yang didampingi Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis. Selain itu, percepatan pembangunan Gudang Logistik Regional Sumatera di atas lahan seluas 3-5 hektare oleh BNPB di sekitar Bandara Kualanamu, juga menjadi pembahasan.

Diharapkan pembangunannya dapat terealisasi sehingga dapat segera dimanfaatkan. Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan, para prinsipnya BNPB mendukung setiap upaya percepatan penanggulangan bencana, termasuk di Sumut. Karena penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi dengan cepat dan tepat, serta efektif dan efisien merupakan tugas dari BNPB.

Doni Monardo juga menjelaskan tentang apa saja yang harus disiapkan untuk penanggulangan bencana di pusat. Serta memberikan saran-saran, apa saja yang mesti disiapkan untuk penanggulangan bencana di daerah, baik dari sisi prosedur serta perlengkapan. Juga menjelaskan apa yang dimaksud dengan evakuasi, serta tata cara menjalankan evakuasi dalam menghadapi bencana. (WAN)

PUKUL HAKIM, PENGACARA TOMY WINATA DITAHAN ......................... • DARI HALAMAN. 1 untuk menahan Desrizal. "Ini kan 1x24 jam kita lakukan pemeriksaan, kemudian pengumpulan bukti-bukti dan visum kemudian dilakukan gelar perkara," imbuhnya Dalam gelar perkara tersebut, penyidik memutuskan untuk menahan Desrizal. "Gelar perkara sekaligus kita lakukan penahanan barusan," tuturnya. Desrizal ditetapkan sebagai tersangka pemukulan terhadap 2 orang hakim di PN Jakarta Pusat. Desrizal dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP dan Pasal 212 KUHP dan terancam hukuman paling lama 2 tahun penjara. Pasal 212 KUHP berbunyi: "Barang siapa dengan keke-

rasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undangundang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana paling banyak Rp 4.500,". "(1) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah." Desrizal dilaporkan oleh hakim Sunarso setelah insiden penyerangan di PN Jakpus, Kamis (18/7). Penyerangan terjadi saat hakim Sunarso sedang membacakan putusan atas perkara perdata bernomor 223/Pdt.G/2018/PN

Jkt.Pst. Dalam keterangannya kepada wartawan di Polres Jakpus Kamis semalam, Sunarso menyebut penyerangan itu terjadi tiba-tiba. Sunarso sendiri tidak mengetahui apa yang membuat Desrizal menyerang dia dan hakim Duta. "Kemudian di pengujung pembacaan putusan tiba-tiba-saya juga tidak tahu karena saya menunduk membacakan utusan itu--tiba-tiba kuasa dari penggugat itu menghampiri kami dengan menyabet memakai ikat pinggangnya," jelas Sunarso semalam. Sidang sempat diskors dan dilanjutkan kembali untuk membacakan putusan. Adapun dalam sidang itu, hakim memutuskan menolak gugatan penggugat. Menkum HAM Yasonna

Laoly menyayangkan insiden pemukulan pengacara pengusaha Tomy Winata, Desrizal, terhadap hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Yasonna menyebut tindakan itu tak patut dilakukan. "Seharusnya, tak sepatutnya jangan seperti itu caranya," kata Yasonna di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (19/7). Yasonna menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian. Dia tak mau ikut campur. "Biar saja proses hukum yang berlaku. Itu proses hukum saja. Itu bukan kewenangan saya. Itu urusan pengadilan dan bersangkutan, kemudian kewenangan Polri jika ada yang mengadukan," ujar dia. Sementara itu, Tomy Wi-

nata mengaku menghormati kepolisian dalam mengambil tindakan hukum. "Kalau penetapan (tersangka) tersebut, kita tetap patuh dan taat pada hukum yang berlaku," ujar Juru Bicara Tomy Winata, Hanna Lilies kepada wartawan, Jakarta, Jumat (19/7). Hanna menambahkan, untuk status Desrizal sebagai pengacara Tomy Winata, sudah tentu akan ada penggantian. Mengingat yang bersangkutan akan menjalani proses hukum, sementara perkara yang sedang dijalani Tomy Winata juga harus tetap berjalan. "Kalau untuk kasus ini sudah pasti, karena yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum pastinya akan ada penggantian, karena show must go on," tuturnya. (DTC/DOH)

PENGENDARA SEPEDA MOTOR KRITIS TERTIMPA POHON TUMBANG ................. • DARI HALAMAN. 1 seorang saksi mata, Rudi (36). Rudi mengatakan, pohon yang tumbang tersebut sudah berusia cukup tua dan mulai rapuh. “Pohonnya juga lebat, jadi mungkin patah karena angin kencang,” ujar Rudi. Pohon yang tumbang berada sudut simpang Jalan Sudirman dan Jalan Imam

Bonjol. Tepat di seberang Gereja HKBP dan Air Mancur Bank Mandiri. "Pohonnya tumbang pas hujan tadi. Tiba-tiba terdengar suara dentuman, mungkin karena pohon menimpa kabel listrik," kata Rasyid, seorang warga lainnya. Pohon itu tumbang ke arah tengah jalan. Sejumlah kendaraan tertimpa ranting pohon.

Sementara batang pohon menimpa Ilham Maulana, pengendara Yamaha NMax merah dengan pelat nomor BK 3890 AHL. Pria itu terjepit. Pengguna jalan dan warga sekitar langsung responsif mencoba menolong. Mereka beramai-ramai mencoba mengangkat batang pohon. Namun, pohon besar itu hanya sedikit bergerak. War-

ga terus mencoba sambil membersihkan ranting di sekitar pengendara yang terjepit. Warga terus mencoba mengangkat batang pohon, sementara sebagian kecil lainnya mencoba menarik pemuda itu. Mereka berhasil. Pemuda itu tampak tak berdaya, tak sadarkan diri. Namun dia masih bernafas. Warga kemudian menghentikan

pick up yang melintas. Mereka melarikan korban ke RS Elisabeth. Hingga kemarin Ilham belum sadarkan diri dan masih menjalani perawatan di RS Elisabeth. Kejadian itu sempat menimbulkan kemacetan di sekitar Jalan Sudirman dan Imam Bonjol Medan. Putusnya aliran listrik memperburuk keadaan. (MDC/INI)

NUNUNG BERSAMA SUAMI DITANGKAP .................................................. • DARI HALAMAN. 1 1 buah botol larutan cap kaki tiga untuk bong memakai shabu, potongan pecahan pipet kaca untuk memakai shabu dan1 buah korek api gas," ungkap Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jean Calvijn Simanjuntak. Komedian Nunu yang bernama asli Tri Retno Prayudati mendapatkan narkotika jenis sabu dari seorang tersangka berinisial HM. Menurut Argo Yuwono, Nunung diketahui telah membeli sabu dari tersangka E sebanyak 10 kali dalam kurun waktu tiga bulan. "Tersangka Nunung mengambil dari tersangka HM sebanyak 10 kali dalam waktu tiga bulan," kata Argo. Argo mengungkapkan,

tersangka HM diamankan di kawasan Tebet, Jakarta setelah melakukan transaksi jual beli sabu kepada Nunung. "Tersangka HM diamankan hari ini jam 12.30 dengan barang bukti satu buah telepon genggam dan uang tunai Rp 3.700.000," ujar Argo. Tiga Kali Kawin Nunung (lahir dengan nama Tri Retno Prayudati di Solo, 5 April 1963) adalah komedian dan aktris berkebangsaan Indonesia yang sempat tergabung dalam grup lawak Srimulat. Nama Nunung melejit lewat sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Nunung yang merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Pranowo dan Juarti ini sempat gagal menjalani

pernikahan hingga empat kali. Daniel Setyadi adalah suami pertamanya, pernikahannya dengan Daniel Setyadi atau Mas Didik terjadi saat usia Nunung masih 17 tahun. Didik adalah tetangga dekat dan terpandang di lingkungan Nunung. Rumahnya hanya bejarak beberapa meter dari tempat tinggalnya di Solo. Mereka menikah tanpa pacaran karena memang saat itu dijodohkan oleh orang tua. Nunung menikah setelah lulus SMP dan beberapa bulan sempat masuk SMA. Karena kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan kala itu, Nunung yang saat itu berdagang batik dan menjadi penyanyi panggilan akhirnya menerima lamaran keluarga Didik. Perkawinan mereka dikaruniai tiga anak, yakni

Hema Wanodya Hayuningtyas, Bagus Permadi dan Ratih Sari. Namun sayang, Nunung berpisah dengan Didik karena ketidakcocokan. Mereka terlebih dulu pisah ranjang, sebelum kemudian resmi bercerai pada 1995. Saat itu Didik segera mengurus surat cerai karena mengaku sakit hati lantaran melihat Nunung mulai dekat dengan Rochani Widodo, pria yang kemudian menjadi suami berikutnya. Rochani Widodo juga tetangga dekat Nunung di Solo, sebagaimana suami pertamanya. Rochani berusia lebih muda 8 tahun dari usia Nunung, yang saat itu sudah mulai terkenal sebagai artis. Rochani sendiri adalah duda satu anak yang juga teman sekolah dari adik Nunung. Nunung menikah dengan Rochani lima tahun setelah

resmi menjanda, tepatnya tahun 2000. Namun ketika usia perkawinan baru enam bulan, rumah tangga Nunung diguncang masalah. Usia rumah tangga mereka hanya bertahan sekitar tiga tahun. Tak lama, Nunung menikah dengan artis pendatang baru Wiki Husein secara siri pada 23 Januari 2009. Namun pernikahan mereka hanya berusia tidak kurang dari enam bulan. Tepatnya 30 Agustus 2012, Nunung melangsungkan pernikahannya untuk kali keempat. Kali ini dengan July Jan Sambiran atau Iyan Sambiran, yang tidak lain manajernya sendiri. Pernikahan Nunung dan Iyan diawali dengan sebuah persoalan, yakni perceraian Iyan dengan istri terdahulunya, Dewi Vistiatin atau DJ Wendy. (KPR/WKP)

15

Perusahaan Pers Harus Jadikan Medsos Kompetitor Kupang – andalas Dewan Pers mengingatkan agar perusahaan pers harus menjadikan media sosial (medsos) sebagai kompetitor dalam dunia pers. "Jangan menjadi followers medsos, sehingga nanti tidak dianggap ikut menyebarkan beritaberita bohong atau hoaks yang sering terjadi," kata anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, di Kupang, Jumat (19/7). Agus pada workshop peliputan pascapemilu legislatif dan pemilu presiden di salah satu hotel di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu,

mengatakan media sosial juga menjadi salah satu kompetitor medsos karena medsos itu juga hidup dari iklan. "Apalagi medsos mempunyai teknologi yang lebih bagus dengan jaringan internasional, dan modal sangat besar. Tentu saja akan menjadi kompetisi yang sulit bagi media pers dalam menghadapi medsos," katanya lagi. Menurut dia, beberapa kasus yang membuat pers ikut terlibat dalam pemberitaan bohong, salah satunya adalah kasus pemboman di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.(ANC)

KEJATISU TEMUKAN PENYIMPANGAN DANA BPJS DI RUMAH SAKIT ............ • DARI HALAMAN. 1 Sumut dan jajarannya tengah melakukan penyelidikan. "Diduga (penyimpangan klaim dana) dilakukan di seluruh rumah sakit dan klinik di Sumut. Sudah kita berikan ke Tindak Pidana Khusus untuk penyelidikan," imbuhnya. Berdasarkan temuan Intelijen Kejatisu dari tahun 2014 sampai 2018 potensi kerugian negara mencapai Rp 5 miliar untuk satu rumah

sakit. "Belum lagi satu Indonesia. Seluruh rumah sakit dan klinik yang kerja sama dengan BPJS Kesehatan mulai hari ini kami minta untuk tertib," tegasnya. Pengusutan tersebut dilakukan, berawal dari informasi bahwa negara kekurangan dana Rp 17,5 triliun untuk pembayaran kalim BPJS Kesehatan. Dari informasi tersebut, dilakukan penelusuran terhadap MoU rumah sakit dengan BPJS Kesehatan. (DTC)

KEJATISU MASIH KEJAR 50 DPO TERMASUK ADELIN LIS .... • DARI HALAMAN. 1 Mandailing Natal (Madina) yang sudah buron selama 8 tahun lalu. "Untuk AL, iya memang belum tertangkap dan masuk dalam daftar ke 50 DPO kita," beber Leo Simanjuntak. Namun Leo mengaku, kendala belum bisa segera tertangkapnya ke 50 DPO ini karena pihaknya tidak memiliki dokumen foto sehingga tidak dapat dipublikasikan ke media. "Dari 50 DPO itu hanya 28 DPO yang bisa kita publikasikan, sisanya belum karena kita tidak memiliki dokumen foto buronan ini, yah itu juga menjadi kendala kita dalam menangkap semua buronan ini," jelasnya. Selain itu, Leo Simanjuntak yang promosi menjadi Koordinator pada Jamintel Kejagung ini mengungkapkan bahwa selama 2018 lalu telah

menangkap DPO sebanyak 29 orang. "Selama 2018 itu kita menangkap terdiri dari 27 perkara korupsi dan dua pidana umum," ujar Leo. Pada periode 2019 ini pihaknya sudah menangkap sebanyak enam DPO lagi sehingga ditotal sudah 35 DPO yang berhasil ditangkap. "Selama periode Januari hingga Juni 2019 ini kita sudah menangkap enam DPO lagi, empat DPO kasus korupsi dan dua lagi pidana umum. Jadi semua keberhasilan ini berkat peran serta masyarakat dan kerja keras kita bersama," tegasnya. Oleh sebab itu, Leo Simanjuntak masih terus mengimbau agar kepada DPO untuk segera menyerahkan diri. "Tidak ada tempat yang aman dari DPO di Sumut, saya mengimbau agar segera tunduk kepada hukum yang berlaku," pungkasnya. (MBD)

MAHASISWA ITS INI SELESAIKAN SKRIPSI 3.045 HALAMAN DALAM 3 MINGGU... • DARI HALAMAN. 1 bisa Gani mengerjakan skripsi setebal itu? Dikutip dari rilis resmi ITS, Gani berbagi cerita tentang skripsinya yang berjudul "Penjadwalan Waktu Pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biaya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Denver Apartment, Kompleks Citraland CBD-Kota Surabaya". Skripsi dengan tebal 3.045 halaman itu terdiri dari 152 halaman bab 1-3, 2.740 halaman bab 4, dan 152 halaman untuk lampiran. Ia menyelesaikan skripsi ribuan halaman itu dalam waktu tiga minggu saja, setelah selesai magang dari salah satu perusahaan BUMN. "Lalu, setelah (magang) itu baru benar-benar mengerjakan lagi tanggal 29 Juni sampai 5 Juli lalu," demikian keterangan Gani, seperti tertuang dalam rilis ITS, Jumat (19/7). Gani mengisahkan, awalnya, ia mengusulkan kepada dosen pembimbingnya Ir Sukobar M.T, Gani ingin menyelesaikan TA untuk gedung 37 lantai. Namun, menurut dosennya, Gani akan menghadapi kesulitan dalam pengerjaannya. Akhirnya, Gani mengerjakan metode konstruksi untuk gedung 11 lantai yang masing-masing dirincikan hitungannya. "Saya merasa tertantang, karena tidak bisa mengerjakan 37 lantai, saya harus bisa mengerjakan 11 lantai dengan baik," ujar Gani. Dalam skripsinya, ia membahas 11 perhitungan volume, kapasitas produksi dan tenaga kerja, jumlah alat, durasi hingga estimasi harga yang berbeda. Dalam proses pengerjaan

skripsinya, Gani hanya tidur selama 2 jam per hari dan menghabiskan waktunya untuk mengetik selama 15 jam. Proses penggarapan skripsi langsung dikerjakan oleh Gani menggunakan software Microsoft Excel. Saking menikmati proses ini, Gani tidak sadar bahwa skripsi yang ditulisnya mencapai lebih dari 3.000 halaman. "Saya pikir hanya dikisaran seribu, ternyata sampai tiga ribuan," kata dia. Di kampus, Gani juga dikenal sebagai mahasiswa yang sering menang lomba. Salah satunya menjadi Juara 1 Indonesian Civil and Environmental Festival (ICEF) IPB. Itu merupakan lomba desain kota berbasis lingkungan dan berwawasan nusantara. "Iya alhamdulillah sering juga," kata mahasiswa yang akrab disapa Gani di Kampus ITS Manyar Surabaya, Jumat (19/7). Ia mengaku suka mengikuti ajang perlombaan. Terutama di bidang desain tata ruang kota hingga lomba rancang bangun. Gani juga pernah menjadi Juara 1 Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI). Yakni perlombaan tertinggi di bidang teknik sipil yang diselenggarakan Kementerian Ristekdikti. Selain itu, Gani sempat menjadi Winner of Quake Resistant Building Category yang digelar oleh NCREE Taiwan. Tak hanya itu, Gani juga aktif mengikuti perlombaan Karya Tulis Ilmiah (KTI), Di KTI, Gani menuliskan gagasannya terkait rancang bangun. Saat ditanya dirinya pernah memenangkan lomba apa, Gani mengaku tidak ingat karena banyak sekali. "Kalau lombanya agak banyak sih," pungkasnya.(KPC/DTC)


MEDAN KITA

Sabtu 20 Juli 2019

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa PEMBINA ISKANDAR ST Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB Agus Salim Ujung WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti WAKIL PEMIMPIN REDAKSI Gusliadi Ritonga PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN Septho MANAGER UMUM Zulham Efendi Parinduri KEUANGAN Dina Rizky SIRKULASI Wati Br Sitorus IKLAN Dani SEKRETARIS REDAKSI Dian Purnama Sari REDAKTUR Hamdani Nasution, Dedi Afrizal, Robenson Sidabariba, M Yunan Siregar, Asiong STAF REDAKSI Asril Tanjung, Irwan Ginting, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim, Ahmad Fuad Siregar PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan TARIF IKLAN Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalas.redaksi@gmail.com andalasnewsmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK PT. SUMATERA JAYA GRAFIKA Jalan Paduan Tenaga No.2 Medan Telp: 061-7366732 Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Saatnya Rebutan Kursi WAKIL Sekretaris Jenderal PDI-P Ahmad Basarah mengatakan, tidak ada aturan yang menyebutkan apabila partai telah mendapatkan kursi ketua DPR, tidak boleh mengisi kursi pimpinan MPR. Seperti diketahui, PDI-P akan menduduki kursi ketua DPR karena memperoleh suara terbanyak dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. "Memang tidak ada ketentuan bahwa kalau sudah memiliki ketua DPR, maka tidak boleh memiliki ketua MPR, tidak ada ketentuan di MD3 maupun tata tertib MPR. Artinya bebas saja sepanjang nama tersebut terpilih di dalam sidang paripurna MPR itu,"kata Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Sementara, Sekjen DPP PPP Arsul Sani mengatakan, partainya telah menyerahkan sembilan nama calon menteri ke Jokowi. Ketika penetapan nama capres terpilih sudah selesai, selanjutnya menyusul rebutan kursi di DPR dan MPR. Khusus untuk DPR, rebutan kursi tidak terlalu terasa, karena jatah tersebut akan jatuh kepada PDI Perjuangan sesuai dengan ketentuan UU MD3, yang mensyaratkan kursi ketua DPR diberikan kepada peraih kursi terbanyak Pemilu Legislatif. Hal serupa tentunya tidak berlaku di MPR.Terbukti, sebelumnya Ketua MPR justru berasal dari PAN, yang memiliki kursi jauh lebih sedikit dibanding PDIP, Golkar, PKB, Demokrat, dan lainnya. Agaknya hal inilah yang coba dimentahkan PDIP dan masih berharap bisa pula menduduki jabatan Ketua MPR, sebagaimana disampaikan Ahmad Basarah. Satu hal yang dilupakan Ahmad Basarah, adalah soal etika politik. Kalau PDI P sudah mendapatkan jatah sebagai Ketua DPR-RI, seharusnya bisa menahan diri dan memberikan kesempatan kepada kader parpol lain menjadi Ketua MPR. Misalnya dari Partai NasDem atau lainnya. Seperti Ketua MPR sebelumnya berasal dari PAN, yang notabene jumlah kursinya jauh lebih sedikit dibanding Golkar, Gerindra, Demokrat saat itu. Parpol yang tergabung di dalam koalisi mendukung capres terpilih pada Pilpres 2019 lalu, hendaknya bisa duduk bersama untuk membahas kursi Ketua MPRRI tersebut. Dalam hal ini PDIP sebaiknya mengalah dan memberikan kesempatan kepada rekan koalisinya menduduki kursi Ketua MPR, karena mereka sudah dipastikan mendapat kursi Ketua DPR-RI. Tentunya akan menjadi pemandangan yang sangat aneh dan kelihatan kurang elok, apabila Presiden RI berasal dari PDIP, Ketua DPR kader PDIP, dan Ketua MPR juga PDIP. Apa kata dunia ? Sesuai dengan prinsip yang terkandung di dalam Demokrasi Pancasila yang mengedepankan kebersamaan, akan lebih baik dan elegan, bila kursi Ketua MPR diberikan kepada kader Partai NasDem atau Golkar. Sementara itu, terkait dengan pernyataan Sekjen PPP Arsul Sani yang menyebut telah menyerahkan sembilan nama calon menteri kepada Presiden Jokowi, kita berharap hal itu hanya sebatas penyerahan nama-nama saja. Dan, jika Presiden Jokowi hanya memilih satu nama saja menjadi menteri, juga harus diterima dengan lego lilo. Kita berharap penentuan Ketua MPR dan menteri tidak dijadikan ajang rebutan atau bagi-bagi kursi. Penentuan Ketua MPR sebaiknya bisa dimusyarahkan dengan baik dan beretika di antara sesama parpol koalisi pendukung pemerintah. Sementara, kursi menteri biarkan Pak Jokowi yang memutuskannya sesuai dengan hak prerogatif yang melekat di dalam dirinya. Pimpinan parpol sah-sah saja menyerahkan namanama yang dianggap kredibel menjadi menteri. Namun, putusan akhir tetap berada di tangan Jokowi, dan tidak boleh dicampuri. Keputusan Jokowi juga diharapkan sejalan dengan ekspektasi rakyat yang menginginkan munculnya menteri-menteri yang kapabel dan akseptabel. (**)

harian andalas | Hal.

2

Jaminan Produk Halal Tanggung Jawab Negara Medan-andalas Perlindungan dalam jaminan mengkonsumsi produk halal dan higienis merupakan bagian dari tanggung jawab negara. Perlindungan bukan hanya berkaitan pada aspek keamanan saja, namun juga ketersediaan produk halal. Di level kota seperti Medan yang merupakan kota besar di Indonesia, keberadaan regulasi ini sangat penting bagi produsen makanan, obat, kosmetik, produk kimia, produk yang diolah secara genetis serta importir produk itu. "Kita sangat berharap Perda No.10 tahun 2017 tentang Pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis bisa maksimal dijalankan dan diterapkan Pemko Medan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya," ungkap anggota DPRD Medan, H. Salman Alfarisi LC, MA saat menggelar

SOSIALISASI Anggota DPRD Medan, Salman Alfarisi menggelar sosialisasi Perda No.10 tahun 2017 tentang Pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis. sosialisasi perda tersebut di Jalan Karya Wisata Komp. Johor Indah Permai I, Minggu (14/7). Diakuinya, Pemko Medan memiliki kewajiban menjaga masyarakat agar mendapat perlindungan dan jaminan kehalalan produk dikonsumsi. Terlebih lagi menghadapi era pasar bebas yang kini tengah berlangsung, produk-produk dengan mudahnya keluar masuk dari Indonesia. "Selain mengontrol produk dari luar, perda ini juga

memiliki jangkauan maksimal dalam menata produk lokal agar sesuai dengan ketentuan sehingga aman di konsumsi," urainya. Dia menambahkan, masyarakat sudah resah dengan informasi produk panganan asli Medan yang masih bermasalah dengan sertifikasi dan label halal di Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Harusnya Pemko Medan bisa memberi terobosan menyelesaikan persoalan ini dengan produk hukum yang ada. Kita melihat per-

soalan ini terus berlarut hingga ke masyarakat," sebutnya seraya mengatakan perda juga untuk melindungi masyarakat dari makanan tidak bergizi dan bermanfaat, khususnya umat muslim. Dia juga menjelaskan, banyak produk makanan tidak hanya diproduksi dalam negeri saja. Melainkan langsung diimpor dari negara lain oleh masyarakat Indonesia. Perlindungan bukanlah kebutuhan kaum muslimin saja tetapi kebutu-

han seluruh umat manusia. "Halal disini, berarti bahan atau jenis makanannya, sedangkan thayyib atau baik berarti kebersihan dan kesehatannya yang dalam bahasa perda ini disebut dengan higienis," ucap Salman. Hal terpenting dari produk halal adalah bahan baku dan proses pembuatan produk tersebut. Bahan baku yang berasal dari hewan tertentu dianggap haram (lawan dari halal) termasuk bangkai, darah, dan babi. Begitu juga tumbuhan dianggap haram bila menyebabkan ketergantungan (mabuk) dan/atau berbahaya bagi kesehatan manusia bila dikonsumsi. Proses pembuatan yang halal mensyaratkan bahwa lokasi, sarana, peralatan, pemrosesan, penyimpanan, kemasan, penyebaran, dan penjualan produk halal harus terpisah dari produk tidak halal. Selain itu, fasilitas pembuatan produk halal harus dijaga agar bersih dan higienis, bebas dari kenajisan, dan bebas dari bahan non-halal. (THA)

27 Pejabat Lingkungan Pemko Medan Dilantik Medan-andalas Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Al Rahman melantik 27 pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemko Medan, (19/7). Seluruh pejabat dilantik diharapkan dapat lebih bekerja keras, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas dengan penuh inovasi dan kreasi mewujudkan serta meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat. Sebab, hal itu menjadi modal dan sebuah keharusan bagi pemimpin agar memiliki nilai daya saing. Pelantikan dilakukan di Ruang Rapat III Balai Kota Medan dihadiri Kepala BKD & PSDM Muslim Harahap, Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan Benny Iskandar serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. Dalam arahannya membacakan sambutan tertulis Wali Kota, Sekda menegaskan tanggung jawab pejabat baru dilantik saat ini semakin besar. "Saudara harus menyadari, semakin tinggi jabatan maka semakin besar pula tanggung jawab diemban. Hal ini haruslah tertanam

LANTIK PEJABA PEJABATT Sekda Kota Medan Wiriya Al Rahman melantik 27 pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemko Medan, (19/ 7). dalam diri setiap pejabat dipercaya untuk menyandang amanah telah dititipkan pada saudara. Ini menjadi komitmen serta sumpah yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan keikhlasan,’’ kata Sekda. Lalu Sekda menekankan, seluruh pejabat harus bekerja dan bertindak sesuai aturan berlaku bagi seorang abdi negara sekaligus abdi

masyarakat. ‘’Bekerja, berlaku dan bertindaklah sesuai aturan berlaku karena segala perbuatan kelak akan dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan,’’ ingatnya. Sekda juga mengingatkan, seluruh pejabat tetap fokus pada target dan pencapaian kerja. Apalagi sampai terusik pada hal-hal berada di luar dari tupoksi pekerjaan. Sebab, tujuan akhir

adalah bekerja dengan sebaik mungkin sehingga hasil pekerjaan dapat bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan Kota Medan di masa mendatang. "Dinamika dalam bekerja akan senantiasa dijumpai di mana pun kita ditempatkan. Namun seorang pemimpin dituntut untuk mampu mengikuti arus perubahan dengan seluruh kemmapuan

yang dimiliki serta pengetahuan yang mumpuni. Sebab, jika hal tersebut mampu diwujudkan, maka komitmen seorang pimpinan untuk mendukung percepatan pembangunan kota pasti dapat terealisasi,’’ pesannya. Sebelum mengakhiri arahannya, Sekda kembali menekankan, seluruh pejabat adalah perpanjang tangan bagi masyarakat yang butuh pelayanan dari masing-masing OPD tempatnya bertugas. "Lakukan dan berikan terbaik sehingga jika nanti saudara tidak lagi mengemban jabatan tersebut, kinerja saudara akan tetap dikenang baik oleh masyarakat,"imbuhnya. Sebelum pelantikan dilakukan, 27 pejabat eselon III dan IV lebih dahulu menyampaikan fakta integritas. Setelah itu Sekda mengambil sumpah/janji serta pelantikan. Adapun 27 pejabat yang dilantik itu dua diantaranya adalah Dra Siti Wiridiyah dilantik menjadi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Fadly Ardha menjadi Kasi Pemberdayaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. (BEN)

72 Rumah Sakit Terancam Turun Kelas Medan-andalas Sebanyak 72 rumah sakit yang ada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terancam mengalami turun kelas atau type. Adapun ke-72 rumah sakit itu, terdiri baik dari milik pemerintah maupun swasta, yang penurunan kelasnya ialah dari B ke C, serta dari C ke D Selain itu, penetapan penurunan kelas ini diketahui terhitung sejak tanggal 15 Juli 2019, sehingga rumah sakit yang terkena harus melakukan penyesuaian. Namun rumah sakit yang turun kelas tersebut masih bisa mengajukan keberatan dalam kurun

waktu 28 hari sejak tanggal 15 Juli tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, adapun rumah sakit ini, masingmasing tersebar di Kota Medan, Kota Padang Sidimpuan, Kota Binjai, Gunung Sitoli, Mandailing Natal, Padang Lawas, Tapteng, Taput. Kemudian Kabupaten Humbang Hasundutan, Labusel, Labuhan Batu, Asahan, Simalungun, Dairi, Karo, Deli Serdang, Langkat, Nias Selatan, Sergei, Labura, Batubara, Tanjung Balai dan Pematang Siantar. Terkait hal ini, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI)

Sumut dr Azwan Hakmi Lubis yang dikonfirmasi menyampaikan, bahwasanya dari ke 72 rumah sakit tersebut tidak semuanya bakal mengalami turun kelas. Ia menyebutkan diantaranya ada beberapa rumah sakit yang diberikan tanda bintang, sehingga masih akan dilakukan pembinaan. "Jadi tidak semuanya. Untuk yang diberi tanda bintang akan diberi pembinaan lebih kurang setahun," ungkapnya kepada wartawan, Jumat (19/7). Terhadap rumah sakit yang tidak diberikan tanda bintang, jelas Azwan, maka

dalam tempo 28 hari rumah sakit tersebut harus melakukan berbagai perbaikan. Misalnya kata dia perbaikan dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM) maupun juga terhadap sarana dan prasarana milik rumah sakitnya. Hal ini juga sambung dia, bila ada yang kurang atau ada perubahan harus segera di laporkan. Karena menurut dia, bisa saja hasil review yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan tidak sesuai, sehingga dapat kembali dilakukan penyesuaian. "Jadi dari review ulang tersebut, baru nanti dilakukan penetapan kelasnya,"

pungkasnya. Sementara itu, berdasarkan data yang di dapat, dari 72 rumah sakit itu, Kota Medan merupakan yang terbanyak yakni 21 rumah sakit, kemudian Deli Serdang delapan rumah sakit, lalu Asahan empat rumah sakit, dan Simalungun empat rumah sakit. Sedangkan sisanya terdiri dari satu sampai tiga rumah sakit saja. Dari jumlah tersebut, terdapat 30 rumah sakit yang memiliki tanda bintang. Untuk di Kota Medan sendiri, hanya terdapat delapan rumah sakit saja yang memiliki tanda bintang tersebut. (YN)

OIF UMSU Gelar Nobar dan Salat Gerhana Medan-andalas Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar nonton bareng (Nobar) gerhana bulan parsial dan salat gerhana di Kampus Pascasarjana UMSU, Jalan Denai Medan, Rabu dinihari (17/7). OIF UMSU menyiapkan beberapa teleskop pengamatan gerhana bulan parsial yang tergolong fenomena alam langka. Para pengunjung bisa mengamati pergerakan gerhana bulan melalui layar yang

OIF UMSU menggelar Nobar Gerhana Bulan Parsial di Kampus Pasca sarjana UMSU, Jalan Denai, Medan, Rabu dinihari (17/7). dipajang panitia serta sejumlah teleskop canggih milik OIF.

Kepala OIF UMSU Dr Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar LC MA

mengatakan, OIF UMSU sudah memiliki teleskop tercanggih di Indonesia, sehingga bulan terlihat indah dengan gradasi warna merah di sebagian penampangnya. Selain mengamati dan Nobar gerhana bulan, Arwin mengatakan warga melakukan salat sunnah gerhana di Kampus Pascasarjana UMSU. “Ini kan sunnah nabi. Jadi kita memberi edukasi kepada pengunjung yang hadir,” kata Arwin. Acara yang dihelat tengah malam sekitar pukul 02.00 WIB ini diisi

dengan beberapa acara seperti diskusi pengamatan gerhana bersama hingga acara lucky draw. Untuk diketahui, gerhana bulan parsial merupakan yang terakhir di tahun ini. Gerhana bakal terlihat di Amerika Selatan, Eropa, Asia, Afrika hingga Australia dan Indonesia. “Gerhana (Bulan/ Matahari) adalah fenomena langit (semesta) langka, sudah seharusnya memotret semesta demi iman dan peradaban.,” katanya. (HAM)


Sabtu

MEDAN KITA 3 Daerah di Sumut Tertinggi Kasus Kekerasan Pada Anak

20 Juli 2019

Medan - andalas Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) sampai Mei 2019 jumlah kasus kekerasan yang dialami anak di Sumatera Utara (Sumut) ada 320 kasus, dengan rincian korban lakilaki berjumlah 97 anak dan korban perempuan ada 255 anak. Menurut Satgas PPA Sumut, Muslim Harahap untuk di Sumatera Utara sendiri jumlah kasus tertinggi di Kota Medan sebanyak 42 kasus, Kabupaten Deliserdang 34 kasus, dan Kabupaten Serdangbedagai 29 kasus. Menyusul Kabupaten Karo ada 22 kasus, Kabupaten Labuhan Batu Utara ada 20 kasus. Lalu, ada Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Tengah sama dengan 16 kasus. Kemudian, Kabupaten Dairi ada 15 kasus, Kabupaten Labuhan Batu Selatan ada 14 kasus, Kabupaten Labuhan Batu dan Kota Tebing Tinggi sama yakni 13 kasus. Kota Gunung

Sitoli ada 12 kasus, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara sama ada 10 kasus. Kota Binjai ada 9 Kasus, Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Langkat sama yakni ada 7 kasus. Sedangkan Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Padang Sidempuan ada 6 kasus. Kabupaten Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan sama ada 3 kasus. “Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Sibolga ada 2 kasus, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Padang Lawas ada 1 kasus. Sedangkan di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Pematang Siantar, Kabupaten Nias Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Padang Lawas Utara tidak ada kasus alias nol,” katanya pada medaninside. com, Jumat (19/8). Kasus kekerasan ini ditambahkan Muslim berdasarkan tempat kejadian paling banyak terjadi di rumah tangga dengan

166 kasus, fasilitas umum 36 kasus, di sekolah 11 kasus, di tempat kerja 2 kasus dan lainnya ads 105 kasus. Adapun jenis kekerasan yang dialami korban jenis kasus seksual sebanyak 159, fisik ada 114 kasus, psikis ada 73 kasus, eksploitasi ada 2 kasus, trafficking ada 3 kasus, penelantaran ada 32 kasus dan lainnya ada 35 kasus. “Setiap tahun kasus tertinggi dialami anak perempuan dari pada laki-laki ya. Nah, kenapa Kota Medan menjadi paling tinggi akan kasus kekerasan anak ini karena Medan sendiri merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, selebihnya kalau di Sumut itu daerah-daerah perkebunan seperti di Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Serdangbedagai dan lainnya,” sebutnya. Selain itu bentuk kasus pidananya di Medan padahal korbannya dari luar Medan. Sebab menurutnya mayoritas anakanak jalanan tinggal di luar

Medan. Sehingga bila ada kasus yang masuk ke pihak kepolisian berdasarkan lokasi laporan kejadian. “Nah, tingginya kasus yang terjadi pada ada tepatnya di rumah tangga membuat tidak berjalannya Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) No 23 Tahun 2004. Jadi, belum adanya upaya-upaya preventif dalam kebijakan rumah tangga. Sehingga masih tingginya kasus kekerasan ini terjadi di rumah tangga,” jelasnya. Sejauh ini tambahnya, jenis layanan yang telah diberikan baik berupa pengaduan, penegakan hukum, rehabilitasi sosial, pemulangan, reintegrasi sosial, bantuan hukum, kesehatan dan pendampingan tokoh agama. “Usia anak yang paling tinggi mengalami kekerasan usia 13 sampai 17 tahun disusul anak usia 6 sampai 12 tahun. Sedangkan pelaku berdasarkan hubungan dengan korban yakni tetangga, suami/istri,” pungkasnya.(MIC)

Putri Indonesia Pariwisata Kagumi Batik dan Songket Medan Medan - andalas Putri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda Octaviana Situngkir mengunjungi Maharani Galeri di Jalan Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Medan Baru, Jumat (19/7). Selain melihat berbagai koleksi Batik dan Songket karya Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin, kedatangannya ke Kota Medan sekaligus menjadi bintang tamu malam Grand Final Pemilihan Jaka Dara Kota Medan tahun 2019 di Grand Aston City Hall. Di dalam galeri diisi berbagai busana Batik Medan dan Songket Medan hasil kreasi Hj Rita Maharani, Wilda sangat mengaguminya. Dara cantik itu sempat mengenakan berbagai model busana Batik Medan maupun Songket Deli mengusung motif sejumlah ikon di Kota Medan, di antaranya motif Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun serta becak Medan tersebut. ‘’Saya sangat senang berada di Medan apalagi dapat berkunjung ke Maharani Galery. Ketika pertama kali memijakkan kaki di sini, saya merasa kagum dan bangga melihat hasil karya ibu Rita Maharani. Apalagi nanti malam saya akan hadir di acara Grand Final Jaka Dara dengan mengggunakan Batik Medan,’’ kata Wilda. Gadis asal Kalimantan Barat mengaku sangat senang dan bangga bisa mengenakan busa-

na Batik Medan dan Songket Medan. Sebab, busana itu tidak hanya booming di Kota Medan namun sudah terkenal di Tanah Air. Bahkan, berkat kerja keras Hj Rita Maharani,busana ini sudah merambah hingga sejumlah negara. ‘’Bagi saya ini menjadi suatu kehormatan, dapat melihat dan mencoba langsung berbagai busana hasil kreasi Bunda Hj Rita Maharani. Semoga Batik Medan dan Songket Medan semakin terkenal lagi ke depannya,’’ ungkapnya. Gadis yang mewakili Kalimantan Barat pada saat pemilihan Putri Indonesia 2018, ternyata masih memiliki darah Batak. Di samping Putri Indonesia Pariwisata, ia juga merupakan 3rd Miss Supranational 2018 akan mengenakan busana hasil kreasi Hj Rita Maharani pada malam Grand Final Jaka Dara 2019. Rita Maharani Dzulmi Eldin mengucapkan terima kasih sekaligus mengaku sangat senang atas kunjungan Wilda. Dengan melihat dan mengenakan langsung busana Batik serta Songket Medan, ia berharap Wilda dapat memperkenalkan sekaligus mempromosikan Batik dan Songket Medan yang kini telah menjadi salah satu ikon yang dimiliki Kota Medan. "Dengan bantuan Putri Indonesia Pariwisata 2018, Insya Allah Batik Medan dan Songket Medan akan lebih terkenal lagi,

berjalan lancar. Pelayanan tetap jalan” katanya, Jumat (19/7). Seperti diketahui, tahun depan, sebanyak 23 daerah di Sumut bakal menyelenggarakan pemilihan bupati dan wali kota serentak. Fakta itu menempatkan Sumut menjadi daerah dengan pemilihan kepala daerah terbanyak di Indonesia. Hingga kini, kata Yulhasni, pihaknya terus memonitoring persiapan KPU di daerah terkait pesta rakyat itu. Pelayanan terhadap masyarakat sebagai persiapan jelang pilkada juga di-

3

Rektor U MA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng MSc, Dekan F aper UMA Faper apertta Dr Ir Syahbuddin Hasibuan oordin ator PKL Ir Gust ami Harahap MP e Koordin oordinator Gustami MP,, Wakil Dekan Bidang Akademik Ir Erwin Pan Pane MSi, K MS dan narasumber diabadikan bersama peserta pembekalan PKL, Jumat (19/7).

Mahasiswa UMA Siap Diterjunkan ke Kebun Medan – andalas Sebanyak 161 mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Medan Area siap diterjunkan ke 53 kebun dan unit setelah mendapat pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama dua hari (1920 Juli) di convention hall Kampus I UMA. Pembekalan PKL dibuka Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng MSc, menghadirkan sejumlah narasumber dari praktisi perkebenunan dan dosen. Hari pertama, Jumat (19/7) tampil sebagai narasumber Ir Edi Santoso, mantan manajer PT Paya Pinang Group yang juga alumni FP UMA, dan Dr Ir Surianto MSi (konsultan perkebunan). Lalu hari kedua, Sabtu (20/ 7) tampil narasumber Zulianto SE QIA MSi, Kabag Keuangan PTPN III, Ir Gusmeizal MP (dosen Faperta UMA), Prof Dr Ir Ahmad Rafiqi Tantawi MS, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UMA yang juga Guru besar Faperta UMA, dan Dr Ir Syahbuddin Hasibuan MSi (Dekan Faperta UMA). Dadan Ramdan mengata-

kan, PKL merupakan implementasi dari kurikulum berbasis Kualifikasi Kerangka Nasional Indonesia (KKNI). Dia mengingatkan, peserta PKL akan menghadapi lingkungan dan orang-orang berbeda dari suasana kampus. Karenanya, peserta harus punya sikap dan karakter kreatif selama melaksanakan tugas PKL. “Jangan nunggu diperintah baru bekerja. Tapi mahasiswa harus inovatif, mandiri dan berkepribadan sesuai dengan visi UMA. Tunjukkan kita punya ide dan ikut berkontribusi memerbaiki perusahaan. Jika ini dilakukan, setelah tamat nantinya mahasiswa tak akan sulit mendapat pekerjaan,” tandasnya. Senada disampaikan Syahbuddin Hasibuan. Dia meminta peserta PKL tidak sekadar selfi-selfi di lokasi PKL, tapi harus serius menerapkan ilmu didapat di bangku kuliah sekaligus menyerap pengalaman yang ada di lapangan untuk dijadikan modal teknis. “Jaga nama baik almamater UMA. Sebab, apapun adik-adik lakukan di lapangan akan jadi cerminan bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, selama satu bulan penuh melaksanakan PKL nanti, mahasiswa akan dievaluasi dua tim penilai, yakni penilai internal (UMA) dan eksternal (kebun atau lembaga tempat PKL). “Jadi apapun adik-adik kerjakan selama PKL akan sampai ke fakultas. Jika ada kesalahan bersumber dari peserta tidak akan ditolerir,” tandasnya. Sementara itu, Koordinator PKL Ir Gustami Harahap MP didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Ir Erwin Pane MS dan Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP kepada wartawan mengatakan, sebanyak 161 peserta PKL berasal dari dua program studi (Prodi), yakni 88 orang dari Prodi Agroteknologi dan 73 orang dari Prodi Agribisnis. “Selama sebulan mereka akan melaksanakan PKL di 53 kebun dan unit, di antaranya PTPN II, III dan IV, PT Socfindo, Bakrie Plantation, PT Lonsum, Balai Penelitian Kelapa Sawit Jalan Brigjen Katamso, Balai Penelitian Karet Air Putih, dan PT Sipef,” kata Gustami yang juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Faperta UMA.(HAM)

Masyarakat Masih Rasakan Rumitnya Urus IMB Putri Indon esia Pariwisat a 2018, Wilda Oct avian a Situngkir Indonesia Pariwisata Octa viana mengunjungi Maharani Galeri di Jalan Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Medan Baru, Jumat (19/7). tidak hanya di Kota Medan tapi di kota-kota lainnya bahkan hingga ke luar negeri. Dengan demikian industri kreatif pengerajin batik dan songket di Kota Medan semakin bergeliat, tentunya ini akan berimbas dengan peningkatan kesejahteraan hidup para pengerajin," katanya. Lebih lanjut Hj Rita mengatakan, awalnya dia mengangkat Batik Medan untuk membuktikan kualitas batik hasil para pengerajin batik di Kota Med-

an tidak kalah dengan kualitas batik dari daerah lain yang ada di Indonesia. Upaya dilakukannya ternyata berhasil, perlahan-lahan Batik Medan pun mulai dikenal dan banyak diminati. Setelah Batik Medan terkenal, ia pun mengangkat Songket Medan dengan harapan Songket Medan dapat mengikuti sukses Batik Medan. Itu sebabnya dalam setiap kesempatan maupun event, ia terus mempromosikan Songket Medan. (BEN)

KPU Sumut Pastikan Persiapan Pilkada Lancar Medan - andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut memastikan segala persiapan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sumut pada 2020 mendatang masih lancar meski seluruh komisionernya diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), 17 Juli kemarin. Ketua KPU Sumut, Yulhasni mengungkapkan, keputusan DKPP tersebut sama sekali tak mempengaruhi komisioner melayani masyarakat. “Persiapan kami untuk 2020

harian andalas | Hal.

pastikan tetap berjalan lancar. “Ini, Senin depan akan ada KPU di daerah yang datang melapor persiapan kepada kami. Pelayanan akan berjalan seperti biasa,” jelasnya. Yulhasni sendiri telah diberi sanksi oleh DKPP pada 17 Juli kemarin. Dalam putusan itu, DKPP memberi sanksi pemberhentian Yulhasni dari jabatannya sebagai Ketua KPU Sumut. Selain dia, Benget Silitonga juga diberhentikan dari jabatannya di Divisi Teknis KPU Sumut. Sementara, lima komisioner lainnya diberi peringa-

tan keras oleh DKPP. Putusan tersebut menyikapi dugaan pelanggaran kode etik, atas aduan Caleg Golkar Rambe Kamarul Zaman ke DKPP. Rambe menilai telah terjadi pelanggaran oleh KPU daerah karena diduga berpihak ke salah satu caleg, yakni Lamhot Sinaga. Dalam putusan DKPP, para teradu terbukti telah melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu karena memiliki keberpihakan terhadap calon Anggota DPR RI atas nama Lamhot Sinaga.(MIC)

Medan - andalas Masyarakat saat ini masih merasakan rumitnya mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB), selain itu adminsitrasi yang ribet dan membingungkan membuat sebagian masyarakat akhirnya malas untuk mengurus IMB ketika hendak mendirikan bangunan atau rumah. Hal ini disebabkan karena dinas perizinan satu atap atau satu pintu belum memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berpengalaman, sehingga pengurusan izin menjadi lambat. Demikian dikatakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs.Daniel Pinem kepada wartawan ketika disambangi keruangannya, Rabu (17/ 7). Tambah Daniel, rumitnya pengurusan IMB salah satu faktor penyebab banyaknya bangunan berdiri di Kota Medan namun tidak memiliki IMB, anehnya, baik pihak kelurahan, kecamatan dan trantib seolah pura-pura tidak mengetahui sampai bangunan selesai dikerjakan, tidak ada tindakan yang dilakukan untuk menghentikan proses pembangunan yang jelas sudah tidak ada kontribusi bagi pedapatan asli daerah (PAD) Kota Medan. Mengurus IMB di Kota Medan saat ini bisa dibilang ribet dan membingungkan masyarakat atau warga yang ingin membuat IMB. Karena, Mere-

Anggota DPRD Kota Medan, Drs.Daniel Pinem ka harus pergi ke beberapa tempat untuk melengkapi persyaratannya. Hingga saat ini, belum ada sistem satu pintu yang diberlakukan oleh Pemko Medan," kata Daniel saat dipertanyakan mengenai proses

pembuatan IMB di wilayah Kota Medan. Sambung Daniel lagi, sudah seharusnya dinas satu pintu menyiapkan tenaga tehnis yang profesional sehingga dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pengurusan pembuatan izin mendirikan bangunan. " Sumber daya di perizinan harus maksimal dan jangan lagi dikendalikan oleh Dinas, dan tidak berbelit-belit," terang politisi dari PDI Perjuangan Kota Medan asal Dapil 5 ini. Meskipun begitu, tambah Daniel lagi, ketegasan dari Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan untuk menindak tegas jika menemukan ada berdiri bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sembari Pemko Medan juga meningkatkan kualitas SDM di perizinan, sehingga PAD dari izin membangun dapat tercapai.(MMC)


Sabtu

HUKUM & KRIMINAL

20 Juli 2019

harian andalas | Hal.

4

Petugas Rutan Amankan Wanita Penyelundup Narkoba Belawan-andalas Petugas Rutan Labuhan Deli menemukan barang terlarang diduga narkoba jenis sabu-sabu dari seorang wanita atas nama Nurhayati saat hendak mengunjungi suaminya Abdul Gani alias Rajali yang merupakan warga binaan permasyarakatan (WBP), Jumat (19/7). Barang terlarang itu ditemukan saat penggeledahan badan oleh petugas. Tersangka menjatuhkan sabu tersebut di area penggeledahan. Dia mengakui barang haram itu memang bawaannya yang akan diberikan kepada suaminya. Petugas Rutan selanjutnya memanggil Abdul Gani untuk dilakukan pemeriksaan lanju-

Wanita penyelundup narkoba ke rutan diamankan. tan terkait temuan barang

bawaan pengunjung atas nama Nurhayati. Dalam pemeriksaan tersebut, warga binaan mengaku telah menyuruh istrinya untuk membawa masuk barang terlarang diduga sabu tersebut ke dalam rutan untuk dikomsumsi sendiri. Hasil penggeledahan badan pengunjung, petugas menemukan 1 paket sabu. Selanjutnya, petugas Rutan Labuhan Deli menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Polsek Medan Labuhan. Kepala Rutan Labuhan Deli, Nimrot Sihotang ketika dikonfirmasi, Jumat (19/7) mengaku, pihaknya telah berhasil mengagalkan upaya penyelundupan narkoba kepada WBP.(DP)

Tega Biarkan Pacarnya Digilir Teman

Pelaku: Demi Persahabatan Tangsel-andalas Aksi bejat Jaya Permana (19) yang membiarkan kekasihnya, NMY (16), digilir lebih dulu oleh Syahbandi alias Dimas (22), rupanya dilatarbelakangi rasa solidaritas pertemanan. Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan, menerangkan, kejadian yang merenggut kesucian siswi kelas 3 SMP itu berlangsung pada Minggu 16 Juni 2019 dini hari, di sebuah gubuk kosong daerah Reni Jaya, Pamulang. "Tersangka pertama (Jaya Permana) mengajak korban bertemu dan membawa ke gubuk kosong. Ternyata, tersangka ini mengajak juga tersangka kedua (Syahbandi), yang

merupakan teman dari tersangka pertama," ucap Ferdy, Jumat (19/7). Ketika sampai di gubuk tersebut, niatan jahat Jaya Permana mulai ditunjukkannya dengan merayu korban untuk bersetubuh. Karena tak juga berhasil, Jaya mulai mengeluarkan nada ancaman kepada NMY agar mau menuruti nafsu bejat kedua begundal tersebut. Menurut Ferdy, Jaya Permana berhasil memaksa NMY agar mau berhubungan badan dengan Syahbandi lebih dulu. Bahkan perbuatan itu dilakukan di hadapannya langsung. Setelah Syahbandi puas, barulah giliran Jaya Permana yang 'mencicipi' tubuh kekasihnya.(OKZ)

Polrestabes Medan Berikan Rasa Aman Wisatawan Asing Medan - andalas Kota Medan kembali diresahkan dengan munculnya komplotan jambret spesialis wisatawan asing, belum lama ini. Karena itu, Polrestabes Medan dan jajaran tidak tinggal diam untuk memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan di jalanan di Medan. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartan-

to kepada wartawan, Jumat (19/7) menegaskan, polisi akan selalu berupaya memberikan rasa aman kepada wisatawan asing yang ingin menikmati suasana wisata di Kota Medan. "Kita berikan tindakan tegas kepada yang merusak suasana aman dan kondusif di kota Medan," tegas Dadang. Dadang mengakui, komplotan jambret tersebut banyak membidik wisatawan

asing wanita yang berjalan sendirian. Karenanya, Polrestabes Medan melakukan penangan secara baik dan bijak. Dia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari jalan yang sepi dan jalan rawan dari tindakan kejahatan jalanan. Sebab, di lokasi tersebut mengundang para pelaku untuk melakukan aksinya.(ACO)

Ucok Kebas Pengedar Narkoba Ditangkap Polsek Hinai Stabat-andalas Pemberatasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sangat diperlukan kesadaran dan kerjasama semua pihak agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapakan. Peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk memberi informasi kepada petugas. Seperti yang dilakukan Polsek Hinai. Atas informasi warga, petugas berhasil menangkap Agus Gunawan (37), warga Dusun I Desa Suka Damai, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Pria tambun yang lebih dikenal dengan sebutan Ucok Kebas itu disergap pada Rabu (17/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Tersangka ditangkap di Dusun II Desa Tanjung Mulia, tepatnya di jalan umum Pasar IV, Hinai dengan barang bukti, satu mancis, tiga plastik klip bening diduga berisi sabu seberat 1,43 gram, 10 plastik klip bening, satu alat isap (bong), dua kaca pirex, satu sekop sabu, satu pipet, satu HP merek Samsung serta satu unit mobil Nissan X-Trail nomor polisi BK 28 P. Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasi-

MAHASISWA MINTA BUPATI LABURA DAN LABUSEL DITANGKAP Medan - andalas Sejumlah massa tergabung dalam Poros Indonesia Baru (PIB) melakukan aksi di depan Mapolda Sumut, Jumat (19/7) pagi. Mereka mendesak polisi segera menangkap Bupati Labuhan Batu Utara (Labura) Khairudin Syah Sitorus dan Bupati Labuhan Batu Selatan (Labusel) Wildan Aswan Tanjung terkait kasus tindak pidana korupsi penyelewengan Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan (DBH-PBB) yang sedang ditangani Polda Sumut. "Belakang ini terendus

dugaan korupsi penyelewengan DBH PBB tahun 2013 di Kabupaten Labura sebesar Rp 3 miliar dan tahun 2013-2015 di Kabupaten Labusel sebesar Rp 1,9 miliar. Jika memang terbukti terlibat, segera tangkap dan adili kepala daerahnya (Bupati)," teriak koordinator aksi PIB, Rizki Parlinsungan Hasibuan. Rizki juga mendesak Polda Sumut untuk dapat bekerja secara profesional dan tidak setengah hati dalam menuntaskan kasus tersebut. "Kita minta polisi bersikap adil, jujur dan transparan mela-

kukan penyidikan kasus ini. Ketua Komisi III DPR RI di Jakarta juga kita minta untuk mengawasi secara intensif perkara dugaan penyelewengan DBH PBB yang terjadi di Kabupaten Labura dan Labusel," pintanya. "Kedua daerah itu akan mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 mendatang. Untuk itu, polisi harus menuntaskan perkara dugaan korupsi ini," tambahnya. Tak lama melakukan orasi, sejumlah mahasiswa diterima staf Bidang Humas Polda Su-

mut, AKBP Jhonny Siahaan. Dia menyatakan akan menyampaikan aspirasi teman-teman mahasiswa kepada pimpinannya. "Saat ini penyidik yang menangani perkara baru saja melakukan pemeriksaan di dua kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kedua kabupaten itu. Penyidik masih menunggu audit BPKP apakah ada kerugian negara atau tidak. Jika ada indikasi korupsi, maka akan dilakukan proses hukum. Aspirasi dari temanteman mahasiswa akan kami tindaklanjuti," pungkasnya. (DA)

Polisi Kembali Geledah Kantor BPKAD Siantar Medan-andalas Penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara kembali menggeledah kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kota Pematang Siantar, Jumat (19/7). Penggeledahan yang dilakukan untuk mendalami dugaan kasus pungutan liar (pungli) atau pemotongan 15 persen insentif petugas pemungut pajak. Kanit IV Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut,

Kompol Hartono mengatakan, pendalaman yang dilakukan untuk mencari tau aliran dana hasil pemotongan insentif petugas pemungut pajak itu. "Sedang dilakukan penggeledahan lagi," ujar Hartono. Ia menjelaskan, pengembangan yang dilakukan untuk mencari tersangka baru dalam kasus tersebut. "Tersangka masih dua, sedang dilakukan pendalaman," imbuhnya. Seperti diketahui, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap

Petugas Subdit III/Tipikor Poldasu kembali melakukan penggeledahan di BPKAD Siant ar um at (19/7). Siantar ar,, JJum umat Tangan (OTT) di kantor BPKAD kota Pematang Siantar, Sumut, Kamis (11/7). Dalam OTT di Jalan Merdeka No 8 Pematang Siantar itu, polisi menetapkan Erni Zendra-

to Bendahara Pengeluaran BPKD Kota Pematang Siantar, dan Kepala BPKAD Pematang Siantar Adiyaksa Purba sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan.(MTC)

Pembobol Kantor Kadin Labura Ditangkap, Satu Diburon

Ucok Kebas diamankan berikut barang bukti. buan ketika dikonfirmasi, Kamis (18/7) mengatakan, penangkapan dilakukan menindaklanjuti informasi masyarakat. Kapolsek Hinai memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Hinai Iptu Nelson M dan Kanit Intelkam Ipda MA Ginting beserta anggota melakukan penyelidikan. Di TKP, petugas melihat

mobil Nissan X-Trail dengan kaca tertutup dan langsung disergap bersama seorang penumpangnya. “Kami langsung menggeledahnya hingga ditemukan dari dalam dashboard mobil barang narkoba jenis sabusabu. Selanjutnya, petugas langsung mengamankan tersangka ke Polsek Hinai,� terangnya.(BD)

Dua Pemuda Kantongi Narkoba Diringkus Polsek Sunggal Medan - andalas Dua pengguna barang haram narkotika golongan I jenis sabu-sabu, diringkus saat melintas di Jalan Perjuangan Km 12 Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Minggu (7/7) lalu. Keduanya adalah, JS (28), dan AS (34), keduanya warga Jalan Masjid Km 12 Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal. Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim Iptu Syarief Ginitng mengatakan, penangkapan ini bermula saat tim

Massa PIB aksi mendesak Poldasu menangkap Bupati Labura dan Labusel di Mapolda Sumut, Jumat (19/7).

Pegasus Polsek Sunggal melaksanakan patroli antisipasi kejahatan jalanan. "Tim kita melihat kedua tersangka dengan gerakgerik yang mencurigakan. Kedua tersangka kemudian diperintahkan untuk berhenti," sebutnya, Jumat (19/7). "Saat kita periksa, mereka tak bisa berkutik karena ditemukan barang bukti sabu dari saku celana," terangnya. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti satu bungkus plastik kecil berisikan serbuk diduga narkotika

jenis sabu setelah ditimbang berat kotor 0,18 gram dan berat bersih 0,08 gram serta satu unit sepeda motor Supra X nomor polisi BK 2618 GR. Selanjutnya, tim membawa tersangka bersama dengan barang bukti ke Mako Polsek Sunggal guna dimintai keterangan. "Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsidair pasal 112 ayat (1) subsidair pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," sebutnya. (MTC)

Labura-andalas Setelah tujuh bulan diburon polisi, akhirnya pembobol dan pencurian di kantor Kadin Labuhan Batu Utara (Labura) pada Desember 2018 lalu berhasil 'diseret' polisi ke penjara. Dalam peristiwa pada Senin (31/12/2018) sekira pukul 20.00 WIB lalu, pengurus kantor Kadin Labura Jalan M Siddik, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, kehilangan satu unit laptop Acer, satu HP TRAW BERRY, satu AC, satu printer, enam kursi, sepasang

meja & kursi, dan dua kursi kayu. Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan mengalami kerugian sekira Rp 20 juta. Dia membuat laporan ke Polsek Kualuh Hulu dengan bukti laporan polisi Nomor : LP/ 02/I/2019/SU/RES.LBH/ Sek.Kualuh Hulu, tanggal 2 Januari 2019 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dari hasil penyelidikan petugas di lapangan dan interogasi saksi-saksi, diketahui pelakunya adalah EH (50), warga Kelurahan Aek Kanopan. Namun,

petugas belum menemukan keberadaannya. Beruntung, pada Kamis (18/ 7) sekira pukul 16.30 WIB, Tim Opsnal Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat berhasil menangkap pelaku di Kampung Tarutung, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Selatan. Darinya, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop Acer, satu unit HP, satu AC, satu printer, enam kursi tunggu, satu pasang meja & kursi, dan dua kursi kayu. Kapolres Labuhan Batu,

AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra, Jumat (19/7) membenarkan penangkapan tersangka. "Dari hasil interogasi, pelaku melakukan pencurian tersebut bersama seorang temannya bernama I, warga Kelurahan Gunting Saga. Kemudian tim melakukan pencarian terhadap I, namun tidak ditemukan," jelasnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum, pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polsek Kualuh Hulu.(GOS)

DPO KORUPSI

Polres Batu Bara Ringkus Mantan Kades Polres Batu Bara berhasil meringkus Arifin, tersangka kasus korupsi Dana Desa (DD) tahun 2017, yang menjerat mantan Kepala Desa Suka Jaya Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Pria yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) itu ditangkap dari tempat persembunyiannya di Jalan Kasuari Kota Sibolga, Kamis (18/7) sore. Kapolres Batu Bara, AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Reskrim AKP Pandu Winata, Jumat (19/7) membenarkan penangkapan tersangka. Kata dia, penangkapan tersangka dipimpin Kanit Tipikor Polres Batu Bara Iptu S Tambunan bersama anggota Bripka A Edy Syahputra, Brigadir Yudha Permana,

Tersangka Arif in (tiga kiri) diapit petugas Sat Reskrim P olres Arifin Polres Batu Bara setelah diringkus di Sibolga. Briptu Parlin Silalahi dan dibantu tim Cyber Reskrimsus Polda Sumut.

Penangkapan mantan itu berdasarkan SP-Kap / 35 / VII / Res 3.3 / 2019 / Reskrim

tanggal 18 Juli 2019 dan LP / 130 / IV / 2018 / SU / Res. Batubara tanggal 20 April 2018. Sebelumnya, Polres Batu Bara memasukan Arifin dalam DPO karena kasus dugaan korupsi DD tahun 2017 lalu. Tersangka ditetapkan sebagai buronan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) itu dikabarkan tidak pernah memenuhi panggilan penyidik. Sesuai hasil PKKN dan BPKP Perwakilan Sumut, kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 599.524.788. Pelaku diduga melanggar Undang-undang Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 Ayat (1) Sub Pasal 3 UU RI No 31 Tahun 1999 jo UU RI No 20 Tahun 2001. "Tadi pagi baru sampai tim Polres Batu Bara membawa tersangka," kata sumber di Mapolres Batu Bara, Jumat (19/7).(SUSI)


Sabtu

HUKUM & KRIMINAL

20 Juli 2019

harian andalas | Hal.

5

Bupati Minta Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Sibolga-Tapteng Tapteng – andalas Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani minta kepolisian untuk mengungkap jaringan maupun bandar narkoba pascapenangkapan seorang pria warga Jl SM Raja Kota Sibolga, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Rabu (17/7/2019). “Kita minta polisi tuntaskan kasus ini. Periksa aliran uang kemana-mana. Dan kita minta tersangka berlaku kooperatif untuk mengungkapkan siapa saja yang terlibat dengan dia (tersangka). Tidak boleh ditutup-tutupi,” tegas Bakhtiar Sibarani. Bakhtiar menegaskan, kasus penangkapan tersangka bersama barang bukti sabusabu, harus dipublikasikan, karena menyangkut Sibolga Tapanuli Tengah, bangsa dan negara. “Narkoba ini sudah menghancurkan total sendi-sendi bangsa. Tidak ada cerita, saya minta dengan tegas, polisi lakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa yang terlibat dalam hal ini,” tegasnya. Apalagi kalau barang bukti sabu menurut pengakuan tersangka diperoleh dari Lapas. Tentu ini menjadi perhatian serius. “Ini kan pengakuan, udah jelas pengakuan tersangka menurut Jamil Zeb Tumori, itu (Sabu-sabu,red) dari Lapas. Oleh sebab itu, mau tidak mau, suka tidak suka, polisi harus menelusurinya, mengungkapnya. Diperiksa semua yang terkait dalam kasus itu,” terangnya. Dia tidak mempersoalkan terkait penggeledahan rumah tersangka pada Kamis (18/7/ 2019), atau bagaimana tinda-

kan kepolisian. “Itu urusan dari kepolisian. Kita dukung langkah-langkah kepolisian untuk menindak tegas persoalan itu. Yang kedua, kita berharap proses terhadap tersangka tidak berhenti setelah terjadi penangkapan. Tidak berhenti di situ saja. Bandarnya siapa? Kalau memang dari Lapas, tangkap, tangkap. Tidak ada cerita. Kalau ada yang terlibat, kita akan minta Menkumham untuk bertindak tegas,” tegasnya lagi. “Dan kita akan minta PPU nya diusut. Saya menduga ada di luar Lapas juga yang terlibat. Kami minta ini diusut tuntas. Dan kami akan menyampaikan, apa yang kami ketahui. Informasi yang masuk ke kami, akan kami berikan kepada kepolisian,” sambung orang nomor satu di Tapteng itu. Katanya lagi, untuk mengungkap jaringan maupun bandar pascapenangkapan tersangka, agar dilakukan pemeriksaan handphone. “Tidak ada alasan tidak bisa, handphone ada. Semua bisa, semua terlacak dengan baik. Justru kalau ada di duga terlibat di Lapas, tidak bisa dia lari, karena dia masih di Lapas. Transaksi itu pasti ada. Siapa kaki tangannya pasti akan dapat. Kan tersangka sudah ditangkap, barang bukti juga sudah didapat Polisi,” imbuhnya. Bupati juga akan memberikan dukungan penuh kepada polisi. “Kami minta penegak hukum jangan ragu-ragu, kami mendukung Kapolres Sibolga dan Tapanuli Tengah untuk mengusut tuntas ini,” ujarnya. Sebelumnya, Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hari-

andja melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin membenarkan penggeledahan di rumah tersangka. Sayangnya, Iptu R Sormin belum bersedia menyebut identitas warga yang ditangkap itu. Sormin mengatakan akan disampaikan nanti kepada wartawan jika hasil keterangan pemeriksaan polisi dari tersangka sudah sampai ke tangannya. Kendati begitu, tersangka disebut berinisial DD. Menurut Sormin, penggeledahan rumah tersangka adalah pengembangan, setelah menjalani pemeriksaan di Polres Sibolga. “Jadi tersangka dibawa kembali ke rumahnya untuk mencari barang bukti. Itu pengembangan. Makanya kita lakukan penggeledahan di rumahnya. Bukan penggerebekan,” kata Sormin. Menurutnya, polisi sebelumnya telah mengamankan barang bukti sabu-sabu dari tersangka sekitar 4 gram. “Ada sebagian kita dapat barang bukti dari tersangka kemarin sekitar 4 gram lebih. Dan hari ini juga ada. Karena tersangka mengaku masih ada barang bukti, makanya rumahnya digeledah,” sebut Sormin tanpa menyebut berapa banyak barang bukti yang diamankan saat penggeledahan. Penggeledahan rumah tersangka dipimpin langsung oleh Wakapolres Sibolga Kompol Gunawan Hery Sudarto. Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori yang merupakan tetangga tersangka mengatakan, tersangka ia ketahui baru bebas dari Lapas dalam kasus narkoba.(BBS)

Jurtul Togel Ditangkap Labura - andalas Personel Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu mengamankan seorang tersangka diduga melakukan tindak pidana perjudian jenis toto gelap di Dusun Tapian Nauli, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, Kamis (18/ 7) sekira pukul 14.30 WIB. Dari penangkapan terhadap TT (47), warga Dusun Tapian Nauli, Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura, petugas mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 389.000, 1 satu unit HP Nokia, satu blok kupon, dan satu pulpen.

Kapolres Labuhan Batu, AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra, Jumat (19/7) menjelaskan, sore itu petugas menerima laporan dari masyarakat menyebut di sebuah warung Dusun Tapian Nauli, Desa Sukarame Baru kerap terjadi perjudian, khususnya judi togel. "Kemudian, tim dipimpin Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat langsung mengecek ke lokasi dimaksud dan berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial TT," terangnya. Untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, pelaku digiring ke Mapolsek Kualuh Hulu dan dijebloskan ke sel.(GOS)

Kantongi Sabu dan Ganja, Nelayan Ditangkap Polisi Sibolga – andalas Satres Narkoba Polres Sibolga menangkap seorang nelayan berinisial SS (36) warga Lingkungan I, Pasarbaru, Kelurahan Sibuluan Indah, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) dalam kasus tindak pidana narkoba. “Tersangka SS ditangkap polisi, pada Senin (8/ 7/2019) pukul 01.00 WIB di Jl KH Ahmad Dahlan Gg Ojolali, Kelurahan Pancuran Bambu, Kota Sibolga,” ujar Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin kepada SmartNews dalam keterangan tertulis, Jumat (19/7). Menurut Iptu R Sormin, setelah ditangkap, polisi me-

nemukan 1 bungkus kecil sabu-sabu dan ganja dari saku celana sebelah kiri. “Sementara dari saku celana sebelah kanan, diamankan 1 unit handphone serta sebuah dompet berisi uang Rp325 ribu,” jelas R Sormin. Sormin menyebut, nelayan tersebut ditangkap setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat, pada Minggu (7/7/2019). “Informasi tersebut menyebut bahwa ada masyarakat memiliki narkoba di Jl KH Ahmad Dahlan. Kemudian Kasat Narkoba AKP E Panjaitan memerintahkan KBO Narkoba Ipda P Sihotang untuk melakukan lidik, dan pendalaman atas informasi tersebut,” terang Sormin.

Tersangka belum pernah dihukum, dan telah berumahtangga, 6 orang anak. “Berdasarkan keterangannya kepada polisi, SS mengaku menerima sabu-sabu dari identitas yang telah kita kantongi, pada Sabtu (6/7/2019) dari Jl Murai Ujung Kota Sibolga seharga Rp200 ribu,” paparnya. Dari tersangka, polisi mengamankan barang bukti 1 bungkus sabu-sabu terbungkus plastik bening seberat 0,7 gram, 1 bungkus ganja terbungkus kertas warna coklat seberat 0,7 gram, 1 unit handphone merk Vivo warna hitam, dan 1 buah dompet warna coklat berisi uang Rp325.000.(ST)

Pria Paruh Baya di Sidempuan Kedapatan Miliki Sabu Sidempuan - andalas Tua-tua Keladi, semakin tua semakin jadi. Kiasan itu sepertinya pantas disematkan kepada MA. Meski tak muda lagi dan sudah berusia 56 tahun, warga Jalan Teuku Umar, Gang Maruli Ujung, Kelurahan Losung, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Kota Padang Sidimpuan ini, masih nekat mengonsumsi narkotika jenis sabu. Akibat perbuatannya itu, pria paruh baya itu terpaksa digiring petugas Satres Narkoba Polres Padang Sidempuan dari kediamannya pada Rabu (17/7) sekira pukul 15.30 WIB. Kapolres Padang Sidempuan, AKBP Hilman Wijaya melalui Kasat Narkoba AKP Carles Jhonson Panjaitan menyampaikan, penangkapan tersangka MA berawal dari informasi masyarakat. "Informasi yang kita per-

oleh dari masyarakat menyebutkan, di rumah tersangka sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika," jelas Kasat, kemarin sore. Menindak lanjuti informasi tersebut, Kasat bergerak langsung memimpin personelnya ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Di lokasi, tim mendapati tersangka MA sedang duduk di depan rumahnya. "Melihat tersangka sedang duduk di depan rumahnya, petugas memintanya agar kooperatif dan melakukan penggeledahan terhadapnya," terang Kasat. Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan satu plastik klip kosong di kantong celana depan kanan tersangka dan dua bungkus plastik klip diduga berisi sabu, dari atas mesin cuci di dapur, satu kaca pirex berisi sabu, tiga lembar plastik klip kosong,

dan satu set alat isap (bong) disimpan dalam panci di dinding dapur. Sedangkan dari kamar tidur, ditemukan tiga plastik klip kosong dari bawah karpet kamar tidur dan 4 lembar plastik klip kosong dari dalam lipatan jahitan gorden kamar tidur tersangka. Guna proses lebih lanjut, tersangka MA dan barang bukti yang diamankan akhirnya digiring menuju Mapolres Padang Sidempuan. "Saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan kita sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/69.A/ VII / 2019/SU/PSP/Resnarkoba, tanggal 17 Juli 2019. Tersangka disangkakan pasal 112 dan 114 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 hukuman penjara," ujar Kasat.(GOS)

Asintel K ejatisu Leo Sim anjunt ak didampingi Aspidsus, menggelar K onf ers dalam rangka HUT ke-59 Adhyaksa, JJum um at (19/ Kejatisu Simanjunt anjuntak Konf onfers umat 7).

KEJATISU TETAPKAN TIGA TERSANGKA KORUPSI TSS DAN TRB Aspidsus: Jangankan Bupati, Siapapun Kita Libas Medan - andalas Penyidik tindak pidana khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Sumut menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Tapian Siri Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada 16 Juli 2019 lalu. "Kita menyadari begitu antusias masyarakat mengikuti kasus ini. Karena itu, kami telah menetapkan tiga tersangka untuk tahap awal dalam dugaan korupsi proyek pembangunan Tapian Siri-Siri Syariah dan Taman Raja Batu," terang Asisten Intelijen Kejatisu, Leo Simanjuntak kepada wartawan di Kejatisu, Jumat (19/7). Kata Leo, peningkatan tahapan dari penyelidikan ke penyidikan sekaligus menetap-

kan tiga tersangka adalah bentuk keseriusan Kejatisu dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Utara, dan juga sebagai kado HUT Adhyaksa ke 59 tahun 2019. Sementara, Aspidsus Irwan Sinuraya mengungkapkan, berdasarkan hasil audit akuntan publik, ditemukan adanya unsur kerugian negara sebesar Rp 4,7 miliar dari pengerjaan dua proyek taman rekreasi di Madina itu. "Berdasarkan hasil audit yang dilakukan kantor akuntan publik dari dua lokasi proyek itu, ditemukan adanya unsur kerugian negara mencapai Rp 4,7 miliar," beber Sinuraya. Aspidsus yang baru bertugas di Kejatisu tersebut juga menyatakan, akan secepatnya membawa kasus tersebut ke

pengadilan untuk disidangkan. Karena itu, dia meminta masyarakat turut memantau, dan apabila ditemukan pihak lain dalam proses persidangan nantinya, tidak segan untuk menetapkannya sebagai tersangka baru. "Kalau memang ada fakta baru nantinya di sidang, kita akan tetapkan tersangka baru, kita nggak perduli siapapun dia. Jangankan bupati, siapapun akan kita libas," tegas Sinuraya. Menjawab wartawan, Sinuraya mengaku telah memanggil ketiga tersangka. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah ketiganya akan dilakukan penahanan atau tidak. "Kalau tidak salah hari ini kita periksa. Ini Jumat kan, ya hari ini. Tapi, apakah akan dilakukan penahanan, itu tergan-

tung penyidik. Kalau memang atas dasar kepentingan penyidikan perlu ditahan, kita akan tahan, akan saya tandatangani surat penahanannya," pungkas Sinuraya. Adapun ketiga tersangka adalah Plt Kadis Perkim Kabupaten Mandailing Natal inisial RL, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ED dan KAR juga PPK pada Dinas Perkim. Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat dari Madina maupun Tabagsel berulangkali melakukan unjukrasa di depan Kejatisu. Mereka meminta agar Kejatisu secepatnya memberikan kepastian hukum, apakah ada unsur korupsi dalam proyek tersebut atau tidak. Bahkan, massa mensinyalir adanya keterlibatan Bupati Madina Dahlan Nasution. (AFS)

Warga Airbatu Minta Polsek Serius Berantas Narkoba Asahan - andalas Puluhan warga Kecamatan Airbatu, Asahan bubuhkan tanda tangan dukungan yang meminta Kapolsek Airbatu serius memberantas peredaran narkoba di wilayahnya. Sebagai bentuk dukungan tersebut, warga memberikan spanduk yang sudah ditandatangani, usai sholat Jumat, pada Jumat (19/7/ 2019) di Masjid Al-Mahdiy, Dusun IV, Desa Hessa Air Gen-

ting, Kecamatan Air Batu. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan hubungan silaturahmi yang baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Imran, tokoh masyarakat mengatakan, yakin dengan kepemimpinan Kapolsek Iptu

Rianto SH dapat memberantas segala bentuk kejahatan dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Airbatu yang meresahkan masyarakat. “Kami siap mendukung kinerja Polri untuk memberantas kejahatan dan peredaran narkoba di Airbatu ini,” tegasnya. Sementara itu, Kapolsek Airbatu Iptu Rianto mengatakan, bahwa Polri tidak akan main-main dengan narkotika.

Dia meminta masyarakat agar segera melaporkan kepada polisi jika di tengah-tengah masyarakat ada terlihat peredaran narkoba. “Peran serta masyarakat dalam memberantas narkoba sangat dibutuhkan kepolisian. Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat Airbatu yang sudah mensuportnya untuk membantu memberantas narkoba di wilayah hukum Polsek Airbatu,” ujarnya.(MET)

Pejabat Diskominfo Tak Ditahan Kejari Siantar-andalas Penyidik Kejari Siantar telah menetapkan dua pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Siantar, PS dan ATS sebagai tersangka. Namun, keduanya tidak ditahan karena alasan menolak pengacara yang disediakan pihak Kejari. Kasipidsus Kejari Siantar, Dostom Hutabarat, yang diwawancarai sebelumnya, mengaku memberi waktu kepada kedua tersangka untuk mendatangkan pengacara sendiri. Karena, kata dia, kedua tersangka menolak pengacara yang disediakan pihak Kejaksaan, sehingga pemeriksaan kepada tersangka belum dapat dilakukan. Reinhard Sinaga, SH, pengacara yang berkecimpung di kota Siantar saat diminta pendapatnya menerangkan, kedua pejabat yang ditetapkan ter-

sangka itu seharusnya ditahan, bukan dilepas. "Tak ada alasan belum didampingi penasehat hukum. Logikanya, kalau nggak ditahan, apakah tersangka tidak berupaya melarikan diri," kecam Sinaga, Jumat (19/7). Ia menjelaskan, syarat penetapan tersangka diatur dalam pasal 21 UU No: 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana yang menyatakan, perintah penahanan atau penahanan lanjutan dilakukan terhadap seseorang tersangka, atau terdakwa yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup. "Itu sebabnya harus ditahan. Ada hal adanya keadaan yang menimbulkan kehwatiran, tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana," paparnya. Ditambahkannya, pada pasal

21 ayat (4) KUHAP menyatakan, penahanan tersebut hanya dapat dikenakan terhadap tersangka atau terdakwa yang melakukan tindak pidana dan atau percobaan, maupun pemberian bantuan dalam tindak pidana. "Artinya, sudah jelas ada ukuran yang diatur dalam undang-undang agar tersangka atau terdakwa itu bisa ditahan. Itu aturan undang-undang. Bila dikaitkan perkara ini, alasan penyidik tidak melakukan penahanan karena menunggu penasehat hukum tersangka, tidak berdasar pada aturan hukum maupun perundang-undangan yang berlaku," sebutnya. Masih kata Reinhard, lain lagi apabila dikaitkan kembali dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pada pasal 2 ayat (1) UU Tipikor. Dijelaskannya, dalam UU

tersebut, setiap orang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara minimal 4 tahun maksimal 20 tahun. "Apabila tersangka tidak ditahan, apa dasar penyidik. Jika tersangka melakukan penyalahgunaan wewenang dalam jabatan, apa yang dilakukan penyidik atau penyidik yang menjamin," ujarnya. Ia meminta Kejari Pematang Siantar berlaku adil, bukan membuat diskriminasi di mata hukum. "Semua manusia sama di mata hukum, jangan ada diskriminasi hukum pada seorang tersangka apapun statusnya, mau pejabat sekilapun. Sebagai penegak hukum, jangan merusak tatanan hukum yang berlaku," pungkasnya.(DA)

ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN

Dua Sejoli asal Aceh Digerebek Pesta Sabu Pesta narkotika jenis sabu-sabu yang digelar sepasang kekasih asal Aceh, mendadak terhenti setelah digerebek Polsek Besitang di Dusun II Bukit Harapan Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Rabu (17/7) malam. Kedua sejoli itu adalah, Akil Kardova Alias Akil (22), warga Dusun Tanjung Lipat Sungai Hiu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh dan Koriyati (31), warga Simpang IV Opak, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Keduanya ditangkap bersama barang bukti satu bungkus plastik besar berisi butiran diduga sabu, satu alat isap (bong), satu gunting, satu

Dua sejoli tunjukkan barang bukti sabu dari mereka. mancis dan sembilan plastik klip bening kosong berat bruto 20.51 gram.

Kapolsek Besitang, AKP Adi Alfian, SH kepada wartawan, kemarin mengata-

kan, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya seseorang membawa narkoba jenis sabu-sabu ke kamar koskosan. Atas informasi berharga tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi melakukan penggerebekan sekaligus menangkap kedua tersangka yang tengah asyik mengonsumsi sabu-sabu. Kanit Reskrim Polsek Besitang, Iptu Tona Simanjutak menjelaskan, dari tersangka ditemukan satu bungkus plastik klip bening ukuran besar berisi narkotika jenis sabu yang disimpan di celana dalam bagian belakang. Guna pengusutan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti digelandang ke Mapolsek Besitang. Petugas masih mengembangkan kasus itu.(BD)


EKONOMI

Sabtu 20 Juli 2019

Harga Kelapa Petani Anjlok

Banyak Agen Tak Mau Lagi Membeli Bireuen-andalas Petani kelapa di Kabupaten Bireuen mengeluhkan anjloknya harga kelapa dan kelapa cungkil (kopra) sejak beberapa bulan belakangan ini. Bahkan banyak pedagang baik agen atau pengepul tak mau lagi membeli kelapa hasil panen petani. Petani menduga tak kunjung membaiknya harga kelapa maupun kopra ini akibat ulah pedagang besar baik di Provinsi Aceh maupun Medan, Sumatera Utara, sengaja mempermainkan harga kelapa untuk mendapat untung besar. Diketahui, hampir sebagian besar kelapa hasil kebun petani di Bireuen dibawa ke Medan. Sebagian ada juga diolah menjadi minyak makan, baik di pabrik maupun diolah secara tradisional oleh kalangan ibu rumah tangga di gamponggampong di Kabupaten Bireuen. "Sudah berbulan-bulan petani kelapa di seluruh gampong (desa) dalam wilayah Bireuen ini mengeluh akibat harga jual kelapa termasuk kopra, turun drastis dan susahnya lagi pedagang tidak mau beli kelapa petani. Petani pun kini bingung mau dikemanakan kelapa yang sudah sangat tua dipohonnya itu," kata Tgk Umar, salah seorang petani kelapa kepada andalas, Jumat (19/7). Padahal sebelum harga kelapa anjlok para pedagang berlomba membeli kelapa petani. Bahkan para pedagang mau membeli kelapa langsung di pohonnya dengan catatan ongkos panjat ditanggung pedagang tersebut "Namun saat ini mereka (pedagang) tidak mau membelinya lagi dengan

dalih harga pembelian kelapa di Medan sudah turun. Saat ini banyak petani yang membiarkan kelapanya 'riek' (sangat tua) di pohon sehingga banyak yang jatuh sendiri tanpa dipanjat," ungkapnya. Tgk Umar berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen perlu turun tangan untuk membantu petani mencarikan solusi agar kelapa mereka bisa kembali dibeli dengan harga normal. Ramli petani lainnya di Makmur mengatakan hal senada. Menurutnya saat ini para petani mencari penampung yang mau membeli kelapa mereka. “Bagi warga masyarakat Kabupaten Bireuen bahkan Provinsi Aceh, kebanyakan profesi petani kelapa sudah turun menurun sejak puluhan tahun lalu. Kelapa dibudidayakan di lahan kebun mareka dijadikan sumber mata pencaharian, untuk biaya hidup sampai menyekolahkan anak mereka hingga banyak yang jadi sarjana,“ pungkas Ramli. Menurut catatan andalas, sejak April lalu harga kelapa kupas dibeli agen hanya Rp700 hingga Rp800 per kilogram. Padahal beberapa bulan sebelumnya harga kelapa kupas sempat mencapai Rp1.000 per kilogram. Begitu juga dengan kopra atau kelapa cungkil hanya Rp2.100-2.300 per kilogram. Banyak petani kelapa di Bireuen tak lagi bergairah memanen kelapa mereka. Sebab ongkos memanen pohon kelapa saja sudah Rp7.000 sampai Rp8. 000 per batang, belum lagi biaya kupas kelapa Rp20.000 per seratus butir. Beberapa petani memang ada juga yang memilih mengolah sendiri kelapanya menjadi minyak kelapa dengan mutu baik. Minyak kelapa tersebut mereka jual Rp14.000-15.000 per Kg. Namun hal itu juga tidak memberi dampak berarti untuk naiknya harga jual kelapa petani. (HERA)

harian andalas | Hal.

Honda ADV150 Pikat Pengunjung GIIAS 2019 Medan-andalas PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan beragam sepeda motor premium Honda di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), 18-28 Juli 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Beberapa line up yang dipajang merupakan model baru yang sudah ditunggu-tunggu penggemar setia sepeda motor Honda, seperti skutik penjelajah jalanan Honda ADV150 dan motor ikonik Honda Monkey. Menemani dua model tersebut, terpampang juga deretan big bike yang siap menarik perhatian dengan teknologi canggih. Model lain di berbagai segmen juga ikut dibawa pada pameran tahunan ini, termasuk Honda Genio, skutik casual fashionable terbaru. Semua produk Honda dan kegiatan atraktif bersama pengunjung tersebar di tiga titik ICE BSD City. Booth Honda di

PT Astra Honda Motor memperkenalkan beragam sepeda motor premium Honda di GIIAS, 18-28 Juli 2019 di ICE BSD City, Tangerang.

Hall 1A yang menghadirkan berbagai motor besar dan motor premium Honda. Pada area sepeda motor di Hall 10, Honda memanjakan pengunjung GIIAS dengan menghadirkan motormotor Honda dari semua segmen. Honda menyiapkan area lounge yang nyaman untuk

konsumen dan komunitas motor Honda di pre-function Hall 1. Honda juga menghadirkan beragam aksesoris dan apparel Honda yang sesuai dengan style jajaran sepeda motor yang dihadirkan. Demi menjawab rasa penasaran pengunjung, Honda menyediakan area test ride untuk beragam

Medan-andalas Indonesia merupakan salah satu pasar utama Malaysia Healthcare, di mana setiap tahunnya pasien dari sejumlah kota seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan mencari perawatan kesehatan di Malaysia sebagai upaya melengkapi layanan kesehatan yang ditawarkan di Indonesia. Hal itu disampaikan Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council Nik Yazmin Nik Azman di ajang AirAsia Travel Fair yang diadakan pada 19-21 Juli 2019 di Mall Centre Point, Medan, Sumatera Utara. Ia menjelaskan, destinasi perawatan kesehatan di Malaysia paling banyak dikunjungi oleh pasien Indonesia adalah Melaka, Penang, Sarawak, Selangor, dan Kuala Lumpur. "Malaysia Healthcare akan selalu hadir lebih dekat dengan masyarakat Indonesia khususnya

andalas|siong

Chief Commercial Officer Malaysia Healthcare Travel Council Nik Yazmin Nik Azman dan sejumlah perwakilan rumah sakit dari Malaysia diabadikan bersama-sama, Jumat (19/7).

Medan untuk menawarkan beragam layanan perawatan dan fasilitas kesehatan berkualitas dunia," kata Yazmin. Adapun sejumlah penawaran pelayanan kesehatan itu seperti kardiologi, fertilitas, onkologi, dan ortopedi hingga paket perawatan menarik dan terjangkau dari sejumlah fasilitas kesehatan

swasta terkemuka di Malaysia seperti Ramsay Sime Darby Health Care; Sunfert International Fertility Centre; Genesis IVF & Women’s Specialist Centre, Penang; dan Mahkota Medical Centre. Pada tahun 2018, Malaysia Healthcare telah melayani lebih dari 1,2 juta wisatawan medis,

Sujono, Lok. Strategis, Listrik, air, LT. 15 x 46, LB. 12 x 30, Harga Rp. 80 jt / Nego.

0853.6173.0505

DIJUAL RUMAH 2 LANTAI PERMANENT - Luas tanah dan bangunan 67 m², SHM, 2 KT, 2 KM, dapur + kitchen set + kompor set. - Dinding wallpaper, ada balkon, garasi di bawah balkon, kamar mandi atas ada pemanas air, jemuran kain di belakang atas. Di Perumahan Gatsu Town Jl. Proyek Aluminium No. 1, Gatot Subroto Kec. Helvetia (di blkg. Ktr. Imigrasi) Medan. Pemilik langsung Ibu FONI MEGA, Harga 650 jt/nego. HP. 0812.1586.7778

DIJUAL RUMAH

KOST 20 E - Kost 20 E (lantai dasar), Luas 4 x 20 m² = 39 jt/tahun (nego). - Kost 20 E, kamar AC, isi lengkap Rp. 1,5 jt/nego. Harian/bulanan, Jl. Karya Pembangunan No. 20 E Polonia (belakang Hermes Place Polonia).

Hub. 0813.1036.7296, 0852.6105.9263 Web.: www.kost

INDEKOST

Di daerah Jl. Turi Medan, daerah Teladan dekat kampus UISU, Kampus ITM, Kampus UMSU, Kampus STT Harapan. Alamat Lengkap: Jl. Turi, Gang UISU No. 25 Medan. Pas dibelakang Kampus UISU. Khusus untuk Pria (Laki-laki). Hubungi Erix. (0813-6155-8325) (0831-98884815)

model sepeda motor Honda. Marketing Director AHM Thomas Wijaya mengatakan kehadiran berbagai model baru Honda di GIIAS 2019 merupakan upaya perusahaan untuk melengkapi gaya hidup masyarakat dengan sepeda motor yang sesuai kebutuhan. ”Tak hanya sepeda motor, Honda juga menghadirkan booth yang nyaman untuk konsumen yang ingin saling berbagi cerita tentang kegemaran dan kesenangan berkendara mereka,“ ujarnya. Sementara itu Leo Wijaya, Direktur PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumut mengungkapkan pihaknya menyambut baik dipamerkannya sejumlah model baru Honda di GIIAS, karena hal tersebut tentunya semakin menunjukkan bahwa lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam menentukan partner berkendara yang paling sesuai dengan karakter maupun mimpinya. (SIONG)

Indonesia Pasar Utama Malaysia Healthcare

DISEWAKAN GUDANG 1 unit gudang di Jl. Letda Hub.

6

DIJUAL CEPAT (BU) - 1 unit rumah tinggal 3½ tgkt beserta tanah ± 333 m², siap huni, 3 Kt, 2 Km lengkap air, listrik, AC, SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt, 2 Kt, 2 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni. - 1 unit rumah tinggal 2½ tgkt, 4 Kt, 3 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni, sudah ada perabot. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt uk. 4x14 m beserta tanah ± 280 m², SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt Uk. 6 x 16 m, type 96, siap huni, SHM. Semua di Jl. Karya - 1 unit Condominium Cambridge Tower Picasso, Lantai 7, uk. 200 m, ada taman, 3 Kt, 2 Km. - 1 unit rumah tinggal uk. 6x18, type 100, 2 tgkt, 3 Kt, Komp. Taman Ubud Pasar Merah. Hub. 08126

07 7073 081 160 71 388

DIJUAL SATU UNIT RUMAH BERLOKASI DI JL. SUMBAWA I NO.54, KOMP MARELAN INDAH DENGAN LUAS BANGUNAN 352 M2, LUAS TANAH 701M2, PLN,PAM DAN STATUS SHM. HUBUNGI . 081376213270

atau meningkat 14 persen dibanding tahun 2017. Di tahun yang sama jumlah pasien asal Indonesia meningkat 11 persen dibanding tahun sebelumnya. “Peningkatan terjadi karena kita menawarkan layanan kesehatan yang terjangkau dengan kualitas dunia bagi para wisatawan medis," ungkapnya. Malaysia juga memiliki 200 rumah sakit swasta, di mana 73 diantaranya terdaftar sebagai anggota Malaysia Healthcare serta dilengkapi dengan berbagai layanan kesehatan kualitas terpercaya, teknologi kesehatan terdepan, dan fasilitas mutakhir untuk melayani pasien dari seluruh dunia. Yazmin mengaku pihaknya sangat senang dapat menghadirkan beragam layanan kesehatan end-to-end yang bebas hambatan (seamless) di Indonesia khususnya bagi masyarakat Medan.


EKONOMI

Sabtu 20 Juli 2019

Ada Penggantian Butterfly Valve di IPAM Sunggal

Distribusi Air PDAM Tirtanadi Terganggu Medan-andalas PDAM Tirtanadi akan melakukan penggantian Butterfly Valve atau perangkat yang berfungsi mengatur aliran air baku dari sungai menuju Cleareator No 1 di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Sunggal. "Penggantian Butterfly Valve diamater 600 mm yang mengalami kerusakan tersebut juga untuk menghindari terjadinya gangguan pada sistem pengolahan air di IPAM Sunggal," kata Kepala Sekretaris Perusahan PDAM Tirtanadi kepada wartawan melalui siaran persnya, Jumat (19/7). Jumirin menjelaskan pekerjaan penggantian Butterfly Valve 600 mm di IPAM Sunggal dilaksanakan pada Sabtu malam Minggu (20/7) mulai pukul 22.00 WIB dan diperkirkan selesai pada pukul 01.00 WIB. Menurut Jumirin, pekerjaan sengaja dilakukan pada malam hari di saat pemakaian air oleh masyarakat sudah mulai berkurang . Hal ini dilakukan untuk meminima-

Butterfly Valve IPAM Sunggal yang akan dilakukan penggantian.

lisasi gangguan pendistribusian air kepada pelanggan. “Begitupun kami tetap harus menginformasikan hal ini kepada masyarakat agar masyarakat dapat melakukan tindakan antisipasi bila terjadi gangguan pendistribusian air dengan menampung air sebelum pekerjaan dilaksanakan,” ujar Jumirin. Adapun wilayah yang terkena dampak dari pekerjaan penggantian Butterfly Valve ini, baik kualitas, kuantitas maupun kontinuitas, yakni Jalan Ayahanda, Jalan Danau Singkarak, Jalan Sekip sekitarnya, Jalan Serdang, Jalan

DISEWAKAN Ruko 3½ tkt, (L=184 m²) dan ruko 2 tkt (L=325 m²) di Jl. H.M. Yamin Sp. Jl. Sentosa Baru (dekat Majestik), lok. strategis. Cocok untuk segala usaha khususnya home industry. Hub. 0821 6299 5678 – 0852 9719 4901

Purwo, Jalan HM Said, Jalan Banteng, Jalan Kapten Muslim, Jalan Budi Luhur, Jalan Sunggal, Jalan Bunga Raya, Jalan Flamboyan Raya, Jalan Melati Raya, Jalan Tanjung Selamat. Jumirin menginformasikan bahwa PDAM Tirtanadi telah menyiapkan mobil tangki untuk menyuplai pelanggan yang membutuhkan pasokan air lantaran mengalami gangguan pendistribusian air. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan kami, bagi pelanggan kami yang mengalami gangguan pendistribusian air dan membutuhkan suplai air melalui mobil tangki dapat menghubungi cabang terdekat atau melalui Halo Tirtanadi ke nomor 1500922,” pungkas Jumirin. (GUS)

harian andalas | Hal.

7

Medan Kota Pembuka Festival Pesona Lokal 2019 Medan-andalas Adira Finance salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia kembali menggelar Festival Pesona Lokal di tujuh kota meliputi Medan, Bali, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Jakarta. Kegiatan ini merupakan program CSR Adira Finance, yang kembali bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata. Festival Pesona Lokal bertujuan untuk mempromosikan potensi budaya, pariwisata, dan kearifan lokal suatu daerah. Mengangkat tema ”Rasakan Sensasi Pesona Lokal,” kegiatan dalam rangka HUT ke-29 Adira Finance ini, Medan terpilih sebagai kota pembuka pelaksanaan Festival Pesona Lokal 2019 setelah tahun lalu berhasil memenangkan predikat Kota Paling Memesona. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh pemerintah daerah, dalam hal ini pemerintah kota, dengan mengajak seluruh masyarakat di Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk mempromosikan pariwisata dan kearifan lokal daerahnya. "Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami Adira Finance area Sumatera Bagian Utara untuk menjadi kota pembuka kegiatan ini, bersama dengan Pemerintah Kota Medan," kata Kepala Wilayah Sumatera Bagian Utara Adira Finance Agus Hartanto di Medan, Jumat (19/7). Adira mengajak seluruh masyarakat dan ekosistem Adira Finance yang terdiri dari konsumen, mitra bisnis dan karyawan Adira Finance untuk

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin memberi cenderamata kepada Kepala Wilayah Sumatera Bagian Utara Adira Finance Agus Hartanto di Medan, Jumat (19/7).

berpartisipasi mendukung serta mempromosikan kearifan lokal. “Semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu atraksi yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian Sumatera Utara dan khususnya Kota Medan,” kata Agus. Festival Pesona Lokal Medan akan diselenggarakan di Lapangan Merdeka pada tanggal 3 Agustus 2019. Berbeda dengan tahun sebelumnya, selain Parade Karnaval Budaya, tahun ini Adira Finance akan mengadakan lomba tari lokal kontemporer, di mana sebagian peserta merupakan siswa SMP dan SMA, lomba desain motif khas lokal kontemporer, kompetisi ala se-

lebgram lokal, festival kuliner dan foodtruck, serta permainan lokal serta bazaar aneka produk lokal. “Tidak ketinggalan kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh artis ibu kota Siti Badriah dan juga artis lokal. Sebagai highlight kegiatan festival pesona lokal, Adira Finance bersama Kementerian Pariwisata akan kembali mempersembahkan penghargaan khusus kota paling memesona kepada pemerintah daerah yang berhasil menampilkan pesona kebudayaan dan keunikan daerah lokal masingmasing secara kompak dan serasi melibatkan partisipasi dari warga kota di kegiatan tersebut,” jelasnya. Tidak hanya menggelar Festival Pesona Lokal, dalam rangka HUT ke-29 Adira Finance juga akan mengadakan

Festival Pasar Rakyat 2019, sebuah program CSR bertujuan untuk membangun citra positif pasar rakyat sebagai ruang publik yang kreatif, edukatif, dan berbudaya. “Kami berharap dengan adanya berbagai kegiatan ini dapat membuat ekosistem Adira Finance dan masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai budaya dan kearifan lokal daerahnya serta berperan aktif untuk turut serta mempromosikannya,” katanya. Kegiatan ini juga mendapatkan apreasiasi dari Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Menurutnya kegiatan ini sangat membantu untuk mempromosikan kebudayaan di Medan. “Semoga kegiatan ini bisa terus menjadi agenda tahunan, agak Medan menjadi kawasan strategis destinasi wisata,” ucapnya. (SIONG)

DIJUAL TANAH Sertifikat Hak Milik L=2166 m², Lok. : Sgt. strategis tepi jalan besar Tanjung Selamat Medan Sunggal. Harga pas Rp. 2 jt/m². Hub. Langsung Pemilik 081 153 9699 (Tanpa Perantara)

DIJUAL

Sebidang tanah di Lokasi Taman Malibu Indah Blok G8. Uk. 18 x 26. Bagi yang berminat Hub. 0821 6517 6868, 0877 6941 6018, 0853 7300 8282 (TP)

DIJUAL 3 TAPAK TANAH

- Uk. P. 101/99 m, L. 21/20 m, LK. 2050 m², terletak di Pematang Biara Kec. P. Labu. - Uk. P. 48 / 53 m, L. 23/22,40 m, LK. 1146 m², terletak di P. Labu Pekan Kec. P. Labu. - Uk. P. 47, 80/50 m, L. 17/24, 50 m, LK. 1014 m², terletak di P. Labu Pekan, beserta 1 unit rmh. permanen. Harga Nego.

Hub. 0852.6191.9800

MURAH..!!

JUAL PAVING BLOCK

PRESS MESIN JL. SM. RAJA KM. 6,7 No. 47 Medan Telp. 061.7850888 HP. 0811 605090


Sabtu

harian andalas | Hal.

20 Juli 2019

8

Lawan Inter Milan

MU Tanpa Romelu Lukaku

ICC 2019

Duel Sengit Klub Besar AKHIR pekan ini akan ada pertandingan seru yang tersaji di International Champions Cup 2019. Setidaknya ada lima pertandingan ICC 2019 yang bakal menghibur. Sebelumnya pada pekan ini sudah ada dua pertandingan ICC 2019 yang dimainkan yaitu duel Fiorentina vs Chivas Guadalajara yang digelar 17 Juli lalu dan dimenangkan La Viola dengan skor 2-1. Kemudian yang kedua adalah pertandingan Arsenal vs Bayern Munchen yang dimenangkan The Gunners dengan skor 2-1. Pertandingan yang pertama adalah pertemuan Manchester United dengan Inter Milan pada hari Sabtu (20/7). Kemudian disusul juga pertemuan antara Benfica vs Guadalajara, Arsenal vs Fiorentina, Bayern Munchen vs Real Madrid, Juventus vs Tottenham. Man United vs Inter Milan, Sabtu (20/7) pukul 18:30 WIB. Minggu (21/7) Benfica vs Guadalajara, pukul 03:00 WIB, Arsenal vs Fiorentina pukul 05:00 WIB, Bayern Munchen vs Real Madrid pukul 07:00 WIB, Juventus vs Tottenham pukul 18:30 WIB. Pertandingan tersebut akan disiarkan langsung oleh TVRI. Bayern Kalah Sementara itu, di laga awal ICC 2019, Bayern Munchen harus puas dikalahkan Arsenal. Meski begitu skuat Niko Kovac tetap mendapat apresiasi dari aktor laga ternama Holywood, Arnold Schwarzenegger. “Akun Instagram resmi Bayern Munchen baru-baru ini mengunggah foto pemeran utama Terminator itu ketika membawa jersey bertuliskan namanya. Terdapat tulisan caption yang menunjukan cara sang aktor memberikan apresiasi. "Malam yang tak dapat dilupakan dengan @schwarzenegger, yang mengadakan makan malam spesial untuk merayakan kunjungan pertama tim favoritnya ke California," tulis caption unggahan itu. Mantan Gubernur California itu langsung mengundang klub Bayern Munchen untuk datang menghadiri makan malam bersama di kediamannya. Aktor berusia 71 tahun ini memang merupakan seorang fans klub yang memiliki slogan Mia San Mia itu. “Pada tahun 2016, Scwarzenegger bahkan sempat menonton pertandingan secara langsung ketika Munchen bertanding.“Unggahan beberapa foto tidak hanya menunjukan Schwarzenegger saja melainkan juga beberapa aktor laga kenamaan lainnya seperti Sylvester Stallone dan Dolph Lundgren. “Tak heran hal ini tentu menjadi penambah semangat klub berjuluk Die Roten di laga lanjutan turnamen pramusim ICC 2019. Sebelumnya Munchen mengalami kekalahan kala melawan The Gunners dengan skor 1-2. Raksasa Bundesliga ini harus menelan kekalahan pertama di Stadion Dignity Health Tennis Centre. (BN/IDS)

PEMBUKTIAN LINI TENGAH Turnamen pramusim International Champions Cup 2019 telah dimulai sejak Rabu (17/7) lalu. Juventus akan menghadapi Tottenham Hotspur di turnamen International Champions Cup yang berlangsung pukul 18.30 WIB di Stadion Nasional Singapura, Minggu (21/7) pukul 18.30 WIB. Selanjutnya pada hari Minggu (21/7) akan ada 4 pertandingan yang digelar. ditunggu. Kedua tim ini mempunyai lini tengah yang sangat mumpuni karena diisi namanama besar. Di kubu Juventus, setidaknya ada Miralem Pjanic, Emre Can, Aaron Ramsey, Adrien Rabiot, Rodrigo Bentancur, Blaise Matuidi, dan Sami Khedira. Sedangkan di sisi Tottenham Hotspur ada Eric Dier, Victor Wanyama, Tanguy Ndombele, Harry

PERTANDINGAN antara Juventus vs Tottenham Hotspur bisa saja menjadi ajang unjuk gigi pemain-pemain bari dari kedua tim. Meski begitu, Juventus belum mengumumkan secara resmi pemain baru yang dibawa ke ICC 2019. Sedangkan Tottenham Hotspur hanya punya Tanguy Ndombele sebagai pemain baru. Akan tetapi, pertarungan antara lini tengah kedua tim tetap

Winks, Moussa Sissoki, Christian Eriksen dan Dele Alli. Sementara Aaron Ramsey pemain yang didapatkan dari Arsenal ini akan menjadi wajah baru di lini tengah Juventus dan akan membawa gaya dan ciri berbeda di lini tengah. Dengan dukungan dari gelandang lain, Aaron Ramsey bisa memaksimalkan serangan Si Nyonya Tua. Begitu juga Dele Alli dari Tottenham Hotspur berperan sebagai pembuka ruang tentu sangat krusial. Pemilik total 64 assist bersama Tottenham ini akan menjadi ancaman nyata bagi lini belakang Juventus. Tottenham baru tiba di Singapura pada Kamis (18/ 7) sore kemarin. Meski baru

beberapa jam mendarat, tim besutan Mauricio Pochettino itu langsung menjalani latihan serius. Setelah pemanasan di tepi lapangan, tim dibagi menjadi dua kelompok dan melakukan mini-game. Setelah itu, kedua kelompok disatukan dan kembali dipertandingkan dengan area bermain setengah lapangan. Hanya Christian Eriksen, pemain yang tengah dikaitkan dengan Real Madrid, yang berlatih terpisah. Setelah latihan, Moussa Sissoko jadi yang pertama menghampiri fans di tribune dan menerima permintaan tanda tangan dan foto. Kemudian sejumlah pemain di antaranya Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen menyusul. (IDS/DTC)

Dengan Ronaldo dan De Ligt

Juventus Ambisi Jadi Raja Eropa KEDATANGAN Matthijs de Ligt telah menegaskan kembali hasrat Juventus untuk menjadi raja sepak bola. Si Nyonya Tua ingin jadi klub nomor satu di Eropa dan dengan demikian otomatis jadi klub nomor satu di dunia. Juve telah mendominasi Italia dalam beberapa tahun terakhir tepatnya delapan tahun trofi Serie A beruntun. Mereka telah menobatkan diri sebagai salah satu klub terkuat di Eropa. Biar begitu, Liga Champions masih belum mampu diraih. Juve begitu penasaran meraih trofi paling bergengsi di level klub tersebut. Itulah alasan yang mendorong Juve mendatangkan pemain seperti Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt. Mengutip Sky Italia, langkah-langkah Juventus untuk jadi raja Eropa terdeteksi dalam 5 langkah perkembangan yang sudah dan sedang dilakukan Juventus. Juventus menghantam jurang pada tahun 2006 ter-

sebab skandal Calciopoli. Juve harus rela merosot ke Serie B dan kehilangan gelar juara Serie A 2005 dan 2006. Minus 9 poin, Juve berhasil memuncaki divisi kedua dan lansung kembali ke papan atas. Namun, kembali ke Serie A bukan berarti mudah, Juve berjuang keras selama beberapa tahun sampai kedatangan Andrea Agnelli. Lalu, salah satu momen kunci dalam perkembangan Juventus terjadi pada September 2011, tepat ketika Juventus Stadium diresmikan dan pada laga itu, Juve berhasil mengalahkan Parma 4-1. Langkah Juventus berikutnya adalah menciptakan brand alias merek yang lebih menarik. Akhirnya, perubahan itu terwujud pada tahun 2017 lalu. Juve mengganti logo lama dengan logo baru yang lebih sederhana. Hanya huruf J besar yang awalnya sempat menuai kontroversi. Keempat, banyak penikmat sepak bola yang

mengkritik Juventus sebagai "klub doyan gratisan". Kebijakan transfer Juventus merupakan salah satu yang terbaik di Eropa, dan itu terjadi berkat Beppe Marotta. Sebut saja Andrea Pirlo, Paul Pogba, Dani Alves, juga ada Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Arturo Vidal. Teranyar, ada Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt, juga Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot yang gratis. Musim lalu, Juventus mengejutkan bursa transfer dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Hanya 105 juta poundsterling, Juve sudah mendapatkan pemain terbaik di Liga Champions. Alasan Juve mendatangkan Ronaldo hanya satu: untuk membantu mereka menjadi juara Liga

Champions. Tidak ada pemain lain yang sebaik Ronaldo jika sudah bicara soal Liga Champions. Sementara itu, Matthijs de Ligt mengatakan, manajer Maurizio Sarri adalah salah satu alasan utama ia bergabung dengan Juventus. Bek tengah berusia 19 tahun itu telah dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa namun akhirnya bergabung dengan juara Italia Juventus. "Dia adalah salah satu alasan saya ingin bergabung di sini. Saya berbicara dengan Sarri di telepon sebelum datang hanya untuk saling mengenal. Saya sudah mendengar banyak hal baik tentang dia dan saya suka filosofi sepakbola dan bagaimana dia mempersiapkan pembelaannya," kata De Ligt. (BN/BBC/YN)

MANAJER Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer membeberkan kondisi timnya jelang pertandingan melawan Inter Milan, Sabtu (20/7) pukul 18.30 WIB. Solskjaer membeberkan bahwa ada Romelu Lukaku harus absen di laga ini. Manchester United saat ini sudah mendatangi destinasi tur pra musim kedua mereka. Mereka berada di Singapura sejak kemarin, di mana mereka akan berhadapan dengan Inter Milan di ajang International Champions Cup. Pada partai uji coba sebelumnya, yaitu melawan Leeds United, Setan Merah tidak berada dalam kondisi terbaik mereka. Beberapa pemain mereka harus menepi karena mengalami cedera. Mereka adalah Romelu Lukaku dan Luke Shaw yang diberitakan mengalami cedera ringan. Sementara De Gea harus absen karena ia sakit satu hari sebelum pertandingan melawan Leeds tersebut. Ketika dikonfirmasi kondisi para pemain ini, Solskjaer mengatakan bahwa ada yang bisa bermain dan ada yang tidak bisa. "Tidak, dia (Lukaku) belum fit untuk bermain," beber Solskjaer dalam konferensi Pers International Champions Cup, Jumat (19/7). Sementara untuk dua pemain lainnya, David (De Gea) dan Luke (Shaw) mereka bisa bermain besok. "Mereka sudah ikut berlatih kembali bersama kami kemarin," katanya. Namun, untuk laga melawan Inter Milan ini, Manchester United mendapatkan tambahan amunisi untuk menghadapi Nerrazurri. Tiga pemain mereka, Fred, Matteo Darmian dan Dean Henderson sudah menyusul ke Singapura setelah absen pada sesi pra musim di Australia karena beberapa alasan tertentu. Pada kesempatan ini, Solskjaer mengonfirmasi bahwa ketiga pemain ini kemungkinan bisa bermain namun mereka harus memeriksa kebugaran tubuh mereka terlebih dahulu. Ole Gunnar Solskjaer juga membeberkan persiapan timnya jelang pertandingan melawan Inter Milan besok dengan melakukan pendekatan berbeda untuk pertandingan tersebut. Manchester United baru saja menyelesaikan dua rangkaian pra musim mereka di Australia. Mereka melakoni pertandingan melawan Perth Glory dan Leeds United, di mana kedua laga itu berakhir dengan kemenangan. Pada dua laga uji coba sebelumnya, Solskjaer cenderung membagi rata jam bermain bagi para pemainnya. Rata-rata sama mendapatkan jam bermain selama 45 menit, dan ada James Garner yang bermain di 15 menit akhir. Menghadapi lawan yang lebih berat dari dua lawan sebelumnya, Solskjaer menyebut bahwa mereka akan melakukan pendekatan berbeda pada laga ini. "Ya, kami akan melakukan beberapa perubahan pada pertandingan besok," beber Solskjaer dalam press confrence pertandingan International Champions Cup 2019 di Singapura. "Kami akan memberikan jam bermain yang berbeda. Tidak semua akan mendapatkan kesempatan yang rata selama 45 menit seperti yang sebelumnya. Beberapa akan bermain selama 45 menit, ada juga yang bermain selama 60 bahkan 75 menit. Jadi ini akan menjadi batu loncatan bagi mereka untuk pertandingan tersebut," katanya. (LIP6/BN)

Piala Dunia Klub 2022, Diikuti 24 Klub FEDERASI Sepakbola Dunia (FIFA) mengonfirmasi Piala Dunia Klub yang biasanya digelar pada akhir tahun, bakal mengalami perubahan format per 2021. Nantinya, jumlah peserta Piala Dunia klub yang biasanya hanya diikuti 7 tim, per 2021 akan diramaikan 24 klub sekaligus. Nantinya, dari enam konfederasi yang berada di bawah naungan FIFA yakni UEFA (Eropa), AFC (Asia), OFC (Oseania), CONCACAF (Amerika Utara & Tengah), CONMEBOL (Amerika Selatan) dan CAF (Afrika), bakal mengirimkan masingmasing empat klub. Empat klub tersebut merupakan kampiun Liga Champions di masing-masing konfederasi dalam kurun 2018-2021.

Hal itu berarti, UEFA telah memiliki dua perwakilan sejauh ini yakni Real Madrid dan Liverpool. Los Blancos, julukan Madrid berstatus kampiun Liga Champions 2017-2018, sedangkan Liverpool setahun setelahnya. Dalam turnamen nanti, format yang ditawarkan FIFA pun cukup menarik, 24 tim akan dibagi ke dalam delapan grup. Di setiap grupnya berisikan tiga tim. Tim yang finis sebagai juara grup akan lolos ke babak perempatfinal atau memasuki fase gugur. Rencananya, Piala Dunia Klub dengan format baru ini akan digelar di Shanghai, China pada 17 Juni hingga 4 Juli 2019. Digelarnya turnamen ini juga menimbulkan korban. Piala Konfederasi yang

biasanya digelar tepat satu tahun sebelum Piala Dunia digelar, harus rela gagal melangsungkan turnamen. Namun, Piala Afrika dan Piala Emas 2021 tetap diizinkan bergulir, mengingat turnamen digelar setelah Piala Dunia Klub selesai. Piala Dunia Antarklub seperti biasanya memang menggelar turnamen dengan menghadirkan juara dari masing-masing federasi ditambah satu tim dari tuan rumah turnamen. Mulai edisi tahun 2021 tersebut FIFA pun berencana memasukkan lebih banyak tim-tim dari UEFA. Hal ini ditengarai sebagai usaha dari badan sepakbola pimpinan Gianni Infantino itu untuk meningkatkan profit mereka melalui turnamen yang lebih

banyak didominasi oleh klub dari benua biru. Selama ini, Piala Dunia Antarklub memang didominasi oleh tim asal Eropa. Klub dari UEFA berhasil merengkuh gelar sebanyak 11 kali dan dari zona CONMEBOL empat kali. Berarti, tidak ada tim di luar Eropa dan Amerika Selatan yang mampu meraih trofi sepanjang 15 kali gelaran turnamen tersebut. Pada gelaran terakhirnya, Real Madrid mampu mengangkat trofi setelah mengalahkan AlAin dengan skor 4-1 di final pada edisi 2018. Selain itu, Los Blancos juga merupakan peraih titel terbanyak dengan empat gelar diikuti Barcelona dengan tiga trofinya. Spanyol pun keluar sebagai negara yang klubnya

paling banyak mengoleksi gelar dengan raihan tujuh kali dari kedua tim tersebut diikuti

Brasil yang empat kali mampu mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub. (OKZ/TIR)


OLAHRAGA

Sabtu 20 Juli 2019

harian andalas | Hal.

9

Kevin/Marcus ke Semi Final

JONATAN, FAJAR/RIAN GAGAL Jakarta-andalas Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, mewaspadai keunggulan postur pasangan China, Li Jun Hui/Liu Yu CHen, di semifinal Indonesia Open 2019, Sabtu (20/7). Kevin/Marcus melaju ke semifinal usai mengalahkan pasangan China, Ou Xuan Yi/ Zhang Nan, dengan skor 21-12 dan 21-16. Sedangkan Li/Liu menumbangkan kompatriot He Ji Ting/Tan Qiang dengan skor 21-17 dan 21-12. Rekor pertemuan Kevin/ Marcus atas Li/Liu cukup baik. Dari 10 laga, mereka mencatat delapan kali menang dan hanya dua kali menelan kekalahan. "Di lapangan mulai dari nolnol. Pertemuan kami dengan mereka selalu ramai dan permainannya tidak pernah mudah. Kami siap melakukan yang terbaik," tegas Kevin dalam konferensi usai pertandingan, Jumat (18/7). Namun, kemenangan andalan tim Indonesia itu tidak diikuti Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka gagal melangkah ke semifinal Indonesia Open 2019 usai kalah 19-21, 12-21 dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di Istora Senayan, Jumat (19/7). Fajar/Rian sempat unggul 1-0 lebih dahulu. Tetapi Hoki/Kobayashi bisa melesat untuk berbalik unggul 3-1. Meski non-unggulan tetapi kualitas individu Hoki/Kobayashi tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain kuat dalam bertahan, Hoki/Kobayashi terutama Yugo Kobayashi memiliki smes keras yang terkadang tidak bisa diantisipasi Fajar/Rian.

Hoki/Kobayashi bisa mengakhiri laga dengan kemenangan 21-12. Tanpa Wakil Tunggal Indonesia tanpa wakil di semifinal tunggal putra Indonesia setelah Jonatan Christie kalah 21-16, 18-21, 14-21 dari Chou Tien Chen di Istora Senayan, Jumat (19/7). Peraih medali emas Asian Games 2018 itu tidak membuat Tien Chen berkembang di gim pertama. Permainan apik yang disuguhkan Jonatan membuatnya menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-5. Jonatan yang menempati peringkat tujuh dunia mulai kehilangan fokus usai interval kedua. Sempat unggul 16-12, Jonatan justru tertinggal 17-16 dari Tien Chen. Bola tanggung dari Jonatan di depan net bisa dipukul dengan baik oleh Tien Chen sekaligus menutup gim kedua dengan keunggulan 2118. Jonatan sempat mendapat perawatan di pergelangan kaki kiri. Dua smes keras membuat Tien Chen menjauh 20-14. Pertandingan berakhir dengan skor 21-14 usai permainan net Tien Chen gagal dikembalikan Jonatan. Tontowi/ Winny Kalah

Senasib dengan Jonathan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, ganda campuran Tontowi Ahmad/ Winny Oktavina Kandow gagal melaju ke babak semifinal usai dikalahkan pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Tontowi/Winny berduel dengan Chan/Goh di babak perempat final di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/ 07). Tontowi/Winny kalah lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-11, 14-21, dan 21-14. Dengan demikian, langkah Tontowi/Winny terhenti. Sayangnya mereka adalah satu-satunya ganda campuran tuan rumah yang maju ke perempat final Indonesia Open 2019. Usai pertandingan, Tontowi mengungkap penyebab kekalahannya yang menurutnya ia dan Winny salah strategi. "Tadi pada gim pertama, strateginya kurang pas. Kami bermain lambat. Bisa dibilang kalah strategi. Adapun pada gim kedua, strateginya sudah benar dan kami bermain cepat serta menyerang. Adapun pada babak ketiga kami kalah 'licik'. Mereka bermain bagus

dan lebih 'licik'. Mereka juga bermain dengan servis-servis panjang," ujar Tontowi. Kekalahan ini membuat ganda campuran gagal mempertahankan gelar di Indonesia Open 2019. Kegagalan ini juga menyudahi dominasi ganda campuran di Indonesia Open yang hanya berlangsung selama dua tahun yakni melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang jadi juara pada 2017 dan 2018. Sementara itu, Ganda putra Indonesia yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mendapat tiket lolos ke babak semifinal. Tiket itu didapat setelah mereka mengalahkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di Istora, Jakarta, Jumat (19/07). Ahsan/Hendra menang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-15, 9-21, dan 22-20. Pada perempat final Indonesia Open 2019, Indonesia meloloskan tiga ganda putra. Kevin Sanjaya/Marcus Gideon akan melawan pasangan China, Ou Xuan Yi/Zhang Nan. Kemudian, Fajar Alfian/M. Rian Andrianto bakal meladeni pasangan Jepang, Takuro Hoki/ Yugo Kobayashi.(CNN/BN)

Menpora : Atlet ASG 2019 Harus Jadi Idola Baru Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap para atlet muda yang berlaga di ASEAN Schools Games (ASG) 2019 bisa menjadi idola baru di masa mendatang. "Saya minta profil mereka diangkat, dibuka, sehingga generasi milenial ini jadi idola baru yang berasal dari atlet yang sudah berjuang di level ASEAN," kata Menpora usai membuka ASG 2019 di Holy Stadium, Semarang, Kamis (18/7). Di usia muda, kata dia, para atlet ini sudah berjuang untuk mengharumkan nama negaranya masing-masing. Di ASG 2019 mereka bertemu dan akan kembali berjumpa pada

Olimpiade 2032. Pesta olahraga ke-11 ini, lanjut dia, diharapkan menjadi satu ajang kebersamaan untuk saling menghargai. Sekitar 1.600 atlet remaja dari 10 negara dipastikan hadir dalam ASG 2019. Kejuaraan tahunan ini akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga. Sedangkan Kontingen Indonesia di ASG berjumlah 250 orang terdiri dari 183 atlet, 38 pelatih, dan sembilan manajer serta 20 ofisial. Pemusatan latihan sudah digelar mulai 29 Juni sampai 16 Juli 2019. Renang Rebut Dua Emas Sementara itu, Indonesia berhasil merebut dua medali emas dari cabang renang

melalui Adelia di nomor 50 meter gaya dada dan Farrel Armandio Tang dari nomor 200 meter gaya punggung ada final yang berlangsung di GOR Renang Jatidiri, Semarang, Jumat (19/7). Adelia berhasil menjadi pemenang di laga final dengan catatan waktu 33,81 detik, sukses mengalahkan Thanya Angelyn Dela dari Filipina lewat keunggulan tipis dengan catatan waktu 33,82. Sementara medali perunggu direbut Phurichaya Junyamitr dengan 34,00 detik. "Tidak menyangka bisa meraih emas pertama dari cabang renang, karena di penyisihan saya hanya berada di posisi keempat. Tapi, bangga

akhirnya bisa memberi emas pertama untuk Indonesia," ucap Adelia. Pada nomor lainnya, Indonesia berhasil merebut medali perak melalui Joe Aditya Wijaya Kurniawan melalui nomor 400 meter gaya bebas putra. Joe mencatatkan waktu 4 menit 02,89 detik dan kalah dari Khiew Hoe Yean (Malaysia) dengan catatan waktu 3 menit 59,94 detik. Perunggu menjadi milik Sarith Petchakul dengan 4 menit 04,34 detik. "Saya sedikit kecewa karena sejak awal saya percaya diri bisa menang, apalagi sempat memimpin di 250 meter pertama. Tapi, saya akui lawan dari Malaysia tampil lebih bagus," ujar Joe. (CNN)

Pemain PSMS meluapkan kegembiraannya setelah menang 3-1.

PSMS Hajar Blitar Bandung United 3-1 Medan-andalas PSMS Medan menghajar tamunya Blitar Bandung United 3-1 dalam lanjutan Liga2 pekan keenam, di Stadion Teladan Medan, Jumat (19/7) sore. Gol pertama PSMS terjadi dimenit 38 melalui Ilham Fathoni, hasil umpan dari Rendi. Skor 1-0 bagi PSMS bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, di menit 50, PSMS memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui titik putih. Gol didapat PSMS setelah Ilham Fathoni dilanggar pemain Blitar, Murdaim didalam kotak pinalti. Legimin yang menjadi eksekutor, berhasil menyarangkan bola ke sudut gawang Blitar. Ilham Fathoni kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menambah gol PSMS menit 68. Ilham memanfaatkan operan Syaiful dan langsung menyontek bola ke arah gawang yang tak mampu dijangkau kiper Blitar, Reky. Menit 82, Blitar berhasil memperkecil ketertinggalannya melalui gol yang dicetak M Rezam Baskoro, berawal dari tendangan sudut, pemain nomor punggung 27 itu berhasil memanfaatkan polemik didepan gawang PSMS menjadi gol. Usai gol ini, tak ada tambahan dari kedua tim. Kemenangan pun sukses diraih PSMS dengan skor 3-1. Kemenagan PSMS juga tidak terlepas dari dukungan yang diberikan Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan walaupun di bawah guyuran hujan deras, tak pernah larut untuk terus menyuarakan bentuk dukungannya kepada ayam kinantan. "Ini sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk terus menemani PSMS bertanding di setiap laga, tak peduli hujan ataupun panas, karena bagi kami PSMS masuk Liga1 adalah harga mati," sebut Ketua SMeCK, Lawren Simorangkir, usai laga. Harapan SMeCK ini juga me-

wakili harapan seluruh suporter yang turut setia mengisi setiap ruang tribun Stadion Teladan. "Sampai kapanpun kita akan berusaha menemani PSMS di manapun mereka berlaga," tegasnya. Apresiasi Listiadi yang menjadi pelatih Blitar Bandung United tetap mengapresiasi kerja keras kedua tim, terutama timnya sendiri. "Saya mengapresiasi hasil kerja keras kedua tim, kemudian dimenangkan oleh PSMS," kata Liestiadi dalam temu pers seusai pertandingan. Lestiadi pun turut menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan tim PSMS. "Selamat atas kemenangan dari tim saya, Bandung United," ucapnya. Menurut pandangannya, gol pertama Skuat Ayam Kinantan disebabkan karena kesalahan antisipasi penjaga gawang, Reky Rahaya. "Gol pertama kesalahan antisipasi kiper kita," ujarnya. Tim Persib B semakin down setelah gol kedua tercipta melalui tendangan penalti di menit ke-50 yang ditendang oleh Legimin Rahardjo. "Yang membuat kita down gol kedua," imbuhnya. Namun, dirinya mempertanyakan penalti yang diberikan wasit yang menilai itu tidak sah. "Kalau pandangan saya gol kedua itu bukan penalti, itu wajib dipertanyakan," ucapnya. Menurutnya, gol tercipta karena kesalahan antisipasi kipernya seperti gol yang pertama. "Gol ketiga itu kesalahan antisipasi dari kiper saya," katanya. Begitupun, dengan kekalahan ini, mantan pelatih PSMS 2009 itu tak menampik jika PSMS Medan bermain lebih bagus dari timnya "Memang saya akui PSMS hari ini lebih bagus dari tim saya," akunya. Dengan hasil ini, PSMS mengemas 13 poin dari empat kali menang, sekali kalah dan sekali seri. (YN)

Terkelin Brahmana

Stadion Samura Akan Dilengkapi Berbagai Fasilitas Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, Kadispora Robert Peranginangin, Camat Kabanjahe, Frans Leo Surbakti, meninjau fasilitas Stadion Samura Kabanjahe, Kamis (18/7) di Kabanjahe. Menurut Bupati, peninjauan ini ingin melihat batas batas luas lapangan Stadion Samura. "Dalam arti kata aset Pemkab harus kita kroscek dan jaga, jangan kita biarkan tanah yang kosong luput dari penyelamatan asset oleh Pemkab Karo, ujarnya. Ternyata, lanjut Bupati, setelah dicek dan ditinjau komplek Stadion Samura masih ada lahan yang kosong yang dibiarkan diluar tembok, sisa tanah yang tidak menyatu masuk dengan pemeliharaan batas tembok yang ada, digunakan masyarakat sekitar menjadi jalan kendaraan dan tempat dijadikan pembuangan sampah. Menyikapi itu, Bupati meminta kepada Kadispora segera melakukan

penyelamatan aset, dengan cara batas yang ada diluar tembok agar disatukan kembali, tidak terpisah, caranya melakukan penembokan ulang yang sisa itu, agar lapangan Samura menjadadi lebih luas lagi. "Setelah ditembok sisa tanah yang terbengkalai selama ini, buatkan program tahun ini bangun fasilitas lapangan bola vloly sebanyak 2 lapangan, 1 lapangan bola basket dan satu lagi lapangan tenis, agar fasilitas ini dapat dinikmati masyarakat yang sedang berolah raga. Atau atlet-atlet kita bisa berlatih menggunakan fasilitas tersebut," tegas Terkelin Brahmana. Terutama kamar mandi, harapnya harus diperhatikan, jangan kamar mandi airnya tidak ada, saat ini air tersedia, tapi ada penambahan fasilitas, otomatis ada penambahan kamar mandi juga. “Coba bayangkan bila ada acara pemerintah atau ada kompetisi olahraga dengan jumlah penonton yang banyak tentunya fasilitas kamar mandi perlu ditambah,� tegasnya lagi.

Sementara Kadispora, Robert peranginangin, menyambut baik instruksi Bupati Karo dan segera melaksanakan arahan-arahan yang disampaikan serta akan membuat usulan ke bagian anggaran, guna ditampung di P APBD Tahun 2019 ini. Robert mengaku, sudah memiliki sejumlah catatan dan mengenai fasilitas yang diminta tadi seperti lapangan bola volly, lapangan basket dan lapangan tenis, bisa dibuat dengan lahan yang ada sekarang ini. "Apalagi luas lapangan Samura bertambah ke sisi kanan berdekatan kafe Kutamale ada sekitar 6-7 meter, akan ditarik lurus dan ditembok mengikuti posisi yang sekarang ini, sedangkan dilihat ke arah posisi pandangan podium, tembok juga akan digeser, karena ada lahan 3 meter sisanya, akan dibangun," terangnya. Menyahuti, adanya penambahan fasilitas di lapangan Stadion Samura, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi berjanji segera

andalas/robert tarigan

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, Kadispora Robert Peranginangin, Camat Kabanjahe, Frans Leo Surbakti, tinjau fasilitas Stadion Samura Kabanjahe. mendesain dan menghitung anggarannya, agar tahun ini di P APBD 2019 dapat direalisasikan. Sedangkan besaran dana yang dibutuhkan untuk

pelebaran tembok dan fasilitas lapangan bola volly, lapangan tenis dan lapangan basket, lanjutnya, masih belum dihitung. "yang penting ini wajib kita

tampung sebab ini untuk menjaga asset Pemkab Karo, jika tidak, aset ini lama-lama bisa dikuasai oleh masyarakat yang tidak bertanggungjawab," tegas Sianturi. (RTA)


ACEH

Sabtu 20 Juli 2019

harian andalas | Hal.

10

Kepsek Jangan Sunat Dana BOS! Sigli-andalas Wakil Bupati (Wabup) Pidie Fadhlullah TM Daud ST mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah agar tidak 'menyunat' dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan berbagai dalih. Selain menyalahi aturan dan mencemarkan nama baik daerah, menyunat dana BOS bisa berurusan dengan aparat penegak hukum. "Saya berharap saudara-saudara sebagai pendidik tidak macam-macam dengan dana BOS," tegas Fadhlullah kepada 277 kepala sekolah dasar yang hadir dalam acara silaturahmi di Oproom Kantor Bupati Pidie, Jumat pagi (19/7). Fadhlullah juga mengingatkan para kepala sekolah (Kepsek) tersebut untuk membuat laporan pertanggungjawaban menyangkut penggunaan dana BOS. Semua Kepsek juga diminta mem-

andalas/dhian anna asmara

Ratusan kepala Sekolah Dasar di Pidie, serius mendengar arahan dan bimbingan Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud ST di Oproom Kantor Bupati Pidie, Jumat (19/7) pagi. buat semua laporan kegiatan sekolahnya secara jujur dan benar. "Saya berharap dan mengingatkan saudara semua agar mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang saudara pimpin serta menjauhkan hal-hal yang tidak baik bagi dunia pen-

didikan, juga hal yang merambah ke ranah hukum," pesan Fadhlullah. Tingkatkan Pengajian Fadhlullah juga meminta seluruh Kepsek di Kabupaten Bireuen tetap mengajarkan mata pelajaran agama di sekolah ma-

sing-masing. Setidaknya setiap murid mampu membaca ayat-ayat Alquran dengan metode "One Day One Ayat." "Ini perlu dikembangkan terus, karena pendidikan agama dimulai dari masa kecil atau dari bangku sekolah dasar. Dan, tidak ada sekolah yang melalaikan ini," tegas Wabup Pidie berulang-ulang. Fadhlullah berharap ranking pendidikan Pidie harus meningkat, karena sekarang ini rankingnya berada di bawah rangking tingkat kabupaten di Provinsi Aceh, atau jauh dari ranking tingkat nasional. Pada kesempatan itu, Wabup menyampaikan bahwa Kabupaten Pidie tidak lama lagi, atau 21 September 2019 mendatang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Aceh. Wabup berharap seluruh Kepsek di Kabupaten Pidie berperan aktif untuk bisa membawa muridmuridnya menyaksikan kegiatan keagamaan itu sehingga bisa menggugah hati sang anak didik untuk rajin membaca Alquran. (DHIAN)

Bupati Aceh Timur Resmikan Gedung PSTP Kejari Idi-andalas Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib SH meresmikan Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur di Idi, Rabu (17/7). Peresmian Gedung PSTP ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-59 Adhyaksa dan HUT ke-19 IAD. "Mudah-mudahan dengan adanya PTSP ini memudahkan masyarakat dalam membuat pengaduan dan pelaporan," kata Hasballah usai pemotongan pita. Kajari Aceh Timur Abun Hasbulloh Syambas SH MH, mengatakan PTSP ini adalah langkah pihaknya dalam memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. Namun dalam membuat pengaduan diharapkan masyarakat harus memberikan data dan fakta yang sebenarnya. "Setiap pengaduan yang masuk tentu akan dilakukan pengecekan untuk ditindaklanjuti, baik sifatnya internal Kejari atau berbagai penyimpangan di luar. Setiap laporan atau pengaduan yang akan kita tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan," kata Syambas. Sebelum meresmikan Ruang PTSP, Bupati Aceh Timur dan Kejari Aceh Timur serta pejabat lainnya memusnahkan barang bukti kasus kejahatan yang di-

Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib SH didampingi Kajari Aceh Timur Abun Hasbulloh Syambas SH MH memotong pita ketika meresmikan Gedung PTSP Kejari Aceh Timur di Idi, Rabu (17/7). tangani Kejari Aceh Timur, berupa ganja, sabu-sabu, minuman keras, handphone milik terdakwa yang sudah memiliki ketetapan hukum. Rangkaian kegiatan HUT

Adhyaksa ini juga diwarnai dengan aksi sosial donor darah. Bupati Aceh Timur dan Kajari Aceh Timur juga turut mendonor darahnya. Turut hadir Pengurus IAD

Kejaksaan Negeri Aceh Timur, pimpinan OPD Pemkab Aceh Timur, pejabat Pengadilan Negeri (PN) Idi, pejabat Makodim 0104/Aceh Timur, dan pejabat di jajaran Kejari Aceh Timur. (MAD)

BPS Aceh Timur Gelar Sinkronisasi "Satu Data" Idi-andalas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Timur menggelar Forum Diskusi Grup Sinkronisasi Data Aceh Timur Dalam Angka 2019, di Aula Kantor Bappeda Aceh Timur, Rabu (17/ 7). Kepala BPS Aceh Timur Busnir SSi mengatakan saat ini pemerintah terus berupaya memuhi keterpaduan, keakuratan, dan kemuthkhiran data dalam kegiatan statistik baik statistik dasar, sektoral maupun khusus. Data statistik saat ini senantiasa menjadi rujukan dan pedoman pemerintah untuk memformulasikan kebijakan serta digunakan dalam merencanakan pembangunan, baik nasional,

Kepala BPS Aceh Timur Busnir SSi saat kegiatan Forum Diskusi Grup Sinkronisasi Data Aceh Timur Dalam Angka 2019. daerah maupun pembangunan sektoral. "Data statistik juga sangat penting untuk evaluasi, koreksi, dan perbaikan baik itu kebijakan, rencana, program, dan tentunya

termasuk anggaran yang dikeluarkan, " kata Busnir. Sebelumnya, Erwin Atlizar STP MSi selaku Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi & Ketenagakerjaan Bappaeda

Aceh Timur mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk menyamakan persepsi bahwa informasi data Aceh Timur hanya bersumber dari BPS Aceh Timur. "Semua data yang bersumber dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan SKPK yang dihimpun oleh BPS Aceh Timur harus disajikan dalam bentuk data riil sesuai dengan kondisi dan keadaan wilayah Aceh Timur," kata Erwin. Dengan keluarnya Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, maka informasi data yang dihimpun merupakan gambaran pembangunan daerah baik dari segi potensi dan kondisi, peluang dan permasalahan yang mencakup beberapa aspek. (MAD)

andalas/suherman amin

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh Sulthan Alfaraby.

Pembangunan Trans Studio Mall Aceh Tuai Pro dan Kontra Bireuen-andalas Rencana PT Trans Property Indonesia membangun Trans Studio Mall di Jalan T Nyak Makam, Gampong Lambuh, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, tepatnya di samping Hotel Hermes, menuai reaksi pro dan kontra di kalangan masyarakat Aceh termasuk mahasiswa. Banyak yang setuju, tapi tak sedikit juga yang memprotes dan menolaknya. Salah seorang mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan juga pegiat diskusi, Sulthan Alfaraby kepada andalas Jumat (19/7) menyebut, minimnya mal di Aceh memang membuat sebagian besar masyarakat harus berbelanja ke luar Aceh dengan alasan lebih murah dan hal itu tentunya ini sangat merugikan Aceh. “Memang kita akui bahwa berbelanja ke luar provinsi itu lebih murah dibandingkan di Aceh. Keluarga saya juga punya usaha dan kami sering berbelanja ke Medan,” sebut Sulthan. Menurutnya yang harus dipikirkan adalah bagaimana pedagang di Aceh bisa bersaing dengan orang luar daerah. Bukan hanya sekadar protes tanpa solusi dan memaksa orang untuk menghabiskan duit di Aceh. “Banyak yang tidak sadar diri dan mengatakan Aceh rugi jika ada yang berbelanja ke luar, padahal mereka sendiri juga suka berbelanja ke luar Aceh karena alasan murah atau lewat online shop,” ujar Sulthan. Sulthan yang berasal dari keluarga pedagang juga mengatakan melarang orang untuk berbelanja ke luar daerah harusnya dibarengi

dengan memberikan solusi untuk kemajuan ekonomi Aceh ke depan. "Seharusnya ada sistem baru untuk jangka panjang yang sesuai dan dukungan pemerintah dalam perputaran uang di Aceh, sehingga Aceh lebih untung konsumen juga merasa puas dengan harga dan kualitas produk, bukan hanya sekadar protes," ujarnya. Dia mencontohkan di Sumatera Barat, Indomaret dan sejenisnya dilarang beroperasi, sebab ada kekhawatiran keberadaannya dapat mematikan para pedagang kecil di sana. Tapi di Aceh tidak ada yang protes menjamurnya Indomaret dan sejenisnya padahal itu bisa menghambat pertumbuhan usaha pedagang (kecil) lokal. “Jika kita berbicara tentang UKM Aceh akan mati jika dibangun Trans Studio Mall, sebaiknya mereka berkacalah sebelum berkomentar. Misalnya Indomaret dan Alfamart yang sudah membludak di depan mata kita di Aceh," tuturnya. "Kalau di Sumatera Barat mereka larang beroperasi, kenapa di Aceh gak ada yang protes ya? Padahal itu juga bisa menyaingi usaha kecil di Aceh kan? Giliran satu mal yang dibangun banyak yang kebakaran jenggot, bukannya memikirkan solusi untuk pedagang Aceh supaya lebih kreatif. Aneh menurut saya," ujarnya. Ke depan kepada seluruh elemen masyarakat samasama mendukung segala aspek kemajuan baik itu segi ekonomi, pendidikan, dan pembangunan di Aceh. Masyarakat Aceh harus mempunyai kreativitas agar bisa bersaing dengan para pendatang. (HERA)

Citilink-Unimal Jajaki Kerja Sama Lhokseumawe-andalas Maskapai penerbangan Citilink menjajaki kerja sama dengan Universitas Malikussaleh (Unimal) di bidang mitra penerbangan, magang mahasiswa, dan juga promosi Unimal. Hal itu terungkap dalam pertemuan Station Manager Citilink Lhokseumawe Febriansyah dan perwakilan Gapura Riyan dengan Sekretaris UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Unimal Riyandhi Praza beserta Staf Humas Razif, Rahma Ira Wati, Kurniawati, dan Bustami di Gedung Pascasarjana Lancang Garam, Lhokseseumawe, Jumat (12/7). Febriansyah mengatakan, kedatangan pihaknya

untuk menjalin kerja sama dengan Unimal dalam hal pemesanan tiket. Ada dua sistem kerja sama yang bisa dibangun dengan pihak Unimal yaitu dengan cara direct (langsung) dan via agen. “Nantinya Citilink tidak akan lagi menggunakan bagasi, jika ada sistem kerja sama maka disediakan bagasi 20 kilogram dan mendapat fasilitas VIP khusus buat pimpinan kampus,” ungkapnya. Ia menyebutkan, ke depan Citilink akan melakukan penerbangan satu minggu tiga kali, jika ada kerja sama nanti akan disediakan fasilitas khusus untuk rektor dan pejabat lainnya.(MUL)

Melanjutkan Pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai Butuh Rp70 Miliar Lhoksukon-andalas Untuk melanjutkan pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dibutuhkan anggaran sebesar Rp70 miliar. Pembangunan monumen di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara itu sempat mangkrak selama dua tahun. Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Ir Nurliana NA, Kamis (18/7) mengatakan, pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dilaksanakan secara bertahap dari anggaran pemerintah pusat dan dana APBN. Pihaknya telah mengusulkan kembali kebutuhan anggaran ke pemerintah pusat. Informasi yang diperoleh pihaknya, tahun ini pembangunan

Monumen Islam Samudera Pasai akan dilanjutkan. Tetapi pagunya belum diinformasikan. Pihaknya mengusulkan Rp15 miliar. Ia menyebutkan, pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai dimulai pada tahun 2012. Untuk merampungkan bangunannya dibutuhkan anggaran sekitar Rp70 miliar. Namun angka tersebut belum termasuk untuk penataan interior dan eksterior yang tidak menjadi tanggung jawab APBN. Khusus untuk hal ini diharapkan ada dana sharing pemerintah daerah atau Provinsi Aceh. Monumen Islam Samudera Pasai didirikan di lahan seluas 7,7 hektare. Monumen itu dibangun dengan dana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui

Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pada 2012 pembangunannya diawali dengan penimbunan areal dan pemasangan tiang pancang. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan pondasi tapak bangunan utama dan pekerjaan beton bertulang stick dan sloof. Pada 2013 dilanjutkan pekerjaan penimbunan, pembuatan pondasi tapak bangunan utama, pembuatan beton bertulang pondasi, plat tangga, balok kolom, plat lantai dan dinding corewall elevasi 0.0 sampai dengan 24,5 meter. Kemudian pada 2014 dilanjutkan pekerjaan penimbunan dan pembuatan pondasi tapak bangunan sisi (4

sisi bangunan). Selanjutnya pada 2015 dilakukan pembuatan dinding corewall elevasi 24,5 meter sampai dengan 60 meter, pekerjaan GRC (type I, II dan III), pembuatan kubah tower, pemasangan marmer pada dinding menara, dan pembuatan kolom dan plat lantai bangunan sisi (1 sisi). Pada tahun 2016 dilanjutkan pada pengerjaan pembuatan balok plat lantai bangunan sisi (4 sisi), dan kolom plat lantai bangunan sisi (4 sisi), serta tangga bangunan sisi (3 sisi). Bangunan monumen ini dirancang berlantai tiga plus menara kubah. Lantai I akan difungsikan sebagai ruang pameran, bidang kebudayaan, bidang pariwisata, musala, ruang latihan tari dan musik, ruang serbaguna, gudang,

sekretariat pengelola, sekretariat pemandu wisata, dan sekretariat penelitian. Sedangkan lantai II akan difungsikan sebagai kafe, restoran, dan galeri souvenir. Lantai III dirancang untuk pajangan diorama sejarah. Sementara itu Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf meminta agar pembangunan Monumen Islam Samudera Pasai segera dilanjutkan. Pembangunan monumen ini telantar selama dua tahun, sehingga terkesan seperti gedung tak bertuan. “Saya minta dilanjutkan, tadi sudah saya bicarakan dengan SKPK leading sector terkait agar tidak ditelantarkan begitu. Segera cari solusi untuk kelanjutan pembangunannya,” katanya. Ia menyebutkan, Monumen Islam Samudera Pasai terletak

sekitar 100 meter dari bangunan museum tersebut atau sekitar 300 meter dari kompleks situs makam Sultan Malikussaleh. Sejak tahun 2017 pembangunan monumen ini terhenti, padahal sebelumnya telah menyerap anggaran APBN sekitar Rp65 miliar dan kondisinya sudah mendekati rampung sekitar 75 persen. Pihaknya sangat mengharapkan, pembangunan monumen ini dapat segera selesai sehingga dapat menjadi sebagai salah satu objek edukasi bagi generasi mendatang. “Kita harapkan monumen ini akan menjadi tonggak penanda pusat peradaban Islam Asia Tenggara. Tampilannya akan memberi edukasi sejarah Islam yang mendunia,” jelasnya. (MUL)


ACEH

Sabtu 20 Juli 2019

Peristiwa Konflik Aceh Sulit Dilupakan

Rekonsiliasi Lebih Mungkin Dibanding ke Peradilan Lhokseumawe-andalas Masyarakat sipil yang menjadi korban kekerasan aparat keamanan ataupun kelompok separatis di masa konflik Aceh, sulit melupakan peristiwa kelam itu. Jika kasus-kasus kekerasan yang dialami masyarakat sipil itu tidak diselesaikan, akan berakibat terjadinya perulangan kejahatan di masa yang akan datang. Pendapat itu dikemukakan Teuku Kemal Fasya saat dihadirkan sebagai saksi ahli dalam Rapat Dengar Kesaksian (RDK) korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Aceh, di Gedung DPRK Aceh Utara, Rabu (17/7) lalu. Dalam RDK yang diselenggarakan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh itu sebanyak 16 warga sipil korban kekerasan aparat keamanan ataupun kelompok separatis bersenjata selama tahun 1990-an atau ketika era Orde Baru memberlakukan Daerah Operasi Militer (DOM) di Aceh hingga menjelang perjanjian damai di Helsinki, 15 Agustus 2005, didengarkan testimoninya. “Kita harus mengambil pelajaran dari kesaksian ini untuk memastikan bahwa masa depan

andalas/mulyadi

Suasana kegiatan RDK yang diselenggarakan KKR Aceh di Gedung DPRK Aceh Utara. korban dan masyarakat bersih dari ketakutan, rasa sakit, dan kebencian,” kata Kemal yang juga Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh (Unimal). Menurut Kemal, pola rekonsiliasi atau permaafan lebih mungkin dilakukan untuk kejahatan masa lalu yang masif seperti di Aceh dibandingkan membawa kepada proses hukum atau peradilan. “Kita bisa lihat bagaimana nasib pengadilan koneksitas yang

menghukum aparat keamanan negara yang membunuh Tgk Bantaqiyah dan santri-santrinya secara sadis. Mereka hanya dihukum 2,5 tahun hingga enam bulan. Bahkan pencuri ayam lebih tinggi hukumannya. Ini karena pada situasi transisi demokrasi, pengadilan HAM hanya menjadi lembaga yang penuh intrik dibandingkan memberikan rasa keadilan dan kebenaran,” ungkapnya Kemudian ia mengingatkan, permaafan itu jangan menjadi

kegiatan basa basi atau malah melecehkan eksistensi korban. “Belum lagi kejahatan pemerkosaan yang menyebabkan para perempuan korban mati, meskipun masih hidup," ungkapnya. Selain Teuku Kamal Fasya, RDK juga menghadirkan dua saksi ahli lainnya yakni Al Chaidar yang juga Dosen Antropologi FISIP Unimal dan Khairani, aktivis perempuan yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsyiah Banda Aceh. Al Chaidar menyoroti upaya pembobotan kesaksian yang sudah disampaikan kepada korban sehingga mereka mendapatkan hak-haknya terutama pada aspek restitusi dan rehabilitasi. Sementara Khairani menekankan agar pemerintah memberikan perhatian lebih kepada para korban perempuan, karena sering kali kekerasan yang dialami perempuan dianggap sepele dan mudah dilupakan. RDK yang berlangsung dua hari ini ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad. Kegiatan ditutup menyalami semua korban yang memberikan kesaksian pada RDK tersebut untuk memberikan semangat. (MUL)

harian andalas | Hal.

11

Pemkab Aceh Utara Ajukan KUA-PPAS APBK 2020 Lhoksukon-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara mengajukan usulan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) untuk APBK tahun 2020 sebesar Rp2,171 triliun. Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib dalam pidato pengantarnya pada sidang paripurna ke-3 masa persidangan II DPRK Aceh Utara, Jumat (19/7) merincikan, gambaran struktur rancangan pendapatan belanja dan pembiayaan Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp2,171 triliun itu, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp256 miliar lebih, dana perimbangan Rp1,013 triliun, serta pendapatan lainnya sebesar Rp902 miliar lebih. Sedangkan total Belanja Daerah mencapai Rp2,194 trilyun, terdiri dari belanja tidak langsung Rp1,487 triliun dan belanja langsung Rp707 miliar lebih. Bupati menyebutkan, defisit pada tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp22,57 miliar yang akan dibiayai dari sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) tahun anggaran 2019. Dirinya juga menyebutkan, target

pendapatan daerah Kabupaten Aceh Utara 2020 menurun sebesar Rp434 miliar dibandingkan 2019. Pendapatan tahun 2019 sebesar Rp2,606 triliun, sedangkan tahun 2020 turun menjadi Rp2,194 triliun. Hal ini disebabkan karena belum adanya proyeksi pendapatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Ia menyebutkan, penyusunan KUA-PPAS 2020 telah berpedoman pada rencana kerja pemerintah daerah tahun 2020 sebagai rencana pembangunan tahunan yang mengusung tema “Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran melalui Pemberdayaan Sumber Daya Manusia.” “Proses penyusunan RKPD juga telah melalui tahapan Musrenbang RKPD regional dan kabupaten, serta mensinkronkan dengan prioritas pembangunan Pemerintah Aceh dan nasional. Menyikapi permasalahan dan isu strategis saat ini, maka telah ditetapkan RKPD Tahun 2020 dengan 10 prioritas bidang pembangunan, yaitu penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan dan nilai tambah produk pertanian, infrastruktur, dan pendidikan dan budaya,” paparnya. (MUL)


SUMATERA UTARA

Sabtu 20 Juli 2019

Wabup Sergai Lantik Seribuan Anggota BPD Sei Rampah-andalas Wakil Bupati (Wabub) Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya melantik seribuan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2019-2025 dari 17 kecamatan se-Kabupaten Sergai di Gedung Serba Guna Karina, Kecamatan Sei Rampah, Kamis (18/7). Acara pelantikan dihadiri Ketua DPRD Serdang Bedagai H Syahlan Siregar ST, Kapolres Serdang Bedagai AK-

BP H Juliarman Eka Putra Pasaribu, Asisten Pemerintah Umum Setdaka Sergai Herlan Panggabean, perwakilan Kodim 0204/DS, Staf Ahli, Kadis PMD H Ikhsan AP, para Camat, jajaran Muspika, para kepala Desa serta para staf ahli. Wabup Sergai dalam arahannya menyinggung perihal pentingnya fungsi dan tugas BPD yang antara lain ikut serta membahas rancangan peraturan desa, menjalankan fungsi pengawasan, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa serta menghimpun aspirasi masyarakat. Kepada BPD yang dilantik diminta agar menjalankan amanah yang diberikan tidak se-

cara berlebihan dan selalu berpegang pada landasan norma dan peraturan yang berlaku. BPD dan kepala desa dapat menempatkan diri sebagai mitra, jalinlah komunikasi yang harmonis, jangan sampai gontok-gontokan. Ketua DPRD H Syahlan Siregar ST menegaskan agar BPD menjalankan Tugas Pokok dan Pungsi (Tupoksi). Sebab, BPD selama ini terkesan hanya sebagai pelengkap karena tidak tahu Tupoksinya. Dan BPD mempelajari hak dan kewajibannya karena BPD memiliki fungsi yang sama dengan DPRD diantaranya merancang anggaran dan membuat Peraturan Pesa (Perdes). (RYAD)

harian andalas | Hal.

12

Kapolres Batu Bara Berikan Tempat Tidur untuk Septian Batu Bara-andalas Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang berkunjung ke kediaman Mariani, orang tua Septian Prayuda yang menderita kelumpuhan akibat kecelakaan, di Dusun I Desa Empat Negri Kecamatan Datok Limapuluh, Batu Bara, Kamis (18/7). Dalam kesempatan itu, pihak keluarga Septian mengapresiasi kepedulian Kapolres Batu Bara yang sudah memberikan bantuan satu buah tempat tidur untuk Septian yang tengah menderita sakit lumpuh. "Kami dari pihak keluarga tidak bisa membalasnya selain mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga atas kepedulian Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang," kata Mariani. "Kami tidak dapat membalas atas kebaikan Bapak Kapolres Batu Bara, sepenuhnya kami serahkan kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Esa, semoga Bapak Kapolres beserta Ibu dan keluarga besar jajaran Polres Batu Bara mendapatkan berkah dan ditambahkan rezeki dan sukses dalam melaksanakan tugas. Semoga bantuan ini menjadikan motivasi bagi septian untuk kesembuhannya," ujarnya. Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang berharap,

KAPOLRES Batu Bara didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Polres Batu Bara Vera R Simatupang dan lainnya saat menyerahkan bantuan tempat tidur kepada Septian Prayuda. bantuan yang diberikan kiranya bisa bermanfaat bagi Septian Prayuda agar lebih semangat dan tidak putus asah dan menjadikan motivasi untuk semangat sembuh dari penyakit yang dideritanya agar bisa berkarya lagi. "Kami bersama seluruh jajaran Polres Batu Bara tetap berdoa agar Septian Prayuda cepat sembuh dan menjadi bagian keluarga besar Polres Batu Bara. Walau hanya ini (alat tidur, red) yang bisa kami berikan jangan dilihat dari nilainya, tapi

lihatlah kebersamaan dan perhatian kami keluarga Polres Batu Bara," ujar AKBP Robin Simatupang. Selanjutnya Ketua Bhayangkari Cabang Polres Batu Bara Vera R Simatupang boru Pasaribu menyampaikan, kegiatan yang mereka lakukan saat ini adalah wujud belas kasih. "Dalam keadaan apapun kita harus percaya dan selalu berpengharapan kepada Tuhan. Kita semua hari ini akan mendapatkan suka cita dalam kebersamaan ini," pungkasnya. (PR)

Semarakkan HBA, Kejari Palas Gelar Pekan Olahraga

WABUP Sergai H Darma Wijaya menyapaikan arahan dan bimbingan saat melanti anggota BPD dari 17 kecamatan seKabupaten Sergai di Gedung Serba Guna Karina, Sei Rampah.

Hari Jadi Kabupaten Palas

Dinkes Gelar Pengobatan Gratis dan Donor Darah Sibuhuan-andalas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) melalui Dinas Kesehatan menggelar pengobatan gratis dan donor darah di lapangan Merdeka Sibuhuan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Palas ke 12 tahun 2019. Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) mengajak masyarakat Kabupaten Palas khusus untuk terus membudaya pola hidup sehat dalam kehidupan. "Mari kita tingkatkan kesadaran untuk menerapkan.pola hidup sehat yang berkelanjutan sejalan dengan visi misi Kabupaten Palas yakni beriman, cerdas, sehat, sejahtera,

dan berbudaya (Bercahaya)," pinta Bupati kepada masyarakat. Kegiatan pengobatan gratis dan donor darah yang dipersiapkan Dinkes tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan Aparatur Sipin Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Palas. Proses pendaftaran, pemeriksaan, serta pemberian resep dan obat mulai dipadati seluruh warga.Selanjutnya dilakukan screening untuk mendapatkan informasi dari petugas kesehatan untuk penyakit yang dikeluhkan pasien. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Palas Hj.Leli Ramayulis.SKM. M.Kes menga-

takan, tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini, untuk menyehatkan masyarakat Kabupaten Palas. Yang kedua, menjalin kekompakan dan kebersamaan antar organisasi profesi kesehatan. "Dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat itu tidak bisa bekerja sendiri, misal dokter sendiri, apoteker sendiri, nggak bisa. Harus kita lakukan bersama-sama,� ujarnya, Kamis (18/7). Menurut Leli, yang tidak kalah penting yakni mendekatkan jangkauan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. (ISN)

Sibuhuan-andalas Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar Pekan Olahraga untuk memperingati Hari Bhakti Adyaksa (HBA) dan Ikatan Adyaksa Darma karya (IAD) tahun 2019 di halaman Kantor Kejari Palas Jalan Ki Hajar Dewantara Sibuhuan, Kamis (18/7). Kepala Kejaksaan Negeri Palas Ikkeu Bahtiar SH saat membuka pekan olahraga tersebut mengatakan, kegiatan pekan olahraga ini bertujuan untuk mengingatkan dan menyadarkan semua pihak akan pentingnya aktivitas berolahraga guna menjaga kebugaran fisik dan mental, di sela rutinitas dan kesibukan pekerjaan. "Melalui pekan olahraga ini kita berharap dapat meningkatkan produktivitas kinerja,� kata Kajari. Ikkeu Bahtiar mengungkapkan, tema yang diambil untuk kegiatan pekan olahraga kali ini yakni Sehat Jasmani, Sehat Rohani untuk Adhyaksa yang Selaras Berintegrasi dan Serasi. "Poin penting dalam kegiatan kali ini adalah untuk memupuk jiwa spotivitas, sehingga mampu membangun rasa solidaritas antar sesama pegawai di lingkungan Kejaksaan," ujarnya. Ketua Panitia Pekan Olahraga HBA yang juga Kasi Intel Kejari Palas Hasudungan Parlindungan Sidahuruk SH mengatakan, untuk cabang olahraga yang dipertandingkan an-

BUPATI Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) bersama Kajari Palas Ikkeu Bahtiar dan Sekda Palas Arpan Nasution bernyanyi bersama mengibur pegawai Kejaksaan pada peringatan HBA, Kamis (18/7). tara lain, futsal, tarik tambang, gaplek, tenis meja. "Selain pekan olagraga, Kejari Palas juga menggelar kegiatan perlombaan lainnya yakni lomba memasak yang diikuti oleh Pimpinan Tinggi Kejari se Tabagsel," terang Hasudungan. Hasudungan mengungkapkan, dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun silaturrahmi sesama pegawai Kejaksaan dan dapat lebih profesional dan lebih independen dalam menjalan-

kan tugas. Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) dan Sekda Palas Arpan Nasution turut hadir dalam acara tersebut, tampak turut menghibur pegawai Kejaksaan dengan melantunkan tembang kesayangan sehingga seluruh pegawai Kejaksaan larut dalam suasana gembira dengan berjoget bersama sembari menunggu pengumuman door prize dengan hadiah televisi, kulkas, dan hadiah lainnya. (ISN)

Serda Syafrizal Instruktur Paskibra Kecamatan Wampu

DINKES Palas menggelar kegiatan pengobatan gratis dan donor darah di Lapangan Merdeka Sibuhuan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Palas ke 12 Tahun 2019.

Langkat-andalas Serda Syafrizal dan Sertu Surianto bertugas sebagai instruktur Pasukan Pengibar Bendera (Paskisbra) Kecamatan Wampu tahun 2019. Pelatihan terhadap 34 siswa SLTA dari beberapa sekolah di Kecamatan Wampu dilakukan di Lapangan Sepak Bola PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Gohor, Kamis (18/7). Anggota Paskisbra Kecamatan Wampu tahun 2019 di antaranya berasal dari Aliyah Sinar Islamic Bingai, SMA Negeri 1 Wampu, SMK Panca Darma, SMK Sri Wampu, dan SMK Dewantara. Pelatihan tersebut untuk mempersiapkan para siswa/ siswi, baris-berbaris mengatur kekompakan dalam regu Paskibra dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2019 mendatang. "Selain berlatih baris-berbaris, pelatihan ini juga untuk menempa kedisiplinan, sopan santun, dan menambah wawa-

andalas/marsudi

Serda Syafrizal diapit belasan siswa anggota Paskibra Kecamatan Wampu. san kebangsaan untuk menghargai atas perjuangan para pejuang kita," tutur Serda Syafrizal di sela-sela kegiatan pelatihan tersebut. Sementara itu, Siti Masyita, salah satu siswi Aliyah Sinar Islamic Bingai yang mengikuti Paskibra tahun 2019, saat dikonfirmasi andalas, mengaku merasa senang dirinya dapat terpilih dalam seleksi Paskibra

Kecamatan Wampu. Meski berat karena setiap hari dalam mengikuti latihan, namun ia mengaku tetap semangat sesuai dengan cita-citanya ingin menjadi Korps wanita anggatan Laut (Kowal). Saat ini Siti Masyita aktif dalam kegiatan Pramuka di Aliyah Sinar Islamic Wampu demi menggapai citacitanya. (MAR)

WARTAWAN DAERAH BINJAI: Dedi Anora LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Marsudi, Syahbudi Zebua TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Natanael Tarigan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Saptha Nugraha Isa SIANTAR: Larham Simaremare SAMOSIR: Hotdon Naibaho TOBASA: Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Marganda Lumbangaol, Andi Siregar DAIRI: Marulak Siahaan, Parulian Nainggolan, Jalius Manurung TAPSEL: OK Hazmi Usman Siregar (Ka Biro), Suryadi Hutasuhut BALIGE: Eduard Sibuea, Rita Marbun MADINA: Jefri Brata Lubis TARUTUNG: Hotbin Purba PALAS: Ibnu Sakti Nasution, Warsono BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul BATU BARA: Rudi Purnomo KISARAN: Hamdan Rangkuti, TANJUNG BALAI: Syamsul Bahri AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe LABUHAN BATU: Iwan Kesuma, Hendra Brata Sembiring LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus, Lamhot Sitorus LABURA: Jamil, Joko Gunawan ACEH TIMUR: M Ali BIEREUN: H Suherman Amin KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahadat TAPAKTUAN: Heriansyah Putra SIGLI: Dhian Asmara


SUMATERA UTARA

Sabtu 20 Juli 2019

Satgas dan Disdukcapil Palas Beri Penyuluhan TMMD ke-105

harian andalas | Hal.

RSUD Sidikalang Turun Kelas Menjadi Tipe D Sidikalang-andalas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi direkomendasikan turun kelas dari Tipe C menjadi Pipe D.

Suasana penyuluhan TMMD ke-105 yang digelar Satgas Kodim 0212/Tapsel bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Palas di Balai Desa Hutaraja Lamo, Kecamatan Sosa. Sibuhuan-andalas Satgas Kodim 0212/ Tapsel bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Padang Lawas (Palas) melaksanakan kegiatan penyuluhan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Balai Desa Hutaraja Lamo, Kecamatan Sosa, Rabu (17/7). Asistensi dan Penyuluhan dibuka Pasiter Satgas Lettu Inf Syaiful Abdi mewakili Dansatgas TMMD ke-105 Kodim 0212/TS Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto SIP. Turut hadir Kades Hutaraja Lamo, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Padang Lawas, tokoh pemuda dan 53 warga setempat. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan penyuluhan Tim Asisten-

si dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Padang Lawas Darwin Lubis, dengan materi penyuluhan tentang Pelayanan Publik, Kelengkapan Administrasi Kependudukan, Tata Cara Kepengurusan dan Manfaat Administrasi Kependudukan. Di antara materi yang dibahas adalah soal Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan bagi non moslim dan lain lain. “Kelengkapan administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran sangat bermanfaat, khususnya dalam melengkapi berkas mendaftar sekolah, melamar kerja dan bahkan sampai mengurus perkawinan,” sebut Darwin Lubis. Admininstrasi kepen-

dudukan, lanjutnya, sangat penting jika ada kesalahan data ataupun penulisan nama. “Bisa menyebabkan tidak sinkronnya data, karena saat ini pendataan menggunakan sistem komputerisasi,” imbuhnya. Kegiatan penyuluhan berlangsung khidmat diisi dengan sesi tanya jawab dengan peserta. Di akhir kegiatan, Tim Penyuluh mengimbau warga untuk turut serta menyukseskan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). “Dukungan masyarakat kepada TNI, khususnya Satgas TMMD dalam upayanya membangun Desa Hutaraja Lamo dan Desa Mondang sebagai bentuk dukungan membangun kekuatan pembangunan,” Lettu Inf Syaiful Abdi. (ISN)

Pelabuhan Kuala Tanjung

Pemkab Batu Bara dan PT Pelindo Teken MoU Batubara-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Baru Bara dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka pengembangan Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung. Penandatanganan nota kesepahaman itu berlangsung di Hotel Aryaduta Jakarta pada 18 Juli 2019. Hal tersebut disampaikan Kabag Humas Pemkab Baru Bara Wadip di ruang kerjanya, Kamis (19/7). Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan langsung oleh Bupati Baru Bara Ir Zahir dengan pimpinan PT Pelindo I (Persero). Dalam kesempatan itu, Zahir mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini adalah sebuah momen sangat penting bagi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tentunya akan berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara. Dikatakan, proyek strategis nasional di Kuala Tanjung mengharuskan Pemkab Batu Bara beserta masyarakat Kabu-

13

Rekomendasi diterbitkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan tertanggal 15 Juli 2019 ditandatangani Dirjen Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo. Tidak hanya RSUD Sidikalang, dalam dokumen rekomendari yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan tersebut terdapat sejumlah rumah sakit di seluruh Indonesia mengalami perubahan dan penyesuaian kelas. Meski demikian, RSUD Sidikalang dan rumah sakit lainya masih diberi kesempatan selama 28 hari untuk

andalas/parulian nainggolan

GEDUNG RSUD Sidikalang yang direkomendasikan turun kelas dari Tipe C menjadi Tipe D. memberi tanggapan berupa keberatan atau tidak keberatan terkait rekomendasi perubahan kelas tersebut. Direktur RSU Sidikalang Henry Manik menjawab pertanyaan wartawan, melalui pesan elektronik, Jumat (19/7) mengatakan, pihaknya masih mengajukan keberatan ditujukan kepada Subdit Pengelolaan Rujukan dan Pemantauan Rumah Sakit Dirjen Yankas

Kementerian Kesehatan. Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Eddy Kelleng Ate Berutu (Bupati) dan Jimmy AL Sihombing (Wakil Bupati) memberikan atensi terhadap pembenahan RSUD Sidikalang dan menjadi salah satu bagian dari program 100 kerja. Hari pertama masa

kerjanya, RSUD menjadi sasaran yang dikunjungi. Kala itu, Eddy KA Berutu juga meminta agar disediakan ruangan kerja di RSUD. Pada hari-hari selanjutnya, lembaga itu kerap didatangi pada kunjungan inspeksi mendadak (sidak). Kemudian, dua minggu setelah menjabat, tepatnya pada Jumat 10 Mei 2019 lalu, Eddy KA Berutu bersama Kepala Dinas Kesehatan Nitawaty Sitohang dan Direktur RSU Sidikalang Henry Manik melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek di Jakarta. Agenda kunjungan bertujuan mengusulkan pengembangan RSU dan Puskesmas. Sementara itu, dikutip dari situs www.pasienbpjs.com, diterangkan bahwa RSU tipe D hanya memberi pelayanan kedokteran umum dan kedokteran gigi. Sama halnya dengan RSU tipe C, RSU tipe D juga menampung pelayanan yang berasal dari Puskesmas. (GOL)

PPNI Dairi Harapkan Tunjangan Profesi Sidikalang-andalas Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Dairi Rismawaty Doloksaribu meminta Bupati Dairi DR Eddy Kelleng Ate Berutu memberikan atensi kepada tenaga medis. Mereka berharap pengadaan anggaran untuk tunjangan profesi perawat ners. "Hingga saat ini, perawat yang bertugas di RSUD Sidikalang maupun Puskesmas di Kabupaten Dairi masih menerima gaji pokok dan tunjangan kinerja. Sementara untuk tunjangan profesi, belum pernah kita peroleh," kata Rismawaty Doloksaribu pada perayaan hari ulang tahun PPNI ke

17 di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang, Kamis (18/7). Bupati Dairi Eddy KA Berutu merespon positif usulan tersebut. Dia mengaku maklum dengan kondisi dan kerinduan yang disampaikan PPNI. Selanjutnya Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Dairi Nitawaty Sitohang untuk membenahi dan mempersiapkan berbagai persyaratan yang diperlukan. Disebutkan, pemberian tunjangan harus disertai sertifikasi. Sekaitan itu Bupati menekankan agar ketentuan itu dipenuhi. Sementara itu, dalam rangka HUT PPNI, Ketua

Panitia Denni Siringo-ringo mengatakan, berbagai kegiatan dilaksanakan guna mendekatkan kalangan perawat dengan masyarakat. Diantaranya melakukan donor darah dan sosialisasi tentang pencegahan dan pengobatan Demam Berdarah Dengue (DBD), pemeriksaan kesehatan, dan pembagian paket sembako kepada warga kurang mampu. Diuraikan, Donor darah melibatkan perawat, TNIPolri dan warga masyarakat sebagai pendonor. Dari kegiatan dimaksud diperoleh 38 kantong darah. Untuk kegiatan sosialisasi tentang cara pencegahan dan pengobatan DBD,

Rospita Sinaga yang bertugas di Puskesmas Batang Beruh, memberi paparan diikuti seratusan warga. Untuk cek kesehatan dilakukan cek kadar gula darah kepada 112 penduduk. Sementara, itu PPNI juga membagikan 100 paket sembako kepada keluarga kurang mampu yang merupakan hasil swadaya anggota dibantu sponsor. Selain itu, juga diadakan kegiatan jalan santai. PPNI harus lebih baik dan berkontribusi lebih besar untuk masyarakyat. Ditambahkan, sebanyak 329 perawat tergabung dalam wadah PPNI di kabupaten Dairi. (GOL)

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) dan Pemkab Batu Bara tentang Kerjasama dalam rangka pembangunan dan pengembangan pelabuhan dan kawasan industri Kuala Tanjung paten Batu Bara harus mempersiapkan diri untuk ikut berpartisipasi menghadapi perubahan yang timbul akibat keberadaan Pelabuhan Kawasan Industri Kuala Tanjung. "Keberadaan Pelabuhan Kawasan Industri Kuala Tanjung akan menjadikan Kabupaten Batu Bara sebagai pintu gerbang Indonesia bagian barat. Karena itu Pemkab dan masyarakat batu bara harus siap dan ikut berpartisipasi," kata Zahir. "Oleh karenanya kami

akan segera mengusulkan beberapa kerja sama berbagai pihak dengan PT Pelindo I sebagai tindak lanjuti nota penandatanganan nota kesepahaman untuk membentuk panitia pengadaan lahan (lokal). Membentuk lembaga konsultasi masyarakat Batubara (LKMBB). Kerja sama bidang ketenaga kerjaan antara PT Pelindo I dengan Pemkab Batu Bara dan BUMD. Kerja sama bidang usaha CSR," ujarnya. (PR)

andalas/parulian nainggolan

DONOR DARAH - Anggota Polri dan wartawan turut menjadi pendonor pada kegiatan donor darah dalam rangka perayaan ulang tahun PPNI Kabupaten Dairi di Gedung Nasional Djauli Manik.

Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba

Kades Bunuraya Terima Penghargaan dari Komisi HIV-AIDS GBKP Kabanjahe-andalas Kolonel Apel Ginting Manik, Hakim Pengadilan Militer di Jakarta dan Ramlan Ginting Manik, pengusaha toko Ria Busana, dua kakak beradik yang berdomisili di Bogor berinisiatif mengundang Komisi HIVAIDS dan NAPZA GBKP untuk melaksanakan testimoni, baik dari mantan penyalahguna narkoba maupun orang yang tertular HIV dampingan Komisi Pelayanan HIV dan NAPZA Moderamen GBKP. "Kesaksian atau testimoni ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV-AIDS, sehingga diharapkan masyarakat semakin terbentengi dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta penularan HIV-

Bupati Karo Terkelin Berahmana, Ketua Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA Moderamen GBKP Tuah Bastari Barus, Kolonel Apel Ginting Manik dan Ramlan Ginting serta Pdt Alfennius Surbakti bersama-sama menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Desa Bunuraya Radi Sinuraya. AIDS dapat ditekan di Taneh Karo Simalem ini," ujar Ramlan Ginting saat Pesta

Budaya Kerja Tahun Desa Bunuraya, Jumat-Sabtu (13-14/7).

Sebelumnya dilaksanakan penyerahan penghargaan dari Komisi Pelaya-

nan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP kepada Kepala Desa (Kades) Bunuraya Radi Sinuraya atas keperdulian dan aksinya melakukan penangkapan pengedar narkotika di lingkungan desanya bersama-sama dengan masyarakat. Ketua Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP Tuah Bastari Barus, mengapresiasi setiap aksi atau tindakan pencegahan maupunpPemberantasan narkoba yang dilakukan setiap elemen masyarakat maupun pemerintahan di semua tingkatan. “Peran serta masyarakat seperti yang tercantum pada UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, mutlak diperlukan dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika,” ungkapnya.

Pdt Monalisa Ginting, Sekretaris Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP mengatakan, pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menstimulan dan memotivasi kepala desa se-Kabupaten Karo agar lebih perduli dan berani beraksi bersama masyarakat-nya melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan narkoba di desanya masing masing. “Tanpa tindakan tegas, dan kepedulian semua pihak, sepertinya akan mustahil dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba,” tegasnya. Untuk menghadapi kondisi darurat narkoba diperlukan tindakan tegas aparat sesuai kewenangannya. “Selain itu, aparat penegak hukum juga harus mengikuti isi UU Narkotika dengan benar, sehingga dapat

memberikan hukuman yang tepat kepada pengguna narkoba. Baik itu hukuman pidana maupun rehabilitasi,” jelasnya. Bupati Karo Terkelin Berahmana, Ketua Komisi Pelayanan HIV-AIDS & NAPZA Moderamen GBKP Tuah Bastari Barus, Kolonel Apel Ginting Manik dan Ramlan Ginting serta Pdt Alfennius Surbakti secara bersama sama menyerahkan piagam penghargaan tersebut kepada Radi Sinuraya, kepala Desa Bunuraya. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan dan beasiswa bagi pelajar yang berprestasi mulai tingkat SD hingga SMA yang berdomisili di Desa Bunuraya yang juga diprakarsai Ramlan Ginting, pengusaha Ria Busana tersebut. (RTA)


SUMATERA UTARA

Sabtu 20 Juli 2019

Puskesmas Sibuhuan Sosialisasikan Risiko PTM Sibujuan-andalas Dinas Kesehatan Kabupaten Padanglawas (Palas) melalui Puskesmas Sibuhuan melaksanakan sosialisasi gerakan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) di Aula Puskesmas Sibuhuan, Jumat (19/7). Sosialisasi ini melibatkan empat kecamatan yakni Kecamatan Barumun, Barumun Selatan, Lubuk Barumun, dan Ulu Barumun. Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dengan peserta kegiatan masyarakat dan kepala desa. Kepala Dinkes Kabupaten Palas Leli Ramayulis melalui Kepala Puskesamas Sibuhuan Faisal Siregar didampingi Camat Barumun As’ad Tufeil Nasution mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta ma-

syarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor resiko PTM. “Selain itu, mengontrol dan menjaga kesehatan secara optimal baik preventif seperti penyuluhan dan kuratif missal rujukan ke puskesmas. Serta meningkatkan cakupan deteksi dini PTM usia produktif,” kata Faisal. Menurut Faisal, PTM dapat dicegah dengan mengendalikan faktor resikonya. Yakni, merokok, diet yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan konsumsi minuman beralkohol. Mencegah dan mengendalikan faktor risiko relatif lebih murah bila dibandingkan dengan biaya pengobatan PTM. "Pengendalian faktor risiko PTM merupakan upaya untuk mencegah agar tidak terjadi faktor resiko bagi yang belum memiliki faktor risiko, mengembalikan kondisi faktor

harian andalas | Hal.

14

Urai Kemacetan di Berastagi

resiko PTM menjadi normal kembali atau mencegah terjadinya PTM bagi yang mempunyai faktor resiko. Selanjutnya bagi yang sudah menyandang PTM, pengendalian bertujuan untuk mencegah komplikasi, kecacatan dan kematian dini serta meningkatkan kualitas hidup,” terangnya. Dikatakan Faisal, salah satu strategi pengendalian PTM yang efisien dan efektif adalah pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat. "Masyarakat diberikan fasilitas dan bimbingan untuk ikut berpartisipasi dalam pengendalian faktor resiko PTM dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan deteksi dini, monitoring faktor resiko PTM serta tindak lanjutnya. Kegiatan ini disebut dengan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM,” pungkasnya.

Pemkab Karo Buka Jalur Alternatif

(ISN)

Ismail Hadiri Pengukuhan Mahasiswa STIKes Sakinah Husada Tanjung Balai-andalas Wakil Wali Kota Tanjung Balai Drs H Ismail menghadiri Pengukuhan dan Ucap Janji Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dan D III Kebidanan Angkatan V tahun ajaran 2018/2019, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sakinah Husada di Aula Dinas Pendidikan Kota Tanjung Balai, Jumat(19/7). Pembina Yayasan Pendidikan STIKes Sakinah Husada Lamsari Batu Bara mengatakan, mahasiswa yang telah dikukuhkan dan melaksanakan ucap janji diharapkan dapat mempersiapkan diri bersaing dengan mahasiswa lainnya ketika terjun di lapangan. Dapat mengamalkan ilmu yang selama ini telah diterima, baik dalam melakukan penyuluhan maupun melaksanakan praktek ketika masuk di rumah sakit. "Saat bertugas dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, harapannya harus dilaksanakan dengan ikhlas, memiliki etika, dan santun, benar benar melayani dengan baik, jangan timbang pilih terhadap masyarakat yang mampu dan tidak mampu apalagi bagi masyarakat Kota Tanjungbalai "Bersiap ikhlas, Insyaallah dimudahkan rezekinya," ungkap Lamsari. Ditambahkan Lamsari, orangtua yang telah mengkuliahkan

andalas/robert tarigan

Bupati Karo Terkelin Brahmana memberi arahan saat meninjau pengorekan dan pelebaran jalan di Gundalung II, Berastagi, Jumat (19/7) guna mengurai kemacetan di inti Kota Berastagi.

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Ismail (empat dari kanan) diabadikan bersama pengurus Yayasan STIKes Sakinah Husada . anaknya di STIKes Sakinah Husada Kota Tanjung Balai bersyukur dan berbangga hati, karena STIKes Sakinah Husada memiliki tingkatan kualitas yang sama dengan STIKes lainnya. "Bahkan uang kuliahnya (di STIKes Sakinah Husada) juga tidak begitu mahal," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tanjung Balai H Ismail mengucapkan selamat kepada STIKes Sakinah Husada Tanjung Balai yang telah melaksanakan pengukuhan dan ucap janji terhadap para mahasiswa. Pemerintah Kota Tanjung Balai, katamya, berharap keluarga besar Yayasan STIKes Sakinah Husada agar terus berjuang dalam memberikan pelayanan pendidikan di bidang kesehatan bagi mahasiswanya.

"Berupayalah mengejar prestasi dan cita cita kalian, sehingga nantinya dapat membanggakan kedua orangtua, masyarakat, bangsa dan negara," ungkap Ismail. "Kita berharap para lulusan STIKes Sakinah Husada Tanjung Balai nantinya mampu membuat citra STIKes Sakinah Husada Tanjung Balai dapat semakin dikenal lebih luas lagi di Sumatera Utara, tidak hanya di Kota Tanjung Balai saja," tutup H Ismail. Kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa yang akan menjalani praktek di rumah sakit. Peserta dari kegiatan ucap janji terdiri dari mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat dan Kebidanan yang berjumlah 30 orang. (SB)

Kabanjahe-andalas Percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan maupun pembukaan atau peningkatan jalurjalur alternatif merupakan prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo. Sebagai daerah pertanian dan pariwisata, infrastruktur jalan merupakan urat nadi mendorong laju perekonomian warga. Hal itu diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Plt Kepala Dinas PUPR Paksa Tarigan, Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba ketika melakukan peninjauan pengorekan jalan di Gundalung II, Berastagi, Jumat (19/ 7). "Peninjauan ini sekaligus untuk memastikan alat berat excavator sudah mulai bekerja. Sebab ini adalah pelebaran jalan dari Simpang Hotel Kaliaga Berastagi - Tangkulen - Jalan Udara Berastagi," kata Bupati. Menurutnya, seiring per-

kembangan zaman moda transportasi terus bertambah begitu pesat, tentunya harus diimbangi dengan pelebaran jalan maupun pembukaan jalan-jalan alternatif untuk meretas kemacetan yang belakangan ini sering dijumpai di sejumlah titik jalan. "Nah, betapa pentingnya jalan alternatif jika terjadi kemacatan sebagai solusi konkret dan permanen," ujar Terkelin Brahmana. Ke depan, apabila ada acara even bidaya seperti di Festival Bunga dan Buah yang digelar baru-baru ini, maupun lainnya tidak akan menimbulkan kemacatan lagi, sebab sudah ada jalur alternatif ini untuk mengurai kemacatan. "Ini harus menjadi pedoman SKPD untuk bekerja agar mengutamakan kepentingan masyarakat," tegas Bupati. "Sering saya menyampaikan pesan bahkan di ruang kerja saya, ada tulisan yang setiap pagi saya baca jika masuk ruangan. Setiap hal baik yang engkau lakukan belum tentu dihargai orang lain, tapi tetaplah berbuat baik, karena engkau akan menuai baik, walaupun bukan terbaik tetapi tetaplah berbuat baik," ungkap Terkelin. Sementara Plt Kepala Dinas

PUPR Paksa Tarigan menyebutkan, alat berat excavator ini sudah mulai bekerja untuk melakukan pengorekan tanah agar jalan menjadi lebar. "Pelebaran ini seusai kesepakatan dengan warga yang sudah kita bebaskan dan disetujui yakni 10 meter," kata Tarigan. "Selain itu, tahun 2019 kita pastikan jalan ini yang diperlebar akan seleai di hotmix dengan lebar 3 meter, sedangkan sisi kiri kanan jalan 0,5 meter akan dicor beton, semuanya sepanjang 1,65 km, dengan dana DAK," ujar Tarigan memastikan. "Disamping itu, jalan ini akan berfungsi sesuai penyampaian Bupati tadi akan menjadi andalan jalan alternatif mengurai kemacatan seputaran kota wisata Berastagi," tambahnya. Kepala Kepling I gundaling II Berastagi Ramlan Tarigan mengtakan sangat mengapresiasi kinerja dan inofasi Bupati Karo beserta jajarannya. Sebab apa yang diimpikan warga selama ini ternyata sudah terwujud. "Bupati Karo sangat respek dengan jalan, asal warga setuju langsung dieksekusi," katanya. (RTA)

Menggalang Partisipasi Pembangunan Mewujudkan Humbahas Hebat Oleh : ANDI SIREGAR (Wartawan Harian andalas) Tahun 2017, Perolehan WTP dari BPK, juara Pertama perlombaan pementasan media tradisional seSumut. Jauara Harapan III KIM, juara III tingkat nasional pertunjukan rakyat pada acara Anugrah Media Humas (AMH) dan apresiasi festival media pertunjukan masyarkat, terbaik III Festival Pertunjukan Rakyat tingkat nasional dalam rangka sinergi aksi informasi dan Komunikasi Publik dari Kemenkominfo, penghargaan atas tercapainya Imunisasi dasar lengkap > 80 persen tahun 2016 dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan. Tahun 2018 perolehan WTP dari BPK, juara Pertama lomba kelompok informasi masyarkat tingkat Sumut, terbaik III lomba perpustakaan SD Se- Sumut, penampilan pria terbaik dalam lomba media tradisional pertunjukan rakyat tingkat Provsu, Penghargaan dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan atas komitmen dan kerja keras selama kampanye Imunisasi MR Fase II yang mencapai 95 persen. Juara I lomba KIM. Selanjutnya, tahun 2019 juara II lomba taman baca masyarkat terbaik Tingkat Sumut, juara III lomba perpusataakan terbaik SMA se-Sumut. “Semua prestasi yang ditorehkan Humbahas adalah bagian dari wujud tata kelola pemerintahan yang baik. Harapan kita prestasi tersebut dapat menjadi penyemengat bagi kita untuk terus berbenah, meraih prestasi mewujud-

kan visi pemerintah, Humbahas Hebat dan Bermentalitas Unggul,” ujarnya. Terpisah, Ketua DPRD Humbahas, Manaek Hutasoit kepada penulis mengatakan, dalam usia 16 tahun, Humbahas sudah bisa dikatakan bisa setara kabupaten yang lain. Artinya setelah pemekaran Humabahas dalam kurun 16 tahun masyarkat sudah bisa merasakan dampak dari pemekaran itu. Era pemerintahan, saudara Maddin Sihombing – Marganti Manullang sudah banyak menorehkan prestasi berhasil sudah meletakkan pondasi pembangunan dengan baik. Dari sisi infrastruktur sudah cukup baik, bahkan lebih baik dari kabupaten lainnya. Artinya sudah hampir sesuai dengan tujuan dari pemekaran itu dalam percepatan pembangunan. Demikian juga, dalam bemerintahan bupati Dosmar yang hampir dalam satu periode, sudah melakukan beberapa gebrakan dan terobosan dan patut kita apresiasi. Namun dalam sisa periodenya, masih dibutuhkan perjuangan dan kebersamaan serta sinergitas untuk kemajuan Humbahas. “Kebersamaan bukan saja dari lembaga DPRD namun seluruh stake holder lainnya agar bersinergi membangun komunikasi yang baik, berpartisipasi aktif sehingga arah pembangunan itu lebih maksimal dan tepat sasaran,” ungkapnya. Mantan bupati Humbahas Maddin Sihombing, saat dimintai tanggapannya justru berpendapat bahwa prestasi-demi prestasi jangan menjadi euforia. Na-

mun bukti dari prestasi itu, kesejahtraan masyarkat dan pembangunan harus lebih meningkat. Dan hal itu salahsatu wujud tata kelola pemerintahan yang baik. Menurut Maddin, tatakelola pemerintahan yang baik itu, bahwa semua kegiatan penyelengaraan pemerintahan itu harus sesuai dengan peraturan yang ada dan diselaraskan dengan visi-misi pemerintah itu sendiri. Melibatkan stake holder secara menyeluruh. Apakah itu dalam internal pemerintahan, lembaga DPRD dan masyarkat. Sebab dimensi tersebut tidak bisa dipsah-pisahkan dalam pengelolaan pemerintahan ataupun pengambilan kebijakan pemerintahan. Birokrasi tulen yang pernah mengabdikan diri di Dirjen Otonmi Daerah Kemendagri dan Sekda Kabupaten Dairi itu menguraikan, bahwa mengoptimalkan potensi ASN dalam penyelenggaraan pemerintahan atau tatakelola pemerintahan baik, tidak harus bongkar pasang pejabat dalam waktu yang singkat.

Pergantian pejabat sepanjang sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sah-sah saja, namun harus banyak pertimbangan. Tidak sewaktuwaktu atau tidak dalam jangka waktu pendek. Itu ada waktu berapa lama menuduki jabatannya selanjutnya dilakukan evaluasi dan mengacu peraturan yang ada. “Pada prinsipnya sebagai mantan penyelengara pemerintahan, kita tidak bisa menyimpulkan atau menuduing adanya kegagalan dalam tata kelola pemerintahan era sekarang. Namun yang perlu kita sampaikan adalah dalam penelenggaraan pemerintahan itu harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya. Di sisi lain, salahsatu tokoh pemrakarsa Kabupaten Humbahas, Aduhot Simamora justru merasa prihatin dengan pemerintahan sekarang ini. Dengan gambalang, dia mengatakan dalam penyelengaraan pemerintahan, terkesan mengabaikan sejarah perjua-

ngan pembentukan Humbahas. Artinya dalam seremoni, peringatan hari jadi Humbahas, pemerintah sudah lupa dengan jasa dan perjuangan para tokoh pemrakarsa. Wakil Ketua DPRD Sumut itu berpendapat, dalam beberapa tahun terakhir, eskalasi pembangunan Humbahas makin merosot dan itu dibuktikan data statistik yang tidak bisa dibantah. “Sebagai putra daerah sekaligus salahsatu pemrakarsa pembentukan Humbahas, tanggungjawab kita kepada Humbahas untuk peningkatan kesejahtraan masyarkat. Bukan minta dihargai atau dihormati namun kesejahtraan itu lebih meningkat. Dan itulah tujuan utama dari Pemekaran menjadi daerah otonom,” tukasnya. Senada juga dengan itu, tokoh lainnya, Journal Sihombing yang akrap disapa KPJ menyampaikan, keluhannya yang tidak melibatkan para pemrakarsa Humbahas dalam penyelengaraan pemerintahan saat ini. Dia menguraikan, dalam

proses perjuangan pemekaran daerah Humbahas, secara waktu, pikiran dan materi para tokoh pemrakarsa banyak berkorban. Buah dari pengorbanan itu memang tidak diharapkan untuk kembali. Tapi setidaknya, pemerintah berinisiatif memberikan sedikit penghargaan yang menjadi saksi sejarah perjuangan pemekaran Humbahas. Menggalang partisipasi semua elemen masyarkat dalam pembangunan. Sebab tujuan utama dari pemekaran itu terlaksananya pembangunan yang baik, merata, berkeadilan dan menyeluruh dengan memanfaatkan potensi SDM (sumber daya manusia) Humbahas. Sementara, dari sisi kepemudaan, kritikan sama juga mengalir kepada pemerintah atas penyelenggaraan pemerintahan yang kurang bersinergi dengan stake holder khsusnya kepemudaan di Humbahas. Dalam penyelengaraan pemerintahan, Ketua KNPI Humbahas, Marusaha Lumban Toruan, justru menuding pemerintah tidak memberdayakan pemuda. “Mungkin Pemerintah menganggap pemuda itu tidak ada apa-apanya. Hal itu terbukti, meski ditampung dalam APBD dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Humbahas tidak lagi menyalurkan dana hibah kepada KNPI serta OKP dibawah naungan KNPI,” ujarnya. Menurut Marusaha, sejatinya bahwa pengaruh pemuda sebagai motor penggerak pembangunan. “Pemuda perlu dilibatkan dalam penyelengaraan pemerintahan. Sebab pemuda sekaranglah yang akan tampil sebagai pemimpin

masa depan. Jika pemuda tidak disiapkan sejak dini, maka cita-cita sejarah dan tokoh pemrakarsa akan siasia,” kata Marusaha. Katanya lagi, pemuda itu menjadi subjek pembangunan. Sejarah juga mengakui bahwa pemuda saksi sejarah pejuang kemerdekaan. Sama halnya di Humbahas perkembangan daerah itu tidak terlepas dari pemuda. Kesimpulan dan Saran Pemerintah, unsur masyarkat dan semua stakeholder sangat erat kaitannya dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Pemerintah sebagai eksekutor dalam program pembangunan, tidak elok berjalan sendiri tanpa bersinergi dengan seluruh elemen masyarkat yang ada didalamnya. Tanpa sinergitas dari semua pihak, program pemerintah untuk mewujudkan cita-cita mulia para pejuang, tokoh pemrakarsa dan masyarakat akan sulit tercapai. Saran Dari uraian tuliasan diatas, penulis menyarankan pemerintah kabupaten Humbahas agar kembali merajut sinergitas kepada semua stakholder dan mempererat tali silaturahmi serta merangkul semua pihak yang berperan memberikan perhatian kemajuan Humbahas. Melangkah bersama dan duduk bersama dalam upaya pelaksanaan program pembangunan. Demikian juga semua unsur masyarkat agar turut serta memberikan perhatian dan kepedulian untuk kemajuan bersama demi terwujudnya Humbahas yang Hebat dan Bermentalitas Unggul. ***


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Sabtu, 20 Juli 2019

E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com

AGNES MONICA

1.000 Karakter Jagoan Asli Indonesia Siap Difilmkan Indonesia kaya akan karakter pahlawan super. Dari Bumilangit Cinematic Universe (BCU) atau Jagat Sinema Bumilangit sudah ada 1000 karakter legendaris. Mereka terbagi dalam empat era yakni era legenda, era jawara, era patriot dan era revolusi. "Kamu harus tau nih kalau BCU atau Jagat Sinema Bumilangit mempunyai 1000 karakter legendaris yang dimulai sejak Ietusan Toba," tulis akun instagram @bumilangitofflcial pada Kamis,18 Juli 2019. Masa itu dimulai saat letusan Toba yakni 75 ribu Sebelum Masehi. Diawali dengan era jawara, zaman yang para pendekarnya berada di massa kerajaan nusantara. Dua di antara jagoan tersebut adalah Si Buta dari Goa Hantu dan Mandala. Sementara era patriot, diceritakan para jagoan yang ada di masa kita saat ini. Beberapa di antaranya adalah Gundala, Godam, dan Sri Asih. "Salah satu karakternya, Gundala, adalah jagoan dari era patriot yang akan mengawali Jagat Sinema Bumilangit," tulis akun tersebut. Seperti diketahui, Gundala akan membuka Jagat Sinema Bumilangit. Film yang disutradarai oleh Joko Anwar itu akan tayang pada 29 Agustus 2019. Sederet bintang akan menghiasi Gundala, beberapa di antaranya, Abimana Aryasatya, Tara Basro, dan Lukman Sardi. Sebelum menyaksikan filmnya, Gundala akan mengeluarkan trailer resmi dalam dua hari ke depan. Gundala sudah pernah mengeluarkan first Look yang disusul teaser yang disambut antusias oleh masyarakat, khususnya pencinta film pahlawan super. "Jangan lupa saksikan trailer Gundala yang 2 hari lagi akan tayang di YouTube channel Screenplay Films ya!" tulis akun itu.(VI)

MASUK WANITA PALING DIKAGUMI DI RI Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia

YouGov, perusahaan atau lembaga survei yang berbasis di London, Inggris kembali merilis 20 daftar nama wanita dan pria yang paling dikagumi di seluruh dunia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, YouGov juga merilis 20 nama tokoh pria dan wanita yang paling dikagumi di Indonesia. Dari 20 nama tokoh wanita yang paling dikagumi di Indonesia, penyanyi multitalenta Agnez Mo masuk di daftar lima besar menduduki posis keempat. Agnez merupakan satu-satunya musisi atau artis Indonesia yang masuk ke dalam daftar tersebut. Sebelum nama Agnez di posisi keempat, yang menduduki posisi pertama adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan skor (16,41 persen), disusul dengan presenter Najwa Shihab (13,26 persen), kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani (11,52 persen), dan Agnez Mo di posisi keempat dengan skor (8,24 persen). Selain empat posisi di atas, ada juga Oprah Winfrey di posisi kelima, kemudian disusul namanama yang lain seperti Taylor Swift, Angelina Jolie, Queen Elizabeth II, Emma Watson, Michelle Obama, Hillary Clinton, dan Presiden Indonesia kelima, Megawati Soekarnoputri. Selain itu, untuk urutan tokoh pria yang paling dikagumi di Indonesia, urutan pertama ditempati oleh B.J. Habibie, kemudian Joko Widodo, Abdul Somad, Bill Gates, Christiano Ronaldo, dan pengusaha sukses asal China, Jack Ma. Berdasarkan situs resmi, YouGov melakukan survei dengan melibatkan kurang lebih 42 ribu responden dari 41 negara di dunia. Kemudian hasil survei tersebut diakumulasikan dan ditetapkan 20 nama tokoh urutan teratas di setiap negara.(BS)

Kabar duka kembali datang dari dunia sastra Indonesia. Salah satu sastrawan senior Arswendo Atmowiloto meninggal dunia pada hari ini, Jumat (19/9) pukul 17.50 WIB. Ia menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Petukangan, Jakarta Selatan. Arswendo Amtmowiloto meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker prostat. Selama beberapa bulan terakhir, Arswendo Atmowiloto sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta. Meninggalnya Arswendo terlihat dari postingan wartawan senior Maman Suherman. "Selamat Jalan Mas Arswendo Atmowiloto ??????," tulisnya. Arswendo sendiri di Solo pada 26 November 1948, kariernya sudah teruji sebagai wartawan di berbagai majalah dan koran, seperti Kompas, HAI, Monitor, konsultan di grup penerbitan Tabloid Bintang Indonesia dan juga menghasilkan karya lainnya. Jenazah Almarhum Paulus Arswendo Atmowiloto masih disemayamkan di Rumah Duka, Komplek Kompas B-2, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Misa Requiem sekaligus pelepasan jenazah akan dilaksanakan di Gereja St. Matius Penginjil, Paroki Bintaro, Pondok Aren pada hari Sabtu, 20 Juli 2019, pukul 10.00. Selesai misa, jenazah akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di Sandiego Hill, Karawang.(OK)

Setelah di AS, Film Bali: Beats of Paradise akan Tayang di Indonesia Setelah sempat tayang di kancah internasional Film karya sineas anak Livi Zheng bertajuk Bali: Beats of Paradise akhirnya akan tayang di Tanah Air. Film ini akan tayang di sejumlah jaringan bioskop Indonesia mulai 22 Agustus 2019. "Saya sangat excited, karena dalam film ini kisahnya sangat inspiratif. Karena pak Nyoman Wenten kehilangan ibunya. Karena suatu kesedihan, beliau bisa jadi seniman dan membuat kesenian Indonesia di Amerika. Ternyata pengorbanannya jadi inspiring story," kata Livi

Zheng saat ditemui di Kementerian Pariwisata, Jumat, 19 Juli 2019. Livi juga menceritakan bahwa secara umum, film ini mengangkat kisah inspiratif pemain dan komposer gamelan Nyoman Wenten. Ia mengejar mimpi sebagai seniman di Amerika Serikat lewat musik gamelan Bali. Dalam film Bali: Beats of Paradise, Nyoman Wenten berkolaborasi dengan Judith Hill, pemenang Grammy Award yang sebelumnya berkolaborasi dengan Michael Jackson dan Stevie Wonder

serta membintangi film pemenang Oscar, 20 Feet Stardom. Livi mengungkapkan bahwa tidak mudah baginya membawa film itu untuk bisa tayang di Amerika. Hal ini lantaran ia juga harus bersaing dengan film-film yang bukan hanya dari Amerika, tapi juga dari seluruh dunia. "Untuk dapat layar di Amerika itu jujur sangat susah sekali. Sebetulnya di sana tidak mementingkan genre-nya, tapi mereka akan melihat storynya. Makanya saya bersyukur film saya bisa tayang di sana,

dan bisa dapat sorotan yang lebih luas," kata Livi. Selain tayang di bioskopbioskop Amerika, beberapa prestasi juga sudah ditorehkan oleh film yang telah diputar di layar terbesar di dunia di Korsel. Film karya Livi Zheng bahkan sempat dilirik dan akhirnya tayang di Walt Disney Animation Studios hingga akhirnya Livi mendapat kesempatan untuk bekerja di sana. Kabar terbaru yang juga membanggakan di antaranya film Bali: Beats of Paradise sekarang diputar secara

eksklusif di Singapore Airlines. Di samping itu Bali: Beats of Paradise juga didistribusikan oleh Qiyi, salah satu perusahaan online streaming terbesar di dunia, yang berbasis di Beijing, China. “Saya berharap film ini bisa berperan mempopulerkan budaya Indonesia pada dunia dan menginspirasi remaja Indonesia untuk mencintai budaya bangsa. Jangan lupa nonton film Bali: Beats of Paradise serentak di Bioskop kota-kota besar di Indonesia mulai 22 Agustus 2019,� kata Livi Zheng.(BS)

Riset HonestDocs: 21 Persen Remaja Sudah Lakukan Seks Tiap Hari Riset dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebutkan jika ternyata lebih dari separuh remaja di Indonesia belum memiliki edukasi yang cukup terkait pengetahuan reproduksi. Bahkan 57 persen dari mereka belum tahu cara melindungi diri dari perilaku seksual berisiko. Data ini diungkap oleh platform informasi kesehatan HonestDocs. Menurut mereka, diskusi mengenai topik seks di kalangan masyarakat umum sering dianggap sebagai hal yang tabu. Masyarakat menganggap bahwa topik seks harus dihindari karena merupakan masalah personal rumah tangga masing-masing. "Padahal, kurangnya edukasi tentang seks dan hubungan intim menjadi salah satu penyebab dari tingginya angka penyakit menular seksual, kasus kehamilan di luar nikah, hingga efek psikologis lainnya. Oleh karena itu kami membuat sebuah riset kembali," kata tim medis HonestDocs, dalam keterangan resminya, Jumat, 19 Juli 2019. Dalam riset tersebut ditemukan bahwa 74 persen responden berusia 12-17 tahun menyatakan tidak aktif secara seksual, sementara 21 persen diantaranya mengaku melakukan seks setiap hari. Jika dibandingkan, persentase anak remaja yang melakukan seks setiap hari lebih tinggi dibandingkan responden lain dari kelompok umur yang lebih dewasa (18-54 tahun). Dikatakan tim HonestDocs, temuan ini cukup mengkhawatirkan karena ternyata seks sudah dilakukan sejak usia muda dengan kurang bertanggung jawab. Inilah yang sejatinya dapat meningkatkan risiko

kanker serviks, HIV/AIDS, atau penyakit menular seksual lainnya. Selain itu, riset HonestDocs juga menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen responden berusia 18-24 dan 65 tahun ke atas tidak aktif melakukan hubungan seksual. Sedangkan responden usia produktif (25-64 tahun) rata-rata aktif secara seksual dengan frekuensi beberapa kali dalam seminggu. Hal ini disebabkan karena libido pasangan yang masih tinggi, keinginan untuk menjaga keharmonisan pasangan, ataupun karena ingin memiliki anak. Data dari HonestDocs juga menunjukkan bahwa frekuensi aktivitas seksual wanita meningkat ketika memasuki masa menopause (55-65 tahun ke atas). Sekitar 44 persen responden mengaku melakukan seks setiap hari. Menurut tim medis HonestDocs, meningkatnya aktivitas seksual didorong karena wanita sudah tidak lagi merasa khawatir akan terjadinya kehamilan. Berdasarkan survei yang sama, masyarakat Indonesia yang paling sering melakukan hubungan intim, baik setiap hari maupun 2-3 kali seminggu, berada pada tiga provinsi, yaitu Sulawesi Tenggara (60 persen), Papua (50 persen), dan Bali (46 persen). Sebaliknya, Sumatera Barat, Papua Barat, dan NTT, menjadi tiga provinsi dengan rata-rata 23 persen responden kurang aktif berhubungan seksual. HonestDocs sendiri merupakan portal kesehatan terpercaya yang telah memiliki lebih dari 20 juta pengguna aktif setiap bulan. Tak Tabu Dilakukan Seksualitas pada dunia remaja Indonesia hidup pada

dua sisi. Pembicaraan soal seksualitas pada remaja masih dianggap tabu. Mereka kerap menghindari atau menutupnutupi obrolan-obrolan seputar seks. Namun, di sisi lain, aktivitas seks tetap lumrah hadir menemani sendi-sendi kehidupan remaja dan dewasa muda. Psikolog klinis, Inez Kristanti menilai, fenomena itu berdampak pada perilaku seks remaja dan dewasa muda di Indonesia. Seks cenderung menjadi tidak aman dan tidak bertanggungjawab. Penelitian yang sempat dilakukannya pada 2017 lalu menyebutkan 30 persen remaja pernah melakukan hubungan seksual. Penelitian itu dilakukan terhadap 2.000 perempuan berusia remaja dan dewasa muda lajang di Indonesia. "Di Indonesia, seksualitas tidak tabu untuk dilakukan, tetapi tabu untuk dibicarakan. Dampaknya apa? Kebanyakan orang melakukan hubungan seksual tanpa pengetahun yang baik dan tidak tahu cara yang aman," papar Inez dalam peluncuran kampanye #AkuDewasa bertepatan dengan Hari

Kesehatan Seksual Sedunia di Jakarta, Selasa lalu. Sebagai seorang psikolog klinis, Inez banyak menemui remaja dengan pemahaman yang minim mengenai seksual. Hal itu membuat remaja tidak melakukan seks berdasarkan keputusan yang tepat dengan cara yang aman. "Pertanyaan mereka itu kebanyakan lugu-lugu sebenarnya. Mereka merasa sudah tahu, padahal salah. Beberapa juga terlihat sudah memiliki pengalaman seksual tanpa pengetahuan dan pengamanan yang memadai," ungkap Inez. Seks yang tak pernah dibicarakan itu, kata Inez, membuat banyak remaja mencari sendiri informasi mengenai hal tersebut. Umumnya, informasi itu didapat dari sumber internet, konten pornografi, dan teman sebaya. Namun, sayangnya sumber informasi itu belum terbukti kredibel dan dapat dipercaya. "Anak-anak dan remaja ini rasa ingin tahunya tinggi sekali. Mereka bakal tetap mencari tahu soal seks meski ditutuptutupi dan ditakut-takuti dari

internet, pornografi atau teman sebaya. Tapi, kebanyakan informasi itu salah," ucap Inez yang juga merupakan dosen psikologi seksual itu. Menurut Inez, ketimbang menutupi soal seks, sebaiknya orang dewasa di sekitar remaja memberikan wadah yang aman dan nyaman untuk mendapatkan pendidikan seksual yang komprehensif. Sebuah penelitian menunjukkan, pendidikan seksual yang komprehensif lebih efektif dibandingkan pendidikan seksual yang menakut-nakuti. Pendidikan seksual yang komprehensif meliputi penjelasan mengenai risiko berhubungan seksual hingga pengenalan alat kontrasepsi. Pendidikan ini mesti diberikan oleh orang yang kredibel, netral, ramah, dan tidak menghakimi. "Ketika tidak menghakimi, remaja itu bakal senang sekali dan mereka akan terbuka dan menanyakan apa saja soal seks," tutur Inez. Dorongan Seksual Tinggi! Seiring perkembangan zaman, kasus tentang perilaku seks menyimpang di kalangan remaja ini terus terdengar. Misalnya, kasus remaja hamil di luar nikah, rekaman video seksual remaja, pelecehan seksual, penyakit menular seksual, dan sebagainya. Hmm... Sebenarnya, kenapa remaja punya dorongan seksual yang tinggi? Perubahan Fisik Remaja, saat memasuki usia tertentu, akan mengalami perubahan fisik yang mempengaruhi pula perubahan kehidupan seksualnya. Perubahan fisik ditandai dengan masaknya organ seksual kita. Kalau untuk cewek misalnya mulai mengalami haid, membe-

sarnya payudara, tumbuhnya bulu, serta tampak lebih feminim dan menarik. Nah, bersamaan dengan pertumbuhan itu, timbul pula dorongan seks di mana hal itu adalah sesuatu yang alamiah dialami setiap manusia yang sudah pubertas. Rasa Penasaran Salah satu hal yang bikin remaja punya dorongan seksual tinggi adalah datang dari diri mereka sendiri. Rasa penasaran dan rasa ingin tahu itu memang wajar muncul dalam diri tiap remaja. Tapi sayangnya, rasa penasaran berikut ini disalurkan dengan cara yang salah, yaitu disalurkan dengan perilaku seksual yang menyimpang. Pergaulan Bebas Faktor pergaulan bebas juga turut andil dalam mendorong remaja untuk mencoba melakukan hubungan seks bebas. Gara-gara melihat perilaku teman-teman yang punya gaya hidup seperti itu, bikin kita enggak mau ketinggalan dan enggak mau dibilang enggak asyik karena tidak melakukan hal serupa. TV dan Film Menurut situs berita Reuters, salah satu faktor pemicu perilaku seksual yang menyimpang di kalangan remaja ternyata adalah tontonan seperti televisi dan film. Televisi dan film yang menceritakan tentang kehidupan seksual remaja ternyata dapat mempengaruhi cara berpikir remaja bahwa semua remaja melakukan hal itu. Nah, walau kita tahu dorongan seksual ini salah satunya bersifat alamiah, kita tetap bisa menahan diri agar tidak melakukan hal-hal negatif sebelum waktunya.(BBS)

Profile for media andalas

Epaper Harian Andalas 20 Juli 2019  

Epaper Harian Andalas 20 Juli 2019

Epaper Harian Andalas 20 Juli 2019  

Epaper Harian Andalas 20 Juli 2019

Advertisement