Issuu on Google+

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 1 Oktober 2012 | No: 2396/Tahun VIII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Tas Golkar Nyelonong Masuk Asrama Haji

Medan-andalas Ratusan tas jinjing bergambar Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie milik jemaah calon haji asal Padang Sidimpuan nyelonong masuk Asrama Haji Medan, Minggu (30/9).

Pilot Norman Tagor Lubis Dimakamkan Bandung-andalas Tembakan salvo mengiringi pemakaman almarhum Marsekal Pertama TNI AU (Purn) Norman Tagor Lubis (69), di TPU Sirnaraga, Jalan Padjadjaran, Bandung, Minggu (30/9). Norman meninggal akibat kecelakaan pesawat saat aerobatic di acara Bandung Air Show (BAS) 2012, Sabtu 29 September 2012. Saat itu, Norman yang menjadi pilot pesawat Bravo didampingi Letkol TNI AU (Purn) Toni Nugroho, yang juga

Beruntung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan yang nyaris kebobolan langsung sigap. Tas-tas jinjing sumbangan Partai Golkar bergambar Aburizal Bakrie alias Ical yang juga calon presiden dari Partai Golkar di Pilpres 2014 itu langsung dikumpulkan dan disita. "Panitia, ambil tas-tas calhaj yang ada gambar partai dan nama capres," perintah Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Abd Rahman Harahap kepada panitia. Setelah dikumpulkan dan dihitung, jumlahnya ada 449 buah. Seluruhnya merupakan tas bawaan milik para calhaj asal Padang Sidimpuan yang tergabung dalam Kloter 10. Rahman menegaskan, kalau ada calon gubernur, wali kota hingga capres yang ingin membagikan bantuan silakan saja. Hanya saja jangan ada embel-embel partai dan berbau kampanye politik. "Di sini calhaj beribadah dan jangan dipolitisir. Kalau kayak gini payah Bersambung ke Hal. 15

KUMPULK AN TAS - Para jemaah haji Kloter 10 asal Padang Sidimpuan mengumpulkan tas jinjing bergambar dan bertuliskan Ketua Umum DPP KUMPULKAN Partai Golkar Aburizal Bakrie yang juga capres Golkar di Pilpres 2014.

Petugas Pandu Diduga Lalai

Dua Kapal Tabrakan di Belawan Belawan-andalas Kapal Motor Meutia Andalas 8 yang sedang dipandu masuk menuju dermaga khusus PT Semen Andalas Indonesia (SAI) Pelabuhan Belawan menabrak kapal KM Al Falah yang sedang melakukan bongkar semen kemasan di dermaga Citra 201 Pelabuhan Belawan, Minggu (30/9) siang. Tidak ada korban jiwa akibat tabrakan tersebut, namun benturan keras yang dihantamkan KM Meutia Andalas 8 membuat KM Alfalah I mengalami kerusakan cukup parah. Pada bagian buritan dan lambung kanan kapal koyak, berlubang, dan nyaris pecah. Sedangkan KM Meutia Andalas 8 yang membawa muatan semen curah dari Aceh hanya mengalami rusak ringan. Kecelakaan pelayaran ini diduga keras akibat tidak profesionalnya petugas pandu yang mengendalikan kapal masuk untuk disandarkan. Sumber lain menyebutkan, arus air laut yang sedang naik sangat deras ikut mendorong laju kapal relatif cepat.

Bersambung ke Hal. 15

andalas/ist

Keterangan yang diperoleh andalas dari beberapa saksi mata di Pelabuhan Belawan menyebutkan, peristiwa tabrakan kedua kapal bermuatan semen itu sama sekali tak terduga, karena kapal KM Meutia Andalas saat hendak menuju dermaga khusus PT SAI yang jaraknya sekitar 700 meter dari dermaga Citra tiba-tiba melaju relatif cepat. "Saya sempat terkejut mendengar suara benturan besi yang cukup keras, ternyata KM Meutia Andalas 8 yang hendak masuk menuju dermaga menabrak KM Alfalah I yang

Medan-andalas andalas/ist

DIT ABRAK - KM Alfalah I DITABRAK yang sedang melakukan aktivitas bongkar Semen Padang kemasan di dermaga Citra 201 Pelabuhan Belawan mengalami kerusakan akibat ditabrak KM Meutia Andalas 8 yang hendak sandar di dermaga SAI.

Bersambung ke Hal. 15

Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri turun ke Medan memeriksa pegawai BNI Life Cabang Medan, Maria Rina Chrissanty Sinaga, yang menjadi tersangka pencucian uang (money laundering) sebesar Rp3 miliar. Pemeriksaan terhadap cewek berusia 29 tahun itu dilakukakn di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara, Jumat (27/9). Sumber di Poldasu, Minggu (29/9) mengatakan, pemeriksaan terhadap Maria dilakukan karena salah satu korban melaporkan kasus pencucian uang tersebut ke Mabes Polri. Tetapi, penyidikan atas laporan korban lainnya di Poldasu tetap berjalan sebagaimana biasa. Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Heru Prakoso yang dikonfirmasi wartawan membenarkan turunnya penyidik Bareskrim ke Polda terkait kasus pencucian uang dana premi di BNI Life. Setelah menjalani pemeriksaan, tersangka yang merupakan penduduk Jalan Kiwi Raya, Perumnas Mandala diboyong kembali ke sel tahanan Poldasu. Sementara itu, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bersambung ke Hal. 15

"Moon Cakes Festival 2012" Meriah

Ratusan Lampion Hiasi Langit Kota Medan Puncak perayaan "Moon Cakes Festival 2012 (tiong ciu) yang digelar Lembaga Sahabat Center di Jalan Iskandar Muda Baru, Medan, Minggu malam (30/9) berlangsung meriah. Ratusan lampion yang dilepas para pengunjung ke udara menghiasi langit Kota Medan sehingga menambah semarak perayaan.

Bareskrim Periksa Cewek Pencuci Uang Rp3 Miliar

ANEH tapi NYATA

PUNCAK perayaan ini ditandai dengan pemotongan kue bulan berukuran besar yang dilakukan oleh Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE, Anggota DPRD Medan Hasyim SE, Ketua sahabat Center Medan Harris Anggara, Pendiri Sahabat Center Berry CWT, tokoh masyarakat etnis Tionghoa Sutiono Intan, Lie Lie Kho, Lazuardy, dan Asen. Selain itu ada juga lomba makan kue bulan dan pembagian angpau oleh Dewa Uang (Chai Bersambung ke Hal. 15

Presiden Termiskin

di Dunia

andalas/siong andalas/rizki mulya

TERBANGKAN LAMPION - Sejumlah warga etnis Tionghoa menerbangkan lampion di area Vihara Maitreya Cemara Asri, Medan, Sumut, Minggu malam (30/9).

POTONG KUE - Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE, Anggota DPRD Medan Hasyim SE, Ketua sahabat Center Medan Harris Anggara, Pendiri Sahabat Center Berry CWT, dan tokoh-tokoh masyarakat etnis Tionghoa di Medan memotong kue bulan berukuran besar dalam acara puncak perayaan Moon Cake Festival 2012, Minggu malam (30/9).

JIKA di berbagai negara, orang berlomba-lomba ingin menjadi pemimpin karena tertarik dengan fasilitas yang ditawarkan, tidak demikian halnya dengan Presiden Uruguay, Jose Mujica. Menjabat presiden sejak 2010, satu-satunya harta yang ia miliki hanyalah mobil VW Beetle keluaran 1987. Sebelumnya ia menjabat Menteri Pertanian. Sebagai presiden, Jose Mujica diberikan gaji sebesar US$11.000 (setara dengan Rp110 juta) setiap bulannya. Angka tersebut tergolong kecil jika dibandingkan Presiden Obama yang digaji US$33 ribu per bulan (setara dengan Rp330 juta). Lantas apa yang membuat Jose Mujica menjadi presiden termiskin di dunia? Ternyata ia mendonasikan 90 persen gajinya untuk beramal. Padahal ia seorang atheis yang tak mengakui keberadaan Tuhan. Ia juga tidak memiliki rekening bank sehingga istrinyalah yang memegang sisa gajinya. Gaya hidupnya yang sangat sederhana jauh berbeda dengan Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

2

Razia Warnet di Jalan Jamin Ginting

andalas Warnet Wajib Sediakan Buku Tamu Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Rina Agustina KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra , Rizki Mulya Akbar SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Tolak Revisi UU KPK demi Pencitraan

I

NDONESIAN Corruption Watch (ICW) menilai parpol yang menolak revisi UU KPK sejauh ini hanya pencitraan saja. Seharusnya tak hanya beretorika, namun batalkan revisi UU KPK. Empat fraksi yang menolak penyebabnya apa dan siapa saja, itu yang pertama. Itu fraksi yang politikusnya ditangkap, itu adalah pencitraan terhadap rakyat. Kedua adalah fraksi-fraksi kecil di DPR yang membutuhkan dana besar untuk Pemilu 2014 nanti. "Empat fraksi yang menolak UU KPK itu ada kepentingan politik sendiri," kata peneliti ICW, Agung Widadi, dalam konferensi pers di Kantor TII di Jalan Senayan Bawah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (30/9). Beberapa fraksi di DPR memang telah menyerukan penolakan revisi UU KPK antara lain Gerindra, PKS, PAN, dan PD. Seruan ini muncul setelah pimpinan KPK meminta revisi UU KPK dibatalkan. Menurut Agung, revisi UU KPK benar-benar menghilangkah kekuatan KPK. KPK menjadi macan ompong dan kian tak berdaya memberantas korupsi. ICW mungkin ada benarnya, namun parpol yang melakukan pencitraan pun tidak bisa disalahkan. Jelang Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014, memang sudah sepatutnya semua partai politik, berupaya membangun imej (image building) agar dapat menarik simpati rakyat. Membangun pencitraan perlu selalu dan terus-menerus dilakukan seluruh kader dan pimpinan parpol. Membangun pencitraan bisa dilakukan melalui media cetak dan elektronik. Bisa juga langsung menyambangi rakyat. Nah, dalam konteks menggelindingnya rencana melakukan revisi UU KPK, tentu kita berharap penolakan yang dilakukan parpol, tidak sematamata demi pencitraan, melainkan murni demi kepentingan penguatan penegakan hukum (law enforcement) di negeri ini. Keberadaan KPK, yang sejauh ini sudah mampu menjebloskan para koruptor ke penjara, dan menyelamatkan hasil rampasan 'tikus-tikus' negara itu, seharusnya lebih diberdayakan dan diberikan dukungan politis oleh elite parpol. Bukan malah sebaliknya, terdapat upaya mengebiri dan menjadikan institusi penegakan hukum tersebut, sebagai macan ompong dan tidak berdaya menghadapi elite parpol, yang beberapa di antaranya kesandung kasus korupsi. Sekali lagi, kita ingin menegaskan di sini, silahkan parpol terus membangun pencitraan. Namun, upaya membangun pencitraan itu hendaknya dilakukan secara elegan, dan tidak memunculkan kesan hipokrit dan kamuflase belaka.(**)

Medan-andalas Sesuai Peraturan Wali (Perwal) Kota Medan Nomor 28 Tahun 2011 tentang Perizinan Usaha Warung Internet (Warnet), Dinas Komunikasi dan Informatiak (Diskominfo) Kota Medan terus melakukan regulasi (pengawasan) terkait usaha warnet di Kota Medan. Regulasi ini dilakukan dengan menyertakan tindakan administratif (sanksi) terhadap beberapa warnet yang tidak memiliki izin ataupun melanggar ketentuan di sekitar Jalan Letjen Djamin Ginting, Kecamatan Medan Barat dan Medan Selayang. Selain itu, pengawasan yang sudah dilakukan secara rutin dan berkala ini juga dilakukan untuk menyosialisasikan adanya rencana perubahan Perwal yang dianggap kurang memberikan efek jera terhadap pengusaha warnet nakal. Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Ir H Zulkifli Sitepu MM kepada wartawan, Jumat (28/9) lalu, mengatakan, selain pengawasan rutin, razia yang dilakukan saat ini juga merupakan awal sosialisasi rencana perbaikan Perwal yang ada tentang usaha warnet. “Meskipun razia yang telah di-

andalas/acung

RAZIARAZIA-Petugas Dinas Kominfo Kota Medan tengah merazia sejumlah siswa SMP yang bermain internet dengan masih mengenakan seragam sekolah di salah satu warnet di Jalan Jamin Ginting. lakukan terbilang lancar, namun tetap saja ada pelaporan masyarakat mengenai pelanggaran di lapangan. Maka, Diskominfo akan menyosialisasikan ketentuan baru yakni kewajiban pengusaha atau penjaga warnet untuk menyediakan buku tamu,” tuturnya.

Ketentuan buku tamu itu, lanjut Zulkifli, dilakukan untuk menyaring dan mengurangi pelanggaran dengan bantuan data yang diisi oleh setiap pengguna dan pengusaha warnet. Dari laporan masyarakat, katanya, masih terdapat cukup banyak

pelanggaran yang masih dilakukan pengusaha warnet nakal. “Pelanggaran itu di luar kapasitas pengawasan Diskominfo. Namun tidak ada konflik yang terjadi saat petugas melakukan pengawasan dan penertiban berkala selama ini,” jelasnya.

Kejatisu Diminta Usut Lelang Kapal di Kejari Belawan

Gonta-ganti Pasangan Sebabkan Kanker Leher Rahim Medan-andalas Bergoanta-ganti pasangan pada perempuan menjadi salah satu penyebab terjadinya kanker leher rahim. Jika sudah pada stadium 3, kanker rahim sulit disembuhkan karena terjadinya kekambuhan. Hal itu dikatakan dr Hariyani Sukatendel SpOG pada acara Rakor Lintas Program/Lintas Sektoral Program Penyakit Tidak Menular di Kota Medan, kemarin. Di Indonesia, ujar Hariyani, tingkat prevalensinya kanker leher rahim lebih tinggi daripada kanker payudara. Sedangkan di Medan sendiri belum ada data yang pasti, tetapi kalau dilihat di ruang perawatan Onkologi yaitu kanker leher rahim yang mayoritas. “Rata-rata penderita di usia 40 tahun ke atas tetapi dengan faktor risiko yang semakin banyak cenderung mulai menurun,” katanya. Faktor risiko terjadinya kanker leher rahim, jelas Hariyani, yaitu mitra seksusal (berganti-ganti pasangan), aktifitas seksual di usia yang sangat belia, penyakit menular seksual yang mereka dapatkan dan kurangnya kebersihan. “Termasuk merokok meningkat risiko kanker leher rahim 2,5 kali, mitra seksual 17 kali dan pola makan kekurangan vitamain A, C dan E juga meningkatkan untuk terjadinya kanker leher rahim,” ucapnya,. Sedangkan kalau masih stadium 1, katanya, peluang sembuh 95 persen, stadium 2 turun jadi 70 persen. “Tapi kalau

sudah stadium 3 rasanya gak mungkin sembuh lagi karena terjadi kekambuhan,” katanya. Sekarang ini sudah ada pemeriksaan dini kanker leher rahim yang disebut dengan Inspeksi Visual Asetat (IVA) yaitu memeriksa adanya tandatanda lesi pra kanker dengan cara mengoleskan asam asetat pada mulut rahim dan dilihat perubahan warnanya. “Jika dilihat perubahan warna menjadi putih atau plak putih di tempat yang diolesi artinya ada lesi prea kanker yang berarti lesi yang kalau tidak diobati dalam kurun waktu 3 sampai 70 tahun kemudian bisa menjadi kanker,” imbuhnya. Jadi, sambung Hariyani, perlu pemeriksaan diri secara rutin, yakni setiap perempuan yang sudah aktip wajib melakukan pemeriksaan sampai usia 65 tahun. Tetapi di Indonesia susah kalau belum menikah tapi dia sudah aktip seksual untuk diperiksakan. “Jadi ada aspek etik dan legalitas yang harus dijaga juga, jadi kita anjurkan perempuan yang sudah menikah kecuali dia datang sendiri untuk melakukan deteksi, kita juga harus penuhi keinginan dia,” katanya. Untuk itu ia menyarankan kepada perempuan menjaga perilaku karena untuk sehat itu ditentukan 40 persen oleh perilaku dan 30 persen lingkungan. “Perilaku pertama hindari seks bebas, jaga kebersihan, tidak merokok. Dan bersedia periksakan diri minimal setahun sekali apalagi ada pemeriksaan gratis di

Zulkifli mengungpakan, pihaknya akan terus memberikan usulan mengenai perubahan Perwal yang saat ini menjadi pedoman pengawasan warnet di Kota Medan. Sehingga, masyarakat tidak khawatir tentang fenomena penyalahgunaan internet selam ini berkembang, di antaranya judi online, perbuatan mesum, dan terbukanya akses situs pornografi. Salah satu warnet di Jalan Djamin Ginting yang telah diputus jaringan koneksi internetnya, ternyata tidak mebuat efek jera. Alasannya, meskipun membenarkan tidak memiliki izin, dan melanggar ketentuan, usahanya tidak berjalan dengan baik sehingga dia tidak keberatan bila koneksi diambil. “Biar saja koneksinya kalian putus, dan penghubungnya disita. Saya juga tidak akan mengambil kembali karena kalian lihat sendiri warnet ini sedang sepi. Jadi, kalau mau sita, silahkan saja.” tutur pemilik warnet tersebut. Berdasarkan informasi sebelumnya, Perwal yang di terbitkan Wali Kota Medan mengatur tentang berbagai ketentuan pelaksanaan usaha warnet, di antaranya waktu operasional untuk anak sekolah, kepemilikan izin usaha, ataupun tinggi bilik (sekat) pembatas. Sampai saat ini, Diskominfo Kota Medan telah melaksanakan penertiban di berbagai wilayah, di antaranya Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Helvetia, Medan Selayang, Medan Johor, dan Medan Baru. (BEN/ACO)

puskesmas,” ujar Hariyani. Sementara bila pemeriksaan dilakukan dengan papsmear, sebutnya, memang memeiliki kelebihan akan tetapi pemeriksaan lama dan harus ada ahli patologi anatomi. “Di Indonesia masih terhitung ahli patologi anatomi untuk pemeriksaan laboratorium terhadap selnya. Jadi lama waktunya, harus dikirim di Medan dan begitu hasilnya datang, pasiennya gak datang lagi. Kelebihan IVA ini mudah dilihat secara langsung, murah dan dalam 1 menit bisa dilihat langsung hasilnya. Tingkat keberhasilannya hampir sama dengan Papsmear asal dilakukan yang punya kompetensi untuk itu,” katanya. Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Medan dr Mardohar Tambunan mewakili kepala dinas dr Edwin Effendi MSc yang berharap dengan pelaksanaan rakor dapat meningkatkan sinergitas para peserta untuk penanggulangan penyakit tidak menular. “Di Indonesia saat ini masalah kesehatan semakin kompleks seperti HIV, penyakit yang tadinya tidak muncul kembali muncul. Maka diperlukan peran lintas sektor, bersinergi terhadap penyakit tidak menular,” ujarnya didampingi Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinkes Medan drg Irma Suryani. Pertemuan itu juga menyajikan nara sumber dr Pocut Fatimah MARS yang menerangkan tentang rokok dan faktor resikonya. (YN)

Belawan-andalas Aktivis LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) Sumut Armen Tanjung dan mantan fungsionaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumut Rion Aritonang meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengusut lelang kapal ikan asing hasil tangkapan yang dilakukan diamdiam oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan. Lima kapal yang dilelang itu merupakan hasil tangkapan Petugas Pengawasan Pengendalian Sumber Daya Kelautan Perikanan (P2SDKP) Stasiun Belawan di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Perairan Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di Perairan Jambu Ae, Maret 2012. Kelima kapal tersebut yakni kapal bernomor lambung 141254-2, 20654-4,27754-23,319200864-9,319208898-12 ditangkap oleh Kapal Patroli Hiu 003 dan 0010 karena tidak memiliki surat izin menangkap ikan (SIPI) dari Pemerintah Indonesia dan tidak memiliki Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP). Ternyata secara diam-diam pihak Kejari Belawan melakukan pelelangan dengan harga yang sangat murah. Menurut informasi kapal hanya dilelang Rp 50 juta per unit. Padahal, secara fisik kapal masih bagus dan diperkirakan laku ratusan juta per unitnya, karena kalau kapal baru per unitnya mencapai Rp 5 miliiar. Menurut Armen Tanjung, tindakan Kejari Belawan Ranu Subroto melelang kapal ikan hasil tangkapan itu sangat merugikan negara, karena tidak masuk akal kapal yang masih bagus dihargai Rp50 juta per unit. Rion Aritonang menambahkan, pelelangan kapal tersebut tidak wajar, karena terkesan tidak transparan dan pemenang lelang pun tidak diketahui. “Sebaiknya hasil tangkapan itu setelah divonis Majelis Hakim Perikanan dihibahkan saja ke himpunan nelayan sesuai dalam UU nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU nomor 31 Tahun 2004, tentang perikanan dan Keppres nomor 14 Tahun 2000 tentang pemanfaatan kapal perikanan sitaan negara,” katanya. Seandainya kapal-kapal sitaan negara itu diberikan kepada nelayan, katanya, nelayan kita akan makin maju, karena peralatannya lebih canggih untuk menagkap ikan di perairan dangkal maupun perairan dalam. “Yang paling menyedihkan, alat tangkap ikan, alat elektronik seperti komputer dan kompas serta tempat pengolahan ikan di kapal hasil tangkapan itu raib dijual pihak penangkap kapal dan oknum penegak hukum,” ucapnya. Sementara itu, Kajari Belawan Ranu Subroto, SH, ketika dikonfirmasi Jumat (28/9) melalui telepon selularnya terkait pelelangan kapal ikan asing sitaan negara itu tidak disahuti. (DP)

PDIP Sumut: Rakyat Jangan Dimarjinalkan Medan-andalas PDI Perjuangan Sumut memiliki kewajiban untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh korban ketidakadilan peristiwa 1965 dan 1966, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Panda Nababan dan Wakil Ketua H Eddi Rangkuti mengatakan, PDI Perjuangan akan membantu mereka, dengan memfasilitasi agar korban ketidakadilan peristiwa 1965 dan 1966 mendapatkan hak-hak mereka. "Tidak perlu lagi menangisi penderitaan masa lalu, karena sudah selesai. Saatnya sekarang untuk berjuang bersama-sama mendapatkan hak-hak korban ketidakadilan peristiwa 1965/1966," kata Panda dan Eddi Rangkuti, kepada wartawan di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Hayam Wuruk Medan, Minggu (30/9).

H Eddi Rangkuti Panda dan Eddi menegaskan, PDI Perjuangan tidak menginginkan rakyat menjadi sampah dan dimajinalkan, apalagi Komnas HAM sudah memutuskan, mereka merupakan korban ketidakadilan dari

peristiwa 1965/1966 yang hakhaknya harus diberikan. "PDI Perjuangan telah memperjuangkan mereka di DPR sampai ke Komnas HAM agar mereka mendapatkan hak-haknya. Mari

berjuang bersama-sama, perkuat barisan agar hak-hak tersebut dapat diperoleh korban ketidakadilan peristiwa 1965/1996,"ujarnya. Didampingi pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut lainnya, seperti Sekretaris HM Affan, Wakil Ketua Taufan Agung Ginting, Sarma Hutajulu, Wakil Sekretaris Soetarto dan Bendahara Meinarty Bangun, Panda Nababan menginstruksikan kepada seluruh DPC PDI-Perjuangan se-Sumut untuk merangkul rakyat yang tidak mendapatkan keadilan. Sementara itu, Wakil Ketua Komnas HAM Nurkholis mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM sejak 2008 hingga Juli 2012 terhadap peristiwa 1965/1966, disimpulkan adanya pelanggaran HAM atas peristiwa tersebut, yakni pembunuhan, penganiayaan, penghilangan orang, pemerkosaan dan perbudakan.

Analisis telah dilakukan di 6 wilayah, sebut Nurkholis, yakni di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, Pulau Kemarau Sumatera Selatan, Pulau Buruh Ambon, LP Pekambingan Denpasar, Maumere NTT dan Mocong Lue di Makasar. "Analisis 6 wilayah ini merupakan representasi di seluruh wilayah. Komnas HAM konsen pada peristiwa tersebut setelah 1 Oktober 1965. Komnas HAM menyampaikan seluruh dokumen penyelidikan kepada Kejagung untuk dilakukan penyidikan," kata Nurkholis. Sebelumnya, telah dilakukan pelantikan terhadap pengurus Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan (YPKP) Sumut di Aula Bung Karno DPD PDI Perjuangan Sumut. Yakni Sofyan Piliang sebagai Ketua, Maulana Syafi'i sebagai Sekretaris dihadiri Ketua Umum YPKP Pusat Bedjo Untung. (UJ)


Senin

MEDAN KITA

1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

3

API Kecam Oknum Polisi Halangi Tugas Wartawan Medan-andalas Aliansi Pers Indonesia (API) menyesalkan tindakan oknum polisi menghalang-halangi dan mencekik reporter tvOne Biro Medan, Bahana Situmorang, saat hendak meliput kegiatan haji di Asrama Haji Medan, Kamis (27/9) lalu.

Ketua Komisi D DPRD Medan:

Bongkar Semua Bangunan Bermasalah di K ota Medan Ko Medan-andalas Ketua Komisi D DPRD Medan Muslim Maksum meminta kepada Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan agar bertindak tegas terhadap semua bangunan di Kota Medan yang berdiri tanpa izin mendirikan bangunan (IMB) dan menyalahi aturan. “Harusnya tidak boleh ada kompromi, mestinya semua bangunan bermasalah seperti tidak memiliki IMB dan menyalahi aturan harus ditertibkan,” kata Muslim Maksum kepada wartawan di Medan, Minggu (30/9) guna menanggapi masih banyaknya bangunan bermasalah di Kota Medan. Muslim mengakui bahwa sampai saat ini masih cukup banyak bangunan yang menyalahi aturan, seperti tidak memiliki IMB, melanggar roilend, dan menyimpang dari IMB yang ada. Bahkan, ada juga bangunan yang berdiri di jalau hijau atau fasilitas umum seperti di atas parit dan lainnya. Bangunan yang berdiri tanpa IMB, lanjut Muslim, jalas menyalahi Peraturan Daerah (Perda) No 9 tahun 2002, yang tentunya bukan hanya merugikan pendapatan dari sektor retribusi IMB tetapi juga dapat melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan. “Untuk itu kita minta kepada Dinas TRTB Medan agar bersikap tegas menjalankan aturan yang ada, kalau ada bangunan yang berdiri tanpa IMB harus dibongkar. Sebab, bangunan yang berdiri tanpa IMB jelas akan merusak RTRW Kota Medan,” tegas Muslim. Memang Muslim tidak menampik kalau Dinas TRTB Medan sejauh ini telah mulai menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam penertiban bangunan-bangunan bermasalah di Kota Medan. Namun demikian, menurutnya, masih banyak juga bangunan yang lolos dari tindakan penrtiban. Bahkan, aparat Dinas TRTB terkesan masih takut kepada oknum-oknum yang selama ini terlibat melindungi bangunan-bangunan bermasalah di Kota Medan. “Harusnya tidak perlu ada yang ditakuti, demi menegakkan aturan, semua bangunan bermasalah harus dibongkar karena jelas jelas telah merugikan Pemko Medan sendiri,” tandasnya. Terkait bangunan yang terletak di Jalan Patimura simpang Jalan Mongonsidi yang diguga tidak memiliki IMB dan dibangun di atas jalur hijau, Muslim mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjutinya. Selain diduga tidak ada IMB, lahan bagunan berlantai tiga itu juga disebut-sebut milik Pemko Medan. “Kita akan menindaklanjuti infomasi tersebut dengan mengundang para pihak, di antaranya Dinas TRTB Medan dan pihak pengembangnya,” kata politisi PKS ini. (BEN)

"Insiden ini bisa menjadi preseden buruk bagi jurnalis di Medan, bahkan di tanah air. Kami sangat menyayangkan hal ini,” kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat API Drs MA Sidik Surbakti, Minggu (30/9). Menurut Sidik apa yang menimpa Bahana Situmorang, reporter tvOne, semestinya tidak perlu terjadi kalau oknum polisi yang bertugas di Asrama Haji Medan memahami tugas dan fungsi jurnalis. Tindakan kekerasan dan menghalang-halangi wartawan melaksanakan tugas jurnalistik bisa dikategorikan melanggar Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Pada pasal 18 undang-undang tersebut diatur, pihak yang melakukan tindakan yang berakibat menghambat dan menghalangi penerbitan sebuah berita dan tugas-tugas jurnalis, diancam hukuman dua tahun penjara dan denda Rp500 juta," jelas Sidik. Sidik meminta agar kasus ini segera direspon Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan dan pimpinan oknum polisi yang bersangkutan untuk diselesaikan secara arif. API, lanjut Sidik juga mendukung langkah korban mengadukan kasus kekerasan yang menimpanya ke Bidpropam Poldasu. Untuk itu API meminta agar Kapoldasu mau-

pun pimpinan satuan dari oknum anggota Dit Shabara Poldasu itu ditindak tegas. "Harus ada tindakan tegas terhadap oknum maupun pihak-pihak yang melanggar UU Pers yang telah menjamin dan melindungi kebebasan pers, sehingga kasus-kasus serupa jangan terjadi lagi terhadap jurnalis," ujarnya. Sekadar diketahui, insiden ini terjadi bermula ketika Brigadir Irvansyah yang menjaga pintu gerbang masuk Asrama Haji Medan berdebat dengan sejumlah kerabat calon haji yang ingin masuk menemui anggota keluarganya dilarang lantaran tidak memiliki ID Pass. Sayangnya pelarangan ini tidak berlaku merata karena sebagian keluarga calon haji diperkenankan masuk meski tidak memiliki ID Pass. Bahana yang melihat itu kemudian meliput peristiwa itu. Tetapi oknum polisi yang melihatnya marah. "Saya saat itu keluar gerbang untuk mengambil gambar. Tiba-tiba saya dimarahi sama dia

(Brigadir Irvansyah)," ujar Bahana. Tidak merasa bersalah Bahana mempertanyakan alasan dirinya dibentak tanpa alasan. Namun oknum polisi itu justru semakin emosi dan kemudian mencekik lehernya. "Sempat juga kami laga-laga dada. Tiba-tiba saya dicekiknya. Saat itu ada juga temannya (oknum polisi) dua orang," sebutnya usai membuat pengaduan ke polisi. Bahana mengaku saat melakukan peliputan, dirinya sudah membawa kartu pers termasuk kartu peliputan haji. "Saya meliput dengan ID card lengkap. Apa salah saya dan kenapa dia mencekik saya," ujarnya. Atas tindakan itu, Bahana melaporkan tindakan tersebut ke Bid Propam Polda Sumut dan sudah dimintai keterangan oleh petugas Propam. "Sudah saya ceritakan dengan penyidik Propam Polda tadi. Saya tidak senang dengan tindakan polisi yang menghalang-halangi tugas wartawan," ujarnya lagi. Bahana menuturkan, bahwa di-

rinya juga diarahkan ke pihak SPKT Polda Sumut untuk membuat penganduan pidananya. "Saya tadi juga diarahkan ke SPKT untuk membuat laporan pidananya. Kata petugas SPKT hari Senin laporannya keluar dan langsung ke Dit Reskrimum saja karena langsung diproses," bebernya. Terpisah, Direktur Direktorat Sabhara Polda Sumut Kombes Darman Sinuraya membantah bahwa anggotanya sengaja melakukan pencekikan. "Menurut keterangan anggota, itu hanya dorong-dorongan saja. Katanya dia (Bahana) memaksa masuk tanpa ID Card dan malah ngomong kasar lagi dengan anggota," ujar Darman dikonfirmasi via selulernya. Namun, lanjut Darman, dirinya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak Propam Polda Sumut. "Tapi, ya sudah. Biar saja Propam yang memprosesnya," tambah Darman. (GUS/BBS)

Kebiasaan Buruk Anggota DPRD Medan Menular ke PNS Medan-andalas Kebiasaan buruk para anggota DPRD Medan yang jarang ngantor tampaknya sudah menular kepada para PNS dan honorer di Sekretariat DPRD Medan. Buktinya, setiap kali anggota dewan tidak masuk kantor, para PNS juga tampak bermalas-malas dan tidak masuk kantor. Akibatnya, perilaku tidak terpuji para PNS dan honorer di Sekretariat DPRD Medan tersebut menjadi sorotan publik. Selain jarang masuk kantor, para PNS juga ikut menggunakan dana APBD untuk jalan-jalan ke luar daerah dengan alasan mendampingi kunjungan kerja anggota dewan. Bahkan, setiap kali anggota dewan melakukan kunjungan kerja, para PNS khususnya yang duduk di komisi-komisi turut berperan sebagai ‘calo’ dan ‘joki’ untuk mendapatkan surat perintah perjalanan dinas (SPPD). Sementara banyak tenaga honorer yang tidak difungsikan sehingga hanya menerima gaji buta. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, akhir pekan lalu, dari sejumlah PNS di Sekretariat DPRD Medan khususnya yang duduk se-

SENAMSENAM-Dari sekitar 80 orang jumlah PNS dan honorer di Sekretariat di DPRD Medan, tampak hanya 7 orang yang mengikuti senam kesegaran jasmani yang digelar pada Jumat (28/9) lalu. Anggaran untuk kegiatan senam tersebut bersumber dari APBD Kota Medan, sekitar Rp 50 juta per tahun. andalas/ist

bagai staf di komisi-komisi ada yang sampai 3 kali dalam sebulan berangkat ke luar daerah dengan alasan mendampingi anggota dewan. Sehingga kuat dugaan telah terjadi peyimpangan penggunaan anggaran perjalanan dinas di Sekretariat DPRD Medan. Persoalan penyimpangan penggunaan anggaran bukan di situ saja. Selama ini, beberapa orang yang terdaftar sebagai staf ahli pimpinan DPRD Medan dan staf ahli komisikomisi yang menerima gaji dari

APBD terkesan hanya menerima gaji buta. Pasalnya, kinerja oknum yang terdaftar sebagai staf ahli tersebut nihil dan terkesan hanya formalitas. Selain itu, bukti buruknya disiplin dan pemborosan anggaran yang dilakukan staf dan PNS di Sekretariat DPRD Medan juga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan senam kesegaran jasmani yang diprogramkan setiap hari Jumat. Program ini terkesan hanya menghabiskan anggaran karena senam tersebut tidak

berjalan maksimal. Seperti pelaksanaan senam pada Jumat (28/9) lalu, dari 50 orang jumlah PNS dan honorer di Sekretariat DPRD Medan, hanya 7 orang yang terlihat mengikuti kegiatan tersebut. Padahal, seluruh PNS dan honorer sudah dibekali pakaian dan sepatu olahraga. Bukan itu saja, biaya poding bagi PNS dan honorer berikut instruktur (guru senam) serta fasilitas lainnya telah ditanggung dalam APBD Kota Medan. Dalam setahun ang-

garan untuk kegiatan senam di Sekretariat DPRD Medan dianggarkan sekitar Rp50 juta. Untuk Perubahan APBD Kota Medan tahun anggaran 2012 yang baru saja disahkan, Sekretariat DPRD Medan mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp1,7 miliar lebih dengan alasan untuk kegiatan penyediaan jasa jaminan pemeliharaan kesehatan PNS. Anggota Komisi A DPRD Medan Ilhamsyah saat dimintai tanggapan terkait persoalan tersebut, meminta agar Sekretaris DPRD Medan (Sekwan) OK Zulfi dapat mengawasi bawahannya khususnya PNS yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah sampai 3 kali dalam sebulan. Sekwan juga dituntut harus mampu meningkatkan disiplin pegawai dalam menjalankan tugas-tugas kesekretariatan DPRD Medan. “Kita harapkan staf fokus dengan tugasnya, sebab sebagian fungsi mereka menunjang kinerja dewan. Begitu juga dengan kegiatan senam pagi harus dimanfaatkan dengan maksimal bukan hanya menghambur-hamburkan anggaran,” ujar Ilhamsyah. (BEN)

Ir Effendi Sianipar:

Polisi Bebaskan Dua War ta wan arta taw Tan pa anpa Syarat Medan-andalas Wartawan Metro 24 Jam dan Top Kota yang ditahan penyidik Reskrim Unit I Jahtanras Polresta Medan sejak Kamis (27/9) sore dalam dugaan kasus pemerasan, akhirnya dibebaskan tanpa syarat, Sabtu (29/9) sekira pukul 11.30 WIB. "Sudah kita bebaskan kare-

andalas/maguslim

UNJUK RASARASA-Ratusan jurnalis saat menggelar aksi unjuk rasa di Mapolresta Medan, Sabtu (29/9) menuntut pembebasan rekan mereka yang ditahan sejak Kamis (27/9). na sudah ada kesepakatan damai," kata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Medan Ko-

mpol Moch Yoris Marzuki SIK, sesaat membebasan dilakukan. Sebelum pembebasan dilakukan, ratusan wartawan dari berbagai media di Kota Medan melakukan aksi solidaritas di Mapolresta Medan, menuntut agar kedua wartawan yang tak

terbukti melakukan pemerasan seperti yang dituduhkan pihak RS Wahyu itu dibebaskan. "Kedua rekan kami saat itu hanya diminta datang hanya untuk menyaksikan perdamaian antara pihak rumah sakit dengan pihak LSM bukan untuk melakukan pemerasan, mengapa kok ditangkap. Bebaskan kedua rekan kami sekarang juga tanpa syarat," kata Iksan, salah seorang anggota aksi. Menyikapi hal itu, Kasat Reskrim Polresta, Kompol Moch Yoris Marzuki SIK, mengaku penangkapan yang dilakukan pihaknya sesuai prosedural serta adanya laporan pemerasaan dari RS Wahyu. Dia juga mengatakan, ada aturan hukum yang berlaku untuk membebaskan kedua wartawan yang ditahan. "Tak mungkin kita bebaskan begitu saja. Kita mengikuti aturan hukum yang berlaku. Jika saya salah maka saya siap dicopot," ucapnya mengakhiri. Setelah terjadi dialog beberapa saat, akhirnya kedua wartawan dibebaskan tanpa syarat. (HER/ACO)

Soal Konflik Tanah, Pemerintah Jangan Sembunyikan Kebenaran Medan-andalas Politisi dan kader PDI Perjuangan Ir Effendi Sianipar menyatakan setuju dengan tuntutan para petani beberapa hari lalu di Medan, bahwa Pemprov Sumut harus dapat menyelesaikan berbagai kasus tanah yang cukup banyak dan belum dituntaskan dalam jangka waktu yang lama. Meski diakuinya memang sulit, dia yakin bahwa masalahmasalah tanah sebenarnya bisa diselesaikan, kalau ada keinginan serius dari pihak berwenang. "Yang ingin saya katakan, supaya pemerintah mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, tidak menyembunyikan kebenaran soal statusstatus tanah yang jadi sengketa. Sebab menurut logika saya, agak mengherankan kalau sebuah negara yang lengkap dengan perangkat pemerintahan

mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota serta institusi-institusi terkait, tidak mampu menyelesaikan masalah tanah," kata Ketua Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan DPP PDI Perjuangan ini, Minggu (30/ 9), menjawab pertanyaan wartawan seputar konflik tanah yang tak kunjung selesai di Sumut. Dia mengatakan, bahwa penyelesaian kasus tanah dengan cara objektif sangat dibutuhkan untuk memberikan kepastian dalam penegakan hukum serta membuka peluang pemanfaatan lahan bagi petani dalam meningkatkan kesejahteraannya. "Intinya supaya pemerintah bisa dengan tegas meletakkan dan menyelesaikan persoalan secara objektif. Pemerintah harus jeli melihat akar konflik. Perusahaan yang memang sudah punya alas hak jangan sampai dirugikan. Tapi sebaliknya, rakyat yang masih punya alas hak juga jangan dipersulit atau diintimidasi," katanya. "Tentu saja kita kasihan kalau sebuah perusahaan yang sudah memiliki segala persyaratan yang dibutuhkan untuk mengelola sebuah lahan, harus berhadapan dengan rakyat, yang bisa saja dimanfaatkan oknum tertentu. Tapi kita juga kasihan, kalau rakyat yang sudah memiliki lahan secara turun-temurun lengkap dengan berkas-berkasnya, tiba-tiba harus kehilangan warisannya itu karena berhadapan dengan kekuatan yang tidak bisa mereka tandingi. Maka seperti yang saya katakan di atas, di sinilah peran pemerintah, agar bisa bersikap objektif dan tidak menyimpan kebenaran dengan alasan apa pun," papar Ef-

Ir Effendi Sianipar fendi Sianipar. Effendi Sianipar berharap agar pemerintah punya kebijakan yang arif dan bijaksana terkait masalahmasalah tanah. Dan yang paling utama, menurutnya, rakyat jangan sampai terintimidasi dan merasa tertindas karena persoalan-persoalan tanah. “Sepanjang yang saya lihat, di Medan, Asahan, Batu Bara, Tapsel, Madina, dan mungkin daerah-daerah lain di Sumatera Utara, salah satu masalah penting adalah soal kepemilikan tanah, baik itu lahan pertanian, perkebunan, dan lainnya,” katanya. Pada kesempatan itu, Effendi Sianipar juga menyatakan dukungan terhadap upaya-upaya masyarakat yang giat mengolah lahan-lahan tidur, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang ada. Sebab, menurutnya, dengan bersedianya masyarakat mengolah lahan tidur, sebenarnya itu sudah turut membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Sebagaimana diketahui, aksi-aksi unjuk rasa terkait masalah tanah kerap terjadi di Sumatera Utara. Terakhir pada Senin, 24 September lalu, ratusan petani (Komite Tani Menggugat) menuntut Pemprov Sumut menyelesaikan berbagai sengketa tanah yang banyak terjadi di daerah Sumut. (GUS)


HUKUM KRIMINAL

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

4

Hindari Kakek Bersepeda

Truk Pengangkut Pasir Terbalik Pangkalan Brandan-andalas Truk BK 9016 MN yang mengangkut pasir terbalik di Jalan Thamrin Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Minggu (30/9) sekira pulul 05.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Keterangan diperoleh andalas menyebutkan, sebelum truk naas itu terbalik, sopir melihat seorang pria setengah baya tengah mengendrai sepeda. Sopir truk yang melaju ke arah Pangkalansusu begitu melihat kakek tersebut langsung terkejut dan berusaha mem-

banting setir ke kiri. Namun usaha sang sopir truk yang berusaha menghindari kakek bersepeda itu tak membuahkan hasil. Truknya terbalik ke parit. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, truk yang terbalik itu belum diangkat. Pihak Lantas Polsek Pangkalanbrandan saat dikonfirmasi andalas, Minggu (30/ 9), membenarkan kejadian itu. Polisi sedang menghubungi pihak mobil derek untuk keperluan membantu mengevakuasi truk yang terbalik di kawasan Jalan Thamrin itu. (DIN)

TERBALIK – Satu unik truk mengangkut pasir yang terbalik di kawasan Jalan Thamrin Pangkalanbrandan, Kabupaten Langkat. andalas/ badruddin

Pemancing Ikan Tewas Terperosok ke Lubang Belawan-andalas Nasib malang menimpa Sumardi (50) warga Jalan Kaswari Gang Sosial, Medan Sunggal. Pemacing ikan tersebut meregang nyawa setelah sepeda motor vespa yang dikendarainya terperosok ke dalam lubang galian kawasan di Seruwei, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (30/9). Informasi diperoleh, sebelum kejadian korban dengan mengendarai sepeda motor vespanya bermaksud memancing ikan di kolam Seruwei. Saat melintas di jalan itu, tiba-tiba sepeda motor vespa BK 4183 DN yang dikendarainya terperosok ke lubang galian sedalam lebih kurang 2 meter. Warga yang melihat kejadian itu langsung mencoba mem-

berikan pertolongan kepada korban. Sejumlah warga mengevakuasi korban dari lubang galian itu. Namun setelah berhasil diangkat, ternyata korban telah meninggal dunia. Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan. Menerima informasi itu, polisi lalu turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di TKP, polisi lalu memasang garis polisi (police line). Setelah melakukan serangkaian menyelidikan, polisi lalu mengevakuasi korban ke RS Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan AKP Pahala Manurung ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya membenarkan kejadian itu. (DP)

Pelaku Penganiayaan Bebas Berkeliaran Polresta Tanjung Balai Terkesan Lamban Tanjung Balai-andalas Polres Tanjung Balai dinilai lamban dalam menindak lanjuti laporan penganiayaan penganiayaan, Ismail Nasution (30) warga Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso. Hingga kasus tersebut dilaporkan dan diterima sesuai dengan laporan polisi No Pol LP/239/IX/SU/RES TG BALAI tanggal 20 September 2012, hingga kini pelakunya diduga karyawan di salah satu showroom motor di Tanjung Balai belum ditangkap. Menurut salah seorang aktivis pemerhati sosial masyarakat marginal Kota Tanjung Balai, Taufik Akbar Nasution, lambannya kinerja aparat kepolisian menangkap pelaku, diduga menerima "upeti" dari pihak perusahaan. Sebab menurut informasi, pelaku penganiyaan merupakan kerabat pengusaha showroom yang memiliki hubungan erat dengan pe-

jabat di jajaran Polres Tanjung Balai. Disamping itu, lambannya proses penangkapan terhadap pelaku karena diduga ada keterlibatan oknum polisi yang bertugas sebagai pengamanan showroom itu. Oknum tersebut disebut-sebut berada di TKP namun terkesan melakukan pembiaran terhadap pelaku. "Sangat disayangkan, padahal aksi pemukulan yang dilakukan karyawan UD Panca Surya itu disaksikan langsung oleh oknum polisi berinisial A namun oknum polisi tersebut terkesan melakukan pembiaran tanpa tindakan selayaknya penegak hukum" kata Taufik. Untuk itu Taufik meminta kepada Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro agar segera memerintahkan Kapolresta Tanjung Balai AKBP Edward P Sirait beserta jajarannya untuk segera menangkap pelaku penganiyaan dan menindak tegas oknum polisi itu. (FN)

Mahasiswa Darma Agung Dikelewang Geng Motor Sepeda Motor Korban Dibawa Kabur Pelaku Medan-andalas Seorang mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA), Yanto Panjaitan (18) menjadi korban keganasan anggota geng motor saat melintas di Jalan Cemara tepatnya dekat jembatan layang, Brayan, Sabtu (29/9) 04.00. Warga Perumahan Perhubungan Indah, Kampung Kolam, Percut Seituan ini diklewang dan sepeda motornya dilarikan. Beruntung, pria yang akrab disapa Yanto ini selamat setelah melompat tak jauh dari Jembatan Layang, Brayan dan menaiki betor lalu menuju rumah sakit Imelda, Jalan Bilal atas luka ditangan kiri serta kepala sebanyak 7 jahitan. Menurut Yanto saat di Polsek Medan Timur mengatakan, kejadian itu berawal dirinya bersama dua orang temannya Agustinus (18) dan Pratama (18) berkunjung ke kos kawannya di Jalan Pancing. Karena sudah menjelang pagi, ketiga remaja ini berencana hendak mengisi bensin sepeda motornya. Sebanyak dua sepeda motor, mereka pun berjalan melintas di Jalan Cemara. Saat berada dijembatan layang, Brayan. Yanto yang posisi di depan, tiba-tiba dihadang pengendara sepeda motor ninja hijau lalu mengacungkan sebilah klewang ke wajahnya. Sontak membuat mahasiswa jurusan tehnik mesin ini menghentikan laju sepeda

motor jenis Vixion warna putih BK 6088 ADB. Melihat korban berhenti, pelaku yang duduk dibongcengan sepeda motor ninja ini langsung melayangkan klewang ke kepala Yanto. "Gitu dilayangkan aku tangkis, dilayangkan sekali lagi kena kepala aku. Aku langsung lari, lompat dari jembatan layang pas mau naikkan itu," ucapnya saat di depan piket Polsek Medan Timur. Berhasil menyelamatkan dirinya, parbetor yang melintas lalu membawa pria be-

rambut ikal ini ke rumah sakit Imelda Jalan Bilal. Namun, atas kejadian itu sepeda motor yang baru sebulan dikreditnya berhasil dibawa anggota geng motor tersebut. "Mereka ada 4 sepeda motor, boncengan semua. Yang pegang klewang ciri-ciri tinggi sedang, sebaya-sebaya aku pun," sambungnya. Menurutnya, kedua temannya melihat dirinya dipepet oleh anggota geng motor langsung melarikan diri.

"Kawan aku kan dibelakang, aku didepan. Mereka satu kereta boncengan, gitu aku dihadang mereka langsung putar keretanya kabur," ucapnya. Atas kejadian itu, Yanto mengalami luka koyak dikepala dan dijahit sebanyak 7 jahitan serta luka sabetan ditangan kirinya. "Tangan aku kena pas nangkis klewangnya," katanya pria yang memakai tas sandang ini.

Sementara itu, ibu korban Boru Simamora mengatakan dirinya mengetahui anaknya telah berada di rumah sakit setelah dihubungi. "Saya taunya ditelepon rumah sakit, kesana lah saya lihatnya," ucap ibu beranak lima ini. Kesal anak kedua dari lima bersaudaranya ini diklewang bahkan sepeda motornya diambil, Boru Simamora bersama Yanto mendatangi Polsek Medan Timur guna

membuat laporan atas kejadian tersebut yang kini masih dalam penyelidikan petugas. Kanit Reskrim Medan Timur, AKP Ridwan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih memintai keterangan korban untuk memburu kawanan geng motor tersebut. "Kita terima dulu laporannya, baru kita proses untuk menangkap pelakunya," tandas perwira tiga balok emas dipundaknya. (ACO)

Motor Karyawan PTPN III Diembat Maling Galang-andalas Sepeda motor Yamaha Jupiter BK 6878 OT milik Bobby Nuna Yugita, karyawan di Distrik Serdang II PTPN III Sei Karang, raib dari halaman rumah dinasnya di Desa Sei Karang, Galang, Sabtu(29/9) sekira pukul 14.30 WIB.

Raibnya sepeda motor diketahui korban ketika ia hendak kembali ke kantornya dan mendapatkan sepeda motor yang diparkirkan di teras rumah dinasnya tidak lagi berada di tempat. Atas kejadian itu, Bobby langsung membuat laporan

pengaduan ke Polsek Galang dengan surat tanpa penerima laporan nomor Pol : STPL/ 232/IX/SU/2012/Res-DS/ Sek.Galang yang diterima oleh Aipda Darmawan Adi. Kapolsek Galang AKP Wahyudin saat dikonfirmasi andalas terkait hilangnya

sepeda motor milik Bobby mengatakan akan menindaklanjuti laporan korban. “Laporan korban sudah kita terima dan segera kita tindaklanjuti, dan nanti akan kita jelaskan di Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP),�terangWahyudin.(BOB)

Motif Pembunuhan Mantan PNS Kodam Murni Perampokan Teka-teki kasus pembunuhan mantan pegawai negeri sipil (PNS) Puskopad A Dam I/BB, Azuar (67) di rumahnya Pasar 6, Jalan Rahayu Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (28/9) lalu, terungkap sudah.

A

zuar ternyata dibunuh dua orang pemuda yang ia kenal. Terungkapnya hal tersebut

setelah petugas gabungan Sat Reskrim Polresta Medan dan Polsek Percut Seituan berhasil menangkap seorang dari

dua pelaku. Tersangka Dedi Syahputra dicokok polisi saat hendak kabur menggunakan sampan menuju rumah pacarnya di Desa Sicanggang, Kabupaten Langkat, beberapa saat setelah kejadian. Kapolsek Percut Seituan, Kompol Maringan Simanjuntak ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa motif pembunuhan itu murni perampokan. Saat ditangkap dari tersangka disita barang bukti satu unit sepeda motor beserta STNK, serta satu unit mesin genset, dompet dan KTA milik korban, Azuar. "Sejauh ini kasus tersebut murni perampokan. Antara pelaku dan korban saling kenal. Menurut keterangan saksi yang telah kita periksa, seminggu sebelum kejadian, tersangka Dedi ada menggajak saksi untuk merampok di rumah korban. Tapi saksi menolak. Dalam kasus ini kami masih memburu seorang lagi terduga pelaku,� kata Maringan. Maringan menambahkan, kasus tersebut diketahui setelah istri korban Susilawati

ditemukan sekarat bersimbah darah di pinggir parit, tak jauh dari rumahnya. Kondisi kepalanya koyak dan berdarah. Sementara itu di Mapolsek Percut Seituan tersangka Menurut Dedi mengaku aksi perampokan itu telah mereka rencanakan dengan temannya Andre. Saat menjalan aksinya mereka terlebih dahulu pelaku mencabut bola lampu teras rumah korban yang dialiri listrik dengan tenaga genset. Tak berapa lama, Azuar, keluar dari rumahnya. Korban berniat mencari tahu kenapa lampu teras rumahnya mati. Begitu korban keluar, tersangka Dedi langsung menghantamkan parang yang

telah disiapkan ke kepala Azuar. Seketika itu koran terkapar bersimbah darah. Melihat korbannya terkapar, pelaku lalu membenamkan wajah korban ke pasir yang ada di pan rumah itu. Tak hanya sampai di situ, pelaku bahkan mengikat tangan korban. Setelah itu, teman tersangka, Andre masuk ke dalam rumah korban. Dari dalam rumah, Andre menganiaya Susilawati, istri korban. Usai melumpuhkan pasutri itu, kedua pelaku membawa kabur sepeda motor Suzuki Smash BK 6325 KI beserta STNK atas nama Susilawati serta satu unit mesin genset. Bukan itu saja, tersangka juga melarikan dompet korban dari dalam kamar yang berisi uang Rp250 ribu. (HER/ACO)


HUKUM KRIMINAL

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

Minyak Mentah Ilegal Terbakar, Mobil dan Rumah Hangus Pangkalan Brandan-andalas Sedikitnya 50 jerigen crude oil (minyak mentah) diduga hasil eksplorasi ilegal terbakar di Bukit 1 Paya Galong Desa securai Utara, Kecamatan Babalan Langkat. Akibatnya, unit unit mobil Suzuki Carry BK 8694 BY yang digunakan mengakut minyak tersebut hangus dan satu unit rumah warga musnah terbakar. Menurut warga, peristiwa itu terjadi dua hari lalu. Saat itu hujan lebat, minyak mentah yang diangkut mobil sedang menanjak di kawasan perbukitan dan terjadi kebakaran. Kobaran api yang menjalar ke pemukiman warga di bawah bukit langsung "menjilat" rumah milik Wakidi (50). Meski tak mengakibatkan korban jiwa, namun api melululantahkan rumah Wakidi. Penambangan minyak mentah secara ilegal di kawasan Desa Telaga Said itu dilaporkan telah meresahkan. Hasil penam-

bangan liar minyak mentah itu bisa mencapai 70 ton per hari atau sekitar 444 barrel, dan keterangan ini pernah disampaikan Kepala Layanan Operasi (KLO) PT Pertamina EP Field Pangkalansusu, Daniel Munthe kepada andalas beberapa waktu yang lalu. Akibat penambangan minyak secara liar ini, pertamina jelas dirugikan karena tidak dapat melakukan eksplorasi di daerah itu. Anggapan masyarakat BBM jenis premium, solar dan minyak tanah yang disuling dan dipasarkan di tengah masyarakat merupakan hasil produksi migas yang resmi dari perusahaan, padahal minyak tersebut hasil penyulingan minyak liar yang dilakukan warga yang tidak standart. Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Zainuddin Lubis saat dikonfirmasi andalas melalui telepon selulernya mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan sebab terjadinya kebakaran itu. (DIN)

IPW Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Polri Jakarta-andalas Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan tiga kasus korupsi dan hibah yang total jumlahnya ratusan miliar di lingkungan lembaga pendidikan Polri. "Ketiga kasus tersebut adalah dugaan korupsi di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim) Lembang, kasus hibah di Akademi Kepolisian (Akpol) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane di Jakarta, Minggu (30/9). Kasus di Lembang menyangkut pembangunan Gedung DRC (Disaster Recovery Centre) seharga Rp139 miliar yang merupakan proyek Divisi Information Technology (IT) dan Assisten Sarpras Polri di Sespim Lembang, katanya. "Bangunannya terdiri dari tiga lantai senilai Rp14 miliar dan IT senilai Rp125 miliar. Biaya ini dinilai terlalu besar dan diduga terjadi 'mark up'," kata Neta. Selain itu, Gedung DRC seharusnya dibangun di daerah bebas gempa. Polri sendiri sebenarnya belum perlu membangun Gedung DRC, tapi yang terjadi DRC dibangun di halaman dalam Sespim yang rawan gempa karena bagian dari kawasan sesar Lembang, katanya. "Akibat berbagai kejanggalan itu sampai saat ini Kapolri

belum mau meresmikan proyek yang sudah selesai tahun 2011 tersebut," kata Neta. Diduga proyek DRC adalah korupsi terstruktur sehingga KPK harus mengusutnya, tapi mengapa semua malah diam, katanya. "Selain itu KPK perlu mengusut rencana pembangunan Dormitory Paramartha di Akpol, yang menggunakan dana hampir Rp60 miliar yang dimintakan dari beberapa pengusaha. KPK harus mengusut secara jelas siapa saja pengusaha yang menyumbang karena sumbangan itu disebut-sebut sebagai hibah dan hingga kini proyeknya tidak berjalan," kata Neta. Kasus hibah juga terjadi di STIK. Seorang pengusaha berinisial SU memberi hibah Rp7 miliar untuk memperbaiki lapangan lari di STIK. KPK harus mengusutnya, apakah hibah ini kompensasi dari kasus SU di Tangerang atau ada indikasi pencucian uang, yang jelas hingga kini kasus SU tidak kunjung ke pengadilan, kata Ketua. "Jika kasus ini terjadi tentu bertolak belakang dengan Pin Anti-KKN yang digunakan anggota Polri. Untuk itu KPK perlu menyadap telepon genggam para pejabat kepolisian, terutama yang terlibat di dalam kasus ini. IPW juga sudah melaporkan kasus ini ke KPK," kata Neta. (ANT) andalas/rizki mulya

PENERTIBAN STIKER TNI– Seorang Anggota Polisi Militer yang menggelar razia penertiban stiker dan atribut TNI di Jalan T Amir Hamzah, Medan bebera waktu lalu memperlihatkan stiker TNI yang di tempel di plat BK sepeda motor waga sipil. Untuk stiker itu dilepas.

5

andalas/budi zulkifli

SAFARI JUMAT – Kapolres Langkat, AKBP Leonardus Erik Bhismo SIK SH didampingi Wakapolres Kompol Safwan Khayat dan sejumlah satfnya menyampaikan sambutannya pada kegiatan safari jumat, di Masjid Subulassalam Dusun I Emplasmen, Desa Perkebunan Cinta Raja, Kecamatan Secanggang.

Secanggang Bisa Jadi Tempat Persembunyian Teroris Secanggang- andalas Tim safari jumat Polres Langkat masuk ke wilayah Kecamatan Secanggang untuk menyampaikan pesan dan informasi serta rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh kepolisian di wilayah hukum Polres Langkat. Tim yang dipimpin langsung oleh Kapolres Langkat AKBP Leonardus Erik Bhismo, SIK SH

itu disambut oleh Kapolsek Secanggang AKP Budiman KaroKaro dan langsung menuju ke Masjid Subulassalam Dusun I Emplasmen, Desa Perkebunan Cinta Raja, Kecamatan Secanggang. Dalam sambutannya Kapolres Langkat AKBP Leonardus Eric Bhismo mengatakan bahwa pihaknya telah memprogramkan safari jumat dan berkantor di PolsekPolsek guna menjalin dan membina kemitraan polisi dan masyarakat, terutama untuk menjaga kamtibmas. "Saya tahu Kecamatan Secanggang ini secara umum relatif aman

dan kondusif. Namun, biar bagaimana pun juga kita harus tetap waspada dan siaga, karena teroris itu bisa berada di mana saja untuk merencanakan kegiatan teror. Jadi, ya tidak terkecuali di Kecamatan Secanggang ini," ujar Eric Bhismo dihadapan jamaah salat jumat. Jadi, ya bisa Secanggang menjadi basis perencanaan dan persembunyian teroris. Buktinya, beberapa waktu yang lalu kita juga sudah dikejutkan dengan penangkapan terduga anggota jaringan teroris yang bertugas menyediakan rumah di Pangkalan Susu.

Faktor pendukungnya adalah situasi dan kondisi yang tenang dan sepi. Kemudian sarana dan prasarana transportasi yang lancar, baik melalui darat maupun laut. Untuk itu, guna memantau secara dini diharapkan agar masyarakat dapat membantu polisi, apabila ada orang yang dicurigai untuk segera melapor ke polsek terdekat. Untuk selanjutnya masyarakat juga dapat mengantisipasi dengan mengaktifkan siskamling, musyawarah warga dan gotong royong serta kegiatan sosial lainnya. Lebih lanjut, Eric pun mengingatkan bahwa yang dibencinya

di dunia ini ada 2 yaitu judi dan narkoba. Karena itu, dia tidak segan-segan untuk menindak apabila ada di dapati perjudian dan narkoba siapapun pelakunya. Seusai salat jumat, Wakapolres Langkat Kompol Safwan Hayat SH M.Hum juga menyampaikan kasus-kasus yang ditangani Polres Langkat sepanjang Januari-September yaitu 117 kasus perjudian, 81 kasus narkoba dan 37 kasus susila. Selain itu, dia juga melaporkan tentang angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 386 dengan jumlah korban 81 orang meninggal dunia. (BD)

Kejatisu Minta Raja Anita Penuhi Panggilan Penyidik Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara meminta Raja Anita, tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara APBD 2009,2010 dan 2011 segera memenuhi panggilan guna diperiksa, terkait informasi yang hendak diperoleh dari yang bersangkutan dalam penyidikan kasus korupsi tersebut. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu, Marcos Simare-

mare kepada andalas merasa yakin, Raja Anita memiliki itikad baik untuk mau datang ke Kejatisu dan memberikan keterangan. Pasalnya, Raja Anita hingga kini masih enggan memenuhi panggilan, walaupun diketahu posisinya masih di Medan. “Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu) telah mengetahui lokasi persembunyian saksi Bansos Raja Anita yang di duga melarikan diri dari rumah dan dinas tempatnya be-

kerja di Pemprovsu. Raja Anita, salah satu tersangka kasus perkara dugaan korupsi anggaran dana bansos tahun anggaran 2010, dinilai tidak kooperatif bahkan menghindari pemeriksaan,� kata Kasi Penkum Marcos Simaremare, Minggu (30/9). Ditegaskannya saat ini tim yag bertugas memburu Raja Anita sudah mengetahui keberadaan sejak beberapa hari lalu, namun saat dilakukan proses penangkapan tersangka berhasil melarikan diri.

Namun demikian tim dalam waktu dekat berhasil meringkus sang buronan tersebut. Bahkan Jurubicara Kejatisu ini membeberkan bahwa sang koruptor ini masih berada Di Indonesia, namun kalau mengenai wilayah mana apakah masih di Pulau Sumatra atau diluar Pulau Sumatra, Marcos hanya mengatakan masih rahasia demi kepentingan penyidikan. Lebih lanjut marcos menambahkan pihaknya juga akan menyelidik

orang dibalik suksesnya pelarian raja anita. Seperti diberitakan sebelumnya, salah seorang tersangka kasus korupsi anggaran bansos tahun anggaran 2010 raja anita melarikan diri dari tim penyidik pidana khsus kejatisu. Ini diketahui setelah tim penyidik berkali2 melakukan pemanggilan namun tersangka tidak pernah hadir, terakhir saat tim menyambangi kantornya di Pemprovsu, tersangka juga tidak lagi masuk kerja. (FEL)

Sopir Angkot Pamer Alat Vitalnya ke Penumpang Wanita Perempuan 24 tahun ini kaget bukan kepalang. Ketika dia sedang menumpang Mikrolet M42, sopir memamerkan 'burung'nya. Tidak terima dengan tindak asusila itu, perempuan tersebut melaporkan sopir bejat berinisial BWK ke polisi.

Peristiwa itu terjadi saat korban menumpang angkot M42 jurusan Ragunan-Mampang menuju rumahnya pada pukul 10.00 WIB, Minggu (30/9). Saat dia menaiki angkot itu, penumpang cukup banyak. Namun, saat angkot sedang melintas di Jalan Tegal Parang, Mampang, Jaksel, tinggal korban yang berada di bagian belakang angkot bersama sopir yang duduk di depan.

"Pas saya sendiri, si sopir suruh saya pindah ke sebelahnya. Saya tidak pikir macam-macam, soalnya sering naik angkot itu," ucap korban saat membuat laporan di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Minggu (30/9). Setelah korban pindah ke depan, sopir cabul itu langsung membuka resleting celananya dan memamerkan alat kelaminnya. Kontan perempuan itu terkejut

melihat ulah sopir berusia 50 tahun tersebut. "Saya langsung turun karena jijik, terus saya lapor keluarga saya," ujarnya. Keluarga tidak terima dengan perlakuan BWK. Karena korban sudah menghafal ciri-ciri angkot yang disetiri sopir cabul itu, dia bersama ayahnya menunggu angkot yang biasa melintas di depan rumahnya, Jalan Tegal Parang. "Sekitar pukul 11.00 WIB

kita lihat angkot itu. Terus sama ayah dan teman-teman ayah dia langsung ditarik lalu kita bawa ke Polres," jelasnya. Saat menjalani pemeriksaan, sopir mesum itu mengaku iseng dan sempat menangis di hadapan para penyidik. Hingga pukul 16.00 WIB, sopir tersebut masih masih menjalani pemeriksaan. Kasus ini memperpanjang kasus pelecehan seksual yang terjadi di angkutan umum.(DTC)


RAGAM

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

6

Pekerjaan Air Bersih Jangan Asal Jadi Pakpak Bharat-andalas Masyarakat Singgabur mengharapkan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari - hari. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang telah memberikan perhatian serius dalam pengadaan proyek pengerjaan air bersih

yang dananya mencapai ratusan juta rupiah tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan dan dirasakan masyarakat. Menurut Tumangger,salah seorang warga Warga Kuta Kersik Desa Singgabur kepada andalas, kemarin, masyarakat di Kecamatan STTU Julu khusus

Urumerah benar-benar mengharapkan ketersediaan air bersih itu dapat dirasakan warga. '' Jadi kami harapkan, jangan hanya jadi proyek pembangunan sarana air bersih, tetapi air bersihnya tidak pernah dinikmati warga,''krtitik Tumangger. (WES)

Pembangunan Irigasi Lae Garut Minta Dilanjutkan andalas/badruddin

TIMBUN KEMBALI KEMBALI- Anggota KTRS bergotong royong melakukan penimbunan kembali badan jalan yang putus agar kembali dapat dilalui untuk mengangkut hasil panen petani.

Jalan Putus, 580 Ton TBS Membusuk Besitang- andalas Ratusan warga Kelompok Tani Rajiman Silalahi (KTRS) terpaksa turun untuk memperbaiki empat ruas jalan putus yang diduga dilakukan oknum aparat dengan menggunakan ekcavator di Dusun Pardomuan Nauli Desa Bukitmas Kec Besitang, Sabtu (29/9).

Ketua kelompok tani, Rajiman Silalahi saat di temui Andalas di lapangan mengatakan sejak akses jalan diputus, warga tidak dapat mengeluarkan hasil panen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit selama bulan. ''Akibat kejadian ini, sekitar 580 ton Tanda Buah Segar TBS) yang telah dipanen membusuk karena tidak dapat dipasarkan," ujar Rajiman Silalahi. Menurut Silalahi, peristiwa putus ruas jalan tersebut telah dilaporkan ke Pangdam I/BB, POM TNI-AD di Jalan Sena, Medan, Polres

Langkat, dan Bupati Langkat. Dikesempatan itu, Ia meminta kepada pemerintah untuk menyelesaikan areal kebun milik KTRS yang diklaim organisasi tertentu. Dijelaskannya, dari 339 hektare (Ha) lahan baru ,104 Ha memiliki sertifikat hak milik (SHM) yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tingkat I Sumut. Sedang kan sisa lahan lainnya masih berstatus SK Bupati Langkat. Menurutnya, usaha yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini sejak tahun 1997 memiliki dasar alas hak yang sah dan legalitasnya dilindungan UU sehingga tidak ada dasar bagi pihak mana pun termasuk dari organisasi manapun yang mengklaimnya. Rajiman sangat kecewa terhadap pemerintah yang selama ini dirasakan kurang serius melindungi hak rakyat. Yusrizal, salah seorang petani kepada Andalas mengatakan, pemutusan badan jalan itu membuat petani menderita. "Sudah hampir dua bulan ini kami bekerja tanpa hasil, sebab TBS yang kami panen tidak dapat dipasarkan,''katanya. (DIN)

Warga Kuta Kersik Singgabur Harapkan Jalan Diaspal Pakpak Bharat-andalas Warga Kuta Kersik Desa Singgabur Kecamatan STTU Julu sangat mengharapkan perbaikan jalan menuju di Desa tersebut. Pantauan wartawan dilapangan, kondisi jalan yang kini telah kupak-kapik dan gorong-gorong yang telah amblas, sehingga menggangu akses warga untuk beraktivitas. Selain menjadi jalan utama warga desa kuta kersik, jalan tersebut juga menjadi jalan warga

menuju gereja GKPPD yang berada tepat di ujung jalan tersebut. ''Kami sangat mengharapkan perbaikan gorong-gorong yang amblas dan pengaspalan jalan. Jalan ini merupakan akses utama, untuk itu kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk segera memperbaikinya,'' kata M Padang, salah seorang warga Kuta kersik. (WES)

Partai Buruh Daftar ke KPU Tapteng Tapteng-andalas Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tapanuli Tengah (Tapteng) Partai Buruh mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapteng, Sabtu (29/9). Sesuai ketentuan yang dibuat KPU untuk verifikasi selanjutnya sudah dipenuhi Partai Buruh Tapteng, selanjutnya menunggu verifikasi guna ikut serta dalam Pemilihan Umum (Pemilu), pada 9 April 2014. Demikian disampaikan Ketua DPC Partai Buruh, Japitonggam Samosir didampingi Sekretarisnya Rihat Marbun di Pandan Tapteng usai mendaftarkan partainya ke KPU setempat, Sabtu (29/9). Menurut Japitonggam, Partai Buruh akan besar di Tapteng karena masyarakatnya

mayoritas bekerja sebagai buruh tani,buruh nelayan, buruh industri, buruh jasa tentu akan memilih Partai Buruh untuk memperjuangkan kesejahteraannya. Partai Buruh komit membantu kaum proletar sebagai ikon yang digambarkan Jenderal Sudirman sebagai pahlawan dan pejuang buruh dan sangat pro kepada kaum buruh serta sangat mengagumi bila buruh itu sejahtera baik lahir maupun batinnya, tambah Japitonggam. "Kami pengurus DPC Tapteng akan sunguh-sunguh mengembangkan Partai Buruh menjadi besar sesuai amanah masyarakat Tapteng yang mayoritas kaum buruh," katanya. (DP)

Pakpak Bharat-andalas Masyarakat Pakpak Bharat sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat,untuk segera melanjutkan pembangunan irigasi Lae Garut yang melintasi 6 Desa dan 3 Kecamatan. ''Pemerintah Pakpak Bharat diminta segera melakukan pembangunan lanjutan irigasi Lae Garut, karena pem-

bangunan irigasi itu sangat dibutuhkan agar ketersediaan air dapat terjaga untuk mengairi sawah para petani,''kata E Berutu warga Singgabur, salah seorang warga kepada wartawan, Sabtu(29/9). Menurutnya, petani di Desa Singgabur sangat menantikan pembangunan irigasi tersebut untuk mengairi lahan saat ini sudah beralih fungsi akibat air

tidak cukup. ''Kami lebih memilih menanam padi sawah dari pada padi darat, karena selain cara bekerjanya yang lebih mudah dan hasil yang kami dapatkan juga lebih banyak. Jadi kami minta Bapak Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA agar melanjutkan pembangunan irigasi lae garut.pinta Berutu.(WES) andalas/badruddin

BERI BANTUAN BANTUANKetua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat Nyonya Nurhaida Ngogesa Sitepu SH saat menyerahkan bantuan perlengkapan pendidikan untuk anakanak panti asuhan Darul Yatama P Brandan.

Tim Penggerak PKK Langkat

Bantu Perlengkapan Pendidikan Anak-anak Panti Asuhan Babalan-andalas Dalam rangka memaknai peringatan Hari Anak Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat beserta seluruh staf dan jajaran pengurus termasuk dari Kecamatan Babalan mengunjungi panti asuhan di Pangkalan Brandan, termasuk rumah-rumah anak yatim piatu, kemarin. Dalam kunjungan tersebut sekaligus menyerahkan bantuan perlengkapan untuk keperluan pendidikan anak-anak yang masih dalam usia sekolah. Hadir dalam acara penyerahan tersebut selain Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat Nyonya Nurhaida Ngogesa Sitepu SH beserta rombongan, juga dihadiri Kadis Kesehatan Langkat, Kabag Kesos Langkat, Ka Kan Sos Langkat, Camat Babalan Brandan Faizal Rizal Matondang SSos,Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Babalan Nyonya Faizal Rizal Matondang, Lurah Pelawi Utara Ny Rosmiati Br Surbakti, Ketua Karang Taruna Babalan Ismail Babalan Ismail Ibrahim, yang juga menjabat sebagai Ketua LPM Berandan Timur dan segenap pengurus panti asuhan. Ketua Tim Penggerak PKK Langkat Nyonya Nurhaida Ngogesa Sitepu dalam sambutannya di hadapan anak-anak

panti ashunan usai menyerahkan bantuan menyatakan bahwa bantuan perlengkapan pendidikan yang diberikan tersebut meliputi tas untuk sekolah, alatalat tulis dan buku adalah dalam rangka memperingati hari anak nasional, sekaligus merupakan bentuk dan wujud nyata dari sikap keperdulian para ibuk PKK Kabupaten Langkat terhadap kesinambungan pendidikan anak-anak panti asuhan terutama yang berada di Kecamatan Babalan. Melalaui bantuan ini nantinya, lanjut dia diharapkan tidak ada lagi anak-anak panti asuhan termasuk anak-anak yatim piatu yang tidak bisa sekolah, karena ketiadaan perlengkapan pendidikan. Sebab untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan, Pemerintah telah mengucurkan apa yang disebut Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk jenjang sekolah dasar baik negeri maupun swasta sampai tingkat SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA dan SMK, pemerintah juga telah mengucurkan bantuan pendidikan untuk siswa miskin dan bantuan Rintisan BOS. Namun untukmenampung semua keperluan pendidikan rasa-rasanya tidak cukup. Karena itulah ibu-ibu PKK Kabupaten Langkat terpanggil untuk membantu anak-anak yang masih seko-

lah di Panti Asuhan, yang tujuannya adalah untuk meringankan para pengurus panti dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan pendidikan bagi anakanak panti yang diasuhnya. "Diharapkan bantuan perlengkapan pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung berlangsungnya proses pendidikan di sekolah, sehingga dapat memotivasi para anak-anak panti agar tidak beruputus asa dan terus bersemangat dan bergairah menuntut ilmu pengetahuan di sekolahnya masing-masing,"tambah Nurhaida. Sedangkan anak-anak panti yang mendapat bantuan perlengkapan pendidikan tersebut antara lain:" anak-anak panti asuhan Harapan Bangsa Desa Securai, anak-anak panti asuhan Darul Yatama Pangkalan Brandan, dan anakanak yatim piatu yang berada di rumahrumah sepanjang kawasan Kecamatan Babalan. Pengurus Panti Asuhan Darul Yatama Bancin atas nama pengurus panti asuhan menyatakan ucapan terima kasih kepada Ketua Tim PenggerakPKK Kabupaten Langkat beserta seluruh staf dan jajaran pengurus termasuk ibuk PKK Babalan yang sangat perhatian terhadap pendidikan anak-anak panti asuhan.(DIN)

SMS Center Pemko

Sampaikan pesan dan saran anda ke : Medan 08196001234 Sudah Lama di Medan, Belum Punya KK Dari nomor : +6285297761xxx PAK WALIKOTA YG TRHorMAT, SAYA PINDAHAN DARI KOTA SIBOLGA, SUDAH LAMA DI KOTA MEDAN INI SEJAK TAHUN 2004 DAN KAMI BELUM MEMPUNYAI KARTU KELUARGA. SOLUSINYA BGAIMANA PAK.? MSIH BANYAK KELUARGA LAIN BELUM MEMPUNYAI KK KARENA TERKENDALA BIAYA, KAMI MOHON BANTUAN PAK WALIKOTA MEDAN. TRIMAKASIH. Jawab : Terima kasih atas informasinya.! perlu kami informasikan bahwa untuk mengurus kartu keluarga bagi warga masyarakat yang pindah dari dalam kota medan maupun dari luar kota medan harus membawa surat pindah dari daerah asal ( sesuai dengan ketentuan yang berlaku). jd apabila bapak/ibu pindahan dari kota Sibolga diminta terlebih dahulu mengurus surat pindah dari Dinas Kependudukan di Kota Sibolga. setelah itu surat pindah nya dibawa ke kantor lurah dimana bapak/ibu berdomisili sekarangq, untuk didata, kemudian dibawa ke kantor camat di kota medan untuk dibuat pengantar ke kantor Dinas kependudukan dan catatan sipil Kota Medan.

Rumah Dinas Dihuni Permanen Oleh Kepling Dari nomor : +6287868616xxx "Oknum Kepling Sulap Kantor Lurah SKD" Selamat siang nd selamat beraktiftas. Masyrkt mau tanya : apa dibenarkan rumah dinas Lurah Kel Sei Sikambing D Kec Medan Petisah di huni secara permanen oleh oknum kepling yg berinisial "Sf" yg hampir setiap malam melakukan perselingkuhan dengan oknum kepling Link 4 berinisial "Sh" yg memberikan contoh buruk nd melanggar norma2 agama. Mohon diberikan pengarahan kpda oknum Kepling tersebut, bila perlu diambil langkah tegas, dikarenakan masyarakat sekitar Kelurahan merasah risih dan geram. tx nd sukses selalu, wassalam.

Lurah Harjosari Abaikan Laporan Warga Dari nomor : +6282368037xxx Bagaimana itu pak Wali Kota Medan, Lurah Harjosari I Kec Medan Amplas ROJOB HASIBUAN koq mengabaikan laporan warga adanya sampah yg menumpuk di Jalan SM RAJA wilayah Harjosari I. Bagaimana ini Pak Walikota.

Trotoar Disewakan

Jutaan Rupiah Dari nomor : +628566273xxx BAPAK WALIKOTA apa bisa parit dan trotoar di Jln listrik disewasewakan, pertahun jutaan rupiah dan berjualan dibadan jalan karna anggota okp kek koboy aja.

Pohon yang Rimbun Tolong Dipangkas Dari nomor : +6281370506xxx Yth bpk Kadis Pertamanan Kota Medan, mohon d pangkas pohon kayu d pinggr jalan Lingk 9 Kel Terjun Medan Marelan, tinggi, rimbun, sblm minta korban dan rumah warg.

Tertibkan Pedagang di Sukaramai Dari nomor : +6287867152xxx Yth Pak Walikota. Pak, Tolong tertibkan pedagang di Pasar Suka Rame, karena mengganggu kelancaran lalu lintas dan tertibkan angkutan yang suka ugal-ugalan di sekitar Jln AR Hakim. Terimakasih

Minta Pohon Ditebang Dari nomor : +6285262065xxx Pak wali kota tolong tebang pohon kayu di depan jambur ernala. Pohonnya sdh bolong di tengah. Bila hujan turun rantingnya pada berjatuhan.


IKLAN

Senin 1 Oktober 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Senin

OLAHRAGA

1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

8

Lewis Hamilton

Belum Menyerah Tokyo-andalas Lewis Hamilton menegaskan bahwa dirinya masih akan terus berusaha meraih gelar juara F1 pada musim kali ini. Meski peluangnya cukup kecil, Hamilton tak terlalu memperdulikannnya. Peluang pembalap McLaren Mercedes untuk meraih gelar juar pada musim ini memang kian menipis. Terlebih, setelah ia meraih hasil buruk pada GP Singapura karena mengalami masalah pada mobilnya. Di musim ini penampilan Hamilton memang tidak terlalu konsisten, terlihat dengan banyaknya catatan tidak meraih garis finis. Saat ini posisinya pun berada di posisi keempat, terpaut 52 poin dari sang pemuncak klasemen, Fernando Alonso. Namun, hal tersebut bukan menjadi alasan bagi Hamilton untuk mengangkat bendera putih. Ia masih sangat yakin bisa meraih poin sempurna di sisa balapan yang tinggal enam seri ini. “Pada perlombaan di musim ini, tak ada yang benar bisa

kita dapat dengan hanya menganalisa poin-poin di klasemen saja. Sama seperti di Singapura, saya akan kembali bertarung, dan berharap meraih hasil baik di seri nanti,” ujar Hamilton, seperti dikutip Autosport.(NET)

Demba Ba

Ngaku Handball Newcastle–andalas Striker Newcastle, Demba Ba mengakui gol keduanya dalam pertandingan melawan Reading yang berakhir 2-2 adalah handball, namun dia bersikeras bahwa hal itu tidak disengaja. Dalam laga lanjutan Premier League tadi malam, Demba Ba mencetak dua gol. Gol kedua pemain internasional Senegal ke gawang Reading pada menit ke-82 menyelamatkan The Magpies dari kekalahan. "Apa yang bisa saya katakan? Saya hanya tidak ingin melakukannya dengan sengaja, dan itu disayangkan terjadi," kata Ba, seperti dilansir Sky Sports, Minggu (30/9). "Bola melintasi Shane Ferguson dan saya hanya ingin menyundulnya. Sayangnya, bola menyentuh tangan saya dan masuk ke dalam gawang. Saya sangat menyayangkan itu, tapi apa yang bisa saya katakan,” ungkapnya. Pelatih Newcastle, Alan

Pardew juga mengakui bahwa dia akhirnya menyadari Ba melakukan handball, tapi kejadian itu berlangsung cepat sehingga menyebabkan wasit tak melihat. Pardew juga menambahkan, hasil seri 2-2 termasuk beruntung bagi timnya. "Kami tahu itu sedikit beruntung, namun kami menunjukkan permainan baik sepanjang pertandingan. Saya pikir jika Anda memainkan bola dengan baik, kadangkala mendapatkan hadiah seperti ini,” pungkasnya.(NET)

Zinedine Zidane

Tepis Mourinho Madrid–andalas Direktur olahraga Real Madrid, Zinedine Zidane menepis pernyataan Jose Mourinho perihal hengkangnya dari Santiago Bernabeu. Pelatih berkebangsaanPortugalitumengatakan, Zidane telah meninggalkan El Real, sejak dua bulan lalu. Seperti diketahui, Mou mengabarkan bahwa Zidane telah meninggalkan jabatannya sebagai direktur olahraga Madrid. Kabarnya, jabatan itu telah ditinggalkan pemain berkebangsaan Prancis itu lebih dari dua bulan lalu. Zidane pun membantah rumor tentang keretakan hubungan antara dirinya dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Mantan punggawa El Real ini menegaskan, hubungannya dengan Mou baik-baik saja dan masih seperti yang dulu. “Hubungan saya dengan Mourinho masih sama seperti yang dulu. Saya pun masih bekerja bersama Real Madrid, di akademi pembinaan pemainpemain muda,” ujar Zidane, sebagaimana dilansir Goal,

Minggu (30/9). “Saat ini, saya tengah bekerja untuk mendapatkan lisensi kepelatihan saya. Dan selanjutnya, tinggal menunggu apa yang akan terjadi tahun depan. Saya telah lama mengatakan, saya ingin menjadi pelatih,” tutupnya. Pada 2006 lalu, Zidane resmi mengumumkan untuk gantung sepatu, dengan catatan Real Madrid sebagai klub terakhirnya. Sejak 2001 membela El Real, Zidane berhasil membukukan 37 gol di 155 laga yang dilakoninya.(NET)

MOTOGP ARAGON

Juara di Aragon, Pedrosa Bayangi Lorenzo Aragon-andalas Dani Pedrosa berhasil memenangi seri ke-14 di Aragon, sedangkan Jorge Lorenzo finis di posisi dua. Hasil itu membuat keunggulan Lorenzo atas Pedrosa di papan klasemen sedikit terkikis. Di MotoGP Aragon, Minggu (30/9) malam WIB, Pedrosa yang membalap untuk Repsol Honda mengemas kemenangan keempatnya musim ini. Lorenzo, rider Yamaha yang meraih pole di Aragon, harus puas finis di posisi dua. Hasil itu bukan saja membuatnya sudah tujuh kali naik podium secara beruntun, tetapi juga dapat poin penting dalam persaingan menuju gelar juara dunia. Dengan hasil di Aragon, Lorenzo masih memuncaki klasemen

kehilangan waktu berharga. pebalap dengan 290 poin. » Hasil MotoGP Aragon Di posisi depan, Pedrosa Sedangkan Pedrosa yang ada terus membayangi Lorenzo. di posisi dua klasemen POS. PEMBALAP TIM WAKTU Pedrosa tampak siap mencuri pebalap (257 poin) sudah 1. Dani Pedrosa Honda 42:10.444 peluang untuk melewati Loberhasil memotong selisih, 2. Jorge Lorenzo Yamaha 42:16.916 renzo dan mengambil alih. walau cuma se3. Andrea Dovizioso Yamaha 42:21.491 Beberapa saat sebelumdikit. Maka ke4. Cal Crutchlow Yamaha 42:21.628 nya Hayden tampak meduanya tinggal 5. Ben Spies Yamaha 42:24.230 luncur meninggalkan linterpaut 33 angka 6. Alvaro Bautista Honda 42:38.610 tasan, menabrak pagar dengan empat seri pembatas, dan terpelantersisa musim ini; 7. Jonathan Rea Honda 42:42.734 ting melewati pagar itu. Ia Motegi, Sepang, Phillip 8. Valentino Rossi Ducati 42:54.876 pun out dari balapan. Island, dan Valencia. 9. Karel Abraham Ducati 43:07.861 Dengan 19 lap masih Jalannya Balapan 10. Aleix Espargaro Aprilia 43:08.969 tersisa, Stefan Bradl yang Jorge Lorenzo dan Dani 11. Randy de Puniet Aprilia 43:10.307 baru saja melewati Spies Pedrosa melakukan start 12. Hector Barbera Ducati 43:25.005 untuk menempati posisi tiga dengan baik dan mampu 13. Yonny Hernandez Kawasaki 43:26.603 membelok dengan tak mulus menjaga posisinya di tempat 14. James Ellison Aprilia 43:27.024 dan berakhir di gravel. terdepan. Sedangkan Ben Sementara itu Crutchlow Spies langsung melewati Cal 15. Michele Pirro Honda 43:36.259 sedang dibayangi Andrea Crutchlow untuk mengisi Dovizioso. posisi tiga. Pedrosa berhasil mengambil Setelah dilewati Nicky Hayden, golan dengan pebalap lain. Rossi Valentino Rossi nyaris berseng- berhasil menghindarinya tetapi alih posisi terdepan dari Lorenzo

Sepp Blatter: FIFA Bukan Mafia! Zurich–andalas Presiden FIFA Sepp Blatter mengakui federasi yang dipimpinnya masih jauh dari sempurna. Meski begitu, Blatter tidak berkenan jika ada yang menyebut organisasi yang dipimpinnya seperti organisasi mafia. Sejak memimpin FIFA pada 1998 lalu, Blatter kerap diserang sejumlah pihak yang mencurigai organisasi sepakbola tertinggi di dunia itu melakukan praktekpraktek kotor dalam sepakbola seperti korupsi, dan suap. Tudingan-tudingan ini semakin santer saat media di Inggris mengendus praktek korupsi dan suap berkembang nyaman di FIFA. Tudingan itu pun semakin meruncing setelah Inggris tak terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, dikalahkan Rusia. Perseteruan Blatter dan Mohammed Bin Hammam saat pemilihan Presiden FIFA 2011 lalu, juga membuat isu-isu anti rezim Blatter terangkat ke permukaan.Tapi, Hammam, yang mengkritik Blatter tidak mampu melakukan transparansi di tubuh FIFA, akhirnya disingkirkan FIFA dengan kasus suap yang ditudukan FIFA kepadanya, hingga membuatnya dihukum seumur hidup, tak boleh terlibat dalam sepakbola. Mengenai tudingan-tudingan miring yang dialamatkan ke FIFA, Blatter menganggap hal itu wajar. Sebab itu dia pun kini tengah berusaha melakukan perbaikan-perbaikan di tubuh FIFA. ”Statuta kami tidak buruk. Tidak ada hal besar yang perlu diubah dalam statuta kami yang telah membuat kami seperti sebesar sekarang ini,” kata Blatter. “Kami tidak sempurna, tapi kami bukan mafia, kami melawan organisasi yang korup. Kami organisasi yang melindungi sepakbola dari dunia yang bermasalah, dunia bisa membawa emosi dan harapan juga,” katanya.(NET)

saat balapan menyisakan 17 lap lagi. Melihat ada celah di sebelah kiri Lorenzo, Pedrosa langsung memacu motornya dan gantian memimpin balapan. Dengan 14 lap tersisa, Pedrosa tampak terus menjauhkan diri dari Lorenzo yang kini berjarak sekitar 1,5 detik darinya. Sementara Rossi yang sempat tercecer ke posisi belakang akibat insiden di awal balapan kini sudah berada di posisi delapan. Sepuluh lap tersisa, Pedrosa masih ada di depan Lorenzo. Di belakang mereka ada Spies, Dovizioso, dan Crutchlow yang berebut posisi tiga. Di lima lap akhir, Dovizioso dan Crutchlow--keduanya pebalap tim Monster Yamaha Tech 3--tampak berebut posisi tiga, sedangkan Spies sudah tergeser ke posisi lima.(NET)

Taklukkan Roma, Juve Terus Memimpin Turin-andalas Penampilan Juventus saat menjamu AS Roma pada pertandingan pekan keenam Serie A benar-benar impresif. Bermain di hadapan pendukungnya yang memadati Juventus Stadium, Minggu (30/9) dinihari WIB, Juve membuat lawannya tak berkutik. Empat gol berhasil dilesakkan Bianconeri ke gawang Roma yang dikawal Maarten Stekelenburg. Sementara tim tamu hanya bisa membalas satu gol. Keempat gol Juve dibuat Andrea Pirlo pada menit ke-11, Arturo Vidal lewat titik putih menit-16, Alessandro Matri menit ke-19, dan Sebastian Giovinco menit ke-90. Gol satu-satunya Roma dicetak Osvaldo menit 69 melalui tendangan penalti. Kemenangan 4-1 atas Roma ini, membuat posisi Juve tetap kokoh di puncak klasemen dengan 16 poin. Sejak babak pertama bergulir, Juve langsung mengurung pertahanan Roma. Serangan Juve dari sisi lapangan lewat aksi Arturo Vidal, dan Claudio Marchisio, membuat bek Roma kalang kabut. Taddei yang mengawal Marchisio menjatuhkan lawannya dekat kotak penalti. Tendangan bebas yang diberikan wasit dimanfaatkan dengan baik oleh Pirlo. Kedudukan 1-0. Lima menit kemudian, Juve mendapat penalti setelah tangan

Castalan menyentuh bola di daerah terlarang. Vidal yang dipercaya mengeksekusi berhasil menceploskan bola ke arah kanan gawang. Juve memperbesar keunggulan empat menit kemudian. Umpan jauh Vidal diterima dengan sempurna Matri yang lolos dari jebakan offside. Ia dengan leluasa menjebol gawang Stekelenburg. Babak kedua baru berjalan satu menit Mirko Vucinic hampir saja membuat gol. Namun tendangannya membentur tiang. Tak lama setelah itu, giliran Matri yang gagal mencetak gol setelah tendangannya mampu ditepis kiper Roma. Untuk merubah situasi, pelatih Roma Zdenek Zeman menarik Francesco Totti yang diganti Mattia

Destro. Pelan-pelan Roma mencoba bangkit dan mulai mengatur serangan. Upaya Roma mebuahkan hasil ketika wasit menghadiahi tendangan penalti pada menit ke-69. Destro yang merangsek ke depan diganjal di kotak penalti. Penalti diselesaikan dengan baik oleh Osvaldo. Gol itu membuat pemain Roma lebih bersemangat. Beberapa kali pemain pengganti Perotta dan Destra mengancam gawang Buffon. Namun, alih-alih mencetak gol, gawang Roma justru kebobolan lagi. Sebastian Giovinco yang lepas dari kawalan dengan mudah mengelabui kiper Stekelenburg. Pertandingan pun berakhir untuk kemenangan Juve 4-1.(NET)

Liga Spanyol

Sevilla Bisa Nodai Rekor Barca Sevilla–andalas Rekor tak terkalahkan Barcelona belum ternoda, kala bertandang ke Ramón Sánchez Pizjuán, Minggu (20/9) dini hari tadi, Barca berhasil mempermalukan tuan rumah Sevilla dengan skor akhir 3-2. Tertinggal dua gol dari Piotr Trochowski pada menit ke-26 dan Alvaro Negredo pada menit ke-38, tim asuhan Tito Villanova berhasil bangkit dengan dua gol yang diciptakan Francesc Fabregas dan tambahan satu gol dari David Villa pada injury time. Sejak kick off babak pertama dimulai, Blaugrana mengambil inisiatif serangan. Namun, peluang baru tercipta pada menit ke-6, ketika Lionel Messi

melakukan solo-run dari tengah lapangan hingga ke depan kotak penalti Sevilla, kemudian memberikan umpan terobosan kepada Pedro. Namun, tendangan Pedro masih dapat diantisipasi oleh kiper Sevilla, Andres Palop. Setelah itu, ‘gantian’ tuan rumah yang melakukan serangan, melalui Ivan Rakitic yang mencoba memainkan umpan satu-dua dengan Piotr Trochowski di sisi kiri. Namun, Dani Alves lebih sigap menghadang laju bola. Fokus menyerang, Barca melupakan barisan pertahanan. Lewat serangan balik, tuan rumah berhasil memecah kebuntuan, berawal dari tendangan Medel yang

membentur kaki Mascherano, bola kemudian jatuh di kaki Trochowski yang kemudian mengontrol bola lalu melepaskan tendangan keras yang tak dapat diantisipasi Valdes. Skor 1-0 bagi Sevillistas. Pada interval kedua, Sevilla meningkatkan intensitas serangan mereka. Hasilnya, Sevillistas sukses menggandakan keunggulan mereka melalui Álvaro Negredo yang menerima umpan terobosan Gary Medel, dengan tengangan chip-nya, Negredo berhasil mengelabui Valdes. 2-0 untuk tuan rumah. Baru pada menit ke-53, Blaugrana berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Cesc Fabregas.

Sevilla harus bermain dengan 10 orang pemain usai Gary Medel dihadiahi kartu merah oleh wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz, akibat menanduk Fabregas pada menit ke-72. Vilanova memutuskan untuk menambah daya gedor terhadap Blaugrana dengan memasukkan David Villa pada menit ke-79, menggantikan Dani Alves. Hasilnya, pada menit ke-89 Fabregas menggandakan golnya malam ini, skor imbang 2-2. Tak membutuhkan waktu lama bagi Villa melakukan penetrasi. 10 menit bermain dirasa cukup untuk mempersembahkan . Hingga babak kedua usai, skor tidak berubah 3-2 untuk kemenangan Barca.(NET)


Senin

OLAHRAGA

1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

9

Sony Juarai Indonesia Terbuka 2012 Palembang-andalas Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro menjuarai Turnamen Indonesia Terbuka Grand Prix Gold 2012 setelah mengalahkan pebulutangkis senegaranya, Dionysius Hayom Rumbaka 2-0 (21-11, 2111) pada final di Palembang, Minggu (30/9). Pada set pertama, Sony yang menjadi unggulan ke-5 langsung mematikan langkah Hayom dengan mencetak skor 9-0. Smash keras yang dilancarkan Sony pada sudut lapangan tidak dapat diantisipasi lawan. Hayom yang tercatat juara Indonesia Terbuka 2011 itu, relatif mudah dimatikan karena kerap melakukan kesalahan sendiri, seperti bola membentur net dan pukulan melebar. Sony berhasil menyudahi perlawanan rekan sesama pelatnasnya itu dengan skor 21-11 meski sempat dikejar 19-8. Pada set kedua, Hayom berupaya menempel ketat Sony dalam perebutan angka. Skor sempat imbang 6-6 karena strategi bertahan relatif berhasil. Namun, pada perebutan angka berikutnya, Hayom justru mudah ditaklukkan dan terhenti dengan skor 11-21. Berdasarkan statistik pertandingan, Sony mencetak 22 smash winner dan 8 netting winner, sementara Hayom hanya 9 smash winner dan 3 netting winner.(ANT)

Donny dan Mogia Angkat Persembahkan Emas untuk Indonesia Jakarta-andalas Tim Karate Indonesia menambah empat medali emas pada hari kedua Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEAKF) 2012 di Bangkok, Thailand, Sabtu. Dalam siaran pers PB Forki, Minggu, disebutkan, dengan bertambahnya empat medali itu, maka kini hingga hari kedua kejuaraan, Indonesia telah mengumpulkan total tujuh medali emas, enam perak dan delapan perunggu. Pada hari pertama, Jumat, tim karate Indonesia merebut tiga emas, tiga perak dan empat perunggu, sehingga dengan hasil itu target lima emas sudah terlampaui. Tambahan empat medali emas pada hari kedua tersebut berasal dari Nurhadiyanti Fitrianingsih (kumite senior - 55 kg putri), Donny Dharmawan (kumite senior -60 kg putra), Indah Mogia Angkat (kumite senior -68 kg putri), dan George Isac Caesar (kumite senior +84 kg putra). Nurhadiyanti meraih emas setelah mengalahkan karateka Malaysia Alagasan Nisha 4-3 di partai puncak. Sementara pada semifinal, dia mengalahkan karateka tuan rumah Kamsri Tippawan 3-1. Emas berikutnya disumbangkan Donny di nomor kumite - 60 kg putra. Dia menjadi yang terbaik setelah menghentikan ambisi Lakanathan Kunisalan (Malaysia) dengan skor 5-2 pada partai puncak.(NET)

andalas/istimewa

MASUK SUNGAI–teks Foto: (Dari kiri ke kanan) Ketua PB Harley Davidson Club Indonesia Komjen Pol Nanan Soekarna, Plt Gubernur Sumut Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, ST, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus hadir memainkan alat musik gordang sambilan di acara penutupan Surya SBW 2012 di Medan, Sabtu (29/9) malam.

Surya SBW 2012 di Medan Berakhir Sukses

Sampai Jumpa di Riau 2014 Medan-andalas Perhelatan akbar event otomotif bermotor Surya Sumatera Bike Week (SBW) 2012 secara resmi ditutup Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Komjen Pol Nanan Soekarna di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (29/9) malam. Penutupan perhelatan ini diantaranya ditandai pemukulan Gordang Sembilan oleh Komjen Pol Nanan Soekarna bersama Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Kapoldasu Irjen Wisjnu A Sastro, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lo-

dewijk F Paulus, Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi, mantan Kapolri Roesmanhadi dan senior HDCI Sumut Habib Nasution yang disaksikan Ketua HDCI Sumut Musa Rajeckshah (Ijeck). Prosesi penutupan yang juga merupakan acara puncak Surya SBW 2012, dimeriahkan dengan pesta kembang api, serta hiburan grup band top ibukota RIFF. Surya SBW 2012 yang sudah mulai berlangsung sejak 26 September meski sudah ditutup, masih akan berlangsung hingga Minggu (30/9) siang, dihadiri

sekitar 1.000 rider motor besar serta ribuan bikers dari berbagai provinsi di tanah-air. Ketua HDCI Sumut, Musa Rajeckshah memberi penghargaan kepada peserta terjauh dari Lombok dan Pontianak dengan penyematan ulos. Kemudian, menyerahkan pataka SBW kepada ketua HDCI Riau, Kennedy sebagai tuan rumah penyelenggara SBW 2014 mendatang. Ketua HDCI Pusat, Komjen Pol Nanan Soekarna yang saat ini juga menjabat Waka Polri, mengapresiasi perhelatan akbar otomotif

yang digelar HDCI Sumut ini. “Pemasukan negara terbesar kedua setelah pajak adalah pariwisata, acara ini mempunyai dampak positif terhadap pariwisata, sebab itu HDCI Pusat mendukung penuh acara ini”. Komjen Pol Nanan Soekarna menyatakan keyakinannya, perhelatan otomotif bermotor yang menyatukan antara rider motor be-cc besar dan kecil ini, bakal terus berlanjut. Sebelumnya, Ketua HDCI Sumut Musa Rajeckshah menyatakan perhelatan bermotor yang

menggabungkan antara rider motor ber-cc besar dan kecil ini, memang merupakan gagasan dari HDCI Sumut yang mendapat dukungan dan berkerjasama dengan Pengda HDCI Sumbar, Lampung dan Riau. “Kami bukan kurang kerjaan, tetapi ingin berbuat hal yang dapat bermanfaat bagi pemerintah maupun komunitas motor,” sebut Ijeck. Sebab itu, ia menyatakan terimakasih sebesar-besarnya kepada anggota HDCI dan IMBI yang datang dari berbagai provinsi maupun klub-klub motor yang

berpartisipasi. “Kegiatan ini telah mempunyai dampak perekonomian dan pariwisata, karena para peserta selama berada di Sumut mendatangi tempat-tempat pariwisata dan mencicipi kuliner di Medan,” katanya lagi. Sementara Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyatakan salut terhadap komitmen yang tinggi panitia maupun peserta terhadap dunia otomotif. Dan, Plt Gubsu berharap peserta dari luar provinsi mau ikut mempromosikan destinasi patiwisata yang dikunjungi selama di provinsi ini. (YON)

25 Tim Ikuti Kompetisi PSMS Medan 2012-2013

Walikota SiantarHulman Sitorus SE memberikan hadiah bagi peserta.

Haornas di P Siantar Diwarnai Berbagai Kegiatan Siantar-andalas Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang bugar, sehat dan berkualitas diyakini mampu mendorong tumbuhnya masyarakat yang maju "Olah raga bukan sekadar memelihara kebugaran fisik, tapi juga menanamkan sifatsifat kedisiplinan, kejujuran dan sportivitas. Tingkatkan terus budaya olahraga, baik untuk sekadar rekreasi maupun untuk meraih prestasi. Hal itu diungkapan Wali Kota Pematang Siantar Hulman Sitorus,SE pada upacara Peringatan Hari Olah Raga Nasional keXXIX tahun 2012 tingkat Kota Pematang Siantar di Lapangan H Adam Malik, Jumat (28/9) kemarin.

Walikota mengatakan, bahwa Olahraga yang teratur memungkinkan seseorang untuk tetap hidup sehat dan prima, jauh dari sumber penyakit. Bahkan disadari, kesehatan yang prima akan menumbuhkan sifat yang positif yang ujungnya mendorong produktivitas kerja dan peningkatan kesejahteraan. Selanjutnya Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus,SE membacakan Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Andi Malarangeng yang mengatakan, dengan momentum peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) ke-XXIX Tahun 2012 ini, dia mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia baik dari instansi pemerintahan, swasta, para orang tua dan

anak-anak sebagai generasi muda untuk terus ikut tingkatkan partispasi dalam menggerakkan dan memasyarakatkan olahraga. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung peringatan Haornas ke XXIX tahun ini ”Bersatu, Budayakan Olahraga, Raih Puncak Prestasi”. Kadisporabudpar Kota Pematang Siantar, Tuahman Saragih melaporkan, bahwa dalam rangka peringatan hari olah raga nasional ke XXIX tahun 2012 ini, pihaknya kita telah melaksanakan perlombaan Tenis Meja dan catur antar SKPD, dan juga melaksanakan gerak jalan sehat serta senam masa yang di ikuti ribuan pelajar, PNS, TNI, Polri dan masyarakat.(LN)

Medan-andalas Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSMS Medan, Indra Sakti Harahap telah membawa perubahan baru bagi persepakbolaan di Kota Medan. Seperti halnya, kerinduan masyarakat Kota Medan akan hadirnya kembali Kompetisi PSMS yang telah lama terhenti akhirnya kembali digelar juga yang bakal digelar, Minggu (7/10) mendatang. Dalam teknikal meeting, sebanyak 25 tim yang menyatakan keikutsertaannya di kompetisi PSMS tahun ini. Seperti yang disampaikan Seketaris Pantiia PSMS, Sugeng kepada wartawan, Minggu (30/9), ternyata selama ini tidak hanya masyarakat Kota Medan saja yang rindu akan digelarnya kembali kompetisi PSMS, ini terlihat dari 25 tim siap ikut ambil bagian di kompetisi kali ini yang telah lama vakum. "Seluruh tim telah manyatakan keikutsertaannya dalam kompetisi ini. Bagi pengurus PSMS Medan dibawah naungan Indra Sakti Harahap ini, telah mengerti akan kerinduan masyarakat dan seluruh tim dengan digelarnya kompetisi. Hal itu, sesuai dengan program pengurus yang menggelar kompetisi disetiap tahunnya," sebutnya. Sugeng menambahkan, kompetisi kali ini akan lebih mengutamakan kualitas dan sportivitas. sebab, di dalam kompetisi ini nantinya akan

dipantau oleh talenscouting (pemantau bakat) pemain berkualitas yang nantinya bukan tidak mungkin bisa memperkuat PSMS Medan. "Kita akan bekerjasama dari seluruh pihak untuk memantau pemain yang berkualitas untuk masuk dalam skuad PSMS Medan mendatang" ungkapnya. Sugeng kembali menuturkan, dalam kompetisi kali ini seluruh pertandingan akan digelar di Stadion Kebung Bunga Medan, dan jadwal kompetisi dilaksanakan disetiap hari Sabtu dan Minggu. Lebihlanjut Sugeng menyatakan, yang paling membanggakan dalam kompetisi ini diikuti oleh tim-tim yang memiliki nama besar. " Jadi kompetisi ini sudah tidak diragunkan lagi. Beberapa tim besar saja sudah menyatakan ikut di kompetisi ini seperti, Sinar Medan, POP Polisi Tirtanadi, Kinantan dan lainnya," kata Sugeng. Berikut ke-25 tim yang ikuti dalam Kompetisi PSMS Medan 2012-1013 yakni, Sinar Belawan, PS Telkom, Sinar Medan, Medan Utara, PS Symphony, PS Sahata, Gumarang, POP Polisi, Perisai Pajak, PTP Wilayah I, Tirtanadi, Tirtanadi Muda, Echo 541, Medan Putra, Kinantan, PS Bank SUmut, PS AD, Linud Jaya, PSK USU, PA Angkasa, Indian Football, Naga Karimata, Putra Buana, PTP Wilayah IV dan PS Volta.(YON)

Surya Sumatera Bike Week Undang Kekaguman Masyarakat

Konsulat Jepang di Medan Gelar Live Demo 8 Cabang Olahraga Beladiri Medan-andalas Konsul Jenderal Jepang di Medan Yuji Hamada mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan kekuatan terbesar di dunia seni beladiri.Olahraga asli Indonesia yaitu Pencak silat merupakan terkuat.Senibeladiri lainnya seperti di bidang Karate, Judo, Kendo, Jiu- jitsu, Kempo , Aikido dan yang lainnya pun cukup kuat untuk bertanding di level internasional.Untuk itu, kini banyak terdapat padepokan dan dojo yang tersebar di seluruh Indonesia. “ Budosai tahun ini adalah yang kedua kalinya dilaksanakan di Medan.Tujuan dilaksanakannya Budosai untuk memperkokoh kebersamaan antar cabang olahraga beladiri karena olahraga merupakan suatu sarana untuk mendidik sportifitas melalui prestasi,”kata Yuji Hamada pada acara North Sumatera Budosai

Martial Arts Gathering 2012,Live Demo 8 Cabang olahraga Beladiri Tahun 2012 di Convention Hall,Mutiara Suara Nafiri,Jalan KH Wahid Hasyim Medan,Sabtu (29/9). Dikatakannya, perlu bersamasama untuk mendirikan salah satu sasana beladiri berin tegrasi.Selain itu, sudah seharusnya ujian shodan dan turnamen internasional diadakan di Jakarta ataukota besar lainnya di Indonesia sehingga akan terbentuk kebersamaan antar orang-orang yang terlibat dengan senibeladiri. Semangat Samurai atau dalam bahasa Jepangnya Bushidou kata dia, merupakan nilai-nilai yang dianut oleh Samurai jaman dahulu dan kini bisa dikatakan berjiwa ksatria.Nilai-nilai inilah yang seharusnya dimilik,dijiwai dan diterapkan oleh setiap orang yang berkecimpung dalam dunia

andalas/siong

Penghargaan Sejumlah Tokoh dari 8 Cabang olahraga beladiri menerima piagampenghargaan yang diserahkan oleh Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S Msi di Convention Hall,Mutiara Suara Nafiri,Jalan KH Wahid Hasyim Medan,Sabtu(29/9). beladiri. Melalui Budosai sebutnya, pengurus, pelatih dan peserta berbagai cabang beladiri bisa mengenal dan bergaul secara akrab untuk saling mendukung dalam pengembangan senibeladiri.Semoga semangat Bushido ini bisa mengispirasi tidak hanya atlet beladiri namun juga seluruh peminat olahraga beladiri Sementara itu Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S

Msi saat membacakan sambutan Walikota Medan mengatakan,acara North Sumatera Budosai Martial Arts Gathering 2012,Live Demo 8 Cabang olahraga Beladiri Tahun 2012 semoga menjadi even bergengsi bagi atlet-atlet yang tergabung dalam North Sumatera Budosai guna menunjukan performa terbaiknya yang nantinya akan bertanding pada even-even yang lebih bergensi pada tingkat nasional

bahkan internasional. “Cabang olahraga beladiri dahulunya memiliki gaung yang cukup keras.Hampir semua olahraga cabang beladiri memiliki taring yang kuat di Kota Medan, sebagai lumbung medali di setiap even yang kita ikuti,”ucapnya. Selain itu,olahraga beladiri juga memiliki penggemar yang cukup banyak, bukan hanya sebagai atlet namun sebagai benteng untuk menjaga kemanan

diri.Namun beberapa kurun waktu terakhir,cabang olahraga beladiri mulai,kehilangan pamornya tidak menjadi favorit seperti dahulu. “Minat generasi muda terhadap olahraga cabang beladiri kini juga menurun,hanya beberapa cabang olahraga beladiri saja yang masih dikategorikan favorit seperti; Wushu, Karate dan Pencak Silat,”tandasnya. Dijelaskannya, Wushu memang masih memberikan beberapa prestasi yang baik di beberapa even nasional seperti PON pada tahun ini, namun itupun dirasakan sedikit menurun karena pada PON sebelumnya kita meraih juara umum dengan menyapu bersih setiap nomor Wushu yang dipertandingkan. Pada tahun ini ada beberapa nomor yang lepas. Hal ini tidaklah menjadi pematah semangat dan diharapkan ada perubahan yang dilakukan Pencab Wushu khususnya untuk meningkatkan performa atletnya. Begitu juga diharapkan dengan Pengcab olahraga beladiri lainnya seperti:Aikido, Judo, Jiujitsu, Karate, Kempo, Kendo dan Pencak Silat. “Melalui kegiatan hari ini

mari kita tingkatkan pembinaan para atlet di cabang olahraga beladiri untuk menaikan kembali pamor olahraga beladiri di tengah-tengah masyarakat Kota Medan dengan begitu kita akan memiliki basis atlet yang kuat,”harapnya. Dikesempatan itu, Dzulmi Eldin menjelaskan, Pemerintah Kota Medan senantiasa memberikan perhatian dan dukungan penuh dalam meningkatkan keolahragaan di Kota Medan.Hal ini berkenaan dengan misi Walikota dan jajaran pemerintah Kota Medan dalam menjadikan Kota Medan sebagai kota atlet. Untuk itu, even seperti ini sangat diperlukan untuk terus dikembangkan.Melalui kegiatan inilah kita akan dapat menjaring talenta-talenta baru dalam cabang olahraga beladiri dan diharapkan kedepannya Kota Medan akan diramaikan dengan kegiatankegiatan yang mempertandingkan cabang-cabang olahraga terutama cabang olahraga beladiri,”ajaknya. Turut memberikan Laporan panitia,Johan Tjongiran SH selaku Ketua Panitia,Ketua Federasi Kendo Internasional,Yoshimitsu Takeyasu.(SIONG)


EKONOMI BISNIS

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal. andalas/hs poetra

Hari ini Fomikom Supersale 6 Digelar Medan-andalas Forum Komunikasi Pengusaha Komputer (Fomikom) Medan, Senin (1/10) (hari ini-red) menggelar pameran bertajuk Fomikom Supersale 6. Even yang berlangsung hingga 7 Oktober itu digelar di Atrium Medan Fair Plaza, Jalan Gatot Subroto Medan. Ketua Pelaksana Pameran, Carlos Liono mengatakan, even ini merupakan pameran computer terbesar, terdashyat dan terlengkap yang diikuti sekira 40 stand dari berbagai vendor komputer, aksesoris, notebook, laptop, tablet, printer, kamera, pembuatan program hingga peralatan teknologi lainnya. Dengan target penjualan sedikit meningkat dari tahun sebelumnya yakni Rp 8 miliar, diperkirakan sedikitnya ribuan produk dari aneka brand dan ukuran bakal terjual manis. “Setidaknya ini berdasarkan pengalaman tahun lalu selama pameran berlangsung karena tahun lalu target kita Rp6 miliar juga tercapai,” ucap Carlos, Sabtu (29/9) di lantai IV, Medan Fair Plaza. “Tahun ini antusiasme masyarakat cukup besar. Tahun ini jumlah peserta juga lebih banyak,” ujar Carlos. Carlos memperkirakan, dalam pameran kali ini, pengunjung cenderung akan berburu tablet karena sejumlah produk dari berbagai merek memberikan harga promosi

90 TAHUN – Jajaran Petinggi Perusahaan PT Frisian Flag Indonesia berfoto bersama saat merayakan HUT ke 90 Susu yang telah menjadi bagian dalam keluarga dari generasi ke generasi, di Hotel JW Marriot, Medan, akhir pekan lalu. Acara ini sekaligus pemberian Apresiasi kepada 13.500 Mitra Bisnis Frisian Flag yang ada di Sumatera Utara. (

Carlos Liono akhir tahun. “Diperkirakan pengunjung akan membludak dan berburu tablet di lokasi pameran, terutama pada akhir pekan,” ungkapnya. Selain harga produk yang dijual terjangkau masyarakat, sebut Carlos, para pengunjung yang berbelanja selama masa pameran berkesempatan meraih berbagai hadiah menarik, seperti hadiah utama satu unit sepeda motor, TV LCD dan ratusan hadiah menarik lainnya. ”Setiap pengunjung yang berbelanja sebesar Rp500.000 dan berlaku kelipatan akan mendapatkan satu kupon. Semakin banyak kupon yang dikumpulkan, maka semakin besar untuk memenangkan hadiah utama,” tandasnya.(SIONG)

Pemprovsu Serius Capai Opini WTP Tahun 2012 Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terus menggenjot sejumlah persiapan untuk mencapai laporan keuangan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Keseriusan mencapai opini WTP itu diwujudkan dengan sejumlah pelatihan dan sosialisasi. Kegiatan terbaru seputar upaya mencapai cita-cita itu adalah Sosialisasi Action Plan Menuju Opini Wajar Tanpa Pengecualian dan Pembekalan Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. Sosialisasi ini dilaksanakan dengan latarbelakang bahwa kondisi dan kualitas laporan keuangan pemda Sumatera Utara masih jauh dari harapan. Demikian Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST dalam sambutannya yang dibacakan Asisten IV Administrasi Umum dan Aset Setdaprovsu Hasban Ritonga pada acara pembukaan sosialisasi itu di Medan barubaru ini. Plt Gubsu menyatakan, berdasarkan statistik opini BPK RI kurun waktu tiga tahun terakhir, hanya sedikit pemda di Sumut yang meraih

10

wajar tanpa pengecualian (WTP). Bahkan, masih ada pemerintah daerah yang memperoleh disclaimer atau dengan opini tidak memberi penilaian/pendapat oleh BPK. Menindaklanjuti arahan Ketua BPK RI, Pemprovsu telah menetapkan rencana aksi sebagai bentuk keseriusan untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Melalui action plan yang telah ditetapkan, Pemprovsu mengusung enam kebijakan mendasar menuju terciptanya sistem tata kelola keuangan dan barang milik daerah yang tertib dan taat pada perundangan. Untuk rencana kerja Tahun 2012 dan Tahun 2013 Pemprovsu mencanangkan penerapan sistem data teknis berbasis google map, up date data aset periodik pada website Pemprovsu dan penertiban aset menuju tertib tanah, tertib gedung dan tertib kendaraan dinas, rekonsialisasi data aset tetap milik pemprovsu dan milik pemerintah kabupaten/kota seperti yang dilakukan pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan pemerintah kota Medan dan pemerintah Kota Tanjung Balai.(WAN)

Dugaan Pidana Expor-Impor

Poldasu Tindaklanjuti Temuan Depalindo Medan-andalas Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) menindaklanjuti temuan tindak pidana dari sejumlah pelabuhan di Indonesia. Setelah sebelumnya di pelabuhan Surabaya, kini Depalindo bersama Polda Sumut akan ungkap dugaan sejumlah tindak pidana di Pelabuhan Belawan diantaranya pidana penyeludupan, pidana pemalsuan dokumen dan pidana korupsi/ kelalaian yang mengakibatkan kerugian Negara. “Sebelumnya, Depalindo sudah menyurati Kapolri, selanjutnya Kapoldasu mengundang Depalindo secara khusus melalui surat bernomor: B/943/IX/ 2012/Biro Ops, pada Kamis 27 September 2012 untuk rapat koordinasi, yang turut dihadiri sejumlah pejabat di Mapoldasu diantaranya Dir Intelkam Pol-

dasu, Dir Reskrim Poldasu, Dir Reskrimsus Poldasu, Kapolres P3 Belawan, Ketua Umum Depalindo Toto Dirgantoro, Ketua Bidang Infrastruktur Angkutan Depalindo Drs Hendrik Sitompul MM, Depalindo Sumut BP Rambe, Condrad Naibaho SE dan undangan lainnya. Pada rapat koordinasi itu kita membicarakan masalah pencegahan dan penindakan tindak pidana yang diduga marak dilakukan di Pelabuhan Belawan,” tegas Ketua Bidang Infrastruktur Angkutan Depalindo Pusat Drs Hendrik Sitompul MM menjawab wartawan di Medan, Minggu (30/9). Menurut Hendrik Sitompul, Polda Sumut sangat pro-aktif dan serius untuk menindaklanjuti atas semua paparan Depalindo, khususnya temuan dugaan tindak pidana di Pelabuhan Belawan. “Bahkan, Poldasu melalui Kapolres KP3 Belawan mengaku sangat terbantu dengan informasi yang disampaikan Depalindo Pusat, yang selama ini masih luput dari pantauan mereka,” tambah Hendrik. Temuan Depalindo di sejumlah pelabuhan di Indonesia itu, kata Hendrik Sitompul, telah dilaporkan hingga ke Presiden Republik Indonesia, Wakil Presiden Republik Indo-

nesia, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Kapolri, Menteri Perdagangan RI, Menteri Perindustrian RI, Wakil Sekretaris Kabinet Selaku Ketua Pelaksana Harian tim Keppres 54 tentang Kelancaran arus Barang Ekspor–Impor, Kepala Bareskrim Mabes Polri dan Kapoldasu. “Temuan Depalindo ini, sangat berhubungan dengan Cargo Ex-Impor, yang akan merugikan bagi industri dalam negeri dan menyebabkan penjualan barang-barang di pasar domestik menurun,” kata Hendrik yang juga anggota tim koordinasi Peningkatan Kelan-

apabila mangalami ataupun ada melihat praktek-praktek Ilegal yg dapat merugikan agar segera melaporkan Ke Depalindo atau SMS ke no HP 081370033909. “Kenapa barang import masuk lewat pelabuhan Belawan, selanjutnya dikirim ke Jakarta dan Surabaya sehingga barang tidak terlihat import, modus seperti inilah yang perlu dicegah. Kita sudah temukan permainan ini disejumlah pelabuhan di Indonesia,” tegas Hendrik. Dia menambahkan, masalah-masalah lain yang dapat dilaporkan ke Depalindo diantaranya: 1. Kenaikan tarif pengguna jasa pelabuhan, 2. Kurang baiknya infrastruktur di pelabuhan, 3. Pungutan liar di pelabuhan, 4. Terlambatnya pelayanan operator pelabuhan, 5. Dugaan masuknya barang Import Ilegal dan 6.Barang eksport dan lainnya. Untuk itu, Depalindo berharap agar penegak hukum bekerja serius untuk menindaklanjuti temuan itu, agar pasar dalam negeri terlindungi. “Ternyata, maraknya barang import yang ditengarai adanya maksud secara tidak benar, bahkan dilakukan dengan pergantian peti kemas agar tidak terlihat barang import, modusnya sangat berfariasi,” tambah Hendrik. (RIL)

caran Arus Barang Ekspor dan Import yang dipimpin Wakil Menteri Sekretaris Kabinet Ibnu Purna Muchtar. Hingga saat ini kata Hendrik, Depalindo sebagai pemakai jasa angkutan yang memiliki sejumlah kemitraan asosiasi diantaranya asosiasi karet, kopi, dan lainnya. Tentu akan menjadi korban perlakuan oknum yang tidak bertanggungjawab. Bahkan diperkirakan jika tindak pidana itu tidak dihentikan, Industri di sumut akan kolaps dan pengangguran akan meningkat. Untuk itu Depalindo mengajak Pengguna Jasa Pelabuhan Belawan Dan Industri di sumut,

DIABADIKAN – Ketua Umum Depalindo Toto Dirgantoro (kanan) dan Ketua Bidang Infrastruktur Angkutan Depalindo Pusat Drs Hendrik Sitompul MM (kiri) diabadikan usai rapat koordinasi dengan Poldasu terkait temuan Depalindo atas dugaan Pidana Ex-Import di Pelabuhan Belawan. (andalas/ist)

Chairuman: Petani Mesti Kuasai Pasar Anggota Komisi VI DPR RI Dr H Chairuman Harahap SH, MH mengunjungi dan mendengarkan keluhan petani di Desa III, Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Jumat (28/9). "PETANI kita mesti menguasai pasar untuk menghadapi tengkulak yang makin meresahkan. Caranya dengan meningkatkan kualitas produk, terutama holtikultura dengan harga yang baik dan dapat diterima pasar,” ujar wakil rakyat yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, usaha kecil dan menengah, dan BUMN ini. Hadir dalam acara itu para

pemuka masyarakat setempat, warga Desa Tanjung Harapan, kepala lorong Dusun III, Anwar Khatan, mantan Kepala Desa III, Anwar Nasution dan Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (KP3) Lapang Karo-karo. Chairuman yang didampingi sang istri, Hj Ratna Sari Lubis mengatakan, penguasaan pasar sangat penting, karena bersamaan waktunya dengan penerapan kebijakan impor holtikultura sebagaimana Peraturan Menteri Perdagangan 30/2012 dengan revisi 60/2012 yang diberlakukan 29 September 2012. Dengan kebijakan ini, kata bakal calon Gubsu dari Partai Golkar ini, para petani harus berjuang sekuat tenaga untuk mengimbangi arus barang impor terutama untuk produk pertanian. Di lain pihak, penerapan

PANEN –Anggota DPR RI Chairuman Harahap (kanan) memperlihatkan cabai hasil panen petani dari Dusun III, Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara. (andalas/ ist)

impor model baru ini tak disambut gembira oleh masyarakat petani Dusun III, karena sebagian dari mereka terbentur minimnya air untuk saluran irigasi. “Bahkan ada 4 desa yang sudah beralih fungsi

dari petani padi menjadi petani sawit,” kata Perkumpulan Petani Pemakai Air (KP3A), Lapang Karo-karo. Semula dari sekitar 300 warga Tanjung Kuban, 80 persen di antaranya menjadi

petani cabai, dan sisanya padi. Namun karena kurangnya pasokan air, lahan mereka menjadi kering. Persoalan ini juga terpicu karena perbaikan tanggul air dilakukan hanya di beberapa titik oleh pemborong,

sesuai anggaran yang ada, sementara di desa tersebut terdapat belasan titik. “Jangan biarkan kami gontok-gontokkan di sini karena kurangnya air. Beginilah nasib kami yang kekurangan air di desa yang jadi percontohan kawasan perkotaan di Batubara” kata Lapang Karo-karo. Hal ini juga berdampak pada harga produk cabai. Menurut petani cabai, A Surbakti, cabai merah besar dari Tanjung Kuban ditolak ke agen dengan harga Rp8.500 per kilogram, namun dijual di pasar (di Riau) dengan kisaran harga Rp14.000 per kilogram, sedangkan cabai dari tanah Karo dijual Rp13.000 dan diecerkan di Medan dengan harga Rp16.000 per kg. “Bedanya, cabai dari Dusun III, mudah susut dibanding cabai dari tanah Karo. Ini terjadi karena faktor cuaca dan mutu

pupuk,” ujar Surbakti, warga Dusun III, yang juga petani di Tanah Karo ini. Chairuman, anggota DPR RI dari Komisi VI yang juga membidangi masalah petanian ini akan membawa aspirasi rakyat ini ke tingkat pusat. “Namun untuk tingkat kabupaten/kota, saya meminta pemerintah setempat jangan membangun titik-titik air setengah-setengah, sementara masyarakat membutuhkan jumlah saluran air yang memadai,” ujar mantan Kejatisu ini. Usai tanya jawab, anggota DPR RI Chairuman Harapan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa pupuk ramah lingkungan kepada Ketua KP3 Lapang Karo-karo untuk seterusnya dibagikan kepada para petani. Chairuman dan rombongan juga berkesempatan melakukan panen cabai dengan para petani setempat. (HAM/REL)

INFO FILM

HERMES XXI 12.15-14.35-16.55-19.15-21.35 SUN 12.30-14.50-17.10-19.30-21.50

HERMES XXI 12.15-14.35-16.55-19.15-21.35

PALLADIUM 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20 BINJAI 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PLAZA 12.45-14.35-16.25-18.15-20.05 BINJAI 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30

HERMES XXI THAMRIN 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25 SUN PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

HERMES XXI ( 3D ) SUN ( 3 D ) 12.15-14.10-16.05-18.00-19.5521.50 THAMRIN 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25 PALLADIUM 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10

HERMES XXI 12.30-14.40-16.50-19.00-21.10 SUN PALLADIUM 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

PLAZA 18.15-20/.25 THAMRIN 12.30-14.40-16.50


KOMUNITAS

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

11

PMI dan BNPB Luncurkan Film “Pesan dari Samudra"

Medan-andalas Banyak wilayah di Indonesia merupakan daerah yang rawan bencana khususnya gempa bumi, bahkan berpotensi tsunami. Fakta ini mendorong berbagai organisasi kemanusiaan terdorong untuk selalu memberi pembelajaran kepada masyarakat tentang cara-cara menyelamatkan diri dan keluarga mereka saat terjadi bencana tersebut. Mengingat luasnya wilayah geografis Indonesia dan rentannya posisi Indonesia yang berada dalam Ring of Fire (wilayah cincin api), maka penyampaian pesan tentang pengurangan risiko bencana menjadi hal sangat penting. Media TV cukup mempunyai jangkauan yang luas untuk menyebarkan informasi tersebut. Palang Merah Indonesia (PMI) didukung oleh Australian Red Cross (ARC) telah terlibat dalam berbagai kegiatan kesiapsiagaan bencana sejak tahun 2004. Salah satu kegiatan kesiapsiagaan bencana terkini adalah pembuatan Film TV dengan pesan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami berjudul “Pesan dari

Samudra.” Film ini didanai Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR). “Indonesia adalah negeri rawan bencana. Melalui film ini, kami berusaha memberitahu kepada masyarakat pentingnya untuk melakukan upaya pengurangan risiko bencana,” kata Sekretaris Jenderal PMI Budi A Adiputro dalam rilisnya, Minggu (30/9). Film TV Pesan dari Samudra akan diproduksi Miles Films dengan Mira Lesmana sebagai produser dan Riri Riza sebagai sutradara serta dibintangi Lukman Sardi (berperan sebagai Sakti), Putri Ayudya (Nara), dan Bintang Panglima (Samudra). Film bercerita tentang perte-

andalas/ist

PELUNCURAN - Sekjen PMI Budi A Adiputro, Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Sugeng Triutomo serta Mira Lesmana dan Riri Riza saat konfrensi pers peluncuran film "Pesan dari Samudra" di Galeri Cemara, Jakarta, Jumat (28/9). muan keluarga yang terpisah antara Kota Jakarta dan Kabupaten Sikka di NTT. Mereka terpisah akibat bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah tersebut.

108 Jemaah Calhaj KBIH Kodam I/BB Diberangkatkan Medan-andalas Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha KY PSC MSC melepas keberangkatan 108 orang jemaah calon haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kodam I/BB yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Medan, di Ruang Bukit Barisan Makodam I/BB jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Sabtu (29/9). Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasdam I/BB mengatakan setiap jemaah haji, mendambakan haji yang mabrur. Hal ini menjadi harapan dan keinginan segenap umat Islam yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Untuk itu ibadah haji tidak saja bersifat ritual sebagai bukti ketaatan Muslim pada Tuhannya, tetapi dapat memberi kontribusi bagi pengembangan kualiatas SDM dan harmonisasi sosial.

Ada tiga kontribusi ibadah haji bagi peningkatan SDM dan harmonisasi sosial. Ibadah haji memupuk keimanan dan ketakwaan sehingga seorang yang telah menunaikan ibadah haji diharapkan dapat menjadi warga negara yang baik dan saleh, tidak hanya saleh secara individual namun juga secara sosial. Ibadah haji memberikan kontribusi bagi tumbuhnya komitmen dan kesadaran pluralitas dan multikulturalisme, sebab sewaktu melaksanakan ibadah haji akan bertemu, bergaul dengan jemaah haji dari berbagai negara yang berbeda etnis dan kultur. Kontribusi ini akan memberi dampak positif bagi kehidupan dan kohesi sosial. Lebih lanjut Kasdam I/BB menyampaikan para jemaah calon haji harus dapat menyesuaikan diri dan mematuhi segala ketentuan yang berlaku di negara setempat, hindari permasalahan/konflik yang

tidak perlu di antara sesama jamaah haji. Dalam rangka mendukung kelancaran dan suksesnya pelaksanaan ibadah haji, kepada para jemaah calon haji agar senantiasa memantapkan iman, meluruskan niat, dan melaksanakan dengan penuh keikhlasan sesuai syariat Islam, sehingga senantiasa mendapat rido Allah SWT. "Pedomani dan patuhi segala peraturan atau ketentuan sebagai jemaah, tinggalkan segala atribut duniawi baik pangkat, jabatan maupun status sosial, ciptakan rasa kebersamaan, tanamkan loyalitas kepada para pembimbing, tumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai sesama jemaah. Jaga harkat dan martabat jemaah sebagai duta bangsa, jaga dan pelihara kesehatan serta ketahanan fisik sehingga seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji dapat diikuti dengan baik dan lanca," pesan Pangdam. (REL/YN)

"Kami telah duduk bersama dengan PMI dan Palang Merah Australia untuk membicarakan sebuah film mengenai bencana. Kami sadar bahwa banyak sekali

masyarakat Indonesia yang hidup di daerah rawan bencana, tapi tidak terlalu tahu mengenai masalah ini. Melalui film ini, kami berusaha memberi pesan terse-

but melalui cerita film,” jelas Produser Mira Lesmana. Film TV berdurasi 86 menit ini rencananya ditayangkan secara nasional di Metro TV dan ditampilkan tepat di peringatan ke-8 tahun tsunami Aceh pada 26 Desember 2012. Diharapkan penayangan FTV Pesan dari Samudra akan menjangkau 11.500.000 penonton (5 persen dari total populasi). Miles Films telah mempresentasikan naskah film kepada pihak PMI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) awal Juni 2012 dan memilih Kecamatan Larantuka di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang rawan tsunami sebagai lokasi yang tepat untuk syuting. “Shooting akan banyak dilakukan di daerah Ranatua, Flores Timur, NTT sebagai wilayah yang rentan gempa dan berpotensi tsunami. Pesan dari Samudra memiliki 2 pesan, yaitu pesan dari alam (samudra) di mana Indonesia adalah negeri lautan yang cantik tapi juga berisiko. Kedua, pesan dari Samudra yang

merupakan salah satu nama tokoh film,” jelas Riri Riza selaku Sutradara. Dengan ditayangkannya FTV Pesan dari Samudra ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana secara tepat dan pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana. Kejadian bencana pada film ini akan memberikan pengetahuan mengenai Early Warning System (EWS) yang diterapkan masyarakat sebagai kearifan lokal, di samping apa yang bisa dilakukan pihak-pihak berwenang seperti pemerintah, PMI, dan organisasi lainnya. Untuk mengetahui seberapa besar pesan film ini tersampaikan, PMI dan ARC membuat survei tentang Pengetahuan, Sikap dan Perilaku (Knowledge, Attitude and Practice Suvery/KAP Survey) ke masyarakat untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan mereka akan kesiapsiagaan bencana dan tanggap dalam bencana gempa bumi dan tsunami. (GUS)

PEMA STBA-PIA Periode 2012-2013 Dikukuhkan Medan-andalas Ketua Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA) diwaliki Puket III Yenny Marlim BBA SS melantik jajaran pengurus Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) STBAPIA masa bakti 2012-2013 di Aula Kampus STBA-PIA, Sabtu (29/ 9). Pengambilan sumpah dipimpin Puket I Sinar Anwar SS MTCSOl. Para Pengurus PEMA STBA-PIA yang dilantik yakni Joan Wijaya (Koordinator), Ivana (Gubernur), Jessy (Wakil Gubernur), Fanny Noreen (Sekretaris I), Helen Njo (Sekretaris II), Carolyn (Bendahara I), Melisa (Bendahara II), Margaret Shick (Kabid Minat/Bakat), Willius Wijaya (Subkabid Olahraga), Shelfia (Subkabid Kesenian), Angelin (Kabid Publikasi), Stven (Kabid Penalaran dan Keilmuan), Praja LM (Kabid Kesejahteraan), Veronica (Subkabid Kerohanian), dan Jilly Novita Chandra (Subkabid Kepedulian Sosial). Pada pelantikan yang dirangkai seminar sehari tentang kreativitas intelektual dengan narasumber Ir Martinus Tjendana MPSi tersebut, Yenny Marlim mengajak para pengurus yang baru dilantik untuk tetap komit menjalankan tugas dan fungsinya karena, komitmen tersebut sangat dibutuhkan untuk tetap meningkatkan esksistensi kampus di dalam dan luar kampus. "PEMA merupakan salah satu wadah para mahasiswa di dalam

SERTIJAB Puket I dan III Sinar Anwar dan Yenny Marlim menyaksikan serah terima jabatan antara Pengurus PEMA STBA-PIA lama dan yang baru di Kampus STBA-PIA, Sabtu (29/9). andalas/asril tanjung

lingkup kampus. Para pengurus yang tergabung di dalam PEMA STBA-PIA adalah para mahasiswa yang secara tidak langsung sudah ikut berkecimpung di dalam sebuah organisasi. Organisasi PEMA merupakan gambaran kecil yang bisa melatih dan mendidik para mahasiswa untuk bisa eksis di dalam sebuah organisasi. Untuk itu, diharapkan kepada para mahasiswa tidak hanya fokus untuk menuntut ilmu semata, tetapi juga mau belajar ilmu organisasi, seperti PEMA," ujar Yenny Marlim. Dia juga mengingatkan para mahasiswa tidak perlu malu dan sungkan bergabung di PEMA STBA-PIA. Karena, sebagai mahasiswa pengalaman dalam sebuah organisasi mutlak sangat diperlu-

kan sebagai awal memulai hidup di tengah-tengah masyarakat. "Jadikanlah PEMA STBA-PIA sebagai wadah pembelajaran dan bekal yang suatu saat akan sangat berguna untuk mendukung karier dan usaha," tegas Yenny Marlim. Sebelumnya, motivator nasional Martinus Tjendana pada seminar Kreativitas Intelektual yang dihadiri kurang lebih 850 mahasiswa tersebut mengajak para mahasiswa untuk membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Untuk itu, kreativitas para mahasiswa perlu mendapat rangsangan dari sesuatu yang baru. Sehingga, pola pikir otak kiri dan otak kanan akan terus bekerja sesuai kreativitas yang kita jalankan sehari-hari.

"Kreativitas adalah kemampuan untuk mendapatkan ide-ide baru atau mengimprovisasikan ide-ide yang telah lama dan menyusun kembali, sehingga menjadi baru. Sedangkan intelektual adalah kelompok orang cerdas, berakal, dan berpikiran jernih berdasarkan ilmu pengetetahuan," ujar Tjendana. Dia berharap melalui seminar yang diwarnai dengan lomba menebak gambar, suara dan berbagai permainan lainnya yang mampu memberikan pencerahan kepada para mahasiswa tersebut, akan mampu memotivasi para mahasiswa untuk mengasah kreativitas intelektualnya dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam pengembangan pendidikan dan karier di masa mendatang. (RIL)

PP Rekomendasikan Azrai Calon Ketua KNPI Medan

andalas/ist

SERAHKAN BENDERA - Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha KY PSC MSc menyerahkan bendera rombongan kepada Danpomdam I/BB Kolonel Cpm Supriyantoro SIP sebagai ketua rombongan jemaah calon haji KBIH Kodam I/BB Kloter 9 Embarkasi Medan, Sabtu (29/9).

Medan-andalas Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Medan merekomendasikan Azrai SS MSP sebagai calon Ketua DPD KNPI Kota Medan periode 2012-2015 pada musyawarah daerah yang berlangsung pada November mendatang. Ketua MPC PP Kota Medan Drs Boyke Turangan MSP mengatakan, rekomendasi pencalonan Azrai itu ditetapkan pada ra-

pat pleno MPC Kota Medan di sekretariat Jalan Thamrin, Medan, Kamis (27/9). "Dari hasil rapat pleno kita tadi merekomendasikan beliau (Azrai-red) sebagai calon Ketua KNPI Kota Medan untuk periode 2012-2015," kata Boyke Turangan, kemarin. Hadir pada rapat pleno itu antara lain Sekretaris MPC PP Kota Medan H Endar Sutan Lubis, Wakil Ketua I AR Batubara, Ke-

tua Srikandi MPC PP Kota Medan Rosda SE, dan sejumlah pengurus lainnya yakni Heru Effendi, Rizaldi Tanjung, Romi yang juga Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) KNPI Medan Denai, dan Suartin Ketua PK KNPI Medan Selayang. Sementara itu, Azrai sendiri mengaku sangat berterima kasih atas rekomendasi MPC PP Kota Medan terkait pencalonannya sebagai Ketua DPD KNPI Kota Medan periode 2012-2015.

Menurut dia, jika terpilih kelak dirinya akan membenahi ruh kepemudaan di bawah naungan KNPI Kota Medan. Informasi diperoleh wartawan, para kandidat yang maju pada musyawarah daerah DPD KNPI Kota Medan yang berlangsung pada November mendatang adalah Muhammad Kamil Lubis dan Zulham Effendi. Para kandidat samasama berpeluang untuk merebut kursi KNPI Kota Medan. (GUS)

Gebyar SMK Medan Barometer Kualitas SMK Medan-andalas Penyelenggaraan Gebyar SMK Medan 2012 pada 3-6 Oktober di Tapian Daya PRSU Medan diharapkan menjadi barometer kualitas SMK di Medan. Di event ini seluruh SMK dapat memanfaatkanya untuk memunculkan sesuatu yang baru, yang tidak ada di negara lain, serta ada produk yang standar nasional maupun internasional. "Jadi out put-nya, barometer SMK sebagai sekolah unggulan yang berkualitas dapat lebih terukur. Karena kreativitas dan inovasi siswa SMK ini sudah mulai bermunculan, baik di Medan maupun di kabupaten/kota lainnya di Sumut. Tidak hanya produk teknologi kendaraan tetapi bisa saja dari berbagai bidang keahlian yang ada di SMK," kata Kepala

Dinas Pendidikan Medan Drs Rajab Lubis didampingi Kepala Seksi Kurikulum SMK Zulhanif dan Supri Harahap di technical meeting Gebyar SMK di Aula Disdik Medan, Jumat sore (28/9). Rajab Lubis menambahkan, karya mobil rakitan dari salah satu pesantren di Labuhan Batu barubaru ini tentu menjadi inspirasi baru bagi generasi penerus bangsa. "Jadi memang ada yang baru, kita juga bisa, tidak hanya hasil mobil SMK di Solo yang dapat berguna dan bermanfaat," ujarnya. Selain itu, sambung Rajab Lubis, dengan slogan SMK Bisa dapat diwujdukan lagi dengan munculnya kreativitas dan invoasi produk yang nantinya dapat menjadi perhatian masyarakat luas.

"Ada filosofi mengatakan, tempat bertanya bagi yang tidak tahu dan tempat mencari yang tidak punya. Konkretnya tentu ada produk yang tidak ada di negara lain. Jadi bila produk itu ada dihasilkan SMK, tentu mereka (masyarakat luar) bertanya dan mencari tahu ke tempat kita," tuturnya. Rajab Lubis menjelaskan, terkait ada produk yang berstandar nasional dan internasional hasil karya SMK nantinya dapat menunjukkan bahwa siswa SMK juga dapat membuat produk diakui keberadaannya di tingkat nasional maupun internasional. "Seperti handphone jangan hanya tergantung dari negara luar, tetapi bagaimana SMK juga bisa melakukannya. Bila ini semua dapat dilakukan, tentu hal ini me-

miliki nilai lebih bagi SMK dan Kota Medan khususnya," ujar Rajab Lubis. Zulhanif menambahkan apa yang menjadi masukan Kadisdik Medan ini tentu menjadi motivasi SMK untuk menujukkan hasil karya terbaiknya kepada masyarakat luas. Apalagi, sambung Zulhanif, pelaksanaan Gebyar SMK Medan ini untuk mengangkat citra sekaligus sebagai media untuk menunjukkan ketrampilan, kemampuan, potensi, prestasi, serta hasil inovasi, dan teknologi siswa serta SMK kepada seluruh lapisan masyarakat luas. "Persiapan kegiatan sudah mencapai 80 persen lebih, dengan jumlah 36 stan. Untuk diketahui di Medan saat ini ada 42 program keahlian di SMK," katanya.

ARAHAN Kepala Dinas Pendidikan Medan Drs Rajab Lubis (kiri) didampingi Zulhanif (Kepala Seksi Kurikulum SMK) dan Supri Harahap memberikan arahan kepada para peserta Gebyar SMK Medan 2012 pada technical meeting di Aula Dinas Pendidikan Medan, Jumat sore (28/9). andalas/sulaiman

Zulhanif menjelaskan Gebyar SMK Medan 2012 akan dibuka Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap dan akan digelar kontes

mekanik pada 3-5 Oktober, lomba tari daerah tingkat SMP (4 Oktober), lomba desain WEB tingkat SMK/SMA (6 Oktober),

lomba inovasi teknologi (4 Oktober), dan lomba presentasi power point tingkat SMP (5 Oktober). (MA)


SUMATERA UTARA

Senin 1 Oktober 2012

minta, semua harus bekerja. Dia yakin FKPPI akan bisa lebih baik lagi. "Saya akan mencarikan pekerjaan untuk pengurus pengurus Rayon sekaligus membuat sekeretariat rayon rayon”, ungkap Darwin. Darwin juga meminta kepada seluruh rayon yang mendukungnya agar solid membesarkan FKPPI.Dengan basic sebagai pemborong, Darwin akan membagi limpahan rezeki tersebut kepada rayon yang mendukungnya. Hadir dalam musyawarah itu sekaligus membuka musyawarah, Ketua PD Plt Sumut Ir AR Krisman Purba Idris Gayuh selaku Pembina FKPPI dan Pebabri Sumut, Perwakilan Dandim, dan Kapolresta Medan. “Kita mendukung sepenuhnya Muscab FKPPI Kota Medan ini dan malam ini juga akan melantik,”kata AR Krisman Purba Idris Gayuh. Dalam sidang formatur yang berlangsung dari pukul 15.00– 17.00 WIB tersebut, ketua terpilih berhasil mendudukkan H Indrawirawan SE AK MN sebagai Sekretaris dan Jumiati SPd sebagai Bendahara, sekaligus dilengkapi unsur pengurus lainnya. (FT)

Perekaman e-KTP di Kabanjahe Dinilai Berhasil Kabanjahe-andalas Wakil Ketua DPRD Karo, Ferianta Purba SE mengapresiasi kinerja Camat Kabanjahe Drs Lesta Karo-Karo MM, dalam mengoptimalkan perannya menyukseskan program nasional e-KTP. Pelayanan perekaman eKTP di Kantor Camat Kabanjahe yang dibuka hingga malam hari sungguh luar biasa. Setelah melihatnya secara langsung, pihaknya juga mengapresiasi lurah dan kepala lingkungan. Dimana dalam perekaman eKTP di wilayah Kabanjahe, semua terlihat proaktif melakukan pendataan penduduk wajib KTP yang belum merekam datanya. “Artinya, sukses e-KTP tergantung camat yang berkoodinasi dengan lurah serta kepala lingkungan, dan saya melihat hal itu berjalan dengan baik,” ujar Ferianta kepada andalas, Minggu (30/9) di Kabanjahe. Kinerja yang baik itu harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Camat Kabanjahe agar tetap mengimbau masyarakat untuk menyegerakan perekaman e-KTP bagi yang belum secara reguler, serta mengkondisikan para petugas pelayanan e-KTP untuk memberikan pelayanan yang lebih paripurna, cepat dan efektif. Lakukan terobosan-terobosan positif dalam menunjang kegiatan e-KTP yang sedang berlangsung. Apresiasi tinggi dan tulus atas kinerja para kepala lingkungan, lurah, camat dan operator perekaman e-KTP telah maksimal melakukan perekaman dan bekerja tanpa lelah dan penuh tanggungjawab hingga program nasional ini bisa berjalan dengan baik.

 Ferianta Purba SE “Camat, lurah, kepala lingkungan dan para operator saya ucapkan terimah kasih telah bekerja keras. Saya berikan apresiasi yang tinggi dan tulus untuk kinerja yang baik dalam melayani masyarakat,”kata Ferianta. Khusus kepada operator yang paling sibuk bekerja, pengorbanan waktu hingga malam hari, karena mereka ujung tombak hingga selesainya e-KTP." Ini menunjukan dedikasi yang maksimal, saya menyampaikan terima kasih,”ujarnya. Selain reward bagi camat yang kinerjanya baik, Wakil Ketua DPRD Karo juga mengusulkan agar Bupati Karo, memberikan punishment atau sanksi bagi camat yang tidak mencapai target atau kinerjanya rendah. “Para camat yang kinerjanya baik pantas diberikan penghargaan untuk merangsang kinerjanya mengoptimalkan perannya dalam menyukseskan program e KTP dan sebaliknya para camat yang kinerjanya rendah atau tidak mencapai target agar dievaluasi,” ujar Ferianta Purba, juga Ketua DPD Partai Golkar Karo. (RTA)

12

Tak Sesuai Bestek, Pondasi Terminal Lubuk Pakam Dibongkar

Darwinsyah Dipercaya Pimpin FKPPI Rayon 0201 Medan-andalas Ormas Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNIPolri Indonesia (FKPPI) Rayon 0201 Kota Medan Sabtu (29/9), menggelar Musyawarah Cabang se-Kota Medan untuk memilih Ketua FKPPI Rayon 0201 Kota Medan di Hotel Royal Jalan Perintis Kemerdekaan Medan. Didukung 18 pengurus Rayon FKPPI se-Kota Medan, Muscab yang disertai sejumlah pengurus cabang FKPPI dari Rayon daerah lain, seperti Sergai, Siantar, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Kisaran dan lainnya itu berhasil memilih Darwinsyah (mantan Sekretaris FKPPI Kota Medan) secara aklamasi untuk memimpin FKPPI Rayon 0201 Kota Medan periode 2012-2017. Darwinsyah mengatakan, dirinya berada di garis terdepan bersama anggotanya, jika ada yang merongrong FKPPI di Kota Medan. "Saya siap dipidana jika ada yang merusak FKPPI di Kota Medan secara khusus, karena visinya adalah menjadikan FKPPI itu semakin besar," katanya. Ke depan saya menamakan ini FKPPI Pembaharuan, dalam hal ini tidak ada lagi minta me-

harian andalas | Hal.

DIBONGKAR - Seorang warga menunjukkan pondasi bangunan pagar terminal yang sudah dibongkar dan kelihatan hanya rangka besi menggantung.

Lubuk Pakam-andalas Pondasi bangunan pagar beton Terminal Lubuk Pakam yang sudah terpasang, akhirnya dibongkar dan diganti dengan pondasi baru. Pembongkaran dimulai sejak Jumat (28/9) pasca terbitnya pemberitaan harian andalas (edisi 27 September 2012red), terkait kekhawatiran warga yang berdomisili di sekitar terminal bus itu. Warga sekitar merasa dihantui timbulnya korban bila seketika bangunan pagar tersbut ambruk, akibat konstruksi bangunan yang sarat masalah. Pasalnya bangunan tersebut sangat diragukan kekuatannya disebabkan konstruksi pondasi dangkal, sewaktu-waktu bisa ambruk dan mengancam keselamatan warga. “Pondasinya kita bongkar dan dibuat pondasi baru, karena memang tukangnya salah mengerjakan,” ujar pengawas pekerjaan saat ditemui andalas di lokasi bangunan, kemarin. Menurut pengawas yang tidak bersedia disebut namanya itu, pihaknya tidak melihat ketika tukang bangunan me-

lakukan pengecoran pondasi, dia mengetahui setelah adanya pemberitaan di harian andalas. Setelah itu, baru melakukan pengecekan fisik dan ternyata memang menyalah dan harus dibongkar. Dengan temuan itu, pihak pemborong juga terpaksa mengganti tukang yang semula mengerjakan bangunan itu dengan tukang baru. Selain khawatir, warga juga bertanya-tanya apakah anggaran pembangunan pagar pembangunan pagar Terminal Bus Lubuk Pakam itu berasal dari APBD atau sumbangan pihak ketiga. Karena tidak ada terlihat tanda-tanda maupun petunjuk (papan proyek-red) di seputar lokasi bangunan. “Uang untuk bangun pagar ini dari mana ? APBD atau bantuan pihak ketiga , soalnya gak ada plank nama proyeknya,” tanyawarga. Warga menambahkan, mereka sangat khawatir bangunan pagar beton tidak bertahan lama dan akan ambruk. Sebab, korekan pundasi sangat dangkal sekitar 15 cm langsung dicor beton. Tentu konstruksi itu sangat mengancam keselamatan

warga sekitar. “Saya juga tukang bangunan korekan pondasi pagar beton ini sudah menyalah,”terang warga yang tidak bersedia disebut identitasnya. Sebelumnya salah seorang yang mengaku sebagai konsultan bangunan tersebut saat ditanyai andalas di lokasi bangunan membenarkan, pondasi pagar beton itu memang sudah menyalah dan tidak sesuai konstruksi. Menurutnya, sesuai konstruksi pondasi pagar tersebut memiliki kedalaman 60 cm. Namun para pekerja hanya mengoreknya sekitar 20 centimeter saja. “Ya, memang ini sudah salah bestek, jadi yang sudah terpasang akan dibongkar kembali,” sebutnya. Pantauan andalas, kendati pihak pelaksana pekerjaan sudah membongkar dan membangun kembali pondasi baru. Namun, hingga kini belum ada papan proyek menunjukkan pekerjaan itu. Hal itu mengundang kecurigaan banyak kalangan yang membuahkan kesan ada sesuatu tersembunyi dalam pelaksanaan proyek tersebut. (TH)

Kinerja Merosot, DPRD DS Kehilangan Wibawa Lubuk Pakam-andalas DPRD Deli Serdang mulai kehilangan aura dan wibawa sebagai wakil rakyat. Kinerja orangorang terbaik yang diusung partai politik lewat pemilihan legislatif (Pileg) untuk menduduki lembaga terhormat itu, dituding sudah tidak lagi berpihak pada rakyat. Justru kini kebanyakan dari mereka tampaknya sudah 'mengalihkan' amanah rakyat untuk kepentingan pribadi dan golongan. Hal itu terlihat dari kinerjanya yang kini terkesan sudah tidak dapat dikontrol, baik oleh pimpinan dewan sendiri maupun alat kelengkapan dewan yang dipercaya untuk menjaga disiplin sesuai dengan tata tertib dan fungsi dewan. Amanat Undang-Undang tentang kedudukan legislatif, DPRD memiliki fungsi legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah, anggaran, kewenangan dalam hal anggaran daerah (APBD) dan pengawasan. Kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah serta memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diajukan kepala daerah. Dalam hal ini memang anggota DPRD Deli Serdang tergolong getol. Namun, dari sisi fungsi pengawasan

andalas/th sihombing

KOSONG - Terlihat suasana rapat paripurna DPRD DS dengan agenda penyampaian laporan reses, banyak kursi kosong akibat minimnya kehadiran anggota dewan. belum menunjukkan etos kerja signifikan. Seperti hasil reses tahap tiga yang berlangsung akhir Juli 2012 lalu, dewan melaksanakan reses selama 5 hari ke daerah pemilihan (dapil) masing masing untuk menyerap aspirasi di tengah masyarakat. Sejatinya hasil reses dewan itu sudah diparipurnakan sepekan setelah reses berlangsung. Kenyataannya DPRD baru menyampaikan laporannya dalam sidang paripurna pada Selasa (25/9) lalu alias dua bulan kemudian dan saat itu hanya dihadiri 27 angota dewan. Ini menunjukkan, anggota dewan daerah itu selain kehilangan wibawa, juga lamban dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku wakil rakyat. Ironisnya, laporan reses pada rapat

paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD H Wagirin Arman dan dihadiri Wabup H Zainuddin Mars, terkesan monoton dan copy paste ; tidak jauh beda dengan laporan-laporan reses sebelumnya. Yakni, masih berkutat seputar usulan-usulan pembangunan jalan desa, jalan setapak, drainase serta bantuan bidang pertanian rakyat. Sedangkan pengawasan bidang pelaksanaan pembangunan yang menggunakan APBD, seperti bangunan tidak memiliki papan proyek, pelaksanaan PNPM Mandiri perdesaan maupun perkotaan bermasalah belum tersentuh. Jika laporan reses hanya menyampaikan usulan-usulan masyarakat, tanpa reses pun usulan itu sudah sampai ke pemerintah daerah melalui

Musrenbang Desa maupun Kecamatan. "Seharusnya dewan bisa mengungkap realisaasi pengunaan anggaran yang dialokasikan di semua wilayah kecamatan dan desa,”ungkap sejumlah anggota DPRD Deli Serdang, menjawab pertanyaan andalas, kemarin. Salah seorang anggota DPRD Deli Serdang, Syarifuddin Rosa yang ditanyai andalas, mengakui kalau DPRD Deli Serdang memang sudah kehilangan auranya. Pasalnya, kegiatan dewan khususnya tahun 2012 sudah makin tidak menentu dan terkesan amburadul. Politisi PBR yang tergabung dalam Fraksi HAGRIB ini, mengaku jenuh dengan situasi tersebut, bahkan dia juga mengakui kalau dirinya turut terkontaminasi, tidak paham lagi dari mana memulai pekerjaan rutin selaku wakil rakyat. “Suasana sudah berubah drastis tidak mengerti lagi apa yang mau dikerjakan,” akunya seraya menambahkan, kondisi seperti ini membuat dirinya menjadi sakit karena biasanya selalu aktif membuat terobosan-terobosan positif untuk untuk kepentingan rakyat daerah itu. Sementara, anggota dewan lainnya mengungkapkan, melemahnya kinerja dewan ada kaitannya dengan verifikasi partai politik dilakukan KPU. Khususnya para petinggi maupun pengurus parpol yang duduk di legislatif daerah itu disibukkan dengan urusan administrasi dan konsolidasi partai, agar lolos dalam verifikasi faktual sebagai parpol peserta Pemilu 2014 mendatang. (TH)

SMKN I Lubuk Pakam-Astra Honda Motor Jalin Kerjasama

Rampung, Jembatan Penghubung Deli Serdang-Simalungun

Lubuk pakam-andalas Pemkab Deli Serdang jalin kerjasama dengan dealer Honda wilayah Sumut PT Astra Honda Motor (AHM) dan CV Indako Trading Co, untuk membuka kurikulum teknik sepeda motor Honda di SMK Negeri I Lubuk Pakam. Kerjasama itu ditandai dengan penendatangan MoU PT Astra Honda Motor (AHM) dan CV Indako Trading Co dengan SMKN I Lubuk Pakam serta pembukaan selubung papan merk kerjasama, dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, Manajer PT Astra Honda Motor Hariko Handoko, General Manager CV Indako Trading Co, Arifin Posmadi, Kadisdikpora Hj Saadah Lubis SPd MAP, Kadisdik Sumut, SMKN II Medan, SMK I Medan Putri, SMK PAB Helvetia, SMK Multi Karya dan SMK Dwiwarna Medan, di Komplek sekolah SMKN I Lubuk Pakam, Sabtu (29/9). Wabup Zainuddin Mars mengapresiasi terjalinnya MoU antara Pemkab Deli Serdang dengan PT Astra Honda Motor (AHM) dan CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumut, yang menetapkan SMK Negeri I Lubuk Pakam menjadi salah satu SMK dari enam SMK di Sumut, untuk membuka kurikulum teknik sepeda motor Honda.

Gunung Meriah-andalas Keinginan warga Desa Ujung Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang selama puluhan tahun, agar bisa terhubung dengan aman ke wilayah tetangga sebelahnya. Yakni, Kabupaten Simalungun akhirnya terwujud dengan selesainya pembangunan jembatan Sei Bane. Jembatan ini merupakan sarana menghubungkan Desa Ujung Meriah (Kabupaten Deli Serdang), dengan Desa Urung Dolok dan Desa Batu Holing Kecamatan Dolok Silau (Kabupaten Simalungun). Sebelum dibangun jembatan yang baru ini, sebagai sarana penghubung masih berupa jembatan darurat terbuat dari kayu balok dengan kondisi sudah lapuk termakan usia sehingga mengancam keselamatan masyarakat ketika melintas. Ditambah lagi keadaan medan atau kontur lokasi jembatan berupa tebing curam dengan kedalaman 30 meter dari dasar sungai. Immanuel Tarigan SH MHum, salah seorang warga Desa Ujung Meriah yang juga tokoh masyarakat Gunung Meriah kepada andalas, Sabtu (29/9) di Gunung Meriah mengatakan, sangat bersyukur dengan telah dibangunnya jembatan Sei Bane ini. Dikatakannya, warga Kecamatan Gunung Meriah, khususnya

andalas/th Sihombing

PENANDA PENANDATTANGANAN - Manajer PT Astra Honda Motor, Hariko Handoko dan Kepala SMKN I Lubuk Pakam Drs Kineken MPd berjabat tangan usai penandatangan MoU, disaksikan Wabup Zainuddin Mars dan Kadisdikpora Hj Saadah Lubis. "Hal ini merupakan cerminan suksesnya konsep CERDAS Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan dalam upaya percepatan pembangunan di daerah ini," kata wabup. Disebutkan, sektor pendidikan mendapat perhatian khusus dan terpenting sejalan dengan visi-misi pembangunan daerah Deli Serdang ini, karena diketahui bersama untuk memajukan bangsa, perlu generasi berkualitas, sehingga bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain. "Karenanya, para siswa harus memanfaatkan kesempatan ini, diharapkan nanti tidak sekadar menjadi teknisi, tapi mampu menciptakan lapangan kerja," ujar wabup.

Sementara, Manajer PT Astra Honda Motor Hariko Handoko bersama GM CV Indako Trading Co Arifin Posmadi mengungkapkan, pihaknya selalu berusaha untuk dapat menjadi perusahaan yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Terutama menjawab kebutuhan dunia pendidikan untuk jurusan teknik sepeda motor. Sehingga ke depan mampu melahirkan teknisi yang handal dan mandiri, karena dirasakan semakin tingginya konsumen memiliki sepeda motor, yang setiap bulannya di Sumatera Utara mencapai 24.000 unit untuk Honda saja. (TH)

andalas/bobby l purba

RAMPUNG - Pembangunan jembatan Sei Bane Desa Ujung Meriah Kabupaten Deli Serdang, akhirnya berhasil dirampungkan. Desa Ujung Meriah merasa bersyukur atas telah dibangunnya jembatan Sei Bane ini, karena sebelumnya sarana penghubung yang ada masih berupa jembatan darurat yang sewaktuwaktu tidak aman untuk dilintasi apalagi kalau menggunakan kendaraan. Tapi, kini selain aman untuk dilintasi, jembatan ini juga berguna sebagai sarana penghubung peningkatan perekonomian rakyat. "Sebab, pada umumnya masyarakat Gunung Meriah yang rata-rata petani dan pekebun kini semakin mudah untuk menjual hasil pertanian dan perkebunannya karena sarana penghubung telah memadai,” ujar Immanuel Tarigan. Kepala Seksi Peningkatan Jem-

batan Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Deli Serdang, Martiam Purba ST kepada andalas, saat meninjau jembatan Sei Bane, Sabtu mengatakan, pembangunan jembatan Sei Bane yang panjangnya 34 meter dan lebar 4 meter, serta mampu menampung kapasitas beban yang diizinkan seberat 8 ton ini dikerjakan secara swakelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Deli Serdang, Tahun Anggaran (TA) 2012. "Untuk menghemat biaya pembangunan jembatan tersebut, pihak Dinas PU Deli Serdang memanfaatkan sebahagian besi profil WF 400 dan WF 200 yang merupakan inventaris dan masih layak digunakan," kata Purba. (BOB)


SUMATERA UTARA

Senin 1 Oktober 2012

PDAM Tirta Wampu dan USAID Jalin Kerjasama Stabat-andalas PDAM Tirta Wampu melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan USAID (United State Agency International Development)IUWASH (Indonesian Urban Water, Sanitation and Hygiene) terkait dengan pembiayaan mikro untuk sambungan air perpipaan PDAM bagi masyarakat. Penandatanganan itu dilakukan Dirut PDAM Tirta Wampu, Jufrizal SE, Ketua Koperasi Karyawan PDAM Tirta Wampu, Kliwon SE, Badan Pengawas PDAM Tirta Wampu Drs Abdul Karim MAP dan USAID- IUWASH Regional Sumatera Ir Subhari Ritonga MM di Aula Kantor PDAM Tirta Wampu di Stabat, kemarin disaksikan Kepala Bappeda Langkat Drs Astaman.dan Kadis Koperasi, UKM dan PMD Kabupaten Langkat Drs T Nilpan Shahari. Chief of Party (CoP) IUWASH, Louis O’Brien menyambut baik kerjasama tersebut karena didasari hubungan kemitraan dan perencanaan program yang kuat. Karena itu, dia memuji Dirut PDAM Tirta Wampu, Jufrizal SE dan berharap kerjasama itu dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. “Saya lihat PDAM Tirta Wampu memang terus berkembang dan maju. Karena itu, saya berharap agar kerjasama ini dapat terus ditingkatkan di masamasa yang akan datang,”ujarnya dengan bahasa Indonesia yang tidak begitu lancar. Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pengawas PDAM Tirta Wampu, Drs Abdul Karim MAP memuji kepemimpinan Dirut PDAM Tirta Wampu, Jufrizal. "Sebelum dipimpin Jufrizal, PDAM Tirta Wampu benar- benar berada dalam kondisi parah dan memprihatinkan," katanya. Selain itu, disiplin karyawan buruk dan kondisi keuangan perusahaan memprihatinkan, sehingga untuk membayar gaji karyawan saja perusahaan tidak mampu.Akibatnya, gaji karyawan sempat tertunggak sampai 8 bulan lamanya. (BD)

Tapal Batas SamosirHumbahas Ditetapkan Pangururan-andalas Penegasan penetapan tapal batas antara Kabupaten Samosir dengan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara akan ditentukan di wilayah Desa Hite Pantar, sesuai kesepakatan bersama, guna menghindari konflik antar masyarakat pada kedua Kabupaten tersebut. "Penyeselesaian masalah tapal batas wilayah administrasi kedua kabupaten bertetangga itu sudah mendapat kesepakatan dan akan ditetapkan di Desa Hite Pantar, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) 8-9 Okober 2012," kata Kabag Humas Pemkab Samosir, Amon Sormin di Pangururan, Sabtu. Juru bicara Pemkab Samosir itu menyebutkan, penetapan dimaksud sesuai hasil rapat yang dilakukan kedua belah pihak di aula Kantor Camat Bakti Raja, Kabupaten Humbahas, Selasa (25/09). Rapat tersebut, kata dia, bukan pembahasan masalah kepemilikan tanah, tapi untuk menetapkan batas administrasi wilayah antara kedua Kabupaten berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri mengenai batas wilayah administrasi Pemerintahan di setiap daerah. "Batas-batas wilayah yang disepakati adalah Kecamatan Polung dan Kecamatan Sitiotio wilayah Kabupaten Samosir," ujarnya. Tapal batas yang disepakati tersebut, lanjutnya, bukan menjadi penentu kepemilikan lahan, karena bisa saja masyarakat Samosir memiliki lahan di Humbang Hasundutan dan begitu juga sebaliknya. Amon berharap, pihak Pemerintah kedua Kabupaten berikan penegasan serta penjelasan kepada masyarakat, supaya tidak terpengaruh dengan isu yang menafsirkan pengurangan lahan yang mereka miliki. (ANT)

harian andalas | Hal.

13

Dikecam, Anggota DPRD Langkat Sibuk Studi Banding Stabat-andalas Aksi unjuk rasa digelar seribuan warga dari Kecamatan Tj Pura, Senin (24/9) lalu, terkait dengan ‘dihapuskannya’ proyek perbaikan jembatan Pematang Sentang di Kecamatan Tj Pura masih menyisakan cerita. Kepada para pengunjuk rasa, ketua DPRD Langkat, H Rudi Hartono Bangun sempat menegaskan kesalahan ada pada Pemkab Langkat, yaitu Sekda, Dinas PU dan BPKAD.Namun, begitu dipertemukan dengan Sekda, Sekretaris Dinas PU dan Asisten Pemerintahan barulah terungkap hal sebenarnya. Tak mau dihakimi dengan seenaknya, dengan lugas Sekdakab Langkat Drs H Surya Djahisa menegaskan, kalau Pemkab Langkat sebenarnya sudah mengusulkan perbaikan jembatan Pematang Sentang. Hal itu terbukti dari Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang diajukan pada 2 Februari 2012 untuk R-APBD Tahun 2012. Dana perbaikan jembatan Pematang Sentang sudah diajukan sebesar Rp 8 M. Pada pengajuan dan pembahasan

andalas/budi zulkifli

MENGANCAM - Inilah jembatan Pematang Sentang yang selalu mengancam keselamatan masyarakat, rusak parah dan nyaris ambruk, minta segera diperbaiki. pertama, angka itu masih ada. Namun, pada pengajuan dan pembahasan berikutnya, mata anggaran itu pun menghilang. Ditegaskan Surya, Ketua DPRD Langkatlah yang menghapuskan mata anggaran tersebut saat rapat anggaran di Hotel Grand Aston,

Medan. “Ah, kan bapak yang menghapuskan mata anggaran itu sewaktu rapat anggaran di Hotel Grand Aston,” tegas Surya. Jadi, Ketua DPRD Langkat hanya mencoba untuk membela diri. Ironisnya, beberapa saat kemudian dia pun mengakui hal

tersebut. Namun, dalihnya, hal itu bukan keputusannya sendiri, sebab anggota dewan bukan dia sendiri. Nah, kenyataan inilah yang patut disesalkan.Bayangkan saja, rakyat jelas berharap agar perbaikan jembatan itu dapat

disegerakan, namun para anggota dewan yang jelas-jelas wakil rakyat justru mencoretnya. Menanggapi hal itu, tokoh pemuda, Ainal Zein menegaskan, para anggota DPRD Langkat sekarang kebanyakan pergi ke luar daerah, antara lain seperti pergi studi banding dengan tujuan agar mendapat honor yang besar dari biaya perjalanan dinas, sehingga jarang turun ke ‘kampung-kampung’ untuk melihat apa yang lebih urgen dan diperlukan masyarakat. Kalau sudah dekat masa kampanye barulah sibuk turun dan mencari dukungan masyarakat. Bahkan, semua pada sibuk mau jadi pahlawan, padahal hanya jadi pahlawan kesiangan. Penegasan itu disampaikannya kepada andalas saat dimintai komentar dan tanggapannya, kemarin. Bahkan, kualitas anggota DPRD Langkat saat ini malah makin buruk dari DPRD Langkat lalu. Buktinya, cuma ada satu atau dua orang saja yang mau peduli dengan aspirasi dan kepentingan masyarakat."Karena itu, kita pantas kecewa dengan anggota DPRD Langkat saat ini,” tegasnya. (BD)

Limbah PKS PT KAS Diduga Cemari Sungai di Padang Lawas Palas-andalas Lagi, kasus perusakan lingkungan yang diduga diakibatkan limbah kelapa sawit, merebak di Sumut. Kali ini terjadi di Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas. Pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Karya Agung Sawita (PT KAS), yang beroperasi di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, disinyalir mencemari anak sungai yang mengalir ke Sungai Aek Tinga dan Sungai Sosa di Desa Aek Tinga. Sedangkan, aliran sungai Sosa mengalir ke Kabupaten Rohul Provinsi Riau. Sinyalemen ini merupakan hasil temuan Tim Wartawan dan LSM Forum Penyelamat Lingkungan Hidup Bukit Barisan (FPLH-BB), Kabupaten

HIT AM - Tampak warna air sungai di Desa Aek Tinga palas berubah menjadi hitam HITAM pekat, diduga akibat pencvemaran limbah PKS PT KAS. Padang Lawas. Terkait dugaan pencemaran limbah ke sungai oleh PKS PT KAS tersebut, Ketua LSM FPLH-BB melalui Sekretaris Umum Mahyudin, mendesak Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabu-

paten Padang Lawas, segera menijau kembali Amdal PKS PT KAS, yang berada di Kecamatan Sosa tersebut. Dari hasil investigasi di lapangan sering kita lihat warna air sungai tersebut berwarna

hitam pekat. "Jika hal ini terus dibiarkan, akan membahayakan bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar PKS itu," katanya. Seperti diketahui, kata Mahyuddin, air sungai tersebut masih sering dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari oleh masyarakat Desa Aek Tingah, yang bermukim di bantaran sungai. Seperti, untuk keperluan mencuci pakaian, mandi, bahkan untuk kebutuhan air minum. Bila permasalahan ini tidak cepat ditanggapi pihak BLHD Padang lawas, kami akan melayangkan surat ke BLH Provinsi, bahkan bila perlu ke Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta," tegasnya. Menurut pengakuan masyarakat yang ditemui LWI, pada musim kemarau saat menggunakan air sungai tersebut untuk keperluan mandi sering terjangkit penyakit gatal-gatal. Sedangkan, di musim hujan air sungai

tersebut tidak dapat digunakan sama sekali, karena warna airnya telah berubah menjadi kehitamhitaman. Lebih jauh warga setempat menyebutkan, dahulu Sungai Aek Tinga banyak terdapat jenis ikan besar-besar, seperti habaro, baung, lamase dan banyak lagi. Namun, sekarang hampir dikatakan tidak ada lagi ikan ditemukan di sungai tersebut. "Kami pun heran kenapa ikanikan tersebut sekarang punah, sejak PKS milik PT KAS didirikan," beber warga. Masyarakat mengharapkan kepada pihak berkompeten dengan permasalahan ini, segera mengambil tindakan tegas, demi tegaknya hukum dan penyelamatan lingkungan di Padang Lawas."Sebab, lingkungan yang sehat merupakan hak masyarakat dan kewajiban pemerintah untuk memenuhinya," kata Mahyuddin. (MEP)

Diisukan Selingkuh, Pejabat Pemko Tj Balai Membantah Tanjung Balai-andalas Skandal cinta terlarang alias perselingkuhan melibatkan pemangku jabatan, nampaknya sulit dihindarkan. Hingga, seringkali terdengar kalangan pejabat eksekutif maupun legeslatif di sejumlah daerah tersangkut skandal memalukan tersebut.Kini, skandal cinta terlarang di lingkungan Pemko Tanjung Balai mulai tercium kalangan masyarakat. Santer terdengar Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Daerah Pemko Tanjung Balai, B SSos diduga terlibat skandal memalukan itu. Informasi menyebutkan, yang bersangku-

tan diduga memiliki hubungan spesial dengan seorang PNS wanita berinisial RD, yang disebut disebut masih merupakan bawahannya. Ironisnya R, masih berstatus istri orang. Munculnya isu itu ke permukaan, sontak menggegerkan kalangan elemen masyarakat Kota Tanjung Balai dan menjadi bahan perbincangan. Tidak jelas siapa anasir yang menyebarkan isu tak sedap itu, yang pasti rumor itu telah mencoreng wajah Pemko Tanjung Balai. Sementara informasi lain diterima, sebelumnya B SSos disebut-sebut pernah terlibat skandal yang sama, kala menjabat Ka-

bag Protokol Pemko Tanjung Balai, sehingga dikabarkan membuat hubungan rumah tangganya oleng. Pemerhati sosial Kota Tanjung Balai, Taufik Akbar Nasution, saat diminta komentarnya, mengatakan secara logika tidak akan ada asap jika tidak ada api. Apa pun ceritanya yang jelas isu itu sudah berkembang dan merusak citra Pemko Tanjung Balai. "Sebaiknya Wali Kota Drs H Thamrin Munthe segera turun tangan membentuk tim untuk membuktikan hal itu dan segera memanggil oknum Kakan BKD, terkait rumor tersebut untuk dimintai keterangan. Jika terbukti

benar, diharapkan wali kota bertindak tegas," katanya. Terpisah, Kakan BKD Bastian SSos ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, kemarin, membantah isu tersebut. Menurutnya, isu itu sengaja disebarkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyudutkan dirinya. "Ah, tak benar itu, sebelumnya memang pernah saya dengar, tapi biarkan sajalah, karena menurut saya itu tidak benar, isu itu nampaknya sengaja disebarkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan saya," katanya. (FN)

Dibangun, TPU Tiga Agama di Kota Pematang Siantar Siantar-andalas Pengusaha sukses DL Sitorus, terus mengembangkan investasi di Pematang Siantar. Kali ini dengan membuka tempat pemakaman umum (TPU) modern di Jalan Bongbongan Raya, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Utara. Peresmian TPU modern bagi tiga agama sekaligus dan dikelola Yayasan Taman Pemakaman Umum Sangkakala, dilakukan Wali Kota Pematang Siantar, Hulman Sitorus SE, kemarin. Wali kota hadir beserta istri Rusmiati R boru Pardosi, Wakil Wali Kota Konis Ismail Siregar dan istri Rini boru Silalahi, Sekda Drs Donver Panggabean MSi dan istri. Tampak hadir istri DL Sitorus Boru Siagian, Hakim Agung Sukunan Sitorus, yang juga Ketua Yayasan serta keluarga besar DL Sitorus. Pada kesempatan itu, Hakim Agung Sukunan Sitorus mengatakan, pertumbuhan penduduk

KOMP AK - Wali Kota Sianar Hulman Sitorus SE kompak bersama keluarga besar DL Sitorus. KOMPAK yang semakin besar mengakibatkan tanah pekuburan makin menipis, sehingga DL Sitorus terpikir mendirikan pemakaman. Pemakaman itu tidak dikhususkan pada satu golongan masyarakat saja tapi diperuntukkan bagi tiga agama sekaligus, Islam, Kristen dan Budha. Yayasan yang dipimpinnya akan mengutamakan warga setempat untuk bekerja di lokasi.

Selain itu, pihaknya akan memberi potongan harga bagi warga setempat. Ephorus Huria Kristen Indonesia (HKI) Dr Langsung Sitorus, menyatakan kekagumannya, karena baru kali ini melihat ada pemakaman umum bersama tiga umat beragama. "Melihat pertumbuhan penduduk yang begitu pesar, harga tanah semakin mahal sehingga mati dan dikubur pun sangat

mahal. Walaupun hanya peristirahatan sementara tapi harus diurus dengan baik,"katanya. Sedangkan,Wali Kota Hulman Sitorus mengatakan, Pemko Siantar tidak bisa lagi mengandalkan APBD untuk membangun kota ini, karena hampir 70 persen APBD habis untuk belanja pegawai. "Kalau 70 persen APBD digunakan untuk belanja tak langsung dipastikan pembangunan tidak ada. Sehingga sangat diharapkan kedatangan investor," katanya. Untuk menarik investor ke kota, wali kota mengimbau seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kota Siantar, agar menjaga kondusifitas dan kenyamanan para investor dengan sebaiknya. Saat ini Kota Siantar sudah kondusif, Pemko juga sudah mempermudah pengurusan perizinan, hingga investor tidak perlu khawatir menanamkan modalnya. (LN)

GOTONG ROYONG Kades Batang Kuis Pekan, Khairul Arzani bersama staf, kaur dan kadus beserta warga bergotong-royong membongkar dan membersihkan parit. andalas/firdaus tanjung

Kades Batang Kuis Pekan Gotong Royong Bersihkan Parit Batang Kuis-andalas Cuaca ekstrem masih saja menghantui masyarakat Sumut, khususnya Deli Serdang, demikian pula warga masyarakat Batang Kuis. Untuk mengantisipasi datangnya banjir akibat curah hujan yang turun secara tiba tiba tersebut, Kades Batang Kuis Pekan bersama staf dan Kaur Desa serta sejumlah kadus berbaur bergotong royong bersama puluhan warga. Gotong royong yang dimotori Kades Khairul Arzani bersama puluhan warga, Minggu (30/9) pagi tersebut, sekaligus dalam rangka kegiatan rutinitas akhir pekan bersih, sebagai lanjutan kegiatan Jumat bersih yang selalu dilaksanakan setiap minggu. Di lokasi, tanpa mengenal lelah dengan baju basah bersimbah keringat dari mulai pagi sampai siang tampak Khairul bersama sejumlah staf, kaur desa dan para kadus bersama warganya mengorek dan membersihkan parit parit disisi kiri kanan Jalan Niaga, Batang Kuis. “Kita bangga dan berterimakasih kepada seluruh Kadus Batang Kuis Pekan, yang telah berjasa mengerahkan seluruh warganya untuk turut bergotong royong membersihkan selokan dan parit parit sekitar 400 m, agar air pembuangan limbah warga dan genangan air hujan tidak sampai membanjiri pemukiman warga kota,” sebut Khairul. Bahkan, dengan penuh semangat 12

kadus yang ada di Desa Batang Kuis Pekan ini, warga dan Pemerintahan Desa Batang Kuis Pekan, yang turun bergotong royong tersebut berhasil membongkar dan mengorek sampah dan lumpur dari dalam parit yang tersumbat itu, sehingga saluran air di perkotaan Batang Kuis menjadi lapang dan lancar. “Kami berharap Pemkab Deli Serdang dan Pemprovsu segera turun tangan membangun drainase yang dalam dan permanen di sepanjang jalan perkotaan Batang Kuis. Karena saluran parit yang ada sudah lama tersumbat dan dangkal, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan,"terang para kadus di sela kegiatan gotong royong. Sementara, Kaur Pemerintahan dan Kaur Pembangunan Erikson Aritonang dan Samsuddin Nasution yang berada di lokasi, sangat menyesalkan ketidakhadiran beberapa kadus bergotong royong, “ini mencerminkan kadus yang kurang berdedikasi baik, padahal kadus merupakan ujung tombak pemerintahan di tengah masyarakat,”ujar Erikson. Didampingi Pjs Kaur Umum Dwi Prasasti Rizki, Kadus VI Abdul Munir, Kadus XI Sundoro Wijaya, Erikson Aritonang dan Samsuddin Nasution menghimbau, kepada kadus kadus dan warga untuk mengetuk pintu hati nuraninya demi kebersamaan membangun, menjaga dan membersihkan Desa Batang Kuis Pekan tercinta. (FT)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Dony Syahputra DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba TANJUNG MORAWA: Dapot Raja Situmorang SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare, Lintong Saragih KISARAN: Hamdan Rangkuti AEK KANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Bukhari Tolus LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman ACEH UTARA: Effendi Nurdin.


ACEH MEMBANGUN

Senin 1 Oktober 2012

harian andalas | Hal.

14

Satpol PP Butuh Mobil Patroli dan Truck Reo

Rehabilitasi Irigasi Rampung Bireuen-andalas Rehabilitasi pembangunan jaringan irigasi yang rusak di sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen, telah rampung diperbaiki. Para petani yang selama ini menunggu kapan menggarap areal sawahnya sudah bisa bersiap-siap untuk turun ke sawah sebab dipastikan Oktober mendatang irigasi Panthe Lhong II dilepaskan. Pasca pelaksanaan rehabilitasi sejumlah jaringan irigasi dalam kawasan Bireuen, para petani dialihkan areal persawahannya untuk bercocok tanam seperti kacang kedele, kacang hijau, semangka namun gagal panen akibat kemarau panjang. Sesuai data yang diperoleh andalas dari Pemkab Bireuen, luas areal sawah yang telah memiliki jaringan irigasi di sejumlah Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen sekitar 8.178 hektar meliputi Kecamatan Juli 643 hektar, Jeumpa 1.403 hektar, Kecamatan Kuala 1.064 hektar, Peusangan 2.358 hektar, Kota Juang 658 hektar, Kutablang 615 hektar dan Kecamatan Jangka seluas 1.437 hektar. Terkait masalah tersebut Kadis Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Bireuen, Raden Ys Rusmadi ST kepada wartawan kemarin mengakui, pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi Pantee Lhong hampir rampung pelaksaannya. ”Insya Allah, bulan Oktober mendatang, para petani dapat memfungsikan sawahnya untuk digarap kembali untuk menanam padi,” ungkapnya seraya menyebutkan, rehabilitasi jaringn irigasi di sejumlah Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen selama ini dananya bersumber dari APBN pusat. (HERA)

Loket Bus Lhokseumawe Dibuka Kembali Lhokseumawe-andalas Sejumlah loket bus diterminal tipe A di Jalan Merdeka Barat, Lhokseumawe yang disegel oleh Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) setempat, Selasa (25/9) lalu, kini dibuka kembali dan melakukan aktivitasnya seperti biasa. Hal itu dikatakan salah seorang pengelola loket Pelangi, Nyak Li (46) kepada andalas, Jum’at (28/9). Menurutnya, dibuka kembali loket atas inisiatif Pemko Lhokseumawe ketika melakukan petemuannya di Kantor Wali Kota, Rabu (26/9) antara pihak Organda dan Dishub yang dimediasi Setdako Lhokseumawe, Dasni Yuzar SH. Sehingga dalam pertemuan tersebut mendapat solusi yang terbaik, pelayanan enam loket tersebut tetap dibuka kembali seperti biasa. “Suara kami adalah suara masyarakat umum, melihat demi kepentingan umum. Pemko Lhokseumawe menerima permintaan kami agar enam loket tersebut dibuka kembali dalam memberi pelayanan kepada masyarakat umum (penumpang-red),” tuturnya. Melihat itikad yang baik dari pemko, Nyak Li bersama rekan-rekan di loket mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe atas perhatian selama ini. Sehingga pihak pengelola loket bus diterminal ini bisa melakukan aktivitasnya seperti biasa, dan siap berkoordinasi dengan pihak yang berkompeten. Sementara Sekdako Lhokseumawe Dasni Yuzar, ketika dikonfirmasi andalas mengatakan, dalam pertemuan dua hari lalu antara pihak Organda, Dishub dan pengelola loket, mengingat loket bus di terminal dalam melayani masyarakat umum. Bahkan, pihaknya memberikan solusi yang baik, sehingga enam loket yang telah disegel itu bisa dibuka kembali. Sedangkan tunggakan retribusi terhitung sejak tahun 2010 hingga sekarang yang belum disetor, menunggu pulangnya Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya dari Jakarta dan dilakukan musyawarah kembali sebagaimana diharapkan agar persoalan tersebut selesai dengan tuntas. (BT)

Dinkeskot Belum Teliti Pabrik Migas Lhokseumawe-andalas Dinas Kesehatan Kota (Dinkeskot) Lhokseumawe belum pernah melakukan penelitian, terhadap lingkungan di sekitar perusahaan migas yang ada di Kota Petro Dollar tersebut. Hal itu disampaikan Fauzan, salah seorang anggota Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe ketika memberikan materi dalam acara seminar dan kampanye kesehatan yang diselengarakan LSM Sepakat. Seminar itu didukung The Nippon Foundation di Aula Serba Guna SMKN 2 Lhokseumawe, kemarin. Penyebab belum dilakukannya penelitian tersebut, karena belum memiliki alat penelitian yang memadai. Sehingga, sangat menghambat aktifitas untuk melakukan penelitian sebagaimana mestinya. Bahkan, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe hingga saat ini belum memiliki alat untuk melakukan penelitian. Lebih jauh Fauzan menyebutkan, ketika alat-alat sudah memadai, misalkan seperti laboratorium. Maka nantinya akan kita prioritaskan untuk melakukan penelitian di wilayah perusahaan Migas yang ada di Kota Lhokseumawe. (BT)

Lhokseumawe-andalas Satuan Polisi Pamong Praja & Wiliyatul Hisbah (Satpol-PP & WH) Kota Lhokseumawe membutuhkan dua unit mobil patroli jenis "pick up" dan satu unit truck reo, untuk meningkatkan kinerjanya dalam menciptakan ketertiban dan keamanan bagi masyarakat di kota petrollar ini. "Mobil itu akan diperuntukkan bagi anggota Satpol PP dan WH untuk patroli dalam melaksanakan tugas rutin setiap hari, di empat kecamatan di lingkungan pemko dua unit sebagai mobil patroli dan satu unit lagi (truck reo-red) untuk tambahan sebagai mengangkut para pelanggar syariat dan keamanan lainnya di kota Lhokseumawe," ujar Kepala Satpol PP & WH Kota Lhokseumawe Drs Azwar Abda kepada andalas, Minggu (30/9).

Menurut dia, kebutuhan mobil itu sangat mendesak dibutuhkan demi kelancaran tugas para Satpol-PP dan WH, sehingga keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan pemko Lhokseumawe setiap tahun berjalan dengan lancar. Bahkan sebelumnya, telah membicarakan terkait hal itu kepada Sekda untuk diajukan ketika pembahasan anggaran APBK-P 2012 termasuk APBK murni Pemko Lhokseumawe dan diharapkan kebutuhan mobil patroli bisa masuk ke skala prioritas. Sehingga, bisa segera terealisasi," katanya seraya menyebutkan pernah juga meminta ke provinsi. Satpol PP & WH Kota Lhokseumawe, saat ini memiliki jumlah anggota sebanyak 96 personil dengan jumlah mobil patroli dua unit dan satu unit

mobil pick up milik Aceh Utara yang kondisinya saat ini rusak. Sehingga, untuk meningkatkan kenerjanya maka penambahan mobil patroli dan satu unit truck reo sangat dibutuhkan. "Dengan adanya mobil itu nantinya, kami akan meningkatkan kegiatan patroli guna memberikan rasa nyaman dan tenang kepada masyarakat. Sehingga diharapkan mampu mendukung suksesnya pembangunan dan juga menjalankan syariat islam di daerah ini," ujarnya. Azwar juga sangat mengharapkan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, terhadap adanya pelanggaran syariat, keamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di lingkungan sekitar. "Jika memang ada, laporkan saja ke Kantor Satpol PP & WH, kami akan segera menindak lanjutinya sesuai yang diharapkannya," tegasnya.

 Drs Azwar Abda

(BT)

Sekolah Wadah Pembentukan Moral Aceh Utara-andalas Sekolah merupakan suatu wadah pembentukan karakteristik dan etika/ moral. Diharapkan Pendidikan Aceh Utara untuk meningkatkan pengembangan RPP dan Silabus para guru. Dewasa ini, tidak sedikit kerancuan penyimpangan moral para pelajar. Paling lazimnya melanggar kedisiplinan sekolah dan akhir-akhir ini diantara kebanyak siswa yang dikatakan masih bau kencur, tingkat SMP sudah memasuki areal terlarang asmara dewasa. Pembentukan karakter sangat signifikan dalam pendidikan, namun ada guru disebuah sekolah dengan gamblang menyebutkan kurang memahami karakter yang dimaksudkan. Hanya kebijakan suatu sekolah yang diharapkan mampu mengembangkan karakter-karakter siswa bermoral. Dalam pengembangan RPP dan Silabus yang dilaksanakan di SMP N4 Citra Bangsa, UPTD PK Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (29/9) yang menghadirkan dua tutor senior Aceh Utara. Fauzi MPd dan Baihaqi MPd, mengatakan sangat penting pengembangan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran oleh guru bidang studi sangat penting. Di Sekolah Menengah Pertama tersebut sudah mulai melaksanakan

pengembangan Silabus dan RPP berkarakter peningkatan silabus dan RPP sebelumnya. Dua pemateri dihadirkan, untuk memberikan pelatihan sebanyak 18 tenaga guru setempat. Dalam pelatihan tersebut lebih banyak mengemukakan pembentukan karakter, karakter SMP yang dulu disebutkan sekitar belasan item, namun dalam penjelasan tersebut mengungkapkan sebanyak 24 karakter yang ada di tingkatan SMP. Diantaranya, religius, kejujuran, kedisiplinan, pantang menyerah dan lebih banyak lagi, mencapai 24 karakter tingkat SMP. "Sosialasi sudah, namun ini merupakan pengembangan lanjutan, dengan harapan pembentukana karakter ini lebih menonjol dalam proses belajar mengajar seorang guru," ungkap Fauzi MPd ditemani, Baihaqi MPd juga kepala sekolah setempat Jafaruddin MPd. Jafaruddin selaku Kepala Sekolah SMP N4 Citra Bangsa mengatakan, sangat penting melaksanakan pengembang Silabur dan RPP, yang bertujuan meningkatkan prestasi siswa. "Dengan pengembangan lewat pelatihan guru diharapkan lebih menguasai karakter siswa, dan memasukkan nilainilai karakter kedalam diri siswa terkait. Sehingga dalam mengembangkan silabus dan penyusunan RPP ini sangat bergantungan terhadap karakter," tandasnya. Silabus dan RPP berkarakter, lanjutnya, merupakan perangkat pembelajaran yang harus dimiliki oleh se-

tiap guru dari seluruh mata pelajaran yang diajarkan pada sekolah tempat seorang guru bertugas. Kelengkapan yang terdapat dalam setiap perangkat Rencana Pelaksaan Pembelajaran. Pengembangan siswa yang aktif dan bermoral, mengungkap, strategis pembelajaran yang ada dalam RPP TIK SMP berkarakter akan memungkinkan siswa belajar mengeksplorasi teknologi digital dan berbagai bidang studi lainnya dengan selektif. Internet memang bisa dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang kaya, jangan sampai disalahgunakan. Penyalahgunaan internet untuk hal-hal negatif justru akan merusak mental siswa. Oleh karena itu, guru TIK SMP harus memberi penekanan berkarakter yang mengarahkan siswa pada sifat-sifat yang baik untuk masa depan mereka. Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, (Disdikpora) Aceh Utara, Razali SPd, melalui selularnya kepada andalas, pada Minggu (30/9) mengatakan, sekolah di Aceh Utara perlu melakukan pengembangan karakter, demikian juga dengan lingkungan, terutama keluarga eksistensi siswa perlu penjagaan, guna penyalah gunaan waktu. Sehingga menyimpang dari etika moral siswa. "Pengembangan pembelajaran berkarakter perlu disingkapi serius, tulus dan ikhlas oleh masyarakat, wali murid dan pihak sekolah," pungkas Razali SPd. (EN)

Industri Kelapa di Bireuen Potensial Sejahterakan Rakyat PENGEMBANGAN Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) di wilayah Bireuen seperti keunggulan Bireuen pada komoditi bidang pertanian (perkebunan, kehutanan dan peternakan) sangat mendukung dan potensial dalam pengembangannya.

H

al itu disebabkan Kabupaten Bireuen memiliki sumber daya alam yang melimpah,dan potensi. Apalagi jika diolah secara terpadu dan berencana mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komoditi yang menjadi penopang perekonomian masyarakat Kabupaten Bireuen saat ini adalah kelapa, kelapa sawit, kakao (coklat), kedelai, ubi kayu. Namun, hal iu sudah dirintis pengembangannya sejak 2006 dan terhenti 2008. Sebab, kendalanya menyangkut dana dan investor pembangunan pabrik kelapa turunan dan masih sedikitnya pelaku Industri yang dapat mengolah kelapa menjadi industri kelapa terpadu (turunan). Demikian paparan Bupati Bireuen diwakili Assisten III Setdakab Bireuen Drs Zulkifli Ak MM, saat membuka Rapat Teknis Penetapan Peta Panduan (Roadmap) Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Kelapa Terpadu, bersama Tim Kementerian Perindustrian RI di Oproom I Kantor Pemerintah Kabupaten Bireuen, akhir pekan lalu. Zulkifli sangat mengharapkan dalam jangkauan pendapatan masyarakat demi kesejahteraannya, sekaligus akan memberikan distribusi dalam kontribusi dan optimali-

sasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) meminta Kementerian Perindustrian RI menyambung pengembangan kepada arah terpadu kompetensi IID wilayah Kabupaten Bireuen. Sementara Marketing Changhai Bayer dari PT Mara Pratama Indonesia MPI) Mr Angguan Seng didampingi Marzuki Abdullah Exportir PT MPI, menyahuti apa yang disampaikan bupati Bireuen menyebutkan pihaknya sangat mendukung apalagi Bireuen sangat potensial dalam bidang pertanian. Pihaknya siap dan sanggup untuk melakukan pemasaran ke berbagai Negara. Dan MPI Marzuki Abdullah yang mendampingi Mr Angguan Seng juga mengatakan hal senada, seperti apa yang diungkapkan pihak marketing. Ia menyebutkan, tetap berusaha mengupayakan dana dari 0–100 persen apabaila memang kerjasama yang positif dengan Pemda Bireuen sekaligus masyarakat dalam wilayah Kabupaten Bireuen. Dijanjikan pula ke depan, pihaknya juga berusaha menampung hasil

usaha tani di kawasan wilayah Bireuen untuk diekspor. Sementara Dhiah Nuraini, Kepala Sub Direktorat Kompetensi Inti Industri Daerah Kabupaten/ Kota Wilayah I (Sumatera/Kalimantan), Ditjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI memberitahukan, bahwa ada dua kebijakan pemerintah dalam bidang Industri yaitu, top down dan bottom up. Disebutkan, Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) termasuk kebijakan bottom up, sebab mengedepankan potensi dan sumber daya daerah untuk diusulkan ke Pemerintah Pusat. Dalam Rapat Teknis KIID yang dilaksanakan itu merupakan suatu proses yang akan melahirkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan, sebagai dasar legal pengembangan industri dan bantuan pusat ke daerah. Dijelaskan Dhiah, untuk Rapat Teknis Penetapan Peta Panduan (Roadmap) harus dibuat untuk jangka waktu 25 tahun sehingga walaupun terjadi pergantian pemimpin di daerah, tidak terjadi perubahan kebijakan. Dhiah Nuraini menyebutkan, pengembangan industry pengolahan kelapa di Bireuen menggunakan pengembangan klaster dengan industry pengolahan kelapa, sebagai intinya disertai pengembangan industry penunjang dan industry terkait. (HERA)

DPRK Bireuen Harapkan FKMB Medan Kuatkan Jalinan Kebersamaan Bireuen-andalas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Muhammad Ridwan Ahmad SE meminta kepada Forum Kerukunan Masyarakat Bireuen (FKMB) yang berpusat di Medan dan telah dikukuhkan Bupati Bireuen H Ruslan HM Daud, akhir pekan lalu untuk tetap eksis menguatkan jalinan hubungan kerjasama yang baik agar tetap kukuh dan rukun untuk selamanya ke depan. “Saya yakin dengan mempelajari progam FKMB sekaligus aplikasi kiprahnya secara kebersamaan yang tetap peduli terhadap masalah sosial, FKMB Medan dan FKMB Forsi Asokaya Bireuen tetap eksis ke depan apalagi tetap mendukung upaya memajukan Bireuen ke depan,” ungkap M Ridwan Ahmad ketika dimintai tanggapannya, kemarin Selasa di Bireuen. Selain itu Ridwan mengharapkan kepada seluruh pengurus dan anggota bila ada hal-hal yang kurang berkenan baik sikap dan perbuatan yang menjurus kepada perpecahan, harus segera diselesaikan secara musyawarah dan mufakat dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut apalagi menjurus kepada ketidaksenangan terhadap wadah organisasi (FKMB). Selain itu, gebrak kiprahnya yang telah dilakukan seperti FKMB Forsi Asokaya Bireuen lakukan menyangkut peduli pasukan kuning, gotroy bersama masyarakat dalam bakti sosial membersihkan masjid dan rumah-rumah ibadah itu, sebaiknya dimasukkan dalam agenda rutinitas tahunan. Bila adanya agenda yang merupakan rutinitas berkelanjutan tentunya mampu mencari solusi yang baik meningkatkan pemberdayaan ekonomi mayarakat dalam artian FKMB tidak terus menerus memberikan bantuan kepada masyarakat. namun dengan tehnis dan manajeman yang baik suatu saat masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan akan mampu memberikan sumbangan terhadap orang lain. Ridwan Ahmad yang juga selaku Pembina FKMB, meminta kepada seluruh pengurus FKMB yang umumnya pengusaha sukses di perantauan harus selalu menjalin hubungan kerjasama yang baik dan tidak saling percaya. Sehingga memudahkan pihak ketiga yang tidak senang mampu memecahbelahkan sehingga FKMB tidak eksis. Dalam kaitan tersebut tambah Ridwan, amanah yang telah dipercayakan kepada FKMB dapat diemban demi kemajuan Bireuen sekaligus mempererat jalinan silaturahmi warga Aceh umumnya dan lebih kusus lagi masyarakat Kabupaten Bireuen yang ada di Medan. Sementara itu Sekretaris Umum, Mahyani Muhammad, SH SpN kepada andalas melalui Gruo FKMB Forsi Asokaya Bireuen menyebutkan, pengukuhan pengurus FKMB Medan, telah sukses dikukuhkan Bupati Bireuen bersamaan dengan Halal bi Halal 1433-H di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam Medan. “Kami terharu pada pelantikan, selain Bupati Bireuen H Ruslan HM Daud dan wakilnya H Mukhtar Abda MSi, juga hadir Assisten I Drs Murdani, Ketua KIP Bireuen Mukhtaruddin SH MHum, sejumlah Kepala Dinas serta Staf Humas pemerintahan Kabupaten Bireuen. (HERA)


SAMBUNGAN

Senin 1 Oktober 2012

Dua Kapal Tabrakan di Belawan .........(Dari Halaman 1) sedang bongkar semen di dermaga Citra 201," ungkap Raffles salah seorang saksi mata yang melihat kejadian itu sedang berada di dermaga penumpang Pelabuhan Belawan menunggu kedatangan kapal penumpang KM Kelud sandar. Benturan keras yang dialami KM Alfalah I yang sedang membongkar Semen Padang sebanyak 5.200 ton juga sangat mengejutkan buruh bongkar muat yang berada di kapal. Selain mengalami kerusakan peyot, robek, dan berlubang pada bagian buritan dan lambung kapal, KM Al Falah juga sempat oleng. "Untung kapal sedang sandar di dermaga, kalau tidak kapal tersebut bisa terbalik,"

cetus seorang buruh bongkar muat. Petugas pandu yang dikerahkan Pelindo I Cabang Belawan untuk mengatur olah gerak KM Meutia Andalas 8 enggan memberikan komentar saat wartawan di Pelabuhan Belawan berusaha mengonfirmasikan kejadian tabrakan itu. Begitu pula Kepala Kantor Syahbandar Belawan Benyamin Tankuman SSos belum bersedia memberikan komentar terhadap kejadian tersebut. Hingga berita ini diturunkan sejumlah petugas dari Pelindo I Cabang Belawan, Syahbandar, KPLP, Polres Pelabuhan Belawan, dan Otorita Pelabuhan masih mengumpulkan berbagai informasi terkait kronologis tabrakan tersebut. (A-CHAI)

harian andalas | Hal.

Tas Golkar Nyelonong Masuk Asrama Haji .........(Dari Halaman 1) ceritanya, nanti lain pula tanggapan orang," katanya. Ia juga mengungkapkan ada oknum-oknum bakal calon Gubernur Sumut yang meminta untuk memasang foto dan umbulumbul mereka di Asrama Haji Medan, tetapi pihaknya tidak mengizinkan. "Sudah banyak yang minta masang, tapi tidak pernah kita kasih karena di sini tempatnya beribadah. Dengan masuknya tas jinjing berwarna kuning dari satu partai kami merasa kebobolan," akunya. Dalam rapat PPIH dengan seluruh kepala staf haji pihaknya sudah menyampaikan tidak dibenarkan calon apapun memberikan bantuan seperti ini. "Kalau ada yang memberi bantuan ya silakan saja, tapi ingat jangan ada embel-embel partai,"

imbaunya seraya menambahkan pihaknya kembali akan menghubungi seluruh kepala staf haji daerah dan membuat surat agar hal seperti ini tidak terulang lagi. Kepala staf haji yang juga Kakankemenag Padang Kidempuan Efri Hamdan Harahap ketika dikonfirmasi mengatakan tas tersebut merupakan bantuan dari per orangan yakni H Rahman (Ketua DPRD Padang Sidimpuan) dan Ketua DPD Partai Golkar Padang Sidimpuan (H Irsan Effendi). Bantuan yang diberikan berupa uang sebesar 60 riyal dan Rp20 ribu per jemaah berikut sajadah dan buah-buahan. Pantauan di Ahmed, Asrama Haji Medan, calhaj asal Padang Sidimpuan tiba di Ahmed, Asrama Haji Medan, sekira pukul 10.00 WIB dengan menumpang 13 unit bus. Masing-masing calhaj ketika turun dari bus tampak menjinjing

tas berwarna kuning terdapat gambar Partai Golkar bertuliskan nama Ketua DPP Partai Golkar yang juga calon presiden di Pilpres 2014. Ketika dikumpulkan, tak satupun calhaj yang keberatan. Menginap satu malam di Ahmed, para calon haji Kloter 10/ MES akan menjalani beberapa proses seperti pemeriksaan kesehatan dan lain-lain. Senin pagi (1/10) para calhaj diberangkatkan menuju tanah suci dari Bandara Polonia Medan. Sampai 2021 Sementara itu waiting list atau daftar tunggu haji Kota Padang Sidimpuan hingga tahun 2021 mendatang tercatat berkisar 3600 orang. Bila mengaku dari kuota haji dirata-ratakan setiap tahunnya sebanyak 1.121 orang. Menurut Efri Hamdan Harahap, kalau ada masyarakat yang mendaftar tahun ini, baru bisa

diberangkatkan pada tahun 2022 "Besarnya waiting list ini dikarenakan besarnya minat masyarakat menunaikan ibadah haji," katanya. Untuk kloter 10 ini, sambungnya ada 450 calhaj yang sebenarnya akan diberangkatkan. Namun sebelum berangkat satu orang ditunda keberangkatannya dikarenakan sakit. "Nama yang sakit Zubaidah Hafni Panggabean yang saat ini dirawat RSUD Padang Sidimpuan karena menderita sakit," ucapnya. Dua Calhaj Meninggal Hingga kloter 10, dua jemaah meninggal sebelum diberangkatkan ke asrama haji, yaitu Panogara Pardomuan Binti Marahamida (70) asal Padang Lawas Utara dan kedua kedua Ponirin Muhammad Ngagilo (68) asal Medan. "Dua-duanya meninggal sebelum diberangkatkan," sebut Humas PPIH Embarkasi Medan

M Sazli. Sebelumnya, Ketua PPIH Embarkasi Polonia Medan Abd Rahim didampingi Sekretaris Abd Rahman Harahap beserta pejabat lainnya melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 09/MES dari Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Minggu pagi (30/9). Kloter 09/MES yang berjumlah 449 orang jemaah terdiri dari jemaah calon haji asal Kota Medan (425 orang), Deli Serdang (11 orang), Binjai (3 orang), dan Labuhan Batu (4 orang), TPHD Medan (1 orang), dan petugas Kloter (5 orang). Jemaah pria sebanyak 179 orang dan jemaah wanita sebanyak 270 orang. Pesawat yang membawa jemaah calon haji Kloter 09/MES ini take off dari Bandara Polonia Medan pukul 07.29 WIB menuju Arab Saudi dengan nomor penerbangan GA 3109.(YN)

Pilot Norman Tagor Lubis Dimakamkan .........(Dari Halaman 1) pilot senior. Pemakaman dengan upacara militer itu dimulai pukul 10.47 WIB, dengan inspektur upacara Kadiskes TNI AU Marsma Bambang Hendro. Kepergian jenazah Norman diiringi ratusan pelayat, termasuk puluhan personel TNI yang membawa senjata laras panjang untuk melakukan tembakan salvo. Belasan personel TNI berbaris di sekitar makam, berbaur dengan ratusan pelayat lainnya. Satu regu tembak disiapkan untuk melakukan tembakan salvo. Beberapa regu mengusung pedang untuk penghormatan, diiringi terompet militer. Tampak juga keluarga korban kecelakaan pesawat disertai kerabat dan rekan. Almarhum Norman merupakan dokter militer berpangkat Mayor Kesehatan. Almarhum Norman meninggalkan seorang istri, Tien Lubis, dan tiga putri yakni Nashia Yohara Lubis (38), Nanda Anisa Lubis (32), dan Nyndya Zanaria Lubis (27). Perwakilan keluarga, Erwin, berharap almarhum bisa diterima di di sisi Yang Kuasa. "Kami juga memohonkan maaf apabila almarhum semasa hidupnya memiliki kesalahan," katanya. Tien Lubis dan tiga putrinya, tak kuasa menahan tangis saat mengikuti prosesi pemakaman Norman. Tien Lubis mengenakan berbusana putih berdampingan dengan ketiga putrinya berdiri di bibir makam. Marsma TNI AU Bambang Hendro mengatakan, Norman meninggal pukul 11.37 WIB dalam sebuah kecelakaan di Lanud Husen Sastranegara, Sabtu 29 September 2012. "Norman meninggal demi keluhuran dan kepentingan bangsa. Semoga jadi teladan kita semua," kata Marsma TNI AU Bambang Hendro, dalam sambutannya. Pemakaman tersebut selesai sekira pukul 11.00 WIB. Selain Norman, pada waktu yang sama juga dimakamkan Letkol Pnb TNI AU (Purn) Toni Nugroho yang turut dalam aerobatic Bravo maut. Toni dimakamkan di TPU di kawasan Margahayu, sekitar Lanud Sulaiman, Soreang, Kabupaten Bandung. Toni merupakan instruktur di Bandung Pilot Academy (BPA) yang menjadi

copilot. Almarhum Norman lahir di Banda Aceh 22 Oktober 1943. Norman adalah anak dari pasangan Kolonel CDM (Purnawirawan) dr H Mohamad Majoedin (almarhum) dan Djauhara Lubis (almarhumah). Terancam Disetop Sementara itu Pemerintah Kota Bandung akan melakukan evaluasi penyelenggaraan Bandung Air Show (BAS) pascainsiden jatuhnya pesawat Bravo AS 202 bernomor registrasi LM 2003 dan menewaskan Marsma (Pur) Norman Tagor Lubis dan Asisten Pilot Toni. Nasib gelaran yang telah dua tahun berjalan ini pun terancam berhenti. Awal mula penyelenggaraan BAS adalah tahun 2010 lalu. Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, gelaran ini ditujukan untuk memperingati ulang tahun Kota Bandung yang saat itu genap berusia 200 tahun. Gelaran pertama, Jumat 24 September 2010, pesawat Super Decathlon PK-NZP jatuh di area Lanud Husein Satranegara. Pesawat itu diterbangkan Alexander Supeli yang tampil memeriahkan BAS 2010. Kecelakaan ini mengakibatkan Alex luka bakar 60 persen, patah tulang kaki, serta trauma di beberapa bagian tubuhnya seperti dada, dan perut. Sebelum meninggal pada 27 September 2010, Alex sempat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Insiden serupa kembali terulang, pukul 11.42 WIB, Sabtu (29/9), sebuah pesawat Bravo AS 202 bernomor registrasi LM 2003 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di luar Lanud Husein Sastranegara. Pilot pesawat Bravo 202 Marsekal Purn Norman T Lubis, dan Kopilot Letkol Purn Toni Hartono, tewas di lokasi kejadian. "Kita akan evaluasi bersama pihak terkait termasuk Lanud Husein Sastranegara untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang terjadi," kata Ayi, Minggu (30/9). Peran Pemko Bandung dalam gelaran tersebut adalah sebagai pihak penyelenggara. Pelaksanaan acara diserahkan kepada sebuah event organizer dan Lanud Husein Sastranegara sebagai fasilitator. (OKZ/DTC/GUS)

Presiden Termiskin

di Dunia .........(Dari Halaman 1) Danilo Astori yang menjadi wakil presiden. Dani memiliki kekayaan sejumlah US$250.000 atau 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan harta Jose Mujica. Selama masa pemerintahannya, ia berhasil menurunkan angka korupsi Uruguay. Ia juga menempatkan Uruguay pada peringkat 2 negara Amerika Latin yang paling bersih dari korupsi. Di bawah kepemimpinannya juga, Tim Nasional

Uruguay berhasil masuk menjadi semifinalis Piala Dunia 2010. Jose Mujica mengatakan ia bahagia dengan kepemimpinannya dan bahagia dengan kondisinya yang miskin. Ia mengatakan dengan tidak terlalu banyak harta dan utang, ia bisa tidur dengan nyenyak. Uruguay sendiri merupakan negeri kedua terkecil wilayahnya di Amerika Latin. Namun negeri ini dinilai berkembang dan kini menjadi salah satu negara dengan pendapatan per kapita terbesar di wilayahnya.(NET)

15

andalas/hs poetra

CALON HAJI - Sore hari menjadi waktu yang tidak disiasiakan para kerabat dan sanak saudara untuk mengunjungi calon haji sebelum bertolak ke Tanah Suci, di Asrama Haji, Jalan AH Nasution, Medan, Minggu (30/ 9). Mereka saling bersenda gurau meski dibatasi oleh pagar pembatas asrama tersebut.

Bareskrim Periksa Cewek Pencuci Uang Rp3 Miliar .........(Dari Halaman 1) Poldasu masih terus mendalami kasus pencucian uang tersebut. Mereka juga membidik satu tersangka lainnya yang diduga terlibat. "Dari pendalaman penyidikan, pencairan dana melalui cabang BNI Life Belawan oleh seorang karyawan berinisial PL. Kita masih telusuri kasusnya, terutama kenapa dana tersebut bisa dicairkan," sebut Heru. Seperti diberitakan, mantan pegawai BNI Life, Maria Rina Chrissanty Sinaga (29) warga Jalan Kiwi XVI, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang ditangkap petugas Subdit I/Indag Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.

Maria ditangkap dalam dugaan kasus pencucian uang (money laundering) senilai Rp3 miliar. Dia dicokok polisi ketika sedang bermain internet di warung internet MIU, Jalan Iklas No 6-7 Bromo Ujung, Kecamatan Binjai Kota, Medan, Rabu (12/9) sekira pukul 03.00 WIB. Direktur Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Poldasu, Kombes Pol Drs Sadono Budi Nugroho SH didampingi Kasubdit I/Indag, AKBP M Edi Faryadi, kepada wartawan mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan pengaduan 20 orang korban yang kesemuanya nasabah BNI Life. "Dalam aksinya, tersangka diperkirakan meraup keuntungan mencapai Rp3 miliar. Selain di Poldasu, ada juga korbannya yang melapor ke Mabes Polri karena

tinggal Jakarta," kata Sadono. Ke-20 korban pencucian uang tersebut antara lain, Ir HM Azmy, Mastiana Br Siregar, Dewi Rizki, Pek Yin Ing alias Ingrid, Yoan Fransisca Sitanggang SE, Rika Arien Tamela, Kristop Tampubolon, Heri Landung Murtioso, Irda C Siregar, Kristian Santana, M Yusri Afandi dan Amri SE. Tersangka mulai melakukan kegiatannya sejak satu tahun lalu. Uang hasil kejahatannya sebagian digunakan tersangka untuk membeli rumah di Jakarta Barat, kemudian digunakan berfoyafoya ke luar negeri. "Selama menjadi pegawai BNI Life, tersangka merupakan salah seorang karyawan yang banyak mencari nasabah, sehingga dia sering dapat bonus ke luar negeri. Akan tetapi, nilai plus

yang dimiliknya, kemudian disalahgunakan untuk menipu para nasabah," jelas Sadono sembari mengatakan bahwa modus operandi yang dilakukan tersangka kepada para korbannya, hampir sama. Sadono menjelaskan, pada 2 Maret 2011, tersangka memalsukan pernyataan pengembalian premi nasabah Ir HM Azmy dari BNI Life. Kemudian, pada 9 Maret 2011, BNI Life pusat Jakarta melakukan pengembalian dana ke rekening Ir HM Azmy di BNI sebesar Rp.489.762.000 tanpa sepengetahuan korban. Akan tetapi, pada hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB, dana yang telah masuk ke rekening Ir HM Azmy di BNI tersebut, tersangka transfer ke

rekening orang lain atasnama Pek Yin Ing alias Ingrid di BNI sebesar Rp485.000.000 tanpa sepengetahuan dan persetujuan Ir HM Azmy selaku pemilik rekening. Slip pemindah bukuan dan surat pernyataan tidak pernah ditandatangani oleh korban. Selanjutnya, terang Sadono, pada 10 Maret 2011, dana yang telah berpindah ke rekening Pek Yin Ing alias Ingrid di BNI tersebut berpindah lagi ke rekening berbeda juga atasnama Pek Yin Ing alias Ingrid dan pada hari yang sama berpindah lagi ke reneing atas nama Kristian Santana Bank BCA KCU Tanjung Duren Jakarta. "Tersangka melakukannya dengan istilah gali lobang tutup lobang," tandasnya.(HER)

Ratusan Lampion Hiasi Langit Kota Medan .........(Dari Halaman 1) Sen) kepada para pengunjung yang memadati ruas jalan samping Plaza Medan Fair yang jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan orang. Ketua Panitia Suwandy dalam laporannya mengatakan, Moon Cakes Festival atau tiong ciu dalam bahasa Tionghoa yang jatuh pada tanggal 15 bulan kedelapan tahun Imlek adalah salah satu tradisi Tionghoa. Menurut tradisi, momen perayaan pertengahan musim gugur tahun ini jatuh pada tanggal 30 September atau tanggal 15 bulan 8 penanggalan lunar (peh gwee cap go). "Kisah asal-usul kue bulan bagi etnis Tionghoa memiliki banyak versi," kata Suwandy. Hasyim dalam sambutannya mengatakan, perayaan Moon Cake Festival merupakan bentuk eksistensi Lembaga Sahabat Center untuk merayakan tradisi etnis

Tionghoa yang dihadiri berbagai lapisan masyarakat dari berbagai etnis. "Mari kita jadikan momen ini untuk menumbuhkan nilai-nilai cinta kasih terhadap sesama," kata Hasyim yang datang bersama istri seraya berharap perayaan ini bisa dilanjutkan pada masa mendatang guna menjaga tali persaudaraan dan kerukunan di antara masyarakat. Sementara Brilian Moktar di sela-sela perayaan berharap, kegiatan Moon Cakes Festival 2012 yang digelar Lembaga Sahabat Center Medan merupakan tradisi yang menampilkan alat musik dan makanan wajib kue bulan vegetarian itu bisa menjadi media pemersatu antaretnis yang ada. "Bisa kita lihat sendiri, Jalan Iskandar Muda Baru dipadati ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan suguhan hiburan dari perayaan kue bulan ini," tutur Brilian Moktar.

Dikatakannya, dengan ramainya masyarakat menyaksikan kegiatan tersebut menunjukkan penerimaan masyarakat Medan sangat baik atas pelaksanaan tradisi tahunan yang memberikan nilai tersendiri bagi keharmonisan umat beragama di Kota Medan yang notabenenya dihuni masyarakat multietnis. "Meski perayaan kue bulan dirayakan oleh etnis Tionghoa, namun masyarakat dari etnis lainnya juga ambil bagian dan berbaur menjadi satu. Betulbetul harmonis dan dinamis, ini bisa menjadi modal dasar bagi Kota Medan untuk melaksanakan kegiatan serupa ke depannya," imbuhnya. Rangkaian perayaan "Moon Cakes Festival 2011" yang dipandu MC Sukiran SH MKn diisi dengan nyanyian solo top singer artis ternama, Fenny, kuis berhadiah, dan lainnya. Pertunjukan Barongsai Sementara itu ribuan warga

etnis Tionghoa memadati Maha Vihara Maitreya yang terletak di Kompleks Cemara Asri, Minggu malam (30/9). Dengan menumpangi mobil pribadi, kedatangan mereka untuk melaksanakan sembahyang Festival Malam Bulan Purnama atau yang akrab dikenal dengan sebutan Cap Go Meh. Sembahyang tersebut ditujukan kepada Dewi Bulan. Lisa, selaku Publikasi Maha Vihara Maitreya menuturkan acara yang bertajuk 'The Legend of Chang' langsung dibuka Bupati Deli Serdang Amri Tambunan dan Ketua Walubi Sumut Indra Wahidin. "Acara dibuka Bupati Deli Serdang Amri Tambunan didampingi Ketua Walubi Sumut, Pak Indra Wahidin sekira pukul 19.30 WIB, dengan diawali pertunjukan barongsai," terangnya.

Usai membuka acara, Amri Tambunan beserta seluruh pengunjung langsung menuju ke lapangan untuk melepas lentera bersama ke angkasa. "Pelepasan lentera terpaksa tertunda karena cuaca kurang mendukung (hujan). Namun, berdasarkan catatan panitia, sudah 700-an lentera yang dilepas," bebernya. Sambungnya, dalam acara Cap Go Meh tahun ini, tidak sama dengan tahun sebelumnya. Sebab, untuk pertama kalinya, panitia menyediakan stand Moon Cake Corner. "Berbagai produsen kami ajak untuk bergabung dan menjual hasil produk kue bulan mereka dalam acara ini," sebutnya. Pantauan andalas, antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk berkunjung ke acara tersebut. Mereka sili berganti mengikuti ritual sembahyang kepada Dewi Bulan serta menyaksikan pertunjukan yang disediakan panitia. (SIONG/THA)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 1 Oktober 2012 | No: 2396/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Riff Band Warnai Penutupan SSBW AJANG otomotif Surya Sumatera Bike Week (Surya SBW 2012) yang berlangsung di Medan sejak Rabu (26/9) berakhir Minggu (29/9) malam ditandai dengan tampilnya Riff Band dalam serangkaian acara penutupan di Lapangan Benteng, Medan. Event yang digelar

Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumut bersama tiga Pengda HDCI lain ini ditutup oleh Plt Gubernur Sumut H. Gatot Pujo Nugroho, ST didampingi unsur FKPD Sumut dan Ketua Umum HDCI Nanan Soekarna, Ketua IMBI Rusmanhadi, serta tokoh-toko dan pelaku

otomotif dan undangan lain. Acara penutupan berjalan meriah dan mengesankan, karena dirangkai dengan hiburan serta penyerahan piagam dan plakat kepada seluruh perwakilan klub motor. Di antara mata acara lain yang dirangkai dengan acara penutupan adalah, serta penyerahan bendera Surya SBW dari Ketua HDCI Sumut kepada Ketua Umum PB HDCI yang diteruskan kepada Ketua HDCI Riau sebagai penyelenggara event SBW tahun 2013. Sebelumnya Plt Gubsu dan Ketua Umum HDCI berkenan memberikan kata sambutan. Humas Surya SBW 2012 Dedi Dermawan, M mengatakan, acara Surya SBW berakhir dengan

sukses ditandai dengan besarnya animo para biker berpartisipasi dan masyarakat untuk menyaksikan. Ratusan pengendara motor ber cc besar (Moge) telah datang dari berbagai daerah serta dari negara tetangga. Setiap kedatangan para biker, selalu disambut dengan acara Riders Welcome Bike berupa pemakaian ulos kepada merek Dikatakan, sepanjang Sabtu, Kegiatan Surya SBW 2012 tetap dibuka oleh baksos donor darah oleh PMI Medan, serta acara Riders Wellcome. Sedangkan program yang disiapkan antara lain, Rolling Thunder berupa charity ride ke lima kecataman di Medan sejak pagi hari, babak final kompetisi sejumlah mata

acara, penjurian motor modification contest, barongsai perfomance, pengumuman pemenang kompetisi. Selanjutnya, seremonial acara penutupan pada pukul 19.00 Wib, penampilan band dan modern dance yang dilanjutkan dengan penampilan band rock ibukota RIF serta, diakhiri dengan pesta kembang api pada pukul 22.30 sebagai bagian dari acara penutupan. Menurut Dedi, meski kemarin telah digelar acara closing ceremonial, namun event Surya SBW masing berlangsung hingga Minggu (30/9) dengan mata acara antara lain donor darah bersama PMI Medan, hiburan band dan dance lokal berlangsung hingga siang harinya. (YON)


epaper andalas edisi senin 1 oktober 2012