Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 22 Mei 2012 | No: 2186/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Dimeriahkan Artis-artis Ibu Kota dan Ada Undian Berhadiah Mobil

28 Juni-16 Juli, "Andalas Fair" di PRSU Medan-andalas PT Star Indonesia akan menggelar pameran dan taman hiburan bertajuk "Andalas Fair" di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, pada 28 Juni hingga 16 Juli 2012.

Event ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-7 Harian Andalas yang jatuh pada 14 Juli 2012 sekaligus untuk menyemarakkan suasana liburan panjang anak sekolah di Kota Medan. General Manager PT Star In-

donesia Zulham Effendi kepada wartawan Senin (21/5), melalui event ini pemprov dan pemkab/pemko di Sumut, bisa menyampaikan informasi seluas-seluasnya kepada masyarakat tentang berbagai keberhasilan pembangunan maupun peluang-peluang

investasi untuk menarik minat investor. Sedang bagi kalangan dunia usaha terutama pelaku usaha kecil dan koperasi, ini peluang untuk mengembangkan pasar dengan memperkenalkan dan menjual langsung produk-

produk andalannya kepada masyarakat. Pihaknya berharap lewat Andalas Fair dapat membantu program pemerintah dalam membina, menghimpun, memberdayakan, dan mengembangkan dunia usaha terutama usaha masyarakat kecil dan koperasi yang

menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan. "Yang paling kita harapkan dari tujuan penyelenggaraan Andalas Fair ini adalah dampak ikutannya yang Bersambung ke Hal. 15

Karcis Parkir ‘Aspal’ Ditelusuri Daerah Cuma Dapat Annual Fee

29 Tahun Kontribusi Inalum Tak Layak Medan-andalas Pemprov Sumut bersama 10 pemerintah kabupaten/kota bertekad memperjuangkan kepemilikan saham daerah pada PT Indonesia Asahan Almunium (Inalum) menjelang berakhirnya kontrak kerja sama RI-Jepang pada Oktober 2013. Selama 29 tahun keberadaannya, PT Inalum dirasakan belum memberi kontribusi yang layak bagi daerah, kecuali hanya sebatas memberikan annual fee. Demikian terungkap dalam rapat membahas PT Inalum yang dipimpin Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST di Kantor Gubsu, Senin (21/5). Hadir utusan Kementerian Perekonomian Ronald Tambunan, utusan Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Surya Wirawan, Kepala Otorita Asahan Effendi Sirait, Kepala Bappeda Provsu Riadil Akhir Lubis, Asisten Ekbang Djaili Azwar. Kemudian Bupati Batu Bara OK Arya, Bupati Humbahas Maddin Sihombing, Bupati Taput Torang Lumbantobing, Wakil Bupati Samosir Mangadap Sinaga, Wakil Bupati Tobasa Liberty Pasaribu, dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Rolel Harahap. Dalam rapat Gatot mengatakan daerah harus memperjuangkan kepemilikan saham mengingat saham PT Inalum akan diambil alih sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia setelah kontrak

Tarif Parkir Roda Dua Masih Rp300 Medan - andalas Beredarnya karcis parkir kendaraan roda dua Rp1000 yang diduga asli tapi palsu (aspal), langsung direspon Sekda Kota Medan Syaiful Bahri. Sekda memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk segera menelusuri keberadaan dan kebenaran karcis parkir 'aspal' tersebut. Apalagi dalam karcis parkir tersebut ada tertera logo Pemko dan Dishub Medan.

"Dishub Medan harus menindaklanjuti temuan ini, jangan sampai logo Pemko dan Dishub Medan dimanfaatkan pihak lain untuk kepentingan pribadi. Petugas Dishub harus menelusuri itu," tegasnya usai menghadiri rapat paripurna pembahasan Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat, di Gedung DPRD Medan, Senin (21/5). Syaiful Bahri mengatakan, beredarnya karcis atau tiket parkir kendaraan roda dua berlogo Dishub Kota Medan dengan tarif Rp1000 per kendaraan telah melanggar

Perda No 7 Tahun 2002. "Retribusi parkir di Kota Medan masih menggunakan tarif sesuai Perda No 7 Tahun 2002, belum ada perubahan tarif. Kalau ada karcis dengan tarif baru, itu sudah melanggar Perda," tegasnya. Sementara itu, Kabid Perparkiran Dishub Medan, Fahmi Harahap saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak ada mengeluarkan karcis parkir kendaraan roda dua dengan tarif Rp1000 per kendaraan. Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Anak Polisi Tertembak Pistol Sang Ayah

Hidayat Hasibuan (49), berhasil ditangkap di Mess Pemkab Labuhan Batu, Jalan HM Jhoni, Medan, beberapa hari lalu. "Informasi tersebut terus kita dalami,

Medan-andalas Muhammad Reza, bocah usia empat tahun di Aceh Utara tertembak senjata api milik ayahnya yang merupakan seorang anggota polisi. Proyektil mengenai hidung hingga tembus ke kepala korban. Korban sempat dibawa ke RS Cut Meutia, Lhokseumawe. Namun karena kondisinya cukup parah, korban kemudian di rujuk ke RS Columbia Asia, Jalan Listrik, Medan, Senin (21/5) malam. Tidak begitu jelas bagaimana kronologis kejadian tragis itu. Sekitar pukul 11.45 WIB, ayah bocah itu, Brigadir Juliadi sedang membersihkan senjata api di rumahnya, Desa Blang Peuria Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Reza yang sedang bermain di depan ayahnya itu tiba-tiba merebut senpi ayahnya.

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

andalas/hs poetra

SABU - Direktur Ditresnarkoba Poldasu Kombes Andjar Dewanto, memperlihatkan sabu seberat 2,5 Kg yang disita dari tersangka Asmawi asal Aceh di ruangan Ditresnarkoba Polda, Medan, Senin (21/5).

Dit Narkoba Poldasu Bidik Pejabat Daerah Termasuk Anggota DPRD

Kurs dan Harga Logam Mulia, 21 Mei 2012 Mata Uang Jual Beli JPY 117.69 116.51 MYR 2980 2948 SGD 7330 7256 USD 9314 9222 Sumber Bank Indonesia

Bohongi Konsumen, Carrefour Digugat Medan-andalas Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Medan akan menggugat Carrefour Plaza Medan Fair ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) terkait promo belanja berhadiah boneka dan tas Paddington Bear. "Carrefour telah ingkar janji kepada banyak konsumen, termasuk saya juga menjadi korbannya. Besok saya akan ke BPSK Medan untuk membuat pengaduan," kata Ketua YLKI Medan Abubakar Siddik kepada wartawan di kantornya, Jalan Sena, Medan, Senin (21/5). Abubakar mengatakan beberapa

Bersambung ke Hal. 15

Mata Uang Jual Beli AUD 9177 9083 CNY 1475 1461 EUR 11920 11801 GBP 14746 14597 HKD 1199 1187

andalas/gusliadi ritonga

PROMO BELANJA - Inilah brosur promo belanja Carrefour yang sekaligus tempat untuk menempelkan stiker untu ditukarkan dengan hadiah.

Medan-andalas Direktur Dit Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Andjar Dewanto mengakui pihaknya banyak menerima informasi ada sejumlah oknum pejabat daerah termasuk anggota DPRD provinsi

dan kabupaten/kota di daerah ini, menyalahgunakan narkoba. Terkait informasi tersebut pihaknya telah melakukan pendalaman penyelidikan. Hasilnya, satu target mereka yakni, oknum Anggota Komisi A DPRD Labuhan Batu,

ANEH tapi NYATA

Meski Cacat, A Ling Mampu Berkreasi Selundupkan

Cacat fisik bukanlah halangan untuk terus berkreasi. A Ling seorang wanita bisa menjadi inspirasi bagi orang lain dalam menjalani hidup penuh semangat dan gigih.

Janin Bayi SEORANG warga Inggris keturunan Taiwan dibekuk aparat keamanan Thailand di Kota Bangkok. Pria itu menyelundupkan enam janin bayi yang berwarna emas di kopernya. Hok Kuen Chow ditangkap di Kota Yaowarat setelah polisi menemukan keenam janin tersebut. Janin-janin itu diduga masih Bersambung ke Hal. 15

WANITA berusia 42 tahun ini tak ingin bergantung maupun menyusahkan orang lain apalagi terhadap keluarganya. Dengan kemampuan yang dia miliki, A Ling membuat beraneka kerajinan berbahan baku manik-manik dengan kedua kakinya. "Dengan keadaanku seperti ini, aku berserah diri saja kepada Tuhan. Sedihnya

pasti ada saat melihat orang lain bisa pergi berjalan-jalan dan bermain-main karena aku tidak bisa seperti mereka," kata A Ling, baru-baru ini. Wanita etnis Tionghoa ini mengaku sejak orang tuanya meninggal, ia tinggal bersama kakak kandungnya di Jalan Ternak No 58 Medan Polonia. Pribadinya lalu mulai berubah menjadi religius dan percaya diri setelah mengikuti sejumlah kebaktian. "Usai kebaktian, aku selalu menjual kerajinan manik-manik seperti, gelang, salib, dan gantungan kunci dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp3.000 hingga Rp20.000," ungkap bungsu dari delapan bersaudara ini. Bersambung ke Hal. 15

andalas/siong

TERAMPIL - Meski cacat fisik, Aling terampil membuat aneka kerajinan berbahan baku manik-manik dengan kedua kakinya. Hasil kreasinya itu dijual dengan harga mulai dari Rp3.000 hingga Rp20.000.


Selasa 22 Mei 2012

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

andalas

Ratusan Guru Tuntut Pencairan Dana PSKGJ

Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Menyoal Kualitas Rumah Sakit di Sumut

S

OSIOLOG Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Badaruddin mengatakan, rumah sakit yang ada di Provinsi Sumut, seluruhnya harus telah memiliki akreditasi, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. "Perlunya akreditasi tersebut dilakukan, tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat dan pasien yang berobat," katanya di Medan, Senin (21/5). Kualitas pelayanan dan fasilitas perlengkapan medis yang dimiliki rumah sakit, menurut dia, juga sangat menentukan bagi kemajuan perkembangan pada rumah sakit di Sumut. "Jadi, seharusnya rumah sakit yang ada di wilayah Sumut ini, harus diakreditasi sesuai dengan anjuran yang disampaikan oleh pemerintah," kata Guru besar Fakultas Ilmus Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) itu. Dia mengatakan, mengenai akreditasi rumah sakit itu, juga sangat menentukan bagi kemajuan rumah sakit tersebut, karena menyangkut standar umum. Masyarakat tentu saja lebih memilih untuk berobat ke rumah sakit yang sudah dipercaya dan memiliki akreditasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. "Rumah sakit yang telah terakreditasi, tentunya lebih meyakinkan mengenai pelayanan dan begitu juga tenaga medis atau dokter serta para perawat yang bertugas," kata Prof Badaruddin. Apa yang dikemukakan Prof Badaruddin sangat beralasan. Bahwa, keberadaan rumah sakit di Sumut pada umumnya memang patut dipertanyakan. Belum terjaminnya kualitas sejumlah rumah sakit tersebut, akhirnya memaksa banyak masyarakat di daerah ini mulai enggan memeriksakan diri ke rumah sakit di sini. Banyak kalangan, saat ini khususnya orang yang berduit atau masyarakat kelas menengah rela menguras tabungannya, demi mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan berkualitas dengan cara berobat ke luar negeri, utamanya ke Penang, Malaysia. Namun, dipastikan tidak semua masyarakat bisa berobat ke luar negeri. Bahkan, untuk sekadar berobat ke rumah sakit 'berkualitas' di Medan saja, banyak yang tidak mampu. Akhirnya, pilihan berobat terpaksa ke rumah sakit terdekat dan terjangkau dari segi ekonomi. Dalam hal inilah sering terjadi keluhan pasien, yang merasa tidak mendapatkan pelayanan atau pengobatan sesuai harapan. Sebab, tidak jarang beberapa dokter dan tenaga perawat, kurang tepat melakukan diagnosis terhadap penyakit para pasiennya. Alhasil, tidak jarang saat berobat ke rumah sakit, bukan kesembuhan yang didapat, melainkan penyakit semakin bertambah. Karenanya, tidak berlebihan jika banyak masyarakat selama ini menyoal kualitas rumah sakit yang ada di daerah ini. Penyebab tidak maksimalnya pelayanan di rumah sakit daerah ini, antara lain karena terbatasnya ketersediaan dokter spesialis yang selalu ready for use. Sebab, dokter spesialis di daerah ini banyak yang nyambi di berbagai rumah sakit, sehingga tidak bisa terlalu fokus dalam menjalankan tugasnya melayani pasien. Dalam konteks demikian, tepat sekali apa yang dikemukakan Prof Badaruddin, bahwa keberadaan rumah sakit di Sumut harus memiliki akreditasi. Dengan keharusan mendapatkan akreditasi ini, diharapkan tidak akan ada lagi rumah sakit yang beroperasi didominasi orientasi bisnis, dan kurang optimal dalam memberikan pelayanan demi kesembuhan para pasien.(**)

2

andalas/rizki mulya

DEMO GURU - Puluhan guru SD yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Program Sarjana Kependidikan (PSKGJ) Universitas Negeri Medan, berunjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara, di Medan, Senin (21/5). Mereka meminta pemerintah menaikkan gaji guru di seluruh Indonesia dan merealisasikan anggaran pelaksanaan PSKGJ agar perkuliahan mereka tidak tersendat.

Peringatan ke-104 Harkitnas

Indonesia Kini Jadi Pusat Kebangkitan Bangsa-bangsa di Dunia Medan-andalas Plt Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho mengatakan, sejalan dengan semangat dan jiwa Kebangkitan Nasional yang telah dirintis oleh para pendahulu kita, maka tidak berlebihan, jika bangsa Indonesia dewasa ini menjadi pusat dan pusaran serta proses kebangkitan bangsabangsa regional se-ASEAN, bangsa-bangsa Asia Fasifik, dan bahkan bangsa-bangsa dunia. “Masalah-masalah perkembangan sosial budaya, pertumbuhan ekonomi, manjadi fokus bahasan, dimana Indonesia telah mampu dan berhasil menjadi tuan rumah bagi kemaslahatan bangsa-bangsa kawasan regional ASEAN dan Asia Fasifik yang diharapkan dapat diwujudkan di tahun 2015 mendatang,” kata Gatot saat membacakan pidato tertulis Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring pada Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-

104 tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2012 di Lapangan Merdeka Medan, Senin (21/5). Dalam peringatan Harkitnas ke-104 tahun 2012, Gatot berharap semangat kebangkitan yang telah dirintis oleh para pendahulu kita di tahun 2012 tetap menjadi obor penerang dan pencerah bagi langkah anak bangsa menjaga dan mengembangkan konstruksi nasionalisme yang mencirikan ke-Indonesia-an sejati, Konstruksi nasionalme yang berkarakter sebagai bangsa yang bermoral, beradab dan sebagai bangsa yang bersatu berdaya, berpartisipasi bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia. Usai menjadi Irup di Lapangan Merdeka, Plt Gubsu bersama rombongan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Sisingamangaraja Medan. Sebelum ziarah, dilakukan peletakan karangan bunga di monumen TMP oleh Pangkosekhanudnas III

Medan Marsekal Pertama TNI Yuyu Sutisna dan memberi penghormatan kepada para pahlawan bangsa. Kemudian, Gatot yang juga diikuti pejabat-pejabat dari instansi terkait melakukan doa dan tabur bunga mulai dari makam mantan Wali Kota Medan, Kolonel RM Saleh Arifin, mantan Pangdam Berigjend H Abdul Manaf Lubis dan makam pahlawan bangsa lainnya. Seletah itu Gatot dan rombongan juga melanjutkan ziarah ke makam mantan Pangdam dan Gubsu HT Rizal Nurdin di pemakaman Masjid Raya Medan. Turut hadir mengikuti upacara Harkitnas dan ziarah itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut H Nurdin Lubis MM, Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Anggota DPD-RI Parlindungan Purba, Kasdam I/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha dan Wakapoldasu Brigjen Cornelis Hutagaol. (WAN)

Medan-andalas Sedikitnya 100-an guru sekolah dasar (SD) berunjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin 21/5). Mereka menuntut agar pemerintah segera mencairkan dana Program Sarjana Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan (PSKGJ). Koordinator aksi, Dirman Nahampun mengatakan, bahwa tidak cairnya dana pendidikan yang dialokasikan melalui APBD Sumut itu menyebabkan banyak guru yang mengikuti program pendidikan di Unimed mengalami kesulitan. Dirman menjelaskan, bahwa keikutsertaan ratusan guru SD dalam PSKGJ di Unimed merupakan program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk meningkatkan kualitas guru sesuai amanat UU 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan PP 74 Tahun 2008 tentang Guru. Program peningkatan kualitas pendidikan itu dilaksanakan bersama Unimed sebagaimana hasil nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) yang dibuat Pemprov Sumut. Dalam nota kesepahaman itu disebutkan, bahwa PSKGJ tersebut berlangsung selama 10 semester yang pembiayaan ditampung melalui alokasi anggaran dalam APBD. Anehnya, Pemprovsu tidak lagi mencairkan anggaran pendidikan melalui PSKGJ tersebut pada tahun 2012, sehingga banyak guru yang mengalami kendala untuk mengikuti program itu. “Kami sudah satu tahun lebih libur semester. Sampai sekarang, perkuliahan kami tidak jelas,” kata Dirman. Pihaknya mengharapkan DPRD Sumut dapat mendesak Pemprovsu untuk merealisasikan anggaran tersebut agar guru yang mengikuti program itu dapat menyelesaikan pendidikannya. Apalagi jika dikaitkan dengan banyaknya guru SD yang telah memasuki semester akhir dan akan segera menuntaskan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan tersebut. “Perkuliahan kami berhenti karena anggaran di APBD 2012 tidak terealisasi,” katanya. Anggota Komisi E DPRD Sumut H Enda Mora Lubis yang menerima pengunjuk rasa menyatakan, akan meminta penjelasan dari Dinas Pendidikan Sumut mengenai anggaran tersebut. “Kami akan mengecek anggaran ini. Semantara itu, kami akan meminta biaya perkuliahan yang akan dibebankan kepada para guru untuk ditunda,” kata politisi Partai Demokrat itu. Setelah itu, seratusan guru SD yang sebagian besar memakai jaket almamater Unimed itu melanjutkan unjuk rasanya ke Dinas Pendidikan Sumut untuk menyampaikan aspirasi serupa. (LIM/ANT)

Protes Maraknya Angkutan Plat Hitam

Hari Ini Sopir Angkot Boikot Bayar TPR Terminal

Medan-andalas Kesatuan Sopir dan Pemilik MPU (Kesper) Sumut hari ini (22/5) akan mengajak seluruh sopir angkutan umum, baik angkutan kota (angkot) maupun angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) untuk tidak membayar restribusi terminal (TPR) di Terminal Amplas dan Terminal Pinang Baris Medan. Aksi boikot membayar retribusi ini sebagai bentuk protes atas masih maraknya angkutan liar plat hitam yang beroperasi di luar terminal resmi. Tindakan ini juga sebagai bentuk kekecewaan para sopir dan pemilik angkot atas batalnya rapat gabungan antara Komisi A dan DPRD Sumut dengan instansi terkait termasuk Organda (Organisasi Pengusaha Angkutan Darat) Sumut yang akan membahas masalah angkutan umum

plat hitam liar, Senin (21/5). “Kami (para sopir, red) akan menolak membayar TPR di terminal, sebagai bentuk protes kami atas maraknya angkutan liar plat hitam dan tidak jadinya rapat dengar pendapat di DPRD Sumut yang akan membahas angkutan umut plat hitam liar,” ujar Ketua Kesper Sumut Israel Situmeang didampingi Wakil Ketua Hotler Silitonga dan Sekretaris Jaya S kepada wartawan, Senin (21/5).

Dikatakan, sebelumnya Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun dalam suratnya tertanggal 15 Mei 2012 telah menyurati instansi terkait termasuk DPD Organda Sumut agar hadir dalam rapat gabungan, pada Senin 21 Mei 2012 untuk menindaklanjuti pembahasan terhadap upaya penertiban angkutan umum plat hitam liar. Namun rapat gabungan itu batal tanpa pemberitahuan kepada Organda. “Kami sangat kecewa dengan sikap DPRD Sumut. Ketika kami bersama DPD dan DPC Organda telah hadir di DPRD Sumut sesuai undangan, ternyata rapat tidak dilaksanakan. Kami hanya menerima pernyataan dari salah seorang staf Ketua DPRD Sumut bahwa rapat dibatalkan tanpa memberi alasan dan kapan rapat dilaksanakan,” ujar Situmeang.

Terpisah, Wakil Ketua-III DPD Organda Sumut Tahi Nainggolan dan Ketua DPC Organda Medan Drs Monthe Gomery Munthe yang dikonfirmasi wartawan melalui ponselnya membenarkan tidak jadinya rapat gabungan Komisi A dan D DPRD Sumut dengan instansi terkait termasuk Organda Sumut tersebut. “Kami pun tidak tahu alasan pembatalan rapat gabungan tersebut, sebab tidak ada pemberitahuan. Kami tahu rapat tak jadi setelah kami tiba di DPRD Sumut,” ujar Tahi Nainggolan seraya membenarkan keluhan sopir (Kesper) tentang angkutan umum plat hitam liar tersebut. Sementara Tahi Nainggolan menyebutkan, maraknya angkutan umum di luar trayek, telah menghambat perkembangan

Moyliasari Boenjamin Cari Keadilan ke Fraksi PDIP Medan-andalas Terkait sengketa warisan yang berujung dengan eksekusi rumah yang ditempatinya, Moyliasari Boenjamin akhirnya meminta bantuan ke Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Sumut untuk mendapatkan keadilan, Senin (21/5). Bendahara FPDIP Brilian Moktar SE, MM yang menerima berkas pengaduan Moyliasari menyatakan akan membantu penyelesaian sengketa warisan tersebut, tanpa merugikan pihak yang berhak. Sophia Hadyanto SH MH, kuasa hukum Moyliasari, dalam kesempatan itu mengatakan, hal itu bermula Moyliasari Boenjamin sebagai anak dari Choenkoewati Jieyanto, istri kedua dari Sahar Boenjamin, membuat laporan pengaduan ke Sentra

Pelayanan Kepolisian Terpadu Poldasu tertanggal 14 Februari 2011 perihal adanya dugaan tindak pidana memberikan keterangan palsu yang diduga dilakukan oleh Nelly Purnamasari Boenjamin. Keterangan palsu Nelly itu kemudian menimbulkan terbitnya akta keterangan hak waris No. 07/ HW/ 2001 tertanggal 8 November 2001 yang dibuat oleh Ade Yulianty SH (pengganti sementara Notaris Djaidir SH) yang menyatakan bahwa Nelly Purnamasari Boenjamin adalah anak kandung dari perkawinan Alm Sahar Boenjamin dan Almh Maria Limiardi (istri pertama), sebagai ahli waris satu-satunya. Atas keterangan palsu itu pula, pada tanggal 12 Januari 2011, pengadilan telah mengeksekusi satu bidang tanah dan bangunan bertingkat 3 setengah

kegiatan kegiatan transportasi secara umum. Secara khusus, usaha transportasi umum yang melibatkan banyak pihak telah kehilangan pangsa pasar. Sementara pengoperasian plat hitam dengan modus menyalahi aturan juga telah menyebabkan tidak berfungsinya fasilitas umum transportasi (terminal). “Kondisi ini telah membuat pemilik izin resmi menjadi resah dan telah beberapa kali melakukan aksi guna memohon ketegasan pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Hal ini mengakibatkan terjadinya persaingan yang tidak sehat mengingat kepada angkutan umum tanpa izin sama sekali tidak terbebani pajak dan restribusi lainnya sebagaimana yang berlaku kepada pemilik izin resmi,” ujar Tahi Nainggolan. (GUS) andalas/ist

MENGECEKBrilian Moktar mengecek berkas pengaduan Moyliasari Boenjamin, terkait sengketa warisan yang berujung dengan eksekusi rumah yang ditempati wanita itu, Senin (21/5). lantai dengan luas 82 M2 Sertifikat Hak Pakai No. 446 atas nama Choenkoewati Jieyanto yakni ibu kandung pelapor (eks Grant C No. 2029 yang terletak di Jln. Asia No. 57 - A/ 119, Kel. Sei Rengas I, Kec. Medan Area, Kota Medan). Tanah dan bangunan itu kini dikuasai Nelly Purnamasari Boenjamin. “Oleh karenanya, kami meminta agar pihak kepolisian menyikapi pengaduan kami. Kami

juga berharap, Fraksi PDIP DPRD Sumut dapat membantu klien kami agar dia mendapatkan keadilan dan memperoleh haknya kembali,” ujar Sophia Hadyanto. Bendahara Brilian Moktar mengharapkan, agar pihak kepolisian dan pengadilan proaktif atas permasalahan Moyliasari tersebut. Sebelumnya Moyliasari Boenjamin telah melaporkan penyidik

Poldasu yang menangani kasus ini ke Propam, “Saya melaporkan hal ini ke Propam Poldasu terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam penanganan perkara ini. Saya menduga, ada keberpihakan Poldasu dalam penanganan perkara atas diterbitkannya SP2HP sebanyak dua kali atas laporan kasus yang saya laporkan,” ujar Moyliasari. (SIONG)


MEDAN KITA

Selasa 22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

3

Pendaftaran Calon Praja IPDN 21-30 Mei Diutmakan Daerah Pemekaran Medan-andalas Setiap warga Indonesia berusia maksimal 21 tahun (pelamar umum) dan 24 tahun (PNS) per 1 September 2012, punya kesempatan mendaftar Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun ajaran 2012/2013. Pendaftaran dibuka mulai Senin 21 Mei sampai 30 Mei 2012 di masing-masing kantor bupati/walikota di daerah. Pengumuman ini disampaikan Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho melalui Sekdaprov Sumut, Nurdin Lubis dalam pertemuan dengan seluruh Kepala Badan Kepegawaian

Daerah (BKD) pemkab/pemko se Sumut di Ruang Kenanga, Lantai VIII Kantor Gubernur Sumut di Medan, Senin (21/5). “Tahun ini, pemerintah

Massa Cempaka Demo di Kejatisu

Tuding Kadispendasu Kebal Hukum Medan-andalas Puluhan orang yang menamakan diri Central Monitoring Penyelidikan Kasus (Cempaka) mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jalan Pangkalan Mansyur Medan, Senin (21/5). Mereka menyoroti dugaan korupsi di Dinas Pendapatan (Disependa) Sumatera Utara. Adapun dugaan korupsi itu terkait pengerjaan sejumlah proyek di dinas yang dipimpin Syafarudin tersebut. Bahkan, sang kepala dinas ditengarai kebal hukum, karena faktor hubungan “silaturahmi” dengan orang-orang tertentu di lingkungan Kejatisu. Dalam pernyataannya, mereka mengungkap dugaan mark-up dan jualbeli paket proyek di Dispendasu. Bahkan, kasus itu telah ditindaklanjuti bagian Intel Kejatisu. “Kasus ini ini sendiri telah diproses penyelidikannya bahkan sejumlah oknum pejabat

telah diperiksa. Di antaranya Kabid Pengembangan dan Pengendalian Dispendasu sebagai Panitia pada 2007-2010, Ketua Pengadaan Barang dan Jasa Dispendasu 2010, termasuk dalam pengadaan 60 unit sepeda Motor Yamaha Zupiter MX, 13 unit toyota Avanza dan sewa kantor pembantu Sun Plaza dan Medan Fair Plaza. “KPA UPT Pusat Informasi dan PPTK juga sudah dipanggil, namun belum ada kepastiannya,” ujar pengunjuk rasa seraya meminta Kajatisu Noor Rachmat segera menindaklanjuti hal tersebut. Menjawab tuntutan pendemo, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Marcos Simare-mare mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti dan membawanya ke pimpinan. “Saya akan sampaikan aspirasi kalian ke pimpinan. Dan saya pastikan, semua laporan yang kita terima pasti ditindaklanjuti,” ucap Marcos. (FEL)

kembali membuka lowongan Calon Praja IPDN TA 2012/ 2013. Warga masyarakat di kabupaten dan kota yang berminat, bisa mendaftar di kantor bupati/walikota masingmasing,” ucap Nurdin Lubis. Didampingi Asisten Administrasi dan Aset, Asrin Naim dan Kepala BKD Sumut, Suherman serta Kabid Pengadaan dan Program BKD Sumut, Pandapotan, Sekda menerangkan, persyaratan pendaftaran antara lain, tinggi badan untuk pria minimal 160 cm dan wanita minimal 160 cm. Kemudian, berijazah SMA semua jurusan atau Madrasah Aliyah (MA) lulus tahun 2010, 2011 dan 2012 (pelamar

umum) dengan nilai minimal 7,00 yang dibuktikan dengan fotocopy ijazah/STTB yang dilegalisir kepala sekolah. “Syarat lainnya, tidak bertato atau bekas tato atau ditindik dan bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pelamar pria, kecuali karena ketentuan adat/agama. Berikutnya, tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan serta belum menikah/kawin/hamil/ melahirkan dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan yang diketahui orangtua/wali yang disahkan oleh kepala desa/lurah

hatan dan kesempataan 9-14 Juli, tes akademik 4 Agustus, serta penentuan akhir (pantukhir) oleh Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat pada 1921 September 2012. Ditambahkan Suherman, pihaknya sangat berharap kabupaten dan kota segera mengirim data warga daerahnya yang akan mendaftar Calon Praja secepat mungkin. Hal ini untuk kemudahan kompilasi data editing yang akan dikirim ke Jakarta. “Selain itu, kita sangat berharap, daerah bisa mematuhi ketentuan dan syarat yang berlaku. Bila tidak akan dibatalkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Terkait berapa banyak formasi penerimaan Calon Praja IPDN tahun ini dari Provinsi Sumut, baik Nurdin maupun Suherman sama-sama menjelaskan, bahwa kuota tentang hal tersebut ditentukan pemerintah pusat. Sedangkan daerah pemekaran merupakan wilayah paling dominan di Sumut yang akan membuka pendaftaran Calon Praja IPDN tahun ini. “Daerah pemekaran lebih dominan tingkat kebutuhannya dibanding daerah induk. Karena ini menyangkut kebutuhan akan pembentukan kader Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan,” katanya. (WAN)

BMKG: Medan Mendung di Pagi Hari Medan-andalas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprakirakan, Kota Medan dan sekitarnya akan mengalami mendung pada pagi hari dalam beberapa hari ke depan. Kabid Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Hendra Suwarta yang dihubungi di Medan, Senin (21/5) mengatakan, mendung itu dapat berkembang menjadi hujan yang tidak terlalu lebat. Kemungkinan curah hujan lebih lebat tersebut berpeluang terjadi pada sore hingga malam hari. Kota Medan dan sekitarnya yang memasuki musim penghujan mengalami sedikit perubahan cuaca pada pagi hari yang sebelumnya cerah di saat pagi. Kondisi tersebut disebabkan matahari mulai menjauh sehingga memungkinkan munculnya mendung pada pagi hari. Kondisi itu, juga menyebabkan suhu di Kota Medan dan sekitarnya turun menjadi 33 derajat celsius. “Sebelumnya, suhi di Medan mencapai 35 derajat celsius,” katanya. BMKG Wilayah I Medan juga memprakirakan hujan yang turun pada sore hingga malam hari tersebut berpeluang disertai guntur dan angin kencang. Dari pemantauan yang dilakukan, peluang angin kencang tersebut akan terjadi di sebagian besar wilayah di Sumut dalam beberapa hari ke depan. Kecepatan anginnya diperkirakan hingga 30 knot (54 Km per jam),” kata Hendra. (ANT)

Pemko Medan Tinjau Ulang Ranperda Pelayanan Pengabuan Mayat Medan-andalas Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan meninjau ulang rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pengabuan Mayat mengingat Pemko Medan sendiri belum memiliki fasilitas pengabuan. Namun peninjauan ulang tersebut masih menunggu persetujuan DPRD Medan. “Karena kami sudah mengajukan Ranperda, tentu untuk pembatalannya harus berdasarkan kesepakatan DPRD juga. Namun kami memang akan meninjau ulang ranperda tersebut karena fasilitasnya (tempat pengabuan mayat, red) belum ada di sini,” kata Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin usai penyampaian nota jawaban Wali Kota Medan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Medan terhadap Ranperda tentang retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat, di ruang paripurna DPRD Medan, Senin (21/5). Panperda ini sebelumnya telah masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) 2011 dan telah disampaikan ke DPRD Medan sesuai surat dari Pemko tgl 8 Juli 2011 Nomor 188.342/13360 dan Ranperda ini dimasukkan kembali dalam Prolegda 2012.

setempat,” beber Nurdin. Syarat lainnya, calon bersedia diberhentikan tanpa menuntut di muka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan pengeroyokan, serta melakukan tindakan asusila yang berdampak hukum atau tidak yang dinyatakan secara tertulis di atas kertas bermaterai Rp6000. Menyangkut tahapan seleksi di tingkat provinsi, Nurdin merincikan, untuk seleksi adminstrasi/verifikasi tanggal 31 Mei-4 Juni. Kemudian tes psikologi 13-16 Juni, tes kese-

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Medan, Sabar Sitepu didampingi Wakil Ketua DPRD Medan lainnya dan dihadiri anggota DPRD Medan serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dzulmi mengungkapkan, walaupun pengaturan tentang pengabuan mayat diatur dalam UU No 10 tahun 2004, namun setelah melihat kondisi yang ada di kota ini maka Pemko Medan menilai Ranperda pengabuan mayat tersebut belum tepat diatur menjadi Perda. “Pemko Medan hanya memiliki tempat pemakaman umum (TPU) pada sembilan lokasi, yakni satu TPU muslim di Sei Batu Gingging dan delapan TPU Kristen yang antara lain TPU Gajah Mada Lama, TPU Gajah Mada Baru, TPU Abdullah Lubis, dan lainnya. Sedangkan TPU yang dikelola masyarakat ada 17 lokasi di setiap kelurahan pada 21 kecamatan,” jelasnya. Selanjutnya Pemko Medan hanya akan fokus pada Ranperda pelayanan pemakaman. Pemko Medan akan mengubah manajemen penguburan agar bisa langsung ke Dinas Pertamanan Medan. “Selama ini memang dikelola Dinas Pertamanan, tapi ada juga yang diatur oleh pemilik yayasan. Ke

depan akan diarahkan agar masyarakat langsung mengurus ke dinas,” ujarnya. Sesuai Pasal 4 ayat 1 pada Ranperda, Pemko akan memberi pelayanan pada penggunaan tanah makam, pembongkaran makam dan penutupan kembali, perpanjangan penggunaan tanah makam, dan pembangunan bina makam. “Pelayanan pada seluruh item tersebut akan kami tingkatkan termasuk soal form retribusi komponen jasa yang dikeluhkan, seperti jasa pemetaan tanah, jasa angkut, jasa gali dan tutup. Untuk form jasa gali dan jasa tutup telah dirangkum dalam tarif pelayanan pemakaman. Sedangkan jasa pemetaan tanah dan jasa angkut tidak termasuk dalam pelayanan retribusi pelayanan pemakaman. Besaran retribusinya akan dibahas bersama DPRD Medan,” ucapnya. Untuk membahas Ranperda ini, DPRD Medan membentuk panitia khusus (Pansus) retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat. Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN, Ahmad Arif mengatakan, retribusi pelayanan pengabuan mayat tidak perlu ditinjau ulang. Untuk menyiasatinya akan dilakukan perubahan nama saja. “Ranperda ini harus tetap ada karena pengaturan itu penting. Jadi kemungkinan hanya dilakukan perubahan nama saja,” katanya. (BEN)

andalas/rizki mulya

UNJUK RASARASA-Massa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) melakukan aksi unjuk rasa, di depan Kantor Pos, Jalan Balai Kota, Medan, Senin (21/5), terkait peringatan Harkitnas.

PMII: Indonesia Harus Bangkit dan Bebas Medan-andalas Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut melakukan aksi demo dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), di Bundaran Majestik Medan, dan DPRD Sumut, Senin (21/5). Dalam aksi di bundaran Majestik, massa PMII membakar ban bekas. Aksi pembakaran ban ini sempat membuat jalanan macet, mengingat selain melakukan aksi bakar ban, mereka juga mengadakan aksi orasi ditingkahi berlarilari kecil di sekitaran air mancur bundaran Majestik Medan. Dalam orasinya, mereka berharap Indonesia bangkit, dan bebas mengelola kekayaan alam tanpa intervensi asing. Kemudian

bebas dari bentuk kekerasan (konflik) dan pelanggaran HAM, serta bebas menjalankan keyakinan dan keberagamaan. Mereka juga menyoroti masih maraknya korupsi di negeri ini. “Pejabat Indonesia saat ini banyak menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya. Mereka itu kan pelayan masyarakat, tapi kesehariannya malah menghiasi negeri ini dengan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN),” kata Ahmad Riduan, koordinator aksi dalam orasinya. Dia mengatakan, tanggal 21 Mei juga dimaknai sebagai sejarah reformasi atas tumbangnya rezim Soeharto yang didesak mundur oleh segenap mahasiswa Indonesia. “Memaknai kesejarahan itu pulalah, kita masih menemukan

negeri ini di persimpangan jalan, dimana rakyat di negeri ini masih banyak yang sangat miskin dari sisi ekonomi. Pemerataan kesempatan mendapatkan pendidikan bagi seluruh masyarakat tidak diimbangi dengan sistem penyelenggaraan yang memadai sehingga menghasilkan proses dan hasil pendidikan di sekolah yang bersifat formalitas,” kata Ridwan. Terkait dengan peringatan Harkitnas, puluhan massa Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) juga melakukan aksi unjuk rasa, di depan Kantor Pos, Jalan Balai Kota, Medan, Senin (21/5). Mereka menuntut agar pemerintah melaksanakan pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat. Mereka juga mengecam masih maraknya korupsi di era reformasi ini. (RM)

Rencana Amandemen Kelima UUD 1945

DPD RI Harapkan Dukungan KAHMI Medan-andalas Ketua Mahkamah Konstitusi RI Prof Dr Moh Mahfud MD SH SU mengatakan, bahwa Amandemen UUD 1945 bukanlah sesuatu yang diharamkan, tetapi tidak juga suatu kewajiban. “Silakan saja, kalau UUD 1945 mau diamandemen, karena itu kan merupakan resultante (kesepakatan bersama),” ujarnya dalam acara Diskusi Politik Seri III: Paradigma Sistem Presidensial Dalam Ketatanegaraan Republik Indonesia, di Hotel Madani, Medan, Kamis malam (17/5). Dalam sesi terakhir diskusi, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr H Rahmat Shah yang hadir malam itu, diberi kesempatan untuk menyampaikan rencana amandemen kelima yang diusung DPD RI sekaligus menyerahkan buku Pokok-pokok Usul Perubahan Kelima Serta Naskah Akademik Rencana Amandemen UUD 1945 kepada Keluarga Besar Korps Alumni HMI, yang diterima secara simbolis oleh Ketua MK RI Mahfud MD. Penyerahan dokumen naskah amandemen kelima disaksikan Sekda Provsu H Nurdin Lubis SH MM dan Ketua Korps Alumni HMI Sumatera Utara serta peserta Diskusi. Sebelumnya Rahmat Shah menyampaikan bahwa dukungan rencana amandemen kelima sudah banyak diterima dari berbagai pihak termasuk dari partai politik. Amandemen kelima ini menu-

rutnya bukanlah semata-mata untuk memperkuat kewenangan DPD RI , tetapi lebih kepada upaya pemenuhan kebutuhan semua rakyat sebagai pemegang kedaulatan dan pemilik konstitusi. Kebutuhan Indonesia masa kini dan jauh menjangkau ke depan dalam menata sistem politik dan ketatanegaraannya mewujudkan kesejahteraan rakyat yang demokratis dan berkeadilan. “Karena kita sama-sama tahu,

bahwa Korps Alumni HMI ada di mana-mana, termasuk di partai politik, maka melalui kesempatan ini kami mohon dukungan dari keluarga besar HMI, khususnya para alumni untuk dapat mendukung dan mendoakan semoga, amandemen kelima dapat dilaksanakan, dengan muara untuk kebaikan berbangsa dan bernegara ke depan,” harap Rahmat Shah yang juga Konjen Rep Turki untuk Pulau Sumatera itu.(GUS)

andalas/ist

NASKAH AMANDEMEN - Rahmat Shah (kiri) saat menyerahkan naskah amandemen kelima UUD 1945 kepada Keluarga Besar Korps Alumni HMI, yang diterima secara simbolis oleh Ketua MK RI Mahfud MD.


HUKUM KRIMINAL

Selasa 22 Mei 2012

Wakil Bupati Tapteng segera Dipanggil Medan-andalas Gencarnya aksi demo berbagai elemen masyarakat yang menyoroti dugaan korupsi pada pembangunan Monumen Barus Raya di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang ditenggarai melibatkan Wakil Bupati Tapteng Sukran Tanjung ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akhirnya mendapat respon. Asisten Intelijen Kejatisu Raja Nafrizal memastikan kasus dugaan korupsi itu segera ditindaklanjuti pihaknya dengan membentuk tim penyelidikan. Wakil Bupati Tapteng Sukran Tanjung, pihak yang disebut-sebut dalam kasus itu pun segera dipanggil guna menjalani pemeriksaan. “Laporan melalui aksi demo telah kita respon dengan membentuk tim intel. Kita gabungkan penyelidikan bersamaan dengan tim kasus bantuan social Pemprovsu. Soalnya, anggaran untuk proyek pembangunan monument Barus Raya itu juga bersumber dari APBD Pemprovsu,� jelas Asintel Raja Nafrizal. Ditambahkan, penggabungan penyelidikannya ke tim Bansos dikarenakan sumber anggaran untuk pembangunan itu adalah bantuan hibah dari Pem-

provsu, yakni APBD 2007 lalu dengan bantuan secara bertahap totalnya sebesar Rp1,150 miliar. Disebutkan, dilakukannya pengusutan kasus itu menjawab aksi demo yang kerap digelar di Kejatisu. Hanya saja, memang masih diperlukan pembuktian ada tidaknya praktik KKN sesuai dengan apa yang dilontarkan para demonstran beberapa waktu lalu. Sebelumnya, massa yang mengatasnamakan Aliansi Opisi Mahasiswa Tapteng menggelar aksi demo ke Kejatisu. Mereka meminta Kejatisu segera mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Monumen Barus Raya yang bersumber dari APBD Sumut sebesar Rp1,150 miliar. Pasalnya, proyek itu hingga kini belum rampung. Bahkan, Sukran Tanjung, yang saat ini menjabat Wakil Bupati Tapteng diduga menggelapkan uang bantuan dari Pemprovsu tersebut. Sementara itu, guna mendapatkan klarifikasi dari Wakil Bupati Tapteng Sukran Tanjung, andalas berupaya menghubungi politisi Partai Golkar tersebut. Hanya saja, nomor telepon selulernya hingga berita ini diturunkan masih belum berhasil dihubungi.(FEL)

Tas Dijambret,

Wanita Paruh Baya Histeris di Kantor Polisi Medan-andalas Aksi penjambretan kembali merajalela di Medan. Kali ini para pelaku merampas tas sandang milik seorang wanita setengah baya, Rosmita Br Butarbutar (63), warga Jalan Buku Lorong Gereja Sei Putih, Medan, Minggu (20/5). Rosmita dijamret dua orang pria mengendarai sepeda motor matic di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Medan. Selain mengalami kerugian material, korban juga terluka akibat terjatuh dari atas becak saat mempertahankan tasnya dari tarikan pelaku. Setelah kejadian, korban bergegas ke Mapolsek Medan Baru. Sesampainya di kantor polisi, korban histeris. Ia berteriak dan menangis sejadi-jadinya. Hal tersebut sempat membuat petugas SPK Polsek Medan Baru bingung. Setetah ditanya, korban mengaku telah dijambret. Mendengar pengakuan korban, polisi lalu membawa

Mantan Wadir Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, AKBP Aprianto Basuki Rahmat rencananya hari ini, Selasa (22/5) kembali menjalani sidang kasus duga kepemilikan narkoba jenis pil Happy Five (H5) di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Rencana sidang lanjutan Aprianto hari ini beragendakan pemeriksaan terdakwa.

Kelima WN Myanmar itu masing-masing, Nurkam (34), Muhammad Rafik Bin Abdul Sidik (38), Muhammad Hanid (38), Muhammad Umar Bin Abubakar (40), Kasim (40). Direktur Ditpolairdasu, Kombes Pol Ario Gatut Kristianto ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kelima WN Myanmar itu diamankan karena masuk secara ilegal. "Penangkapan ini sudah diproses sesuai hukum yang berlaku di Satpolair Tanjungbalai. Selanjutnya, para WN Myanmar itu akan kita serahkan keimigrasian karena masuk secara ilegal," kata Ario. (DP)

Kejati Pastikan Dugaan Korupsi Pembangunan Monumen Ditindaklanjuti

korban ke ruang penyidik untuk dipersilahkan membuat laporan polisi atas dugaan kasus penjambretan. Di Mapolsek Medan Baru korban mengaku, sebelumnya korban baru saja mengantarkan undangan pernikahan saudaranya ke kawasan Pasar Sei Kambing. Setelah mengantar undangan, korban lalu berniat pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Buku, Medan dengan menumpangi becak bermotor. Namun saat betor yang ditumpangi korban melintas di Jalan KH Wahid Hasyim, betor yang ditumpanginya diserempet dua orang pria yang mengendarai sepeda motor dan langsung menarik tas merah miliknya. Korban sempat berusaha mempertahankan tas miliknya dari tarikan pelaku. Namun upaya korban sia-sia, dia terjatuh dari betor tersebut mengakibatkan kaki kiri wanita tua ini luka lecet. (ACO)

4

andalas/hs poetra

Ditpolairdasu Amankan Lima WN Myanmar Belawan-andalas Petugas Direktorat Kepolisian Perairan Daerah Sumatera (Ditpolairdasu) mengamankan lima pria berkewarganegaraan Myanmar dari dalam kapal boat tanpa nama dan tanpa tanda selar mesin dompeng 23 Ggros Ton (GT), Jumat (18/5) lalu. Kapal yang dinahkodai Samsul (47), warga Lorong 7, Kecamatan Sirantau Tanjungbalai bersama ABK Rajali (30), warga Kelurahan Tualang Raso Tanjungbalai itu sebelumnya ditangkap di Perairan Tanjungbalai Asahan oleh Kapal Patroli (KP) II-2002 Ditpolairdasu.

harian andalas | Hal.

Identitas Mayat Wanita Korban Pembunuhan Terungkap Medan-andalas Teka-teki identitas mayat wanita di bawah jembatan perkebunan PTPN II Sei Semayang Desa Pasar VI Kuala Mencirim, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat pada Minggu (20/5) sekira pukul 16.00 WIB terungkap sudah. Korban diketahui bernama Nurmala alias Mala (22) warga Jalan Nenas II, Kecamatan Binjai Barat. Terungkapnya identitas korban setelah pihak keluarga mendatangi ruang jenazah RSU dr Pirngadi Medan, Senin (21/ 5) sekira pukul 14.00 WIB. "Saya mengetahui kabar kematian adik saya ini dari pacar anak tetangga saya. Lalu saya mengeceknya. Ternyata dari ciricirinya memang benar itu adik saya," kata Nuraisyah, kakak korban di ruang jenazah RSU Pirngadi, Medan. Sedangkan Farida (40), tetangga korban mengaku, sebelum penemuan jasad Mala, anaknya Nurleli (19) sedang jalan bersama pacarnya Irvan (20). "Sehabis mengantar anak saya pulang, di tengah perjalanan Irvan menelpon anak saya. Di telepon irvan bertanya apakah Mala sudah pulang atau belum? soalnya didekat rumah saya ada penemuan mayat wanita, coba cari tau, mungkin aja itu mayat Nurmala," sebut Farida menirukan perkataan Irvan pada anaknya. Setelah mengetahui dan yakin kalau mayat itu Mala, lalu Nuraisyah langsung memberitahukan kepada seluruh keluarga tentang kabar kematian adiknya tersebut. "Saya yakin sekali itu adalah Mala, soalnya dari rok, shoot, dan sandalnya itu semuanya persis kepunyaan Mala. sebab waktu dia pergi meninggalkan rumah, dia memakai pakaian seperti itu, cuma baju kaos warna putihnya sudah tidak ada lagi. Selain itu dikelingking kaki kirinya juga ada bekas tertimpa ceret, makanya saya

nggak ragu lagi bawa itu adalah Mala," terang Nuraisyah. Kanit Reskrim Polsek Sei Bingai Iptu Suriono ketika dikonfirmasi di ruang jenazah RSU dr Pirngadi mengatakan sudah mengantongi identitas pelaku dan masih dalam pengejaran. Usai dilakukan autopsi jasad korban dibawa keluarga ke rumah duka untuk selanjutnya akan dimakamkan. Mimpi Korban Diikat Orang Tak Dikenal Sebelum diketahui kabar tentang kematian Mala dengan cara yang mengenaskan, salah seorang abang korban bernama Piyan (25) memiliki firasat buruk. Dua hari setelah Mala meninggalkan rumah tepatnya pada Sabtu (18/5) malam, ketika sedang tertidur Piyan bermimpi buruk tentang adiknya. Dalam mimpinya,

Mala diikat oleh dua orang pria tak dikenal di batang pohon lalu meronta-ronta minta pertolongan, namun tidak ada seorang pun yang datang menolong. "Dua hari Mala pergi meninggalkan rumah adik saya (Piyan) bermimpi. Ia mimpi Mala diikat di pohon dan berteriak teriak "Toloong-toloong", awalnya kami nggak menduga apa-apa, ternyata itu adalah pertanda buruk," ungkap Nuraisyah. Sementara, keluarga korban menduga kematian korban dilakukan seorang pria yang pernah kenal dekat dengan diri korban. Apalagi, dari keterangan yang diperoleh ada yang melihat korban pergi dengan seorang pria pada hari Kamis sebelumnya dengan menaiki sepeda motor. Pihak keluarga juga mengharapkan agar petugas dapat segera mengungkap dan menangkap orang yang tega menewaskan korban. (YN)

Sesama Ibu Rumah Tangga Saling Serang Medan-andalas Dua ibu rumah tangga di Desa Tanjung Gusta Dusun Satu, Kecamatan Sunggal, Deli serdang, Minggu (20/5) sekira pukul 10.00 WIB saling serang. Akibatnya, seorang dari mereka terluka lemparan batu. Korban luka akhirnya melaporkan tetangganya, Mesnah (35) ke Polsek Sunggal. Dalam laporannya Umi mengaku peristiwa tersebut berawal dari saling ejek, Umi yang memiliki anak perempuan yang telah bekerja, sementara Mesnah juga memiliki anak perempuan tapi belum bekerja sehingga sindir

menyindir diantara keduanya sudah sering terjadi. "Anak aku udah kerja dan aku gak pernah ejek dia, eh! kok malah dia marah-marah ke aku terus langsung main lempar batu aja," ungkap Umi. Polsek Medan Sunggal yang menerima laporan penganiayaan tersebut menyarankan agar korban segera berbuat visum agar data laporan lebih kuat dan akurat. "Iya kita udah terima laporannya dan kami menyarankan agar korban membuat visum," ujar salah seorang petugas jaga di Polsek Sunggal. (ACO)

Penganiaya Tak Ditahan, Korban Merasa Terancam Sunggal-andalas Korban penganiayaan Kristina Natali br Marbun dan Ayu Basuki Marbun, warga Jalan Bunga Terompet, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang berharap kepada Kapolsek Sunggal untuk segera menahan pelaku penganiayaan, Mak Edo karena hingga saat ini tersangka masih bebas berkeliaran. “Karena tidak dilakukan penahanan, pihak tersangka sering melakukan pengancaman dan intimidasi, bahkan melakukan penganiayan kembali. Hal ini tentunya membuat kehidupan keluarga saya merasa tidak nyaman dan terancam,� ujar Buyak Nainggolan, suami korban kepada wartawan, Minggu (20/5). Dikatakannya, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (1/5) sekira pukul 17.00 wib di Jalan Bunga Terompet No 10 D, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang. Korban Kristina Natali br Marbun mengalami memar di pipi sebelah kiri, sementara adiknya Ayu Basuki Marbun mengalami luka di lutut kiri. “Tindak pidana penganiayaan tersebut sudah dilaporkan istri saya Kristina Natali br Marbun pada tanggal 1 Mei 2012 dan diterima Aiptu Ramlan SM dengan STTL/ 1384/V/2012/SU/RES Kota Medan/Sek Sunggal,� ujar Buyak Nainggolan. Terkait tidak dilakukannya penahanan terhadap pelaku Mak Edo, Buyak Nainggolan merasa aparat Polsek Sunggal tidak menciptakan rasa keadilan dan rasa tidak nyaman terhadap keluarganya sebab pihak keluarga pelaku terus melakukan pengancaman. “Sudah pernah kami tanyakan kepada juru periksa ibu Tani, kenapa tersangka tidak ditahan alasannya karena pelaku seorang perempuan dan setelah dipanggil nanti akan dinasehati,� ujar Buyak Nainggolan. Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kapolsek Sunggal Kompol Budi Hendrawan mengatakan bahwa kasus tersebut masih sedang diproses anggotanya. “Kasus penganiayaan tersebut masih kita tangani, kasus ini nanti akan tetap saya awasi,� ujar Kapolsek Sunggal Kompol Budi Hendrawan. (JL/WAN)

Galian C dan Mafia Sawit Beraksi di Kebun Limau Mukur Dirut PTPN2 Harus Sterilkan Pengamanan Areal HGU Untuk meningkatkan hasil produksi di Afd V Kebun Limau Mungkur tepatnya di Dusun Tungkusan Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Dirut PTPN2 Bhatara Moeda Nasution harus dapat menekan Tanaman Sawit yang masih produktif ditumbangi oleh pengusaha galian c Ilegal di kebun Limau Terlihat mobil truk colt diesel yang memiliki setiker kinerja manejer kebun. Mukur. bertuliskan “ keluarga besar Marinir� membawa sawit.

P

asalnya, diduga sejak berdirinya Gudang sawit didaerah itu target hasil produksi setiap harinya kabarnya tidak tercapai akibat penjarahan yang dilakukan oleh para mafia sawit. Parahnya lagi, saat ini sebagian tanaman sawit di lokasi ini,juga telah dirusak oleh para mafia tanah. "Untuk menghindari itu semua, sudah sepatutnya Bhatara Moeda Nasution mengsterilkan pengamanan diareal Hak Guna Usaha (HGU) menganti seluruh pejabat PTPN2 dikebun Limau Mungkur karena disenyalir untuk memuluskan penjarahan tersebut," ujar salah satu warga S

Sembiring (34), Sabtu (19/5) di Desa Tadukan Raga. Menurut Sembiring, sebulan terakhir sangat banyak terlihat para mafia sawit yang mempergunakan angkutan sepeda motor dengan memakai keranjang (along-along) membawa sawit ke gudang tersebut dan selanjutnya dijual kesalah satu Gudang sawit di kecamatan STM Hilir dengan mempergunakan mobil. Bahkan mobil yang sawit itu berlang-lang buana setiap harinya tampa adanya respon dari Polsek Talun Kenas, karena kuat dugaan pada setiap armada pengangkut TBS ditempel setiker yang bertulisan “ keluarga besar Marinir �.

Parahnya lagi, ratusan truk pengangkut tanah timbun dari lokasi kebun HGU masih tetap terlihat keluar masuk kebun di Dusun Tungkusan Desa Tadukan Raga dan di Dusun Sinembah Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir Deliserdang. Dan aktipitas galian C tersebut bukan saja berpengaruh kepada produksi kebun yang menurun karena tanaman sawit yang masih produktif ditumbangi. Namun juga membuat sejumlah warga menjadi kesal, karena sepanjang jalan Tanjung Morawa Talun Kenas penuh dengan abu," ujarnya. Oleh karena itu kata Sembiring, agar hasil produksi kelapa sawit kebun Limau Mungkur dapat tercapai

sepatutnya jajaran Dereksi PTPN2 yang baru mendapat amanah dari Menteri BUMN turun ke lapangan dan jangan hanya menerima laporan dari bawahannya, Dirut PTPN2 harus mampu mencopot jabatan yang diemban menejer Limau Mungkur karena untuk menstambilkan hasil produksi kelapa sawit dari penjarahan diduga Tamba Tua Siahaan SE tidak mampu untuk mempertahankannya “ jelasnya. Menyikapi tudingan tak sedap itu, Tamba Tua Siahaan SE Menejer Kebun Limau Mungkur berulang kali dihubungi melalui ponselnya, nada pangil masuk namun yang bersangkutan tidak bersedia untuk mengangkatnya. (WAN/TOM)


Selasa 22 Mei 2012

HUKUM KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

andalas/rizki mulya

RAZIA RUTIN – Potongan foto tersebut di atas merupakan pelaksanaan program Daytime Running Light (DRL) dan kegiatan razia rutin Satlantas polresta Medan. Razia dengan sasaran kenderaan roda dua (sepeda motor) yang tidak menghidupkan lampu utama di siang hari itu di gelar di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Senin (21/5).

KESIMPULAN ) Program Daytime Running Light (DRL) sangat baik untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. ) Sosialisasi manfaat DRL bagi pengendara perlu terus dijalankan khususnya yang menyangkut keselamatan. ) Penerapan safety/keselamatan tidak mengenal geografis, budaya dan sebagainya. ) Jika program DRL berhasil, maka motor tanpa lampu di malam hari akan semakin sedikit atau bahkan tidak ada lagi ) Budayakan rasamalu untuk berbuat salah atau melanggar peraturan lalu lintas, INGAT !!! Pelanggaran adalah awal kecelakaan

Polres Langkat Bongkar Sindikat Narkoba Bersenjata Api Stabat-andalas Petugas Reserse Narkoba Polres Langkat berhasil membongkar jaringan sindikat narkoba yang menggunakan senjata api, kemarin. Dalam pengungkapan tersebut selain meringkus tiga orang tersangka yang diduga berperan sebagai pengedar dan pemakai, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya, narkotika jenis sabu-sabu, senjata airsoft gun serta peluru.

transaksi dengan menggunakan sepeda motor di SPBU Cempa. Saat akan ditangkap, tersangka berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membuangnya. Petugas yang melihat aksi tersangka langsung memerintahkan tersangka untuk mengambil bungkusan yang dibuangnya tadi. setelah diperiksa, satu bungkus plastik kecil hitam yang dibuang tersangka ternyata sabu-sabu. Tanpa membuang waktu lagi, polisi langsung mengamankan tersangka berikut barang buktinya. Saat diintrogasi, tersangka mengaku memperoleh sabu-sabu itu dari tersangka Syaf. Setelah mendapat keterangan tersangka AD, polisi langsung mencari Syaf dan menangkapnya di Desa Padang Tualang, Kecamatan Kapolres Langkat AKBP Leonardus Eric Padang Tualang, Langkat. Bhismo SIK mengatakan, ketika tersangka Kepada polisi tersangka Syaf mengaku ditangkap dalam satu pengembangan di tiga memperoleh barang bukti itu dari tersangka lokasi berbeda di wilayah hukumnya. Deni. Pengembangan terus dilakukan. "Ketiga tersangka yang kami amankan Setelah mengumpulkan bahan keterangan masing-masing, AD (26) warga Jalan Udang, lengkap, polisi langsung menyergap terKelurahan Tanjung Pura, Kecamatan sangka Deni di rumahnya. Tanjung Pura, Syaf (28) warga Dusun I Desa Dari rumah tersangka Deni, polisi Paya Perupuk, Kecamatan Tanjung Pura dan menemukan sebungkus kecil ganja yang DP alias Deni (36) warga Desa Cempa, dibalut dengan kertas nasi warna cokelat Kecamatan Hinai," papar Kapolres. serta satu butir pil ekstasi dan sepucuk Lebih Lanjut Bhismo menerangkan, senjata airsoft gun yang berisi delapan butir tersangka pertama kali ditangkap adalah, KASUS NARKOBA – Tiga tersangka kasus narkoba saat diamankan bersama sejumlah barang buktinya di peluru. Selain itu, petugas juga menemukan AD. Dia ditangkap saat akan melakukan sekotak plastik berisi 15 butir peluru dan Mapolres Langkar, kemarin. andalas/budi zulkifli satu sarung senjata. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, para tersangka langsung diboyong ke Mapolres Langkat beserta seluruh barang bukti, termasuk satu unit sepeda itu asal luar negeri dan diantarpulaukan harusnya ada bukti Belawan-andalas motor Honda Vario Tecno BK 4943 PAE, Petugas kantor pelayanan bea dan cukai (KPBC) Belawan pembayaran pajak bea masuk sesuai UU No 10 1995 tentang tiga unit handphone, satu blok notes mengamankan dua unit truk mengangkut barang asal luar negeri kepabeanan. kutipan hutang. "Kita telah memeriksa seluruhnya barang-barang yang disita berupa minuman, pakaian bekas, pecah belah, elektronik, Minggu Penyidik mempersangka ketiga anggota (20/5). Truk berikut muatannya itu disita karena tidak memiliki tersebut. Namun secara umum merupakan jenis barang bekas jaringan sindikat narkoba itu dengan pasal sebab barang bekas merupakan barang larangan masuk ke dokumen resmi. Pasal 115 (1), Pasal 114 (1), pasal 112 (1) dan "Saat diturunkan dari KM Kelud asal Pelabuhan Skupang Batam, Indonesia," tambah Suadi. Pasal 111 (1) UU No : 35 Tahun 2009 tentang Untuk selanjutnya kita tidak mau lagi ikut alur permainan kedua truk berikut muatannya itu kita lakukan pemeriksaan. narkotika, dimana pelaku bisa diancam dengan Hasilnya, tidak ada dokumen resmi yang kami temukan. Sehingga para pedagang antar pulau tersebut dengan beralaskan barang hukuman pidana penjara seumur hidup atau kami lakukan pengamanan," kata Kasubsi penindakan penyelun- antar pulau akan tetap diperiksa guna mengetahui kejelasan paling sedikit 5 tahun dan paling lama 20 tahun dokumen. Karena kalau dibiarkan sangat merugikan negara," dupan (P2) KPBC Belawan, Suardi Prianto, Senin (21/5). dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta Lebih lanjut Suardi menjelaskan, meski barang barang-barang ujarnya. (DP) dan paling banyak Rp8 miliar. (BD)

KPBC Belawan Amankan Truk Muatan Barang Asal Luar Negeri

Kami tidak akan pernah berhenti untuk menangkap para pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Untuk pencegahannya, kami terus melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada seluruh lapisan masyarakat. Pencegahan dan pemberantasan narkoba itu harus seimbang dan sejalan,�

KAPOLRES LANGKAT

AKBP Leonardus Eric Bhismo SIK


RAGAM

Selasa 22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

6

Gerobak Dorong Pedagang Dikutip Retribusi

andalas/sondang silalahi

ASPIRASI Terima Aksi : Ketua DPRD Dairi, Delphi Masdiana Ujung saat menerima peserta aksi dari KAMMI Kabupaten Dairi yang menyampaikan aspirasinya di Halaman Gedung DPRD, Senin (21/5)

KAMMI Dairi Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan DPRD Sidikalang-Andalas Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Dairi, melakukan aksi unjuk rasa ke kantor bupati dan kantor DPRD Dairi, Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Senin (21/5). Dalam aksinya, puluhan mahasiswa yang mendapat pengamanan dari personil Polres Dairi yang dipimpin langsung Kapolres Dairi, AKBP. H. Enggar Pareanom, Wakapolres, Kompol Yafao Harefa, Kasat Intel, AKP. Edy Irwanto, dan Kapolsek Kota Sidikalang, AKP M Sembiring itu, dengan membawa sejumlah poster, puluhan mahasiswa berjalan kaki dari Kampus STAIS Sidikalang menuju kantor bupati, dan kantor DPRD Dairi, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan SM Raja

Sidikalang. Saat berada di depan Gedung DPRD Dairi, peserta aksi yang dikoordinir, Agam Randi Wisno Tumangger (Ketua PK KAMMI Dairi) didampingi Jaelani, secara bergantian meminta penegak hukum memberantas korupsi hingga ke akar - akarnya. Mulai dari pejabat eksekutif, legislatif, dan yudikatif sesuai dengan salah satu visi reformasi 1998. Aksi massa itu diterima Ketua DPRD Dairi Delphi Masdiana Ujung, Wakil Ketua, Suparto Gultom dan ketua komisi B, Saut Martua Ujung itu, mereka juga mendesak agar, penegakan supermasi hukum dilakukan secara komperehensif, massif, dan berkeadilan. Dikesempatan itu, mahasiswa Ketua DPRD Dairi dapat menyampaikan kepada pemerintah pusat, untuk menghapus

Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), serta merevisi UU Sisdiknas yang mengatur RSBI / SBI. Karena menurut mereka, sekolah model seperti itu adalah lambang kastanisasi, sehingga melanggar UUD 1945, serta menolak RUU Perguruan Tinggi (PT), yang diduga sebagai wajah baru UU Badan Hukum Pendidikan (BHP), yang mengajarkan rakyat berhutang. Delphi Masdiana Ujung menanggapi aspirasi mahasiswa itu dan mengapresiasi kedatangan mereka ke gedung wakil rakyat tersebut. Delphi menerangkan untuk mengubah RUU untuk perguruan tinggi, seperti yang dituntut mahasiswa, bukan domain DPRD, tetapi, pihaknya berjanji akan menyampaikan pernyataan sikap dari mahasiswa itu kepada Pemerintah. (SS)

Sutan Bantu Korban Banjir dan Puting Beliung Medan-andalas Pjs Ketua Partai Demokrat Medan Drs Ir H Sutan Bhatoegana Siregar MM memberikan bantuan kepada korban banjir di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Bantuan juga diberikan Anggota DPR RI asal Sumut itu kepada Pengurus Yayasan Tekad Mulia, Jalan Kompos, Dusun VIII, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang yang bangunan sekolahnya roboh akibat tertimpa pohon yang diterjang angin puting beliung. Saat meninjau langsung ke lokasi banjir di Kelurahan Aur, Kamis (18/5) lalu, salah satu tokoh pendiri Partai Demokrat itu disambut Lurah Aur Yunasri Nasution dan puluhan warga korban banjir. Dikesempatan itu, Yunasri mengaku dari 532 KK warganya, sebanyak 351 KK menjadi korban banjir akibat luapan air Sungai Deli. Melalui lurah, Sutan menyerahkan bantuan tali asih berupa sembako dan sejumlah

andalas/ist

BANTUAN - Pjs Ketua Partai Demokrat Medan Drs Ir H Sutan Bhatoegana Siregar, MM saat memberikan bantuan kepada korban banjir di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. uang yang langsung dibagibagikan kepada warga korban banjir di kelurahan itu. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Sutan yang secara langsung datang menjenguk kami. Kami bukan melihat besar bantuannya tetapi rasa perhatian dan peduli itulah yang membuat kami merasa bangga

dan terharu," kata Uncu, pria asal Minangkabau, mewakili warga Kelurahan Aur. Di hari yang sama Sutan dan rombongan juga mengunjungi Sekolah Dasar Yayasan Tekad Mulia di Sunggal yang menjadi korban angin puting beliung sekaligus untuk memberikan bantuan. (GUS)

Berastagi-andalas Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karo kembali mendapat sorotan atas kebijakan yang mengacu pada peraturan daerah (Perda) Karo, No 05 tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha. Para pedagang Pasar Kaget di kawasan Jalan Protokol Berastagi terkejut terkait adanya kutipan retribusi parkir yang dikenakan terhadap gerobak dorong beroda yang biasanya digunakan sebagai tempat logistik barang dagangan. "Selain tidak menggunakan mesin, sejumlah gerobak dan steling, juga ditempatkan di atas trotoar jalan. Apakah ada peraturannya, dikutip parkir di atas trotoar. Apalagi ini gerobak dorong yang tidak pakai mesin," ujar Asmiati mewakili

pedagang lainnya kepada wartawan, Senin (21/5). Menurutnya, kutipan retribusi parkir yang dikenakan lima hari belakangan terhadap seluruh pedagang merupakan kebijakan keliru. Karena sehari-harinya mereka telah dikenakan biaya retribusi tempat, dan kebersihan. Dalam pelaksanaan kutipan, oknum yang menggunakan seragam Dishub tersebut selain arogan kepada pedagang terkesan memaksa. Menurut sejumlah pedagang, mereka terpaksa membayar retribusi parkir karena khawatir terjadi keributan di sekitar lokasi berjualan. Pihak pedagang enggan menolak bayaran Rp 1.000, karena khawatir tamu yang sedang bersantap makan malam terganggu atas tindakan oknum petugas Dishub Karo tersebut. Sementara itu Kadis Perhubungan, Drs Jamin Ginting, ketika dihubungi melalui telepon selularnya membenarkan adanya pengutipan tersebut, sesuai retribusi pada Perda No 05 tahun 2012 di sejumlah objek wisata, tempat pelelangan, dan ditempat

lokasi khusus. Retribusi dikutip oleh petugas resmi yang mengenakan seragam lengkap. Namun ketika disinggung apakah Pasar Kaget yang diketahui selama ini sebagai lokasi jajanan dan makan merupakan lokasi pelelangan, Kadis belum berkomentar lebih jauh. "Memang ada retribusi di sejumlah tempat pelelangan. Nanti hari Senin (21/5) saya lihat di kantor rinciannya lebih lanjut," ujar Jamin Ginting. Berdasarkan Perda No 05 Tahun 2012 tentang jasa retribusi jasa usaha, pasal 42 ayat (1) A. Dimana dijelaskan objek retribusi tempat khusus parkir adalah pelayanan tempat khusus parkir yang disediakan, dimiliki, dan/ atau dikelola oleh Pemda dilokasi objek wisata adalah : Gundaling, Sipiso-piso Tongging, Perkemahan Danau Lau Kawar, Taman Mejuah-juah, dan Lau Debuk-debuk. Sementara di lokasi tempat pelelangan sesuai pasal 42 ayat (1) bagian B dituliskan, Gang Merek Berastagi, Dolat Rakyat, Tiga Singa Kabanjahe, Tiga Panah, Tiga Binanga, Mardinding, Lau Baleng, Tiganderket, Merek, Suka, dan Suka Rame. (RTA)

Media Cetak Lebih Bebas dan Independen Medan-andalas Mantan ketua dewan pers dan pengajar Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS), Atmakusumah Astraatmaja mengatakan, media cetak itu dalam praktik lebih bebas dan independen daripada media elektronik. Alasannya karena media elektronik radio dan televisi menggunakan frekuensi milik publik yang juga digunakan penerbangan dan sebagainya. Sehingga diharapkan informasi dan pemberitaan media elektronik lebih netral sedangkan media cetak pemberitaannya lebih independen. "Independen tidak harus netral, tapi independen bisa netral juga bisa tidak atau berpihak. Independen saya tegaskan kebijakan redaksi tidak boleh dicampurtangani pihak luar atau oleh pemilik perusahaan pers sendiri," kata Atmakusuma pada kegiatan Ajang Pelatihan Pers Mahasiswa Nasional Teropong (Almamater) yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa-Lembaga Pers Mahasiswa Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), di Auditorium UMSU, Jalan Kapten Muchtar Basri Medan, Senin (21/5). Untuk itu, katanya semua tergantung kepada redaksi, tentu saja dia berharap redaksi media pers akan bersikap agar pemberitaan paling baik untuk kemajuan masyarakat yang mengandung kebenaran dan keadilan. Atmakusuma mengakui bahwa kadang-kadang sikap media tidak mudah diputuskan, tidak seperti

andalas/Ist

DIABADIKAN- Mantan Ketua Dewan Pers Dr Soetomo Atmakusumah Astraatmaja, WR III UMSU HM Arifin Gultom, Kadiskominfo Kota Medan Zulkifli Sitepu, Ketua LPM Teropong Fadli Akbar Lubis, Ketua Format M Arifin SPd, MPd, dan Ketua Panitia Nur Akmal foto bersama dengan peserta Almamater di Aula UMSU, Senin (21/5). matematika karena itu juga tanggungjawabnya lebih banyak tanggungjawab moral berpegang kode etik jurnalistik dan kode etik jurnalistik bisa penafsiran agak berbeda dari media satu redaksi satu ke redaksi lain. "Tapi untuk radio dan televisi diusahakan untuk senetral mungkin, redaksinya tetap independensi dan diusahakan senetral mungkin karena dia menggunakan atau menyewa frekuensi milik publik sehingga sikapnya dalam karya jurnalistik diharapkan agar dapat diterima kelompok masyarakat seluas mungkin," ujarnya. Cerdas dan Terampil

Sementara Wali Kota Medan diwakili Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Zulkifli Sitepu mengatakan, jurnalistik merupakan sebuah kegiatan penyampaian berita dan informasi yang disebarluaskan kepada masyarakat umum. Untuk itu, seorang jurnalis dituntut cerdas, terampil, berwawasan luas, dan cepat tanggap dengan lingkungan sekitarnya. Dia mengungkapkan, melalui kegiatan ini para insan pers mahasiswa yang mengikuti pelatihan nantinya dapat melahirkan jurnalis-jurnalis baru yang mengerti dan memahami apa arti pers sebenarnya. (BEN)

Sampaikan pesan dan saran anda ke Pemko Medan melalui :

SMS Center Pemko Medan 08196001234 Minta Oknum Lurah Pandu Hilir Ditindak Dari nomor : +6287867821xxx Bpk Walikota yg terhormat Saya warga kel Pandau Hilir Kec Mdn Perjuangan SPOB PBB yg dibagikan kpd saya utk diisi dan dilengkapi persyaratannya tetapi oleh oknum lurah kel pandau hilir RD dimintai kpd saya sejumlah uang agar SPOB PBB tsb tdk diteruskan kedinas terkait. Kalau saya tdk memberikan sejumlah uang dlm jumlah jutaan maka saya diancam akan dinaikkan PBB nya apakah begitu prosedurnya bapak Rahudman, kalau tdk tolong bapak tindak lanjuti oknum lurah RD tsb yg sering meminta sejumlah uang kpd masyarakat dan sering memeras dlm segala macam bentuk urusan masyarakat.

Keluhkan Denda PBB Dari nomor : +6281370699xxx Slmat mlm pak. kmi mau brtanya, stlah PBB dpgang pemko mdan ke dinas pndapatan mrasa heran. krn transaksi jual beli rmah dn tnah PBB nya hrus lunas mulai thn 1994 sampai thn 2011 smentara kmi menempati rmh mlai thn 2005 ampe skrang. kok bebannya ke kami. smentara hrga rmah tdk sberapa, habis byr denda PBB. mhn ptnjuk pak.mksh.

Pengurusan Ijin di BPPT

Dipersulit

Beringin

Dari nomor : +6282122953xxx KPD BPK YG TERHorMAT TOLONG DI PERHATIKAN BAGIAN PENGAMBILAN IJIN DI KANTor BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MEDAN KRN SELALU DI PERSULIT. MAKASI.

Dari nomor : +6281263204xxx Kepada yth bpk walikota medan, kami adalah warga jln beringin mau melaporkan kpd bpk walikota bahwa ada terjadi gangguan kamtibmas yaitu telah terjadi pencurian kursi teras yg mana dilingkungan kami ada siskamling yg dikordinir oleh kepala lingkungan 3, yg bernama sdr Didi. Akan tetapi terjadi jg pencurian jg dilingkungan kami padahal kepala lingkungan 3 sdr Didi setiap blnnya meminta uang kda warga dgn dalih uang keamanan, maka atas kejadian ini kami mintakan bpk untk menegur lurah dan kepala lingkungan agar meningkatkan kewaspadaan jangan hanya tau meminta uang keamanan saja kpd warga. atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Wass warga jln beringin.

Jawab : Terima kasih atas informasi Saudara. Kami tegaskan bahwa di BPPT Kota Medan tidak ada yang dipersulit, tetapi kami mohon agar setiap pengambilan ijin harus dengan nomor antrian yang telah disiapkan. Bagi perantara setiap nomor antrian dibatasi untuk pengambilan 1 buah ijin, tetapi bagi pemohon langsung tidak dibatasi jumlah ijin yang dapat diambil. Untuk pengambilan ijin berikutnya harus dengan nomor antrian yang lain. Identitas pengambil ijin harus sesuai dengan nama yang tertera dalam ijin atau sesuai dengan nama penerima kuasa.

Gorong-gorong di Jalan Krakatau Tersumbat Dari nomor : +6281361125xxx Ass... Kpd yth bpk kadis Bina Marga. Kpn pembongkaran atau pengorekan gorong2 jl krakatau yg membelah jl mahameru dn Ps 3.Skrg sdh tersumbat klu hujan banjir.Tp sdh di gambar bln 10 kemarin. Trims.

Gangguan Kantibmas di Jalan

Jangan Sekedar Proyek yang Cari Untung Dari nomor : +6287867012xxx Trima kasih yg amat sangat dari Masyarakat atas kinerja Pemko dgn Jln. Veteran atas pengecoran jalan trsebut, tapi maunya ada pengawasan, atas pedagang yg mmbuang sampah sembarangn, jg ptugas kebrsihan yg asal menyapu, dan gk maw angkt sampah, agar kota kita ini Medan tetap brsih, jgn skedar proyek yg cari Untung aja, itu namanya pecundang, Penipu.., yg jujur2 ajalah,..., biar masuk Sorga, iya kan Rahudman yg Trcinta..


IKLAN

Selasa 22 Mei 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Selasa

OLAHRAGA

22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

8

Napoli Buyarkan Asa Juve SAN ANTONIO SPURS

Tembus Final Wilayah Los Angeles-andalas Keperkasaan San Antonio Spurs tidak terbendung. Spurs kembali membantai musuhnya dengan skor 4-0. Kali ini, Los Angeles Clippers yang menjadi korban. Spurs pun lolos ke partai final play-off NBA Wilayah Barat. Tim Duncan dan Tony Parker menjadi bintang Spurs dalam pertandingan di Staples Center, Senin (21/5) siang WIB. Duncan mengemas 21 angka, sedangkan Parker menambah lewat 17 poin. Spurs terus merajalela. Kemenangan ini, membuat Duncan dkk meraih total 18 kemenangan beruntun. Sementara untuk di babak play-off NBA musim ini, Spurs sudah mencatat rekor sempurna 8-0. Dari kubu Clippers, point guard Chris Paul mengemas angka tertitinggi dengan torehan 23 poin dan 11 assist, lalu ada Blake Griffin dengan 21 points, dan Eric Bledsoe menambah 17 poin di pertandingan ini. Clippers sempat memimpin lima menit sebelum pertandingan usai. Bledsoe menyumbang 11 poin beruntun untuk membawa Clippers memimpin 90-85. Tapi, Spurs perlahan bangkit mengejar ketinggalan. Tembakan Duncan membawa Spurs memimpin dengan skor 96-94. Kemudian tidak lama kemudian, giliran Parker yang mencetak angka untuk memperlebar keunggulan menjadi 100-97, saat pertandingan tersisa 1 menit 47 detik lagi. Paul sempat membuat Clippers tertinggal hanya satu angka saja 100-99. Tapi, Danny Green dan Parker memastikan kemenangan Spurs lewat tembakan bebas. Kini, Duncan dkk menanti pemenang antara Oklahoma City Thunder melawan Los Angeles Lakers. Saat ini, Thunder memimpin 3-1. Di pertandingan lainnya, Miami Heat mampu menyamakan skor menjadi 2-2. LeBron James dkk mengalahkan Indiana Pacers 101-93. LeBron James menjadi penampil terbaik Heat dengan menorehkan 40 poin, 18 rebound dan sembilan assist.(NET)

FRANK DE BOER

Target Utama Liverpool Liverpool-andalas Sekali lagi tentang sosok manajer yang bakal didaulat Liverpool guna menjadi suksesor Kenny Dalglish yang dipecat dari jabatannya pekan lalu. Langkah mengejutkan dilakukan The Reds dengan mengalihkan perhatiannya pada pelatih Ajax Amsterdam, Frank De Boer. Padahal, semula owner klub, Fenway Sports Group (FSG) telah mendekati manajer Wigan Athletic Roberto Martinez. Menyusul pemberian izin atau lampu hijau dari pemilik The Latics, Dave Whelan, rencananya di pekan ini Martinez bakal diwawancarai manajemen Liverpool. Namun, dalam waktu 48 jam yang lalu, The Reds ditengarai telah menghubungi De Boer, 42 tahun. Hasilnya? Mantan palang pintu andalan Ajax dam TimnasBelandaitumemintawaktuuntuk menimbang lamaran yang diajukan The Kop. De Boer disebut-sebut Pep Guardiola-nya Belanda dan menjadi salah satu pelatih berusia muda paling bertalenta di Eropa. Langkah pendekatan yang dilakukan Liverpool dilandasi atas kemampuan De Boer mengantarkan kemenangan instan bagi Ajax dalam dua musim berturut-turut. Sejak ditunjuk menangani klub pada 6 Desember 2010 menggantikan Martin Jol, De Boer secara perlahan tapi pasti, mampu membangkitkan rapor Godenzonen yang akhirnya berhasil merebut gelar Eredivisie di musim lalu. Meski sempat terseok di pertengahan musim ini, Ajax dengan gemilang mampu mempertahankan gelar dengan keunggulan enam poin dari rival terdekatnya Feyenoord Rotterdam.(YON)

Roma-andalas Gol-gol dari Edinson Cavani dan Marek Hamsik di babak kedua, mengantarkan kemenangan 2-0 (00) bagi Napoli saat berhadapan dengan Juventus di babak final Copa Italia musim 2011-2012 yang berlangsung di Olimpico Stadium, Roma, Senin (21/5) dinihari WIB. Atas Kemenangan itu, Napoli telah membuyarkan asa Juventus yang berkeinginan untuk mengawinkan gelar Liga Seri A Italia dengan Copa Italia. Kemenangan tersebut membuat Partenopei meraih gelar Coppa pertama kali sejak musim 1986-1987. Sebaliknya, kekalahan menyesakkan ini membuat La Vecchia Signora gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan yang ditorehnya di sepanjang musim ini. Sejak kick-off dibunyikan, Napoli tampil agresif demi memburu satu-satunya gelar yang masih tersisa. Tak sampai 70 detik, kiper Juve Marco Storari sudah harus susah payah membendung sundulan Juan Camilo Zuniga yang meneruskan umpan silang Hugo Campagnaro. Juve membalas di menit akhir babak pertama melalui sepakan bebas Alessandro Del

Piero yang dapat ditepis kiper Morgan de Sanctis. Di awal babak kedua, Napoli kembali menggebrak. Memasuki menit ke-62, menerima umpan dari lemparan ke dalam, Ezequiel Lavezzi yang lolos dari kawalan Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli dijatuhkan kiper Storari. Wasit Brighi menunjuk titik putih. Cavani yang maju sebagai algojo mampi menunaikan tugasnya dengan sempurna. Skor 1-0 untuk Napoli. Tertinggal membuat Juve meningkatkan tekanannya. Allenatore Antonio Conte memasukkan Simone Pepe dan Mirko Vucinic. Tercatat tiga peluang didapat Juve melalui Claudio Marchisio, Bonucci, dan Pepe. Sayang, kesemuanya gagal menghasilkan gol. Justru di tengah-tengah konsentrasi mengejar ketinggalan gawang Juve kembali jebol oleh sontekan Hamsik yang meneruskan umpan striker pengganti Goran Pandev di menit ke-83. Skor 2-0 untuk Napoli. Juve pun kian gigit jari ketika di pengujung waktu normal, penyerang Fabio Quagliarella diganjar kartu merah karena menyikut Salvatore Aronica.(NET) meninggalkan gaya rambut ‘mohawk’ yang selama ini jadi ciri khasnya. Ternyata, harapan gelandang Slovakia untuk mengangkat trofi Coppa Italia pun terwujud. Il Partenopei secara heroik sukses menjungkalkan favorit juara, Juventus 2-0 di Olimpico Roma, dini hari tadi. Hamsik yang menyumbang satu gol di laga ini pun langsung menunaikan nazarnya itu. Selepas pertandingan, saat berada di ruang ganti, dia meminta rekan-rekannya untuk memotong rambutnya. Alhasil, kini Hamsik tak lagi bergaya Mohawk dan berubah jadi

Hamsik Potong Rambut MAREK Hamsik benar-benar menunaikan nazar untuk memotong rambutnya apabila Napoli menjuarai Coppa Italia. Hal tersebut langsung dilakukannya usai Napoli menundukkan Juventus. Ya, beberapa waktu lalu, Hamsik memang sempat melontarkan janjinya untuk mengubah gaya rambutnya bila Napoli sukses meraih gelar Coppa Italia. Dia siap

Torres Siap Hengkang! London-andalas Gelar FA Cup dan Liga Champions ternyata tak membuat Fernando Torres betah di Chelsea. Bomber berjuluk El Nino ini bahkan dikabarkan siap meninggalkan Stamford Bridge. Chelsea bisa dikatakan cukup sukses menjalani musim ini. Gelar FA Cup berhasil diraih usai menundukkan Liverpool 2-1. Sementara gelar yang paling prestisius, Liga Champions direbut The Blues usai menang adu penalti lawan Bayern Munich 4-3 (1-1). Namun, di tengah euforia para pemain dan seluruh elemen tim,

botak. Sekilas, Hamsik mirip dengan bintang FC Parma, Sebastian Giovinco. “Paolo Cannavaro dan Christian Maggio memotong rambut Mohawk saya. Ini adalah janji yang harus saya tepati,” sambungnya dikutip Football-Italia, Senin (21/5). Ini merupakan kali kedua Hamsik melakukan hal seperti ini. Sebelumnya, dia juga melakukan hal serupa ketika Timnas Slovakia lolos ke Piala Dunia 2010 lalu. “Setelah puluhan tahun (22 tahun), gelar ini akhirnya kembali jadi milik Napoli dan saya tidak sabar untuk membawa trofi ini ke Naples, jadi kami bisa

merayakannya dengan fans,” sambungnya. Kesuksesan ini sontak membuat Hamsik kian betah merumput di Napoli. Dia pun kembali menegaskan komitmennya bersama Il Partenopei, meski banyak tawaran dari klub besar menghampirinya. “Saya masih punya kontrak lima tahun. Proyek klub ini berjalan dengan baik dan tahun depan kami akan tampil di Eropa lagi (Europa League),” pungkas pemain 24 tahun. Ya, keberhasilan menjuarai Coppa Italia membuat Napoli berhak atas tiket otomatis ke fase grup Europa League musim depan. (NET)

Owen Masuk Radar Stoke City

Torres justru bersedih. Bomber internasional Spanyol ini kabarnya kecewa dengan perlakuan klub yang hanya menjadikannya cameo bukan tokoh utama alias pemain inti. Pada laga final di Allianz Arena, Minggu (20/5) dini hari kemarin, Torres hanya tampil sebagai pemain cadangan. Itupun pelatih Roberto Di Matteo menurunkannya pada menit ke84 dan menginstruksikannya sebagai pemain sayap (bukan penyerang utama). “Saya sangat kecewa ketika melihat susunan pemain inti, mungkin itu adalah kekecewaan terbesar dalam hidup saya,” ujar Torres, seperti disitat The Sun, Senin (21/5). “Saya tidak pernah merasakan hal ini dalam karier. Mereka tidak memperlakukan saya seperti yang saya harapkan. Mereka seperti tidak menginginkan saya seperti saat mereka membawa saya ke sini,” sambungnya. “Kami sudah banyak berdiskusi dan kini musim telah usai. Kami akan kembali melakukan pembicaraan dan melihat apa yang terjadi di musim depan, sebab saya merasa tidak mendapatkan tempat yang saya inginkan dan saya tidak bahagia,” imbuh mantan bintang Liverpool dan Atletico Madrid ini. “Hal yang ideal buat saya musim depan adalah, ada seseorang yang memeberitahu saya apa yang akan terjadi. Apa peran saya di tim, yang mereka harapkan dari saya dan kemudian mengevaluasi apakah itu pantas,” imbuhnya. Tak hanya itu, kekecewaan striker 50 juta poundsterling (termahal di Inggris), kian menjadi lantaran pada babak adu penalti, dirinya tidak diberi kepercayaan sebagai algojo. Padahal, dia sudah meminta langsung kepada sang pelatih Di Matteo. “Saya ingin mengambil tendangan penalti, tapi mereka tidak memperbolehkannya,” pungkas pahlawan Spanyol di Euro 2008 lalu. (NET)

London-andalas Michael Owen telah resmi takkan lagi berkostum Manchester United di musim depan usai kontraknya tak diperbaharui oleh klub. Situasi tersebut memancing minat Stoke City untuk merekrutnya. Seperti diketahui, sejak memakai no punggung tujuh di Setan Merah, Owen jarang diturunkan oleh pelatih Sir Alex Ferguson. Pasalnya, Owen kerap dibekap cedera dan harus menjalani pemulihan yang cukup lama hingga membuatnya sulit bersaing dengan pemain lainnya. Bahkan, cedera paha yang terjadi padanya di bulan November lalu, membuat pemain berusia 32 tahun ini harus absen hingga akhir musim. Sampai pada akhirnya, pihak manajemen United memilih tak meneruskan kontraknya di Old Trafford. Ternyata, hal tersebut tak membuat dirinya sepi peminat dari bebe-

rapa klub, bahkan klub-klub dari divisi Championship mengaku berminat pada dirinya. Namun, mantan pemain Liverpool berpeluang bermain di Premier League kembali usai Stoke City mengaku ingin membelinya. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pemilik Stoke City, Peter

pembicaraan akan segera dilakukan. “Tony (Pulis) tengah menjalani liburan saat ini. Namun, kami akan segera berdiskusi terkait Owen usai dirinya kembali. Sebelumnya, ia memang mengatakan tertarik akan Owen," uajr Coates kepada The Sentinel, Senin (21/5). "Owen pemain fantastis dan saya tahu mengapa dirinya ingin merekrutnya,” sambungnya.(NET)

Coates. Ia menjelaskan bahwa Owen adalah pemain yang masuk dalam daftar belanja klubnya musim panas nanti di bawah asuhan Tony Pulis. Bahkan,

Madrid Tetap Buru Silva Madrid-andalas Dua musim lalu di bursa transfer musim panas 2010, pelatih baru Real Madrid Jose Mourinho meminta manajemen klub mengangkat pedal gas dalam proses negosiasi dengan Valencia seputar kemungkinan proses transfer David Silva. Los Blancos pun mundur. Sikap yang membuat Silva mengalihkan perhatiannya pada Manchester City. Dua tahun berselang, pikiran Mourinho diklaim telah berubah dan menempatkan Silva di posisi teratas dalam daftar buruannya di bursa transfer musim panas 2012. Seperti diketahui, seusai mengantarkan Madrid meraih gelar La Liga di musim ini, Mourinho memberi konfirmasi jika sebagai persiapan menjelang kompetisi musim depan, dirinya berniat mencari tambahan dua pemain baru guna melengkapi dan menambah ketajaman skuadnya. Nah,

untuk posisi bek kanan, Mourinho sudah mempunyai target yang harus dibidik, yaitu defender serbabisa Chelsea asal Serbia Branislav Ivanovic. Lalu? Untuk posisi gelandang tengah, Mourinho menempatkan Silva yang peranannya sangat krusial dalam mengantarkan gelar premiership kali pertama untuk The Citizens dalam 44 tahun terakhir. Silva diyakini bakal menjadi pengisi posisi yang bakal ditinggalkan bintang Brasil, Ricardo Kaka, yang belakangan gencar terdengar bakal bereuni dengan mantan pelatihnya di AC Milan, Carlo Ancelotti, yang kini menangani klub kaya Ligue 1, Paris St Germain (PSG). Menurut AS, sejauh ini Mourinho tampaknya cukup puas dengan kinerja lini depannya yang diisi trisula maut: Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gonzalo Higuain. Ketiganya mendulang 89 gol dari total gol yang dilesakkan

Madrid di musim ini, 121 gol. Atau, dengan kata lain, ketiganya menyumbang 73,5 persen dari produktivitas tim. Faktor penyebab berubah pikirannya Mourinho adalah kemajuan pesat yang ditoreh Silva di kancah Liga Premier. Selain skill ciamik yang dimilikinya., Silva pun mempunyai visi permainan yang luas dan berkarakter. Di musim pertamanya, Silva hanya menoreh tujuh assist dan empat gol. Di musim 2011-2012, Silva tampil menjadi top assist dengan pencapaian 15 kali plus enam gol. Silva pun kini diyakini menjadi andalan Vicente del Bosque saat Timnas Spanyol bertanding di putaran final Euro 2012. Isunya, Madrid telah mengontak kubu Silva terkait keinginan Mourinho tersebut. Setelah berlibur di Gran Canaria, rencananya pada Senin (21/ 5) ini Silva akan di Kota Madrid bergabung dengan skuad Del Bosque.(NET)

Menuju Euro 2012

Timnas Spanyol 75 Persen Wajah Lama KESUKSESAN duo Spanyol, Fernando Torres dan Juan Mata, membawa Chelsea menjadi juara Liga Champion 2012, membawa berkah tersendiri bagi mereka. Pasalnya, performa tores yang mulai membaik, serta Mata yang semakin matang, membuat pelatih Timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, memasukan nama mereka ke dalam jajaran skuad Tim 'Matador', sebutan untuk Timnas Spanyol, untuk berlaga di Euro 2012. Sementara itu, nasib yang

bertolak belakang menghinggapi duo Barcelona, yakni David Villa dan Carles Puyol. Dua punggawa Blaugrana, sebutan untuk Barcelona,

terancam tidak akan diboyong Del Bosque ke Polandia dan Ukraina untuk membela Timnas Spanyol, akibat cedera yang mereka derita.

Skuad ini diberitakan akan melakukan pertandingan uji coba menghadapi Serbia dan Korea Selatan, sebelum berangkat ke Polandia dan Ukraina untuk berlaga di Euro 2012 dan mempertahankan gelar juara yang diraih Spanyol pada tahun 2008. Berikut adalah nama, posisi, dan klub asal dari skuad preliminari dari Timnas Spanyol : KIPER : Casillas (Real Madrid), Reina (Liverpool), De Gea (Manchester United) BEK : Albiol (Real Madrid), Jordi Alba (Valencia),

Alvaro Arbeloa (Real Madrid), Alvaro Dominguez (Atletico Madrid), Nacho Monreal (Malaga), Juan Mata (Chelsea), Sergio Ramos (Real Madrid), Juanfran Torres (Atletico Madrid) PEMAIN TENGAH : Isco Alarcon (Malaga), Xabi Alonso (Real Madrid), Santi Cazorla (Malaga), Benat (Real Betis), Javi Garcca (Benfica), Bruno Soriano (Villarreal), David Silva (Manchester City), Jesus Navas (Sevilla) PENYERANG : Adrian Lopez (Atletico Madrid), Alvaro Negredo (Sevilla), Fernando Torres (Chelsea), Roberto Soldado (Valencia).(NET)


Selasa

OLAHRAGA

22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

9

KONI Medan Gelar Tes Susulan

THOMAS-UBER CUP 2012

Awal Manis Simon dan Maria Febe Wuhan-andalas Pertandingan penyisihan grup Thomas dan Uber Cup telah berlangsung. Dua tunggal putra dan putri Indonesia mengawali pertandingan pembuka dengan baik. Dalam pertandingan yang berlangsung di Wuhan, China Senin (21/5) malam WIB, Simon Santoso yang turun sebagai tunggal pertama, berhadapan dengan Rajiv Ouseph, tunggal pertama Inggris. Duel sengit terjadi pada game pertama ini. Bahkan, Simon yang sering membuat kesalahan sehingga sempat ketinggalan dari Rajiv dengan skor 17-18. Beruntung, Simon mampu bangkit dan menutup game pertama dengan skor 21-19.

Simon melewati game kedua lebih mudah. Dia langsung memimpin dengan skor 14-9. Ternyata, perolehan poin Rajiv hanya mentok disitu saja. Sebaliknya, Simon terus menambah keunggulan dan meraih kemenangan 21-9. Di pertandingan lainnya, Maria Febe Kusumastuti juga meraih kemenangan mudah atas lawannya Karry-Lee Harrington. Maria Febe menang dua game langsung 21-9 21-9 atas Harrington dalam waktu 21 menit. Dengan kemenangan ini, maka untuk sementara Tim Thomas Indonesia memimpin di Grup A dengan skor 1-0. Sementara itu, Tim Srikandi Merah Putih juga unggul lewat skor 1-0 di Grup A.(NET)

TIMNAS GARUDA

Tetap Tunggu Okto dan Yusua Pahabol Jakarta-andalas Timnas Garuda yang sedang menjalani pertandingan Al Nakba International Tournament 2012 di Palestina tetap menunggu kehadiran Oktovianus Maniani dan Yosua Pahabol yang masih tertahan di Yordania. Manajer Timnas Indonesia Ramadhan Pohan saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kejelasan terkait status visa dua pemain itu. Namun demikian, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak LO Palestina. "Hingga saat ini belum ada kejelasan. Makanya, Okto dan Yosua tetap standby. Yang jelas kehadiran mereka sangat diperlukan untuk pertandingan semifinal, Selasa (22/5)," katanya. Menurut dia, jika visa bisa keluar hari ini kedua pemain lain akan langsung berangkat ke

Ramallah dimana pertandingan semifinal melawan Palestina berlangsung. Hanya saja untuk kepastian diturunkannya atau tidak semuanya tergantung dari pelatih timnas, Nil Maizar. Kehadiran dua pemain yang memiliki skill dan kecepatan yang mampuni ini, kata dia, dipastikan akan menambah spirit bagi pemain yang ada. Bisa jadi, pemain asal Papua ini akan menjadi kekuatan siluman bagi Timnas Garuda. "Secara fisik dan kebugaran kedua pemain ini sudah siap. Soalnya mereka belum pernah diturunkan pada turnamen ini. Kami berharap visa segera keluar agar kedua pemain ini bisa dimaksimalkan," katanya. Politisi Partai Demokrat itu mengaku, meski telah menjalani dua pertandingan yang cukup melelahkan, motivasi semua pemain untuk menjalani pertandingan berikutnya sangat tinggi.(ANT)

DAUD JORDAN

Juli, Naik Ring Semarang-andalas Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan dijadwalkan kembali naik ring pada akhir Juli 2012. "Kami sudah berbicara kepada Daud Yordan agar bersiap-siap untuk naik ring tiga bulan mendatang, yaitu akhir Juli 2012," kata Manager Project dari Mahkota Promotion, Wahju Prasetyo ketika dihubungi dari Semarang, Senin (21/5). Kalau soal lawan maupun tempat pertarungan, kata dia, belum ditentukan. "Kami hanya meminta Daud Yordan bersiap untuk pertarungan mempertahankan gelar tiga bulan mendatang," katanya. Daud Yordan petinju Sasana Kayong Utara tersebut sekarang ini memiliki rekor bertarung 29 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah (dari Chris John dan Calestino Caballero/Panama). Daud Yordan merebut gelar juara dunia kelas bulu IBO setelah mengalahkan petinju Filipina Lo-

renzo Villanueva dengan KO pada ronde kedua di Marina Bay Sands Singapura, 5 Mei 2012. Daud Yordan sendiri sudah menyatakan keinginannya agar secepatnya bisa bertarung lagi. "Alasannya saya sudah haus untuk bertarung lagi," katanya. Menurut dia, usai merebut gelar juara dunia kelas bulu IBO ini, dirinya terus menjalani latihan di bawah asuhan pelatih Damianus Yordan yang juga kakaknya. Soal tempat pertarungan, dia menyerahkannya kepada promotor saja. "Saya siap bertarung di mana saja," katanya. Ketika ditanya soal rencana untuk mementaskan pemegang gelar Super Champion kelas bulu WBA Chris John, Wahju Prasetyo mengatakan sampai kini belum ada rencana untuk Chris John. Apalagi, kata dia, setelah mengalahkan petinju Jepang Shoji Kimora di Singapura, 5 Mei 2012, Chris John mengalami sobek di pelipis mata sebelah kanan.(NET)

Medan-andalas Untuk mengetahui kesehatan dan ketahanan fisik seluruh atlet Kota Medan, KONI Medan kembali menggelar tes kesehatan dan fisik susulan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (FIK Unimed), Sabtu (26/ 5) mendatang. Tes susulan ini khusus bagi atlet yang tidak ikut pada tes pertama, 18-19 Mei lalu. Ketua Umum KONI Medan, Drs H Zulhifzi Lubis di Medan, Senin (21/5) mengatakan, tes susulan ini digelar karena pada tes pertama lalu ada sekitar 130 dari 500 atlet binaan KONI Medan tidak ikut, akibat ada halangan. Para atlet tersebut berhalangan untuk ikut akibat ada yang sedang di luar negeri, ikut Pelatihan Daerah (Pelatda) KONI Sumatera Utara untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 mendatang dan ikut Pelatihan Nasional (Pelatnas) di Jakarta. "Atlet yang tidak ikut di tes pertama lalu terpaksa tidak ikut, karena mereka ada yang sedang berada di luar negeri, ikut pelatda KONI Sumut dan Pelatnas di Jakarta. Namun, kali ini mereka akan ikut tes susulan," jelas pria yang akrab dipanggil 'Opunk' itu. Opunk menambahkan, KONI Medan memang fokus untuk mencetak atlet berprestasi. Karena itu, semua atlet wajib mengikuti tes kesehatan dan fisik. Dari tes tersebut akan diketahui mana atlet yang bisa berprestasi dan mana yang tidak. "Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan atlet-atlet yang masuk pembinaan KONI Medan," tambahnya. Sementara itu, Ketua Panitia Drs Bambang Riyanto mengatakan, tes fisik susulan ini sama seperti tes yang pertama dan hanya berlangsung satu hari pada Sabtu (26/5).(YON)

Atlet Popda Bireuen Masuk TC Penuh Bireuen-andalas Kabid Pemuda Olahraga dan Kebudayaan di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Bireuen, A.Halim,M.Pd menyebutkan, hasil seleksi para atlet Popda XII Bireuen banyak yang gugur, dan yang berhasil kini memasuki pemusatan latihan (TC) sebagai atlet Popda XII /2012 Bireuen untuk memperjuangkan marwah Bireuen dalam kancah olahraga. Menurut A.Halim kepada andalas kemarin, puluhan atlet dari tujuh cabang olahraga yang mengikuti seleksi atlet Popda XII/ 2012 dari berbagai cabang olahraga yang dilaksanakan di tiga lokasi terpisah, sejak Selasa (15/5) lalu banyak yang telah gugur. Disebutkan, untuk cabang bolavoli yang dilakukan seleksi di lapangan sekolah SMK 1 Bireuen banyak yang telah gugur. Begitu juga tiga cabang lainnya yang masih dilakukan seleksi juga menuai kegagalan seperti atlet cabang bulutangkis, tennis meja, silat dan bola basket, sepaktakraw dan atletik. Sejauh ini, pihak panitia terus melakukan seleksi dari semua cabang baik itu cabang atletik, bulu tangkis, sepaktakraw dan voli maupun yang dilaksanakan di GOR Glumpang Payong yakni silat, bola basket dan tenis meja sehingga nantinya semua cabang olahraga yang masih menyisakan seleksi untuk persiapan Popda Bireuen akan selesai dan tuntas dilaksanakan,” sebutnya. Setelah selesai seleksi, maka semua atlet yang lolos untuk persiapan Popda Bireuen akan menjalani TC di GOR Glumpang Payong kecuali, atletik. Sedangkan cabang olahraga itu khusus atlet LPI Bireuen yang akan diseleksi khusus dalam waktu dekat ini, demikian AHalim, M.Pd.(HERA)

andalas/istimewa

Ketua Umum PWI Pemuda Pancasila Sumut Anuar Shah, SE dan Sekjen MPW PP Sumut Firdaus Nasution, Ketua ua Pengprov IMI Sumut Ijeck, Ketua Harian KONI Sumut Jhon Lubis, Ketua MPC PP Deli Serdang Dani Ginting foto bersama usai pembukaan Kejurda Sumatera Utara IMI Sumut,(20/5) kemarin.

MPW PP Sumut Siap Membekap Sirkuit Multifungsi Medan-andalas Keberadaan Sirkuit Multifungsi IMI Sumut yang terletak di Kompleks Kantor Gubernur di kawasan Jalan Pacing Medan semakin tidak jelas kepemilikannya apakah punya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara apa pihak pengembang yang mengklaim miliknya. Atas dasar itulah Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Sumut, Anuar Shah, SE ketika membuka Kejurda Sumatera Utara IMI Road Race 2012 seri I, Minggu (20/5) kemarin menyatakan, pihaknya tetap berada digaris depan untuk menyelamatkan asset pemerintah yang telah dibangun sarana olahraga seperti sirkuit ini. “Kalau sebelum kepastian hukum yang jelas tentang sirkuit ini MPW Pemuda Pancasila Sumut

Aweng

berada di garis terdepan untuk membekap sirkuit ini sampai kepastian hukum dan kepemilikan tanah yang berada di sirkuit ini telah jelas,” ungkapnya tegas dihadapan seluruh insan otomotif di Sumut.

Anuar Shah yang sangat akrab disapa “Bung Aweng” ini menyebutkan, pihaknya merasa bersyukur dengan adanya sirkuit multifungsi ini, karena secara otomatis menyalurkan bakat anak-anak muda yang gemar olahraga khususnya dicabang olahraga otomotif. “Kita telah digemparkan dengan adanya geng-geng motor dan para remaja yang menggunakan jalan raya sebagai balapan liar, oleh karena itu dengan adanya sirkuit yang permanen seperti ini dapat mencegah kenakalan remaja tersebut, dengan menggunakan sirkuit ini sebagai sarana untuk menyalurkan bakat,” ungkapnya. Aweng kembali menjelaskan, kalau saja pihak pengembang tetap ngotot untuk mengambil tanah yang telah diperuntukkan sirkuit

ini dan pemerintah setempat terkesan menutup mata dalam persoalan ini, berarti tidak mendukung program pemerintah itu sendiri dengan menyemarakkan olahraga di daerahnya. “Saya mengerti betul dengan persoalan tanah yang berada di kompleks perkantoran gubernur ini. Jadi MPW Pemuda Pancasila Sumut bersama kader siap menjaga sirkuit ini. Saya tidak ingin hanya karena memikirkan bisnis prestasi olahraga di Sumut khususnya otomotif yang menggunakan sirkuit ini, menjadi nol prestasi. Jadi apapun ceritanya saya mengimbau seluruh kader Pemuda Pancasila Sumut siap melindungi asset ini sampai kepastian hukumnya jelas,” tegasnya.(YON)

Persibatee Cot Batee Juara Garuda II Cup

Yang paling mengejutkan bagi seluruh penonton yang menyaksikan jalannya lomba, tim Yamaha Yamalube Scorpii NHK menampilkan pembalap termuda mereka Deri Satio Sunarso yang merupakan adik kandung pembalap Deri Irfandi yang masih berusia 12 tahun. Pembalap yang masih muda belia tersebut mampu menyebet satu gelat di kelas Bebek 4Tak Yamaha OMR 1250cc STD Pemula dan juara kedua di kelas Bebek 4Tak Yamaha OMR 110cc STD Pemula. Seperti yang disebutkan Manajer Tim Yamaha Alfa Scorpii NHK 3DI TFDR Yong Jaya FDR AHRS, Apmansyah Tanjung, SH kepada wartawan, Senin (21/5), pihaknya sangat berterimakasih kepada unsur pimpinan PT Alfa Scorpii yang telah mendukung dan mensupport tim ini yang mampu

bersaing di kejurda kemarin. Apmansyah Tanjung yang akrab disapa “ Mak Etek” itu kembali menyebutkan, Deri Satio Sunarso yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu merupakan proyeksi dari tim Yamaha sendiri, yang telah menyatukan tekad untuk melahirkan pembalap-pembalap andal. Seperti halnya M Irvansyah Putra Lubis kini memperkuat tim balap motor kontingen Sumatera Utara di PON XVIII Pekan Baru, Riau pada bulan September mendatang. “ Jadi Yamaha Alfa Scorpii tetap bertekad untuk melahirkan pembalap andal ke depannya. Hal ini juga berkat dukungan yang di berikan Pak Freddy Lukman yang selalu mensupport tim di berbagai kejuaraan, ” ungkap Apmansyah Tanjung.(YON)

Bireuen-andalas PS Persibatee Cotbatee Kecamatan Kuala Bireuen, mampu meraih juara utama pada turnamen sepakbola Garuda II Cup setelah melumatkan lawannya dalam final dengan PSGS Geulanggang Kulam, Kota Juang, Bireuen 1-0, di lapangan Desa Cot Buket, Peusangan, Bireuen, Jumat (18/5) lalu. Kemenangan PS Persibatee setelah mengalahkan PSGS Geulanggang, dan berhak memboyong piala tetap ditambah uang pembinaan Rp 2 juta yang diserahkan oleh Rektor Universitas Almuslim ( Unimus ) Bireuen, DR Amiruddin Idris,SE,M.Si. Sedangkan PSGS yang meraih juara dua juga diberikan uang pembinaan Rp 1 juta plus piala yang diserahkan Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono SIK. Dalam pertandingan antara kesebelasan PS Persibatee Cotbatee melawan PSGS memang kedua tim bermain berimbang bahkan hingga tiupan peluit istirahat babak pertama oleh wasit Mustafa Kamal skor masih 0-0. Dalam permainan babak kedua Persibatee mengubah strategi permainan dan ternyata berhasil, setelah tendangan jarak jauh yang dilakukan Raja Para pada menit 72 berhasil menerobos gawang PSGS Geulanggang, sehingga skor berubah menjadi 1-0. (HERA )

mulai berbaur dan menunjukkan kualitas mereka masing-masing," tuturnya. Soal kemenangan dari tim Pelindo MTI FC ini, lanjutnya, sebagai pembuktian tim PON BFD Sumut. Awal pertandingan babak penyisihan, tim Pelindo MTI FC membenam tim PON Sumut dengan skor telak 4-1. Secara perlahan, tim mulai menunjukkan permainan dan menguasai pertandingan hingga melaju ke babak semi final. Langkah ini pun di hentikan tim PON Jawa Barat dengan skor 5-4. Tim Pelindo MTI FC pun berjalan mulus dan mencapai

semi final. Laju langkah tim ini dihentikan tim PON Sumbar dan bertemu tim PON BFD Sumut untuk memperebutkan juara tiga. "Jadi ini juga pelampiasan balas dendam dari pertemuan pertama. Anak-anak telah bekerja keras dan menunjukkan hasilnya untuk Sumut," tandasnya. Pelatih tim PON BFD Sumut, Alpinus menjelaskan, pertandingan tersebut anak asuhnya menguasai permainan. Pada babak pertama, awal gol diperoleh di kubu tim PON BFD Sumut, yang tercipta dari Handri Harianto. Namun, gol mampu di

samakan tim Pelindo MTI FC menjadi 1-1. Memasuki babak kedua, tim PON BFD Sumut memperbesar skor melalui Nanda Febriansyah dan kembali berhasil disamakan kembali. Hingga akhirnya, memasuki detik terakhir, Nanda Febriansyah menjadi pahlawan bagi timnya, setelah menambah gol penentu. Tim PON BFD Sumut pun menasbihkan diri juara tiga. "Tim sudah bagus, hanya yang akan dievaluasi nanti taktik dan strategi saja. Tapi lihat nanti hasil evaluasi tim manajemen," ungkapnya.(YON)

Irvansyah Memukau di Kejurda IMI Sumut Road Race 2012 Medan-andalas Tim Yamaha Yamalube Alfa Scorpii NHK 3DI TFDR Yong Jaya FDR AHRS tetap mendominasi diajang Kejurda Sumatera Utara IMI Road Race Seri I 2012, Minggu (20/5) kemarin. Hal ini terlihat salah satu racer andalan Yamaha M Irvansyah Putra Lubis menunjukkan kepiawaiannya dengan merebut piala Ketua Pengprov IMI Sumut yang menjadi Juara Umum Pemula. M Irvansyah Putra Lubis yang meraih juara umum di pemula itu berhasil menjadi kampiun di kelas bebek 4 Tak Yamaha OMR Jupiter MX 135cc STD Pemula dan Bebek 4Tak TU Pemula (MP3). Sedangkan rekan setimnya Agung Febri Ramadhani menyabet kelas yang paling bergengsi yakni Bebek 4Tak 125cc (MP1).

Piala Emas Indonesia III

Tim Futsal PON Sumut Juara Tiga Medan-andalas Tim PON Badan Futsal Daerah (BFD) Sumut berhasil meraih juara tiga pada ajang Piala Emas Indonesia III, setelah menekuk tim Pelindo MTI FC dengan skor tipis 3-2, di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas Jakarta Timur (Jaktim). Pencapaian ini juga merupakan balas dendam dari pertemuan pertama, dimana babak penyisihan grup tim PON

BFD Sumut dibungkam Pelindo MTI FC dengan skor 4-1. Manajer tim Bahar Siagian memuji perjuangan Citra Kesuma dan kawan-kawan. Dengan pencapaian juara tiga ini pun, katanya, tim menunjukkan hasil dari Pelatihan Daerah (Pelatda) Berjalan sejak Januari lalu. "Pencapaian ini buah dari latihan dan disiplin anak-anak," ungkapnya, kemarin. Ia menambahkan, kompetisi

andalas/asril tanjung

Manajer Tim Futsal PON Sumut H Baharuddin Siagian bersama Ketua Badan Futsal Daerah Sumatera Utara Rafriandi Nasution foto bersama dengan tim futsal PON Sumut. ini juga menjadikan tim PON BFD Sumut sebagai ajang penilaian dari latihan yang

mereka ikuti. Kerjasama tim sangat tampak pada kompetisi ini. "Anak-anak saya lihat sudah


EKONOMI-BISNIS

Selasa 22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

10

andalas/siong

Delay 8 Jam

Lion Bayar Konpensasi Kepada Penumpang

ADU IRIT – Leo Wijaya selaku Marketing Manager CV Indako Trading Co saat melepas peserta adu jagoan irit Revo yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara.

Peringati Harkitnas

Ekspedisi Nusantara Pecahkan Dua Rekor MURI Medan-andalas Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2012 Honda kembali menggebrak pasar otomotif Indonesia lewat gelaran “Ekspedisi Nusantara Revo Endurance Touring”. Kegiatan ini ditujukan untuk membuktikan ketangguhan Honda Revo Absolute sebagai ‘Best Value Bike’ yakni kendaraan yang irit BBM, durabilitas mesin yang tangguh, desain yang sporty dengan harga yang terjangkau pula. Revo Endurance Touring akan melakukan perjalanan sejauh lebih dari 6000 km dengan mengendarai 10 unit Honda Absolute Revo yang dimulai dari titik nol Medan pada 25 Mei 2012 di Merdeka Walk, hingga finish di Manado pada 17 Juni 2012 mendatang. Sebanyak sepuluh unit motor terlaris di Indonesia yang memiliki tagline “Jagoanku, PASTI! tersebut tidak dima-

tikan mesin selama 400 jam nonstop. Tidak tanggung-tanggung touring ini juga memberikan kesempakatan bikers club Honda Revo menjelajahi keseluruhan pulaunya. Keikutsertaan peserta bikers yang melakukan riding dibagi menjadi 3 region yakni Sumatera, Jawa dan Sulawesi. Untuk region Sumatera sendiri, riders yang akan ikut berpartisipasi dalam perjalanan ini yakni Medan,

Aceh, Jambi, Palembang, Bangka Belitung, Lampung dan beberapa daerah lain. Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan pihaknya menyambut baik gelaran touring ini, karena dengan menunjukkan keperkasaan Absolute Revo MMC, maka akan menjadikan bebek kebanggaan Honda ini memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. “Selain membuktikan keunggulan dari Absolute Revo MMC, melalui kegiatan ini kami juga meyakini dapat memecahkan 2 kategori rekor MURI sekaligus yakni Touring Sepeda Motor dengan Engine Nonstop selama 400 jam dan Touring Sepeda Motor dengan jarak terjauh untuk kategori Bebek,” ujar Arifin Posmadi di kantor CV Indako Trading Co, Jalan Pe-

muda Medan, Senin (21/5). Leo Wijaya selaku Marketing Manager CV. Indako Trading Co mengungkapkan, pihaknya meyakini Honda Absolute Revo MMC akan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Memberikan pembuktian kepada masyarakat terhadap ketangguhan sepedamotor ini yang tidak hanya akan menambah kepercayaan masyarakat, namun ikut berpengaruh positif terhadap permintaan konsumen pada Honda Revo MMC, khususnya di wilayah Sumut. “Touring ini tidak hanya menjadi kebanggaan Honda, namun menjadi kebanggaan seluruh pecinta Honda yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Honda selalu berupaya memberikan yang terbaik, dan gelaran Ekspedisi Nusantara ini salah satunya,” ujar Leo Wijaya. Melalui Ekspedisi Nusan-

5 Kecamatan di Kalimantan Beli BBM Malaysia Wakil Gubernur Kalimantan Timur Farid Wadjdy mengungkapkan masih ada lima kecamatan yang terletak di perbatasan langsung dengan Malaysia belum tersentuh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sehingga penduduk di lima kecamatan itu terpaksa harus membeli BBM dari Malaysia. "ADA lima kecamatan yang sampai hari ini, setelah Indonesia merdeka 67 tahun, belum pernah memperoleh BBM bersubsidi," kata Farid dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Senin (21/5). Lima kecamatan tersebut, antara lain Kecamatan Krayan, Krayan Selatan, Kayan Hilir, Kayan Hulu, dan Kayan Selatan. Kelima kecamatan itu seluruhnya membeli langsung dari Malaysia dengan harga antara Rp15.000-20.000 per liter. "Bila perbatasan ditutup oleh tentara Malaysia, wilayah tersebut tidak bisa mendapatkan BBM lagi," ujarnya. Farid menjelaskan, pemerintah Kalimantan Timur secara khusus mengirimkan surat kepada BPH Migas untuk memberikan BBM subsidi khusus

untuk lima kecamatan itu sebanyak 7.073 kiloliter dan solar 1.407 kiloliter. Ia menuturkan, situasi ini dapat memengaruhi ketahanan nasional negara Indonesia. Sebab, Masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur merasa iri dengan situasi di Pulau Jawa yang dalam membeli BBM bersubsidi tanpa antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. "Wajar kalau masyarakat di Kalimantan merasa iri dengan masyarakat di pulau Jawa. Satu pemandangan di seluruh kabupaten kota di Jawa tidak ada antrean panjang. Paling hanya beberapa kendaraan dan berlangsung pelayanan 24 jam," tuturnya. Tambah Kuota Sementara itu, seluruh Gubernur seKalimantan sepakat untuk meminta tambahan kuota BBM bersubsidi untuk 2012 yang sangat kurang akibat adanya pengurangan kuota BBM bersubsidi. Ketua Forum Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Kalimantan, Rudy Ariffin menjelaskan, pada 2011 kuota yang diterima Kalimantan sebesar 7,19 persen dari total kuota keseluruhan. Sedangkan pada 2012, kuota yang diterima Kalimantan turun menjadi tujuh persen. "Kalau kita bandingkan dengan pulaupulau lainnya terjadi suatu ketidakadilan, karena kuota untuk Kalimantan turun sedangkan pulau-pulau lain naik," kata

tara, Honda melibatkan beberapa pihak yang ikut mendukung kesuksesan kegiatan ini, yakni salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, perusahaan helm dengan kualitas standar Internasional, dan salah satu group media terkemuka. Selain melakukan prosesi pelepasan rombongan, masyarakat kota Medan juga akan dimanjakan dengan beragam hiburan menarik bertemakan “Hari Kebangkitan Nasional” seperti Band Competition, Model Competition, Photo Competition, Tari Melayu, Etnic Percussion, dan beragam games seru khas Honda. Dalam kegiatan touring ini Honda juga akan memberikan penghargaan kepada pejuang kehidupan di setiap daerah yang dilalui yang merupakan bagian penting kegiatan Ekspedisi Nusantara dalam memperingati hari Kebangkitan Nasional. (SIONG)

Jamsostek Tak Berpelat Merah Lagi

Rudy dalam kesempatan yang sama. Rudy yang juga Gubernur Kalimantan Selatan ini menuturkan, kuota di Sumatera pada 2011 sebesar 24,22 persen dan pada 2012 naik menjadi 25 persen. Sulawesi terjadi kenaikan kuota dari 7,09 persen menjadi delapan persen, Maluku-Papua kuotanya naik dari 1,86 persen menjadi dua persen. "Ironisnya, Kalimantan turun dari 7,19 persen menjadi 7 persen," katanya. Hal ini, lanjutnya, sangat ironis dengan pesatnya pertumbuhan kendaraan di Kalimantan. Ia mencontohkan, pertumbuhan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat di Kalimantan Selatan tumbuh 15,5 persen. Sedangkan kebutuhan BBM bersubsidi untuk nelayan rata-rata naik lima persen per tahun. Empat Gubernur di Kalimantan telah mengirim surat ke DPR, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, BPH Migas, Pertamina, dan Menteri BUMN untuk meminta tambahan seluruh kuota BBM bersubsidi. Rudy meminta, kuota BBM bersubsidi dinaikkan 60 persen dari kuota tujuh persen yang telah ditetapkan BPH Migas. Seluruh Gubernur se-Kalimantan berinisiatif melakukan pembatasan BBM bersubsidi, namun hal ini dirasa tidak cukup efektif untuk jangka panjang. "Hal ini menyebabkan ekonomi biaya tinggi terhadap distribusi barang dan jasa," tuturnya. (VIVA)

Jakarta-andalas PT Jamsostek (Persero) ke depannya dikabarkan tidak akan berada di bawah naungan Kementerian BUMN lagi. Perusahaan BUMN pelat merah yang bergerak di bidang ini akan dilebur menjadi Badan Penjamin Jaringan Sosial (BPJS). "Benar, Jamsostek nanti tidak akan di bawah BUMN lagi, berdasarkan UU nomor 24 tahun 2011," ujar Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga, Senin (21/5). Adapun pernyataan tersebut bermula dari akun jejaring sosial twitter milik Menteri BUMN Dahlan Iskan @iskan_dahlan mengatakan Jamsostek tidak akan berada di bawah BUMN lagi. "Jamsostek nanti tidak akan di bawah BUMN lagi," tulis Dahlan dalam akun twitter-nya pada 21 Mei pukul 05.22 WIB. Sekadar informasi, di dalam UU nomor 24 tahun 2011, Jamsostek akan digabungkan dengan PT Asuransi Kesehatan (Askes) untuk menjadi BPJS yang akan digabung pada 2014. (OKE)

Medan-andalas Managemen Lion Air membayar konpensasi kepada para penumpang sebesar Rp 300 ribu per orang, menyeusul pesawat tujuan Padang tersebut mengalami keterlambatan (Delay) hingga 8 jam, Senin (21/5). Pesawat yang mengangkut 144 penumpang yang menglami retak kaca bagian depan tersebut, seharusnya berangkat pukul 06.30 WIB, namun terlambat hingga pukul 14.30 WIB. Pantauan wartawan di terminal Keberangkatan Dalam Negeri Bandara Polonia, akibat adanya keretakan pada kaca bagian depan tersebut pesawat harus mendapat perbaikan. Sehingga jadwal penerbangan terpaksa ditunda. Penundaan ini sempat membuat emosi sebagian penumpang karena mereka kecewa informasi penundaan tidak akurat. "Pertama mereka katakan delay sampai jam 8, kemudian jadi jam 10. Setelah jam 10 tak juga ada informasi dan kita juga tidak berangkat-berangkat, siapa yang tidak kecewa jika begitu," ujar Tiur salah seorang penum-

pang asal Medan. Bahkan, ada penumpang yang sempat akan membalikkan meja petugas Lion Air di Gate 2, karena kesal informasi tidak jelas. Melihat gelagat yang tidak baik, petugas Lion Air berusaha keras untuk menenangkan para penumpang yang terlihat sudah tidak sabar. Para penumpang yang menunggu di ruang tunggu keberangkatan dalam negeri akhirnya sedikit tenang, setelah petugas Lion Air membagian formulir data dan pengisian nomor rekening para penumpang untuk pembayaran konpensasi akibat keterlambatan lebih dari 4 jam sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No PM 77 Tahun 2011 Jo PM 92/2011. "Kita diberi formulir untuk kompensasi keterlambatan ini, tapi kita tidak tau kapan uangnya akan ditransper," kata Surianto salah seorang penumpang. Staf Lion Air yang tidak ingin disebut namanya mengakui adanya keterlambatan karena kaca depan pesawat yang retak. Dia juga mengatakan pesawat akan berangkat pukul 14.30 WIB.(RIL)

REI Sumut:

Pemerintah Harus Ingat Akan Tugasnya Medan-andalas Ketua Dewan Pakar Realestate Indonesia (REI) Sumatera Utara Timbul Raya Manurung meminta pemerintah tetap ingat akan tugasnya dalam menyediakan sandang, pangan dan papan atau rumah untuk rakyat. "Jangan seperti dewasa ini, bukannya menjadi penyedia, tetapi malah semakin memberatkan rakyatnya. Seperti di Kota Medan yang tahun ini pemerintah kotanya menaikkan tarif PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan sejumlah retribusi lainnya secara besar-besaran, yang kemudian memicu kenaikan harga barang, tanah/bangunan dan jasa layanan lainnya," katanya di Medan, Senin. Padahal, menurut dia, seharusnya dengan tiga tugas utamanya itu Pemerintah Kota Medan memberikan kemudahan-kemudahan. Untuk pengadaan rumah rakyat, misalnya, pemerintah harus memberikan kemudahan dan retribusi murah untuk berbagai pengurusan perizinan. Bahkan, seharusnya retribusi untuk pembangunan rumah rakyat dinolkan atau dihapuskan. "Sudah saatnya pemerintah merenungi kebijakannya dan kembali menjalankan fungsinya secara benar," katanya. Apalagi, menurut dia, nyatanya retribusi yang dibayarkan masyarakat tidak dikembalikan Pemerintah Kota Medan dalam bentuk layanan atau fasilitas yang bagus kepada warga. "PBB atau IMB yang mahal, misalnya, tidak diikuti dengan percepatan pengurusan dan fasilitas umum di sekitar bangunan yang dibangun masyarakat. Pajak kendaraan bermotor yang naik

juga tidak diikuti dengan keadaan jalan yang mulus," katanya. Selain perlunya kesadaran pemerintah, menurut dia, anggota DPRD Kota Medan dan Provinsi Sumut juga diminta menjalankan fungsinya membuat peraturan yang memudahkan serta mengontrol kebijakan yang dibuat eksekutif. "Eksekutif dan legislatif diminta melibatkan pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan yang menyangkut kebijakan orang banyak. Jangan asal ketok palu," katanya. PBB Direvisi Menurut Timbul Raya Manurung yang juga Wakil Ketua Dewan Penasihat REI Sumut, REI sudah mengadakan pertemuan dengan kalangan DPRD Kota Medan untuk berdialog terkait keluhan pengusaha properti mengenai kenaikan PBB dan sejumlah izin yang berkaitan dengan pembangunan perumahan. REI tetap meminta agar Peraturan Daerah (Perda) tentang Tarif PBB direvisi, begitu juga menyangkut rencana kenaikan IMB dan lainnya. Menurut dia, kenaikan tarif PBB berdampak pada kenaikan harga tanah dan rumah yang berdampak pada semakin sulitnya pengusaha membangun rumah sederhana untuk rakyat, serta berkurangnya kemampuan rakyat membeli rumah. PBB yang mahal juga semakin membebani rakyat yang dewasa ini perekonomiannya semakin sulit karena pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran yang terus membengkak karena harga berbagai barang dan biaya lainnya seperti untuk sekolah semakin mahal. (RIL/ANT)

Penyaluran Raskin di Sumut Makin Lancar Medan-andalas Penyaluran beras untuk warga miskin (raskin) di Sumatera Utara makin lancar mengingat hingga pertengahan Mei sudah mencapai 87,27 persen. "Alokasi raskin per tanggal 15 Mei sudah mencapai 55.155 ton atau 87,27 persen dari rencana penyaluran sebanyak 62.877 ton," kata Humas Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumut, Rusli, di Medan, Senin. Kelancaran penyaluran raskin

di Sumut itu didukung antusiasnya pemerintah kota/kabupaten mengajukan surat permintaan alokasi (SPA) ke Bulog. Sebagian besar pemerintah kota/kabupaten antara lain Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Karo, Pakpak Bharat, Padang Sidempuan dan Tapanuli Tengah sudah menyalurkan raskin 95-100 persen. Penyaluran raskin paling rendah hanya Humbang Hasundutan atau mencapai 49,77 persen.(ANT)

INFO FILM

HERMES XXI (3D) SUN PALLADIUM PLAZA BINJAI THAMRIN 12.15-15.00-17.45-20.30 HERMES XXI SUN (3D) PALLADIUM 12.30-15.15-18.00-20.45

HERMES XXI 12.00-14.45-17.30-20.15 HERMES XXI 12.45-15.30-18.15-21.00 BINJAI 18.15-21.00

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.3020.30

PLAZA 12.45-14.35-16.25-18.15-20.05 THAMRIN HERMES XXI PALLADIUM 12.45-14.55-17.05-19.1521.25 SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25 HERMES XXI 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.3020.20


KOMUNITAS

Selasa 22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

11

Kakanim Kelas I Polonia Lantik Pejabat Eselon V

andalas/thamrin samosir

TANDA TANGANANGAN-Pejabat yang dilantik menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, Lilik Bambang di Aula Kanim Polonia Jalan Mangkubumi.

PWI Sumut Ikut Tentukan Figur Gubsu Medan–andalas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dinilai mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Azmyn Yusri (AY) Nasution, ikut menentukan dalam memunculkan sosok pemimpin ke depan, termasuk figur Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), terlebih menjelang Pilgubsu 2013. Hal itu dikemukakan AY Nasution saat melakukan kunjungan silaturahmi ke PWI Cabang Sumut, Senin (21/5). Kunjungan diterima Ketua Drs. Muhammad Syahrir, Wakil Ketua Bidang Organisasi Drs. Khairul Muslim, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan Martohap Simarsoit SH, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Rizal Rudi Surya SH, Sekretaris Edward Thahir S.Sos, Wakil Sekretaris Zul Anwar Marbun, Wakil Bendahara Jalaluddin, Ketua Seksi Bina Program Ir. Zulfikar Tanjung, Ketua Seksi Pempolkam Feirizal Purba, dan Wakil Ketua Seksi Hubungan Antar Daerah Drs. Syukrun Fahri. Dijelaskan AY Nasution, tugas dan fungsi PWI sangat strategis. Tidak hanya dalam memunculkan figur pemimpin, tapi juga peran dan tanggungjawab dalam kehidupan kemasyarakatan secara lebih luas. Karena itu, PWI harus memainkan peran tersebut sehingga figur pemimpin yang muncul benar-benar kuat, memiliki keteladanan, jujur dan bisa diterima masyarakat. Menurutnya, pemimpin Sumut ke depan harus mampu membangun daerah. Agar mampu membangun daerah dibutuhkan figur yang bisa menggerakkan segala potensi daerah, melakukan koordinasi yang kuat ke pemerintah pusat, bisa diterima Bupati/Wali Kota, dan memiliki integritas kebangsaan dan kerakyatan yang tidak diragukan. Dalam dialog dengan unsure pengurus PWI Sumut, jenderal yang baru pensiun tertanggal 1 April 2012 lalu itu mempertegas komitmennya untuk membangun Sumut yang lebih baik. “Rasanya saya tidak tenang kalau hanya menikmati masa pensiun hanya dengan keluarga. Batin saya menuntut untuk terus dan melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya sembari menyebut motto hidupnya ’Lakukan yang terbaik dan tetap semangat’. Ketua PWI Sumut Muhammad Syahrir dalam sambutan penerimaannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan AY Nasution ke Gedung PWI Sumut Jalan Adinegoro No.4 Medan. ”Mudah-mudahan kunjungan Pak AY dapat membawa berkah bagi keluarga besar PWI Sumut dan masyarakat luas,” harapnya. Dalam pertemuan penuh keakraban itu, AY Nasution mengaku cukup banyak mendapatkan bahan-bahan masukan tentang kinerja wartawan dan pers secara umum di Sumut. Masukan-masukan tersebut menambah cakrawala dan wawasan bagi dirinya. (REL)

andalas/ist

FO FOTTO BERSAMABERSAMA-Mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) AY Nasution foto bersama Ketua PWI Sumut Drs. Muhammad Syahrir dan sejumlah unsur pengurus lainnya saat melakukan kunjungan silaturahmi ke PWI, Senin (21/5).

Medan-andalas Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Polonia Medan mendukung tekad pemerintah dalam mewujudkan pemerintah yang akuntabel, menuju pada tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), berpedoman pada penerapan prinsip kesederhanaan, keterbukaan, kejelasan dan kepastian, efisien serta keadilan yang merata. Demikian ditegaskan Kepala Kanim Kelas I Polonia, Lilik Bambang, dalam sambutannya pada pelantikan pejabat eselon V, Hermasnyah SH MSi, sebagai Kepala Sub Sek-

si Penentuan Status Keimigrasian Kanim Kelas I Polonia, Senin (21/5). "Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa mutasi merupakan hal yang biasa sebagai rangkaian perputaran dalam mekanisme perpindahan, penyegaran, dan promosi pejabat imigrasi. Mutasi mengingatkan akan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada kita, karena di balik itu semua terdapat beban tugas dan tanggung jawab yang semakin besar, yang menuntut kita semua untuk terus melakukan pembenahan diri," ujar Lilik.

Kementerian Hukum dan HAM, kata Lilik, baru-baru ini telah menerapkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Untuk itu, pegawai Kanim Kelas I Polonia harus melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan pimpinan. "Kita semua telah menandatangi pakta integritas. Hal ini mengandung konsekuensi dan tanggungjawab yang besar yang harus kita laksanakan. Kita harus berubah. Paling tidak mengubah pola pikir dan budaya kerja kita. Marilah kita bersama-sama untuk melakukan perbaikan

agar dinilai masyarakat apakah kita bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita," ajaknya. Diakui Lilik, perubahanperubahan telah dilakukan secara bertahap di Kanim Polonia. Namun, hal itu perlu kesadaran pegawai dalam mengaplikasikan tugas yang diemban. "Tinggalkan hal-hal atau situasi yang menghambat perubahan. Karena perubahan akan memberikan manfaat atau kemudahan-kemudahan dalam menjalankan tugas yang tidak pernah dirasakan dalam sistem sebelumnya," papar Lilik. (THA)

Panitia Munas JBMI

Silaturahmi dengan Sutan Bhatoegana Medan-andalas Anggota DPR RI, Drs H Sutan Bhatoegana MM menilai selama 12 tahun ini Sumatera Utara sudah ‘tertidur’. Sehingga provinsi yang kaya akan sumberdaya alam ini terlihat tertinggal bila dibandingkan daerah lainnya, termasuk Provinsi Riau dan Aceh yang merupakan dua daerah tetangga Sumatera Utara. “Ada anekdot negatif, kalau kita naik kenderaan darat dari Riau ataupun Aceh. Kalau jalannya sudah rusak berarti kita sudah berada di Sumut. Saya menilai selama 12 tahun ini Sumatera Utara telah ‘tertidur’ dan tidak ada pembangunan yang signifikan,” ketus Sutan Bhatoegana saat menerima silaturahmi panitia Musyawarah Nasional (Munas) Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) di Hotel JW Marriot Medan, Jumat malam (18/5). Kepanitian Munas JBMI yang hadir pada pertemuan itu, antara lain, Ketua DPW JBMI

andalas/ist

SIL SILAATURAHMITURAHMI-Ketua DPW JBMI Sumut H Aidan Nazwir Panggabean, Sekretaris Drs Bustami Manurung, Ketua Panitia Munas, Drs Syamsir Marpaung dan Drs Awaluddin Matondang, saat silaturahmi dengan Sutan Bhatoegana, di Hotel JW Marriot Medan, Jumat (18/5) malam. Sumut H Aidan Nazwir Panggabean, Sekretaris Drs Bustami Manurung yang juga menjabat Ketua panitia munas, Drs Syamsir Marpaung dan Drs Awaluddin Matondang salah seorang unsur wakil ketua JBMI Sumut. Pada kesempatan itu, Sutan yang juga menjabat Ketua DPP Partai Demokrat ini secara panjang lebar menceritakan keperihatinnya melihat kondisi Sumatera Utara. Sebagai putra daerah, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum

Batak Islam (1990-1992) ini melihat sarana infra sutruktur di Sumut rusak parah. “Hal ini membuat rakyat Sumut hidup dalam keadaan memperihatinkan. Padahal daerah kita ini sangat kaya,” sebut pria kelahiran Pematang Siantar ini. Pria yang dijuluki sebagai politisi ‘garang’ di Senayan ini mengaku keperihatinannya terhadap kondisi Sumatera Utara saat ini yang membuat dirinya terpanggil untuk maju sebagai orang nomor satu pada

Pilgubsu 2013 mendatang. “Saya tidak main-main ikut mencalonkan diri sebagai Gubsu. Kalau bukan kita putra daerah yang memperbaiki provinsi ini, siapa lagi,” ucapnya optimis seraya menambahkan niatnya mencalonkan diri sebagai cagubsu juga didorong ingin menyelamatkan Partai Demokrat di Sumut. Munas JBMI Sementara itu Ketua panitia Munas JBMI, Drs Bustami Manurung menyebutkan, kedatangan panitia munas JBMI bersilaturahmi dengan

Sutan Bhatoegana, karena menilai sosok Sutan Bhatoegana sebagai salah seorang tokoh masyarakat Sumut. Di samping itu, Sutan Bhatoegana juga merupakan salah seorang tokoh batak Islam di Indonesia serta memiliki kedekatan hubungan emosional dengan Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI). Pada pertemuan itu Bustami melaporkan, pelaksanaan Munas JBMI direncanakan berlangsung 8 sampai 10 Juni 2012 di Asrama haji Pangkalan Masyhur Medan. Munas JBMI ini akan diikuti Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) JBMI se-Indonesia dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) aseSumatera Utara. Ditambahkan, maksud dan tujuan pelaksanaan munas ini untuk melakukan konsolidasi oraganisasi serta mengevaluasi perjalanan organisasi dan kepengurusan DPP JBMI. “Kita pilih Medan sebagai tempat pelaksanaan Munas juga untuk mengembalikan kejayaan JBMI ke tanah bonapasogit, yakni Sumatera Utara,” kata Bustami seraya berharap kepada sutan Bhatoegana untuk berkenan sebagai salah seorang pembicara pada pelaksanaan Munas JBMI mendatang. (HAM)

Ik atan Alumni Nommensen Bantu Anak YYatim atim Ikatan Medan-andalas Panitia Kongres Ikatan Alumni Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen (UHN) menggelar bakti sosial di depan fakultas hukum, Sabtu (19/5) pekan lalu. Mereka menyumbangkan bantuan senilai total Rp 20 juta untuk anak yatim piatu Panti Asuhan Muslim Yayasan Darul Aitam dan Panti Asuhan Kristen Elida. Bantuan yang diserahkan berupa sembako seperti beras, susu, gula, mie instan, serta alat tulis hingga kursi. Pemberian dilakukan secara langsung oleh sejumlah alumni dan panitia antara lain Wakil Rektor III Maringan Panjaitan

(mewakili rektor UHN), Leofric Siahaan (penasehat panitia), Hasiholan Sidabutar (alumni fakultas ekonomi) Ronald Naibaho (teknik) Turunan Gulo (Pertanian), Sahat Purba (Fisip), Mangaliat Simarmata (hukum), Jinner Sidauruk (mewakili dosen UHN). Wakil Ketua Panitia Berman Pasaribu SE mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian alumni terhadap sesama yang kurang beruntung tanpa memandang ras dan agama. “Tahun depan, kegiatan ini akan diupayakan semakin meningkat. Kami juga menghimbau agar seluruh organisasi alum-

BANTU ANAK PPANTIANTIKongres Ikatan Alumni Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen (UHN), diabadikan di sela-sela pemberian Bantuan ke Panti Asuhan Muslim Yayasan Darul Aitam dan Panti Asuhan Kristen Elida. andalas/ist

ni kampus lainnya melakukan kegiatan serupa bahkan lebih, sehingga bisa membantu menyentuh kesejahteraan masyarakat,” kata Berman. Sekretaris Panitia Kongres Alumni UHN Hotman Nikolas

Marpaung menambahkan, bakti sosial itu merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang digelar panitia jelang kongres Ikatan Alumni UHN pada 6-7 Juni mendatang. Selain bakti sosial, akan dige-

lar donor darah massal pada 2 Juni, penghijauan kampus pada 3 Juni serta seminar menghadirkan tokoh nasional antara lain Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia (RI) Purnomo Yusgiantoro. (FEL)

Ustadz Maradona: Tiga Upaya Meredam Kemurkaan Allah Medan-andalas Belakangan ini di sejumlah daerah di Indonesia sedang mendapat ujian berupa bencana, seperti kecelakaan pesawat terbang, banjir, tanah longsor dan lainnya. Bencana yang datang silih berganti tersebut, sudah diprogramkan oleh Allah SWT Sang Pencipta alam semesta. “Untuk meredam murka Allah tersebut, setidaknya ada 3 upaya yang harus dilakukan umat Islam yaitu berbondong-bondong meramaikan masjid, mereka

yang bercinta kasih karena Allah dan yang ketiga adalah orang-orang yang mau beristiqfar dan selalu memohon ampun kepada Allah,” kata ustadz Maradona SPdi dalam tausiahnya, pada dzikir bersama jamaah Majelis Dzikir Az-Zikra Sumatera Utara di Masjid AlAmin, Minggu (20/5). Dzikir minggu ketiga yang secara rutin dilaksanakan Az Zikra Sumut, selain dihadiri kurang lebih 1000 jamaah itu, juga dihadiri sejumlah pengurus Az Zikra diantaranya H Warsidi, H Syahmawi Siahaan, Hj Hartati Ningsih, ustadz Muslim, Hj Ernawaty Lubis, Irma, Ratna Ginting, Fahmi, Masnah, Kartika Sari, Ita, Ratna dan sejumlah pengurus lainnya.

andalas/asril tanjung

DIABADIKAN BERSAMABERSAMA-Jajaran Pengurus Majelis Dzikir Az Zikra Sumut diabadikan bersama di rumah kediaman Hj Ningsih.

Di samping itu turut hadir Ketua Majelis Dzikir Az Zikra Tanah Karo H Bahrum, Ketua Pengajian Raudatul Jannah Hj Parikun dan pengurus lainnya. Pada dzikir yang diawali shalat tasbih dipimpin ustadz Muslim tersebut, jamaah Az Zikra memberikan bantuan infaq untuk pembangunan Masjid Nurul Ikhwan Jalan Letjen Jamin Ginting km 30.5, Desa Rambung Batu Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Untuk pembangunan masjid tersebut, berhasil dikumpulkan bantuan infaq sebanyak Rp 3.423.000, yang berasal dari jamaah, Keluarga Besar Hj Ernawaty Lubis dan hamba Allah lainnya. Dalam rangkaian dzikir

bersama tersebut, pengurus Pengajian Raudatul Jannah yang berasal dari Jalan Binjai tersebut, secara resmi membulatkan tekadnya untuk bergabung dengan Majelis Dzikir Az Zikra Sumatera Utara. Bergabungnya Pengajian Raudatul Jannah ke Majelis Dzikir Az Zikra Sumut disambut gembira oleh jajaran Pengurus dan Anggota Az Zikra Sumut. “Kita menyambut baik, bergabungnya Pengajian Raudatul Jannah ke Az Zikra Sumut. Semoga Majelis Dzikir Az Zikra Sumut bisa lebih maju dan berkembang, utanya dalam melakukan dakwah dan silaturrahim di tengahtengah umat,” ujar ustadz Muslim. (RIL)


Selasa 22 Mei 2012

PTPN II Harus Sterilkan Pengamanan Produksi Kebun Limau Mungkur Tanjung Morawa-andalas Guna meningkatkan produksi di Afdeling V Kebun Limau Mungkur PTPN II. Tepatnya di Dusun Tungkusan Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution harus dapat menekan kinerja menejer kebun. Pasalnya, diduga sejak berdirinya gudang penampungan sawit di daerah itu, target hasil produksi setiap harinya kabarnya tidak tercapai akibat penjarahan maupun banyaknya mafia sawit. Demi menghindari penjarahan itu, sepatutnya Bhatara Moeda Nasution mensterilkan pengamanan di areal Hak Guna Usaha (HGU) dan mengganti pejabat PTPN II di Kebun Limau Mungkur. "Sebab, disinyalir untuk memuluskan penjarahan ini dilindungi oknum-oknum yang bertugas di kebun," ujar Hendy Simanjuntak SH, Wakil Ketua Lembaga Peduli Perkebunan Sumatera Utara, kemarin. Menurut Hendy, berdasarkan hasil investigasi dilakukannya ke Kebun Limau Mungkur beberapa hari terakhir ini, banyak terlihat para mafia sawit menggunakan angkutan sepeda motor dengan memakai keranjang (along-along) membawa sawit ke gudang tersebut. Kemudian, sawit dijual ke salah satu gudang sawit di Kecamatan STM Hilir dengan menggunakan truk. Agar hasil produksi kelapa sawit Kebun Limau Mungkur dapat tercapai, sepatutnya jajaran Direksi PTPN II yang mendapat amanah dari Menteri BUMN turun ke lapangan dan jangan hanya menerima laporan dari bawahannya. ”Dirut PTPN II harus mencopot jabatan yang diemban Manajer Kebun Limau Mungkur Tamba Tua Siahaan SE, karena tidak mampu mempertahankan dan mengamankan hasil produksi kelapa sawit dari penjarahan,“ kata Hendy. Di sisi lain, kata Hendy, di Desa Lau Barus Baru, Dusun Batu Lokong disebut-sebut juga salah seorang karyawan Kebun Limau Mungkur ikut menjadi penampung getah. Hingga hasil produksi getah di kebun itu wajar tidak pernah mencapai target seperti diharapkan pihak perusahaan. Pasalnya, di luar jam kerja karyawan masih terlihat sejumlah oknum melakukan aktivitasnya sebagai penderes rambung. Hal itu pun disinyalir juga mendapatkan perlindungan dari pejabat PTPN II. “Untuk memuluskan kinerja anggota dilapangan agar tidak ada gangguan dari pihak PTPN II, sebagian hasil jarahannya harus disisihkan,” kata salah seorang karyawan di Kebun Limau Mungkur. Menyikapi tudingan tak sedap itu, Manajer Kebun Limau Mungkur, Tamba Tua Siahaan yang berulang kali dihubungi melalui ponselnya. Nada panggil masuk, namun yang bersangkutan tidak bersedia untuk mengangkat. (TOM)

Sekuriti PTPN3 Kebun BDSL Diadukan ke Polisi Asahan-andalas Sekuriti PTPN3 Kebun Bandar Selamat Asahan diadukan ke Polsek Kecamatan Bandar Pulau, terkait tuduhan menganiaya Rudianto, warga Dusun VI Desa Situnjak Kecamatan Aek Songsongan Asahan, yang selama ini menjadi target pihak keamanan Kebun setempat karena diduga sering melakukan pencurian buah sawit. Demikian diungkapkan Manajer Kebun Bandar Selamat, Ir Gurit HT melalui APK Darma Bakti Tambunan didampingi Danton Kebun Samidun Nasution, saat dikonfirmasi andalas di kantor kebun, Senin (21/5). Disebutkan, kejadian tersebut berawal seperti biasanya satuan pengamanan kebun melakukan patroli setiap malam untuk mengamankan aset negara dari jarahan pencuri. Namun, naas bagi Rudianto CS, tepatnya pada Jumat pukul 03.00 WIB dinihari satuan pengamanan kebun berjumlah empat orang sedang melakukan patroli, tepatnya di Blok V 8/9 dan terlihat dua orang sedang memungut buah sawit dan seorang lagi sedang melansir buah ke atas kereta. Melihat kedatangan sekuriti kebun tersebut, kedua orang yang diduga pencuri buah sawit langsung melarikan diri dan tinggal seorang lagi yang ternyata bernama Rudianto. Merasa dirinya terdesak, dia langsung melakukan perlawanan terhadap empat orang sekuriti kebun. Namun perlawanan yang dilakukan sia-sia belaka, sehingga ia beserta barang bukti satu unit sepeda motor Vega R, satu unit keranjang gandeng dan 46 tandan buah sawit berhasil diamankan dari lokasi kejadian. Paginya setelah dilakukan interogasi di Kantor Papam Kebun, tersangka penjarah buah sawit diserahkan ke Polsek Bandar Pulau. Selanjutnya, menurut APK Bakti Tambunan, berselang tiga hari, orang tua kandung Rudianto melaporkan ke Polsek Bandar Pulau, bahwa anaknya yang ditahan Polsek setempat saat ditangkap dan diamankan di Kantor Papam Kebun mengalami penganiayaan berat, sehingga pihak keluarga tidak terima dengan keadaan ini. Namun, melihat gelagat tersebut Papam Kebun kembali melaporkan Rudianto ke Polsek setempat lengkap dengan visumnya atas penganiayaan berat berupa gigitan di paha yang dilakukannya terhadap kedua sekuriti saat melakukan penangkapan. Terpisah, Kapolsek Bandar Pulau AKP Muslim Jaya didampingi Juper Aiptu Wagimin menerangkan, pencurian dan penganiayaan dilakukan Rudianto dikenakan dua pasal. Yakni, Pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara, sementara penganiayaan berupa gigitan terhadap kedua sekuriti tersebut diancam dengan pasal 351 dengan ancaman hukuman 2 hingga 5 tahun penjara. (FAS)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Pungutan Liar Marak

734 Siswa SMKN 1 Kabanjahe Mogok Belajar APBD Nisel Diduga Rekayasa, Penegak Hukum 'Tutup Mata'

andalas/robert tarigan

MOGOK - Para siswa SMK Negeri 1 Kabanjahe mogok belajar, karena pihak sekolah dan komite melakukan pengutipan liar.

Kabanjahe-andalas Sebanyak 734 siswa Kelas I, II, III SMK Negeri I Kabanjahe dari jurusan multi media, akuntansi, perkantoran dan pemasaran melakukan aksi mogok belajar, Senin (21/5) sehingga tidak terlaksana proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Aksi spontan para siswa itu tanpa dikomando, usai melaksanakan upacara bendera. Selain itu mereka juga memasang sejumlah atribut sepanjang pagar halaman dan di dalam gedung sekolah yang bertuliskan di antaranya, “Banyak Sekali Pungutan Liar (Pungli) Dilakukan Komite Sekolah, Murid Dihukum, Guru Tidak Masuk Belajar Bagaimana dan Dikemanakan Pengutipan Uang Komite Sekolah,”. Menurut sejumlah siswa, mogok belajar ini dipicu sehubungan maraknya pengutipan yang dilakukan pihak komite sekolah sebesar Rp 40 ribu per siswa/bulan terhitung Januari 2012 selama setahun. Meski demikian pengutipan tidak pernah transparan. Parahnya lagi menurut para siswa melalui juru bicaranya Maria K Br Purba, fasilitas sekolah minim akan sarana penunjang proses belajar mengajar. “Kutipan terus bertambah dari tahun ke tahun, tapi fasilitas minim, guru arogan. Pengutipan ini mem-

beratkan orang tua kami,” beber Maria K Br Purba didampingi Ketua OSIS, Berto Philipus. Dikatakan, tahun lalu juga dikutip Rp 25 ribu per siswa/bulan selama setahun tapi sama sekali tidak diketahui sasarannya untuk apa dan pengutipan uang tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. Demikian juga para siswa menuding para guru di sekolah itu tidak memiliki etika dan moral. Pasalnya, ada seorang guru yang mengatakan kalau tidak ada uang sekolah, tidak perlu belajar di sekolah ini. Ironisnya, apabila ada siswa yang terlambat akan dihukum tapi apabila ada guru yang selama seminggu tidak masuk tidak akan dihukum. Hal sama dikatakan, Ketua OSIS, Berto Philipus bahwasanya pengutipan Rp 4000, selain kutipan Rp 40.000 per siswa per bulan di luar sepengetahuannya selaku Ketua OSIS SMKN 1 Kabanjahe. “Ntah untuk apa kutipan tersebut saya tidak pernah tahu,” ujarnya. Kepala SMK Negeri 1 Kabanjahe Drs Adrian Barus didampingi Ketua Komite Sekolah Surya Lubis dan Bendahara Komite Sekolah P br Sembiring di ruang kerjanya, Senin (21/5) mengatakan, pengutipan sebesar Rp 40 ribu didasari atas kesepakatan orang tua siswa dengan komite sekolah pada tanggal 15 Februari 2012. Disinggung apa-apa saja perincian pengutipan Rp 40 ribu, apa

LKPD Pemkab Asahan 2011 Peroleh Hasil WDP Kisaran-andalas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkab Asahan tahun 2011, mendapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP melalui Kepala Bagian Humas setdakab Asahan, Zainal Arifin, menyatakan, LKPD Asahan mendapat penilaian WDP merupakan hal yang sangat baik dibandingkan tahun sebelumnya. Apalagi Asahan akan terus melakukan pembenahan hingga saat ini. “Ke depan Asahan akan terus meningkat lagi,"kata Zainal, seraya menambahkan hasil penilaian tersebut diterima bupati secara langsung di Kantor BPK RI Sumut Jalan Imam Bonjol Medan didampingi Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan, Wakil Ketua DPRD Armen Simargolang dan Dahrun Hutagaol, Sekdakab Asahan Sofyan, dan Inspektorat Syarifuddin Nasution. Pemkab Asahan, kata Kabag Humas, menyampaikan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sumut yang sudah membimbing Pemkab Asahan dan juga dukungan rekan-rekan seluruh staf jajaran Pemkab dan DPRD Kabupaten Asahan, sehingga hasil penilaian Asahan meningkat dari tahun lalu. Dengan kerjasama seluruh jajaran pemerintahan daerah serta dibantu jajaran DPRD Asahan, pihaknya sudah bisa melakukan tertib administrasi, tertib keuangan dan tertib roda pemerintahan. "Seperti yang lalu-lalu, masalah paling besar masih terkait aset-aset. Meskipun karena banyaknya aset hingga belum tuntas 100 %, tapi kita sudah menindaklanjuti seluruh temuan BPK. Dan realisasi pendapatan pajak Pemkab Asahan meningkat 103 %,"kata Zainal. Untuk mengejar mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke depan, Pemkab Asahan dipimpin Drs H Taufan Gama Simatupang MAP bersama Wakil Bupati Asahan H Surya BSc menyebutkan, pihaknya akan melakukan pembenahan di beberapa sektor terutama terkait masalah Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan memaksimalkan hasil dari aset-aset yang dimiliki Pemkab Asahan, serta perbaikan-perbaikan infrastruktur lainnya. Disebutkan, pihaknya sudah mendapatkan petunjukpetunjuk arif dari pimpinan BPK RI Perwakilan Sumut, terkait langkah-langkah yang harus dilakukan untuk bisa mewujudkannya. Sementara, dari segi penganggaran dan lainnya, Pemkab Asahan juga telah diberi arahanarahan agar dapat ditingkatkan lagi ke depan dan dapat membantu masyarakat untuk hidup lebih baik. (FAS)

yang menjadi latar belakang pengutipan, maksud dan tujuan serta sasaran apa yang dicapai, Ketua Komite Sekolah Surya Lubis tidak dapat menjelaskan secara rinci. “Belum diprint out masih disimpan di dalam flash disk. "Tapi salah satunya untuk perbaikan komputer sebanyak 100 unit, karena selama ini komputer banyak yang rusak sehingga tidak dapat dipakai para siswa,” ungkapnya. Ditanya kembali bukti kesepakatan pengutipan Rp 40 ribu tersebut antara Komite Sekolah dengan orang tua siswa, ternyata yang baru menandatangani masih sebatas Ketua Komite Sekolah Surya Lubis dan Bendahara P br Sembiring. Sementara hingga saat ini Sekretaris Baskita Ginting dan Kepala Sekolah SMK 1 Negeri Kabanjahe, Drs Adrian Barus sendiri belum menandatangani kesepakatan tersebut. Menyikapi tuntutan para siswa tersebut, akhirnya Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kabanjahe, Drs Adrian Barus berjanji akan menyelesaikan permasalahan itu pada, Rabu (23/5) dengan mengundang perwakilan dua siswa per kelas, orang tua murid dan komite sekolah. Bahkan katanya, Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) atau perencanaan-perencanaan lain supaya ditinjau kembali. "Artinya sesuai dengan harapan para siswa proposal akan direvisi kembali, bagian mana saja yang diprioritaskan, diplotkan saja di sana," ungkapnya. (RTA)

Nias Selatan-andalas Aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Teluk Dalam dan Polres Nias Selatan dinilai 'tutup mata' dan enggan mengusut dugaan rekayasa APBD Nias Selatan Tahun Anggaran 2012. Padahal, masalah itu sudah sering di sejumlah media massa. Namun, hingga kini masih belum ada tanda-tanda penyelidikan dari kedua institusi penegak hukum tersebut. Seharusnya, pihak Kejari Teluk Dalam dan Polres Nisel sudah bisa melakukan penyelidikan tentang dugaan rekayasa APBD Nisel itu. Soalnya, sudah ada keterangan sejumlah anggota DPRD Nisel di yang menyebut, pengesahan APBD Nisel TA 2012 terindikasi rekayasa. "Selain itu, kejaksaan mempunyai hak untuk melakukan upaya pencegahan (preventif) agar tidak terjadi korupsi keuangan negara/daerah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Harian Gerakan Mahasiswa Nias Selatan (DPH GM Nisel) Sadar Halawa, kepada sejumlah wartawan di Teluk Dalam, Senin (21/5). Menurut Sadar, untuk menyelidiki dugaan rekayasa APBD itu, sebenarnya telah mempunyai dasar awal. Yakni, adanya keterangan dari beberapa anggota DPRD Nisel di sejumlah media massa. “Untuk itu, pihak aparat penegak hukum bisa mengambil keterangan sejumlah anggota DPRD itu. Baru selanjutnya, dipanggil Tim Anggaran Eksekutif serta Badan Anggaran DPRD untuk dimintai keterangannya. Apalagi beberapa anggota DPRD siap memberikan keterangan jika pihak penegak hukum membutuhkan," katanya mengutip penjelasan anggota dewan. Seperti diketahui, sejumlah anggota DPRD Nisel menyebutkan, terdapat beberapa pos anggaran yang sebelumnya telah dihapus pada pembahasan KUA dan PPAS, namun tiba-tiba disahkan pada pengesahan APBD. Misalnya, dana hibah untuk Perusahaan Daerah sebesar Rp 10 miliar dan anggaran untuk pembangunan ruko di Jalan Diponegoro sebesar Rp 7 miliar. Padahal, sebelumnya telah dihapus pada saat pembahasan KUA dan PPAS, tiba-tiba nongol pada pengesahan APBD. "Ini membuktikan adanya campur tangan mafia anggaran,” tegasnya. Ironisnya lagi, diperoleh keterangan, anggaran untuk sejumlah SKPD yang baru dimekarkan sebesar Rp 300 juta setiap SKPD belum pernah dibahas dalam KUA dan PPAS, juga tibatiba tertera dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA). Selain itu, saat paripurna pengesahan APBD hanya dihadiri 3 anggota dari Komisi C, tanpa disertai Ketua dan Sekretaris Komisi. Sebab, bersamaan dengan pelaksanaan reses anggota DPRD Nias Selatan. Karenanya, demi tegaknya supremasi hukum di Nisel, institusi penegak hukum harus segera mengusut tuntas dugaan rekayasa APBD tersebut," katanya. (EZ)

Kapoldasu Hadiri Paskah Katolik se-Dekanat Tapanuli

JOGET BERSAMA - Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro (pakai peci) berjoget bersama muspida plus Tapteng dan Sibolga, serta umat Katolik se-Dekanat Tapanuli, di Lapangan Bola Kaki Pandan, Tapteng, Minggu (20/5). Tapteng-andalas Ribuan umat Katolik yang hadir pada perayaan Paskah se-Dekanat Tapanuli Keuskupan Sibolga, berjoget bersama Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, di Lapangan Bola Kaki Pandan, Tapteng, Minggu (20/5). Diawali lagu ‘Anak Medan’, Wisjnu mengajak seluruh hadirin turut berjoget di tengah lapangan. “Ayo semua kemari, kita berjoget bersama,” seru Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dari atas panggung utama yang kemudian turun ke lapangan untuk berjoget. Tanpa dikomando, para umat kemudian mengikuti ajakan jenderal bintang dua itu untuk berjoget bersama. Tiga lagu Batak pun ‘dilibas’, Anak Medan, Biring Manggis dan Goyang-goyang Anak Deli. Sebelumnya, Wisjnu

dengan apik melantunkan lagu Boasa Ikkon Pajumpang dan Poda ni Dainang. Suasana kian semarak, ketika Uskup Keuskupan Sibolga Ludovicus Simanullang, Wakapoldasu Brigjen Cornelis Hutagaol, Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, tokoh Nasional Cosmas Batubara dan Letjen (Purn) Cornel Simbolon, juga turun ke tengah lapangan untuk bergoyang bersama. Diikuti Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patrianegara, Kapolres Sibolga Kota AKBP Joas Feriko Panjaitan, Dandim 0211 TT Letkol CZI Godman Siagian, Ketua DPRD Tatpeng Sintong Gultom, Ketua DPRD Sibolga Sahlul U Situmeang, Wawako Sibolga Marudut Situmorang, Wabup Tapteng Sukran J Tanjung. Dan tak ketinggalan para istri masing-masing pun ikut ber-

joget ria. Sebelumnya, Wisjnu menyampaikan, kerukunan umat beragama adalah modal dasar dalam mewujudkan situasi yang kondusif untuk membangun daerah. “Perayaan Paskah ini sangat bagus, saya lihat semua hadir (umat Katolik se-Dekanat Tapanuli, dan perwakilan lintas agama, serta muspida plus Tapteng dan Sibolga-red),” tutur Wisjnu. Momentum Paskah, kata Wisjnu, dapat dijadikan motivasi untuk bangkit. “Mari kita bangkit, bangkit untuk bersatu dan kerja keras memerangi kejahatan dan anarkisme. Momen seperti ini yang perlu kita jaga, karena sekarang bangsa ini sedikit-sedikit bertindak anarkis dan marah. Makanya harus kita redam, kalau tidak, maka kita akan hancur,” ajak Wisjnu. (MP/RES)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEK KANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), H Zainul Fuad, Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman.


Selasa 22 Mei 2012

Urusan Surat Ahli Waris Libatkan Nama Camat Binjai-andalas Urusan Surat keterangan Ahli Waris yang akan diurus salah seorang warga Lingkungan II Kelurahan Jati Karya Caya Wati (46) nyaris gagal, karena selain birokrasinya berbelit-belit, biaya pengurusannya pun sempat terjadi tawarmenawar. "Seperti orang lagi berdagang, dari mulai nilai Rp 1,5 juta, menjadi Rp 600 ribu rupiah, itu belum termasuk untuk ke camat, "beber Caya Wati kepada andalas, Senin (21/5). Caya Wati mengatakan, dirinya merasa sangat kecewa sekali, selain sudah dua kali mendatangi Kantor Kelurahan Jati Karya yang terletak di Jalan T Amir Hamzah Kecamatan Binjai Utara itu, tepatnya pada Hari Rabu dan Kamis 2 dan 3 bulan 5 Tahun 2012 lalu. Saat itu, Caya Wati juga sudah pernah menghubungi staf Kelurahan Jati Karya Bambang, tepatnya pada Sabtu lalu, melalui telpon selulernya, untuk meminta agar biaya pengurusan surat keterangan ahli warisnya itu dikurangi jangan sampai Rp 1,5 juta. Namun Bambang staf kelurahan Jati Karya itu, nyaris tidak berani untuk mengurangi biaya tersebut, dan juga mengatakan kepada Caya Wati. "Menurut biasanya yang saya sampaikan kepada setiap orang yang berurusan memang seperti itu," kata Bambang kepada Caya Wati. Selain itu Bambang juga mengatakan, kalau ibu minta dikurangi biayanya, ibu bicara langsung sama Lurah Wakidi, kata Bambang. Bambang minta sama saya biayanya Rp 1,5 juta, dan saya minta dikurangi Lurah," jelas Caya Wati menirukan ucapan Bambang. Selain itu Caya Wati, juga menanyakan biayanya itu ke mana saja, jawab Bambang dengan sepontan, untuk lurah, camat dan untuk kepling," kata Bambang. Caya Wati mengatakan kalau dirinya pada waktu itu, sudah pernah mengubungi Lurah Jati Karya Wakidi bertepatan pada Senin malam Selasa lalu, melalui telepon seluler, untuk membicarakan soal biaya urusan surat Ahli Waris yang akan diurusnya itu. Awalnya Caya Wati meminta agar biaya pengurusannya jangan sampai 1,5 juta, akhirnya sempat terjadi tawar menawar antara Caya wati dengan Lurah Jati Karya Wakidi, dan Lurah Jati Karya itu, sempat menanyakan surat ahli warisnya itu atas nama berapa orang, dan Caya Wati pun langsung menjawab atas nama 6 orang. Sementara Camat Kecamatan Binjai Utara Asri D Dalimunthe AP SE, ketika dikonfirmasi andalas, Senin (21/5) melalui telepon selulernya mengatakan kalau dirinya sudah pernah memanggil Bambang staf Kelurahan Jati Karya itu, karena dia yang mengutarakan itu, kata Camat, pada waktu dipanggil Bambang mengatakan kalau itu bukan urusan surat keterangan ahli waris, itu sekalian buat surat tanah, karena uang yang Rp 1,5 juta itu mengarah ke camat, maka camat pun menegur Bambang. "Kapan pula saya mematokmatokkan seperti itu," katanya. (SBR)

Joy Harlim : Jeruk Karo Miliki Prospek Cerah

Drs Joy Harlim Sinuhaji Kabanjahe-andalas Menanggapi peraturan Menteri Perdagangan RI, Nomor 30/M-DAG/PER/5/2012, tentang Tata Niaga Impor Holtikultura yang secara efektif akan berlaku tanggal 19 Juni 2012 mendatang, sekretaris Assosiasi Eksportir Holtikultura Indonesia (AEHI) Provinsi Sumut mengatakan prospek tanaman jeruk di provinsi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Karo terbuka luas. “Peraturan Menteri Perdangan ini didasarkan pada amanat UUD No 13 tahun 2010 tentang Hotikultura yang mewajibkan importir untuk dapat memperhatikan dan menjaga stabilitas prekonomian nasional. Hal ini sangat membantu para petani jeruk dimana jeruk impor yang masuk ke Indonesia dibatasi,” terang Drs Joy Harlim Sinuhaji saat ditemui dikebun pertanian jeruknya seluas 82 Ha di Desa Talin Kuta Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo, Senin (21/5). Sekretaris Assosiasi Eksportir Holtikultura Indonesia (AEHI) Provinsi Sumut ini berharap para petani Karo semakin termotivasi meningkatkan produksi jeruk secara kwalitas dan kwantitas. Serta dapat memanfaatkan kesempatan dengan adanya pembatasan dan pengendalian impor tersebut. "Saat ini, tanpa adanya pengendalian dan pembatasan impor dari pihak pemerintah, harga jeruk Tanah Karo mengalami kenaikan secara mencolok, apa lagi nanti kalau aktivitas impor jeruk ini dibatasi, maka peluang bagi para petani akan menjadi lebih terbuka potensi menembus pasar utama (primer) di Jakarta,” tambah tokoh pemuda Karo yang kerap dipanggil Nonink itu. Nonink menjelaskan kebutuhan jeruk nasional sesuai dengan data Badan Pusat Statistik, berkisar 2,5 juta ton pertahun, sementara total produksi nasional hanya berkisar sekitar 1,2 juta ton sudah termasuk didalamnya total produksi jeruk provinsi Sumut sekitar 50% nya, 600 ribu ton pertahun sehingga kebutuhan jeruk nasional masih kurang 1,3 juta ton pertahunnya. Selama ini kebutuhan tersebut dipenuhi melalui aktivitas impor yang mencapai 830 ribu ton pertahun. Jadi kebutuhan total konsumsi nasional jeruk masih kuang sekitar 400 ribu sampai 500 ribu ton pertahun. “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kebutuhan jeruk nasional masih kurang, selama ini untuk memenuhi kebutuhan jeruk nasional dipenuhi melalui aktivitas impor, kalau jeruk impor dikurangi tentu kekurangan kebutuhan nasional akan meningkat. Nah, dalam hal ini petani jeruk Karo harus mengambil kesempatan untuk memenuhinya, dengan cara meningkatkan jumlah produksi jeruk yang berkwalitas tentunya,” ujar pria berkulit hitam manis ini. (RTA)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Lansia Rentan Alami Penurunan Daya Tubuh Tebing Tinggi-andalas Wali Kota Ir Umar Zunaidi Hasibuan MM, melakukan temu ramah dan bersilaturahmi dengan para petugas Pos Kesehatan Keliling (Poskeskel) dan Posyandu Lansia se-Kota Tebing Tinggi, Senin (21/5) di Aula Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi. Kadis Kesehatan Tebing Tinggi, Ramses Siregar MSi dalam laporannya menjelaskan tentang fungsi dan tugas petugas kesehatan keliling. “Pada masa sekarang banyak usia lansia di Indonesia demikian juga di Kota Tebing Tinggi,” ujarnya. Dikatakan, usia lansia rentan mengalami penurunan daya tahan tubuh dan mundurnya kemampuan fisik dan kesehatannya, banyak juga dijumpai usia lanjut yang terkena hypertensi, diabetes, osteoporosis, jantung dan lainnya. upaya prefentif dapat kita lakukan yakni dengan melaksanakan senam kebugaran bagi usia lanjut secara rutin. Bahkan tidak jarang ditemui pada masa ini Lansia hidup telantar dan tidak mempunyai pekerjaan, dari 35 kelurahan yang ada di Kota Tebing Tinggi, Pos Kesehatan Keliling (Poskeskel) yang telah di bentuk ada di 32 kelurahan sementara 3 Kelurahan yakni Kelurahan Badak Bejuang, Kelurahan Mandailing dan Kelurahan Pasar Baru belum terbentuk.

SIL SILAATURAHMI - Wali Kota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menyerahkan tali asih saat melakukan silaturahmi dengan para lansia. “Untuk satu Poskeskel di tempatkan satu bidan dan dua orang kader poskeskel dan dua kader Pos Lansia, kader di angkat oleh masyarakat setempat, mau bekerja secara sukarela dan dapat membaca serta menulis semua kader setiap bulannya membuat laporan ke puskes-

mas dan ke dinas sesuai dengan buku panduan, kader poskeskel per-orangnya akan diberi tunjangan Rp. 150 ribu setiap bulannya, sedangkan kader lansia per orangnya akan diberi tunjangan Rp 25 ribu per bulannya,“ terang Ramses. Keberadaan Pos Kesehatan Keliling

ICW Ancam Gugat Dinkes Langkat Stabat-andalas Tertutupnya akses informasi di lingkungan Dinas Kesehatan Langkat membuat pengelolaan sejumlah anggaran kebijakan publik dinilai tidak transparan. Pasalnya, sejak mencuatnya dugaan berbagai kasus penyimpangan di instansi satuan kerja tersebut menunjukkan bahwa kinerja mereka tak kunjung bertambah baik meski telah berganti kepemimpinan. Bahkan permohonan Informasi publik yang dilayangkan salah satu LSM di Langkat sudah hampir dua bulan tidak kunjung ditanggapi. "Sudah hampir dua bulan kita minta permohonan informasi ke Dinas Kesehatan langkat, Namun hingga kini belum ada tanda-tanda mereka (dinkes red) penuhi, Bahkan tanpa ada pemberitahuan yang jelas dari pihak Dinas terkait," Ujar MMas'ud MZ ketua ICW Langkat di kantornya Jalan Proklamasi, Stabat, Senin (21/5).

Dijelaskan Mas'ud, dengan tidak ditanggapinya permohonan tersebut jelas membuktikan bahwa pengelolaan anggaran di lingkungan Dinas Kesehatan Langkat sangat terselubung dan rahasia, sehingga sulit dipantau oleh masyarakat. Padahal sejak disahkannya undang-undang no. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik setiap kebijakan pemerintah yang menyangkut kepentingan publik wajib diumumkan secara berkala maupun diakses masyarakat melalui permohonan informasi. Bahkan sebelumnya Sekdakab Langkat telah memberikan warning melalui Surat Edaran bernomor 480-808/HUMAS/2011 kepada seluruh jajaran SKPD Langkat agar segera membentuk pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi guna memenuhi ketentuan undang-undang tersebut. Namun, Dinas Kesehatan Langkat sepertinya mengabaikan ketentuan undang-undang tersebut. Buktinya, sejak permohonan informasi yang sampaikan pihak ICW Langkat beberapa waktu yang lalu sampai sekarang belum juga mendapat tanggapan. Untuk itu, pihak ICW rencananya akan melaporkan hal tersebut kepada

Komisi Informasi di Jakarta dan jika perlu menempuh jalur hukum. "Kami masih menunggu itikad baik dari Dinkes Langkat. Bahkan, sampai seminggu yang lalu kami sudah mengajukan pernyataan keberatan, tapi kalau memang hal ini juga tidak ditanggapi, maka terpaksa kami akan menempuh jalur hukum'. tegas mas'ud. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu pihak ICW Langkat telah melayangkan surat ke Dinas Kesehatan Langkat guna meminta sejumlah salinan informasi data pengelolaan anggaran di Instansi tersebut. Hal itu terkait adanya laporan masyarakat tentang kasus dugaan penyimpangan diantaranya mengenai pengelolaan jampersal dan realisasi pertanggungjawaban insentif kelancaran tugas bagi para dokter dan paramedis yang piket malam hari. Namun pihak Dinas Kesehatan Langkat sepertinya enggan memenuhi permintaan tersebut. Kepala Dinas kesehatan Langkat dr Gunawan, yang dikonfirmasi Senin (21/5) melalui telepon selulernya tidak bersedia untuk menjawab. Buktinya, walaupun sudah berulang kali dihubungi, namun panggilan itu tidak diangkat. (BD)

PAN Deli Serdang Dukung Syah Affandin Jadi Gubsu

andalas/dapotraja situmorang

Tanjung Morawa-andalas Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) Kabupaten Deli Serdang siap mendukung H Syah Afandi SH menjadi Gubsu periode 2013-2018. Demikian sambutan Ketua DPDPAN Deli Serdang, Imran Obos SE pada gelar musyawarah ranting (Musran) PAN Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, sekaligus gelar acara bhakti sosial peduli pendidikan, Minggu (20/5) malam. Menurut Imran Obos, yang juga anggota DPRD Deli Serdang, PAN memiliki kader yang harus dimajukan dalam bursa pencalonan gubernur, apalagi PAN Sumut dan PAN Deli Serdang mempunyai kader yang duduk di kursi legislatif. Kemudian, Imran Obos SE berharap kepada seluruh jajaran pengurus PAN tingkat kecamatan

maupun tingkat desa (ranting) supaya lebih memasyarakat dan harus dekat dengan masyarakat. Khusus kepada jajaran pengurus Ranting PAN Desa Tanjung Morawa A yang barusan menggelar Musran, agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Selanjutnya, PAN juga milik masyarakat, untuk itu, sedikit rezeki PAN Sumut dan PAN Deli Serdang disisihkan guna membantu masyarakat lewat peduli pendidikan,” tambah Imran Obos. Menurutnya, memang setiap kader PAN harus maju, demi membangun bangsa ini. Sebagaimana Hatta Rajasa, Ketua Umum DPP bakal dimajukan jadi calon Presiden. Begitu juga dengan Syah Afandi Ketua DPW, wajib maju mencalonkan diri jadi gubernur, sebab kader PAN adalah orang-orang yang su-

BAGI BUKU Ketua DPD PAN Deli Serdang Imran Obos SE membagikan buku kepada anak sekolah pada acara Musran PAN Tanjung Morawa A, disaksikan Ketua DPW PAN Sumut Ondim (Syah Afandi), Minggu (20/5).

dah militan dan mampu membangun bangsa ini, khususnya di Sumut. Sedangkan, Syah Afandin SH yang akrap disapa Ondim mengatakan, dirinya siap maju mencalonkan diri jadi gubernur, apabila arus bawah (PAN dan masyarakat) sudah memintanya. Dirinya tak ragu lagi dan siap menjadi calon gubernur pada Pilkada 2013 mendatang. Sebelumnya, Ketua PAN Tanjung Morawa Tanaim Hasibuan mengatakan, seluruh kader PAN siap berbaur dengan masyarakat dan mendukung Ondim maju menjadi gubernur. Usai sambutan dan pengukuhan pengurus Ranting PAN Tanjung Morawa A, periode 2010-2015 yang diketuai Poniran, dilanjutkan dengan pembagian buku tulis kepada anak sekolah se-Desa Tanjung Morawa disaksikan seluruh undangan. (TOM)

di Kota Tebing Tinggi terkait dengan Misi Indonesia Sehat 2015, selain itu juga diharapkan akan tercapainya masyarakat yang sehat, mandiri dan produktif sehingga tercapainya Millenium Development Goals (MDGs) “ Para Kader Poskeskel dan Kader Lansia merupakan ujung tombak terdepan dalam Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM),“ katanya. Sementara Wali Kota Tebing Tinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengatakan, dalam arahannya bahwa Lansia umumnya memiliki emosi tinggi, untuk itu diharapkan para kader dan petugas harus sabar dalam menghadapi. “Kita harus tahu lansia butuh perhatian dari kita, kita bukan orang Barat yang telah tua dititipkan di panti jompo, kita ini orang Timur bukan habis manis sepah dibuang, “kata Umar. Dikatakan, walau insentif yang diberikan pemerintah kota terbilang kecil namun para kader diharapkan bekerja dgn ikhlas dan semata mata untuk masyarakat. “Hendaknya kita bersyukur dengan di berikannya honor petugas Poskeskel dan Posyandu Lansia pada tahun ini, walaupun masih terbilang kecil, untuk peningkatan pada masa akan datang jumlahnya akan terus diperhatikan Pemko Tebing Tinggi,“ kata Umar. (MET)

Menhut Didesak Cabut Izin PT TPL di Pakpak Bharat Pakpak Bharat-andalas Masyarakat Pakpak Bharat, khususnya warga Desa Pardomuan yang memiliki tanah Ulayat di Delleng Siunong-unong, minta Menteri Kehutanan meninjau kembali izin pengolahan hutan yang telah diberikan kepada PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Kabupaten Pakpak Bharat. Dalam aktivitasnya, PT TPL selaku pemegang izin pengolahan hutan di daerah tersebut, dirasakan masyarakat sekitar sangat berdampak buruk pada lingkungan alam mereka. Kepala Desa Pardomuan Haposan Berutu kepada wartawan, Senin (21/5) menuturkan, sangat menyayangkan kejadian menimpa beberapa warga di lokasi PT TPL beberapa waktu lalu yang seharusnya tidak perlu terjadi. Sebab, secara hukum adat lokasi itu merupakan tanah Ulayat marga Munthe dan Marga Berutu jadi wajar mereka bertahan. Dikatakan, sampai saat ini memang kami tidak merasakan kontribusi dari PT TPL secara langsung, sementara ratusan hektare lahan kami dikelola pihak TPL. Bahkan yang kami rasakan secara langsung yaitu kerusakan alam dan lingkungan akibat dari aktivitas PT TPL itu sendiri. Dan, kalau hujan turun di hulu sungai, yang ada di desa kami langsung mengalami banjir. "Namun sebaliknya kalau hujan sudah tiga hari saja tidak turun debit air sungai sudah sangat sedikit,"ungkapnya. Pemerhati hutan di Pakpak Bharat, J Solin juga menyebutkan lebih baik ijin PT TPL di Kabupaten Pakpak Bharat ini di cabut, karena kontribusinya tidak jelas. "Diduga kontribusinya hanya untuk oknum-oknum tertentu, dan untuk masyarakat yang jelas diterima yaitu dampak dari kerusakan hutan dan lingkungannya saja," ungkapnya. (WES)

Peringatan Harkitnas Dipimpin Wali Kota Hulman Sitorus Pematang Siantar-andalas Jika dihitung dari titik awal kebangkitan nasional tahun 1908, tahun 2012 ini sudah lebih 100 tahun bangsa Indonesia berproses dalam kesadaran, maupun kehidupan untuk menjadi bangsa yang berdaulat dan bangsa yang memiliki identitas dan jati diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkoinfo) Ir Tifatul Sembiring, dalam sambutan tertulis dibacakan Wali Kota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE, pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-104 tahun 2012, Senin (21/5) di Lapangan H Adam Malik Kota Pematang Siantar. Dikatakan, wajah dan corak keindonesiaan saat ini juga telah mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan perjalanan waktu. Demikian halnya nilai-nilai kebangsaan selama 104 tahun, telah mengalami pasang surut seiring dengan perubahan jaman dan tuntutan masyarakat itu sendiri. Menurutnya, perubahan tersebut mau tidak mau dan suka tidak suka pasti akan berada dan menyatu dalam proses perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Bahkan itu semua telah dirasakan dan dialami bersama-sama, bahwa perjalanan bangsa Indonesia berkali-kali mendapatkan gangguan, tantangan, dan hambatan serta ancaman baik dari dalam maupun dari luar. ”Oleh karena itulah dalam rangka tetap menjaga konsistensi dan kesinambungan nilainilai kebangsaan yang telah dirintis para pendahulu kita, pemuda sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, tidak boleh lengah dan lupa akan makna hakiki nilai-nilai kebangsaan tersebut,” ujarnya. Karena hal itu sangat penting dalam menghadapi dan menyikapi era perubahan dan kemajuan dewasa ini dan yang akan terus menjadi di masa mendatang, maka generasi muda sejenak menengok kebelakang, terhadap proses terwujudnya kebangkitan nasional. Dan, perjuangan para pemuda saat itu dihadapkan pada berbagai situasi yang sangat kompleks, yaitu suatu situasi dimana antara ketidakadilan, penigkatan hak azasi manusia, diskriminasi ketidaksamaan serta kontradiksi peri kehidupan dan konflik di masyarakat terus terjadi. Hadir pada peringatan Harkitnas itu, Danrem 022/ PT Kolonel Inf Karsyanto, Ketua DPRD Marulitua Hutapea, Kapolres AKBP Alberd TB Sianipar SIK MH, Kejari Rudi Haryanto Pamenan SH, Wakil Wali Kota Drs Koni Ismail Siregar, Ketua TP-PKK Kota Pematang Siantar Ny Rusmiati R Hulman Sitorus, Sekda Drs Donver Panggabean, dan lainnya. (LN)


Selasa 22 Mei 2012

2013

ACEH MEMBANGUN

Aktivitas PNS Atim Dipusatkan di Idi

Aceh Timur-andalas Tahun 2013 mendatang, aktivitas pegawai negeri sipil (PNS) Aceh Timur dipusatkan di ibukota yang baru di Idi Rayeuk, seiring perjalanan waktu dan kesiapan sarana prasarana pendukung pusat pemerintahan daerah ini. Demikian penegasan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Timur Ir Nasrullah Muhammad MSi MT saat memberikan sambutan pada silaturahmi Pj Gubernur Aceh Tarmizi A Karim beserta ibu di pendopo Meuligo Aceh Timur, Senin (21/5). Perpindahan ini telah menjadi prioritas pihaknya seiring telah dimekarkannya kabupaten induk ini menjadi dua daerah otonom baru Langsa dan Aceh Tamiang. “Saya pribadi berharap tahun 2013 mendatang lebih kurang 9 ribu PNS Aceh Timur sudah beraktivitas di wilayah Aceh Timur yang terbentang dari Kecamatan Birem Bayeun, hingga Pante Bidari atau perbatasan Aceh Utara,” katanya. Ke depan, peningkatan SDM aparatur serta peningkatan kedisiplinan abdi negara ini terus menjadi prioritas. Pekan depan, bersama Pemko Langsa, Pemkab Aceh Timur akan melakukan razia PNS yang berkeliaran di luar jam dinas. Ini penting kita lakukan, karena semangat dan kinerja PNS semakin merosot, apalagi citra abdi negara di mata masyarakat semakin miring. "Kita telah teken MoU bersama antara Pemko Langsa dan Pemkab Aceh Timur terkait penertiban PNS ini,” tegas Pj Bupati Nasrullah Muhammad. Menyangkut pelaksanaan pilkada di daerah ini juga dinilai sukses, Aceh Timur hanya butuh satu putaran saja untuk menentukan bupati defenitif pilihan rakyat dan juga proses pemilukada berjalan aman, damai tanpa hal hal anarkis dan sebagainya. Sebagaimana yang dikhawatirkan publik selama ini. (LAN)

Kadin Pidie Desak AKLI Lebih Profesional Sigli-andalas Ketua Kamar Dangang dan Industri Kabupaten Pidie, mendesak Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Cabang Sigli dan Pidie Jaya, agar mampu bekerja lebih profesional. Hal itu dimaksudkan, mengingat AKLI adalah merupakan sekumpulan para rekanan pengusaha khusus bidang kelistrikan yang akan melayani masyarakat secara langsung. “Sebagai rekanan pengusaha yang akan langsung berhubungan dengan masyarakat, terkait pemenuhan bagi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa kelistrikan di wilayah Pidie dan Pidie Jaya, maka profesionalisme AKLI dalam bekerja menjadi taruhan bagi Eksistensi AKLI itu sendiri,” terang T Saifullah yang akrab dipanggil Ampon Sahabat itu. Sebab, bila tidak kata Ampon Sahabat lagi, AKLI sebagai mitra pemerintah dan PT PLN dalam membangun Pidie yang lebih baik, keberadaannya akan sulit untuk bisa beradaptasi dan diterima oleh masyarakat terutama di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, yang sebelumnya banyak mengalami kekecewaan akibat buruknya pelayanan yang diberikan oleh pihak PLN terdahulu. Jadi menurut dia, dengan kehadiran Manager PT PLN Cabang Sigli yang baru menjabat belum genap setahun dengan sejumlah gebrakan program barunya tersebut, AKLI diharapkan lebih cerdas menyikapi segala persoalan yang ada. Terutama terkait dengan komitmen baru dari pihak PLN itu sendiri. “Saya melihat gebrakan yang dilakukan oleh Manager PLN kita yang baru ini sangat positif, jadi kawan-kawan para pengusaha di AKLI harus cerdas dan profesional menyikapinya,” terang Saifullah pada andalas, kemarin. Dengan demikian kata dia, harapan pemerintah daerah dalam upaya mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya akan dapat terwujud nyata. ”Bila jasa kelistrikan kita sudah menjadi lebih baik, otomatis akan dapat mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat kita ke taraf yang lebih baik pula. Sebab, banyak masyarakat kita yang dalam menjalankan usahanya mangais rejeki, sangat tergantung dari sumber daya kelistrikan yang ada,” terang dia. Jadi, dengan keberadaan AKLI yang profesional, dipastikan geliat perekonomian masyarakat di Pidie dan Pidie Jaya akan menjadi lebih baik. Harapan Pemerintah daerah untuk mensejaterakan kehidupan masyarakatnya tersebut benar-benar akan terlihat nyata. (DHIAN/POEL)

harian andalas | Hal.

14

Pemkab Pidie Janji Tertibkan Ternak Warga Sigli-andalas Pemerintah Kabupaten Pidie berjanji akan melakukan penertiban terhadap ternak warga yang berkeliaran di jalan-jalan dan pusat pasar, yang kerap mengganggu ketertiban dan keindahan, serta kerap juga mengakibatkan kecelakaan lalulintas. andalas/suherman amin

PIALA - Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman menyerahkan piala kepada pemenang MTQN XXXI di Masjid Ridha Kecamatan Jeumpa.

MTQN Jeumpa Berakhir Kemukiman Blangbladeh Juara Umum Bireuen-andalas Bupati Bireuen mengatakan, dengan adanya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) otomatis meningkatkan ukhuwah islamiyah sekaligus, berupaya semaksimal dan khusyuk dalam memahami isi kandungan Alquran untuk penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kaitan tersebut, para remaja juga dengan memahami isi kandungan AlQuran akan adanya peningkatan keimanan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus melaksanakan ibadah dalam rangkaian memakmurkan masjid dan AlQuran sebagai pedoman hidup. Ungkapan itu disampaikan Bupati Bireuen ketika menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasiopnal (MTQN) XXX1 di Komplek Masjid Ridha Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, akhir pekan lalu. MTQN XXXI yang dilaksanakan antar kemukiman dalam wilayah Kecamatan Jeumpa, Kemukiman Blangbladeh tampil sebagai juara umum.

Dengan berhasilnya kemukiman Blangladeh meraih juara umum, berarti mereka nantinya diprioritaskan dalam seleksi dan TC untuk mengikuti MTQN antar Kecamatan di tingkat Kabupaten Bireuen, yang dilaksanakan Juni 2012 mendatang. Sementara itu, MTQ antar kemukiman Tingkat Kecamatan Juli, Bireuen yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Juli, Kemukiman Juli Selatan berhasil meraih juara umum. MTQ antar kemukiman tingkat Kecamatan Juli dilaksanakan di halaman kantor camat Juli yang diikuti sebanyak 71 peserta dengan berbagai cabang. MTQ yang berlangsung selama 4 hari itu diikuti peserta dari empat kemukiman yaitu Kemukiman Juli Utara, Juli Selatan, Juli Timur, dan Kemukiman Juli Barat. Juara pertama tiap cabang akan mewakili Kecamatan Juli ke MTQN kabupaten untuk bertanding dengan utusan dari 17 kecamatan yang ada dalam wilayah Bireuen. (HERA)

BPOM dan Disperindagkop Razia Supermarket Lhokseumawe-andalas Lembaga Perlindungan Konsumen Muslim (LPKM) meminta Balai pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan dinas Perindagkop Kota Lhokseumawe merazia supermarket dan tokotoko di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, terkait diduga adanya warga di Kota Lhokseumawe akhir-akhir ini yang menemukan sejumlah barang dagangan kedarluasa yang masih dijual bebas. “Bahkan ada juga makanan dan minuman yang tanpa lebel maupun batas tanggal layak konsumsinya,” ungkap Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Muslim (LPKM) Lhokseumawe Syahrial MS SH kepada andalas, akhir pekan lalu. Menurut Syahrial, memperdagangkan bahan makanan dan minuman yang habis masanya berlaku (kedarluasa) sangat fatal bagi warga yang membeli untuk mengonsumsikan itu. Karena mengakibatkan bisa keracunan dan merusak kesehatannya. “Jika benar ada pedagang yang nakal menjual barang dagangan yang kedarluasa segera diambil tindakan keras dan dihukum sesuai perbuatannya, karena melanggar aturannnya. Dan juga dicabut surat izinnya biar kapok pemilik supermarket. Sehingga

Ilustrasi nanti para pedagang lainnya tidak terulang lagi," tutur Syahrial. Dalam hal ini sekali lagi Lembaga Perlindungan Konsumen Muslim (LPKM) meminta kepada BPOM Aceh dan dinas terkait agar sebulan sekali harus menurunkan tim-tim khusus untuk meninjau sejumlah supermarket dan toko-toko yang berada di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya agar tidak beredar obat-obat palsu dan makanan kedarluarsa. (BT/HSN)

Upaya penertiban tersebut, rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat, usai memberikan himbauan terlebih dahulu kepada semua masyarakat pemilik ternak yang bersangkutan. Hal itu dimaksudkan, agar para pemilik ternak tersebut akan terketuk hatinya untuk tidak lagi melepaskan ternak mereka bebas berkeliaran ke mana saja. Seperti yang terjadi di pusat pasar Beureunuen dan Grong-grong serta di sejumlah tempat lainnya. Demikian pengakuan Pj Bupati Pidie T Anwar kepada andalas, Senin (21/5). Menurut dia, upaya tersebut perlu dilakukan selain untuk memperkecil angka kecelakaan lalu lintas akibat menabrak ternak yang bebas berkeliaran di jalan, juga sebagai upaya untuk merawat keindahan pasar. “Rasanya kan sangat tidak indah pemandangan pasar yang dipenuhi ternak, apalagi dengan adanya hewan ternak yang bebas berkeliaran di jalan raya tersebut, kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas, bahkan ada korban yang meninggal dunia,” keluhnya. Namun tambah Anwar, sebelum upaya penertiban yang melibatkan sejumlah pihak seperti anggota Kapolsek dan Koramil setempat serta Satpol PP, Pemkab Pidie terlebih dahulu akan mengeluarkan himbauan kepada masyarakat para pemilik hewan ternak tersebut, agar nanti-

nya mereka tidak menyalahkan petugas penertiban. Saat dikonfirmasi andalas di tempat terpisah, Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pidie Drh Anas Abdullah mengatakan, dengan tertibnya hewan ternak sehingga tidak lagi bebas berkeliaran tersebut, sebenarnya akan sangat menguntungkan masyarakat para pemiliknya itu sendiri. Misalnya, dengan menjaga ternak tersebut tetap berada di kandangnya, para pemiliknya dapat mengumpulkan kotoran dari hewan ternaknya itu untuk dijadikan pupuk kandang dan juga pupuk organik. Contohnya kata Anas lagi, seperti Aktifitas Pengolahan Pupuk Organik (APPO) yang ada di kawasan Bambi dan desa Ileot Kecamatan Mila. Dengan adanya APPO yang dilakukan oleh kelompok tani dan ternak setempat tersebut, semua hewan ternak yang ada di daerah itu tidak lagi dibiarkan lepas dan bebas berkeliaran. Sementara, di sisi lain masyarakat setempat khususnya para petani di daerah itu tidak lagi harus pusing-pusing memikirkan ketersediaan pupuk bagi tanaman mereka. “Yang di Ileot itu bantuan dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Pusat yang dikelola oleh kelompok masyarakat setempat. Sedangkan APPO yang di Bambi tersebut, itu merupakan usaha dari sebuah lembaga local,” terang Anas. Namun apa dan siapapun pengelolanya, program APPO tersebut perlu dikembangkan lebih lanjut. Sebab menurut dia, dengan adanya Aktifitas Pengolahan Pupuk Organik maupun Kandang tersebut, terbukti mampu mengubah prilaku para pemilik hewan ternak di suatu tempat menjadi lebih memahami eksistensinya. Jadi menurut Anas lagi, untuk menertibkan hewan ternak agar tidak lagi bebas berkeliaran di jalan- jalan dan pasar, maka program APPO tersebut setidaknya akan memberikan solusi. (DHIAN/POEL)

Pj Bupati Abdya Evaluasi PAD Blangpidie-andalas Dalam rangka mengevaluasi kinerja seluruh dinas di lingkup Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya) yang berkontribusi besar bagi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pj Bupati Abdya Azhari Hasan SE Msi, memimpin rapat evaluasi atas penerimaan PAD per 30 April Tahun 2012. Dihadiri oleh Sekretaris daerah mewakili, Asisten Administrasi Umum, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, staf Ahli Setdakab, Kabag Humas dan Protokuler, Kabag Hukum Setdakab serta Kepala SKPD-SKPD di lingkup Pemkab Abdya, di Aula Dinas Kesehatan Abdya, Senin (21/5). Pj Bupati Abdya, dalam paparannya, dia berharap kepada seluruh SKPD dengan rapat evaluasi yang diadakan hari ini, bisa mendapatkan solusi atas kendalakendala yang muncul dalam penerimaan PAD. “Saya harapkan saudara bisa optimal untuk mengatasi semua masalah yang terjadi,” ujarnya. Oleh karena itu, Bupati berpesan kepada pejabat eselon II dan III untuk menjadi motor penggerak dan mendorong teman kerjanya, sehingga bisa bekerja secara optimal. Bupati beranggapan bahwa salah satu faktor penyebab penerimaan PAD kurang maksimal, karena masih kurangnya keberanian para teman kerja untuk mengambil risiko. ”Masih banyak SKPDSKPD melakukan hal yang sudah ada saja, atau lebih tepat cari aman. Ke depan diharapkan mau melakukan jemput bola demi tercapainya apa yang telah dibebankan,” harapnya. Realisasi Penerimaan PAD Abdya Per 30 April 2012 yang sudah masuk ke Dinas Pegelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Abdya sebesar Rp

3.307.229.968 dengan persentase 8.37 % tersebut jelas belum maksimal pengelolaan PAD Abdya tahun 2012. Terkait tidak tercapainya target PAD triwulan I tersebut, Pj Bupati meminta jajaran yang membidangi untuk segera mencari solusi kenapa PAD yang masuk untuk triwulan pertama belum bisa mencapai target. “Untuk yang masih tidak mencapai target diminta bekerja lebih giat. Sehingga ada pemasukan dan yang sudah mencapai target saya ucapkan terimakasih dan harus dicontoh,” kata Pj Bupati. Pj Bupati Abdya optimis kenaikan PAD Abdya dapat ditingkatkan secara baik bila seluruh SKPD pengelola PAD dapat bekerja maksimal serta dapat memaksimalkan potensi PAD yang ada. “Keyakinan peningkatan PAD setiap tahun, bukan tidak beralasan. Sebab, hingga saat ini masih banyak potensi PAD yang belum dikembangkan secara baik dan professional,” jelasnya. Bahkan belum tercapainya target PAD yang diharapkan, diduga disebabkan masih rendahnya para SKPD pengelola anggaran yang menargetkan PAD di masing-masing sektor. Padahal, potensi PAD yang dikelola SKPD dapat lebih ditingkatkan bila dilakukan dengan baik dan benar. Seperti halnya sumber PAD di bidang restribusi pengambilan batu gajah, galian C dan sektor-sektor lainnya bila dilakukan dengan pengelolaan yang baik maka akan menambah nilai pengelola anggaran. ”Dengan banyaknya jumlah diambilnya batu gajah dan galian C setiap tahunnya di Abdya, sangat tidak memungkinkan bila PAD yang diperoleh dari retribusi itu tidak mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” terangnya. (AS)

Kelompok Budidaya Pembibitan Ikan Nila Kembangkan Sentra Perikanan KELOMPOK Budidaya Pembibitan Ikan Nila (ACE,AT-I) kawasan Toweran Takengon Aceh, berupaya mengembangkan Sentra Perikanan sekitar areal Danau Laut tawar Aceh Tengah.

P

andalas/suherman amin

KOL AM - Inilah lokasi (kolam) milik Kelompok Budidaya Pembibitan Ikan Nila bantuan JICA (ACE,ATOLAM I) di kawasan Toweran Takengon Aceh Tengah.

engembangan sentra perikanan air tawar di sejumlah Gampoeng dalam kawasan Toweran itu dilakukan masyarakat di sana, secara kelompok sebagai bagian dari upaya meningkatkan konsumsi ikan serta menambah pendapatan bagi masyarakat dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Menurut Amri salah seorang

pemilik kolam kepada andalas pekan lalu menyebutkan, pembibitan Ikan Nila air tawar sekaligus mengembangkan sentra perikanan air tawar itu di Toweran itu bermula dari sumber dana bantuan JICA (Japan International Cooperation Agency). Sementara, Muzakir Yusuf dan Fahmi anggota kepercayaan JICA yang melakukan pemantauan ke lokasi mengakui masyarakat Toweran antusias dalam upaya untuk mengembangkan kawasan minapolitan atau kawasan ekonomi yang terdiri dari sentra-sentra yang produksi dan perdagangan komoditas kelautan dan perikanan dan kegiatan terkait lainnya. Muzakir Yusuf mengakui, rencana JICA kawasan Toweran

Kabupaten Aceh Tengah dalam mengembangkan minapolitan merupakan pengembangan agribisnis berbasis perikanan di suatu daerah. Minapolitan adalah wilayah yang berisi sistem agribisnis berbasis perikanan dengan penggeraknya usaha agribisnis. “Jadi, di Toweran akan dikembangkan sektor perikanan khususnya ikan air tawar,” ujar Muzakir didamping Fahmi. “Memang konsumsi ikan air tawar khususnya Nila di Toweran ini sangat rendah. Dan itu disebabkan kendala ekonomi, dan bukannya kurang kesadaran masyarakat,” tambah Muzakir Yusuf. Menurut Muzakir, sebenarnya budidaya ikan air tawar merupakan usaha yang

menjanjikan keuntungan, apalagi dilakukan mulai dari pembibitan hingga pembesaran ikan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Takengon melalui Kabid Program Pemberdayaan Masyarakat Syukran yang ditanyai andalas menyangkut pengembangan ikan Nila mengaku, selama ia menjabat Kabid PPM belum melakukan survey ke daerah Toweran sebab baru dalam jabatan tersebut. Dalam minggu ini kata Syukran, pihaknya akan melakukan peninjauan ke lokasi untuk mensurvey sekaligus melakukan pertemuan dengan kelompok pengembangan ikan air tawar. Dan juga pihaknya berharap bantuan pihak JICA terus berlanjut. (HERA)


SAMBUNGAN

Selasa 22 Mei 2012

harian andalas | Hal.

15

28 Juni-16 Juli, "Andalas Fair" di PRSU .........(Dari Halaman 1) pemerintah kabupaten/kota sesangat luas terhadap sektor perekonomian, budaya, sosial, dan lapangan kerja," tambah H Baharuddin selaku Penasihat Panpel Andalas Fair yang turut mendampingi Zulham di kesempatan itu. Zulham yang juga selaku Ketua Panpel Andalas Fair menyebutkan, panitia menyiapkan 350 stan termasuk hall di arena PRSU untuk diisi peserta pameran. "Selain kalangan dunia usaha,

Sumatera Utara, negara jiran yang punya jaringan bisnis di Medan, BUMN/BUMD, perusahaan swasta nasional, dan berbagai instansi/ lembaga lainnya, bakal meramaikan Andalas Fair," ujarnya. Produk-produk yang nantinya dipamerkan sangat beragam, mulai dari produk UKM dan koperasi, produk binaan BUMN/ BUMD, produk hasil pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, hasil hutan, dan

agrobisnis. Kemudian produk otomotif dan aksesorisnya, produk teknologi dan informatika, produk elektronika, produk perbankan dan asuransi, produk perhotelan dan biro perjalanan, produk olahraga dan alat-alat kesehatan, produk kosmetik dan alat-alat kecantikan, produk makanan dan minuman, hingga produk pendidikan maupun lembaga-lembaga pendidikan. Andalas Fair juga akan dise-

marakkan dengan arena permainan anak, pentas lagu etnik daerah, festival tarian daerah, lomba mewarnai, lomba busana daerah, dan fashion show. Selama pameran berlangsung, setiap malamnya pengunjung akan disuguhkan hiburan dengan menampilkan artis-artis papan atas ibu kota Jakarta maupun Medan di panggung utama. "Selain itu pengunjung juga berkesempatan memenangkan hadiah grand prize satu unit

mobil, di samping hadiah lainnya berupa sepeda motor, kulkas, televisi, dan hadiah menarik lainnya yang akan diundi pada malam penutupan Andalas Fair," ucap Zulham. Untuk tempat pendaftaran peserta pameran maupun lomba, kata Zulham, bertempat di Kantor Redaksi Harian Andalas, Komplek Ruko Griya Riatur Indah No 182184-186, Jalan T Amir Hamzah, Medan, telepon 061-8449800, faks 061-8462800.(GUS)

Karcis Parkir ‘Aspal’ Ditelusuri .........(Dari Halaman 1) kawasan Jalan Jamin Ginting,

andalas/hs poetra

REFORMASI GAGAL - Massa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) memperingati 14 Tahun Reformasi dengan menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Majestik, Medan, Senin (21/5). Mereka menilai Pemerintahan SBYBudiono telah gagal meneruskan semangat dan cita cita Reformasi, untuk itu para mahasiswa ini meminta agar SBY mundur dan Pemilu dipercepat.

Untuk mencari tahu kebenaran karcis parkir yang mengenakan tarif Rp1000 untuk kendaraan roda dua itu, Fahmi mengaku sudah menugaskan sejumlah anggotanya ke lokasi tempat beredarnya karcis tersebut. "Retribusi parkir di tepi jalan masih menggunakan tarif sesuai Perda No 7 Tahun 2002. Kita tidak ada mengeluarkan karcis parkir dengan tarif Rp1000 untuk roda dua. Kalau karcis seperti itu ada beredar, berarti ada yang memalsukan," ujarnya. Beredarnya tiket parkir kendaraan roda dua yang diduga aspal di tempat perbelanjaan

.........(Dari Halaman 1) Nahas picu (kokang) pistol tertekan, sehingga meledak dan mengenai hidung hingga menembus ke kepala bocah itu. Versi lain menyebut, diduga kejadian itu terjadi akibat kecerobohan sang ayah. Ketika itu, Brigadir Juliadi yang baru pulang bertugas, lupa menyimpan senjata api miliknya. Reza yang mengira senjata api jenis pistol itu mainan, kemudian mengambilnya tanpa sepengetahuan pihak keluarga. Tiba-tiba, pistol tersebut meletus dan proyektil mengenai hidung sebelah kanan hingga tembus ke kepala korban. Reza pun terkapar bersimbah

darah. Sementara sang ayah, yang sangat terkejut dengan kejadian itu langsung membawa Reza ke RS Cut Mutia. Setelah mendapat pertolongan pertama, pihak RS Cut Meutia kemudian merujuk korban ke RS Columbia Asia. Reza yang dalam kondisi kritis, tiba di RS Columbia Asia sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung dibawa ke ruang IGD. Beberapa menit di ruang IGD, korban kemudian dimasukkan ke ruang operasi untuk mengeluarkan proyektil yang bersarang di kepalanya. Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Columbia Asia belum bersedia memberikan komentar resmi. (THA)

Selundupkan

Janin Bayi .........(Dari Halaman 1) berumur dua hingga tujuh bulan dan akan dijual ke Taiwan lewat situs internet.Demikian,sepertidiberitakan Daily Mail, Minggu (20/5). Pria berusia 28 tahun itu mengaku, dirinya membeli janinjanin bayi yang sudah dipanggang dan dicat emas. Chow membelinya seharga 200 ribu Baht atau sekira Rp59 juta. Janin-janin itu akan menghasilkan keuntungan besar di Taiwan karena warga Taiwan menggunakannya sebagai jimat keberuntungan. Hingga saat ini, kepolisian belum menemukan siapa yang

menjual janin berlapis emas itu ke Chow. Sementara itu, Polisi menduga, janin-janin itu merupakan korban dari ritual ilmu hitam Kuman Thong, yang marak di Thailand. Kuman Thong merupakan ritual aborsi di Thailand, namun setelah janin itu diangkat dari rahim, janin itu tidak dibakar. Setelah itu, janin langsung dilapisi oleh cat berwarna emas. Saat ini Chow terancam vonis satu tahun penjara atas tuduhan penyimpanan jasad manusia. Bila memang terbukti bersalah, chow akan dikenakan denda bernilai ribuan baht.(NET)

Meski Cacat, A Ling Mampu Berkreasi .........(Dari Halaman 1) Keahlian membuat kerajinan tangan ini sebut A Ling didapat dari seorang pengajar Difable yang aktif mengajar penyandang cacat di Panti Harapan Jaya Pematang Siantar. "Dibutuhkan kesabaran serta keuletan untuk belajar membuat aksesoris ini. Awalnya aku kesulitan saat pertama kali belajar membuat aksesoris, namun setelah belajar sekitar 8 bulan akhirnya aku sudah bisa membuat 7 atau 8 aksesoris dalam sehari. Semuanya tergantung dari bentuk dan tingkat kesulitannya," tuturnya. Atas kelebihan yang dia miliki, A Ling merasa sangat bersyukur bisa membuat aksesoris dari manik-manik karena hasil kreasinya banyak diminati orang lain dan

menghasilkan uang. "Aku senang sekali, apalagi kreasiku bisa dipergunakan oleh orang lain, jadi aku sangat bersyukur kepada Tuhan," tuturnya. Di sisi lain, A Ling tidak hanya aktif dalam kegiatan gereja, namun juga aktif menjadi salah satu relawan pengajar di Yayasan Permata Indah yang mengasuh Tuna Grahita. Dia juga mengajarkan cara membuat kerajinan manikmanik kepada dua orang pelajar dari keluarga kurang mampu sehingga mereka dapat menutupi kebutuhan sekolah tanpa membebani orang tua masing-masing. "Aku selalu berdoa agar selalu sehat sehingga bisa terus melayani Tuhan lewat pekerjaan dengan keadaanku yang seperti ini," tutup A Ling.(SIONG)

Perizinan Pelataran Parkir. Dalam Perda tersebut juga telah ditentukan besaran tarif parkir untuk tiap-tiap jenis kendaraan. "Besarnya tarif parkir untuk setiap kendaraan di tepi jalan umum bagi kendaraan bermotor roda 4 untuk sekali parkir dua jam pertama Rp1000 dan setiap jam berikutnya Rp500. Sedang roda 2, dua jam pertama Rp300 dan setiap jam berikutnya Rp200. Tarif dalam Perda ini harus menjadi acuan karena sampai saat ini belum ada direvisi," katanya. Jadi, sebut Muslim, beredarnya tiket tarif parkir palsu tersebut sama halnya Pemko Medan membiarkan terjadinya

pungutan liar. "Itu sama saja Pemko Medan membiarkan terjadinya praktik pungli, karena kutipan yang dilakukan di luar ketentuan yang telah ditetapkan sama saja dengan pungli," tegas Muslim. Hal yang sama juga disampaikan Anggota Komisi D, Ahmad Parlindungan. Menurutnya, tarif parkir di pinggir jalan masih mengacu pada Perda No 7 Tahun 2002 yang antara lain menetapkan kendaraan bermotor roda dua dikenakan biaya Rp300 per dua jam dan untuk roda empat (di luar mobil pick up dan truk) dipungut biaya parkir sebesar Rp1000 per dua jam. Dia mengatakan, Pemko Me-

dan bersama DPRD Medan saat ini sedang membahas Ranperda Retribusi Pelayanan Perhubungan. Sebelum Ranperda tersebut disahkan maka Perda Nomor 7 Tahun 2002 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum masih berlaku. "Kalau ada kenaikan retribusi parkir di tepi jalan umum yang diberlakukan Dishub Medan, itu artinya Dishub telah melanggar kententuan. Dan, kalau mereka mengaku tidak ada mengeluarkan karcis dengan retribusi lebih tinggi, maka harus segera ditindaklajuti. Siapa yang mengeluarkan karcis itu harus ditindak sesuai hukum yang berlaku," katanya. (BEN)

Bohongi Konsumen, Carrefour Digugat .........(Dari Halaman 1)

Anak Polisi Tertembak Pistol Sang Ayah

Medan, juga menjadi sorotan Anggota DPRD Medan. Bahkan, DPRD Kota Medan melalui Komisi D akan memanggil Dishub Medan untuk mempertanyakan kebenarannya. "Kita akan panggil mereka (Dishub, red). Kenapa itu bisa ada, padahal sesuai Perda tarif parkir kendaraan roda dua tidak segitu," kata Ketua Komisi D DPRD Medan, Muslim Maksum, Senin (21/5). Pemko Medan melalui SKPD terkait, kata Muslim, tidak bisa sesuka hati memungut retribusi, namun harus mengacu pada Perda No 7 Tahun 2002 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, Tempat Khusus dan

konsumen sudah menyampaikan pengaduan langsung ke YLKI Medan. Termasuk putri bungsunya, Meiriza, turut menjadi korban promo belanja Carrefour tersebut. Dijelaskan, Carrefour membuat promo belanja yang berlaku pada 19 Desember 2011 - 20 Mei 2012. Setiap belanja senilai Rp50 ribu, konsumen berhak mendapatkan satu stiker. Stiker-stiker ini yang dikumpulkan hingga mencapai jumlah tertentu agar bisa ditukarkan dengan hadiah. Besar-kecilnya hadiah disesuaikan dengan banyak-sedikitnya jumlah stiker. Hadiah terbesar harus mengumpulkan 100 stiker, ada yang 80 stiker, 60 stiker, 50 stiker, hingga 40 stiker. "Kenyataannya, saat konsumen hendak menukarkan stiker-stiker tersebut dengan hadiah yang dijanjikan, petugas Carrefournya bilang, barang (hadiah) lagi kosong. Terus konsumen disuruh kembali lagi pada tanggal yang ditentukan sebelum masa promo berakhir tanggal 20 Mei, tetapi hadiah tetap tidak diberikan. Ketika ditagih, petugasnya malah nanya apakah konsumen sudah indent (memesan hadiahnya terlebih dahulu,red), ini kan sudah gak betul," cetus Abubakar.

Meiriza, putri Abubakar Siddik, warga Jalan Gurilla, Gang Sado, dalam kesempatan itu mengaku, dirinya pada tanggal 4 Mei 2012 belanja laptop, modem, dan sejumlah barang lainnya di Carrefour yang nilainya mencapai Rp5 juta lebih. Dari nilai belanja itu, ia mengumpulkan sebanyak 100 stiker dan sesuai yang dijanjikan pihak Carrefour seharusnya ia berhak mendapatkan hadiah berupa boneka Paddington Bear terbesar. "Sewaktu stikernya mau saya tukarkan, petugasnya bilang, hadiahnya lagi kosong. Saya disuruh datang lagi pada esok harinya. Tetapi sewaktu kembali ditagih, barang yang dijanjikan tetap tidak ada. Tanggal 20 Mei kemarin, karena masa promonya habis, saya datang lagi menagih ke Carrefour. Tetapi lagi-lagi hadiah tidak juga diberikan. Saat itu banyak konsumen yang mengalami nasib seperti saya. Mereka komplain, tetapi tetap tidak ada solusi, hingga akhirnya petugas Carrefour kembali menjanjikan tanggal 3 Juni 2012 nanti akan menyerahkan hadiah tersebut," bebernya. Selain dirinya, beberapa konsumen yang sudah menyampaikan pengaduan ke YLKI Medan di antaranya Edy warga Jalan Veteran 61, Husna warga Jalan Perniagaan No 77, Suryani warga Jalan Danau Singkarak No 44,

David Fernando Ginting warga Jalan Sei Batu Gingging Pasar X, Tiarma R Simatupang warga Jalan Sawit Raya No 11, dan Yuni warga Marendal. "Tak seberapanya memang nilai hadiahnya. Tetapi masalahnya bukan itu. Tanpa hadiah itu pun kami memang biasa belanja kebutuhan rumah di Carrefour. Carrefour yang menjanjikan hadiah itu, sekarang kami menagihnya, tetapi tidak juga diberikan. Bukan cuma kami saja yang komplain, banyak konsumen lainnya. Ini kan ingkar janji namanya," timpal Yuni didampingi suaminya, Yurnalis Chaniago yang turut membuat pengaduan ke Kantor YLKI Medan. Lebih lanjut Abubakar mengaku dirinya bahkan sudah langsung menagih hadiah tersebut ke pihak Carrefour Plaza Medan Fair. Petugas Carrefour mengatakan, hadiahnya masih di Jakarta. "Tetapi sewaktu saya minta agar mereka membuat surat pernyataan barang tidak ada, mereka tidak mau membuatnya. Ketua YLKI saja mereka bohongi, apalagi konsumen biasa," cetusnya. Seharusnya, sambung Abubakar, kalau Carrefour berani membuat promo belanja berhadiah, Carrefour sudah menyiapkan segala sesuatunya, termasuk hadiah-hadiah yang dijanjikan. Jangan ketika ditagih, mereka

mengelak dan mencar-cari alasan, bahkan menyuruh konsumen untuk kembali datang pada tanggal yang ditentukan. Kemudian kalau hadiah belum juga ada, terus meminta konsumen datang lagi. "Kalau konsumen itu warga Pematang Siantar atau Lubuk Pakam misalnya, kan kasihan kalau harus berulang kali datang ke Carrefour hanya untuk menagih hadiah yang nilainya tak seberapa itu. Jangan mentang-mentang mereka (Carrefour) supermarket raksasa, terus bisa seenaknya membohongi konsumen," tegas Abubakar lagi. Menurutnya YLKI juga akan mendampingi para konsumen yang merasa dirugikan tersebut untuk menggugat Carrefour Plaza Medan Fair ke BPSK Medan. Ia menegaskan Carrefour bisa dikenakan UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, pasal 16 ayat 2 UU No 8/1999 tentang ingkar janji yang sanksinya menurut pasal 62 ayat 2 dipidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta. Diganti Piring Sementara itu Rochman, Divisi Manager Carrefour Plaza Medan Fair yang dihubungi andalas tadi malam membenarkan banyak costumer (pelanggan) mereka yang belum merima penukaran hadiah dari stiker

promo belanja tersebut. "Ada 700an (costumer) yang kami catat dan sudah kami laporkan ke kantor pusat (Carrefour) di Jakarta. Kami tetap akan bertanggung jawab untuk mengupayakan hadiah-hadiah tersebut," katanya. Menurutnya, kejadian ini terjadi akibat mis informasi. Kondisi ini tak hanya terjadi di Carrefour Plaza Medan Fair, tetapi hampir seluruh cabang Carrefour di Indonesia. Pasalnya stok barang berupa boneka yang menjadi hadiah promo belanja tersebut sudah habis sehingga harus dipesan ke kantor pusat di Jakarta. Sementara dari informasi yang mereka terima di kantor pusat sendiri juga nyaris tak lagi memiliki stok barang-barang untuk hadiah tersebut. Boneka Paddington Bear tersebut harus diimpor dari Amerika, sedang pabrikannya sendiri saat ini sudah tidak lagi memproduksi bonekaboneka tersebut. "Kami mohon maaf atas kejadian ini. Namun kami tetap akan bertanggung jawab. Kami memang menjanjikan hadiah-hadiah tersebut diserahkan tanggal 3 Juni nanti. Namun bila costumer bersedia, sembari menunggu barang (hadiah) dikirim dari Jakarta, kami sudah menyiapkan hadiah pengganti berupa 2 lusin piring maupun mangkuk," sebutnya. (GUS)

Dit Narkoba Poldasu Bidik Pejabat Daerah .........(Dari Halaman 1) Batu belum lama ini," terangnya. sebab untuk menangkap oknum pejabat termasuk anggota dewan yang diduga terkait narkoba harus lebih hati-hati sebab jika 'terpeleset' tidak tertutup kemungkinan akan dipolitisir," kata Andjar di sela-sela pemaparan hasil tangkapan sabu-sabu 2,496 kilogram, Senin (21/5) di Mapoldasu. Menurut Andjar, biasanya untuk menghindari penangkapan, pejabat daerah atau anggota dewan, menyiasatinya dengan berbagai usaha seperti memakai sabu-sabu di mess, sebab jarang terpantau. "Contohnya HH alias Dayat, anggota dewan asal Labuhan Batu yang diringkus di mess Labuhan

Disinggung kemungkinan bakal adanya upaya politisasi terkait target ini, Andjar mengaku tidak terlalu khawatir sebab menurutnya polisi bekerja berdasarkan kemanusiaan. Soal kemungkinan target tersebut tak memakai narkoba dalam waktu dekat karena merasa menjadi incaran polisi, Andjar menepis kemungkinan itu. "Kalau memang sudah pecandu, tak mungkin tahan untuk tidak memakai narkoba. Soal tes urin, sebulan usai memakai sabu hasilnya masih bisa positif. Berbeda jika sesekali, maka tiga hari hasilnya sudah berbeda," terangnya seraya menyarankan, sebelum tertangkap segera

menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Sabu-sabu Nomor Wahid Sementara itu terkait 2,496 kilogram narkotika jenis sabusabu yang disita petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara dari Asmawi, anggota sindikat narkoba yang berperan sebagai kurir itu diperkirakan kualitasnya nomor satu alias wahid. Jika dilihat dari ciri-cirinya, polisi memperkirakan bahwa sabu-sabu yang dibawa warga Jalan Gardu Induk, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang itu berasal dari Malaysia. "Jika dilihat dari jenisnya, mungkin dari Malaysia. Kua-

litasnya bagus. Harga di pasaran mencapai Rp2,5 miliar," kata Kombes Pol Andjar Dewanto. Umumnya sabu-sabu yang banyak beredar di Sumatera Utara berasal dari Malaysia. Perjalanan sabu-sabu itu, katanya, setelah dari Malaysia, masuk Aceh dan dibawa ke pelabuhan-pelabuhan kecil seperti Tanjung Balai. "Selain itu, pemasok juga banyak memanfaatkan wilayahwilayah perdalaman dan ini menjadi rintangan bagi polisi," akunya. Penangkapan Asmawi, sambungnya, berawal dari informasi dan saat dilakukan pengembangan, akhirnya tersangka diringkus tak jauh dari kediamannya. Dikatakan, berdasarkan pe-

nyidikan sementara, sabu tersebut milik seorang bandar di Aceh berinisial D. Sementara tugas Asmawi hanya kurir. "Terhadap tesangka akan dikenakan pelanggaran UU 35/2009 tentang Narkotika. "Dilihat dari jumlah, kemungkinan ancaman hukumannya seumur hidup," kata Andjar. Ketika diwawancarai wartawan, tersangka Asmawi (46), di Mapoldasu mengaku mendapat upah Rp25 juta jika berhasil mengantarkan 2,496 kilogram sabu-sabu kepada calon pembelinya di Medan. Upah hasil jerih payanya mengantar sabu-sabu itu nantinya, kata Asmawi diperuntukan membayar utang.(HER)

29 Tahun Kontribusi Inalum Tak Layak .........(Dari Halaman 1) kerja sama RI-Jepang berakhir. Walaupun Pemprovsu dan sepuluh pemkab/pemko se-kawasan proyek PT Inalum dilibatkan dalam tim teknis pengambilalihan PT Inalum, hingga saat ini tim tersebut belum pernah diundang dalam pertemuan. Gatot menjelaskan selama ini saham yang dikuasai Pemerintah Indonesia sebesar 42 persen dan Jepang 58 persen. "Dengan berakhirnya kerja sama, pemerintah akan mengambil alih 100 persen saham PT Inalum, untuk itu daerah di mana lokasi proyek

berada sudah sepantasnya mendapatkan saham. Ini yang harus kita perjuangkan bersama," ujar Gatot. Dalam kesempatan itu I Gusti Putu Surya Wirawan mengatakan Pemerintah Indonesia telah memastikan mengambil alih PT Inalum. Saat ini pemerintah pusat sedang mempersiapkan pengambilalihan PT Inalum yang diawali melalui proses negosiasi mulai Agustus 2012. "Pada Juni atau Juli mendatang, Menteri akan mengundang gubernur dan bupati/wali kota terkait proyek ini untuk membahas rencana pengambilalihan ini," ujar Putu.

Secara umum rapat menyepakati daerah perlu memperjuangkan kepemilikan saham di PT Inalum jika jadi diambil alih pemerintah. Para bupati dan wali kota yang hadir sepakat menindaklanjuti rapat dengan menggelar pertemuan-pertemuan lanjutan untuk membahas besaran tuntutan kepemilikan saham daerah kepada pusat. "Jangan sampai seperti sekarang ini daerah hanya mendapat annual fee yang jumlahnya sedikit sekali. Kita harus satu bahasa, yang mengatasnamakan provinsi cukup gubernur, tidak seperti sekarang ini semua

ribut," ujar Bupati Taput Torang Lumbantobing. Dalam rapat juga terungkap bahwa pemkab/pemko belum mendapatkan annual fee tahun 2010 dan tahun 2011, sehingga tercatat sebagai defisit anggaran. Mejawab hal tersebut Effendi Sirait dari pihak Otorita Asahan menyebutkan bahwa pihaknya telah menyetorkan kewajiban annual fee kepada pusat melalui Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan yang kemudian memberikannya kepada pemerintah provinsi untuk dibagikan kepada pemkab/ pemko yang berhak.

Gatot kemudian meminta pejabat terkait untuk menindaklanjuti persoalan annual fee yang belum tersalur tersebut ke pemerintah pusat. Demikian juga dengan keluhan Pemkab Taput yang belum pernah mendapatkan share atas pajak air dari proyek PLTA Asahan I yang sudah beroperasi selama dua tahun. Effendi Sirait mengungkapkan selama 29 tahun beroperasi (1993-2011) PT Inalum menghasilkan keuntungan US$145 juta sehingga rata-rata annual fee yang disetorkan per tahunnya berkisar Rp50-100 miliar.(WAN)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 22 Mei 2012 | No: 2187/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Batalkan Konser GaGa, FPI Beli 157 Tiket FRONT Pembela Islam atau disingkat FPI mengungkapkan jika mereka telah membeli 157 tiket untuk konser Lady GaGa. Pembelian tiket tersebut bukan untuk menonton melainkan salah satu cara FPI untuk membatalkan tiket tersebut. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang FPI Bekasi, Murhali Barda bahwa pembelian tiket tersebut sebagai aksi untuk membatalkan konser pelantun Bad Romance ini. Barda mengatakan bahwa mereka akan melakukan apa saja selama di dalam agar konser ini batal. "Sebisa mungkin kita batalkan. Apa yang bisa kita lakukan

di dalam kita lakukan," ujarnya seperti dikutip dari Merdeka.com Lebih lanjut Barda menambahkan bahwa tiket tersebut dibeli oleh anggota FPI dari dana sumbangan sukarela anggota di kawasan Jakarta Selatan. mereka pun membeli tiket seharga Rp.400.000, harga termurah di konser tersebut. "Itu ketulusan dari anggota saja," tukasnya. Barda juga mempostingkan di aku facebooknya gambar salah satu anggota FPI berbaju gamis dan bersorban sembari memegang tiket konser Lady GaGa yang akan ditayangkan 3 Juni 2012 nanti di Gelora Bung Karno Jakarta.

Di Filipina, kedatangan Lady pun disambut protes dari sejumlah umat Kristen di Filipina. Lady tiba di sana dengan mengendarai jet pribadinya dan langsung dikerumuni fotografer serta fans di bandara. Lady dijadwalkan untuk konser di Mall of Asia pada 21 dan 22 Mei 2012. Sekitar 200-an remaja Kristiani berdemo di Manila memegang spanduk bertuliskan "respect our faith' dan "stop the blasphemy". Para remaja yang menamai dirinya Biblemode Youth Philippines itu berencana untuk mengawasi konser tersebut di dekat arena Mall of Asia.(NET)

andalas/hs poetra

KARYA ANAK MEDAN–Suasana simulasi dan pematangan Dialog para pemeran Film Dear Jane, di Hotel Hermes, Jalan Pemuda, Medan, beberapa waktu yang lalu.

epaper andalas edisi selasa 22 mei 2012  

harian andalas lugas dan cerdas