Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

Rabu, 15 Januari 2020

D A N

C E R D A S

No: 24105/Tahun XIV | E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com | Harga Eceran Rp3.500 andalas|maguslim

Personel Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan menembak dua di antara tiga sindikat penrurian modus pecah kaca mobil.

2 Sindikat Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil Ditembak Medan-andalas Pelarian sindikat spesialis pecah kaca mobil di Medan berakhir sudah. Dua dari dari tiga orang pelaku ditembak petugas Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan di berbagai lokasi.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat diwawancarai wartawan usai melantik 29 pejabat Eselon III di lingkungan Pemprov Sumut, Selasa (14/01).

Jabatan Kepala Biro Karo Hukum Pemprovsu Disorot

Gubernur Edy Akui Andi Faisal Masih Berstatus Jaksa Medan-andalas Pengangkatan Andi Faisal sebagai Kepala Biro (Karo) Hukum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dipersoalkan sejumlah

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (14/1) menuturkan, ketiga pelaku yang berhasil disergap itu masingmasing Mulyadi alias Mul (50) warga Sepakat Jaya, Desa Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Sumatera Selatan, Arnold Tambunan (50)

warga Jalan Mawar, Kelurahan Tanjung Gusta Medan dan Muhammad Ridwan alias Asion (48) warga Jalan Sidomulyo KM 11,5 Binjai. "Pelaku yang ditangkap terlibat mengambil uang sebanyak Rp 60 juta setelah melakukan pecah kaca mobil milik korban Hamdan Rifai Ginting (37) di areal parkir

DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol pada 13 Desember 2019 lalu," ucap AKBP Maringan Simanjuntak. Dia mengaku, keberhasilan itu berdasarkan LP/2016/K/ XII/2019/SU/SPKT Sek Medan Baru atas laporan korban Hamdan Rifai Ginting warga

Unik Tapi Nyata

Onani di Atas Sepeda Motor,

Pria Ini Terancam 10 Tahun Penjara

• LANJUT KE HAL. 15

foto|detikcom

Pria yang melakukan onani di atas sepeda motor di Sidoarjo sudah tertangkap. Pria berinisial AYY (35) itu terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. "Tersangka akan dipidana hukum penjara

pejabat Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi tersebut. Pasalnya, Andi Faisal masih berstatus jaksa • LANJUT KE HAL. 15

maksimal 10 tahun," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Zain Dwi Nugroho kepada wartawan di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (14/1). • LANJUT KE HAL. 15

andalas|a fuad siregar

Terdakwa bandar sabu Boiman saat menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Selasa (14/1).

Kurir 56 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati andalas|mulyadi

Pesawat Hercules milik TNI AU melakukan pendaratan secara darurat di Bandara Exxon Mobil, Aceh Utara.

Pesawat Hercules Mendarat Darurat

Lhoksukon – andalas Pesawat Hercules milik TNI AU melakukan pendaratan secara darurat di Bandara Exxon Mobil, Kecama-

tan Nibong, Kabupaten Aceh Utara pada pukul 13.00 WIB, Senin (13/1). Menurut infor• LANJUT KE HAL. 15

Medan – andalas Boiman alias Boy Bin Kartowijoyo (54) terdakwa kurir sabu seberat 56 kg dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun SH. Tuntutan ini sempat tertunda karena terdakwa berhalangan sakit. “Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Boiman alias Boy bin Kartowijoyo dengan hukuman mati,” kata

Jaksa Nur Ainun SH MH dalam tuntutannya di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/01). JPU Nur Ainun menilai, perbuatan terdakwa Boiman telah terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam nota tuntutan JPU Nur Ainun, hal yang memberatkan terdakwa Boiman karena tidak mendukung pro-

gram pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika. “Sedangkan hal yang meringankan tidak ditemukan,” ucap JPU Nur Ainun di hadapan majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik SH MH. Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim Erintuah Damanik menunda persidangan pekan depan dengan agenda • LANJUT KE HAL. 15

Tagih Utang ke "Ibu Kombes" Lewat Medsos, Febi Diadili Terdakwa Febi Nur Amelia saat menjalani sidang eksepsi atas kasus dugaan pencemaran nama baik korban Fitriani Manurung. foto|iNews.id

Febi Nur Amelia (29), warga Menteng Indah, Sumatera Utara (Sumut) terpaksa duduk di atas kursi pesakitan. Perempuan muda ini menjadi terdakwa atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan dijerat UndangUndang (UU) Informasi dan transaksi Elektronik (ITE) karena menagih utang melalui media sosial (medsos) Instagram.

F

ebi tampak mengenakan pakaian putih saat menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan eksepsi di Ruang Cakra V, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/1).

Eksepsi tersebut dibacakan kuasa hukum terdakwa yang keberatan dengan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Seusai persidangan, Febi mengakui telah menagih • LANJUT KE HAL. 15

foto|antara

Mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/1).

Kejagung Tahan 5 Tersangka Kasus Jiwasraya Jakarta-andalas Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Kelima tersangka yakni komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, Presiden Komi• LANJUT KE HAL. 15

KURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING SELASA, 14 JANUARI 2020 Mata Uang Jual Beli AUD 9.460 9.363 CNY 1.994 1.974 EUR 15.286 15.129 GBP 17.838 17.660 HKD 1.765 1.747

Mata Uang Jual Beli 123 JPY 124 MYR 3.381 3.344 SGD 10.189 10.086 USD 13.722 13.585 Sumber: BANK INDONESIA


SAMBUNGAN

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

Arief Budiman: Jangan Simpulkan Masyarakat Tak Percaya KPU Jakarta-andalas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan jangan cepat menyimpulkan masyarakat saat

ini sudah tidak percaya kepada institusinya sebagai penyelenggara pemilu pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi

(KPK) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. "Jangan menyimpulkan orang tidak percaya dengan KPU, kami konsisten dengan

kebijakan yang dikeluarkan," kata Arief, usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta,

Selasa (14/1). Menurut dia, masyarakat pasti bertanya mengapa sampai terjadi peristiwa OTT terhadap Wahyu, namun tren

KEJAGUNG TAHAN 5 TERSANGKA KASUS JIWASRAYA .................................. • DARI HALAMAN. 1 saris PT Trada Alam Minera Tbk. Heru Hidayat, mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan pensiunan PT Jiwasraya Syahmirwan. Benny Tjokro diperiksa di Kejaksaan Agung, Selasa (14/ 1). Usai diperiksa, Benny Tjokoro keluar dari gedung Jampidsus Kejaksaan Agung dengan menggunakan baju tahanan. Dia dijemput kendaraan Satgasus Kejagung. Tanpa sepatah kata, Benny Tjokoro meninggalkan gedung Kejaksaan Agung. Dia dibawa ke Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Penetapan status tersangka tersebut dibenarkan Muchtar Arifin, kuasa hukum Tjokrosaputro. "Sekarang sudah tersangka. Tentu kami menginginkan agar hak-hak beliau bisa dipenuhi," kata Muchtar Arifin, di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/1). Muchtar Arifin menilai

penetapan kliennya sebagai tersangka tidak masuk akal. "Bagi saya itu aneh. Tidak mengerti apa alat buktinya. Tidak ada penjelasan dari penyidik. Tentu saja kecewa," kata dia. Mereka menganggap seharusnya pihak Jiwasraya yang bertanggung jawab atas kasus ini. "Orang Jiwasraya yang harusnya bertanggung jawab. Direksinya dong," katanya. Dua mantan petinggi Jiwasraya juga ditahan. Yakni mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo. Keduanya menyusul dijemput mobil tahanan. Hendri maupun Hary juga mengenakan rompi pink, meninggalkan gedung kejaksaan sekitar pukul 17.28 WIB. Menyusul Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk. Heru Hidayat. Heru juga mengenakan rompi pink saat meninggalkan gedung Kejaksaan Agung. Selain itu, kejaksaan juga menahan pensiunan PT

Jiwasraya Syahmirwan. Lima orang itu ditahan untuk 20 hari ke depan. "Tadi prosesnya telah dilakukan penahanan 5 orang tersangka sejak hari ini sampai 20 hari ke depan. Penahanan seperti diketahui juga kita pisah. Rutan Salemba cabang Kejagung, KPK Guntur dan Cipinang dan di Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jaksel," kata Jampidsus Adi Toegarisma di Kejagung, Jaksel, Selasa (14/1). Adi mengatakan, penetapan tersangka dan penahanan atas pertimbangan penyidik Kejagung yang menangani kasus ditaksir merugikan dana nasabah hingga Rp 13 triliun tersebut. "Proses berikutnya kami masih terus bekerja mengumpulkan alat bukti guna kesempurnaan berkas perkara dan setiap saat kami evaluasi perkembangan perkara," tambah dia. Kejagung masih merahasiakan peran masing-masing para tersangka. Sebab, hal itu dinilai sudah masuk ke dalam materi penyidikan.

"Kita masih tahap penyidikan, kami enggak mungkin jelaskan peran masing-masing. Itu kan masih strategi kami. Kalau nanti pada saat waktunya di mana tahapanya kita akan secara terbuka sampaikan. Ini kan masih penyidikan perkara yang bersangkutan masih berjalan secara keseluruhan," kata dia. "Perannya berarti kita menjelaskan rangkaian perbuatannya. Ini kan masih penyidikan. Semua langkah hukum akan kami lakukan," tambah Adi. Kasus Jiwasraya Kejaksaan Agung menemukan adanya dugaan korupsi di PT Jiwasraya. Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan, PT Jiwasraya menempatkan 95 persen saham di perusahaan yang berkinerja buruk. Dugaan awal potensi kerugian negara dalam kasus ini senilai Rp13,7 triliun. Jaksa Agung telah mengeluarkan surat perintah penyidikan kasus Jiwasraya

dengan Nomor: PRINT - 33/ F.2/Fd.2/12/ 2019 tertanggal 17 Desember 2019. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah banyak melakukan investasi pada asetaset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi, di antaranya penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp5,7 triliun dari aset finansial. Dari jumlah itu, lima persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik, sisanya 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk. Selain itu, penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp14,9 triliun dari aset finansial. Dari jumlah tersebut, 2 persennya dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja baik. Sementara 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk. Akibatnya, PT Asuransi Jiwasraya hingga Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp13,7 triliun. (ANT/MDC)

KURIR 56 KG SABU DITUNTUT HUKUMAN MATI .................................. • DARI HALAMAN. 1 pembelaan terhadap terdakwa (pledoi). Sebelumnya, Kamis 09 Januari 2020, empat rekan terdakwa Boiman terlebih dahulu dituntut hukuman mati oleh JPU Nur Ainun. Sementara tuntutan terhadap terdakwa Boiman ditunda karena berhalangan sakit. Keempat terdakwa yakni Iskandar alias Is bin Hamid (39) Sunarto alias Narto bin M. Suniyo (47), Suhairi alias Heri Bin Manjo (42) dan Marsimin alias Min bin Mat Suwardi (47). Sementara itu, mengutip dakwaan JPU Nur Ainun menyebutkan Iskandar alias Is Bin Hamid bersama dengan Suhairi, Boiman, Marsimin dan Sunarto ditangkap pada 26 April 2019 sekitar pukul 17.30 WIB bertempat di Hotel Alam Sutera Palembang. Kelimana didakwa melakukan Tindak Pidana Narkotika

dan Prekursor Narkotika yakni tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman. Dimana awalnya terdakwa Iskandar yang merupakan orang kepercayaan Atok (DPO) dan sebagai koordinator lapangan dalam peredaran narkotika melakukan komunikasi HP dimana saat itu ia berada di Hotel Alam Sutera Palembang. Selanjutnya terdakwa Iskandar memberikan nomor HP terdakwa Suhairi kepada Atok (DPO). Setelah itu, terdakwa Iskandar pindah ke Hotel Grand Lestari Palembang. Tak lama kemudian Atok (DPO) menelepon dan menyuruh terdakwa Suhairi untuk mengambil sabu 90 bungkus di Jalan Medan Tembung. “Iskandar menyimpan sa-

bu tersebut di gudang yang juga sebagai tempat tinggal terdakwa Suhairi yang beralamat di Pasar 3 Jalan Masjid, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan Provinsi Sumut,” tuturnya. Kemudian terdakwa Suhairi dan terdakwa Boiman mengambil sabu tersebut dan disimpan di gudang. Pada pukul 17.20 WIB, Suhairi menelepon terdakwa Iskandar melaporkan bahwa ada 90 bungkus sabu. Lalu terdakwa Suhairi diperintahkan oleh terdakwa Iskandar untuk mengantar 40 bungkus ke Batang Kilat. “Sekitar pukul 17.30 WIB, terdakwa Suhairi menghubungi terdakwa Marsimin untuk antar 40 bungkus yang terdiri dari 2 tas ke Batang Kilat bersama Boiman dengan gunakan mobil Yaris warna hitam milik dari terdakwa Suhairi,” jelas Jaksa Nur. Setelah mengantar sabu tersebut, kemudian terdakwa Marsimin dan terdakwa Su-

narto menemui terdakwa Suhairi, selanjutnya terdakwa Suhairi menyerahkan uang sebesar Rp 1 juta kepada terdakwa Marsimin untuk dibagi dua. Sebelum meninggalkan para terdakwa lainnya, terdakwa Suhairi juga menyampaikan kepada terdakwa Marsimin untuk nanti ada kerjaan lagi dan menyuruh agar standby karena narkotika jenis sabu dengan berat 50 bungkus belum diperintahkan oleh terdakwa Iskandar. Namun pada saat Iskandar meninggal keempat terdakwa lainnya, petugas anggota Bareskrim Polri menangkap keempat terdakwa Suhairi, Boiman, Marsimin dan Sunarto di Palembang. Setelah menangkap keempat terdakwa, petugas memperoleh informasi pengembangan dari Tim Bareskrim Polri yang berada di Medan. “Lalu personil melakukan

pencarian terhadap terdakwa Iskandar dan pada tanggal 28 April 2019, polisi Willy Muhamad dan Rio Aditya dapat menangkap terdakwa Iskandar di Hotel Grand Lestari Palembang,” beber JPU. Bahwa berdasarkan barang bukti yang ditemukan petugas dari para terdakwa yakni 50 bungkus di dalam 2 buah tas yang masing-masing berisi 25 bungkus warna hijau dengan berat 50 kg sabu, 1 buah plastik kresek warna hitam yang didalamnya berisikan sabu seberat 1 kg dan 4 bungkus plastik yang berisikan 5,2 kg. Dari 50 bungkus sabu yang ditemukan petugas Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, merupakan sisa dari 90 bungkus yang diambil oleh terdakwa Iskandar dan terdakwa Boiman. Sedangkan 40 bungkus sudah berhasil diserahkan kepada pembelinya oleh terdakwa Marsimin dan terdakwa Sunarto.(AFS)

2 SINDIKAT PENCURI MODUS PECAH KACA MOBIL DITEMBAK ................. • DARI HALAMAN. 1 Pintu Air IV, Gang Pribadi No 7, Kelurahan Kwala Bekala Medan. Kasat Reskrim menjelaskan, personel Sat Reskrim Polrestabes Medan di bawah pimpinan Kanit Pidum, Kasubnit Jatanras dan personel Timsus, pada 12 Januari 2020 sekitar pukul 02.00 WIB, tim mendapat informasi bahwa seorang pelaku yang melakukan pencurian terhadap korban sedang berada di sebuah rumah di Jalan Sisingamangaraja, Gang Kasih. Mendapat informasi tersebut tim langsung bergerak menuju lokasi. Kemudian sesampainya di lokasi tim melihat tersangka dan langsung mengamankan tersangka. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti dan pelaku lainnya. Berdasarkan keterangan dari tersangka Arnold, muncul

dua nama yang juga ikut melakukan pencurian tersebut bernama Ridwan dan Mulyadi. "Selanjutnya tim melakukan pencarian terhadap kedua teman tersangka tersebut. Pada hari Minggu (12/ 1) sekitar pukul 22.00 WIB tim mendapat informasi bahwa tersangka Ridwan sedang berada di Jalan Binjai, Gang Horas. Tim menuju lokasi dan menemukannya dan langsung mengamankan tersangka. Sementara tersangka Mul belum ditemukan saat itu," paparnya. Terhadap kedua tersangka dilakukan tindakan tegas terukur menembak ke arah kaki tersangka karena berusaha melarikan diri dengan cara menyerang petugas. Kemudian tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pengobatan, lalu diboyong ke Polrestabes Medan untuk dilakukan proses lanjut.

Kemudian Senin (13/1) sekitar pukul 15.00 WIB, tim mendapat informasi bahwa tersangka Mul akan datang ke Medan dengan menggunakan pesawat. Tim langsung bergerak ke Bandara Kualanamu dan standby di sana. Sekitar pukul 16.00 WIB, tim melihat tersangka Mul sedang turun dari pesawat dan langsung mengamankan tersangka. Berdasarkan hasil interogasi, tersangka Mul mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di parkiran kantor DPRD Sumut bersama dengan dua orang tersangka lainnya yang sudah diamankan sebelumnya. "Tiga orang pelakunya sudah dijebloskan ke ruang tahanan," tandas mantan Kapolsek Percut Sei Tuan. Dari ketiga tersangka polisi mengamankan barang bukti 1 unit mobil Suzuki Ertiga, 2 unit sepedamotor, uang tunai Rp1 Juta, dan 1 lembar boarding pass.

“Ketiganya merupakan residivis kasus yang sama,” tandasnya. Akibat perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kuhpidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara. Sebelumnya, pelaku pencurian modus pecah kaca mobil beraksi di areal parkir gedung DPRD Sumut, Jumat (13/12/2019). Pelaku berhasil mengambil tas dari mobil Hinda Civic warna hitam BK 312 U milik seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Korban bernama Hamdan Rifai Ginting (37) mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di antara sekira pukul 14.30 WIB. Saat itu dirinya pergi ke bank. “Saya baru pulang mendampingi reses dari kantor bupati, setelah itu ke Bank Sumut ngecek tabungan. Ketika pulang saya lihat kaca mobil pecah,” kata pria yang bertugas di DPRD Sumut kepada

wartawan, Jumat (13/12) petang. Melihat kaca mobil bagian depan kiri sudah keadaan pecah, Hamdan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. “Saya langsung membuat laporan ke Polsek Medan Baru terkait peristiwa ini,” ucapnya. Aksi kedua pelaku ini terekam CCTV. Terpantau awalnya dua pelaku mendekati mobil sedan hitam yang parkir. Tampak seorang dari mereka duduk di atas motor, memantau situasi di dekat kendaraan tersebut, sedangkan satu lagi melakukan aksi pencurian. Pelaku memecahkan kaca mobil bagian depan dengan menggunakan alat lengket. Sang eksekutor lantas masuk ke dalam mobil dan mengambil barang diduga berisi uang senilai Rp80 juta. Lalu mereka kabur dengan motor meninggalkan mobil dengan kaca pecah. (ACO)

TAGIH UTANG KE "IBU KOMBES" LEWAT MEDSOS, FEBI DIADILI ................. • DARI HALAMAN. 1 utang melalui instastory lewat akun Instagram-nya. Secara garis besar isi postingan tersebut meminta agar Fitri Manurung, orang yang berutang kepadanya agar mengembalikan uang yang dulu dipinjam sebesar Rp70 juta. “Saya posting karena akses menghubungi beliau tidak bisa. Setelah diposting baru ada respons dari beliau. Dan responnnya dengan saya dilaporkan ke polisi,” ujar Febi, Selasa (14/1). Menurutnya, dia tak ada maksud lain dan semata hanya agar yang bersangkutan membaca, mengingat dan membayar utangnya sejak tahun 2016. “Dia itu sahabat saya,” katanya. Febi mengakui postingan itu dituliskannya dengan berharap agar korban membaca dan membayar utang. Diakuinya, uang Rp70 juta yang pinjam secara lisan tersebut, dikirim melalui dua tahapan lewat rekening Drs

Ilsaruddin. Nama tersebut adalah suami korban yang mantan Direktur Binmas Polda Sumut yang kini sudah pensiun. Tetapi, Febi enggan menanggapi saat dicecar wartawan terkait tujuan peminjaman uang itu. "Saya belum bisa kasih keterangan terkait itu. Nanti saja saat di persidangan," ungkapnya. Sebelumnya, Febi didakwa JPU dengan dakwaan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentrasmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan pencemaran nama baik. Menurut jaksa, akibat postingan Febi nama baik Fitriani Manurung (kini menjabat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Medan) tercemar karena foto dan kalimat dalam unggahan di akun instagram pribadinya. Dakwaan JPU Randi Tambunan, Febi menuliskan

kalimat "SEKETIKA TERINGAT SAMA IBU KOMBES YG BELUM BAYAR HUTANG 70 JUTA TOLONG BGT DONK IBU DIBAYAR HUTANGNYA YG SUDAH BERTAHUNTAHUN @FITRI_BAKHTIAR. AKU SIH Y ORANGNYA GK RIBET KLO LAH MMNG PUNYA HUTANG INI ORANG SUSAH BGT PASTINYA AKU IKHLASKAN TAPI BERHUBUNG BELIAU INI KAYA RAYA JADI HARUS DIMINTA DONK BERDOSA JUGA KLO HUTANG GK DIBAYAR KAN @FITRI_BAKHTIAR. Nah ini Yg punya Hutang 70 Juta Ini foto diambil sewaktu Dibandarjakarta Horor klo ingat yg beginian Mati nanti bakal ditanya lho soal hutang piutang". Postingan di instastory di akun Instagram dengan username feby25052 pada 19 Februari 2019 malam, karena kekecewaannya terhadap Fitriani. Pemberian hutang itu sesuai dakwaan, terjadi

pada 12 Desember 2016 dan sepengetahuannya untuk dipergunakan mempromosikan jabatan suami korban. "Pada 2017, terdakwa Febi Nur Amelia mencoba untuk menagih uang tersebut. Tetapi pada saat itu saksi Fitriani Manurung ada memberikan beberapa alasan yang menyatakan belum bisa membayar uang itu," kata JPU Randi Tambunan di hadapan majelis hakim diketuai Sri Wahyuni. Tak lama kemudian, Febi berusaha menagih uang itu kepada Fitriani Manurung melalui WhatsApp. Tetapi Fitriani malah memblokir WhatsApp Febi sehingga tidak dapat dihubungi. Terdakwa Febi berusaha kembali menagih utang Fitriani Manurung dengan mengirimkan kembali pesan (Direct Massage) melalui Akun Instragram secara pribadi. Akan tetapi Fitriani Manurung malahan mengaku tidak mengenal terdakwa dan tidak merasa mempunyai utang. "Pada saat itu juga

akhirnya saksi Fitriani Manurung memblokir kembali akun Instagram milik pribadi terdakwa Febi Nur Amelia," ungkap JPU. JPU mendakwa Febi dengan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Atas dakwaan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya mengajukan eksepsi. Penasihat hukum menyatakan dakwaan JPU tidak jelas dan tak memenuhi syarat materil dakwaan sebagaimana diatur dalam Pasal 143 Ayat 2b KUHP. Namun sayang, kuasa hukum terdakwa, Fauzi yang ditanya wartawan perihal eksepsi tersebut malah enggan berkomentar. Pria mengenakan kemeja putih itu malah menghindar dari wartawan padahal ingin mempertanyakan soal eksepsi yang diajukan pihaknya. "Nanti saja ya," katanya sambil berlalu. (INI/MBD)

hasil lembaga survei, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPU cukup tinggi. Dia mengatakan, kasus OTT Wahyu pasti ada pengaruhnya

15

terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada KPU RI, namun jangan menyimpulkan orang saat ini tidak percaya terhadap KPU.(ANT)

GUBERNUR EDY AKUI ANDI FAISAL MASIH BERSTATUS JAKSA .............. • DARI HALAMAN. 1 sehingga pengangkatannya sebagai pejabat Pemprovsu melanggar Undang-Undang (UU) No 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. UU itu mengamanatkan diterbitkannya beberapa peraturan pelaksana, yaitu peraturan pemerintah tentang pelarangan rangkap jabatan oleh Jaksa. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sendiri mengakui, ketika melantik Andi Faisal sebagai Kepala Biro Hukum Pemprovsu pada Jumat (09/ 08/2019) lalu, yang bersangkutan masih berstatus jaksa. Gubernur Edy mengatakan, pihaknya masih menunggu hingga saat ini surat keputusan (SK) Kejaksaan Agung untuk memindahkan Andi Faisal ke Pemprov Sumut. "Begini, dia (Andi Faisal) itu masih dalam status jaksa, dalam aturan (tidak begitu jelas) memang tidak boleh jaksa bekerja di pemerintahan, harus beralih status dulu. Nah sekarang sedang dalam proses, nantinya dia tidak lagi sebagai jaksa," ujar Edy menjawab pertanyaan wartawan usai melantik 29 pejabat Eselon III di lingkungan Pemprov Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Selasa (14/01). Secara detailnya, Edy Rahmayadi sendiri tidak menjelaskan kapan SK tersebut akan diterimanya. 10 Eselon II Masih Kosong Sementara itu, Gubernur Edy Rahmayadi juga menga-

kui hingga saat ini ada 10 jabatan eselon II di Pemprov Sumut masih lowong. Namun demikian, dia mengaku tidak akan terburu-buru dalam menentukan pejabat untuk menempati jabatan tersebut. "Eselon II itu ada proses Pansel. Ada tes akademis, tes psikologi, wawancara, itu memerlukan waktu dan segera kita buka," katanya. Mantan Pangkostrad ini menjelaskan, mencari sosok pejabat untuk eselon II harus selektif. Hal ini untuk mendapatkan sosok yang benarbenar tepat untuk menduduki jabatan tersebut. "Bukan dia bodoh, tapi skill pada tuntutan jabatan itu dia harus kena. Ilmu saya perairan maka ahli soal air, yag bangunan benar-benar ahli bangunan. Di otak saya itu makanya nggak ketemu," ungkapnya. Lantas saat ini seperti apa untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada?. "Sementara yang ada itu yang terbaik yang ada, yang belum ada kita cari nanti supaya ada. Ada yang memang ke depan ini kita usahakan orang yang sudah ada. Karena, kalau dites orangnya yang daftar itu-itu juga," pungkasnya. Diketahui 10 jabatan eselon II yang masih lowong, yakni Kepala Biro Organisasi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Kepala Badan Pengelolaan Retribusi Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Dinas Kominfo, Kadis Kehutanan, Direktur RS Jiwa Prof Ildrem, Kepala Dinas Pendidikan, dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu. (WAN)

PESAWAT HERCULES MENDARAT DARURAT ............ • DARI HALAMAN. 1 masi pesawat tersebut mengalami gangguan di elevator bagian sayap. Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Bandara Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara Sunartopo, Selasa (14/ 1) mengatakan, pesawat itu mengalami permasalahan teknis dan mengharuskan untuk mendarat. Ia menjelaskan, pesawat Hercules terbang dari arah Medan. Namun sesampai di wilayah udara seputaran Lhoksukon, kru pesawat menghubungi Airnav Bandara Malikussaleh mengabarkan bahwa mereka mengalami gangguan di elevator bagian sayap. “Pesawat telah mendarat darurat dengan selamat pada pukul 13.00 WIB,” ungkapnya. Dia menjelaskan, pilot sempat menghubungi pihak Air Navigation (Airnav) yang sedang bertugas di Air Traffict Control (ATC) Bandara Malikussaleh, menginformasikan bahwa pesawat mengalami

masalah dan harus segera mendarat. Kemudian pilot memutuskan mendarat di landasan pacu seputar kawasan bekas pabrik Exxon Mobil. "Karena terlalu berisiko melanjutkan penerbangan hingga ke wilayah udara Lhokseumawe, pilot memutuskan mendarat darurat di bandara Exxon," kata Sunartopo. Lalu, personel TNI AU dan crew pesawat yang merupakan perjalanan rutin tiap bulan, dengan tujuan berikutnya Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar dan Lanud Maimun Saleh Sabang. Pesawat tersebut sedang menempuh rute dari Lanud Soewondo Medan menuju Bandara Malikussaleh Lhokseumawe dengan membawa logistik militer. “Semuanya aman dan saat ini pesawat masih dalam perbaikan di Lhoksukon dan rencananya besok akan ada dukungan tim pemeliharaan lapangan untuk perbaikan pesawat tersebut,” ungkapnya. (MUL)

ONANI DI ATAS SEPEDA MOTOR, PRIA INI TERANCAM 10 TAHUN PENJARA ............ • DARI HALAMAN. 1 Zain menjelaskan, tersangka dinilai sengaja mempertontonkan aksi pornografi di muka umum. Tersangka akan dijerat Pasal 36 juncto UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi atau Pasal 281 KUHP. Pemburuan AYY dilakukan setelah polisi mengantongi ciri-cirinya. Ia merupakan warga Candi, Sidoarjo. "Dia sudah berkeluarga, bekerja di koperasi simpanpinjam," imbuhnya. AYY melakukan onani pada Jumat (3/1) sekitar pukul 13.00 WIB. Dia melakukannya di Jalan Siwalan Panji, Desa Siwalan Panji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Video onani AYY viral di media sosial. Di Instagram, video berdurasi 20 detik itu diunggah akun @infodarjo. Saat beraksi ia mengenakan helm dan kaus merah. Ia duduk di atas motor Yamaha NMax merah. AYY mengakui melakukan onani di atas sepeda motor karena punya obsesi berhubungan intim dengan siswi atau mahasiswi.

Aksi onani di atas motor tidak hanya dilakukan sekali,tapi sudah lima kali di tempat yang sama. Karena dilakukan berulang kali, akhirnya ada orang yang merekam aksi onani tersebut. Kemudian videonya viral dan berujung pada penangkapan sang pelaku. Menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, berdasarkan hasil pemeriksaan, AYY sering melihat film porno. Pelaku merasa puas jika aksi onani dirinya dilihat orang lain. "Pelaku merasa puas setelah melakukan onani tersebut disaksikan oleh orang lain," kata Zain. Bahkan menurut Zain, pelaku merasa lebih puas jika yang menyaksikan onani merupakan seorang siswi atau mahasiswi. Itu sebabnya AYY sering melakukan aksi tak senonoh itu dekat sekolah. "Dia lebih puas lagi saat melakukan onani itu dilihat oleh siswi atau mahasiswi. Karena terobsesi ingin melakukan hubungan intim dengan anak yang memakai seragam sekolah atau mahasiswi," tambah Zain. (DTC/DOH)


MEDAN KITA

Rabu 15 Januari 2020

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa PEMBINA ISKANDAR ST Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB Agus Salim Ujung WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti WAKIL PEMIMPIN REDAKSI Gusliadi Ritonga PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN Septho MANAGER UMUM Zulham Efendi Parinduri KEUANGAN Dina Rizky SIRKULASI Wati Br Sitorus IKLAN Dani SEKRETARIS REDAKSI Dian Purnama Sari REDAKTUR Hamdani Nasution, Dedi Afrizal, Robenson Sidabariba, M Yunan Siregar, Asiong STAF REDAKSI Asril Tanjung, Irwan Ginting, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim, Ahmad Fuad Siregar PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan TARIF IKLAN Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalas.redaksi@gmail.com andalasnewsmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK PT. SUMATERA JAYA GRAFIKA Jalan Paduan Tenaga No.2 Medan Telp: 061-7366732 Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Terasa, Pelemahan Terhadap Kapeka WAKIL Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa sepakat dengan pandangan, bahwa saat ini telah terjadi pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini diungkapkan terkait dengan batalnya penyegelan kantor DPP PDI-P oleh KPK terkait operasi tangkap tangan terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. "Apa yang terjadi hari ini membuktikan bahwa KPK dilemahkan,"kata Desmond di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Menurut Desmond, salah satu penyebabnya adalah keberadaan Dewan Pengawas KPK berdasarkan UU KPK 19/2019. Politisi Gerindra ini mengatakan, sejak dulu Fraksi Gerindra menolak adanya Dewan Pengawas dalam lembaga antirasuah. "Faksi Gerindra menolak kan. Menolak Dewas seperti ini. Jadi kalau ada pelemahan, produk pelemahan ya terjadi hari ini," tuturnya. Desmond berharap pemerintah segera merespons pelemahan terhadap KPK. Indikasi pelemahan KPK sebagaimana disebutkan Desmond, memang sangat terasa. Dari kasus yang terjadi belakangan ini terkait dengan rentetan OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan, memang sangat terkesan, langkah-langkah lanjutan yang hendak dilakukan pihak penyidik KPK, bisa dicegah dan digagalkan. Lambatnya pengembangan kasus OTT terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan menunjukkan adanya indikasi pelemahan terhadap KPK. Pasalnya, alasan tertundanya pengembangan lantaran penyidik harus mendapat izin dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Ini menunjukan KPK diatur oleh penguasa. Keharusan adanya izin ke Dewas KPK dalam penyelidikan kasus ini membuat independensi KPK hilang. Pelembagaan Dewas inilah yang membuat KPK kehilangan Independensi. Dalam hal ini wajar jika pemerintah diminta segera mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang PERPPU untuk membubarkan Dewas KPK. Seperti diketahui, dua Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara berturut-turut baru-baru ini, masih menggunakan Undang-Undang KPK lama yakni UU KPK Nomor 30 Tahun 2002, dan bukan UU KPK Nomor 19 Tahun 2019 yang baru. OTT yang dilakukan KPK itu berdasarkan UU KPK Nomor 30 tahun 2002 bukan berdasarkan UU KPK baru. Kedua OTT tersebut tidak memiliki izin dari Dewan Pengawas seperti yang tertuang dalam UU KPK yang baru. KPK menggunakan pasal 69 (b) UU KPK baru yang menegaskan bahwa ketika Dewan Pengawas belum berbentuk, maka dalam penyelidikannya KPK menggunakan UU yang lama. Sehingga, saat ini, KPK akan kesulitan melakukan penggeledahan karena harus menggunakan UU KPK yang baru, di mana KPK diharuskan menggunakan izin dari Dewan Pengawas (Dewas). Terbukti saat ini, ketika KPK sulit menggeledah Kantor PDIP karena harus menggunakan izin dari dewan pengawas. Terjadinya pelemahan KPK di tengah makin maraknya korupsi yang terjadi belakangan ini, seperti kasus Jiwasraya, Asabri, dan berbagai kasus megakorupsi lainnya di sejumlah BUMN, jelas akan sangat merugikan dan menghambat langkah dan upaya pemberantasan di negara kita. Kekhawatiran banyak pihak, bahwa keberadaan Dewas akan membuat KPK lamban dalam bergerak dalam membekuk para koruptor, terbukti dengan segera bisa dirasakan. Terkait dengan terjadinya pelemahan KPK ini, tentunya kita tidak bisa berbuat apa-apa, sebab kunci penguatan KPK berada di tangan puasa. (**)

harian andalas | Hal.

2

DPRD Minta Imigrasi Perketat Pengawasan Orang Asing di Podomoro Medan-andalas Ketua Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong meminta aparat keimigrasian memperketat pengawasan terkait legalitas Warga Negara Asing (WNA) yang menempati apartemen di Podomoro dan hotel-hotel di Kota Medan. Dia menduga, banyak orang asing memiliki apartemen itu. "Kita lihat di Podomoro, banyak apartemennya, saya menduga banyak orang asing datang dan menempati apartemen itu. Jadi saya khawatir bagaimana penga-

andalas/thamrin samosir

KUNKER - Ketua Komisi I DPRD Medan, Rudiyanto Simangunsong memimpin kunjungan kerja (kunker) Komisi I DPRD Medan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan. wasan pihak imigrasi dengan legalitas kewarganegaraan mereka," ungkapnya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Selasa (14/1). Dia menyebut, pengawasan ketat dari pihak imi-

grasi sangat diperlukan guna menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena dikhawatirkan akan menyalahi izin tinggal dan overstay. "Imigrasi bertugas dalam pengawasan orang asing di Indonesia guna menjaga te-

gaknya kedaulatan bangsa," tekannya. Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Suhartono mengaku telah berkunjung ke mall Podomoro. Dalam kunjungan itu, Suhartono belum ada melihat aktifitas orang asing. "Jadi kebetulan saya tadi baru dari Podomoro. Untuk orang asing, belum ada. Kita sudah kordinasi dengan GM mall-nya," ungkap Suhartono. Dikatakan Suhartono, pihaknya berencana membuka layanan keimigrasian di mall Podomoro pada 25 Januari mendatang. Layanan ini sekaitan Hari Ulang Tahun Keimigrasian. "Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Dirjen Imigrasi dalam rangka Hari Ulang Tahun Imigrasi. Kita

sudah lapor kepada pimpinan. Rencananya, kita buat space di mall untuk melayani 150 permohonan paspor," bilang pria yang baru menjabat selama 4 hari ini. Kabid Inteldakim Kanim Kelas I Khusus Medan, Saroha Manullang menambahkan, telah melakukan mapping area terkait pengawasan orang asing di bawah pengawasan Kanim Kelas I Khusus Medan. Pihaknya juga telah membuka timpora di seluruh Kabupaten/Kota termasuk di kecamatankecamatan. "Kita keterbatasan personil, sehingga sesuai amanat UU Keimigrasian dibentuk wadah timpora di seluruh daerah termasuk kecamatan dengan menggandeng sejumlah unsur, termasuk polisi, jaksa dan media," bebernya. (THA)

Pemko Medan Dukung Perekrutan Petugas PPK Medan-andalas Pemko Medan bersama KPU Kota Medan menggelar rapat pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan 2020 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/1). Rapat digelar untuk menjelaskan tupoksi PPK di 21 kecamatan serta sekretariat PPK dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada Medan 2020. Rapat dipimpin Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution diwakili Asisten Pemerintahan dan Sosial (Aspem) Setda Kota Medan Musaddad Nasution. Diharapkan pemilihan petugas PPK dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Dikatakan Aspem, Pem-

RAP AN - Pemko Medan bersama KPU Kota Medan gelar RAPAAT PEMBENTUK PEMBENTUKAN rapat pembentukan PPK dalam Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan 2020 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/1). ko Medan siap mendukung penuh perekrutan petugas PPK serta sekretriat PPK nantinya. Disamping itu, petugas PPK yang telah terpilih lewat seleksi nantinya dapat menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya sehingga seluruh pro-

ses tahapan pemilu dapat berjalan dengan lancar," ungkap Musaddad. "Kota Medan dalam waktu dekat ini akan melaksanakan Pemilihan Wali Kota Wakil Wali Kota Medan Tahun 2020. Ada banyak hal yang akan disampaikan KPU

tentunya. Pemko Medan sebagai ujung tombak tidak ada kendala bagi pelaksanaannya, sehingga dapat mewujudkan Medan Rumah Kita," kata Musaddad. Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Agussyah R Damanik mengatakan pihaknya akan melakukan perekrutan PPK mulai 15 Januari hingga 14 Februari 2020. "KPU Kota Medan akan membuka pendaftaran calon PPK mulai tanggal 15 Februari sampai 14 Maret 2020. Nantinya terkait perekrutan PPK akan ditempelkan di masing-masing Kantor Camat, maka dari itu kami meminta kepada para Camat agar dapat mensosialisasikan kepada masyarakat luas," jelas Agus. Disamping itu, Agus me-

ngungkapkan bahwa petugas PPK serta sekretariat PPK yang akan di rekrut nantinya baru atau hanya satu periode, dalam arti jika pada pemilu tahun sebelumnya telah menjadi petugas PPK, maka di pemilu ini tidak diperbolehkan lagi. Selain itu juga pemilihan petugas PPK akan dilaksanakan secara terbuka. "Kami berharap melalui mekanisme ini kedepannya ada banyak masukkan masyarakat mengenai calon PPK. Akan ada kanal tersendiri bagi masyarakat menyampaikan masukkan. Terkait pemilihan petugas PPK yang hanya satu periode saja dikarenakan kita ingin mencari petugas yang betul-betul standard dan tanpa ada rekomendasi dari pihak kelurahan," harapnya. (BEN)

Paradigma Baru, IPK Komit Kawal Pilkada Damai dan NKRI Medan-andalas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Medan melakukan audiensi ke sejumlah instansi Pemko Medan, yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas PU Bina Marga dan Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (15/1). udiensi dilakukan untuk memperkenalkan kepengurusan baru IPK Kota Medan di bawah kepemimpinan Franky Simatupang dan Sekretaris Rahmansyah Sibarani. Audiensi di Badan Kesbangpol Medan diterima langsung Kepala Badan, Sulaiman Harahap. "Perlu kami sampaikan kepada bapak IPK kini merupakan IPK dengan paradigma baru. Kami (IPK) kini semaksimal mungkin melakukan perubahan, menghindari yang dulunya selalu diidentikkan dengan premanisme,"kata Franky Simatupang didampingi pengurus lainnya yakni Bendahara Robin Yip Ho, Wakil

DIABADIKAN - Jajaran pengurus DPD IPK Medan diabadikan bersama Kaban Kesbangpol usai audiensi. Ketua John Kennedy S, Dolli Sinaga, Verry Sigalingging, Yogi Sigalingging dan Wanca. Dijelaskan, dalam melakukan paradigma baru IPK telah membuktikan dengan menggelar sejumlah program dan kegiatan. Diantaranya, lanjut Franky,ikut aktif melakukan pengamanan natal dan kegiatan sosial serta keagamaan lainnya. "Bahkan saya juga sudah mengajak dan mengimbau para kader kami di cabang hingga ranting, agar setiap Jumat ikut menjaga pengamanan jemaah melaksanakan salat Jumat. Hal ini demi

menjaga kenyamanan dan keamanan jemaah dalam beribadah,"katanya. Sementara itu, Sekretaris IPK Kota Medan Rahmansyah Sibarani dalam sambutannya menyatakan, IPK siap bekerja sama dengan Pemko Medan menggelar pelatihan bidang kepemudaan demi membangun peningkatan kualitas pemuda. "Makanya jika ada pelatihan di Pemko Medan, mohon libatkan kami. Sebab kami benar-benar ingin membuat perubahan dan terdepan dalam penciptaan kondusifitas Kamtibmas,"

katanya. Rahmansyah yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sumut menegaskan, paradigma baru IPK kini bisa dilihat melalui sejumlah pengurus yang sudah mengeyam pendidikan tinggi atau sarjana. " Kini sudah banyak pengurus kami yang sudah sarjana bahkan pendidikan S2,"ucapnya. Sebelumnya, Dolli Sinaga yang juga Sekretaris Panitia Pelantikan Pengurus DPD IPK Kota Medan memaparkan, audiensi dilakukan dalam rangka perkenalan kepada pemerintah terkait kepengurusan dan rencana pelantikan IPK Medan. Dia juga menyatan IPK jangan lagi identik dengan premanisme."Makanya kami tidak ingin IPK dicerminkan lagi dengan premanisme. Tidak ada lagi itu. Itu masa lalu kami dan kami harap masyarakat menyambut dan menilai positif kami,"ucapnya. Sementara Kaban Kesbangpol Medan, Sulaiman

Haraphap menyampaikan terimakasih atas kunjungan audiensi IPK. Dia yakin tujuan kita semua sama agar Medan ini tetap kondusif. Sulaiman juga mengaku belakangan ini sering menyuarakan paradigma baru IPK. "Saya sering ikut acara IPK dan sudah melihat langsung paradigma baru tersebut,"katanya. Selanjutnya audiensi ke Dinas PU Bina Marga Medan, pengurus IPK diterima langsung Plt Kepala Dinas, Zulfansyah dan Plh Sekretaris Habibie. Dalam kesempatan itu Franky Simatupang juga berharap kerjasama dengan dinas PU dan siap mengamankan kelancaran proyek pembangunan untuk kepentingan masyarakat Kota Medan. Zulfansyah menyatakan pembangunan tidak akan berhasil jika tidak adanya sinergitas yang baik dengan segenap komponen masyarakat khususnya pemuda. Sebab tujuan kita semua adalah utk pembangunan. (UJ)

KPU dan Polrestabes Medan Siap Sukseskan Pilkada 2020 Medan-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dan Polrestabes Medan menyatakan kesiapan bekerja sama menyukseskan Pilkada 2020 mendatang. Segala potensi masalah harus diantisipasi sejak dini. Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik mengapresiasi kunjungan Kapolrestabes Kota Medan Kombes. Pol. Jhonny Edison Isir ke Kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaa Medan, Senin (13/1). Dalam kunjungan itu disampaikan perkembangan tahapan Pilkada 2020 yang sudah berlangsung dan akan berlangsung ke depannya. Agussyah berharap kerja sama yang baik terbangun untuk mencapai tujuan suksesnya Pilkada Medan 2020 baik dari sisi partisipasi pemilih, pengawasan dan stabilitas. Untuk itu setiap tahapan KPU Kota Me-

KUNJUNGAN - KPU menerima kunjungan Kapolrestabes Medan. dan akan selalu menggelar rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait di Kota Medan. “Sebetulnya kemarin kami berkirim surat untuk audiensi dan berkoordinasi ke Polrestabes Medan. Tapi ternyata Pak Kapolrestabes yang ingin langsung datang ke Kantor KPU Medan. Karenanya kami sangat mengapresiasi,� ujar Agussyah. Dalam kunjungan ini Kapolrestabes Medan didam-

pingi Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Akhyan, S.Sos, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing SIK MH, Kanit Intelkam Polsek M. Baru Iptu Siswoyo. Rombongan Kapolrestabes Medan langsung disambut oleh Ketua Komisioner KPU Kota Medan yaitu Agussyah R. Damanik, Komisioner KPU Kota Medan, Zefrizal, Rinaldi Khair, Nana Miranti, Edi Suhartono dan Sekertaris KPU Kota Medan Nirwan.

Agussyah menyampaikan KPU Kota Medan nantinya memiliki peta potensi kerawanan dari sisi penyelenggaraan kepemiluan yang perlu disanding dengan potensi masalah dimiliki Polrestabes Medan dari sisi keamanan. Untuk itu perlu ada kerja sama dan koordinasi yang baik. Salah satu potensi kerawanan biasanya muncul adalah dari sisi pendataan pemilih. Karena hal ini terkait dengan tinggi rendahnya partisipasi pemilih. Migrasi pemilih dari luar Kota Medan masuk ke Kota Medan jelang pemilihan biasanya terjadi. Apalagi jika ada mobilisasi. Hal ini menjadi potensi masalah yang perlu diantisipasi bersama. Kapolrestabes Kota Medan Kombes.Pol.Jhonny Edison Isir menyebutkan, dari sisi kepolisian sukses pilkada adalah bagaimana pemilihan bisa berlangsung

aman dan damai. Sedangkan dari sisi penyelenggara adalah tingkat partisipasi pemilih dan dari sisi pengawasan bagaimana meminimalisir kecurangan. Ketiga hal ini tentu perlu kerja sama dan koordinasi yang baik dalam mewujudkannya. Kapolrestabes Medan juga meminta gambaran umum potensi kerawanan dari sudut pandang penyelenggara. Agar dirinya dapat mengetahui langkah yang dapat dilakukan dari sisi keamanan. Adapun tujuan dari kunjungan adalah memperkenalkan diri, dimana Kapolrestabes Medan, baru bertugas di Medan. Selanjutnya Kapolrestabes Medan juga ingin membangun komunikasi dan sinergitas yang sudah terjalin selama ini dengan Kapolres sebelumnya. (AFS)


MEDAN KITA

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

3

Lantik 28 Pejabat Eselon III

Gubernur Berpesan Manfaatkan Jabatan Untuk Ibadah

Mangapul Purba

Fraksi PDI Perjuangan Tidak Setuju Festival Danau Toba Diganti Medan - andalas Festival Danau Toba (FDT) yang selama ini rutin dilaksanakan setiap tahun di kabupaten/kota se-kawasan Danau Toba akan diubah Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, hal ini membuat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara berang dan menegaskan pihaknya tidak setuju jika Gubernur Sumatera Utara mengganti kegiatan FDT itu. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Mangapul Purba mengatakan Gubernur Sumatera Utara harus lebih jauh melihat kedalam bahwa ada nilai budaya, nilai historikal dari pelaksanaan FDT itu. “Disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara agar jangan menyalahartikan FDT itu sebatas kegiatan seremonial saja. Gubernur harus lebih jauh melihat kedalam, ada nilai budaya, nilai historikal dari pelaksanaan FDT itu, termasuk nilai bahasa atau kata Danau Toba itu yang akan dijual keluar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya, Selasa (14/1). Menurutnya, FDT sudah dilaksanakan selama tujuh tahun berturut-turut itu merupakan cerminan yang dianggap menjadi ciri khas Danau Toba, baik dari sisi historikal, kultur dan budayanya.“Setiap kebudayaan di tujuh kabupaten/kota se kawasan Danau Toba itukan tidak sama”, katanya. Lebih lanjut Mangapul men-

jelaskan FDT merupakan cerminan bagaimana kultur ini semua terelaborasi dalam kegiatan itu, lalu menjadi bagian yang kita pasarkan ke luar bahwa Danau Toba sebagai peninggalan sejarah punya karakter yang unik dan punya nilai yang tinggi untuk tetap dilestarikan. “Implementasinya itu sebenarnya, makanya akan dibuat dalam kegiatan-kegiatan atau even yang berjudul Festival Danau Toba. Kalau itu digeser kekegiatan lain, tidak mencerminkan budaya, maka substansinya akan bergeser,” ujarnya. Mangapul berharap kepada Pemprov Sumut karena anggaran FDT itu sudah dianggarkan di APBD, agar pahami substansinya, jangan memplesetkan kegagalan mereka itu menjadi sebuah narasi berpikir untuk merubah narasi. “Kalau FDT itu secara evaluasi kinerja mereka gagal, salah kan mereka, jangan ganti festivalnya, ini akan menimbulakan gejolak,” ujarnya. Mangapul menyampaikan kepada gubernur agar mengevaluasi orang-orang yang melaksanakan FDT itu. “Tempatkan orang-orang yang mampu melaksanakan itu dengan regulasi yang ada, termasuk anggaran yang cukup untuk itu. Kita konsisten dengan itu, kalau tidak mampu, mari diskusi dengan kita, akan kita berikan masukan dengan manfaatkan kinerja kita sebagai legislatif untuk membantu mereka,” pungkasnya.(RMO)

DPRD Tunda RDP dengan Lima Rooftop Medan-andalas Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi III DPRD Medan dengan manajemen Lima Rooftop terpaksa ditunda. Pasalnya perwakilan Lima Rooftop tak membawa data yang diminta. Sejatinya, rapat digelar di ruang rapat Komisi III, Selasa (14/1). Rapat dipimpin Ketua Komisi III, M Afri Rizki Lubis dihadiri anggota Komisi III antara lain T Edriansyah Rendy, Irwansyah, Netty Siregar, Abdul Rahman Nasution dan Hendri Duin. Sementara Lima Rooftop diwakili Arjuna selaku store manager. Anggota Komisi III DPRD Medan, Abdul Rahman menyebutkan, rapat digelar sebagai upaya mengetahui terkait izin Lima Rooftop terutama bukti setoran pajak. "Izin operasional apakah sudah pas, dan kewajiban retribusi sudah ditunaikan. Sehingga bisa menghasilkan income yang baik bagi kota Medan," sebutnya. Anggota Komisi III lainnya, Irwansyah meminta, setiap pelaku usaha harus patuh dengan ketentuan aturan yang ada. "Kami ingin mengetahui

kapan (Lima Rooftop) mulai beroperasional dan pembayaran pajak ini apakah sudah berjalan. Kami (Komisi III) akan terus bergerilya ke tempat semacam Lima Rooftop untuk membina mitra terkait," tambahnya. Menjawab para legislator, Arjuna mengaku tidak membawa data soal bukti setoran pajak yang diminta itu. Dia mengaku, hanya membawa kelengkapan surat izin. "Setahu saya, surat izin tidak ada masalah. Soal data pembayaran pajak memang tidak ada dibawa. Karena undangan hanya soal izin bukan soal data pajak. Untuk data pajak itu yang lebih mengetahui orang office," kata Arjuna yang mengaku baru 6 bulan di manajemen Lima Rooftop. Ketua Komisi III DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis memutuskan menunda rapat hingga pekan depan. "Rapat ditunda seminggu. Kami minta pekan depan Lima membawa perangkat manajemen berkaitan dengan data pajak. Kita ingin mengetahui di bulan berapa saja pajak telah dibayarkan," bebernya.(THA)

Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik sebanyak 28 pejabat eselon III di Aula Raja Inal Siregar (RIS),Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (14/1). Turut hadir Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah. Gubernur menyampaikan pesan, amanah merupakan tanggung jawab besar tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. “Jangan dijadikan beban, tetapi sebaliknya manfaatkan jabatan kalian untuk jadi ladang ibadah. Lakukan yang terbaik untuk rakyat Sumut,” pesan Edy Rahmayadi. Lalu, senantiasa mengedepankan keikhlasan dalam bekerja. Meskipun akan ada banyak tantangan di depan, kata Edy, tetapi harus konsisten untuk berada di jalan yang benar. “Mudah-mudahan, akan dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya. Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Kemudian, Gubernur dan Wagub menyalami dan memberi ucapan selamat kepada seluruh pejabat dilantik. Adapun pejabat eselon III yang dilantik, di antaranya, Kepala Bidang Industri Logam, Mesin, Elektronika dan Aneka pada Dinas Perindusterian dan Perdagangan, Dr Ir Nuraida MM menjadi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri

pada Dinas Perindusterian dan Perdagangan, Erwinsyah SH MH menjadi Sekretaris pada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Afri Winata Lubis SIP Msi menjadi Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan pada Badan Penelitian dan Pengem-

bangan, Drs Alpian Hutauruk MPd menjadi Sekretaris pada Dinas Pendidikan. Drs Mohd Ikhsan Lbs MM menjadi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas pada Dinas Pendidikan, Ivan Khairuzan SE MAP menjadi Kepala Bidang Pembinaan dan

Ketenagaan pada Dinas Pendidikan, Drs Unggul Sitanggang menjadi Kepala Bidang Kelembagaan pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Muhammad Alinafiah SH MSP menjadi Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil

Menengah, Rumerahwaty Berutu SE Msi menjadi Kepala Bidang Sejarah/Kepurbakalaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Syahrudin SE MM menjadi Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Kemitraan pada Dinas Pemuda dan Olahraga.(WAN)

Medan-andalas Asosiasi Perusahaan Penyelenggaraan dan Pelaksana (Appara) Indonesia mengaku malu dengan statemen Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Kadis Pariwisata Sumatera Utara Ria Telaumbanua pada media massa yang menyebutkan Festival Danau Toba tidak bermanfaat. Ketua Umum APPARA Indonesia, Hendra Gunawan Kaban menyebutkan pernyataan ini lebih menggambarkan ketidakmampuan Pemprov Sumatera Utara dalam mengembangkan inovasi dan terobosan dalam penyelenggara Festival Danau Toba (FDT) menjadi kegiatan menyedot perhatian dunia. “Jadi jelas tergambar, Pemprov Sumatera Utara cq Dinas Pariwisata Sumatera Utara tidak mampu melakukan inovasi dan terobosan dalam pelaksanaan FDT. Ini tentu

sedikit memalukan,” katanya, Selasa (14/1). Hendra merupakan pelaku yang selalu bergelut dengan sejumlah penyelenggaraan kegiatan ini menyebutkan ada beberapa persoalan membuat FDT kehilangan gaung. Pertama yakni secara filosophy dan roh, penyelenggaraan FDT sangat berbeda meski dalam efek dominonya tetap membantu industri pariwisata secara langsung. FDT awalnya bernama Pesta Danau Toba (PDT) sedari awal adalah keinginan rakyat dalam bentuk rasa syukur akan anugerah diberi oleh Tuhan Yang Maha Esa akan luar biasanya Danau Toba. Penyelenggaraannya lalu menjadi sangat kontradiktif, karena FDT awalnya bernama Pesta Danau Toba (PDT) ada rangkaian hubungan emosional antar kabupaten sekeliling danau toba yang sudah terbangun lama dan

dilaksanakan secara bergotong royong, dimana banyak perlombaan yang puncak penampilannya dilaksanakan di Pesta Danau Toba dan menjadi penampil dalam acara itu punya kebanggaan tersendiri. “Sangat berbeda saat FDT dilaksanakan sedari awal konsepnya sudah ditujukan untuk menarik wisatawan domestik dan manca negara untuk hadir menyaksikan event tersebut dengan mengexplorasi budaya dan potensi-potensi pariwisata kawasan Toba tapi sayangnya tidak punya SOP baik oleh penyelenggara maupun pelaksana acara secara professional,” ujarnya. Selain pelanggaran tentang filosopinya tersebut, hal ini semakin diperparah dengan tidak diperhatikannya 4 poin penting krusial dalam setiap penyelenggaraan even seperti FDT, yakni waktu pelaksanaan dimana seharusnya memper-

hatikan jadwal libur domestik maupun manca negara. Kemudian soal tempat pelaksanaan (venue), dalam hal ini ada dua opsi menurutnya yakni tempatnya tetap sehingga lebih mudah promosi, atau tempatnya berganti setiap tahun. Pilihan kedua ini menurutnya tetap bisa dioptimalkan dengan catatan promosi massif dilakukan minimal 180 hari jelang kegiatan. Ketiga yakni Target Audience, dalam hal ini penyelenggara (kini Pemda) menurutnya harus membuat target pengunjung dengan jelas dan tidak acak. Harus terarah, terukur. “Sering terjadi diundang wisatawan nusantara dan mancanegara tapi promosinya hanya di Sumatera Utara itupun sekedarnya. Jika memang penyelenggara sebagai pemilik acara (event) ingin meningkatkan kedatangan wisatawan baik domestic apalagi manca negara maka konsep undangan nya

tentu harus ditujukan untuk mereka–mereka yang akan hadir, dengan skema prioritas terukur dan terintegrasi,” ungkapnya. Dan keempat yakni stakeholder sebagai bagian terintegrasi agar semua konsep dan implementasi beserta target pengunjung yang diinginkan sesuai dengan harapan dan optimal, tentu keikutsertaan semua stake holder pariwisata, baik kabupaten terkhusus provinsi. “Harus disadari betul, merekalah ujung tombak pelaksanaan, mulai dari tokoh masyarakat, pegiat seni dan budaya, lembaga swadaya masyarakat pariwisata khususnya lagi para parktisi industri pariwisata, dengan kerja sama yang baik dan saling memberi masukan maka apa yang diinginkan dipastikan akan berhasil optimal sesuai harapan,” demikian Hendra Gunawan Kaban.(RMO)

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menghadiri upacara pengambilan sumpah/janji dan melantik 28 orang pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (14/1).

Tak Mampu Lakukan Inovasi dan Terobosan di FDT, Pemprovsu Memalukan

Sekda Minta Dishub Medan Tingkatkan PAD dari Parkir

Medan-andalas Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan mempelajari kembali Peraturan Wali Kota (Perwal) No 50 tahun 2014 tentang penyelenggaraan perparkiran. Tujuannya agar seluruh prosedur penyelenggaraan perparkiran dapat berjalan lancar dan pendapan asli daerah (PAD) Kota Medan dari retribusi parkir dapat tercapai bahkan melampaui target. Hal itu disampaikan Sekda kepada Kadishub Kota Medan Iswar Lubis dalam Rapat Pembahasan Perwal Tentang Penyelenggaraan Parkir Umum Kota Medan, di Balai Kota Medan, Selasa (14/1). Menurut Sekda, Perwal No 50/2014 telah ada terbilang telah mengatur rinci prosedur penyelenggaraan perparkiran. Namun, hanya saja pada pengimplementasiannya di lapangan, jauh dari kata

Sekda K ot a Medan Wiri ya Alrahm an didampingi Kadishu b Iswar Lu bis dalam Rapat P embahasan Kot ota iriya Alrahman Kadishub Lubis Pembahasan Perwal Tent ang P en um K ot a Medan. entang Pen enyyelenggaraan Parkir Um Umum Kot ota konkrit. "Untuk kini, kita urungkan dahulu pembahasan draft Perwal yang diajukan ini. Sebab, saya menilai Perwal telah ada sudah merepresentasikan kebutuhan kita dalam melakukan

prosedur perparkiran. Hanya saja, banyak poin-poin di Perwal tidak dijalankan sebagaimana mestinya sehingga menimbulkan beragam masalah di lapangan," kata Sekda didampingi Kepala Bappeda Kota Medan

Irwan Ritonga. Lebih jauh Sekda menelaah beberapa poin terkandung di dalam Perwal. Ada beberapa poin menjadi fokus Sekda untuk ditindaklanjuti Dishub Kota Medan di antaranya masalah

penetapan juru parkir (jukir) dan mekanisme penetapan target retribusi hingga sampai laporan ke kas Dishub. Sekda menginstruksikan agar, Dishub bekerja sesuai aturan yang ada di Perwal No 50/2014. "Selama ini kita lihat jukir bermodalkan tanda pengenal bisa meminta uang parkir. Coba ini dievaluasi, kembalikan semua prosedur dengan mempedomani Perwal yang ada. Lihat, cek dan pastikan apakah semua yang dilakukan, ditetapkan sesuai dengan Perwal. Jangan sampai menyalahi aturan sehingga menimbulkan permasalahan," bilangnya tegas. Jika semua prosedur dijalankan dengan baik sesuai Perwal, Sekda optimis penyelenggaraan perparkiran di Kota Medan berjalan baik. Dengan harapan mencapai target PAD, meminimalisir kesemrawutan lalu lintas serta menghindari keberadaan parkir-parkir liar yang kerap mengganggu kenyamanan masyarakat. "Tidak jarang masyarakat beradu argumen ketika dimintai uang parkir. Sebab, masyarakat sudah menyadari apakah pengutipan uang parkir ini sesuai aturan atau tidak. Maka dari itu, mulai hari ini benahi semua sistemnya dari paling dasar sehingga kota ini baik. Niatkan tanggungjawab yang kita emban untuk kepentingan masyarakat dan untuk membangun kota,"pesannya di hadapan peserta rapat yang terdiri dari Dishub, perwakilan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bappeda dan Bagian Hukum Setdako Medan.(BEN)

BWF


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

4

Terekam CCTV, Pekerja Rumah Makan Curi HP Teman

Medan-andalas Seorang pekerja Rumah Makan Joko Solo Jalan Stadion Teladan Medan, Dendi Arya Pratama (20), warga Jalan Letda Sujono Gang Kurnia, harus berurusan dengan petugas Polsek Medan Kota. Sebab, nekat mencuri handphone (HP) rekan kerjanya, M Irfan Syahputra (19), warga Jalan Asrama III, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota. Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan melalui Kanit Reskrim, Iptu Ainul Yaqin menjelaskan, pencurian itu dilakukan tersangka pada Sabtu (11/1) di Mess Rumah Makan Joko Solo, Jalan Asrama III, Kelurahan Teladan, Kecamatan Medan Kota. Peristiwa itu dilaporkan korban dengan bukti nomor : LP/20/I/2020/SU/Restabes Medan/Sektor Medan Kota. Kata dia, dalam aksinya, korban mendatangi mess Joko Solo dan mengetuk pintu kamar tempat korban sedang tertidur. "Setelah korban membuka pintu, pelaku masuk ke dalam kamar. Korban kemudian tidur kembali karena masih mengantuk. Saat itu, korban masih melihat handphonenya sedang di charger di sampingnya," jelas Yaqin, Selasa (14/ 1).

Kanit Reskrim P olsek Medan K ot a, Iptu Ainul Yaqin per Polsek Kot ota, per-lihatkan barang bukti HP dan tersangka, Selasa (14/1). Setelah terbangun sekitar pukul 09.30 WIB, sambung Yaqin, korban melihat tersangka sudah tidak berada di kamarnya. Dia kemudian mendapati HP miliknya sudah tidak ada lagi di tempat semula. "Tak hanya itu, korban kemudian memeriksa kantong celana yang digantung di dinding kamar. Teryata uang sebesar Rp 400 ribu juga telah hilang," beber Yaqin. Usai kejadian, lanjut Yaqin, korban pergi ke outlet Rumah Makan Joko Solo untuk membuka rekaman CCTV. Berdasarkan rekaman tersebut, terlihat hanya tersangka yang keluar dan masuk ke mess

tersebut. Kejadian itu kemudian dilaporkan korban ke Polsek Medan Kota pada, Sabtu (11/ 1) sore. Petugas yang mendapat informasi tersebut, kemudian berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti dari rumahnya. "Tersangka tidak bisa mengelak, karena barang bukti HP milik korban kita temukan di rumahnya. Kita menyita satu unit HP Oppo hitam," terang Yaqin. Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman minimal lima tahun kurungan penjara.(DA)

Ayah dan Anak Ditabrak Lari Colt Diesel Batu Bara-andalas Pengedara sepeda motor Suzuki Smash tanpa plat nomor polisi, Faisal Risa (36), membonceng anaknya Maliki (3), mengalami luka serius di bagian kaki setelah ditabrak lari truk Colt Diesel, Senin (13/1) malam. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu terjadi di Jalan Access Road Inalum, tepatnya di Dusun Pengajian, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara. Keterangan diperoleh, ketika itu Faisal Risa, warga Desa Pakam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara membonceng anaknya dalam perjalanan dari arah Kuala Tanjung menuju simpang

Kuala Tanjung. Dari belakang muncul truk Colt Diesel menyenggol bagian kanan sepeda motor Smash hingga mengakibatkan kedua korban terjatuh ke badan jalan dan terluka. Sementara sopir truk Colt Diesel langsung tancap gas. Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP Suprihanto P melalui Kanit Laka menjelaskan, peristiwa laka lantas itu mengakibatkan Faisal Risa mengalami luka robek dan patah tulang kaki kiri, perut dan lutut. Sedangkan mengalami luka ringan. Dengan bantuan warga, selanjutnya korban dievakuasi ke Klinik Harun dan dirujuk ke RS Chevani Tebing Tinggi untuk perawatan intensif.(SUSI)

Warga Klumpang Dibunuh Menggunakan Obeng Hamparan Perak-andalas Tersangka Kiki Supandi (32), warga Desa Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, diketahui sebagai pelaku pembunuhan Sukardi (50), warga Jalan Pasar 2 Desa Klumpang Kecamatan Hamparan Perak, Selasa (14/1). Namun, pelaku masih dalam pengejaran pihak Polsek Hamparan Perak, karena melarikan diri usai melakukan aksinya. Kapolsek Hamparan Perak, Kompol Azharuddin meyakini, tersangka menghabisi korban menggunakan benda tajam jenis obeng. Korban ditusuk pada bagian dada kiri hingga terjatuh bersimbah darah. Korban sempat hendak dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong, diduga karena terlalu banyak mengeluarkan darah. Menurut Kapolsek Hamparan Perak, pihaknya langsung mendatangi dan mela-

Korban Penipuan Minta Terdakwa Ditahan

Medan-andalas Korban penipuan, Juli Ricard MP Simbolon, meminta majelis hakim agar melakukan penahanan terhadap terdakwa Mandalasah Turnip. Sebab, terdakwa yang merupakan suami dari jaksa Cony itu dinilai telah mempersulit proses hukum sejak tahap penyidikan hingga penuntutan di pengadilan. "Saya meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini agar melakukan penahanan terhadap terdakwa ini, agar tidak ada kesan keberpi-

Korban tewas dengan kondisi luka tusuk di bagian dada kiri. kukan olah tempat kejadian perkara (TKP) begitu mendengar informasi terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut. "Kita selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit

Bhayangkara Poldasu untuk keperluan autopsi. Untuk saksi-saksi sudah kita periksa. Saat ini, kami dari pihak kepolisian masih mengejar pelaku," tegasnya.(DP)

sikap sopan," ujar jaksa. Usai pembacaan tuntutan, Hakim Ketua Tengku Oyong mempersilahkan penasihat hukum terdakwa melakukan pembelaan (pledoi). "Iya yang mulia, kami akan melakukan pembelaan minggu depan," tandasnya. Terpisah, Akhyar Idris Sagala, selaku kuasa hukum korban merasa kecewa dengan tuntutan 2 tahun yang diberikan jaksa kepada terdakwa. Dia berharap agar hakim menghukum berat terdakwa. "Karena kerugian korban miliaran rupiah. Saya harap, agar hakim menghukum lebih berat lagi dari tuntutan jaksa. Belum lagi korban lainnya," tandasnya. Kasus ini bemula saat Ng Giok Lan (ibu kandung terdak-

wa Apriliani) mempunyai warisan tanah yang terletak di Jalan Pancing II Lingkungan II, Kelurahan Besar d/h Kampung Besar, Kecamatan Medan Labuhan seluas 14.910 M2. Terdakwa Apriliani menjual tanah tersebut dengan dasar Surat Keterangan Hak Warisan Ahli Waris Kelas Satu Nomor: 12/NI/N-SKHW/III/ 2014, tanggal 17 Maret 2014 bertalian dengan Surat Keterangan No 470/971/RP-II/ 2014 tanggal 19 Februari 2014. Akibat perbuatan terdakwa, kedua korban merasa keberatan dan melaporkannya ke Polda Sumut. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 385 ke-1 KUHP subsider Pasal 263 ayat (1) KUHP.(AFS)

hakan. Sebab, sejak awal, dia ini (terdakwa, red) tidak pernah dilakukan penahanan," pinta korban usai sidang di ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/1). Dalam persidangan itu, di hadapan majelis hakim diketuai Irwan Effendy, korban kembali menegaskan soal pemberian cek. Dia menyebut, terdakwa dua kali menyodorkan cek kepadanya mengatasnamakan perusahaan keluarganya, lengkap dengan tanda tangan dan stempel sehingga membuatnya tidak dapat mencairkan-

nya. "Pertama dia menyodorkan lembaran cek, namun tidak dapat diuangkan. Pada perbaikan kedua, ternyata dibuat dengan nomor rekening yang sama, dan tetap tidak dapat dicairkan," tegas korban. Namun anehnya, dari dua lembar cek tersebut, terdapat no rekening yang sama, yakni 0091116766. Sehingga perbaikan cek yang dijanjikan terdakwa hanya bohong belaka. Menurut korban, seharusnya yang menandatangani cek tersebut adalah PT Panorama, bukan PT Linting Bangun

Makmur yang ditandatangani terdakwa Mandalasah Turnip, yang mengaku sebagai direktur. Sementara, dalam surat dakwaan JPU Randy Tambunan terungkap, terdakwa Mandalasah Turnip resmi dilaporkan 1 Januari 2019, atas dugaan penipuan terkait penerbitan cek. Namun, terdakwa tidak terima lalu melakukan gugatan praperadilan, tapi hakim PN Medan juga menolaknya. Terdakwa diancam dengan pasal 372 dan 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.(AFS)

Tunggu Laporan

POLDA SUMUT SIAP SELIDIKI DUGAAN PUNGLI DI PU LANGKAT Medan-andalas Polda Sumut menyatakan siap untuk menyelidiki dugaan tindak pidana pungutan liar (pungli) yang sudah sangat meresahkan para rekanan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Langkat. "Kita selalu siap menangani dugaan pelanggaran tindak pidana, apalagi praktik pungutan liat seperti yang disebutkan terjadi di PU Langkat. Karena praktik pungli itu tentu sangat meresahkan," tegas Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (13/1). Namun, sambung Nainggo-

lan, penyelidikan baru dapat dilakukan petugas setelah dugaan pungli tersebut dilaporkan ke pihaknya, baik melalui pengaduan masyarakat (Dumas) maupun dalam bentuk Laporan Polisi (LP). Setelah adanya Dumas atau LP, lanjut Nainggolan, penyidik akan melakukan penyelidikan melalui mekanisme dan aturan yang, seperti melakukan tangkap tangan atau pemanggilan saksi hingga terduga pelaku. "Kalau dalam bentuk laporan, tentunya penyidik akan memanggil saksi dan terduga pelaku pungli tersebut serta me-

ngumpulkan barang bukti. Sementara kalau dumas, penyidik akan berupaya melakukan operasi tangkap tangan (OTT)," terang Nainggolan. Sebelumnya diberitakan, oknum staf Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Langkat diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) terhadap sejumlah rekanan. Informasi diperoleh di Mapolda Sumut, pungli itu dilakukan dengan berbagai cara, seperti untuk uang kontrak, pembuatan berita acara pengerjaan proyek (selesai) dan PHO (pengawas lapangan)

masing-masing 1 persen. Wanita oknum Dinas PUPR Langkat Bidang Bina Marga, Adaniar alias Unyak dan Fismawati ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (12/1), mengaku tidak tahu menahu soal dugaan pungli tersebut. "Saya tidak tau soal itu Pak. Saya tidak mengurusi (pungli) itu," tandas kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut. Sementara, staf Dinas PUPR Langkat lain bidang Bina Marga, Sarifah tidak bisa dihubungi. Ponsel yang bersangkutan tidak aktif ketika dikonfirmasi, Senin (12/1). (DA)

Rekonstruksi Eksekusi Hakim Jamaluddin Digelar Besok Medan-andalas Pihak kepolisian akan kembali menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Hakim Pengadilan Negeri Medan (PN), Jamaluddin, Kamis (16/1) pagi. Reka ulang kali ini adalah pelaksanaan atau eksekusi terhadap korban di kediamannya Kompleks Perumahan Royal Monaco, Johor dan tempat kejadian perkara (TKP) pembuangan mayat di perkebunan sawit, Desa Sukarame, Namobintang, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. "Rekonstruksi pelaksanaan (maksudnya eksekusi) rencananya akan kembali digelar pada hari Kamis pukul 09.00 WIB,"

Terdakwa Pemalsuan Dokumen Dituntut 2 Tahun Medan - andalas Jaksa Penuntut Umum (JPU), menuntut terdakwa Apriliani dengan pidana selama 2 tahun. Dia dinyatakan bersalah, melakukan perbuatan pemalsuan surat tanah (dokumen) seluas 14.910 m2 di atas akta autentik. Dalam nota tuntutan jaksa Randi Tambunan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP. "Meminta kepada mejelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Apriliani selama 2 tahun penjara," ucapnya. Dalam pertimbangan jaksa, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa merugikan saksi korban, Anto dan Lina. "Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa ber-

Terdakwa penipuan dikonfrontir dengan korban di PN Medan, Selasa (14/1).

ungkap Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (14/1). Nainggolan menjelaskan, rekonstruksi ini merupakan tahap kedua. Tersangka akan memperagakan adegan eksekusi hingga pembuangan jasad Jamaluddin. "Jadi, rekonstruksi bakal digelar di dua tempat, yakni rumah korban (Royal Monaco) dan TKP penemuan korban di perkebunan sawit Desa Sukarame, Namobintang, Deli Serdang," jelasnya. Kata Nainggolan, seperti tahap pertama, rekonstruksi besok juga akan melibatkan penyidik dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan Kejaksaan. Rekonstruksi tahap kedua

ini juga akan diperagakan oleh ketiga tersangka, yakni otak pelaku Zuraida Hanum (ZH), dan dua eksekutor Jefri Pratama (JP) serta Reza Fahlevi (RF). "Untuk anak korban tidak perlu dihadirkan, karena kan masih dibawah umur," pungkasnya. Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian mengatakan, dalam rekonstruksi tahap pertama digelar hanya untuk perencanaan saja. Rekonstruksi ini terdiri 15 adegan, terdiri dari lima lokasi berbeda. Adapun rekonstruksi tersebut, berawal dari curhatan ZH kepada JP tentang masalah rumah tangganya dan niatan untuk membunuh Jamaluddin

di sebuah Kafe Everyday Jalan Ringroad. Rekonstruksi dilanjutkan pertemuan keduanya dengan RF di simpang Selayang. Mereka membahas aksi pembunuhan di The Coffee Town Jalan Ngumban Surbakti. Kedua eksekutor tersebut dijanjikan umroh oleh korban dan uang Rp100 juta. Rekonstruksi juga dilanjutkan dengan membeli peralatan yang digunakan untuk membunuh korban di kawasan Pajak Melati. Pembelian itu menggunakan uang Rp 2 juta yang diberikan ZH sebelumnya. "Rekonstruksi tahap kedua nanti baru soal bagaimana eksekusi terhadap korban dilakukan pelaku," ujar Andi Rian.(DA)

DUKUNG KOMITMEN BUPATI BERANTAS NARKOBA

A Fauzan: Tangkap Penyebar Isu Penculikan di Tapteng Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Fauzan (foto) menyatakan, mendukung semangat dan komitmen Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) dalam memberantas narkoba di daerah itu. Fauzan berharap masyarakat, khususnya kepolisian tegas menangkap siapa saja pihak yang terlibat dalam penyalahgunaan, apalagi bandar narkoba di Kabupaten Tapteng. "Kita sangat mengapresiasi dan mendukung penuh bupati yang konsisten melakukan pemberantasan narkoba di daerah yang dipimpinnya. Kita harapkan konsisten bupati dalam memberantas narkoba yang sudah dibuktikannya dengan membuat peraturan desa, hendaknya juga diikuti daerah lain, khususnya daerah saya, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kota Padangsidimpuan," kata Ahmad Fauzan kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam

Bonjol Medan, Selasa (14/1), menyikapi pemberitaan penculikan di Kabupaten Tapteng. Fauzan meminta kepolisian mengusut dan menangkap siapapun pihak yang menyebarkan isu penculikan terhadap warga yang disebut-sebut melibatkan pejabat di Pemkab Tapteng. "Usut dan tangkap segera siapapun pelaku dan dalang utamanya. Sebab, aksi mereka telah meresahkan masyarakat. Informasi kita terima di lapangan sesungguhnya tidak benar adanya penculikan sebagaimana mereka dramatisir," tegasnya. Sebab Fauzan mengaku, informasi diperolehnya dari

kalangan masyarakat dan kepolisian, fakta sesungguhnya, yakni adanya penangkapan dialami warga karena terkait kasus narkoba. Untuk itu, dia berharap masyarakat agar cermat dan bijaksana dalam menyikapi informasi yang terkesan menyesatkan tersebut. Lebih jauh Fauzan juga meminta dan mengingatkan kepada segenap lapisan masyarakat agar jangan ada sedikitpun upaya penggiringan politik dalam semangat dan konsisten bupati dalam pemberantasan narkoba di daerah yang dipimpinnya. Sebelumnya diberitakan

sejumlah media, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat juga membantah adanya dugaan penculikan yang menimpa salah seorang warga Tapteng di wilayah hukum Polres Tapteng. “Tidak benar ada penculikan salah seorang warga di Kabupaten Tapteng seperti yang beredar di media sosial, tetapi ini menyangkut indikasi terkait peredaran narkoba,” tegas Kapolres. Orang nomor satu di jajaran Polres Tapteng ini juga menyampaikan, siapapun yang terindikasi narkoba dan tertangkap tangan boleh diserahkan kepada pihak Kepolisian. “Siapapun bisa ikut menyerahkan seseorang yang terindikasi terlibat narkoba dengan kondisi tertangkap tangan, baik warga maupun petugas kepolisian. Namun, saat diserahkan kepada pihak kepolisian, harus memenuhi unsur untuk dipersangkakan terkait pengguna atau pengedar narkoba,” jelas Kapolres AKBP Sukamat. Untuk diketahui, di grup Facebook “Tapteng Bersatu Untuk Perubahan" juga tersebar informasi yang menyebutkan adanya seorang warga yang "diculik” oleh OTK.(UJ)

BWF


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

5

Dua Pasang Muda-Mudi Pengguna Sabu Diringkus Sibuhuan-andalas Satuan Reserse Narkoba Polres Padang Lawas (Palas), langsung tancap gas setelah dikukuhkan sebagai Polres Pemekara. Petugas kembali menangkap dua pria dan dua wanita (dua pasang) pengguna narkoba jenis sabu-sabu di Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas. Adapun dua wanita itu berinisial RL (45), warga Jalan Veteran Lingkungan II, Pasar Sibuhuan, KL alias Rani (35), warga Lingkungan VI Padang Luar, Kelurahan Pasar Sibuhuan. Sedangkan dua pria, RAH (26), warga Pasar Latong, Kacamatan Lubuk Barumun dan AKN (35), warga Lingkungan III, Kelurahan Pasar Sibuhuan. Kapolres Padang Lawas, AKBP Jarit Yusviq Andito melalui Kasat Narkoba AKP Agus Manimbul Butarbutar mengatakan, penangkapan

terhadap keempat pemakai narkoba itu berdasarkan informasi masyarakat menyebut, di salah satu rumah warga menjadi markas pemakaian narkoba jenis sabu. "Hari Minggu (12/1) sekitar pukul 18.30 WIB, anggota turun ke lapangan melakukan pemantauan di sekitar rumah kawasan Jalan Listrik Sibuhuan, Kelurahan Pasar Sibuhuan yang diduga dijadikan tempat pemakaian sabu," terang AKP Agus Manimbul kepada wartawan, Selasa (14/1). Setelah mengintai, sambung Agus, anggota Satuan Reserse Narkoba langsung langsung mendobrak pintu rumah dan berhasil mendapati dua pria dan satu perempuan sedang bermain judi ludo online dan memakai sabu di rumah tersebut. Petugas menemukan alat isap atau bong sabu yang terbuat dari botol air mineral di dalam bungkus rokok tepat

berada di depan ketiga tersangka . Selanjutnya, anggota menyisir ruangan lain dan mendapatkan di balik lemari kamar, plastik klip kosong sebanyak 46 lembar serta satu tersangka yang bersembunyi di dalam kamar. Dari keempat tersangka, polisi mendapati barang bukti satu bungkus kotak rokok, 2 plastik klip sedang kosong, 12 plastik klip kecil kosong, 2 kaca pirex, satu dompet berisikan 46 plastik klip kecil kosong, satu kompeng, satu sekop dan dua pipet. "Keempat orang ini, setelah menjalani proses tes urine dinyatakan positif mengunakan narkotika jenis sabu," kata Agus, menambahkan keempatnya sedang menjalani pemeriksaan intensif. "Keempat tersangka dijerat Pasal 111 dan 112 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya.(ISN)

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin menemui personel yang bertubuh tambun usai olahraga, Selasa (14/1).

Poldasu ‘Gembleng’ Personel Bertubuh Tambun Medan-andalas Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin meminta kepada seluruh personel untuk rutin berolahraga agar tetap bugar dan memiliki fisik yang ideal. Permintaan itu lebih dikhususnya kepada personel yang bertubuh 'tambun' (gemuk, red). Untuk itu, usai melaksanakan olahraga sepeda bersama, Selasa (14/1) pagi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin

langsung melakukan pengecekan sikap tampang personel di Mapolda Sumut. Tidak hanya melihat kelengkapan diri perorangan, namun juga pada postur tubuh. Dalam pengecekan itu, Martuani meminta personel yang bertubuh tambun alias berat badan berlebih untuk didata dan dilatih guna menjalani program penurunan berat badan. Program ini khususnya diperuntukkan bagi personel yang memiliki lingkar pinggang 100

cm maupun lebih, agar berat badannya cepat menurun. "Saya minta untuk yang bertubuh tambun alias berat badan berlebih untuk sadar dan mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh. Karena manfaatnya sangat banyak, jika tubuh kita sehat khususnya menunjang pelaksanaan tugas yang semakin baik," sebutnya. Melalui program ini, lanjut Martuani, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran per-

sonel untuk hidup sehat dan menjaga proporsional berat badan ideal. Ini sebagai tindak lanjut program dari Mabes Polri yang mencanangkan program pengendalian berat badan untuk personel Polri. "Dengan berat badan ideal serta tubuh yang sehat dan bugar, diharapkan personel dapat lebih sigap di lapangan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," pungkasnya. (DA)

BEGAL MENGGANAS DI WILKUM POLRES PELABUHAN BELAWAN

Dua pasangan muda-mudi pengguna sabu diamankan di Mapolres Palas.

Tujuh Mobil Terbakar di Bengkel Bireuen-andalas Sebanyak tujuh unit mobil jenis L 300, Panther dan truk yang disimpan di Bengkel Las Gampong Geulanggang Gampong Cureh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar, Selasa (14/1). Informasi dihimpun andalas menyebutkan, kebakaran sejumlah unit mobil yang akan diperbaiki di bengkel las ketok dan cat di Jalan Lintas Nasional Medan - Banda Aceh itu terjadi menjelang subuh. Api yang dengan cepat merembet

dapat dipadamkan setelah lima unit armada pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Amatan wartawan, TKP kebakaran berjarak sekira 300 meter Masjid Al Ikhlas. Tak lama api berkobar, adzan subuh pun berkumandang. Menurut warga, petugas pemadaman kebakaran sigap dan cepat mengantisipasi api meluas. Akibat kebakaran tersebut kerugian yang dialami pemilik bengkel las belum diketahui begitu juga sumber api masih dalam penyelikan pihak berwajib. (HERA)

Belawan-andalas Pelaku kejahatan jalanan yang biasa disebut begal, kian mengganas beraksi di wilayah hukum (wilkum) Polres Pelabuhan Belawan, meski petugas telah melakukan tembak mati terhadap tersangka Abnansyah alias Menan. Teranyar, Mahyuni Zuhra menjadi korban aksi begal saat pulang dari tempatnya bekerja di salah satu toko Jalan Marelan Raya, Pasar IV, Senin (13/1) malam. Korban dibegal saat mengendarai sepedamotor melintas di Jalan Titi, Pahlawan Kelurahan Titi Pahlawan, Kecamatan Medan Deli. Dia dipepet dua begal berboncengan sepeda motor. "Setelah saya didekati, pelaku begal merampas paksa dompet saya dari dashboar, kemudian langsung kabur," kata korban kepada wartawan, Selasa (14/1). Dia mengaku sudah sempat

Mahyuni Zuhra memberikan keterangan kepada wartawan usai melaporkan aksi begal yang dialaminya, Selasa (14/1). meneriaki begal tersebut sambil melakukan pengejaran hingga membuatnya terjatuh ke aspal dan mengalami luka di kening serta mata. Menurut korban, pengejaran yang dilakukannya sempat

membuat pelaku gugup dan menyenggol mobil hingga terjatuh, namun kembali bangkit dan berhasil melarikan diri. Karena itu, Mahyuni Zuhra melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Medan

Labuhan dengan nomor: LP/1/ 2020/SU/PEL-BLW/SEKMEDAN LABUHAN. Sebelumnya, aksi pembegalan juga dialami Dodi (21), warga Jalan Martubung, Lingkungan 7, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, saat melintas di Jalan Cingkawan menuju Kompleks Perumahan TKBM di Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan pada Rabu, 18 Desember 2019 lalu. Begal sempat merampas sepedamotor korban, namun akhirnya gagal dan berhasil mengambil dompet berisi sejumlah uang tunai. Aksi kejahatan jalanan berikutnya dialami oleh Ilham Syaputra Gunawan (24), warga Dusun 1, Gang Iklas, Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Ilham kehilangan sepeda motor nomor polisi BK 2407 AEV pada Senin 25 November 2019 dinihari. (DP)

Tiga Pencuri Barang Penumpang KA Diamankan

Medan-andalas Personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) KAI Divre I SU berhasil menangkap dan mengamankan tiga terduga pencuri di atas kereta api Sribilah Nomor U51 relasi Rantau Prapat-Medan, Selasa (14/1). Penangkapan tersebut dibenarkan Menejer Humas PT KAI (Persero) Divre I SU, M

Ilud Siregar. Dia mengatakan, operasi penangkapan tersebut dilakukan tim Pengamanan Tertutup (Pamtub) Polsuska KAI Divre I SU. Penangkapan tersebut dipimpin langsung Menejer Pengamanan Kereta Api, Mohammad Soleh. Selain mengamankan ketiganya, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti

milik penumpang yang dicuri. Barang bukti yang didapat dari penggeledahan tersebut beragam. Diantaranya berupa dua unit ponsel Iphone, satu cincin emas, satu kartu ATM BCA dan dua slot sim ponsel. Barang-barang itu dicuri dari penumpang Kereta Api Sribilah Nomor U51 relasi Rantau Prapat-Medan. “Operasi Tim Pamtub

Polsuska itu dilakukan setelah sehari sebelumnya kita menerima laporan. Seorang penumpang Kereta Api Sribilah nomor U56 relasi Medan-Rantau Prapat melaporkan kehilangan. Kejadian pada hari Senin (13/ 1), korban mengaku telah kehilangan dua unit ponsel IPhone dan kartu ATM BCA,” terang M Ilud Siregar, Selasa (14/1).(SIONG)

BISA DITAHAN Tersangka curanmor ter ya ditembak petugas. tertt atih setelah bagian kakin kakinya

Tersangka Curanmor 40 Kali Beraksi Tertatih Ditembak

Delitua-andalas MZ alias M (30), warga Jalan Sri Gunting, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang bersama rekannya FA (40), warga Jalan Karya Budi, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, berjalan tertatih setelah dilumpuhkan dengan timah panas oleh Unit Reskrim Polsek Delitua. Sebab, keduanya kedapatan melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua milik Sunggul Namora Sitompul (47), warga Jalan Jamin Ginting, Gang Beras Munthe, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan. Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap saat memberikan keterangan, Selasa (14/1) sekitar menyebutkan, aksi curanmor itu diketahui setelah korban Tunggul Sitompul membuat laporan ke Polsek Delitua. Polisi langsung bergerak cepat dengan memeriksa CCTV sekitar lokasi. Hasilnya, polisi mendeteksi pergerakan pelaku sedang berada di salah satu

pos kamling di Jalan Bunga Asoka, Asam Kumbang, Kecamatan Sunggal. Tim Reskrim Polsek Delitua berhasilmeringkus terduga pelaku yang ketika itu diduga sedang mencari mangsa. Namun, pelaku berupaya melarikan diri dan tidak mengindahkan tembakaran peringatan. Petugas terpaksa mengarahkan tindakan tegas terukur ke bagian kaki tersangka sehingga tersungkur bersimbah darah. Kepada penyidik, sambung Kapolsek Delitua, tersangka beraksi sudah sebanyak 40 kali di berbagai tempat kejadian perkara (TKP) wilayah hukum Polrestabes Medan dan sekitarnya. "Terduga pelaku sudah kita amankan, ada lima sesuai dengan perannya masingmasing pada Kamis (9/1) sekira 23.00 WIB. Kita lakukan pengembangan, ternyata terduga mengaku sebanyak 40 kali bereraksi di jajaran Polrestabes Medan. Saat ini kita amankan barang bukti 4 unit sepeda motor, puluhan nomor polisi, 8 unit kunci T, kaca spion berbagai jenis serta

kunci kontak sepeda motor," jelas Zulkifli. "Kita imbau kepada warga yang merasa kehilangan sepeda motor nya untuk datang ke Mapolsek Delitua dengan membawa surat bukti kendaraannya. Kita juga mengimbau warga agar berhati-hati memarkirkan sepeda motornya dengan menambah kunci pengaman," imbaunya. Sementara, seorang tersangka ditanya awak media mengaku melakukan aksinya hanya untuk foya-foya. "Karena ekonomi lah. Kawan kami, S (35), warga Jalan Karya Bakti, Medan Johor melakukan pengintaian untuk sepeda motor yang akan ditargetkan. Setelah terdata, kami beraksi," sebut tersangka. "Sepeda motor yang kami curi diserahkan kepada kawan kami, I (46), warga Kecamatan Delitua dan JF (36), warga Jalan Bunga Asoka, Kecamatan Medan Tuntungan untuk dijual dan uang hasil penjualan dibagi rata untuk kebutuhan sehari-hari serta foya-foya," kata tersangka.(MTC)

Terdakwa Penggelapan ‘Pucat’ Disidangkan Sulaiman (64), terdakwa kasus penggelapan dana miliaran rupiah terlihat pucat saat menjalani sidang perdana di ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/1) siang. Mengenakan baju dan celana panjang abu-abu, Sulaiman duduk di kursi pesakitan. Selain pucat, dia juga terlihat gugup. Sebelum dakwaan dibacakan, Ketua Majelis Hakim, Hendra Utama Sutardodo sempat menanyakan ketidakhadiran terdakwa pada sidang sebelumnya. "Minggu lalu terdakwa bilang sedang sakit, mana ini surat sakit aslinya," tanya hakim Hendra kepada terdakwa. Menjawab itu, penasihat hukum terdakwa, Darma beralasan mangkirnya mereka karena tidak ada pemberitahuan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan. "Sudah saya sampaikan yang mulia, ada buktinya. Nanti sidang selanjutnya akan kami sampaikan. Kami susun dulu yang mulia," ujar Randi, membantah tudingan penasihat hukum terdakwa. Hakim Hendra kemudian

Istri terdakwa Rahmadsyah pingsan dan keluarga coba menyadarkannya usai pembacaan tuntutan suaminya di PN Medan, Senin (13/1). mengingatkan terdakwa, jika kembali tidak menghadiri sidang akan dilakukan penahanan. "Saya ingatkan ya, sudah dua kali kamu (terdakwa) tidak hadir. Nanti bisa saya lakukan penahanan," tegas hakim. Mendengar peringatan hakim itu, wajah Sulaiman semakin pucat. Sementara, dalam dakwaannya jaksa disebutkan, kasus ini bermula pada 2012 lalu. Ketika itu, terdakwa menemui saksi korban, H TM Razali dan mengaku mempunyai perusahaan konstruksi dan perkebunan di Lhokseumawe, yakni PT Kasama Ganda. Perusahaan itu menurutnya sedang bekerja sama dengan Pemda Simeulue. Selanjutnya, terdakwa menawarkan kerjasama kepada korban untuk bergabung dalam

bisnis PT Kasama Ganda. Terdakwa meminta modal kepada korban sebesar Rp25 miliar. "Korban setuju memasukkan modal, dengan syarat menjadi pemegang saham utama sekaligus direktur utama, sedangkan terdakwa bergeser posisi menjadi direktur 1. Semua itu tertuang pada Akta No. 47 tanggal 15 April 2013, yang dibuat oleh Notaris Adi Pinem, SH. Untuk tahap awal, korban H TM Razali memasukkan dana Rp16,2 miliar," kata jaksa. Pada perjalanannya, sambung jaksa, korban memutuskan mengundurkan diri dari PT Kasama Ganda dan meminta pengembalian modal. Terdakwa menyetujui pengembalian modal berikut perhitungan bunga, dengan total Rp18,76

miliar. "Berdasarkan barang bukti yang diajukan korban kepada penegak hukum, jumlah modal yang harus dikembalikan tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani Sulaiman pada 4 Agustus 2014," beber jaksa. Pada perjalanan berikutnya, terdakwa memberikan gudang miliknya di Jalan Sunggal kepada korban, dengan taksiran nilai Rp10 miliar. Sisa dari modal korban kemudian dibayarkan tunai dan empat lembar cek. Tapi kenyataannya, cek tersebut tidak bisa dicairkan karena nilai saldo tidak cukup. "Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 372 subsider Pasal 378 KUHPidana," pungkas jaksa. Seusai persidangan, ketika wartawan mewawancarai Sulaiman, tiba-tiba penasihat hukumnya melarang. "Tanya samaku aja bang, aku kuasa hukumnya," ujar Darma dengan wajah memerah. Namun, ketika ditanya tentang penggunaan uang korban dan soal kerjasama dengan Pemkab Simeulue, penasihat hukum terdakwa tak bisa menjawabnya. "Kan belum sampai sana tadi agenda sidangnya," kilahnya sambil meninggal awak media.(AFS)

BWF


EKONOMI

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

6

Akibat Kekurangan Air

Ratusan Hektare Padi di Pidie Terancam Gagal Panen Komisi IV DPRD Medan dipimpin Paul Mei Anton Simanjuntak saat Kunker ke Distanla Medan.

Distanla Medan Butuh Lab Berjalan Deteksi Ikan Berformalin Medan-andalas Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Kota Medan Ikhsar Risyad Marbun mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan laboratorium dan fasilitas pendukung untuk mendeteksi ikan mengandung formalin. Adanya laboratorium tersebut diharapkan akan membantu petugas mendeteksi ikan-ikan yang diduga mengandung formalin yang beredar di pasar tradisional di Medan. Hal itu disampaikan Ikhsar saat Komisi IV DPRD Medan melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan di Jalan Selambo, Selasa (14/ 1). “Laboratorium itu penting. Karena, sejauh ini kita kesulitan untuk mendeteksi ikan mengandung formalin yang beredar di Medan,” kata Ikhsar kepada rombongan Komisi IV yang dipimpin Paul Mei Anton Simanjuntak. Turut dalam kunjungan kerja itu, anggota Komisi IV, M Rizki Nugraha, Hendra DS, Dame Duma Sari Hutagalung, Daniel Pinem serta Antonius Tumanggor. Saat ini, pengawasan ikan yang dijual di pasaran, menurut Ikhsar, masih dilakukan secara manual. Karena itu, petugas atau pegawai yang membidangi perikanan belum bisa melakukan pengawasan maksimal. “Mobil laboratorium

DISEWAKAN GUDANG 1 unit gudang di Jl. Letda

untuk mendeteksi ikan diduga mengandung formalin menjadi hal yang mendesak. Ini bertujuan agar masyarakat memeroleh ikan dengan kualitas yang baik dan higienis,” bilangnya. “Ikan yang beredar di pasar tradisional tidak hanya berasal dari Medan saja, tetapi luar Medan juga seperti Sibolga, Tanjung Balai, Serdang Bedagai hingga Aceh. Untuk itu, membutuhkan pengawasan dengan peralatan,” ujar Ikhsar. Selain itu, ikan-ikan dari Thailand saat ini sudah dijual bebas di pasar-pasar swalayan. “Sebelum didisitribusikan, ikan yang masuk harusnya diperiksa petugas agar tak terkontaminasi bahan-bahan berbahaya termasuk formalin. Dengan begitu, tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat dalam mengkonsumsi ikan karena sudah melalui tahapan pemeriksaan,” terang Ikhsar. Dia mengatakan, untuk pengawasan ikan berformalin, setidaknya dibutuhkan fasilitas laboratorium berjalan atau mobil yang dilengkapi dengan peralatan laboratorium. Di kota-kota besar sudah ada mobil laboratorium untuk mendeteksi ikan berformalin. “Apabila sudah ada laboratorium berjalan untuk memeriksa ikan-ikan yang mengandung formalin tentunya akan maksimal,” ucapnya.

Pihaknya saat ini sudah mengajukan pengadaan mobil yang dilengkapi peralatan laboratorium sebanyak dua unit kepada Pemko Medan. Namun, sampai sekarang usulan itu belum disetujui. Dalam kesempatan itu, Ihksar juga menyebutkan bahwa perlunya dukungan dari DPRD Medan untuk menjadikan PD Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi UPT Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan. Sebab, di beberapa daerah seperti di Deli Serdang, Siantar dan beberapa daerah lainnya di Sumut bahwa RPH berada di bawah naungan Dinas Pertanian. Menyahuti pernyataan itu, Komisi IV sepakat agar Dinas Pertanian dan Kelautan untuk kembali mengajukan anggaran pengadaan laboratorium pendeteksi ikan berformalin. Komisi IV mendukung wacana yang diajukan Distanla Medan untuk pengadaan mobil laboratorium. Pun begitu, harus memastikan dan menjamin pemanfaatan fasilitas negara tersebut benar-benar efektif sehingga tidak membuangbuang anggaran. “Memang perlu itu ada mobil laboratorium Dinas Kelautan untuk mengecek ikan-ikan. Karena, samasama kita ketahui ikan yang beredar di pasar tak menutup kemungkinan diduga mengandung formalin,” kata Paul. (M24J)

Sigli-andalas Ratusan hektare tanaman padi di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Pidie yang sedang memasuki masa "bunting muda" terancam gagal panen akibat kekurangan air. Menanggapi persoalan ini, Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Ir Sofyan kepada andalas membenarkan petani di beberapa kecamatan mengalami kesulitan air akibat debit air di sungai menurun, sehingga sulit dialirkan melalui irigasi teknis. Dia mencontohkan seperti di Gronggrong, Pidie, Simpang Tiga, dan Kembang Tanjong di mana petani di empat kecamatan itu selama ini mengandalkan pasokan air dari Daerah Irigasi (DI) Teknis Tiro dan Di Teknis Baro Raya. Kedua DI Teknis tersebut saat ini tidak bisa mengairi persawahan petani di empat kecamatan tersebut lantaran menurunnya debit air di sungai akibat sudah lama hujan lebat tidak turun di kawasan pegunungan Tiro, pegunungan Tangse, dan Keumala. Dampak kondisi alam ini, sebut Sofyan, sangat dirasakan oleh petani di hilir (pesisir), seperti di Kecamatan Kembang

Belawan-andalas PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional (MOR) I berjanji akan memenuhi pasokan solar kebutuhan nelayan di wilayah Medan, khususnya Belawan. Janji itu menjadi salah satu hasil pertemuan antara Pertamina dengan HNSI, nelayan, dan Dinas Perikana dan Kelautan Kota Medan di Aula Kantor Camat Medan Bela-

DIJUAL RUMAH 2 LANTAI PERMANENT - Luas tanah dan bangunan 67 m², SHM, 2 KT, 2 KM, dapur + kitchen set + kompor set.

0853.6173.0505

- Dinding wallpaper, ada balkon, garasi di bawah balkon, kamar mandi atas ada pemanas air, jemuran kain di belakang atas. Di Perumahan Gatsu Town Jl. Proyek Aluminium No. 1, Gatot Subroto Kec. Helvetia (di blkg. Ktr. Imigrasi) Medan. Pemilik langsung Ibu FONI MEGA, Harga 650 jt/nego. HP. 0812.1586.7778

DIJUAL RUMAH KOST 20 E - Kost 20 E (lantai dasar), Luas 4 x 20 m² = 39 jt/tahun (nego). - Kost 20 E, kamar AC, isi lengkap Rp. 1,5 jt/nego. Harian/bulanan, Jl. Karya Pembangunan No. 20 E Polonia (belakang Hermes Place Polonia).

Hub. 0813.1036.7296, 0852.6105.9263 Web.: www.kost

INDEKOST

Di daerah Jl. Turi Medan, daerah Teladan dekat kampus UISU, Kampus ITM, Kampus UMSU, Kampus STT Harapan. Alamat Lengkap: Jl. Turi, Gang UISU No. 25 Medan. Pas dibelakang Kampus UISU. Khusus untuk Pria (Laki-laki). Hubungi Erix. (0813-6155-8325) (0831-98884815)

Tanjong, Kecamatan Simpang Tiga, juga sebagian kecil petani di Kecamatan Pidie. Sementara bagi petani di Kecamatan Padang Tijie, Kecamatan Batee, serta Kecamatan Muara Tiga (Laweuen) memang kawasan sawah tadah hujan dan selalu menanti kemudahan alam turunnya hujan. Dari areal yang mungkin gagal tanam bukan berarti "puso" adalah bagi lahan sudah digarap tidak bisa menyemai benih akibat tidak memeroleh air, sedangkan bagi lahan yang sudah digarap kekurangan atau tidak memeroleh air juga bisa terancam puso. "Jelasnya, kondisi masih di bulan hujan," terangnya Pembalakan Hutan Ditanya penyebab menipisnya debit air di sungai pada

bulan-bulan masih musim hujan, Kadis Pertanian Pangan Pidie ini menjawab tidak terlepas dari maraknya penebangan hutan di kawasan pegunungan dan perbukitan di Pidie. Selain itu menurut dia ada sejumlah dinding irigasi teknis yang rusak, sehingga airnya tidak sepenuhnya teraliri ke saluran sekunder. Sedangkan di kawasan sawah di Desa Pulo Baro, Kecamatan Tangse, kekeringan terjadi akibat putusnya saluran irigasi alam ke sana pasca-bencana alam (banjir) Tangse. Hingga sekarang, saluran irigasi yang putus belum direhabilitasi oleh dinas terkait, baik tingkat kabupaten maupun Propinsi Aceh. "Di kawasan Pulo Baro, Tangse, ada kurang lebih 30 hektare sawah," sebut Sofyan.

Pertamina Janji Pasok Solar Kebutuhan Nelayan Belawan

Sujono, Lok. Strategis, Listrik, air, LT. 15 x 46, LB. 12 x 30, Harga Rp. 80 jt / Nego. Hub.

andalas|dhian anna asmara

Kadis Pertanian Pangan Kabupaten Pidie Ir Sofyan saat diwawancarai andalas, Selasa (14/1).

Sofyan membantah ada ribuan hektare padi terancam gagal panen (puso) di Kabupaten Pidie. "Tidak benar itu, hanya berkisar seratusan hektare saja akibat kesulitan memeroleh air," kilahnya. Ditambahkannya, persawahan di Kecamatan Padang Tijie, Kecamatan Batee, dan Kecamatan Muara Tiga, merupakan lahan tadah hujan. "Ini masih bulan-bulan hujan, bukan musim kemarau," sebut Sofyan berulang-ulang. Disinggung menyangkut pembalakan hutan yang berdampak ke lahan pertanian rakyat, Sofyan mengatakan jika hutan sangat berguna untuk endapan air, sekaligus bila hutan gundul mengakibatkan banjir merusak saluran irigasi, sehingga petani yang kesulitan air saat dibutuhkan. Menanggapi andalas menyangkut padi yang "bunting muda" sangat membutuhkan air Sofyan tidak membantah, bahkan mengakui jika padi tersebut tidak mendapatkan air yang cukup, bisa mati kekeringan alias puso. Sofyan menambahkan jika dalam beberapa tahun belakangan ini, areal persawahan sudah banyak berkurang. Dari luas sawah produktif 29.186 hektare berkurang menjadi 25.810 hektare. Kekurangan tersebut, akibat pembangunan rumah dan tempat usaha lainnya. (DHIAN)

DIJUAL SATU UNIT RUMAH BERLOKASI DI JL. SUMBAWA I NO.54, KOMP MARELAN INDAH DENGAN LUAS BANGUNAN 352 M2, LUAS TANAH 701M2, PLN,PAM DAN STATUS SHM. HUBUNGI . 081376213270

DIJUAL CEPAT (BU) - 1 unit rumah tinggal 3½ tgkt beserta tanah ± 333 m², siap huni, 3 Kt, 2 Km lengkap air, listrik, AC, SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt, 2 Kt, 2 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni. - 1 unit rumah tinggal 2½ tgkt, 4 Kt, 3 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni, sudah ada perabot. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt uk. 4x14 m beserta tanah ± 280 m², SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt Uk. 6 x 16 m, type 96, siap huni, SHM. Semua di Jl. Karya - 1 unit Condominium Cambridge Tower Picasso, Lantai 7, uk. 200 m, ada taman, 3 Kt, 2 Km. - 1 unit rumah tinggal uk. 6x18, type 100, 2 tgkt, 3 Kt, Komp. Taman Ubud Pasar Merah. Hub. 08126

07 7073 081 160 71 388

wan, Selasa (14/1). Hadir dalam pertemuan membahas persoalan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kapal ikan nelayan itu Dodi Asrizal dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Medan, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumut Zulfahri Siagian, Pengurus HNSI Kota Medan, serta perwakilan dari koperasi nelayan dan kelom-

pok nelayan. Sementara dari pihak Pertamina diwakili Tiara dan Budi. DPD HNSI Sumut selaku pihak yang memfasilitasi pertemuan tersebut menyambut baik janji Pertamina untuk menyelesaikan kesulitan BBM jenis solar kebutuhan nelayan. "Kami berharap pasokan BBM bagi nelayan secepatnya diwujudkan Pertamina," kata Zulfahri Siagian, Ketua DPD

HNSI Sumut. Zulfahri menekankan, sesuai ketentuan bahwa kapal ikan yang mendapatkan BBM solar subsidi harus diverifikasi oleh Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Medan sehingga legalitasnya terpenuhi. "Banyak nelayan Sumut yang tidak bisa mendapatkan BBM solar bersubsidi sehingga sulit untuk melaut mencari ikan," ungkap Zulfahri. (DP)


EKONOMI

Rabu 15 Januari 2020

Pesanan Kamar Hotel di Berastagi Meningkat Jelang Imlek Medan-andalas Angka pesanan kamar hotel berbintang di Berastagi, Karo dan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, untuk libur Tahun Baru Imlek 2571 atau 2020 M, terus meningkat. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut Denny S Wardhana di Medan, Selasa (14/1), mengatakan pesanan paling banyak terjadi untuk hotel di kawasan Berastagi, Karo. Pesanan hotel di kawasan Berastagi sudah 60 - 80 persen dari kapasitas kamar hotel yang tersedia di kawasan itu. "Diprediksi hunian hotel di kawasan Berastagi itu bisa 100 persen pada libur Imlek," ujarnya. Sementara pesanan kamar hotel di Danau Toba, meski sudah naik, namun belum sampai 60 persen. Meski masih lebih rendah

Ketua PHRI Sumut Denny S Wardhana

dari pesanan kamar hotel di Berastagi, ujar Denny, manajemen hotel di kawasan Danau Toba berkeyakinan kuat, tingkat hunian bisa penuh atau setidaknya 70 - 80 persen. "Di Medan sendiri, pesanan kamar hotel belum menunjukkan peningkatan untuk libur Imlek," ujar Denny, pengelola Garuda Plaza

Hotel, Medan. Denny menyebutkan, pengelola hotel di Sumut berharap, tingkat hunian hotel bisa lebih tinggi dari 2019. Walaupun pengelola masih ragu bahwa tahun 2020, bisnis hotel bisa lebih baik dari 2019. Keraguan mengacu pada kondisi ekonomi secara global yang masih belum membaik pada tahun 2020.(G/ANT)

Nelayan Kecewa Galangan Boat di PPI Lhok Bengkuang Tidak Berfungsi Tapaktuan-andalas Docking atau galangan untuk perbaikan boat ikan di lokasi Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Lhok Bengkuang, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, tidak berfungsi sejak dibangun 2011 lalu. Hal ini membuat sejumlah nelayan yang melabuhkan boat-nya di wilayah itu kecewa. Pasalnya sarana untuk perbaikan atau rehab boat ikan nelayan belum bisa dimanfaatkan hingga saat ini. Docking Docking atau galangan dok perbaikan boat ikan PPI Lhok Tapaktuan, belum bisa dimanfaatkan oleh seharusnya dapat digunakan Bengkuang, nelayan sejak dibangun 2011. untuk keperluan perawatan juta rupiah bahkan bisa lebih sebut dalam tahun anggaran dan perbaikan boat. 2021 dan tidak mengetahui Nelayan PPI Lhok Beng- belum lagi biaya perbaikan. “Hal ini sangat membe- besaran anggaran yang digukuang, Amri, kepada awak media menyampaikan kelu- ratkan dan mengganggu eko- nakan untuk pembangunan hannya dan mengaku kecewa nomi kami yang berpeng- docking pada saat itu. Di lain tempat, Direktur pembangunan docking tidak hasilan pas-pasan. Tidak dapat dimanfaatkan oleh nela- diperbaiki boat akan rusak, Executive Yayasan Hutan yan dan terkesan mubazir da- namun diperbaiki terdampak Gampong Lestari (YHGL) lam penggunaan uang rakyat. pada pengeluaran besar,” Aceh Selatan Sarbunis, kepa"Sudah lama dibangun itu, keluhnya seraya berharap da wartawan menjelaskan kami nelayan tidak dapat man- Pemkab Aceh Selatan melalui bahwa pembangunan docking faatkan, kerana sempit, dang- dinas terkait merehab PPI dimaksud sudah dua kali kal, dan kantrolnya tidak ada. kembali docking tersebut dan dianggarkan. "Tapi kenapa tidak bisa Pembangunan tidak sesuai penuhi sarana pendukungnya. Menyangkut hal ini Kepala dimanfaatkan nelayan, karena harapan kami," kata Amri di PPI Tapaktuan, Senin (13/1). Dinas Kelautan dan Perikanan sarananya tidak lengkap. KaDiterangkannya, selama Aceh Selatan Dzumairi, me- mi menduga ada penyalahini para nelayan PPI Lhok nyampaikan, untuk bisa me- gunaan anggaran, karenanya Bengkuang, untuk menarik manfaatkan docking itu perlu kami minta penegak hukum boat dari laut ke darat terpak- penyesuaian pantai. Namun, untuk mengusut pemsa menyewa alat berat, Setiap kata Dzumairi, pihaknya akan bangunan docking itu,” penarikan terbeban biaya dua memperbaiki docking ter- ujarnya. (HSP)

harian andalas | Hal.

7

20 Januari Demo Besar-besaran

Buruh FSPMI Sumut Tolak Omnibus Law Medan-andalas Rencana pemerintah menerbitkan UndangUndang Cipta Lapangan Pekerjaan yang disebut Omnibus Law mendapat protes keras di kalangan buruh, salah satunya elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut). Tidak hanya menolak, kepada para wartawan, Willy Agus Utomo selaku Ketua DPW FSPMI Sumut menyampaikan, pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada tanggal 20 Januari 2020 mendatang. "Aksi ini serentak secara nasional, dipusatkan di DPRRI Jakarta. Untuk Sumut kita akan geruduk Kantor Gubernur dan DPRD Sumut. Massa buruh diperkirakan ribuan buruh," kata Willy didampingi Tony Rickson Silalahi kepada wartawan di Medan, Selasa (14/1/20). Dalam aksi nanti, Willy

Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut).

berharap DPR RI dan pemerintah pusat dapat mendengarkan aspirasi kaum buruh untuk menolak pembahasan omnibus law. Sebab, menurut kajian FSPMI, secara substansi, omnibus law cenderung merugikan kaum buruh. “Kami menilai omnibus law tidak akan meningkatkan investasi. Tetapi justru akan menurunkan tingkat kesejahteraan kaum buruh, sehingga mereka menjadi miskin,” paparnya. Lebih lanjut Willy menilai, Omnibus Law hanya akan

menghilangkan upah minimum, menghilangkan pesangon, outsourcing dan kontrak kerja yang bebas (fleksibilitas pasar kerja), masuknya TKA yang tidak memiliki skill, hilangya jaminan sosial, dan dihapuskannya sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak memberikan hakhak buruh. Menurutnya, Omnibus Law bukan cara terbaik untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja. "Sebaliknya, omnibus law merupakan cara terbaik untuk

menghancurkan kesejahteraan para pekerja, maka kami menolak nya" tegas Willy. Sekretaris DPW FSPMI Sumut Tony Rickson Silalahi menambahkan, pada aksi nanti dia berharap agar elemen Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang lain dapat bergerak bersama menolak Omnibus Law. "Kita sudah berkomunikasi dengan elemen buruh lain di Sumut, kemungkinan aksi nanti tidak hanya buruh dari FSPMI, tapi seluruh serikat buruh di Sumut semoga ikut bergerak" tutupnya. (G/MTC)

Kadin Sambut Positif Keinginan UEA Investasi di Aceh Banda Aceh-andalas Kamar dagang dan industri (Kadin) menyambut positif keinginan Uni Emirat Arab (UEA) untuk berinvestasi di Provinsi Aceh, khususnya bidang properti. "Semua pihak harus ikut mendukung keinginan UEA ini karena sangat positif untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Aceh. Mendatangkan investasi juga sejalan dengan program 'Aceh Hebat' yang digagas oleh Pemerintah Aceh," kata Ketua Kadin Aceh Makmur Budiman di Banda Aceh, Selasa (14/1). Ia mengatakan dukungan masuknya investasi Timur Tengah tersebut tidak hanya dari pemerintah, tapi juga akan didukung seluruh

DISEWAKAN

komponen masyarakat di provinsi berjuluk daerah "Serambi Mekah" itu. Makmur mengatakan keinginan UEA tersebut menjadi harapan bersama yang diharapkan menjadi pioner dan pintu masuk untuk pengembangan lanjutan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun. "Ini juga menjadi harapan baru bagi kita agar bisa muncul bermacam- macam industri refinery di KEK tersebut," katanya. Ketua Kadin Aceh juga menilai industri properti sangat cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Aceh Besar, misalnya di Kecamatan Indrapuri yang merupakan kawasan penyangga Kota Banda Aceh. Sebelumnya, UEA

menyatakan keinginannya untuk menanamkan investasi lebih besar dalam bidang pengembangan properti, khususnya di Aceh. “Dibicarakan juga untuk Aceh, sebelumnya sudah dibicarakan dengan adiknya crown prince (Putra Mahkota UEA Mohamed Bin Zayed) untuk Aceh ingin masuk properti,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam jumpa pers di Emirates Palace Abu Dhabi, Minggu malam (12/1). Luhut bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Tohir, dan Dubes RI untuk UEA Husin Bagis menggelar jumpa pers

setelah mendampingi Presiden Jokowi melakukan acara kenegaraan di Istana Qasr Al Watan Abu Dhabi. Untuk itu, rencananya pada pekan depan, akan ditindaklanjuti dengan mengundang Gubernur Aceh dan tokoh-tokohnya untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana kerja sama dengan UEA tersebut. “Minggu depan akan undang Gubernur Aceh dan tokoh-tokoh untuk bicara ini karena mereka ada beberapa syarat. Alasannya Sheikh Hamid (adik Putra Mahkota UEA) untuk masuk ke Aceh karena jarak terbang dari Abu Dhabi hanya kira-kira 5 jam. Saya pikir ini satu langkah yang hebat,” katanya. (ANT)

DIJUAL 3 TAPAK TANAH

Ruko 3½ tkt, (L=184 m²) dan ruko 2 tkt (L=325 m²) di Jl. H.M. Yamin Sp. Jl. Sentosa Baru (dekat Majestik), lok. strategis. Cocok untuk segala usaha khususnya home industry. Hub. 0821 6299 5678 – 0852 9719 4901

- Uk. P. 101/99 m, L. 21/20 m, LK. 2050 m², terletak di Pematang Biara Kec. P. Labu. - Uk. P. 48 / 53 m, L. 23/22,40 m, LK. 1146 m², terletak di P. Labu Pekan Kec. P. Labu. - Uk. P. 47, 80/50 m, L. 17/24, 50 m, LK. 1014 m², terletak di P. Labu Pekan, beserta 1 unit rmh. permanen. Harga Nego.

Hub. 0852.6191.9800

MURAH..!!

DIJUAL TANAH

JUAL PAVING BLOCK

Sertifikat Hak Milik L=2166 m², Lok. : Sgt. strategis tepi jalan besar Tanjung Selamat Medan Sunggal. Harga pas Rp. 2 jt/m². Hub. Langsung Pemilik 081 153 9699 (Tanpa Perantara)

PRESS MESIN JL. SM. RAJA KM. 6,7 No. 47 Medan Telp. 061.7850888 HP. 0811 605090

DIJUAL

Sebidang tanah di Lokasi Taman Malibu Indah Blok G8. Uk. 18 x 26. Bagi yang berminat Hub. 0821 6517 6868, 0877 6941 6018, 0853 7300 8282 (TP)


Rabu

harian andalas | Hal.

15 Januari 2020

Duel Parma dan AS Roma

Meraih Peluang Lolos PARMA dan AS Roma akan berhadapan di babak 16 besar Coppa Italia 2019/ 20, Jumat (17/1) di Stadio Ennio Tardini, markas Parma. Kedua tim berada dalam form yang cukup kontras. Parma menang empat kali dan hanya kalah sekali dalam enam laga terakhirnya (M4 S1 K1). Sementara itu, Roma selalu kalah dalam dua laga terakhir mereka. Roma baru saja berturutturut ditekuk Torino 0-2 dan Juventus 1-2 di Serie A. Perlu diingat, kedua laga itu pun merupakan lagalaga kandang. Tragisnya lagi, ketika dikalahkan Juventus, Roma juga kehilangan Nicolo Zaniolo yang mengalami cedera parah. Roma sudah melawan Parma di Tardini, di Serie A musim ini. Laga pekan ke-12 itu berakhir pahit buat Giallorossi. Mereka ditekuk Parma 0-2 lewat gol-gol Mattia Sprocati dan Andreas Cornelius di tempat ini. Kali ini, pelatih Paulo Fonseca perlu lebih memutar otak. Selain kehilangan beberapa pemain yang cedera, dia juga tak bisa memainkan Edin Dzeko di lini depan. Pasalnya, Dzeko memiliki 'tabungan' skorsing dua laga Coppa Italia dari musim lalu, garagara aksi kurang terpuji

kepada wasit saat Roma dipermak Fiorentina 1-7 di babak perempat final. Di sisi lain, Parma sedang percaya diri. Setelah dihajar Atalanta 0-5, Parma bangkit dengan mengalahkan Lecce di Tardini. Diperkuat pemain baru Jasmin Kurtic, pasukan Roberto D'Aversa menang 20 melalui gol Simone Iacoponi dan Cornelius yang masuk sebagai pemain pengganti. Kemenangan itu membawa Gialloblu ke posisi tujuh klasemen sementara. Cornelius baru kembali dari cedera. Gervinho juga sudah bisa kembali memperkuat Parma. Ditambah Dejan Kulusevski, Juraj Kucka, hingga Hernani, Parma skuad Parma kali ini lebih lengkap daripada ketika dihancurkan Atalanta. Parma sudah siap menghadapi Roma. Parma tergolong kuat di kandang. Serangan balik mereka juga berbahaya, dan Roma sudah membuktikannya. Parma punya peluang. Meski begitu, dengan kualitas dasar yang mereka miliki, Roma tetap berpotensi menang. Selama Roma tak mengulangi kesalahan-kesalahan seperti di pertemuan sebelumnya atau ketika ditekuk Torino dan Juventus, kans untuk lolos tetap terbuka. (BN)

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN Parma (4-3-3): Sepe; Darmian, Bruno Alves, Iacoponi, Gagliolo; Kurtic, Hernani, Kucka; Kulusevski, Cornelius, Gervinho. Pelatih: Roberto D'Aversa. Roma (4-2-3-1):Mirante;Kolarov,Smalling,Mancini,Florenzi;Diawara,Veretout; Perotti, Pellegrini, Perotti; Kalinic. Pelatih: Paulo Fonseca.

8

Juventus vs Udinese

BIDIK GELAR JUARA

foto : gettyimages

Perjuangan Juventus di Coppa Italia 2019/20 dimulai di babak 16 besar. Udinese yang akan menjadi lawan pertama mereka. Laga ini akan digelar di Allianz Stadium, markas Si Nyonya Tua, Kamis (16/1).

MUSIM lalu, langkah Juventus terhenti di perempat final. Setelah menekuk Bologna 2-0 di babak 16 besar, tim besutan Massimiliano Allegri kala itu kemudian ditumbangkan Atalanta 0-3. Musim ini, bersama Maurizio Sarri, Juventus akan mencoba melangkah lebih jauh, dan takkan ragu membidik gelar juara. Sebelum itu, ujian pertama melawan Udinese harus bisa mereka lalui dengan baik. Juventus sudah menghadapi Udinese di Serie A musim ini, pada pekan ke-16. Juventus memenangi laga di Turin itu dengan skor 3-1 melalui dua gol Cristiano Ronaldo dan satu gol Leonardo Bonucci. Udinese cuma bisa mencetak satu gol hiburan di injury time lewat Ignacio Pussetto. Juventus kembali lebih difavoritkan. Terlebih lagi, Juventus sedang bersemangat usai memastikan diri jadi juara paruh musim Serie A berkat kemenangan 2-1 di markas AS Roma melalui gol Merih Demiral dan penalti Ronaldo. Ronaldo bisa menjadi ancaman besar bagi Udinese. Hanya dalam dua pertandingan di awal tahun 2020, bintang Juventus itu sudah mengemas empat gol dan satu assist. Meski demikian, Udinese kali sepertinya bakal lebih sulit dikalahkan. Pasalnya, Udinese selalu menang dalam tiga laga terakhirnya. Setelah dikalahkan Juventus di Turin, mereka

berturut-turut menekuk Cagliari 2-1, Lecce 1-0, dan Sassuolo 3-0. Dalam tiga laga terakhir Udinese tersebut, Rodrigo de Paul selalu menyumbang satu gol. Gelandang serang Argentina itu bakal menjadi salah satu perhatian utama barisan pertahanan Si Nyonya Tua di laga nanti. Nyonya Tua diprediksi mampu melangkah ke babak selanjutnya lantaran memiliki rekor istimewa kontra Zebrette. Dari 49 duel terakhir antar kedua kesebelasan di semua kompetisi, Juventus tercatat menang 34 kali, bermain imbang 7 kali, dan baru 8 kali kalah dari Udinese. Bianconeri pun belum kalah di laga kandang Coppa Italia sejak 2015 silam. Di samping itu, kritik yang diterima pasukan Maurizio Sarri di awal musim seakan telah dijawab. Juventus berhasil memuncaki klasemen Serie A di paruh musim kompetisi berkat kemenangan 2-1 kontra AS Roma. Akan tetapi, Sarri sendiri tidak peduli terhadap status

juara paruh musim. Menurutnya, itu bukanlah pencapaian sebenarnya. "Sungguh, saya tidak peduli jika kami juara paruh musim. Ini bukan gelar sesungguhnya, tapi pada momen ini patut ada jalan untuk merayakan sebagai pemuncak klasemen," kata Sarri usai laga kontra AS Roma. "Ketika saya di Napoli, kami juara paruh musim dua kali tetapi tidak memenangkan gelar di akhir musim," sambung pelatih berusia 61 tahun itu. Sama halnya dengan Juventus, Udinese pun sedang dalam performa menawan. Dalam tiga pekan terakhir, pasukan Luca Gotti selalu meraih kemenangan. Paling anyar, Udinese menundukkan Sassuolo dengan skor 3-0. Di babak 32 besar, Udinese sukses mengalahkan sesama tim Serie A, Bologna, dengan skor telak 4-0. Akan tetapi, Gotti sendiri mengaku timnya masih belum maksimal. "Hasil akhir laga tidak menutupi bahwa pertandingan berjalan sulit. Kami solid, tapi

kami seharusnya dapat mengendalikan bola lebih baik. Kami banyak memberikan bola kepada lawan," beber Gotti seusai kemenangan kontra Sassuolo. "Setelah kami unggul 1-0 kami sedikit kehilangan kendali, kami sedikit lebih pasif, dan Sassuolo bisa saja menghukum kami," tandasnya. Dalam lima duel terakhir di semua ajang, telah tercipta 24 gol. Dari lima duel tersebut, Juventus selalu meraih kemenangan dengan minimal marjin dua gol atau lebih. Sarri kemungkinan akan mengistirahatkan Cristiano Ronaldo dan memainkan duet asal Argentina, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain. Kedua pemain tersebut berkontribusi dalam 15 gol Bianconeri musim ini (10 gol dan 5 assist). Dengan keuntungan bermain di depan para pendukungnya sendiri dan rekor head to head impresif, Juventus diyakini mampu memetik kemenangan dan melaju ke babak perempat final. (BN/TIR)

Jamu Wolverhampton

Solskjaer Target Menang

AC Milan vs SPAL

Peluang ke Perempat Final AC Milan akan menjamu SPAL di babak 16 besar Coppa Italia 2019/20, Kamis (16/1/). Milan sudah menemukan momentum mereka. Jika mampu melanjutkannya, SPAL bisa dikalahkan. Pemenang partai ini akan berhadapan dengan Torino di perempat final. Torino sudah terlebih dahulu memastikan kelolosan berkat kemenangan adu penalti 5-3 usai bermain imbang 1-1 melawan Genoa, Jumat (10/1). Di Serie A akhir pekan kemarin, Milan menang 2-0 di kandang Cagliari. Milan menang lewat gol-gol Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic. Ibrahimovic bermain penuh untuk pertama kalinya sejak kembali ke Milan. Dia juga telah membuka rekening gol di periode keduanya berseragam Milan. Usia sepertinya bukan masalah bagi sang bomber 38 tahun Swedia. Milan pun sepertinya sudah menemukan formula yang tepat, yakni 4-4-2 dengan duet Leao dan Ibrahimovic di lini depan. Mereka ditopang duo Franck Kessie dan Ismael Bennacer yang tampil menawan di lini tengah. Selain itu, ada pula Samu Castillejo yang tampil dinamis di sektor kanan. Melawan SPAL, pelatih Stefano Pioli harus menentukan apakah dia perlu melakukan rotasi atau tidak. Namun, rotasi berpotensi merusak momentum yang ada. Jika demikian, ada kemungkinan Pioli akan mempertahankan winning team-nya. Misinya, akhiri perlawan SPAL secepat mungkin, kemudian segera istirahatkan mereka

yang perlu diistirahatkan. Melihat kondisi SPAL, itu bisa saja dilakukan. Pasalnya, SPAL saat ini sedang mencemaskan. Dalam dua laga terakhirnya, mereka selalu kalah tanpa bisa mencetak gol, yakni 0-2 menjamu Fiorentina dan 0-1 di kandang Fiorentina. Setelah melawan Cagliari, Ibrahimomic mengatakan, dirinya akan berselebrasi seperti dewa di San Siro, bukan di sini. Kesempatan itu bisa didapatnya saat melawan SPAL nanti. Sementara itu penjaga gawang utama AC Milan Gianluigi Donnarumma diragukan ketersediaannya untuk ajang Copa Italia melawan SPAL. Untuk itu, kiper anyar Asmir Begovic dimungkinkan menjalani debutnya di pertandingan nanti. Donnarumma absen di sesi latihan Rossoneri pada Senin (13/1) pagi kemarin, dan kondisinya akan ditinjau dalam beberapa hari ke depan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera tersebut. Situasi ini lantas membuka peluang bagi Begovic untuk menjalani debut, setelah yang bersangkutan didatangkan dari Bournemouth dengan status pinjaman sampai akhir musim ini. Pemain internasional Bosnia itu sebelumnya dipinjamkan ke klub Azerbaijan Qarabag di paruh pertama kompetisi, mengingat ia kalah bersaing dengan Aaron Ramsdale di Bournemouth. Sosok berusia 32 tahun itu menjadi pengganti Pepe Reina, yang pada awal pekan ini mengamankan transfer pinjaman ke Aston Villa. (BN/GOAL/LIP6)

MANAJER Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sudah memasang target untuk timnya jelang duel melawan Wolverhampton di tengah pekan nanti. Solskjaer mengatakan bahwa timnya harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan di laga ini. Manchester United akan menjamu Wolverhampton Wanderers di Stadion Old Trafford pada Kamis (16/1), pukul 02.45 WIB. Kedua tim akan berhadapan di Old Trafford pada pertandingan ulangan babak ketiga FA Cup musim ini. Dalam satu tahun terakhir, United tercatat sangat sering berjumpa dengan Wolves. Pertandingan di Old Trafford nanti adalah pertandingan kelima kedua tim dalam satu tahun terakhir. Solskjaer mengakui bahwa Wolves adalah lawan yang bakal merepotkan timnya. "Kami sudah sering sekali berhadapan dengan mereka [Wolverhampton]," buka Solskjaer. Ia menilai bahwa pertandingan yang digelar di Old Trafford nanti akan berjalan dengan sangat sengit sejak menit pertama. Kedua tim sudah saling mengenal satu sama lain dengan baik sehingga mereka sudah mengerti kekuatan dan kelemahan masing-masing. "Kami akan menghadapi tim yang kurang lebih sangat mengenal kami, dan kami juga kurang lebih mengenal mereka dengan baik. Beberapa minggu lagi kami akan bertemu di Liga," katanya. Solskjaer sendiri berharap timnya bisa meraih kemenangan melawan Wolves kali ini. Ia menyebut timnya perlu melaju ke Final FA Cup, sehingga mereka harus melewati hadangan dari Wolverhampton. "Di pertandingan sebelumnya, kami bermain dengan baik di babak pertama namun mengecewakan di babak kedua. Namun kali ini

kami bermain di kandang kami dan kami ingin lolos ke babak berikutnya, sementara saya yakin Nuno juga ingin timnya lolos," ujarnya. Menurutnya, turnamen ini adalah turnamen yang diimpikan semua orang untuk dimenangkan saat kita masih kecil. "Saya sangat menyukai waktu saya berada di Final dan mengangkat trofi, jadi kami ingin lolos ke babak berikutnya." ujarnya. MU sendiri punya catatan buruk saat jumpa Wolves. Setan Merah belum sekalipun menang melawan tim asal Midlands itu di lima pertemuan terakhir, dengan rincian tiga hasil imbang, dua kalah. Kendati begitu, performa mereka di laga terakhir cukup menjanjikan karena sukses mencetak 4 gol melawan Norwich City. Performa itu pun membuat Solskjaer optimistis Manchester Merah mampu melaju ke babak berikutnya, terutama karena kehadiran Marcus Rashford di lini depan. “Marcus Rashford menjalani latihan fisik yang baik, dia punya mentalitas dan sikap yang benar. Saya yakin dengan usia yang baru 22 tahun, dia akan berkembang menjadi lebih baik. Musim ini dia menjadi pemimpin, dan dia benar-benar menunjukkan kedewasaannya," kata Solskjaer. Jika Manchester United

foto : gettyimages

memiliki kepercayaan diri tinggi karena menang dengan skor telak di laga terakhit, Wolverhampton justru sebaliknya. Kegagalan meraih poin penuh melawan Newcastle United, membuat Ruben Neves dan rekan-rekan mulai frustasi. Pasalnya, itu merupakan laga keempat secara beruntun mereka gagal meraih kemenangan. “Kami sedang berusaha memperbaikinya, dan semoga semua berjalan lancar. Kami membutuhkan solusi, dan pemain yang bisa menjadi pembeda. Pemain yang dapat mengangkat moral tim di atas lapangan, yang dapat membantu kami menghadapi permainan semacam ini," kata pelatih Wolves, Nuno Espirito Santo. Kendati demikian, dukungan dari publik Old Trafford, akan memberi kekuatan tambahan bagi anak asuh Ole Gunnar Solskjaer. Mereka pun lebih diunggulkan untuk memenangi laga dan meraih kemenangan pertamanya melawan Wolves dalam 5 laga terkini. Ole Gunnar Solskjaer akan dihadapkan pada persoalan merotasi pemain, sebab empat hari kemudian United harus bertandang ke Anfield menantang Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris. Talenta muda Mason Greenwood, mungkin bakal diberi menit bermain lebih panjang dan diharapkan bisa berkontribusi laiknya di lagalaga piala domestik

sebelumnya. Tetapi Wolverhampton jelas tak bisa diremehkan, tim besutan Nuno Espirito Santo itu tengah mencari titik keseimbangan performa yang belakangan kembali inkonsisten. Sehari sebelumnya lawan United ataupun Wolverhampton lebih dulu ditentukan ketika Tranmere Rovers gantian menjamu Watford di Prenton Park, Birkenhead. MU mesti lolos agar tak mengulang kegagalan serupa di musim lalu. Wolves menjadi mimpi buruk bagi Setan Merah di turnamen ini. Pada musim lalu, Manchester United mesti tersingkir setelah dikalahkan Wolves dengan skor 1-2 pada babak perempatfinal, Maret 2019. Untuk menghindari hasil buruk sebelumnya, MU memperoleh modal yang lebih baik daripada Si Serigala. Man United sukses menggulung Norwich City 4-0 di akhir pekan lalu dalam ajang Liga Inggris, sekaligus menandai kemenangan pertama mereka dalam empat pertandingan terakhir. Sedangkan Wolves justru sedang dalam tren kurang sip setelah gagal memenangi empat pertandingan domestik terakhirnya. Solskjaer mengatakan, kami bermain melawan mereka berkali-kali jadi kami akan menghadapi tim yang kuranglebih tahu segalanya tentang kami dan kami akan kembali melawan mereka pada beberapa pekan lagi di liga. "Kami memainkan pertandingan babak pertama yang bagus pada pekan lalu. Babak kedua memang mengecewakan, tapi di kandang sendiri kami ingin memastikan kami lolos. Turnamen ini adalah satu turnamen impian yang ingin kami menangi ketika masih muda. Saya menyukai waktuwaktu saya di final dan memenangi banyak trofi jadi kami ingin lolos," lugas Solskjaer. (BN/ANT/DTC/TIR)


OLAHRAGA

Rabu 15 Januari 2020

Indonesia Masters 2020

Empat Ganda Campuran Tumbang Jakarta-andalas Dari lima ganda campuran tuan rumah yang berlaga di babak pertama Indonesia Masters 2020, Selasa (14/1), hanya Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang melaju ke babak kedua. Praveen/Melati melangkah ke babak kedua tanpa mengeluarkan keringat. Unggulan kelima itu menang walkover atas Robin Tabeling/Selena Piek asal Belanda. Empat ganda campuran Indonesia lainnya yang berlaga mengalami kekalahan dua gim langsung dari lawannya masingmasing. Pasangan non-pelatnas, Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet, tidak mampu menghentikan dominasi Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Ricky/Pia kalah 9-21 dan 15-21. Ganda muda Adnan Maulana/Mychelle Chrystina Bandaso harus mengakui keunggulan wakil Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing 14-21 dan 12-21. Sementara Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas Mentari mengalami kekalahan 15-21 dan 13-21 dari ganda Taipei Lee Jhe-Huei/Hsu Ya Ching. Salah satu andalan Indonesia di sektor ganda campuran, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja kembali tak mampu melewati adangan ganda nomor satu dunia asal China Zhang Si

Wei/Huang Ya Qiong. Hafiz/Gloria kalah sudah tertinggal jauh dalam perolehan poin pada gim pertama dan kalah 14-21. Pada gim kedua, Hafiz/Gloria berupaya menampilkan performa yang lebih baik. Hanya saja Wei/Qiong masih lebih unggul ketimbang atas pasangan Indonesia. Sempat hanya tertinggal tipis 10-11 pada interval, Hafiz/Gloria kalah 13-21 pada gim kedua. Pada babak kedua, Rabu (15/ 1), Praveen/Melati akan menghadapi wakil Taiwan Lee Yang/ Yang Ching Tun. Sementara Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dan Tontowi Ahmad/Apriani Rahayu yang melewati babak kualifikasi baru akan menjalani babak pertama pada Rabu (15/1). (CNN) Dua wakil Indonesia dari sektor ganda putri melenggang ke babak utama turnamen Indonesia Masters 2020, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani/ Tania Oktaviani Kusumah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/ Ribka Sugiarto. Dalam pertandingan babak kualifikasi yang digelar pada Selasa, di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Ketut/ Tania memenangi laga sesama ganda Indonesia dengan Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet dengan skor 21-11, 21-18. Sementara itu, Fadia/Ribka

memenangi tiket ke babak utama setelah menundukkan wakil India Pooja Dandu/Sanjana Santosh dalam dua gim yang berjalan selama 26 menit dengan kedudukan 21-16, 21-6. Lolos ke babak utama, pasangan Ketut/Tania mengaku ingin fokus memperbaiki performanya, mengingat pada tahun lalu performanya sangat buruk, sehingga diharapkan tahun ini bisa kembali meningkat. “Tahun ini kami cuma mau memperbaiki performa kami di lapangan. Itu yang menjadi fokus kami sekarang, karena tahun lalu performa kami sangat buruk. Saat ini, kondisi cedera saya sudah membaik dan tidak mengganggu lagi saat bertanding,� kata Ketut di Istora Senayan, Jakarta, Selasa. Pada babak selanjutnya, Ketut/Tania akan kembali dihadapkan dengan rekan senegaranya kembali, Fadia/Ribka. Berkaitan dengan laga tersebut, mereka pun akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Di sisi lain, nasib berbeda dialami oleh satu ganda putri Indonesia lainnya, yaitu Nita Violina Marwah/Putri Syaikah yang tidak dapat meneruskan ke babak utama Indonesia Masters 2020 karena ditaklukkan oleh unggulan kedua asal Taiwan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun dengan straight game 12-21, 12-21.(CNN/ANT)

Liga Champions Asia

Bali United Kalahkan Tampines Rovers 5-3

Jakarta-andalas Bali United mengalahkan wakil Singapura Tampines Rovers 5-3 pada play off pertama Liga Champions Asia 2020 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Selasa (14/1). Hasil ini membuat Bali United akan menghadapi wakil Australia, Melbourne Victory. Bali United sebenarnya memulai laga ini dengan sangat baik karena berhasil unggul 2-0 dalam 13 menit. Dua gol tim tamu dicetak penyerang asal Belanda, Melvin Platje. Gol pertama dicetak Platje lewat cara spektakuler usai memanfaatkan kesalahan umpan pemain Tampines. Platje melepaskan tendangan terukur hampir dari setengah lapangan untuk membuat skor jadi 1-0 pada menit kedelapan.

harian andalas | Hal.

9

Pangdam I/BB Apresiasi Hasil Bukit Barisan Run 5 dan 10 K

Medan-andalas Kita ketahui bersama, bahwa Kegiatan bukit barisan Run dalam rangka memperingati hari juang TNI AD tahun 2019 semuanya bisa sukses kita laksanakan, baik dari segi penyelenggaraan maupun banyaknya keikutsertaan para atlet, pelajar dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah saat memimpin pelaksanaan pembubaran Panitia Bukit Barisan Run 5 K dan 10 K di gedung balai prajurit Makodam I/BB, Selasa (14/1). "Hal ini sangat menggembirakan karena menunjukkan bahwa animo masyarakat sumatera utara terhadap olah raga dalam rangka bukit barisan Run cukup tinggi," ungkap Pangdam. Melalui ajang bukit barisan Run yang baru saja kita laksanakan, lanjut Pangdam, diharapkan dapat terciptanya karakter dan motivasi juang yang tangguh serta meningkatkan kecintaan terhadap budaya olahraga kepada masyarakat. Sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang pencarian bibit-

andalas/ist

Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah foto bersama dengan undangan pada pembubaran Panitia Bukit Barisan Run 5 K dan 10 K di Gedung balai prajurit Makodam I/BB, Selasa (14/1). bibit atlet lari dari sumatera utara, sehingga akan muncul pelari-pelari handal seperti yang sudah kita miliki saat ini, yakni pratu Welman D. Pasaribu dari Yonif 121/Macan kumbang. Pangdam I/BB juga menyampaikan terima kasih kepada tamu undangan sekalian atas bantuan dan dukungannya yang telah meluangkan waktu memenuhi undangan. "Saya berharap untuk kedepan kita lebih kompak dan fokus lagi, agar pencapaian dan tujuan kegiatan tersebut dapat diperoleh dengan baik dan maksimal jangan merasa puas dengan hasil yang di dapat saat

ini, tetapi tetap semangat dan berikan yang terbaik untuk satuan kita Kodam I/BB tentunya," ujarnya Acara yang penuh keakraban tersebut sambil menikmati makan siang, tak lupa pangdam I/BB melantunkan lagu-lagu yang sangat menghibur seluruh pejabat Kodam I/ BB dan undangan yang hadir di ruangan tersebut. Acara tersebut dihadiri, Kasdam I/BB, Pju Kodam I/BB, Kadispora Propsu, Ketua Pasi Sumut, Kadisdik Propsu, Kadis Kes, Kepala Bri, Bni dan Bank Sumut serta seluruh Panitia Lomba Lari Marathon. (REL/YN)

Hadapi Juventus U-17

Kiper Garuda Select Diasah Pelatih Lima menit berselang, Platje mencetak gol keduanya ke gawang Tampines. Umpan Stefano Lilipaly disambut tendangan keras Platje yang merobek gawang Tampines. Tuan rumah tidak tinggal diam setelah kebobolan dua gol cepat. Peluang pertama pun didapat Tampines melalui Madhu Mohana tetapi tendangannya masih belum membahayakan gawang Wawan Hendrawan. Upaya keras tuan rumah membuahkan hasil jelang babak pertama berakhir. Boris Kopitovic membobol gawang Wawan lewat tendangan dari jarak dekat setelah memenangi

duel lawan Leonard Tupamahu dan membuat skor 1-2 bertahan hingga babak pertama usai. Di awal babak kedua, Tampines bisa menyamakan skor jadi 2-2. Umpan terobosan dari lini tengah tidak disia-siakan Jordan Webb untuk melepaskan tendangan keras yang menggetarkan gawang Wawan. Bali United merespons gol penyama kedudukan tuan rumah lewat peluang yang didapat Plajte pada menit ke-66. Akan tetapi tendangan first time Platje usai menerima umpan Paulo Sergio bisa digagalkan secara gemilang oleh Mohamed Rudy. (CNN/ANT)

Jakarta-andalas Garuda Select menjajal Juventus U-17 di tengah pekan ini. Sebelum itu, kiper tim asuhan Dennis Wise itu dilatih oleh pelatih penjaga gawang tim senior Como. Pelatih kiper Como, yang berbagi ilmu dengan Garuda Select, Cartago Alessandro. Dia pernah menelurkan penjaga gawang top Italia seperti Walter Zenga. Yogi Hermawan, Erlangga Setyo, dan Risky Sudirman merupakan para pemain yang mendapatkan arahan langsung dari Alessandro. "Amankan bola kuning ketika saya katakan demikian. Sebaliknya jika saya memberi komando untuk mengamankan bola satunya (bola putih). Percepat

reaksi kalian," tegas Alessandro. Duel Garuda Select dengan Juventus U-17 berlangsung di Juventus Training Center, Vinovo. Pertandingan yang disiarkan langsung oleh MolaTV itu kickoff pada pukul 21.00

WIB, Kamis (16/1). Garuda Select mempunyai modal bagus dengan memetik kemenangan menyakinkan atas Torino U-17. Garuda Select memetik kemenangan dengan skor akhir tiga gol tanpa balas. (DTC)

TC di Thailand

Timnas U-19 Jalani Sejumlah Uji Coba Jakarta-andalas Timnas Indonesia U-19 bakal melakukan pemusatan latihan di Thailand. Shin Taeyong menjelaskan alasan memilih tempat di Chiang Mai. Timnas U-19 sudah menggelar pemusatan latihan pertama di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1) sore WIB. Pemusatan latihan ini diikuti oleh 51 pemain. Nantinya, Timnas U-19 dijadwalkan menggelar pemusatan latihan di Thailand. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut tim bertolak

ke Thailand pada 20 Januari. "Rencana tanggal 20 kami berangkat ke Thailand. Ada lima pertandingan di sana. Mudah-mudahan berjalan baik di sana," kata Iriawan. Tae-yong membeberkan alasan tim pergi ke Thailand. Hal itu tak lepas karena ada beberapa tim dari Korea Selatan yang bakal berlatih di sana. "Jadi di Chiang Mai (Thailand) nanti akan didatangkan juga sejumlah klub-klub dari Korea Selatan. Tujuannya agar para pemain

bisa bersaing," Tae-yong menjelaskan. Sebanyak 51 pemain tengah mengikuti seleksi tahap pertama Timnas Indonesia U19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Seleksi tersebut berlangsung sejak Senin (13/1) hingga Jumat (17/1). 30 pemain yang lolos seleksi nantinya akan ikut pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19 di Thailand. Rencananya, skuat Garuda Nusantara bakal bertolak ke Negeri Gajah

Putih pada 20 Januari mendatang. "Saya memilih Thailand karena nanti di Chianghai akan datang juga klub-klub Korea Selatan dan kami akan melakukan uji coba di sana. Jadi kita harus bersaing juga dengan tim Liga Korea makanya kami ke Thailand," ujar Shin Tae-yong. Di sisi lain, ada delapan pemain yang absen mengikuti seleksi tahap pertama Timnas Indonesia U-19. Hal itu dikarenakan mereka tengah berada di Eropa.

Enam di antaranya sedang mengikuti program hasil kerja sama antara PSSI dengan Mola TV, Garuda Select di Italia dan Inggris. Keenam pemain tersebut yaitu Rizky Muhammad, Brylian Aldama, David Maulana, Fajar Fatur, Bagus Kafffa, dan Andre Oktaviansyah. Oleh sebab itu, Shin Taeyong bakal berkunjung ke Inggris untuk memantau langsung perkembangan mereka. Ia kini tengah mengatur jadwal untuk berangkat ke sana.

"Kalau itu iya benar kami akan berangkat. Sekarang coach Indra Sjafri sedang mengatur waktu yang tepat untuk kita memantau pemain di sana," imbuh Shin Tae-yong. Sementara itu, dua pemain lain yang tengah berada di Eropa namun tak tergabung dalam program Garuda Select yaitu Khairul Imam Zakiri dan Jack Brown. Nama pertama saat ini tengah berlatih bersama tim Ceuta U-19 di Spanyol, sedangkan Jack bermain di tim usia muda Lincoln City, Inggris.(BN/DTC)


ACEH

Rabu 15 Januari 2020

Polres Lhokseumawe Tanam Ribuan Batang Pohon Lhokseumawe-andalas Polres Lhokseumawe melakukan penanaman 1.999 batang pohon di kawasan Simpang Kramat, Kabupaten Aceh Utara, Se-

lasa (14/1). Kegiatan tersebut bertemakan ”Peduli Penghijauan Demi Kelestarian Alam.” Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan SIK mengatakan, program peduli lingkungan ini bertujuan untuk melestarikan alam, menjaga keseimbangan alam dengan menanam ratusan pohon. “Saat ini bencana banjir kerap terjadi di berbagai wilayah. Hal ini disebabkan banyaknya penebangan liar dan kurangnya ke-

pedulian terhadap penanaman yang sangat bermanfaat bagi lingkungan,” ungkapnya. Kapolres mengajak semua pihak bersama-sama mendukung gerakan penghijaun dengan menanam pohon. Kepada pelajar sebagai generasi masa depan bangsa hal ini sebagai edukasi agar anak-anak ke depan dapat mencintai, menjaga, dan melestarikan lingkungan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Waka Polres Lhokseumawe

harian andalas | Hal.

10

Kompol Ahzan SIK, Kabag Ops Kompol Adi Sofyan, Kabag Sumda, Kompol Budiman, Danramil Simpang Kramat Kapten Inf Fahrizal, Kapolsek Simpang Kramat Ipda Syadli, Kasat Lantas AKP Rachmad Cahyadi SIK, Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang SIK, Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK, para Kapolsek jajaran Polres Lhokseumawe, Camat Simpang Kramat Iskandar, Ketua dan Pengurus Bhayangkari Polres Lhokseumawe. (MUL)

34 Ribu Hektare Serai Wangi Disuling Pakai Kayu Bakar

Hutan Gayo Lues Terancam Habis Blangkejeren-andalas Penyulingan minyak serai wangi secara manual di Kabupaten Gayo Lues menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya penggundulan hutan. Pasalnya, setiap penyulingan satu hektare kebun serai wangi menghabiskan satu batang pohon sebagai kayu bakar. Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani, Selasa (14/1) mengatakan, masyarakat harus lebih bijak dalam melakukan penebangan pohon, baik untuk kayu bakar penyulingan serai wangi maupun membuka lahan perkebunan, sehingga ke depan hutan Gayo Lues tetap lestari dan bencana banjir dan kekeringan terhindari. "Saat ini perkebunan serai wangi di Gayo Lues berjumlah 34 ribu hektare. Jika dalam penyulingan satu hektare serai wangi saja menghabiskan satu

batang pohon, maka dalam satu kali musim panen saja sudah 34 ribu batang pohon yang ditebang," katanya. Untuk sementara, Wakil Bupati mengimbau kepada seluruh petani serai wangi agar menghindari penebangan pohon. Jikapun menyuling serai wangi dengan manual (menggunakan kayu bakar), maka cukup dengan memanfaatkan cabang dan ranting pohon tanpa harus menebang. "Kita harus bersama-sama mencari solusi agar penyulingan serai wangi bisa menggunakan batu bara ataupun yang lain tanpa menggunakan kayu bakar, supaya hutan kita tetap terjaga dan masyarakat tetap bisa menikmati hasil dari serai wangi," jelasnya. Said Sani juga mengajak petani serai wangi agar tetap merawat pohon-pohon yang tumbuh liar di perkebunan serai wangi tanpa harus membabat habis, apalagi membakar perkebunan yang menjadi penyebab matinya anak pohon. "Untuk wacana relokasi

AKBP Dedy Sadsono ST menanam bibit pohon cemara di Desa Lhok Reukam, Kecamatan Tapaktuan, Selasa (14/1).

Mengurangi Pemanasan Global

Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani. perumahan warga Uyem Beriring saya rasa bukan karena penebangan pohon penyebabnya, tetapi kemiringan gunung di belakang desa itu. Jadi setiap musim hujan, air beserta lumpur dari gunung itu turun ke permukiman," katanya menjawab wartawan saat ditanya soal wacana relokasi Desa Uyem Beriring apakah ada kaitannya dengan gundulnya hutan di seputaran desa

tersebut. Menjaga hutan tetap lestari dengan menghindari penebangan, namun sebaliknya memperbanyak penanaman pohon, kata Wakil Bupati juga untuk menjaga 16 Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) di Gayo Lues tetap beroperasi. Jika hulu sungai hancur dan air kering saat kemarau, maka PLTMH tidak akan bisa beroperasi. (NUAR)

Keuchik Diminta Alokasikan Dana Desa untuk Pelatihan Pemuda

Lhokseukon-andalas Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf minta para keuchik di wilayahnya mengalokasikan dana desa tahun 2020 untuk program pelatihan keahlian pemuda gampong. “Kita harapkan kepada keuchik untuk menganggarkan program pelatihan keahlian untuk pemuda gampong dari dana desa tahun 2020, seperti pelatihan bidang perbengkelan, menjahit, dan lain-lain," kata Fauzi Yusuf di acara Sosialisasi Bahaya Narkoba, di Aula Kantor Camat Seunuddon, Selasa (14/ 1). "Tahun 2021, program bisa dilanjutkan dengan menganggarkan dana desa untuk membantu para pemuda yang telah mengikuti pelatihan keahlian untuk mengembangkan usaha,” tambahnya. Ia menyebutkan, pemuda gampong merupakan "pageu" (pagar) gampong. Oleh karenanya pemuda harus bebas dari pengaruh narkoba. Di sisi lain kelompok pemuda juga harus diberdayakan dari sektor ekonomi agar mereka memiliki kematangan dan kemapanan dalam kehidupan sehari-hari. “Silakan pemuda membuat konsep program pemuda dengan geuchik gampong supaya pemuda ada kegiatan. Alihkan kegiatan mereka pada yang positif, karena pemuda adalah

Tapaktuan-andalas “Penyelamatan lingkungan dapat dilakukan melalui tindakan rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi tanah, air serta reboisasi, maupun tindakan penghijauan,” kata Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST. Penyataan tersebut disampaikannya pada acara penanaman pohon bersama Forkopimda Aceh Selatan di Pantai Reklamasi Gampong (Desa) Lhok Reukam, Kecamatan Tapaktuan, Selasa (14/1). Perwira melati dua di bahu ini berujar, saat ini persoalan lingkungan menjadi perhatian dunia. Disebabkan terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya pemanasan global. Bumi saat ini tengah menghadapi beberapa ancaman nyata yang serius, seperti banjir, tanah longsor, erosi, kekeringan, kerusakan lingkungan, dan kebakaran lahan. “Dampak paling nyata, makin panjangnya musim panas dan pendeknya musim hujan. Untuk itu, perlu perhatian semua pihak dalam upaya penyelamatan lingkungan,” tutur pria asal bumi empekempek ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan mempunyai orientasi ke depan, sebagai bentuk kepedulian Polri dan seluruh Forkopimda, pemerintah serta stakeholder terhadap alam, sekaligus bentuk sinergitas semua elemen daerah. Selain itu, AKBP Dedy

menerangkan, penanaman pohon itu dilakukan secara serentak oleh seluruh Polda, Polres, dan Polsek se-Indonesia. Program Polri Peduli Penghijauan ini merupakan dukungan kepolisian terhadap upaya penyelamatan lingkungan yang menjadi perhatian pemerintah. Seluruh jajaran melakukan penanaman di lahan milik Polri dan juga lahan lainnya seperti kawasan abrasi pantai dan rawan longsor. Dia mengharapkan, program Polri Peduli Penghijauan akan menggugah semangat semua pihak untuk melestarikan lingkungan hidup, guna mengurangi dampak pemanasan global. Polres Aceh Selatan melaksanakan penanaman simbolis di Gampong Lhok Reukam dengan beragam jenis bibit pohon. “Bibit pohon yang kita tanam ini, kiranya dapat dipelihara dengan baik, disiram, dibersihkan secara bersama agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita," pinta Kapolres. Acara tanam serentak itu turut dihadiri Plt Bupati Aceh Selatan Tgk Amran yang diwakil Sekda H Nasjuddin SH MM, Dandim 0107/Asel, Kajari Tapaktuan, Ketua Pengadilan Negeri Tapaktuan, Danyon RK 115/Macan Leuser, Sekda serta kepala SKPK terkait, Kepala KPH Wil-IV, BKSDA, pimpinan perusahaan sawit dan elemen lainnya. (HSP)

andalas/mulyadi

Pemuda Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara mengikuti sosialisasi bahaya narkoba. generasi Aceh Utara ke depan,” ucapnya. Fauzi Yusuf juga meminta kepada semua gampong di Kecamatan Seunuddon untuk membentuk qanun gampong tentang "reusam" dan adat yang tidak terbentur dengan syariat Islam. Untuk tujuan tersebut, agar gampong-gampong dapat menganggarkan dana desa

untuk honorarium pembentukan qanun gampong sampai selesai. “Honorarium itu, misalnya untuk membayar tokoh-tokoh atau tim ahli dalam penyusunan qanun gampong, misalnya dengan menghadirkan Abu dari MPU, MAA, ataupun para pakar hukum. Adanya qanun ini sangat penting, mengingat hingga saat ini masih sering terjadinya pelanggaran terhadap adat dan

reusam di tengah-tengah masyarakat. Sementara acuan hukum untuk menyelesaikan pelanggaran tersebut belum terbentuk. Hal itu menyulitkan saat memberikan sanksi ataupun hukuman,” jelasnya. Lanjutnya, jika sudah ada qanun, maka setiap pelanggaran adat dan reusam sudah bisa diselesaikan di tingkat gampong, apakah akan diberikan

Gayo Lues Tunaikan Perintah Kapolri, 1.500 Pohon Pinus Ditanam di Buntul Nege Blangkejeren-andalas Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama Polri dan TNI menunaikan perintah Kapolri untuk melakukan penghijauan dengan menanam 1.500 batang pohon pinus di dalam kompleks Stadion Buntul Nege (Stadion Pacuan Kuda), Selasa (14/1). Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan di lokasi penanaman mengatakan, program Polri Cinta Damai sudah terlebih dahulu dilakukan di Gayo Lues sebelum adanya perintah. Banyak perkantoran dan tempat-tempat lainnya yang sudah ditanami pepohonan termasuk di lingkup perkantoran Polres. "Ada beberapa titik lagi yang memang perlu dilakukan penghijauan. Kemarin itu kita rencanakan di daerah Genting, Kecamatan Pining. Tetapi mengingat jaraknya terlalu jauh, jadi kita lakukan di sini saja, supaya perawatannya mudah dilakukan karena

Polres Aceh Selatan Tanam Pohon Bersama Forkompimda

Bupati Gayo Lues HM Amru bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim dan Muspida saat penanaman 1.500 pohon pinus. berdekatan dengan kantor Polres," katanya. Semua pihak, kata Kapolres, harus bersungguh-sungguh melakukan penghijauan, supaya terhindar dari bencana alam, baik itu longsor saat musim hujan maupun bencana kekeringan saat musim

kemarau. "Yang jelas setiap orang yang menanam pohon adalah orang baik," ucapnya. Bupati Gayo Lues HM Amru mengatakan, kerusakan hutan di Kabupaten Gayo Lues saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Hal itu terbukti ketika musim hujan

sering terjadi banjir bandang dan tanah longsor, sedangkan saat musim kemarau sering terjadi kekeringan yang mengkhawatirkan. "Kalau bencana ini tetap dibiarkan tanpa ada niat kita melakukan penghijauan, maka kehidupan masyarakat banyak akan sangat terancam. Hari ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dengan menanam 1.500 batang pohon," katanya. Ketua DPRK Gayo Lues H Ali Husin sangat mendukung program penghijauan, bahkan saat setiap desa mengusulkan anggaran Rp50 juta per desa untuk penanaman pohon dan hulu sungai langsung disetujui semua anggota Dewan. "Tapi kita minta kepada Pemda Gayo Lues agar jangan melakukan penanaman setiap tahun tanpa hasil. Kita meminta apa yang sudah ditanam dirawat dengan baik, sehingga anggarannya tidak sia-sia," katanya. (NUAR)

Penyerahan piagam penghargaan dari Panwaslu Kabupaten Bireuen kepada PWA Bireuen.

Turut Sukseskan Pemilu 2019

PWA Bireuen Terima Panghargaan Panwaslu Bireuen-andalas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Kabupaten Bireuen menerima penghargaan dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bireuen Selasa (14/1). Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Panwaslu Kabupaten Bireuen Wildan didampingi Desi Safnita kepada Ketua PWA Kabupaten Bireuen Abdullah A Gani (ABDA) didampingi H Suherman Amin di Kantor Sekretariat PWA Kabupaten Bireuen di Desa Geulanggang belakang Warkop “Beng Kupi.” Wildan menjelaskan penghargaan diberikan karena dari hasil penilaian Panwaslu para wartawan yang tergabung dalam PWA sangat berperan dalam turut menyukseskan tahapan-tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu lewat pemberitaan-pemberitaan di medianya masingmasing.

“Kami menyerahkan piagam sebagai bentuk ucapan terima kasih terhadap sejumlah lembaga dan media massa yang telah bersinergi sehingga Pemilu lalu di Kabupaten Bireuen berjalan aman, damai, dan sejuk,” sebutnya. Atas dasar itulah Panwaslu berharap pelaksanaan Pilkada ke depan juga akan terlaksana dengan baik dan lancar, sehingga sangat diharapka semangat kebersamaan dapat terus terjalin. Ketua PWA Kabupaten Bireuen Abdullah A Gani alias Teungku Jamen mengatakan sebagai mitra dari pemerintah, PWA berkewajiban ikut mengawal jalannya Pemilu agar berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Ke depan, kata Jamen, PWA berkomitmen terus menjalin sinergitas dengan Panwaslu untuk mengawasi jalannya tahapan-tahapan Pilkada di wilayah Kabupaten Bireuen. (HERA)


ACEH

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

11

Dikarantina 10 Hari

227 Siswa Raudlatul Jannah Hafal 3 Juz Alquran Blangkejeren-andalas Sebanyak 227 siswa SDS dan SMPIT Raudlatul Jannah Yayasan Pelita Cendekia An-Najah yang dikarantina selama 10 hari mampu menghafal 3 juz Alquran. Karantina itu dilakukan yayasan untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Gayo Lues HM Amrun menciptakan 1.000 hafiz di kabupaten berjuluk Negeri Seribu

Bukit. Kepala Sekolah SDS dan SMPIT Raudhatul Jannah Ustaz Deni Hartawan, Selasa (14/1) saat penutupan karantina Tahfizul Quran SDS, SMPIT Raudhatul Jannah mengatakan, karantina 227 siswa dan siswi di sekolahnya dilakukan sejak tanggal 5 Januari hingga 14 Januari 2020. "Kegiatan karantina ini dibiayai oleh wali murid

dengan menghabiskan lebih dari Rp200 juta. Sebagian wali murid terpaksa menunda pembayaran SPP demi membayar biaya karantina ini," katanya melaporkan kepada Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani yang hadir menutup kegiatan itu. Sementara Said Sani mengatakan, masyarakat yang memiliki anak belajar hafiz Alquran memiliki kehormatan tersendiri di mata masyarakat. Selain menjadi aset negara, anak yang mampu menghafal Alquran juga

menjadi aset orangtua di dunia dan di akhirat. "Saya mengapresiasi siswa-siswi yang belajar dan mampu menghafal Alquran, karena anak yang belajar ilmu agamalah yang mampu mengantarkan orangtuanya menuju surga. Dan kami juga sangat bangga kepada orangtua yang telah menitipkan anaknya ke yayasan. Semoga hafiz dan hafizah ini nantinya menjadi pemimpin di masa mendatang," katanya. Di luar Gedung Balai Musara, Wakil Bupati

juga mengatakan tetap memprogramkan karantina hafiz dan hafizah. Kegiatan itu harus didukung semua pihak untuk mewujudkan Gayo Lues yang islami, mandiri, dan sejahtera dengan program 1.000 hafiz. "Dengan ini kami mengajak kepada seluruh orangtua agar mendidik anaknya dan memberikan bekal agama. Karena jika anak sudah belajar agama, sudah pasti terhindar dari bahaya narkoba yang saat ini sangat meresahkan masyarakat," pintanya. (NUAR)

Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani menyematkan mahkota kepada siswa-siswi yang mampu menghafal 3 juz Alquran.


SUMATERA UTARA

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

12

Sempat Dikira Mangkrak

Bupati Karo Tinjau Pembangunan Dermaga Tongging Kabanjahe-andalas Tahap pertama pemancangan tiang pembangunan Dermaga Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo sebanyak 20 tiang pancang sudah selesai dikerjakan. Diperoleh informasi awal Maret 2020 akan kembali dilanjutkan hingga selesai. Pembangunan yang terkesan lelet bahkan sempat dikira mangkrak. Pasalnya, pembangunan tahap pertama tersebut hanya berupa pemancangan 20 tiang sejak dilaunching Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Putu Sumarjaya Oktober tahun lalu. Selama tiga bulan, hanya

andalas/robert tarigan

Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meninjau lokasi proyek pembangunan Dermaga Tongging tahap pertama, Selasa (14/1). pemancangan 20 tiang siap dikerjakan dari rencana 90 tiang. Bupati Karo Terkelin Brahmana ketika dikonfirmasi, Selasa (14/1) di Desa Tongging di sela-sela peninjauan pembanguan tahap pertama Dermaga Tongging, menjelaskan, pembangunan dermaga Tongging terdiri dari dua tahap, yakni tahun 2019 dan 2020.

“Pemancangan tiang tahap pertama sebanyak 20 titik dan akan dilanjutkan 90 tiang lagi pada tahun 2020 sekaligus dengan pembangunan fisik yaitu pembangunan terminal, lahan parkir dan fasilitas pendukung lainnya,” ucapnya. Diakui Bupati Karo, walau sedikit lelet pengerjaannya tetapi pihaknya tetap optimis pembangunan Dermaga Tongging terus

berlanjut pada tahun 2020 dan diprediksi akan siap pada Desember 2020. "Semuanya akan clear and clean sesuai progres yang kita ketahui. Kabupaten Karo merupakan salah satu dari 7 kabupaten yang menjadi kawasan strategis pembangunan nasional yaitu Tongging Danau Toba," kata Terkelin. Jadi intinya, sambung Terkelin Brahmana, pem-

Gubsu Tanam Perdana Cabai dan Bawang di Batu Bara Batu Bara-andalas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menghadiri sekaligus melakukan penanaman perdana cabai merah dan bawang merah di areal PT PSU Kebun Tanjung, Kecamatamn Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, Selasa (14/1). Turut hadir Bupati Batu Bara Ir Zahir MAP, Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan SH MH, sejumlah anggota DPRD Sumut dan anggota DPRD Batu Bara, Direktur PT Perkebunan Sumatera Utara Ir Gazali Arief MBA, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultural Sumatera Utara Ir Dahler Lubis MA. Selain itu hadir juga Ketua Umum Pus Kop Kartika A Kodam 1/BB Kolonel Inf Suryo Suprapto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Kantor OJK Reg V Sumbagut Yusuf Anshori, Wabub Batu Bara Oky Iqbal Frima, Ketua TP-PKK Sumatera Utara Nawa Edy Rahmayadi, Ketua TP PKK Batu Bara Maya Zahir, pimpinan OPD, para kepala desa. Bupati Batu Bara mengucapkan selamat datang dan apresiasi kepada Gubsu yang telah hadir dan melaksanakan kegiatan penanaman perdana cabai merah dan bawang merah tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati Batu Bara memberitahukan kepada Gubsu bahwa Pemkab Batu Bara sedang membuat pembangunan untuk memajukan desa-desa yang ada di Batu Bara. Seperti Kam-

Parapat dan Tomok maupun pelabuhan Tigaraja dan Ajibata,” tutur Bupati. “Otomatis akan memacu tingkat kunjungan wisatawan datang ke Kabupaten Karo. Kita punya paket wisata lengkap, bervariatif dan sudah terbentuk, tidak hanya mengandalkan danau, tapi juga ada wisata alam pegunungan dan lainnya” lanjutnya. Sebelumnya Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Putu Sumarjaya menegaskan, pihaknya akan membangun Syahbandar di Dermaga. Selain itu, Putu Sumarjaya menyebutkan pihaknya akan menempatkan kapal wisata, guna menarik para wisatawan yang sedang berliburan di Tongging. Ketika disinggung biaya pembangunan pelabuhan Dermaga Tongging, Putu Sumarjaya mengaku menghabiskan anggaran tidak sedikit. “Sekitar Rp20 miliar dengan konsep pembangu-

nan modern, ramah lingkungan dan dilakukan dua tahap yakni tahun 2019 dan 2020,” ujarnya. Ia mengatakan, pembangunan Dermaga DTW Tongging untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. “Selain untuk konektivitas masyarakat antara satu tempat ke tempat lain di seputaran DTW Tongging, pembangunan pelabuhan atau dermaga Tongging ini dilakukan juga untuk mendukung pariwisata bagian utara Danau Toba,” tuturnya. Turut hadir dalam peninjauan itu, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Kadis PUPR Karo Edward Pontianus Sinulingga, Kadis DPMD Abel Tarawai Tarigan, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Munar Ginting, Kadis Perikanan Sarjana Purba, Sekretaris Dinas Perhubungan Budiman Sinulingga, Camat Merek Juspri Nadeak. (RTA)

Pj Bupati Pakpak Bharat Gelar Open House Pakpak Bharat-andalas Penjabat (Pj) Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution menggelar open house awal tahun 2020 di rumah dinasnya di Kota Salak, Pakpak Bharat, Kamis (14/1). Para undangan yang hadir tampak langsung disambut Pj Bupati. Asren Nasution dalam sambutannya mengajak masyarakat menghadapi masa depan Kabupaten Pakpak Bharat lebih semangat agar cita-cita Pakpak Bharat Nduma (Sejahtera-red) dapat diwujudkan. Sementara Ketua DPRD Pakpak Bharat Sonni Berutu dalam sambutannya mengajak seluruh unsur masyarakat termasuk sipil bersama-sama ter-

Gubsu Edy Rahmayadi memberikan arahan pada acara tanam perdana cabai merah dan bawang merah di areal PT PSU Kebun Tanjung, Kecamatamn Laut Tador, Batu Bara, Selasa (14/1). pung Jepang dan Kampung Tenun dan berikutnya ada Kampung Inggris. Kabar baik kepada Kabupaten Batu Bara, lanjut Zahir, setelah rapat dengan Gubsu bahwa Kilang Minyak yang ada di Bontang akan dipindahkan ke Kabupaten Batu Bara dan selanjutnya akan dibukanya lowongan kerja untuk tenaga operator. "Kita akan mendukung program-program Gubernur Sumatera Utara," ujar Zahir. Gubsu Edy Rahmayadi dalam arahannya mengaku bangga karena pelabuhan Kuala Tanjung ada di wilayah Kabupaten Batu Bara yang mana dapat meningkatkan peremonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Selain itu, kata Gubsu, Kabupaten Batu Bara merupakan

bangunan Dermaga Tongging ini harus terus dipacu hingga siap dikerjakan sesuai batas waktunya akhir tahun 2020, tentunya sesuai bestek yang telah ditentukan. "Dermaga Tongging akan dibangun dengan luas 10 x 40 m, jumlah tiang pancang yang sudah siap dikerjakan sebanyak 20 buah yang dikerjakan CV Ridho Pratama. Sebanyak 90 buah tiang lagi segera dilanjutkan, yang semuanya sudah berada di lokasi, mungkin sekarang sedang proses tender untuk tahap ke kedua," jelasnya. Pelabuhan bertaraf internasional yang berada di pinggir badan jalan Desa Tongging Kabupaten KaroSilalahi, Kabupaten Dairi itu akan memudahkan para pengunjung ke Tongging via Kapal Motor (KM). “Melalui pelabuhan Dermaga Tongging ini nantinya wisatawan bisa berkeliling Danau Toba. Dari Tongging ke Tomok atau Parapat dan sebaliknya dari

salah satu tujuan dari proyek pembangunan nasional dan berharap dengan adanya perhatian pemerintah Pusat dapat didukung oleh masyarakat Batu Bara. Di bagian lain, Gubsu juga meminta agar petani tidak meminjam modal kepada rentenir karena pihaknya sudah meminta kepada Pus Kop Kartika A Kodam 1/BB untuk menyediakan pinjam koperasi. "Mari kita bersama-sama bekerja keras untuk mendukung Kabupaten Batu Bara menjadi pusat pertubuhan startegis," ujar Gubsu. Setelah melakukan peninjauan lokasi Gubsu kemudian melakukan penanaman perdana cabai merah dan bawang merah dikuti para tamu dan undangan lainnya. (SUSI)

Ketua DPRD Pakpak Bharat Sonny Berutu (tengah menyampaikan kata sambutan dalam acara open house Pj Bupati Pakpak Bharat awal tahun 2020. libat dalam mengelola daerah agar visi Kabupaten Pakpak Bharat menuju masyarakat Nduma dapat diraih secara bersama-sama. Open House di Rumah Dinas Bupati tersebut tampak dihadiri

unsur Forkopimda, sejumlah anggota DPRD Pakpak Bharat, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, dan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat. (WES)

Wabup Langkat Minta Warga Bahorok Jaga Kondusifitas Langkat-andalas Wakil Bupati (Wabup) Langkat Haji Syah Affandin SH berharap agar warga secara bersama-sama tetap menjaga kondusifitas di bumi yang religius. Kabupaten Langkat terkait peristiwa kerusuhan di Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok. "Diminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis lagi. Mari sama-sama kita selesaikan dan menjaga kekondusifan daerah kita," kata Syah Afandin di Stabat, Selasa (14/1), seraya berharap agar tetap tenang dan menjaga kedamaian di bumi bertuah. Tokoh Melayu Langkat itu berharap kepada masyarakat agar mempercayakan seluruh proses hukum kepada pihak

Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin Polres Langkat. Saat ini Polres Langkat terus melakukan pengamanan untuk menjamin kamtibmas di Bahorok agar tetap terjaga dengan baik. "Tolong percayakan kepada aparat hukum. Karena kita semuanya akan rugi apabila ada fasilitas-fasilitas umum, fasilitas publik, fasilitas masyarakat

yang kita bangun bersama jadi rusak atau dirusak," katanya. "Dan kita tetap berpegang teguh kepada azas praduga tak bersalah, mari kita selesaikan semua permasalahan secara kekeluargaan agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali," katanya menambahkan. Saat ini aparatur Pemkab Langkat juga berupaya mengawal perkembangan kasus tersebut. Aparatur pemerintahan sudah melakukan mediasi dan penyuluhan kepada masyarakat setempat. "Biarkan polisi bekerja sesuai dengan standar operasional dan undang-undang berlaku. Kita harus tetap tenang dan menjaga ketertiban umum. Jangan sampai terjadi lagi hal seperti ini, apalagi sampai ada yang meninggal dunia," tandasnya. (ANT)

Pembongkaran Kantor Desa Gunungtua Jae Tanpa Persetujuan PLD Madina-andalas Kepala Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Mardansyah Rangkuti membongkar kantor kepala desa atau balai desa tanpa ada rapat atau persetujuan dari masyarakat dan Pendamping Lokal Desa (PLD). Hal tersebut ditegaskan Khoiruddin, salah satu PLD di Desa Gunung Tua Jae saat dikonfirmasi andalas, Senin (13/1) malam di Jalan Lintas Timur Kelurahan Sipolupolu. "Dalam pembuatan RAB bangunan kantor

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Danramil 13 Panyabungan Kapten Inf AK Harahap, Kapolsek Kota Panyabungan AKP Andi, Camat Panyabungan Kota Yuri, dan lainya saat melakukan sidak guna mempertanyakan pembongkaran gedung kantor kepala Desa Gunung Tua Jae, beberapa waktu lalu. kepala desa tersebut masyatakat dan PLD juga

tidak diikutsertakan. Informasi yang kami

terima, RAB itu sudah dua kali dilakukan peru-

bahan tanpa sepengetahuan kami (pendamping desa, red)," tandasnya. Kalau boleh jujur, sambungnya, pihaknya tidak tahu apa alasan kepala desa tersebut untuk membongkar habis kantor kepala desa yang lama. "Kita juga sebagai PLD di Desa Gunung Tua Jae sudah mengingatkan bahwa masih ada cara lain dengan membeli lahan baru bila ingin membangun kantor kepala desa yang baru, tanpa menghancurkan bangunan lama tersebut. Tapi apa, beliau tetap tidak mendengarkan," kata Khoiruddin. "Walaupun dulu ada

rapat dengan masyarakat dan PLD, kita hanya membahas tentang penambahan bangunan di kantor atau balai desa, bukan dirobohkan bangunan yang lama dan dibangun yang baru," lanjutnya. Khoiruddin menambahkan, sebenarnya masih ada beberapa kegiatan pada tahun 2019 yang belum di kerjakan atau dilaksanakan Pemdes Gunung Tua Jae. Seperti rehab madrasah, pembanguan drainase, dan jalan serta beberapa kegiatan lainnya. "Saya sempat bertanya kepada beliau (kepala desa, red), katanya apaapa jenis kegiatan yang belum terlaksanakan pada

2019 dananya akan jadi Silpa. Tetapi hingga saat ini, untuk Musyawarah Desa (Musdes) saja belum terlaksana. Sementara, waktu sudah memasuki waktu pertengahan Januari 2020," tandasnya. Saat ditanya mengapa belum dilakukan Musdes guna membahas serta membuat pertanggungjawaban kegiatan 2019 lalu, Khoiruddin atau yang akrab disapa Pak Utok, mengatakan, Mudes belum dilaksanakan karena Kepala Desa Gunung Tua Jae Mardansyah Rangkuti sedang berada di Jakarta belum pulang hingga sekarang. (JBL)

WARTAWAN DAERAH BINJAI: Dedi Anora LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Marsudi, Syahbudi Zebua, Zulfikar Sitepu TANAH KARO: Robert Tarigan SH, PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Saptha Nugraha Isa SIANTAR: Larham Simaremare SAMOSIR: Hotdon Naibaho TOBASA: Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Andi Siregar DAIRI: Marulak Siahaan, Parulian Nainggolan, Julius Manurung BALIGE: Eduard Sibuea MADINA: Jefri Brata Lubis TARUTUNG: Hotbin Purba PALAS: Ibnu Sakti Nasution, Warsono BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul, Rudi Purnomo KISARAN: Hamdan Rangkuti, TANJUNG BALAI: Syamsul Bahri AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus LABURA: Joko Gunawan ACEH TIMUR: Muhammad Ali LHOKSEUMAWE: Muliyadi BIEREUN: H Suherman Amin KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahdat TAPAKTUAN: Heriansyah Putra SIGLI: Dhian Asmara


Rabu 15 Januari 2020

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Sekcam Ulu Barumun:

Pemanfaatan Dana Desa Harus Tepat Sasaran

andalas/hamdan rangkuti

Bupati Asahan Surya, Wali Kota Tanjung Balai Syahrial dan perwakilan dari beberapa kementrian menghadiri seminar penyebab bencana banjir dari luapan Sungai Asahan.

Sedimentasi Penyebab Banjir di Asahan Kisaran-andalas Penumpukan pasir atau sedimentasi yang terbawa arus air dari hulu menuju hilir Sungai Silau dan Sungai Asahan menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana banjir di Kabupaten Asahan. Meluapnya air sungai dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur, timbulnya wabah penyakit, serta terganggunya aktivitas pendidikan serta perekonomian masyarakat. Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Balai dan LPPM Universitas Sumatera Utara menggelar seminar nasional tentang sedimentasi Sungai Silau dan Sungai Asahan di Aula Hotel Sabty Garden, Kisaran, Senin (13/1). Hadir dalam seminar tersebut perwakilan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, prwakilan Kementrian PUPR RI, perwakilan Kementrian Perdagangan

RI, Menteri Perhubungan, Ditreskrimsus Polda Sumut, Bupati Asahan, Wali Kota Tanjung Balai, Dandim 0208 Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan, Kapolresta Tanjung Balai, ketua DPRD Asahan, anggota DPRD Provinsi Sumut dan kabupaten. Bupati Asahan Surya Bsc menyampaikan bahwa seminar ini dilaksanakan karena jumlah tumpukan sedimentasi pada Sungai Asahan sangat besar. Tingginya tumpukan sedimentasi di Sungai Asahan juga dapat mengganggu kelancaran berbagai aktivitas pelayaran kapal. "Dengan tingginya tumpukan sedimentasi pada Sungai Asahan ini juga dapat mengganggu kapal yang melintas menuju Pelabuhan Bagan Asahan dan Pelabuhan Teluk Nibung sehingga mempengaruhi minat investor untuk meningkatkan nilai investasinya dikawasan sekitar," kata Surya. Sebelumnya, Febriandi Saragih inisiator kegiatan dalam sambutan mengatakan, seminar ini dilatarbelakangi buruknya kondisi eksisting sedi-

mentasi Sungai Asahan yang sudah meresahkan. Terdapat banyak kajian yang mendukung pernyataan ini. Salah satunya adalah kajian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU) yang menyimpulkan bahwa timbulan sedimentasi di sepanjang Sungai Asahan berkontribusi terhadap perusakan lingkungan dan berdampak layunya ekonomi dan problematika sosial. “Solusi dalam persoalan ini hanya dengan mengeruk sedimentasi akan tetapi terdapat tantangan dan hambatan jika pengerukan dilakukan. Inilah yang akan kita cari solusinya," ungkap Febri. Lebih jauh Febri mengatakan, seminar ini terlaksana atas kerjasama Pemkab Asahan, Pemko Tanjung Balai sebagai bentuk tingginya dukungan pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi Sungai Asahan. Febri berharap dengan kegiatan ini dapat menjadi upaya aktif dan perhatian khusus semua pihak untuk mendukung terealisasinya pengerukan Sungai Asahan. (FAS)

Diskominfo Madina Umumkan Penerimaan Tenaga Ahli TIK Madina-andalas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengumumkan penerimaan tenaga ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di lingkungan Pemkab Madina, Selasa (14/1). Hal ini dilaksanakan Diskominfo Madina dalam rangka implementasi dan pengembangan e-Goverment dan pengumuman ini sesuai dengan Surat Edaran Nomor 814.1/ 0033/KOMINFO/2020. Kepala Diskominfo Madina Drs M Sahnan Pasaribu MM kepada wartawan, Selasa (14/ 01) menyampaikan, tenaga ahli TIK (e-Goverment) yang diterima tersebut sebanyak dua orang dengan perincian Network & Security satu orang dan Programmer satu orang. Sedangkan persyaratan umum penerimaan tenaga ahli TIK untuk bidang Network & Security tersebut di antaranya adalah pendidikan minimal D3/SI semua jurusan, namun yang diutamakan adalah D3/ SI manajemen informatika/ tehnik informatika, ilmu kom-

puter/sistim informasi. Selain itu juga harus memahami teknik Routing, IP addres dan subnating dan jaringan, memahami teknik Fiber Opti (FO), mahir menggunakan Mikrotik, memahami Forte Gate, memahami setting data center dan mampu membuat topologi jaringan secara efesien dan efektif serta mampu membuat desain rules dan setiap user yang tersambung dalam network. Network & Security sendiri bertugas untuk mengelola dan menjamin sistim jaringan internet atau intranet sehingga berfungsi dengan baik. Sedangkan persyaratan umum penerimaan tenaga ahli TIK untuk bidang Programer di antaranya adalah pendidikan minimal D3/SI semua jurusan, namun yang diutamakan adalah D3/SI manajemen informatika/tehnik informatika, ilmu komputer/sistim informasi. Menguasai minimal empat bahasa programan visual dan Web Programing, menguasai aplikasi berbasis Android, menguasai dan memahami ten-

tang Multimedia dan desain grafis dan menyertakan hasil karya sendiri atau tim (sofcopy atau link URL). Tenaga ahli Programer ini bertugas untuk membuat, menciptakan, memodifikasi, dan mengembangkan aplikasi e-Goverment. Lamaran bisa disampaikan melalui via pos ditujukan kepada Panitia Seleksi Penerimaan Jasa Tenaga Ahli TIK (e-Goverment) Dinas Kominfo Kabupaten Mandailing Natal dengan alamat komplek perkantoran Payaloting Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Madina 22978. Sedangkan via email dapat dikirmkan ke: kominfo@madina.go.id dan seluruh berkas pendukung harus discan dalam bentuk fdf atau jpg. Lamaran paling lambat diterima Panitia pada Selasa 4 Februari 2020. Sedangkan informasi lebih jelas atas penerimaan ini dapat menghubingi panitia seleksi Astuty Leonia Hp 082274736127 atau bisa membuka www.madina.co.id dengan sub domain www.kominfo.madina.go.id. (JBL)

Sibuhuan-andalas Kordinator Tim Evaluasi Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) berharap pemanfaatan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat bisa digunakan tepat sasaran dan mengacu pada skala prioritas kebutuhan dalam penggunaannya. Hal itu disampaikan Kordinator Tim Evaluasi Kecamatan Khoiruddin Mukhlis Daulay yang juga Sekretaris Camat (Sekcam) Ulu Barumun saat melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus evaluasi dana desa di Desa Handangkopo, Subulussalam, dan Pintu Padang, Kecamatan Ulu Barumun, Selasa (14/1). Ditegaskan Sekcam, optimalisasi pemanfaatan dana desa dan pelaksanaan padat karya desa yang melibatkan pemberdayaan masyarakat harus tepat sasaran sesuai prioritas. "Kita bersyukur alokasikan dana desa untuk pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah desa telah tepat sesuai kewenangan yang diberikan mengutamakan hal prioritas untuk kesejahteraan masyarakat," katanya. Menurut Khoiruddin Mukhlis, keberadaan pemerintahan desa sangat penting untuk membangun dan memberdayakan masyarakat di daerah secara langsung. Sebab, pemerintahan desa merupakan tonggak terdepan dalam rangka pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Pernyataan ini diperkuat

Tim evaluasi Kecamatan Ulu Barumun saat melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan dana desa tahun anggaran 2019. dengan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan juga sekaligus memperkuat otonomi asli desa. Pengaturan desa menurut undang undang ini bertujuan untuk memberikan kewenangan yang kuat bagi desa untuk mengatur dan mengurus urusan desanya sendiri. Selain itu, tambah dia, dengan adanya undang undang tersebut dapat memberikan kejelasan status dan kepastian hukum atas desa. "UndangUndang tentang Desa ini dapat memberikan kejelasan status dan kepastian hukum atas desa dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia demi mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya. Sekcam juga mengapresiasi pemerintah desa yang terus memberdayaan masyarakat dengan memanfaat dana desa

untuk kemjauan desa dan kesejahteraan masyarakat. Sementara Tenaga Ahli (TA) infrastruktur Kabupaten Palas Gontar Halomoan Harahap mengatakan, monitoring ini sebagai evaluasi atas pelaksanaan pekerjaan pembangunan sarana fisik desa. "Dengan evaluasi ini,kita dapat mengetahui sampai sejauh mana progres pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan dilapangan sesuai dengan RAB desa masing-masing," kata Gontar. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga dihadir PDP Kecamatan Ulu Barumun Syahwalidah Lilaniari Siregar, Rifai Rangkuti, Pendamping Langsung Desa (PLD) Fitri dan staf Kecamatan Lubuk Barumun, kepala desa serta aparat pemerintah desa. (ISN)

Akan Dilaporkan ke Polres Langkat

Pengurus K3S di Tanjung Pura Gelapkan Dana Bendera Pataka Langkat-andalas Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) adalah suatu organisasi para kepala sekolah yang membawahi para kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) yang memiliki struktur organisasi yaitu ketua, seketaris dan bendahara. Rekanan yang ingin bekerja sama dengan kepala sekolah untuk memasukan suatu barang yang dibutuhkan sekolah, harus berhubungan dengan pengurus K3S minilal ketua atau bendahara. Sudah hampir pasti pihak pemasok barang diwajibkan mengeluarkan fee alias komisi kepada ketua atau bendahara K3S sesuai kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Seperti halnya PT Hansamu Jaya Pratama yang pada tahun 2018 lalu memasukan barang berupa dua buah tiang bendera terbuat dari stenlis lengkap dengan bendera merah putih dan bendera pataka seluruh Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kecamatan Tanjung Pura, melalui Ketua K3S Surya Putra yang juga kepala SD V Tanjung Pura. Berjalannya waktu hingga dua tahun lebih lamanya, tunggakan yang selama ini dikutip dari para kepala sekolah melalui Bendahara K3S Nurhayati yang juga kepala SD Pematang Serai tidak kunjung selesai hingga tunggakan bersisa sekitar Rp15.970.000. Sementara inpormasi dari beberapa kepala sekolah yang ditemui wartawan dan pihak penyalur pataka, mengaku, mereka sudah membayar lunas kepada Nurhayati selaku bendahara K3S jauh sebelumnya. "Sudah lunas kami bayar," kata salah seorang kepala sekolah

Bendahara K3S, Nurhayati yang tidak mau disebutkan namanya. Menurut sumber, uang yang sudah lunas dibayar para kepala sekolah bisa jadi telah digunakan oleh pihak-pihak di K3S untuk keperluan lain. "Uang itu mungkin diputar-putar sama mereka untuk bayar keperluan lainnya, kan banyak barang yang masuk ke sekolah, mereka dapat komisi," kata sumber tersebut. Sementara itu, Ketua K3S Surya Putra Delay saat dihubungi berkali-kali selalu menjawab hal tersebut urusan bendahara K3S. Begitu juga Bendahara K3S Nurhayati, setiap ditanya selalu buang badan

kalau masalah itu urusan ketua K3S. Akibat tidak ada kejelasa pembayaran bendera pataka tersebut, pihak pemasok barang jenuh dan segera akan melaporkan kasus tesebut ke Polres Langkat. "Biar saja kasus ini bergulir ke ranah hukum. Kita akan buka semua permainan mereka yang mengotak atik dana BOS," ucap pemasok bendera pataka. "Mereka para kepala sekolah dan pengurus K3S SD Tanjung Pura juga mendapatkan komisi dari harga barang yang sudah di-mark up dari anggaran dana BOS," ujar pemasuk barang. (DN)

Pemkab Karo Serahkan Bantuan Traktor bagi Warga Terdampak Erupsi Sinabung

Secara simbolis Bupati Karo Terkelin Brahmana menyerahkan bantuan traktor roda empat kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di halaman Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Senin (13/1).

Kabanjahe-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menyerahkan bantuan kenderaan traktor roda empat untuk warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di halaman Kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Djamin Ginting, Kabanjahe, Senin (13/1). Dalam arahannya, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan serah terima traktor roda empat merek ISEKI NT548 F merupakan bentuk kepedulian negara kepada masyarakat yang terdampak erupsi gunung Sinabung. Dikatakan Terkelin

Brahaman, walaupun dengan dampak minimal dan radius yang cukup jauh dan menunjukkan bahwa negara hadir dalam setiap kondisi. Dalam hal ini kondisi pemulihan ekonomi pasca bencana erupsi gunung Sinabung. “Seperti kita ketahui, penanganan pasca bencana erupsi gunung Sinabung berupa rehabilitasi dan rekonstruksi terbagi menjadi 5 sektor utama. Yaitu sektor permukiman, infrastruktur, sosial, ekonomi dan sektor lainnya,” ungkap Terkelin Brahmana. Menurut Bupati, untuk sektor ekonomi, Kabupa-

ten Karo adalah kabupaten agraris yang subur dan sebagian besar masyarakatnya adalah petani. Tentu menggantungkan pertumbuhan ekonominya dari sektor pertanian. Pemkab Karo memanfaatkan dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dalam bentuk pengadaan alat mesin pertanian berupa traktor roda empat yang diserahkan kepada masyarakat. “Saya harapkan alat mesin pertanian traktor roda empat yang diserahkan kepada 29 desa

terdampak erupsi gunung Sinabung dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menurunkan ongkos produksi yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan petani secara mikro dan berdampak pada ekonomi Kabupaten Karo secara makro,” harap Bupati. Amatan wartawan, desa penerima hibah (traktor) tersebut yakni dari Kecamatan Payung tujuh desa, Kecamatan Naman Teran delapan desa, Kecamata Simpang Empat tiga desa, Kecamatan Merdeka dua desa, dan Kecamatan Tiganderket sembilan desa. (RTA)


SUMATERA UTARA

Rabu 15 Januari 2020

harian andalas | Hal.

14

Pemkab Taput Alokasikan Rp81,8 M Bangun Jalan dan Irigasi

andalas/robert tarigan

Pemerintah Kabupaten Karo menggelar rapat koordinasi persiapan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019.

Pemkab Karo Siap Gelar Seleksi CPNS Kabanjahe-andalas Mendekati seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Seleksi CPNS di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Djamin Ginting, Kabanjahe, Selasa (14/1). Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dalam arahan dan bimbingannya berharap pelaksaan seleksi CPNS 2019 yang digelar pada tahun 2020 ini berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya, baik dari segi persiapan maupun infrastruktur. Pemkab Karo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) juga telah menggelar simulasi Computer Assisted Test (CAT) CPNS di lab komputer SMPN 3 Berastagi, Sabtu (18/1). Rapat koordinasi ekaligus sebagai langkah-langkah tindak lanjut

Persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang rencananya akan dilaksanakan akhir Maret hingga akhir April 2020. "Sebagaimana diketahui, tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019/ 2020 akan dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT)," tuturnya. Kepala BKPSDM Kabupaten Karo Tommy Heriko Sidabutar membenarkan digelarnya rapat tim formasi CPNS tahun anggaran 2019, bertujuan mematangkan persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang rencananya dilaksanakan Maret hingga akhir April 2020, juga persiapan pelaksanaan Simulasi CATBKN 14 Januari 2020. "Disamping itu, rapat ini bertujuan menyampaikan Laporan Perkembangan Pelaksanaan Tahapan Seleksi CPNS Formasi Tahun Anggaran 2019 dan pemberian masukan, saran terkait Persiapan Pelaksanaan Ujian CPNS Formasi Tahun Anggaran 2019," jelas Tommy, mantan Camat Merek itu.

Selain itu, sambung Tommy Sidabutar, piahknya mengharapkan para tim menyatukan persepsi sesuai aturan yang ada, sebagaimana yang ditekankan bapak Bupati tadi, maka semuanya harus kita benahi dan cek tempat lokasi simulasi dan yang lainnya. "Inilah momen yang tepat kita kordiansikan semua," tandasnya. Sementara Asisten Pemerintahan Setdakab Katro Drs Suang Karo-karo dan Asisten Administrasi Mulianta Tarigan mengusulkan agar dalam simulasi CAT-BKN dilibatkan para unsur Satlantas Polres Karo, Dishub dan Satpol PP. Hal sangat penting dan bertujuan untuk antisipasi keamanan dan menjaga jalur lalu lintas tidak macat akibat arus lalulintas tidak diatur akibat kantong parkir sembarangan parkir saat simulasi CAT-BKN dilaksanakan. "Untuk itu, mulai dari sekarang para tim segerakan buat surat pemberitahuan kepada pihak-pihak yang terlibat nantinya dalam mendukung pelaksanaan simulasi tersebut," pungkasnya. (RTA)

Syahrial Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Tanjung Balai-andalas Wali Kota Tanjung Balai HM Syahrial mendatangi dan menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran yang terjadi di Jalan Glugur, Lingkungan VI, Kelurahan Semula Jadi, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Tanjung Balai, Senin (13/1). Penyerahan bantua tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Tanjung Balai, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjung balai Yusmada, sejumlah pimpinan OPD, Camat Datuk Bandar Timur Waris Tholib, Lurah Semula Jadi, dan para kepala lingkungan. Bantuan diserahkan kepada tiga warga korban kebakaran yakni keluarga Farida Ariani Sitorus Pane, Erni, dan Imar, berupa uang pengganti sewa rumah masing-masing Rp2 juta per keluarga, sembako, pakaian, peralatan dapur, tikar dan bantuan lainnya. "Bantuan yang diberikan kali ini mungkin jumlahnya tidak sesuai harapan bapak/ibu tapi percayalah bahwa apa yang kami berikan adalah murni dengan tulus dan ikhlas dari Pemerintah Kota Tanjung Balai. Kami hadir disini berusaha meringankan beban para korban kebakaran," kata Syahrial. Syahrial mengatakan, kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan hadirnya pemerintah di tengahtengah masyarakat. "Ini merupakan bagian bahwa kami juga merasakan atas penderitaan bapak/ibu sekalian,"

Taput-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Tapanuli Utara (Taput) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengalokasikan besaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2020 senilai total Rp81,8 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi. "Pada 2020 ini, senilai total Rp81,8 miliar diplot untuk biaya pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi," kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapu Jupati Rajagukguk, Senin (13/1). Pembiayaan pembangunan atas tiga item infrastruktur tersebut, kata Jupati, akan dilaksanakan di 15 kecamatan seTaput demi meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. "Untuk pembangunan irigasi, ada senilai Rp10 miliar, sisanya sebesar Rp71,8 miliar diplot untuk pembangunan jalan dan jembatan," jelasnya. Lebih tekhnis, Kabid

Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Taput Jimmy Sihite Preservasi Jalan dan Jembatan PUPR Taput Jimmy Sihite mengatakan, dari total anggaran yang dipersiapkan, kurang lebih Rp1,7 miliar akan membiayai pembangunan tiga unit jembatan penghubung antar desa, yakni 2 unit di Kecamatan Garoga, dan 1 unit di Kecamatan Pangaribuan. "Tiga unit jembatan tersebut diprogramkan untuk dibangun menjadi jembatan plat beton dari kondisi sebe-

lumnya yang masih beralaskan papan," urainya. Dikatakan, penerapan program dijadwalkan akan terealisasi setelah proses tenderisasi dilaksanakan pada tahun ini. Sebelumnya, kata Jimmy, pada 2019 lalu, tiga unit jembatan juga sudah dirampungkan pengerjaannya, yakni 1 unit jembatan di Kecamatan Garoga, 1 unit di Kecamatan Adiankoting, serta 1 unit di PangaloanKecamatan Pahae Jae. (ANT)

Paus Membusuk di Asahan akan Dimuseumkan Asahan-andalas Paus biru yang mulai membusuk di hutan bakau Gedapo, Desa Silau Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan rencananya akan diawetkan tulang belulangnya untuk kemudian menjadi sarana edukasi di museum. Paus biru juga disebut Megaptera Novaengliae memiliki panjang 14 meter, berat diperkirakan 20 ton dan diperkirakan berusia ratusan tahun ini dikhawatirkan akan menyebarkan virus di seputar

kawasan bangkainya. Sebab, daerah paus tersebut mati merupakan jalur nelayan setempat mencari hasil laut. “Kondisinya kini mulai membusuk,” kata Bupati Asahan H Surya saat melihat langsung bersama Wali Kota Tanjung Balai HM Syahrial, Dandim 0208 Asahan Letkol Inf Sri M Beruh, dan Kapolres AKBP Faisal F Napitupulu, Selasa (14/1). Bupati Asahan menyebutkan agar kematian paus ini tidak berdampak pada kerusakan lainnya seperti

virus yang disebabkan oleh bangkai, pilihan memuseumkannya merupakan cara yang tepat. “Kita sudah hubungi tim museum. Mereka sedang jalan ke sini untuk observasi. Kita harapkan paus ini ke depan bisa menjadi media edukasi di koleksi museum,” lanjut Surya. Sebelumnya, Kepala Desa Silo Baru Ahmad Sofyan menjelaskan, ikan paus raksasa nyaris terdampar di Pantai Silo Baru akhirnya berhasil dihalau nelayan kembali ke tengah laut. (ANT)

Jalin Sinergitas TNI-Polri

Kapolres Sergai Kunjungi Kodim 0204/DS

Wali Kota Tanjung Balai HM Syahrial, unsur Forkopimda Tanjung Balai dan lainnya diabadikan bersama warga korban kebakaran usai menyerahkan bantuan, Senin (13/1). ujarnya. Dalam kesempatan ini, lanjut Syahrial, Pemko Tanjung Balai akan berusaha untuk mendaftarkan rumah korban kebakaran mendapatkan bantuan pada program bedah rumah yang akan datang. Syahrial berharap agar para korban kebakaran untuk tabah, kuat dan tetap semangat. Musibah ini merupakan bencana yang tidak bisa dihindari dan sudah merupakan suatu rencana dari Allah SWT. "Jangan putus asa dan bangkit kembali karena ini adalah ujian dari Allah SWT, kita harus ikhlas menerima kondisi ini dan mengambil hikmah dari ini semua," katanya.

Dalam kesempatan itu, Syahrial juga menyampaikan terima kasih kepada petugas, warga dan pihak pihak yang telah bersama-sama membantu warga korban kebakaran. Sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah padat penduduk sehingga menghanguskan tiga rumah dan satu rumah terpaksa dihancurkan agar api tidak menjalar ke rumah yang lain, tepatnya di Jalan Glugur Lk VI, Kelurahan Semula Jadi, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Tanjung Balai. Kebakaran tersebut diduga dipicu gangguan arus pendek. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (9/1) sekitar Pukul 23.00 WIB. (SB)

Lubuk Pakan-andalas Untuk tetap terus menjalin sinergitas dan silaturahmi antara TNI-Polri, jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengunjungi Makodim 0204/DS di Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang kepada wartawan di Lubuk Pakam, Selasa (14/1), mengatakan, kegiatan ini tidak lain untuk menjalin silaturahmi antara Polres Sergai dengan Kodim 0204/DS sehingga hubungan sinergitas TNI Polri tetap terjaga khususnya di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. "Mudah-mudahan kunjungan saya ke Kodim 0204/DS ini dapat bersama-sama membina hubungan kedekatan TNI dan Polri dapat terjalin dengan kerjasama yang baik," katanya.

Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin (kanan) menerima cinderamata dari Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang (kiri). Ia menambahkan jika ada kendala di suatu bidang pekerjaan harapannya dapat dikordinasikan dengan baik. "Saya juga sudah menekankan kepada Kapolsek untuk menjaga hubungan dan koordinasi yang baik kepada jajaran Kodim 0204/DS baik itu di tingkat kecamatan dan desa agar dapat bergabung memerangi narkoba, judi dan begal karena itu merupakan

atensi langsung dari Bapak Kapolda Sumut," tegasnya. Sementara itu, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin mengucapkan selamat kepada AKBP Robinson Simatupang atas dilantiknya sebagai Kapolres Sergai. "Semoga hubungan yang selama ini sudah dinilai baik dapat dipertahankan dan ditingkatkan," kata dia. (ANT)

Pemko Tanjung Balai dan TNI-Polri Olahraga Bersama Tanjung Balai-andalas Dalam rangka membangun sinergitas, kebersamaan dan upaya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Tanjung Balai, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjung Balai bersama TNI-Polri berolahraga bersama di Stadion Asahan Sakti, Tanjung Balai, Selasa (14/1). Kegiatan ini diisi dengan pertandingan cabang sepak bola gabungan personel Pemko Tanjung Balai dan TNI-Polri dengan menurunkan pemain di antaranya Wali Kota Tanjung Balai HM Syahrial bersama Danlanal

Tim Pemko Tanjung Balai foto bersama dengan tim TNI-Polri usai menggelar olahraga bersama di Stadion Asahan Sakti, Tanjung Balai, Selasa (14/1). TBA Letkol Laut (P) Dafris, Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha

Prawira, Kasdim 0208/AS Mayor Inf M Nasir Simanjuntak.

Hasil pertandingan Tim A (Kostum Hitam Hijau) dipimpin DanLanal

TBA melawan Tim B (Kostum Biru) dipimpin Kapolres Tanjung Balai,

dimenangkan Tim A dengan skor akhir 1-0. Pertandingan kedua antara Tim C (Kostum Abu-Abu) dipimpin Wali Kota Tanjung Balai melawan Tim D (Kostum Biru) dipimpin Dan Lanal TBA dimenangkan Tim D dengan skor akhir 1-0. Wali Kota Tanjug Balai HM Syahrial usai pertandingan menyampaikan, kegiatan olahraga bersama ini merupakan wujud nyata semua pihak dalam kebersamaan untuk membangun Kota Tanjung Balai. "Olahraga bersama ini mengingatkan bahwa walaupun selama ini TNIPolri sudah bekerja sama

dengan baik, namun tetap harus ditingkatkan untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas Kota Tanjung Balai dengan aman," ujar Syahrial. Dikatakannya, selama ini Pemko Tanjung Balai bersama TNI-Polri telah terjalin hubungan yang baik dan TNI-Polri juga selalu mendukung program pemerintah. "Oleh sebab itu diharapkan hubungan kebersamaan antara Pemko Tanjung Balai dan TNI-Polri tetap terjalin dan bisa bersama-sama menjadi contoh teladan di tengah-tengah masyarakat," ujar Syahrial. (SB)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Rabu, 15 Januari 2020

EZA GIONINO

Somasi Qory Supiandi Pesinetron, Eza Gionino sepertinya sudah cukup sabar menghadapi seseorang bernama Qory Supiandi, setelah melaporkan Qory atas dugaan penipuan dan ancaman pembunuhan kepada istri dan anaknya. Eza juga sempat menerima ucapan permintaan maaf Qory dengan menandatangani sebuah surat. Namun, ternyata ia justru dilaporkan balik oleh Qory atas dugaan penipuan dan pencemaran nama baik melalui media elektronik ke pihak kepolisian. Sebagai kuasa hukum Eza, Henry Indraguna mengatakan bahwa melaporkan seseorang bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tetapi ia menilai, laporan kepada kliennya itu tidak jelas dan berencana untuk melaporkan balik. "Sebagai warga negara, siapa pun boleh melapor. Nanti dari kepolisian melihat fakta, bukti, saksi. Kalau nanti tidak sesuai, ingat jangan sampai kasus ini SP2P, A2 atau SP3. Kalau sampai SP3, kita akan lapor balik. Menurut dugaan kami, ini laporan tidak jelas," ujar Henry di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Januari 2020. Henry juga mewakili Eza menyampaikan somasi kepada Qory untuk mengembalikan uang sejumlah Rp1,4 juta yang merupakan dana awal dari pembayaran ikan arwana seharga Rp12 juta. Pembelian ikan itu sempat bermasalah. Jika tidak mendapatkan tanggapan, Eza pun akan segera melaporkan Qory kembali ke polisi atas dugaan penggelapan. "Gini saja, saya kasih somasi terbuka, 2x24 jam agar si Q mengembalikan uang Rp1,4 juta klien kami dan kita kembalikan ikan-ikannya. 2x24 jam, somasi tertulisnya akan segera kami kirim,” ucapnya. Kalau dia tidak mengindahkan, pihak Eza akan mengirim somasi kedua. Kalau tidak ada tanggapan juga, maka Eza akan melaporkan Qory atas dugaan penipuan dan penggelapan. Namun, meski begitu, Eza tetap membuka jalan jika ingin berdamai. Ia menganggap semua jalan masih terbuka. Eza juga tidak keberatan jika harus membayar dua ekor ikan arwana, asalkan harganya sesuai dengan kesepakatan.(VIVA)

andalas | Hal. 16

ANGGUN C SASMI

TERSANJUNG RAIH PENGHARGAAN ASIAN TELEVISION AWARDS Anggun C Sasmi semakin membuktikan eksistensinya di kancah hiburan internasional. Belum lama ini, pelantun Sahara tersebut menyabet penghargaan bergengsi yaitu 'Outstanding Contribution to Asian Television Performing Arts'. Penghargaan yang didapat Anggun dalam ajang 'Asian Television Awards' tersebut adalah buah dari kerja kerasnya dalam program 'Asia's Got Talent' dan 'The Masked Singer' Prancis. Meraih penghargaan, Anggun tak bisa menyembunyikan perasaannya. Ia mengaku tersanjung mendapatkan penghormatan tersebut. "Saya merasa sangat tersanjung dengan penghargaan ini," ujar Anggun C Sasmi. Tak lupa, salah satu juri X Factor

Indonesia edisi pertama inipun mengucapkan rasa terima kasinya pada program yang mengangkat namanya. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para produser untuk program 'Asia's Got Talent' dan 'The Masked Singer' Prancis. Tidak sabar untuk memulai lagi," lanjutnya. Anggun sendiri mulai merintis karier internasional pada tahun 1994. Anggun rela meninggalkan Indonesia untuk mewujudkan impiannya menjadi artis internasional. Berkat bantuan Erick Benzi, seorang produser berkebangsaan Prancis, ia berhasil merekam album internasional pertamanya berjudul Snow on the Sahara (1997). Lewat album inilah, secara bertahap Anggun semakin sukses hingga saat ini.(VIVA)

Saksi dan Bukti Rampung, Kasus Kematian Eks Istri Sule akan Terungkap SEBANYAK 11 saksi telah diperiksa dalam kasus kematian mantan istri komedian Entis Sutisna atau Sule, almarhum Lina. Polda Jawa Barat memastikan hasil keterangan saksi, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan autopsi jenazah akan menunjukan titik terang dugaan ketidakwajaran wafatnya Lina. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga menjelaskan, semua yang terlibat dari pihak keluarga maupun yang berwenang mengurus jenazah Lina telah memberikan keterangan terkait dugaan tersebut. “Prinsipnya penyidik memeriksa saksi-saksi sebagai upaya pengumpulan alat bukti, keterangan baik itu dari pihak keluarga termasuk yang memandikam jenazah, dari suami, 11 saksi yang sudah

dimintai keterangan,” ujar Saptono, Selasa, 14 Januari 2020. Dari temuan sementara, terdapat lebam pada jenazah di bagian tubuh. Saptono menilai, dugaan tersebut belum bisa menjadi kesimpulan utuh untuk dijadikan fakta hukum. “Sudah olah TKP, autopsi itu kan semuanya dalam rangkaian penyelidikan, dari semua ini kita analisis dari hasil keterangan, alat bukti dan hasil autopsi yang sesuai laporan bahwa jenazah ibu Lina meninggal tidak wajar,” katanya. “Tentunya penyidik apakah benar ibu Lina ini meninggal tidak wajar, tergantung hasil autopsi itu. Ya laporan dari autopsi, masih harus melalui paboratorium forensik, baru bisa diketahui beberapa hari, kalau pemeriksaan saksi ini mengetahui kejadian secara menyeluruh,” tambahnya.

Berikut yang menjadi dasar polisi untuk membongkar makam dan melakukan outopsi terhadap jasad Lina. Laporan Rizky Febian dan Ada Luka Lebam Kematian Lina mulai ditelisik setelah Rizky Febian melaporkan kejanggalan atas meninggalnya sang ibu ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat, pada Senin, 6 Januari 2020. Rizky Febian merasa ada yang tidak wajar atas kematian ibunya. Apalagi dia menemukan luka lebam di tubuh almarhum ibunya tersebut. Karena itu, Rizky mewakili keluarga setuju membawa masalah ini ke ranah hukum. Polisi Terima Laporan Rizky Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga membenarkan ada laporan dari Rizky Febian atas kematian ibunya. Atas dasar

kecurigaan pada luka luka lebam pada tubuh ibunya. “Membuat laporan pada hari Senin tanggal 6 januari 2020, saudara Rizky Febian, putra almarhumah telah melaporkan ke Polrestabes Bandung,” ucap Saptono Erlangga. Olat Tempat Kejadian Terkait laporan Rizky, polisi langsung bertindak cepat. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan di kediaman Lina, di Kawasan Margahayu, Bandung, Rabu, 8 Januari 2020. Langkah ini untuk memperdalama dugaan yang yang dilaporkan Rizky dan mengumpulkan keterangan dari keluarga maupun saksi-saksi lain untuk mendapatkan fakta hukum terkait peristiwa tersebut. CCTV di Rumah Lina Diambil Polisi Pendalaman dengan mengumpulkan data dan fakta

juga dilakukan petugas Inafis Polrestabes Bandung dengan mengambil sejumlah barang di rumah korban. Mulai dari CCTV, komputer, sampai alat komunikasi almarhum. Rumah Sakit Al Islam Angkat Bicara Rumah sakit ini menjadi tempat Lina mendapatkan pertolongan. Tapi ternyata Lina telah meninggal setelah tiba di rumah sakit. Apakah Lina meninggal dalam perjalanan atau di rumah, tidak didalami lebih lanjut. Kepala Bidang Informasi dan Pemasaran RS Al Islam, dr Guntur, mengungkapkan telah dilakukan pemeriksaan terhadap jasad korban dan tidak ditemukan ada luka-luka. Bisa saja luka lebam muncul pada jenazah yang dibiarkan pada waktu tertentu. Terkait hasil temuan keluarga, Guntur tidak mengetahuinya lebih lanjut.(BBS)

BWF

Makan Durian Bisa Sebabkan Sakit Maag, Mitos atau Fakta? DURIAN menjadi salah satu buah yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Rasanya yang unik dan khas membuat buah ini menjadi favorit masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa pencinta durian bisa menghabiskan buah yang satu ini dalam jumlah yang sangat banyak. Meski rasanya enak, namun Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi 'raja buah' ini. Pasalnya konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami penyakit maag. Hal ini pun dibenarkan oleh Guru Besar Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPDKGEH, MMB, FINASIM, FACP. “Kalau pasien serangan akutnya kambuh, kumat sakit maag, kembung, begah maka tidak dianjurkan untuk mengonsumsi durian. Mengapa? Karena durian mengandung banyak gas. Gasnya bisa meningkat dan akan memengaruhi maag,” terang dr. Ari, saat diwawancarai Okezone belum lama ini. Meski demikian dr. Ari mengatakan seseorang boleh saja mengonsumsi durian namun tidak dalam jumlah yang berlebihan. Ia menambahkan tidak ada aturan khusus tentang kapan waktu yang aman bagi seseorang untuk mengonsumsi durian. “Seseorang harus berhatihati karena durian memiliki kalori yang tinggi. Alhasil banyak pasien-pasien yang mengalami stroke dan serangan jantung setelah makan durian terlalu banyak. Mengonsumsi durian terlalu banyak akan memasukan 2-3 ribu kalori dalam waktu singkat. Hal ini akan memengaruhi beban jantung untuk mencerna kalori,” lanjutnya. Beberapa mitos menjelaskan mengonsumsi kecombrang dan jahe efektif untuk menetralkan asam lambung akibat

mengonsumsi durian. Meski demikian, dr. Ari enggan berkomentar lebih lanjut mengenai mitos yang beredar di kalangan masyarakat tersebut. “Pada perinsipnya itu (kecombrang dan jahe) kan obat alternatif. Kalau cocok yang silahkan, tapi kalau tidak ya jangan. Intinya kalau makan buah yang mengandung banyak gas seperti durian, nangka dan nanas dianjurkan untuk tidak boleh banyak-banyak apalagi untuk orang yang sakit maag. Untuk buah lain selain itu relatif aman,” tuntasnya. Manfaat dan Bahayanya Musim durian telah tiba. Buah dengan ciri khas kulit berduri tajam ini banyak dicari orang. Rasanya yang lezat membuat penggila durian selalu mencari buah durian ini. Meski rasanya lezat, namun banyak orang yang merasa waswas setiap kali mengkonsumsi durian. Namun banyak pula yang akan merasa ketagihan setelah makan buah yang memiliki bau yang menyengat ini. Nah, sebenarnya banyak belum mengetahui manfaat dari buah yang berjuluk The King of Fruit ini. Dilansir dari Kompas.com, manfaat dari buah durian

diantaranya seperti berikut: 1. Membantu melancarkan pencernaan Seperti halnya buah berdaging lainnya, durian juga kaya akan serat yang vital untuk kerja sistem seluruh tubuh. Serat menyebabkan gerakan usus meningkat, membuat sisa makanan lebih mudah bergerak melalui saluran usus. Serat juga merangsang gerak peristaltik dan sekresi cairan pencernaan dan lambung, membuat proses pembuangan kotoran semakin lancar. Dengan mengurangi kondisi seperti sembelit dan penyumbatan di usus, kembung, mulas, dan kram maka risiko gangguan pencernaan serta kondisi serius seperti kanker kolorektal juga berkurang. Sebagian besar serat dalam durian adalah serat tidak larut, yang dapat menurunkan frekuensi diare. Selain itu, serat juga membantu mengurangi kadar kolesterol buruk di dalam darah dengan cara mengeluarkannya sebelum sempat merusak sistem kardiovaskular. 2. Merilekskan pembuluh darah Durian sarat akan potasium, mineral penyeimbang kadar

garam dan cairan di dalam tubuh. Ketika jumlah potasium mencukupi, pembuluh darah menjadi rileks, stres di sistem kardiovaskular berkurang, mengurangi risiko atherosklerosis, serangan jantung dan stroke. Pembuluh darah yang rileks berarti juga peningkatan oksigen di dalam darah. Penelitian mengatakan, penungkatan asupan oksigen darah akan mengurangu risiko kepikunan dan Alzheimer. 3. Membuat tidur lebih cepat Durian mengandung tryptophan, senyawa yang erat hubungannya dengan rasa kantuk. Tryptophan yang masuk ke otak akan diubah menjadi serotonin. Serotonin dalam jumlah banyak akan mendorong produksi metmlatonun. Hormon melatonin adalah hormon yang menimbulkan perasaan mengantuk dan membuat rileks. 4. Mencegah kanker Durian kaya akan vitamin C, vitamin B kompleks, E, dan fitonutrien yang bersifat antioksidan. Antioksidan adalah senyawa

utama dalam memerangi radikal bebas yang dapat menghancurkan DNA sel sehat dan mengubahnya menjadi sel kanker. 5. Menjaga kesehatan tulang Durian adalah sumber alami magnesium, potassium, mangan, dan tembaga yang berperan penting dalam pertumbuhan tulang yang sehat. Potasium juga mampu meningkatkan efektivitas penyerapan nutrisi oleh sel-sel tubuh. Dengan tulang yang kuat berarti risiko osteoporosis juga berkurang. 6. Mencegah anemia Di dalam durian terdapat juga asam folat, zat besi dan tembaga yang vital untuk produksi sel-sel darah merah. Sehingga, baik untuk para penderita anemia. 7. Membantu mengatasi disfungsi seksual Ada beberapa studi yang mengatakan, bahwa durian mampu mengintensifkan libido dan stamina seks, mengurangi kemungkinan infertilitas pada pria dan wanita, dan meningkatkan motilitas sperma. Eits tunggu dulu... Di samping manfaatnya, buah durian juga memiliki bahaya lho jika dikonsumsi. Tapi jika dikonsumsi berlebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tentu akan berdampak kurang baik bahkan mendatangkan penyakit. Demikian juga dalam mengkonsumsi buah durian. Kita perlu berhati – hati karena dalam buah durian juga ditemukan adanya senyawa alkohol diantaranya ethanol, methanol, ethyl metacrylate dan berbagai senyawa sulphur. Kita sudah tahu dampak buruk alkohol bagi kesehatan, diantaranya dapat meningkatkan tekanan darah. Jadi bagi pengidap hipertensi dan penyakit penyertanya seperti jantung koroner, stroke,

atau gangguan ginjal, mengkonsumsi durian berlebih bisa berdampak buruk terhadap penyakit yang dideritanya. Kandungan lemak dan glukosa dalam durian juga cukup tinggi. Lemak dalam buah sebetulnya merupakan lemak tidak jenuh, non kolesterol. Pada kondisi buah yang sangat matang, glukosa akan berubah menjadi alkohol. Alkohol dan glukosa tinggi inilah yang dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Jadi bagi pengidap penyakit diabetes atau kencing manis juga perlu berhati – hati untuk mengkonsumsi buah durian. Kandungan kalori yang tinggi dalam durian menyebabkan bila dikonsumsi berlebihan akan menghasilkan pembakaran yang berlebihan dalam tubuh sehingga menimbulkan manifestasi terasa panas dalam tubuh. Ditambah dengan adanya senyawa yang mengandung alkohol dalam durian, akan menyebabkan pembuluh darah tubuh mengalami penyempitan. Hal-hal tersebut akan membuat hormon stress meningkat, sehingga tekanan darah akan semakin tinggi, bahkan dapat berakibat terjadinya stroke dan serangan jantung. Bagi Anda penggemar durian tidak usah khawatir akan bahaya durian asalkan Anda dapat mengontrol dan ”membatasi” konsumsi durian Anda sesuai dengan kondisi fisik Anda . Disarankan tidak mengkonsumsi durian bersamaan dengan alkohol, tape, kopi, karena dapat berdampak tidak baik terhadap tekanan darah. Sebaliknya banyak minum air putih disarankan setelah Anda mengkonsumsi durian. Rasa dari durian memang nikmat, namun jangan sampai kenikmatan tersebut merusak nikmat sehat yang Anda rasakan sekarang lho!(OKE/TR)

Profile for media andalas

Epaper Harian Andalas 15 Januari 2020  

Epaper Harian Andalas 15 Januari 2020

Epaper Harian Andalas 15 Januari 2020  

Epaper Harian Andalas 15 Januari 2020

Advertisement