Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 27 Februari 2012 | No: 2117/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

LIVERPOOL ‘RAJA’ PIALA INGGRIS LIVERPOOL akhirnya menuntaskan dahaga gelar juara sejak terakhir kalinya tahun 2006. Liverpool merebut kembali trofi juara Piala Raja (Carling Cup) setelah menumbangkan Cardiff City lewat drama adu penalti dengan skor 3-2 (5-4). Kemenangan yang berlangsung di Wembley Stadium, Senin dinihari tadi mengukuhkan status Liverpool sebagai 'Raja' kompetisi Piala Carling sejak kompetisi tersebut pertama kali digelar tahun 1961. The Reds sudah menjejak 10 edisi partai puncak dan ini menjadi gelar juara yang kedelapan kali mereka raih setelah pada tahun 1981, 1982, 1983, 1984, 1995, 2001, dan terakhir 2003. Klub kebanggaan Liverpudlian itu mengalahkan rekor Aston Villa dan Manchester United yang masingmasing baru memiliki lima dan empat Bersambung ke Hal. 15

TROFI JUARA–Kapten Steven Gerrad bersama para pemain Liverpool bersorak gembira saat merayakan kemenangan mereka menjuarai Carling Cup di Wembley Stadium setelah menang atas Cardiff City lewat drama adu penalti dengan sekor 3-2 (5-4). Pemain Cardiff City tertunduk lesu usai timnya dikalahkan Liverpool (kiri).

Segera Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus

• Penundaan Eksekusi Register 40 Rugikan Negara Triliunan Rupiah Medan-andalas Sebanyak 15 ribu warga Kabupaten Padang Lawas (Palas) dan Padang Lawas Utara (Paluta) yang tergabung di dalam 49 koperasi, mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) agar segera melakukan eksekusi lahan register 40 di Palas. “Sebanyak 49 koperasi itu merupakan mitra binaan Koperasi Serba Usaha (KSU) Madani Paluta. Kami medesak Kejatisu dan Poldasu agar segera melakukan ekseskusi lahan register 40 di Palas itu, sebagaimana putusan MA No 2642 K/PID/2006 tanggal 12 Februasi 2007,” kata Uli Tua Bonar Simarmata, Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat KSU Madani Paluta di Medan, Minggu (26/2). Dia mengatakan, berbagai elemen masyarakat sudah gerah dengan terus ditundanya eksekusi lahan register 40 di Palas, yang disebut-sebut telah dikuasai PT Torganda seluas 23 ribu Ha dan PT Torus Ganda seluas 24 Ha sebagai lahan perkebunan kelapa sawit milik DL Sitorus. Selain dianggap sebagai tindakan koruptif, tindakan penundaan itu juga dinilai sebagai upaya mengaburkan aset negara. “Pertengahan 2010 lalu, Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan sebenarnya juga sudah memerintahkan agar pegelolaan lahan perkebunan kelapa sawit di lahan register 40 itu diserahkan sementara kepada PT Inhutani IV (Persero). Namun hal itu juga tidak terealisasi, karenanya

andalas/mep

REGISTER 39 DIRAMBAH–Warga menemukan tumpukan kayu yang siap diangkut keluar dari areal register 39, Desa Marenau, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas pada medio Mei tahun lalu. Perambahan hutan secara besar-besaran dengan menggunakan alat berat ini mengancam kelestarian hutan lindung tersebut. Jika aksi penebangan liar ini terus dibiarkan, kebaradaan register 39 terancam hancur seperti register 40 di Palas yang telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit.

PT Sorikmas Mining Belum Punya Izin Membabat Hutan • Menhut Beri Tenggat Waktu 3 Bulan Jakarta-andalas Kementerian Kehutanan mencatat PT Sorikmas Mining (SMM) merupakan satu dari lima perusahaan yang belum mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementerian Kehutanan.

Ironisnya, perusahaan tambang emas itu sudah beroperasi dan membabat hutan untuk eksplorasi tambangnya di kawasan Kabupaten Mandailing Natal. Seperti yang dikemukakan Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Bam-

bang Seopijanto, selain PT SMM, empat perusahaan lainnya yakni PT Freeport Indonesia, PT Karimun Granit, PT Inco Tbk, dan PT Pelsart Tambang Kencana. "Kelima perusahaan tersebut masih dalam proses penerbitan IPPKH, artinya belum memiliki izin, tapi mereka sudah bekerja sejak dikeluarkannya kontrak karya antara pemerintah dengan 13 perusahaan tambang pada tahun 2004, dan lima perusahaan tersebut masuk dalam kontrak karya itu," ujar Bambang beberapa Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Theresia Novalina Pasaribu

HILANGNYA gadis berumur 20 tahun itu membuat bingung dan sedih orang tua, saudara, dan para kerabatnya. Bahkan ayah dan ibu Tere sampai jatuh sakit karena terlalu memikirkan di mana keberadaan anak gadisnya itu. Ayahnya, Parasian Edward Pasaribu dan ibunya, Espina Br Gultom langsung menangis, kalau teringat dengan si bungsu kesayangannya itu. Tere anak ketiga dari tiga bersaudara masih berstatus

Theresia Novalina Pasaribu mahasiswi di STMIK Logika, Jalan Yos Sudarso, Medan. Ia diketahui tidak pulang ke

Medan-andalas Tarif parkir khusus sebesar Rp20 ribu yang diberlakukan PT Angkasa Pura (AP) II di area parkir Terminal Kedatangan Luar dan Dalam Negeri Bandara Polonia Medan menuai protes. Pemberlakuan tarif parkir khusus ini dimulai sejak awal Februari 2012 lalu bagi setiap pengunjung yang memarkirkan mobilnya di area parkir tersebut. Ternyata tidak hanya para penjemput penumpang, Wali Kota Medan Rahudman Harahap juga sangat terkejut saat mengetahui tarif parkir yang tidak wajar ini. “Saya baru tahu, kalau ada tarif parkir bagi kendaraan roda empat sebesar Rp20 ribu,” aku Rahudman Harahap kepada wartawan di VIP Room Bandara Polonia Medan, Sabtu (25/2). Menurutnya, penetapan tarif parkir khusus tersebut terlalu mahal. Karena jika mengacu pada Perda Kota Medan Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak dan Retribusi Parkir, tarif parkir yang diberlakukan AP II ini sudah sangat Bersambung ke Hal. 15

andalas/asril tanjung

PARKIR KHUSUS–Sebuah plang bertuliskan “Area Parkir Khusus” berdiri tegak di samping sejumlah mobil di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Polonia.

ANEH tapi NYATA

Mahasiswi STMIK Logika Menghilang Sudah sepuluh hari Theresia Novalina Pasaribu alias Tere warga Komplek BTN, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan menghilang tanpa kabar.

Wali Kota Terkejut Tarif Parkir di Bandara Polonia Rp20 Ribu

rumah sejak pergi kuliah pada tanggal 17 Februari 2011 siang. Menurut pihak keluarga, tidak biasanya Tere tidak pulang ke rumah tanpa pamit, apalagi sampai berhari-hari tanpa memberi kabar. Padahal gadis berparas manis itu selama ini diketahui merupakan anak yang baik, ceria, dan penurut kepada orang tua. Sebelum menghilang, sepengetahuan keluarga, Tere tidak ada memendam masalah. Apalagi bertengkar dengan orang tua maupun saudara-saudaranya. Hal inilah yang membuat bingung orang tua dan keluarga besar Tere. Sementara nomor telepon genggam milik Tere sampai kemarin tak bisa dihubungi. Ditelepon tak aktif, di-SMS juga tak ada balasan. Keluarga

sangat khawatir sesuatu telah terjadi terhadap Tere. Kepada wartawan, kedua orang tua Tere mengaku sudah berusaha mencari anak gadisnya itu ke berbagai tempat. Semua famili, tetangga, dan teman-teman Tere sudah mereka temui dan tanyakan. Ke kampus tempat kuliah Tere di STMIK Logika, juga sudah didatangi. Namun pihak Manajemen STMIK Logika yang ditanya mengaku tidak mengetahui di mana keberadaan Tere. Begitu juga dengan teman-teman kuliahnya. Keluarga juga telah melaporkan hilangnya Tere ke Polres Pelabuhan Belawan. Hasilnya juga masih nihil. "Tere, di mana kau nak, Bersambung ke Hal. 15

Ngebut di Jalan Raya Ditangkap Pakai Jala POLISI Vietnam punya cara unik untuk menindak para pengendara sepeda motor yang suka ngebut di jalan-jalan raya di negara itu. Para pengendara bermotor yang kerap membikin kekacauan di jalanan raya itu ditangkap dengan menggunakan jalan ikan! Polisi di negara itu menggunakan jala ikan setelah mempertimbangkan dari berbagai sisi. Uji coba sudah dilakukan sejak 28 Oktober tahun lalu di Provinsi Thanh Hoa, sekitar 150 kilometer dari ibu kota Hanoi, bertepatan dengan hari peluncuran kam-

panye keselamatan jalan raya. Tran Van Thuc, Kepala Polisi Provinsi Thanh Hoa mengatakan pihaknya telah menahan lebih dari 100 pengendara sepeda motor yang ngebut di jalan-jalan. Jaring ikan ini digunakan hanya untuk menangkap pengendara motor yang tetap Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 27 Februari 2012

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Kenaikan BBM Sengsarakan Rakyat

K

ETUA Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto menyatakan, tidak setuju dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Dia menilai kenaikan harga BBM akan semakin menyengsarakan rakyat. "Apapun alasannya, kenaikan harga BBM akan menyengsarakan rakyat yang sudah sengsara," kata Wiranto, usai pembukaan Musyawarah Kerja Daerah I Partai Hanura Jawa Timur, di Hotel Bandung Permai, kemarin. Mantan Panglima TNI itu menegaskan, akan memerintahkan para legislator partai itu di DPR RI, untuk meminta pemerintah memberikan alasan lebih rinci mengenai rencana kenaikan harga bahan bakar minyak. Selain itu menurutnya pemberian bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM bagi rakyat miskin juga bukan solusi tepat. Apalagi prosedur pemberian BLT belum sempurna, sehingga dikhawatirkan salah sasaran. "Saya khawatir ini dipolitisasi menjadi langkah politik, lebih kacau lagi," kata Wiranto. Apa yang dikemukakan Wiranto tersebut, tidak berlebihan. Bahwa, rencana pemerintah menaikkan harga BBM tersebut akan berdampak pada semakin meningkatnya kesengsaraan rakyat. Pasalnya, kenaikan harga itu tidak disertai dengan adanya peningkatan kesejahteraan rakyat secara signifikan. Pada Januari 2012 kemarin, pemerintah memang mengeluarkan kebijakan menaikkan gaji PNS sebesar 10 persen. Namun, baru saja kenaikan gaji itu dinikmati, pemerintah sudah mengimbanginya dengan kabar kurang menyenangkan, seputar rencana kenaikan BBM. Bagi kalangan PNS yang sudah menikmati kenaikan gaji 10 persen, barangkali tidak akan terlalu terbebani dengan kenaikan BBM tersebut. Sebab, selain menerima gaji pokok setiap bulan, para PNS juga menikmati gaji tunjangan. Belum lagi hasil 'sabetan' dari berbagai tempat, yang jumlahnya sering bisa melampaui gaji resmi. Lalu, bagaimana dengan mayoritas rakyat kita lainnya yang terdapat di pedesaan dan pinggiran kota seantero nusantara, yang bekerja sebagai petani, nelayan, tukang becak, pedagang kecil, buruh pabrik, dan tenaga honorer ? Kehidupan mereka dipastikan akan semakin terpuruk dalam penderitaan berkepanjangan, karena beban kehidupan semakin berat untuk ditanggung. Pasalnya, untuk sekadar bisa bertahan hidup saja, mereka sudah ngos-ngosan dan tertatih-tatih. Karenanya, kenaikan BBM dipastikan akan semakin menyengsarakan rakyat kecil. Kebijakan pemerintah itu akan menyebabkan masyarakat di level grass-root, makin sukar menebar senyum, karena harus terus berjuang keras menyelamatkan diri dari tantangan kehidupan yang terus semakin berat. Dalam konteks pentingnya memproteksi rakyat Indonesia dari ancaman kesengsaraan serta keterpurukan yang semakin dalam, kita mengimbau pemerintah agar membatalkan atau setidaknya menunda rencananya menaikkan harga BBM .(**) tersebut.(**)

harian andalas | Hal.

2

PEMBERSIHANWali Kota Medan Rahudman Harahap bersama tim Lembaga Pemantau Sungai (LPS) melakukan pembersihan aliran Sungai Deli mulai dari Jalan Avros, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun sampai Balai Kota Medan, Sabtu (25/2).

Pemko Siapkan Alat Pengerukan Sungai Medan-andalas Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen menata dan membangun Sungai Deli sehingga menjadi salah satu ikon Kota Medan. Untuk mewujudkan hal itu, Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga tengah mempersiapkan alat pengerukan sungai untuk membuka jalur dari Avros sampai Balai Kota Medan. “Kita harapkan tahun ini pengerjaannya bisa dimulai jika alatnya sudah masuk,” kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap usai mengikuti aksi pembersihan aliran Sungai Deli yang digagas Lembaga Pemantau Sungai (LPS) dimulai dari Jalan Avros, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun sampai Balai Kota Medan,

Sabtu (25/2). Rahudman mengatakan, kepada warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Deli akan diberikan pemahaman dan penyuluhan supaya tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai. Dengan demikian sungai yang mengalir dan melintasi wilayah Kota Medan sepanjang lebih kurang 35 ki-

lometer dan luas daerah aliran sungai mencapai sekitar 17.000 hektar ini terbebas dari sampah. “Jadi sungai yang bersih itu akan terwujud. Karenanya, kita akan terus melakukan upayaupaya bagaimana Sungai Deli ini akhirnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan hiburan bagi masyarakat, terutama anakanak. Untuk itu, ke depan kita harus memeiliki gerakan terpadu agar sampah tidak lagi menjadi masalah bagi Sungai Deli,” ujarnya. Dalam penelusuran yang telah dilakukan, wali kota mengakui, kondisi Sungai Deli masih sangat memprihatinkan. Selain menemukan tumpukan sampah, juga ditemukan ada warga di kawasan Kampung Aur yang membangun rumah

persisi di badan sungai. Jika terjadi banjir tentunya sangat membahayakan warga yang menempati rumah tersebut. “Saya mengimbau kepada warga yang bermukim di badan sungai supaya mau pindah. Apalagi Pemko Medan telah menyiapkan sejumlah rumah susun sederhana (rusunawa). Rusunawa yang disediakan itu tentunya lebih layak huni dan aman dibandingkan dengan rumah ada di badan sungai,” ungkapnya. Penelusuran sungai ini bukan pertama yang dilakukan wali kota. Hal itu dilakukan dalam mendukung program kebersihan. Meski masih ditemukan sampah, namun mulai terlihat ada perubahan. Artinya, volume sampah mulai berkurang jika dibandingkan dengan penelu-

Pengaspalan Jalan Perumahan Terkendala Pengembang

Digelar 30 Maret-1 April di Asrama Haji Medan

2000 Nahdliyin akan Hadiri Konferwil NU Sumut Medan-andalas Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan digelar di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, 30 Maret hingga 1 April mendatang. Sekira 2000 nahdliyin (warga NU) akan menghadiri acara pembukaan Konferwil yang dijadwalkan, Jumat (30/3) pukul 14.10 WIB. “Konferwil akan dibuka Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, dihadiri unsur Muspida Sumut, Wali Kota Medan Rahudman Harahap sebagai tuan rumah, dan diisi tausiyah Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NU Prof Dr Said Aqil Siradj MA,” ujar Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Sumut H Ashari Tambunan, didampingi Rois Suriyah PW NU Sumut Prof Dr H Pagar HasibuanMA, Katib Suriyah Drs H Musaddad Lubis MA, Ketua Panitia Konferwil Drs H Mhd Hatta Siregar SH, MSi, dan Sekretaris Drs H Abdullah Nasution, kepada pers di kantor PW NU Sumut, Jalan Sei Batanghari Medan, Sabtu (25/2). Konferwil XV NU Sumut ini, kata Ashari, mengambil tema “Meningkatkan Khidmah Nahdliyyah Sumut di Tengah Pluralitas Bangsa yang Sejahtera, Demokratis dan Bermartabat”. Untuk itu, konferwil akan diisi ceramah Ketua Umum PB NU Prof Said Aqil Siradj bertajuk “Aktualisasi

Wawasan Ahlussunnah Waljamaah dalam Kehidupan Berbangsa”. Juga ada ceramah “Strategi Pengembangan Ekonomi Umat Berbasis Syari’ah”. Tujuan konferwil ini, tambah Ashari, antara lain mengevaluasi program kerja PW NU periode 20072012 sebagai dasar menentukan kinerja lima tahun ke depan. Forum bahstul masail dan penyusunan program kerja juga akan mewarnai jalannya acara tersebut dengan melibatkan seluruh stakholder, seperti ulama dan pimpinan pondok pesantren. “Agenda lainnya adalah memilih dan menyusun pengurus PW NU Sumut masa khidmat 2012-2017,” ujar Ashari Tambunan yang saat itu juga didampingi Wakil Ketua Panitia Upar Pulungan SH, Wakil Sekretaris Emir Elzuhdi Batubara SH, Wakil Sekretaris Pengarah Drs H Khairuddin Hutasuhut, dan Bidang Bakti Sosial Ir Baharuddin Berutu. Ditanya tentang bursa calon ketua tanfidziyah (eksekutif-Red) dan rois suriyah (pimpinan tertinggi), Ashari menyatakan, tradisi NU lebih mengedepankan mengusung kriteria ketimbang nama figur calon. Dia berharap, konferensi yang diikuti 350 peserta dari unsur wilayah, PB dan 32 pengurus cabang (PC) itu, tradisi seperti itu juga akan tetap mewarnai

Konferwil XVI NU Sumut nantinya, sehingga terhindar dari hiruk pikuk money politics (politik uang). “NU tidak mengenal politik uang dalam pemilihan pengurus. Juga tidak ada kasak-kusuk. Sebab, pemilihan pemimpin di NU adalah memilih orang yang memikul amanah. Karenanya, di NU tidak mengenal pencalonan diri, melainkan dicalonkan oleh peserta konferwil,” tandas Ashari yang sudah dua periode memimpin NU Sumut itu. Pra-Konferwil Ketua Panitia H Mhd Hatta Siregar dalam kesempatan itu mengatakan, sebelum pelaksanaan konferwil, panitia menggelar sejumlah kegiatan pra-konferesi. Antara lain bahtsul masail diniyah ulama pesantren di Padang L awas Utara pada 25-26 Maret. Kemudian silaturahmi alim ulama, tokoh dan kader NU Sumut di aula PW NU Sumut 23 Maret mendatang. Juga ada kerjasama penertiban aset tanah NU Sumut dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selanjutnya memberikan bingkisan kepada petugas kebersihan di tiga kecamatan di Medan. Lalu, melaksanakan Rapimnas Lembaga Takmir Masjid Regional Sumbagut di Medan. Selain itu, panitia menerbitkan profil tokoh dan ulama NU Sumut serta Warta NU Sumut. (HAM)

Pasukan Terjun Payung Kostrad Hibur Masyarakat Medan Medan-andalas Ribuan masyarakat Kota Medan menyaksikan latihan terjun payung Brigif Linud 17 Kostrad di Lapangan Cadika Pramukan, Jalan Karya Wisata Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan, Minggu (26/2) pagi. Panglima Komandao Strategi dan Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI AY Nasution mengatakan, latihan kali ini menerjunkan 36 penerjun, karena pihak Bandara Polonia hanya memberi waktu 20 menit untuk lintasan. “Ketinggiannya 600 sampai 800 fet dengan tingkat kesulitan yang rendah,” ujar Pangkostrad. Sementara Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang ikut langsung menyaksikan latihan terjun payung menyampaikan terimakasihnya karena Kota Medan dijadikan tempat penerjunan pasukan Kostrad. “Ini salah satu bentuk perwujudan bakti Kostrad kepada masyarakat dan juga sebagai hiburan,” katanya. Disinggung adanya spanduk visit Medan Year yang dibawa salah seorang penerjun, Wali Kota mengatakan, itu merupakan sosialisasi kepa-

andalas/yunan

TERJUNTERJUN-Penerjun dari Brigif Linud 17 Kostrad saat melakukan latihan terjun payung di Lapangan Cadika Pramukan Pangkalan Masyhur Medan, Minggu (26/2) pagi. da masyarakat bahwa tahun 2012 adalah tahun kunjungan wisata. Latihan terjun payung tersebut di bawah pimpinan Serka Syaifullah dari Brigif Linud 17 Kostrad dengan pesawat C 130 Short Body dari Skuadron 31 Halim Perdana Kesumah Jakarta. Usai latihan terjun payung yang dilakukan dengan putaran, 36 per-

suran Sungai Deli yang dilakukan sebelumnya. Sementara itu Ketua LPS Dedi JP Harahap mengungkapkan, kegiatan yang digelar ini terinpirasi akan perlu adanya wadah kepedulian terhadap sungai. Hal ini tidak terlepas setelah melihat kondisi sungai yang mengaliri Kota Medan, salah satunya Sungai Deli. “Kegiatan ini diikuti peserta dari 21 kecamatan, masingmasing kecamatan terdiri dari 6 orang. Harapan kami melalui kegiatan hari ini dapat menggugah hati sehingga dapat menjaga dan memelihara kelestarian sungai untuk masamasa yang akan datang. Dan, menjadikan sungai bebas sampah dan menjadi awal gerakan selamatkan sungai kita,” ujar Dedi. (BEN)

sonil gabungan dari Raider 323 Kostrad dan Raider 100 Kodam I/BB di bawah pimpinan Kapt Aan Fitriadi, juga menampilkan simulasi dalam pembebasan tawanan (baswan). Dua tim pasukan gabungan ini membebaskan pejabat daerah yang ditawan oleh sparatis yang membawa senjata di dalam suatu rumah. (YN)

Medan-andalas Camat Medan Marelan Pulungan Harahap menyambut positif berbagai masukan dari para tokoh masyarakat terkait permintaan agar jalan-jalan di komplek perumahan di wilayahnya juga dilakukan pengaspalan. Namun pihaknya mengimbau kepada para pengembang agar menyerahkan terlebih dahulu jalan-jalan di komplek-komplek perumahan tersebut kepada Pemko Medan melalui pemerintah kecamatan. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan di acara kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1433 Hijriyah di Masjid Al Hidayah, Komplek Perumahan KPUM Terjun, Sabtu (25/4) malam. Kegiatan yang dihadiri ratusan umat Islam ini sekaligus merupakan acara penutupan Bakti Sosial Back to Community Korps HMIWati (Kohati) Cabang Medan di Kecamatan Medan Marelan. Lebih lanjut Pulungan Harahap menjelaskan, sebagai perpanjangan tangan Pemko Medan, pihaknya juga sangat berkeinginan seluruh jalan di wilayahnya, termasuk jalan-jalan di komplek perumahan, diaspal. Di wilayah Marelan saat ini sangat banyak kehadiran perumahan yang dibangun pengembang dan sebagian besar jalan-jalan di komplek perumahan tersebut belum tersentuh pengaspalan, termasuk di Komplek KPUM Terjun. Pulungan Harahap mengaku pengaspalan jalan-jalan komplek perumahan, terkait persoalan status jalan-jalan tersebut bukan milik Pemko Medan mengingat dana untuk pengaspalan menggunakan dana APBD. “Sewaktu membangun perumahan, kebanyakan pengembang tidak menyerahkan jalanjalan komplek perumahan tersebut kepada kami. Kalau itu diserahkan, tentunya akan ada pengalokasian anggaran untuk pengaspalannya,” bebernya. Kendati begitu usulan dan masukan tersebut akan ditindaklanjuti dan disampaikan ke Wali Kota Medan, apakah memungkinkan pengaspalan jalan-jalan komplek perumahan yang belum diserahkan ke pemko bisa dilakukan pengaspalan dengan menggunakan dana APBD. “Tetapi kami imbau, kalau memang ingin diaspal, sebaiknya pengembang terlebih dahulu menyerahkan jalan-jalan komplek perumahan tersebut kepada pemko,” katanya lagi. Di kesempatan yang sama Pulungan Harahap juga menjelaskan tentang program pendataan penduduk terkait pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang saat ini prosesnya masih berlangsung. Menurutnya, khusus kepada warga luar daerah yang tinggal menetap di Kota Medan khususnya di wilayah Medan Marelan, pemko juga menyiapkan program pemutihan KTP. Artinya, warga luar daerah tersebut bisa membuat KTP tanpa harus melengkapi berbagai persyaratan seperti berlaku selama ini, tetapi dengan syarat warga yang bersangkutan tidak boleh lagi mengurusnya di tempat lain. Selain itu Pemko Medan juga telah memprogramkan layanan pembuatan e-KTP secara mobile (keliling). Jadi khusus di wilayah Marelan, nanti setiap beberapa hari sekali mobil layanan e-KTP akan membuka pelayanan di Lapangan Rengas Pulau, Pasar V. (GUS)


MEDAN KITA

Senin 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

3

Indomaret Resahkan Pedagang Kecil DPRD Medan akan Bentuk Pansus Medan-andalas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan mendesak pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Medan agar segera menertibkan bisnis waralaba minimarket Indomaret di Kota Medan yang tumbuh bak jamur di musim hujan. Anggota Komisi C DPRD Medan dari Fraksi Partai Damai Sejahtera (PDS) Jhonny Nadeak mengatakan, selain terindikasi menyalahi aturan, minimarket Indomaret di Kota Medan juga meresahkan pe-

dagang kecil dan usaha grosir. DPRD Medan khususnya Komisi C banyak menerima laporan dari masyarakat yang merasa terancam akibat menjamurnya Indomaret. Lokasinya yang tidak teratur mem-

Direktur RS Sari Mutiara:

Stok Darah Kebutuhan Vital

Medan-andalas Stok darah di Medan satu hal yang sangat vital, mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan darah. Hal itu diungkapkan Direktur RS Sari Mutiara dr Tuahman F Purba SpAn saat menggelar donor darah bekerjasama dengan PT Torganda, kemarin di rumah sakit tersebut. “Kebutuhan darah di Medan cukup banyak, khususnya yang berobat di Rumah Sakit Sari Mutiara. Saya sebagai dokter anestesi memandang kebutuhan darah ini sangat vital. Terkadang ada satu pasien butuh darah dan harus dioperasi. Saya bertindak kritis karena pasien tersebut membutuhkan darah, namun stok darah menipis,” kata Tuahman. Namun, dengan adanya Unit Transfusi Darah (UTD) RSU Sari Mutiara yang baru dibuka bulan Desember 2011 lalu, sebut Tuahman, hal itu bisa diminimalisir. “Saya juga menggugah PT Torganda dan mendukung donor

buat usaha kecil masyarakat terjepit dan tersisihkan. “Saya pikir Disperindag Medan harus segera turun tangan untuk menertibkannya. Jangan membiarkan bisnis waralaba ini mematikan usaha para pedagang kecil dan grosir,” kata Jhonny Nadeak di Medan, Minggu (26/2). Menurutnya, Pemko Medan seharusnya tidak membiarkan bisnis waralaba tersebut berdampingan dengan usaha kecil masyarakat. Keberadaan Indomaret dianggap sebagai salah satu bentuk kapitalisme yang sangat kental sehingga akan mengalahkan usaha kecil. “Jangankan memberi sti-

darah para karyawannya. Pagi ini saja ada 90 orang yang mendonorkan darahnya dan akan kita salurkan langsung,” ujarnya. Tuahman juga telah menghubungi beberapa perusahaan dan person untuk mendonorkan darahnya ke UTD Sari Mutiara. Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba yang hadir pada acara tersebut mengatakan, darah sangat dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, kulit, kaya atau miskin. “Selain itu, pendonor darah juga akan merasa sehat. Jika dicoba sekali pasti dia minta didonorkan lagi. Donor darah ini seperti candu,” ujarnya. Parlindungan juga berharap, adanya kerjasama dengan Forwakes (Forum Wartawan Kesehatan) Sumut untuk menyosialisasikan kepada masyarakat pentingnya mendonorkan darah. RS Sari Mutiara sendiri, tambahnya, setiap bulan membutuhkan 400 kantong darah. Artinya setiap hari 13 kantong darah habis digunakan. Sementara Humas PT Torganda, Iwan Sitorus, didampingi Ketua Himkrit PT Torganda, Jasman Butar-butar mengatakan, sebanyak 92 karyawan dan staf PT Torganda ikut menyumbangkan darahnya pada kegiatan tersebut. “Ke depan kita mengupayakan seluruh karyawan dan staf PT Torganda akan mendonorkan darahnya,” katanya. (YN)

2011 tentang Pengatumulus untuk memran Teknis berdirinya bangun usaha kepasar tradisional dan cil masyarakat, rupasar modern. ang geraknya saja Bahkan, kata Jhonny, tidak diberikan. Ini Wali Kota Medan Ratentu akan memahudman Harahap pada tikan masyarakat bulan Mei 2011 sudah kita yang tidak pumengeluarkan surat penya modal besar,” rintah kepada Dispeujarnya. rindag Medan untuk Menurut Jhonny, untuk menga- Jhonny Nadeak menertibkan Indomaret yang melanggar Perwal. tur keberadaan pasar modern atau minimarket Namun surat perintah itu tidak di tengah-tengah masyarakat, dilaksanakan dan belum dikesudah ada aturan yang jelas tahui alasannya kenapa perinyakitu Perpres No 112 Tahun tah tersebut tidak dilaksana2007 dan Permendagri No 53 kan. “Untuk itu saya kira DPRD Tahun 2008 tentang Pasar Tradisional dan Modern, dan tu- Medan sudah perlu membenrunannya Perwal No 20 Tahun tuk panitia khusus (pasus)

atau panitia kerja (panja) guna mengetahui penyebab menjamurnya minimarket Indomaret di Kota Medan, yang notabene sudah melanggar peraturan seperti Perpres, Permendagri, dan Perwal,” katanya. Jhonny menjelaskan, berdasarkan peraturan-peraturan tersebut, Indomaret sebenarnya tidak diizinkan didirikan di sembarangan lokasi, terutama di lokasi para pedagang kecil maupun toko grosir. Faktanya di lapangan, waralaba itu masih ditemukan hampir berdempetan dengan toko-toko grosir, pedagang kecil, maupun usaha rumahan. Salah satu contohnya Indomaret di Jalan Rakyat, di Jalan

Pancing, dan di Jalan Pasar III Medan yang hanya berjarak lima meter dari toko grosir dan usaha rumahan. “Begitu juga sepanjang di Jalan Jamin Ginting, mulai dari Simpang Pos sampai persimpangan Prumnas Simalingkar saja ada sedikitnya 7 Indomaret yang beroperasi 24 jam. Semua itu harus segera ditertibkan, sebelum toko grosir dan usaha rumahan di sekitarnya tutup karena menjamurnya bisnis waralaba itu,” tegasnya seraya meminta Wali Kota Medan membuktikan ucapannya untuk memberdayakan usaha kecil masyarakat yang sampai saat ini belum terealisasi. (BEN)

PEJUANG MASJIDMASJID-Anggota DPD RI Rahmat Shah (tengah, duduk) bersama aliansi pejuang masjid.

Muhammadiyah Apresiasi Rahmat Shah Ikut Bela Masjid Medan-andalas Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Kota Medan memberikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan kerja keras anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr H Rahmad Shah, yang ikut berjuang bersama aliansi pejuang masjid dalam membela masjid-masjid yang diruntuhkan oleh pihak pengembang. "Kita berharap dengan perhatian dan upaya yang dilakukan oleh Pak Rahmat Shah dalam membela masjid yang diruntuhkan dapat memberikan semangat baru bagi aliansi pejuang masjid untuk terus berjuang," kata Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Kota Medan, Anwar Bakti, di sela-sela kegiatan milad ke-

57 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di kampus utama UMSU, Jalan Kapten Muktar Basri no 3 Medan, Minggu (26/2). Menurutnya, Muhammadiyah Kota Medan lewat Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik bersama aliansi pejuang masjid telah sembilan bulan berjuang, baik dalam bentuk diplomasi maupun aksi, namun belum tampak tanda-tanda yang mencerahkan untuk dibangunnya kembali masjid yang telah diruntuhkan oleh pengembang. “Kita berharap dengan adanya perhatian khusus dari anggota DPD utusan Sumut Rahmat Sah, perjuangan umat Islam di Sumatera Utara khususnya di Kota Medan melalui aliansi dapat tercerahkan,” te-

gas Anwar Bakti. Anwar Bakti mengutarakan rasa kecewanya terhadap sikap Muspida Plus yang telah membuat kesepakatan dengan aliansi pejuang masjid di Hotel Madani Medan pada tanggal 16 Februari lalu dan berjanji akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid AlIkhlas Jalan Timor Medan pada tanggal 1 Maret mendatang dengan membentuk tim kecil yang telah disepakati bersama. Tapi, sampai saat ini tidak ada tanda-tanda konkrit dari Muspida Plus untuk merealisasikan kesepakatan tersebut. Bahkan, ujar Anwar Bakti, Muspida Plus cenderung menghindar dari tim kecil. "Kita berharap pihak Muspida Plus tidak ingkar janji dengan kesepakatan yang disampaikan

andalas/ist

langsung oleh Wali Kota Medan Ruhudman Harahap di depan forum pertemuan tersebut,” tambah Anwar Bakti. Jika kesepakatan itu diingkari, katanya, akan menambah luka yang mendalam di hati umat Islam khususnya di Kota Medan ini. “Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan hendaknya Muspida Plus tidak main-main dengan persoalan peruntuhan masjid,” ucapnya. Anwar Bakti juga mengimbau pada tokoh-tokoh Islam berpengaruh agar ikut memberikan perhatian konkritnya terhadap perjuangan membela masjid yang diruntuhkan oleh pengembang. "Persoalan peruntuhan masjid adalah bagian kecil dari penderitaan umat Islam akibat arogansi kapitalis,” Ke depan hal ini tidak boleh terjadi lagi," tandas Anwar. (HAM)

Syafii dan Naruddin Masih Kuasai Mobil Dinas Medan-andalas Sejumlah mantan pejabat Pemprovsu masih mengabaikan instruksi Plt Gubsu melalui Biro Perlengkapan dan Pengelolaan Aset (Kapuat) Setdaprovsu agar mengembalikan mobil dinas yang masih digunakannya. Tapi, instruksi itu tampaknya masih diabaikan. Soalnya, hingga saat ini masih banyak mobil dinas yang dipakai mantan pejabat belum dikembalikan ke pool Setdaprovsu. Seperti mantan Kepala Biro Keuangan Drs H M Syafii hingga saat ini masih tetap menguasai 2 unit mobil dinas, yakni Su-

zuki CRV dan double cabin. Begitu juga mantan Kadis Perhubungan Sumut Naruddin Dalimunthe masih menguasai mobil dinas. Informasi yang dihimpun wartawan Jumat (24/2), M Syafii yang dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Keuangan Setdaprovsu pada Juli 2011 lalu, seyogiayanya sudah mengembalikan semua fasilitas dinas yang digunakannya ke Biro Kapuat. Tetapi hal ini tidak dilakukan Syafii dan Naruddin. Malah, aset negara itu masih dikuasai dua mantan pejabat itu hingga saat ini.

Kepala Biro Kapuat Setdaprovsu Syafruddin kepada andalas baru-baru ini mengaku, pihaknya telah berulangkali melayangkan surat kepada Syafii agar mengembalikan dua mobil dinas yang masih dikuasainya. Begitu juga Kadis Perhubungan Sumut Rajali SSos telah mengirim surat kepada Satpol PP Provsu agar menarik mobil dinas yang masih dipakai mantan Kadishub Naruddin Dalimunthe. Bahkan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho bersama tim Pemprovsu sudah melakukan inspeksi mendadak terhadap pemakaian mobil dinas beberapa pekan lalu

di Lapangan Kantor Dinas Pemukiman Tata Ruang (Distrukim) Sumut, Jalan Wilem Iskandar, Medan. Tapi sidak itu tidak “diterge” M Syafii dan Naruddin. Sehingga timbul asumsi bahwa Syafii dan Naruddin lebih hebat dari Plt Gubsu. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) H Nurdin Lubis menegaskan, Pemprovsu tetap konsisten sebagaimana perintah Plt Gubsu Gatot Pujonugroho untuk menertibkan mobil dinas yang masih dipakai orang yang tidak berhak seperti mantan pejabat. (WAN)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 27 Februari 2012

Diduga OD, WN Hungary Tewas di Hotel Binjai Medan-andalas Endre Balatoni (46) warga Kazar Mizserta Majus 1 U 8, Hungary dibawa petugas Medis RSU Joelham Binja, Ke RSUP H Adam Malik Medan, Minggu (26/02) sekira pukul 12.30 Wib dengan kondisi tak bernyawa. Informasi yang dihimpun andalas di rumah Sakit Adam Malik Medan menyebutkan, pria bule ini datang dari Negaranya ke Indonesia bersama sang kekasih, Rozsa Karker, juga WN Hungariy. Setibanya di Medan, dia langsung menuju Binjai dan memilih menginap di salah satu hotel disana. Untuk mendampingi Endre, dia dibawa seorang gaet bernama Ismail. Tanpa diketahui penyebabnya di hotel tersebut, Endre mendadak kejang-kejang. Melihat itu, petugas hotel bersama sang gaet langsung melarikan Endre ke RSU Joelham Binjai. Namun ditengah perjalanan menuju Rumah

Melalui Program Pilot Project

Sakit Daerah itu, Endre meregang nyawa. Sesampainya di sana, petugas Medis langsung merujuk Jenazah korban ke RSUP H Adam Malik Medan. “Dia dirujuk dari Binjai sudah meninggal. Saat kita periksa dari luar, dari mulut korban keluar buih, diduga dia Over Dosis (OD). Karena belum ada pihak keluarga ataupun pihak kedutaannya, makanya kita simpan dulu mayat korban di ruang pendingin, dan belum kita lakukan autopsi," kata salah seorang petugas medis di Ruang Instalasi jenzah RSUP H Adam Malik Medan, kemarin. Pantauan andalas, jenazah Endre saat dibawa ke Adam Malik tak menggunakan baju, dan di kiri kanan tangannya terdapat tato hiasan coretan, dan di jari kanan tengahnya juga terdapat tato bergambar ular melingkar seperti cincin, dan rambut korban juga panjang gimbal yang di ikat pakai besi seperti cincin. (STP)

itulah tersangka langsung merampas tas Efrida. Mengetahui tasnya dirampas, korban langsung berteriak, tersangka yang ketakutan mencoba melarikan diri. Namun, ia akhirnya ditangkap massa dan tanpa ada yang mengkomandoi, massa langsung membabak belurkannya. Beruntung ada personel Brimobdasu yang tegah melakukan patroli sehingga tersangka dapat diselamatkan dari amukan warga. Tersangka yang ditanyai mengaku baru tiga hari di Medan. Rencanaya akan mencari pekerjaan. Namun karena kehabisan uang, dirinya nekat melakukan aksi penjambretan. Sementara itu korban mengaku mengalami kerugian mencapai Rp3 juta. (STP)

Sei Rampah-andalas Bhayangkara Pembina Kamtibmas (Bhabinkamtibmas) merupakan pilot project polisi dengan perwujudan pelaksanaan program pembangunan kemitraan dengan masyarakat yang telah dicanangkan dalam grand strategi Polri 2005-2025. Hal itu dikatakan Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH pada acara pelepasan 28 personil Polres Sergai yang akan ditempatkan di desa-desa, Sabtu (25/2) sekira pukul 10.00 WIB, di halaman Mapolres Sergai. Dari 28 personel ini, sambung Arif, akan ditugaskan di 28 Desa/ Kelurahan yang berada di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam upaya mewujudkan program satu polisi satu desa yang berkoordinasi dengan Mapolsek Perbaungan. “Seluruh personel yang ditugaskan agar beradaptasi, mengenali wilayahnya, karakteristik penduduk

setempat, kerawanan desa dan menguasai intel dasar, agar dapat mudah berinteraksi dengan masyarakat setempat,” pinta Kapolres Sergai. Selain itu, ditegaskan Kapolres Sergai, agar berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades), Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Dusun (Kadus) atau Kepala Lorong (Keplor), RT dan RW dan masyarakat. “Jadilah konsultan dalam memecahkan permasalahan ditengahtengah masyarakat, jangan menambah permasalahan atas kehadiran Bhabinkamtibmas di desa tempat bertugas,” tegas Arif Budiman. Turut hadir pada acara pelepasan itu, diantaranya Wakapolres Sergai, Kompol Zahri, Kabag OPS, Kompol B Aritonang, Kasat Binmas, AKP Syahril, Kasat Intel, AKP Drs Sugiono, Kapolsek Perbaungan, AKP Maruluddin SAg, Kasubag Humas, AKP ZN Siregar, para Kasat, Kapolsek, para perwira dan Bintara. (RYAD)

Rem Bolong, Truk Hamtam Dua Mobil dan Rumah Makan Medan–andalas Truk Mitsubishi Fuso pengangkut pasir yang dikemudikan Erwin (34) warga Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur diduga mengalami rem blong ketika melintas di Jalan Medan Binjai KM 12, Sabtu (25/ 2) sekira pukul 08.30 WIB. korban jiwa, namun persitiwa tersebut itu mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Binjai maupun Medan mengalami kemacetan sepanjang 5 kilometer. Hingga berita ini ditulis, Polisi dari Satuan Lalu Lintas Polresta Medan masih menunggu Erwin dan Sujarianto pulih untuk diperiksa dalam kasus kecelakaan ini, termasuk saksi dan korban lainnya, seperti pengemudi mobil Isuzu Panter BK 1781 AP dan mobil boks Colt

Diesel BK 8523 JJ serta Bambang, pengemudi betor BK 1803 RD. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Medan, Kompol M Risya Mustario yang turun langsung ke lokasi kejadian mengimbau para pengemudi truk agar lebih hati hati dalam mengemudi. Dan terpenting memeriksa kendaraan sebelum berangkat. “Kecelakaan ini kan akibat sopir yang lalai dalam memeriksa kendaraan. Ini sangat penting bagi pengguna jalan. Apalagi Jalan Medan-Binjai banyak dilintasi truk berukuran besar. Saya berharap pengemudi truk maupun mobil pribadi memeriksa kembali kendaraannya sebelum berpergian,” imbuh Risya. Untuk keperluan pemeriksaan, truk pengangkut pasir itu

langsung diderek dari lokasi kejadian. Seorang saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, truk yang bermuatan pasir itu melaju tidak terlalu kencang ke arah Medan. Ditaksir kecepatannya 30 kilometer/jam. Suasana lalu lintas di persimpangan kompos saat itu sedang ramai. Diduga truk mengalami rem blong membuat sopir panik dan membanting setir ke arah kiri hingga menghantam betor sedang berhenti. “Setelah itu mobil Isuzu Panter hitam datang dari arah Binjai menghantam bagian belakang mobil boks Cold Disel yang tidak sempat lagi berhenti. Saya melihat sopir truk kalang kabut karena rem truknya blong sehingga dia banting setir ke kiri jalan,” paparnya. (ACO)

Lelaki Tanpa Identitas Tewas di Kamar Kos Jemadi

tahui kejadian tersebut kemudian langsung membawanya ke RSUP H Adam Malik Medan. Namun di tengah perjalanan, Zulkarnaen menghembuskan nafas terakhirnya. Pihak keluarga Zulkarnaen ketika memberi keterangan di Polsek Pancur Batu mengaku bahwa sebelum kejadian, Zul sempat berkomunikasi dengan adiknya dan menyatakan bahwa dirinya diancam akan dibunuh oleh seseorang dan meminta agar dirinya segera dijemput dari tempatnya bekerja. Usai membuat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, pihak keluarga berencana membawa jenazah Zul ke kampung halamannya untuk dikebumikan. Kapolsek Pancur Batu, Kompol Ruruh Wicaksono melalui Kanit Reskrim, Iptu Gunawan SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. (STP)

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10

LEPAS – Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH menyalami salah seorang personel yang akan ditugaskan di Desa/Kelurahan yang berada di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Akibatnya, truk sarat pasir tersebut menghantam dua unit mobil pribadi, becak bermotor (betor), rumah makan dan tiang traffic light. Tiga orang mengalami luka ringan. Ketiga korban luka tersebut antara lain, Erwin (sopir truk), Sujarianto, 27 tahun (kernet truk) dan Bambang, 41 tahun (penarik betor). Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kecelakaan lalu lintas tersebut meski tak menimbulkan

Karyawan Ternak Babi Tewas Gantung Diri

SUN 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

Kapolres Sergai Lepas Personel Bhabinkamtibmas ke 28 Desa

Terjadi di Jalan Binjai KM 12

KASUS JAMBRET – Seorang anggota Brimob Poldasu menanyai tersangka pelaku jambret yang diamankannya dari amukan warga. andalas/immanuel sitepu

Pancur Batu-andalas Zulkarnaen Siregar (23), pemuda Bagas Lombang, Sipirok, Tapsel ditemukan tewas gantung diri dengan tali nilon di Gubuk Peternakan Babi tempatnya bekerja di Dusun Lau Gajah, Desa Namorih, Pancur Batu, Sabtu (25/2). Belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut. Petugas Polsek Pancur Batu yang turun ke lokasi kejadian tidak memukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh karyawan peternakan babi itu. Informasi diperoleh, orang pertama yang menemukan Zulkanaen tewas adalah Nesta Tarigan (40) pemilik peternakan babi di TKP. Zulkarnaen terlihat masih bernyawa dengan kondisi lemas telah tergantung. Warga sekitar yang menge-

4

andalas/supriyadi

Personel Brimob Amankan Pelaku Jambret Medan-andalas Personel Brimob Polda Sumatera Utara mengamankan seorang pelaku jambret dari amukan warga di Jalan Jamin Ginting, Medan, Jumat (24/2) malam. Selanjutnya guna dilakukan pemeriksaan, tersangka Jefri Pamil Siahan (25) warga Desa Bandar Huta Usang Kecamatan Pagagan, Kabupaten Dairi langsung diserahkan ke Polsek Medan Baru. Aksi jambret tersangka dilakukan kepada seorang wanita, Efrida Netti Br Sembiring sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu Efrida bar pulang berobat bersama ibunya, Jestina Br Ginting. Ketika itu Efrida bersama ibunya mengendarai sepeda motor. Pada saat lampu merah menyala, Efrida menghentikan laju sepeda motornya. Pada saat

harian andalas | Hal.

Medan-andalas Sosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya (MR-X) ditemukan telungkup di kamar kosnya di Jalan Jemadi Gang Kelapa II Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Minggu (26/2). Saat ditemukan, kondisi mayat sudah mulai membusuk dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria tersebut. Dugaan sementara, pria tersebut tewas akibat penyakit. Deva (22), Sales Promotion Girl (SPG) yang merupakan penghuni kos mengaku sama sekali tidak mengenal pria yang tewas di dalam kamarnya tersebut. Deva yang bekerja saban hari pulang dini hari. Dia menceritakan, pada Minggu (26/2) sekitar pukul 03.00 WIB, dirinya baru selesai bekerja hendak pulang ke kosnya. Sesampai di depan kamar kosnya dan berniat membuka

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 PALLADIUM 13.00-16.10-17.20-19.3021.40

pintu depan, ia mendapati pintu kamar kosnya tidak bisa dibuka. Padahal, ketika ia pergi bekerja pada sorenya, pintu kamarnya tidak terkunci karena kuncinya hilang sejak 2 hari terakhir. "Memang waktu aku keluar pintu ngak ku kunci, karena kuncinya hilang," kata Deva. Ia pun mengintip dari celah antara pintu dan lantai dan melihat sesosok pria dalam kondisi telungkup berada di dalam kamarnya. Deva yang merasa curiga sempat berniat melaporkan hal itu pada pemilik kos bernama May Purnama Sari (38). Namun karena hari sudah larut, ia mengurungkan niatnya dan pergi pulang ke rumah orangtuanya di Gang Pisang Tembung dengan mengendarai sepeda motornya. Siang harinya, ia pun mendatangi seorang tukang duplikat kunci yang dikenalnya dengan maksud agar pintu kamarnya bisa dibuka. Mereka pun men-

THAMRIN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 SUN PALLADIUM 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

datangi kamar kosnya yang sudah dikunci dari dalam. Si tukang kunci pun kemudian berupaya membuka kamar dengan cara membuka kunci kamar belakang Deva bersama May, si pemilik kos. "Waktu digedor-gedor sama tukang kuncinya, aku ngintip dari bawah pintu. Dia gak bergerak juga. Saya sudah takut, karena sama sekali tak kenal," kata Deva lagi. Benar saja, kecurigaan mereka terbukti. Saat pintu kamar dibuka, sesosok tubuh pria tidak bernyawa dengan posisi telungkup telah membiru di depan televisi. Di lantai, ada ceceran darah dari hidung. Sontak saja, temuan itu pun dilaporkan May kepada Kepling setempat. Temuan itu, informasi temuan mayat yang telah beredar cepat menghebohkan warga. Ratusan warga dan pengendara yang melintas kemudian memadati lokasi untuk melihat

THAMRIN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25 PLAZA 18.45-20.55 SUN PALLADIUM 13.00-15.10-1720-19.3021.40

lebih dekat sehingga mengakibatkan ruas Jalan Jemadi macat. Sekitar dua jam setelah penemuan, mayat kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan otopsi. Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Ridwan yang dikonfirmasi mengatakan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad pria tersebut. "Tidak ada identitas. Barang bukti miliknya dari lokasi cuma ada sebuah plastik berisi shampo dan minyak wangi," ucap Ridwan. Disinggung tentang kemungkinan Mr X yang mengenakan celana jeans dan bertinggi sekitar 165 cm tersebut tewas karena over dosis, Ridwan menepisnya. "Kemungkinan sakit. Jarinya membiru," ungkap Ridwan. Sedangkan Lurah Pulo Brayan Darat II Dharma Bhakti yang ditanyai mengatakan, mayat tersebut tidak dikenali sebagai warganya. (HER)

PLAZA 12.30-14.20-16.10 BINJAI 12.00-14.10-16.20-18.3020.40

BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

Tiga Mortir Ditemukan di Hamparan Perak Hamparan Perak-andalas Warga Dusun II Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang mendadak heboh dengan ditemukannnya tiga mortar di depan rumah salah seorang warga, Sabtu (25/2) sekira pukul 15.30 WIB. Orang pertama yang menemukan benda yang diduga merupakan peninggalan zaman penjajah itu adalah Riki Zulkarnaen, anak pemilik rumah Agustina (39). Ketika itu Riki sedang mengorek tanah di depan rumahnya dengan obeng. Saat itulah, Riki menemukan mortar dan segera dilaporkan kepada orangtuanya dan Polsek Hamparan Perak. Polisi yang datang ke TKP langsung mengecek benda tersebut dan membawa dengan menggunakan kotak berisikan pasir. Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, AKP Irsol mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti tentang keaktifan bom itu. "Kita serahkan ke Brimob, karena mereka yang lebih ahli untuk mengetahuinya," katanya.(DP)

Pria Beristri Tiga Nyaris Dibakar Warga Medan-andalas Seorang lelaki yang memiliki tiga istri nyaris dibakar sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Jalan Rahayu Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Minggu (27/2) sekira pukul 15.00 WIB. Lelaki yang belakangan diketahui berinial MDL (42) tersebut jadi bulan-bulanan OTK karena dituduh melakukan penculikan anak di bawah umur. Sebelumnya, MDL sedang istirahat usai memperbaiki sumur di rumahnya. Tak berapa lama kemudian, sejumlah orang yang tak diketahui dari mana asalnya, masuk ke rumah pelaku. Tiga diantaranya mengaku dari petugas Polres Deli Serdang. Begitu melihat MDL ada di dalam rumah, beberapa orang diantaranya langsung memaksa MDL ke luar dari rumah tersebut. Entah siapa yang memulai, MDL dipukuli hingga berdarahdarah dan beberapa orang lagi yang membawa minyak bensin dalam botol plastik berusaha membakar pelaku namun dicegah warga setempat. Beruntung seorang petugas dari Polresta Medan yang berada di belakang rumah pelaku, langsung mengamankan belasan orang yang tidak diketahui dari mana asalnya. (HER)

SUN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10


HUKUM & KRIMINAL

Senin 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

Tiga Kanit Reserse Polresta Medan Diganti

5 andalas/ist

Termasuk Kasat Lantas, Reskrim dan Narkoba Polres Sergei Medan-andalas Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Wisjnu Amat sastro mengganti tiga Kepala Unit (Kanit) di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Medan. Ketiga Kanit tersebut adalah Kanit Idik 3 Judi/Susila, Kanit Idik 5 Ekonomi pada Satreskrim dan Kanit II Narkotika Satres Narkoba. Kanit Idik 3 Judi/Susila, AKP Hartono SH digantikan oleh AKP Edi Safari, sebelumnya Spri Kapolda. Sedangkan AKP Hartono SH menempati posisi baru sebagai Kasat Sabhara Polres Tapteng. Kanit Idik 5 Ekonomi AKP Wahyudi SIK digantikan oleh AKP Bambang Ardy, sebelum Perwira pernah menjadi anggota Resmob/Tekab (Jahtanras) Poltabes MS (Polresta Medan, red). Sedangkan AKP Wahyudi SIK menjadi Kasatreskrim Polres Labuhan Batu menggantikan AKP Tito Hutauruk SIK. Tito sebelumnya juga pernah menjabat Kanit Idik 5 Ekonomi Satreskrim Polresta Medan.

Kemudian Kanit Idik II Narkotika, AKP Tohap Siregar SH. Tohap akan bertugas di tempatnya yang baru di Polres Humbahas. Posisi Tohap hingga saat ini belum ada yang menggantikan. “Masih kosong,� tulis Kepala Satuan Res Narkoba Polresta Medan, Kompol Juli Agung Pramono SIK SH MHum melalui pesan singkatnya (SMS), kemarin. Terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Sergai, AKP Gunadi SB juga digantikan oleh AKP Hasan Basri, sebelumnya Kasat Lantas Polres Samosir. “Besok (hari ini Senin, 27/ 2, red) akan dilaksanakan sertijabnya,� kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polres Sergai, AKP Z Siregar, Minggu (26/2) sekira pukul 11.00 WIB. Selain sertijab Kasat Lantas, juga akan dilaksanakan sertijab Kasatreskrim dan Kasat Narkoba. �Tidak hanya sertijab Kasat Lantas. Kasatreskrim dan Narkoba Polres Sergai juga disertijabkan,� tambah Kasubag. (HER/RIYAD)

RIWARAT JABATAN AKP HASAN BASRI AKP Hasan Basri merupakan putra Aceh yang sudah 17 tahun menjadi anggota polisi. Bapak 4 anak itu mengawali karirnya di kepolisi sejak tamat Bintara tahun 1985 di Sampali Medan kemudian ditugaskan di Polda Aceh. Lulus Secapa tahun 2000, kemudian langsung bertugas di Polres Tebing Tinggi, tahun 2001 dengan pangkat Letda Hasan Basri dipercaya menjabat Kanit Patroli di Polsek Galang, kemudian tahun 2003 menjabat Kasubaglog di Polres Deli Serdang.

Dengan pangkat Iptu, menjabat kanit patroli Lantas di Polres Deli Serdang. Setelah malang melintang menjabat Kanit, selanjutnya tahun 2008 dengan pangkat AKP dipercaya menduduki jabatan sebagai Kapolsek Lubuk Pakam selama 2,5 tahun. Juli 2010, mendapat promosi menduduki jabatan Kasat Lantas Samosir. Bahkan selama di Samosir, AKP Hasan Basri dikabarkan sangat dekat dengan masyarakat, warga menjulukinya sebagai polisi masyarakat.

Polisi Amankan 13 Orang Bentrokan di RSPAD Jakarta-andalas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) telah mengamankan 13 orang terkait bentrokan antar kelompok di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat. "Termasuk lima tersangka yang diduga terlibat penyerangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Minggu (26/2). Rikwanto mengatakan ke13 orang termasuk lima orang tersangka diamankan petugas di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Perwira menengah kepolisian itu, menuturkan seluruh orang yang diamankan menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro

Jakarta Pusat. Terkait orang yang diduga menjadi "dalang" bentrokan, Rikwanto menyebutkan petugas menduga E sebagai tersangka yang mengkoordinir kelompok yang menyerang korban saat melayat rekannya di RSPAD. Berdasarkan keterangan saksi, kelima orang tersangka merupakan pelaku yang melukai korban, bahkan jatuh korban tewas sebanyak tiga orang. Selain menangkap para tersangka, petugas kepolisian juga menyita barang bukti berupa satu senjata gas (airsoft), empat bilah golok, lima bilah parang, satu bilah gunting, 24 anak panah, satu bilah tombak, pakaian, kamera tersembunyi dan tongkat berisi senjata tajam.(ANT)

PENGAMANAN – Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum saat memimpin pengamanan pelantikan Pengurus DPC Partai Demokrat se Kepulauan Nias dan aksi unjukrasa yang digelar massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nias di simpang SPBU Datuk Jalan Diponegoro Gunungsitoli yang menolak kehadiran Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Mahasiswa Tolak Kedatangan Anas ke Gunungsitoli 148 Personel Polres Amankan Pelantikan Pengurus DPC PD se Kepulauan Nias Gunungsitoli-andalas Lebih dari 25 massa dari Gerekan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nias menggelar aksi unjukrasa menolak kedatangan Anas Urbaningrum, ke Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Sabtu (25/2). Aksi damai penolakan kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat yang digelar di Persimpangan SPBU Datuk Jalan Diponegoro Gunungsitoli itu dilakukan dengan kegiatan orasi dan pemasangan spanduk serta penyebaran brosur. Koordinator aksi, Erwin Hulu dalam orasinya menyampaikan bahwa GMNI menolak kehadiran Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terkait kasus korupsi wisma atlet. Mereka tidak ingin adanya virus-virus korupsi yang masuk ke Kepulauan Nias serta meminta Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum agar transparan dan mengakui hal-hal tersebut. Untuk mengantisifasi kera-

wanan yang akan terjadi, Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum langsung memerintahkan personil untuk menghalau para peserta aksi. Setelah dilakukan negosiasi oleh Kapolres Nias, para pengunjukrasa membubarkan diri dengan tertib. 148 personil Polres Nias yang stand by di lokasi acara selanjutnya melaksanakan pengamanan tertutup maupun pengamanan terbuka di lapangan Merdeka Gunungsitoli. Kemudian Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum memimpin langsung personil untuk melaksanakan pengamanan pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat se Kepulauan Nias.

Kegiatan pengamanan diawali dengan sterilisasi dan pengamanan di Bandara Binaka Gunungsitoli dimana selanjutnya dilakukan pengamanan melekat terhadap rombongan pengurus Partai Demokrat Pusat yang tiba dengan menggunakan pesawat Wings Air pukul 08.30 WIB. Hadir dalam rombongan tersebut Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Sekjen Partai Demokrat Edy Baskoro Yudhoyono MSc, serta petinggi Partai Demokrat diantaranya Toto Riyanto, Sutan Bhatoegana, Jhonny Allen Marbun, Joni Buyung Saragih, Hutomo Agus Subekti. Dari kepengurusan DPD Partai Demokrat Sumatera Utara yang hadir diantaranya HT Milwan, Arief Marbun, Ichwaludin Simatupang, Tahan Manahan Pakpahan dan Saleh Bangun. Rombongan selanjutnya menuju kediaman Wali Kota Gunungsitoli untuk ramah tamah,

dilanjutkan menuju lokasi acara pelantikan di lapangan Merdeka Gunungsitoli di bawah pengawalan Sat Lantas Polres Nias. Kegiatan diawali dengan acara hiburan dan turut ditampilkan berbagai macam hiburan kebudayaan khas Nias berupa tari perang serta lompat batu. Pada kesempatan tersebut Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum melantik pengurus DPC Partai Demokrat se Kepulauan Nias diantaranya Ketua DPC Kota Gunungsitoli Drs Marthinus Lase MSP, Ketua DPC Kabupaten Nias Drs Sokhiatulo laoli MM, Ketua DPC Kabupaten Nias Barat A Aroziduhu Gulo SH, MM, Ketua DPC Kabupaten Nias Utara Edward Zega B.Sc, Ketua DPC Kabupaten Nias Selatan Effendy serta Sekretaris dan Bendahara dari masing-masing DPC. Turut diberikan juga kepada para Ketua DPC Partai Demokrat yang baru dilantik berupa

Pataka Partai Demokrat yang diikuti dengan pengucapan ikrar untuk mengibarkan pataka tersebut di seluruh wilayah Kepulauan Nias. Dalam sambutannya, Bupati Nias Selatan yang mewakili seluruh Kepala Daerah se Kepulauan Nias menyampaikan aspirasi masyarakat Nias terkait pembentukan Provinsi Nias dan memohon bantuan dari Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk memperjuangkan gagasan tersebut di tingkat Pemerintah Pusat. Rangkaian acara selanjutnya berakhir pada pukul 13.45 wib dalam keadaan aman dan kondusif. Selanjutnya personil Polres Nias dan jajaran kembali melaksanakan pengamanan VIP terhadap rombongan pengurus Partai Demokrat menuju Bandara Binaka Gunungsitoli dan pada pukul 15.00 WIB, rombongan kembali ke Kota Medan dengan menggunakan pesawat Wings Air. (HER)

Ketua BKD: Kasus Pengrusakan Papan Fraksi Tak Perlu Sampai ke Polisi Rantau Prapat-andalas Ketua Badan kehormatan Dewan (BKD) Labuhan Batu, Jamilah berpendapat kasus dugaan pengrusakan papan fraksi salah satu partai di gedung DPRD Labuhan Batu semestinya tidak perlu buru-buru dilaporkan ke polisi. “Seharusnya mereka koordinasi dulu kepada Ketua DPRD atau

kepada saya selaku Ketua BKD. Inikah persoalan di tubuh DPRD, seharusnya dikoordinasikan dululah jangan buru-buru dilaporkan ke polisi. Ini juga kan persoalan kecil,� kata Jamilah, kemarin. Mungkin mereka tidak megakui saya lagi sebagai ketua BKD, terus terang, atas tindakan itu, saya selaku Ketua Badan Kehormatan Dewan merasa malu,�

tambah Jamilah. Menurut Jamilah, apabila ada persoalan internal harus dikoordinasikan dulu kepada dirinya atau langsung kepada ketua DPRD agar persoalan yang sedang dihadapi dapat dimusyawarahkan. Hal senada juga dirasakan Ketua DPR Labuhan Batu, Elya Rosa Siregar. Rosa menyesalkan

Jembatan Gunungtua Ambruk, Dua Rumah Hanyut Gunungtua-andalas Hujan deras sejak pagi hingga sore hari, Minggu (26/2) mengakibatkan jembatan di Desa Aek Ranto Puran, Kecamatan Gunungtua Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ambruk. Meski tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun dua unit rumah penduduk hanyut terbawa arus sungai. Selain itu sejumlah desa di kawasan tersebut terisolasi. Bukan hanya itu, ratusan kendaraan dari Sidempuan menuju Sumatera Barat dan sebaliknya terjebak kemacetan akibat ambruknya jembatan dimaksud. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga esok hari, sebab

belum ada upaya nyata dilakukan pemerintah setempat mengatasi kondisi tersebut. Indra Hasibuan, salah seorang penduduk setempat mengatakan, sejumlah desa yang terisolasi antara lain, Desa Manyabar, Desa Gunung Manaon, Desa Gunung Barani dan Desa Adian Dina. Sejumlah warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kapolres Madina, AKBP SM Siregar SH ketika dikonfirmasi Starberita (group andalas) membenarkan peristiwa tersebut. Sementara pasca kejadian tersebut, Ketua DPRD Madina S Imran Daulay tampak meninjau jembatan yang ambruk dan sejumlah desa yang banjir serta terisolir. (STARBERITA.COM)

tindakan rekan-rekannya yang langsung melapor kasus tersebut ke polisi. “Seharusnya dimusyawarahkan saja secara internal. Kalau memang ada yang merasa dirugikan, tapi menurut saya semua inikan hanya masalah kecil,� kata Rosa. Tadi juga pihak dari kepolisian menyarankan agar masalah ini dilakukan musyawarah, karena

kasus ini adalah masalah dalam, tak perlu harus sejauh itu,� tambah Rosa. Seperti diketahui sebelumnya, papan nama fraksi salah satu partai dicabut salah seorang anggota Dewan. Tak senang dengan tindakan tersebut, sejumlah anggota DPRD Labuhan Batu langsung mengadukan RH ke Polres Labuhan Batu, Kamis (23/2). (ONE)

Polda Akan Merekontruksi Kasus Pelanggaran Penggunaan Listrik Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan melakukan rekonstruksi kasus atas dugaan pelanggaran penggunaan listrik yang dituduhkan kepada salah satu perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.

A

nggota Komisi III DPR RI, Sayed Muhammad Muliyadi di Medan, akhir pekan ini mengatakan, rencana rekonstruksi kasus itu disampaikan Wakapolda Sumut Brigjen Pol C Hutagaol ketika menerima rombongan Komisi III DPR belum lama ini. "Rencananya, akan dilakukan dalam waktu dekat," katanya. Menurut Sayed, pihaknya menaruh perhatian serius atas dugaan pelanggaran penggunaan listrik yang berujung pada pemutusan arus yang telah berlangsung hingga enam bulan tersebut. Pertama, kata dia, pemutusan arus listrik tersebut telah menyebabkan 200 kepala keluarga yang bekerja di tempat itu telah kehilangan pekerjaan. "Pemutusan arus itu perlu jadi perhatian ada 600 jiwa lebih yang hidupnya tergantung perusahaan itu," kata politisi PDI Perjuangan itu. Kemudian, kata dia, tuduhan atas pelanggaran penggunaan listrik itu juga perlu dipertanyakan karena sambungan langsung ke jaringan utama tersebut dilakukan sendiri oleh petugas PLN setempat. Pihaknya mendapatkan informasi jika perusahaan yang diputuskan aliran

listriknya itu pernah meminta perbaikan instalasi yang telah berkarat ke kantor PLN terdekat. Namun salah seorang petugas PLN setempat justru membuat sambungan langsung sehingga perusahaan itu dianggap melakukan pelanggaran. Pihaknya menduga adanya kelalaian dari PLN dalam merawat instalasi listrik masyarakat berdasarkan temuan tim yang dibentuk Polda Sumut yang turun ke lapangan. "Kenapa kelalaian PLN justru dibebankan kepada rakyat," kata mantan Sekjen KNPI tersebut. Karena itu, kata Sayed, pihaknya meminta Polda Sumut untuk turun tangan dan memeriksa laporan rakyat yang merasa dirugikan atas kinerja PLN tersebut. Pihaknya memberikan apresiasi atas rencana Polda Sumut yang akan melakukan rekonstruksi kasus atas hasil kegiatan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) tersebut. Sedangkan secara institusi, pihaknya akan menyampaikan hal itu ke jajaran Direksi PLN melalui Fraksi PDI Perjuangan DPR. "Ini semua dilakukan karena kinerja PLN itu berkaitan dengan hajat hidup rakyat," katanya didampingi anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Brilian Moktar. Sebelumnya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut membuat posko untuk menerima pengaduan masyarakat atas kinerja petugas P2TL yang dianggap meresahkan dan merugikan. Salah satu pihak yang mengadu adalah PT Sari Tani Jaya di Galang, Deli Serdang yang dikenakan denda Rp3 miliar lebih. (ANT)


RAGAM

Jumat 25 November 2011

Harian andalas memberikan ruang dan kesempatan bagi guru dan siswa/siswi untuk mengirimkan hasil karya tulisan, puisi dan informasi berita seputar aktivitas kegiatan sekolah kirimkan melalui email : andalasnewsmedan@gmail.com

Senin, 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

6

harian andalas | Hal. 6

SMP Global Prima School -Yamaha

Sosialisasi Berkendara yang Baik Medan-andalas SMP Global Prima School (GPS) bekerjasama dengan Yamaha menggelar seminar 'Sosialisasi Berkendara Sepeda Motor yang Baik' di gedung sekolah tersebut, Jalan Brigjen Katamso Medan, kemarin. Kepala SMP Global Prima School, Fransiskus Haryanto mengatakan, tujuan seminar ini agar siswa memahami berkendaraan yang baik di jalan raya. Apalagi, di tengah Kota Medan yang padat kendaraannya. "Siswa kami sangat antusias mengikuti seminar itu," ucapnya. Selain seminar, kata Frans, pihak sekolah dan Yamaha juga menggelar berbagai kegiatan seperti fashion show, lomba karaoke dan dancer. "Dalam lomba ini, siswa memperebutkan tropi, piala dan hadiah uang tunai," katanya lagi. Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu dan pemacu prestasi siswa-siswi SMP Global

Prima School. Dia juga berharap, kerjasama pihak sekolah dengan Yamaha akan berlanjut. Secara pribadi Frans, mengucapkan terima kasih kepada pihak Yamaha, yang telah membimbing dan membangkitkan bakat siswa. Sementara itu, Instruktur Yamaha Safe Riding Science(YSRS) Mhd Raju pada seminar itu memaparkan bagaimana berkendaraan yang baik di jalan raya, sekaligus cara perawatan sepeda motor. Dia juga menjelaskan manfaat menyalakan lampu sepeda motor di siang hari. Salah satunya keselamatan pengendara sendiri. Setelah dijelaskan siswa memahami apa makna dan fungsi menyalakan lampu tersebut. Dia juga menuturkan, program Yamaha ke depan adalah dunia pendidikan. Sebab, Yamaha sangat peduli dengan dunia pendidikan. Karena, angka korban kecelakaan lalulintas adalah dari kalangan siswa SMA. (HAM) andalas/ist

ANTUSIAS- Siswasiswi SMP Global Prima School antusias mengikuti sosialisasi cara berkendaraan yang benar di jalan raya yang digelar Yamaha .

andalas/asril tanjung

DIABADIKAN-Para pemenang speech contest diabadikan bersama Pengurus YPNSU dan Ketua STBA-PIA, serta para juri usai menerima piala dan penghargaan, Sabtu (25/2).

Siswa SMA Negeri 3 Medan, Zivana Sabili

Juara FIESC ke-4 STBA-PIA Medan-andalas Zivana Sabili, siswa SMA Negeri 3 Medan berhasil keluar sebagai Juara I Frienship Impromptu English Speech Contest (FIESC) ke-4 Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional (STBA-PIA), yang berakhir Sabtu (25/2) di Hall Persahabatan Sin Chew Daily Lantai III, Gedung MITSU-PSP Kampus Hijau STBA_PIA. Zivana Sabili berhasil mengumpulkan nilai 1720. Sedangkan untuk Juara II dan III masing-masing diraih Wenny Vinciani SMA Prime One School Medan dengan nilai 1621 dan Patricia asal SMA Cinta Budaya Medan mengumpulkan nilai 1620. Sementara Juara Harapan I, II dan III diraih Mayvin Eimeren Limiarni siswa SMA Methodist 2 Medan dengan nilai 1617, Grisella Luivindy asal SMA Sutomo 1 Medan dengan nilai 1573 serta Nuovi Adeline siswa SMA Methodist 2 Medan mengumpulkan nilai 1569.

Selain mendapat piala, para pemenang juga mendapatkan penghargaan dan hadiah-hadiah menarik lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan diwakili Kepala Bidang Pendidikan Dasar Drs Masrul Badri MPs ketika membuka speech contest tersebut, menyambut baik digelarnya Friendship Impromptu English Speech Contest ke-4 Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional (STBA-PIA). "Kita salut dan bangga kepada

penyelenggara dalam hal ini Kampus Hijau STBA-PIA yang menyelenggarakan speech contest bagi para pelajar tingkat SMA. Ini sebagai salah satu wahana agar para siswa selain berkompetisi juga mampu berkomunikasi dengan para siswa lainnya. Diharapkan speech contest tersebut bisa melibatkan lebih banyak siswa lainnya," ujar Masrul. Sementara Ketua STBA-PIA Prof Dr Berlin Sibarani MPd mengemukakan, tujuan speech contest bukan semata-mata memenangkan kejuaraan. Tapi, lebih dari itu untuk memotivasi para siswa agar lebih berkompetitif di masa yang akan datang. "Melalui kompetisi seperti ini kita dapat mengukur kemampuan para siswa. Dan menetapkan posisi para pelajar diantara kompetitor lainnya. Kita berharap melalui speech contest ke-4 ini akan lahir pelajarpelajar yang siap bersaing dan

berkompetisi di manapun ia berada," kata Berlin Sibarani. Turut memberikan sambutan Ketua Yayasan Pendidikan Nasional Sumatera Utara (YPNSU) Fadjar Suhendra. Menurut Fadjar Suhendra, pihaknya memberikan fasilitas yang sama kepada para siswa, baik jurusan Sastra Mandarin maupun jurusan Bahasa Inggris. Hadir pada Frienship Impromptu English Speech Contest ke-4 Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional (STBA-PIA), diantaranya Wakil Ketua YPNSU Ardjan Leo, pengurus yayasan seperti Wagimin, Teh Kia Tjoh, Benny Mulyadi dan Hiller Siahaan. Selain itu, juga hadir jajaran panitia diantaranya Sinar Anwar SS, Drs Ec Sanjaya Kusumah MM, Yenny Marlim BBA BA, Ketua Panitia Dra Rita Napitupulu MHum, Sekretaris Joan Wijaya serta Alwiyah Rahmatika selaku Bendahara. (RIL)

508 Guru Ikuti Uji Kompetensi di Dairi Sidikalang-andalas Sebanyak 508 guru yang terdiri dari Guru, TK, SD, SMP, dan SMA yang telah memenuhi syarat mengikuti Uji Kompetensi Awal (UKA) di dua lokasi yakni, SMP Negeri 1, dan SMP Negeri 2 Sidikalang Kabupaten Dairi, Sabtu (25/2). UKA dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan ditangani Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) kerjasama dengan Dinas Pendidikan daerah. UKA merupakan salah satu dari proses sertifikasi untuk guru pada tahun 2012 Demikian disampaikan Plt Kadisik Dairi, Tumbur Simbolon selaku penanggung jawab kegiatan, yang dihubungi andalas di SMP N. 2 Sidikalang (25/2). Tumbur Simbolon didampingi

Ketua panitia UKA Daerah, Drs Sahat Simorangkir, Kepala SMP Negeri 2 Sidikalang, Rakut Sembiring, dan pemantau dari LPMP dari PGRI Sumut, Baginda Harahap, menambahkan uji kompetensi awal diselenggarakan bukan untuk mempersulit para guru untuk mendapatkan sertifikasi. Sementara itu, Ketua Panitia UKA Daerah Kabupaten Dairi, Sahat Simorangkir menjelaskan, kegiatan UKA yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB-10.00 WIB. Menurutnya para peserta yang lolos dari uji kompetensi tersebut nantinya akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Sedangkan guru yang tidak lulus uji kompetensi, akan diberi pendampingan dan pelatihan guna perbaikan kompetensi.(SS)

120 Siswa Ikuti Pelatihan Jurnalistik 'Ayo Sekolah' Medan-andalas Sebanyak 120 siswa utusan SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA) negeri di Kota Medan, mengikuti pelatihan jurnalistik dasar yang digelar Lembaga Ayo Sekolah selama dua hari (25-26 Februari) di aula Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumut, Jalan HM Said Medan. Pelatihan jurnalistik angkatan perdana ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan diwakili Kepala Bidang Pendidikan Pra-sekolah dan Pendidikan Dasar (Dikdas) Masrul Badri MPSi. Kadisdik dalam sambutannya menyatakan, sangat mendukung pelatihan jurnalistik dasar bagi siswa tingkat SLTA ini, karena merupakan salah satu kegiatan ekstra kurikuler di sekolah-sekolah dan sangat berhubungan dengan sejumlah mata pelajaran khususnya pelajaran bahasa Indonesia. Dia minta agar siswa yang mengikuti pelatihan serius mengikuti program ini, dan meminta pihak sekolah mengirim siswanya mengikuti pelatihan serupa yang akan digelar Lembaga Ayo Sekolah dalam beberapa angkatan. Dia berharap, usai mengikuti kegiatan itu, para pelajar bisa membuat majalah dinding yang lebih berkualitas di sekolah masing-masing. "Majalah dinding di sekolah cukup bagus sebagai ajang

andalas/ist

PELATIHAN-Agus Supratman dari Lembaga Ayo Sekolah saat berbicara di depan peserta pelatihan jurnalistik dasar bagi siswa SMA, SMK dan MA, di aula Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumut, Jalan HM Said Medan. menyalurkan bakat dan minat siswa dalam dunia tulis menulis," kata Masrul. Sementara itu, Ketua Panita Pelatihan, Agus Supratman kepada wartawan di sela-sela kegiatan mengatakan, pelatihan jurnalistik perdana ini diikuti utusan 37 SMA, SMK dan MA negeri di Kota Medan. Menurutnya, Lembaga Ayo Sekolah menargetkan akan memberikan pelatihan dasar jurnalistik bagi 4000 siswa di Kota Medan selama tahun 2012 yang dibagi dalam sejumlah angkatan. "Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi jurnalistik kepada siswa SLTA sehingga mempermudah mereka yang berminat menjadi jurnalis nantinya. Sedangkan bagi yang tidak berminat menjadi jurnalis setidaknya mereka memahami jurnalistik,

sehingga dimana pun mereka berkiprah mereka akan menghargai tugastugas jurnalis," kata Agus yang juga jurnalis sebuah televisi swasta nasional. Dalam pelatihan ini, tambahnya, pelajar diberi materi dasar jurnalistik yang terdiri atas teknik menulis berita, wawancara, dan fotografi. Sedangkan pemateri adalah para jurnalis Kota Medan dari sejumlah media cetak dan elektronik. Sementara itu, untuk menyukseskan pelatihan jurnalistik bagi 4000 siswa di Kota Medan, Lembaga Ayo Sekolah telah menjalin kesepahaman kerjasama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Daerah Sumut, Aliansi Wartawan Radio Indonesia (Alwari) Sumut, dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumut. (HAM)

p pe

so

m m


IKLAN

Senin 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

7

p pe

so

m m

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


OLAHRAGA

Senin 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

PSMS Ingin Ukir Sejarah

Honda DBL 2012 Lahirkan Juara Baru

Surabaya-andalas Pasukan Ayam Kinantan ingin mengukir sejarah persepakbolaan dalam lanjutan liga Indonesian Super Legaue (ISL). Pertama ingin menekuk Persela Lamongan dalam partai tandang disebabkan tuan rumah memiliki rekor belum terkalahkan dikandang. Kemenangan atas Persela juga mengukir sejarah sebagai kemenangan pertama dalam lawatan tandang. Skuad PSMS Medan berharap ingin menjadi tim pertama yang meruntuhkan reputasi Persela Lamongan sebagai tim tidak terkalahkan di kandangnya stadion Surajaya, ujar asisten pelatih Ayam Kinantan Suharto AD, kemarin Dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) Selasa (28/2) besok sore, PSMS walau tanpa dua pemain pilarnya Novi Handriawan dan Alejandro Luis Pena telah mempersiapkan tim secara matang baik sebelum bertolak ke Surabaya maupun setelah berada di Surabaya sejak Sabtu (25/2) dalam upaya untuk membuat kejutan memenangkan laga itu. Novi dan pena absen karena kartu merah dan akumulasi kuning. Suharto AD yang didampingi rekannya Roekinoi dan dokter tim dr Raja mengakui, menghadapi Persela bukan hal yang mudah tetapi para pemain bersama offisial serta manajemen sudah bertekad ingin membuat sejarah serta sekaligus sebagai kemenangan pertama PSMS di laga awalnya. Menempatkan Lady Utomo sebagai libero pendamping Sasa Zacevic dan Alamsyah Nasution bersama Anton Samba, Zulkarnaen dan Inkyu Oh di gelandang dinilai Suharto skuad Ayam Kinantan akan solid. Sementara di depan Osas Saha dan Nico Malau/Choi Dong Soo di depan akan menjadi tulang punggung PSMS untuk menciptakan gol, sedang di bawah mistar masih tetap dipercayakan kepada Markus Haris Maulana Horison serta dua bek Wawan dan Denny Rumba siap mempertahankan tiap sejengkal daerahnya dari tekanan pihak lawan. Keinginan membuat sejarah di kandang Persela Lamongan stadion Surajaya, tercetus sejak dari Medan setelah sukses menahan tim papan atas Sriwijaya FC tanpa gol tidak hanya sebagai bual semata tetapi didukung persiapan yang telah dilakukan. "Kemenangan dari Persela ini sangat penting buat Ayam Kinantan untuk memperbaiki posisinya dalam upaya merebut posisi 10 besar di putaran pertama," papar Suharto AD. Persela sendiri yang merasa berbahagia atas diperolehnya izin dari BLI menggunakan stadion Surajaya, setelah sebelumnya dalam dua pertandingan kandang terakhir tim L askar Joko Tingkir terpaksa mengungsi ke Madiun akibat stadion Surajaya dibenahi karena kondisi lapangan yang rusak berat mengaku menghadapi PSMS Medan bukan hal yang mudah untuk mengalahkannya walau bermain di kandang sendiri, sebut sekretaris timnya Muji Santoso. Namun kubu tim tuan rumah yang tetap merasa khawatir akan kondisi lapangan bila hujan turun, berharap pada laga nanti dengan kondisi cuaca yang baik sehingga lapangan tidak rusak lagi seperti selama ini bila hujan turun lapangan pasti rusak, tambah Muji. (YON/REL)

Medan-andalas Setelah melalui kompetisi ketat selama seminggu, 24 Februari 2012 Honda DBL 2012 North Sumatera Series melahirkan juara baru setelah SMU Wahidin yang tahun lalu berhasil menjuarai Honda DBL putra berhasil menunjukkan kualitas dengan kembali menjadi juara Honda DBL putri. Keberhasilan ini menunjukkan perguruan ini menjadi salah satu pusat pengembangan pebasket di Sumut yang pantas dibanggakan. Dalam tiga kali penyelenggaraan SMU Wahidin Sudiro Husodo selalu berhasil menjadi finalis. Tim Putri Wahidin berhasil menjadi juara setelah tim Medan Labuhan ini mengalahkan SMAN 5 dengan skor 64 : 36. Keberhasilan ini semakin lengkap dengan keberhasilan Meilawati, pemain putrid SMU Wahidin Sudiro Husodo terpilih sebagai Most Valuable Player ( MVP ) Putri. Herijanto, Pelatih Basket Putri SMU Wahidin mengaku bangga atas prestasi anak didiknya. "Tentu kami bangga bukan main. Di kompetisi sehebat ini bisa

andalas/siong

JUARA JUARA-Tim SMU Wahidin berhasil menjuarai Honda DBL, keberhasilan ini menunjukkan perguruan ini menjadi salah satu pusat pengembangan pebasket di Sumut yang pantas dibanggakan. meraih gelar juara. Pembinaan kami, khususnya basket selama ini tidak sia-sia. Ke depan akan terus kami prioritaskan, harapan kami bisa menorehkan gelar serupa," jelasnya Herijanto penuh bangga. Sedangkan SMU Sutomo 1 yang tahun lalu menjuarai Honda DBL putri tahun ini berhasil meraih gelar juara I Honda DBL Putra.

Sementara itu dalam kejuaaran ini SMAN Sutomo 1 dinobatkan sebagai peraih gelar juara pertama setelah di final sukses mengalahkan Methodist 2 dengan skor 84 : 54. Pertandingan antara Sutomo 1 kontra Methodist 2 didominasi oleh pemain Sutomo 1, pemain Methodist 2 harus berjuang hingga akhir pertandingan sebelum akhirnya mengakui kemenangan Sutomo 1 .

"Tahun ini Honda DBL North Sumatera Series luar biasa heboh.Tidak hanya jumlah penonton yang bertambah, namun kualitas kompetisi juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Makin kompetitif, pemain-pemainnya juga makin berkelas hingga setiap pertandingan sulit diprediksi untuk menentukan pemenang," ucap Marketing Manager CV Indako Trading Co. Leo Wijaya,

9

Minggu (26/2). Leo Wijaya menjelaskan, kegiatan Honda DBL menjadi salah satu ajang untuk mendekatkan matik irit Honda BeAT di kalangan remaja." Honda selalu menghadirkan produk yang berkualitas dan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada konsumennya, sehingga pengguna motor Honda akan merasa diperhatikan dan dilindungi", ujar Leo Wijaya. Honda BeAT menjadi matik idola remaja karena selain kualitas dan desainnya yang menarik, serta irit juga dikarenakan BeAT dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan yakni tuas pengunci rem/parking brake lock yang merupakan fitur untuk memberikan kenyamanan pengendara saat parkir dan berjalan di tanjakan. Sedangkan pengaman cagak samping/Side stand switch bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan pengguna matik yang tidak siap menjalankan kendaraannya, karena sepeda motor tidak akan dapat dioperasikan jika cagak samping tidak dinaikkan, sehingga dapat menghindari keteledoran pemakainya ataupun mencegah sepeda motor dioperasikan anak-anak yang mengambil kunci tanpa sepengetahuan orang tuanya dan menghidupkan kendaraan. (SIONG)

andalas/dp

SSB Mabar sedang diabadikan di Lapangan Sepakbola Pasar VI Kelurahan Besar yang juga ikut di Turnamen Piala AMPI Rayon Mabar.

KONI Sumut Usulkan Gedung Serbaguna Diberi Nama Rizal Nurdin Medan-andalas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut mengusulkan agar Gedung Serba Guna di Jalan Pancing Medan Estate, nantinya diberi nama Gedung Rizal Nurdin. "Kami telah melakukan rapat pleno KONI Sumut. Dan salah satu hasil putusannya adalah mengusulkan kepada Pemerintah agar Gedung Serba Guna yang kini pembangunannya mendekati finishing, nantinya dapat diberi nama menjadi Gedung Rizal Nurdin," ujar Ketua Umum KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu di Sekretariat KONI Sumut, belum lama ini. Gus didampingi Sekum Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd lebih lanjut mengatakan, pihak-

nya mengusulkan nama Rizal Nurdin karena mantan Gubsu dan Ketua Umum KONI Sumut tersebut, adalah sosok yang mempelopori berdirinya gedung yang dibangun sejak 2003 lalu itu. "Kami tau persis, ide brilian pembangunan Gedung Serba Guna datang darinya. Almarhum Rizal Nurdin jugalah saat itu yang melakukan peletakan batu pertama (tahun 2003), karena Sumut akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera VII Tahun 2007," jelas Gus. Terlepas dari sosok Rizal Nurdin sebagai pelopor berdirinya Gedung Serba Guna, almarhum di masa hayatnya juga dikenal sebagai insan yang sangat peduli olahraga. Sehingga pantas apabila salah satu bangunan monumental

Ketua AMPI Rayon Medan Labuhan Buka Turnamen AMPI Cup I Medan -andalas Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Rayon Medan Labuhan Subandi membuka secara resmi turnamen sepakbola "Usia Dini" U-12 Piala AMPI Cup I 26 Februari hingga 13 Meret mendatang di Lapangan Pasar VI Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, Mingu (26/2). Turnamen yang diikuti 42 tim terdiri dari beberapa kabupaten/ kota se- Sumatera Utara yakni Kota Medan, Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Karo khususnya pesertanya dari sekolah-sekolah sepakbola. Ketua AMPI Rayon Medan Labuhan Subandi didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Selamat Riyadi mengatakan, tujuan

di provinsi ini diberi nama Rizal Nurdin sebagai wujud apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan di masa hayatnya. "Di masa kepemimpinan Rizal Nurdinlah Sumut di Tahun 2005 sukses menjadi tuan rumah Popnas dan Pospenas. Dan atas dukungannya Sumut akhirnya memiliki tartan (lintasan atletik). Bahkan beliau juga bersedia mengeluarkan dana pribadinya untuk lanjutan pembangunan asrama atlet bulutangkis di GOR PBSI Medan Estate," tambah Chairul. Berkenaan hal tersebut, kata Gus yang juga Dirut PT Bank Sumut, hasil pleno KONI Sumut tentang usulan nama Gedung Serba Guna Rizal Nurdin, nantinya akan diserahkan secara tertulis kepada DPRD Sumut. (YON-REL)

digelarnya turnamen usia dini ini untuk persiapan menghadapai Piala Danone U-15 dan U-12 tahun untuk persiapan Liga Remaja Sumut. " Turnamen sepakbola usia dini untuk mengantisipasi kenakalan remaja dan paling utama memasyarakatkan olahraga sepakbola dan mengolahragakan masyarakat," sebutnya. Selanjutnya tujuan digelarnya turnamen sepakbola ini, untuk menyakurkan bakat ana-anak yang gemar berolahraga khususnya sepakbola sehingga menjadi pemain professional nantinya. "Dengan demikian, seluruh tim yang ikut di turnamen ini benarbenar untuk menunjukkan kemampuannya, sehingga dengan mudah untuk dipantau," ungkapnya. (DP)

Target Juara di Kejurnas Region I Sumatera ĂŹHarga Mati ĂŹ Medan-andalas Tak tangung-tanggung, target untuk juara di kelas MP-3 dan MP 4 menjadi target utama bagi Team Yamaha KNPI RMNS Prawira Medan, dalam mengikuti Kejurnas Road Race Region I Sumatera di seri I berlangsung di Sirkuit STQ Kota Bengkulu 3-4 Meret mendatang. Manajer Tim Hendri "Sapulete" bersama pelindung dan panasehat tim Yamaha RMNS Prawira Medan, Agus Suherman, SE dan Nasrul Sinaga kepada wartawan, Minggu (26/2) menyebutkan, keikutsertaan tim Yamaha RMNS Prawira yang mengandalkan seorang pembalap M Iqbal Gatra itu telah memiliki keoptimisan untuk dapat tampil menggembirakan dengan menjuarai di kelas MP-3 dan MP-4 yang merupakan kelas yang begitu bergengsi. " Melihat dari perkembangan dan grafik yang dimiliki pembalap kita yakni M Iqbal Gatra itu, kita telah mentargetkan menjadi juara di kelas tersebut menjadi harga mati. Hal itu, didukung dari tim survey melihat, bahwa pembalap kita itu akan mampu bersaing dengan pembalap lainnya," sebut Hendri bersama asisten tim, Ade

Pramana Putra dan Ir M Adi " Ucok RB" . Sementara itu, Pelindung tim Yamha KNPI RMNS Prawira, Agus Suherman, SE menambahkan, sebenarnya tim ini akan mengikuti kejuaraan Asian Cup Race yang berlangsung di Thailand di bulan yang sama. Jadi dengan kendala cuaca yang begitu tak memungkinkan yang dilanda banjir di Negara tersebut, dengan terpaksa segala keoptimisan dilimpahkan di kejurnas ini. Agus Suherman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua KNPI Medan serta pernah menjadi manajer bulutangkis di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2005 di Pekan Baru itu menjabarkan, keikutsertaan tim ini di kejurnas tidaklah semata-mata untuk meramaikan kejurnas, akan tetapi telah memiliki target besar untuk dapat tampil yang terbaik di kelas yang diikuti. " Kita sangat memiliki keoptimisan yang begitu besar untuk meraih juara di kejurnas ini, karena seperti yang diutarakan sebelumnya, pembalap tersebut telah mengerti dan mengetahui lawan-lawan yang akan dihadapi nantinya. Tidak hanya itu saja, M

Iqbal Gatra juga memiliki prestasi dan kemampuan yang begitu gemilang di berbagai kejuaraan diikuti. Jadi kami yakin dan percaya M Iqbal Gatra akan mampu tampil dengan mengemban target tersebut," ucap Agus Suherman. Dalam kesempatan lain, Ketua DPD KNPI Kota Medan Zulham Effendi Siregar ST, sangat mendukung dan mensupport keikutsertaan Yamaha KNPI RMNS Prawira di kejurnas tersebut. Apalagi misi yang diemban di kejuaraan itu tak tangung\tangung untuk meraih juara di dua kelas yang diikuti. " Saya yakin tim Yamaha KNPI RMNS Prawira ini akan dapat tampil sebagai yang terbaik di kelasnya di kejurnas itu, Apalagi dengan keikutsertaannya pembalap kita di kejuaraan itu mendapatkan doa dan dukungan dari masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan. Agus Suherman kembali menjelaskan, hal ini tak terlepas dari dukungan penuh yang diberikan Ketua Pengprov IMI Sumut Ijeck yang selalu siap mensupport seluruh pembalap yang akan tampil di kejurnas. "Berangkat dari situlah kami

andalas/ist

Pelndung tm Yamaha KNPI RMNS Prawira Agus Suherman, SE (paling kiri) bersama Manajer tim Hendri "Sapulete Novianto (paling kanan) foto bersama dengan seluruh mekanik dan kru tim. mematok target untuk meraih juara di dua kelas tersebut,"

ujarnya didampingi para mekanik dan asistennya Binsar, Eka Bobby

Sugara dan Crew Bobby Noviandi. (YON)

p pe

so

m m


EKONOMI-BISNIS

Senin 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

10

40.000 Rumah Murah

Soal BBM

Tak Bisa Dicicil Lewat KPR

RI Bisa Belajar Dari Malaysia Jakarta-andalas Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Adi Putra Darmawan Taher mengingatkan bahaya yang mungkin timbul jika bahan bakar minyak (BBM) tidak dinaikkan. Kendati demikian, ia meminta kepada Badan Urusan logistik (Bulog) untuk membuat pengaman stabilitas harga bahan pokok. "Harga minyak sekarang sudah di atas US$100 per barel, sedangkan APBNP kita mematok harga US$90 per barel sehingga keseimbangan budget terganggu," tutur Adi di sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Bali, di Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (26/2). Anggota DPR dari Partai Golkar itu mengakui, kenaikan harga BBM tak bisa dihindari. Hanya saja, jalan keluar yang harus diambil pemerintah yakni mengeluarkan kebijakan untuk memberi kompensasi kepada mereka yang terkena dampak langsung atas kenaikan harga BBM tersebut. Menurutnya, rencana kenaikan BBM mesti diiringi dengan skenario memberlakukan kembali pemberian Bantuan Tunai Lansung (BLT). Namun, untuk jangka panjang BLT bukan solusi tepat. "Kalau mau kirim langsung kepada yang berhak melalui penyaluran rekening, tidak lewat birokrasi," kata Korwil Pemenangan pemilu Bali, NTB dan NTT Partai GOlkar itu. Selama ada disparitas harga di pasaran, urai dia, pasti akan ada penyelewengan. Selain itu, jelas dia, Partai Golkar melihat skema kenaikan BBM yang dilakukan Malaysia bisa dijadikan contoh oleh Indonesia. Meski menaikkan harga BBM, Malaysia memberi proteksi kepada 17 kebutuhan bahan pokok. "Malaysia bisa menjadi salah satu model skema kenaikan harga BBM. Jadi, diberi buffer oleh Bulog. Kita lebih menganut keseimbangan pasar," ungkap Adi. Selain itu, Adi melanjutkan, hal utama yang mesti dilakukan pemerintah adalah pembangunan insfrastruktur. Dengan begitu, akan membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak. (VIVA)

Orang Kaya Indonesia

Banyak dari Sektor Tambang Balikpapan-andalas Royalti atau pendapatan negara yang lebih besar dari pengelolaan tambang harus diupayakan dalam renegoisasi. Contohnya negara Brasil menikmati pendapatan tambang dari swasta sebesar 85 persen sisanya oleh kontraktor. "Tapi makin ke sini, IUP itu hanya enam persen royalti, pajak 25 persen. Kalau sekarang ini, yang menikmati hasil pertambangan hanya sebesar 34 Persen, sedangkan kontraktor 66 persen," jelas Wakil Menteri ESDM, Widjajono Partowidagdo, saat seminar Masa Depan Tambang dan Lingkungan yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Indepen (AJI) Kota Balikpapan, di Hotel Gran Tiga. Besarnya pendapatan yang diterima kontraktor tambang menjadikan bisnis tambang sebagai bisnis yang menggiurkan. Bahkan, figur orang kaya Indonesia banyak muncul dari sektor pertambangan. "Tidak heran kalau orang terkaya yang dirilis Forbes itu ya itu-itu saja, dari usaha pertambangan," ujarnya. (OKE)

REUNI REUNI-Rektor UISU Prof Ir Zulkarnain Lubis (kanan), Dubes RI untuk Denmark Bomber Pasaribu (tengah) dan Kasim Siyo saat menghadiri Reuni Akbar Angkatan 1957-2006 FE UISU, di Griya Ben, Jalan T Amir Hamzah Medan, Sabtu (25/2). andalas/ist

Gus Irawan Ajak Alumni FE UISU

Kembangkan Ekonomi Kerakyatan Medan-andalas Dirut PT Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu mengajak alumni Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (FE-UISU) untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan. Ajakan itu disampaikannya dalam acara Reuni Akbar Angkatan 1957-2006 FE UISU, di Griya Ben, Jalan T Amir Hamzah Medan, Sabtu (25/2). Reuni bertajuk "Menjalin Ukhuwah Islamiyah" itu dihadiri Rektor UISU Prof Ir H Zulkarnain Lubis MS, PhD, Duta Besar Indonesia untuk Denmark Dr H Bomer Pasaribu yang juga alumni FE UISU, dan ratusan alumni FE UISU lainnya, di antaranya Drs H Kasim Sio MSi. Gus mengatakan, sampai saat ini bangsa ini belum merdeka jika dilihat dari isi ekonomi. Hal ini ditandai dengan banyaknya hasil kekayaan yang masih dikuasai oleh asing, sementara hasilnya belum bisa dirasakan oleh rakyat.

Hama Tikus Rusak Sawah Petani di Bireuen Bireuen-andalas Para petani wilayah Kabupaten Bireuen resah dan kecewa, karena padi mereka yang kini sudah berbuah nyaris ludes dirusak hama tikus yang kian parah. Hama tikus saat ini sudah nyaris meresahkan para petani, sebab melakukan penyerangan padi mereka yang sudah berumur dua bulan. Bahkan ada yang sudah bunting secara merata. Namun, mereka sangat sedih karena

"Harus ada cara secepatnya agar investor datang ke Indonesia, termasuk di Sumut. Ciptakan investor, perpendek birokrasi, dan hilangkan pungutan. Jadi tidak sekadar mengejar pertumbuhan ekonomi tapi bagaimana merasakan pertumbuhan ekonomi," tegasnya. Menurut Gus, pertumbuhan ekonomi Sumut memang tidak berkualitas. Untuk itu cara ekonomi kerakyatan seperti konsep Islam yakni zakat dan wakaf. Kedua cara ini biasanya hanya dimanfaatkan untuk masjid, padahal konsepnya bisa digunakan lebih produktif. Ekonomi kerakyatan yang dia maksud juga seperti dengan memberdayakan perempuan yang mampu memberikan kontribusi menyejahterakan keluarga. Dia memisalkan dengan membina pelaku usaha mikro dengan modal Rp 1 sampai Rp 5 juta tanpa agunan. Hingga kini, ujarnya, Bank Sumut telah memberikan binaan kepada 68.000 pelaku usaha mikro. "Ada juga program Rp 5 juta sampai Rp 50 juta, tapi ini sudah pakai agunan. Binaannya sudah sampai 2.800 orang. Tingkat NPL-nya hanya satu persen.

Alasannya kredit macetnya juga masih diterima logis kok," paparnya. Rektor UISU Prof Zulkarnain Lubis mengatakan, reuni akbar ini bukan hanya sekadar bersilaturahmi, tetapi juga membuka jendela informasi khususnya bagi alumni UISU. "UISU tetap menanti dan berharap agar alumni tetap datang ke kampus tercinta apalagi dengan ada orasi ilmiah yang disampaikan oleh dua tokoh terkemuka di Sumut," harap rektor. Sedangkan Ketua Panitia Edi Winata yang juga Residen Manager Hotel Dharma Deli mengatakan, kegiatan reuni akbar alumni FE UISU ini, bukan sekadar temu kangen, tetapi berupaya untuk memberikan pencerahan terhadap alumni dan sivitas akademika UISU. "Acara ini sebagai bentuk keperdulian terhadap masalah ekonomi bangsa ini. Karena itu, pembicaranya dari lokal dan nasional, yang diharapkan mendapatkan banyak manfaat. Utamanya dari pembicara Gus Irawan, seorang tokoh ekonomi Sumut ini, dinilai sukses dengan produk kemitraan usaha kecil yang memberdayakan perempuan," sebutnya. (HAM)

sudah mengatasinya dengan berbagai cara, namun tidak mampu mengatasinya. Hasbi bersama Mundir petani Kecamatan Kuala dalam keterangannya kepada andalas kemarin menyebutkan, mereka merasa cemas akibat tidak mampu mengatasi hama tikus. Sehingga banyak petani dirugikan dan padi mereka hanya tersisa di bagian keliling, sementara di dalam sudah digasak tikus. Menurut mereka, akibat hama tikus yang belum mampu teratasi, membuat ribuan petani di sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen, kini dilanda kecemasan berat dan diperkirakan gagal panen. Dijelaskan, hama pengerat itu tidak mereka ketahui dari mana datangnya dan sepertinya berkembang pesat sebab terbukti dengan setiap harinya ada saja lahan yang diserangnya. Sementara,

pihak penyuluhan pertanian belum mampu memberikan yang terbaik dalam mengatasi bencana hama tikus. Kondisi ini, tidak terlepas pula dengan petani tidak mamatuhi musim tanam yang telah ditentukan secara serentak. Dikatakannya, masalah hama tikus bukan masalah baru lagi bagi petani di Kabupaten Bireuen dan setiap tahunnya ada saja padi masyarakat yang digasak tikus. Namun, tahun ini sepertinya sudah sangat parah. Pantauan ke lapangan, di kecamatan Kota juang, Kuala dan Kecamatan Jeumpa nyaris sama ganasnya hama tikus. Mengerat padi para petani yang mayoritas tanaman padi sudah berbuah. Terkait masalah itu mereka sangat mengharapkan semua pihak mencari solusi untuk berperan dalam mengantisipasinya. (HERA)

Jakarta-andalas Pengembang rumah sederhana kembali mengeluh. Pasalnya terdapat 40.000 rumah terbangun dan siap jual, namun tak dapat terjual melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR subsidi. Pasalnya, dalam Perjanjian Kerja Sama (PKO) FLPP terbaru yang disepakati Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dan perbankan, mengatur syarat luas rumah minimal 36 m2. Sedangkan, 40.000 rumah yang terlanjur terbangun dan siap jual memiliki luas antara 21 m2-37 m2. Hal ini diprotes keras oleh Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (Apersi), Eddy Ganefo. Baginya, meski FLPP kembali bergulir tetap mempersulit pengembang. "Dari data terakhir ada 40.000 rumah. Ini siap akad (KPR), termasuk yang mandek-mandek akibat FLPP kemarin," kata Eddy di Jakarta, Minggu (26/2). Apersi menilai kebijakan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz adalah pepesan kosong. Dengan syarat bangunan minimal 36 m2 dan patokan harga maksimal Rp 70 juta untuk rumah sederhana, sama dengan mustahil. "FLPP ini pepesan kosong dengan persyaratan yang sekarang. Barangnya hampir tidak ada untuk tipe ini dengan harga Rp 70 juta," paparnya. Seperti diketahui, PKO FLPP 2012 baru saja ditandatangani keempat bank penyalur diantaranya Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN). Kebijakan ini tertuang dalam Permenpera No. 4 dan No. 5 Tahun 2012. Terdapat beberapa penyesuaian pada PKO terbaru FLPP. Yakni masyarakat yang berhak mendapat program FLPP adalah mereka berpenghasilan Rp 3,5 juta per bulan. Angka ini naik dari sebelumnya Rp 2,5 juta per bulan. Sedangkan mereka yang berminat rumah susun naik jadi Rp 5,5 juta per bulan, dari sebelumnya Rp 4,5 juta per bulan maksimal. Uang muka bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang ingin ikutan program FLPP turun menjadi Rp 7,6 juta per bulan, dari sebelumnya Rp 11,2 juta. Penurunan diikuti angsuran atau cicilan dari Rp 626.525 per bulan menjadi Rp 575.104 per bulan dengan tenor hingga 15 tahun. Berikut rincian alokasi uang muka bagi FLPP terbaru: Uang muka 10%: 7 juta, Saldo tabungan: Rp 50 ribu (minimal), Angsuran pertama: Rp 575.104, Administrasi: Rp 250 ribu, Appraisal: Rp 0, Provisi: Rp 315 ribu, Asuransi Kebakaran: Rp 0 Asuransi Jiwa: Rp 0. (DTC)

Nelayan Tolak Kenaikan Harga BBM Jakarta-andalas Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) menolak rencana kenaikan harga BBM. Terbitnya Perpres No.15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu, tidak memperbaiki nasib nelayan, karena beban ekonominya dipastikan akan tetap semakin sulit. "Meski secara proporsional Perpres No.15 Tahun 2012 tidak secara langsung mencabut subsidi BBM bagi nelayan tradisional, namun beban ekonomi nelayan dipastikan akan tetap semakin sulit," kata Sekjen KIARA, Riza Damanik dalam rilis yang dipublikasikan, Minggu (26/2). KIARA berpandangan, harga solar yang umumnya digunakan sebagai bahan bakar perahu nelayan, tetap naik dari Rp 4.300 menjadi Rp 4.500. Hal ini akan sangat terasa bagi nelayan, karena BBM merupakan komponen terbesar dari biaya produksi atau mencapai 50%-60%. Ekonomi nelayan juga akan makin terjepit, karena akan ada kenaikan biaya kebutuhan dasar lain seperti pangan, papan, pendidikan, serta kesehatan dari adanya kebijakan BBM terbaru pemerintah. (DTC)

Pupuk Aman, Hari Ulang Tahun PIM Sederhana DIREKTUR Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe, Drs Mashudianto membantah keras kalau dikatakan pupuk langka. "Pupuk tidak langka, stock pupuk cukup bahkan lebih. Saya sudah melacak keberbagai daerah sampai ke Padang, pupuk tidak langka," tegas Mashudianto kepada sejumlah wartawan usai acara memperingati Hari Ulang Tahun PT PIM ke 30, akhir pekan lalu. Dijelaskan, PT PIM yang bertanggung jawab menyalurkan pupuk bersubsidi untuk lima provinsi di Sumatera, Aceh, Sumut, Padang, Riau dan Kepri telah diperintahkan bagi semua wilayah tersebut untuk membentuk tim pengawas. Tim pengawas akan memantau dan memberi laporan secepatnya bila terjadi kelambatan dalam penyaluran pupuk. Mashudianto yang didampingi Sekretaris Perusahaan (Sekper), Syakban Daud, General Menajer Umum, Ir Usni Syafrizal dan Kepala Biro Humas Mustafa Thaher ikut menjelaskan mengenai posisi gas yang akan diperoleh PIM tahun 2012. PIM pada 2012 mendapat

Dirut PT PIM Drs Mashudianto pasokan gas tujuh kargo. Dengan posisi gas tersebut PIM hanya bisa berproduksi untuk satu pabrik. Dia menambahkan, tumpuan harapan bagi kelanjutan beroperasinya PIM dan industri lain di Aceh termasuk PLN terletak pada Terminal Receiving Arun yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan yang dilakukan Pertamina. Cadangan gas di Aceh masih sangat menjajikan bagi beroperasi kembali industri industri di Aceh termasuk AAF yang direncanakan akan beroperasi kembali pertengahan 2013. Peringatan Hari Ulang Tahun ke 30 PT PIM yang dipusatkan di Pendopo dan Gedung Pertemuan berlangsung sederhana. Tidak ada acara hiburan, misalnya dengan mendatangkan artis artis

Stock pupuk yang disimpan di gudang PIM Lhokseumawe masih aman. ibukota seperti yang pernah dilakukan diawal perusahaan ini beroperasi. Begitu juga tidak ada undangan khusus kepada pejabat, baik Aceh Utara maupun Kota Lhokseumawe. Undangan hanya sebatas pejabat Kecamatan Dewantara, Kepala Mukim, Geusyik dan tokoh masyarakat lingkungan. Begitu juga tidak ada perlombaan olah raga, baik tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan. Beberapa jenis perlombaan hanya dilakukan kalangan karyawan.

"Ya, krisis, Ultah PIM ke 30 ini berlangsung sederhana," ujar Mustafa Thaher usai mendampingi Dirut. Mustafa menjelaskan, dari rangkaian kegiatan semuanya berlangsung sederhana. Hal ini semata karena terbatanya keuangan. Namun untuk bantuan kepada kaum dhuafa dan anak yatim desa lingkungan tetap ada. "Sudah fokus kita, bantuan dan pemberdayaan warga desa lingkungan tetap diutamakan terlebih fasilitas untuk kepentingan umum," kata Mustafa.

andalas/usman cut raja

Sementara Sekretaris Perusahaan (Sekper), Syakban Daud mengatakan, PIM dengan lingkungan kini sudah menyatu, 90 % karyawan PIM merupakan putra daerah dan anak anak lingkungan hingga semua kegiatan PIM bernuansa daerah. Begitu juga pekerjaan baik kontraktor maupun suplaier hampir semuanya ditangani vendor lingkungan dan daerah. Bahkan untuk pemberdayaan perangkat gampong PIM memberi pekerjaan kepada Geusyik

dan Ketua Pemuda. Menurut Syakban, pembauran PIM dengan lingkungan sudah sangat akrab dan tidak terbatas, PIM terbuka kepada siapa saja. Warga boleh masuk keperkantoran dan perumahan karyawan, tidak ada penjagaan ketat. Begitu juga terhadap fasilitas Rumah Sakit terbuka untuk umum. rumah sekolah juga menerima anak anak lingkungan. Gedung Pertemuan dan Stadion boleh digunakan bersama. Dalam kaitan ini Syakban menjelaskan pula, lahan kosong disisi jalan masuk perumahan yang saat ini telah digunakan warga membangun kios kios darurat akan diberdayakan dalam bentuk taman dan tempat mainan anak anak. Dipinggirnya akan dibangun kios kios yang reprentative. Pengelolaan akan dilakukan warga gampong dibawah pengawasan PIM. Home Industri Setelah melihat perkembangan home industri terutama di Aceh Utara, PT Pupuk Iskandar Muda merencanakan akan ikut bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta dinas

terkait lainnya di Aceh Utara dalam hal peningkatan home industri yang dilakukan masyarakat. Hal ini disampaikan Usni Syafrizal, Jeneral Manajer Umum PT PIM kepada andalas di sela-sela HUT PIM. Dia mencontohkan, pisang sale, yang kalau dikemas dengan teknologi bukan tidak mungkin akan menjadi komuniti ekspor. Begitu juga terhadap beberapa jenis kue tradisional Aceh. "Ketimbang membangun industri padat modal lainnya, home industri masyarakat yang sudah ada coba dikembangkan. Modal kecil manfaat besar," ujar Usni yang mengaku sangat tertarik dengan kue-kue tradisional Aceh. Tgk H Mustafa Achmad, tokoh ulama Aceh Utara dan H Abubakar Abbas, (74) salah seorang saksi sejarah pendirian PT PIM di Dewantara yang ikut hadir sama berpendapat, PIM harus diselamatkan. PIM telah ikut memberi konstribusi yang cukup besar bagi pembangunan terutama kepada masyarakat lingkungan. "Generasi penerus di Dewantara harus menjaga dan membela kelanjutan hidup PIM," tegasnya. (USMAN CUT RAJA)

p pe

so

m m


KOMUNITAS

Senin 27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

11

Sekjen DPN PERADI, Hasanuddin Nasution SH

Pembaharuan Hukum Harus Bertujuan Berikan Kesejahteraan

Pengurus MBI Medan Dilantik Medan-andalas Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Utara UP Ir Ony Indra Kusuma melantikan Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kota Medan Masa Bakti 2011-2014 di Avia Samudera Jalan Padang Golf Polonia Medan, Minggu (26/2). Pengurus yang dilantik yakni, UP Densi Ginting SAg menjabat sebagai Ketua, Wakil Ketua UP Robin Wijaya S Kom, Sekertaris, Up Johny Sia, BBA dan Bendahara, Hartini SE. Tampak hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua Pembimbing Masyarakat Agama Buddha Kanwil Sumut Ketut Supardi SAg, Anggota DPRD kota Medan Dra Lili Tan MBA beserta Janlie SE AK, Ketua Walubi Medan Ir Sutopo, Ketua PSMTI Medan Halim Loe serta para pendeta dan anggota Shangha Agung Indonesia. Ketua MBI Medan, UP Densi Ginting SAg mengatakan, setelah pengurus dilantik oleh Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Utara UP Ir Ony Indra Kusuma, dapat menepati janji yang sudah diikrarkan bersama. UP densi Ginting menambahkan, sebagai pengurus baru dirinya menerima bimbingan dan saran dari semua pihak demi kemajuan umat Buddha khususnya umat Buddha yang tergabung di

Majelis Buddhayana Indonesia. Anggota DPRD kota Medan Dra Lili Tan MBA mengucapkan selamat kepada pengurus baru MBI Medan dan diharapkan seluruh pengurus dapat menanamkan perbuatan baik terhadap sesama. Lili Tan berpesan, agar pengurus dapat menjalankan Buddha Darma dengan sebaik-baiknya dan senantiasa menjaga kerukunan umat beragama agar kota Medan berjalan kondusif. "Junjung semangat universal dan kita harus tetap menghormati yang lainnya meskipun kita berbeda tetapi kita bangsa Indonesia. Semoga sukses dan semangat dalam menjalankan tugasnya," pungkasnya. Ketua MBI provinsi Sumut Up Ir Ony Indra Kusuma MBA mengucapkan, selamat bekerja kepada pengurus MBI Medan sesuai visi dan misi MBI. Ony berharap, kiranya tidak hanya mengembangkan MBI dari dalam saja namun harus berani keluar dan bersama-sama menciptakan kerukunan beragama di Kota Medan. (SIONG)

PERIKSAPERIKSA-Seorang wanita sedang menjalani pemeriksaan darah saat mengikuti kegiatan bakti sosial dan karya bakti Kodim 0204/DS di lapangan Segitiga Lubuk,Pakam, Sabtu (25/2).

Kodim 0204/DS

Gelar Bakti Sosial dan Bakti Karya Lubuk Pakam-andalas Jajaran Kodim 0204/Deli Serdang menggelar kegiatan bakti sosial dan bakti karya berupa pengobatan gratis, sunat massal, pembagian sembako dan gotong royong kebersihan di seputar kota Lubuk Pakam, baru-baru ini. Kegiatan bakti sosial ini mendapat antusias positif ribuan masyarakat dari pelosok desa dan Lubuk Pakam sekitarnya yang memadati program gratis tersebut. Pelaksanaan pengobatan gratis melibatkan Dinas kesehatan Deli Serdang dan bekerja sama dengan Tim kedokteran dari Kesdam 1/BB serta Yayasan Obor Peduli Indonesia Medan. Sedangkan untuk sunatan massal dilaksanakan di Kantor Koramil Lubuk Pakam Jalan Tamrin. Dikesempatan itu, juga diberikan sembako yang melibatkan tim dari Artha Graha Peduli dengan membagikan sembako berupa beras, gula, susu, mie instan dan ikan

kaleng kemasan kepada warga masyarakat Lubuk Pakam. Perwira Penghubung yang juga Kordinator Lapangan Mayor Inf G. Dongoran mengatakan kegiatan ini untuk mendukung kegiatan Kodamjuga Kostrad.“Kami dari jajaran Kodim 0204/DS melaksanakan karya bakti besar-besaran yang melibatkan 350 prajurit TNI, dari Kodim 150, satu kompi batlyon dari Armed Delitua, satu kompi dari Zipur Medan dan dibantu dari Kodam Tim kesehatan sebanyak 80 orang” kata G Dongoran kepada wartawan disela-sela kegiatan sosial tersebut. Menurut G Dongoran, kegiatan menguatkan masyarakat yang kurang mampu sehingga dapat dilayani dan tanpa dipungut biaya (gratis). Masyarakat yang tak mampu yang jumlah mencapai 500 Kepala Keluarga (KK) diberikan paket sembako. Sebelumnya mereka telah didata oleh koramil, babinsa, camat dan kelurahan. (TH)

Andalas/Siong

BERSAMABERSAMA-Seluruh pengurus MBI kota Medan masa bakti 2011-2014 berfoto bersama dengan sejumlah undangan seusai acara pelantikan pengurus MBI kota Medan, Minggu (26/2).

Peringati Milad ke-57

UMSU Bertekad Lahirkan Alumni yang Berbeda Medan-andalas Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU ) Drs Agussani MAP mengungkapkan, semakin beratnya tantangan perguruan tinggi (PT) dewasa ini di tanah air terutama Sumatera Utara. Untuk itulah, UMSU bertekad akan melahirkan sarjana yang beda dengan perguruan tinggi lainnya, misalnya melahirkan sarjana berkualitas sekaligus memiliki keislaman yang kuat. "Tekad melahirkan alumni berkualitas dan keagamaan yang kuat, telah lama kita dengungkan di UMSU," kata Rektor UMSU Agussani kepada wartawan di sela-sela penarikan lucky draw Gerak Jalan Santai Acara Memperingati Milad ke 57 UMSU di kampus utama Jalan Muktar Basri Medan, Minggu (26/2). Dijelaskannya, di usia ke57 UMSU, Muhammadiyah sebagai persyarikatan telah mengelolah berbagai amal usaha, misalnya bergerak pada bidang pendidikan, rumah sakit, mencetak kader umat dan lain-lain. Dengan tujuan tersebut diharapkan

Drs Agussani MAP ke depannya seluruh amal usaha tersebut semakin maju. Parameter kemajuan itu bisa dilihat tingginya minat pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke UMSU. "Kita tidak hanya memikirkan kuantitas, tapi juga bagaimana kualitas alumni UMSU tersebut bisa terdepan," ujar rektor sambil menambahkan dewasa ini kontribusi UMSU dinilai sangat besar, karena telah melahirkan sebanyak 30.000 alumni di Sumut. Terkait dengan pelaksanaan Gebyar Milad ke 57

UMSU, kata rektor, akan semakin terjalin kedekatan antara alumni dengan almamater, sehingga dapat dibuat jejaring dengan alumni lainnya yang jumlahnya semakin banyak. Sementara itu, UMSU terus memacu dosen untuk meneruskan pendidikan dengan melanjutkan studinya lebih lebih tinggi lagi. Upaya ini dilakukan sebagai kebijakan kementerian pendidikan dan kebudayaan agar lulusan memiliki jurnal online. Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMSU, H Ahmad Hosen Hutagalung mengatakan, gebyar milad ini untuk menjalin silaturahmi dan membangun kebersamaan antara alumni dengan almamaternya. Gebyar milad diisi berbagai kegiatan, di antaranya gerak jalan santai, donor darah, penghijauan dan lainnya. Turut hadir dalam peringatan Milad tersebut, Ketua PMI Sumut Dr H Rahmath Shah, para Wakil Rektor UMSU, dekan, dosen dan mahasiswa serta masyarakat setempat. (HAM)

Medan-andalas Mewujudkan organisasi advokat yang mandiri dan profesional, organisasi advokat harus tampil lugas dan tegas dalam menerapkan aturanaturan organisasi, terutama kode etik yang merupakan pilar utama dalam suatu organisasi. "Kalau kita bisa menerapkan dan melaksanakan kode etik secara tegas, konsekuen dan konsisten, maka dapat dipastikan organisasi advokat akan tumbuh menjadi organisasi yang mandiri, tangguh dan profesional,’’ kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), Hasanuddin Nasution SH, dalam sambutannya sekaligus meresmikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) kerjasama DPC PERADI Medan dan Fakultas Hukum USU di ruang peradilan semu Fakultas Hukum USU, Sabtu (25/2). Dikatakannya, pada saat dunia sudah terintegrasikan karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti saat ini terutama teknologi komunikasi dan informasi, maka organisasi advokat sebesar PERADI harus bisa berperan setidak-tidaknya dalam 3 (tiga) hal pokok. Pertama yakni sebagai agen pembaharuan hukum. Dimana di dalamnya terkandung makna sebagai agen of law development dan agent of law enculturation. Pelaksanaan tugas dan peran semacam ini secara konsisten dan konsekuen pada gilirannya dapat menciptakan advokat sebagai profesi yang terhormat (officium nobile) yang dapat mengakomodir semua kepentingan yang ber-

sifat global tanpa menghilangkan kepentingan lokal. Peran semacam ini penting karena pada akhirnya pembaharuan hukum itu harus bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat luas, “Sebagai agen pembaharuan hukum, organisasi advokat harus bisa tampil lugas dan tegas, terutama jika berperan selaku fasilitator, mediator dan konsiliator terhadap semua kepentingan masyarakat yang ada. Hal ini penting mengingat bahwa selama ini belum ada organisasi advokat di Indonesia yang dapat melakukan peran semacam ini,” tegasnya. Dalam rangka untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan sebagaimana dimaksud, maka peran organisasi advokat yang kedua adalah sebagai penegak hukum sebagaimana diamanatkan oleh pasal 5 ayat (1), undang-undang No. 18 tahun 2003 tentang advokat untuk mewujudkan keadilan dan hak asasi manusia. Dan ketiga, adalah dalam rangka peningkatan kualitas advokat. Jika diperhatikan ketiga peranan organisasi advokat ini, maka dapat disimpulkan bahwa apabila peran ini dapat diselenggarakan dengan konsisten dan konsekuen oleh advokat, maka kesejahteraan rakyat yang kita idam-idamkan tersebut mungkin bisa mendekati kenyataan, paparnya. Sementara itu Ketua DPC PERADI Medan, H Sofwan Tambunan SH, mengaku bangga melihat peserta yang berjumlah 102 orang dan hadir di ruang peradilan semu Fakultas Hukum USU. Ini membuktikan masyarakat semakin berminat terhadap profesi advokat. (RTA)

Andalas/robert tarigan

IKUTIIKUTI-Peserta mengikuti pembukaan PKPA di gedung peradilan semu Fakultas Hukum USU di Medan, Sabtu (25/2).

Kohati Medan dan Warga Komplek KPUM Terjun Peringati Maulid Nabi Medan-andalas Ratusan umat Islam menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1433 Hijriyah yang berlangsung semarak di Masjid Al-Hidayah Komplek KPUM Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (25/4) malam. Kegiatan yang sekaligus menjadi acara puncak dari Bakti Sosial Back to Community Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Medan ini dihadiri Wali Kota Medan diwakili Staf Ahli Wali Kota Hj Fifi Sofiani, Camat Medan Marelan Pulungan Harahap, para lurah dan kepala lingkungan, serta tokoh-tokoh masyarakat. Hj Fifi Syofiani dalam sambutannya menyampaikan se-

jumlah pesan Wali Kota Medan. Pertama, agar masyarakat senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap ancaman bahaya kebakaran. Hal ini mengingat akhirakhir ini musibah kebakaran marak terjadi di Kota Medan seiring dengan meningkatnya suhu udara yang sangat panas. Khususnya kepada ibu-ibu rumah tangga, kalau memasak pakai gas, menghidupkan listrik, dan sebagainya yang berpotensi menimbulkan kebakaran, supaya lebih berhati-hati," katanya. Kedua, sambungnya, masyarakat diminta untuk proaktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar, termasuk dengan tidak membuang sampah

ke aliran-aliran sungai. "Program kebersihan lingkungan dan pembersihan sungai dari sampah ini sekarang lagi digalakkan pak wali kota. Termasuk penghijauan dan penanaman pohon. Jadi mari kita dukung program ini," ajaknya. Dalam kesempatan itu kepada Kohati Cabang Medan, Fifi Sofiani berpesan agar terus aktif membuat kegiatankegiatan yang bermanfaat kepada masyarakat. Sebelumnya, Camat Medan Marelan Pulungan Harahap menyampaikan terima kasih kepada Kohati Cabang Medan yang telah memilih wilayahnya untuk dijadikan tempat melaksanakan bakti sosial dan ber-

harap kegiatan-kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di masa-masa mendatang. Di acara penutupan kegiatan, Fifi Sofiani didampingi Ketua Kohati Cabang Medan Dia Ramayana dan Camat Medan Marelan Pulungan Harahap menyerahkan secara simbolis bibit pohon kepada perwakilan masyarakat dan Badan Kenaziran Masjid Al-Hidayah untuk ditanam di sekitar lingkungan Komplek KPUM Terjun. Sementara itu Al Ustaz HM Daud Sagita Putra dalam tausiyahnya menekan tentang arti pentingnya membangun moral dan akhlak umat sejak dini dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya tanggung ja-

wab terbesar untuk membangun moral dan akhlak umat lewat nilai-nilai agama, adalah keluarga. Karena itu sudah menjadi kewajiban bagi para orang tua untuk bisa mengajarkan anak-anaknya untuk pandai membaca alquran dan mengamalkan ajaran-ajaran agama. Acara malam itu juga ditutup dengan pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah kepada para juara perlombaan mewarnai, membaca ayat-ayat pendek, azan, pidato, busana muslim, dan lomba memasak. Kegiatan perlombaan ini diikuti lebih dari seratusan anakanak dan ibu-ibu Komplek Perumahan KPUM Terjun. (GUS)

Geisha akan Meriahkan Puncak HUT IBBI ke-16 Medan-andalas Grup band Geisha akan menyemarakkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) IBBI ke 16 pada 28 April 2012 mendatang di Pardede Hall. Ketua Pelaksana Kegiatan, Andriasan Sudarso menyebutkan kalau penampilan Grup Band Geisha dalam puncak perayaan HUT IBBI adalah hasil suara terbanyak dari sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Yayasan Pendidikan IBBI yang memilih untuk menampilkan Band asal Pekanbaru- Riau tersebut. Apalagi, menurut para mahasiswa tembang-tembang yang dinyanyikan oleh Band Geisha merupakan lagu-

Andalas/Siong

PANITIAPANITIA-Tim Panitia HUT STIE IBBI di abadi an berasama-sama usai menggelar Meet dan Greet Geisha di kampus IBBI Diamond, Jalan Sei Deli Medan, Sabtu (25/2). lagu hits dan digandrungi oleh mahasiswa dan mahasiswi IBBI. “Geisha hadir pada puncak Hut IBBI ke -16 atas permintaan para maha-

siswa dan mahasiswi IBBI, yayasan menyetujuinya karena memang acara peringatan Hut ini adalah acara untuk memuaskan mahasiswa, "

ujarnya dalam Meet dan Greet Geisha di kampus IBBI Diamond, Jalan Sei Deli Medan, Sabtu (25/2). Turut hadir Ketua HUT IBBI Lusiah,SE,MM, Wakil ketua II lili suryati, SE,MM, Wakil ketua III STIE Budijanto,Ssi,Msi. Sementara vokalis Geisha, Momo menyebutkan grup band Geisha senang sekali melihat animo para mahasiswa IBBI yang begitu luar biasa menyambut kedatangan mereka.Momo berjanji di puncak perayaan Hut IBBI pada 28 April mendatang Geisha akan tampil maksimal untuk membuat para mahasiswa IBBI tidak akan mampu melupakan Geisha. "Luar biasa , dan senang sekali karena Geisha ternyata memiliki fans yang begitu banyak di IBBI, dan buat para My Geisha (sebutan untuk fans Geisha-red) di IBBI, Geisha akan menampilkan penampilan yang membuat My Geisha enggak melupakan Geisha, " ujarMomo.(SIONG)


Senin 27 Februari 2012

Nama Bandara Kuala Namu Diseminarkan Besok Lubuk Pakam-andalas Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, akan menggelar seminar sehari serangkaian menyikapi beroperasinya Bandara Baru (Bandara Kuala Namu), yang diperkirakan awal tahun 2013 mendatang. Seminar bertema "Bandara Internaional dalam Perspektif Historis, Budaya dan pembangunan" digelar besok, Selasa (28/2) di Balairung Pemkab Deli Serdang Lubuk Pakam akan diikuti sekitar 350 peserta. Terdiri dari guru sejarah, kepala SMP dan SMA dan SMK se-Kabupaten Deli Serdang, tokoh adat, pemuda, agama, organisasi massa, organisasi profesi, seluruh anggota DPRD Deli Serdang, anggota DPRD Sumatera Utara daerah pemilihan (Dapil) Deli Serdang dan simpul-simpul masyarakat lainnya. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Seminar, Drs H OK Syarifuddin Rosha, kepada andalas di Lubuk Pakam, Minggu (26/2). Seminar sehari ini, sebut Rosha, akan menghadirkan empat narasumber. Yakni, Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan sekaligus sebagai keynote speaker, Direktur Angkasa Pura II, Rektor Unimed dan Masyarakat Sejarah Sumatera Utara Dr Suprayetno dari USU dengan moderator Prof Dr Subhilhar dan Prof Dr T Silvana Sinar. Syarifuddin Rosha menambahkan, seminar itu juga akan membahas nama bandara baru tersebut. Bagi seluruh kalangan masyarakat diharapkan bisa memberi masukan dan saran. "Pelaksanaan seminar sehari ini bersifat terbuka untuk umum. Kepada semua pihak yang berkenan dan punya atensi terhadap seminar ini, jadikanlah berita ini sebagai undangan," katanya. (TH)

Tiga Kadis di Pemkab Asahan Diisukan Segera Diganti Kisaran-andalas Isu mutasi yang dihembuskan segelintir oknum, bahwa Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, akan melakukan sejumlah mutasi terhadap pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yang merupakan bawahannya tersebut, saat ini menjadi perbincangan hangat di daerah itu. Infomasi berhasil dihimpun andalas kemarin, isu mutasi sejumlah pimpinan SKPD (kepala dinas) tersebut, terkait kinerja mereka yang dianggap tidak maksimal. Bahkan cenderung memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi. Dari rumor yang berkembang, diketahui ketiga pimpinan SKPD dimaksud yakni Kepala Dinas Tata Kota Mislik, Kepala Dinas PU Taswir, dan Kepala Dinas Pendidikan Zainal Arifin Sinaga. Pencopotan dimaksud menurut info yang beredar, karena Kadis Tata Kota, Mislik hingga saat ini diduga tidak mampu menyelesaikan permasalahan pedagang pasar tradisional di Binjei Serbangan. Hal ini juga diperkuat sejumlah temuan kalangan LSM dan aktivis mahasiswa yang menuding, tidak tertampungnya sejumlah pedagang tersebut di pasar Inpres yang dibangun Pemkab Asahan tersebut, diduga karena sejumlah oknum pejabat memiliki kios di situ. "Hal ini dibuktikan sejumlah pedagang yang awalnya memiliki kios di Pasar Inpres tersebut, setelah dibangun malah pedagang lainnya yang sebelumnya tidak pernah terlihat kini memiliki kios-kios Inpres yang dibangun Pemkab Asahan,"beber aktivis saat berdemo di Kantor Bupati Asahan. Sementara, Kadis Pendidikan Zainal Arifin Sinaga yang akan didepak dari kursinya saat ini, karena adanya temuan mengindikasikan perbuatan tindak pidana korupsi pada aliran dana BOS tahun 2011 di Dinas Pendidikan dan Pengajaran c/q KUPT Kecamatan Sei Kepayang Barat. Selain itu, juga ditemukan adanya kutipan dilakukan Kepala SMP 4 Kecamatan Meranti terhadap siswa sebesar Rp 200 ribu untuk pembelian moubiler. Ironisnya lagi yang membuat isu ini semakin menambah keyakinan masyarakat, seputar kebenaran mutasi terhadap Kadisdik ini. Apalagi juga terdapat sejumlah temuan lainnya, bahwa mutasi sejumlah kepala sekolah dasar di Kecamatan Sei Kepayang Barat dilakukan pengutipan oleh KUPT dimaksud. (FAS)

SUMATERA UTARA Poldasu Harus Berangus Illegal Logging di Asahan

harian andalas | Hal.

Kisaran-andalas Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu) diminta dan harus segera memberangus praktik illegal logging dan perambahan hutan yang tengah marak terjadi di Kabupaten Asahan, demi menyelamatkan paru-paru dunia di daerah itu. Informasi berhasil dihimpun andalas, Minggu (26/2), bahwa Hutan Lindung Tormatutung, sesuai data di Dinas Kehutanan Asahan sejak zaman Kesultanan dan Pemerintahan Belanda, luas hutannya sekitar 57.734,37 hektar. Namun hutan lindung yang terhampar luas di jajaran bukit barisan tersebut berada di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Bandar Pulau dan kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Namun seiiring berjalannya tahun hutan yang umumnya diketahui berfungsi sebagai paru-paru dunia, tempat menjamin kelestarian ekosistem serta mengatur tata air kini hanya tinggal bonggol-bonggol kayu sisa dari perambahan liar. Sementara hasil penelitian dan pemetaan dilakukan Tim Topografi Kodam (Topdam) I/BB Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) semakin meyakinkan, bahwa dari 57.734,37 hektar luas hutan sebelumnya. Kini, hutan tersebut telah mengalami kerusakan seluas 19.616.78 hektar. Kerusakan hutan register ini diketahui akibat alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit

dan praktik illegal logging. Dari hasil penelusuran sebuah lembaga Pemerhati Hutan dan Lingkungan Asahan 'Pahala Center' membeberkan, alih fungsi hutan menjadi lahan perkebunan sawit terdapat di Dusun IV Aek Tualang Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau Asahan, di lokasi tersebut sejumlah perambah yang telah membuka lahan sawit diketahui bernama AS memiliki lahan sawit seluas 50 hektar, Hj NG memiliki lahan sawit sekitar 200 hektar. Dan, mantan orang nomor satu di DPRD Asahan memiliki lahan sawit dan karet seluas 250 hektar. "Belum lagi yang diambil beberapa perusahaan swasta milik konglomerat ternama di negeri ini," kata Ketua 'Pahala Center' H Rangkuti didampingi Sekjen Sudir Amansyah SE. Mereka menambahkan, kerusakan hutan lainnya diakibatkan praktik illegal logging juga terjadi di kawasan hutan lindung Tormatutung Register 1A, tapi berada di Desa Hutabagasan Sihudon dan Sigalungun kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Dari hasil investigasi pihaknya, diketahui para mafia maupun cukong dari praktik tersebut diketahui berinisial Par, JA, Bgl, Mrp, Mi, dan Wj, Put. Terkait hasil investigasi pihaknya di kawasan Hutan Lindung Tormatutung, diprediksi hutan masih tersisa secara riil hanya tinggal 33.117,59 hektar. Karenanya, diminta kepada pihak Polda Sumatera Utara di bawah komando Irjen Pol Wisjnu Amad Sastro, segera turun tangan menyelamatkan Hutan Lindung Asahan, dari penguasaan perambah liar yang makin mengganas. (FAS)

12

andalas/hamdan rangkuti

LIAR - Hasil investigasi 'Pahala Center', ditemukan perambah liar dan derek untuk praktik illegal logging di Kecamatan BP Mandoge dan Bandar Pulau Asahan.

Bupati Drs H Amri Tambunan

Ketua PGRI Palas Ali Irfan Hasibuan SPd MM

Kepala Dinas Jangan 'Tidur' dan Bekerja Monoton

Gerakan Perubahan Sisakan Orang Licik dan Picik

Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan terus menggenjot kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), demi pencapaian sasaran visimisi pembangunan Kabupaten Deli Serdang tahun 2014, dengan mengisi jabatan lowong serta memutasi pejabat yang dinilai kurang maksimal. Dalam sepekan terakhir, bupati telah melantik 103 pejabat definitif eselon IV di tingkat kelurahan serta kecamatan. Sementara itu, lima pejabat eselon II di sejumlah SKPD diambil sumpah janjinya di Balairung Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam, kemarin. Kelima Pejabat eselon II yang dilantik, Kepala Dinas Pertanian Ir Hj Eka Rezeki Yanti Danil MM menggantikan Ir Wirdan Yusuf Rangkuti. Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Drs Rahmad MAP menggantikan Drs Haris Binar Ginting. Kadis Perhubungan Ir Anda Subrata MSi sebelumnya pejabat sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Manginar Silaen SSos dan Hj Rosita Siregar SE sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan. Bupati Drs H Amri Tambunan dalam arahan tertulis disampaikan Wakil Bupati H Zainuddin Mars menekankan, semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dituntut bekerja keras, guna pencapaian sasaran visi-misi pembangunan kabupaten tahun 2014. Karenanya, pergantian atau mutasi

SEL AMA SELAMA AMATT - Wakil bupati Zainuddin Mars menyampaikan selamat bertugas kepada Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Drs Rahmad MAP, yang sebelumnya menjabat staf ahli bupati. jabatan yang dilakukan bertujuan untuk peningkatan pelayanan dan pencapaiaan kinerja. “Saya tidak ingin mendengar ada pimpinan SKPD (kepala dinas) yang 'tidur' dan kerjanya monoton alias tidak ada peningkatan. Jangan ada lagi yang hanya bekerja di belakang meja tanpa memahami secara mendasar kondisi di lapangan. Lakukanlah terobosan-terobosan yang positif untuk kemajuan daerah dan menyejahterakan masyarakat,” imbau bupati. Diingatkan, seorang pejabat eselon II sebagai pimpinan SKPD merupakan pemegang jabatan strategis selaku pembantu utama bupati dalam menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan. Untuk itu, kehadiran seorang pejabat Kepala SKPD dituntut memiliki kreativitas tinggi untuk meng-

hadapi arus perubahan dengan berbagai macam tantangan yang ada. Secara spesifik kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, bupati mengingatkan tidak ingin melihat ada desa tidak tertata dengan baik. Apalagi terkesan kumuh, karena kurangnya upaya pembinaan yang dilakukan secara terpadu bersama camat dan instasi sektoral lainnya. Seperti pembinaan PKK, PNPM pedesaan dan lainnya harus menjadi skala proritas perhatian. Demikian juga kepada Kadis Perhubungan, diminta segera melakukan penertiban terhadap seluruh kendaraan yang melanggar peruntukan jalan, terminal-terminal atau pangkalan liar. "Semua kendaraan yang melanggar ketentuan harus ditindak tegas, tanpa raguragu," tandasnya. (TH)

Padang Lawas-andalas Padang Lawas merupakan salah satu kabupaten sangat potensial di berbagai sektor. Seperti perdagangan, pertanian, kehutanan, peternakan, pertambangan, pariwisata, dan sektor-sektor lainnya dan masih belum tertata dengan baik. Dengan demikian masih perlu pembenahan yang prima dari tangan-tangan profesional serta pengelolaan manajemen dan penataan yang baik. Demikian dikemukakan Ketua PGRI Padang Lawas, Ali Irfan Hasibuan SPd MM, kepada andalas, di Sibuhuan, kemarin. Dijelaskan, dengan potensi yang sangat baik dan menjanjikan tersebut, wajar masyarakat Padang Lawas mendambakan kehidupan yang makmur, sejahtera, dan berkeadilan di kabupaten yang terbentuk melalui Undang Undang No 38 tahun 2007 tersebut. “Namun seiring dengan potensi dari berbagai sektor tersebut, kita juga tidak dapat memungkiri bahwa di Padang Lawas terdapat berbagai persoalan sangat variatif. Seperti persoalan kinerja pemangku kebijakan, perwujudan pemerintahan yang bersih dan gerakan perubahan serta lainnya,” kata Ali Irfan. Irfan menambahkan, semua persoalan tersebut segera diselesaikan sehingga Padang lawas, dari yang kurang baik bisa menjadi lebih baik. “Hendaknya masing-masing pihak menyadari akan kewenangan dan tanggung jawabnya dalam sendi kehidupan berbangsa dan, khususnya dalam memajukan Kabupaten Padang Lawas yang kita cintai bersama ini,” harapnya. Sebut saja salah satunya pemahaman kedaulatan rakyat dan

kedaulatan negara tentang sebuah perubahan-perubahan UUD 1945, tentang ketentuan mengenai kedaulatan rakyat mengalami perubahan sangat mendasar. Pada rumusan Perubahan Pasal I menyebutkan kedaulatan adalah di tangan rakyat, dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Makna kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang Undang Dasar, adalah bahwa MPR bukan satusatunya yang melaksanakan kedaulatan rakyat. Namun kedaulatan rakyat juga dilaksanakan lembaga-lembaga yang lain sebagaimana diatur UUD 1945. Dari rumusan perubahan di atas dapat dilihat bahwa sesungguhnya siapapun di negara ini punya ruang untuk mengkritisi, berekspresi, memberi masukan bahkan diam sekalipun. “Persoalannya adalah apakah masing-masing pihak yang ada Kabupaten Padang Lawas ini telah memahami peran, tugas dan fungsi masing-masing, sehingga pergeseran makna yang sesungguhnya tidak terjadi,” tegasnya. Irfan mempertanyakan apakah manajemen, job description telah berjalan baik di Kabupaten Padang Lawas ini atau malah acak ? “Jangan-jangan kita telah terjebak dengan management by out put, sehingga proses panjang lahirnya Kabupaten Padang Lawas tidak menjadi pelajaran berharga bagi kita,” ujarnya. “Mari, bergandeng tangan membangun Padang Lawas demi anak dan cucu kita. Sebab, betapapun kita harus meyakini bahwa gerakan perubahan akan menyeret orang-orang yang tidak bersalah sehingga tetap saja yang tersisa adalah orang-orang licik dan picik,”tegasnya. (MEP)

Anggota DPRD DS Rakhmatsyah

Galang Kebulatan Tekad Masyarakat Perangi Narkoba

MAULID - Sekretaris Komisi A DPRD DS Rakhmatsyah SH (pakai lobe putih) didampingi tokoh masyarakat, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H di Masjid Nurul Al Falah.

Percut Sei Tuan-andalas Maraknya peredaran serta penyalahgunaan narkotika dan obatobat terlarang (narkoba) yang sudah sampai pada titik klimaks meresahkan bangsa Indonesia. Menyikapi bahaya dan penyalahgunaan narkoba itu, berbagai elemen masyarakat Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang, diprakarsai anggota DPRD Deli Serdang Rakhmatsyah SH, menggalang pernyataan kebulatan tekad bersama untuk memerangi peredaran narkoba melalui Gerakan Berantas Narkoba.

Peredaran narkoba saat ini sudah sampai pada tingkat yang sangat memprihatinkan di Kecamatan Percut Sei Tuan. Untuk pencegahannya, seluruh elemen masyarakat, ulama, tokoh masyarakat, pemerintah dan aparat hukum, diharapkan bahu-membahu melakukan gerakan memberantas narkoba ini. Sekretaris Komisi A DPRD DS Rakhmatsyah SH mengemukakan hal itu, kepada andalas, kemarin, di sela menghadiri Pengajian Akbar Perwiridan Kaum Ibu se-Desa Percut sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H di

Masjid Nurul Al Falah, yang turut dihadiri Kades Percut, Faisal, Ustaz Ahmad Fuad Sinaga serta para ulama dan tokoh masyarakat setempat. Kebulatan tekad bersama itu juga nantinya akan dideklarasikan secara langsung di hadapan masyarakat, ulama, Muspika Kec. Percut Sei Tuan, sehingga pergerakan peredaran narkoba, khususnya bagi kalangan generasi muda dapat dicegah sedini mungkin. “Kami berharap Kapolsek PS Tuan maupun Polresta Medan memberikan perhatian serius kepada wilayah Percut. Jangan sampai kawasan yang mungkin terjauh dari wilayah hukum

Polsek ini tidak terjangkau hukum. Sebab, peredaran narkoba justru makin memprihatinkan di kawasan ini,” ujar wakil rakyat dari PKB ini. Rakhmatsyah menambahkan, sebagai kelanjutan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat desa kelahirannya itu. Dalam waktu dekat, dia merencanakan pertemuan di Perguruan Al-Ittihadiyah Desa Percut, mengundang tokoh masyarakat, ulama dan pemerintah 8 desa di wilayah utara se-Kecamatan PS Tuan, dengan narasumber Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Drs Andjar Dewanto. (FT)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEKKANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman


SUMATERA UTARA

Senin 27 Februari 2012

Perusahaan di Labuhan Batu Diminta Peduli Pendidikan Rantau Prapat-andalas Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, meminta dunia usaha khususnya perusahaan perkebunan meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di daerah itu.Dikatakan, terbatasnya keuangan daerah membuat langkah Pemkab untuk melakukan perbaikan terhadap ruang kelas belajar dan moubilair di berbagai sekolah menjadi tersendat. “Untuk itulah kami berharap pihak perusahaan perkebunan, ikut memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini,” kata Tigor P Siregar, pada malam ramah-tamah dengan dunia usaha dilaksanakan di pendopo, kemarin. Tigor berharap, dunia usaha dapat memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi seperti dilakukan Tanoto Foundation. “Tanoto Foundation tidak hanya memberikan beasiswa kepada siswa yang berada di lingkungan perusahaannya, tetapi juga yang berada di luar perusahaannya,” katanya. Berkaitan dengan data sekolah rusak serta siswa berprestasi itu, Tigor berjanji akan memberikannya kepada perusahaan yang diharapkan dapat melakukan perbaikan sendiri dan memberikan beasiswa langsung kepada anak tersebut. “Kami akan memberikan data, kalau masalah perehaban sekolahnya silahkan pihak perusahaan melakukannya sendiri agar tidak menimbulkan kecurigaan nanti,” kata Tigor, sembari juga minta dunia usaha dapat berpartisipasi kepada

pembinaan kepemudaan dan olah raga di Labuhan Batu. Saat ini, Poslab tengah berlaga mengikuti kompetisi PSSI Divisi I Group II di Kisaran Asahan. Dana untuk mengikuti kompetisi itu sampai berakhir diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar, sementara kemampuan Pemkab untuk mensupport pendanaan hanya Rp 500 juta. “Sebagai perusahaan yang berada di Labuhan Batu sudah selayaknya memiliki kepedulian terhadap Poslab,” harap Tigor. Sebelumnya, Asisten Pemerintahan Setkab Labuhan Batu Drs Karlos Siahaan menjelaskan, pertemuan itu adalah dalam rangka menyamakan persepsi dan cara pandang Pemkab dengan dunia usaha. "Pemkab Labuhan Batu tidak akan mampu berjalan sendiri tanpa bantuan dari dunia usaha yang diperkirakan mencapai 60 perusahaan, terdiri perusahaan perkebunan, perhotelan dan usaha pribadi," ujarnya. “Kalau masing-masing perusahaan dapat menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), maka permasalahan dunia pendidikan dan pembinaan kepemudaan dan olah raga di daerah ini akan dapat teratasi,” kata Karlos. Sementara itu Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Ir Suyanto pada kesempatan itu mengatakan, saat ini pihaknya tengah berjuang ke pemerintah pusat agar pajak ekspor CPO (crud palm oil) yang begitu besar dapat disalurkan kembali ke daerah. (ONE)

Jalan Pancur BatuDeli Tua Kupak-Kapik

Pancur Batu-andalas Jalan penghubung antar Kecamatan Pancur Batu-Deli Tua (Jalan Besar Deli Tua-Pancur Batu) yang beberapa bulan lalu telah diperbaiki, saat ini kondisinya mulai rusak. Bahkan di beberapa titik, jalan tersebut terlihat berlobang-lobang dan terendam air, hingga bak kolam ikan. Sementara, instansi terkait dalam hal ini Dinas PU Deli Serdang, terkesan tutup mata dan sama sekali belum terlihat adanya tanda-tanda akan melakukan perbaikan pada jalan penghubung yang kupakkapik tersebut. Pantauan di lapangan, Minggu (26/2), kondisi jalan di beberapa desa di Kecamatan Pancur Batu. Seperti Desa Baru, Desa Namo Bintang, Desa Durin Tonggal hingga kawasan

Pasar Tiga, Kecamatan Namorambe yang menghubungkan desa tersebut terlihat hancurlebur. Pengendara bermotor terpaksa hati-hati untuk melintas agar terhindar dari kecelakaan. Beberapa warga yang ditemui berharap, agar Pemkab Deli Serdang yang dikenal dengan GDSM melalui Dinas PU segera memperbaiki jalan besar Deli Tua-Pancur Batu yang rusak tersebut. Apalagi, Pemkab Deli Serdang disebutsebut telah menerima penghargaan Bidang Infrastruktur dari Kementerian PU. "Hendaknya penghargaan tersebut dapat diseimbangkan dengan kondisi jalan yang mulus dan berkualitas, alias bukan perbaikan jalan asal jadi,"ujar salah seorang warga setempat. (STP)

13

Wali Kota HM Syarfi Hutauruk Selalu Siap Layani Rakyat Sibolga-andalas Kepemimpinan serta perhatian Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga miskin ternyata tidak sekadar lips service atau hanya sebatas janji politik belaka. Dalam situasi apapun, dia selalu siap melayani masyarakat. Sebuah fenomena unik dan jarang sekali terjadi kemarin, orang nomor satu di Pemko Sibolga itu menandatangani surat rekomendasi pengobatan gratis buat warga kurang mampu yang mendatanginya saat berolahraga sore di Lapangan Simaremare. Uniknya, penandatanganan surat rekomendasi berupa rujukan berobat ke salah satu rumah sakit di Medan tersebut dilakukan Syarfi di punggung seorang pimpinan SKPD, yang tak lain Direktur RSU Dr Ferdinand Lumbantobing Sibolga, drg Tunggul Sitanggang. “Sebagai wali kota, saya tentu tidak akan membiarkan begitu saja warga Sibolga menderita sakit. Apalagi sampai tidak berobat akibat ketiadaan biaya. Kebetulan, sore ini, ada warga yang sakit dan membutuhkan rujukan untuk berobat ke Medan. Itu menjadi prioritas, dan saya langsung respon dengan menandatangani surat rekomendasi,” kata Syarfi, usai menandatangani surat rekomendasi pengobatan gratis atas nama Kristina Adelina Simanjuntak (32) warga Jalan Gereja yang menderita sakit jantung. Menurut Syarfi, penandatanganan surat rekomendasi seperti itu

REKOMENDASI - Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk menandatangani rekomendasi rujukan berobat bagi warga miskin ke salah satu rumah sakit di Medan di punggung Direktur RSU Dr FL Tobing Sibolga, Tunggul Sitanggang. tidak harus dilakukan di kantor karena itu merupakan prioritas dan termasuk urusan yang paling urgen. Berbeda dengan surat-surat lainnya yang harus ditandatangani di kantor. “Sudah kewajiban saya untuk menjadi pelayan warga, khususnya warga miskin yang membutuhkan rujukan berobat karena tidak punya biaya. Soal tempat di mana surat rekomendasi itu diteken bukan

menjadi masalah. Yang penting bagaimana agar warga sedang sakit itu bisa terlayani dengan baik, sehingga segera mendapatkan pertolongan medis,” pungkas mantan anggota DPR-RI itu. Orang tua Kristina Adelina Simanjuntak, Impan Simanjuntak dan Baisa br Hutauruk tak kuasa membendung air mata haru seraya menyampaikan, terima kasih kepada

Wali Kota HM Syarfi Hutauruk yang berkenan menandatangani surat rekomendasi pengobatan putrinya tersebut. “Kami salut kepada Pak Wali, meskipun tengah berolahraga namun masih bersedia dan menyempatkan diri meneken surat rekomendasi untuk pengobatan putri kami,” ujar Impan. (RES)

Terungkap, Dugaan Korupsi di Dinas Pertanian Langkat

Tangkap dan Periksa Basrah Daulay Stabat-andalas Tudingan korupsi di Dinas Pertanian Langkat mulai terungkap. Seperti ditulis andalas, kemarin, pada tahun 2011 yang lalu sebagaimana tertera dalam buku APBD Langkat TA 2011, ada pembangunan infrastruktur untuk peningkatan produksi dan produktivitas pertanian sebesar Rp 472.041.000.

RUSAK - Jalan penghubung Pancur Batu-Deli Tua, baru diperbaiki sudah rusak berat.

harian andalas | Hal.

Rp 411.250.000 di antaranya digunakan untuk pengadaan benih padi, pupuk NPK, pupuk organik cair dan pupuk kandang untuk 7 kecamatan. Namun, semua diduga fiktif karena ‘ditumpangtindihkan’ dengan bantuan serupa dari Dinas Pertanian Sumut, masing-masing kecamatan diproyeksikan menerima 1,250 ton bibit padi, 1.500 kg pupuk NPK, 200 liter pupuk organik cair dan 12,5 ton pupuk kandang. Selain itu, honor untuk petugas analisa dan pengawasan data sebesar Rp 9 juta dan uang transport peserta pelatihan petani dalam rangka pengembangan budi daya tanaman dengan pendekatan PTT sebesar Rp 10.500.000,- juga ‘disantap’ dan fiktif. Padahal, dana transport itu diproyeksikan untuk 30 orang di 7 kecamatan, masing-masing diberikan Rp 50 ribu. Apalagi, ada biaya makan dan minum kegiatan sebesar Rp 12.600. 000,- untuk 30 orang di masingmasing kelompok tani di 7 kecamatan. Lalu, ada biaya perjalanan dinas sebesar Rp 21.400.000, dan

Rp.880.000,- di antaranya untuk biaya perjalanan dinas Kadis Pertanian Basrah Daulay dalam rangka pembinaan dan monitoring ke kecamatan. Jadi, mustahil jika Kadis Pertanian Langkat, Basrah Daulay tidak mengetahui kegiatan fiktif tersebut. Selain itu, proyek itu tidak pernah ditenderkan, padahal ada biaya sosialisasi dan publikasi tender di media massa sebesar Rp 5 juta. Buktinya, beberapa KUPTD Pertanian ketika dikonfirmasi andalas, Minggu (26/2), mengaku tidak tahumenahu dengan proyek tersebut. KUPT Pertanian Kecamatan Brandan Barat, Jalal Ginting misalnya, ketika ditanya mengaku tidak ada mendapat bantuan dari dana APBD Langkat untuk TA 2011, baik bantuan benih maupun pupuk. “ Ah, mana ada bantuan yang kami terima untuk TA 2011. Walaupun begitu, agar lebih jelas coba tanyakan saja sama Mahruzar (Sekretaris Dinas Pertanian Langkat- red),” jawabnya. Lalu, KUPTD Pertanian Kecamatan Gebang Ayon Mahyujar juga begitu. Bahkan, ketika ditanya Ayon mengaku bingung. “Ah, bingung pun aku, tapi memang tidak ada bantuan seperti itu yang kami terima. Coba tanya saja sama ‘orang Tingkat II (para pejabat teras Dinas Pertanian Langkat- red),” ujarnya gugup. Hal sama dikatakan KUPTD Pertanian Kecamatan Pkl Susu, Bukhari. Katanya, tidak ada bantuan dari APBD Langkat, yang ada hanya bantuan dari Pemerintah Pusat. Itu pun hanya bantuan pupuk. Ironisnya, ketika hal itu disampaikan kepada Kabid Produksi, Ir Aman Purba, dia mengelak dan purapura heran. Bantuan tersebut sudah disalurkan melalui rekanan, lagi pula

berita acaranya juga ada. Dia menegaskan, memang tidak ditenderkan, tapi melalui penunjukan langsung. Namun, mengenai siapa nama rekanannya dia enggan menjawab. "Tanyakan saja kepada PPK-nya, Khairil Kencana,” ujarnya. Dinas Pertanian Langkat juga diduga telah menyelewengkan dana pengembangan bibit unggul pertanian/ perkebunan sebesar Rp 149. 710.000,- dari dana APBD Langkat TA 2011, Rp 76.250.000,- di antaranya digunakan untuk pembelian bibit tanaman buah-buahan, antara lain durian, mangga, rambutan, manggis dan duku. Bibit tanaman tersebut diproyeksikan untuk daerah pinggiran di sepanjang jalan menuju Daerah Tujuan Wista (DTW), namun diduga telah dimark-up. Sebagai contoh, harga bibit rambutan sebesar Rp 15.000 per batang, padahal di pasaran diperkirakan hanya Rp. 5.000,- per batang. Karena itu, diduga Dinas Pertanian telah ‘mengaut’ uang APBD Langkat sebesar puluhan juta rupiah. Apalagi, untuk itu Pemkab Langkat juga sudah mengucurkan dana untuk biaya perjalanan dinas bagi para pejabat terkait sebesar Rp. 44.420.000,- Selain itu, dana pertemuan untuk para penerima bibit unggul itu sebesar Rp. 7.050. 000,-juga diduga fiktif, karena tidak dilaksanakan Karena itu, diminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Langkat yang baru, AKBP Leonardus Eric Bhismo SIK SH untuk menangkap dan memeriksa Kadis Pertanian Langkat, H Basrah Daulay SH, Kabid Produksi Ir Aman Purba dan Kasi Pengembangan Holtikultura dan Aneka Tanaman, Jasmarita SP. (BD)

Pengobatan Gratis Masyarakat Miskin Digelar di Tapteng Tapteng-andalas Pekan bakti sosial pengobatan gratis masyarakat miskin di Tapanuli Tengah yang berlangsung 21 hingga 25 Februari 2012, diperkirakan menghabiskan dana Rp 1,5 miliar lebih. Perkiraan sementara setelah melihat antusiasnya masyarakat yang hadir hingga memasuki hari keempat. Hal itu disampaikan Bupati Tapteng Bonaran Situmeang didampingi Kadis Kesehatan dr Margan Sibarani, Dirut RSU Pandan dr Ricardo Situmeang, tim medis bedah dr Horas Rajagukguk SpB, drg Natalina Hutabarat serta tim medis operasi katarak dari Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami), Tim Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) dan Tim Yayasan Horas Sehat, saat meninjau pelaksanaan operasi di RSU Pandan, kemarin. Margan Sibarani bersama Koordinator Penyandang Cacat Tuna Dhaksa YSKI, Elyus (47) menyebutkan, jumlah pasien kaki tangan palsu sudah mencapai 46 orang. Sementara pengobatan umum, pemeriksaan darah dan pemberian kacamata baca masih belum terdata karena masih berlangsung. Tapi diperkirakan lebih dari 1.500 orang. (RES)

SKPD Pemkab Tanah Karo Miskin Kreasi dan Inovasi Catatan : Robert Tarigan SH (Wartawan Hr Andalas di Karo)

HAMPIR satu tahun sejak dilantik, 25 Maret 2011 silam jadi Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, belum terlihat program unggulan yang menjadi skala prioritas benar-benar efektif berjalan di lapangan, menimbulkan tanda tanya bagi elemen masyarakat. Perlahan sikap apatis mulai muncul meminggirkan harapan yang begitu kuat terbangun sebelumnya. “Diakui, banyak kendala dalam menangani persampahan karena tidak didukung sarana dan prasarana yang lengkap di samping kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat pembuangan sementara (TPS). Memang pihak Kantor Lingkungan Hidup ada membangun bak tempat pembuangan sampah, tetapi kenyataannya masih banyak mas-

yarakat kita yang membuang sampah di luar TPS,”katanya. Menyinggung tentang kondisi truk yang menurutnya kondisinya sudah “Batuk-batuk” alias renta, Herry mengaku telah mengusulkan penambahan armada pengangkut sampah sebanyak enam unit pada tahun anggaran 2012 di samping mengusulkan penambahan bak sampah yang akan ditempatkan di seputar pusat pasar, maupun di titik-titik lainnya di samping usulan untuk penambahan honor karyawan yang selama empat tahun tidak pernah mengalami kenaikan. “Gaji mereka (karyawan-red) dibawah Upah Minimum Regional (UMR) maka kita usulkan untuk dinaikkan,” harapnya. Penutup Hemat penulis, masih banyak problem pembangunan selain soal kebersihan, yang mendesak dibutuhkan solusinya, penanganan yang cepat, inovatif dan terukur. Pengangguran dan rakyat miskin semakin bertambah, kualitas hidup petani di pedesaan semakin memprihatinkan, perekonomian semakin terpuruk, tingkat kenakalan anak dan remaja semakin meningkat akibat banyak yang putus sekolah. Reformasi birokrasi belum ter-

andalas/robert tarigan

SAMP AH - Pemandangan seperti ini, SAMPAH sampah dibiarkan berserakan bisa disaksikan di sejumlah tempat di kota Kabanjahe dan Berastagi.

sentuh, aparatur abdi rakyat masih bermental pungli, menjadikan rakyat semakin tidak berdaya. Pimpinan SKPD perlu dievaluasi,

prestasi harus menjadi acuan utama. Untuk itu, kerja keras seluruh stakeholders pemerintah sangat

diharapkan masyarakat. Bagaimana supaya daerah ini bisa melakukan lompatan kemajuan di berbagai sektor, itu yang perlu disegerakan.

Sekali salah menempatkan pejabat dan tidak mahu menerima masukan dari lembaga DPRD, termasuk tokoh-tokoh lintas agama dan pemuda, maka lima tahun kedepan tidak akan ada perubahan yang nyata kecuali sebatas mimpi indah yang dituangkan dalam retorika belaka. Kini, saatnya warga Tanah Karo “menagih” janji-janji politik dari Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dan Wakilnya Terkelin Berahmana SH. Sesuai visi misi sewaktu kampanye mewujudkan Kabupaten Karo yang makmur dan sejahtera. Nah, janji sudah telanjur diucapkan, tidak saja diucapkan di depan satu dua orang, namun ribuan bahkan puluhan ribu rakyat mendengarkan. Media massa juga mencatat seluruh janji-janji yang diberikan. Spanduk, pamflet, stiker pun dipasang tulisan yang isinya juga terdapat janji-janji muluk. Persoalan-persoalan diatas secepatnya dicarikan jalan keluarnya, sehingga rakyat Tanah Karo bisa menikmati janji-janji politik Bupati/Wakil Bupati Karo yang dalam kampanye dulu mengaku sebagai “anak beru simelayani sienterem”. ................Semoga.............


Senin

ACEH MEMBANGUN

27 Februari 2012

Ribuan Siswa SMP se-Kabupaten Bireuen Ikuti Try Out

andalas/suherman amin

TR TRYY OUT - Sejumlah siswa RSBI yang tengah mengikuti Try Out Bahasa Indonesia dengan penuh ketekunan. Bireuen-andalas Sebanyak 5.472 siswa SMP di jajaran Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (Disdikbudpora) Bireuen mengikuti try out gabungan (bersama) secara serentak selama dua hari Sabtu (25/2) dan Minggu (26/2). Dari jumlah tersebut termasuk 96 siswa RSBI dari SMP Negeri 1 Bireuen. Pelaksanaan ujian di berbagai lokasi sesuai pengamatan andalas berjalan lancar dan sukses. Kabiddikmen Disdikbudpora Drs M Nasir dalam keterangannya menyebutkan, pelaksanaan Try Out SMP yang dilasanakan serentak se-wilayah Bireuen meliputi 17 kecamatan diikuti 5.472 siswa, dari peserta UN seluruhnya sebanyak 7.118 orang. Menjawab andalas menyangkut sisa dari penserta UN yang ikut try out, M Nasir mengatakan, sebanyak 1.146 orang adalah siswa dari MTs Negeri dan Swasta yang telah mengikuti try out bersama beberapa hari lalu yang dilaksanakan secara serentak oleh Kakanmenag Bireuen. Menyangkut proses pelaksanaan Try Out Kabupaten Bireuen yang dilaksanakan itu, seluruh siswa sudah siap karena mereka sudah dilaksanakan pembinaan oleh guru mereka di sekolah masing-masing. “Alhamdulillah pelaksanaan try Out berjalan lancar, aman dan sukses. Semuanya berjalan sesuai diharapkan,“ ungkap M Nasir yang baru saja pulang dari berbagai lokasi ujian untuk melakukan monitoring dengan tim Kabupaten lainnya. (HERA)

Tim Verifikasi Guru Kontrak ke Lapangan Blangpidie-andalas Demi terwujudnya pendidikan yang lebih baik di masa sekarang dan masa yang akan datang, Dinas pendidikan melakukan verifikasi ke setiap sekolah untuk meninjau langsung keadaan dan aktifitas di sekolah-sekolah yang akan ditempatkan sejumlah guru kontrak untuk tahun 2012. Tim yang turun ke lapangan untuk melihat kondisi belajar mengajar di setiap sekolah, dan secara langsung bisa melihat tingkat kedisiplinan guru, kinerja, dan moralitas seorang pengajar, untuk guru kontrak tahun 2012 yang diterima sebanyak 304 orang sama dengan tahun 2011, tapi untuk tahun ini akan diseleksi secara seksama dengan menurunkan tim ke setiap sekolah. Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Madas pada Dinas pendidikan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Jamaludin kepada Harian andalas, Sabtu (25/02). Tim yang turun ke lapangan akan mengecek langsung kegiatan di setiap sekolahsekolah, sejauh mana tingkat kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut berlangsung dengan melihat daftar hadir para guru kontrak 2011 dan guru yang sudah PNS. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan agar tidak salah pilih para guru pengajar yang akan dikeluarkan SK kontraknya untuk ditempatkan di sekolah-sekolah yang masih kurang tenaga pengajar. “Jika selama ini kita hanya menerima dengan melakukan tes, maka untuk tahun ini akan kita lakukan kroscek lapangan untuk mendapakan hasil yang lebih maksimal,” katanya. Dikatakannya, dengan cara ini bisa saja guru kontrak yang 2011 tidak disambungkan lagi SK lanjutan untuk 2012, karena bermasalah dengan sikap, moralitas dan kinerja, bahkan ada guru kontrak yang tingkat kehadiran kurang juga mendapatkan gaji. ”Guru yang kurang aktif selama ini kemungkinan besar tidak akan dilanjutkan SK untuk tahun 2012, dan akan diganti dengan yang lain,” jelasnya. “Untuk mendapatkan hasil yang baik sudah barang tentu tak lepas dari laporan kepala sekolah yang bersangkutan, memberikan data kepada tim yang turun kelapangan, data yang akurat akan membuat hasilnya lebih baik dan akan mampu meningkatkan mutu pendidikan dan bisa menempatkan Kabupaten Abdya pada rangking yang lebih baik,” ungkapnya. (AS)

harian andalas | Hal.

14

Banjir di Pidie

Puluhan Rumah dan Jalan Negara Hancur Sigli-andalas Sedikitnya 36 unit rumah penduduk hancur total dan puluhan lainnya mengalami rusak parah, setelah banjir bandang melanda Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Sabtu (25/2) petang. Banjir terparah disertakan longsor tidak hanya menghancurkan rumah penduduk, tapi juga badan jalan Negara serta dua jembatan di kecamatan tersebut rusak parah dan hancur. Sejauh ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa dari banjir bercampur lumpur melanda kawasan daerah yang dikenal dengan maraknya "Illegal logging". Banjir sama juga pernah melanda Kecamatan Tangse, atau tepatnya 20 Maret 2011. Namun, banjir kali ini yang melanda 10 desa tidak menelan korban jiwa tidak sama dengan banjir sekitar setahun lalu yang menelan puluhan korban jiwa manusia, belum lagi rumah yang hancur, termasuk sarana perhubungan jalan dan jembatan, lahan pertanian penduduk, sarana pendidikan dan tempat ibadah. Dampak banjir tidak hanya menghancurkan rumah penduduk, tapi membuat aktivitas angkutan umum menjadi macet total, karena banyak ruas badan jalan Negara dari kawasan Desa Blang Malo menuju ibukota Kecamatan Tangse menjadi macet total akibat sejumlah ruas badan jalan kabupaten longsor dan hancur, termasuk dua buah jembatan. Praktis pula warga tidak bisa berbelanja ke Tangse. Amatan andalas, Minggu (26/2), suasana kepanikan penduduk di Desa Blang Malo, Desa Pulo Kawa, Pulo Masjid, dan Desa Kebun Nilam masih

andalas/int

BANJIR BANDANG - Dua warga Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie melakukan aktivitas seadanya di sela-sela banjir bandang yang baru menerjang kawasan tersebut. terlihat. Tercatat sekitar 1,5 kilometer dari 12 kilometer badan jalan Negara dari Desa Blang Malo ke Tangse, terlihat di beberapa ruas terputus-putus akibat diterjang banjir dan longsor lumpur. Belum lagi suasana kemacetan arus lalu lintas, baik angkutan umum maupun truk dan sepeda motor antri panjang dari kawasan Desa Blang Malo ke Pulau Masjid. Di tengah-tengah kesibukan masa panik tersebut, terlihat hampir 200 personel keamanan yang terdiri 125 personil polisi dan 75 personil TNI diturunkan untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan, baik pengamanan masa panik maupun halhal lain yang tidak diinginkan. Sejauh itu, sepanjang jalan menuju Tangse dari Kecamatan Keumala, masyarakat tidak ter-

lihat serius mendengar Tangse di landa banjir dan longsor. Bantuan mengalir Kepala Dinas Sosial Propinsi Aceh, Drs Burhanuddin MM dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie ketika menjawab andalas membenarkan, jika pihaknya sudah menyalurkan bantuan masa panik untuk persiapan 12 hari. "Kami rasa tidak ada kendala lagi menyangkut kebutuhan bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal serta yang mengungsi, karena telah kami sediakan beras, telur ayam, minyak goreng, ikan sarden, mie instan, kain selimut, baju, serta kebutuhan lainnya," sebut Kadis Sosial Propinsi Aceh. Burhanuddin juga menyebutkan, diantara bantuan untuk pengungsi di sejumlah desa lainnya dibawa melalui Meu-

Kakan PMD Diungguli Plt Bupati Pidie Sigli-andalas Kepala Kantor Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pidie, Drs HT Anwar semakin diunggulkan dan berpeluang bakal menduduki kursi “empuk” Bupati Pidie, H Mirza Ismail, S Sos yang akan mengakhiri masa jabatannya, 13 Maret 2012. Nama pejabat yang diunggulkan ini, termasuk dua nama lainnya yang telah di paripurnakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat sepekan lalu. “Kami berpendapat sudah pantas jika Teuku Anwar menjadi pelaksana tugas (Plt) bupati ke depan, karena bersangkutan memiliki dedikasi tinggi dan kaya dengan pengalaman di pemerintahan. Begitupun, semua ini tergantung Gubernur Aceh. Penilaian kami ini, bukan karena mitra kerja, tapi bersangkutan sudah memenuhi syarat dan mampu mengatasi berbagai persoalan,” sebut Asisten I, Drs Zulfikar Yakhob. Sejumlah mantan camat di Pidie kepada andalas secara terpisah menyebutkan, masa-

lah Plt Bupati adalah hak penuh Pak Gubernur Tarmizi Karim. Begitupun, hendaknya Pak gubernur mau bersikap lunak dan membaca aspirasi masyarakat ke DPRK Pidie dalam menentukan pilihannya terhadap pengisisan kosongnya kursi bupati, atau setidaknya Pak gubernur mau mengundang pimpinan DPRK Pidie ke Banda Aceh. Dua nama lain tidak kalah sengitnya dibicarakan sebagai Plt bupati adalah, Drs H Bukhari Taher (Kadis P dan K) serta Kepala Bappeda Pidie, Drs Maddan, SE. Begitupun, nama unggulan selain Kakan PMD adalah Kadis PK, Bukhari Taher. Kedua sosok unggulan ini, tidak banyak berkomentar hanya menunggu hasil putusan dari gubernur saja. “Kami orang bekerja, dimana pun bisa. Dan semua ini, tergantung sama Pak gubernur, “kilah Kadis PK Pidie, tiga hari lalu. Masih berkaitan dengan jawaban Asisten I, Zulfikar Yakhob menyangkut berakhirnya masa jabatan Bupati Pidie, 13 Maret

2012. Disebutkan, pihaknya juga sangat berharap pada Gubernur Tarmizi Karim agar dalam menetapkan putusan untuk menunjuk Plt bupati, mau berlunak hati melihat hasil putusan paripurna DPRK Pidie. “Kita semua juga berharap agar Plt bupati ditunjuk oleh gubernur orang dalam pemerintahan di Pidie,” ujarnya. Disimak dari karier Kakan PMD Pidie , Drs HT Anwar cukup panjang diantaranya dari Sekwilcam Kecamatan Trienggadeng Tahun 1989-1992. Seterusnya, Camat Delima 19921999. Dimutasi ke Camat Pidie, tahun 1999-2002. Pada tahun 2002 hingga 2003 bersangkutan menduduki jabatan Kepala Bagian Kepegawaian. Berikutnya menjadi Sekretaris BPMD Pidie 2003 hingga 2007. Bersangkutan diangkat menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pendapatan Daerah pada tahun 2007 hingga 2009. Lulusan dari Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta Tahun 1986, kini dengan jabatan terakhir Kakan PMD. (DHIAN)

laboh, Aceh Barat karena dari Desa Blang Malo ke ibukota Kecamatan Tangse tidak bisa dilalui akibat jalan dan jembatan putus. Sedangkan dari Dinas Sosial Pidie, sejak Sabtu (25/2) tengah malam bantuan darurat telah disalurkan diantaranya 2 ton beras, 4500 butir telur ayam, 150 kilogram gula pasir, 150 liter minyak goring, 150 lembar selimut, 73 lembar matras tempat tidur, mie instan 150 karton. Sedangkan dari Dinsos Propinsi Aceh, tercatat 300 kotak mie instan, sarden 10 dus, gula pasir 200 kilogram, sambal 10 kotak, kecap 10 kotak, telur ayam 300 butir, minyak goreng 200 liter. Sedangkan bantuan lain yang dibawa dari arah Banda AcehMeulaboh-Tangse belum terdata.

Sekwilda Pidie M Iriawan SE menjawab andalas, kemarin di lokasi banjir bandang Tangse menyebutkan, pihaknya sudah sejak semalam berada di lokasi dan terus memantau perkembangan dari dampak banjir tersebut. "Kita masih menunggu laporan akhir Camat Tangse, sehingga tidak salah lagi dalam pendataan," sebutnya. Menurut Iriawan, banjir yang melanda Tangse kali ini tidak separah ketika terjadi pada tanggal 20 Maret 2011 lalu. Dimana saat itu, banjir bandang cukup parah dan menelan korban jiwa manusia, serta sejumlah sarana dan prasarana rusak parah alias hancur total, termasuk areal persawahan petani. Diantaranya, ratusan hektar sawah tertimbun longsor dan harus digarap ulang dengan masa tunggu cukup lama. Camat Tangse, Drs M Jafar kepada andalas di lokasi banjir mengatakan, paling tidak 36 rumah penduduk yang hancur dan rusak parah alias tidak bisa ditempati lagi, termasuk badan jalan Negara yang hancur sepanjang 1,5 kilometer dengan titik kerusakannya di sejumlah ruas, sehingga jika disatukan kepanjangan badan jalan yang hancur dan rusak mencapai angka tersebut dari Desa Blang Malo ke Desa Kebun Nilam dank e ibukota Kecamatan Tangse. Selain rumah penduduk yang hancur, kata Camat Jakfar juga dua unit tempat ibadah serta jembatan gantung desa dan dua unit jembatan kabupaten. Bahkan, sebutnya ada juga ternak kerbau penduduk yang mati dibenam longsor bukit berbatuan. "Kita sudah membangun tempattempat atau posko penanggulangan darurat, termasuk menampung terus bantuan baik dari tingkat kabupaten maupun dari provinsi," ungkapnya. (ZAZ/DHIAN)

Tim Lembing Bireuen Buru Babi Liar Lhokseumawe-andalas Perburuan terhadap seekor babi liar yang telah membunuh seorang nenek, Bahriah (53) di gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe masih terus dilakukan. Bahkan kabarnya tim khusus buru babi asal Bireuen yang dikenal tim lembing terbang, akan terjun ke lokasi yang diduga tempat persembunyian hewan liar tersebut. “Perburuan terhadap babi liar itu masih berlangsung setiap hari pasca terbunuhnya seorang nenek itu pada awal Januari lalu. Saya dapat informasi bahwa tim lembing terbang asal Birueun akan turun juga, tapi kapan jelasnya mereka datang saya belum tahu," ungkap Jafar salah

seorang warga setempat kepada andalas, kemarin. Jafar menyebutkan, lokasi perburuan diperluas hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian. Sasarannya semak belukar yang kerap dijadikan sarang hama babi, selama ini sudah banyak babi yang dibunuh para pemburu bahkan mencapai ratusan ekor, namun babi yang dimaksud belum ditemukan juga. Pihaknya tidak akan berhenti sampai babi yang membunuh nek Bahriah ditemukan. Pada saat itu, nenek janda itu ditemukan tewas diterkam babi hutan dalam kondisi tubuh tercabikcabik di rumahnya. Korban bertarung dengan hewan liar itu menyelamatkan cucunya yang dalam ayunan yang hendak didekati babi. (BT)

Perguliran Ternak Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Catatan :

Drs H Suherman Amin

UPAYA peningkatan dan menyukseskan pencapaian program nasional swasembada daging tahun 2014, Pemkab Bireuen melalui Bidang pertenakan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Bireuen melakukan pembinaan kelompok masyarakat ternak di kabupaten Bireuen sekaligus mewajibkan untuk melakukan perguliran ternak (revolving).

M

enurut pemantauan andalas, Pemkab Bireuen tengah memacu sektor peternakan demi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Bireuen dengan system membantu ternak kepada

setiap kelompok lalu mereka melakukan perguliran terhadap kelompok lain, sehingga nantinya setiap kelompok mempunyai peliharaan ternak. Setiap kelompok petani ternak itu anggotanya sebanyak 20 orang. Bantuan terhadap kelompok semula diberikan bantuan ternak oleh Pemkab Bireuen melalui Bidang Peternakan untuk dilakukan pengembangan tahap berjumlah 35 ekor. Jumlah yang diberikan itu diberikan waktu pengembangan sekaligus pengawasan Bidang peternakan selama 3 tahun, lalu ternak sapi itu digulirkan lagi kepada masyarakat kelompok ternak lain berjumlah 26 ekor. Itulah system yang saat ini dilakukan Pemkab Bireuen untuk pengembangan ternak dan berhasil. Bupati Bireuen, Nurdin Abdulrahman bersama rombongan termasuk Kabid Peternakan drh H Afriza, Camat Juli dan sejumlah staf bidang peternakan beberapa waktu lalu, melakukan pemantauan ke

andalas/ suherman amin

TERNAK - Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman, Kabid Pertenakan Bireuen, drh, Afriza, Camat Juli dan Tokoh masyarakat Juli serta masyarakat menyaksikan perguliran pengembangan ternak antar kelompok tani (Revoving) di Gampoeng Simpang Mulia Kecamatan Juli Bireuen beberapa waktu.

sejumlah peternak untuk menyaksikan langsung perguliran (revolving) ternak yang diadakan di salah satu desa dalam wilayah Kabupaten Bireuen, yakni kelompok ternak “Mulia Baru” di Gampoeng Simpang Mulia Kecamatan Juli arah Selatan Kota Bireuen. Nurdin Abdul Rahman dalam keterangannya kepada andalas di kala itu menyebutkan, untuk meningkatkan ekonomi rakyat system perguliran ternak itu harus terus dilanjutkan serta ditingkatkan bahkan diperbanyak pengembangan, karena berhasil sehingga masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraannya dengan pemeliharaan ternak. Nurdin Abdul Rahman mengharapkan agar system perguliran ternak seperti dilakukan pengembangan oleh kelompok tani di Gampoeng Tanjoeng Mulia harus dikembangkan ke seluruh kelompok tani ternak di 17 kecamatan dalam wilayah Bireuen supaya merata.

Sementara Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kehutanan Drh H Afriza menyebutkan, apa yang telah dilakukan kelompok tani ternak dengan system pengembangan bergulir itu sudah membuahi hasil dan sudah berkembang. Menurutnya, untuk mencapai hasil maksimal dalam memenuhi pencapaian swasembada daging tahun 2014, pihaknya terus melakukan pendataan ternak pemerintah yang ada di Kabupaten Bireuen, supaya masyarakat kelompok ternak lainnya dapat berbuat Revolving seperti yang dilakukan masyarakat kelompok ternak “Mulia Baru “ Kecamatan juli Kabupaten Bireuen. Dengan demikian pengembangan peternakan untuk mencapai target bahkan pada tahun 2014 mendatang diupayakan Bireuen akan mampu melakukan pencapaian target program nasional yaitu swasembada daging. *****


Senin

SAMBUNGAN

27 Februari 2012

harian andalas | Hal.

Cak Imin Dituduh Mantan Wakilnya di PMII Berbohong

BJ Habibie Diisukan Meninggal Dunia Jakarta-andalas Beredar kabar di jejaring sosial twitter bahwa mantan Presiden BJ Habibie telah meninggal dunia. Berita itu dipastikan hanya isapan jempol belaka alias Hoax. "Berita bahwa BJ Habibie meninggal TIDAK benar," tulis Habibie Center di akun twitternya @habibiecenter, Senin (27/2) pada pukul 01.00 WIB. "Alhamdulillah BJ Habibie sehat wal afiat. Beliau sudah dipastikan sedang di rumah membaca Yaasin untuk Ibu Ainun. Terima Kasih atas perhatiannya," lanjut akun tersebut. Sebelumnya sempat ramai dibahas tentang kabar meninggalnya BJ Habibie di jejaring sosial twitter. Namun, kabar dari Habibie Center ini mengonfirmasi kesimpangsiuran kabar tersebut. Untuk mencegah beredarnya berita palsu, pihak pengelola Habibie Center meminta masyarakat, khususnya pengguna twitter, hanya mempercayai informasi terkait BJ Habibie dari akun @habibiecenter dan @habibie_ainun.(DTC)

LIVERPOOL ‘RAJA’ PIALA INGGRIS .........(Dari Halaman 1) gelar. Sejak babak pertama pertandingan final berlangsung sengit dan menarik. Laga baru berjalan dua menit, Liverpool nyaris mencetak gol. Sepakan melengkung Glen Johnson dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang. Menit ke-11, giliran Cardiff yang memiliki peluang. Tendangan Kenny Miller dari dalam kotak penalti masih jauh dari sasaran. Liverpudlian dibuat terhenyak saat Cardiff secara mengejutkan berhasil mencetak gol pertama di menit ke-19. Menerima umpan terobosan dari Miller, dengan tenang Josep Mason menendang bola ke gawang tanpa mampu diantisipasi oleh kiper Liverpool, Pepe Reina. Liverpool mencoba membalas. Tendangan spekulasi jarak jauh yang dilepaskan Carroll di menit ke-24 melambung tinggi di atas gawang Cardiff. Kembali tendangan jarak jauh dilakukan para pemain Liverpool. Kali ini giliran Charlie Adam yang melakukannya di menit ke-32. Lagilagi arahnya masih jauh dari sasaran. Menit ke-44, sundulan Daniel Agger memanfaatkan tendangan bebas Steven Gerrard masih bisa diamankan oleh kiper Cardiff, Heaton. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangannya. Suarez langsung mengancam gawang Cardiff di menit ke-49. Tendangan menyilangnya masih mampu diselematkan dengan baik oleh Heaton. Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit ke-60. Sundulan Suarez di depan gawang masih membentur tiang. Bola liar langsung diteruskan tendangan keras yang dilepaskan oleh Skrtel. Menit ke78, tendangan kaki kiri Downing masih mampu ditepis Heaton. Cardiff nyaris mencetak gol kedua di menit ke-83 ketika sundulan Turner di tiang jauh masih melebar tipis di kanan gawang Reina. Lima menit berselang, giliran sepakan Miller di

dalam kotak penalti masih terlalu tinggi di atas mistar. Skor imbang 1-1 bertahan hingga pertandingan usai. Pertandingan akan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Di babak pertama perpanjangan waktu, Liverpool langsung mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Menit ke92, sundulan Suarez dari sepak pojok Gerrard masih mampu dibuang pemain Cardiff dari garis gawang. Menit ke-103, giliran sundulan Carroll dari sepak pojok Downing yang belum menemui sasaran. Menit ke-105, sepakan Bellamy dari luar kotak penalti masih sedikit melambung di atas mistar gawang Cardiff. Skor 1-1 tak berubah hingga babak pertama perpanjangan waktu usai. Di babak kedua perpanjangan waktu, Liverpool mampu mencetak gol di menit ke-108 ketika tendangan Kuyt dari dalam kotak penalti gagal dihadang Heaton. Tak mau menyerah, Cardiff terus menekan pertahanan Liverpool. Hasilnya positif. Mereka mampu menyamakan kedudukan di menit ke-118 melalui sepakan Ben Turner dari kemelut yang terjadi di depan gawang Liverpool. Skor imbang 2-2 bertahan hingga pertandingan usai. Pertandingan dilanjutkan dengan adu tendangan penalti. Dalam adu tendangan penalti, Liverpool berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2. Dua penendang Liverpool gagal melakukan tugasnya dengan baik, yakni Gerrard dan Adam. Sedangkan pemain Cardiff yang gagal melakukan tendangan penalti adalah Miller, Gestede, dan Anthony Gerrard.(INT/GUS) Susunan pemain: CARDIFF CITY: Heaton; McNaughton (Blake 106'), Hudson (c) (Gerrard 100'), Turner, Taylor; Mason (Kiss 91'), Gunnarsson, Whittingham, Cowie; Miller; Gestede. LIVERPOOL: Reina; Johnson, Agger (Carragher 87'), Skrtel, Enrique; Adam, Gerrard (c); Downing, Suarez, Henderson (Bellamy 58'); Carroll (Kuyt 103').

Ngebut di Jalan Raya Ditangkap Pakai Jala .........(Dari Halaman 1) ngebut walaupun telah diminta untuk berhenti. Jaring ini dilempar ke arah pengendara motor kemudian diikat sehingga yang terkena tilang tidak melarikan diri. Kepolisian Thanh Hoa mengatakan metode ini tidak menyebabkan pengendara motor yang terjaring terluka atau menimbulkan kecelakaan.

Menurutnya, kecil kemungkinan para pengendara sepeda motor terjatuh, karena jala ikan hanya akan menghentikan rantai sepeda motor. Polisi juga menganggap penggunaan jala lebih aman daripada cara lain, seperti mengejar para pengendara sepeda motor dengan risiko tabrakan dengan pengguna jalan raya lain.(INT)

15

PEMBATASAN BBM– Seorang pengendara sepeda motor membeli bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta, belum lama ini. Pemerintah masih mengkaji mengenai tiga opsi menyangkut kebijakan pengurangan subsidi untuk BBM yaitu menjalankan kebijakan pembatasan BBM subsidi, konversi BBM ke BBG, serta opsi menaikan harga BBM.

JK: Harga BBM Idealnya Naik Rp2 Ribu Makassar-andalas Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla meminta pemerintah segera menaikkan harga BBM

dengan angka kenaikan ideal Rp2 ribu. Hal ini disampaikan JK usai menghadiri Gala Dinner HUT ke-39 Bosowa Group, di Hotel Sahid Jaya, Makassar, Sabtu (25/ 2). "Hanya dengan cara menaikkan harga BBM kita bisa memperbaiki perekonomian bangsa, kita bisa mengurangi beban pemerintah, naiknya Rp 2000 oke, masih dapat dijangkau," ujar saudagar Bugis pemilik Kalla Group ini. JK menambahkan, meskipun

kebijakan kenaikan harga BBM dianggap tidak populis, pemerintah harus segera mengambil langkah itu untuk mengalihkan anggaran subsidi pada pembangunan infrastruktur nasional. "Bukan soal diterima atau tidak oleh publik, mau baik infrastruktur atau tidak. Kalau subsidi BBM tinggi, tidak mungkin kita bisa perbaiki jalan, pilihannya di situ," pungkas JK. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya di Istana Negara, Rabu (22/

2), menyebutkan pemerintah terpaksa akan menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menekan anggaran subsidi BBM dalam APBN yang angkanya akan membengkak. Kenaikan harga bensin dan solar yang rencananya diberlakukan mulai April tahun ini diperkirakan berkisar antara Rp500-Rp1500 per liter. Pemerintah saat ini masih mengkaji dan melakukan penghitungan untuk menetapkan harga kenaikan.(DTC/ GUS)

Jakarta-andalas Adalah sebuah kejanggalan bila Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengaku tidak kenal dengan Muhammad Fauzi, yang disebut terlibat dalam kasus suap di Kemenakertrans. Pasalnya, Fauzi itu adalah tangan kanan Muhaimin semasa dia menjadi Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), waktu masih menjadi aktivis mahasiswa. "Dulu Muhammad Fauzi itu staf sekretariat PMII saat dipimpin Muhaimin. Ibaratnya tangan kanannya lah. Fauzi itu juru ketiknya Muhaimin. Makanya begitu saya lihat dia tidak mengaku, saya istighfar saja," ungkap Saifullah Tamliha di Sekretariat PB PMII, Jakarta Pusat, Minggu (26/2). "Dari tahun 1995, (Imin dan Fauzi) sudah dekat banget. Kalau nggak kenal atau lupa keterlaluan, mudah-mudahan Cak Imin (panggilan Muhaimin) selamat," harap Saifullah. Oleh Karena itu, Wakil Ketua Umum PB PMII pada masa kepengurusan Muhaimin Iskandar ini menegaskan, tak mungkin mantan atasannya itu tidak mengenal Fauzi. Makanya, anggota Komisi IV dari PPP itu menuding Muhaimin berbohong, meski pada akhirnya mengaku juga mengenal Fauzi.(RMO)

Segera Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus .........(Dari Halaman 1) Kejatisu dan Poldasu harus segera melakukan eksekusi,” ujar Uli Tua Simarmata. Saat ditanya apa kepentingan masyarakat atau anggota KSU Madani Paluta mendesak dilakukan eksekusi itu, Uli Tua Simarmata mengatakan, pertama, bahwa lahan register 40 yang telah dicaplok PT Torganda dan PT Torus Ganda perlu dikembalikan pada posisi semula, yakni hutan lindung, guna kelestarian lingkungan hidup. Kedua, di era reformasi saat

ini yang memiliki agenda demokratisasi dan supremasi hukum, perlu penegakan hukum di tengah-tengah masyarakat. Keputusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) RI No 2642K/PID/2006 sebagai dasar eksekusi harusnya dilakukan sebagaimana mestinya. “Ketiga, sesuai Peraturan Meteri Kehutanan Nomor P.60/ Menhut-II/2008, ada peluang bagi 15 ribu orang anggota koperasi di Kabupaten Paluta dan Palas untuk diberdayakan sebagai pengelola perkebunan inti rakyat (PIR) kelapa sawit plasma,” jelasnya.

Menurut Uli Tua Simarmata, sejak putusan MA No 2642K/ PID/2006 dikeluarkan tanggal 12 Februari 2007, sebenarnya seluruh kegiatan di atas lahan register 40 Padang Lawas itu sudah menjadi aset negara. Dan, akibat tidak dilakukannya eksekusi, negara pun sudah dirugikan mencapai triliunan rupiah. Dia menjelaskan, saat tim KSU Madani Paluta berdelegasi ke rumah dinas Menteri Kehutanan RI pada Desember 2011 lalu, Menteri Kehutanan dalam pernyataannya saat itu memberi sinyal agar masyarakat juga turut

serta memanen hasil perkebunan kepala sawit di lahan register 40 tersebut. Karena perkebunan itu bukan lagi milik DL Sitorus dan mereka harus angkat kaki dari atas lahan tersebut. “Meteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat itu sudah memberi sinyal agar masyarakat turut serta memanen hasil perkebunan kelapa sawit yang ada di lahan register 40 itu. Namun masyarakat melalui KSU Madani Paluta yang diketuai MB Samsul Harahap tidak mau melakukan itu, sebelum dilakukan eksekusi,” jelasnya.

KSU Madani Paluta sebagai induk 49 koperasi, di antaranya 26 berada di Kabupaten Paluta dan 23 di Kabupaten Palas, tambah Uli Tua Simarmata, merupakan masyarakat yang pro eksekusi lahan register 40 Padang Lawas. “Penundaan pelaksanaan eksekusi yang terus menerus sudah sangat membuat gerah dan resah masyarakat yang bertempat tinggal atau berdomisili di sekitar objek eksekusi, khususnya masyarakat 89 desa, 6 kecamatan di Kabupaten Paluta dan Palas,” tandasnya.(BEN)

PT Sorikmas Mining Belum Punya Izin Membabat Hutan .........(Dari Halaman 1) waktu lalu. PT SMM adalah salah satu dari 13 perusahaan kontroversial yang diputuskan oleh Presiden Megawati melalui Keppres 14 Tahun 2004, diperbolehkan menambang di kawasan hutan lindung. Perusahaan yang saham mayoritas sebanyak 75 persen dimiliki oleh Sihayo Gold Limited-Australia dan sisanya milik Antam akan menambang emas di lahan seluas 33.721 Ha yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Kabupaten Madina. Namun keberadaan TNBG ini terancam hilang menyusul terbitnya putusan Mahkamah Agung (MA) nomo 29/P/HUM/2004 tertanggal 17 September 2008 yang memenangkan permohonan uji materiil yang diajukan PT SMM. Putusan itu memerintahkan Menhut segera mencabut SK126/MENHUT-II/2004 tanggal 29 April 2004 Tentang Perubahan Fungsi dan Penunjukan Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas Dan Hutan Produksi Tetap menjadi Taman Nasional. Inti dari putusan itu adalah MA menggugurkan status TNBG yang ditetapkan melalui SK

Menhut tersebut di atas. Terhadap putusan MA ini, sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Sipil untuk Penyelamatan TNBG menyampaikan petisi kepada Menhut agar mendesak penangguhan eksekusi putusan MA tersebut. LSM-LSM tersebut antara lain KPHSU, LBH Medan, Yayasan Samudera, YEL, Pusaka Indonesia, Walhi Sumut, Petra, CII, Kontras, Bitra Indonesia, JRKI Sumut, dan Elsaka. Mereka meminta Menhut agar mempertahankan keberadaan areal hutan seluas 108.000 Ha di Kabupaten Madina tetap menjadi taman nasional. Beri Tenggat Sementara itu Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan memerintahkan kepada seluruh perusahaan yang memegang izin usaha pemanfaatan hutan, wajib menyelesaikan penataan batas areal kerjanya. Mereka diberi waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya, sejak 21 Februari 2012. "Maka setiap pemegang izin usaha pemanfaatan hutan wajib melaksanakan dan menyelesaikan penataan batas pada areal kerjanya paling lama dalam waktu tiga bulan sejak surat edaran ini

terbit (21 Februari 2012)," kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dalam surat edarannya yang dikutip, Minggu (26/2). Selain itu perusahaan-perusahaan itu juga wajib menyelesaikan status keberadaan dan atau hak-hak masyarakat atau penduduk dalam areal izin pemanfaatn hutan. Dalam surat edarannya, Zulkifli menuturkan selama ini banyak terjadi klaim masyarakat pada areal yang telah diberi izin pemanfaatan hutan. Tujuannya agar batas areal kerja menjadi jelas dan berkekuatan hukum dan kepastian usaha bagi perusahaan pemegang izin pemanfaatan hutan. "Ini juga untuk menghindari konflik dengan masyarakat," katanya. Surat ini ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki izin antara lain, Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan (IUPJL), Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Restorasi Ekosistem Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Tanam, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman

Rakyat, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Hasil Reboisasi, dan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Masyarakat. Namun apakah surat edaran Menhut terkait tenggat waktu 3 bulan ini berlaku kepada PT SMM, mengingat menurut Kemenhut sendiri, PT SMM sampai kini belum mengantongi IPPKH meski perusahaan tambang emas itu sudah membabat hutan di Kabupaten Madina untuk kepentingan eksplorasinya. Dari data yang dilansir wikipedia menyebutkan, PT Sorikmas Mining (SMM) adalah perusahaan tambang emas dengan wilayah kontrak karya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), persisnya di Kecamatan Kotanopan, Muara Sipongi, dan Ulupungkut dengan area kontrak seluas 24.300 Ha. Sementara seluas 41.900 Ha yang lain terletak di Kecamatan Siabu, Bukit Malintang, dan Panyabungan Utara. Sebanyak 75 persen saham PT SMM dimiliki Sihayo Gold Limited dan 25 persen sisanya oleh PT Aneka Tambang. Area kontrak PT SMM sebagian besar berada di Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang merupakan area tangkapan

air bagi Sungai Batang Gadis dan beberapa anak sungainya seperti Batang Pungkut. Sungai-sungai ini berperan sangat penting untuk menjaga ketersediaan air bagi 360.000 orang, 34.500 Ha sawah, serta 43.000 perkebunan rakyat di Kabupaten Madina. Di bidang keanekaragaman hayati, Kawasan DAS Batang Gadis merupakan habitat mamalia khas Sumatera yang penting untuk konservasi global seperti, harimau sumatra, kambing hutan, tapir, beruang madu, rusa sambar, kijang muncak, dan kucing hutan; serta kawasan ini juga menjadi habitat 247 jenis burung dengan 47 jenis di antaranya merupakan burung yang dilindungi di Indonesia. Kehadiran PT SMM mendapat penolakan yang sangat keras dari warga dan juga beberapa kelompok mahasiswa. Akan tetapi perusahaan ini tetap melanjutkan aktivitas eksplorasi mereka di Kabupaten Madina. Pada bulan Maret tahun 2011, Pemkab Madina menghentikan sementara semua kegiatan PT SMM di lapangan karena ternyata izin pinjam pakai kawasan hutan dan izin eksplorasi perusahaan ini sudah habis pada akhir tahun 2010.(INT/GUS)

Mahasiswi STMIK Logika Menghilang

Wali Kota Terkejut Tarif Parkir di Bandara Polonia Rp20 Ribu

.........(Dari Halaman 1)

.........(Dari Halaman 1)

pulanglah, mamak dan bapak sangat merindukanmu, pulanglah nak..." ratap sang ibu yang menangis sesegukan sambil terus memandangi foto anak gadisnya yang hilang itu. Dalam kesempatan itu,

kedua orang tua Tere juga menyampaikan harapannya kepada siapa saja yang menemukan atau mengetahui di mana keberadaan anak gadisnya itu supaya dapat melaporkannya ke Polres Pelabuhan Belawan atau dapat menghubungi D Pasaribu di nomor HP-0812 601 3963.(DP)

bertentangan. "Kendati demikian saya tentu akan koordinasi dulu dengan PT Angkasa Pura II,” ujar Rahudman Harahap yang saat itu sedang melepas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

kembali ke Jakarta. Panggil AP II Wakil Ketua DPRD Medan Sabar Syamsurya Sitepu kepada wartawan sebelumnya juga mengaku terkejut dengan besarnya tarif parkir khusus di Bandara Polonia Medan itu. “Harus ada pembahasan lebih

dahulu, apakah besarnya tarif parkir khusus sesuai atau memberatkan masyarakat,” katanya. Politisi Partai Golkar ini juga berencana memanggil PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan untuk mengklarifikasi tarif parkir khusus tersebut. “Ya, dalam waktu dekat ini akan saya

panggil GM AP II,” tegasnya. Sayangnya Humas AP II yang coba dikonfirmasi wartawan terkait persoalan ini tak berhasil ditemui. Saat coba dihubungi ke Nomor HP 0811613XXX miliknya, juga tak ada jawaban. Sementara itu pengguna parkir khusus Bandara Polonia yang

ditemui terpisah sangat menyayangkan pihak AP II yang tanpa sosialisasi memberlakukan tarif parkir khusus itu. “Seharusnya, ada sosialisasi dulu. Jadi masyarakat tak terkejut,” ucap Doni, salah seorang pengguna parkir yang saat itu sedang menjemput keluarganya di Bandara Polonia.(RIL)


HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 27 Februari 2012 | No: 2117/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Alya Rohali

Tergiur Pendapatan

A

lya Rohali tak mau berlamalama menjadi artis. Dirinya berencana untuk menjadi seorang notaris, terutama setelah gelar sarjana S-2 telah diraihnya. Pilihan Alya untuk menjadi notaris kabarnya karena pendapatan yang bakal didapatnya lebih besar ketimbang dunia artis. Benarkah? “Kalau itu, saya nggak tahu sih. Kan belum terjun. Dunia hukum buat saya, sesuatu yang disukai. Saya suka mempelajari hukum jadi salah satu passion saya yang lain. Ini sudah saya petakan dari beberapa tahun lalu," ucap Alya Rohali. "Saya kelarin dulu dunia hiburan, sudah tahap ini sudah punya karir baru lagi. Dunia hiburan menjanjikan, tapi nggak awet. Di sana mau sampai berapa lama sih, perputarannya cepat. Ada yang muda, yang tua kayak saya mulai terpinggirkan. Saya sudah melewati asam garam dunia hiburan. Jadi musti tau diri,” tambahnya, kemarin. Kini, Alya memang berencana untuk membangun sebuah kantor miliknya sendiri. Alya berkeinginan untuk membuat sebuah kantor di luar kota Jakarta. “Kalau notaris harus punya kantor sendiri, kalau notaris cuma satu orang di kantor, kalau yang pake friends itu lawyer (pengacara), makanya selesai setahun. Ngajuin penempatan di luar kota Jakarta, anakkku juga sudah siap kok. Tergantung wilayah kerjanya dapat di mana. Direalisasikan kantor itu setahun setelah magang. Harus ikut ujian kode etik dulu, terus PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) segala macem, baru jadi notaris,” ujarnya. Lalu, apa yang menjadi tugas Alya sebagai seorang notaris nantinya? “Kalau notariat mencakup semua tugas-tugas. Ya NAP (Notaris Acara Perdata), harus bisa memahami,” jawabnya. (NET)

Baru Dilamar, Ashanty Mual-Mual

MESKI menjalani pernikahan kedua kali, Anang Hermansyah mengaku sangat gugup saat melamar kekasihnya, Ashanty. "Ini dimana hari aku akan menjawab. Sehari ini aku benar-benar deg-degan, nervous. Berdoa agar berjalan lancar," ucap Anang setelah melamar Ashanty, saat dijumpai di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2). Bahkan kata Ashanty, hampir seharian pacarnya itu selalu marah dan agak 'brutal'. Hal itu membuat Ashanty merasa kesal dengan Anang. "Seharian ini dia ngomel, main piano yang brutal, satu hari ini dia enggak asik banget." Tapi bukan hanya Anang yang merasa nervous jelang lamaran. Ashanty pun sempat merasa mual ketika memasuki ruang Ceria, ruangan tempat prosesi lamaran. "Masuk sini aku mual banget dan deg-degan. Ini baru lamaran gimana akad ya," akunya. Meski keduanya sempat nervous, tapi Anang dan Ashanty merasa puas, karena prosesi lamaran berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkannya. "Sesuai yang aku harapkan dan keluarga yang melihat. Ini juga diharapkan keluarga Ashanty juga," kata Anang. Prabowo Akan Jadi Saksi Bukan Presiden SBY, ataupun Wakil Presiden yang diminta oleh Ashanty dan Anang untuk menjadi saksi pernikahan mereka. Namun, nama Prabowo Subianto yang diinginkan keduanya menjadi saksi pernikahan mereka kelak. “Jadi Ashanty sudah meminta saya untuk menemui pak Prabowo supaya mau menjadi saksi pernikahannya. Selain itu juga Ashanty memang berkeinginan untuk masuk ke partai Gerindra nanti,” ujar Hotman Paris usai menghadiri lamaran Anang dan Ashanty di hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (25/02) malam. (NET)

Sule Digugat Cerai? KOMEDIAN OPERA VAN JAVA, Entis Sutisna atau akrab disapa Sule dikabarkan digugat cerai istrinya, Lina di Pengadilan Agama Cimahi, Bandung. Saat coba dikonfirmasi, Sule dengan tegas membantah kabar tersebut. “Nggak ah, nggak benar itu, bohong. Harus saya sadari semua manusia pasti mendapatkan cobaan, tapi saya enjoy saja, karena saya tidak melakukannya. Kalau saya melakukan, berarti pemberitaan itu benar. Tapi karena nggak

benar, jadinya ya biasa aja,” ujar Sule, kemarin. Diakui oleh Sule kalau dirinya masih menjalani kehidupan rumah tangganya dengan harmonis. Meskipun hidup secara berjauhan antara Jakarta dan Bandung, Sule mengakui masih sering melakukan komunikasi. “Namanya juga manusia. Saya sih heran sih ya. Coba cek deh, saya masih harmonis dan nggak ada masalah apa-apa dalam rumah tangga. Saya selalu komunikasi

dengan istri saya. Dia juga tahu dengan siapa saja saya di lokasi syuting,” ujar Sule. Dengan adanya pemberitaan yang menyudutkan dirinya, Sule mengakui kalau dirinya mendapatkan support dari keluarga. “Orang pasti bertanya. Kemarin kan beritanya habis menggendong dan mencium anak. Tapi tiba-tiba dapat kabar ini. Sampai sekarang istri saya tetap support dan mendukung saya, dan istri saya bilang nggak benar. Istri saya bahkan sudah membantah menggugat cerai. Orang tua juga cuek aja,” pungkasnya. (NET)

Epaper andalas edisi senin 27 februari 2012  

harian andalas lugas dan cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you