Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

Kamis, 10 Oktober 2019

D A N

C E R D A S

No: 24028/Tahun XIV | E-Mail:andalas.redaksi@gmail.com | Harga Eceran Rp3.500 foto|sindonews

Bus PMTOH mengalami kecelakaan di jalur lintas Pekanbaru-Kiliran Jao Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengakibatkan 6 orang dinyatakan tewas dan 9 luka-luka.

Bus PMTOH Terguling, 6 Tewas dan 9 Luka-Luka Pekanbaru – andalas Kecelakaan maut dialami bus PMTOH di jalur lintas Pekanbaru-Kiliran Jao Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Sebanyak 6 orang dinyatakan tewas dan 9 luka-luka. Kasatlantas Polres Kuansing AKP Yohanes Basri menuturkan, bus PO PMTOH jenis Marcedes Benz BM 7326 AL dikemudikan oleh Indra Weli Saputra. Awalnya, mobil bus melaju di jalan lintas dari arah Kiliranjao, Sumatera Barat, menuju Kota Pekanbaru, melalui Kabupaten Kuansing, sekitar pukul 11.45 WIB. Sesampainya di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Tengah, kondisi jalan tikungan menurun. "Mobil bus saat itu ber-

iringan dengan sebuah mobil dump truck. Setibanya di jalan tikungan menurun, mobil bus mengalami rem blong dan menabrak dump truck dari belakang," kata Yonahes, Rabu (9/10). Setelah menabrak truk, bus masih terus berjalan. Begitu juga dengan truk terus melaju. Lalu sopir bus banting stir ke kanan jalan untuk menghindari kendaraan yang ada di depannya. Karena kecepatan tinggi, pengemudi akhirnya hilang kendali lalu bus terbalik ke luar badan jalan. Akibat dari kecelakaan itu, enam orang penumpang tewas di tempat. "Korban yang meninggal dunia enam orang. Lima orang dewasa dan satu anak • LANJUT KE HAL. 15

Jual Ganja 80 Kg ke Polisi

Mantan Panglima GAM Ditangkap

andalas|desrin

Permukiman warga di Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan terendam banjir akibat kiriman air bah dari KIM, Rabu (9/10).

Air Bah dari KIM Rendam Dua Kelurahan Medan-andalas Hujan deras selama 4 jam, Selasa (8/10) malam hingga Rabu (9/10) mengakibatkan permukiman padat penduduk di dua kelurahan yaitu Kelurahan Tangkahan dan Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, terendam banjir. Salah seorang korban banjir Lukman Hakim, warga Perumahan UKA Kelurahan Tangkahan mengatakan, air bah yang menggenangi seputaran permukiman mereka mencapai 1 meter. Kegiatan warga di dua kelurahan tersebut lumpuh

Unik Tapi Nyata

Usai Membunuh, Pria Ini Umumkan Aksi Sadisnya Pakai Pengeras Suara Masjid

foto|merdeka.com

total. Bahkan aktivitas pasar yang berlokasi tidak jauh dari dari Perumahan UKA terhenti. Menurut pengamatan Lukman Hakim, air bah yang menggenangi Kelurahan Tangkahan dan Kelurahan Besar datang dari Kawasan Industri Medan (KIM) menjelang siang hari. “Sejak Rabu pagi air Perumahan UKA masih biasa saja, tapi makin siang hari air semakin tinggi dan parit meluber sehingga menggenangi rumah-rumah warga,” kata Lukman. • LANJUT KE HAL. 15

Warga Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, dihebohkan kasus pembunuhan terhadap seorang penjaga malam. Tumin (55) yang bekerja sebagai penjaga malam di SPBU Jambearum, harus meregang nyawa setelah secara sadis dibunuh tetangganya Iwan (30), warga Dusun Krajan, Desa Jambearum. • LANJUT KE HAL. 15 andalas|ist

Ketua PP Muhammadiyah Sebut Merokok Dilarang Alquran Jakarta – andalas Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan, Muhammadiyah menyatakan merokok haram hukumnya karena termasuk perbuatan khabaa'its atau kotor, yang dilarang dalam Alquran. "Melakukan perbuatan khabaa'its dilarang dalam Alquran, surat Al A'raf ayat 157," kata Anwar dalam sarasehan yang diadakan

Muhammadiyah Tobacco Control Network di Jakarta, Rabu (9/10). Anwar mengatakan merokok juga mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan sehingga bertentangan dengan Alquran surat Al Baqarah ayat 2 dan An Nissa ayat 29. • LANJUT KE HAL. 15

Mantan Panglima GAM Aceh Tenggara Rangga (kanan) bersama dua rekannya ditangkap akibat menjual ganja 80 kg, Rabu (9/10).

Medan-andalas Petugas Subdit I Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut berhasil meringkus seorang mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Rangga (43), warga Jalan Baut, Lingkungan II, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, ketika hendak menyelundupkan narkoba jenis ganja seberat 80 kilogram (kg). Polisi juga meringkus dua tersangka lainnya, yakni Kardi (23), warga Desa Darul Makmur, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara dan Adi Samri (19), warga Dusun Segenap, Kelurahan Bintang Alga Musara, Kecamatan Lauser, Kabupaten

Aceh Tenggara. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut melalui Kasubdit I, AKBP Fadris menjelaskan, ketiga tersangka disergap petugas yang menyaru sebagai pemesan ganja di Jalan Letjen Jamin Ginting, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit,

Kabupaten Deli Serdang, persis di Titi Kembar Sembahe pada Selasa (8/10). "Ketiganya kita tangkap saat kita melakukan undercover buy (penyamaran sebagai pembeli) narkotika jenis • LANJUT KE HAL. 15

Gubernur Sambut Pengungsi Wamena Asal Sumut

Pastikan Keberlanjutan Sekolah dan Penghidupan Keluarga Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menggendong anak pengungsi bencana sosial Wamena asal Sumut saat tiba di Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan, Rabu (09/10). andalas|ist

Sebanyak 36 warga Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi korban bencana sosial di Wamena, Papua, tiba di Kota Medan, Rabu (9/ 10). Mereka disambut langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan dijamu makan, di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan.

Jokowi Keluarkan Perpres 63/2019

Pegawai PemerintahSwasta Wajib Berbahasa Indonesia Jakarta-andalas Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia pada 30 September 2019, dimana Perpres ini mewajibkan Bahasa Indonesia digunakan dalam komunikasi resmi di lingkungan kerja pemerintah dan swasta. "Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam komunikasi resmi di lingkungan kerja pemerintah dan swasta," demi-

kian bunyi Pasal 28 Perpres 63/2019 yang dilansir dari setneg.go.id, Rabu (9/10). Komunikasi resmi sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, merupakan komunikasi antarpegawai, antarlembaga, serta antara lembaga dan masyarakat yang terkait dengan tugas dan fungsi lembaga pemerintah dan swasta, yang dilakukan secara lisan dan/atau tertulis, dan dapat menggunakan me• LANJUT KE HAL. 15

KURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING RABU, 09 OKTOBER 2019

“Yang hadir hari ini ada 14 (dari Surabaya) ditambah 22 orang (dari Jakarta), ada 36 orang. Yang belum kembali ada 264 orang. Mereka akan naik kapal. 10 hari akan sampai, kita terima di Belawan,” ujar Gubernur

menjawab wartawan. Sementara, lanjut Gubernur, para pengungsi berjumlah 133 orang, memutuskan untuk tetap tinggal di Papua. Saat ini para • LANJUT KE HAL. 15

Mata Uang Jual Beli AUD 9.610 9.512 CNY 2.015 1.995 EUR 15.628 15.338 GBP 17.412 17.338 HKD 1.817 1.799

Mata Uang Jual Beli 132 JPY 133 MYR 3.306 3.359 SGD 10.311 10.206 USD 14.253 14.111 Sumber: BANK INDONESIA


SAMBUNGAN

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

Prabowo Kemungkinan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin Jakarta – andalas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kemungkinan akan hadir dalam pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang. Hal itu dikatakan langsung oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. "Ya Insyaallah tetapi kalau liat tradisi ya beliau kan datang ya," kata Muzani di

Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (9/10). Muzani mengatakan, di setiap pelantikan presiden, Prabowo selalu hadir. Maka dari itu, dia yakin Mantan Danjen Kopassus itu akan hadir di pelantikan. "Tradisinya beliau datang ya beliau kan orang yang apalagi sudah saya kira tetapi saya akan laporkan semua

kepada beliau hasil rapat ini," ungkapnya. Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan para pimpinan MPR sepakat mengusulkan agenda pelantikan presiden-wakil presiden terpilih 2019-2024 pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, Bamsoet melontarkan wacana agenda pelantikan digelar sore hari.

"Ada wacana juga kalau jam 4 sore mepet dengan (waktu) magrib. Jadi sepakat mengusulkan kepada Kesetjenan MPR maupun protokol Istana dan presiden untuk dilakukan jam 2 siang," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10). Menurut dia, pelaksanaan pelantikan pukul 14.00 WIB itu ideal. Hal ini mengingat se-

PEGAWAI PEMERINTAH-SWASTA WAJIB BERBAHASA INDONESIA .... • DARI HALAMAN. 1

jumlah kegiatan pada 20 Oktober 2019 yang jatuh pada hari Minggu. "Karena CFD berakhir jam 11 dan ibadah bisa selesai sekitar jam 12. Kita juga yang muslim bisa selesai (salat) zuhur kemudian masih sempat juga (salat) asar begitu pelantikan selesai. Jadi kami sepakat mengusulkan jam 2," tuturnya. (MDC/DTC)

UGM Batalkan Kuliah Umum Ustaz Abdul Somad Yogyakarta - andalas Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta membatalkan acara kuliah umum Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Kampus UGM. Sedianya acara bertajuk Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek): Pondasi Kemajuan Indonesia akan

digelar pada Sabtu (12/10) mendatang. Kepala Bagian Hukum dan Protokol UGM, Iva Ariani mengatakan, acara tersebut digelar oleh takmir Masjid Kampus UGM. Pihak pimpinan UGM, sambung Iva, memastikan bahwa acara tersebut dibatalkan. "Berkaitan dengan acara yang

rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar acara tersebut dibatalkan," ujar Iva, Rabu (9/10). Iva menyebut alasan pembatalan acara Ustaz Abdul Somad karena pihak UGM ingin menjaga keselarasan kegiatan akademik dengan

kegiatan nonakademik yang ada di lingkungan UGM. "Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan non akademik dengan jati diri UGM. Keterkaitan antara acara dan pembicaranya," tegas Iva. (MDC)

KETUA PP MUHAMMADIYAH SEBUT MEROKOK DILARANG ALQURAN ............. • DARI HALAMAN. 1 Selain membahayakan diri sendiri, merokok juga membahayakan orang lain yang terkena paparan asap rokok karena rokok mengandung zat adiktif dan 4.000 zat kimia yang 69 di antaranya adalah zat karsinogenik atau pemicu kanker, sebagaimana telah disepakati para ahli medis dan akademisi kesehatan. "Karena itu, merokok bertentangan dengan prinsip syariah dalam hadits Nabi yang menyatakan tidak boleh ada perbuatan yang membahayakan diri sendiri dan atau orang lain," tuturnya. Anwar mengatakan rokok telah diakui mengandung zat

adiktif dan unsur racun yang membahayakan walaupun tidak seketika melainkan dalam beberapa waktu kemudian. Karena itu, merokok juga bertentangan dengan hadits Nabi yang melarang setiap perkara yang memabukkan atau melemahkan. "Karena jelas membahayakan kesehatan bagi perokok dan orang di sekitarnya, Muhammadiyah memandang merokok merupakan pembelanjaan uang yang mubazir atau pemborosan yang dilarang dalam Al Quran surat Al Isra ayat 26 dan 27," katanya. Selain itu, merokok juga bertentangan dengan unsurunsur tujuan syariah, yaitu perlindungan agama, jiwa dan

raga, akal, keluarga, dan harta. NU: Rokok Mubah Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan tidak mendukung kampanye untuk menekan angka perokok di Indonesia yang dijalankan oleh Kemenkes, mengatakan bahwa sampai kiamat sampai kiamat ulama NU tidak akan mengharamkan rokok. "Rokok itu mubah, sampai kiamat ulama NU gak akan mengharamkan rokok," kata Kiai Arwani Faisal, Staff dewam halal PBNU saat membawakan materi di diskusi publik 'Kampanye Kondom, Anti Rokok: Indah Tapi Manipulatif,' di kantor PBNU, Jakarta, Senin (16/12/2013) silam.

"Untuk penderita jantung rokok haram. Tapi kalau rokok bikin semangat enggak haram lagi," katanya sambil tertawa. Menurutnya semua kiai NU pun telah sepakat untuk memperbolehkan pengikutnya mengisap rokok. Dia juga mengklaim kalau kyai NU sebenarnya mendukung upaya meminimalisir rokok. Itu dibuktikan dengan penetapan hukum 'mubah' untuk pengikut PBNU. "Kiai nggak berarti tidak menerima data kesehatan. Rokok mubah karena menerima data kesehatan. Kalau enggak nerima, kiai akan menetapkan hukum rokok wajib. Itu justru karena ngerti itu bahaya," sambung dia.

Penerapan rokok bukan merupakan suatu hal yang bahaya, menurutnya telah diperhitungkan masak-masak ketika mukhtamar NU. "Harus dilihat kadarnya. Kalau Mafsadatnya (kerugian) besar hukumnya haram. Rokok kan sekali hisap tidak langsung pingsan." Menurut PBNU, rokok tidak punya bahaya yang berlebihan terhadap kesehatan manusia sehingga tidak perlu dilarang berlebihan. "Kok kejam langsung bilang haram, ulama NU bilang enggak haram. Karena puluhan tahun merokok sehat-sehat saja. Kan tingkat bahayanya dilihat, jelas kiai Arwani Faisal. (ANT/MDC)

AIR BAH DARI KIM RENDAM DUA KELURAHAN ................................... • DARI HALAMAN. 1 Warga kedua kelurahan tersebut mengharapkan agar manajemen PT KIM tidak mengarahkan air bah itu ke permukiman padat penduduk. “Berkali-kali pihak PT KIM berjanji tidak akan mengalirkan air ke kedua kelurahan. Tapi kenyataannya tidak pernah dipenuhi,” kata warga setempat. Warga pun sangat resah atas kiriman air bah dari KIM itu. Pasalnya, air bah dari KIM diduga membawa limbah yang

sangat rawan mengganggu kesehatan warga. Hal senada disampaikan Sumardi (50), penduduk Jalan Rawe, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan. Dia mengatakan, hujan turun sejak subuh dan air kiriman dari KIM Mabar Medan Deli terus mengalir. Sehingga jalan dan rumah di Jalan Rawe Kelurahan Tangkahan, Medan Labuhan terendam banjir. Sumardi yang mengaku sudah bertahun-tahun bermukim di Jalan Rawe membeber-

kan, kawasan tempat tinggalnya ini sudah menjadi langganan banjir. "Setiap turun hujan dengan intensitas yang tinggi daerah kami tetap mengalami banjir," tuturnya. Sementara itu, Lurah Kelurahan Tangkahan Muhammad Idris SH, Rabu (9/10) mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan manajemen PT KIM untuk mencari solusi agar air bah dari KIM tidak mengalir ke permukiman padat penduduk di kelurahannya. Sebab sangat

merugikan warga seperti rusaknya alat elektronik, perabotan rumah tangga, timbulnya berbagai penyakit kulit, ISPA, dan rumah pun jadi kotor karena terendam air. Diakuinya tinggi air di kelurahan yang dipimpinnya mencapai 1 meter. Hal itu diketahui saat melakukan pemantauan di seputaran KelurahanTangkahan. “Kondisi genangan air yang sangat merugikan warga itu sudah kami laporkan kepada Pak Camat Medan Labuhan.

Kami juga sudah koordinasi dengan manajemen PT KIM, namun solusinya belum ada,” ucap Muhammad Idris. Sohibbul (45), penduduk Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan mengatakan, setiap turun hujan dengan deras jalan di KL Laut Yos Sudarso Simpang Kantor, maupun di Jalan Rahmad Budin Kelurahan Pekan Labuan terendam banjir. Hal itu akibat drainase maupun parit yang ada sudah tumpat dan tidak berfungsi lagi. (DP/DOH)

BUS PMTOH TERGULING, 6 TEWAS DAN 9 LUKA-LUKA .......................... • DARI HALAMAN. 1 balita berusia lima tahun," sebut Yohanes. Selain korban tewas, kata dia, sebanyak 9 orang penumpang mengalami luka-luka. Para korban dievakuasi ke puskesmas dan RSUD Kuansing. Sementara itu, kondisi mobil bus usai kecelakaan mengalami rusak parah. Bagian atap mobil lepas. "Kerugian materil sekitar Rp 10 juta," sebut Yohanes. Dia menambahkan, lokasi kecelakaan bus tersebut jalan beraspal mulus dan tikungan menurun. Arus lalu lintas saat

kejadian sepi dan kiri kanan jalan hutan lindung dan beberapa perumahan warga. Kasus kecelakaan lalu lintas ini sudah ditangani oleh petugas Satlantas Polres Kuansing. Kendaraan dan para korban sudah dievakuasi. "Kami juga sudah meminta keterangan dua orang saksi di lokasi kejadian. Termasuk keterangan dari pengemudi. Untuk pengemudi bus mengalami luka-luka," kata Yohanes. Penyidik Satlantas Polres Kuansing sudah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kecelakaan tersebut. Sementara bus yang ringsek dibawa

ke Mapolres Kuansing. Ia mengatakan, insiden tersebut mengakibatkan enam penumpang meninggal dunia, termasuk ibu dan seorang anak laki-laki bernama Arga berumur 6 tahun. Selain itu, tuturnya, penumpang alami luka-luka, baik ringan maupun berat, dilarikan ke RSUD Taluk Kuantan, dan ada juga dirawat di Puskesmas Kuantan Mudik. Adapun nama-nama penumpang yang menjadi korban meninggal dunia ialah Ridwan (49), sopir 2 PMTOH, warga Sukabakti, Curug, Tanggerang; Fauzan, warga Sunudun

Payah Dua Uram, Kecamatan Tambah Jambu Air, Kabupaten Aceh Utara; Arga (6) warga Kebun Lado; Fitra Yunita (37) warga Koto Gadang Sijunjung Sumbar; Sugiyanti (49) warga Jalan Tiga B 66, Medan Timur, Sumatera Utara, dan Siti Nyaminah (50) warga Lampung. Korban luka-luka yang dirawat di Puskesmas Kuantan Mudik adalah Zulkifli (26), penumpang beralamat Gampong Markati Jaya, Nagan Raya, Aceh; Zulkarnaen Bin Ubit-ubit (35) warga Rantau Payang Bayeng, Gampong Matang Nibung, Langsa; Dedi

(23) warga Gampong Durin Kipah, Kecamatan Tangan Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya; Safrizal (33) warga Dusun TGK Tanjong Bungong, Alue Baktiya; Martina (27) warga Bandar Sono, Kec Padang Hulu Kabupaten Tebing Tinggi. Kemudian Indra Welly Saputra alias Jibeng (54) sopir bus PMTOH, warga Jl Sunggal Gg. Mandala Tanjung Rejo belakang Asrama Kodam I/BB Medan dan Muksalmina (19) warga Gampong Payah Dua Ujung, Kec Senuduh, Kab Aceh Utara. (KPC/SNC/KPR)

PASTIKAN KEBERLANJUTAN SEKOLAH DAN PENGHIDUPAN KELUARGA ........ • DARI HALAMAN. 1 warga asal Sumut itu, masih ditampung di sejumlah posko pengungsi di Jayapura. Menunggu kondisi memungkinkan untuk kembali lagi ke Wamena. Sedangkan untuk warga Sumut yang sudah kembali, Gubernur ingin memastikan agar semuanya dilayani dengan baik, diurus segala keperluan kehidupannya. Yang terpenting, kata Edy, adalah keberlanjutan anak sekolah serta mata pencahariannya. Bagi yang memungkinkan bisa dibantu, akan difasilitasi oleh pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota tujuan tinggal. “Pertama prioritas itu anak sekolah. Kita siapkan pakaian, buku dan keperluan lainnya. Jadi jangan sampai putus (sekolah). Kita lihat masing-masing daerah bagaimana mereka memfasilitsi,” sebutnya. Sementara upaya bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) ini didukung oleh DPRD Sumut. Langkah tersebut juga dinilai telah sesuai harapan pada anggota dewan, dimana Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting langsung merespons bahwa pembiayaan penanganan

bencana sosial ini, ditampung di APBD Perubahan 2019 “Luar biasa, ditanggapi langsung dan sangat positif. Seuai harapan kita. Jadi kita mendukung Pemprov menangani masalah ini. Nanti kalau anggaran tidak ada, nanti kita minta di P-APBD (2019) itu dimasukkan untuk tanggulangi bencana,” kata Baskami. Diterima di Kantor Gubernur, pengungsi Wamena yang pulang, Mardelina Manurung (40) mengaku senang telah diurus dengan baik untuk kepulangan mereka ke Sumut. Dirinya pun berharap, pemerintah daerah bisa memberikan bantuan berupa pakaian dan keperluan sekolah. Mengingat saat akan berangkat ke Medan, mereka hanya membawa bekal seadanya. “Saya pulang ke sini bersama anak (tiga orang) pak. Suami saya tinggal di Wamena, karena bertugas di Polres Wamena. Kalau boleh kami pindah ke Sumut,” pinta Mardelina kepada Gubernur. Pengakuannya bahwa sebelum kerusuhan, mereka juga sudah menerima isu tentang akan ada demonstrasi besar terkait berbagai persoalan terkini. Karena

dianggap hanya isu, mereka tidak terlalu memikirkan lagi. Namun pada 23 September 2019, kerusuhan justru terjadi saat kondisi tengah kondusif. “Ya saat itu, sebagian ada yang kita tampung di rumah saya. Karena kami kan tinggal di Aspol (Asrama Polisi). Jadi yang datang ini, sebagian besar mengungsinya di rumah kami. Sekarang juga yang belum pulang, sebagian berada di rumah kami di Wamena,” jelas Boru Manurung, yang bertugas sebagai ASN di Puskesmas Wamena dan telah menetap 15 tahun di sana. Selain Mardelina yang berasal dari Tiga Balata Simalungun, warga lainnya asal desa yang sama Diar Sahata Samosir (37) mengaku masih ingin kembali ke Wamena. Sebab hingga terakhir meninggalkan rumah sekaligus usahanya di sana, masih memungkinkan untuk kembali. “Saya sempat juga kena lemparan batu. Waktu itu banyak anak SMA yang demo lewat dari depan kios kita. Ada juga sebagian yang dijarah. Tetapi kejadian pembakaran (mobil dan fasilitas lain) itu dibagian pusat kota,” sebut Diar. Jalur Laut

Selain pemulangan warga dari Surabaya dan Tanjung Priok, Tim Sumut Peduli Wamena yang terdiri atas BPBD, Dinas Perhubungan, Kesbanglinmas, Dinas Sosial dan Biro Humas dan Keprotokolan, juga akan memulangkan 250 warga Sumut, Jumat (11/10), dari Pelabuhan Jayapura (Papua) menuju Pelabuhan Belawan (Medan). Jumlah 264 orang itu berasal dari dua pokso pengungsian di Jayapura. Yaitu posko pengungsian di Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII/ Cenderawasih di Sentani dan posko Kementerian PU di Tanah Hitam. Perjalanan menggunakan jalur laut dengan Kapal Pelni melalui rute Jayapura – Tanjung Priok – Belawan, diperkirakan memakan waktu 10 hari. “Seluruh proses pemulangan warga Sumut dari Papua difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk tiket dan kebutuhan lainnya selama dalam perjalanan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut Riadil Akhir Lubis, Rabu (9/10). Tim Pemprov Sumut, kata Riadil, juga akan memberangkatkan sebanyak 133 pengungsi warga Sumut dari Jayapura ke Wamena,

15

Kamis (10/10), dengan Pesawat Hercules yang difasilitasi Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Ir Tri Bowo Budi Santoso MM MTr (Han) dan Kemensos RI. “Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Danlaud dan berbagai pihak lainnya, yang turut membantu proses evakuasi warga Sumut di Papua,” ujarnya. Riadil juga menyebutkan, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Tim Pemprov Sumut bersama Rindam dan Korem di 6 posko penampungan pengungsi di Papua, tercatat jumlah warga Sumut korban kerusuhan Wamena berjumlah 651 orang. Selain dipulangkan ke Sumut, sebagian warga ada yang mengungsi/eksodus secara mandiri ke provinsi lain. “Selain memfasilitasi pemulangan warga Sumut ke Medan dan memberangkatkan kembali ke Wamena, Tim Pemprov Sumut juga memberikan bantuan logistik kepada pengungsi selama di posko pengungsian. Kondisi kesehatan warga Sumut di pengungsian, baik-baik saja dan logistik cukup. Tim masih berada di Jayapura/ Sentani sampai pemulangan/ pemberangkatan warga Sumut ke Belawan selesai,” ujar Riadil. (WAN)

dia elektronik. “Komunikasi resmi dengan lembaga internasional atau lembaga negara asing di lingkungan kerja pemerintah dan swasta dapat menggunakan penerjemah untuk membantu kelancaran komunikasi,” bunyi Pasal 29 Perpres ini. Perpres ini juga menyebutkan, Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam laporan setiap lembaga atau perseorangan kepada instansi pemerintahan. Lembaga sebagaimana dimaksud terdiri atas lembaga pemerintah dan lembaga nonpemerintah. Adapun laporan sebagaimana dimaksud berupa: a. laporan pengelolaan kegiatan; b. laporan pelaksanaan tugas kedinasan; c. laporan kegiatan masyarakat; d. laporan pengaduan masyarakat; dan/atau e. laporan lain. Bahasa Indonesia, menurut Perpres ini, juga wajib digunakan dalam penulisan karya ilmiah dan publikasi karya ilmiah di Indonesia, berupa: a. disertasi; b. tesis; c. skripsi; d. laporan tugas akhir; e. laporan penelitian; f. makalah; g. buku teks; h. buku referensi; i. prosiding; j. risalah forum ilmiah; k. jurnal ilmiah; dan/ atau l. karya ilmiah lain. Perpres 63/2019 juga mewajibkan penamaan sekolah hingga universitas dalam Bahasa Indonesia. Tetapi, ada lembaga pendidikan yang mendapat pengecualian dan boleh menggunakan nama Bahasa Asing. Perpres 63/2019 ini merupakan aturan lebih lanjut dari UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. UU tersebut memang sudah mengatur Bahasa Indonesia wajib digunakan untuk nama bangunan hingga jalan, namun belum ada rinciannya. Sesuai Perpres ini, penamaan geografi, bangunan atau gedung, jalan, apartemen atau

permukiman, perkantoran, kompleks perdagangan, merek dagang, lembaga usaha, lembaga pendidikan, organisasi yang didirikan atau dimiliki Warga Negara Indonesia atau Badan Hukum Indonesia wajib menggunakan Bahasa Indonesia. Dalam pasal 37 Perpres 63/ 2019, nama lembaga pendidikan yang didirikan atau dimiliki oleh WNI atau badan hukum Indonesia wajib menggunakan Bahasa Indonesia. Namun, lembaga pendidikan yang didirikan atas dasar kerja sama dengan lembaga pendidikan asing dikecualikan. Pidato Pejabat Perpres ini juga mengatur bahwa Presiden, Wapres, dan pejabat negara lain wajib berpidato dengan menggunakan bahasa Indonesia baik di dalam atau pun luar negeri. "Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri,” demikian bunyi Pasal 5 Perpres. Pasal berikutnya mengatur lebih rinci mengenai pidato resmi di dalam negeri dan pidato resmi di luar negeri. Di dalam negeri, Presiden/ Wapres dan pejabat lain wajib berbahasa Indonesia baik di forum nasional maupun forum internasional. Sementara itu, aturan mengenai 'pidato resmi di luar negeri' juga mengatur hal yang sama, yakni wajib menggunakan bahasa Indonesia. Forum internasional di luar negeri yang disebut di Perpres yakni yang diselenggarakan oleh Perserikatan BangsaBangsa (PBB), organisasi internasional atau negara penerima. “Penyampaian pidato resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden sebagaimana dimaksud dapat disertai dengan atau didampingi oleh penerjemah,” bunyi Pasal 18 Perpres. (ANT/DTC/KPC)

MANTAN PANGLIMA GAM DITANGKAP ............. • DARI HALAMAN. 1 ganja," kata Fadris, Rabu (9/ 10). Dia mengaku, untuk menjebak tersangka polisi terlebih dahulu melakukan penyamaran hingga bisa berkomunikasi dengan seorang tersangka untuk melakukan transaksi ganja. "Jadi, kita sepakat untuk bertemu di Jalan Letjen Jamin Ginting, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Titi Kembar Sembahe," terangnya. Ketika bertemu, ketiga tersangka keluar mobil dan menunjukkan barang bukti ganja sehingga langsung disergap. Adapun barang bukti yang diamankan berupa 80 bal ganja kering berat 80 kg, satu unit mobil Daihatsu Xenia nomor polisi BK 1753 QP, satu unit

sepeda motor Honda Beat BK 5499 RBC, dan tiga handphone (HP). Berdasarkan pengakuan tersangka Rangga (43), dia merupakan mantan Panglima GAM di Aceh Tenggara pada tahun 2004. "Rangga ini juga merupakan residivis, pada tahun 2007 ditangkap pihak Ditnarkoba Polda Sumut dengan membawa ganja sebanyak 100 Kg dan divonis 20 tahun penjara, tapi menjalani hukuman selama 13 tahun," ungkap Fadris. "Di Lapas Tanjung Gusta selama 7 tahun dan 6 tahun di Nusa Kambangan. Dia bebas dari Nusa Kambangan pada Februari 2019 lalu," jelasnya. Baru enam bulan menghirup udara segar, kata Fadris, Rangga menjalankan bisnis narkotika jenis ganja lagi dari Kutacane ke Kota Medan dengan menggunakan mobil Xenia BK 1753 QP. (DA)

USAI MEMBUNUH, PRIA INI UMUMKAN AKSI SADISNYA PAKAI PENGERAS SUARA MASJID ........ • DARI HALAMAN. 1 Pembunuhan terjadi di SPBU Jambearum, Puger, Jember, Jawa Timur, Rabu (9/10) dinihari. Anehnya, beberapa saat setelah melakukan pembunuhan, Iwan justru mengumumkan sendiri aksi sadisnya melalui pengeras suara di masjid. Aksi itu ia lakukan menjelang salat subuh berjemaah di masjid dekat rumahnya. "Ketika subuh tadi, Iwan ini tiba-tiba azan di masjid. Lalu salawatan, kemudian mengumumkan bahwa Pak Tumin baru saja meninggal dan sayalah yang membunuh," ujar Elis Suprihatin, tetangga depan rumah korban yang mendengar langsung pengumuman aneh itu, Rabu (9/10). Sembari mengakui perbuatan dosanya, Iwan tak lupa mendoakan korban Tumin. Ia juga meminta maaf atas perbuatannya itu. "Terus dia bilang begini, semoga segala dosa Pak Tumin diampuni oleh Allah SWT dan aku Iwan minta maaf kepada semua saudaraku di desa ini," papar Elis menirukan ucapan nyeleneh Iwan. Aksi Iwan rupanya masih berlanjut setelah salat subuh.

"Dia menabuh gendang (semacam rebana) milik masjid, sambil teriak-teriak, nggak jelas. Kayak orang gila itu," lanjut Elis. Setelah itu, Iwan pun pergi ke Polsek Puger untuk menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Setelah salat subuh, pelaku datang ke polsek. Kemudian, anggota SPKT bersama Unit Reskrim Polsek Puger langsung menuju ke TKP," ujar AKP Ribut Sugiarto saat dikonfirmasi. Di TKP yakni SPBU Jambearum, polisi menemukan jenazah korban bersimbah darah. "Kejadiannya di depan pintu ruang tamu SPBU. Korban dibacok di kepala bagian belakang. Juga di pipi sebelah kanan yang mengarah ke leher," papar Ribut. Diduga karena luka yang parah, korban langsung meninggal seketika di lokasi. "Ada lima luka bacok yang kita temukan," lanjut Ribut. Polisi langsung membawa jenazah roban ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung guna menjalani otopsi. "Kita masih mendalami motif pelaku melakukan aksi tersebut," pungkas Ribut.[MDC]


Kamis 10 Oktober 2019

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa PEMBINA ISKANDAR ST Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB Agus Salim Ujung WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti WAKIL PEMIMPIN REDAKSI Gusliadi Ritonga PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN Septho MANAGER UMUM Zulham Efendi Parinduri KEUANGAN Dina Rizky SIRKULASI Wati Br Sitorus IKLAN Dani SEKRETARIS REDAKSI Dian Purnama Sari REDAKTUR Hamdani Nasution, Dedi Afrizal, Robenson Sidabariba, M Yunan Siregar, Asiong STAF REDAKSI Asril Tanjung, Irwan Ginting, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim, Ahmad Fuad Siregar PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan TARIF IKLAN Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalas.redaksi@gmail.com andalasnewsmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK PT. SUMATERA JAYA GRAFIKA Jalan Paduan Tenaga No.2 Medan Telp: 061-7366732 Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Gerindra Sebaiknya Tak Masuk Kabinet DIREKTUR Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai, tidak akan ada masalah jika presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan jatah menteri bagi Gerindra. Partai Gerindra, kata dia, justru akan menjadi vitamin bagi pemerintah apabila partai pimpinan Prabowo Subianto itu berlaku sebagai oposisi."Saya pikir akan baik-baik saja (jika Jokowi tak beri jatah menteri ke Gerindra). Keberadaan Gerindra sebagai partai oposisi menjadi vitamin bagi pemerintah, karena ada yang mengontrol, mengingatkan," ujar Pangi, Selasa (8/10). Saran yang disampaikan Pangi Chaniago tersebut patut didengar dan dilaksanakan jajaran Partai Gerindra, khususnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Bahwa sebaiknya Partai Gerindra memang tidak perlu menerima ajakan untuk duduk di kabinet. Pasalnya pada Pilpres April 2019 lalu, yang bersaing langsung adalah kandidat berasal dari Partai Gerindra bersama rekan koalisinya dan kandidat yang diajukan PDI Perjuangan beserta mitra koalisinya. Idealnya, partai yang mengalami kekalahan harus siap menerima konsekuensi, tidak ikut di dalam pemerintahan. Sebaliknya kandidat yang menang berkewajiban melibatkan rekan koalisinya untuk duduk menjadi menteri di kabinet. Hal ini sejalan pula dengan tradisi yang berkembang dan berlaku di negara demokrasi selama ini, bahwa pihak yang menang berada di pemerintahan dan yang kalah di luar pemerintahan. Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri boleh dan sah-sah saja bertemu dan menjalin silaturahmi politik. Tetapi, dalam perspektif penyusunan kabinet Jokowi jilid II, tentunya tidak boleh lari dari koridor dan fatsun politik yang berlaku selama ini. Bahwa, orang atau kelompok yang ikut 'berkeringatlah', yang patut memperoleh jatah di kabinet. Karenanya, wajar jika para politisi yang berasal dari koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, yaitu kader PDI Perjuangan, Partai Golkar, NasDem, PKB, PPP, Hanura, PSI, PKPI, PBB mendapatkan jatah menteri di kabinet. Justru sangat aneh, bila kader Demokrat dan PAN juga ingin ikutan/menawarkan diri menjadi pembantu presiden. Menjadi hal yang lebih aneh lagi, apabila Partai Gerindra juga memiliki keinginan yang sama pula. Sebab, kader partai yang dinakhodai Prabowo Subianto ini secara langsung berhadap-hadapan dengan kader yang diusung partai lainnya pada Pilpres lalu. Dengan kata lain, dari segi gengsi politik, tidak sepatutnya Gerindra menerima tawaran menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Lagi pula bukankah sejumlah kader Partai Gerindra, semisal Fadli Zon, Andre Rusiade, Ferry Juliantono, Desmon J Mahesa, rajin melontarkan kritikan kepada Presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahan. Sungguh naif dan agak aneh, kalau tiba-tiba nanti Fadli Zon menjadi menteri dan mendadak memuji-muji kebijakan Presiden Jokowi. Karenanya, demi keseimbangan kekuatan politik di negeri ini, sekaligus supaya tetap terdapat kelompok yang berfungsi melakukan pengawasan (check and balances) terhadap kebijakan pemerintah, akan jauh lebih baik dan bermanfaat bila Partai Gerindra bersama rekan koalisinya tetap berada di luar pemerintahan. (**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Anggota DPRDSU Anwar Sani Tarigan

Ingin Berperan Dongkrak Kesejahteraan Petani Medan-andalas Anggota DPRD Sumatera Utara, H Anwar Sani Tarigan, yang kini diberi kepercayaan menyandang jabatan sebagai Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRDSU ini menyatakan, ingin membantu mendongkrak kesejahteraan petani di Sumut. Utamanya kesejahteraan petani di daerah pemilihannya Sumut XI (Kabupaten Tanah Karo, Dairi dan Pakpak Bharat). "Pasalnya masyarakat di tiga kabupaten ini mayoritas

H Anwar Sani Tarigan

berprofesi sebagai petani," kata Anwar Sani kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (9/10). Demi memenuhi keinginannya itu, Anwar Sani mengaku telah menyampaikan kepada pimpinan fraksi supaya menempatkannya di Komisi B yang antara lain membidangi permasalahan pertanian, perkebunan, pariwisata dan ketahanan pangan. Pada bahagian lain, mantan Dirut PD Pasar Kabupaten Dairi dua periode ini menyampaikan terima ka-

sih kepada masyarakat di Dairi, Karo, dan Pakpak Bharat yang telah memberi kepercayaan kepadanya sebagai anggota DPRD Sumut. "Alhamdulillah saya berhasil duduk jadi anggota dewan, dengan raihan suara signifikan sekitar 50 ribu suara,"katanya. Dia juga bersyukur, karena baru pertama kalinya putra asal Dairi duduk di DPRD Sumut mewakili PDIP dari Dapil Sumut XI. Sebagai putra Dairi kelahiran Tigalingga 24 Maret

1974 lalu, Anwar Sani juga menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi infrastruktur di sejumlah kecamatan di Tanah Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, khususnya di Kecamatan Tigalingga. "Perbaikan infrastruktur ini harus disegerakan (dianggarkan di APBD) demi mendukung kelancaran distribusi hasil-hasil pertanian masyarakat,"kata ayah enam putri dan suami Dalanta Ulina br Surbakti ini. (UJ)

Aturan Baru

Kini Puskesmas Bisa Langsung Rujuk Pasien ke RS Pirngadi Medan-andalas Terkait adanya aturan baru, Puskesmas kini sudah bisa merujuk langsung pasien ke RS Pirngadi. Sebelumnya, BPJS Kesehatan memberlakukan rujukan berjenjang dimana setiap pasien dari Puskesmas maka harus dirujuk ke RS type C baru ke RS Type B seperti RS Pirngadi. "Ada kecenderungan BPJS Kesehatan bahwa rujukan berjenjang dari Puskesmas harus ke type C

dulu baru ke RS type B. Tapi kini, kita sudah minta BPJS agar khusus RS Pemerintah, RS Pendidikan, boleh langsung dari Puskesmas ke RS Pirngadi type B. Ini sudah berlangsung, jadi tinggal sosialisasi ke masyarakat," jelas Sekda Kota Medan Wirya Alrahman, saat ditanya adanya penurunan jumlah kunjungan pasien ke RS Pirngadi karena aturan rujukan berjenjang, Rabu (9/10) usai penerimaan sertifikat paripurna kepada RSUD dr Pirngadi Medan. Dengan begitu, lanjut Wirya, harapan kita kunju-

ngan pasien ke RS milik Pemko Medan ini meningkat. "Tadi, kita dapatkan akreditasi paripurna. Harapan kita, bangkitkan kepercayaan masyarakat dan diharapkan manajemen RS Pirngadi bisa menunjukkan rumah sakit ini terbaik," tegas Wirya. Saat disinggung mengenai bagaimana kalau Puskesmas masih mengikuti aturan rujukan berjenjang. Wirya mengatakan, pihaknya sudah mengadakan rapat berulang kali dan Kadis kesehatan Medan sudah menyampaikan ke

Puskesmas, bila pasien mau dirujuk ke RS Pirngadi, boleh langsung dirujuk. "Tapi, ini tergantung pasiennya kalau dia ikut BPJS, dia boleh pilih. Sudah disosialisasikan, pasien yang mau dirujuk boleh pilih. Jadi, secara aturan sudah bisa diatasi," ujarnya. Sementara Kasis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengakui sudah mensosialisasikannya ke Puskesmas. Ditanyakan bagaimana kalau ada pasien minta dirujuk ke RS Pirngadi tetapi Puskesmas tidak merujuk dan merujuknya ke RS

swasta dengan alasan rujukan berjenjang. Edwin menegaskan, agar langsung melaporkan kepada dirinya. "Lapor sama saya langsung, biar saya turun ke Puskesmasnya. Saya akan cek langsung," tegas Edwin. Sedangkan direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan mengakui, terjadi penurunan jumlah kunjungan pasien dengan adanya sistim rujukan berjenjang. "Sekarang, sudah mulai mengalami peningkatan sejak adanya aturan itu," ujarmya. (YN)

Mahasiswa UMA Raih 5 Medali Emas di I+ ACEH 2019 Medan-andalas Delegasi Universitas Medan Area (UMA) meraih 5 medali emas dan 1 perak pada ajang internasional “4th I+ACEH (International Art Creativity and Engineering Exhibition) 2019 yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) di Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh pada 1–2 Oktober 2019. Ajang ini diikuti delegasi Malaysia, India, Singapura, Korea Selatan dan Amerika serta Indonesia sebagai tuan rumah itu, delegasi UMA masing-masing meraih medali emas dalam kategori Creatifiy Art, kategori Penemuan dan Originalitas, kategori Grand Awards, kategori Special Award from Korea, dan kategori Inovasi Grand Awards. Sedangkan kategori Inovasi Alternatif Pangan berhasil menyumbangkan medali perak. Adapun mahasiswa/i peraih medali yakni: Andyka Eka Syahputra, Agung Jabarnur, Zulfahmi Simbolon Fakultas Pertanian), Afri Yudatama Siregar, Reza Ri-

DIABADIKAN - Delegasi mahasiswa UMA meraih 5 medali emas dan 1 perak di I+ACEH 2019, diabadikan bersama Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEg MSc, WR Bidang Akademik Dr Ir Siti Mardiana MSi, WR Bidang Kemahasiswaan Muazzul SH MHum, di ruang kerja rektor, Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate.(Andalas/Hamdani) naldi Hasibuan, Vinia Agatta (Teknik Industri), Reni Anggraini (Teknik Sipil), Salomo Situmorang (Teknik Mesin), Kori Isabella Hutabarat (Teknik Informatika), Alvin Joe (Hukum) dan Karin Deswita Addini (Ilmu Komunikasi). Sepulang dari Banda Aceh, delegasi dipimpin Ketua Pusat Karier dan Kewirausahaan (PKK) UMA Ahmad Prayudi SE MM itu,

diterima langsung Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEg MSc bersama Wakil Rektor (WR) Bidang Akademik Dr Ir Siti Mardiana MSi dan WR Bidang Kemahasiswaan Muazzul SH M Hum, di ruang kerja rektor, Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate, Rabu (9/10). Hadir di sana, Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) Sri Irawati SSos MAP, Kabag Humas

UMA Ir Asmah Indrawati MP. Afri Yudatama Siregar, salah satu anggota delegasi UMA mengatakan, dalam lomba berskala internasional itu, UMA antara lain mengusung produk diberi nama Tradja, yakni sebuah inovasi produk ramah lingkungan terbuat dari kulit jagung dan dikemas dalam beberapa pilihan seperti tas, dompet dan lainnya.

Kemudian Yum Rice (beras analog), yakni ubi diolah sebagai pengganti beras. “Beras analog bermanfaat sebagai antioksidan karena dapat menyerap polusi udara, racun, oksidasi dalam tubuh, menghambat pengumpulan sel darah dan mencegah terjadinya aterosklerosis, penyumbatan pembuluh darah. Beras analog juga mengandung serat makanan alami yang tinggi prebiotic,” kata Afri. Selanjutnya, BIOABS. Yaitu arang aktif kulit kakao sebagai absorben logam berat air lindi pemukiman warga TPA. “Fungsi lain BIOABS adalah sebagai water filter, memperbaiki tekstur tanah, stimulan mikroorganisme dan penggunaan lain di bidang industri kosmetika serta obat-obatan,” tambahnya. Sementara itu, Dadan Ramdan menyatakan bangga dan bersyukur atas prestasi ditorehkan delegasi UMA. Sebab dari awal menjabat rektor, ia sudah mencanangkan prestasi merupakan harga mati bagi mahasiswa. Kalau tak berprestasi lebih baik mati saja. (HAM)

Honda Konsisten Cari Siswa dan Guru Berprestasi Medan-andalas Sebagai wujud konsistensi berkontribusi di dunia pendidikan, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar kompetisi Astra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School. Memasuki penyelenggaraan ke 10, melalui kompetisi ini Honda tak hanya mencari siswa terbaik tapi juga tenaga pengajar terbaik dari SMK binaan Astra Honda di seluruh Indonesia. AHSC for Vocational School 2019 akan digelar 14-17 Oktober yang diikuti 40 siswa terbaik dari 23.371 siswa dan 27 guru terbaik dari 422 guru dari berbagai wilayah di Tanah Air. Sebelum berkompetisi di tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Honda, para peserta ini telah mengikuti berbagai tahap seleksi terlebih dahulu di tingkat sekolah dan tingkat regional

KURIKULUM Honda bekerja sama dengan 27 jaringan main dealer Honda dari 34 provinsi di Indonesia untuk mencari siswa serta guru terbaik dari 686 SMK yang telah mengimplementasikan Kurikulum TBSM Astra Honda. seluruh Indonesia yang telah dimulai sejak bulan Januari-Agustus 2019. Pada tahap seleksi di tingkat regional, Honda bekerja sama dengan 27 jaringan main dealer Honda dari 34 provinsi di Indonesia untuk mencari siswa serta guru terbaik dari 686 SMK yang telah mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Tahap seleksi di tingkat

sekolah dan main dealer terdiri dari ujian tertulis, praktek, dan troubleshooting untuk mengetahui kemampuan mereka dalam menganalisa serta menyelesaikan permasalahan pada sepeda motor Honda. Pada tahap ini, para siswa diuji berdasarkan kurikulum TBSM Honda yang mereka pelajari di semester 1-4. Sementara itu para guru diuji berdasarkan pemahaman

modul dasar dan modul lanjutan yang diberi oleh Honda kepada setiap SMK TBSM. Para peserta juga diuji pengetahuan terkait teknologi teranyar Honda yang dapat diakses melalui portal online eLearning yang dapat diakses melalui alamat https://edukasi.satuhati.id. General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menyatakan, ajang kompetisi ini diharap

membantu pemerintah menyiapkan generasi muda yang siap bersaing menghadapi perkembangan teknologi mesin sepeda motor di Indonesia, serta para tenaga ajar mumpuni dan berkualitas. Sementara itu Leo Wijaya, Direktur PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengatakan, pihaknya mendukung digelarnya kompetisi AHSC for Vocational School sebagai bagian dari upaya Honda berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Tanah Air. Menurutnya Honda tentunya berharap berbagai tahap seleksi yang digelar di tingkat sekolah, regional, hingga tingkat nasional dapat menghasilkan kualitas SDM unggul dari siswa maupun guru terpilih dari SMK binaan Honda di seluruh Indonesia. (SIONG)


MEDAN KITA

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

3

Zainuddin Purba Minta Pemprovsu Serius Atasi Gepeng Medan-andalas Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara, H Zainuddin Purba SH mengaku prihatin masih banyak gepeng (gelandangan dan pengemis) di jalanan, pusat keramaian, lampu merah, rumah ibadah perkotaan dan daerah khususnya Kota Medan. Kondisi ini membuktikan masih lemahnya bahkan kurangnya perhatian Pemprovsu dalam mengatasi persoalan tersebut. "Bahkan kemarin saat saya hendak ngantor ke gedung DPRD Sumut, saya melihat ada sejumlah orang kurang beruntung atau gelandangan sedang tertidur di trotoar pas di depan gedung dewan. Seharusnya kondisi seperti ini tidak perlu terjadi jika Pemprovsu peduli terhadap mereka,"ungkap Zainuddin Purba kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (9/10). Sebab, lanjut wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Langkat dan Kota Binjai ini, para orang-orang kurang beruntung seperti gepeng, anak jalanan, hingga para orangtua lanjut usia (lansia) atau jompo, seharusnya mendapat perhatian dan penanganan dari pemerintah. Karena Undang Undang Dasar (UUD) 1945 telah empat kali diamandemen, secara tegas

H Zainuddin Purba SH telah mengatur persoalan ini. "Pada UUD 1945 Pasal 34 ayat 1 telah jelas disebutkan fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. UUD 1945 Pasal 34 Ayat 1 itu mempunyai makna gepeng dan anak-anak jalanan dipelihara atau diberdayakan oleh negara yang dilaksanakan oleh pemerintah," jelas mantan Ketua DPRD Kota Binjai ini. Begitu saat ini, lanjut Zainuddin Purba, masih banyak lansia hidup tanpa perhatian penuh pemerintah. Minimnya perhatian pada lansia itu salah satunya dapat dilihat dari kurangnya dukungan pemerintah daerah terhadap sejumlah panti sosial yang ada. Untuk itu, Zainuddin minta

Gubsu Edy Rahmayadi khususnya Dinas Sosial Provsu harus fokus dan memprioritaskan perhatiannya terhadap penanganan fakir miskin, gepeng, anak jalanan dan para jompo. Kata dia, perhatian dan penanganan itu salahsatunya bisa dilakukan dengan melakukan pembenahan terhadap rumah singgah, panti jompo hingga rumah penampungan sosial lainnya. "Jangan latah sering berteriak dan menggaungkan Sumut Bermartabat, jika mengatasi persoalan gepeng, fakir miskin, anak jalanan atau terlantar dan para jompo saja belum bisa diperhatikan dan ditingkatkan," tegasnya. Zainuddin juga mengaku menerima keluhan dari para pengurus Yayasan Prestasi Lansia Provinsi Sumatera Utara. "Mereka menyampaikan keluhan bahwa para orang jompo atau lansia serta orang kurang beruntung lainnya di Sumut, nyaris kurang mendapat perhatian. Untuk itu, kita jika gubernur ingin Sumut ini benar-benar bermartabat di mata masyarakat, maka hendaknyalah agar memperhatikan nasib para rakyatnya khususnya mereka yang kini masih belum beruntung dan hidup di jalanan,"kata pria yang akrab disapa Pak Uda ini.(UJ)

Edy Rahmayadi Berpesan Segera Lakukan Konsolidasi Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik tiga pejabat administrator di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut, Rabu (9/10), di Kantor Gubenur Sumut, Jalan Diponegoro Medan. Tiga pejabat dilantik yakni Drs Damar Wulan sebagai Kepala Bidang Mutasi dan Pensiun pada Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Sumut, Rasyid Ritonga AP MM sebagai Kepala Bagian Penataan dan Pendapatan Daerah pada Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprov Sumut dan Drs Abdullah Khair Harahap MSP sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur pada Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Sumut. Para pejabat dilantik diminta segera melakukan konsolidasi dan pembenahan di tempat baru. “Dengan kehadiran kita di tempat tersebut, ada sesuatu yang baru, perbaikan baru. Bukan sebaliknya, malah mundur atau jalan di tempat. Untuk itu, saya minta kepada yang baru dilantik segera lakukan konsolidasi saat mulai bertugas nanti. Kemudian, benahi apa

Wali K ot a Medan diwakili Sekda Wir ya Alrahm an saat men tif ikat akredit asi paripurn a kepada direktur RSUD Kot ota irya Alrahman menyyerahkan ser sertif tifikat akreditasi paripurna Pirngadi dr Suryadi Panjaitan didampingi Kadis Kesehatan Medan dr Edwin Effendi dan lainnya, Rabu (9/10).

Penyerahan Sertifikat Paripurna

Wali Kota: Berikan Pelayanan Terbaik

Medan-andalas Wali Kota Medan melalui Sekda Wirya Alrahman menyerahkan sertifikat akreditasi paripurna SNARS (Standard Nasional Akreditasi Rumah Sakit) edisi I tahun 2019 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) kepada Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan di rumah sakit milik Pemko itu, Rabu (9/10). Wirya mengatakan, peraihan akreditasi paripurna merupakan tantangan bagi direksi rumah sakit dan Pemko Medan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan

seluruh komponen yang ada di rumah sakit ini terus memberi pelayanan terbaik, karena paripurna adalah akreditasi paling tinggi. "Saya bertanya kepada tim akreditasi, apakah ada bedanya akreditasi paripurna untuk rumah sakit pemerintah dengan akreditasi paripurna untuk rumah sakit swasta. Mereka menjawab tidak ada bedanya. Jadi kriteria untuk mendapat paripurna adalah nilai minimal 80," ungkapnya. Artinya, semua indikator kriteria rumah sakit Pirngadi sudah dipenuhi. "Kita berpesan,

jangan sampai ada lagi keluhan masyarakat ya bapak ibu. Nanti masyarakat berbalik bertanya, katanya paripurna, kok pelayanannya masih begini," pesannya kepada pejabat dan semua pegawai, perawat, dokter serta manajemen RS Pirngadi. Pihaknya mengajak saling bahu membahu untuk bisa memberi pelayanan terbaik kepada pasien. "Kami ucapkan terima kasih upaya bapak ibu meyakinkan tim akreditasi sehingga mendapatkan akreditasi paripurna," ucapnya. Sementara, Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan dr

Suryadi Panjaitan MKes SpPD FINASIM mengatakan, survei akreditasi versi SNARS edisi I telah dilaksanakan 17-21 September 2019 lalu di RS Pirngadi oleh tim KARS Jakarta. "Tepatnya tanggal 2 Oktober 2019, KARS mengumumkan RS Pirngadi mendapat akreditasi paripurna kembali," ujarnya. Penyerahan sertifikat paripurna SNARS sekaligus syukuran itu dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi, jajaran RSUD Dr Pirngadi Medan serta undangan.(YN)

Medan-andalas Ketua DPRD Medan, Hasyim meminta Pemko Medan segera merealisasikan pembangunan tempat penampungan representatif bagi pedagang eks Aksara. Pemko Medan diharap tidak menunda-nunda pembangunan yang berakibat menyengsarakan nasib pedagang. Hal itu dikatakannya saat menerima audensi sejumlah pengurus Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera

Utara (P3TSU) di ruang kerjanya, kemarin. "Kita berharap keluhan pedagang eks Aksara agar segera diakomodir. Sehingga persoalan dapat diselesaikan, jangan ditunda-tunda lagi. Seluruh pedagang di kota Medan supaya ditata dengan baik," ungkapnya. Diakuinya, banyak masukan P3TSU dapat diterima terkait upaya penataan pedagang. "Masukan itu nanti akan kita sinkronkan dengan konsep dan

program Pemko Medan. Harapan kita untuk mencari yang terbaik bagi kepentingan umum," tambahnya. Sebelumnya, Ketua Harian P3TSU Yusuf Ginting Kota Medan kepada wartawan menyampaikan, tujuan audensi dengan Ketua DPRD Medan Hasyim untuk memaparkan program kerja P3TSU. Salah satunya, rencana pelantikan pengurus P3TSU pada 14 Oktober mendatang.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan peran legislatifmemperjatikan nasib pedagang tradisional di Medan. Apalagi saat ini nasib pedagang tradisional mendapat persaingan dengan munculnya usaha supermarket di berbagai sudut kota Medan. "Kita berharap, P3TSU, Legislatif dengan PD Pasar dapat duduk bersama membicarakan upaya kelangsungan pedagang tradisiobal," harapnya.(THA)

Pemko Diminta Segera Realisasikan Penampungan Pedagang

LPJK Sumut - ITM Kerja Sama Kembangkan Jasa Konstruksi

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melantik tiga pejabat administrator di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumut, Rabu (9/10), di Kantor Gubenur Sumut Jalan Diponegoro Medan. yang perlu dibenahi,” kata Gubernur. Edy menyebut, kini pengamanan menjadi fokus Pemprov Sumut. Personel kekuatan pengamanan yang tersedia dengan jumlah sekitar 125 orang masih sangat kurang. Paling tidak tahun ini diharap bertambah menjadi 250 orang. “Jadi kepada Pak Khair, ini menjadi salah satu tugas Bapak ini. Baik kuantitas maupun kualitas satpol PP kita,” ujar Edy Rahmayadi.

Edy juga berpesan, jabatan adalah amanah harus dipertanggungjawabkan. Tidak hanya di dunia tetapi juga akhirat. Kemudian, ia juga mengingatkan agar senantiasa tidak berhenti berbuat baik meski banyak hambatan. Rangkaian pelantikan dilakukan dengan pengambilan sumpah didampingi rohaniwan, penandatanganan berita acara, dimana hadir sebagai saksi yakni Asisten Administrasi Umum dan Aset M Fitriyus dan Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung. Diakhiri penyampaian ucapan selamat Gubernur Edy Rahmayadi. Menanggapi amanat dan arahan Gubernur, Abdullah Khair Harahap mengatakan, akan segera melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Gubernur. Terkait penambahan personel pengamanan, ia mengaku segera berkoordinasi dengan Kepala Satuan Pamong Praja.(WAN)

Medan–andalas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sumatera Utara (Sumut) dan Institut Teknik Medan (ITM) menandatangani nota kesepahaman kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Kampus ITM, kemarin. Naskah MoU ditandatangani langsung Ketua LPJK Sumut Togo P Siahaan dan Rektor ITM Dr Ir Mahrizal Masri MT di hadapan mahasiswa dan para dosen. Kegiatan dirangkai workshop bertema "Pengembangan Jasa Konstruksi untuk Mahasiswa" dengan narasumber Abdul Kosim, Toha Saptono, Sahruddin dan Tagor Pasaribu. Togo P Siahaan menerangkan, LPJK dibentuk berdasarkan Undang-Undang No 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi. LPJK ini dibentuk di seluruh provinsi termasuk di Sumut. Adapun tugas dan fungsi LPJK antara lain mengadakan penelitian dan pengembangan jasa konstruksi, mengadakan sertifikasi dan registrasi keterampilan, sertifikasi dan registrasi badan usaha. "Berdasarkan salah satu tugas dan fungsi, worshop ini merupakan program pendidikan dan pelatihan. Jadi kita

Ketua LPJK Sum ut Togo P Siahaan dan Rektor ITM Dr Ir Mahrizal Masri MT berjabat Sumut tangan seusai penndatangan nota kesepahaman kerja sama di kampus ITM, Jalan Gedung Arca Medan. berikan bukan pengetahuan akademis, tetapi pengetahuan yang kita peroleh di lapangan, lalu kita sampaikan ke mahasiswa, " tuturnya sembari mengatakan seluruh peserta diberi sertifikat. Sementara Mahrizal Masri berharap, mahasiswa memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab aplikasinya tidak lagi teori, melainkan pengalaman yang diperoleh di lapangan. "Saya harap ini terus berlanjut,

karena ini penting sekali buat kita untuk memperbaiki kurikulum," terangnya. Sebelumnya WR IV ITM Mustafa menceritakan, program ini berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Karena persoalan dihadapi lulusan perguruan tinggi susah mencari kerja, dan sebaliknya perusahaan susah mencari tenaga kerja terampil. “Artinya relevansi perguruan tinggi dengan dunia kerja

belum nyambung. Beruntung sekarang mulai direalisasikan dalam bentuk magang dan workshop," tandasnya. Sejumlah mahasiswa ITM, tambahnya, sudah mengikuti program magang bersertifikat selama enam bulan di BUMN dan konstruksi. Yang paling banyak diminta teknik sipil. Berdasarkan hal itu, ITM kini lebih banyak mengasah skill dan attitude mahasiswa guna menciptakan anak-anak cerdas, terampil dan bijaksana.(HAM)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

4

Dakwaan Terhadap Ranjit Dianggap Kabur dan Tidak Cermat Medan-andalas Kuasa hukum terdakwa kasus narkotika jenis sabusabu 97,53 gram, Ranjit Kumar menyebutkan, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nelson Victor kabur, tidak cermat serta tidak memenuhi syarat formil maupun materil sehingga harus ditolak. "Pertama, Jaksa Penuntut Umum gagal menguraikan tempat dugaan tindak pidana terjadi. Ada disebutkan di depan Bank BCA dan di samping Bank BRI. Namun, penunrut umum tidak secara lengkap di mana tempat itu berada. Seharusnya, ini jelas agar tidak terjadi kebingungan," ujar Tuseno didampingi

tim dari LBH Berlian Indonesia, Rion Arios, Dedi Pranajaya dan M Koginta dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/10). Kata Tuseno, kejanggalan itu dari adanya beberapa lokasi kejadian yang disebutkan, seperti di Jalan Brayan Lorong 21-A Kelurahan Pulo Brayan, Medan tepatnya di dalam rumah. Karena itu, Tuseno meminta kepada majelis hakim untuk menerima eksepsi kuasa hukum terdakwa. "Menyatakan surat dakwaan JPU sesuai No Reg Perk Pdm-1171/Euh 2/08/2019 tertanggal 27 Agustus 2019 yang dibacakan pada 1 Oktober, adalah batal demi hukum

atau menyatakan dakwaan JPU tidak dapat diterima," pungkasnya. Sebelumnya, JPU Nelson Victor dalam dakwaan menyebutkan, pada 23 Mei 2019 sekitar pukul 18.10 WIB terdakwa disuruh Ranjita (DPO) mengambil uang kepada terdakwa Igo. Sebelumnya terdakwa berkomunikasi dengan Igo melalui handphone Ranjita dan terdakwabertanya,“IgoHendra, di mana aku jumpai kau?�. Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(AFS) Petugas melakukan olah TKP di Underpass Jalan Brigjen Kat amso Katamso amso,, Rabu (9/10).

Bukan di Fly Over Jamin Ginting

Petugas mengapit tersangka di ruang penyidikan, Rabu (9/10) dan barang bukti sabu dan timbangan.

Polres Langkat Ringkus Tersangka Sabu

Stabat-andalas Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat di bawah pimpinan AKP Adi Haryono SH melaksanakan Operasi Anti Narkotika (Ops Antik) 2019 di wilayah hukumnya. Petugas berhasil meringkus seorang tersangka pemilik narkotika golongan I bukan tanaman, yaitu jenis sabu-sabu. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Adi Haryono kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (9/10) menyebutkan, tersangka Stevan Harefa (34), warga Lingkungan III Air Tawar Dalam, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat ditangkap di kediamannya, Selasa (8/10). "Dari penangkapan tersangka kita amankan barang bukti lima plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 26,33 gram," sebut AKP Adi Haryono.

Kata dia, penangkapan dilakukan atas dasar informasi masyarakat yang menyebut, di sebuah rumah Lingkungan III Air Tawar Dalam ada seorang laki-laki memiliki narkotika jenis sabu. Kanit I Reserse Narkoba Iptu Rudi Saputra SH dan tim Opsnal Satres Narkoba segera melakukan penyelidikan. Setelah memastikan informasi tersebut akurat (A1), petugas langsung melakukan penyergapan. "Saat diamankan anggota, tersangka sedang duduk di dalam rumah. Dari penggeledahan badan dan sekitar TKP, tim berhasil menemukan lima bungkus sabu 2 di celana dalam tersangka," terangnya. Kepada petugas, tersangka mengakui barang haram tersebut miliknya. "Selanjutnya Kanit I dan Team Opsnal berupaya melakukan pengembangan," ucap Kasat Narkoba yang dikenal dekat dengan awak media tersebut.(DN)

Polresta Banda Aceh Tembak Pengedar Narkoba Banda Aceh-andalas Personel Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh menembak kaki seorang pengedar sabu-sabu karena berusaha melawan dan melarikan diri saat ditangkap. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba AKP Boby Putra Ramadan Sebayang di Banda Aceh, Rabu (9/10), mengatakan, tersangka berinisial ZA. "Tersangka ZA ditembak setelah diberi tembakan peringatan tiga kali. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan dan berupaya melarikan diri saat ditangkap," kata AKP Boby Putra Ramadan Sebayang. Penangkapan tersangka ZA berlangsung di perbukitan Gampong Leubok Batee,

Kecamatan Samahani, Aceh Besar, Senin (7/10). Dalam keadaan tertembak, tersangka ZA tetap berusaha melarikan diri. Hingga akhirnya, tersangka diamankan petugas. Dari tangan tersangka ZA diamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dengan berat kotor 6,99 gram dalam tujuh bungkusan plastik bening. AKP Boby Putra Ramadan Sebayang menyebutkan, tersangka ZA ditangkap berdasarkan pengakuan RF dan SB, dua terduga pengedar sabu-sabu yang diamankan polisi di depan sebuah rumah sakit di Banda Aceh. Dari tangan RF dan SB turut diamankan 0,21 gram sabu-sabu. “Berdasarkan informasi dari kedua tersangka, tim Polresta Banda Aceh, langsung menuju lokasi kebera-

daan tersangka ZA di Aceh Besar," kata AKP Boby Putra Ramadan Sebayang. Dari pengakuan tersangka ZA, narkoba tersebut didapat dari seseorang berinisial AM. Polisi menetapkan dan memasukkan AM dalam daftar pencarian orang atau DPO. Polisi menjerat tersangka ZA dengan Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara. "Kini, tersangka ZA, RF, dan SB beserta barang bukti diamankan di Polresta Banda Aceh untuk proses hukum lebih lanjut. Kami juga mengejar keberadaan AM, serta JO dan GO, yang juga terlibat narkoba dengan para tersangka," kata AKP Boby Putra Ramadan Sebayang. (ANT)

Saragi Buang Sabu dari Jendela Terancam 6 Tahun Santar-andalas Jaksa menuntut terdakwa Boy Sandi Saragi (29) selama 6 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (9/ 10) sore. Terdakwa yang tinggal di Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Timur ini dituntut karena kepemilikan narkotika jenis sabu dengan berat 2,97 gram. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Boy Sandi Saragi dengan pidana penjara selama 6 tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa. Denda sebesar Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara," ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU), Henny A Simandalahi. Selain itu, terdakwa juga dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah

melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam dakwaan kedua pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35tahun 2009 tentang narkotika. Mendengar tuntutan tersebut, majelis hakim diketuai Danar Dono, dibantu dua anggotanya, Simon C Sitorus dan Hendrik, meminta agar terdakwa melakukan diskusi kepada penasihat hukumnya. Kemudian, terdakwa Boy Sandi Saragi didampingi kuasa hukumnya, Fredrik H Rangkuti, meminta waktu selama 7 hari kepada majelis hakim untuk membuat nota pembelaan secara tertulis. Dalam pemberitaan sebelumnya, pada Senin (17/ 7/2019), terdakwa sedang duduk di pinggir Jalan Sinabung dan kemudian datang Jefri (DPO), memberikan 1 paket

narkotika jenis sabu kepada terdakwa. Terdakwa pergi ke salah satu kos. Sampai di kosan milik saksi Faisal Candra Tarigan, terdakwa langsung menuju dapur. Terdakwa mendengar ketukan pintu, namun tidak ada yang berani membuka pintu tersebut. Karena ketakutan, terdakwa berjalan menuju jendela kamar dan membuang 1 paket narkotika jenis sabu yang telah dipegangnya. Lantaran pintu rumah kos tidak juga dibuka, petugas kepolisian melakukan pendobrakan secara paksa. Petugas yang telah berhasil masuk kedalam kos tersebut, langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa dan juga berhasil mengamankan 1 paket sabu yang dibuangnya dari jendela. (HTC)

GOLFRID SIREGAR PERTAMA KALI DITEMUKAN DI UNDERPASS Medan-andalas Penyebab kematian aktivis yang juga kuasa hukum (advokat) Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi Sumut), Golfrid Siregar, masih misterius. Pihak kepolisian masih berupaya mengungkap kejadian sebenarnya. Rabu (9/10), petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Underpass Jalan Brigjen Katamso. Sebab, dari hasil olah TKP diketahui korban pertama kali ditemukan bukan di Fly Over Jamin Ginting. Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Juliani Prihartini mengatakan, indikasi itu berdasarkan hasil keterangan dua orang saksi yang dihadirkan polisi saat olah TKP. "Satu (saksi) diantaranya yang membawa becak (sekaligus) yang membawa korban ke rumah sakit, dan satu (saksi lainnya) warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Juliani. Juliani menjelaskan, saat olah TKP, saksi menunjukkan bagaimana kondisi korban

berada di Underpass Jalan Brigjen Katamso tersebut. Dimana saksi melihat korban terkapar tidak mengenakan helm. "Di lokasi juga tidak ada helm," terangnya. Karena itu, terkait dugaan meninggalnya Golfrid, polisi belum bisa menyimpulkan penyebabnya. "Tadi juga datang tim TAA atau traffic accident analysis untuk menganalisa apakah ini kejadian kecelakaan lalu lintas, namun belum bisa kita simpulkan. Saat ini, kita masih melakukan penyelidikan," ujarnya. Seperti diketahui, pascaditemukan, Golfrid sempat dibawa ke RS Mitra Sejati kemudian dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik. Namun, setelah tiga hari dirawat secara intensif, nyawa Golfrid tidak tertolong dan meninggal dunia pada Minggu (6/10). Kecurigaan penyebab tewasnya Golfrid mencuat karena sepeda motor yang dikendarainya tidak mengalami kerusakan, seperti orang kecelakaan lalu lintas. Malah Golfrid

diketahui mengalami bekas luka di bagian mata dan seperti terkena hantaman benda tumpul di kepalanya. Desak Ungkap Sementara, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta Polda Sumut mengusut tuntas meninggalnya aktivis Walhi Sumut, Golfrid Siregar. "Kami mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku jika memang yang bersangkutan adalah korban kejahatan," kata Kepala Divisi SDA dan Lingkungan LBH Medan, Muhammad Alinafiah Matondang, Rabu (9/10). Sebelumnya, kepolisian sempat mengemukakan penyebab kematian Golfrid Siregar kecelakaan lalu lintas dan diduga korban tabrak lari. Namun, menurut Muhammad Alinafiah, kepolisian terlalu cepat mengambil kesimpulan. "Kami sangat menyayangkan atas pernyataan prematur yang dikeluarkan pihak kepolisian atas penyebab kematian Golfrid Siregar. Padahal, pihak

kepolisian belum melakukan proses penyelidikan di lapangan," sebutnya. Kematian Golfrid Siregar, kata dia, meninggalkan luka yang mendalam bagi kalangan aktivis HAM di seluruh tanah air tanpa terkecuali LBH Medan. "Melihat adanya beberapa kejanggalan dalam kasus ini membuat kami khawatir dan curiga, jangan-jangan ini merupakan perbuatan sengaja untuk menghilangkan nyawa seseorang, dan dapat dikualifisir hal tersebut merupakan sebuah tindakan pembunuhan," pungkasnya. Golfrid Siregar merupakan sosok yang vokal dalam membela hak-hak masyarakat tertindas. Pihaknya khawatir kasus ini tidak ada kejelasan, sehingga kejadian serupa dapat saja menimpa aktivis hukum dan HAM lainnya. Karena itu, pihaknya berharap, dalam mengungkap kasus ini Polda Sumut transparan dan melibatkan aktivis-aktivis HAM di Sumut melakukan proses lidik serta sidik.(ACO/AFS)

Mantan Kadis di Bener Meriah Tersangka Korupsi Rp 16,5 Miliar Banda Aceh - andalas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menetapkan mantan Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bener Meriah berinisial AR sebagai tersangka dengan kerugian negara Rp16,5 miliar. Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Ery Apriyono, di Banda Aceh, Rabu (9/10), mengatakan, tersangka AR diduga terlibat korupsi pengadaan penangkap hama tanaman kopi. "Pengadaan penangkap hama tanaman kopi ini dibiayai APBN 2015 dengan anggaran Rp 48,150 miliar. Hasil audit terhadap kerugian negara proyek ini mencapai Rp16,5 miliar," kata Kombes Ery Apriyono. Didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes T Saladin, Kombes Ery Apriyono menyebutkan, tersangka AR merupakan

Petugas perlihatkan barang bukti dugaan korupsi kadis di Bener Meriah. kuasa pengguna anggaran inisial MU, serta TJ, selaku re(KPA) proyek tersebut. kanan yang menerima subSelain AR, penyidik juga kontrak pekerjaan pengadaan menetapkan pejabat pembuat penangkap hama tanaman kopi. komitmen (PPK) berinisial T, Perwira menengah Polri itu kontraktor atau rekanan ber- menyebutkan, proyek tersebut

dilaksanakan PT Jaya Perkara Grup. Modus dugaan korupsi dilakukan dengan menggelembungkan harga alat penangkap hama kopi hingga dua kali lipat. "Penyelidikan kasus korupsi ini lebih dari dua tahun, mulai 2016 hingga September 2018. Kasus ini ditingkatkan ke penyidikan sejak 3 September 2018," ujar Kombes Ery Apriyono. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes T Saladin menambahkan, dalam kasus ini penyidik sudah memeriksa 50 saksi, dua di antaranya saksi ahli dari BPKP dan lembaga lelang pemerintah. "Keempat tersangka tidak ditahan karena kooperatif. Penyidik juga menyita barang bukti mencapai Rp4,3 miliar. Terdiri uang tunai Rp2,3 juta dan dua bidang tanah dengan harga perkiraan Rp2 miliar," kata Kombes T Saladin.(ANT)

KAPOLDA SUMUT:

Aiptu Pariadi Tidak Terpengaruh Narkoba Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan, Aiptu Pariadi yang menembak istrinya dan kemudian bunuh diri di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), tidak sedang dalam pengaruh narkoba ketika bertindak. Agus memastikan berdasarkan hasil pemeriksaan. "Sudah kita periksa, tidak ada narkoba. Bahkan keterangan kapolresnya, yang bersangkutan ini bekerja baik," kata jenderal bintang dua tersebut di Medan, Rabu (9/10). Selain itu, sambung Agus, berdasarkan keterangan Kapolres Sergai, Aiptu Pariadi secara kedinasan tidak memiliki masalah.

Jenazah korban dikebumikan warga. Terkait dengan kepemilikan senjata, kata Agus, senjata yang digunakan Aiptu Pariadi tersebut diberikan sesuai dengan prosedur yang ada. Sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang ada.

"Pernah tidak diperpanjang, dua bulan. Kemudian dia urus dan melalui mekanisme tes psikologi, lulus dia," terang Agus. Sebelumnya, Aiptu Pariadi bunuh diri setelah

menembak mati istrinya di rumahnya, Dusun VI Pematang Kayu Arang, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Sergai, Sabtu (5/10) malam. Motif penembakan itu belum bisa dipastikan.(MTC)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

5

Polda Aceh Masih Kejar KKB Pimpinan Abu Razak Banda Aceh-andalas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh hingga kini masih mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Abu Razak yang sebelumnya sempat kontak tembak dengan polisi di Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono di Banda Aceh, Rabu (9/10), mengatakan, ada sejumlah anggota kelompok kriminal bersenjata Abu Razak yang belum tertangkap dan menyerah. "Tim Satgas KKB di lapangan masih mengejar kelompok tersebut. Kami, belum bisa menyebutkan berapa jumlah anggota kelompok tersebut," ungkap Kombes Pol Ery Apriyono, Perwira menengah Polri

itu menyebutkan, kelompok tersebut terus diburu karena diduga melakukan beberapa kejahatan disertai kekerasan dan ancaman penghilangan nyawa orang lain. Menyangkut seorang anggota KKB Abu Razak yang kritis dalam kontak tembak di Trienggadeng, 19 September 2019, Kombes Pol Ery Apriyono menyebutkan, kondisi lelaki berinisial WN tersebut kini sudah sehat. "Penyidik sudah memeriksa WN. Terkait hasil pemeriksaan, kami tunggu perkembangan lebih lanjut. Polda Aceh akan bekerja profesional, prosedural, dan transparan menangani kasus ini," ujar Kombes Pol Ery Apriyono. Sebelumnya, empat anggota kelompok kriminal ber-

senjata, termasuk pimpinannya, Abu Razak, tewas setelah kontak tembak dengan polisi di kawasan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Kontak tembak terjadi pada Kamis (19/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Dari kelompok tersebut diamankan barang bukti senjata api laras panjang jenis AK56 lipat, senjata api laras pendek revolver, ser ta amunisi AK dan revolver kurang lebih 100 butir. Polda Aceh mengungkap dugaan kejahatan KKB pimpinan Abu Razak di antaranya pencurian disertai kekerasan dengan korban Baital bin Umar di Bukti Cerana, Gampong Ie Rhop Tinu, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.(ANT)

Penyakit Kambuh, Bungsu Tewas Dalam Parit Medan-andalas Warga kawasan Jalan Besar Tembung Gang Pancasila, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tua geger, karena menemukan sesosok mayat pria di dalam parit, Rabu (9/10) pagi. Belakangan korban diketahui bernama Bungsu (23), warga Pasar V, Hamparan Perak. Korban diketahui menderita penyakit ayan. Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo mengatakan, begitu mendapat informasi dari warga, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi lalu melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban dan mengambil keterangan para saksi. Menurut keterangan saksi Sarip

Alamsyah, Slamet dan Achmad Yusuf, jenazah korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 09.00 WIB. "Saat ditemukan, mayat berada di dalam parit dengan posisi miring. Setelah kita cek, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ujar Aris. Hasil pemeriksaan terhadap ayah korban, Joni (65) dan kakaknya Atet (40), menyebut selama ini korban memiliki riwayat penyakit Ayan dan sering kambuh. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban sehingga tidak dilakukan autopsi terhadap jasadnya. "Korban meninggal dunia diduga kuat karena penyakit yang dideritanya. Setelah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kematiannya, selanjutnya jenazah korban dibawa keluarga ke rumah duka," pungkas Aris. (MTC)

Judi Tembak Ikan dan Jackpot Resahkan Warga Belawan-andalas Praktik penyakit masyarakat (Pekat) jenis perjudian tembak ikan dan jackpot kembali marak beroperasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Lokasi permainan ketangkasan itu tersebar di beberapa lokasi. Padahal, judi sejenis tembak ikan dan jackpot di seputar Jalan Beliton Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan sudah pernah digerebek petugas gabungan Polres Pelabuhan Belawan diperkuat Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL). Penggerebekan dipimpin Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan, Kompol H Erinal itu, berhasil mengamankan delapan orang di lokasi judi, seorang diantaranya wanita. Sementara, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Bela-

wan, AKP Jerico Lavian Chandra dikonfirmasi terkait kembali maraknya praktik perjudian mesin ketangkasan tersebut menegaskan, akan memberantasnya, namun hingga kemarin masih beroperasi. Amatan andalas, praktik perjudian tembak ikan beromset ratusan juta rupiah setiap harinya itu beroperasi di Jalan Platina Raya, persis di samping SPBU Titi Papan Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli dan Jalan M Basir, Lingkungan 7, Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. Kemudian di Jalan Pasar 5 Gang Kurnia Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan dan Kompleks Brayan Centre Jalan Veteran Pasar 4 Desa Labuhan Deli Kecamatan Labuhan deli. Permainan judi tembak

ikan ini sudah jelas membuat keresahan bagi masyarakat karena tindak kriminal jalanan meningkat. "Mental anak-anak, remaja, pelajar, orang dewasa menjadi rusak akibat maraknya judi tembak ikan itu. Apalagi, mudah dan murahnya bermain judi itu," ujar Pemerhati Sosial Kota Medan Pdt Jhon Sijabat, Rabu (9/10). Jhon Sijabat meminta agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto dapat menertibkan semua bentuk perjudian. “Sosial budaya dan tatanan masyarakat dapat terganggu akibat judi, narkotika, prostitusi dan minuman keras, dan sama bahayanya dengan korupsi yang dapat disebut masalah extra ordinary crime," sebut Jhon Sijabat. (DP)

Kapolres P elabuhan Bela wan AKBP Ikhwan Lu bis didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Ed lihatkan tersangka Pelabuhan Belawan Lubis Edyy Safari per perlihatkan sodomi, Rabu (9/10).

WARGA MEDAN LABUHAN SODOMI KAKAK BERADIK

Belawan-andalas Polsek Medan Labuhan berhasil mengungkap kasus sodomi dua korban, kakak beradik dengan tersangka Muhammad Ari alias Ari (37), warga Jalan Pancing 4 Kompleks Abeng No 8 Lingkungan 5 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari, Rabu (9/10) menjelaskan, korbannya berinisial MSA (11) dan FR (9).

Tersangka melakukan aksinya terhadap kedua bocah tetangganya itu pada April 2019. Semula, tersangka memperdayai korban dengan bujuk rayu diberikan nasi goreng, mie tiaw dan uang sebesar Rp 2000. Selanjutnya, tersangka meraba perut dan disuruh memegang kemaluannya. Setelah itu, tersangka mensodomi kedua korban secara bergiliran. Aksi bejat itu dilakukan terhadap di dalam gudang Jalan Pancing 4 Gang Tengah Ling-

kungan 5 Kelurahan Besar. Dalam kasus itu, polisi menyita barang bukti berupa dua potong celana, dua celana dalam merah, satu kaos oblong hitam, dan satu kaos orange. Selain itu, Kapolres Pelabuhan Belawan juga memaparkan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan tersangkanya M Safii alias Barak (37), warga Jalan Yos Sudarso Km 9,2 Lingkungan II Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Dalam aksinya, tersangka membobol pintu pagar milik PT Mitra Jaya Bahari (MJB) pada 13 September 2019 lalu dibantu Mustakim alias Imus (DPO). Mereka mencuri 1 teralis atau jerjak pintu besi. "Atas dasar laporan staf PT MJB Syahrun, maka polisi melakukan penangkapan terhadap Safii alias Barak. Tapi, karena tersangka mencoba melakukan perlawanan, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur ke arah kaki kanan tersangka," katanya.(DP)

Imigrasi Langsa Deportasi Dua WN Kamboja

Banda Aceh-andalas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Aceh mendeportasi dua warga negara Kamboja yang pernah menjadi narapidana keimigrasian dan sudah menjalani hukumannya. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa Mirza Akbar yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu, mengatakan, kedua warga negara Kamboja tersebut dideportasi pada Rabu (9/10) ini. "Keduanya yakni Penh Mot (29) dan Mot Phearin (27), dideportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten," kata Mirza Akbar. Penh Mot dan Mot Phearin merupakan narapidana keimigrasian. Keduanya dihukum satu tahun enam bulan penjara

Petugas mengapit dua WN Kamboja untuk didepor dideporttasi. karena masuk Indonesia tidak melalui tempat pemeriksaan Imigrasi. Keduanya melanggar Pasal 113 UU Nomor 6 Tahun 2012 tentang Keimigrasian dan menjalani hukuman di Lembaga

Pemasyarakatan (Lapsa) Kelas IIB Langsa, Provinsi Aceh. Setelah selesai menjalani hukuman, kata Mirza Akbar, keduanya diserahkan kepada Kantor imigrasi Langsa. Selanjutnya, keduanya dilakukan

tindakan administratif keimigrasian berupa pendetensian atau penahanan. "Pendetensian dilakukan berdasarkan Pasal 75 ayat (2) Undang-Undang Nomo 6 Tahun 2011. Pendetensian dilakukan hingga menunggu proses pemulangan," ujar Mirza Akbar. Kemudian, Kantor Imigrasi Langsa berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Kamboja di Jakarta untuk penerbitan dokumen keimigrasian warga negara tersebut. Setelah dokumen imigrasi keluar, keduanya langsung dipulangkan ke Kamboja. “Selain dideportasi, kedua warga negara Kamboja tersebut ditangkal atau tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia dalam jangka waktu tertentu," kata Mirza Akbar.(ANT)

Polsek Pancurbatu Tangkap Dua Pembawa Sabu Medan-andalas Petugas Polsek Pancurbatu berhasil menangkap dua pria warga Jalan Bakti Gang Dame, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu karena membawa narkotika jenis Sabu-sabu. Keduanya adalah, Miftahul Huda (28) dan Dimas Syahputra (28), yang diamankan dari Jalan Jamin Ginting, Simpang Namorih, Kecamatan Pancurbatu. Kapolsek Pancurbatu, Kom-

pol Faidir mengatakan, dari penangkapan tersebut petugas berhasil menyita 1 Klip kecil diduga sabu-sabu seberat 0,16 gram dan satu sepeda motor Jupiter MX nomor polisi BK 3368 AI. "Penangkapan itu saat tim Pegasus mendapat informasi dari masyarakat, ada dua lakilaki yang sedang mengendarai sepeda motor Zupiter MX membawa narkoba jenis sabu di sekitar Jalan Namorih,"

terangnya kepada wartawan, Rabu (9/10). Kemudian, sambung Faidir, petugas melakukan patroli di sekitar Jalan Namorih. Tak lama kemudian petugas melihat dua orang mengendarai sepeda motor jenis Zupiter MX melintas. Petugas menghentikan kendaraan tersebut dan memeriksa keduanya. "Salah satu tersangka yang setelah diperiksa bernama Dimas Syahputra ada mem-

buang bungkusan plastik kecil diduga sabu ke aspal. Setelah ditanyakan kepada keduanya, mengaku membelinya di Jalan Namosalak, Desa Lama, Kecamatan Pancurbatu seharga Rp 80.000," ungkapnya. Kemudian tersangka dan barang bukti diboyong ke komando untuk dilakukan pemeriksaan lanjut. "Keduanya sudah dijebloskan ke sel," tandas mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini.(BSC)

ABAIKAN PERINGATAN ‘TIDAK MENERIMA TAMU URUSAN PERKARA’

Belum Miliki Pacar, Pemuda Gantung Diri Seorang pemuda nekat gantung diri di dapur rumahnya Jalan Sikas Lingkungan III, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, Rabu (9/10) sekira pukul 01.00 WIB. Penemuan jasad pertama kali diketahui ayah kandung korban, Saut Sianturi alias Ucok (45), tepat pukul 05.30 WIB. Saat hendak ke kamar mandi, dia melihat anaknya bunuh diri dengan posisi leher tergantung tali yang melilit di leher. Sontak warga sekitar mengerumuni lokasi kejadian. Petugas Polsek Datuk Bandar yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan guna memperlancar proses olah TKP. Saat ditemukan, pria berambut ikal itu menggunakan celana pendek di bawah lutut dan menggunakan celana dalam hijau lumut dan tidak menggunakan

Korban bunuh diri semasa hidup dan disemayamkan di rumah duka. baju. Menurut salah satu sahabat korban yang namanya tidak mau dipublikasikan, ES adalah alumni SMA Negeri 3 Tanjungbalai yang terkenal baik, suka bergaul, tidak sombong dan gemar menolong sahabat yang sedang membutuhkannya.

“Almarhum sudah tiga tahun lebih tidak pacaran. Dia di sini mengontrak (menyewa) rumah bang. Rencananya tamat adiknya tahun ini. Dari sekolah Dasar (SD), mereka mau pindah ke Silomlom Simpang Empat, Kabupaten Asahan,” ujarnya. Sementara, Kanit

Reskrim Polsek Datuk Bandar Iptu Hotben Pasaribu mengatakan, setelah berkoordinasi pihak keluarga tidak mau diautopsi. “Ini murni bunuh diri, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” ujar Iptu Hotben.(KKC)


Kamis 10 Oktober 2019

EKONOMI

Resmikan Balai Pengawasan Tertib Niaga di Empat Kota

Kemendag Perkuat Pengawasan Produk Impor Pengawasan Tertib Niaga. “Pelaksanaan pengawasan di daerah merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Perdagangan dan pemerintah daerah dalam melindungi konsumen di seluruh wilayah Indonesia. Kita semua bertanggung jawab menjaga kedaulatan bangsa dan melindungi konsumen dari barang impor yang tidak berkualitas dan tidak sesuai ketentuan,” jelas Mendag. Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono menambahkan, pelaksanaan pengawasan post border didukung sumber daya manusia (SDM) yang terdiri dari petugas pengawas dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang berada pada Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Direktorat Tertib Niaga, Direktorat Metrologi, dan Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu. Adapun pengawasan tersebut meliputi pengawasan pemenuhan perizinan impor, pemenuhan sertifikasi dan registrasi bagi produk yang sudah diberlakukan SNI wajib; serta pemenuhan terhadap perizinan tipe untuk peralatan ukur, takar, dan timbang. “Balai Pengawasan Tertib Niaga nantinya akan didukung SDM kompeten dan profesional yang telah memenuhi kualifikasi yang disyaratkan. SDM tidak hanya yang berasal dari Aparatur Sipil Negara Kementerian Perdagangan, namun dapat melibatkan SDM kompeten di wilayah lokasi Balai Pengawasan Tertib Niaga,” imbuh Veri. Sejak Februari 2018 Kementerian Perdagangan telah melaksanakan pengawasan tata niaga impor post border. Pengawasan post border merupakan salah satu bentuk implementasi Paket Kebijakan Ekonomi XI dan XV Presiden Joko Widodo yang bertujuan mempercepat pelayanan kegiatan ekspor dan impor dalam rangka memberikan kepastian usaha, efisiensi waktu dan biaya perizinan, serta menurunkan waktu tunggu barang di pelabuhan (dwelling time). (SIONG)

Lhoksukon-andalas Memasuki musim tanam petani di Kabupaten Aceh Utara kembali dibuat resah dengan langkanya pupuk subsidi. Jika kelangkaan tersebut terus berlanjut petani khawatir produksi padi yang mereka tanam akan menurun. Muhammad Azhar petani di Gampong Geulumpang Tujoh, Kecamatan Matangkuli mengatakan, kelangkaan pupuk subsidi tersebut sudah sering kali dirasakan petani

Medan-andalas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggelar pameran travel bertajuk Jakarta Travel Fair (JTF) 2019 di Kota Medan, tepat di Centre Point, Jalan Jawa, dari tanggal 9-13 Oktober 2019. Kepala Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Shinta Nindyawati saat membuka event itu, Rabu (9/10) mengatakan JTF 2019 merupakan bentuk nyata sinergi promosi wisata antara pemerintah dan swasta yang saling menguntungkan. "Pada tahun 2019 ini JTF juga kita laksanakan di kota Samarinda, Pontianak, Medan dan Makassar," sebutnya. Pemilihan Medan sebagai salah satu kota pelaksanaan JTF 2019, sebut dia, disesuaikan dengan keinginan industri pariwisata Jakarta karena lebih memahami potensi pasar di Indonesia. Karenanya di ajang ini ada sebanyak 37 industri pariwisata dari Jakarta baik hotel, maskapai

Sujono, Lok. Strategis, Listrik, air, LT. 15 x 46, LB. 12 x 30, Harga Rp. 80 jt / Nego.

0853.6173.0505

KOST 20 E - Kost 20 E (lantai dasar), Luas 4 x 20 m² = 39 jt/tahun (nego). - Kost 20 E, kamar AC, isi lengkap Rp. 1,5 jt/nego. Harian/bulanan, Jl. Karya Pembangunan No. 20 E Polonia (belakang Hermes Place Polonia).

Hub. 0813.1036.7296, 0852.6105.9263 Web.: www.kost

INDEKOST

Di daerah Jl. Turi Medan, daerah Teladan dekat kampus UISU, Kampus ITM, Kampus UMSU, Kampus STT Harapan. Alamat Lengkap: Jl. Turi, Gang UISU No. 25 Medan. Pas dibelakang Kampus UISU. Khusus untuk Pria (Laki-laki). Hubungi Erix. (0813-6155-8325) (0831-98884815)

terutama saat musim tanam. Saat ini yang tersedia adalah pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal sehingga petani, tidak sanggup membelinya. “Jadi kalau pupuk bersubsidi langka dan kemudian ada pupuk nonsubsidi, tentu itu tidak memberikan solusi bagi kami petani," ungkapnya Para petani menurutnya sangat berharap kepada pemerintah, untuk segera mendatangkan pupuk bersubsidi bagi petani. “Saya berharap pemerintah baik pusat dan daerah untuk mendatangkan pupuk subsidi dalam minggu ini. Karena umur padi saat ini sudah waktunya untuk di-

pupuk,” ucapnya. Petani lainnya, Rasyidin, juga mengeluhkan hal yang sama. kelangkaan pupuk subsidi menurutnya terjadi sejak dua pekan terakhir. “Kami cari pupuk subsidi ke mana-mana tidak ada. Padahal kami saat ini sangat membutuhkan pupuk tersebut untuk menyuburkan tanaman padi,” ujarnya. “Saya berharap kepada pemerintah khususnya kepada pihak-pihak yang berwenang agar benar-benar serius menyediakan stok pupuk subsidi yang cukup untuk petani dan melakukan pengawasan agar disalurkan tepat sasaran,” pinta Rasyidin. Sementara itu Kabid Sara-

na dan Prasarana Dinas Pertanian Aceh Utara Erwandi SP MSI mengatakan, seringnya terjadi kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Aceh Utara disebabkan minimnya kuota pupuk subsidi yang diberikan pemerintah pusat. “Saat ini Aceh Utara mendapatkan kuota pupuk subsidi hanya 6.800 ton, sedangkan kebutuhan mencapai 15.000 ton,” ungkapnya. Ia menyebutkan, pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan penambahan kuota pupuk subsidi mengingat luasnya areal lahan pertanian di Aceh Utara. Tetapi hingga saat ini belum ada penambahan kuota pupuk subsidi untuk Aceh Utara. (MUL)

DKI Jakarta Gelar Pameran Travel di Medan

DISEWAKAN GUDANG 1 unit gudang di Jl. Letda Hub.

6

Pupuk Subsidi Langka, Petani Aceh Utara Resah

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan Balai Pengawasan Tertib Niaga di Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/10).

Medan-andalas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meresmikan secara simbolis Balai Pengawasan Tertib Niaga di Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/10). Balai Pengawasan Tertib Niaga dibentuk Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) di empat kota yaitu Medan, Bekasi, Surabaya, dan Makassar. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pengawasan terhadap produk impor di luar kawasan pabean (post border) di berbagai wilayah di Indonesia. “Dengan diresmikannya Balai Pengawasan Tertib Niaga di empat kota, diharapkan memperlancar pelaksanaan pengawasan post border di daerah. Hal ini untuk memberikan perlindungan bagi konsumen serta meningkatkan tanggung jawab pelaku usaha,” ujar Mendag. Mendag menyampaikan, pengawasan post border dilaksanakan di seluruh wilayah Republik Indonesia, khususnya di pintu masuk barang asal impor dan domisili perusahaan importir. Adapun pembagian wilayah Balai Pengawasan Tertib Niaga yaitu di Kota Medan wilayah kerjanya meliputi seluruh wilayah Sumatera, Kota Bekasi meliputi Jawa Barat dan Wilayah Banten; Kota Surabaya meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara serta Kota Makassar meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua. Pembentukan Balai Pengawasan Tertib Niaga telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berdasarkan Surat Menteri PANRB Nomor B/888/M.KT.01/ 2019 tanggal 25 September 2019. Sebagai tindak lanjut telah diterbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai

harian andalas | Hal.

DIJUAL RUMAH 2 LANTAI PERMANENT - Luas tanah dan bangunan 67 m², SHM, 2 KT, 2 KM, dapur + kitchen set + kompor set. - Dinding wallpaper, ada balkon, garasi di bawah balkon, kamar mandi atas ada pemanas air, jemuran kain di belakang atas. Di Perumahan Gatsu Town Jl. Proyek Aluminium No. 1, Gatot Subroto Kec. Helvetia (di blkg. Ktr. Imigrasi) Medan. Pemilik langsung Ibu FONI MEGA, Harga 650 jt/nego. HP. 0812.1586.7778

DIJUAL CEPAT (BU) - 1 unit rumah tinggal 3½ tgkt beserta tanah ± 333 m², siap huni, 3 Kt, 2 Km lengkap air, listrik, AC, SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt, 2 Kt, 2 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni. - 1 unit rumah tinggal 2½ tgkt, 4 Kt, 3 Km, Uk. 4,5 x 14 m, SHM, siap huni, sudah ada perabot. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt uk. 4x14 m beserta tanah ± 280 m², SHM. - 1 unit rumah tinggal 2 tgkt Uk. 6 x 16 m, type 96, siap huni, SHM. Semua di Jl. Karya - 1 unit Condominium Cambridge Tower Picasso, Lantai 7, uk. 200 m, ada taman, 3 Kt, 2 Km. - 1 unit rumah tinggal uk. 6x18, type 100, 2 tgkt, 3 Kt, Komp. Taman Ubud Pasar Merah. Hub. 08126

07 7073 081 160 71 388

DIJUAL RUMAH

DIJUAL SATU UNIT RUMAH BERLOKASI DI JL. SUMBAWA I NO.54, KOMP MARELAN INDAH DENGAN LUAS BANGUNAN 352 M2, LUAS TANAH 701M2, PLN,PAM DAN STATUS SHM. HUBUNGI . 081376213270

andalas|siong

Kepala Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Shinta Nindyawati memukul gong menandai pembukaan Jakarta Travel Fair (JTF) 2019 di Kota Medan, Rabu (9/10).

penerbangan, destinasi wisata, transportasi wisata, biro perjalanan wisata, pusat perbelanjaan, dan UKM dari Jakarta hadir untuk memberi kemudahan bagi masyarakat Kota Medan mengenal lebih dekat Jakarta dan yang akan berkunjung ke Kota Jakarta. “JTF 2019 dapat dikatakan sebagai jawaban dari kondisi aktual terkait tingginya harga tiket pesawat. Sebuah penghargaan kepada PT Lion Air

Group dan Sriwijaya Air yang telah memberi harga khusus dan memudahkan bagi kami untuk membuat bundling harga dengan hotel, obyek wisata, dan destinasi lain yang ada di Jakarta," ucap Shinta. Selain dua maskapai lanjutnya, JTF 2019 juga menghadirkan destinasi wisata seperti Waterbom PIK, Bounce street, Kidzania, serta Taman Impian Jaya Ancol, destinasi belanja Thamrin

City, pengelola Gelora Bung Karno sebagai destinasi kekinian di Jakarta, dan juga hotel dari bintang 3 sampai dengan bintang 5, serta Abang None Jakarta dan juga tim budaya khas Betawi hadir selama 5 hari di Kota Medan. Disadari bersama saat ini tren pariwisata terus berkembang secara global. Menariknya, tren ini tidak hanya berbicara tentang obyek wisata namun sudah bergeser menjadi sebuah gaya hidup. Perkembangan produk-produk destinasi wisata yang lebih menonjolkan sisi kreatifitas dan inovasi produk, serta peningkatan pelayanan yang memiliki standar tinggi untuk memanjakan wisatawan terus dikembangkan oleh pelaku usaha pariwisata dimanapun, termasuk Jakarta. Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Muclis meyakini jika kegiatan JTF 2019 dikemas secara baik maka event ini juga akan menguntungkan pelaku usaha di Sumut. (SIONG)


EKONOMI

Kamis 10 Oktober 2019

Hasil Survei Zebra:

Pebisnis di Asia Pasifik Adopsi Teknologi Mengotomatisasi Pergudangan Jakarta-andalas Zebra Technologies Corporation, inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang unggul, mengumumkan hasil survei Warehousing Asia Pacific Vision Study. Studi ini menganalisis para pembuat keputusan di bidang TI dan operasional di industri manufaktur, transportasi dan logistik, ritel, pengiriman paket, dan distribusi grosir terkait strategi mereka saat ini dan yang akan datang dalam memodernisasi gudang, pusat distribusi dan pusat pemenuhan permintaan. “Operasional pergudangan, distribusi, dan pemenuhan permintaan tengah mengalami perombakan modern seiring dengan transformasi kegiatan operasional di sektor-sektor ini guna memenuhi pertumbuhan kebutuhan dari ekonomi on-demand di dunia saat ini. Para pemimpin di industri pergudangan kini melirik teknologi untuk mengatasi tantangan-tantangan bisnis utama yang didorong oleh fenomena global ini, dengan mengadopsi teknologi canggih dan memberdayakan para pekerja mereka dengan kinerja yang unggul,” tutur Aik Jin, Tan, Asia Pacific Vertical Solutions Lead, Manufacturing and Transportation & Logistics, Zebra Technologies dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/10). “Memperluas ruang, menerapkan proses baru dan memperbaiki alur kerja hanyalah sebagian dari transformasi ini. Sebelum tahun 2024, para pemimpin di industri pergudangan akan mengalihkan fokus mereka ke integrasi solusi yang lebih holistik untuk membangun lingkungan berbasis data yang menyeimbangkan tenaga kerja dan otomatisasi di gudang. Hal ini pada akhirnya akan memberdayakan para pekerja di lini depan dengan kinerja yang unggul untuk memimpin pro-

(Ki-Ka): Aik Jin, Tan (AJ), Vertical Solutions Lead, Zebra Technologies Asia Pacific; Ben Marvin Tan, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pacific.

ses transformasi tersebut.” Studi ini melaporkan strategi pemenuhan permintaan berwawasan ke depan yang tengah menjadi fokus banyak perusahaan untuk mengimbangi pertumbuhan ekonomi on-demand. Solusi otomatisasi dan augmentasi pekerja akan menjadi fokus utama dalam rencana-rencana para pembuat keputusan selama lima tahun ke depan. Lebih dari tiga perempat (81 persen) responden setuju bahwa memperlengkapi para pekerja dengan teknologi adalah cara terbaik untuk memperkenalkan otomatisasi di gudang, tetapi hanya 34 persen yang memiliki pemahaman yang jelas tentang cara memulai otomatisasi. Saat ini, hingga 88 persen para pengambil keputusan sedang dalam proses atau berencana untuk memperluas ukuran gudang mereka sebelum tahun 2024. Sementara itu, hingga 85 persen mengantisipasi meningkatnya jumlah gudang dalam jangka waktu ini. “Konsumen saat ini memiliki kebutuhan yang tampaknya tidak pernah terpuaskan untuk mencari dan membeli barang selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Mentalitas konsumen yang cenderung mengharapkan “saya menginginkannya sekarang” tampak nyata

di semua industri dan telah memutarbalikkan rantai pasokan. Hal ini juga mempengaruhi produsen, pebisnis ritel, dan operasional pergudangan yang melayani kebutuhan para konsumen tersebut,” ujar Ben Marvin Tan, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pasifik. “Lebih lanjut studi kami lebih mengungkapkan bahwa 49 persen dari pembuat keputusan yang disurvei melaporkan bahwa peningkatan permintaan konsumen menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan hampir 40 persen dari responden survei menyatakan bahwa waktu tunggu pemesanan yang lebih pendek mendorong rencana ekspansi mereka dan membuat mereka berfikir ulang tentang strategi mereka.” “Agar bisa menyesuaikan diri dengan mentalitas ondemand konsumen, para pengambil keputusan perlu segera melatih para pekerja lini depan mereka untuk memenuhi pesanan secara lebih efisien. Perangkat Windows® yang belum diperbarui dan menjalankan aplikasi greenscreen, tidak dirancang untuk mengimbangi kecepatan dan kebutuhan ekonomi on-demand saat ini. Sebaliknya, perangkat layar sentuh Android modern milik Zebra seperti MC9300 didesain untuk pekerjaan-pekerjaan yang lebih cepat dan fleksibel untuk meningkatkan kinerja gudang dan memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin tinggi saat ini,” tambah Aik Jin. (GUS/REL)

harian andalas | Hal.

7

Produksi Pangan Sumut Surplus

Gubernur: Seharusnya Harga Bisa Terkendali Medan-andalas Terjadinya inflasi yang disebabkan naiknya harga beberapa komoditas pertanian seperti cabai dan sebagainya diyakini bukan akibat dari rendahnya produksi. Sebab diperkirakan untuk Sumatera Utara (Sumut), hasil tanaman pangan masih mencukupi kebutuhan masyarakat setempat, bahkan surplus. “Seharusnya harganya dapat terkendali,” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi usai membuka kegiatan Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39 dan Hari Krida Pertanian ke-47 Tingkat Provinsi 2019, di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (9/10). Hadir Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin, Danlantamal Laksma Abdul Rasyid, Pangkosek Hanudnas III Marsma Djhon Amarul, serta mewakili unsur Forkopimda Sumut. Namun perkiraan capaian surplus komoditas pertanian, lanjut Gubernur, tidak dirasakan oleh rakyat di Sumut. Sebab menurutnya, harga di pasar diatur oleh pedagang dan tengkulak yang menggunakan sistem ijon, atau membeli komoditas petani sebelum

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi membuka kegiatan Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-39 dan Hari Krida Pertanian ke-47 Tingkat Provinsi 2019, di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (9/10).

masa panen atau dikontrak. “Untuk itu perlu kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara yang nanti melalui BUMD Pangan. Jadi dari mulai penanaman sampai ke panen, itu ditampung BUMD. Dan yang mengatur harga juga BUMD,” ujar Edy Rahmayadi didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Azhar Harahap serta Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler Lubis. Dengan begitu, kata Edy, ketahanan pangan khususnya untuk Sumut dapat terwujud. Sebab tujuan dibentuknya BUMD Pangan antara lain untuk menjaga harga supaya tetap terkendali, dengan memotong mata rantai distribusi, sehingga otomatis akan bisa meredam laju inflasi. Karena

itu pula, beberapa hari lalu badan ini sudah dibentuk. “Hanya proses siapa berbuat apa, akan diatur pembagian tugasnya. Sehingga nanti diatur sampai ke tingkat kabupaten/kota,” sebut Gubernur yang mengatakan semua sektor terkait akan dilibatkan. Sementara Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Azhar Harahap melaporkan bahwa kegiatan memperingati Hari Pangan Sedunia ini melibatkan setidaknya 1.500 orang yang terdiri atas 33 kabupaten/ kota, kelompok wanita tani, kelompok PKK, Gapoktan, dan Koperasi. “Kemudian ada beberapa pengusaha pangan lokal, pelaku bisnis bidang pangan. Tujuannya untuk memotivasi tumbuhnya kemandirian pangan di setiap daerah. Mening-

katkan mutu dan kualitas dari pangan olahan masyarakat, termasuk pengemasan dan label halal,” jelasnya. Dalam kegiatan ini, lanjut Azhar, juga ada bagi-bagi ayam goreng dan telur rebus sebanyak 3.000 paket. Terutama untuk anak sekolah dan masyarakat sekitar, yang dibiayai oleh para pengusaha unggas di Kota Medan dan sekitarnya. Selain itu, Gubernur juga sempat berkeliling mencicipi berbagai pangan olahan dari masing-masing kabupaten/kota yang ikut berkompetisi pada lomba pangan. Namun yang terpenting dalam pesannya adalah bagaimana kekayaan pangan, kearifan lokal perlu disampaikan ke publik dengan kemasan yang lebih baik. (WAN)

Darmin Pastikan Larangan Jual Migor Curah Batal Total Jakarta-andalas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan pemerintah resmi menarik kebijakan larangan penjualan minyak goreng (migor) curah secara langsung ke masyarakat. Namun, ia tidak memberi alasan pasti terkait pencabutan larangan tersebut. Darmin mengatakan informasi ini diterimanya langsung

dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Padahal, Enggar sudah sempat merilis kebijakan larangan penjualan minyak curah dalam kemasan plastik biasa kepada masyarakat mulai 1 Januari 2020. "Saya tanya Pak Enggar, katanya itu akan dibatalkan apa sudah, tapi yang pastinya iya (batal)," ucap Darmin di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta,

Rabu (9/10). Kendati begitu, Darmin enggan memastikan apakah himbauan pemerintah agar minyak curah menggunakan kemasan premium tetap berlaku atau tidak. "Tidak (tahu). Pokoknya yang penting batal saja dulu," katanya. Di sisi lain, Darmin melihat kebijakan itu sebenarnya tidak akan menekan tingkat daya beli masyarakat. Sebab, minyak

curah dalam kemasan nantinya tetap bisa dijual dengan harga eceran yang terjangkau. Sebelumnya, Enggar menyatakan bahwa pemerintah tidak melarang peredaran minyak curah. Pemerintah, katanya, hanya ingin menghimbau agar masyarakat bisa memilih minyak dengan kemasan higienis yang lebih sehat. (G/CNNI)

DISEWAKAN Ruko 3½ tkt, (L=184 m²) dan ruko 2 tkt (L=325 m²) di Jl. H.M. Yamin Sp. Jl. Sentosa Baru (dekat Majestik), lok. strategis. Cocok untuk segala usaha khususnya home industry. Hub. 0821 6299 5678 – 0852 9719 4901

DIJUAL TANAH Sertifikat Hak Milik L=2166 m², Lok. : Sgt. strategis tepi jalan besar Tanjung Selamat Medan Sunggal. Harga pas Rp. 2 jt/m². Hub. Langsung Pemilik 081 153 9699 (Tanpa Perantara)

DIJUAL

Sebidang tanah di Lokasi Taman Malibu Indah Blok G8. Uk. 18 x 26. Bagi yang berminat Hub. 0821 6517 6868, 0877 6941 6018, 0853 7300 8282 (TP)

DIJUAL 3 TAPAK TANAH

- Uk. P. 101/99 m, L. 21/20 m, LK. 2050 m², terletak di Pematang Biara Kec. P. Labu. - Uk. P. 48 / 53 m, L. 23/22,40 m, LK. 1146 m², terletak di P. Labu Pekan Kec. P. Labu. - Uk. P. 47, 80/50 m, L. 17/24, 50 m, LK. 1014 m², terletak di P. Labu Pekan, beserta 1 unit rmh. permanen. Harga Nego.

Hub. 0852.6191.9800

MURAH..!!

JUAL PAVING BLOCK

PRESS MESIN JL. SM. RAJA KM. 6,7 No. 47 Medan Telp. 061.7850888 HP. 0811 605090


Kamis

harian andalas | Hal.

10 Oktober 2019

8

Gagal Kejar Liverpool

Guardiola Mundur dari Manchester City PEP Guardiola menyatakan siap mundur dari Manchester City jika prestasi The Citizens tidak berjalan sesuai keinginan presiden klub Khaldoon Al Mubarak. Pernyataan itu diungkapkan Guardiola melalui buku autobiografi terbaru pelatih asal Spanyol itu yang berjudul 'Pep's City: The Making of a Superteam'. Dalam buku tersebut Guardiola mengaku punya hubungan yang dekat dengan Khaldoon Al Mubarak. Mantan pelatih Barcelona itu mengatakan siap mundur jika tidak mampu memenuhi harapan Al Mubarak. "Dia (Al Mubarak) tahu saya akan mundur jika semuanya berjalan tidak sesuai rencana. Saya akan melakukan segala cara untuk menghindari hal itu dan melakukan segala usaha untuk memajukan semuanya. Tidak berubah arah," ujar Guardiola. Lewat buku yang terbit pada 24 Oktober mendatang tersebut Guardiola juga memastikan akan menerapkan jam malam untuk skuat Man City pada Natal tahun ini. Guardiola tidak ingin insiden tahun lalu terulang. Musim lalu sejumlah pemain Man City ketahuan pesta hingga dini hari. Hal itu terjadi satu hari sebelum kekalahan 2-3 dari Crystal Palace di Stadion Etihad, 22 Desember 2018. Man City mengalami kesulitan di Liga Inggris awal musim ini. Sergio Aguero dan kawan-kawan sudah kehilangan delapan poin dari delapan pertandingan setelah ditahan imbang Tottenham Hotspur dan dikalahkan Norwich City serta terakhir Wolverhampton Wanderers, akhir pekan lalu. (CNN/OKZ)

DUEL NEYMAR DAN SAUDIO MANE LAGA ini bisa menjadi sebuah laga yang spesial bagi Neymar. Bintang Brasil tersebut bakal memainkan pertandingannya yang ke100 di pentas internasional. Neymar melakoni debutnya untuk tim senior Brasil pada 10 Agustus 2010, di usia 18 tahun, dalam uji coba melawan Amerika Serikat di New Jersey. Dia mencetak satu gol dalam kemenangan 20 Brasil. Sejak itu, hingga sekarang, Neymar sudah mencatatkan 99 penampilan dan mencetak 61 gol untuk Brasil. Jika dimainkan lawan Senegal, maka bintang PSG itu akan menyamai Cafu, Roberto Carlos, Dani Alves, Lucio, Claudio Taffarel, dan Robinho sebagai pemain-pemain dengan minimal 100 penampilan

Sportsmole mengabarkan, menghadapi Senegal, Brazil berupaya kembali ke jalur kemenangan setelah penampilan buruk mereka selama jeda internasional September. Sementara itu, Senegal memainkan pertandingan senior pertama mereka sejak kalah dari Aljazair di final Piala Afrika pada bulan Juli. Sejak Copa America Tite menyadari banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan pasukannya setelah dua pertandingan terakhir mereka. Prioritas utama selama lima minggu ke depan adalah mengalahkan Argentina di Arab Saudi pada 15 November, tetapi Tite menegaskan kembali kepada pasukannya bahwa masih ada banyak tempat untuk diperebutkan menjelang pertikaian itu. Sedangkan Bos Senegal Aliou Cisse juga secara terbuka menyatakan bahwa ia ingin membawa wajah-wajah baru ke tim nasional, dengan lima pemain yang terlibat dalam grup ini mendapatkan dua caps atau kurang.

(Liverpool) untuk lini serang. Pelatih Tite di kubu Brasil perlu kembali memotivasi pasukannya. Pasalnya, mereka menelan dua hasil negatif dalam dua laga sebelumnya. Di jeda internasional bulan September kemarin, Selecao bermain imbang 2-2 melawan Kolombia dan dikalahkan Peru 0-1 di Amerika Serikat. Kemenangan atas Senegal akan membuat Brasil lebih percaya diri menatap laga selanjutnya, melawan Nigeria di tempat yang sama tiga hari berselang. Untuk laga ini, Brasil diperkirakan akan turun dengan komposisi pemain yang kuat. Thiago Silva dan Dani Alves bakal melindungi Ederson di lini pertahanan. Sementara itu, Arthur, Casemiro, dan Philippe Coutinho bakal menggalang lini tengah. Tite bisa menurunkan rekan Mane dari Liverpool, yakni Roberto Firmino, di depan. Bersama Neymar dan Richarlison, dia bakal diandalkan untuk mendobrak barisan pertahanan Senegal.

Brasil akan berhadapan dengan Senegal dalam partai international friendly (pertandingan persahabatan) di Stadion Nasional Singapura, Kamis (10/10). Ini adalah duel antara juara Copa America 2019 dengan runner-up Piala Afrika 2019. Ini juga akan menjadi pertemuan perdana mereka. untuk Brasil. Jika mencetak satu gol saja, dia akan sejajar dengan Il Fenomeno Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah tim nasional Brasil. Namun, Senegal, dengan lini belakang yang dikomandani Kalidou Koulibaly, pasti tidak bakal membiarkan Neymar maupun rekan-rekannya berbuat sesuka mereka. Senegal sendiri jelas tidak bisa diremehkan. Pelatih Aliou Cisse memanggil pemain-pemainnya yang memperkuat klub-klub top Eropa. Itu termasuk Koulibaly (Napoli) dan Moussa Wague (Barcelona) untuk barisan belakang, Idrissa Gana Gueye (PSG) untuk lini tengah, serta Keita Balde (AS Monaco) dan Sadio Mane

Keputusan itu adalah tanggapan untuk kehilangan kejayaan Piala Afrika selama musim panas, sementara Cisse sudah memiliki pengetahuan untuk mengembangkan skuad menjelang pementasan turnamen tahun 2021. Periode kualifikasi dimulai bulan depan dengan pertandingan melawan Kongo, dan Cisse kemungkinan akan menggunakan pertandingan ini untuk menilai pemain mana yang siap memainkan peran penting dalam pertandingan itu. Namun demikian, Cisse tidak akan melupakan sejarah dalam pertandingan ini karena Senegal berhadapan langsung dengan juara dunia lima kali untuk pertama kalinya. Begitupun, melihat tim dari kedua negara, Brazil dengan trio penyerang Richarlison, Firmino dan Neymar akan mampu menembus pertahanan Senegal yang kuat dan lebih memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. (BN/YN)

Berharap Tuah Stadion

8 Pelatih Selama 2066 Hari

AC Milan Ganti Pelatih Tiap 10 Bulan MARCO Giampaolo menambah panjang daftar pelatih yang dipecat AC Milan dalam beberapa tahun terakhir. Rata-rata Rossoneri julukan AC Milan ganti pelatih tiap 10 bulan. Rossoneri baru memecat pelatih mereka, Marco Giampaolo, pada Selasa (8/10). Meski sempat dibela oleh manajemen Milan, namun ternyata ia hanya bertahan selama tujuh pertandingan saja, menyusul serangkaian hasil buruk yang diperoleh Suso dan kawan kawan. Pemecatan itu membuat kebersamaan Giampaolo dengan Milan hanya bertahan selama 111 hari saja. Selain itu, dilepasnya Giampaolo semakin menegaskan betapa hobinya Milan bergonta-ganti pelatih semejak mereka melepas Massimiliano Allegri, pelatih terakhir yang memberi mereka Scudetto, pada Januari 2014 silam. Sesudahnya, sudah ada 7 pelatih yang pernah duduk di kursi panas Milan. Tapi tak satupun yang mampu bertahan selama Allegri, apalagi menyamai pencapaiannya. Clerence Seedorf menjadi pelatih pertama yang ditunjuk pasca hengkangnya Allegri. Ia hanya bertahan selama 144 hari. Setelahnya, Filippo Inzaghi yang masuk. Pippo hanya bertahan di Milan selama musim 2014/ 15, tepatnya 372 hari. Musim berikutnya, Il Diavolo Rosso merekrut Sinisa Mihajlovic. Meski membawa Milan ke final Coppa Italia, pelatih asal Serbia itu hanya bertahan selama 301 hari karena Milan tampil labil di Liga Italia. Penggantinya, Christian Brocchi, lebih parah. Ia hanya diberikan waktu selama 77 hari saja, atau lebih tepatnya menyelesaikan musim 2015/16. (DTC/ANT)

BELANDA akan menjamu Irlandia Utara di Stadion Feijenoord dalam lanjutan Kualifikasi EURO 2020 Grup C, Jumat (11/10) dinihari WIB. Sementara di partai lainnya, Belarusia akan menjamu Estonia. Dalam 14 laga terakhirnya di Stadion Feijenoord, Rotterdam, Belanda selalu mampu meraih kemenangan. Oranje bakal kembali mengharapkan tuah stadion yang juga dikenal dengan nama De Kuip ini saat meladeni Irlandia Utara. Terakhir kali melawan Irlandia Utara, dalam uji coba tahun 2012, Belanda menang telak enam gol tanpa balas. Kali ini, meski mungkin sulit untuk kembali berpesta gol, Belanda tetap lebih difavoritkan menang. Dalam dua laga terakhirnya, bulan September lalu, Belanda meraih dua kemenangan hebat. Belanda menang 4-2 di kandang Jerman lewat gol-gol Frenkie de Jong, Donyell,

dan Georginio Wijnaldum, serta bunuh diri Jonathan Tah. Setelah itu, gol-gol Memphis Depay dan Wijnaldum, serta brace Ryan Babel membawa pasukan Ronald Koeman menang 40 di Estonia. Sementara itu, di laga terakhirnya, Irlandia Utara takluk 0-2 saat menjamu Jerman. Namun, dua posisi teratas klasemen sementara ditempati Jerman dan Irlandia Utara, yang sama-sama telah mengumpulkan 12 poin dari lima pertandingan. Belanda berada di posisi tiga dengan sembilan poin, tapi baru memainkan empat laga. Berikutnya, tiga hari berselang, Belanda akan main tandang melawan Belarusia. Di partai lainnya, Estonia akan menjamu Jerman. Belanda berpeluang besar memperbaiki posisinya di klasemen Grup C Kualifikasi Euro 2020 saat menghadapi Irlandia Utara. Masih tertahan di peringkat tiga dengan poin sembilan

hasil dari empat pertandingan, Belanda berpotensi merangsek hingga puncak klasemen, menggeser Jerman yang memiliki jumlah pertandingan satu lebih banyak. “Meski saat ini berada satu strip di atasnya, secara kualitas Irlandia Utara jelas masih sedikit tertinggal dibandingkan Belanda. Mengandalkan nominator Ballon d'or, Virgil van Dijk, pertahanan Belanda jelas akan sulit untuk ditembus Conor Washington dan kawan-kawan. “Belum lagi, lini depan Belanda yang masih akan bertumpu pada Memphis Depay. Besar kemungkinan, gawang Irlandia yang dikawal Peacock-Farrell akan diberondong banyak gol seperti yang dialami Jerman awal September lalu kala bersua Belanda. “Menghadapi Belanda yang secara kualitas unggul dari mereka, pelatih Irlandia Utara Michael O'Neill kemungkinan besar akan

menumpuk banyak pemainnya di lapangan tengah. Sambil berharap bisa mencuri satu gol, selayaknya dua pertandingan sebelumnya, melawan Estonia dan Belarusia yang berakhir 1-0. ““Memphis Depay akan menjadi ujung tombak Belanda di laga nanti karena ketajamannya sudah terbukti bersama Belanda di Kualifikasi Euro, di mana dirinya mampu mengemas empat gol dari empat pertandingan yang telah dilalui. “Untuk itu, andai mau mencuri setidaknya satu

poin dari kandang Belanda, maka Irlandia Utara wajib hukumnya untuk bisa mematikan pergerakan mantan pemain Manchester United tersebut. Sementara Jonny Evans bisa menjadi sosok yang diandalkan Irlandia Utara kala menghadapi Belanda nanti. Keberadaan Evans di jantung pertahanan setidaknya bisa menjanjikan koordinasi yang lebih baik untuk menjaga, agar gawang PeacockFarrell tak banyak dihujami bola oleh Memphis Depay dan kawan-kawan. (BN/IDS)

Perang Lagi dengan Zidane

Bale Tinggalkan Real Madrid GARETH Bale sudah muak dengan perjalanan kariernya di Real Madrid. Karenanya, Bale bersikeras ingin meninggalkan klub musim panas mendatang. Jurnalis sepakbola Spanyol Guillem Balague menyebut bahwa pemain Wales itu marah dengan situasi di Real Madrid. Dan, sekarang Bale sudah siap untuk keluar dari klub. Seperti diketahui Bale sempat bingung saat dia duduk di bangku cadangan di Liga Champions baru-baru ini melawan Club Brugge. Saat itu tak ada penjelasan, karena ia benar-benar fit dan bebas cedera untuk bentrokan tersebut.

Pemain berusia 30 tahun itu, sebenarnya sudah kembali ke performa penuh. Tapi, sekarang dikatakan Bale tidak senang dengan keputusan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dan klub pada umumnya.

Bale memiliki tiga tahun tersisa di kontraknya di Real Madrid dengan gaji cukup besar. Karenanya ia tidak memiliki keinginan kuat untuk keluar dari klub musim panas ini terlepas dari keinginan hierarki di ibukota Spanyol.

Bale sempat dikabarkan akan pindah ke Tiongkok, tapi gagal atas permintaan Madrid - karena mereka tidak akan menerima biaya transfer. Bale, bahkan kini sudah menunjukkan permainan terbaik dengan mencetak dua gol saat melawan Villarreal.. Bale telah memenangkan empat Liga Champions, satu gelar La Liga, satu Copa del Rey dan tiga Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub selama waktunya di Real, mencetak lebih dari 100 gol dalam enam tahun. Pemain berusia 30 tahun tersebut resmi diumumkan ke publik sebagai pemain Real Madrid pada 2

September 2013. Bale ditebus dari Tottenham Hotspur dengan banderol yang mencapai 100,8 juta euro (Rp 1,5 triliun). Sejak saat itu, Bale mampu menjelma menjadi satu di antara pilar penting di lini depan Real Madrid. Membentuk Trio BBC bersama Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo, Bale kerap merepotkan lini belakang lawan. Pemain asal Wales inipun berupaya pindah karena memang tidak dipakai lagi oleh Zinedine Zidane. Ketika ditunjuk sebagai pelatih untuk kali kedua, Zidane tidak memasukkan Bale dalam rencananya. (LIP6/BN/ANT)


OLAHRAGA

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

9

Indonesia Tantang UEA

Wajib Menang Jakarta-andalas Timnas Indonesia menantang Uni Emirat Arab (UEA) dalam lanjutan laga ketiga grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Duel ini menjadi tantangan berat untuk Skuat Garuda. UEA akan menjamu Indonesia di Al Maktoum Stadium, Dubai, Kamis (10/10) malam WIB, akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi TVRI. Kick off pertandingan akan berlangsung pukul 23.00 WIB. Indonesia saat ini menghuni dasar klasemen Grup G dengan nol poin dan UEA di posisi kedua dengan tiga poin. Kemenangan menjadi hal wajib untuk didapat Indonesia demi menjaga peluang terus melaju lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2022. Jika kalah, langkah tim besutan Simon McMenemy akan sangat berat. Indonesia sudah menelan dua kekalahan saat menjamu Malaysia dan Thailand. Stefano Lilipaly dan kawan kawan takluk 2-3 dari Malaysia dan kalah telak 0-3 dari Thailand. Kedua laga tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. "Tantangan yang berat bagi Timnas Indonesia melawan UEA di sini. Tapi kami percaya bisa improve untuk terima tantangan ini dengan baik. Tentu butuh kerja keras untuk mendapat hasil positif," kata Simon McMenemy dalam konferensi pers jelang laga.

Indonesia dan UEA sudah pernah empat kali berhadapan di level timnas senior. Hasilnya, Indonesia menang dua kali dan UEA juga menang dua kali. "Kami harus fokus dan waspada dalam bermain nanti. UEA punya tim dan pelatih yang bagus. Kondisi pemain bagus, selalu ada perkembangan positif setiap harinya," Simon menegaskan. Sementara itu, Gelandang Uni Emirat Arab, Ahmed Barman, menilai Timnas Indonesia bukan lawan lemah sehingga pantang untuk diremehkan. Skuat asuhan Bert van Marwijk diunggulkan menang karena bermain di hadapan publik sendiri. Selain itu, Tim Merah Putih juga sedang dalam masa sulit karena hasil buruk di dua laga awal. Meski Timnas Indonesia sedang dalam tren negatif, Barman tetap menaruh respek pada sang lawan. Gelandang AlAin itu menyatakan skuat asuhan Simon McMenemy bukan lawan yang mudah dipecun-

dangi. "Kualifikasi masih baru berjalan dan terlalu dini berbicara tentang pemimpin klasemen yang bakal lolos. Setiap tim di grup ini masih punya peluang lolos," ujar Barman. "Setiap tim berhasrat tampil di putaran final. Kami harus selalu berada di level terbaik untuk sampai ke putaran final." Penyerang Uni Emirat Arab Ahmed Khalil menegaskan timnya wajib mengamankan tiga poin di hadapan publik sendiri. Ia pun meminta fan untuk memberikan dukungan penuh di laga nanti. "Ini laga kedua di kualifikasi dan memenanginya bakal memberikan kami keuntungan, dan akan menolong kami untuk lolos ke fase selanjutnya," ucapnya. Uni Emirat Arab saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan mengoleksi tiga poin. Adapun Timnas Indonesia menempati posisi juru kunci dengan poin nol. (DTC/CNN)

Kejuaraan Dunia Junior Satu Wakil Indonesia Gugur Jakarta-andalas Salah satu wakil Indonesia di tunggal putra junior yaitu Christian Adinata harus menyudahi perjuangannya di Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2019 nomor perorangan setelah dikalahkan Lin Kuan-Ting asal China Taipei dengan skor 22-20, 16-21, 17-21 di babak keempat. Meski sempat menang pada gim pertama, atlet yang menjadi unggulan kedelapan ini sempat memimpin di gim kedua dengan unggul jauh 114. Akan tetapi, ia kehilangan delapan poin beruntun dan balik tertinggal 11-12. "Saat (situasi) itu fokus saya jadi hilang, saya tidak bisa mengendalikan permainan. Lawan punya serangan yang bagus dan dia tidak gampang menyerah, pertahanannya cukup alot," kata Christian menurut keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta, Rabu (9/10). Dalam turnamen yang berlangsung di Kazan Rusia ini, sektor tunggal putra Indonesia sejauh ini berhasil meloloskan dua wakil ke babak 16 besar.

Mereka ialah Bobby Setiabudi yang mengalahkan Kim Tae Rim (Korea Selatan) dengan skor 21-17, 15-21, 2113, serta Yonathan Ramlie yang baru saja menundukkan Enrico Baroni (Italia) dengan skor 18-21, 21-8, 21-13. Dalam turnamen individu yang berlangsung Rabu, Bobby mampu membuktikan konsistensinya dalam pertandingan hingga mampu melaju ke babak kelima meski harus melakoni rubber game selama 50 menit. Bobby mengaku mendapat pelajaran berharga dari kekalahan yang ia alami saat bermain di partai ketiga turnamen beregu beberapa hari lalu. "Memang pengalaman yang bagus buat saya, tidak boleh lengah. Rasanya menyesal sekali karena sudah dua kali kejadian begini, waktu di AJC (Asia Junior Championships 2019) juga begitu. Saya turun di partai penentuan tapi kalah, harusnya juara malah menambah partai lagi. Waktu itu sudah 18-18, langsung blank dan kalah," kata

Bobby. Begitu juga Wakil Indonesia di sektor ganda campuran Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2019, Leo Rolly Carnando/ Indah Cahya Sari Jamil mencetak kemenangan kedua dalam pertandingan Rabu setelah mengalahkan Ishaan Bhatnagar/Tanisha Crasto (India) melalui rubber game 20-22, 21-16, 21-17. Kemenangan di babak ketiga tersebut mengantarkan Leo/Indah menuju babak 16 besar dan akan bertemu pasangan asal China Chen Xu Jun/Zhang Chi untuk memperebutkan kursi di perempat final. Selain Leo/Indah, ada dua wakil ganda campuran Indonesia yang juga lolos ke babak 32 besar. Mereka ialah Dwiki Rafian Restu/Metya Inayah Cindiani dan M. Lucky Andres Apriyanda/Helena Ayu Puspitasari. Sementara pasangan Andre Timotius Tololiu/Dinda Dwi Cahyaning gagal di babak kedua setelah dikalahkan Ko Shing Hei/Yeung Pui Lam dengan skor 20-22, 21-17, 17-21. (ANT)

Jelang Babak Penyisihan

2 Tim Indonesia Geber Latihan Jakarta-andalas Perwakilan Indonesia untuk Final Dunia Danone Nations Cup 2019 di Barcelona, ASIOP Apacinti dan FOSSBI Rajawali Muda langsung menggeber latihan, Rabu (9/10) pagi waktu setempat. Keduanya akan tampil di babak penyisihan grup, Kamis (10/10). FOSSBI, wakil Indonesia untuk turnamen 2019, tergabung di Grup D bersama Jerman, Tunisia, Hongaria, dan Portugal. "Latihan tadi bagus. Kita hanya dapat waktu 30 menit, jadi cuma latihan passing, 4 lawan 4 dan juga shooting. Anak-anak kondisinya juga bagus, semuanya fit. Kita sudah siap tempur," kata Pelatih FOSSBI, M. Yunus Saragih. Sementara ASIOP, yang menjadi wakil Indonesia pada turnamen para juara dari 2018, tergabung di Grup C bersama Bulgaria, Portugal, Afrika Selatan, dan Brasil. "Latihan terakhir baik buat pertandingan besok. Tadi latihan pengenalan lapangan dan jaga kebugaran," ucap Pelatih ASIOP, Aulia Siregar. Aulia juga membeberkan kekuatan utama dari timnya. "Kalau kita itu main sentuhan satu-dua dan bergerak kombinasi dari segala lini, sisi kanan atau kiri. Itu yang selalu kita tanamkan untuk anakanak," ucap dia. Pertandingan sendiri akan digelar dengan sistem 2x15 menit. Setiap tim akan diperkuat delapan pemain dan boleh

mengganti pemain sebanyak empat kali. AQUA Danone Nations Cup adalah festival sepak bola anakanak U-12 terbesar di Indonesia, yang merupakan bagian dari Danone Nations Cup internasional, yang diakui FIFA sebagai Piala Dunia Sepak bola untuk anak-anak. Danone AQUA secara konsisten menyelenggarakan Danone Nations Cup selama 16 tahun dan telah melahirkan talenta-talenta muda Indonesia yang berhasil mewujudkan mimpi menjadi pesepakbola profesional dan menjadi pilarpilar utama sepak bola Indonesia seperti Andik Vermansah, Evan Dimas, Rasyid Bakri, Paolo Sitanggang, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan lainnya. Pelatih ASIOP Apacinti, Aulia Siregar, mengaku tak gentar timnya masuk'Grup Neraka'. Ia percaya tim berjuluk Mutiara dari Senayan itu mampu lolos ke babak perempat final.

Di atas kertas, lawan-lawan ASIOP cukup berat. Namun, menurut Aulia, hal itu tak masalah karena persiapan timnya sudah matang. "Kondisi terakhir kami baik sekali. Persiapan sudah maksimal dari training camp internal sampai training camp terakhir yang sama Danone. Berikutnya nanti tinggal kerja keras di pertandingan," kata Aulia. "Insya Allah (3 besar) bisa. Kita udah persiapan. Tentu kita punya keingianan dan harapan. Kalau ada jalan, kenapa enggak lebih (dari 3 besar). Kalau persaingan di bawah 15 tahun itu tak perlu merasa takut. Kalau usia pembinaan, rata-rata masih imbang kekuatan." Babak penyisihan grup di Barcelona dimulai pada 10-12 Oktober 2019. "Saya sudah punya bayangan nanti delapan pemain utama yang akan kami pilih di Danone Nations Cup," ucap Aulia. (LIP6)

Ketua KNPI Labura Hendriyanto Sitorus bersama Ketua PBSI Labura Hotman Kosnen (Achi) dan Ketua Panpel H.Rory Tambunan fhoto bersama seluruh panitia di GOR Sultan Hasanuddin Aek Kanopan, Rabu (8/10) malam.

Bupati Buka KNPI Labura Cup I Aek Kanopan-andalas Bupati Labuhanbatu Utara membuka secara resmi Turnamen Bulutangkis KNPI Labura Cup I memperebutkan piala Kejaksaan Negeri Rantau Perapat di gedung PB Sultan Hasanuddin Aek kanopan Rabu (8/10) malam. Bupati Labura yang diwakili staf ahli Marwan SH menyampaikan, Bupati mengucapkan terimaksih kepada PBSI Labura yang tetap konsisten melaksanakan berbagai event pertandingan dan pembinaan kepada atlet bulutangkis didaerah ini. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir banyak atlet daerah ini yang telah mengharumkan nama Kabupaten ini di berbagai kejuaraan Bulutangkis hingga ditingkat nasional. Hal itu tentunya, berkat kerja keras dan kesungguhan

para pengurus PBSI Labura dalam pembinaan generasi muda. "Untuk itu, Pemkab Labura mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada PBSI Labura," katanya. Marwan juga menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh peserta yang akan bertanding. "Atas nama Bupati Labura, kejuaraan ini resmi saya buka dan saya ucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta, semoga sportivitas tetap dijaga", ujarnya. Sementara itu, ketua KNPI Labura Hendriyanto Sitorus yang juga politisi Partai Golkar dengan raihan suara terbesar pada Pileg lalu menyampaikan, sinergitas antara KNPI dan PBSI Labura dalam kegiatan kali ini adalah sebagai salah satu upaya bersama dalam memajukan olahraga didaerah ini. "Terkhusus kepada Bulutangkis, saya secara pribadi mengucapkan rasa salut kepada saudara ketua PBSI Labura Hotman Kosnen alias

Achi yang cukup sukses melahirkan atlet atlet muda daerah ini, sehingga hari ini ada beberapa nama atlet muda daerah ini yang telah mengikuti kejuaraan ditingkat nasional. Untuk itu, kedepannya kita akan mensuport secara kelembagaan nantinya di DPRD Labura, agar pemberian dana hibah kepada cabang olahraga berprestasi bisa dinaikkan dari tahun sebelumnya," ucapnya. Ketua panpel kejuaraan H.Rory Tambunan juga berharap kejuaran KNPI Cup I ini tidak berhenti hanya sampai disini, kita berharap akan ada KNPI Cup 2 dan seterusnya nantinya. "Namun, pada kesempatan ini juga kita menyampaikan suatu harapan kepada Ketua KNPI Labura yang juga anggota DPRD Labura agar kiranya pada tahun 2020 dapat memasukkan post anggaran untuk membangun Gedung Olahraga di Kabupaten Labuhanbatu Utara, agar pembinaan olahraga kedepan dapat lebih baik lagi", harap beliau.

Dalam 15 Bulan

FIFA Denda PSSI Rp1 M Lebih Jakarta-andalas PSSI mendapat denda sebesar 75 ribu Franc Swiss atau setara dengan Rp1,072 miliar sebagai sanksi FIFA kurang dari dua tahun terakhir. Badan sepak bola dunia itu baru saja menjatuhkan hukuman denda kepada Indonesia melalui PSSI sebesar 45 ribu Franc Swiss (sekitar Rp643 juta). Denda tersebut diberikan FIFA kepada PSSI sebagai buntut kerusuhan suporter dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Timnas Indonesia dan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 September 2019. Meski menerima sanksi dari FIFA, Sekjen PSSI Ratu Tisha berharap kerusuhan tidak lagi terjadi di pertandingan Timnas Indonesia. Ia juga meminta semua pihak bisa saling menghormati. Satu tahun lebih sebelum sanksi pada Oktober ini, lembaga tertinggi sepak bola Indonesia itu juga pernah dijatuhi denda oleh FIFA. Pada April 2018 PSSI mendapat hukuman denda dari FIFA sebesar 30 ribu Franc Swiss atau lebih dari Rp400 juta karena gagal mengurangi poin dari enam klub yang dinyatakan bersalah oleh FIFA. Total dalam 15 bulan terakhir PSSI didenda FIFA sebesar 75 ribu Franc Swiss atau setara dengan Rp1,072 miliar. Meski demikian, dalam keterangan resminya, FIFA tidak menyebut keenam klub tersebut yang dianggap melanggar pasal 64 Kode Disiplin FIFA itu. PSSI mengonfirmasi klubklub itu melanggar pasal 64 Kode Disiplin FIFA karena tidak bisa menyelesaikan tunggakan gaji terhadap beberapa pemain asingnya. Klub-klub yang mendapat

pengurangan poin dari PSSI di antaranya Persegres Gresik dan Madura United dengan pengurangan dua poin di Liga 1 2017. Sedangkan klub-klub dari Liga 2 dan Liga 3 yang hukumannya diberlakukan di musim 2018 tidak disebutkan namanya. Sejak pertengahan 2017 pihaknya menangani sekitar 30-40 kasus serupa yang telah diadili FIFA pada periode 2011-2015 Klub-klub seperti PSM Makassar, Barito Putera, Persija Jakarta, dan Persiba Balikpapan pernah terbebas dari pengurangan poin karena membayar tunggakan gaji dan bernegosiasi dengan kuasa hukum pemain terkait. “PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria. PSSI menegaskan akan berupaya keras agar

kerusuhan tersebut menjadi yang terakhir. Organisasi yang berdiri pada 19 April 1930 itu berharap semua pemangku kepentingan dapat mempererat sinergi untuk mewujudkan nilai-nilai positif dalam sepak bola. “Sepakbola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati,” kata Ratu Tisha. Akibat kejadian kerusuhan yang melibatkan suporter saat laga melawan Malaysia itu, pertandingan sempat dihentikan di babak kedua. Kericuhan berlanjut di akhir pertandingan. Suporter Indonesia bahkan terlibat bentrok dengan personel kepolisian di sekitar stadion setelah laga selesai yang membuat suporter Malaysia harus diungsikan sementara ke tempat aman. Peristiwa tersebut membuat pemerintah Indonesia meminta maaf secara resmi kepada pemerintah Malaysia.(CNN/ANT)


ACEH

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

10

Mualem Dipanggil Komnas HAM

Kader PA Tak akan Tinggal Diam Blangkejeren-andalas Wacana pemanggilan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf, oleh Komnas HAM terkait kasus dugaan melakukan pelanggaran HAM berat di Aceh dikhawatirkan bisa memicu konflik berulang di Provinsi Aceh. Kekhawatiran itu disampaikan Saniman alias Raja Prak selaku mantan Sekretaris DPW Partai Aceh Gayo Lues kepada wartawan, Rabu (9/10). Ia memastikan masyarakat Aceh khususnya kader-kader Partai Aceh (PA) tidak akan tinggal diam jika Komnas HAM

Saniman alias Raja Prak tetap memanggil, apalagi sampai mengkriminalisasi Mualem sapaan Muzakir Manaf yang juga Pendiri sekaligus Ketua

Umum Partai Aceh. "Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sudah diberikan amnesty, jadi tidak boleh lagi diproses hukum oleh lembaga manapun," katanya. Saniman menjelaskan, ribuan masyarakat Aceh dibunuh saat konflik dulu, hingga kini pelaku belum pernah diadili. Padahal, dalam perjanjian damai yang ditandatangani Pemerintah RI dan GAM di Helsinki, Finlandia, telah disepakati akan dibentuk KKR di Aceh untuk memberikan keadilan kepada keluarga korban dan mengadili oknum aparat yang diduga terlibat pelanggaran HAM berat. "Kami merasa kecewa kepada Pemerintah Republik Indonesia, hingga kini belum sepenuhnya memenuhi butir-

butir kesepakatan damai. Namun demikian, kami semua serius dalam merawat perdamaian di Aceh," jelasnya. Ia meminta agar Komnas HAM meralat pernyataan pemanggilan Mualem/Muzakir Manaf untuk menghindari konflik lagi, sebab, Mualem adalah simbol perjuangan Aceh sehingga siapapun yang mencoba-coba mengkriminalisasinya akan mengakibatkan terganggunya perdamaian yang telah dinikmati rakyat Aceh dan Pemerintah Indonesia. "Jadi kami harapkan agar semua pihak yang terkait agar jernih dalam berpikir dan bijaksana dalam mengambil suatu keputusan, apalagi menyangkut dengan isu-isu yang sangat sensitif di Aceh," pintanya. (NUAR)

26 Petugas Rutan Tapaktuan Dites Urine Tapaktuan-andalas Sebanyak 26 petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tapaktuan melakukan tes urine yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (9/10). Tidak hanya tes urine guna mendeteksi keterlibatan dalam penggunaan narkoba, ke- 26 petugas Rutan tersebut juga menandatangani Pakta Integritas Anti-Narkoba. Dua kegiatan itu dilaksanakan dalam gelaran Apel Anti-Narkoba yang dipimpin Kepala Rutan Fathorrosi AMd IP SSos MSi dan bertindak sebagai komandan apel, Samsul Bahari, di halaman Rutan Kelas II B Tapaktuan, Jalan Teuku Raja Angkasa, Tapaktuan, kemarin. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemeterian Hukum dan HAM sejumlah 26 orang tersebut menandatangani

Kepala Rutan Kelas II B Tapaktuan Faturrosi disaksikan petugas BNNK Aceh Selatan dan sejumlah pegawai lainnya saat menandatangani Pakta Integritas Anti-Narkoba. pakta integritas di selembar kain putih yang telah tertulis nama mereka. Sebelum itu isi pakta integritas dibacakan oleh Ade Andriman. Antara lain: Tidak akan me-

libatkan diri baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap penyalahgunaan narkotika dan barang terlarang sejenis lainnya; Berperan aktif dalam upaya pencegahan pemberantasan dan

penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja. Kemudian, Mematuhi terhadap segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan kode etik Pegawai Negeri Sipil; Apabila melakukan perbuatan penyalahgunaan narkoba, bersedia dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai ASN. Apel singkat itu turut dihadiri Kasi Rehabilitasi BNNK Aceh Selatan Marziati SKep bersama staf BNNK lainnya sekaligus memberikan penyuluhan tentang dampak yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Sementara itu Fathorrosi kepada wartawan mengaku belum mendapat hasil tes urine dari BNNK Aceh Selatan. “Bila ada petugas setelah dites terbukti menggunakan barang haram itu, segera kita laporkan ke Kanwil Provinsi Aceh,” tegasnya. (HSP)

Jelang Konfercab II

Kapolres Mendadak Sambangi Kantor PWI Aceh Selatan Tapaktuan-andalas Kapolres AKBP Dedy Sadsono ST mendadak menyambangi Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Selatan, di Jalan Merdeka, Tapaktuan, Rabu (9/10). Kunjungan orang nomor satu di jajaran Polres Aceh Selatan pagi itu, hanya didampingi ADCnya. Ia langsung meninjau kondisi ruang kerja dan ruang rapat kantor PWI setempat. “Bagaimana dengan pelaksanaan Koferensi Cabang PWI,” tanya AKBP Dedy. Ternyata kehadiran Kapolres yang dikenal dekat dengan awak media tersebut, ingin meninjau persiapan pelaksanaan Konfercab II PWI Aceh Selatan. Di hadapan pengurus dan panitia pelaksana Konfercab II PWI Aceh Selatan yang hadir saat itu, AKBP Dedy menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh terlaksananya

Kapolres AKBP Dedy Sadsono ST didampingi pengurus PWI saat meninjau ruang rapat/pertemuan Kantor PWI Aceh Selatan. Konfercab sebagaimana diharapkan. Dukungan dibuktikan dengan menyediakan Aula Wira Satya di Mapolres Aceh Selatan sebagai lokasi dilaksanakannya Konfercab II yang mendapat respon positif dari panitia maupun ang-

gota PWI setempat. Kapolres juga menyerukan kepada pengurus dan anggota PWI Aceh Selatan turut meramaikan acara Tablig Akbar bertajuk ‘Indonesia Damai' pada 18 Oktober mendatang menghadirkan penceramah Ustaz H

Masrul Aidi Lc dari Banda Aceh serta doa bersama. Menurut Kapolres kegiatan tersebut dalam rangka mensyukuri nikmat Allah SWT dalam dua tahun terakhir ini, di mana terlaksananya beberapa agenda nasional seperti Pilkada, Pilpres, dan Pileg dengan aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Aceh Selatan. Di samping itu juga untuk mendoakan agenda-agenda kegiatan nasional yang belum dilaksanakan agar terlaksana dengan aman dan damai serta mendoakan supaya Indonesia selalu dalam keadaan aman terbebas dari berita-berita hoaks yang menyesatkan untuk memecah belah keutuhan NKRI. “Kami berharap para insan pers turut berperan meluruskan isu-isu negatif yang sedang berkembang dan tidak jelas sumbernya,” pungkas AKBP Dedy Sadsono. (HSP)

andalas/mulyadi

Kepala BPBD Aceh Utara Drs Amir Hamzah memukul kentongan pada launching radio tanggap bencana.

Pemkab Aceh Utara Launching Kentongan Radio Tanggap Bencana Lhoksukon-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara bekerja sama dengan manajemen Radio Republik Indonesia (RRI) Lhokseumawe melaunching Kentongan Radio Tanggap Bencana, di Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Selasa (8/ 10). Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengatakan, Kentongan RRI Tanggap Bencana merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat terhadap mitigasi bencana. Masyarakat juga membutuhkan adanya media massa yang fokus pada mitigasi bencana alam. “Kita sangat mengapresiasi manajemen RRI, khususnya RRI Stasiun Lhokseumawe, atas kerja samanya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, melakukan launching Kentongan Radio Tanggap Bencana,” ucapnya. Fauzi Yusuf menyampaikan terima kasih kepada RRI yang telah memilih wilayah Aceh Utara yaitu Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan sebagai lokasi launching Kentongan Radio Tanggap Bencana. “Pemkab Aceh Utara sangat berkomitmen terhadap program pengurangan risiko bencana melalui mitigasi bencana, seperti Program Kentongan Radio Tanggap Bencana yang diinisiasi oleh RRI. Pemkab Aceh Utara juga terus berupaya meminimalisir kemungkinan bencana alam, seperti bencana banjir yang kerap terjadi setiap tahun,” imbuhnya. Dirinya menyebutkan, untuk meminimalisasi banjir, Pemkab Aceh Utara sejak 2013 telah mencanangkan pembangunan Waduk Keureutoe di pedalaman Kecamatan Payabakong. Salah satu fungsi waduk tersebut adalah untuk mengendalikan debit air Sungai Keureutoe yang berhulu di Kabupaten Bener Meriah. “Biasanya saat musim hujan, beberapa kecamatan di

bagian tengah Aceh Utara sering terendam banjir. Kondisi ini mulai berkurang sejak adanya pembangunan Waduk Keureutoe. Saat ini pembangunan waduk tersebut terus berjalan, diperkirakan akan selesai pembangunannya pada tahun 2022 mendatang,” jelasnya. Sementara itu Kepala Stasiun RRI Lhokseumawe Agung Prasetya mengatakan, Kentongan Tanggap Bencana adalah program edukasi bencana yang digagas oleh pimpinan RRI karena wilayah Indonesia rawan bencana. Kepala BPBD Aceh Utara Drs Amir Hamzah mengatakan melalui Program Kentongan Radio Tanggap Bencana ini dapat memberikan edukasi dan pemahaman tentang bencana agar masyarakat tanggap dan tangguh dalam menghadapi bencana. “Tangguh dalam artian tidak cengeng, tidak pernah mengeluh, meskipun masyarakat di sini kerap dilanda banjir,” kata Amir. Ketua SAR Aceh Utara Hasbullah Ali, ST mengatakan, membunyikan kentongan sangat efektif saat semua alat komunikasi tidak berfungsi saat terjadi bencana. Kentongan merupakan salah satu kearifan lokal yang harus dilestarikan. “Buket Linteung sudah lama ada forum PRB. Melalui Program Kentongan Radio Tanggap Bencana, kita berharap masyarakat di sini makin tanggap dan tangguh dalam menghadapi setiap terjadi bencana alam,” ujarnya. Launching Kentongan RRI atanggap Bencana ditandai dengan pemukulan kentongan bersama-sama para pimpinan stakeholder. Turut hadir di acara itu Wakapolres Aceh Utara Kompol Edwin Aldro, Plt Kepala Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara Zulkarnaini MPd, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Utara Ir Azmi MT, dan tim Tagana. (MUL)

Peserta Pelatihan Pengembangan Informasi Pendidikan (PIP) di Hotel Regina Banda Aceh.

Kadisdik Aceh:

Ubah Persepsi Negatif tentang Dunia Pendidikan Kapolres bersama pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Blangjerango

Kapolres Gayo Lues Kunjungi Pesantren Bustanul Arifin Blangkejeren-andalas Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan SIK MSi bersama jajarannya mengunjungi Pesantren Bustanul Arifin Kampung Penosan, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (9/10). Di hadapan pimpinan Pesantren Bustanul Arifin dan para santri yang menyambutnya, Kapolres mengatakan kunjunganny

adalah dalam rangka silaturahmi. Di bagian lain dalam sambutannya, Kapolres mengatakan manusia itu harus bisa mengubah diri ke jalan yang benar. "Kalau bukan diri kita yang mengubah jalan hidup kita siapa lagi. Bukan orang lain yang mengubah diri kita tapi hanya kita sendiri yang bisa mengubahnya," katanya. Kapolres juga mengingatkan agar seluruh santri bisa

menghindari narkoba, menghindari pergaulan bebas dan harus bercita-cita setinggi langit, dengan niat agar bisa membanggakan kedua orangtua. "Saya adalah orang baru di Gayo Lues ini, mohon bimbingan dari Abuya, kalau saya salah mohon ditegur dan mohon arahan dari Abuya. Mari kita doakan semoga Abuya selalu sehat-sehat dan saya berharap adik-adik bisa

menjadi santri yang berhasil dalam belajar ilmu agama Islam," katanya kepada Tgk Musa Jailani, Pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Arifin. Usai acara kunjungan, Kapolres Gayo Lues memberikan sejumlah bingkisan kepada pesantren tersebut dan pihak pesantren juga merasa senang atas pemberian Kapolres tersebut. (NUAR)

Bireuen-andalas Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs Rachmat Fitri HD MPA mengajak semua pihak mendukung program peningkatan mutu pendidikan yang dilaksanakan Pemerintah Aceh dengan cara mengubah persepsi negatif terhadap dunia pendidikan. Untuk membangun dunia pendidikan harus dimulai dengan mengubah persepsi dari diri kita sendiri, kata Kadisdik Aceh, saat memberi sambutan pada Pelatihan Pengembangan Informasi Pendidikan (PIP), di Hotel Regina, Banda Aceh, Sabtu (5/10). Di hadapan puluhan kontributor media untuk berita pendidikan di daerah yang menjadi peserta Pelatihan PIP itu, Kadisdik Aceh menekankan agar setiap informasi yang diperoleh tidak saja harus melalui proses konfirmasi dan validasi, namun juga harus memastikan ke-

benaran datanya agar tidak keliru saat memberitakannya. "Bila input-nya keliru, berita pasti keliru. Makanya, setiap informasi (data) harus melalui proses verifikasi lalu divalidisi. Setelah itu baru diberitakan," jelas Kadisdik Aceh. Pada kesempatan itu Kadisdik Aceh juga menyematkan Kartu Media Aceh Carong yang diwakili tiga orang, masing-masing, Rusydi SAg (Editor), Leni Mardani dan Ichwan Nazmi masing-masing sebagai kontributor Bener Meriah dan Banda Aceh. Selain itu, Kadisdik Aceh mengajak semua peserta untuk memulai setiap kegiatan dengan gerakan Salat Subuh berjemaah. Sebab menurut Kadisdik Aceh subuh adalah waktu dibukanya pintu berkah, rezeki, dan terkabulnya doa sehingga Aceh akan menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (HERA)


ACEH

Kamis 10 Oktober 2019

Hujan Mulai Turun, Petani di Pidie Gembira Sigli-andalas Ribuan petani sawah dan kebun di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie gembira dan bersyukur atas turunnya hujan selama dua hari belakangan ini. Pasalnya, sudah sekian lama lahan persawahan mereka mengalami kekeringan sehingga membuat lahan sawah retak-retak dan berbongkah. Lahan persawahan yang mengalami kekeringan cukup parah, terjadi di Kecamatan Muara Tiga, Kecamatan Batee, Kecamatan Pidie, Kecamatan Indrajaya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kecamatan Peukan Baro, Kecamatan Simpang Tiga, dan Kecamatan Kembang Tanjong. Akibat kemarau panjang, hampir selama tujuh bulan petani di kecamatan setempat tidak bisa menggarap lahannya. Kondisi ini tentu membuat perekonomian masyarakat petani sawah dan pekebun dari tanaman hortikultura menjadi seret. Kabupaten Pidie tercatat me-

miliki lahan persawahan produktif mencapai 29.816 hektare, sedangkan lahan tadah hujan mencapai 9.000 hektare lebih. Lahan tadah hujan ini kebanyakan ditanami bawang, tomat, sawi, cabai merah, serta tanaman lainnya. Dari pengakuan petani sawah di sejumlah kecamatan kepada andalas selama dua hari belakangan secara terpisah menyebutkan, sudah enam bulan mereka tidak menanam padi akibat kesulitan air dari irigasi teknis, Baro Raya dan Keumala. "Kami sudah lama tidak menanam padi, karena musim kemarau melanda daerah kami. Sehingga, sangat sulit memeroleh air yang cukup," sebut Muhammad Ali. Pengakuan senada juga disampaikan petani di Kecamatan Kembang Tanjong, Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Simpang Tiga. "Kami, tidak bisa menggarap lahan sawah karena kekeringannya sudah melampaui batas," sebut Asnawi. Ekonomi Lemah

Salah seorang pemerhati sosial dan pembangunan di Kabupaten Pidie, Ir Haji Amien Affan kepada andalas mengatakan, jika petani tidak panen, maka putaran ekonomi di Kabupaten Pidie sangat lemah. Pasalnya Pidie merupakan daerah agraris, bukan kawasan industri. Disebutnya, daerahnya memiliki areal persawahan terluas di Pulau Sumatera. Buktinya, setiap panen gabah dari Kabupaten Pidie, dijual penampung ke Medan, Sumatera Utara. Di sektor perkebunan, Pidie juga memiliki areal ladang cabai merah, bawang merah, coklat (kakao), kopi, jahe, merica, emping melinjo yang terkenal hingga ke luar negeri, pisang barangan, mangga golek, serta jenis buahbuahan lainnya. Hasil perkebunan ini juga kurang sekali dibantu pemasarannya oleh pemerintah daerah setempat. Amien Affan menyebutkan, masalah irigasi menjadi problema yang belum teratasi hingga sekarang

ini di Pidie. Apalagi saat masa turun ke sawah serentak, tentu kebutuhan air cukup besar. Begitu juga dengan ketersediaan pupuk dan obat-obatan termasuk pestisida. Masih selalu dikeluhkan petani lantaran ketersediaan tidak terjamin. Dalam setiap rapat-rapat membahas masa turun ke sawah yang diselenggarakan di Oproom Kantor Bupati Pidie, tokoh petani (Kjrueng Blang) sering mengeluhkan masalah irigasi serta ketersediaan pupuk. Menanggapi ini, Bupati Pidie Roni Ahmad yang akrab disapa Abusyiek menyebutkan, masalah irigasi (air) sangat tergantung pada alam. Sedangkan, masalah pupuk, Bupati menganjurkan agar petani tidak menggunakan pestisida berlebihan di sawah karena dapat meracuni tanah. Ia menganjurkan agar petani beralih menggunakan pupuk alam. Dicontohkan Bupati, dia sendiri punya sawah dan membuat pupuk alam dengan tangan sendiri di rumah Desa Puuk Delima. (DHIAN)

harian andalas | Hal.

11

Satgas TMMD Bersama Masyarakat Bangun Lapangan Voli Lhoksukon-andalas Satgas TMMD ke-106 Kodim 0103/Aceh Utara (Aut) bersama masyarakat Desa Plue Pakam, Kecamatan Tanah Luas membangun lapangan bola voli sebagai sarana olahraga bagi Karang Taruna Desa setempat. Keuchik Plue Pakam Ridwan, Minggu (6/10) mengatakan, pembangunan lapangan voli ini mendapat dukungan dari Dandim 0103/Aut. Dalam waktu dekat pemuda-pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna bisa main voli bersama di lapangan tersebut. Ridwan berharap olahraga voli bisa dilakukan bersama dengan anggota satgas TMMD, sehingga terbangun semangat kebersamaan antara anggota Satgas TMMD, Karang Taruna serta warga. “Itu akan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,� ungkapnya. Menurut Ridwan, banyak dari olahraga voli diantaranya membuat suasana hati menjadi tenang, menyehatkan jantung, dan membakar lemak pada tubuh. “Dengan adanya lapangan voli ini anak-anak muda Desa Plue Pakam dapat menyalurkan bakatnya di bidang olahraga, dan mengisi waktu dengan kegiatan positif,� ungkapnya. (MUL)


Kamis 10 Oktober 2019

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Bersumber dari DAK

Proyek Penyediaan Air Minum di Sumbul Jadi Ajang Pungli WAKIL Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima bersama pimpinan Ponpes Mukhlisin serta para santri diabadikan bersama.

Bupati Langkat Lantik 76 Kades Batu Bara-andalas Wakil Bupati (Wabup) Batu Bara Oky Iqbal Frima SE mengunjungi pondok pesatren (Ponpes) Mukhlisin Tanjung Tiram Batu Bara untuk melihat kesiapan tim bola voli putri Ponpes Mukhlisin yang akan mengikuti Pekan Olahraga Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospesnas) di Bandung di Jawa Barat, Senin (7/20). Kedatangan Oky Iqbal Frima disambut Ketua Yayasan Buya Rizka Eka Putra dengan penuh suka cita. Pada Pospedasu Desember 2018 yang dilaksanakan di GOR Futsal Dispora Sumut, Pompes Mukhlisin Tanjung Tiram tampil sebagai juara I untuk cabor bola voli putri. Namun prestasi yang diraih tim voli putri Ponpes Mukhlisin Tanjung Tiram itu tidak terekspos media. Padahal tim tersebut telah mengharumkan nama Kabupaten Batu Bara di tingkat Provinsu Sumut. Bahkan untuk ongkos pulang dari

Medan ke Batu Bara mereka harus patungan. Belakangan nama harum tim voli putri Ponpes Mukhlisin itu mencuat kembali kepermukaan. Pasalnya, pihak Dispora Sumut kembali memanggil tim voli putri Ponpes Mukhlisin Tanjung Tiram mewakili Sumut untuk mengikuti Pompenas di Jawa Barat. Mhd Fauzi, salah satu guru di Ponpes Mukhlisin Tanjung Tiram membenarkan pihak Ponpes Mukhlisin telah ditelpon pihak Dispora Sumut untuk mengikuti Pospenas di Jawa Barat. Menurut Fauzi untuk memberangkatan tim ke Jawa Barat, pihak membutuhkan dukungan penuh dari Pemkab Batu Bara serta instansi terkait. Wabup Batu Bara Oky Iqbal Frima mengatakan, Pemkab Batu Bara akan mendukung keberangkatan tim voli putri Ponpes Mukhlisin ke Jawa Barat. "Kita akan dukung dan bantu Ponpes Mukhlisin be-

rangkatan ke Jawa Barat dalam agenda Pospenas. Nanti kita akan coba koordinasi ke Dispora Sumut agar Ponpes Mukhlisin sukses dan lancar mewakili Batu Bara untuk mengikuti Pospenas di Jawa Barat," katanya. "Ponpes Mukhlisin telah mengharumkan nama Batu Bara di tingkat Sumatera Utara, maka dari itu kita akan berusaha bantu dan kita sama sama mendoakan agar Ponpes Mukhlisin juga bisa mengharumkan mama Batu Bara di tingkat nasional maupun internasional dan ini harapan kita semua," tambah Oky. "Kita juga berharap partisipasi dari Kadis Pora Sumut Bahar Siagian yang juga putra asli Batu Bara mendukung total atas prestasi dan keberangkatan Ponpes Mukhlisin," pungkas Oky. Pospenas akan dilaksanakan di Kota Bandung. Jawa Barat pada 24-30 November 2019. (SUSI)

PT VAL Hutalombang Gelar Pengobatan Gratis Sibuhuan-andalas Melalui Program Corporate Social Responsinility(CSR) Sehat PT VIictorindo Alam Lestari (VAL) Hutalombang menggelar pengobatan gratis kepada warga Desa Hutalombanh, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Selasa (8/10). Pengobatan gratis yang dilakukan berupa deteksi penyakit menular, cek gula darah, asam urat, kolestrol, deteksi dini kanker rahim, pemeriksaan antenatal care pada ibu hamil serta penyuluham kesehatan. Selain itu, memberikan makanan tambahan (PMT) kepada setiap masyarakat yang datang untuk berobat. Manager PT VAL Hutalombang H Erianto didampingi Humas Anwar Saleh Harahap dan lainnya, mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama semua pihak sebagai perhatian perusahaan ter-

hadap kesehatan warga sekitar perusahaan. "Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan perusahaan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang berada disekitar lokasi perusahaan. Perusahaan menyadari betapa pentingnya kesehatan bagi masyarakat sebagai hak dasar setiap individu," kata Humas Anwar Saleh Harahap. Pengobatan gratis dari program CSR, lanjutnya, sebagai bentuk kontribusi perusahaan yang memberi dampak positif dan manfaat bagi masyarakat tentang pentingnya kesehatan bagi kehidupan. "Kegiatan ini juga bisa mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat serta pemerintah daerah," terang Humas. Sementara Kepala Puskesmas Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, dr Sri Bahagia

mengapresiasi kepedulian perusahaan tengang kesehatan masyarakat. "Semua obatobatan dan peralatan yang diperlukan dalam kegiatan pengobatan gratis ini disediakan oleh pihak PT VAL, kita sebagai pelaksana saja," katanya. Di tempat terpisah, Plt Kepala Desa Hutalombang Sri Nola Agustina bersama tokoh masyarakat Sutan Hasibuan, mengapresiasi kegiatan PT VAL yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. "Masyarakat berharap, program CSR Sehat ini dapat juga menyentuh desa-desa lainnya sebagai bentuk kepedulian perusahaan," ujar Sutan Hasibuan. Tampak hadir dikegiatan itu, Sekcam Lubuk Barumun Pardamean Hasibuan, Babinsa Koramil 08 Barumun, Bhabinkamtibmas Polsek Barumun dan sejumlah dokter, perawat serta bidan desa Hutalombang. (ISN)

Manager PT VAL Hutalombang H Erianto didampingi Humas Anwar Saleh Harahap dan lainnya diabadikan bersama masyarakat penerima manfaat program CSR Sehat.

Sidikalang-andalas Proyek pembangunan Sarana dan Prasarana Air Minum (SPAM) Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (Pamsimas) di Desa Perjuangan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi jadi ajang pungutan liar (pungli) oleh badan pengelola Pamsimas desa setempat. Proyek ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu Rp593.339.999. Situmorang dan Tinambuban, warga Desa Perjuangan mengaku heran atas kutipan yang dilakukan oknum badan pengelola Pamsimas yang diketahui bernama Rolen Butar-butar untuk biaya penyambungan air bersih ke rumah masing-masing warga. Sebab, menurut mereka proyek penyambungan pipa saluran air bersih ke rumah warga merupakan proyek pemerintah. "Setahu kami ini proyek pemerintah, tapi kenapa ada kutipan," kata Situmorang penuh tanya, Rabu (9/10). Tinambunan juga mengaku heran dengan ulah oknum badan pengelola Pamsimas yang melakukan kutipan terhadap warga atas penyambungan pipa air

Sekretaris Badan Pengelola Pamsimas, Rolen Butar butar bersih. Jumlahnya kutipan bervariasi mulai dari Rp 1 juta hingga Rp2,5 juta per rumah tangga. Di tempat terpisah, Pj Kepala Desa Perjuangan Hotlen Simbolon mengaku tidak mengetahui kutipan yang dilakukan badan pengelolan air bersih di desa tersebut. Bahkan dia mengaku sama sekali tidak tahu kalau di desanya ada proyek penyediaan air bersih. "Saya tidak tahu proyek apa itu karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan, baik dari pihak pemborong maupun dinas ter kait," kata Hotlen Simbolon saat dikonfirmasi di kantornya.

Sementara Rolen Butar-butar, Skretaris Badan Lengelola Lamsimas Desa Perjuangan yang dihubungi andalas di rumahnya membenarkan adanya kutipan terhadap warga dengan jumlah bervariasi. Hal itu, katanya, sudah sesuai AD/RT Badan Pengelola Pamsimas di desa itu. Rolen Butar-butar menerangkan, kutipan itu dilakukan juga atas kesepakatan bersama masyarakat. Namun Rolen tidak bersedia menunjukkan AD/RT dan kesepakatan tersebut dengan dalih harus ada inin dari ketua. "Kalau bapak mau lihat AD/ RT dan berita acara kesepakatan warga itu harus ijin ketua," kata Rolen. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Dairi Iwan Simarmata membenarkan keberadaan proyek SPAM Pamsimas di Desa Perjuangan termasuk untuk sambungan ke rumah dan meteran untuk 200 kepala keluarga. Proyek tersebut, kata Iwan, dikerjakan CV Sari Asda dengan pagu Rp 593.339.999, sumber dana DAK 2019. Iwan menerangkan jenis kegiatan di antaranya penyambungan pipa gip galvanis 4 inhci sepanjang 400 M gip plang, pipa pvc 3 inchi 25 meter, pipa distribusi pvc 2 inchi 2.202 meter, 1,5 inchi 1.269 meter ditambah 200 unit meteran. (JM)

Bupati Batu Bara Tetapkan Lima Prioritas di 2020

Bupati Batu Bara Zahir saat bersama jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Batu Bara-andalas Bupati Batubara Ir Zahir MAP membuka acara pasca Musrenbang Kabupaten Batu Bara tahun 2019 di MPH Tanjung Gading, Rabu (9/10). Setelah mengidentifikasi Bupati mentetapkan lima prioritas dan berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi di tahun 2020. "Melalui lima prioritas utama kita diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka pengangguran terbuka, menurunkan angka kemiskinan, menekan laju inflasi dan meningkatkan nilai indeks pembangunan manusia (IPM) serta menurunkan koefisien gini ratio," kata Zahir dalam sambutannya. Bupati mengatakan, RKPD tahun 2020 merupakan bagian dari visi misi dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah. Untuk itu dia berharap agar proses tahapan pasca

Musrenbang dalam rangka sosialisasi dan sinkronisasi pelaksanaan RKPD Kabupaten Batu Bara tahun 2020. Kelima 5 prioritas yang telah ditetapkan Bupati yakni peningkatakan pembangunan manusia dan pengurangan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pelayanan dasar yang merata. Kemudian pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui penguatan konektivitas antar kecamatan dan meningkatkan kualitas infrastruktur guna mendukung proyek strategis nasional. "Di tahun 2020 nanti saya perintakan setiap SKPD harus mempunyai kalader kerja di setiap kantornya," ujar Zahir. Selanjutnya, peningkatan nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja melalui pengoptimalan potensi ekonomi lokal serta menciptakan kesempatan kerja dan berusaha. Pemantapan ketahanan pangan, peningkatan

energi dan sumber daya air serta peningkatan kualitas lingkungan hidup. Kemudian, peningkatan tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum serta pelayanan publik berbasis sistem teknologi informasi dan inovasi. "Rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Batubara tahun 2020 merupakan rencana pembangunan tahun kedua dari periode pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2019-2023," katanya. Selain itu, ia juga menyampaikan capaian kondisi makro ekonomi dan sosial Kabupaten Batubara tahun 2018, dimana pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 mengalami pertumbuhan sebesar 4,38 persen naik dibandingkan angka pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 sebesar 4,11 persen. (PR)

Pemdes Pekubuan Akan Bangun Kantor Desa Stabat-andalas Pemerintah Desa (Pemdes) Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat akan membangun kantor desa baru yang lebih cantik dan permanen. Pembangunan kantor desa tersebut direncanakan dilakukan pada tahun 2020. "Terus terang saja, apa yang mau disombongkan, sebab sampai saat ini Pemdes Pekubuan memang belum memiliki kantor, sebab kantor

yang kami tempati ini bukan milik Pemdes Pekubuan, tapi milik warga," kata Kepala Desa Pekubuan S Rahman (Mang Kostrad) kepada para wartawan saat bincang-bincang di kantornya, Selasa (8/10). "Semua warga di sini juga tahu, kantor ini dulunya adalah Pekong China dan sampai sekarang tanah dan kantor ini bukan milik Pemdes Pekubuan,� lanjut Mang Kostrad. Walaupun begitu, Mang Kostrad menegaskan, pihak-

nya sudah membeli sebidang tanah untuk kantor Desa Pekubuan. Jadi tinggal membangun kantornya saja. "Pada tahun 2020 kami canangkan pembangunan kantor Desa Pekubuan ini," ujarnya. Ketika disinggung mengenai bantuan Pemkab Langkat, Mang Kostrad menegaskan, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan agar Pemkab Langkat berkenan untuk membantu. Namun sampai sekarang memang belum teralisasi.

"Permohonan sudah kami layangkan, tapi sampai sekarang belum juga terealisasi. Karena itu, mulai tahun 2020 yang akan datang akan kami bangun kantor dengan menggunakan Dana Desa,� ujarnya. Disinggung tentang pemberdayaan masyarakat desa, Mang Kostrad menegaskan, pihaknya juga siap untuk mendukung dan membantu pihak-pihak yang datang untuk membangun Desa Pekubuan. (BD)

Kepala Desa Pekubuan Mang Kostrad saat bincang-bincang dengan wartawan di kantornya, Selasa (8/10).

WARTAWAN DAERAH BINJAI: Dedi Anora LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Marsudi, Syahbudi Zebua, Zulfikar Sitepu TANAH KARO: Robert Tarigan SH, PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Saptha Nugraha Isa SIANTAR: Larham Simaremare SAMOSIR: Hotdon Naibaho TOBASA: Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Andi Siregar DAIRI: Marulak Siahaan, Parulian Nainggolan, Julius Manurung BALIGE: Eduard Sibuea MADINA: Jefri Brata Lubis TARUTUNG: Hotbin Purba PALAS: Ibnu Sakti Nasution, Warsono BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul, Rudi Purnomo KISARAN: Hamdan Rangkuti, TANJUNG BALAI: Syamsul Bahri AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus LABURA: Joko Gunawan ACEH TIMUR: Muhammad Ali LHOKSEUMAWE: Muliyadi BIEREUN: H Suherman Amin KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahdat TAPAKTUAN: Heriansyah Putra SIGLI: Dhian Asmara


SUMATERA UTARA

Kamis 10 Oktober 2019

harian andalas | Hal.

13

Polres Binjai Terima Kunker Kompolnas RI Binjai-andalas Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto menerima Kunker Kompolnas RI sekaligus tatap muka dengan elemen masyarakat se-wilayah hukum Polres Langkat dan Polres Binjai di Aula Catur Sakti Polres Binjai, Jalan S Hasanuddin, Binjai, Rabu (9/10). Kunker yang mengambil tema "Polri yang Profesional dan Mandiri" dihadiri Tim Kompolnas RI Dede Farhan Aulewi, Dirbinmas Poldasu Kombes Pol Drs Hondawantri Naibaho, Kasubdit Bintibsos AKBP Imam. Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Tim

Kompolnas RI dan Dirbinmas Polda Sumut serta para tokohtokoh dari kota Binjai dan Langkat yang sudah datang ke Polres Binjai dalam rangka menerima arahan dan bimbingan dari Kompolnas RI sehingga kota Binjai dan Langkat tetap aman dan kondusif. Sementara itu, Kompolnas RI Dede Farhan Aulewi dalam arahan dan bimbingan mengatakan, tujuan dari kompolnas ke wilayah adalah untuk melakukan pengecekan terhadap kinerja Polres Binjai dan Polres Langkat dalam melaksanakan tugas, di mana Polri harus mampu melaksanakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan pelayanan masyarakat.

"Kompolnas melaksanakan tugas sebagai lembaga yang melakukan pengawasan terhadap kinerja kepolisian RI sehingga polri dalam melaksanakan tugas dengan profesional dan mandiri serta bertanggung jawab terhadap tugasnya langsung kepada Presiden RI," ujar Dede Farhan. Di tempat yang sama perwakilan dari tokoh masyarakat Ustadz Nasir, mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Kompolnas dapat memberikan masukan terhadap Polres Binjai dan Langkat sehingga dalam melayani masyarakat, Polri dapat melaksanakannya dengan profesional dan mandiri serta dicintai masyarakat. (DED)

Tim Kompolnas RI dan Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto serta tokoh tokoh dari kota Binjai dan Langkat foto bersama usai menerima arahan.

Bupati Karo Silaturahmi dengan Warga Desa Batukarang

 Desa Kelahiran Pahlawan Nasional Garamata Kabanjahe-andalas Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir Nasib Sianturi, melakukan kunjungan ke desa kelahiran pahlawan nasional Kiras Bangun (Garamata) yakni Desa Batukarang, Kecamatan Payung, Selasa (8/10) malam. Kedatangan Bupati beserta rombongan disambut Camat Payung Jepta Tarigan SSos, Kepala Desa Batukarang Roin Andreas Bangun, Kepala BPD Desa Batukarang Temanta Bangun, tokoh masyarakat Ramli Bangun (Ketua Forum Peduli Batukarang di Jakarta), Karang Taruna dan masyarakat desa Batukarang. Adapun tujuan kunjungan bupati ke desa Batukarang guna meninjau dan memastikan pelaksanaan pembangunan sarana air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Malem (PDAM) berjalan dengan baik. “Saya ingin memastikan, pembangunan sarana air bersih ini berjalan dengan baik dan dapat diselesaikan tepat waktu. Agar warga dapat segera menikmatinya,� ucap Terkelin kepada wartawan di desa Batukarang. Mewakili warga batukarang, Ramli Bangun yang berdomisili

di Jakarta, secara khusus sengaja datang, menyambut kedatangan Bupati Karo dan sangat berterimakasih atas waktu dan kesempatan Bupati Karo telah datang kedesa kelahirannya, tuturnya. “Kami berharap agar proyek ini cepat diselesaikan, agar sudah dapat dinikmati sebelum Natal dan Tahun Baru 2020. Apalagi pada acara pesta budaya “Kerja Tahun� yang akan dilaksanakan pada awal tahun nanti, permasalahan air bersih diharapkan tidak ada lagi dikeluhkan warga,� ucapnya. Selain itu, beberapa usulan lainnya juga disampaikan warga kepada Bupati Karo dalam pertemuan tersebut. Diantaranya, peningkatan jalan lingkar desa yang saat ini kondisinya sudah rusak parah, pembangunan Puskesmas dan pengadaan Dokter jaga. Pembangunan rumah sekolah setara SMA di desa Batukarang, penembokan bendungan mata air Mbusuka, peningkatan jalan kiri kanan STA Pasar Berteng desa Batukarang – Payung, serta membantu proses pemekaran desa Batukarang. Bupati Karo pun kembali merespon, dan menyetujui beberapa usulan tersebut. Seperti, peningkatan jalan lingkar desa Batukarang yang sesuai

arahan bupati akan segera dikerjakan tahun 2019 ini, melalui P-APBD, jelasnya. Begitupun, peningkatan jalan kiri kanan STA Pasar Berteng Desa Batukarang – Payung, bupati langsung memerintahkan perwakilan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Rudi Sembiring, untuk secepatnya menyiapkan alat berat ke lapangan melakukan pembersihan jalur yang akan dibangun, ujar Bupati. Sementara untuk pembangunan Puskesmas dan bangunan sekolah SMA, bupati menyarankan agar berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait, karena sebelumnya untuk bangunan Puskesmas sudah sempat disetujui, namun ternyata batal karena terkendala masalah lahan. “Kita berharap, semua usulan warga dapat ditampung dan terlaksana. Namun harus sesuai mekanisme dan aturan yang ditentukan. Saya senang datang ke Batukarang. Apa yang bisa saya bantu, pasti saya bantu,� ujar Terkelin Brahmana. Mendengar jawaban dari bupati, warga yang hadir merasa cukup puas dan berterima kasih kepada Bupati Karo Karena beberapa usulan dari mereka segera disetujui dan akan segera dilaksanakan. (RTA)

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi dan Camat Payung Jepta Tarigan berkunjung ke desa Batukarang, dan disambut tokoh masyarakat Ramli Bangun dan Kepala desa Roin Andreas Bangun.

Kapolres Tanjung Balai bersama PJU dan wartawan foto bersama dalam kegiatan silaturahmi membangun komitmen dan sinergitas.

Kapolres T Balai Ajak Pers Ciptakan Situasi Kondusif Tanjung Balai-andalas Kapolres Tanjungg Balai AKBP Putu Yudha Prawira mengajak insan pers (wartawan) bersinergi menciptakan suasana aman dan kondusif, baik dijajaran kepolisian maupun secara umum dalam kehidupan bermasyarakat. Ajakan itu disampaikan Kapolres dalam acara silaturahmi Pejabat Utama (PJU) di jajaran Polres Tanjung Balai bersama wartawan unit Polres di Aula Pesat Gatra Mapolres setempat, Rabu (9/10) Kapolres menyatakan tidak alergi atau anti dengan wartawan, karena wartawan adalah mitra kerja polisi yang bisa membuat berita negatif atau positif tentang kinerja polisi. "Kami membutuhkan publikasi tentang capaian kinerja dan program. Untuk kondusifitas dan kebaikan bersama, hendaknya diantara kita saling bersinergi. Bantu kami dan mari kita bangun komitmen agar polisi dekat dengan masyara-

kat, termasuk wartawan," ujar AKBP Putu Yudha Prawira. Kapolres melanjutkan, seorang polisi tidak lepas dari kesalahan baik secara pribadi mau pun dalam bertugas. Akan tetapi, wartawan hendaknya tidak mencari-cari kesalahan tanpa jelas sumber atau faktanya. Demikian juga dalam hal pemberitaan terkait kinerja polisi, wartawan diharapkan menyajikan berita seimbang. Bukan berita tendensius bersifat opini tanpa konfirmasi dari pejabat yang bisa memberikan klarifikasi. "Jangan hanya karena informasi "ninna tu ninna" atau katanya, lalu secara sepihak muncul berita yang menyudutkan polisi. Karena hal itu juga tidak dibenarkan dalam dunia jurnalistik," ujar Kapolres. Kapolres menambahkan, sepanjang disampaikan secara sopan, beretika dan sesuai data, pihaknya akan selalu terbuka dan tetap melayani pertanyaan wartawan dengan baik. "Harapan saya kita tidak saling menjelekkan, tetap menjaga nilai-nilai kesopanan dan berkomitmen mewujudkan sinergitas antara polisi, khususnya PJU dan wartawan unit di

polres ini," kata AKBP Putu Yudha Prawira. Ketua PWI Kota Tanjungbalai, Yan Aswika menyambut niat baik Kapolres yang mengajak wartawan untuk bersinergi mewujudkan iklim kondusif di daerah setempat. Sebagai bentuk komitmen, kedepannya diharapkan komunikasi antara PJU dijajaran polres dan wartawan tidak "tersumbat" sehingga suasana kondusif tetap terjaga dan terpelihara. "Kami (wartawan) sepakat bersinergi dan komit menginformasikan kinerja jajaran Polres Tanjungbalai melalui karya jurnalistik. Namun, hendaknya tidak ada dusta diantara kita," ujar Yan Aswika. Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah PJU di jajaran Polres Tanjungbalai yakni, Wakapolres, Kompol Edi Bona Sinaga, Kasat Reskrim, AKP Selamat Kurniawan Harepa, Kasat Narkoba, AKP Ras Maju Tarigan. Hadir juga Kasat Intelkam, AKP Jufiter Frans Simanjuntak dan Kasat Polair, AKP Agung Basyuni, Kabag Humas, IPTU A.Dahlan Panjaitan, serta puluhan wartawan media cetak, online dan televisi. (SB)

TK Bhayangkari Outdoor Learning ke Sampuraga

Anak TK Bhayangkari 14 Madina bersama orang tua murid berada di objek wisata legenda rakyat Sampuraga dalam rangka Outdoor Learing. Madina-andalas Memperkenalkan lingkungan dan tempat bersajarah kepada muris Taman Kanakkanan (TK), Satuan Paud Terpadu Kemala Bhayangkari 14 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan kegiatan pendidikan Outdoor Learning (Luar Sekolah) dengan mengambil tema "Lingkunganku" pada Sabtu (6/10) lalau. Outdoor Learning dilaksanakan di tempat bersejarah Aek Sampuraga di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina dengan didampingi guru dan orang tua murid. Sampuraga ini merupakan

cerita rakyat turun temurun dengan kisah seorang anak yang menjadi raja tapi durhaka pada orang tua sehingga mendapat murka sang pencipta. Kepala Sekolah TK Bhayangkari, Emmi Safridah Chaniago,S.Pd kepada Wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/10) mengatakan dengan mengajak anak-anak ke objek nyata pembelajaran langsung tentunya akan membuat anak didik merasa senang, karena selama ini mereka belajar hanya menggunakan alat peraga saja. Mengenalkan langsung tempat bersejarah (legenda Sampuraga) di Madina memi-

liki pelajaran berarti yang intinya anak-anak di ingatkan untuk selalu berbakti kepada kedua orang tua sampai kapanpun dan bagaimanapun keadaan orang tua kita,"ujarnya "Outdoor Learing ini adalah sistim pendidikan usia dini dengan pola kemitraan antara keluarga dengan satuan pendidikan.Pola ini strategis dalam memajukan pola pikir masyarakat dalam melihat pendidikan menuju anak Indonesia yang Berkarakter, Religius, Nasionalis, Mandiri, Integritas, dan memiliki sifar gotong royong," ucap Emmi Safrida Chaniago. (JBL)

Empat Pimpinan DPRD Labuhan Batu Ditetapkan Rantauprapat-andalas Hasil rapat paripurna Dewan perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Labuhan Batu di Gedung DPRD setempat, Selasa (8/10), berhasil menetapkan empat nama sebagai pimpinan DPRD Labuhan Batu periode 2019-2024, yakni satu posisi ketua dan tiga orang wakil ketua.

Keempat nama akan disampikan kepada Gubernur Sumatra Utara melalui Bupati Labuhan Batu untuk ditindak lanjuti. Seperti diketahui, pimpinan DPRD kabuaten/kota berasal dari partai politik (Parpol) yang memiliki kursi terbanyak. Atas dasar tersebut hasil rapat paripurna

DPRD Kabupaten Labuhan Batu, sesuai dengan perundangundangan, mengusulkan empat nama yang telah disetujui oleh Parpol untuk menjadi pimpinan DPRD Kabupaten Labuhan Batu. Adapun nama nama yang diusulkan yakni H Meika Rianti Siregar dari Partai Golkar sebagai

Ketua DPRD, berdasarkan surat Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar R-1006/Golkar/IX/ 2019 tanggal 13 .9.2019 perihal penrtepan calon Pimpinan DPRD. Abdul Karim Hasibuan SH dari Partai Gerindra Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhan batu, berdasarkan surat keputusan Dewan

Pimpinan Pusat Partai Gerindra no -08-0404/ KPTS/DPP Gerindra / 2019, 26. 08. 2019 tentang Pimpinan DPRD. dan ketua Faraksi Hj Juraidah AM dari Partai Hanura wakil Ketua DPRD Labuhan batu, sesuai surat keputusan Pimpinan Pusat Partai Hanura skep/318/DPP Hanura/VIII/2019

pengangkatan H Juraidah Harahap sebagai wakil ketua DPRD Labuhan Batu periode 2019-2024. HM Rangkuti Partai Nasdem wakil ketua DPRD Kabupaten Labuhan batu, sesuai surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem no 048-SK/DPPNasdem /IX/2019 tentang penetapan ketua dan

wakil Ketua DPRD Partai Nasdem periode 20192024. Selanjutnya berdasarkan ketentuan usulan Pimpinan DPRD Labuhan Batu akan disampikan kepada Gubernur Sumatra Utara melalui Bupati Labuhan Batu untuk ditindak lanjuti. (ONE)


Kamis 10 Oktober 2019

SUMATERA UTARA Ketua KPU Pakpak Bharat Basra Munthe dan Kajari Dairi Syahrul Juaksha Subuki memperlihatkan naskah kesepahaman bersama bidang Perdata dan Tata Usaha Negara disaksikan Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution. andalas/parulian nainggolan

KPU Pakpak Bharat MoU dengan Kejari Dairi Sidikalang-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pakpak Bharat melakukan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi terkait penanganan masalah hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Kerja sama dua lembaga itu ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Ketua KPU Pakpak Bharat Basra Munthe SH dengan Kepala Kajaksaan Negeri Dairi Syahrul Juaksha Subuki SH MH di Aula kantor Kejari Dairi di Sidikalang, Rabu (9/10), yang turut disaksikan Pj Bupati Pakpak Bharat, Asren Nasution, Wakapolres, Kompol Dolok Panjaitan, Dandim 0206/ Dairi, Letkol (Arh) Hadi Purwanto dan pimpinan DPRD Pakpak Bharat.

Melalui kerjasama, permasalahan di lingkungan KPU Pakpak Bharat khusus bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dapat terselesaikan secara adil proporsional baik didalam maupun diluar Pengadilan. Ruang lingkup kerjasama meliputi pemberian pendapat hukum, pendampingan hukum dan tindakan hukum lain, jelas Kajari. Dalam sambutannya, Ketua KPU Pakpak Bharat Basra Munthe menyebut, kesepahaman tersebut menjadi momentum penting bagi KPU, utamanya menjelang penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pemilukada) Pakpak Bharat tahun 2020. “Sebagai penyelenggara pemilukada, KPU Pakpak Bharat tentunya akan banyak mengeluarkan keputusan-keputusan, sehingga melalui kerjasama, KPU akan mendapatkan banyak masukan dan pendapat hukum dari kejaksaan," sebut Basra. Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution menyambut gembira penandatangan MoU sebagai langkah untuk saling me-

lengkapi dalam memberhasilkan tujuan bersama. “Tidak ada kekuatan tanpa kebersamaan. Masing-masing kita punya kelemahan dan juga kelebihan, dan melalui kerjasama, kelemahan yang satu akan dilengkapi dan tertutupi oleh kelebihan yang lain, demikian sebaliknya� sebut Nasution sembari mengungkapkan harapannya untuk meningkatkan dan memperluas kerja sama. Usai penandatangan, Kajari, Syahrul Juaksha Subuki didampingi Kepala seksi Perdata dan Tata Usaha Negera (Kasi Datun), Zulkarnain Harahap dan Kasi intelijen, Andri Dharma kepada wartawan menyebut, melalui MoU, maka sinergitas dan koordinasi Kejaksaan Negeri Dairi dengan KPU Pakpak Bharat akan lebih meningkat. “Prinsipnya, kejaksaan sebagai Pengacara Negara bisa memberikan pendampingan dan bantuan pada masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara yang dibutuhkan KPU Pakpak Bharat," jelasnya.

harian andalas | Hal.

14

Bupati Taput Raker Bersama Jajaran Disdik Tarutung-andalas Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs Nikson Nababan MSi didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Indra Simaremare melaksanakan rapat kerja (Raker) bersama seluruh jajaran Dinas Pendidikan di Ruang Rapat Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Raja JohanesTarutung, Rabu (9/10). Rapat ini membahas terkait kelancaran tugas, seperti masalah kekurangan dan pemerataan tenaga guru pengajar, masalah tenaga honorer, pelaporan aset dan laporan keuangan serta pembuatan sistem aplikasi untuk percepatan laporan. Bupati menekankan pentingnya kekompakan dalam melaksanakan pekerjaan. "Seluruh jajaran Dinas Pendidikan harus mampu menunjukkan kekompakan dalam bekerja dan saling mendukung. Rubah budaya lama, kekompakan harus menjadi ujung tombak agar terbentuk 'team work' yang kuat," ucap Bupati mengawali. "Lakukan penataan ulang terhadap tenaga honorer di UPT yang lalu agar dapat di-

Bupati Taput Nikson Nababan didampingi Plt Kadis Pendidikan Indra Simaremare melaksanakan rapat kerja bersama seluruh jajaran Disdik di Ruang Rapat Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Raja Johanes, Tarutung, Rabu (9/10). berdayakan dengan baik. Saya juga menginginkan pemerataan guru dilakukan dengan baik, termasuk pada desa terpencil," lanjut Bupati. Bupati juga berdiskusi untuk mencari solusi terbaik dalam penyelesaian permasalahan serta menuntut keseriusan para pejabat dalam mengemban tugas masing-masing. "Harus ada perubahan pada Saudara sekalian dan harus dusiplin dalan bekerja apalagi salah satu Visi Kabupaten adalah menciptakan Sumberdaya Manusia yang berkualitas. Buat suatu sistem

pelaporan sehingga laporan aset dan laporan keuangan dapat tersaji dengan cepat dan akurat. Lakukan koordinasi dengan OPD lain terkait pengaturan ASN serta pendampingan oleh Instansi terkait dalam pelaksanaan pekerjaan fisik," tandasnya. Turut hadir pada rapat kerja tersebut, Kepala BPKPAD James Simanjuntak, Kabag Organisasi Marihot Simanjuntak, Kabag Pemerintahan Bontor Hutasoit, Kabag Pembangunan Ramly Simamora dan Kabag Humas Donna Situmeang. (HOT)

PWI Karo, Dairi dan Pakpak Barat Jalin Silaturahmi

 Asren: PWI Wadahnya Wartawan Berkompeten

(GOL)

Proyek Drainase di Areal HGU

Dinas PUPR: Itu Pokir Anggota DPRD Asahan Kisaran-andalas Dinas PUPR Kabupaten Asahan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Asahan tahun 2019 untuk membangun jaringan drainase primer di areal hak guna usaha (HGU) perkebunan karet milik PT BSP Kisaran. Kegiatan proyek berada di Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur. Dari lokasi kegiatan tertera di papan proyek pelaksana kegiatan CV Reza Zafira, sumber dana APBD Kabupaten Asahan tahun 2019 dengan nilai kontrak Rp 429.454.425.30, mulai kegiatan yakni 18 Agustus 2019 selesai 13 Desember 2019. Panjaitan (45) didampingi Ramadhan (38) saat ditemui andalas di lokasi kegiatan, Rabu (09/10), menyayangkan pembangunan jaringan drainase primer oleh Dinas PUPR setempat di HGU PT BSP. Padahal jika melihat kondisi parit dikanan kiri ditumbuhi pohon karet tidak memiliki urgensi yang mendesak dan tidak ada manfaatnya. “Selain pembangunannya tidak tepat guna, pembangunan drainase tersebut akan menjadi aset dan keuntungan bagi perusahaan milik bakrie,� kata Panjaitan diaminkan Ramadhan. Menanggapi hal itu, Kepala

Pengurus PWI terpilih Periode 2019-2022.

andalas/hamdan rangkuti

Pembangunan Drainase milik dinas PUPR Asahan di areal HGU PT BSP Kisaran. Dinas PUPR Asahan Tengku Adi Huzaifah melalui Sekretaris PUPR Asahan Fahmi Almadani membenarkan bahwa pembangunan drainase tersebut milik Dinas PUPR Asahan. Namun, kata Fahmi, setiap kebijakan yang dilaksanakan pihaknya terlebih dahulu semua kegiatan telah ditampung di rencana kerja (Renja) termasuk pook pikiran (Pokir) anggota DPRD. Jadi, drainase tersebut bukan merupakan usulan dinasnya melainkan Pokir anggota DPRD Asahan.

“Tugas kita mengamankan jalan kabupaten, dan untuk membangun drainase dipastikan dulu ada jalan umum dimana drainase tersebut akan di bangun, jika dilokasi tersebut tidak ada jalan umum bisa dipastikan bukan merupakan usulan dinasnya�kata Fahmi seraya menegaskan bahwa drainase itu POKIR nya anggota DPRD Asahan untuk konstuenya, dan bisa dipastikan drainase tersebut tidak terdapat di Renja dinas PU PR Kab. Asahan. (FAS)

Kabanjahe-andalas Pj Bupati Pakpak Barat Asren Nasution melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sahat Banurea mengatakan sebagai mitra pemerintah daerah, seluruh pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat terus memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Pakpak Barat. Harapan itu disampaikan Sahat Banurea ketika melakukan pertemuan silaturahmi dengan Ketua dan pengurus PWI Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat terpilih periode 2019-2022 hasil Konferensi ke VI yang dilaksanakan 4 Oktober di Hotel Greend Mutiara Hotel, Berastagi, Kabupaten Karo. Turut hadir mendampingi Ketua dan pengurus PWI, Justianus Purba, Jaya Surbakti, Theopilus Sinulaki, Mukka Berutu, D Giahta Solin dan Kadir Tumangger disambut Pj Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution diwakili Sekda Sahat Banurea di ruang kerja Sekda, Selasa, (8/10 ) sore. Sekda Kabupaten Pakpak Bharat, Sahat Banurea didampingi Kepala Dinas Kominfo, Arianto Tinambunan, Kabag Humas Abdul Gani Berutu dan Kasubbag Pers, Caspul Hasibuan menyambut baik

atas terpilihnya struktur kepengurusan PWI Karo, Dairi dan Pakpak Bharat. Pemkab Pakpak Bharat mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada teman teman jurnalis pengurus PWI yang baru terpilih, kiranya kedepan pengurus PWI di Kabupaten Pakpak Bharat bisa mandiri. harap Sekda. Kami juga berharap PWI Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat bisa dimekarkan dan memandirikan PWI Kabupaten Pakpak Barat. Kabupaten Pakpak Barat membutuhkan insan pers yang unggul dalam kode etik jurnalistik. “Saya percaya, PWI adalah wadahnya wartawan berkompeten di bidang kewartawanan yang profesional dalam melahirkan karya jurnalistik,� imbuh Sahat Banurea. Untuk itu, Pemkab Pakpak Bharat sangat mendukung dan setuju dilaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Pakpak Bharat. "Saya minta teman-teman membuat secara tertulis berbentuk proposal secara detail, biar nantinya kami bicarakan dengan Pj Bupati Bapak Asren Nasution," sebut Sekda sekalian mengintruksikan Kadis Kominfo, Arianto Tinambunan untuk membuat catatan. Sebagai mitra kerja, kami berharap seluruh PWI Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak

Barat, senantiasa bersinergi dan bekerjasama untuk percepatan pembangunan di daerah ini. Berikan masukan yang bernas agar pembangunan di daerah ini dapat dilaksanakan sebagaimana kita harapan bersama, ajak Sahat Banurea. Sementara itu, menanggapi harapan Sekda Pakpak Barat, Ketua PWI Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat terpilih, Justianus Purba, mengaku siap dan sepakat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Barat dalam membangun daerah ini demi kepentingan masyarakat secara menyeluruh. Sebelumnya, Theopilus Sinulaki, menegaskan, sesuai Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan peraturan Dewan Pers No.01/DP/II/2010, tentang keharusan wartawan memiliki Sertifikasi Kompentensi Wartawan (SKW), pentingnya penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna memastikan pemenuhan standarisasi profesionalitas, paparnya. “Media sekarang harus lebih interaktif ditengah pesatnya dinamika perkembangan teknologi informasi, untuk itu wartawan semakin dituntut profesional dan berkompeten, karena wartawan adalah pekerja intelektual,� ucapnya. (RTA)

Empat Calon Kades Mangkai Baru Hadiri Sosialisasi DPT

Empat calon Kades Mangkai Baru. Dari kiri ke kanan, Sulisdi (pakai peci). Yanti Sugiyanti, Drs M Ramlan Santoso dan Mahadan Dalimunthe.

Limapuluh-andalas Empat calon kepala desa (Calkades) Mangkai Baru, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara menghadiri sosialisasi daftar pemilih tetap (DPT) di Aula Balai Desa setempat, Selasa (8/ 10) malam. Sosialiasi dipimpin Ketua Panitia Pilakdes setempat Selamat. Hadir di kesempatan itu Pj Kades Mangke Baru Yuswardi, Ketua BPD Paidi dan anggota, Ketua LPM Drs Purwadi dan anggota, 7 kepala dusun (Kadus), Babinsa Sunardi dan perangkat

desa lainnya. Ketua Panitia Pilkades Selamat menjelaskan, jumlah pemilih tetap untuk Desa Mangkai Baru dari 7 dusun yang ada sebanyak 3.532 orang. Pemilih laki-laki 1.703 dan pemilih perempuan 1.830 orang. Selamat menjelaskan, pendataan bagi warga yang belum terdaftar dalam DPT berakhir Rabu (9/10) dan selanjutnya DPT segera dibawa dan dilaporkan ke tingkat kecamatan untuk diteruskan ke tingkat kabupaten karena sudah dianggap final.

Dalam kesempatan tersebut panitia juga mempertanyakan kepada dua calon kades yakni Drs M Ramlan Santoso dan Sulisdi yang belum melengkapi keabsahan berkas. Menurut panitia ambang batas waktu untuk kelengkapan administrasi sampai 19 Oktober mendatang. Sunardi selaku Babinsa dalam arahannya mengajak calon kades untuk berjiwa besar dalam pertarungan Pilkades nantinya. Dan mendukung siapa yang dipilih masyarakat, sebab, keempat calon sama-sama

punya tujuan ingin membangun desanya. "Saya yakin dan percaya kepada empat calon kades yang maju dalam pilkades ini nantinya punya tujuan yang sama, ingin memajukan desanya. Saya berharap jadikanlah pesta demokrasi yang tinggal waktu 36 hari lagi menjadi contoh yang terbaik bagi desa -desa lainnya," pinta Sunardi. Empat calon kepala Desa Mangkai Baru yang maju yakni, Yanti Sugiyanti, Mahadan Dalimunthe, Drs M Ramlan Santoso, dan Sulisdi. (SUSI)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Kamis, 10 Oktober 2018

andalas | Hal. 16

GOO HYE SUN

Bongkar Aib Agensi KRISS HATTA

Keberatan dengan Dakwaan Jaksa Presenter Kriss Hatta menjalani sidang perdana atas kasus penganiyaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019). Agenda sidang hari ini diisi dengan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah sidang berakhir, Kriss Hatta mengaku keberatan dengan dakwaan JPU. Ia mengatakan, ada beberapa detail kejadian yang hilang dalam dakwaan jaksa. "Ada dakwaan jaksa yang di mana pelapor ada menyerang balik di situ," katanya. Deni Lubis selaku kuasa hukum Kriss Hatta mengatakan, kliennya akan segera mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU tersebut. "Karena ada hal-hal yang dianggap Kriss Hatta tidak masuk dalam fakta-fakta yang seharusnya dimasukkan dalam dakwaan," ungkapnya. Sayangnya, Deni Lubis enggan menjelaskan lebih lanjut fakta hilang apa yang dimaksud oleh Kriss Hatta tersebut. Ia hanya memastikan bahwa eksepsi akan segera diberikan pada persidangan selanjutnya. Dalam persidangan, Kriss Hatta dihadapkan dengan Pasal 351 ayat 1 (satu) KUHP. Jaksa Indra Jaya membacakan bahwa terdakwa Kriss Hatta melakukan penganiayaan terhadap Antony Hilenaar di salah satu klub malam di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada 7 April 2019. Keributan dimulai ketika Kriss Hatta mendorong salah satu teman Anthony yang berusaha berkenalan dengan kekasihnya, Rahelly Alia. Merasa temannya terancam, Anthony pun melerai Kriss dengan menarik bahunya. Kriss Hatta lalu memukul Anthony sebelum keributan dilerai oleh pihak keamanan.(OKE)

DINAR CANDY

SIAP PERANG DENGAN BEBBY FEY Perseteruan dua disk jockey (DJ) seksi: Dinar Candy dan Bebby Fey akhirnya sampai ke ranah hukum. Bebby melaporkan Dinar ke Polda Metro Jaya atas kasus pencemaran nama baik, begitupun dengan Dinar. Dengan bergulirnya kasus hukum, Dinar Candy mengaku siap menghadapi Bebby Fey di meja hijau. Tak ada kata damai di kamus pemilik lagu Candy Kane tersebut. "Damai? Hih, enggak. Ngapain juga damai?" ujarnya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019). Sebelum memutuskan mempolisikan Bebby Fey, Dinar mengaku, sudah mengambil waktu untuk berpikir. "Saya

sengaja tidak ambil syuting beberapa hari untuk cooling down. Tapi saat itulah dia (Bebby Fey) ngomong ke berbagai media," katanya. Dinar Candy menegaskan, tak takut dengan kasus hukum yang tengah dihadapinya. "Santai malah. Terserah kalau dia mau mencari masalah sama Dinar. Lihat saja nanti ke depannya bagaimana," ungkap Dinar. Terkait kabar dirinya absen dari panggilan Polda Metro Jaya, Dinar Candy pun memberikan jawabannya. Dia mengaku, tak bisa hadir karena pekerjaannya terbilang padat. "Mungkin 3-4 hari ke depan baru bisa ke sana. Dinar sudah janjian lagi sama penyidik," tuturnya. (BS)

Goo Hye Sun mengungkapkan keinginannya untuk mengakhiri kontrak dengan HB Entertainment. Hal itu diutarakan dalam unggahan di Instagram. Goo Hye Sun membagikan tangkapan layar dari pesan-pesannya yang tidak dijawab kepada CEO HB Entertainment. Berikut isi pesannya. “Halo, presiden (pimpinan HB Entertainment-red). Saya rasa Ahn Jae Hyun dan saya tidak harus tinggal di perusahaan yang sama dalam situasi saat ini. Direktur mengatakan kepada saya bahwa Anda akan mengakhiri kontrak. Rasanya benar bahwa kami harus menyelesaikan masalah ini masingmasing sebagai pasangan yang sudah menikah dan saya tak ingin Ahn Jae Hyun bersembunyi di belakangmu seperti seorang pengecut," tulis Goo Hye Sun. Aktris Boys Before Flower ini menambahkan ingin keluar dari agensi dan tak takut berhadapan dengan Ahn Jae Hyun. Setelah itu, Goo Hye Sun terus meminta CEO untuk membatalkan kontraknya. Pesan lain berbunyi, “Anda bilang Anda akan membatalkan kontrak saya dulu, jadi mengapa Anda tidak menyetujuinya? Anda mengatakan tidak nyaman bagi dua aktor yang Anda katakan harus bercerai untuk tetap berada di agensi Anda. Anda bahkan tidak membalas saya. Mohon urus masalah ini secara efisien." Di unggahan Instagram-nya, Goo Hye Sun menjelaskan bahwa pesan teks tersebut dikirim pada bulan Agustus lalu. Keterlibatan agensi dalam perceraian Ahn Jae Hyun dan dirinya merusak kepercayaan Goo Hye Sun pada label tersebut. "Ahn Jae Hyun dan CEO menjelekjelekkan saya di Kakaotalk, yang tidak ada dalam teks forensik Dispatch, dan saya mencatat apa yang saya dan Ahn Jae Hyun bicarakan tentang ini dan menyerahkannya ke pengadilan," tulisnya. Saat ini Goo Hye Sun mengaku bekerja sendiri tanpa bantuan manajemen. Dia juga mempertanyakan mengapa Ahn Jae Hyun membantunya bergabung dengan perusahaan tersebut dua bulan lalu. "Itu membuatku bertanya-tanya. Kami adalah pasangan menikah yang telah bertukar teks yang tak terhitung jumlahnya selama dua tahun terakhir,

tetapi agensi Ahn Jae Hyun, HB Entertainment memilih beberapa dari mereka, mengatur ulang sesuai keinginan mereka, dan melaporkan ke Dispatch, yang aneh mengingat mereka adalah agensi saya juga," Goo Hye Sun geram. Dia ingin, HB Entertainment, yang dianggapnya sudah melanggar haknya sebagai aktor di perusahaan tersebut, disarankan untuk mengakhiri kontraknya sesegera mungkin. Goo Hye Sun baru-baru ini keluar dari rumah sakit setelah operasi pengangkatan polip. Dia dan Ahn Jae Hyun saat ini terlibat dalam sengketa perkawinan.(BS)

Konflik Rumah Tangga Tak Tertangani Bisa Memicu Depresi Menjalani masa pernikahan bukan hal yang mudah. Beberapa kendala kerap hadir dan memicu pertengkaran sehingga tak jarang yang berakhir dengan kondisi depresi bahkan keinginan bunuh diri. Sebelum memasuki jenjang pernikahan, masa-masa persiapan akad dan resepsi pun kerap dirundung permasalahan. Terlebih, banyak hal yang dianggap sepele yang akhirnya cenderung memicu permasalahan yang tak disadari. "Dari baru persiapan nikah saja bisa banyak berantem dari dua keluarga dan bisa memicu stres sebelum nikah. Setelahnya, penyesuaian diri dengan pasangan apalagi kalau tinggal di rumah mertua, pasti ada friksi," ujar dokter spesialis kejiwaan, dr. Heriani, SpKJ(K) dalam temu media di IMERI FKUI, Jakarta, Rabu 8 Oktober 2019. Penyesuaian pada hal-hal kecil, kata dokter Heriani, bisa berdampak besar jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu penyebab utamanya yaitu akibat komunikasi yang buruk. "Kalau tidak ditanggulangi segera dan kalau tidak bisa dikomunikasikan, bisa tertekan lalu muncul gangguan seperti depresi. Depresi itu berawal dari mood yang kurang baik," jelasnya. Depresi dalam pernikahan sendiri bisa dikenali lewat kebiasaan yang mulaĂŹ dijalani tanpa semangat. Selain itu, gangguan secara fokus dan konsentrasi akhirnya membuat masalah lain di pekerjaan dan hubungan dengan orang sekitar. "Tidur, seks, makan semua terganggu mulai dari situ. Akhirnya menjadi enggak bisa fokus dan konsentrasi lalu kalau tidak bisa melakukan fungsinya, bisa jadi depresi kemudian cara berpikir mulai jelek, apalagi mulai ada ide bunuh diri," terangnya. Dokter Heriani menegaskan penanganan paling utama adalah dengan saling mendengarkan

dengan saksama. Selanjutnya, ungkapkan perasaan dengan kata-kata yang tepat dan intonasi yang rendah. "Coba pikir dulu perasaan marah atau sedih muncul dari mana, kalau masih panas, dinginin sendiri dulu. Coba setelah dingin diutarakan maunya seperti apa, lagi punya masalah apa dan masing-masing bisa bicara dengan level rendah agar terselesaikan," terangnya. 10 Penyebab dan Solusi Rumah tangga yang harmonis bukan berarti tanpa konflik dan masalah. Justru berbagai masalah dan konflik akan menjadi pembuktian kedewasaan suatu hubungan. Karena sejatinya setiap masalah harus dihadapi dan dicari jalan keluarnya, bukan dihindari. Untuk itu, pasangan suami istri perlu mengetahui masalahmasalah yang sering terjadi dalam rumah tangga, berikut cara menyelesaikannya. Berikut ini 10 masalah yang umum terjadi dalam rumah tangga, dan solusinya: 1. Keuangan Keuangan memang menjadi permasalahan yang pelik ketika dua orang bersatu dalam ikatan pernikahan. Biasanya masalah keuangan ini terjadi bila suami berpenghasilan kecil dan tidak mencukupi kebutuhan hidup dalam rumah tangga, sehingga istri menjadi seringkali emosi dan tidak patuh pada suami. Solusi: Untuk mengatasi masalah ini harus di atasi secara bijaksana oleh suami dan istri. Bicarakan baik-baik dan cari solusi bersama. Misalnya saja istri membantu mencari nafkah untuk menambah pemasukan dalam rumah tangga. Selain itu penting untuk bersikap hemat dan menggunakan uang berdasarkan prioritas kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. 2. Ketidakhadiran anak Kehadiran anak memang selalu ditunggu-tunggu oleh

setiap pasangan suami istri. Dan masalah akan terjadi setelah bertahun-tahun menikah, kehadiran anak tidak kunjung datang. Hal inilah yang menyebabkan konflik rumah tangga. Biasanya suami istri akan saling menyalahkan dan merasa paling benar. Solusi: Untuk mengatasi masalah ketidakhadiran anak, pasangan suami istri harus bersikap bijak. Cobalah bersama-sama memeriksakan diri ke dokter kandungan. Cari tau apa penyebab ketidakhadiran si buah hati. Sehingga jika diketahui ada masalah kesehatan reproduksi bisa segera diberikan terapi. Tetapi jika tak ada masalah kesehatan, mungkin pasangan suami istri hanya perlu bersabar. Sambil menunggu, mungkin pasutri bisa melakukan second honeymoon sebagai upaya menghadirkan momongan. 3. Perselingkuhan Perselingkuhan seringkali terjadi dalam hubungan suami istri. Dan hal ini yang paling banyak menyebabkan terjadinya perceraian. Hal ini terjadi karena disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah hubungan ranjang yang tidak terpuaskan, keuangan dan sebagainya. Solusi: Harus ada keterbukaan antara pihak suami dan istri, menceritakan alasan mengapa berselingkuh dan mencari solusinya. Apabila kasus

perselingkuhan ini sulit diatasi, mungkin Anda perlu melibatkan pihak lain misalnya orangtua dan keluarga. Jangan buru-buru memutuskan bercerai, jika masih ada jalan damai, lebih baik sama-sama memperbaiki diri dan saling memaafkan. 4. Kehidupan seksual Soal seks memang menjadi hal penting bagi pasangan suami istri. Jika salah satu pihak tidak terpenuhi kepuasan seksnya, bisa memicu pertengkaran bahkan perselingkuhan. Solusi: Diperlukan keterbukaan antara suami dan istri. Ceritakan keadaan yang sebenarnya. Hal ini untuk mengurangi kecurigaan dan fikiran buruk. Apabila gairah seksual suami/ istri Anda menurun, bisa dicari jalan keluarnya. Misalnya dengan menginap di hotel atau di kota, seperti bulan madu kedua. Tapi jika upaya ini tidak membuahkan hasil, mungkin kalian perlu konsultasi kepada pakar seksologi. 5. Istri kurang trampil dalam mengurus rumah tangga Masalah ini memang sering muncul pada awal pernikahan. Istri kurang trampil dalam mengurus rumah tangga seperti memasak, mencuci pakaian, menyetrika pakaian, dan membersihkan rumah. Hal ini kadang membuat suami merasa kecewa dan kesal. Solusi: Untuk masalah ini apabila suami mempunyai kondisi

keuangan yang lebih bisa diatasi dengan mempekerjakan pembantu rumah tangga. Tetapi apabila sebaliknya, harusnya suami memberikan pengertian kepada istri, sehingga bersemangat dalam menjalankan aktifitasnya sebagai ibu rumah tangga. Kalau perlu, suami ikut membantu mengerjakan urusan rumah tangga untuk meringankan beban istri. 6. Mertua ikut campur Dalam rumah tangga ketika kehadiran orang tua atau mertua ikut campur masalah keluarga, bisa menimbulkan masalah antara suami istri. Seperti mertua yang terlalu banyak komentar, terlalu banyak menegur dan sebagainya. Solusi: Untuk masalah ini diperlukan kedewasaan dan ketenangan dalam menghadapi mertua atau orang tua. Jangan mengekspresikan kemarahan langsung di depan mereka. Bicarakan baik-baik kalau Anda berdua perlu privasi dan bisa menyelesaikan masalah sendiri. 7. Komunikasi Kesibukan masing-masing tak jarang menyebabkan komunikasi suami istri terhambat. Aktivitas yang berbeda mengakibatkan suami atau istri kekurangan waktu untuk berbincang, bercerita atau sekedar berbagai rasa. Akibatnya akan timbul salah paham yang memicu pertengkaran. Solusi: Quality time memang sangat diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan komunikasi. Minimal seminggu sekali perlu berlibur bareng, makan diluar bareng atau sekedar olahraga bersama untuk tetap menjaga komunikasi di antara suami dan istri. Usahakan untuk sarapan pagi atau makan malam bersama. Jika tidak sempat, usahakan untuk menyediakan waktu untuk bersama di akhir pekan. 8. Perbedaan Pernikahan sejatinya adalah

menyatukan dua insan yang berbeda. Perbedaan itu mencakup banyak hal seperti latar belakang, sifat, karakter, kebiasaan dan juga kepribadian. Hal inilah yang menyebabkan sebuah rumah tangga menjadi lebih berwarna. Akan tetapi tak jarang juga perbedaan ini menyebabkan ketikakcocokan antara kedua insan manusia ini yang akhirnya menyebabkan masalah dalam rumah tangga. Solusi: Perbedaan ini memang akan selalu ada meskipun dengan usia pernikahan yang sudah sangat lama. Solusinya adalah dengan menghargai dan menyesuaikan diri dengan perbedaan yang ada. Kuncinya adalah dengan komunikasi yang baik antar suami istri. 9. Perbedaan pandangan Memiliki pendapat yang berbeda itu wajar, hanya saja ketika ego sudah tidak dapat dikendalikan, menyebabkan kondisi atau suasana menjadi memanas dan tidak harmonis. Solusi: Hargailah perbedaan, perbedaan pendapat memang sering dijumpai dalam rumah tangga tetapi menyikapi dengan dewasa menjadi solusi yang terbaik untuk masalah ini. 10. Pendidikan Perbedaan pendidikan antara suami istri tak jarang menjadi pemicu kesalahpahaman. Jika salah satu berpendidikan tinggi sedangkan pasangan sebaliknya, kadang menjadi masalah dalam komunikasi dan cara memandang suatu hal. Solusi Saling memahami dan memaklumi akan meminimalisir konflik. Bagi pasangan yang pendidikannya lebih rendah, mungkin bisa menambah wawasan dengan banyak membaca, mengikuti kursus dan lain-lain. Sedangkan bagi yang berpendidikan tinggi jangan merendahkan pasangannya, sebaliknya support dia untuk menambah ilmu pengetahuan di bidang apapun.(VI/AST)

Profile for media andalas

Epaper Harian Andalas 10 oktober 2019  

Epaper Harian Andalas 10 oktober 2019

Epaper Harian Andalas 10 oktober 2019  

Epaper Harian Andalas 10 oktober 2019

Advertisement