Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

Kamis, 12 September 2019

D A N

C E R D A S

No: 24004/Tahun XIV | E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com | Harga Eceran Rp3.500 andalas|ist

andalas|mulyadi

Muhammad Alfatih, tersangka pelaku pembunuhan pembunuhan purnawirawan TNI AD Muhammad Ridwan, diamankan di Mapolres Lhokseumawe.

Purnawirawan TNI Tewas Dibacok

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menjawab pertanyaan wartawan.

Uang Rp1,6 M Hilang, Wagub Kecewa

Lhokseumawe – andalas Seorang Purnawirawan TNI AD Muhammad Ridwan (58) asal Muara Dua, Lhokseumawe, tewas setelah ditebas menggunakan parang oleh Muhammad Alfatih (48). Peristiwa tersebut terjadi karena persoalan buah kelapa. Pasalnya, Alfatih yang berprofesi sebagai penarik becak kesal karena kerap dituduh mencuri buah kelapa korban. Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 338 Jo 351 Ayat 3 KUHPidana, ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP

Indra T Herlambang, Rabu (11/9) menyebukan, peristiwa berdarah itu terjadi Selasa (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB, diawali pertengkaran mulut antara korban dan tersangka. Karena tersinggung, tersangka langsung memukul korban hingga terjatuh dari sepeda motornya. Setelah memukul korban, tersangka pun langsung mengambil parang milik korban yang tergantung di gantungan jok depan sepeda motor korban. Lalu tersangka langsung melakukan pembacokan sebanyak tiga kali di bagian leher belakang/pundak korban. • LANJUT KE HAL. 15

Wagirin: Jangan Kaitkan dengan Pengesahan APBD Medan–andalas Peristiwa hilangnya uang tunai sebesar Rp 1.672.985.500 di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, Senin (9/ 9) lalu, membuat Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah sangat kecewa. Dia pun memerintahkan kepada Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan internal terhadap kejadian itu.

andalas|a fuad siregar

Hendri Yosa saat mendengar pembacaan vonis mati yang ditujukan kepadanya oleh hakim PN Medan, Rabu (11/9).

Bandar Sabu 55 Kg Divonis Hukuman Mati

• LANJUT KE HAL. 15

Unik Tapi Nyata

Diadili karena Nonton Bola, Perempuan Iran Tewas Bakar Diri

andalas|ist

Mahasiswa yang menamakan diri Front Aksi Mahasiswa Medan atau FAMM saat melakukan aksi damai dan teatrikal di depan Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (11/9).

Aksi Damai di Lapangan Merdeka

FAMM Dukung Revisi UU KPK Medan – andalas Gelombang dukungan terhadap revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) terus mengalir. Mahasiswa yang menamakan diri Front Aksi Mahasiswa Medan (FAMM) melakukan aksi damai dan

Seorang perempuan Iran, Sahar Khodayari, melakukan aksi bunuh diri dengan cara membakar dirinya sendiri sebagai protes atas larangan menonton sepakbola bagi kaum wanita di negara itu. Media di Teheran melaporkan bahwa

Khodayari meninggal di rumah sakit beberapa hari lalu setelah mengalami luka bakar 90 persen. Dia membakar diri di depan gedung pengadilan dimana dia menghadapi tuduhan • LANJUT KE HAL. 15

KURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING RABU, 11 SEPTEMBER 2019 Mata Uang Jual Beli AUD 9.693 9.595 CNY 1.994 1.975 EUR 15.619 15.459 GBP 17.451 17.277 HKD 1.802 1.784

Mata Uang Jual Beli 130 JPY 131 MYR 3.382 3.346 SGD 10.243 10.136 USD 14.133 13.993 Sumber: BANK INDONESIA

teatrikal di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (11/9). Dalam aksi itu, mahasiswa menyatakan mendukung revisi UU KPK. Koordinator aksi Al Fajri dalam orasinya mengatakan, revisi UU KPK diharapkan bisa memberikan kepastian hu-

P

emerintah menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai Sabtu (14/9). "Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari. Jadi nanti (hari ini) sampai tanggal 14 September," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

• LANJUT KE HAL. 15

Duel Maut di Mbal-Mbal Nodi, 1 Orang Tewas Kabanjahe-andalas Konflik di areal penggembalaan ternak “Mbal-Mbal Nodi” Dusun Paya Mbelang, Desa Mbal-Mbal Petarum, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo kembali berdarah-darah. Pasalnya, perkelahian antara kelompok penggarap berjumlah 10 orang dari wilayah Kabupaten Langkat dengan warga Dusun Rambah Galonggong, Desa Mbal-Mbal Petarum memakan korban jiwa.

Batas Ukur Karo-Karo (52) warga dusun setempat tewas seketika di tempat kejadian. Sementara Beri Sembiring (40) warga Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat yang menjadi rekannya mengalami luka tusuk di bagian punggung, setelah 'adu kekuatan' merebut lahan tak 'bertuan' itu, Rabu (11/9). "Batas Ukur Karo-Karo meninggal dunia di Puskesmas Lau Baleng, karena

Selamat Jalan BJ Habibie, Bapak Teknologi yang Rendah Hati Presiden ke-3 RI BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/ 9) dalam usia 83 tahun. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto setelah menjalani perawatan selama lebih dari seminggu karena gangguan organ tubuh.

kum dan memperkuat KPK. Menurutnya selama ini KPK dinilai melenceng dari tugas dan filosofis kelahirannya. "KPK itu harusnya menangani kasus besar bukan kasus receh, KPK juga harus-

Pratikno lantas mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang mulai malam ini sampai 14 September. Selain masyarakat, kantor-kantor pemerintah baik di dalam maupun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang. "Kami mengimbau

kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," ujarnya. BJ Habibie atau • LANJUT KE HAL. 15

Medan - andalas Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai Dominggus Silaban menjatuhkan hukuman mati terhadap Hendri Yosa. Pria asal Aceh itu dinyatakan bersalah karena menjadi kurir narkotika jenis sabu seberat 55kg dan 10.000 butir pil ekstasi. "Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan hukuman pidana mati," tandas Hakim Ketua Dominggus Silaban di Ruang Cakra 3 PN Medan, Rabu (11/9). Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim,

terdakwa terbukti menjadi kurir atau perantara narkotika golongan satu yang beratnya melebihi 5gram. "Terdakwa terbukti melanggar pidana Pasal 114 (2) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," kata hakim. Putusan itu, sama dengan tuntutan Jaksa penuntut umum Henny Meirita yang juga menuntut mati Hendri Yosa pada sidang dua pekan lalu. Terhadap putusan itu, Hakim Ketua Dominggus Silaban memberikan kesempatan terdakwa untuk • LANJUT KE HAL. 15

• LANJUT KE HAL. 15

mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala, tangan dan jari," ujar Paur Humas Polres Tanah Karo, Aiptu Joni Sitepu melalui WhatssApp Grup resmi Subbag Humas Polres Tanah Karo. Dijelaskannya, • LANJUT KE HAL. 15

• LANJUT KE HAL. 15


SAMBUNGAN

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

DIADILI KARENA NONTON BOLA, PEREMPUAN IRAN TEWAS BAKAR DIRI ........ • DARI HALAMAN. 1 mencoba untuk masuk ke dalam stadion sepakbola. Dia mengatakan wig rambut palsu dan jaket untuk bisa menonton pertandingan tim favoritnya Esteghlal melawan klub Uni Emirat Arab Al Ain dalam pertandingan Liga Champions Asia bulan Maret lalu.

Hukuman maksimum yang bisa dikenakan terhadap Khodayari adalah enam bulan penjara karena melanggar larangan perempuan masuk ke stadion, larangan yang sudah diberlakukan sejak Revolusi Islam di tahun 1979. Kematiannya tidak diberitakan oleh media pemerintah Iran, namun Federasi Sepakbola

Internasional (FIFA) mengeluarkan pernyataan bahwa mereka 'mengetahui adanya tragedi tersebut dan sangat menyayangkan hal tersebut terjadi." "FIFA menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dan teman-teman Sahar dan kembali menyerukan kepada pihak berwenang Iran untuk memastikan

kebebasan dan keamanan bagi setiap perempuan yang terlibat dalam perjuangan untuk mengakhiri larangan perempuan menonton sepakbola di stadion." kata FIFA dalam pernyataannya. Di Twitter, mantan pemain lapangan tengah klub Jerman Bayern Munchen Ali Karimi yang pernah bermain 127 kali untk timnas Iran dan

sudah lama mendukung pencabutan larangan mendesak para penonton Iran untuk melakukan boikot untuk tidak hadir menonton untuk memperingati tewasnya Khodayari.= Bintang klub Inggris Manchester United Paul Pogba dan bintang sepakbola perempuan Swedia Magda Eriksson juga memberikan reaksi. (DTC)

BANDAR SABU 55 KG DIVONIS HUKUMAN MATI .................................. • DARI HALAMAN. 1 menyampaikan tanggapan, apakah menerima atau banding. Dalam surat dakwaan dijelaskan, bahwa Hendri ditangkap pada 19 Februari 2019 subuh pukul 00.30 WIB di pinggir jalan Lintas Medan – Banda Aceh tepatnya di SPBU AKR Kec. Besitang Kab. Langkat. "Terdakwa secara sepihak tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman lebih dari 5(lima) gram," jelas Jaksa. Awal mula kejadian terjadi pada 17 Februari 2019, sekitar pukul 18.00 WIB dimana terdakwa dihubungi Bang Adi (DPO) yang mengatakan menyuruh menemani si NEK (DPO) atau orang suruhan Adi mengambil sabu ke tengah laut. Dengan kata-kata "Jumpai si NEK di Kuala pinggir laut pake boat, tunggu aja di Kuala nanti didatangani si NEK,". Setelah itu terdakwa Hendri langsung menuju boat yang letaknya di anak sungai yang jaraknya sekitar 5 menit dari

rumah terdakwa menggunakan sepeda motor. "Setibanya di boat terdakwa melihat ada sebanyak 7 jerigen (ukuran 30 liter) berisi bensin dan 2 jerigen (ukuran 30 liter) berisi solar. Setelah itu terdakwa langsung melanjutkan perjalanan menggunakan boat ke Kuala. Perjalanan dari lokasi boat terdakwa ke Kuala sekitar 5 menit," ungkap JPU. Setibanya di Kuala terdakwa mematikan mesin dan tidak berapa lama berhenti, lalu datang si NEK dengan menggunakan boat sendiri, karena terdakwa takut ke tengah laut dan baru bisa bawa boat. Lalu Hendro mengatakan kepada si NEK kalau boat rusak, kemudian si NEK mengatakan “Ya udah aku aja yang berangkat, lalu NEK meminta minyak yang terdakwa bawa di boat terdakwa untuk dipindahkan ke boatnya. Kemudian Hendri memindahkan minyak bensin sebanyak 4 jerigen berisi bensin dan 2 jerigen solar, setelah itu terdakwa pulang ke rumahnya. "Setibanya di rumah terdakwa menghubungi ADI dan mengatakan terdakwa tidak jadi pergi, yang berangkat

ambil barang si NEK sendiri, lalu Bang ADI mengatakan “ Ya udah “ setelah itu Hendri disuruh datang ke rumah ADI yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah terdakwa," jelasnya. Lalu Hendri langsung pergi kerumah ADI, setibanya di rumah ADI, terdakwa diberikan uang sebesar Rp. 500.000. Setelah terdakwa menerima uang kemudian terdakwa pulang dan istirahat di rumah. Kemudian pada 18 Februari 2019, sekitar pukul 03.00 WIB, Hendri kembali dihubungi oleh ADI yang mengatakan terdakwa disuruh pergi ke Kuala untuk ambil sabu sama si NEK. "Lalu terdakwa langsung berangkat ke Kuala dengan menggunakan sepeda motor. Saat tiba di Kuala pinggir pantai terdakwa bertemu si NEK. Lalu terdakwa mengambil tas paket sabu dan ekstasi namun karena paket tasnya banyak ada sebanyak 5 tas dan tidak bisa sekali bawa dengan sepeda motor sehingga terdakwa membawanya dua kali jemput," tutur Jaksa Sarona. Jemputan pertama terdakwa membawa 4 tas, setelah empat tas terdakwa bawa ke

rumah. Kemudian terdakwa kembali lagi mengambil 1 koper lagi dan membawanya. Setelah 5 tas tersebut semuanya terdakwa ambil kemudian ia menyimpannya di rumah sambil menunggu perintah lebih lanjut dari ADI. Selanjutnya sekitar pukul 11.00 WIB terdakwa dihubungi ADI dan menyuruh terdakwa mengantarkan barang 5 buah tas yang berisi paket sabu dan pil ekstasi ke Medan. "ADI mengatakan apa perlu uang, lalu terdakwa katakan nanti tanggal 3 Maret 2019, terdakwa perlu uang untuk cicilan sepeda motor bang, lalu ADI mengatakan ya udah berangkatlah ke Medan pake Bus nanti nomor HP yang menerima barang akan dikirim," jelasnya. Lalu sekitar pukul 18.00 WiB, terdakwa berangkat dari rumah dengan sepeda motor ke pinggir jalan lintas dengan membawa 5 tas. Terdakwa menitipkan tas di warung pinggir jalan lintas, setelah 5 tas terkumpul terdakwa titip sepeda motor terdakwa di warung tersebut, dan selanjutnya sekitar pukul 19.00 WIb, terdakwa menyetop Bus Simpati Star dan langsung

berangkat menuju ke Medan. Lalu pada 19 Februari 2019, sekitar pukul 00.30 WIB, saat tiba di Besitang tepatnya SPBU AKR pinggir Jalan lintas Medan-Banda Aceh kemudian Bus berhenti dan tiba-tiba ada beberapa orang naik ke Bus lalu melakukan pemeriksaan kepada terdakwa. "Lalu beberapa orang tersebut menanyakan barang bawaan terdakwa lalu menyuruh terdakwa turun dan menunjukkan barang bawaan terdakwa, lalu terdakwa menunjukkan 5 buah tas yang terdakwa bawa," ungkapnya. Lalu dilakukan pemeriksaan oleh petugas kemudian menemukan paket narkotika jenis sabu dan ekstasi yang terdakwa bawa. Selanjutnya terdakwa langsung diamankan ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut. Barang bukti kemudian ditimbang dan dihitung dengan disaksikan terdakwa. Keseluruhannya berisi 55 bungkus plastik dalam kemasan warna hijau dan kuning keemasan sabu seberat 55.000 gram dan berisi 10.000 butir pil ekstasi warna orange gambar ikan yang keseluruhannya seberat 2.922 gram. (AFS)

UANG RP1,6 M HILANG, WAGUB KECEWA ............................................... • DARI HALAMAN. 1 Hal itu disampaikan Wagub Musa Rajekshah usai memimpin rapat bersama para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait hilangnya uang tersebut, Rabu (11/9), di ruang kerjanya. “Tentu kejadian ini sangat mengecewakan kita semua,” ujar Wagub. Wagub juga sangat menyayangkan mengapa uang sebanyak itu diambil secara tunai. Karena itu, selain menunggu hasil proses hukum dari pihak kepolisian, Musa Rajekshah meminta kepada Inspektorat segera melakukan pemeriksaan secara internal, terhadap pihak-pihak yang terkait. Sehingga dapat diketahui di mana kesalahannya dan menjadi pelajaran ke depan. “Saya minta inspektorat segera berindak, sehingga semuanya jadi terang dan dapat menjadi pelajaran ke depannya,” ujar Wagub. Wagub juga meminta kepada semua pihak untuk tidak berspekulasi lebih jauh tentang hilangnya uang tersebut. Semua pihak diharapkan sabar dan menunggu hasil proses hukum yang dilakukan aparat kepolisian. Sementara itu Lasro Marbun, Inspektur Provinsi Sumatera Utara menyampaikan, saat ini Inspektorat sedang melakukan pemeriksaan terhadap kejadian kehilangan uang tunai dimaksud. Inspektorat akan memeriksa pihak yang terkait dengan kejadian tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan

secara profesional, obyektif, komprehensif dan legal terkait aspek formal dan materil, sebab akibat dari kejadian. “Hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada pimpinan. Sesuai hasil pemeriksaan akan ada konsekuensi bagi pihakpihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya. Lasro berharap agar kasus hilangnya uang itu bisa diketahui duduk persoalannya secara jelas sehingga tidak menimbulkan polemik baik di internal Pemprov Sumut maupun di publik. Janggal dan Ceroboh Terpisah, Ketua DPRD Sumatera Utara, H Wagirin Arman mendesak kepolisian mengusut tuntas hilangnya uang milik Pemprovsu senilai Rp1,6 miliar saat di dalam mobil yang diparkirkan di Kantor Gubsu, Senin (9/9) petang. “Kepolisian harus tegas mengungkap fakta di balik hilangnya uang tersebut,” kata Wagirin Arman kepada wartawan di Medan melalui telepon selulernya, Rabu (11/9). Dia juga mempertanyakan hilangnya uang tersebut dengan mudah, tanpa pengawasan dan pengamanan. "Masa uang segitu banyak ditinggalkan begitu saja. Saya saja saat tertinggal HP di dalam mobil, langsung sibuk mengambilnya lagi," kata politisi senior Partai Golkar ini. Makanya, Wagirin menilai terdapat dugaan kejanggalan dalam kasus hilangnya uang Pemprov Sumut tersebut. Untuk itu dia meminta pihak

kepolisian agar mengusut tuntas dari mana sumber uang tersebut, dan untuk keperluan apa dialokasikan. "Rakyat berhak mengetahui uang itu dari mana sumbernya dan diperintahkan hendak disalurkan ke mana,"tukasnya. Wagirin Arman juga meminta kepada semua pihak agar jangan sedikitpun yang coba-coba mengaitkan, apalagi menuduh hilangnya uang itu terkait dengan paripurna pembahasan P-APBD 2019 dan pembahasan R-APBD 2020. "Jangan hubungkan dan kaitkan kami yang melakukan paripurna secara alot dan demokratis, dengan hilangnya uang miliaran itu," tuturnya. Dia menegaskan jika ada pihak yang mengkaitkan apalagi menuduh dan memfitnah lembah dewan, maka dewan akan segera menempuh proses hukum atau gugatan ke pihak yang menuduh dan fitnah tersebut. Sebab dia menegaskan bahwa jalannya paripurna pembahasan P-APBD 2019 dan APBD 2020 kemarin, merupakan proses yang panjang dan demokratis tanpa ada embel-embel lainnya apalagi hadiah. Pada kesempatan itu, Wagirin Arman juga mengaku menghormati sikap politik yang dirempuh Fraksi PDIP DPRD Sumut yang tegas menunjukkan sikapnya memutuskan walk out dari paripurna. "Inilah bentuk implementasi demokrasi di dewan, yang sama sekali tanpa ada udang di balik bakwan,"ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengaku heran dengan raibnya uang tunai senilai Rp1.672.985.500 (1,6 M) dari dalam mobil yang diparkir di halaman kantor Gubernur Sumut pada Senin (10/9) sore lalu. Menurutnya pengambilan uang tunai dalam jumlah yang besar tanpa adanya pengawalan adalah sebuah kecerobohan. "Ini saya juga heran kok masih pakai uang tunai ini. Kalau terkait dengan proyek harusnya langsung ke pelaksana proyek. Kalau kaitan gaji harusnya langsung ke rekening penerima gaji," ujar jenderal bintang dua tersebut kepada wartawan, usai melaksanakan syuting film Sang Prawira di Kantor Pos Medan, Rabu (11/9). Untuk itu, Agus mengaku pihaknya akan mengecek dan melidik siapa yang mencurinya. Selain itu, dia juga menyebut, kalau uang yang raib itu merupakan uang negara, tentu ada pertanggungjawaban dari orang yang mengambil dan meletakkannya di mobil. "(Kita cek) pencurian dan kenapa uang cukup besar itu diambil tanpa pengawalan. Harusnya ada tata cara pengambilan uang tunai," sebutnya. Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengaku pihaknya sudah turun ke lapangan untuk penyelidikan. "Kita sudah turunkan tim untuk menyelidiki kasus ini, mohon doanya," ucapnya. Seperti diketahui, uang miliarah rupiah dikabarkan

hilang dari halaman Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro, Medan, Senin (9/ 9) sore. Uang tersebut baru saja diambil pegawai Pemprov dari Bank Sumut. Setibanya di kantor gubernur, uang tersebut ditinggal di dalam mobil. Tapi tak lama kemudian, saat kembali ke mobil, uang tersebut diketahui sudah raib. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kehilangan uang Rp1,6 miliaran yang diperuntukkan untuk honor Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan PAPBD Sumut 2019 dan RAPBD Sumut 2020. Uang miliaran rupiah itu raib dari dalam mobil Toyota Avanza BK-1875-ZC saat parkir di pelataran parkir Kantor Gubernur tak lama setelah diambil dari Bank Sumut, Senin (9/9). Pada hari itu pula bersamaan dengan penyelenggaraan rapat paripurna pengesahan P-APBD 2019 dan APBD 2020 oleh DPRD Sumut. Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh mengatakan, uang tersebut untuk honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprovsu. “Uang tersebut diambil tunai karena akan didistribusikan ke masing-masing OPD yang terkait kegiatan TAPD,” tambah Raja Indra Saleh.

Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ia merupakan anak keempat dari delapan bersaudara dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie dan saudarasaudaranya tumbuh di keluarga petani yang juga religius di kehidupan sehariharinya. Sosok Habibie kecil sangat menggemari membaca dan terkenal jenius. Ia menunjukkan ketertarikannya pada ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang Fisika. Setelah kehilangan ayahnya saat berusia 14 tahun karena terkena serangan jantung, Habibie dan keluarganya memutuskan pindah ke Bandung. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Kristen Dago. Setelah itu, Habibie sempat belajar tentang keilmuan teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (kini

dikenal Institut Teknologi Bandung atau ITB) pada tahun 1954. Namun, hanya beberapa bulan di ITB, ia memutuskan untuk meneruskan pendidikan ke Jerman. Saat di Jerman, Habibie mengambil studi Teknik Penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang di Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochschule (RWTH) Aachen. Ia menerima gelar diploma ingenieur pada 1960 dan dilanjutkan gelar doktor ingenieur pada 1965 dengan predikat summa cum laude. Selama berkuliah di Aachen, Habibie mengabdikan hidupnya untuk studinya. Ia bertekad untuk sungguh-sungguh dan harus sukses, sembari mengingat jerih payah ibunya agar bisa membiayai kuliah dan kehidupan sehari-harinya. Meski giat belajar, Habibie tak pernah melupakan waktu beribadah. Ia juga tak peduli saat temantemannya mencemoohnya karena memiliki ambisi atas proyek pembangunan kedirgantaraan.

Selama di Jerman, Habibie menetap di Hamburg dan pernah bekerja di beberapa perusahaan. Dengan gelar insinyur, ia mendaftarkan diri di Firma Talbot, sebuah industri kereta api Jerman. Di Firma Talbot, ia mendesain struktur dan rangka kereta api. Ia juga pernah bekerja di sebuah perusahaan penerbangan, MesserschmittBölkow-Blohm, yang berpusat di Hamburg. Habibie menerima banyak penghargaan atas prestasinya. Kemampuannya pun tak diragukan oleh dunia internasional. Banyak pihak yang mengagumi karyakaryanya, namun tak sedikit juga yang tidak sependapat dengannya. Pemikiran Habibie terkait teknologi membuat Presiden ke-2 RI Soeharto kagum, hingga akhirnya dia dipanggil untuk kembali ke Indonesia pada 1973. Habibie diminta untuk menjadi Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT yang memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis.

Habibie juga merupakan pendiri PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), atau yang kini berganti nama menjadi PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Tekad kuat dan kejeniusan Habibie mendorong pembangunan IPTN menjadi industri aeronautika pertama di Indonesia pada 1976. Salah satu karya yang paling diingat adalah saat Habibie merancang pesawat N-250 Gatot Kaca yang sudah bisa terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) pada tahun 1995. Ia memerlukan waktu 5 tahun untuk menyempurnakan desain awal pesawat tersebut. Kala itu, pesawat balingbaling bermesin turboprop buatan lokal tersebut diujicobakan di langit Bandung. Teknologi pesawat itu cukup canggih dan didesain untuk jangka waktu 30 tahun. Dan masih ada karyakarya Habibie yang mendapat pujian dari banyak pihak. Beberapa di antaranya adalah pesawat R80 yang dibuat PT

PURNAWIRAWAN TNI TEWAS DIBACOK ............... • DARI HALAMAN. 1 “Korban dibacok sebanyak tiga kali di bagian leher, hingga korban jatuh bersimbah darah. Setelah melakukan aksinya tersangka MA masuk ke dalam rumah miliknya dan mengurung diri,” kata Indra. Warga yang melihat korban tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan, langsung membawanya ke rumah sakit. Namun naas nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Lalu penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe yang mendapatkan informasi dari Kapolsek Blang Mangat terkait peristiwa pembunuhan purnawirawan TNI AD langsung melakukan koordinasi dengan personel Den B Brimob Lhokseumawe yang pada saat itu berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. “Karena tersangka berada di dalam rumah dan dikhawatirkan masih memegang senjata tajam, personel Brimob mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke dalam rumah tersebut. Tembakan gas air mata itu memaksa Alfatih keluar dari rumahnya.

Tapi dia masih tetap memegang parangnya. Kemudian petugas memberi peringatan agar tersangka membuang parangnya,” kata AKP Indra. Selanjutnya, petugas mendekat untuk mengamankan tersangka. Tapi tersangka melakukan perlawanan sengit. Akhirnya petugas berhasil menjatuhkan tersangka, dan mengamankannya ke dalam mobil dengan tangan terborgol. Selanjutnya dibawa ke Mapolres Lhokseumawe guna penyidikan lebih lanjut. Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam Nopol BL 3123 XK dan satu buah parang yang digunakan untuk membacok korban. Polisi masih mendalami motif tersangka membunuh purnawirawan TNI tersebut. Menurut warga, sambung Indra, pelaku yang berasal dari Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe itu diduga mengalami gangguan jiwa. Namun, polisi akan memastikan untuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku. Sedangkan jenazah korban saat ini sudah diserahkan ke keluarga. (MUL)

FAMM DUKUNG REVISI UU KPK ............ • DARI HALAMAN. 1 nya maksimal di pencegahan bukan OTT," tegasnya. Fajri menyatakan, pihaknya juga menaruh kecurigaan dari proses penyadapan yang dilakukan KPK karena tidak punya kontrol dan berpotensi pelanggaran hak asasi manusia (HAM). "Kita curiga dengan penyadapan, seseorang disadap pada kasus A jika materi atau bukti dari penyadapan tidak dapat memperkuat materi tuntutan pada kasus A. Apakah data yang tersadap dan tidak berkaitan dengan materi dibersihkan permanen atau justru dijadikan alat baru untuk menakut nakuti?" tanyanya. Oleh sebab itu, FAMM mendukung revisi untuk memperkuat hukum dan memberikan kepastian pelaksanaan hukum KPK bukan untuk melemahkan. Sementara itu, Koordinator Lapangan Naza Hasibuan membacakan pernyataan sikap FAMM yang berisi empat poin, Pertama, mendukung revisi UU KPK demi mewujudkan kepastian hukum dalam berbangsa. Kedua, mendesak DPR RI agar bekerja lebih cepat menuntaskan revisi UU KPK. Ketiga, mendukung Timsel Capim KPK bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak takut menghadapi tekanan yang ada. Dan keempat, meminta dengan hormat Presiden Joko Widodo

agar menandatangani revisi RUU KPK demi mewujudkan hukum yang berkeadilan. Pantauan wartawan, pengunjuk rasa melakukan aksi teatrikal dengan mengecat badan. Sebagian lainnya membagikan bunga kepada para pengendara pada saat lampu merah menyala. Mereka juga memampangkan berbagai spanduk berisi tuntutan mereka di antaranya "Dukung Revisi UU KPK", "KPK Bukan Kitab Suci" dan lainnya. Mereka berharap aksi mereka mendapat dukungan dari seluruh masyarakat di Kota Medan. Mereka berkeyakinan revisi UU KPK akan membuat lembaga tersebut semakin baik dalam menjalankan tugas. Sebelumnya, masih di Lapangan Merdeka, kelompok yang menyebut dirinya Lingkar Milenial Peduli Demokrasi (LMPD) juga menggelar aksi unjuk rasa. Koordinator aksi, Wira Sahputra, mengatakan, LMPD tidak murni mahasiswa, tapi juga anak-anak muda yang peduli dengan demokrasi. Dalam orasinya, Wira Sahputra mengatakan, KPK bukanlah lembaga superbodi yang tak memerlukan pengawasan. Dewan pengawas, kata Wira, merupakan solusi atas perdebatan tentang penyadapan. "Revisi UU KPK adalah langkah solutif. Revisi akan memberikan jaminan kepastian hukum bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Wira. (MBD/HAM)

DUEL MAUT DI MBAL-MBAL NODI, 1 ORANG TEWAS ............

(WAN/UJ/DA)

SELAMAT JALAN BJ HABIBIE, BAPAK TEKNOLOGI YANG RENDAH HATI ....... • DARI HALAMAN. 1

15

Regio Aviasi Industri dan dilengkapi dengan teknologi fly by wire untuk memberikan sinyal elektronik dalam memberikan perintah. Perusahaan tersebut didirikan Habibie bersama anak sulungnya, Ilham Akbar, yang merupakan pengembangan pesawat N250. Lalu juga Habibie ikut merancang pesawat angkut militer TRANSALL C-130, Hansa Jet 320, Airbus A-300 dengan kapasitas 300 orang, dan lainnya. Tak hanya itu, salah satu yang paling dikenal adalah rumus temuan yang dinamakan ‘Faktor Habibie’. Rumus temuan Habibie ini dapat menghitung crack progression sampai skala atom material konstruksi pesawat terbang. Atas keterlibatan aktif di dunia teknologi, Habibie dijuluki Bapak Teknologi. Kini Habibie telah menghadap Sang Pencipta. Namun, karya dan pengabdiannya pada negara akan selalu dikenang. Selamat jalan, Eyang Habibie. (KPR/DOH)

andalas|ist

Korban meninggal akibat duel maut di areal penggembalaan ternak “Mbal-Mbal Nodi” Lau Baleng.

• DARI HALAMAN. 1 perkelahian terjadi, Rabu (11/ 9) sekira pukul 12:30 WIB. Kelompok penggarap dari Langkat berjumlah 10 orang datang mematok tanah. Selang beberapa menit, datanglah kelompok Batas Ukur KaroKaro berjumlah 5 orang. "Disitu terjadilah adu mulut yang berujung dengan perkelahian maut, mengakibatkan satu orang tewas. Satu orang lagi luka-luka dan sudah dirawat di Puskesmas Tigabinanga,” sebutnya. Mendengar kabar tersebut, personel Polsek Mardinding dipimpin Kapolsek AKP Lindung Marpaung langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi. "Korban langsung dibawa ke Puskesmas, sementara terduga pelaku berinisial H (25), I (48), P (27), MS (32), RS (25), A (45), MR (27), EMS (31), JR (39) dan DG (23) telah diamankan di Polsek Mardinding untuk menjalani pemeriksaan," ujar Paur Subbag Humas Polres Tanah Karo. Diketahui Mbal-Mbal Nodi seluas 2000 hektare ini telah

lama menuai konflik yang berkepanjangan. Bahkan belakangan ini dilaporkan ada sejumlah hewan mati akibat tusukan benda tajam dan terkena racun. Sebagaimana diberitakan andalas, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Karo, Senin (3/12-2018) lalu menyetujui 8 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan menunda 1 Raperda. Sayangnya, Raperda yang ditolak DPRD ketika itu tentang Penyediaan dan Pengelolaan Kawasan Penggembalaan Umum. Padahal terkait dengan urgennya kehadiran Ranperda itu tentang Penyediaan dan Pengelolaan Kawasan Penggembalaan Umum sejumlah anggota DPRD Karo studi banding ke Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTHPT) Padang Mangatas Sumatera Barat. Sungguh miris, akibatnya “tanpa kejelasan payung hukum” konflik diatas tanah seluas 2000 hektar itu berujung pertikaian tanpa henti. (RTA)


Kamis 12 September 2019

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa PEMBINA ISKANDAR ST Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB Agus Salim Ujung WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti WAKIL PEMIMPIN REDAKSI Gusliadi Ritonga PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN Septho MANAGER UMUM Zulham Efendi Parinduri KEUANGAN Dina Rizky SIRKULASI Wati Br Sitorus IKLAN Dani SEKRETARIS REDAKSI Dian Purnama Sari REDAKTUR Hamdani Nasution, Dedi Afrizal, Robenson Sidabariba, M Yunan Siregar, Asiong STAF REDAKSI Asril Tanjung, Irwan Ginting, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim, Ahmad Fuad Siregar PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan TARIF IKLAN Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalas.redaksi@gmail.com andalasnewsmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK PT. SUMATERA JAYA GRAFIKA Jalan Paduan Tenaga No.2 Medan Telp: 061-7366732 Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Apatisme Melihat Sepak Bola Kita INDONESIA harus takluk 0-3 dari Thailand dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022. Kekalahan ini memancing kekesalan para suporter, termasuk di media sosial. Bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), skuad asuhan Simon Mcmenemy tak berkutik menghadapi serangan Thailand. Sempat menahan imbang tanpa gol di babak pertama, tembok pertahanan Indonesia akhirnya runtuh setelah dua gol Supachok Sarachart dan satu gol dari Theerathorn Bunmathan bersarang di gawang Andritany Ardhiyasa. Permainan Indonesia yang jauh dari harapan membuat kesal pendukung yang hadir di Stadion GBK. Bahkan setelah tertinggal tiga gol, alih-alih mendukung, suporter Indonesia justru menyoraki Evan Dimas dkk setiap kali memegang bola. Sebenarnya, kekalahan melawan Thailand ini sudah bisa diduga sejak awal, jika menyimak hasil pertandingan sebelumnya melawan Malaysia yang juga menderita kekalahan. Dua kekalahan yang diderita di kandang sendiri ini jelas sangat menyakitkan sekaligus memalukan. Sangat wajar jika penonton justru mencacimaki pemain timnas sendiri. Tidak heran jika para penggemar sepak bola dan rakyat Indonesia sudah mulai apatis melihat sepak bola Indonesia, yang tak kunjung mengalami perubahan ke arah lebih baik. Sementara PSSI sudah banyak mengeluarkan dana untuk melaksanakan kompetisi Liga 1, 2 dan 3 serta bolak-balik mengontrak pelatih asing yang membutuhkan dana yang tidak sedikit jumlahnya. Lebih mengenaskan lagi PSSI bukannya berupaya meningkatkan prestasi, malah tak kunjung bisa melepaskan diri dari keasyikan memperkaya diri sendiri dan tetap tidak mampu memberantas tuntas maraknya mafia sepak bola yang terus menggerogoti, sehingga iklim persepakbolaan di tanah air kita, tidak pernah bisa berkembang dengan baik (on the track). Alhasil, program peningkatan kualitas dan pembinaan para pemain muda melalui jenjang U-15, 16, 17, 18, 19, 21, 23 tahun, terkesan menjadi percuma belaka, karena di saat mereka menjadi pemain di jenjang senior, harus berhadapan dengan situasi yang kurang kondusif, akibat tetap maraknya praktik kotor dalam persepakbolaan kita. Selama PSSI masih tetap seperti sekarang (masih dihuni para pengurus yang tidak becus dan hanya ingin mengejar kesuksesan pribadi dan kelompok), maka selama itu pula, sepak bola kita tidak akan pernah maju-maju dan hanya akan menjadi bulanbulan timnas negara lain, baik saat bertanding di luar kandang maupun kandang sendiri. Berbagai kekalahan dan kegagalan yang dialami timnas ini, jelas akan melahirkan apatisme di kalangan pendukung setia Merah Putih, yang dihinggapi perasaan putus asa dan sama sekali tidak memiliki keyakinan, timnas akan mampu meraih kemenangan saat bertanding melawan tim sekelas Thailand, Malaysia, Vietnam, Myanmar dan Singapura. Timnas hanya berpeluang meraih kemenangan saat menghadapi Brunei Darussalam, Timor Leste, Filipina dan Kamboja. Sejatinya pihak PSSI sudah mengetahui apa saja penyebab kegagalan yang secara terus menerus itu. Persoalannya tidak melulu karena kualitas teknik pemain kita, melainkan lebih mengarah kepada mentalitas dan stamina para pemain yang kurang mendukung. Hal ini terjadi karena PSSI tidak mampu menyusun jadwal pemusatan latihan yang baik dalam menghadapi berbagai jadwal pertandingan yang sudah jauh-jauh hari diagendakan tersebut. Kalau situasinya masih seperti ini, tidak mengherankan, bila rakyat Indonesia sendiri akan enggan datang ke stadion menyaksikan timnas bertanding dan juga tidak berminat menyaksikannya melalui televisi. Mereka sudah apatis... (**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Guru Diharapkan Paham Mekanisme Kenaikan Pangkat Medan-andalas Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memangku jabatan fungsional tentunya berbeda dengan ASN yang memangku jabatan struktural, terutama dalam hal kenaikan pangkat. Sebab, ASN dengan jabatan fungsional dapat melakukan kenaikan pangkat yang diukur melalui angka kredit. “Karenanya, angka kredit harus menjadi perhatian khusus terlebih bagi para guru,” kata Wali Kota dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Umum (Asmum), Renward Parapat, pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kinerja Guru Dalam Penerapan Angka Kredit Berkenaan

Asisten Umum (Asmum), Renward Parapat, pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Kinerja Guru Dalam Penerapan Angka Kredit Berkenaan dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2019, Rabu (11/9). dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2019, Rabu (11/ 9) yang ditandai dengan penyematan tanda peserta. Selama ini, kata Asmum, kenaikan pangkat dan pe-

netapan angka kredit menjadi persoalan di kalangan ASN. “Banyak ASN dengan jabatan fungsional kurang memperhatikan jumlah penetapan angka kreditnya serta syarat-syarat untuk kenaikan pangkat, sehingga

melewatkan batas waktu yang ditentukan. Hal ini tentu disayangkan dan juga merugikan bagi ASN,” kata Asmum. Asmum berharap, persoalan kenaikan pangkat ASN dapat diurai serta da-

pat dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tentunya, bilang Asmum, hal tersebut dapat diwujudkan lewat pemahaman yang mumpuni dari para ASN khususnya guru. “Dengan harapan, para guru dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memacu ASN agar lebih profesionalitas dalam menjalankan tugas,” katanya. Kesempatan ini, sebut Asmum, menjadi langkah baik bagi para guru untuk memahami mekanisme dan memperbaiki motivasi untuk berkarir. Selain itu juga, menyadari setiap tata cara dan langkah kenaikan pangkat. “Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti bimtek dengan sungguhsungguh dan memahami setiap materi yang disampaikan oleh narasumber guna mendukung dan menciptakan SDM guru yang berkualitas dalam memajukan dunia pendidikan Kota Medan,” pesan Asmum. (SBC)

Pasca Penurunan Kelas RS

Dokter Bermigrasi Praktik di Kelas B Medan-andalas Pasca ditetapkannya penurunan kelas kepada 615 rumah sakit (RS) di Indonesia oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terutama menjadi kelas C dan D, membuat para dokter berbenah. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan dr Wijaya Juwarna SpTHT-KL mengakui, sebagai dampaknya, para dokter pun saat ini mulai beramai-

ramai bermigrasi untuk berpraktik di RS kelas B. "Karena turun kelas ini banyak dokter yang ingin berpraktik di RS type B. Terutama yang tempat praktiknya mengalami penurunan kelas dari C dan D," ungkapnya, Rabu (11/9). Menurut Wijaya, dengan penurunan kelas yang terjadi pada rumah sakit tempatnya berpraktik, maka jasa medis yang diterima dokter pun akan ikut juga turun.

Padahal disatu sisi, dokter tetap dituntut bekerja secara profesional, walaupun jasa yang didapatkan dianggap tidak sesuai. "Dengan resiko yang besar dokter akan mendapatkan jasa medis yang minim. Apalagi rumah sakit tempat praktiknya turun kelas ke D. Sehingga mau tidak mau, untuk menafkahi keluarga, dokter harus mencari penghasilan yang lebih besar, yakni di rumah sakit kelas B," terangnya.

Begitupun, Wijaya menyampaikan, dokter yang bermigrasi ke RS kelas B tidak serta merta meninggalkan tempat praktiknya, karena satu orang dokter secara aturan diizinkan berpraktik di tiga tempat. Hanya saja, aktivitas dokter di kelas D tentunya akan berkurang, karena lebih fokus untuk praktik di RS kelas diatasnya. Tak hanya itu, lanjut Wijaya, dokter yang sudah di kelas D pun bila mene-

rima pasien, kemungkinan akan lebih memilih untuk merujuk pasiennya ke rumah sakit kelas B. Rumah sakit rujukan itu bisa saja dokter tersebut juga yang menjadi dokternya, tetapi dengan jasa medis yang lebih tinggi serta peralatan yang lebih lengkap. "Jadi bukan berarti meninggalkan idealisme kedokterannya. Tapi disatu sisi ada keluarga yang harus dinafkahi. Ini kan nggak bisa kita nafikan juga," ucapnya. (YN)

Rektor Motivasi Mahasiswa Baru UISU Medan-andalas Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Dr H Yanhar Jamaluddin MAP dalam kegiatan monitoring di masing-masing fakultas menyampaikan motivasi kepada mahasiswa baru UISU untuk semangat memasuki fase baru sebagai mahasiswa. "Anda harus bangga menjadi mahasiswa UISU dan bagian dari keluarga besar UISU," ujarnya di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ekonomi UISU, Rabu (11/9). Rektor didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Ahmad Bachori ST MT dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Andang Suhendi SS MA, langsung melihat proses kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UISU di masing-masing fakultas. Mulai dari Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Agama Islam, Fakultas Sastra dan fakultas lainnya di lingku-

Mahasiswa baru UISU saat mengikuti PKKMB di Kampus Jalan SM Raja Medan, Rabu (11/9). ngan UISU. Dikatakannya, di usia memasuki ke 68 UISU sudah menghasilkan alumni yang mampu memberi konstribusi kepada masyarakat. Yanhar mencontohkan, orang nomor satu dan nomor dua di Pemprov Sumut juga merupakan alumni UISU. "Gubernur dan Wakil

Gubernur Sumatera Utara merupakan alumni UISU," ucapnya disambut tepuk tangan mahasiswa. Dijelaskannya, UISU sudah menghasilkan ribuan alumni yang memiliki posisi penting dan kontribusi penting. "Mulai dari sektor pemerintahan, legislatif, yudikatif, kalangan pengusaha,

akademisi dan peneliti," katanya. Sebelumnya Pangdam I/ BB diwakili Asisten Teritorial (Aster) Kasdam I/BB Kolonel Inf Parluhutan Marpaung SIP di hadapan ribuan mahasiswa baru UISU menyampaikan tentang wawasan kebangsaan terkait pentingnya untuk mence-

gah paham radikalisme dalam kehidupan di lingkungan kampus. Dikatakannya para dosen juga memiliki peran penting untuk membantu mengawasi para mahasiswa dari pengaruh radikalisme, terutama melalui media sosial. “Warga negara termasuk mahasiswa wajib membela negara menyangkut kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa,” kata Pangdam. Di hadapan mahasiswa, Pangdam I/BB menjelaskan bahwa ancaman baru bagi keutuhan negara yang berasal dari luar saat ini adalah terorisme, siber, attack, dan narkoba. Sedangkan ancaman dari dalam berupa hoax/hate speech, radikalisme, dan korupsi. “Bela Negara bagi setiap warga negara Indonesia adalah hak sekaligus menjadi kewajiban untuk menghadapi semua ancaman dan tantangan yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini dan pada masa yang akan datang,” tandas Pangdam. (HAM)

Kapolres Pelabuhan Belawan Bantu Warga Miskin Belawan-andalas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis dalam rangka melaksanakan kegiatan bhakti sosial dan bersilaturahmi, Rukiyah dengan cara memperbaiki rumahnya yang hidup miskin di Jalan Young Panah Hijau Gang Makmur 1 Lingkungan 7 Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan, Rabu (11/9). Ikhwan Lubis mengaku mengunjungi kediaman Rukiyah karena iba melihat kondisinya yang sangat miskin dan perlu mendapat bantuan serta perhatian. Rukiyah yang hidup sendiri di dalam gubuk reot diusia senjanya itu

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis saat berkunjung ke rumah Rukiyah. perlu mendapat bantuan dari orang-orang yang memiliki kemampuan," kata Ikhwan Lubis. Saat ini Rukiyah sedang sakit dan

selanjutnya akan kita bawa dokter Polres Pelabuhan Belawan nantinya untuk dilakukan perawatan. Pada kesempatan itu

pula Lurah Labuhan Deli Masytha S.Sos turut hadir mendampingi Ikhwan Lubis mengatakan, sangat berterimakasih atas adanya kegiatan bhakti

sosial pada warganya Rukiyah yang berumur 97 tahun hidup sendiri dalam gubuk bambu ini,"ungkapnya. Hal senada juga disampaikan Andika selaku tokoh masyarakat setempat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Ikhwan Lubis kepada warga lingkungan 7 yang miskin, kami hanya dapat mengucapkan terimakasih yang banyak pada Kapolres Pelabuhan Belawan yang begitu peduli dan sosialnya tinggi semoga senantiasa diberikan kelimpahan rezeki, sehat dan sukses selalu, tambah Andika yang diaminkan warga sekitar yang turut menyaksikan. (DP)


MEDAN KITA 3 Permen ATR BPN 12/2019 Jadi Regulasi Kuat Penataan Kota

Kamis

harian andalas | Hal.

12 September 2019

Pelajar SMK Negeri 3 Sibolga tampak antusias saat dikenalkan dengan teknologi Honda Smart Key yang merupakan fitur premium Honda.

Pelajar Sibolga Antusias Belajar Teknologi Honda Medan-andalas Tantangan dunia kerja yang semakin berat memanggil kepedulian PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk membekali para pelajar baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya jurusan Teknik & Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dengan pengetahuan seputar teknologi terkiniyang dimiliki motor Honda. Melalui aktivitas bertajuk “Seminar Teknologi Honda PGM-FI dan Honda Smart Technology”, Honda terus melanjutkan misinya memberikan edukasi sejumlah teknologi terkini motor Honda dengan mengunjungi 48 SMK binaannya yang tersebar di berbagai wilayah di Sumut sejak pertengahan Agustus s/d Oktober mendatang. Salah satu SMK yang mendapatkan kesempatan untuk merasakan keseruan berbagi ilmu bersama Honda ini adalah ratusan pelajar SMK Negeri 3 Sibolga yang beralamat di Jl Jl. Tukka Sibuluan Raya Sibolga Selatan. Berlangsung pada 11 September 2019, antusias para pelajar seperti tidak pernah surut saat Honda menyajikan sejumlah materi pengetahuan terkait bisnis sepeda motor Honda serta teknologi terdepan yang dimiliki Honda seperti halnya ACG Starter yang menghidupkan motor tanpa suara, dan fitur canggih ISS (Idling Stop System yang berfungsi mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti lebih dari 3 detik untuk efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan. Para pelajar SMK Negeri 3 Sibolga ini juga turut dikenalkan dengan teknologi Honda Smart Key yang merupakan fi-

tur premium Honda yang menghidupkan motor tanpa menggunakan anak kunci, Anti-lock Braking System khusus untuk tipe ABS, dan sistem pengereman yang baik dengan teknologi Combi Brake System (CBS), serta berbagai informasi tentang kecanggihan yang dimiliki dari masing-masing motor Honda. Seminar kali ini juga semakin sempurna dengan mengajak para siswa untuk memperakterkkan secara langsung kecanggihan teknologi yang diusung motor Honda. Drs. Awaliul Ramdani selaku Kepala SMK Negeri 3 Sibolga mengungkapkan pihaknya sangat menyambut baik atas kunjungan dan edukasi teknologi motor Honda yang diberikan kepada para siswa baru jurusan TBSM di sekolahnya. Fahril Aulia selaku CSR Training Analyst PT Indako Trading Coy mengungkapkan tantangan dunia kerjadi masa yang akan datang tentunya akan semakin berat, karena itu melalui aktivitas ini, Honda mengajak SMK berupaya membekali generasi muda Sumut dengan pengetahuan dan keterampilan yang memumpuni di dunia industri otomotif. Pada kesempatan berbeda Leo Wijaya, Direktur PT Indako Trading Coy mengungkapkan, dengan Semangat Satu Hati Honda berharap dengan memperkenalkan sejumlah teknologi pintar Honda diharapkan tidak hanya akan melengkapi pengetahuan para pelajar untuk siap terjun di dunia industri. “Namun juga diharapkan dapat memberikan inspirasi dan memacu kreativitas mereka untuk menciptakan inovasi teknologi di masa depan,” ujar Leo Wijaya.(SIONG)

Anggota DPRD Medan 2014-2019 Diminta Kembalikan Pin Emas

Medan-andalas Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019 diminta mengembalikan barang inventaris berupa Laptop dan PIN dewan berbahan emas seberat 10 gram. Hal ini sesuai surat edaran Sekretariat DPRD Kota Medan tertanggal 18 Agustus 2019 yang ditujukan ke seluruh anggota DPRD Kota Medan yang masa jabatannya berakhir 13 September 2019. Sekretaris DPRD Kota Medan, Abdul Aziz, mengatakan surat edaran tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017, tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD. Dimana Pasal 9 dan Pasal 12 PP Nomor 18 Tahun 2017 menyebut, salah satu tunjangan kesejahteraan pimpinan dan anggota DPRD adalah pakaian dan atribut yang disediakan setiap tahun. Kemudian dalam peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), ada tujuh unsur belanja modal yang dicatat sebagai barang milik daerah atau aset tetap. Dimana salah satu kriterianya adalah nilai rupiah pembelian barang itu memenuhi batasan minimal kapitalisasi aset tetap, yakni tidak lebih dari Rp500.000. “PIN emas wajib dikembalikan jika harga pengadaan barang itu memenuhi batasan minimal kapitalisasi aset tetap,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (11/9) di ruang kerjanya. Sampai saat ini, menurut Azis, belum ada satu anggota DPRD Medan yang mengembalikan aset-aset tersebut ke Bagian Perlengkapan Sekretariat DPRD Kota Medan. Padahal nantinya aset akan menjadi bahan laporan lanjutan inventarisasi aset ke BPK RI Perwakilan Sumatera Utara.(SBC)

Medan - andalas Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR BPN) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Konsolidasi Tanah, diharapkan dapat memuat sekaligus menjadi regulasi kuat kepada pemerintah kabupaten/ kota dalam melakukan penataan, penguasaan dan penggunaan tanah dalam rangka pembangunan kota guna meningkatkan kualitas sebuah wilayah sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik dan layak. Harapan tersebut disampaikan Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, dalam kegiatan Sosialisasi dan Konsolidasi Tanah di Wilayah Sumatera Utara yang berlangsung di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (11/9). Sebab, bilang Sekda, beberapa poin yang terkandung dalam Permen ATR BPN tersebut tidak jarang mendapat kendala pada proses pengimplementasiannya. Sekda mengungkapkan, sampai saat ini Pemko Medan masih menemukan sejumlah kendala dan kesulitan dalam melakukan penataan wilayah khususnya di Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun. Sebab, rencana Pemko Medan untuk membangun rumah susun (Rusun) di kawasan

Sekda K ot a Medan, Wiri ya Alrahm an, dalam kegiat an Sosialisasi dan K onsolidasi Tan ah di Kot ota iriya Alrahman, kegiatan Konsolidasi anah Wilayah Sumatera Utara yang berlangsung di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (11/9). tersebut kerap mendapat penolakan dari berbagai pihak yang merasa dirugikan. “Sampai saat ini, kami (Pemko Medan) masih menjumpai sejumlah kendala dalam melakukan revitalisasi kawasan di Kelurahan Aur. Rencana pembangunan rusun yang kami rencanakan untuk menghapus dan menghilangkan image kawasan kumuh disana pada kenyataannya tidak sepenuhnya disambut baik oleh masyarakat. Apalagi hal ini menyangkut soal tanah dan status

kepemilikan yang beragam,” kata Sekda. Oleh karenanya, Sekda, berharap agar Permen ATR BPN dapat menjadi payung hukum yang kuat bagi setiap pemerintah kabupaten/kota khususnya Kota Medan dalam melakukan penataan, sehingga dapat menjadikan Kota Medan menjadi kota yang tertib, tertata dan teratur demi memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat secara adil dan merata. Hal ini, lanjut Sekda, agar

pemanfaatan tanah dapat dilakukan sesuai dengan peruntukkannya dan digunakan dengan seluas-luasnya untuk masyarakat lewat fasilitas khusus (fasus) dan fasilitas umum (fasum) yang dibangun. “Kami menyadari bahwa persoalan demi persoalan akan tetap dihadapi oleh setiap pemerintahan dalam upaya penataan kota. Namun, melalui Permen ATR BPN ini kami berharap dapat menjadi stimulus sekaligus regulasi yang bisa digunakan untuk melakukan

Dinilai Berjasa Bagi Masyarakat Natal

Wagub Diberi Gelar Sutan Rajo Rangkayo Basa Medan-andalas Ninik Mamak Nan Gadang Basa Batuah Majelis, Pemangku Adat Ranah Nagari Nata resmi mengangkat Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah sebagai Ninik Mamak Nan Gadang dengan gelar Sutan Rajo Rangkayo Basa, di Lapangan Merdeka Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (10/9). Gelar ini diberikan karena Wagub Musa Rajekshah dinilai berjasa bagi masyarakat Natal. Pemberian gelar adat ini sekaligus dalam rangkaian acara Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H bersama Ustaz Abdul Somad (UAS). Suasana pemberian gelar berlangsung khidmat dan disaksikan ribuan masyarakat Natal. Musa Rajekshah yang akrab dipanggil Ijeck berpakaian adat Natal, berjalan diiringi para pemangku adat dan menaiki singasana yang sudah tersedia. Upacara dimulai dengan acara tepung tawar yang dilakukan para pemangku adat, alim ulama dan dilanjutkan dengan upahupah. Dikatakan Misdar yang begelar Datuk Ketek Sati Batuah, Ketua Lembaga Adat Kecamatan Natal, pemberian gelar kepada Ijeck adalah sebagai bentuk penghormatan atas kehadiran Wagub di Kecamatan Natal. "Jadi dari kesepakatan seluruh suku yang ada di Natal, melalui musyawarah lembaga akhirnya kita beri gelar Sutan Rajo Rangkayo Basa kepada Bapak Wakil Gubernur Sumatera Utara," ujar Misdar. Misdar mengungkapkan, kunjungan Wagub ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi masyarakat Natal. Selain itu, Wagub juga aktif menerima aspirasi warga, khususnya Natal, sebagai upaya mewujudkan cita-cita Provinsi Sumatera Utara yang adil, makmur dan bermartabat.

Ninik Mamak Nan Gadang Basa Batuah Majelis saat memakaikan pakaian adat kepada Wagu b Sum ut Musa Rajekshah, dan mengangkat Wagu b sebagai Ninik Mam ak Nan Gadang agub Sumut agub Mamak dengan Gelar Sut an Rajo Rangkayo Basa di Alun-alun Lapangan Merdeka K ecam at an Nat al, Sutan Kecam ecamat atan Natal, Selasa 10 September 2019. Ditambahkan Misdar, kunjungan Musa Rajekshah ke Kecamatan Natal sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sebagai figur yang merakyat. Sebagai perwakilan masyarakat, Misdar pun berharap, kunjungan Ijeck dapat memberi kesan dalam pembangunan Sumatera Utara, khususnya Mandailing Natal. Sementara itu, arti dari gelar ‘Sutan Rajo Rangkayo Basa’, dijelaskan Misdar, sebagai tempat masyarakat untuk bersandar atau tempat berteduh. "Sebagai definisi dari Sutan Rajo Rangkayo Basa sesuai yang tadi, Batang Kayo Badaun Rimbun yang artinya sebagai tempat kita bersandar, tempat berteduh, bila hujan panas, tempat bersila, khususnya bagi masyarakat," ujar Misdar. Dengan pemberian gelar ini, katanya, resmilah Musa Rajekshah menjadi warga Natal, juga resmi diangkat Ninik Mamak di Nagari Nata. "Dengan gelar ini, karena Pak Wagub juga sudah menjadi

bagian dari masyarakat Pantai Barat, kami bisa menjadi lebih dekat dan bisa membantu mengatasi permasalahan dan pembangunan di Natal. Misalnya permasalahan penerangan listrik yang sampai ini dirasakan kurang oleh masyarakat," ujar Misdar. Pemberian gelar ini mendapat respons positif dari Wagub Musa Rajekshah. Dikatakannya, dengan adanya gelar ini membuktikan bahwa kehadiran dirinya dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendapat tempat di tengah masyarakat Pantai Barat, Natal. "Saya berterima kasih telah diberikan gelar Sutan Raja Rangkayo Basa, yang artinya ini adalah pengakuan dari masyarakat bahwa kita diterima di sini. Semoga dengan kehadiran kita di sini membawa manfaat bagi Kecamatan Natal dan Kabupaten Mandailing Natal," jelas Ijeck. Usai upacara pemberian gelar, acara dilanjutkan dengan tausyiah oleh Ustaz Abdul

Somad. Ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka Kecamatan Natal yang sudah tidak sabar menunggu, menyambut kehadiran Ustaz Somad dengan gemuruh tepuk tangan. Diakui Ustaz Somad, ini adalah kali pertama ia memberikan ceramah dengan menggunakan pakaiam adat. "Ini adalah kali pertama saya pakai baju adat. Biasanya saya pakai baju koko, batik, ini saya pakai baju adat khas Natal. Ini menunjukan betapa spesial Kecamatan Natal bagi saya," ujar Ustaz Somad. Dalam ceramahnya, UAS kembali mengingatkan bahwa 10 Muharram sebagai momentum hijrah. "Ini hari mulia untuk berbuat kebaikan. Layaknya Hijrah Nabi Musa pindah dari Mesir untuk membebaskan Palestina. Yang tadinya belum salat, sekarang salat. Yang belum berhijab, pakai jilbannya. Yang belum sedekah, yang belum mengaji, sekarang harus sudah kita lakukan," ujarnya.(WAN)

penataan kawasan dan tata ruang sesuai aturan yang berlaku. Tujuannya semata demi memberi rasa nyaman untuk masyarakat dan dapat hidup lebih bersih dan layak,” harap Sekda. Namun, lanjut Sekda, pada penerapannya Sekda berkeinginan dan berharap tidak lagi ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Oleh sebabnya, pertemuan tersebut diharapkan dapat dan mampu memberi solusi bagi tiap pemerintah kabupaten/kota dalam menghadapi permasalahan tanah di tempat masing-masing. “Berbagai konflik terjadi secara kompleks di Kota Medan. Namun, langkah dan upaya yang dilakukan dalam penataan ruang dan kota tetap kami lakukan secara terukur dan terarah demi Kota Medan yang lebih baik,” bilang Sekda. Pertemuan yang dibuka Kepala Kanwil BPN Sumut, Bambang Priono, itu dihadiri Direktur Konsolidasi Tanah Kementrian ATR BPN R,I Doni Janarto, perwakilan dari Bappeda Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang. Forum ini sekaligus menjadi wadah bagi pemerintah kabupaten/kota untuk menyampaikan sejumlah masalah dan persoalan yang dihadapi dan terjadi di wilayah masingmasing untuk kemudian dicari solusinya.(SBC)

Pemko Medan Kaji Kebutuhan Masyarakat akan Fasilitas Umum Medan-andalas Pemko Medan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan melakukan terkait fasilitas umum yang ada di Kota Medan, seperti jalan, halte dan ruang terbuka publik. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui apakah fasilitas umum tersebut apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau tidak. Hal ini terungkap dalam Seminar Proposal Kegiatan Kajian Kebutuhan dan Pemanfaatan Fasilitas Umum di Kota Medan tahun 2019 yang digelar Balitbang Kota Medan di Balaikota Medan, Rabu (11/9) yang dipimpin Kepala Balitbang Farid Wajedi. Seminar proposal ini turut dihadiri seluruh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan serta tiga orang tim tenaga ahli dari Institut Teknologi Medan yakni Dr Cut Nuraini ST MT, Ir Husni Thamrin MSc dan Meyga Fitri Handayani ST MT. Ketua Tim Tenaga Ahli, Cut Nuraini, menjelaskan fasilitas umum menurut terminologi umum adalah sarana/prasarana/ perlengkapan/alat-alat yang disediakan pemerintah yang dapat digunakan untuk kepentingan bersama dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Selanjutnya, Cut Nuraini, menambahkan sarana/prasarana/perlengkapan/alat-alat yang disediakan pemerintah untuk masyarakat itu dalam pemanfaatannya tidak dipungut biaya. Untuk itulah ungkap Cut Nuraini, guna mengetahui apakah seluruh fasilitas umum yang telah disediakan Pemko Medan itu sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, “Guna menjawab hal itu maka dilakukan kajian ilmiah. Demi kelancaran kajian ilmiah yang dilakukan, kami sangat mengharpkan masukan dari OPD yang hadir. Dengan demikian hasil kajian ilmiah yang kita lakukan nanti dapat memberikan masukan bagi Pemko Medan untuk membenahi fasilitas umum tersebut,” kata Cut Nuraini. Sementara menurut Kepala Balitbang Kota Medan, Farid Wajedi, Pemko Medan sudah banyak membangun fasilitas umum bagi warga Kota Medan. Namun diakuinya pembangunan fasilita sumum yang dilakukan belum maksimal sehingga masyarakat kurang merasakan manfaatnya. “Atas dasar itulah maka kita melaksanakan kajian ilmiah guna mengetahui tingkat kepuasan masyarakat atas fasilitas sumum yang telah dibangun tersebut,” harap Farid.(BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

4

Pengendara CBR Tewas Laka Tunggal Batu Bara-andalas Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal dialami pengendara sepeda motor Honda CBR 150, Jaka Syahputra (31) di Jalinsum Tebing Tinggi - Kisaran tepatnya di Km 120121 Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Selasa (10/9) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban akhirnya meninggal dunia setelah di rumah sakit. Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP Suprihadi P melalui Kanit Laka Aiptu J Haloho menyebutkan, saat itu warga Dusun II Mawar Desa Glugur Makmur Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batu Bara tersebut melaju kencang mengendarai sepeda motor nomor polisi BK 5981 OAD tersebut. Setahu bagaimana, di tikungan tajam tepat di depan Kantor BPS Batu Bara, korban yang datang dari arah Tebing Tinggi menuju Kisaran tidak dapat mengendalikan sepeda motornya hingga oleng ke kiri dan keluar badan jalan. Sepeda motor yang dikendarai korban kemudian terjun ke parit mengibatkan bagian wajah pengendara membentur pipa besi dan terlempar ke semak-semak. Warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi Sat Lantas Polres Batu Bara yang langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Lima Puluh. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami patah

Tersangka curanmor diam ankan petugas bersam a barang bukti di Mapolsek Pan yabungan, Rabu (11/9). diamankan bersama Panyabungan,

Tujuh Jam Diburu, Polsek Panyabungan Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor

Madina-andalas Hanya butuh waktu tujuh jam, Polsek Panyabungan berhasil meringkus IP (23), warga Desa Banjar Kobun Kelurahan Panyabungan II Kacamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) karena diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik Ulmaya Sari, warga

tersebut, tim Reskrim Polsek Panyabungan dipimpin Ipda P Ritonga, melakukan pengintaian dan penyelidikan. "Hanya butuh waktu tujuh jam, tim kita berhasil menangkap IP pada Rabu (11/9) sekitar pukul 02.30 WIB di Desa Panggorengan Kecamatan Panyabungan," terangnya. Dari tersangka diamankan

barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat Street hitam tahun 2019 Noka: MH1JFZ214KK653428 dan Nosin: JFZ2E1652229. "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka IP dan barang bukti dibawa ke Polsek Panyabungan guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.(JBL)

Ditangkap di Hotel Hawai

Korban mendapat pertolongan di Puskesmas Lima Puluh, namun nyawanya tidak tertolong. hidung, dan rahang, pendarahan otak, lecet kaki kiri dan kanan, memar kedua mata,

hingga tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di Puskesmas Lima Puluh.(SUSI)

Mobil Ikan Asal Aceh Dihadang Masuk Tapteng Sibolga – andalas Puluhan truk thermoking pengangkut ikan dari Aceh memasuki wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng), dihadang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP yang melaksanakan razia, di Desa Andam Dewi, Kecamatan Barus, Tapteng, Sabtu (7/9/2019) malam lalu. Menyikapi hal itu, Ketua LSM Metro Watch Sibolga-Tapteng, Janner Silitonga, mengecam aksi penghadangan tersebut. Janner menilai, aksi itu tindakan arogansi dan melanggar hukum. Melanggar konstitusi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Miris saya melihatnya, mobil ikan dari Aceh untuk mendistribusikan hasil bumi berupa ikan, dilarang masuk ke Sibolga atau Tapteng. Ini tindakan melawan undang-undang,” ujar Janner kepada wartawan, Rabu (11/9/2019). Janner meminta aparat penegak hukum, yakni kepolisian harus bersikap, dan melakukan tindakan yang tegas, demi terciptanya iklim usaha yang kondusif di Sibolga dan Tapteng. “Jadi, siapa saja yang memenuhi unsur melanggar aturan dan ketentuan perundang-undangan, terlepas siapa

oknumnya, petugas kepolisian wajib mengambil sikap tegas tanpa pandang bulu, dan melindungi para pelaku usaha sesuai aturan yang berlaku,” tegas Janner. Menurut Janner, sampai sekarang belum ada aturan yang melarang perdagangan antar daerah, kecuali perdagangan barang ilegal. Lantas, bagaimana jika terjadi hal sebaliknya, nelayan Sibolga atau Tapteng dilarang memasuki perairan Aceh? Atau hasil bumi dari Sibolga atau Tapteng dilarang masuk pasar daerah lain? Tentunya, ini akan berdampak buruk pada kelangsungan distribusi kepentingan publik. Maka itu, Janner meminta aksi pelarangan semena-mena tersebut dihentikan. “Selama belum ada regulasi apa pun yang dilanggar mengenai perdagangan ekonomi lintas daerah, maka siapa saja bisa, dan berhak melakukan kegiatan pendistribusian hasil kekayaan bumi dan laut sesuai ketentuan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Tapteng, Jonnedi Marbun yang dikonfirmasi wartawan, Rabu siang, mengaku sedang rapat.(ST)

Modus Bantu Korban Kebakaran, Rupanya Pencuri Celengan Medan-andalas Seorang pria bernama Rawi Candren (42), warga Jalan Sei Sikambing Gang Citarum, Medan, diamankan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru karena diduga mencuri sebuah celengan. Mirisnya, celengan tersebut diambil dari rumah tetangganya sendiri bernama Julia Ariesta (37), yang menjadi korban kebakaran. Berdasarkan keterangan Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Rabu (11/9), dengan modus mem-

Desa Aek Nangali Kecamatan Batang Natal Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi dalam siaran pers mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan korban pada Selasa (10/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban mengaku sepeda motornya hilang di pool bus ALS Ladang Sari. Menindaklanjuti laporan

bantu mengangkat barang korban saat korban mengalami musibah kebakaran, pelaku mengambil celengan korban yang berisikan Rp8 juta. Ia menjelaskan, pencurian tersebut terjadi saat korban mengalami musibah kebakaran di rumahnya (21/8). Kemudian pelaku membantu memindahkan barang milik korban yang ada di dalam rumah. Saat pelaku melihat celengan korban, pelaku langsung mengambil celengan tersebut. Korban yang menyadari

hilangnya celengan tersebut sempat bertanya kepada suaminya, namun suaminya tidak mengetahui. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku pada Selasa (10/9). "Dari keterangan pelaku bahwa uang tersebut telah habis untuk foya-foya," katanya. Saat ini pelaku berada di Polsek Medan Baru guna penyidikan lebih lanjut.(ANT)

WARGA BANDUNG GAGAL EDARKAN SABU 2 KG

Medan-andalas Petugas Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut mengamankan seorang pria warga Bandung, Jawa Barat (Jabar) karena berprofesi sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut melalui Kasubdit III, AKBP Catur mengatakan, penangkapan terjadi pada Senin (9/9) sekitar pukul 02.07 WIB. "Kita mengamankan seorang pria berinisial D, warga Bandung di Hotel Hawai No 46 Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan," terangnya, Rabu (11/9). Kata dia, penangkapan berawal pada Minggu (8/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Petugas Unit 2 Subdit III mendapat informasi di tempat kejadian perkara (TKP) akan ada transaksi narkotika jenis sabu-sabu. "Kita melakukan penyelidikan dan mencurigai seorang pria yang diketahui berinisial D," ujarnya. Catur mengaku pihaknya

melakukan penangkapan terhadap D (34), warga Jalan Cijerah Raya, Gang Mekar Sari I, Bandung Kota dengan barang bukti dua bungkus diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 2.060 gram. Kepada petugas, D menga-

ku berangkat dari Bandung menuju Kota Medan atas suruhan pria berinisial A warga Lampung yang sekarang DPO. "Jadi si A ini menyuruh D untuk mengambil sabu tersebut dari orang yang tidak dikenalnya. Mereka akan mela-

kukan transaksi di depan toko Alfamart yang lokasinya tidak jauh dari TKP," sebut Catur. Rencananya, barang haram tersebut akan diserahkan kepada seseorang yang diketahui berinisial U. "Untuk tersangka berinisial U masih dalam penyelidikan kita," katanya. Menurut dia, petugas sempat melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan tersangka U dan A. Namun, pihaknya belum bisa menemukan karena handphone kedua tersangka itu sudah tidak aktif lagi. "Sekarang D dan barang bukti narkotika seberat 2 Kg sudah diamankan di kantor untuk pemeriksaan lanjutan," ujarnya. Adapun barang bukti yang diamankan berupa dua bungkus plastik merek Guan Yin Wang yang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 2.060 gram dan satu unit handphone merek Redmi warna hitam. "Dua orang yang belum ditangkap masih dalam penyelidikan," tegasnya.(DA)

kapal yang meninggal dunia, yakni Rudi Prayouw (52), warga Jalan Bakti Abri Gang Ustad Samsir Komplek Pabrik Besi Blok C 35, Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Sumatra Utara (Sumut). Ketiga ABK yang luka-luka, yakni Nanda Armanda (28) warga Pangkalan Berandan Kabupaten Langkat. Ahmad Gufroni (36) warga Pangkalan Berandan Kabupaten Langkat. Selain itu, Ades Pranata Sitepu (22), warga Desa Naman Kecamatan Karo Kabupaten Tanah Karo. Peristiwa nahas tersebut bermula saat Kapal Moring

Boat PMB 6 milik Pertamina yang dinakhodai Rudi Prayouw bersama tiga ABK sedang melepas tali kapal tanker dan membuka selang kapal tanker Pertamina yang telah selesai membongkar bahan bakar minyak (BBM) melalui Bouy Pipa Pertamina Singel point Mooring (SPM) di tengah laut ke Depo Pertamina Labuhan. Namun saat melepas tali, tiba-tiba turun hujan disertai angin dan ombak besar sehingga Kapal Moring Pertamina yang sedang manuver mati. Akibat hembusan angin yang kencang serta terjangan ombak, Kapal Moring tidak bisa

mengimbangi dan terhempas ke bawah Kapal Tanker Pertamina yang telah selesai bongkar BBM di tengah laut. Akibatnya Kapal Moring PMB 6 milik Pertamina tenggelam. Saat Kapal Moring tenggelam, nakhoda tidak dapat keluar dari ruangan sehingga tewas. Sedangkan, ketiga ABK sempat melompat dari atas Kapal Moring sebelum kapalnya tenggelam dan selamat. Selanjutnya, nakhoda dan ketiga ABK tersebut dibawa ke RS TNI AL Komang Makes di Jalan Bengkalis Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan.(DP)

Warga Bandung diamankan bersama barang bukti 2 kg sabu yang gagal diedarkannya.

Kapal Pertamina Tenggelam, 1 Tewas, 3 Luka

Medan-andalas Kapal Moring Boat PMB 6 milik Pertamina tenggelam di perairan Pelabuhan Belawan, tepatnya lebih kurang 8 mil sebelah timur pada Selasa (10/ 9) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya peristiwa tersebut, seorang nakhoda dikabarkan meninggal dunia dan tiga Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka-luka. Kabar tersebut dibenarkan oleh Humas Syahbandar Utama Belawan, Yovie, Rabu (11/9). "Benar, kita juga sudah dapat info atas tenggelamnya kapal Pertamina tersebut," katanya. Adapun identitas nakhoda

DITUDING HILANGKAN BUKTI KASUS NARKOBA

Dua Penjual Sabu Ditangkap Polisi Dua pemuda Kabupaten Aceh Utara ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara karena menjual narkoba jenis sabusabu. Kedua tersangka ditangkap di sebuah rumah di Gampong Kulam, Kecamatan Syamtalira Aron, Rabu (11/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas berhasil mengamankan tiga paket sabu. Kedua tersangka adalah, MA (33), warga Gampong Kulam, dan ZF (34), warga Gampong Krueng Baro, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. “Petugas mendapat informasi MA kerap menyimpan dan menjual sabu paketan.

Tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Aceh Utara. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota mendatangi rumah MA. Saat itu, MA berada di dalam rumahnya bersama ZF. Setelah digeledah, di dalam rumah itu ditemukan tiga paket sabu seberat 0,44 gram/bruto,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reserse Nar-

koba AKP Ildani Ilyas. Disebutkannya, kedua tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polres Aceh Utara guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Untuk saat ini kedua tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara terpisah,” pungkasnya.(MUL)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

5

Terdakwa Penganiayaan Disarankan Berdamai Dengan Korban Medan-andalas Sidang kasus dugaan penganiayaan dengan terdakwa Ramly Hati alias Asim (52), warga Jalan Waringin Nomor 21- H Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah, Rabu (11/9) sore, terpaksa ditunda. Pasalnya, salah satu hakim anggota, Saidin Bagariang berhalangan hadir. Pantauan wartawan, terdakwa mengenakan kemeja putih sudah duduk di kursi pesakitan ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan. Para saksi korban dalam kasus ini juga sudah dihadirkan di persidangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arta Sihombing. "Ibu ini (hakim Sabarulina Ginting) cuma sebagai pengganti aja. Karena hakim anggota satu lagi berhalangan hadir. Jadi, kita tunda persidangan ini," ujar majelis hakim diketuai Nazar Efriandi. Sebelum menutup sidang, hakim mengingatkan JPU Arta untuk kembali menghadirkan para saksi korban pada persidangan Selasa (17/9) pekan depan. Bahkan, hakim menyarankan agar terdakwa dan korban untuk berdamai. "Jaksa hadirkan saksi korban pada persidangan pekan depan. Kalau bisa terdakwa

dan korban berdamai lah. Masih satu keluarga kandung kan?. Tidak semua bisa diselesaikan dengan ribut," tandas hakim Nazar seraya mengetuk palu. Dalam dakwaan JPU Arta Sihombing, pada Minggu 7 April 2019 sekira jam 12.15 WIB, di Jalan Gatot Subroto Nomor 75 Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, saksi korban Lienawati alias Lie Chje Fong sedang berada di lantai 3 untuk sembahyang. Saksi korban naik ke lantai 4 menuju lantai 5. Di situ, saksi korban mendengar terdakwa Ramly Hati sedang berkata kepada saksi Syafrizal alias Rizal, "lu masuk kerja jam berapa, pulang jam berapa". Dijawab Syafrizal: "saya masuk jam 8 pagi pulang jam 5 atau jam 6". Selanjutnya, terdakwa kembali berkata: "kalau aku mau datang lu harus bukain pintu ya, jangan coba cari-cari alasan buat gak buka pintu". Saksi Lisam juga ikut dalam pembicaraan dan mengatakan: "lu makan gaji sama siapa". Terdakwa menjawab: "sanggup kok aku kasih gaji sama kau". Kemudian, saksi korban turun ke lantai 4 dan mendekati terdakwa sambil me-

ngatakan: "waktu ibu masih ada gak pernah nya kau urus datang pun jarang". Lalu, terdakwa menjawab: "itu kan semuanya mau kau urus sendiri kan". Saksi korban mendekatkan wajahnya kepada terdakwa. "Saat itu juga, terdakwa langsung memukul ke arah mata sebelah kiri saksi korban sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan. Tapi, saksi korban langsung menghindar ke arah kanan. Selanjutnya, terdakwa juga mencakar punggung saksi korban sebelah kiri sebanyak satu kali," kata JPU dari Kejari Medan itu. Kemudian, saksi korban mendorong terdakwa agar menjauh. Melihat hal tersebut, orang-orang yang berada di lokasi langsung melerai terdakwa dan saksi korban. Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban mengalami luka di bagian mata sebelah kiri. "Sehingga saksi korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru guna proses hukum lebih lanjut. Perbuatan terdakwa Ramly Hati sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (1) KUHPidana," tandas Arta.(AFS)

Polisi Tangkap PRT Pencuri Emas Majikan Siantar-andalas Polisi menangkap Dahlia Siregar alias Lia (40), seorang pembantu rumah tangga (PRT) di Jalan Bunga Wijaya Perum Buhara Regensi Blok A, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Dahlia ditangkap karena mencuri perhiasan emas pernikahan, milik majikannya, lalu kabur ke Kota Siantar. "Dari hasil interogasi, pelaku yang sehari-hari membantu membersihkan rumah dan mencuci pakaian korban, mengakui perbuatannya pasca ditangkap dari tempat persembunyiannya di Jalan Batalion Gang Aru, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari," ujar Subbag Humas Polres Siantar, Aipda Napena, Rabu (11/9). Lanjut Napena, Dahlia Siregar tersangka pencurian diringkus oleh Unit Jatanras

Satreskrim, pada Selasa (10/9/2019) siang, setelah adanya laporan korban, tentang kasus pencurian yang berlangsung di rumah, Elen Nainggolan (30), pada Sabtu (31/8/2019) lalu. "Tersangka setelah ditangkap dari koskosannya, di Kelurahan Bukit Sofa, langsung diserahkan ke Polsek Sunggal, Polrestabes Medan. Selain mengakui perbuatannya, tersangka mengakui berasal dari Tanjung Balai," ujar Napena. Penangkapan berawal dari laporan korban yang mengaku kehilangan cincin emas, handphone, uang Ringgit senilai Rp 2 juta, di Polsek Sunggal. Kepada polisi, Dahlia tak bisa mengelak. Aipda Napena Surbakti mengatakan, Dahlias juga sudah membelanjakan sebagian uang hasil pencurian perhiasan milik majikannya tersebut.(HTC)

Saksi Mahkota:

Kombes P ol Andi Rian didampingi, AKBP Edison Sitepu dan AKBP Maringan Sim anjunt ak memberikan keterangan keter libat an Pol Simanjunt anjuntak keterlibat libatan tersangka Robby Meyer (belakang kaca mata), Rabu (11/9).

Tersangka Penggelapan dan Pemalsuan Surat Tanah

POLDASU RINGKUS BURONAN 5 TAHUN

Medan-andalas Sekitar lima tahun memburon atas kasus penggelapan tanah dan pemalsuan surat serta memberi keterangan palsu soal tanah seluas 5 hektar di daerah Medan Polonia, Robby Meyer (51), akhirnya ditangkap polisi di kediamannya Jalan Karya I No 12 Kompleks Pemda Kelurahan Karang Berombak Kecamatan Medan Barat, Selasa (10/9). "Tersangka masuk daftar pencarian orang (DPO) pada Januari 2015 dan ditangkap kemarin pagi," terang Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian didampingi Kasubdit II/Harda-Tahbang, AKBP Edison Sitepu dan Kasubdit III/Jatanras, AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan di Mapolda Sumut, Rabu (11/9). Kata dia, tersangka terdeteksi pada Senin (9/9) pagi, sehingga Polda Sumut langsung mengerahkan tim untuk membekuk tersangka di rumahnya. Begitu diamankan, tersangka kemudian diboyong ke Markas Polda Sumut untuk diperiksa. Menurut Andi Rian, laporan aduan atas kasus ini masuk pada 2010 di Polresta Medan. Pelapornya Arsyad Lis mewakili PT

Anugerah Dirgantara Perkasa (ADP). ADP melaporkan tersangka ke polisi dengan dugaan pemalsuan surat, menggunakan surat palsu dan menempatkan keterangan palsu dalam akta otentik untuk menjual tanah yang bukan miliknya ke orang lain. Tersangka menggunakan alas hak Uittrexel (bahasa Belanda), yang seolaholah dia ahli waris atas tanah milik almarhum Tju Tam Soon. "Tetapi kami sudah tanyakan kepada ahli dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun ahli lain, bahwa itu bukan merupakan alasan terhadap satu objek lahan yang berada di daerah Polonia kurang lebih seluas 5 hektar. Kalau kita hitung, (tanah) itu sekarang nilai asetnya kurang lebih 100 miliar rupiah," sebut Andi Rian sambil menunjukkan sejumlah dokumen berupa akte notaris pelepasan ganti rugi, dokumen bukti ukur lahan objek dan gambar objek. Dengan dokumen-dokumen palsu itu, seolah-olah ada transaksi penyerahan uang. Padahal, sambung Andi Rian, penyerahan hak itu justru fiktif. Pada 2011, kasus ini pernah dihentikan. Namun korban tidak mau

tinggal diam. Kasus ini kemudian digugat lewat praperadilan. Hasilnya, gugatan mereka dikabulkan pengadilan. Pengadilan memerintahkan penyidik untuk kembali membuka kasus ini dan menindaklanjuti penanganannya. Pada 2014 tersangka Robby Meyer dipanggil penyidik untuk diperiksa, namun mangkir, hingga akhirnya pada Januari 2015, tersangka ditetapkan statusnya sebagai buronan. Andi Rian menerangkan, PT ADP mendapat surat rekomendasi pembebasan tanah seluas 47 hektar di daerah Kelurahan Polonia Medan Polonia dari TNI AU pada 1990. Setahun kemudian PT ini juga mendapatkan izin prinsip pembebasan lahan dari Gubsu lalu tahun 1995 dan 1997, BPN Medan juga memberikan izin prinsip pembebasan lahan 47 hektar termasuk perpanjangan izin lokasi kepada PT ADP untuk digunakan membangun perumahan rakyat. "Seluas 42 hektar itu sudah terbit surat-suratnya sesuai alasan penggunaan lahan tersebut. Sisa 5 hektar ini yang sedang dalam proses, di situlah tersangka ini masuk dengan menggunakan alasan uttriexel

untuk melanggar sejumlah pasal mulai dari menggunakan surat, membuat surat palsu termasuk menempatkan keterangan palsu dalam akta otentik," pungkas Andi Rian. Andi Rian juga menegaskan semua orang yang terlibat dalam dokumen akan diperiksa, termasuk tujuh berkas asli yang ditandatangani lurah Polonia, salinan akte yang ditandatangani notaris atas nama Ratnawati Siregar dan juga surat keterangan yang dikeluarkan oleh lurah Polonia. "Ada (tanah) yang sempat dijual, dan dijual kepada Mario Meyer yang merupakan keluarga si Robby juga akan kita ungkap," tandasnya. Mengenai lahan yang sudah dijual, Polda Sumut terlebih dahulu akan mendudukan perkaranya karena lahan ini milik ahli waris Alm Tju Tam Soon. Sementara, tersangka RM membantah tuduhan soal penggelapan lahan tersebut. Dia mengatakan, lahan yang masuk kategori Utriexel itu bukan seluas lima hektar melainkan 98 hektare. "Itu sudah dibatalkan karena pengukurannya salah. Sebenarnya bukan lima hektar. Tanahsemuanya itu sudah saya ukur 98 hektar dan terdiri dari uttriexel," ujarnya.(DA)

bersama tersangka Latif Mat Sumi akan dilimpahkan. "Hasil audit BPKP sudah, dari saksi ahli sudah, dan saksi dari masyarakat beserta penerima barang juga sudah. Jika ditotalkan, saksi yang sudah kita mintai keteranganya mencapai

50 orang," kata Kasat Reskrim di ruanga kerjanya. Kasat Reskrim menjelaskan, Kepdes Blangkuncir sudah mendekam di Sel Mapolres Gayo Lues selama dua bulan. Semua berkas akan selesai dan bisa diserahkan ke JPU untuk dilanjutkan ke persidangan. "Mudah-mudahan setelah selesai menangani kasus dugaan Korupsi kasus dana desa ini, kita akan mengarah ke kasus lainya. Kami mohon dukungan dari rekan-rekan Pers juga dalam pengungkapan kasus di Kabupaten Gayo Lues," pintanya. Diberitakan sebelumnya, Kepdes Blangkuncir mengelola Rp 789 juta Anggaran

Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKp) Desa Blangkuncir tahun 2016. Berdasarkan hasil audit BPKP, kerugian negara dari dugaan penyelewengannya mencapai Rp 258 juta lebih. Itu terungkap setelah masyarakat setempat melaporkan ke pihak Kepolisian. Dari hasil penyelidikan kepolisian, terdapat beberapa item pekerjaan yang diduga menyimpang, seperti pekerjaan fisik pembukaan jalan desa, pembangunan tapal batas, dan pembangunan beronjong. Sedangkan untuk pekerjaan non fisik, yaitu di bidang pemerintahan desa, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.(NUAR)

Berkas Kepdes Blangkuncir akan Diserahkan ke Jaksa Hanya Sekali Diperintah Terdakwa Mengirimkan Narkoba Medan-andalas Terdakwa dugaan kurir sabu dengan terdakwa Safrizal alias Jal Bin Nurdin menjalani sidang keterangan saksi di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (11/9/ 2019). Kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun menghadirkan dua terpidana yang juga terlibat dalam kasus ini yaitu Abdul Kawi (terpidana mati) dan Andi Syahputra (terpidana 20 tahun penjara). Dalam keterangannya Abdul Kawi menerangkan bahwa dalam ketiga kali pengantaran dirinya hanya diperintah terdakwa pada pengiriman pertama. "Jadi dia (terdakwa) di Malaysia, pengantaran yang pertama saja, yang telah kedua udah enggak dia lagi. Karena kedua yang suruh itu udah Syahkirin bukan dia lagi. Yang pertama itu 60 kg," terangnya saat ditanya Jaksa. Hal ini menandakan bahwa terdakwa tidak bertanggung jawab atas barang bukti seluruhnya sebanyak 134 kg yang didakwakan padanya. Ia juga membenarkan bahwa untuk pemberian upah, dirinya mendapatkan dari dua orang yang berbeda. "Waktu pemberian upah, orangnya ganti-ganti, ada dua orang yang bergantian yang memberikan," beber pria yang telah diputus hukuman mati ini. Kawi juga membenarkan bahwa di tangan Safrijal alias Jal tidak ada ditemukan barang bukti. “Benar terdakwa tidak menyentuh barang bukti tersebut," cetusnya. Usai mendengarkan keterangan para saksi, Majelis Hakim yang diketuai Sapril Batubara menunda persidangan hingga pekan depan untuk mendatangkan saksi yang meringankan. Kuasa Hukum terdakwa, Andreas FK menerangkan bahwa keterangan para saksi menandakan bahwa kliennya tidak bisa didakwakan menjadi kurir 134 kg. "Poin sangat jelas sebenarnya semua peredaran ini ada yang pelaku utama. Dimana

klien kita ini hanya terlibat pada pengiriman yang pertama, itupin dengan banyak ancaman. Karena di dalam dakwaan juga jelas bahwa klien kita ini sudah tidak mau dan dipaksa oleh orang bernama PON," terangnya. Hal itulah yang membuatnya yakin bahwa terhadap terdakwa tidak bisa dimintai pertanggungjawaban karena melakukan dengan terpaksa. "Jadi karena dia juga dipaksa dan diancam oleh PON tersebut, ya bagaimana kalau orang dalam ancaman. Dia melakukan itu karena ketakutan," tegasnya. Baginya, dakwaan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya sudah benar yang menyebutkan kliennya dipaksa menjadi kurir sabu tersebut. "Dakwaan jaksa memang lebih meringankan karena tidak bersalah dan sudah bilang tidak mau," pungkas Andreas. Dalam surat dakwaan, terdakwa Safrizal alias Jal Bin Nurdin disebutkan melakukan aksinya bersama-sama dengan Syarifuddin alias Din, Andi Saputra alias Aan dan Abdul Kawi alias Ade (masing-masing Terpidana Narkotika), serta dengan laki-laki bernama panggilan Bang Pon, Yuyun, Dekda, Syakirin dan, QI (DPO). Mereka melakukannya pada Juni, Juli dan Agustus 2017 yang bertempat di Hotel The Green Alam Indah Kamar VIP Nomor 8 Jalan Jamin Ginting, Beringin, Medan Selayang dan di Showroom Mobil UD.Keluarga Jl.Platina VII B No.17 Kelurahan Titi Papan Kota Medan. Kasus ini berawal padaJuni 2017 ketika Terdakwa Safrizal berada di Penang-Malaysia, seseorang dengan nama Bang Pon (DPO) menghubungi dan menawarkan pekerjaan kepada terdakwa. Yaitu untuk melancarkan peredaran narkotika dengan cara mencari orang yang bisa mengambil sabu yang berasal dari Malaysia tepatnya di daerah perbatasan Laut Aceh - Malaysia. Kemudian mencari orang yang akan mengambil sabu

tersebut dari tengah Laut Aceh. "Terdakwa juga akan memantau orang yang akan membawa sabu tersebut ke Medan dimana Terdakwa akan memperoleh upah berupa uang dari Bang Pon," jelas Jaksa. Kemudian Bang Pon menyuruh terdakwa menjumpai seseorang bernama Ane di warung Mama di Kuala Kedah Malaysia dan setelah terdakwa bertemu lalu Bang Pon menghubungi dan memerintahkan memberikan telepon tersebut ke ANE. Kemudian ANE mengatakan “gak papa, kita kerja suruh turun sama Bang Pon“ lalu Terdakwa menjawab “iya”. Seminggu kemudian, Bang Pon kembali menghubungi terdakwa dan mengatakan bahwa sabu yang disebutkan oleh Bang Pon sebanyak 50 kg sudah sampai kemudian Bang Pon menyuruh Terdakwa agar orang yang di Aceh untuk bekerja. "Selanjutnya Terdakwa menghubungi teman Syakirin Als. Bule(DPO) dan menawarkan untuk mengantar sabu 50 kg dan oleh Syakirin menyetujui. Lemudian Bang Pon menghubungi dan menyuruh Terdakwa mengirimkan nomor hp Ane kepada Syakirin. Dimana Ane berperan mengantarkan saabu dari laut ke perbatasan wilayah Indonesia," jelas Jaksa Nur Ainun. Tiga hari kemudian Syakirin menghubungi terdakwa mengatakan bahwa sabu sudah turun di Aceh dan Syakirin menanyakan dibawa kemana dan apakah ada orang yang mengambilnya lalu Syakirin als.Bule memberitahukan upah kapal sebesar Rp15.000.000. Selanjutnya terdakwa menghubungi Bang Pon menanyakan kemana dibawa saabu tersebut dan Bang Pon mengatakan akan dibawa ke Medan. Jaksa Nur Ainun mengungkapkan bahwa terdakwa diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UndangUndang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(AFS)

Blangkejeren - andalas Kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan negara Rp 258.656.349, sudah mulai rampung. Dalam pekan ini, berkas kasus itu akan dilimpahkan kepolisian ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari setempat. Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Abdulah Hamid SH (foto), Rabu (11/9) mengatakan, semua berkas perkara sudah selesai, dan tinggal menyiapkan resume (rangkuman berkas) untuk disampaikan ke JPU. Jika semua berkas dinyatakan P-21 (lengkap), maka berkas

DIDUGA OPERASI BOCOR

Terdakwa Pembunuhan Suami Istri Dituntut Seumur Hidup Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh menuntut, Iskandar bin Alm Muhammad Daud, terdakwa pembunuhan suami istri yang juga majikannya, dengan hukuman seumur hidup. Tuntutan tersebut dibacakan JPU Yudha Utama Putra dalam sidang di Pengadilan Negeri Banda Aceh di Banda Aceh, Rabu (11/9), dengan majelis hakim diketuai Eti Astuti. Terdakwa Iskandar bin Alm Muhammad Daud yang hadir ke persidangan mengenakan rompi oranye tanpa didampingi penasihat hukumnya. Pada sidang pembacaan dakwaan, terdakwa Iskandar hadir didampingi penasihat hukumnya Ramli Husein. JPU Yudha Utama Putra mengatakan, terdakwa Iskandar bin Alm Muhammad Daud terbukti bersalah melanggar Pasal 380 KUHP tentang pembunuhan berencana seperti dalam dakwaan primair. "Hal memberatkan, terdakwa telah menghilangkan nyawa orang lain. Tidak ada hal meringankan dari perbuatan terdakwa

tersebut," kata JPU Yudha Utama Putra. Sebelumnya, JPU mendakwa terdakwa telah menghilangkan nyawa suami istri M Nasir dan Roslinda di sebuah warung nasi di Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, pada 26 Februari 2019 sekira pukul 02.40 WIB. Sebelum menghilangkan nyawa kedua majikannya tersebut, di malam kejadian saat beristirahat, terdakwa teringat kepada kedua korban memarahi dirinya. Lantas, terbersit di pikiran terdakwa berencana bangun pada tengah malam untuk menghilangkan nyawa M Nasir dan Roslinda. Terdakwa pun mengatur alarm telepon genggamnya. Setelah itu, terdakwa tidur. Sekira pukul 02.35, alarm telepon genggam terdakwa berbunyi. Terdakwa bangun dan sempat duduk di tempat tidur sejenak. Kemudian, terdakwa turun ke lantai satu. Di lantai satu warung nasi tersebut, terdakwa Iskandar mengambil pisau beserta sarungnya di atas lemari dapur. Pisau tersebut dimasukkan terdakwa di saku celana kiri. Kemudian, terdakwa juga mengambil pisau "cutter" di rak

bumbu masak dan memasukkannya ke saku celana kanan. Pisau akan digunakan untuk mencongkel kamar korban. Selanjutnya terdakwa berhenti sejenak di depan kamar korban. Pada saat itu, terdakwa teringat bahwa korban M Nasir pernah menyimpan sebilah parang di bawah tangga. Terdakwa mengambil sebilah parang tersebut. Lalu, terdakwa Iskandar menuju ke depan pintu kamar korban. Terdakwa berhenti sejenak di depan pintu kamar korban dan teringat korban memarahi terdakwa. Setelah berhasil mencongkel pintu kamar, terdakwa masuk dan melihat kedua korban sedang tidur. Saat itu, terdakwa merasa takut dan akhirnya keluar dari kamar. Namun saat di pintu kamar, terdakwa kembali teringat korban memarahi dirinya. "Terdakwa untuk kedua kalinya masuk kamar korban. Namun, terdakwa juga merasa takut dan akhirnya kembali keluar kamar korban. Di pintu, terdakwa kembali teringat korban memarahinya," ungkap JPU. Terdakwa kembali masuk untuk ketiga kalinya dan korban M Nasir terbangun dan melihat terdakwa memang parang. Kor-

ban M Nasir sempat berkata dalam berbahasa Aceh, "Peu beut kah keuno Is?" (Untuk apa kamu di sini Is). Namun, terdakwa langsung membacok dada korban M Nasir menggunakan parang, sehingga istri korban Roslinda terbangun. Terdakwa mengambil pisau di celana kirinya dan menusuk dada korban Roslinda. "Hingga akhirnya kedua korban tidak berdaya ditusuk terdakwa. Selanjutnya datang anggota keluarga korban bernama Dani merebut parang di tangan kanan terdakwa," sebut JPU. Terdakwa sempat melarikan diri ke rumah kosong. Di rumah tersebut, terdakwa mandi dan mengganti pakaiannya yang berlumuran darah. Terdakwa meninggalkan rumah kosong tersebut menuju jalan raya dengan maksud pulang ke kampung di Panton Labu, Aceh Utara. "Pada saat terdakwa sedang berjalan menjauhi lokasi kejadian, kemudian polisi yang berpakaian preman menangkap terdakwa dan membawa terdakwa ke kantor polisi," kata JPU. Sidang dilanjutkan Rabu pekan depan dengan agenda mendengarkan pledoi atau nota pembelaan terdakwa dan penasihat hukumnya.(ANT)


EKONOMI

Kamis 12 September 2019

XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Luar Jawa Medan-andalas PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) akan terus memperkuat jaringan data berkualitas di luar Jawa sebagai langkah strategis untuk memperkukuh fondasi bisnis di masa depan. Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini meyakini infrastruktur jaringan data yang kuat di luar Jawa akan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menopang perusahaan dalam memperbesar pangsa pasar. Selanjutnya, XL Axiata juga akan terus memaksimalkan manfaat produk layanan data melalui penerapan strategi dual brand. Dian Siswarini mengatakan, pihaknya akan terus menjalankan Strategi 3R dengan terus melakukan pengembangan dan perluasan infrastruktur jaringan khususnya di luar Jawa, serta melanjutkan strategi dual brand yang terbukti mampu memberikan hasil yang sangat bagus bagi

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperkuat jaringan data berkualitas di luar Jawa.

XL Axiata dalam 3 tahun terakhir. "Hingga saat ini kami on the track, berada di jalur yang kami rencanakan, dan terbukti mampu membuahkan kinerja yang diharapkan. Kami yakin, trend pertumbuhan yang kami raih sepanjang 1H 2019 lalu akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2019 nanti,” sebutnya. Dian menambahkan, hingga memasuki semester kedua 2019, 60 persen capex tahun

ini telah terserap, yang sebagian besar di antaranya untuk melanjutkan perluasan jaringan data di banyak area luar Jawa yang mengalami peningkatan trafik data secara signifikan. Fokus pada perluasan jangkauan di luar Jawa ini telah memberikan hasil yang sepadan, trafik dari luar Jawa telah meningkat pesat dan mendorong pertumbuhan pendapatan. Menurutnya, di sepanjang semester 1 2019, XL Axiata

telah menyelesaikan 90 persen dari target rollout jaringan dengan sekitar 19.000 BTS baru, sebagian besar berada di luar Jawa. Kini layanan 4G tersedia di sekitar 292 kota/ kabupaten di luar Jawa dengan lebih dari 14.000 BTS 4G di luar Jawa, dari total 408 kota/ kabupaten seluruh wilayah di Indonesia yang ditopang lebih dari 37.000 BTS 4G. XL Axiata berharap hingga akhir 2019 nanti akan mampu memberikan layanan 4G ke total sekitar 440 kota/kabupaten dan jumlah total jumlah BTS mencapai lebih dari 135.000 unit. Dengan demikian, layanan XL Axiata akan mencapai sekitar 95 persen dari populasi Indonesia. XL Axiata juga gencar melaksanakan fiberisasi jaringan baik di Jawa maupun luar Jawa. Fiberisasi akan mampu meningkatkan kapasitas jaringan transport hingga lebih dari 5x lipat dibandingkan transport bukan fiber. (SIONG/REL)

Pertamina Latih Operator SPBU di Sumut Kelola K3 Medan-andalas Faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi fokus Pertamina dalam melaksanakan kegiatan operasi. Khusus di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), penerapan standar operasi K3 menunjukkan trend positif dengan makin berkurangnya insiden. Hingga September 2019, di SPBU wilayah Sumut tidak tercatat insiden keselamatan kerja. Jumlah ini menurun dari tahun lalu yaitu 2 insiden. “Sesuai data kami, 50 persen penyebab insiden K3 di SPBU adalah akibat faktor manusia. Berupa perilaku konsumen yang tidak aman saat melakukan pengisian BBM di SPBU, maupun ketidakpatuhan pada prosedur standar,” kata Roby Hervindo, Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I di Medan, Rabu (11/9). Untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan keteram-

Pertamina memberikan pelatihan K3 kepada ratusan operator SPBU di Sumut, di Kantor Pertamina MOR I pada 212 September 2019.

pilan dalam mengelola K3 di SPBU, Pertamina memberikan pelatihan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) dan Penanggulangan Kebakaran. Pelatihan dilaksanakan di Kantor Pertamina MOR I sejak 2 hingga 12 September 2019. Sebanyak 540 operator dan pengawas SPBU di wilayah Sumut mendapatkan pemahaman teori dan praktik. Pelatihan yang dilaksana-

kan berkala setiap tahun ini, memberi materi tentang Keselamatan Operasi Penerimaan, Penimbunan, dan Penyaluran BBM di SPBU, Sistem Izin Kerja Aman di SPBU serta Pemeliharaan Sarfas SPBU. Peserta juga mempraktikkan pengetahuan yang didapat dalam penanggulangan kebakaran hingga penggunaan alat pemadam api ringan. Pada kesempatan sama, dilakukan juga sosialisasi stan-

dar pelayanan SPBU "Pertamina Way." Sales Executive Pertamina MOR I Toni Pradana menyampaikan materi kepada para operator dan pengawas di SPBU untuk memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada di SPBU sesuai dengan standar. "Standar Pertamina Way memiliki lima elemen, yaitu pelayanan staf yang terlatih dan bermotivasi, jaminan kualitas dan kuantitas, peralatan yang terawat, format fisik yang konsisten. Terakhir ada penawaran produk dan pelayanan bernilai tambah dengan operator yang selalu menerapkan salam, senyum, sapa," jelas Toni. "Melalui pelatihan berkala ini, kami harap para operator makin sadar, terampil dan konsisten mengelola aspek K3 di SPBU. Serta makin percaya diri dalam mengajak konsumen untuk menerapkan aspek K3," tutup Roby. (SIONG)

harian andalas | Hal.

Kesal Masalah Perizinan Investasi

Jokowi: Banyak Aturan dan Berbelit! Jakarta-andalas Presiden Joko Widoda (Jokowi) mengungkapkan bahwa sistem perizinan investasi di Indonesia terlalu banyak dan sangat berbelit-belit. Hal itu juga yang membuat kegiatan investasi di tanah air tersalip oleh negaranegara tetangga seperti Vietnam. Berdasarkan laporan Bank Dunia, ada 33 perusahaan angkat kaki dari China, tapi tak satu pun pindah ke Indonesia. Sekitar 23 perusahaan di Tiongkok yang keluar singgah di Vietnam, lalu sebanyak 10 ke Kamboja, Thailand, dan Malaysia. "Kemarin 33 perusahaan tidak ada satupun yang ke Indonesia itu saya kira ini menjadi catatan besar bagi kita," kata Jokowi di kantor Presiden, Jakarya, Rabu (11/9). Sampai saat ini, Jokowi mengaku, masih mendapat keluhan-keluhan dari pengusaha mengenai sistem perizinan investasi yang berlaku di Indonesia. "Perizinan berinvestasi di negara kita yang betul-betul prosedural, terlalu banyak aturan, terlalu banyak UU-nya, berbelit-belit. Bukan hanya sulit diprediksi tapi juga terlalu banyak diskresi-diskresi yang dilakukan kementerian," tegas Mantan Gubernur DKI ini. Sehingga situasi yang dihadapi para calon investor pun berubah-ubah. Bahkan, kata Jokowi, hal itu membuat citra Indonesia sebagai negara ramah investasi tercoreng "Situasi yang mereka hadapi akan memberikan citra yang negatif, promosi yang tidak baik karena dibandingkan dengan negara lain, mereka perizinan betul-betul jauh lebih cepat, jauh lebih sederhana dan juga memberikan insentif yang jauh lebih menarik," ungkap dia. Oleh karena itu, Mantan Wali Kota Solo ini meminta kepada seluruh pejabat negara untuk memperbaiki ekosistem investasi tanah air, baik di pusat maupun di daerah, mulai dari regulasi, perizinan, pertanahan, keamanan, ketenagakerjaan, hingga pemberian insentif perpajakan. "Karena reformasi itu adalah kunci. Kuncinya ada di sini dalam kita menghadapi menurunnya pertumbuhan ekonomi global. Banyak yang mengatakan dunia dalam proses menuju pada sebuah resesi ekonomi, bisa kita jaga. Saya yakin kita bisa menghadapi apabila kita bisa menyelesaikan yang tadi di depan

DISEWAKAN GUDANG 1 unit gudang di Jl. Letda Sujono, Lok. Strategis, Listrik, air, LT. 15 x 46, LB. 12 x 30, Harga Rp. 80 jt / Nego. Hub.

DIJUAL RUMAH

0853.6173.0505

KOST 20 E

DIJUAL SATU UNIT RUMAH BERLOKASI DI JL. SUMBAWA I NO.54, KOMP MARELAN INDAH DENGAN LUAS BANGUNAN 352 M2, LUAS TANAH 701M2, PLN,PAM DAN STATUS SHM. HUBUNGI . 081376213270

- Kost 20 E (lantai dasar), Luas 4 x 20 m² = 39 jt/tahun (nego). - Kost 20 E, kamar AC, isi lengkap Rp. 1,5 jt/nego. Harian/bulanan, Jl. Karya Pembangunan No. 20 E Polonia (belakang Hermes Place Polonia).

Hub. 0813.1036.7296, 0852.6105.9263 Web.: www.kost

INDEKOST

Di daerah Jl. Turi Medan, daerah Teladan dekat kampus UISU, Kampus ITM, Kampus UMSU, Kampus STT Harapan. Alamat Lengkap: Jl. Turi, Gang UISU No. 25 Medan. Pas dibelakang Kampus UISU. Khusus untuk Pria (Laki-laki). Hubungi Erix. (0813-6155-8325) (0831-98884815)

DIJUAL RUMAH 2 LANTAI PERMANENT - Luas tanah dan bangunan 67 m², SHM, 2 KT, 2 KM, dapur + kitchen set + kompor set. - Dinding wallpaper, ada balkon, garasi di bawah balkon, kamar mandi atas ada pemanas air, jemuran kain di belakang atas. Di Perumahan Gatsu Town Jl. Proyek Aluminium No. 1, Gatot Subroto Kec. Helvetia (di blkg. Ktr. Imigrasi) Medan. Pemilik langsung Ibu FONI MEGA, Harga 650 jt/nego. HP. 0812.1586.7778

DIJUAL CEPAT (BU) - 1 unit rumah tinggal 3½ tgkt beserta tanah ± 333 m², siap huni, 3 Kt, 2 Km lengkap air, listrik, AC, SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt, 2 Kt, 2 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni. - 1 unit rumah tinggal 2½ tgkt, 4 Kt, 3 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni, sudah ada perabot. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt uk. 4x14 m beserta tanah ± 280 m², SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt Uk. 6 x 16 m, type 96, siap huni, SHM. Semua di Jl. Karya - 1 unit Condominium Cambridge Tower Picasso, Lantai 7, uk. 200 m, ada taman, 3 Kt, 2 Km. - 1 unit rumah tinggal uk. 6x18, type 100, 2 tgkt, 3 Kt, Komp. Taman Ubud Pasar Merah. Hub. 08126

07 7073 081 160 71 388

6

saya sampaikan," kata Jokowi. Jokowi mengaku akan terus menggelar rapat mengenai investasi demi Indonesia benar-benar menjadi singgahan para investor. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat membuka rapat terbatas (ratas) tentang perbaikan ekosistem investasi. Ratas siang kemarin juga tindak lanjut terhadap 33 perusahaan yang angkat kaki dari China namun tidak ada satu pun yang singgah di tanah air. Dari 33 industri yang relokasi, larinya ke Vietnam, Malaysia, Thailand, hingga Singapura. "Sebulan ke depan mulai hari ini kita akan terus menerus mungkin setiap dua hari kita akan rapat khusus menyelesaikan yang berkaitan dengan investasi," kata Jokowi. Jokowi bilang, gelaran rapat mengenai investasi sengaja dilakukan hampir setiap hari demi mendapatkan hal konkret dalam menarik investasi masuk ke Indonesia. Salah satu yang dibahas dalam rapat adalah perbaikan ekosistem investasi. "Sehingga betul-betul kita dapatkan putusan-putusan yang konkret, sehingga perbaikan ekosistem investasi betulbetul kita peroleh," tegas dia. Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengaku sudah mendapat restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memarahi kementerian/lembaga (k/l) yang terbukti menghambat investasi ke Indonesia. Restu itu didapat usai dirinya mendapat keluhan langsung dari kepala negara tentang investasi (FDI) tidaknada yang masuk karena banyaknya aturan serta syarat yang diterapkan secara berlebihan atau yang justru memberatkan investor. "Jadi Pak Presiden saya akan ngeyel, saya boleh marah. Saya sudah dikasih izin Pak Presiden untuk marah-marah (ke menteri)," kata Lembong di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/99). Pada saat berdiskusi dengan Jokowi, Lembong juga mengaku menyampaikan daftar kementerian dan daerah mana saja yang terbukti paling memberatkan investasi masuk ke tanah air. Hanya saja dirinya belum ingin membukanya ke publik. "Terus terang, saya menyampaikan kementerian mana yg menurut saya paling parah, tapi saya tidak akan menyampaikan di sini, hari ini," ujarnya. "Tapi, yang saya sampaikan sekali lagi dengan penuh hormat, semua kementerian lembaga penuh dengan syarat-syarat, izin-izin yang kewajiban-kewajiban yang sebetulnya tidak perlu," sambungnya.(DTF)


EKONOMI 7 Bantu Masyarakat Tingkatkan Persekongkolan UnpabProduksi Susu Kambing Etawa Tender Masih Marak di Sumut Kamis

harian andalas | Hal.

12 September 2019

Lewat Pembuatan Pakan Alternatif

Agustus, KPPU Hukum 10 Perusahaan dan 4 Pokja

Medan-andalas Kasus persekongkolan tender pengadaan barang dan jasa masih marak terjadi di Sumatera Utara, bahkan menjadi mayoritas perkara yang ditangani Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Hal itu dikatakan Kepala Kantor KPPU Wilayah I Ramli Simanjuntak kepada wartawan di kantornya Rabu (11/9). Menurut Ramli, akibat persekongkolan, barang/jasa yang diperoleh baik jumlah maupun mutu menjadi lebih rendah. “Persekongkolan ini menghambat pasar bagi peserta tender yang sebenarnya lebih potensial,” katanya. Ramli mengatakan upaya pencegahan dengan melibatkan pemerintah daerah sangat diperlukan melalui advokasi dan sosialisasi tentang Undang-Undang No 5/ 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Sehingga diharapkan seluruh OPD maupun penyelenggara lelang dapat memahami proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan UU No 5/1999. “KPPU juga berharap komitmen dari gubernur, bupati, maupun wali kota dalam menjalankan good governance atau pemerintahan yang bersih di Sumatera Utara,” ungkap Ramli. Isu tender yang kolutif dan tidak transparan di lingkungan instansi pemerintah memang bukan nyanyian baru. KPPU menilai praktik persekongkolan tender merupakan biang dari inefisiensi pada berbagai kegiatan sektor usaha, terutama untuk penyediaan barang maupun fasilitas

publik yang diperlukan masyarakat luas. Keberadaan UU No 5/ 1999 jelas tidak bisa menolerir lagi praktik-praktik persekongkolan tender dan pelakunya dapat diganjar denda sampai Rp25 miliar. “Praktik persekongkolan tender sudah merupakan budaya yang menjadi rahasia umum, sehingga sering dianggap sebagai suatu hal yang biasa,” ungkapnya. Pada bulan Agustus 2019 ini, KPPU kembali menghukum 10 perusahaan dan 4 Kelompok Kerja (Pokja) yang dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 22 UU Nomor 5 Tahun 1999 terkait persekongkolan tender di Sumut. Diantaranya paket pembangunan Jalan Balige By Pass pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2017. Menghukum PT Karya Agung Pratama Cipta sebagai terlapor I dengan denda sebesar Rp1,8 miliar. PT Swakarsa Tunggal Mandiri sebagai terlapor II, PT Anugrah Bahari Sejahtera Mandiri sebagai terlapor III dan Pokja Pengadaan Barang/ Jasa Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2017 sebagai terlapor IV. Paket Preservasi Rehabilitasi Jalan Zaenal Arifin (Stabat) – Binjai Raya (Medan) – Belawan pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Medan APBN Tahun Anggaran 2017. Menghukum PT Dewanto Cipta

Pratama sebagai terlapor I dengan denda sebesar Rp1,769 miliar. PT Bangun Mitra Abadi sebagai terlapor II dengan denda sebesar Rp1,769 miliar. Pokja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Medan pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Medan Tahun Anggaran 2017 sebagai terlapor III. Tender preservasi dan pelebaran kalan BTS Provinsi Aceh-Barus-Sibolga pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Utara APBN TA 2018. Menghukum PT Swakarsa Tunggal Mandiri sebagai terlapor I dengan denda sebesar Rp1,260 miliar PT Sekawan Jaya Bersama sebagai terlapor II dengan denda sebesar Rp1 miliar. PT Fifo Pusaka Abadi sebagai terlapor III dengan denda sebesar Rp1 miliar dan Pokja Pengadaan Barang/Jasa Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2018 sebagai terlapor IV. Pembangunan jalan akses Bandara Sibisa pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumatera Utara dari APBN Tahun Anggaran 2018. Menghukum PT Mitha Sarana Niaga sebagai terlapor I dengan denda sebesar Rp1,253 miliar. PT Razasa Karya sebagai terlapor II dengan denda sebesar Rp1 miliar dan Pokja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2018 sebagai terlapor III. (G/SBC)

Medan-andalas Tim dosen dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) membantu masyarakat Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang meningkatkan produksi susu kambing etawa lewat pembuatan pakan ternak alternatif. “Tim KKN-PPM Prodi Peternakan, Agroekoteknologi dan Manajemen Unpab telah melatih masyarakat mengolah limbah pertanian menjadi pakan ternak alternatif berupa wafer, urea molases blok (UMB), fodder jagung, dan silase jerami padi. Tim memanfaatkan bahan baku yang tersedia di Desa Paya Geli,” kata Ketua Tim KKN-PPM Unpab Dini Julia Sari Siregar SPt MP kepada andalas di Kampus Unpab, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan, Rabu (11/9). Sebelum praktik pembuatan pakan alternatif, kata Dini, dia bersama tim KKNPPM lainnnya, yakni Ir Bambang Surya Adji SP MSi PhD (Dosen Prodi Agroteknologi Unpab) dan Yossie Rossanty SE MM (Dosen Prodi Manajemen Unpab) serta mahasiswa terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat

Tim KKN-PPM Unpab dipimpin Dini Julia Sari Siregar SPt MP, Ir Bambang Surya Adji SP MSi PhD, dan Yossie Rossanty SE MM diabadikan bersama di depan Kantor Kepala Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang.

Desa Paya Geli tentang manfaat pembuatan pakan alternatif. Pembuatan pakan ternak alternatif ini, kata Dini, merupakan salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat yang didanai Kemenristekdikti lewat Hibah Pengabdian Masyarakat KKN-PPM Tahun Anggaran 2019. “Dengan pemberian pakan alternatif diharapkan produksi susu ternak kambing etawa yang dikelola masyarakat Paya Geli lebih meningkat. Ini merupakan salah satu metode dalam rangka menggerakkan jalannya pembangunan masya-

rakat baik dalam aspek ekonomi, sosial budaya, pendidikan, dan lainnya,” kata Dosen Prodi Peternakan Unpab ini. Pembuatan pakan ternak alternatif di Dusun III, Desa Paya Geli, tambah Dini, karena di kawasan tersebut tersedia jerami yang cukup banyak sebagai bahan baku pokok pembuatan silase jerami padi. Sedangkan untuk pembuatan UMB dan wafer, bahan bakunya diperoleh dari limbah pertanian yang tersedia. Kemudian fodder jagung merupakan pakan ternak alternatif yang sangat baik apa-

bila lahan penanaman hijauan yang tersedia sangat sempit. Dikatakan, fodder adalah istilah untuk tanaman yang digunakan sebagai pakan yang diberikan pada ternak untuk menyediakan nutrien yang diperlukan ternak. Pemberiannya dapat berupa hijauan segar maupun kering, bentuk biji-bijian maupun umbi, atau dalam bentuk silase. “Tumbuhan fodder dapat diperoleh dari hasil budidaya maupun dari habitat alaminya di padangan. Fodder jagung ini dibuat dengan sistem hidroponik. Hidroponik fodder dapat dijadikan sebagai teknologi alternatif untuk memproduksi pakan hijauan,” katanya. Dini Julia menambahkan, hidroponik adalah suatu istilah yang digunakan untuk bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya serta menggunakan campuran nutrisi esensial yang dilarutkan di dalam air. “Teknik hidroponik memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk kandungan nutrisi yang berkualitas selain itu sistem hidroponik tidak tergantung dengan musim sehingga tanaman dapat ditanam sepanjang tahun dan dapat ditanam di lahan yang sempit dengan sistem greenhouse,” urainya. (HAM)

Ekspor Pesawat, Jasa Besar Habibie di Industri Penerbangan RI Jakarta-andalas Sosok almarhum Presiden Indonesia ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dinilai berjasa besar terhadap kemajuan industri dirgantara Indonesia. Pada 1976, ia mendirikan PT Indonesia Pesawat Terbang Nurtanio, satu-satunya pabrik pesawat di Asia Tenggara kala itu. Pabrik itu kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 1985, hingga akhirnya kini dikenal sebagai PT Dirgantara Indonesia. Pengamat aviasi AIAC Aviation Arista Atmadjati mengungkapkan, melalui pabrikan pesawat itu, Habibie menjadi pionir era teknologi industri penerbangan modern di Indonesia. Jenis mesin yang digunakan adalah turbo propeller. "Kebanyakan pesawat Pak Habibie digunakan untuk pesa-

Pesawat kembangan BJ Habibie

wat patroli laut," ujar Arista dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (9/11) malam. Habibie, sambung Arista, mampu menangkap pangsa pasar yang besar dari kondisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan. "Kita memiliki bandara kecil itu hampir 200-an yang bisa didarati oleh pesawat propeller. Belum lagi di ASEAN," jelasnya. Karena keandalannya, di

era 90-an, Indonesia sudah mengekspor pesawat buatan Habibie ke sejumlah negara yaitu Qatar, Kuwait, Korea Selatan, Pakistan, Thailand, dan Filipina. "Bahkan, Amerika pernah membeli," jelasnya. Tak hanya sebagai pesawat patroli laut, sambung ia, pesawat keluaran IPTN juga digunakan untuk kepentingan militer dan komersial. Arista menyayangkan in-

dustri penerbangan yang dirintis Habibie sempat terkena pukulan di era krisis moneter 1997-1998. Saat itu, pemerintah harus menutup IPTN karena dianggap sebagai industri mercusuar oleh Dana Moneter Internasional (IMF). Saat ini, PT Dirgantara Indonesia terus berkembang menjadi pabrikan pesawat yang andal. Beberapa produknya antara lain pesawat CN235 dan Heli Super Puma. Dengan dukungan dari pemerintah, perusahaan tengah menjajaki untuk memproduksi pesawat jenis C295 dan N219. Tak hanya itu, perusahaan juga bekerja sama dengan Korea Selatan untuk mengembangkan jet tempur generasi 4,5 yang dirancang dengan mengadopsi teknik geometri pesawat siluman KFX/IFX. (CNNI)

DISEWAKAN Ruko 3½ tkt, (L=184 m²) dan ruko 2 tkt (L=325 m²) di Jl. H.M. Yamin Sp. Jl. Sentosa Baru (dekat Majestik), lok. strategis. Cocok untuk segala usaha khususnya home industry. Hub. 0821 6299 5678 – 0852 9719 4901

DIJUAL TANAH Sertifikat Hak Milik L=2166 m², Lok. : Sgt. strategis tepi jalan besar Tanjung Selamat Medan Sunggal. Harga pas Rp. 2 jt/m². Hub. Langsung Pemilik 081 153 9699 (Tanpa Perantara)

MURAH..!!

JUAL PAVING BLOCK

PRESS MESIN JL. SM. RAJA KM. 6,7 No. 47 Medan Telp. 061.7850888 HP. 0811 605090

DIJUAL

Sebidang tanah di Lokasi Taman Malibu Indah Blok G8. Uk. 18 x 26. Bagi yang berminat Hub. 0821 6517 6868, 0877 6941 6018, 0853 7300 8282 (TP)

DIJUAL 3 TAPAK TANAH

- Uk. P. 101/99 m, L. 21/20 m, LK. 2050 m², terletak di Pematang Biara Kec. P. Labu. - Uk. P. 48 / 53 m, L. 23/22,40 m, LK. 1146 m², terletak di P. Labu Pekan Kec. P. Labu. - Uk. P. 47, 80/50 m, L. 17/24, 50 m, LK. 1014 m², terletak di P. Labu Pekan, beserta 1 unit rmh. permanen. Harga Nego.

Hub. 0852.6191.9800


Kamis

harian andalas | Hal.

5 September 2019

8

Wafatnya Presiden ke 3 RI BJ.Habibi

Sang Pembakar Semangat Timnas SEA Games Brasil Kalah

Argentina Kandaskan Meksiko TIMNAS Brasil dan timnas Argentina meraih hasil berbeda saat menghadapi lawan masing-masing dalam laga uji coba internasional. Brasil di luar dugaaan takluk 0-1 dari Peru dalam laga uji coba di United Airlines Field, Los Angeles Memorial Coliseum, Rabu (11/9) siang WIB. Pelatih timnas Brasil, Tite, menurunkan Ederson, Philippe Coutinho, dan Roberto Firmino sejak menit pertama. Sedangkan bintang Selecao Neymar duduk di bangku cadangan dan baru bermain di babak kedua. Di awal pertandingan, Peru berhasil membuat Brasil kerepotan. Setidaknya dua peluang didapat Peru tetapi belum mampu membobol gawang Ederson. Selecao merespons tekanan yang diberikan Peru lewat aksi David Neres dan Richarlison. Upaya Neres bisa diblok pemain belakang Peru dan tendangan keras Richarlison masih belum menggetarkan gawang tim lawan. Di babak kedua, Tite memasukkan Neymar yang mencetak satu gol di laga sebelumnya saat Brasil ditahan imbang Kolombia 2-2, 7 September lalu. Namun kehadiran Neymar tidak cukup untuk membuat Brasil mencetak gol. Peru kemudian berhasil mencetak gol penentu kemenangan lewat sundulan Luis Abram memanfaatkan situasi bola mati pada menit ke-85. Hasil ini membuat catatan tidak terkalahkan Brasil dalam 17 laga beruntun sejak Piala Dunia 2018 harus berakhir. Lionel Scaloni menilai Argentina tampil sempurna saat mengalahkan Meksiko. Anak asuhannya mampu menjalankan strategi serangan yang ia terapkan dengan baik. Argentina berhasil meraih kemenangan 4-0 saat berhadapan dengan Meksiko dalam laga uji coba, Rabu, (11/9) pagi,

di Stadion Aladome, Texas. Empat gol tim Tango diciptakan melalui hat-trick Lautaro Martinez serta penalti dari Leonardo Paredes. Usai pertandingan, Scaloni memuji penampilan anak asuhannya. Pelatih 41 tahun tersebut menilai Argentina tampil sempurna menjalankan strategi serangan balik yang diterapkannya. "Kami tahu bagaimana Meksiko bermain dan kami tampil dengan serangan cepat untuk menghasilkan peluang. Kami senang karena kami memainkan pertandingan yang sempurna," ujar Scaloni. Katanya lagi, kami tahu Meksiko berusaha mendominasi pertandingan sejak menit awal. Itulah mengapa kami sudah siap mengandalkan serangan balik. "Kami tampil layaknya sebuah tim, ini adalah sesuatu yang penting. Semua pemain tampil untuk rekan satu tim mereka dan mereka ingin menjadi bagian dari timnas Argentina," jelasnya. Lautaro Martinez baru saja menjadi pahlawan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Argentina saat bersua Meksiko di pertandingan bertajuk persahataban itu, sebab dari kemenangan 4-0 Argentina atas Meksiko itu, Martinez mampu menyumbangkan tiga gol dari keseluruha golnya. Tentu mencetak hattrick di sebuah laga timnas adalah sesuatu yang jarang. Hal itu pun diakui Martinez, karena ia merasa sangat sulit untuk bisa mencetak tiga gol sekaligus saat memakai jersey Argentina. “Saya gembira dan sangat bersemangat. Ada banyak hal yang dikorbankan untuk bisa berada di sini (membela Argentina) dan tidak setiap hari Anda bisa menceta tiga gol saat dalam menggunakan jersey tim ini,� ungkap Martinez.(CNN/DTC)

Jakarta-andalas Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, yang wafat pada Rabu (11/9) di Jakarta, menjadi sosok pembakar semangat tim nasional sepak bola di SEA Games 1999 yang berlangsung di Brunei Darussalam. Aji Santoso yang menjadi salah satu pemain di skuat timnas tersebut, menyebut bahwa kata-kata bijak dari Habibie merasuk ke sanubari para pemain saat pelepasan tim di Istana Merdeka. "Beliau mengatakan kepada kami, 'Kalian adalah pahlawanpahlawan bangsa. Kumandangkanlah lagu Indonesia Raya di negeri orang. Jaga marwah Bangsa Indonesia dan jaga lambang Garuda kita'," ujar Aji. Pria yang kini melatih klub Liga 2 Indonesia 2019 PSIM Yogyakarta itu pun mengaku sulit melupakan momen tersebut. Habibie, menurut Aji adalah salah satu putra terbaik bangsa. Kepergiannya menghadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan kehilangan besar bagi Indonesia. "Semoga beliau husnul khotimah," kata dia. Penilaian senada juga diutarakan rekan Aji di timnas SEA Games 1999, Andrian Mardiansyah. Menurut Andrian, dalam pelepasan atlet, Habibie sempat meminta timnas sepak bola Indonesia untuk merebut medali emas. Akan tetapi keinginan itu tidak terwujud setelah Indonesia hanya mendapatkan medali perunggu. "Beliau meminta kami untuk

EDEN Hazard dan James Rodriguez berpeluang kembali tampil bersama Real Madrid. Dua pemain telah berlatih bersama El Real usai mengalami cedera. Hazard sebelumnya mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus menunda debut bersama Real Madrid. Pemain yang ditransfer dari Chelsea musim panas ini harus absen di tiga pekan perdana LaLiga. Ia juga harus melewatkan kesempatan tampil bersama timnas Belgia di Kualifikasi Piala Eropa 2020 meski sempat dipanggil oleh Roberto Martinez. Kini, kondisi Hazard tampaknya mulai membaik, pemain 28 tahun ini sudah kembali berlatih dengan Los Blancos di pusat latihan Real Madrid, Valdebebas Hal tersebut membuat Hazard berpeluang mencatatkan laga debutnya saat bersua Levante akhir pekan ini, Sabtu (14/9). Selain Hazard, James juga dikabarkan telah pulih dari cedera. Pria asal Kolombia ini sebelumnya mengalami cedera betis dua hari usai laga meng-

hadapi Villarreal. Dia pun harus absen membela Kolombia di laga internasional yang baru saja berlalu. Meski begitu, di laga kontra Levante, Madrid masih tetap tak akan diperkuat oleh Isco dan Marco Asensio. Kedua pemain ini masih berkutat dengan cedera. Sebelumnya, Hazard sudah mengalami masalah cedera di hari-hari menjelang musim baru La Liga. Hazard telah melewatkan pertandingan Real Madrid kontra Celta Vigo, Real Valladolid dan Villarreal. Namun, pemain sayap itu, kini sudah hadir di tempat latihan. Pasalnya, para pemain yang tidak bertugas di laga internasional harus mengambil bagian dalam sejumlah sesi menjelang pertandingan akhir pekan dengan Levante. Hazard memang tidak boleh mewakili Belgia selama sepekan terakhir. Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, sebelumnya menyarankan agar pemain berusia 28 tahun itu bersiap untuk melakukan debut pada Sabtu (14/9) nanti. (DTC/LIP6)

Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, Rabu pukul 18.05 WIB, kata putra kedua Habibie Thareq Kemal Habibie. Sebut Ronaldo Ganteng Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie mengatakan bintang Juventus Cristiano Ronaldo sebagai pesepakbola ganteng. Habibie bukan suporter, bukan juga maniak sepak bola, tetapi Habibie tahu perkembangan si kulit bundar. Mantan Menteri Riset dan Teknologi itu lugas bicara soal sepak bola dan olahraga saat menerima kunjungan Indra Sjafrie waktu menjadi pelatih Bali United pada 2016 lalu. Habibie mengundang Indra Sjafri beserta stafnya karena ingin tahu perkembangan cucunya, Muhammad Rafid Habibie, yang ketika itu tengah dibina di Serdadu Trdatu. Dalam diskusi dengan Indra yang kini menangani Timnas Indonesia U-23, Bapak Teknologi Indonesia itu rajin menyebut nama pemain berjuluk CR7 tersebut.

"Ronaldo itu hebat, ganteng lagi," ujar BJ Habibie yang lantas disambut gelak tawa peserta diskusi. Menurut BJ Habibie, olahraga dan sepak bola merupakan hal yang perlu dilakukan banyak orang. Dua aktivitas itu dalam pandangan Habibie bisa meningkatkan kualitas jiwa manusia. "Olahraga adalah salah satu cara meningkatkan jiwa, roh, batin, hati nurani, dan akhlak manusia," tutur pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu. Lebih dari itu sepak bola menurut BJ Habibie mengajarkan manusia tentang cara kerja sama dan sportivitas. "Bermain sepak bola itu bukan olahraga perorangan, melainkan olahraga tim. Tak bisa kita bilang semua yang di lapangan hasil karyanya Ronaldo," ucap BJ Habibie. "Ronaldo memang menonjol, tapi tanpa timnya dia takkan berarti. Selain itu, olahraga juga berarti sportivitas, jadi kita harus bisa menerima kekalahan," kata Habibie menambahkan. (ANT/CNN)

Liverpool Menanti Chelsea Chelsea akan menghadapi jadwal padat di bulan September 2019. Ada lima laga yang harus dihadapi tim asuhan Frank Lampard tersebut. Chelsea mencatatkan hasil seri 2-2 ketika melawan Sheffield United di laga terakhir Premier League sebelum jeda internasional. Hasil seri ini membuat The Blues gagal melanjutkan tren kemenangan setelah sebelumnya menang tipis 3-2 atas Norwich City. Nah setelah jeda internasional, tim asuhan Frank Lampard akan menghadapi tim yang selalu menyulitkan tim-tim enam besar, yakni Wolverhampton. Bila kembali gagal meraih kemenangan akhir pekan ini, maka upaya The Blues merangkak naik ke papan atas akan semakin sulit. Setelah menghadapi Wolves,

The Blues akan memulai kampanye mereka di Liga Champions 2019-2020. Valencia akan menjadi lawan pertama di penyisihan grup dan laga ini bakal digelar di Stamford Bridge pada 18 September mendatang.

Selain melawan Wolves dan Valencia, ada tiga pertandingan lain yang bakal dihadapi The Blues. Salah satunya bisa dikatakan berat karena mereka akan menghadapi Liverpool, tim yang mengalahkan mereka di

Piala Super Eropa pada Agustus lalu lewat adu penalti. Pada sisa waktu bulan ini, Chelsea akan berkompetisi di tiga aja. Yakni Premier League, Liga Champions dan juga tampil di Piala Liga. (BN)

Beckham Rekrut Messi

Lawan Levante

Madrid Turunkan Hazard

menjadi pahlawan olahraga dan sebisa mungkin merebut emas. Akan tetapi, kami hanya mampu mendapatkan perunggu," tutur Andrian. Gelandang yang membuat satu gol di SEA Games 1999 tersebut menganggap Habibie merupakan sosok besar, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri khususnya di Jerman. "Pak Habibie itu orang pintar, sulit mencari yang seperti dia di Indonesia. Dia sangat dihargai bahkan di Jerman. Pak Habibie bukan orang sembarangan," kata Andrian. Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia dalam usia 83 tahun pada pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9). Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, menyebut bahwa Wakil Presiden ketujuh Republik Indonesia itu wafat karena faktor usia. Kabar duka itu juga membuat pemain serta official tim Persija Jakarta dan Persipura Jayapura melakukan prosesi mengheningkan cipta sebelum laga kompetisi Shopee Liga 1 di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Kalimantan timur, Rabu. Sebelumnya, Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan

KLUB milik David Beckham, Inter Miami, dikabarkan tengah menjalin negosiasi dengan bintang Barcelona Lionel Messi. Dari laporan, Beckham telah berbicara dengan Messi kemungkinan bermain di Liga Amerika Serikat (MLS) bersama Inter Miami. Beckham menjajaki kemungkinan merekrut Messi di akhir musim menyusul kebebasan klausul kontrak yang diberikan Barcelona. Bahkan, klub yang ingin didatangi Messi tak perlu membayar uang transfer. Sebelumnya, Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dalam wawancara kepada Barcelona TV, mengakui ada klausul kebebasan antara Messi dan klub. Artinya, Messi boleh memutuskan untuk meninggalkan Blaugrana di akhir setiap musim kapan pun dia ingin. Kontrak yang sama juga diberikan kepada Andres Iniesta, Carles Puyol, dan Xavi. Inter Miami dijadwalkan tampil di MLS mulai musim 2020. Klub yang bermarkas di Florida itu akan bermain di

stadion sementara pada musim 2020 sebelum Stadion Miami Freedom Park bisa digunakan pada 2021. Stadion Miami Freedom Park rencananya akan memiliki kapasitas mencapai 25 ribu dan memakan biaya US$1 miliar atau setara Rp14,9 triliun. Beckham memang berencana mendatangkan sejumlah pemain bintang untuk mendongkrak popularitas klub sekaligus berprestasi di MLS. Nama Cristiano Ronaldo juga masuk daftar pemain yang ingin direkrut Inter Miami. Klub yang sebagian

sahamnya dimiliki David Beckham, Inter Miami, disebut mulai mendekati Lionel Messi. Beckham juga disebut siap memberi tawaran yang menggiurkan kepada La Pulga jika bersedia pindah. Kabar adanya klausul yang bisa membuat Lionel Messi meninggalkan Barcelona di akhir musim 2019/2020 bukan sekedar rumor. Kabar ini telah dibenarkan oleh presiden klub Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Dengan begitu, Messi memang bisa pindah ke klub lain pada musim depan. Pindah dengan status pemain gratis.

Lewat Beckham, Inter Miami telah menyiapkan sejumlah tawaran yang besar kepada Messi. Mereka yakin punya tawaran yang menarik dan bisa membawa La Pulga ke Amerika. Mereka butuh pemain dengan nama besar untuk meningkatkan brand klub dan menjadi daya tarik bagi pemain lain untuk bergabung. Barcelona sendiri sudah mengkonfirmasi tidak ingin melepas Lionel Messi. Dalam waktu dekat, klub asal Catalan tersebut bakal menyodorkan kontrak baru. Barca akan memberikan kontrak seumur hidup kepada Lionel Messi. "Kami tak bisa memberikan Messi klausul yang berbeda, tapi saya ulangi, saya tak memiliki keraguan bahwa dia akan bertahan selama bertahun-tahun ke depan," tegas Bartomeu. Barcelona sebelumnya juga memberi kontrak seumur hidup kepada Andres Iniesta. Tetapi, tidak laga berselang, Iniesta justru memilih pindah klub. Iniesta meninggalkan Barcelona untuk bermain di klub Jepang, Visell Kobe.(CNN/BN)


OLAHRAGA

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

9

Hadapi PSCS Cilacap

PSMS Anggap Pertandingan Final Medan-andalas Menatap debut perdananya menghadapi PSCS Cilacap, dalam lanjutan Liga 2 pekan Keenambelas, di Stadion Teladan Medan, Kamis (12/9) sore, pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra mengibaratkan laga final. Seperti diketahui, Jafri Sastra baru saja bergabung bersama PSMS menggantikan posisi Abdul Rahman Gurning yang telah resmi mengundurkan diri dari kursi kepelatihan. Apalagi, di sisa tujuh laga mereka, skuat Ayam Kinantan harus mampu menyapu bersih tiga laga kandangnya demi menatap babak delapan besar. "Laga besok seperti final. Kita tidak mau kehilangan poin karena sisa laga sangat krusial menatap babak selanjutnya," ujar Sastra dalam sesi temu pers di sekretariat Kebun Bunga Medan, Rabu (11/9) sore. Mengenai kekuatan calon lawannya, Jafri mengaku cukup kenal kendati di fase sebelumnya dirinya masih berstatus pelatih PSIS yang berlaga di Liga 1. "Hampir semua liga saya ikuti perkembangannya. Tidak jauh beda dengan Liga 1, yang jelas lawan kita di atas untuk klasemen (peringkat 4 wilayah Barat). Semoga pemain bisa paham dengan strategi yang saya terapkan dan pemain bisa menjalankan tehnik yang diberikan," harapnya. Jafri mengaku seluruh anak asuhnya dalam kondisi fit dan siap diturunkan. Namun belum bisa memastikan siapa yang bakal jadi starting eleven di laga tersebut. "Seluruh anak-anak dalam kondisi fit dan siap untuk diturunkan dalam laga tersebut. Tapi siapa yang bakal jadi starter,

Porkot Medan ke XI/2019

Medan Area Juara Umum Karate

besok (Kamis) pagi baru kita tentukan," ungkap Jafri. Pelatih rekrutan baru PSMS ini juga mengakui tak ada masalah dalam persiapan kendati baru tiga hari melakukan persiapan bersama skuat Ayam Kinantan. "Kita punya waktu tiga hari untuk persiapannya. Tak masalah, yang terpenting bagaimana pemain bisa main baik dan meraih hasil poin penuh dalam laga besok, " terang Jafri. Keyakinan yang sama dilontarkan pemain PSMS, Andre Sitepu. "Besok kita sangat siap menghadapi Cilacap. Lupakan kekalahan lalu dan saatnya menatap laga selanjutnya untuk meraih kemenangan, " ucapnya. Sementara Pelatih PSCS Cilacap, Djoko Susilo optimis bisa meraup poin di kandang PSMS, Stadion Teladan hari ini. "Pada prinsipnya kami siap melawan PSMS Medan. Realistisnya ingin mencuri poin,” ujarnya saat konperensi pers di Sekretariat PSMS. Menghadapi PSMS Medan, Djoko mengatakan timnya tidak bisa tampil komplit, karena dua pemain andalannya harus absen yaitu sang kapten, Muhammad Arifin dan Imam Bagus meng-

alami cedera. “Memang ada sedikit kendala karena ada beberapa pemain yang tidak ikut karena cedera,” katanya. Ke Medan, Cilacap membawa membawa 18 pemain, dimananya semuanya fit untuk meladeni permainan PSMS. Djoko mengatakan PSMS pada putaran II dengan pelatih baru yaitu Jafri Sastra tak menjadi hal penting yang harus jadi perhatian. “PSMS Medan tim dari Liga 1 terus ke Jafri Sastra, semua teman baik saya. Saya kira meski ada penyesuaian, namun demikian kami tahulah bagaimana sepak bola Medan. Jadi kami tetap antisiapsi yang akan dilakukan PSMS medan,” ungkapnya. Sementara itu, pemain PSCS Chakra Yudha menambahkan seluruh optimis mendapatkan poin di Medan. “In sya Allah semua pemain siap, meski ada yang cedera. Semua pemain optimis mendapatkan poin di Medan,” tegasnya. Saat ini, PSCS berada di peringkat 4 klasemen wilayah Barat dengan 26 poin unggul dibanding PSMS yang ada di posisi 7 dengan 24 poin. Pada putaran I musim ini, PSMS berhasil menahan imbang PSCS di Cilacap dengan skor 0-0. (YN)

andalas/ist

Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) 7/Rimba Raya, Kodam I/BB, Letkol Inf Agustatius Sitepu, S.Sos, Msi saat meresmikan Dojo Khusus Karate-do INKANAS di Asrama Brigif 7/Rimba Raya di Gedung Indor Pancasila.

Dojo Khusus Karate-Do Brigif Rimba Raya

Siap Lahirkan Atlet Berprestasi Galang-andalas Sesuai dengan petunjuk dan program TNI Angkatan Darat serta kebutuhan mendasar sebagai seorang prajurit salah satunya harus jago bela diri, untuk itu setiap prajurit harus jago beladiri. Hal tersebut disampaikan Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) 7/Rimba Raya, Kodam I/BB, Letkol Inf Agustatius Sitepu, S.Sos, MSi, saat memberikan kata sambutan pembentukan Dojo Khusus Karate-do INKANAS di Asrama Brigif 7/Rimba Raya di Gedung Indor Pancasila, Selasa (10/9). Danbrigif 7/RR menjelaskan bahwa tujuan dan sasaran dengan dibukanya perguruan Dojo Brigif 7/Rimba Raya sebagai kebutuhan pokok seorang prajurit juga agar dapat berprestasi baik di tingkat satuan Angkatan Darat, nasional maupun internasional. "Tentunya, tidak mudah untuk menjadi seorang atlet yang berprestasi, mampu dengan modal semangat

pantang menyerah dan berlatih dengan tekun, ulet dan gigih, maka prestasi dapat diraih," sebut perwira yang sebelumnya menjabat Kasrem 022/PT ini. Seperti apa yang disampaikan oleh Ketua INKANAS Sumut sebelumnya, bela diri membentuk seseorang menjadi kesatria, rendah hati namun tegas dalam bertindak serta tidak menjadi sombong, bukan untuk menyakiti rakyat dan arogansi, tetapi bekal untuk melindungi rakyat dan menjaga keutuhan wilayah NKRI serta membawa nama baik satuan dan negara Republik Indonesia yang kita cintai. Untuk itu, jadikan Dojo Khusus Karatedo ini sebagai suatu kesejahteraan yang hakiki dalam rangka menghadapi tantangan tugas kedepannya. Dengan diresmikannya Dojo Khusus Karate-Do INKANAS di Brigif 7/Rimba Raya diharapkan prajurit jajaran Brigif 7/Rimba Raya dapat menyumbangkan para atlit di

jajaran Kodam I/BB yang akan menjadi atlit yang berprestasi dan mengharumkan nama baik Kodam I/BB maupun TNI AD dimasa yang akan datang. "Dojo Khusus Karate-Do INKANAS di Brigif 7/Rimba Raya siap melahirkan atlet karate berprestasi," tandas Letkol Inf Agustatius Sitepu. Pembentukan Dojo Khusus Karate-do INKANAS ini dihadiri pengurus Karate Inkanas Wilayah Sumut diantaranya H. Hadismar M.Nor (Dan VI Karate dan juga anggota Pusat Mejelis Tinggi Dewan Guru Pengurus Besar Inkanas, Dr. M. Saleh Malawat Dan VI (anggota Dewan Guru Pengurus Besar Inkanas), Drs. Jhoni Asmar Siregar Dan IV dan juga Kabid Organisasi Pengda Inkanas Sumut), Sutrisno Dan V (Ketua Majelis Sabuk Hitam Inkanas Sumut), Uli Saut Purba Dan V dan juga menjabat Wakil Ketua Majelis Sabuk Hitam Inkanas Sumut). (RTA)

Medan-andalas Kecamatan Medan Area tampil sebagai juara umum Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan ke 11 tahun 2019 cabang olahraga (cabor) Karate yang berakhir, Selasa (10/9) malam. Medan Area tampil juara umum dengan torehan 3 medali emas, dan 1 perunggu. Sebagai runner up direbut Medan Denai dengan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Sementara, untuk posisi tiga menjadi milik bersama Medan Barat dan Medan Tembung karena sama-sama merebut 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Sedangkan di peringkat empat dan lima diraih Medan Kota dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dan Medan Belawan dengan 1 emas dan 2 perunggu. Porkot Medan cabor karate yang berlangsung selama dua hari sejak Senin (9/9) pagi dan baru berakhir, Selasa malam pukul 22.15 WIB ini ditutup Sekretaris Umum Pengcab FORKI Kota Medan, Yudi Atmaja mewakili Ketua FORKI Medan Hasrul Benny Harahap SH MHum mengatakan, melalui even Porkot Medan ini berharap karateka yang meraih prestasi dapat tampil di arena PON 2020 mendatang. Sementara itu, Kontingen Kecamatan Medan Denai keluar sebagai juara umum pada cabor Bulu Tangkis yang berakhir di GOR Gaharu, Medan, Rabu (11/9). Sementara itu, Denai menjadi kampiun di cabor tepok bulu dengan torehan 3 emas, 1

perak dan 2 perunggu. Disusul Area di tempat kedua dengan 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Sedangkan tempat ketiga diraih Sunggal dengan 1 emas dan 1 perak. Salsabila Prila tampil sangat superior. Ia sukses memborong semua perolehan emas yang diraih Medan Denai melalui nomor tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran. Sementara itu Ketua Umum KONI Medan, di usai penyerahan medali mengatakan, para juara bulu tangkis Porkot Medan 2019 merupakan cikal bakal atlet-atlet yang dipersiapan menuju PON 2024 di mana Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh. "Kepada para juara, kami minta untuk terus berlatih. Karena para atlet-atlet ini lah yang kita persiapkan untuk PON XXI lima tahun yang akan datang. Gunakan peluang ini, untuk menjadi atlet PON karena kesempatan tidak datang dua kali. Terus giat berlatih karena KONI bersama Pengcab akan terus mendukung," ucap Eddy Sibarani. Medan Denai juga tak terbendung dalam perolehan medali di cabang olahraga (cabor) renang yang berlangsung di Kolam Renang Selayang, Rabu (11/9). Ajang yang diikuti 152 perenang dari 19 kecamatan ini pun berakhir. Perolehan 10 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu membuat Medan Denai tampil sebagai juara umum. Medan Selayang tempati posisi kedua dengan perolehan

8 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Disusul Medan Helvetia diposisi ketiga dengan 3 emas, 9 perak dan 4 perunggu. Tempat keempat ditempati Medan Baru atas Raihan 3 emas, 3 perak dan 6 perunggu dan Medan Johor diposisi kelima dengan perbendaharaan 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu. "Saya apresiasi kepada PRSI dan klub-klub, dari tahun ke tahun atlet renang secara kuantitas bertambah di Posisi. Sehingga, target awal tercapai dengan mengumpulkan bibitbibit atlet. Kita berharap secara kontiniu kita bina terus. Berikan mereka kompetisi atau pertandingan," ungkap Eddy Ketua KONI Medan yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan. Ketua Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Medan, Syahriandi Sukarna mengapresiasi penampilan seluruh peserta di Porkot tahun ini. Dirinya menilai sejauh ini mulai tampak bibitbibit perenang baru potensial yang menunjukkan bakatnya. Pihaknya menetapkan peserta maksimal berusia 16 tahun. "Target kami, Porkot ini muncul bibit baru sehingga persiapan PON 2024 mudahmudahan siap. Dari Porkot ini terlihat regenerasi mulai bermunculan dengan peserta berusia 16 tahun ke bawah. Kita harapkan prestasi yang mereka peroleh menjadi motivasi tersendiri. Ke depan bisa menjadi andalan Medan di kejuaraan daerah maupun nasional," pungkasnya. (YN)

Usia Muda Ayo Berprestasi LAUDRY Ravael Sinaga tidak pernah berfikir di usianya menginjak 17 tahun sudah mengukir prestasi membanggakan Kota Medan dan keluarganya. Bagaimana tidak, awalnya anak ke 3 dari 4 bersaudara ini, menolak saat 5 tahun lalu dipaksa sang ayah untuk ikut latihan lari atau Atletik. "Waktu itu ayah mengajak aku untuk ikut latihan di stadion Unimed di klub Running Atletik Community yang anggotanya ada sekitar 30 an orang," kenang Laudry saat persiapan menghadapi cabang Atletik nomor 1500 meter putra di arena Pekan Olahraga Kota Medan (Porkot) ke 11 tahun 2019 bertempaty di area PPLP Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (11/9). Kenapa dipaksa, Laudry dengan gamblang menyatakan, kalau ayah yang dicintainya Bulan Sinaga merupakan mantan atlet lari sekitar tahun 90 an. "Saat pertama dipaksa ayah sempat gak mau, setelah berprestasi baru suka. Tapi ayah udah meninggal tahun lalu," kenangnya. Berkat gemblengan sang almarhum, Laudry sudah mengukir berbagai prestasi seperti pertama kali ikut lomba 5 K Pelajar Kota Medan tahun 2016 sudah bisa meraih juara 3. Prestasi lainnya, juara 1 cabang 5000 meter putra Porkot 2016, juara 1 nomor 1500 m putra di Popdasu 2018, Pada

Porprovsu 2018 juara 2 nomor 2000 meter halang rintang, Kejurnas/PPLP/PPLPD 2018 di Babel juara 2 jarak 5000 meter. Kejurnas remaja junior Bogor 2019 juara 2 nomor 2000 halang rintang. "Saat ini di Porkot ikut nomor 1500 m, target emas," ujar Laudry yang baru menamatkan sekolahnyanya di SMA Medan Putri. Berbagai prestasi hasil latihan dan disiplin yang kuat juga diraih Maulida Sari yang masih bersekolah di SMA Pulo Brayan Darat kelas 3 Jurusan IPA. Sejak mengenal dunia atletik setelah tamat SD sekitar tahun 2014 lalu, ia mengikuti lomba 5 K Kota Medan 2015 dan meraih juara. Meraih emas pada Porkot 2015, 2018 di nomor 5000 m putri, Popdasu 2018 di Sidimpuan meraih perak nomor 5000 m putri. "Tapi sebelumnya menikuti latihan yang dilatih mendiang pak Bulan Sinaga," ujar Maulida yang berusia 16 tahun ini. Ia menceritakan menyukai cabang lari berawal pada perlombaan 17 an memperingati HUT RI ada lomba lari dan ia ikut bahkan keluar sebagai juara. "Sejak saat itu suka lari dan orangtua mendukung. Waktu juara 5 K itu, ada kawan ayah bilang ke ayah, ada klub lari di Unimed yang dilatih pak Bulan Sinaga. Tapi almarhum meninggal tahun 2018 lalu," kenang Maulida.

Laudry yang mengikuti pendidikan dan pelatihan di KONI Medan dan Maulida di PPLPD (Pusat Pendidikan latihan Pelajar Daerah) ditarget meraih emas untuk Medan Denai berpesan kepada kawan kawan seusianya,ayo pergunakan waktu dengan sebaik baiknya dan bergaullah dengan yang benar. Jangan mengikuti pergaulan yang tidak baik,hindari pergaulan bebas dan Narkoba. "Selagi Muda, Ayo Berprestasi," Ajak kedua remaja kebanggaan Kota Medan ini. Sementara itu, Pelatih atletik PPLPD/KONI Medan Maruli Tua Sinaga Spd berharap bagi keduanya jangan puas dengan yang didapat, terutama Laudry semoga bisa lolos PON 2020 dan PON 2024 "Dari keduanya usia emas prestasi mereka di 2024," ujar Maruli. Ditanya mengenai pelatihan yang diberikan sehingga anak didik bisa meraih prestasi, Marulin menyatakn konsepnya dengan latihan yang tertata, terprogram. "Berikan motivasi atau pendekatan pribadi terhadap anak. Lalu, gizi yang harus diperhatikan. Motivasi setiap ada kejuaraan. Yang diutamakan motivasi kesiapan diri," terangnya. Di ajang Porkot ini, lanjutnya, binaan yang berprestasi baik di KONI dan PPLPD Kota Medan semua meraih medali bila dilihat dari segi kemampuan. (YN)

HAORNAS XXXVI/2019 Sumatera Utara Dipusatkan di Langkat Stabat-andalas Peringatan Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) tingkat Propinsi Sumatera Utara untuk tahun ini akan dilaksanakan (dipusatkan) di Stabat, Kabupaten Langka, Rabu (18/9) yang akan datang. Kepastian itu disampaikan oleh Kadispora Langkat, dra. Hj. Manna Wasalwa kepada andalas seusai mengikuti acara rapat koordinasi di ruang rapat Sekda, kantor Bupati Langkat, Selasa (10/9). Peringatan itu nantinya akan diisi dengan lomba gerak jalan antar pelajar dan jalan santai

berhadiah lucky draw serta pemberian tali asih kepada para atlit yang berprestasi dan atraksi senam massal oleh para pelajar SMPN 5 dan SMPN 1 Stabat dengan membentuk formasi tulisan HAORNAS XXXVI 2019. “Ya, untuk itu sudah dipilih para pelajar yang akan mengisi acara tersebut dengan sentuhan pelatih Rusli SPd dan Muhammad Taufik,” ujar Manna. Ya, tidak tanggung- tanggung, Manna pun menjelaskan ada 480 orang pelajar yang ikut. Sedangkan hadiah lucky

draw yang disediakan untuk para peserta jalan santai adalah puluhan hadiah yang menarik, seperti sepeda, lemari es dan Tv. “Bahkan, ada kemungkinan 1 unit sepeda motor untuk pemenang hadiah utama,” ujarnya. Yah, semoga peringatan HAORNAS XXXVI tahun 2019 di Stabat, Kabupaten Langkat berjalan dengan lancar dan sukses. Lebih dari itu, semoga prestasi olah raga Sumatera Utara juga bisa semakin meningkat dan membanggakan kita semua. (BD)


ACEH

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

10

20 September, Pembukaan MTQ Aceh

Wabup Pidie Siap Penuhi Tuntutan Utusan 22 Kafilah

Sigli-andalas Wakil Bupati (Wabup) Pidie Fadhlullah TM Daud ST siap memenuhi tuntutan sejumlah ketua rombongan (kafilah) peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Aceh, di mana Kabupaten Pidie bertindak sebagai tuan rumah.

andalas/mulyadi

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan SIK saat menyambangi warga suku Papua yang tinggal di Lhokseumawe.

Kapolres Sambangi Warga Lhokseumawe asal Papua Lhokseumawe-andalas Di sela kesibukannya menjalankan tugas-tugas rutin kantor dan melayani masyarakat, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan SIK kerap meluangkan waktunya menyambangi warga masyarakat di wilayah hukumnya. Kali ini, perjalanan Kapolres Lhokseumawe terhenti di salah satu gubuk di pinggir pantai yang ditinggali warga asal Papua yang sudah puluhan tahun tinggal di kawasan Pantai Rancung, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Warga suku Papua yang kerap dipanggil Pak Cik tersebut bahkan tak menyangka dikunjungi Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan. “Saya bersyukur kedatangan Pak Kapolres, beliau datang memberikan semangat dan membantu usaha saya ini bahkan dengan memberikan materi,” ungkap Pak Cik dengan wajah sumringah. Ia mengaku nama saya awalnya sewaktu masih memeluk agama Nasrani adalah Kristian Imbori. "Saya berasal dari Manokwari, Provinsi Papua Barat saat ini.

Walau saya orang Papua, dasar Bhinneka Tunggal Ika mempersatukan kami, saya sangat bersyukur sekali," ungkapnya. Ia mengisahkan, bahwa petualangannya susah berawal dari tahun 1976 merantau ke Lhokseumawe, selanjutnya ia membangun usaha kerajinan ukiran kayu pada tahun 2001. “Insya Allah dengan adanya dukungan Kapolres Lhokseumawe, mudahmudahan dengan izin Allah usaha ini semakin baik ke depan,” ucapnya. Dalam kesempatan itu ia berharap Polri sebagai ujung

tombak dapat menjaga keamanan negara Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua. Sementara Kapolres Lhokseumawr AKBP Ari Lasta Irawan, Selasa (10/9) mengaku sangat senang dapat bersilaturahmi dan berjumpa dengan warga Papua yang sudah lama berdomisili di Kota Lhokseumawe. “Saya senang jumpa Pak Cik, walau saya tidak ke Papua tapi bisa lihat Papua lewat Pak Cik,” tutur Kapolres Lhokseumawe dengan penuh canda tawa. (MUL)

Polres Gayo Lues Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Blangkejeren-andalas Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues memusnahkan satu ton lebih ganja atau "bakong ijo" barang bukti hasil pengungkapan beberapa kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues, Rabu (11/9). Kasat Narkoba Polres Gayo Lues Iptu Syamsuir menyebutkan, ganja yang dimusnahkan terdiri dari 1.092 kilogram (Kg) ganja kering siap edar dan 500 batang ganja hasil temuan dari ladang hutan Leuser. "Ganja yang dimusnahkan ini berasal dari enam kasus, yaitu 360 Kg ganja yang TSK-nya atas nama Sul Karnaini, 162 Kg ganja dari TSK Rejeb (DPO), 500 batang ganja dari sisa pemusnahan ladang narkotika di pegunungan Kecamatan Pining yang TSK-nya atas nama Hasan Basri alias Cak, 120 Kg ganja dari TSK Robinson (DPO), 200 Kg ganja tak bertuan dari Putri Betung, dan 250 Kg ganja hasil temuan dari Desa Agusen," katanya. Hadir saat itu Wakapolres Kompol Andiano, Direktur Pemberdayaan BNN RI Brigjen Pol Drs Anjar Dewanto SH MBA,

Pemusnahan satu ton lebih ganja di halaman Mapolres Gayo Lues, Rabu (11/9). Kepala BNNK Gayo Lues, perwakilan TNI, perwakilan kejaksaan, Kadis Kesehatan dan tamu undangan lainya. Anjar Dewanto dalam sambutannya mengatakan, Gayo Lues dan beberapa kabupaten lainnya di Aceh masih menjadi sumber penanaman ganja, dan untuk memberantasnya bukan hanya tugas Polri dan BNN, tetapi seluruh lini masyarakat harus bersama-sama untuk memberan-

tasnya. "Ganja memang memiliki manfaat untuk kesehatan, tetapi lebih banyak mudaratnya. Untuk mengalihkan petani ganja menanam tanaman lain bukan perkara yang mudah. Kita harus bersama-sama meyakinkan penanam ganja ini agar mau menanam kopi, serai wangi dan jagung untuk penghasilannya, sehingga tidak lagi menanam ganja," katanya. Saat ini, kata Anjar, ganja

memang kalah bersaing dengan narkotika jenis sabu-sabu, baik di bidang harga, pemasaran, dan kemudahan menyelundupkannya. Bayangkan saja, harga 1 Kg sabu mencapai Rp1 miliar lebih, sedangkan harga ganja hanya berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah. "Mari sama-sama kita berantas peredaran narkoba ini dan ke depan kita harus membuat TAT (Tim Assesment Terpadu) yang tergabung dari berbagai unsur, sehingga bagi pengguna narkoba yang baru satu kali menggunakan sudah ketangkap, tidak perlu dihukum di balik jeruji besi karena bisa tambah parah setelah keluar nantinya, tetapi cukup diadili oleh TAT ini, dan direhabilitasi saja," jelasnya. Menurut Anjar daerah yang penduduknya banyak menggunakan sabu, angka kriminalitasnya sudah bisa dipastikan meningkat, sebab jika penggunanya adalah laki-laki, maka ketika kebutuhan pembeli sabu tidak terpenuhi, Mereke akan melakukan pencurian, perampokan hingga begal, dan jika penggunanya perempuan, bisnis prostitusi akan menjadi pekerjaan utama untuk mendapatkan uang dengan mudah. (NUAR)

Terkait Vonis Abdullah Puteh

KIP Aceh Tunggu Sampai Ada Putusan Inkracht Banda Aceh-andalas Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh divonis 1,5 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim menilai Abdullah Puteh terbukti bersalah melakukan penipuan terhadap seorang investor bernama Herry Laksmono. "Mengadili menyatakan terdakwa Abdullah Puteh terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdullah Puteh pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan," kata Ketua Majelis Hakim Kartim Khaeruddin, di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, seperti yang dilansir Detik.com, Selasa (10/9). Terhadap putusan tersebut, Abdullah mengaku keberatan dan menyatakan untuk melakukan banding. Seperti diketahui, Abdullah Puteh merupakan anggota De-

Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh. wan Perwakilan Daerah (DPD) RI terpilih periode 2019-2024. Dan dijadwalkan bakal mengikuti prosesi pelantikan awal Oktober 2019 mendatang. Terkait putusan terhadap Abdullah Puteh, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh belum bisa melakukan langkah apapun

foto detikcom

sampai adanya putusan inkracht. "Menyangkut dengan itu, kita sampai inkracht kan, siapa tahu dia naik banding gitu kan," ujar Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh, Agusni dilansir AJNN, Selasa malam (10/9). Agusni menyampaikan, Abdullah Puteh secara keleng-

kapan administrasi memang sudah diselesaikan seluruhnya, dan tidak ada persoalan apapun lainnya. Namun, berkaitan dengan vonis tersebut, tetap menunggu adanya putusan inkracht, sehingga pihaknya baru melakukan koordinasi dengan KPU RI. Sejauh belum ada keputusan inkracht pangadilan, maka KIP Aceh belum bisa melakukan tindakan apapun. "Kalau kemudian dia sudah ada vonis yang sifatnya sudah inkracht, ya baru nanti kita akan berkoordinasi kembali dengan KPU RI," tuturnya. Dalam hal ini, lanjut Agusni, KIP Aceh hanya berwenang untuk memberikan laporan hasil saja ke KPU serta koordinasi. Mengenai keputusan, sepenuhnya wewenang pusat. "Kita juga belum tau, kalau memang misalnya diganti atau gimana. Dari pusat nanti (keputusannya)," pungkas Agusni. (AJJN)

Tuntutan itu disampaikan utusan kafilah Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Utara, Kota Sabang dan kabupaten/kota lainnya di acara rapat koordinasi (rakor) membahas MTQ Aceh 2019 yang berlangsung di Oproom Kantor Bupati Pidie, Selasa (10/9) pagi. Kabupaten Pidie selaku tuan rumah diharapkan menyediakan sarana penginapan yang layak bagi seluruh kafilah, termasuk WC, air bersih, fasilitas bus rombongan, serta satu unit sepeda motor untuk transportasi pimpinan rombongan masing masing kafilah. Selain tuntutan ini, utusan kabupaten/kota juga berharap kenetralan dewan hakim, penyediaan sound system (mik dan pengeras suara) yang bagus dan berkualitas, serta penerangan listrik. Rapat yang turut dihadiri Bupati Pidie Roni Ahmad, Panitia MTQ Provinsi Aceh, serta Panitia Lokal dari tuan rumah Kabupaten Pidie itu, membuat Oproom Kantor Bupati Pidie penuh sesak. Ditetapkan Rakor tersebut sekaligus menetapkan jadwal pembukaan MTQ serta jumlah anggota rombongan masing masing kafilah di atas 80 orang. Selain itu, kafilah akan di-peusijuek (ditepungtawari) di Pendopo Pidie. Jadwal pembukaan MTQ diputuskan 20 September 2019 dan MTQ berlangsung hingga 28 September 2019. Pada hari pembukaan, peserta diwajibkan mengikuti pawai taaruf, dengan sambutan berbagai acara seni dan rebana. Kepada utusan kafilah 22 kabupaten/kota, Fadhlullah menjelaskan bahwa seluruh sarana dan prasarana MTQ sudah selesai dikerjakan dan tinggal penyempurnaan saja. Fadhlullah juga menyampaikan bahwa panitia menyiapkan 46 rumah tergolong

mewah untuk peserta MTQ, berlokasi di Kecamatan Pidie dan Kecamatan Kota Sigli, atau paling jauh berjarak 1,4 kilometer dari mimbar utama MTQ di Gampong Lampeudeu Baroh. Lebih lanjut, Fadhlullah didampingi Kadis Syariat Islam Pidie HT Sabirin SH menyebutkan, tuan rumah membangun sembilan mimbar sebagai tempat berlangsungnya cabang yang diperlombakan. Pada mimbar utama (mimbar kaca) diperlombakan cabang tilawah untuk golongan dewasa putra-putri, remaja putra-putri, kanak-kanak dan tunanetra. Mimbar I berlokasi di Masjid Agung Al Falah Kota Sigli, diperlombakan Tahfiz Alquran. Selanjutnya mimbar II berlokasi di Madrasal Ulumul Quran (MUG) Tijue, diperlombakan Tahfiz Alquran 10 Juz hingga 30 Juz. Mimbar III di Masjid Raya Labui, Kecamatan Pidie, diperlombakan cabang Qira'ah Mujawwat dan Sab'ah Murattal. Berikutnya, mimbar IV berlokasi di Aula SMK Lilawangsa, Sigli, diperlombakan Tafsir Alquran dalam bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Mimbar V di Gedung Meusapat Ureueng Pidie, diperlombakan cabang Fahmil Quran. Mimbar VI di Alun-Alun Kota Sigli, diperlombakan Syarhil Quran kategori beregu. Mimbar VII di Gedung Olahraga (GOR) Kota Sigli, diperlombakan Kathil Quran. Mimbar VIII di Gedung DPRK Pidie, diperlombakan cabang Musabaqah Makalah Alquran, golongan peserta putra-putri. Terakhir, Mimbar IX di Oproom Setda Pidie, sebagai lokasi acara Rakerda dan Seminar Alquran. Untuk menyemarakkan MTQ Aceh di Sigli, penitia lokal juga menyelenggarakan pameran dan bazaar serta pasar rakyat. (DHIAN)

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf menyerahkan bantuan masa panik untuk korban angin puting beliung.

Korban Angin Puting Beliung di Aceh Utara Terima Bantuan Lhoksukon-andalas Puluhan kepala keluarga (KK) yang menjadi korban bencana angin puting beliung di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara meliputi Lapang, Baktiya Baray, Seunuddon, dan Langkahan, merima bantuan masa panik dari pemerintah. Bantuan kepada korban diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Selasa (10/9). Saat menyerahkan bantuan Wakil Bupati turut didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Aceh Utara Zulkarnaini SPd MPd, Kepala BPBD Aceh Utara Drs Amir Hamzah, Anggota DPRK Aceh Utara Razali Abu serta Muspika empat kecamatan, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Fauzi Yusuf mengatakan, warga yang terkena bencana angin puting beliung di Kecamatan Lapang sebanyak 16 kepala keluarga (KK), Kecamatan Baktiya Barat 6 KK, Kecamatan Seunuddon 26 KK, dan Langkahan 1 KK. “Kepada masyarakat yang tertimpa musibah ini diharapkan untuk bersabar, menghadapi musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, dan kita dari Pemkab Aceh Utara akan berupaya untuk melakukan rehabilitasi sosial,” ungkapnya. Sementara itu korban angin puting beliung pada acara prosesi penyerahan bantuan masa panik, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Aceh Utara yang terbilang cepat menyalurkan bantuan masa panik. (MUL)


ACEH

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

11

Ormas Sibolga Kawal Ikan Aceh Sebagian Memilih Jual Murah ke Medan Banda Aceh-andalas Sebagian truk-truk pengangkut ikan dari Aceh yang sebelumnya dicegat masuk ke Sibolga, Sumatera Utara, kini sudah mulai diizinkan masuk. Tapi truk-truk itu masuk dengan pengawalan organisasi masyarakat (ormas) untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Namun menurut Sekretaris Asosiasi Pedagang Ikan Intersulair (ASPI) Aceh, HT Tarmizi, pengawalan dari ormas itu tidak gratis. Pihak truk harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membayar jasa pengawalan tersebut. Di samping itu, tidak semua truk memutuskan masuk ke Sibolga. Sebagian lainnya lebih memilih berputar ke arah Medan, menjual ikan

yang dibawa tersebut ke pasar-pasar yang ada di Kota Medan. Hal itu dilakukan agar tidak tertahan terlalu lama di lokasi pencegatan karena bisa berpengaruh pada kualitas ikan. "Mereka tidak mungkin bertahan terlalu lama, kondisi ikan bisa busuk. Mereka mencari alternatif, ada yang balik ke Medan untuk di jual ke pajak (pasar), yang penting ikan laku. Ada juga yang masuk (ke Sibolga) dengan dikawal ormas. Masuk ke Sibolga harus bayar," ungkap Tarmizi dilansir Serambi, Selasa (10/9). Ekses dari kejadian ini, lanjutnya, telah membuat harga ikan di tingkat penampung di Banda Aceh turun dari sebelumnya Rp11.00012.000 per Kg menjadi

Rp10.000. Harga itu menurutnya bisa saja terus mengalami penurunan, apalagi di Banda Aceh hanya ada satu pabrik pengolahan ikan. "Contohnya, saya tampung ikan 11.00012.000 per Kg untuk saya bawa ke Sibolga. Karena ke Sibolga tidak bisa bawa ikan, hari ini harga ikan di Banda Aceh sudah 10.000 per Kg. Kemungkinan besok turun lagi. Jadi seperti ada permainan monopoli dagang sebab di sini hanya ada satu pabrik," ucapnya. Untuk menyikapi persoalan ini, Tarmizi berharap Pemerintah Aceh segera mengambil langkah cepat dan konkret. "Jangan hanya ngomong di media saja, tapi langkah apa yang sudah dilakukan? Kalau

dalam waktu dekat tidak selesai, tidak menutup kemungkinan kami akan turun ke jalan," ancam pria yang akrab disapa Haji Midi ini. Setop pengiriman Tarmizi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyetop pengiriman ikan segar ke Sibolga sampai persoalan itu selesai. Dia menduga ada keterlibatan oknum pejabat Tapanuli Tengah dalam kasus pencegatan truk ikan asal Aceh. "Untuk sementara ini kami stop dulu pengiriman (ikan ke Sibolga), jika persoalan ini belum tertanggani," katanya. Ketika ditanya sampai kapan tindakan itu dilakukan, Tarmizi mengatakan tidak ada batasan waktu, tergantung penyelesaian di lapangan. Ia menyadari, dengan

disetopnya pengiriman ikan ke Sibolga akan berdampak pada melimpahnya ikan hasil tangkapan nelayan Aceh. Karena itu, Tarmizi berharap ke depan Pemerintah Aceh harus memikirkan bagaimana menghadirkan pabrik pengolah ikan di Aceh. Sehingga ikan Aceh bisa dijual ke perusahaan lokal. "Jangan selamanya kita bergantung ke provinsi lain," pungkas dia. Selain itu, Tarmizi juga akan menuntut Pemerintah Aceh agar membatasi kapal-kapal Sibolga berlayar di perairan Aceh jika persoalan itu tidak segera diatasi. Ia menilai Pemerintah Aceh sangat lembut dalam menyelesaikan persoalan tersebut. "Kalau berbicara

mereka punya izin, kami juga punya izin, kenapa kami tidak bisa masuk ke Sibolga, sementara kapal Sibolga bisa masuk ke Aceh? Terus terang, garis pantai Sibolga itu pendek dan ikan yang ditangkap selama ini 100 persen di peraian Aceh," pungkas dia. DPRA kirim surat Sementara itu, Anggota DPRA Iskandar Usman Al Farlaky mengaku telah mengirim surat kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut) pada 9 September 2019. Dia meminta Gubernur Sumut segera menyelesaikan persoalan pencegatan atau penghadangan truk pembawa ikan dari Aceh. Menurutnya, persoalan itu timbul karena adanya persaingan bisnis. "Ada laporan aksi ini terkait dengan kepentingan bisnis oknum pejabat di sana. Seharusnya tindakan ini di luar kewajaran dan tidak sesuai dengan perundang-undangan,

sebab Aceh dan Sumut masih dalam satu negara, bukan beda negara. Jadi sah saja hasil laut Aceh dijual ke sana, begitu juga sebaliknya," kata dia. Gubernur Sumut, kata Iskandar, harus tegas dan menindak oknum pejabat yang terlibat penghadangan truk asal Aceh. Sementara kepada Pemerintah Aceh, Iskandar meminta segera mungkin menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Sumut untuk membahas masalah itu. Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo Diky Agung, mengaku terkejut mendengar kabar adanya pencegatan terhadap truk pengangkut ikan asal Aceh yang dilakukan Pemkab Tapanuli Tengah, dengan alasan tidak memiliki kelengkapan surat. (SNC)


Kamis 12 September 2019

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Zahir Sambut Kedatangan Jemaah Haji Batu Bara

FKUB Humbahas saat melakukan coffe morning di warung kopi Imajinasi, Dolok Sanggul.

FKUB Humbahas Sepakat Tolak Judi Dolok Sanggul-andalas Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sepakat menolak dan melawan segala bentuk judi di daerah itu. Hal tersebut terungkap dalam coffe morning FKUB yang difasilitasi Kantor Kemenag Daerah Humbahas di warung Coffe Imajinasi, Dolok Sanggul, kemarin. Dalam suasana kekeluargaan itu, para pemuka agama dari katolik, kristen, muslim dan MUI sepakat melawan serta menolak judi di daerah itu khususnya judi togel yang kian hari meresahkan masyarakat. Anggota FKUB, Pdt Dirgous Lumban Tobing dalam kesempatan itu sangat menentang keras yang namanya perjudian termasuk judi togel. “Masalah judi khususnya togel sudah berlarut-larut di daerah kita dan selalu menjadi topik pembahasan dalam coffe morning FKUB. Namun sampai saat ini sepertinya tindakan tegas dari aparatur hukum. Sementara dalam coffe morning ini selalu melibatkan semua pihak termasuk aparat hukum dari Polres Humbahas,” ujarnya. Sebagai gembala gereja, Pdt Dirgous menegaskan, perlawanan terhadap judi harus keras. Karena judi dapat merusak tatanan kehidupan. Dengan judi, potensi KDRT semakin tinggi. “Kenapa kita desak polri untuk menertibkan judi, karena negara kita adalah negara hukum. Kalau tak ada hukum, mungkin secara agama kami akan bertindak. Kami pemuka agama jangan dianggap sebagai kaleng-kaleng sebab, dalam setiap kesempatan perlawanan terhadap judi ini selalu kami utarakan. Namun pihak penegak hukum tidak tang-

gap,” ujarnya. Dalam forum itu, Dirgous berpendapat, ke depan pihaknya akan bertindak dan melapor ke pimpinan lebih yang lebih tinggi. “Menyurati pimpinan setingkat lebih tinggi atau melakukan aksi lapangan mungkin menjadi senjata ampuh unutk berantas judi. Dan itu mungkin perlu kita lakukan,” tukasnya. Senada juga disampaikan Sekertaris FKUB Pdt Maurits Simamora. Untuk memberantas judi di daerah itu, pihaknya perlu mendorong DPRD Humbahas untuk membuat regulasi Perda tentang judi di daerah itu. Dengan adanya Perda yang mengatur judi, praktek judi tersebut diyakini akan bisa ditertibkan. Selain membahas judi, coffe morning FKUB itu juga menyikapi pernyataan Gubsu terkait wisata halal di kawasan Danau Toba dan rencana pembangunan gedung yang diproyeksikan menjadi tempat ibadah di Bakkara, Kecamatan Baktiraja. Erikson Simbolon yang juga anggota FKUB berpendapat bahwa wacana wisata halal di kawasan Danau Toba yang selanjutnya viral di media sosial adalah karena masalah penafsiran orang per orang. Dikatakan, untuk memikat wisatawan itu kebersihan harus menjadi yang utama. Artinya limbah rumah tangga, limbah ternak dan yang mencemari Danau Toba perlu menjadi perhatian bersama. “Terkait, wisata halal yang diwacanakan Gubsu Edy Rahmayadi mungkin bagaimana supaya kawasan Danau Toba itu bersih dari yang namanya pencemaran. Juga ketersediaan sarana ibadah untuk pemeluk agama yang ada di sekitar kita. Bukan untuk mengabaikan kearifan lokal atau tatanan budaya yang ada di kawasan Danau Toba,” jelasnya. Menurutnya, wisata syariah itu artinya bersih, kalau ada

potong babi harus terpimpin. Jangan membuan limbah babi ke Danau Toba. “Bagaimana supaya Danau Toba itu bersih. Jangan potong babi di bibir pantai Danau Toba,” imbuhnya. Pdt Dirgous kembali menimpali, untuk program ke depan, sebelum dilontarkan ke publik, pemerintah perlu melakukan kajian supaya tidak menjadi blunder kepada pemerintah itu sendiri. “Karena jika salah menyampaikan bisa saja menyinggung atau ada salah tafsir yang kemudian berkembang di tengah masyarakat,” ungkapnya. Sementara untuk rencana pembangunan gedung yang diproyeksikan menjadi tempat ibadah di Bakkara, pemerintah harus melakukan sosialisasi kepada masyarkat. Setidaknya melalui FKUB agar forum tersebut bisa mendampingi pemerintah. Setidaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ketua FKUB Pdt Robinsarhot Lumban Gaol mengajak semua pemuka agama dan semua elemen masyarkat serta semua stakeholder untuk bergandengan tangan bersama mengatasi masalah atau isu yang berkembang di masyarakat. “Daerah kita Humbahas adalah daerah toleran yang kental dengan adat istiadat. Meskipun kita dibedakan aliran agama, namun kita adalah saudara yang masih memiliki hubungan darah. Untuk itu kekondusifan yang masih terjalin ini perlu kit jaga bersama,” pintanya. Coffe morning FKUB yang difasilitasi Kemenag Humbahas itu dihadiri seluruh pengurus FKUB Humbahas, Kaban Kesbang Humbahas Thomson Hutasoit, pengurus MUI Rizal Hutagalung, pengurus Ansor, Kapolsek Dolok Sanggul Iptu TL Simamora, Kasat Binmas Polres Humbahas Iptu Mokh Musoma, dan lainnya. (AND)

Batubara-andalas Bupati Batu Bara Zahir menyambut kedatangan 318 Jemaah Haji Batu Bara yang tergabung pada kloter 18 di Asrama Haji Medan, Selasa (10/9) malam. Jemaah haji kloter 18 terdiri dari Batu Bara, Kota Medan, Dairi, Tapanuli Utara, Tobasa, Padang Sidempuan, tiba di Bandara Kualanamu Pukul 20.00 WIB. Kabag Humas Pekab Batu Bara Wadip kepada wartawan di Limapuluh, Rabu (11/9), mengatakan, dalam penyambutan itu Bupati Batu Bara Zahir memberikan piagam penghargaan kepada petugas kloter 18 dan menyematkan PIN IPHI secara simbolis kepada salah seorang jemaah haji. Zahir atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengucapkan selamat datang kepada jamaah haji Kabupaten Batu Bara. Jemaah haji yang bergabung di kloter 18 tiba di tanah air dalam keadaan sehat, setelah lebih kurang 40 hari menjadi tamu Allah. Bupati juga berpesan, dengan kembalinya jamaah haji agar selalu membawa ketenangan jiwa dan kebahagian yang sangat mendalam dan dapat menambah wawasan dalam kehidupan sehari hari untuk menuju arah yang positif dan religius dalam kehidupan bermasyarakat. "Bupati mengajak seruluh

Bupati Batu Bara Zahir saat menyambut kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Batu Bara yang tergabung dalam kloter 18 di Asrama Haji Medan, Selasa (10/9) malam. jamaah haji untuk menghadiahkan Al-Fatihah khusus kepada jemaah haji yang mendahului kita, Bapak Rusmadi Muchaydi paino, Warga Dusun 1 Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara yang meninggal dunia di tanah suci karena sakit," ungkapnya. Dalam kesempatan ini, Kabag Kesra Adnan Haris mengatakan Jamaah Haji asal Kabupaten Batu Bara berangkat ke tanah suci sebanyak 321 yang terdiri dari jemaah 314 dan ditambah petugas kloter 5, petugas daerah 2. Jamaah seluruhnya yang kembali ke tanah air 318 di karenakan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang pulang mendahului pada kloter 17 karenakan sakit.

Sementara di kampung halaman, 318 Jemaah Haji Batu Bara disambut Asisten I Pemkab Batu Bara Iskandar Lubis dan keluarga masing-masing jemaah haji di halaman gedung DPRD Batu Bara, Rabu (11/9) Pukul 03.00 WIB. Dalam kesempatan itu, Iskandar Lubis mengucapkan selamat datang kepada jemaah haji Batu Bara kloter 18 yang telah sampai dengan selamat yang akan berkumpul kembali dengan keluarga masingmasing. Kepada semua pihak yang terlibat dalam penyambutan jemaah hajiasal Batu Bara tiba di kampung halaman dan pihakpihak lainnya diucapkan terima kasih. "Semoga mendapat balasan pahala dari Allah SWT," kata Iskandar Lubis. (PR/SUSI)

Wiwiek Resmikan BI Corner T Tinggi Tebing Tinggi-andalas Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) meresmikan BI Corner ke-17 di perpustakaan SMA Negeri 1, Jalan KL Yos Sudarso Tebing Tinggi, Selasa (10/9). Peresmian BI Corner yang dirangkai kegiatan BI mengajar tentang Kebanksentralan itu ditandai pengguntingan pita oleh Kepala Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat bersama Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Adil Shadli. Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, BI Corner merupakan salah satu program Peduli Sosial BI (PSBI) yang dilaksanakan sejak 7 tahun lalu. "Kami memiliki PSBI karena ingin masyarakat di sekitar BI ikut memiliki, mengetahui, memahami dan merasakan keberadaan BI," kata Wiwiek. PSBI sebut Wiwiek memiliki sejumlah kapasitas tujuan yang ingin memberi kontribusi kepada peningkatan kapasitas ekonomi dalam bentuk pembinaan ekonomi dan pembinaan kepada generasi muda, usahawan muda hingga UMKM. "Hari ini, kami meresmikan BI Corner di SMA Negeri 1. Surveinya sudah dimulai tahun lalu. Tidak semua tempat, usulan atau proposal akan disetujui jika tidak memenuhi persyaratan. Kami ingin mendapat komitmen dari institusi yang ada BI Corner agar bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," imbuhnya. Bank Indonesia, sambungnya, menambahkan komputer dan beberapa jurnal online di

andalas/siong

Peresmian BI Corner ditandai pengguntingan pita oleh Kepala Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat bersama Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Adil Shadli. perpustakaan tersebut. Jurnal online merupakan referensi yang banyak digunakan pelajar sekarang.Selain itu, juga menyediakan tempat yang baik sehingga pelajar bisa belajar dengan baik. Wiwiek melanjutkan, secara umum, jumlah BI Corner mengalami pertambahan. Di mana di Sumatera Utara ada 17 BI Corner dan 3 pojok baca untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan ada tiga BI Corner akan diresmikan pada tahun ini. "Jumlahnya terus kita tambah, se-Indonesia mungkin

sekitar 600an. Cita-cita kami mendirikan 1.000 BI Corner di Indonesia," tuturnya. Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Adil Shadli mengungkapkan, Bank Indonesia Sumut telah mewujudkan mimpi sekolah untuk memiliki perpustakaan yang lebih baik. Mimipi ini terwujud karena diresmikan BI Corner. "Mudah-mudahan BI Corner bermanfaat dan menjadi inspirasi dengan BI Corner SMA Negeri 1 Tebing Tinggi hobi membaca," tuturnya. (SIONG)

Pemkab Madina Gelar Workshop Formasi Kebutuhan CPNS

Pembukaan pelatihan penyusunan Formasi Kebutuhan CPNS Daerah di Lingkungan Pemkab Madina tahun 2019 di Aula Hotel D'San, Panyabungan, Selasa (10/9).

Madina-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang bekerja sama dengan Kantor Regional VI BKN Medan, melakukan pelatihan dalam rangka penyusunan formasi kebutuhan CPNS di lingkungan Pemkab Madina tahun 2019, Selasa (10/9). Acara yang dilaksanakan di Aula D’San Hotel, Kecamatan Panyabungan ini dibuka Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution diwakili Sekretaris Daerah Madina Drs

Sahnan Batubara MM. Turut hadir dalam workshop ini Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara Medan, asisten, staf ahli, kepala OPD Kabupaten Mandailing Natal dan peserta Workshop di lingkungan Pemkab Madina. Sekda Madia Sahnan Batubara dalam sambutanya, menekankan, kegiatan penyusunan formasi kebutuhan calon pegawai negeri sipil merupakan penataan jabatan ASN dan perencanaan kebutuhan ASN untuk lima tahun ke depan. "Karena yang

dihasilkan merupakan masukan berupa susunan jabatan ASN yang terencana dengan baik ke depannya sebagai dasar pembuatan struktur penggajian ASN. Oleh karena itu, kegiatan tersebut harus direncanakan sebaik mungkin agar menciptakan ASN yang sesuai tugas dan fungsi organisasi dan adanya keadilan tunjangan kinerja bagi para ASN," ujarnya. Salah satu penyebab belum terwujudnya profesionalisme ASN secara maksimal antara lain adalah karena masih adanya kesenjangan yang dimiliki ASN dengan bidang tugas jabatan yang didudukinya. (JBL)

WARTAWAN DAERAH BINJAI: Dedi Anora LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Marsudi, Syahbudi Zebua, Zulfikar Sitepu TANAH KARO: Robert Tarigan SH, PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Saptha Nugraha Isa SIANTAR: Larham Simaremare SAMOSIR: Hotdon Naibaho TOBASA: Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Andi Siregar DAIRI: Marulak Siahaan, Parulian Nainggolan, Julius Manurung BALIGE: Eduard Sibuea MADINA: Jefri Brata Lubis TARUTUNG: Hotbin Purba PALAS: Ibnu Sakti Nasution, Warsono BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul, Rudi Purnomo KISARAN: Hamdan Rangkuti, TANJUNG BALAI: Syamsul Bahri AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus LABURA: Joko Gunawan ACEH TIMUR: Muhammad Ali LHOKSEUMAWE: Muliyadi BIEREUN: H Suherman Amin KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahdat TAPAKTUAN: Heriansyah Putra SIGLI: Dhian Asmara


SUMATERA UTARA

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

13

Premium Langka di Karo

Pemkab Diminta Bongkar Permainan SPBU Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat memimpin Sertijab enam camat yang baru dilantik di Aula Kantor Camat Siborong-borong, Selasa (10/9).

Wabup Tapanuli Utara Pimpin Sertijab Enam Camat Siborong-borong-andalas Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara (Taput) Sarlandy Hutabarat memimpin serah terima jabatan (Sertijab) enam camat yang baru dilantik di Aula Kantor Camat Siborongborong, Selasa (10/9). Acara diawali penandatangan berita acara sertijab dari pejabat lama ke pejabat baru dan penyerahan SK. Sertijab enam camat yang telah diambil sumpah/janji oleh Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi pada 29 Agustus 2019 lalu, yakni Camat Siborong borong, Muara, Sipoholon, Garoga, Pangaribuan, dan Siatas Barita. "Bekerjalah sesuai dengan ketentuan, kreatif dan mampu berinovasi. Sebagai pimpinan di kecamatan, saudara harus dekat dengan kepala desa dan masyarakat," kata Wa-

bup mengawali arahannya. Wabup juga memberikan arahan kepada para istri camat yang turut hadir pada kesempatan tersebut agar pro-aktif dalam mendukung kinerja suami. "Keberhasilan para camat tidak akan lepas dari dukungan istrinya, untuk itu sebagai istri camat harus pro-aktif dalam memajukan kecamatannya termasuk sebagai Ketua TP PKK kecamatan," tambah Wabup. Selanjutnya, Wabup menyampaikan arahan teknis dan motivasi serta menjelaskan bahwa dengan kinerja yang baik, camat secara langsung akan mampu menepis hoax yang beredar terkait pelaksanaan pembangunan. "Camat harus menunjukkan keseriusan dan kerja keras sehingga mampu menepis hoax yang beredar terkait pe-

laksanaan pembangunan. Saudara sekalian kelak akan menjadi calon calon pemimpin. Khusus bagi yang baru menjabat sebagai camat harus mengerti dan menguasai tupoksi." "Demikian juga kepada Camat Muara, sebagai salah satu tujuan wisata perlu perhatian khusus, salah satunya aktif mengajak warga bergotongroyong untuk menjaga kebersihan. Hargai amanat yang dipercayakan pimpinanmu karena kita semua bekerja untuk Tuhan, Negara dan sebagai pelayan masyarakat," tandas Wabup. Acara sertijab enam camat tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Satya Dharma Nababan, Inspektur Manoras Taraja, Kepala BKD Hotman Nababan, dan Wakil Ketua TP PKK Marsaulina Lumbantobing. (HOT)

Distan Dairi Salukan Bibit Jagung Tak Berkualitas Sidikalang-andalas Petani yang tergabung dalam kelompok tani di Desa Lumban Sihite dan Desa Lumban Toruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi mengaku dipungut sejumlah uang agar bisa mendapat bibit jagung bantuan pemerintah merek Bisi 18 dan Bima 20 Uri dengan isi 5 Kg. Pengakuan itu dibenarkan salah seorang anggota Kelompok Tani Merdeka yakni DS, warga Desa Lumban Sihite di rumahnya, Selasa(10/9). Dikatakan DS, bantuan bibit jagung itu diterima pada awal tahun 2019 melalui PPL Dinas Pertanian (Distan) Dairi dengan harus membayar Rp50 ribu per zak. DS mengaku sangat menyesal menerima dan membayar bibit jagung yang disalurkan pemerintah itu, sebab bibit tersebut dinilai tidak dapat meningkatkan kesejahteran melainkan menyengsarakan karena hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. "Kualitas bibit kita ketahui setelah ditanam dan tidak menghasilkan buah. Kita sudah coba menanam benih satu zak, yang pada akhirnya harus dibabat pakai mesin babat karena tidak berbuah," katanya. Kondisi serupa juga dialami hampir semua warga yang mendapat bibit jagung bantuan pemerintah itu. Merasa tertipu,

Kabanjahe-andalas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di seputaran wilayah Kabupaten Karo diduga nekad menjalankan praktik curang, akibatnya banyak konsumen kesulitan mendapatkan premium. Pasalnya, banyak SPBU yang beroperasi di luar wilayah Kabupaten Karo yang menyalurkan premium dari Pertamina. Demikian juga slogan “Pasti Pas” masih menjadi lipe service pengusaha SPBU. Dalam prakteknya diduga kuat tidak seperti yang digaungkan dalam slogan. Padahal, UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen pada Pasal 8 c, menegaskan Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/ atau jasa yang tidak sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jumlah dalam hitungan menurut ukuran yang sebenarnya. Hal ini terungkap saat Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Karo Anugrah Kacaribu SH didampingi Andes Pranata Sinulingga (Sekretaris), Ekin Sura Tarigan SPd (Wakil Sekretaris), Monas Ginting, dan Alek ketika menyampaikan dugaan permainan mafia BBM di daerah itu terkait kelangkaan premium saat menemui Bupati Karo di ruang kerja Bupati, Selasa (10/9).

Bupati Karo Terkelin Brahmana saat bincang-bincang dengan Sapma IPK Kabupaten Karo di ruang kerja Bupati Karo. (andalas/robert tarigan Anugrah Kacaribu menuding, ada indikasi permainan mafia dalam permainan kotor, para oknum yang bermain dalam penjualan minyak premium bekerja sama dengan pihak SPBU. Pasalnya mengapa daerah Sukamakmur, Sibolangit Kabupaten Deli Serdang yang merupakan lintasan menuju Medan-Berastagi, di sejumlah SPBU di wilayah itu ada menjual premium, sementara di daerah Karo sama sekali tidak ada. "Bongkar ! dan tangkap pelaku, demikian juga pihak Polres Karo jangan diam. Kami siap terdepan, kemana subsidi masyarakat “mengalir”, berapa uang raib demi kepentingan oknum tertentu, di sini perlu peran pemerintah daerah saling kerjasama dengan polres." “Kawal ini, sebegitu banyak SPBU di daerah ini, seingat saya ada 11 SPBU, semuanya tidak ada menjual premium, diketahui belakangan ini sudah hampir berbulan bulan lenyap

tak tahu rimbanya, hanya terlihat yang dijualkan pertalite, pertamax dan bio solar dan BBM lainnya," tegas Anugrah Kacaribu. Untuk itu, Sapma IPK meminta Pemkab Karo segera melakukan infestigasi dan pendataan lapangan guna mengetahui apa penyebab kelangkaan itu. "Masyarakat sudah muak dengan permainan para pengusaha SPBU, tidak pernah memikirkan masyarakat Karo, bahkan dugaan permainan “pasti pas” juga diprediksi ada untuk meraup keuntungan di luar kewajaran," tegasnya. Mendengar penyampaian Sapma-IPK Kabupaten Karo, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH menyambut positif semua saran dan masukan terkait kelangkaan minyak premium yang diperkirakan sudah lama, seperti yang diungkapkan Sapma IPK dan juga masyarakat. Untuk itu, Bagian perekonomian Pemkab Karo diminta segera menyikapi

dengan serius. "Cari apa sebab dan berapa lama data dapat kita peroleh," kata Bupati menanyakan langsung kepada Kabag Perekonomian Rismawati Br Ginting melalui stafnya Beri Depari. Hal seperti ini, kata Bupati, jangan didiamkan. "Saya baru tahu, mari kita saling kerja sama, ada perbuatan penyimpangan yang melawan hukum, harus berurusan dengan aparat penegak hukum yang terlibat di dalmnya, kasian masyarakat," tegas Bupati. Menjawab kelangkaan Bahan Bakar Minyak jenis premium yang dijual Tanah Karo, Bery Depari, staf Perekonomian Pemkab Karo, meminta diri waktu selama tiga hari ke depan. "Informasi ini akan kami cari data kebenaran sebenarnya terkait kelangkaan penjualan minyak jenis premium di SPBU di wilayah Kabupaten Karo. Setelah ada segera saya laporkan nantinya secara tertulis," ujarnya. (RTA)

Plt Kadisdik Batu Bara:

Kepsek Harus Perhatikan Kebersihan Toilet Sekolah

DS, warga Desa Lumban Sihite menunjukkan bibit jagung bantuan pemerintah. DS mengatakan, dirinya tidak akan mau menerima bibit bantuan pemerintah. "Kita tak mau lagi korban menerima dan membeli bibit batuan. Sebab bibit jagung bantuan dengan merk yang diberikan pemerintah itu sangat mengecewakan, hasil panen jagung merosot, lagi-lagi bibit itu merugikan kita," ujar DS. Mengetahui bibit bantuan pemerintah itu tidak dapat menuai hasil panen sesuai harapan masyarakat, andalas mencoba menghubungi Kepala Dinas Pertanian Dairi Herlina Tobing melalui Kepala Bidang Tanaman dan Hor-

tikultura Siska Tampubolon melalui telepon selulernya, mengatakan pihaknya akan melakukan kroscek ke lapangan. Ditanya berapa banyak jumlah pengadaan benih jagung untuk masyarakat pada tahun anggaran 2018 dan 2019, Siska enggan memberitahu karena menurutnya hal itu merupakan dokumen negara yang tidak sembarangan dipublikasikan. Siska mengatakan agar siapapun yang mau bertanya atau memperoleh informasi kegiatan di Bidangnya, baik itu wartawan maupun LSM harus mengajukan secara tertulis. (JM)

Batu Bara-andalas Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus mengunjungi SD Negeri 010168 Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Rabu (11/9). Turut hadir dalam kunjungan itu Kasi Kesiswaan Bidang Dikdas Rotua Pulungan. Kunjungan itu tidak ada pemberitahuan kepada pihak sekolah sehingga pihak sekolah tidak menyangka kedatang Plt Kadisdik tersebut. Setelah berdiskusi sejenak di halaman sekolah, Ilyas langsung mengajak Kepala Sekolah (Kepsek) melihat toilet sekolah. Dalam kesempatan itum Ilyas bertanya kepada kepala sekolah. "Bapak sudah berapa tahun menjadi kepala sekolah dan di SD ini sudah berapa lama," tanya Ilyas. Kepada SDN 010168 Arfan pun menjawab, "Kalau menjadi kepala sekolah saya sejak tahun 2005 dan di sekolah ini baru dua tahun." Mendengar baru dua tahun Ilyas langsung ber-

Plt Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus saat mengunjungi SDN 010168 Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara, Rabu (11/9). tanya, waktu dua tahun lama atau sebentar? Ilyas berharap kepada kepala sekolah agar segera membenahi toilet di SDN tersebut, yang kondisinya tertutup pasir dan batu. "Ada empat bilik, tapi satu pun tidak bisa difungsikan dan secepatnya harus memprioritaskan perbaikan toilet yang tersumbat pasir dan batu," pinta Ilyas dengan nada kesal. Menurut Ilyas, secara fisik toilet tersebut cukup baik dan sangat baik jika di-

bandingkan dengan sekolah yang sudah dikunjunginya. Namun kali ini toilet tidak mendapat perhatian serius oleh pihak sekolah di bawah kepemimpinan Arfan. Dalam kesempatan itu, Kepala SDN 010168 Arfan berjanji akan segera memperbaiki toilet tersebut agar dapat difungsikan dengan baik, apalagi di SDN itu tahun 2019 ini juga memperoleh dana alokasi khusus. Kemudian Ilyas dan Kepsek bersama Kasi Kesiswaan mengajak keliling

sekolah untuk melihat keadaan sekolah, ternyata sekeliling sekolah penuh dengan semak belukar. Ilyas pun kembali memperingatkan kepala sekolah agar segera membersihkanya. Di akhir kunjungan itu, Arfan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Plt Kadisdik ke sekolahnya dan telah memberikan sejumlah masukan baik dari segi perbaikan administrasi maupun pengelolaan sekolah. (PR)

Bupati Taput Buka FGD Penetapan Target Kinerja Daerah Tarutung-andalas Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Nikson Nababan MSi membuka Forum Group Diskusi (FGD) ke-2 dengan agenda Penetapan Target Kinerja Daerah dan OPD pada Rancangan RPJM di Balai Data Kantor Bupati Taput, Tarutung, Rabu (11/9). Didampingi Wakil Bupati Taput Sarlandy Hutabarat dan Pj Sekda Taput Parsaoran Hutagalung, Bupati dalam arahannya berharap agar semua OPD menyamakan pandangan dan visi sehingga pelaksanaan pembangunan terarah dan dijelaskan juga langkah-langkah untuk mewujudkan visi pada priode ke-2 ini. “Sektor pariwisata yang menjadi salah satu visi dan misi kita sekaligus juga yang meru-

pakan bagian dari untuk menjadikan Danau Toba sebagai Bali II, saya berpandangan bahwa pendirian Universitas Negeri di Tapanuli merupakan langkah yang bijak untuk memajukan pariwisata domestik. Apabila upaya ini berhasil kita akan mengambil upaya-upaya untuk meningkatkan wisatawan manca negara,” ucap Bupati. “Penyusunan rencana 5 tahun ke depan jangan hanya bersifat operasional saja, harus mengambil langkah langkah dalam mendukung visi dan misi. Kegiatan OPD harus fokus, jangan melantur dari Visi dan Misi Kabupaten, ‘goal’ kegiatan harus jelas dengan kajian yang benar," tambah Bupati. Bupati juga minta pimpinan OPD mampu mengatasi masa-

lah yang timbul dari pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat serta menyarankan agar pelaksanaan kegiatan tertentu mengikutsertakan dan melibatkan pendampingan dari Kejaksaan dan Kepolisian agar pekerjaan terlaksana dengan maksimal sekaligus untuk menegakkan disiplin. Bupati juga menekankan pembangunan infrastruktur ketersediaan guru PNS pada setiap sekolah. “Perlu dibuat kajian terkait ketersedian guru pengajar PNS pada setiap sekolah terutama di desa terpencil termasuk tersedianya sarana infrastruktur jalan agar mudah dijangkau. Untuk ketersediaan pangan harus dikaji per wilayah serta perlu dijalin kerjasama dengan BUMDes agar perekonomian di desa dapat

berkembang. "Harus dikembangkan bagaimana sinergitas Kabupaten dan Desa dalam mewujudkan Visi dan Misi. Selesai dari pertemuan ini saya menunggu penyampain target tiap OPD dimana masingmasing harus mampu mencapai sasaran," akhir arahan Bupati. Dalam laporan Kepala Bappeda Indra Simare-mare mengatakan bahwa FGD yang dihadiri para Staf Ahli Bupati, para Asisten, pimpinan OPD dan Perusda serta Tim pendamping ini merupakan ke-2 dari 3 kali yang direncanakan. “Pada acara FGD ke-2 ini akan dilaksanakan pemaparan Indikator Kinerja sesuai visi dan misi oleh para Kepala Bidang pada Bappeda,” ucap Indra Simare-mare. (HOT)

Bupati Taput Nikson Nababan didampingi Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat dan Pj Sekda Parsaoran Hutagalung membuka FGD kedua di Balai Data Kantor Bupati Taput, Tarutung, Rabu (11/9).


SUMATERA UTARA

Kamis 12 September 2019

harian andalas | Hal.

14

Cegah Perceraian Akibat Narkoba

BNNK Binjai Jalin Kerja Sama dengan PA Binjai-andalas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menjalin kerja sama dengan Pengadilan Agama Kota Binjai terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Predaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkungan Pengadilan Agama (PA) Kota Binjai. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan perjanjian kerja sama (MoU) oleh Kepala BNN Kota Binjai AKBP Suprayogi SH dan Ketua Pengadilan Agama Kota Binjai Masalan Bainon SAg MH di Kantor BNNK Binjai,

Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat. Adapun kerja sama yang dilakukan BNNK Binjai dengan Pengadilan Agama Kota Binjai meliputi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkungan Pengadilan Agama Kota Binjai. Kepala BNNK Binjai AKBP Suprayogi SH mengatakan, adapun tujuan penandatangan perjanjian kerja sama ini untuk memberikan dukungan kepada pasangan suami istri yang

sedang menjalani proses perceraian dengan kasus narkoba melalui konseling bersama Konselor dari BNN Kota Binjai. "Tujuannya jelas, kita berharap untuk mencegah terjadinya perceraian dengan kasus Narkoba," tegas mantan Kasubdit II Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sumut ini. Penandatangan MoU tersebut turut dihadiri Kasubbag Umum BNN Kota Binjai Suryawan SSos, Kasi Rehabilitasi dr Listia Pristiti Milva beserta staf dan Kasi P2M Ardi Effendi SE. (DED)

Merasa Dikibuli Kades Sipoltong

Warga Penerima Manfaat BPNT Datangi DPRD Dairi Sidikalang-andalas Puluhan warga Desa Sipoltong, Kecamatan Siempatnempu Hulu, Kabupaten Dairi yang terdata sebagai Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (KPM BPNT) mendatangi gedung DPRD Dairi, Rabu (11/9), diterima Ketua Fraksi NasDem Nasib Marudur Sihombing. Warga merasa dikibuli dan seperti sengaja dikorbankan Kepala Desa (Kades) sehingga kehilangan hak memperoleh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai syarat dan akses memperoleh Bantuan Pangan Non Tunai pengganti bantuan beras miskin (Raskin), program bantuan dari Kementerian Sosial. Sabungan Simanjuntak, jurubicara warga menguraikan, di Desa Sipoltong terdata 84 kepala keluarga penerima manfaat BPNT terdiri dari 43 peserta program PKH dan sisanya peserta BPNT, data dimaksud turun dari Kementerian Sosial. Namun oleh Kepala Desa Sipoltong Hobbe Alcces Angkat, data tersebut tidak disosialisasikan tetapi justru ditutup kepada nama yang terdata. Paling ironis, belakangan diketahui kalau Kepala Desa telah menunda distribusi KKS sehingga warga yang berhak tidak dapat memperoleh bantuan. Dijelaskan, beberapa hari lalu, salah seorang warga penerima manfaat mendapat informasi dari pemilik kios yang ditunjuk sebagai agen penyalur BPNT Desa Sipoltong seputar nama-nama penerima manfaat untuk bulan September. Agen penyalur mengaku heran karena bantuan tidak diambil. Informasi kemudian ditelusuri dan ternyata seluruh penerima manfaat non PKH di desa tersebut belum mene-

Sejumlah warga Desa Sipoltong saat bertemu dengan Ketua Fraksi NasDem DPRD Dairi Nasib Marudur Sihombing guna membahas hak mereka. rima Kartu. Warga juga mendapat salinan surat Dinas Sosial Kabupaten Dairi yang ditujukan kepada Kepala Desa dan Lurah yang intinya meminta kepala desa memberi informasi dan mengarahkan warga yang terdata sebagai penerima manfaat untuk hadir pada distribusi KKS tahap 2 yang dilaksanakan Bank Mandiri tertanggal 1-5 Agustus 2019. Hal tersebut tidak diindahkan Kepdes sehingga jadwal terlewat tanpa diketahui warga sasaran. Anggota DPRD Dairi Nasib Marudur Sihombing yang harus menunda kunjungan kerjanya ke Jakarta karena harus menerima aspirasi masyarakat kemudian menghadirkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi Sonta Purba dan management Bank Mandiri diwakili admin Bansos Lindung Tumanggor. Dalam pertemuan terungkap, bahwa Kepdes Sipoltong sebelumnya telah mengirim surat kepada Dinas Sosial dan Bank Mandiri yang meminta distribusi KKS dan BPNT untuk warganya supaya ditunda dengan alasan data penerima tidak sesuai dengan validasi dan musyawarah desa. Surat Penundaan itu kemudian menambah kekesalan warga. Sementara management Bank Mandiri selaku pencetak

dan pendistribusi KKS di Kabupaten Dairi mengatakan, distribusi KKS dibatasi selang waktu. Lewat dari tanggal 5 Agustus 2019, tidak dilayanani, hal tersebut sesuai dengan petunjuk yang ada. "Jika kemudian sekarang warga datang untuk meminta KKS, terpaksa tidak dilayani. Meskipun demikian, distribusi kartu akan kami lakukan jika ada petunjuk dari dinas Sosial," sebut Tumangger. Menanggapi hal itu, Kadis Sosial menyebut, pihaknya juga masih harus konsultasi kepada Kementerian Sosial, karena berdasarkan aturan, distribusi KKS telah melewati batas waktu. ''Meski demikian, Dinas Sosial Kabupaten Dairi berjanji dalam waktu segera akan berkonsultasi dengan kementerian Sosial dan mengupayakan agar keluhan warga untuk mendapat KKS dan mengakses BPNT dapat direalisasi. Dihubungi per telepon, Kades Sipoltong Hobbi Elcos Angkat membantah telah menutup informasi kepada warga. Menurutnya data yang sampai ditangannya hanya peserta PKH dan data tersebut telah disebar dan ditempel. Sementara data penerima manfaat yang non PKH tidak pernah diterima. (GOL)

Plt Bupati Asahan Imbau Masyarakat Urus KIA Kisaran-andalas Untuk mendukung Peraturan Kementrian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2016 tentang program pembuatan dan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA), Plt Bupati Asahan Surya Bsc mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Asahan agar siap mendukung program tentang KIA tersebut. Imbauan itu disampaikan melalui suratnya bernomor 470/3226 September tahun 2019 yang ditujukan kepada setiap pimpinan instansi pemerintah atau swasta, pimpinan organisasi kepemudaan, Ormas, dan PWI Kabupaten Asahan. Isi surat imbauan bertanggal 29 Agustus 2019 itu di an-

taranya, bahwa KIA adalah bukti identitas resmi untuk anak di bawah 17 tahun yang berlaku selayaknya KTP untuk orang dewasa pada umumnya. Kartu ini diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/ Kota, juga sama seperti KTP. KIA diterbitkan dalam dua versi yaitu untuk anak usia 05 tahun dan anak usia 5-17 tahun. Masa berlaku kartu ini ternyata juga berbeda. Masa berlaku KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun akan habis ketika usia mereka menginjak 5 tahun. Sementara bagi anak usia di atas 5 tahun, maka masa berlakunya akan habis sampai anak berusia 17 tahun kurang satu hari. Selanjutnya, penerbitan

KIA bertujuan untuk meningkatkan, pendataan, perlindungan, dan pelayanan public, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. Adapun persyaratan dalam mengurus KIA dimaksud yakni, foto copy kutipan akta lahir, foto copy KK orang tua berdomisili di Kabupaten Asahan. Foto copy KTP-el kedua orang tua berdomisili di Kabupaten Asahan, fas foto ukuran 3x4 cm khusus anak berumur 5 sampai 17 tahun (latar belakang biru bagi anak yang dilahirkan tahun genap, latar belakang merah bagi anak yang dilahirkan tahun ganjil, dan bagi anak berumur 0-5 tahun tidak melampirkan fas foto. (FAS)

Sekretaris Perkim Batu Bara Batu Bara Norma Deli Siregar bersama tim dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan meninjau lokasi pembangunan rumah di Desa Pulau Sejuk, Rabu(11/9)

Program Berbasis Komunitas

Pemkab Batu Bara Bangun 88 Rumah Batu Bara-andalas Pemkab Batu Bara akan segera membangun sebanyak 88 unit rumah baru melalui program berbasis komunitas di Desa Pulau Sejuk, Kecamatan Datok Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Hingga 2023 Pemkab Batu Bara menargetkan membangun 7.000 unit. "Bangunan rumah berbasis komunitas ini merupakan bantuan bagi masyarakat yang tidak memiliki rumah tetapi memilik tanah," kata Bupati Batu Bara Zahir melalui Sektarian Perumahan danKawasan Permukiman (Perkim) Batu Bara Norma Deli Siregar saat meninjau lokasi pembangunan rumah, Rabu (11/9). Norma yang didampingi Kabid Perumahan Yasir, mengatakan pembangunan rumah baru berbasis komunitas ini salah satu bantuan dari Pusat yang dikucurkan melalui Pemkab Batu Bara dengan tahapan yang tidak memiliki rumah tetapi memiliki tanah. Pembangunan rumah baru berbasis komunitas ini dengan cara satu hamparan dengan jum-

lah 88 pintuh yang akan dibangun. Saat ini Sekretaris Perkim bersama Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, langsung meninjau ke lokasi yang akan dibangun rumah tersebut di Desa Pulau Sejuk. Menurut Norma, terdapat beberapa penyebab adanya backlog di Batu Bara, seperti masih kurangnya kemampuan daya beli masyarakat khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memenuhi kebutuhan rumah. Untuk itulah, Pemkab Batu Bara akan terus saling bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam menekan jumlah kekurangan rumah (backlog) tersebut dengan berbagai program strategis. "Ada sebanyak 88 bantuan rumah bagi warga miskin yang tak memiliki rumah dalam kurun 3 bulan ini akan rampung dibangun di Batu Bara. Dari jumlah backlog di Kabupaten Batu Bara ada 7000-an lebih, sesuai visi dan misi Bupati ini harus dituntaskan dalam waktu 5 tahun ke depan," ujarnya. Sementara Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Batu Bara Ahmad Yasir menerangkan bahwa pembangunan peruma-

han dan permukiman ini harus dilakukan dengan baik, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Batubara sesuai visi dan misi Bupati. "Oleh karena itu, rencana 88 unit pembangunan baru perumahan berbasis Kominitas yang akan dibagun ini harus didukung oleh kebijakan yang strategis dan program yang komprehensif. Sehingga selain memenuhi hak dasar rakyat juga turut meningkatkan taraf hidup masyarakat Batubara,� imbuh Yasir. Ia berharap, dengan adanya program pembangunan baru perumahaan berbasis Kominitas yang difasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, dapat mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batu Bara. “Kami menyambut baik serta mengapresiasi kebijakan yang telah diambil pemerintah Pusat. Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkab Batu Bara sudah menganggarkan Rp400 juta untuk pengerasan jalan dan listrik bagi 88 rumah tersebut, sedangkan Provinsi akan menyediakan jalan dan MCK bagi perumahan," ujarnya. (PR)

PTPN II Kebun Sawit Seberang Gelar Penanaman Ulang Langkat-andalas PTPN II Kebun Sawit Seberang melaksanakan tanaman ulang perdana di Afd VIII, Selasa (10/9) bertempat di areal AFD VIII Fakrolas. Hadiri Dirut PTPN II M Abdul Ghani, Arohta Talambanua selaku JM Distrik Rayon Utara, SPBUN dan K3RI Kandir dan Toto Papam Kandir. Arohta Talambanua dalam laporannya mengatakan, untuk kali ini PTPN II Kebun Sawit Seberang melaksanakan tanaman ulang seluas 266 Ha merupakan generasi keempat. Diharapkan tanaman ini dapat tumbuh dengan baik karena bibit yang digunakan berasal dari Simalungun dan juga PTPN II Kebun Sawit Seberang. "Dalam waktu 3 tahun ini kita harapkan sudah dapat dipanen dengan baik dan sempurna. Untuk itu pada hari ini kita melaksanakan syukuran dan selamatan terhadap tanaman perdana ini sebagai bukti rasa syukur dengan meberi santunan kepada 30 anak yatim piatu dan yang kurang mampu berupa dana pembinaan pendidikan," kata Arohta. Pada kesempatan itu, Dirut dalam arahannya menjelaskan bahwa tahun ini diharapkan tahun kebangkitan bagi PTPN II karena tanaman ini merupakan generasi ke empat. "Berarti kebun ini sudah berumur 75 tahun. Oleh sebab itu kita harus berani bekerja tulus dan ikhlas

RM Pangaribuan, ASKEP Kebun Sawit Seberang usai melakukan penanaman perdana. secara bersama-sama agar kebun ini dapat berkembang dengan baik dan kesejahteraan karyawan dapat ditingkatkan. Pada saat ini PTPN II banyak melaksanakan TU di berbagai kebun," katanya. Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan memperbaiki rumah tempat tinggal karyawan di berbagai kebun se PTPN II. Demikian juga jalan yang sudah diupayakan untuk melakukan

pengerasan dengan menyiram sertu dan batu sesuai dengan kemampuan perusahaan. Selain itu, tambah Dirut, PTPN II memberikan 160 sepeda motor kepada seluruh karpim yang berasal dari tanaman dan ini semua berkat kerja sama dengan BPDSU. Secara simbolis sepeda motor tersebut langsung diberikan kepada yang bersangkutan. (MAR)

Penning Emas Ditunda

DPRD Dairi Akan Pakai Kuningan Senilai Rp90 Ribu Sidikalang-andalas Meski biaya pengadaan Penning (pin) berbahan emas telah tertampung dalam APBD tahun 2019, namun anggota DPRD Dairi Periode 2019-2024 yang rencananya akan dilantik 14 Oktober 2019 mendatang dipastikan hanya akan menerima Pin berbahan kuningan.

Hal itu dikatakan Plt Sekretaris DPRD Dairi Erikson Purba dan Kepala Bagian Umum Setretariat DPRD Dairi Robert Sitorus saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/9). Disebutkan, saat pelantikan anggota DPRD yang baru akan diberikan Pin kuningan. Sementara untuk pengadaan pin berbahan

emas masih harus ditunda sambil mengkaji dan menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Berdasarkan konsultasi yang dilakukan, termasuk dengan informasi pembanding dengan daerah lain, terdapat perbedaan pandangan seputar regulasi pengadaan pin berbahan emas.

“Satu sisi pengadaan logam mulia termasuk belanja modal, itu artinya akan menjadi asset yang sewaktu-waktu harus dikembalikan. Sementara dalam APBD, pengadaan pin emas tersebut ditampung pada pos belanja habis pakai. Daripada menyalahi aturan dan berpotensi melanggar hukum, maka

sebaiknya ditunda dulu sambil dilakukan pengkajian," terang Erikson. Sementara Kabag Umum Sekretariat DPRD Dairi, Robert Sitorus mengatakan, anggaran untuk pengadaan pin berbahan emas dalam APBD 2019 telah diplot Rp140 juta. Setiap anggota dewan sejatinya akan memperoleh pin

emas berbobot 5 gram. Namun setelah dikaji, ternyata harus masuk dalam belanja modal, sehingga statusnya merupakan asset daerah yang kelak, ketika masa bhakti berakhir harus dikembalikan. Sekaitan itu, pin untuk anggota DPRD periode 2019-2024 mendatang akan diganti dengan pin

berbahan kuningan yang berdasarkan standar harga bernilai Rp 90 ribu. Ditanya apakah anggota DPRD periode 2014-2019 menggunakan pin emas? Robert Sitorus mengatakan tidak tahu. "Kalau yang periode sekarang saya tidak tahu, saya masuk di sini (sekretariat dewan-red) baru dua tahun," sebutnya. (GOL)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Kamis, 12 September 2019

E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com

Cut Meyriska Diisukan Hamil

KYLIE JENNER

PAMER FOTO BUGIL BARENG KEKASIH Air Mata Reza Rahadian Tumpah di Rumah Habibie Jenazah Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie tiba di rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 20.30 WIB, Rabu, 11 September 2019. Sejumlah tokoh dan figur publik tampak berdatangan melayat. Begitu juga dengan rekan artis yang mulai berdatangan ke rumah duka, seperti Reza Rahadian, Ashraf Sinclair, dan Vidi Aldiano. Reza yang merupakan salah satu pemeran BJ Habibie dalam film Habibie & Ainun, sempat menitikkan air matanya saat memasuki rumah duka. Reza terlihat sangat terpukul dengan kepergian Bapak Teknologi Indonesia ini. Setibanya ketiganya langsung menyalami pihak keluarga yang berada di depan rumah dan langsung bergegas masuk. Diketahui sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Praktino mengatakan bahwa kepergian Habibie menjadi duka yang mendalam. Dia berdoa semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan berdasarkan intruksi Presiden Joko Widodo, pihaknya akan mempersiapkan apapun yang diperlukan dan memfasilitasi yang dibutuhkan keluarga almarhum termasuk malam ini hingga pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Kamis, 12 September 2019. Dia juga mengatakan meninggalnya Habibie ditetapkan sebagai hari berkabung nasional. Karena itu, dia mengajak semua masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari sampai Sabtu, 14 September 2019.(BS)

Akun Instagram Kylie Jenner baru-baru ini kembali jadi sorotan. Ini lantaran saudara dari Kendall Jenner itu mengunggah foto dirinya tanpa sehelai benang pun. Dalam foto tersebut Kylie tampak memamerkan lekuk tubuhnya saat dia berpose dengan Travis Scott, diduga pemotretan tersebut untuk Playboy. Hal ini praktis membuatnya seolah mengikuti jejak kakak perempuannya, Kim, yang menghiasi sampul itu pada 2007. Kala itu Kim memamerkan semua lekuk tubuhnya saat dia pertama kali terkenal karena rekaman video seksnya beredar lebih dari satu dekade lalu. Kini giliran Kylie Jenner yang mengikuti jejaknya saat berpose dengan Travis di sebuah taman. "Ketika Houston bertemu LA .. @playboy #ComingSoon" kata Kylie dalam unggahan tersebut. Sementara itu, foto-foto terbaru ini juga semakin viral karena ada rumor bahwa Kylie Jenner tengah hamil anak keduanya. Jenner terlihat mengelus perutnya selama liburan mewah di Perancis Selatan. Ini bukan pertama kalinya Kylie memicu desas-desus kehamilan dalam beberapa bulan terakhir. Fans meyakini bahwa mereka mendengar Kylie berteriak, 'Aku hamil,' di latar belakang video dari pesta ulang tahun saudara perempuan Khloe tersebut pada bulan Juni. Kylie melahirkan anak pertamanya, Stormi, pada Februari 2018, dan telah berkencan dengan Travis hanya tiga minggu sebelum mereka mengandung. Miliarder muda itu memilih merahasiakan kehamilannya dari penggemar dan mengumumkan beritanya melalui halaman Instagram-nya. Ladang Duit Forbes menyematkan gelar miliarder termuda tahun 2019 untuk Kylie Jenner. Wanita yang kini berusia 22 tahun itu menggeluti bisnis di bidang kecantikan. Namun, ternyata Kylie tak hanya mendulang penghasilan dari itu saja. Ia juga memiliki gurita bisnis sehingga mampu mengantongi US$170 juta. Apa sajakah gurita bisnis miliknya? Berikut uraiannya: 1. Bisnis Kosmetik Bisnis miliknya, Kylie

ARTIS cantik Cut Meyriska saat ini tengah menikmati masa bulan madu bersama sang suami, Roger Danuarta. Keduanya tengah berada di Singapura. Kebahagiaan dan kemesraan mereka pun sering dibagikan melalui instagram keduanya. Bulan madu mereka, tampaknya semakin spesial karena Cut Meyriska saat ini diisukan tengah berbadan dua. Kabar tersebut tersebar luas ketika sahabat baik Cut Meyriska yakni Marcella Simon menginformasikan bahwa saat ini Cut Meyriska sering mual dan muntah. Marcella Simon mengungkapkan rasa bahagia karena dapat melihat Cut Meyriska dan Roger bermesraan ketika berada di Singapura. Marcella juga menyarankan agar Cut Meyriska segera mengecek kondisinya ke rumah sakit karena sering mual-mual. Marcella juga mengaku tegang, karena bisa saja sahabatnya itu tengah berbadan dua. “Soooo happy liat ini. Udah enakan @cutratumeyriska? Kalo masih mual, buru ke RS terus cek! Kamu harus tahu sebelum terbang balik loh. Kok gue yang degdegan,” tulis Marcella yang diunggah ulang oleh akun @igtainment. Sontak saja, unggahan Cut tersebut mendapat banyak respons positif dan doa dari warganet. Mereka berharap bahwa Cut Meyriska memang benarbenar sedang berbadan dua alias hamil. “Syukur kalau udah hamil, alhamdulillah.” “Wahh tokcer yaa, selamat Roger dan Cut.” “Bahagia sekali kalau seandainya mereka benar-benar hamil.” Seperti yang sudah diketahui, Cut Meyriska dan Roger Danuarta sudah resmi menikah 17 Agustus 2019. Keduanya melangsungkan akad nikah di Medan.(BS)

Cosmetics ini berawal dari bisnis filler bibir ketika Kylie berusia 17 tahun. Di tahun 2015, bibir tebal yang dimiliki Kylie menjadi tren, dan menduduki trending topik dunia. Mulanya, bisnis tersebut bernama Lip Kit by Kylie. Namun, seiring berkembangnya bisnis tersebut, lahirlah nama Kylie Cosmetics yang menjual lip gloss, eyeliner, lip matte, eyeshadow, dan brush. Bisnisnya dibangun dalam bentuk offline dan online. Perkembangan bisnis yang dikelola Kylie ini begitu cepat, sehingga ia bisa meraup miliaran dollar dalam waktu singkat. 2. Bisnis Kolaborasi Ternyata Kylie Jenner juga memiliki bisnis kolaborasi yang membuatnya menjadi miliarder. Bisnis yang dilakukan dengan Kendall dalam membuat brand busana bernama PacSun. Kerja sama mereka pun sampai kepada pembuatan novel berdua dengan judul Rebels: City of Indra. Bisnis kolaborasi ini tentunya menguntungkan kedua belah pihak terkhusus untuk Kylie. 3. Bisnis Merchandise Selanjutnya, Kylie juga memiliki bisnis merchandise dengan produk berupa kaos, topi, casing handphone, dan sejenisnya. Kylie Jenner merupakan artis papan atas yang memiliki sederet penggemar. Untuk itu, bisnis merchandise ini menyasar para penggemarnya sebagai target pembeli. 4. Bermitra dengan Ulta Beauty Kylie Jenner menjalin mitra dengan Ulta Beauty pada tahun 2018. Kontrak yang ditandatangani adalah pendistribusian kosmetiknya dengan Ulta Beauty. Kerja sama yang membuat bisnis Kylie Cosmetic menghasilkan pendapatan sekitar US$55 juta selama enam pekan. Saham bisnis Kylie pun meningkat dan dipegangnya sendiri secara utuh. 5. Keturunan Selebritis Kylie Jenner merupakan keturunan selebritis yang sangat membantunya untuk mempromosikan bisnis kosmetiknya. Fakta ini sangat membantu Kylie di media sosialnya yang saat ini sudah mencapai lebih dari 128 juta followers lebih.(BBS)

Penting Diketahui, 5 Hal Soal Penyakit Kusta Ini Ternyata Cuma Mitos Banyak yang menganggap bahwa kusta bukan suatu penyakit melainkan kutukan. Bahkan, tak sedikit yang berpikir bahwa kusta merupakan kondisi yang tidak dapat disembuhkan. Banyaknya mitos yang beredar membuat penderita kusta ditakuti dan dihindari. Tak jarang masyarakat yang mengucilkan para pengidap kusta. Berikut beberapa mitos penyakit kusta yang dikutip dari laman Kemenkes RI, Rabu 11 September 2019. Kusta adalah kutukan Kusta bukan penyakit keturunan apalagi akibat kutukan. Kusta merupakan infeksi pada saraf dan kulit yang disebabkan oleh mycobacterium leprae. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes mengatakan penyakit kusta banyak dianggap biasa oleh masyarakat, padahal bila terlambat ditangani bisa menjadi sumber penularan. "Ini (kusta) tidak berasa karena itu banyak masyarakat menganggapnya biasa. Sebenarnya permasalahan kusta itu hanya dia bercak dan tidak berasa, jadi dia anggap biasa, padahal kalau terlambat ditemukan dan aktif bakterinya menjadi sumber penularan,'' katanya pada temu media Hari Kusta Sedunia. Kusta mudah menular Penularannya melalui pernapasan, udara, dan kontak langsung dengan penderita yang belum diobati. Faktor yang memengaruhi penularan kusta adalah salah satunya penderita kusta yang belum mengonsumsi obat Kusta. Divisi Dermatologi Infeksi

Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr. dr. Sri Linuwih Menaldi SW, SpKK(K) mengatakan Kusta penyakit menular tapi tidak mudah menular. Kusta sudah langka Masa inkubasi perlu waktu lama (rata-rata 3-5 tahun) dan kejadian penyakit ini terbanyak pada negara tropis, dan Indonesia berada pada urutan ketiga di dunia setelah India dan Brasil dalam jumlah kasus baru yang ditemukan setahun. Angka Penemuan Kasus Baru Indonesia: 6,07 per 100.000 penduduk. Total kasus baru sebanyak 15.910. Secara Nasional, Indonesia sudah mencapai eliminasi kusta (angka kasus kusta terdaftar atau angka prevalensi kurang dari 1 per 10 ribu penduduk) pada tahun 2000. Namun masih ada 10 Provinsi yang belum mencapai eliminasi kusta. Selanjutnya di tingkat Kabupaten/Kota, pada akhir tahun 2017 masih tedapat 142 Kabupaten/Kota belum mencapai eliminasi kusta yang tersebar di 22 Provinsi. "Yang perlu kita waspadai adalah Indonesia penyumbang kusta ke-3 di dunia. Kelainan pada kusta ini mirip dengan penyakit lain, seperti panu, kurap, dan kaligata," kata dr. Sri. Kusta memiliki kelainan pada kulit saja Bentuk kelainan pada tubuh yang menderita kusta bisa berbeda. Pada kulit ditandai dengan bercak putih maupun bercak merah dan mati rasa, kadang berupa benjolanbenjolan di lengan, wajah, badan, dan telinga. Pada saraf tepi ditandai dengan mati rasa pada area telapak tangan dan atau telapak kaki yang

mengalami kerusakan saraf, kelumpuhan di tangan dan kaki, kering, dan tidak berkeringat. Divisi Dermatologi Infeksi Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr. dr. Sri Linuwih Menaldi SW, SpKK(K) mengatakan jika kelainan itu terjadi pada mata ditandai dengan refleks kedip berkurang, dan kelopak mata tidak menutup dengan baik. Masalah yang lebih seriusnya adalah terjadi cacat menetap seperti jari bengkok, memendek atau terputus, kelumpuhan tangan dan kaki, kelopak mata tidak menutup (lagoftalmos), dan kebutaan. Lawan Stigma Negatif Data WHO tahun 2015, beban penyakit kusta di Indonesia masih terhitung tinggi. Sementara itu, WHO mencatat kecacatan anak akibat kusta, angkanya lebih dari setengah kasusnya di dunia. Eliminasi global terhadap kusta sebagai masalah kesehatan, masih menjadi beban kehidupan individu, yang tentu saja memberi dampak pada keluarga dan masyarakat. Beban

yang masih dialami oleh individu yakni mengenai kecacatan akibat kusta. "Kecacatan tak begitu saja muncul dalam semalam, tetapi setelah penyakit lama yang tidak terdiagnosa. Maka dari itu, masyarakat harus paham deteksi dini untuk kunci pencegahan kecacatan akibat kusta," ujar WHO Regional Director, Dr. Poonam Khetrapal Singh, dalam siaran pers, Senin lalu. Sebab, deteksi dini menjadi awal dari intervensi awal, yang memberikan kesempatan sembuh total dengan obat Multi Drug Therapy (MDT) yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Sayangnya, deteksi dini pada kusta, masih sangat terhambat oleh stigma negatif. "Lembaga masyarakat dan non pemerintah harus disertakan dalam kampanye mengenyahkan stigma terkait kusta, dan meruntuhkan diskriminasi terhadap mereka yang tertular kusta dan keluarga mereka," lanjutnya. Selama masih ada penularan kusta, kecacatan akan terus timbul tanpa henti, akibat stigma dan diskriminasi yang

terus berlanjut. WHO berharap, dengan hilangnya stigma negatif, maka deteksi dini bisa dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa malu mengakui kondisi penyakit kusta tersebut. "Perang terhadap stigma masyarakat harus dilakukan dengan gencar agar target penurunan kecacatan akibat kusta, bisa dilakukan," kata dia. Terapi Makanan Sebuah riset yang dilakukan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menggunakan terapi makanan untuk menyembuhkan kusta. Menurut ahli gizi Elisa Rinihapsari, M.Si, Med, makanan yang tepat dengan mengikuti kebutuhan tubuh memang bisa meningkatkan imunitas. "Sebaliknya, jika pasien tidak taat pada asupan makannya, yang terjadi adalah imun menurun dan luka semakin lebar," ujar Elisa saat ‘Seminar Kusta Nasional’ di kawasan Menteng, Jakarta, belum lama ini. Meski begitu, terapi makanan ini bersifat personalize atau tidak sama antara satu orang dengan lainnya. Elisa menjelaskan, hal ini disebabkan setiap orang memiliki respons yang berbeda. Banyak faktor yang menyebabkan itu, di antaranya genetik. Lalu, bagaimana mengetahui bahwa makanan itu cocok? Elisa mengatakan, ada ilmu pengetahuan seperti pemeriksaan gen yang bisa dilakukan. Melalui pemeriksaan itu akan diteliti kepekaan terhadap lemak jenuh. Kemudian, diperiksa juga secara genetik apa yang bisa dimakan atau tidak. Namun, pemeriksaan ini belum bisa dilakukan di Indonesia, karena biaya yang tinggi dan belum

banyak yang bisa melakukannya. "Bisa juga dilakukan pemeriksaan yang disebut dengan food sensitivity, yaitu memeriksa bagaimana respons tubuh terhadap makanan yang disebut racun bagi tubuhnya," ujar Elisa. Perlu diketahui, kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini adalah tipe penyakit granulomatosa pada saraf tepi dan mukosa dari saluran pernapasan atas, serta lesi pada kulit adalah tanda yang bisa diamati dari luar. Bila tidak ditangani, kusta dapat sangat progresif, menyebabkan kerusakan pada kulit, sarafsaraf, anggota gerak, dan mata. Kusta merupakan penyakit menahun yang menyerang syaraf tepi, kulit, dan organ tubuh manusia yang dalam jangka panjang mengakibatkan sebagian anggota tubuh penderita tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Meskipun infeksius, tetapi derajat infektivitasnya rendah. Waktu inkubasinya panjang, mungkin beberapa tahun, dan tampaknya kebanyakan pasien mendapatkan infeksi sewaktu masa kanak-kanak. Tanda-tanda seseorang menderita penyakit kusta antara lain, kulit mengalami bercak putih, merah, ada bagian tubuh tidak berkeringat, rasa kesemutan pada anggota badan atau bagian raut muka, dan mati rasa karena kerusakan syaraf tepi. Gejalanya memang tidak selalu tampak. Justru sebaiknya waspada jika ada anggota keluarga yang menderita luka tak kunjung sembuh dalam jangka waktu lama. Juga bila luka ditekan dengan jari tidak terasa sakit.(BBS)

Profile for media andalas

Epaper Harian Andalas 12 Sepetember 2019  

Epaper Harian Andalas 12 Sepetember 2019

Epaper Harian Andalas 12 Sepetember 2019  

Epaper Harian Andalas 12 Sepetember 2019

Advertisement