Issuu on Google+

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 17 April 2012 | No: 2158/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

HUT Provsu, Gatot Jadi Sorotan

Bayern Munchen

vs Real Madrid

LIVE

Rabu 18 April Pukul 01.45 WIB

andalas/rizki mulya

Medan - andalas Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) Gatot Pujo Nugroho mendapat sorotan negatif pada puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-64 Provinsi Sumatera Utara, Senin (16/4). Di DPRDSU, Gatot diprotes seorang Anggota Dewan saat rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati hari jadi ke-64 Provsu yang dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun di Aula Martabe Kantor Gubsu. Gatot yang sudah bersiap-siap menyampaikan sambutan di podium, tiba-tiba diinterupsi Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga. Anggota FP Golkar itu memprotes sikap Gatot yang dinilai tidak menghormati budaya dan adat istiadat masyarakat Sumut saat acara "The Great Culture of North Sumatera" sekaligus Peresmian Gedung Serba Guna (GSG) Pemprovsu, Sabtu (14/4) di Jalan Willem Iskandar Medan. Menurut Richard, dalam acara yang mengundang seluruh etnis dengan mengenakan busana adat masing-masing itu, Gatot tidak konsisten dengan undangan yang ditandatanganinya sendiri. Gatot beserta stafstafnya justru datang dengan tidak memakai busana adat, sehingga mengundang

DALAM sejarah kedua klub, Bayern Munich dan Real Madrid sudah belasan kali bertemu di ajang kompetisi Eropa. Empat di antaranya terjadi dalam ajang semifinal Liga

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

PAWAI MOBIL HIAS - Sejumlah pelajar mengabadikan salah satu dari puluhan mobil hias peserta karnaval yang akan mengelilingi Kota Medan dalam rangka memeriahkan HUT ke-64 Provsu, sesaat setelah dilepas Plt Gubsu dari Jalan Diponegoro, Medan, Senin (16/4).

Tersangka Bansos Kecewa Terhadap Shakira Zandi Medan-andalas Proses penyidikan kasus dugaan korupsi penyaluran dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang bersumber dari APBD 2011, pascapenetapan beberapa tersangka dalam kasus itu mengungkapkan adanya peran Kepala Biro Bina Sosial Shakira Zandi. Informasi yang diperoleh andalas, penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terhadap para tersangka menyebutkan adanya dugaan aliran dana kepada Shakira Zandi. "Para tersangka yang kita periksa mengaku kecewa terhadap

Bersambung ke Hal. 15

andalas/irwan ginting

TINJAU UN - Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Anggota DPRDSU Kamaluddin Harahap, Kadidik Provsu Syaiful Safri, dan pejabat lainnya saat meninjau pelaksanaan UN di salah satu SMA di Medan. Husni Kamil Manik

Hari Pertama UN Banyak Kepsek Bingung Kurs dan Harga Logam Mulia, 16 April 2012 Mata Uang Jual AUD 9517 CNY 1464 EUR 12007 GBP 14591 HKD 1188

Beli 9419 1449 11886 14442 11767

Mata Uang Jual JPY 113.96 MYR 3008 SGD 7367 USD 9219

Beli 112.81 2976 7291 9127

Sumber Bank Indonesia

ANEH tapi NYATA

Sejumlah Kendala Teknis Terjadi Medan-andalas Kendati pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMK sederajat di beberapa sekolah di Kota Medan berlangsung lancar dan kondusif, di beberapa daerah di kabupaten/kota di Sumut mengalami sejumlah kendala teknis. Masih banyak kepala sekolah (Kepsek) di daerah yang bingung menghadapi kendala tersebut. Hal itu diakui Ketua Panitia UN SMA Provinsi Sumut Drs Henri Siregar MPd di SMA Swasta Budi Murni 1 Medan Jalan Timor Medan usai mendampingi

Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Rektor Unimed yang juga Koordinator Satuan Pengawas UN Prof Ibnu Hajar Damanik ketika memantau pelaksanaan UN hari pertama di sekolah itu, Senin (16/ 4). Menurut Henri, pihaknya menerima sejumlah pengaduan dari kepala sekolah yang mengaku tak tahu harus berbuat apa ketika mengalami kekurangan LJK

Bersambung ke Hal. 15

Ketua KPU Ternyata Anak Medan Jakarta-andalas Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dilantik Presiden Susilo BambangYudhoyono di Istana Negara, Kamis (12/4) lalu. Husni Kamil Manik terpilih sebagai ketua KPU periode 2012-2017. Banyak pihak menggadang-gadang agar KPU di bawah kepemimpinan Husni Kamil Manik mampu menunjukkan diri sebagai lembaga yang independen, tidak bisa diintervensi oleh

Bersambung ke Hal. 15

Pesisir Timur Sumut Berpotensi Puting Beliung

Banjir Kiriman dan Longsor Masih Mengancam Kue

Isi Daging Manusia SEORANG wanita Brasil, Isabel da Silveira, 51 tahun, mengaku telah menjual kue dengan isi daging manusia yang telah diolah terlebih dahulu. Dilansir The Sun, Senin 16 April 2012, makanan ringan yang dikenal dengan sebutan empanadas (sejenis pastel) tersebut, berisi bagian dari daging dari dua orang perempuan yang dibunuhnya bersama sang suami, Jorge. Ketika membunuh dan memasukan daging

Bersambung ke Hal. 15

Kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) saat ini masih berpeluang hujan dengan intensitas rendah sampai tinggi. Curah hujan paling tinggi di wilayah pesisir barat, wilayah timur dalam kategori sedang.

"Hal itu dipengaruhi oleh suhu di permukaan laut yang menghangat dan gangguan cuaca di bagian Sumatera. Untuk

BANJIR BESAR - Terlihat pemandangan dari udara banjir yang merendam ribuan rumah warga pada Jumat 1 April 2011. Banjir besar akibat meluapnya Sungai Babura dan sungaisungai lainnya di Kota Medan tersebut sedikitnya merendam 13 kecamatan di Kota Medan. dok.andalas

pesisir timur curah hujannya tetap ada, tapi tidak sebanyak di pesisir barat," ujar Kepala

Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

(BMKG)Wilayah I Medan, Hendra Suwarta, Senin (16/4). Disebutkannya, wilayah pesisir barat yang berpeluang hujan antara rendah hingga tinggi meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, sebagian wilayah Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal. Selain hujan lebat, sambungnya, potensi longsor juga berpeluang terjadi, terutama yang perlu waspada untuk wilayah Taput, sebagian Simalungun, Dairi, dan sebagian Tanah Karo. "Potensi longsornya cukup tinggi di wilayah tersebut karena curah hujannya yang tinggi," paparnya. Khusus untuk Kota Medan, potensi

Bersambung ke Hal. 15


Selasa 17 April 2012

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

MEDAN KITA

2

Wali Kota: UN 2012 Harus Lebih Baik

Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 1 Medan dan SMA Swasta Methodist I, Senin (16/4) pagi. Dari hasil peninjauan itu, pelaksanaan UN secara umum berjalan lancar dan tidak ada kekurangan soal.

Dalam peninjauan itu, Wali Kota Medan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Medan Rajab Lubis, dan Asisten Kesejahteraan Masyarakat Musadat Nasution. Turut dalam peninjauan itu, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kepala Badan Pengembangan SDM dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud RI, Prof Syawal Gultom. “Kita semua berharap agar pelaksanaan UN tahun 2012 ini berjalan dengan jujur dan berprestasi, serta hasilnya harus lebih baik dari 2011,” kata Rahudman usai meninjau salah satu ruangan di SMA Negeri 1 Medan. Saat meninjau salah satu ruang di SMA Negeri 1 Medan tersebut, Wali Kota Medan tidak ada mengeluarkan sepatah katapun. Dia tidak ingin mengganggu para siswa yang tengah berkonsentrasi mengerjakan soal ujian Bahasa Indonesia saat itu. Lebih lanjut Rahudman mengatakan, bagi siswa yang berprestasi dan rangking terbaik, Pemko Medan pasti akan melihat dan memperhatikan hal itu. “Insya Allah pasti ada yang akan kita berikan,” kata Rahudman tanpa menjelaskan secara rinci apa yang akan diberikan kepada siswa yang memiliki rangking terbaik dalam UN.

andalas/robenson

TINJAU UNUN-Wali Kota Medan Rahudman Harahap meninjau pelaksanaan UN di salah satu ruangan ujian di SMA Negeri 1 Medan. Dari hasil peninjauan yang yang dilakukan, Rahudman mengakui, pelaksanaan UN berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala sedikitpun. Soal ujian cukup dan kehadiran naskah soal ujian di sekolah-sekolah juga tepat waktu. “Peninjauan ini akan terus kita lakukan sampai pelaksanaan UN berakhir pada Kamis (19/4). Ini kita lakukan agar UN benarbenar berjalan dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan hasil UN 2012 lebih baik dari 2011,” tegasnya lagi. Kadisdik Kota Medan Rajab

Lubis mengatakan, siswa yang mengikuti UN di SMA Negeri I berjumlah 553 siswa. Persentase kehadiran siswa 100 persen, artinya seluruh siswa hadir. Sedangkan mengenai pelaksanaan UN keseluruhannya, Rajab mengaku tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar. “Seluruh soal telah didistribusikan ke sekolah-sekolah mulai pukul 05.00 WIB dan sampai tepat waktu di masing-masing sekolah,” jelasnya. Sementara di SMA Swasta Methodist I, siswa yang mengikuti UN diketahui ada seban-

yak 220 siswa yang ditempatkan dalam 20 ruangan. Sejumlah ruangan ujian dimasuki Wali Kota Medan dan berharap agar seluruh siswa dapat mengerjakan soal ujian dan memperoleh nilai yang baik. Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang meninjau pelakasanaan ujian di SMA Negeri 3 didampingi anggota DPD RI Prof Hj Damayanti Lubis beserta tiga anggota DPRD Medan. Jumlah peserta UN, 392 untuk IPA, sedangkan IPS 132 siswa. Di tempat terpisah Sekda Kota Medan Syaiful Bahri me-

ninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri 17, Jalan Jamin Ginting dan SMA/SMK Swasta Pencawan, Jalan Bunga Ncole. Di SMA Negeri 17, siswa yang mengikuti UN ada sebanyak 265 siswa. Sedangkan di SMA/SMK Pencawan, UN juga berjalan dengan lancar. Untuk SMA, siswa yang mengikuti UN berjumlah 60 orang, sedangkan siswa SMK berjumlah 276 orang. Persentase kehadiran 100 persen dan tidak ada kendala yang ditemukan di dua sekolah tersebut. (BEN)

Pemko Bangun Bank Sampah

EDITORIAL

Dilema Pelaksanaan Ujian Nasional

K

EPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidik dan Peningkatan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Syawal Gultom MPd mengatakan, terdapat tiga titik rawan terjadinya kebocoran ujian nasional yang diantisipasi. "Ketiga titik sumber kerawanan kemungkinan bocornya naskah UN tersebut yakni saat di pencetakan naskah di perusahaan percetakan, saat di distribusikan, dan saat pengawasan," katanya, saat meninjau pelaksanaan UN hari pertama di SMA 1 Medan, Senin. Selain titik rawan pelaksanaan UN tersebut, ternyata pelaksanaan UN masih tetap memunculkan dilema. Dilema itu berupa, tarik-menarik antara kualitas dan kuantitas. Hal itu memang tidak bisa dielakkan. Karena ujian nasional memang dilatarbelakangi beragam kepentingan. Paling tidak terdapat tiga hal melatarbelakanginya. Pertama, dimensi legalitas. Dengan kata lain UN merupakan pelaksanaan dari aspek legalitas UU 20 Sisdiknas tahun 2003, yang mengamanatkan agar diadakan UN untuk menentukan standar kualitas pendidikan. Karena itulah UN diselengarakan pemerintah, walaupun banyak ditentang masyarakat. Kedua, dimensi politis. Dalam arti ujian nasional melibatkan semua pihak, terutama pemerintah dan legislatif. Dalam konteks ini, pihak legislatif yang mewakili masyarakat yang diwakilinya menghendaki ujian nasional-tidaklah bersifat membunuh atau mematikan, melainkan bagaimana ujian nasional dilaksanakan tanpa mengorbankan banyak siswa. Selanjutnya, kemudian dicari formulasi untuk mengatasinya. Ketiga, dimensi akademik. Yakni sebagai instrumen untuk mengukur daya serap dan kemampuan peserta didik dalam menerima bahan ajar yang disampaikan dan mengembangkan potensi dirinya, agar kelak mampu mengembangkan kemampuan akademiknya, serta mampu mengaktualisasikan potensi kecerdasan intelektual, emosional, sosial dan spiritual sebagai modal sosial dalam meniti hidup dan kehidupan. Inilah sebenarnya substansi ujian atau evaluasi yang dilakukan dalam dunia pendidikan. Yakni, bagaimana proses belajar yang dilaksanakan dapat diukur dan dievaluasi sesuai dengan standar dan indikator yang telah ditetapkan. Dari ketiga dimensi ini, maka dimensi akademik inilah yang sangat kurang mendapat perhatian dari sekolah atau daerah. Sekolah atau daerah, seringkali tidak mempertimbangkan dimensi akademik sebagai tujuan utama UN. Hampir semua daerah lebih mempertimbangkan dimensi politis dalam menentukan kebijakan tentang kelulusan UN. Akibatnya, tentu dengan berbagai jurus dan cara dilakukan agar sukses hasil dalam penyelenggaraan ujian nasional. Inilah yang menjadi akar masalah kenapa setiap pelaksanaan UN terjadi berbagai kecurangan. Sebab, untuk memenuhi ambisi politik dan kekuasaan, berbagai cara kerap dihalalkan untuk meraih kesuksesan dalam UN.(**)

harian andalas | Hal.

andalas/desrin pasaribu

L ANC ARANCARAR-Pelaksanaan UN di SMA Wahidin berlangsung lancar, dan tidak ditemukan adanya kecurangan maupun kekurangan soal.

UN di Medan Utara Lancar Belawan-andalas Pelaksanan Ujian Nasional (UN) hari pertama, Senin (16/4) di Medan Utara, berlangsung lancar, dan tak ditemukan adanya kebocoran soal. Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 9 S Purba SPd didampingi Humas J Sidabuke, di sela-sela pelaksanaan UN di lokasi sekolah tersebut, Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Menurut S Purba, sebagai Sub Rayon 9 Kota Medan, peserta UN di sekolahnya sebanyak 226 siswa yang diawasi 26 pengawas dari luar dan 1 orang pengawas independen dari USU. UN juga diawasi petugas kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan. “Pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama berjalan sesuai harapan dan standar operasional prosedur (SOP) yang diberlakukan,” kata Purba. Hasil pemantauan andalas di 3 sekolah, yaitu SMAN 9, SMAN 19 dan SMA Wahidin, tidak ada ditemukan indikasi kecurangan. Pelaksanaan UN terbilang lancar, dan para siswa tampak dengan lancar mengerjakan soal-soal Bahasa Indonesia yang diujikan. “Kami pastikan pelaksanaan UN berjalan lancar dan sesuai SOP. Tidak hanya di sekolah ini, tapi di seluruh Sub Rayon 09 Kota Medan,” sebutnya. Hal senada juga disampaikan Kepala SMA Wahidin Dra Pelangi Wungu Wijaya, MPd saat ditemui di lingkungan sekolah itu, Jalan Yos

Sudarso km 16,5 Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan, kemarin. “Tidak ada kebocoran soal UN, semua berlangsung sesuai SOP. Juga tak ada soal rusak, soal tertukar, jual beli soal, peredaran kunci jawaban,” tandasnya. UN di di SMA Wahidin diikuti 251 siswa, dengan 32 pengawas dari luar dan 1 orang pengawas independen dari Unimed. SMA Wahidin tergabung dalam Sub Rayon 03 Kota Medan di SMAN 3 Medan. Sedangkan Kepala SMAN 19 Drs Adi Sucipto MPd melalui Humas Lasrin Hisarma Siregar SPd, MPd mengatakan, pelaksanaan UN hari pertama berjalan lancar dan berharap berjalan lancar sampai UN berakhir. “Kami yakin semua berjalan kondusif, dan UN jujur dapat tercapai di tahun ini,” pungkasnya. Peserta UN di SMAN 19 sebanyak 137 siswa. Di rayon ini bergabung tiga sekolah, yaitu SMA Yapim 76 siswa, SMA Bina Taruna 20 siswa, dan SMA Raja Wali 3, siswa diawasi 18 pengawas serta 1 pengawas independen dari USU. Adapun UN hari kedua, Selasa (17/4) akan diujikan dua mata pelajaran, yakni Bahasa Inggris dan Fisika/Ekonomi. UN akan berlangsung sampai Kamis mendatang. Salah seorang siswa SMAN 19, Andini (18) kepada andalas mengatakan, materi soal UN Bahasa Indonesia tidak sulit karena semua membahas wacana seperti mengetahui kalimat utama dan menentukan tema wacananya. (DP)

Medan-andalas Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan membangun bank sampah di setiap kecamatan guna mengatasi persoalan sampah di daerah ini. "Melalui pembangunan bank sampah, maka upaya penanggulangan sampah bisa lebih sistematis lagi," kata Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin saat membuka Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan melalui Pelatihan Manajemen Sampah perkotaan dan Bank Sampah Bagi Warga Peduli Lingkungan di Hotel Dharma Deli Medan, Senin (16/4). Dijelaskannya, ada tiga nilai penting yang diperoleh dari pembangunan bank sampah di tiap kecamatan. Pertama, bank sampah sebagai bentuk dan upaya penanggulangan lebih sistematis melalui pengumpulan sampah terkoordinir. Selanjutnya masyarakat juga akan mulai membiasakan diri dalam pengelolaan sampah rumah tangga dengan memilah sampah organik dan non organik. Sedangkan yang ketiga, lanjutnya, masyarakat yang menyetor sampah rumah

tangganya (sampah kering/ non organik) akan mendapatkan tabungan sesuai dengan berat sampah yang disetor. "Nilai sampah itu akan dicatat dalam buku tabungan," katanya. Lebih lanjut dia menjelaskan, Pemkot Medan cukup menyadari bank sampah akan memberikan begitu banyak manfaat khususnya dalam upaya penanggulangan persoalan sampah. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan dalam memahami manajemen Bank Sampah. Dia berharap seluruh peserta yang mengikuti sosialisasi benar-benar serius sehingga nantinya akan menjadi ujung tombak dalam menjalankan bank sampah di kecamatan masing-masing. Sementara Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Pardamean Siregar menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi berlangsung selama dua hari yakni 16 dan 17 April. Kegiatan ini diikuti 75 peserta, masingmasing kecamatan mengirimkan 3 utusan, aktivis lingkungan dan staf pengelola Bank Sampah pada Dinas Kebersihan. (BEN)

Feri Nofirman Tanjung Pimpin Gemppar Medan kata Hamdani. Medan-andalas Sedangan Dewan Niniak Mamak, Zainal Feri Nofirman Tanjung terpilih sebagai Ketua Generasi Muda Padang Pariaman Chlorado Piliang didampingi Bahar Piliang (Gemppar) Kota Medan periode 2011-2016 (Angko Gadang) mengajak seluruh pemuda Padang Pariaman untuk berdalam Musyawarah Daerah satu dan bertekad bersama-sama (Musda) II, di Hotel Garuda ketua terpilih membangun orCitra Medan, Minggu (15/4). nganisasi ini. “Seperti halnya Feri Nofirman meraih 27 pesan pepatah: Ka lurah sama suara dari 66 peserta yang manurun, ka bukik samo mandaberhak memilih, unggul atas ki. Yang intinya, kita harus seiya 3 kandidat lainnya, yakni Iwan sekata atau senasib sepenangSuherman Tanjung (19 suagungan,” jelasnya. ra), Satria Masri Chaniago (12 Hadir dalam acara tersebut, suara), dan Hendri Suhut Pidari Dewan Pimpinan Wilayah liang (3 suara). Sedangkan (DPW) Gemppar Sumut, Syafril lima peserta memilih wolk out. Jambak SH dan Majelis PertimKetua Panitia Musda, Ramli bangan Organisasi (MPO) Kota Koto didampingi sekretaris, Medan, H Ahmad Arif SE MM Maldeni Chan dan Pengarah, Feri Nofirman Tanjung yang juga anggota DPRD Kota Kusdiasyah Tanjung, kepada wartawan mengatakan, meski terbilang alot Medan. Terpisah, ketua Gemppar Kota Medan dan diwarnai sedikit kekisruhan, tapi pemiterpilih Feri Nofirman Tanjung mengatalihan tetap berlangsung sukses dan sah. Mantan Plt Ketua Gemppar, Hamdani kan, hasil Musda II ini merupakan amanah Koto SH berharap, ketua terpilih mampu pemuda Padang Pariaman untuk membamerangkul seluruh potensi perantau Pemu- ngun organisasi ini ke arah yang lebih baik. Dia menyatakan, kepemimpinannya da Padang Pariaman di Kota Medan untuk membangun organisasi ke arah yang lebih tidak berarti apa-apa tanpa dukungan para pemuda Pariaman. Marilah kita bersamabaik lagi. “Organisasi kedaerahan ini harus ber- sama membangun organisasi pemuda kemanfaat sebagai wadah untuk menampung sukuan ini ke arah yang lebih baik. Saya seluruh aspirasi dan potensi khususnya sngat mengharapkan masukan dan kritipemuda perantau Padang Pariaman serta kan dari para ulama, tokoh Padang Pariapara tokoh, cerdik pandai dan alim ulama,” man,” kata aktivisi LSM ini. (HAM)


MEDAN KITA

Selasa 17 April 2012

harian andalas | Hal.

3

Ratusan Petani Demo di DPRD Sumut

Hentikan Pembangunan di Lahan Sengketa Medan-andalas Ratusan petani dari Kabupaten Deli Serdang, menggelar demo ke DPRD Sumut, Senin (16/4), mendesak DPRD dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), segera melakukan stanvas atau penghentian sementara pembangunan di lahan yang tengah dalam sengketa. Para petani itu yang menggelar demo itu, antara lain berasal dari Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Desa Selambo, Kecamatan Percut Sei Tuan, dan Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa. Awalnya, para pengunjuk rasa semangat menyampaikan uneg-unegnya di Jalan Imam

Bonjol, persis di depan gedung DPRD Sumut. Namun setelah menerima informasi, tak satupun anggota dewan berada di tempat, karena tengah menghadiri rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Provinsi Sumut ke-64 di Aula Martabe Kantor Gubsu, akhirnya para petani ini melanjutkan demo ke Kantor Gubernur. Salah seorang petani, Barita Ginting menyebutkan, berdasarkan surat DPRD Sumut ke Pemprov Sumut tertanggal 20 Juli 2011, perlu dilakukan penghentian pembangunan di lahan yang bersengketa dengan luas sekitar 74 hektare di Desa Helvetia. Namun sayangnya, upaya

tersebut belum dilakukan sehingga lahan itu masih terus menjadi sumber sengketa antara masyarakat dengan kelompok tertentu. Pihaknya juga menyayangkan rencana penghentian pembangunan di lahan yang bersengketa tersebut tidak disampaikan ke institusi kepolisian yang bertanggung jawab dalam keamanan. Puluhan petani itu juga merasa kecewa karena Pemprovsu belum membongkar bangunan tanpa izin di Desa Selambo. Para petani tersebut menganggap Pemprovsu kurang serius dalam menyelesaikan masalah sengketa lahan yang dialami warga.(UJ)

andalas/ujung

DEMODEMO-Sejumlah petani saat menggelar demo di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Senin (16/4).

Penyaluran Dana Kompensasi Kesehatan Pilih Kasih

Puluhan Omak-omak Demo PT GSI

Belawan-andalas Puluhan omak-omak (ibu rumah tangga) Lingkungan 3 Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Growt Sumatera Industri (GSI). Pasalnya, perusahaan tersebut dinilai pilih kasih dalam penyaluran dana kompensasi kesehatan kepada warga yang bermukim di kawasan tersebut. Dalam aksi itu, warga menghadang truk pengangkut cangkang yang hendak masuk ke perusahaan pembangkit listrik milik swasta itu. Mereka juga

mengecam perlakuan manajemen PT GSI yang diskriminatif dalam penyaluran dana kompensasi kesehatan. “Kenapa dana kompensasi

kesehatan Rp 300.000 per KK hanya diberikan kepada sebagian warga. Padahal, kami yang bermukim di seputaran industri itu yang paling merasakan limbah padat, cair, bahan berbahaya beracun (B3) dan polusi udara dari PT GSI,” tanya Umi Kalsum (71) dan Rahmalina Nasution (45), warga Lingkungan 3. Mereka mengungkapkan, manajemen GSI telah menyalurkan konpensasi dana kesehatan kepada warga di seputaran industri itu secara diam-diam. Penyaluran itu kemudian terbongkar, akibat war-

ga yang menerima dana kompensasi marah-marah ketika mengetahui Lurah Kota Bangun Chairul Amin telah memotong Rp 100.000 dari Rp 300.000 yang disalurkan per KK. Setelah mengetahui adanya penyaluran dana kompensasi kesehatan, sebanyak 20 KK yang didominasi omak-omak melakukan unjuk rasa di perusahaan tersebut. Mereka memprotes pihak manajemen PT GSI yang pilih kasih dalam penyaluran dana kompensasi kesehatan. “Kami yang sengsara setiap

KPUM Tidak Keberatan Rencana Pengoperasian Trans Medan Medan-andalas Ketua Koperasi Pengangkutan Umum Medan (KPUM) T Ferdinand Simangunsong mengatakan, KPUM pada dasarnya tidak keberatan atas rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengoperasikan Trans Medan, moda angkutan baru di kota ini. “KPUM pada dasarnya tidak keberatan dengan adanya moda baru jenis angkutan di Kota Medan, asal saja tidak membunuh angkutan yang sudah ada,” kata Ferdinand saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPUM tahun buku 2011 di Pardede Hall Medan, Senin (16/4). Pengelolaan Trans Medan di Kota Medan nantinya, menurut Ferdinand, sebaiknya diserahkan kepada oganisasi angkutan yang sudah ada di Kota Medan, tanpa mengimpor dari luar Kota Medan. “Pengelolaan Trans Medan itu nantinya kita harapkan bisa dilakukan bersifat konsorsium dengan usaha angkutan yang sudah ada di Kota Medan. KPUM sendiri siap menjalin kerjasama itu nantinya,” tandasnya. Ferdinand mengungkapkan, usaha jasa angkutan di Kota Medan akhir-akhir ini kurang menguntungkan, karena banyaknya permasalahan yang dihadapi. Di antaranya, bertambahnya kendaraan bermotor terutama kendaraan roda dua dan becak bermotor yang mampu mengangkut empat penumpang. “Roda dua dan becak bermotor bebas beroperasi di seluruh Kota Medan dan mereka itu merupakan saingan berat mobil penumpang umum (MPU) yang rata-rata sudah tua,” ungkapnya. Tantangan lain adalah merajalelanya angkutan plat hitam yang me-

PT GSI. Dalam pertemuan itu, manajemen PT GSI berjanji tidak akan membuang limbah apapun secara sembarangan. Tapi kenyataannya, limbah tetap dibuang sembarangan sehingga menimbulkan protes warga. “Kesabaran ada batasnya. Kalau PT GSI selalu menyakiti warga di sini, kami akan terus lakukan protes. Janganjangan nanti pintu gerbang pabrik kami tutup, agar tidak bisa berproduksi,” kata para ibu itu. Sementara itu, Lurah Kota Bangun Chairul Amin ketika

dikonfirmasi melalui stafnya, Kamaluddin, Senin (16/4) mengatakan, belum mengetahui kalau manajemen GSI memberikan dana kompensasi kesehatan kepada warga. “Kami tidak tahu ada penyaluran dana kompensasi kesehatan. Yang kami tahu, manajemen PT GSI memberikan dana duka sebesar Rp 300.000 kalau ada warga yang meninggal dunia,” ucap Kamaluddin. Sedangkan Humas PT GSI yang hendak dikonfirmasi seputar protes warga, tidak mau menerima wartawan. (DP)

Soal PAW Remond Simatupang

Amiruddin Disomasi dan Dilapor ke Polisi

andalas/robenson

PENGEMUDI TERBAIKTERBAIK-Wali Kota Medan Rahudman Harahap didampingi Ketua KUPM Ferdinand Simangunsong memberikan hadiah kepada pengemudi terbaik dan anggota KPUM terbaik sepanjang tahun buku 2011 pada RAT KPUM tahun buku 2011 di Pardede Hall Medan, Senin (16/4). ngambil penumpang yang datang dari luar Kota Medan dan membuat terminal liar seperti di Padang Bulan, Jalan SM raja, dan lainnya. “Selain itu, ada juga MPU luar kota seperti dari Binjai merajalela masuk ke Kota Medan. tindakan razia memang dilakukan, tapi masih bersifat insidentil,” tandasnya. Ferdinand mengatakan, sejak didirikan pada 17 April 1963 lalu, KPUM hingga saat ini telah memberikan kontribusi kepada Pemprov Sumut dan Pemko Medan, yakni melalui pembayaran PKB, Kartu Pengawas, TPR di terminal, dan lainnya. “KPUM yang telah berusia tahun depan 50 tahun telah banyak membatu pemerintah mengatasi masalah mobilitas masyarakat Kota Medan. Bahkan kontribusi KPUM ke pemerintah lebih dari Rp 5 miliar per

hari akibat limbat PT GSI, tapi kenapa kami tidak diberi dana kompensasi. Kami tidak bisa menjemur kain di luar akibat debu PT GSI itu. Kami juga tak bisa istirahat dengan tenang akibat getaran mesin pabrik yang lebih dari gempa. Banyak alat elektronik kami rusak akibat mesin pabrik. Kesehatan kami juga sangat terganggu setelah kehadiran PT GSI. Banyak warga mengidap penyakit ISPA seperti TBC,” sebut mereka. Warga juga mengatakan, sebelumnya mereka sudah bertemu dengan manajemen

tahun,” katanya. Wali Kota Medan Rahudman Harahap saat membuka RAT tersebut memberikan apresiasi dan mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan KPUM selama ini. “Langkah-langkah yang diambil KPUM selama ini telah banyak memberi manfaat kepada masyarakat Kota Medan,” kata Rahudman seraya mengatakan bahwa rencana pengoperasian Trans Medan masih dalam tahap studi kelayakan. Pada RAT tersebut, pihak KPUM juga memberikan hadiah kepada pengemudi terbaik dan anggota KPUM terbaik sepanjang tahun buku 2011. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Medan, Ketua KPUM Ferdinand Simangunsong bersama unsur pengurus KPUM lannya. (BEN)

Medan-andalas Kembali Amiruddin jadi perbincangan publik. Setelah kasus dugaan penganiayaan yang dilakukannya pada sekuriti Bandara, kini kasus hukum lain mengarah padanya. Tak pelak, Amiruddin pun disomasi dan akan dilaporkan kepolisi. "Kita sudah melayangkan surat somasi pada Amiruddin beberapa waktu lalu, sekaitan dengan dikeluarkannya surat rekomendasi pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Medan dari Partai Buruh, Remond Simatupang, yang kini sudah berada di kantor Gubernur Sumut. Padahal, itu belum bisa dilakukan, mengingat proses hukum persoalan ini masih berlangsung," kata kuasa hukum Remond Simatupang, Nicolas Sutrisman dan Sardian Sihite kepada wartawan melalui saluran selularnya, Senin (16/4). Namun, sambungnya, karena somasi yang sudah disampaikan akhir Maret lalu itu tidak juga ditanggapi, pihaknya selanjutnya melaporkan hal ini pada Badan Ke-

hormatan (BK) DPRD Medan. Ketua BK DPRD Medan, Roma Parulian Simaremare membenarkan adanya susulan somasi yang disampaikan kuasa hukum Remond Simatupang."Iya, kita sudah menerima surat tersebut. Dan dalam waktu dekat, kita akan memanggil unsur pimpinan DPRD Medan, sekaitan dengan ditandatanganinya rekomendasi PAW terhadap Remond," ungkap polisi PDI Perjuangan itu tanpa mau membeberkan, kapan pemanggilan terhadap Amiruddin dan tiga pimpinan lainnya ke BK DPRD Medan dilakukan. Masih menurut Nicolas, proses usulan PAW dan pemecatan terhadap Remond cacat hukum. Sebab, salah satu pasal di AD/ART Partai Buruh menegaskan, jika terjadi kesalahan dalam menafsirkan aturan organisasi, maka keputusan tertinggi ada di tangan Majelis Pertimbangan Partai. "Dan pada 16 Februari lalu, Mukchtar Pakpahan selaku Majelis Pertimbangan Partai sudah memutuskan, kalau Remond tidak

Fraksi Medan Bersatu DPRD Medan:

Seharusnya Orang Mati Tak Perlu Dikutip Retribusi Medan-andalas Anggota Fraksi Medan Bersatu DPRD Medan Janlie menyampaikan, seharusnya orang mati tidak perlu dikutip retribusi. Pemerintah Kota (Pemko) Medan harusnya dapat memberikan fasilitas kepada warganya yang sudah meninggal dunia, cukuplah orang yang masih hidup yang dikenakan pajak dan retribusi. “Masyarakat saja mau mewakafkan tanahnya untuk kepentingan masyarakat, kenapa justru Pemko Medan malah menarik retribusi dari orang meninggal. Seharusnya orang mati tidak perlu dikutip retribusi,” kata Janlie saat menyampaikan pemandangan umum fraksinya terhadap Ranperda Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat dalam sidang paripurna DPRD Medan, Senin (16/4). Terkait Ranperda ini, Fraksi Medan Bersatu kembali mengingatkan fungsi pemerintah adalah sebagai penyedia layanan dan sebagai pengatur dalam menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera. Sebagai penyedia layanan, pemerintah dituntut untuk mencukupi kebutuhan masyarakat baik fisik maupun non fisik. Dan, sebagai pengatur (regulator) pemerintah menyediakan layanan kebutuhan dasar masyarakat secara adil dan juga melindungi hak-hak masyarakat. Dikatakan, pemakaman dan pengabuan mayat adalah merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat yang juga berhubungan dengan nilai-nilai ajaran agamanya masing-masing. Agar ini dapat berlangsung baik, per-

Janlie lu ada standarisasi retribusi yang dipahami petugas pemakaman. “Perlu ada format retribusi yang komponen jasanya terinci, seperti jasa gali, jasa tutup, dan lainnya. Sehingga tidak ada pungli yang membebani pelayanan kepada masyarakat, seperti selama ini terjadi dengan tarif yang beragam,” ujar Janlie. Selain itu, Fraksi Medan Bersatu juga meminta kepada Pemko Medan untuk menjelaskan berapa lahan pemakaman dan juga pengabuan mayat yang masih tersedia, dimana saja? “Kami juga minta penjelasaan mengenai data-data pemakaman dan pengabuan mayat yang dikelola oleh pihak Pemko Medan dan swasta,” tandasnya. Sebelumnya, Fraksi PKS yang

bisa dipecat. Tapi hal itu tidak diperdulikan pengurus partai. Jadi ada pelanggaran terhadap AD/ART dalam persoalan ini," tandasnya. Selain itu, sambungnya, ada indikasi pembohongan publik yang dilakukan Ketua DPRD Medan, Amiruddin. Dalam pernyataannya, Amiruddin menyebutkan, telah melakukan konsultasi pada MA. Tapi setelah diteliti, tanggal konsultasi yang disebut Amiruddin persis di hari Minggu. “Padahal, kita sama mengetahui, kalau hari tersebut adalah hari libur. Karenanya, kita akan mempertanyakan hal ini langsung pada MA. Apakah benar Amiruddin melakukan konsultasi ke lembaga tersebut,” ungkapnya. Di tempat terpisah, J Damanik, calon anggota DPRD Medan yang akan menggantikan Remond menegaskan, proses PAW Partai Buruh dan pengangkatan dirinya tidak ada permainan uang. Namun dia tidak menampik, ada lobi politik untuk memuluskan PAW itu. (TIM) disampaikan Salman Alfarisi juga menilai bahwa Ranperda Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat ini hendaknya tidak dijadikan peraturan daerah. Pasalnya, logika yang digunakan Pemko Medan mengutip retribusi atas orang meninggal yang hendak dimakamkan, berbanding terbalik dengan faktafakta yang ada di masyarakat. Bahkan, Fraksi PKS juga heran, di sela-sela duka mendalam atas musibah yang menimpa keluarga mengapa Pemko Medan masih tega menarik retribusi untuk pemakamannya? Seharunya Pemko Medan memberikan dukungan moral dan bantuan material kepada keluarga yang mengalami musibah seperti meninggal dunia. “Jika ada warga Kota Medan yang meninggal dunia harusnya Pemko Medan memberikan bantuan, sebagaimana yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Depok selama tujuh tahun terakhir ini,” katanya. Sementara pemandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang disampaikan Burhanuddin Sitepu mengatakan, Pemko Medan berkewajiban melakukan penertiban dan pengaturan taman pemakaman umum (TPU) baik yang dikelola pemerintah sendiri maupun yang dikelola badan/yayasan atau wakaf. “Permasalahan TPU yang dikelola swasta maupun wakaf perlu mendapat sentuhan dan pemecahan masalah, sehingga tempat pemakaman yang ada lebih teratur dan perlu diberikan lampu penerangan agar masyarakat di lokasi tersebut merasakan sentuhan yang dilakukan Pemko,” kata Burhanuddin. Fraksi Partai Demokrat juga berharap agar TPU yang ada dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ruang terbuka hijau, yang sampai saat ini belum dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan UU. (BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 17 April 2012

harian andalas | Hal.

4

REKA ULANG – Sebanyak 30 adegan yang diperagakan pelaku Rahmadan alias Rahmad alias Bebek saat mengahabisi nyawa korbannya Sri Yulianti. Dari reka ulang itu diketahui jika pelaku membunuh korban dengan pensil alis dan obeng. andalas /slamet riyadi

Rekonstruksi

Sri Yulianti Dibunuh dengan Pensil Alis Tebingtinggi–andalas Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi menggelar reka ulang (rekonstruksi) kasus kematian Sri Yulianti (19) yang dibunuh teman dekatnya, Rahmad. Dari reka ulang itu diketahui jika pelaku membunuh korban dengan pensil alis. Reka ulang pembunuhan digelar di samping halaman Mapolsek Rambutan itu berlangsung selama hampir 1,5 jam, Senin (16/4) sekira pukul 10.30 Wib, dilakoni oleh Rahmadan alias Rahmad alias Bebek (22) warga Dusun VIII, Kampung Bahtonang, Desa Penggalian, Kec. Tebing Syahbandar, Kab. Sergai dengan 30 adegan. Ibu korban, Wagini (38) turut menyaksikan adegan peradegan bagaimana tersangka menghabisi nyawa anak kedua dari lima bersaudara pasutri Wagini dan Alm. Suratman itu. Sementara sebagai korban diperankan oleh Ria Suryana alias Ria, salah seorang honorer di Satreskrim Polres Tebing Tinggi. Selama rekonstruksi itu berjalan, isak tangis selalu terdengar dari janda beranak lima itu, sebab Wagini tidak menyangka begitu teganya pelaku meng-

habisi nyawa anak gadisnya. Dengan mengambil lokasi perkebunan sawit yang tepat berada di samping Mapolsek Rambutan, satu persatu adegan pun dilakukan oleh Rahmad dengan berawal dari Rahmad melintas di depan rumah korban Sri Yulianti dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Spin 125 warna biru, BK 5017 XU miliknya. Pagi itu, ia ingin berangkat kerja sebagai buruh bangunan. Korban memberhentikan kendaraan pelaku, lalu menumpang untuk pergi kerja ke Kota Tebing Tinggi. Di tengah perjalanan, Rahmad dan Sri Yulianti sepakat samasama bolos kerja, lalu memilih jalanjalan ke Pantai Jono yang berada di Desa Kuala Tanjung, Kec. Tanjung Gading, Kab. Batu Bara. Selama di Pantai Jono, Rahmad mengungkapkan rasa cintanya kepada korban. Terungkap dalam reka ulang tersebut, persis sekira pukul 16.00 wib, sore itu keduanya pulang dari Pantai Jono. Saat sepeda motor melintas di areal perkebunan kelapa sawit, Afdeling I, Dusun VII, Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai. Keduanya terlibat pertengkaran lantaran kebohongan Rahmad yang mengaku masih lajang kepada korban pada saat masih berada di Pantai Jono

OTK Bakar Rumah Warga Percut Medan-andalas Sebuah rumah milik Toni Situmorang (43), warga lahan garapan Pasar I, Blok I Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan Minggu (15/4) 24.00 dibakar orang tak dikenal (OTK). Karena peristiwa ini, korban kehilangan satu unit rumah dan sepeda motor Mega Pro BK 5715 RN yang ditaksir lebih dari 10 juta. Informasi yang diperoleh andalas di kepolisian, sebelum kejadian pembakaran terjadi, rumah tersebut yang dijaga oleh Leo Silalahi (17) dan Tua Manullang (17), dan kedua saksi tengah tertidur pulas. Secara tiba-tiba saja, kedua penghuni rumah tersebut dikejutkan dengan suara lemparan batu yang memecahkan kaca depan rumah tersebut. Selanjutnya, kedua saksi tersebut langsung memeriksa bagian depan rumah sekaligus menyita barang bukti berupa batu dan martil yang digunakan untuk melempar kaca nako tersebut. Selang beberapa lama kemudian, kedua saksi tertidur kembali, datang lah 6 orang tak dikenal yang langsung membakar rumah tersebut, dengan menyiramkan bensin. Akibatnya, rumah tersebut terbakar dan 1 sepeda motor Mega Pro BK 5715 RN tinggal rangkanya saja. Kedua saksi yang melihat kobaran api yang membakar rumah tak bisa berbuat banyak, terpaksa menyelamatkan dirinya terlebih dahulu, sementara enam orang tak dikenal diduga pelaku pembakaran rumah tersebut melarikan diri langsung. Sementara Kapolsek Percut Seituan Kompol Maringan Simanjuntak saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chan terkait pembakaran tersebut mengaku belum mengetahui apa sebenarnya motif pembakaran rumah milik Toni Situmorang. “Pelakunya 6 orang tak dikenal, belum diketahui apa motifnya sedangkan keenam pelaku masih dalam penyelidikan,” sebut Faidir Chaniago. (ACO)

terbongkar lewat sms yang dikirim korban kepada seseorang, Terungkap bahwa Rahmad telah menikah dengan Nisah pada bulan Februari 2012 lalu. Untuk meyakinkan korban, Rahmad memberhentikan sepeda motornya di areal perkebunan sawit tetapi tetap saja korban tidak percaya hingga akhirnya sms tersebut menjadi pemicu pertengkaran menjadi lebih seru. Korban mengatakan, “Sudahlah, kau jujur saja”. Mendengar kalimat itu, pelaku pun berang, sambil mengatakan,” mulut kau itu,” pelaku langsung emosi dan menampar wajah korban lalu mendorong tubuhnya hingga terjatuh ke rerumputan yang tumbuh di bawah pohon sawit. Korban menjerit, dan minta tolong, tetapi raungan minta tolong yang keluar dari mulut korban semakin menambah emosi dan kepanikan pelaku dan langsung pelaku memukul ke arah tengkuk korban sebanyak satu kali, lalu mencekik leher korban dengan kedua tangan si pelaku hingga korbanpun lemas tak berdaya. Pelaku lantas menyeret korban sejauh tiga meter dari tempat kejadian semula. Pelaku secara paksa membuka dan menarik baju korban serta menghisap payudara korban. Tiba-tiba korban tersadar dan berteriak minta tolong

lagi. Pelaku semakin emosi dan kalap lalu langsung memukul dengan tangannya ke arah bagian belakang kepala dan wajah korban secara bertubi-tubi hingga mengakibatkan korban kembali lemas dan tidak berdaya. Tak sampai disitu rupanya penganiayaan pelaku terhadap korban. Pelaku mengambil satu buah pensil alis di tas korban yang tergantung di gantungan sepeda motornya dan langsung menikamkan kebahagian perut korban, namun pensil alis tersebut patah. Tersangka kembali mendatangi sepeda motornya lalu membuka bagasi dan mengambil sebilah obeng bunga dan menikamkannya ke arah leher korban sebanyak tiga kali, hingga korban semakin tidak berdaya. Pelaku langsung membuka paksa celana jeans korban hingga melewati lutut, tetapi tiba-tiba korban kembali menjerit minta tolong. Pelaku kembali semakin emosi dan panik, hingga dengan sekuat tenaganya, pelaku menarik celana dalam korban hingga terkoyak dan terlepas lalu menyumbatkannya ke mulut korban. Dalam keadaan tidak berdaya itulah, pelaku akhirnya memasukkan ketiga jari tangannya ke dalam kemaluan korban secara berulang-ulang. Tak lama, pelaku membuka celananya lalu mema-

sukkan kemaluannya sebanyak dua kali hingga akhirnya pelaku mencapai klimaksnya dan mengeluarkan spermanya di atas kemaluan korban. Setelah puas, pelaku pun meninggalkan korban dalam keadaan tangan dan tubuh kejang-kejang. Pelaku sebelum pergi dari areal perkebuan sawit itu sempat mengambil tas korban yang isinya satu buah HP, dompet berisi uang Rp. 30.000,-. Tas bersama obeng dibuang pelaku di semak-semak, 1 km dari lokasi kejadian. Dua hari kemudian, tepatnya Rabu (14/3) sekira pukul 10.30 wib, sesosok mayat seorang gadis ditemukan pekerja kebun dalam keadaan mulai membusuk, dialah mayat gadis malang bernama Sri Yulianti tersebut. Tiga hari setelah penemuan mayat itu, pelaku pun berhasil dibekuk oleh tim gabungan Polres dan Polsek Tebing Tinggi di tempat persembunyiannya di rumah kakak sepupu pelaku di jalan Besar, Kota Stabat, Kab. Langkat. Penangkapan itu langsung dipimpin oleh Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Andi Rian Djajadi, SIK. Terendusnya nama Rahmad sebagai pelaku lantaran saksi mata yakni Ibu kandung korban melihat langsung korban menumpang sepeda motor Rahmad. Sementara usai reka ulang tersebut,

Rahmad yang ditanyai mengaku menyesali perbuatannya, “Nggak sanggup saya memandang wajah ibu itu, saya mengaku sangat menyesal sekali perbuatan saya bang,” ujar Rahmad yang hingga saat ini ia sendiri masih dibayang-bayangi wajah gadis yang telah dibunuhnya itu. Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Andi Rian Djajadi, SIK yang ikut menyaksikan reka ulang tersebut mengatakan bahwa lokasi rekonstruksi itu dipindahkan di Mapolsek Rambutan adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa mengancam keselamatan si pelaku. “ Kalau reksonstruksi ini digelar di TKP, kita khawatir keselamatannya terancam, makanya kita pindahkan lokasinya ke Mapolsek Rambutan. Reka ulang ini juga untuk mengetahui tahapan-tahapan yang telah dilakukan si pelaku menghabisi nyawa korban, dan kesemuanya itu adalah untuk melengkapi berkas yang beberapa hari kedepan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi. Dalam kasus ini, pelaku dijerat pasal 339 Subs 338 dan Pasal 285 KUHPidana,” ujar AKBP Andi Rian Djajadi yang turut melihat rekonstruksi itu penasehat hukum pelaku, Alfian HD Dalimunthe, SH dan Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Tebing Tinggi, Dedi Syahputra, SH.(MET)

Penjambret Karyawati Bank Terjebak Macet Medan-andalas Dua penjambret warga Jalan M Yacob Gang Nangka, babak belur dipukuli warga setelah ditangkap oleh korbannya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (16/4). Akibatnya, kedua tersangka berinisial Hendro Sumarno (20), warga Jalan M Yacob Gang Nangka, Kecamatan Medan Perjuangan bersama Wili Maulana Sahputra (17), warga Jalan M Yacob Gang Titibesi, Kecamatan Medan Perjuangan, harus meringkuk ke dalam sel Polsek Medan Barat. Data yang diperoleh di kepolisian, sekitar 08.00, korban Cristin Panggabean (20) warga Jalan Sutomo Ujung Gang B Kecamatan Medan Timur, diantar oleh kekasihnya Horas Simanjuntak (27) dengan mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Balaikota. Akan tetapi persis di depan Merdeka Walk, tak jauh dari tempat korban bekerja di Bank BNI, secara tiba-tiba muncul dua tersangka HS dan WMS yang membawa sepeda motor Vega R dari arah belakang. Begitu pelaku berada di samping korban, tersangka WMS langsung merampas tas yang di pangkuan Cristin Panggabean. Akan tetapi, Cristin sempat mempertahankan tas kerjanya itu hingga talinya

"Ibuku masuk penjara karena terlibat kasus narkoba dan butuh uang Rp500 ribu untuk membesuknya. Aku tak punya sehingga kuajak temanku menjambret,” aku tersangka WMS terputus. Setelah berhasil menguasai tas korban, kedua pelaku langsung melarikan diri ke Jalan Balaikota. Setelah sadar kekasihnya jadi korban jambret, spontan Horas Simanjuntak mengejar para pelaku yang melaju kencang hingga ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Saat kedua pelaku berada di Jalan Perintis Kemerdekaan simpang Jalan Purwo, para pelaku ketimpa sial, arus lalulintas macet hingga kedua pelaku terjebak kemacetan. Begitu melihat kedua pelaku berada diantara kendaraan yang terjebak macet, korban langsung menabrak kedua pelaku sembari berteriak rampok hingga para pelaku terjatuh. Sejumlah warga yang mengetahui para pelaku jambret langsung memukuli kedua pelaku. Untung

saja, petugas Reskrim Poslek Medan Timur yang mengetahui aksi amuk warga tersebut segera mengamankan kedua pelaku ke Mapolsek Medan Timur. Karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polsek Medan Barat, akhirnya kedua penjambret tersebut langsung diserahkan ke Polsek Medan Barat sedangkan korbannya Cristin Panggabean yang menderita luka-luka di kedua lututnya karena terjatuh dari kereta segera membuat laporan pengaduan. Cristin Panggabean menuturkan, pagi itu dirinya hendak mengantar kekasihnya ke tempat kerjanya di Bank BNI di kawasan Lapangan Merdeka namun belum sampai ke kantornya, tiba-tiba tersangka WMS langsung merampas tasnya. "Sempat kupertahankan namun gagal karena tali tas terputus, kedua penjambret langsung kabur," tutur Cris tin Panggabean. Sementara itu, tersangka WMS mengaku nekad menjambret karena butuh uang Rp 500 ribu untuk biaya membesuk ibunya yang kini berada di Lembaga Pemasyarakatan Tanjunggusta. "Ibuku masuk penjara karena terlibat kasus narkoba dan butuh uang Rp500 ribu untuk membesuknya. Aku tak punya sehingga kuajak temanku menjambret,” aku tersangka WMS.(ACO)

Dirampok di Gagak Hitam, Guru SD Shock Medan-andalas Daminar Sulastri Tobing (50), seorang guru SD Negeri di Jalan Asoka Daminar, menjadi korban perampokan di Jalan Gagak Hitam Ring Road, Medan Sunggal wilayah hukum Polsek Sunggal. Pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut berhasil merampas tas milik Sulastri. Akibat kejadian tersebut kondisi korban menjadi shock dan gemetaran, akhirnya korban, penduduk Jalan Ngumban Surbakti Sedap Malam VII membuat laporan ke Polsek Sunggal, Senin (16/4) sekitar pukul 13. 30 WIB. Informasi yang didapat andalas pada waktu kejadian, korban saat itu hendak menumpangi sebuah becak motor (betor) dari kawasan Brayan dan hendak pulang ke rumahnya di

Jalan Ngumban Surbakti. Namun pada saat di Jalan Gagak Hitam tepatnya di depan sebuah galon SPBU becak yang ditumpangi korban diserempet kedua pelaku yang berboncengan menaiki sepeda motor tua jenis Astuti dan berhasil merampas tas biru kecoklatan yang disandang korban. Tas tersebut berisi uang senilai Rp 1,2 juta, 2 buku tabungan dan 2 BPKB sepeda motor. Kepada wartawan, korban Sulastri yang kondisi gemetaran dan linglung menceritakan jika tas miliknya dirampas oleh pengendara sepeda motor yang berboncengan. "Tas ku ditarik tadi pak, trus orang itu belok tak tahu kemana," katanya dengan terbatabata.

Sewaktu dihadapan petugas kepolisian, korban terlihat shock dan gemetaran, bahkan korban sempat menunjuk ke arah pengunjung dan mengatakan jika yang ditunjuk tersebut pelakunya, namun oleh petugas SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) menjelaskan dan menenangkan korban dengan memberinya minum dan kemudian kembali memberikan keterangan. Atas peristiwa itu korban membuat laporan atas kehilangan barang miliknya yang dijambret oleh 2 pria tersebut. Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Victor Zilliwu membenarkan laporan korban, "Iya benar laporan sudah kita terima, sedang kita dalami," terangnya. (ACO)

Tersangka Predi (23) sedang menjalani pemeriksaan petugas Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi.andalas/riyad

Miliki Sabu, Karyawan Koperasi Tertangkap Tebingtinggi-andalas Kepingin menghisap sabusabu akhirnya masuk bui. Peristiwa ini dialami oleh Predi (23), warga Jalan Badak, Kelurahan Badak Bejuang, Kota Tebing Tinggi keburu ditangkap petugas Satuan Anti Narkoba Polres Tebing Tinggi, Minggu (15/4) malam sekira pukul 23.00 Wib. Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, Senin (16/ 5), menyebutkan bahwa ayah satu anak itu ditangkap pada saat berada di belakang Gedung TC Sosial di Jalan Pelita, Kelurahan Durian, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, tepatnya di dekat Depot Air Minum milik PDAM. Sejak awal petugas telah mengintai gerak-gerik tersangka yang dilihat hilir mudik melintas di Jalan Pelita. Tersangka ternyata memang diintai petugas, saat berhenti di dekat lokasi, tersangka didatangi seorang laki-laki dan laki-laki itu tersebut memberikan sesuatu kepada tersangka Predi lalu lelaki itu pergi meninggalkannya. Setelah beberapa saat, dua orang petugas Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi yang mengintai gerak-gerik tersangka, langsung menghampiri Predi. Tak ayal, tersangka Predi berhasil diamankan lantaran ditemukan di dalam sakunya

satu bungkus plastik putih transparan berukuran kecil yang isinya sabu-sabu. Tersangka yang mengaku sebagai tukang tagih koperasi KSU Mekar Sari, akhirnya digiring petugas bersama barang bukti satu paket kecil sabu sabu dan satu buah HP K-Touch warna merah miliknya. Dalam HP nya tersimpan pula sejumlah tulisan pesanan sabu-sabu kepada seseorang. Tersangka Predi mengaku kalau orang yang mengantarkan pesanan sabu-sabu kepadanya biasa dipanggilnya dengan sebutan Batu, warga Paya Kapar, Kel. Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, “ Aku tak tahu namanya, cuma lelaki itu biasa kupanggil dengan sebutan Batu, dari dialah kubeli sabu-sabu itu seharga Rp 100 ribu. Rencananya mau kupakai sendiri di rumahku,” ujar tersangka yang mengaku baru dua bulan yang lalu mulai menghisap sabu-sabu. Tersangka pengkonsumsi sabu-sabu ini pun masih menjalani pemeriksaan petugas, Plh. Kasat Narkoba, Ipda Pandu, W membenarkan pihaknya telah menangkap tersangka Predi dalam hal kepemilikan satu paket kecil sabu-sabu, “ Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009,” ujarnya. (MET)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 17 April 2012

Mami Narkoba LP Tanjung Gusta, Terancam Pidana Mati Medan-andalas Anly Yusuf alias Mami, terpidana kasus narkotika yang tertangkap tangan kembali melaksanakan bisnis haramnya dari balik Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan, terancam hukuman mati. Jaksa penuntut umum (JPU) Yunitri SH, dalam dakwaannya menyebutkan penghuni Blok 6D Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita Tanjung Gusta Medan didapati petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu bersama terdakwa Ramli Petrus alias Abeng (berkas terpisah) sejak Januari 2011. "Dikarenakan Anly masih berstatus narapidana, terdakwa membutuhkan orang lain sebagi kurir untuk menjalankan bisnisnya," kata JPU saat membacakan dakwaan di PN Medan, Senin kemarin. Penangkapan Anly Yusuf sendiri bermula dari perkenalan terdakwa dengan Suryono alias Aweng (berkas terpisah) sekitar Agustus 2011. Saat itu, Anly menawarkan Suryono menjadi kurir sabu, dengan upah Rp1juta per ons untuk dijual. Sepakat, Anly beberapa kali menyuruh Suriyono mengambil sabu dari Ramli Petrus, diantaranya Agustus 2011 seberat 1 Kg, Oktober 2011 seberat 1 Kg dan 17 Desember 2011 seberat 1Kg. Terakhir, tepatnya 20 Desember 2011 Anly menghubungi Aweng, memerintahkan mengambil sabu seberat 200 gram kepada Abeng. Melaksanakan perintah, Aweng mendatangi Abeng di rumah Alwi (berkas terpisah) beralamat di Kampung Aur Medan Maimun. Setelah

sabu-sabu seberar 206,4 gram berada di tangan kurir, dari balik jeruji, dengan bebasnya Anly mengendalikan, peredaran narkotika itu. Memerintahkan keduanya membagi sabu kepada Aciong seberat 50 gram, Keling 50 gram, Said 100 gram (ketiganya DPO, red). Namun, saat mengantarkan barang, Aweng ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) berikut barang sabu seberat 206,4 gram, berikut 0,5 gram ditemukan di rumah Aweng. Pada tanggal 21 Desember 2011, petugas BNN menangkap Anly Yusuf di LP Wanita Tanjunggusta Medan berikut barang bukti diantaranya uang Rp9 juta dan telepon genggam. Di hadapan majelis hakim diketuai Dahlan Sinaga, JPU mengatakan, selain memesan pada Abeng, Anly Yusuf juga pernah memesan sabu kepada Tri Sudiatmoko alias Moko yang merupakan Napi di LP Dewasa Tanjunggutsa Medan, yakni bulan November 2011 seberat 2 ons dengan harga Rp65 juta per ons. Dengan perantara Suryono, sabu diserahkan kepada Saleh (DPO), dengan harga Rp69 juta. Atas perbuatan itu, terdakwa diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (2) Jo PAsal 132 aat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Pemberantasan Narkotika. Anly Yusuf juga didakwa telah menyimpan dan menggunakan uang yang berasal dari tindak pidana narkotika. Atas perbuatan itu, Anly didakwa melanggar Pasal 137 huruf a Jo Pasal 137 huruf b Undangundang Narkotika.. (THA)

Ilustrasi

Geng Motor Medan Mulai Berulah Lagi Medan-andalas Polresta Medan dengan tegas melakukan tindakan terhadap kawan geng motor yang beraksi di Kota Medan ini. Pihak Polresta Medan melakukan razia di lokasi yang digunakan kawanan geng motor untuk berkumpul dan mengerahkan personil untuk melakukan patroli. "Kita rutin melakukan razia di lokasi yang digunakan kawanan geng motor untuk berkumpul dan mengerahkan personil untuk melakukan patroli," ucap Kombes Pol Monang Situmorang, kepada andalas Senin (16/4) siang. Saat disinggung aksi geng motor seperti terjadi di Jakarta pekan lalu yang menewaskan korban, Monang menyikapi dengan penegakan hukum, dimana setiap aksi geng motor yang melanggar hukum akan ditindak oleh pihaknya."Akan kita tindak tegas terhadap aksi geng motor yang melanggar hukum," ujarnya. Saat ditanya pencegahan terhadap wabah geng motor di Kota Medan, Monang menjelaskan pihak sudah melakukan pemberitahuan dan pembinaan terhadap siswa di sekolah-sekolah kota Medan akan bahayanya geng motor saat ini. "Kita sudah lakukan dengan cara mensosialisasi dengan menerjunkan polisi sebagai inspektur upacara, sehingga amanat dan pembinaan upacara bisa disampaikan akan bahayanya geng motor," ucap Monang. Sebelumnya, puluhan kawanan geng motor kembali membuat onar dengan melempari Security Komplek Asia Mega Mas Jalan AR Ha-

kim, Medan Minggu (15/4) dini hari. Akibat keributan itu, petugas kepolisian Polsek Medan Area mengamankan 9 orang anggota geng motor. Informasi di kepolisian, keributan ini terjadi Minggu sekitar pukul 01.00 WIB, saat puluhan anggota geng motor melintas di Jalan AR Hakim Medan menuju Jalan Mandala By Pass. Sesampainya di depan Komplek Asia Mega Mas, anggota geng motor ribut dengan security komplek yang ditengarai karena ada pelemparan yang dilakukan geng motor. Merasa diganggu akhirnya, beberapa orang Security melakukan perlawanan, yang berujung hujan batu di kawasan itu. Namun aksi itu tidak meluas, setelah petugas kepolisian Polsek Medan Area yang mendapat informasi itu, berhasil meredam keributan. Dari situ, petugas mengamankan 9 orang pemuda geng motor yang diduga membuat onar di kawasan Komplek Asia Mega Mas. Setelah mengamankan 9 orang yang diketahui masih remaja ini, polisi langsung memboyong ke Mapolsek Medan Area untuk menjalani pemeriksaan. "Tadi malam ada lempar-lemparan batu karena geng motor mengganggu satpam komplek asia mega mas," ujar petugas Polsek Medan Area. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada yang kita tahan, karena tidak ada korban yang membuat laporan. "Sudah kita pulangkan kita data saja karena 9 orang itu masih dibawah umur," tandasnya.(HER)

harian andalas | Hal.

5

BBPOM Bawa Tempe dan Buncis ke Laboratorium Dugaan Keracunan Taruna Penerbangan

andalas/acun

Medan-andalas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan telah mengambil sample makanan untuk dilakukan pengujian di laboratorium guna mengetahui penyebab keracunan yang dialami puluhan taruna Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP), kemarin. Kabid Penyelidikan dan Pemeriksaan BBPOM Medan Setiamurni mengatakan, sample makanan baru mereka terima dan akan dilakukan pengujiannya melalui uji laboratorium. "Ada makanan seperti tempe, buncis dan lainnya yang akan diuji dilaboratorium. Untuk melihat darimana penyebabnya," ujarnya, Senin (16/4). Namun, dikarenakan makanan yang akan diuji sudah basi, sambungnya, jadi tidak diuji dengan uji mikrobiologi. Tetapi akan dilihat melalui uji kimia apakah ada cemaran kimianya. "Jadi belum bisa disimpulkan apa hasilnya," kata Setiamurni. Mengenai masalah ini, sebutnya lagi, dinas kesehatan kab/kota merupakan leading sektornya. "Kita hanya membantu melakukan uji laboratorium," ucap Setiamurni. Kabid pengujian pangan BBPOM Medan Masmur menambahkan untuk pengujian mikroba lamanya 3 hari. "Untuk pengujian kimia waktunya 2 hari," timpalnya. Sedangkan Kepala dinas kesehatan Medan dr Edwin Effendi yang dihubungi melalui telepon selularnya untuk menanyakan masalah tersebut, tidak mengangkat hpnya. Sementara puluhan Taruna Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan yang diduga keracunan ikan tongkol sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari 3 rumah sakit, yakni RSUP H Adam Malik Medan, RS Mitra Sejati dan RS Medica Medan. Kasubag Humas RSUP HAM Sairi M Saragih di ruang kerjanya menga-

Pihak keluarga tengah mencari informasi korban keracunan makanan di saat berada di RS Medica Medan. Sekitar 70 mahasiswa sekolah penerbangan ATKP (Akadami Teknik dan Keselamatan Penerbangan) Jalan Penerbangan, Medan Tuntungan keracunan makanan, saat menyantap makan malamnya pada Minggu (15/4) sekitar pukul 19.00 WIB. takan, semalam (Minggu-red) ada 56 orang yang memeriksakan diri akibat gejala mual dan pusing. Dari 56 itu, 39 orang dirawat inap dan diobservasi. “ Tapi hari ini (Senin-red), seluruh Taruna diperbolehkan pulang karena sembuh," katanya. Menurutnya, saat di IGD seluruh Taruna mengalami pusing dan mual serta bibirnya merasa tebal dan menyesak ulu hati. "Dicurigakan memang keracunan makanan. Tapi untuk memastikan itu, harus ada uji laboratorium. Memang keluhannya sesudah makan. Tindakan yang dilakukan yakni, pemberian cairan infus, obat-obatan untuk mengurangi keluhannya," jelasnya. Pembantu Direktur III ATKP Akhwan mengatakan, taruna yang mengalami pusing dan mual merupakan

taruna junior. "Semalam yang mengalami pusing dan mual taruna junior. Taruna junior yang makan malam di asrama ini pada hari Minggu semalam, karena mereka wajib masuk asrama sejak pukul 15.00 sore, jadi makan malamnya di Asrama, sedangkan senior masuk Asrama sampai jam 22.00 malam," kata Akhwan didampingi Pembina Pengawas Taruna Parlin Manulang. Dijelaskannya, Taruna yang dirawat di RS Medica sekitar 24 orang, RS Mitra Sejati 28 orang dan RSUP HAM 39 orang. "Cuma karena ikut merasa makan, banyak yang memeriksakan diri. Tapi tidak dirawat. Sekarang, tinggal empat orang yang dirawat di RS Mitra Sejati, sebagian besar sudah diperbolehkan pulang. Baru kali ini kejadian sejak akademi berdiri tahun 1989," ungkapnya.

Peristiwa itu, sambungnya, berawal dari makan malam pukul 19.00 malam. Setengah jam kemudian, badan sebagian taruna memerah dan merasa pusing. "Mendengar hal itu, kami langsung membawa mereka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Alhamdulillah, semuanya sekarang sudah sembuh. Kejadian ini akan menjadi pembelajaran bagi kita semua, mudah-mudahan ada hikmahnya," imbuhnya. Dia mengakui menu makan malam saat itu adalah ikan tongkol. "Namun, cuma yang berhak menyatakan keracunan ikan tongkol adalah orang BBPOM. Sampelnya udah dikirim ke sana," katanya sembari mengatakan, pihak penyedia jasa yang membuat cathering untuk taruna-taruna ini. (YN)

K-SEMAR Tuding Kejari Stabat ‘Peti-eskan’ Korupsi Langkat

Ada “Kuntilanak “ di Sel Mapolresta Medan

pekerjaan adalah pada sekira tanggal 5 Nopember 2010 dan selesai dikerjakan sekira tanggal 20 Desember 2010. Bahan lantai jembatan yang dipasang adalah kayu cempedak kampung yang disisip dengan kayu kelapa, sehingga tidak memiliki kekuatan. Akibatnya, belum sebulan selesai direhab lantai jembatan tersebut sudah rusak kembali. Yang lebih parah, pagar jembatan yang dipasang adalah besi L bekas yang sudah kropos. Anehnya, pada tahun 2011 yang lalu kembali dialokasikan di APBD Langkat anggaran sebesar Rp 362 juta untuk penggantian lantai jembatan tersebut. “ Hari ini kita telah sampaikan kembali laporan pengaduan ke-4 dugaan TPK tersebut ke pihak Kejari Stabat sekaligus tembusannya kita layangkan via Pos ke Jaksa Agung, Jamwas Kejagung, KPK dan Komisi Yudisial di Jakarta. Dalam waktu 14 hari sejak hari ini kita akan pertanyakan kembali sejauh mana hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan oleh Kejari Stabat atas laporan yang kita sampaikan. Jika dalam waktu 1 bulan tidak ada perkembangan yang berarti, maka kami akan lakukan aksi unjuk rasa di halaman Kejari Stabat sekaligus melaporkan Kejari Stabat ke Jamwas Kejagung,� kata Togar. (BD)

Medan-andalas Seorang tahanan kasus pencabulan kesurupan saat akan dimasukkan ke sel tahanan Mapolresta Medan, setelah dijenguk orang tuanya, Senin (16/4) sore. Tersangka mengaku dirasuki kuntilanak. Informasi wartawan di kepolisian, kejadian ini bermula ketika tersangka Agung Suhardinata (27) dijenguk orangtuanya (Suhardi dan Hj Samiah). Usai melepas rindu sama orangtuanya, Agung tiba tiba meniupkan perkataan kepada orangtuanya, kalau dirinya melihat seraut wajah menyeramkan mirip sosok kuntilanak. "Sebelumnya anak saya sudah sering mengatakan dari telepon kalau melihat kuntilanak di tahanan" ujar Ibu tersangka. Setelah melihat itu, tubuh tersangka langsung mengejang dan berkata ngawur. Kontan saja petugas Polresta Medan heboh. Untuk menenangkannya, petugas membawanya ke Ruang Unit PPA Polresta Medan, yang berada tepat di piket Reskrim. Meski sudah dibawa ke ruang UPPA, namun tersangka masih meraung. Akhirnya, petugas berinisatif memanggil paranormal untuk mengeluarkan kuntilanak dari tubuh tersangka, tapi juga tidak berhasil, dan kemudian dibawa ke kawasan Bilal. Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol M. Yoris Marzuki, SIK, SH ketika dikonfirmasi wartawan di Mapolresta Medan, mengatakan bahwa kejadian itu benar adanya. (WAN)

Stabat- andalas Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat tahun 2011 lalu diduga sengaja “mempetieskan� sejumlah perkara tindak pidana korusi yang kemungkinan merugikan keuangan negara milyaran rupiah. Padahal bukti-bukti permulaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi (TPK) tersebut jelas terlihat pada laporan pengaduan dan lampiran yang disampaikan oleh Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut sebagai pelapor. Dugaan ini disampaikan oleh Koordinator K-SEMAR Sumut, Togar Lubis, SH, MH, kepada sejumlah wartawan di Stabat, usai melaporkan kembali perkara-perkara tersebut kepada Kejari Stabat, Senin (16/4). Menurut aktivis penggiat anti korupsi ini, pada akhir Desember 2010 dan awal Januari 2011 lalu, KSEMAR melaporkan 4 perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) ke Kejari Stabat, yaitu TPK pemotongan bantuan honor guru dan P3N se- Kabupaten Langkat (Senin, 27 Desember 2010) yang dilakukan para oknum dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat. Bantuan tersebut bersumber dari dana Bansos APBD Langkat tahun 2010 sebesar Rp 5,556 milyar dan diperuntukkan bagi 4630 orang guru

honor MDA, TPQ, MA, TK/RA dan petugas P3N. Besarnya potongan itu antara 20 s/d 30 persen dan telah terjadi selama 2 tahun. Selanjutnya adalah laporan pengaduan TPK Biaya Operasional 6 unit mesin pompa pada waduk di Kecamatan Tanjung Pura, yang bersumber dari APBD Langkat tahun 2004 yang diduga fiktif sebesar Rp 100 juta. Lalu, anggaran pengerjaan Jalan Hotmix di Dusun 8 s/d Dusun 9, Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, yang bersumber dari APBD Langkat Tahun 2010 sebesar Rp. 742 juta, yang dilaksanakan oleh CV KBS yang beralamat di Jalan Samahudi Tanah Merah, Kecamatan Binjai Kota Binjai atas nama Direktur berinisial YP. Selanjutnya, laporan pengaduan dugaan TPK anggaran Rehab Jembatan di Paluh Madinah, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura senilai Rp 986 juta yang juga bersumber dari APBD Langkat tahun 2010. Berdasarkan plank proyek, tanggal dimulainya pekerjaan adalah 22 Agustus sampai dengan 22 Desember 2010 dengan pelaksana rehab adalah CV D, yang beralamat kantor di Jalan Perniagaan Stabat, atas nama Direktur bermarga Kaban, namun ternyata dimulainya


RAGAM

Selasa 17 April 2012

harian andalas | Hal.

6

GP Al Washliyah Minta Pemkab L. Batu Tertibkan Warung Liar Rantauparapat-andalas Irwansyah Ritonga S Pd I, MHum, terpilih sebagai Ketua Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu periode 2012-2016 secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) VIII organisasi kemasyarakatan pemuda Islam tersebut, di Kampus Universitas Al Washliyah (Univa) L.Batu di Rantauprapat. Irwansyah Ritonga kepada wartawan Minggu (15/4) mengatakan, dia berjanji untuk membesarkan Al Washliyah khususnya Pemuda Al Washliyah di L.Batu dengan cara semakin mendekatkan organisasi tersebut untuk kepentingan kepada umat. "Selanjutnya rekomendasi dari Hasil Musda Al-Washliyah berharap agar pemerintah dan instansi terkait dapat menertibkan warung-warung liar yang menjual minuman keras dan lokasi-lokasi maksiat, "ujarnya. Dia juga mengajak para pemuda khususnya Pemuda Al Washliyah agar terus meningkatkan kualitas, baik dengan jalan menempuh pendidikan secara formal maupun nonformal. Sebab, Al Washliyah khsususnya kaum muda Al Washliyah identik dengan kaum terdidik. Dengan pendidikan, tambahnya, pemuda Al Washliyah akan dapat memberikan kontribusi lebih kepada umat dalam rangka meningkatkan keimanan dan kesejahteraan umat itu sendiri. Karena itu belajar dan belajar merupakan hal yang paling utama dalam ke-

hidupan pemuda Al Washliyah. Dia juga mengatakan, akan mengajak para pemuda khususnya Al Washliyah untuk bersama-sama membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) L Batu mengimplementasikan visi dan misi menjadikan L Batu mandiri 2015 menuju L Batu sejahtera 2020. Sementara Wakil Bupati L Batu Suhari Pane SIP dalam sambutannya mengatakan, para pemuda yang tergabung dalam gerakan Al Washliyah pantas bangga dan meminta kebanggaan itu diwujudkan dalam upaya membantu umat mencapai keimanan dan kesejahteraannya. Katanya, banyak para pemuda di negeri ini yang telah menunjukkan kemampuannya dalam membantu dan mendampingi umat di berbagai sektor yang kadang kontribusi yang mereka sumbangkan tidak mengharapkan pamrih. Oleh karena itu, tambah Wabup Pemkab L Batu sangat merindukan kehadiran para pemuda tangguh semacam itu khususnya di pemuda Al Washliyah L.Batu untuk semakin memudahkan Pemkab mewujdudkan masyarakat yang mandiri menuju masyarakat yang sejahtera. Hadir dan tampil pula memberikan sambutan antara lain, Ketua GPA Provinsi Sumatera Utara Drs H Hasbullah Hadi, SH, MH, Rektor Univa L.Batu Drs H Bukhori IS, MM, Ketua PD Al Washliyah L.Batu Drs H Abdul Halim Hasan, MM. (ONE)

Honorer Kategori I Disdiknas Nisel Merasa Dipersulit Nias Selatan-andalas Puluhan tenaga Honor Guru Bantu Daerah (GBD) Dinas Pendidikan Nias Selatan yang masuk dalam daftar kategori satu mengeluh karena berkas mereka tidak diterima oleh Badan Kepegawaian daerah ( BKD) Nias Selatan. Pasalnya tidak terlampir slip Surat Pertanggung Jawaban Gaji ( SPJ), meskipun ada foto copy yang sudah dilegalisir tetap saja ditolak. " Sedangkan honorer yang dibiayai APBN Pusat (GBK) berkas mereka diterima, "jelas salah seorang tenaga honorer tanpa menyebutkan identitasnya kepada andalas Senin (16/4) di Kantor Dinas Pendidikan Nisel. Lebih lanjut dijelaskan, untuk mendapatkan asli SPJ gaji tersebut agak sulit sebab, surat pertanggungjawaban gaji seluruh tenaga honorer Guru Bantu Daerah (GBD) ada di Kantor Dinas Pendidikan. " Mana mungkin itu diserahkan kepada kami. Padahal saat berkas kami diseleksi oleh Men-

pan, hanya foto copy yang dilegalisir kami serahkan, ternyata kami dinyatakan lulus verifikasi," kata honorer dengan perasaan khawatir kalau mereka bakal ada yang dinyatakan gugur karena SPJ gaji asli. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Nias Selatan Dra Magdalena Bago, Spd MM MBA, saat di hubungi andalas via SMS, terkait hal itu, Magdalena, tidak memberikan jawaban sampai berita ini turun. Menanggapi hal di atas, anggota DPRD Nias Selatan, Hardi Maduwu dari daerah Pemilihan Pulaupulau Batu, Hibala, Pulau - Pulau Batu Timur, menjelaskan, diminta supaya Badan Kepegawaian Daerah Nias Selatan, tidak mempersulit para honorer dalam penyerahan berkas, sebab sangat aneh jika pada penyerahan berkas di BKD Nisel para honorer ada yang digugurkan, sementara mereka pada seleksi Menpan mereka dinyatakan lulus," terang Hardi. (EZ)

andalas/ist

IKRAR SUMPAH PEMUDA. Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus membacakan Ikrar Sumpah dan diucapkan oleh 369 prajurit mantan siswa Secata Gel II Tahap I TA. 2011 pada upacara penutupan Dikmata TNI AD Gel II Tahap I TA 2011 bertempat lapangan upacara Rindam I/BB Jalan Sipinggol-pinggol Pematang Siantar, Minggu (15/4).

Pemberhentian Bupati Palas Tinggal Eksekusi Medan-andalas Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pemberhentian Bupati Padanglawas (Palas) Basyrah Lubis, kemarin. "Sudah, sudah diterima," kata Gatot singkat ketika ditanya soal keberadaan SK Pemberhentian Bupati Palas yang telah dikeluarkan Mendagri sejak 9 Maret lalu. Namun Gatot tidak memberikan

keterangan lebih jauh soal SK tersebut dan bagaimana kelanjutannya. Dia hanya berlalu pergi masuk ke lift Kantor Gubernur Sumut meninggalkan wartawan. Kepastian diterimanya surat tersebut juga dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi (Sekdaprov) Sumut Nurdin Lubis sesaat sebelum pembukaan karnaval mobil hias dalam rangka HUT Provsu ke-64. "Hari ini (16/ 4) sudah diterima," ujarnya. Disinggung soal langkah yang akan dilakukan Pemprov Sumut, Nurdin mengatakan dalam dua hari ke depan akan ada dipersiapkan mekanismenya. Plt Gubernur Sumut akan menyerahkan lang-

sung surat tersebut dengan mengundang yang bersangkutan serta pihak yang berkepentingan lainnya. Nurdin juga mengaku belum bisa menyampaikan secara rinci apa saja isi SK tersebut. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenek sebelumnya tidak mengetahui persis mengapa SK tersebut baru sampai ke Pemprov Sumut. Yang jelas menurutnya surat itu langsung diserahkan keesokan harinya setelah ditandatangani Mendagri. Begitu pun lanjutnya, jika SK pemberhentian sudah diterima, nantinya Plt Gubernur Sumut akan memanggil Basyrah Lubis untuk

pemberitahuan. Bahwa berdasarkan keputusan dari Mahkamah Agung (MA) kasus yang menimpa Bupati Palas dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana memalsukan surat. Selain kepada Pemprov Sumut, tembusan juga diberikan ke DPRD Palas. Jika telah diterima maka secepatnya digelar paripurna untuk usulan pengganti Bupati Palas yang akan dijabat oleh wakilnya Ali Sutan Harahap. "Dalam Pasal 131 PP No 6/2005, DPRD harus menggelar sidang paripurna untuk pengusulan dan penetapan pengganti Bupati Palas," terang Dony. (WAN)

GM NISEL Desak Pemda Sikapi Putusan DPRD ke Menhut RI Nias Selatan-andalas Sejumlah Elemen Masyarakat dan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nias Selatan (GM NISEl-RED), Gerakan Mahasiswa Hibala (GEMAH), mendesak agar Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan segera menindak lanjuti putusan paripurna DPRD Nias Selatan tertanggal 11 April 2012 tentang, kegiatan PT Gruti dan PT Teluk Nauli di Kecamatan Kepulauan Batu, Hibala dan Pulau -Pulau Batu Timur ditutup. Pasalnya, kedua perusahaan yang melakukan kegiatan perambahan hutan di Kepulauan Batu itu, ditemukan beberapa dugaan pelanggaran seperti dilaporkan Tim Pansus pada sidang Paripurna DPRD kemarin. Dikatakan, selama beroperasi, kedua perusahaan pemilik IUPHHK

yakni, PT Gruti dan PT Teluk Nauli di Kepulauan Batu, tidak bermanfaat bagi masyarakat, justru yang menikmati adalah pemerintah pusat, sebab semua dana hasil hutan tersebut disetor ke kas negara. Sedangkan dana kelola sosial bagi masyarakat disetor kepada sekelompok orang-orang yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pendiri GM NISEL, Eddy Zebua didampingi Katua DPH, Sadar Halawa dalam rapat evaluasi kegiatan GM Nisel di Jalan Dermaga, Sabtu 14/4, menirukan laporan Pansus pada Paripurna DPRD Kemarin. Dalam rapat evaluasi itu, Eddy, mengimbau seluruh pengurus, anggota mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nias Selatan (GM NISEL) tidak berhenti

andalas/edi zebua

Ratusan Mahasiswa yang menamakan diri GM NISEL saling dorong dengan pihak keamanan dan SatPol PP di depan Gedung DPRD, menolak aktivitas PT Gruti dan PT Teluk Nauli di Hibala. sampai di sini untuk melakukan perjuangan aspirasi masyarakat Nisel, terkait kegiatan PT Gruti dan PT Teluk Nauli tersebut. " Jangan lengah dengan keluarnya putusan paripurna DPRD yang sudah disampaikan kepada pemerintah daerah, GM Nisel tetap mengawal agar benar - benar putusan paripurna tersebut di tindaklanjuti ke Menhut, tidak sekadar bumbu penyedap terhadap masyarakat," imbau Eddy. Sementara Ketua Dewan Pengurus Harian GM Nisel, Sadar Halawa, menambahkan, seandainya pihak Pemda tidak menindaklanjuti putusan paripurna DPRD tersebut ke Menteri Kehutan RI, GM Nisel akan segera melakukan aksi turun ke jalan mempertanyakan hal itu. " Bukan hanya GM NISEL, saya juga telah berkoordinasi dengan beberapa pimpinan organisasi kemahasiswaan dan LSM kepada ketua LSM Front Komitas Indonesia-1( FKI-1 ) Nisel, Erwinus Laia, SSos, MH, MM, untuk membentuk Aliansi untuk bersama melakukan pengawasan terhadap putusan paripurna DPRD tertanggal 11 April 2012. "Tutup aktifitas PT Gruti dan PT Teluk Nauli," tegas Sadar. Terpisah Ketua FKI-1, Erwinus Laia, S.Sos,MH,MM, kepada andalas, menyebutkan, bila Pemerintah Daerah tidak mengindahkan keputusan Paripurna DPRD yang menutup Aktifitas PT. Gruti dan PT.

Teluk Nauli di Kepulauan Batu, selain menurunkan masanya kejalan melakukan aksi, juga pihak FKI1 akan melaporkan hal itu ke Pihak penegak hukum dan mau mendatangkan tim independen yang mengetahui tentang Kehutanan seperti WLHI, tegas Erwinus. Lebih lanjut Erwinus katakan, kepada lembaga yang menurut hasil dengar pendapat Pansus, telah melakukan pemerasan terhadap kedua Perusahaan tersebut, seperti ketua TPH, Timos Manao, supaya pihak Polres Nias Selatan segera melakukan pemanggilan terhadap oknum tersebut, karena mengklaim dirinya wakil masyarakat Hibala, sehingga meraut ratusan juta dana kelolah social dari Perusahaan, jika Pihak penegak hukum yang ada di Kabupaten Nisel tidak mampu FKI-1, segera membuat laporan resmi ke Polda dan Kejatisu, tegas Ketua FKI-1 Erwinus Laia, S. Sos, MH,MM, dikantornya jalan saonigeho KM. 3,5. Teluk Dalam. Sementara sumber yang dihimpun andalas dilapangan, menyebutkan Putusan Paripurna tertanggal 11 April tidak benar dan itu hanya sekedar sinetron yang diperankan oleh segelintir oknum pejabat yang memiliki kepentingan, sebagai bukti, sampai saat ini kedua Perusahaan itu masih sedang melakukan penebangan Hutan di areal Hutan di Kecamatan Hibala dan Kecamatan Pulau - Pulau Batu Timur, beber sumber. (EZ)


IKLAN

Selasa 17 April 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Selasa

OLAHRAGA

17 April 2012

harian andalas | Hal.

8

“THE REDS” vs “THE BLUES” DI FINAL FA

andalas/istimewa

KE CHINA–Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan, SE,Ak bersama Ketua Harian Jhon ISmadi Lubis, Wakil Ketua II Prof Agung Sunarno, Wakil Ketua III M Syahrir serta Sekum Drs Chairul Azmi, MPd, foto bersama dengan 10 atlet yang akan berangkat ke China.

KONI Sumut Kembali Kirim 12 Atlet ke China Medan-andalas Seperti hadist yang menganjurkan untuk menuntut ilmu sampai manapun walaupun ke negeri China. Tampaknya dilakoni oleh KONI Sumatera Utara yang mengirimkan 12 atletnya untuk menimba ilmu ke Guangzhou, China, menyusul 16 atlet wushu yang telah berangkat terlebih dahulu. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara Gus Irawan di Medan Senin mengatakan dikirimnya atlet tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional XVIII di Pekanbaru, Riau, 2012. Ke-10 atlet yang tersebut yakni Sumurung, Heka Mayasari (gulat), Dian Rahmayanti, Zihan Siska (anggar), Zulkarnaen Purba, Mari Yusuf Gulo, Edi Harianto, Nyai Prima (atletik), Deni Jupendri dan

Riky Ramadhani (judo). Serta dua atlet lainnnya di cabang biliar yakni Jaka Ginting dan Marlando Sihombing berangkat ke Kedah, Malaysia mengikuti pelatihan khusus di sana "Para atlet akan berada di China selama lebih kurang lima bulan, sampai menjelang diselenggarakannya PON di Riau. Jadi bagi yang beragama Islam akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan lebaran di China," katanya saat pelepasan atlet yang akan berangkat berlatih ke China tersebut. Dalam kesempatan itu ia juga berpesan kepada atlet untuk benarbenar memanfaatkan kesempatan berlatih di China untuk benarbenar menimba ilmu. Karena sarana dan prasarana yang ada dalam mendukung proses latihan juga sudah sangat lengkap. Dipilihnya China untuk tempat berlatih, lanjut dia, juga tidak

terlepas dari prestasi negara itu di bidang olah raga dalam beberapa dekade ini yang terus meningkat, bahkan dunia juga sudah mengakuinya. Kesuksesan atlet-atlet China mengukir prestasi di dunia, tidak diperoleh dengan sendirinya, melainkan melalui proses latihan keras, berkesinambungan dan juga diimbangi penerapan disiplin yang tinggi. "Disiplin atlet China sangat luar biasa dan ini harus mampu kita tiru. Kunci keberhasilan tidak terlepas dari disiplin dan tekad di dada. Seraplah ilmu sebanyakbanyaknya selama berlatih di China demi kejayaan Sumut di PON mendatang," katanya. Menurut dia, ilmu yang diperoleh sepulang dari China nanti bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri, namun juga daerah dan bangsa. Keberhasilan dalam PON

nanti hanya satu anak tangga menuju kesuksesan yang lebih tinggi seperti SEA Games, Asian Games dan kejuaraan dunia lainnya. "Jaga nama baik daerah selama berlatih di China, tentunya dengan berlatih keras dan disiplin demi meraih kesuksesan di PON mendatang," katanya. Sementara Sekretaris KONI Sumut Chairul Azmi dalam kesempatan yang sama mengatakan atlet yang dikirim berlatih keluar negeri juga termasuk pejuang karena selama lebih lima bulan harus berpisah dengan saudara di tanah air demi mencapai kejayaan Sumut. "Pengorbanan meraka harus kita hargai. Banyak pengorbanan mereka , selain waktu, pekerjaan juga harus sekian lama berpisah dari sanak saudara. Ini semua demi tugas mulia untuk kejayaan Sumut dan bangsa," katanya. (YON)

Kembalikan GSG Sesuai Fungsinya Medan-andalas Masyarakat olahraga meminta Pemprov Sumut untuk mengembalikan keberadaan gedung serbaguna (GSG) Jalan Pancing Medan Estate, dikembalikan sesuai fungsinya. Keinginan masyarakat tersebut terlontar karena ada kesan GSG yang diresmikan Sabtu (14/4) itu diharapkan lebih berorientasi difungsikan bukan untuk kegiatan olahraga. Hal ini terlihat dari pengelolaan GSG diserahkan ke Dinas Pariwisata Pemprosu.

Ketua Pengprov Sumut Ikasi Brilian Moktar kepada wartawan di Medan, Senin (16/4) mengaku kecewa berat karena pengelolaan GSG tidak diserahkan kepada pihak yang berkompeten. "Seharusnya Pemprovsu melibatkan atau menyerahkan pengelolaan GSG kepada Disporasu atau KONI Sumut. Karena roh dari GSG itu adalah dititikberatkan untuk kegiatan olahraga," tegasnya. Brilian menambahkan, dirinya masih rencana pembangunan GSG

dimana peletakan batu pertama tahun 2003 lalu, dimasa kepemimpinan Tengku Rizal Nurdin sebagai Gubsu, GSG tersebut dititikberatkan untuk memenuhi kebutuhan Sumut minimnya sarana dan prasarana olahraga. Termasuk persiapan Sumut sebagai tuan Porwil se-Sumatera 2007 lalu. "Saya khawatir fungsi GSG lari dari tujuan semula. Buktinya peresmian GSG tersebut, KONI Sumut tidak diundang," ungkapnya. Karena itu, politisi PDI Perjua-

ngan itu menegaskan, pembangunan GSG itu tidak akan menjawab minimnya sarana dan prasarana olahraga di Sumut. Sehingga, olahraga di Sumut akan semakin sulit berkembang. "Kita menyesalkan anggaran untuk pembangunan GSG ini Rp120 miliar salah kaprah," sesalnya. Brilian yang juga anggota DPRD Sumut ini, mendesak agar Plt Gubsu Gatot Pudjonugroho mengembalikan pengelolaan GSG kepada pihak yang berkompeten.(YON)

Ditangani Roberto Bianchi

Tim ASSBI Sumut Kian Optimis Medan-andalas Tim sepakbola yang dibina Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia Provinsi Sumatera Utara kian optimis menghadapi even Piala Manpora dan Piala ASSBI setelah ditangani pelatih asing Roberto Binachi. Performa tim U15 dan U-16 tersebut mengalami peningkatan tajam. Ketua Umum Pengprov ASSBI Sumatera Utara H Sumantraji SH di Medan, Senin (16/4) mengatakan, tim tersebut baru dibentuk sebulan dan telah dua minggu ditangani pelatih asing Roberto Bianchi. Tim ini dibentuk untuk menghadapi Piala Menpora dan Piala ASSBI yang akan digelar pertengahan Mei mendatang. “Kita telah mempersiapkan tim ini selama sebulan dengan latihan rutin sebanyak empat kali dalam seminggu di lapangan Paskhas. Kita menargetkan meraih juara pada dua even tersebut,” ujarnya. Karena itu, Pengprov ASSBI Sumatera Utara tidak main-main dengan membayar pelatih sekelas Roberto Bianchi, yang merupakan pelatih tim Divisi Utama, Pro Duta FC. “Kita memang tidak mainmain di even tersebut karena merupakan seleksi untuk Timnas U-16 dan U-17,” jelasnya. Sementara itu, Roberto Bianchi menilai para pemain yang diseleksi Pengprov ASSBI Sumut tersebut memiliki kemampuan yang cukup bagus. Para pemain tersebut dikatakan tinggal membutuhkan penerapan taktik. “Mereka

memiliki kemampuan bagus, kita tinggal menerapkan strategi,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut. Bianchi menambahkan, dalam melatih anak-anak muda tersebut, dirinya menerapkan program sama dengan di Pro Duta FC. Dirinya yakin bahwa tim tersebut akan mampu memperagakan permainan yang sama dengan Pro Duta. “Saya yakin mereka akan mampu memperagakan permainan cepat seperti Pro Duta,” tegasnya. Mengenai target di even tersebut, Bianchi terkesan merendah. Menurutnya, dirinya memiliki waktu singkat untuk menangani tim tersebut, namun yakin akan meraih hasil maksimal. Untuk mematangkan tim, tim ASSBI Sumut juga akan melakukan ujicoba. Pada pertandingan ujicoba di Stadion Teladan Medan, Senin (16/4), anak asuh Roberto Bianchi bersama Abdurahman Marabessi dan Coli Misrun tersebut mengalahkan PS Medan Jaya Junior dengan skor 2-1.(YON)

Roberto Bianchi (kanan)

London-andalas Diwarnai gol kontroversial Juan Mata yang tercipta di awal babak kedua, Chelsea berhasil melangkahkan diri ke babak final FA Cup untuk ke-11 kalinya sepanjang sejarah. Di babak semifinal yang berlangsung di Wembley Stadium, Senin (16/4) dinihari WIB. The Blues sukses menghantam rival sekota Tottenham Hotspur dengan skor sangat telak 5-1 (1-0). Di babak pamungkas yang akan digelar di tempat yang sama, 5 Mei mendatang, Chelsea akan berjumpa dengan Liverpool. Sejatinya, di babak pertama, Spurs lebih banyak mendominasi jalannya pertandingan. Sayang, setelah dua peluang emas yang didapat Rafael van der Vaar gagal membuahkan hasil, gawang Spurs justru jebol oleh gol indah yang dicetak striker kawakan Didier Drogba dua menit sebelum turun minum tiba. Skor 1-0 untuk Chelsea. Tertinggal membuat Spurs meningkatkan tempo permainan di babak kedua. Laga kian berjalan dengan seru. Di menit ke-49 terjadi kontroversi yang bakal

Tim PPP Batubara Juara Umum Motocross Tropy Bupati Batubara Batu Bara-andalas Meski tampil perdana ternyata tidak menyiutkan nyali Tim Crosser PPP Kabupaten Batu Bara yang tampil pada kejuaraan Open Race III Motocross dan Grasstrack memperebutkan tropi Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain, SH. MM, Minggu (15/4) di sirkuit buatan Kelurahan Perkebunan Sipare-pare Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Tampil penuh semangat dan percaya diri tim yang bernama lengkap (Pusat Perjuangan Pemenangan Fadly Nurzal (P3FN) DPC PPP Kabupaten Batu Bara dengan gemilang berhasil meraih predikat juara umum. Dipimpin Ketua P3FN DPC PPP Kabupaten Batu Bara Ahmad Badri didampingi Wakil Ketua Abdul Aziz LT, Sekretaris Mohammad Rodi dan pimpinan Tim H Waluyo serta Manager Syaiful Siregar crosser mereka berhasil menyabet juara umum kategori pemula (junior) atas nama crosser M Wira. M Wira juga sukses meraih juara pertama Kelas Bebek 4 Tak pemula, juara pertama Kelas Bebek Campuran Pemula serta juara IV Kelas Bebek Midifikasi Pemula. Selain itu, Crosser Robby Nasution meraih juara II Kelas Bebek 4 Tak Senior, M Giri meraih juara IV Kelas Bebek Campuran pemula dan Heryanto juara IV Kelas Bebek Campuran Senior. Mengenai keikutsertaan DPC PPP Kabupaten Batu Bara dalam event tersebut Ahmad Badri yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Batu Bara menjelaskan untuk melakukan pembinaan terhadap anak-anak muda khususnya yang memiliki hobby balap. "Dari pada mereka melakukannya secara liar maka kita himpun mereka dan mengikutsertakan dalam kejuaraan Motocross," terang Badri Kejuaran dengan hadiah total Rp. 45 juta tersebut selain diikuti tim lokal juga diikuti tim dari Labura, Asahan,Tebing Tinggi dan Tobasa yang berlangsung sejak Sabtu (14/4). Pada penutupan Minggu Bupati Batu Bara H.OK. Arya Zulkarnain, SH. MM berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjalin silaturahmi dan menjadikan prestasi sebagai modal meraih kejuaraan yang lebih tinggi.(ZN)

dikenang sepanjang sejarah FA Cup. Dari sepak pojok yang dilakukan Frank Lampard, sundulan David Luiz dan John Terry dapat dihalau Ledley King. Bola muntah disambar Juan Mata. Bola menerpa para pemain, termasuk kiper Carlo Cudicini, yang terjatuh di garis gawang. Wasit Martin Atkinson tiba-tiba meniup peluit pertanda terjadinya gol. Keputusan yang diprotes keras pemain Spurs. Dari tayang ulang, tampak jelas jika bola belum melewati garis gawang dan menyentuh kaki Terry dan bek Benoit-Assou Ekotto. Skor 2-0 untuk Chelsea. Spurs yang kecewa berat berusaha mengejar ketinggalan. Tekanan yang dilakukan Luka Modric dkk berbuah hasil di menit ke-56. Umpan akurat dari Scott Parker tertuju pada Emmanuel Adebayor yang berhasil meloloskan diri dari kawalan David Luiz. Manu kemudian mengelabui kiper Cech yang terpaksa melanggarnya. Namun, wasit Atkinson tidak meniup peluit alias play on menyusul pergerakan Gareth Bale yang kemudian mencocor bola ke dalam gawang yang telah

kosong. Skor 2-1. Chelsea pantas beruntung. Andai Bale tidak melakukan pergerakan, Spurs dipastikan mendapat hadiah penalti dan kiper Cech diganjar kartu merah. Spurs yang tetap ngotot membuat laga kian panas. Menyadari kebuntuan timnya, bos Spurs Harry Redknapp memainkan Jermain Defoe. Apes bagi Spurs. Beberapa detik kemudian, Chelsea justru unggul 3-1 melalui sontekan Ramires yang menerima umpan Mata. Lolos dari jebakan off-side mengingat posisi Kyle Walker yang onside, tanpa kesulitan Ramires mengecoh kiper Cudicini. Spurs kian bernafsu mencari gol balasan. Hasrat yang tidak diimbangi kesolidan di lini pertahanan. Di menit ke-81, terjadi pelanggaran di jantung pertahanan Spurs. Chelsea mendapat hadiah free-kick. Tendangan keras Lampard menembus pojok kiri gawang Cudicini. Fantastis. Skor 4-1. Sejak saat itu laga dapat dikatakan telah selesai. Namun, Chelsea mampu menambah keunggulan di injury time melalui sontekan Florent Malouda yang menerima umpan dari Mata. Skor 5-1 untuk Chelsea.(NET)

ASSBI Sumut Gelar Kompetisi U-16 dan Festival U-12 Medan-andalas Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) Sumatera Utara kembali melakukan pembinaan terhadap seluruh Sekolah Sepakbola (SSB) dengan menyelenggarakan Kompetisi/Festival U-16 dan Festival Skill Individu untuk pemain U<12 Tahun yang dijadwalkan pada tanggal 23–27 Mei 2012 di Stadion Teladan Medan. Ketua Komda ASSBI Sumut H Sumantraji, SH kepada wartawan, Senin (16/4) menyebutkan, dilaksanakannya kompetisi atau festival tersebut khususnya untuk SSB yang telah menjadi anggota ASSBI Sumut, agar terus memiliki kegiatan untuk melihat peningkatan skill pemain yang telah melakukan latihan rutin di SSB masing-masing. “Kita terus melakukan gebrakan-gebrakan untuk menyambut pembinaan khususnya SSB anggota ASSBI Sumut, agar lebih mudah untuk memantau pemain sepakbola yang menonjol bakatnya dan tidak merasa bosan melakukan latihan terus menerus. Jadi, dengan seringnya melakukan kegiatan seperti ini seluruh SSB bersemangat untuk terus melakukan pembinaan,” ucap Sumantraji didampingi Wakil Ketua Drs Azam Nasution, MAP. Lebih lanjut Sumantraji menyampaikan, dilihat dari perkembangan pembinaan SSB yang khususnya telah menjadi anggota ASSBI Sumut ini sudah menunjukkan peningkatan yang pesat, hal ini terlihat dari kegiatan yang telah dilakukan ASSBI Sumut, banyak SSB yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan yang dilakukan ASSBI Sumut ini. “Untuk itu, sebelum diben-

tuknya ASSBI Sumut ini, kita bersama rekan-rekan seluruh pengurus ASSBI Sumut ini berkomitmen untuk memperbanyak kegiatan untuk SSB, agar pembinaan yang dilakukan disalah satu SSB tersebut lebih bergiat lagi melakukan pembinaan di seluruh tingkatan umur di SSB tersebut,” ungkat Sumantraji. Sementara itu, Sekretaris ASSBI Sumut Muhammad menyebutkan, bagi SSB yang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi/festival tersebut diwajibkan untuk memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia. Seperti halnya sebut Muhammad, bagi SSB yang mendaftarkan diri wajib menyertakan Iiazah/rapot SD, akte, KK, Surat Pernyataan Orang Tua / Guru Pas Poto 4 x 6 ( 2 lembar), 3 x 4 = 2 lembar, berkas asli dibawa pada saat sekrining pemain (jika belum memiliki ID CARD ASSBI ), jika sudah ada ID Card ASSBI harap dipoto copy. Dan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 500 ribu, dengan konfensasi mendapat bola merek Pespex 2 buah Bola No.4, 10 buah rompi dan 1 buah tas. Jumlah Official dan Pemain sebanyak 23 orang ( 3 official + 20 Pemain ) dengan format tim yang bertanding 11 orang. Bagi untuk mengikuti skill individu juga U<12 tahun juga dikenakan biaya pendaftaran sebesar RP 50 ribu dengan kompensasi mendapatkan 1 buah bola Pespex. Seluruh pendaftaran dibuka mulai tanggal 16 April s/d 12 Mei 2012 di Sekretariat ASSBI Komda Sumut Jl. SM Raja Km.6.5 No. 35 Medan. ( Pool Bus Kurnia ) pada jam kerja (10.00. s/d 16.00. Wib ). (YON)

PSDS Targetkan Lolos Zona Sumatera Deli Serdang-andalas Persatuan Sepak Bola Deli Serdang (PSDS), Sumatera Utara, menargetkan, lolos putaran kedua kompetisi Divisi I PSSI Zona Sumatera pada awal Mei 2012. "Dalam putaran kedua, PSDS akan berusaha tampil maksimal agar bisa lolos mewakili zona Sumatera," kata Ketua Umum PSDS Hasiholan Sinaga di Lubuk Pakam, Senin (16/4). PSDS tampil sebagai juara babak penyisihan Grup II kompetisi Divisi I Zona I Sumatera yang digelar di Stadion Baharoeedin Siregar Lubuk Pakam dan Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Februari-Maret 2012. Untuk bisa mewakili Zona Sumatera dalam kompetisi Divisi I PSSI, PSDS masih harus menghadapi persaingan ketat dari juara grup lain yang tergabung di Zona I Sumatera. Kekuatan dan kualitas individu pemain di masing-masing klub yang akan berlaga dalam putaran kompetisi Divisi I Zona Sumatera diperkirakan hampir sama.

"Persaingan untuk bisa lolos mewakili Zona Sumatera dipastikan akan berlangsung ketat," ujar dia. Namun demikian, PSDS akan terus memantapkan persiapan melalui kegiatan latihan lebih intensif di bawah asuhan pelatih Syaiful dan Suherman. PSDS saat ini juga diperkuat enam pemain yang berasal dari Tim PON Sumut. Menjelang kompetisi Divisi I Zona Sumatera, PSDS kemungkinan masih akan menyisipkan beberapa pemain. "Materi pemain yang memperkuat PSDS saat ini sudah cukup, tetapi tidak tertutup kemungkinan masih akan dilakukan penyisipan pemain," tambahnya. PSDS yang dua tahun lalu berada di Divisi Utama, mengalami degradasi ke Divisi I karena tidak mengikuti kompetisi yang dipersyaratkan oleh PSSI. Klub berjuluk "traktor kuning" ini tidak ikut kompetisi Divisi Utama PSSI diperkirakan berkaitan erat dengan krisis keuangan yang dihadapi PSDS.(ANT)


Selasa

SEREMONI

17 April 2012

harian andalas | Hal.

9

64 TAHUN PROVINSI SUMATERA UTARA

Sumut Pusat Pertumbuhan Indonesia Bagian Barat ELAKSANA Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST berobsesi dan optimis Provinsi Sumatera Utara (Sumut) segera menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian barat, bahkan menjadi salah satu kawasan unggulan dunia. “Pertumbuhan ekonomi Sumut yang signifikan didukung akan hadirnya Bandara Internasional di Kualanamu, Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia atau MP3EI Koridor 1 Sumatera khususnya Sumut, ditetapkannya Kawasan Industri Sei Mangke menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), proyek penyediaan enerji listrik khususnya power plant hidro, pusat pangan nasional dan lainnya, akan membuat Sumut semakin berperan,” ujar Gatot, kemarin. Hal ini dikemukakannya sehubungan 16 April 2012 Provinsi Sumut berusia 64 tahun. Pada momentum hari jadi ini beliau mengajak seluruh masyarakat Sumut bersyukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. “Kita bersyukur 64 tahun Sumut dan berdoa semoga kita terus mendapatkan inspirasi maupun terobosan-terobosan baru bagi tumbuhnya kreativitas maupun inovasi dalam mendukung kemajuan Sumut ke depan,” ujarnya didampingi Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM dan Kepala Bappeda Sumut Ir H Riadil A Lubis. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI H Gamawan Fauzi sebelum ini juga optimis Sumut akan menjadi pusat pertumbuhan sembari memuji kerukunan masyarakat Sumut dengan keberagaman etnis dan kekayaan sumberdaya alamnya. "Masyarakat Sumut yang heterogen cenderung lebih dinamis dari pada masyarakat yang homogen, karena perbedaan itu hikmah. Masyarakat yang heterogen akan lebih cepat maju dari pada masyarakat yang homogen," kata Gamawan. Lebih lanjut dia menyebutkan Sumut memiliki potensi besar untuk menjadikan pusat pertumbuhan karena posisi geografisnya sangat strategis serta dekat dengan beberapa Negara tetangga khususnya Malaysia dan Singapura. “Mudah-mudahan Sumut menjadi propinsi yang paling baik diantara propinsi yang ada di Sumatera sekaligus menjadi pusat pertumbuhan Indonesia bagian barat,” ujarnya. Plt Gubsu juga dalam berbagai kesempatan mengemukakan heterogentitas Sumut merupakan potensi. “Sinergitas para tokoh Agama, pemuka adat, etnis dan budaya, masyarakat dan pemuda bisa menciptakan pembangunan Sumut luar biasa,” katanya. Pakar ekonomi Jhon Tafbu Ritonga yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Medan juga optimis Sumut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian Barat. Keberadaan Bandara Kualanamu, Pelabuhan Kualatanjung, Belawan dan Kawasan Industri Sei Mangke akan membuat Sumut lebih dikenal di seluruh dunia. “Kawasan Industri Sei Mangke Kabupaten Simalungun segera menjadi pusat industri kimia, makanan dan bagian dari mata rantai pasokan industri manufaktur yang kini berkembang di Asia Timur, Asean dan India dan sampai dengan tahun 2025 akan dapat menyerap sekitar 84.000 tenaga kerja,” ujarnya. Dengan telah ditetapkannya Kawasan Indutsri Sei Mangke menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang merupakan KEK pertama di Indonesia pada tanggal 27 Februari 2011 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2012 membuat Sumut optimis aklan semakin berkembang menjadi pusat pertumbuhan. Pasca 64 tahun Sumut ke depan, bahkan Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho berobsesi setidaknya provinsi ini akan terus berkembang menjadi Zona Industri berbasis Ramah Lingkungan antara lain karena penggunaan power plant hidro yang potensinya cukup besar, bagian dari pusat pangan nasional dengan pusat perkebunan, pertanian dan agribisnis. Jadi jelas bahwa program nasional yang sedang bergeliat memberi peluang Sumut, karena melahirkan koridor pertumbuhan ekonomi kawasan barat dengan kehadiran Proyek Raksana Dunia Masa Depan dengan sentra kelapa sawit. Dampak kehadiran Sei Mangke, Sumut mendapat kucuran proyek mulai 2012 hingga 2016 sebanyak 21 proyek dengan total investasi Rp 34,278 triliun yang dikerjakan oleh pemerintah dan BUMN. Pemerintah Provinsi tahun 2012 ini juga telah mengajukan tambahan proyek MP3EI ke Sumut sebanyak 19 proyek. Pemerintah Provinsi pada 5 Januari 2012 telah menetapkan Tim Kerja Pemerintah Daerah tentang Pembangunan Ekonomi Indonesia tahun 2012 – 2025 sebagai implementasi MP3EI dan membentuk

P

andalas/istimewa

Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST (kiri) berbincang akrab dengan Menteri Dalam Negeri RI H Gamawan Fauzi saat berkunjung ke Sumut antara lain menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara Bersama Menteri Dalam Negeri RI di Hotel JW Marriott Medan pertengahan bulan lalu.

andalas/istimewa

andalas/istimewa

Meneg PPN/ Kepala Bappenas Prof DR Armida Salsiah Alisjahbana (tengah) serius mendengarkan penjelasan Gatot Pujo Nugroho ST (kiri) tentang progres pembangunan Bandara di Kuala Namu Sumut didampingi Kepala Bappeda Sumut Ir H Riadil Akhir Lubis MSi, Senin (2/4).

Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST (kanan) dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut H Nurdin Lubis SH MM selalu bersinerji dalam upaya menggerakkan pemerintahan dan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan Sumut.

Sekretariat Tim Kerja. Selain itu ada Public Private Partnership (Kerjasama Pemerintah dan Swasta) sebanyak 25 proyek yang pembiayaannya dikerjasamakan dengan pihak swasta. Di Atas Rata-rata Nasional Provinsi Sumut sudah berusia 64 tahun. Saat ini kondisi umum Provinsi Sumut secara makro ekonomi memang menjanjikan. Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada tahun 2010 mencapai 6,35 persen dan ini lebih tinggi dari pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 6,10 persen. Sedangkan pada tahun 2011 hingga triwulan IV pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara mencapai 6,58 persen. Untuk tingkat inflasi tahun 2010 mencapai 8,00 persen dan tahun 2011 hingga triwulan IV mencapai 3,67 persen. Dari sisi perdagangan luar negeri, tahun 2010 Provinsi Sumatera Utara mengalami surplus sebesar US $ 5,57 Milyar berasal dari hasil ekspor dengan volume 7,98 juta ton senilai US$ 9,14 Milyar dan volume impor sebesar 6,71 juta ton senilai US$ 3,57 Milyar. Pada tahun 2011 sampai dengan triwulan IV neraca perdagangan luar negeri Provinsi Sumatera Utara cukup menggembirakan dengan surplus US$ 6,93 Milyar yang berasal dari hasil ekspor dengan volume 8,16 juta ton senilai US$ 11,88 Milyar dan volume impor sebesar 6,71 juta ton senilai US$ 4,95 Milyar. Sedangkan kondisi makro sosial untuk bidang pendidikan, dari total penduduk Sumatera Utara tahun 2010 (diperhitungkan dari Sensus Nasioal 2010 sebesar 12.985.075 jiwa), angka melek huruf sudah mencapai 98,26%. Untuk capaian Indikator utama bidang kesehatan tahun 2010 terdiri dari angka kematian bayi yang mencapai 23 per seribu kelahiran hidup, angka kematian ibu mencapai 268 per seratus ribu kelahiran hidup. Prevelansi gizi buruk dan kurang mencapai 21,4 persen. Sedangkan angka Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Sumatera Utara mengalami peningkatan dari 66,7 tahun pada tahun 2000 menjadi 69,8 tahun pada tahun 2010. Dari sisi ketenagakerjaan dan sosial lainnya, Provinsi Sumatera Utara tahun 2010 memiliki persentase penduduk miskin yang diukur dari pendapatan

APK Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Peningkatan kuantitas dan kualitas SMK berbasis lokal dan industri unggulan Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Tidak Sakit dengan target sasaran peningkatan kualitas kesehatan Meningkatnya Usia Harapan Hidup menjadi 72 tahun; Menurunnya Angka Kematian Bayi menjadi 22 per 1.000 kelahiran hidup; Menurunnya prevalensi gizi buruk dan kurang menjadi 20%; Meningkatkan upaya pemeliharaan kesehatan utamanya bagi penduduk miskin melalui pemberian subsidi terhadap pelayanan kesehatan dasar dan rujukan serta upaya jaminan pemeliharaan kesehatan (Jamkesda dan Jampersal); Meningkatkan upaya lingkungan sehat di perumahan dan permukiman perbaikan sarana sanitasi dasar untuk pemukiman kumuh dan keluarga miskin perkotaan serta Meningkatkan upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Punya Masa Depan dengan target sasaran yang ingin dicapai yakni Meningkatnya produktiftas koperasi dan UKM dengan laju pertumbuhan rata-rata 10-15% per tahun; Meningkatnya penyerapan tenaga kerja per unit koperasi dan UMKM dengan laju pertumbuhan rata-rata 10%/tahun ; Meningkatnya daya saing dan nilai ekspor produk koperasi dan pertumbuhan nilai tambahnya pada 30 KUKM; Peningkatan kualitas kelembagaan dan usaha koperasi pada 1.200 koperasi; Pemberdayaan usaha mikro dan menengah pada 250.000 UMKM; Terbinanya koperasi dan UKM pada daerah Agropolitan dan Agromarinpolitan di 10 KUKM; Pembentukan Koperasi Primer sebanyak 200 unit; Terbinanya UMKM dalam sentra sebanyak 300 UMKM dan Optimalisasi rumah produktifitas daerah sebanyak 1000 orang bagi sarjana yang belum bekerja. Meningkatkan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah terdiri dari Pembangunan Jalan dan Jembatan, diarahkan pada target sasaran Meningkatnya daya dukung kapasitas dan kualitas pelayanan prasarana jalan terutama pada Kawasan Andalan, Pariwisata atau daerah yang cepat berkembang serta jalan Lintas Timur, Tengah, Barat dan Diagonal;

perkapita/bulan sebesar 11,31 persen. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 8,45 persen pada tahun 2009 menjadi 7,43 persen pada tahun 2010. Target Tahun 2013 Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan target terwujudnya kehidupan beragama dan tata pemerintahan yang baik melalui dukungan pelayanan publik, good governance dan clean government; meningkatnya disiplin pegawai dan kualitas pelayanan masyarakat; meningkatnya pelayanan informasi kepada masyarakat; meningkatnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan instansi Pemerintah Provinsi dan meningkatnya pelayanan masyarakat, untuk peningkatan daya saing dunia usaha antara lain merupakan target tahun 2013. Komitmen mewujudkan masyarakat Sumatera Utara yang tidak lapar dengan target untuk pertanian tanaman pangan dan hortikultura dengan peningkatan produksi rata-rata sebesar 5 %, perkebunan dengan target peningkatan ekspor sebesar 7%, peternakan diarahkan kepada terpenuhinya kebutuhan daging, perikanan dan kelautan diarahkan kepada peningkatan produksi perikanan mencapai 581,192,19 ton; peningkatan ekspor hasil perikanan mencapai 77.622,94 ton dan peningkatan konsumsi ikan perkapita sebesar 36,98 kg/kap/tahun. Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Tidak Bodoh dengan target sasaran terlaksananya pendidikan wajib belajar 12 tahun; Meningkatnya Angka Partisipasi Sekolah (APS) sebesar 99% dan Angka Partisipasi Kasar (APK) penduduk usia 7-18 tahun sebesar 95 dengan rata-rata lama sekolah 10,07 tahun; Berkurangnya persentase penduduk buta aksara menjadi 1,54 %; Peningkatan kualitas guru ke jenjang yang lebih tinggi khususnya yang belum strata I; Peningkatan kualitas guru sekolah menengah dari S-1 menjadi S2; Peningkatan APK SD+MI menjadi 112,59 dan APM SD+MI menjadi 92,66; Peningkatan APK SMP+MTS menjadi 105,01 dan APM SMP+MTS menjadi 97,52; Peningkatan APK SMA+MA+SMK menjadi 89,99 dan APM SMA menjadi 74,57; Peningkatan

Meningkatnya aksebilitas wilayah pedesaan dan sentra produksi, wilayah perbatasan, terpencil maupun kepulauan serta wilayah perkotaan sesuai dengan perkembangan kebutuhan prasarana jalan dan Meningkatnya partisipasi BUMN, BUMD maupun Swasta dalam penyelenggaraan prasarana jalan termasuk pembangunan jalan Toll dan infrastruktur. Pembangunan Irigasi diarahkan kepada sasaran Pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya; Penyediaan dan pengelolaan air baku; Pengembangan, pengelolaan dan konservasi sungai, danau dan sumberdaya air lainnya; Pembangunan dan pengelolaan pengendalian banjir dan pengamanan pantai dan Pembinaan, pengaturan dan perencanaan pengembangan sumber daya air. Program Prioritas Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan program/kegiatan prioritas tahun 2013 yakni melanjutkan Pembangunan Islamic Center; Peningkatan implementasi e-Procurement untuk pengadaan barang dan jasa pada pemerintahan kab/ kota; Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Publik; Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan; Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa; Peningkatan kerjasama antar daerah dan Peningkatan hubungan kerjasama luar negeri. Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Tidak Lapar, dengan program/kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Sub sektor pertanian antara lain : Peningkatan produksi menuju swasembada pangan; Pemanfaatan sumber benih/bibit unggul ; Peningkatan sarana dan prasarana (Pembangunan jalan produksi dan irigasi); Pengadaan pupuk non subsidi; Pembangunan rumah kompos pada sentra produksi pertanian; Pencetakan sawah baru; Pengadaan bibit/benih ungguldan Pengembangan program Agropolitan dan Agromarinepolitan. Sub sektor perkebunan antara lain : Peremajaan tanaman perkebunan rakyat; Pemberantasan hama/penyakit pada tanaman perkebunan; Pengembangan tanaman tebu dan aren dalam upaya swasembada gula; Penyediaan pupuk non subsidi bagi perkebunan rakyat; Penum-

buhan penangkar bibit; Pembangunan/ peningkatan jalan produksi; Peningkatan mekanisasi perkebunan dan Fasilitasi dan koordinasi unuk mendukung pengembangan kawasan industri Sei Mangkei Sub sektor peternakan antara lain : Peningkatan SDM petugas teknis peternakan; Peningkatan SDM peternak; Pembinaan kelembagaan peternakan; Meningkatkan Populasi Ternak dalam rangka pencapaian Program Swasembada Daging Sapi dan Kerbau; Pemberantasan penyakit ternak; Pembangunan balai inseminasi buatan daerah; Pengembangan integrasi ternak dengan perkebunan; Penyelamatan sapi / kerbau betina produktif; Peningkatan kinerja BIBD; Penyediaan bibit (semen beku)i yang berkwalitas melalui BIBD dan Penyediaan bibit kambing boerka melalui kerjasama dengan balai penelitian ternak kambing sei putih. Sub sektor perikanan dan Kelautan antara lain : Pengadaan Kapal 50 GT dalam rangka peningkatan produksi (di pantai barat); Pengadaan alat penangkapan ikan, jaring, cool box dan rumpon di Kab/Kota (pantai barat dan pantai timur); Pengembangan produksi Perikanan Budidaya untuk ekspor dan konsumsi dalam negeri di kawasan budidaya air tawar, air payau/tambak dan air laut; Pengembangan kluster industri pengolahan hasil perikanan dan Revitalisasi UPT Perikanan menjadi rujukan bagi masyarakat nelayan. Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Tidak Bodoh, dengan program kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Mendorong ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan melalui rehabilitasi sekolah, kesejahteraan guru; Meningkatkan kuaslitas pendidikan mulai PAUD s/d Pendidikan tinggi; Menuntaskan kualifikasi guru ke jenjang S1; Pemberian Intensif kepada Guru; Dukungan pendidikan kejuruan dan politeknik mendukung KISM dan kawasan industry lainnya; Pemberdayaan dana BOS bagi kabupaten/kota; Peningkatan lama usia sekolah untuk program wajib 12 tahun; Pemberian beasiswa kurang mampudan Pengembangan SMK sebagai Pusat Pelatihan Kejuruan Terpadu (PPKT) dan Community College atau Carier Center. Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Tidak Sakit dengan program/ kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Peningkatan derajat kesehatan khususnya perbaikan gizi anak dan kesehatan ibu melalui pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi; Peningkatan Layanan masyarakat; Pemberdayaan Desa Siaga; Jaminan persalinan; Jaminan kesehatan masyarakat dan Pengadaan stock obat-obatan. Komitmen Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang Punya Masa Depan dengan program/ kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Peningkatan kualitas kelembagaan dan usaha koperasi; Pembentukan Koperasi Primer; Pemberdayaan usaha Mikro dan Menengah; Pelatihan-Pelatihan UMKM untuk mendukung produktifitas; Peningkatan peran UMKM dalam struktur pasar domestik; Pembangunan Rumah Produktifitas Daerah dan Pembentukan Badan layanan Umum Daerah (BLUD) dalam upaya untuk mengakomodir penyaluran Modal Bergulir. Meningkatkan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, antara lain untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan dengan program/ kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Membangun, memelihara dan meningkatkan kapasitas infrastruktur jalan, kereta api, irigasi, Bandar udara, dan pelabuhan, sarana dan prasarana permukiman (air bersih, MCK, sanitasi); Peningkatan kapasitas jalan nasional/provinsi/kabupaten/kota. Meningkatkan fungsi jalan lingkar luar Danau Toba; Mendorong kabupaten/kota menyelesaikan pembangunan jalan lingkar perkotaan, dan jalan perkotaan; Peningkatan kapasitas pelabuhan Kuala Tanjung, pelabuhan Belawan, dan pelabuhan kolektor lainnya; Penyelesaian terrace rencana jalan susur pantai timur Sumatera Utara; Pengembangan pelabuhan Belawan; Mendukung pembangunan jalan tol, arteri; Perningkatan jalan nasional/provinsi/kabupaten mendukung Kawasan Industri Sei Mangke dan Peningkatan jalan provinsi mendukung pariwisata dan sentra produksi . Pembangunan Irigasi dengan program/ kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Pemeliharaan irigasi (rutin tiap tahun), seluas 73,326 Ha; Perbaikan/Peningkatan iriugasi seluas 5,000 Ha; Pemeliharaan rawa (tutin tiap tahun) seluas 61,732 Ha; Perbaikan/ Peningkatan rawa seluas 3,500 Ha; Perkuatan Tebing sungai sepanjang 5,500 m; Normalisasi/Pelurusan sungai sepanjang 9,500 m; Pembangunan/ perbaikan tanggul sepanjang 10,250 m dan Penyediaan air baku/embung 4 unit. Pembangunan kelistrikan dengan program/ kegiatan prioritas tahun 2013 yakni Pembangunan PLTS di desa terpencil Sumut; Pembangunan PLTMH di desa terpencil Sumut dan Pembangunan Biogas di Sumatera Utara.(*)


EKONOMI-BISNIS

Selasa 17 April 2012

Pengunjung PRSU Meningkat 5,26 Persen

Paviliun Pemko Medan Terbaik Medan-andalas Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 41, resmi ditutup oleh Plt Gubsu diwakili Sekda Provsu Nurdin Lubis, Minggu (15/4) malam. Pada acara penutupan tersebut, pengunjung sangat membludak. Plt Gubsu diwakili Sekda Provsu Nurdin Lubis pada sambutannya mengatakan, Pemprovsu menyampaikan apreasiasi kepada semua pihak yang telah menyukseskan PRSU ke 41. Diakuinya, pelaksanaan PRSU kali ini memang belum sempurna sebagaimana harapan masyarakat. Kritikan dan saran dari masyarakat kiranya menjadi masukan untuk perbaikan ke depan. Kiranya juga ajang PRSU menjadi ajang pengembangan yang kompetitif. “Semua saran dan kritikan merupakan sebuah masukan yang berharga dan kepada seluruh pihak termasuk PRSU agar lebih memajukan pelaksanaan ke depan sebagaimana harapan masyarakat. Masyarakat juga hendaknya dapat meberikan dukungan dan menjaga kondusifitas atas pelaksanaan PRSU,” katanya. Ketua Yayasan PRSU Drs H Panusunan Pasaribu MM dalam sambutannya mengatakan, secara kuantitatif pengunjung PRSU ke-41 bertambah sekitar 5,26 %. Pertambahan pengunjung disebabkan pameran dari masing-masing paviliun dan peserta lebih variatif dibanding tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, acara hiburan dari pemkab dan pemko sudah lebih berkualitas serta ada hiburan dari artis-artis dari ibukota yang disponsori Yamaha, Bank Sumut, Inspirasi J Production, PT Perkebunan Provinsi Sumut dan Parfi Sumut serta artis lokal lainnya. Di sisi lain, menurut Pa-

nusunan, peserta untuk PRSU ke 41 ini meningkat 14 peserta. Pada pelaksanaan PRSU ini juga telah dilakukan penilaian dari tim independen terhadap paviliun kabupaten/kota terbaik. Adapun pemenang paviliun pemkab/pemko untuk kategori penataan dan penyampaian materi, terbaik I dimenangkan Paviliun Pemko Medan, terbaik II Pemkab Asahan dan terbaik III Pemkab Tapsel. Sementara untuk dekorasi terbaik I, paviliun Pemkab Sergai, terbaik II Pemko Medan dan terbaik III Pemkab Tapteng. Sedangkan Paviliun katagori pemandu terbaik pemenang I Paviliyun Pemkab Labuhan batu, Pemenang II Pemkab Batubara, Pemenang ke III Pemkab Langkat. Sedangkan pemenang paviliun pemkab/pemko yang belum memiliki paviliun untuk kategori keseriusan dan kesungguhan pemenang I Paviliun Pemkab Padang Lawas, pemenang II Pemkab Padang Lawas Utara dan pemenang III Labuhan Batu Utara. Pada acara penutupan tersebut Sekda Provsu Nurdin Lubis diberikan ulos oleh Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk yang juga sebagai panitia penutupan PRSU ke 41. Pemberian ulos adalah sebagai tanda ikatan silaturahmi masyarakat Sibolga dengan Sekda Provsu Nurdin Lubis. Ulos yang diberikan tersebut merupakan bagian dari harapan masyarakat Sibolga agar lebih diperhatikan lagi ke depan. Pemerintah Sibolga pada acara penutupan tersebut menampilkan tari pesisir Sibolga dalam rangka mengisi acara penutupan yang digelar di panggung terbuka PRSU, Tapian Daya Medan. (HAM/REL)

harian andalas | Hal.

10

Dialog Publik

Akses ke Dunia Usaha Terbuka Bagi Mahasiswa andalas/ist

Medan-andalas UKM Center Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, melaksanakan dialog publik menghadirkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI/ Senat), Dr H Rahmat Shah sebagai pembicara, akhir pekan lalu di Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. Dialog publik dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi HM Isa Indrawan MM yang juga dihadiri para pembantu rektor, seperta H Indra Jaya Lubis, dosen serta diikuti ratusan mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. “Atas nama universitas, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Rahmat Shah yang meski memiliki kesibukan sangat padat, namun berkenan membagi pengalamannya di kampus ini, khususnya kepada kalangan mahasiswa, karena beliau adalah tokoh yang sudah mapan, berpengalaman dalam berbagai bidang, terutama karena latar belakang beliau adalah seorang pengusaha,” ujar rektor, dalam sambutannya. Dialog dengan tema "Yang Muda, Yang Usaha" dipandu oleh Abdiyanto SE MSc selaku moderator berlangsung hangat dan peserta mengikuti dengan seksama dan sesekali ditimpali dengan guyon oleh Rahmat Shah. Rahmat Shah sendiri menyampaikan pengalaman suksesnya sebagai anak desa dari pinggir Sungai Bahbolon, Simalungun, hingga mampu menggapai citacitanya sebagai pengusaha, mengikuti berbagai aktivitas kemasyarakatan serta terjun ke dunia politik. “Saya murni dari nol, bekerja di bengkel keluarga, mengayuh sepeda berpuluh-puluh kilometer dengan beban spare part mobil yang berat. Itu semua saya jalani dengan fokus, kerja keras, dan

DIABADIKAN– Rahmat Shah saat diabadikan bersama Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi HM Isa Indrawan MM, serta para peserta dan Moderator dialog publik di Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. jujur," ungkapnya. Setelah menanjak dewasa, ia kemudian pindah ke Jakarta untuk mengembangkan karier bisnis hingga dipercaya menjabat beberapa perusahaan, bahkan perusahaan joint antara Indonesia, Singapura dan Korea. "Karena adanya imbauan dari Gubernur Sumatera Utara waktu itu, Alm Raja Inal Siregar, dengan program Marsipature Huta Nabe, maka saya kembali ke Medan dan membangun beberapa lini usaha di daerah tempat saya dilahirkan, dibesarkan, dan suatu saat nanti dikuburkan,” ujar Rahmat. Rahmat mengaku sangat menyambut baik kegiatan yang digagas UKM Center Panca Budi, karena saat ini akses untuk masuk ke dunia usaha, sebenarnya

terbuka lebar, apalagi bagi kalangan mahasiswa dan anak-anak muda yang memiliki bakat serta minat cukup tinggi. "Di Kota Medan saja banyak yang sudah membuka bisnis skala UKM yang dikelola oleh anak-anak muda, karena pangsa pasarnya juga banyak anak-anak muda, apalagi kata rektor akan rutin dilakukan bazaar di kampus. Dengan jumlah mahasiswa sebanyak 6.600 mahasiswa, ini merupakan potensi yang besar dari sisi ekonomi," ujar Ketua PMI Sumut ini. Dialog itu sendiri memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan tanya jawab, dengan antuasias peserta menyampaikan pertanyaan seperti kiatkiat sukses, bagaimana menghadapi krisis,

serta bagaimana membuat usaha sekaligus mampu mengatasi jumlah pengangguran. Rahmat menanggapi agar sebelum memulai usaha, sebaiknya dilakukan kajian-kajian serta penuhi persyaratan seperti perizinan yang perlu dilengkapi. "Selanjutnya pengelolaan yang baik dan jangan mudah menyerah," kata Rahmat yang juga Konsul Jenderal Republik Turki untuk Pulau Sumatera. Dalam kesempatan tersebut Rahmat Shah memberikan surprise kepada peserta yang menyampaikan pertanyaan, dengan memberikan tiket masuk ke Rahmat Gallery dan Taman Hewan Pematang Siantar secara gratis, yang disambut dengan gembira oleh peserta dialog.(GUS)

Stagnan, Transaksi Saham Dana Reksa Medan-andalas Transaksi jual beli saham di Dana Reksa Securitas triwulan I pada 2012 stagnan dengan pertumbuhan hanya 5% jika dibanding periode sama pada tahun 2011. Hal itu dikatakan Asisten Manager Danareksa Securitas Medan, Gunawan Benjamin kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/4). Pertumbuhan yang hanya 55 ini kata Gunawan disebabkan ada beberapa BUMN yang belum Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana. ”Ada empat lagi BUMN yang berencana untuk IPO. Pertumbuhan transaksinya stagnan, hanya 5 persen. Saat ini baru Semen Batu Raja yang sudah IPO," ungkapnya.

Gunawan menjelaskan, jika dibanding tahun lalu transaksi jual beli saham pada triwulan I di 2012 sedikit menurun dengan jumlah transaksi hanya 100 sampai 250. Sementara pada periode sama di tahun 2011 transaksinya mencapai 1.000-an. “Ini dipengaruhi IPO dari Garuda Indonesia. Kita optimis tahun ini target transaksi 1.000 akan tercapai," imbuhnya. Dijelaskannya, stagnanya transaksi saham untuk masyarakat umum terkendala IPO. Untuk Semen Batu Raja, ucapnya, bisa sampai 1000 transaksi. Kalau ada IPO, katanya, maka akan ada minat, kemudian publikasi juga akan baik. “Kini harga Semen Batu Raja Rp

500 sampai Rp 2500 yang juga dijual ke masyarakat umum. Apalagi, rencananya PTPN 3 dan PTPN 4 diharapkan juga IP0,” jelasnya. Selain itu, lanjutnya, saham yang kurang menarik yakni Astra akibat adanya kebijakan kenaikan harga Bahan Bahan Minyak (BBM) yang belum pasti. Dia mengatakan harga saham Astra saat ini Rp 7.000 per lembar sebelum munculnya kebijakan harganya berada di posisi Rp 7.300 per lembar. Sementara Pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU), John Tafbu Ritonga mengatakan, pertumbuhan yang hanya 5% itu sudah lumayan karena ada gonjang-ganjing kenaikan harga BBM dan sejumlah harga bahan pokok.(SIONG)

CSR-Education for Nation GarudaFood Sehati Buku adalah jendela dunia. Hanya dengan membaca kita dapat mengetahui segala sesuatu yang menakjubkan tentang dunia luar. Membaca juga dapat meningkatkan kualitas hidup manusia serta dapat menjauhkan kita dari jurang kebodohan dan kemiskinan. Dengan membiasakan diri membaca buku, koran maupun media lainnya, berarti kita telah berlatih untuk memusatkan pikiran dan merangsang saraf otak untuk bekerja.

P

entingnya menumbuhkan budaya membaca untuk meningkatkan kualitas manusia, menjadi salah satu tujuan program Education for Nation GarudaFood Sehati yang berada di bawah naungan GarudaFood.

GarudaFood Sehati merupakan program Corporate Sosial Responsibility (CSR) GarudaFood yang mempunyai misi untuk membawa perubahan yang menciptakan kemanfaatan, bagi masyarakat berdasarkan prinsip saling menumbuhkembangkan. Melalui GarudaFood Sehati, GarudaFood terus menjalankan CSR dengan fokus pada 5 (lima) pilar yakni pendidikan, kesehatan masyarakat, lingkungan, bantuan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. GarudaFood Sehati melaksanakan program ‘Berbagi Buku’ di SD Yayasan Amal Bhakti, Jalan Pertahanan, Medan Barat. Program ini sejalan dengan misi GarudaFood untuk menjadi perusahaan yang membawa perubahan dengan menciptakan nilai bagi masyarakat berdasarkan prinsip saling menumbuhkembangkan (interdependent co-arrising). Dengan program ini, diharapkan

dapat meningkatkan minat baca dan mengubah kebiasaan siswa menjadi lebih gemar membaca. GarudaFood merupakan salah satu perusahaan makanan minuman terdepan di Indonesia. GarudaFood telah memimpin pasar pada berbagai kategori, antara lain: merek Garuda untuk kategori kacang, Okky untuk kategori minuman berbasis jelly, Mountea untuk kategori minuman berbasis teh dan Chocolatos untuk kategori wafer stick premium. GarudaFood juga mulai diperhitungkan di kategori biscuit dengan merek Gery dan makanan ringan dengan merek Leo. Untuk pasar global, GarudaFood melebarkan bisnisnya ke lebih dari 30 negara di Asia, Eropa, Afrika, Australia dan Timur Tengah. GarudaFood juga sudah beroperasi di China dan India dengan membangun pabrik, distribusi & brand di kedua negara tersebut yang merupakan bagian dari rencana jangka panjang. (REL/POETRA)

BAGIKAN BUKU– PR Head Garuda Food Group, Agus Nadi memberikan bantuan berupa buku pelajaran kepada siswa SD, sebagai wujud dalam program CSR Education for Nation di SD Yayasan Amal Bhakti (YAB) Medan, Sumut, Senin (16/4). andalas/ist


KOMUNITAS

Selasa 17 April 2012

harian andalas | Hal.

andalas/Siong

BERPOSE- Sejumlah panitia PMLASI periode 2012-2015 diabadikan bersama Plt Gubsu Gatot Pudjonugroho usai dilantik di Restoran Avia Samudra, Jalan Padang Golf, Minggu (15/4).

andalas/Siong

CENDRAMA CENDRAMATTAA-Ketua PMLASI Tjia Lie Sin didampingi Ketua Panitia Kegiatan Sukiwi Jong memberikan cendramata kepada Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho di acara pelantikan Pegurus Perantauan Masyarakat Tionghoa Langsa Aceh (PMLASI) periode 2012-2015 di Restoran Avia Samudra, Senin (15/4) malam.

andalas/Siong

MENY ANYIMENYANYIANYI-Ratusan tamu undangan tampak berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya di acara pelantikan Pegurus Perantauan Masyarakat Tionghoa Langsa Aceh (PMLASI) periode 2012-2015 di Restoran Avia Samudra, Senin (15/4) malam.

andalas/Siong

PA A-T PATTAK AKA-T A-Tokoh masyarakat Sumut, Ardjan Leo menyerahkan pataka kepada Ketua terpilih PMLASI, Tjia Lie Sin di Restoran Avia Samudra, Jalan Padang Golf, Minggu (15/4) malam. Pelantikan dihadiri Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho.

11

Pengurus Perantauan Masyarakat Langsa (PMLASI) Dilantik Bagian dari Kekuatan Sipil Society Medan-andalas Pelantikan sejumlah Pengurus Perantauan Masyarakat Langsa / Aceh Sumut Indonesia (PMLASI) periode 20122015 di Restoran Avia Samudra, Jalan Padang Golf, Minggu (15/4) malam dihadiri oleh Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho. Selain itu terlihat hadir Sejumlah Kepala Dinas Provinsi Sumut diantaranya Kadis Pendidikan Saiful Safri,Kadis Pertanian M.Room, Kesbang Linmas Drs Bukit Tambunan, Kadis Sosial Robenson,Keta DPP Pujakesuma Suratman, Penasehat PPMLSI Iskandar ST dan Tokoh Masyarakat Sumut Ardjan Leo. Berdasarkan pantauan andalas, acara pelantikan ini dihadiri ratusan undangan, baik dari wilayah Provinsi Sumut maupun dari luar. Ketua terpilih dan pengurus PPMLSI lainnya ini, dilantik oleh Ardjan Leo yang ditandai dengan penyerahan pataka. Mengawali sambutannya, Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho mengajak, seluruh masyarakat Langsa di Sumut untuk terlibat secara aktif di dalam kegiatan pembangunan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Provinsi Sumut.

andalas/Siong

MENY AKSIK ANMENYAKSIK AKSIKANAN-Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho didampingi Penasehat PMLASI, Iskandar ST, Ketua Panitia Sukiwi Tjong dan Ketua Umum DPP Pujakesuma, H Suratman SP menyaksikan sejumlah acara hiburan yang disajikan siswa/i sekolah Andreas Binjai. Ketua Panitia Kegiatan Sukiwi Jong melaporkan, atas nama etnis Tionghoa perantauan dirinya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Plt Gubsu. “Kami sangat senang bapak bisa hadir ke acara kami, ini sebuah penghormatan yang besar bagi kami," ucapnya. Dijelaskannya, PMLASI sudah berjalan selama empat periode dengan kepengurusan tiga tahun sekali. Dalam masa tersebut, PMLASI sudah membangun satu Gedung Olah Raga (GOR) di kilometer 12 Sunggal. “Gor yang kami bangun termasuk termewah dan hasilnya dari swadaya masyarakat kami. Selain itu, kami juga membangun panti sosial dan kami berharap suatu

saat nanti bapak Gubernur bisa hadir untuk meninjau tempat yang sudah kami bangun,” harapnya. Diceritakannya, perantauan masyarakat Langsa sudah ada di Sumut sejak tahun 1966. “Dulunya kami semua masuk di bangsal yakni Tandam Hulu, Tandam Hilir dan Sei Karang, baru pelan-pelan ditempatkan di komplek-komplek di kilometer 12. Sampai akhirnya, perantauan Langsa Aceh beranak cucu hingga sekarang yang berkehidupan layak,” terangnya. Untuk kelanjutannya, sebut Sukiwi, PMLASI akan mengajak para pemuda untuk memperhatikan kondisi satu dengan yang lainnya. “Program utama yang akan dijalan-

kan para pengurus lebih mengutamakan bidang sosial. Di mana perkumpulan ini dapat bersatu untuk membangun Sumatera Utara,” tandasnya. Tokoh Masyarakat Sumut Ardjan Leo mengatakan, pada 32 tahun lalu masyarakat yang berasal dari Langsa datang ke Kota Medan tidak membawa apa-apa atau nol. Namun berkat kerja keras dan jiwa perjuangan yang tinggi akhirnya perantauan masyarakat Langsa bias merubah nasibnya menjadi lebih baik dan sukses. “Meski mereka tidak kaya raya, namun bisa dikatakan kini mereka sudah lebih makmur,” ungkap Ardjan Leo. (SIONG)

Plt Gubsu : Jangan Ada Sekat- sekat Etnis Medan-andalas Plt Gubernur Sumatera Utara H gatot Pujo Nugroho ST menegaskan bahwa masyarakat Tionghoa di Sumatera Utara punya hak yang sama sebagai warga negara. Untuk itu tidak boleh ada sekat-sekat etnis di Sumut Khususnya di Kota Medan.

SUN THAMRIN PALLADIUM 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

"Tidak boleh ada sekatsekat dalam kehudupan kita. Mari kita jaga keharmonisan dalam keberagaman di Sumut ini," kata Gatot dalam sambutannya menghadiri pelantikan Pegurus Perantauan Masyarakat Tionghoa Langsa Aceh (PMLASI) periode 2012-2015 di Restoran sari laut Avia Samudra, Minggu malam (15/4).

PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.3020.20 PALLADIUM BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

Gatot mengungkapkan, dirinya menyempatkan diri untuk menghadiri pelantikan tersebut itu sematamata dikarenakan bahwa masyarakat tionghoa adalah warga Sumut yang mempunyai hak dengan warga Sumut lainnya. Untuk itu dia mengharapkan agar seluruh pihak termasuk masyarakat Tionghoa untuk ikut membantu bersama-sama membangun Sumut. "Mari

PALLADIUM 12.00-14.30-17.00-19.30 PLAZA 12.15-14.45-17.15-19.45 SUN BINJAI THAMRIN 12.30-15.00-17.30-20.00

kita miliki Sumut kita ini, mari kita bangun bersamasama," ajaknya. Sementara itu Sukiwi Jong selaku Ketua Panitia kegiatan mengucapkan atas nama warga Tionghoa perantauan sangat berterima kasih atas kehadiran Plt Gubernur. "Kami sangat senang Bapak bisa berhadir ke acara kami, ini sebuah penghormatan yang besar bagi kami,"

SUN (3D) 12.15-16.00-19.45

ucapnya. Acara pelantikan pengurus PMLASI yang diketuai Cia Ti Sin ditandai dengan penyerahan Pataka PMLASI. Dalam kesempatan tersebut, pengurus juga memberikan cendramata kepada Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho. Saat itu, sebagai penghormatan Gatot juga disambut dengan penampilan Barongsai.

SUN 18.30-21.15 THAMRIN 12.15-15.00-17.45-20.30

Sebagai wujud keharmonisan dalam keberagaman entis dan budaya, PMLASI juga menampilkan tari Mandarin dan tari budaya batak serta lagu Mandarin dan lagu Indonesia asli. Semua penampilan yang pertunjukan merupakan bukti bahwa warga tionghoa juga bisa berbaur dengan masyarakat Sumut. Hal itu sesuai dengan slogan dimana bumi dipijak di situ

THAMRIN PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

SUN 12.00-14.10-16.20

langit dijunjung yang menjadi semangat bersama PMLASI. Hadir juga dalam acara tersebut, Kadis Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Kadis Sosial Robertson Simatupang, kepala Dinas Pertanian Sumut, M Room, Kepala Badan Kesbang Pol Linmas Sumut Drs Bukit Tambunan MAP dan Ketua Umum DPP Pujakesuma, H Suratman SP. (WAN)

SEGERA PREMIERE


SUMATERA UTARA

Selasa 17 April 2012

Washington Pane, Dipercaya Pimpin Komisi B DPRDSU Ir Washington Pane MSi, akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Komisi B DPRD Sumut tahun kerja 2011-2012. Penetapan dilakukan dalam sidang paripurna DPRD Sumut di Aula Martabe Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Senin (16/4). Penetapan itu dibacakan Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun disaksikan para wakil ketua dan anggota, Plt Gubsu, Pangdam I/BB, Kapoldasu, Pangkosek Hanudnas III, Sekdapropsu dan unsur FKPD Sumut serta bupati/walikota se-Sumut pada paripurna yang bertepatan dengan paripurna Hari Jadi Propinsi Sumut ke-64. Washington, yang juga politisi Partai Peduli Rakyat Nasio-

Brilian Moktar, Dermawan Sembiring, Japorman Saragih, Sudirman Halawa, M Faisal. "Kami harapkan agar program kerja legislatif, khususnya Komisi B yang membidangi perekonomian semakin efektif berjalan dengan ditetapkannya ketua komisi yang baru," kata Ketua DPRD nal (PPRN) ini, menempati Sumut Saleh Bangun usai posisi tersebut setelah sekitar paripurna kepada wartawan. Wa s h i n g t o n empat bulan loPane mengatakan wong karena bahwa sebenarnya sempat ada perjabatan ketua kosoalan internal misi adalah jatah di tubuh partai anggota dewan dari PPRN dan tarik Fraksi PPRN semenarik politik suai kesepakatan antarfraksi. politik yang telah Dengan dedisepakati sebemikian, struktur lumnya. "Jadi mepimpinan di Komang jabatan ini misi B menjadi untuk jatah kami lengkap, yakni Ketua WashingIr Washington Pane MSc dari Fraksi PPRN," katanya. ton Pane, Wakil Washington Pane sendiri Ketua T Dirkansyah AS, Sekretaris M Nuh, anggota antara mengatakan apresiasinya atas lain Layari Sinukaban, Aduhot penetapan dirinya sebagai Simamora, Palar Nainggolan, pimpinan komisi B. Secara

khusus apresiasi disampaikan kepada pimpinan DPRD yang menurutnya sudah memberi upaya sebaik mungkin untuk penetapan pimpinan komisi. "Demikian juga kepada pimpinan komisi B lainnya dan anggota, saya sampaikan hormat dan terima kasih atas solidnya kebersamaan dalam menjalankan program kerja meskipun selama ini belum ada ketua komisi definitif," ujarnya. Disinggung soal apa yang akan dilakukannya dalam waktu dekat, Washington mengatakan akan merangkul semua anggota dewan di komisi B untuk menyatukan pemahaman dalam menjalankan program kerja. Kemudian akan dikuatkan peranan Komisi B dalam rangka memperkuat sektor perekonomian untuk mendukung program kerja Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Sumut yang dapat memberi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. (UJ)

Jalan ke Desa Kuta Tinggi Dipenuhi Semak Belukar Pakpak Bharat-andalas Jalan Binangaboang menuju Kuta Tinggi, Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat disesaki semak belukar. Pantauan wartawan pada Senin (16/4), terlihat sebahagian besar badan jalan sudah tertutup semak dengan panjang sekitar 2 km lebih. Perawatan jalan yang seharusnya dilakukan instansi terkait belum terlihat sehingga kini badan jalan hanya tinggal berkisar 2 meter. Sementara lintasan menuju kawasan tersebut tergolong cukup padat, sehingga pada saat kendaraan berpapasan terpaksa harus berdesakan serta ekstra hati-hati dan harus pakai klakson untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Terkait dengan itu, diharapkan kepada instansi berkompeten, hendaknya terdapat niat baik dari dinas terkait untuk segera melakukan kegiatan perbaikan juga pembersihan jalan. (WES)

LANC AR - Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, meninjau pelaksanaan UN di sejumlah sekolah LANCAR di Pakpak Bharat, yang pelaksanaannya berjalan lancar.

andalas/wesrion Tumangger

SEMAK - Jalan menuju Kuta Tinggi Pakpak Bharat, semakin sempit karena dipenuhi semak belukar.

Amril, Indra dan Syam Tak Layak Jadi Sekda Langkat Stabat-andalas LSM BBS (Bangun Bangkit Sumatera Utara) menggelar Dialog Terbatas Bedah Calon Sekdakab Langkat untuk mencari siapa figur yang layak dan pantas untuk menjadi Sekdakab Langkat menggantikan Surya Djahisa. Kegiatan itu dilaksanakan di Stabat, kemarin, dan dihadiri para aktivis LSM. Di antaranya dari ICW (Indonesian Corruption Watch) Langkat, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Langkat, Lembaga Pemantau Hak Asasi Masyarakat (LP-HAM) dan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara). Ketua Panitia Pelaksana yang juga pendiri LSM BBS, T Syaiful Anhar dalam sambutannya mengatakan dialog itu penting untuk mencari figur yang layak jadi Sekdakab Langkat. Paling tidak, agar Sekdakab Langkat ke depan bukan lagi oknum terindikasi korupsi dan tersangkut dengan masalah hukum. Berkaitan dengan itu, Prof H Syamsul Arifin SH MHum dalam paparannya menjelaskan, bahwa Sekda pada dasarnya merupakan pendamping bupati, tugas dan fungsinya penting dan berat. Karena itu, posisi Sekda harus benarbenar diisi figur yang layak dan berkualitas. “Pada dasarnya memilih seorang Sekda itu menjadi wewenang dan hak dari seorang bupati. Namun, sebagai rakyat tidak ada salahnya kita memberikan saran dan masukan kepada bupati agar tidak salah dalam memilih Sekda,” ujar Guru Besar FH USU itu. Sedangkan Ketua ICW Langkat, M Mas’ud MZ menegaskan, pada dasarnya Sekdakab Langkat Surya Djahisa memang sudah layak untuk dicopot dan diganti, sebab terindikasi korupsi. Namun, siapa yang pantas menjadi penggantinya ? Untuk sementara paling tidak ada tiga nama mencuat sebagai pengganti Surya Djahisa. Yakni, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Langkat H Amril Nasution SSos MAP, Asisten II yang juga mantan Kadis Kesehatan Langkat dr H Indra Salahuddin MKes MM dan Kadis Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Langkat Drs Syam Sumarno MAP. “Kalau untuk yang lain-lain itu mungkin saya setuju, tapi kalau Amril, dr Indra Salahuddin dan Syam Sumarno saya tidak setuju. Alasannya, Amril dan dr Indra sudah terindikasi korupsi selama menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kadis Kesehatan Kabupaten Langkat,” ujarnya. Lalu, bagaimana dengan Syam Sumarno ? Ya, sama saja. Lihat saja sendiri buktinya, selama menjabat sebagai Kadis P dan P Kabupaten Langkat, dunia pendidikan di Langkat bukannya semakin bagus, justru semakin hancur berantakan. (BD)

TINJAU - Sekdakab Deli Serdang Drs H Azwar S MSi bersama Kadisdikpora Saadah Lubis MAP dan Kepsek SMKN I Lubuk Pakam Kiniken Sembiring MPd, meninjau pelaksanaan UN di SMKN I Lubuk Pakam, Senin (16/4).

Puskesmas Desa Teluk Butuh Tiga Dokter Tambahan Secanggang-andalas Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat terdapat tiga Puskesmas. Namun di antara ketiga Puskesmas tersebut, hanya Puskesmas di Desa Teluk, satu-satunya memiliki fasilitas ruang rawat inap. Dan, dalam dua tahun belakangan, juga merupakan Puskesmas yang paling diminati masyarakat Kecamatan Secanggang, karena masyarakat menilai Puskesmas tersebut kinerjanya cukup baik dalam melayani masyarakat. "Dalam melaksanakan program Puskesmas 24 jam yang sudah dicanangkan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, jauh hari sebelum ada rawat inap, kita juga sudah terapkan dengan baik, demi pelayanan kesehatan prima terhadap masyarakat," kata Kepala Puskesmas Desa Teluk, dr Hj Lisdayani kepada andalas di ruang kerjanya, kemarin. Puskesmas di bawah kepemimpinan dr Lisdayani ini, pelan tapi pasti mampu menjadi sarana pelayanan kesehatan yang menjadi tujuan masyarakat untuk berobat, sehingga Puskesmas ramai dikunjungi pasien, baik untuk sekadar berobat jalan maupun untuk opname di bagian rawat inap. "Puskesmas ini membawahi sembilan desa, lima Puskesmas Pembantu (Pustu), lima Polindes dan dua Poskesdes. Namun kon-

disi Pustu dan Polindes masih kurang layak untuk pelayanan karena tidak memiliki sambungan arus listrik dan juga sarana air bersih," Kepala Puskesmas, yang juga pengurus wanita Pujakesuma Kabupaten Langkat ini. Lisdayani yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat ini, dengan kesederhanaannya mampu mensosialisasikan program Jaminan Persalinan (Jampersal) melalui pelayanan vartus (melahirkan) di tempat pelayanan kesehatan, baik Puskesmas, Pustu maupun Polindes yang dimulai dari Pustu Desa Pantai Kuala Besar. "Meski tidak gampang mengubah kebiasaan masyarakat kita, namun kita tetap berusaha agar para pasien, khususnya para ibu hamil mau vartus di sarana kesehatan, kalaupun mereka tidak mau, petugas kita tetap turun, bila dibutuhkan," katanya. Namun pelayanan yang diharapkan tersebut, tidak serta merta berjalan dengan maksimal karena masih kurangnya petugas di Puskesmas Desa Teluk, seperti dokter untuk pelayanan di rawat inap, dan juga kekurangan sarana dan prasarana untuk pelayanan vartus di Pustu maupun Polindes. “Kami sangat berharap adanya tambahan tiga dokter, karena saat ini baru ada tiga dokter, termasuk saya sendiri,” kata Lisdayani, juga pernah meraih predikat dokter terbaik ini. (SBR)

harian andalas | Hal.

12

Pelaksanaan UN di Daerah Berjalan Aman dan Lancar Sidikalang-andalas Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat, SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Dairi, Senin (16/4), tidak ada ditemukan masalah, dan berjalan aman serta lancar. Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro didampingi Wabup Irwansyah Pasi SH, Sekda Julius Gurning SSos, bersama sejumlah Muspida Dairi, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan SMK di dua sekolah di Sidikalang yakni, SMA Negeri 1 dan SMKN 1 Sidikalang. Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang Drs H Azwar S MSi, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2012 diwilayah Kabupaten Deli Serdang, di antaranya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negri 1 Lubuk Pakam dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Pakam, Senin pagi. Peninjauan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga Hj Saadah Lubis SPd MAP, Kepala Kantor Kementerian Agama Deli Serdang Drs H Dur Brutu MA dan sejumlah pejabat Pemkab Lainnya, hanya melihat dan memantau dari luar ruang kelas tempat pelaksanaan UN sehingga tidak mengganggu kelancaran proses ujian. Peninjauan juga dilakukan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA di sejumlah sekolah tempat diselenggarakannya UN. Di sela peninjauan, bupati menyampaikan, pelaksanaan UN hari pertama berjalan lancar dan tidak ditemukan masalah. “Semua berjalan dengan lancar, dan sengaja saya hadir pada saat jam pengumpulan soal, ternyata memang semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan,” terang bupati, seraya mengimbau kepada para siswa untuk menjaga kesehatan, berdoa dan menjaga ketertiban dalam pelaksanaan UN serta terus meningkatkan kemampuan sehingga dapat meraih prestasi baik bagi diri sendiri, keluarga, bahkan untuk peningkatan pembangunan di Pakpak Bharat. Pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional (UN) bagi siswa kelas 3 SMA/SMK yang dilaksanakan serentak, juga berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti secara langsung meninjau pelaksanaan UN di SMAN 1 Kabanjahe dan SMAN 2 Kabanjahe. Bupati Karo turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Drs Kumani Karo-Karo MPd, dan Kadis Kominfo dan PDE, Robert Perangin-angin SPd MSi. Di SMAN 2 Kabanjahe, Bupati Karo bersama Kepala Sekolah SMAN 2 Kabanjahe Bastaria Sinuligga SPd MPd, melihat pelaksanaan UN dari luar ruang kelas tempat para siswa melaksanakan ujian nasional. Berdasarkan laporan dari Kepala Sekolah SMAN 2 Kabanjahe, bahwa jumlah peserta UN di sekolahnya sebanyak 213 siswa yang terdiri dari 12 ruang ujian untuk jurusan IPA dan IPS. Pelaksanaan UN hari

pertama untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia berjalan dengan tertib dan lancar. Jumlah soal dan lembar jawaban yang ada juga mencukupi untuk para peserta. Batu Bara, Binjai dan Tebing Tinggi Suasana aman dan lancar juga berlangsung di Kabupaten Batu Bara, yang diikuti 4.423 siswa.Untuk SMA dan MA berlangsung empat hari dan berakhir Kamis (19/ 4). Sementara untuk SMK berlangsung tiga hari berakhir Rabu (18/4). Komisi C DPRD Batu Bara melakukan peninjauan/pemantauan untuk melihat langsung jalannya UN.Tim pertama diketuai H Sutan Sitompul untuk Kecamatan Limapuluh, Tanjung Tiram, Talawi dan Sei Balai. Sementara Tim II diketuai Suriono untuk Kecamatan Air Putih, Sei Suka dan Medang Deras. Pengamatan di lapangan, UN berjalan lancar dan aman. Pengawas UN terdiri dari guru SMA/SMK dengan sistem silang dibantu pengawas dari Unimed. Untuk Kecamatan Tanjung Tiram, Talawi dan Sei Balai langsung dipimpin Kapolsek Labuhan Ruku, AKP K Matondang. Kepada Ketua Tim Sutan Sitompul, AKP K Matondang menjelaskan pihaknya menempatkan dua petugas untuk setiap sub rayon. Hari pertama UN yang diujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia berlangsung dua jam sejak pukul 08.00 WIB. Sedangkan, 185 pelajar SMU Negeri Kecamatan Gebang, Langkat bertarung secara sehat untuk melaksanakan UN. Para pelajar yang terdiri dari 116 putri dan 69 putra tersebut dengan tertib dan serius melaksanakan ujian di bawah pengawasan guru. Drs Nano Prihatin selaku Kepala SMU Negeri Gebang didampingi Sugiarti MPd, kepada andalas di Kantor SMU Negeri Gebang mengatakan, kalau sekolahnya masuk dalam sub rayon 09, terdiri dari 5 sekolah yaitu SMAN Gebang, SMA Dharma Patra Berandan, SMA Muhamadiyah Berandan, SMA Nusantara Berandan dan SMA Mulia Securai. Sementara, Ujian Nasioanl (UN) di Kota Binjai berlangsung, Senin (16/4) mendapat perhatian serius dari Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi. Ketika ujian berlangsung Wali Kota Binjai didampingi Sekda Iqbal Pulungan serta Wakapolres Binjai Kompol Aries Setia Budi, menyempatkan diri meninjau pelaksanaan UN di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Binjai, SMA Negeri 2, dan SMK Negeri 2. Wali Kota Tebing Tinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan MM bersama dengan segenap unsur Muspida dan didampingi Kadis Pendidikan Drs H Pardamean Siregar MAP meninjau langsung pelaksanaan Ujian Negara (UN-red) di sejumlah sekolah lanjutan atas antara lain SMAN I, SMAN III, SMA Swasta Kartini dan SMKN II Kota Tebing Tinggi, Senin (16/4). Saat kunjungan di SMAN I, wali kota menerima laporan siswa yang mengikuti ujian sebanyak 247 siswa, dan satu siswa mengalami keterlambatan karena mengalami kecelakaan sewaktu dalam perjalanan ke sekolah. (SS/TH/RTA/SUSI/ MKI/MET)

KP2T-PM Sergai Tak Kooperatif

Kandang Ternak Didirikan di Hutan Lindung Teluk Mengkudu-andalas Terkait kandang peternakan dan pembibitan ayam berdiri di kawasan hutan lindung atau produksi Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. Pemerhati lingkungan menuding Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Sergai tidak kooperatif. “Kandang peternakan dan pembibitan ayam bisa berdiri di kawasan hutan lindung. Ini jelas karena KP2T-PM Sergai tak mau kerja sama dengan dinas terkait seperti, Dishutbun Sergai yang mengeluarkan surat tentang kawasan hutan lindung,” kata Rasum Satarwi SSos, kemarin. Kawasan hutan lindung dan produksi di pesisir Pantai Timur, lanjut Rasum, menurut Dihutbun Sergai ada di Kecamatan Pantai Cermin, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Tanjung Beringin dan Bandar Khalifa Kabupaten Sergai. Dan berdasarkan surat Dishutbun Sergai nomor 18.23/522/28 20/2011, maka Desa Bogak Besar masuk di kawasan hutan lindung. “Ada surat dari Dishutbun Sergai tentang kawasan hutan yang ditujukan kepada Camat

KANDANG - Kandang ternak ini didirikan di kawasan hutan lindung Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Pantai Cermin, Perbaungan, khusus Camat Teluk Mengkudu ada 6 Desa yakni Pekan Sialangbuah, Pematang Guntung, Sentang,Bogak Besar dan Pematang Kuala serta Kecamatan Tanjung Beringin dan Bandar Khalifa,” ungkap Rasum. Terpisah, Kepala Dishutbun Sergai, Ir Megahadi mengatakan, belum ada menerima surat permohonan rekomendasi pembangunan peternakan dan pembibitan ayam

yang berada di Dusun VI, Desa Bogak Besar, Kacamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai tersebut. “Camat Teluk Mengkudu belum ada menyerahkan surat permohonan sama kami. Kalaupun ada, kami akan turun kelokasi untuk mengecek, sebab, dalam gambar atau peta, sebagian Desa Bogak Besar masuk dalam kawasan hutan lindung dan produksi,” tandas Megahadi. (RYAD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEKKANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord. Liputan), H Zainul Fuad, Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman


SUMATERA UTARA

Selasa 17 April 2012

Pemalsu Dokumen Kependudukan Aktif di Capil Asahan Kisaran-andalas Mantan tahanan Polres Asahan berinisial Tri, warga Kecamatan Sei Dadap Asahan saat ini kembali aktif menjalankan aktivitasnya di Kantor Catatan Sipil (Capil) Pemkab Asahan. Padahal pada 2011 lalu, Tri yang sebelumnya diduga berprofesi sebagai agen atau calo KTP, Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran ini di Kantor Capil Asahan dibekuk Satuan Reskrim Polres Asahan, terkait adannya laporan yang bersangkutan diduga telah memalsukan dokumen kependudukan untuk suatu keepentingan pribadi tanpa melalui prosedur yang ada sehingga dalam hal ini Pemkab Asahan dan Negara Indonesia telah dirugikan akibat ulahnya. Informasi berhasil dihimpun andalas dari berbagai sumber diketahui, Tri yang saat ini mengaku sebagai pimpinan parpol di Kota Tanjung Balai setiap hari berada di Kantor Capil Asahan, untuk mengurus berbagai surat kependudukan seperti kepengurusan akte lahir, KTP dan kartu keluarga. Namun oleh Kantor Capil Asahan mantan pemalsu dokumen tersebut bebas keluar masuk dikantor tersebut untuk mengurus surat-surat terkait dengan identitas warga tanpa penyeleksian yang ketat, karena diketahui sebelumnya Tri telah mengangkangi UUD tentang kependudukan dan kewarganegaraan. Selain itu, kasus pemalsuan dokumen dilakukan Tri saat itu bukan menjadi pertimbangan bagi Dinas Catatan Sipil Asahan. Terbukti, warga Kecamatan Sei Dadap tersebut bebas keluar masuk Kantor Capil tanpa ada pengecualian. Hal ini memberikan kesimpulan, Kantor Capil tidak mempermasalahkan soal itu. "Fakta ini sekaligus memberikan asumsi tanpa diramaikan calo Kantor Capil Asahan tidak memiliki omzet, "kata Ketua DPP LSM Laskar Garuda, H Rangkuti, kemarin. Rangkuti menekankan, seharusnya setiap berkas yang masuk dari para agen maupun calo, Kantor Capil Asahan harus melakukan crosscheck ke setiap kantor kecamatan, di mana para agen dimaksud membawa berkas pengantar dimaksud, untuk mencegah agar kasus pemalsuan dokumen atau identitas tidak terulang kembali.”Seperti terlihat saat ini Capil terindikasi hanya mengejar setoran agar terpenuhi dan mengabaikan segala peraturan berlaku,” sebutnya. Sementara, Kadis Catatan Sipil Asahan Ismet saat dikonfirmasi andalas mengatakan, setiap berkas kepengurusan yang masuk ke kantornya tetap diseleksi dengan ketat. "Jika data yang dituliskan tersebut meragukan, pihaknya akan mengembalikan berkas dimaksud kepada yang bersangkutan," katanya. (FAS)

Masyarakat Gotong Royong Timbun Jalan Kamboja

andalas/firdaus tanjung

TIMBUN JALAN - Masyarakat bergotong royong menimbun di Jalan Kamboja Dusun VI, Desa Bandar Klippa. Percut Sei Tuan-andalas Sejak Program Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) digulirkan Bupati Drs H Amri Tambunan di seluruh kecamatan di Deli Serdang sejak tahun 2005, mengundang pujian dan apresiasi masyarakat, termasuk seluruh kepala pemerintahan baik kecamatan, desa dan kelurahan. Namun hal berbeda muncul di Jalan Kamboja Dusun 6 Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan. Di daerah ini belum tersentuh GDSM, sementara jalan itu merupakan pembatas wilayah dengan Desa Sambirejo Timur. Karena itu, ratusan masyarakat bersama pemerintahan desa menggelar gotong royong massal untuk melakukan penimbunan Jalan Kamboja sepanjang sekitar 1 km serta pemasangan puluhan tepas di pinggir jalan, Minggu (15/4). Kades Bandar Klippa, Suripno SH didampingi Kadus VI, Suriadi, kepada andalas di sela gotong-royong dengan ratusan masyarakat di lokasi mengatakan, awalnya tempat itu sangat sulit dilalui akibat tergenang air. Suripno menambahkan, sebagai kepala pemerintah desa sangat mendukung kegiatan gotong royong itu. Bahkan beberapa masyarakat juga ada yang menghibahkan sebahagian lahan yang dipergunakan untuk perluasan jalan Kamboja tersebut. "Kita sangat bangga karena banyaknya masyarakat yang hadir dalam gotong royong ini. Bahkan masyarakat juga rela menghibahkan beberapa meter tanahnya untuk perluasan jalan tersebut, karena dahulu jalan ini lebarnya 2 meter, tapi sekarang sudah merata 3,5 meter," ujarnya. Bahkan ada yang empat meter, sebagai wujud rasa kebersamaan masyarakat. Karena pengajuan untuk perbaikan jalan Kamboja ini sudah diusulkan masyarakat dan pemerintah desa sejak tahun 2000 silam, baik melalui Musrenbang dan lainnya. "Dengan demikian perbaikan berupa pengaspalan, pembuatan paret untuk mengantisipasi banjir serta pembuatan jembatan kecil di dusun ini segera direalisasikan Pemkab Deli Serdang," kata Suripno diamini Suriadi, yang mengakui di samping membeli puluhan tepas, swadaya masyarakat juga sudah berhasil membeli puluhan dump truck tanah timbun. (FT)

harian andalas | Hal.

13

Empat Ribu Nelayan Sibolga-Tapteng Ikut Program Jamsostek Sibolga-andalas Sekitar 4.000 nelayan di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, akan ikut program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) dalam waktu dekat. “Anggota kita ada sekitar empat ribuan, dan kita sangat respect akan program jamsostek yang bersedia menjamin keselamatan sekaligus dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan anggota kita yang juga sebagai tenaga kerja,” ungkap Ketua HNSI Sibolga Ichwan Irvan Tanjung, usai bertemu Kepala Cabang (Kacab) PT Jamsostek Sibolga Mangasi Sormin dipandu Komisi II DPRD Kota Sibolga di kantor BUMN penjamin keselamatan tenaga kerja tersebut, Senin (16/4). Dikatakan, program Jamsostek tentunya akan sangat membantu mengatasi risiko dihadapi nelayan saat melaut, terutama bila terjadi kecelakaan, sakit bahkan hingga meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. “Saya yakin, program seperti ini juga merupakan salah satu harapan kaum nelayan dalam rangka mencari perlindungan atas resiko yang dihadapi saat beraktifitas mencari ikan di laut,” ujarnya. Ketua Komisi II DPRD Kota Sibolga Jimmy RS Hutajulu ST mengatakan, kunjungan mereka bersama ketua dan pengurus HNSI Sibolga ke Kantor Jamsostek merupakan salah satu bentuk kepedulian DPRD terhadap kesejahteraan nelayan. “Sebagai wakil rakyat, kami juga memandang perlu untuk memfasilitasi pertemuan HNSI,

andalas/makmur pakpahan

JAMSOSTEK - Ketua Komisi II DPRD Sibolga Jimmy RS Hutajulu dan Ketua HNSI Sibolga Ichwan Irvan Tanjung, bersama pimpinan Jamsostek Cabang Sibolga, usai melakukan pertemuan terkait program Jamsostek untuk nelayan. STM Nelayan Bersatu SibolgaTapteng dengan Pimpinan PT Jamsostek (Persero), guna memeroleh informasi berharga tentang manfaat ikut menjadi peserta program jamsostek bagi para nelayan,” ujar Jimmy didampingi anggota Komisi II Pantas ML Tobing dan staf

DPRD Hermanto Harahap, Demak Hutapea dan Fauzi Sitorus. “Perlindungan kepada nelayan sangat diperlukan, mengingat tingginya resiko kecelakaan di laut. Saya berharap, dalam waktu dekat akan diadakan rapat akbar seluruh nelayan, mengundang wali kota. Pada

pertemuan itu pula, diharapkan semua anggota HNSI Sibolga langsung mendaftar sebagai peserta program Jamsostek,” imbuh Pantas ML Tobing yang juga pengurus HNSI Sibolga. Turut hadir sejumlah pengurus HNSI seperti, Yazrul Nazara (Wakil Ketua), Munawar Tanjung

(Wakil Ketua), Sofwan Nasution (Wakil Ketua), Darmansyah (Nahkoda), Imran (juragan) dan Fauzi Sitorus (Humas HNSI). Sejumlah hal menjadi bahan diskusi di antaranya, tata cara pendaftaran, pengumpulan iuran, manfaat program, hak dan kewajiban nelayan jika menjadi peserta. (MP/RES)

Terjadi di Pemko Tebing Tinggi

Dana Pemberantasan Buta Huruf Diduga Diselewengkan Tebing Tinggi-andalas Program Pemko Tebing Tinggi untuk mengentaskan buta aksara di kalangan masyarakat, nyaris gagal total. Pasalnya, dana yang diperuntukkan pada program keaksaraan fungsional (KF-red), program pemberantasan buta huruf di Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi diduga diselewengkan. Sementara diperkirakan sekitar 1.300 warga kota itu masih menyandang Buta Aksara. Menurut sumber di Dinas Pendidikan Tebing Tinggi Bagian Seksi Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Luar Sekolah (PLS), setiap tahun dana hibah (bantuan sosial) dari APBD Provinsi dan APBN untuk KF dasar dan lanjutan terus mengalir. Bantuan sosial tersebut pertahun mencapai 15 paket,

dan setiap paket program pendanaan mencapai Rp 3,6 juta hingga Rp 5 juta. Ironisnya program setiap tahun tersebut tidak mampu menghapus buta aksara di kalangan masyarakat Tebing Tinggi. Dana hibah untuk program tersebut per tahun mencapai Rp 40 juta itu, diduga banyak diselewengkan sejumlah tenaga lapangan pendidikan masyarakat (TLD) yang merupakan tenaga honorer Disdik Sumut, yang diperbantukan di Disdik Tebing Tinggi. Modus penyelewengan dengan menggunakan nama orang lain dalam pelaksanaannya, sedangkan dananya dibagi dua antara pengelola dan TLD. Sementara ada juga TLD yang langsung mengelola dana itu. “Diduga seluruh TLD yang ada di seksi PAUD dan PLS memiliki PAUD, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan kejar paket A, B, dan C. Sehingga umumnya petugas TLD mengelola anggaran yang seharusnya diberikan pada masyarakat pengelola PLS.Jadi tak hanya program KF saja

dikelola,”terang sumber. Selain itu, data warga yang buta aksara sejak lama tidak pernah diperbaharui, sehingga datanya tidak bisa dianggap akurat. Karena selama ini hanya data yang lama saja menjadi dasar bagi pengelola. "Bisa jadi masyarakat Kota Tebing Tinggi, makin banyak mengalami buta aksara diakibatkan tingginya dana untuk pendidikan saat ini,”beber sumber. Diungkapkannya pada TA 2011, terdapat bantuan KF sebanyak 15 kelompok bersumber dari APBD provinsi dan APBN. Di mana kelompok dasar menerima bantuan Rp 3,6 juta dan untuk lanjutan Rp 4,6 juta. Hal sama juga diterima pada tahun anggaran sebelumnya, di mana dana untuk program KF. Terkait hal itu, Kabid Dikdasmen Disdik Kota Tebing Tinggi Drs Jonner Sitinjak mengaku, sudah mendengar adanya persoalan pembagian dana KF dilakukan TLD beberapa tahun terakhir. “Saya memang ada mendengar isu itu, tapi belum jelas informasinya. Nanti saya cek ke lapangan,” kelitnya. (MET)

Vihara Jetavana Aek Kanopan Gelar Operasi Katarak Aek Kanopan-andalas Program pemerintah pusat yang salah satu prioritasnya adalah Indonesia Sehat mendapat respons cukup baik dari kalangan yang peduli dengan pentingnya kesehatan.Seperti halnya Yayasan Sosial Vihara Jetavana Aek Kanopan Kabupaten Labuhan Batu Utara bersama tim dokter yang tergabung dalam DR's Kofie Foundation Medan. Setelah sebelumnya pada 4 Februari melaksanakan seminar kesehatan tentang kanker servik yang dilanjutkan pengobatan gratis pada 5 Februari 2012 di Komplek Perguruan Yayasan Sultan Hasanuddin di Jalan Ghazali Karim Aek Kanopan kepada 1500 pasien dengan jenis penyakit mata, THT, kulit, gigi, papsmear dan donor darah. Kembali Tim DR's Kofie Foundation yang diketuai Dr Irwanto Pen SPog dan Yayasan Vihara Jetavana Aek

Kanopan melanjutkan tindakan medis dengan melakukan operasi katarak kepada 125 pasien berobat gratis yang menderita katarak. Tindakan medis direncanakan kepada 125 orang pasien yang menderita katarak ini dilaksanakan di Puskesmas Model Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara dimulai Jumat (13/4) hingga Minggu (15/4) yang ditangani tim DR's Kofie, diketuai dr Pinto Y Pulungan SPM (K) dan dr Irsan SPM. Di sela kegiatan bakti sosial, Ketua Pelaksana Herman Susilo, yang akrab disapa Ahut kepada andalas mengatakan, kegiatan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan beberapa bulan lalu. Namun dalam kegiatan kali ini yang dapat dioperasi hanya sekitar 55 orang dengan jumlah mata dioperasi sebanyak 74 mata dari 115 pasien yang datang. (IM)

Melirik Tantangan dan Peluang Pertanian Organik Karo Catatan Robert Tarigan SH (Wartawan Harian andalas di Kabanjahe)

SEKTOR pertanian merupakan salah satu sektor yang paling terpukul dengan pelaksanaan kesepakatan perdagangan bebas dengan China. Hal itu, diprediksi akan merusak kesinambungan program ketahanan pangan dan produk pertanian nasional yang sekarang baru dimulai. Bertani secara organik sebenarnya bukan hal baru bagi petani Karo. Leluhur Karo yang dikenal tangguh dan ulet dalam pertanian sudah mewariskan cara bercocok

tanam secara konvensional dengan menggunakan bahanbahan alamiah. Namun pertanian organik modern sangat berbeda dengan pertanian alamiah di jaman dulu. Dalam pertanian organik modern dibutuhkan teknologi bercocok tanam, penyediaan pupuk organik, pengendalian hama dan penyakit menggunakan agen hayati atau mikroba serta manajemen yang baik untuk kesuksesan pertanian organik tersebut. Misalnya, kata Efrata, pertanian organik pada tanaman kopi, semut tidak terbasmi, sementara dengan menggunakan pestisida, kopi akan terbebas dari semut. “Demikian juga kesiapan infrastruktur berbasis pertanian yang masih membutuhkan pembenahan dan pasar yang belum menjanjikan. Buktinya, harga

jual kopi organik dengan nonorganik tetap sama saja,” ujarnya. Terpisah, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Quality, Ir Rafael Remit Winardi, MP, mengatakan, semua produk pertanian yang dihasilkan petani Karo tergolong sangat baik, karena sudah terbentuk sebagai budaya leluhur (bertani). Yang kurang hanya tata niaga. Dalam hal ini, Pemda perlu melakukan terobosan baru mencari peluang pasar ke luar negeri mengupayakan membentuk organisasi petani yang tangguh dan mandiri serta mencari investor. Menyinggung soal pertanian organik, dia mengaku belum melihat ada inovasi kearah itu dari Dinas Pertanian kecuali atas kemauan dan kesadaran petani itu sendiri. “Selagi belum ada dukungan penuh

dari pemerintah pusat, Kendala utama, sambung Rafael Remit Winardi, adalah sertifikasi produk oleh suatu badan sertifikasi yang sesuai standar suatu negara yang akan di tuju. Akibat keterbatasan sarana dan prasarana terutama terkait dengan standar mutu produk, sebagian besar produk pertanian organik tersebut berbalik memenuhi pasar dalam negeri yang masih memiliki pangsa pasar cukup luas. Yang banyak terjadi adalah masing-masing melabel produknya sebagai produk organik, namun kenyatannya banyak yang masih mencampur pupuk organik dengan pupuk kimia serta menggunakan sedikit pestisida. Petani yang benar-benar melaksanakan pertanian organik tentu saja akan merugi

dalam hal ini. Sehingga dapat disimpulkan pertanian organik di tahun-tahun awal akan mengalami banyak kendala dan membutuhkan modal dan enerji yang cukup untuk bertahan. “Namun demikian, pihaknya siap mendukung program Pemkab Karo, khususnya dalam sektor pertanian untuk mengangkat kembali kejayaan pertanian Tanah Karo,” ujarnya. Memperbaiki nasib petani Karo, belum terlambat. Diharapkan, dinas terkait kerja keras dan fokus mengejar kejayaan pertanian Karo di era tahun 80-an. Semua stake holder harus menyatukan persepsi, menyukseskan visi misi Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, khususnya memajukan sektor pertanian. Mejuah-juah... .................Habis.............


Selasa 17 April 2012

UN di Abdya Diikuti 2.148 Siswa Blangpidie-andalas Sebanyak 2.148 siswa/siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat mengikuti ujian nasional (UN) pada hari pertama yang diadakan serentak seluruh Indonesia. Untuk Kabupaten Abdya dari 2.148 dibagikan sebanyak 1.831 siswa merupakan tingkatan SMU/MA dan sebanyak 317 siswa merupakan tingkatan SMK. Ujian Nasional kali ini mendapat penjagaan yang begitu ketat oleh pihak kepolisian setempat. Sedangkan untuk pengawas ujian, selain para guru juga melibatkan pengawas independen yang di datangkan dari sejumlah perguruan tinggi yang ada di daerah tersebut. Pj Bupati Kabupaten Abdya Azhari Hasan SE MSi bersama muspida dan dinas terkait melakukan sidak ke sejumlah sekolah, Senin (16/4). Menurutnya, UN yang diikuti sebanyak 2.148 siswa, sudah cukup baik, berjalan tertib dan didukung oleh perlengkapan prasarana sekolah yang sudah begitu lengkap, namun usaha siswalah yang lebih diharapkan. Dalam kunjungannya ketiga sekolah, SMA I Blangpidie, SMA Korea, dan SMA I Bahbah Rot, dalam kunjungannya ketiga sekolah tersebut ia berharap kepada seluruh siswa peserta UN, agar berkonsentrasi penuh dalam mempelajari setiap soal yang ditanyakan. Namun, ia juga menambahkan agar siswa betul-betul yakin dengan ujian nasional kali ini, karena ini merupakan salah satu uji coba tingkat kesiapan mental siswa dalam menghadapi UN. Dikatakannya, untuk tingkat keberhasilan siswa dalam melewati ujian nasional, itu akan menjadi sebuah resiko yang harus siap diterima nantinya. Para siswa harus yakin dan selalu berdoa agar dalam menhadapi UN kali ini mendapat hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya. (AS)

KIP Atam Rekap Surat Suara Pilgub/Wagub Aceh Tamiang-andalas Rapat pleno terbuka dilaksanakan KIP Aceh Tamiang tentang rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dalam pemilihan umum Gubernur/Wakil Gubernur Aceh 2012, Jum’at (13/4) malam di Aula Kapolres Aceh Tamiang. Rekapitulasi tersebut dihadiri Bupati Aceh Tamiang diwakili Assisten I Pemeritahan, Kapolres, Kajari Kualasimpang, Pabung, Kesbangpol Linmas, tim sukses & saksi beberapa calon pasangan kandidat, serta pemantau Asian Network For Elektion Foundation (anfred) from Thailand. Menurut rekapitulasi hasil perhitungan suara yang di peroleh dari Komisi Independen Pemilu (KIP) Kabupaten Aceh Tamiang, dari dua belas kecamatan yang ada pasangan Irwandi yusuf-Muhyan Yunan unggul 84 suara dari pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf dengan jumlah suara 50.884 di raih pasangan bernomor urut 2 sedangkan pasangan nomor urut 5 berjumlah 50.800 suara. Sementara, pasangan Muhammad Nazar-Nova Iriansyah 9.259 suara, Darni daud-Ahmad Fauzi 6.556 suara, selanjutnya pasangan Ahmad TajuddinSuriansyah 2.228 suara, dari sekian suara yang terangkum jumlah suara sah seluruhnya 119.727. Infromasi yang didapat sejak berlangsungnya pemungutan suara, jumlah yang sah dan tidak sah berjumlah 121.935 suara, dengan uraian suara tidak sah 2.564, sedangkan suara sah 119.727 dari jumlah pemilih dalam salinan daftar pemilih tetap (DPT) 184.282. Selengkapnya, penerimaan dan penggunaan surat suara yang diterima, termasuk cadangan 189.162, surat suara yang terpakai 122.291, surat suara yang dikembalikan oleh pemilih karena rusak atau keliru dicoblos 194. Sedangkan surat suara yang tidak terpakai 66.736. (ZHM)

Zulkifli Zainon Raih 19.018 Suara Langsa-andalas Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Langsa menggelar rapat pleno tentang rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilukada 2012, akhir pekan lalu di Aula SMK Negeri 3 Langsa. Rapat pleno tersebut pasangan Calon Wali KotaWakil Wali Kota Langsa No urut 1, pasangan H Syeh Muhajir-H Kamarullah dengan meraih suara 6571 atau 9,65 persen. No urut 2, pasangan Saifuddin H Amin- Bahagia memperoleh 1901 atau 2,79 persen. No urut 3, pasangan Zulkifli ZainonSyaifullah meraih suara 19018 atau 27,92 persen. No urut 4, pasangan Saifuddin Razali-H Abdullah Itam meraih 5988 suara atau 8,79 persen. No urut 5, Pasangan Ilyas Ali-Azhari Hamid 720 suara atau 1,06 persen. No urut 6, HM Zulham-Juaini Gading dengan perolehan suara 6931 atau 10,18 persen. No urut 7, Pasangan Fadli Zainal-TM Yusuf 805 suara atau 1,18 persen. No urut 8, pasangan H Askari Usmanuddin-H Cut Gade 800 suara atau 1,17 persen. No urut 9, pasangan Mulya SarjanaIbnu Sina 776 suara atau 1,14 persen. No urut 10, pasangan Hj Soraya Hasbi- H Bahctiar Harun 976 suara atau 1,43 persen. No urut 11, Pasangan H Jauhari Amin-H Razali Yusuf dengan merah suara 8404 atau 12,34 persen. No urut 12, Pasangan Abdul Wahab-Ambia Adek 585 suara atau 0,86 persen, dan No urut 13 pasangan Usman Abdullah-Marzuki Hamid atau yang disingkat Umara, meraih 14641 atau 21,48 persen. Sedangkan untuk calon Gubenur-Wakil Gubernur Aceh, No urut 1, pasangan Ahmad Tajuddin-H Teuku Suriansyah memperoleh 1476 atau 2, 12 persen. No urut 2, pasangan, Irwandi YusufMuhyan Yunan raih 29456 suara atau 42,23 persen. No urut 3, pasangan H Darni M Daud-Ahmad Fauzi memperoleh 4681 suara atau 6,71 persen. No urut 4, Pasangan H Muhammad Nazar-Nova Iriansyah memperoleh 6736 suara atau 9,66 persen. Dan, no urut 5, pasangan H Zaini AbdullahMuzakir Manaf memperoleh raih 27403 suara atau 39,29 persen. (LAN)

14 ACEH MEMBANGUN Hari Pertama UN di Kawasan Aceh Kondusif harian andalas | Hal.

Lhokseumawe-andalas Hari pertama UN (Ujian Nasional) tingkat SMA, SMK dan MAN sederajat di sejumlah kabupaten/ kota di Aceh berlangsung aman, tertib dan kondusif, Senin (16/4). Seperti di Lhokseumawe sekitar 7602 siswa mengikuti UN yang berlangsung serentak secara nasional. UN yang akan berlangsung hingga 19 April 2012 diharapkan tidak terjadi kendala. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Utara, Razali, Spd yang dihubungi andalas mengatakan, target kelulusan bisa mencapai 90%. “Kami optimis tingkat kelulusan bisa mencapai diatas 90%. Ini target realistis karena tingkat kelulusan tahun lalu mencapai 98%,” ujar Razali. Sementara mata pelajaran yang di ujikan hari ini adalah Bahasa Indonesia. Pihaknya juga ikut memantau ke beberapa sekolah, seperti SMA, MAN dan SMK yang tersebar di berbagai kecamatan, semuanya berlangsung aman. Sedangkan di Kota Langsa, pelaksanan UN juga berlangsung aman. Setiap sekolah di jaga dengan aparat kepolisian Mapolres kota itu. Sementara, Madrasah Ulumul Qur'an (MUQ) yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa yang merupakan pesantren kebanggaan warga Kota Langsa ini yakin bahwa santri Madrasah Aliah putra dan putri yang mengikuti UN dapat lulus 100 persen. Keyakinan itu dilihat dari kesiapan santri yang mengikuti UN dan melakukan try out kepada santri yang sebelum UN," kata Kepala Madrasah Aliyah

andalas/usman cut raja

UN PER PERTTAMA - Sejumlah siswa dengan tekun mengikuti UN hari pertama di kawasan Aceh Utara. MUQ Langsa Drs M Nasir. Begitu juga pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat di Kota Lhokseumawe berjalan dengan lancar. Pantauan andalas sejumlah sekolah di lingkungan Pemko Lhokseumawe, mulai pukul 08.00 WIB, para peserta UN mulai memasuki ruangan masing-masing dalam mengadukan otak guna mengisi lembaran jawaban UN di hari perdana. Setiap peserta UN seperti SMA Negeri 1 dan SMKN 1 di ruang kelas, mereka sangat konsentrasi dalam membaca pertanyaan dan mengisi jawaban yang benar sesuai hati nuraninya. SMA Negeri 1 hampir 100% siswa yang terdaftar sebagai

peserta UN hadir pada saat pelaksanaan perdana UN tersebut. Tidak ada alasan untuk tidak mengikuti UN kecuali sakit berat yang disertai surat keterangan dari dokter. Di SMA Negeri 1 Lhokseumawe terdapat seorang siswa yang harus diantar dari rumah sakit, karena yang bersangkutan masih berstatus rawat inap karena terserang penyakit DBD. Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Drs Zainal Abidin MPd kepada wartawan kemarin. Di Bireuen Lancar Pelaksanaan UN SMA sederajat dalam di wilayah Bireuen yang diikuti 6.110 siswa dari jenjang SMA sederajat hari

pertama aman, lancar dan sukses. Bahkan, semua siswa hadir tepat waktu walaupun diwarnai dengan hujan. Kabid Dikmenjur Disdikbudpora Bireuen Drs M Nasir, MM kepada andalas mengakui, hasil monitoring pihaknya ke berbagai kawasan lokasi UN mata pelajaran Bahasa Indonesia di beberapa titik dalam Rayon Bireuen tidak ada masalah. Menyangkut dengan isu adanya kebocoran soal UN untuk wilayah Bireuen juga tidak ada dan bahkan pendistribusian soal UN ke Bireuen dipaketkan dengan sangat sempurna. Nasir lebih lanjut mengungkapkan, peserta UN dari jumlah peserta dari jenjang SMA/MA

Buyung Hanafiah serta merespon untuk ditindaklanjuti sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, maka masa PETA akan turun ke lokasi jembatan timbang untuk memboikot langsung upaya menggagalkan pe-

ngutipan liar tersebut. Selanjutnya dia menerangkan, tidak tertutup kemungkinan terjadinya pengrusakan serta jalan berlobang diakibatkan kendaraan bermuatan yang melebihi tonase (muatan). Juga mubazirnya anggaran pemerintah yang tersedot untuk perbaikan jalan, yang seharusnya biaya tersebut, bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur di daerah yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan. Pada kesempatan lain, Kapolres Aceh Tamiang melalui Kabag OPS Kompol Muliadi SH mengatakan, kasus pungli di jembatan timbang sudah masuk tahap penyelidikan. “Sudah kita tangani dan sekarang sedang melakukan lidik,” ungkapnya. (ZHM)

Kecamatan Kuala Butuh Pasar Ikan

andalas/bukhari talus

TANP ANPAA LISTRIK - M Daud (70) bersama istrinya (Nurmala (40) dan anaknya, berdiri di depan rumah yang telah dibangun baru-baru ini.

UNTUK menunjang perekonomian rakyat sekaligus tertibnya lingkungan dan tidak kumuh serta semrawutnya wajah ibukota Kecamatan Kuala, masyarakat mengharapkan agar Pemkab Bireuen menyediakan lokasi untuk pedagang ikan. Tgk Abdullah Puteh tokoh masyarakat Gampoeng Ujoeng Blang Kecamatan Kuala Bireuen, kemarin kepada andalas menyatakan, para pedagang ikan dalam menjajakan ikan dipinggiran jalan kawasan Cot Unoe dan Cotbatee karena memang tidak ada lokasi kusus. “Saya yakin para pedagang ikan di dua kawasan itu tidak akan berjualan sembarangan bila ada perhatian pemerintah untuk membuat lokasi kusus untuk pajak ikan,” ungkap Abdullah Puteh aktivis PAN itu. Sementara itu Tgk Ahmad pedagang ikan di Kecamatan Kuala, Bireuen menyebutkan, mereka sudah bertahun-tahun berjualan ikan di kawasan Cotbatee, Lancok-Lancok dan Cot Unoe karena memang tidak ada lokasi. Sehingga berjualan di pinggiran jalan. “Kami warga Negara yang baik

(UCR/LAN/BT/HERA)

Rumah Kaum Dhuafa Tanpa Listrik

PETA Aceh Tamiang Siap Berantas Pungli Timbangan Seumadam Aceh Tamiang-andalas Terkait maraknya pemberitaan praktek pungli yang hingga kini terus dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi Aceh di Timbangan Seumadam oleh oknum Timbangan yang bertugas di lokasi tersebut, organisasi Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tamiang siap berantas bersama simpatisan masanya. Kepedulian dan solidaritas yang tinggi serta menjunjung nilai-nilai kemanusian, Ketua PETA Buyung Hanafiah, kemarin mengatakan, melihat perilaku oknum jembatan timbang yang sangat meresahkan pengemudi truck dan para pekerja angkutan bermotor, mengklaim aksi yang jelas memeras keringat masyarakat. Dia menegaskan, bila hal ini dibiarkan terus berlangsung tanpa ada pihak yang terkait menanggapi

Negeri dan swasta yang berjumlah 40 sekolah pesertanya 5.203 orang sedangkan jumlah peserta UN dari 8 sekolah SMK berjumlah 907 siswa. Dari jumlah tersebut meliputi sekolah SMA sebanyak 4.040 orang, MA sebanyak 1.163 orang dan SMK 907 orang, namun ia belum menerima jumlah peserta yang tidak hadir. Menjawab andalas tentang target yang dipasang Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Disdikbudpora) Bireuen M Nasir menyebutkan, semua kita berharap agar lulus 100 persen namun untuk Disdikbudpora Bireuen tidak memasang target.

andalas/suherman amin

L AYANI PEMBELI - Para pedagang ikan tengah melayani pembeli di kawasan pinggiran simpang Gampoeng Cot Unoe Kecamatan Kuala Bireuen. jika memang pemerintah menyediakan tempat, kami pindah. Siapa yang mau berjualan ikan seperti ini di pinggiran jalan, tetapi karena tidak ada pasar khusus,” ujar Tgk Ahmad sembari melayani ibu-ibu pembeli ikan. Pengamatan andalas, para pedagang yang berjualan ikan di pinggiran jalan itu memang tidak

layak. Sebab, kondisinya kumuh dan jorok bahkan berselamak bau tak sedap. Untuk kenyamanan dan tidak menimbulkan kerawanan penyakit sebaiknya Pemkab Bireuen membangun pasar yang permanen, agar mereka para pedagang tertib dan tidak semraut dan tidak kumuh sekaligus tidak berbau amis. (HERA)

Aceh UItara-andalas Satu unit rumah yang layak huni dibangun untuk diperuntukkan bagi kaum dhuafa, M Daud (70) warga Gampong Rheng Bluek, Kecamatan, Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara. Kini rumah tersebut telah siap dibangun untuk ditempati dan juga telah diserahkan kepada pemiliknya, namun tidak dipasang jaringan listrik. “Hal itu saya telah mempertanyakan kepada sang pengawas kontraktor, kenapa rumah yang dibangun tidak memasang jaringan listrik. Sedangkan kami ini masyarakat miskin tidak punya uang untuk memasang jaringan listrik. Jangankan untuk memasang jaringan listrik, untuk kebutuhan sehari-hari tidak ada,” ungkap M Daud warga setempat kepada andalas barubaru ini. Menurutnya, setiap rumah yang dibantu untuk kaum dhuafa (masyarakat miskin) semuanya komflit, hanya tinggal menempati saja. Bukan seperti yang dialami dirinya selama ini, rumah yang dibangun tanpa memasang jaringan listrik. Bahkan, dia bersama masyarakat miskin lainnya mempertanyakan kepada Pemerintah Aceh dan Kabupaten Aceh Utara, hingga sampai hari belum ada jawaban yang pasti. “Pemerintah hanya membangun rumahnya tanpa dipasang jaringan listrik,” katanya. Camat Meurah Mulia M Jamil ketika dikonfirmasi andalas kemarin terkait hal itu menyebutkan, dia belum menjabat camat ketika program pembangunan rumah itu. Program tersebut masih camat lama (Bakhtiar). “Ya jelas itu ada rekomendasi camat atas bantuan rumah kaum dhuafa,” pungkas Jamil. (BT)


SAMBUNGAN

Selasa 17 April 2012

Gelar Rapat, SBY Tak Undang Menteri PKS Jakarta-andalas Sejumlah menteri mengikuti rapat membahas penanganan bencana gempa di Sumatera, khususnya Aceh, Senin pagi (16/ 4). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono memimpin rapat yang digelar di Bogor, Jawa Barat itu. Namun, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri yang terkait dengan bidang itu tak diundang. Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, membenarkan bahwa menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang tidak diundang dalam rapat tersebut. "Memang tidak diundang sebagaimana biasa, karena mendengarkan progress penanganan Aceh dari Kepala BNPB," ujar Julian kepada wartawan. Menurut Julian, kehadiran Salim Segaf sebagai Mensos dalam rapat itu diwakili Menko terkait. "Itu

semua kepada Presiden dilaporkan oleh Menko. Apa yang sudah menjadi langkah aksi, rencana kerja, bidang dan instansi dan kementerian terkait," ujarnya. Belakangan, hubungan PKS dengan koalisi memang memanas. Hal itu sebagai buntut sikap PKS yang menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak dalam pembahasan UU APBN Perubahan 2012 di DPR akhir Maret yang lalu. Partai Demokrat sebagai pengusung utama SBY-Boediono ngotot minta PKS keluar koalisi. Menteri asal PKS pun terancam dipecat dari kabinet SBY. Namun, Julian membantah tidak diundangnya Salim Segaf itu terkait isu reshuffle sebagai buntut dinamika politik di Sekretariat Gabungan itu. "Belum ada informasi mengenai kemungkinan reshuffle atau tidak," ucapnya. (VN)

Ketua KPU Ternyata Anak Medan .........(Dari Halaman 1) partai politik. Harapan masyarakat menjadi sangat wajar, pasalnya KPU selama ini menjadi sorotan. Di antara kasus-kasus Pemilu mencuat adalah kasus penggelapan dan pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi (MK) yang diduga melibatkan mantan komisioner KPU,Andi Nurpati.Namun setelah menjerat mantan juru panggil MK, Masyhuri Hasan dan mantan panitera MK, Zainal Arifin Hoesein, kasus tersebut kini belum menunjukkan perkembangan lanjutan dari Mabes Polri. Di pundak Ketua KPU Husni Kamil Manik beserta enam pimpinan lain, Sigit Pamungkas, Ida Budiati, Arif Budiman, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Hadar Nafis Gumay dan Juri Ardiantoro, harapan masyarakat menggantung. Husni, kelahiran Medan, 18 Juli 1975 ini memiliki pengalaman sebagai penyelenggara Pemilu. Ia pernah diberi amanah sebagai komisioner KPU Provinsi Sumatera Barat selama dua periode, yakni periode 2003-2008 dan periode 2008-2013. Sebelum duduk di komisioner KPU Sumbar, suami Endang Mulyani ini juga sudah peduli terhadap penyelenggaraan Pemilu.

Husni bergabung dengan Aliansi Pemantau Pemilu Independen (APPI) tahun 1999, saat mengenyam pendidikan di Universitas Andalas Padang, serta memberikan pendidikan pemilih, mensosialisasikan Pemilu DPRD, DPR, Pilgub hingga Pilpres. Husni yang tinggal di Komplek Permata Surau Gadang Blok B/ 10, Surau Gadang, Kecamatan Naggalo, Kota Padang, Sumatera Barat dikaruniai tiga anak, masing-masing MA Afifuddin Manik (7), Abid WA Manik (5,5) dan Nuraisyah H Manik (4,5). Ia juga aktif di organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdhatul Ulama Sumbar, dengan duduk sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) periode 2010-2015. Selain lahir di Medan, ternyata Husni menghabiskan masa-masa kecil hingga remaja di Sumatera Utara. Pendidikan dasarnya ia selesaikan di SDN 04 Kabanjahe Kabupaten Karo. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya ke MTsN Kabanjahe. Ia juga merupakan alumnus MAN 1 Medan Jalan Pancing, sebelum hijrah ke Padang, Sumatera Barat untuk melanjutkan pendidikannya di Faperta Universitas Andalas dan PPS Universitas Andalas.(INC)

Tersangka Bansos Kecewa Terhadap Shakira Zandi .........(Dari Halaman 1) Shakira Zandi selaku atasan mereka di Biro Binsos. Pasalnya, ada kesan mereka dikorbankan dalam kasus ini," ungkap seorang sumber di Kejatisu yang enggan namanya dikorankan, Senin (16/4). Sumberinimengungkapkan,dari pengakuan para tersangka sewaktu diperiksa, penyaluran dana bansos di Biro Binsos Provsu seluruhnya sepengetahuan Shakira Zandi. Bahkan, terhadap permohonan bantuan yang nominalnya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah, Kabiro lah yang mengeluarkan rekomendasi pencairannya.

"Kalaupun ada pemotongan dana saat pencairan, logikanya kepala biro juga diduga kecipratan," kata sumber meyakinkan. Menanggapi ini, Lembaga Bantuan Hukum Medan mendesak Kejatisu segera menetapkan tersangka baru pascapenetapan tersangka sebelumnya dalam kasus itu. "Kami mendesak Kejatisu untuk tidak berhenti hanya pada tiga orang bendahara dan mantan bendahara di Biro Binsos yang telah ditetapkan menjadi tersangka. Atasan ketiganya juga harus diseret menjadi tersangka dalam kasus korupsi ini," desak Direktur LBH Medan Nuriono.(FEL)

Kue

Isi Daging Manusia .........(Dari Halaman 1) korbannya ke dalam kue, pasangan suami istri itu diduga telah dibantu oleh seorang perempuan berusia 25 tahun bernama Bruna Cristina da Silva yang merupakan istri kedua Jorge. Terungkapnya kejadian itu berawal saat polisi menemukan jasad Alexandra Falcao, 20 tahun, dan seorang wanita tanpa identitas yang diduga berusia 31 tahun di lemari es keluarga ini. Sebagian bagian tubuh dikubur di halaman belakang rumah mereka di Garanhuns, timur laut Brasil. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan belulang anak perempuan berusia lima tahun dan seorang gadis berusia 17 tahun yang diduga hilang dari kota terdekat pada 2008. Kepala polisi setempat,Wesley Fernandes mengatakan ketiga pelaku mengeksekusi korban dan mencicipi dagingnya karena menganut aliran sesat, yang

dipercayai dengan memakan daging manusia bisa memurnikan jiwa mereka. Tidak hanya dikonsumsi sendiri, mereka juga mengolah daging itu untuk menjadi bahan kue empanadas (sejenis pastel) yang dijual ke pasar. "Pembunuhan dilakukan dengan cara menusuk hingga korban tewas. Kemudian darahnya dibuang dan memotong bagian tubuh yang dapat digunakan untuk mengisi kue empanadas. Karena kue tersebut sangat populer, maka tersangka dapat menjualnya dalam waktu singkat," ujar Fernandes. Ia menambahkan, seorang pria muda ditengarai akan menjadi korban berikutnya. Para pelaku telah menyusun rencana dan menetapkan tanggal kematian sebelum kemudian mencari korbannya. Kini ketiganya harus meringkuk di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(VN)

harian andalas | Hal.

15

50:50 .........(Dari Halaman 1) Gonzalez dkk ketika itu akhirnya Champions. Pertemuan mereka di semifinal Liga Champions (dulu bernama Piala Champions) musim ini adalah pertemuan kelima mereka di babak semifinal kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu. Secara total, Bayern dan Madrid sudah 18 kali bertanding. Bayern menang 10 kali, Madrid 6 kali, sementara sisanya berakhir imbang. Pertemuan pertama Bayern dan Madrid di semifinal Liga Champions terjadi pada tahun 1976. Mereka bermain imbang 1-1 pada leg perdana di Santiago Bernabeu, sebelum akhirnya Bayern menang 2-0 lewat gol Gerd Mueller di kandang mereka. Bayern melaju ke final dan akhirnya menjadi juara setelah menang 1-0 atas Saint Etienne. Die Roten mengulangi kesuksesan serupa atas sang lawan pada 1987. Mereka menang 4-1 pada pertemuan perdana, namun kalah 0-1 pada leg kedua. Kembali, mereka melaju ke final.Tetapi, kali ini Bayern kalah 1-2 di tangan FC Porto. Di era 2000-an, dua raksasa sepakbola Eropa ini bertemu pada semifinal musim 1999/2000 dan 2000/2001. Madrid sukses membalas dendam pada pertemuan tahun 2000. Los Blancos menang 2-0 pada pertemuan perdana di Bernabeu, sebelum takluk 1-2 di Olympiastadion Munich. Raul

keluar sebagai juara setelah menang 3-0 atasValencia di final. Semusim setelahnya, Bayern kembali tersenyum. Mereka menang 1-0 di Bernabeu lewat gol Giovane Elber dan 2-1 di Olympiastadion lewat gol Elber dan Jens Jeremies. Sementara Madrid hanya bisa membalas lewat gol Luis Figo. Selanjutnya, Bayern tampil sebagai juara setelah mengalahkan Valencia lewat adu penalti. Dari catatan empat pertemuan tersebut, Bayern tiga kali lolos ke final dan dua di antaranya berakhir dengan sukses menjadi juara Liga Champions. Madrid satu kali melaju ke final dan akhirnya menjadi juara juga. Seperti yang telah dikatakan banyak pengamat, duel Bayern Munich kontra Real Madrid di semifinal merupakan laga yang seimbang. Tim mana yang akan lolos ke final pun masih sulit ditebak. Berbicara soal duel kedua tim dengan tradisi kuat di Liga Champions musim ini, tentunya pecinta sepakbola punya prediksi masing-masing. Ada yang mendukung Bayern sebagai pemegang empat titel juara, namun pastinya tak jarang yang menjagokan El Real, raja Eropa yang mengoleksi sembilan gelar juara. Namun, ada sejumlah faktor yang mungkin bisa jadi penentu kemenangan masing-masing. Selain faktor pelatih, komposisi pemain, sejarah dan tak lupa

keberuntungan. Untuk urusan pelatih, baik Bayern maupun Madrid dilatih oleh sosok yang kualitasnya tak perlu diragukan. Entrenador El Real, Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik dunia saat ini. Di pentas Eropa, dua trofi juara bersama FC Porto dan Inter Milan menjadi bukti konkret kehebatan The Special One. Sementara di kubu Bayern ada nama Jupp Heynckes. Mungkin tak banyak orang yang mengetahui pria Jerman 61 tahun ini. Namun, merujuk pada track record-nya, Heycknes bukan pelatih sembarangan. Hal ini dibuktikan dengan kesuksesannya merengkuh trofi Liga Champions musim 19971998. Uniknya, kala itu tim yang dibawa Heynckes jadi juara adalah Real Madrid. Dengan perbandingan singkat ini, tentunya bisa diambil kesimpulan bahwa kedua pelatih di atas jelas merupakan peracik taktik yang luar biasa. Sekarang, tinggal siapa yang lebih cerdik dalam memanfaatkan celah yang ada? Soal komposisi pemain, duel Bayern dan Madrid bak membuka perseteruan antara Jerman dan Spanyol.Ya, skuad Bayern saat ini didominasi pemain yang membela Der Panzer sepertiThomas Mueller, Phillip Lahm, Bastian Schweinsteiger, Mario Gomez, dan kiper Manuel Neuer. Sedangkan di kubu Madrid, Iker Casillas, Sergio Ramos, Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso adalah

para punggawa La Furia Roja yang dua kali mengalahkan di Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 lalu. Terlepas dari sentimen timnas, Bayern punya legiun asing yang luar biasa seperti Franck Ribery dan Arjen Robben. Sementara kubu Madrid lebih mentereng lagi, yakni Karim Benzema, Gonzalo Higuain, Ricardo Kaka hingga sang megabintang Cristiano Ronaldo. Akan tetapi, komposisi skuad mumpuni tak jadi jaminan hasil maksimal sebuah tim. Yang menjadi pembeda di lapangan adalah, siapa yang mampu menampilkan kolektivitas tim lebih baik dan menjaga fokus selama 90 menit, maka tim itulah yang punya peluang menang lebih besar. Untuk urusan sejarah, Bayern bisa sedikit jumawa. Pasalnya, sejak pertama kali bentrok pada musim 1975-1976 (masih format Piala Champions), Madrid tak pernah mampu memetik kemenangan di Allianz Arena. Dari 9 kali bertamu, prestasi terbaik Madrid hanya sekali menahan imbang 1-1 pada babak 16 besar musim 2003-2004. Namun, untuk musim ini Bayern dipastikan harus mewaspadai Madrid. Pasukan Mourinho datang dengan rekor belum terkalahkan di Liga Champions. Dalam 18 laga terakhirnya di semua ajang, Madrid juga belum pernah kalah. Jangan

lupakan juga bila saat ini Madrid berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara La Liga (mengungguli tim terbaik dunia, Barcelona). Sementara catatan Bayern sedikit inferior. Bayern kini masih tercecer di urutan dua klasemen Bundesliga, tertinggal delapan poin dari Borussia Dortmund. Akan tetapi,The Bavarians punya rekor ciamik di kandangnya. Sejak kalah 2-3 dari Inter Milan leg kedua babak 16 besar musim lalu, Bayern tak pernah lagi menelan kekalahan di markasnya. Bahkan, di musim ini Bayern kerap 'menyiksa' lawan-lawannya dengan skor telak. FC Basel menjadi korban terakhir Bayern dengan skor 7-0! Beralih ke segmen pemain kunci, di kubu Bayern jelas Mario Gomez menjadi ancaman utama Casillas. Keganasan bomber Jerman yang sejauh ini telah mengemas 11 gol, kedua terbanyak setelah Messi (14) harus dicermati Mourinho. Sementara di kubu Madrid, Cristiano Ronaldo jelas jadi ancaman utama. Namun, berbicara soal ketajaman, CR7 yang baru mengemas 8 gol, masih kalah dari Gomez. Selain Ronaldo, dua striker Karim Benzema dan Gonzalo Higuain juga pantas mendapat perhatian khusus Heynckes. Laga leg pertama kedua tim di Allianz Arena akan dihelat Rabu (18/ 4), mulai pukul 01:45 dini hariWIB (siaran langsung RCTI).(DTC/OKZ)

HUT Provsu, Gatot Jadi Sorotan .........(Dari Halaman 1) kekecewaan etnis lain yang hadir dengan mengenakan busana adat. "Plt Gubsu mengundang berbagai etnis di Sumut dengan memakai busana daerahnya, tapi ternyata dia dan para pejabat eselon II-IV tidak ada mengenakan busana adat, kecuali Asisten IV dan Kadispendasu. Berarti Plt Gubsu tidak memahami konteks undangan yang ditandatanganinya. Padahal acara itu bermakna perlunya menghormati ragam budaya di Sumut," ujarnya. Begitu juga soal peresmian Gedung Serba Guna tersebut, anggota Komisi E itu menilai terkesan dipaksakan pada malam hari, sehingga dianggap kurang memahami tradisi adat-istiadat di Sumut yang dalam sejarah peresmian gedung tidak pernah dilakukan di malam hari, tapi pada pagi atau menjelang siang hari yang dikenal dalam istilah Batak "Panak Kok Ni Mataniari" (jelang naiknya matahari). "Ada apa ini, kok peresmian GSG cenderung dipaksakan, seperti ada yang ditutup-tutupi," katanya.

Dalam hal ini, kata Richard, Pemprovsu benar-benar telah menzalimi tradisi budaya dan adat istiadat masyarakat Sumut. Karena itu, dia minta Plt Gubsu agar menghormati budaya dan adat istiadat masyarakat, demi menjaga kekondusifan masyarakat Sumut yang dikenal sebagai miniaturnya Republik Indonesia. "Tapi sangat disayangkan, interupsi saya ditolak temanteman di paripurna," ujar Richard dengan penuh kecewa. Menanggapi interupsi Richard tersebut, Plt Gubsu menyampaikan permohonan maaf sebesarbesarnya kepada Richard Eddy M Lingga, karena sedikit pun tidak ada niat untuk menyinggung perasaan etnis dan budaya serta adat-istiadat di daerah ini, apalagi acara peresmian Gedung Serba Guna maupun "The Great Culture of North Sumatera" sebagian stafnya menggunakan busana adat masing-masing. "Jangan minta maaf kepada saya, minta maaflah kepada masyarakat adat di Sumatera Utara," kata Richard, yang masih menyayangkan kurangnya

apresiasi Gatot Pujo Nugroho terhadap budaya di daerah ini. Tidak Bawa Perubahan Di tempat terpisah, puluhan massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubsu, menuding kepimpinan Gatot sejak diangkat menjadi Plt Gubsu, tidak membawa perubahan yang berarti terhadap Sumut, bahkan Sumut dinilai cenderung mundur. "Hal ini dibuktikan dengan rendahnya penyerapan anggaran Pemprovsu tahun 2011 sehingga berbagai pembangunan di Sumut harus tertunda. Selain itu, dalam kepemimpinan Gatot iklim Pemprovsu terkesan eklusif, bahkan tampil menjadi pemimpin untuk kelompok tertentu," tegas massa yang dikoordinir Zefrizal itu. Massa pengunjuk rasa yang dilarang aparat kepolisian dan Satpol PP masuk ke halaman Kantor Gubsu karena acara HUT Provsu sedang berlangsung, juga menuding Gatot menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan kelompok dan golongan tertentu.

Hal itu dapat dilihat dari kegiatan festival makanan dan pakaian tradisional yang diselenggarakan Pemprovsu di Lapangan Benteng Medan beberapa waktu lalu. "Kegiatan tersebut adalah kegiatan Pemprovsu, yang beban biayanya ditanggung oleh daerah. Tapi praktiknya 'dibungkus' dengan paket kegiatan salah satu partai politik tertentu. Kondisi ini tentunya benar-benar tidak sehat, jika dilanjutkan mau ke mana Sumut ini," ujar pendemo. Oleh karena itu, massa pendemo meminta DPRD Sumut segera bertanya kepada Gatot lewat hak interplasi tentang arah kepemimpinan Plt Gubsu dan meminta segera mencopot jabatan Gatot sebagai Pelaksana Tugas Gubsu. Acara HUT Provsu di Kantor Gubsu juga diwarnai kedatangan pengunjuk rasa dari Komite Tani Menggugat yang menuntut segera dihentikannya aktivitas pengembang/developer di lahan eks HGU PTPN II di lahan Helvetia, Marendal I, Selambo, Sergai, Dagang Kerawan, Pagar

Merbau, dan Desa Naga Kesiangan. Massa ini juga mengutuk keras tindakan arogansi militer kepada massa petani yang berdemo pada tanggal 13 April lalu saat aksi merespon kedatangan Wakil Presiden Boediono ke Medan. Karnaval Sementara itu kemeriahan acara HUT Provsu di Kantor Gubsu yang dihadiri pejabat Mupida Sumut dan diisi dengan karnaval kendaraan hias, sedikit terganggu dengan turunnya hujan yang cukup lebat . Hujan mengguyur kawasan Jalan Diponegoro tidak berapa lama setelah Plt Gubsu melepas puluhan kendaraan hias peserta karnaval untuk mengelilingi sejumlah jalan di inti Kota Medan. Akibatnya ribuan pengunjung baik masyarakat maupun para PNS yang awalnya memadati sepanjang Jalan Diponegoro untuk melihat acara ini, langsung berhamburan. Ada yang masuk ke Kantor Gubsu, maupun ke tempat-tempat lain untuk berteduh karena takut basah kehujanan.(UJ/WAN)

Hari Pertama UN Banyak Kepsek Bingung .........(Dari Halaman 1) dari kelas lain yang kebetulan (Lembar Jawaban Komputer) UN. Kondisi seperti itu dialami SMA di Labuhan Batu. Selain itu ada juga keluhan dari kepala sekolah di SMAN 2 Moi Nias Barat yang mengeluh amplop naskah soal Bahasa Indonesia untuk program studi IPA ternyata ditujukan untuk Program Studi Bahasa. Menanggapi itu, Henri didampingi Koordinator Operator Komputer Panitia UN Provinsi Sumut FD Asian Hutasoit menjelaskan, untuk setiap naskah soal yang kurang, cacat, rusak, tidak lengkap, dan sebagainya, sesuai juknisnya bisa diambil dari kelas lain atau difotokopi. Di Medan sendiri seperti di SMAN 7, ada kekurangan satu naskah soal, namun bisa diatasi dengan mengambil naskah soal

berlebih. Kendati demikian Henri menegaskan untuk pelaksanaan UN tahun ini tidak ada naskah cadangan. FD Asian Hutasoit menambahkan, sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) UN, apabila terjadi kekurangan bahan UN dalam hal ini naskah soal maupun LJK, kekurangan tersebut dapat difotokopi. Sedangkan mengenai amplop naskah soal bidang studi Bahasa Indonesia yang tertukar, Asian Hutasoit menjelaskan untuk semua program studi baik itu IPA, IPS, Bahasa, Keagamaan, dan SMK semua materi soal Bahasa Indonesia sama. "Jadi, tak ada masalah jika amplop untuk program studi IPA tertulis untuk program studi bahasa atau sebaliknya," ujarnya.

Koordinator Satuan Pengawas UN Prof Ibnu Hajar Damanik menyatakan mengenai naskah soal ujian sejauh ini belum ditemukan adanya masalah, namun jika terjadi kerusakan atau kekurangan maka alternatifnya adalah fotokopi. Namun, tetap mendapatkan pengawalan kepolisian dengan mengisi berita acara sesuai prosedural yang berlaku. Lulus 100 Persen Sementara itu untuk melihat langsung kelancaran pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat tahun 2012, Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho ST meninjau beberapa sekolah di Medan, Senin (16/4). Kepada para peserta UN, Plt Gubsu memberikan motivasi dan bimbingan di antaranya agar para siswa dapat menjawab soal

dengan tenang, konsentrasi penuh, dan tidak terburu-buru. Kunjungan Plt Gubsu ke sekolah diawali di SMA Negeri 7 Jalan Timor, dilanjutkan ke SMA Swasta Budi Murni masih di Jalan Timor, dan Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan di Jalan Pancing. Gatot ditemani Rektor Universitas Negeri Medan Ibnu Hajar, Anggota DPRD Sumut Kamaluddin Harahap, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprovsu Djaili Azwar, Kadis Pendidikan Provsu Syaiful Safri, Kadis Sosial Provsu Drs Robetson, Plh Kadis Infokom Provsu Ayub SE, dan Ketua Panitia UN Sumut Henri Siregar. Kepada wartawan Gatot menjelaskan bahwa peserta UN tingkat SLTA di Sumut berjumlah 195.002 siswa yang diselenggarakan pada 1.808 sekolah.

Menurutnya hingga kemarin belum dijumpai kendala yang serius dalam penyelenggaraan UN. Dari hasil kunjungannya ke sejumlah sekolah, pelaksanaan UN yang mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, secara umum berlangsung tertib dan lancar. Dalam kesempatan itu Plt Gubsu juga mengatakan jika tahun sebelumnya tingkat kelulusan UN pelajar SMA sederajat di Sumut mencapai 99,8 persen, maka tahun ini dia berharap dan berdoa agar tingkat kelulusan dapat mencapai 100 persen. Kadis Pendidikan Syaiful Safri menambahkan bahwa dalam pengawasan penyelenggaraan UAN di Sumut selain melibatkan para guru, pengawasan juga dibantu oleh 1.908 personel dari satuan pendidikan Unimed dan 2.400 personel kepolisian.(RIl/WAN)

Banjir Kiriman dan Longsor Masih Mengancam .........(Dari Halaman 1) bisa saja terjadi. hujannya antara rendah hingga sedang dan berpeluang turun setiap hari pada saat siang hingga malam hari. "Intensitas air hujannya dalam sebulan itu bisa mencapai 41-150 mililiter.Itu termasuk kategori tinggi," katanya. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai harus waspada. Banjir berpotensi terjadi. Meski kategorinya sedang, sebaiknya masyarakat waspada, karena banjir kiriman

Puting Beliung Lebih lanjut Hendra mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang (puting beliung) juga berpeluang besar terjadi terutama di wilayah pesisir timur yang meliputi Asahan, Simalungun, Labuhan Batu, Tobasa, Medan, Deli Serdang, Langkat,Tebing Tinggi, Pematang Siantar,Tapanuli Selatan,Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan. "Mengapa potensi puting beliung besar terjadi di situ?

Karena wilayah itu kondisi curah hujannya cukup banyak," ujarnya mengakhiri. Perkiraan yang sama tentang potensi hujan, puting beliung, dan longsor juga disampaikan Kepala Datin BMKG Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan, Hartanto ST MM, Senin (16/4). Menurutnya, masih tergolong meningkatnya intensitas curah hujan di beberapa daerah di Sumatera Utara, membuat peluang longsor di kawasan pegunungan seperti Sembahe dan kawasan perbukitan menuju

Berastagi masih akan terjadi. "Jadi, kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya longsor perlu ditingkatkan akibat intensitas curah hujan dalam beberapa hari ini masih tinggi," ujarnya. Hartanto juga meminta warga yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di kawasan perbukitan dan pegunungan semakin tinggi. Dengan kondisi cuaca seperti saat ini, peluang banjir kiriman di sungai-sungai di Medan seperti

Sungai Deli, Babura, dan Sungai Denai bakal meluap lagi. Kendati begitu aktivitas para nelayan untuk turun ke laut relatif belum terganggu mengingat tinggi gelombang laut di kawasan pantai barat Sumut saat ini berkisar 1 hingga 2 meter, sedang di Selat Malaka antara 0,5 hingga 1 meter. "Kondisi perairan saat ini belum mempengaruhi para nelayan tradisional untuk menangkap ikan. Mereka masih aman turun ke laut mencari ikan," ujarnya.(YN/RIL)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 17 April 2012 | No: 2158/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

TITIKAMAL

Hargai Kartini Selfi KDI Gugat Cerai Iwa K! SATU lagi pasangan selebritis siap berpisah rumah tangganya. Pedangdut Selfi KDI menggugat cerai suaminya, musisi yang juga rapper Iwa K ke Pengadilan Agama Jakarta Timur. Gugatan dilayangkan pemilik nama lengkap Selfi Nafilah binti Aep Saepudin G yang beralamat di Pinang Ranti, Jakarta Timur. Gugatan Selfi sendiri keluar dengan nomor gugatan 885 / pdt.G / 2012 / PAJT. "Ya, benar. Gugatan cerai sudah dilayangkan dengan tergugatnya Iwa Kusuma bin H.A Harun Saroshi," ujar juru bicara Pengadilan Agama Jakarta Timur, Drs. H Muhyiddin Sh.MH saat ditemui di kantornya, Senin (16/4). Selfi tidak langsung mendaftarkan gugatannya. Perempuan jebolan ajang kontes Dangdut itu memilih mewakilkan kepada kuasa hukumnya. "Dia mendaftarkan melalui kuasa hukumnya. Pengajuannya sendiri pada tanggal 10 April 2012," ujar Muhyiddin. Selfi dan Iwa K menikah pada tanggal 4 Mei 2007 lalu di masjid At Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Dari pernikahan mereka, hadir seorang anak Mikala Kaka Pandhiya Hamada Kusuma. (NET)

SEBAGAI seorang wanita yang aktif, tentu saja tak salah jika sosok Titi Kamal disebut sebagai salah s a t u Kartini Modern.

Apa kata Titi sendiri? "Sosok wanita yang diperlukan wanita-wanita dari jaman dulu sampe sekarang," tutur wanita cantik ini menanggapi sosok Ibu Kartini. Titi pun menegaskan pendapatnya, karena dirinya masih merasakan pengaruh perjuangan Ibu Kartini sampai sekarang. "Dampaknya enak banget positif. Walaupun kita tetap menjalankan kewajiban kita

sebagai wanita. Kita tidak dihalangi-halangi dan tidak dikekang. Senang sekali ada perjuangan beliau. Karena beliau kita mempunyai hak-hak di jaman sekarang," ujarnya. Pelantun tembang Jablai inipun merasa sangat bersyukur dan bangga dengan prestasi wanita Indonesia hingga kini. Menurutnya, wanita Indonesia sudah sangat maju, modern, berprestasi dan terdepan di bidangnya masing-masing. Dengan semangat Kartini, Titi pun berniat untuk melakukan yang terbaik di bidangnya, termasuk film dan bisnis. "Saya cuma menjadi diri saya sendiri. Di bidang entertain, atau bisnis. Bagi saya nggak ada kata terlambat," jelas istri Christian Sugiono ini. Lantas, apa pesan Titi untuk KartiniKartini lainnya? "Jangan takut juga mengasah bakatmu, jangan pernah berhenti untuk belajar," pungkasnya. Siap! (NET)

Pak Raden Berjuang NASIB seniman di masa tua tak semakmur masa jaya, memang bukan cerita baru di panggung hiburan Tanah Air. Salah satu seniman yang berada dalam kondisi itu ialah Drs Suyadi atau dikenal dengan Pak Raden. Pria yang yang lekat dengan film Unyil di era 1980-an, kini harus berjuang untuk bertahan hidup di usia senjanya. Puluhan tahun hak cipta Unyil tidak ada di genggamannya, membuat pria 79 tahun ini turun dari kursi rodanya untuk bernyanyi dan curhat kepada mereka yang datang ke rumahnya di kawasan Petamburan, Sabtu, 14

April lalu. Dia bercerita betapa susahnya saat ingin berobat ke dokter pun tak punya biaya. Apalagi, mengurus rumah bocor dan hak cipta. Maka, dengan bernyanyi dan mendongeng mungkin bisa membunuh rasa sakit hatinya.

Sejak 14 Desember 1995, Pak Raden menandatangi perjanjiannya dengan Pusat Film Nasional (PFN). Yang mana isinya menterahkan PFN sebagai pengurus hak cipta atas boneka Unyil. Dan dalam perjanjian tersebut tidak tercantum tanggal berlakunya. Dalam perjanjian tersebut, dituliskan Pak Raden berhak mendapatkan 50 persen royalti dari segala hal tentang Si Unyil. Namun, semenjak perjanjian tersebut sampai saat ini Pak Raden tidak menerima sepeser pun. Padahal banyak sekali acara sampai brand makanan menggunakan sosok Si Unyil. "Di perjanjian itu, dituliskan ada 50 persen, tapi dari tahun 95 sampai sekarang sepeser pun Pak Raden tidak menerima. Lantas apa gunanya diurus hak cipta kalau dia tidak dapat apa-apa?" tutupnya.(NET)

curhat AWAL MULA SELINGKUH SELINGKUH memang kerap terjadi dalam rumah tangga. Delapan dari 10 lelaki diketahui pernah berselingkuh. Penyebabnya diawali hal sepele, yakni curhat (curahan hati) terhadap teman kerja. "Delapan puluh persen klien saya bermasalah dengan perkawinan mereka. Biasanya suami berselingkuh dengan teman sekantor atau pembantu rumah tangga (PRT)," tutur konsultan keluarga Agus Syafii usai acara 'Secercah Harapan' di Rumah Amalia, Ciledug, Tangerang, Minggu, (15/4). Agus menjelaskan, lebih baik pasangan suami istri menghindari curhat terhadap teman sekantor atau sahabat lama. Karena dari curhat akan menimbulkan rasa simpati teman, yang berbuntut meningkatnya kemesraan di antara mereka. "Jika suami memiliki masalah dalam keluarga, jangan curhat kepada teman wanita, atau sebaliknya. Karena biasanya akan berbuntut perselingkuhan. Karena masingmasing akan mencari pelarian," jelas Agus, yang juga berprofesi menjadi ustad tersebut. Menurut Agus, setiap hari rata-rata dirinya menerima 10 pasangan suamiistri yang bermasalah dalam perkawinan mereka. Permasalahan utama kebanyakan didominasi perselingkuhan. "Kebanyakan klien saya menginginkan perkawinan mereka utuh kembali. Dari 10 pasangan yang bermasalah, biasanya delapan bisa diselamatkan," ujar pengarang buku Mukjizat Salat dan Doa ini. Agus mengungkapkan, selain teman kerja, Wanita Idaman Lain (WIL) terbanyak kedua adalah PRT.

Perselingkuhan dengan PRT terjadi biasanya saat istri pergi keluar. "Pembantu umumnya sulit menolak keinginan majikan. Pendidikan mereka rendah. Sang majikan awalnya cuma minta dipijit badannya, lalu meningkat menjadi hubungan intim. Tak jarang si pembantu sampai melahirkan," ujar Agus yang menampung 80 anak yatim piatu di rumahnya di Ciledug. Untuk menghindari perselingkuhan, Agus menyarankan pasangan suami istri memperkokoh landasan agama dan meningkatkan komunikasi. Dan terpenting, jangan pernah curhat soal permasalahan rumah tangga sendiri kepada teman kerja atau teman lama. "Karena dari curhat akan terlontar pula kejelekan atau aib istri maupun suami. Ini kan kurang sehat," pungkas pendiri Rumah Amalia ini.(BBS)

â&#x20AC;˘


epaper andalas edisi selasa 17 april 2012