Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 13 Oktober 2012 | No: 2407/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Golden Palace Hambat Pengerukan Sungai andalas/robenson

MENGHENTIKAN - Alat berat pontoon dan buldozer yang diturunkan Dinas Bina Marga Medan disebut-sebut terpaksa menghentikan kegiatan pengerukan alur Sungai Babura karena lebar alur sungai di kawasan itu mengalami penyempitan akibat bantaran sungai yang ditimbun pengembang perumahan Golden Palace ambruk.

andalas/rizki mulya

KECELAKAAN TRUK - Sejumlah warga melihat kondisi dua truk yang terguling akibat kecelakaan, di Jalan Krakatau, Medan, Sumut, Jumat (12/10).

Medan-andalas Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II telah menyurati Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan dan pihak pengembang perumahan Golden Palace terkait penembokan dan penimbunan bantaran Sungai Babura untuk kepentingan pembangunan perumahan tersebut.

SBY Beri Dua Grasi kepada Gembong Narkoba

Jakarta-andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak hanya memberikan grasi kepada gembong narkoba jaringan internasional Deni Setia Maharwan alias Rapi Mohammed Majid. SBY juga memberikan grasi kepada gembong narkoba Merika Pranola alias Ola alias Tania.

"Penembokan dan penimbunan sungai itu tidak ada izinnya. Kita sudah menyurati Dinas TRTB dan pihak pengembang agar segera melakukan pembongkaran," kata Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan BWS Bersambung ke Hal. 15 Grasi dikeluarkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7/ G/2012 yang mengubah hukuman Deni dari hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup. Keputusan itu ditandatangani pada 25 Januari 2012. Bersambung ke Hal. 15

Raja Anita Tak Terima Dikorbankan Atasan Medan-andalas Raja Anita, tersangka kasus korupsi Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dari APBD 2009, 2010, dan 2011 mengaku korban dari diskriminasi hukum dalam proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Wanita itu kecewa mengapa dirinya dijadikan tersangka dan ditahan di

Rumah Tahanan Tanjung Gusta Medan, mengingat posisi dan statusnya

dalam struktur PNS di Biro Keuangan Pemprovsu hanyalah staf biasa. "Saya tidak dapat menerima adanya tebang pilih dalam kasus korupsi bansos ini. Saya hanya korban dan dijebak, terkait proses administrasi dalam penyaluran dana bansos," tandas Raja Anita kepada wartawan saat Bersambung ke Hal. 15

2 Truk Terguling di Lampu Merah Medan-andalas Truk molen bermuatan semen curah dan truk bermuatan pasir tabrakan hingga kedua kendaraan

besar itu terguling di persimpangan empat lampu merah Jalan Krakatau dengan Jalan Cemara, Medan Timur, Jumat (12/10) sekitar pukul 03.00

Beli 9826 1510 12364 15336 1232

Mata Uang Jual JPY 123.14 MYR 3156 SGD 7907 USD 9653

Bersambung ke Hal. 15

Bakrie Group Bangkrut, Ical Lemah Jakarta-andalas Kebangkrutan yang dialami Bakrie Group diyakini akan berpengaruh pada pencapresan Aburizal Bakrie. Sangat terbuka kemungkinan, kondisi tersebut akan mendorong pergolakan di internal Golkar, dimulai dengan upaya faksi non Ical untuk mengkritisi pencapresan Ical. "Kekuatan politisi berbasis pengusaha adalah kapitalnya. Tanpa kapital maka Ical lemah bagai tanpa

Kurs dan Harga Logam Mulia, 12 Oktober 2012 Mata Uang Jual AUD 9930 CNY 1525 EUR 12490 GBP 15493 HKD 1245

WIB. Akibat insiden kecelakaan ini, arus

darah," kata analis politik dari Point Indonesia, Karel Susetyo, Jumat (12/ 10). Seperti diketahui, sejumlah perusahaan milik Ical kini dilanda utang triliunan rupiah. Dari laporan keuangan kuartal I2012, ada tiga perusahaan Bakrie dengan utang terbesar, yakni Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) yang memiliki t o t a l utang

Beli 121.79 3123 7822 9557

Sumber Bank Indonesia

Rp8,6 triliun dengan total jatuh tempo 2012 Rp2,3 triliun. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat berutang 3,69 miliar dollar AS dengan total jatuh tempo pada 2012 62 juta dollar AS. PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) berutang 295 juta dollar AS dengan total jatuh tempo 12 juta dollar AS. Karel memastikan, kalau Ical memaksakan diri maju maka akan menjadi "bunuh diri politik" terkonyol yang pernah dilakukan oleh politisi Golkar. Kebangkrutan perusahaan Bakrie Group kata dia lagi, dapat men-trigger munculnya koalisi lintas faksi di Golkar untuk menggulingkan Ical. Bisa digembar-gemborkan, "Ical jadi pengusaha saja bangkrut, masak mau jadi presiden? Mau jadi apa negeri ini dibuatnya?" "Menurut saya baiknya Ical jadi king maker saja bersama Mega, SBY, Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Bansos Rp371 M Mengalir ke LSM, Yayasan, dan Organisasi Abal-abal Aliran dana Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang bersumber dari APBD 2011 terindikasi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Fakta yang diperoleh dari buku besar APBD 2011, dana bansos yang dikelola Biro Bina Kemasyarakat Sosial (Binkemsos) itu mengalir ke sejumlah lembaga swadaya masyarakat, yayasan, dan organisasi, yang dikategorikan abal-abal.

PADA rekening 1.20.03.00.000.515, Pemprovsu menganggarkan belanja bansos organisasi kemasyarakatan sebesar Rp70.975.000.000 dan pada rekening 1.20.03.00.000.514.05.07 belanja hibah kepada kelompok usaha dan koperasi sebesar Rp9.025.000.000. Kemudian bansos kepada lembaga pendidikan tinggi swasta sebesar Rp10.125.000.000, bantuan sosial kepada organisasi keagamaan sebesar Rp45.675.000.000, lembaga pendidikan swasta Rp98.996.000.000, dan bansos ke organisasi lainnya. Indikasi penerima bansos adalah LSM maupun organisasi abal-abal, terungkap dari penyelidikan yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Bersambung ke Hal. 15

LSM/Yayasan/Organisasi Penerima Bansos 2011 1.Kelompok Tani Ternak Barokah Jl Serba Jadi, Kel Tanah 600, Medan Marelan Rp250 juta. 2. Koperasi Indonesia Bisa Jl SM Raja Kel Pasar, Gunung Tua, Rp150 juta. 3. Lembaga Peduli Usaha Kecil Sumut, Jl Bersama, Gg Seroja,Tembung Rp200 juta. 4. LSM Aspirasi Masyarakat Sumut Jl Sei Batu Gingging, Medan, Rp50 juta. 5. Pembangunan Gereja GBKP Jl Samura, Tiga baru, Kabanjahe Rp200 juta. 6. Bantuan untuk Gereja Anglikan Jl Panglima Nyak Makam Medan Rp150 juta. 7. LSM Peduli Masyarakat Kecil dan Pinggiran Jl Sei Kapuas No 43b, Medan Rp100 juta. 8.Yayasan Pendidikan Marsipature Hutanabe Jl DI Panjaitan No 180 Medan Rp300 juta. 9.Yayasan Al Mukhilisin Tanjung Tiram, Batu Bara Rp200 juta. 10.Yayasan Sejahtera Rp250 juta. 11. Pondok Pesantren Modern Saifullah Deli Tua Rp500 juta. 12. Lembaga Al Hidayah Dusun 2, Desa Air Mata, Gebang, Langkat Rp100 juta. 13.Taman Kanak-kanak Ar Ridho Medan Rp300 juta. 14.Yayasan Katolik Budi Mulia Pematang Siantar Rp250 juta. 15. SMK Budi Utomo Binjai Rp350 juta. 16.Yayasan Pendidikan Islamic Binjai Rp500 juta. 17. SMK Bina Siswa Teladan Desa Selayang baru, kecamatan selesai, langkat Rp400 juta. 18. PAUD Indah Jl Perintis Kemerdekaan, Binjai Rp200 juta. 19. Forum Komunitas Ustaz Sumut Rp100 juta. 20. LSM Nusantara Rp200 juta.

Ilustrasi

OTK Tebar Duit

Rp4,9 M di Jalanan SEORANG pria tak dikenal membuang kantong berisi uang di gurun tepi jalan raya di Provinsi Qanfadzah, Saudi Arabia, Selasa (9/10) lalu. Bersambung ke Hal. 15


Sabtu 13 Oktober 2012

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Rina Agustina KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra , Rizki Mulya Akbar SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Penertiban Terminal Liar Belum Maksimal

Organda Medan Ancam Stop Operasi Angkutan Umum Medan-andalas Dewan Perwakilan Cabang Organisasi Angkutan Darat (DPC Organda) Kota Medan mengancam melakukan aksi stop operasi angkutan umum selama satu minggu. Rencananya sebelum melakukan aksi, Organda bersama pengurus lainnya akan melakukan sosialisasi ke masyarakat Kota Medan pada Senin (15/10) mendatang, untuk menentukan waktu pastinya. “Stop operasi kita lakukan karena penertiban terminal liar yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama tim gabungan, belum ada memberikan hasil dengan melakukan penindakan terhadap pengusaha angkutan liar yang sudah cukup meresahkan seluruh supir angkutan resmi. Karenanya, kita (pengurus Organda) sudah sepakat akan melakukan aksi stop operasi, yang rencananya selama satu minggu penuh,” kata Ketua Organda Kota Medan, Mont Gomery Munthe, kepada wartawan, Jumat (12/10) di Medan. Seluruh angkutan umum dari jenis Angkutan Kota Antar Provin-

si (AKAP), Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan angkutan kota tidak akan beroperasi seperti biasa_nya di ruas jalan Kota Medan. “Jadi kita juga akan memohon maaf kepada masyarakat, karena tidak bisa memberikan jasa angkutan selama kami melakukan aksi,” ucapnya. Dijelaskannya, penertiban terminal liar yang dilakukan sejak, Rabu (12/9) lalu dan akan berakhir pada 28 Oktober mendatang belum ada memberikan efek jera kepada pengusaha pool-pool dan agen liar. “Keberadaan pangkalan liar itu sudah menyebabkan sopir angkutan umum yang tergabung dalam Organda, resah dan menjerit. Penghasilan mereka drastis jauh ber-

kurang akibat keberadaan pangkalan liar ini. Bayangkan saja, dalam sebulan kami bisa mengalami kerugian milyaran rupiah, akibat keberadaan pangkalan angkutan liar,” ucap Mont lagi. Selain itu, lanjutnya, penertiban sudah menyia-nyiakan anggaran yang dikucurkan dari APBD Kota Medan TA 2012, yang hasilnya tidak ada. “Selama ini kalau ditanya dengan penertiban mereka mengaku terus melakukannya, tetapi nyatanya di lapangan tidak ada petugasnya dengan alasan petugas kepolisian sedang sibuk dengan melakukan pengamanan. Itu sangat tidak masuk akal, kalau penertiban dilakukan dengan serius. Jadi Dishub jangan lempar bola dengan aparat kepolisian yang tidak bisa membeck-up penertiban tersebut,” bebernya. Bahkan, lanjut Mont, tidak hanya penumpang AKAP dan AKDP saja, angkutan dalam kota juga diserobot oleh angkutan-angkutan plat hitam milik pangkalan liar tersebut. Dijelaskan Mont, kondisi ini

sudah berlarut-larut tanpa ada tindakan tegas. Karenanya, seluruh pengemudi angkutan umum resmi yang berada di bawah naungan Organda sudah tak dapat menahan kesabarannya lagi. “Jika dalam waktu sebulan ini tidak dilakukan penertiban, maka seluruh pengemudi AKAP, AKDP dan angkutan kota sepakat menghentikan operasi selama 7 hari. Sebab, ini sudah menyangkut masalah perut,” tegasnya lagi. Ketika disinggung dengan kerugian dan kebutuhan masyarakat atas angkutan yang akan stop operasi, Gomery bersama pengurus lainnya tidak akan mempermasalahkan. “Ini bukan menyangkut masalah kerugian selama kita stop operasi, tetapi ini salah bentuk perjuangan. Selama ini angkutan resmi sudah merasa dirugikan dengan adanya pembiaran dengan keberadaan terminal liar dan angkutan plat hitam yang tetap beroperasi tanpa adanya tindakan dari petugas,” pungkasnya. Turunkan Mata-mata Sementara, Kabid Lalin Dishub

Cagubsu Independen Antiklimaks ?

A

Kota Medan, Toga Aruan yang dikonfirmasi mengaku pihaknya terus melakukan penertiban terminal liar di titik-titik lokasi tempat mangkalnya pengusaha terminal liar. Ditambahkannya, pihaknya ke depan akan mengubah pola dengan konsep baru melakukan penertiban. Adapun sistem yang akan digunakannya adalah menurunkan mata-mata ke pool angkutan liar. “Dengan bantuan mata-mata yang kita turunkan ke lokasi sebelum dilakukan penertiban, dipastikan akan berhasil menindak pengusaha angkutan liar itu. Dimana dengan bukti yang kuat, tim akan langsung melakukan penggerebekan,” ucapnya. Dikatakannya, bukti untuk usaha angkutan terminal liar adalh tiket yang dikeluarkan oleh pengusaha angkutan liar. “Sampai saat ini kita belum bisa mendapatkan bukti, sebagai cara untuk memberikan penindakan. Kalau kita lihat, ada mobil plat hitam yang terparkir belum bisa dikatakan angkutan plat hitam,” bebernya. (RED)

Disdik Medan Fokus Peningkatan Kompetensi Guru

EDITORIAL

WALNY A kita sangat berharap, cagub ALNYA su independen Drs H Hasbullah Hadi SH SpN akan tampil dengan pasangan cawagubsu yang lebih fresh dan menjanjikan. Ternyata, pada pendaftaran yang dilakukan Hasbullah ke KPUD Sumut, kemarin, Ketua PW Al-Washliyah Sumut ini, maju dengan pasangan yang sangat mengejutkan, dan di luar perkiraan banyak kalangan. Pasalnya, dengan menggandeng nama H Aziddin, yang notabene juga tokoh Al-Washliyah, kita meragukan pasangan independen ini, akan mampu meraih simpati masyarakat Sumatera Utara. Al-Washliyah boleh saja mengklaim memiliki massa riil 2,9 juta penduduk Sumatera Utara. Jika benar demikian, memang pasangan independen yang sama-sama Al-Washliyah ini potensial menjadi kuda hitam dalam bursa persaingan pada Pilgubsu Maret 2013 mendatang. Pertanyaannya, apakah ada jaminannya semua warga Al-Washliyah Sumut akan menjatuhkan pilihan kepada mereka. Sebab, harus diingat, seperti halnya NU dan Muhammadiyah, warga Al-Washliyah juga bertebar di hampir semua parpol. Misalnya di PPP, PAN, Golkar, Demokrat, dan parpol lainnya. Karenanya, hampir dipastikan, tidak akan semua warga Al-Washliyah menjatuhkan pilihannya kepada Hasbullah Hadi-Aziddin. Dengan kata lain, tidak ada jaminannya, warga Al-Washliyah sudah sepaham dengan pencalonan kedua orang tersebut. Namun, sejatinya bukan itu yang membuat muncul kesimpulan sementara, bahwa cagubsu independen ini dinyatakan sebagai antiklimaks, alias sangat jauh dari ekspektasi masyarakat dan kalangan pengamat. Penyebabnya tiada lain, adalahh pilihan Hasbullah Hadi meminang nama Aziddin sebagai wakilnya. Pilihan inilah yang menyebabkan banyak pihak menilai, pencalonan mereka sebagai antiklimaks. Dengan kata lain, Hasbullah Hadi dinilai kurang jeli dalam memilih pasangannya. Tapi, itu baru sebatas asumsi awal. Bisa jadi persepsi tersebut keliru. Dengan kata lain, dalam ranah politik, semuanya memiliki kemungkinan (probabilty). Kendati banyak pihak meragukan akseptabilitas cagubsu independen Hasbullah Hadi-Aziddin, tetap saja peluangnya untuk meraih kemenangan masih terbuka. Semua pada akhirnya terpulang pada kemampuan mereka meyakinkan masyarakat, bahwa sejatinya mereka juga kapabel dalam memimpin Sumatera Utara lima tahun ke depan.(**)

2

andalas/DP

MENGEMBALIKANMENGEMBALIKAN-Petugas PT CDP mengembalikan gaji yang dipotong sebelumnya kepada buruh PT Oleochem dan Soap Industri (OSI) yang berlokasi di Jalan Pulau Nias Kawasan Industri Medan (KIM), Jumat (12/10).

Gaji Dipotong, 1500 Buruh PT OSI Mogok Kerja Belawan-andalas Sekira 1500 buruh PT Oleochem dan Soap Industri (OSI) yang berlokasi di Jalan Pulau Nias Kawasan Industri Medan (KIM) melakukan mogok kerja, Jumat (12/10). Mereka menuntut gaji mereka yang dipotong sebanyak 30 persen. Mereka juga mengecam adanya kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) palsu di bawah outsourcing PT Cipta Dwi Putra (CDP). Dalam orasinya, para buruh mengatakan, mereka “dijual” PT Oleo ke PT CDP sejak bulan April 2012 dan sejak mereka di bawah PT CDP gaji mereka dipotong sebesar 30 persen. “Sudah dilakukan negoisasi supaya gaji kami dikembalikan, tapi tidak kunjung direalisasikan manajemen PT CDP. Karenanya kami memutuskan untuk melakukan mogok kerja,” kata sejumlah buruh. Puncak kemarahan buruh memaksa Direktur PT CDP Abdul Karim mem-

buat surat pernyataan bersedia membayar semua sisa gaji yang dipotong. Lalu sekira pukul 13.00 WIB janji Abdul Karim direalisasikan. Sayangnya, perusahaan baru mampu membayar kepada 74 karyawan dengan alasan uang habis di kas. Padahal, gaji buruh yang sudah ditelap Abdul Karim mencapai Rp 2 miliar, karena ada yang tidak diberikan gaji mulai Rp 100.000 hingga Rp 800.000 per orang. “Apabila dikalikan dengan 1500 orang, sudah berapa rupiah uang buruh yang disunat,” kata buruh. Pemberian sisa gaji itu dikawal petugas Polsekta Medan Labuhan untuk mrnghindari terjadinya hal-hal yang tidak diingini. Ribuan buruh tampak berkerumun di perusahaan itu menuntut supaya gaji mereka yang dipotong segera dibayar. Sempat keluar pengumuman dari PT OSI yang ditandatangani HR Manager Daisy Yunia yang mengancam buruh itu

tidak bekerja sesuai shift 2 dan 3 akan mengambil tindakan tegas, padahal buruhnya masih menyampaikan keluh kesah. Di samping masalah gaji, buruh juga menuntut supaya kepesertaan Jamsostek diperjelas PT CDP. Pasalnya, kartu Jamsostek yang sudah diberikan tidak diakui oleh PT Jamsostek karena tidak terdaftar sebagai peserta. “Kami meminta supaya outsourcing PT CDP ditindak tegas, karena sudah melanggar UU No.13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan,” pinta buruh. Sementara itu, Pengawas Ketenagakerjaan Dinsosnaker Deli Serdang Ali Akbar Hasibuan didampingi Ketua SBSI 1992 Genueri Gea, ketika dikonfirmasi, Jumat (12/10) di KIM mengatakan, akan mendalami tuntutan buruh outsourcing di PT OSI karena baru kali ini diketahui bahwa mereka di bawah naungan outsourcing PT CDP,” ucap Ali Akbar. (DP)

Program Emas Tingkatkan Kualitas Layanan RS Tangani Persalinan Medan-andalas Program peningkatan kesehatan ibu dan anak baru lahir atau Expanding Maternal and Newborn Survival (Emas) kerjasama Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dengan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif. Sejak di-launching di Sumut pada Februari silam oleh Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, program ini mampu mendorong peningkatan kualitas layanan rumah sakit dan puskesmas percontohan di Kabupaten Deli Serdang dan Asahan. Demikian terungkap dalam pertemuan antara aktivis program, anne hyre (COP/chief of party program emas) dengan Sekretaris

Daerah Provinsi Sumatera Utara H Nurdin Lubis, SH, MM , di ruang kerja Sekda Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan Jumat (12/10). Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Raden Roro Suryantini Hartati, Evodia Iswandi (DPO/deputy provincial operation), dr Ftni Sulani (provincial team leader), Apsari Kusumastuti (PPM/provincial program manager), Zulfa Ermiza (governance specialist), dr Yosri (MNHCC Asahan), dan Jandes Ssaragih (district facilitator Asahan). Kunjungan ini dalam rangka menjelaskan kemajuan program yang untuk tahap awalnya dimulai

di dua kabupaten yaitu Deli Serdang dan Asahan melibatkan 4 ruah sakit dan 18 puskesmas. Nurdin berharap kemajuan yang dicapai rumah sakit dan puskesmas yang termasuk dalam program EMAS dapat ditularkan kepada yang RS dan puskesmas lainnya. "Atas nama Pemerintah Provinsi, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pelaksana program yang telah bekerja keras sehingga mampu membuat kinerja rumah sakit lebih baik dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi," ujar Nurdin. Dalam kesempatan itu, Fatni Sulani selaku Provincial Team Leader menjelaskan, pihaknya akan melaku-

Medan-andalas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan fokus terhadap peningkatan kompetensi tenaga pendidik, baik guru yang mengajar di sekolah swasta maupun negeri, sebagai salah satu upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan M Rajab Lubis di Medan Jumat (12/10) mengatakan, berbagai program telah disusun sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu, salah satunya adalah peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Dengan meningkatnya kompetensi guru, maka ke depan guru-guru tersebut akan semakin berkualitas sehingga diharapkan juga akan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap pakai. “Guru-guru juga diharapkan untuk lebih proaktif dalam memperkaya khasanah, di antaranya dengan lebih rajin menulis di jurnal, mengikuti berbagai seminar dan pelatihan. Dengan kata lain guru harus selalu dinamis mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi,” katanya. Sebagai pendidik, sudah seharusnya guru harus belajar seumur hidup (long life education). Oleh karena itu, guru harus membangun dan mengembangkan dirinya, sehingga dia mampu menjadi pencetus teori-teori baru dalam konteks pembelajarannya untuk peningkatan mutu pendidikan. "Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru oleh anak didiknya. Jadi guru harus terus meningkatkan kualitasnya agar menjadi sosok yang benar-benar dapat menjadi teladan bagi siswanya. Inilah yang menjadi salah satu fokus program Disdik Medan," katanya. Selain peningkatan kompetensi guru, lanjut dia, program lainnya yang juga menjadi fokus adalah pemerataan peningkatan kualitas pendidikan siswa, yakni dengan melakukan pertukaran pelajar antarsekolah di Kota Medan, baik dari sekolah negeri ke swasta maupun sebaliknya. Dengan pertukaran pelajar tersebut akan memberikan pengalaman kepada siswa , atas perbedaan proses pembelajaran dari masingmasing sekolah. Untuk langkah awal yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah dan membuat program rintisan. "Ujicoba awalnya kita lakukan ke SMP dan SMA sederajat, setelah itu dilakukan evaluasi dan dicari solusi untuk langkah-langkah berikutnya," katanya. (ANT)

kan evaluasi untuk memilih tiga kabupaten lainnya yang menjadi sasaran program EMAS yang akan dijalankan selama empat tahun berikutnya waktu penyelenggaraan program. Sementara itu, Anne Hyre mengungkapkan bahwa progam EMAS merupakan upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir dengan dana US$ 55 juta selama lima tahun. Selain di Sumut, program dilaksanakan juga di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan yang merupakan provinsi penyumbang 50% angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia. “Program dilaksanakan di 30 kabupaten/kota di Indonesia, melibatkan 150 rumah sakit dan 300 puskesmas. Dengan bekerjasama di bawah Program Emas USAID maka kami dapat membantu Indonesia mencapai tujuan pembangunan millenium dengan mengurang tingkat

kematian ibu dan bayi baru lahir sebanyak 25%," ujarnya. Program Emas menurut Anne tidak hanya memberikan bantuan perbaikan pelayanan klinis, namun juga ikut membantu penatakelolaan rumah sakit. "Ada sistem internal rumah sakit yang bisa terus menerus mencatat dan memantau pelayanan kesehatan. Kami juga berharap agar rumah sakit yang telah mendapat bimbingan ikut membimbing rumah sakit lainnya. Dengan perkuatan fasilitas, kami juga memperkuat sistem rujukan antar puskesmas dan rumah sakit, agar lebih efisien dalam hal komunikasi sehingga siap menerima pasien," terang Anne. Menurut data USAID, hampir 70 persen kematian ibu melahirkan dan 75 persen kematian bayi baru lahir terjadi di Jawa dan Sumatera. Kematian ibu dan bayi itu disebabkan oleh berbagai hal yang sebenarnya bisa dicegah. (WAN)


MEDAN KITA

Sabtu 13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

3

YLKI Minta Dinkes dan Disdik Awasi Jajanan Anak Sekolah Medan-andalas Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara, Abubakar Siddik meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan di kota itu mengawasi jajanan anak sekolah (JAS). "Karena jajanan anak skolah yang dijual itu diduga banyak yang mengandung zat pewarna atau bercampur dengan borax, dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia," katanya di Medan, Jumat (12/10). Bahkan, menurut Abubakar, laporan yang diperoleh YLKI Sumut menyebutkan, bahwa JAS diduga lebih kurang 23 persen mengandung zat adiktif. Oleh karena itu, kata dia, Dinas Kese-

hatan Medan dan Dinas Pendidikan harus turun ke lapangan dan sekolah-sekolah untuk memantau dan menyelidiki makanan yang dijual. "Kita tidak ingin adanya pelajar yang mengalami sakit akibat mengonsumsi makanan yang tidak jelas kesehatannnya. Ini harus segera dicegah Dinas Kesehatan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Abubakar. Dia menambahkan, untuk

menyelamatkan para pelajar dari makanan yang tidak higienis itu, Dinas Kesehatan perlu menguji jajanan yang dijual pada pelajar tersebut ke laboratorium makanan. Selain itu, lanjut dia, Dinas Kesehatan juga perlu bekerja sama dengan guru untuk mendata penjual jajanan yang ada di sekolah dan juga diberikan tanda pengenal. Dengan demikian, bila nantinya ada siswa yang mengalami sakit atau keracunan makanan, Dinas Kesehatan dapat mudah mengetahui pedagang jajanan mana yang bermasalah. "Pengawasan ekstra ketat terhadap penjual jajanan di sekolah itu perlu untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan zat perwarna pada minuman dan makanan,"

ujarnya. Abubakar mengatakan bahwa banyaknya penjual makanan dan minuman menggunakan pemanis buatan tersebut karena harga gula juga mahal. Dan, mereka terpaksa menempuh cara-cara yang lebih mudah seperti itu dan tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar. Namun, kata dia, yang penting bagi mereka (penjual) bagaimana agar dagangan minuman dan makanan itu laku dan habis terjual. Dan, tidak lagi mementingkan kesehatan konsumen atau masyarakat yang membeli makanan dan minuman tersebut. "Padahal dengan seringnya menggunakan pemanis buatan itu juga bisa mengakibatkan terkena berbagai penyakit, misalnya, gin-

jal maupun kanker," kata Abubakar. Dia menjelaskan bahwa pemanis buatan yang sering digunakan itu adalah berupa sari manis atau induk gula yang harganya relatif lebih murah dari gula yang biasa dijual di pasaran. "Minuman dan makanan yang telah dicampur dengan pemanis buatan itu dijual para pedagang di sekola dasar (SD) di Kota Medan, dan tanpa adanya pengawasan langsung oleh petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan," kata Abubakar. Sebelumnya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan menemukan sebanyak 10 persen jajanan anak sekolah (JAS) dari 600 sampel hing-

ga semester pertama tahun 2012 mengandung bahan makanan berbahaya atau tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. “Pengujian terhadap 600 sampel JAS kami lakukan selama sebulan, dan hasilnya positif mengandung boraks, mikroba dan siklamat,” ujar Kepala BBPOM Medan, Drs Agus Prabowo, Apt di sela sidak jelang bulan suci Ramadan di Pusat Pasar Medan, belum lama ini.. Ditambahkan, sebanyak 600 sampel makanan dan minuman yang diuji tersebut merupakan hasil sampling yang dilakukan pihaknya dari sekolah-sekolah di Kota Medan dan sekitarnya. “Tahun ini ada penurunan jumlah kasus. Kalau tahun 2011 lalu, dari 900 sampel makanan/minuman,

Gatot Imbau Satpol PP Utamakan Pola Manusiawi

Ngurus e-KTP di Kantor Camat Medan Tembung Bayar? Medan-andalas Pengurusan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Eletektonik atau e-KTP yang didengung-dengungkan gratis oleh Wali Kota Medan Rahudman Harahap, ternyata hanya isapan jempol. Buktinya, di Kecamatan Medan Tembung warga yang mengurus e-KTP dikenakan biaya sebesar Rp 25 ribu. Suminem (38), warga Medan Tembung mengatakan, ketika dirinya memenuhi undangan oleh pihak kecamatan Medan Tembung untuk pembuatan eKTP, perempuan tinggi semampai ini dikutip uang sebesar Rp 25 ribu oleh salah seorang perempuan yang bekerja di kantor Camat Medan Tembung itu. “Saya dimintai uang Rp 25 ribu oleh seorang wanita yang bekerja di kantor itu, katanya untuk uang foto,” kata Suminem. Tentu permintaan oknum pegawai itu membuat Suminem terkejut. Pasalnya, setahu dia pengurusan eKTP gratis alias tidak bayar. Dia lalu menanyakan alasan wanita bertubuh gemuk dan berambut keriting itu untuk memintai uang. “Wanita itu bilang untuk biaya foto sekaligus biar urusannya cepat,” kata Suminem. Ical (35) juga bernasib sama dengan Suminem. Warga Medan Tembung ini juga mengaku menjadi korban pengutipan oknum di kantor Kecamatan Medan Tembung. “Saya terpaksa tak bisa mengurus eKTP karena tak ada uang untuk membayarnya. Saya kan hanya tukang becak dayung,” ujar pria yang memiliki 6 anak ini kepada andalas di rumahnya. Akibat ulah para oknum di kantor Camat Medan Tembung, kedua warga itu berharap agar Wali Kota Medan menindak bawahannya yang melakukan kutipan liar. Sementara itu, Camat Medan Tembung Khairuddin Lubis saat dikonfirmasi andalas membantah perihal pengutipan biaya sebesar Rp25 ribu kepada masyarakat setiap mengurus dan mengambil e-KTP di Kecamatan Medan Tembung. Dia mengaku, pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan pengutipan biaya baik saat perekaman data maupun saat pembagian e-KTP. “Saya tidak pernah mengeluarkan kebijakan seperti itu. Saya juga sudah tiga kali mengecek tudingan itu, hasilnya tidak benar ada kutipan kepada warga saat mengambil dan mengurus e-KTP,” kata Khairuddin Lubis saat dihubungi andalas melalui telepon selulernya, Jumat (12/10). Dia juga berjanji akan terus mengawasi kinerja aparatnya dalam melaksanakan pembagian e-KTP kepada masyarakat di Kecamatan Medan Tembung, sehingga tidak terjadi kutipan-kutipan tidak resmi. “Kita akan terus memantau kebenaran isu pengutipan biaya itu. Saya jamin kalau di dalam kantor kecamatan ini enggak ada kutipan seperti itu, kalau hal seperti itu ada saya tindak tegas pelakuknya,” ujar Khairuddin. (ACO/BEN)

45 persen di antaranya tidak sesuai dengan ketentuan. Sedangkan tahun ini, dari 600 sampel, 10 persen yang tidak sesuai ketentuan,” kata Agus. Untuk itu dirinya mengharapkan kepada anak sekolah selaku konsumen untuk memperhatikan jenis makanan/minuman yang dibeli dan lebih menjaga kesehatan diri dalam memilih makanan/minuman yang dikonsumsi. “Kepada pedagang agar benarbenar mengikuti dan mematuhi ketentuan yang ada. Seperti siklamat misalnya, meski tidak berbahaya, namun ini tidak baik untuk dikonsumsi anak usia sekolah, karena siklamat tidak ada gizinya. Sedangkan anak sekolah itu, sangat penting untuk pertumbuhan gizinya,” imbuh Agus. (ANT/HAM)

andalas/hs poetra

DIBANGUN KEMBALIKEMBALI-Beberapa pekerja sedang menggali fondasi untuk membangun kembali jembatan sepanjang 25 meter di Titi Kuning Jalan M Basir, Medan Johor, Jumat (12/10). Pembangunan jembatan ini untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang dibangun pada Tahun 1967 telah ambruk pada bulan Juni lalu.

Rawan Macet

Pemerintah Diminta Bangun Fly Over di Kampung Lalang

Medan-andalas Tingginya volume kendaraan serta tidak seimbangnya ruas jalan yang terletak di Jalan Binjai Km 9 Medan atau yang lebih dikenal dengan Pasar Kampung Lalang Medan, membuat daerah tersebut sering mengalami kemacetan. Bukan itu saja, kondisi jalan yang banyak berlubang juga membuat para penegendara terpaksa harus ekstra hati-hati dan memperlambat kecepatan kendaraannnya guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas Seperti yang dikatakan Silvia Roses (36), salah seorang pengendara yang melewati pasar kampung lalang ketika dimintai tanggapannya oleh andalas, Rabu

(10/10) mengaku, dirinya sangat merasa kewalahan ketika menghadapi banyaknya kendaraan yang terjebak macet akibat padatnya arus lalu lintas di kawasan Pasar Kampung Lalang.. ”Ya, saya lelah kali mengendarai sepeda motor ketika melintasi pasar ini, sebab macetnya sangat membuat kaki saya terasa pegal dikarenakan harus naik turun,” kata wanita yang mengaku bertempat tinggal di Jalan Tani Asli Gang Famili II Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal itu. Lain pula dengan To Ai (40), salah seorang pedagang di Pasar Kampung Lalang. Akibat seringnya terjadi kemacetan, dirinya merasa diuntungkan dikarenakan

banyaknnya pengendara yang melintas di pasar tersebut menyinggahi dagangnnya sembari menunggu arus lalu lintas menjadi lancar. “Saya agak merasa beruntung juga karena banyak juga pengendara yang singgah ke dagangan saya sambil menunggu arus lalu lintas jadi lancar,”ucap pria bertubuh besar ini. Menanggapi hal ini, Kasat Lantas Polresta Medan Kompol M Risya ketika dihubungi andalas melalui telepon selularnya mengaku, dirinya juga sagat prihatin dengan kondisi arus lalu lintas di daerah Pasar Kampung Lalang. ”Kemarin saya juga pernah melakukan Pam di daerah itu dan jujur

saja saya merasa letih juga sebab macetnya luar biasa,” katanya. Alumni Akpol Semarang 1999 ini juga menyatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di daerah tersebut perintah sebaiknya segera membangun Fly Over dikarenakan ruas jalan dengan volume kendaraan sudah sangat tidak seimbang sehingga membuat kemacetan sering terjadi di daerah tersebut. “Kalau saran saya sebaiknya pemerintah segera membangun fly over (jembatan layang) di Pasar Kampung Lalang karena ruas jalan dengan kendaraan yang melintas sudah sangat tidak sesuai hingga akhirnya menimbulkan kemacetan,” ucap Risya. (ZAL)

Medan -andalas Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho, ST mengimbau agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam bertugas tidak menyakiti masyarakat. Penanganan manusiawi harus menjadi pola kerja yang wajib diutamakan di lapangan. "Satpol PP harus menghindari pola arogan dan kekerasan saat bertugas di lapangan," kata Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Pemerintahan Setdaprovsu Hasiholan Silaen SH pada acara pembukaan Rakor Satpol PP se-Sumatera Utara, di Medan, Rabu (10/10). Menurutnya, adanya peristiwa benturan fisik antara Satpol PP dengan masyarakat akibat pola-pola yang digunakan tidak humanis. Karenanya, lewat rakor ini, Satpol PP dapat mengintropeksi diri dalam bertugas di tengah masyarakat. “Satpol PP diharap saat bekerja tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan manusiawi,” tandas Hasiholan yang saat itu didampingi Kepala Satpol PP Provsu Anggiat Hutagalung SH. Pemprov Sumut meyadari, tugas-tugas Satpol PP tidak sederhana. Di lapangan sering dijumpai beberapa kendala di antaranya kuranganya perangkat hukum sehingga menimbulkan keragu-raguan bagi anggota Satpol PP dalam mengambil tindakan. Oleh karenanya Plt Gubsu mengimbau dalam melaksanakan tugas jajaran Satpol PP tetap mengedepankan sikap humanis dengan membangun kesamaan pemahaman, pandangan dan komitmen dalam upaya meningkatkan citra dan kewibawaan seluruh jajaran Satpol PP. Sementara itu, Panitia Penyelenggara Rakor Satpol PP se-Sumatera Utara, Robert Efendi Purba SH melaporkan, rakor dilaksanakan 9-11 Oktober 2012 di Hotel Danau Toba Medan. Peserta rakor ini terdiri dari Kepala Satpol PP se-Sumatera Utara dan staf serta narasumber berasal dari Biro Organisasi dan Biro Hukum Setdaprovsu serta Kasat Pol PP Kota Medan dan Sibolga. (WAN)

Dosen UMA Diminta Serius Mengelola Jurnal Ilmiah Medan-andalas Universitas Medan Area (UMA) menggelar Sosialisasi Hasil Lokakarya dan Pelatihan Manajemen Terbitan Berskala Ilmiah, di Gedung Serbaguna FISIP UMA, Jalan Kolam, Medan Estate, Jumat (11/10). Rektor UMA, Prof Dr HA Yakub Matondang, MA ketika membuka pelatihan itu menekankan kepada peserta untuk sungguh-sungguh mengelola terbitan berskala ilmiah yang telah ada sejak 2006 dan terdiri dari 10 jurnal. Di antaranya, 6 jurnal dihasilkan fakultas dan 4 oleh pascasarjana. “Di tingkat perguruan tinggi swasta, kita masih terbilang unggul bersaing. Namun untuk menda-

andalas/hamdani

NARASUMBERNARASUMBER-Ir Ina Triesna Budiarti, MT (kiri) didampingi moderator Dra Nina Siti Salamiah Siregar, MSi saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Hasil Lokakarya dan Pelatihan Manajemen Terbitan Berskala Ilmiah, di Gedung Serbaguna FISIP UMA, Jalan Kolam, Medan Estate, Jumat (11/10). patkan akreditasi jurnal, harus berbenah diri dan mempunyai komitmen memenuhi aturan penulisan serta pengelolaan secara konsisten.

Sebab, kemampuan menulis 250 tenaga pengajar UMA masih belum memiliki kontribusi besar dibanding jumlah pengajarnya. Padahal

pihak yayasan memberikan perhatian dan dana besar agar dapat memenuhi persyaratan sebuah jurnal yang diakreditasi,“ kata Matondang. Rektor mencontohkan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang setiap dosen memiliki Rencana Kerja Dosen (RKD), seperti penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Begitupun, sebutnya, secara kuantitas UMA telah memadai, hanya saja secara kualitas yang masih perlu banyak belajar dan lebih giat lagi mengadakan penelitian. “Tak ada istilah tawar menawar lagi dalam mencapai komitmen akreditasi jurnal yang bermutu,“ katanya menambahkan. Sementara Kepala Pusat Jurnal

dan Warta UMA Ir Riswandi mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan manajemen berskala ilmiah, dikarenakan 2 jurnal yang diusulkan ke P2M belum memenuhi persyaratan. “Berdasarkan kriteria itu, dibuat pelatihan diikuti 31 peserta guna mengevaluasi segala kekurangan agar nantinya ke depan Jurnal UMA dapat terakreditasi, “ ujarnya. Hadir pada acara itu, Dekan Fakultas Pertanian Ir Rizal Aziz MP, Dekan Fakultas Biologi Dra Sartini MSc, Dekan FISIP Drs H Irwan Nasution, MAP, dan Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP. Sedangkan narasumber adalah Ir Ina Triesna Budiarti, MT, dan moderator Dra Nina Siti Salamiah Siregar, MSi. (HAM)


HUKUM KRIMINAL

Sabtu 13 Oktober 2012

BRI Simalingkar Terbakar

4

Terjadi di Lahan Selambo

Sesama Penggarap Terlibat Bentrok Medan-andalas Mak Tia Br Simanungkalit (40) warga Jalan Muara Pasar IV Selambo Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan terpaksa melaporkan teman-teman sesama penggarapnya di lahan Selambo Desa Amplas ke Mapolsek Percut Seituan, Jumat (12/10) sekira pukul 15.30 WIB. Pasalnya, Tia beserta tujuh orang ibu-ibu petani penggarap lainnya diserang oleh sekitar 30 orang ibuibu petani sesama penggarap di Selambo.

KANTOR BRI TERBAKAR - Petugas Pemadam Kebakaran Kota Medan berupaya memadamkan api yang membakar Bank BRI cabang simpang Simalingkar Medan, Jumat (12/10).

harian andalas | Hal.

Berdasarkan keterangan Mak Tia kepada wartawan, peristiwa penyerangan dan pemukulan yang dialaminya itu terjadi ketika dirinya sedang menanam kacang tanah di lahan seluas 1 hektar. Namun sebelumnya ia terlebih dahulu meminta izin kepada operator traktor bernama Barus (40). Atas permintaan dari Mak Tia dan ke tujuh temannya itu mereka pun sepakat untuk masuk kelahan garapan asal tidak merusak tanaman Jabon (kayu jati putih) yang dikelola PTPN II. "Saya tadi minta tolong

sama pak barus supaya bisa nanam kacang, kami diperbolehkan asalkan tidak merusak tanaman Jabon," ucapnya. Namun ketika Mak Tia beserta ibu-ibu lainnya menanam kacang dan Barus melaksanakan kerjanya dengan mentraktor lahan, sekira pukul 09.00 WIB tibatiba sekitar 30 orang ibu-ibu penggarap lainnya datang dan menyerang mereka. Ibu-ibu itu pun melempari mobil traktor dengan tanah, abu, dan kotoran hewan sehingga operasi traktorpun terpaksa

dihentikan. Sementara itu diantara sesama ibu-ibu itu pun bentrok sehingga adu mulut pun berujung dengan perkelahian. "Saya dikeroyok, dijambak sampai luka punggung saya ini," jelasnya sambil menunjukkan luka gores sepanjang 30 cm di punggungnya. Akibat peristiwa itu, ia pun dengan ditemani 4 orang sesama penggarap melaporkan mak Anggi Br Aruan (38) karena telah menganiaya dirinya ke Mapolsek Percut Sei Tuan. (ACO)

Simpan Narkoba

Rumah Mantan Residivis Digerebek

andalas/hs poetra

Tuntungan-andalas Kantor Cabang Pembantu Bank BRI Unit Simalingkar di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan terbakar, Jumat (12/10) siang. Penyebab kebakaran yang terjadi di lantai dua bank plat merah tersebut masih dalam penyidikan kepolisian. Informasi yang diperoleh wartawan koran ini, asap tebal mengepul keluar dari lantai II ruko yang dijadikan

kantor BRI tersebut. Sementara di lantai I tidak tampak ruangan maupun barang yang terbakar. Keterangan yang dihimpun dari warga, kebakaran diketahui sejak kasir bank plat merah tersebut berte-

riak kebakaran dan selanjutnya diketahui warga sekitar. Saat itu terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari mesin genset, karena listrik padam. Kebakaran itu, membut sejumlah dan karyawan bank berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. "Saat kami sudah diluar ada suara ledakan, mungkin dari genset, karena memang tadi sedang mati lampu," ujar warga.

Saat kejadian, petugas keamanan dan karyawan lelaki sedang melaksanakan salat jumat di masjid yang tak jauh dari lokasi bank. Akibat kejadian itu, sejumlah alat tulis kantor ludes terbakar. Petugas pemadam kebakaran yang turun ke lokasi kejadian langsung menyirami bagian dalam lantai II ruko. Asap tebal terus mengepul keluar. Kepulan asap terlihat habis sekitar pukul 15.00 WIB. (MA/BBS)

Lubuk Pakam-andalas Rumah mantan residivis dalam kasus narkoba di Jalan Ampera Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, digerebek petugas Rerserse Narkoba Polres Deli Serdang, Kamis (11/10) sekira pukul 07.00 WIB. Dari penggerebekan itu, selain menemukan barang bukti 1 plastik klip berisi butiran kristal putih diduga sabu seberat 0,2 gram, 1 set bong yang terbuat dari 1 botol plastik berisikan air mineral terpasang 1 dot karet, 2 pipet plastik, 1 pipa

kaca terdapat bercak kristal putih diduga sabu, dan 1 sendok terbuat dari pipet plastik serta 2, polisi juga berhasil menangkap pemilik rumahnya, M Syafi’i alias Fi’i (32). Penggerebakan itu berdasarkan penyelidikan polisi atas dugaan keterlibatannya dalam kasus peredaran narkotika di Lubuk Pakam, khususnya di wilayah Desa Sekip. Kepada Polisi, tersangka Syafi’i mengaku mendapatkan sabu dari seorang pria berinisial J (masih dicari) seharga Rp50 ribu yang

A

kibatnya, pendemo yang datang menuntut agar pembangunan Kantor Bupati Nias Utara tetap dilaksanakan di Desa Hilidundra di atas tanah yang telah dihibahkan masyarakat itu memilih untuk membubarkan diri meski belum selesai menyampaikan aspirasinya.

Aksi para OTK yang diduga merupakan masyarakat Desa Fulolo tersebut tak cukup di situ. Kendati para pendemo sudah membubarkan diri, para OTK melakukan penghadangan terhadap enam orang pendemo, termasuk kordinator aksi, Fa’akhododo Telaumbanua. Melihat situasi yang tidak kondusif tersebut, Fa’akhodo Telaumbanua dan temannya berlari menyelamatkan diri ke rumah M Tarmizi Gea. Namun sekelompok orang tersebut kembali mengepung rumah M Tarmizi Gea. Kapolres Nias AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK M.Hum yang mendengar kejadian itu langsung memerintahkan sejumlah anggotanya dari Polsek Tuhemberua untuk melakukan pengamanan di rumah M Tarmizi Gea. Namun karena jumlah personil tidak seimbang

dengan massa yang melakukan pengempungan, Kapolres Nias lalu mengirim personel tambahan dari Polres Nias. Di lokasi, personel Polres Nias berhasil dilakukan pendekatan terhadap tokohtokoh masyarakat sehingga akhirnya Fa’akhododo Telaumbanua bersama enam orang rekannya dapat dievakuasi dan diantar ke rumahnya masing-masing dengan pengawalan ketat petugas Polres Nias. Sebelumnya, aksi unjukrasa yang dilakukan warga Desa Hilidundra ini merupakan aksi kelima setelah sebelumnya menyampaikan orasinya pada 14, 21 September dan 02, 09 Oktober 2012. Mereka yang meminta agar pembangunan Kantor Bupati Nias Utara tetap dilaksanakan di Desa Hilidundra di atas tanah yang telah dihibahkan masyarakat. Seperti diketahui

Ratusan warga Desa Hilidundra, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara yang menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati sebelumnya masyarakat Hilidundra telah menghibahkan tanah seluas 15 hektar pada 11 Agustus 2008 yang direncakan digunakan sebagai lahan pertapakan Kantor Bupati Nias Utara pasca terbentuknya daerah otonomi baru pemekaran

dari Kabupaten Nias. Lahan tersebut merupakan milik 22 ahli waris, namun seorang ahli waris, Fatolosa Gea Als Ama Yusu menolak menandatangani surat hibah dengan alasan ditanah tersebut terdapat makam leluhurnya. Pada 2009 dimulai pembangunan kantor kantor Pemerintahan Kabupaten Nias Utara di Desa Hilidundra, yaitu kantor Bappeda dan Dinas Pendidikan, dilanjutkan pada 2011 pembangunan

Muhamad Syafi’I alias Fi’I Tersangka Muhamad Syafi’i dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun.(BOB)

Dianiaya Hingga Tewas Karena Mencuri Bebek

OTK Lempari Pendemo dengan Batu Ratusan warga Desa Hilidundra, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara yang menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati dan DPRD Nias Utara, Kamis (11/10) sekira pukul 09.00 WIB lalu dilempari sekelompok orang tak dikenal (OTK) dengan batu.

diperolehnya pada hari Rabu (10/10) sekira pukul 22.00 WIB di depan rumah tersangka. Kapolres Deli Serdang melalui Kasat Narkobanya AKP Charles Simanjuntak, kepada andalas, Jumat (12/ 10) di ruang kerjanya membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka Fi’i telah kita tangkap atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu, dan tersangka merupakan residivis kasus narkotika pada tahun 2009 yang lalu,” ujar Charles.

Kantor DPRD Nias Utara. Pada saat pembangunan kantor DPRD Nias Utara Fatolosa Gea Als Ama Yusu bersama dengan seorang anaknya sempat melakukan pengancaman terhadap pekerja dan rekanan. Dikarenakan adanya seorang ahli waris yang menolak penandatangan tanah hibah tersebut Pemerintah Kabupaten Nias Utara berencana memindahkan lokasi ke Desa Fulolo, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara. (HER)

Belawan-andalas Penyidik Reskrim Polsek Medan Labuhan, Jumat (12/10) merekontruksi kasus penganiayaan yang mengakibatkan M Yusuf, warga Pajak Pekong, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan tewas. Dalam rekontruksi yang digelar di Mapolsek Medan Labuhan itu terungkap, korban dianiaya hingga tewas karena dipergoki kedua pelaku Adi Setiawan (28) dan Armansyah (30) mencuri tiga ekor bebek milik Jafri (50) di Dusun I Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Labuhan Deli. Persitiwa itu terjadi pada 4 Juli 2012 lalu. Saat itu korban kedapatan mencuri bebek bersama seorang temannya, M Syahrial. Rekontruksi langsung diperagakan kedua tersangka. Pada adegan rekontruksi terlihat tersangka Adi Setiawan dan Armansyah, pejaga malam di areal peternakan bebek itu melihat korban dan temannya mengendarai sepeda motor masuk ke peternakan. Kedua pelaku yang kerap membawa gancu dan balok setiap kali berjaga langsung melakukan pengintaian. Saat itu mereka melihat korban keluar dari areal peternakan dengan membawa tiga ekor bebek hendak dimasukkan ke dalam goni yang dipegang oleh Syahrial (teman korban, red), Sontak kedua tersangka meneriaki korban maling. Korban yang kebingungan berusaha kabur, tersangka Adi Setiawan dan Armansyah pun langsung mengejar korban. Ketika dikepung oleh kedua pelaku, korban sempat mengancam dengan pisau, namun Adi Setiawan tetap mengejar sambil memegang gancu langsung mengarahkan ke kepala Serly hingga terluka dan jatuh. Tersangka Adi Seriawan menunjang dan memukuli tubuh korban dengan balok. Setelah kondisi korban tak berdaya, kedua maling bebek itu mereka ikat dibawa ke depan rumah pemilik ternak bebek sambil dipukuli warga lainnya. Karena situasi massa semakin banyak memukuli, maka kedua maling bebek itu digiring ke jalan raya untuk menghindari amukan massa yang semakin ramai. Tak lama kemudian kepala desa datang mengamankan warganya, kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Medan Labuhan. Polisi yang datang dengan membawa mobil patroli mengamankan kedua maling bebek dalam keadaan babak belur, melihat kondisi korban sangat parah dibawa ke RSU Wulan Windi untuk diobati. Ketika menjalani perawatan sekitar setengah hari, sekira pukul 17.00 WIB, pihak kepolisian merujuk ke RS Bayangkara. Disana, akhirnya korban tewas. Rekontruksi itu dipantau Kapolsek Medan Labuhan Kompol Sugeng Priyadi didampingi Kanit AKP Pahala Manurung.(DP)

andalas/desrin

Salah satu rekonstruksi kasus penyaniayaan yang mengakibatkan seorang dari dua pencuri bebek tewas.


HUKUM KRIMINAL

Sabtu 13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

5

Pemusnahan Narkoba Rp2,5 M

Selamatkan Jutaan Jiwa Wakapolresta Prihatin Narkoba Masih Marak di Medan

andalas/rizki mulya

TANDATANGANI – Disaksikan Kasat Res Narkoba Polresta Medan Kompol Dony Alexander SIK, seorang dari delapan tersangka menandatangi berita acara pemusnahan barang bukti narkoba.

Dua Penjambret Nyaris Dibakar Warga Medan-andalas Dua pelaku jambret nyaris dibakar massa setelah tertangkap tangan merampas tas sandang milik seorang wanita di kawasan Jalan Sidomulyo, Kecamatan Medan Timur, Jumat (12/10 sekira pukul 18.00 WIB. Kedua pelaku, Danil Santoso Silalahii (24) warga Jalan Perbatasan Tanjung Mulia Hilir Gang Plopor, Kecamatan M Deli dan Joni Nainggolan (21) warga Tanjung Mulia Hilir Gang Padi, lolos dari maut setelah polisi yang melintas di TKP mengamankannya dari amuk warga. Kedua pelaku lalu diboyong ke Mapolsek Medan Timur berikut barang buktinya satu tas sandang berisi uang tunai Rp350 ribu milik korban Rima Handayani Damanik (20) warga Jalan Pendidikan Tanjung Rejo, Sunggal yang dirampas kedua pelaku. Sebelum kejadian, korban yang pada saat itu mengendarai sepeda motor Mio Soul melintas di Jalan Cemara simpang Cendana, Medan. Di jalan itu, sepeda motornya dipepet kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Spin. Kemudian pelaku Joni yang berada di boncengan langsung merampas tas yang disandang korban. Begitu tahu tasnya dirampas, korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak jambret. Warga sekitar Jalan Sidomulyo yang mendengar jeritan korban ikut mengejar pelaku. Sekitar 400 dari lokasi kejadian, pelaku berhasil ditangkap. Mereka lalu dipukuli bahkan nyaris dibakar jika polisi tidak cepat datang. (ACO)

Medan-andalas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan disaksikan sejumlah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari kantor Kejaksaan Negeri Medan serta penasehat hukum tersangka (prodeo) memusnahkan barang bukti narkoba berbagai jenis di kantornya, Jumat (12/10) pagi. Narkoba yang dimusnahkan berupa ganja seberat 66 kilogram, 746 butir pil ekstasi dan 1.869 sabu-sabu. Dari pemusnahan barang bukti tersebut, sedikitnya jutaan jiwa terselamatkan dari bahaya narkoba. Wakil Kepala Polisi Resor Kota Medan AKBP Pranyoto didampingi Kasat Res Narkoba Kompol Dony Alexander SIK mengatakan, barang bukti ganja, sabu dan ekstasi itu merupakan hasil tangkapan Sat Res Narkoba Polresta Medan dan serahan dari salah satu perusahaan jasa pengiriman barang di Medan. "Barang bukti yang dimusnahkan ini sebelumnya kami sita dari delapan orang tersangka yang ditangkap di sejumlah tempat di Medan. Jika dikonversi senilai Rp2,5 miliar. Uang sebanyak itu untuk narkoba, coba kalau dibelikan lembu, kira-kira dapat 350 ekor, bisa untuk qurban pada hari raya Idul Adha nanti," kata Pranyoto. Mantan Kapolres Deli Serdang itu menyatakan masalah narkoba harus menjadi perhatian utama seluruh masyarakat, agar Kota Medan bersih dari peredaran dan penggunaan narkoba. "Disatu sisi saya bangga, anggota saya dapat mengungkap dan menang-

andalas/rizki mulya

MUSNAHKAN - Wakapolresta Medan AKBP Pranyoto (tiga dari kiri) bersama Kasat Res Narkoba Kompol Dony Alexander SIK (lima dari kiri)

dan sejumlah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari kantor Kejaksaan Negeri Medan serta penasehat hukum tersangka (prodeo) memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja, sabu dan ekstasi di halaman apel Mapolresta Medan, Jumat (12/10). kap para sindikat narkoba ini. Namun di sisi lain, saya prihatin karena narkoba masih ada di Medan," ujar Pranyoto. "Masalah narkoba ini membahayakan dan betul-betul memerlukan perhatian yang serius. Memerlukan dukungan dan stimulan dari masyarakat. Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk memerangi narkoba," tambah Pranyoto. Sementara itu, Kasat Res Narko-

ba Polresta Medan Kompol Dony Alexander SIK merinci, barang bukti narkoba yang dimusnahkan, 35 kilogram ganja, 1.869 sabu-sabu, 746 butir pil ekstasi merupakan tangkapan Sat Res Narkoba Polresta Medan. Sedangkan selebihnya, 31 kilogram ganja diserahkan salah satu perusahaan jasa pengiriman barang, "Barang bukti itu dimusnahkan dengan cara dimasukan ke dalam tong drum besi kemudian disiram

Dipanggil Sebagai Tersangka, Owner PT KMS 'Mangkir' Medan-andalas Robert Ketaren, pemilik PT Keluarga Mandiri Sisesa (KMS), seyogianya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pengoplosan gas bersubsidi, Kamis (11/10). Namun, pria yang juga berprofesi pengacara itu mangkir dari panggilan penyidik Subdit I/Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Reskrimsus Polda Sumut. Karena ketidakhadirannya tersebut, penyidik berencana akan melayangkan pemanggilan kedua. "Harusnya, Robert diperiksa kemarin (Kamis 11/10)

sebagai tersangka, tapi tidak hadir. Kita akan panggil lagi," sebut Wakil Direktur Reskrimsus Polda Sumut, AKBP Rudi Setiawan, Jumat (12/10) kemarin. Keterlibatan Robert dalam kasus tersebut, kata Rudi, karena Robert Ketaren selaku pemilik PT Keluarga Mandiri Sisesa (KMS) menjadikan areal perusahaan yang berada di Jalan Desa Simalingkar A No 1, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang itu sebagai lokasi pengoplosan gas 3 Kg tersebut. Namun, Rudi belum bisa memastikan apakah usai diperiksa nantinya Robert Ketaren akan langsung ditahan, karena akan menunggu hasil pemeriksaan. Rudi juga belum menge-

tahui waktu pemanggilan kedua terhadap Robert Ketaren dilayangkan, dan untuk kehadiran kapan. "Belum tau, karena masih dipersiapkan. Kalau penahanannya tergantung hasil penyidikan," jelasnya. Sebagaimana diketahui, petugas Subdit I/Indag Polda Sumut menggerebek perusahaan pengoplos gas elpiji bersubsidi yang berada di Jalan Desa Simalingkar A No 1, Pancur Batu, Deliserdang pada Kamis (13/9) lalu. Robert Ketaren ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan keterangan salah seorang karyawan perusahaan bernama Ari (28), yang kedapatan sedang mengoplos gas elpiji subsidi tabung 3 kg ke tabung 12 Kg untuk dijual dengan

harga nonsubsidi. Dari TKP, petugas ketika itu menyita barang bukti berupa 1300 tabung elpiji kosong 3 kg sebanyak 1300, 48 tabung berisi gas 3 kg, 98 tabung kosong 12 kg serta 140 tabung berisi. Selain itu, petugas juga menyita timbangan duduk dua unit, tutup tabung dua goni dan selang yang digunakan untuk memindahkan tabung dari 3 kg ke 12 kg sebanyak 70 buah. Robert Ketaren sendiri rencananya akan dijerat pasal 62 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Sedangkan untuk membantu proses penyidikan, petugas sudah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina untuk mengukur berat dan cara timbang berat tabung gas. (THA)

dengan minyak lalu dibakar hingga menjadi debu," kata Kompol Dony. Lanjut Dony, tujuan dari dimusnahkannya obat-obatan terlarang itu untuk menunjukkan tugas kepolisian yang transparan dalam upaya pemusnahan narkoba. "Jadi tidak ada penyimpangan dan penyelewangan. Barang bukti narkoba tidak semua kita musnahkan. Sebagian kita sisihkan untuk pembuktian di pengadilan," tandas Dony.(HER)

Aniaya Siswa SMAN 10

Kepala Sekolah Tugama Dilapor ke Polisi Medan-andalas Kepala Sekolah Tunas Gajah Mada (Tugama) Medan dilaporkan ke Polsek Medan Kota dalam dugaan kasus penganiayaan salah seorang siswa SMA Negeri 10 Medan, David Hutapea (16). Kepada wartawan, Jumat (12/10), David mengatakan, penganiayaan atas dirinya itu terjadi pada, Selasa (9/10) siang. Saat dirinya merayakan ulang tahun bersama teman-temannya di luar pekarangan sekolah, yang berdekatan dengan Tugama di Jalan Tilak, Kelurahan Seirengas, Medan Kota. "Hari itu saya ulang tahun, oleh teman-teman sekolah merayakannya dengan melempar telur, kue dan tepung ke badan dan kepala saya," kata David. Karena merasakan kegembiraan, mereka kemudian saling lempar. Namun Kepsek Tugama, Abdul Rahman merasa terganggu, kemudian menegur siswa-siswa SMAN 10 itu. Pada saat itu, kata David, beberapa temannya duduk-duduk di kios depan Tugama. Dia kemudian mendatangi dan mengelapkan kepala dan bajunya yang terkena telur dan tepung ke baju temannya. Tapi tiba-tiba datang Kepsek Tugama, menendang kaki korban dua kali, kemudian menampar. Setelah itu menendang bokong korban dari belakang. Tamparan tersebut menyebabkan korban berdarah di bagian hidungnya. David mengatakan, setelah pengaduannya ke Polsek, Kepsek SMAN 10 menghubunginya mengatakan perihal permintaan damai dari Kepsek Tugama, tetapi secara langsung tidak pernah menemui dia dan keluarganya. Senada dengan itu, ibu korban mengatakan, sampai sekarang yang bersangkutan belum menemui mereka. "Saya geram, anak saya tidak mengganggunya, juga bukan muridnya. Jikapun muridnya, dia semestinya menasehati, bukan dengan cara memukul dan menendang, itu bukan mendidik," ujar ibu korban mengatakan tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu. Karenanya dia berharap polisi memproses kasus tersebut. Kepsek Tugama Abdul Rahman coba dikonfirmasi, tidak bersedia. Seorang staf di Tugama mengatakan Kepsek rapat, tidak bisa diganggu. Namun satpam sekolah, mengakui adanya kasus itu. "Saat itu Kepsek sudah tiga kali memperingati, karena siswa-siswa tersebut membuat kotor dan jalanan macet," kata dia. "Mungkin karena kesal, bapak marah dan menampar, tapi saya lihat tidak kuat, pelan saja. Setelah itu mereka disuruh bapak membersihkan sampah sisa roti," katanya. Wakapolsek Medan Kota AKP Parulian Sihombing ditanya kasus itu mengatakan, masih memanggil saksi-saksi. "Kita sudah terima laporan korban, saat ini masih memanggil saksisaksi," kata Sihombing. (HER)


RAGAM

Sabtu 13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

6

Pengutipan Retribusi Dolomit Diduga Ada Kebocoran Tanah Karo-andalas Gerakan Masyarakat Perduli Karo (GMPK) meminta kepada Pemkab Karo untuk berani mempertanggunjawabkan pengutipan restribusi dolomite. Pasalnyta, aliran dana dolomit ke pihak ketiga terhitung September - 29 Desember 2011 hanya sebesar Rp 24 juta ke kas penerimaan Pemkab Karo. “Pengutipan dolomit itu diduga ada kebocoran, karena aktivitas truk dolomit yang berjalan setiap harinya, seharusnya dapat menyumbangkan miliaran rupiah ke kas Pemkab Karo. Sebuah kebocoran aliran dana yang sangat besar telah dilakukan pleh penyelenggara negara akibat menyalah gunakan kekuasannya demi kepentingan pribadi dan atau kelompok,”kata Perwakilan GMPK, Julianus Sembiring didampingi Robinson Purba, Janerba Sebayang, Syafii Tarigan dan Aditya Sebayang di Kabanjahe, Rabu (10/10) lalu. Lebih lanjut dikatakan, selain pengusutan dugaan tindak pidana umum soal penahanan truk pengangkut dolomit, Polres Tanah Karo juga harus mengusut dugaan tindak pidana korupsi soal aliran dana dolomit hanya Rp 24 juta yang dimasukkan dalam kas Pemkab Karo. Julianus menambahkan,

Ilustrasi

pihaknya mendukung kinerja Polres Tanah Karo dalam penegakan hukum dan khusus yang menyangkut Satpol PP yang diduga sewenangwenang menahan truk-truk pengangkut dolomit. Ditambahkannya, kasus yang melibatkan oknum Satpol PP dan oknum harian lepas Dinas Tamben berinisial TP yang sekarang ditangani Polres Tanah Karo perlu didukung oleh seluruh masyarakat. “Kami memberikan dukungan kepada kepolisian agar mengusut tuntas siapa dalang yang memerintahkan melakukan penahanan truk-truk pengangkut dolomit dan pengutipan bagi supir-supir. Oleh sebab itu, GMPK mendukung sikap tegas pihak kepolisian dalam menegakkan hukum, atas ditahannya oknum Satpol PP DG itu,”tandasnya. Ia juga menyesalkan adanya penahanan truk pengangkut dolomit oleh oknum Satpol PP. Sebab tugas Satpol PP itu adalah

Tertibkan Anak Punk Dari nomor : +6282362005xxx Pak polisi, Satpol PP dan Dishub yg terhormat. Tlng dnk pak. Bapak tangkap & amankan dulu pak anak punk yg sudah meresah kan warga masyarakat. Tolng Bapak amankan pengemudi angkot yg seenak perutnya memberhentkn kendaraanya tdk pada tmptnya/halte yg sudah di sediakan. Demi terciptanya sikon yg aman & terkendali. Tx

Audit Dishub Kota Medan Dari nomor : +628197226xxx ASS BAPAK WALIKOTA MEDAN, TOLONG DIAUDIT DISHUB KOTA MEDAN BIDANG PERPARKIRAN KARENA TANGGAL GAJIAN TDK PERNAH TEPAT WAKTU, SEMENTARA KAMI PEMASOK PAD KOTA MEDAN. KENAPA BISA BEGITU YA?

Tindaklanjuti Pengaduan Karyawan Dari nomor : +6281375167xxx Kepada yth. Bpk Walikota Medan mohon surat pengaduan karyawan Indomobil Finance Cabang Medan, Jln T Amir Hamzah No C-38 Griyariatur Medan, segera ditindaklanjuti.

Ngurus KK Diminta Rp500 Ribu Dari nomor : +626177062xxx Selamat sore, mhn bantuannya. Saya dian, merupakan warga Jln Kpt Muslim Medan. Saya ada melakukan pembuatan pecah kartu keluarga di krnkan sya sdh menikah dan memiliki anak.. Dokumen2nya telah saya lengkapi. Termasuk surat pindah istri saya dari Deli Serdang ke Kota Medan, di karenakan utk pembuatan ktp didaerah saya tinggal.. Trmsk juga biaya yg d minta ke sy senilai Rp 500.000,- hal ini sudah di lakukan dri

menegakkan Perda, sementara Perda yang mengatur tentang galian C dolomit belum ada, bukannya malah menahan truk-truk dan menyetop ataupun memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. Menurutnya, apa bila ada Perda yang menjadi pedoman Satpol PP dalam hal galian C dolomit, seharusnya Satpol PP dalam pelaksanaan tugasnya menerapkan PP No 58 tahun 2010 tentang PPNS, bukan bertindak atas perintah bupati. Sebelumnya, di tempat terpisah Kajari Kabanjahe, Muda Huta Suhut SH kepada wartawan, Selasa (9/ 10) mengakui berkas atas oknum PG dan TP belum P21. “Pokoknya JPU kalau sudah memenuhi petunjuk yang disampaikan ke aparat penyidik kepolisian pasti berkasnya dinyatakan P-21 (berkas lengkap,red). Kami tidak mau memperlama berkas tersebut,” ungkapnya. (NT)

bulan 6 thn 2012.. Dan sampai skrg blm slsai. Jawab : Terima kasih atas informasinya ! berkaitan dengan pisah KK dan memasukkan data anak bahwa tidak ada biaya apapun (Gratis), bekaitan dengan pindahan dari deli serdang ke kota medan biaya di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Kota Medan Rp. 2.500,berdasarkan peraturan daerah (Perda) Kota Medan No.1 tahun 2010 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. (diurus langsung tanpa perantara).

Kalau Hujan Selalu banjir Dari nomor : +6283198790xxx Pak walikota, tolong di perlebar Jalan Sei Alas Darusalam krn paritnya yg di ujung cuma 1 aja dan klo dtg hujan selalu bajir.

Tak Bisa Dilalui Karena Dibangun Ruko

andalas/sulaiman

BERGILIRAN - Seorang pelajar SMK di Kota Medan bergiliran menggunakan peralatan simulator yang dilengkapi sistem komputerisasi untuk belajar mengendarai sepeda motor dengan benar di Tapian Daya-PRSU Medan.

Penggunaan Dana ADD Bukit Mas Untuk Pembangunan Besitang-andalas Kepala Desa Bukit Mas Kecamatan Besitang Langkat, Wakson Tarigan, mengatakan penggunaan bantuan dana Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2011 sebesar Rp 52 630.000 dapat digunakan dengan baik. ’’Memang dana ADD yang diberikan dari Anggaran APBD Langkat tahun 2011 sebesar Rp 50 juta lebih itu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya

dan sesuai harapan, karena juga berdasarkan musyawarah di Desa,’’ kata Wakson Tarigan saat dikonfirmasi andalas melalui telepon selulernya, Kamis (11/10) Perincian pengeluaran uang ADD itu, lanjut Wakson Tarigan, diantaranya untuk biaya operasional penyelenggaraan pembangunan desa dan kelembagaan Rp4.749.730, biaya operasional dan tunjangan BPD Rp3.473.580, biaya tambahan kesejahteraan Kades dan perangkat Desa Rp4.250.000. Sementara pengeluaran biaya operasional lembaga Desa LPMD dan PKK Rp3.315.690, biaya pemberdayaan

mayarakat, membangunan/pembuatan parit beton sepanjang 80 meter Rp30. 078.000, pembelian laptop dan beserta printernya Rp5.263.000, pembelian lemari buku untuk arsip sebesar Rp1.500.000 dan selanjutnya upah kerja Rp7.150.000. Setiap dana ADD yang peroleh, sambung Wakson, perangkat desa bersama masyarakatnya harus tetap bermusyawarah untuk penggunaan dananya. ‘’Dari hasil musyawarah yang dilakukan itulah pembangunan dilakukan semakin baik dan sempurna arahnya. Jadi warga masyarakat bisa merasakan kebijakan desa,’’ tuturnya. (DIN)

Dari nomor : +6282364483xxx Assalammualaikum pak Wali Kota Medan ku, saya warga block 13 Medan Asam Kumbang Gang Restu ingin menanyakan tentang jalan sebelah parit yang biasa kami lalui, kini tidak dapat di lalui lgi karena sudah d bgun ruko. saya mohon bantuan kepada bpk wali kota untuk meninjau jalan tersebut agar kami bisa menggunakan jalan tsb seperti biasa nya. Terimakasih.

Surat Silang Sengketa Tanah Rp2 Juta Dari nomor : +626191157xxx PAK WALIKOTA MDN YTH, DI KEL CINTA DAMAI KEC MDN HELVETIA, URUS SURAT SILANG SENGKETA TANAH RP 2 JUTA. INFO INI DARI SEKRETARIS LURAH TSB. BRP SEBENARNYA BIAYA ?

andalas/sulaman

MENGANCAM - Sejumlah pohon yang berada di Jalan Jamin Ginting km 8,5 persis di perkuburan mengancam keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, sejumlah pohon tersebut kondisinya nyaris rubuh akibat hantaman angin kecang yang terjadi beberapa waktu lalu, namun petugas pertamanan Pemko Medan tidak melakukan pemotongan pohon tersebut sampai saat ini, Jumat (12/10).

Tiga Perda Disosialisasikan ke Masyarakat Samosir-andalas Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara mensosialisasikan tiga peraturan daerah (Perda) kepada masyarakat setempat guna menciptakan pemahaman atas segala kebijakan dan ketentuan hingga dapat diaplikasikan dengan baik. "Tiga Perda yang disosialisasikan tersebut menyangkut pengelolaan keuangan desa, penyelenggaraan administrasi kependudukan serta tentang organisasi tata kerja badan pelayanan perizinan terpadu dan penanaman modal daerah," kata Kabag Humas Pemkab Toba Samosir (Tobasa), Elisber Tambunan di Balige, Jumat (12/10). Dengan terselenggaranya sosialisasi yang diikuti seluruh perangkat desa dan tokoh agama serta tokoh masyarakat dimaksud, diharapkan

mampu berperan sebagai agen penyebarluasan informasi dan sejumlah ketentuan, sehingga berbagai peraturan lebih diketahui dan dipahami seluruh lapisan masyarakat. Juru bicara Pemkab Tobasa itu menyebutkan, dalam masyarakat yang dinamis dibutuhkan kecepatan bertindak dalam mengambil keputusan, sehingga diperlukan aturan hukum yang mengatur berbagai kegiatan masyarakat agar setiap tindakan yang dilakukan tidak bertentangan dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. "Pada prinsipnya, setiap peraturan perundangan yang sudah ditetapkan wajib disosialisasikan kepada masyarakat agar dapat diketahui, dipahami dan dilaksanakan," ujarnya. Elisber menjelaskan, pengelolaan

keuangan desa diatur melalui Perda nomor 17 tahun 2012 dan Perda nomor 19 tahun 2012 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Tentang organisasi dan tata kerja badan pelayanan perizinan terpadu dan penanaman modal daerah diatur dalam perda nomor 5 tahun 2012. Sebelumnya, pada pelaksanaan sosialisasi tersebut di gedung serba guna kantor Camat Porsea, Kamis (11/ 10), Kabag Hukum, Pemkab Tobasa, Manoras Taraja meminta, agar segenap aparatur desa di Kabupaten berpenduduk 175.277 jiwa, itu dapat mengaplikasikan segala hal yang diamanatkan peraturan dimaksud. "Dengan demikian, ke depannya diharapkan administrasi desa akan terlaksana secara terencana dan teratur," katanya. (ANT/MA)


IKLAN

Sabtu 13 Oktober 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Sabtu

OLAHRAGA

13 Oktober 2012

Mou Dukung Habis Ronaldo Menangi Ballon d'Or Lisbon-andalas Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengungkapkan pernyataan yang berbeda terkait Ballon d'Or. Kini, dia menyebut Cristiano Ronaldo sebagai satu-satunya pemain yang layak memenangi penghargaan tersebut. Sebelum ini, terakhir kali Mourinho angkat bicara soal Ballon d'Or adalah seusai laga El Clasico antara Barcelona dan Madrid, akhir pekan lalu. Saat ditanya soal siapa yang pantas menjadi pemain terbaik dunia, apakah Lionel Messi atau Ronaldo, dia memberi jawaban diplomatis. "Adalah hal yang tabu untuk membicarakan siapa yang terbaik di dunia. Mereka berdua samasama fantastis," ujarnya saat itu. Tapi, kini Mourinho berubah pikiran soal itu. Dia menilai Ronaldo-lah yang paling pantas mendapatkan penghargaan pemain terbaik sejagat. "Akan jadi sebuah kejahatan kalau Cristiano tak memenanginya (Ballon d'Or)," kata Mourinho dalam wawancaranya dengan A Bola. "Pada hari Minggu lalu, saya

harian andalas | Hal.

8

LIVERPOOL

Dilanda Krisis Striker Liverpool-andalas Masalah tak kunjung beranjak dari Anfield Stadium, markasnya Liverpool. Di selasela masih terpuruknya performa tim di kancah Liga Premier, manajer Brendan Rodgers ditimpa musibah dengan cederanya striker muda asal Italia, Fabio Borini. Walhasil, saat ini Rodgers hanya mempunyai seorang penyerang dalam diri Luis Suarez. Saat mengikuti sesi latihan bersama Gli Azzurri U-21 yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Swedia di kualifikasi Piala Eropa U-21, Borini, 21 tahun, mengalami cedera retak pada telapak kakinya. Cedera tersebut merupakan hasil dari pemindaian yang dilakukan Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Beberapa jam kemudian, The Reds mendapat kabar buruk tersebut. Meskipun dalam debutnya bersama Kop, Borini tak kun-

bertanya kepada diri saya sendiri setelah sebuah pertandingan yang fantastis, dan saya mencoba untuk menemukan respons yang adil dan penuh hormat, siapa yang terbaik, tidak cuma memikirkan pemain saya tapi juga rivalnya (Messi)," jelas pria berkebangsaan Portugal ini. "Setelah itu, saat seseorang dengan tanggung jawab sebesar saya keluar dan mengatakan bahwa pemainnya adalah pemain terbaik di dunia, maka saya akan mengatakan ini," tambahnya. Lebih lanjut lagi, Mourinho memuji kemampuan Ronaldo yang ada di atas ratarata pemain-pemain top lainnya. Dia bahkan menyebut Ronaldo berasal dari planet lain. "Pemain saya (Ronaldo) tidak lahir di Madeira, dia lahir di Mars. Jadi, dia tidak berasal dari bumi. Oleh karena itu, dia adalah pemain terbaik di alam semesta," kata Mourinho.(NET)

jung membuktikan ketajamannya di gawang lawan, baru mencetak satu gol ke gawang FC Gomel di Europa League, absennya Borini menjadi pukulan bagi Rodgers yang kini dilanda krisis striker. Hal ini tak lepas dari kebijakan manajemen yang mendepak Andy Carroll bergabung dengan West Ham United di hari terakhir bursa transfer musim panas lalu. Padahal, Liverpool sendiri gagal mendapatkan Clint Dempsey. Karenanya, saat ini Rodgers hanya bisa mengandalkan Suarez di lini depan. Rodgers sendiri menampik opsi untuk memanggil kembali Carroll di bursa Januari. Boleh jadi, dengan keteguhan prinsipnya, Rodgers akan memanggil striker tim cadangan Daniel Pacheco ditambah Samed Yesil, Adam Morgan, dan pemain berusia 16 tahun, Jerome Sinclair, sebagai alternatif untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Borini.(NET)

El Clasico Bikin Madrid Frustasi

GELANDANG Real Madrid Sami Khedira mengaku hasil imbang 2-2 lawan Barcelona di duel "El Clasico" membuat para pemain Los Blancos frustrasi. "Kami menginginkan kemenangan. Karena itu, kami merasa kecewa tidak bisa mengalahkan mereka," kata pemain asal Jerman itu, Kamis (11/10). Posisi Real Madrid di klasemen sementara La Liga kini

berada di peringkat kelima dengan nilai 11, atau terpaut delapan poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen. Terkait dengan perolehan poin klasemen itu, Khedira berharap Barcelona tersandung di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Namun, Khedira juga merasa tidak nyaman jika harus menunggu langkah Barcelona tertahan. "Sungguh tidak enak menunggu Barcelona tergelincir," ujar Khedira dalam wawancaranya dengan laman federasi sepakbola Jerman (DFB). Meski begitu, Khedira yakin lantaran musim baru saja dimulai, dan sesuatu yang bagus akan terjadi jika Madrid memenangi pertandingan, serta menjaga konsistensi permainan.(NET)

SHANGHAI MASTERS

Murray Maju ke Semifinal Shanghai-andalas Andy Murray harus berjuang keras untuk melewati babak perempatfinal turnamen Shanghai Masters 2012. Sang juara bertahan dipaksa main tiga set oleh Radek Stepanek. Bertanding di Qizhong Forest Sports City Arena, Jumat (12/10) sore WIB, Murray lebih dulu kalah di set pembuka. Tapi, setelah berjuang selama dua jam 20 menit, unggulan ketiga itu menang 4-6, 6-2, dan 6-3.

Di babak semifinal, Murray akan menghadapi pemenang pertandingan Roger Federer versus Marin Cilic. Pada partai sebelumnya, Tomas Berdych sukses mengatasi perlawanan Jo-Wilfried Tsonga. Petenis Republik Ceko yang ditempatkan sebagai unggulan keempat itu menang 6-3, 7-6. Lawan untuk Berdych di babak semifinal adalah Novak Djokovic atau Tommy Haas.(NET)

Isco, Buruan Utama Mancini di Bursa Januari Manchester-andalas Beberapa saat setelah El Clasico di Camp Nou usai, bertempat di Vicente Calderon, Minggu (7/10) lalu, tersaji duel seru antara dua tim kuda hitam di La Liga musim ini Atletico Madrid dan Malaga. Pertandingan antara kedua tim akhirnya berkesudahan 2-1 untuk kemenangan Los Rojiblancos menyusul gol bunuh diri Welligton di pengujung laga. Dari 52 ribu penonton yang memenuhi stadion, tampak hadir manajer Manchester City, Roberto Mancini. Kontan, kehadiran mantan pelatih Inter Milan tersebut menimbulkan spekulasi jika The Citizens, julukan City, bakal berupaya mendatangkan striker andalan Atletico Radamel Falcao ke Etihad Stadium di bursa transfer musim dingin Januari mendatang. Performa Falcao di awal musim ini terbilang mengagumkan. Meskipun sama-sama mendulang delapan (8) gol dengan dua bintang lain-

nya, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dilihat dari jumlah menit bertanding, rata-rata gol Falcao jauh lebih baik dibanding Messi dan Ronaldo. Meski demikian, laporan terakhir menyebutkan, jika sasaran sebenarnya yang bakal diincar Mancini di City di Januari adalah playmaker muda Malaga yang

penampilannya tengah naik daun di musim ini, Francisco Roman Alarcon Suarez atau yang lebih dikenal dengan panggilan Isco. Mengapa demikian? Seperti yang dilansir Goal, City mengetahui besaran klausul hengkang yang tercantum dalam kontrak kerja Isco, yaitu senilai 21 juta euro atau sekitar Rp 262,5

Free Practice II GP Korea

Ketertarikan Mancini terhadap Isco memang ada benarnya. Sejak Santi Cazorla dilego ke Arsenal, Isco mulai menunjukkan permainan terbaiknya. Selain menjadi pemain pilihan utama Manuel Pellegrini di tujuh pertandingan La Liga, Isco pun tampil piawai saat Malaga meraih kemenangan mengesankan 3-0 atas klub kuat Rusia, Zenit St Petersburg di ajang Liga Champions. Nama Isco pun disebutsebut direkomendasikan playmaker City asal Spanyol David Silva. Kemungkinan City memboyong Isco terbuka lebar menyusul pernyataan Direktur Sport Malaga Mario Armando Husillos. “Isco adalah pemain sangat penting dalam tim kami. Ia tidak akan dijual. Kami berniat mempertahankan keberadaannya. Tapi, siapapun tahu jika ia mempunyai klausul hengkang dalam kontrak kerjanya. Jadi, jika ada klub yang mampu memenuhi klausul tersebut, maka kami pun tak berdaya,� aku Husillos.(NET)

SOLKSJAER

Masuk Bursa Manajer Bolton London-andalas Bolton Wanderers yang musim ini bermain di divisi Championship sedang mencari manajer baru setelah tiga hari lalu memecat Owen Coyle. Ole Gunnar Solskjaer masuk bursa. Selain mantan penyerang Manchester United itu, yang juga disebut-sebut akan didekati Bolton adalah eks kiper Inggris David James, arsitek Swindon Town Paolo di Canio, dan mantan manajer Wolverhampton Mick McCarthy. Solskjaer masih menukangi Molde FK, yang ia bawa menjuarai Liga Norwegia musim lalu. Ia sempat ditawari pekerjaan melatih Aston Villa di musim

panas lalu, tapi menolak karena masih ingin bekerja di negaranya. Di Canio juga difavoritkan bursa taruhan untuk membesut Botlon. Orang Italia itu musim lalu sukses membawa Swindon menjuarai League Two di musim pertamanya. Berkat itu Swindon memberinya tambahan kontrak sampai 2015. Bolton, yang musim lalu finish di peringkat 18 di Premier League, saat ini berada di urutan ke-18 klasemen Championship, hanya menang tiga kali dari 10 pertandingan. Owen Coyle, yang mulai bekerja di Reebok Stadium sejak Januari 2010, diberhentikan oleh manajemen hari Selasa lalu.(NET)

Free Practice II MotoGP Jepang

Ungguli Webber, Vettel Tercepat Yeongam-andalas Sebastian Vettel mampu memperbaiki penampilannya di latihan bebas GP Korea. Di sesi kedua, pebalap Red Bull itu sukses membukukan waktu tercepat, unggul atas rekan setimnya, Mark Webber. Di Sirkuit Yeongam, Jumat (12/10) siang WIB, Vettel mencatat waktu 1 menit 38,864 detik. Catatan waktu ini lebih baik daripada milik Lewis Hamilton di sesi pertama, 1 menit 39,148 detik.

miliar. Jumlah yang jauh lebih rendah dibanding bandrol Falcao yang disebut-sebut mencapai 60 juta euro (sekitar Rp 750 miliar). Selain soal fee transfer, kendala lainnya yang mengadang City dalam menggaet Falcao adalah sikap keukeuh Atletico yang tidak akan melego pemain andalannya itu sampai akhir musim. Artinya, Atletico baru siap melepas Falcao di bursa transfer musim panas mendatang. Kondisi yang sama juga dialami City saat mendekati Stevan Jovetic. Dengan bandrol 31 juta euro, Fiorentina baru akan menimbang melego Jovetic musim depan. Karenanya, Mancini mengalihkan perhatiannya pada Isco, gelandang serang muda berusia 20 tahun, yang dinilai sebagai opsi ideal pengganti Eden Hazard, target lainnya yang gagal diburu City di bursa transfer musim panas lalu. Seperti diketahui, akhirnya Hazard bergabung dengan Chelsea.

Webber menempati posisi kedua. Catatan waktunya hanya berselisih 0,032 detik dibandingkan milik Vettel. Fernando Alonso kali ini hanya berada di posisi ketiga. Pebalap Ferrari itu mencatat waktu 1 menit 39,160 detik. Posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati Jenson Button dan Michael Schumacher. Di belakang mereka, ada Felipe Massa, Nico Rosberg, Hamilton, Nico Hulkenberg, dan Kimi Raikkonen.(NET)

Pedrosa Ganti Ungguli Lorenzo Motegi-andalas Sesi latihan bebas hari pertama MotoGP Jepang benarbenar mengetengahkan duel sengit antara Jorge Lorenzo dengan Dani Pedrosa. Setelah Lorenzo jadi yang tercepat di sesi pertama, Pedrosa gantian mengalahkan Lorenzo di sesi

kedua. Pada sesi Jumat (12/10) pagi WIB, Lorenzo mencatat waktu tercepat di sesi pertama latihan bebas dengan keunggulan tipis

atas Pedrosa yang mengemas waktu terbaik kedua. Di sesi kedua yang dihelat Jumat (12/10) siang WIB, Pedrosa yang membalap untuk

Repsol Honda gantian menjadi pebalap dengan torehan waktu terbaik dengan 1 menit 46,088 detik. Lorenzo, rider andalan Yamaha yang juga tengah memimpin klasemen pebalap dengan keunggulan 33 poin dari Pedrosa, kali ini harus puas berada di posisi dua dengan catatan waktu 1 menit 46,190 detik. Andrea Dovizioso (Monster Yamaha Tech 3) kembali memperlihatkan laju oke di sesi ini. Ia bertahan di posisi tiga, yang juga ia tempati di sesi pagi hari. Stefan Bradl dari LCR Honda kali ini berhasil mengukir waktu tercepat keempat, memperbaiki posisinyadisesilatihanbebaspertama, yakni posisi delapan.(NET)


Sabtu

OLAHRAGA

13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

9

Safee Sali di ISL, Malaysia Kebingungan Kuala Lumpur-andalas Malaysia merasa kebingungan menyangkut pemain andalannya, Safee Sali. Karena bermain di klub yang dicap ilegal oleh PSSI, kemungkinan besar Safee tidak bisa memperkuat negaranya di Piala AFF 2012. "Kami telah menerima surat dari PSSI pada hari Rabu, yang menginformasikan pada kami perihal status klub-klub yang suspended. Setelah mengecek dengan Sekjen PSSI, dia mengatakan bahwa nama Safee ada di daftar tersebut," tutur Azzamuddin Ahmad, sekretaris jenderal federasi sepakbola Malaysia (FAM), kepada harian Star, Jumat (12/10). Kemarin Sekjen PSSI Halim Mahfudz merilis kembali daftar 32 klub yang statusnya masih "terhukum", dan oleh karena itu ilegal, karena belum mengakui dan tunduk pada PSSI selaku federasi yang berafiliasi ke FIFA. Akibatnya, berdasarkan aturan FIFA, pemain yang memperkuat klub-klub yang tidak diakui oleh federasi terkait, tidak boleh bermain di tim nasional. Safee, yang masih terikat kontrak dengan Pelita Jaya di Indonesian Super League (ISL), kemungkinan tak boleh membela timnas Malaysia di Piala AFF mendatang. Itulah yang dikhawatirkan FAM. "Ini sesuai instruksi FIFA bahwa pemain-pemain dan klub-klub ilegal ISL akan dicegah dari kompetisi-kompetisi FIFA, dan tidak diperbolehkan bermain untuk tim nasional mereka," tutur Azzamuddin.(NET)

PSSI Bakal Upayakan Sanksi SP Jakarta–andalas Semen Padang yang mengultimatum akan menarik sembilan pemainnya dari tim nasional (timnas) besutan Nil Maizar, dijawab PSSI dengan tak kalah lantang dengan dalih statuta. PSSI bakal membawa masalah itu vertikal ke Task Force, AFC dan FIFA. Sebelumnya, Semen Padang berniat menarik sembilan pemainnya yang menjadi tulang punggung timnas, apabila peleburan timnas PSSI-KPSI tak terealisasi. Alasannya, Semen Padang juga membutuhkan mereka untuk kepentingan kompetisi domestik dan tingkat Asia. Semen Padang berpendapat, jika peleburan timnas terjadi, setidaknya jumlah pemain Semen Padang di timnas bisa tereduksi untuk nantinya bisa bermain mengusung nama Kabau Sirah. Tapi PSSI bergeming dan berniat membawa masalah ini ke Task Force, Joint Committee (JC), AFC sampai FIFA untuk membentuk sanksi yang jelas dan legal kepada tim asal Sumatera Barat tersebut. PSSI pun mengklaim bahwa Semen Padang bakal mencederai nama mereka sendiri jika melarang pemainnya membela Merah-Putih. “Soal itu, kita akan tentukan sikap sesuai prosedur ya, jika ada klub yang melarang pemainnya bergabung ke timnas. Masalahnya, mereka akan mencederai nama mereka sendiri. Ini kan panggilan untuk bela negara,” papar Sekjen PSSI, Halim Mahfudz di kantor PSSI, Jumat (12/10). “Untuk tindak lanjutnya, kita akan pertimbangkan sanksi dengan terlebih dulu kita buat laporan ke Task Force, JC, AFC dan FIFA, sesuai pembicaraan yang juga sudah dilakukan JC di Kuala Lumpur,” tuntas suksesor Tri Goestoro tersebut.(NET)

Sejumlah pelajar di Kota Medan membawa panji seluruh cabang olahraga dipertandingkan di Porkot IV 2012, yang mengelilingi pembaca janji wasit dan atlet, dalam sesi gladi bersih, Jumat (12/10) di Lapangan Merdeka Medan.

Hari ini, Wali Kota Medan Buka Porkot IV 2012 • Berbagai Lucky Draw Menarik Disiapkan Untuk Penonton

Medan-andalas Perhelatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan IV/2012 akan dibuka Walikota Medan Rahudman Harahap, di Lapangan Merdeka, Sabtu (13/10) hari ini pukul 15.00 WIB. Ajang yang berlangsung hingga 20 Oktober mendatang ini pun kiranya menjadi gambaran PON mini XX/2020 mendatang. Ajang ini pun menjadi barometer cikal bakal atlit-atlit berprestasi dimasa mendatang Kota Medan. "Di Porkot

ini akan muncul atlit-atlit yang berprestasi yang nantinya akan dilakukan pembinaan sebagai persiapan di kejuaraan-kejuaraan mewakili Medan," ungkap Ketua KONI Kota Medan Zulhifzi Lubis saat menyaksikan gladyresik di Lapangan Merdeka, Jumat (12/10). Pria yang akrab disapa Opunk Ladon ini menambahkan, akan lahirnya atlit-atlit bibit baru, ajang Porkot ini pun tak ayal layaknya ajang multievent olaharaga Pekan Olahraga Nasional

(PON). "Jadikan Porkot ini sebagai mini PON. Karena ada kesamaan keduanya. Cabor yang dipertandingkan di PON 33, sama juga dengan Porkot," jelasnya. Ia pun berharap agar seluruh atlit menjunjung tinggi sportifitas untuk meraih kemenangan dan status juara yang mulia. Sedangkan, Wakil Ketua Panitia Pelaksana Eddy H Sibarani menjelaskan, pada pembukaan Lapangan Merdeka akan dipadati 10 ribu orang

akan menggelar defile melewati tribun kehormatan, seperti layaknya pembukaan PON XVIII/2012 Riau, September lalu. Pada pembukaanitu juga, pihak panitia juga menyediakan hadiah lucky draw untuk penonton yang menyaksikan langsung di acara tersebut, dengan hadiah-hadiah yang menarik. Dan bagi para penonton dapat mengambil kupon lucky draw ke panitia pada acara pembukaan nanti di lapangan.(YON)

Catur Perebutkan 6 Medali Emas

Tiga Unit Sepeda Motor Hadiah Porkot Medan PEMBINAAN olahraga yang dilakukan KONI Medan selain mendapatkan dukungan dari pemerintah juga didukung swasta. Dalam hal ini, PT Alfa Scorpii selaku main dealer sepeda motor Yamaha sangat memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan akbar bertajuk Porkot IV yang akan digelar KONI Medan, 13-20 Oktober. Hal itu disampaikan Taufik Hidayat, Divisi Marketing dan Promotion PT Alfa Scorpii, Kamis (11/10) disela penyerahan tiga unit sepeda motor yang akan dijadikan sebagai hadiah utama kategori juara umum dan kontingen terbaik. “Kami sangat mendukung program kerja KONI Medan di bawah pimpinan ketua umum Drs H Zulhifzi Lubis antusias dalam melakukan pembinaan olahraga.

Persijap Jepara Cenderung Ikut ISL

yang terlibat langsung di Porkot ini. Jumlah tersebut, jelasnya, terdiri dari 7 ribu pelajar, atlit 2.785 dan official 898. "Belum lagi perwakilan dari tiaptiap Kecamatan se Kota Medan," jelasnya. Masyarakat yang menyaksikan pembukaan yang diisi dengan tarian massal Rere Na Rere persembahan pelajar se-Kota Medan dan hiburan lainnya. Katanya, pembukaan tersebut akan menunjukkan atlit-atlit Kota Medan. Masing-masing Kecamatan

Ketua Panitia Pelaksana Porkot Medan IV 2012 Syafaruddin Lubis menerima dokumen tiga sepedemotor dari marketing PT Alfa Scorpii, untuk dijadikan hadiah bagi pemenang Porkot kali ini. Dukungan akan terus kami berikan untuk memajukan olahraga di daerah ini,” katanya. Tentunya jika jalinan kerjasama ini dapat berjalan dengan baik diyakini prestasi yang diinginkan dapat tercapai. “Sinergi pemerintah dan swasta maupun KONI harus senantiasa ditumbuhkembangkan guna melancarkan setiap kegiatan termasuk olahraga,”kata Taufik.(YON) Sementara KONI Medan sendiri melalui ketua panpel Porkot

Semarang-andalas Persijap Jepara cenderung mengikuti kompetisi sepak bola Indonesia Super League (ISL) pada musim mendatang. "Kami bukan menentang PSSI, tetapi ini lebih banyak karena kecenderungan masyarakat bola di sini yang menghendaki Persijap berlaga pada ISL," kata Sekum Persijap Jepara Sugiyanto ketika dihubungi dari Semarang, Jumat petang. Menurut dia, pengurus sudah mengajukan kepada PT Liga Indonesia untuk

IV, Syafaruddin Lubis menyambut baik dukungan dan apresiasi PT Alfa Scorpii terhadap pelaksanaan Porkot ini. “KONI Medan sebagai induk organisasi olahraga salut dan bangga dengan kesungguhan PT Alfa Scorpii dengan produk Yamaha-nya ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tahunan ini. Atas nama ketua KONI Medan, saya sangat terharu dan bangga dapat bekerja sama dengan PT Alfa Scorpii,”ujar Syafaruddin Lubis. (YON)

ikut ISL dengan menyertakan lima persyaratan yang ditentukan seperti finansial, kondisi lapangan, dan lain sebagainya. "Kita sudah mengirimkan syarat-syarat yang ditentukan yaitu lima aspek tersebut dan sekarang ini kita tinggal menunggu peninjauan dari mereka di Jepara," katanya menegaskan. Ia mengakui pengurus Persijap sudah bertemu dengan pengelola ISL maupun IPL. "Masyarakat bola di sini cenderung meminta kami bergabung di ISL dan

SEBANYAK 108 pecatur dari 21 kecamatan akan bersaing pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan ke-IV 2012, 15 hingga 19 Oktober mendatang. Mereka akan bersaing memperebutkan 6 medali emas. "Tahun lalu kita menyediakan empat medali emas saja, sedangkan tahun ini ada dua medali tambahan. Jumlah enam medali, kita sesuaikan dengan medali yang diperebutkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON)," kata Koordinator Pertandingan Catur MN Ir H Syaharuddin Noor kepada wartawan, kemarin. Ia menjelaskan, catur akan mempertandingkan 3 kategori yakni catur kilat, catur cepat dan catur klasik. Semuanya dibedakan oleh waktu. "Kalau catur kilat waktu pertandingannya hanya 5 menit, catur cepat 25 menit. Sedangkan catur klasik 2 jam," terang Syaharuddin yang juga Sekretaris Umum Percasi Medan. Dua nomor baru yang diperebutkan adalah catur kilat putri dan catur cepat putri. Dua nomor tersebut melengkapi empat nomor yang biasa dipertandingkan yakni catur kilat dan catur cepat putra, serta catur klasik putra dan putri.

sekarang ini kita sudah mulai pembentukan tim," katanya. "Sekarang ini pembentukan tim sudah 70-80 persen dan tinggal mencari tambahan pemain penyerang untuk lokal dan dari luar negeri. Kami sudah mengontak Gaston Castano dan yang bersangkutan kemungkinan dalam dua hari mendatang sudah ada di sini," katanya. Ia mengatakan dirinya sudah mengontak Gaston yang sekarang berada di negaranya, Argentina.

"Jadi kita akan mulai pertandingan dengan catur klasik. Hanya yang berada di peringkat 40 besar saja yang berhak ikut catur kilat dan cepat," tambahnya. Selain meningkatnya jumlah medali, pertandingan catur yang digelar di Aula Universitas Amir Hamzah, Jalan Willem Iskandar, Medan, ini juga pesertanya bertambah. Kalau tahun lalu hanya 80-an pecatur, tahun ini jumlahnya 108 pecatur. 12 di antaranya pecatur wanita. Persaingan juga bakal ketat dengan hadirnya para master yakni MP Marihot Simanjuntak, MN Binsar Siahaan, MN Sukarnedi (ketiganya atlet PON 2012) dan MP Muhammad Johan. Sedangkan MF Pitra Andika dan MN Syaharuddin Noor sendiri tidak tampil. "MF Pitra saat ini sedang mengikuti Indonesia Open di Jakarta, kebetulan waktunya hampir bersamaan," tegas Syaharuddin. Pada acara pembukaan rencananya akan dihadiri Ketua Umum Percasi Medan Sonny Firdaus SH yang juga anggota DPRD Sumut, Ketua KONI Medan Drs Zulhifzi Lubis dan Ketua Percasi Sumut.(YON)

"Katanya Gaston dalam perjalanan ke Indonesia dan sekarang baru sampai di Dubai, kemungkinan satu hingga dua hari mendatang sudah tiba di Jepara," katanya. Sementara itu Pelatih Persijap Riono Asnan mulai menggarap barisan pemain depan setelah beberapa pekan menggarap lini pertahanan. Riono Asnan mengatakan timnya masih memerlukan penyerang lokal dan asing. Setelah sepakat mendatangkan pemain asal Argentina itu, dirinya mulai mencari penyerang lokal.(ANT)

Peparnas XIV 2012

Sumut Juara Umum Catur Peparnas Riau 2012 Pekanbaru-andalas Sumatera Utara (Sumut) tampil sebagai juara umum cabang catur pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV/2012 , setelah Jumat (12/10) menyelesaikan babak keenam (terakhir) catur cepat di Hall Hotel Ratu Mayang, Pekan Baru. Dengan hasil ini Sumut berhasil mencapai target dengan 5 medali emas cabang catur. Sumut juara umum dengan perolehan 5 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Posisi kedua ditempati Jawa Barat 3 emas, 2 perak dan 1 perunggu

dan urutan ketiga diperoleh Aceh 2 emas dan 2 perunggu. Cabang catur diikuti 27 provinsi dan 13 provinsi berhasil memperoleh medali dari 12 medali emas, 12 perak dan 12 perunggu yang diperebutkan dengan kategori catur tuna daksa putra/putri dan catur tuna rungu wicara putra/ putri dan tuna netra putra/putri standard dan cepat. Bertanding di Hall Hotel Ratu Mayang, kemarin sore, paralimpian catur Sumut menorehkan tinta emas dengan mengoleksi 4 emas yang sebelumnya Sumut memperoleh emas melalui

Catrina Dewi Haloho nomor catur standard tuna rungu wicara putri. Empat emas diperoleh Ismayuddin Simangunsong catur cepat tuna netra putra dengan perolehan 5 nilai match point (MP) dan 19,5 nilai solkof. Perak nomor ini diperoleh Yadi Sofyan (Riau) juga nilai 5 MP dan 18 nilai solkof, perunggu didapat Abdul Rahmansyah (Kalsel) 4,5 MP. MN Azhar Panjaitan yang pada catur standard kecolongan emas, berhasil revans dengan memperoleh emas catur cepat tuna daksa putra, Azhar memperoleh emas mengum-

pulkan 5,5 MP, sedangkan perak dihasilkan Maksum Firdaus (Sumsel) 5 MP dan perunggu diperoleh Sudirman (Kaltim) 4,5 MP. Catur cepat tuna daksa putri, Sumut meraih emas atas nama Nasib Farta Simanja nilai 5 MP. Perak dihasilkan Nurdianti (Babel) 4 MP dan perunggu Yuni (Sumsel) 2 MP. Catrina Dewi Haloho meraih emas kedua di nomor catur cepat tuna rungu putra dengan perolehan 3,5 MP. Perak didapat Sari (Babel) 2 MP dan perunggu Fatmiati (Aceh) 0,5 MP. Sumut, kemarin juga, memperoleh

perunggu melalui Wilma Sinaga di catur cepat tuna netra putri. "Alhamduillah cabang catur berhasil mencapai target yang dibebani oleh NPCI Sumut dan KONI Sumut," kata pelatih catur National Paralimk Committe Indonesia (NPCI) Sumut Erhan Tarmizi, WN kepada Waspada usai pertandingan. Bahkan, tambah Erhan yang juga wasit nasional ini, seyogiayanya Sumut dapat melebihi target lima medali emas. Hanya saja pada catur standard peluang memperoleh medali emas sirna akibat terlalu

percaya diri. "Mereka sudah unggul dalam pengumpulan nilai matc point dan hanya membutuhkan hasil remis untuk mendapatkan emas, namun akibat terlalu percaya diri semuanya menjadi pupus," ujar Erhan. Namun demikian menyampaikan salut atas perjuangan paralimpian yan dengan susah payah akhirnya dapat memperoleh lima medali emas dan sekaligus memperoleh juara umum. Paralimpian catur Sumut juga memperoleh nilai plus karena berhasil mendominasi beberapa nomor pertandingan.

Ketua NPC Sumut Zulkifli memberikan apresiasi tinggi menyampaikan terima kasih kepada paralimpian catur Sumut yang berhasil memperoleh juara umum. Dan ini sekaligus mempertahankan apa yang diperoleh pada Peparnas Kaltim yang sebelumnya bernama Pekan Olahraga Cacat Nasional (Porcanas). Hal senada disampaikan Ketua Kontingen Sumut Prof DR Agung Sunarno MPd dan Wakil Bendahara KONI Sumut TP Sihombing bersama ofisial lainnya yang turut menyaksikan pertandingan cabang catur. (YON-REL)


EKONOMI BISNIS

Sabtu 13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

Penyaluran Kredit Perbankan Meningkat Medan-andalas Penyaluran kredit perbankan pada bulan Agustus 2012 mencapai Rp121,17 triliun, meningkat 0,47% (mtm) atau 22,95% (yoy). Share perbankan konvensional sebesar 95,18% dan share perbankan syariah terhadap total kredit/ pembiayaan adalah 4,82%. Hal itu disampaikan Kepala Divisi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah (KPBIW) IX, Deputi Direktur Mikael Budisatrio, di ruang kerjanya, Jum’at (12/10). “Fungsi intermediasi perbankan syariah tercatat tumbuh sebesar 36,47% (yoy). Kualitas kredit perbankan masih terjaga dengan baik yang terlihat dari rasio gross non performing loans (NPLs) yang di posisinya tercatat hanya sebesar 2,52%,” kata Mikael. Sementara itu, LDR perbankan Sumut pada bulan Agustus sebut Mikael, tercatat sebesar 90,66%. Dukungan kredit perbankan terhadap sektor-sektor ekonomi utama di Sumatera Utara menunjukkan penurunan disbanding bulan sebelumnya.

BC Targetkan Pajak Capai Rp 138 Triliun

Dikatakannya, penyaluran kredit kepada sektor pertanian dan sektor PHR tercatat mengalami penurunan masing-masing sebesar -4,52% dan -2,86% (mtm). Penurunan penyaluran kredit pada sektor ini lebih kepada siklus musiman dimana seiring dengan mulai berakhirnya siklus musim tanam. Di sisi lain imbuhnya, suku bunga kredit perbankan menunjukkan sedikit peningkatan dibanding bulan sebelumnya. Tingkat suku bunga kredit pada bulan Agustus mengalami peningkatan sebesar 0,02% dibanding bulan sebelumnya. “Tingkat suku bunga perbankan pada periode ini tercatat sebesar 11,28% masih lebih rendah dibanding rata-rata tingkat suku bunga pada kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir sebesar11,85%,” tandasnya. Hal ini kata dia, mengindikasikan bahwa dalam jangka panjang suku bunga perbankan telah menunjukkan tren yang menurun seiring dengan stabilnya suku bunga acuan (BI Rate) yang didukung oleh stabilnya tingkat inflasi.(SIONG)

andalas/hs poetra

EXPO TERBESAR – Walikota Medan Drs Rahudman Harahap MM mencoba berbabagi peralatan yang dipamerkan di Palmex Indonesia 2012,pameran industri kelapa sawit terbesar di Asia Tenggara yang digelar di Hotel Santika, pertengahan pekan lalu.

Pemerintah Sumut Bisa Minta Dana BKCPO

16 September Ditetapkan

Hari Kakao Indonesia Jakarta-andalas Pemerintah menetapkan Hari Kakao Indonesia pada tanggal 16 September. Hal ini dilakukan untuk dapat mendukung nilai tambah cokelat. "Indonesia masih nomor tiga setelah Pantai Gading dan Ghana. Ini upaya untuk mewujudkan produsen kakao terbesar. Ini perlu untuk menjadi penghasil kakao terbesar dunia," ujar Menteri Pertanian Suswono di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (12/10/2012). Pemilihan tanggal 16 September ini mengacu kepada semangat juang sejarah penemuan klon unggulan kakao di Indonesia yang merupakn hasil penelitian cukup lama. Yakni sekira 35 tahun yang dikenal dengan DR1, DR2, dan DR38, yaitu Djati Renggo. Sepakat mengenai pentingnya memiliki Hari Kakao Indonesia, seluruh pemangku kepentingan disektor kakao telah mengusulkan kepada pemerintah untuk menetapkan bahwa tanggal 16 september sebagai Hari Kakao Indonesia.

10

Dia melanjutkan, kakao merupakan komoditas andalan perkebunan, mempunyai peran strategis dalam perekonomian Indonesia, pemasok peringkat ketiga devisa negara di sektor perkebunan, sumber pendapatan dan penciptaan lapangan kerja baru 1,6 juta petani. Sebagai negara produsen kakao terbesar ketiga dunia Indonesia dinilai memiliki peluang besar dalam mengisi kebutuhan pasar dunia disamping peluang pasar domestik untuk 240 juta penduduk Indonesia. Namun dengan kondisi mutu dan produktivitas yang rendah, yang antara lain disebabkan oleh umur tanaman kakao yang sudah tua, serangan hama penyakit khususnya Penggerek Buah Kakao (PBK) dan penyakit vaskular streak dieback (VSD). Di samping itu biji kakao belum difermentasi. Sehingga kejayaan kakao Indonesia belum dapat dinikmati sepenuhnya oleh petani kakao selaku produsen bahan baku, dan industri kakao di dalam negeri selaku pengolah bahan baku. (OKE)

Medan-andalas Pemerintah Provinsi, kota dan kabupaten di Sumut diimbau untuk meminta dana bea keluar atau BK crude palm oil (CPO) dari hasil ekspor daerah itu guna dimanfaatkan untuk pembangunan khususnya di sentra sawit. "Kementerian Keuangan memberi sinyal bahwa dana itu bisa diminta atau dicairkan bagi daeah-daerah yang dana pembangunannya tidak memadai dari APBD," kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU), John Tafbu Ritonga, di Medan, Jumat. Dia mengaku desakan agar Pemprov Sumut, kota dan kabupaten meminta dana BK CPO itu setelah mengikuti

Seminar Nasional Dana Perimbangan Hasil Perkebunan yang digelar DPD RI di Jakarta. Menurut dia, BK CPO pada tahun 2011 yang sebesar Rp28,8 triliun belum pernah dicairkan atau turun ke daerah. Padahal, badan kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan menyebutkan, dana itu bisa dicairkan untuk tujuan pembangunan tertentu di daerah yang APBD nya kurang atau tidak memadai. "Pemprov, kota dan kabupaten di Sumut bisa menggunakan dana itu untuk pembangunan infrastruktur di daerah pertanian,perkebunan dan termasuk untuk membantu peremajaan tanaman perkebunan petani yang sudah tua," katanya. Pemerintah Provinsi Sumut harus segera berkoordinasi dan melakukan konsolidasi ke kabupaten/kota yang pantas menerima hasil BK CPO itu. Dia menegaskan, revisi UU No 33/

2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah harus mengedepankan pilosofi Pancasila. "Harus dihindari perangkap matematika bagi hasil,"katanya. Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Anizar Simanjuntak, menyebutkan, petani tidak pernah mendapat timbal balik dari keuntungan yang diperoleh pengusaha maupun pemerintah melalui pajak dari penjualan tandan buah segara (TBS) maupun pajak usaha sawit termasuk hasil ekspor pengusaha seperti BK. Padahal dnegan adanya BK dna pungutan lainnya, pengusaha mengurangi dari harga pembelian ke petani. "Jangankan ada kemudahan, saat harga anjlok saja seperti dewasa ini, petani menahankan kerugian sendiri.Tidak seperti di negara lain yang saat harga jatuh, petani diberi berbagai insentif agar petani tertolong," katanya. (ANT)

Belawan-andalas Bea Cukai (BC) RI dalam rangka mencapai pemasukan negara optimis dapat target yang ditetapkan Menteri Keuangan sebesar Rp 138 triliun dalam tahun ini. Sedangkan untuk tahun 2013 naik mencapai Rp 151 trilliun. Kta optimis mencapai devisa dari sektor Bea dan Cukai tersebut, dan kita minta dukungan doa dari masyarakat. Hal itu, disampaikan Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono dalam sambutannya pada kegiatan pemusnahan 59.056 botol minuman keras dalam berbagai merek di lapangan tempat penimbunan pabeanan sementara (TPPS) PT Balai Lelang Artha KIM II Jalan Pulau Nias Selatan Medan, Kamis (11/10). Menurut Agung, BC tetap melakukan cara untuk mencapai target cukai baik impor dan ekspor dan diharapkan peran semua pihak sehingga tidak terjadi kecolongan artinya pengamplang pajak tidak ada. Kepada wartawan, Agung mengatakan, salah satu cara mengantisipasi pengemplang pajak melakukan pemusnahan. Sehingga para importir dan eksportir tidak mengelabui petugas BC. Hal lain meyakinkan masyarakat bahwa BC tidak main-main melakukan pemberantasan terhadap barang ekspor dan impor yang tidak meliki cukai.(DP)

Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Bos-bos Properti Asia Pasifik Jakarta-andalas Federasi Real Estate International atau International Real Estate Federation siap menyelenggarakan pertemuan rutin dan Jakarta menjadi pilihan FIABCI Asia Pacific Regional Secretariat Summit ke-15. Dalam keterangan tertulis FIABCI, seperti dikutip Jumat (12/10), pertemuan akan digelar 20 Oktober 2012 di Atlet Century Hotel Senayan kali ini mengambil tema "Sustainable Housing Development Blue Print: Sharing Ideas And Experiences Within The Region". Fokus pembahasan para bos-bos properti se-Asia Pasifik terkini adalah pembangunan perumahan dan kawasan yang tidak melulu fisik, namun mengombinasikan keramahan lingkungan demi terwujudnya pembangunan yang ideal. Sekjen FIABCI Rusmin Lawin menjelaskan, acara ini rencananya akan dibuka oleh Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, dan sekeligus membuka REI Expo Nasional serentak di 20 kota di Indonesia. Pertemuan kali ini terasa spesial dengan hadirnya pakar real estate seperti Communication Director of Housing Development Board (HDB) Singapura Lim Yuin Chien, Board Chairman FIABCI Asia Pacific Dato’ Alan Tong, Pakar arsitektur dari Spanyol DR. Marcia Codinachs, dan lainnya. Menurut Rusmin, kini Asia Pasific menjadi perhatian dunia. Wilayah ini menjadi pusat investasi real estate dunia ditengah Eropa dan Amerika Serikat yang masih mengalami krisis ekonomi dan keuangan yang berkepanjangan.(DTF)

Telkom Raih The Best “Indonesia Human Capital Study 2012” PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) berhasil empat penghargaan bergengsi termasuk penghargaan sebagai The Best for All Criteria dalam ajang Indonesia Human Capital Study 2012, yang dilangsungkan Kamis (11/10) di Bandung.

P

enghargaan tersebut menunjukkan bahwa p e n g e l o l a a n sumberdaya manusia atau human capital di lingkungan Badan Usaha Milik Negara tersebut merupakan yang terbaik di Indonesia. Indonesia Human Capital Study 2012 (IHCS 2012) yang diselenggarakan oleh Dunamis Human Capital bekerjasama dengan Majalah Business Review tersebut memberikan empat apresiasi

khusus kepada Telkom. Selain berhak menyandang predikat The Best for All Criteria, Telkom juga berhasil menyabet tiga penghargaan bergengsi lainnya, yakni sebagai The Best for Employee Net Promoter Score, The Best for Human Capital Initiative Employee Self Service dan penghargaan khusus untuk Direktur Utama Telkom, Arief Yahya sebagai The Best for CEO Commitment. Penghargaan Indonesia Human Capital Study 2012 dilatarbelakangi oleh studi paling komprehensif mengenai human capital atau Indonesian Human Capital Study (IHCS) yang dilaksanakan oleh Dunamis Human Capital dan Majalah Business Review pada 2012. Study dilakukan baik terhadap Badan Usaha Milik Negara maupun perusahaan swasta nasional di Indonesia. IHCS bertujuan mengetahui sejauh mana penerapan Human Capital System di suatu perusahaan dibandingkan terhadap rata-rata perusahaan dalam industrinya.

Sangat Dominan Penghargaan IHCS tersebut menurut Arief Yahya, dalam siaran persnya, kemarin, tidak terlepas dari strategi perusahaan yang telah melakukan perubahan pengelolaan secara drastis sebagai jawaban atas perubahan kondisi eksternal yang mendasar dan sedang berlangsung di era globalisasi ini. “Oleh sebab itu portofolio bisnis Telkom kini tidak hanya berkecimpung di bisnis telekomunikasi dan informasi saja, tapi pada bisnis TIMES (Telecommunication, Information, Media, Edutainmet & Services),” ujarnya. Board of Commissioner (BoC) dan Board of Director (BoD Telkom), bertekad menuntaskan transformasi bisnis TIMES yang diperkirakan selesai pada 2014. Arief Yahya menambahkan, peranan leader dan people di Telkom sangat dominan. “Terkait dengan transformasi perusahaan yang hingga kini masih berlangsung, ia mengatakan bahwa transformasi bisnis Telkom

membutuhkan perubahan culture. Selain itu, menurutnya perlu adanya “mobilisasi” people dalam organisasi untuk mempersiapkan, menerima dan menggerakkan perubahan sehingga kebiasaan menghadapi perubahan menjadi tertanam. “Perubahan yang efektif tidak akan terjadi secara natural dan sekaligus, tetapi harus dilakukan bertahap,” jelasnya. Arief Yahya menilai dasar dari filosofis pengelolaan human capital di Telkom adalah manusia yang merupakan capital (modal), bukan biaya. Modal tersebut menurutnya, meliputi sikap (attitude), pengetahuan (knowledge)dankemampuan(skills)mereka. Ditegaskannya, strategic initiative yang pertama dan utama bagi Telkom adalah center of excellence atau pengembangan human capital. Arief Yahya memaparkan dengan attitude, knowledge dan skill SDM dapat lebih berkembang sesuai tataran nilai di organisasi. ”Jika tiap individu melakukannya dengan baik, akan memberikan hasil yang baik juga,” ungkapnya. (RIL)

andalas/ist

PENGHARGAAN – Direktur Utama Telkom Arief Yahya menerima penghargaan“Indonesia Human Capital Study 2012” dari Dunamis Human Capital bekerjasama dengan Majalah Business Review.

INFO FILM

HERMES XXI 12.30-14.40-16.50-19.00-21.1023.20 SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 23.35 TENGAH MALAM

PLAZA 12.30-14.20-16.10 THAMRIN 12.45-14.55-17.05 BINJAI 12.15-14.15-16.15

PALLADIUM 12.15-14.25-16.35-18.45-20.55 HERMES XXI 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20 BINJAI 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00

PALLADIUM 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 HERMES XXI THAMRIN 12.15-14.25-16.35-19.15-21.3523.55 SUN 12.30-14.50-17.10-19.30-21.5000.10 PALLADIUM 23.50 T E N G A H MALAM

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLDIUM 12.30-14.40-16.50-19.00-21.10 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

HERMES XXI (3D) 23.35 SUN(3D) 23.50 THAMRIN (3D) 23.20 PALLADIUM(3D) 23.40 BINJAI 22.35

HERMES XXI 23.30 SUN 23.45 THAMRIN 23.00 BINJAI 23.20 PALLADIUM 23.-05

HERMES XXI 23.50 SUN 23.35 PALLDIUM 23.20 THAMRIN 23.35 BINJAI 23.00


KOMUNITAS

Sabtu 13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

11

Harian Andalas Apresiasi Program Anak Asuh YSDB Ade Chandra : Media Massa Penting buat YSDB Medan-andalas Pelaksanaan program pendidikan gratis atau anak asuh yang diterapkan oleh Yayasan Sosial Dharma Bakti (YSDB), Jalan Sutomo Lubuk Pakam mendapat apresiasi yang baik oleh Wakil Pemimpin Umum Harian Andalas H Baharuddin. Pasalnya, dengan adanya program tersebut maka diharapkan tak akan ada lagi keluhan bagi keluarga yang tak mampu untuk menyekolahkan anakanaknya di wilayah Lubuk Pakam. "Kasihan sekali jika kita melihat anak fakir miskin dan anak yatim piatu tidak bisa sekolah karena tidak ada biaya. Saya menilai program anak asuh yang dilakukan oleh Yayasan Sosial Dharma Bakti tanpa memandang ras,suku dan agama merupakan hal yang positif. Kita berharap, dengan adanya program ini, maka takkan ada lagi persoalan pendidikan bagi keluarga tak mampu di daerah tersebut ," kata H Baharuddin

saat menerima audiensi sejumlah pengurus YSDB di kantor Harian Andalas Komplek Griya Riatur Indah Jalan T Amir Hamzah Medan, Jum'at (12/10). Dengan adanya program anak asuh YSDB, sebut Baharuddin, tentunya anak-anak dari keluarga kurang mampu tentu bahagia sekali bisa mengecap pendidikan secara gratis di YSDB. "Sudah merupakan kewajiban bagi setiap orang untuk saling membantu

Foto Rizki/andalas

TERIMA AUDIENSIAUDIENSI-Wakil Pemimpin Umum/Wakil Pemimpin Redaksi Harian Andalas H Baharuddin didampingi Redaktur Pelaksana Gusliadi Ritonga dan Koordinator Daerah Agus Salim Ujung menerima kunjungan audiensi Ketua Umum Yayasan Sosial Dharma Bakti Lubuk Pakam, Ade Chandra SH MM saat berkunjung ke Kantor Redaksi Star Media Grup. tanpa melihat ras,suku dan agama," ucap Baharuddin didampingi Koordinator Daerah Agus Salim Ujung dan redaktru Pelaksana

Gusliadi Ritonga. Menurutnya, program pendidikan gratis tersebut merupakan salah satu terobosan yang

mampu meningkatkan kualitas pendidikan hingga mengurangi tingginya tingkat anak putus sekolah di daerah ini. "Dengan

perbandingan 40-60 persen,itu sudah cukup bagus jadi saya harapkan YSDB bisa memperbanyak lagi anak asuh,"ungkap Baharudidn. Sementara itu,Ketua Umum YSDB Ade Chandra SH MM mengatakan, YSDB Lubuk Pakam adalah Yayasan yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan dan dunia pendidikan. Yayasan ini didirikan oleh perkumpulan suku Hui Zhou yang sepenuhnya mendapat dukungan dari Yayasan Sosial Angsapura Medan. Beberapa waktu lalu saat Yayasan Sosial Angsapura Medan dijabat oleh Hakim Tanjung bersama Ketua Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Medan Mujianto beserta rombongan telah mengunjungi YSDB. Dalam kunjungan itu kata Ade Chandra, program pembangunan ruang kelas baru tahap ke ua guna menampung siswa/i dari keluarga kurang mampu juga mendapat dukungan dari kedua orang ini.

"Perkembangan sekolah ini sudah mulai terlihat peningkatan managemen sejak didirikan 6 tahun silam. Dengan adanya sambutan positif dari lapisan masyarakat terhadap sekolah ini maka kita melakukan penambahan ruang belajar siswa,"kata Ade Chandra. Selain itu, Ade Chandra juga mengungkapkan,pihaknya berkomitmen untuk bekerjasama dengan Harian andalas. Hal itu dilakukan lantaran keberadaan media sangat penting untuk publikasi program sekolah maupun kegiatan etnis Tionghoa di wilayah Lubuk Pakam yang kerap dilaksanakan. "Keberadaan media sangat penting bagi YSDB . Mari kita jalin kerjasama yang baik saling menguntungkan, mendongkrak oplah maupun mempublikasikan segala kegiatan masyarakat Lubuk Pakam," ujar Ade Chandra didampingi Sekretaris Umum dan Bendahara YSDB Anton Wijaya serta Po Kok. (SIONG)

Tokoh NU: Visi Chairuman Efektif Percepat Pembangunan Sumut Medan-andalas Visi "Memacu Pembangunan Mulai dari Desa" yang diusung bakal calon (Balon) Gubsu Dr H Chairuman Harahap, SH, MH dinilai efektif mewujudkan percepatan perbaikan kesejahteraan rakyat dan pemerataan pembangunan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). "Tekad dan visi Chairuman mewujudkan program percepatan pembangunan dari desa adalah sebuah langkah yang tepat," kata tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Deli Serdang, Abdurrahman Lubis di Medan, Kamis (11/10). Menurut dia, pembangunan lebih tepat dimulai dan diprioritaskan dari desa, karena hingga saat ini masih banyak wilayah pedesaan yang minim sentuhan pembangunan. Dampak dari kinerja pembangunan yang belum maksimal di pedesaan akhirnya menyebabkan banyak masyarakat di wilayah pedesaan sulit keluar dari persoalan kemiskinan, termasuk di kawasan pesisir. "Hingga saat ini masih banyak kantong-kantong kemiskinan di wilayah pedesaan di Sumatera Utara," ujarnya. Sementara, kata dia, keberpihakan pemerintah daerah terhadap upaya perbaikan terhadap nasib warga di pedesaan masih belum maksimal. Oleh karena itu, Abdurrahman menyambut positif sekaligus mengapresiasi visi dan konsep pembangunan yang akan dite-

Chairuman Harahap rapkan Chairuman Harahap bila kelak maju dan terpilih menjadi Gubernur Sumut periode 2013-2018. Program pembangunan di pedesaan yang perlu menjadi skala prioritas dan mendesak untuk direalisasikan di Sumut ke depan, antara lain peningkatan pembangunan infrastruktur jalan, pusat kesehatan, pendidikan, sarana air bersih, irigasi, dan kelistrikan. Melalui pembangunan dan peningkatan kualitas pembangunan berbagai sarana prasarana umum dan infrastruktur di desa tersebut diyakini akan memberi dampak positif terhadap perekonomian dan perbaikan kesejahteraan masyarakat setempat. Lebih lanjut dia mengatakan, Sumut ke depan sangat membutuhkan sosok

pemimpin pro rakyat kecil dengan didukung pengalaman di pemerintahan. Chairuman yang saat ini duduk di Komisi VI DPR-RI, katanya, termasuk tokoh yang memiliki potensi untuk mengubah ritme pembangunan Sumut menjadi lebih cepat mengejar ketertinggalan dari provinsi lain. "Sumut kaya akan sumber daya alam dan memiliki banyak sumber daya alam potensial, tetapi mengapa program pembangunan di daerah ini terkesan berjalan lamban. Ini semua tentunya harus jadi bahan evaluasi bagi semua pihak," ujarnya. Hal senada juga diungkapkan kader Partai Golkar Deli Serdang, Surya Dharma, SM, SAg. Menurutnya, membangun dimulai dari desa merupakan solusi tepat untuk mengentaskan kemiskinan di pedesaan. "Masih banyak warga desa yang hidup di bawah garis kemiskinan akibat program pembangunan selama ini dominan direalisasikan di perkotaan," ucap fungsionartis Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Deli Serdang ini. Surya menilai, Chairuman yang juga adalah kader Partai Golkar memiliki kemampuan merangkul segenap elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, dan ras. "Karena itu, kami yakin DPP Partai Golkar tidak akan membuat keputusan yang keliru dalam menetapkan calonnya untuk Pilkada Sumut 2013," tambahnya. (HAM)

andalas/A.CHAI

STIKER BRANDINGBRANDING-Apriadi Sitanggang memasang striker branding mobil relawan T Erry Nuradi yang akan digunakan untuk mendukung pencalonan T Erry Nuradi sebagai Gubsu.

Apriadi Sitanggang

Pemasang Stiker Branding Mobil Relawan T Erry Nuradi Medan-andalas Untuk menjadikan mobil yang digunakan tim relawan dekat dengan orang yang diusung menjadi Gubernur Sumut dalam Pilgubsu mendatang diperlukan orang-orang yang kretif, termasuk dalam pemasangan stiker branding mobil. Gunanya agar mobil yang dikendarai punya daya tarik banyak orang saat melihatnya. Mobil yang dipasang stiker branding bergambar calon Gubsu ternyata saat ini banyak ditemui di jalan raya. Lebih dominan mobil berbranding itu bergambar T Erry Nuradi yang diusung menjadi Gubsu pada Pilkada mendatang. Siapakah orang yang mengerjakan striker branding mobil tersebut ? Ternyata yang melakukannya adalah, Apriadi Sitanggang (33) seorang pemasang stiker pinggir jalan yang merasa simpati terhadap pencalonan T Erry Nuradi menjadi Gubsu. Saat ditemui andalas di lokasi kerjanya di Jalan Marelan Raya atau tepatnya di depan masjid Nurul Huda Kelurahan Tanah Enam Ratus, Jumat (12/10), Apriadi Sitanggang bersama seorang pekerja terlihat sedang sibuk membranding sebuah mobil Avanza milik seorang relawan T Erry Nuradi yang bergambar bupati Serdang Bedagai. Dikatakannya, pemasangan stiker branding mobil bergambar T Erry yang akan maju menjadi calon Gubsu sudah berlangsung sejak dua bulan lalu dan telah menghasilkan mobil yang dibranding sebanyak 45 unit. Disebutkannya, profesi pemasangan stiker mobil branding sudah digeluti sejak tahun 1995 silam. "Berawal dari usaha pinggir jalan," katanya. Ternyata berkat kejelian tangan

melekatkan aneka warna dan bentuk corak yang ditempel di mobil, menarik perhatian Wakil Bupati Serdang Bedagai Ir Soekirman membrinding mobil VW tuanya agar punya daya tarik. "Berawal dari pengerjakan striker branding mobil milik Ir Soekirman saya kemudian dipercaya membranding beberapa mobil Pemkab Sergai dalam beberapa event," sebut pria yang akrab disapa Gelenk tersebut. Hasil karya brandingnya yang cukup rapi, timbul keinginan T Erry Nuradi yang berpasangan dengan Ir Soekirman untuk maju pada priode kedua memimpin Pemkab Sergai dibuatkan stiker branding mobil kampanye dua tahun lalu. "Saat itulah saya kenal dengan H T Erry Nuradi yang sangat dekat dengan rakyat kecil," ujar pria yang baru menikah tersebut. Dilanjutkan Apriadi, saat ini dirinya ikut menjadi relawan T Erry Nuradi yang tergabung dalam Sakti (Seruan Aksi kemenangan T Erry Nuradi) Sumut bukan maksud memanfaat-

kan moment pencalonan Gubsu menjelang Pilgubsu, semata hanya untuk berpartisipasi dalam mendukung kemenangan T Erry dalam pencalonan lewat kretivitas pembuatan stiker branding mobil yang dilakoninya. "Saya tidak ada niat untuk memanfaatkan momentum jelang Pilgubsu untuk meraih keuntungan, melainkan hanya niat suci untuk membantu T Erry, karena saya tahu beliau cukup punya perhatian dengan masyarakat," ujar warga Lingkungan 3 Kelurahan Payapasir Kecamatan Medan Marelan tersebut. (A.CHAI)


Sabtu 13 Oktober 2012

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

Disbudpar Deli Serdang Promosikan Objek Wisata Pantai Labu

HADIAH - Kadisudpar Pemkab Deli Serdang, Drs Rahmad MAP menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba layang-layang.

Ndikar Karo Mentas di Festival Ramayana Nasional 2012 Kabanjahe-andalas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan PT (Persero) Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko akan menggelar Festival Ramayana Nasional 2012 pada 12 hingga 15 Oktober 2012 di Panggung Terbuka Ramayana, Candi Prambanan (UNESCO World Cultural Heritage), Yogyakarta. Delapan provinsi dipastikan akan ikut serta dalam festival ini, yaitu Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan. Masing-masing provinsi menampilkan Pagelaran Sendratari Ramayana sesuai dengan gaya dan ciri khas masing-masing provinsi. Kemasan Sendratari Ramayana dari Sumut yang dimainkan ARS Dancer Theatre, dengan Sutradara Mateus Suwarsono SSn, digubah ke dalam versi beragam etnis di Sumatera Utara di antaranya budaya Karo, Melayu dan Toba. Sedangkan urusan musiknya, dipercayakan kepada seniman musik muda, Brevin Tarigan SPd dari De’ Tradisi. Untuk scene action, Ndikar, seni beladiri Ndikar Karo akan menguji adrenalin pengunjung dengan menampilkan adegan-adegan pertarungan dikemas secara apik dan menawan. "Selama ini Sendratari Ramayana identik dengan budaya Jawa. Dalam Festival Ramayana ini ditampilkan secara berbeda, namun tidak kehilangan pakemnya," ujar Mateus kepada wartawan saat melihat persiapan para pendukung acara di Sanggar Bale Marojahan, Jalan Saudara Medan, kemarin. Ditambahkan Mateus, sebagai bagian dari cerita rakyat, epos Ramayana populer dan menyebar tidak saja di kawasan Asia, tapi telah dikenal secara internasional. Bahkan beberapa negara di Asia, Epos Ramayana begitu erat melekat dalam tradisi mereka, termasuk di Indonesia. Karena itu “Penyeleggaraan Festival Ramayana Nusantara 2012” merupakan peluang dan momentum bagi kita untuk ikut ambil bagian dalam upaya pengenalan dan pemberdayaan potensi-potensi seni tradisi yang ada. Dengan demikian kegiatan ini setidaknya dapat mewujudkan kontribusi ikut menumbuhkembangkan semangat berkreasi, membentuk jaringan kerjasama di bidang seni budaya sekaligus sebagai upaya meningkatkan citra Sumut yang kaya budaya etnis. Sehingga pada saatnya Sumut akan mampu berkontribusi dalam pembangunan budaya nasional untuk memperkuat jati diri anak bangsa yang berkarakter. Brevin Tarigan menyebutkan, event nasional ini merupakan kesempatan besar bagi dirinya yang telah dipercaya menata musik epos Ramayana yang sudah dikenal seantero dunia. “Mudah-mudahan hasil kerja keras tim ini semakin mengangkat kesenian Sumut di panggung nasional maupun internasional,” tuturnya. Brevin mengatakan, pengisian musik secara live pada pementasan Sendratari Ramayana yang berdurasi 50 menit, nantinya dibagi dalam tiga bagian. Masing-masing bagian pertama berjudul, Gondang Sambilan, Musik Penobatan, Tangis-tangis Karo dan Sulim andung-andung. Bagian kedua, Senandung Vokal, Patampatam, Andung-andung, vokal kuta kemulihen (kampung halaman), Patam-patam, Surdam, Gondang Mula-mula, Sulim Mardalan. Untuk bagian ketiga akan diisi, surdam, senandung vokal dan kulcapi. (RTA)

BUDA BUDAYYA KARO - Romantisnya kehidupan seperti diperankan Rama dan Sinta, membuat iri raksasa wanita, Drupanala yang disajikan dalam nuansa budaya Karo.

Pantai Labu-andalas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Deli Serdang tahun 2012, telah melakukan berbagai kegiatan untuk mempromosikan potensi objekobjek wisata yang ada di daerah itu. Salah satunya adalah objek wisata yang ada di Kecamatan Pantai Labu. Demi terlaksananya promosi objek wisata itu, Disbudpar menggelar workshop bagi para pecinta layang-layang sekaligus perlombaan pembuatan layang-layang dengan mengambil tempat daerah objek wisata Pantai Labu, kemarin. Pada kegiatan ini peserta diberikan pengetahuan dan ketrampilan berupa teori dan praktik membuat layang-layang kain kreasi dua dimensi. Selain itu, peserta juga diwajibkan mempersiapkan layang-layang tradisional/bendaren untuk diperlombakan, dan para peserta workshop ini juga

diberi baju kaos serta uang saku Rp 50.000, per orang. Dalam pelatihan (workshop) diselenggarakan pada bulan September lalu, setiap peserta pelatihan dibagi ke dalam 5 grup (1 grup terdiri dari 5 orang), dan diwajibkan mempersiapkan tiga layang-layang tradisional dan satu layang-layang kreasi dua dimensi untuk dinaikkan ke udara (dengan cara mengulur tarik) dan untuk dinilai dewan juri. Kegiatan pembuatan dan lomba layang-layang ini diadakan di Pantai Muara Indah, Pantai Labu. Lomba pembuatan layanglayang, Juara I kelompok Serambi Deli yang diketuai Kamaruzzaman dengan hadiah uang tunai sebesar Rp 2.000.000,ditambah trophy dan sertifikat. Juara II kelompok Flying Star yang diketuai Jatmiko dengan hadiah uang tunai Rp 1.750. 000,- ditambah trophy dan sertifikat. Juara III kelompok

Putra Denai yang diketuai Legio mendapat hadiah uang tunai Rp 1.500.000,- ditambah trophy dan sertifikat. Pemenang keempat kelompok Awan Biru yang diketuai Idham mendapat hadiah Rp 1.250.000,- ditambah trophy dan sertifikat. Pemenang kelima kelompok Merpati yang diketuai Suriadi mendapat hadiah uang tunai Rp 1.000.000,ditambah trophy dan sertifikat. Sedangkan pemenang keenam kelompok Rajawali diketuai Sugiarto mendapat hadiah Rp 750.000,- ditambah trophy dan sertifikat. Kadis Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Deli Serdang Drs Rahmad MAP pada kesempatan itu menyatakan, Pemkab DS konsisten memajukan bidang olahraga voli pantai terutama untuk menarik kunjungan wisatawan pada objek wisata pantai. (BOB)

Tutup, Tambang Emas PT Agincourt di Tapsel Padang Sidimpuan-andalas Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan, H Eddi Rangkuti mendesak pemerintah segera menutup tambang emas PT Agincourt di Kabupaten Tapsel. Sebab, keberadaan tambang emas tersebut hingga kini dinilai belum memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Keberadaan tambang emas PT Agincourt di Tapsel hingga kini belum memberikan manfaat dan keuntungan bagi masyarakat. "Sebab, perusahaan masih sekadar memberikan janji, angan-angan dan mimpi-mimpi belaka," tegas Eddi Rangkuti, kepada warga, saat melakukan kunjungan reses ke Kabpaten Tapsel, kemarin. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kabupaten Tapsel, Madina, Palas, Paluta dan Kota Padang Sidimpuan tersebut menyatakan, sejak adanya tambang emas PT Agincourt di Tapsel, hingga kini dalam melakukan sosialisasi masih memberikan janjijanji kosong soal kesejahteraan rakyat. Sementara dampak keberadaan tambang emas bagi masyarakat sama sekali tidak diungkapkan. Seperti

 Eddi Rangkuti bakal menimbulkan terjadinya banjir. Merusak lahan pertanian akibat perusahaan menutup aliran sungai dengan menanam beberapa pipa serta terjadinya penyusutan pada sumber mata air ledeng dan menimbulkan dampak resiko lainnya. Menurut Eddi Rangkuti, perlunya pemerintah menutup selamanya tambang emas PT Agincourt di Tapsel, mengingat visi dan misi perusahaan tersebut tidak jelas keberpihakannya terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. "Kita melihat sampai saat ini sama sekali belum terlihat visi dan misi perusahaan hadir di tengah masyarakat Tapsel. Apakah demi kesejahteraan rakyat atau hanya sekadar

memberikan bencana dan malapetaka," katanya. Untuk itu, Eddi Rangkuti meminta kepada pemerintah khususnya Pemkab Tapsel, jangan menakuti-nakuti masyarakat, terkait munculnya desakan penolakan dan penutupan tambang emas PT Agincourt di daerahnya. Bahwa, jika tambang emas tersebut ditutup, akan membuat lari investasi di daerah itu. Sebab, masyarakat Tapsel sesungguhnya bukanlah masyarakat yang anti investasi di daerah mereka. Bahkan masyarakat Tapsel justru sangat senang jika ada investasi untuk daerah mereka. Tapi ingat, investasi tersebut harus benar-benar beradab dan tidak menimbulkan bencana semata. "Jika investasi atau investor tersebut hengkang, kenapa rupanya ? Lebih baik mereka keluar dari Tapsel, daripada kehadirannya hanya membawa petaka,"tegasnya. Untuk itu, Eddi Rangkuti mengingatkan pihak yang ingin menanamkan investasi di Tapsel, hendaknya dilakukan dengan cara beradab dan tidak semata mengeruk kekayaan bumi Tapsel. Makanya, perlu diingatkan, jika hendak menanamkan investasi ke Tapsel hendaknya dilakukan secara beradab. "Kalau tak beradab, sebaiknya silahkan secepatnya angkat kaki dari Tapsel, sebelum membuat kemarahan rakyat makin memuncak," katanya. (LIM)

Tidak Kourum, Pilkades Sendang Rejo Diulang

12

Kadis Perikanan Langkat Jarang Masuk Kantor Stabat-andalas Beberapa kali diberitakan terkait dugaan korupsi di instansi dipimpinnya, Kadis Perikanan dan Kelautan Langkat, Ir Ali Mukti Siregar berang. Namun, bukannya memberikan keterangan, bantahan atau klarifikasi, dia hanya minta andalas datang ke kantornya, Selasa lalu. Ironisnya, setelah andalas datang, dia malah tidak nongol. Menurut informasi yang berkembang, Ali memang pintar mengobral janji.“ Ya, dia berjanji, tapi dia juga mengingkari, memang begitulah sifat dia,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya di Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat. Parahnya lagi, beberapa orang warga juga merasakan hal sama.Katanya, sudah lebih lima kali dia datang menemui Ali, namun tidak pernah bertemu.“Susahnya minta ampun. Habis waktu kami, sudah lima hari kami menunggu dia, tapi tidak pernah bertemu," katanya. Menurut pegawai di sana dia memang jarang masuk kantor. Tapi kok bisa orang seperti itu jadi Kepala Dinas."Hal ini tentu patut menjadi perhatian Bupati Langkat Ngogesa Sitepu,” ujar warga yang mengaku berasal dari Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, dengan nada kecewa, kemarin. Hal senada dikemukakan beberapa warga yang mengaku datang dari Medan. Sudah hampur seminggu pulang balik Medan-Stabat, namun sampai sekarang tidak juga bisa bertemu Ali. Ironisnya, tidak ada satu orang pegawai/ staf pun yang bisa dimintai informasi terkait keberadaan Ali. Mau minta nomor HP-nya susahnya minta ampun. Semua pegawai mengaku tidak tahu. Mereka pun bingung, sebab kalau ada urusan harus diselesaikan susahnya minta ampun. "Nomor HP-nya selalu gonta-ganti. Paling-paling kalau dia perlu, baru bisa karena dia menghubungi kami,” ujarnya. (BD)

Sepertiga Penduduk Palas Etnis Jawa Palas-andalas DPD Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Kabupaten Padang Lawas, melakukan kunjungan udiensi ke Sekda Palas, dalam rangka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar, hari ini (Sabtu, 13/10). Audiensi dipimpin Ketua DPD FKWJ Padang Lawas, Sudaryono didampingi Sekretaris Umum Warsono dan Koordinator kegiatan Musda, Ageng Kristianto diterima Sekda Palas, Drs Irfan Souduon Hasibuan. Ketua DPD FKWJ, Sudaryono menyampaikan rencana Musda dalam rangka penyegaran kepengurusan DPD FKWJ Kabupaten. Di samping itu, melakukan penyegaran kepengurusan sekaligus menyusun rencana kerja FKWJ Kabupaten Padang Lawas tahun depan. Sekaligus melaporkan segala persiapan yang telah dilakukan panitia Musda. Dalam arahannya, Sekda minta panitia Musda benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin.Apalagi rencananya kegiatan tersebut akan dihadiri Penasihat DPP FKWJ dari Jakarta. "Semoga pelaksanaan Musda FKWJ Palas berjalan dengan sukses," harapnya. Seperti diketahui, warga Jawa yang bermukim di Kabupaten Padang Lawas sekitar sepertiga jumlah penduduk yang ada. Karenanya kegiatan Musda jangan sampai terkendala. "Peranserta warga Jawa dalam mengisi pembangunan di daerah Padang lawas cukup besar selama ini," katanya. Disebutkan, keberadaan warga Jawa di Padang Lawas sedikit banyak memiliki potensi yang belum sepenuhnya tereksploitasi. "Jadi, dengan adanya wadah FKWJ dapat menjembatani atau mengakomodasi aspirasi etnis Jawa serta memberikan konstribusi kepada Pemkab Padang Lawas," kata Sekda. (MEP)

Anggota DPRD Batu Bara Diminta Lakukan Test Urine andalas/budi zulkifli

FOTO BERSAMA - Para calon Kades Sendang Rejo berfoto bersama dengan Panitia dan Kabag Pemdes seusai pemilihan, Kamis (11/10). Stabat-andalas Pemkab Langkat melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak di 22 desa se- Kabupaten Langkat, Kamis (11/10). Positifnya, semua Pilkades berjalan lancar, termasuk di Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Ya, walaupun Pilkades harus diulang karena tidak mencapai kourum dan nyaris terjadi keributan, namun proses Pilkades tetap berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan. Dari pantauan langsung wartawan di Desa Sendang Rejo, Pemilihan dibuka dan dimulai pada sekitar pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB. Namun, sampai berakhirnya pemungutan suara, jumlah suara yang masuk tidak kourum. Akibatnya, Panitia Pemilihan kembali berupaya untuk mengingatkan dan mengundang warga agar mau datang dan memberikan suaranya ke Balai Desa. Selanjutnya, Panitia bersama Kabag Pemdes Drs. Syahruddin mengumpulkan para calon kades untuk bermusyawarah guna mencari jalan keluarnya sampai akhirnya dicapailah kesepakatan bahwa pemilihan ditunda sesuai

dengan ketentuan Perda Nomor : 11/ 2009, dimana dalam waktu 30 hari ke depan harus dilakukan pemilihan ulang. Namun jika kembali tidak mencapai kourum berapa pun surat suara yang masuk akan dihitung. Karena itu, kotak suara pun langsung ditutup dan surat suara tidak perlu dihitung. Namun, warga kecewa dan marah. Mereka menuntut agar penghitungan surat suara dilakukan pada hari itu juga dan pemilihan ulang tidak perlu lagi dilakukan. Akibatnya, terjadilah ketegangan, sehingga para petugas keamanan pun diturunkan dari Polsek Binjai. Bahkan, walaupun para calon kades sudah turun untuk memberikan penjelasan dan pengertian kepada para warga, namun warga tetap ngotot dan meminta agar penghitungan surat suara dilakukan pada hari itu juga. “ Selama ini pemilihan kepala desa di sini memang tidak pernah mencapai kourum. Jadi, ya untuk apa lagi dilakukan pemilihan ulang, sebab dikhawatirkan juga tidak akan mencapai kourum. Ini pasti ada permainan untuk memenangkan calon kades tertentu,”

teriak warga. Namun tudingan itu dijawab dengan tenang oleh Panitia dan Kabag Pemdes. Intinya, Panitia dan Kabag Pemdes sebagai penanggung jawab Pilkades tetap bersikukuh pada kesepakatan para calon kades yang bertarung agar menjalankan ketentuan Perda Nomor 11/ 2009 tersebut. Akibatnya, walaupun sempat terjadi ketegangan, Pilkades tetap berjalan dengan lancar dan aman. Sudah Sosialisasi Panitia Pilkades kepada andalas menegaskan sudah melakukan sosialisasi kepada warga agar mau memberikan suaranya pada hari pemilihan. Namun, harus diakui bahwa sebagian besar warga memang lebih mengutamakan untuk bekerja guna mencari nafkah untuk keluarganya. “Yah, itulah kendalanya, namun yang jelas kami sudah melakukan sosialisasi dengan maksimal,” ujar Sekretaris Panitia, Nata Syahputera. Para calon Kades yang bertarung pada Pilkades Sendang Rejo tersebut selengkapnya adalah : Eko Afriadi, Subandi, Prawoto, Suriana dan Supri Irianto. (BD)

Batu Bara-andalas Merebaknya suara-suara miring dari kalangan masyarakat, yang menuding anggota DPRD Batu Bara ada yang terlibat narkoba perlu disikapi. Meski belum jelas kepada siapa tudingan itu dialamatkan. Namun, suara-suara dari sementara kalangan di Batu Bara mendesak agar anggota DPRD Batu Bara, segera melakukan test urine. Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Batu Bara H Sutan Sitompul, yang dimintai komentarnya, Jumat (12/10) terkait munculnya desakan masyarakat yang menginginkan agar dilakukan test urine kepada anggota DPRD Batu Bara terkait penggunaan narkoba, menanggapi dengan enteng saja. "Ya, kita setuju saja, kalau hal itu memang diperlukan. Tapi, apakah mungkin terdapat oknum anggota DPRD Batu Bara yang memakai barang haram itu,"?ujarnya balik bertanya. Menurut Sutan Sitompul, yang juga Ketua Komisi C DPRD Batu Bara itu, ajakan Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro itu, untuk memerangi narkoba harus didukung semua pihak. "Jadi, sangat tidak pantas kalau masih ada pihak-pihak mengabaikan ajakan Kapoldasu. Narkoba yang telah banyak mengambil korban terutama generasi muda calon penerus bangsa, harus diperangi dan diberantas," tegasnya. (SUSI)


SUMATERA UTARA

Sabtu 13 Oktober 2012

13

Richard Eddy M Lingga Motivasi Santri Pesantren Sidikalang

KPU Toba Samosir Siapkan TPS Napi Balige-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toba Samosir menyiapkan satu tempat pemungutan suara (TPS) bagi narapidana rumah tahanan yang ada di daerah tersebut, pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2013. "Untuk pemilihan Gubernur pada Maret 2013, akan disediakan satu TPS khusus bagi para narapidana (napi) rumah tahanan Balige, di kelurahan Pardede Onan, Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir (Tobasa)," kata Divisi Logistik Umum dan Keuangan KPU Tobasa, Polmer Simanjuntak di Balige, Kamis. TPS khusus dimaksud, kata dia, bertujuan untuk mempermudah para pemilih penghuni rumah tahanan (rutan) saat menyalurkan hak pilih, sehingga mereka tetap bisa menggunakan hak pilihnya, karena fasilitas yang perlu akan dilengkapi. Sedangkan TPS bagi pasien yang dirawat di Rumah Sakit, pihaknya juga akan mempersiapkan TPS yang lokasinya berdekatan dengan lokasi pemukiman penduduk setempat, agar mereka bisa memperoleh kemudahan dalam menentukan pilihannya. Untuk wilayah Tobasa, menurut Polmer, telah ditetapkan sebanyak 448 TPS yang akan dikendalikan 80 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan menempatkan masing-masing lima petugas pada 16 kecamatan yang ada. Jumlah TPS yang disediakan pada pelaksanaan Pilgubsu sekarang ini bertambah sebanyak 38 TPS dari sebelumnya hanya 340, akibat pertambahan pemekaran 28 desa, hingga menjadi 244 dari sebelumnya sebanyak 216 desa. Polmer menjelaskan, selain menyiapkan TPS, pihaknya juga telah menyampaikan daftar nama 208.000 jiwa yang tercatat pada Daftar Penduduk Potensial Pemilihan (DP4) kepada PPS melalui PPK untuk diverifikasi menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS), kemudian dimutakhirkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Bimbingan teknis bagi 733 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari sejumlah 224 desa yang diikuti tiga orang setiap desa. guna persiapan pembekalan tata cara pelaksanaan pemilihan saat ini sedang berlangsung hingga dua minggu ke depan," ujarnya. Sejauh ini, kata dia, belum ditemukan masalah dalam persiapan pelaksanaan pencontrengan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2013. Kepala rutan Balige, Tapianus Barus menyebutkan, jumlah napi penghuni di Rutan kelas II B itu terdapat sekitar 137 pemilih yang sudah berusia di atas 18 tahun serta dua napi berumur kurang dari 18 tahun. Kendati demikian, kata dia, pihak KPU Kabupaten setempat perlu melaksanakan sosialisasi tentang tata cara pencontrengan, guna meminimalkan kesalahan dalam pelaksanaan pemungutan suara bagi para penghuni rumah tahanan tersebut. (ANT)

Sidikalang-andalas Di sela kegiatan reses, Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga SE menyempatkan diri bertemu dengan guru dan siswa Pesantren Dairi di Sidiangkat, Sidikalang, Jumat. Politisi Golkar ini memberikan motivasi belajar bagi santri, santriwati dan para guru di Puncak Sidiangkat tersebut. Hadir mendampingi Kepala Pesantren Riswan Gajah dan Ketua Yayasan H Hamzah Angkat. 500-an santri yang berbaris di lapangan mendapat motivasi dari anggota dewan yang dikenal rajin turun ke daerah ini. Dikatakan, kemampuan seseorang tidak ditentukan keberadaan dan fasilitas belajar yang dimiliki. Namun, paling utama adalah semangat dan kegigihan dalam mendapatkan ilmu dalam proses belajar. Richard kemudian mengisahkan perjalanan hidupnya, yang hanya anak desa dari Sumbul

BERSAMA - Anggota DPRD Sumut Richard Eddy M Lingga SE diabadikan bersama santri dan pimpinan Pesantren Sidikalang. Pegagan, terus berjuang hingga bisa seperti sekarang. Dirinya tidak jauh beda dengan santri di pesantren. Tapi, berkat kemauan dan kerja keras, bisa maju dan terpilih mewakili rakyat di lembaga legislatif. Richard berharap, dari Pesantren Sidikalang akan lahir

pemimpin-pemimpin masa depan yang pintar secara akademis juga beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Hal senada disampaikannya dalam pertemuan dengan para guru pesantren, yang menyebutkan dirinya juga berangkat

dari keadaan sederhana. "Peran guru, khususnya di pesantren menjadi dominan untuk membentuk keimanan, ketakwaan serta peningkatan kualitas SDM para santri," katanya. Pada kesempatan itu, Richard berjanji akan memberikan bantuan buku-buku pelajaran untuk

perpustakaan, serta beberapa alat peraga pendidikan. "Saya hanya memfasilitasi bantuan pemerintah sehingga dapat sampai tepat sasaran dan reses yang dilakukan untuk mengetahui langsung apa sebenarnya kebutuhan rakyat termasuk dunia pendidikan," katanya. Richard juga menyempatkan diri meninjau ruang logistik, dapur pesantren serta barak asrama santri. Ketika memeriksa barak santri yang tempat tidurnya terbuat papan tanpa tilam, Richard terlihat prihatin dan mengatakan akan berupaya melobi Dinas Sosial Sumut, agar berkenan memberi bantuan. Richard menyatakan salut dengan kegigihan santri belajar di Pesantren Sidikalang. "Dengan berbagai prestasi yang diraih pesantren tersebut mengisyaratkan fasilitas pendidikan memang penting. Namun jauh lebih penting adalah semangat belajar," ujarnya. (SS)

Polres Karo Didesak Usut Aliran Dana Dolomit Tanah Karo-andalas Anggota DPRD Karo mendesak Polres Tanah Karo segera usut aliran dana penyetoran sumbangan pihak ketiga dari penambang dolomit TA 2011 dengan Pemkab Karo. Terhitung 24 Agustus 2011 hingga 29 Desember 2011 yang dibukukan ke kode rekening 4.1.4.14.01 pada pos penerimaan lain-lain hanya sebesar Rp 24 juta. Dengan alasan karena tidak adanya kode rekening sumbangan pihak ketiga dari penambang dolomit. Tidak masuk akal, pengutipan dolomit terhitung 1 September 2011 hingga 28 Desember 2011 dari sumbangan pihak ketiga hanya Rp 24 Juta dimasukkan dalam kas Pemkab Karo. Berarti ada yang menikmati hasil dolomit. Hasil sumber daya alam dari daerah ini dirampas untuk kepentingan oknum-oknum tertentu dan masyarakat merasa dirugikan terutama warga Desa Susuk. "Hal ini harus diusut aparat penegak

Petani Sawit Langkat Beralih ke Tanaman Padi Langkat-andalas Petani kelapa sawit di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini mulai beralih ke tanaman padi, karena terus merugi bertanam kelapa sawit. "Kami terus merugi bertanam kelapa sawit,"kata salah seorang petani kelapa sawit Anwar Effendi di Tanjung Pura, Jumat. Ia mengatakan, bukan hanya dirinya yang kini beralih menanam padi, tetapi ada sejumlah petani tanaman pangan di kecamatan Tanjungpura yang sudah kembali sadar untuk mempertahankan potensi tanaman padi sebagai usahanya, untuk meningkatkan perekonomian hidup mereka. Anwar menyebutkan, sebelumnya beberapa petani di daerahnya yang areal lahan pertaniannya ditanami tanaman kelapa sawit, kini sudah membasmi pohon kelapa sawitnya, dan kembali mengalihfungsikan lahannya, sebagai tanaman pangan (tanaman padi). Hampir seluas satu hektare lahan sawit yang ada desa Pulau Banyak kecamatan Tanjung Pura yang berada di areal sawah tanaman padi, sudah menumbangi pohon kelapa sawitnya, dan kembali untuk melakukan tanaman padi. "Saya sendiri sudah menumbangi 50 batang tanaman kelapa sawit, yang berumur 5-6 tahun, karena tidak menguntungkan," ujarnya. Menurut dia, terdapat sekitar 50 batang pohon kelapa sawit saya basmi semuanya, yang berada di areal lahan sawah. "Tanaman kelapa sawit yang saya tanam itu, tidak menguntungkan dan tidak cocok di lokasi lahan sawah," katanya. Dikatakan, sejak dirinya enam tahun lebih memiliki tanaman sawit yang di kembangkan di areal persawahan, mengalami banyak ke-

harian andalas | Hal.

rugian. Kerugian mencapai Rp 25 juta akibat merobohkan pohon kelapa sawit, dan dirinya tidak menyesal. "Saya tidak menyesal menumbangkan pohon kelapa sawit yang ada itu. Bahkan yang paling saya sesalkan, selama itu saya tidak bisa melakukan tanaman padi di lahan tersebut,"ujarnya. Anwar Effendi sudah melakukan prediksi keuntungan dari bertanaman sawit dan menanam padi dan lebih untung, adalah tanaman padi. "Jika kemarin saya menanam padi di lahan sawit, saya bisa mendapat produksi gabah lebih dari 2.800 kilogram," katanya. Apabila dihitung dari produksi gabah 2.800 kg dengan harga Rp 3.000 saja, maka dirinya mendapatkan uang sebesar Rp 8.4 juta per musim tanam, di lahan pertanian seluas setengah hektar yang saya miliki itu. Apalagi, kata dia, harga TBS sawit hingga sekarang ini di tingkat petani tidak lagi pernah menyentuh harga Rp 1.500 per kilogramnya. "Hingga sekarang harga TBS dikalangan petani terus semakin anjlok, hanya kisaran Rp 500 per kilogram," katanya. Itu yang membuat dirinya melakukan perubahan untuk meningkatkan pendapatan keluarga, lebih baik menanam padi dari pada menanam kelapa sawit. Sementara, Kepala Desa Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura Zainal Arifin menjelaskan, di desanya sudah ada Peraturan Desa mengenai larangan alih fungsi lahan pertanian ke tanaman keras. Sejak 2009 sudah ada Perdes, dan semakin banyak lagi petani yang akan beralih dari tanaman sawit kembali ke tanaman padi. "Kesadaran yang seperti ini sangat kita dukung," ujarnya. (ANT)

hukum di daerah ini,”ungkap anggota DPRD Karo, Pt Drs Darta Bangun, di Kabanjahe, kemarin. Menurut Darta, putra asal Desa Susuk itu yang juga Sekretaris Fraksi PKPB, meski dalam pandangan Fraksi PKPB tidak menyinggung soal dolomit sumbangan pihak ketiga dalam pandangan akhir pada pelaksanaan Pertanggungjawaban APBD TA 2011 dalam pendapat akhir Fraksi paripurna DPRD Karo, Senin lalu, dia secara pribadi minta Polres Tanah Karo untuk mengusut aliran dana dolomit tersebut sehingga terang benderang, karena Desa Susuk salah satu lokasi sumber tambang dolomit. “Saya kecewa mengapa sumbangan dolomit dari pihak ketiga hanya Rp 24 juta. Padahal kalau dihitung-hitung sejak 1 September 2012 hingga 29 Desember 2012 minimal hasil dolomit tersebut miliaran rupiah,”ungkapnya. Darta juga meminta pertanggungjawaban Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, yang memerintahkan Kakan Sat Pol PP menahan 4 truk mengangkut dolomit pada 5 Agustus 2012 di Desa Payung. Dan, saat ini oknum honorer harian

lepas Sat Pol PP berinisial PG dan oknum harian lepas TP ditahan Polres Tanah Karo. “Ini kan sewenang-wenang dilakukan pejabat Pemkab Karo dalam menahan 4 mobil truk dan saat ini masih berada di Desa Payung dan sudah mulai dirusak orang. Jadi siapa yang bertanggungjawab,” katanya. Ia menambahkan, tugas Satpol PP menegakkan Perda, sementara Perda mengatur tentang galian C dolomit belum ada. Bukan tugasnya menahan truk-truk dan menyetop ataupun memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan. “Kalau ada Perda yang menjadi pedoman Satpol PP dalam hal galian C dolomit, seharusnya Satpol PP dalam pelaksanaan tugasnya menerapkan PP no 58 tahun 2010 tentang PPNS, bukan bertindak atas perintah bupati saja,” ujarnya. Pengutipan di Pos Desa Payung itu sudah bertentangan dengan pasal 157 dan 158, UU no 32 tahun 2004 tentang Perda. "Polres Tanah Karo hendaknya jangan mau diintervensi pihak manapun di daerah ini sehingga kasus tersebut tuntas dan diproses secara hukum," harapnya. (NT)

Pertanaman Padi Sawah Langkat 55.648 Hektare Langkat-andalas Pertanaman padi sawah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sudah terealisasi sekitar 55.648 hektare, atau sekitar 65,90 persen dari rencana tanam 84.432 hektare. "Hasil pertanaman itu berdasarkan hasil rapat posko," kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Langkat, Yusfik Helmi di Stabat, Kamis. Sedangkan untuk rencana panen dari 82.189 hektare hasil pertanaman tahun yang lalu, sudah terealisasi panen seluas 60.873 hektare, atau sekitar 74,06 persen, katanya. Sementara untuk padi gogo, dari rencana tanam tahun 2012 ini seluas 580 hektare, sudah realisasi tanam di lapangan ini sekitar 238 hektare atau sekitar 41,03 persen. "Sedangkan rencana panen tahun lalu sekitar 582 hektare, sudah teralisasi seluas 484 hektare atau 83,16 persen," ujar Yusfik. Disampaikan, walaupun kondisi anomali cuaca yang tidak menentu, namun pihaknya berharap agar petani di berbagai kecamatan terus memacu pertanaman mereka. (ANT)

Bakohumas Diminta Berperan Cairkan Kebekuan Informasi Kabanjahe-andalas Bakohumas bagi Pemerintah Kabupaten Karo, adalah sebuah lembaga yang sangat strategis dalam mewujudkan transformasi informasi kepada mayarakat yang sangat heterogen. Demikian dikatakan Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti saat melantik pengurus Badan Komunikasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kabupaten Karo periode 2012-2015, Rabu (10/10) di aula kantor bupati. Dikatakan, Bakohumas merupakan wadah berhimpunnya Humas-Humas Pemerintah, TNI/ POLRI dan BUMN/BUMD yang diharapkan dapat menghimpun, mengolah data dan dapat menghasilkan rumusan yang tepat tentang sosialisasi berbagai produk informasi yang akurat tepat dan dapat dipercaya. Penyampaian informasi yang tidak akurat oleh pejabat humas akan berakibat pada ketidakpercayaan mayarakat pada suatu lembaga atau institusi. "Karena itu perlu adanya satu pintu informasi yang betul-betul menyajikan informasi berdasarkan data dan fakta yang tepat sehingga dapat menimbulkan kepercayaan masyarakat," terang Karo Jambi. Humas tidak sekadar menyajikan informasi tersedia tapi mendesain, mengemas dan menggunakan medium untuk penyebar luasan informasi. "Keberadaan Bakohumas sebagai representasi para praktisi Humas Pemerintahan semakin memperjelas eksistensinya, jelasnya. Karenanya, bupati berharap Bakohumas yang telah dilantik bisa menjadi garda terdepan dan titik sentral dalam merajut kebersamaan kehumasan di Tanah Karo. “Sehingga kebekuan informasi dan komunikasi semakin cair dan tidak ada lagi hambatan untuk mengalirnya komunikasi dua arah dari pemerintah kepada masya-

PA PATTAK AKAA - Bupati DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti saat melantik Bakohumas Kabupaten Karo masa bakti 2012-2015 ditandai pemberian petaka kepada Drs Robert Peranginangin sebagai ketua. rakat maupun sebaliknya,” harapnya. Pada bagian lain, bupati menjelaskan perubahan dan dinamika masyarakat yang begitu cepat dewasa ini menuntut sumber daya manusia (SDM) kehumasan yang lebih berkualitas. “Masyarakat semakin kritis dan tidak mau dilayani aparat yang lambat dan berteletele. Oleh sebab itu, peningkatan mutu SDM kehumasan merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat dielakkan,” tandasnya. Sebelumnya, Ketua Bakohumas Provinsi Sumatera Utara, DR H Asren Nasution, MA mengatakan kehumasan memiliki peran penting, baik dalam pemerintahan maupun organisasi lain. Kehumasan yang professional dan handal akan berhasil mencairkan kebekuan informasi yang pada akhirnya akan membuat arus komu-

nikasi berjalan lancar. Pelantikan Bakohumas Kabupaten Karo diharapkan menjadi spirit dan motivasi membangun daerah ini menjadi lebih baik sekaligus sebagai jembatan emas penghubung aspirasi masyarakat dan pemerintah. Apresiasi yang setinggi-tingginya kami berikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Karo yang begitu respek kepada pelantikan Bakohumas. "Tidak semua kab/kota di Sumut kepala daerahnya respek kepada Bakohumas, ujar Asren Nasution, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu. Dikatakannya, Sumut memperoleh penghargaan terbaik ketiga untuk kategori badan publik terbaik dalam memberi informasi yang wajib diumumkan kepada publik. Penghargaan tersebut secara khusus diberikan oleh Wakil Presiden

Boediono bertempat di Istana Wapres, Jakarta, bertepatan dengan peringatan “International Right to Know Day” atau Hari Hak Untuk Tahu Internasional. Hal ini tentu saja sangat membanggakan. Karena, Sumut termasuk daerah yang benar-benar peduli dan mau menjalankan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dengan baik. Padahal UU tersebut baru mulai berlaku secara efektif tahun 2010 lalu. Sedangkan, Ketua Bakohumas Kabupaten Karo, Drs Robert Perangian-angin SPd MSi menyebutkan, peranan kehumasan sangat penting dimasa sekarang ini. Karena itulah, seluruh jajaran kepengurusan diharapkan dapat saling berkoordiasi sehingga informasi yang disampaikan tidak berbeda antara satu dengan lainnya. (RTA)

WARTAWAN DAERAH BINJAI: Sri Masana SSos LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Badruddin DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba, Jasa Lubis TANJUNG MORAWA: Dapot Raja Situmorang SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare, Lintong Saragih KISARAN: Hamdan Rangkuti AEK KANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul PERDAGANGAN: Zoel Sinaga, P.Pangaribuan LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Bukhari Tolus LANGSA: Ruslan BLANGPIDIE: Adi Sadana LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH UTARA: Effendi Nurdin.


ACEH MEMBANGUN

Sabtu 13 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

14

Kesejahteraan Warga Atim Masih Memprihatinkan Aceh Timur-andalas Harus diakui, masyarakat Aceh khususnya Aceh Timur baru saja terlepas dari konflik berkepanjangan, sehingga kehidupan dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya masih memprihatinkan. Hal itu diungkapkan Bupati Aceh Timur diwakili Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Drs Mukhtaruddin, saat membuka Bimbingan Teknis Service Provider Program Keluarga Harapan (PKH) pada kabupaten/kota alokasi pengembangan Tahun 2012 di Aula SKB Idi Timur, Kamis (11/10). Harapan itu dikemukakan karena Aceh Timur tidak ingin kembali menuai konflik, sebagaimana pengalaman-pengalaman sebelumnya. Dimana tidak akuratnya data calon penerima bantuan seperti halnya yang dilakukan oleh BPS dan lainnya. Hingga saat ini, pihak Pemkab Aceh Timur juga belum mengetahui pasti jumlah calon penerima bantuan PKH ini serta berapa besarnya ana yang dialokasikan untuk para penerima bantuan. Kegiatan Bimtek Service Provider Program Keluarga Harapan ini diikuti sebanyak 125 peserta, yang terdiri atas perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur dan Propinsi Aceh, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Kementeraian Agama, Camat/

perwakilan Kecamatan dari 11 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur program PKH, 11 Kepala Desa/geuchik, Kepala Puskesmas, Dokter/bidan, guru, PT Pos, pendamping dan oparator PKH dan lainnya. Sumber dana penyelenggaraan Bimtek ini berasal dari APBN-Diklat Kementerian Sosial RI. Tampil sebagai pemateri diantaranya Dra Yuti Sri Ismudiati dari Kementerian Sosial RI, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur serta pengelola program PKH daerah ini. Sementara itu, Dra Yuti Sri Ismudiati selaku nara sumber dari Kementerian Sosial RI mengupas tentang gambaran umum Program Keluarga Harapan. Kegiatan ini sebutnya, sebagai salah satu sosialisasi kepada pemerintah kabupaten/kota serta elemen terkait di dalamnya. Sasarannya adalah Rumah Tangga Sangat Miskin dan keluarga miskin. Jadi, yang berhak menerima bantuan PKH ini adalah Rumah Tangga Sangat Miskin. (LAN) Menyangkut harapan dari Pemkab Aceh Timur, dapat dijelaskan bahwa data calon penerima PKH ini diambil dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2008 dan tidak ada data dari pihak lainnya. “Kita sambut baik apa yang disampaikan Pemkab Aceh Timur ini dan tentunya akan kami sampaikan ke pusat selaku pemrakarsa program,” katanya. (LAN)

Rabithan Santri Dukung Dinas Syariat Islam Langsa-andalas Sekjen Rabithah Santri seAceh Tgk Iqbal Hanafiah mendukung apa yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Syariat Islam, telah menertibkan lokasi Lapangan Merdeka untuk menghidari degradasi anak bangsa dari ajaran Agama Islam. “Kami sangat mendukung kebijakan atau langkah yang dilakukan jajaran Pemerintah Kota Langsa untuk merazia tempat-tempat yang dianggap lokasi maksiat,” ujar Iqbal Hanafiah,

kemarin. Dia juga menambahkan, bahwa dengan melakukan raziarazia rutin baik siang dan malam hari yang dilakukan Wilayatul Hisbah (WH) ataupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lokasi rawan maksiat, paling tidak dapat meminimalisir. Dan akhirnya mengurangi kemaksiatan di daerah tersebut. Sehingga, Syariat Islam yang telah digalakkan oleh pemerintah dan masyarakat Aceh dapat berjalan dan terlaksana sebagaimana mestinya. (LAN)

Warga Teumpoek Teungoeh Datangi Kantor Camat BS Lhokseumawe-andalas Ratusan warga Gampong Teumpoek Teungoeh mendatangi kantor Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Pasalnya, mereka antre panjang untuk mengambil e- KTP baru yang sudah selesai dicetak dan dibagikan kepada warga masyarakat Kota Lhokseumawe, khusus warga Kecamatan setempat. Pantauan andalas kemarin di Kantor Camat Banda Sakti, ratusan warga Gampong Teumpok Teungoeh mendatangi kantor camat setempat untuk mengambil e-KTP baru yang telah lama dtunggu-tunggu oleh mereka dan rela antri mulai dari pukul 08.00 WIB hingga sore pukul 15.30 WIB. Salah seorang warga Teumpok Teungoeh A Kadir (42) ketika berbincang-bincang dengan andalas, kemarin mengaku sejak beberapa bulan yang lalu telah di ambil foto di kantor Camat setempat. Namun, saat ini baru menerima e-KTP baru. Padahal, sebulan yang lalu saya telah melakukan perpanjangan dengan KTP biasa, karena e-KTP be-

lum siap. “Apalagi saya sering keluar daerah terus terang indentitas sangat membutuhkannya,” ujarnya. Senada juga diungkapkan Sofyan (40), meski indentitas (KTP) sangat membutuhkan bagi setiap warga, apalagi berbagai keperluan untuk melengkapi administrasi lainnya. “Kami sangat senang kerena tidak ada biaya dan rela antre menunggu giliran. Tak apa-apa biarlah kami antri yang penting kami dapat e-KTP baru," ujarnya. Sementara itu, Camat Banda Sakti Tarmizi ketika dikonfirmasi andalas kemarin, mengaku pihaknya telah beberapa hari melakukan proses pengambilan e-KTP serta pelaksanaan penukaran KTP lama dengan e-KTP di wilayahnya. Selain itu proses pengambilan e-KTP juga harus melalui pengecekan terlebih dahulu, sesuai dengan falidasi datanya serta selip jari. Agar tidak terjadi antrean, pihaknya membagi pengambilan e-KTP setiap hari pergampong, mengingat didaerahnya memiliki 18 Gampong (desa) di wilayahnya. (BT)

andalas/iskandar

GEMBIRA - Sejumlah nelayan yang baru pulang melaut, tampak gembira walaupun hasil tangkapan yang didapat tidak banyak. Namun, cukup untuk dimakan satu keluarga.

Pasca Penganiayaan Suka Damai Mencekam Aceh Timur-andalas Pasca penganiayaan terhadap tiga warga Desa Suka Damai, Kecamatan Pante Bidari, pedalaman Aceh Timur, pada Rabu (10/10) malam, Desa Sukai Damai tampak mencekam. Tiga korban tersebut, berawal dari penganiayaan Sulaima AR (40). Ia merupakan mantan Kepala Dusun Indra Makmu, desa setempat. Beberapa jam kemudian, kembali berlanjut atas pemukulan dua warga lainnya, yaitu Masrizal (30), yang merupakan guru bidang studi Kimia di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di temat tersebut, juga Rahmadi selaku Ketua KUD Sumber Makmur Suka Damai, Kamis (11/10) dini hari. Pengeniayaan oleh sekelompok preman gampong (Pokpremgam) desa setempat, dengan otak pelakunya, diduga Mahdi (40), preman gampong (Desa) Blang Seunoeng dan Suwe (36) preman gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur. Kendati tindakan main hakim sendiri tersebut, sudah dilaporkan ke pihak berwajib. Dengan nada yang nyaris sama, ketiga korban penganiayaan itu mengatakan, mereka tidak berani pulang karena kondisi di desanya masih mencekam. Dan info yang diterima mereka juga sangat mengencam. Pasalnya, nada ancaman yang diterima, jika Tuha Peuet yang bersangkutan tidak dibebaskan pihak kepolisian dan pulang ke rumah, korban tersebut dikatakan jangan coba-coba untuk pulang ke Suka Damai. “Saya pribadi tidak berani pulang, karena ada ancaman, jika kami pulang tanpa bawa pulang

Tuha Peuet, NU, tapi kami tidak bisa pulang,” kata Rahmadi, Ketua KUD Sumber Makmur didampingi Sulaiman AR, yang merupakan mantan Kadus di desa itu. Rahmadi, seraya mengeluselus dadanya yang sakit akibat pukulan pokpremgam yang silih berganti itu, mengaku susah bernafas dan ketika batuk dadanya saku, meskipun tidak luka. ”Saya takut pulang, badan saya sakit semua, nafas sesak, saat batuk dada sakit. Ini aja belum kunjung sembuh, jika pulang sama juga cari penyakit,” imbuhnya lagi, Jum’at (12/10) di sebuah warung kopi (Warkop) di Pantonlabu. Ketiganya mengaku, sudah dua malam tidak pulang ke rumah. Masrizal terpaksa pulang kerumah orang tuanya di Julok, Kuta Binje, Aceh Timur. “Jika belum kondisif kami tidak berani pulang,” katanya melalui pesan singkat yang disampaikan kepada andalas. Demikian juga Sulaiman dan Rahmadi, harus menginap di rumah saudara/kawannya di kawasan Pantonlabu. Saat andalas menuliskan berita ini, tiba-tiba satu SMS dari nomor Hp salah seorang warga Desa Suka Damai mengatakan, sekarang kondisi di desanya mencekam. Mereka berharap pihak kepolisian segera turun ke lapangan untuk memberikan keamanan kepada warganya. “Kami masyarakat Suka Damai, mememinta kepada pihak hukum untuk mengadili pelaku pemukulan,” kata Ceksyah melalui pesan singkat. Sekdes Suka Damai yang dihubungi andalas mengatakan, kondisi desanya kembali aman. Sejumlah korban pemukulan sudah kembali ke rumah masingmasing. (EN)

Warga BM Audiensi ke DPRK Lhokseumawe Lhokseumawe-andalas Belasan warga Gampong Meunasah Mesjid, Alue Raya, Kecamatan Blang Mangat (BM) Kota Lhokseumawe audiensi ke gedung DPRK Lhokseumawe, Kamis, (11/10), terkait sengketa tanah. Pasalnya, tanah warga tersebut sudah diserobot untuk melakukan pembangunan jembatan. Ironisnya, masyarakat tidak mengetahui bahwa tanah mereka sudah diserobot, karena tidak ada pemberitahuan sama sekali kepada pemiliknya. Bahkan, kehadiran mereka langsung diterima oleh Ketua Komisi A Junaidi Yahya dan para anggota dewan lainnya untuk menampung aspirasinya. Selain itu, para pemilik tanah juga mengaku mereka tidak diberikan ganti rugi sama sekali. Begitu juga dengan berbagai administrasi, tidak ada se-

lembar surat yang diberikan kepada pemilik tanah. Salah seorang pemilik tanah Azhar mengaku, dirinya sempat terkejut ketika mengetahui tanahnya sudah diserobot untuk melakukan pembangunan jembatan. Selain itu, mereka juga tidak mengetahui, pihak kontraktor sejauhmana akan mengambil tanah kami. “Sehingga, kami pun menjadi bingung, kenapa sebelum tanah itu dikerok, pihak kontraktor tidak memangil kami yang juga sebagai pemilik tanah,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRK Kota Lhokseumawe Junaidi Yahya mengatakan pihaknya akan menyelesaikan kasus ini sampai tuntas dan akan memanggil berbagai pihak yang melaksanakan proyek tersebut. Sehingga, pembangunan nanti dapat berjalan sebagaimana diharapkan. (BT)

Disdik Abdya Gelar Bimtek Manajemen Tutor Blangpidie-andalas Banyak hal yang bisa dikerjakan untuk mencapai kualitas dan kinerja guru untuk lebih baik. Salah satunya, Bimbingan Teksnis (Bimtek) Manajemen Tutor Paket A, B dan C dilaksanakan selama dua hari oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Bagian Pendidikan Dasar (Dikdas). Acara yang dilaksanakan di Aula BKG SMP Negeri 1 Blangpidie, Jumat (12/10) itu diikuti 80 peserta dari tenaga pengajar. Bimtek tersebut dibuka Wakil Bupati, melalui Asisten II Ekomomi dan Pembangunan Muazam ST SE MM. Hadir pada acara tersebut kepala Kantor BKPP Aceh Barat Daya drh Cut Hasnah Nur, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat Daya Hamzani S Sos, Kabid Dikdas, Jamaluddin Amd Pd serta Pegawas Sekolah Dinas Pendidikan Aceh Barat Daya serta undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat Daya, Hamzani dalam sambutannya mengatakan, pelatihan yang diprioritaskan kepada tenaga Paket A, B dan C dari 9 Kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Para peserta akan dibimbing strategi belajar mengajar, dengan kondisi pembelajaran paket A, B yang serba terbatas seperti sarana, kondisi dan waktu yang sangat serba terbatas. Tetapi ingin mendapatkan hasil yang optimal, maka harus memahami materi esensialnya. Diharapkannya, dengan pelatihan ini tutor paket A, B dan paket C lebih berkualitas dan dapat menyalurkan ilmu yang didapat kepada warga dan pelajar yang berada di kecamatan masing-masing. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk menciptakan kwalitas dunia pendidikan yang lebih bermutu untuk masa yanga akan datang. (AS)

Lima Camat Dukung Pelestarian Situs Raja Jeumpa LIMA dari 17 camat dalam wilayah Kabupaten Bireuen, mendukung agar situs Raja Jeumpa dilestarikan serta dipugar kembali agar generasi penerus bangsa tidak luput dari sejarah Aceh masa lampau.

K

elima Camat tersebut masing-masing Camat Jeumpa Drs Jailani MM Sos, Camat Peudada Munawar SH, Camat Simpang Mamplam, Drs Jamaluddin MSi, Camat Samalanga Drs Hasbi Musa MM, dan Camat Jeunib Musryid SP. Menurut Camat Jeumpa Drs Jailani

MM, situs Raja Jeumpa yang berlokasi di di Gampoeng Kuta Jeumpa Blang Seupeng Kabupaten Bireuen akan mengundang Bupati Bireuen dan dinas terkait untuk menghadiri kenduri adat (turun ke sawah). Sekaligus doa bersama para ulama kawasan Bireuen di lokasi situs Raja Jeumpa. Sebelumnya kata Abdullah, Ir A Farhar Abus sarjana jebolan teknik Pertamanan IPB Bogor yang juga tokoh pernah hadir melakukan pengkajian dan penilitian di Bireuen, masyarakat sangat mendukung bila situs yang ada di Bireuen bukan saja di Kuta Jeumpa untuk dilestarikan. Menurut Farhan Abus, sesuai dengan kultur dan norma-norma agama, objek wisata di Bireuen dapat dikembangkan melalui objek wisata yang bernuansa islami. Dimana

pengelola objek wisata dapat melibatkan masyarakat setempat dengan membuat aturan, serta melibatkan unsur terkait dari pemerintahan untuk pengunjung ke lokasi tempat wisata. Selain itu, Kabupaten Bireuen selain memiliki kekayaan alamnya, juga mempunyai objek wisata pantai yang indah serta memiliki beragam objek wisata sejarah dan budaya di sejumlah kecamatan yang belum dikembangkan secara optimal. “Banyak objek wisata yang seharusnya dapat dikembangkan kembali, seperti Pantai Ujong Blang, Kuala Raja, Pantai Kuala Jangka, Krueng Simpo, Cot Panglima, Situs sejarah Awe Getah, Situs Raja Jeumpa, air terjun di pedalaman Simpang Mamplam dan beberapa objek wisata lainnya,” terang Farhan. (HERA/ABDA)

andalas/abdullah a gani

DIABADIKAN - Lima Camat wilayah Kabupaten Bireuen diabdaikan bersama usai memberikan penjelasan tentang situs kuburan Raja Jeumpa di Stand Kecamatan Peudada komplek acara Pameran rangkaian HUT Bireuen ke-13.


SAMBUNGAN

Sabtu 13 Oktober 2012

Bakrie Group Bangkrut, Ical Lemah .........(Dari Halaman 1) dan Prabowo. Itu lebih dikenang dalam sejarah Republik, dibandingkan memaksakan diri jadi Capres," demikian Karel. Pandangan senada disampaikan pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, A Bakir Ihsan. Menurutnya utang triliunan rupiah yang yang ditanggung sejumlah perusahaan milik Aburizal Bakrie diyakini bakal berpengaruh pada pencapresan Ical pada Pilpres 2014 nanti. Sebab, uang masih menjadi sumber penting politik di negeri ini. "Otomatis ini akan ber-

pengaruh terhadap "pemasaran" Ical sebagai Capres," ujar Bakir. Menurut Bakir, tanggungan utang perusahaan Bakrie Group ini secara otomatis akan berpengaruh terhadap pencapresan Ical terlebih peran partai tidak banyak menentukan kesuksesan pencalonan seorang tokoh. "Selama ini ketokohan Ical lebih karena sebagai Ketum Golkar dan pengusaha kaya. Karena kedua faktor ini tidak maksimal, bahkan ada kecenderungan penurunan aset, maka secara logika politik akan menambah beban bagi pencapresan Ical," imbuhnya.(RMO/GUS)

Raja Anita Tak Terima Dikorbankan Atasan .........(Dari Halaman 1) ditemui di Rutan Tanjung Gusta baru-baru ini. Padahal menurutnya, setiap proposal yang masuk harus melalui beberapa tahapan. Salah satu prosesnya, terlebih dahulu harus ada paraf dari pejabat yang berwenang. Dijelaskan, alur pencairan dana Bansos, proposal harus ada persetujuan dari kepala biro, baik itu Biro Umum, Biro Binsos maupun Biro Perekonomian, yang di ketiga lembaga itu selama ini dianggarkan dana hibah untuk bansos. "Kalau permohonan bansosnya mencapai miliaran rupiah, persetujuan Sekretaris Daerah harus juga dilampirkan barulah dana itu dapat dicairkan," terangnya. Disinggung soal kebenaran perannya dalam pengusulan bansos beberapa yayasan, Raja Anita membantahnya. Bahkan mengenai pemotongan dana bansos yang kerap dilakukannya, dia mengelaknya. "Bagaimana mungkin dalam permohonan bansos yang disetujui Rp50 juta, lantas dipotong mencapai lima puluh persen. Bahkan mencapai Rp40 juta. Berarti, lembaga penerima bansos itu hanya menerima Rp10 juta. Kan tidak masuk akal," katanya. Kasi Penkum Kejatisu Marcos Simaremare menyatakan bahwa penahanan Raja Anita terkait dengan penyaluran dana bansos tahun 2010 dengan nilai sekitar Rp424.388.575.000 terealisasi Rp348.105.050.000. "RA ditetapkan sebagai tersangka karena perannya yang menangani 17 yayasan penerima dana bansos, di antaranya Yayasan Miftahul, Nijamiyah, dan lainnya.

Namun sejumlah yayasan tersebut ditemukan fiktif. Tersangka juga diduga telah melakukan pemotongan setelah dana cair, 25 sampai 50 persen dari yang dicairkan," ujarnya. Dari penanganan tersebut, lanjutnya, pihak kejaksaan menemukan kerugian negara akibat tindakannya diperkirakan mencapai Rp225 juta. "Dalam hal ini Kejatisu mengenakan pasal 2, 3, 8, dan 9 pada Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi," ungkap Marcos. Lebih lanjut dijelaskan, pada pemanggilan pertama tanggal 17 Juli 2012, Raja Anita berhalangan hadir karena mengaku sedang beristirahat. Kemudian pada pemanggilan kedua tanggal 23 Juli 2012, ia juga mengatakan sedang beristirahat. "Barulah pada saat pemanggilan ketiga tanggal 27 Juli 2012, Raja Anita mengatakan sedang sakit dan dirawat di RS Ibnu Saleh Medan," ujarnya. Dalam kasus korupsi bansos ini, Kejatisu telah menetapkan 10 orang tersangka di antaranya Raja Anita, mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu pada Biro Umum Pemprov Sumut Lisanudin (dana bansos 2010), Kepala Biro Binkemsos Sakhira Zandi, Kepala Biro Perekonomian Oloan Bangun Harahap, dan Bendahara Bansos Biro Binkemsos Ahmad Faisal. Kemudian Bendahara Bansos Biro Perekonomian Ummi Kalsum, Bendahara Biro Umum Aminuddin, Bendahara Bansos Biro Umum Subandi (dana bansos 2011). Sedangkan tersangka korupsi dana bansos 2009 yakni Bendahara Bansos Biro Binkemsos Syawaluddin dan penerima sekaligus calo bansos Adi Sucipto.(FEL)

Bansos Rp371 M Mengalir ke LSM, Yayasan, dan Organisasi Abal-abal .........(Dari Halaman 1) Utara, beberapa waktu lalu. Kepala Seksi Penyidikan Jufri Nasution mengaku kaget dengan banyaknya organisasi, yayasan maupun LSM penerima dana bansos yang mencapai ribuan. "Biro Binkemsos saya duga ikut menikmati keuntungan dari penyaluran dana bansos itu. Pasalnya, biro ini tidak memiliki standar dalam syarat-syarat sebuah organisasi maupun LSM layak untuk diberikan bantuan. Ada kesan begitu gampangnya uang bansos itu keluar tanpa persyaratan yang ketat," ungkap Jufri. Dia menduga, sebagian LSM maupun organisasi penerima

bansos itu dadakan pembentukannya atau juga terkesan abal-abal, dengan nama yang asal-asalan dan domisili yang tidak jelas. "Dari investigasi kita ke lapangan terhadap sejumlah LSM maupun organisasi penerima dana bansos itu, sebagian tidak dapat kita temukan keberadaan organisasi itu bahkan ada juga yang tidak sesuai dengan alamat yang tercantum di akte pendiriannya," urainya. Yang mengejutkan, tambah Jufri, justru ada organisasi yang tidak layak diberi bansos malah mendapatkan bansos. Sebaliknya, yang layak mendapat bansos lebih besar malah kecil diberikan. (Fel)

OTK Tebar Duit

Rp4,9 M di Jalanan .........(Dari Halaman 1) Menurut laporan harian AlSyarq, puluhan penduduk dari Desa Da'asyisy dan desa-desa lainnya di selatan Qanfadzah berkerumun di tepi jalan tersebut seraya mengumpulkan uanguang kertas yang beterbangan ditiup angin. Tak satu pun saksi mata melihat orang yang membuang uang yang begitu besar tersebut.

Hingga Selasa siang, uang yang dikumpulkan warga sudah mencapai 500 ribu riyal. Menurut sebuah sumber, diperkirakan uang yang dibuang itu mencapai jumlah 2 juta riyal atau setara Rp4,9 miliar. Arab Saudi memang dikenal sebagai negara petro dollar yang makmur. Konon, banyak orang terkaya di dunia berasal dari negara ini. Tapi fenomena seperti ini baru pertama kali terjadi.(NET)

harian andalas | Hal.

15

Jokowi Jadi Magnet Peserta Rakernas PDIP Surabaya-andalas Joko Widodo atau Jokowi, gubernur terpilih DKI Jakarta, hadir di arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pakuwon Surabaya, Jawa Timur. Kedatangan pria kelahiran Solo ini menyedot perhatian ribuan pengunjung. Begitu datang, para peserta Rakernas langsung mengerubuti Jokowi. Sehingga untuk berjalan ke ruang rakernas, pria murah senyum ini harus mendapatkan pengawalan super ketat dari satgas PDIP. Tidak jarang, peserta Rakernas mendekati Jokowi untuk sekedar berfoto. "Maaf saya harus mengikuti pembukaan Rakernas," kata Jokowi singkat, Jumat (12/10) siang. Agar tidak terganggu, sejumlah satgas meminta agar para penggemar Jokowi minggir. "Tolong diberi jalan. Tolong minggir," ujar seorang satgas sembari menggandeng tangan gubernur yang diusung oleh PDIP dan Partai Gerindra tersebut. Kemenangan pasangan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama di Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta 2012 disebut oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam pidato rapat kerja nasional (rakernas) II, sebagai kemenangan yang fenomenal. "Kemenangan fenomenal," ucap Mega di hadapan ratusan pengurus pusat dan daerah yang hadir. Jokowi hadir dalam acara tersebut. Memakai jaket partai warna merah, ia senyum-senyum karena namanya disebut. Ia langsung berdiri dari bangkunya dan mendapatkan tepuk tangan dari yang hadir. Mega menilai kemenangan Jokowi merupakan kemenangan suara rakyat yang diam. Rakyat sudah jenuh dengan masalah yang ada. Jokowi yang akan dilantik pada 15 Oktober nanti, diharapkan bisa menjalankan amanah yang diberikan.

Megawati Diminta Lengser dari Ketum PDIP Jakarta-andalas Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati soekarno Putri, diminta agar menyerahkan kursi kepemimpinan partai kepada generasi muda. Pasalnya, Megawati telah puluhan tahun tak lengser dari kursi ketua umum partai berlambang banteng mocong putih itu. Politisi senior PDIP, Taufiq Kiemas

mengatakan, PDIP harus mengedepankan regenerasi. Dengan demikian, partai itu akan memiliki tokoh-tokoh muda yang akan membawa perubahan bagi bangsa Indonesia. "Kan sudah 25 tahun sudah menjadi ketua umum. Saya rasa itu harus di kedepankan, regenerasi harus terjadi," kata Taufiq, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/10). Lebih jauh ia menjelaskan,

regenerasi di partai politik sebagai harga mati. Hal itu guna mencari perubahan kepemimpinan. "Kan kata NasDem regenerasi perubahan, tidak mungkin tak ada regenerasi," tegas Taufiq. Diketahui, PDIP hari ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Surabaya, Jawa Timur. Rakernas itu dihadiri oleh tokoh-tokoh serta kader partai berlambang banteng moncong putih itu. (INC)

Golden Palace Hambat Pengerukan Sungai .........(Dari Halaman 1) runtuhan bantaran yang ditimbun Sumatera II Arul Lumbanbatu kepada wartawan di Balai Kota Medan, kemarin. Pihaknya hadir di Balai Kota Medan untuk menindaklanjuti dan menanggapi keluhan masyarakat atas ambruknya bantaran Sungai Babura yang ditembok dan ditimbun pengembang perumahan Golden Palace di Jalan Luku I, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. Ambruknya bantaran sungai sepanjang lebih kurang 50 meter membuat lebar alur Sungai Babura di kawasan itu mengalami penyempitan. Akibatnya, pihak Dinas Bina Marga Kota Medan terpaksa menghentikan pengerukan alur Sungai Babura di kawasan itu. Alat berat pontoon dan buldozer yang diturunkan Dinas Bina Marga diparkirkan di alur Sungai Babura, tepat di bawah komplek perumahan Golden Palace. Re-

pengembang Golden Palace hingga membuat sempit alur sungai diduga menghambat alat berat itu berkerja mengeruk alur sungai di kawasan itu. Kondisi alat berat tampak seperti kurang terawat dan mulai berkarat karena tidak beroperasi. Arul Lumbanbatu mengatakan, BWS tidak mempunyai hak untuk melakukan pembongkaran bronjong yang digunakan pihak pengembang perumahan Golden Palace untuk menembok bantaran Sungai Babura. Perintah bongkar itu ada pada Dinas TRTB Kota Medan. "Untuk mengeksekusi pembongkaran itu ada pada Dinas TRTB Medan. Kita juga sudah menyurati Dinas TRTB Medan, untuk melakukan pembongkaran," ujarnya didampingi pejabat BWS Sumatera II lainnya, yakni Kosma Samosir. Kosma Samosir menambahkan, terkait perizinan untuk

penembokan, penimbunan, dan penguasaan bantaran sungai, pihak BWS hanya memberikan rekomendasi teknis (rekomtes), bukan masalah izin. "Kalau penimbunannya tidak sesuai tidak akan diberikan rekomtes-nya. Sedangkan untuk izinnya yang mengeluarkan adalah Pemko Medan," jelas Kosma. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Syaiful Bahri saat dikonfirmasi terkait pembangunan perumahan Golden Palace yang disebutsebut banyak melakukan pelanggaran, enggan memberikan komentar. Syaiful menyarankan agar langsung bertanya kepada pihak Dinas TRTB Kota Medan. "Langsung saja ke Dinas TRTB Kota Medan," katanya. Seperti diketahui, pengembang perumahan Golden Palace tidak cuma mengangkangi Perda Kota Medan karena membangun ratusan rumah tanpa Izin Men-

dirikan Bangunan, tapi juga terindikasi melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. Pasalnya pihak pengembang seenaknya menimbun bantaran Sungai Babura demi kepentingan pembangunan Perumahan Golden Palace tersebut di Jalan Luku I, Kelurahan Beringin, Medan Selayang. Parahnya lagi, bantaran sungai yang ditimbun pengembang perumahan Golden Palace kini ambruk. Akibatnya, lebar alur Sungai Babura di kawasan itu mengalami penyempitan. Kondisi ini meresahkan warga setempat. Sebab penyempitan alur Sungai Babura ini dapat memicu banjir. Terlebih belakangan ini intensitas hujan di Kota Medan dan di hulu Sungai Babura sangat tinggi. Sementara di pihak lain, saat ini Pemko Medan justru sedang giat-giatnya melakukan pengerukan alur-alur sungai, termasuk

alur Sungai Babura hingga mengerahkan dua alat berat pontoon. Pengerukan ini bertujuan untuk meminimalisasi bencana banjir. Pantauan wartawan di lapangan, tampak sekitar 50 meter bantaran sungai tersebut ambruk setelah ditembok dan ditimbun untuk kepentingan pembangunan Perumahan Golden Palace. Tanah timbun dan batu yang amblas ke dasar sungai nyaris menutup aliran sungai. Menurut salah seorang warga yang tinggal disekitar komplek perumahan tersebut, ambruknya bantaran sungai yang ditimbun pengembang Perumahan Golden Palace itu terjadi sekitar 3 bulan lalu. "Ini sudah terjadi sejak 3 bulan silam, pihak pengembang sepertinya tidak ada niat memperbaikinya. Kita sangat khawatir dengan kondisi ini karena bisa menimbulkan banjir akibat aliran air sungai tersumbat," kata F Silalahi. (BEN)

2 Truk Terguling di Lampu Merah .........(Dari Halaman 1) lalu lintas di kawasan itu sempat mengalami kemacetan sangat parah hingga berjam-jam karena kedua truk ini baru bisa dievakuasi pada Jumat siang. Pantauan andalas pasir dan semen muatan dari masingmasing truk tumpah ke badan jalan. Hingga sore para pekerja masih membersihkan sisa semen yang tumpah ke badan jalan. Tidak

ada laporan korban jiwa, namun kondisi kedua truk ringsek. Kerusakan terparah dialami truk bermuatan pasir yang hancur di bagian depan. Informasi yang didapat di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk bernopol BM 9516 A bermuatan pasir melaju kencang dari arah Brayan menuju Krakatau. Saat di persimpangan empat lampu merah itu tiba-tiba muncul

truk molen bernopol BK 8366 BJ bermuatan semen dari arah Jalan Krakatau menuju ke arah Jalan Tol, juga dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak bisa terhindarkan. Truk bermuatan pasir menghantam bagian belakang truk molen. Lalu kedua truk oleng dan terguling hingga menutup sebagian badan jalan di persimpangan empat lampu merah itu. "Jam 03.00 WIB tadi bang

kejadiannya. Saya mendengar suara benturannya keras kali. Kencang dua-duanya bang," ucap Sitinjak (45), warga setempat yang ditemui di lokasi kejadian. Warga yang mendengar suara dentuman keras dengan cepat memadati lokasi. "Saya sempat melihat bang, di dalam truk pasir ada dua orang bang, di dalam truk molen ada satu orang," ujar Sitinjak.

Sampai berita ini dikirim ke redaksi, identitas kedua sopir truk belum diketahui. Pasalnya pihak kepolisian saat ditanya di lokasi kejadian engan buka mulut. "Tidak tahu saya bos, kecelakaannya pagi-pagi kali," ungkap seorang petugas. Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Medan Kompol Risya yang coba dikonfirmasi melalui telepon seluler tidak menjawab panggilan telepon selulernya. (ACO)

SBY Beri Dua Grasi kepada Gembong Narkoba .........(Dari Halaman 1) Presiden juga mengabulkan grasi Ola yang masih satu kelompok dengan Deni, melalui Keppres Nomor 35/G/20122 yang ditandatangani 26 September 2011. Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, mengatakan pemberian grasi tersebut dilakukan SBY atas dasar perhatiannya kepada warga negara Indonesia yang dijatuhi vonis hukuman mati dalam kasus pidana. "Presiden juga sangat concern dengan para WNI terlibat kasus

pidana sehingga dipenjara dan dijatuhi vonis hukuman mati," ujar Julian di Bina Graha, Jakarta, Jumat (12/10). Tidak hanya kepada Deni, lanjut Julian, terhadap warga negara Indonesia yang menjadi narapidana hukuman mati di luar negeri juga diupayakan permohonan grasi oleh SBY. "Hasilnya sangat banyak WNI terpidana yang sudah diringankan hukumannya, banyak yang mendapatkan grasi atas pidana mati, pengurangan masa hukuman penjara dan dibebaskan," terang Julian. Sesalkan

Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, menyesalkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memberikan grasi kepada dua gembong narkoba, Deni Setia Maharwan alias Rapi Mohammed Majid dan Meirika Franola alias Ola alias Tania. Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu menyebut Presiden tidak mempunyai komitmen terhadap pemberantasan narkoba, berikut mengingkari apa yang telah diucapkan sendiri pada puncak peringatan Hari Anti Narkoba pada tahun

2007. "Presiden punya hak kita itu, tidak kita ingkari. Yang kita persoalkan mengapa dia (Presiden) gunakan hak itu apa? Pertimbangannya, narkoba itu dahsyat pengaruhnya pada bangsa. Presiden ya kok gak punya komitmen," sesal Yusril saat dihubungi dari Gedung Mahkamah Konstitusi, Jumat (12/10). Kuasa hukum Granat yang menggugat keputusan Presiden atas pemberian grasi dua terpidana narkoba, Schapelle Leigh Corby dan Peter Achim Franz Grobmann itu menambahkan,

rakyat Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa lagi dengan adanya dikeluarkannya keputusan serupa oleh Presiden. Hingga kini, Yusril mengaku tidak pernah tahu alasan Presiden memberikan grasi beberapa gembong narkoba, dari Corby, Peter, Deni hingga Ola. "Kita kecewa, tapi apa boleh buat. Kalau sekarang ini ada grasi lagi, kita tidak tahu lagi alasan Presiden. Kita tidak mengerti, kecuali Presiden yang memberikan penjelasan resmi, mengapa kebijakan itu diambil," tambah Yusril.(INC)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Sabtu, 13 Oktober 2012 | No: 2407/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Menghapus

TATO Tak Semudah SISCA DEWI

PEDANGDUT Sisca Dewi mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari wanita bernama Linda. Wanita itu menuduh Sisca telah berselingkuh dengan suaminya hingga akhirnya melabrak Sisca di kediamannya beberapa waktu lalu. Sisca yang mendapat perlakuan tersebut akhirnya resmi melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Perempuan yang pernah digosipkan memiliki

MEMBUATNYA

hubungan dengan Roy Marten itu melaporkan Linda dengan pasal pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. "Persisnya sih terjadi Senin 24 September di rumah saya. Saya sudah melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan pencemaran nama baik dan fitnah, intinya dia nuduh saya," jelasnya saat dihubungi, Jumat (12/10). Sisca menuturkan, pelaku

sempat mengeluarkan katakata kasar di kediamannya yang dianggapnya sudah mengganggu. Sisca pun bulat untuk membuat laporan ke polisi Kamis. "Makanya saya sudah diBAP kemarin, saya belum bisa komentar banyak," tandasnya. "Saya juga sempat diteror. Saya nggak bisa begini terus," keluhnya. Namun, Sisca enggan menjelaskan lebih lanjut perihal bentuk terornya itu. "Sangat mengusik, berupa

teror, sedikit ancaman. Saya nggak bisa komentar banyak dulu," ujarnya. Sisca pun akhirnya memutuskan untuk melaporkan Linda ke pihak berwajib. Ia mengambil langkah hukum itu setelah kecewa tak ada itikad baik dari Linda. "Sebenarnya sebelum saya melangkah ke sini (kantor polisi) saya tunggu itikad baik dari Linda. Tapi, tidak juga ada permintaan maaf," sesalnya.(BBS)

Putus Syahrini Pacari Pria Brunei? KISAH asmara Syahrini dan Raja Mohamad Syazni alias Bubu dari Malaysia baru putus dalam hitungan hari. Tapi, Syahrini kabarnya telah punya kisah asmara baru yang tak kalah heboh. Pelantun 'Kau yang Memilih Aku' itu dikabarkan pacaran dengan seorang pria Brunei Darussalam. Benarkah? Ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Syahrini secara diplomatis hanya mengatakan bahwa dirinya akan

membuka pintu bagi pria mana pun. Namun, seolah mengisyaratkan, ia sempat menyebut-nyebut kata 'Brunei'. "Mungkin saja nanti ketemunya sama orang Sunda juga, bisa juga Brunei atau Eropa. Nggak ada yang tahu," ujarnya. Perempuan asal Sukabumi itu sepertinya memang tak larut dalam kesedihan setelah putus dengan Bubu. Ia percaya ada hikmah di balik apa yang terjadi saat ini.(BBS)

Kamar Hotel Paling Mewah di Dunia PERNAHKAH Anda berfantasi traveling dan menginap di sejumlah hotel termahal di dunia?Seperti dilansir CNNGO, berikut sejumlahhoteltermahaldidunia. The Royal Penthouse President Wilson Hotel, Geneva, Swiss Untuk bisa menginap di The Royal Penthouse, yang secara resmi adalah kamar hotel termahal di dunia, Anda harus merogoh kocek US$65.000 per malam. Hugh Hefner Sky Villa Palms Hotel, Las Vegas Kamar hotel termahal kedua di dunia ini terletak di dalam kompleks hotel dan kasino terpopuler di Las Vegas. Kalau Anda siap mengeluarkan US$45.000, Anda bisa langsung bermalam di Sky Villa termahal di dunia ini. The Ty Warner

Penthouse Four Seasons Hotel, New York Terletak di Big Apple, kamar hotel di lantai 52 ini menawarkan pandangan bebas 360 derajat indahnya kota metropolitan modern New York. Harga per malam US$35.000 The Penthouse Prestige Apartment Martinez Hotel, Cannes, Prancis Kamar hotel ini menyediakan semua servis luxus yang bisa Anda bayangkan. Termasuk di dalamnya sebuah Hammam (permandian upa khas negara Turki). Tentu saja kalau Anda bersedia membayar US$34.000 per

malam. The Presidential Suite Cala di Volpe, Costa Smeralda, Sardinia Sesuai namanya, kamar hotel ekslusif ini akan membuat Anda merasa

menjadi seorang presiden. Dilengkapi jacuzzi dan ruang spa pribadi, kamar hotel termahal kelima di dunia ini akan membuat uang Anda berkurang US$34.000 dalam semalam.(BBS)

TAK sedikit orang yang pernah merajah tubuhnya dengan jarum tato akhirnya menyesal dan berniat menghapus tato tersebut. Perkembangan teknologi laser untuk menghilangkan tato memungkinkan kulit mendekati seperti kondisi semula. "Tato sering disesali di kemudian hari. Gaya hidup juga terus berubah, sehingga apa yang tadinya dibanggakan bisa dianggap menjadi memalukan," kata Dr.Luigi Naldi, yang banyak meneliti tentang efektivitas laser penghapus tato. Naldi mengungkapkan, sekitar 28 persen orang dewasa di Amerika menyesali tato yang dibuatnya dalam jangka waktu setahun. Jumlah orang yang memutuskan untuk menghabus tato pun terus meningkat. Menurut Naldi, menghapus tato bukanlah prosedur yang sederhana dan mudah. Penemukan teknologi laser Qswitched memberikan hasil

yang lebih baik dibandingkan dengan prosedur operasi. Keberhasilan penghapusan tato menurut penelitian Naldi juga dipengaruhi oleh kebiasaan merokok. Dari penelitian terhadap 350 orang yang menghapus tatonya antara tahun 1995 dan 2010, ia menemukan bahwa perokok kemungkinan berhasil menghilangkan tatonya lebih kecil dibanding bukan perokok. Dari 10 kali sesi terapi, 70 persen para perokok memiliki tingkat keberhasilan lebih kecil. Hal itu mungkin terkait dengan proses peradangan dan respon imun yang terganggu oleh rokok. Untuk meningkatkan kesuksesan penghapusan tato, para peneliti menyarankan agar prosesnya dibagi beberapa kali dengan interval 8 minggu atau lebih. Meski begitu tato yang ukurannya cukup besar dan memiliki lebih dari satu warna tetap lebih sulit dihapus. Demikian pula dengan tato di bagian kaki. Tato yang cukup lama (lebih dari 36 bulan) juga memiliki masalah untuk dihapus karena makin lama tinta tato masuk ke lapisan kulit yang dalam. "Dokter yang akan menghapus tato harus menjelaskan hal tersebut pada pasien. Orang yang berniat membuat tato juga perlu mempertimbangkan hal ini," katanya.(BBS)

epaper andalas edisi sabtu 13 oktober 2012  

harian andalas lugas dan cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you