Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 7 Maret 2012 | No: 2126/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500 andalas/hs poetra

BBM Naik April, TDL Naik Mei

TERBAKAR–Petugas Pemadam Kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan api yang membakar sebuah pabrik spring bed di Jalan Balai Desa, kawasan Starban, Medan Polonia, Selasa (6/3) malam. Material yang mudah terbakar seperti busa dan thinner yang ada didalam pabrik membuat api semakin cepat berkobar. Belum diketahui penyebab dan asal api, namun kerugian dipastikan mencapai ratusan juta rupiah.

Jakarta – andalas Belum usai keresahan masyarakat atas rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), pemerintah kembali merencanakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) secara bertahap sebesar 10 persen mulai Mei 2012. Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, sesuai RAPBN Perubahan 2012, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tidak dilakukan bersamaan dengan harga bahan bakar minyak bersubsidi. "Kalau kenaikan harga BBM bersubsidi diputuskan April 2012, maka TDL dilakukan Mei 2012," katanya Selasa. Menurut dia, RAPBN Perubahan 2012 juga menyebutkan kenaikan TDL dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan sekali. Namun, ia mengaku tidak mengetahui persis besaran kenaikan TDL per tahapnya. Kenaikan TDL 10 persen akan mengurangi subsidi listrik tahun 2012 sebesar Rp8,9 triliun. Dengan kenaikan rata-rata sebesar 10 persen, maka TDL akan meningkat dari Rp729 menjadi Rp796 per kWh. Sebelumnya, pemerintah mengusulkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 1.500 per liter dalam RAPBN-P 2012. Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo saat ditemui di Gedung DPR mengaku, usulan Bersambung ke Hal. 15

Guru Tabrak 16 Murid Masih Ditahan

Keluarga Ajukan Penangguhan Penahanan Medan-andalas Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang SH MSi menegaskan, pihaknya hingga Selasa (6/3) kemarin, masih melakukan penahanan terhadap Marini, guru Buddhis Bodhicitta yang menabrak 16 murid TK-nya yang sedang senam. Penahanan masih dilakukan penyidik Satlantas Polresta Medan di sel wanita Rumah Tahanan Polisi (RTP) Markas Kepolisian Resor Kota Medan. RTP tempat Marini diinapkan ini dihuni para pelaku tindak tindak kriminal atau tahanan Satreskrim. “Proses hukumnya tetap berjalan meski kedua belah pihak telah berdamai dan tersangka masih kita lakukan penahanan,” kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang SH MSi kepada andalas, kemarin. Dalam kesempatan itu, mantan Kasat Intelkam Poltabes MS (Polresta Medan, red) tersebut juga mengakui bahwa pihak keluarga tersangka dan yayasan telah mengajukan penangguhan penangguhan. “Ndak masalah itu hak mereka. Setiap warga negara yang

Pabrik Springbed Empire Terbakar Medan-andalas Pabrik pembuatan kasur jenis springbed terbakar di Jalan Starban Ujung, Kelurahan Kampung Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Medan hangus terbakar, Selasa (6/3) sekitar pukul 18.45 WIB. Api diduga berasal dari bagian dalam pabrik pembuatan kasur bermerek Empire, Caesar dan Venus itu. Kebakaran berlangsung cepat dan api langsung membesar di lokasi pabrik berukuran sekitar 150 x 70 meter. Api pun sulit dikendalikan karena di pabrik milik PT Indo Foam itu banyak bahan yang mudah terbakar seperti busa dan kain. Petugas pemadam kebakaran dibantu karyawan pabrik berupaya keras memadamkan api. Kebakaran baru bisa dipadamkan sekitar 4 jam kemudian, setelah 23 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Belum diketahui pasti

penyebab kebakaran. Kasus ini masih diselidiki aparat kepolisian setempat. Tak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun empat warga yang membantu memadamkan api dengan menaiki tembok, menjadi korban. Keempatnya terjatuh setelah mencoba melompat akibat terkena percikan material menyusul adanya ledakan dari dalam pabrik. Mereka adalah Dion (18), Angga (20) dan Surya (21). Bersambung ke Hal. 15

Kurs Rupiah Selasa, 6 Maret 2012 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9810 1458 12177 14619 1186

Beli 9709 1443 12050 14468 1174

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Bersambung ke Hal. 15

Jual 114.72 3053 7315 9209

Beli 110.51 3019 7240 9117

Korsleting Pemicu Utama Kebakaran di Medan

Mantan Walikota Pematang Siantar Terbukti Korupsi

KEBAKARAN hingga kini masih menjadi momok bagi warga Medan. Sepanjang Februari 2012 ini, kasus kebakaran paling banyak disebabkan korsleting (arus pendek) listrik. Dari data yang tercatat di Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan Medan menyebutkan dari 50 kasus kebakaran yang terjadi hingga Februari 2012 ini,

Medan-andalas Mantan Walikota Pematang Siantar, RE Siahaan divonis 8 tahun penjara dalam persidangan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/3) sore. RE dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi dana APBD sebesar Rp 10,5 miliar. Selain itu, ketua majelis hakim yang diketuai Joner Manik juga mewajibkan RE Siahaan membayar denda sebesar Rp 100 juta. Jika denda tidak dibayar, RE Siahaan dipidana kurungan selama 4 bulan. Tidak itu saja, majelis hakim juga mewajibkan RE Siahaan mengembalikan uang negara sebesar

Divonis 8 Tahun Penjara

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Aksi Demo Warnai Sertijab Kajatisu

starberita.com/grup andalas

Kajatisu Noor Rachmat saat diwawancarai wartawan, Selasa (6/3).

Medan-andalas Serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dari AK Basuni Masyarif kepada Noor Rachmat yang digelar di gedung Kejatisu Jalan Abdul Haris Nasution, Selasa (6/ 3) diwarnai aksi demo. Massa yang mengatasnamakan Aliansi Sumatera Utara Bersih itu mendesak Kajatisu yang baru untuk menuntaskan berbagai kasus dugaan korupsi di Sumut yang belum tuntas selama dijabat AK Basuni. Para pendemo menuntut agar aksi mereka kala itu lansung diterima Kajatisu baru. Namun Kasi Penkum Mar-

cos Simare-mare tidak mengabulkannya. "Kami mendesak Kejatisu menuntaskan kasus-kasus korupsi yang pernah ditangani Kajatisu yang lama, diantara kasus korupsi bansos, kasus korupsi BNI dan kasus di kabupaten/kota," ujar Pahala Napitupulu koordinator aksi dalam orasinya. Sementara itu, Kajatisu Noor Rahmat dalam sertijab mengajak semua personil Kejatisu membantu pihaknya dalam mengemban tugas sebagai kajatisu. "Sebagai orang baru di Kejatisu, saya mengajak semua ke-

Hari Ini Sertijab dan Pisah Sambut Kajatisu

DATA yang dihimpun dari lapangan, Selasa (6/3) siang, butiran peluru dan granat tersebut pertama kali ditemukan Asbah selaku pemilik rumah saat dirinya membersihkan halaman rumahnya. Karena

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Saat Menyapu Halaman, Seorang Ibu Temukan Belasan Peluru dan Dua Granat Ratusan masyarakat Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang mendadak geger, menyusul ditemukan tiga butir peluru senjata api laras panjang dua granat berbentuk dinamo sepeda di halaman rumah milik Asbah (40) di Dusun IV desa tersebut, Selasa (6/3) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelumnya juga, pada hari Minggu (4/3) siang sekira pukul 15.00 WIB,masyarakat ditemukan 18 butir peluru di lokasi yang sama juga.

luarga besar Kejatisu untuk bekerjasama dalam menjalankan tugas. Saya percaya, semua personil yang ada merupakan jaksa yang profesional dan memiliki dedikasi," ujarnya. Soal SP3 Walikota Medan, Rahudman Harahap seperti yang dituntut pendemo, Noor Rachmad mengaku sudah selesai. "SP3 Rahudman itu adalah salah satu bentuk penyelesaian masalah dan menemukan kepastian hukum. Tapi ini juga masih ditangani Kejagung," tutur Noor Rachmad pada starberita (grup andalas) usai

curiga dengan benda itu, Asbah pun melaporkannya kepada sang suami bernama Jumingan (37). Selanjutnya, penemuan itu dilaporkan kepada Kepala Desa Lama Nizar Laksamana Tarigan lalu diteruskan ke Polsek Pancur Batu. Begitu menerima laporan, petugas Polsek Pancur Batu dibantu sejumlah personil TNI dari Koramil-14 Pancur Batu turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Dan ternyata, setelah diperiksa, tiga butir peluru yang ditemukan tersebut masih aktif kendati memang sudah usang. Kemudian, petugas berusaha Bersambung ke Hal. 15

GRANAT–Granat. Kanit Reskrim Iptu Pol Gunawan, SH sedang mengamati peluru dan granat yang ditemukan warga.

37 Magnet Ditemukan di Lambung Balita SEBAGIAN besar balita gemar memegang segala jenis benda. Setelah dipegang, tak lama kemudian benda itu pun akan berpindah ke mulutnya dengan cepat. Itu pula yang terjadi pada seorang balita di Amerika Serikat (AS) yang menelan 37 butir magnetmagnet kecil yang tertahan di dalam lambungnya. Ibunda Payton Bushell, bocah berumur 3 tahun itu, sangat terkejut ketika membawa putrinya yang sakit ke dokter. Hasil pemeriksaan sinar X menunjukkan bahwa anak perempuan itu telah menelan 37 magnet kecil berdaya tinggi. Dokter menduga, Payton telah menelan sebuah gelang. Sebabnya, hasil rontgen menunjukkan ada sebuah gelang dalam lambung balita tersebut. Sang ibunda, Mum Kelli, pun tak habis pikir setelah melihat hasil rontgen tersebut.

Namun dia menduga, gadis kecilnya pasti mengira magnet-magnet tersebut sebagai makanan. Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Rabu 7 Maret 2012

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

P

EMERINTAH berencana menaikkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Namun, di tengah rencana tersebut, isu penggulingan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun berhembus. Menanggapi indikasi gerakan massal yang siap menggulingkan pemerintahan, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman menyatakan, Polri siap mengantisipasinya. "Tentu kita akan melakukan pengamanan terhadap pengunjuk rasa dan kita harapkan kegiatan ini tidak ada pengerusakan," ujar jenderal polisi berbintang tiga itu, kemarin. Pertanyaannya, benarkah ada gerakan menggulingkan SBY, terkait dengan rencana kenaikan BBM tersebut ? Rencana tersebut bisa jadi memang ada di benak sekelompok orang. Namun, akan sangat sukar diwujudkan, sebab menggulingkan pemerintahan yang sah, bukan pekerjaan mudah. Patut diingat, keberadaan SBY sebagai Presiden RI untuk periode kedua, merupakan produk Pemilu Presiden (Pilpres) pada tahun 2009 lalu. Dengan kata lain, dia merupakan pilihan rakyat yang dilakukan secara konstitusional. Dengan kata lain, para pendukung SBY dengan mudah akan mematahkan isu penggulingan tersebut, sebagai tindakan inkonstitusional dan atau bertentangan dengan aturan perundangan yang berlaku di negeri ini. Namun, terlepas dari benar atau tidaknya rencana gerakan untuk menggulingkan pemerintahan SBY tersebut, hal itu hendaknya tidak perlu disikapi dengan cara berlebihan dan kontraproduktif. Isu penggulingan itu akan jauh lebih bermanfaat, jika disikapi dengan arif wicaksono. Artinya, jika terdapat upaya menggulingkan pemerintahan yang sah dari sekelompok orang di negara manapun, termasuk Indonesia, hal itu bermakna ada something wrong dalam pengelolaan negara. Yang hendak kita tekankan di sini, bahwa jika sebuah pemerintahan dikelola dengan baik, dan semua kebijakan negara bermuara pada kepentingan rakyat, dipastikan tidak akan pernah ada keinginan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Untuk itu, kita berharap Presiden SBY dan para pendukungnya dapat menjadikan isu penggulingan tersebut, sebagai sebuah warning dan evaluasi terhadap berbagai kebijakan pemerintahan selama ini. Bahwa, SBY sebagai orang nomor satu di negeri ini dituntut untuk berbuat lebih baik bagi rakyatnya. Agaknya, salah satu upaya yang dapat dilakukan Presiden SBY untuk mengantisipasi isu penggulingan itu adalah dengan cara membatalkan rencana kenaikan BBM tersebut. Tapi, apa pun ceritanya, menggulingkan pemerintahan yang sah bukanlah perkara mudah.(**)

2

Soal Pujakesuma, Gatot Dinilai Berbohong Medan-andalas Upaya pencabutan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma pimpinan Joko Susilo adalah bukti Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengingkari fakta yang ada. Selain itu, pengakuan Gatot yang telah mengupayakan langkah mediasi adalah pembohongan karena sesungguhnya tak pernah dilakukannya. “Sejak awal, Gatot memang sudah memperlihatkan keberpihakannya, kok,” ujar Wakil Ketua PW PKB Pujakesuma Sumut bidang Infokom, Rianto Aghly SH, didampingi Ketua PW Pemuda PKB Pujakesuma Sumut, Danu Prayitno, SE MM, di Medan, kemarin. Keduanya menanggapi pernyataan Plt Gubsu Gatot PN di sebuah media lokal, yang membantah pihaknya mengakui kubu sempalan. Gatot juga menyebutkan, telah melakukan langkah mediasi untuk menyelesai-

kan masalah Pujakesuma. Menurut Rianto Aghly, sebelum dan setelah pelaksanaan Mubes-III PKB Pujakesuma 1920 November 2011 di Medan, pihaknya melayangkan surat resmi mohon arahan dari Plt. Gubsu. “Namun sampai saat ini tak ada respon sama sekali dari Plt. Gubsu,” jelas Rianto, yang akrab dipanggil Anto Geng. Dia membenarkan, seusai mubes Gatot secara pribadi pernah mengundang pihaknya untuk mufakat di rumah dinasnya. Namun undangan tersebut

tidak diladeni, karena yang terjadi adalah upaya mengkonfrontir pihaknya dengan pihak lain. Pihaknya bersikap, tidak ada yang perlu dikonfrontir dengan pihak manapun, sebab mubes sudah menyatakan Pujakesuma tidak bermasalah. Soal ada pihak yang memunculkan nama Pujakesuma, “Itu hak mereka, silakan saja, dan kami tidak perlu mengurusinya, Dengan demikian jelaslah Plt Gubsu berbohong saat mengatakan telah melakukan langkah-langkah mediasi,” ujar Anto Geng, yang juga anggota Departemen Hukum DPP Pujakesuma pada priode 20062011 lalu. ??Ingkari Fakta Sejarah Sementara itu, Ketua PW Pemuda PKB Pujakesuma Sumut, Danu Prayitno, SE MM menyatakan, sikap Plt Gubsu mencoba mencabut SKT PW PKB Pujakesuma Sumut adalah bukti Gatot mengingkari fakta dan sejarah Pujakesuma. “Ka-

lau Plt Gubsu tidak memahami fakta dan sejarah, kenapa tidak mau bertanya? Yang terjadi kemudian, dia mengingkari fakta dan sejarah Pujakesuma,” kata Danu. Mubes-II PKB Pujakesuma tahun 2006 lalu di Langkat, urai Danu, menetapkan Kasim Siyo sebagai Ketua Umum DPP PKB Pujakesuma. Logikanya, yang berhak dan sah melaksanakan Mubes PKB Pujakesuma lima tahun kemudian adalah Kasim Siyo. “Logika apa yang dipakai Plt Gubsu, sehingga tidak mengakui Mubes-III PKB Pujakesuma yang dilaksanakan Kasim Siyo pada November 2011 lalu di Medan?” tanya Danu. Danu menilai, sejak awal Plt Gubsu memang telah memperlihatkan sikap tidak berpihak kepada Pujakesuma. Antara lain, saat menjelang dan sesudah pelaksanaan Mubes-III, dia tidak merespon sama sekali surat PKB Pujakesuma untuk mem-

inta arahan. Plt Gubsu juga tidak memberi jawaban atas undangan mubes maupun pelantikan Pengurus Pujakesuma hasil Mubes-III tersebut. Meski demikian, pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkannya, termasuk saat Plt Gubsu mencoba mencabut SKT PW PKB Pujakesuma Sumut. Sebab, keutuhan PKB Pujakesuma tidak dikarenakan seorang Plt Gubsu. Namun ketika Plt Gubsu melakukan kebohongan dan mengingkari fakta yang ada, “Kami jadi merasa prihatin, mosok pemimpin kok seperti itu,” ujar Danu, mantan Sekretaris GM Pujakesuma Sumut priode 2000-2005. Anto dan Danu menilai, munculnya Pujakesuma sempalan itu tidak terjadi secara serta merta, melainkan memang sudah didesain sedemikian rupa oleh pihak-pihak tertentu dan untuk kepentingan tertentu. (DED)

Hari Pertama MTQN

JALAN RUSAK- Beberapa pengendara melintas di Jalan Bunga Asoka yang rusak akibat sering dilintasi kendaraan bertonase tinggi, kemarin. Buruknya kondisi jalan tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas di kawasan itu.

andalas-mag/rizki mulya

EDITORIAL

BBM dan Isu Penggulingan SBY

harian andalas | Hal.

Lima Ranperda Inisiatif Dewan Tak Masuk Prolegda Tahun 2012

DPRD Medan Mandul

Medan-andalas Tidak dimasukkannya lima program legislasi daerah (Prolegda) inisiatif DPRD Medan pada tahun 2012 ini, membuktikan DPRD Medan mandul, karena tidak bisa memanfaatkan hak inisiatif yang sudah diberikan rakyat. Kelima Prolegda inisiatif DPRD Medan tersebut yakni rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Sistem Pendidikan, Ranperda tentang Kepala Lingkungan (Kepling), Ranperda tentang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran, Ranperda tentang Pengaturan Pasar Modern dan Tradisional, dan Ranperda tentang Serapan Air Bawah Tanah.

Pengamat Pemerintahan dari Universitas Sumatera Utara (USU) Dadang Darmawan mengatakan, anggota dewan memang tidak mempunyai kemampuan menghasilkan Ranperda. Ini terbukti dari minimnya Ranperda yang dihasilkan setiap tahunnya. Jadi satu hal wajar apabila dewan tidak menggunakan hak inisiatifnya. “Hak inisiatif itu penting untuk menggantikan peran legislasi yang didominasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Tetapi ternyata tidak dimanfaatkan dengan baik, padahal hak inisiatif itu merupakan hak yang diberikan kepada mereka sebagai wakil rakyat. Itu bukti DPRD Medan mandul, tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya di Medan, Selasa (6/3). Selama ini, lanjut Dadang, seluruh DPRD di Indonesia sangat minim menggunakan hak inisiatifnya untuk memperjuangkan hak rakyat. Padahal sebagai wakil rakyat, DPRD harus bisa menghasilkan satu aturan yang berdasarkan kepentingan rakyat atau menjawab berbagai masalah di masyarakat. Kalau hanya menerima legislasi usulan dari Pemko Medan, dipastikan berkaitan dengan pajak atau retribusi yang justru akan memberatkan masyarakat. Itu pun tidak dikaji oleh DPRD, kebanyakan hanya menyetujui saja.

“Selain tidak memanfaatkan hak inisiatifnya, DPRD juga tidak mengkaji usulan yang masuk. Jadi wajar kalau berbagai masalah di kota ini tidak bisa terselesaikan dengan baik. Justru beban masyarakat terus bertambah dengan berbagai pajak atau retribusi,” ujarnya. Kondisi seperti ini menjadi catatan bagi masyarakat bahwa wakil rakyat yang telah dipilih sebagai perpanjangan tangan ke pemerintah tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Tugas utama dewan yaitu menghasilkan legislasi yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, tidak dilaksanakan sama sekali. “Benar-benar lucu jika dewan tidak juga bisa menghasilkan legislasi yang menjadi tugas utama mereka. Itu menjadi catatan penting bagi masyarakat,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Medan Faisal Nasution mengaku, pihaknya akan memasukkan lima Prolegda inisiatif DPRD Medan pada tahun ini, selambat-lambatnya tiga bulan ke depan. “Berdasarkan UU No 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Prolegda bisa diajukan selambat-lambatnya enam bulan pada tahun berjalan. Jadi lima Prolegda inisiatif itu tetap bisa dibahas pada tahun ini karena hal itu penting untuk menjawab berbagai masalah di masyarakat,” katanya. (BEN)

Perlombaan Didominasi Kelompok Anak-anak Medan-andalas Hari pertama Musabaqah Tillawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke45 tingkat Kota Medan Tahun 2012 yang digelar, Selasa (6/3) di Jalan Amal Lingkungan III, Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal, memperlombakan kelompok anak-anak putra dan putri yang berasal dari 21 kecamatan. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu memperlombakan Musabaqah Haplah Al-Qur’an (MHQ) 10 juz, 1 juz, Tilawah, Tafsir Bahasa Arab, Tartilul Qur’an, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Peserta yang tampil berasal dari Kecamatan Medan Johor, Medang Sunggal, Medan Denai dan Medan Tuntungan. Sedangkan peserta dari kecamatan lainnya akan tampil hari ini (7/3). Lalu, Selasa sore digelar perlombaan MSQ untuk kelompok remaja. Kemudian pada malanya, digelar MSQ untuk kelompok dewasa. Pihak panitia mempergunakan beberapa tempat di luar arena utama MTQ, seperti Masjid Isti’adah Jalan Amal yang tidak jauh dari arena utama MTQ, serta aula 2 dan kelas A Balai Diklat Keagamaan Medan Jalan Pinang Baris. Pengamatan wartawan, arena MTQ ramai dikunjungi warga. Selain menyaksikan jalannya perlombaan, masyarakat juga mengunjungi stand-stand untuk melihat aneka produk maupun kerajinan tangan yang dipamerkan. Di arena bazaar itu, standstand yang berasal dari 21 kecamatan, PKK maupun Satuan Kerja Perangkat Daerda (SKPD), memang memajangkan produk unggulan masing-masing. (YN/BEN)

Fadly Nurzal: Bangsa Ini Belajar Demokrasi dari Pilkades Medan-andalas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumatera Utara (Sumut) H Fadly Nurzal SAg menegaskan, bangsa Indonesia belajar demokrasi dari proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Sebab, jauh sebelum ada pemilihan presiden, kepala daerah dan legislatif secara langsung, pemilihan kepala desa sudah dilakukan secara langsung oleh rakyat. “Proses pemilihan langsung yang terjadi dalam sistem demokrasi kita saat ini belajar dari proses pemilihan kepala desa yang dilaksanakan secara langsung,” ujar calon Gubernur Sumut ini saat memberikan sambutan pada acara syukuran atas terpilihnya H Alfian SH sebagai Kepala Desa Dagang Kelambir, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Senin (5/ 3) malam. Pada masa Orde Baru, kata

Fadly, pemilihan secara langsung merupakan sebuah ketakutan. Padahal, sesungguhnya rakyat sudah melaksanakan pemilihan langsung dalam memilih kepala desa. “Jadi sungguh ketakutan itu merupakan kebohongan yang dilakukan oleh Orde Baru dalam sistem demokrasi kita ketika itu,” ujar Ketua Fraksi PPP DPRD Sumut ini. Fadly menegaskan, pemilihan secara langsung juga merupakan sebuah konsep yang dekat dengan Al-Quran. Hal itu sesuai dengan Firman Allah yang artinya “Taatlah kamu kepada Allah dan Rasulnya serta Pemimpin di antara Kamu,” ujar Fadly. Dijelaskannya, taat kepada Allah dan Rasulnya itu sudah final, namun menaati pemimpin di antara kita adalah memiliki proses yakni kita memilihnya sebagai pemimpin dan yang paling pas itu memilih secara lang-

andalas/ist

SAMBUT ANSAMBUTANAN-Cagubsu dari PPP H Fadly Nurzal SAg sedang memberiksan sambutan pada acara syukuran atas terpilihnya kader PPP H Alfian SH sebagai Kepala Desa Dagang Kelambir, Kecamatan Tanjung Morawa Deli Serdang, Senin (5/3) malam, di Desa Dagang Kelambir. sung. Ujung Tombak Pada kesempatan itu, Fadly Nurzal menjelaskan bahwa kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan dan pembangunan bangsa. “Kalau

desa sudah aman dan tenteram, maka pak camat, kapolsek, bupati, gubernur dan presiden akan tidur dengan nyenyak. Tetapi kalau desa sudah tidak tenteram, akan mengganggu kenyamanan pemimpin kita dan

situasi keamanan di negeri ini,” sebut Fadly. Kondisi inilah yang terjadi dengan sejumlah desa yang berada di daerah lain, satu desa penduduknya berperang dengan penduduknya lainnya, satu desa penduduknya membakar rumah penduduk lainnya. ”Inilah bukti betapa pentingnya peran dari seorang kepala desa,” ujar Fadly. Pada kesempatan itu Fadly Nurzal juga memberikan selamat kepada Pengurus Ranting PPP Desa Dagang Kelambir yang diketuai oleh Indra Gunawan. Hadir dalam acara tersebut Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Sumut Aswan Jaya, Ketua Fraksi PPP DPRD Deli Serdang H Hasaiddin Daulay, Anggota DPRD Deli Serdang dari PPP A Budy, Kapolsek Tanjung Morawa, serta sejumlah tokoh dan alim ulama di Kecamatan Tanjung Morawa. (HAM)


MEDAN KITA

Rabu 7 Maret 2012

harian andalas | Hal.

3

Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga:

Bebaskan Sumut dari Praktik Pemasungan Medan-andalas Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, Richard Eddy M Lingga SE, minta Pemprovsu menggalakkan program bebas pasung. Pasalnya, di Sumatera Utara masih banyak ditemukan pemasungan terhadap anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan, akibat kurangnya informasi ke pedesaan dan faktor kemiskinan. Richard Lingga menekankan hal itu, berdasarkan pengalamannya memfasilitasi korban pemasungan Jhon Parlin Silalahi, warga Desa Juma Sianak Kecamatan Sidikalang dan Tamba Tua Sianturi, warga Paranginan Humbang Hasundutan, ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Medan, kemarin. Pria yang menjadi korban pemasungan itu, harus segera dibawa ke rumah sakit demi mendapatkan perawatan intensif. “Pasalnya, keluarga korban tidak mampu mengobati anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan itu,” kata Richard Lingga, Selasa (6/3). Sesuai dengan visi-misi Gubsu, rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan memiliki masa depan, kata Lingga, seyogianya tidak ada lagi praktik pemasungan di Sumut karena kebodohan

SEMBUHSEMBUH-Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga bersama pasien korban pasung yang sudah sembuh, Jhon Parlin Silalahi dan Tamba Tua Sianturi bersama orangtuanya. dan kemiskinan. Selain itu, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 1966 tentang Kesehatan Jiwa, bahwa pasien dengan gangguan jiwa yang telantar harus mendapatkan perawatan dan pengobatan pada suatu tempat perawatan. Surat Mendagri Nomor PEM.29/6/15, tertanggal 11 Nopember 1977 yang ditujukan kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan pemasungan terhadap penderita gangguan jiwa dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menyerahkan perawatan penderita di Rumah Sakit Jiwa. Surat tersebut juga berisi in-

Pemprovsu Bentuk Tim Scorring Nama Bandara Kuala Namu Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera membentuk tim kecil untuk melakukan scorring (penilaian) terhadap kelayakan dan kepatutan nama Bandara Kuala Namu. Tim akan memilih satu dari empat nama yang paling representatif untuk diajukan ke Pemerintah Pusat Cq Menteri Perhubungan guna ditetapkan sebagai nama baku bandara baru tersebut. “Insya Allah dalam bulan ini juga tim yang diketuai Sekdaprovsu H Nurdin Lubis itu sudah terbentuk, dan nantinya tim akan bertugas melakukan scorring atas listing (daftar nama) yang masuk ke Pemprovsu,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho, di Medan, Selasa (6/3). Menurut Gatot, sampai saat ini, Pemprovsu telah menerima empat nama yang diajukan elemen masyarakat sebagai nama Bandara Kuala Namu. Terdiri dari tiga nama pahlawan nasional (Sisingamangaraja XII, H Adam Malik, Tengku Amir Hamzah), dan satu nama satu lagi nama tokoh yang dinilai berjasa memacu percepatan pembangunan bandara pengganti Polonia Medan itu, yakni Tengku Rizal Nurdin. Dari listing empat nama di atas, lanjut Gatot, Pemprovsu memosisikan diri sebagai pihak yang netral. Upaya netralisasi itu antara lain ditunjukkan dengan memben-

tuk Tim Scorring. Tugas ini antara lain melakukan kajian secara komprehensif terhadap daftar nama yang masuk melalui berbagai metode pendekatan ilmiah untuk dipilih dan ditentukan satu di antaranya yang paling acceptable (paling banyak diterima). “Setelah melakukan tugas scorring itu, tim atas nama Pemprovsu akan mengajukan hasilnya ke pemerintah pusat cq Menteri Perhubungan untuk dipilih dan ditetapkan sebagai nama baku Bandara Medan yang baru di Kuala Namu,” urai Gatot seraya menegaskan, Pemprovsu sudah harus menyampaikan hasilnya paling lambat enam bulan sebelum dead line operasional bandara pada akhir tahun 2012. “Paling lambat pada bulan Juli 2012, Pemprovsu sudah harus menyampaikan hasil Tim Scorring atas listing empat nama Bandara Medan Baru tersebut kepada pemerintah pusat Cq Menteri Perhubungan. Setelah hasil tim scorring itu diserahkan, maka untuk waktu tiga bulan berikutnya, Kementerian Perhubungan akan melakukan kajian dan penelitian ulang, dan hasilnya akan diumumkan paling lambat pada bulan September 2012. Karena pada bulan September 2012 itu, nama baku untuk Bandara Medan Baru di Kuala Namu tersebut sudah harus dipublikasikan atau didesiminasikan di dunia internasional,” kata Gatot. (WAN)

struksi untuk para camat dan kepala desa agar secara aktif mengambil prakarsa dan langkahlangkah dalam penanggulangan pasien yang ada di daerah mereka. “Mengacu kepada UU di atas, sudah seharusnya Pemprovsu ikut berperan membebaskan Sumut dari praktik pemasungan,” katanya. Sementara itu, Richard Lingga yang memantau langsung keadaan dua pria yang selama ini dipasung tersebut, dan telah dibawa berobat ke RSJ Medan, kondisinya sudah berangsur membaik. “Kemarin kondisinya sudah membaik dan telah dibawa kembali ke kampung halamannya setelah dirawat selama 1 tahun 2 bu-

lan,” katanya. Disebutkan, Jhon Parlin Sianturi dipasung karena sering mengganggu keselamatan ibunya Ramian boru Sihombing. Sebab, suaminya sudah meninggal, sering memukul-mukul kepala dan badannya hingga luka. “Karena takut mengganggu kenyamanan tetangga, makanya dia dipasung,” kata Richard Lingga mengutip keterangan Boru Sihombing. Sementara itu, Tamba Tua Sianturi belum dibenarkan pihak RSJ Medan pulang, tetapi kondisinya sudah mulai sehat.”Kita tinggal kita menghubungi keluarganya di Paranginan, untuk memulangkan yang bersangkutan ke kampungnya,” katanya. Sedangkan kepada pihak RSJ Medan, Richard Lingga berpesan agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada korban pemasungan itu, dan jika suatu saat nanti kambuh lagi, hendaknya berkenan membantu penanganannya. Menyikapi perhatian tulus Richard Lingga, ibunda Jhon Parlin Silalahi, Ramian boru Sihombing merasa terharu dan berkali-kali menyampaikan terima kasih atas kepedulian politisi Golkar yang terkenal merakyat ini. “Sebagai anggota DPRD Sumut dari Dapem X, beliau senantiasa memperhatikan tangisan rakyatnya. Tidak percuma kami memilih Pak Lingga sebagai wakil kami di DPRD Sumut,” katanya. (UJ)

Terkait Tindakan Kasar Foredes Wali Kota Medan

DPRD Medan Minta Klarifikasi Kapolresta dan Sekda Medan-andalas Komisi A DPRD Medan akan meminta klarifikasi kepada Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang dan Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri, terkait tindakan kasar oknum Polisi Lalulintas (Polantas) yang ditugaskan sebagai foredes kendaraan dinas Wali Kota Medan, terhadap Anggota DPRD Medan Denni Ilham Panggabean. “Kita akan meminta klarifikasi kepada Kapolresta dan Sekda Kota Medan terkait tindakan kasar oknum Polantas yang bertugas sebagai foredes Wali Kota Medan terhadap Anggota DPRD Medan Denni Ilham Panggabean,” kata Ketua Komisi A DPRD Medan Ilhamsyah kepada wartawan, Selasa (6/3). Ilhamsyah menilai, tindakan oknum foredes tersebut tidak dapat dibenarkan, karena sangat tindak etis. “Tindakan oknum Poredes tersebut harus segera diselesaikan agar tidak menjadi konsumsi publik sehingga menciptakan image yang kurang baik,” ujar politisi Partai Golkar ini. Seperti diketahui, Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Demokrat Denni Ilham Panggabean, mengaku telah mendapat perlakukan kasar dari ok-

num Polantas yang menjadi foredes (pengawalan, red) kendaraan dinas Wali Kota Medan, Kamis (1/3) sore lalu. Denni mengungkapkan peristiwa kasar itu dialaminya saat dia pulang dari kantor DPRD Medan. Ketika itu dia melintas di kawasan Jalan Imam Bonjol persisnya di depan Hotel Danau Toba Internasional. Di saat bersamaan, di sisi kanan mobil Denni melintas rombongan kendaraan Wali Kota Medan. “Tibatiba oknum polantas (foredes, red) itu sambil jalan langsung memukul kaca spion mobil saya, sehingga masuk ke dalam,” ungkapnya. Saat itu, Denni mengatakan kepada oknum itu agar jangan main pukul seperti itu. “Saya kan juga pejabat (anggota dewan, red) dan menggunakan mobil dinas. Tapi, oknum itu malah makin menantang, dan mengatakan kalau anggota dewan kenapa rupanya,” jelas Denni. Karena tidak terima dengan perlakuan kasar dan sikap arogan nya, Denni pun sempat adu mulut dengan oknum tersebut. “Namun karena saya tak mau terpancing emosi dan terjadi hal-hal tak diingin, akhirnya saya tinggalkan oknum itu,” katanya. (BEN)

RUSAK PPARAHARAHARAH-Jembatan penyeberangan di Jalan Putri Hijau Medan rusak parah. Anak tangga penyeberangan yang terbuat dari papan, tampak sudah bercopotan, sehingga masyarakat yang ingin menyeberang harus harus melewati jalan raya yang padat lalulintas. Kondisi ini tentu sangat berbahaya bagi penyeberang jalan raya. andalas/mag/rizki mulya

Chairuman: Pemimpin Sumut Harus Cerdas dan Berani Medan-andalas Sosok pemimpin Sumatera Utara (Sumut) ke depan diharapkan tidak hanya mempunyai visi dan misi jangka pendek, tetapi juga mempunyai program kerja nyata untuk pembangunan dalam 20 tahun mendatang. Sebab, Sumut yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga dan perairan internasional harus mampu memanfaatkan sumber daya yang ada. “Karenanya, sosok pemimpin Sumut berikutnya harus berani dan cerdas serta mampu memberdayakan sumber daya manusia dalam mengelola kekayaan alam daerah ini,” harap tokoh masyarakat yang juga Dewan Pembina Ormas MKGR Sumut, H Chairuman Harahap, saat menerima audensi Ketua Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Sumut, H Wagirin Arman, Senin (5/3) malam di kediamannya, Jalan Jenderal AH Nasution Medan. Pada pertemuan yang penuh nuansa kekeluargaan, mantan Kajatisu itu banyak memberikan masukan tentang pembangunan Sumut ke depan, terutama dalam penyelesaian konflik tanah yang hampir 12 tahun tidak kunjung terselesaikan.

Pria yang kini menjabat sebagai Deputi Industri Pembangunan Fraksi Golkar DPR-RI itu juga berharap penyelesaian masalah tanah jangan sampai terus berlarut-larut sehingga mengakibatkan pembangunan di Sumut terganggu. Sementara itu, Ketua MKGR Sumut, Wagirin Arman, mengatakan masukan maupun pandangan ke depan bagi calon pemimpin Sumut yang disampaikan Chairuman Harahap nantinya akan dibawa ke dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 MKGR Sumut yang rencananya akan digelar akhir bulan ini. Disinggung mengenai alasan MKGR Sumut berkunjung pertama kali ke kediaman Chairuman Harahap, menurut Wagirin, karena sosok Chairuman sangat dekat dengan masyarakat dan tidak suka dengan hal-hal yang birokratis, sehingga sangat mudah menemuinya. “Sosok Chairuman merakyat. Tidak terbelenggu dengan sistem birokrasi. Jadi, bagaimana mungkin mau ketemu atau menerima masukan, kalau sang pemimpin jumpanya saja payah harus memakai birokrasi. Lihat saja Pak Chairuman di tengah kesibukannya, masih mau menerima masyarakat Sumut untuk berdiskusi,” Wakil Ketua DPRD Deli Serdang ini. (THA)

Pengelola Parkir Sun Plaza Lecehkan DPRD Medan Medan-andalas Lembaga DPRD Kota Medan kembali dilecehkan. Setelah sebelumnya SKPD Pemko Medan mangkir tidak memenuhi undangan rapat Pansus Ranperda Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (RPKD), Senin (5/3) lalu, kali ini lembaga terhormat ini mendapat pelecehan yang sama dari pengelola parkir Sun Plaza, Selasa (6/3). Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan Hasyim kepada wartawan mengatakan, indikasi pelecehan terhadap tugas dewan kembali dilakukan pengelola Secure Parking Sun Plaza. Pasalnya, surat undangan yang ditandatangani Ph Ketua DPRD Medan Augus Napitupulu tidak “diterge” pihak pengelola parkir Sun Plaza. Hasyim yang didampingi anggota Komisi C lainnya menjelaskan, pihaknya sudah dua kali memanggil pengelola parkir Sun Plaza. Terakhir lewat surat undangan No 005/2170, Tanggal 1 Maret 2012 yang meminta Crismant (pengelola secure Parking Sun Plaza)

untuk hadir di ruang rapat Komisi C DPRD Medan dengan materi rapat dengar pendapat (RDP) tentang pajak parkir, Selasa (6/3) pukul 14.00 Wib. Tapi, Crismant tak kunjung hadir. “Ini sangat kita sayangkan. Padahal, tujuan kita untuk mempertanyakan realisasi pajak parkir yang sebenarnya disetor pengelola parkir Sun Plaza ke Dinas Pendapatan Kota Medan. Dengan kejadian ini, kita semakin curiga ada permainan tak sehat di pajak parkir Sun Plaza,” kata Hasyim. Hal senada disampaikan A Hie, juga anggota Komisi C DPRD Medan. Menurutnya, sikap pengelola parkir Sun Plaza yang tidak koperatif menghadiri undangan DPRD Medan sampai dua kali, jelas sudah melecehkan lembaga DPRD Medan. “Pengelola parkir Sun Plaza sudah menunjukkan sikap arogan, sampai dua kali tidak hadir memenuhi undangan DPRD Medan. Selanjutnya kita akan lakukan panggilan paksa,” tegas A Hie. (BEN)

Toxin pada Gigi Ibu Hamil Dapat Merusak Janin Medan-andalas Sebaiknya, bagi ibu hamil juga memeriksakan giginya sejak awal ke dokter, karena toxin atau kuman perusak gigi bisa merusak janin dalam kandungan yang dapat menyebabkan bayi lahir prematur atau cacat bawaan. Demikian dikatakan Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Medan drg Iskandar Muda Siregar SpOrt didampingi Wakil drg Christian Andrisyahputra, kepada wartawan, Selasa (6/3) di kantor PDGI Medan. Begitupun, kata Iskandar, ibu hamil boleh saja mencabut gigi saat usia kehamilan mencapai 4-6 bulan atau pada trimester ke 2. Tapi harus benar-benar melihat kondisi kesehatan si ibu dan gigi yang dicabut juga tidak complicated. Menurut Iskandar, kerusakan gigi juga dapat menyebabkan endokardidis (penyakit jantung), THT, lambung, sendi dan ginjal. Karena itu, dia menyarankan agar setiap orang memeriksakan giginya 6 bulan sekali. Dia juga mengatakan, faktor makanan seperti makanan siap saji, mudah

lengket dan manis juga dapat merusak gigi. “Proses fermentasinya berawal dari sisa makanan tersebut menempel pada gigi dan karena ada bakteri di mulut terjadi keasaman dan merusak email. Bila terus berlanjut tejadi akumulasi plag dan akibatnya gigi berlubang, gusi bisa berdarah,” katanya. Dikatakannya, banyak anak-anak maupun orang dewasa baru memeriksakan giginya ketika sudah menimbulkan rasa sakit. Hal itu, selain tingkat kesadaran masyarakat masih rendah untuk memeriksakan gigi, juga masih akibat rendahnya pemahaman masyarakat soal perawatan gigi. “Gosok gigi itu setelah makan pagi dan sebelum tidur malam. Tapi, sekarang banyak anak-anak gosok gigi dulu baru sarapan, ini yang salah. Karena sisa makanan tadi akan kembali menempel,” tuturnya. Dia mengimbau, agar masyarakat tidak menyepelekan permasalahan pada gigi, karena dapat menyebabkan terjadinya pengaruh pada elemen lain, termasuk alergi kulit. (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 7 Maret 2012

SPBU Pangkalan Tembok Diduga Selewengkan BBM Bersubsidi Tanjung Balai-andalas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pangkalan Tembok Desa Sei Nangka, Kecamatan Sei Kepayang diduda melakukan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Oleh oknum pengusaha SPBU tersebut, solar bersubsidi itu dijual kepada seseorang berinisial AK. Lalu AK menjualnya kepada pemilik kapal nelayan dengan harga Rp4700 sampai Rp5000 perliternya. BBM bersubsidi itu diperoleh dari SPBU yang terletak di kawasan Kota Tanjung Balai lalu dilangsir dengan mobil yang sudah dirombak tankinya. Praktik ilegal yang disebutsebut sudah berlangsung lama dan tak tersentuh hukum ini diduga oknum aparat.

“Terus terang kami warga di sini resah dengan praktik penyelewengan BBM bersubsidi ini. Kami minta pihak Pertamina untuk meninjau ulang ijin SPBU tersebut,� kata sejumlah warga Tanjung Balai, kemarin. Hal senada juga dikatakan aktivis LSM SIRA, Syamsul Bahri SE dan sejumlah tokoh pemuda Kota Tanjung Balai. Mereka juga mengaku sudah lama mendengar keluhan masyarakat di Desa Sei Kepayang mengenai hal tersebut. “Kami sudah mempertanyakan ini kepada pihak dari oknum aparat tersebut. Namun mereka membantahnya,� kata Samsul sembari mengatakan bahwa pihaknya masih akan terus melakukan investigasi atas dugaan penyelewengan BBM bersubsidi itu. (FN)

Praktik Perjudian Masih Marak di Tanah Karo Kabanjahe-andalas Masyarakat berharap pergantian Kapolres Karo dari AKBP Ig Agung Prastyoko SH MH kepada AKBP Marcelino Sampouw SIK MT adanya sebuah gebrakan pemberantasan segala bentuk judi sampai tuntas di bumi turang, sepertinya sulit terwujud. Bahkan beberapa tokoh lintas agama seperti, Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt MP Barus, MTh, Ketua MUI Kabupaten Karo, Drs H Adnan Efendi Zainuddin, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Karo, H Muhammad Nurdin Ginting Jawak, Ketua Muhammadyah Kabupaten Karo, Drs H Erwin Tanjung termasuk tokoh masyarakat Drs Ngadap Tarigan, sudah menyuarakan judi semakin meresahkan di seluruh wilayah Kabupaten Karo. “Kami rohaniawan selalu mendoakan agar pihak Polres Karo di bawah kepemimpinan pak AKBP Marcelino bisa men-

dengarkan harapan kami, untuk memberantas judi di seluruh wilayah Tanah Karo,� harap Pdt MP Barus kepada andalas. Dikatakannya, operasi judi yang gencar dilaksanakan Polres Karo selama ini belum menyentuh bandar-nya, yang masih leluasa mengembangkan bisnis ilegalnya. Pemberantasan judi di daerah ini belum maksimal hingga tuntas, tidak heran bila masyarakat tetap melakukan perjudian, karena judi tetap ada dimana-mana. “Hal ironis penangkapan pelaku judi justru selalu yang menjadi korban adalah masyarakat ekonomi lemah. Sesuai masukan dari para jemaat, hal inilah yang membuat judi masih tetap eksis di tengah-tengah masyarakat. Ketegasan aparat kepolisian harusnya dibuktikan juga dengan menangkap para bandar judi tersebut. Saya kira siapa bandarnya, pihak polisilah yang lebih mengetahuinya,� ujarnya.(RTA)

Antisipasi Curanmor

Polres Tapteng Tingkat Razia Rutin Tapteng-andalas Guna mengantisipasi kejahatan pencurian kenderaan bermotor (curanmor) Kepolisian Resor Tapanuli Tengah (Tapteng) meningkat razia rutin di depan kantor Pol Lantas Pandan, Senin (5/3). Razia dengan sasaran utama pengendara sepeda motor tersebut dipimpin langsung Kabag Ops Kompol Leo Siagian, Kasat Lantas AKP Edy S dan Kanit Patroli Satlantas Polres Tapteng Ipda TH Sibuea. “Razia ini dilakukan secara rutin setiap hari sebagai tinda-

kan prefentif untuk mencegah pencurian sepeda motor. Kita akan tidak para pengendara sepeda motor yang tidak menghidupkan lampu di siang hari dan yang tidak melengkapan dokumen sepeda sepeda motor seperti SIM dan STNK pada saat berkendara,� kata Kabag Ops Polrest Tapteng, Kompol Leo Siagian. Menurut Leo, pada saat melaksanakan razia, pihak selalu mengubah sasaran. “Kalau hari ini kenderaan roda dua, mungkin besok roda empat,� tukas Leo. (MP)

RAZIA RUTIN – Kanit Patroli Satlantas Polres Tapteng, Ipda TH Sibuea ketika menanyakan kelengkapan dokumen pengendara sepeda motor pada pelaksanakan razia rutin, kemarin. andalas/makmur pakpahan

Sepeda Motor Milik Pengusaha Cat Raib di Depan Tokonya Perbaungan-andalas Satu unit sepeda motor Honda Vario BK 5996 AAV milik pengusaha cat raib (hilang, red) dari depan tokonya di kawasan Jalan Serdang, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan, Senin (5/3). Peristiwa curanmor tersebut diketahui korban, Linawati (34) sekira pukul 08.30 WIB. Oleh korban kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Perbaungan. “Pagi itu istriku dari rumah mengendarainya sepeda motor.

Dia bermaksud menjaga toko. Sesampainya di usaha, istri saya memparkirkan sepeda motornya persis di depan toko. Tak beberapa lama diparkirkan sepeda motor tersebut sudah, mungkin sepeda motor sudah diintip sebelumnya,� suami korban, Anton (40), kemarin. Kapolsek Perbaungan, AKP Marluddin SAg membenarkan peristiwa tersebut. �Korban melapor sepeda motornya dilarikan maling saat parkir di depan tokonya,� kata Marluddin. (RYAD)

harian andalas | Hal.

4

Pesta Adat Pernikahan Rusuh, 10 Orang Terluka Termasuk Wanita Berusia 55 Tahun Sidikalang-andalas Pesta adat pernikahan di Desa Berampu, Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi, Selasa (6/3) berlangsung rusuh. Sedikitnya 10 orang korban terluka, termasuk satu orang nenek berusia 55 tahun. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang untuk mendapat perawatan. Kesepuluh orang korban luka akibat kerusuhan itu, merupakan dua kelompok sesama marga Berampu, yang sama–sama mengaku berhak untuk menerima Jambar Raja na nidapot (RAJA adat yang ditemui di satu wilayah), pada setiap berlangsungnya pesta adat di Desa itu. Kesepuluh korban luka dari kelompok Berampu Dua diantaranya, Ramlan Berampu (50), Alexander Berampu (26), Mery br Butarbutar (55), Suadi Saragih

(44), Riduan Berampu (58), dan Sutrisno Sagala (48), yang keseluruhan mengalami luka dibagian Kepala. Sementara dari pihak kelompok Berampu Satu yang mengalami korban luka dibagian Kepala dan Leher adalah, Abdi Rivai Berampu (25), Tangkas Berampu (28), Hamdan Berampu (36), dan Ratom Berampu (50). Salah seorang korban, Ramlan Berampu mengatakan, peristiwa itu terjadi saat Suhut (keluarga

KORBAN KERUSUHAN– Dua orang korban perkelahian saat berlangsung pesta adat perkawinan, Suadi Saragih (kiri), dan Ramlan Berampu (kanan) seusai mendapat perawatan di RSUD Sidikalang, Selasa (6/3). andalas/sondang silalahi

yang melangsungkan pesta adat pernikahan, Mustanam Lingga dan Andriani bg Lumbangaol) hendak menyerahkan Jamabar Raja na nidapot yang diterima kelompok Berampu Dua. Tiba–tiba kelompok Berampu Satu merasa keberatan dan tidak terima dengan hal tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan perkelahian, yang akhirnya menyebabkan 10 orang terluka. Pada tempat yang sama, salah seorang korban dari Berampu Satu, Abdi Rifai Berampu kepada wartawan, membantah adanya kelompok Berampu Satu, maupun Berampu Dua, “yang saya tau, tidak ada kelompok Berampu Satu maupun Berampu Dua, yang ada hanya marga Berampu�, tegas Rivai. (SS)

Senpi Personel Polres Tebing Tinggi Diperiksa

Polres Sibolga Sita 9 Bungkus Ganja

Kapolres: Senjata Bukan untuk Menakuti Masyarakat Tebing Tinggi-andalas Kepala Polisi Resor (Kapolres) Tebing Tinggi, AKBP Andi Rian Djajadi SIK mengingatkan kepada seluruh personilnya agar mempergunakan senjata api (senpi) sesuai kebutuhan dan jangan sampai menyimpang. Senjata api diberikan kepada anggota hanyalah untuk melaksanakan tugas sebagai anggota polri. Bukan untuk gagah-gagahan apalagi menakuti-nakuti masyarakat. “Senjata yang diberikan bukan untuk gagah-gagahan apalagi menakuti masyarakat,� kata AKBP Andi Rian saat memeriksa senjata api yang dipakai personelnya di halaman Polres,“ Senin (5/3). Andi mengungkapkan, dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan satu senjata yang izinnya sudah mati dan langsung ditarik petugas Propam. Kapolres yang didampingi Kasi Propam Ipda Mandapot Tua Sagala dan Kasubbag Humas AKP Ngemat Surbakti pada kesempatan tersebut juga mengungkapkan bahwa pemeriksaan senjata itu rutin dilakukan untuk

PERIKSA SENPI – Kasi Propam Polres Tebing Tinggi, Ipda Mandapot Tua Sagala ketika memeriksa senjata api personel Satreskrim dan Sat Res Narkoba.andalas/ selamet riadi kasidi

mengantisipasi bila ada ancaman yang bersifat anarkis. Selain memeriksa kondisi senjata dan kebersihannya, Kasi Propam juga memeriksa kartu izin pemegang senpi dan jumlah peluru yang dimiliki. “Jangan sampai

ada senpi yang macet saat akan dipergunakan,� ucap Kapolres. Sementara Kasubbag Humas AKP Ngemat Surbakti mengatakan pemeriksaan rutin tersebut akan dilakukan secara bertahap bagi semua personel.

“Saat ini hasil pemeriksaan hanya menemukan beberapa senjata api kurang perawatan dan kotor. Bagi anggota yang senpinya kurang terawat, diminta agar segera membersihkan dan merawatnya dengan baik,� pinta Surbakti. (MET)

Lagi, Empat Siswa Cabut Sekolah Diamankan Medan-andalas Aparat kepolisian dan unsur muspika kembali menggelar operasi kasih sayang dengan sasaran para pelajar yang berkeliaran di tempat umum pada jam pelajaran. Razia kali ini digelar aparat Polsek dan Muspika Percut Seituan, Senin (5/3). Dalam razia tersebut, aparat gabungan mengamankan sedikitnya empat pelajar cabut sekolah. Keempat pelajar tersebut

masing-masing, MRFS (17) pelajar SMKN 2 Medan, GFT (16) pelajar SMK Teladan, HP (16) pelajar SMAN 11 dan SHM (17) pelajar SMK Jambi. Mereka diamankan dari dalam warung internet di wilayah hukum Polsek Percut Seituan. Razia ini mendapat apresiasi para orangtua murid. Nani (50), salah seorang tua murid, mengatakan bahwa ini bukti kepedulian pemerintah terhadap generasi penerus bangsa.

"Dengan dilakukannya razia ini, tentunya akan menjadi efek jera bagi anak-anak sekolah lainnya. Ini sangat membantu kami sebagai orangtua murid, sebabnya anak-anak kami akan ketakutan untuk bolos,� ujar Nani kepada wartawan di Polsek Percut Sei Tuan. Sementara itu, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak SH MH mengimbau kepada orangtua murid untuk lebih mengawasi anak-anaknya.

Dan terhadap warnet-warnet yang kian menjamur, Maringan meminta Pemko dan Pemkab untuk meninjau ulang ijinnya jika membiarkan para pelajar masih yang memakai seragam sekolah bermain di warnet tersebut. "Pihak kepolisian berharap agar pemberian ijin warnet lebih benar-benar diawasi. Dan mengimbau kepada pemilik warnet agar tidak memperbolehkan siswa bermain pada jam pelajaran," pungkasnya. (ACO)

Sibolga-andalas Petugas Sat Res Narkoba Polres Sibolga menyita 9 bungkus narkotika jenis ganja dari tangan seorang tersangka di kawasan pekuburan cina Jalan Ebenezer, Kelurahan Aek Parombo, Senin (5/3) sore. Tersangka Syahran Simbolon (28) warga Jalan SM Raja Gang Kenanga, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga ditangkap atas informasi dari masyarakat. “Penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari warga. Kita tindaklanjuti lalu kita lakukan penangkapan. Darinya kita sita 9 bungkus narkotika jenis ganja,� Kapolres Sibolga, AKBP JF Panjaitan yang melalui Kasubbag Humas Aiptu R Sormin, kemarin. Dalam kasus ini penyidik akan mempersangka tersangka dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun dan denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp20 Miliar. Di Mapolres Sibolga tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial FH (23) warga Jalan Mojopahil, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga. “Ganja tersebut saya konsumsi sendiri dan sisanya dijual kepada orang lain,� ucap tersangka. (RES)

Suntuk 7 Tahun Menduda, Pak Tani Konsumsi dan Jual Ganja Seorang lelaki yang kesehariannya bercocok tanam padi ditangap petugas Res Narkoba Polres Tebing Tinggi di salah satu pakter tuak di Dusun III Dolok Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Sergai, Minggu (4/3).

P

ak tani akrab dipanggil Syahri Ramadhan alias Madan (31) warga Pasar I Beteng, Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai ini ditangkap karena kedapatan menjual narkotika jenis ganja. Dari tangan lelaki yang sudah 7 tahun menduda itu, polisi menyita barang bukti narkotika jenis ganja seberat 15,10 gram. Saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan penyidik Sat Res

Narkoba Polres Tebing Tinggi. Keterangan diperoleh menyebutkan, tersangka ditangkap sekira sekira pukul 18.00 atas informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka sering mengedarkan ganja di

kalangan anak muda di kampungnya. Personil Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi lalu melakukan pengintaian. Disaat tersangka berencana akan pergi ke pakter tuak milik Sirait tak jauh dari rumahnya, tersangka ditangkap petugas. Ganja 1 paket yang dibungkus dengan kertas dibalut dengan plastik transparan itu menurut pengakuannya didapat dari temannya Iwan (DPO-red) warga Nenas Siam, Kabupaten Sergai. Ganja itu dibeli seharga Rp40 ribu. Dikatakannya, sejak ia berpisah dengan isterinya 7 tahun silam, tersangka sering mengalami pusing dan suntuk. Untuk menghilangkan rasa suntuknya itu, duda anak dua itu pun mulai mencoba mengisap ganja. Lama kelamaan akhirnya ia kecanduan dan terus berlanjut menjadi pengedar ganja kecil-kecilan, Selain itu, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengaku bahwa pekerjaannya sebagai petani

saat ini mengalami masa paceklik. Walau hanya duda, tetapi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ia merasa kesulitan. �Kedua orang anakku saat ini diasuh oleh neneknya, jadi semua biaya kehidupan mereka aku yang menanggung. Semula, dari hasil panen padi pendapatanku agak lumayan. Tetapi belakangan ini hasil panen sering mengalami paceklik, sehingga aku selalu rugi, makanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anakku, aku terpaksa mengambil jual ganja kepada anak-anak muda dikampungku,� bilang tersangka. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 UU RI No 35 Tahun 2009. Kapolres Tebing Tinggi melalui Kasubag Humas AKP Ngemat Surbakti ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka, “ pelaku sedang menjalani pemeriksaan petugas, dan kasusnya masih kita kembangkan,� ujarnya.(MET)


Rabu 7 Maret 2012

HUKUM & KRIMINAL

Terdakwa Tak Hadir

Sidang Penelantaran Anak Istri Kembali Ditunda Stabat-andalas Majelis hakim Pengadilan Negeri Stabat, Senin (5/3) kembali menunda sidang perkara penelantaran anak istri karena terdakwa Ramli (48) dilaporkan sakit. Bukti surat sakit Ramli dikeluarkan dr Sri Wardani dengan nomor:835/135/SK/Pusk/III/2012 dari Puskesmas Karang Rejo, Stabat. Alasan terdakwa sakit dibantah keras oleh istrinya, Maini dan anaknya, Ayu. “Sakit apa dia, semalam saja dia masih sehat-sehat. Ini akal-akalannya saja,” ucap Maini. Pantauan andalas, dalam persidangan terakhir sekitar tiga minggu lalu, terdakwa Ramli yang mengaku sudah tidak memberi nafkah anak dan istrinya selama setahun lebih diperintahkan Ketua Majelis Hakim untuk menunjukkan bukti bahwa dia memang tidak punya uang dan kemampuan. “Kalau memang kau tidak mampu untuk menafkahi anak dan istrimu, ya cobalah tunjukkan buktinya. Jangan asal ngomong saja kau, sebab bagaimana pun juga kau adalah seorang PNS. Ya, antara lain dengan menunjukkan bukti berupa slip gaji dan keterangan dari bendaharawan gaji Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Langkat dimana kau bekerja,” kata Majelis hakim, Marshal Tarigan SH. Penegasan itu memang pantas disampaikan hakim, sebab Ramli mengaku gajinya saat ini hanya tinggal Rp100 ribu. Nah, diduga karena tidak mampu menunjukkan slip gaji dan membawa bendaharawannya tersebut, Ramli selalu mangkir saat sidang. Setelah menjalani sidang yang singkat, korban Maini dan anaknya Ayu pulang ke rumahnya di Tanjung Pura. Namun, di tengah jalan, tepatnya di Jalan Raya Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, mereka bertemu dengan terdakwa, Ramli yang sedang memperbaiki mobilnya. Seketika itu juga Maini ‘melabrak’ Ramli, sehingga keduanya terlibat perkelahian. Disaksikan orang banyak, Maini menyerang dan memukul Ramli. “Enak saja kau bilang kau sakit ya,” hardik Maini dengan emosinya. (BD)

Pembuat E-KTP Curi Kamera Pegawai Camat Medan-andalas Kasus pencurian memang tidak memandang tempat, dan situasi, buktinya aksi pencurian terjadi di Kantor Camat Medan Barat, tepat di samping Mapolsek Medan Barat, Senin (5/3) siang. Satu unit camera canon powershot milik pegawai kecamatan, berhasil diboyong pencuri saat membuat E KTP. Camat Medan Barat R Sahrul, Selasa (6/3) mengemukakan kasus pencurian ini terjadi, saat masyarakat membuat KTP elektronik di ruang aula Camat Medan Barat. Siang itu, Ismail Nadeap (23) seorang pegawai kecamatan, meletakan satu unit kamera canon powershot di meja pembuatan E KTP. Pelaku yang saat itu sedang melakukan pembuatan KTP di tempat itu, tergiur melihat camera milik korban. Padahal saat pembuatan E KTP masyarakat sedang ramairamainya. Aksi pencurian pelaku ini pun berhasil, saat melihat pemilik camera pergi ke ruang kamar mandi. Setelah berhasil mengambil camera korban pelaku pun langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian. Peristiwa ini baru diketahui, saat Ismail kembali ke ruang aula Camat tempat pembuatan KTP dan melihat cameranya sudah hilang. "Aku pergi sebentar namun sudah hilang, untung bukan camera milik pemerintah" ujar Ismail saat ditemui andalas, Selasa siang. PELAKU DITANGKAP DI AREA Meski berhasil melarikan diri namun tak lama kemudian, Selasa (6/3) pagi, petugas kepolisian Polsek Medan Area berhasil membekuknya. Pelaku yang bernama Agung Wibowo (30) warga Jalan Kl Yos Sudarso ini diamankan petugas saat mencuri konfak infak mesjid di Jalan Datuk Kabu. Aksi pencurian kamera ini sendiri diketahui, setelah polisi menggeledah isi tasnya, dan menemukan satu unit kamera yang didapatkannya dari hasil mencuri di kantor camat Medan Barat. Kanit Reskrim Polsek Medan Area AKP Jonser Banjarnahor membenarkan kejadian ini. "Kita amankan pencuri kotak infak dan memiliki keterkaitan dengan aksi pencurian di kawasan Medan Barat"tandas banjar. Dikatakannya aksinya pelaku katahuan setelah kepergok warga membongkar kotak infak dari bawah kotak yang terbuat dari triplek. "Padahal isinya cuma Rp 36 Ribu" ujar Kanit tertawa.(ACO)

harian andalas | Hal.

5

Puluhan Jukir dan Calo Terjaring Razia Preman

Kapolsek Sunggal, Kompol Budi Hendrawan SIK memaparkan hasil razia preman yang dilakukan di wilayah hukumnya.

Medan-andalas Selama sepekan terakhir, lebih dari 70 orang terdiri dari jukir liar dan calo serta sejumlah pemuda pengangguran terjaring razia preman yang digelar petugas Polsek Sunggal. Ke-70 orang itu diangkut polisi dari kawasan Jalan Ring Road, Terminal Pinang Baris, lokasi pabrik dan Pajak Kampung Lalang. Kapolsek Sunggal, Kompol Budi Hendrawan SIK kepada wartawan Selasa, (6/3) mengatakan pihaknya masih akan terus melakukan rajia yang sama. “Ini akan terus kami lakukan, untuk memberantas premanisme sesuai instruksi pak Kapolda. Apabila mereka tidak terbukti melakukan kriminal, maka akan kami lepaskan, apabila terbukti akan kami proses dengan ketentuan hukum yang berlaku," ucap Budi. (ACO)

andalas/acung

Lagi, Warga Pancur Batu Temukan Peluru dan Granat Pancur Batu-andalas Tiga butir peluru senjata api laras panjang dan dua granat berbentuk dinamo sepeda kembali ditemukan warga di depan rumah Asbah (40) di Dusun IV Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, Selasa (6/ 3) sekira pukul 13.00 WIB. Sebelumnya, Pada Minggu (4/ 3) sekira pukul 15.00 WIB, warga juga menemukan 18 butir peluru di lokasi yang sama. Keterangan diperoleh, butiran peluru dan granat tersebut pertama kali ditemukan pemilik rumah saat dirinya membersihkan halaman. Karena curiga dengan benda

itu, Asbah melaporkannya kepada suaminya, Jumingan (37). Selanjutnya, penemuan itu dilaporkan kepada Kepala Desa Lama Nizar Laksamana Tarigan

TUNJUKAN BB– Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, Iptu Gunawan SH menunjukan barang bukti peluru dan granat yang ditemukan warga. andalas/immanuel sitepu

lalu diteruskan ke Polsek Pancur Batu. Begitu menerima laporan, petugas Polsek Pancur Batu dibantu sejumlah personil TNI dari Koramil-14 Pancur Batu turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Dan ternyata, setelah diperiksa, tiga butir peluru yang ditemukan tersebut masih aktif kendati memang sudah usang. Kemudian, petugas berusaha mengeluarkan dua granat yang tertanam di dalam tanah, setelah terlebih dahulu disiram dengan air. Dua granat tersebut berhasil

dikeluarkan dan selanjutnya dimasukkan ke dalam goni. Untuk pengusutan lebih lanjut, 3 butir peluru dan 2 granat yang ditemukan tadi diamankan ke Mapolsek Pancur Batu sebagai barang bukti bersama 18 butir peluru yang sebelumnya ditemukan. Kapolsek Pancur Batu, Kompol Ruruh Wicaksono SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Gunawan SH ketika dikonfirmasi mengatakan dari hasil pemeriksaan, peluru dan granat itu masih aktif. ”Kita masih menyelidiki siapa pemiliknya,” jelas Gunawan.(STP)

Poldasu Lengkapi BAP Kasus Penipuan Ignasius Sago Medan-andalas Penyidik Subdit Harda/Tahbang Reserse dan Kriminal Umum Polda Sumatera Utara masih melengkapi kekurangan berkas pemeriksaan kasus dugaan penipuan Ignasius Sago yang dinyatakan P12 oleh pihak Kejaksaan beberapa hari lalu. "Berkasnya kemarin dikembalikan Kejatisu dengan status P-19, kami akan tetap berupaya melengkapi kekurangan berkas itu sampai Kejaksaan menyatakan berkas itu P-21 (lengkap) untuk segera dilakukan proses persidangan,"

kata Kasubdit Harda/Tahbang Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Rudi Rifani kepada wartawan kemarin. Terkait kasus itu, penyidik Poldasu sudah memeriksa empat saksi ahli dan menyatakan kasus itu sudah memenuhi unsur pidana. "Bukti-bukti berikut keterangan saksi ahli sudah kita lampirkan dalam berkas, tetapi pihak kejaksaan masih memerlukan hal lain yang nantinya akan segera kita lengkapi," sebutnya lagi. Sementara keterangan lain menyebutkan, terkait kasus itu Igna-

sius Sago telah dicekal oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk bepergian ke luar negeri. "Surat cekal atas permintaan Poldasu, karena yang bersangkutan hendak ke luar negeri 27 Februari lalu, kemudian segera dicegah pihak imigrasi," sebut satu sumber. SUDAH PENUHI UNSUR PIDANA Terpisah, Advokat Purba H Siagian SH menilai bahwa kasus penipuan serta penggunaan surat palsu terhadap jual beli lahan sawit di Kabupaten Mandailing Natal

(Madina) itu sudah memenuhi unsur pidana, baik secara kelengkapan formil maupun materil, tetapi sampai saat ini kejaksaan belum juga mengeluarkan surat P-21. "Karena kasusnya sudah memenuhi unsur pidana, semestinya pihak kejaksaaan mengeluarkan surat P-21 untuk proses persidangan, tetapi sampai saat ini berkas kasus itu masih tetap P-19 dan dikembalikan lagi ke penyidik Polda. Kami berharap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut yang baru memperhatikan kasus ini," kata tim advokat Purba H Siagian SH

mewakili kliennya Octo Bermand Simanjuntak. Terhadap kasus penipuan lahan sawit seluas sekira 515 Ha di Madina yang dilaporkan Octo Bermand Simanjuntak terhadap Eveline Sago, Ignasius Sago dan Edysa ke Poldasu, kata Siagian, sudah memenuhi unsur pidana. Bukti kasus itu memenuhi unsur pidana, dengan penetapan Ignasius Sago sebagai tersangka oleh penyidik Poldasu dan melakukan penahanan, meski kemudian dia dialihkan menjadi status tahanan kota. (HER)

SILATURAHMI DENGAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

Kapolsek Medan Kota: Unjukrasa Boleh, Tapi Jangan Anarkis Kepala Polisi Sektor Medan Kota Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK mengatakan, dalam melakukan aksi unjukrasa atau menyampaikan aspirasinya, mahasiswa untuk lebih memperhatikan orang-orang disekitarnya yang coba-coba melakukan provokasi yang dapat menyebabkan terjadi pelanggaran hukum. “SAMa-sama kita ketahui, unjukrasa diperbolehkan tapi hendaknya jangan sampai melakukan tindakan yang menjurus pada aksi anarkis akibat ulah provokator,” kata Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK saat bersilaturahmi bersama pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa yang ada di jajaran hukum Polsek Medan Kota, Senin (6/3). Jika aspirasi atau visi yang akan disampaikan sudah disusupi pihak lain, maka pesan tersebut tidak akan sampai bahkan tidak tertutup kemungkinan terjadi aksi bentrok antara petugas keamanan dengan mahasiswa atau pengunjukrasa,” kata Sandi. Padahal, polisi bertugas mengawal

pengunjukrasa agar pesannya sampai dan ditekankan jangan sampai berlangsung ricuh karena merugikan banyak pihak,” sambungnya. "Dengan silaturahmi yang kita bangun ini, maka tercipta ikatan emosional yang baik antara polisi, khususnya Polsek Medan Kota dengan mahasiswa yang berada di wilayah hukum polsek ini," tambah Sandy. Dengan demikian, lanjutnya, jika suatu saat mahasiswa menyampaikan aspirasinya (unjukrasa), maka sangat kecil kemungkinan terjadi aksi anarki karena ikatan emosional yang bagus. Tak hanya itu, sebutnya, koordinasi juga akan berjalan baik sehingga bisa saling menjaga dan memberi masukan positif demi terwujudnya Kamtibmas yang diimpikan masyarakat. "Ini langkah awal yang bagus untuk terus kita tingkatkan," harapnya seraya menambahkan Polsekta Medan Kota selalu membuka diri kepada mahasiswa yang ingin konsultasi, seperti permasalahan hukum. Menanggapi hal itu, M Ari Suganda, Presiden BEM UISU didampingi Maulinanda dan Bobi (pengurus BEM UISU), Fandi (pengurus BEM Harapan), Rukun Simatupang, Hasbullah Ali, Taufik (BEM

SILATURAHMI – Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK ketika bersilaturahmi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di wilayah hukumnya. ITM) dan Feri Siahaan (Ketua BEM ITM periode 2010-2011), menyambut baik silaturahmi tersebut. "Mahasiswa dan polisi bersahabat dan dengan silaturahmi ini persaudaraan kita semakin erat," tegas Ari. Hubungan yang baik itu, katanya, terangkum dari sebuah contoh ketika terjadi unjukrasa Polsekta Medan Kota selalu memberi pengamanan dan masukan

agar jangan sampai terprovokasi pihak lain yang menginginkan terjadinya kerusuhan. Ari juga berharap, peristiwa di daerah lain adanya bentrok antara polisi dan mahasiswa yang berunjukrasa, jangan sampai terjadi di Medan Kota. "Karena itu, kami selalu berharap mendapat masukan atau pemikiran-pemikiran positif dan silaturahmi ini sebaiknya dilakukan berkelanjutan," terangnya. (HER)


RAGAM

Jumat 25 November 2011

Rabu, 7 Maret 2012

Keberhasilan Pendidikan Bukan Tolak Ukur Kecerdasan Banten-andalas Keberhasilan pendidikan bukan tolok ukur kecerdasan otak dengan meraih prestasi di berbagai lomba

akademik. Pendidikan bukan hanya teruji kemampuan kecerdasan otak dengan meraih perlombaan bergengsi tingkat nasional maupun internasional. "Kita merasa prihatin jika pendidikan itu hanya diukur dengan kecerdasan dan berhasil saat meraih perlombaan akademik," kata Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Hasan

Alaydrus, Selasa (6/3) di Banten. Namun, sambung Hasan, pendidikan harus dibangun keseimbangan tiga komponen, yakni kognitif (kecerdasan), afektif (sikap) dan psiomotorik (keterampilan). Ketiga komponen itu, kata dia, tentu saling terkait antara yang satu dengan yang lainya. "Kalau otaknya cerdas, tetapi memiliki sikap bermalas-malas

bagaimana orang-orang pintar itu ke depan," ujarnya. Ia mengatakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus membangun pendidikan dengan keseimbangan tiga komponen tersebut. Sebab, menurut dia, pendidikan adalah proses pembentukan karakter manusia baik berpikir, sikap maupun keterampilan. (SR/BS/MA)

andalas/istimewa

Plt Gubsu Ajak Ribuan Pelajar Tauladani Sikap Rasul lid Nabi di Lapangan H Adam Malik Kota Pematang Siantar, Selasa (6/ 3). Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Hulman Sitorus, SE dan Wakil Walikota Drs.Koni Ismail Siregar, Assiesten Ekbang Setdaprovsu Djaili Azwar, Kepala Biro Binsos Setdaprovsu Shakira Zandi, Unsur Forum Komunikasi Daerah Kota Pematang Siantar, para pejabat setempat, ulama, tokoh masyarakat dan para guru. Dikesempatan itu, Gatot mengajak para pelajar untuk selalu meneladani sikap dan mengikuti jejak rasul mulai dari sejak dini. "Caranya adalah dengan banyak menyebut nama rasul dengan berselawat kepadanya. Dan, yang paling penting adalah meneladani sikap rasul yaitu jujur atau shidiq,

dapat dipercaya atau amanah, selalu menyampaikan kebenaran atau tabligh dan pintar atau fathanah," kata Plt Gubsu. Gatot menambahkan bahwa para pelajar Kota Pematang Siantar harus memiliki kontribusi bagi Kota Siantar, Provinsi Sumatera Utara dan bangsa. "Anak-anakku semua harus menjaga ahlak dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya, karena di era globalisasi, kita harus memiliki kompetensi untuk mampu bersaing. Hari ini memang kalian adalah anak-anak dan pemuda, namun esok kalian adalah pemimpin," imbuh Gatot. Sementara itu, penceramah Muhammad Azhari Nasution yang merupakan Juara Pertama Da'I Muda pilihan salah satu TV swasta nasional, cukup berhasil memukau para pelajar melalui gaya dakwahnya yang kocak dan interaktif. Dalam ceramahnya, Azhari member motivasi kepada para pelajar untuk dapat meraih sukses melalui tauladan Nabi Besar Muhammad SAW. Azhari yang merupakan

mahasiswa IAIN Sumut tersebut mengatakan bahwa sudah terjadi pergeseran kiblat pada generasi muda yang lebih mengidolakan artis muda seperti Ayu Ting-ting, Kathy Perry bahkan Justin Bieber, dari pada rasul. Hal tersebut menurutnya hanya akan menjerumuskan para pemuda dan jauh dari ajaran Islam. Untuk itu, Da'i muda asal Langkat ini meminta segenap para pelajar untuk mulai saat ini untuk giat menuntut ilmu dan meningkatkan iman atau ahlak. Karena ilmu dan iman menurutnya akan menjadi kunci sukses dalam mengarungi bahtera hidup kelak. "Orang yang beriman namun tidak memiliki ilmu seperti pelita di tangan seorang bayi, tidak akan berguna. Sebaliknya orang yang berilmu namun tidak memiliki akhlak, ibarat pelita di tangan pencuri, sangat berbahaya. Karenanya Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat," imbuhnya.WAN

harian andalas | Hal.

6

harian andalas | Hal. 6

Mendikbud : Lawan Pungutan Liar di Dunia Pendidikan Jakarta-andalas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengharapkan kepada semua pihak untuk menolak praktik pungutan liar yang terjadi di dunia pendidikan. Penolakan dan aksi melawan pungutan liar itu menjadi simbol memerangi praktik pungutan liar agar tidak terus "membudaya" di masa mendatang.

DISAMBUT DISAMBUT- Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST disambut antusias pelajar Raudhatul Athfal dan Madrasah disela-sela acara peringatan Maulid Nabi di Lapangan H Adam Malik Kota Pematang Siantar, Selasa (6/3).

Pematang Siantar-andalas Kunci sukes dalam hidup adalah dengan mencontohkan pengalaman orang yang telah berhasil mencapai sukses. Nabi Muhammad SAW merupakan sosok manusia yang telah diakui pencapaian kesuksesannya, baik di dunia dan di akhirat "Saya tidak tahu apa yang anakanak (pelajar) semua pikirkan saat ini. Namun saya yakin dari sekian banyak doa yang selalu kalian ucapkan, utamanya adalah keinginan untuk dapat hidup sukses baik di dunia dan akhirat," kata Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST di hadapan ribuan pelajar Raudhatul Athfal dan Madrasah (setingkat Sekolah Dasar hingga SMA) pada acara peringatan Mau-

Harian andalas memberikan ruang dan kesempatan bagi guru dan siswa/siswi untuk mengirimkan hasil karya tulisan, puisi dan informasi berita seputar aktivitas kegiatan sekolah kirimkan melalui email : andalasnewsmedan@gmail.com

Kemdikbud melalui Inspektur Jenderal (Irjen) tengah menyusun strategi untuk memerangi pungutan liar atas nama apa pun, baik itu dalam hal uji kompetensi guru, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maupun program-program lainnya. " Kita minta Irjen untuk mengatur itu. Sudah saatnya kita membuat gerakan melawan pungutan liar atas nama apa pun," kata Nuh di Gedung Kemdikbud, Jakarta, kemarin. Nuh sendiri mengakui praktik pungutan liar yang semakin sulit dideteksi dan cenderung "membudaya". Ia juga mengimbau, khususnya kepada para guru yang

menjadi palang pintu pendidikan nasional, untuk tidak membuka celah dan menjadi korban dari pungutan tersebut. Masyarakat juga dimintanya untuk memberikan informasi jika ditemukan praktik pungutan liar di dunia pendidikan. Sebelumnya, informasi yang dirangkum sejumlah guru yang mengikuti uji kompetensi awal (UKA) diminta menyetorkan dana kepada dinas pendidikan daerah sebagai jaminan kelulusan saat mengikuti proses tersebut. Padahal, kata Nuh, kewenangan menentukan guru honorer diangkat menjadi guru pegawai negeri sipil (PNS) adalah Kemdikbud, dinas pendidikan daerah tidak memiliki wewenang akan hal itu. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) juga mengungkapkan, banyak yang melaporkan adanya pungutan kepada peserta uji kompetensi yang diduga dilakukan sejumlah oknum di jajaran dinas pendidikan daerah. Sekretaris Jenderal FSGI, Retno Listiarti, mengatakan, ada beberapa guru di wilayah DKI Jakarta yang melaporkan praktik pungutan itu. Umumnya, kata dia, para guru, khususnya guru di sekolah swasta, diminta menyetorkan Rp 1 juta sebagai jaminan kelulusan dalam proses UKA. (KP/BS/MA)

Uji Kompetensi Guru Tetap Penting Dilakukan Jakarta-andalas Uji kompetensi bagi guru tetap penting dilakukan untuk tingkatkan pendidikan Indonesia. Kuncinya bagi setiap profesi terutama guru yang ingin berkualitas, Indonesia harus kembali kepada uji kompetensi. Demikian disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi I Heri Akhmadi usai dialog mengenai anggaran bagi pendidikan di Jakarta, Selasa (6/3). Dia menilai anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara harus bermanfaat untuk membangun kualitas pendidikan di Indonesia dimana pendapatan guru bersumber dari anggaran tersebut. Atas dasar itu Heri menganggap diperlukan adanya uji kompetensi bagi guru agar memenuhi syarat dalam memberikan pendidikan yang bermutu. Heri yang pernah menjadi anggota Komisi X DPR RI merasa bahwa pemerintah harus berani mengambil posisi bagi sejumlah guru yang memang tidak lagi memenuhi syarat uji kompetensi dengan memberikan pensiun dini demi menyelamatkan generasi masa depan melalui pendidikan. Sistem sertifikasi guru pada 2006 yang dilakukan melalui portofolio menurut Heri pada awalnya dijalankan untuk membalas jasa pendidik yang sudah dalam jabatan atau yang telah mengajar selama 15 tahun. "Namun kemudian di evaluasi dan

ternyata tidak konsisten hingga akhirnya seluruh guru menggunakan portofolio untuk mendapat sertifikasi yang notabene lebih rentan direkayasa sehingga akhirnya dapat mempengaruhi kredibilitas pengajar Indonesia," jelas Heri. Selain itu parameter keberhasilan pendidikan menurut dia adalah terciptanya guru yang berkualitas serta kurikulum dan metodologi yang mumpuni untuk pengajaran. "Yang paling penting dari delapan standar pendidikan yang harus dipenuhi menurut saya adalah guru yang berkualitas, kurikulum yang di dalam sistem pendidikan nasional dikenal sebagai materi dan isi pelajaran kemudian yang ketiga metodologi pendidikan," jelas Heri. Guru sejahtera belum tentu kualitas meningkat Dia menilai peningkatan kesejahteraan untuk guru melalui kenaikan pendapatan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. "Sejak awal sudah diisyaratkan bahwa peningkatan kesejahteraan harus diimbangi dengan pendidikan dan latihan berkelanjutan untuk guru," kata Heri yang menambahkan oleh karena itu kualifikasi dan sertifikasi menjadi bagian yang sangat menentukan. Dengan latihan berkelanjutan pemerintah dapat memantau kinerja guru dan memberi tambahan muatan bagi guru yang masih kurang berkualitas dalam mendidik. (ANT/MA)

RSBI Memang untuk Siswa yang Memiliki Keunggulan Jakarta-andalas Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) merupakan cermin dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkeadilan. RSBI sengaja diperuntukkan kepada para siswa yang memiliki keunggulan akademik di atas rata-rata nasional. Mereka yang memiliki potensi akademik standar dapat memanfaatkan Sekolah Standar Nasional (SSN) atau satu level di bawahnya Sekolah Pelayanan Minimal (SPM). Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suyanto, saat dihadirkan memberikan keterangan dalam sidang judicial review UndangUndang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (6/3). "Tanpa mengurangi rasa hormat, kalau dilihat secara psikologis ke-

mampuan peserta didik dapat dibedakan. Dan RSBI untuk mereka yang di atas rata-rata nasional," kata Suyanto. Suyanto menambahkan penyelenggaraan RSBI telah sesuai dengan aturan yang berprinsip pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 khususnya pasal 281 ayat 2. Dalam pasal itu disebutkan, setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif. Selain itu, pada pasal 26 ayat 2 Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia Universal juga ditegaskan bahwa pendidikan harus ditujukan ke arah perkembangan pribadi yang luas dan mempertebal penghargaan terhadap hak asasi manusia. Suyanto menilai, kondisi ini telah diwadahi oleh UU Sisdiknas. Perbedaan kondisi menuntut diversifikasi layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan. (KP/BS/MA)


Rabu 7 Maret 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Rabu 7 Maret 2012

harian andalas | Hal.

Stoner dan Pedrosa Bersaing di Musim Ini Madrid-andalas Dua pembalap andal dari tim Honda, Casey Stoner dan Dani Pedrosa diprediksikan akan bersaing ketat dalam perebutan gelar juara MotoGP musim ini. Ya, penampilan yang stabil diperlihatkan oleh tim Honda dalam dua kali tes yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, Stoner dan Pedrosa selalu tampil maksimal, meski mesin motor RC213V sempat bermasalah.. Suppo percaya sulit bagi Stoner untuk mempertahankan gelar juara. Kendati demikian, pria asal Italia itu menilai dua pembalap Honda tetap pantas dijagokan untuk menjadi juara musim ini. “Tentu, ketika anda adalah pemegang gelar juara, anda seharusnya mencoba untuk mengulanginya lagi memenangkan gelar itu. Selalu lebih sulit untuk mempertahankan gelar,� kata Suppo dilansir dari MotoGP, Selasa (6/3). “Namun, saya merasa kedua pembalap bisa meraih gelar juara. Tahun lalu, Stoner melakukan tugas yang baik, tapi Pedrosa juga bisa menjadi pesaing, jika tidak mengalami cedera di Le Mans. Kami harus lebih beruntung dengan cedera, mereka memiliki potensi,� lanjutnya. Dengan dua kali tes musim dingin yang sukses di Sepang, Suppo mengindikasikan motor 1000cc akan sangat sulit ditaklukkan oleh pembalap. Suppo menegaskan pengembangan motor RC213V berjalan dengan lancar. “Pedrosa dan Stoner tampil sangat cepat pada tes musim dingin, mereka juga nyaman dengan motor baru. Kami sadar, hasil tes musim dingin tidak menggaransikan gelar juara,� tegas Suppo.(NET)

Tyson Punya Strategi Kalahkan Klitschko Bersaudara Las Vegas-andalas Wladimir dan Vitali Klitschko adalah pemegang sabuk juara kelas berat untuk saat ini. Mantan petinju Mike Tyson mengaku memiliki strategi jitu menghadapi petinju berbadan besar seperti Klitschko bersaudara itu. Saat ini, Klitschko bersaudara itu adalah penguasa tinju untuk kelas berat. Menurut Tyson, dia akan menggunakan gaya bertarung yang sama ketika menghadapi mantan petinju Joe Frazier atau Henry Armstrong, yang menyerang mereka dari dalam. “Kita juga harus bermain sedikit lebih sabar dan pintar untuk merusak pertahanan mereka. “Anda harus bertarung melawan Klischko bersaudara sama seperti Frazier atau Amstrong,� kata Tyson. “Anda harus menghindari pukulan jab mereka. Gerakan kepala anda secepat mungkin. Masuk ke dalam dan tetap di sana. Ketika mereka gagal, buat mereka membayarnya dengan pukulan mematikan,� lanjut pria asal Amerika itu. Namun, Tyson menyarankan, bagi petinju yang akan menghadapi lawan berbadan besar seperti Klitschko bersaudara harus memiliki fisik yang kuat. “Pertarungan ini akan melelahkan,� tandasnya dilansir dari Wall Street Journal, Selasa (6/3).(NET)

Ramirez Teken Kontrak Baru London-andalas Di tengah krisis yang menyebabkan Andre Villas-Boas dipecat sebagai manajer, bukan menjadi penghalang bagi Ramires untuk mempertegas komitmennya untuk Chelsea. Senin (5/3), Ramires menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun yang akan memperpanjang jasanya di Stamford Bridge sampai 2017. Gelandang internasional Brasil tersebut direkrut dari Benfica oleh Carlo Ancelotti pada Agustus 2010. Pemilik nama lengkap Ramires Santos do Nascimento tersebut telah bermain 71 kali untuk The Blues di semua kompetisi dan kontra West Bromwich Albion, Sabtu (3/ 3), menjadi partai ke-50 di Liga Premier. “Saya sangat senang dengan kontrak baruku,� kata Ramires. Saya senang dengan dukungan dan saya ingin berterima kasih kepada Chelsea. Ramires dikenal memiliki daya jelajah tinggi dan telah 27 kali memperkuat tim Samba, Timnas Brasil.(NET)

8

BARCELONA Víctor ValdÊs, Daniel Alves, Carles Puyol, Gerrard Pique, Éric Abidal, Cesc Fàbregas, AndrÊs Iniesta, Javier Mascherano, Sergio Busquets, Alexis Sånchez, Lionel Messi

LIONEL MESSI

B.LEVERKUSEN Bernd Leno, Daniel Schwaab, Stefan Reinartz, Manuel Friedrich, Michal Kadlec, Gonzalo Castro, Vedran Corluka, Simon Rolfes, Lars Bender, Renato Augusto, Andre SchĂźrrle

BARCELONA vs LEVERKUSEN PERDELAPAN FINAL LEG KEDUA

TERLALU TANGGUH Barcelona-andalas Meski masih menyisakan 90 menit pada leg kedua kali ini, Nampaknya peluang Barcelona untuk melenggang kebabak perempat-final Liga Champions musim ini tinggal menunggu waktu saja. Kemenangan Messi cs 3-1 dikandang Leverkusen pada pertemuan pertama adalah bukti kuat sang juara bertahan masih terlalu tangguh untuk klub asal Jerman tersebut.

menit akhir. Namun untuk menjaga gawang mereka untuk tidak dijebol pemain-pemain Barcelona jelas bukan masalah yang mudah, terbukti duet Alexiz Sanches dan Lionel Messi mampu membuat Manuel Friedrich dkk kelabakan pada pertemuan pertama di kandang. Ditambah lagi Barcelona dalam rekor pertandingan terakhir mereka belum pernah kalah dalam 13 laga tandang di Liga Champions, dan hanya di tahan seri sebanyak dua kali sejak Oktober 2009 lalu. Leverkusen pantas untuk cemas gagal meraih angka di laga kedua ini, Pasalnya di laga pertama yang sempat tak diperkuat Xavi Hernadez, Barcelona mampu menang dengan selisih dua gol 1-3. Di Camp Nou, Namun tentunya tidak ada yang tidak Xavi siap menebar ancaman artinya semungkin dalam dunia sepakbola, Peluang rangan Barcelona bakal lebih dahsyat dari untuk lolos masih tetapa ada, Dengan pertemuan pertama tiga pekan lalu. catatan mereka dapat mencetak dua gol Dan apabila trio lini tengah (Xavi, Andres dan gawang mereka perawan hingga Iniesta, Sergio Busquets) sejak menit perHEAD TO HEAD BARCELONA FS BAYER LEVERKUSEN tama bakal di15 Feb 2012 Bayer Leverkusen 1 – 3 Barcelona (UCL) pastikan Leverkusen tak LIMA LAGA TERAKHIR BARCELONA mungkin bisa mengembangkan permainannya, dan bola 04 Mar 2012 Barcelona 3 – 1 Sporting Gijón (LLS) pasti dikontrol lebih dominan oleh 27 Feb 2012 AtlÊtico Madrid 1 – 2 Barcelona (LLS) Barcelona. Dengan demikian dua 20 Feb 2012 Barcelona 5 – 1 Valencia (LLS) langkah Barca pasti akan lolos ke 15 Feb 2012 Bayer Leverkusen 1 – 3 Barcelona (UCL) perempat Final. 12 Feb 2012 Osasuna 3 – 2 Barcelona (LLS) Dengan kehadiran Xavi HernanLIMA LAGA TERAKHIR BAYER LEVERKUSEN dez Otomatis lionel 03 Mar 2012 Bayer Leverkusen 2 – 0 Bayern Mßnchen (BJ1) Messi bisa berkon25 Feb 2012 FC KÜln 0 – 2 Bayer Leverkusen (BJ1) sentrasi penuh da18 Feb 2012 Bayer Leverkusen 4 – 1 FC Augsburg (BJ1) lam penyerangan, 15 Feb 2012 Bayer Leverkusen 1 – 3 Barcelona (UCL) dibandingakan pada

11 Feb 2012 Dortmund

1 – 0 Bayer Leverkusen (BJ1)

Abramovich Bidik Loew London-andalas Tidak ada pemain yang melepas Andre Villas-Boas. Hanya segelintir staf di pusat latihan Cobham yang berbicara dengannya setelah dipecat owner Chelsea Roman Abramovich selang 24 jam setelah dikalahkan West Bromwich Albion. Dia lantas digantikan asistennya Roberto Di Matteo yang kemudian memboyong mantan gelandang Chelsea Eddie Newton untuk membantunya sebagai caretaker. Abramovich telah menimbang untuk mencari pengganti Villas-Boas yang diharapkan mengarsiteki tim untuk jangka panjang. Membawa kembali Jose Mourinho ke Stamford Bridge menjadi salah satu pertimbangan. Tapi pelatih yang saat ini mengarsiteki Real Madrid itu hanya mau kembali jika punya akses penuh mengontrol kebijakan transfer pemain dan bertanggung jawab di pusat latihan. Kabar terkini Chelsea dihubung-hubungkan dengan pelatih Timnas Jerman Joachim Loew. Chelsea menampik kabar adanya pembicaraan formal dengan pelatih berusia 52 tahun itu yang bertempat di Swiss. Tapi, jika jadi bergabung Loew sudah diwanti-wanti mantan manajer Si Biru Luiz Felipe Scolari. Scolari yakin siapapun yang menggantikan Villas-Boas dihadapkan pada masalah pelik. Menurut Scolari, butuh sedikitnya tambahan delapan pemain baru berkualitas jika ingin mengembalikan Chelsea menuju kejayaan. Di Matteo menyatakan masih ada asa tersisa bagi Chelsea di musim ini. Mantan gelandang Chelsea berkebangsaan Italia itu mengaku sudah berbicara kepada sejumlah besar pemain secara personal. Gunanya untuk menyatukan pola pikir. Di Matteo berharap kehadiran Newton yang sudah kenal seluk beluk Chelsea akan banyak membantu membangkitkan mental John Terry dan rekan sejawat.(NET)

JOACHIM LOEW

pertemuan pertama Messi lebih banyak beroperasi membantu lini tengah Barca. Sang pelatih Pep Guerdiola mewantiwanti skuadnya agar jangan terlalu percaya diri, pasalnya Leverkusen mampu menjebol gawang Valdes, bisa saja itu terulang di Camp Nou. Leverkusen merupakan tim yang punya banyak pemain tinggi, mereka kerap melakukan umpan lambung kedaerah pertahanan kami. dan kami harus mewaspadainya, tidak mudah bangkit dari kebobolan dan membalas ketertinggalan, di kancah Eropa sangat sulit membuat peluang seperti yang biasa kami laku-

Dilirik dari segi manapun Barcelona pastinya masih unggul beberapa tingkat dibanding Bayer Leverkusen, Faktor Camp Nou juga merupakan keuntungan besar untuk Messi dan kawan-kawan. Jadi rasanya sulit membayangkan Barca akan terp e l e s e k dipertandingan kali ini. (NET-YON)

RENATO AUGUSTO kan. Alexis Sanchez pencetak dua gol ke gawang Leverkusen mengingatkan rekan setimnya agar tidak jumawa walaupun laga akan SIARAN digelas di Camp LANGSUNG 08 MARET Nou, bukan ber02.45 WIB arti Leverkusen akan mudah dikalahkan.

Levante Kembali ke Zona Liga Champions Valencia-andalas Levante memaksimalkan dukungan suporter sendiri untuk menggebuk Real Betis 3-1 (2-1) pada partai lanjutan La Liga, Selasa (6/3) dini hari WIB. Poin penuh melambungkan Levante kembali menghuni peringkat keempat di klasemen. Levante membuka keunggulan pada menit ke-34 melalui gol Jose Barkero, sebelum

digandakan Xavi Torres pada menit ke-42. Jorge Molina menghidupkan peluang Betis dengan memperkecil ketinggalan satu menit sebelum babak pertama berakhir. Betis bernafsu menyamakan kedudukan di babak kedua. Akan tetapi, justru Levante dari serangan balik menambah keunggulan menjadi 3-1 melalui sepakan Arouna Kone pada menit ke-51. Gol tersebut praktis membuat Betis kehilangan greget. Atas hasil ini Levante naik dua tingkat dengan raihan 38 poin, satu poin lebih baik dari Athletic Bilbao dan Malaga. Betis menghuni urutan ke-12 dengan 30 poin.(DIM)

Barca Banding Kartu Merah Pique Barcelona-andalas Barcelona tidak terima dengan kartu merah yang diterima Gerard Pique saat menghadapi Sporting Gijon. Oleh karena itu, Barca melalui juru bicara mereka mengatakan akan mengajukan banding terhadap keputusan wasit. Pique diganjar kartu merah saat babak kedua baru berlangsung beberapa detik pada partai lanjutan La Liga di Nou Camp, Sabtu (3/3). Dari rekaman pertandingan, Barca berpendapat hukuman kartu merah langsung terlalu berat atas aksi menekel penyerang Gijon Miguel de las Cuevas tepat di luar kotak penalti. Bek internasional Spanyol itu mengatakan, seusai pertandingan, keputusan wasit seperti sudah direncanakan. Komentar itu kemudian dikutuk kepala Komite Wasit La Liga

Victorino Sanchez Arminio. Menurut Arminio, dia akan mengajukan komplain secara resmi terhadap komentar tersebut. Barca banyak menyorot kinerja wasit di musim ini. Juru bicara Dewan Direksi Barca Toni Freixa menyatakan, klubnya banyak mendapat kerugian dari beberapa keputusan wasit di musim ini. Barca juga mengajukan komplain tertulis ke Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF). Menurut Freixa, komentar Arminio di media massa menunjukkan sikap oportunis yang bisa memprovokasi perbedaan di kompetisi level teratas. Juara dunia, Eropa, dan La Liga itu kemudian memutuskan tidak menghadiri sidang umum RFEF pada Selasa (6/3). Barca juga kecewa karena permintaan agar partai final Copa del Rey dimainkan di Santiago Bernabeu –kandang Real Madrid– yang didukung Athletic Bilbao tidak dikabulkan. Madrid menolak dengan alasan adanya rencana pembangunan.(NET)


OLAHRAGA

Rabu 7 Maret 2012

harian andalas | Hal.

Jika Tak Mampu Amankan Lahan Sirkuit

Dispora Sumut Terancam Masalah Hukum Medan-andalas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara terancam akan terseret dalam masalah hukum, jika tidak mampu mengamankan sirkuit Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang lahannya diklaim sebagai milik pihak ketiga. Anggota DPRD Sumut Muslim Simbolon (foto) yang juga panitia anggaran (Panggar) DPRD Sumut, Selasa (6/3) menyesalkan akibat sirkuit yang dibangun diatas lahan bermasalah, menyebabkan hilangnya anggaran Rp3 miliar yang diambil dari APBD Sumut. "Kita sesalkan, anggaran APBD yang telah kita perjuangkan atas usulan Dispora Sumut dan akhirnya diketok menjadi sia-sia," kata Muslim. "Dispora harus mengamankan sirkuit IMI yang dibangun dengan dana APBD, kalau tidak bisa tersangkut hukum terkait pemanfaatan alokasi anggaran," ujar Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut ini. Menurut Muslim, wakil rakyat khususnya panitia anggaran di DPRD Sumut hanya bersifat memperjuangkan dan menyetujui usulan, kemudian diserahkan kepada kelembagaan yang bersangkutan yang mengusulkan anggaran tersebut. "Dewan tidak bicara soal tehnis," ujarnya. Namun saat disinggung pernah terjadi pro dan kontra di Komisi E DPRD Sumut, terkait pengusulan anggaran sirkuit IMI pada tahun anggaran 2010, Muslim mengklarifikasi, soal setuju dan tidak setuju di masing-masing individu anggota dewan memang kerap terjadi saat membahas setiap usulan anggaran. Komisi E yang membidangi persoalan olahraga, hanya membahas besaran anggaran serta layak tidaknya untuk disetujui sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Bukan soal tehnis yang kita bahas ketika itu, karena kalau persoalan tehnis tentu yang mengusulkan anggaran yang tau," tegasnya. Tinjau Sejarah Lahan Namun dalam hal ini, Muslim menekankan perlu ditinjau kembali sejarah lahan sirkuit yang menjadi masalah, disebut-sebut seluas 25 ha. "Apakah lahan 25 ha, yang telah dibangun sirkuit IMI ini juga ikut dijual," kata Muslim. Namun sebutnya jika memang lahan tersebut dijual setelah sirkuit dibangun, tentu yang bertanggungjawab adalah Pemprov Sumut dalam hal ini biro Kapwat. Begitu juga halnya dengan perubahan tata ruang, tetap menjadi tanggungjawab Pemprovsu karena lahan tersebut merupakan hasil hibah PTPN II, yang peruntukannya ditetapkan sebagai sarana pendidikan dan sosial. Atas dasar itu pula di areal tersebut dibangun Kantor Gubernur Sumut, Universitas Negeri Medan, Badan Amil Zakat, IAIN, Islam Center . "Jika memang lahan 25 ha sudah dijual oleh Pemprovsu kepada pihak ketiga, kenapa turut pula diubah tata ruangnya. Kenapa pihak ketiga bisa membangun sarana bisnis di lokasi tersebut," cetus Muslim. Menurutnya pada saat proses jual beli harusnya Pemprov Sumut juga turut mempertegas persoalan tata ruang kepada pihak ke tiga tersebut. (YON)

andalas/rizki mulya

FASILIT AS OL AHRA GAASILITAS OLAHRA AHRAGAGA-Sejumlah masyarakat Kota Medan terlihat sedang menikmati fasilitas olahraga yang ada di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (6/3). Fasilitas olahraga yang gratis dan lengkap, menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berolahraga di lokasi tersebut.

bertujuan kata Azam, wadah sepakbola yang usianya telah mencapai 6 tahun ini akan menjadi akademi sepekbola, yang merupakan pertama kali di Sumatera Utara. " Kita ini anak-anak yang berlatih di Medan Soccer FC ini, agar terfokus melakukan latihan yang dilatih oleh pelatih professional. Jadi harapan kita dengan adanya akademi ini akan dapat melahirkan pesepakbola yang handal dan bisa tampil di nasional. Kami juga ini pemain yang lahir di Medan Soccer ini, tentunya bisa pula tampil memperkuat timnas Indonesia ke depan," sebut Azam. Sementara itu, Wakil Ketua Medan Soccer FC Asrul Benny Harahap menambahkan,

dengan kehadiran Medan Soccer FC ini dharapkan pula bisa menyumbangkan atapun pemain sepakbola andal, yang nantinya bisa tampil memperkuat PSMS Medan dan timnas Indonesia. " Kita sangat bangga bila ada pemain dari Medan Soccer FC ini bisa tampil di tim kesayangan Kota Medan yakni PSMS Medan dan Timnas Indonesia, tidak itu saja kita juga memiliki kebanggaan khusus bila pemain yang lahir di Medan Soccer ini memperkuat tim-tim ternama di Indonesia," kata Benny yang merupakan berprofesi sebagai pengacara andal di Kota Medan. Oleh karena itu ucap Benny, pihaknya terus melakukan pembenahan di

berbagai lini. Khususnya, pihaknya akan memantapkan persiapan di kategori junior dan U-21 yang akan tampil di berbagai kompetisi, yang terutama persiapan di kompetisi divisi tiga. "Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan launching tim dan pembentukan tim U-21 yang akan bersiap menghadapi kompetisi divisi tiga, walaupun belum diketahui secara pasti kapan kompetisi itu dilaksanakan. Namun, kita tetap mempersiapkan diri sebagai mungkin untuk menghadapi divisi tersebut," ungkap Benny yang merasa yakin bahwa Medan Soccer mampu melahirkan pemain sepakbola yang andal. (YON)

KONI Medan Lakukan Survei Olahraga Prioritas di Kecamatan Medan-andalas KONI Medan berencana melakukan survei dan pendataan aktifitas olahraga masyarakat Medan di setiap kecamatan. Salah satu tujuannya agar KONI memperoleh data aktual tentang olahraga prioritas di masing-masing kecamatan. Demikian disampaikan Ketua Umum KONI Medan Drs Zulhifzi Lubis, Selasa (6/3) terkait dengan program mereka di tahun 2012 ini. Survei yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini, akan melibatkan lembaga survei dan lembaga mahasiswa. Namun Opunk -sapaan akrab Zulhifzi Lubis, akan melakukan penilaian terhadap proposal yang akan diajukan lembaga terkait. Bukan cuma soal anggaran, tapi juga efektifitas dan kinerja lembaga terkait. Menurut Opunk, pendataan ini juga signifikan untuk dilakukan agar pihaknya memiliki data akurat mengenai skala prioritas pembinaan di suatu daerah. Cabang olahraga apa saja yang memang berprestasi dan potensi di suatu kecamatan, maka program pembinaannya mengarah ke

Peureulak Raya dan Persip Pase Berbagi Angka Langsa-andalas Peureulak Raya Aceh Timur dan Persip Pase Aceh Utara harus berbagi angka seri 1-1 pada lanjutan Kompetisi Divisi II Liga Indonesia PSSI yang berlangsung di Stadion Langsa, Senin (5/3) kemarin. Sejak babak awal di mulai laga kedua tim saling melakukan serangan silih berganti dan tempo permainan sedikit keras. Begitu tinggi dan kerasnya tempo permainan kedua tim membuat pemain Peureulak Raya M. Juanda harus di tarik keluar karena mengalami cidera paha dan harus di gantikan oleh Hamdani. Dengan masuknya Hamdani ternyata permainan sayap kanan lebih hidup terbukti pada menit ke 47 melalui umpan krosing dari sayap kiri berhasil di manfaatkannya dengan berhasil menggetarkan gawang Persip Pase Aceh Utara yang di kawal Satria menjadi 1-0 untuk Peureulak Raya. Dengan kemenangan 1-0 anak -anak Peureulak Raya semakin meningkatkan tempo permainan melalui sekema serangan balik, namun peluang emas yang di dapat Findi Ramenda gagal membuahkan gol dan hingga turun minum kedudukan tetap satu 1-0 untuk Peureulak Raya. Memasuki babak kedua, anak-anak Persip Pase mencoba bangkit dengan meningkatkan tempo permainan, dengan melakukan serangan ke jantung pertahanan Peureulak Raya. Dan pada menit ke-85 Muammara melanggar salah seorang pemain Persip Pase di dalam kotak pinalti, tak hayal lagi wasit Deki Prima Wijaya langsung menunjuk titik putih, peluang tersebut, Sukma Diansayah sebagai algojo menuntaskan tugasnya menyamakan sekor menjadi 1-1. Hingga pertandingan usai kedudukan tetap 1-1. Sementara pada pertandingan sebelumnya Persada Aceh Barat Daya berhasil menang telak atas Persijaya Aceh Jaya 3-0. Gol yang di sumbangkan olah Persada masing Nasri Kurniawan merupakan gol tercepat 3 menit. Pada babak ke II gol di sumbangkan oleh Rahmad Mulyadi pada menit ke 46 dan 90. (LAN)

PSSI Bohongi FIFA

Medan Soccer FC Terus Lakukan Pembenahan Medan-andalas Medan Soccer FC terus melakukan pembenahan dari seluruh lini pembinaan. Dengan dilakukannnya pembenahan tersebut untuk menghadapi berbagai kompetisi yang akan dihadapi khususnya divisi tiga. Ketua Umum Medan Soccer FC Drs Azam Nasution bersama Wakil Ketua Asrul Benny Harahap, SH, Ketua Harian Iswar, ST, Sekretaris Umum Irfan Yahya serta Bendahara, Toga Anwar kepada wartawan, Selasa (6/3) di Lapangan Harhanud mengatakan, dilakukannya pembenahan tersebut untuk mempersiapkan di kompetisi yang jenjangnya divisi tiga. Lebih lanjut Azam menyebutkan, salah satu pembenahan itu yakni melakukan pendataan kepada seluruh usia yang ada di Medan Soccer FC. Yang

9

Zulhifzi Lubis cabang olahraga terkait. Pihaknya berupaya dengan data tersebut, Pemko Medan juga bisa melakukan skala prioritas pembangunan olahraga. "Misalnya di suatu kecamatan lebih banyak orang yang suka bulutangkis, namun belum ada gedung bulutangkis di sana, maka kita akan mendorong Pemko Medan untuk membangun sarana di sana," jelasnya. "Jadi data ini memang sangat berguna sekali. Apalagi terkait dengan visi kita

menjadikan Medan sebagai kota atlet," tambah Opunk. Selain program tersebut, Opunk meminta seluruh Pengurus kota (Pengkot) olahraga agar memfokuskan diri pada pembinaan atlet yang lolos PON XVIII. Soalnya, gelaran PON akan berlangsung pada September tahun ini. Menurut data, sekitar 138 atlet Medan telah memastikan tiket PON. Dari jumlah yang cukup dominan

dibanding daerah lain, Opunk berharap Medan juga dominan dalam perolehan medali emas di PON. "Perlu saya tegaskan di sini, yang harus kita rebut medali emas. Yang namanya PON harus emas, kita tidak mau perak atau perunggu," ujar Opunk. Tahun ini, KONI Medan tetap melakukan pembinaan kepada para atlet yang tahun lalu merebut medali emas Porkot. Para atlet ini sebagian besar merupakan atlet-atlet lapis kedua yang tidak tampil di PON. Untuk itu, Opunk berharap para atlet berlatih sungguh-sungguh. Para atlet juga rencananya akan mendapatkan asuransi kecelakaan sebagai bentuk kepedulian KONI dan pemerintah kota Medan. Walikota Medan Drs Rahudman Harahap MM yang sangat peduli pada olahraga, meminta kepada para insan olahraga agar serius membina olahraga. "Ini dipesan langsung oleh walikota. Pak Rahudman sangat peduli dengan olahraga, jadi mari sama-sama kita manfaatkan momen ini demi kebangkitan olahraga di Medan," tegas Opunk. (YON)

Zurich-andalas Klaim PSSI bahwa FIFA melarang pemain seperti Boaz Salossa, Ahmad Bustomi, Zulkifly Syukur dan pemain lain yang berkompetisi di ISL untuk tampil menghadapi Bahrain patut dipertanyakan. Muncul dugaan bahwa keputusan menurunkan tim ala kadarnya pada laga terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia tampaknya hanya klaim sepihak. Hal tersebut terungkap setelah adanya bukti bahwa FIFA telah mengirim surat kepada induk sepakbola tertinggi di Indonesia tersebut agar PSSI mengirimkan skuat seperti lima laga kualifikasi PD 2014 sebelumnya. Surat bertanggal 16 Februari tersebut, FIFA meminta PSSI mengirimkan skuad terbaik untuk menghadapi Bahrain. Sebab, peluang Bahrain dan Qatar untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka. FIFA juga mengingatkan PSSI untuk menjunjung regulasi PD 2014 yaitu peraturan pasal lima, terutama paragraf 4c, yaitu menampilkan tim terbaik di semua pertandingan dan paragraf 4g, yaitu menegakkan fair play. Namun, FIFA mendapatkan balasan dari PSSI yang menyebutkan bahwa klub-klub yang berlaga di ISL telah diberi sanksi satu tahun sehingga mereka tidak dapat dipanggil ke Timnas. Padahal sejatinya FIFA sendiri belum memberikan keputusan apa pun mengenai dualisme kompetisi di Indonesia. Sebagai informasi FIFA mengajukan tenggat kepada PSSI memperbaiki sistem kompetisi sebelum 26 Maret. Namun, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein menegaskan, PSSI tidak memanggil para pemain dari ISL karena larangan dari FIFA. Jadi bukan karena adanya larangan dari PSSI, menurut Djohar. "Kita ingin full team seperti kita waktu main di Jakarta. Sebenarnya waktu di Jakarta kita bisa mengimbangi Bahrain, cuma faktor unlucky sajayang membuat Indonesia kalah 0-2. Tapi kita tidak diperbolehkan. FIFA melarang memakai, sekarang para pemain senior yang bagus itu bermain pada kompetisi ISL. Jadi FIFA sendiri melarang. Bukan PSSI yang melarang dan bukan pula diskriminasi," ujar Djohar.(NET)

Atlet PON Sumut Perdalam Kemampuan di Jawa Medan-andalas Atlet bulu tangkis Sumatera Utara yang sudah mengantongi tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau memperdalam kemampuan dengan bergabung di klub bulu tangkis terkemuka di Pulau Jawa. Sekretaris Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Utara Syari Arwansyah di Medan, Selasa (6/3) mengatakan, hingga saat ini Jawa masih menjadi kiblat perbulutangkisan di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya klub-klub besar di Jawa seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang telah melahirkan atlet-atlet bulu tangkis handal dan selalu membawa harum Indonesia di tingkat internasional. "Seperti misalnya Klub Jaya Raya, Djarum Kudus, Ragunan, Tangkas, Mutiara, Candra Wijaya Shamrock.Di klub-klub tersebut pebulutangkis Sumut memperdalam kemampuan hingga menjelang PON mendatang," katanya. Ia mengatakan, pebulutangkis Sumut yang sudah mengantongi tiket ke PON XVIII/2012 adalah sebanyak 16 orang, yakni 8 putra dan 8 putri. Kepastian lolosnya 16 pebulutangkis Sumut tersebut berdasarkan hasil Porwil Sumatera VIII, sekaligus babak kualifikasi yang digelar di Batam, Juli 2011. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Rabu 7 Maret 2012

Buah Impor Banjiri Sumut Belawan-andalas Sejak Maret 2012, Pelabuhan Belawan menjadi pintu masuk buah impor dari luar negeri setelah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Hal itu ditetapkan pemerintah mulai 19 Maret 2012, sehingga jumlah impor buah semakin membludak di Sumut. Terkait dengan Pelabuhan Belawan sebagai pintu masuk utama buah impor, salah seorang pemerhati buah dari LSM Indonesia Group of Humanity NGO Sumut Husein Hutagalung SH, Selasa (6/3) menanggapi kebijakan pemerintah itu mengatakan, petani buah di Sumut akan mengeluh penghasil buah lokal nasional. "Jika dibanjiri buah impor, pasti berdampak besar pada petani buah terutama di daerah Tanah Karo. Mereka bisa saja kolaps dan memicu pengangguran besar-besaran. Jika kondisinya seperti ini, tentu akan sangat membebani Sumut," ujarnya. Dikatakan Husein, pengalihan ini dibuat karena pusat mau menyelamatkan kongesti Pelabuhan Tanjung Periok dengan memindahkan pintu masuk impor buah ke Pelabuhan Belawan. Namun, kalangan importir menyambut baik pengalihan ini. Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) Sumut Khairul Mahali di Medan mengatakan, pengalihan ini akan menjadikan Sumut sebagai pusat distribusi buah ke daerah-daerah di Sumatera seperti Pekanbaru, Padang dan Aceh. "Jadi kebijakan seperti ini, harus kita lihat sisi positifnya. Jangan negatifnya," katanya. Menurut Mahali, selama ini, buah yang beredar di pasar Sumut merupakan impor. Dengan pengalihan ini, akan menjadi peluang banyak pihak karena ekonomi akan semakin menggeliat. Disebutkannya, kondisi ini juga akan mengurangi biaya angkut bagi importir. Meski sejumlah importir masih akan membutuhkan gudang di Pelabuhan Belawan, tapi jika ingin lebih baik akan menempuh sistem yang ada. (DP)

ilustrasi

harian andalas | Hal.

Sumut Rangking Empat Kasus Uang Palsu Medan-andalas Dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2006-2011) Provinsi Sumatera Utara menempati rangking wilayah keempat, kasus uang palsu (Upal) di seluruh Indonesia. Secara nasional jumlah kasus upal di Provinsi Sumut ada sebanyak 7 kasus dan cenderung menurun. Hal itu dikatakan AKBP Yakobus dari Bareskrim Mabes Polri pada acara 'Training of Trainer (TOT) dan Sosilisasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah' yang digelar Direktorat Pengedaran Uang (DPU) dan Kantor Bank Indonesia (KBI) Regional Sumut-Aceh kepada Perhimpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Malam (PPRHM) di KBI Jalan Balai Kota Medan, Selasa (6/3). AKBP Yakobus mengatakan, sesuai data dari tahun 2006-2011 yang diterima Mabes Polri dari masingmasing Polda di sejumlah daerah, Jawa Timur menempati rangking pertama dengan jumlah 70 kasus upal disusul Jawa Tengah sebanyak 109 kasus dan Kalimantan Barat sebanyak 8 kasus. "Jumlah ini bisa berbeda dengan kondisi terkini. Namun, jumlah peredaran uang palsu itu cenderung menurun di tiap-tiap provinsi. "Peredaran uang palsu paling banyak terjadi di Pulau Jawa dan Bali," ucapnya. Dikatakannya, sejak tahun 1929 pada konferensi di Jenewa ada komitmen uang palsu diberantas di dunia. Di Indonesia sendiri, pembuat uang palsu terancam hu-

kuman 15 tahun penjara. Ada lagi orang yang mengurangi nilai uang terancam hukuman penjara 12 tahun, namun sekarang kasus itu sudah tidak ada lagi. "Saat ini yang gencar memberantas upal baru dari Bank Indonesia dan Polri saja, sedangkan pihak lain belum," ucapnya. Yakobus mengakui, sampai kapanpun upal itu tidak akan pernah habis karena uang itu merupakan kebutuhan hidup setiap orang. "Tanpa uang maka tak bisa hidup. Upal tidak hanya tejadi di Indonesia, tapi di seluruh dunia ada saja upal beredar," tandasnya. Karena itu, Yakobus meminta masyarakat jika menemukan upal sebaiknya segera mengadukan kepada pihak berwajib. Jika dalam satu ikat uang ada satu lembar yang palsu, uang itu jangan diambil tapi catat saja nomor se-

rinya dan serahkan uang satu ikat itu ke pihak berwenang. "Selama ini kasus uang palsu, selain menangkap barang bukti juga sekalian tersangkanya. Tapi ada juga yang cuma uang palsu saja ditemukan sedangkan tersangkanya tidak tahu siapa," imbuhnya. Masih kata Yakobus, motivasi mencetak uang palsu untuk mencari uang dengan alasan utama kepentingan ekonomi. Padahal biaya mencetak uang palsu itu mencapai ratusan juta rupiah. "Jika modal besar mereka belum kembali dan langsung tertangkap, maka modal tersebut habis. Jadi tidak tahu motivasinya apa mereka membuat upal," ucanya. Sementara itu, Analisis Madya Direktorat Penedaran Uang BI Pusat, Hasiholan Siahaan menerangkan, pada tahun 2011 seluruh Indonesia ditemukan sebanyak 117.955 lembar upal. Untuk Provinsi Sumatera Utara termasuk rangking 8 dengan temuan upal pada tahun 2011 sebanyak 1.775 lembar. Jika dilihat dari statistik, kata Hasiholan Siahaan penemuan upal di Provinsi Sumatera Utara khususnya termasuk meningkat hamper 100 persen, jika dibanding tahun 2010 dengan temuan upal sebanyak 933 lembar. "Ini menandakan masyarakat Sumatera Utara harus semakin waspada dalam melakukan transaksi. Uang pecahan yang paling banyak dipalsukan adalah Rp 100 ribu," tandas Hasiholan. (SIONG)

Permintaan CPO dari India Meningkat Medan-andalas Indonesia sedang "dibanjiri" permintaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dari India dan China menyusul terjadi pasokan ketat dan harga minyak mentah yang naik. "Harga minyak mentah yang terus naik mencapai di atas 100 dolar AS per barel dan produksi berbagai jenis minyak nabati yang rendah membuat permintaan CPO (crude palm oil) meningkat. Indonesia dewasa ini 'dibanjiri' permintaan dari India dan termasuk dari China," kata Wakil Ketua I Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun yang dihubungi melalui telepon selularnya dari Medan, Selasa. Derom yang mengaku sedang berada di Jakarta mengakui bahwa India dan China selama ini menjadi pembeli utama minyak sawit Indonesia dan semakin membeli banyak dewasa ini karena kebutuhan negara itu makin besar. Menurut Derom, permintaan CPO India pada 2012 sebanyak 7,1 juta ton sehingga ekspor Indonesia ke negara itu juga tetap terbanyak dari produksi nasional tahun ini yang diperkirakan mencapai 25,9 juta ton. Permintaan India sebanyak 7,1 juta ton pada 2012 itu naik dari 2011 yang sebesar 6,750 juta ton sementara produksi CPO Indonesia yang sebesar 25,9 juta ton tahun ini naik dari 2011 yang masih 24,1 juta ton. Setelah ke India, ekspor CPO Indonesia terbesar adalah ke China dan Uni Eropa yang juga diperkirakan mengalami kenaikan permintaan. Impor CPO China pada 2012 diperkirakan sebanyak 6,650 juta ton dari 5,950 juta ton di 2011, sementara Uni Eropa dari 5,1 juta ton pada 2011 menjadi 5,6 juta ton pada 2012. Lebih Awal Mengenai lonjakan harga CPO yang besar atau sudah 1.125 dola AS per metrik ton (MT) pada awal Maret ini, dinilai Derom lebih cepat dari prakiraan semula. (ANT)

andalas/siong

UP AL UPAL AL-Salah seorang staf BI Medan menunjukan upal kepada wartawan pada acara 'Training of Trainer (TOT) dan Sosilisasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah'.

Di Daerah, Lumbung Raskin Masih Diburu Sigli-andalas Kendati Kabupaten Pidie dikenal dengan sebutan daerah lumbung beras terbesar untuk propinsi Aceh, namun hampir 73,5 persen dari jumlah penduduk kabupaten tersebut masih sangat bergantung pada jatah beras miskin (raskin). Sehingga, masalah pembagian raskin ini sering diributkan masyarakat yang terkadang kepala desanya harus berhadapan dengan pihak kepolisian. Asisten II Setdakab Pidie, Drs M Syukri Yusuf selaku Ketua Koordinator Raskin Pidie membenarkan kebutuhan beras rakyat miskin itu di daerahnya. Bahkan, sering terjadi berbagai pengaduan ketidak puasan masyarakat terhadap pembagian raskin. Terlebih, penerima raskin di daerahnya mencapai angka 73,5 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Pidie, 377. 780 jiwa lebih. "Kami juga sangat berterima kasih kepada pihak Perum Bulog Subdivre Sigli yang begitu gigih dalam memperjuangkan kebutuhan beras untuk rakyat miskin ke pemerintah pusat. Ini terbukti, hampir seluruh angka dari rakyat miskin di Kabupaten Pidie mendapat bantuan beras meskipun

masih ada rakyat miskin lainnya belum mendapat bantuan raskin. Karena, masih ada data rakyat miskin belum masuk keseluruhan ke Bulog," sebut Asisten II Setdakab Pidie saat menjawab andalas, Selasa (6/2). Kepala Perum Bulog Subdivre Sigli, Drs HM Ridha Arief, secara terpisah menyatakan stock beras untuk bantuan raskin di daerahnya sekarang ini cukup terjamin atau untuk jatah pembagian lima bulan ke depan. Stock beras tersebut digudangkan di Gudang Bulug Sigli dan Meureudu. Jelasnya, masalah kebutuhan raskin di Pidie tidak perlu disangsikan stocknya. "Kami akan terus berusaha yang terbaik dalam membantu rakyat miskin," sebutnya. Sebelumnya juga Sekwilda Pidie, M Iriawan SE dalam rapat sosialisasi raskin di Opprom Setdakab setempat mengatakan, masalah raskin adalah masalah yang sangat sensitive di lapangan. Karena itu, hendaknya pihak kepolisian tidak perlu menanggapi serius berbagai pengaduan terhadap penyimpangan raskin. Karena dari sekian banyak laporan penyimpangan Raskin, lebih menjurus pada kepentingan pribadi dan politis

antara masyarakat dan kepala desanya. Di bagian lain, sebut Iriawan untuk kelancaran pembagian raskin secara tepat waktu menurut jadwal di 23 kecamatan, pihaknya telah menganggarkan dana APBK untuk mengangkut raskin tersebut dari Gudang Bulog Sigli dan Meureudu. Pemkab Pidie, menanggung ongkos angkut sebesar Rp 20/kg beras. Sehingga, setiap tahun dibutuhkan dana mengangkut beras Raskin ke kecamatan sebesar Rp 2,3 miliar lebih, atau tahun ini tinggal jatah pembagian raskin 11 bulan lagi. Bagi penerima raskin, tidak hanya gratis melulu, tapi juga harus menebus harga beras sebesar Rp 1.600/kg pada kepala desanya. Tebus harga beras ini, menurut pengakuan masyarakat sangat murah dan bijaksana sekali, apalagi beras Raskin selama Sembilan bulan ini cukup bagus kualitasnya, atau hampir menyamai beras kampung. "Kami senang sekali dengan kualitas raskin sekarang ini, ketimbang beberapa tahun lalu, berasnya bau dan berekor," sebut Nuraina dan Nurtini, warga Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Sakti. (DHIAN)

Properti Membaik Dorong Kenaikan Impor Besi

andalas/asril tanjung

Ketua REI Sumut Tomi Wistan, ketika berdialog bersama sejumlah pengusaha property dan mitra bisnis di Medan, beberapa waktu lalu.

Medan-andalas Pasokan besi dan baja impor semakin "membanjiri" pasar Medan hingga awal tahun 2012 diduga karena pembangunan properti yang meningkat pesat di tengah produksi golongan barang itu di dalam negeri belum juga mencukupi. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Suharno di Medan, Selasa, menyebutkan impor besi dan baja Sumut pada Januari 2012 sudah mencapai 23,777 juta dolar AS atau naik 57,53 persen dari periode sama 2011 yang masih 15,094 juta dolar AS. Kenaikan nilai impor itu lebih cenderung dipicu lonjakan volume impor yang diperkirakan sebagai dampak dengan meningkatnya bisnis properti di Sumut. Impor besi dan baja Sumut terbesar dari China. Ketua Realestate Indonesia (REI) Sumut, Tomi Wstan, mengakui bisnis properti di Sumut sejak 2011 cukup bagus. Permintaan yang tinggi di properti bukan hanya di perumahan

tetapi merata ke pertokoan. Pembangunan hotel dan apartemen juga cukup gencar, katanya. "Bisa jadi, impor besi dan baja Sumut meningkat tajam karena produksi barang itu di dalam negeri disebut-sebut belum juga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri yang terus naik," katanya. Anggota DPD RI utusan Sumut Parlindungan Purba, mengatakan harusnya pemerintah mendorong industri di dalam negeri memenuhi kebutuhan besi dan baja yang terus meningkat sehingga tidak tergantung dengan produk impor. "Harus ada kebijakan untuk mendukung produsen besi dan baja di dalam negeri untuk bisa meningkatkan produksi guna menekan impor," katanya. Langkah itu dinilai penting melihat tren pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih tetap tinggi di masa akan datang sehingga pembangunan masih akan berlangsung pesat, katanya. (ANT)

10

Bulog Sumut Tetap Operasi Beras Medan-andalas Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara masih menggelar Operasi Pasar Beras di 11 kota/kabupaten meski harga bahan pangan utama di daerah itu menurun pascapanen di sejumlah sentra produksi. "OP (operasi pasar) Beras di Sumut masih berjalan dan kemungkinan malah ditingkatkan menyusul ada rencana kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak). OP diharapkan membantu masyarakat mendapatkan beras yang lebih murah," kata Humas Bulog Sumut, Rusli, di Medan, Selasa. OP Beras di Sumut dengan harga eceran tertinggi Rp6.700 per kg itu pada posisi 29 Februari 2012 sudah sebanyak 5.472 ton. Sebelumnya, hingga akhir Januari OP masih di delapan kota, katanya. OP Beras dilakukan di Medan, Tebing Tinggi, Karo, Asahan, Batubara, Tanjung Balai, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Nias, Nias Selatan dan Nias Utara. Bulog siap menyaluran OP kalau ada pemerintah daerah atau perusahaan yang mau melakukan program itu untuk membantu masyarakat karena stok cukup memadai atau sebanyak 106.000 ton. Dia mengakui, pemerintah memang sudah mengeluarkan kebijakan baru untuk stabilisasi harga beras di pasar, dimana OP lebih fleksibel atau bisa dilakukan kalau harga beras naik 10 persen dan kalau memang ada permintaan daerah dengan alasan kenaikan harga dinilai sudah meresahkan atau pengadaan kurang. Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa OP dilakukan kalau harga beras naik 25 persen. "OP beras dan termasuk penyaluran raskin (beras untuk warga miskin) di Sumut terus diupayakan berjalan lancar khususnya mendekati rencana adanya kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak)," katanya. Kepala Dinas Pertanian Sumut, M. Room. S, mengakui, harga beras dewasa ini menurun sedikit pascapanen di sejumlah sentra produksi seperti Deli Serdang dan Serdang Bedagai. Tahun ini, produksi beras di Sumut ditargetkan mencapai 4,207 juta ton gabah kering panen (GKP) atau naik dibanding tahun 2011 sebanyak 3,6 juta ton. "Tetapi Dinas Pertanian memprediksi harga jual beras tidak terlalu turun banyak karena meski ada panen, permintaan tetap banyak dan bahkan meningkat dan kondisi itu diharapakan tetap membuat petani bergairah bertanam padi," katanya. (ANT)

Kenaikan BBM Sudah Dipolitisasi Jakarta-andalas Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang urung juga menemukan jalan tengah dinilai karena terlalu banyak campur tangan politik di dalamnya. "Kenaikan BBM menjadi dilematis sekali karena sudah dipolititasasi, jadi pemerintah harus tegas kalau memang mau menaikkan," ungkap Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi di Jakarta, Selasa (6/3). Hal tersebut, diungkapkannya mengingat masih belum berhasilnya pemerintah membujuk parleman (DPR) terkait kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi ini. "Saya dengar, mereka tidak setuju dengan masalah BLT," jelas dia. Menurutnya, keputusan tersebut memang harus segera dicapai, pasalnya semakin lama masalah subsidi BBM ini berlangsung, maka semakin berta pula anggaran negara menanggungnnya. "Kalau berlarut-larut malah tidak ada hasilnya, anggaran makin berat infrastruktur malah tidak terbangun," tambah dia. Selain itu, Sofjan juga mempertanyakan keberanian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini, mengingat partaipartai seperti PKS, Hanura, PDIP, Gerindra sudah tidak mendukung kebijakan tersebut. "Sekarang tinggal menunggu Golkar saja sikapnya seperti apa," kata Sofjan. "Karena sudah ini sudah dipolitisasi. Jadi, SBY punya keberanian tidak untuk menaikkan?" tambahnya. Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan target pembagian BLSM tersebut akan diberikan kepada 30 persen kepada masyarakat miskin Indonesia yang terkena dampak tersebut. "Tidak mungkin menaikkan BBM tanpa kompensasi kepada masyaratkat. Ada sekira 18,5 juta kepala keluarga atau 30 persenan masyarakat kita yang terdampak," jelas Hatta. Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan harga BBM jenis premium dan solar dalam rangka menjaga keuangan negara. Adapun kenaikan tersebut, akan berada pada angka Rp1.500 per liter, dengan demikian premium akan diperdagangkan pada Rp6.000 per liter. Namun, kebijakan tersebut belum dapat dilakukan. Pasalnya, dalam UU APBN 2012, tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi. Karenanya pemerintah bersama DPR tengah membahas APBN Perubahan guna memastikan payung hukum bagi kenaikan harga BBM. (OKE)


KOMUNITAS 11 Pengusaha dan Pengetua Adat di Taput Berharap Gus Irawan Jadi Gubsu

Rabu

harian andalas | Hal.

7 Maret 2012

Medan-andalas Kalangan pengusaha dan pengetua adat di Tapanuli Utara berharap Dirut PT Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu maju ke Pilgubsu pada 2013 karena saat ini Sumatera Utara membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup rakyat di daerah ini. Hal itu dikemukakan sejumlah pengusaha dan pengetua adat dalam acara silaturahmi antara Dirut Bank Sumut dengan mitra kerja Bank Sumut di aula Hotel Glory, Tarutung, Sabtu (3/3) pagi. Hadir pada acara itu, selain kalangan pengusaha mitra kerja dan pemuka agama Kristen dan Islam, juga sejumlah pengetua adat dari berbagai marga di Taput. Sebelumnya, Gus Irawan menyampatkan pamit diri dengan mitra kerja karena pada bulan Juni 2012 dirinya akan mengakhiri jabatan sebagai Dirut Bank Sumut yang telah tiga periode dipercayakan kepadanya. “Saya ikhlas dan legowo meninggalkan Bank Sumut dalam kondisi Bank Sumut

saat ini menunjukkan kinerja keuangan yang sehat dan berpredikat sangat bagus. Saya berharap, siapapan penerus saya nanti, dapat membuat kinerja Bank Sumut lebih baik lagi dan mampu menjalin kemitraan yang lebih kuat dengan para mitra kerja. Dan mari kita berdoa semoga Dirut pengganti saya nantinya juga berasal dari orang dalam (pegawai karir, red) di Bank Sumut, karena orang dalam lebih mengerti dengan kondisi, budaya perusahaan Bank Sumut dan mampu menjalin team work yang solid,” tutur Gus Irawan. Dijelaskan Gus Irawan, ketika ditimpa krisis moneter yang dahsyat pada tahun 1997/1998, Bank Sumut se-

Gus Irawan saat bertemu para tokoh adat dan pengusaha di Tarutung. andalas/ist

harusnya sudah kolaps, namun sebagai bank pemerintah daerah, pemerintah berkomitmen menyelamatkan Bank Sumut melalui program rekapitalisasi. “Saat saya mendapat kepercayaan memimpin Bank Sumut pada tahun 2008, saya

harus bekerja keras untuk memulihkan kondisi Bank Sumut yang sangat terpuruk. Saat itu, bayangkan saja NPL Bank Sumut sekitar 83%, dengan kerugian mencapai Rp 300 milyar, padahal modal saja saat itu hanya Rp 60 milyar. Tahun 2000, aset Bank Sumut

baru Rp 1 triliun dengan jumlah kantor pada 30 unit. Alhamdulillah, sekarang aset Bank Sumut sudah mencapai Rp 19 triliun dengan jumlah kantor sebanyak 242 unit yang tersebar di seluruh daerah di Sumut dan beberapa unit di Jakarta. Bank Sumut juga mampu men-

LKSP Sosialisasikan Hidup Sehat di Belawan

andalas/ist

BERSAMABERSAMA-Ngabehi Sulistya, staf khusus Sultan Hamengku Bowono X, diabadikan bersama Ketua PW Pemuda PKB Pujakesuma Sumut, Danu Prayitno dan pengurus lainnya.

Ini Jawaban Sri Sultan Soal Dualisme Pujakesuma Sri Sultan Hamengku Bowono X hanya mengenal PKB Pujakesuma-nya Pak Kasim Siyo, dan telah menjadi Penasihat pada PKB Pujakesuma Pak Kasim Siyo selama tiga periode” Ngabehi Sulistya, staf khusus Sultan Hamengku Bowono X Medan–andalas Sri Sultan Hamengku Bowono X tidak pernah memberi amanah kepada siapapun untuk mewakilinya pada pelantikan Pujakesuma Tanjungbalai, dan Alhamdulillah hingga saat ini kesehatan beliau juga tidak terganggu. Demikian Mas Ngabehi Sulistya, SH MMA, staf khusus Sultan Hamengku Bowono X, kepada pers di Medan, kemarin. Penegasan itu menanggapi sebuah pemberitaan yang menyebutkan kondisi kesehatan Sultan Ha-

mengku Bowono X terganggu sehingga mewakilkannya kepada seseorang untuk menghadiri pelantikan Pujakesuma Tanjungbalai. “Itu tidak benar. Alhamdulillah, sampai saat ini Ngarso Ndalem sehat wal afiat. Beliau pun tidak pernah menunjuk seseorang untuk mewakilinya menghadiri acara tersebut,” tegas Mas Ngabehi Sultistya, yang akrab dipanggil Mas Sulis. Dikatakan Mas Sulis, kedatangan Sri Sultan HB X ke Medan sejak Jumat (2/3) hingga Minggu (4/3) adalah atas undangan FKWJ (Forum Komunikasi Warga Jawa) untuk menjadi narasumber pada seminar di UMSU Medan (Sabtu) dan deklarasi DPP FKWJ yang diketuai GKR Pembayun di Tanjungmorawa (Minggu). Selebihnya Sri Sultan bertatap muka dengan Walikota Medan Rahudman Harahap dan sesepuh Pujakesuma Kasim Siyo. “Sri Sultan Hamengku Bowono X hanya mengenal PKB Pujakesuma-nya Pak Kasim Siyo, dan telah menjadi Penasihat pada PKB Pujakesuma Pak Kasim Siyo selama tiga peri-

ode. Selama di Medan, Ngarso Ndalem terus bersama Pak Kasim,” tandas Mas Sulis. Mas Sulis juga menyampaikan permohonan maaf Sri Sultan HB X kepada seluruh masyarakat Sumut, jika ada tindakannya selama di daerah ini membuat rasa kurang nyaman. Selain itu, Sultan HB X juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sumut atas sambutan yang telah diberikan. “Sri Sultan mohon maaf sekaligus mengucapkan terima kasih atas segala sambutan yang diterimanya,” ujar Mas Sulis. Sri Sultan Hamengku Bowono X berada di Medan sejak Jumat sore, dan telah kembali ke Jogyakarta Minggu sore. Mas Sulis sendiri sudah berada di Medan Rabu sore dan baru kemarin sore meninggalkan Medan, karena masih ada hal-hal yang harus diselesaikan. “Sri Sultan HB X terkejut, ketika saya sampaikan pemberitaan sebuah media yang menyebutkan kesehatannya terganggu sehingga mewakilkan kepada seseorang pada sebuah acara di Tanjungbalai” tandasnya. (DED)

Belawan-andalas Lembaga Komunitas Sehat Pendidikan (LKSP) mensosialisasikan hidup sehat kepada masyarakat Belawan di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan yang disambut dengan sangat antusias. Demikian disampaikan tim dokter penyuluhan kesehatan LKSP dr Asmara MS, Selasa (6/ 3) kepada wartawan di Lapangan kantor Lurah Bagan Deli Medan Belawan disela-sela penutupan kegiatan tersebut. Menurut dr Asmara, kegiatan sosialisasi hidup sehat itu sudah mulai digelar, Minggu lalu dan berakhir, Selasa kemarin dengan berbagai kegiatan seperti melakukan interaktif kesehatan dengan warga, himbauan kesehatan, pengobatan gratis, penyebaran brosur, pemberian bantuan makan bergizi bagi balita berupa kacang hijau. Sementara untuk fogging dilakukan di beberapa titik diantaranya rumah ibadah Masjid Nurul Hillal Lingkungan IV Bagan Deli, Puskesmas Lingkungan III, SMA 20 Medan Lingkungan III, SDN 060970 Lingkungan III, Perguruan Alwasliyah Lingkungan VI,SDN 065009 Lingkungan II Bagan Deli serta pemukiman warga setempat. Menurut dr Asmara kegiatan itu bekerjasama dengan dokter Puskesmas Bagan Deli dr Anita K Nasution menyampaikan pola hidup sehat mengubah hidup keseharian yang tidak menyehatkan dengan esok hari yang menyehatkan walau dengan perubahan pola yang sedikit demi sedikit. (DP)

cetak laba yang terus meningkat setiap tahun. Tahun lalu, contohnya, Bank Sumut mampu mencetak laba lebih Rp 400 milyar. Alhamdulillah, dengan berbagai keberhasilan ini, Bank Sumut tahun lalu dinobatkan oleh pemerintah sebagai BUMD terbaik dari 2000

BUMD yang ada di Indonesia,” ungkap Gus Irawan, yang spontan disambut aplaus seluruh hadirin. JB Hutabarat, salah seorang pengusaha di Tarutung mengatakan, kepemimpinan dan kemampuan manajerial yang mumpuni pada diri Gus Irawan merupakan orang yang tepat untuk maju pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara pada tahun 2013. “Saat ini rakyat Sumatera Utara mendambakan sosok pemimpin yang mampu memberikan stimulus bagi kemajuan dunia usaha dan meningkatkan taraf hidup rakyat. Kami melihat sosok Pak Gus adalah orang yang tepat untuk itu. Sebagai sesama putra Bona Pasogit tentu saja kami siap mendukung,” cetus Hutabarat yang spontan disambut tepuk tangan riuh dari hadirin. “Kami juga siap bukan hanya di belakang tapi berada di barisan depan mendukung Pak Gus sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara,” timpal Yusnaidi Khatib, tokoh Muslim di Tarutung yang diamini oleh hadirin lainnya. (DED/REL)

Enam Kitab Suci Agama Buddha Diluncurkan Medan-andalas Vinaya Pitaka II, VI dan Jataka keenam kitab suci terbitan Indonesia Tipitaka Center (ITC), diluncurkan di Selecta Royal Ballroom Lantai 5 Jalan Listrik Medan, baru-baru ini. Peluncuran itu dimeriahkan oleh pagelaran kesenian dharma musical come and see 3 dengan tema touched by love. Hadir dalam peluncuran ini, Presidium Sanggha YM Bhikkhu Jinadhammo Mahathera, Ketua Pengawas Yayasan Dhammavicayo Indonesia Ir Dhamma Ony Hindra Kusuma, Anggota DPRD Medan Dra Lily Tan, Ketua Walubi Medan, Ir Sutopo, Pembimas Agama Buddha Ketut Supardi SAg, MSi dan ratusan undangan lainnya. Ketua MBI Sumut Ony Hindra Kusuma mengatakan, pada walnya masih sulit menerjemahkan dan menerbitkan Kitab Suci Tipitaka terutama pemahaman orang-orang pada awalnya tentang pentingnya mendapatkan kitab suci dalam Bahasa Indonesia belum begitu besar. “Pada awalnya sangat sulit untuk mencari penerjemah maupun menerbitkan kitab suci. Namun seiring berjalannya waktu akhirnya kita mendapat dukungan dari pihak donator,” ucapnya. Diterangkannya, sampai saat ini, ITC telah menerbitkan 15 buku dari 46 buku Tipitaka, kedepannya jika ini sudah berhasil diterjemahkan, maka pihak ITC akan melihat kembali kitab suci yang telah diterbitkan, apakah

masih ada yang perlu dirubah lagi. “Kita akan mencoba untuk mencari sumber-sumber terdekat, merevisi kembali kitab-kitab tersebut. Jika ini sudah berhasil, maka penerbitan Tipitaka sudah tercapai dan buku-buku Buddhis lainnya juga bisa diterbitkan,” ucapnya. Ketua Pembimas agama Buddha kementerian agama Ketut Supardi, S. Ag, M. Si mengatakan peluncuran Vinaya Pitaka dan Jataka tentunya akan sangat membantu perkembangan dan kemajuan umat Buddha di Indonesia dan khususnya umat Buddha di Sumatera Utara. "Kitab Vinaya Pitaka dan Jataka merupakan bagian dari kitab Tripaka, di mana memuat peraturan dan etika untuk kehidupan umat Buddha. Peraturan dan etika ini akan menjadi kontrol sosial," ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Henny Wira melaporkan, dharma musical come and see 3 ini melibatkan sebanyak 63 pemain dan penari yang telah disaring melalui audisi pada Oktober yang lalu. "Kita juga telah menghadirkan pencetus album Come and See yaitu yakni brother Daniel Yoe dan para penyanyi sister Goh Ren Hui dan sister Marie Antoinette. Dan kami berterimakasih kepada Ehipassiko Foundation yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mementaskan acara ini," lapornya. (SIONG)

KMMPK Salurkan Uang Saku untuk Korban Kebakaran andalas/Siong

Medan-andalas Warga Kecamatan Medan Area, Jalan Ar Hakim Gang Bakung dan Gang Tanjung yang menjadi korban dalam musibah kebakaran beberapa waktu lalu, Minggu (4/3) menerima bantuan berupa uang sebesar Rp.40.050.000 dari Komunitas MudaMudi Peduli Kasih. (KMMPK). “Bantuan uang saku masa pemulihan dan rehabilitasi pemukiman berupa uang saku Rp450 ribu per rumah diberikan secara langsung disaksikan Kepling XII, Kelurahan Tegal Sari I,”kata Bendahara KMMPK Edy Yong. Dihadapan para korban, Edy Yong mengaku prihatin atas musibah yang melanda warga di KelurahanTegal Sari I, untuk itu dirinya berharap agar warga selalu berinstrokspeksi diri terhadap bencana yang melanda Kecamatan Area, “Musibah merupakan peringatan ujian serta cobaan yang diberikan oleh Tuhan, saya harap semua warga korban kebakaran agar selalu bersabar. Mari kita instrokspeksi diri, mungkin ada kekhilafan yang telah kita perbuat selama ini,

SIMBOLIS SIMBOLISBendahara KMMPK, Edy Yong didampingi Ketua Johan Susanto secara simbolis langsung memberikan uang saku kepada warga korban kebakaran di Gang Bakung dan Gang Tanjung disaksikan Kepling XII, Hasan Basri, Minggu (4/3).. berdoa dan selalu mendekatkan diri kepadaNya agar kita terhindar dari musibah seperti yang terjadi sekarang ini,” harapnya. Sementara itu Ketua KMMPK Johan Susanto berharap, dengan bantuan dana yang dihimpun dari sejumlah donator oleh KMMPK tersebut dipergunakan sebagaimana mestinya yakni untuk keperluan sehari-hari. “Mungkin bantuan dana yang kami salurkan ini tidak sebanding dengan jumlah kerugian yang dialami oleh warga, untuk itu kami sangat berharap agar bantuan dana ini digunakan untuk keperluan sehari-hari maupun membeli

perlengkapan rumahnya yang telah rusak,” ujar Johan Susanto didampingi Kepala Lingkungan XII Kelurahan Tegal Sari I,Hasan Basri. Kepada warga yang menjadi korban,Johan Susanto berpesan kiranya tabah dan bersabar menghadapi musibah ini,dan masyarakat lainnya dihimbau untuk lebih waspada dan berhati hati,dengan api ,sebab api saat kecil menjadi kawan, tapi kalau sudah besar akan menjadi lawan, untuk itu waspadai api, terutama kompor dan listrik,” pesan Johan Susanto didampingi sejumlah pengurus KMMPK lainnya Juriono Jiang, Joly Liong, Rommy Wie dan lainnya. Sementara itu, Kepling XII

Kelurahan Tegal Sari I Hasan Basri mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendata berapa banyak jenis bantuan yang disumbangkan pihak donatur kepada warga melalui sejumlah posko, baik itu berupa bahan material bangunan, sembako maupun uang tunai. “Kita saat ini diistruksikan Pak Lurah untuk mendata dan mengumpulkan berapa jenis bahan bantuan yang diterima oleh warga.Namun, rekanrekan yang di posko tidak memberikan datanya kepada kita, padahal posko yang berdiri di sini dikoordinir oleh pihak Kelurahan sesuai instruksi Pak Camat,” keluh Hasan Basri. (SIONG)


SUMATERA UTARA

Rabu 7 Maret 2012

Nama Bandara Diributkan, Nasib Rakyat Diabaikan Deli Serdang-andalas Terkait gonjang-ganjing pemberian nama kepada Bandara Kuala Namu, sebagai pengganti Bandara Polonia, masyarakat Kecamatan Beringin merasa aneh dan bingung melihat petinggi di pemerintahan Indonesia. Harusnya para pejabat yang ada di Indonesia, Sumut dan Deli Serdang lebih gonjang-ganjing terhadap nasib rakyat akibat adanya pembangunan Bandara Kuala Namu. "Selama pembangunan Bandara Kuala Namu belum selesai, rakyat Kecamatan Beringin akan selalu menderita," ujar beberapa warga secara terpisah ditemui andalas Selasa (6/3). Salah satunya yang pasti adalah akses jalan yang melintas di desa dan kecamatan mereka hancur dan tetap tidak ada perbaikan sampai kini. Kalaupun ada perbaikan setelah adanya unjuk rasa, paling hanya menambal lubang jalan dengan tanah galian saja. Akibatnya, di musim penghujan, jalan akan menjadi becek dan susah dilalui. Belum lagi musim kemarau, warga pengguna jalan dan warga yang bermukim di sepanjang alur jalan bermandikan debu yang beterbangan dan mengakibatkan Ispa. Rumah warga juga penuh dengan debu dan warung yang ada di pinggir jalan nyaris tidak laku karena orang enggan datang makan di sana. Sudah banyak korban jatuh akibat rusaknya jalan ini. Bahkan masyarakat sudah berulangkali melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban, memblokir jalan, mendatangi kantor bupati dan lainnya. "Namun hanya ditanggapi sebentar saja oleh pihak pembangunan Bandara," ujar Supardipo Kini, para pejabat dan lainnya sibuk memperdebatkan nama Bandara yang baru, bukannya memperdebatkan dan memberi solusi terhadap keluhan rakyat yang menderita akibat pembangunan. "Wajar rakyat merasa heran dengan ulah para tokoh, pejabat dan lainnya yang sibuk mempersoalkan nama Bandara," ujarnya. (TH)

Kabupaten Batu Bara Rawan Imigran Gelap Batu Bara-andalas Direktur Format NGO Azmi Saini Batu Bara mengatakan, kawasan laut pesisir pantai Batu Bara, rawan terjadinya tindak kejahatan. Seperti narkoba, penyeludupan barang bekas ilegal (Monza), bahkan virus penyakit. Untuk itu, diminta kepada instansi pengawasan untuk mengetatkan pengawasan guna mengantisipasi aktivitas yang mengundang kerawanan dan tindakan ilegal di perairan Batu Bara. "Tanjung Tiram dinilai sangat rawan, imigran maupun barang ilegal yang masuk ke perairan Batu Bara. Karenanya, diminta kepada seluruh unsur maupun masyarakat dapat menjaga dan bekerjasama dalam melakukan pengawasan," kata Saini Azmi kepada andalas, di Tanjung Tiram, Selasa (6/3). Menurut Azmi, terjadinya kerawanan terhadap imigran gelap yang masuk di wilayah pesisir pantai Batu Bara, akan dapat mengancam stabilitas keamanan bagi masyarakat. Termasuk imigran gelap dan ilegal, bahkan traficking (perdagangan manusia) dan narkoba. Selama ini, kawasan Pesisir Pantai Batu Bara itu dinilai sangat rawan,dan sudah ada ditemukan beberapa kasus ilegal yang masuk. Seperti baru-baru ini, barang bekas Monza ditemukan masuk di kawasan Bagan Batak, Tanjung Tiram sebulan lalu. Azmi meminta kepada masyarakat untuk tetap bekerjasama dengan pihak instansi untuk memberikan laporan yang ditemukan masuk dari Kuala Batu Bara. "Jangan segansegan melaporkan. Sebab, itu demi kepentingan masa depan anak cucu kita," katanya. Disebutkan, terdapat beberapa wilayah yang rawan, di antaranya Kuala Lima Puluh, Kuala Tanjung Tiram, Kuala Talawi, Kuala Medang Deras, dan Kuala Sungai Suka, yang merupakan wilayah perairan pesisir pantai yang rawan. (ZN)

harian andalas | Hal.

DPRD DS Bentuk Tim Tertibkan Galian C Ilegal

andalas/th sihombing

GALIAN C ILEGAL - Anggota DPRD DS Mikael TP Purba saat meninjau lokasi Galian C ilegal di Dusun I Desa Baru Titi Besi Kecamatan Galang.

Lubuk Pakam-andalas Tim Penertiban Pemkab Deli Serdang, dinilai tidak mampu menertibkan penambangan ilegal, Komisi C DPRD segera membentuk tim inisiatif penertiban dengan menggandeng aparat kepolisian, PM dan Satpol PP untuk turun ke lapangan menghentikan perusakan lingkungan. Komisi C juga segera mengusulkan pembentuk pokja, untuk penelitian kerusakan lingkungan serta kerugian negara yang ditimbulkan penambangan liar di daerah itu serta mengusung kasusnya ke proses hukum. "Kita tidak akan memberi ampun kepada pelaku galian C ilegal yang masih melakukan aktivitasnya,"tegas Ketua Komisi C, Mikhail TP Purba SH dan Sekretarisnya Syaiful Tanjung

kepada sejumlah wartawan, Selasa (6/ 3) di ruang kerjanya. Aktivitas galian C ilegal di berbagai wilayah kecamatan seperti Galang, Bangun Purba, Beringin serta di kecamatan Patumbak yang sudah semakin 'menggila'. Bahkan, secara terangterangan menunjukkan aksinya menggali tanpa izin, mengancam kerusakan lingkungan serta infrastuktur jalan yang lebih parah. Hanya di kecatan Galang dan Bangun Purba, sedikitnya ada lima titik lokasi galian C ilegal yang beroperasi dengan leluasa dan hingga kini belum tersentuh penertiban. Padahal, dalam Perda dan UU ancaman terhadap pelaku perusakan lingkungan dan penambangan ilegal sangat berat yaitu 10 tahun penjara dan denda Rp 10 Miliar. Namun, sepertinya para pengusaha galian C ilegal tidak takut atas pelanggaran undang-undang tersebut. Melihat situasi demikinan, Komisi C meyakini adanya orang-orang yang membekingi serta adanya keterlibatan pihak desa dan kecamatan setempat. Harusnya kepala desa setempat

memperingatkan atau mempertanyakan keberadaan galian di wilayahnya. Kalau ragu dengan izinnya, hendaknya kades menyurati pihak kecamatan dan seterusnya hingga ke Pemkab setempat. Kalau Kades dan camat tidak peduli akan adanya penambangan di daerahnya, patut dicurigai 'Ada udang di balik batu'. "Sebab, sudah pasti mereka tahu ada penambangan di daerahnya. Masalahanya, kenapa tidak ditegur atau dipertanyakan," tegas Syaiful. Kalau nanti ada temuan, pihaknya tidak segan-segan menyeret camat dan kepala desa ke jalur hukum agar diproses secara bersama-sama. Seperti di Desa Titi Besi, alat-alat berat galian C beroperasi aman-aman saja, walaupun lokasinya hanya beberapa meter saja dari kantor desa. Selain itu, Komisi C minta agar anggaran di Satpol PP Deli Serdang ditinjau ulang."Ketidakberdayaan aparat penegak Perda itu harus menjadi perhatian Pemkab Deli Serdang, perlu dilakukan evaluasi anggaran berbasis kinerja," ujarnya. (TH)

Ribuan Buruh PT LNK Kebun Gohor Lama Mogok Kerja Gohor Lama-andalas Sedikitnya 1.400 karyawan PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Kebun Gohor Lama dan Kebun Tanjung Beringin yang tergabung dalam wadah Serikat Pekerja Merdeka (SPM), dipimpin Marsudi dan SP-BUN dipimpin Sarifin Sembiring serta dari perwakilan kebun lainnya dipimpin Ketua Korwil SP-BUN Rayon Tengah Bram Sembiring Milala, kemarin, menggelar aksi mogok kerja dan berunjuk rasa di kantor Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kebun Gohor Lama. Dari delapan PT LNK yang ada di Kabupaten Langkat antara lain Kebun Bukit Lawang, Marike, Bekiyun, Tanjung Keliling, Besilam dan Padang Brahrang yang tergabung di SPM dan SP-BUN masing-masing mengirimkan ratusan karyawan perwakilannya. Dalam orasinya, Ketua SPM Unit Kebun Gohor Marsudi dan Ketua SPBUN Sarifin Sembiring, tidak mau menjadi TKI di negeri sendiri. Karyawan juga manusia dan tidak boleh diinjak-injak harga dirinya. "Kami menuntut kesejahteraan karyawan, karena saat kebun dikelola PTPN II, kesejahteraan karyawan sangat diperhatikan. Namun, setelah perkebunan dikelola PT LNK, semua kesejahteraan itu dihilangkan," katanya. Dulu, setiap Afdeling ada tenaga medis sekarang ditiadakan dan dipusatkan di kantor besar. Sebelumnya,

andalas/subur syahputra

MOGOK - Buruh PT LNK Kebun Gohor Lama mogok kerja, menuntut peningkatan kesejahteraan. ada lembur sekarang dihilangkan. Ironisnya lagi, sawit seluas sekitar 200 Ha yang masih produktif ditumbangi, sehinga sampai saat ini PKS tidak berproduksi karena tidak ada TBS yang bisa diolah. "Hal ini mengurangi pendapatan karyawan," katanya. Marsudi dan Sarifin mengajak seluruh karyawan untuk bersatu merapatkan barisan bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk memperjuangkan hak-hak normatif karyawan. "Jika di-PHK kita semua sudah siap, kalau dibayar sesuai dengan UU Ketenagakerjaan," tegasnya. Menurut Sarifin, sejak 24 Februari 2012 SP-BUN sudak tidak bermitra lagi dengan perusahaan, karena pihak

perusahaan selalu mengambil kebijakan seenak perut sendiri dan tidak pernah berkoordinasi dengan SP-BUN maupun SPM sehingga merugikan karyawan. Jika tuntutan karyawan tidak segera ditindaklanjuti, kami akan terus melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dikabulkan pihak perusahaan," tandasnya. Unjuk rasa selain dikawal petugas Polres Langkat, juga dihadiri Kadisnakertrans Langkat dan Camat Kecamatan Wampu. Namun, pihak Manajemen PT LNK tidak berada di tempat, sehingga Disnakertrans yang akan menjembatani tuntutan karyawan gagal total. (SBR)

12

Terkait Pinjaman Rp 1,67 Miliar

KPK Diminta Periksa 11 Pejabat Pemkab Asahan Tanjung Balai-andalas Lembaga Pemantau Korupsi (LPK) Sumatera Utara minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera mengusut kasus 11 pejabat Pemkab Asahan, terkait pinjaman uang sebesar Rp 1,67 miliar dari seorang pengusaha berdomisili di Kecamatan Sei Kepayang. Penegasan ini disampaikan Ketua LPK Sumut, H Ismail Ahmad Hasibuan didampingi Wakil Ketua Rabbel S Pane dan Sekretaris A Matova, sehubungan dengan pernyataan Jefri P Saragih, seorang pengusaha warga Desa Sei Nangka Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan, Selasa (6/3). Menurut Hasibuan, adanya dugaan dana itu digunakan untuk meloloskan pembahasan APBD Asahan tahun 2010 perlu diusut secara tuntas. "Tidak tertutup kemungkinan terdapat dugaan suap terhadap oknum anggota dewan. Apalagi sesuai pengakuan Jefri, dia sudah melaporkan hal itu kepada Ketua DPRD Asahan," katanya. LPK menilai, hal itu sangat misterius sekaligus mempertanyakan, status hubungan antara Jefri dengan 11 pejabat Pemkab Asahan. Setahu saya, Jefri adalah seorang rekanan kontraktor di Kabupaten Asahan, apakah hal itu terkait dengan proyek ? "Kalau bukan untuk proyek, mengapa Jefri berani memberi dana sedemikian besar ? Bila berkaitan dengan utang piutang, ini jelas tidak masuk akal. Apalagi sampai melibatkan peran notaris," katanya. 11 Pejabat Pemkab Asahan yang disebut Jefri menandatangani pinjaman uang itu resmi lewat Notaris Yustina SH, tertanggal 21 Agustus 2009. Di antaranya Kadis PU Kabupaten Asahan, Ir HM Syarifuddin Nasution MM. Kepala Inspektorat Harpan Harahap, Bendahara Khusus Kantor Keuangan Sri Lusi Mardiyani, Kepala Keuangan dan Aset Drs Suwardy. Kepala Bappeda Drs H Mahendra, Kepala Dinas Tata Kota Drs Isa Harahap dan Kadis Perikanan Drs Oktoni Eryanto. Termasuk tiga pejabat yang membubuhkan tandatangan mengetahui pinjaman itu. Yakni, Sekdakab Asahan Ir H Erwin S Pane, Asisten I Drs Zulkarnaen, Asisten II Sugianto dan Asisten III Drs M Salim. LPK tertarik meneruskan permasalahan ini ke KPK, karena kasusnya cukup menarik. "Tidak akan tuntas dan akan terus mengambang tanpa suatu kepastian hukum serta meresahkan masyarakat, jika tidak ditangani pihak yang berkompeten," kata Ismail. (FN)

Hari ini, Pemko Tebing Tinggi Lantik Pejabat Eselon III Tebing Tinggi-andalas Pemko Tebing Tinggi akan melakukan pelantikan 39 pejabat setingkat eselon III dan eselon IV. Pelantikan yang rencananya dilaksanakan hari ini, Rabu (7/3) dipimpin Wakil Wali Kota H Irham Taufik SH MAP, yang juga bertindak sebagai Plt Wali Kota Tebing Tinggi. Pelantikan hari ini juga menjawab tanda tanya di kalangan PNS setempat. Kabag Adm Humas PP Pemko Tebing Tinggi Hadi Sucipto SH, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/3) membenarkan adanya rencana pelantikan tersebut. Namun, dia belum dapat merinci namanama pejabat yang akan dilantik dan jabatannya, hanya menjelaskan seluruhnya berjumlah 39 orang. “Benar, bahwa akan ada pelantikan terhadap sejumlah pejabat setingkat eselon III dan eselon IV di jajaran Pemerintah Kota Tebing Tinggi bertempat di Gedung Dharma Wanita Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo,�kata Hadi Sucipto Hal senada dikatakan sebuah sumber di protokoler Pemko Tebing Tinggi menyatakan, memang ada pelantikan terhadap sejumlah pejabat setingkat eselon III dan eselon IV di jajaran Pemko Tebing Tinggi. Namun ketika disinggung tidak adanya kegiatan gladi resik, sumber mengatakan kegiatan gladik resik tersebut digelar sebelum acara pelantikan. Hingga petang kemarin, walau informasi tentang adanya pelantikan dan beredar luas di kalangan PNS Pemko Tebing Tinggi, beberapa pejabat yang disebut-sebut akan dilantik mengaku, dirinya hingga berita ini dikirim mengaku belum ada mendapat surat pemberitahuan dari instansi terkait rencana pelantikan tersebut. (MET)

Bupati Taufan Gama Buka MTQ ke-43 Kabupaten Asahan Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP bersama Wakil Bupati H Surya BSc serta para forum komunikasi pimpinan daerah, bersama-sama memukul bedug diiringi suara sirene menandakan, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kabupaten Asahan ke-43 dibuka secara resmi, di lapangan bola kaki

Desa Pulo Bandring, Kecamatan Pulo Bandring, kemarin. Sebelumnya, MTQ dirangkai dengan digelarnya pawai taruf di Jalan Hos Cokroaminoto dan Imam Bonjol, yang dikuti seluruh kafilah dari 25 kecamatan di Kabupaten Asahan. Bupati mengatakan, kegiatan MTQ tersebut harus didukung sepenuhnya oleh semua masya-

rakat muslim, karena MTQ bukan hanya acara seremonial, selesai acara maka selesai juga acara dan syiarnya, tanpa ada upaya untuk merefleksikan makna yang terdapat di dalam Al-Quran. "Tetapi yang lebih urgen lagi adalah kegiatan MTQ tersebut, merupakan usaha umat Islam untuk menjaga dan memelihara Al-Quran agar senantiasa berada dalam

kesuciannya," kata bupati. Dalam penyelenggaraan MTQ tersebut, bupati juga minta kepada seluruh kafilah dari 25 kecamatan, agar tidak mengambil peserta dari luar daerah Asahan. "Jika terbukti ada yang melanggar, maka peserta akan didiskualifikasi atau didrop-out walaupun sebagai peserta terbaik," tandasnya. Ketegasan ini kita lakukan untuk

meningkatkan dan mengembangkan kemampuan peserta musabaqah di Asahan. "Karenanya, kita lebih bangga bila yang menjadi peserta terbaik itu dari wilayah sendiri dibandingkan dari daerah lain," kata bupati. Bupati juga berpesan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qran (LPTQ) Asahan, agar melaksanakan program pembinaan de-

ngan berkoordinasi dengan Tim Imtaq Kabupaten Asahan, dengan harapan tahun depan adanya wajah-wajah baru yang meramaikan event MTQ. Sementara, Ketua DPRD Asahan yang dibacakan Aidi Manurung mengatakan, kegiatan MTQ jangan semata-mata dijadikan sebagai arena perlombaan untuk mendapatkan kemenangan. (FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEKKANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman


SUMATERA UTARA

Rabu 7 Maret 2012

harian andalas | Hal.

13

Plt Gubsu Diminta Realisasi Pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran FRAKSI Partai Demokrat (FPD) DPRD Sumut, minta Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho ST segera merealisasikan pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Simalungun sebagai kabupaten induk, dengan menerbitkan SK (Surat Keputusan) atau surat rekomendasi Gubsu untuk diajukan kepada Mendagri. Hal itu diungkapkan Ketua, Sekretaris dan anggota FP Demokrat DPRD Sumut Drs Tahan M Panggabean MM, H Yusuf Siregar SH dan Ir Jhon Hugo Silalahi MM kepada wartawan, Selasa (6/3), menanggapi belum terealisasinya pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi dua Kabupaten, yakni Kabupaten Simalungun (Kabupaten Induk) dan Kabupaten

Simalungun Hataran. “Plt Gubsu diminta merespon usulan pemekaran tersebut, dengan segera mengajukannya ke Mendagri guna mempercepat pembangunan di Simalungun. Apalagi seluruh persyaratan yang diamanahkan UU telah dipenuhi, termasuk rekomendasi dari Bupati Simalungun, DPRD Simalungun, DPRD Sumut maupun Gubsu semasa dijabat Drs Rudolf Pardede,” ujar Tahan senada dengan Yusuf Siregar dan John Hugo Silalahi. Dikatakan Tahan, Fraksinya sangat mendukung pemekaran Kabupaten Simalungun untuk segera diproses, karena Bupati Simalungun JR Saragih melalui surat Nomor 135/515Adpenum tanggal 2 Maret 2012 telah menyurati Plt Gubsu memohon persetujuan pem-

bentukan calon Kabupaten Simalungun Hataran. “Bupati Simalungun JR Saragih sangat serius merealisasikan pemekaran ini, terbukti pihaknya bersama Resum H Saragih SSos yang diusulkan menjadi Pjs Bupati Simalungun Hataran, Pardomuan N Simanjuntak SH (Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Simalungun), Rizal Saragih AP MSi (Kabag Adpenum) dan Kadis Pendapatan, Pengawai Keuangan dan Aset Drs Gidion Purba sudah mendatangi Plt Gubsu untuk meminta dukungan,” ujarnya. Dalam pertemuan dengan Plt Gubsu, lanjut Tahan Panggabean, Bupati Simalungun memohon untuk berkenan menerbitkan Keputusan Gubsu tentang persetujuan pembentukan calon Kabupaten Sima-

lungun Hataran. Memohon persetujuan pemberian bantuan dana untuk mendukung penyelenggaran pemerintahan calon Kabupaten Simalungun Hataran untuk jangka waktu paling dua tahun berturut-turut yang tercantum dalam APBD Sumut. Selain itu, memohon persetujuan pemberian dukungan dana dalam rangka membiayai penyelenggaraan Pilkada (Pemilihan kepala daerah) pertama terhadap calon Kabupaten Simalungun Hataran yang tercantum dalam APBD Sumut. Selanjutnya minta persetujuan nama calon Kabupaten Simalungun Hataran, cakupan wilayah meliputi 15 Kecamatan dan calon ibukota di Perdagangan Kecamatan Bandar. Kemudian persetujuan pemberian asset Pemprovsu yang berlokasi di calon Kabupaten

Simalungun Hataran. Bupati Simalungun selain sudah mengeluarkan persetujuan, juga dalam suratnya melampirkan berkas-berkas kekurangan berkas administratif, yaitu hasil kajian kelayakan pemekaran daerah sesuai dengan PP No 78 tahun 2007. Demikian halnya DPRD Sumut sudah mengeluarkan persetujuan 17 Desember 2007, Gubsu Rudolf M Pardede juga pada Desember 2007 sudah secara resmi menyampaikan usulannya ke Mendagri. “Sayangnya dalam proses perjalanan, terjadi perubahan PP 129 ke PP 78 /2007, dimana PP 129/2000 tentang Persyaratan Pembentukan dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan dan Penggabungan Daerah sudah diganti dengan PP 78/2007,” katanya. Selain itu, jelas Tahan, Bu-

Tahan Manahan Panggabean pati Simalungun JR Saragih telah menyiapkan Pjs (Pejabat sementara) untuk Kabupaten Simalungun Hataran. “Keseriusan Bupati Simalungun mengusulkan pembentukan kabu-

Petani Lega, Pemko Tebing Tinggi Perbaiki Pintu Irigasi

Massa Format Gelar Demo

PLTU Labuan Angin Dituntut Prioritaskan Putra Daerah andalas/ Makmur Sinaga

Tapteng-andalas Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bersatu dan Berdaulat (Format) Sibolga-Tapanuli Tengah, Selasa (6/3), menggelar demo ke Pembangkit Linstrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan Angin di Kecamatan Tapian Nauli, menuntut PLTU agar memprioritaskan putra daerah untuk bekerja sesuai keahlian masingmasing. Aksi demo tersebut dipimpin Ketua Format Milson Silalahi SE dan Sekretaris Rudolf Siagian di pintu gerbang masuk kawasan PLTU Labuan Angin. Dalam orasinya dikatakan, sejak dioperasikanya PLTU tersebut ternyata masih ditangani orang-orang yang jauh dari profesionalisme. Disebutkan, bahwa PLTU Labuan Angin hingga saat ini tidak dapat memberdayakan masyarakat setempat untuk ikut bekerja pada PLTU tersebut. Bahkan, masyarakat setempat yang sudah sempat bekerja

AKSI DAMAI - Puluhan warga yang tergabung dalam Format Sibolga-Tapteng menggelar aksi damai di gerbang PLTU Labuan Angin. diharuskan untuk iku ditest kembali agar dapat diterima. Padahal, PLTU Labuan Angin dibangun sebahagian adalah untuk menyerap tenaga kerja lokal yang hingga saat ini merupakan persoalan yang sulit dituntaskan. Selain persoalan tenaga kerja lokal, Format menuding Manajemen PLTU Labuan Angin, bekerja sama dengan petinggi

Ngogesa : Kades Harus Tingkatkan Kinerja

Ngogesa Sitepu Medan-andalas Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH menyatakan penghargaan peniti emas dan sertifikat, dari Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) yang diberikan Mendagri Gamawan Fauzi merupakan kerja keras aparat desa yang patut diapresiasi. Terkait hal itu, tentunya kades sebagai ujung tombak di pemerintahan dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Ngogesa Sitepu menyatakan hal itu kepada wartawan di Terminal Kedatangan Dalam Negeri Bandara Polonia Medan, Selasa (6/3) sekembalinya dari Jakarta. Menurutnya, apa yang diraih saat ini jangan membuat kades di Langkat menjadi euforia. Ini kenapa, lanjut Ngogesa karena mempertahankan apa yang telah diraih akan lebih sulit daripada memperolehnya. Karena itu, Ngogesa mengharapkan semangat baru agar terus ditanamkan kepada kades di Langkat. “Saat ini, masyarakat sudah semakin cerdas. Jangan harapkan penghargaan kalau kerja tak becus,”sebut Ngogesa Sitepu. Dia menambahkan, penghargaan yang diterima dari Mendagri tersebut khusus Langkat baru kali pertama semasa kepemimpinannya. “Ya, alhamdulilah memang. Dari pembinaan ke desa-desa di Langkat yang saya lakukan membuahkan hasil. Dan harapan saya sekali pertahankan apa yang sudah dicapai,” ujar Ngogesa. (RIL)

PLN sengaja mendatangkan kontraktor dari luar Sumatera ke PLTU Labuan Angin. Ironisnya, hasil pekerjaan kontraktor luar Sumatera justru hasilnya kurang memuaskan. Disinyalir, antara kontraktor dengan pihak pemberi kerja ada persekongkolan. Orator aksi demo, Rudolf Siagian dalam orasinya menuntut Manajemen PLTU Labuan

Angin, agar dapat memaksimalkan pemakaian tenaga kerja lokal, dan tidak jadi penonton. "Hilangkan KKN dari tubuh PLTU Labuan Angin dan Manajemen PT PLN (Persero) Sumbagut," katanya. Diminta kepada Manajemen PLTU Labuan Angin agar menindak tegas kontraktor nakal, yang merugikan PLN dan segera mengusut tuntas dugaan

paten Simalungun Hataran, hendaknya diimbangi Plt Gubsu dengan segera mengusulkannya ke Mendagri di Jakarta agar Kabupaten Hataran segera terbentuk. (LI)

permainan proyek yang dilakukan oknum-oknum tertentu di PT PLN Sumbagut. Pantauan andalas di lokasi demo, usai para demonstran menyampaikan aspirasinya, puluhan orang yang tergabung dalam Format membubarkan diri dengan damai. Setelah pernyataan sikap diserahkan Milson Silalahi kepada Manajer PLTU Labuan Angin. (MP)

Tebing Tinggi-andalas Puluhan petani di Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi akhirnya merasa lega setelah permohonan perbaikan pintu irigasi bendungan dan pembuangan air dari Sungai Sibarau yang terletak di Lingkungan II, Kelurahan tersebut langsung dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebing Tinggi. Seperti disampaikan Ketua Gapoktan Maju Bersama, Saimin didampingi sejumlah ketua kelompok tani di Kelurahan Pinang Mancung saat meninjau langsung pekerjaan perbaikan perbaikan pintu penguras daerah irigasi, Selasa (6/3) yang terletak di kawasan Lingkungan II, Kelurahan Pinang Mancung, “Para petani di Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis ini merasa bersyukur sebab pemerintah kota melalui Dinas Pekerjaan Umum segera merealisasikan perbaikan pintu bendungan dan buangan air irigasi dari Sungai Sibarau ini. Artinya, kami para petani di sini sudah bisa bernafas lega sebab kami tidak lagi dibayangi persoalan air untuk sawah kami,” ujar Saimin. Disebutkan, sejak rusaknya pintu bendungan yang berfungsi sebagai buangan pasir daerah irigasi ke arah Sungai Sibarau, para petani setiap saat merasa was-was padi yang mereka tanam di areal persawahan sekitar 125 hektar terancam gagal panen. “Sebelumnya kami merasa was-was, sebab bila musim kemarau lahan sawah kami terancam kekeringan sedangkan kalau musim hujan datang kami takut debit air Sungai Sibarau tidak bisa dikendalikan bila memasuki areal persawahan”, ungkapnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tebing Tinggi melalui Kasi Air Limbah dan Drainase, Tengku Irsyad mengatakan, bangunan pintu bendungan irigasi tersebut diupayakan bisa selesai dalam waktu dekat sehingga para petani dikawasan itu tidak lagi merasa was-was dengan kondisi tanaman padi mereka. “Perbaikan pintu penguras daerah irigasi ini dananya diambil dari anggaran rutin Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebing Tinggi tahun anggaran 2012,” terangnya. (MET)

Pemkab Nisel Terima Bantuan Kementerian Kelautan Nias Selatan-andalas Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, menerima alokasi bantuan langsung berupa mesin tangkap ikan, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sesuai hasil rapat kerja Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, disepakati untuk Tahun Anggaran 2012 mengalokasikan bantuan langsung untuk Kabupaten Nias Selatan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan Nisel Drs Samolala Lase, kepada andalas di ruang kerjanya menerangkan surat dari anggota DPR-RI Anton Sihombing MM, kemarin. Bantuan tersebut berupa,

alat-alat pengolahan ikan dari Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, 15 unit dengan nilai Rp 750 juta. Alat ini diperuntukkan kepada Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Utamanya, para nelayan untuk meningkatkan potensi dan industri hasil tangkapan ikan serta meningkatkan pendapatan nelayan di Kabupaten Nias Selatan. Selain itu, kata Samolala Lase, bantuan dari Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Program Bansos Pembangunan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) yang diberikan

kepada 25 Koperasi Usaha Bersama Nelayan (KUBN) senilai Rp 2,5 miliar. Agar bantuan tersebut tidak sia-sia, Dinas Perikanan Nisel membuka lowongan bagi sarjana perikanan, untuk ditugaskan sebagai tenaga pendamping atau penyuluh lapangan, dalam pemanfaatan bantuan tersebut kepada masyarakat, agar bermanfaat sesuai diharapkan. Samolala Lase menambahkan, pelamaran dibuka sejak 22 hingga 28 Februari 2012, bertempat di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Nias Selatan, Jalan Saonigeho Km 3,5 Teluk Dalam. (EZ)

BANTUAN - Pemkab Nisel menerima bantuan mesin tangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Wali Kota Lepas Pawai Taaruf MTQ Kecamatan Sibolga Selatan Sibolga-andalas Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk melepas pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXX Tingkat Kecamatan Sibolga Selatan, yang diikuti ribuan warga, Selasa (6/3), di depan Masjid Al-Ishlah di Jalan SM Raja Kota Sibolga. Pada kesempatan itu, Syarfi mengaku, salut dan bangga melihat kekompakan dan kerukunan antar umat beragama di Negeri Berbilang Kaum tersebut dan berharap, hubungan kekeluargaan di antara sesama umat beragama dan masyarakat Kota Sibolga akan semakin baik pada masa yang mendatang. “Saya salut dan sangat bangga, melihat kehadiran bapak dan ibu mengikuti pawai taaruf dalam rangka pelaksanaan MTQ XX-

PAWAI TAARUF - Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk mengangkat bendera sekaligus melepas pawai taaruf MTQ XXXX Tingkat Kecamatan Sibolga Selatan. XX Tingkat Kecamatan Sibolga Selatan ini, meskipun berbeda suku, agama dan keyakinan, tetapi kita bisa bersatu, rukun dan damai, dan kita juga berharap

tentunya semua umat beragama di Kota Sibolga dapat menjalankan ibadahnya dengan baik,” kata Syarfi. Katanya, pawai taaruf merupa-

kan bagian untuk pemberitahuan kepada masyarakat, bahwa mulai hari, Selasa (6/3) malam, akan dimulai perlombaan MTQ tingkat Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga. “Pawai ta’ruf juga bertujuan untuk saling kenal di antara umat Islam, maupun umat beragama lainnya,” ungkap wali kota seraya menyampaikan terima kasih kepada jemaat dari Kristen Protestan dan Katolik yang mengikuti pawai ta’ruf tersebut membawa ‘Beras Sipirni Tondi'. Hadir pada pelepasan pawai taaruf tersebut, Kakan Kemenag Sibolga Ilhamsyah Pasaribu, Asisten II Juneidi Tanjung, Kepala Bappeda Eddy Johan Lubis, Kabag Humas Srasamaluddin, Kakan Satpol PP Singkat Sijabat, anggota DPRD Jansul Perdana Pasaribu, Plt Camat Sibolga Sela-

tan Sahat Simatupang, unsur Muspika, Lurah se-Kecamatan Sibolga Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan lainnya. Usai pelepasan pawai taaruf, Plt Camat Sibolga Selatan Sahat Simatupang mengungkapkan, pawai taaruf tersebut diikuti warga dan para pelajar mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi, serta pemuda dari 4 Kelurahan yakni, Aek Perombunan, Aek Muara Pinang, Aek Habil, dan Aek Manis serta PNS se-Kecamatan Sibolga Sambas. Dia menyebutkan, kegiatan MTQ tersebut berlangsung selama dua hari sekaligus untuk menjaring juara untuk mengikuti MTQ Tingkat Kota Sibolga yang dijadwalkan akan digelar mulai 26 Maret 2012 mendatang. (RES)


Rabu

ACEH MEMBANGUN

7 Maret 2012

harian andalas | Hal.

14

Gedung Perpustakaan dan Arsip Diresmikan Aceh Timur-andalas Perpustakaan merupakan sarana penting bagi kemajuan sebuah bangsa. “Ini bukan lips service atau pemanis bibir saja, namun realita nyata salah satu indikator kemajuan sebuah bangsa adalah dilihat dari sarana perpustakaannya. Keberadaan perpustakaan berbanding lurus dengan kemajuan peradaban sebuah bangsa, tidak ada bangsa yang maju kenapa adanya perpustakaan yang maju, di dibuktikan di zaman mesir kuno, zaman keemasan Islam baik di Baghdad maupun cordoba hingga zaman sekarang ini. Demikian antara lain, sambutan Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Propinsi Aceh, Drs Adnan A Majid saat peresmian sekaligus penyerahan Gedung Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Timur kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Senin (5/3) di Peureulak. Dengan hadirnya gedung perpustakaan dan arsip yang representatif ini, akan menjadi pusat unggulan (centre of excellence) dan diperhitungkan. Baik secara regional maupun nasional di samping tentunya perpustakaan, juga diharapkan dapat mendorong masyarakat yang belajar (learning society) dalam upaya menuju masyarakt madani yang sadar informasi (civil and information conscious society). Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Propinsi Aceh Drs Adnan A Majid juga mengharapkan bupati Aceh Timur dan Pemkab setempat untuk dapat mendukung kehadiran gedung perpustakaan ini dengan penempatan sumber daya manusia (SDM). Pegawai/ staf yang unggul yang mampu mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan damai. Sehingga masyarakat betah dan senang dalam membaca buku-buku diperpustakaan. (LAN)

Pj Gubernur Aceh Kunker ke Aceh Utara

andalas/as

TANAM POHON - Nyonya Bupati Abdya Ida Agustina yang didampingi Nyonya Dandim 0110, melakukan penanaman pohon mangga di lokasi pembangunan Kantor Koramil 09 Lembah Sabil yang disaksikan Komandan Kodim 0110 Abdya Letkol Arm E Dwi Karyono AS, Selasa (6/3).

Kadis Kehutanan Pidie :

Aceh Utara-andalas Penjabat Gubernur Aceh Ir Tarmizi A Karim melakukan kunjungan kerja (Kunker) perdana ke Aceh Utara, dalam rangka mensosialisasi pemilukada damai, di pendopo setempat Jalan Merdeka Lhokseumawe. Kehadiran Pj Gubernur ke Aceh Utara untuk melakukan sosialisasi pilkada damai. Bahkan kunjungan kerja perdana orang nomor satu di Aceh itu, di samping sosialisasi juga bersilaturrahmi dengan sejumlah elemen masyarakat Aceh Utara, baik dengan ulama, muspida dan tokoh-tokoh masyarakat setempat termasuk para kandidat calbup/cawabup Aceh Utara. “Guna mempererat silaturrahmi yang sebelumnya telah terbina dengan baik, sehingga bisa melahirkan hubungan yang harmonis,” kata Kabag Humas Setdakab Aceh Utara Azhari Hasan SH kepada andalas, kemarin. Dikatakannya, kedatangan Pj Gubernur Aceh Tarmizi A Karim yang juga mantan Bupati Aceh Utara, akan melakukan sosialisasi pilkada damai bersama tim Pemda Aceh. Karena pemilukada Aceh berlangsung pada 9 April mendatang. (BT)

KIBBLA Audiensi ke Bupati Bireuen Bireuen-andalas Tim Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak (KIBBLA) Bireuen, melakukan audiensi dengan bupati Bireuen, Nurdin Abdul Rahman, akhir pekan lalu di Opprom kantor pemerintahan Cot Gapu Bireuen. Ketua Tim Ahmad B Namploh mantan anggota DPRK periode lalu kepada andalas menyebutkan, mereka melakukan audiensi terhadap Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman sebatas dukungan untuk meminta agar mendapatkan dana anggaran pengembangan program menurunkan angka kematian ibu, dan bayi baru lahir serta generasi Bireuen ke depan yang berkualitas. “Selain untuk mendukung kegiatan yang dimaksud, anggaran dana tersebut juga sangat dibutuhkan guna mensosialisasikan program untuk peningkatan pelayanan maksimal terhadap ibu bersalin,” kata Ahmad Namploh. Dijelaskannya, pada tahun 2010 saja, angka ibu melahirkan meninggal disebabkan faktor pendarahan dan eklamsa, sebanyak 12 kasus. Rekomendasi itu diharapkan dapat menjadi perhatian ketua maupun tim TPAD Bireuen agar memberi suport dana bagi kelangsungan program tim Advokas KIBBLA ke depan. Sementara itu, Bupati Bireuen, Nurdin Abdul Rahman menyahuti dan tetap memberikan dukungan penuh terhadap program yang akan dilaksanakan KIBBLA, ke depan dan hal itu juga segera disahuti DPRK usai berkonsultasi dengan TAPD eksekutif. “Pemkab Bireuen tetap mendukung sepenuhnya program yang akan dilaksanakan oleh KIBBLA Bireuen ke depan, dan kita harapkan tahun ini dapat terbantu, meskipun tidak menyeluruh usulan tersebut terealisasikan,” katanya. (HERA)

Toke Kayu Dipelihara, Banjir Tangse Berlanjut Sigli-andalas Kadis Kehutanan dan Perkebunan Pidie, Ir HM Hasan Yahya, MM mengatakan, jika toke kayu terus dipelihara menjadi “anak manis”, maka musibah banjir terparah bakal melanda Kecamatan Tangse. Karenanya, warga diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan lindung di daerahnya, serta tidak memanfaatkan tebing bukit gunung kecil untuk dirambah dijadikan lahan pertanian dan perkebunan. “Kami akan terus berusaha yang terbaik kepada masyarakat Tangse dalam mengatasi banjir susulan, dengan me-

ngajak warga setempat melakukan penghijauan untuk kelestarian hutan lindung. Selainnya, membuka kembali areal hutan yang telah gundul akibat pembalakan kayu. Dan dilanjutkan dengan penanaman pohon pinus untuk penguatan tebing dari bukit-bukit yang mulai gundul,” kata Hasan Yahya menjawab andalas, kemarin. Disinggung upaya lain pihak Dinas Kehutanan, agar kasus illegal logging tak marak lagi di Tangse dan di kecamatan lain dalam daerahnya. Hasan Yahya menyebutkan, pemerintah harus mengambil tindakan tegas terhadap pembalakan kayu. Dan, berusaha untuk tidak banyak memakai penggunaan kayu untuk bahan bangunan. Sehingga, dengan kebutuhan kayu terbatas sedikitnya mengurangi pembalakan hutan secara liar.

Ia juga memberikan contoh dengan kasus banjir 10 Maret 2011 yang menimpa masyarakat Tangse di pemukiman penduduk Desa Peunalom I, Peunalom II, Desa Layan, serta desa-desa lainnya. Terlihat kayu-kayu bekas dipotong secara besar-besaran menumpuk di badan jalan kabupaten dan provinsi. Sekian banyak kayu berukuran besar menghantam pemukiman penduduk dan berakibat cukup fatal dengan hilangnya nyawa belasan jiwa dari masyarakat Tangse kala itu. Sejauh itu, Hasan Yahya menyebutkan, pihaknya sudah mengajukan anggaran pelestarian hutan lindung dengan penanaman kayu berbagai jenis dengan kapasitas bibit sebanyak 800. 000 batang. Bibit kayu ini akan dihijaukan kembali pada hutan lindung yang telah gundul itu,

disadari memberikan bantuan hukum merupakan amanat undang-undang advokat terlebih mereka dari masyarakat miskin tersandung kasus hukum. Hal tersebut dikatakan Saur Situmorang SH, pada acara uji kelulusan calon advokat Indonesia se-Aceh yang dipusatkan di Lhokseumawe, Selasa (6/3). Ditambahkan President Direktur KAI itu, fenomena tersebut juga tidak terlepas jumlah keberadaan advokat seluruh Indonesia hanya berkisar 20 orang, sementara di negara Amerika per seribu penduduk 1 pengacara. Fakta perbandingan tersebut membuktikan, peran pengacara terbuka peluang di Indonesia. Plh Wali Kota Lhokseumawe Drs Ariffin Abdullah bin uramy

dalam kesempatan itu meminta, peran KAI dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat harus profesional dan menjalani etika. ”Jika sesuatu masalah itu salah tetap salah dan sebaliknya. Karena negara kita adalah negara hukum. Hukum yang menjadi panglima tertinggi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” harapnya. Ketua KAI Aceh Efendi Idris SH menjelaskan, program uji kelayakan bagi calon Advokat se-Aceh telah berhasil dilakukan dalam beberapa hari terakhir. Dari ujian tersebut, pihak mendata 35 calon pengacara yang akan mengantongi sertifikat. Sementara 10 peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan itu merupakan peninjau. (BT/HSN)

Tekad Darni Daud

Masyarakat Aceh Berpendidikan, Sehat dan Sejahtera

andalas/suherman amin

Ketua Srikandi Aceh, Ismaniar didampingi Istri Prof DR Darni M Daud MA.

KETUA Srikandi Aceh, Ismaniar yang merupakan Timses Cagub/ Cawagub Aceh Prof DR Darni Daud MA/DR Tgk Ahmad Fauzi MAg, periode 2012-2017 mengatakan, mereka dengan dukungan masyarakat akan membangun Aceh bermartabat sekaligus mensejahterakan rakyat dengan berbagai daya upaya pemberdayaan ekonomi. “Dengan progam tersebut DarniAhmad Fauzi tentunya mengupayakan agar masyarakat Aceh mampu menyekolahkan anak demi menikmati pendidikan, membangun ekonomi rakyat serta peningkatan

pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Ketua Srikandi Aceh Ismaniar usai melakukan temu ramah dengan tim Srikandi Bireuen di Posko Darni Daud Centre (DDC) Beng Kupi Desa Geulanggang Bireuen. Menurut Ismaniar, Darni M Daud-Ahmad Fauzi ke depan tetap berupaya agar masyarakat Aceh mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan membangun Aceh, dalam segala lini berdasarkan kebutuhan dan bukan kepentingan. Selain itu, pembangunan yang akan dilaksanakan nantinya sesuai dengan komitmen bersama tokoh-

pertanian rakyat Tangse, yakni dengan hancurnya 350 hektar lebih sawah akibat tertimbun lumpur berat. Jangankan untuk memperbaiki yang baru rusak tersebut, kerusakan sawah pada banjir setahun lalu pun belum mampu kita tangani. “Ini kan sangat merugikan petani di Tangse,” kata Hasan Yahya yang terus mengecam perambahan hutan di daerahnya. Keprihatinan dengan kurang pedulinya aparat penegak hukum dengan pembalakan hutan ini, juga disampaikan belasan tokoh masyarakat Beureunuen, Kecamatan Mutiara kepada andalas, kemarin secara terpisah. Menurut warga Beureunuen, kayu-kayu pembalakan liar diangkut dimalam hari. Bahkan, ada yang diangkut siang hari. Tapi semua itu lolos dari perhatian penegak hukum. (DHIAN)

Aceh Diguncang Gempa

Keadilan Belum Berpihak Kepada Masyarakat Tertindas Lhokseumawe-andalas President Direktur KAI Saur Situmorang SH mengatakan, bantuan hukum kepada masyarakat teraniaya masih jauh dari harapan. Karena peran pengacara selama ini belum sepenuhnya dirasakan. Padahal, dalam undang-undang peran pengacara sama kedudukannya dengan aparat penegak hukum lainnya. Bahkan, sebagai aparat penegak hukum pengacara kendati tidak menerima penghasilan layaknya pegawai negeri sipil (PNS). Rendahnya tingkat kesadaran para pengacara (Advokat) untuk membela masyarakat tertindas dan teraniaya, didasarkan banyaknya jumlah kasus belum mendapat bantuan hukum dari pengacara. Walaupun

termasuk upaya menanam jenis pohon kayu pinus diseputar tebing bukit. Karena pohon pinus memiliki akar cukup banyak untuk penguatan tanah yang semakin labil di kawasan bukit Tangse. Kadis Kehutanan dan Perkebunan Pidie ini mengakui, jika ada pihak-pihak yang ingin mengeruk keuntungan besar terhadap perambahan hutan tanpa memikirkan kerugian daerah ataupun nyawa manusia. “Lihat saja kita pernah menyita kayu yang telah diolah dalam, tapi kemudian kayu tersebut hilang tak berbekas meski kita simpan sebagai barang bukti di Kantor Kehutanan. Inilah buktinya, penegakan hukum masih lemah,” ungkapnya. Sawah Hancur Dari dampak banjir Sabtu 25 Februari 2012 lalu, meninggalkan duka berkepanjangan bagi lahan

Lhokseumawe-andalas Gempa bumi kembali mengguncang Aceh, Senin sekitar pukul 13.50 WIB. Badan Meteorologi Geofisika (BMG) Aceh melaporkan, gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter, dengan pusat gempa berada di 31 km Tenggara Kabupaten Aceh Tengah, 47 km Barat Laut Kabupaten Gayo Lues atau 50 km Timur Laut Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, dengan kedalaman 10 KM, dan tidak berpotensi tsunami. Warga Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe meski guncangan gempa, hanya menghayunkan kabel listrik dan barang-barang yang tergantung di pertokoan atau dalam rumah namun sebagian masyarakat sempat berhamburan keluar rumah untuk mencari perlindungan. “Kendati gempa terasa tidak berat guncangannya, namun kita tetap was-

tokoh Aceh lainnya termasuk masyarakat di berbagai Kabupaten secara nurani dan ikhlas semua pihak sehingga tidak menimbulkan akses kesenjangan sosial. Langkah-langkah yang dilakukan dalam membangun Aceh bermartabat tentunya memperhatikan beberapa aspek antara lain, menyangkut pendidikan akan berupaya mencetak kader bangsa berkualitas dan bermartabat dengan menggali potensi yang ada di berbagai daerah. Bagi para pelajar yang orangtuanya kurang mampu diupayakan pemberian beasiswa bersama anakanak berprestasi lainnya dan juga beasiswa kelanjutan pendidikan S2 dan S3 ke luar dan dalam negeri bagi yang berprestasi dan adanya

pada,” ujar Nuraini (50) warga Keude Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Sementara, salah seorang warga Lhoksukon, Mahdi, kepada andalas mengatakan, beberapa warga sempat juga keluar rumah dan berdiri di jalan mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa warga lainnya terutama mareka yang sedang membawa kendaraan mengaku tidak merasakan guncangan gempa. Warga Ujong Blang, Kota Lhokseumawe yang berada di sisi pantai walau terasa terjadi goncangan gempa, namun tidak melihat air laut menimbulkan gelobang besar. Sebagian warga memang ada yang keluar rumah memandang ke laut jangan jangan terjadi gelombang besar namun tidak terjadi apa apa,” ujar Jufri, salah seorang nelayan Ujong Blang. (UCR/BT/HSN)

kemauan yang keras. Darni M Daud tambah Ismaniar, selain berupaya secara bersama membangun ekonomi rakyat dengan menghidupkan koperasi, mendirikan pabrik-pabrik yang mendesak yang sangat dibutuhkan masyarakat, membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pantai yang selama ini memang jelas diketahui taraf hidup mereka sangat miskin. Dan yang tak kalah pentingnya Darni Daud akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan plus terhadap masyarakat dengan memberikan jaminan kesehatan agar mereka tetap sehat dan terlindungi masalah pengobatan ketika sakit. (HERA)


Rabu

SAMBUNGAN

7 Maret 2012

Anggota DPR yang Titip Absen Akan Diumumkan Jakarta – andalas Tingkat kehadiran anggota DPR dalam rapat paripurna semakin memprihatinkan. Seperti yang terjadi pagi ini, Selasa. Badan Kehormatan DPR tidak bisa menindak, karena hal itu adalah kewenangan fraksi. Tapi, Badan Kehormatan akan mengumumkan ke media massa tentang anggota DPR yang menitip tanda tangan kehadiran. "Sanksinya, nama-namanya akan diumumkan di media masa," kata Ketua Badan Kehormatan DPR, Muhammad Prakosa, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 6 Maret 2012. Sanksi pengumuman ke publik lewat media massa itu akan dilakukan bila kehadiran anggota Dewan sudah parah. Misalnya, jika anggota dewan tak menghadiri sidang, tapi membubuhkan tanda tangan alias titip absen. Menurut Prakosa, sanksi juga akan diberikan bagi anggota Dewan yang tidak mengikuti rapat dua kali berturut-turut tanpa alasan jelas. Sanksi awal, akan dilakukan teguran. Berikutnya, pengumuman kepada

publik. Prakoso mengakui bahwa Badan Kehormatan merupakan alat bantu untuk mendokumentasikan kehadiran. Namun, Badan Kehormatan juga berwenang memberikan sanksi bagi mereka yang malas hadir. "Sebelum ada absen finger print, kami akan monitoring lewat video dan CCTV. Ini untuk mendeteksi anggota yang tidak berintergritas," kata Politisi PDI Perjuangan ini. Di sisi lain, Prakosa mengakui bahwa menindak anggota dewan yang malas merupakan kewenangan masing-masing fraksi. Oleh karena itu fraksi yang memberikan komando masalah kehadiran. Nantinya, Badan Kehormatan akan dibantu Sekretariat Kehormatan untuk memantau langsung kehadiran anggota Dewan. Badan Kehormatan sudah menemukan ada beberapa anggota dewan yang kerap menitip tanda tangan. "Indikasi ada, tapi belum ada bukti. Kalau buktinya ada pasti akan ada sanksi yang lebih berat," kata Prakosa.(VN)

Polresta Tetapkan 3 Tersangka Pembakar Dua Pria di Kutalimbaru Medan – andalas Satuan Polresta Medan saat ini sudah melakukan pemeriksaan 15 orang saksi, dan tiga diantaranya telah terindikasi sebagai tersangka terkait dengan tewasnya dua pria bernama Ricardo Sitorus (24) dan Christian Siregar (24), penduduk Jalan Perkutut Medan, yang tewas dibakar massa di Desa Lau Bakeri Kecamatan Kutalimbaru Deli Serdang, Minggu (26/2) malam. "Kita sudah periksa 15 orang saksi, dari hasil pemeriksaan itu, tiga orang sudah terindikasi sebagai tersangka," ujar Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang SH,MSi di Mapolresta Medan, Selasa (6/3). Namun dirinya tidak mau mengatakan nama-nama 15 orang saksi dan ketiga tersangka tersebut. "Tidak usah nanti sajalah," ucapnya. Dia menjelaskan, untuk mengejar para pelaku lainnya yang diduga ikut melakukan penganiayaan dan pembakaran yang mengakibatkan dua pria tewas, pihak kepolisian telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumut dan Polresta Medan. Diharapkan dengan dibentuknya tim khusus ini, para pelaku lainnya yang terlibat dalam

kasus tersebut dapat segera di bekuk. Sementara terkait dugaan keterlibatan oknum berinisial Su, yang menghubungi Ricardo Sitorus melalui telepon, untuk datang ke Kutalimbaru, dikatakan Kapolresta Medan, bahwa pihaknya akan segera memanggilnya untuk dimintai keterangan, sejauh mana keterlibatannya. "Kita akan layangkan surat ke instansinya (Su-red), untuk memanggil Su untuk diambil keterangannya," kata Kapolresta Medan. Sedangkan keterkaitan oknum Polisi AZ yang ikut ke Kutalimbaru bersama kedua korban tewas, dikatakan Kapolresta Medan, bahwa oknum tersebut adalah dalam rangka menyelidiki kebenaran adanya kegiatan judi di daerah tersebut. Ketika ditanya, kenapa tersangka Kelana yang sempat ditangkap pihak kepolisian kemudian di lepas lagi, Kapolresta Medan mengatakan bahwa kelana yang dimaksud bukan kelana yang dilepas, tapi ada orang lain yang saat masih kita buru, ujar Kapolresta Medan. "Sabarlah, kita masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman," tambah Monang.(STARBERITA)

Keluarga Ajukan Penangguhan Penahanan .........(Dari Halaman 1) menjadi tersangka berhak untuk mendapatkan panangguhan penahanan. Penangguhan penahanan ini diatur dalam KUHAP,” jelas Monang. Ditanya apakah pihaknya akan memberikan penangguhan kepada Marini, Perwira Menengah (Pamen) kelahiran Tebing Tinggi ini dengan tegas mengatakan, bisa saja diberikan penangguhan asal memenuhi persyarakat. “Penangguhan penahanan dapat diberikan asal tersangka tidak akan melarikan diri, tidak akan menghilangkan barang bukti, tidak akan mengulangi perbuatannya dan bersedia memenuhi panggilan untuk kepentingan pemeriksaan,” jelas mantan Kabid Propam Polda Sulteng ini.

Sebelumnya, Direktur Pendidikan Perguruan Buddhis Budhicitta, Piter Lim dan dan pengurus yayasan Sukiran ketika mendatangi Mapolresta Medan mengatakan pihaknya tidak akan memaksakan kehendak terkait penahanan Marini. “Semua kita serahkan kepada penyidik karena merekalah yang memiliki wewenang. Upaya perdamaian dengan pihak para keluaran korban sudah kita lakukan, permohonan penangguhan penahan akan kita lakukan. Namun jika tidak dikabulkan itu hak penyidik,” ujarnya. Sedangkan Ayah Marini, Ketjui (44) hanya bisa menyampaikan permohonan maaf atas apa yang terlah terjadi. "Saya mohon maaf kepada keluarga korban," begitu katanya (HER)

37 Magnet Ditemukan di Lambung Balita .........(Dari Halaman 1) "Memang bentuknya seperti hiasan yang dia taruh dalam kue Natal-nya," ujar Kelli seperti dilansir oleh news.com.au, Selasa (6/3). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa magnetmagnet tersebut mengganggu saluran pencernaan Payton. Menurut dokter, magnet

berdaya tinggi tersebut telah merobek usus bagian bawah dan perut Payton. Dokter pun segera melakukan operasi untuk mengambil benda-benda asing itu dari dalam perut Payton. Syukurlah, operasi tersebut berjalan lancar. Kini gadis kecil tersebut sedang dalam masa penyembuhan sebelum kembali bermain seperti semula.(DTC)

harian andalas | Hal.

15

BBM Mau Naik, Kok Ngurusin Rok Mini Jakarta – andalas Kontroversi kembali muncul dari Dewan Perwakilan Rakyat. Usai ribut soal rencana pembangunan gedung baru dan ruangan Badan Anggaran yang supermewah, kini polemik muncul soal aturan yang melarang staf anggota Dewan memakai pakaian seksi atau rok mini ke kantor. Menanggapi soal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, mengatakan bahwa tidak seharusnya seorang perempuan mengenakan pakaian mini. Hal ini, kata dia, untuk mencegah pemer-

kosaan. Dia mengatakan, perempuan yang mengenakan baju seksi dapat menimbulkan hasrat laki-laki berubah sehingga menimbulkan tindak asusila. "Namanya laki-laki, pakaian yang tidak pantas itu yang menarik laki-laki berbuat sesuatu," kata Marzuki di Gedung DPR, Selasa. Menurut Marzuki, banyaknya pemerkosaan karena banyak perempuan yang mengenakan rok mini. "Sebaiknya perempuan berpakaian yang memenuhi kepantasan sesuai dengan budaya kultur bangsa, asas kepatutan. Meski

dalam hukum tidak dilarang tapi pantas dan patut itu perlu, supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Itu saya imbau untuk yang di luar," kata dia. Sementara, lanjutnya, untuk yang di dalam gedung DPR, urusan rok mini merupakan urusan Sekjen DPR. "Badan Kehormatan bersama pimpinan secara bertahap mulai memperbaiki citra DPR. Citra DPR ini terbangun dengan berbagai aspek, aspek kinerja, tampilan, berbagai aspek ini akan dilihat tampilan yang hedonis, tampilan

yang tidak berkenan bagi publik, kemudian kinerja semuanya kami perbaiki," kata dia. Marzuki mengatakan, bahwa selama ini semua anggota dewan mengenakan pakaian yang pantas saat datang ke gedung DPR. "Cuma ada yang asistennya, ya kasuskasus yang dulu ada ketemu ini itu [kondom]," kata dia. Sebelumnya, Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan tegas menolak peraturan tersebut. "Emang wanita itu perlu seksi. Janganlah kita melanggar HAM, wanita kok kita larang-

larang," ujar Ruhut. Menurut dia, wanita adalah keindahan dunia. Kaum ini diilahirkan memiliki keindahan. "Tinggal kita jangan negative thinking. Kita syukuri," katanya, berfilsafat. Lagipula, kata Ruhut, sejauh ini cara berbusana staf maupun asisten pribadi anggota Dewan masih dalam taraf wajar, sehingga tidak ada yang perlu diatur. Lain Ruhut, lain lagi Vena Melinda. Politisi senayan yang juga dari Partai Demokrat ini mendukung peraturan itu.(VIN)

Pabrik Springbed Empire Terbakar .........(Dari Halaman 1) Korban mengalami luka lecet di kaki akibat melompat dari rumahnya yang berdekatan dengan pabrik tersebut. Ketiganya dilarikan menggunakan mobil ambulan ke rumah sakit Angkatan Udara, di Jalan Juanda Medan. Sedangkan seorang ibu rumah tangga yang bernama Halimah (56), mengalami sesak nafas akibat asap yang mengepul di dekat kawasan rumahnya, dan berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Boloni. Peristiwa kebakaran ini juga menyebabkan ratusan warga di Jalan Starban dibuat panik. Mereka khawatir kobaran api dan asap tebal yang mencapai ketinggian 20 meter itu sampai menjalar ke pemukiman padat penduduk. Kecemasan warga bertambah karena suara ledakan keras berulangkali terdengar dari dalam pabrik. Hingga pukul 21.30 WIB kebakaran tersebut belum padam. Petugas dengan belasan mobil Dinas Pencegah dan Pemadam

Kebakaran milik Pemko Medan terus bekerja ekstra keras menjinakkan kobaran api yang mulai "menjilati" sekira 20 rumah penduduk yang bersebelahan dengan pabrik yang terbakar. Selain itu, arus listrik terpaksa diputuskan PT PLN Cabang Medan untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini meluasnya kobaran api membakar rumahrumah warga yang tidak berapa jauh dari lokasi kebakaran. Sementara pantauan wartawan di lokasi kebakaran, puluhan petugas Satlantas Polresta Medan, petugas Pangkalan TNI-AU Medan juga siaga di setiap persimpangan jalan untuk menjaga keamanan dan arus lalu lintas yang mengalami kemacetan. Saat terjadi kebakaran secara tiba-tiba itu, mobil Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran Pemkot Medan datang bergerak dengan cepat. Namun, upaya petugas pemadam kebakaran untuk mematikan api terkendala karena pabrik busa itu berbatasan dengan landasan pacu Bandara

Polonia Medan. Petugas pemadam harus menggunakan selang air panjang untuk menyemprotkan air di atas bangunan yang terbakar tersebut. Aparat dari Kelurahan dan Kecamatan Medan Polonia juga ikut turun tangan untuk menjinakkan api yang terus membumbung tinggi itu. Salah seorang warga Polonia Medan, Ruli (15), mengatakan api diketahui berasal dari dalam pabrik yang sudah ditinggal pulang karyawannya. Akibatnya pemilik pabrik busa tidak dapat menyelamatkan barang-barangnya dan hanya bisa pasrah karena api terus membumbung tinggi membakar bangunan miliknya. Dia mengatakan, pemilik pabrik yang dibantu masyarakat ikut menyiramkan api untuk menjaga agar tidak meluas ke rumah-rumah penduduk yang cukup padat di lokasi kebakaran tersebut. Dalam bangunan tersebut diduga banyak terdapat bahan berupa kimia sehingga api seperti meletup-meletup dan menge-

luarkan bau asap yang menyengat ke hidung. Pemantauan di lokasi kejadian, beberapa penduduk mengeluarkan dan membawa perabotan rumah tangga ke luar rumah. Apalagi, dinding pabrik yang terbuat dari beton yang cukup tinggi itu, sudah kelihatan hampir roboh karena terus dibakar api. Sementara Lurah Polonia, Erliansyah Siregar menduga penyebab kebakaran berasal dari arus pendek (korsleting) listrik. “Asal api berawal dari pabrik busa yang di duga konsleting listrik. Di dalam pabrik juga terdapat 2 unit mobil L300 milik pabrik tersebut,” ujar Erliansyah. Pihak kepolisian belum bisa memberi keterangan penyebab pasti kebakaran. Kasus ini masih diselidiki Polsek Medan Baru. Pemko Medan Siapkan Tenda Darurat Sementara sampai Rabu dinihari, para korban kebakaran yang rumahnya sengaja dirusak untuk menghindari rembesan api untuk sementara tinggal ditenda daru-

rat yang didirikan oleh Pemko Medan. Begitu juga yang korban yang terluka dalam insiden kebakaran tersebut, semua biaya perobatan ditanggung Pemko Medan. "Pemko Medan menyiapkan tenda untuk menampung korban kebakaran. Selain itu, korban yang terluka atas insiden itu biayanya akan ditanggung Pemko Medan," ucap Sekretaris Daerah Pemko Medan, Syaiful Bahri saat meninjau lokasi kebakaran. Begitu juga soal keberadaan pabrik yang sudah berdiri selama 20 tahun, Pemko Medan akan melakukan pengecekan prosedur perizinannya. Nantinya jika pabrik yang berdiri di kawasan pemukiman warga, tidak memenuhi standar maka pihak Pemko Medan segera memberikan sanksi kepada pemilik perusahaan. Sekadar diketahui, kebakaran pabrik spring bed sebelumnya juga terjadi 17 Desember 2011 lalu. Saat itu, sebuah pabrik kasur springbed di Kawasan Industri Medan Star, Tanjung Morawa Deli Serdang, ludes terbakar. (DD/ACU/BBS)

Korsleting Pemicu Utama Kebakaran di Medan .........(Dari Halaman 1) penyebab utamanya adalah korsleting listrik sebanyak 25 kasus. Sedangkan sisanya disebabkan oleh kompor dan lainnya. Sedangkan pokok benda yang terbakar kebanyakan adalah rumah tempat tinggal. “Kasus kebakaran yang terjadi selama tahun 2012 ini merupakan salah satu bencana serius yang dihadapi masyarakat. Peningkatan jumlah kasus kebakaran ini terjadi karena faktor cuaca yang cukup panas selama Januari hingga Februari 2012,” kata

Kepada Dinas P2K Kota Medan, Marihot Tampubolon kepada wartawan, Selasa (6/3). Menurut Marihot, kasus kebakaran yang terjadi selama tahun 2012 tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan jika dibandingkan dengan jumlah kasus kebakaran yang terjadi selama 2011 yaitu sekitar 144 titik. “Total jumlah kebakaran yang berhasil kami tanggulangi sudah mencapai 50 kasus dari Januari sampai Februari. Di antaranya 41 titik di Kota Medan dan 7 titik berada di kawasan Kabupaten Deli Serdang,” kata Marihot lagi.

Dari kejadian itu, ujar Marihot, taksiran kerugian mencapai sekitar Rp 5 miliar dengan korban jiwa 3 orang dan luka berat 10 orang. Marihot Tampubolon mengatakan, sumber api yang menyebabkan kebakaran di 50 titik tersebut lebih dari 50 persen di antaranya disebabkan karena arus pendek, sisanya bersumber dari kompor dan lainnya. Sedangkan pokok benda yang terbakar kebanyakan adalah rumah tempat tinggal. Akibat kebakaran tersebut, lanjut Marihot, sebanyak 580 jiwa atau sebanyak 144 kepala keluarga (KK) kehilangan

tempat tinggal. Sedangkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 miliar. “Yang terbakar itu kebanyakan memang bangunan perumahan atau rumah tempat tinggal. Hanya sebagian kecil berupa perusahaan, salah satunya PT WRP di Medan Labuhan. Kasus kebakaran terbesar terjadi di Jalan AR Hakim, Kelurahan Tegal Sari II, Medan Area,” jelasnya. Marihot menambahkan, tingginya angka kebakaran yang terjadi di Kota Medan ini seharusnya disadari oleh masyarakat, dengan meningkatkan kewaspadaan terutama

saat meninggalkan rumah, memeriksa semua peralatan yang dapat menjadi sumber kebakaran sebelum meninggalkan rumah. “Kami terus mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berharap masyarakat memiliki pengetahuan bagaimana menanggulagi terjadinya kebakaran. Sehingga ke depan peristiwa kebakaran semakin berkurang,” ujarnya seraya mengatakan bahwa jumlah armada pemadam kebakaran masih cukup memadai untuk menanggulagi kebakaran yang terjadi di Kota Medan. (BEN)

Mantan Walikota Pematang Siantar Terbukti Korupsi .........(Dari Halaman 1) Rp 7,7 miliar dalam tempo sebulan setelah putusan. Jika tidak, harta benda milik RE Siahaan akan disita selanjutnya dilelang untuk negara. Jika hasil lelang tidak mencukupi, maka RE Siahaan akan ditambah pidana kurungan selama 4 tahun. Sebelumnya, Jaksa KPK, Irene Putrie menuntut RE Siahaan dengan hukuman 10 tahun penjara atas dakwaan melakukan tindak pidana korupsi dana APBD

Kota Pematang Siantar Tahun Anggaran 2007 sebesar Rp 10,5 miliar. Dalam tuntutannya, Irene menyebutkan, modus Walikota Pematang Siantar periode 20052010 tersebut dalam melakukan korupsi yakni dengan cara mengumpulkan seluruh pejabat SKPD terkait dan meminta 40 persen dana swakelola dimasukkan ke rekening pribadinya. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 3 ayat (1), Undangundang No.17 tahun 2003 Ten-

tang Keuangan Negara, dan pasal 3 ayat (3) Undang-undang No. 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara. Perbuatan itu melanggar UU Tindak pidana korupsi pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No.31 tahun 1999, jo pasal 55 ayat (1) ke 1 jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana. Sementara Elfrida Br Hutapea, istri terdakwa yang sejak persidangan pertama selalu mendampingi, tampak menangis mendengar putusan majelis hakim itu. Elfrida langsung

memeluk suaminya usai persidangan ditutup oleh majelis hakim. Tak hanya Elfrida, keluarga maupun kerabat RE Siahaan lainnya pun turut sedih. Mereka tidak menyangka RE Siahaan bakal dijatuhi vonis selama 8 tahun penjara. Kuasa hukum terdakwa, Martin Simangunsong langsung melakukan banding atas putusan tersebut. Menurutnya, hasil putusan tersebut tidak sesuai dengan

fakta yang berlangsung selama persidangan. Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan para penasehat hukum terdakwa untuk mengajukan upaya hukum banding. "Kami selaku tim kuasa hukum pak RE Siahaan akan melakukan banding ke Pengadilan Tinggi karena menurut kami, majelis hakim dalam memutus perkara ini tidak melihat fakta persidangan, melainkan hanya berpedoman dengan BAP penyidik," tegasnya. (THA)

BBM Naik April, TDL Naik Mei .........(Dari Halaman 1) kenaikan tersebut akibat harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) sudah sulit diprediksi dan membebani anggaran negara. "Jadi itu semua pembelajaran bagi semua dan masyarakat untuk mencegah risiko naiknya ICP, langsung ke APBN," ujarnya. Namun, menurut Menkeu, opsi terbaik pemerintah dalam memutuskan kebijakan premium dan solar bersubsidi adalah menetapkan subsidi konstan sebesar Rp 2.000. "Yang terbaik menurut pemerintah, subsidi yang dipatok, misalnya Rp 2000 per liter

sehingga kemudian nanti bisa ikuti perubahan ICP," ujarnya. Ketua DPR Marzuki Alie mengaku draf usulan Perubahan UU APBN 2012 sudah diterima dan tengah dibahas komisi dan alat kelengkapan dewan yang terkait dengan BBM. Rencana pemerintah menaikkan harga BBM dan TDL ditolak sejumlah partai politik. "PDI-P menolak pemerintah menaikkan BBM, solusinya ada banyak, misalnya melakukan efisiensi. Jangan jadikan masyarakat sebagai tumbal," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR dari fraksi PDIPerjuangan, Effendi Simbolon.

Wasekjen PKS, Mahfudz Sidiq juga menegaskan Fraksi PKS tidak setuju dan meminta pemerintah untuk mengkaji opsiopsi alternatif. "Saya kira banyak pemikiran-pemikiran yang sudah disampaikan, tinggal apakah pemerintah punya kemauan untuk mengambil langkah-langkah alternatif lain sehingga rencana kenaikan harga BBM ini bisa diselesaikan," katanya. Sementara itu, Partai Demokrat menuding, penolakan kenaikan BBM adalah usaha untuk menggulingan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Semua sudah tahu kan siapa yang

komentar menolak dan siapa yang mendukung," ujarnya Ketua Divisi Informasi Publik Dewan Pengurus Partai Demokrat Andi Nurpati. Menurut dia, upaya penggulingan ini akan menggunakan isu kenaikan harga BBM untuk menggerakkan massa. Informasi itu didapatkan pemerintah berdasarkan laporan intelijen."Kami tahu di mana mereka rapat, siapa yang hadir," ujarnya. Terkait hal ini, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyarankan kepada pemerintah agar tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara bersamaan dengan Tarif

Dasar Listrik (TDL) pada April 2012 nanti. "Kalau pemerintah jadi menaikan BBM Rp1.500 per liter, sebaiknya kenaikan TDL jangan dilakukan dulu. Naikin saja 3-4 bulan setelah itu," kata pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi. Tulus mengatakan bahwa kenaikan harga BBM akan sangat berpengaruh terhadap ekonomi terutama daya beli kebutuhan pokok masyarakat yang menurun. Sehingga hal itu akan berdampak pada inflasi. "Inikan berkaitan dengan daya beli dan inflasi, jadi alangkah baiknya jika kenaikan dilakukan beda waktu," pungkas Tulus.(BBS)

Saat Menyapu Halaman, Seorang Ibu Temukan Belasan Peluru dan Dua Granat .........(Dari Halaman 1) mengeluarkan dua granat yang tertanam di dalam tanah, setelah terlebih dahulu disiram dengan air. Dua granat tersebut berhasil dikeluarkan dan selanjutnya dimasukkan ke dalam goni. Untuk pengusutan lebih lanjut, 3 butir peluru dan 2 granat yang ditemukan tadi diamankan ke Mapolsek Pancur Batu sebagai barang bukti bersama 18 butir peluru yang

sebelumnya ditemukan. Ketika ditemui di lapangan, Asbah mengatakan, siang itu dia sedang membersihkan halaman belakang rumah mereka. Selagi menyapu pakai sapu lidi, istri Jumingan ini tersontak kaget saat melihat benda mencurigakan. Takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Asbah pun langsung memberitahukannya kepada sang suami. Dan ternyata, benda itu peluru dan granat

yang diduga masih aktif. "Saya kaget begitu melihat ada peluru dan benda mencurigakan di dalam tanah, karena sebelumnya, pada hari Minggu siang lalu saya juga menemukan 18 butir peluru di lokasi yang sama. Bahkan, saya juga sudah menyerahkannya ke Polsek Pancur Batu, dan ternyata pada Selasa siang saya kembali menemukan 3 peluru," ucap Asbah. Dia juga menjelaskan, rumah

yang mereka tempati, tempat ditemukanya benda tersebut, dibangun sejak dua tahun yang lalu. Sedangkan tanahnya Asbah mengaku adalah milik orang tuanya yang dibeli sejak tahun 1965 dari Ngasa yang merupakan mantan pegawai PJKA. "Kami tidak tahu siapa pemilik dan yang menanam butiran peluru serta granat yang ditemukan itu. Dan kami menduga,benda tersebut sudah ditanam sebelum kami bangun

rumah," timpal Jumingan. Kapolsek Pancur Batu Kompol Ruruh Wicaksono, SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Gunawan, SH ketika dikonfirmasi mengatakan, barang bukti 21 peluru dan granat yang ditemukan tersebut saat ini diamankan di komando. "Dari hasil pemeriksaan, peluru dan granat itu masih aktif. Kita juga masih menyelidiki siapa pemilik atau yang menanamnya," jelas Gunawan.(STP)


HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 7 Maret 2012 | No: 2126/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Rutan Kebon Waru Bantah Ariel dan Luna Bertemu DALAM proses asimilasi yang tengah dilakoni Nazril Ilham alias Ariel di rutan Kebon Waru belum lama ini tersiar kabar jika waktu luang yang digunakan Ariel untuk magang di salah satu kantor desain grafis tersebut, pula dipakai sebagai ajang pertemuan dengan Luna Maya. Namun pihak rutan Kebon Waru yang diwakili Amtohari menyanggah kabar tersebut. "Itu tidak benar, selama pantauan kami di lapangan, Ariel juga dikawal, tidak ada laporan seperti itu," katanya, Selasa (6/3) kepada wartawan. Sebab selama menjalani proses asimilasi, Ariel mematuhi aturan yang telah ditetapkan pihak rutan. "Tidak ada pelanggaran selama kami memantau Ariel menjalani asimilasi, dia kerja dan pulang kembali ke Rutan, ini akan terus berjalan sampai jelang kebebasannya," lanjutnya. Dia juga berpendapat selama masih berada di rutan Kebon Waru dan melakoni proses asimilasi, siapa pun dapat menjenguk Ariel termasuk Luna Maya. "Pengunjung yang mau datang menjenguk datang ke rutan. Itu aturannya," imbuh Amtohari. (NET)

Alexandra Gottardo

Masih Tenangkan Diri SEJAK menjadi korban perampokan, Senin (5/3) dini hari kemarin, artis Alexandra Gottardo masih mengalami trauma. Sementara waktu, dia tinggal di rumah salah satu saudaranya, sambil berusaha menenangkan diri. "Masih trauma sedikit, biar rileks dia tinggal di rumah saudaranya," ujar Kania, asisten Alexandra, Selasa (6/3). Kania mengatakan kalau Alexandra kini berada di rumah saudara di Kemanggisan, Jakarta Barat, kondisinya secara umum sudah membaik. Luka di leher akibat kekerasan yang dilakukan perampok juga sudah membaik.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah artis Alexandra Gottardo disatroni dua perampok pada Senin (5/ 3/2012) dini hari. Mereka menggasak jam tangan dan menodongkan pisau memaksa Alexandra mengambil uang di ATM BCA. Alexandra pun dibawa pelaku menuju ATM BCA di Jl. Kemang Raya, Jakarta Selatan, dengan menumpangi mobil X-Trail bernopol B 1308 BVF milik Alexandra, yang dikendarainya sendiri. Sesudah menguras ATM sebanyak Rp 8 juta, sang perampok mencoba membawa kabur mobil. Namun, pelaku sepertinya kurang ahli dalam membawa mobil dan menabrak pagar pertokoan di Jl. Raya Arco No 63, Komplek BCS Kemang Selatan, Jakarta Selatan. (NET)


Epaper andalas edisi rabu 7 maret 2012