Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 11 Juni 2013 | No: 2604/Tahun VIII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Demo Usut Mafia Tanah Eks HGU PTPN II di Deli Serdang

Bupati DS Diminta Bertanggungjawab Medan-andalas Mafia tanah disinyalir masih memainkan perannya dengan melakukan konspirasi bersama oknum aparat penegak hukum dan sejumlah oknum pejabat Pemkab Deli Serdang yang saat ini dipimpin Bupati Deli Serdang, H Amri Tambunan Buktinya, kasus sengketa tanah yang merugikan negara dan masyakarat terus terjadi, salahsatunya diduga keterlibatan oknum Tamin Sukardi. Hal ini terungkap saat massa gabungan jamaah Al jamiyatul Washliyah di antaranya Muslimat Al Washliyah, Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) dan Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA), berunjuk rasa di Kantor Tamin Sukardi di Jalan Thamrin Medan, Senin (10/6). "Tangkap Tamin Sukardi mafia tanah Eks hak guna usaha(HGU) perusahaan terbatas perkebunan negara(PTPN) II dan usut pejabat serta aparat hukum terutama PN Lubukpakam yang diduga terlibat membantu Tamin Sukardi dalam menyerobot tanah negara yang bertamengkan rakyat," ucap Wizdan Fauran Lubis SE dalam orasinya. Ditegaskannya bahwa Komisi Pem-

andalas/poetras

AKSI AKSI-Sejumlah massa mendorong pagar Gedung Kejatisu di Jalan AH Nasution saat melakukan aksi dengan menuntut tuntaskan persoalan tanah eks HGU yang diduga diserobot mafia tanah dengan berkonspirasi dengan sejumlah oknum aparat Pemkab Deli Serdang, Senin (10/6)

Sebelum Masalah Dana BDB Rp1,8 T Tuntas

Mendagri Diminta Tunda Pelantikan Gatot TH Sihombing

PERTEMUAN PERTEMUAN-Puluhan Kades dan warga menghadiri pertemuan dengan anggota DPRD DS Dapil VI di Aula Kantor Camat Namorambe, Senin (10/6).

Pertemuan Anggota DPRD DS dengan Warga

Medan-andalas Koordinator Komis Nasional Penyelamat Aset Negara (Komnas PAN) HE Paulus mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gamawan Fauzi menunda pelantikan Gubsu

Warga Kecewa, Pemkab Deli Serdang Pembohong

Kurs dan Harga Logam Mulia, 10 Juni 2013 Jual 9290 1599 13015 15316 1269

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 100.54 3162 7863 9855

Bersambung ke Hal. 15

Medan-andalas Aksi nekat bocah 11 tahun, berinisial FS warga Jalan Elang 2 Perumas Mandala Medan benar-benar membuat heboh warga Jalan Kakap. Pasalnya, FS ditangkap saat mencuri sepeda motor Jupiter Z nomor

Bersambung ke Hal. 15

Beli 9195 1583 12885 15160 1256

pembagian dana BDB ini harus tuntas diusut sebelum Gatot dilantik jadi Gubsu defenitif untuk ke dua kalinya. Jika tidak, masyarakat Sumut akan

Curi Kereta, Bocah 11 Tahun Ditabrak

Namorambe-andalas Pemkab Deli Serdang di bawah kepemimpinan Amri Tambunan disebut pembohong dan hanya tebar pesona untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan membangun infrastruktur jalan diseluruh pelosok pelosok Desa. Menurut warga, Pemkab DS hanya terus menebar janjijanji akan membangun dan memperbaiki jalan Desa, ternyata hingga kini belum terlaksana. Sejatinya, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat desa guna memperlancar tranportasi angkutan hasil pertanian dan urusan pemerintahan serta anak sekolah.

Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Gatot Pujo Nugroho untuk ke dua kalinya sebelum dugaan penyelewengan dana DBD Rp 1,8 triliun ini dituntaskan baik secara administrasi maupun proses hukum. "Kasus dugaan penyelwengan

Bersambung ke Hal. 15 Beli 995.30 3127 7782 9757

Sumber Bank Indonesia

UNIK tapi NYATA

Pangdam I/BB: Saya Ada Karena Kamu Ada

berantasan Korupsi (KPK) harus segera memeriksa Tamin Sukardi, pejabat serta aparat hukum. Hal ini sesuai dengan laporan Pengurus Besar (PB) Al Washliyah ke KPK tanggal 7 Juni 2013. Al Washliyah mendesak Bupati Deliserdang, Drs H Amri Tambunan untuk bertanggungjawab atas lahan Eks HGU PTPN II yang masih berstatus stanvas tidak diberi legalitas membangun sebelum membayar aset negara serta memberi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). "Kita juga meminta Komisi A DPRD Sumut bertanggungjawab. Kejatisu, Gubsu, Pangdam I/BB, BPN dan bupati untuk berkoordinasi secepatnya menyelesaikan tanah Eks HGU PTPN II agar tidak menimbulkan instabilitas dan konflik sosial," tukasnya. Sebelumnya, massa Alwasliyah dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan tinggi sumatera utara (kejatisu). Aksi tersebut berlangsung alot dan nyaris terjadinya bentrok dengan aparat kepolisian. Kejadian berawal dari sikap kejaksaan yang tidak merespon pengunjukrasa yang beraksi di depan pagar kantor Kejati Sumut.Pendemo pun mengguncang pagar Kejati Sumut, namun petugas kepolisian menghalangi dan semakin membuat demonstran marah.Namun ini bisa diredam karena, koordinator aksi maupun pihak komandan polisi bisa menenangkan kedua belah pihak. Pengunjukrasa yang berasal dari pemuda Alwashliyah, ibu-ibu pengajian Bersambung ke Hal. 15

Pabrik Plastik Terbakar Medan-andalas Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik plastik di Jalan Metal, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Deli, Senin (10/ 6) malam. Hingga pukul 24.00 WIB, belasan armada pemadam kebakaran milik Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan masih berupaya keras memadamkan kobaran api. Menurut keterangan Buhar (46) warga yang rumahnya tepat di sebelah pabrik plastik yang terbakar, sekira pukul 20.00 WIB warga sudah mencium bau plastik terbakar. Namun warga tidak menduga kalau Bersambung ke Hal. 15

6.481 Bacaleg DPR Penuhi Syarat DCS Jakarta-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan sebanyak 6.481 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 12 parpol peserta Pemilu 2014 memenuhi syarat untuk ditetapkan ke dalam daftar calon sementara (DCS) anggota DPR. "Jumlah pengajuan calon 6.577 orang, setelah melalui verifikasi dan perbaikan status persyaratan bacaleg yang memenuhi syarat 6.481 orang, belum memenuhi syarat 79 orang dan tidak memenuhi syatrrat 77 orang," kata Ketua KPU Pusat Husni Bersambung ke Hal. 15

Ribuan TKI Mengamuk di Jeddah, 1 Tewas

Mayjen TNI Burhanuddin Siagian mengatakan penugasan dirinya sebagai Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) merupakan amanah Tuhan sekaligus kepercayaan yang diberikan Pimpinan TNI AD.

Jeddah-andalas Asap hitam mengepung kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah merupakan buntut dari aksi mengamuk ribuan TKI yang membakar plastik dan melempar batu ke gedung KJRI, Senin (10/6) waktu setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Jeddah, peristiwa itu bermula dari antrian hingga 12 ribu TKI di kantor KJRI di Jeddah pada Minggu siang (9/6) sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Mereka mengantri untuk mengurus Surat Perintah Laksana Paspor (SPLP). Bersambung ke Hal. 15

Ingin Mancung

Malah Kehilangan Hidung SEORANG lelaki asal Negara Bagian Oklahoma, Amerika Serikat ingin hidungnya terlihat lebih baik Bersambung ke Hal. 15

UNTUK itu dia berharap kepada prajurit dan PNS Kodam I/BB tetap memberikan dukungan dan bantuan serta kerjasamanya sebagaimana yang telah diberikan kepada Pangdam I/BB sebelumnya, Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, dengan tetap meningkatkan disiplin dan etos kerja dalam suatu iklim yang harmonis. Bersambung ke Hal. 15

andalas/hs poetra

SER TIJAB - Mantan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus salam komando SERTIJAB dengan Pangdam I/Bukit Barisan yang baru Mayjen TNI Burhanuddin Siagian pada serah terima jabatan di Makodam I/Bukit Barisan, Medan, Senin (10/6).


Selasa 11 Juni 2013

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Distribusikan Jamkesmas kepada yang Membutuhkan

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Mira Puspita KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra , Rizki Mulya Akbar SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

2

andalas/hs poetra

ATRAKSI BEL BELAA DIRI - Sejumlah prajurit TNI dan Polri kompak memeragakan keterampilannya dalam atraksi bela diri untuk memeriahkan upacara sertijab Pangdam I/BB di Lapangan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (10/6). Mayjen TNI Burhanuddin Siagian menjabat Pangdam I/BB menggantikan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus yang selanjutnya menjabat Dankodiklat TNI-AD di Bandung.

Ribuan Angkot dan Bus Ancam Mogok Massal Medan-andalas Sebanyak 7.000 armada angkutan kota (angkot) dan ribuan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang bergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Medan mengancam menggelar aksi mogok massal jika penertiban angkutan plat hitam dan terminal liar yang digelar mulai Rabu (12/6) tidak memberikan hasil maksimal. Ketua DPC Organda Kota Medan Mont Gomery Munthe mengatakan, pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Medan serta Saltantas Polresta Medan telah melakukan pertemuan pada tanggal 7 Juni. Dari pertemuan ini disepakati mulai Rabu (12/6) akan dilakukan penertiban angkutan plat hitam dan terminal liar di Kota Medan. “Itu janji mereka, mulai tanggal 12 Juni akan dilakukan operasi penertiban angkutan plat hitam dan terminal liar. Jika hasilnya tidak efektif maka seluruh armada angkutan umum baik angkot mapun bus AKDP akan

kembali menggelar aksi stop operasi, seperti tahun lalu,” kata Mont Gomery Munthe kepada wartawan, Senin (10/6). Dia mengakui, aksi stop operasi armada angkutan umum resmi atau plat kuning tahun lalu merupakan aksi protes kepada pemerintah dan kepolisian yang tidak tegas menindak angkutan plat hitam yang bebas beroperasi tanpa ada izin dari instansi terkait. Bahkan selama ini terkesan ada pembiaran oleh aparat terkait. “Dari aksi stop operasi yang kami lakukan tahun lalu ternyata bisa menghilangkan mereka (plat hitam, red) dari lapangan

tetapi itu hanya berlangsung sebentar, mereka timbul lagi seperti sekarang ini. Kondisi itu membuktikan aparat Dishub Medan dan Satlantas Polreta Medan tidak serius menjalankan aturan yang berlaku,” ujarnya. Karena itu, lanjut Gomery Munthe, penertiban armada plat hitam, yang notabene telah menyerobot penumpang angkutan umum resmi plat kuning, harus dilakukan secara serius dan ada tindakan tegas agar bisa memberikan efek jera bagi pengusaha angkutan plat hitam tersebut. “Masalah angkutan plat hitam ini bagi pemerintah mungkin dianggap hanya masalah biasa. Tetapi bagi Organda, keberadaan angkutan plat hitam ini masalah yang sangat luar biasa karena kehadirannya membuat seluruh perusahaan angkutan umum resmi nyaris pailit. Karenanya kami berharap Dishub dan Satlantas Polresta Medan serius menindak angkutan plat hitam,” tandasnya. Rencana untuk melakukan

aksi mogok tersebut juga dibenarkan Sekjen Kesper Jaya Sinaga. Dia mengatakan, aksi mogok ini akan dilakukan bila Dishub dan aparat kepolisian tidak menindak tegas angkutan plat hitam dan terminal liar yang semakin marak di Kota Medan. “Aksi stop operasi nanti akan kita lakukan lebih besar dari aksi tahun lalu. Selain mengandangkan seluruh armada, kita juga akan mengerahkan sedikitnya 2.000 armada ke suatu tempat. Aksi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang tidak peduli kepada pengusaha angkutan umum yang memiliki izin resmi,” katanya. Dia mengungkapkan, aparat pemerintah dan kepolisian harusnya benar-benar menegakkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Kalau aparat Dishub Medan dan Satlantas Polresta Medan benar-benar menegakkan UU ini, kita yakin tidak akan ada plat hitam dan terminal liar yang beroperasi di kota ini,” tandasnya.(BEN)

Medan-andalas Distribusi kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat oleh Dinas Kesehatan Kota Medan melalui Puskesmas bekerjasama dengan kepala lingkungan, kelurahan, dan kecamatan diharapkan agar benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal itu dikatakan Ketua Komisi B DPRD Medan Sri Jati Pohan saat melakukan kunjungan mendadak ke Puskesmas Kota Matsum yang merupakan Puskesmas Rawat Jalan, Senin (10/6) di Jalan Amaliun, Medan. “Jadi Puskesmas yang berperan perlu bekerjasama dengan perangkat kecamatan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Yang tidak terkover, bisa diganti tetapi juga kepada yang betul-betul membutuhkan,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan, adanya kartu Jamkesmas tetapi alamatnya sudah pindah, ada yang meninggal dan lainnya. Maka Jamkesmasnya diharapkan bisa diberikan kepada yang berhak menerimanya. “Diharapkan dari sisa kartu Jamkesmas disebabkan adanya pindah alamat, yang meninggal, agar diusulkan untuk diganti kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” imbuh Sri Jati. Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita Nasution MKes mengatakan, Medan mendapatkan sebanyak 453.437 jiwa kuota kartu Jamkesmas dan 90 persen sudah didistribusikan kepada masyarakat. “Tiap kecamatan bervariasi jumlah penerima kartunya. Sisanya kita evaluasi apa masalahnya apakah karena kartunya rusak, sudah meninggal, pindah alamat, dan dilaporkan ke pusat,” katanya. Usma menambahkan, tanggal 20 Juni nanti pihaknya akan mengirim laporan ke Kemenkes RI karena batas pengirimannya akhir Juni nanti. “Usulan kita agar kartu yang bermasalah dapat diakomodir untuk digantikan dengan yang baru tetapi sesuai kuota,” harapnya. Sementara petugas yang membagikan kartu Jamkesmas di Puskesmas Kota Matsum, Utami mengatakan, ada sekitar 4.000 kartu Jamkesmas yang sudah didistribusikan di Puskesmas bekerjasama dengan kepala lingkungan. “Kita hanya mendistribusikan dengan warga yang datang ke sini, kalau ada masalah kita koordinasi dengan dinas kesehatan,” katanya. Ia juga menyebutkan adanya kartu Jamkesmas tetapi yang menerima sudah meninggal, pindah alamat. Untuk hal ini, pihaknya hanya mengusulkan ke dinas kesehatan untuk dilakukan penggantian. “Sisa kartu Jamkesmas dikarenakan ada yang meninggal dan pindah alamat. Ini dikirim ke dinas kesehatan berdasarkan surat edaran dinas kesehatan,” jelasnya.(YN)

Keterwakilan Perempuan Jangan Dipaksakan Pemko Medan Terima Raskin Award 2012

K

OMISI Pemilihan Umum (KPU) mengu mumkan hasil verifikasi perbaikan admin istrasi bakal calon anggota DPR RI untuk Pemilu 2014. Hasilnya, ada empat partai politik yang tak memenuhi syarat keterwakilan perempuan di daftar calegnya. Ketua KPU Husni Kamil Malik menyampaikan laporan ini di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (10/6). Hadir dalam pertemuan, sejumlah perwakilan partai politik peserta Pemilu 2014. Menurutnya, Partai Gerindra tidak memenuhi syarat di Dapil Jabar 9, PPP Jabar 2 dan Jateng 3, PAN Sumatera Barat 1. Terakhir, PKPI kekurangan perempuan di Jabar 5 dan 6, serta NTT 1. "Terhadap tidak terpenuhinya keterwakilan perempuan 30 persen pasal 7 huruf b menyatakan beberapa parpol tidak memenuhi syarat bacaleg pada suatu dapil," kata Husni. Keterwakilan perempuan di parlemen memang diperlukan, sesuai dengan semangat kesetaraan gender. Diharapkan keterwakilan perempuan di parlemen secara signifikan, akan membawa angin segar bagi kinerja parlemen. Namun seperti lazimnya, sebuah harapan tak selalu sejalan dengan kenyataan. Terbukti, kiprah kaum perempuan di DPR-RI misalnya tidak sepenuhnya berjalan sesuai ekspektasi masyarakat. Lihatlah, misalnya beberapa anggota DPR-RI dari kaum perempuan, yang lebih mencuat ke permukaan justru kehidupan pribadinya, yakni keretakan rumah tangga, seperti melanda Rachel Maryam, Tere, dan Venna Melinda. Tak cuma itu saja, beberapa anggota DPR-RI dari kaum perempuan, juga terbawa arus menjadi koruptor, seperti dialami primadona Partai Demokrat, Angelina Sondakh, serta La Ode Kamaluddin dari Partai Amanat Nasional. Kini keduanya terpaksa meringkuk di jeruji besi. Hal tak jauh berbeda juga terjadi di DPRD Sumut. Anggota dewan perempuan-nya memang tidak sampai meringkuk di sel tahanan. Namun, yang menonjol dari kiprah mereka, juga kerapkali tidak terkait dengan kinerja mereka. Dengan kata lain, sejauh ini kinerja para perempuan anggota DPRD Sumut, benar-benar mengecewakan. Dari 10 lebih anggota DPRD Sumut berjenis perempuan, hanya satu-dua saja yang benar-benar berkualitas dan kompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Dalam konteks demikian, keterwakilan perempuan dalam pencalegan dan di legislatif ke depan, agaknya tidak perlu dipaksakan lagi. Sebab, dalam tradisi di negeri kita, belum banyak perempuan yang betul-betul serius berkarier di bidang politik.(**)

Medan-andalas Pemerintah Kota (Pemko) Medan meraih "Raskin Award 2012" dari Pemprovsu. Penghargaan ini diberikan karena Pemko Medan dinilai berhasil menyalurkan beras untuk rakyat miskin (raskin) tepat waktu, tepat sasaran, dan pembayarannya lunas. Piagam Raskin Award ini diserahkan Gubsu diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Provsu Hj R Sabrina kepada Plt Wali Kota Medan diwakili Asisten Ekbang Qamarul Fatah di Balai Kota Medan, Senin (10/6). Dalam sambutan Plt Wali Kota Medan yang disampaikan Qamarul Fatah mengatakan, pada 2012 Pem-

ko Medan menyalurkan raskin kepada 77.654 kepala Rumah Tangga Sasaran (RTS), yang masing-masing RTS menerima 15 Kg/bulan dengan harga Rp1.600/Kg. “Raskin itu disalurkan di 21 kecamatan di Kota Medan, kantor kelurahan menjadi titik distribusi untuk mempermudah masyarakat mengambil beras tersebut setiap bulannya,” kata Qamarul Fatah. Menurutnya, program raskin merupakan salah satu program pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, karena raskin memang hanya diperuntukkan bagi keluarga miskin sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan bagi

keluarga miskin. “Pada tahun 2012 Pemko Medan telah menyalurkan raskin ke RTS selama 12 bulan dan penyalurannya juga terealisasi 100 persen tanpa ada tunggakan. Program raskin ini berperan besar menekan kenaikan harga beras di pasaran khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan,” ujarnya. Selain itu, penyaluran raskin tepat waktu juga dapat menekan kenaikan inflasi di Kota Medan. Ini terbukti dengan rendahnya tingkat inflasi Kota Medan pada 2012 yang hanya menunjukkan angka 3,79 persen. “Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim koordinasi raskin Kota Medan. Pada 2013

penyaluran raskin ini harus terus kita tingkatkan,” tandasnya. Asisten Ekbang Provsu R Sabrina mengatakan, penilaian Raskin Award ini ada dua bidang yakni kelancaran penyaluran dalam arti penyaluran tepat waktu dan tepat sasaran, dan pembayaran tanpa tunggakan. ”Penghargaan ini untuk menghargai kerja keras tim koordasai raskin dan juga sebagai motivasi agar lebih ditingkatkan,” tandasnya. Hal senada disampaikan Kepala Bulog Divisi Regional Sumut Nasrun Rahmani. Dia mengatakan, Raskin Award merupakan apresiasi kepada tim koordinasi raskin Kota Medan. Sebab, tanpa

kerja kerasnya dalam penyaluran raskin kepada masyarakat, pagu raskin 2012 berkurang dari sebelumnya. Menurutnya, dengan adanya rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diprediksi bakal terjadi kenaikan bahan pokok lainnya. Untuk mengantisispasi hal tersebut maka pemerintah nantinya akan menambah pagu raskin. “Bulog juga akan melakukan operasi pasar bila nantinya terjadi gejolak kenaikan harga. Bahkan operasi penyaluran daging sapi pada bulan Ramadan dan Idulfitri sedang dalam perencanaan, Kota Medan nantinya bisa jadi akan mendapat alokasi,” ujarnya.(BEN)

Burhanuddin Siagian Ingin Makodam I/BB Jadi Rumah Rakyat junginya dalam rangka tugas kedinasan militernya diantaranya ke Singapura tahun 2004, India (2005), Papua Nugini (2007), RRC (2010), Korea Selatan (2010), Malaysia (2010), Ukraina (2011), dan Italia (2011). Pria yang mahir berbahasa Inggris dan menguasai sejumlah bahasa daerah seperti Bahasa Batak, Sunda, dan Jawa ini juga terlibat langsung dalam Operasi Timor Timur pada tahun 1997 dan Operasi Papua tahun 2008. Sejumlah tanda jasa diperolehnya, diantaranya Bintang Yudha Dharma Naraya, Bintang Kep Naraya, Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, XVI tahun, XXIV, Satya Lencana Gom IX/Raksaka Dharma, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Sistha UL-I, Satya Lencana Seroja, dan Satya Lencana Dharma Bantala. Rumah Rakyat Sebagai Pangdam I/BB, Burhanuddin menegaskan dirinya ingin menjadikan Makodam dan rumah

Medan-andalas Mayjen TNI Burhanudin Siagian resmi mulai bertugas sebagai Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Pangdam I/BB). Pria kelahiran Medan 10 November 1955 ini menggantikan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus yang dipromosikan menjabat Dankodiklat TNI AD di Bandung berdasarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor KEP/357/V/2013 tanggal 20 Mei 2013. Beristrikan Ir Dame Nurida Br Tampubolon alumnus Fakultas Pertanian USU Medan dan dikaruniai satu orang anak, lulusan AKABRI Lembah Tidar tahun 1981 ini mengawali kariernya sebagai Danton3 Ki 101 Yonkav 10. Setelah itu ditunjuk menjadi Danki 102 Yonkav 10, Dankima Yonkav 10, Dankotakta B/D Akmil, Wadanyonkav 7/Sersus, Dandim 1636/Maliana, Kasrem 163/Wsa Dam IX/Udayana, Dosen Gol IV Seskoad, Kadep Kodal Seskoad. Ia juga pernah menjabat sebagai Wadirbinlem Seskoad, Danrem 172/Pw, Irdam V/Brw, Irintel Irjenad, dan Danpusenkav Kodiklat TNI AD. Jabatan terakhirnya sebelum dipercaya menjadi Pangdam I/ BB adalah Danseskoad sejak 1 November 2011. Sejumlah negara pernah dikun-

AKRAB - Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian (kanan) tampak berbincang akrab dengan mantan Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus di sela upacara sertijab, di Makodam I/BB, Medan, Senin (10/6). andalas/hs poetra

Pangdam sebagai rumah rakyat. Dengan kata lain, masyarakat dipersilakan masuk ke Makodam kapan pun, pintunya selalu terbuka. Selain itu, misi lain yang ingin dilakukannya sebagai Pangdam I/BB adalah melanjutkan program Toba Green mengingat penghijauan sangat penting untuk mengembalikan kejayaan Danau Toba serta kegiatan teritorial melalui kegiatan bakti sosial dan karya bakti yang akan terus ditingkatkan. Selain itu ia mengatakan seorang pemimpin atau komandan harus mampu melaksanakan pembinaan satuan dengan baik sehingga dapat meningkatkan profesionalisme prajuritnya. Seorang pemimpin atau komandan jangan hanya duduk di belakang meja tetapi harus langsung dan melihat anggota di lapangan sehingga tahu apa yang dilakukan dan kendala yang dihadapi anggotanya. Burhanuddin juga bertekad meningkatkan hubungan silaturahmi dengan Polri dan masyarakat serta meningkatkan komunikasi sosial yang telah terjalin dengan baik selama ini. Seperti diberitakan, acara pelantikan Pangdam I/BB telah dilaksanakan pada 3 Mei 2013 di hadapan Kasad Letjen TNI Moeldoko di Jakarta.(GUS)


MEDAN KITA

Selasa 11 Juni 2013

Besok, Jabatan Kapoldasu Diserahterimakan Medan-andalas Jabatan Kapoldasu, besok, Rabu (12/3), diserahterimakan dari Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro kepada penggantinya Irjen Pol Syarief Gunawan sesuai dengan telegram (TR) Kapolri Jenderal Timur Pradopo dengan NomorST/1194/IV/2013, tanggal 7 Mei 2013, di Mabes Polri. "Rabu (besok, red) Kapolda Sumut dilakukan sertijab, tapi di

Mabes Polri," ujar Kasubbid Pengelolaan Informasi dan Data (PID) Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan, Senin (10/6) siang usai menghadiri upacara sertijab di lingkungan Poldasu. Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro memimpin langsung upacara serah terima lima jabatan pejabat utama, 10 Kapolres, dan empat jabatan Perwira Menengah (pamen) di jajaran Polda-

Sumut. Diantara pejabat yang di-sertijab sesuai dengan TR yang dikeluarkan Mabes Polri bernomor 1118, 119, 1120/V/2013/Mabes polri, tertanggal 30 Mei 2013 lalu itu, adalah Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Monang Manullang dipromosi menjadi Wakapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan jabatannya digantikan Kombes Pol Kadri Prayitno (sebelumnya Ka-

bag Pengendalian Mutu Biro Perencanaan dan Administrasi Itwasum Mabes Polri). Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang (mengikuti Sespimti Polri) digantikan AKBP Nico Afinta (sebelumnya Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya). Kemudian Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto dimutasi menjadi Ka-

harian andalas | Hal.

subrenpres SSDM Polri dan digantikan AKBP Aswin Sipayung yang sebelumnya bertugas sebagai Kabagbinopsnal Dirpamobvit Polda Metro Jaya. Perpisahan Sementara itu Endro Kiswanto seusai acara sertijab di Mapoldasu, langsung menggelar acara sertijab dengan penggantinya Aswin Sipayung di Mapolres Pelabuhan Belawan, Jalan Pelabuhan Raya, Belawan. Dalam pidato perpisahannya, Endro Kiswanto mengucapkan

terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Pelabuhan Belawan, pemerintah dan instansi lainnya serta masayarakat Belawan yang telah banyak membantunya dalam menjalankan tugas selama memimpin Polres Pelabuhan Belawan. Endro yang mengaku sangat mencintai Belawan dan masyarakatnya juga meminta maaf apabila selama kepemimpinannya masih banyak masalah yang belum diselesaikan. Dia berharap Kapolres yang baru dapat me-

Medan Sandingkan Piala Adipura, Kalpataru, dan Sekolah Adiwiyata Eldin: Insya Allah Tahun Depan Kita Raih Adipura Kencana Medan-andalas Kota Medan kembali meraih Piala Adipura kategori Kota Metropolitan. Ini merupakan penghargaan kedua kalinya yang diraih secara berturut-turut. Tahun lalu Kota Medan juga memperoleh penghargaan serupa. Bahkan, prestasi yang diperoleh tahun ini juga lebih membanggakan daripada tahun lalu, sebab selain meraih penilaian tertinggi dari 109 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang mendapatkan Piala Adipura, Kota Medan juga sukses meraih Piala Kalpataru. Piala Kapaltaru ini diperoleh setelah salah seorang warganya bernama Syahdan, warga Kampung Sentosa Barat, Lingkungan XX, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan dinilai telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Bertahun-tahun Syahdan berupaya melestarikan hutan mangrove guna menghindari kawasan tempat tinggalnya dari abrasi air laut. Dua prestasi yang membanggakan ini bertambah sempurna menyusul keberhasilan SD Swasta Pertiwi di Jalan Budi Pembangunan Medan meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri. Dengan tiga prestasi ini, kali pertama Kota Medan berhasil menyandingkan Piala Adipura dengan Piala Kalpataru dan Piala Sekolah Adiwiyata Mandiri. Piala Adipura dan Piala Kalpataru ini diserahkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyonono (SBY) di Istana Negara Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (10/6) pagi. Hanya saja penghargaan yang diberikan langsung oleh Presiden SBY hanya bagi kabupaten/kota yang berhasil meraih Anugerah Adipura Kencana serta bagi kabupaten/kota untuk kali pertama mendapatkan Piala Adipura. Sedangkan bagi kabupaten/kota yang sudah 2 sampai 3 kali lebih mendapatkan Piala Adipura, seperti Kota Medan, Piala Adipuranya diserahkan Menteri Lingkungan Hidup Prof Dr Balthasar Kambuaya di

Assembly Hall Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Penghargaan Adipura kategori Kota Metropolitan ini diterima Plt Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Kepada wartawan, Eldin yang didampingi Kepala Badan Lingkungan Hidup Arif Trinugroho, Kadis Kebersihan Kota Medan Pardamean Siregar, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Syampurno Pohan, dan Kabag Humas Budi Hariono, mengaku bangga atas keberhasilan Kota Medan mendapatkan Piala Adipura kategori Kota Metropolitan untuk kedua kalinya berturut-turut. “Tahun lalu, kita menempati peringkat ketujuh. Alhamdulillah tahun ini kita berhasil menempati peringkat pertama dan nilai tertinggi dari 109 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berhasil meraih Piala Adipura. Ditambah lagi kita berhasil menyandingkan Piala Adipura dengan Piala Kalpataru dan Piala Sekolah Adiwiyata Mandiri. Jujur ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan sekali,” kata Eldin. Hanya saja, jelas Eldin, meski berhasil meraih nilai tertinggi namun Kota Medan gagal mendapatkan Piala Adipura Kencana. Namun kegagalan itu semata-mata karena Kota Medan baru dua kali mendapatkan Piala Adipura, sedangkan persyaratan untuk mendapatkan Piala Adipura Kencana harus tiga kali berturut-turut mendapatkan Piala Adipura. “Insya Allah tahun depan kita mendapatkan Piala Adipura Kencana. Apalagi saya tadi telah bertemu dengan tokoh lingkungan nasional kita yaitu Pak Sarwono. Beliau minta kepada kita untuk lebih meningkatkan lagi materi-materi yang telah diberikan. Untuk itu saya minta dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, para stakeholder dan instansi terkait, terutama pasukan melati dan bestari yang tidak pernah lelah untuk membersihkan Kota Medan dari sampah. Keberhasilan kita meraih Piala Adipura berkat sinergitas dan kebersamaan yang telah kita bangun selama ini dalam rangka membangun lingkungan dan terus menjaga kebersihan,” paparnya.(BEN)

Selasa, 11 Juni 2013

1. AndalasToday

05.00 – 06.00 WIB

2. StarMorningRequest

06.00 – 07.00 WIB

3. Ngobrol Bareng Starnews Bersama Nadin 07.00 – 08.30 WIB Erlangga 4. InfoBisnis&Ekonomi

09.00 – 10.00 WIB

5. StarWorld

10.00 – 11.00 WIB

6. StarLife

11.07 --12.00 WIB

7. StarHotNewsSiang

12.07 – 13.00 WIB

8. Info Anda (Informasi Perakiraan cuaca & 13.07 – 14.00 WIB Reporter) 9. StarTalkshow

15.07--16.00 WIB

10. StarHotNewsSore

16.07--19.00 WIB

11. StarRequest

19.07 – 21.00 WIB

12. StarHotNewsMalam

21.07 – 22.00 WIB

13. StarNight

22.07 – 00.00 WIB

3

ningkatkan kinerja dan mutu pelayanan demi tercapainya wilayah kerja Polres Pelabuhan Belawan yang aman. Sementara Aswin Sipayung mengatakan akan melanjutkan kinerja dari kepemimpinan Kapolres sebelumnya dan akan lebih meningkatkan mutu pelayanan di Belawan lebih baik lagi. “Kita harus melanjutkan kerja Pak Endro dan akan meningkatkannya ke arah yang lebih baik lagi,” ucap putra kelahiran Belawan tersebut.(DP)

Pelelangan 146 Paket Proyek BDB di Dinas PU Asahan Langgar Perpres

andalas/hs poetra

BANJIR - Permukiman warga Kampung Aur, Medan, kembali mendapat banjir kiriman, Senin (10/6). Tingginya debit air di hulu menyebabkan meluapnya Sungai Deli yang megakibatkan ratusan rumah terendam mencapai ketinggian 1,5 meter.

Banjir Rendam 1.206 Rumah di Medan Maimun Medan-andalas Air Sungai Deli kembali meluap dan merendam permukiman warga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Luapan air Sungai Deli ini dipicu hujan lebat yang mengguyur Kota Medan pada Minggu (9/6) malam dan air kiriman dari hulu sungai di wilayah perbukitan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Hannalore Simanjuntak menyebutkan sedikitnya 1.206 rumah warga yang terendam banjir Senin (10/6). Hannalore mengatakan bahwa warga yang rumahnya tergenang banjir itu terdapat di Kelurahan Aur 400 kepala keluarga (KK), Kelurahan Sukaraja 44 KK, Kelurahan Sei Mata 612 KK, dan Kelurahan Kampung Baru 150 KK. Keempat wilayah ini berada di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.

Banjir tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Deli yang melintasi Kecamatan Medan Maimun akibat menerima curah hujan yang relatif cukup lebat pada hari Minggu (9/ 6) malam dan menerima air kiriman dari daerah perbukitan. Luapan air mulai terlihat sejak pukul 00.00 WIB dan puncaknya sekitar pukul 03.00 WIB dengan ketinggian sekitar 2 meter sehingga menggenangi rumah warga. Pihaknya telah berkoordinasi dengan aparatur kecamatan dan kelurahan setempat untuk memberi-

kan bantuan bagi warga yang harus mengungsi akibat tempat tinggalnya tergenang. Selain membantu evakuasi warga yang harus mengungsi, pihaknya juga telah memberikan bantuan berupa makanan siap saji agar korban banjir tidak kelaparan. "Kami sudah menyiapkan makan siang untuk 3.000 warga yang menjadi korban banjir," katanya. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Medan Nirwan mengatakan bahwa pemberian makanan berupa nasi bungkus tersebut dilakukan karena masyarakat tidak dapat menyiapkan makanan sendiri akibat rumahnya tergenang sejak dini hari. Selain tidak ada korban jiwa, menjelang sore hari air yang menggenangi rumah warga mulai surut sehingga masyarakat yang menjadi korban banjir dapat berkemas-kemas dan membersihkan rumah masing-masing. "Sekitar pukul 17.00 WIB, kondisi sudah normal," katanya.(ANT/GUS)

Medan-andalas Pelelangan 146 paket proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan yang dananya bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemprovsu diduga melanggar Peraturan Presiden (Perpres) No 70 Tahun 2012 dan tidak sesuai dengan petunjuk teknis pelelangan. Hal tersebut dikemukakan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Suara Informasi Korupsi Anggaran Pemerintah (LSM-SIKAP) Dr Binsar Marbun didampingi Ketua Harian Drs Maju Manalu kepada wartawan di Medan, Senin (10/6). Disebutkan, pelelangan yang dilakukan panitia pengadaan barang/jasa pada Dinas PU Asahan dilakukan sebanyak dua tahap. Tahap I sebanyak 10 paket dan tahap II sebanyak 136 paket. “Sesuai hasil investigasi LSM-SIKAP, pelelangan tersebut telah melanggar Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012, tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang diatur dalam Peraturan Kementerian Pekerjaan Umum tentang Standar Pengadaan, dan landasan hukumnya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2010 tentang Peran Masyarakat Jasa Konstruksi,” kata Binsar. Menurutnya panitia tidak melakukan lelang secara tertib dan bertanggung jawab demi tercapainya tujuan pengadaan untuk memilih penyedia jasa yang kompetitif dan bersaing, menghindari terjadinya rekayasa dan penyalahgunaan wewenang dan terjadinya pemborosan serta kebocoran yang merugikan keuangan negara. Pemkab Asahan untuk TA 2013 memperoleh angka terbesar menerima dana BDB dari Pemprovsu sebesar Rp425 miliar. Namun Pemkab Asahan tidak mematuhi surat edaran Menteri PU Nomor 17/SE/M/2010 untuk mendukung Undang–undang No 11 Tahun 2008 tentang Penerapan Pemilihan Penyedia Jasa Secara Elektronik (e-Procucement) sebanyak 40 persen dan Semi e-Procucement 60 persen, untuk semua paket pekerjaan. Pemkab Asahan tidak melakukan kewajibannya menyelenggarakan sebanyak 40 persen pelelangan secara e-Procucement melalui LPSE. Pelanggaran tersebut akan dilaporkan kepada LKPP Pusat untuk memberi sanksi penalti dengan memotong DAU/APBD Asahan karena Pemkab Asahan belum membentuk LPSE dan tidak melakukan pelelangan secara elektronik minimal 40 persen dari anggaran Pemkab Asahan. LSM SIKAP dalam suratnya kepada Kepala Dinas PU Asahan bernomor 009/Klarifikasi-LSM/V/2013 tanggal 31 Mei 2013 menyebut kinerja Kepala Dinas PU Asahan yang menyelenggarakan pelelangan tidak berkualitas dan terindikasi sarat dengan korupsi. LSM SIKAP mengharapkan Pemkab Asahan dapat memenuhi tuntutan transparansi sesuai amanat Undangundang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menyikapi pengelolaan keuangan anggaran yang diperoleh dari BDB Pemprovsu TA 2013, menurut hasil investigasi LSM SIKAP, anggaran tersebut berpotensi dimainkan oknum mafia anggaran di Pemprovsu dan Pemkab Asahan. Hal itu jelas mengorbankan kepentingan masyarakat di kabupaten lain di Sumut yang hanya menerima dana anggaran terkecil yakni Rp1,8 miliar sampai Rp10 miliar ketimbang Kabupaten Asahan yang menerima dana BDB terbesar, Rp425 miliar.(GUS)

Imigrasi Biarkan Pekerja Asing Ilegal di PLTU Pangkalan Susu Medan-andalas Petugas Imigrasi Kanim Kelas I Khusus Medan terkesan membiarkan puluhan pekerja asing ilegal asal RRC bekerja pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu, Langkat. Buktinya, meski telah mengetahui para pekerja asing yang disponsori PT Gwangdoow itu tidak mengantongi izin bekerja di Indonesia, pihak Imigrasi tidak menahan para pekerja yang tidak bisa berbahasa Indonesia tersebut.

PEKERJA ASING - Seorang pekerja asing asal China sedang berjalan di areal proyek pembangunan PLTU Pangkalan Susu, Langkat, baru-baru ini.

andalas/hs poetra

Hingga kemarin, mereka tetap dipekerjakan meski paspor mereka telah ditahan pihak Imigrasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, para pekerja yang bekerja pada proyek senilai Rp3,5 triliun itu mencapai 800-an orang. Mereka bekerja setiap harinya dengan diantar-jemput ke lokasi proyek dan mess menggunakan 6 hingga 7 bus yang disediakan perusahan. Keberadaan para pekerja ilegal itu juga mendapat sponsor dari PT Bagus Karya, perusahaan lokal yang mendampingi PT Gwangdoow menyelesaikan proyek tersebut. Kakanim Kelas I Khusus Medan Zaeoroji saat ditemui di kantornya, kemarin petang, mengaku belum mengetahui hal tersebut. Meski demikian, Zaeroji menegaskan pihaknya akan turun ke lapangan untuk

memastikan hal tersebut. "Yang jelas, akan kita deportasi," bilangnya saat disinggung mengenai nasib ke-89 pekerja ilegal yang mereka jaring beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan andalas sebelumnya, petugas Imigrasi Kanim Kelas I Khusus Medan menemukan ada 89 warga RRC bekerja tanpa izin di proyek PLTU Pangkalan Susu, Langkat. Pihak Imigrasi mengklaim sudah mengamankan seluruh pekerja asing ilegal yang bernaung di PT Gwuangdoow itu. "Mereka tertangkap tangan sedang bekerja di proyek PLTU Pangkalan Susu. Padahal, mereka tidak memiliki izin untuk bekerja di Indonesia," terang Kakanim Kelas I Khusus Medan Zaeroji kepada andalas di ruang kerjanya, Senin pekan lalu. Menurut Kakanim yang baru menjabat dua pekan itu, anggotanya telah menyita paspor milik para pekerja asing tersebut dari pihak perusahaan dan telah membuat BAP-nya. Dia juga mendapat laporan di PLTU Pangkalan Susu juga ada 120 pekerja asing lainnya namun mengantongi izin bekerja di Indonesia. Ditambahkannya, berdasarkan keterangan sementara, ke-89 pekerja asing itu telah bekerja di Indonesia selama kurun waktu dua bulan belakangan ini. "Sudah dua bulan. Mereka masuk Indonesia menggunakan visa," jelasnya ketika itu.(THA)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 11 Juni 2013

harian andalas | Hal.

4

andalas/rizki mulya

DEMO TUNTUT PENUNTASAN KORUPSI – Mahasiswa Nias membawakan tari perang dan atraksi lompat batu di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Senin (10/6) siang. Aksi ini menjadi rangkaian dalam aksi unjuk rasa yang mereka lakukan untuk mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menuntaskan dugaan korupsi di Pemkab Nias yang diduga melibatkan Bupati Nias Selatan, Idealisman Dachi.

Sekelompok pendemo menuntut penuntasan di dugaan korupsi di Pemkab Nias berada di depan pintu gerbang Kejatisu direspon Kasi Penkum Kejatisu Candra Purnama didampingi Ketua tim penyidik Pidsus Kejatisu, R Damanik.

Demo Kejatisu Desak Penuntasan Korupsi Pemkab Nisel Medan-andalas Puluhan pengunjukrasa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Indonesia (KMIR) Sumut meminta Kejatisu menindaklanjuti adanya dugaan korupsi di Nias Selatan yang terindikasi melibatkan oknum pejabat. Aksi yang berlangsung di depan pintu gerbang Kejatisu, Senin (10/6) langsung direspon Kasi Penkum Kejatisu Candra Purnama didampingi Ketua tim penyidik Pidsus Kejatisu, R Damanik. Menurut Candra, bahwa laporan perkara dugaan korupsi yang disampaikan oleh KMIR

tidak semuanya ditangani oleh penyidik Kejatisu. Dimana ini dilakukan penangannya jangan sampai tumpang tindih karena beberapa kasus yang disampaikan telah di proses di Polres setempat. Sementara itu Koordinator Umum Suhertiyanus Dakhi mengatakan, Kejati Sumut kurang tanggap menangani pengaduan masyarakat tentang dugaan korupsi pengadaan lahan Pembangunan Balai Benih Induk (BBI) di Desa Bawonifaoso, Telukdalam sebesar Rp 11,33 miliar bersumber fari APBD Nisel 2012.

Dianiaya, Istri Laporkan Suami ke Polisi Medan-andalas Dewi (24) warga Jalan Pembangunan, Medan, Senin (10/6) sekira pukul 13.00 WIB melaporkan suaminya AP (27) ke Polsek Medan Baru karena tak tahan dianiaya. Dalam laporannya Dewi mengaku, aksi pemukulan tersebut dipicu masalah perselingkuhan yang dilakukan oleh AP dengan wanita idaman lain (WIL). Kabar akan adanya hubungan gelap tersebut didengar oleh korban yang memang tinggal terpisah dari sang suami pasca menikah setahun silam. Tak mampu menahan cemburu, Dewi berusaha menanyakan kebenaran kabar tersebut kepada

sang suami. Hingga akhirnya, AP memutuskan untuk menemui istrinya di Jalan Pembangunan pada Sabtu malam. Di situ, wanita muda yang mengenakan kaca mata ini menanyakan perselingkuhan suaminya itu. Bukan jawaban yang diterima, melainkan pukulan yang didapat korban. Akibatnya, korban menderita luka di tangan kanan dan bagian kaki. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Medan Baru Kompol Jean Calvijn Simanjuntak SIK mengatakan jika pihaknya masih mengecek laporan korban. "Saya cek dulu laporannya ya," katanya singkat.(ACO)

Kepergok Hendak Mencuri di Rumah Kos

Anggaran pengadaan lahan lainnya yang diduga dikorupsi adalah untuk keperluan RSUD di kecamatan yang sama sebesar Rp 15 miliar dan untuk kantor Pemkab Nisel sebesar Rp 21 miliar. Menurut KMIR, dimana dalam prosesnya tanah tersebut yang dibeli Pemkab Nias Selatan, dengan harga yang sangat jauh dari nilai jual objek pajak (NJOP) dan harga pasar. Dugaan korupsi lain yang diungkit adalah proyek pembangunan pondasi tiang pancang Gedung Istana Rakyat Pemda Nisel sebesar Rp 7,78

miliar. Padahal anggaran untuk proyek ini belum disahkan DPRD setempat dan melibatkan oknum pejabat di Pemkab Nias Selatan. Adapun untuk kasus penyalahgunaan Dana Bencana Alam Mazo sebesar Rp5 miliar, Suhertiyanus mengaku kecewa karena baru satu orang saja yang ditetapkan sebagai tersangka dan kini sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Medan. Bahkan para pengunjukrasa mengaku merasa kecewa tak bisa bertemu langsung dengan Kajatisu, meski berharap agar

permintaan mereka agar Kejatisu untuk mengusut kasus korupsi yang terjadi di Nias Selatan. "Para pengunjukrasa mengingatkan pihak kejatisu agar lebih serius termasuk meminta Kajatisu Bambang untuk mengingatkan para jajarannya lebih serius dalam menelusuri kasus korupsi di Nias Selatan," ungkap pengunjukrasa yang ingin bertemu langsung Kajatisu. Masih dalam aksinya, para pendemo sempat meminta nota kesepakatan agar perwakilan Kajatisu yang menampung

aspirasi mereka agar menandatangani pernyataan akan serius mengusut kasuskasus dugaan korupsi di Nisel. Akan tetapi permintaan pengunjukrasa ditolak pihak Kasi Penkum Kejatisu, Chandra Purnama Pasaribu SH dengan alasan bahwa pihak kejaksaan bekerja berdasarkan bukti serta fakta yang ditemukan dan bukan berdasarkan tekanan yang menganggu proses penyidikan tersebut. Usai melakukan aksinya para pengunjukrasa langsung membubarkan aksinya di depan Kejatisu.(FEL)

OTK Todong Petugas Piket Polsek Medan Kota Medan-andalas Tiga pria tak dikenal membuat geger suasana di Mapolsek Medan Kota, Senin (10/6) sekira pukul 05.00 WIB. Pasalnya, dua petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsekta Medan Kota ditodong ketiga OTK tersebut menggunakan benda mirip senjata genggam jenis FN. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketika itu mereka (ketiga OT, red) datang ke Ma-

polsek Medan Kota mengikuti seorang wanita bernama Jamila (32), warga Mariendal. Mereka me-

numpang Toyota Fortuner hitam. Kabarnya, ketiga pria tersebut sempat terlibat keributan dengan Jamila di salah satu warung kopi (warkop) yang ada diWarkop Elisabeth. "Mereka sempat bertengkar, cewek itu sempat dilempar kunci mobil," terang Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Gunawan. Saat masuk ke Mapolsekta Medan Kota, Jamila membawa kunci mobil. Ketiga pria itu mengikutinya dan meminta kunci yang

dipegangnya segera dikembalikan. Ketiga pria itu pun langsung marah-marah saat Jamila menyatakan akan melapor kepada petugas piket. Melihat kejadian itu, petugas yang sedang berjaga, Aiptu Silalahi dan Aiptu Eka Putra mencoba meredakan situasi. Langkah kedua petugas ini terhenti setelah salah seorang pelaku mengeluarkan senjata api jenis FN. "Bukan ditodong, tapi masih mengangkat senpi jenis

FN, si cewek itu sempat ditodong dengan senpi itu," ujarnya. Melihat aksi pria tak dikenal ini, kedua petugas ini mundur. "Begitu anggota mundur dan mencoba mengambil senpi, ketiga pria itu sudah kabur," jelasnya. Gunawan belum bisa memastikan identitas ketiga pria itu, termasuk soal dugaan mereka adalah oknum aparat. "Belum tahu, kan mereka langsung pergi, tapi kasus ini sudah kita laporkan ke atasan," bebernya. (THA)

Anggi Wijaya WN Afrika Otak Pelaku Penipuan Diburu Babak Belur Digimbali Massa Medan-andalas Anggi Wijaya Siregar (23) warga Jalan Letda Sudjono Gang Rambutan, Kecamatan Medan Tembung tak berkutik setelah tertangkap tangan diduga hendak mencuri di rumah kos Karolina di Jalan Letda Sujono Simpang Mandala, Kecamatan Medan Tembung, Senin (10/6) sekira pukul 18.00 WIB. Akibat aksinya dipergoki penghuni kos, Eva Br Pasaribu (23), Anggi Wijaya digimbali massa hingga babak belur. Setelah itu, Anggi diserahkan ke Polsek Percut Seituan. Informasi diperoleh menyebutkan, saat itu penghuni rumah kos, Eva baru sampai ke tempat kosnya sekembalinya dari tempatnya bekerja di pasar sentral. Sesampai di tempat kos, dia terkejut melihat pintu kamar kosnya yang berada di lantai III dalam keadaan terbuka begitu juga dengan gembok yang sudah rusak. Penasaran, korban lalu mencoba mengintip masuk ke dalam kamar, dan ternyata pelaku masih berada di dalam kamar sambil mengacak-acak lemarinya. Melihat itu, gadis berkulit putih ini langsung berteriak yang membuat para penghuni kos lainnya berhamburan keluar dan mendatangi kamar kos korban. Pelaku yang sudah terkepung tak dapat lagi berkutik dan seketika itu juga menjadi bulanbulanan anak kos lainnya. Bah-

kan, warga sekitar pun mendatangi tempat kos yang membuat pelaku kembali lagi dihajar. Beruntungnya tak lama dirinya menjadi bulan-bulanan massa setempat, Petugas kepolisian yang mendapat kabar tersebut langsung segera turun ke lokasi untuk mengamankan dan menggiring pelaku ke Polsek Percut Seituan. "Aku tadi baru pulang kerja, kulihat pintu terbuka, rupanya dia (pelaku) udah di dalam ngacak-ngacak lemari. Langsung teriak aku," ujar korban yang mengenakan baju biru itu. Ditambahkannya jika pelaku sempat mencoba kabur tapi penghuni kos lainnya langsung menangkapnya. "Mau lari dia (pelaku) tapi langsung ditangkap anak kos lain. Memang sering kali disini maling masuk, semalam kamar kos sebelah, tapi orangnya gak dapat, mungkin dia juga pelakunya," kesalnya. Sementara itu pelaku saat ditanyai mengaku nekat mencuri karena ada kesempatan. "Aku tadi cari kawan ku bang, rupanya nggak ada di kos, kulihat pintu itu langsung ku tolak pintunya terbuka," ujarnya. Terpisah Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Faidir Chaniago saat dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya telah mengamankan pelaku. "Pelaku udah kita amankan, dan lagi proses," ujarnya singkat.(ACO)

Medan-andalas Petugas Reserse Ekonomi Polresta Medan hingga saat ini masih terus memburu Papson, WN Afrika yang ditengarai sebagai otak pelaku penipuan terhadap salah seorang pendeta di Medan melalui facebook. Untuk memburu terduga pelaku, sejumlah petugas Reserse Ekonomi Polresta Medan telah diberangkatkan ke Jakarta. “WN Afrika sebagai otak pelaku dalam kasus ini terus kita

buru,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Moch Yoris Marzuki SIK kepada wartawan, Senin (10/6). Namun Yoris tidak menyebutkan di daerah mana WN Afrika itu diburon apakah masih berada di Jakarta atau di luar pulau Jawa. “Anggota lagi mengejar pelaku utama,” katanya. Sementara itu informasi di Polresta Medan menyebutkan kalau jaringan komplotan penipu internasional ini juga menjadi

target Polda Metro Jaya. “Komplotan ini selain target Polresta Medan juga menjadi target Polda Metro Jaya,” jelas sumber. Menurutnya, Polresta Medan belum mengetahui sudah berapa kali komplotan ini melakukan aksinya karena dalam pemeriksaan tersangka Kamara Kelvin sulit berbahasa Indonesia. “Tersangka kesulitan berbahasa Indonesia begitu juga bahasa Inggerisnya, makanya ada sedikit

Petugas CNT Ringkus Penumpang Air Asia Bawa 139 Gram Sabu Medan-andalas Tim Customs Narcotic Team (CNT) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Medan mengamankan seorang pembawa Methamphetamine dari Malaysia melalui Bandara Polonia Medan, Senin (10/6). Tersangka menumpang pesawat Air Asia No Penerbangan AK 1350 dari Kuala Lumpur sekira pukul 08.00 WIB. Kepala Kantor BC Tipe Madya Pabean B Medan Siswo Suharto didampingi Kasi Pengawasan dan Penyidikan (P2) Ahmad Fatoni mengatakan, berdasarkan hasil frofilling petugas terhadap penumpang pesawat, dicurigai seorang penumpang pria berinitial BAT (30) WNI membawa narkotika. Atas kecurigaan petugas, lanjut Siswo, petugas terus

mengawasi penumpang tersebut dan selanjutnya melakukan pemeriksaan secara mendalam. Setelah dilakukan pemeriksaan badan ditemukan bungkusan yang disembunyikan di dalam celana dalam tersangka (body strapping,red). Menurut Siswo, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balai Pengujian dan Identifikasi Barang DJBC Belawan, diketahui barang berbentuk kristal bening tersebut positif Methamphetamine dengan berat kotor lebih kurang 139 gram narkotika golongan I. "Estimasi total nilai barang lebih kurang Rp278.000.000. Pengkapan ini merupakan pencegahan narkotika yang ke 8 di kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Medan

selama tahun 2013," jelasnya. Dia menambahkan, upaya penggalan ini merupakan bentuk fungsi DJBC sebagai community protector untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika. Ancaman hukuman terhadap tersangka sesuai UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika adalah pidana penjara selama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. "Bila barang bukti melebihi 5 gram pelaku dipidana dengan pidana mati, seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp 10 miliar tambah 1/3," ujarnya. Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan kepada penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut untuk penggembangan lebih lanjut.(RIL)

kendala dalam pemeriksaan sehingga belum diketahui sudah berapa kali komplotan ini beraksi,” jelasnya. Pihaknya lanjutnya, terkadang melakukan komunikasi dengan bahasa isyarat saja sehingga kita panggil penterjemah bila dilakukan pemeriksaan. Mengenai sudah berapa orang yang menjadi korban penipuan sindikat ini, sumber belum bisa memastikan karena sampai saat ini yang membuat pengaduan

masih satu orang atas nama Edward Pandiangan, 34, warga Jln. Sultan Syarif Kasim RT/RW 004/004, Desa Bagan Batu, Kec. Bagan Sinembah, Kab. Rokar Hilir yang juga jemaat Gereja Bethel Tabernakel Jln. Bangun Sari IV, Kecamatan Medan Denai. Polresta Medan juga lanjutnya, akan berkordinasi dengan Polda Metro Jaya apakah di sana juga ada yang menjadi korban penipuan komplotan ini dengan modus yang sama.(HER)

Polisi Sudah Ketahui Ciri Pembunuh Wak Ladon Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Percut Seituan, Polresta Medan sudah mengetahui ciri-ciri pelaku penusukan yang mengakibatkan Abdul Karim alias Wak Ladon (61) di belakang lapangan sepak bola ladon, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Minggu (9/6). Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chaniago mengungkapkan, ciri-ciri pelaku diketahui dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi. "Kami sudah ketahui ciri-ciri pelaku dari keterangan saksi yang berhasil kita peroleh," kata Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan AKP Faidir Chaniago polisi," Senin (10/6). Untuk memburu orang yang sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh, Pimpinan Polsek Polsek Percut Seituan telah membentuk tiga tim.

"Tim tersebut khusus memburu pelaku perampokan disertai pembunuhan tersebut," ujar Faidir. Seperti diketahui mayat warga Jalan Kapten Batu Sihombing Dusun IX, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang itu ditemukan di belakang lapangan sepak bola ladon. Saat ditemukan, terdapat luka tusukan benda tajam di bagian ulu hati, dagu robek, muka lembam serta tubuh lecet. Berdasarkan informasi diperoleh, seperti biasa korban berangkat kerja pada Sabtu (8/ 6) pagi dengan menggunakan sepeda motor BK 6911 GL. Namun pria tua itu tidak pulang dan ditemukan sudah tewas mengenaskan. Pelaku juga mengambil sepeda motor dan dua unit ponsel milik korban. (ACO)


Selasa 11 Juni 2013

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

Dansatgas Pen Malindo Darsasa-8AB/2013 Letkol Inf Solih) LATGAB Malindo – Prajurit TNI dan Angkatan Tentera Malaysia berusaha melumpuhkan teroris yang membajak pesawat, di Bandara Polonia Medan, pada latihan pendahuluan, Latihan Gabungan Bersama Malaysia-Indonesia (Latgabma Malindo) Darat Samudera Angkasa (Darsasa)-8AB/2013 di Medan, Senin (10/6). Latihan tersebut sebagai upaya penanggulangan teror yang dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah Malaysia dan Indonesia.

foto –andalas HS POETRA

Kelompok Teroris Abdul Kemprut Bunuh Tiga Sandera

S

ekelompok teroris jaringan Abdul Kemprut yang berbasis di Malaysia membunuh tiga orang sandera dari dalam pesawat, Senin

(10/6). Seorang jenazah berkewarganegaraan Malaysia di buang keluar, sedangkan dua orang lagi dilempar dari atas pesawat yang mereka bajak. Aksi bunuh yang dilakukan kelompok teroris ini dilakukan karena pihak negosiator lamban memenuhi permintaan uang tebusan sebesar Rp500 miliar. Aksi teroris ini bukanlah aksi sesungguhnya, melainkan hanya sekenario latihan gabungan Malindo Darsasa-8AB/2013. Atas terjadinya aksi pembunuhan sandera

oleh sekelompok teroris itu, Panglima TNI dan Panglima ATM menggeluarkan perintah operasional kepada Komandan CJTF-CT (Combine Joint Task Force Counter Terrorism) untuk segera melakukan operasi pembebasan sandrera. Pembebasan sandera dilakukan di tiga titi seperti di Bandara Polonia Medan menyandera satu pesawat terbang Malaysia Airlner, pembebasan di kapal Kargo milik Malaysia yang sedang lego di Belawan Medan dan pembebasan sandera di Hotel Arya Duta, Medan Ketiga titik lanjut Panglima TNI, agar tidak ada lagi yang menjadi korban, sehingga pembebasan sandra ini harus benar-benar matang dan tidak boleh gagal.

Pembebasan sandera dengan keadaan selamat adalah merupakan yang terbaik dari yang baik tegas Panglima TNI pada saat mengeluarkan Perintah Operasi kepada Komandan CJTF-CT (Combine Joint Task Force Counter Terrorism) di Gedung serba guna Lanud Soewondo Minggu 9 Juni 2013. Selanjutnya Panglima TNI mengatakan, kepada Komandan CJTF-CT agar memperhatikan masalah HAM, sekecil apapun yang melangar HAM merupakan kegagalan dalam melakukan Operasi, oleh sebab itu agar ditekankan kembali kepada prajurit yang ikut pembebasan sandra tersebut, karena ini sudah menjadi perhatian Dunia tegas Panglima TNI. Hindari pelanggaran sekecil apa pun,

kendatipun yang dihadapi oleh kalian teroris bersenjata api dan memiliki bahan peledak yang membahayakan. Tujukan propesionlisme kalian bahwa kalian adalah mampu menghadapi teroris yang bersenjatakan api, kami yakin kalian sudah mempelajari anatomi teroris di tiga titik tersebut, sehingga dapat melakukan operasi sesuai rencana. Masih ada waktu yang diberikan oleh Panglima TNI dengan batas waktu tujuh hari, kami yakin sebelum tujuh hari sandera bisa dibebaskan lanjut Panglima TNI. Gunakan waktu yang ada untuk berlatih dan berlatih, pusatkan konsentrasi agar pokus pada tugas pokok masingmasing yang akan dihadapi. (HSP)


RAGAM

Selasa 11 Juni 2013

Pemko T Tinggi Harus Bersinergi Kurangi Pengangguran Tebing Tinggi-andalas Mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, pihak pemerintah daerah khususnya Pemko Tebing Tinggi, diminta agar meningkatkan sinergi dalam memberikan apresiasi terhadap usahausaha resmi swasta yang bergerak dalam penyaluran/ pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Harus diakui, keberadaan TKI yang bekerja di luar negeri sudah banyak memberikan kontribusi devisa cukup besar bagi pemerintah dan negara. "Untuk itu, Pemko diharapkan bersinergi dengan perusahaan penyaluran TKI resmi dan legal,”kata pimpinan PJTKI PT Adhi Makmur Oenggoel Insani (AMOI) L Rius Hia (35) kepada wartawan, Senin (10/6). Menurutnya, keberadaan PJTKI pada umumnya, sudah banyak membantu serta memberikan peluang kerja bagi masyarakat usia angkatan kerja, terutama bagi TKI yang terampil untuk dipekerjakan di berbagai kilang (pabrik) industri di negara tetangga Malaysia, Jepang, Singapura dan lainnya. Tidak sedikit TKI yang bekerja dengan sistem kontrak sambung selama dua tahun di sana sudah banyak berhasil secara gemilang. Sedangkan hasil mereka peroleh selama bekerja di luar negeri tersebut, sudah bisa digunakan untuk membantu keluarga, membangun rumah layak huni, melanjutkan pendidikan sekolah anak-anak hingga sampai ke jenjang perguruan tinggi bahkan hasilnya bisa juga membuka modal usaha di kampung halaman masing-masing. “Itu semua berorientasi dan mengakses pada proses percepatan pembangunan, khususnya menyangkut pengurangan angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan sejalan dalam membantu program pemerintah,” kata Hia, seraya menyerukan kepada masyarakat ingin bekerja ke luar negeri agar mempersiapkan diri menjadi tenaga kerja terampil dan memiliki skill. Menanggapi hal itu, Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan melalui Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Drs H Hasnuddin Siregar mengatakan, pada prinsipnya, pihak Pemerintah Kota Tebing Tinggi tetap memberikan dukungan kepada kalangan pengusaha yang bergerak di bidang usaha apa pun. “Sepanjang para pengusaha memiliki motivasi konsekuensi yang jelas dalam membantu program pemerintah, khususnya terkait dalam hal pengentasan kemiskinan dan penanggulangan pengangguran, Pemko tetap memberikan motivasi positif sejalan dengan pelaksanaan visi dan misi Kota Tebing Tinggi," kata Siregar. (MET)

Wali Kota Binjai Terima Piala Adipura dari SBY

Binjai-andalas Presiden SBY menyerahkan Piala Adipura kepada Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi, Senin 10/6) di Istana Negara Jakarta. Kota Binjai memperoleh Piala Adipura kategori kota sedang dari Kementerian Lingkungan Hidup. Wali Kota Binjai HM Idaham mengemukakan, keberhasilan meraih penghargaan Adipura merupakan kerja keras masyarakat dan Pemko Binjai. Piala Adipura ini tentu menjadi kebanggaan masyarakat Binjai. "Saya berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan,"ujarnya. Dia berharap, semua potensi, baik SKPD maupun elemen masyarakat agar terus meningkatkan kebersihan lingkungan. Kebersi-

han bukan saja untuk mengejar Adipura, tapi diutamakan menjaga kesehatan masyarakat, sehingga Binjai benar-benar menjadi kota idaman. Wali Kota H Idaham mengajak semua pihak untuk terus melakukan upaya kebersihan, gotongroyong dan menghijaukan lingkungan sekitar. "Adipura bukan tujuan utama, tapi merupakan motivasi prestasi yang diraih secara pelan," katanya. Wali kota tak lupa menyampaikan terima kasih kepada instansi terkait dan masyarakat yang telah bekerja keras meningkatkan kebersihan di Kota Binjai. Pada penerimaan Piala Adipura di Istana Negara, wali kota didampingi Ketua DPRD Zainuddin Purba SH. (SR)

SUZUKI BARU TERMURAH Carry Pick Up Dp. 12 Jt’an, angs. 2 Jt’an, Ertiga Dp. 30 Jt’an, angs. 3 Jt’an, APV Arena Dp. 30 Jt’an, angs. 3 Jt’an, Proses mudah, tanpa ribet, diskon habis-habisan +banjir hadiah. Hub. Ferdy 0852 7084 7017

6

Seleksi Balon 34 Kades Langkat Penuh Manipulasi

Masyarakat Tuding Pemdes Ditekan Penguasa Stabat-andalas Masyarakat Kabupaten Langkat menuding Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Langkat telah mendapat penekanan dari orang nomor 1 di Langkat dalam melaksanakan seleksi calon Kepala Desa pada 34 desa yang ikut Pilkades secara serentak 13 Juni 2013 mendatang.

ADIPURA - Presiden SBY menyerahkan Piala Adipura kepada Wali Kota Binjai HM Idaham.

harian andalas | Hal.

“Jelas sekali seleksi calon Kades oleh Kabag Pemdes itu penuh kecurangan dan rekayasa. Buktinya, ada banyak calon incumben Kades yang ikut kembali bertarung ikut Pilkades secara serentak, dan mereka ini sudah dicuci otaknya oleh penguasa untuk mempengaruhi warga Desanya supaya memilih calon incumbant Bupati Langkat pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Langkat periode 2014-2019 mendatang. Jadi mereka harus dipertahankan dan tetap lolos dalam seleksi, sehingga para calon di luar mereka ya pastilah gugur, karena panitia seleksinya juga sudah ditekan penguasa itu. Contohnya, ada dua calon Kades di Desa Suka Jaya Kecamatan Besitang, yakni Untung Supriadi dan Suwardi calon Kades incumbant. Yang lulus adalah calon incumben. Padahal Untung Supriadi pada seleksi itu, nilai ujian tertulisnya 41 dan nilai ujian wawancaranya 80 (total nilai 121). “Tetapi bakal calon kepala desa Suka Jaya yang lulus, yakni Suwardi (incumbent), nilai ujian tertulisnya 35 dan nilai ujian wawancaranya 85 (nilai total 120)”.Hal itu dikatakan Misno, tokoh masyarakat Langkat Teluk Haru kepada wartawan, Minggu (9/6). Misno yang mantan Ketua DPK MPI Langkat yang kini duduk sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Nsional (DPN) MPI, lebih lanjut membeberkan, apakah karena nilai ujian wawancara istri si Untung Supriadi, dapat nilai 70 yang menjadi faktor gugurnya calon non incumbant ? Sedangkan nilai ujian wawancara istri Suwardi calon Kades Suka Jaya (incumbent) 90. Padahal bakal calon kepala desa di Suka Jaya hanya 2 orang, yakni Untung Supriadi dan Suwardi (incumben). Jadi, apakah lawan si Suwardi dalam Pilkades nantinya hanya kotak kosong ? Lalu, ada 14 orang calon Kades yang bukan calon incumben tak lolos akibat panitia seleksi

mendapat penekanan. Apa parameter tidak lulusnya 14 orang bakal calon kepala desa tersebut. Apa pula relevansinya istri bakal calon kepala desa ikut-ikutan dites ? Sedangkan dalam Pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, tidak ada tes dilakukan bagi para istri mereka. Bukankah itu hanya akal- akalan saja namanya ? “Mana Undang-undang dan Perda mana yang dipakai pihak Pemdes Langkat untuk melaksanakan tes bagi para istri bakal calon kepala desa tersebut ? “ ujar Misno lagi. Berkaitan dengan hal tersebut, dihubungi terpisah, Ketua DPRD Langkat H Rudi Hartono Bangun SE MAP, meminta kepada Kabag Pemdes Setdakab Langkat untuk menunda Pemilihan Kepala Desa di 34 desa di Kabupaten Langkat, yang direncanakan dilaksanakan secara serentak pada 13 Juni 2013 mendatang. “DPRD telah menyurati Pemdes untuk menunda Pilkades secara serentak 13 Juni mendatang. DPRD meminta hal ini untuk menghindari konflik dan menjaga stabilitas ketertiban akibat ada kekisruhan dalam seleksi Pilkades beberapa hari lalu," kata Rudi. Rudi menyebutkan, pihaknya telah melayangkan rekomendasi DPRD Langkat No. 140-1398/DPRD/2013 tertanggal 5 Juni 2013, tentang Pemilihan Calon Kepala Desa seKabupaten Langkat Tahun 2013. Rekomendasi itu telah disampaikan kepada Bupati Langkat dan Kabag Pemdes Setdakab Langkat. Ada tiga rekomendasi dikeluarkan DPRD Langkat berkaitan dengan hal itu, pertama agar semua bakal calon Kepala Desa se-Kabupaten Langkat diikutsertakan menjadi Calon Kepala Desa, setelah memenuhi kelengkapan administrasi, demi menjaga kondusifitas Kabupaten Langkat. Kedua, jadwal pemilihan Kepala Desa tanggal 13 Juni 2013 agar ditunda dan bersamasama dikaji kembali dengan Komisi I DPRD Langkat, mengenai persyaratan menjadi calon Kepala Desa, sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.Dan ketiga, adakan rapat akan dijadwalkan kembali untuk mengambil keputusan sebelum tanggal 13 Juni 2013,” ujarnya. Rudi menilai, pihak Pemdes Langkat telah melakukan langkah yang berlebihan. Berkaitan dengan itu, DPRD Langkat akan segera akan menggelar rapat dengar pendapat dengan Bagian Pemdes Pemkab Langkat dalam waktu dekat. (BD)


RAGAM

Selasa 11 Juni 2013

harian andalas | Hal.

7

Pedagang Pasar Modern Perdagangan Tagih Janji Ketua DPRD Perdagangan-andalas Ratusan pedagang Pasar Modern Perdagangan masih terus menagih janji Ketua DPRD dan Komisi III DPRD Kabupaten Simalungun untuk merealisasikan pemasangan aliran listrik PLN ke pasar tersebut. andalas/firdaus tanjung

FOTO BERSAMA - Camat Batang Kuis lama TM Zaki Aufa dan camat yang baru.Muhammad Abduh Rizali Siregar dan istri berfoto bersama dengan para kepala desa se Kec Batang Kuis dalam acara pisah sambut camat Batang Kuis, Senin (10/6).

Pisah Sambut Camat Batang Kuis

Camat yang Berhasil Mampu Laksanakan Tupoksi Batang Kuis-andalas Seorang camat disebut berhasil apabila mampu menguasai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) secara baik, menguasai undang-undang dan peraturan yang berlaku. Ini penting sebagai pegangan seorang camat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Hal itu dikatakan Bupati Deli Serdang diwakili Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setdakab Drs Ahmad Sujono dalam sambutanya pada acara pisah sambut Camat Batang Kuis, di aula kantor camat, Senin (10/6). Acara pisah sambut Camat Batang Kuis dari pejabat lama TM Zaki Aufa SSos, MAP, kepada pejabat baru Drs Muhammad Abduh Rizali Siregar MSi ditandai dengan penyerahan fisik kecamatan. Hadir dalam acara itu unsur Muspika,

tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan para kepala desa se Kecamatan Batangkuis. Ahmad Sujono mengatakan, serah terima ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan camat se-jajaran Pemkab Deli Serdang yang telah dilaksanakan pada 31 Mei lalu. Ini untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan organisasi seiring dengan dinamika jalannya roda pemerintahan. Kepada pejabat yang baru, bupati berharap agar segala keberhasilan yang telah dicapai selama ini dapat dipertahankan, dikembangkan bahkan ditingkatkan. “Gelorakan semangat membangun dengan pola kebersamaan dengan kekuatan tiga pilar kekuatan yang kita miliki yaitu pemerintah partisipasi masyarakat dan dukungan potensi dari sektor swasta,” harapnya.

Camat Batang Kuis yang baru Muhammad Abduh Rizali Siregar berharap kehadirannya sebagai pemimpin di kecamatan itu dapat diterima oleh segenap komponen masyarakat guna memimpin roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Sedangkan camat yang lama, TM Zaki Aufa memohon pamit dan dukungan serta doa dari masyarakat Kecamatan Batangkuis sehubungan dengan tugas barunya sebagai Camat Kecamatan Sunggal. “Sesunguhnya berat bagi saya untuk meninggalkan kecamatan ini karena masyarakat di sini sudah saya anggap saudara dan keluarga. Namun karena tugas dan perintah dari pimpinan, saya harus pindah melaksanakan tugas yang sama di Kecamatan Sunggal,” tutu Zaki didampingi Ny Berty Eviskia Dewi Zaki. (FT)

Tanjung Balai Raih Piala Adipura Tanjung Balai-andalas Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan Piala Adipura kepada Wali Kota Tanjung Balai Dr Thamrin Munthe Mhum di Istana Negara, Senin (10/6). Piala tersebut direncanakan akan di Kota Tanjung Balai, Rabu (12/ 6) dan disambut pejabat Pemerintah Kota (Pemko) dan masyarakat kota kerang tersebut. Sebelum acara penyambutan, Pemko Tanjung Balai melalui Dinas Tata Kota dan Pertamanan (Kadis TKP) menggelar gotong-royong yang dipimpin langsung oleh Kadis TKP Ir H Ahmad Solihin MM. Gotong royong dipusatkan di Taman Hutan Kota Jalan Pahlawan Lingkungan III Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjung

Balai Selatan Senin (10/6) pukul 14.00 WIB. " Piala Adipura ini tidak terlepas dari kerja keras Pemko dan seluruh jajaran SKPD khususnya, Dinas Kebersihan dan Pasar, Lingkungan Hidup, Dinas Tata Kota dan Pertamanan, Dinas Pendidikan dan seluruh masyarakat Tanjung Balai dalam mendukung kegiatan kebersihan dan penataan kota, sehingga pada tahun 2013 Kota Tanjungbalai dapat meraih Piala Adipura," ungkap Kadis TKP Solihin yang sering disapa Wilopo kepada andalas, di Tanjung Balai, kemarin. Pemeliharaan Taman Kota dan Taman Hutan Kota, katanya, merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Dinas TKP yang wajib dipelihara setiap tahunnya. ‘Ke

depan dibangun Taman Hutan Kota yang reprentatif, sehingga menambah keindahan dan keasrian Kota Tanjung Balai dalam mendukung Visit 2020," tambahnya. Dia berharap, seluruh elemen di kota tersebut dapat memelihara dan berpartisipasi menciptakan suasana sejuk serta penataan lingkungan yang asri. Pantauan wartawan, para pejabat dan pegawai Dinas Tata Kota dan Pertamanan serta Lurah Pantai Burung Darwis turut bergotong royong membersihkan lingkungan dan merawat seluruh Taman Kota dan Hutan Taman Kota dalam rangka persiapan menyambut Piala Adipura yang akan dibawa langsung Wali Kota Tanjung Balai Thamrin Munthe besok. (AS)

“Pada tanggal 7 Mei 2013 lalu, Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon bersama Komisi III mengatakan, bahwa bulan Mei penerangan listrik dari PLN sudah bisa dinikmati para pedagang, Pasar Modern Perdagangan. Tapi nyatanya, janji wakil rakyat itu hanya isapan jempol. Samapi saat ini, pasar ini belum juga dialiri listrik,” ungkap salah seorang pedagang Pasar Modern Perdagangan, JS (46) kepada andalas, kemarin.

JS mengatakan, sejak para pedagang direlokasikan dari Pasar Inpres yang kini telah menjadi kawasan hutan muda Kota Perdagangan, mereka belum pernah menikmati penerangan dari PLN. “Dua tahun lebih para pedagang hanya mengandalkan penerangan seadanya dengan menggunakan genset. Sampai kapan terus-terusan begini kalau hanya mengandalkan genset. Belum lagi harga BBM yang akan naik. Mau makan pakai apa lagi kami,” celetuknya. Sementara itu, SGP (48) pedagang sayur mayur sekaligur Pengurus Persatuan Pedagang Pasar Modern Perdagangan (P3MP) mengatakan, nasib para pedagang saat ini bak pepatah “Hidup Segan Mati Tak Mau”. Dia menilai, apa yang dialami para pedagang ini telah dikondisikan oleh orangorang yang tidak bertanggung jawab. “Seharusnya sebelum pedagang

direlokasi, Ketua DPRD dan Komisi III DPRD Simalungun terlebih dahulu melihat dan memeriksa lokasi Pasar Modern apakah sudah layak pakai atau tidak, baik itu dari segi fasilitas keamanan, penerangan, serta infrastrukturnya. Dengan kondisi begini, masyarakat akan malas berbelanja ke pasar ini,” ucap SGP. SGP menambahkan, Pasar Modern Perdagangan sangat tidak layak menyandang nama modern. Bahkan, pasar tersebut masih kalah jauh dengan pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Simalungun. “Pasar ini tidak pantas menyandang pasar modern, karena tidak memiliki fasilitas listrik yang sangat vital di era modern ini. Kemanan di pasar ini juga sangat lemah. Begitu juga soal kebersihan, masih parah karena sampah berserakan di areal pasar. Tempat pembuangan sampah aja tak ada,” ungkap SGP. (JS)

Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan SPKT Mapolres Tobasa Balige andalas Bupati Toba Samosir (Tobasa) Pandapotan Kasmin Simanjuntak didampingi Ketua DPRD Tobas Sahat Panjaitan dan Kapolres Tobasa diwakili Wakapolres Kompol B Panjaitan, meletakkan batu pertama pembangunan gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Kepolisian Resort (Polres) Tobasa, di Mapolres Tobasa, Senin (10/06) di Porsea. Bupati dalam sambutannya mengharapkan, pembangunan gedung SPKT yang pendanaannya berasal dari Pemkab Tobasa akan mampu menyahuti kepentingan masyarakat yang semakin kompleks di wilayah tersebut. “Gedung ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kemampuan aparat Polres Tobasa dalam memberikan pelayanan kamtibmas kepada masyarakat. Dengan penambahan fasilitas, akan bertambah pula mutu pelayanan,” ujar bupati, Sedangkan Ketua DPRD Tobasa Sahat Panjaitan meminta agar bangunan yang akan didirikan hendaknya menonjolkan ornamen budaya Batak, karena akan memberi nuansa tersendiri pada pelaksanaan pelayanan yang dilakukan sesuai dengan budaya Batak. Kapolres Toba Samosir diwakili Wakapolres Kompol B Panjaitan mengatakan, SPK Terpadu merupakan sentra pelayanan kepada masyarakat

andalas/m galingging

DIABADIK AN - Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak diabadikan bersama dengan DIABADIKAN Ketua DPRD Tobasa Sahat Panjaitan dan Wakapolres Kompol B Panjaitan seusai peletakan batu pertama pembangunan SPKT Mapolres Tobasa, Senin (10/06) di Porsea. yang nantinya akan didukung seluruh satuan yang ada pada Polres Tobasa. Dengan demikian, setiap layanan yang dibutuhkan warga dapat langsung ditindaklanjuti. “Saya yakin, dengan fasilitas ini nantinya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan lebih meningkat dan

lebih meyakinkan,” tuturnya. Hadir dalam acara itu, mewakili Dandim 0210 TU/TS, Ketua Pengadilan Negeri Balige, mewakili Kajari Balige dan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Juga hadir para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira dan bintara di jajaran Polres Tobasa. (MG)

Pilkada Padang Lawas Utara

Pasangan Sutan-Zul Makin Menguat Gunungtua-andalas Arus dukungan terhadap pasangan Sutan Siregar dan Zulkifli Rambe (Sutan-Zul) yang diusung koalisi PDIP dan PPP pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Agustus mendatang, semakin hari semakin menguat. “Pasangan Sutan-Zul merupakan harapan masyarakat Paluta untuk memacu pembangunan Paluta. Dari wajah Bang Sutan yang berseri penuh iman, saya menilai dari seluruh bakal calon bupati hanya Bang Sutan yang pantas jadi Bupati Padang Lawas Utara,” ujar

tokoh masyarakat Asman Siregar saat acara silaturahmi pasangan Sutan-Zul dengan masyarakat Desa Padang Baruas, Kecamatan Padang Bolak Julu dan sekitarnya, Senin (10/6). Acara silaturahmi itu dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan para ibu-ibu perwiridan yasin. Pada kesempatan itu, Bang Sutan menyampaikan seruan agar dalam memilih pemimpin hendaknya masyarakat melihat bibit, bebet dan bobot. “Ulang haran ni Pilkada hita marcerai berai (jangan karena pilkada kita berkelahi-Red). Jangan sempat persa-

KOLAMPANCINGEKABAKTI Harian 15.000 dan kiloan ikan emas patin, bawal, gurami, nila, lele, fasilitas kantin. Cocok untuk wisata, keluarga. Harga ikan sama dengan di pasar. Info call : 06176381432. Bolang atau Eka. 0813 622 88 437. Jl. Binjai Km. 15 Telaga Dingin Diski.

tuan dan kesatuan masyarakat terpecah hanya karena dukungan yang berbeda,” ujar Sutan mengingatkan. Menurutnya, pilkada merupakan pesta demokrasi, siapa saja boleh menjadi calon dan memilih calon. “Untuk itu mari kita berkompetisi secara sportif dengan menjunjung tinggi asasasas demokrasi dan tatanan sosial adat daerah kita. Karenanya, jangan ragu untuk mendukung dan memenangkan pasangan Sutan-Zul. Kami siap membangun kabupaten yang kita banggakan ini dan tentunya kami pasti setia,” tutur Sutan di depan ratusan warga. (TH)


OLAHRAGA

Selasa 11 Juni 2013

harian andalas | Hal.

8

DEMI BALE

Madrid Siap Patahkan Rekor CR7 MADRID–andalas Manajemen Real Madrid rupanya terus melancarkan berbagai cara demi mendapatkan tanda tangan winger Tottenham Hotspur, Gareth Bale. Hal ini dilontarkan penasihat klub sekaligus legenda El Real, Zinedine Zidane. Zizou –sapaan Zidane- memang telah lama mengatakan kekaguman dan ketertarikan kepada pemain asal Wales tersebut berkat penampilannya yang mengundang banyak perhatian selama gelaran Premier League 2012/2013. Bahkan, demi mendaratkan Bale ke Santiago Bernabeu, Zizou mengisyaratkan akan mematahkan rekor pemain termahal dunia saat ini yang masih dipegang Cristiano Ronaldo yang bertahan di angka 80 juta pounds sejak 2009 lalu. “Membicarakan (Gareth) Bale bukanlah hal yang mengejutkan. Sangat tidak mungkin bila kita membicarakannya tanpa mengaitkan dengan klub besar Eropa,” tutur Zidane, seperti dilansir Daily Mail, Senin (10/6). “Ada empat sampai lima klub yang juga tertarik mendatangkan Bale. Dan klub manapun yang menginginkannya harus

mengeluarkan dana yang sangat besar, bahkan sangat mungkin untuk memecahkan rekor (pemain termahal) saat ini,” lanjutnya. Meski Los Blancos siap menggelontorkan dana besar untuk meminang Bale, sepertinya langkah Madrid tidak bisa 100 persen mulus, pasalnya pelatih Spurs, Andre Villas-Boas bertekad akan menahan langkah Bale ke Madrid meskipun musim ini The Lily Whites gagal menembus zona Eropa.(NET)

LEGENDA MADRID

Taklukkan Legenda Juve Madrid-andalas Legenda Real Madrid berhasil mengalahkan legenda Juventus 2-1. Laga eksibisi yang bertajuk The Corazon Classic Match 2013 Veracruz ini berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (9/6) malam. Luis Figo membuka keunggulan Madrid lewat sepakan jarak jauh. Setelah itu Paolo Montero membuat Juve menyamakan kedudukan, dengan memanfaatkan umpan matang Pavel Nedved. Ivan Perez akhirnya memastikan kemenangan tim legenda Madrid. Gol ini lahir berkat kreasi Emilio Butragueno. Beberapa bintang lawas

hadir dalam laga ini. Di antaranya adalah Roberto Carlos, Ciro Ferrara, Fernando Redondo, Moreno Torricelli, Fabrizio Ravanelli, Edgar Davids, Vladimir Jugovic, Paulo Sousa, dan Angelo Peruzzi. Zinedie Zidane dan Fabio Cannavaro bermain untuk kedua tim dalam laga ini. Pasalnya kedua pemain ini memang pernah membela Madrid dan juga Juventus. Meskipun sudah berusia senja, para pemain bintang ini tetap menunjukkan kebolehannya di lapangan hijau. Aksi-aksi cantik dari Butragueno dan Davids masih terlihat dan menghibur penonton yang hadir.(NET)

JOSE MOURINHO:

Saya Tetap The Special One LONDON-andalas Jose Mourinho masih menganggap dirinya seorang pelatih yang istimewa, meski harus mengakhiri karier kepelatihannya di Real Madrid usai musim tanpa gelar. Pasalnya, ia tetap merasa bahwa dirinya telah meraih banyak trofi bersama klub-klub yang dilatihnya. Mourinho memang seorang pelatih yang cukup mumpuni dengan berbagai gelar yang telah direngkuhnya. Bersama Porto, ia meraih trofi Liga Champions, kemudian meraih trofi Premier League (2), Football League Cup (2), FA Cup (1), dan FA Community Shield bersama Chelsea sejak 2004. Pindah ke Inter Milan pada 2008, pelatih Portugal ini membawa Inter menjadi tim Italia pertama yang meraih treble winners pada 2009 dengan menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions. Sedangkan di Madrid, Mourinho telah memberikan trofi CopadelRey2011danLaLiga 2012 Atas pencapain tersebut,

Mourinho melihat masih mengklaim bahwa dirinya adalah The Special One. Pelatih berusia 50 tahun itu pun menjelaskan definisi soal sosok pelatih yang spesial menurutnya. “Ungkapan The Special One tetap milik saya. Saat saya datang ke Chelsea pada 2004, saya mengatakan bahwa saya istimewa karena saya baru saja memenangkan Liga Champions bersama Porto. Untuk menjadi juara, perlu bakat yang istimewa, “ ujar Mou kepada The Sun. “Menjadi seorang yang spesial adalah yang bisa memaksimalkan kemampuannya, serta merasa mampu menjalankan tantangan yang dimiliki. Jika anda tak menang, anda tak spesial. Tapi, saya sudah menang!" sambungnya. Pria yang pernah membesut Benfica ini juga mengatakan bahwa dirinya tak pernah menyesal melatih tim-tim yang ia tinggalkan. Akan tetapi, dirinya selalu bersemangat dengan tim baru besutannya dan kini ia ingin kembali meraih banyakgelarbersama Chelsea.(NET)

DORTMUND

Tak Jual Lewandowski Dortmund-andalas Harapan Bayern Munich untuk mendapatkan Robert Lewandowski dipastikan pupus, setelah Borussia Dortmund menegaskan tak akan menjual penyerangnya itu ke Die Roten. Lewandowski pasca final Liga Champions lalu digosipkan akan pergi ke Bayern menyusul rekannya, Mario Goetze, yang sudah dipastikan pindah awal bulan depan. Namun, berselang beberapa pekan setelah kabar itu muncul belum ada pengumuman resmi dari kedua tim terkait kepindahan Lewandowski. Pada akhirnya memang tak akan ada transfer yang terjadi antara dua

tim rival itu. Pasalnya Die Borussen sudah mengumumkan bahwa mereka tak akan melepas Lewandowski ke Bayern sebagaimana merelakan Goetze. Sepertinya Dortmund lebih memilih menjual pemain internasional Polandia itu ke klub luar Jerman karena Lewandowski memang tak mau memperpanjang kontraknya yang akan habis tahun depan. "Robert Lewandowski sudah pasti tidak akan pindah ke FC Bayern tahun 2013. Itu keputusan final. Kami akan menginformasikan ini ke Robert dan agennya," ujar CEO Dortmund, Aki Watzke, seperti dilansir Soccernet.(NET)

Yerusalem-andalas Belanda pesta gol pada pertandingan kedua di Grup B. Mereka menang 5-1 atas Rusia sekaligus memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Eropa U-21. Pada pertandingan yang dihelat di Teddy Stadium, Senin (10/6) dinihari WIB, Belanda tampil dominan atas Rusia. Kendati demikian, tim besutan Cor Pot itu baru bisa mencetak gol ketika pertandingan lewat setengah jam berjalan. Pada menit ke-38, Giorginio Wijnaldum menggetarkan jala Rusia setelah melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti. Skor 1-0 itu kemudian bertahan sampai babak pertama habis. Rusia bermain dengan 10 orang setelah Nikita Chicherin mendapatkan kartu merah langsung. Chicherin didakwa bersalah lantaran melakukan tekel dari belakang terhadap Adam Maher. Belanda kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-61 lewat Luuk De Jong. Penyerang Borussia Moenchengladbach itu menyambut umpan dari sisi kanan dengan sebuah sundulan. Arah

sundulannya ke tiang jauh tak mampu dijangkau kiper Rusia, Nikolai Zabolotny. Rusia sempat mendapatkan tali penyelamat ketika Denis Cheryshev membobol gawang Jeroen Zoet di menit 65. Dia menyambar sundulan Alan Dzagoev yang membentur tiang gawang dengan sepakan kaki kanannya. Ta p i , Belanda langsung bereaksi. Sebuah umpan panjang di menit ke-69, diteruskan oleh sebuah sundulan, dan diterima oleh Ola John. Dia kemudian menggiring bola sampai ke kotak penalti dan melepaskan tendangan melewati Zabolotny. 3-1. Keunggulan Belanda tambah besar di menit ke-83 setelah Danny Hoesen melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Dia memanfaatkan bola yang memantul kaki bek Rusia dan jatuh ke area tempantnya berdiri.

Pesta gol Belanda dilengkapi oleh gol pemain pengganti, Leroy Fer, pada menit ke-90. Kali ini, Fer melepaskan tendangan first-time setelah menerima umpan tarik John dari sisi kanan. Berkat hasil ini Belanda memimpin klasemen Grup B dengan nilai 6. Mereka jadi tim terproduktif di turnamen sejauh ini dengan catatan delapan gol. Sementara, Rusia harus tersingkir. Mereka kalah dua kali dalam dua laga pertama di grup. Sebelumnya, tim besutan Nikolai Pisarev ini kalah 0-1 dari Spanyol. Spanyol Juga ke Semifinal Sementara itu, Alvaro Morata menjadi pahlawan kemenangan Spanyol di Piala Eropa U-21. Golnya membawa La Rojita menaklukkan Jerman 1-0 sekaligus lolos ke semifinal. Pada laga kedua Grup B yang dihelat Netanya Municipal Stadium, Senin (10/6) dinihari WIB, Spanyol tampil dominan sepanjang laga dengan 65 penguasaan bola serta membuat 18 tembakan. Tapi finishing buruk barisan depan Spanyol membuat mereka hanya mampu

Vettel Tak Terbendung di Sirkuit Gilles Villeneuve MONTREAL–andalas Pembalap andalan Red Bull Sebastian Vettel keluar sebagai juara GP Kanada setelah mengalahkan Fernando Alonso (Ferrari) dan Lewis Hamilton (McLaren) di tempat kedua dan ketiga. Juara dunia tiga kali ini start dari posisi pertama dan tak terbendung sepanjang 70 lap balapan di Sirkuit Gilles Villeneuve. Vettel mencatat waktu terbaik dengan waktu 1 jam 32 menit 9,143 detik. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Vettel di Kanada.

Pebalap Formula Satu Mercedes Lewis Hamilton (kanan) dari Inggris menyemprotkan sampanye ke peraih posisis pertama pebalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman yang menjuarai GP F1 Kanada di Sirkuit Gilles Villenuve, Montreal, Minggu (9/6). Alonso yang start dari posisi keenam dan Hamilton yang start dari posisi kedua, masing-masing finis 14 dan 16 detik lebih lambat dibanding Vettel. Posisi keempat dan kelima diraih oleh rekan setim Vettel di Red Bull Mark Webber serta pembalap Mercedes Nico Rosberg. Kredit tersendiri patut diberikan kepada pembalap Toro

Rosso Jean-Eric Vergne, pembalap Force India Paul di Resta, dan pembalap Ferrari Felipe Massa yang tampil bagus dengan finis keenam, ketujuh, serta kedelapan. Massa padahal harus start dari posisi ke-16. Kimi Raikkonen dan Andrea Suttil melengkapi 10 besar GP Kanada. Hasil yang mengecewakan dicatat pembalap Williams Valtteri

Samba Pukul ‘Ayam Jantan’ PORTO ALEGRE–andalas Ulangan final Piala Dunia 1998 terjadi di Stadion Gremio, Senin dinihari tadi. Kali ini, tuan rumah Brasil menang meyakinkan 3-0 atas tamunya Prancis dalam laga persahabatan. Bila 15 tahun lalu, Prancis menang tiga gol tanpa balas, kini skor berbalik. Semua gol Selecao dijaringkan di babak kedua, yakni oleh Oscar, Hernanes, dan penalti Lucas. Ini menjadi kemenangan pertama Tim Samba atas Ayam Jantan sejak Agustus 1992. Hasil ini menjadi modal bagus Brasil jelang Piala Konfederasi 2013 yang akan dimulai 15 Juni mendatang dengan laga perdana melawan Jepang. Sementara bagi Prancis, kekalahan telak ini menjadi lampu peringatan jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia menghadapi tuan rumah Belgia pada Jumat lusa. Jalannya Pertandingan Bertanding di hadapan 60 ribu penonton, Brasil yang kini terpuruk di peringkat 22 dunia tancap gas sejak awal laga. Hugo Lloris nyaris membuat blunder di menit pertama tapi beruntung bola tak masuk ke gawangnya sendiri. Sontekan Fred di menit kedua memanfaatkan umpan

bikin tujuh shot on goal. Morata kemudian mencetak gol di menit 86 sekaligus mengulangi apa yang dia lakukan di laga pertama melawan Rusia. Kala itu Morata juga tampil sebagai pemain pengganti dan mencetak satu-satunya gol di menit 82. Dengan hasil ini Spanyol yang punya nilai sempurna dari dua laga menemani Belanda ke babak selanjutnya. Sementara Jerman masuk kotak bersama Rusia karena sudah dua kali kalah. Spanyol langsung tancap gas sejak menit awal dan sudah punya peluang lewat Koke. Tapi sayang tembakan jarak jauhnya masih belum menemui sasaran. Kemudian Spanyol seperti biasa mendominasi jalannya laga dan baru bisa mendapat peluang lagi di menit 19. Thiago Alcantara merebut bola dari penguasaan bek Jerman lalu menembak ke tiang jauh tapi bola masih menghantam tiang gawang. Menit 25 Rodrigo Moreno mendapat umpan terobosan dari Isco kemudianmelewatiBerndLeno,tapibola masih menyasar di samping gawang. Jerman mendapat kesempatan pertama di menit 29 dari tembakan Patrick Herrmann tapi sepakannya

silang Oscar masih belum menemui sasaran. Prancis yang berada di urutan 18 dunia langsung bereaksi. Berawal dari tendangan bebas Mathieu Valbuena, sundulan gelandang bertahan Guilermo Guilavogui masih tipis di samping gawang Julio Cesar pada menit ke-15. Brasil terus mendominasi dan Oscar menjadi pemain terbaik mereka di paruh pertama dengan inisiatif dan pergerakannya yang membuat lini tengah Selecao menjadi begitu hidup. Peluang terbaik di babak pertama didapat Neymar di menit ke-44. Namun, kombinasinya dengan Marcelo yang melakukan over lapping dari sisi kiri masih belum bisa diselesaikan dengan baik oleh penyerang anyar Barcelona tersebut. Baik Brasil maupun Prancis tak melakukan satu pun pergantian pemain saat turun minum. Hulk beraksi pada menit ke-46 tapi tembakannya setelah melakukan cutting hanya mengenai jala samping. Yohan Cabaye tak mau kalah dan sepakannya hanya beberapa detik kemudian tipis di sisi kiri Julio Cesar. Gol yang ditunggu publik tuan

rumah akhirnya tercipta setelah Oscar memecah kebuntuan pada menit ke-53. Umpan terobosan dari Fred berhasil diselesaikan gelandang Chelsea tersebut dengan tenang. Hernanes yang baru masuk di 10 menit terakhir berhasil menambah keunggulan Selecao usai sepakannya memanfaatkan assist Neymar bersarang ke pojok kiri gawang Lloris. Brasil unggul 2-0. Tim Samba akhirnya menggenapi kemenangan mereka menjadi 3-0 setelah pemain pengganti lainnya Lucas mencetak gol melalui titik putih pada menit ke-93. Penalti diberikan karena Marcelo dijatuhkan di kotak terlarang.(NET)

Bottas yang hanya finis ke-14 meski start dari posisi ketiga juga duo McLaren, Sergio Perez dan Jenson Button yang masingmasing finis ke-11 serta 12. Dengan hasil ini, Vettel kian kokoh di puncak klasemen dengan 132 angka dan kini unggul 36 angka atas Alonso yang mengoleksi 96 poin.(NET)

masih bisa ditangkap David De Gea. Di menit 37 Jerman kembali mengancam dari tembakan Christian Clemens. Bola kemudian hanya menyamping sedikit dari gawang De Gea. Skor 0-0 menjadi penutup babak pertama. Di babak kedua Spanyol masih mendominasi jalannya laga dan menciptakan peluang namun jarang ada yang mengarah ke gawang Leno. Di menit 55 Asier Illarramendi melepaskan tembakan keras tapi masih menyamping di sisi gawang. Delapan menit setelahnya Rodrigo kembali membuang peluang ketika tembakan jarak dekatnya masih bisa ditepis Leno. Morata! Spanyol akhirnya bisa memecah kebuntuan ketika laga menyisakan empat menit lagi lewat gol striker yang bermain di Real Madrid itu. Morata, masuk sebagai pemain pengganti di menit 70, melakukan solo run di sisi kanan pertahanan Jerman melewati hadangan Antonio Ruidiger dan dituntaskan dengan sepakan ke tiang dekat yang menjebol jala Leno. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai dan Spanyol melaju ke babak semifinal.(NET)

Ferrer Salut Mental Nadal PARIS–andalas David Ferrer tidak mampu membendung keperkasaan Rafael Nadal di French Open 2013. Ferrer mengakui kehebatan mental juara rekan senggaranya, Nadal. Dalam pertandingan final di Roland Garros, Nadal berhasil menumbangkan Ferrer dengan skor 6-3 6-2 6-3, untuk menjadi petenis pertama yang berhasil memenangkan delapan gelar juara di satu buah turnamen grand slam. “Nadal, saya rasa dia merupakan petenis dengan mental terbaik yang pernah saya lihat sepanjang karier saya. Dia memiliki segalanya,” demikian pernyataan Ferrer, selepas pertandingan dikutip dari ATPworldtour Ferrer sangat mengagumi ketangguhan fisik Nadal. Sebelumnya, mantan petenis nomor satu dunia itu bermain lima set pada babak semifinal melawan Novak Djokovic. “Nadal bisa bermain sangat agresif, dia bisa bermain di depan net dan secara fisik sangat luar biasa. Dia bisa bermain lima set yang dilakukan dua hari lalu dan hari ini dia bermain sangat pintar,” sambung petenis asal Spanyol itu. Ini merupakan prestasi terbaik Ferrer. Diketahui, Ferrer untuk pertama kali berhasil menembus partai final grand slam selama 42 kali penampilan.(NET)

Petenis Spanyol Rafael Nadal mengangkat piala kemenangan usai mengalahkan rekan senegaranya David Ferrer dalam final tunggal putra turnamen tenis Perancis Terbuka di stadion Roland Garros, Paris, Minggu (9/6). Nadal tidak perlu berusaha keras mengalahkan rekan senegaranya Ferrer untuk memenangkan pertandingan final yang diganggu aksi protes dengan skor 6-3 6-2 dan menjadi orang pertama yang mendapatkan gelar juara tunggal putra delapan kali dalam turnamen yang sama.


OLAHRAGA

Selasa 11 Juni 2013

Gaji Pemain dan Pelatih PSMS Tak Jelas Medan-andalas Hingga sampai saat ini gaji pemain dan pelatih PSMS yang berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia (LI) tak jelas pembayaran oleh Ketum PSMS Indra Sakti Harahap. Belum lagi saat kubu Ayam Kinantan berlaga melawan PS Bangka di Bangka, Minggu (9/6) tanpa uang saku dan pemberangkatan terlambat akibat

minimnya keuangan. PSMS yang berlaga di putaran kedua mengalami kekalahan atas PS Bangka 2-3 dan membuat tim kesayangan kota Medan hanya mampu bertahan di Divisi Utama pada kompetisi 2013/2014. Tak lolosnya PSMS diduga akibat kurangnya perhatian Ketum PSMS yang terhadap tim besutan Suharto AD. “Sampai saat ini gaji pemain belum ada kejelasan dari pihak manajemen, apalagi saat ditanya kepada Ketum PSMS Indra Sakti Harahap selalu dengan jawaban yang tak pasti. Lebih ironisnya, saat tim melakukan laga tandang menghadapi PS Bangka dengan dana yang minim tanpa uang saku, para pemain tetap optimis untuk memenangkan pertandingan. Akibat faktor psikologis yang dialami pemain saat berlaga karena belum

menerima pembayaran gaji. PSMS harus mengakui keunggulan lawan dan dengan perjuangan yang tinggi tanpa adanya perhatian pengurus, pemain telah bermain maksimal dan hanya mampu bertahan pada Divisi Utama untuk kompetisi tahun depan” ujar pelatih PSMS Suharto, Senin (10/6). Dikatakan pria berkepala polontos ini, para pemain yang belum menerima gaji mulai Januari 2013 hingga sekarang setelah dilakukan kontrak. Sementara, pelatih mulai Desember 2012 hingga sampai saat ini belum ada kejelasan pembayaran gaji. Sebagai pengurus professional seharusnya berfikir pemain itu ada yang memiliki keluarga yang harus dipenuhi kebutuhan sehari-hari. Akibat gaji belum dibayar, maka pemain mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ditegaskan Suharto, kami meminta

kepada Ketum PSMS untuk membayar gaji pemain dan pelatih. Semua tugas dan tanggungjawab pelatih dan pemain sudah dilaksanakan dengan baik. Sebagai pemain dan pelatih menuntut hak agar digaji dibayar secepatnya. “Kami tidak meminta yang muluk-muluk, yang penting bayar gaji pemain dan pelatih sesuai dengan kontrak yang telah dilakukan” pungkas Suharto. Sementara itu, Ketum PSMS Indra Sakti Harahap yang dikonfirmasi melalui SMS mengenai kapan pembayaran gaji pemain dan pelatih di bayar. Indra Sakti Harahap membalas “Masih dicari dananya”. Namun, saat ditanya kemana dicari dananya untuk membayar gaji. Indra Sakti berkilah. “Sedang ada pertemuan nanti saya telpon ya” balasnya tanpa ada kejelasan tentang pembayaran gaji pemain dan pelatih.(YON)

Perbakin Sumut Pertahankan Juara Umum Safari Buru Aceh 2013 Medan-andalas Atlet-atlet buru dari Pengprov Perbakin Sumut memiliki tren positif dengan berhasil mempertahankan gelar di ranah Aceh, setelah kembali merebut gelar juara umum pada even Safari Wisata Buru Aceh 2013 yang berlangsung di kawasan hutan dan perkebunan Aceh Barat dan Nagan Raya, pada 5 hingga 9 Juni kemarin, pada rangkaian Hari Bhayangkara ke-67. Hasil ini sekaligus mempertegas dominasi para peburu Sumut setelah di dua gelaran Safari Wisata Buru juga sukses merengkuh gelar juara umum. Dari empat kategori yang dipertandingkan, para atlet buru Sumut berhasil meraih gelar-gelar juara di nomor bergengsi. Diantaranya, mendominasi nomor Perolehan Terbanyak Perorangan setelah DR Pranajaya Dan Musa Idishah berhasil menempati juara pertama dan kedua dengan total hasil buruan sebanyak 57 dan 56 ekor. Di posisi ketiga ditempati peburu Aceh asal Klub Predator HSC, T Darmawan, dengan 42 ekor. Peburu Sumut juga berhasil menguasai nomor Perolehan Terberat Tim dengan merebut juara satu dan dua. Hal yang sama juga diraih peburu Sumut pada nomor Perolehan Terbanyak Tim. Sementara itu, peburu tuan rumah berhasil mendominasi di nomor Perolehan Terberat Perorangan dengan menempatkan Robi Herbawan (PredatorHSC)diperingkatsatudengan total berat 96 kg, disusul F Sulastra (Cakrawala SC) di urutan kedua dengan berat 95 kg, dan Djadjuli (IKAS) dengan berat 90 kg. Kesuksesan ini membuktikan mental bertanding atlet buru Sumut semakin baik, karena mereka bertanding di wilayah buruan yang cukup sulit. Lokasi buru yang berada di areal perkebunan sawit kawasan Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya tersebut memang memiliki medan yang cukup berat. Selain cuaca yang sulit diprediksi, para peburu juga dituntut harus cepat beradaptasi

9

Turnamen Sepakbola Piala Wali Kota Binjai Dimulai 13 Juni Binjai-andalas Turnamen sepakbola Piala Wali Kota Binjai, dipastikan dimulai 13 Juni, di Stadion Binjai." Tidak ada pengunduran lagi," tegas Ketua panitia pelaksana Mahfullah Daulay, Senin ( 10/6), semua panitia sudah siap menggelar turnamen sepakbola Piala Wali Kota Binjai yang diikuti 12 klub. "Bahkan komisi pertandingan sudah menyelenggarakan pertemuan tehnik dengan klub dan menyelesaikan pembagian grup," sambung Mahfullah Daulay. Menurutnya, dari 12 klub dibagi dalam tiga grup, juara dan runner up grup berhak maju kebabak kedua, yang dibagi dalam dua grup, sehingga juara dan runner up grup maju ke semifinal. Turnamen sepakbola Piala Wali Kota Binjai , langsung dibuka oleh HM Idaham, SH, MSI , yang dimeriahkan dengan drum band Yon Arhanud SE 11/ BS, gendang dari Yon Reider 100 Namusira-sira, serta lucky draw dengan hadiah kulkas, tv, bb, kipas angin dan lainnya kepada penonton. Ketua KONI Binjai H. Juli Sawitma Nst, SH, menge-

mukakan, turnamen sepakbola Piala Wali Kota yang dipelopori KONI Binjai, sebagai upaya membangkitkan persepakbolaan kota Binjai yang pernah meraih prestasi nasional. Juli Sawitma, menyebutkan, sebenarnya klub sepakbola di kota Binjai sudah bermusyawarah membentuk Pengkot PSSI, namun belum terrealisir, apalagi kepimpinan PSSI di Sumut masih dualisme. Begitupun KONI Binjai nantinya akan mencari kebijakan, untuk kepengurusan Pengkot PSSI Kota Binjai ." Turnamen sepakbola Piala Wali Kota Binjai dijadikan momentum, pembinaan sepakbola di kota Binjai," ujar Ketua KONI Binjai H. Sawitma Nst. Sementara.mantan Pengurus PSKB Binjai, Mahmun Gafur dan H Silahuddin ketika dihubungi, Senin ( 10/6), sangat mendukung pelaksanaan turnamen Piala Wali Kota Binjai untuk kebangkit persepakbolaan di Binjai yang sudah lama fakum. " Harus ada orang yang berani melakukan terobosan dan juga berkorban untuk bangkitnya sepakbola Binjai," ujar Silahuddin yang pernah menjadi pemain PON Sumut.(SR)

Hari Ini, Poslab Jajal PSBJ

Peburu Sumut, M Ilham, diabadikan bersama Kapolda Aceh Irjen Pol Herman Effendi, Ketua Panpel Sutri Hamdani dan Ferry Suferilla seusai menerima piala juara umum Safari Wisata Buru Aceh 2013.

JUARA SAFARI WISATA BURU KAPOLDA ACEH CUP 2013 Perolehan Terberat Perorangan Robi H (Predator HSC) 96 kg F Sulastra (Cakrawala SC) 95 kg

Predator 01 Aceh 42 ekor Perolehan Klub Terberat (Kilogram) Anugerah 01 Sumut 2752 kg Anugerah 03 Sumut 2264 kg Predator 01 Aceh 2122 kg

Djadjuli (IKAS) 90 kg

Perolehan Terbanyak Perorangan:

Perolehan Klub Terbanyak (Ekor)

DR Pranajaya (Anugerah SC) 57 ekor

Anugerah 03 Sumut 57 ekor

Musa Idishah (Anugerah SC) 56 ekor

Anugerah 01 Sumut 56 ekor

T Darmawan (Predator SC) 42 ekor

Bupati Sergai Ir. H.T. Erry Nuradi M.Si tengah membidik sasaran pada acara Perlombaan Menembak Eksekutif dalam rangka memeriahkan HUT ke-67 Bhayangkara bertempat di Lapangan Tembak Detasemen B Mako Brimob Kota Tebing Tinggi.

Bupati Sergai Ikut Lomba Kejuaraan Menembak Eksekutif Tebing Tinggi-andalas Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-67 dan menyambut Hari Jadi ke-96 Kota Tebing Tinggi yang tepatnya jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, Kepolisian Resort Kota Tebing Tinggi menyelenggarakan kejuaraan tembak eksekutif yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Detasemen B Mako Brimob Tebing Tinggi, Rabu (5/6). Kejuaraan menembak eksekutif dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-67 dan menyambut Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke-96 itu diikuti Bupati Serdang Bedagai Ir HT Erry Nuradi MSi, jajaran unsur FKPD Plus, Pimpinan BUMN/BUMD, wartawan dan jajaran personil Polres Tebing serta Brimob Detasemen Tebing Tinggi. Kejuaraan tembak eksekutif

harian andalas | Hal.

diselenggarakan kali kedua kalinya oleh Polres Tebing Tinggi, setelah pada tahun lalu juga digelar pada lokasiyang sama. Kategori kelas yang dipertandingkan menggunakan dua jenis senjata genggam laras pendek (revolver) dan laras panjang jenis SS2, untuk jenis senjata revolver sepanjang 15 dan 25 meter dan laras panjang sepanjang 50 meter. Di sela-sela berlangsungnya kejuaraan tersebut Bupati HT Erry Nuradi mengemukakan bahwa dengan mengikuti kejuaraan menembak eksekutif ini, dapat dijadikan ajang untuk menjalin kebersamaan dan kerjasama yang baik antara pemerintahan dan pimpinan perusahaan. Olahraga menembak ternyata bermanfaat juga bermanfaat lain untuk melatih kesabaran manusia mengendalikan diri jika menghadapi situasi tertentu.

"Pada masyarakat awam menganggap olahraga menembak suatu hal yang dilakukan untuk melatih ketepatan menembak disasaran. Selain itu olaharaga menembak sebagai moment relaksasi bagi jiwa dan raga di tengah-tengah tingginya rutinitas pemerintahan yang membutuhkan stamina yang baik," jelas HT Erry Nuradi. Dalam kesempatan yang sama Kapolres Tebing Tinggi AKBP Drs. Andi Rian Djajadi SIK yang turut membuka secara resmi mengemukakan apresiasinya atas kehadiran seluruh unsur Muspida pada ajang ini menjelang HUT ke67Bhayangkara dan HUT Kota Tebing Tinggi ke-96 nantinya. Selain itu kegiatan ini dapat dipergunakan sebagai ajang meningkatkan kemampuan menembak bagi personil aparat keamanan.(RYAD)

dengan kondisi areal buru yang cukup menantang itu. Ketua Harian Pengrpov Perbakin Sumut, Musa Idishah, mengaku cukup puas dengan hasil yang diperoleh para peburu Sumatera Utara. Namun begitu, pria yang akrab disapa Doddy ini menegaskan, gelar juara bukanlah hal yang harus diutamakan dalam event berburu ini, melainkan komitmen untuk membasmi hama babi hutan demi membantu masyarakat yang areal pertanian dan perkebunannya kerap diganggu babi hutan. Doddy juga menyambut baik dengan terobosan penilaian baru yang dilakukan pihak panitia pelaksana, dimana sebelumnya belum pernah diterapkan. Penilaian dan sistem bertanding yang baru ini berdasarkan tim. Karena itu, kekompakan dan kerja sama tim

sangat berpengaruh terhadap hasil hewan buruan. “Secara keseluruhan kami cukup puas dengan hasil ini. Mudahmudahan pengalaman yang diperoleh dapat dijadikan modal berharga untuk meraih prestasi di daerah lain. Kami sangat senang dapat melakukan hal baik yang sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat di Aceh Barat dan Nagan Raya,” ungkap Doddy, sembari mengatakan kerjasama yang baik dan harmonis antara Pengprov PerbakinSumutdenganPerbakinAceh. Pada Safari Wisata Buru Aceh yang memperebutkan pial bergilir Kapolda Aceh CUP ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara 65 dengan tujuan utamanya memberantas hama babi hutan yang selama ini kerap mengganggu hasil pertanian dan perkebunan warga.(YON)

Chris John Belum Bisa Bertarung Tiga Bulan Semarang-andalas Pemegang gelar Super Champion kelas bulu WBA Chris John belum bisa bertarung untuk jangka tiga bulan ke depan karena masih menunggu pemulihan luka ketika bertarung melawan petinju Jepang Satoshi Hosono. "Saya harus menunggu waktu tiga bulan ke depan untuk kembali bertarung karena masih menunggu proses penyembuhan luka sobek di pelipis sebelah kanan," kata pemegang rekor bertarung 48 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan tiga kali seri di Semarang, Senin (10/6). Akibat sobek di pelipis kanannya tersebut, kata petinju yang sudah hampir 10 tahun memegang gelar juara dunia tersebut, dirinya harus mendapat jahitan 50 baik bagian dalam maupun luar. "Saya juga menjalani bedah plastik di bagian luka tersebut sehingga jahitannya sangat halus," kata suami mantan atlet wushu Jawa Tengah Anna Maria Megawati tersebut. Menurut petinju dengan julukan The Dragon tersebut selama itu pula dirinya hanya menjaga kondisi fisiknya dengan cara berlari kecil di lapangan Mugas Tri Loma Juang Semarang. "Saya tetap menjaga kondisi fisik saya dengan cara joging di lapangan Mugas, kalau latihan mukul...belumlah. Saya juga belum tahu rencana pertarungan berikutnya termasuk latihan di Australia karena masih menunggu proses penyembuhan luka ini," katanya. Pertarungan terakhir yang dijalani Chris John saat menghadapi petinju Jepang Satoshi Hosono di Istora Senayan, Jakarta, 14 April 2013. Saat itu wasit yang memimpin pertarungan tersebut terpaksa menghentikan pertarungan mereka pada ronde ketiga. Pada pertarungan itu ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) tetap mempertahankan gelar meskipun pertarungan melawan petinju Jepang berakhir dengan "technical draw".(ANT)

Rantauprapat-andalas Hari ini, Selasa (11/6) Persatuan Olahraga Sepakbola Labuhanbatu (Poslab) dijadwalkan akan melakukan laga persahabatan dengan Persatuan Sepakbola Bintang Jaya (PSBJ) Asahan. Pelatih Poslab M Sukma kepada wartawan Senin (10/6) di Rantauprapat menjelaskan, direncanakan anak didiknya akan berjumpa dengan anak didik Legimin dilapangan hijau Stadion Rantauprapat guna menguji kemampuan masing-masing Tim Dia berharap, para pemain yang berjuluk Laskar Ikabina dapat memperlihatkan permainan yang baik sesuai dengan apa yang diperoleh selama latihan. “ Agar kita tahu kelebihan dan kekurangan hasil latihan selama

ini, apalagi nantinya yang tergabung di grup II adalah klub-klub yang sudah punya nama,” ujar M Sukma Pelatih PSBJ Asahan, Legimin saat dimintai wartawan tanggapannya bahwa uji tanding dilapangan hijau merupakan salahsatu upaya pemantapan tim yang juga menjelang Divisi I Liga Indonesia , terlebih mereka tuan rumah di Group I. “Kalau kita dalam ajang ini merupakan pemantapan tim, mengasah dan memadukan kekompakan serta kerjasama di dalam tim itu sendiri. Rencananya kita berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung menuju Stadion Binaraga Rantauprapat. Harapan kita juga sebagai juara di grup I dan maju ke Divisi Utama,” kata Legimin.(ONE)

Taekwondo Batal Dipertandingkan di Pomnas Palembang-andalas Cabang olahraga taekwondo batal dipertandingkan pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional ke-13 di Yogyakarta, 25 November-1 Desember 2013, lataran keberatan dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia. "Berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional di Yogyakarta, 45 Juni, diputuskan taekwondo tidak dipertandingkan. Hal ini karena permasalahan non teknis dalam kepengurusan PB TI sendiri," kata Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Sumsel Syarif Husein di Palembang, Senin (10/6). Ia mengemukakan, sebanyak 15 cabang olahraga akan dipertandingkan pada ajang dua tahunan itu, di antaranya, sepak bola, karate, pencak silat, bulu tangkis, bola basket, renang, baseball, softball, dan atletik. Sumsel sendiri memupuk harapan pada cabang olahraga bela diri mengingat untuk nomor beregu kurang begitu piawai. Sehingga, untuk mematangkan

persiapan, pihaknya akan membentuk tim "bayangan" yang terdiri atas sekitar 100 orang atlet. "Ke-100 atlet ini merupakan hasil seleksi beberapa waktu lalu dengan mengirimkan undangan ke seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumsel agar mengikutsertakan atlet mahasiswa terbaiknya. Nantinya, akan diciutkan lagi sekitar 30 persen," katanya. Dalam pembentukan tim inti ini, pihaknya akan melibatkan pengurus cabang olahraga tingkat provinsi agar atlet yang terpilih merupakan terbaik dan mampu bersaing pada kancah nasional. Pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Nasional itu, ia berharap mahasiswa berasal dari Sumsel mampu berbicara mengingat ajang ini menjadi seleksi untuk penentuan Tim POM ASEAN (ASEAN University Games) pada 2014 di Palembang. Sementara, pada Pomnas ke12 di Batam, Sumsel bertengger pada urutan 10 dengan raihan 3 medali emas, lima perak, dan tujuh medali perunggu.(ANT)

Simon Mundur dari Indonesia Open Jakarta-andalas Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Simon Santoso mengaku menyesal sekaligus minta maaf atas kondisi yang membuatnya harus mundur dari Indonesia Open Super Series Premier 2013. Seperti diberitakan sebelumnya, Simon dinyatakan mundur dari turnamen lantaran mengalami cedera pada pinggangnya. PB PBSI pun disebut-sebut akan memberikan sanksi kepada pebulutangkis berusia 27 tahun itu. "Kondisi mulai tidak enak itu sejak Kamis kemarin. Pinggang saya sakit, dan memang kondisinya tidak memungkinkan untuk saya turun di Indonesia Open ini," ujar Simon kepada detiksport, Senin (10/6/2013). "Perasaan saya menyesal melihat kondisi saya seperti ini. Saya juga minta maaf karena jadi

tidak bisa membela Indonesia." Soal sanksi yang akan diberikan oleh PBSI, Simon enggan berkomentar banyak. Menurutnya hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pengurus PBSI terkait sanksi tersebut. "Saya kemarin sudah berbicara dengan Mas Rexy (Mainaky). Dia memang sangat menyesali kondisi saya. Tapi soal sanksi, belum ada pembicaraan sampai di sana," ungkapnya. Meski demikian, Simon mengaku kondisinya tersebut akan menjadi pelajaran untuknya agar lebih berhati-hati dengan kondisi fisiknya. "Ke depannya saya akan lebih prepare lagi. Menjaga kondisi, baik fisik maupun mental. Yang pasti saya tetap mensuport kepada teman-teman yang akan turun. Semoga Indonesia bisa memberikan yang terbaik," ungkapnya. (NET)


EKONOMI BISNIS

Selasa 11 Juni 2013

harian andalas | Hal.

10

25 Stand Kewirausahaan Mahasiswa Meriahkan UMA Expo 2013

andalas/hs poetra

TINGGI – Pedagang menata daging sapi yang dijual seharga Rp85.000 per kg di Pusat Pasar, Medan,Senin (10/6). Pedagang mengeluhkan tingginya harga komuditas tersebut yang berdampak penurunan pembeli. Masuknya Perum Bulog sebagai stabilisator harga daging sapi membawa harapan ada penurunan harga daging kembali normal. Pemerintah menargetkan harga normal untuk daging sapi Rp 75.000-80.000 per kg.

Sumut Miliki Dua Potensi Pertumbuhan Ekonomi Dunia Medan-andalas Sumatera Utara memiliki dua potensi pertumbuhan ekonomi dunia yaitu potensi energi dan potensi pangan. Sebagai pintu gerbang Asean Economic Comunnity atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) seharusnya Sumut harus memaksimalkan potensi energi itu. Sekretaris Apindo Sumut, Laksamana Adyaksa mengatakan, jika pemerintah benar-benar serius mengembangkan energi

terbarukan, pihaknya yakin Sumatera khususnya Sumut menjadi daerah yang paling berkembang karena potensinya sangat besar. "Saat ini yang penting adalah bagaimana membuat kesiapan energi dan Sumut mampu mengembangkannya karena banyak potensinya. Persoalannya adalah pemerintah tidak pernah mengoptimalkan potensi itu baik sampah maupun limbah dari pabrik kelapa sawit," ucapnya, Senin (10/6) di Medan. Padahal, kata dia, teknologi untuk mengembangkan energi terbarukan ini tidak sulit dan mahal. Tidak perlu teknologi tinggi karena mesin hasil buatan bengkel saja sudah bisa mengolah sampah dan limbah sawit tersebut untuk menghasilkan listrik. “Bayangkan saja, kalau tiap

rumah tangga sudah bisa menghasilkan listrik sendiri, otomatis kita tidak akan krisis energi lagi. Belum lagi jika kita bicara pabrik kelapa sawit (PKS) yang memproduksi. Minimal satu PKS bisa menghasil 1 MW saja, krisis energi akan sangat teratasi," pungkasnya. Sementara, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Utara (Sumut), Parlindungan Purba menungkapkan, potensi energi terbarukan yang akan menjadi fokus pembicaraan pihaknya pada pelaksanaan KTT Kerjasama Ekonomi Asia Pasific (APEC) di Medan pada 22 Juni-6 Juli 2013. "Energi terbarukan dapat diolah darik sampah perkotaan dan limbah sawit. Sampah tidak hanya dari rumah tangga tetapi juga dari usaha-usaha kecil seperti

peternakan, usaha perkayuan dan lainnya. Sampah dan limbah sawit bisa dimanfaatkan menjadi biomassa dan biofuel," jelas Parlindungan. Masih kata Parlindungan, di lapangan, selama ini sumber energi terbarukan hanya didapat dari air, matahari, angin, udara yang investasinya mahal. Beda dengan pengolahan sampah dan limbah sawit yang biayanya tidak mahal tapi potensinya banyak. Persoalan ini akan jadi focus kami pada APEC nanti. "Persoalan energi terbarukan sangat penting karena sudah menjadi masalah dunia. Seperti diketahui ketahanan pangan dan energi merupakan masalah harus diatasi dan bagi negara yang bias mengatasi dua hal ini akan menjadi pemenang," imbuhnya. (SIONG)

Medan-andalas Sebanyak 25 stand kewirausahaan mahasiswa memeriahkan Universitas Medan Area (UMA) Expo 2013 yang digelar di Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate, Senin (10/6) hingga Sabtu (15/6). UMA Expo merupakan rangkaian acara menyambut Dies Natalis ke-30 UMA. Rektor UMA Prof Ya’kub Matondang dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu, Senin (10/6) menyatakan rasa syukurnya kepada yang Allah SWT kerena kampus UMA yang sudah masuk usia ke 30 semakin dipercayai masyarakat untuk mengelola pendidikan di tingkat perguruan tinggi. “UMA Expo merupakan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan UMA dalam mengelola pendidikan sampai usia ke 30 tahun. Ini sekaligus ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan dan memperkenalkan hasil inovasi dan kreatifitasnya,” ujar rektor. Hadir dalam acara pembukaan UMA Expo itu, Wakil Rektor (WR) I UMA Dr Heri Kusmanto MA, WR II Ir Hj Siti Mardiana MSi, WR III Ir H Zulheri Noer MP, Kepala Biro Kemahasiswaan Drs Mulia Siregar MPsi, Kepala Pusat Kewirausahaan Mahasiswa (PKM) UMA Ir Marlan Swandana MM, Dekan Fakultas Teknik (FT) UMA Ir Hj Haniza MT, Kahumas UMA Ir Asmah Indrawaty MP, dan pejabat UMA lainnya. Dalam kesempatan itu, Rektor UMA berharap dengan momentum Dies Natalis ke-30

UMA, civitas akademika dapat terus meningkatkan mutu pendidikan di kampus UMA baik dari segi akademis, SDM, proses belajar dan mengajar, penelitian yang kaitannnya dengan tridarma perguruan tinggi. “Begitu juga hasil inoivasi dan kewirausahaan mahasiswa, hendaknya dikembangkan lebih giat lagi. Apalagi UMA tahun 2013 ini sudah mendapatkan sertifikasi ISO internasional dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia,” kata rektor lagi. Sementara itu, Ketua Panitia Expo UMA 2013, Teguh Sandjoko didampingi Sekretaris Agus Budianto dan Bendahara Fitriani mengatakan, sejumlah kegiatan meramaikan UMA Expo 2013, antara lain bazaar kewirausahaan mahasiswa. “Sedikitnya 25 stand mahasiswa yang menampilkan berbagai produk mahasiswa mengisi bazaar ini,” kata mahasiswa

Fakultas Psikologi UMA ini. Selain itu, ada kompetisi minisoccer, UMA Idol, fashion show, kompetisi tari kerasi daerah, lomba busana muslimah antarpelajar se-Kota Medan, dan lomba photography on the spot. Kemudian ada kegiatan daur ulang sampah, pameran hijau, funbike, pementasan teater, dan lainnya. “Kita juga menampilkan kesenian berbagai etnik, seperti barongsai, kudakepang, band pelajar dan mahasiswa. Juga ada seminar tentang Kanker Serviks, dan donor darah,” tambah Teguh. Sedangkan WR III UMA Zulheri Noer mengatakan, UMA Expo 2013 mengambil tema “Culture and History”. “Sejarah panjang UMA kita ulas kembali dalam dies natalis ke-30 ini seraya melekatkan nuansa budaya etnik di dalamnya. Ini karena UMA diisi berbagai etnik, baik pegawai, dosen dan mahasiswanya,” katanya. (HAM)

andalas/hamdani

UMA EXPO – Rektor UMA Prof HA Ya’kub Matondang didampingi WR I Heri Kusmanto, WR II Hj Siti Mardiana dan WR III Zulheri Noer menggunting pita menandai pembukaan UMA Expo 2013, di kampus I Jalan Kolam Medan Estate, Senin (10/6).

Tarif Upah TKBM Pelabuhan Belawan Naik 18 Persen Tahun 2013 Belawan-andalas Tarif upah bongkar muat yang diberlakukan mulai, 16 Juni 2013 di Pelabuhan Belawan untuk Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan merupakan hasil Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) diprakarsai Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sumut disetujui oleh Kesyahbandaran Pelabuhan Belawan dan Otroritas Pelabuhan Belawan serta Koperasi TKBM Upaya Karya, PUK SPSI TKBM Pelabuhan Belawan, Kadisnaker Kota Medan dengan kenaikan 18 persen dari Upah Minimum Kota (UMK) Kota Medan Tahun 2013. Hal itu disampaikan Ketua SPSI TKBM Pelabuhan Belawan HB Horas Hutahaean di-

dampingi sekretarisnya Dedi Suriono, Senin (10/6). Ketika dikonfirmasi kepada Ketrua Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan Tombang Hutabarat membenarkan bahwa kenaikan 18 persen itru sudah final. Menurut HB Horas Hutahaean dan Tombang Hutabarat penggodokan kenaikan tarif upah 18 persen tidak terlepas dari perobahan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Medan yang diberlakukan pemerintah yaitu SK Gubsu No.188.44/36/KPTS/2013 tentang tarif pengupahan mulai 18 Januari 2013 dan berdasarkan. Hal ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh TKBM dan mengerti hak serta kewajiban buruh, agar dilaksanakan dengan baik tidak lagi

hanya menuntut kenaikan upah saja, kata HB Horas Hutahaean. Selain kenaikan tarif upah TKBM juga Ongkos Pemuatan Pelabuhan (OPP) dan Ongkos Pemuatan Tujuan (OPT) naik bervariasi untuk tahun 2013 ini sedangkan pelaksanaan bongkar muat barang curah cair melalui terminal curah kering, curah cair melalui tangki UPP PT Pusri Belawan, PT Semen Padang, PT Semen Andalas Indonesia Belawan, dan pipanisasi tarifnya juga bervariasi. Dengan kenaikan tarif ini diharapkan para PBM harus lebih berfungsi karena jelas PBM itu yang memberikan kerja tentu para TKBM harus lebih berdisiplin bekerja di Pelabuhan Belawan, jelas Horas.(DP)

Telkomsel Gelar Gadget Fair di Medan Fair Plaza Medan-andalas Pengunjung memadati atrium Plaza Medan Fair, tempat digelarnya "18Th Anniversary Telkomsel Gadget Fair," Kamis (6/6). Ajang pameran gadget dan produk layanan Telkomsel ini berlangsung hingga 9 Juni 2013. Sebagai perusahaan yang selalu memiliki inovasi layanan, Telkomsel secara berkesinambungan menggelar edukasi mengenai tren teknologi terbaru. Melalui kegiatan ini, Telkomsel bekerjasama dengan para mitra memberikan kesempatan kepada masyarakat maupun pelanggan Telkomsel untuk mendapatkan berbagai jenis smartphone 3G terbaru mulai dari Android, iPhone, BlackBerry, Windows, dan Nokia dengan harga terjangkau. Head of Branch Medan Departement Telkomsel, Heribertus B Ariyanto mengatakan event 18th Anniversary Telkomsel Gadget Fair ini merupakan rangkaian dari kegiatan memeriahkan 18 tahun

Telkomsel dengan tema Muda, Berbagi dan Paling Indonesia. "Melalui event ini pelanggan semakin memiliki kesempatan untuk memilih berbagai gadget terkini dengan harga terjangkau dan jika beruntung bisa mendapatkan hadiah iPad maupun Samsung Galaxy Tab,” sebut Heribertus B Ariyanto. Selain penjualan gadget 3G terbaru, juga diadakan lelang Telkomsel Poin setiap harinya berhadiah BlackBerry, Lucky Dip berhadiah souvenir cantik Telkomsel, dan juga tersedia bundling smartphone terbaru dengan kartu perdana simPATI dengan value 2GB data per bulan selama 3 bulan hanya 49 ribu, paket 12 GB per 30 hari hanya 50 ribu, paket 16GB per 30 hari hanya 100 ribu, dan paket BlackBerry Unlimited 3 bulan hanya 90 ribu. Bagi yang berbelanja dengan nilai nominal tertentu bisa mengikuti doorprize di akhir acara yang berhadiah iPad 2 dan Samsung

Galaxy Tab. Selain itu momen “berbagi” pada kegiatan ini Telkomsel mengadakan donor darah mulai tanggal 8-9 Juni 2013 dan bagi yang ingin mendonorkan darah dipersilakan bergabung. Pada pembukaan 18th Anniversary Telkomsel Gadget Fair, diberikan bantuan senilai Rp10 juta kepada Panti Asuhan Al Kahfi, Medan, yang akan digunakan untuk bantuan pendidikan para anak didik di panti asuhan tersebut. Buka Pembelian Online Sementara itu sebagai official partner BlackBerry, Telkomsel membuka pembelian online BlackBerry Q10 di www.telkomsel.com/BBQ10, yang menandai penjualan BlackBerry Q10 bergaransi resmi BlackBerry di Indonesia dengan paket data dan harga spesial dari Telkomsel. BlackBerry Q10 ini mengombinasikan antara layar sentuh dengan keyboard fisik Qwerty terandal yang merupakan kekuat-

an platform BlackBerry 10, sehingga memudahkan komunikasi dan kolaborasi dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, BlackBerry Q10 ini termasuk salah satu hardware tercanggih, dilengkapi dengan sistem komunikasi dan fitur multimedia terbaik serta baterai yang tahan lama, sehingga membuat pelanggan lebih percaya diri menggunakan BlackBerry Q10 dan beraksi sepanjang hari. Head of Device Bundling & Customization Strategy Division Arief Pradetya menjelaskan, dalam pembelian online kali ini Telkomsel langsung berkolaborasi dengan dua mitra distributor yaitu Teletama Artha Mandiri (TAM) dan Surya Citra Multimedia (SCM) serta 3 mitra ecommerce (www.blibli.com, www.erafone.com dan www.tokone.com) sebagai mitra strategis untuk memberikan variasi pilihan dan penawaran terbaik bagi pelanggan.(GUS)

andalas/ist

PENJELASAN – Seorang SPG sedang memberikan penjelasan seputar produk dan layanan Telkomsel kepada pengunjung "18Th Anniversary Telkomsel Gadget Fair," di Atrium Plaza Medan Fair, Kamis (6/6).

INFO FILM

HERMES XXI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

BINJAI 13.00-15.30 HERMES XXI THAMRIN PALLADIUM PLAZA BINJAI 12.30-15.00-17.30-20.00

PLAZA 13.00-15.25-17.50-20.15 HERMES XXI THAMRIN BINJAI 12.00-14.25-16.50-19.15-21.40

PLAZA 18.00-20.40 THAMRIN HERMES XXI SUN PALLADIUM 13.00-15.40-18.20-21.00

PALLADIUM 18.05-20.30 HERMES XXI SUN 12.15-14.35-16.55-19.1521.35

SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

PALLADIUM 12.45-15.25 BINJAI 18.00-20.40

HERMES XXI SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40


Selasa

KOMUNITAS

11 Juni 2013

harian andalas | Hal.

11

Pemuda Pancasila SPT II Santuni Anak Yatim Piatu yang telah bahu membahu menyelenggarakan kegiatan ini. “Acara ini sangat baik untuk menyiarkan Islam karena Nabi Muhammad SAW merupakan tuntunan untuk melaksanakan kehidupan masyarakat di dalam negara Republik Indonesia,” kata Hidayat. Lurah SPT II Tondi P Lubis dalam sambutannya menyatakan salut dan bangga terhadap Ranting dan Anak Ranting PP SPT II atas terselenggaranya acara peringatan Isra Mi'raj. ”Acara seperti ini yang dirangkai pemberian santunan untuk anak yatim piatu saya harapkan bisa digelar lagi di tahun mendatang,” katanya. Dikesempatan itu Tondi Lubis yang baru 3 pekan menjabat sebagai Lurah juga mengharapkan kehadiran dirinya bisa diterima dan mendapat dukungan masyarakat Sei Putih Timur II agar bisa bekerja secara maksimal. Al Ustad Abdul Aziz Tarigan dalam ceramahnya menyampaikan, langkah awal yang diwujudkan PP Ranting SPT II melalui peringatan Isra Mikraj bisa memberikan satu warna indah, penuh kemesraan dan menimbulkan satu kata bahwa kita semuanya besaudara. “Baju boleh berbeda, tapi hati kita tetap kakbah dan bersatu. Acara seperti ini akan mendatangkan satu keberkahan bagi kita semua,” ucapnya. Aziz Tarigan menuturkan, apabila suatu tempat dengan seluruh penduduknya beriman dan bertakwa maka penduduk setempat itu akan memperoleh kemuliaan di dalamnya. “Jika penduduk di satu tempat itu hidup dengan penuh kehinaan maka penduduk tersebut tinggal menunggu azab dari Allah SWT,” sebutnya. (SIONG)

Medan-andalas Ketua Ranting Pemuda Pancasila (PP) Sei Putih Timur (SPT) II, Kecamatan Medan Petisah, Wakijan memberikan uang tali asih pada puluhan anak yatim piatu di acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, di Jalan Iskandar Muda Baru Medan, Sabtu (8/ 6). “Kami sangat bangga dengan adanya kegiatan ini, yang paling penting adalah kepedulian dan implementasi Ranting dan Anak Ranting PP Sei Putih Timur II seperti menyantuni anak yatim piatu wujud dari kepedulian pengurus dan anggota untuk saling berbagi dengan anak yatim piatu,” kata Wakijan di sela-sela acara pemberian tali asih tersebut. Acara peringatan Isra Mikraj yang mengusung tema “Mempererat Tali Silaturahmi dan Solidaritas Bersama Pemuda Pancasila” ini diisi tausiyah Ustadz Abdul Aziz Tarigan. Hadiri dalam acara itu Lurah SPT II Tondi P Lubis, Wakil Sekretaris MPW PP Sumut Hidayat Tanjung, perwakilan PAC PP Kecamatan Medan Petisah Nazaruddin SAg, Ketua Panitia Said Zulkarnain dan ratusan undangan lainnya. “Meski yatim piatu, kalian yang ditinggal pergi orangtuanya, tak perlu berkecil hati. Dengan belajar yang tekun, usaha, semangat, dan kerja keras, yatim piatu juga bisa sukses meraih masa depan,” ucap Wakijan memotivasi anak-anak. Wakil Sekretaris MPW PP Sumut Hidayat Tanjung atas nama MPW PP Sumut mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan Ranting dan Anak Ranting PP SPT II beserta masyarakat

andalas/siong

DIABADIKANDIABADIKAN-Usai menerima tali asih, puluhan anak yatim piatu dibadikan bersama sejumlah pengurus dan anggota PP Ranting SPT II di Jalan Iskandar Muda Medan, Sabtu (8/6).

andalas/ist

PERESMIANPERESMIAN-Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi tokoh nasional asal Madina Todung Mulia Lubis dan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menggunting pita menandai peresmian jembatan Batanggadis, DesaTamiang, Kecamatan Kotanopan, Minggu (9/6).

Gubsu Resmikan Jembatan Batanggadis Desa Tamiang Kotanopan-andalas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST Msi, Minggu (9/6) meresmikan jembatan Batanggadis, DesaTamiang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jembatan yang dibangun atas swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah ini sangat membantu warga untuk mengangkut hasil panen yang ada di seberang sungai Batanggadis. Hadir dalam peresmian itu, Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, tokoh masya-

Sampaikan Pesan dan Saran Anda ke Pemko Medan Melalui :

SMS Center Pemko Medan 08196001234 dan 087769012488

Gaji Satpam CMIB Tak Sesuai UMK Dari nomor : +6287769627xxx YTH BPK PLT WALIKOTA & BPK KADISNAKER, TLG DONG PAK TANYAKAN KEPADA DIREKSI BANK CIMB NIAGA, KAPAN GAJI SATPAM-NYA NAIK SESUAI UMK YG TELAH DITETAPKAN PEMKO MEDAN. TRIMA KASIH.

ditertibkan karena masih banyak orang yang melakukan tindakan kriminal yang dilakukan oleh warga Belawan sendiri maupun dari warga pendatang luar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Antara lain perjudian, togel, prostitusi dan minuman keras yang semakin merajalela karena dilindungi oleh oknum polisi dan tentara. Jadi saya memohon kepada Bapak Plt Walikota agar segera bertindak tegas untuk memberantasnya hingga sampai ke akar-akarnya.Terima kasih.

Jalan di Depan Kantor Tolong Jalan Camat Rusak Bulan Diaspal Dari nomor : +6281260611xxx YTH PLT WALIKOTA MEDAN. TOLONG SIDAK KE KTR CAMAT MEDAN BELAWAN, SIMPANG SICANANG, SIMPANG GUDANG, JLN CIMANUK DEPAN KTR CAMAT JALANNYA RUSAK, SELALU TERGENANG AIR. MOHON PERBAIKAN DAN PERHATIAN SERIUS.TANKS

Lampu Jalan di Simpang Limun Mati Dari nomor : +6285761558xxx Pak Wali Kota yang terhormat. Lampu di Jalan Simpang Limun kok masih ada yg mati pak. Tolong pak dibaguskan kerena kita mau sambut puasa pak. By Anwar Ardy Hrp.

Judi dan Prostitusi Merajalela di Belawan Dari nomor : +6282367532xxx Kepada Yth. Bapak Plt Walikota Medan. Dengan hormat, saya berharap agar seluruh wilayah Kecamatan Medan Belawan menjelang bulan suci Ramadhan

Dari nomor : +6287766110xxx Pak Walikota. Tolong Jalan Bulan cepat diaspal karena sudah banyak korban yg jatuh.

Tertibkan Petugas Parkir Liar Dari nomor : +6287826621xxx Buat Bpk Walikota dan jajarannya.Kami mengharapkan agar ditertibkan petugas parkir liar yg tarif-nya di atas kewajaran dan tanpa karcis.. Sangat meresahkan karena cara memintaknya juga dengan paksaan..

Semua Lampu Jalan di Simalingkar B Mati Dari nomor : +6285763465xxx Pak Wali Kota Medan. Tolong diperhatikan lampu di Simalingkar B pekuburan Pemda semua lampu mati tidak ada yg hidup, keadaan gelap gulita ketika malam, tolonglah agar diperbaiki karena sudah lama tidak diperbaiki. Terimakasih!

Tertibkan Pengemudi Angkot Dari nomor : +6282362005xxx Pak polisi, Satpol PP dan Dishub yg terhormat. Tolong Bapak tangkap & amankan dulu anak punk yg sudah meresahkan warga masyarakat. Tolong Bapak tertibkan juga pengemudi angkot yg seenak perutnya memberhentikn kendaraanya tdk pada temptnya/halte yg sudah disediakan. Demi terciptanya sikon yg aman & terkendali. Tq

Tutup Bengkel Las Jalan Belut

Kalau Hujan Selalu Banjir

Dari nomor : +6287769116xxx Pak Lurah Sidorejo, tolonglah pak tutup bengkel las di Jalan Belat No 76, pekak telinga kami pak, bertahun2 kami sudah sabar, tidur siang pun gak bisa, bayi-bayi kami menangis, Kepling kami Armen gak berani nutupnya. Tolong ya pak ni mau puasa Ramadhan.

Dari nomor : +6281396699xxx Yth Bapak Plt Wali Kota Medan. Kami warga Jln Bunga Kenanga menyampaikan bahwa jalan kami udah diaspal tapi kalau hujan turun rumah kami banjir krn parit belum dibuat dan pengendara roda 2 sering mogok. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

rak perantau Dr Todung Mulia Lubis SH, dan beberapa pimpinan SKPD Provinsi Sumut serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sekitar. Gubsu meminta masyarakat bisa menjaga jembatan dengan sebaik mungkin, mengingat jembatan ini adalah penghubung untuk pengangku-

Ketua Garnita Malahayati NasDem:

tan hasil panen yang memang sangat dibutuhkan warga yang mayoritas adalah petani. "Dengan jembatan ini ibu bapak dapat mengangkut hasil pertanian barcocok lebih mudah juga memperlancar menuju ladang," ujarnya. Gubsu juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah inisiatif membangun jembatan. Karena memang ke depan membangun kawasan, membangun daerah mesti ada kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan masyarakatnya. "Karena pak wakil bupati bukan Superman tapi perlu su-

pertim. Perlu tim yang di dalamnya ada alim ulama, cerdik pandai dan masyarakat tentu sebuah kerja yang bagus," katanya. Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mendukung gagasan sinergi pembangunan yang melibatkan masyarakat. "Baru kita jumpai pak gubernur yang begitu peduli pada kita. Saya telah mendampingi beliau dalam kunjungan kerjanya selama 3 hari 2 Malam. Mari kita bantu sama sama perhatian gubsu ini untuk percepatan pembangunan di Madina," harapnya. Warga begitu antusias me-

nyambut kedatangan Gubsu. Atraksi pencaksilat dan kehangatan silaturahmi warga Mandailing terasa dalam kunjungan itu.Seorang warga bermarga Lubis menuturkan, jembatan merupakan urat nadi pertanian. "Dulu sebelum dibangun jembatan ini kami harus mengeluarkan biaya transportasi Rp 7.000 untuk mengangkut hasil panen. Setelah terbangun jembatan ini kami hanya mengeluarkan biaya transportasi Rp 2.000 saja," katanya.Warga juga memohon perhatian Gubernur untuk pe nyempunaan irigasi, pembangunan masjid dan jalan desa.(WAN)

Perempuan Harus Berpartisipasi Dalam Pembangunan

Medan-andalas Sosok wanita seperti Hj Soraya Siahaan patut menjadi contoh bagi wanita-wanita lainnya di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Betapa tidak, selain sebagai ibu rumah tangga, Soraya juga aktif dalam organisasi tepatnya di Partai Nasional Demokrat (NasDem). Saat ini, Soraya Siahaan yang merupakan istri Bendahara DPW NasDem Sumut HM Nezar Djolie ST, dipercaya sebagai Ketua Garnita Malahayati Partai NasDem. Dengan modal keberanian dan tekad yang bulat, Soraya juga memberanikan diri untuk maju sebagai Calon Legislativ Partai NasDem sebagai Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kota Medan dengan nomor urut 3. Melalui pendidikan politik bagi dirinya, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi kaum perempuan untuk mengisi pembangunan dan terwujudnya budaya politik demokrasi yang tercermin dalam prilaku politik yang dilandasi nilai-nilai luhur budaya bangsa. Maka tak heran, bila komunitas masyarakat di Kota Medan mulai meliriknya untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di tengah-tengah masyarakat. Hal itu terbukti, bersama unsur Pemuda Kecamatan Sei Mati Lingkungan VIII dan IX 9 menghadiri turnamen sepakbola kaki ayam (Kiyam) di Lapangan Bola Gang Bidan yang melibatkan 18 tim, Minggu (9/6) yang juga dihadiri Sekjen DPD NasDem Kota Medan Maulana Lubis SE. Soraya dalam kesempatan pembu-

andalas/asril tanjung

SAMBUTANSAMBUTAN-Hj Soraya Siahaan ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan turnamen sepakbola kiyam, di Sei Mati, Minggu (9/6). kaan turnamen sepakbola kiyam tersebut mengaku, kepeduliannya terhadap sepak bola sudah terlatih sejak kecil. Karena, dia adalah putri ke 3 mantan pemain PSMS di era 70-an yaitu Yusuf Siahaan yang berposisi di bek kiri. “Saya terpanggil untuk berpartisipasi menyemarakkan turnamen sepakbola kiyam yang akan berlangsung selama 3 pekan, dengan total hadiah Rp 5 juta ditambah piala dari Ketua NasDem Medan Maimun Wirya Dipanusa. Semoga turnamen tersebut tidak hanya memperebutkan hadiah semata, tapi juga mampu memupuk rasa kebersamaan dan menjunjung tinggi sportifi-

tas di lapangan,” ujar Soraya. Soraya menambahkan, sebagai kader partai selalu mendapat arahan dari Ketua DPW Partai NasDem Sumut HM Ali Umri SH MKn yang selalu memberikan arahan- arahan dalam mengembangkan partai di tengah-tengah masyarakat. “Sebagai kader, kita harus berusaha dicintai di tengah-tengah masyarakat. Ketua DPP NasDem Surya Paloh juga menegaskan kadernya harus bisa jadi pelayan masyarakat, sehingga kehadiran partai NasDem di tengah masyaraKat menjadi pilihan tunggal di Pemilu 2014 nantinya,” tambah Soraya Siahaan. (RIL)

PWI Sumut Bagikan 1.000 Pohon Deli Serdang-andalas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumatera Utara (Sumut) bersama PWI Perwakilan Deli Serdang membagikan 1.000 bibit pohon penghijauan kepada warga di Kecamatan Percut Sei Tuan dirangkai syukuran perolehan penghargaan Eno Gold Award dan Sertificate Green City di Finlandia atas keberhasilan Kabupaten Deli Serdang melakukan penghijauan dan pelestarian hutan kota. Pembagian 1.000 bibit pohon penghijauan yang juga dikaitkan dengan peringatan hari lingkungan hidup se dunia itu dipusatkan di Dusun XVII Desa Bandar Khalipa, Minggu (9/6). Selain ditandai penyerahan dan penanaman bibit pohon, juga dilakukan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Hadir saat itu Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, Ketua PWI Sumut Drs M Syahrir, Ketua PWI Per-

wakilan Deli Serdang J Folala Gea, Kepala Dinas Infokom Drs Neken Ketaren, Camat Percut Sei Tuan Darwin Zein S.Sos, tokoh masyarakat setempat diantaranya Prof. Dr. Agung Sunarno M.Pd, Ismayadi SH, Paryo, dan undangan lainnya. Ketua PWI Sumut Drs M Syahrir dalam sambutannya mengatakan, pembagian 1.000 bibit pohon penghijauan berupa tanaman buah produktif seperti mangga, rambutan, jambu dan lainnya merupakan amanah dari PT Astra yang dititipkan ke PWI. “Diharapkan warga penerima bantuan dapat melakukan perawatan dengan baik sehingga dapat bermanfaat untuk kelestarian lingkungan. Di samping nantinya beberapa tahun ke depan bisa memanen buah-buahan untuk dikonsumsi maupun dijual untuk mendapatkan tambahan pendapatan keluarga,” kata Syahrir.

Sementara Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian dan perhatian PWI terhadap pelestarian lingkungan di Kabupaten Deli Serdang. “Kepedulian PWI ini perlu disahuti warga dengan merawat bibit pohon sehingga dapat tumbuh dengan baik dan subur, dan ke depan tentunya bisa menghasilkan,” harapnya. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati sekaligus mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat yang senantiasa turut berpartisipasi dalam mendukung percepatan pembangunan di Deli Serdang. Seperti tidak meminta ganti rugi tanah dan tanaman saat dilakukan pembangunan jalan. Dukungan seperti ini sangat diharapkan untuk lebih memperluas akses pembangunan infrastruktur di seluruh Kabupaten Deli Serdang. (RIL/REL)


Selasa 11 Juni 2013

Jimson Manik Terpilih Jadi Pangulu Nagori Bandar Rakyat Perdagangan-andalas Jimson Manik berhasil terpilih menjadi Pangulu Nagori setalah mengalahkan keempat kandidatnya di Nagori Bandar Rakyat Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Senin (10/6) sekitar pukul 16.00 WIB setelah mengungguli perolehan suara empat kandidat lainnya. Jimson Manik, nomor urut 5 dengan lambang kelapa berhasil meraih 317 suara dan hanya unggul 25 suara dari nomor urut 2 atas nama Sahara dengan lambang jagung yang memperoleh 292 suara. Sementara calon lainnya Juliadi Rambe nomor urut 1 dengan lambang padi memperoleh suara 207 dan Ramli Sipahutar nomor urut 3 dengan lambang pisang meraih 208 suara. Sedangkan nomor urut 4 dengan lambang nenas atas nama Boni Fansius Bakara hanya mendapat 17 suara. Camat Bandar Rihat Sihotang SSos pada acara penutupan menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan hak pilihnya. Begitu juga kepada para calon yang gagal memenangkan pemilihan supaya memberikan dukungan kepada pemenang, agar Pemerintahan Nagori Bandar Rakyat dapat berjalan dengan baik. Kemenangan Jimson Manik jangan diartikan sebagai keberhasilan dirinya sendiri, tapi kemenangan itu harus bisa diimplementasikan sebagai kemenangan masyarakat Bandar Rakyat. Sementara itu, tokoh masyarakat Kecamatan Bandara Timbul Manik mengatakan, pemilihan yang berjalan tertib menunjukkan, pemahaman dan kesadaran berdemokrasi masyarakat sudah semakin tinggi. "Ini merupakan implementasi keinginan rakyat terhadap munculnya pemimpin berwibawa dan bersih pada diri Jimson Manik diyakini akan terwujud," katanya. (PP)

SUMATERA UTARA

12

Dari Reses Anggota DPRDSU M Yusuf Siregar SH

Distribusi Raskin, Jamkesmas dan Jamsostek Harus Ditata Ulang DISTRIBUSI beras miskin (Raskin), jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek), dan Kartu Medan Sehat (KMS), agar ditata ulang, agar penyalurannya tepat sasaran sesuai dengan aturan yang berlaku. "Para penerima raskin, jamkesmas, jamsostek dan KMS hendaknya warga yang benarbenar berhak menerima. Karenanya mereka yang berhak menerima perlu ditata ulang, sesuai dengan data yang tertera di Kantor Biro Pusat Statistik (BPS)". Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Sumut M Yusuf Siregar SH mengemukakan hal itu, kepada wartawan di gedung dewan, Senin (10/6), usai menggelar reses ke Jalan Rawi Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Gang Amal Kel Bandar Selamat Medan Tembung, dan Jalan Andan Sarai, Kelurahan Terjun Medan Marelan. Berbagai keluhan disampaikan warga dalam pertemuannya dengan M Yusuf Siregar. Di antaranya warga Jalan Rawi 5 Lingk VII Kompleks Yuka, Kelurahan

RESES - Sekretaris Fraksi Demokrat DPRDSU M Yusuf Siregar SH diabadikan bersama warga dan anak yatim, saat menggelar reses di Jalan Andan Sarai, Kelurahan Terjun Medan Marelan. Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, meminta pemasangan lampu-lampu jalan 220 watt, banyak yang padam, tapi tidak dipasang kembali hingga banyak terjadi kecelakaan lalin dan ke-

rawanan kejahatan berupa perampokan di malam hari. Jalan Rawi 5 juga sering mengalami banjir, karena sekitar 150 meter tidak ada paritnya, sehingga air kerap masuk ke

rumah warga. Karenanya warga minta pihak terkait segera membangun saluran drainase baru agar tak banjir lagi. Sementara, warga di Jalan Letda Sujono Gang Amal Kelu-

rahan Bandar Selamat Medan Tembung, terutama di Komplek Veteran, banyak lampu jalan padam, yang menyebabkan kerawanan kecelakaan lalin dan tindak kejahatan. Masyarakat juga mengeluhkan, air hujan tidak bisa mengalir dengan lancar, karena sebagian tidak memiliki saluran drainase. Sedangkan, kaum ibu yang bermukim di Jalan Andan Sari Pasar 6 Kelurahan Terjun Medan Marelan mengeluhkan, masalah pembuatan kartu rumah tangga (KRT). Warga kecewa kepada Kepala Lingkungan, karena biaya pengurusan KRT sangat mahal, mencapai Rp 125 ribu per orang. Di lingkungan 18 dan 19, banyak jalan rusak dan berlubang. Menyikapi berbagai keluhan masyarakat tersebut, Yusuf Siregar minta Pemko Medan segera mengatasinya, utamanya terkait dengan penertiban penyaluran raskin, jamkesmas, jamsostek dan KMS. Sedangkan, perbaikan lampu dan jalan rusak juga mendesak, harus dilakukan instansi terkait di Pemko dan Pemprovsu. (UJ)

Penilaian Nasabah KPR Perum Serai Indah

Petugas P2TL PLN Tak Becus Bekerja

Anto Menganyam Rotan untuk Hidupi Keluarga Tebing Tinggi-andalas Biar hasil didapat terbilang pas-pasan yang penting halal dan berkah, itulah prinsip selalu dipegang teguh Anto, warga Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi, dalam menghidupi dan mencukupi nafkah keluarga tercinta di rumah. Ditemui wartawan di lokasi kerjanya di perusahaan meubel rotan di Jalan Gatot Subroto Kecamatan Padang Hulu, kemarin, ayah dua anak itu mengaku hingga kini belum memiliki modal untuk membuka sendiri usaha anyaman rotan, jadi terpaksa kerja ‘makan gaji’ asalkan dapur di rumahnya tetap ngepul. Untuk membuka usaha meubel rotan seperti ini modalnya sangat besar. "Jadi terpaksa makan gaji dulu lah, yang penting saat ini bahan rotan yang mau dikerjakan ada sehingga gaji bisa diterima dengan lancar,” katanya. Anto mengaku bekerja menganyam rotan untuk dijadikan berbagai macam produk meubel rumah tangga sudah ditekuninya selama lebih enam tahun dan telah berpindahpindah tempat dari satu bos ke bos lainnya. Namun, Anto mengaku cukup bersyukur bisa tetap bekerja meskipun telah berganti-ganti lokasi usaha milik orang lain. Awalnya dia belajar menganyam rotan untuk dijadikan muebel selama empat tahun, pelan-pelan saya belajar hingga akhirnya saya bisa menganyam sendiri tali rotan untuk dijadikan produk meubel seperti kursi, meja dan tempat tidur. "Tapi sejak tempat bekerja, saya lama kehabisan bahan rotan akhirnya kami pun bubar dan mencari lokasi kerja yang lain,”kisahnya. Meski sempat menganggur beberapa bulan lamanya, tapi dengan keahlian menganyam rotan yang telah dimiliki, akhirnya Anto tidak sulit untuk mendapatkan lapangan kerja yang baru. “Memang dengan keahlian menganyam rotan yang sudah bisa saya miliki saat ini, tidak susah untuk mencari pekerjaan seperti ini, biarpun tidak bekerja makan gaji sama orang tapi setidaknya saya bisa cari-cari tambahan dengan memperbaiki meubel orang lain yang kondisinya sudah usang,” katanya. Disinggung tentang berapa penghasilan diperoleh dari menganyam rotan tersebut, Anto mengaku tergantung dari berapa banyak jumlah unit yang bisa dihasilkan dan penghasilan yang didapat pun relatif. Namanya kerja makan gaji dengan orang lain pendapatan pun hanya cukup buat makan dan biaya rumah tangga saja. Kami gajian seminggu sekali dan besarnya pun tergantung dari berapa meubel bisa kami siapkan. "Jadi tidak bisa dipastikan berapa bisa diperoleh, terkadang dalam seminggu bergaji Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu,” ungkapnya. Menurut Anto, untuk membuat satu set meubel kursi dari anyaman tali rotan biasanya memakan waktu hingga dua hari. Terlihat tangan Anto dengan cekatan merajut tali-tali rotan yang membungkus bentuk kursi model untuk teras rumah. “Kerja kami di sini hanya menganyam tali rotan untuk dijadikan berbagai produk meubel seperti meja kursi baik berbentuk petak maupun oval (bundar), sedangkan bentuk dasarnya tergantung dari pesanan dan sudah ada bentuk dasar yang juga terbuat dari rotan besar,” ujarnya. (MET)

harian andalas | Hal.

Pantai Cermin-andalas Sejumlah nasabah Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) menilai petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT PLN Persero Area Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Prov Sumut), tak becus bekerja

BA TU PER BATU PERTTAMA - Peletakan batu pertama pembangunan Musala Al Ikhlas dilakukan Wakil Bupati Pakpak Bharat, Ir H Maju Ilyas Padang di Dusun Lae Geroh.

Wabup Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musala Al-Ikhlas Pakpak Bharat-andalas Sebuah tempat ibadah yang layak sangat dibutuhkan masyarakat Dusun Lae Geroh, Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut (PGGS) Kabupetan Pakpak Bharat, yang lebih 90 persen masyarakatnya beragama Islam. Sebagai jawaban itu semua, dan juga seiring dengan nuansa Isra’ Mikraj yang secara esensi membawa perintah salat bagi umat Islam, jemaah lingkungan tersebut sepakat untuk membangun musala yang diberi nama Al-Ikhlas. Peletakan batu pertama pembangunan musala dilakukan Wakil Bupati Pakpak Bharat, Ir H Maju Ilyas Padang, Senin (10/6). Wabup mengharapkan agar semangat yang muncul tidak hanya dalam pembangunan saja, tapi juga dalam mengisinya. “Mari bersama-sama kita makmurkan rumah ibadah yang tidak hanya diisi dengan kegiatan salat lima waktu saja, tapi juga dengan kegiatan bernuansa religi seperti siraman rohani dan belajar mengaji,”katanya sembari menjanjikan kepada pengurus musala akan memberikan sum-

bangan setiap bulan kepada tenaga pengajar mengaji bagi anak-anak di desa tersebut. Pemuka masyarakat setempat yang juga Ketua Sulang Silima Manik Pergetteng-getteng Sengkut (SMPS), Lamsudin Manik menjelaskan, keberadaan Musala Al-Ikhlas sebenarnya sudah hadir di tengah masyarakat sejak tahun 1970. Pembangunan di lokasi ini merupakan perpindahan ketiga, karena di tempat pertama lokasinya sudah dianggap sangat jauh seiring dengan perpindahan masyarakat di sini. Pada lokasi kedua tanah yang dipakai merupakan pinjaman di samping kondisi bangunan musala sendiri sudah tidak mengizinkan lagi. "Alhamdulillah, saat ini ada masyarakat mewakafkan tanahnya untuk lokasi pembangunan musala,”katanya. Hadir pada acara itu, Kepala BP4K Makner Banurea SP, Kepala BKD Jalil Angkat SH dan Kepala Dinas Kehutanan Ir Muh Aris Gajah serta Kakan Kemenaga Kabupaten Pakpak Bharat Drs Saidup Kudadiri MM. (WES)

Pasalnya, pemasangan sambungan jaringan arus listrik yang tidak melalui trafo di Perumahan Serai Indah, Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, dibiarkan berlangsung tidak mendapat tindakan tegas. “Sudah dibertahukan melalui SMS ataupun diberitakan melalui koran tentang pemasangan jaringan arus listrik ilegal di perumahan Serai Indah, namun hingga kini belum ada satupun petugas P2TL menertibkannya,” ucap Ady (40) warga Pantai Cermin, Senin (10/6). Akibat tidak ada tindakan dari petugas P2TL, sambung Ady, warga sekitar perumahan Serai Indah mengeluh. Pasalnya, arus listrik melalui kabel tegangan rendah, kini kapasitas arus listriknya menurun karena sebagian dipakai penghuni perumahan. Selain mengeluh karena tegangan arus listriknya berkurang akibat dibagi dua dengan penghuni perumahan Serai Indah. "Warga sekitar, kini mulai takut dengan akan terjadinya musibah kebakaran. Akibat, kabel listrik tegangan rendah berukuran kecil digunakan puluhan pemakai listrik tersebut,” ungkap Ady. Sekadar mengingatkan, satu unit Poten-

sial Transformator (Trafo Tegangan) sebagai alat menurunkan tegangan listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero area Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dipasang di komplek perumahan Serai Indah, Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, ditelantarkan. “Trafo bertegangan arus listrik 50 Kilo Volt Ampere (kVA) milik PT PLN Persero dipakai untuk sekitar 120 unit rumah diperumahan Serai Indah itu, sudah setahun lebih dipasang. Namun hingga kini, dibiarkan tidak dipungsikan alias ditelantarkan,” kata Mazlina (39) warga komplek Perumahan Serai Indah, Kecamatan Pantai Cermin. Akibat trafo belum difungsikan, sebut Mazlina, sejumlah penghuni perumahan Serai Indah berbulan-bulan menggunakan mesin ginset sebagai alat penerangan. Dan ada juga sekitar puluhan penghuni sudah memiliki APP (Alat Pembatas dan alat Pengukur) mendapatkan tegangan listrik berasal dari jaringan di luar trafo. Gara-gara trafonya tak difungsikan, kami sebagaian penghuni perumahan Serai Indah, hingga sekarang tidak bisa menikmati listrik milik PT PLN Persero."Ada sebagian dari kami yang ada APP-nya sudah menikmati listrik, arus listriknya berasal dari kabel jaringan tegangan rendah berada di luar perumahan Serai Indah,” papar Mazlina. Terkait hal itu, kata Mazlina, PT PLN Persero area Lubuk Pakam, sudah menyalahi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No 63 Tahun 2003 tentang pedoman umum penyelenggaraan pelayanan publik seperti prosedur pelayanan, persyaratan pelayanan, kemampuan petugas pelayanan, kecepatan pelayanan, keadilan mendapatkan pelayanan, kepastian biaya pelayanan, dan kepastian jadwal pelayanan. (RYAD)

Pemko Tebing Tinggi Gelar Kampung Murah Ramadan Tebing Tinggi-andalas Menyongsong sekaligus mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan 1433 H, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berencana akan mengelar pasar murah atau Kampung Murah Ramadhan di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi selama sebulan penuh. “Diperkirakan sebanyak 400 pedagang akan menempati stand yang disediakan Pemko Tebing Tinggi dan direncanakan menjual berbagai produk makanan dan hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari masyarakat Kota Tebing Tinggi,” papar wali kota melalui Kabag Humas, Ahdi Sucipto SH, usai melakukan rapat kerja di Ruang Data 1 Pemko, Senin (10/6).

Kegiatan Kampung Murah Ramadan akan dilaksanakan sejak 6 Juli hingga 6 Agustus 2013, selain kegiatan pasar murah juga dilaksanakan kegiatan-kegiatan bernuansa Islami. “Maksud kegiatan ini untuk mempersatukan pedagang yang ada di Kota Tebing Tinggi terpisah di suatu tempat dikumpulkan menjadi satu,” ujarnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menggairahkan hasil-hasil UMKM masyarakat Kota Tebing Tinggi untuk mencapai provit produknya agar lebih dikenal di masyarakat dan pedagang harus mampu dalam menyediakan barang ditawarkan kepada pengunjung dengan kwalitas tinggi serta lebih murah di bawah harga pasar. (MET)


Selasa 11 Juni 2013

Staf Camat Pollung Persulit Rekomendasi DP3 Sekdes Dolok Sanggul-andalas Oknum staf Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) RS, agaknya perlu memperoleh bimbingan dan evaluasi dari instansi terkait di Pemkab Humbahas. Pasalnya, oknum yang menjabat Kasi Pemerintahan Kecamatan Pollung itu dinilai mempersulit rekomendasi daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3) Sekretaris Desa di Kecamatan Pollung. Demikian disampaikan Ketua LSM Garda P3ER (Pemuda Peduli Pembangunan dan Ekonomi Rakyat) Humbahas, Marganda Parulian Lumban Gaol kepada andalas di Dolok Sanggul, Senin (10/6). Dikatakan, hasil investigasi di lapangan, saat ini lima Sekdes. Yakni Sekdes Ria-ria, Hutajulu, Pancurbatu, Aek Nauli I dan Aek Nauli II mengeluh karena rekomendasi DP3 Sekdes tidak dikeluarkan oknum Kasi Pemerintahan dengan alasan ke-lima Sekdes tersebut tidak memberikan laporan ke Kantor Camat Pollung. Sementara, kata Marganda, laporan ke-lima Sekdes tersebut telah disampaikan ke kantor camat sesuai ketentuan berlaku. Investigasi di lapangan dua Sekdes, yakni Sekdes Parsingguran I dan Parsingguran II justru tidak memberikan laporan DP3 ke Kantor Camat Pollung. Namun, RS mengeluarkan rekomendasi DP3 guna pengurusan kenaikan pangkat. “Kita tidak tahu apa yang diinginkan oknum RS sehingga oknum Kasi Pemerintahan itu sengaja mempersulit rekomendasi DP3 sekdes di lingkungannya. Dengan ulah oknum RS ini, kita tidak ingin Pemerintah Kecamatan Pollung dan Pemkab Humbahas, ternoda," katanya. Untuk itu, pihaknya berharap instansi terkait supaya merespon keluhan Sekdes dan memberikan teguran atapun tindakan kepada oknum yang sengaja mempersulit pengurusan administrasi DP3 di Kecamatan Pollung. (AND)

Kota P Siantar Raih Piala Adipura Pematang Siantar-andalas Kota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE menerima anugerah Adipura secara Langsung dari Presiden RI Dr H Susilo Bambang Yudhoyono, pada Hari Lingkungan Hidup di Istana Negara, Senin (10/ 6). Keberhasilan ini mengacu pada penilaian terhadap kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan dengan baik. Acara yang dilangsungkan di Istana Negara terebut memberikan penghargaan bagi sejumlah daerah. Yakni anugerah Adipura Kencana dan bagi kabupaten/kota yang baru pertama kali meraih anugerah Adipura. Kota Pematang Siantar salah satu dari 33 kabupaten/kota yang berhasil meraih anugerah Adipura untuk pertama kali. Di antaranya, Kota Makassar, Batam, Banyuwangi, Mojokerto, Jambi, Jayapura, Binjai, Mataram, Sleman, Semarang, Ambon, Pasaman, Lampung Barat, Kuningan, Siak, Cirebon. Kabupaten Panajam Paser utara, Kota Pariaman, Majalengka, Kepahiang, Bangka Barat, Banjar, Batang, Maros, Kolaka utara, Kepulauan Sanghie, Pohuwato, Bangka, Tomohon, Selayar, Enrekang dan Kabupaten Pesisir Selatan. Wali Kota Pematang Siantar melalui Kabag Humas dan Protokoler Drs Daniel Siregar yang juga turut mendampingi wali kota di Jakarta menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam keberhasilan Kota Pematang Siantar meraih anugerah Adipura. (LN)

SUMATERA UTARA

13

Pemkab Labuhan Batu Bantu 420 Siswa Masuk PTN Rantau Prapat-andalas Janji Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD untuk memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan kepada siswa SLTA yang masuk perguruan tinggi negeri (PTN) baik melalui jalur undangan maupun melalui jalur ujian, kini menjadi kenyataan. Bantuan pendidikan yang baru pertama kali dilaksanakan di Sumatera Utara itu digelar dalam suatu acara yang cukup meriah di aula Asrama Haji Rantau Prapat, Senin (10/6). Kali ini 420 siswa yang masuk PTN melalui jalur undangan mendapatkan bantuan pendidikan diberikan secara bervariasi tergantung fakultas diikuti, yakni sebesar Rp 4 juta-Rp 6 juta. Sebagai contoh siswa yang masuk Fakultas Kedokteran USU tidak sama dengan mereka yang masuk program diploma di universitas yang sama. Program pendidikan gratis berupa peningkatan mutu pendidikan yang dicanangkan Tigor pertengahan tahun 2011 lalu tampaknya telah membuahkan hasil. Betapa tidak, dari data yang ada terjadi peningkatan sebesar 20 % siswa Labuhan Batu masuk PTN dibanding tahun lalu. Selain itu, pada tahun ini telah terjadi pemerataan bagi mereka yang

masuk PTN, yakni seluruh SMA yang ada di seluruh kecamatan terwakili untuk masuk ke PTN Sebagai contoh, dalam tiga tahun terakhir tidak ada satupun siswa di daerah pantai berhasil masuk PTN. Namun pada tahun ini lebih dari 50 siswa berhasil masuk PTN melalui jalur undangan. Demikian juga yang masuk PTN ternama seperti UI dan ITB, pada tahun ini siswa Labuhanbatu berhasil menembusnya, padahal dalam 20 tahun terakhir belum satupun siswa berhasil masuk ke sana. Tigor menyebutkan, bantuan itu lebih tepat dikatakan sebagai penghargaan kepada siswa berprestasi atau beasiswa prestasi dari pada bantuan pendidikan. Alasan bupati mengatakan itu, karena pemberian beasiswa itu hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar memiliki prestasi membanggakan. Dikatakannya, bantuan diberikan tidak memandang latar belakang dan sosial ekonomi seseorang, tapi diberikan sematamata karena prestasinya dapat masuk PTN. “Pemkab memberikan beasiswa karena prestasi, sementara beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu telah ditampung pemerintah pusat melalui dana APBN,” ungkapnya. (ONE)

WAWANCARA - Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Ketua TP-PKK dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT mewawancarai salah seorang siswa yang berhasil masuk PTN.

Perusak Hutan Mangrove Harus Ditindak Tegas Stabat-andalas Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu menegaskan, perusak hutan mangrove harus ditindak tegas karena telah merusak kelestarian alam. Hal itu ditegaskan Ngogesa saat tanya jawab dengan para peserta Muskercab (Musyawarah Kerja Cabang) II DPC PPP Kabupaten Langkat di Aula Akper/ Akbid Pemkab Langkat, kemarin. Sikap saya tegas, para perusak hutan mangrove itu harus ditindak. Untuk itu, Pemkab Langkat sudah membentuk tim khusus

untuk menangani masalah perusakan dan alih fungsi hutan mangrove menjadi kebun kelapa sawit dengan Kejari Stabat dan Kodim 0203 Langkat. "Bahkan, untuk tahun ini kami akan kembali membentuk tim dengan Kejari Stabat, PN Stabat dan Kodim 0203 Langkat,” ujarnya. Penegasan itu berkaitan dengan kerusakan hutan mangrove yang sudah sangat memprihatinkan akibat dari ulah para pengusaha dan mafia tanah yang telah menyerobot dan mengalihfungsikan hutan mangrove menjadi kebun kelapa sawit untuk meraih keuntungan pribadi Hanya saja, Ngogesa menyatakan, sulit menyikat habis para pe-

dr T Amri Fadli Dipercaya Benahi RSUD Djoelham Binjai

rusak hutan mangrove itu, sebab ada saja oknum-oknum yang memback-up. "Sulit memang untuk menyikat habis para perusak hutan mangrove tersebut, sebab ada saja oknum-oknum membackup,” ujarnya. Sementara itu, Wagimun alias Akiang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Langkat terkait dengan perambahan dan alih fungsi hutan mangrove menjadi kebun kelapa sawit di Kecamatan Secanggang. Namun, sampai sekarang Akiang belum juga ditahan. Kendati kasusnya terus berlanjut, namun tersangkanya masih bisa menghirup udara bebas. Hal itu tentu menimbulkan kekece-

waan di kalangan masyarakat. Untuk itu, Polisi diminta bersikap tegas dan tidak tebang pilih dengan tidak seenaknya memberikan penangguhan tahanan kepada tersangka walaupun hal itu ada diatur dalam UU dan KUHAP. Seperti disampaikan Ketua LPHAM, M Mas’ud MZ, Polisi boleh saja memberikan penangguhan penahanan terhadap tersangka, namun masyarakat tentu berharap agar tersangka segera ditahan. Penegasan itu disampaikan Mas’ud kepada andalas melalui sambungan telepon selular. Untuk itu, Mas’ud menyatakan akan mengikuti dan mengawal kasus tersebut sampai benarbenar bergulir ke kejaksaan dan

pengadilan. “Kita tentu berharap agar kasus itu bisa terus bergulir sampai ke pengadilan. Jadi, tidak terhenti di tengah jalan,” ujarnya. Ironisnya, dua orang warga dari Kecamatan Hinai, Lilik dan Sofian, saat dimintai komentarnya, justru mengatakan bahwa walaupun Akiang sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun mereka tetap yakin dan percaya Akiang akan bebas dan tidak sampai dijebloskan ke bui. “Biasalah, namanya juga orang berduit. Biasanya kan memang begitu. Kalau tidak percaya mari kita lihat sama-sama bagaimana akhirnya nanti. Namun yang jelas kami percaya Akiang akan bebas,” ujarnya. (BD)

150 Santri Al-Amin Pangkalan Brandan Diwisuda Pangkalan Brandan-andalas Sedikitnya 150 santriwan dan santriwati masing-masing dari Taman Kanak-Kanak Raudhatul Athfal dan PAUD Yayasan Al-Amin Pangkalan Brandan di Jalan Arnan Kelurahan Pelawi Utara Kecamatan Babalan P Brandan, diwisuda Pembina Yayasan H Jan Syahrin SE dan Camat Babalan Faizal Rizal Matondang SMAP, di Pendopo H Jan Syahrin SE, kemarin. Hadir dalam acara itu, Sekcam Babalan Jamal Ritonga SSos, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Babalan, Lurah Pelawi Utara Rosmiati, tokoh agama Dra Hj Khadijah Yus, Kepala TK Asnawati dan para

Partai NasDem Binjai Peringati Isra' Mikraj Binjai-andalas Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Binjai menyelenggarakan peringatan Isra' Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW di Jalan Satria, Kecamatan Binjai Kota, kemarin malam. Ketua NasDem Kota Binjai dr Edy Sitepu mengemukakan, peringatan Isra' Mikraj diselenggarakan Partai NasDem bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan memberikan pencerahan agama kepada warga dan kader partai. Disebutkan, sebagai partai baru yang memiliki prinsip sebagai gerakan perubahan, diperlukan kerja keras para kader untuk lebih dekat kepada masyarakat. Tidak mungkin masyarakat mengetahui tujuan, visi dan misi Partai NasDem tanpa ada sosialisasi yang terarah. Pada kesempatan itu, dr Edy menyerahkan bantuan kursi roda kepada seorang ibu warga Satria. Dan mensyahadatkan seorang warga Kebun Lada, Dedi, sehingga diharapkan kerja keras yang sudah dilakukan memberikan arti pada Pemilu 2014. Sementara, Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara HM Ali Umri SH MKn mengemukakan, partai NasDem kota Binjai harus kerja keras membangun Kota Binjai. Kader NasDem, terutama bacaleg harus kompak dan bertekad merebut suara terbanyak, sehingga restorasi yang dikumandangkan tidak sia-sia. Sebagai partai yang baru, kader NasDem harus banyak menggali potensi di tengah masyarakat, sehingga dipercaya untuk menjadi wakil rakyat dan jika diperlukan dapat memimpin Kota Binjai. Sedangkan, Ustaz Baharuddin Siagian dalam tausiyahnya mengingatkan, hikmah Isra' Mikraj antara lain mewajibkan umat Islam salat lima waktu sehari semalam. Karenanya kader Partai NasDem diminta, jangan pernah meninggalkan salat. (SR)

harian andalas | Hal.

orang tua murid. Ketua panitia pelaksana Asnawati SPdi menyebutkan, Yayasan Al-Amin yang telah berdiri sejak tahun 2007 lalu hingga kini telah memiliki tiga sekolah keislaman. Masing-masing TK, PAUD dan MDA, dan sejak tahun tersebut yayasan ini sudah mewisuda sebanyak 300 siswa, baik dari TK/ RA dan PAUD termasuk MDA. Anggota DPRD Sumut H Jan Syahrin SE sangat mengapresiasi kegiatan dilaksanakan Yayasan Al-Amin Pangkalan Brandan. "Kita kagum dengan kemauan dan keterampilan yang dimiliki. Diharapkan orang tua termasuk para guru,

hendaknya terus memotivasi dan mendorong anak-anak kita untuk menuntut ilmu di Yayasan Al-Amin P Brandan, mulai dari TK, PAUD dan MDA," katanya. Sementara itu, Camat Babalan Faizal Rizal Matondang SSos menyatakan, sangat berterima kasih kepada pengelola Yayasan Al-Amin P Brandan yang telah melaksanakan pentas seni keislaman ditampilkan anakanak TK RA. "Hal ini merupakan ajang bagi kita untuk melahirkan bibitbibit baru dalam bidang kesenian keislaman, mulai membaca Al-Qur’an dan berkesenian," katanya. (DIN)

andalas/sri masanah

SEL AMA SELAMA AMATT - Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan memberikan ucapan selamat kepada Dirut RSU dr Djoelham yang baru, dr T Amri Fadli. Binjai-andalas Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan SE, melantik dan mengambil sumpah dr T Amri Fadli sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djoelham Binjai di Aula Pemko Binjai, kemarin. Pelantikan dihadiri Sekdako H Elyuzar Siregar SH MHum, Asisten Administrasi Umum Drs T Syarifuddin MPd dan sejumlah pimpinan SKPD. Wali kota dalam sambutan dibacakan wakil wali kota mengharapkan, pejabat yang baru agar melaksanakan tugas dan tanggungjawab dalam membenahi rumah sakit umum, terkait dengan pelayanan dan manajemen internal secara menyeluruh. Hal ini menjadi tugas utama yang diemban pejabat baru demi terwujudnya kepercayaan masyarakat akan kualitas layanan rumah sakit. Untuk

mewujudkan semua itu, pejabat baru harus segera menetapkan dan memberlakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) meliputi pelayanan pasien, pengobatan, perawatan dan administrasi. Selain itu, rumah sakit juga harus membuat Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengacu kepada keputusan Menteri Kesehatan RI sehingga pelayanan rumah sakit berkualitas dan terukur. Masyarakat juga dilibatkan untuk mengetahui akan kepuasan layanan diberikan melalui survei kepuasan masyarakat. Hal ini juga ditegaskan Timbas Tarigan, bahwa pejabat baru agar fokus membenahi rumah sakit yang selalu mendapat sorotan dari masyarakat terkait dengan pelayanan yang belum memuaskan. (SR)

andalas/badruddin

WISUDA - Anggota DPRD Sumut H Jan Syahrin SE dan Camat Babalan Faizal Rizal Matondang SSos, saat mewisuda para santri dan santriwati.

WARTAWAN DAERAH KA BIRO BINJAI-LANGKAT: Sukiwi Tjong LANGKAT: Budi Zulkifli, Dony Syahputra, Badruddin, H Said Effendy BINJAI: Sri Masana SSos, M Syafi'I TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan DAIRI: Sondang Silalahi PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba, Jasa Lubis SERGAI: Supriyadi SIMALUNGUN: Larham Simare-mare SIANTAR: Lintong Saragih PERDAGANGAN: Zoel Sinaga, P.Pangaribuan SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TOBASA: Rixson H. Tanjung, Marganti Sigalingging HUMBANG HASUNDUTAN/D.SANGGUL: Marganda Lumbangaol, Andi Siregar SIBOLGA/TAPTENG: Haposan Simbolon, Anggiat P Tambunan MADINA/PANYABUNGAN: Budi Sahputra PALAS: M Effendi Pohan NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BATUBARA: Zulkifli Nasution, H Sutan Sitompul KISARAN: Hamdan Rangkuti TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), Adi Sastra AEK KANOPAN: M Ilyas Munthe, Selamat Riady LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABUHAN BATU SELATAN: Jhon Wesly Sitorus LANGSA: Ruslan ACEH TIMUR: M Ali ACEH UTARA: Effendi Nurdin, Usman Cut Raja LHOKSEUMAWE: Bukhari Tolus BIEREUN: H Suherman Amin, Iskandar, Abdullah BLANGPIDIE: Adi Sadana TAPAKTUAN: Hendri Z KOTA CANE: Agus Munthe GAYO LUES: Anuar Syahadat


ACEH MEMBANGUN

Selasa 11 Juni 2013

Warga 2 Kabupaten Minta

Pemprovsu P erbaiki Perbaiki Jalan Lau Balang Gayo Lues-andalas Masyarakat dua kabupaten di Daerah Aceh meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera memperbaiki Jalan Nasional dari arah Berastagi hingga ke perbatasan Aceh Tenggara. Pasalnya, jalan tersebut banyak terdapat lubang yang di tengahnya menyerupai kubangan kerbau. Kedua warga kabupaten yang meminta segera perbaikan jalan itu adalah warga Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues, yang hampir ratusan warganya setiap hari pulang dan pergi ke Medan untuk berbelanja dan Berbisnis. Sehingga dengan banyaknya jalan lubang di jalan Nasional sangat mengancam pengguna jalan, serta menghambat perjalanan. Sudirman salah seorang warga Gayo Lues, Senin (10/6) mengatakan, keadaan jalan mulai dari Perbatasan Aceh Tenggara dengan Sumatera Utara hingga Tiga Binanga sangat memprihatinkan. Bahkan jalan tersebut sudah tidak layak disebut sebagai Jalan Nasional, karena lebih bagus jalan menuju areal persawahan warga ketimbang jalan tersebut. “Kondisi jalannya sangat parah, selain sempit dan dipenuhi rerumputan di samping kanan dan kiri jalan, lubangya juga sangat dalam. Sehingga kendaraan yang membawa penumpang dan truk pembawa hasil tani dari daerah Aceh sangat kesulitan melintasinya,” katanya. Seperti diketahui kata Sudirman, setiap Jalan lintas Nasional, Jalan Kabupaten dan Jalan Kecamatan di seluruh Indonesia sudah pasti ada anggaran

perawatan dan pemeliharaan jalan setiap tahunnya. Tetapi anggaran jalan dari Aceh Tenggara hingga ke Sumut disinyalir ditilep oleh oknum Pemerintahan Sumut yang membiarkan jalan berlubang tanpa ada perbaikan. Kepada penegak hukum, Sudirman berharap agar menyelidiki anggaran pemeliharaan jalan dari Sumut menuju Aceh Tenggara. Dan kepada pemerintah, ia berharap agar segera memperbaiki jalan yang menghubungkan kepada dua kabupaten tersebut. Sementara, Rhamadan salah seorang warga Aceh Tenggara mengatakan, kondisi jalan yang paling parah dari arah Aceh Tenggara menuju Sumut adalah di Kecamatan Lau Balang hingga ke Kecamatan Tiga Binangga. Dan hamper setiap bulan ada kendaraan yang terbalik disebabkan oleh lubang jalan yang menggaga. “Seharusnya Pemerintah Sumut ikut mementingkan pembangunan jalan menuju daerah tetangga, ketimbang menghabiskan anggaran yang belum tentu besar mamfaatnya untuk masyarakat banyak. Sehingga antara Aceh dan Sumut saling menguntungkan di segala bidang, baik itu bidang ekonomi maupun yang lainya,” katanya. Ia berharap, Pemerintah Republik Indonesia juga mementingkan pembangunan jalan tersebut. Sehingga masyarakat dua kabupaten keluar dari keterisoliran, soalnya, saat ini Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara masih seperti jaman penjajahan dahulu kala yang sulit menempuh ke sentral pusat perbelanjaan. (NUAR)

Wakil Wali Kota Langsa

Sidak Dinas Pendidikan Langsa Langsa-andalas Wakil Wali Kota Langsa, Drs Marzuki Hamid MM, belum lama ini melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Dinas Pendidikan Langsa. Sidak tersebut dalam rangka untuk melihat secara langsung kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan dinas dimaksud terutama menyangkut dengan kedispilinan PNS disana pada kegiatan apel pagi. Kedatangan Wakil Wali Kota Langsa ini, saat melakukan sidak pada pagi hari sekitar pukul 07.58 WIB, spontan membuat para pejabat di Dinas Pendidikan kaget. Karena pada saat pelaksanaan apel pagi di halaman dinas setempat, yang mengikutinya hanya 17 persen dari jumlah PNS sebanyak 126 orang yang hadir Cuma 34 orang saja. Bahkan, Kepala Dinas Pendidikan setempat, Jauhari Amin saat itu tidak mengikuti apel pagi. Marzuki Hamid mengatakan, seharusnya seorang pemimpin harus dapat memberikan contoh yang baik kepada stafnya. Jangan seperti ini Kadis Pendidikan yang dijabat oleh Jauhari Amin, pada saat mengikuti apel pagi saja tidak

hadir. Sehingga hal ini dapat menjadi citra buruk terhadap stafnya. “Bila mau menjadi seorang pemimpin itu harus mampu menunjukkan contoh teladan terhadap stafnya. Seperti filosofi mengatakan, siap memimpin maka kita pun harus siap dipimpin,” ujar Wakil Wali Kota Langsa Drs Marzuki Hamid MM, saat memberikan arahan kepada para PNS tersebut. “Saya kecewa sekali dengan kinerja para PNS di lingkungan Dinas Pendidikan ini yang sama sekali terutama dalam kedisplinan kerja untuk mengikuti apel pagi.Dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada para PNS yang mengikuti apel pagi ini dengan menunjukkan tanggungjawabnya dalam bekerja sebagai aparatur pemerintah,” tambahnya. Menurutnya, seharusnya sebagai aparatur pemerintah yang tugas dan fungsinya (Tupoksi) sebagai aparatur pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik sesuai harapan dapat memperlihatkan contoh prilaku atau kinerja yang baik kepada masyarakat terutama dalam kedisplinan kerja. (LAN)

Angin Kencang Landa Aceh Bireuen-andalas Angin kencang yang melanda Aceh dua hari terakhir, Sabtu dan Minggu (89/6) malam berdampak terhadap tumbangnya pepohonan di jalan Raya Medan–Aceh Kawasan Gunung Selawah. Bahkan di komplek Badan Diklat Pertanian Sare juga banyak pepohonan yang tumbang. Akibat tumbangnya pepohonan di jalan, sejumlah bus dan transportasi lainnya mengalami kemacetqan kisaran dua jam dari dan banda Aceh–Medan di kawasan Lamtamed dan menjelang Sare Aceh Besar. Sementara, di kawasan Gampoeng Cot Tarom Tunong sebagaimana dilaporkan Sekdes Gampong tersebut, Joniful Bahri, atap seng rumah berkontruksi kayu milik Tgk M Husen AR (50), penarik ojek, warga Dusun Tgk di lampoh, Cot Tarom Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireuen diterpa angin.

Darwani (45), istri M Husen menyebutkan, saat angin kencang melanda, dirinya berada bersama anak-anak tengah berada di ruang tamu dan suaminya sedang istirahat di kamar. “Ketika angin tengah menerpa, tibatiba terdegar suara dentuman dan seng atap rumah kami terlepas sehingga kami keluar rumaha dan berlari untuk menghindari seng yang jatuh diterpa angin kencang,” katanya. Dijelaskan, lebih dari setengah atap rumah itu terkelupas dan diterbangkan angin. Namun, tidak ada yang terluka dalam musibah itu. Taksiran kerugian mencapai belasan juta rupiah. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen menurunkan sejumlah petugas ke lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan tenda dan kebutuhan tanggap darurat lainnya kepada keluarga korban. (HERA)

harian andalas | Hal.

14

Tolak Kenaikan BBM

Puluhan HTI Demo ke DPRK Langsa Langsa-andalas Puluhan Hizbut Tahir Indonesia (HTI) Dewan Perwakilan Daerah II Kota Langsa, melakukan aksi demo menolak kenaikan BBM ke gedung DPRK, Senin (10/6). Puluhan pendemo sebelum ke gedung DPRK berkumpul di halaman Masjid Raya Darul falah Kota Langsa, dan pada pukul 11.30 WIB mereka bergerak dengan menggunakan kendaraan roda empat dan sejumlah sepeda motor menuju gedung DPRK. Sesampainya di gedung dewan, puluhan pendemo melakukan aksinya dan juga diwarnai dengan treatrikal. Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Musri mengatakan, kebijakan-kebijakan zalim penguasa terus tidak hentinya mengujani rakyat. Menyengsarakan rakyat seakan menjadi fokus penguasa dalam melahirkan aturan-aturan yang berdalih pada pembangunan nasional. Kini pemerintah kembali merogoh rakyat sendiri dengan menakkan harga BBM yang dengan alasan membenahi APBN. "Merupakan kebohongan besar yang disampaikan pemerintah bahwa subsidi BBM telah membahyakan APBN, sementara pada saat yang sama pemerintah berfoya-foya tanpa pernah pusing apakah tidakan itu akan membebani dan membahyakan APBN," tukasnya. Selanjutnya dalam orasinya juga di depan anggota DPRK

andalas/m ruslan

Puluhan masa melakukan adegan treatrilkal dan orasi di deapan gedung DPRK Langsa. Langsa Darliansyah mengatakan, kebijakan menaikan harga BBM itu harus ditolak, karena ini merupakan kebijakan dzalim yang pasti akan menyengsarakan rakyat. Manurutnya, menaikkan harga BBM sesungguhnya tidak lain adalah untuk menyukseskan liberaslisasi sekor hilir sempurna dilakukan. Kebijakan seperti ini jelas akan sangat merugikan dan menyengsarakan rakyat yang notabene adalah pemilik sumberdaya alam. "Rakyat saat ini telah seng-

sara dengan tekanan ekonomi yang tak tertahankan oleh puluhan juta rakyat miskin. Dengan kenaikan harga BBM itu rakyat akan semangkin tertindas dan mustahil akan meringankan beban rakayat," ujar Darliansyah. Ketua DPD II HTI Kota Langsa Iqbal, dalam orasinya juga mengatakan, rencana kenaikan BBM ini mengingkari Allah dan Rasul-nya. Karena menurut Iqbal, mengingkari amanah yang diberikan kepada penguasa dengan menerapkan sistem

kapitalisme bukan sistem islam sebagaimana yang seharusnya. Maka untuk itu, Iqbal menghimbau kepada masyarakat untuk menolak liberalisasi migas karena bertentangan dengan syariah Islam dan terbukti menyengsarakan rakyat. Sementara itu, Wakil ketua DPRK Langsa Syahyuzar AKA mengatakan, pihaknya menampung semua aspirasi tetang kenaikan BBM. Dan akan terusankan ke mentrian-mentrian yang terkait. (LAN)

Disperindagkop Beri Limit 2 Hari Untuk Pedagang Liar Lhokseumawe-andalas Pedagang liar yang menempati di sepanjang badan Jalan Pase, tepatnya di lokasi Pasar Buah Terpadu Lhokseumawe diminta untuk mengindahkan peringatan Disperindag. Bahkan juga diharapkan seluruh pedagang tersebut harus segera tinggalkan lokasi dalam waktu dua hari ke depan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP- & WH)Kota Lhokseumawe, M Irsyadi S Sos MSP kepada andalas kemarin mengatakan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan operasi Kota Lhokseumawe memberikan waktu kepada para pedagang yang menempati badan Jalan Pasee selama dua hari untuk meninggalkan lokasi itu. “Disperindag sudah mela-

porkan ke kita, mereka memberi waktu selama dua hari, sejak hari ini untuk meninggalkan lokasi jualan depan pasar buah terpadu. Jika mereka mengabaikan peringatan tersebut, pihak dinas meminta pihak kita untuk menertibkan lokasi liar itu,” kata Irsyadi yang juga mantan Sekretaris LKH itu. Camat Banda Sakti, Munadi S Sos secara terpisah kepada wartawan menuturkan hal senada. Dan ia membenarkan Disperndagkop memberikan waktu selama dua hari untuk penjajar buah dan kaset di badan jalan depan pasar terpadu. “Halimuddin (Kadispeindagop-red) telah menelpon saya, katanya besok akan ada penggusuran secara hormat terhadap pedagang itu, hal itu dilakukan berhubung sudah ada imbauan

sebelumnya. Sementara waktu pihak dinas terkait hanya menginformasikan kepada kecamatan tidak dalam bentuk surat resmi atau secara koordinasi,” jelas Camat. Ia mengaku baru menjabat Camat Banda Sakti selama tiga bulan terahir, dan ia merasakan Disperindag telah mengambil wewenang dalam penanganan para pedagang liar tersebut, tanpa berkoodinasi terlebih dahulu. “Saya kurang setuju juga jika mereka mengambil tindakan langsung, sebaiknya kita beritahukan, terlebih dahulu kita imbau dan kita peringatkan selama tiga kali, baru kita ambil tindakan pengusiran,” tukasnya. Lebih jauh Munadi menyebutkan, diriya sudah menyampaikan perihal kinerjanya mendatang

kepada Sekdako, ia tidak melanjutkan kinerja Camat yang dulu, namun katanya ia perlu menginventaris ulang masalah Banda Sakti ini mengingat banyaknya problema masyarakat, seperti penertiban pedagang kaki lima dan penempatan tempat tertentu yang terhalang kepemilikan. “Saya masih harus mempelajari ulang masalah wilayah kerja saya, saya tidak mau mengambil tindakan yang salah dikemudian hari, Dinas asal ngomong saja, padahal waktu penertiban itu terjadi baru terasa rumit,” ungkap Munadi yang juga mantan Kabag Humas. Sementara itu, Kadis Perindagkop Kota Lhokseumawe, Halimuddin saat dihubungi andalas melalui handphonnya sedang tidak aktif, hingga berita ini di kirim ke redaksi. (BT)

Atim Gelar Training Layanan Pengadaan Secara Elektronik Aceh Timur-andalas Unit L ayanan Pelelangan (ULP) di Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur diharapkan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan yang ada. Hal itu dinilai mutlak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya ‘main mata’ antara calon rekanan dengan panitia ULP. “Ini tempat suci yang harus dijalankan sesuai prosedur. Untuk itu tidak ada istilahnya

permainan dalam proses pelelangan,” tegas Sekda Aceh Timur, Drs HT Bahrumsyah MM ketika membuka Pelatihan Lanjutan RUP, SPSE dan SOP Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2013 di Aula Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Aceh Timur, Senin (10/6) di Idi. Kata dia, ULP merupakan tempat yang tidak boleh dikotori

dan dicampuri oleh pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan tanpa melalui prosedur dan aturan yang ada. Sebab, terkadang ada kelompok-kelompok tertentu mengedepankan segala cara demi meraup keuntungan. Untuk itu diharapkan ULP Aceh Timur harus benar-benar bersih. Begitu juga dengan peserta LPSE dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), harap Bahrumsyah, sungguhsungguh mengikiti pelatihan

lanjutan itu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Apalagi para pemateri dari LPSE Provinsi Aceh. “Pelatihan lanjutan ini merupakan suatu ilmu pengetahuan untuk dipelajari guna kelancaran proses pengadaan barang dan jasa Pemkab Aceh Timur dengan harapan output (keluaran—red) pelatihan itu bermanfaat untuk pembangunan Aceh Timur yang sedang digalakkan ini,” papar Sekda Bahrumsyah. (MAD)

Wakil Bupati Aceh Timur Serahkan Hand Tracktor Aceh Timur-andalas Aceh Timur mempunyanyi luas lahan 35.025 hektar, yang terdiri dari sawah beririgasi 15.877 hektar, dan sawah tadah hujan 19.148 hektar dengan produktifitas rata-rata 5,73 ton/hektar. Sedangkan jumlah hand tracktor yang tersedia 293 unit priode tahun 2007-2013. Jumlah kelompok tani di Aceh Timur seluruhnya 1.395 kelompok diantara semua kelompok yang dipilih hanya 10 kelompok untuk mendapatkan bantuan hand traktor tipe singkal, kepada yang menerima bantuan tersebut harap dapat menggunakan hand tracktor sesuai dengan spesifiksi hand tracktor tipe singkal.

“Kami harap hand tracktor tersebut dijaga dengan baik dan melakukan servis dengan teratur, seperti ganti oli, dicuci, dan disemprot solar agar tidak berkarat. Apabila tidak digunakan dan disemir jangka waktu lama pistoin pada posisi puncak, untuk itu kami harap kehadiran bantuan hand tracktor tipe singkal jagan jadi pemicu komplik seperti misalnya dijual dan sebagainya,” ujar Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama’un saat penyerahan hand tracktor ke 10 kelompok. Kelompok yang menerima bantuan hand tracktor tersebut yaitu kelompok Maju Musa, desa Desa Benteng kecamatan Bireum

Bayeun, kelompok Inem Manyaktri Desa Sembuang Kecamatan Serba Jadi, kelompok Musara pakat desa Seuleumak Kecamatan Serba jadi, kelompok Tani sejahtera Desa bukit Kuta Kecamatan Peudawa, Kelompok Bina Tani Desa Bungong Kecamatan Idi Timur, Kelompok Ingin jaya Desa Sarah kaye Kecamatan Rantau Selamat, Kelompok Makmu gampong Desa Keumuning Kecamatan Peureulak, Kelompok Udep beusare Desa Lhe kecamatan Nurussalam, Kelompok Saboh hate Desa Peunaron lama Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur. Sebagai upaya peningkatan intensifikasi

bidang pertanian dan tanaman pangan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikuiltura Kabupaten Aceh timur menyerahkan bantuan berupa 10 unit hand tracktor bagi kelompok tani di 6 kecamatan. Bantuan bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2012. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Aceh Timur Anas Johan, Senin (10/ 06) mengatakan, bantuan 10 unit hand tracktor diberikan kepada ketua kelompok tani yang berasal 9 kecamatan itu. (MAD)

andalas/muhammad ali

BANTU AN BANTUAN AN-Staf Wakil Bupati Aceh Timur Tgk Muhammad Peureulak dan Afwadi diabadikan bersama bantuan hand tracktor.


SAMBUNGAN

Selasa 11 Juni 2013

Warga Kecewa, Pemkab Deli Serdang Pembohong .........(Dari Halaman 1) ''Setiap tahun dilakukan musrenbangdes (Musyawarah rencana pembangunan Desa) di sampaikan ke kecamatan dan Kabupaten, tetapi hasil murenbang itu tidak dilaksanakan. Apa gunanya dimusyawarahkan kalau tidak dilaksakan, ini sama dengan bohong." ungkap warga dalam pertemuan dengan angota DPRD Deli Serdang daerah pemilihan VI serangkaian Reses tahap II tahun 2013 di kantor camat Namorambe, Senin (10/6). Contohnya, kata warga, pembangunan jalan penghubung 4 desa dari Namorambe- Tanjung SelamatNamo Pakam ke Sibiru-Biru, beberapa tahun silam pemkab sudah menjanjikan akan membangun jalan dimaksud yang panjangnya lebih ukuran 3 Km dengan lebar 6 meter. Masyarakat di lokasi tersebut, sudah merelakan sebagian lahannya untuk pembangunan jalan tanpa ganti rugi. Nyatanya sampai sekarang belum kunjung dibangun. Pertemuan yang dihadiri, Timur Sitepu, Sabar Ginting, SE, Berngab Sembiring, M Iqbal, camat dan puluhan Kades seKecamatan Namurambe serta staf dinas PU Deli Serdang, masyarakat mengungkapkan kekesalan mereka terhadap Pemkab, yang masih terkesan mengaktirikan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dataran tinggi. " Pemerintah jangan hanya menagih PBB sebagai capaian PAD, sementara kebutuhan masyarakat itu sendiri di abaikan oleh pemkab,' ujar warga kepada anggota dewan. Angota DPRD Deliserdang

Timur Sitepu, menyikapi apa yang diungkapkan masyarakat di dataran tinggi itu adalah bentuk kekesalan terhadap pemerintah. ''Ungkapan masyarakat itu mengandung kebenaran. selaku angota dewan merasa malu terhadap masyarakat,''katanya Karena dewan menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikannya ke pemkab, aspirasi itu dibahas bersama oleh legislatiF dengan eksekutif, dalam pembahasan sudah disepakati akan dibangun, ternyata pemkab tidak melaksanakannya. "Inikan sama saja bohong?" Pemkab yang bohong, kami anggota dewan juga ikut terimbas. Kami dewan ini yang paling malu karena setiap saat bersama-sama dengan masyarakat. Ketus Timur Sitepu. Anggota dewan dari Dapil VI ini, mengajak Pemkab untuk berfikir yang baik, tidak sekadar tebar pesona.''Kalau memang jalan desa tidak bisa diperbaiki, katakan saja tidak, jangan dipoles dengan kata-kata manis,''ujarnya. Sementara itu, H Sabar Ginting,SE mempertanyakan penyebab minimnya serapan PAD dari sektor PBB. Masyarakat enggan untuk membayar PBB disebabkan ekonomi masyarakat khususnya petani masih lemah disebabkan infrastruktur rusak. Kemudian pada umumnya letak geogrfis tanah di daerah itu mayoritas perbukitan dan lembah. Sedangkan Pemkab membuat SPPT terkesan semaunya saja. Tidak melihat kultur tanah. NJOP tanah yang permukaan datar dan letaknya di tepi jalan sama dengan tanah yang posisinya lembah dan jurang. Masyarakat minta agar pemkab memvalidasi NJOP dimaksud.(TH)

Curi Kereta, Bocah 11 Tahun Ditabrak .........(Dari Halaman 1) polisi BK 2494 GD milik Sofyan Hari (22) yang saat itu sedang bekerja di bengkel las Jalan Mabar simpang Jalan Malaka, Senin (10/ 6) sekira pukul 15.00WIB. Keterangan yang diperoleh andalas di kepolisian Senin (10/ 6) menyebutkan ,saat itu FS mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang sedang di pakir di depan bengkel las Jalan Mabar simpang Jalan Malaka. Namun aksi bocah ini tercium Hardiansyah dan Sofyan yang juga bekerja di bengkel las itu. "Abang saya mendengar suara sepeda motor saya hidup. Waktu lihat ke depan sepeda motor saya tidak ada lagi di depan bengkel, sementara kuncinya ada sama saya. Abang saya langsung ambil sepeda motor King mengejar," jelas Sofyan. Setelah berkeliling di sekitar lokasi kejadian, Hardiansyah mendapati FS sedang mengemudikan sepeda motor milik adiknya di Jalan Kakap Medan. FS saat itu beriringan bersama dua temannya yang seorangnya diantaranya wanita. Selanjutnya Hardiansyah menabrak pelaku yang membawa sepeda motor adiknya yang di curi dari belakang hingga masuk ke parit. Lantas Hardiansyah menjerit maling, warga sekitar yang mendengar jeritan Hardian-

syah langsung menangkap pelaku dan menghajar hingga babak belur, sementara rekan pelaku yang melihat aksi mereka ketahuan langsung melarikan diri. Sofyan Hari kepada waratwan di Polsek Medan Timur mengatakan pencurian itu diketahui karena mendengar suara kereta menyala. ''Saat itu kami kami istirahat kerja, abang saya kasih tahu kereta hidup, lalu kami keluar dan lihat kereta ku sudah tak ada. Kami langsung berpencar mencari dan akhirnya ketemu pelaku di jalan Kakap,'' katanya. Sementara Kapolsek Medan Timur AKP Efianto saat di konfirmasi membenarkan penangkapan bocah 11 tahun yang mencuri sepeda motor," pelaku sudah kami tahan dan sebuah kunci T. Dari pengakuan FS, kara Efianto, aksi pencurian ini baru pertama kali dia lakukan ini. Selain itu FS mengaku bukan dirinya yang mencongkel lubak kunci kereta tersebut melain rekannya. ''Dia (FS) hanya di suruh bawa aja kereta itu," Ujar Efianto. Efianto menambahkan pelaku tidak akan di tahan dalam sel dewasa. ''Pelaku tidak kami masukkan ke sel dewasa, dan kami akan kordinasi dengan Balai Permasyarakatan Anak (Bapas) untuk di proses karena masih kecil, dan pernah sekolah kelas 1 SD,"ujarnya. (ACO)

6.481 Bacaleg DPR Penuhi Syarat DCS .........(Dari Halaman 1) Kamil Manik di hadapan perwakilan parpol di Jakarta, Senin (10/6). Sebanyak 6.481 caleg DPR tersebut terdiri atas lulusan SLTA 2.531 orang, Diploma (D3) 1.661 orang, sarjana (S1) 2.231 orang, pascasarjana (S2) 1.481 orang dan doktor (S3) 274 orang. Sementara itu, caleg belum memenuhi syarat (BMS) adalah

caleg yang belum menyertakan pernyataan mengundurkan diri dari instansi sebelumnya, seperti PNS, TNI dan Polri. "Bacaleg yang mengundurkan diri harus menyertakan surat pernyataan (pribadi) sekaligus juga surat pernyataan dari instansi (SK). Itu yang belum ada, maka kami nyatakan BMS," kata Anggota KPU Pusat Hadar Nafis Gumay. (ANT/MA)

Ingin Mancung

Malah Kehilangan Hidung .........(Dari Halaman 1) hingga harus operasi berkali-kali, namun akhirnya dia harus rela tidak punya hidung sebab tindakan malpraktik dokter bedah. Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Minggu (9/6), Vishal Takkar mulai operasi hidung pada 2006 ke dokter Lawrence Angelo Cuzalina dari klinik operasi bedah Tulsa. Namun operasi pertama justru membuat dia tidak bisa bernafas lalu dia kembali operasi hingga operasi ke 21 sang dokter tak sengaja memotong hidungnya.

"Dia mengatakan padaku ada infeksi dan akhirnya dia membuat keputusan sendiri. Kalau bisa kembali normal harus operasi lagi hingga 30 kali," ujar Takkar. Takkar saat ini tengah membuat gugatan untuk Cuzalina lantaran melakukan malpraktik, sengaja membuatnya menderita secara emosional, dan penipuan. Takkar pun segera melakukan operasi pemulihan hidung di tempat lain dan hasilnya masih belum memuaskan. Kini dia harus memakai masker mulut dan hidung saat berjalan di tempat umum. (KD/BS/IN/MA)

harian andalas | Hal.

15

70 Persen Bacaleg se-Indonesia Gunakan Ijazah Paket C Medan-andalas Fenomena bursa bakal calon legislatif (Bacaleg) di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Sebanyak 70 % Bacaleg se Indonesiamendaftar dengan persyaratan administrasi ijazah paket C. "Kita sangat prihatin soal pendidikan calon legislatif priode 2014-2019. Mencapai 70 % calon mendaftar diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan menggunakan ijazah paket C. Ini artinya, wakil rakyat yang rendah pendidikan apa mampu memperjuangkan nasib rakyat jika mereka terpilih," kata mantan anggota DPRD Kota Medan periode 1992-2004, H Martius Latuperissa di Medan, kemarin. Menurutnya, mengikuti ujian paket C tersebut merupakan orang yang tidak

menyelesaikan pendidikan sampai pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau tidak selesai sampai pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), kemudian yang tidak lulus UN SMA maka dapat mengikuti ujian paket C agar tidak mengulang pendidikan SMA kelas III. Dikatakannya, dengan minimnya pengetahuan pendidikan legislatif di DPR, DPRD Kabupaten/Kota, sangat dikhawatirkan dalam menyampaikan hasil Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) dan APBD Kabupaten/Kota menjadi ancaman dan menimbulkan masalah dari pembuat kebijakan. "Seharusnya Komisi Pemilihan Umum

(KPU) menambahkan aturan dalam persyaratan caleg periode 2014-2019, dengan wajib menyertakan ijazah SMP sebagai caleg," ungkapnya. Sementara pengamat politik dari Universitas Medan Area (UMA) Zamzami Umar menilai, caleg yang berbekal Paket C ini tak akan membawa perubahan bagi suatu daerah jika ia telah menjadi anggota dewan. Dia mengatakan, jika mereka terpilih menjadi anggota dewan, maka tak akan mengerti tentang mekanisme kerja. Ia menjadi pendengar pasif dan tak mampu membaca arah kebijakan dari eksekutif. "Yakinlah bahwa kualitas kontrol dari lembaga legeslatif tidak akan berjalan secara maksimal, karena anggotanya tidak

mengerti mekanisme kerja mereka," kata Zamzami sembari mengharapkan ke depannya minimal anggota legeslatif harus berpendidikan sarjana. Masih kata Zamzami, pendidikan tetap merupakan unsur penting dalam menentukan kualitas caleg. Dimana, pendidikan yang memadai berarti intelektualitasnya juga terjamin. "Dedikasi dalam bekerja sebagai anggota Dewan bisa diharapkan," tegasnya. Bagi Zamzami, caleg yang menggunakan ijazah Kejar Paket C tidak hanya diragukan, tetapi sangat memprihatinkan. "Dengan kemampuan pendidikan seperti ini apakah mereka akan sanggup menyusun perda. Pekerjaan anggota Dewan ini memerlukan akal pikiran," katanya. (RIL)

Bupati DS Diminta Bertanggungjawab

.........(Dari Halaman 1) Al-washliyah dan para pelajar AlWashliyah tersebut datang membawa keranda mayat, bendera AlWashliyah spanduk dan poster tersebut, menuntut Kejati Sumut menangkap Tamin Sukardi yang diduga sebagai mafia tanah Eks HGU PTPN II. Dalam aksinya, koordinator aksi Wizdan Fauran Lubis meminta agar Kejati Sumut memeriksa oknum panitera maupun hakim yang terindikasi terlibat membantu Tamin Sukardi dalam menyerobot tanah negara yang mengatasnamakan rakyat. Mereka menilai bahwa tanah yang dimiliki PB Alwasliyah

seluas 32 Hektar di Pasar IV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang ini telah diganti rugi kepada negara melalui PTPN II berdasarkan peraturan undangundang yang belaku. Wizdan juga menuturkan bahwa PB Alwasliyah telah membayar ganti rugi, sesuai surat persetujuan pelepasan aset dari Meneg BUMN No 5/380/MBU/ 2004 tanggal 26 Juli 2004. Disebutkan massa juga bahwa PB Al-washliyah memiliki pelepasan ganti rugi dari masyarakat berdasarkan 16 Surat keterangan Alas Hak Tanah, surat SKPT-LS tertanggal 27 September 1952 untuk tanah seluas 32 hektar dan

dikuatkan lagi surat pelepasan hak dari PTPN II. Berdasarkan surat Menteri BUNN nomor S-409/MBU/2007 yang menyatakan tanah Eks HGU sesuai prosedur yang tertuang dalam surat BPN RI No42/HGU/ BPN/2002 tanggal 25 November 2002. "Namun pihak Tamin Sukardi hanya memiliki SKPT-LS tahun berbeda yakni tahun 1954 dan belum membayar ganti rugi kepada negara," teriak pengunjukrasa. Maka dari itu, lanjut pengunjukrasa meminta Kejati Sumut mengusut oknum pejabat Pemkab Deli Serdang yang mengeluarkan izin mendirikan bangu-

nan (IMB) yang membangun diatas tanah negara yang merugikan negara ratusan miliar rupiah. Untuk itulah para pengunjukrasa meminta Kejati Sumut harus berkoordinasi dengan Gubernur Sumut, Kapolda Sumut, Pandam I/BB, BPN dan Pemkab DS untuk menyelesaikan tanah eks HGU PTPN II agar tidak menimbulkan kerusakan sosial. Massa mengancam Kejati Sumut untuk menyelesaikan persoalan konflik tanah di Sumut. "Kami minta mundur Kepala Kejati Sumut bila tidak bisa menyelesaikan kasus tanah eks HGU di Deliserdang," jelasnya. Menanggapi tuntutan pengun-

jukrasa, pihak Kejati Sumut melalui Kasipenkum Candra Purnama didampingi Koordinator I Intelijen Kejatisu, Edward Manalu mengatakan sangat berterimakasih atas informasi yang telah disampaikan dan segera akan menindaklanjutinya. Setelah diterima aksinya, pengunjukrasa membubarkan aksinya dengan tertib. Berdasarkan pantauan, aksi unjukrasa yang berlangsung di depan Kejati Sumut mengakibatkan kemacatan panjang. Pasalnya arus jalan yang dua alur diubah menjadi satu alur menyebabkan kemacetan hampir 1 KM di Jalan AH Nasution menuju Jalan Jamin Ginting Medan.(FEL)

Mendagri Diminta Tunda Pelantikan Gatot .........(Dari Halaman 1) marah besar," ujar HE Paulus kepada wartawan Senin (10/6) ketika diminta tanggapannya melalui telepon selularnya. Artinya, sambung Paulus, KPK harus proaktif mengusut tuntas dan meriksa sejumlah pejabat penting di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu ) mulai Pelaksana Kabag Anggaran Agus Purwanto, Kepala Biro Keuangan Baharuddin Siagian, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprovsu) H Nurdin Lubis

SH MM hingga Gubsu H Gatot Pujo Nugroho terkait dugaan pemotongan 7-8 persen dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) ke 33 kabupaten / kota di Sumut. Menurut Paulus, berbagai elemen masyarakat di daerah berharap terus menggugat Gubsu Gatot Pujo Nugroho supaya menyelesaikan persoalan penyaluran dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) ke 33 kabupaten/kota yang selama ini menjadi perguncingan di masyarakat. Informasi yang berkembang di kalangan masyarakat, bahwa dalam penyaluran dana BDB ke

33 kabupaten/kota disinyalir bernuansa politis serta berbau Korupsi, kolusi dan Nepotisme (KKN). Bahkan beredar isu adanya pemotongan 7-8 persen dari jumlah dana BDB dari setiap Kabupaten /Kota khususnya penerima anggaran yang cukup besar untuk kepentingan politik Gatot Pujo Nugroho pada Pilkada Gubsu, 7 Maret 2013 lalu. "BPK harus serius mengaudit dugaan penyelewengan dana BDB Pemprovsu Rp 1,6 triliun guna mengetahui kemana aliran dana tersebut sekaligus untuk mengetahui berapa kerugian,"

pinta HE Paulus. HE Paulus meminta, hasil audit BPK tersebut nantinya diserahkan ke KPK untuk ditindaklanjuti penanganannya guna mengetahui sejauhmana keterlibatan para oknum pejabat bersangkutan. Sangat ironis bila para petinggi Pemprovsu melakukan pemotongan 7-8 persen dana BDB untuk 33 kabupaten-kota. Karena hal seperti ini sudah tergolong pemerasan dengan tujuan memperkaya diri. Bila hal ini nantinya terbukti, maka kepemimpinan Gatot 5 tahun ke depan sangat diragukan.

Sebab isu beredar pemotongan itu dilakukan untuk kepentingan politik Gatot guna memuluskan perjalananannya menuju Sumut Satu. "Maka untuk membuktikan benar tidaknya dugaan penyelewengan tersebut, dituntut kepiawian KPK, ataupun BPK dalam mengaudit dana BDB tersebut," ujar Paulus. Disebutkan, suatu tindakan yang luar biasa bila para pejabat penting Pemprovsu berani memotong Rp 140 miliar dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dari pagu yang dianggarkan Rp 1,8 triliun.WAN

Ribuan TKI Mengamuk di Jeddah, 1 Tewas .........(Dari Halaman 1) Karena kondisi tidak kondusif, pihak KJRI menunda pembukaan loket pengurusan SPLP, hingga pada akhirnya sekitar pukul 18.00 waktu setempat ribuan massa TKI mulai mengamuk dan memicu kerusuhan. Beberapa TKI mulai membakar plastik. Tidak puas membakar plastik, mereka juga melempari KJRI dengan batu. Diduga mereka berlaku anarkis karena diprovokasi oleh pihak yang mengatakan bahwa Minggu (9/6) adalah hari terakhir pengurusan SPLP. Padahal, sesuai jadwal, pengurusan baru akan berakhir 3 Juli mendatang. Melihat kondisi yang semakin rusuh, 150 petugas keamanan dari pemerintah Arab Saudi diterjunkan untuk berjaga di depan kantor KJRI dan berusaha

meredakan amuk massa. Sekitar pukul 20.00 waktu setempat, kondisi bisa dikendalikan dan massa pun mulai membubarkan diri. Sebelumnya seorang TKI perempuan tewas dalam antrian ribuan TKI yang akan mengurus SPLP pada Minggu siang. Jatuhnya korban akibat kondusifnya antrian tersebut justru memicu aksi amuk massa TKI di depan kantor KJRI di Jeddah. "Satu perempuan sempat kritis karena dehidrasi dan akhirnya meninggal dunia. Ibu berusia 55 tahun itu meninggal karena terdesak ribuan orang yang mengantri pembuatan SPLP di kantor KJRI Jeddah," ungkap Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tatang Razak, Senin pagi (10/6).

Perempuan itu diketahui bernama Marwah binti Hasan 55 tahun asal Bangkalan, Madura yang berada di Arab Saudi sebagai TKI bersama anaknya. Menurut Tatang, saat ini jenazah sedang dalam proses pemulangan ke Tanah Air. Tatang mengaku aksi rusuh dipicu karena beredarnya informasi tewasnya seorang TKI dalam antrian ribuan TKI yang saling berdesakan. "Suasana menjadi semakin tidak terkontrol karena ada TKI pria yang memprovokasi," ungkap Tatang. Menurutnya, pihak KJRI hanya bisa melayani 6000 perizinan dalam satu satu hari. Dan menyusul kebijakan amnesti Pemerintah Arab Saudi membuat sekitar 12 ribu TKI antri untuk mengurus SPLP. "Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan pemerintah Arab Saudi

untuk membantu mengendalikan massa, karena kami hanya sanggup melayani 6000 orang saja." ujar Tatang. Tambah Pos dan Loket Pascakerusuhan di KJRI Jeddah, Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah akan menambah jumlah pos dan loket terpadu untuk mempercepat proses pelayanan pengurusan dokumen para WNI/TKI yang tengah mengikuti program amnesti di Arab Saudi. "Sebenarnya semua sudah terencana dengan baik. Bahkan hingga saat ini dilaporkan pengurusan dokumen lebih dari 50.000 WNI/TKI 'overstayer' yang mengikuti program amnesti sudah tertangani dengan baik," kata Muhaimin Iskandar usai Raker dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin kemarin. Muhaimin mengatakan keru-

suhan yang terjadi diakibatkan karena panjangnya antrean, sehingga sejumlah TKI marah dan melakukan pembakaran di luar Gedung KJRI Jeddah, Arab Saudi yang menewaskan satu orang. Menakertrans juga menyebut laporan yang diterima menyatakan korban meninggal karena memang menderita sakit sebelumnya dan kemudian ikut berdesakan mengantre. Untuk mengantisipasi masalah tersebut kedepannya, Muhaimin mengatakan Kemnakertrans telah berkoordinasi dengan KBRI Riyadh, KJRI Jeddah dan Kementerian Luar Negeri untuk menambah loket tempat pelayanan, menambah jumlah staf dan anggaran dan kemungkinan untuk membuka loket serupa di kota lain seperti Madinah. (ME/IN/ ANT/BS/MA)

Pabrik Plastik Terbakar .........(Dari Halaman 1) sumber bau plastik terbakar itu berasal dari dalam pabrik tersebut. Kobaran api mulai terlihat melahap bangunan dan seisi

pabrik plastik itu sekitar pukul 23.00 WIB. Besarnya kobaran api membuat warga sekitar panik. Warga khawatir api merembet ke bangunan rumah mereka. Bersama

para petugas pemadam kebakaran, warga ikut bergotong royong membantu memadamkan api. Belum diperoleh informasi apakah saat kejadian ada aktivitas

pekerja di dalam pabrik. Namun dari informasi sementara tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Petugas kepolisian tampak

turun untuk mengamankan lokasi kebakaran. Peristiwa ini juga sempat menjadi tontonan masyarakat sehingga membuat ruas Jalan Metal macet total.(ACO)

Pangdam I/BB: Saya Ada Karena Kamu Ada .........(Dari Halaman 1) "Saya ada karena kamu ada," tegas Burhanuddin Siagian kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam/BB dalam amanatnya pada acara serah terima jabatan Pangdam I/BB di Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (10/6). Burhanuddin Siagian menjabat Pangdam I/BB menggantikan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus yang dipromosikan menempati posisi baru sebagai Dankodiklat TNI AD di Bandung berdasarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor KEP/357/V/2013 tanggal 20 Mei 2013. Dalam kesempatan itu sebagai Pangdam I/BB yang baru, Burhanuddin juga mengharapkan dukungan dan kerjasama yang harmonis seperti selama ini dari pemerintah daerah, Polri, unsur TNI lainnya, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama

serta berbagai pihak lainnya. "Keberadaan Kodam I/BB tidak berarti apa-apa tanpa dukungan dari infrastruktur dan suprastruktur yang ada di daerah," tegasnya dalam acara yang turut dihadiri mantan Wakasad Letjen TNI Purnawirawan Suryo Prabowo, Koordinator Pati Sahli Kasad Mayjen TNI Leo Siegers, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahari Siregar, Pangdam Jaya Mayjen TNI Hudawi Lubis, Pangdam VII/ Wirabuana Mayjen TNI Muhammad Nizam, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua, Hadir juga Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro itu, para Pati mantan pejabat Kodam I/BB, FKPD Sumut, Gubernur Kepulauan Riau, Kasdam I/BB, Wakapoldasu, para Danrem, para Sahli

Pangdam I/BB, Asrendam I/BB, Pa Liaison TNI AU, Pa Liaison TNI AL, para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, Bupati Simalungun, para Dandim, serta undangan lainnya. Lebih lanjut Burhanuddin dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kodam I/ BB sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas nasional di daerah sesuai amanat Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004, dengan melaksanakan operasi militer perang dan operasi militer selain perang. Menurutnya, wilayah Kodam I/BB yang meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau terletak pada posisi geografis strategis yang mengandung kekayaan alam melimpah. "Untuk itu dibutuhkan

kesadaran seluruh komponen bangsa untuk mengelola potensi tersebut sebagai keunggulan wilayah. Agar potensi-potensi tersebut dapat dikelola dengan baik maka dibutuhkan stabilitas pertahanan dan keamanan yang kondusif. Kondisi ini akan tercapai apabila seluruh komponen bangsa di wilayah ini bahu-membahu mendukung pembangunan," kata Pangdam. Ia juga mengatakan, apa yang telah dilakukan Pangdam sebelumnya sudah bagus seperti program Toba Go Green dan berharap hal itu dilakukan di semua wilayah tidak hanya di Danau Toba. "Budaya menanam pohon banyak manfaatnya dan sebagai tabungan," katanya. Sementara Mayjen TNI Lodewijk F Paulus mengatakan, alih tugas dan jabatan merupakan hal yang lazim dilakukan dengan tetap berorientasi kepada kepentingan pembinaan satuan

dan pembinaan personel, guna meningkatkan kinerja organisasi. "Untuk itu, serah terima jabatan Pangdam I/Bukit Barisan diorientasikan sebagai optimalisasi pencapaian tugas pokok TNI Angkatan Darat, khususnya di Kodam I/Bukit Barisan," ujar mantan Pangdam I/BB ini. Lodewijk juga menyampaikan selamat kepada Burhanuddin Siagian dan istri yang akan lebih memajukan tugas, fungsi dan peran Kodam I/BB dalam menghadapi tugas yang diemban. Di akhir amanatnya Lodewijk berpesan kepada prajurit Kodam I/BB, "Jangan tanyakan apa yang negara telah berikan kepadamu, tetapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu." Usai acara sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan deville dan unjuk kekuatan Alutsista.(YN/ GUS)


HARIAN

andalas L U

G

A

S

D A

N

C

E

R

D A

S

Selasa, 11 Juni 2013 | No: 2605/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

AKBP Mardiaz Dilantik Jadi Kapolres Madina Medan-andalas Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum resmi dilantik menjadi Kapolres Mandailing Natal (Madina) menggantikan AKBP Achmad Fauzi SIK. Pelantikan mantan Kapolres Nias ini dilaksanakan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro di Aula Kamtibmas Mapolda Sumut, Senin (10/6). Upacara serah terima jabatan itu sesuai dengan Telegram Rahasia (TR) yang dikeluarkan

Maber Polri bernomor 1118, 119, 1120/V/2013/Mabes polri, tertanggal 30 Mei 2013 lalu. Selain AKBP Mardiaz, Kapoldasu juga melantik 5 pejabat utama dan 9 Kapolres baru lainya. Kelima pejabat utama tersebut adalah, Irwasda Kombes Pol Monang Manullang dipromosi menjadi Wakapolda Nusa Tenggara Timur dan jabatannya digantikan oleh Kombes Pol Kadri Prayitno. Direktur Pamobvit Kombes Pol Barmen Tampubolon dimutasi menjadi Kasubdit Pamwisata Baharkam Polri dan digan-

tikan Kombes Pol Andreas Kusmaedi. Kasat Brimob Kombes Pol Setyo Bhoedi Moemphoeni Harso dimutasi menjadi Kasat III Pelopor Korps Brimob Mabes Polri dan digantikan Kombes Pol Ahmad Subarkah. Kabid TI Polda Sumut, Kombes Pol Yehu Wangsajaya dimutasi menjadi Kabag Pengembangan Multimedia Biro Telematika Lemhannas, digantikan AKBP Erman. Sedangkan untuk 9 Kapolres termasuk Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang diserahterimakan ke-

andalas/istimewa

SERTIJAB– Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat sastro (kiri) menyaksikan AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Kapolres Madina yang baru menandatangi naskah serah terima jabatan di Aula Kamtibmas Mapoldasu, Senin (10/6). AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum menggantikan AKBP Achmad Fauzi SIK (kanan) yang menduduki jabatan Kapolres Labuhan Batu.

pada AKBP Nico Afinta. Kapolres Labuhan Batu, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan dipromosi menjadi Wakapolres Polda Metro Jakarta Barat, dan posisinya digantikan AKBP Achmad Fauzi. Kemudian Kapolres Nias diserahterimakan kepada AKBP Juliat Permadi Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolres Nias Selatan. Pengganti Juliat sebagai Kapolres Nias Selatan, dipercayakan kepada AKBP John Charles Edison Nababan. Selanjutnya, Kapolres Asahan AKBP Yustan Alfiani dipromosikan menjadi Wadir Resnarkoba Polda Sumut, sedangkan jabatan Kapolres Asahan digantikan AKBP Budi Suherman. Posisi Kapolres Toba Samosir dijabat AKBP Edi Fariadi. Kapolres Taput AKBP IKG Wijatmika dimutasi menjadi

Kasi Propam Korps Brimob Mabes Polri, dan posisinya digantikan AKBP Verdy Kalele. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto dimutasi menjadi Kasubrenpres SSDM Polri, dan digantikan AKBP Aswin Sipayung. Sedangkan Kapolres Sibolga AKBP JF Panjaitan dipromosi menjadi Wadirlantas Polda Sumut dan digantikan AKBP Guntur Agung Supono. Jabatan Wakapolresta Medan, juga diserahterimakan dari AKBP Pranyoto kepada AKBP Kennedi. "Sertijab merupakan kebutuhan organisasi yang tumbuh dinamis. Selain untuk memberikan penyegaran para pelaksana tugas pembinaan maupun operasional, juga sebagai bentuk investasi organisasi yang sangat penting," ujar Wisjnu usai melantik pejabat baru di Polda Sumut.(THA/HER)

epaper andalas edisi selasa 11 juni 2013  

epaper andalas edisi selasa 11 juni 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you