Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

Sabtu, 8 September 2018

D A N

C E R D A S

No: 32670/Tahun XII | E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com | Harga Eceran Rp3.500

Jokowi Tunjuk Erick Thohir Ketua Timses

foto|kumparan

Penetapan Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Posko Cemara, Jumat (7/9).

Danlanud: Stiker Izin Lintas Gratis Hanya Kendaraan Berstiker Boleh Lewat Lanud Soewondo

Unik Tapi Nyata

Venezuela Bangkrut, Harga Seekor Ayam 14,6 Miliar Bersama Turki dan Malaysia, Venezuela tahun ini juga menderita krisis ekonomi. Bahkan tingkat keparahannya jauh melebihi Turki maupun Malayisa. Mata uang mereka terjun bebas. Bahkan pada Senin (20/8/2018) lalu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro sampai menerbitkan mata uang baru untuk mengendalikan inflasi negara • LANJUT KE HAL. 15

Jakarta-andalas Pasangan Capres dan Cawapres dalam Pilpres 2019, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, menunjuk pengusaha muda Erick Thohir sebagai Ketua Tim Sukses pasangan tersebut. "Ya ini kombinasi ya, kita ini kombinasi supaya semuanya bisa ikut memiliki. Jadi ada profesional pengusaha, ada juga politisi ya. Kalau campur-campur itukan bagus," kata Jokowi di Rumah Cemara, Jakarta pada Jumat (7/9) sore. Menurut Jokowi, Erick adalah sosok profesional serta pengusaha besar.?Dia memiliki klub bola, serta klub basket, tambah Jokowi. "Ini bukan urusan berpolitik, ini urusan manajemen. Mengelola kampanye ini sehingga bisa berjalan dengan baik," ujar Jokowi. Jokowi menambahkan sejumlah tokoh politik se-

nior berada di dewan pengarah tim kampanye Jokowi Ma'ruf. Sementara itu, Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan pemilihan Erick sebagai Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf adalah tepat dan sesuai. Sedangkan Erick Thohir menjelaskan bahwa keinginan Jokowi untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik merupakan pilihannya untuk menerima ajakan Jokowi. "Apa yang saya lihat dari Pak Jokowi, kekuatan beliau sebagai hati nuraninya untuk rakyat dan untuk membangun Indonesia adalah menjadi pilihan saya," kata Erick di posko Cemara. Ia mengaku tawaran Jokowi kepada dirinya untuk menjabat sebagai Ketua TKN sejak dirinya masih • LANJUT KE HAL. 15

Prabowo-Sandi:

Pemerintah Gagal Dayagunakan Kekuatan Ekonomi Rakyat Jakarta-andalas Koalisi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyampaikan sikap keprihatinan atas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Sebab, merosotnya nilai tukar rupiah akan berdampak pada rakyat kecil. Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya amat prihatin dengan melemahnya kurs rupiah yang berkepanjangan. "Tentunya memberatkan perekonomian nasional, khususnya rakyat kecil yang cepat atau lambat harus menanggung kenaikan hargaharga kebutuhan pokok termasuk harga kebutuhan makanan sehari-hari rakyat kecil, seperti tahu, tempe," kata Sandiaga di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara,

Jakarta, Jumat (7/9). Menurut dia, hal ini terjadi karena lemahnya fundamental ekonomi. Defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan atau current account deficit. Selanjutnya, sektor manufakturing yang menurun dan pertumbuhan sektor manufakturing yang di bawah pertumbuhan ekonomi. Sandi menambahkan, sektor manufakturing yang pernah mencapai hampir 30 persen PDB pada tahun 1997, sekarang tinggal 19 persen PDB. "Hal ini tentu mengganggu ketersediaan lapangan kerja dan ekspor kita," jelas Sandiaga. Mantan Ketua HIPMI ini melanjutkan, melemahnya • LANJUT KE HAL. 15

andalas|ist

Pihak POM Lanud Soewondo memeriksa kendaraan masyarakat yang melintas di Jalan Adi Sucipto, Medan.

Medan-andalas Pemasangan stiker khusus bagi kendaraan yang melintasi Jalan Adi Sucipto, dan sepanjang kawasan militer Kosek Hanudnas III maupun di sekitar Lanud Soewondo Medan sempat menuai polemik. andalas|istimewa

Gubsu Edy Rahmayadi menghadiri acara Pekan Peduli Lombok sekaligus me-launching #SumateraUtaraBersamaLombok yang diselenggarakan ACT di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (7/9).

Gerakan Sumut Bersama Lombok Diluncurkan Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meluncurkan Gerakan #SumateraUtaraBersama Lom-

bok, di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang, Medan, Jumat (7/9) sore. • LANJUT KE HAL. 15

Sebab Pangkalan TNI Angkatan Udara Soewondo disebut-sebut menerapkan tarif untuk pengurusan stiker itu yakni sebesar Rp25 ribu untuk sepeda motor dan mobil Rp30 ribu. Kabar tersebut pun sempat viral di media sosial. Namun belakangan, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey membantah adanya tarif untuk mengurus stiker tersebut. Menurutnya pemberlakuan pemasangan stiker tidak dikenakan

tarif atau biaya alias gratis. “Sekali lagi saya tegaskan mengenai informasi yang beredar soal adanya biaya untuk pemasangan stiker tidak benar. Semua masyarakat atau pengguna jalan berhak memperoleh stiker dengan syarat yang sudah ditentukan,� kata Poltje Lengkey saat memberikan keterangan pers, Jumat (7/9). Dia mengatakan pemasangan stiker ini sama sekali bukan demi tujuan komersil.

Namun ia menyebutkan, bagi siapa saja yang sering melintas di sekitar Jalan Kolonel Adi Sucipto maka harus mengurus stiker khusus dengan menunjukkan fotokopi KTP, fotokopi SIM, dan fotokopi STNK. “Wajar saja banyak masyarakat yang berkomentar dengan kebijakan ini. Karena selama ini masyarakat berfikir jalan ini untuk umum. Padahal jalan ini masuk dalam Ke• LANJUT KE HAL. 15

Ingatkan ASN Bekerja Sungguh-Sungguh

Gubsu: Kita Bekerja Taruhannya Surga atau Neraka Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja sungguhsungguh membangun daerah karena di pundak mereka ada tanggung jawab untuk mengurus seluruh penduduk Sumut.

andalas|istimewa

Gubernur Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah bersilaturahmi dengan para ASN Pemprovsu di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubsu, Medan, Jumat (7/9).

“Sebanyak 16 juta penduduk kita ini, itu ada di pundak kita. Taruhannya surga atau neraka. Karena kita diberi gaji, kita diberi fasilitas untuk mengurusi 16 juta penduduk Sumut. Apapun sukunya, apapun agamanya,� kata Edy Rahmayadi dalam acara Silaturahmi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut dengan ASN Pemprovsu, Jumat (7/9) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu, Medan.

Edy juga mengingatkan agar ASN bekerja sesuai aturan dan disiplin. Waktunya bekerja harus digunakan benar-benar untuk kerja, jangan untuk bermalas-malasan. “Harus sesuai aturan dan disiplin. Waktunya bekerja, ya bekerja dan waktunya pulang, ya pulang. Kecuali ada hal-hal khusus yang sifatnya kondisional,â€? ujarnya. • LANJUT KE HAL. 15

Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum dan istri RA Irwanda Anastasia.

Jadi Jenderal Bintang Satu, Mardiaz Segera ke Medan Jakarta-andalas Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Jumat (7/ 9) siang mendapat kenaikan pangkat golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri dari Komisaris Besar Polisi (KBP) menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol). Upacara Korp Raport

mantan Kapolrestabes Medan itu dipimping langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain Brigjen Mardiaz, Kapolri juga menaikkan • LANJUT KE HAL. 15

KURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING JUMAT, 07 SEPTMBER 2018 Mata Uang Jual Beli AUD 10.738 10.624 CNY 2.192 2.170 EUR 17.384 17.206 GBP 19.337 19.144 HKD 1.905 1.886

Mata Uang Jual Beli 134 JPY 135 MYR 3.608 3.570 SGD 10.880 10.769 USD 14.958 14.810 Sumber: BANK INDONESIA


SAMBUNGAN

Sabtu 8 September 2018

VENEZUELA BANGKRUT, HARGA SEEKOR AYAM 14,6 MILIAR ........................ • DARI HALAMAN. 1 itu. Tahun ini, menurut perkiraan IMF, inflasi di Venezuela akan mencapai satu juta persen. Mata uang Bolivar Venezuela begitu ambruk nilainya jadi hampir tidak berharga. Nilai AS$1 kini bisa setara lebih dari 6,3 juta Bolivar. Nilai yang mata uang rendahnya gila-gilaan itu mungkin hanya bisa dibandingkan dengan mata uang dolar Zimbabwe pada masa Robert Mugabe. Saat itu bahkan tukar AS$1 sama dengan 669 miliar dolar Zimbabwe. Tak pelak, harga barang melambung tinggi. Para penduduk lokal membutuhkan tumpukan uang tunai untuk membeli kebutuhan rumah tangga. Harga popok bayi misalnya, satu paket popok digambarkan seharga tumpukan uang 8.000.000 bolivar (sekitar Rp460 ribu)

di sebuah mini market di Caracas, Venezuela. Harga paket tepung jagung digambarkan dengan uang senilai 2.500.000 bolivar (Rp146 ribu). Kemudian harga satu kilogram keju digambarkan di samping uang senilai 7.500.000 bolivar (Rp440 ribu). Bahkan untuk membeli sabun mandi, sebatang sabun dihargai 3.500.000 bolivar (Rp205 ribu). Sementara harga sepaket beras dihargai dengan 2.500.000 bolivar (Rp146 ribu). Lalu satu kilogram wortel setara dengan uang senilai 3.000.000 boliver (Rp176 ribu). Dan harga satu kilogram daging setara dengan uang 9.500.000 bolivar (Rp557 ribu). Sejak 2013 Venezuela memang mengalami krisis ekonomi. Kondisi ini semakin parah saat ini. Krisis ini bermula sejak kematian mantan Presiden Venezuela, Hugo Chavez.

Namun tahun ini, Venezuela berada di ambang kehancuran karena tingkat inflasi yang sangat tinggi. Semua rakyatnya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup mereka. Padahal dulu Venezuela merupakan negara kaya karena minyak Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia. Tapi kekayaan itu yang kemudian menjadi awal dari kehancuran Venezuela. Saat harga minyak dunia sedang tinggi, pemasukan negara sangat besar, begitu pula sebaliknya. Presiden Venezuela, Hugo Chavez, pernah mendeklarasikan lahan pertanian sebagai milik negara, tapi setelah itu malah tidak diurus dengan baik. Alasannya, Hugo Chavez merasa kondisi ekonomi Venezuela baik-baik saja. Akibatnya, Venezuela murni hanya bergantung pada penjualan minyak ke luar negeri. Dana terus dikucurkan untuk rakyat. Tanpa

disadari Chavez, bahwa ini adalah bunuh diri perlahan. Venezuela juga mengalami kesenjangan sosial yang sangat besar. Mengakibatkan warga miskin makin miskin. Sejak Hugo Chavez berkuasa di tahun 1999, ia langsung menerapkan kebijakan untuk menyetarakan ekonomi rakyat. Sebagian besar keuntungan negara dari penjualan minyak dialokasikan untuk program sosial gratis bagi rakyat. Termasuk subsidi dan usaha-usaha mengentaskan kemiskinan. Hingga kematiannya pada 2013, Chavez dijuluki sebagai pahlawan bagi orang miskin Venezuela. Selepas Chavez mengkat, Maduro menggantikannya dan meneruskan program subsidi ala Chavez. Tahun 2016, harga minyak dunia turun drastis dan penghasilan Venezuela terpangkas habis. Kas pemerintah kosong bahkan defisit, karena program untuk

rakyat tetap dijalankan. Maduro mengambil keputusan salah. Bukannya mencari solusi dengan menambah lini produk ekspor, dia malah mencetak uang sebanyak mungkin. Nilai tukar bolivar melorot tajam. Inflasi tak terkendali dan tingkat harga barang naik hingga 1000 persen. Mata uang Venezuela, uang kertas bolivar, nyaris tak ada nilainya dan merupakan salah satu mata uang dengan nilai tukar paling rendah di dunia. Mata uang Venezuela ambruk dan hampir tidak berharga saat ini menyusul kemerosotan ekonomi yang sangat parah di negara itu. Untuk 1 dollar AS di Venezuela bisa setara lebih dari 6,3 juta Bolivar. Hal ini mengakibatkan harga barang biasa menjadi lebih mahal dari emas. Misalnya satu gulung kertas tisu toilet di Venezuela dihargai 2,6 miliar bolivar. Satu ekor ayam utuh dihargai 14,6 miliar bolivar. (Intisari.Grid/TBN)

GERAKAN SUMUT BERSAMA LOMBOK DILUNCURKAN ........................ • DARI HALAMAN. 1 “Gerakan #SumateraUtaraBersamaLombok ini merupakan salah satu bentuk solidaritas dan aksi tanggap kita, masyarakat Sumut terhadap saudara kita di Lombok. Aksi-aksi seperti ini wajib kita pelihara dan budayakan,” ujar Edy dalam sambutannya. Dalam acara yang sekaligus Penutupan Pekan Peduli Lombok itu Edy mengatakan bahwa sesam anak bangsa harus ada solidaritas dan saling tanggap, khususnya ketika ada yang sedang terkena musibah. Edy menekankan, dirinya

selalu bersedia untuk menghadiri event-event kemanusiaan seperti ini. “Kalau ada acara suka cita tidak apa jika berhalangan hadir. Tetapi kalau acara seperti ini, saya akan selalu usahakan untuk hadir. Saudara yang sedang terkena musibah wajib menjadi prioritas kita,” katanya. Edy mengingatkan masyarakat Sumut tentang arti penting membantu sesama. Budaya membantu sesama akan mendatangkan banyak kebaikan. “Selain menjauhkan kita dari bala bencana, membantu sesama juga mendatangkan

pahala,” ujarnya. Edy mengapresiasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) selaku penyelenggara acara dan telah menginisiasi Gerakan #SumateraUtaraBersamaLombok. Dirinya juga mengapresiasi pihak lainnya yang terlibat dalam pelakasaan acara tersebut. Edy berharap Gerakan #SumateraUtaraBersamaLombok berhasil dan proses penyerahan bantuan ke Lombok berjalan sukses dan lancar. Dirinya menegaskan akan selalu siap memberikan dukungan untuk menyukseskan gerakan tersebut. Kepala Cabang ACT Su-

mut Ronio Marantika menyampaikan bahwa Pekan Peduli Lombok merupakan acara yang diinisiasi oleh ACT sejak tanggal 3-7 September, serentak di 17 provinsi, Sumut salah satunya. “Pak Gubernur, kami sampaikan bahwa kita sudah melakukan event seperti ini sejak sebulan yang lalu. Tidak putusputus bantuan kita ke Lombok, sejauh ini untuk shelter kita berhasil bangun 1.000 dan 200 sudah di-launching. Artinya, sudah ada 200 keluarga kita di Lombok yang memiliki rumah, alhamdulillah,” jelas Ronio.

Selanjutnya, kata Ronio, ACT akan memberangkatkan fotografer profesional untuk mengambil gambar di Lombok. Di mana, hasil foto-foto tersebut nantinya akan dilelang dalam acara Charity Night. Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Dr H Asren Nasution MA, Ketua Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Didit Mahadi Kadar, Ketua Kwarcab Pramuka Medan Muhammad Husni, pelajar, dan masyarakat umum. (WAN)

DANLANUD: STIKER IZIN LINTAS GRATIS ........................................ • DARI HALAMAN. 1 satriaan Lanud Soewondo,” ucap Poltje Lengkey. Poltje Lengkey mengaku pemberlakuan pemasangan stiker bagi pengendara semata-mata untuk mengawasi dan memantau kendaraan yang melintas. “Biasanya akses kita buka sejak pukul 06.00 WIB sampai pagi sampai pukul 23.00 WIB malam. Jadi kalau ada yang melintas di atas pukul 23.00 WIB, kita dapat mengetahui siapa yang melintas apakah itu anggota, warga sekitar atau masyarakat umum,” jelasnya. Pangkalan TNI AU Soewondo di Medan, Sumatera Utara, memberlakukan pembatasan kendaraan yang melalui Jalan Adi Sucipto. Hanya kendaraan berstiker resmi yang boleh melewati area Lanud. Meskipun sudah diberlakukan sejak 29 Juni 2018 sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, bernomor SE/02/VI/2018, aturan tersebut masih akan disosialisasikan sampai tiga minggu ke depan. Menurut Komandan Satpom Lanud Soewondo, Mayor POM I Gede Eka Santika, aturan wajib stiker berlaku mulai dari bundaran eks Bandara Polonia sampai ke

perempatan Avros. Untuk mendapatkan stiker, masyarakat harus mengurusnya di Kantor Sat Pom Lanud Soewondo, dengan membawa salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). "Stiker tidak sembarangan diberikan, hanya kepada warga sipil yang bertempat tinggal di daerah sekitar Lanud Soewondo, atau yang karena keperluannya sehingga benarbenar harus rutin melintasi jalan ini," jelas Eka, di Medan, Jumat (7/9). Stiker terbagi atas dua jenis, yakni warna biru dan merah. Warna biru untuk masyarakat yang melintas karena kepentingan, sedangkan warna merah untuk masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan Lanud. Stiker pada dasarnya berlaku hingga 1 tahun, tetapi pada tahap awal ini masih diberlakukan sampai Desember 2018. Jalan Adi Sucipto merupakan ruas jalan yang membelah hampir mengelilingi kawasan Lanud Soewondo. Kawasan itu sebelumnya difungsikan sebagai bandara komersil bernama Bandara Polonia. Setelah Bandara Kuala Namu beroperasi mulai 2013, kawasan tersebut sepenuhnya berfungsi sebagai pangkalan udara. Meski demikian, Jalan Adi Sucipto sampai sekarang

masih dilalui kendaraan masyarakat umum karena cukup memangkas jarak sejumlah kawasan di Medan. Karena itu, kendati bandara komersial sudah beralih ke Kuala Namu, ruas jalan itu tetap ramai dilalui kendaraan, bahkan mengalami peningkatan trafik. Selain menyangkut keamanan, pembatasan kendaraan dengan stiker diyakini dapat mengurai kemacetan, khususnya pada pagi dan sore hari. Pangkalan TNI AU Soewondo meyakini pemberlakuan pengenaan stiker bagi kendaraan yang melintasi Jalan Adi Sucipto, Medan, Sumatera Utara, dapat meningkatkan keamanan dan mengurai kemacetan. Namun, Ombudsman Provinsi Sumut meragukannya. "Kalau benar penerapan stiker izin melintas di Jalan Adi Sucipto bertujuan mengurai kemacetan, saya kira pemberlakuan stiker bukanlah solusi. Apa iya stiker bisa mengurai kemacetan?" tanya Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Sumut Abyadi Siregar, di Medan, Jumat (7/9). Abyadi mengakui, memang pada jam-jam tertentu terjadi kemacetan di Jalan Adi Sucipto. Akan tetapi, menurutnya kondisi itu hanya selalu terjadi di Simpang Empat Avros. Oleh karena itu, Abyadi menilai pemberlakuan stiker belum tepat untuk atasi kemacetan di kawasan tersebut.

Terkait dengan alasan keamanan, Abyadi memandang bila TNI AU ingin agar Lanud Soewondo benar-benar aman, jangan ada kawasan bisnis di sana. Pasalnya, keberadaan kawasan bisnis di area Lanud pasti menarik kunjungan masyarakat. "Sebagai fasilitas militer, seharusnya masyarakat jangan diberi bebas masuk ke Soewondo. Namun faktanya, di dalam kawasan Lanud juga sudah terdapat kompleks bisnis sehingga tentunya menjadi ancaman juga bagi keamanan pangkalan TNI AU. Sebagai pangkalan militer, kenapa di kawasan itu berdiri gedung-gedung ruko yang kami duga milik swasta? Ini kan aneh," papar Abyadi. Karena menemukan sejumlah keganjilan itu, Ombudsman akan mencoba mempelajari petunjuk teknis internal TNI AU yang menjadi dasar pemberlakuan aturan tersebut. Kendati demikian, Abyadi mengapresiasi TNI AU karena tidak mengenakan biaya pengurusan dan pemberian stiker. Memberatkan Warga Anggota Komisi D DPRD Medan Ilhamsyah menilai aturan tersebut memberatkan warga, khususnya kalangan pelajar yang kerap melintas di wilayah tersebut. "Kita mengucapkan terima kasih kepada Komandan

Pangkalan Udara Soewondo, karena telah memberi perhatian kepada warga Medan dengan mengizinkan mempergunakan fasilitas di sana," ujar Ilhamsyah kepada wartawan di Medan, Jumat (7/9). Sebab, penggunaan fasilitas tersebut sangat membantu Pemko Medan. Penggunaan kawasan itu untuk jalur lintas yang selama ini merupakan kawasan militer sangat membantu Pemko Medan dalam memecahkan masalah kemacetan lalu lintas. Jalur lintas Jalan Adi Sucipto menjadi solusi mengatasi kemacetan yang sangat padat di kawasan itu. "Selama ini warga tidak pernah menentang kebijakan Danlanud seperti pembatasan kecepatan kendaraan maksimal 40 kilometer per jam serta pembatasan waktu melintas dari pukul 23.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB. Warga memahami karena kawasan itu merupakan kawasan militer yang harus sangat diperhatikan keamanannya," imbuhnya. Pemko Medan, katanya, harus menyikapi dengan baik kebijakan yang dikeluarkan Lanud Soewondo tersebut. Hal itu untuk mencegah timbulnya persoalan baru. "Harus dicari solusinya. Dan alangkah baiknya Danlanud mengajukan perbaikan dan pelebaran jalan sehingga kawasan tersebut bisa lebih baik lagi," paparnya. (GO/MI/THA)

GUBSU: KITA BEKERJA TARUHANNYA SURGA ATAU NERAKA ................ • DARI HALAMAN. 1 Edy menegaskan tidak akan main-main jika ada yang mengganggu integritas Pemprovsu. Karena itu, dia mengharapkan agar kepala organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja sesuai aturan agar tidak tersangkut masalah yang mengganggu kinerja sebagai abdi negara. “Jangan takut kalau ada yang mengancam-ancam. Siapa yang coba-coba mengganggu harga diri, integritas Pemprov Sumatera Utara ini berurusan dengan Gubernur,” tegasnya. Dalam pertamuan yang berlangsung penuh kekeluargaan dan sesekali diwarnai canda tawa itu, Edy juga mengingatkan agar ASN dalam bekerja tetap mengingat waktu dan tidak melupakan untuk beribadah. “Bagi yang beragama Islam, bekerja jangan jadi alasan untuk tidak salat, di sebelah Kantor Gubernur Sumut ini ada masjid yang besar,” ujar Edy. Kepada ASN Pemprovsu juga diminta untuk tidak terlibat pada Pileg dan Pilpres pada bulan April

2019 yang akan datang. “Tolong nanti yang ada di sini tidak ada yang bercerita tentang itu. Tidak ada yang ikut-ikut urusan kampanye. Termasuk bupati dan wali kota, dan juga termasuk saya,” ucap Edy. Sementara Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah pada kesempatan itu juga mengajak kepada seluruh ASN Pemprovsu untuk tetap kompak dalam melaksanakan tugasnya. “Karena semua yang kita kerjakan untuk masyarakat Sumatera Utara. Yakinkan bahwa kita ini digaji oleh masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya. Musa Rajekshah yang sering disapa Ijek ini, juga berharap agar seluruh ASN terus menjaga persatuan dan kesatuan. “Kita tetap kompak, tak peduli apa suku dan agamanya, yang terpenting adalah kita jaga persatuan dan kesatuan kita untuk membangun Sumatera Utara ini,” ucapnya, seraya berharap dengan kekompakan mudah-mudahan ke depan Provinsi Sumatera Utara menjadi Sumatera Utara yang bermartabat diantara provinsi lainnya

yang ada di Indonesia. Di ujung acara, usai memberi arahan Gubsu Edy juga melantunkan beberapa lagu, hingga suasana menjadi lebih meriah. Bahkan, Edy bersama Ijek juga mendatangi dan menyalami para ASN yang hadir. Turut hadir pada kesempatan tersebut Sekdaprovsu Dr Ir Hj Sabrina MSi, para Asisten, Staf Ahli, dan para kepala OPD dan pejabat Struktural dan para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bahas MTQN Di hari yang sama Edy Rahmayadi bersama Musa Rajekshah memimpin rapat panitia membahas perkembangan dan persiapan MTQN XXVII di Ruang Kaharuddin Lantai 8 Kantor Gubsu. Edy Rahmayadi meminta kepada Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXVII untuk mengutamakan kenyamanan para tamu atau kafilah yang datang dari berbagai provinsi. “Secara esensi, MTQN XXVII ini memang berbicara

tentang Qur’an dan umat Islam. Tetapi, di luar itu pelaksanaan MTQN ini juga berbicara tentang wajah Sumut. Untuk itu, penting kita tampilkan yang terbaik dan layani tamu kita, sehingga mereka merasa nyaman di sini,” katanya. Menurut Edy, selama ini banyak pandangan dan stigma-stigma negatif yang diberikan orang untuk Sumut. Melalui MTQN ini, Edy mengajak semua pihak, panitia khususnya, untuk merubah citra buruk yang selama ini ada menjadi lebih baik. “Bila perlu, hotel-hotel atau tempat penginapan harus kita imbau agar lakukan pelayanan terbaik pada tamu kita,” ujarnya. Edy juga meminta agar 33 kabupaten/kota Sumut dilibatkan dalam acara MTQN ini. Salah satu bentuk keterlibatannya, kata Edy, dengan menjadikan setiap kepala daerah sebagai Liaison Officer (LO) yang menyambut kafilah dari 33 provinsi. “Dan saat penjemputan, gunakan pakaian setiap khas daerah, sekaligus promosi kekayaan daerah kita,” saran Edy. Edy juga meminta agar

kondisi jalan dan estetika di sekitar lokasi juga diperhatikan. Termasuk diantaranya, disebutkan panitia, masalah pedagang kaki lima di sekitar jalan pancing yang tidak teratur. “Untuk masalah ini, Saya harap lakukan relokasi dengan benar. Estetika penting, perekonomian masyarakat juga penting. Tertibkan, namun pastikan kegiatan perdagangan masyarakat tidak terganggu,” pesannya. Sebelumnya, Ketua Harian Panitia Penyelenggara MTQN XXVII, Zonny Waldi beserta penanggung jawab tiap bidang memaparkan dan membahas perkembangan yang sudah dilakukan sejauh ini. Dari pemaparan yang dilakukan panitia, tidak ditemukan kendala yang berarti untuk persiapan MTQN. “Infrastruktur, khususnya Astaka sudah selesai, begitu juga dengan persiapan venue. Hampir seluruh persiapan lancar, hanya perlu sentuhansentuhan kecil seperti menertibkan jalan dan lokasi sekitar area, melakukan pencatan gedung sekitar Astaka, dan detil-detil kecil lainnya,” ujar Zonny. (WAN)

harian andalas | Hal.

15

Wakapolri: Aparat Tak Netral, Negara Bubar Jakarta-andalas Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menyatakan pihaknya wajib netral pada Pemilu 2019. Jika aparat berpihak, situasi negara bakal kacau. "Wajib, hukumnya wajib kalau Polri harus netral, itu wajib netral. Kalau kita enggak netral, bubar negara ini," kata dia, di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (6/9), terkait penanganan gerakan #2019GantiPresiden. Ari menyangkal aparat sengaja bersikap represif terhadap sejumlah kegiatan

deklarasi gerakan tagar itu. Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak melarang kegiatan itu dan menyatakan bukan tergolong kampanye. Lihat juga: Gerindra: Kapolda Sumbar Tak Netral Soal #2019GantiPresiden Menurutnya, kepolisian mempunyai prosedur dalam mengambil tindakan. Yakni, imbauan (preemtif), pencegahan (preventif), hingga penindakan (represif). Tindakan represif pun disebut harus berdasarkan aturan yang berlaku.(CNNI)

JADI JENDERAL BINTANG SATU, MARDIAZ SEGERA KE MEDAN ........ • DARI HALAMAN. 1 pangkat 22 Pati Polri lainnya termasuk Kabareskrim Komjen Pol Drs Arief Sulistyanto MSi, dan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH. Kenaikan pangkat tersebut dilakukan dalam rangka penyesuaian jabatan. Setelah menjadi jenderal bintang satu, Mardiaz segera bertolak ke Medan, Sumatera Utara untuk mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut) yang di-

amanahkan Kapolri kepadanya. “Insya Allah ke Medan Rabu pekan depan, karena kalau tidak salah Jumat, 14 September 2018 baru akan dilaksanakan upacara pelantikan dan serah terima jabatan,” ujar Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto. Brigjen Pol Mardiaz nantinya akan mendampingi Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH memimpin Polda Sumut. Publik yakin ‘duet’ Irjen Agus dan Brigjen Mardiaz bisa membawa Polda Sumut menjadi lebih baik lagi. (GO)

JOKOWI TUNJUK ERICK THOHIR KETUA TIMSES ........... • DARI HALAMAN. 1 mengurusi Asian Games 2018, yakni 20 Agustus 2018. Pengusaha di bidang media dan olahraga ini mengaku mendapatkan arahan dari Jokowi untuk melakukan strategi-strategi untuk memenangkan Pilpres 2019 nanti. "Kita akan diskusi strategi ke depan. Beliau (Jokowi) mengarahkan sangat sederhana bahwa kita tak bekerja kepada beliau saja tapi kepada rakyat juga," ujarnya. Erick Thohir mengaku dengan pengangkatannya sebagai Ketua Tim kampanye, bisnisnya yang selama digelutinya tidak akan terganggu. "Alhamdulillah selama ini kerjaan saya sudah ditinggal dua tahun tiga bulan, alhamdulillah jalan juga. Usaha-usaha yang saat ini saya berikan dengan menjalankan kepercayaan profesional saya dengan sebaik-baiknya," ucapnya. Sekretaris tim kampanye nasional (TKN) JokowiMa'ruf, Hasto Kristiyanto, menceritakan awal mula terpilihnya Erick Thohir sebagai ketua TKN. Hasto menuturkan, awalnya pada 20 Agustus silam, Jokowi memanggil Erick Thohir ke Istana. Keduanya terlibat diskusi yang cukup intens. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan maksudnya untuk memilih Erick menjadi ketua timses di Pilpres 2019. "Karena ya, apa pun, Pak Jokowi memerlukan sosok pemimpin muda yang visioner, yang kemampuan leadershipnya telah teruji dan merangkul, memiliki kemampuan profesional membangun narasi di mana bangsa kita adalah bangsa besar," kata Hasto di Posko Cemara, Jumat (7/9). Setelah pertemuan tersebut, Jokowi dan Erick beberapa kali bertemu. Termasuk, dalam pertemuan untuk membicakan event Asian Games 2018 yang penyelenggaraannya dipimpin oleh Erick. Dalam perjalanannya, mun-

cul pula nama-nama lain sebagai alternatif yang tak kalah potensial. Mulai dari pemilik Narasi TV Najwa Shihab, komisaris kumparan Wishnutama, hingga bos GO-JEK Nadiem Makarim. Najwa Shihab misalnya. Pengalamannya 17 tahun di media dan sosoknya yang masih muda dinilai bisa menggaet pemilih milenial. Sedangkan Wishnutama tak hanya dipandang sebagai pengusaha namun juga kreator yang sukses menciptakan kejutan di pembukaan Asian Games. "Ya, itu kan bagian dari aspirasi. Ada paradigma, itu kan mencerminkan bahwa ada Nadiem Makarim yang kemampuannya di GO-JEK menginterpretasikan kekuatan goting royong ekonomi nasional kita, kekuatan kolaborasi dan apresiasi. Namanama itu muncul adalah apresiasi," ujarnya. Hasto menuturkan, awalnya Jokowi dan Ma'ruf Amin memang mempertimbangkan nama-nama lain yang diusulkan. Namun, pada akhirnya pilihan tetap mengerucut pada Erick Thohir yang dinilai cukup komplet. Sebab, Erick yang merupakan pengusaha muda dianggap mudah mendekati pemilih milenial. Apalagi, kesusesannya sebagai ketua penyelenggara Asian Games dianggap masih cukup bersinar. "Pak Erick memang memang mampu dan bersedia menjadi bagian dari tim kampanye nasional," tegas Hasto. Meski Erick masih terbilang masih baru di dunia politik, Haso memastikan hal tersebut tidak dipermasalahkan oleh parpol koalisi. Apalagi, Erick akan bekerja secara kolektif dengan dibantu sekjen-sekjen parpol koalisi untuk mempersiapkan langkah-langkah pemenangan. "Maka, setelah ditunjuk Pak Erick Thohir, kami akan bergerak cepat dan kemudian kami buktikan, kami kampanyekan hal positif untuk Indonesia," pungkasnya. (ANT/KMP)

PEMERINTAH GAGAL DAYAGUNAKAN KEKUATAN EKONOMI RAKYAT ................. • DARI HALAMAN. 1 fundamental ekonomi ini tidak terlepas dari suatu kekeliruan dalam orientasi dan strategi pembangunan ekonomi. "Antara lain, tidak berhasilnya pemerintah dalam mendayagunakan kekuatan ekonomi rakyat sehingga kebutuhan pangan semakin tergantung pada impor seperti beras, gula, garam, bawang putih, dan lain-lain," kata Sandi. Sandiaga memberikan solusi atas keprihatinan merosotnya nilai tukar rupiah tersebut. Salah satunya dengan mendayagunakan ekonomi nasional untuk mengurangi impor pangan dan impor

barang konsumsi yang tidak urgent, bersifat pemborosan, dan barang mewah yang ikut mendorong kenaikan hargaharga bahan pokok. "Mengurangi secara signifikan pengeluaran pengeluaran APBN dan APBD yang bersifat konsumtif, seremonial, dan yang tidak mendorong penciptaan lapangan kerja," jelas Sandiaga. "Semoga Allah SWT akan senantiasa memberi taufik dan hidayahnya serta meridhoi kehidupan berbangsa dan bernegara kita," tutup Sandi mengakhir pembacaan pernyataan sikap koalisi PrabowoSandi itu. (MDK)


Sabtu 8 September 2018

andalas PENERBIT PT. Star Media Internusa PEMBINA ISKANDAR ST Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H. Baharuddin WAKIL PEMIMPIN UMUM Christoffel Manurung SH MH WAKIL PEMIMPIN REDAKSI MA Siddik Surbakti PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin MANAGER UMUM Zulham Efendi Parinduri REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Dian Purnama Sari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Dedi Afrizal, M.Sulaiman, Robenson Sidabariba STAF REDAKSI Asiong, Yunan Siregar, Asril Tanjung Irwan Ginting, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim, Ahmad Fuad Siregar SIRKULASI Septho PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan TARIF IKLAN Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalas.redaksi@gmail.com andalasnewsmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK PT. SUMATERA JAYA GRAFIKA Jalan Paduan Tenaga No.2 Medan Telp: 061-7366732 Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Keterpurukan Rupiah Harus Diatasi PEMERINTAH dinilai tengah memperlihatkan kepanikan akan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Menurut Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN). Hal tersebut terlihat dalam cara pemerintah merespons hal tersebut. Ketua Badan Litbang DPP BM PAN Aria Ganna mengungkapkan, momentum depresiasi rupiah tersebut seharusnya menjadi stimulus pemerintah untuk introspeksi dalam mengelola makro ekonomi. Respons pemerintah seolah tengah meredam fluktuasi psikologi pasar, namun malah seperti menimbulkan kepanikan. "Tak kurang juga penguasa sibuk membuat infografik membangun narasi kekuatan fundamental ekonomi. Barisan Muda (BM) PAN memandang bersliwerannya komentar elite pemerintah yang sibuk membuat alasan dan analisa justru seperti menampilkan orkestra kepanikan," kata Aria, Jumat (7/9). Keterpurukan rupiah adalah sebuah kenyataan pahit yang mesti dihadapi. Dalam hal ini pemerintah tidak lagi bisa berdalih, bahwa melemahnya rupiah karena situasi eksternal di negara lain. Apa pun ceritanya, pemerintah harus menemukan cara jitu untuk memperkuat rupiah. Sebagaimana dikemukakan BM PAN di atas, dalam menyikapi semakin anjloknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing khususnya dolar AS itu, pihak pemerintah tidak boleh panik dan hanya melontarkan argumentasi-argumentasi basi yang tidak memberi solusi. Hal yang perlu segera dilakukan pemerintah adalah melakukan pencegahan semaksimal mungkin, jangan sampai semakin terpuruknya rupiah tersebut langsung berimbas kepada rakyat Indonesia. Yakni, mencegah jangan sampai terjadi kenaikan harga sembako dan harga bahan bakar minyak. Dalam hal ini, tidak ada salahnya pula jika jajaran pemerintahan Jokowi-JK mengikuti langkah yang dilakukan pengusaha dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno, yang melakukan penukaran dolar AS miliknya ke rupiah. Penukaran dolar dengan jumlah cukup signifikan dipastikan akan berdampak pada tertolongnya rupiah. Tentunya di jajaran pemerintahan saat ini cukup banyak orang yang memiliki kekayaan melimpah serta cadangan dolar AS di rumah atau perusahaannya. Bagi orang pemerintahan seperti Jusuf Kalla, Airlangga Hartarto, Luhut Panjaitan, Sri Mulyani, Agus Kartasasmita, termasuk Presiden Jokowi sendiri, sudah saatnya memberi bukti, kalau punya pasokan dolar, supaya segera ditukarkan ke rupiah. Ingat, tahun ini merupakan tahun politik, sekaligus menjadi saat-saat menentukan bagi Jokowi, apakah akan kembali terpilih atau sebaliknya akan muncul pemimpin baru. Nah, terpuruknya rupiah ini sekaligus menjadi salah satu test case bagi Jokowi dan jajaran pemerintahannya, apakah mampu mengatasi permasalahan krusial tersebut. Rakyat Indonesia saat ini sudah semakin kritis dan pintar. Rakyat sudah jenuh dengan janji-janji muluk serta kampanye yang sarat dengan pencitraan. Rakyat menginginkan adanya keteladanan dan bukti kepiawaian pemimpin dalam mengatasi masalah bangsa, termasuk soal terpuruknya nilai tukar rupiah. Monggo... (**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Puskesmas Teladan Jadikan

Keluhan Pasien Sebagai Bahan Evaluasi Medan-andalas Sejumlah keluhan yang disampaikan masyarakat, terkait buruknya pelayanan puskesmas di Kota Medan akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk perbaikan. Kepala puskesmas di Medan telah sepakat memperbaiki kinerja seluruh petugas untuk meningkatkan pelayanan. "Masukan dari masyarakat yang disampaikan ke

DPRD Medan akan menjadi bahan pembinaan kami kepada seluruh petugas untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan," ungkap Ka UPT Puskesmas Teladan Medan, dr Kus Fuji Astuti saat mengikuti RDP di DPRD Medan, kemarin. Katanya, puskesmas yang dipimpin terus berbenah melakukan perbaikan pelayanan. Sebab, puskesmas juga mempunyai kewajiban untuk melayani pasien sesuai kompetensinya. Ditambahkan, ada 155 jenis penyakit kompetensi dokter umum yang dapat

ditangani di puskesmas dan boleh dirujuk ke rumah sakit. "Itulah makanya pasien harus datang ke puskesmas sebelum ke rumah sakit. Kalau jenis penyakit yang masih mampu ditangani di puskesmas, tidak akan mendapat rujukan ke rumah sakit," paparnya. Dia memastikan, rujukan pasien BPJS ke rumah sakit, diberikan atas indikasi medis bukan karena permintaan pasien. Tetapi pasien harus datang ke puskesmas dan diperiksa terlebih dulu. Disebutkan Astuti, jika pasien BPJS yang seharusnya dapat ditangani di pus-

kesmas namun dirujuk ke rumah sakit, maka akan terjadi peningkatan biaya dan penumpukan pasien di rumah sakit. Sehingga terjadi antrian yang membludak di rumah sakit tersebut. Masih katanya, untuk sistem rujukan on line dengan sistem rayonisasi, rumah sakit dan BPJS diharapkan dapat terus memperbaiki sistem. Sehingga pasien dapat diberi kemudahan mendapatkan layanan rumah sakit yang dibutuhkan dengan jarak yang mudah dijangkau. Dr Kus meminta, masyarakat dapat memahami, bah-

wa rujukan diberikan atas indikasi medis. Sedangkan terkait rujukan on line, saat ini ada perubahan rayon rumah sakit yang perlu disosialisasikan. Terkait jumlah kunjungan sakit ke Puskesmas Teladan, terangnya, sebanyak 3.000 orang dan kunjungan sehat 2.000 orang setiap bulannya. Sedangkan jumlah dana kapitasi diterima sebesat Rp6.000 per peserta. Pembayaran dilakukan berdasarkan jumlah peserta terdaftar kapitasi dan bukan berdasarkan jumlah kunjungan. (THA)

Hakim MK Beri Kuliah Umum di FH UMA  MK Garda Terdepan Penjaga Konstitusi Medan-andalas Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Dr Manahan MP Sitompul SH MHum memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Medan Area (UMA) di Convention Hall Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate, Jumat (7/9). Kuliah umum dibuka Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng MSc, dihadiri Wakil Rektor (WR) Bidang Akademik Dr Ir Siti Mardiana MSi, WR Bidang Kerjasama Ir Zuheri Noer MP, Dekan FH UMA Dr Rizkan Zulyadi SH MH, para wakil dekan, Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP, dosen dan ratusan mahasiswa FH UMA. Kuliah umum dipandu Wakil Direktur III Pascasarjana UMA Dr Taufik Siregar SH MHum. Dalam kuliah umumnya bertajuk " Mahkamah Konstitusi Dalam Sistem Kenegaraan Indonesia", Manahan MP Sitompul memaparkan kedudukan, fungsi dan tugas serta wewenang MK sebagai lembaga negara yang lahir dari semangat reformasi. Dijelaskannya, MK lahir dilatarbelakangi akibat ba-

andalas/hamdani

Rektor UMA Prof Dadan Ramdan (ketiga kiri) didampingi WR Bidang Akademik Dr Ir Siti Mardiana MSi, WR Bidang Kerjasama Ir Zulheri Noer MP dan Dekan FH UMA Dr Rizkan Zulyadi SH MH menyerahkan cendermata kepada Hakim MK Dr Manahan MP Sitompul SH MHum, sesaat sebelum kuliah umum di Convention Hall Kampus I UMA, Jumat (7/9). nyaknya undang-undang yang bermasalah namun tidak terdapat mekanisme constitutional review. Lalu terjadi pemakzulan (impeachment) presiden dengan alasan politik. Selain itu, tambahnya, seringkali terjadi konflik antarlembaga negara atau pemerintah yang hanya diselesaikan di bawah kewibawaan presiden. Juga tidak terdapat forum penyelesaian sengketa hasil Pemilu yang jelas. Begitu juga pembubaran parpol melalui MA dengan mekanisme yang juga tidak jelas.

“Di sini MK memiliki peran yang sangat penting dalam proses penyelenggaraan negara. Mahkamah Konstitusi sebagai garda terdepan dalam penjaga konstitusi dan ideologi negara,” ujar pria kelahiran Tarutung 1953 ini. Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) ini juga memaparkan tujuan perubahan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang sudah dilakukan sebanyak empat kali. Yakni menyempurnakan aturan dasar mengenai tatatanan negara, kedaula-

tan rakyat, hak asasi manusia (HAM), pemisahan kekuasaan, kesejahteraan sosial, eksistensi negara demokrasi dan negara hukum. Kemudian hal-hal lain yang sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhan bangsa. “Namun dalam perubahan UUD 1945, ada enam kesepakatan yang harus dipatuhi, yakni tidak mengubah Pembukaan UUUD 1945, tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mempertegas sistem presidensiil, penjelasan UUD 1945 yang memuat hal-hal normatif dimasukkan ke dalam pasal-pasal, dan perubahan dilakukan dengan cara adendum,” kata hakim karier yang memulai karier di Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe 1986 ini. Sementara itu, Rektor UMA Prof Dadan Ramdan dalam sambutannya mengatakan, kuliah umum dengan narasumber Hakim MK sangat bermanfaat bagi mahasiswa FH UMA. Karena bidang hukum terus berubah sesuai dengan perubahan zaman. “Kuliah umum dengan menghadirkan narasumber dari praktisi hukum seperti

Hakim MK merupakan salah satu upaya UMA mencetak lulusan yang inovatif, berkepribadian dan mandiri. Ini sesuai dengan visi misi UMA,” kata rektor. Sebelumnya, Dekan FH UMA Rizkan Zulyadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Hakim MK Manahan MP Sitompul ke UMA karena telah berbagi ilmu dan pengetahuan dengan mahasiswa. Ia mengungkapkan, ini kali kedua Hakim MK memberikan kuliah umum di FH UMA. Karena pada Januari 2017 lalu, Hakim MK Dr H Anwar Usman SH MH juga memberikan kuliah umum di depan mahasiswa FH UMA. “Saat itu Pak Anwar Usman masih menjabat Wakil Ketua MK dan tak lama kemudian dipercaya jadi Ketua MK. Semoga kedatangan Pak Manahan Sitompul ke UMA juga membawa berkah. Kami doakan agar Pak Manahan Sitompul jadi pimpinan MK,” kata Rizkan yang disambut “Amiin” oleh mahasiswa. Rizkan juga berharap, FH UMA dan MK dapat menjalin kerja sama guna menghasilkan lulusan yang berkompeten. (HAM)

Cegah Potensi Disintegrasi Bangsa

Tokoh Nasional Hadiri Kongres Boemiputra Medan-andalas Untuk mencegah munculnya potensi disintegrasi bangsa, sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam kepanitiaan Kongres Boemiputra Nusantara akan menggelar Kongres Boemiputra di Garuda Plaza Hotel yang berada di Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (11/9/2018) mendatang. Dr Masri Sitanggang yang merupakan inisiator sekaligus Ketua Panitia Kongres Boemipoetra Nusantara Sumatera Utara menjelaskan, bahasan Kongres Boemipoetra Nusantara Sumut menggunakan paradigma Asta Gatra Nasional yang meliputi, pertama IPOLEKSOSBUDHANKAM (panca gatra nasional) kedua, Tri Gatra Nasional terdiri atas aspek lokasi dan posisi geografis wilayah Indonesia (aspek geografi), aspek kekayaan dan sumber daya alam (SDA) dan aspek kependudukan (Demografi) atau yang disebut dengan gatra alamiah.

Paradigma Asta Gatra Nasional digunakan pada Pra Kongres Boemipoetra Nusantara Indonesia dalam rangka upaya Bela Negara secara komprehensif. Kongres BoemiPutra ini akan dihadiri sejumlah tokoh-tokoh nasional seperti Mantan Panglima. Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Prof Dr. Maswadi Rauf, MA. Prof. Dr. Sobar Sutisna, Marzuki Alie, SE, MM, Ph.D., Prof. Yusril Ihza Mahendra, Letjen TNI (Purn). Prof. Dr. Syarifudin Tippe, Dr. M. Dahrin La Ode, M.Si, Dr. Ichsanuddin Noorsy BSc, SH, M.Si, Prof. Dr. Suteki , SH,M.Hum. Adapun pembicara lokal adalah Dr Shohibul Anshor Siregar, Prof Dr. H. Hasim Purba, SH,M.Hum dan Dr Ir Masri Sitanggang MP. Sementara peserta kongres adalah perwakilan dari kesultanan dan tokoh adat, perwakilan ormas, perguruan tinggi, tokoh masyarakat dan agama di Sumatera Utara yang

diperkirakan sekitar 300 orang,” kata Dr Masri Sitanggang yang didampingi Sekretaris Panitia, Chairul Munadi kepada wartawan, Kamis (6/9/2018). Dipaparkan Masri, secara historis, merujuk pasal 163 IS (Indische Staatregeling) penduduk Indonesia zaman Hindia Belanda diklasifikasikan menjadi tiga stratifikasi yaitu Eropa, Timur Asing (Terutama Tionghoa dan Arab) dan Pribumi/Inlander. Stratifikasi ini menunjukkan perbedaan status sosial, politik, hukum dan ekonomi penduduk Hindia Belanda. Akibat adanya stratifikasi ini kesenjangan semakin tajam dan ketidakadilan semakin dirasakan oleh pribumi/Inlander, sehingga memunculkan perlawanan yang dimulai sejak periode kerajaan nusantara yang bersifat primordial, hingga munculnya kesadaran kemerdekaan dengan ditandai munculnya berbagai gera-

kan politik Boemipoetra, kala itu sebut Masri. Gerakan politik Boemipoetra itu antara lain seperti Sarekat Islam pada tahun 1905 yang dipelopori oleh H. Samanhudi dan Haji Umar Said Cokroaminoto, Budi Utomo 1908 yang dipelopori oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dan dr. Sutomo, National Onderwijs Institut Taman Siswa atau Perguruan Taman Siswa 1922 yang dipelopori oleh KH Dewantara hingga Perkumpulan Pemuda Indonesia yang selanjutnya melahirkan Putusan Kongres Pemuda-Pemudi Indonesia pada Kongres Pemuda II 1928 yang kemudian menjadi momentum cikal bakal lahirnya kesadaran berbangsa. Perjuangan boemipoetra tidak hanya sebatas merebut kemerdekaan dari penjajah, melainkan juga mempertahankan kemerdekaan untuk membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat,tandasnya. (AFS)

Teknik PWK ITM Cetak Planner Kreatif Medan-andalas Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Medan (ITM) menyiapkan mahasiswa menjadi tenaga perencana (planner) di lapangan kerja. Rektor ITM Dr Mahrizal Masri MT di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Jumat (7/9) mengatakan, kajian ilmu yang berkaitan dengan pengembangan kota sebagai lingkungan binaan merupakan bidang kajian yang ditawarkan Teknik PWK. “Teknik PWK merupakan ilmu tata ruang wilayah dan kota. Berbeda dengan arsitektur, PWK tidak merancang detail bangunan

Dr Mahrizal Masri MT per bangunan, tapi langsung merencanakan suatu kota atau wilayah khususnya mengenai letak atau lokasi,” kata Mahrizal. Bagi ITM tambahnya, jurusan teknik ini menye-

lenggarakan pendidikan tinggi S1 dengan spesialisasi pada bidang manajemen wilayah dan kota. Kurikulum yang dirancang disesuaikan dengan kebutuhan bidang pengembangan wilayah dan kota, sehingga siap diaplikasikan di dunia pekerjaan baik di pemerintahan maupun swasta. Rektor menambahkan, mengingat jurusan teknik PWK ini berbasis ilmu pembangunan, maka alumni jurusan ini sangat cocok bekerja di pemerintahan dan organisasi internasional. Minimnya jumlah lulusannya membuat alumni jurusan ini sangat mudah mendapatkan pekerjaan.

“Apalagi bila didukung berbahasa Inggris dengan baik, organisasi internasional sangat membutuhkannya. Seorang alumni PWK mempunyai prospek kerja yang luas karena cakupan ilmunya yang luas, beberapa di antaranya, kuliah di jurusan PWK tidak harus pintar menggambar yang penting punya daya imajinasi tinggi, serta daya analisis kuat dan kreatif terhadap suatu isu dan masalah suatu kota atau wilayah,” jelasnya. Mengenai kompetensi lulusan, Teknik PWK ini mampu menyusun rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan kota, mampu menyusun rencana sektor eko-

nomi dan percepatan pembangunan, mampu menyusun rencana tata letak (site plan) kawasan kegiatan tertentu baik untuk industri, pusat kota dan pariwisata dan mampu menyusun rencana sistem transportasi kota dan wilayah. “Kajian yang dilakukan antara lain, lingkungan, sistem transportasi, perumahan dan permukiman, serta ilmu komunikasi. Disamping itu, ketika sudah mempelajari ilmu PWK, lulusan prodi ini mempunyai wawasan yang luas, dan memiliki sudut pandang terhadap suatu masalah kota dan wilayah dari segala sisi,” ungkapnya. (HAM)


Sabtu

MEDAN KITA

8 September 2018

harian andalas | Hal.

3

Masuki Musim Penghujan

Siapkan Langkah Antisipasi Banjir Penga was Yayasan AHM Markus Budim an (kiri) dan Takashi Yashim a (kiri kedua) yang didampingi Bendahara Yayasan engawas Budiman ashima AHM Rita Prajitno (kiri ketiga) meninjau Laboratorium Kultur Jaringan di SMK Pertanian Pembangunan (PP) Negeri Banjarbaru, Kalim ant an Selat an yang merupakan sekolah bin aan Yayasan AHM (6/9). Kalimant antan Selatan binaan

Peduli Lingkungan Hidup

YAHM Kembali Hijaukan Kalimantan Medan-Andalas Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) kembali melakukan aksi penanaman pohon. Kali ini yang ditanam adalah pohon Rambai di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Aksi peduli lingkungan ini diharapkan akan melestarikan hutan untuk keberlangsungan hidup Bekantan, primata asli Pulau Borneo (6/9). Ketua YAHM I. Putu Astawa menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian dari program penghijauan dan pelestarian keanekaragaman hayati yang selama ini sudah dilakukan oleh YAHM di berbagai wilayah Indonesia. “Penanaman pohon Rambai ini merupakan kelanjutan program penanaman yang pada tahun lalu sudah kami laksanakan juga di Pulau Bakut dan Pulau Curiak. Kami berharap

pohon-pohon yang sudah kami tanam ini bisa memberikan dampak positif terhadap kelestarian dan keseimbangan alam, khususnya untuk habitat bekantan,” ujarnya. Sementara itu, Leo Wijaya, Direktur PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumut mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya YAHM dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik dengan menghadirkan program penghijauan dan pelestarian keanekaragaman hayati. “Program ini juga merupakan wujud nyata komitmen Honda untuk berbagi dalam dunia ilmu pengetahuan, dan berupaya mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan “ ujar Leo Wijaya. Di Kalimantan ini, selain melakukan penanaman pohon,

YAHM juga mengadopsi Bekantan liar yang berhasil diselamatkan aktivis pecinta bekantan, baik yang terluka karena kebakaran hutan, perburuan liar, dan terluka karena mencari makan ke perkebunan warga sekitar. Untuk selanjutnya Bekantan tersebut direhabilitasi sebelum dilepas kembali ke habitat aslinya. Kegiatan adopsi Bekantan ini bekerjasama dengan Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia. Upaya YAHM berkontribusi menghijaukan Indonesia tidak berhenti hanya pada kegiatan penanaman pohon saja. YAHM juga membina sekolah-sekolah Pertanian, Kehutanan, Pangan, dan Holtikulutura dalam program Sekolah Kultur Jaringan yang berjumlah 25 sekolah dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. YAHM yang didukung jar-

ingan main dealer sepeda motor Honda melakukan pembinaan pada sekolah-sekolah tersebut dengan memberikan bantuan peralatan laboratorium modern dan bahan-bahan untuk keperluan pembudidayaan tanaman. YAHM juga memberikan modul ajar pembudidayaan tanaman serta pendidikan pengelolalan laboratorium dan teknik kultur jaringan bagi guru dan siswa. Kultur jaringan sendiri merupakan metode pengisolasian bagian tanaman agar dapat memperbanyak diri menjadi tanaman lengkap. Melalui program ini telah dikembangkan beberapa jenis pohon, antara lain akasia, sengon, gahru, jati, anggrek hitam, gramatophylum, anggrek papua, jeruk jepang, kantong semar, pucuk merah, pisang, buah naga, nilam, dan krisan.(SIONG)

Perlu Sikap Positif

Utamakan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Medan-andalas Sangat diperlukan sikap positif serta tertib berbahasa agar penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik diutamakan sesuai dengan ketentuan hukum dan kaidah berbahasa. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan, Marasutan, dalam acara Sosialisasi Lomba Wajah Bahasa kepada Badan Publik dan Badan Usaha, Jumat (7/9) di Ruang Rapat III, kantor Wali Kota Medan. Dalam acara yang langsung dihadiri Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud RI, Prof. Dadang Sunendar, M.Hum serta Kepala Balai Bahasa Sumut, Dr. Fairul Zabadi itu, Wali Kota melalui sambutan tertulis yang dibacakan Marasutan mengungkapkan, dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa indonesia adalah identitas nasional. Jika terjadi kerusakan pada bahasa Indonesia, itu juga mengindikasikan rusaknya mentalitas kebangsaan serta

lunturnya kebanggaan terhadap kedaulatan bangsa dan negara. Ancaman kerusakan bahasa Indonesia dapat dilihat dengan ruang-ruang publik yang masih lebih mengutamakan penggunaan bahasa asing daripada bahasa negara sendiri. Menurut Wali Kota, Lomba Wajah Bahasa ini diharapkan dapat melihat ketertiban penggunaan bahasa pada lembaga guna memberikan penghargaan bagi lembaga dengan wajah bahasa terbaik. Sependapat dengan Wali Kota Medan, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud RI, Prof. Dadang Sunendar, M.Hum yang bertindak sebagai narasumber mengungkap, memang diperlukan sikap tegas untuk mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Sikap ini, lanjutnya, bukan berarti warga negara Indonesia tidak boleh menguasai bahasa lain selain bahasa Indonesia. Dia mengatakan, bahasa daerah yang ada di Indonesia

Medan-andalas Pemko Medan melakui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus mempersiapkan antisipasi sedini mungkin menghadapi musim penghujan atas kemungkinan menimbulkan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat di Kota Medan. Khususnya, terjadinya genangan air saat musim penghujan di sejumlah ruas jalan protokol di Medan "Permasalahan banjir dan genangan air, lebih disebabkan karena buruknya saluran drainase yang tidak terintegrasi dengan baik," ungkap anggota Komisi D DPRD Medan, Ilhamsyah, kepada wartawan, Jumat (7/9). Menurutnya, pengerjaan infrastruktur di Medan harus memiliki konsep yang baik dan sesuai kondisi sekarang.

"Pengerjaan proyek infrastruktur harus diperhatikan dengan baik, karena akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kedepan," timpalnya. Di lapangan, Ilhamsyah masih menemukan proyek yang dikerjakan tanpa konsep yang baik. Seperti pengorekan lumpur dari sendimentasi saluran drainase, yang dibiarkan di jalan hingga mengganggu kenyamanan berkendaraan. Pemko Medan dan masyarakat, katanya, juga harus bersama-sama dapat memperhatikan lingkungan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya penyumbatan air. "Jangan nanti drainasenya sudah diperbaiki, masyakarat ataupun Pemko Medan tidak memperdulikan perawatannya. Apalagi ada yang membuang sampah sembarang. Tentu ini

akan berdampak pada lingkungan," tambahnya. Berdasarkan data yang dilasir dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, prakiraan musim hujan 2018/2019 secara umum dapat disimpulkan, awal Musim Hujan 2018/ 2019 di 342 Zona Musim (ZOM) diprakirakan umumnya mulai bulan Oktober 2018 sebanyak 78 ZOM (22.8%), November 2018 sebanyak 147 ZOM (43.0%), dan Desember 2018 sebanyak 85 ZOM (24.9%). Sedangkan beberapa daerah lainnya awal Musim Hujan terjadi pada Agustus 2018 sebanyak 12 ZOM (3.5%), September 2018 sebanyak 10 ZOM (2.9%), Maret 2019 sebanyak 5 ZOM (1.5%), April 2019 sebanyak 4 ZOM (1.2%) dan Mei 2019 1 ZOM (0.3%).(THA)

Jemaah Haji Kloter 14 Berangkat Menuju Madinah Medan-andalas Jemaah haji Sumatera Utara yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14, Jumat (7/9) berangkat menuju Madinah. Hal tersebut disampaikan ketua Kloter 14/MES Riswan Gajah melalui kordinator Humas PPIH Imam Mukhair. Disebutkannya, jemaah berjumlah 386 orang ditambah petugas 5 orang, diangkut dengan 9 bus sesuai jumlah rombongan yang juga 9 rombongan. Riswan mengatakan rombongan akan berangkat jam 9.30 WAS dari Aziziyah Makkah dan diberangkatkan oleh maktab 34 Muhammad Husen dan sektor 7. "Semua jemaah kita lengkap, perlengkapan serta keperluan lainnya telah kita siapkan untuk perjalanan,” katanya.

Sedangkan waktu perjalanan diperkirakan kurang lebih 6 jam. “Perjalanan yang panjang, tapi jemaah kita juga fit, harapan saya semua jemaah sehat dan semangat selalu dalam melanjutkan perjalanan ibadah haji ini,” ujarnya. TPIHI Kloter 14 Iyong Syahrial menambahkan, keberangkatan ke Madinah ini adalah sesi ibadah terakhir yaitu melaksanakan ibadah Arbain. Sementara kloter 6 tiba di bandara KNIA pukul 18.25 WIB. Kloter 6 beraaala dari Sergei 208 orang, Labuhan Batu 97 orang, Medan 2 orang, Karo 32 orang, Langkat 41 orang dan Deli Serdang 2 orang serta 8 petugas. Total berjumlah 390 orang. "Saat berangkat kloter 6 berjumlah 391 orang dan 1 ditunda karena sakit," kata Imam.(YN)

DPD Bentuk Tim Pemeriksa Kelistrikan Pasar Tradisional

Kepala Balitbang Kota Medan, Marasutan memberika cendramata kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pembin aan Bahasa K emendikbud RI, Prof endar embinaan Kemendikbud Prof.. Dadang Sun Sunendar endar,, Jum at (7/9) di Ruang Rapat III, kantor Wali K ot a Medan. umat Kot ota juga harus dilestari dan bahasa bahasa juga sebaiknya dikuasai. Dan tentunya, bahasa Indonesia wajib menjadi yang utama. “Bahasa Indonesia harus semakin mantap sebagai peneguh identitas bangsa dan penyatu keberagaman suku dan/atau ras di Indonesia. Bahasa daerah harus mampu membentuk generasi muda Indonesia yang sadar akan kebesaran tradisi dan budayanya. Sementara itu, bahasa asing harus mampu menyiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing di dunia internasional,” paparnya. Dia memaparkan, kondisi yang terjadi saat ini memerlu-

kan perhatian yang cukup serius. Dia mengatakan, telah terjadi pembiaran pelanggaran terhadap Undang-undang No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Bahkan sebagian pengusaha sama sekali tidak mengetahui adanya undangundang kebahasaan dan tidak peduli atas ketidaktahuannya. “Ini adalah tantangan kita bersama untuk mengutamakan bahasa Indonesia di ruang publik” ucapnya dalam acara sosialisasi yang diikuti perwakilan dari badan publik dan badan usaha yang ada di Medan ini.(PMK/ BEN)

Medan-andalas Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI - PT PLN Wilayah Sumut - PD Pasar Medan sepakat membentuk Tim Pemeriksaan Sistem Kelistrikan yang terpasang di pasar tradisional di Kota Medan untuk menekan kasus kebakaran di pasar. "Tim dibentuk setelah melihat tingginya angka kasus kebakaran di pasar tradisional di Medan yang sebagian besar akibat terjadi korslet aliran listrik,"kata anggota DPD RI, Parlindungan Purba, di Medan, Kamis kemarin. Parlindungan yang Ketua Komite II DPD RI mengatakan itu usai pertemuan membahas kebakaran di pasar tradisional bersama PT PLN, PD Pasar Medan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan dan Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumut (P3TS) atas inisiatif Komite II DPD RI. Dalam pertemuan itu langsung disepakati pembentukan Tim Pemeriksaan Sistem Kelistrikan Yang Terpasang di pasar tradisional Kota Medan dan pelatihan pemadaman kebakaran. Sebagai ketua tim ditetapkan DPD RI/ Parlindungan Purba, Sekretaris PD Pasar Kota Medan dan anggota PT PLN, Dinas Kebakaran Kota Medan dan yang terkait lainnya termasuk P3TS Sumut. Menurut Parlindungan, tim akan melakukan pemer-

iksaan ke- 28 pasar dari 52 pasar tradisional yang di bawah PD Pasar Medan. Pemeriksaan sistem kelistrikan di pasar tradisional dimulai 13 September hingga 13 Oktober 2018. Sebelum diperiksa, mulai pada 7 September 2018, PD Pasar Medan diminta menginformasikan ke pedagang soal rencana pemeriksaan itu. Tujuan informasi agar kalau sebelumnya ada permasalahan kelistrikan seperti aksi pencurian bisa diperbaiki para pedagang sebelum dilakukan pemeriksaan. "Pemeriksaan sistem kelistrikan tidak dikenakan pembayaran, tetapi kalau ada temuan, tentunya akan ada sanksi.Untuk itu pedagang harus berbenah dan PD Pasar Medan diminta menyosialisasikan sebelumnya," katanya. Selain melakukan pemeriksaan, akan ada pelatihan pemadaman kebakaran yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan bekerja sama dengan PD Pasar kepada petugas keamanan di pasar. Manager Distribusi PLN Wilayah Sumut, Budiono, mendukung inisiatif DPD RI untuk membentuk Tim Pemeriksaan Sistem Kelistrikan Yang Terpasang di pasar tradisional Medan. "Pemeriksaan memang sangat penting karena sebagian besar kasus kebakaran di pasar tradisional akibat sistem kelistrikan yang tidak beres

seperti adanya pencurian arus listrik dan penggunaan kabel yang tidak sesuai standar,"katanya. Dia juga mengakui, sangat sedikit pasar tradisional yang memiliki alat pembatas dan pengukuran(APP) seperti yang sudah dilakukan PLN di pasar Gelugur Rantau Prapat dan pasar Simpang Limun, Medan dan Taviv Binjai. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Marihot Tampubolon mengatakan, pertemuan dan pembentukan tim sangat diapresiasi karena bisa menekan angka kebakaran khususnya di pasar tradisonal. "Pelatihan penanganan kebakaran juga sangat diapresiasi karena selain petugas kebakaran tidak terlatih memutus aliran listrik saat terjadi kebakaran, petugas keamanan di pasar tradisional juga tidak nemahami menggunakan alat pemadam," katanya. Kepala Sub Bagian Perawatan PD Pasar Kota Medan, Salman Teguh mengatakan siap menyosialisasikan rencana pemeriksaan itu ke pedagang. Ketua P3TS, Zulkifki Chaniago mengakui, kebakaran menjadi suatu hal yang ditakuti para pedagang. "Pedagang memang berharap agar sistem kelistrikan di pasar tradisional di Sumut benar - benar sesuai standar untuk mencegah kerugian pedagang,"katanya.(ANT)

Siswa SLTA Kurang Mampu di Surakarta Dibantu APBD Medan-andalas Kota Medan wajib meniru kebijakan yang diberlakukan di Surakarta. Sebab, walau pengelolaan sekolah tingkat SLTA telah diserahkan ke propinsi, namun siswa SLTA yang kurang mampu di Surakarta tetap mendapat bantuan pendidikan dari APBD Pemko Surakarta. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Surakarta, Abdul Ghopar Ismail, kepada Ketua Komisi B DPRD Med-

an, Rajuddin Sagala saat melakukan kunjungan kerja ke kantor DPRD Medan, Selasa (4/9) kemarin. "Kami tetap mengalokasikan anggaran di APBD Pemko Surakarta untuk siswa SLTA yang kurang mampu di Surakarta," ungkap Ghopar pada kunjungan tersebut. Dijelaskannya, alokasi bantuan terhadap siswa SLTA yang kurang mampu di Surakarta berasal dari anggaran bantuan sosial (bansos).

Bantuan persiswa sebesar Rp90 ribu setiap bulannya. "Sekarang ada sekitar 200 ribu jumlah siswa miskin di Surakarta. Seluruhnya mendapat bansos. Sedangkan tingkat SLTA, sebanyak 30 ribu siswa. Bantuan itu namanya Bantuan Pendidikan Masyarakat Surakarta," papar Ghopar sembari menerangkan APBD Surakarta TA 2018 sebesar Rp2,1 triliun dan PAD murni Rp550 miliar. (THA)

P B

MedanPasca gas Satp daerah (O Medan, S aran Pasa Medan m gan rapi berserak selama i hari-hari Warg guna jala nyaman Sebab, pa lama ini m kan dan bahu kir

Asisten Kantor


Sabtu

HUKUM & KRIMINAL

8 September 2018

Granat: Lapas Awasi Ketat Napi Penyelundup Narkoba Medan-andalas Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Sumatera Utara meminta lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan negara di Tanah Air, agar mengawasi ketat narapidana yang berusaha menyelundupkan narkotika ke dalam lapas atau rutan itu. "Setiap narapidana yang berada di dalam penjara maupun tamu-tamu atau pihak keluarga yang akan membesuk di lapas dan rutan harus tetap dipantau," kata Ketua DPD Granat Sumut Hamdani Harahap, di Medan, Jumat (7/ 9). Menurut dia, saat ini napi memiliki berbagai cara untuk dapat mengelabui petugas, agar mereka bisa memasukkan narkoba ke dalam lapas maupun rutan. "Karena itu, sipir agar tetap mewaspadai dan jangan sampai lengah dengan berbagai tipu daya yang dilakukan oleh napi," ujar Hamdani. Ia mengatakan, setiap napi yang keluar dari penjara dengan alasan berobat karena mengalami sakit atau keperluan lainnya, harus juga diawasi.

Menurutnya lagi, hal seperti itu, bisa saja modus yang mereka lakukan dan akhirnya bisa mendapatkan narkoba dari luar atau jaringan sindikat narkoba. "Kasus itu, terjadi di Lapas Narkotika Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, napi berinisial RV yang baru saja selesai dirawat di sebuah rumat sakit, saat kembali masuk penjara ketahuan membawa sabu-sabu seberat 250 gram," ujar dia. Hamdani menambahkan, napi yang menderita sakit, juga masih sanggup untuk menjalankan bisnis narkoba di dalam penjara. Petugas harus membersihkan lapas maupun rutan dari peredaran narkoba, karena dapat mengganggu kenyamanan warga binaan. Napi yang terbukti menjual narkoba agar tetap diproses secara hukum. "Napi yang mengedarkan narkoba di dalam lapas, juga harus diselidiki, apa mereka diduga memiliki kelompok atau jaringan," kata Ketua Granat Sumut itu lagi. Sebelumnya, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang berada di Ke-

camatan Hinai berhasil menggagalkan penyelundupan 250 gram sabu-sabu yang dilakukan seorang narapidana. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Langkat Bahtiar Sitepu, di Hinai, Kamis (6/9), menyebutkan pada mulanya ada narapidana berinisial RV yang sedang menjalani hukuman selama delapan tahun dalam dua perkara terpisah mengalami sakit dari pengakuannya kepada petugas. Lalu petugas membawanya ke poliklinik yang ada di lapas, dan karena keterbatasan obat, narapidana RV tersebut lalu dirujuk ke Rumah Sakit Tanjungpura. Setelah melalui pengobatan medis narapidana tersebut diperbolehkan pulang. Napi RV dilakukan penjemputan ke rumah sakit, setelah sampai sebelum masuk, petugas melakukan pemeriksaan napi itu, dan ditemukan bungkusan plastik hitam di belakang lutut kirinya. "Temuan plastik hitam dibuka, maka kami temukan satu plastik putih yang berisikan narkotika diduga sabusabu seberat 250 gram," katanya pula.(ANT)

Siswi Kelas 5 SD Diperkosa 8 Remaja Selama Lima Hari Blitar-andalas Miris, seorang pelajar kelas 5 SD di Kabupaten Blitar menjadi korban kejahatan seksual brutal. Selama lima hari ia diperkosa delapan lelaki. Dari hasil penyelidikan polisi terungkap, korban pernah diperkosa lebih dari dua lelaki dalam satu waktu bersamaan. Aksi biadab ini baru terungkap saat korban yang masih berusia 11 tahun dilaporkan hilang oleh keluarganya ke pamong desa. Oleh pamong desa, laporan ini diteruskan ke polisi. Korban disebut tidak pulang ke rumah selama lima hari. “Dari laporan itu kami lakukan penyelidikan dan berhasil menemukan korban di rumah salah seorang pelaku di wilayah Udanawu. Setelah kami temukan, baru korban bercerita telah diperkosa oleh delapan pemuda,” jelas Kasubag Humas Polresta Blitar Ipda Samsul Anwar di Mapolresta Blitar, kemarin.

Polisi bergerak cepat menangkap para pelaku. Dua orang diamankan, yakni Mustajab (23) warga Kecamatan Srengat dan Subakti (30) warga Kecamatan Ponggok. Sedangkan enam pelaku lainnya, di antaranya Paidi, Solikin, Doni, dan Jarni (pemilik rumah) kabur dan saat ini menjadi DPO. Korban ditemukan di rumah Jarni dalam kondisi trauma. Rumah itu diketahui kosong tidak dihuni. Jarni tinggal di rumahnya yang lain. Korban bisa sampai di rumah ini karena ditipu Mustajab, temannya yang tak lain adalah salah satu pelaku, yaitu Solikin. “Jadi awalnya korban minta tolong Mustajab untuk diketemukan dengan Solikin. Karena HP-nya disita orang tuanya. Mustajab bersedia mengantar ke Solikin dengan syarat asal korban mau diajak berhubungan badan. Korban yang masih di bawah umur ini lalu dibawa ke rumah Jarni,” beber Samsul.(GCN)

Dua tersangka pencurian babak belur dihajar setelah diteriaki korbannya.

Teriakan Korban Gagalkan Pelarian Dua Maling Medan-andalas Teriakan pemilik rumah, berhasil menggagalkan pelarian dua tersangka pencurian dengan pemberatan (curat), JS (20), warga Jalan Pembangunan Km 12 Gang Perjuangan, Desa Mulio Rejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, dan MMP alias Maga (21), warga Jalan Ampera II Gang Sawah, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang Keduanya diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal yang sedang melakukan patroli rutin setelah mendengar korban. Selanjutnya kedua tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Medan Sunggal untuk proses penyidikan. Informasi menyebutkan, kedua terduga curat ditangkap pada Selasa (4/9) dini hari di

Jalan Rajawali, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak, Jumat (7/9) kepada wartawan mengatakan, tertangkapnya kedua terduga pelaku curat berawal dari perencanaan aksi pencurian handphone saat mereka minum tuak bersama. Kemudian, keduanya beraksi setelah situasi di pagi hari itu sepi. Kedua pelaku menuju salah satu rumah warga yang menjadi incarannya. Dengan membawa sebilah parang berukuran 50 cm, satu garpu yang sudah dimodifikasi, satu gagang kunci T, satu obeng, satu tanggok dan satu buah pisau dapur, keduanya mulai melancarkan aksinya.

"Naas bagi kedua pelaku, saat beraksi, korban (pelapor) bernama, Marihot Simanjuntak (43), memergoki aksi kedua pelaku sehingga berteriak maling dan mengejar pelaku," katanya. Pengejaran korban dibantu warga berhasil menangkap kedua pelaku. Saat itu,tTim Pegasus Polsek Sunggal yang sedang patroli melihat kerumunan warga langsung membantu mengamankan pelaku dan barang buktinya. "Setelah diamankan, kedua pelaku curat diboyong ke komando, dan korban diminta untuk membuat laporan ke Polsek Sunggal agar pelaku dapat diproses. Terhadap tersangka di kenakan Pasal 363 ayat (2) Yo 53 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara," pungkasnya. (ACO)

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Tanjung Balai-andalas Dua pengedar narkotika ditangkap ketika akan menjualnya kepada anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai yang menyamar sebagai pembeli, dan sebanyak 50,45 gram sabu-sabu berhasil diamankan. Kedua tersangka yang menjadi target orang dalam Operasi Antik Toba 2018 ini yaitu, RSN alias Rudi (31), warga Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung, dan HWP (36), warga Jalan Rambutan, Kelu-

rahan TB Kota ll, Kecamatan TB-Selatan. RSN dan HWP ditangkap di sebuah rumah di kawasan Jalan Sudirman Km 3, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, Kamis (6/9), sekitar sekitar pukul 17.30 WIB dengan barang bukti 50,45 gram sabu-sabu dan satu unit timbangan digital. Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai membenarkan penangkapan tersebut, dengan cara polisi menyamar sebagai pembeli barang

haram itu seharga Rp31 juta sebagaimana disepakati. "Tim Ops Satres Narkoba berhasil menangkap kedua tersangka setelah sebelumnya menyamar sebagai pembeli. Teknik penangkapan ini disebut 'undercover buy'," ujar Kapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Adi Haryono. Menurut Kapolres, kronologis penangkapan kedua tersangka datang mengantar pesanan sabu yang dibungkus plastik transparan dan meletakkannya di lantai rumah.(ANT)

harian andalas | Hal.

4

POLDASU TANGKAP SPESIALIS PEMERASAN ALFAMART Medan-andalas Subdit III/Umum Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut berhasil menangkap tiga terhadap pemerasan dua gerai toko milik Alfamart di Jalan Garuda Raya Kelurahan Kenanga Baru, Percut Sei Tuan dan di Jalan Setiabudi, simpang Pemda, Medan Selayang. Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak menjelaskan, ketiga tersangka adalah, Fasca Gabriel Simorangkir (31), warga Jalan Camar V Kelurahan Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Jufrianto Tarigan (47), warga Jalan Jamin Ginting Kompleks Perum PT Milala, Pancur Batu, dan Herbin Marjono Manullang (40), warga Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang. "Ketiga tersangka ditangkap karena telah melakukan pemerasan," terang Maringan kepada wartawan, Jumat (7/9). Maringan menjelaskan, tersangka Fasca ditangkap pada Jumat (31/8) pukul 16.00 WIB, atas laporan karyawan Alfamart, Endang Estaurina Situmorang (25) bernomor polisi LP/ 1156/VIII/2018/SPKT III, setelah pada pukul 15.30 WIB meminta uang secara paksa kepada korban sebesar Rp 300.000. Sedangkan untuk tersangka Jufrianto dan Herbin ditangkap pada Senin (3/9) pukul 16.30 WIB, atas laporan karyawan Alfamart, Johannes Siringoringo (22) bernomor polisi LP/1177/IX/2018/SPKT III, setelah pada pukul 14.00 WIB meminta uang secara paksa kepada korban sebesar Rp 600.000.

Tiga tersangka spesialis pemerasan gerai toko diamankan Poldasu. "Ketiga tersangka meminta uang setoran dengan mengatasnamakan ormas kepada kedua korban yang merupakan karyawan Alfamart," jelasnya. Maringan mengaku, dari tangan Fasca diperoleh barang

bukti 4 lembar kwitansi dan uang tunai Rp 300.000. Sementara dari tangan Jufrianto dan Herbin diamankan barang bukti berupa 1 blok kwitansi yang sudah distempel SPSI, uang tunai Rp 600.000, 4 lembar

kwitansi yang sudah dipergunakan dan 2 unit handphone (HP). "Saat ini ketiga pelaku sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.(DA)

Polsek Hinai Amankan 3 Bal Ganja Langkat-andalas Aparat Polsek Hinai, Polres Langkat, Sumatera Utara mengamankan tiga bal ganja dari stasiun bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Sentosa yang berada di Terminal Pasar X Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai. Kepala Kepolisian Sektor Hinai AKP Hendriyanto S, di Hinai, Jumat (7/9), menyampaikan, pada mulanya petugas loket Irwansyah Putra menerima paket buah cempedak dari sopir

Bus Pembangunan Semesta jurusan Medan-Sawit Seberang, untuk dikirimkan ke Belilas, Kabupaten Indra Hilir Hulu. Lalu, petugas loket menyampaikan akan mengirimkannya segera karena bus tujuan dimaksud segera berangkat. Kemudian, petugas loket Irwansyah Putra menerima telepon dari orang yang tak dikenal. Petugas yang menerima telepon tersebut bertanya kepada siapa paket buah cem-

pedak tersebut dikirimkan, kemana alamatnya dan apa isi paket tersebut, petugas loket bus Irwansyah Putra menjelaskan paket yang mau dikirimkan itu apa. Merasa curiga dengan telepon tersebut, dirinya langsung menyampaikan informasi itu kepada petugas polisi Polsek Hinai. "Kami langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap kiriman barang tersebut di antaranya berisikan

buah cempedak, namun juga ditemukan tiga bal ganja yang sudah dilakban warna kuning," katanya lagi. "Ganja yang dilakban warna kuning tersebut dibungkus menyerupai bentuk buah cempedak itu lalu kami amankan, untuk seterusnya kami menghubungi Kepala Satuan Narkoba Polres Langkat," ujarnya pula. Barang bukti tiga bal ganja menyerupai buah cempedak itu sekarang sudah berada di Mapolres Langkat.(ANT)

Drs Chairullah Meninggal Dalam Penjara Medan-andalas H Chairullah, mantan Sekda Deli Serdang meninggal dunia setelah dieksekusi ke Lapas Kelas I-A Tanjung Gusta Medan. Terpidana sempat dibawa ke Rumah Sakit Royal Prima Medan, Selasa (4/9), namun nyawanya tidak tertolong. Chairullah yang juga mantan Pj Bupati Serdang Bedagai sempat masuk daftar pencarian orang (DPO), dan berhasil ditangkap dari pelariannya oleh Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumut dipimpin Asintel Leo Simanjuntak. Terpidana Chairullah terli-

bat kasus korupsi proyek bantuan pembinaan keamanan ketertiban Pemilu Tahun 2003 dan Bantuan Pembinaan Kemasyarakatan TA 2004, saat menjabat sebagai Sekda Kabupaten Deli Serdang. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Sumanggar Siagian menyampaikan belasungkawa yang mendalam. "Kami turut berdukacita atas meninggalnya bapak H Chairullah, semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi

Sang Pencipta," ucap Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar kepada awak media, kemarin. Mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu juga menegaskan, kejaksaan hanya menjalani eksekusi sesuai ketentuan undang-undang. "Untuk diketahui, jaksa sudah mengeksekusi sesuai ketentuan UU dan menyerahkan terpidana Chairullah ke Lapas Tanjung Gusta Medan, yang berarti sudah wewenang penuh Lapas Tanjung Gusta," sebut Sumanggar. Untuk diketahui, sebelumnya penuturan Sumanggar, in-

telijen Kejati Sumut telah melakukan penangkapan terhadap Chairullah dipimpin Asintel Leo Simanjuntak pada Sabtu, 25 Agustus 2018 di sebuah rumah Jalan Kalisuren, Perumahan Griya Kalisuren Blok A2 No 14, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang Bogor. "Terpidana merupakan DPO (buronan) Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam Sumut sesuai surat permohonan Kajari Lubuk Pakam Nomor: B-1557/ N.2.22/Dsp.1/04/2012 Tanggal 23 April 2012," kata Sumanggar, Sabtu (25/8) lalu.(AFS)

ALASAN INGIN LIHAT ANAK DI RS

Ayah dan Anak Tewas Ditabrak Bus Makmur

P B

MedanPasca gas Satp daerah (O Medan, S aran Pasa Medan m gan rapi berserak selama i hari-hari Warg guna jala nyaman Sebab, pa lama ini m kan dan bahu kir

Ibrahim (32), bersama anaknya Raditya (11), warga Dusun VII Desa Simpang Gambus, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, tewas mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP) setelah sepeda motor Yamaha Vixion nomor polisi BK 5433 UAB yang dikendarai ditabrak bus Makmur BK 7352 UA, Kamis (6/9) sekira pukul 21.00 WIB. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu terjadi di Jalinsum Medan-Kisaran Km 108 - 109, tepatnya di Titi Putus Desa Sukaraja, Kecamatan Air putih, Kabupaten Batu Bara. Keterangan diperoleh, ketika itu bus Makmur dikemudikan Sangkong Marpaung (35), wargat Barus, Kabupaten Tapunuli Tengah (Tapteng) melaju dari Medan tujuan Pekan Baru. Di depannya, melaju sepeda motor Vixion dikemudikan Ibrahim membonceng anaknya Raditya.

Asisten Kantor

Sepeda motor korban ringsek ditabrak bus Makmur yang telah diamankan Polantas. Di TKP, Ibrahim mencoba mendahului truk di depannya yang diikuti bus Makmur dari belakang. Namun, dari arah berlawanan muncul kendaraan yang tidak diketahui nomor polisi sehingga korban mengurangi kecepatan kendaraannya.

Naas, bus Makmur langsung banting stir ke kiri hingga menabrak sepeda motor korban dan menyeretnya hingga puluhan meter sampai berhenti. Ibrahim dan anaknya mengalami luka parah dan tewas di TKP dengan kondisi mengenaskan.

Polantas Polres Batu Bara yang tiba di TKP mengevakuasi korban ke Puskesmas Limapuluh untuk divisum. Polantas juga mengamankan barang bukti kendaraan yang laka lantas serta meminta keterangan saksi dan mengamankan sopir bus Makmur.(SUSI/PUR)


Sabtu

HUKUM & KRIMINAL

8 September 2018

harian andalas | Hal.

5

Kasus Sukran Jaminan Tanjung

Poldasu Tunggu Petunjuk Jaksa Medan-andalas Polda Sumut tengah menunggu petunjuk jaksa dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan tersangka mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung. Penyidik Subdit II/HardaTahbang Direktorat (Dit) Reskrimum telah melimpahkan berkas perkara Sukran Jamilan Tanjung ke pihak kejaksaan. "Berkas Sukran Jamilan Tanjung sudah kita kirim ke jaksa. Sekarang kita sedang menunggu petunjuk jaksa," kata Pelaksana Harian (Lakhar) Kabin Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, Ka-

mis (6/9). Menurut Nainggolan, jika jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan berkas perkara Sukran Jamilan Tanjung lengkap (P-21), maka selanjutnya akan dilakukan tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti. "Sebaliknya, jika berkasnya dipulangkan jaksa (P-19), kita akan melengkapinya," ujar Nainggolan. Sebelumnya, mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung ditahan penyidik Dit Reskrimum Polda Sumut, Senin (25/6). Penahanan dilakukan setelah Sukran diperiksa sejak pagi hingga

malam. Penyidik telah dua kali melakukan panggilan sebagai tersangka terhadap Sukran dan Amirsyah Tanjung, pada Jumat (8/6) lalu. Namun yang bersangkutan mangkir dengan berbagai alasan. Mantan Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/ IV/2018/ SPKT III. Sukran dilaporkan bersama Amirsyah Tanjung karena meminta uang untuk mahar proyek Rp 450 juta. Namun, setelah uang diterima tersangka, proyek tidak terealisasi. (DA)

Ahuat saat diperiksa JPU dan hakim.

JPU Tidak Mampu Hadirkan Saksi

Penadah Barang Curian Empat Kali Mangkir Ketiga tersangka narkoba diamankan bersama barang bukti kejahatannya.

Polres Aceh Utara Ringkus Tiga Tersangka Narkoba Aceh Utara-andalas Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara meringkus tiga tersangka narkoba narkotika jenis sabusabu dan ganja di Gampong Meunsah Nga, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Petugas menyita berbagai barang bukti dari lokasi penangkapan berbeda, Jumat (7/9). Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Ildani, SH mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tiga tersangka berdasarkan informasi masyarakat. Awalnya, ditangkap AM (32) dan IS (36), warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan diboyong ke Mapolres Aceh Utara guna

pemeriksaan lebih lanjut. “Awalnya, kita lakukan penyelidikan terhadap AM yang diinformasikan kerap membeli dan memiliki sabu. Benar saja, saat ditangkap AM membawa 1 paket sabu seberat 0,5 gram,” terangnya. Dari pengakuan AM, lanjutnya, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan menangkap IS di rumahnya. “IS kita tangkap di rumahnya bersama barang bukti 1 paket sabu seberat 2,63 gram, ganja seberat 17,01 gram, sebuah HP dan sebuah timbangan digital,” bebernya. Kemasan Bedak Selain itu, tambahnya, pihaknya juga menangkap ADN (50), warga Gampong Rawang Itek Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara kare-

na memperjual belikan narkoba jenis sabu. Polisi menyita 3 paket sabu yang disimpan tersangka dalam kemasan bedak. Tersangka ADN merupakan residivis kasus yang sama, pernah ditangkap pada tahun 2015 dan divonis penjara 2 tahun. “Dari laporan masyarakat, ADN kerap menjual paket sabu di rumahnya. Hasil penggeledahan di rumahnya, ditemukan barang bukti 3 paket sabu seberat 0,53 gram disimpan dalam kemasan bedak wanita merek Pixy,” ungkapnya Kini, ketiga tersangka mendekam di Rutan Polres Aceh Utara guna proses pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus.(MUL)

Warga Kampung Kurnia Digegerkan Penemuan Mayat Bocah Belawan-andalas Warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, digegerkan dengan temuan sosok mayat pria di pinggir Sungai Deli, kemarin. Mayat bocah 10 tahun itu diketahui bernama M Faturahman, warga Kampung Bahari Lingkungan 1 Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan. Keterangan dihimpun di lokasi penemuan, korban sempat dalam pencarian. Korban pergi dari rumah dan mengidap suatu penyakit sejak berusia 7 tahun. "Semalam anak saya pergi dari rumah dini hari dan sudah kami cari ke mana-

mana, tapi tidak kami temukan. Anak kami ini memang memiliki penyakit, jadi kami ikhlas dengan kematian anak kami ini," ucap orangtua korban. Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon dikonfirmasi, Jumat (7/9), membenarkan penemuan sosok mayat bocah pria tersebut di pinggir sungai Deli. "Setelah kita lakukan pemeriksaan, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka bekas penganiayaan," katanya. Usai dievakuasi, mayat dikuburkan di Pekuburan Muslim yang tidak jauh dari tempat tinggal korban.(DP)

BNN Tangkat Pasutri Pengedar Ekstasi Tanjung Balai-andalas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjung Balai menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinitial "AMS" dan "FA" diduga bekerja sama sebagai pengedar narkotika jenis pil ekstasi, sebanyak 63 butir ekstasi berhasil diamankan. Kepala BNNK Tanjung Balai, AKBP H Edi Mashuri, kemarin mengatakan, pasutri itu ditangkap pihaknya ketika melintas Jalan Gaharu, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai dengan mengendarai

sepeda motor plat NO 134 N (palsu), Rabu (5/9). "Pasutri itu kami tangkap berdasarkan informasi masyarakat dan selama ini sudah menjadi target operasi pihak BNN," kata Edi Mashuri didampingi Kasi Pemberantasan dan Penindakan AKP P Manurung kepada pers, kemarin. Menurut Edi, hasil pemeriksaan terhadap tersangka pasutri ini mengakui bahwa mereka sejak dua bulan terakhir sudah dua kali sukses mengedarkan/mengecer barang haram tersebut. Pada bulan Agustus 2018,

sebanyak 60 dan 40 butir ekstasi sukses terjual (diecer) dengan harga bervariasi antara Rp150 hingga Rp200 ribu per butir, sesuai hasil negosiasi dengan pembeli/pengguna ekstasi itu. Dalam menjalankan bisnis haramnya, kata Edi, pasutri warga Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai ini bekerja sama. Dimana sebagai istri tersangka FA (21 Tahun) berperan menyimpan uang hasil penjualan ekstasi yang dilakukan suaminya AMS (20 tahun).(ANT)

Lapas Narkotika Gagalkan Selundupan 250 Gram Sabu Langkat-andalas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang berada di Kecamatan Hinai, berhasil menggagalkan penyeludupan 250 gram sabusabu yang dilakukan seorang narapidana. Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Langkat Bahtiar Sitepu, di Hinai, kemarin. Bahtiar menyampaikan pada mulanya ada narapidana berinisial RV yang sedang menjalani hukuman selama

delapan tahun dalam dua perkara terpisah mengalami sakit dari pengakuannya kepada petugas. Lalu petugas membawanya ke poliklinik yang ada di Lapas, karena keterbatasan obat narapidana RV tersebut lalu dirujuk ke rumah sakit Tanjungpura. Setelah melalui pengobatan medis narapidana tersebut diperbolehkan pulang. "Warga binaan tersebut sudah bisa dibawa pulang karena yang bersangkutan sudah sembuh," kata perawat RS Tanjungpura menyampaikan

kepada pihaknya. Narapidana RV ini lalu dilakukan penjembutan ke rumah sakit, setelah sampai sebelum masuk, petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap badan narapidana itu, di situlah ditemukan bungkusan plastik hitam dibelakang lutut kirinya. "Temuan plastik hitam dibelakang lutut kiri RV ini, lalu dibuka maka disitu kita temukan satu plastik putih yang berisikan narkotika diduga sabu-sabu seberat 250 gram," katanya.(ANT)

Belawan-andalas Sudah empat kali sidang kasus pencurian terpaksa ditunda karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Labuhan Deli Ernawati Barus, tidak mampu menghadirkan saksi penadah barang curian dengan alasan sakit. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Negeri Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli

diketuai Halida Rahardini, Udut Widodo Napitupulu, dan Daniel Ronald Tambunan, memerintahkan JPU untuk menghadirkan saksi penadah Wira. "Sejak sidang digelar, saksi penadah tidak pernah dihadirkan JPU untuk diperiksa di persidangan. Kasus pencurian dengan saksi Wira harus hadir," tegas Daniel Tambunan.

Menjawab hakim, JPU Ernawati Barus mengatakan saksi Wira sedang sakit. Hakim mengatakan saksi penadah harus hadir karena terdakwa keberatan terkait barang bukti. Dialog antara hakim dan JPU itu terjadi pada sidang di PN Lubuk Pakam Cabang Labuhan Deli dengan terdakwa Ahuat atas tuduhan melakukan

pencurian. Sidang pada Rabu (5/ 9) itu dengan agenda rencananya pemeriksaan saksi. Tapi, sidang ditunda karena saksi penadah, yaitu Wira tidak hadir. Dalam dakwaan jaksa, korban mengalami kerugian Rp 80 juta, merupakan harga dari 324 unit barang jenis peranca bangunan atau kapolding yang dicuri terdakwa Ahuat.(DP)

POLRESTABES MEDAN GEREBEK KAMPUNG NARKOBA Medan-andalas Tim gabungan Satuan Sabhara Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area menggerebek kampung narkoba, di kawasan Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari, mengamankan tiga orang diduga bandar narkoba dan menyita 24 unit mesin judi jackpot. Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar, kemarin mengatakan, dari tiga pemuda pengedar narkoba itu, juga disita seberat 2 ons sabu.

Kemudian, menurut dia, para tersangka dan barang bukti diboyong ke Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan. "Penggerebekan sarang narkoba itu, diawali dari kawasan Sei Mati, dan polisi tidak mendapatkan barang narkoba dan pengedarnya," ujar Sonny. Ia menyebutkan, selanjutnya petugas beralih ke Jalan Denai Gang Jati yang santer sebagai kampung narkoba.

Bahkan, di lokasi tersebut, petugas meringkus tiga orang dicurigai dan ditemukan dari saku bajunya barang "haram" itu. "Selain itu, aparat keamanan juga menyita 24 unit mesin jackpot dari rumah warga," ucap AKBP Sonny. Sementara itu, Kapolsek Medan Area Kompol Jesmi Girsang mengatakan, pihaknya akan terus memantau pemukiman di kawasan Jalan Jati Gang Denai yang dijadikan peredar-

an narkoba. "Kita akan mengantisipasi agar daerah tersebut, bisa terbebas dari narkoba dan judi," kata Kompol Jesmi. Kepala Lingkungan 10, Kelurahan Tegal Sari, Aisyah Boru Matondang mengatakan peredaran narkoba di Gang Jati dan sudah puluhan tahun dan sulit diberantas. "Sedangkan, judi jackpot baru beberapa tahun belakangan ini beroperasi," kata ujar Aisyah.(ANT)

Polsek Sei Tualang Raso Tangkap Dua Tersangka Narkoba Tanjung Balai-andalas Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sei Tualang Raso, Polres Tanjung Balai menangkap dua tersangka narkoba di Jalan PT Timur Jaya, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai, Kamis (6/9) sore. Keduanya adalah, Abdul Rahman alias Roman (29), wiraswasta, dan Zulfikri alias Fikri (35), wiraswasta, keduanya warga Jalan Komodor Yos Sudarso, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. Dari para tersangka disita barang bukti, yakni 1 bungkus plastik klip transparan berisi

Kedua tersangka diapit person el P olsek Sei Tualang Raso. personel Polsek diduga narkotika jenis sabu, berat kotor 0,18 gram, 1 unit sepeda motor Honda Vario abu-abu tanpa plat. Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai menerang-

kan, tersangka ditangkap atas informasi dari masyarakat. Tersangka ditangkap ketika mengendarai sepeda motor. "Berdasarkan informasi tersebut, personel Polsek Sei

Tualang Raso melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka," terang Irfan, kemarin. Dari penggeledahan, di saku kanan jàket tersangka ditemukan barang berupa 1 bungkus plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu. Kedua tersangka mengakui narkotika jenis sabu tersebut miliknya dibeli dari seorang pria biasa dipanggil Andi, warga di sekitar Jalan PT Timur Jaya, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai. "Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan, namun Andi belum berhasil ditemukan dan saat ini masih dalam penyelidikan," tegas Irfan Rifai.(SB)

SUNGAI DICEMARI LIMBAH

Tujuh PJU Polres Tanjung Balai Sertijab Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai SH SIK melakukan serah terima jabatan (sertijab) terhadap tujuh pejabat utama (PJU) jajarannya di hHalaman Mapolres Tanjung Balai, Jumat (7/8) sekira pukul 08.00 WIB. Ketujuh PJU itu masingmasing, Kabag Ops, Kabag Sumda, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara, Kasat Lantas, Kasat Pol Air dan Kapolsek Teluk Nibung. Dalam sambutannya, Irfan mengatakan, mutasi dan promosi di tubuh organisasi adalah hal biasa guna pengembangan karier dan refresh tugas dan tanggung jawab. "Ini hal biasa di tubuh Polri. Saya segenap keluarga besar Polres Tanjung Balai mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama dan Ibu Bhayangkari, atas pengabdian dan dukungannya dalam membantu suami menjalankan tugas. Terima

Kapolres Tanjung Balai AKBP Irfan Rifai SH SIK melantik PJU yang mendapat promosi dan mutasi, Jumat (7/9). kasih kepada pejabat lama dan selamat datang kepada pejabat baru," ucapnya. Irfan meminta, pejabat baru segera dapat beradaptasi dengan tugas-tugasnya dalam mengemban fungsi di satuan. Untuk Kapolsek, segera menyesuaikan diri dan meningkatkan upaya kinerja, yang selama ini dilakukan pejabat lama dan menguasai wilayah hukumnya. Kabag Ops sebelumnya, Kompol Gunawan Hery

Sudarto Ssos MH, dipromosikan sebagai Waka Polres Sibolga. Jabatan yang ditinggalkannya dipercayakan kepada Kompol Ridwan, sebelumnya Kabag Ops Polres Pakpak Bharat. Kabag Sumda, Kompol Yatim Syahri SH MH, dipromosikan sebagai Kabagren Polres Asahan. Posisi yang ditinggalkannya dipercayakan kepada Kompol Warsiman SH MH, sebelumnya Kabagren Polres Asahan.

Kasat Reskrim, AKP Burju M.H.Siahan SH, kini sebagai Kasubbagrenmin Ditpamobvit Polda Sumut. Dia diganti oleh AKP Selamat Kurniawan Harefa, sebelumnya Kanitriksa 1 Subbitprovos Bidpropam Polda Sumut. Kasat Lantas, AKP Supendi SH, sekarang sebagai Pama Polres Tanjung Balai. Posisinya digantikan AKP Pandapotan Butar Butar SH, sebelumnya Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah. Kasat Sabhara, AKP Yani Sinulingga, sekarang menjabat Kasatbinmas Polres Simalungun. Dia digantikan AKP Maralidang Harahap, sebelumnya Kapolsek Labuhan Ruku Polres Batu Bara. Kasat Pol Air, AKP Ahmad Riskan Kausar, dimutasi sebagai Kaurharbang Subbagharbangling Yanma Polda Sumut. Dia digantikan AKP Agung Basuni, sebelumnya Pama Polda Sumut dan Kapolsek Teluk Nibung, AKP Warlin dimutasi sebagai Kasubbagprogar bagren Polres Langkat, digantikan AKP Muhammad Iskad SH, sebelumnya Pama Polda Sumut.(SB)

P B

MedanPasca gas Satp daerah (O Medan, S aran Pasa Medan m gan rapi berserak selama i hari-hari Warg guna jala nyaman Sebab, pa lama ini m kan dan bahu kir

Asisten Kantor


EKONOMI 6 Sumut Sangat Potensial Jadi Pengekspor Pangan

Sabtu

harian andalas | Hal.

8 September 2018

andalas|ist

OJK menggelar prongram mengajar di Kampus UINSU Medan, Jumat (7/9).

Sektor Jasa Keuangan Butuh SDM Memadai Medan-andalas Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Institute, Sukarela Batunanggar mengatakan, perkembangan dan inovasi di sektor jasa keuangan seperti peer to peer lending, digital banking, crowdfunding dan era internet of things yang dikenal dengan fenomena financial technology (FinTech) ke depan membutuhkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. "Kebutuhan SDM untuk mengetahui dampak baik secara bisnis, legal, maupun ekonomi secara keseluruhan," kata Sukarela saat mengajar di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jum'at (7/9). Karenannya sebut Sukarela, dalam menjalankan fungsi OJK secara aktif berkolaborasi dengan seluruh stakeholder agar fungsi dimaksud bisa berjalan dengan

lancar. Salah satu aspek penting kolaborasi dengan para stakeholder adalah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. "Program OJK mengajar seperti yang kita lakukan hari ini adalah bentuk kontribusi OJK mengembangkan kompetensi SDM di dunia pendidikan," sebutnya. Hal ini sebut dia, guna meningkatkan pengetahuan dan memperluas wawasan para akademisi mengenai peran serta OJK selaku otoritas yang memiliki fungsi pengaturan dan pengawasan serta perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. "Kesuksesan organisasi manapun tidak terlepas dari kemampuan organisasi mengelola SDM yang kompeten," ungkapnya. Menurutnya, prestasi suatu organisasi adalah fungsi sinergi dari sumber daya yang dimilikinya khususnya SDM.

"Bisa dikatakan SDM adalah aspek terpenting menentukan jatuh bangunnya organisasi dalam banyak keadaan," ungkapnya. Apalagi kata dia, perkembangan sektor jasa keuangan kini sudah sangat maju dan memasuki era digital. Kita tidak lagi dapat mendekati melalui pengaturan dan pengawasan dengan menggunakan metode lama. "OJK harus cukup fleksibel untuk mendorong inovasi baru, namun di sisi lain cukup tegas dalam mengawal aspek perlindungan konsumen," paparnya. Selain itu, keterkaitan antar sektor jasa keuangan kini juga semakin kompleks sehingga membutuhkan pengawasan yang terintegrasi untuk mencegah risiko sistemik di sektor jasa keuangan. "Keseluruhan hal tersebut memerlukan SDM yang kompeten,"tutup Sukarela (SIONG)

Medan – andalas Sumatera Utara (Sumut) memiliki potensi besar menjadi pengekspor pangan. Selain lahan yang cukup tersedia, juga banyak komoditi pangan yang bisa dikembangkan di daerah ini. Syaratnya perencanaan sektor pertanian harus berdasarkan pembangunan yang berkelanjutan. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi saat memberi sambutan pada kegiatan diseminasi dan sosialisasi dokumen perencanaan sektor pertanian pangan dengan tema “Percepatan Penyusunan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B) dengan Menggunakan Peta Daua Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDT LH) Berbasis Jasa Ekosistem”, di ruang rapat Sekdaprovsu, Kantor Gubsu, Medan, Jumat (7/9). Menurut Sekdaprovsu, pangan merupakan hal yang sangat penting. Di masa depan, pangan bisa menjadi unggulan bangsa di hadapan negara lain. “Sumut memiliki

Sekdaprovsu Dr Ir Hj R Sabrina MSi saat menerima kunjungan Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Drs. Amral Fery, Msi di Ruang Rapat Abdul Hakim Lantai 9 Kantor Gubsu, Jumat (7/9).

potensi besar menjadi pengekspor pangan. Untuk itu, perencanaan sektor pertanian harus berdasarkan pembangunan yang berkelanjutan agar generasi di masa depan dapat merasakannya,” katanya. Pembangunan yang berkelanjutan, menurut Sekdaprovsu, adalah pembangunan yang sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. “Pembangunan memang harus berprinsip memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan generasi masa depan. Pembangunan berkelanjutan ini merupakan tanggungjawab kita semua,” kata Sabrina. Selain itu, Sabrina mengatakan, laju pertumbuhan penduduk akan mempengaruhi

ketersediaan pangan. Terkait itu, pemanfaatan ruang semakin meningkat sehingga perlu dokumen perencanaan untuk pembangunan berkelanjutan. Perencanaan sektor pertanian pangan diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan dan intensitas panen. Sementara itu, Kepala Pusat Pembangunan Ekoregion Sumatera Drs Amral Fery MSi mengatakan kegiatan tersebut diadakan untuk memastikan semua sektor pembangunan didasarkan prinsip lingkungan, khususnya pertanian. “Kalau kita cermati semua visi dari seluruh kementrian itu kita lihat ujungnya pembangunan berkelanjutan, sekarang ini banyak konversi lahan yang tidak

DISEWAKAN GUDANG 1 unit gudang di Jl. Letda Sujono, Lok. Strategis, Listrik, air, LT. 15 x 46, LB. 12 x 30, Harga Rp. 80 jt / Nego. Hub.

DIJUAL RUMAH 2 LANTAI PERMANENT

0853.6173.0505

- Luas tanah dan bangunan 67 m², SHM, 2 KT, 2 KM, dapur + kitchen set + kompor set. - Dinding wallpaper, ada balkon, garasi di bawah balkon, kamar mandi atas ada pemanas air, jemuran kain di belakang atas. Di Perumahan Gatsu Town Jl. Proyek Aluminium No. 1, Gatot Subroto Kec. Helvetia (di blkg. Ktr. Imigrasi) Medan. Pemilik langsung Ibu FONI MEGA, Harga 650 jt/nego. HP. 0812.1586.7778

DIJUAL RUMAH

DIJUAL SATU UNIT RUMAH BERLOKASI DI JL. SUMBAWA I NO.54, KOMP MARELAN INDAH DENGAN LUAS BANGUNAN 352 M2, LUAS TANAH 701M2, PLN,PAM DAN STATUS SHM. HUBUNGI . 081376213270

DIJUAL CEPAT (BU) - 1 unit rumah tinggal 3½ tgkt beserta tanah ± 333 m², siap huni, 3 Kt, 2 Km lengkap air, listrik, AC, SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt, 2 Kt, 2 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni. - 1 unit rumah tinggal 2½ tgkt, 4 Kt, 3 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni, sudah ada perabot. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt uk. 4x14 m beserta tanah ± 280 m², SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt Uk. 6 x 16 m, type 96, siap huni, SHM. Semua di Jl. Karya - 1 unit Condominium Cambridge Tower Picasso, Lantai 7, uk. 200 m, ada taman, 3 Kt, 2 Km. - 1 unit rumah tinggal uk. 6x18, type 100, 2 tgkt, 3 Kt, Komp. Taman Ubud Pasar Merah. Hub. 08126

07 7073 081 160 71 388

KOST 20 E - Kost 20 E (lantai dasar), Luas 4 x 20 m² = 39 jt/tahun (nego). - Kost 20 E, kamar AC, isi lengkap Rp. 1,5 jt/nego. Harian/bulanan, Jl. Karya Pembangunan No. 20 E Polonia (belakang Hermes Place Polonia).

Hub. 0813.1036.7296, 0852.6105.9263 Web.: www.kost

INDEKOST

Di daerah Jl. Turi Medan, daerah Teladan dekat kampus UISU, Kampus ITM, Kampus UMSU, Kampus STT Harapan. Alamat Lengkap: Jl. Turi, Gang UISU No. 25 Medan. Pas dibelakang Kampus UISU. Khusus untuk Pria (Laki-laki). Hubungi Erix. (0813-6155-8325) (0831-98884815)

berdasarkan dokumen lingkungan,” ujarnya. Amral berharap, peserta sosialisasi yang berasal dari dinas pertanian kabupaten/ kota dapat menyusun dokumen perencanaan pertanian di masing-masing daerah. “Sebab yang memahami daerah masing-masing itu kawankawan yang berasal dari kabupaten kota,” katanya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara Binsar Situmorang mengatakan kegiatan tersebut diikuti peserta yang berasal dari 12 kabupaten/ kota di Sumut. “Semoga pertemuan ini dapat memberikan hal positif dan dapat menerapkan apa yang didapat dari kegiatan ini,” ujarnya. (WAN)


EKONOMI

Sabtu 8 September 2018

harian andalas | Hal.

KTF Hadir di Centre Point Medan Medan-andalas Kompas Travel Fair (KTF) 2018 hadir di Medan untuk pertama kalinya yang akan berlangsung selama tiga hari, sejak 7 hingga 9 September 2018 di Centre Point Mall Medan. Opening ceremony dimulai pukul 10.00 WIB dengan tari persembahan Ai Ai Dancer. Hadir dalam acara itu Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution, Aufrida Wismi Warastri selaku kepala biro Kompas Sumatera, Lina Wo selaku Area Manager Bank Danamon Medan. Acara ini juga didukung partisipasi dari Travel Agents, Bank Danamon dan Institute

Jantung Negara. Untuk Medan, alasan Harian Kompas mengadakan KTF di Medan terealisasikan karena warga Medan memiliki minat yang tinggi untuk berwisata. “Karena berdasarkan penelitian dari temanteman bisnis, minat warga Medan untuk berwisata itu sangat tinggi. Juga secara kasat mata kita lihat tingkat penerbangan di Kuala Namu itu sangat tinggi,” sebut Aufrida. Aufrida juga menyampaikan, KTF memberi kesempatan kepada banyak orang untuk pergi menikmati wisata dan kebudayaankebudayaan daerah serta untuk menambah wawasan

dengan budget yang murah dan terjangkau. Wakil Wali Kota Akhyar Nasution menanggapi positif diadakannya acara KTF 2018 tersebut. Akhyar berharap kota Medan dapat menjadi ikon wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah sehingga akan lebih banyak wisatawan yang berkunjung ke kota Medan dari pada ke luar daerah Medan. “Kami yakin setelah ini kunjungan ke Indonesia lebih banyak daripada orang Indonesia ke luar negeri, karena Indonesia memiliki potensi untuk menjadi tempat wisata,” kata Akhyar. (DA)

BERI KETERANGAN Sejumlah pejabat di lingkungan Bekraf memberikan keterangan kepada wartawan terkait acara Bisma Goes To Get Member di di Hotel Grand Mercure Medan, Kamis (6/9). andalas|ist

Bisma Goes To Get Member Dihadiri 300 Pelaku Ekraf Medan-andalas Sekitar 300 pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) menghadiri kegiatan Bekraf Information System in Mobile Application (Bisma) Goes to Get Member di Hotel Grand Mercure Medan, Kamis (6/9).

Penyelenggara diabadikan bersama pada Opening Ceremony KTF 2018 di Centre Point.

7

Bisma Goes to Get Member digelar guna mendukung komunikasi dua arah antara pelaku ekonomi kreatif dari 16 subsektor dengan Bekraf agar memudahkan pemerintah menangkap masalah. "Para pelaku ekonomi kreatif mendapat banyak informasi dan ilmu dari para narasumber di acara tersebut," kata Wakil Kepala Bekraf,

Ricky Joseph Pesik. Ia menyatakan, sejumlah narasumber yang hadir pada acara itu terdiri dari pelaku, asosiasi dan komunitas ekonomi kreatif untuk berbagi pengetahuan tentang inovasi sebagai penggerak dalam meningkatkan perekonomian di sektor kreatif. Dari acara ini ia berharap bisa memonitoring perkembangan usaha serta menerima saran seputar ekonomi kreatif sehingga dapat dihasilkan pemetaan akurat serta membantu penyusunan kebijakan ekonomi kreatif dan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif. Selain itu, pelaku ekonomi kreatif yang terdaftar di Bisma akan lebih mudah dalam mendapatkan kesempatan untuk difasilitasi ataupun mendapatkan pendukung oleh Bekraf

dalam mengembangkan usaha kreatif mereka. “Di Bisma Goes to Get Member ini juga ada sesi konsultasi dimana pelaku kreatif dapat berinteraksi langsung dengan pejabat di lingkungan Bekraf dan berdiskusi seputar peran Bekraf serta pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” sebutnya. Dengan metode ini sebut dia, sosialisasi lebih memberikan pengalaman nyata sehingga mampu memotivasi para pelaku di sektor ekonomi kreatif berkolaborasi dan memberikan inspirasi untuk mengembangkan usaha kreatifnya. “Dari hasil survei khusus ekonomi kreatif BPS dan Bekraf tahun 2016 produk domestik burto (PDB) ekonomi kreatif tercatat 922,59 triliun rupiah. Angka ini meningkat 4,95 persen dari tahun sebe-

lumnya,” tuturnya. Ia menyebutkan, jumlah unit usaha ekonomi kreatif berdasarkan hasil sensus ekonomi 2016, untuk ekonomi kreatif ada sebanyak 8.203.826 usaha. Karenanya acara ini bisa dijadikan sebagai ajang jejaring bagi para stakeholder ekonomi kreatif.Apalagi berdasarkan data di Kota Medan ada 81.162 pelaku ekonomi kreatif yang subsektor terbesarnya bergerak di bidang kuliner sebanyak 60.487.Lalu untuk fashion 12.433 usaha, kriya 5.479, penerbitan 1.334, musik 604 usaha kreatif. "Ini menjadi potensi untuk perkembangan ekonomi kreatif bagi Bekraf dalam memfasilitasi dan berkolaborasi dengan pelaku kreatif,” tandasnya. (SIONG)

DIJUAL 3 TAPAK TANAH

MURAH..!!

- Uk. P. 101/99 m, L. 21/20 m, LK. 2050 m², terletak di Pematang Biara Kec. P. Labu. - Uk. P. 48 / 53 m, L. 23/22,40 m, LK. 1146 m², terletak di P. Labu Pekan Kec. P. Labu. - Uk. P. 47, 80/50 m, L. 17/24, 50 m, LK. 1014 m², terletak di P. Labu Pekan, beserta 1 unit rmh. permanen. Harga Nego.

JUAL PAVING BLOCK

PRESS MESIN JL. SM. RAJA KM. 6,7 No. 47 Medan Telp. 061.7850888 HP. 0811 605090

Hub. 0852.6191.9800

DISEWAKAN Ruko 3½ tkt, (L=184 m²) dan ruko 2 tkt (L=325 m²) di Jl. H.M. Yamin Sp. Jl. Sentosa Baru (dekat Majestik), lok. strategis. Cocok untuk segala usaha khususnya home industry. Hub. 0821 6299 5678 – 0852 9719 4901

DIJUAL TANAH Sertifikat Hak Milik L=2166 m², Lok. : Sgt. strategis tepi jalan besar Tanjung Selamat Medan Sunggal. Harga pas Rp. 2 jt/m². Hub. Langsung Pemilik 081 153 9699 (Tanpa Perantara)

DIJUAL

Sebidang tanah di Lokasi Taman Malibu Indah Blok G8. Uk. 18 x 26. Bagi yang berminat Hub. 0821 6517 6868, 0877 6941 6018, 0853 7300 8282 (TP)


Sabtu 8 September 2018

harian andalas | Hal.

8

Jelang MotoGP San Marino

Belanda Taklukkan Peru

Rossi Tak Mau Damai dengan Marquez

KADO MANIS PERPISAHAN SNEIJDER

Wesley Sneijder menjalani laga terakhirnya di timnas Belanda melawan Peru pada laga uji coba, Jumat (7/9) dini hari WIB. Laga perpisahan Sneijder itu berakhir manis setelah Belanda meraih kemenangan dengan skor 2-1. SNEIJDER merasakan perasaan yang emosional pada laga terakhirnya tersebut. Setelah laga, ia mendapat perlakuan khusus. Bersama keluarganya, Sneijder mendengarkan testimoni dari mantan rekan-rekan dan pelatihnya, seperti Dirk Kuyt, Arjen Robben, Louis van Gaal, Rafael van der Vaart, Jose Mourinho dan masih banyak lainnya. Sneijder pun mengungkapkan

kalau ia akan merindukan menggunakan baju oranye untuk mewakili negaranya. “Bermain untuk Belanda adalah hal yang paling hebat dalam karier saya. Saya merasakan pengalaman yang sangat fantastis, terutama ketika kami tampil dalam turnamen internasional. Saya akan sangat merindukan sensasi tersebut,� ujar Sneijder. Selama membela timnas Belanda, Sneijder telah mencatatkan

134 penampilan dan menyumbang 31 gol. Sneijder mencatatkan debut bersama timnas Belanda pada 30 April 2003. Saat itu, De Oranje menghadapi Portugal. Sneijder juga mencatatkan dirinya sebagai pemain yang paling banyak tampil untuk timnas Belanda. Ia melewati catatan Edwin van der Sar yang tampil sebanyak 130 kali untuk Belanda. Saat ini, Wesley Sneijder masih berkarier bersama klub asal Qatar, Al-Gharafa. Sneijder pernah memperkuat sejumlah klub top Eropa, termasuk Ajak, Real Madrid, dan Inter Milan. Ia mengumumkan pensiun dari timnas

Pemain Belanda Wesley Sneijder diangkat rekanrekannya di akhir laga uji coba melawan Peru, Jumat (7/ 9) dini hari WIB. Laga ini merupakan laga terakhirnya bersama timnas Belanda.

pada 4 Maret lalu. Menghadapi Peru di markas sendiri, Stadion Johan Cruyff Arena, Belanda sangat percaya diri. Tim besutan Ronald Koeman tersebut mampu menguasai bola sebanyak 59 persen sepanjang laga. Kendati dominan, Wesley Sneijders dan kawan-kawan kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit ke-13 Peru bahkan mampu mencuri gol terlebih dahulu. Adalah Pedro Aquino yang membobol gawang Jasper Cillessen lewat tandukan kerasnya. Peru unggul 1-0 di babak pertama. Pada babak kedua, Belanda

bermain lebih tenang dan tertata. Setelah menekan bertubi-tubi, Memphis Depay membuat gol pada menit ke-60. Berawal dari umpan akurat pemain muda berbakat Frenkie De Jong, Depay berhadapan satu lawan satu dengan kiper dan membobol gawang Peru. Gol ini memicu semangat Der Oranje. Setelah membuat beberapa peluang, Depay sukses mencetak brace pada menit ke-83. Depay pun mengukir catatan tersendiri. Sejak gol pertamanya di timnas 2014, Depay telah membuat 11 gol dan 8 assists, paling banyak ketimbang pemain Belanda lain. (MTVN/DTK/BC)

AS Terbuka 2018

Naomi Osaka Tantang Serena di Final Pelatih timnas Jerman Joachim Loew (kiri) dan Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis, sebelum laga UEFA Nations League di Munchen, Jerman, Jumat (7/9) dini hari WIB.

UEFA Nations League

Pelatih Jerman Puas Tahan Imbang Prancis JERMAN meraih hasil imbang kontra Prancis pada laga Grup A1 UEFA Nations League (UNL) di Muenchen, Jumat (7/ 9) dini hari WIB. Kedua tim menurunkan beberapa pemain terbaiknya serta menyuguhkan adu taktik yang cukup seru. Meski kelas kompetisi ini tidak sehebat Piala Dunia atau Eropa, UNL terbukti penting bagi kedua tim, khususnya untuk timnas Jerman. Betapa tidak, Jerman yang gagal total di Piala Dunia 2018 Rusia, mencoba meningkatkan mentalitas tim saat melawan Prancis. Pelatih Jerman Joachim Loew mengaku puas dengan performa anakasuhannya. Dia menilai Thomas Muller dan kolega telah menunjukkan reaksi yang diperlukan setelah kegagalan di Piala Dunia kemarin, yakni dengan bermain apik melawan Prancis. Dia percaya seharusnya Jerman bisa mencetak banyak gol pada laga tersebut. Menurut Loew, satu hal yang terpenting di laga tersebut adalah reaksi timnya setelah kegagalan di Piala Dunia lalu. Melawan sang

juara, Jerman bisa saja merasa inferior dan bermain buruk, tapi yang terjadi justru sebaliknya dan hal ini membuat Loew gembira. "Performa kami penting. Menunjukkan reaksi adalah hal penting. Dan, saya pikir, tim kami melakukannya dengan baik. Kami bisa saja mencetak beberapa gol melawan juara Piala Dunia," kata Loew usai pertandingan. Loew pun memuji keberhasilan pemain-pemainnya menahan serangan balik Prancis yang seringkali merepotkan. Menurutnya, kekuatan utama Prancis adalah bertahan sekuat mungkin dan melancarkan serangan balik cepat. "Kami tahu bahwa Prancis akan memenuhi wilayah bermain mereka dengan 10 pemain. Memliki stabilitas defensif adalah hal penting, yakni tak membiarkan mereka melakukan serangan balik." "Itulah kualitas terbesar Prancis, dan kami bertahan dengan baik. Kami tampil baik secara defensif dan itu adalah titik mula yang bagus," tutupnya. (BC)

PETENIS Jepang, Naomi Osaka berhasil melaju ke babak final grand slam Amerika Serikat Terbuka 2018 usai mengalahkan Madison Keys dua set langsung, 6-2, 6-4, Jumat (7/ 9) pagi WIB. Dalam empat gim awal di set pertama, tiap-tiap petenis mampu memanfaatkan kesempatan servis dengan baik. Skor pun imbang 2-2. Osaka lalu sukses melakukan break dan unggul 3-2. Keunggulan Osaka berlanjut karena ia kembali mampu melakukan break di gim ketujuh dan akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-2. Pada set kedua, Osaka sukses mengawali laga dengan break. Ia lalu terus menjaga keunggulan hingga skor 4-2. Keys terus bertahan dan berusaha mengejar hingga skor 5-4 untuk Osaka. Pada gim ke-10, Osaka mampu memanfaatkan kesempatan servis dengan apik. Ia mampu menyudahi

Serena Williams

VALENTINO Rossi menegaskan dirinya tak memiliki masalah dengan Marc Marquez sehingga tidak perlu ada pernyataan damai di antara keduanya jelang MotoGP San Marino pada Minggu (9/9). Hubungan Rossi dan Marquez kembali memanas karena insiden yang terjadi di MotoGP Argentina. Saat itu Marquez menyenggol Rossi hingga terjatuh dan gagal mendapat poin di akhir balapan. Dalam konferensi pers jelang balapan MotoGP San Marino, Rossi kembali mendapatkan pertanyaan tentang hubungannya dengan Marquez. Marquez mengaku sudah siap meminta maaf pada Rossi namun The Doctor menolak uluran tangan Marquez. Bahkan ada insiden menarik terjadi dalam konferensi pers tersebut, ketika Valentino Rossi menolak ajakan jabat tangan Marc Marquez. Namun Rossi mengaku tidak memiliki masalah dengan Marquez. "Saya mendengar wawancara kalian namun saya tak tahu (apa yang dimaksud). Faktanya, tak ada masalah antara saya dengan Marc. Saya tak mengerti mengapa kami seharusnya berdamai. Bagi saya segalanya baik-baik saja," ujar Rossi. Mendengar pernyataan Rossi, Marquez merasa antusias dan menyatakan, "Bagi saya ini sesuatu yang bagus (mendengar Rossi mengatakan tidak ada masalah) dan tentunya tidak ada masalah juga dengan saya." Menariknya, Marquez kemudian berusaha berjabat tangan dengan Rossi. Namun, Rossi menolaknya. Pebalap 39 tahun itu hanya tersenyum dan menggelengkan kepala ketika Marquez berusaha menjabat tangannya. Insiden tersebut terjadi di depan awak media dan empat pebalap lainnya yang hadir dalam konferensi pers MotoGP San Marino yakni Andrea Iannone, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Pecco Bagnaia. Setelah Rossi menolak jabat tangannya, Marquez mengatakan, "Situasinya selalu seperti ini. Maksud saya, saya bisa apa lagi? Ini sudah dua kali (saya berusaha minta maaf). Tidak masalah. Saya akan membalap dengan cara yang sama." Menanggapi pernyataan Marquez, Rossi kemudian merespons, "Kami tidak perlu berjabat tangan. Kami baik-baik saja. Kami tidak punya masalah." (CNNI)

Neymar Siap Emban Tugas Kapten Brasil

Naomi Osaka perlawanan Keys. Poin terakhir Osaka dihasilkan melalui service ace. Laga berakhir dengan skor 6-4 di set kedua. Naomi Osaka pun berhak lolos ke partai final AS Tebuka

2018 sekaligus mencatat sejarah untuk dunia tenis Jepang. Pasalnya, pemain ranking 19 WTA itu tercatat sebagai petenis putri Jepang pertama yang mampu menembus partai final nomor tunggal putri sebuah turnamen grand slam pada era terbuka. Osaka akan menghadapi Serena Williams di babak final. Serena lebih dulu lolos ke final setelah menang atas Anastasija Sevastova dua set langsung, 6-3, 6-0 pada partai semifinal yang digelar di tepat sebelum laga Osaka vs Keys. Bakal menghadapi Serena Williams, Naomi Osaka pun merasa antusias dan tak bisa menutupi kegembiraannya. "Aku mencintaimu (William)," tutur Osaka sambil tertawa kecil. Sementara itu, partai final AS Terbuka 2018 antara Naomi Osaka kontra Serena Williams dijadwalkan berlangsung pada Minggu (9/9) pukul 03.00 WIB.

PENYERANG Paris Saint-Germain (PSG) Neymar, resmi ditunjuk sebagai kapten permanen timnas Brasil. Dia pun mengaku siap mengemban tanggung jawab tersebut. Sejak Tite duduk di kursi pelatih Selecao pada 20 Juni 2016, jabatan kapten selalu berganti. Beberapa nama yang sempat menjabat sebagai kapten timnas Brasil adalah Thiago Silva, Dani Alves, Miranda, Gabriel Jesus, serta Neymar. Namun kini, Tite tidak akan lagi merotasi jabatan kapten di Tim Samba. Neymar yang ditunjuk sebagai kapten, bakal mengemban tugas dan tanggung jawab itu secara permanen. Mantan penyerang Barcelona itu pun akan memulai tugasnya sebagai kapten ketika timnas Brasil menghadapi Amerika Serikat dalam laga persahabatan, di MetLife Stadium pada Sabtu (8/9). "Saya menerima lagi jabatan kapten, karena saya telah belajar banyak dan saya akan belajar lebih banyak lagi. Tanggung jawab ini akan menjadi hal yang baik bagi saya," ujar Neymar. "Saya menjadi sasaran banyak kritikus, banyak hal buruk dan saya tidak bagus pada saat itu (setelah pertandingan melawan Belgia) untuk berbicara. Jadi ketika itu, saya tidak baik untuk berbicara, saya lebih memilih untuk tetap diam, karena keheningan adalah jawaban terbaik," lanjutnya. Neymar mengawali musim ini dengan performa impresif. Dari lima laga yang sudah dijalani bersama Paris Saint-Germain, pemain 26 tahun itu berhasil mencetak empat gol dari lima laga. (BC)


OLAHRAGA

Sabtu 8 September 2018

harian andalas | Hal.

9

LUIS MILLA PELATIH TERMAHAL DI ASEAN Jakarta-andalas Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla disebut sebagai juru taktik dengan gaji termahal di Asia Tenggara. Namun saat ini pria asal Spanyol itu belum mau menandatangani kontrak kerja baru dengan PSSI. Media Vietnam, Lao Dong, menyebut gaji Milla bersama dua asistennya mencapai US$160 ribu atau setara Rp2,3 miliar per bulan. Jumlah tersebut diklaim sebagai pendapatan tertinggi dibanding pelatih-pelatih di Asia Tenggara lainnya. Tak dibeberkan secara rinci berapa besaran gaji Milla. Yang pasti, Lao Dong mengklaim mantan pelatih timnas Spanyol U-21 tersebut sebagai sosok pelatih dengan gaji tertinggi di kawasan Asean. Di bawah Milla ada sosok pelatih Thailand, Milovan Rajevac. Lao Dong menyebut gaji pelatih asal Serbia tersebut mencapai US$100 ribu atau setara Rp1,48 miliar per bulan. Selanjutnya, pelatih timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mendapatkan bayaran US$23 ribu atau sekira Rp342,6 juta per bulan. Sementara pelatih Vietnam Park Hang-seo mendapatkan US$22.000 atau sekira Rp327,6 juta per bulan.

Menpora Imam Nahrawi.

Kesuksesan AG Diharapkan Menular ke APG

Meski memiliki pendapatan terendah dibanding pelatih top lainnya, Park Hang-seo justru yang paling berprestasi. Ia sukses mengantar Vietnam lolos ke semifinal Asian Games 2018. Sayang Vietnam harus menyerah 1-3 dari Korea Selatan yang akhirnya keluar sebagai juara kejuaraan multicabang olahraga edisi ke-18 tersebut. Sementara The Thao menyebut PSSI sudah menyiapkan dua pelatih alternatif jika Milla gagal menandatangani kontrak baru. Pelatih Bali United Widodo C Putro

dan Simon McMenemy masuk bursa calon pelatih. Saat dikonfirmasi terkait besaran nilai gaji Milla kepada pihak Sekjen PSSI Ratu Tisha, beberapa waktu lalu, menolak menyebut nominal angka. Belakangan PSSI dikabarkan menunggak gaji Milla. Namun, Tisha enggan berkomentar banyak terkait rumor tersebut. PSSI sendiri memberikan tenggat waktu kepada Luis Milla untuk menjawab proposal penawaran kontrak hingga pekan depan. Jika tidak ada respons, maka PSSI akan memilih opsi lain.

"Posisinya saat ini menunggu tanggapan Luis Milla dari agennya yang sedang di Spanyol. Kami ingin Milla datang ke sini (Indonesia), bertemu secara personal untuk perpanjang kontrak," kata Tisha. "Ada beberapa termin yang kami ajukan, namun PSSI berhak panggil (Milla) untuk evaluasi secara langsung. Hal besar seperti ini tidak bisa lewat email. Saya sudah bilang kalau agen tidak berniat untuk diskusi, PSSI akan bawa hal ini ke rapat anggota pada 12 September," katanya menambahkan. (CNNI)

Jelang APG 2018

Atletik Targetkan Raih Tiga Emas Jakarta-andalas Kontingen Indonesia cabang olahraga para atletik menargetkan minimal tiga medali emas di Asian Para Games 2018. Mereka optimistis target tersebut dapat terpenuhi. Hal itu dikatakan langsung Pengurus Pelatnas Para Atletik, Slamet Widodo. Ia juga membeberkan atlet-atlet yang berpeluang meraih tiga emas tersebut. "Targetnya untuk sementara ini tiga (medali) emas, yang kita yakin seratus persen," kata Slamet, kemarin. "Nomor-nomor andalannya adalah dari 100 meter T37 putra atas nama Sapto Purnomo, 100 meter T42 putri atas nama Kharisma Evi Tiarani, dan tolak peluru T20 putri atas nama Suparniati. Itu kita yakin seratus persen emas," lanjut dia. Selain tiga emas tersebut, Slamet menyebut masih terdapat beberapa potensi medali perak maupun emas lainnya. Setelah melewati uji coba di Surabaya, timnya diperkirakan bisa menambah lima medali emas. "Berdasarka uji coba tanding di Surabaya dengan PASI Jawa Timur, hasilnya bisa bikin lebih optimis. Dari target perak, mungkin bisa jadi emas, tapi masih 50:50. Kurang lebih lima (emas)," ujar Slamet. Cabor para atletik sendiri dijadwalkan untuk diperlombakan mulai 8 Oktober 2018. Sebanyak 167 medali emas akan diperebutkan 714

Suasana latihan atlet para atletik di Stadion Sriwedari, Solo. atlet dari 39 negara yang sudah memastikan keikutsertaannya pada cabor tersebut. Asian Para Games 2018 sendiri akan resmi dibuka dengan seremonial pembukaan pada 6 Oktober dan berlangsung hingga 13 Oktober. Sebanyak 568 medali emas akan diperebutkan dalam 18 cabang olahraga. Kemenpora Janjikan Bonus Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berjanji akan memberikan bonus untuk atlet Asian Para Games 2018 secepat pencairan bonus di Asian Games 2018.

Sebelumnya, pemerintah memberikan bonus kepada atlet peraih medali di hari terakhir gelaran Asian Games 2018. Meski demikian, pemerintah juga memberikan bonus bagi pelatih, asisten pelatih, atlet berprestasi dan juga para atlet yang tak meraih medali. Untuk Asian Para Games 2018, Kemenpora berjanji bakal memperlakukan hal yang sama seperti Asian Games 2018. Baik itu dalam hal nilai maupun kecepatan waktu pemberian bonus. "Ya, bonus akan diberikan sama cepat dan sama jumlahnya," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Gatot mengatakan persiapan Asian Para Games hingga saat ini berlangsung cukup baik. "Sejauh ini oke, kami mulai gas pol setelah Asian Games untuk Asian Para Games 2018. Karena sudah tidak ada waktu lagi. Atlet-atlet luar negeri akan mulai berdatangan pada pertengahan September," katanya menambahkan. Saat ini para atlet Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan di Solo untuk Asian Para Games 2018. Menpora Imam Nahrawi berharap kontingen Indonesia bisa menempati peringkat tujuh besar klasemen. "Semoga bisa 16 sampai 18 medali emas," ucap Imam. (MTVN/CNNI)

Kabar Liliyana Pensiun Disorot Atlet Luar Negeri Jakarta-andalas Tontowi Ahmad menyebut rencana Liliyana Natsir untuk gantung raket menjadi sorotan para atlet bulu tangkis luar negeri. Liliyana Natsir sudah jadi andalan Indonesia di nomor ganda campuran dalam dua dekade terakhir. Dalam dua dua dekade terakhir, Liliyana bersama Tontowi sudah meraih empat gelar juara dunia, tiga gelar All England, 1 emas dan 1 perak Olimpiade menjadi bukti kehebatan Liliyana. Liliyana bahkan sudah melawan 2-3 generasi pemain dari negaranegara lain. Tontowi yang jadi pasangan Liliyana sejak 2010 mengaku sempat ditanya atlet Denmark tentang rencana pensiun Liliyana. "Berita Cik Butet ingin pensiun ini sudah sampai ke Denmark. Ada pemain Denmark yang bertanya kepada saya, 'apa benar Liliyana mundur? Sepertinya mereka senang Cik Butet mundur. Mungkin Cik Butet berbahaya untuk pemain Denmark," ujar Tontowi. Tontowi secara terbuka mengakui bahwa dirinya masih

ingin terus berduet dengan Liliyana. "Saya sebenarnya maish ingin berpasangan dengan Cik Butet terlebih kami sudah lama berpasangan. Namun, saya menghargai keputusan Ci Butet," kata Tontowi. Dalam beberapa turnamen hingga akhir tahun ini, Tontowi akan mulai coba dipasangkan dengan Winny Oktavina. "Saya belum bisa berkomentar banyak karena ini rencana pelatih. Yang pasti saya harus siap."

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin membimbing yang muda. Soal strategi, saya serahkan pada pelatih yang pasti mengerti teknik yang bagus untuk saya dan pasangan," ucap Tontowi. Keputusan Liliyana Natsir untuk gantung raket usai Asian Games 2018 sudah bulat. Wanita yang akrab disapa Butet itu pun mengakui bakal rindu dengan pasangannya di lapangan, Tontowi Ahmad. Butet tidak sepenuhnya

pensiun, karena ia masih memiliki kontrak hingga tahun depan. Berakhirnya karier Liliyana sebagai pebulutangkis profesional bisa terjadi pada Maret 2019 mendatang. Liliyana mengatakan akan melanjutkan bisnis keluarganya di bidang properti dan pijat refleksi. Tetapi ia juga mengakui akan merindukan dunia tepok bulu yang membesarkan namanya itu. "Tetaplah, namanya saya dari kecil sudah terjun di bulutangkis, pasti ada keinginan mengobrol dengan teman-teman, ingin ketemu, ingin 'ngecengin' (meledek) Owi saat capek latihan," ujar Liliyana. Hanya saja, Liliyana belum bisa menuntaskan hasrat terbesarnya untuk meraih medali emas di Asian Games. Pada kesempatan terakhirnya di Asian Games 2018, Liliyana harus puas dengan medali perunggu bersama Tontowi. Wanita yang pada 9 September nanti berusia 33 tahun itu juga belum tahu apakah ke depannya akan menjadi pelatih bulu tangkis atau tidak. "Belum ada kepikiran ke arah sana (jadi pelatih). Saya sih sekarang mau ke bisnis dulu," ucap Butet. (CNNI)

PRESIDEN Joko Widodo menginginkan Panitia Penyelenggara Asian Para Games APG 2018 (Inapgoc) untuk maksimal menyambut para tamu. Kesuksesan Asian Games (AG) 2018 harus ditularkan pada acara Asian Para Games (APG). "Pak Presiden betul-betul menginginkan suasana kegembiraan seluruh bangsa Indonesia di Asian Games kemarin, harus dilanjutkan di Asian Para Games," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/8). Menurut dia, hal ini bertujuan agar para atlet semakin termotivasi dan gembira saat mengikuti pertandingan. Rencananya, 42 negara akan mengirimkan delegasinya dalam pertandingan yang berlangsung pada 6-13 Oktober 2018. "Terkait dengan pencapaian prestasi di Asian Para Games, kita harapkan naik dari sebelumnya di Asian Para Games Incheon peringkat 9 kita bisa naik ke 7 besar," ujar

Imam. Pemerintah, kata dia, menargetkan medali sebanyak 16-19 medali dari 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Bonus yang diberikan untuk para atlet peraih medali juga setara dengan atlet Asian Games 2018. Inapgoc mengaku siap menggelar pesta olahraga bagi para difabel itu. Apalagi, acara ini adalah yang ketiga kalinya di dunia. Kegiatan ini adalah multievent disabilitas terbesar kedua setelah Para Olimpiade. Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari menyebutkan Presiden Jokowi mengimbau semua kementerian dan lembaga agar memperlakukan Asian Para Games sama dengan Asian Games. Inapgoc pun siap menerima para peserta. "Ada kurang lebih 5.000 atlet dan official dan 1.100 di antaranya menggunakan kursi roda, 8.000 volunters, 5.000 pekerja lapangan, dan 800 media dari nasional maupun internasional," kata dia. (MTVN)

andalas/dp

Aksi para petinju yang bertanding pada hari pertama Kejurda Sumut Tinju Amatir di sasana Pusat Latihan Tinju SPTI Pertina Kota Medan, Kelurahan Besar, Mean Labuhan, Jumat (7/9).

Diikuti 139 Petinju

Kejurda Tinju Amatir Piala Danpomal Belawan Dibuka Medan-andalas Kejuaran daerah (Kejurda) Sumut Tinju Amatir Junior resmi dibuka Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal I Belawan Letkol Laut (PM) Cholid Bambang Wahyudi di Gedung Sasana Pusat Latihan Tinju SPTI Pertina Kota Medan, Kelurahan Besar, Mean Labuhan, Jumat (7/9). Kejuaraan memperebutkan Piala Danpomal Belawan tersebut berlangsung mulai 79 September 2018 diikuti 139 petinju dari 16 kabupaten/kota di Sumatera Utara dengan dua katagori yakni putri dan putra. Semua peserta maupun official sudah hadir dengan hari pertama digelar 21 pertandingan mulai dari kelas 42 kilogram hingga 69 kilogram. Ketua Panitia Pelaksana Drs Proklamasi Naibaho didampingi Sekretaris Ganda Simbolon SH mengatakan, tujuan diselenggarakannya kejuaran ini ialah untuk mengetahui tingkat kualitas para atlet tinju di Sumut. "Hasil terbaik kejurda ini akan dibawa ke kejuaraan nasional (Kejurnas) tinju di Bogor," kata Proklamasi. Ketua Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Kota Medan Sabam Manalu SE menambahkan, untuk meningkatkan prestasi tinju di Kota Medan dan Sumut akan diprogramkan turnamen tinju bulanan. "Event tersebut mencari bibit petinju berprestasi untuk dapat berkiprah di tingkat nasial maupun internasional

maka diberikan semangat dan fasilitas," kata Sabam Malau. Selain itu, lanjut Sabam, juga akan ditingkatkan frekwensi latihan bagi para petinju dan tetap digelar kejuaran antar sasana atau antar kabupaten/kota di Sumut. Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal I Belawan Letkol Laut (PM) Cholid Bambang Wahyudi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan seperti ini menjadi sarana bagi para atlet tinju karena dengan bertanding tanpa ada latihan sulit untuk meraih kemenangan. Untuk itulah diharapkan event seperti ini terus digalakkan. "Dengan menggelar pertandingan tinju junior seperti ini tentu akan membuat para petinju lebih siap dan mampu bertarung di kancah nasional maupun internasional. Dengan semangat semua pihak tentunya juga dapat menghasilkan bibit yang akan membawa nama harum Sumut," ungkapnya. Letkol Cholid Bambang mengharapkan para peserta tinju agar terus berlatih, menjadi atlet tinju yang berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional. "Bila kita berprestasi rezeki itu akan datang," ujarnya. Tampak hadir dalam pembukaan tersebut para manager tim setiap daerah, dewan juri dan para petinju yang akan berlaga serta suporter untuk memeriahkan serta memberi semangat kepada para petinju yang bertanding. (DP)


ACEH

Sabtu 8 September 2018

harian andalas | Hal.

10

POLISI TANGKAP PELAKU HUMAN TRAFFICKING ANTARNEGARA andalas/mulyadi

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Blang Limeng, Gampong Blang Mane Kecamatan Payabakong.

Wabup Aceh Utara Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran Aceh Utara - andalas Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf menyerahkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran di Dusun Blang Limeng, Gampong Blang Mane Kecamatan Payabakong, Jumat (7/9). Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengatakan, pihaknya menjenguk korban kebakaran telah menjadi agenda prioritas yang dilaksanakannya selama ini. “Bukan hanya korban kebakaran, tapi jenis musibah yang menimpa warga Aceh Utara tetap akan dikunjungi pada kesempatan pertama,” katanya. Lanjutnya, bantuan yang dibawa memang tak seberapa, dibandingkan musibah yang menimpa korban kebakaran.

Akan tetapi dengan adanya bantuan masa panik dan kehadiran Wakil Bupati bisa sedikit mengurangi beban dan mengobati psikis masyarakat yang ditimpa musibah. Camat Payabakong Andree Prayudha, mengatakan, korban bernama Ra'of (45) berprofesi sebagai petani, rumahnya terbakar pada Kamis (6/9) tengah malam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun rumah serta seluruh isinya habis dilalap api. Ia mengatakan, pihaknya telah melaporkan peristiwa kebakaran tersebut kepada Bupati, Wakil Bupati. "Alhamdulillah pagi ini Pak Wakil Bupati sudah datang menjenguk dan membawa bantuan masa panik," Ungkapnya. (MUL)

PPTK Dispora Aceh:

KNPI Wahyu Sahputra yang Berhak Gelar Kongres Banda Aceh – andalas Kepala Seksi Pemberdayaan Organisasi Pemuda Aceh, Elfakri yang juga merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dispora Aceh Elfakri mengungkapkan KNPI kubu Wahyu Sahputra yang berhak menggelar Kongres KNPI pada Oktober mendatang di Aceh. “Yang yang berhak menggelar kongres pemuda atau kongres KNPI ke IV ini adalah KNPI yang dipimpin oleh Wahyu Saputra,” kata Elfakri kepada AJNN, Jumat (7/9). Menurutnya kubu KNPI Wahyu Sahputra yang sudah mengajukan anggaran pelaksaanan kongres tersebut. Sehingga berhak untuk menggelar kongres tersebut. “Yang mengajukan mereka, anggaran itu lahir dari usulan mereka,” ungkap Elfakri. Elfakri mengungkapkan kalau pihaknya belum menerima surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) tentang penunjukan Aceh sebagai Tempat Pelaksanaan Kongres ke IV. Padahal Surat Keputusan itu sangat penting sebagai dasar pelaksanaan kegiatan tersebut. “Untuk perlindungan hukum, kami membutuhkan Surat Keputusan (SK) penun-

jukan tuan rumah dari pusat, saya kuatir jika dananya sudah cair kemudian tuan rumahnya dipindah, bagaimana kami mempertanggungjawabkan anggaran yang sudah dicairkan itu,” jelasnya. Selain itu, ia juga mengatakan hingga kini Surat Keputusan Panitia Pelaksana juga belum diterbitkan oleh Gubernur Aceh. Surat keputusan pelaksana ini menjadi kewenangan Gubernur Aceh dikarenakan pengelolaan anggaran kongres ini melekat pada Dispora Aceh, dimana peggunaan dan pencairan anggaran harus berdasarkan SK Gubernur, di samping itu juga harus ada Surat Keputusan dari DPP KNPI karena kegiatan ini adalah kegiatan nasional. “Karena anggarannya melekat pada dispora, maka Surat Keputusan tentang panitia pelaksana itu dikeluarkan oleh gubernur disamping ada SK dari DPP KNPI, karena ini kongres nasional, tentu pencairannya, penggunaannya harus dengan SK Gubernur,” jelasnya. Alasan belum terbitnya surat keputusan Gubernur Aceh tentang panitia pelaksana, karena sampai saat ini KNPI belum mengajukan siapa-siapa panitia ke pihak Dispora Aceh. (AJNN)

Lhokseumawe – andalas Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap wanita berinisial FA (29) yang diduga sebagai pelaku tindak pidana perdagangan manusia (human Trafficking) antarnegara sejak sepuluh bulan terakhir. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Andrian, Jumat (7/8) dalam konferensi pers di Mapolres setempat mengatakan, penangkapan FA bermula dari pengakuan dua orang korban berinisial NW (24) dan DY (20) yang melaporkan kalau dirinya menjadi korban perdagangan manusia yang dilakukan oleh tersangka. “Jadi awal mula kejadian, saat itu tersangka mengajak kedua korban untuk bekerja di sebuah kafe di Malaysia dengan gaji Rp600 hingga Rp800 ribu per bulan,” jelasnya. Ia menambahkan, sebelum korban diberangkatkan, tersangka memberikan iming-iming kepada korban, kalau gaji itu bisa membiayai hidup anak dan orangtua korban. Selain itu, juga dapat membelikan sepeda motor. Tersangka juga mengatakan kepada korban kalau duduk di gampong itu tidak ada gunanya. “Setelah korban menyetujui, tersangka meminta fotokopi kartu keluarga (KK) dan KTP korban untuk

andalas/mulyadi

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe Iptu Riski Andrian memperlihatkan tersangka tindak pidana perdagangan manusia dalam konferensi pers di Mapolres setempat. dibuat paspor dan biaya pembuatan paspor itu dibiayai oleh tersangka dan uang dikirim langsung dari pemilik kafe di Malaysia. Kemudian, tersangka membawa korban ke Medan, Sumatera Utara untuk pembuatan paspor,” paparnya. Sambungnya, setelah paspor selesai, tersangka membawa korban ke Batam, kemudian tersangka menyerahkan korban ke seorang laki-laki yang tidak dikenal, dan

kemudian tersangka kembali lagi ke Kota Lhokseumawe dengan alasan kalau paspor tersangka tidak selesai. “Tersangka saat ini sudah kita tahan. Adapun barang bukti yang diamankan berupa paspor atas nama korban yang dikeluarkan di Malysia dan KK, dan juga KTP,” katanya. Sementara itu, pelaku FA ketika diwawancara mengaku tidak pernah mengajak korban NW dan DY untuk berangkat bekerja di Malaysia. Akan

tetapi kedua korban tersebut minta ikut dengan tersangka untuk bisa bekerja di sana. “Saya tidak mengajak mereka, tapi mereka sendiri yang minta ikut. Kami sama-sama berangkat dan membuat paspor, tetapi paspor saya tidak selesai, sedangkan mereka sudah lebih duluan siap. Saya berkata jujur dan enggak bohong,” kata FA kepada awak media saat jumpa pers di Mapolres Lhokseumawe, Jumat (7/9). (MUL)

Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur Dimulai Banda Aceh-andalas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aceh, Jumat (7/9) memulai Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur yang pesertanya selama lima bulan akan menjelajahi seluruh provinsi di Tanah Air. Kegiatan yang digelar APPSI bekerja sama dengan Bukalapak dilepas langsung oleh Ketua APPSI Soekarwo bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (7/9). "Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah menguatkan ikatan dan sinergi 34 gubernur dan menjadikan APPSI lebih terasa dampak dan manfaatnya bagi anggota serta menginisiasi kerja sama pendampaingan dan pemasan UKM bersama Bukalapak," kata Ketua Umum APPSI, Soekarwo. Soekarwo yang juga mantan Gubernur Jawa Timur tersebut menjelaskan APPSI memiliki potensi dan juga mampu bersinergi antara satu provinsi dengan provinsi lainnya guna menghasilkan sebuah kontribusi

Ketum APPSI Soekarwo (kanan) memberikan piagam kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam pembukaan Ekspedisi Gubernur di Kantor Gubernur Aceh, Jum'at (7/9). untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Artinya, antara satu daerah dapat saling bersinergi dalam memenuhi bahan baku terhadap sebuah produk yang nantinya memberikan dampak

positif terhadap kedua daerah," katanya. Ia menambahkan kegiatan ekspedisi tersebut dimulai dari Provinsi Aceh pada 7 September dan akan mengelilingi provinsi di Pulau

Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan berakhir di Jawa Timur pada Januari 2019. Ekspedisi tersebut akan menempuh waktu selama lima bulan tersebut juga akan berkeliling dan mengekpos inovasi dan kebijakan unggulan dari berbagai daerah di suatu Provinsi. Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyambut positif kesempatan menjadikan provinsi ujung paling barat Indonesia itu sebagai rute pertama pelaksanan ekpedisi Jalur Darat 34 Gubernur. "Kami berharap melalui kegiatan ini akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sektor UMKM yang ada di Aceh khususnya dan provinsi lainnya di Tanah Air secara umum," katanya. Dalam pelepasan Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Aceh tersebut turut dihadiri diantaranya Corporate Communication Manager Bukalapak, Evi Andarini dan pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh. (ANT)

Lima Hektare Pinus Terbakar di Aceh Tengah Banda Aceh-andalas Sekitar lima hektare lahan tidur yang ditumbuhi pohon pinus dan rumput liar di kawasan lereng pegunungan dalam kondisi kering hangus terbakar di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. "Kurang lebih lima hektare lahan terbakar di Desa Jongok Meluem, Kebayakan," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana

Aceh, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Jumat (7/9). Ia menerangkan, awal mulanya tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah menerima informasi dari warga setempat terkait kebakaran hutan dan lahan di lereng pengunungan sekitar pukul 13.30 WIB. Lalu belasan personel, dan dua unit armada pemadam kebakaran

langsung dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman yang dibantu oleh sejumlah aparat TNI/ Polri, dan masyarakat sekitar tempat kejadian. "Kita pastikan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun hingga malam ini, api belum dipadamkan akibat lokasi kebakaran sulit dijangkau oleh petugas," katanya. Kebakaran hutan dan lahan kali ini

merupakan kesekian kalinya terjadi di Aceh Tengah, termasuk 50 hektare lahan di daerah dataran tinggi yang merupakan penghasil kopi terbaik kualitas ekspor berada di wilayah Tengah di Aceh, Juli 2018. "Meski penyebab kebakaran sedang dalam penanganan pihak yang berwajib, tapi saat ini difokuskan upaya pemadaman di lahan tidur ini dulu," tegas Dadek. (ANT)

Dinsos dan Satpol PP-WH Bireuen Gelar Operasi Kasih Sayang  Hanya Tujuh Gepeng yang Tertangkap Bireuen-andalas Dinas Sosial bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kabupaten Bireuen menggelar operasi kasih sayang dalam upaya menertibkan gelandangan dan pengemis (Gepeng) di sejumlah titik hingga ke pusat pasar kecamatan yang ada dalam wilayah Kabupaten Bireuen. Dalam razia itu, hanya sebanyak tujuh orang gepeng yang terjaring. Dan ketujuh gepeng yang terjaring tersebut

Sejumlah gepeng yang terjaring dinaikkan ke Bus Sekolah untuk diamankan di Dinas Sosial. andalas/suherman amin

empat laki-laki, dua perempuan dan satu anak perempuan. Ketujuh mereka yang terjaring diangkut dengan mobil bus ke Dinsos untuk didata dengan akurat mana yang pengemis asli ataupun bukan. Dari hasil pendataan pihak Dinsos ternayata tiga gepeng berasal dari Aceh Utara sementara empat orang lagi warga Kabupaten Bireuen. Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Halidar SSos MSi kemarin di sela-sela razia menyebutkan, pihaknya secara kontinu melakukan operasi dalam rangkaian upaya membersihkan

Bireuen dalam berbagai hal termasuk gepeng yang mereka lakukan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan dalam wilayah Bireuen. Disebutkan, operasi yang mereka lakukan bersama itu bertemakan ” Operasi Kasih Sayang” dengan melibatkan pihak terkait di kecamatan, agar memudahkan pendataan terhadap para gepeng yang terkadang sudah meresahkan masyarakat. Halidar menyebutkan, semua mereka yang telah diamankan diangkut dengan mobil ke Dinsos untuk didata dan dibimbing sekaligus diantar kepada orangtuanya. “Setelah diberi pengarahan

dan bimbingan serta pendataan mereka dikembalikan kepada camat serta perangkat desa asal gelandangan dan pengemis tersebut untuk di antar ke rumahnya,” katanya. Sementara pihak Satpol PPWH kepada andalas mengaku, pihaknya turun ke lapangan secara kontinu dalam batas waktu yang tidak ditentukan untuk melakukan razia ke berbagai kawasan termasuk pusat kota Matangglumpangdua. Dalam pelaksanaan razia gepeng pihaknya sudah mengamankan tujuh gepeng dari sejumlah posko mereka seperti di pasar-pasar dan di sejumlah lokasi lainnya. (HERA)


ACEH

Sabtu 8 September 2018

harian andalas | Hal.

11

MASIH BANYAK PETANI DI PIDIE GUNAKAN POMPANOSASI Sigli - andalas Petani menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie agar membangun kembali lantai pintu air Bendung Tiro yang rusak empat tahun silam. Sehingga, air dari bendung tersebut mengalir ke sungai bukan ke saluran pembawa. Sementara di Kecamatan Muara Tiga, masih banyak petani menggunakan sistem pompanisasi untuk mengairi sawah. Petani di Kecamatan Delima, Mila, Gronggrong, dan Kecamatan Pidie, meminta perhatian serius dari Bupati Abusyiek untuk membersihkan saluran irigasi yang sudah tertimbun sindemen lumpur setinggi lutut orang dewasa Keluhan senada menyangkut kesulitan irigasi disampaikan petani di Kecamatan Muara Tiga dan Kecamatan Batee kepada andalas, Jumat (7/9) siang secara terpisah di dua kecamatan tersebut. Dua hari lalu, para tokoh petani di Kecamatan Mutiara Timur, Kecamatan Kembang Tanjong, Kecamatan Simpang Tiga Kecamatan Glumpang Baro, dan Kecamatan Peukan Baro kepada media ini menyampaikan berbagai keluhan menyangkut masalah irigasi dan pupuk. Sehingga, menjadi kendala saat musim tanam. "Kami di sini setiap musim tanam padi selalu kesulitan air. Tapi, kondisi ini belum menjadi perhatian serius dari pemerintah, hanya selalu bisa mengeluarkan jadwal musim tanam," sebut Safruddin, Mustafa dan Abullah, petani Kecamatan Kembang Tanjong. Sedangkan petani di Blang Raya Laweueng, Kecamatan Muara Tiga menuturkan, persoalan irigasi bagi petani

di Laweueng hingga sekarang belum teratasi. Paling sedikit sekitar 4.000 hektare lebih sawah di kawasan Blang Raya dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Muara Tiga, belum ada irigasi teknis ataupun irigasi permanen. Menjawab andalas, petani di Laweueng Muara Tiga, mengungkapkan, setiap musim tanam selalu menggunakan pompa air untuk mengairi areal persawagannya, sedangkan air yang dimanfaatkan air yang mengalir dari saluran air peninggalan tempo doeloe. “Persoalan ini sudah sering kami sampaikan kepada pihak Dinas Pertanian Pidie, juga kepada Pak Bupati, tapi hanya dijanjikan akan diusahakan pembangunannya," tutur Jamaluddin, Hanafiah dan A.Wahab, petani. Kabupaten Pidie, sebagai daerah agraris dengan luas sawah produktif 29.589 hektare, tadah hujan berkisar 8.500 hektar, sawah yang sudah menjadi hutan ilalang sekitar 1.150 hektare. Setiap musim tanam serentak, sebagaimanan dituturkan tokoh petani selalu terkendala dengan persoalan air, benih padi unggul, serta pupuk. Sejauh itu, keluhan petani tetap menjadi keluhan panjang. (DHIAN)

Tim Wasev Tinjau Sasaran Kegiatan Opster TNI Bireuen-andalas Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Operasi Teritorial (Opster) TNI Brigjen TNI Mar Purwadi melakukan pengecekan hasil dari sasaran kegiatan Opster di wilayah kerja Korem 011/ Lilawangsa melalui Kodim 0111/ Bireuen sebelum berakhir pada Senin, 10 September 2018. Kedatangan tim ke Bireuen yang disambut Bupati Bireuen H Saifannur SSos untuk mengetahui kendala yang dialami oleh satuan bawah, yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan-bahan kajian demi perbaikan. Sehingga ke depan program tersebut dapat berjalan lebih baik lagi dengan hasil yang maksimal. Tim Wasev bersama Bupati Bireuen H Saifannur dan rombongan mendatang cluster sapi di Desa Teupin Panah, Kecamatan Plimbang, Kabupaten Bireuen disambut Muspika Plimbang beserta tokoh agama dan masyarakat serta tokoh adat setempat. Bersamaan dengan peninjauan itu, Brigjen TNI Mar Purwadi menyerahkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu berupa dua ekor sapi dan bingkisan serta sembako. Setelah melakukan peninjauan ke cluster sapi di Desa Teupin

Kasus Korupsi Pengelolaan Kedelai Nagan Raya Lengkap Meulaboh-andalas Pihak Kepolisian Resor Nagan Raya, Polda Aceh menyatakan kasus penyalahgunaan pengelolaan kedelai

andalas/Ist

Wasev Opster TNI Brigjen TNI Mar Purwadi menyerahkan bantuan dua ekor sapi dan bingkisan serta sembako kepada masyarakat kurang mampu. Panah Plimbang, rombongan berangkat menuju Desa Neuheun, Kecamatan Peusangan Bireuen melakukan peninjauan bantuan rumah tidak layak huni ( RTLH) . Di sana juga mereka memberikan bantuan berupa bingkisan dan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

bantuan pemerintah telah lengkap (P21) untuk selanjutnya diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari). "Kasusnya telah P21 dan berkasnya hari ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri. Penyidik juga sudah memeriksa 42 orang saksi," kata Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto, melalui Kanit Tipikor Brigadir Vitra Ramadani, dalam konferensi di Nagan Raya, Kamis (6/9). Dalam proses penyidikan pihak kepolisian menetapkan tersangka pertama Kabid Tanaman Pangan

Pada kesempatan itu Keuchik Gampoeng Neuheun menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah membangun RTLH terhadap warganya yang kurang mampu serta dengan adanya pembangunan RTLH TNI bersama masyarakat eratnya suasana kegotongroyongan, kebersamaan dan

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Nagan Raya, tahun 2015 yakni Hendra Prihatin dan tersangka kedua Lisa Desnawati, honorer Distanak 2015. Dalam proses pelaksanaan kegiatan pengelolaan kedelai bantuan pemerintah tim teknis Dinas Pertanian Kabupaten Nagan Raya melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan wewenang dengan cara memotong dana dari 38 kelompok tani. Brigadir Vitra Ramadani, menje-

kepedulian masyarakat semakin tinggi. Brigjen TNI Mar Purwadi selaku Ketua Tim Wasev menyebutkan, program yang merupakan sasaran kegiatan Opster merupakan wujud kepedulian TNI terhadap warga yang kurang mampu. (REL/HERA)

laskan, pemotongan tersebut dilakukan tersangka dengan alasan dana yang dipotong akan digunakan untuk belanja bahan saprodi yang nanti akan dibagikan kepada 38 kelompok tani dalam pembelanjaan bahan saprodi. "Tim teknis Dinas Pertanian Kabupaten Nagan Raya mengambil keuntungan dari masing - masing distributor pengadaan barang saprodi yang dipilih serta jumlah bahan saprodi yang disalurkan tidak sesuai dengan pemotongan dana,"jelasnya. (AJNN)


Sabtu

SUMATERA UTARA

8 September 2018

harian andalas | Hal.

12

Sebelum Ada Jalan Medan-Berastagi

Sudah Ada Jalur Tembus Karo-Langkat, Perlanja Sira SAMBUT - Asisten Pemerintahan dan Sosial Nasrullah menyambut jemaah haji yang baru kembali di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar

Pemkab Labuhan Batu Sambut Kepulangan Jemaah Haji Rantau Prapat-andalas Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu merasa bersyukur dan menyambut baik atas kepulangan jemaah haji Labuhanbatu yang tergabung pada kloter 5 dari tanah suci Makkah, Jumat (7/9) pagi di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar, Rantau Prapat. Bupati dalam penyambutan tersebut diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial Setdakab Labuhan Batu H Nasrullah SH MAP mengatakan, atas nama Pemkab Labuhan Batu mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air jemaah haji Labuhan Batu yang selama 40 hari telah melaksanakan kegiatan atau ibadah haji di tanah suci, semoga dapat menjadi haji dan hajjah mabrur. Tentu di Makkah maupun Madinah banyak penga-

laman selama menunaikan ibadah haji. Setelah berkumpul bersama keluarga ataupun tetangga nanti dirumah, ceritakanlah yang baik-baik dan pengalaman yang buruk disimpan saja jangan diceritakan kepada orang. "Karena kita tahu selama 40 hari kita berkumpul dengan para jemaah, di sana-sini tentu ada yang kurang berkenan, untuk itu ceritakanlah yang baik-baik saja,"kata Nasrullah. Di akhir sambutan singkatnya, dia mendoakan para jemaah haji yang baru pulang dari tanah suci setelah sekembalinya nanti kerumah dan berkumpul dengan sanak keluarga untuk melepas rindu selama 40 hari tidak bertemu. Kiranya tetap dalam keadaan sehat walafiat dan dapat lebih meningkatkan ibadahnya.

Syahrial Tinjau Proses Pengaspalan Jalan Lingkar Utara

Kabanjahe-andalas Tugu Kuliki adalah tanda batas antara kawasan Taman Hutan Raya Bukit Barisan (Tahura) Kabupaten Karo dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kabupaten Langkat. Dibangun tahun 1987 oleh TNI. Jarak dari Kabanjahe ke Tugu Kuliki batas KaroLangkat, sekitar 29 km. Dari Tugu Kuliki ke Kota Binjai sekitar 40 km, dari Tugu Kuliki ke Kota Medan sekitar 70 km. Jarak dari Desa Kuta Rayat (Kecamatan Naman Teran) ke Tugu Kuliki sekitar 7,5 km dan dari Tugu Kuliki ke Telagah (Kabupaten Langkat) sekitar 8 km. “Panorama kawasan ini juga sangat menarik. Salah satu alternatif jalan pintas bagi daerah kabupaten/ kota lain Seperti Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Singkil, Subusalam, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun dan Karo menuju Binjai, Langkat, Kuala Simpang dan Aceh Timur atau ke Medan,” ujar Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, Jumat petang (7/9) di Kabanjahe saat bincangbincang dengan wartawan. Sehingga bisa mengurangi kepadatan/kemacetan Jalan Utama BerastagiMedan yang semakin se-

TUGU KULIKI - Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi unsur Forkopimda beberapa waktu lalu saat survei jalur Karo – Langkat. Rombongan sejenak foto di Tugu Kuliki Batas Karo – Langkat. ring terjadi. Jalan tembus Karo-Langkat inilah yang sering didengungkan menjadi jalur alternatif Medan –Tanah Karo dan sejumlah kabupaten lainnya yang melintas dari Karo ke Medan maupun sebaliknya, namun sayangnya hingga hari ini, pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) belum mengijinkannya walaupun sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah memberi izin pinjam pakai untuk jalan dimaksud. Namun demikian, saya sangat yakin kekurangan persyaratan akan dipenuhi pihak Dinas PUPR Provinsi. Nantinya, ujarnya mengimbau, agar masyarakat sekitar kawasan ikut

bertanggungjawab menjaga kawasan TNGL. “Jalan ini juga akan mengurangi kemacetan Jalan Kabanjahe-Medan yang berkeinginan ke Langkat, karena tidak perlu lagi dari Medan. Di sisi lainnya, apabila terjadi longsor jalan Kabanjahe-Medan maka sudah ada jalan alternatif lainnya. Hanya memang harus diperhatikan bersama pemerintah dan masyarakat karena kawasan itu termasuk hutan lindung, maka harus ada ketentuan hukum yang jelas,” tuturnya. Pihaknya minta pembangunan jalan alternatif itu bukan untuk tempat tinggal masyarakat apalagi untuk usaha. Karena itu, jangan sampai ada yang

memanfaatkan kesempatan ini untuk kepentingan pribadi. "Jalan tembus yang dibangun di kawasan ini adalah untuk memerlancar jalur lalulintas, bukan untuk tempat tinggal dan berbisnis," pintanya. Menurutnya, keselamatan dan kelestarian lingkungan tetap harus dijaga, jangan dirusak, apalagi dieksploitasi kepentingan kelompok. Ketegasan BBTNGL dan dinas kehutanan provinsi sangat diharapkan dan kepatuhan masyarakat harus ditanamkan. "Hutan tersebut harus tetap terpelihara, karena itu harus dijaga dengan ketat jangan sampai terjadi perambahan lahan dan pengambilan kayu illegal logging," harap Terkelin

Brahmana. Jalan tembus KaroLangkat ini sangat evektif untuk menyelamatkan ribuan warga bila sewaktuwaktu erupsi Sinabung kembali terjadi."Selama erupsi Gunung Sinabung jalan ini sudah digunakan sebagai jalur evakuasi. Hal inilah yang harusnya dikedepankan semua pihak," ujarnya. Terkelin menambahkan, betapa pentingnya jalan tembus Karo-Langkat bagi masyarakat kedua kabupaten bertetangga itu. Secara historis dulunya ada hubungan kekeluargaan yang sangat kental antara masyarakat Karo dan masyarakat Langkat. Hubungan kekerabatan secara turun temurun ini, hingga sekarang masih tetap berlangsung. Dan dalam interaksi sosial dalam menjalankan kekerabatan budayanya jalur tembus ini satu-satunya jalan untuk saling mengunjungi “mburo ate tedeh” (silaturahmi). Selain itu, jalur ini juga merupakan jalur ekonomis sebagai nafas kehidupan bagi kedua daerah yang dulunya dikenal jalur "perlanja sira". “Artinya, jauh sebelum ada jalan Medan Berastagi, jalur Karo Langkat sudah digunakan bagi masyarakat ke dua kabupaten dalam hal perdagangan karena dekat ke kota Binjei dan Medan,” tutup Terkelin Brahmana. (RTA)

Buntu Pane Ikut Lomba Pola Hidup Bersih dan Sehat Provinsi PENGASP AL AN - Proses pengaspalan Jalan Lingkar Utara, dikerjakan PENGASPAL ALAN dengan baik oleh Dinas PU Kota Tanjung Balai. Tanjung Balai-andalas Untuk memastikan seluruh proses pengaspalan Jalan Lingkar Utara, dikerjakan dengan baik oleh Dinas PU Kota Tanjungbalai, Wali Kota Tanjung Balai HM Syahrial SH MH berkesempatan meninjau proses pengaspalan di Jalan Lingkar Utara, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjung Balai, Jumat (7/9). Dengan penuh keseriusan, Wali Kota Syahrial menginstruksikan penyelesaian pengerjaan Infrastruktur Jalan Lingkar Utara, diperbaiki dengan kualitas yang baik dan dilaksanakan tepat waktu. Nuraidah (45), warga

Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemko Tanjungbalai. Dengan diperbaikinya Jalan Lingkar Utara, diharapkan agar dapat dilanjutkan dengan perbaikan Jalan DI Panjaitan, yang rusak parah akibat mobil berat yang sering melintas membawa material guna perbaikan Jalan Lingkar Utara. "Dengan selesainya nanti perbaikan Jalan Lingkar Utara, masyarakat akan nyaman berkendaraan dan kesengsaraan kami menikmati jalan yang rusak akan segera berakhir,"kata Nuraidah. (SB)

Asahan-andalas Kabupaten Asahan dalam sehari dikunjungi dua tim monitoring. Pertama, dikunjungi Tim Monitoring Provinsi di Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Kedua, Tim Monitoring Lomba Pola Hidup Bersih dan Sehat tingkat provinsi mengunjungi Dusun IX Sei Godang Desa Buntu Pane Kecamatan Buntu Pane, Jumat (7/9). Hadir mewakili Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang yakni Sekdakab Asahan Taufik ZA, para Asisten, pimpinan OPD, para camat, dan pengurus PKK Kabupaten Asahan. Sementara, tim monitoring provinsi diketuai Misriah Aziz Siregar. Sekdakab Asahan Taufik ZA mewakili bupati dalam arahan singkatnya mengatakan, dalam kegiatan lomba ini seluruh OPD yang terlibat para camat

SAMBUT AN SAMBUTAN Ketua Tim Monitoring Misriah Aziz Siregar saat menyampaikan sambutan pada lomba pola hidup bersih dan sehat tingkat provinsi. andalas/hamdan rangkuti

dan para lurah sebagai pembina tim penggerak PKK, telah berpartisipasi nyata dalam mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kita Juga telah mempersiapkan semua administrasi lomba yang dinilai termasuk para kader, tokoh masyarakat, lembaga

terkait, pengurus PKK Kecamatan/Kelurahan/ Desa turut berpartisipasi dalam kegiatan monitoring ini,” terang Sekda.

Misriah Aziz Siregar sebagai ketua monitoring provinsi juga tak ketinggalan, pada kesempatan itu memaparkan, yang menjadi sasaran langsung dari materi kegiatan tim monitoring ini adalah bidang kelembagaan, bidang administrasi PKK kabupaten/kota. Hasil pembinaan serta laporan atau ekspos kepala desa/ lurah dan Ketua TP PKK, dan bidang koordinasi. Bidang penataan fisik dan kelurahan meliputi penataan jalan/lorong, penataan pembuangan air limbah, jalan dan limbah rumah tangga, pemagaran dan pemanfaatan lahan pekarangan. Pengadaan jamban/ MCK, pemasangan papan Imbauan, penempatan Pos Kamling. "Terpenting untuk seluruh jenis lomba PKK harus sesuai dengan ketentuan yang tertera," pungkas Misriah Aziz Siregar. (FAS)

Parman Nasution Dilantik Jadi Anggota PAW KPU Palas Sibuhuan-andalas Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara Mulia Banurea MSi melantik Parman Nasution ST, menjadi anggota KPUD Kabupaten Padang Lawas Pengganti Antar Waktu (PAW) menggantikan Rahmat Effendi Siregar, karena ditetapkan menjadi anggota Bawaslu Palas. Pelantikan Parman Nasution sebagai anggota KPU Kabupaten Palas, berdasarkan Surat Keputusan KPU Provinsi Sumut Nomor :240/ SDM.123.Kpt/12/Prov/IX/ 2018 tanggal 7 September 2018, tentang pengangkatan anggota KPU Pergantian Antar Waktu (PAW) Kabupaten Palas, masa jabatan periode 2013-2018 yang ditandatangani Sekretaris KPU Provinsi Sumatera Utara

LANTIK - Ketua KPU Sumut Mulia Banurea melantik Parman Nasution menjadi anggota KPU PAW Palas Abd Rajab MM. Prosesi pelantikan akan berlangsung di Aula Sekretariat KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, pukul 15.00 WIB, Jumat (7/9). Ketua KPUD

Palas Amran Pulungan dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan, ada kegiatan pelantikan anggota komisioner KPUD Palas, atas nama Parman Nasution. "Kita berharap, kepada

anggota komisioner KPU PAW yang baru dilantik dapat beradaptasi sambil menyesuaikan diri dengan komisioner lainnya, dalam bekerja menyukseskan tahapan Pemilu 2019,"

bebernya. Dia juga mengharapkan, kepada anggota komisioner yang baru dilantik untuk langsung berkerja dan menyesuaikan dengan anggota yang lain, sehingga jalinan koordinasi dalam menjalankan tugas semakin baik. “Karena saat ini sudah memasuki tahapan pemutakhiran dara pemilih dan penetapan DPT serta penetapan DCS serta DCT, sehingga akan ada rapat menentukan divisi apa yang cocok untuk ditempati, sehingga terjalin sinergi antara anggota lainnya,”harapnya. Diakui Amran, setelah hampir sebulan anggota Komisioner KPUD Kabupaten Padang Lawas hanya diemban

empat orang, kini komposisi Komisioner sudah lengkap dengan dilantiknya Parman Nasution. Sementara, Sekretaris KPUD Palas H Darwin Saleh Hasibuan mengatakan, pelantikan Parman Nasution sebagai anggota KPUD Palas sudah sesuai dengan ketentuan berdasarkan SK KPU Provinsi Sumut. Dia ikut serta menyaksikan pelantikan Parman Nasution menambahkan, dilantiknya Parman melengkapi anggota komisioner KPUD Palas menjadi 5 komisioner. "Kita berharap, anggota komisioner yang baru dilantik dapat membangun kerja sama harmonis di lingkungan kerja internal maupun eksternal," pungkasnya. (ISN)

WARTAWAN DAERAH BINJAI: Dedi Anora LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, H Said Effendy TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Natanael Tarigan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Saptha Nugraha Isa SIANTAR: Larham Simaremare SAMOSIR: Hotdon Naibaho TOBASA: Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Marganda Lumbangaol, Andi Siregar DAIRI: Marulak Siahaan, Parulian Nainggolan, Jalius Manurung TAPSEL: OK Hazmi Usman Siregar (Ka Biro), Suryadi Hutasuhut BALIGE: Eduard Sibuea, Rita Marbun MADINA: Jefri Brata Lubis TARUTUNG: Hotbin Purba PALAS: Ibnu Sakti Nasution, Warsono BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul BATU BARA: Rudi Purnomo KISARAN: Hamdan Rangkuti, TANJUNG BALAI: Syamsul Bahri AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe LABUHAN BATU: Iwan Kesuma, Hendra Brata Sembiring LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus, Lamhot Sitorus LABURA: Jamil, Joko Gunawan ACEH TIMUR: M Ali BIEREUN: H Suherman Amin KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahadat TAPAKTUAN: Heriansyah Putra SIGLI: Dhian Asmara


Sabtu

SUMATERA UTARA

8 September 2018

Berbagai Cara Dilakukan Hancurkan Indonesia

PAP ARAN - Tamam Harahap, TA-PP Palas saat memberikan paparan PAPARAN kepada peserta pelatihan Musdes. Ketua BKAD Kecamatan Lubuk Barumun Ahmadi Pulungan didampingi Ketua Panitia Ruslan Hasibuan mengatakan, materi kegiatan pelatihan terkait pengelola dana desa menyangkut perencanaan pembangunan desa, pelaksanaan kegiatan dana desa serta pengelola keuangan desa. Ketua BKAD Lubuk Barumun berharap, peserta kegiatan proaktif membantu pengelolaan dana desa serta berperan membangun keharmonisan dengan warga desa. "Melalui kegiatan ini hendaknya dapat menambah wawasan pengetahuan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa dalam mengelola dana desa tepat sasaran sesuai hasil musyawarah desa (Musdes)," katanya.

Pernyataan senada disampaikan Pendamping Kecamatan Pemberdayaan (PDP) Lubuk Barumun, Mangasa Nasution. Dia menjelaskan, narasumber pelatihan Tamam Harahap SThI yang juga Tenaga Ahli Bidang Pembangunan Partisipasif (TA-PP), Darwis Hasibuan dan Kabid Pembangunan Dinas Pemdes Palas Faisal Siregar. Ia menambahkan, peserta sangat antusias mengikuti pelatihan, karena ini yang pertama kali, sejak Dana Desa dianggarkan empat tahun lalu. Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas TPK dalam mengelola kegiatan yang lebih baik, diharapkan terus ditampung dalam APBDesa di tahun berikutnya. (ISN)

PT VAL Kunjungi Sekolah Bagi Buku Tulis Gratis Sibuhuan-andalas Mendukung pemerintah mewujudkan kualiatas sumber daya manusia (SDM) pihak PT Victorindo Alam Lestari (VAL) Hutalombang, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas menyalurkan program "Permata Cerdas" salah satu bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Sejak 2016, PT Victorindo Alam Lestari secara rutin melaksanakan kegiatan pembagian buku tulis secara gratis ke sejumlah sekolah yang ada di lingkungan unit pengolahan perusahan. GM PT Victorindo Alam Lestari (VAL) Roy didampingi Manajer H Erianto, usai kegiatan pembagian buku, Kamis (6/9) mengatakan, kegiatan bagi buku tulis gratis bertujuan peran serta perusahaan ikut berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah pengolahan perusahaan. Roy dan Erianto menjelaskan, kegiatan permata cerdas mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah setempat sebagai bentuk kepedulian perusahaan mewujudkan kualitas pendidikan anak negeri khususnya siswa tingkat SD sederajat.

T Balai-andalas Anggota MPR RI, HM Ali Umri SH MKn dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, tahap V tahun 2018 di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Tanjung Balai, Jalan H Bahrum Damanik No 9 Kota Tanjung Balai, Jumat (8/9). Sosialisasi tersebut dihadiri Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjung Balai Arjun Arief Lubis, serta seluruh unsur pengurus Partai NasDem se-Kota Tanjung Balai dan simpatisan. HM Ali Umri SH MKn anggota MPR RI, dari daerah pemilihan Sumatera Utara III mengatakan, empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila UUD1945 Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, wajib diketahui dan dipahami agar kita dapat mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

SOSIALISASI - Anggota MPR-RI dari Partai NasDem, HM Ali Umri SH MKn saat melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Tanjung Balai Dikatakan mantan Wali Kota Binjai ini, saat ini pihak negara luar sangat berkeinginan sekali untuk memiliki negara Republik Indonesia, karena sumber daya alam (SDA) kita 60 persen belum dikelola secara maksimal. Berbagai cara dilakukan mereka untuk menghan-

curkan negara kita (Indonesia). Seperti menciptakan isu, pengaruh sehingga terjadi kerusuhan dengan mengadudomba antaretnis, agama dan golongan. Selain itu, untuk melemahkan sumber daya manusia (SDM), mereka memasukkan narkotika ke Indonesia melalui Kota Tan-

jung Balai ini harus kita pahami dan kita jaga, agar anak kita terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika. "Karena itu, Partai NasDem Kota Tanjung Balai dan masyarakat Kota Tanjung Balai dapat menjaga persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia," harap Ali Umri. (SB)

Danrem 022/PT Laksanakan Anjangsana ke Panti Asuhan

BUKU - Kadisdik Palas Abdul Rahim Hasibuan bersama Humas PT VAL Anwar diabadikan bersama siswa SD penerima buku tulis gratis Sebelumnya kegiatan program CSR perusahaan, telah melaksanakan bantuan kegiatan tadarusan, bantuan sosial untuk anak yatim piatu, orangtua jompo, penyandang cacat serta pengobatan gratis. "Setiap tahunnya jumlah sekolah penerima bantuan buku tulis gratis yang diperuntukkan bagi siswa terus meningkat di Kabupaten Palas,"ujar Roy. Harapan perusahan, dengan mendapatkan buku gratis perusahan, siswa dapat termotivasi untuk menambah wawasan pengetahuan dengan melihat slogan-slogan sampul depan buku tulis yang memperkenalkan produk turunan minyak sawit dan jenis produk turunan minyak kelapa sawit, sebaliknya pada

sampul belakang tujuan dari program CSR. Camat Lubuk Barumun, Ridwan Saleh SSos mengapresiasi kepedulian perusahan dalam mendukung kegiatan proses mengajar siswa memiliki buku tukis tang layak dan dapat menjadi inspirasi untuk giat belajar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Palas Drs Abdul Rahim Hasibuan, mengapresiasi pihak perusahaan PT VAL yang ikut berperan mendukung kemajuan pendidikan siswa. "Kita patut mengapresiasi bantuan diberikan perusahaan, siswa didik bisa bertambah pengetahuannya tentang minyak sawit melalui gambar-gambar yang ada di buku tulis ini,"katanya. (ISN)

Lima Pelajar Labuhan Batu Dikirim ke Al-Azhar Mesir Rantau Prapat-andalas Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu mengirim lima pelajar berprestasi penerima beasiswa Strata 1 (S1) ke Universitas AlAzhar Mesir tahun 2018 dirangkai dengan acara Tabligh Akbar dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah yang berlangsung di Lapangan Ika Bina Rantau Prapat, kemarin. Plt Bupati Labuhan Batu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada lima pelajar berprestasi penerima beasiswa Pemkab Labuhan Batu 2018, untuk melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir berpesan, belajarlah dengan tekun dan timbalah ilmu sebanyak-banyaknya. "Kepada para penerima beasiswa, belajarlah dengan tekun, timbalah imu sebanyak-banyaknya, dan jika sudah selesai, kembalilah ke Kabupaten Labuhan Batu untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat, demi kemajuan di Labuhan Batu," kata Andi. Andi Suhaimi mengimbau, agar tetap menjaga nama harum bangsa Indo-

13

Ali Umri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Tanjung Balai

BKAD Lubuk Barumun Gelar Pelatihan 66 TPK Sibuhuan-andalas Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Kecamatan Lubuk Barumun bekerjasama dengan Pemdes Pemkab Kabupaten Padang Lawas melaksanakan pelatihan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa se-Kecamatan Lubuk Barumun. Kegiatan berlangsung selama dua hari dimulai Jumat sampai Sabtu (7-8/9) di dua lokasi yaitu Aula Kantor Kecamatan Lubuk Barumun dan Gedung Serba Guna Desa Janji Lobi 5. Peserta utusan desa yang mengikuti kegiatan pelaihan sebanyak 66 orang dari setiap desa diperwakilkan 3 orang yang berasal dari 22 desa se Kecamatan Lubuk Barumun. Camat Lubuk Barumun Ridwan Saleh Daulay saat membuka pelatihan menyampaikan, peran TPK dalam pengelolaan dana desa menjadi ujung tombak keberhasilan desa. Ridwan minta, sebagai TPK dalam menjalankan tugas dan fungsi di desa hendaknya dapat membangun keharmonisan untuk membangun kepercayaan masyarakat, sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan secara transparan sesuai hasil

harian andalas | Hal.

SEL AMA SELAMA AMATT Plt Bupati Labuhan Batu menyampaikan selamat kepada pelajar peraih beasiswa nesia, khususnya Labuhan Batu, dan selalulah berdoa untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat khususnya Pemkab Labuhan Batu agar tahun depan tetap melanjutkan program beasiswa seperti ini dan beasiswa lainya. Ketua Al-Azhar Center Labuhan Batu H Rendi Fitra Yana Lc MHI menyampaikan, lima putra terbaik Labuhan Batu yang mendapat beasiswa kuliah di Universitas AlAzhar Mesir akan diberangkatkan pada 22 September 2018. Lima pelajar tersebut nanti akan kembali mengabdi kepada masyarakat Labuhan Batu. Adapun nama-nama pelajar yang menerima bea-

siswa ke Al-Azhar Mesir adalah, Asrul Harahap beralamat di Jalan Dewi Sartika Rantauprapat asal sekolah MAS Darul Arafah Medan, Khairul Amri beralamat di Labuhan Bilik Kecamatan Panai Tengah asal sekolah MAS Alwasliyah Medan. Selanjutnya, Abdul Yaman beralamat di Sigambal Kecamatan Rantau Selatan, asal sekolah MAS Dahrul Muhsinin Jnji Manahan, Ahmad Ridho Sentosa Pohan, beralamat di Desa Sibargot Kecamatan Bilah Barat asal sekolah MAS Ponpes Uswatun Hasanah Silangkitang, dan terakhir Vikki Pradana beralamat di Desa Sei Tawar Panail Hilir asal sekolah Darul Ulam Kisaran. (JK)

P Siantar-andalas Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI, Komandan Korem 022/Pantai Timur Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto SIP MHan beserta jajaran melaksanaan anjangsana ke Panti Asuhan Mamre GKPI yang terletak di Jalan Haji Ulakma Sinaga dan Panti Asuhan Yayasan Islamic Centre di Jalan Sangnawaluh Km 3,5 Pematang Siantar, Jumat (7/9). Anjangsana ini adalah dalam rangka memperat hubungan serta menjalin silaturahmi sesama manusia karena merupakan suatu kewajiban bagi setiap insan yang beragama dan untuk saling berbagi kasih terhadap anak-anak yatim piatu. Dalam anjangsana ini, Kolonel Inf R Wahyu Sugiarto memberikan bantuan berupa sembako sebagai rasa kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu. Dalam acara anjangsana ini pengurus Panti Asuhan Mamre GKPI dan Yayasan Islamic Centre menyam-

ANJANGSANA - Danrem 022/PT Kol Inf R Wahyu Sugiarto saat melakukan anjangsana ke Panti Asuhan paikan terima kasih kepada Komandan Korem beserta seluruh anggota Korem 022/Pantai Timur serta jajarannya, atas kepedulian terhadap anak yatim piatu. "Kami tidak menduga, bapak-bapak tentara dan ibu-ibu Persit hadir di sini. Hal ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih

kepada Danrem 022/Pantai Timur beserta rombongan," sebut pengurus panti asuhan itu. Anak-anak panti terlihat senang dan gembira. Mereka bernyanyi sangat kompak dan menghibur semua yang hadir pada acara ini. Teriring salam dan doa semoga Allah SWT dapat membalas semuanya serta amal ibadah bisa di-

terima Allah. Anjangsana ini dilaksanakan selain dalam rangka menyambut HUT ke-73 juga merupakan silaturahmi dengan para warga setempat untuk memberikan dukungan moril, dengan harapan akan dapat selalu berkomunikasi serta menjalin hubungan yang baik dalam setiap kesempatan. (LS)

Meriah, Lomba Pesta Oang-oang di Kecamatan Salak Pakpak Bharat-andalas Senyum terpancar di wajah para peserta lomba fashion show dan lomba musik tradisional pada acara pesta atau kerja Oang-oang tingkat Kecamatan Salak, yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Boangmanalu, Kamis (6/9). Acara pesta atau kerja oang-oang tingkat Kecamatan Salak resmi dibuka Camat Salak, Sahat P Boangmanalu SPd MM, yang ditandai dengan pemukulan gendang sebagai tanda dimulainya acara tersebut. Turut hadir tamu undangan dari pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat, para kepala desa, pengurus PKK Desa, perwakilan instansi dan UPT di Kecamatan Salak serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh budaya. Camat Salak berharap agar semua pihak dapat meningkatkan kerja sama dan kebersamaan dalam rangka melestarikan, mempromosikan serta menumbuh kembangkan budaya, dan kepariwisataan daerah.

BERSAMA Para pemenang Pesta Oang-oang diabadikan bersama Camat Salak Sahat P Boangmanalu dan panitia “Pagelaran dan lomba yang diusung panitia ini dalam rangka mengangkat kearifan lokal. Kami harapkan kita semua untuk saling mendukung dan melestarikan, mempromosikan serta menumbuh kembangkan budaya kita ini,” ungkap Camat Salak. Ketua panitia, Abdul Ghani Berutu SE MAP mengungkapkan, lomba yang diselenggarakan disesuaikan dengan petunjuk teknis dari panitia lomba tingkat Kabupaten Pakpak Bharat, hanya terdiri atas dua jenis lomba yaitu lomba fashion show dan lomba musik tradisional. “Para juara dari masing-masing lomba

nanti, akan menjadi utusan/duta dari Kecamatan Salak untuk menjadi peserta masing-masing lomba pada Pesta Oangoang tingkat Kabupaten Pakpak Bharat yang akan dilaksanakan 12 s/d 13 September 2018 di Lapangan Napasengkut Salak,”ungkap Ghani. Pada pagelaran lomba ini terlihat antusiasme dari para penonton dan peserta lomba yang mengikuti acara. Peserta lomba terdiri dari perwakilan komunitas baik dari tingkat desa maupun instansi / UPT yang ada di Kecamatan Salak, yang ingin berekspresi menyalurkan bakat dan berpartisipasi. Juara 1 pada lomba ini

diraih pasangan Raymond Banurea dan Natasya Gracefania Sinamo dari Sanggar Dembas. Juara 2 pasangan Hahoy Padang dan Lasdawaty Berutu dari Desa Salak I dan Juara 3 pasangan Andromeda Banurea dan Elai Banurea dari SMAN 1 Salak. Untuk lomba musik tradisional, utusan/duta dari kecamatan salak yaitu kontingen Musik dan Sendra Tari dari SMAN 1 Salak yang menjadi juara lomba musik tradisional pada acara pesta atau kerja oangoang tingkat Kecamatan Salak. Kepada para pemenang diberikan hadiah berupa trofi, piagam dan uang pembinaan. (WES)


SUMATERA UTARA

Sabtu 8 September 2018

harian andalas | Hal.

14

Bupati Ashan Perintahkan Pelayanan Disdukcapil Ditertibkan RUSAK - Jalan rusak di Kecamatan Bandar butuh perbaikan

Warga Bandar Minta Jalan Rusak Diperbaiki Simalungun-andalas Setelan bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan, warga Kecamatan Bandar mengharapkan kepada Gubernur Sumatera Utara, yang baru dilantik Edi Rahmayadi untuk memperhatikan dan segera memperbaiki jalan-jalan provinsi yang ada di Kecamatan Bandar. Hal itu disampaikan salah seorang warga Kecamatan Bandar, Jonner Manullang. Saat ditemui di Perdagangan, Rabu (5/9) mengatakan, jalan provinsi di Kecamatan Bandar khususnya di Kota Perdagangan banyak yang butuh perbaikan, misalnya jalan provinsi lintas Perdagangan-Indrapura Kabupaten Batubara, jalan lintas Perdagangan-Limapuluh Kabupaten Batubara, jalan lintas Perdagangan-Tanjung Kasau Kabupaten Batubara. Hasil pantauan wartawan, kondisi jalan lintas antar Kabupaten di Kecamatan Bandar khususnya di Perdagangan sangatlah buruk, wartawan hampir di sepanjang badan jalan banyak ditemui

lubang, begitu juga banyak aspal yang sudah terkelupas. Manullang mengatakan, buruknya jalan, mengakibatkan banyak warga yang melintas, baik itu pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat merasa tidak nyaman. Bahkan ada di beberapa titik jalan warga harus hati-hati ketika melintas. Donna, salah seorang warga Kecamatan Bandar lainnya, Rabu, mengatakan, kondisi rusaknya jalan provinsi di Kecamatan Bandar, telah berlangsung hampir selama sepuluh tahun. "Pemerintah provinsi sebelumnya terkesan mengabaikan dan tidak perduli pada kondisi yang ada," ujarnya. Melihat buruknya jalan lintas antar kabupaten di Kecamatan Bandar, warga berharap agar Gubernur Sumatera utara yang baru, dapat memperhatikan dan segera memperbaiki jalan-jalan lintas antarkiabupaten yang selama ini belum mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dinkes Pakpak Bharat Sosialisasi Imunisasi MR

SOSIALISASI - Dinas Kesehatan Pakpak Bharat saat melaksanakan sosialisasi Salak-andalas Dinas Kesehatan Pakpak Bharat bersama Puskesmas Salak melaksanakan sosialisasi dan advokasi kepada kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa MTsN Salak, Kamis (6/9). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi yang lebih jelas kepada seluruh peserta mengenai Imunisasi Campak dan Vaksin Measles Rubella (MR) yang telah berlangsung sejak Agustus 2018. Sosialisasi dan advokasi ini dilakukan bersama dengan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pakpak Bharat pasca terbitnya Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin MR serta surat MUI Kabu-

paten Pakpak Bharat dan Kakan Kemenag kepada seluruh sekolah MI, MTs, MA, RA se-Kabupaten Pakpak Bharat. Selain pemaparan kepala Puskesmas Salak pada kesempatan tersebut MUI Kabupaten Pakpak Bharat juga memberikan penjelasan mengenai fatwa MUI. Semoga melalui kegiatan ini kita semua akan lebih memahami dan mendapatkan informasi yang jelas sehingga pelaksanaan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) di Kabupaten Pakpak Bharat yang berlangsung hingga September 2018 dapat berjalan dengan baik dan mencapai target lebih dari 95 persen. (WSE)

Kisaran-andalas Karut-marut pelayanan yang terjadi selama ini pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Asahan. Yakni, pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan pembuatan identitas diri seperti KTP, kartu keluarga (KK), dan akte kelahiran diduga dijadikan ajang kepentingan oleh sebagian oknum di lingkungan kantor pelayanan tersebut, membuat Bupati Asahan gerah dan minta segera dilakukan penertiban. Dengan capaian kinerja dianggap belum memuaskan, ditambah maraknya pemberitaan berbagai media terkait pelayanan yang terjadi pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Asahan, maka pada Jumat (31/8), Bupati Taufan Gama mengambil langkah untuk melakukan

andalas/hamdan rangkuti

TINJAU - Sekretaris Disdukcapil Asahan H Dermawan saat meninjau ruang pelayanan Kantor Disdukcapil Asahan. pembenahan dengan mencopot Kadisdukcapil M Rais beserta Sekretarisnya Budi Anshari, sekaligus melantik Kepala Dinas Dukcapil yang baru Drs H Supriyanto dan Sekretaris Dukcapil Drs H Darmawan. Supriyanto selaku Kepala Dukcapil Asahan me-

lalui Sekretaris Drs H Dermawan ketika ditemui andalas di ruang kerjanya, Jumat (7/9) mengatakan, keberadaan mereka pascapelantikan tersebut sesuai arahan Bupati Asahan melalui Wakil Bupati meminta mereka untuk menertibkan semua kegiatan yang

menyangkut pelayanan terhadap masyarakat. “Yang menyangkut semua urusan masyarakat di Disdukcapil Asahan yang kaitannya dengan pelayanan masyarakat baik itu pengurusan KTP, Akte, dan KK dikeluarkan melalui loket pelayanan. Itu

menjadi langkah pertama," kata Darmawan. Darmawan menyebutkan, selama lima hari bertugas pascapelantikan. Langkah pertama yang diterapkan sudah terlihat ada perubahan. "Namun belum seutuhnya bisa secepatnya diperbaiki masih ada kendalakendala lain namun perlahan tapi pasti kendala tersebut dapat diatasi," terang mantan Plt Kadisdik tersebut. Di akhir bincang- bincang, Darmawan berharap kepada masyarakat yang mengurus hendaknya pahamlah terhadap situasi, karena sesuai OPS kita, kepengurusan KTP-el siap dalam 14 hari pelayanan. "Namun, kita usahakan mempersingkat penyelesaiannya tidak sampai 14 hari,"katanya sembari menambahkan untuk blanko akte dan KK kita ready stock tetapi untuk blanko KTP-el sampai hari ini masih kosong. (FAS)

Distan Palas Sosialisasi Program Peremajaan Kelapa Sawit Sibuhuan-andalas Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas menggelar sosialisasi program peremajaan kelapa sawit rakyat yang akan segera dilaksanakan seluas 1.500 dari 33.925 hektar direncanakan sampai 2022. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis sampai Jumat (7/9) di Aula Hotel Grandika Sibuhuan diikuti 60 peserta. Wakil Bupati Palas H Ahmad Zarnawi Pasaribu saat membuka sosilisasi mengatakan, Pemkab Palas sangat mendukung program peremajaan kelapa sawit yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Program ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan para pekebun kelapa sawit. "Pemkab Palas akan terus mendorong pekebun sawit daerah untuk ikut serta dalam program yang

BERSAMA - Wabup Ahmad Zarnawi Pasaribu bersama Kadistan Abdullah Nasution, Kabagmin Kajari Palas Agsyana diabadikan bersama usai sosialisasi telah dicanangkan pemerintah pusat, karena sawit milik warga di daerah ini umumnya warisan yang usianya sudah di ambang batas produksi sehingga sangat perlu untuk diremajakan,"katanya. Menurutnya, hasil panen sawit di Palas hanya mencapai rata rata 3 ton, sedangkan nasional sudah 8 ton. Kondisi ini dikemungkinan disebabkan

usia pokok sawit yang sudah tua, pemupukan kurang optimal dan terutama bibit awal kurang baik. Data diperoleh Pemkab, katanya, hanya 20 persen sawit milik warga menggunakan bibit bersertifikasi. Dengan adanya peremajaan ini dapat membantu petani kebun sawit dari mulai masa tanam sampai produksi. Selain itu, Pemkab Palas akan menyedia-

kan bibit padi, jagung ataupun kedelai untuk ditanam di antara tanaman sawit melalui kelompok tani, sehingga beban pekebun semasa penanmman sawit terbantu. "Program peremajaan sawit harus diterima dengan baik dan Pemkab Palas sangat mendukungnya,� tegas Zarnawi. Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Palas Ir H Abdullah Nasution dalam laporannya mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan yakni, SK Dirjen Perkebunan nomor 29/KPTS/ KB.120/3/2017 dan No 240/KPTS/KB.120/7/ 2018 tentang peremajaan tanaman kelapa sawit, pengembangan SDM dan bantuan sarana dan prasarana dalam rangka pendanaan BPDPKS. Secara garis besar tahun 2018, Kabupaten Palas memiliki luas kawasan perkebunan kelapa sawit sekitar 121, 636, 13 hektar dimiliki perusahaan swasta

nasional, BUMN dan perkebunan rakyat. "Dari luasan itu, terdapat 33, 925 hektar merupakan milik rakyat yang menjadi sasaran program peremajaan kelapa sawit,"ungkapnya. Untuk tahun ini program peremajaan ditargetkan, kata Abdullah, seluas 1500 hektar, namun yang sudah memenuhi berkas persyaratan untuk saat ini seluas 513 hektar di Kecamatan Hutaraja Tinggi dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kegiatan sosialisasi dihadiri Dinas Perkebunan Sumut, Kajari Palas diwakili Kabag Pembinaan Agsyiana, Camat Hutaraja Tinggi, Abdul Rauf, mewakili Kapolsek Sosa, Danramil 09 Sosa Kapten Arm. Saleh Hasibuan, pimpinan BRI Sibuhuan, PT KAS yang menjadi mitra dalam program peremajaan serta Dinas Perizinan Terpadu Palas. (ISN)

Pemkab Asahan Sambut Tim Monitoring PAAR Provsu Kisaran-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyambut Tim Monitoring Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Tertib Administrasi PNN, Hatinya PKK dan UP2K tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 di Kelurahan Tebing Kisaran, Jumat (7/9). Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Asahan, OPD terkait, Camat, Lurah se-Kecamatan Kisaran Barat, Wakil Ketua PKK Asahan beserta pengurus, Tim Monitoring Lomba PAAR, Hatinya PKK dan UP2K Provsu Ny Herawati Halim. Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dalam sambutan disampaikan Wakil Bupati H Surya BSc menyampaikan, kegiatan lokasi monitoring dibagi dua lokasi, salah satunya di Kelurahan Tebing

Kisaran. Dalam kegiatan ini ada empat lomba sekaligus dinilai tim mobitoring yaitu Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Hatinya PKK, UP2K, dan Tertib Administrasi PKK. Dan untuk Kelurahan Tebing Kisaran kata Wabup Surya, merupakan Kelurahan Percontohan Pola Asuh Anak dan Remaja Tingkat Kabupaten Asahan. Wabup berharap, kiranya perbaikan-perbaikan penataan kebersihan lingkungan, dan tatanan keluarga bukan pada momen penilaian seperti ini saja."Tapi teruslah berbuat yang terbaik demi generasi bangsa kita yang akan datang,"ujarnya. Sementara, Ketua Tim Monitoring Lomba PAAR, Hatinya PKK dan UP2K Provsu Herawati Halim menyampaikan, maksud dan tujuan dari kegiatan monitoring ini

SERAHKAN Wakil Ketua TP PKK Asahan menyerahkan hasil ekspos kepada Tim Penilaian Monitoring Provinsi. andalas/hamdan rangkuti

adalah untuk memonitor secara langsung kegiatan dilapangan yang dilakukan TP PKK Kabupaten/Kota. Bertujuan untuk mengetahui manfaat yang dirasakan masyara-

kat sejak awal pembinaan sampai saat monitoring."Untuk melihat kemajuan desa/kelurahan yang telah dibina, dan saat monitoring ini 33 Kabupaten/Kota seluruhnya dikunjungi,"ujar Herawati. (FAS)

Jumat Bersedekah, Kapolres Batu Bara Beri Bantuan Batu Bara-andalas Melalui ajangsana dan silaturahmi, Polres Batu Bara menggelar Jumat Bersedekah dan bakti sosial, untuk mewujudkan kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk di wilayah Kabupaten Batu Bara dalam rangka Satgas Nusantara Subsatgas Kemitraan di Desa Pahlawan Kecamatan Limapuluh, Jumat (7/9). Kapolres Batu Bara AKBP Robinson

SANTUNAN - Kapolres Batu Bara AKBP Robinson Simatupang saat memberikan santunan kepada masyarakat

Simatupang menyampaikan, kegiatan dilaksanakan merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri melalui program Komanderwish yang diselenggarakan Polres Batu Bara, diawali bergotongroyong bersama masyarakat dan Pemkab Batu Bara di Desa Pahlawan yang sebelumyua di Desa Simpang Gambus menjadi zero narkoba. Kapolres menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang mendukung program Polres Batu Bara untuk bersama-sama menjaga lingkungan bersih."Saya berharap agar tokoh masyarakat

dapat berperan aktif untuk mendorong kegiatan Polri dalam upayaa mencegah radikalisme, ujaran kebencian. Kepada instansi terkait untuk membantu bersama-ama memberantas narkoba,"harapnya. Pantau andalas, Kapolres Batu Bara memberikan santunan kepada anak yatim, BKM, penggali kubur, dan bilal mayit. Kapolres memberikan bantuan untuk pembangunan masjid sebesar Rp5 juta, Plt Bupati Batu Bara berupa semen sebanyak 50 sak, Dandim 0208/AS berupa semen sebanyak 25 sak, Batalyon 126/KC

berupa semen sebanyak 25 sak, Waka Polres Batu Bara berupa semen 20 sak, Kadis Sosial berupa pasir sebanyak 5 DT, Kapolsek Labuhan Ruku berupa semen sebanyak 10 sak dan Kasat Lantas berupa semen sebanyak 10 sak. Kepala Desa Pahlawan Mukhlis didampingi Ketua BKM menyampaikan kepada Polres Batu Bara yang saat ini dipimpin AKBP Robinson Simatupang, masyarakat sangat mendukung kegiatan Polres Batu Bara."Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan demi kemashalatan umat,"katanya. (PUR/SUSI)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Sabtu, 8 September 2018

E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com

RESTORASI KOTA MEDAN MENUJU TANAH DELI BARU 'LAGI SYANTIK' MELESAT

Siti Badriah Dapat Alphard Siapa sih yang tidak tahu lagu 'Lagi Syantik'? Sepertinya semua orang saat ini sangat tahu siapa yang menyanyikan lagu 'Lagi Syantik'. Adalah Siti Badriah yang menyanyikan lagu tersebut. Kamis (6/9/2018) malam, Siti Badriah akhirnya meluncurkan album terbarunya yang berjudul 'Lagi Syantik'. Gara-gara lagu tersebut Siti Badriah mendapatkan bonus dari label yang selama ini menaunginya, Nagaswara. "Alhamdulillah ya Sibad punya beberapa impian. Beberapa impian Sibad ada yang sudah terkabul. Yang satu memang aku mau punya album tahun ini dan alhamdulillah sudah terlaksana. Terus pengin punya mobil mewah yang besar, Alphard dan alhamdulillahnya dikabulin sama Allah lewat Pak Rahayu," terang Siti Badriah saat ditemui di KFC Cideng, Jakarta Pusat. "Keinginannya sih sebenarnya dari aku beli mobil sport ya yang terakhir. Cuma aku mikirnya waktu itu karena memang dari kecil aku pengin punya mobil sport jadi aku ngeduluin untuk beli mobil sport. Keinginan sudah lama banget ngelihat artis-artis punya mobil gede semuanya, mobilnya bagus. Terus setiap aku manggung off air di luar kota juga kadang pakai mobil seperti itu. Jadi keinginan itu semakin besar," jelasnya lagi. Siti pun bersyukur karena lagu yang dibawakannya saat ini bisa melambung dan melesat. Itu dikatakannya sangat di luar dugaan. "Ya alhamdulillah akhirnya beberapa impian Sibad tahun ini tercapai, jadi tahun ini itu aku memang pengin punya album dan sekarang sudah rilis. Ini album yang kedua," lanjutnya lagi. Lantas apakah mobilnya akan dipakai untuk keperluan setiap hari? "Mungkin dipakai untuk kerja kali ya, main-main pakai mobil gitu kan kesannya kayak mau kerja. Keluarga banget kalau menurut aku," jawab Siti Badriah.(BS)

REVALINA S TEMAT

Hamil Anak Kedua Lama menghilang, Revalina S Temat membawa kabar bahagia. Sang aktris yang kini berhijab itu sedang hamil anak kedua. Hal itu diumumkannya di Instagram, Jumat (7/9/2018). Usia kandungan Revalina sudah 21 minggu. "Assalamualaikum baby.. sehat2 ya nak, kita udh setengah jalan nih. Kmrn pas kontrol rame bgt, ada bapak, akang rihga, genma, didi n uncle agi. Kebetulan hamilnya barengan sama adikku, jd kmrn bener2 di jadwalin kontrol baby nya barengan," tulis Revalina S Temat. Di situ Revalina mengatakan kalau dirinya hamil bareng dengan adiknya. Pada kehamilan kedua ini dirinya banyak makan. "Aku dan adikku beda 2 bulan hamilnya. Dan dia msh mabok bgt. Beda bgt sm aku yg apa aja dimakan. Alhamdulillah kmrn kontrol baby2 nya sehat, semoga dilancarkan sampe melahirkan dan seterusnya. Doain ya temen2 aku dan adikku sehat, baby2 nya jg sehat, bapak dan calon papa nya sehat jg, akang rihga jg sehat dan seneng menyambut kelahiran adiknya nanti. Ada yg bs tebak adiknya rihga cowo/cewe?" tutup Revalina. Ucapan selamat pun mengalir dari postingan Revalina S Temat. Mereka kompak mendoakan kehamilan Reva lancar sampai melahirkan. "Congratulation," komen Renata Kusmanto. "OMG! Congrats," tukas Sandra Dewi.(DTH)

TUKUL ARWANA

Oleh S y a r w a n i SH Terutama daerah pemukiman yang ramai dan kumuh. Daerah seperti ini adalah tempat yang strategis untuk penyebaran narkoba. Tak hanya itu banyak juga membuatnya sebagai surganya narkoba di Kota Medan. Sebut saja seperti Kampung Kubur atau sekarang disebut Kampung Madras yang masih maraknya peredaran narkoba. Tak hanya itu, beberapa wilayah seperti Helvetia dan Pinang Baris juga termasuk ke dalam daerah yang sering dilakukan penggrebekan narkoba. Dari kegiatan tangkap tangan yang dilakukan, sejak tahun 2013 hingga awal 2017 kenaikan penyebaran narkoba sangat signifikan. Kota Medan kini sudah mengalahkan Kota Surabaya dan berada tepat dibawah setelah Kota Jakarta. Peningkatan ini juga dibuktikan sejak periode ini hampir 20 persen terjadi kenaikan penyebaran narkoba yang sangat signifikan di Kota Medan. Kenaikan itu dirangkum berdasarkan jumlah kasus dan tersangka yang diamankan jajaran sejak tahun 2013 hingga saat ini. Aktifitas narkoba diduga di kendalikan mafia-mafia internasional yang masuk melalui importir. Jaringan sudah tersusun rapi dan sangat sulit untuk terungkap pembuktiannya. Beberapa pemasok barang biasanya masuk dari Provinsi Aceh dan Riau. Hal ini berkaitan dengan bos importir wilayah Sumatera. Wilayah pesisir yang penuh dengan pelabuhan kecil san-

gat jarang untuk dipantau. Hal ini diperparah dengan banyaknya cara yang dilakukan untuk bisa memuluskan barang agar sampai ke tujuan. Cara yang dipakai bermacammacam. Mulai dari menyembunyikan narkoba di dalam produk jualan dan bahkan ada yang langsung membawa di dalam tas atau barang bawaan. Jaringan bandar narkoba ini tidak hanya satu atau dua. Dari beberapa penelitian ada puluhan bahkan ratusan yang masih menjalankan bisnis narkoba terutama di Kota Medan. Buntunya pemberantasan yang hanya dilakukan terhadap penyebar bukan bandar langsung mempersulit penanganan narkoba di Kota Medan. Dari beberapa razia tangkap tangan yang dilakukan pihak kepolisian bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Indonesia (BNN), penggrebekan hanya sampai pada kurir. Beberapa dari mereka hanya menjadi suruhan dari para bandar narkoba yang bekerja di belakang layar. Jejak narkoba di Kota Medan sebenarnya sangat mudah ditelusuri. Banyak tempat-tempat yang memang digunakan para pengedar untuk menjual narkoba langsung ke para konsumen. Tempat-tempat prostitusi malam dan perumahan yang sangat padat penduduknya termasuk ke dalamnya. Selain itu rumah kontrakan dan kost-kostan juga tempat yang paling sering ditemukan barang narkoba. Jaringan bandar yang memanfaatkan situasi hiburan malam dan labilnya anak muda merupakan salah satu contoh. Penyebaran dilakukan dari orang ke orang yang berada di satu wilayah atau berdekatan rumahnya. Ini teridentifikasi dimana penyebaran narkoba ini sudah masuk ke dalam lapisan masyarakat yang dimana melibatkan anak muda dan remaja yang masih sekolah. Setelah sekian banyak permasalahan narkoba yang terjadi di Kota Medan, perlu penanganan yang bersifat preventif yang bisa dilakukan. Pencegahan yang sangat berguna untuk ke

depannya. Untuk itu masyarakat Kota Medan harus dilibatkan dalam mengatasi masalah narkoba ini. Melalui pendidikan dan pengetahuan yang bisa di mengerti sangat mungkin masyarakat dapat memberikan solusi. Selama ini banyak masyarakat yang tidak peduli akan semakin maraknya perkembangan narkoba. Jaringan-jaringan narkoba yang terkoordinasi secara baik sangat sulit untuk diberantas. Perlu adanya penanganan khusus yang tak hanya bersifat sebelah pihak. Revolusi mental yang saat ini dikobarkan pemerintah perlu untuk ditingkatkan. Pemahaman akan bahaya narkoba penting ditanamkan. Masyarakat tidak buta dengan narkoba dan tahu bagaimana mengatasi apabila terjadi di lingkungan-nya. Dimana bila ada peredaran narkoba di lingkungan, masyarakat bisa mengetahui dan melapor langsung ke pihak yang berwajib. Tujuannya agar keresahan-keresahan mengenai penyebaran ini tidak sampai mengancam generasi muda ke depannya. 6) M A S A L A H KEMACETAN. Jamaknya sebuah kota Metropolitan, masalah kemacetan terus menghantui di kota Medan. Kemacetan lalulintas (congestion) terjadi karena ruas jalan di kota Medan sudah mulai tidak mampu menerima/melewatkan luapan arus kendaraan yang datang secara lancar. Hal ini dapat terjadi karena pengaruh hambatan/gangguan samping (side friction) yang tinggi sehingga mengakibatkan penyempitan ruas jalan, seperti: Parkir di badan jalan, berjualan/pasar di trotoar dan badan jalan, pangkalan becak dan angkot,kegiatan social yang menggunakan badan jalan, (pesta/kematian).Selain itu, kemacetan juga sering terjadi akibat manajemen persimpangan (dengan/tanpa lampu) yang kurang tepat, ditambah lagi tingginya aksesibilitas ke guna lahan(land use) di sekitar sisi jalan tersebut. Hal ini tentu saja harus dicari solusinya.Solusi men-

gurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi di Kota Medan, yaitu : 1. Pembatasan jumlah kendaraan Tanpa adanya batasan, maka jumlah kendaraan terus bertambah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pemerintah mengenai pembatasan kendaraan dengan pertimbangan idealitas antara jumlah kendaraan dengan jumlah penduduk serta kapasitas sarana dan prasarana jalan raya yang ada. 2. Penyediaan angkutan umum massal Penyediaan angkutan umum massal yang aman, nyaman, tepat waktu serta terintegrasi satu sama lainnya memberikan peluang bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang terjangkau dan aksesibilitas yang tinggi serta dampak lingkungan yang minimal. Pelayanan yang baik akan mendorong masyarakat pengguna kendaraan pribadi untuk berpindah ke transportasi angkutan umum massal. 3. Pelebaran jalan Kemacetan yang terjadi di Kota Medan semakin parah dari tahun ke tahun, hal ini merupakan masalah serius yang harus segera ditangani oleh pemerintah seperti pelebaran dan perbaikan jalan serta pembangunan simpang tak sebidang baik flyover maupun underpass 4. Penghapusan parkir badan jalan Sering sekali ditemui kendaraan roda empat yang parkir di badan jalan sehingga menurunkan kapasitas ruas jalan dan menimbulkan kemacetan. Oleh karena itu, diperlukan penghapusan parkir badan jalan pada jalanjalan tertentu dan memindahkannya ke lokasi gedung parkir. 5. Penertiban manajemen dan rekayasa lalu lintas Untuk mengurangi kemacetan diperlukan penertiban sistem satu arah (SSA), larangan belok kanan pada persimpangan-persimpangan yang volume lalu lintasnya sudah jenuh, dan optimalisasi traffic light. 6. Gerakan sadar hukum berlalu lintas Gerakan sadar hukum perlu disosialisasikan kepada masyarakat (para su-

pir angkutan umum, becak dan pemilik kendaraan pribadi) secara terus menerus. Betapa pentingnya etika dan sopan santun berlalu lintas, disiplin dan budaya antri serta penegakan hukum menjadi salah satu alternatif ataupun upaya preventif mengurai kemacetan lalu lintas. Menurut Penulis,Dalam menyelesaikan permasalahan ini kita tidak hanya bisa bergantung pada pemerintah, dan hanya menyalahkan pemerintah saja. Dalam kesuksesan suatu negara menurut teori governance terdapat 3 aktor yang berperan. Yaitu pemerintah, privat(swasta), serta masyarakat. Menurut Salomo (2002), birokrasi dituntut agar mempunyai karakter bersih, terbuka, akuntabel responsif, berorientasi pada kepentingan msyarakat dan mendorong partisipasi masyarakat dalam bagi keterlibatan dalam proses pembuatan, pelaksanaan dan kontrol kebijakan. Dunia usaha dituntut adanya keterbukaan, akuntabilitas, moralitas tinggi, sosial responsibility, dan patuh terhadap undang-undang yang berlaku. Masyarakat yang dituntut kuat, berani menyatakan pendapatnya, berkualitas tinggi, serta partisipatif terhadap berbagai proses yang dilakukan baik oleh birokrasi maupun dunia usaha. Dengan adanya peran-peran ketiga aktor ini diharapkan bisa menyelesaikan masalah yang ada terutama enam permasalahan utama Kota Medan. Jika enam Permasalahan utama Kota Medan ini terestorasi dengan baik, upaya bersama untuk menjadikan Kota Medan menjadi Tanah Deli baru yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafĂťr (negeri yang subur dan makmur, adil dan aman) akan segera tercapai. Dan Pepatah melayu "Dayung sudah di tangan, perahu sudah di air" bukan mimpi di siang hari. Semoga!! (Penulis adalah Advocat, Caleg DPRD Kota Medan 2019-2024) |H A B I S|

P B

MedanPasca gas Satp daerah (O Medan, S aran Pasa Medan m gan rapi berserak selama i hari-hari Warg guna jala nyaman Sebab, pa lama ini m kan dan bahu kir

Dukung Anak Masuk Dunia Entertainment Anak bungsu Tukul Arwana, Ega Prayudi ingin mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang public figure. Mengenai hal tersebut, sang ayah sangat mendukung keinginan si kecil untuk terjun ke dunia entertainment. "Kalau yang kecil kayaknya mau lari ke sana. Tapi anak memang malu kalau di depan saya. Padahal anak saya yang kecil itu lucu, lihat bibirnya itu bisa maju sendiri," ujar Tukul Arwana saat ditemui usai mengisi acara 'Rumpi' di Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan. Namun, keinginan untuk membawa anak syuting bersama harus terbentur karena kesibukan si buah hati. "Sibuk dia. Dia sekolah di sekolah internasional. Jadi dari pagi sekolah, terus sampai sore ada kursus bahasa inggris, kumon, sampai dia belajar ngedit-ngedit sendiri itu," jelas pelawak asal Semarang tersebut. Tawaran kerja bersama sempat menghampri Tukul dan Ega, namun karena beberapa hal prosesnya harus ditunda. "Kemarin ada stasiun tv juga menawarkan saya jadi host temani anak saya. Jadi anak saya jadi host. Tapi memang sistemnya belum pas jadi ya kita tunggu dulu kalau memang pas kita akan ambil. Lucu deh pasti, rating naik, udah gitukan bisa jadi paket ya bayar anak saya, bayar saya juga," ujar bapak 3 anak tersebut.(BS)

Asisten Kantor

epaper andalas edisi sabtu 08 september 2018  

epaper andalas edisi sabtu 08 september 2018

epaper andalas edisi sabtu 08 september 2018  

epaper andalas edisi sabtu 08 september 2018

Advertisement