Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 30 Juni 2012 | No: 2219/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

SPANYOL

V

LIV E

ITALIA

SEN IN

andalas/rizki mulya

MENGHIBUR - Aksi panggung para personel Hijau Daun saat tampil menghibur para pengunjung Medan Andalas Fair 2012, Jumat (29/6) malam.

2J P U KULI’ 2 0 12 UL WIB01.45

SIAPA JUARA SEJATI? PUNCAK final Piala Eropa 2012 akan mempertemukan raksasa sepakbola Spanyol dengan Italia. Gli Azurri yang di Bersambung ke Hal. 15

Hijau Daun Manggung di Medan Andalas Fair

Ribuan Pengunjung ‘Terhipnotis’ Medan-andalas Pertunjukan band papan atas ibu kota, Hijau Daun, di panggung utama Medan Andalas Fair 2012 yang berlangsung, Jumat malam (29/6) berlangsung meriah dan sukses. Penampilan Dide dan kawan-kawan disambut antusias ribuan pengunjung mulai

Washington Tewas Dibunuh Teman

dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang memadati lokasi panggung.

Medan-andalas Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan batal mengunjungi Medan Andalas Fair di arena Pekan Raya Sumatera Utara, Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (29/6) malam. Kedua menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut batal datang ke pameran dan taman hiburan rakyat dalam rangka

MACET - Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di ruas Jalan Gatot Subroto, Medan, akhir pekan lalu. Kemacetan masih menjadi salah satu masalah utama di Kota Medan yang kini memasuki usia ke-422 tahun pada 1 Juli 2012.

Anak dan Bapak Tersangka Korupsi Alquran

Kurs dan Harga Logam Mulia, 29 Juni 2012 Mata Uang Jual Beli AUD 9572 9474 CNY 1506 1491 EUR 11862 11740 GBP 14806 14657 HKD 1228 1215

Mata Uang Jual Beli JPY 120.24 119.01 MYR 2983 2951 SGD 7452 7377 USD 9527 9433 Sumber Bank Indonesia

ANEH tapi NYATA

Gugat Mantan Istri

Gara-gara Sepatu HARTA gono gini biasanya memang menjadi permasalahan dalam hubungan pernikahan yang kandas. Seperti Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Dua Menteri Batal Berkunjung

andalas/rizki mulya

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Andalas Fair 2012. Di antaranya, Cobalah, Setiap Detik, Aku dan Air Mata, Bunda, Bukan Cinta Satu Malam, Suara, Cobalah, De Ja Vu, dan sebagainya mampu 'menghipnotis' pengunjung yang mengikuti pertujukan

Mendadak Dipanggil Presiden

Di Usia ke-422 Tahun Kota Medan

Medan-andalas Sakit hati sering dihina, membuat Washington Nainggolan (44) kalap. Ia pun membunuh temannya sendiri Heriyanto Simbolon (32) warga Jalan Seksama Gang Bersama dengan sebilah pisau di Jalan Mangkubumi, Medan, Jumat (29/6) pukul 03.00 WIB dini hari. Merasa tindakannya salah, warga Jalan Elang dan Jalan Nuri 17 Nomor 204 Perumnas Mandala, Medan ini menyerahkan diri ke Polsek Medan Kota, pukul 11.00 WIB.

Jakarta-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan kitab suci Alquran tahun anggaran 2011 dan 2012 di Kementerian Agama. "Adapun tersangka dalam kasus ini adalah ZD, anggota DPR sekaligus anggota Banggar periode 20092014. Dan tersangka kedua adalah DP," kata Ketua KPK

Saat personel Hijau Daun naik ke atas panggung, teriakan fans Hijau Daun atau biasa disebut Clorovers menggema terdengar untuk mengelu-elukan grup band kesayangannya tersebut. Dide cs pun melantunkan tembangtembang hitsnya untuk memberikan hiburan spesial kepada pengunjung Medan

Macet dan Banjir Masih Jadi Tantangan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, dan pemangku kepentingan di Kota Medan untuk menjadikan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke-422 sebagai wahana evaluasi kinerja pembangunan.

"ARTINYA, harus bekerja keras, kerja ikhlas, dan tepat sasaran. Semua ini harus didukung oleh semua pihak yang ada di Kota Medan," kata Gatot dalam sambutannya pada sidang paripurna istimewa HUT Kota Medan ke-422 DPRD Kota Medan, Jumat (29/6). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Amiruddin. Gatot mengatakan, Sumatera Utara merupakan pintu gerbang Indonesia di wilayah bagian barat, di mana Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Tanah Karo (Mebidangpro) merupakan kawasan strategis nasional dalam perkembangan

dan pertumbuhan ekonomi. Khusus Kota Medan, kata Gatot, merupakan centre point atau titik pusat dalam hal itu. Selain meningkatan pelayanan yang baik, Kota Medan juga harus membangun sarana dan prasarana baik untuk lokal, regional, nasional maupun internasional, sehingga Kota Medan yang menjadi pintu gerbang Sumut tetap menjadi tujuan dari berbagai kalangan. Gatot juga mengapresiasi berbagai penghargaan yang diterima Kota Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

andalas/rizki mulya

PINGSAN - Seorang petani pingsan saat melakukan aksi mogok makan dan jahit mulut di depan gedung DPRD Sumut, Medan, Kamis (28/6) untuk menuntut penyelesaian sengketa lahan di Barumun Tengah, Padang Lawas, yang belum juga mendapat tanggapan DPRD Sumut.

Petani Bergulingguling di Depan Menteri Medan-andalas Lima ibu yang ikut dalam aksi mogok makan dan jahit mulut, nekat tidur dan berguling-guling di pintu keluar Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (29/6) sore. Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Sabtu 30 Juni 2012

harian andalas | Hal.

2

DPD RI Dukung Poldasu Berantas Judi andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Rina Agustina KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Andalas Melaju, Jerman Layu MENGAITKAN Harian Andalas dengan Tim Panser Jerman, memang agak sedikit aneh. Namun, dari sisi peruntungan, kita hendak menyatakan di sini, bahwa Harian Andalas saat ini tengah melaju (on the track), yang ditandai dengan digelarnya 'Andalas Fair'. Dalam konteks demikian, momentum penyelenggaraan 'Andalas Fair' hendaknya dapat menjadi motivator bagi segenap punggawa Harian Andalas, agar senantiasa bekerja optimal menyajikan berita diminati pembaca, sehingga media yang dipimpin pengusaha multi talented Iskandar ST itu, mampu meraih posisi terhormat dalam industri pers yang semakin kompetitif dan penuh intrik dewasa ini. Dengan kata lain, Harian Andalas jangan sampai bernasib seperti Jerman di Piala Eropa 2012 kali ini, yang layu sebelum berkembang. Padahal, sebelum melakoni babak semifinal melawan Tim Azzuri Italia, hampir semua pengamat sepakbola menjagokan tim besutan Joachim Loew itu bakal melaju mulus ke babak final, dan melahirkan the dream final melawan Spanyol. Keyakinan pecandu sepakbola, bahwa Jerman tidak akan terhempang menantang Spanyol di final, memang cukup beralasan. Soalnya, selama pertandingan babak penyisihan grup hingga perempat final, Philip Lahm dkk tampil sangat digdaya dan satusatunya tim yang mencatat hasil sempurna. Sebelum tertunduk layu usai dipermalukan Italia, banyak pengamat sepakbola menilai, materi pemain yang dimiliki Jerman sangat lengkap dan tangguh di segala lini. Hingga muncul ekspektasi tinggi, Manuel Neuer dkk, pasti akan melaju ke final. Tapi, apa hendak dikata, terlalu tinggi berharap, akhirnya Jerman tiarap. Hal senada juga berlaku pada Cristiano Ronaldo, yang mengklaim diri sebagai pemain terhebat, sejauh ini belum juga mampu memberikan gelar juara bagi tim nasional negaranya. Pengalaman menyakitkan yang diderita Jerman itu, layak dijadikan sebagai pelajaran bagi semua pihak, termasuk oleh keluarga besar Harian Andalas. Untuk itu, harus senantiasa diantisipasi, jangan sampai Harian Andalas layu sebelum benarbenar maju. Karenanya, Andalas pun perlu belajar pada semangat dan mentalitas timnas Italia, yang awalnya terseok-seok, namun akhirnya tampil garang dan melaju hingga ke pusingan akhir. Bisa jadi, laju Italia akan dihentikan Spanyol. Namun, spirit dan mental petarung yang diperlihatkan anak didik Cesare Prandelli itu harus bisa diadopsi Andalas, sehingga momentum 'Andalas Fair' bisa dijadikan sebagai starting point membawa Harian Andalas terus melaju ! Semoga....(**)

Medan-andalas Kembali maraknya praktik perjudian di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) belakangan ini, ternyata juga menjadi perhatian Anggota DPD RI Dr H Rahmat Shah.

Senator asal Sumut itu dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya Kepolisian Republik Indonesia memberantas segala bentuk perjudian. “Kami mendapat laporan dan membaca di media, bahwa praktik perjudian kembali terjadi di beberapa tempat dengan berbagai ragam cara. Ini tentunya meresahkan kita selaku warga masyarakat," katanya, Jumat (29/6), menyikapi pemberitaan di media akhir-akhir ini tentang kembali maraknya aktivitas perjudian di wilayah hukum Poldasu. Menurutnya kegiatan perju-

dian dampaknya sangat buruk terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat. "Apalagi perekonomian kita sedang krisis," ucapnya. Pihaknya juga mendapat laporan bahwa di beberapa tempat praktik perjudian ini dibeking oleh oknum-oknum tertentu. Rahmat mengakui upaya kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap segala bentuk praktik perjudian memang relatif sudah baik. Saat ada laporan dari masyarakat kepada pihak kepolisian, langsung ditindaklanjuti. Namun saat akan dilakukan penangkapan, ternyata aparat ke-

andalas/ist

BERSAMA KAPOLRI - Anggota DPD RI asal Sumut Dr H Rahmat Shah saat bersama Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo beberapa waktu lalu. polisian dibenturkan dengan oknum-oknum yang melindungi praktik perjudian.

MULAI RAMAIMenjelang tahun ajaran baru 2012/2013, kios-kios buku bekas di Lapangan Merdeka Medan mulai ramai. Tapi, pedagang merasa galau menyusul rencana Pemko merelokasi pedagang buku ke lokasi baru di Mandala Medan. andalas/siong

Pedagang Buku Bekas Tolak Pindah ke Mandala Medan-andalas Sebanyak 192 pedagang buku bekas di kawasan Lapangan Merdeka (eks titi gantung) menolak dipindahkan ke lahan milik PT KAI di Jalan Mandala By Pass Medan. Lokasi itu ditawarkan PT KAI kepada Pemko Medan, menyusul lokasi pedagang buku Lapangan Merdeka akan dibangunnya sebagai tempat parkir City Chek In. “Apa hubungannya ini untuk lahan parkir, padahal lokasi City Check In ada di Jalan Jawa. Kami tidak mau pindah, karena sudah aturan resmi dari Wali Kota sejak dipimpin Pak H Abdillah pada tahun 2003. Dalam perjanjiannya tak ada batas waktu menempati lahan ini, berarti selamanya kami akan berjualan di sini,” kata pengurus pedagang buku Lapangan Merdeka, Donald Sitorus didampingi M Yusuf kepada wartawan, Jumat (29/6). Pedagang menilai, lokasi yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak strategis dan menilai lokasi di Lapangan Merdeka sudah nyaman ditempati bahkan bukan masyarakat lokal saja yang datang berkunjung, tapi warga asing juga sudah mengenal lokasi yang

juga merupakan ikon Kota Medan. “Dengan adanya lokasi ini, kami juga turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membantu banyak pihak. Selama ini kelas menengah sudah terbantu dalam dunia pendidikan. Apalagi yang datang membeli buku dari luar daerah Kota Medan seperti Pekanbaru, Palembang serta luar negeri,” jelas Donald. Donald mempertanyakan, apakah perpindahan pedagang buku ke lokasi yang baru sudah dilakukan analisis ekonomisnya. Pasalnya, lokasi pedagang buku selalu berada di tengah kota seperti di daerah-daerah lain yang sudah maju. “Untuk apa dibangun di pinggiran kota kalau buku yang kami jual tidak laku nantinya,” katanya. Dijelaskannya, sampai saat ini pengurus pedagang buku belum pernah melakukan pertemuan dengan pihak Pemko Medan ataupun dari pihak PT KAI. “Jika mereka mengatakan sudah dimusyawarahkan, itu hanya ungkapan mereka saja. Karena sampai saat ini kami tidak pernah melakukan pembahasan, apalagi pemberi-

tahuan resmi. Itu memang urusan mereka yang mempunyai program, dan kami tak perlu menanggapi dengan berlebihan,” tambahnya. M Yusuf menambahkan, pihaknya selama ini juga membantu dunia pendidikan dengan membuat program dengan terobosan mencerdaskan kehidupan bangsa lewat buku murah dan menyumbang buku ke sekolah. “Selama ini kita tidak diam dan hanya berdagang saja. Kita juga punya program dengan membantu sekolah yang tidak mampu seperti menyumbang buku minimal 5 buku per kios,” jelasnya. Sementara itu, banyak siswa dan mahasiswa mengunjungi pusat penjualan buku bekas di sisi Lapangan Merdeka Medan untuk mencari buku pelajaran seiring dimulainya tahun ajaran baru 2012/2013. Para pedagang pun sudah menggantungkan harapan, mereka akan “panen” menjelang tahun ajaran baru ini. Tapi program Pemko Medan yang akan merelokasi pedagang buku bekas ke Mandala, membuat 192 pedagang buku bekas galau. (HAM)

“Sebagai warga masyarakat, kita harus sama-sama mendukung kerja kepolisian dan sudah

tidak saatnya lagi masyarakat harus ditakut-takuti, diintimidasi, dan dizolimi oleh pihak-pihak yang hanya mementingkan dirinya dan kelompoknya," tegasnya mengingatkan. Apalagi, sambungnya, perjudian mempunyai efek domino terhadap penyakit masyarakat lainnya seperti meningkatnya angka kriminalitas, di antaranya perampokan, pencurian, perpecahan, dan berbagai dampak negatif lainnya. "Untuk itu, kami minta agar jajaran kepolisian selaku salah satu organ penegak hukum harus terus menjalankan tugas tanpa memandang latar belakang pelaku perjudian, termasuk oknum yang membekinginya. Keadilan harus ditegakkan, di manapun, kepada siapapun. Hal ini sesuai dengan hasil pertemuan Komite I DPD RI dengan Kapolri, beberapa waktu lalu di Senayan," ujar Pendiri Monumen Nasional Keadilan ini.(GUS)

Gelombang I, 1.167 Peserta Lulus Masuk UMSU baru dilakukan mulai 23 Juni Medan-andalas Dari 1.237 calon mahasiswa sampai 13 Juli dan tes masuk 14 yang mengikuti tes masuk ujian Juli, pengumuman 16 Juli dan gelombang I yang dilakukan registrasi ulang pada 16 Juli pada 23 Juni 2012 di Universi- sampai 31 Juli 2012. Materi ujian untuk seleksi tas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), sebanyak 1.167 calon mahasiswa baru UMSU menggunakan pola tes poorang peserta dinyatakan lulus, tensi akademik (TPA) termasuk 51 orang bebas meliputi kemampuan tes rangking lima besar verbal, kemampuan di sekolahnya numerik, kemampuan Ketua Panitia Penelogika dan penalaran rimaan Mahasiswa Badan kemampuan sparu (Penmaru) UMSU, sial. Khusus untuk Dr Muhyarsyah SE, fakultas kedokteran MSi didampingi Sekremateri ujian sama setaris Panitia, Yudi Iswadi perti diatas dan diSE MSi, kepada wartambah dengan psitawan di kampus UM- Muhyarsyah kotes dan wawanSU, Jumat (29/6) mengungkapkan, bagi calon maha- cara. Rektor UMSU Drs Agussani siswa yang telah dinyatakan lulus bisa melakukan registrasi MAP mengatakan, pembelajaulang mulai 25 Juni sampai 14 ran yang dilakukan kepada maJuli 2012 di kampus utama hasiswa melalui proses pemUMSU Jalan Kapten Muktar belajaran yang mengembangkan kemampuan belajar mandiBasri Medan. Adapun prosedur pendafta- ri dengan cara komunikasi langran khusus pada gelombang I sung atau tidak langsung, prakpada fakultas umum non kedok- tikum, penyelenggaraan percoteran jika dinyatakan rangking baan dan pemberian tugas aka5 besar di sekolahnya dibukti- demik lainya. Khusus bagi dosen UMSU kan dengan surat keterangan kepala sekolah, bebas tes sele- kini didukung oleh 242 dosen ksi UMSU. Peserta dapat lang- tetap, 78 dosen PNS Dpk, 383 sung mendaftar sebagai maha- dosen tidak tetap yang tersesiswa baru dengan memenuhi bar di 8 fakultas, 31 program kewajiban minimal melakukan studi dan memiliki alumni berpembayaran tahap I semester jumlah 30.533 lulusan dengan total mahasiswa UMSU seganjil. Sedangkan bagi peserta karang ini mencapai 18.283 orayang ikut seleksi dan dinyata- ng. “Dosen UMSU diwajibkan kan lulus masuk rangking 10 besar dinyatakan bebas biaya memiliki kualifikasi akademik, SPP Tahun Akademik 2012/ kompetensi, sertifikat pendidik, 2013 untuk fakultas non kedok- sehat jasmani dan rohani dan teran (DPP dan SKS tetap diba- memenuhi kualifikasi lain yang yar). Sedangkan masa perke- dipersyaratkan serta memiliki nalan mahasiswa baru (MPMB) kemampuan untuk mewujudakan dilaksanakan pada 10-15 kan tujuan penddikan nasional,” September dan perkuliahan terang Rektor. Dia menyebutkan, dosen awal akan dilakukan pada 17 kualifikasi Doktor (S3) mengaSeptember 2012. Untuk gelombang II, tambah jar pada program pascasarjana Muhyarsyah yang juga Wakil dan kualifikasi minimal magisRektor I Bidang Akademik ter (S2) mengajar pada program UMSU, pendaftaran mahasiswa diploma dan sarjana. (HAM)

Sumut dan Melaka akan Jadi Provinsi Bersaudara

Pengakuan Tortor dan Gordang Sambilan Bagian dari Penghargaan Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Kerajaan Negeri Melaka sepakat akan membentuk kerjasama provinsi bersaudara. Untuk tahap awal dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI)/ pernyataan kehendak yang ditandatangani Plt Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho, ST dan Ketua Menteri Melaka Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam, di kediaman resmi gubernur, Kamis (28/6) malam. Dalam LoI tersebut kedua pihak menyatakan keinginan untuk membentuk kerjasama provinsi bersaudara dengan landasan kerjasama sesuai dengan hukum dan peraturan masing-masing negara di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan pariwisata, pemuda dan olahraga serta bidang lainnya. Pernyataan kehendak akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan naskah saling pengertian (Memorandum of Understanding) dalam waktu dekat. Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya mengungkapkan, kerjasama ant-

andalas/ist

CENDERAMA CENDERAMATTAA-Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho (kiri) memberikan cenderamata berupa ulos kepada Ketua Menteri Melaka Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam, di kediaman resmi gubernur, Kamis (28/6) malam. ara Kerajaan Negeri Melaka dengan Sumatera Utara akan mempererat hubungan yang sudah cukup lama terjalin antara Indonesia dan Malaysia. "LoI ini akan lebih mempererat hubungan yang ada. Tidak hanya sebatas LoI dan akan ditingkatkan menjadi MoU sehingga nantinya dapat mewujudkan berbagai kerjasama yang strategis di berbagai

bidang," ujar Gatot. Terlebih lagi, tambahnya, tahun 2015 mendatang kita akan memasuki era komunitas ASEAN, dimana akan terjadi pergerakan modal, tenaga ahli dan budaya, sehingga kerjasama yang digagas saat ini diharapkan akan memberi manfaat. Gatot juga menyebutkan bahwa hubungan sejarah Indonesia dan Malaysia terbilang

erat sejak dahulu kala di antaranya Kesultanan Deli dengana Johor, Kerajaan Melaka dengan Palembang, dan Kerajaan Minang Kabau dengan Negeri Sembilan. Hubungan yang sudah lama terbina tersebut, kata Gatot, tidak akan terpisahkan hanya dengan riak-riak kecil. "Soal Tarian Tortor dan Alat Musik Gondang Sembilan, kami di Sumut tidak terprovokasi, karena kami paham bahwa pengakuan negara atas kedua seni itu bagian dari penghargaan," ujar Gatot yang disambut tepuk tangan hadirin. Sementara itu, Ketua Menteri Melaka yang juga Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam menyatakan, Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk kerjasama di bidang ekonomi. Dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional ditambah perdagangan luar negeri Sumut yang mengalami surplus US$ 6,93 Bilion, Rustam menyebutkan keinginan Melaka untuk berbagi pengalaman dalam bidang ekonomi. "Dengan adanya kerjasama

yang lebih erat antara dua pihak, saya yakin kita akan mendapat manfaat yang lebih besar dalam bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, pelancongan, kebudayaan dan sebagainya," ujar Mohd Rustam. Dia juga menyebutkan bahwa Melaka bersedia bertukar pengalaman dan keahlian dengan Pemerintah Provisi Sumut terutama di bidang ICT, pengindahan dan pembersihan sungai serta teknologi hijau. Saat ini dalam satu minggu terdapat dua kali penerbangan langsung Medan-Melaka dan Melaka merupakan destinasi wisata kesehatan yang kerap dikunjungi masyarakat Indonesia termasuk Sumut. Sementara itu, Sumut juga dikenal sebagai tujuan belajar bagi para pelajar Malaysia, dimana saat ini menurut Mohd Rustam ada sedikitnya 1.500 pelajar Malaysia di Sumut. Ke depannya melalui kerjasama Provinsi Bersaudara hubungan kedua wilayah dapat ditingkatkan dan saling menguntungkan. Acara penandatangan LoI dilakukan dalam jamuan makan malam bersama dua pihak yang diisi dengan hiburan kesenian daerah Sumut. (WAN)


MEDAN KITA

Sabtu 30 Juni 2012

harian andalas | Hal.

3

Korupsi SIR RS Pirngadi Masuki Babak Baru Medan-andalas Kasus dugaan penyelewengan dana Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR) Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan senilai Rp7,7 miliar memasuki babak baru. Kejatisu sudah terima hasil laporan ahli informasi teknologi (IT). Hal itu diungkapkan Kasipenkum Kejatisu, Marcos Simaremare kepada wartawan, Jumat (29/6). Setelah menerima hasil laporan tersebut, katanya, Kejatisu akan mengkaji hasil serta menyinkronisasikan hasil tersebut dengan alat-alat bukti yang sudah diperoleh selama ini baik dari saksi maupun dokumen. "Setelah itu, jika dari hasil kajian dari hasil IT tersebut sesuai semua dengan alat bukti lainnya, tentunya kita akan melangkah ke tahap selanjutnya. Seperti penetapan tersangka dalam kasus ini serta melakukan pemberkasan," ungkapnya. Tapi, jelas Marcos, jika dari hasil ahli ada beberapa hal yang belum sinkron maka akan

melakukan pemanggilan beberapa saksi baru untuk penyesuaiannya. Saat disinggung mengenai apa saja hasil IT yang diterima Kejatisu, Marcos mengatakan, hasil tersebut tidak bisa disebutkan. "Tapi intinya, ahli IT mengkaji apakah sistem di rumah sakit sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan," jelas Marcos. Dikatakannya, Kejatisu telah memeriksa lebih dari 30 saksi dalam kasus ini. "Terakhir Kejatisu memeriksa ahli IT yang hasilnya sudah kita terima. Jadi bukan hanya perhitungan dari kerugian negara yang dilakukan di sini, tapi juga sistem yang digunakan," ungkapnya. Diberitakan sebelumnya,

dugaan korupsi SIR Pirngadi Medan tahun 2009-2010 terkait imbalan pembayaran jasa sebesar tujuh persen kepada pihak ketiga, PT Buana yang menyediakan alat tersebut diduga sarat penyelewengan. Diketahui, PT Buana menyediakan alat SIR yang tidak berfungsi sama sekali sejak tahun 2010, namun RSU Pirngadi terus membayar sebesar tujuh persen, atau bila diuangkan mencapai Rp7,7 miliar kepada PT Buana. Hal itu terindikasi korupsi, akibatnya Kejatisu melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut pada 5 April 2012. Diketahui, dari 30 saksi yang diperiksa Kejatisu, enam di antaranya pejabat RS Pirngadi Medan yakni Direktur RS Pirngadi Medan (saat itu) dr Dewi F Syahnan SpTHT dan mantan Wadir Pirngadi Medan, dr Nasrullah Anas, kemudian Koordinator SIR, Bendahara RS Pirngadi Medan, Ketua Panitia Lelang Pengadaan alat SIR, dan dua pejabat lainnya. (FEL)

Gatot Terima Kunjungan Kontingen Sempoa Sumut Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST mengatakan, dengan mengikuti lomba Sempoa tingkat Dunia di Bandung, Anak-anak akan termotivasi dan terpicu untuk meraih prestasi di bidang pendidikan. "Ini adalah investasi terbaik dalam masa depan bangsa dan negara," kata Gatot saat menerima audiensi kontingen peserta Sampoa Sumut, Jumat (29/6) di Gubernuran. Gatot berharap, anak-anak dari beberapa sekolah di Sumut yang akan berangkat ke Bandung untuk berkompetisi dalam lomba Sempoa Tingkat Dunia yang dihadiri 16 negara peserta semakin bergairah untuk mencapai prestasi. Begitu juga di masa-masa akan datang lebih meningkatkan prestasinya agar nantinya menjadi batu loncatan untuk meraih sukses. Menurutnya, pelaksanaan kompetisi sempoa yang digelar di Bandung ini, waktunya tepat karena dilaksanakan saat liburan anak sekolah. "Tentunya, di samping melakukan perjalanan wisata sekaligus ada nilai plusnya karena anakanak berwisata sekaligus belajar," ujarnya. Gatot juga memberi semangat kepada para rombongan yang mewakili Sumut nantinya dapat mengharumkan nama provinsi ini di kancah internasional yakni dalam bidang Sempoa. "Apalagi, yang yang nantinya bertanding adalah anakanak yang telah berprestasi tentu capaian yang didapat di masa-masa lalu dapat dipertahankan," harapnya. Pimpinan Sampoa Ship yang sekaligus pendamping rombongan, Nugroho, mengatakan lomba tingkat internasional ini bukan yang pertama kali diadakan, tapi telah dilakukan setiap tahunnya. "Dalam pengalaman kita,

andalas/maguslim

MEMBANTUMEMBANTU-Sejumlah warga membantu merusak sebuah rumah agar api tidak menjalar ke rumah lainnya dalam peristiwa kebakaran di Jalan Letda Sujono Gang Banten No 81 B Lingkungan II Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Jumat (29/6).

Ditinggal Salat Jumat, Rumah Terbakar

andalas/ist

DIALOGDIALOG-Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho berdialog dengan siswa SDyang tergabung dalam kontingen Sempoa Sumut. setiap kontingen yang kita kirimkan dalam melakukan lomba selalu pulang dengan prestasi-prestasi yang luar biasa. Banyak anak-anak kita yang menyabet juara satu," katanya. Bukan hanya di tingkat nasional, tapi juga di ajang internasional anak-anak Sumut selalu berhasil pulang dengan meraih juara pertama. "Untuk itu berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah kita ketahui ditambah dengan semangat anak-anak yang kali ini mereka yakin akan kembali membawa nama baik Sumut," katanya. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Drs Syaiful Syafri MM melaporkan, banyak prestasi yang ditoreh anak-anak dalam bidang sempoa, yakni pada 30 November 2011 di Kualalumpur, Malaysia, anak Sumut meraih juara pertama dalam lomba sempoa tingkat internasional. Bulan Juli 2011 di Jakarta, anak-anak Sumut meraih juara umum dalam lomba tingkat internasional. Kemudian pada lomba sempoa tingkat nasional yang digelar Juli 2010 di Batam, anak-anak Sumut menyabet juara umum.

Lalu pada lomba sempoa tingkat internasional tahun 2009 di Tian Tjin, China, anak Sumut meraih juara dunia. "Kali ini pada lomba sempoa tingkat dunia di Bandung yang akan diikuti utusan dari 16 negara, yakni Kamboja, India, Indonesia New Zeland, Pakistan, Singapura, Sri Langka, Tanzania, Thailand, Turki, Arab, China, Bahrain, Malaysia, Oman, dan Philipina, kita berharap kontingen Sumut kembali meraih prestasi gemilang" katanya. Dalam kunjungan itu, para peserta sempoa yang terdiri dari pelajar SMPN 2 Medan, SDN I Medan, MTs Negeri 1 Medan, Samanhudi, Methodis, SMPN 3 Medan, Jamiatul AlWashliyah, dan lainya ini menunjukkan kebolehan masing-masing di depan Plt Gubsu dalam penghitungan cepat luar kepala. Baru beberapa detik pembimbing membacakan soal perkalian dan pembagian para peserta sudah bisa menjawab dengan benar. (WAN)

Pembantu Rektor IV UMSU Dr Suhrawardi K Lubis SH, MH Medan-andalas Menjadi mediator dalam menyelesaikan sengketa termasuk sunnah Nabi Muhammad SAW, karena Nabi juga sempat menjadi mediator ketika muncul sengketa antara kaum Qurais di Tanah Suci Makkah mengenai orang yang berhak menempatkan hijir aswat (batu hitam) di Kabah. “Selain sunnah nabi, menjadi mediator akan mendapat dua keuntungan di dunia dan akhirat. Keuntungan di dunia misalnya dalam menyelesaikan kasus tanah, bisa mendapat bagian tanah atau uang, dan di akhirat sudah tentu akan memperoleh pahala dan memperoleh tempat yang baik di sisi Allah SWT,” kata Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr H Suhrawardi K Lubis SH, MH ketika menutup Pelatihan Mediator yang digelar atas kerjasama UMSU dan Indonesian Institute of Conflict Transformation (IICT), di Hotel Garuda Plaza Medan, Jumat (29/6) sore. Hadir dalam acara penutupan itu Wakil Rektor (WR) I UMSU Dr Muchyarsyah, SE,

Medan-andalas Di saat warga sedang menjalankan salat jumat, sebuah rumah di Jalan Letda Sujono Gang Banten No 81 B Lingkungan II Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, ludes dilalap si jago merah, Jumat (29/6). Api diketahui muncul dari asbes rumah Selamet (45) itu berasal dari atas asbes yang langsung membesar. Warga sekitar yang sedang melakukan salat jumat melihat api yang tiba-tiba membesar lang-

sung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. "Saya lagi salat, anak saya yang melihat pertama," ucap Slamet. Sebelum api merembet ke rumah lain, warga setempat berusaha merusak dua rumah yang bersebelahan dengan rumah Selamet, yakni milik Abdul Halik dan Daud Lubis. Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan tiba di lokasi kebakaran. Dibantu oleh ratusan warga yang baru saja pulang menunaikan salat ju-

mat, tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu 30 menit. Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Tembung Kecamatan Medan Tembung, M Said mengatakan, api berasal dari rumah Selamet diduga akibat arus pendek listrik. "Dugaan sementara api berasal dari arus pendek. Tidak ada korban dalam musibah tersebut namun kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” kata Said. Pihak kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan yang

mendapat informasi pun langsung turun ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan asal api. Dari pantauan wartawan di lokasi kejadian, lokasi kebakaran masih menjadi tontonan warga. Sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan panjang. Sementara Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjuntak saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya masih menyelidiki asal api. (ACO)

Irwanto Tampubolon :

Membenahi Kota Medan Butuh Kesabaran dan Ketegasan Medan-andalas Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Medan yang jatuh pada 1 Juli 2012, Pemko Medan telah menerima sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat. Penghargaan tersebut tentu merupakan kado istimewa bagi masyarakat, dengan harapan Kota Medan semakin baik. “Sejumlah penghargaan yang berhasil diraih tentu karena kepiawaian kepemimpinan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan wakilnya Dzulmi Eldin. Sosok Rahudman selama ini kita lihat tegas, berani, dan mampu melakukan perubahan yang berpihak kepada rakyat,” kata anggota DPRD Medan Irwanto Tampubolon usai sidang paripurna istimewa HUT ke

422 Kota Medan di DPRD Medan, Jumat (29/6). Penghargaan yang diterima Pemko Medan, di antaranya Adipura, PeGI, Langit Biru, BPSK, Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan opini WTP dari BPK RI. Namun, di balik penghargaan ini, menurut Irwanto, masih banyak yang perlu dibenahi. “Semua itu harus kita syukuri. Bahkan, penghargaan itu harus dilakukan sebagai motivasi semangat kerja, karena mempertahankan adalah hal yang berat daripada memperolehnya,” ujar Irwanto. Menurut Ketua Fraksi Medan Bersatu ini, kendati Pemko Medan sudah banyak memperoleh penghargaan, Rahudman dan seluruh ja-

jarannya harus bekerja maksimal terhadap kepentingan masyarakat umum. “Di samping itu, membenahi Kota Medan juga butuh kesabaran dan ketegasan,” tandasnya. Bahkan menurut Irwanto, Pemko Medan harus lebih melakukan pengawasan dan memperhatikan masalah kesehatan lingkungan. Seperti banyaknya perusahaan dan industri yang membuang limbah sehingga mencemari lingkungan pemukiman warga. Terkait masalah pendidikan, Irwanto melihat masalah peningkatan pelayanan pendidikan di Medan dinilai belum maksimal. Sebab, masih banyak sekolah yang memiliki ruangan tidak memadai, bahkan hampir seluruh meja dan kursi sekolah negeri rusak.

“Kondisi seperi itu terkesan kurang dipedulikan kepala sekolah, selalu mengharapkan bantuan dari pemerintah, padahal uang komite masih bisa digunakan. Begitu juga dengan Dinas Pendidikan, sepertinya masih kurang peduli peningkatan mutu pendidikan di kota ini,” katanya. Masalah perbaikan infrastruktur, Irwanto melihat masih butuh pembenahan yang serius. Selama ini, perbaikan dan perawatan drainase serta gorong-gorong masih sebatas rutinitas. Begitu juga seluruh pinggiran sungai yang melintas Kota Medan harus segera diperbaiki. “Di sepanjang pinggiran sungai perlu ditanam pohon yang berdaya guna,” pungkasnya. (BEN)

Mediator Miliki Keuntungan Dunia dan Akhirat FOTO BERSAMAPara peserta Pelatihan Mediator berfoto bersama dengan para Wakil Rektor UMSU, Direktur Eksekutif IICT Sri Mamudji dan Ketua Asosiasi Mediator Sumut, seusai acara penutupan pelatihan di Hotel Garuda Plaza Medan, Jumat (29/6) sore. andalas/hamdani

MSi, WR II Ahmad Sinaga SSos, MSi, WR III HM Arifin Gultom SH, MHum, Kepala Biro Kemahasiswaan Rahmat Kartolo Simanjuntak ST, Ketua Asosiasi Mediator Sumatera Utara Dr Pendestaren Tarigan SH, MH, Direktur Eksektif IICT Sri Mamudji SH, MLL, dan Ketua Pengadilan Negeri Stabat Diah Sulastri Dewi SH, MH. Pelatihan digelar lima hari, 25-29 Juni 2012. Di depan 22 peserta pelatihan, Suhrawardi berjanji akan meminta Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Agama

(PA) di daerah ini untuk memanfaatkan mediator dalam menyelesaikan sengketa. Dia yakin permintaan itu akan disahuti, karena 80 persen ketua PN dan PA di Sumut merupakan alumni UMSU. Dalam kesempatan itu, Ketua Asosiasi Mediator Sumut Pendestaren Tarigan mengatakan, mediasi kini telah menjadi profesi baru yang menjanjikan dalam penyelesaian sengketa. Sebab, sesuai dengan Peraturan Mahkaman Agung (MA) No. 1 Tahun 2008, perkara perdata dan perkara di PA tidak bisa di-

lanjutkan sebelum ada mediasi. MA juga melarang hakim melakukan mediasi, karena mediasi telah diserahkan kepada mediator yang telah lulus sertifikasi. “Lapangan kerja mediator terbuka luas. Sebab, di Sumut saja ada 27 PN dan 27 PA. Dan setiap PN dan PA harus ada minimal lima orang mediator yang bersertifikat,” kata dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) ini. Dia juga mengatakan, mediasi penyelesaian sengketa tidak hanya dilakukan di pengadilan, tapi juga di luar peng-

adilan. Bahkan, katanya mediasi adalah proses hukum paling damai. “Pekerjaan sebagai mediator sangat mulia. Karena keadilan sejati itu hanya bisa diperoleh lewat mediasi. Sebab, mediasi dibutuhkan oleh kedua pihak yang bersengketa,” kata ahli hukum administrasi negara ini. Pendestaren menegaskan, kekuatan hukum perkara yang diselesaikan lewat mediasi tidak perlu diragukan, karena hasil yang dicapai lewat mediasi akan dikukuhkan oleh pengadilan. Sumut sendiri, katanya, saat ini baru memiliki 105 mediator yang dihasilkan lewat pelatihan tiga angkatan yang digelar USU. “Saya berharap, 22 peserta yang mengikuti pelatihan di UMSU akan lulus semua, sehingga menambah jumlah mediator di Sumut,” katanya. Sedangkan Direktur Eksekutif IICT Sri Mamudji berharap, kerjasama pihaknya dengan UMSU dalam melatih mediator akan berlanjut, agar kebutuhan terhadap SDM mediasi ke depan terpenuhi di Sumut. (HAM)


HUKUM KRIMINAL

Sabtu 30 Juni 2012

Polresta Medan Gerebek Markas Judi Togel Medan-andalas Petugas Unit Judi/Susila Sat Reskrim Polresta Medan menggerebek rumah yang diduga dijadikan markas judi toto gelap (Togel) di kawasan Jalan GB Yosua dan Jalan Thamrin, Medan, Kamis (28/6). Dalam penggerebekan tersebut selain meringkus tersangka yang diduga berperan sebagai bandar, petugas Unit Judi/Susila Sat Reskrim Polresta Medan juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu unit handphone, catatan nomor angka tebakan dan uang Rp82 ribu. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Medan, Kompol Moch Yoris MY Marzuki SIK ketika dikonfirmasi andalas melalui Kanit Idik 3 Judi/Sila AKP Edi

Safari SH membenarkan penangkapan tersebut. "Benar ada, tersangkanya, RS (27) sudah kita lakukan penahanan. Saat ini kami masih mendalami semua keterangan tersangka," kata AKP Edi Safari SH, kemarin. Edi mengatakan, penangkapan tersangka kasus judi togel itu merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan praktik perjudian yang dilakoni tersangka. "Sebelumnya kami menerima informasi bahwa tersangka kerap menjual kupon judi togel di sekitar tempat tinggalnya. Lalu kami lakukan penyelidikan. Hasilnya benar, lalu kami lakukan penangkapan dan penyitaan barang bukti," tukas Edi.(HER)

HUT Bhayangkara di Papua Diundur Jakarta-andalas Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution mengatakan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 66 di Polda Papua diundur pada tanggal 2 Juli 2012. "Hal ini dikarenakan Polri memfokuskan pada tanggal 1 Juli untuk pengamanan perayaan hari jadi Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang juga jatuh di hari yang sama," kata Saud di Jakarta, Jumat (29/6). Seluruh personel Polri di Papua fokus melaksanakan pengamanan guna menghindari gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat, ujarnya. "Kita mengimbau kepada

masyarakat di Papua untuk tidak menaikan bendera (Bintang Kejora, red)," kata Saud. Polri tetap akan melakukan pendekatan secara dialogis kepada masyarakat dalam pola pengamanan hari jadi OPM yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2012, katanya. "Kalau masih terjadi gangguan Kamtibmas terpaksa kita ambil langkah penegakan hukum," kata Saud. Polda Papua sudah melakukan pemetaan oleh aparat kewilayahan dari mulai Polsek hinga Polda. Bila ada penambahan personel pengamanan akan dilakukan, katanya. "Upayakan peringatan Hari Bhayangkara di Papua dilakukan secara sederhana dengan syukuran," kata Saud. (ANT)

Pelanggaran HAM Masih 'Warnai' Kinerja Polri Jakarta-andalas Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) membuka catatan buruk tentang kinerja Polri, dimana pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masih mewarnai kinerja kepolisian. "KontraS mencatat sejak tahun 2011 hingga pertengahan tahun 2012 ada kasus dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Polri. Ini kado KontraS untuk HUT Bhayangkara Polri ke-66. Kami berharap ini bisa menjadi kritik dan masukan kepada Polri untuk reformasi secara internal," kata Koordinator KontraS, Haris Azhar dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (29/4). Catatan pengaduan yang diterima KontraS dari masyarakat terkait kinerja Polri, antara lain, praktik penyiksaan sebanyak 14 kasus, penggunaan kekuatan senjata api secara berlebihan sebanyak 11 kasus, pembubaran paksa terhadap kegiatan damai sebanyak 7 kasus, penangkapan dan penahanan secara sewenang-wenang sebanyak 20 kasus, dan pembiaran tindak kekerasan dari

kelompok mayoritas terhadap kelompok minoritas sebanyak 8 kasus. Selain memberikan catatan pengaduan yang diperoleh dari masyarakat, Kontras juga menunjukkan data sejumlah kasus kekerasan oleh polisi melalui monitoring media sejak 2011 hingga 2012. Data kekerasan polisi berdasarkan jenis tindakan, yakni penembakan sebanyak 39 tindakan, penyiksaan sebanyak 31 tindakan, penganiayaan sebanyak 80 tindakan, penangkapan 24 tindakan, intimidasi 30 tindakan, pemerasan dua tindakan, bentrokan 8 tindakan, pembiaran 10 tindakan, penjebakan satu tindakan, pengrusakan dua tindakan, pembubaran satu tindakan. Menurut Haris, dalam setahun terakhir ini tindakan yang mengemuka dari kepolisian adalah sikap represif polisi dalam menyikap aksi BBM dan konflik-konflik agraria, seperti kasus Mesuji dan beberapa kasus antara warga dan perusahaan pemilik perkebunan. Polisi cenderung melakukan kekerasan pada warga dan lebih memilih kepentingan perusahaan, katanya.(ANT)

harian andalas | Hal.

4

Tiga Pria Ngaku Polisi Rampas Motor Pelajar Medan-andalas Seorang pelajar SMP, Rino Suwandi (14) warga Jalan Puri Gang Kaleng, Medan menjadi korban perampokan yang dilakukan tiga orang laki-laki mengaku anggota polis. Tidak hanya itu, korban juga sempat dianiaya pelaku yang kemudian membawa kabur sepeda motor Honda Supra X 125 BK 2564 AAH miliknya. setelah kejadian, korban selanjutnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Area. Kepada polisi Rino mengatakan, kejadian itu bermula ketika korban dan adiknya ber-

maksud menjemput ibunya yang berjualan di Jalan Puri. Setibanya di Jalan Puri depan Gang

Irama, korban dihadang pelaku yang mengendarai sepeda motor Mio bonceng tiga. Salah seorang diantara pelaku kemudian menuduh korban telah menabrak adiknya sembari mengaku dirinya anggota polisi. Kontan saja korban membantah tuduhan tersebut. Namun pelaku memaksa korban untuk menjumpai adiknya. Merasa tidak pernah menabrak dan apalagi seorang dari pelaku mengaku anggota polisi, korban mau diajak. Korban diajak

pelaku naik sepeda motor sedangkan adiknya ditinggal. Bahkan setelah itu aku disuruh menunggu di sepeda motor sedangkan kuncinya dipegang pelaku. Mereka bertiga terlihat berbincang-bincang setelah itu aku diajaknya naik sepeda motor menuju ke Gang Amal Bhakti yang sepi. Menurut Rino Suwandi, setelah berada di daerah yang sepi, pelaku menyuruhnya turun dan mengancam akan melakukan penganiayaan. “Begitu saya

Perampok Ditangkap Saat Melihat Istri Melahirkan Medan-andalas Seorang pria yang dilaporkan kerap melakukan aksi perampokan dengan mempergunakan senjata tajam ditangkap petugas Reskrim Polsek Sunggal ketika melihat istrinya melahirkan di RSU Bina Kasih, Jalan TM Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (28/6) sekira pukul 17.00 WIB. Tersangka Budi Muliadi alias Budi (32) warga Jalan Multatuli Lorong 4 lingkungan 4 Medan Maimun ini ditangkap atas

laporan pengaduan salah seorang korbannya, Eka Muspika (30) penduduk Komplek Reninata Blok C Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Aksi perampokan yang dilakukan tersangka terhadap Eka Muspika pada, Jumat (15/6) lalu. Saat itu dia mau pergi kerja dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Beet BK 3221 ABF. Tersangka dan seorang rekannya berinisial E (DPO) memepet korban dan menyuruhnya

berhenti. Dan setelah berhenti korban diancam oleh Budi Muliadi dengan pisau sehingga korban ketakutan dan menyerahkan sepeda motornya berikut tas yang berisi 3 unit Handphone serta uang Rp350 ribu. Setelah kejadian itu kedua pelaku melarikan diri. Plt Kapolsek Sunggal AKP Baktiar Marpaung SH melalui kasie Humas Aiptu BE Siraet S.Sos kepada wartawan, Jumat (29/6) mengatakan, setelah

menyelesaikan kasus ini sampai ke peradilan. Tidak ada yang ditutup-tutupi dalam penanganan kasus tersebut," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes (Pol) Gustav Leo di Banda Aceh, Jumat (29/6) Hal itu disampaikan menanggapi tudingan Irwandi Yusuf yang menilai Kapolda Aceh Irjen (Pol) Iskandar Hasan telah

membuat pernyataan dan intinya kasus pemukulan terhadap dirinya selesai dengan tertangkapnya pelaku dari masyarakat biasa. "Itu tidak bisa diterima karena sangat bertentangan dengan fakta yang ada dan diketahui umum bahwa pelaku lebih dari satu orang," kata Irwandi Yusuf dalam surat terbuka yang

dilakukan pengembangan kasus tersebut, ternyata tersangka BM alias Budi telah berulangkali melakukan tindak pidana perampokan dan pencurian. “Ada dua laporan pengaduan terkait tindak pidana yang dilakukan tersangka ini sebelumnya. Pada tanggal 8 Juni 2012 pelaku menjambret di Jalan Bunga Raya kelurahan asam Kumbang dan kemudian 14 Mei lalu membongkar toko “Ido” Jalan besar Tanjung Selamat,” ujar Sirait. (ACO)

disampaikan melalui surat elektronik. Mantan gubernur periode 2007-2012 itu mengatakan, para pelaku ada yang berseragam Satgas Partai Aceh. "Saya mengenali sebagian dari pelaku, termasuk yang telah ditangkap itu dari Partai Aceh, bukan masyarakat biasa," kata Irwandi.(ANT)

K

eduanya tewas bersama 6 penumpang lainnya setelah mobil mini bus Mitsubhisi L-300 yang mereka tumpangi masuk kedalam jurang dijalan umum KM 40-41 Nagari Sibaganding, Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (28/6) pagi. Korban sebelumnya sempat dibawa ke

RSUD Djasamen Saragih dan dirujuk ke RSU dr Pirngadi Medan yang sampai malam itu juga sekira pukul 22.00 WIB. Menurut keterangan cucu korban Zulkarnaen (38) warga Jalan Sempurna Kec Medan Kota di ruang tunggu jenazah forensik RSU dr Pirngadi Medan mengatakan kedua angkunya (kakek) itu tiba dari Malaysia di Medan pada Senin (19/6) dengan tujuan berziarah di makam leluhur mereka di Desa Panggautan, Kab Madina menyambut bulan suci ramadhan. "Mereka tiba di Medan pada hari Senin(18/6) lalu dan langsung berangkat ke Madina. Namun, baru pulang dari ziarah hendak kembali ke Medan dan pulang ke Malaysia. Kami dapat kabar mobil yang ditumpangi kedua angku saya masuk jurang ,’ jelasnya. Padahal menurut Zulkarnaen, kedua angkunya itu sesuai jadwal akan kembali tiba di Medan pada Kamis (28/ 6) sore dan selanjutnya

langsung kembali berangkat ke Malaysia. "Padahal kedua almarhum itu mau langsung berangkat ke Malaysia kalau sudah tiba di Medan," ujar Zulkarnaen sedih. Sementara itu kedua putra dari kedua korban Rohaizad (42) anak dari Zaidun dan Azlan (35) anak Zulkifli yang tiba dari Malaysia setelah mendapatkan kabar tentang kecelakaan tersebut langsung menuju RS Pirngadi. Kedua anak korban tampak bersedih dan enggan berbicara. Cucu korban lainnya, Nining warga Jl Sempurna Medan Kota menambahkan kedua angkunya merupakan orang Tapsel bermarga Nasution dan sudah lama menetap dan berumah tangga dengan wanita negara Malaysia. Kedua kakeknya Zaidun bekerja sebagai supir taxi dan Zulkifli pensiunan tentara diraja Malaysia. “Kedua kakek saya tiba di Medan, hanya singgah ke rumah Zulkifli dan langsung

Medan-andalas Truk BK 8347 VN bermuatan gas elpiji 3 kilogram diduga oplosan diamankan Petugas Reserse Ekonomi Polresta Medan dari kawasan Jalan Pancing Medan, Kamis (28/6) malam. Kepala Unit Reserse Ekonomi Polresta Medan, AKP Bambang Ardi ketika dikonfirmasi Jumat (29/ 6) membenarkan pengamanan tersebut. "Diamankannya truk bermuatan gas elpiji 3 kilogram diduga oplosan itu berawal dari informasi masyarakat. Truk bermuatan gas elpiji 3 kilogram dari Pagar Merbu menuju Medan. Kita juga amankan sopir dan kernetnya. Menurut informasi, gas elpiji 3 kilogram itu merupakan subsidi dari pemerintah, namun di tengah jalan gas elpiji 3 kilogram itu ditukar dengan gas elpiji 12 kilogram," kata Bambang. (HER)

Penarik Becak Tewas Tersengat Listrik

Jenazah 2 WN Malaysia Dibawa Pulang Keluarga Jenazah 2 WNA Malaysia Zaidun Bin Mohd. Basyir (68) warga kampung Caras Baru Kuala Lumpur Malaysia dan adiknya Zulkifli bin Mohd Basyir (65) warga Johor Baru Malaysia, Jumat (29/6)sekira pukul 16.30 WIB dibawa kedua anaknya kembali ke Malaysia, dari Instalasi Jenazah RSUD Dr Pirngadi Medan.

(HER)

Truk Bermuatan Gas Elpiji Diamankan

Polda Aceh Serius Ungkap Kasus Pemukulan Mantan Gubernur Banda Aceh-andalas Pihak Kepolisian Daerah Aceh serius mengungkap kasus pemukulan terhadap mantan Gubernur Irwandi Yusuf yang terjadi di halaman gedung DPRA di Banda Aceh usai pelantikan gubernur dan wakil gubernur periode 2012-2017, 25 Juni 2012. "Seorang pelakunya sudah kami proses. Polda akan

turun, pelaku langsung tancap gas melarikan sepeda motornya. Kapolsek Medan Area, Kompol Sonny W Siregar, SHG melalui Kanit Reskrim AKP Jonser. Banjarnahor SH, membenarkan peristiwa tersebut, namun AKP Jonser belum mengetahui seorang pelakunya mengaku-ngaku anggota polisi. ”Kita telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus tersebut,” ujar AKP Jonser.

berangkat untuk ziarah. Mereka setahun sekali memang pulang untuk ziarah ke makam leluhur di kampung,” ujar Nining. Sedangkan dokter kepala Instalasi Kedokteran Forensik & Mediko-Legal RSUD Dr Pirngadi Medan dr Surjit Singh, SPF, DFM mengatakan kedua jenazah WNA Malaysia tersebut rujukan dari RS Djasamen Saragih dan hanya untuk persiapan pemberangkatan ke Malaysia saja. "Di sini kedua mayat tidak ada dilakukan visum sama sekali, hanya untuk persiapan pemberangkatan ke Malaysia saja. Sedangkan mengenai visum sudah ditangani di RS Djasman Saragih," katanya. Usai dibersihkan, kedua jenazah tersebut langsung disholatkan kedua anaknya dan sekira pukul 16.30 WIB dibawa ke Bandara Polonia untuk diberangkatkan kembali ke Malaysia. (YN)

Stabat-andalas Hairul Chaniago (52), lelaki paruh baya yang kesehariannya berprofesi sebagai penarik becak tewas tersengat listrik, Kamis (28/6) sekira pukul 11.00 WIB. Warga Jalan Pesantren, Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Langkat itu kesetrum saat memasang spanduk Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu, di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Pekan Tanjungg Pura, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Informasi diperoleh di kepolisian, Jumat (29/6), sebelumnya korban mendapat order memasang spanduk Bupati Langkat. Tapi naas, saat memanjat tiang, kepala korban menyentuh kabel listrik. Seketika itu korban terjatuh dan meninggal dunia.(BD)


Sabtu 30 Juni 2012

GALERI MEDAN ANDALAS FAIR

harian andalas | Hal.

5

Foto : HS Poetra

Wakil Pimpinan Redaksi Harian Andalas H Baharuddin (kiri) menyerahkan hadiah kepada wartawan terbaik ke-2 untuk wilayah Medan, Robenson Sidabariba pada pembukaan Medan Andalas Fair 2012 dalam rangka HUT ke-7 Harian Andalas.

Redaktur Pelaksana Harian Andalas Gusliadi Ritonga (kiri) menyerahkan hadiah kepada tiga wartawan terbaik KPK Pos (Grup Andalas) untuk pada pembukaan Medan Andalas Fair 2012 dalam rangka HUT ke-7 Harian Andalas.

HUKUM KRIMINAL Korupsi Proyek Pembangunan Jalan di Dinas PU Simalungun

Kardius Diperiksa Kembali Pekan Depan Medan-andalas Tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Dinas PU Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran 2010 Kardius dijadwalkan diperiksa kembali pekan depan atau Senin, 2 Juli 2012 di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Demikian Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Marcos Simare-mare di ruang kerjanya, Jumat (29/6). Disebutkan, tersangka Karsius yang sebelumnya ditangkap oleh tim gabungan intelijen Kejagung dan Kejati Sumut di salah satu hotel di Surabaya, sempat buronan selama dua tahun. Kardius yang saat ini sudah bermukim di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan sejak diboyong ke Medan, Senin 25 Juni 2012 silam dari Surabaya, diungkapkan Marcos pula akan didampingi Penasehat Hukumnya (PH), untuk dicecar beberapa pertanyaan seputar keterlibatannya dalam proyek pem-

bangunan jalan. "Waktu pemeriksaan pertama ketika sampai di Medan dirinya tidak didampingi pengacara. Kita tanyakan kepadanya, kalau memang tidak sanggup menyiapkan pengacara kita bersedia menyiapkannya. Tetapi dia mengatakan pada Senin nanti sudah ada Penasehat Hukum yang mendampinginya. Sesuai UU kan ketika memeriksa dia harus didampingi," ujar Marcos. Terkait kasus ini, Marcos pun mengaku selain Kardius sudah ada tersangka lain yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial (R) yang pula sudah dilakukan pemeriksaan. Anehnya, meski sudah ditetapkan tersangka (R) hingga kini belum juga ditahan, berbeda dengan Kardius yang sudah ditahan. Ditanya terkait hal itu, Marcos berkilah bahwa selama ini (R) cukup koperatif memenuhi panggilan tim penyidik. Sementara Kardius tidak koperatif dan

malah melarikan diri ke Surabaya hingga berhasil ditangkap oleh gabungan tim intelijen Kejagung dan Kejati Sumut. "Iya, (R) sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka. Tetapi belum kita tahan karena dibutuhkan

Kapolres Nias Kerahkan 119 Personel Amankan Sidang Sinode XII

untuk pengembangan faktafakta baru. Tolong sampaikan kepada masyarakat tidak ditahannya (R) bukan karena hal macam-macam. Yang jelas kami masih melakukan pengembangan kasus ini untuk menemukan tersangka lain," ungkapnya.(FEL)

SAMBUT – Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum bersama Bupati Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Wali Kota Gunungsitoli disambut kalungan bunga saat menghadiri pembukaan sidang sinode XII dan HUT ke 60 ONKP 2012 di gedung Centrum ONKP Tugala Lahomi, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Rabu (27/6). Nias-andalas Kepala Polisi Resor Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK mengerahkan sedikitnya 119 personelnya untuk melakukan pengamanan pembukaan sidang sinode XII dan HUT ke 60 ONKP 2012 di gedung Centrum ONKP Tugala Lahomi, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Rabu (27/6). Sidang Sinode XII dan HUT ke 60 ONKP 2012 itu sendiri direncanakan berlangsung selama 5 hari, mulai Rabu (27/ 6) sampai Minggu (1/7). Agenda kegiatan laporan pertanggung jawaban pimpinan pusat Gereja ONKP masa bakti 2007 s/d 2012. Selain itu penyusunan program dan kegiatan pelayanan Gereja ONKP untuk masa bakti 2007 s/d 2012 serta melakukan pemilihan dan pelantikan pimpinan pusat

Gereja ONKP Periode 2012 s/d 2017. Personel Polres Nias yang disiagakan di stand by-kan di lokasi acara. "Personel yang kita libatkan melakukan pengamanan secara tertutp maupun terbuka. Mereka kita stand by-kan di lokasi acara. Kegiatan pengamanan meliputi pengamanan undangan perwakilan Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama RI di Bandara Binaka Gunungsitoli. Kegiatan yang dihadiri Bupati Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Wali Kota Gunungsitoli, Kapolres Nias, Kajari Gunungsitoli, Dandim 0213 Nias yang diwakili oleh Kasdim, Ketua DPRD Nias Selatan, Nias Barat, para pejabat SKPD dari wilayah Nias Barat, serta seluruh pendeta Gereja ONKP sekepulauan Nias itu, berlangsung aman dan

kondusif. Mudah-mudahan, hingga saat ini situasi di sini masih dalam keadaan aman dan kondusif," kata Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum ketika ditanya andalas, tadi malam. Kegiatan Sidang Sinode XII dan HUT ke 60 ONKP 2012 diawali dengan penyambutan para pimpinan daerah secara adat Nias Barat, dilanjutkan dengan acara laporan ketua umum Panitia Snk. HERMIT HIA, S.IP. Ucapan selamat datang dari Bupati Nias Barat, kata sambutan Ketua DPRD Kabupaten Nias Barat, kebaktian singkat sekaligus kegiatan penanaman pohon di depan kantor pusat ONKP di Desa Tugala, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat oleh para pimpinan daerah. (HER)


EKONOMI BISNIS

Sabtu 30 Juni 2012

harian andalas | Hal.

10

KartuHalo Hadir dengan Layanan Baru

Telkom CDSA Medan

Kucurkan Rp 1,5 Miliar untuk UKM Medan-andalas PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk Community Depelopment Sub Area (CDSA) Medan mengucurkan dananya kepada mitra binaan sebesar 1,5 miliar untuk Triwulan II 2012 sebagai program PKBL untuk membina para pelaku usaha kecil menengah (UKM). Kordinator CDSA Medan Ben Sugito yang ditemui di Inna Darma Deli Medan, kemarin mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Telkom supaya para UKM memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan usahanya. “Hari ini CDSA Medan mengucurkan dana bantuan usaha kepada 58 mitra binaan Telkom yang totalnya mencapai Rp 1.580.938.000 untuk wilayah Kab.Langkat, Kab.Deli Serdang, Kota Medan, Kota Binjai dan sebagian Kabupaten Serdang Bedagai,” ujar Ben. (RIL)

Medan-andalas Telkomsel memperkenalkan wajah baru kartuHalo dengan ragam layanan spesial, tampilan lebih dinamis, dan keunggulan manfaat yang lebih bervariasi. Pelanggan akan mendapatkan keistimewaan jaringan komunikasi yang lebih kuat dengan cakupan terluas, prioritas akses layanan data yang lebih cepat hingga 7.2 Mbps, layanan roaming internasional dengan tarif yang lebih terjangkau, layanan GrooviaLite, serta potongan harga khusus paket bundling smartphone pilihan. Pelanggan kartuHalo akan mendapatkan prioritas di jaringan High Speed Packet Access (HSPA). Jaringan HSPA adalah jaringan berkecepatan tinggi yang memungkinkan proses download dan upload dilakukan dengan sangat cepat. Saat ini jaringan HSPA Telkomsel merupakan yang terluas dibandingkan dengan operator seluler lainnya. Di Medan, peluncuran kartuHalo versi baru ini dilakukan di Atrium Cambridge Mall, Jumat (29/6) yang diisi dengan pameran produk layanan kartuHalo bundling dengan berbagai merek smartphone termas yang berlang-

Pedagang Musiman Mulai Raup Keuntungan Medan-andalas Tahun ajaran baru 2012/2013 segera dimulai, para orangtua mulai berburu perlengkapan sekolah untuk anak-anaknya. Momen seperti inilah yang telah ditunggutunggu oleh sebagian orang untuk meraih keuntungan khususnya bagi orang yang memang sudah berprofesi sebagai pedagang atau yang sering disebut pedagang musiman. Salah seorang pedagang musiman di Pusat Pasar, Lia mengaku bahwa sebelumnya Ia menjual sayur-sayuran. "Sebelumnya saya jualan sayuran. Sekarang ini lagi banyak-banyaknya orang cari peralatan sekolah, makanya tinggalkanlah dulu jualan sayur-sayurannya. Ini musiman saja," paparnya saat ditemui di Pusat Pasar, Jumat (29/6). Lia menambahkan, keuntungan yang diraih lebih baik disbanding ketika berjualan sayur. "Kalau saat-saat seperti ini keuntungan lumayan lah daripada biasanya kita jual sayuran. Tapi yah gini, ini kan cuma musiman saja, sekali dalam setahun," ungkapnya. Selain Lia seorang pedagang musiman lainnya,, Maria mengungkapkan hal yang sama bahwa Ia sengaja beralih menjadi pedagang perlengkapan sekolah pada saat menjelang ajaran baru saja. "Saya sebelumnya jualan sendal, kaus kaki, tapi saat ini kita beralih dulu jual perlengkapan sekolah baik buku, pulpen, pinsil, cat, penghapus dan perlengkapan sekolah lainnya," paparnya. Dikatakanya, sebagian barang yang Ia jual adalah persediaan lama yang masih tersisa. "Barang-barang ini ada juga stok lama, kalau perlengkapan sekolah ini kan gak bakalan rusak. Yah seterusnya kalau nggak habis persediaan ini akan kita jual di tahun ajaran barunya lagi," jelasnya lagi. Menurutnya harga pada tahun ini tidak banyak dinaikkan, bahkan harga yang ia jual lebih murah dibandingkan dengan penjual buku lainnya seperti di mall atau toko. "Kita jual dari yang termahal misalnya Rp 5000/ buku isi 50 lembar merek AA, dan yang termurah mencapai Rp 1000/buku isi 30 lembar untuk merekmerek biasa. Kalau untuk pulpen, stabilo, penghapus, rautan, semua juga masih standarnya. Hanya saja meningkatlah harganya 5%, kita juga tidak bisa tahan, daripada gak laku," jelasnya.(SIONG)

VERSI BARU – Head of Sales and Customer Care Region Sumbagut Division Telkomsel Filin Yulia dan Head of Account Management Sumatera Division Telkomsel Ahmad Sofyan memperkenalkan kartuHalo versi baru di Medan, 29 Juni 2012. (andalas/ist)

sung selama tiga hari. Sales and Customer Care Region Sumbagut Division Filin Yulia menjelaskan, hadirnya wajah baru kartuHalo ini merupakan jawaban atas solusi komunikasi tanpa batas bagi pelanggan yang dipadukan dengan beragam manfaat eksklusif. "Transformasi produk kartuHalo mengusung seluruh ekspresi keinginan pelanggan untuk memilih layanan komunikasi berkualitas tinggi, yang dise-

suaikan dengan kebutuhan gaya hidup saat ini,” karanya. Head of Account Management Sumatera Division Telkomsel Ahmad Sofyan menambahkan untuk melengkapi hadirnya kartuHalo versi terbaru, Telkomsel menghadirkan paket pascabayar terlengkap di Indonesia bernama Halofit. Pelanggan baru yang mengaktifkan Halofit dapat memilih paket sesuai kebutuhan dengan harga terjangkau, yakni Rp80.000,

Rp125.000, Rp250.000, Rp500.000, Rp1,5 juta, dan Rp3 juta per bulan untuk bonus pemakaian telepon hingga 5.000 menit, bonus SMS hingga 5.000 SMS, dan bonus layanan data hingga 2.000 MB setiap bulannya. Manfaat lain yang diperoleh ialah potongan harga spesial hingga senilai Rp 2,7 juta untuk berbagai variasi paket bundling high-end device. Pelanggan baru kartuHalo berkesempatan mendapatkan

berbagai program loyalty customer eksklusif, antara lain fasilitas airport lounge dan valet parking untuk pelanggan HALO Priority dengan mengakses *700#, serta berkesempatan mengikuti undian berhadiah 2 unit Harley Davidson Sportster Forty-Eight. Saat ini kartuHalo edisi terbaru sudah tersedia di GraPARI terdekat. Pelanggan juga dapat memiliki kartuHalo dengan sistem registrasi online di www.telkomsel.com/halo. (GUS)

Kelompok Tani Asahan Dapat Bantuan Rp 3,6 M Asahan-andalas Untuk mendukung ketahanan pangan, Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST menyerahkan bantuan dana senilai Rp 3,6 M bagi kelompok tani di Asahan. Bantuan terdiri atas Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan senilai Rp 1,5 miliar kepada Gabungan Kelompok Tani dan Bantuan Sosial Rp 2,1 miliar untuk pengembangan jaringan irigasi bagi 31 kelompok tani se kecamatan Rawang Asahan. Penyerahan dilakukan pada acara Posko Desa di Desa Rawang Lama Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, pertengahan pekan lalu. Dalam acara tersebut juga diserahkan berbagai

bantuan alat dan mesin pertanian dan ternak untuk meningkatkan produktivitas petani dan kelompok tani. Turut hadir dalam penyerahan berbagai bantuan bersumber dari dana APBN dan APBD Provinsi tersebut Direktur pembenihan tanaman pangan Kementerian Pertanian DR Bambang. Gatot mengatakan, pemberian bantuan bertujuan meningkatkan produktivitas petani dalam upaya mendorong ketahanan pangan di Sumut. Peningkatan produktivitas tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui kementrian pertanian untuk pemenuhan target 2014 Indonesia swasembada beras 10 juta ton. Provinsi Sumatera Utara

sangat diharapkan dapat menyumbang pencapaian target dimaksud, karena memang Sumatera Utara termasuk lumbung Pangan Nasional. Dalam pemenuhan target dimaksud, Gatot menyebutkan bahwa pemerintah melakukan program ekstensisfikasi dan intensifikasi. Untuk ekstensifikasi sendiri Pempropsu sendiri telah dapat bantuan dari pemerintah pusat dalam pencetakan sawah baru di tahun 2012 seluas 2.200 Ha dan ditahun 2013 nanti menjadi 3.200 Ha. "Untuk itu saya optimis ditahun 2014 Sumut akan memberi kontribusi swasembada beras," tegas Gatot. Lebih jauh lagi, Gatot menye-

butkan bahwa Pemerintah Provinsi akan terbitkan Perda terkait penggunaan lahan pertanian. Dalam Perda tersebut nantinya bila petani ingin mengalihkan peruntukan lahan pertaniannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan. "Hal ini bertujuan agar ketahanan pangan kita terjaga kesediannya," kata Gatot. Di hadapan ribuan warga yang hadir Gatot tak lupa menghimbau agar semua pihak aktif mendukung untuk pemenuhan swasembada beras, terlebih petani agar jangan sampai merubah lahan sawahnya menjadi lahan perkebunan seperti sawit dan lainnya. "Pemerintah akan terus mendukung petani untuk majukan usahanya dan pemerintah juga

minta komitmen yang kuat dari petani itu sendiri," imbuh Gatot. Dalam kesempatan yang sama turut diserahkan bantuan hewan ternak puluhan ekor sapi, kerbau dan kambing, 500 liter pestisida, alat pertanian 12 traktor roda dua, 20 hand traktor, 2 unit mesin air, 17 buah power trashe, benih jagung, padi kedelai dan buah buahan. Dirjen Pangan Kementrian RI yang diwakili Direktur pembenihan tanaman pangan Kementerian Pertanian DR Bambang menyampaikan, bahwa swawsembada pangan ini merupakan Program Nasional dan pemerintah peduli dalam hal ini. "Apresiasi yang besar buat Gubernur Sumatera Utara yang sangat peduli dengan program ini," kata Bambang. (WAN)

HADIR DI KAWASAN RINGROAD

Lovely Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Medan-andalas Sebagai wujud rasa syukur dengan dibukanya Kantor Cabang di Jalan Ringroad, tepatnya di Komplek Ruko Malina Raya Pasar III, keluarga besar PT Lovely Holidays Tour & Travel, Jumat (29/6) berbagi kebahagiaan dengan 40 anak yatim piatu dan kaum duafa di kantor tersebut. Pembukaan kantor baru sebagai rangkaian untuk melebarkan sayap di industri tour dan travel, setelah sebelumnya juga membuka kantor cabang di Kota Pematang Siantar tersebut, selain ditandai makan bersama, Pimpinan Lovely Holidays Tour & Travel Maruli Damanik juga

memberikan cenderamata berupa kain sarung dan uang saku kepada para anak yatim piatu dan kaum duafa yang berasal dari Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun. Menurut Maruli Damanik, kantor cabang di kawasan Ringroad lebih diperuntukkan melayani tamu-tamu yang akan bepergian ke luar negeri. Seperti Thailand, Malaysia, Singapura dan negara-negara lainnya. Maruli menambahkan, peluang usaha untuk mengirim tamu-tamu tujuan luar negeri cukup baik, mengingat animo masyarakat yang cukup besar saat ini bepergian ke luar negeri. “Dan saat ini berwisata

keluar negeri juga sudah dianggap biasa dan harganya pun relative murah bila dibanding dengan bepergian tujuan dalam negeri,” ujar Maruli. Maruli Damanik yang sebelumnya juga pernah berkecimpung di dunia jurnalistik itu berkomitmen, untuk tetap memajukan kepariwisataan, baik mendatangkan wisatawan dan luar negeri ke dalam negeri maupun yang bepergian keluar negeri. Karena pekerjaan tersebut dianggapnya baik dan menarik, karena berupaya untuk menyenangkan banyak pihak dan menambah devisa negara. Disinggung terkait pemberitaan

yang sedikit mendiskreditkan perusahaan yang dipimpinnya, Maruli dengan senyum di bibirnya menyatakan, “biarlah itu dijadikan promosi gratis arag perusahaan semakin dikenal khalayak ramai”. “Siapa dan bagaimana kita sesungguhnya, buka karena pemberitaan medi yang tidak berimbang,” tegas Maruli. Syukuran atas dibukanya kantor cabang tersebut dikemas dengan sangat sederhana. Selain berbagi kasih dan kebahagiaan dengan anak yatim piatu dan kaum duafa, manajemen Lovely Holidays Tour & Travel juga memberikan bonus kepada para staf dan karyawan di perusahaan tersebut. (RIL)

DIABADIKAN – Pimpinan Lovely Holidays Tour & Travel Maruli Damanik dan Nyonya Maruli diabadikan bersama anak yatim piatu dan Erna selaku Koordinator para anak yatim, di kantor tersebut, Jumat (29/6). (andalas/asril tanjung)

INFO FILM

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.3020.30

THAMRIN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.3020.20 BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

THAMRIN 12.15-17.15 SUN 12.15-15.00-17.4520.30 HERMES XXI 12.30-15.1518.00-20.45

HERMES XXI ( 3 D ) 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 SUN (3 D) PALLADIUM 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

PALLADIUM 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 SUN ( 3 D ) 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 HERMES XXI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 THAMRIN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25 HERMES XXI ( 3 D ) SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

THAMRIN 15.00-20.00

THAMRIN 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 PLAZA 12.45-14.35-16.25-18.1520.05 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25


KOMUNITAS

Sabtu 30 Juni 2012

harian andalas | Hal.

11

Lomba KIM Tingkat Sumut

Siantar Diwakili Grup Bukit Sofa

andalas/siong

ANTUSIAS - Para guru antusias mengikuti seminar 1.000 guru dengan tema mengajar dengan ilmu dan cinta di Uniland Hall Medan, Jumat (29/6).

Guru Favorit Mengajar dengan Ilmu dan Cinta Medan-andalas Konsultan Parenting dan Penggagas Indonesian Strong From Home, Edy mengatakan, tidak mudah menjadi seorang guru. Padahal berkat guru semua profesi itu ada. "Tugas guru bukan hanya pengajar namun guru harus menciptakan generasi bangsa yang sukses, berhasil, dan jauh lebih baik," kata Edy pada Seminar 1.000 Guru dengan tema Mengajar Dengan Ilmu dan Cinta di Uniland Hall, Medan, Jumat (29/6). Guna menciptakan generasi yang berprestasi, kata dia, guru harus bisa menjadi favorit bagi setiap murid dan bukan menjadi guru "killer." Guru favorit dan guru killer sebutnya akan memengaruhi tingkat belajar dan keberhasilan para siswa. Karenanya, dibutuhkan energi yang luar biasa untuk menjadi seorang guru favorit yang mengajar murid dengan cinta. "Guru tidak hanya dituntut untuk mengajarkan ilmu saja, namun jika guru sudah mengajarkan tan-

pa cinta kepada para murid maka akan menghasilkan murid yang memiliki prestasi, begitu juga sebaliknya, jika guru killer akan berpengaruh dengan kegagalan para siswa," ucapnya. Menurutnya tidak ada satu anak pun yang gagal, jika guru mengerti kelebihan dan kekurangan dari siswa. "Guru harus memahami keunikan dari masing-masing muridnya, ada yang dominan menggunakan otak kiri dan ada dominan otak kanan. "Jika murid lebih dominan dengan otak kiri, biasanya anak tersebut akademis, teratur, rapi, dan mudah menangkap pelajaran," ucapnya. Sementara, jika cenderung kepada otak kanan akan berpotensi menjadi anak-anak jenius seperti Albert Enstain. "Tetapi harus pan-

dai menanganinya," tandasnya. Untuk membantu keberhasilan itu, sebutnya, ada syarat yang harus dilakukan yakni para orang tua harus dilibatkan dan bekerja sama untuk peduli kepada anakanak. "Bukan bodoh jika tidak bisa menerima pelajaran, tetapi ada halhal yang harus diubah dan dimengerti. Dan tidak hanya guru, orang tua mau berubah demi keberhasilan anaknya. Selain itu, sistem mengajar guru dan sistem sekolah berpengaruh mengubah anak-anak," ungkap Edy. Station Manager Smart fm Yudi Arianto mengatakan, acara seminar bertema mengajar dengan ilmu dan cinta khusus dipersembahkan untuk para guru. "Yang datang ke acara ini ada sekitar 1.000 guru dan antusias ini adalah bukti masih banyak guru yang peduli terhadap proses pembelajaran di sekolah. Ada yang datang dari luar Kota Medan di antaranya Batu Bara, Sidikalang, Langkat, dan Tapanuli Tengah," katanya. (SIONG)

RE Nainggolan Tinjau Pengobatan Gratis di Martubung Belawan-andalas Mantan Sekdaprovsu Dr RE Nainggolan meninjau pelaksanaan Bakti Sosial Pelayanan Pengobatan Gratis Pemko Medan di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (27/6). Dalam kesempatan itu RE Nainggolan mengawali kunjungannya di stan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) untuk melihat secara dekat pelayanan kesehatan, pemberian kaca mata, dan makanan kepada peserta dan pasien yang datang. Selanjutnya memasuki ruang pemeriksaan kesehatan lainnya sambil memberikan arahan kepada para medis. RE Nainggolan kepada andalas mengaku sangat mendukung program YSKI untuk membantu orang yang tidak mampu dalam pelayanan medis dan pelayanan sosial lainnya. Diharapkan ke depan YSKI semakin dikenal masyarakat. Bila ada yang kurang mampu membiayai pengobatannya, YSKI menurutnya juga dapat berperan membantu. Disinggung tentang pencalonan dirinya sebagai Gubsu di Pilkada 2013, RE Nainggolan mengaku

Pematang Siantar-andalas Sebanyak 12 daerah di Sumatera Utara, Tanjung Balai, Medan, Serdang Bedagai, Pakpak Barat, Binjai, Taput, Tobasa, Samosir, Tapteng, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, dan Labuhan Batu Utara mengikuti Lomba Obrolan Pembangunan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC), Jalan Adinegoro, Medan, Selasa (26/6). Gubernur Sumatera Utara diwakili Kabid Diskominfo Provinsi Sumatera Utara Hj Rosmidar SAg MPd yang membuka acara tersebut dalam sambutannya menyebutkan peranan komunikasi dan informasi dalam proses interaksi manusia sangat besar pengaruhnya dalam membentuk pola yang sesuai dengan nilai dan struktur di masyarakat. KIM merupakan salah satu wadah yang dapat dijadikan sebagai wadah penyampai informasi yang benar–benar terpercaya di tengah-tengah masyarakat, sehingga diharapkan KIM mengembangkan komunikasi yang tidak berjarak dengan masyarakat se-

hingga diharapkan KIM dapat bersinergi di tengah–tengah kelompok masyarakat lainnya. Diminta juga kepada peserta KIM dapat berfungsi sebagai wadah menerima pesan, mengolah, dan menyaring informasi dari berbagai sumber serta menyebarkan kembali pesan kepada masyarakat di lingkungannya. Menurut Kabag Humas dan

Protokoler Pemko Pematang Siantar Drs Daniel Siregar, Grup KIM Kelurahan Bukit Sofa menjadi wakil Kota Pematang Siantar ke Lomba Obrolan Pembangunan KIM tingkat Sumatera Utara. Kelurahan Bukit Sofa merupakan juara I tingkat Kota Pematang Siantar pada acara Lomba Obrolan Pembangunan KIM beberapa waktu yang lalu, tutupnya. (LN)

andalas/ist

MENANAM POHON - Kahubdam I/BB Kolonel Chb Nurcahyo Utomo MPm bersama mahasiswa UISU dan masyarakat Kecamatan Namorambe menanam pohon trembesi 200 batang, rambutan 20 batang, dan mangga 30 batang dalam rangka penghijauan di bantaran Sungai Babura, Jalan Karya Wisata, Medan Johor, Jumat (29/6). Acara ini dihadiri Dekan Fakultas UISU Ir Moh Nuh MSi, Camat Namorambe Hendra Wijaya, Kepala Desa Delitua Adi Darma Barus, dan Danramil 14/Pancurbatu Kapten Inf Robinson Sirait.

Pusat Dakwah Islam Sumut Diresmikan Medan-andalas Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho meresmikan gedung Pusat Informasi dan Dakwah Islam (Islamic Thought and Information for Dakwah/ISTAID Centre) di Medan, Jumat. Peresmian itu juga dikaitkan dengan syukuran atas penerbitan Tabloid Renungan Jumat edisi ke1.000. Keberadaan gedung ISTAID Centre ini diharapkan dapat semakin meningkatkan dan memperandalas/DP

DIABADIKAN - RE Nainggolan diabadikan bersama para medis saat meninjau bakti sosial pengobatan gratis Pemko Medan di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (27/6). pendeklarasian dirinya sebagai Cagubsu dalam waktu dekat adalah atas permintaan masyarakat Sumut kepadanya. Dia sangat yakin masyarakat Sumut sudah mengenalnya dan akan memilihnya saat Pilgubsu mendatang. Sementara Koordinator Kemanusiaan YSKI dr Budi Annita mengatakan kunjungan RE Nainggolan ke stan kesehatan YSKI

andalas/LN

LOMBA KIM - Penampilan Grup KIM Kelurahan Bukit Sofa saat Lomba Obrolan Pembangunan KIM tingkat Pematang Siantar beberapa waktu lalu.

merupakan suatu kehormatan. Pihaknya selalu memberikan bantuan kepada korban yang sangat membutuhkan tanpa terkecuali seperti ditimpa bencana alam, kebakaran bahkan penyelenggaraan pengobatan gratis. YSKI punya misi kemanusiaan untuk membantu sesama yang menderita. Dana penyelenggaraan bantuan sosial itu bersumber dari para donatur, sebut Annita. (DP)

mudah dakwah di Sumut," kata Gatot. Menurut dia, dengan keberadaan ISTAID Centre tersebut, seharusnya dakwah Islam yang dilakukan lebih mudah dan menjadi kekuatan dasar sebagai wadah dari kegiatan umat. Karena itu, dengan peresmian gedung tersebut, akan banyak kegiatan berbau keislaman yang dapat dilakukan di Sumut. Bahkan keberadaan ISTAID Centre tersebut juga diharapkan menjadi wadah bimbingan bagi

umat Islam di Sumut guna menjadi individu-individu yang berprestasi. "Dengan demikian, umat Islam dapat menjadi generasi berkualitas dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat," katanya. Kemudian, kata dia, ISTAID Center juga diharapkan dapat menjadi wadah pertemuan tokoh agama dan intelektual muslim di Sumut untuk membahas berbagai program yang memajukan masyarakat. (ANT)

Puskesmas Bandar Khalifah Gelar Baksos Tembung-andalas Menyambut dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke66 Kabupaten Deli Serdang pada 1 Juli 20102, Puskesmas Bandar Khalifah mengadakan bakti sosial (baksos) berupa khitanan massal dan berobat gratis bagi ratusan masyarakat Percut Sei Tuan yang kurang mampu. "Baksos seperti ini bahkan sudah dilakukan sejak tahun 1978 di puskesmas tersebut," kata Dokter Boyke Sihombing, Kepala Puskesmas Bandar Khalifah, kepada andalas, di sela khitanan massal dan pengobatan gratis di Puskesmas Bandar Khalifah, Desa Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Jumat (29/6). “Sebagai abdi negara sudah sepantasnya saya secara pribadi maupun kedinasan melaksanakan apa yang diamanahkan pimpinan kepada saya selaku kepala Puskesmas dalam rangka memberikan pelayanan prima tentang kesehatan kepada masyarakat,” kata Boyke yang baru 2 bulan menjabat kepala puskesmas di tempat itu. Dia juga menyebutkan kegiatan sosial itu tidak terlepas dari dukungan Kadis Kesehatan Deli Serdang dr Masdulhaq Siregar SpOG, dalam rangka mendukung Program GDSM dan Ceria Bupati Drs H Amri Tambunan. Baksos yang dirangkai dengan penyantunan 1000 anak yatim tersebut dihadiri Anggota DPRD Deli Serdang H Abdul Latief Khan

andalas/firdaus tanjung

MENGKHIT AN - Anggota DPRD Deli Serdang H Abdul Latief Khan SAg (kiri) menyaksikan MENGKHITAN Dokter Boyke Sihombing (Kapuskesmas) sedang mengkhitan salah seorang anak di Puskesmas Bandar Khalifah, Desa Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Jumat (29/6). SAg, Camat Percut Sei Tuan Darwin Zein SSos, Dan Ramil 13/PST Kapt Inf K Aritonang, dan beberapa kepala desa/lurah, tokoh agama, dan ratusan warga masyarakat lainnya. Sebanyak 20 dokter dari Medistra, dibantu 80 bidan dan perawat terlibat dalam kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat tersebut sejak pagi. Sebelumnya, Abdul Latief Khan dari PKS dalam arahannya menyebutkan bahwa berkhitan bagi lakilaki muslim wajib hukumnya, sedangkan bagi kaum perempuan

disunatkan. Sejarah khitan, tambahnya, dimulai sejak zaman Nabi Ibrahim As yang kala itu berusia 80 tahun. Sejak itu khitan merupakan suatu kewajiban bagi kaum muslim. Khitanan mempunyai alasan pokok di samping alasan kesehatan juga untuk menjaga kebersihan. Sebenarnya, khitan ini bukan saja untuk kaum muslim tetapi juga bagi umat Yahudi yang pernah melakukan hal sama sehingga tidak heran jika saat ini banyak ditemui kaum non muslim juga melakukan khitanan, tandasnya. (FT)


SUMATERA UTARA

Sabtu 30 Juni 2012

harian andalas | Hal.

12

Plt Gubsu Hadiri Posko Desa di Asahan

Petani Diminta Tidak Alihfungsikan Lahan Pertanian Kisaran-andalas Plt Gubsu, H Gatot Pujonugroho ST dan Direktur Perbenihan Kementerian Pertanian Bambang Budianto, menghadiri acara Posko Desa di dusun III Desa Rawang Lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, kemarin. Dalam arahannya Plt Gubsu menjelaskan, sebenarnya Indonesia dapat membeli semua produk pangan. Namun, ke depan kemandirian pangan harus dimiliki sebuah negara yang maju. Jika tidak, negara tersebut akan digerogoti kekuatan asing sehingga negara tersebut jadi lemah. Karenanya, melalui Posko Desa semua elemen masyarakat diminta berkomitmen membangun dunia pertanian secara bersamasama. Mulai dari daerah hingga pusat. Apalagi pemerintah mencanangkan surplus beras 10 juta ton tahun 2014 dan Sumatera Utara harus mampu memberikan kontribusi

suprus tersebut, begitu juga Kabupaten Asahan. Melalui Forum Posko Desa, Gubsu berharap para kelompok tani Kabupaten Asahan dapat benar-benar memanfaatkannya. Petani dapat menyampaikan segala persoalan ataupun ide-ide yang dapat membangun dunia pertanian. Kalau yang muncul adalah persoalan dana, Provinsi siap untuk mencari solusinya dengan cara menganggarkan kebutuhan tersebut dalam perubahan APBD atau dimasukan dalam APBD tahun 2013 mendatang. Kemudian, Gubsu mengimbau seluruh petani untuk tidak mengalihfungsikan lahan pertanian tanaman pangan, terutama sawah-sawah irigasi yang potensi untuk tanaman padi atau dengan lahan lain. Ke depan bila ada yang mengalih fungsikan lahan pertaniannya harus mendapat izin. Sementara, Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP

menjelaskan, lumbung padi Kabupaten Asahan salah satunya berada di Kecamatan Rawang Panca Arga, sehingga pada tahun 2012 anggaran lebih banyak difokuskan di kecamatan tersebut. Dan, pada 2012 seluruh irigasi di kecamatan tersebut sudah berjalan dan berfungsi dengan baik serta pembangunan jalan usaha tani cukup panjang telah dibangun. Rencana pada tahun 2013, Pemkab Asahan akan mengfokuskan anggaran pertanian di Kecamatan Sei Kepayang, agar lahan pertanian di Sei Kepayang lebih baik lagi. Sedangkan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ir Oktoni Eryanto MMA mengatakan, tujuan kegiatan Posko Desa untuk menjalin silaturahmi antara masyarakat di Kabupaten Asahan khususnya para petani dan memberikan informasi tentang pertanian kepada petani dan masyarakat pada umumnya. (FAS)

BANTUAN - Kementerian Pertanian melalui Direktur Perbenihan Bambang Budianto, didampingi Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, menyerahkan secara simbolis bantuan kepada kelompok tani, melalui Bupati Taufan Gama.

Menteri Melaka Dato' Sri Moh Ali Bin Mohd Rustam

Penanganan Kesehatan Kurang Maksimal

Dari Segi Budaya, Indonesia-Malaysia Sulit Dipisahkan

Penderita Gizi Buruk di Batu Bara Meninggal

Percut Sei Tuan-andalas Ketua Menteri Melaka, Dato Sri Moh Ali Bin Mohd Rustam mengatakan, pengakuan pemerintah Malaysia terhadap suatu kebudayaan di negara ini, bukan semata-mata kehendak pemerintah, tapi permintaan warga Indonesia yang sudah ratusan tahun bermukim di Malaysia. Hal itu dikatakannya saat membuka Pusat Pendidikan/Pembinaan Anak Yatim dan Sanggar DMDI di Jalan Puyuh Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (29/6). Turut hadir mantan Ketua Umum DPP BKPRMI Dr Hery Bahrizal Tanjung MSi, Ketua Umum Remaja Masjid Pecinta Alam (Rempala) Indonesia Said Aldi Al Idrus, Dato Jamal dan Abu Bakar dari Malaysia dan ratusan ibu-ibu kaum duafa di kawasan itu. Dari segi budaya, Indonesia-Malaysia, sulit untuk dipisahkan. Selama beratus tahun, orang Indonesia, seperti Jawa, Palembang, Padang dan Mandailing, datang ke Malaysia dan sudah membentuk komunitas serta membawa budaya masimng-masing ke daerah itu. Bahkan, seperti di Melaka, Raja pertama yang bertahta berasal dari Palembang. Di Negeri Sembilan banyak orang Minang. Jadi, kebudayaan itu mereka bawa dalam komunitas mereka, kemudian harus diakui pemerintah sesuai permintaan komunitas itu. Sampai sekarang peningkatan hubungan kekerabatan melalui perkawinan juga cukup besar. Bahkan, dalam 1 hari saja, ada 3 permohonan pernikahan antara orang Indonesia-Malaysia. Bagaimana jika dalam setahun,

Batu Bara-andalas Eni Auliyah (20 bulan), balita penderita gizi buruk akhirnya meninggal di Batu Bara, Kamis (28/6) sore. Hal ini semakin menambah panjang daftar balita yang meninggal akibat menderita gizi buruk di kabupaten yang dipimpin Bupati Drs OK Arya Zulkarnain tersebut.

GUNTING PIT PITAA - Ketua Menteri Melaka, Dato Sri Moh. Ali Bin Mohd Rustam disaksikan Komandan Nasional Brigade Masjid BKPRMI Said Aldi Al Idrus, membuka Pusat Pendidikan/ Pembinaan Anak Yatim dan Sanggar DMDI. sepuluh tahun dan seterusnya ? Dato Sri Mohd Ali menambahkan, dirinya sangat gembira diresmikannya sanggar DMDI di tempat itu, guna melestarikan budaya negara serumpun, sekaligus menjadi momentum para anak yatim belajar dan menimba ilmu dan keterampilan di tempat itu. “Said Aldi adalah sosok belia yang energik, suka berbuat kebajikan. Semoga anak yatim yang akan dibina menjadi anak berbakti bagi bangsa dan agamanya, dan hidup di negara yang aman dan tenteram� ujar Dato Sri. Sementara, Komandan Nasional Brigade Masjid BKPRMI Said Aldi Al Idrus menyampaikan rasa haru dan bangganya kapada Dato Setri atas bantuan dan partisipasinya dalam pembukaan kelompok pengajian anak yatim dan sanggar DMDI itu. (FT)

Balita bernasib malang, Eni Auliyah merupakan putri pertama pasangan Rahmad Sofyan (35) dengan Maeselana. Penderita gizi buruk ini meninggal dunia di rumah orangtuanya di Desa Kuala Gunung, Kecamatan Limapuluh Batu Bara, selanjutnya telah dikebumikan pada Jumat (29/6) pagi. Orangtua balita nan malang itu, Rahmad Sofyan menuturkan, sebelum meninggal putrinya sempat dilarikan dan menjalani perobatan ke Rumah Sakit di Pematang Siantar. Hasil pemeriksaan medis menyebutkan, putrinya menderita gizi buruk. Kemudian, pada Selasa (26/6) lalu, Eni Auliyah dibawa ke Puskesmas Limapuluh. Oleh dokter Puskesmas setempat disarankan agar dibawa berobat ke Puskesmas Labuhan Ruku, yang dinilai memiliki alat kesehatan lebih baik dan lengkap. Namun, malang tak dapat ditolak, untung tak kunjung diraih. Baru satu malam menjalani rawat inap di Puskesmas Labuhan Ruku, Rahmad Sof-

yan terpaksa membawa Eni Auliyah pulang ke rumah. Pasalnya, mereka merasa pelayanan yang diberikan Puskesmas Labuhan Ruku, tidak sesuai dengan harapan. Besoknya, kondisi Eni Auliyah semakin memburuk dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis petang. Terkait dengan peristiwa tragis tersebut, Kadis Kesehatan Batu Bara dr Kubri didampingi dr Nizar yang bertugas di Puskesmas Limapuluh, ketika dikonfirmasi wartawan usai salat Jumat di Masjid Besar Limapuluh mengaku, belum mendapat laporan tentang meninggalnya balita penderita gizi buruk, Eni Auliya. "Saya belum dapat laporan mengenai meninggalnya penderita balita gizi buruk tersebut. Sebelumnya kepada saya, memang dilaporkan terdapat balita penderita gizi buruk yang dirawat inap di Puskesmas Labuhan Ruku," kata Kubri berdalih.

NEY Nainggolan Wakili Sumut ke Lomba Pesparawi Batu Bara-andalas Nadya Ester Yohana Nainggolan putri asal Kabupaten Batu Bara, akan mewakili Provinsi Sumut pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional yang akan berlangsung 1 hingga 7 Juli 2012 di Kendari. NEY Nainggolan menjadi utusan Sumatera Utara, setelah berhasil menjadi juara 1 vokal solo anak (putri) pada Pesparawi Sumut yang dilaksanakan di Kota Sibolga, belum lama ini. Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain SH MM, berharap Nadya dapat meraih prestasi yang membanggakan bagi Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Batu Bara. "Semoga Nadya mendapat juara di Pesparawi," harap bupati saat menerima audinsi Nadya didampingi orangtuanya Saut Nainggolan dan Ketua LPPD Batu Bara Drs Sahala Nainggolan di ruang kerjanya, kemarin. Saut Nainggolan menyampaikan terima kasih kepada bupati, atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Nadya dan minta dukungan doa dari masyarakat Sumut, khususnya masyarakat Batu Bara agar Nadya dapat meraih prestasi terbaik di Pesparawi. (SUSI)

(SUSI)

Pemkab Pidie Observasi Lapangan ke Kabupaten Karo Kabanjahe-andalas Bupati Karo melalui Asisten Administrasi Jernih Tarigan SH dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Daerah Drs Kawar Sembiring MSi, menyambut kunjungan Observasi Lapangan Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tk. IV Angkatan II Tahun 2012 dari Kabupaten Pidie Provinsi NAD, di aula Kantor Bupati Karo, kemarin. Rombongan Observasi Lapangan Diklatpim Tk IV Kabupaten Pidie ini dipimpin oleh Asisten Administrasi Kabupaten Pidie Amiruddin SE MSi didampingi Kepala Kantor Diklat Kabupaten Pidie Drs Zulkifli Majid. Dalam laporannya, Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Daut Sembiring SSTP, MSp menyampaikan bahwa kedatangan 40 peserta Diklatpim IV Kabupaten Pidie ke Kabupaten Karo untuk melakukan observasi lapangan pada tanggal 25 s/d 30

CENDERAMA CENDERAMATTA - Bupati Karo diwakili Asisten Pemerintahan Jernih Tarigan SH didampingi Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Daut Sembiring SSTP MSp, memberikan cenderamata kepada Pemkab Pidie. Andalas/robert tarigan Juni 2012 dengan lokasi observasi yaitu kantor Camat Kabanjahe, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karo, Bagian Bina Program Setdakab Karo dan Kantor Kearsipan,

Perpustakaan dan Dokumentasi Kabupaten Karo. Sementara Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Admi-

nistrasi Jernih Tarigan SH menyampaikan selamat datang di Kabupaten Karo serta ucapan terima kasih atas kepercayaan peserta observasi lapangan yang memilih Kabupaten Karo sebagai lokasi observasi lapangan. Bupati Karo menyampaikan dalam mewujudkan good governance, Pemkab Karo telah menerapkan prinsip-prinsip profesionalisme, akuntabilitas, transparansi, demokratisasi, efisiensi, efektivitas, menegakkan supremasi hukum, memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Adapun upaya yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut dengan penyederhanaan dan pengendalian perizinan serta perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan aparatur pemerintah dengan meningkatkan sumber daya manusia secara profesional melalui pendidikan dan pelatihan baik di bidang teknis maupun fungsional. (RTA)


SUMATERA UTARA

Sabtu 30 Juni 2012

PWI Deli Serdang Diminta Lahirkan Karya Nyata Lubuk Pakam-andalas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Deli Serdang periode 2012-2015 yang baru dilantik, diharapkan mampu melahirkan berbagai karya nyata yang inovatif dan kreatif, sekaligus tampil sebagai mitra yang benar-benar mampu memberikan kontribusi bagi upaya membangun Kabupaten Deli Serdang ke depan. Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars pada acara pelantikan pengurus PWI Perwakilan Deli Serdang periode 2012-2015, di Balairung Pemkab setempat di Lubuk Pakam, baru-baru ini. Wabup mengatakan, pers merupakan bagian dari kekuatan perjuangan bangsa Indonesia sejak dulu. Semua insan pers dalam sejarahnya tidak pernah berhenti berjuang, memberi semangat kepada kader-kader bangsa. Sebab, pers merupakan pejuang yang lahir di tengah-tengah kancah pergerakan ketika menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia lebih dari 60 tahun yang silam. Di era kemerdekaan sekarang ini, pers juga telah menjadi bagian terpenting yang dapat memberi warna tersendiri dalam setiap pengambilan keputusan dan kebijakan publik melalui sosial kontrol yang dilakukannnya. Di sisi lain, pers menjadi salah satu kebutuhan masyarakat sebagai sumber informasi dan komunikasi massa yang paling cepat dan paling luas. Dalam kondisi ini, PWI sebagai organisasi kewartawanan yang selama ini dikenal sebagai organisasi yang memiliki pembinaan keanggotaan yang sudah cukup teruji dan profesional, diharapkan mampu memberi warna tersendiri bagi pembangunan dunia pers di tanah air. PWI harus dapat melahirkan dan mencetak para anggotanya untuk dapat tampil sebagai insan pers yang profesional dan berkarakter untuk menjawab tantangan perkembangan dunia jurnalistik sekarang ini dan sekaligus memiliki program kerja yang berorientasi bagi upaya yang menyentuh kesejahteraan para anggota beserta keluarganya. Karena itu, momentum kehadiran kepengurusan baru diharapkan PWI Perwakilan Deli Serdang mampu melahirkan berbagai karya nyata yang inovatif dan kreatif sekaligus dapat tampil menjadi mitra yang benar-benar mampu memberikan kontribusi bagi upaya membangun Deli Serdang ke depan. (TH)

KNPSI Serdang Bedagai Dukung Amri Tambunan Jadi Gubsu

MERAKY MERAKYAAT - Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan dikenal senantiasa menyempatkan diri menyapa dan bertemu langsung dengan rakyatnya.

harian andalas | Hal.

Lubuk Pakam-andalas Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (KNPSI) Kabupaten Serdang Bedagai, mendukung keputusan politik Drs H Amri Tambunan yang tampil sebagai salah satu kandidat Cagubsu. Sosok kepemimpinan Bupati Deli Serdang yang merupakan putra sulung (Alm) Djamaluddin Tambunan yang pernah menjabat Wali Kota Siantar dan Bupati Simalungun sudah cukup teruji sehingga pantas untuk memimpin Sumut 5 tahun ke depan. “Kami tahu benar, bagaimana pola kepemimpinan Amri cukup dekat dengan rakyatnya sehingga mampu menciptakan rasa kebersamaan dalam memacu percepatan pembangunan," kata Ketua KNPSI Serdang Bedagai, Erick Sandy Purba didampingi Gintor Sipayung beserta dua rekannya Ucok Dalias Sinuhaji serta Sangana Ginting, kemarin. Menurut Erick Purba, yang merupakan keturunan Raja Sordang, selain berbagai keberhasilan yang sudah dibuktikan dalam memimpin roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, warga Simalungun juga memilki benang merah dengan keluarga Drs H Amri Tambunan. "Sebab, orang tua beliau (Alm) Djamaluddin Tambunan pada tahun 1959 menjabat sebagai Bupati Simalungun. Bahkan sebelum menjabat Bupati Simalungun pada tahun 1957 menjabat Wali Kota Siantar," katanya. Karenanya, ikatan benang merah

yang dulu sudah terjalin harus dirajut dan ditumbuhkembangkan kembali. Apalagi, selama memimpin Deli Serdang, Amri Tambunan mampu menjadi perekat dan sangat menghargai pluralisme. Semua etnis dirangkul dengan baik sehingga tidak pernah terdengar ada gesekan-gesekan. Bila dilihat keberhasilan gerak pembangunan Deli Serdang di bawah kepemimpinan Drs H Amri Tambunan, kami warga yang tinggal berbatasan dengan Deli Serdang merasa tidak ada apa-apanya."Pembangunan infrastruktur di Deli Serdang berlangsung pesat," katanya. Melalui berbagai terobosan dan gerakan pembangunan yang didukung elemen masyarakat seperti GDSM, konsep “Cerdas”, konsep “Ceria” dan gerakan moral “Baru Yakin” (bedah rumah masyarakat miskin) percepatan pembangunan Deli Serdang berlangsung luar biasa. Untuk percepatan pembangunan Sumut yang merupakan salah satu provinsi memiliki potensi besar sangat dibutuhkan sosok pemimpin yang mampu memenej kebersamaan serta melahirkan berbagai inovasi dan terobosan. Kemampuan Amri Tambunan tidak diragukan lagi, dan telah dibuktikan dalam memimpin Deli Serdang yang sangat heterogen."KNPSI Serdang Bedagai melihat, sosok Drs H Amri Tambunan merupakan salah satu figur paling tepat untuk memimpin Sumut," ujar mereka. (TH)

Birokrasi Pengurusan Akte Kelahiran Sulitkan Warga

Terkait LKPj 2011 DPRD Labuhan Batu Bentuk Panja

Percut Sei Tuan-andalas Ratusan warga mengeluhkan rumitnya pengurusan akte kelahiran dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Percut Sei Tuan kepada 10 anggota DPRD Deli Serdang, asal pemilihan kecamatan itu, yang sedang melakukan reses di Desa Sampali, kemarin.

Rantau Prapat-andalas Terkait banyaknya temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Labuhan Batu, terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2011 lalu, baik pekerjaan fisik maupun non fisik, para wakil rakyat di gedung mengatakan akan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) secepatnya. Banyaknya temuan yang dinilai dikerjakan tidak sesuai dengan prosedur, Panja dianggap sangat penting untuk dibentuk yang nantinya anggota dewan sudah memiliki kewenangan penuh guna melakukan pembahasan seperti dengan menghadirkan kepala dinas yang dianggap perlu atas temuan anggota Pansus. “Kalau sudah dibentuk Panja, di situlah kita baru bisa memanggil paksa para kepala dinas untuk menelusuri persoalan temuan itu. Maka kita segera membentuknya, ” kata Gunawan Hutabarat kepada wartawan, kemarin. Dibeberkan Hutabarat, dalam rapat Pansus sebelumnya Kadis Pendidikan tidak pernah menghadiri pembahasan di gedung dewan dan hanya mengutus Sekretaris. Padahal, pihaknya berulangkali mengirimkan surat undangan untuk membahas agenda temuan di lapangan. Selain itu, tambah Gunawan Hutabarat, pihaknya juga menemukan adanya dugaan proyek fiktif di lingkungan Dinas PU. Sebelum peninjauan ke lapangan, mereka sudah mengajak instansi terkait untuk bersama melakukan peninjauan, namun tidak ada yang bersedia. (ONE)

Tim reses dipimpin Ketua Ruben Tarigan SE (PDIP) dan Sekretaris Supardi SPd (PAN), anggota Rakhmatsyah SH (PKB), J Sitanggang SH, Drs Ali N Siregar dan Edy Permana (Demokrat), Suprantiardi Pangat (PBR), Pdt Parlon Sianturi (PDS), Ricky P Nasution (Golkar) dan A Latief Khan (PKS), Kabag Hukum dan Humasy Sekwan DPRD DS, Irawadi Harahap SH, MAP dan Camat PS Tuan Darwin Zein SSos dan 20 kepala desa dan lurah sekecamatan itu. Kepala Desa Sambirejo Timur, Joko Susilo mengaku, pihaknya selalu kesulitan melayani masyarakat yang hendak mengurus akte kelahiran, karena terlebih dahulu harus menjalani persidangan pengadilan untuk mendapatkan penetapan dari hakim, sebelum proses pengaktaan diproses oleh kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Rumitnya birokrasi hanya sekadar mendapatkan akte kelahiran, juga dirasakan di seluruh desa di Percut Sei Tuan. Misalnya, Desa Percut, Kepala Desa Faisal mengatakan, jarak antara PN Lubuk Pakam dan Desa Percut cukup jauh dan memakan biaya tidak sedikit, belum lagi biaya pengurusan di Kantor Dukcapil. Menyikapi keluhan itu, Supardi SPd

Didukung, Kebijakan Kapoldasu Karantina Polisi Pengguna Narkoba

KESULIT AN - Kepala Desa Sambirejo Timur, Joko Susilo (berdiri), kepada DPRD DS Dapem II PS Tuan KESULITAN mengaku, pihaknya selalu kesulitan melayani masyarakat yang hendak mengurus akte kelahiran (FPAN) mengharapkan warga agar bersabar, sebab persoalan ini sudah terjadi secara nasional, tentu akan menjadi bahasan serius di DPRD, dan tentunya menjadi pembahasan penting pemerintahan di tingkat pusat. Persoalan PBB kini sudah ditangani pemerintah daerah, sesuai UU 28/ 2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Jadi, berapa besaran yang harus dibayar masyarakat, hitungan dan rumusannya sudah jelas. "Tinggal sosialisasinya perlu dilakukan kepada masyarakat sesegera mungkin, sehingga validitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Rakhmatsyah (PKB). Sementara itu, Latief Khan mengatakan, jika para SKPD saling bersinergi, persoalan akte kelahiran dan PBB sebenarnya sangat mudah diatasi. Persoalannya, antara satu instansi ke instansi lainnya masih ada sikap saling curiga. Sehingga, birokrasi semakin sulit dijangkau masyarakat.

Untuk persoalan PBB saja, bayangkan masyarakat mau membayar kewajibannya saja sulit. "Jadi, tolong rakyat mau membayar kewajibannya jangan dipersulit, jangan sampai mereka seperti memiliki ‘dosa’ kepada pemerintah," katanya. Mengenai pencatatan kelahiran, mestinya jika saling bersinergi, pihak rumah sakit, klinik, maupun Puskesmas memiliki petugas pencatatan kelahiran dari Dinas Catatan Sipil. Tak perlu birokrasi yang panjang harus ke pengadilan dan membawa dua saksi hanya sekadar membuktikan anak tersebut adalah anaknya. Sementara, Ruben Tarigan memberi penjelasan soal perobatan gratis bagi masyarakat dalam waktu dekat ini sebagai bagian dari perjuangan DPRD DS bagi seluruh masyarakat, khususnya yang memerlukan perawatan kesehatan gratis. (FT)

Dispora Bekali Pengurus OSIS Ilmu Kepemimpinan Stabat-andalas Generasi muda adalah harapan orang tua dan bangsa, tidak tertutup kemungkinan kelak akan menerima tongkat estafet kepemimpinan. Untuk itu, generasi muda harus mampu membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan serta tehnologi. Hal itu disampaikan Kadispora Langkat, Drs TM Auzai, dalam arahan tertulis melalui Kabid Bina Pemuda & Olahraga. Rizal G. Gultom AP, pada kegiatan pelatihan dasar kepemimpinan bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Tingkat SLTA, yang diselenggarakan Dinas Pemuda & Olahraga Kabupaten Langkat. Bertempat di Aula PKK Stabat, kemarin. ”Perlu dicermati bahwa untuk menjadi seorang pemimpin harus memiliki sikap

13

disiplin, berani dan jujur serta berwawasan luas,” ujar Auzai sembari memotivasi para pelajar agar dapat mengikuti pelatihan ini secara sungguh-sungguh. Kadispora Langkat mengharapkan, para pelajar nantinya dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini. Yang telah diberikan narasumber di sekolah masing-masing, sehingga sikap sebagai pemimpin benar-benar tercipta disetiap pribadi sebagai bekal dikehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di masa depan. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi saat ini, sebagai generasi penerus bangsa hendaknya dapat memanfaatkan momentum yang ada sebaik mungkin. Dengan selalu berbuat dan berpikir positif, serta mampu

TANDA PESER PESERTTA - Kabid Bina Pemuda & Olahraga Rizal G Gultom AP, menyerahkan tanda peserta pelatihan dasar kepemimpinan bagi pengurus OSIS tingkat SLTA. mengambil segala kesempatan ataupun peluang mewujudkan generasi yang berprestasi. Sebelumnya, Kasi Bina

Pemuda & Olahraga, Susetiyo SE melaporkan, tujuan diselenggarakannya pelatihan dasar kepemimpinan pengurus OSIS

Tingkat SLTA itu. Untuk menanamkan bibit-bibit kepemimpinan di kalangan pemuda masa depan, sebagai sarana pembinaan dan menambah ilmu pengetahuan kepada pengurus OSIS untuk lebih berkarya di sekolah masing-masing. Peserta terdiri dari pengurus OSIS Tingkat SLTA seKabupaten Langkat sebanyak 100 pelajar yang terbagi dalam dua gelombang. Pelaksanaan gelombang pertama pada tanggal 27 s/d 28 Juni 2012, untuk gelombang kedua dilaksanakan tanggal 28 s/d 29 Juni 2012 yang bertempat di gedung PKK Stabat. Adapun narasumber dari Kadispora Langkat, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat, Pengurus BKPRMI Langkat dan Kasek SMA Negeri 1 Stabat. (SA)

Stabat-andalas Direktur Eksekutif LSM Elppamas, Drs Jamalludin Sitepu MA menyambut baik dan mengapresiasi positif langkah Kapoldasu Ir Pol Wisjnu Amat Sastro, yang mengarantina dan merehabilitasi 114 polisi di jajaran Poldasu yang tersangkut kasus narkoba sebagai pemakai. Menurut Jamalludin, walaupun terlambat serta kurang keras dan tegas, langkah Kapoldasu ini perlu didukung oleh semua elemen masyarakat yang masih perduli dengan kesehatan dan kemaslahatan generasi muda khususnya, dan seluruh anggota masyarakat pada umumnya dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Lebih lanjut, penggiat gerakan antinarkoba ini menegaskan pada dasarnya gerakan ‘pembersihan’ di jajaran Poldasu ini sudah lama dinantikan masyarakat. Bahkan, bila perlu ya lebih ditingkatkan lagi levelnya. Sebab, bukan rahasia lagi bahwa maraknya peredaran narkoba saat ini, bahkan sampai ke desa-desa adalah akibat dari lemahnya kinerja aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba. “Bahkan, ironisnya mantan Wadir Narkoba Poldasu, AKBP Afriyanto Basuki, sedang dalam proses pengadilan terkait kasus narkoba. Ini tentu memalukan,” ujarnya di Stabat, Jumat (29/6). Berkaitan dengan itu juga, Jamalludin Sitepu pun meminta agar Kapoldasu menggiatkan pembersihan para oknum di jajaran Poldasu yang terlibat pembekingan terhadap bandar-bandar narkoba. Pengamatannya, semakin beraninya pengedar narkoba melakukan aksinya antara lain adalah karena adanya beking dari 1 atau 2 oknum polisi jahat di lapangan. Bahkan tidak jarang operasi-operasi penggerebekan yang dilakukan oleh polisi sering kali gagal karena sudah bocor duluan, sebab informasi penggrebekan telah diinformasikan kepada bandar narkoba lebih dahulu oleh oknumoknum tersebut,” tegasnya. Bahkan, pernah Kapolresta Binjai, AKBP Musa Tampubolon, di Selesai beberapa waktu lalu meminta masyarakat aktif untuk ikut memberantas peredaran gelap narkoba ini. Namun masalah kata Jamalludin Sitepu, warga masyarakat tidak punya pistol dan gari yang dapat digunakan untuk menangkap para bandar narkoba yang telah merusak banyak generasi muda ini. Dia mengaku pernah diancam dan diteror bandar narkoba. Paling-paling yang bisa dilakukan masyarakat hanyalah mengadakan gerakan penyadaran dengan menyuburkan kegiatan-kegiatan olahraga dan keagamaan. "Kalau warga masyarakat yang bekerja memberantas peredaran narkoba, lalu apa kerja polisi yang bergaji, berseragam, dan berpistol itu,” ujarnya. Karena itu, menurut Jamalludin Sitepu, langkah Kapoldasu ini perlu ditiru oleh lembaga-lembaga Negara lainnya. Langkah pemberantasan narkoba ini tidak bisa dijalankan sendiri oleh polisi.

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEK KANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), H Zainul Fuad, Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman.

(BD)


ACEH MEMBANGUN

Sabtu 30 Juni 2012

Jelang Pemilukada 2 Juli

Muspida Plus-Wartawan Coffee Morning Blangpidie-andalas Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) putaran kedua, tepatnya tanggal 2 Juli 2012 harus menjadi pesta demokrasi yang lebih baik dan bermartabat dari Pemilukada sebelumnya. "Mari kita tunjukkan kepada seluruh masyarakat bagaimana melakukan demokrasi yang baik tanpa ada intimidasi dan provokasi yang terjadi dari pihak manapun, sehingga akan tercipta rasa aman pada masyarakat dalam menentukan hak pilihnya," kata Pj Bupati Abdya Azhari Hasan saat menggelar coffee morning Muspida Plus bersama sejumlah Wartawan yang bertugas di daerah setempat, Jumat (29/ 6) di Pendopo Bupati. Ditambahkannya, peran pers dalam pelaksanaan Pemilukada putaran kedua sangatlah diharapkan. Banyak hal dan masalah yang terjadi dalam seminggu terakhir. Namun, semua itu dapat kita selesaikan dengan baik dan secara bersama-sama, itu semua tak lepas dari peran wartawan dalam menyajikan berita-berita yang bisa dimengerti masyarakat. Namun, ia juga berharap kepada semua pihak agar pemilukada putaran kedua di Kabupaten Abdya harus betul-betul aman, bukan saja secara fisik tetapi lebih kepada mencerdaskan masyarakat dalam memahami arti dari sebuah demokrasi yang berkeadilan. Pada kesempatan tersebut, Dandim 0110 Abdya Letkol ARM E Dwi Karyono AS mengatakan, terlaksana pemilukada dengan baik dan aman, tak lepas dari peran pers yang mampu menjadi penyejuk bagi masyarakat dengan menyajikan berita-berita berimbang dengan situasi di Abdya yang semakin panas. Dikatakannya, TNI/Polri dalam hal ini harus melakukan patroli ke setiap daerah dalam Kabupaten Abdya untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat agar tidak terjadi halhal yang tidak kita inginkan. "Ketentraman dan kepercayaan diri masyarakat yang kita harapkan, agar pada hari H nantinya bisa memberikan hak pilihnya di tempat-tempat yang telah ditentukan. Dan jangan salah artikan jika dalam beberapa hari ini sering terlihat TNI/POLRI keluar masuk kampong," tegasnya. (AS)

Komite Sekolah Perlu Perhatikan Sarana Pendidikan Bireuen-andalas Komite sekolah bersama wali murid dan warga lingkungan sekolah perlu memperhatikan keluhan para pengelola sekolah, dalam segala hal termasuk sarana prasarana kebutuhan pendukung pendidikan serta dana menyangkut kemajuan aktifitas siswa untuk memajukan pendidi- Drs Faizin MPd kan di berbagai bidang termasuk bidang ekstrakurikurer di daerah itu. Demikian harapan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) yang disampaikan Drs Faizin MPd menjawab andalas kemarin, tentang bagaimana upaya mengantisipasi keluhan sejumlah sekolah yang minim dana tetapi membutuhkan prasarana sekolah. Bila Komite dengan Kepala Sekolah bersama wali murid dan Dinas Pendidikan setempat sudah bermusyawarah, dan nantinya penggunaan dana transfaran, pengutipan bantuan dana dari wali murid tidak ada masalah sejauh untuk memajukan pendidikan. Namun, banyaknya pengelola sekolah sekarang di kawasan Kabupaten Bireuen tanpa musyawarah dan tidak mempertimbangkan kesanggupan wali murid, langsung bersama komite melakukan pengutipan kepada wali murid. Sehingga, terjadi permasalahan walaupun dikutip dana melalui wali murid hanya Rp 20 ribu/wali siswa. ”Pengutipan Rp 50 ribu lebih pun per wali murid sejauh ada musyawarah mufakat bagi wali murid tidak menjadi persoalan, apalagi ada wali murid yang kurang mampu dibebaskan,” ungkap Faizain. (HERA)

harian andalas | Hal.

14

Group Asokaya Bentuk Komunitas di Bireuen Bireuen-andalas Group “Asokaya” yang selama ini hanya eksis melalui dunia maya, telah membentuk forum Komunitas di Bireuen sebagai ajang silaturahmi untuk saling kenal-mengenal antara sesama facebooker Asokaya. Pendiri Group Asokaya, Kaspul Topan warga Bireuen yang kini tinggal menetap di Medan kepada andalas, kemarin menyebutkan, Group facebook banyak kita kenal melalui dunia maya, tapi lain halnya dengan Group Asokaya yang saat ini eksis melalui dunia maya. Menurut Kaspul, ajang silaturahmi sekaligus membentuk Forum Komunitas yang digelar di warkop Atra Juang Bireuen, selain untuk saling kenal-mengenal antara facebooker Asokaya juga membentuk Forum Silaturrahmi Asokaya. Disebutkan, anggota group Asokaya selain warga Bireuen yang berdomisili di Kabupaten Bireuen, Medan, juga terhimpun warga Bireuen di luar negeri dan hingga saat ini anggota Asokaya sudah mencapai 811

andalas/suherman amin

DIABADIKAN - Group Asokaya diabadikan bersama seusai melaksanakan kegiatan silaturrahmi di Warkop Atra Juang Bireuen. anggota yang tersebar di dalam dan luar negeri. Disebutkan, pembentukan forum hanya bertujuan untuk saling mengenal satu sama lain juga sebagai ajang untuk memberikan

Fraksi Partai Aceh

Pertanyakan Pelantikan Wakil Ketua DPRK Banda Aceh-andalas Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Banda Aceh akan mempertanyakan jadwal pelantikan wakil ketua dari partai lokal tersebut kepada pimpinan dewan karena surat keputusan pengangkatannya sudah dikeluarkan. "Kami akan mempertanyakan masalah pelantikan ini kepada pimpinan dewan dan badan musyawarah dewan, kenapa hingga kini belum dilakukan," kata Ketua Fraksi PA DPRK Banda Aceh Azhar Rhafsah di Banda Aceh, Jumat. Posisi Wakil Ketua DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai Aceh kosong sejak pertengahan Maret 2012 setelah Basyaruddin, wakil ketua sebelumnya, diberhentikan dari keanggotaan oleh partai lokal tersebut. Oleh Partai Aceh mengusulkan Edi Aryansyah sebagai Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, yang sebelumnya juga menggantikan Basyaruddin sebagai anggota dewan. Menurut Azhar, surat

keputusan pengangkatan Edi Aryansyah yang ditandatangani Gubernur Aceh sebagai Wakil Ketua DPRK Banda Aceh sudah dikeluarkan sekitar sebulan lalu. "Seharusnya sejak surat keputusan tersebut dikeluarkan, maka pimpinan dan badan musyawarah dewan segera menjadwalkan sidang paripurna istimewa pelantikan. Tapi, hingga kini jadwalnya belum jelas," katanya. Oleh karena itu, kata dia, Fraksi Partai Aceh akan segera mempertanyakan kapan jadwal pelantikan tersebut diputuskan, sehingga posisi wakil ketua yang kosong sejak beberapa bulan lalu bisa terisi kembali. Azhar menyarankan, sebaiknya pelantikan wakil ketua dari Partai Aceh tersebut digelar sebelum pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2012-2017 yang terpilih pada pilkada 9 April 2012. "Alangkah baiknya seperti itu, sebelum pelantikan wali kota dan wakil wali kota. Apalagi jadwal pelantikan wali kota dan wakil wali kota juga belum ditetapkan," kata Azhar Rhafsah. (ANT)

informasi serta forum diskusi untuk pembangunan dan kemajuan Bireuen ke depan. “Group Asokaya juga anti terhadap pornografi, porno aksi. Namun, forum ini hanya untuk

memberikan informasi tentang perkembangan Bireuen dan hal lain yang positif demi kemajuan bangsa,” sebut Kaspul. Dia juga mengatakan, forum ini tidak saling menyerang pri-

badi sesama anggota di dunia maya. Ajang silaturahmi anggota Asokaya dan pembentukan komunitas sosial itu Oesman Desa terpilih sebagai ketua harian Asokaya. Selain Oesman Desa, juga dibentuk koordinator untuk wilayah Medan, Banda Aceh dan Lhokseumawe. “Dalam perjalanan Asokaya nantinya juga akan kita bentuk koordinator luar negeri, sebab banyak juga warga Bireuen yang sekarang menetap di benua Eropa dan juga Timur Tengah,” tambah Kaspul. Oesman Desa, yang terpilih sebagai Ketua Harian mengatakan tidak menyangka dengan pertemuan semua anggota group Asokaya dengan antusias yang luar biasa mengikuti jalannya acara ini. “Saya yakin kalau forum ini akan berhasil seperti yang teman-teman harapkan, dan mengucapkan banyak terimakasih kepada semua teman-teman yang telah mempercayakan saya sebagai ketua harian untuk menakhodai lembaga ini,” ungkap Oesman Desa. (HERA)

Puluhan Bidan PTT Pusat dan Daerah Terima SK Bireuen-andalas Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman menyerahkan Surat Keputusan (SK) penempatan tugas terhadap 93 Bidan PTT Pusat dan Daerah, awal pekan lalu secara simbolis di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen. Dalam arahannya pada acara penyerahannya Bupati Bireuen, Nurdin Abdul Rahman mengatakan, adanya penerimaan PTT Daerah untuk tahun 2012 ini karena perhatian pemerintah terhadap banyaknya lulusan bidan yang tidak tertampung dalam PTT pusat. “Ke depan bidan PTT daerah akan kita ditingkatkan jumlahnya berikut kenaikan kesejahteraan, agar Bidan PTT Daerah kesejahteraannya sama dengan Bidan PTT Pusat sehingga bertambah pula gairah dan motivasi kerja dalam melayani masyarakat,” ungkap Nurdin Abdul Rahman yang saat ini juga termasuk kandidat Cabup Bireuen periode 2012-2017 bersama calon wakilnya Zakwan untuk melanjutkan pembangu-

nan Bireuen ke depan. Dijelaskan, bidang kesehatan merupakan visi Bupati Bireuen periode 2007-2012 dan terus ditingkatkan nantinya bila dipercayakan, melanjutkan pembangunan dan terpilih kembali sebagai Bupati Bireuen pada 2012- 2017 ke depan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bireuen. Terutama kesehatan ibu dan anak yang terbukti dengan menurunya tingkat kematian ibu dan bayi pasca melahirkan. “Saya berharap agar Bidan PTT Pusat dan daerah untuk bekerja maksimal dan professional, sehingga mampu menjadi narasumber dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dalam wilayah Bireuen khususnya Aceh umumnya, bahkan secara nasional,” harap Nurdin Abdul Rahman. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Bireuen dr Amir Addani MKes dalam laporannya menyebutkan, jumlah Bidan PTT Pusat dan Daerah yang akan diserahkan SK itu ber-

jumlah 93 orang dengan rincian 63 orang Bidan PTT Pusat dan 30 orang Bidan PTT Daerah. Semua mereka yang akan menerima Surat Keputusan (SK) penempatan tugas kerjanya itu merupakan Bidan yang lulus terbaik menurut perangkingan setelah mengikuti seleksi Administrasi, ketrampilan dan akademik yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu. Amir Addani menjelaskan, Bidan PTT Pusat yang memperoleh SK penempatan tugas kerjanya itu dikontrak selama 3 (tiga) tahun, terhitung sejak 1 Juli 2012 dan Bidan PTT Daerah dikontrak selama 1 (satu) tahun terhitung sejak 1 Juni 2012. Pada kesempatan itu dr Amir Addani juga mengharapkan agar para Bidan yang lulus dari ratusan peserta testing ini, dapat melaksanakan tugas dan pengabdiannya dengan semangat dan tidak mengeluh dengan lokasi tugas nantinya serta meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan sepenuh hati dan ikhlas. (HERA)

Kebakaran Hanguskan Tujuh Rumah di Banda Aceh Banda Aceh-andalas Kebakaran di pemukiman padat penduduk kawasan Desa Merduati, Kota Banda Aceh, Jumat siang, menghanguskan tujuh rumah warga dan tiga warga mengalami luka-luka ringan. Masyarakat terutama pemilik rumah dan toko di kawasan gampong atau desa tersebut terlihat panik ketika api begitu cepat merambat beberapa bangunan kayu di kawasan padat penduduk sekitar pukul 12.00 WIB. Sebagian harta benda milik korban berhasil diselamatkan dari jilatan si "jago merah" saat kebakaran terburuk melanda Kota Banda Aceh sepanjang 2012.

Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Banda Aceh berhasil memadamkan api yang nyaris membakar toko yang berdampingan dengan lokasi terbakarnya rumah berkontruksi kayu itu. Saksi mata di lokasi kejadian, Ridwan menyebutkan awalnya terlihat percikan api dari salah satu rumah, kemudian begitu cepat merambat ke bangunan lain yang berdampingan. Api yang membakar rumah penduduk Merduati pada musim kemarau itu diperkirakan akibat arus pendek, namun pihak kepolisian setempat sedang menyelidiki kasus tersebut. Di pemukiman padat terse-

but, tercatat sekitar 50 unit rumah yang sebagian besar berkontruksi kayu dengan luas rata-rata sekitar 5 x 5 meter persegi dan sebagian besar penghuninya bermata pencarian sebagai pedagang kecil. Sekitar 30 menit upaya petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api yang membakar tujuh unit bangunan berkonstruksi kayu di pemukiman padat di Kota Banda Aceh itu. Pemerintah Kota Banda Aceh mengimbau masyarakat terutama di kawasan padat penduduk untuk mewaspadai kebakaran pada musim kemarau yang diperkirakan hingga September 2012. (ANT)

Pengaruh Islam di Aceh Kian Kabur ? INDENTITAS, tradisi dan budaya Aceh secara turun menurun akan terus dipertahankan. Ketiga pilar ini diyakini mampu mempersatukan dan menyelamatkan Aceh. Namun pengaruh globalisasi yang begitu gencar yang telah menjamah dan telah merasuk ke berbagai sisi kehidupan masyarakat Aceh dikhawatirkan pengaruh Islam di Aceh akan luntur.

U

paya untuk mengaburkan pengaruh Islam di Aceh memang kian gencar dilakukan melalui berbagai cara. Sadar atau tidak, kita dapat menyaksikan, akibat dari pengaruh yang dilancarkan itu, prilaku sebahagian orang Aceh kini telah berobah drastis. baik dalam pergaulan sosial maupun kesadaran dalam mentaati syariat. Drs Tgk H Ghazali Mohd Syam, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh dalam mengamati perkembangan Islam belakangan ini di Aceh kepada media ini mengaku prihatin terhadap

pengaruh globalisasi dan kehilangan moral sebahagian masyarakat Aceh. Sementara, upaya pencegahan belum sepenuhnya dilakukan. Mengamati pernyataan Ghazali dapat disimpulkan, pemimpin dan pemuka di Aceh saat ini selain tidak memiliki alat pencegahan masuknya pengaruh globalisasi juga kurang menghayati arti pentingnya pilar indentitas, tradisi dan budaya Islam yang menjadi landasan pijak masyarakat Aceh. Berharap kepada Dinas Syariat Islam beserta pendampingnya yang lain, seperti MPU dan Majelis Adat juga kelihatannya tidak berdaya dalam membendung pengaruh ini. Kendati semula terbentuknya perangkat sebagai penjabaran UU Pemberlakuan Syariat Islam di Aceh diharapkan dapat memberikan perubahan kolektif terutama dalam hal perubahan karakter ummat untuk membangun Aceh yang adil, makmur dan bermartabat. Hadirnya UU Pelaksanaan Syariat Islam tujuannya Islam harus menjadi way of life bagi masyarakat dan rakyat Aceh dan menjadi landasan moral dan etika untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Namun, suara yang mengatasnamakan demokrasi dan HAM

Ilustrasi

yang dilontarkan sebahagian masyarakat kian melumpuhkan peran Dinas Syariat Islam dalam menjalankan fungsinya. Pemahaman demokrasi dan HAM yang didengungkan itu, seseorang bebas menentukan pilihannya untuk apa saja, termasuk memakai busana muslim atau tidak. Mereka tidak mau mengerti tentang adanya aturan agama yang mengatur kehidupan. Harusnya Dinas Syari'at Islam berhak untuk memberikan peringatan baik atau buruk terhadap apa saja yang dilarang

oleh agama bahkan sekalian membuat aturan serta sanksi, sesuai Al Qur’an dan Hadis Tujuannya untuk tegaknya Islam dan terhindar dari semua pengaruh yang menjerumus ummat kepada semua jenis maksiat. Harus diakui, Syari'at Islam di Aceh seperti yang diamanatkan UU tidak akan terlaksana secara kaffah bila berpijak kepada demokrasi dan HAM yang bebas, tak peduli halal atau haram. Kalau dalam suatu voting, suara mayoritas yang diakui, maka sah saja untuk menyetujui misalnya jilbab

haram. Begitu juga terhadap perbuatan maksiat lainnya demi demokrasi tidak boleh dilarang. Lalu bagaimana dengan larangan qhamar, judi, mesum dan busana ketat, seperti diperintahkan qanun Syariat Islam apakah perlu ditinjau ulang demi menghormati dan menjunjung HAM dan demokrasi. Syariat Islam tidak akan bisa diterapkan dalam sistem demokrasi yang didengungkan itu. Syariat hanya bisa tegak dalam sebuah sistem yang memang sudah ada tuntunannya dalam Islam disebut “Khilafah Islamiyah”. Cuma yang banyak dipahami dalam pelaksanaan syariat Islam di Aceh hanya menyangkut ibadah, halal haram dan persoalan aurat dan maisir tadi. Sementara yang menyangkut tatanan kehidupan sehari-hari tidak terfokuskan kendati itu juga perintah agama. Kemunduran Islam yang sangat terasa di Aceh sekarang ini lebih disebabkan oleh Iptek dan ekonomi yang oleh banyak pemuka agama, belum banyak yang memahami dan memperdebatkan. Jangankan untuk Iptek dan ekonomi terhadap rukun wajib dari lima rukun Islam juga tidak seluruhnya dijalankan sebagaimana perintah Al Qur’an. Sebagai contoh misalnya dalam

hal zakat, infaq dan sadakah yang merupakan sumber pendapatan agama Islam yang bisa menggerakkan semua kebutahan untuk kemajuan Islam belum terkelola dengan benar. Prinsip-prinsip ekonomi untuk kemajuan Islam dan ummat masih kurang mendapat perhatian. Seperti halnya transaksi keuangan di perbankan syariah masih jauh peminatnya dibandingkan dengan transaksi pada perbankan konvensional. Kembali kepada potensi zakat yang diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi di Aceh belum banyak digali secara optimal. Padahal potensi kepatuhan dalam menjalankan kewajiban membayar zakat dikalangan masyarakat diketahui begitu tinggi. Jadi bila saat ini angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh terus bertambah penyebabnya itu tadi kalangan pemuka agama tidak ikut beradaptasi. Kesannya, semua dibebankan kepada tanggung jawab Pemerintah Daerah. Kalau pemahaman ini yang dipegang yaitu, untuk menegakkan syariat Islam di Aceh merupakan tanggung jawab pemerintah semata, jangan harap syariat Islam akan tegak di Aceh. Entahlah. (USMAN CUT RAJA)


SAMBUNGAN

Sabtu 30 Juni 2012

Dua Menteri Batal Berkunjung .........(Dari Halaman 1) menyemarakkan HUT ke-7 Harian Andalas dan HUT ke-422 karena mendapat panggilan mendadak dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. "Kunjungan Pak Hatta Radjasa ke Medan Andalas Fair terpaksa batal karena mendadak dipanggil Presiden," kata Ketua DPW PAN Sumut H Syah Afandin menjawab andalas saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. Padahal, menurut Afandin, Hatta Radjasa berkeinginan sekali mengunjungi Medan Andalas Fair untuk melihat produk-produk andalan UKM Sumut dan berbaur dengan masyarakat Sumut. Sebelumnya, kedua menteri

tersebut direncanakan akan meninjau langsung Medan Andalas Fair 2012 untuk melihat langsung aneka produk yang dipamerkan pelaku UKM dan sejumlah industri lainnya. Meskipun demikian, suasana di Medan Andalas Fair tetap semarak dan meriah dengan penampilan sejumlah artis lokal dan grup band ibu kota Hijau Daun. Meskipun Jumat sore, Kota Medan sekitarnya turun hujan lebat, ratusan masyarakat tetap berdatangan ke Medan Andalas Fair. Pengunjung antusias untuk menikmati sejumlah permainan di lokasi fundland dan mengujungi aneka stan produk makanan dan minuman ringan serta stanstan yang menawarkan aneka multi produk. (WAN)

Anak dan Bapak Tersangka Korupsi Alquran .........(Dari Halaman 1) Abraham Samad saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jumat (29/6). DP diketahui menjabat Direktur Utama PT KSAI juga sebagai kerabat tersangka ZD (Zulkarnain Djabar). Abraham tidak menjelaskan secara jelas nama lengkap dan perusahaan PT KSAI. "Nanti saja," imbuhnya. Menurut Abraham, KPK telah mengantongi dua alat bukti yang cukup dalam kasus ini. Oleh sebab itu, KPK langsung segera menaikkannya ke penyidikan. Adapun modus yang dilakukan tersangka Zulkarnain Djabar dalam proyek Alquran adalah memerintahkan dan mengarahkan oknum Ditjen Bimas Islam Kemenag untuk memenangkan PT A3I (Abdi Aksara Indonesia) dalam proyek pengadaan Alquran. Selanjutnya Zulkarnain juga memerintahkan oknum Ditjen Pendidikan Islam mengamankan proyek laboratorium MTS dan sistem komunikasi untuk memenangkan perusahaan PT BKN. KPK menelusuri dua peristiwa tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan Alquran tahun anggaran 2011-2012. Pertama, dugaan transaksi suap terkait pembahasan anggaran pengadaan Alquran senilai Rp35 miliar. Kedua, dugaan korupsi pada

proses pengadaan Alquran. KPK menduga ada pemberian imbalan atau hadiah kepada penyelenggara negara terkait pembahasan anggaran pengadaan Alquran. Bapak dan Anak Dua tersangka kasus korupsi pengadaan Alquran dan pengadaan komputer untuk madrasah tsanawiyah di Kementerian Agama, ZD dan DP disebutsebut juga memiliki hubungan keluarga. Bahkan, DP dikatakan sebagai anak dari ZD. ZD atau Zulkarnaen Djabar diketahui sebagai anggota DPR RI. Sementara DP diketahui bernama Dendi Prasetia Zulkarnaen Putra dan menjabat sebagai Direktur PT KSAI. Sama seperti ayahnya, Dendi juga disangka melanggar Pasal 5 ayat 2, Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 juncto Pasal 55 dan Pasal 65 KUHP. Menurut Ketua KPK, Abraham Samad, kasus yang menjerat bapak dan anak ini berdasarkan pengembangan penyidikan operasi tangkap tangan kasus korupsi. Hanya saja, pimpinan KPK tersebut tidak mengungkapkan operasi tangkap tangan yang melatarbelakangi kasus suap proyek pengadaan di Kemenag ini. "Ini diawali dari operasi tangkap tangan," kata Abraham.

15 Ribuan Pengunjung 'Terhipnotis' .........(Dari Halaman 1) dari awal sampai akhirnya pertunjukan Hijau Daun. Di atas panggung, Dide pun menyapa para fans. Tak lupa pada akhir aksi panggungnya grup band asal Lampung ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh

penonton yang telah damai dan tertib menyaksikan pertunjukkan mereka. "Terima kasih kepada Clorovers Medan yang sudah datang," kata Dide, sang vokalis Hijau Daun, Minggu kemarin. Dalam acara tersebut penonton tak hanya melihat aksi panggung

terbaik Hijau Daun, sebelumnya juga pengunjung dihibur dengan pertunjukkan band lokal. Satria (25), salah seorang Clorovers merasa puas dengan penampilan Hijau Daun saat tampil di Medan Andalas Fair 2012. Bahkan dia merasa merinding saat Dide cs melantunkan

harian andalas | Hal.

tembang-tembang hitsnya yang sangat akrab di telinga para remaja kota metropolis. Menurutnya ini pertunjukan musik yang luar biasa dan spesial sekali bagi masyarakat Sumut khususnya pengunjung Medan Andalas Fair 2012. "Saya cukup terhibur dan

senang sekali. Istilahnya, uang beli tiket masuk pun terbayar lunas dengan penampilan hiburan artis ibu kota dan juga sejumlah hiburan permainan rakyat yang disediakan penyelenggara selama pameran berlangsung," katanya mengakhiri. (WAN/BEN)

SIAPA JUARA SEJATI? .........(Dari Halaman 1) semifinal bertemu dengan Der Panzer akhirnya berhasil maju ke babak final yang dilangsungkan, Senin (2/7) dini hari WIB di Olympic Stadium Kiev, setelah mengandaskan harapan Jerman dengan skor 2-1. Kemenangan Italia melawan kesebelasan Jerman ini sekaligus membuktikan bahwa pasukan Cesare Prandelli memang memiliki mental juara dan juga kecerdikan dalam bermain bola. Di babak final Euro 2012 Italia sudah ditunggu tim Matador yang sebelumnya berhasil mengalahkan Portugal lewat adu penalti dengan skor akhir 4-2. Di babak penyisihan Euro 2012 Spanyol dan Italia bermain santai dengan skor imbang 1-1. Namun pertemuan di babak final ini mereka akan bermain mati-matian untuk membuktikan kepada dunia siapakah sang juara sejati raja di benua Eropa tahun ini.

Sudah lama Italia tidak merasakan gelar juara Piala Eropa sejak pertama kali menjuarainya yaitu pada tahun 1968. Setelah itu pencapaian terbaik Azurri adalah menjadi runner-up setelah dihajar Perancis di partai final dengan skor 2-1 pada EURO 2000 yang berlangsung di Belanda-Belgia. Sementara itu bagi Spanyol, kesempatan emas ini akan mereka gunakan untuk membungkam segala opini sekaligus mematahkan "kutukan" yang berlangsung selama ini di ajang sepakbola empat tahunan ini. Belum pernah ada yang mampu mempertahankan gelar sebagai juara bertahan. Sudah pasti tim matador akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahan gelar yang mereka raih pada tahun 2008, sekaligus menciptakan sebuah rekor baru menjadi juara EURO CUP untuk yang ketiga kalinya setelah tahun 1964 dan 2008. Dari catatan data sejarah dan

statistik pertemuan Spanyol vs Italia sampai saat ini terlihat imbang. Kedua kesebelasan tercatat hingga kini telah bertemu sebanyak 30 kali di mana Spanyol memenangkan 9 laga sementara Italia memenangkan 10 laga. Namun perlu diingat bahwa secara head to head dalam 5 laga terakhir, Spanyol masih lebih unggul bila dibandingkan Gli Azurri. Dalam pertandingan nanti, diprediksi akan terjadi pertarungan strategi kelas wahid dari kedua pelatih seperti yang terjadi di laga pertama keduanya di babak grup lalu. Spanyol secara mengejutkan memakai strategi "False Nine" atau striker palsu dengan menempatkan Cesc Fabregas yang aslinya adalah seorang gelandang tanpa memainkan striker asli. Padahal di lini depan Spanyol terdapat beberapa striker tajam macam Fernando Torres, Alvaro Negredo, atau Fernando Llorente. Bahkan ketika tim mengalami

kebuntuan pun pelatih Vicente del Bosque lebih memilih menerapkan strategi tersebut. Buktinya ada di laga versus Portugal kemarin. Saat Negredo mandek, Del Bosque justru memasukkan Fabregas daripada Torres yang secara logika harus dimasukkan untuk menambah daya gedor tim. Italia sama saja. Pelatih Cesare Prandelli mengubah pakem 4-31-2 andalannya menjadi 3-5-2 di dua pertandingan pertama. Hal itu harus dilakukan Prandelli karena bek Andrea Barzagli cedera dan ia menempatkan Daniele De Rossi untuk menjadi palang pintu menemani Leonardo Bonucci dan Girogio Chiellini. Perubahan posisi seperti itu tak hanya dirasakan oleh De Rossi. Teranyar, bek kiri Federico Balzaretti harus rela bermain di bek kanan karena dua bek kanan Italia, Christian Maggio dan Ignazio Abate, harus absen kontra Jerman karena

skorsing dan cedera. Bukan tak mungkin Prandelli tetap akan menempatkan Balzaretti di kanan saat laga final nanti. Perpaduannya dengan Barzagli-Bonucci-Chiellini di lini pertahanan sangat kokoh dalam membendung serangan Jerman, sehingga para pemain lain bisa fokus dalam membantu penyerangan tim. "Kami tidak takut pada Spanyol dan penguasaan bolanya. Kami sudah pernah menjebol gawang mereka di babak grup. Kami tahu kekuatan kami dan kami siap menghadapi siapapun," tutur Mario Balotelli yang mencetak dua gol kemenangan Italia di semi final. Kedua negara juga bisa menurunkan skuad terbaiknya untuk laga final nanti karena tak ada satupun pemain yang mengantongi akumulasi kartu kuning. Dengan begitu, bukan tidak mungkin laga akan diselesaikan lewat drama adu penalti. (BBS/YON)

ICAL - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie melakukan pidato usai penetapan dirinya sebagai calon Presiden 2014 dari Partai Golkar dalam acara Rapimnas III Partai Golkar, di Hotel Aston, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6) malam. Partai Golkar telah resmi menetapkan Aburizal Bakrie sebagai capres dalam Pemilu Presiden 2014, yang selanjutnya akan melakukan deklarasi dengan menyampaikan visi misi di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/7) mendatang.

(VN/REP/GR)

Washington Tewas Dibunuh Teman .........(Dari Halaman 1) Kapolsek Medan Kota Kompol M Sandy Sinurat menuturkan, pengakuan pelaku kepada penyidik, kejadian tersebut dilatarbelakangi sakit hati pelaku yang sering dihina dan dicaci maki oleh korban. "Tersangka sakit hati, karena sering dicaci maki, dimarahi dan dihina pelaku," ungkap Sandy kepada wartawan. Puncaknya, saat kesabaran Washington sudah habis, Jumat (29/6) dini hari. Saat itu, keduanya bersama teman-teman mereka lainnya berkumpul di Jalan Mangkubumi dan menenggak minuman keras. Namun, keduanya terlibat pertengkaran. Bahkan, Washington mengaku, jika terlontar ucapan hinaan korban kepadanya. Pelaku mengajak korban ke Jalan Mangkubumi. Dan di TKP, korban mengaku dihina dan dicaci korban lagi. Keduanya pun bertengkar dan pelaku mengaku juga dicekik oleh korban. Lalu pelaku, mengambil pisau di mobilnya yang sering dibawanya untuk jaga diri dan langsung kembali menemui koban dan

menusukkannya ke dada kiri korban, jelasnya. Sandy menuturkan, dari luka yang dialami korban, kuat dugaan jika keduanya terlibat perkelahian. Itu terlihat luka di tangan kiri korban, yang diduga menahan pisau yang dihujamkan pelaku. "Dada kiri korban ditusuk, di tangan juga ada luka. Mungkin korban mencoba menahan pisaunya," tuturnya. Usai menghujamkan pisau, Washington langsung melarikan diri. Sedangkan, teman-teman keduanya di lokasi, membawa Heriyanto ke Rumah Sakit Santa Elisabeth, Jalan Haji Misbah untuk mendapat pertolongan medis. Namun, petugas medis tak mampu berbuat banyak untuk menyelamatkan nyawa Heriyanto. Untuk kepentingan penyidikan, jasad Heriyanto diboyong ke RSU Dr Pirngadi Medan guna divisum et revertum. Sandy mengatakan, pihaknya masih mendalami kejadian tersebut. Washington pun masih menjalani pemeriksaan. Penyidik menjerat Washington atas Pasal 338 sub 351 ayat 3, dengan ancaman minimal 5 tahun kurungan penjara. (HER)

Gugat Mantan Istri

Gara-gara Sepatu .........(Dari Halaman 1) kisah mantan pasangan suami istri ini. Gara-gara menyembunyikan 1.200 pasang koleksi sepatu selama pernikahan, seorang pria menggugat mantan istrinya. Ia menyatakan sepatu-sepatu mantan istrinya yang bermerek itu seharusnya menjadi bagian dari penyelesaian perceraian mereka. Daniel Shak, manajer keuangan di New York, mengklaim mantan istrinya, Beth Shak, tidak pernah bercerita tentang sepatusepatu eksklusif rancangan desainer saat mereka bercerai tiga tahun lalu.

Daniel menuduh mantan istrinya itu sengaja menyimpan 1.200 pasang sepatu di ruang rahasia dan sekarang dia ingin mantan istrinya tersebut membayar kepadanya sebagian dari harga sepatu-sepatu mahal itu. Beth, seorang pemain poker profesional yang pernah bermain di World Series of Poker, tidak hanya dikenal sebagai maniak kartu, tapi juga sepatu. Mantan suaminya tahu koleksi sepatunya ketika ia membintangi film dokumenter God Save My Shoes, tentang wanita yang jatuh cinta dengan alas kakinya. Pada Maret lalu, Shak menunjukkan koleksi sepatunya kepada ABC News. (NET)

inilah.com

Petani Berguling-guling di Depan Menteri .........(Dari Halaman 1) dituntaskan. Akibatnya, mobil yang ditumpangi Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, sempat tak bisa melintas. Aksi tersebut terjadi usai Zulkifli Hasan membuka Jambore Entrepreneur Remaja Masjid se ASEAN di Lapangan Benteng, Jalan Pengadilan, Medan sekitar pukul 16.30 WIB. Zulkifli juga sempat terkejut saat melihat seorang dari lima ibu, ikut membawa balita berusia sekitar 3 tahun ikut bergulingguling di tanah, sambil memohon agar kasus penyerobotan lahan di Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, segera

"Tolonglah kami, pak. Sudah hampir sebulan kami mogok makan dan jahit mulut di DPRD Sumut, tapi tidak ada kejelasan. Anak kami tiap hari sudah makan ubi, rumah kami habis dibakar perusahaan," isak Irma, salah seorang petani sambil menggendong anaknya. Petugas keamanan kemudian melakukan pengamanan hingga mobil Zulkifli Hasan keluar dari pintu Lapangan Benteng. Kepada wartawan Zulkifli Hasan mengaku belum mengetahui secara pasti duduk persoalan yang sedang dihadapi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani

Torang Jaya Mandiri (KTTJM) itu. "Saya terkejut ada ibu-ibu menghadang. Kemudian meminta saya membantu. Tetapi saya belum memahami apa persoalannya," sebut Zulkifli. Aksi penghadangan yang dilakukan sejumlah petani terhadap Zulkifli Hasan, merupakan bentuk kekecewaan petani karena tidak mendapatkan respon, meski telah menggelar aksi mogok makan dan jahit mulut di depan pagar gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, sejak 24 hari lalu. Petani mendirikan tenda tepat di seberang Lapangan Benteng. Dalam aksinya, petani mendesak DPRD dan Pemerintah

Provinsi Sumut menyelesaikan penyerobotan lahan oleh PT Sumatera Riang Lestari (RSL) dan PT Sumatera Silva Lestari (SSL) seluas 1.500 hektare di Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas. Petani bersikeras lahan tersebut milik petani berdasarkan surat camat setempat sejak tahun 2004 lalu. Sementara PT. SRL dan SSL mengklaim lahan merupakan bagian konsesi yang diterbitkan tahun 2008. Buntut dari konflik perebutan lahan, terjadi bentrok hingga berujung pada pembakaran rumah warga di lahan sengketa. Salah seorang pengunjuk rasa

Ronald Nasution mengatakan, pihaknya hanya ingin menyampaikan aspirasi tentang penyerobotan lahan yang dilakukan dua perusahaan yang bergerak di bidang hasil tanaman hutan di Padang Lawas. Jika memungkinkan, pihaknya ingin Menhut Zulkifli Hasan berdialog dengan petani mengenai solusi yang perlu dilakukan agar lahan mereka dapat kembali. Pihaknya juga tidak berkeinginan untuk mengganggu atau mengacaukan kegiatan yang dihadiri puluhan remaja dari sejumlah negara tersebut. "Buktinya, kami hanya bergerak ketika kegiatan di tempat itu selesai," katanya. (DTC/ANT)

Macet dan Banjir Masih Jadi Tantangan .........(Dari Halaman 1) underpass guna mengatasi Medan seperti Adipura, PeGI, Langit Biru, BPSK, dan opini WTP dari BPK RI. Hal itu tentu tidak terlepas dari hasil kerja keras Pemko Medan bersama seluruh elemen masyarakat, stakeholder, dan pemangku kepentingan di Kota Medan. Kendati telah meraih berbagai penghargaan, sambung Gatot, Kota Medan masih menghadapi berbagai tantangan seperti persoalan macet, banjir, dan polusi udara di daerah pinggiran. Namun, ada upaya dan usaha keras Pemko Medan untuk mengatasinya seperti pembangunan fly over dan

kondisi kemacetan. Untuk menwujudkan itu, Gatot mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, dan pemangku kepentingan di Kota Medan untuk satu langkah mewujudkan visi pembangunan Kota Medan, sehingga menjadi kota metropolitan yang berdaya saing, sejahtera, dan nyaman. "Kota metropolitan bukan hanya sekadar diucapkan, tetapi harus dibarengi dengan kerja keras. Saya percaya, dengan kebersamaan, apa yang diharapkan dan dicita-citakan bisa terwujud," pungkasnya. Sikap Membangun Sementara Wali Kota Medan

Rahudman Harahap, mengharapkan HUT ke-422 Kota Medan menjadi momentum untuk mengembangkan sikap membangun di seluruh lapisan masyarakat, sehingga semua pihak merasa dan ikut membangun Kota Medan. Rahudman menyebutkan, HUT ke-422 Kota Medan ini menjadi spesial, di mana dalam kurun waktu satu bulan belakangan ini Kota Medan meraih berbagai penghargaan seperti, Adipura, PeGI, Langit Biru, BPSK, dan opini WTP dari BPK RI. "Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dan bukan masing-masing," katanya.

Berbagai penghargaan yang dicapai, sebut Rahudman, menjadi motivasi bagi Pemko Medan bersama seluruh elemen masyarakat, stakeholder, dan pemangku kepentingan di Kota Medan untuk menghasilkan karya-karya pembangunan. "Keberhasilan itu merupakan keberhasilan semua pihak, kalau gagal adalah kegagalan Pemko Medan. Mari sama-sama mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan itu," ajak Rahudman. Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin, mengatakan di usia yang cukup dewasa ini, masih banyak permasalahan di Kota Medan

yang belum terselesaikan, namun Pemko Medan tidak pernah henti-hentinya memperbaiki berbagai persoalan itu. "Hal itu ditandai dengan penerimaan berbagai penghargaan yang diterima Kota Medan dalam kurun waktu satu bulan ini," katanya. Hadir dalam acara itu Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Wakil Ketua DPRD Sumut Muhammad Affan, mantan Wali Kota Medan Bachtiar Djafar, Afifuddin Lubis, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri, Dewan Kota Medan, dan para SKPD jajaran Pemko Medan serta undangan lainnya. (BEN)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Sabtu, 30 Juni 2012 | No: 2321/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Prediksi Pemenang Indonesian Idol 2012 AKHIRNYA telah terpilih dua grand finalis Indonesian Idol 2012. Sean dan Regina berhasil lolos, meninggalkan Yoda di babak tiga besar Panggung Spektakuler pada Sabtu (23/6) malam. Tidak mudah bagi Sean dan Regina untuk bisa meraih posisi dua besar seperti saat ini. Sean sempat berada di urutan terbawah jumlah perolehan SMS saat dirinya bersaing di babak lima besar. Namun berkat bakatnya dalam bermusik, Ahmad Dhani, Agnes Monica, dan Anang Hermansyah menggunakan hak veto mereka untuk menyelamatkan Sean agar bisa tetap berada di ajang pencarian bakat tersebut. Seperti diketahui, para juri hanya memiliki satu kesempatan menggunakan hak veto dalam ajang Indonesian Idol. Lain halnya dengan Regina. Tidak mudah bagi wanita yang bernama lengkap Regina Ivanova ini untuk dapat beraksi di Panggung Spektakuler Indonesian Idol. Sebelum berhasil lolos menjadi salah satu kontestan tahun ini, Regina pernah gagal 6 kali saat audisi. Dia mengaku telah mengikuti audisi sejak Delon jadi salah satu kontestan. Semua akan ditentukan dari penampilan Sean dan Regina saat babak Grand Final Indonesian Idol 2012 yang berlangsung malam ini, Sabtu, 30 Juni. Diberikan waktu seminggu memberikan dukungan SMS, sampai pemenangnya diumumkan pada acara Result & Reunion Indonesian Idol2 2012 , 7 Juli.(BBS)

Surat Cerai Calon Suami Nunung Palsu NUNUNG dan Iyan Sambiran siap menikah setelah Hari Idul Fitri. Namun Iyan ternyata masih memiliki istri bernama Dewi Vestiantin, alias Wendy. "Dikasih surat jalan oleh pengadilan agama, menyatakan bahwa mereka tidak mengeluarkan akte cerai itu," ujar Dewi di Gedung MNC, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (29/6). Wendy sengaja mencari tahu berkas-berkas perceraiannya setelah Iyan dan bintang Opera Van Java itu menggelar jumpa pers. Wendy langsung ke Surabaya, dan mencari tahu kebenaran dari ucapan Iyan. "Saya ketemu humasnya. Ada beberapa pemalsuan ternyata. Ada empat. Dari nomor, dari hari, tanggal hari pernikahan. Aslinya kami menikah 9 April 2012, di surat cerainya 15 April 2002. Tanda tangan juga berbeda," terangnya. Pria 'Matre' Iyan juga dituduh sebagai pria Matre oleh Dewi Vestiatin, perempuan yang mengaku masih berstatus istri Iyan. Menurut Dewi Vestiatin yang akrab dipanggil Wendy itu, Iyan meninggalkannya saat sedang mengalami kebangkrutan. "Secara finansial saya jatuh. Saya tahu apa yang ada dipikirkan dia. Matre," ungkap Wendy dalam jumpa pers di Gedung MNC, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (29/6).

Wendy yang berprofesi sebagai seorang DJ sangat kecewa dengan sikap Iyan yang meninggalkannya setelah membina rumah tangga sejak 2001. Saking kesalnya, ia meminta Iyan segera mengembalikan semua yang pernah diberikannya. Padahal selama ini, ia sudah berusaha menutupi masalah rumah tangganya selama tiga tahun belakangan. "Saya berusaha menutupi dia di lingkungan keluarga dan teman-teman. Segitu banyak pengorbanan saya," paparnya. Anak Malu Permasalahan yang menimpa komedian Nunung berimbas pada anak keduanya, Putra. Menurut Nunung, Putra malu di sekolah lantaran ibunya dianggap rebut suami orang. "Ini kan, yang dapat imbas terbesar saya. Ibu saya juga nanya, tapi saya jelaskan bahwa permasalahannya sedang diselesaikan. Yang paling berat ya anak-anak saya. Mereka kan punya lingkungan," ujar Nunung. Permasalahan yang

menimpa hubungan asmara Nunung dengan calon suaminya, Iyan Sambiran, diakui Nunung membuat anak kedua Nunung resah dan malu berkumpul dengan temanteman sekolahnya. "Anak saya ini tahu banget. Anak saya yang kelas 5 SD juga bilang 'Untung aku libur ya ma, kalau nggak libur aku malu," ceritanya.(NET)

Stres Justru Bikin Tubuh Jadi 'Kuat' STRES yang kerap dianggap sebagian orang bisa mendatangkan penyakit, di sisi lain justru bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Benarkah? Sebuah penelitian menyebutkan bahwa stres jangka pendek justru akan merangsang aktivitas kekebalan tubuh seseorang. Dilansir Times of India, ahli psikiatri dan IImu Perilaku dari Universitas Stanford Institute menjelaskan sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk penyembuhan luka dan mencegah atau melawan infeksi. Hasil penelitiannya bersama dengan rekan-

rekannya di Stanford dan dua universitas lainnya menunjukkan bahwa membuat tikus laboratorium merasakan stres ringan menyebabkan peningkatan kekebalan sel ke dalam aliran darah dan kemudian ke kulit dan jaringan lain. "Hal ini juga menimbulkan migrasi skala besar dalam kekebalan sel tubuh yang berlangsung selama dua jam," kata Dhabhar. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Psychoneuro Endocrinology menunjukkan bahwa redistribusi kekebalan sel serupa pada pasien yang mengalami stres jangka pendek pascaoperasi

membuat proses pemulihannya lebih baik. Mereka juga mampu menunjukkan bahwa redistribusi besar sel kekebalan seluruh tubuh itu dimotori oleh tiga hormon yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal, dalam jumlah yang berbeda dan pada waktu yang berbeda. Hal tersebut terjadi saat tubuh terangsang akibat stres. "Tubuh kita secara alami memiliki respons melawan stres. Itu untuk membantu kita, bukan membunuh," ungkap Dhabhar. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih persis bagaimana pikiran memengaruhi aktivitas kekebalan tubuh. (BBS)

epaper andalas edisi sabtu 30 juni 2012  

harian andalas lugas dan cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you