Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 4 Juni 2012 | No: 2197/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Kado Terindah HUT ke-422 Kota Medan

7 Tahun Menanti, Adipura Kini Kembali

andalas/ist

SIDAK PPASAR ASAR - Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap ketika melakukan sidak ke pasar tradisional guna melihat tingkat kebersihan pasar tradisional yang termasuk salah satu item dalam penilaian memperoleh Adipura.

Medan-andalas Kota Medan mendapat kado terindah ketika akan menginjak usianya yang ke-422, tepat 1 Juli 2012. Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yoedhoyono (SBY) memberi penghargaan Piala Adipura 2011-2012 kategori Kota Metropolitan untuk Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini. Rencananya, piala paling bergengsi di Indonesia ini diserahkan

langsung SBY kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Istana Negara Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (5/6). Kepastian Kota Medan mendapatkan Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan ini sesuai surat Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia No B-5665/Dep.IV/LH/PDAL/06/ 2012 tanggal 2 Juni 2012 pukul 11.45 WIB yang dikirim melalui

faksimile. Surat yang ditandatangani Deputi Bidang Bahan berbahaya dan Beracun (B3), Limbah B3 dan Sampah Dra Masneliyarti Hilma MSc ini disebutkan, Wali Kota Medan diminta untuk hadir ke Istana Negara guna menerima Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan dari Presiden RI, Selasa (5/6). Keberhasilan mendapatkan

2 Pemuda Tewas Dihakimi Massa

Medan - andalas Aksi massa main hakim sendiri hingga menewaskan terduga pelaku kejahatan kembali terjadi. Kali ini dua orang yang diduga sebagai pencuri tewas setelah dibantai massa di lokasi terpisah.

Korban pertama bernama Albaqi Parinduri (20), warga Tanjung Anom. Pemuda tersebut tewas mengenaskan akibat dipukuli massa yang mengintrogasinya di sebuah poskamling. Albaqi dituduh mencuri di salah satu kamar indekos mahasiswa di Jalan Berdikari, Blok C, kawasan Kampung Susuk, Kecamatan Medan Selayang.

Piala Adipura ini tentunya sangat membanggakan. Sebab, sudah hampir tujuh tahun lebih Kota Medan tidak mendapatkan Piala Adipura. Karenanya, begitu dilantik menjadi Wali Kota Medan, Rahudman langsung memprioritaskan masalah kebersihan menjadi salah satu target yang harus dibenahi. Dia menilai sudah lama Kota Medan seperti tidak terurus

Penganiaya Terduga Maling Ditangkap SEMENTARA itu dalam tempo kurang dari 24 jam, tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Unit Reskrim Polsekta Medan Labuhan yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Endro Kiswanto SH menangkap warga Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Cuma Berbahan Bakar Air

Bersambung ke Hal. 15

Ambruknya Jembatan Titi Kuning Diselidiki Medan-andalas Jembatan Titi Kuning di Jalan M Basir, Lingkungan V, Kelurahan Titi Kuning, Medan Johor, yang ambruk, Sabtu (2/ 6) siang, mulai dievakuasi. Dari pantauan di lokasi, Minggu (3/6) siang, sejumlah pekerja dan alat berat sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi reruntuhan jembatan. Informasi yang diperoleh dari Kabag Humas Pemko Medan Budi Hariono, Pemerintah Kota Medan akan mengambil langkah-langkah cepat dan tepat untuk mencari tahu penyebab ambruknya jembatan. Akan ada tim yang dibentuk untuk turun ke lapangan guna melakukan pemeriksaan dan mencari tahu apa penyebab utama ambruknya jembatan tersebut. "Bapak Wali Kota Medan sudah mengetahui kejadian ini. Kita tentu akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari tahu penyebab ambruknya jembatan itu. Termasuk untuk mencari solusi sementaranya," kata Budi Hariono saat dihubungi andalas, Minggu malam (3/5). Menurut Budi Hariono, jembatan titi kuning tersebut di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sumut. Meski demikian, pihaknya akan tetap memberikan perhatian yang serius mengingat keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat Kota Bersambung ke Hal. 15

Motor Karya USU Luar Biasa! Medan-andalas Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM menguji coba sepeda motor berbahan bakar air plus bioetanol yang merupakan inovasi atau temuan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. Disaksikan civitas akademika setelah bersama Rektor USU Prof Dr dr Syahril Pasaribu mendengarkan pemaparan ilmiah temuan baru spektakuler ini, Sekdaprovsu berkeliling halaman Biro Rektor USU dengan sepeda motor berbahan bakar air tersebut. "Luar biasa. Tarikannya lebih kontan dibanding sepeda motor premium. Suara mesinnya halus, buangan asapnya relatif tidak ada dan tidak menimbulkan bau polusi dari knalpotnya," ujar Nurdin Lubis yang juga Ketua Umum Panitia Dies Natalis ke-60 USU, Sabtu (2/6). Bahan bakar air plus bioetanol untuk kendaraan bermotor ini salah satu dari tiga inovasi atau temuan terbaru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Fisika USU Medan. Kuanggulan temuan ini untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), mengurangi polusi udara, dan global warming akibat efek rumah kaca dari pengaruh kendaraan bermotor serta biayanya jauh lebih murah. Karya spektakuler ini merupakan hasil penelitian tujuh mahasiswa dalam suatu tim yang dipimpin Tulus Ikhsan Nasution (Candidat Doctor). Penemuan Lain Dua temuan baru lainnya yakni sistem pengolahan air dan pendeteksian

sehingga secepatnya ditangani. Untuk itulah sejak 1 April 2011, wali kota mencanangkan Program Medan Bebas Sampah. Pascapencanangan program ini, perlahan namun pasti persoalan sampah mulai teratasi. Tak hentihentinya Rahudman menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mendukung dan menja

Lima Cagubsu Daftar ke PDIP Medan-andalas Sebanyak lima calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) telah mengembalikan formulir pendaftaran ke panitia seleksi DPD PDIP Sumut. Selanjutnya, panitia seleksi akan melakukan verifikasi kelayakan kelima calon yang nantinya akan diusung PDIP Sumut menjadi calon Gubernur Sumut. Kelima calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang telah mendaftarkan diri lewat jalur PDIP Sumut masingmasing Bintatar Hutabarat, RE Nainggolan, Benny Pasaribu, Gus Irawan, dan Syahrul Siregar. Wakil Sekretaris DPD PDIP Sumut, Soetarto mengatakan, pendaftaran dibuka selama dua bulan, sejak Senin, (2/4) dan resmi ditutup, Sabtu (2/6) pukul 24.00 WIB. "Pengurus dan panitia seleksi selanjutnya akan menggelar rapat guna membahas kelayakan kelima calon yang telah mendaftar lewat jalur PDIP," kata Soetarto kepada wartawan di Medan, Minggu (3/62). Bersambung ke Hal. 15

andalas/ist

UJI COBA - Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM melakukan uji coba sepeda motor berbahan bakar air plus bioetanol karya FMIPA Fisika USU Medan, Sabtu (2/6) disaksikan Civitas Akademika USU. dengan biosensor serta sensor diabetes melalui udara yang dihembuskan dari mulut. Ketiga temuan yang sedang dalam

proses pendaftaran hak kekayaan intelektual (HAKI) ini rencananya dipamerkan pada Puncak Dies ke-60 USU yang diharapkan dihadiri Presiden RI

ANEH tapi NYATA

bersama mobil "Horas" inovasi mobil ramah lingkungan karya Fakultas Teknik Bersambung ke Hal. 15

AY Nasution Mendaftar Cagubsu ke Demokrat

"Pendamping Saya Harus Punya 4 Kriteria" Mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Azmyn Yusri Nasution mendaftar sebagai bakal calon Gubsu periode 2012-2018 dengan mengembalikan formulir pencalonannya ke Partai Demokrat Sumut, Sabtu (2/6) sore.

DENGAN menumpang mobil Alphard hitam, AY Nusution datang ke Kantor Partai Demokrat Sumut di Jalan Multatuli, Medan, dengan didampingi istri beserta sejumlah kerabatnya, termasuk mantan Pj Wali Kota Medan Afifuddin Lubis. Berkas formulir pendaftaran AY

Nasution diserahkan kepada Tim Sembilan Partai Demokrat Sumut diwakili Meilizar Latief dan Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan. Setelah berkas diteliti kelengkapannya, berkas AY Nasution resmi diterima. Kepada wartawan usai menyerahkan berkas formulir pendaftarannya, AY Nasution mengaku optimistis mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat. Dia juga tidak mau berandaiandai bahwa Partai Demokrat nantinya memilih calon lain selain dirinya. "Saya selalu yakin atas apa yang saya lakukan. Kalau saya tidak yakin, saya tidak akan datang ke mari (mendaftar balon Gubsu ke Partai Demokrat)," tegasnya sambil tersenyum menjawab pertanyaan wartawan. Bersambung ke Hal. 15

70 Tahun Tidak

Makan dan Minum

andalas/gusliadi ritonga

MENDAFT AR - Mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Azmyn Yusri Nasution didampingi istri, saat MENDAFTAR menyerahkan berkas pendaftarannya sebagai balon Gubsu ke Tim-9 Partai Demokrat Sumut diwakili Meilizar Latief.

PERCAYA atau tidak? Inilah manusia paling ajaib di dunia. Dia mengaku sudah 70 tahun hidup tanpa makan dan tanpa minum. Karena keanehannya itu, ilmuwan militer India sedang mempelajari pria berusia 82 tahun tersebut. Namanya Prahlad Jani. Pria tua itu kini ditempatkan di ruang isolasi sebuah rumah sakit di Ahmedabad, Gujarat. Telegraph melaporkan, di situ dia diawasi secara ketat oleh organisasi riset pertahanan India, yang percaya pria itu mungkin memiliki Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 4 Juni 2012

harian andalas | Hal.

Pemenang Pilgubsu Minimal Raih 3 Juta Suara

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Rina Agustina KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

2

andalas/hs poetra

MEDAN BERSIH - Seorang petugas kebersihan sedang menyapu di Jalan Kapten Maulana Lubis, kemarin. Kota Medan terus berbenah dengan menjaga kebersihan untuk meraih penghargaan Adipura mendatang.

Ratusan Ruko Dibangun di Areal Eks HGU PTPN II Medan-andalas Masyarakat kelompok tani yang tergabung dalam Himpunan Penggarap Pengusahaan Lahan Kosong (HPPLK) mendatangi DPRD Deli Serdang, akhir pekan lalu, terkait pembangunan ratusan Ruko di areal 74 Hektar yang dipermasalahkan masyarakat di tanah eks HGU PTPN II di Pasar IV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli. Kehadiran masyarakat yang dipimpin Ketua Umum HPPLK Saiful Bahri, B Simanjuntak dan Kusrinaldi diterima Ketua F-PDIP Apoan Simanungkalit SE usai Apel Hari Pancasila. Dalam pertemuan itu diungkapkan sudah ratusan ruko dibangun di lokasi lahan eks HGU PTPN II walaupun masih dalam tahap pengerjaan. Masyarakat HPPLK memastikan, bahwa IMB Ruko itu bermasalah, karena dibangun di areal eks HGU yang belum ada pelepasan haknya oleh Meneg BUMN. Untuk pembangunan Ruko yang dibangun Developer PT ACR itu, materialnya melintas melalui Graha Metropolitan Helvetia. Pembangunan itu tentu memancing reaksi dari masyarakat sekitar yang mengetahui bahwa lahan itu adalah eks HGU PTPN II dan belum ada diserahkan kepada pihak manapun. Pemkab Deli Serdang diharapkan

segera meninjau lokasi pembangunan fisik yang saat ini berlangsung di Areal 74 Hektar tersebut (Samping Graha Metropolitan Helvetia), karena bertentangan dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Pasalnya, untuk mendapatkan IMB harus mempunyai alas hak berupa sertifikat ataupun surat tanah lainnya yang tidak dalam silang sengketa. Sedangkan lahan itu masih dalam silang sengketa dan beberapa orang sudah ditahan karena menggunakan surat pasu. Bahkan dari kelompok itu sudah mengaku dan menarik dukungannya karena tahu bahwa surat mereka tidak benar. Ketua F-PDIP Apoan Simanungkalit SE dalam kesempatannya itu mengatakan, Pemkab Deli Serdang harus bertanggung jawab kalau terjadi pertumpahan darah di areal eks HGU PTPN II di Pasar IV Helvetia. Sebab, dalam beberapa kali RDP (Rapat Dengar Pendapat) yang di-

hadiri BPN, Cipta Karya, Kabag Hukum, Satpol PP dan dan masyarakat, sudah tercapai kesepakatan , tidak akan ada pemberian IMB atas tanah itu karena tidak ada alas haknya dan itu merupakan lahan eks HGU. Namun kemudian, keluar surat Bupati tertanggal 26 Juni (hari Minggu) yang kemudian ditimpa dengan tanggal 27 Juni. Padahal belum ada perintah Gubsu terkait pembagian lahan sehingga tidak ada alas haknya. Melihat kisruhnya persoalan tanah di Deli Serdang, Apoan meminta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) turun ke daerah ini, karena disinyalir banyak permainan dalam proses penggarapan dan perebutan lahan eks HGU PTPN II. “SK yang dikeluarkan Pemerintah Daerah telah memperkeruh masalah tanah di Deli Serdang. Untuk itu, sesuai dengan SK Bupati Deli Serdang No. 503,632,86/4282 tentang pemberian izin mendirikan bangunan pada butir keempat yang menyatakan. “SIMB dapat dicabut apabila melanggar ketentuan tersebut di atas dan melanggar persyaratan sesuai Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku, hendaknya SIMB yang sudah dikeluarkan segera dicabut,” ujarnya seraya menambahkan putusan PK Mahkamah Agung RI tidak dapat menjadi alas hak dalam pengurusan SIMB. (RIL)

TINGKAT partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Tahun 2013 mendatang diperkirakan mencapai 75 persen. Dengan demikian, untuk memenangkan pilkada, setiap pasangan calon harus mengumpulkan paling sedikit 3 juta suara. Seperti diketahui, total pemilih sesuai dengan daftar pemilih potensial yang diserahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut adalah 9 juta lebih suara. Pengamat politik USU Drs Henry Sitorus mengatakan, dengan kesertaan pemilih sekitar 75 persen, suara yang diperebutkan sekitar 3 juta lebih suara. ”Sesuai dengan Pasal 107 ayat (1) UndangUndang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan bahwa pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah suara sah ditetapkan sebagai Pasangan Calon Terpilih,” kata Henry menjawab perkiraan jumlah suara yang terkumpul saat Pilgubsu mendatang, Minggu (3/6). Dosen Fisip USU ini juga memperkirakan, kecil kemungkinan jika calon bisa mengumpulkan suara hingga 50 persen lebih dari total pemilih yang ikut memilih, karena kemungkinan besar suara akan terdistribusi ke setiap calon Dengan demikian, agar tak ada putaran kedua, angka minimal yang harus dikumpulkan calon adalah 25 persen dari total kesertaan pemilih atas suara. Ia memperkirakan tingkat kesertaan pemilih yang hanya ditargetkan minimal 75 persen ini karena tidak menutup kemungkinan adanya peserta pemilih yang tidak menyalurkan hak pilihnya. “Sebab itu, saya mengimbau masyarakat yang sudah memiliki hak pilih menyalurkan haknya itu dalam pilkada mendatang karena hak pilihnya yang akan menentukan Sumut ke depan," katanya Sementara itu, mantan Ketua Panwas Pilgubsu 2008, David Sutanto mengkhawatirkan terulangnya pengalaman 2008 lalu di Pilgubsu 2013, dimana partisipasi masyarakat menyalurkan suara untuk memilih pemimpin baru sangat rendah. "Hal-hal seperti ini yang harus diantisipasi. Jika seperti ini, angka golput bisa saja tinggi pada pilkada nanti. Padahal mereka yang golput bukan karena tidak mau memilih, melainkan tidak bisa memilih akibat tidak ada kartu pemilih," katanya. (FEL)

Reses Anggota DPRDSU Nurhasanah SSos

Kalau Tak Mampu, Warga Keluhkan Parit Tumpat Hingga Sulitnya Air Bersih Memang Harus Mundur Temuan Reses Brilian Moktar Jamkesmas Sulit, KK Dihantui Pungli

THERESIA EE Pardede alias Tere, memilih mundur menjadi anggota DPR periode 2009-2014. Pasalnya, Tere mengaku tidak sanggup dalam mengemban tugas sebagai wakil rakyat. Dalam keterangan resminya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin, Tere mengaku tak mampu menjalankan misinya, yakni mengampanyekan pendidikan untuk anak-anak. "Sebagai mana visi saya saat kampanye, yakni mencerdaskan pendidikan bangsa terutama pada anak-anak. Saya memiliki tanggung jawab sosial untuk memperjuangkan nasib seniman di negeri ini," ungkap Tere. Bagi banyak kalangan, mundurnya Tere dari kursi emput keanggotaan DPR, mungkin sangat disayangkan dan merupakan langkah yang tidak seharusnya dilakukan alias tindakan yang merugikan secara ekonomis. Namun, sejatinya apa yang dilakukan Tere patut diapresiasi. Bahwa, jika diri merasa tidak mampu mengemban tugas, memang akan lebih baik jika memilih untuk mundur. Tidak ada gunanya bertahan menjadi anggota DPR, kalau hanya makan 'gaji buta'. Mundurnya Tere sebagai anggota DPR-RI, hendaknya dijadikan pelajaran dan teladan bagi semua kalangan, tidak hanya eksekutif, melainkan juga eksekutif, judikatif, serta semua pihak. Terkait dengan pengakuan jujur Theresia EE Pardede yang menyatakan mundur karena tidak mampu mengemban tugas sebagai wakil rakyat itu, kita teringat dengan kiprah sejumlah anggota DPRD Sumut selama ini, yang jauh dari harapan. Dengan kata lain, dari 100 anggota DPRD Sumut, lebih 50 persen sebenarnya tidak becus dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Terbukti, banyak di antara mereka tidak jelas kerja dan kiprahnya untuk rakyat. Selain banyak yang suka bolos, banyak pula yang statusnya hanya sekadar datang, duduk, dengar, diam dan dapat duit. Dengan kata lain, statusnya sebagai anggota DPRD Sumut, hanya sekadar pajangan. Anggota dewan dengan kualifikasi sedemikian, sudah sepatutnya menyatakan mundur, atau partainya memaksa yang bersangkutan untuk mundur. Sebab, kalau keberadaannya hanya sekadar menerima honor setiap bulan tanpa kinerja yang jelas, itu sama artinya memboroskan keuangan negara. Keharusan untuk mundur juga berlaku bagi pejabat eksekutif dan yudikatif yang tak mampu mengemban tugas. Jika terbukti, kinerja tidak sesuai ekspektasi masyarakat, sebaiknya segeralah mundur. Kini, dan di masa mendatang, tradisi mundur harus lebih ditumbuhkembangkan.(**)

TINJAU TINJAUAnggota DPRDSU Nurhasanah SSos, saat meninjau salah satu rumah warga yang akan di gusur di bantaran Sungai Deli Kecamatan Medan Labuhan didampingi ibu-ibu warga setempat.

andalas/ujung

Medan-andalas Nyamuk menyerang lingkungan 12 dan 13 kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Labuhan, dari genangan air yang tidak bisa mengalir setiap kali hujan turun. Karena gorong-gorong yang dibangun sejak Zaman Belanda di Jalan Syahbudin Yatim tumpat akibat sendimentasi, karena tidak mampu menampung arus air yang datang bersamaan dengan sampah dan lain-lain. “Kami khawatir akan serangan Demam Berdarah Dengue (DBD). Kalau sore menjelang malam, kita tidak bisa duduk tenang, karena nyamuk menyerang. Akibat dari air yang terus tergenang. Kami sudah memohon kepada Pemko Medan untuk memperbesar gorong-gorong dan mengeruk parit Inpres di Jalan Medan-Belawan sebagai muara dari gorong-gorong tersebut. Namun sampai kini tidak kunjung terealisasi. Kami mohon kepada wakil rakyat dari DPRD Sumut untuk membantu kami," kata H Abu Pulungan, tokoh masyarakat kepada anggota DPRD Sumut Nurhasanah SSos yang melakukan reses, kemarin. Selain serangan nyamuk dan genangan air sangat meresahkan, masyarakat Kecamatan Labuhan yang bermukim di kawasan bantaran sungai, kepada wakil rakyat

yang akrab dengan kaum perempuan itu, memohon agar penggusuran rumah mereka ditunda dulu sampai selesai Lebaran Idul Fitri 2012. “Kami sadar, bahwa kami yang salah bikin gubuk di bantaran sungai. Tapi, itu kami lakukan karena tidak punya tempat tinggal. Tidak mampu menyewa rumah. Kami sudah terima surat edaran dari kelurahan, tapi dalam surat itu tidak ada kapan tanggal penggusuran. Kami takut petugas datang mendadak. Mungkin surat itu hanya pemberitahuan. Kami mohon melalui wakil kami dari dapil Medan, agar menunda dulu sampai habis Lebaran Idil Fitri 2012,"harap Latifah, salah seorang ibu yang bermukim di bantaran sungai Deli Medan Labuhan. Masyarakat lingkungan 12 dan 13 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Labuhan, yang hadir dalam acara reses tersebut sangat antusias menyampaikan keluhan mereka. Namun sayang keluhan tersebut hanya bisa didengar Kepala Lingkungan 12. Sementara lurah dan camat tidak hadir meski sudah diundang, bahkan yang mewakili pun tidak kelihatan. Sementara, pada reses 30 Mei di Kampung Bantenan Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli lingkungan 12, terungkap ada ru-

mah ibadah (masjid) dikepung warnet, hingga meresahkan masyarakat khususnya kaum ibu. Tepatnya di lorong Jaya Jalan Mangaan VIII Mabar di depan masjid ada warnet di belakang juga. Para pemilik warnet tidak peduli jam-jam orang salat dan suara azan. Persoalan warnet yang menjamur di kota Medan sangat meresahkan para ibu, karena keberadaan warnet tidak ada aturan, dikhawatirkan tidak memiliki izin. Sementara warga yang lain di LK 12 Gang Bersama, mengeluhkan air bersih. Kawasan mereka daerah rendah, air sumur kuning tidak layak untuk minum bahwakan untuk mandipun kurang sehat untuk kulit. Tetapi terpaksa digunakan karena tidak ada air yang lain. Mereka minta PDAM Tirtanadi agar menyambung pipa air yang sudah berada di tengah Gang bersama, sampai ke ujung. Menyikapi berbagai keluhan masyarakat itu, Nurhasanah menyatakan keprihatinannya dan berjanji akan menyampaikan kepada pihak-pihak berkompeten, utamanya Pemko Medan. "Pemerintah hendaknya memberikan perhatian yang sama dan adil kepada masyarakat, baik yang bermukim di perkotaan maupun di pinggiran," katanya.(UJ)

PEMKO Medan diminta benar-benar meniadakan segala bentuk pungutan liar (pungli), baik dalam program pembuatan Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang telah diberlakukan. Karena program yang semestinya gratis, namun masih ditemukan adanya pengutipan tak resmi di masyarakat. “Kondisi seperti ini semestinya tak boleh lagi terjadi, karena program KK maupun KTP adalah gratis,” kata, Brilian Mokhtar SE anggota DPRD Sumut dari dapil Kota Medan saat melakukan reses di Jalan Rawe VI Lingkungan VI Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, kemarin. Dengan adanya temuan dan keluhan tentang masih terjadinya pengutipan-pengutipan tak resmi dalam proses pembuatan KK ini, Brilian berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kepada politisi PDI Perjuangan, masyarakat juga mengeluhkan tentang sulitnya mereka dalam mendapatkan pelayanan jaminan kesehatan (Jamkesmas) maupun kartu Medan Sehat. ”Semua temuan dan keluhan yang disampaikan masyarakat ini akan kita teruskan ke Pemko Medan atau langsung ke Wali Kota untuk dipertanyakan, karena banyak masyarakat miskin yang ingin mengurus Jamkesmas tapi sulit untuk mendapatkannya,” ujarnya. Megawati (30) seorang warga berdomisili di Lingkungan VIII Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan

Labuhan, sebelumnya mengaku kecewa atas pelayanan dari Kepala Lingkungan (Kepling) setempat. Bagaimana tidak, meski dirinya telah dipungut biaya senilai Rp300 ribu ketika akan mengurus proses pembuatan KK, namun hingga berjalan lebih tiga bulan kartu keluarga yang diharapkannya tak kunjung selesai. “Kepling minta uang sudah diberikan, katanya proses pembuatannya cepat tapi nyatanya sampai sekarang tak juga selesai,” beber Mega di hadapan anggota dewan ini. Sekretaris Kecamatan Medan Labuhan, Rudy Asyan yang turut hadir dalam reses anggota DPRD Sumut tersebut di hadapan Brilian Mukhtar mengatakan, kalau pihak kecamatan telah mengeluarkan SK pemberhentian kepada P Nainggolan selaku Kepling VIII Kelurahan Tangkahan. ”Kita sudah banyak menerima laporan tentang perbuatan Kepling di daerah ini, makanya surat pemberhentiannya sudah dikeluarkan,” terangnya. Sementara, Lurah Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, Nirmaluddin Hasibuan menyarankan kepada setiap warga untuk langsung menemuinya pada saat hendak melakukan pengurusan baik KTP maupun KK serta administrasi lainnya. ”Bagi warga yang hendak mengurus KK maupun lainnya, supaya langsung menemui saya di kantor. Sampai malam haripun saya siap untuk melayani masyarakat,” katanya. (UJ)


MEDAN KITA Dua Pemuda Hilang Ditelan Arus Bendungan Tirtanadi Senin

harian andalas | Hal.

4 Juni 2012

Medan-andalas Muhamad Darmawan Daulay (18), dan Ilham (18), keduanya warga Jalan Sei Kapuas Darussalam Medan, hilang tenggelam saat mandi di bendungan Tirtanadi, Jalan Sunggal Kecamatan Deli Serdang, Minggu (3/6) sekira pukul 14.00 WIB. Menurut keterangan Irvan (17), adik korban Darmawan, mereka (semuanya lima orang) datang ke bendungan hanya untuk jalan-jalan saja. Tapi timbul niat Darmawan untuk mandi. "Tadinya kami cuma jalanjalan aja kemari, liat-liat pemandangan,” ujar Irvan. Namun takdir berkata lain, Darmawan sempat dibujuk oleh teman-temanya termasuk sang adik, Irvan, agar tidak berenang, karena kondisi arus yang deras. Namun Darmawan tak menghiraukan nasehat teman-temanya. Dengan percaya diri, Darm-

wan yang siswa Sekolah Pelayaran itu lompat dari atas bendungan dengan cara salto (membalikan badan). Sesaat sampai di sungai, teman-teman Darmawan kaget, termasuk Irvan, karena setelah salto dan jatuh ke sungai Darmawan berteriak meminta tolong dengan menyebut kakinya ditarik. "Abangku setelah salto masuk ke air, lalu kepalanya nongol seraya minta tolong, karena ada yang narik kakinya,” ujar Irvan. Teman Darmawan, Ilham yang menyaksikan rekan satu ganknya tenggelam, tak ting-

gal diam. Dia pun segera terjun ke sungai dan mencoba menolong Darmawan. Namun takdir berkata lain, Ilham yang masih siswa SMK Arrahman pun turut menjadi korban tenggelam di bendungan Tirtanadi yang memang terkenal angker itu. "Begitu mendengar jeritan abang, Ilham langsung terjun mau menolong, tapi dia juga nggak nongol-nongol setelah terjun ke sungai," ujar Irvan dengan nada sedih seraya meneteskan air mata. Melihat abang dan temanya tenggelam, Irvan berteriak minta tolong dan warga langsung berdatangan untuk mencoba menolong korban. Hingga berita ini ditulis, korban tenggelam belum ditemukan. Keduanya hilang bersamaan ditelan arus bendungan Tirtanadi. Keluarga korban yang mengetahui anak mereka teng-

gelam segera datang ke lokasi. Tangis haru pun mewarnai pencarian jasad Darmawan dan Ilham. Toyib (40) ayah Darmawan hanya pasrah dan berharap kalau pun sudah meninggal dirinya ingin melihat jasad anaknya. "Aku pasrah, tapi aku pingin lihat jasad anakku," ujarnya. Sementara itu orang tua Ilham yang berada di Sibolga sangat shock ketika dihubungi via telepon dan tangis pun pecah di lokasi bendungan itu. Pihak kepolisian dari Polsek Medan Sunggal yang menerima laporan segera turun tempat kejadian perkara. Bahkan, Kapolsek Medan Sunggal Kompol M Budi Hendrawan SIK juga turut ikut meninjau lokasi. "Saya dapat laporan dari anggota katanya ada anak hanyut, lantas saya tinjau kemari," ujar Budi. (ACO)

3

andalas/maguslim

MENY AKSIK ANMENYAKSIK AKSIKANAN-Ratusan masyarakat menyaksikan pencarian dua korban Darmawan dan Ilham di bendungan Tirtanadi, Jalan Sunggal Kecamatan Deli Serdang, Minggu (3/6).

Penutupan Rakornas KNPI Perubahan Perda PBB Diwarnai Tanam Pohon Prioritas DPRD Medan Masyarakat Diminta Bersabar

Medan-andalas Penutupan Rapat Koordinasi (Rakornas) Komite Nasional Pemuda (KNPI) dan Organisasi Kemasyarakat Pemuda (OKP) se-Indonesia ditandai dengan penanaman pohon di bantaran Sungai Deli, kawasan Medan Johor, Minggu (3/6). Pada kesempatan itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengajak segenap jajaran KNPI, agar ikut menggiatkan program penghijauan di ibukota provinsi Sumut itu dalam rangka gerakan nasional penanaman satu miliar pohon. "Saya bangga dan berharap kepada jajaran KNPI agar terus ikut menggiatkan gerakan penghijauan di Kota Medan," ujarnya. Dia mengayakan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama segenap elemen masyarakat selama ini bahu membahu melakukan penghijauan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di kota berpenduduk sekitar tiga juta jiwa itu.

Peran pemuda dalam mendukung gerakan penghijauan diyakini akan semakin mempercepat sasaran pelestarian lingkungan. "Penghijauan penting menjadi perhatian semua pihak karena menyangkut kepentingan generasi yang akan datang," katanya. Di Kota Medan saat ini telah pula ditata beberapa ruang terbuka hijau (RTH), di antaranya Cadika Pramuka di Jalan Karya Wisata Medan. RTH yang mencapai puluhan hektar ini akan dikembangkan menjadi pusat rekreasi, pusat informasi pengembangan ikan hias dan olahraga, termasuk juga untuk kegiatan Pramuka. Sementara itu Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko memuji komitmen Wali Kota Medan dalam meningkatkan kualitas lingkungan melalui program penghijauan di daerah ini. "Saya mengajak segenap elemen pemuda yang bernaung di bawah KNPI agar ikut menduku-

ng program penghijauan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Rahudman Harahap," katanya. Keterlibatan KNPI dalam gerakan penghijauan, lanjut dia, merupakan bagian dari program strategis KNPI dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat. Taufan menambahkan, pihaknya akan terus menggelorakan gerakan menanam pohon bagi seluruh pengurus dan anggota KNPI di seluruh nusantara. Menanggapi seruan Ketua Umum KNPI tersebut, Ketua DPD KNPI Sumut, HA Yasyir Ridho Loebis menyatakan siap bekerjasama dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumut untuk berperan aktif dalam gerakan penghijauan. Rakornas KNPI yang dibuka Menpora Andi Malaranggeng di Medan, Jumat (01/06) dipusatkan di Hotel Santika Medan. Rakornas diikuti 300 peserta dari berbagai provinsi di tanah air. (HAM)

Medan-andalas Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Medan, Ilhamsyah mengatakan, dalam waktu dekat proses perubahan Peraturan Daerah (Perda) No 3 tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan, akan selesai. “Dalam waktu dekat proses perubahan Perda No 3 tahun 2011 tentang PBB akan kita upayakan bisa selesai dalam waktu dekat, karenanya berilah kami waktu untuk bekerja,” kata Ilhamsyah kepada wartawan, Minggu (3/6) menanggapi adanya selebaran berisikan penolakan dan boikot pembayaran PBB di Gedung DPRD Medan pada Jumat (1/6) lalu. Menurut politis Partai Golkar Medan ini, pembahasan perubahan Perda PBB ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa, karena pekerjaan yang dilakukan secara tergesa-gesa malah akan menghasilkan kesalahan yang fatal. “Masyarakat harus bersabar, perubahan Perda PBB ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena akan mengakibatkan kesalahan yang fatal dan bisa saja ada

hal yang terabaikan. Apalagi ini kan kepentingan masyarakat jangka panjang, jadi tidak boleh sembarangan,” tegasnya. Ilhamsyah mengaku, dalam program legislasi daerah (Prolegda) Kota Medan pada tahun 2012 ini cukup banyak rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang disampaikan Pemko Medan ke DPRD Medan. “Ada sebanyak 27 Ranperda usulan Pemko Medan menjadi Prolegda tahun 2012 ini. Perubahan Perda No 3 tahun 2011 yang sudah menjadi hak inisiatif DPRD Medan akan menjadi prioritas DPRD, akan kita upayakan bisa selesai secepatnya,” ujarnya. Ditanya kapan pastinya bisa selesai, Ilhamsyah mengatakan, masyarakat Kota Medan mohon bersabar, yang pasti DPRD Medan tetap memprioritaskan perubahan Perda No 3 tahun 2011 ini. Disinggung soal mekanisme yang akan dijalankan untuk membahas perubahan Perda PBB tersebut, apakah lewat panitia khusus (pansus) atau langsung melalui Baleg, Ilhamsyah menyerahkan sepenuhnya terhadap hasil musyawarah seluruh fraksi dan anggota

DPRD Medan. Seperti diberitakan sebelumnya, Aliansi Sumatera Utara Sumut Bersih (Asub) menyebarkan selebaran berisikan penolakan kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) di kantor DPRD Medan mulai dari lantai satu hingga tingga. Selebaran gabungan beberapa LSM ini juga meminta DPRD Medan segera mempercepat proses perubahan Perda No 3 tahun 2011 tentang PBB. “Ada 37 LSM yang bergabung dalam Asub meminta dewan segera merampungkan perubahan Perda PBB. Kami sampaikan pernyataan itu dengan menyebarkan selebaran seperti ini,” kata Sekretaris Fitra Sumut Ruri Ningrum yang ikut menyebarkan selebaran ke Kantor DPRD Medan. Pada selebaran itu disampaikan seruan untuk memboikot pembayaran PBB karena kebijakan menaikkan pajak adalah bentuk pemerasan yang dilegalkan pemerintah. Selain memprotes, seruan itu juga mengajak masyarakat untuk memboikot pembayaran PBB tahun ini. “Hanya satu kata lawan kenaikan PBB,” ucapnya. (BEN)

Reses Anggota DPRD Sumut Ir Tagor Simangunsong

Warga Medan Labuhan Keluhkan Limbah Pabrik

andalas/ist

TANAM POHONPOHON-Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Ketua Umum DPP KNPI Taufan Eko Nugroho Rotorasiko dan Ketua DPD KNPI Sumut HA Yasyir Ridho Loebis melakukan penanaman pohon, di bantaran banjir Kanal Medan Johor, Minggu. Acara tersebut sekaligus menandai penutupan Rakornas KNPI 2012 yang digelar di Medan sejak 1 Juni lalu.

Belawan-andalas Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Ir Tagor Simangunsong mendengar dan menampung berbagai keluhan masyarakat Kecamatan Medan Labuhan, saat melaksanakan reses di Lapangan Sepakbola Griya Martubung, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (2/6). Dalam reses itu, masyarakat mengeluhkan antara lain soal drainase yang tidak beres sehingga pemukiman warga terendam banjir saat musim hujan. Kemudian, tentang limbah pabrik yang mengalir melintasi parit di Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan dan polusi udara yang sangat mengganggu kesehatan masyarakat. Masyarakat juga meminta anggota DPRD Sumut agar memperhatikan pelayanan kesehatan warga miskin seperti program Jamkesmas, Jamkesda, PKH dan bantuan sosial lainnya. “Kami mengarahkan Pak Tagor Simangunsong ke Griya Martubung agar dapat melihat secara dekat kondisi Medan Labuhan khususnya Griya Martubung yang masih tertinggal dalam pembangunan dan menghadapi persoalan lingkungan,” ujar tokoh masyarakat Medan Labuhan, Palito Simangunsong, seraya anggota DPRD Sumut mau mendengar keluh kesah dengan harapan dapat dicarikan solusinya. Dalam kesempatan itu, Tagor Simangunsong menyatakan, dia selalu dekat konstiuen guna mendengar dan mencatat secara langsung keluhan masyarakat terkait dengan pembangunan, pelayanan pemerintahan dan hal apa saja yang

andalas/desrin

RESESRESES-Anggota DPRD Sumut Ir Tagor Simangunsong saat melaksanakan reses di Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu. dibutuhkan masyarakat secara umum di wilayah itu. Aspirasi masyarakat nantinya akan disampaikan pada rapat paripurna DPRD Sumut sebagai rujukan menyusun anggaran 2012. Politisi PDI Perjuangan ini juga berjanji akan menyampaikan keluhan warga soal drainase kepada eksekutif. Begitu juga limbah pabrik yang mengalir melintasi parit di Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan dan polusi udara yang sangat mengganggu kesehatan masyarakat, akan menjadi perhatian anggota legislatif itu. “Keluhan warga soal pelayanan kesehatan, juga menjadi perhatian kita,” ucapnya. Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat sangat menyesalkan ketidakhadiran seorangpun dari pi-

hak jajaran Kecamatan Medan Labuhan seperti Camat Medan Labuhan Zain Noval dan Lurah Kelurahan Besar Zainal Abidin. Ironisnya, camat hanya mengirim seorang Kepala Lingkungan (Kepling) untuk menghadiri reses anggota DPRD Sumut itu. “Ketidakhadiran jajaran Camat Medan Labuhan dalam reses itu merupakan pelecehan terhadap anggota DPRD. Masak dibiarkan masyarakatnya berjalan sendiri tanpa perhatian pemerintah setempat,” tegas warga. Tagor Simangunsong juga mengatakan, luar biasa perilaku jajaran Camat Medan Labuhan yang tidak peduli dengan reses wakil rakyat. Padahal, yang dibicarakan dalam reses adalah pembangunan di wilayah kerja camat. (DP)


HUKUM KRIMINAL

Senin 4 Juni 2012

harian andalas | Hal.

4

Warga Belawan Bentrok, 1 Tewas Dua Rumah Dilempar Bom Molotov Belawan-andalas Satu orang tewas dan puluhan warga lainnya dilaporkan terluka sabetan senjata kelewang dalam bentrokan antar warga Gudang Arang, Kelurahan Belawan Bahagia dengan warga Belawan Lama Lorong Papan, Kelurahan Belawan I di Jalan TM Pahlawan, Medan Belawan. Peristiwa ini terjadi, Minggu (3/ 6) sekira pukul 24.00 WIB. Kedua kelompok warga ini saling serang menggunakan senjata tajam dan bom molotov. Selain korban tewas, bentrokan ini juga mengakibatkan dua rumah warga Lingkungan 28 Lorong Papan, Kelurahan Belawan I, terbakar akibat terkena lemparan

bom molotov. Korban tewas bernama Suriadi Hasibuan (21). Pemuda ini dari kelompok warga Lorong Amal Gudang Arang, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan. Suriadi tewas dengan kondisi mengenaskan. Dia tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Hamidah (29), kakak kandung Suriadi di RSU Pirngadi Medan mengatakan sebelum kejadian, adiknya sempat berkumpul dengan kedua temannya di kawasan Pasar Belawan yang tak jauh dari kediamannya. Namun pada Minggu (3/6) dini hari, sekitar pukul 00.05 WIB, korban didatangi sejumlah petugas kepolisian. Tak tau motifnya apa, petugas polisi tersebut selanjutnya membawa korban, sedangkan teman korban yang lain melarikan diri. "Kami gak tau kenapa adik kami dibawa polisi, tapi kawannya yang

lain sempat lari. Tiba-tiba yang kami dengar adik kami sudah terkapar karena dibantai warga Belawan Lama. Sekira pukul 21.00 Wib aku masih jumpa dengan dia (korban-red)," ujar Hamidah dengan raut wajah sedih, saat di ruang tunggu Instalasi Jenazah RSU Dr Pirngadi Medan, Minggu (3/6) sekira pukul 01.00 WIB. Mendengar kabar tersebut, puluhan pemuda dari Gudang Arang mencoba menjemput temannya yang sudah tak berdaya akibat dikeroyok puluhan massa dari Belawan Lama. Akan tetapi, saat hendak menjemput korban yang merupakan anak keempat dari sepuluh bersaudara dan belum menikah itu, sejumlah pemuda dari Gudang Arang mendapatkan perlawanan dari warga Belawan Lama yang memicu keributan lebih besar. "Waktu kawan-kawan adik saya (korban) hendak menjemput dia,

mereka (masa Belawan Lama) menghalanginya, hingga terjadi lempar-lemparan batu dan bom molotov," kata Hamidah. Akibat kejadian tersebut, selain korban Suryadi tewas, dua rumah warga Gudang Belawan Lama hangus di lalap api. Menurut paman korban Iwan (51) yang tinggal di Jalan TM Pahlawan Lorong Amal menyebutkan keponakannya mengalami luka yang serius dibagian wajah, kepala kena luka bacokan dan luak lecet pada kedua kakinya. "Ada yang melihat kalau Suryai tidak hanya dipukuli dengan senjata tajam, namun juga sempat kedua pangkal pahanya digilas dengan sepeda motor,� imbuh Iwan. Sedangkan korban sendiri, ditengah bentrokan itu, Hamidah bersama adiknya Rahmansyah yang juga abang korban menuturkan, dirinya (Hamidah-red) ditemani salah seorang adiknya membawa korban ke RS AL di Belawan dengan

sepeda motor. “Kondisi luka adik saya cukup parah dan hanya mengenakan celana dalam saja. Sadis kali yang melukai adik kami," ujarnya tak kuasa menahan tangis. Hamidah juga menuturkan, adiknya sempat mendapatkan perawatan di RS Angkatan Laut Belawan. Akibat mengalami luka yang cukup parah, korban terpaksa dirujuk ke RSUD dr Pirngadi Medan sekira pukul 02.30 wib. “Adik saya gak bisa bicara karena lukanya parah,� tutur Hamidah. Malangnya, di tengah perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhirnya. Keluarga lalu memutuskan membawanya kembali ke rumah duka untuk disemayamkan. "Karena adanya permintaan petugas kepolisian, adik kami akhirnya dibawa kembali ke RSUD dr Pirngadi Minggu siang (3/6) sekitar pukul 11.OO wib untuk menjalani autopsi," ujar Iwan. Dengan kejadian itu, pihak ke-

luarga menuntut adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian untuk mengusut kejadian itu. "Kejadian bentrokan memang sudah sejak 30 tahun lalu, gak tau kenapa sebabnya. Kita mau ada kejelasan dari pihak kepolisian karena mereka yang membawa kemanakan saya (korban) sebelum dia dikeroyok. Kita juga mau kasus ini dituntaskan dan pelaku agar dihukum seberat-beratnya," harap Iwan dan pihak keluarga. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum dapat memastikan jumlah korban akibat bentrokan itu. "Yang jelas satu orang meninggal dunia atas nama Suriadi. Saat ini situasi sudah terkendali. Namun demikian, petugas kami masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Endro. (DP/YN)

Polres Binjai Ringkus Dua Anggota Sindikat Narkoba GANJA – 14 bungkus narkotika jenis ganja yang ditemukan di kamar C-14 Rutan Labuhan Deli saat ini disita petugas Polsek Medan Labuhan guna pengusutan lebih lanjut. andalas/desrin pasaribu

Polisi Selidiki Temuan Ganja di Rutan Labuhan Belawan-andalas Kepolisian Sektor Medan Labuhan hingga, Sabtu (2/6) masih terus menyelidiki temuan 14 bungkus narkotika jenis ganja di kamar C-14 Rumah Tahanan (Rutan) Labuhan Deli, Jumat (1/6) lalu. "Kita masih selidiki siapa pemilik ganja itu," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus, kemarin. Oktavianus menjelaskan, barang bukti 14 bungkus ganja itu sebelumnya ditemukan petugas Rutan Klas-II B yang tengah melakukan razia di hampir seluruh kamar tahanan. Saat pemeriksaan, petugas menemukan bungkusan ganja

yang diselipkan disamping kantin koperasi di dalam kamar C-14. Bungkusan tersebut berisi 14 amplop kecil di dalam rokok. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap para tahanan yang berada di kamar C-14. Dari hasil pemeriksaan, tak satupun dari para tahanan yang mengakui kepemilikian ganja tersebut. "Setelah kita periksa, tidak ada satupun tahanan yang mengaku memiliki barang haram tersebut. Pun demikian, bersama polisi kita akan tetap melakukan penyelidikan dan mengungkap siapa pemilik barang haram tersebut," kata salah seorang petugas Rutan. (DP)

Rusak Warung, Pria Mabuk Digimbal Massa Medan-andalas Rusak warung mie aceh di Jalan Perjuangan Simpang Jalan Rakyat, Kecamatan Perjuangan, seorang pria mabuk digimbali massa, Sabtu (2/6) sekira pukul 23.00 WIB. Selanjutnya dalam kondisi babak belur, pemuda yang belakangan diketahui bernama Frans John Erikson itu diserahkan warga ke Polsek Medan Timur. Namun karena kondisinya lumayan parah, Frans lalu dibawa ke RS Bhayangkara, Medan. Sebelumnya, Frans, warga Jalan Perjuangan Gang Slendit, Medan dalam keadaan mabuk datang ke warung mie aceh milik Mustafarudin (30). Dia lalu memesan makan dan minuman kepada penjaga warung. Namun beberapa saat kemudian, Frans marah-marah karena pesanannya tak kunjung disajikan. "Kenapa kayak gitu sama aku, jangan kau tengok aku, kutikam kau nanti," ucap Frans sambil meludahi dan melempar korban Mustafa-

ruddin dengan blender. Mendapat perlakuan itu, korban lalu melakukan perlawanan, baku hantam pun tak terhindarkan. Warga sekitar yang melihat keributan itu langsung mencoba melerai. Namun Frans semakin beringas dan mengancam menghajar siapa saja yang mendekatinya. Melihat warga yang semakin ramai, Frans lalu meninggalkan lokasi kejadian. Selang beberapa menit kemudian Frans kembali lagi ke warung langsung memecahkan stelling dagangan Mustafaruddin dengan kosong. Warga yang kesal kemudian menghajar Frans hingga babak belur. Beruntung petugas Polsek Medan Timur yang mendengar informasi ini datang ke lokasi, dan memboyong Frans. Kanit Reskrim Medan Timur AKP Ridwan ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/6) sore membenarkan kejadian itu. Pihaknya membantarkan Frans ke RS Bhayangkapa karena mengalami luka cukup serius akibat dihajar warga.(ACO)

Binjai-andalas Petugas Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil meringkus dua anggota sindikat narkoba yang diduga berperan sebagai pengedar dan pembeli di dua lokasi berbeda di wilayah hukumnya, Jumat (1/6) petang. "Satu tersangka atasnama Mhd Hani Frans alias Frans kita amankan dari kawasan Jalan

Pekan Baru, Kelurahan Rambung, Kecamatan Binjai Selatan, sekira pukul 17.00 WIB. Saat kami tangkap dari tersangka kami sita barang bukti 100 gram narkotika jenis ganja," kata Kasat Res Narkoba Polres Binjai AKP Achiruddin Hasibuan SH MH kepada andalas, kemarin. Dari hasil pemeriksaan, pe-

muda yang tinggal di kawasan Jalan Imam Bonjol Gang Sentoisa, Binjai berperan sebagai pembeli. Dia membeli ganja tersebut dari seorang pengedar bernama Feri," tambah Achiruddin. Selanjutnya kami lakukan pengembangan dan hasilnya, satu jam kemudian atau sekira pukul 18.00 WIB, tersangka Feri alias Dagu (20) warga Jalan

Ratulangi, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota berhasil kami tangkap. Feri kami amankan dari Persimpangan Ratulangi, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota. Dari penangkapan Feri, kami menyita uang hasil penjualan ganja dari tersangka Frans," jelas AKP Achiruddin Hasibuan SH MH.(HER)

Muspika Patumbak Razia Kafe Medan-andalas Unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) Patumbak merazia kafe di wilayah kerjanya, Sabtu (2/6) malam. Razia dilakukan Menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang resah dengan keberadaan kafekafe itu. Camat Patumbak, Khairul Saleh Siregar didampingi Sekcam Timur Tumanggor kepada wartawan mengatakan, razia dilakukan pihaknya bersama petugas Satpol PP Deliserdang serta diback-up personil polisi dan TNI. "Kita bersama Satpol PP Deli-

serdang, polisi dan TNI melakukan razia karena banyaknya laporan masyarakat terkait keberadaan lokasi hiburan malam berupa kafe di daerah ini (Patumbak–red) yang meresahkan warga. Hasilnya, puluhan orang terdiri dari pria dan wanita dari beberapa kafe kita amankan. Mereka diamankan untuk dilakukan pembinaan, kalau yang laki-laki kita kirim ke panti rehab di Lubuk Pakam. Sementara wanitanya kita kirim ke pantai parawarsa, Bandar Baru," ujar Khairul Saleh Siregar. Terpisah Kapolsek Patumbak, AKP Triyadi SIK kepada wartawan

di ruang kerjanya mengatakan jika pihaknya tetap akan komit dan tidak akan mentolerir segala bentuk penyimpangan yang terjadi di lokasi hiburan malam yang ada di wilayah hukum kepolisian sektor Patumbak. "Kalau razia tadi kita hanya mem-back up pihak pemerintahan. Yang pasti kita akan tetap komit menindak tegas berbagai bentuk penyimpangan yang terjadi di lokasi hiburan malam di daerah ini. Jika ada unsur pidananya, maka akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," tegas Triyadi. Pantauan wartawan malam itu, puluhan wanita berpakaian

seksi dan pria terlihat diamankan di markas kepolisian sektor Patumbak. Setelah didata, puluhan orang yang terjaring inipun lalu dibawa petugas Satpol PP ke panti rehabilitasi di Lubuk Pakam dan Parawarsa, Bandar Baru untuk dilakukan pembinaan. Sementara itu di lapangan, salah satu kafe di kawasan Marendal, Kafe Rangga terlihat masih berani beroperasi. Namun waktu dilakukan razia, kafe ini tampak tutup dan setelah razia selesai, pemilik kafe terkesan melecehkan petugas yang melakukan razia dan kembali membuka usahanya. (HER)

Polda Masih Rahasiakan Identitas Tersangka Biro Umum Medan-andalas Petugas Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara terkesan masih merahasiakan identitas tiga tersangka dugaan korupsi di Biro Umum Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara senilai Rp25 miliar. "Ada tiga, tapi kita masih mencocokkan dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP)," kata Direktur Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada wartawan, Jumat (1/ 6) lalu di Mapoldasu. Menurut Sadono, hasil audit BPKP untuk mengklarifikasi

kerugian negara di Biro Umum Pempropsu akan diserahkan ke Poldasu dalam minggu ini. "Dari hasil koordinasi dengan BPKP, hasilnya diketahui dalam minggu ini. Setelah hasil keluar kita akan lanjutkan pemeriksaan," sebutnya. Dari hasil pemeriksaan penyidik, sebutnya, ditemukan disetiap posnya ada kerugian negara. Jumlahnya berpariasi di 173 pos tersebut. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum Pemprovsu, saat ini menjabat Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Rajali SSos, dan Nurlela juga

sudah diperiksa untuk klarifikasi. "Kerugian negara disetiap pos berbeda-beda. Untuk yang diperiksa sudah 19 orang," ujarnya. Ditanya siapa saja nama tiga bakal tersangka dugaan korupsi di Biro Umum Pempropsu, Sadono hanya tersenyum. "Nanti saja, kita tunggu hasil audit BPKP dalam minggu ini sudah diketahui," ungkapnya. Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi di Biro Umum Pempropsu ditangani Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu terkait anggaran rutin pada APBD 2011 yang dipergunakan untuk menutupi biaya

papan bunga, uang kain, catering, tiket pesawat dan tunjangan tambahan penghasilan (TPP) pegawai Pempropsu yang sudah lama tertunggak. Akumulasi anggaran yang diduga diselewengkan sebesar Rp 25 miliar, yang juga termasuk dugaan penggelapan pajak yang tidak disetorkan dari Biro Umum serta pembayaran kepada pihak ketiga yang tidak dilakukan walau uangnya sudah diambil. Selain itu, penyelewengan terhadap anggaran rutin yang diduga di mark up untuk belanja kebutuhan makanan dan anggaran perjalanan rutin. (HER)

Patroli Polsek Langkahan Gagalkan Aksi Pencurian Langkahan-andalas Petugas patroli Kepolisian Sektor Langkahan, Aceh Utara berhasil menggagalkan aksi pencurian di rumah salah seorang warga di Desa Bola Mas, Kecamatan Langkahan, Sabtu (2/6) malam. Meski belum menangkap pelaku, karena melarikan diri saat kepergok polisi, namun petugas telah menyelamatkan harta benda korban berupa perhiasan emas seberat 18 gram dan uang senilai Rp25 juta. Kapolres Aceh Utara AKBP Farid BE ketika dikonfirmasi andalas melalui Kapolsek Langkahan Iptu Jafaruddin SE, Minggu (3/6) membenarkan hal tersebut. "Saat itu kami sedang melakukan patroli rutin. Kebetulan ada aksi pembongkaran dan pencurian yang terjadi pada rumah Solikin. Saat akan kami sergap, pelaku kabur ke semak-semak. Selanjutnya bersama warga, kami lakukan pengejaran. Pelakunya sampai Minggu (3/6) belum dapat kami tangkap. Namun kami tetap berupaya mencari dan menangkapnya," kata Jafaruddin. Amatan andalas, sejumlah warga yang dilengkapi dengan senjata tajam jenis parang bersama petugas kepolisian menyisir lokasi-lokasi yang diduga dijadikan tempat pelarian pelaku. (EN)

Roti Berisi Sabu Gagal Diselundupkan ke Lapas Satu paket narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan ke dalam sepotong roti gagal diselundupkan mantan seorang napi kasus narkoba ke dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II-B Pusara Pejuang, Kota Tebingtinggi, Sabtu (2/6) malam.

U

paya penyelundupan tersebut digagalkan petugas penjagaan yang mencurigai keberadaan roti tersebut. Apalagi dititip untuk diserahkan kepada salah seorang temannya yang masih ditahan pada malam hari. Keterangan diperoleh, sebelumnya pengirim yang

belakangan diketahui bernama Dedi Haryanto alias Dedek (28) warga Jalan Deblod Sundoro Gang Bilal, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi datang ke Lapas dengan maksut menyelundupan sabu-sabu. Untuk mengelabuhi petugas, Dedek menyembunyikan sabu-sabu tersebut ke dalam sepotong roti. Setibanya di Lapas, Dedek lalu mengetuk pintu gerbang dan menitipkan roti berisi sabu tersebut kepada petugas. Dedek berpesan kepada salah seorang petugas jaga agar menyerahkan roti itu kepada temannya, Berry. Setelah menitipkan bungkusan roti tersebut, Dedek langsung pergi meninggalkan pintu gerbang lapas. Petugas yang curiga dengan roti titipan itu langsung memeriksanya. Kecurigaan petugas ternyata benar. Dari dalam roti itu ditemukan satu

paket sabu-sabu. Guna dilakukan pengusutan, roti berisi narkotika jenis sabu-sabu tersebut lalu disita sebagai barang bukti pengusutan. Kalapas Tebingtinggi, Mananti Sukardi Sianturi yang dihubungi wartawan, Minggu (3/6) petang, mengatakan bahwa barang bukti tersebut telah diserahkan kepada petugas Sat Res Narkoba Polres Tebingtinggi. Setelah menerima barang bukti roti berisi sabu-sabu itu, bersama petugas Lapas, petugas Sat Res Narkoba Polres Tebingtinggi langsung menangkap Dedek di rumahnya. Kalapas Tebingtinggi, Mananti Sukardi Sianturi juga menjelaskan bahwa Dedek adalah bekas seorang warga binaan, tersandung kasus sabu-sabu yang baru bebas pada 29 Mei 2012. "Ia dipindahkan dari lapas Pematang Siantar, kemari. Lewat komunikasi HP secara diam-diam,

Berry memesan roti kepada Dedek. Pengakuan Berry, kalau Dedek pergi ke siantar, Berry minta dibawakan roti ganda,� ujar Kalapas. Mantan Karutan Labuhan Deli ini juga mengatakan bahwa petugas jaga malam itu langsung memeriksa bungkusan berisi roti yang akan diantarkan kepada terpidana Berry. Setelah diperiksa, ternyata ditemukan satu paket sabu-sabu yang terselip di dalam potongan roti. “Sabu-sabu itu dibungkus plastik putih yang dimasukkan ke dalam potongan roti ganda. Temuan itu langsung kami sampaikan ke Polres Tebingtinggi,� tandasnya. Guna penyidikan lebih lanjut, Dedek kabarnya langsung digiring ke Mapolres Tebingtinggi bersama barang bukti, selain tersangka Dedek, Polisi juga menjemput terpidana Berry untuk dilakukan pemeriksaan. (MET)


HUKUM KRIMINAL

Senin 4 Juni 2012

Rampas Kalung Karyawan Swalayan

Dua Jambret Dipukuli Massa Medan-andalas Dua pelaku jambret babak belur dipukuli massa usai merampas kalung emas milik karyawan Suzuya Kampung Baru Medan, Sati Ramayani (18), Minggu (3/6) sekira pukul 17.00 WIB. Selanjutnya guna dilakukan pemeriksaan bersama barang bukti kedua tersangka yang diketahui penduduk Jalan Stadion Teladan Medan langsung diserahkan ke Polsek Medan Kota. Sebelum kejadian, korban bersama temannya mengendarai sepeda motor Mio BK 3982 ACP bermaksut membeli nasi bungkus di kawasan Kampung Baru tak jauh dari tempatnya kerja. Di TKP sepeda motor korban dipepet pelaku yang pada saat itu mengendarai sepeda motor Mio

Soul BK 6855 XY. Tanpa banyak membuang waktu, pelaku langsung merampas kalung emas korban. Mengetahui kalung emasnya disikat perampok, korban langsung berteriak minta tolong. Salah seorang warga, Ara, warga Jalan Busi yang mendengar teriakan korban langsung mengambil kayu broti lalu menghambat laju sepeda motor yang dikendarai tersangka. Setelah dekat, Ara langsung memukul tersangka, namun keduanya tidak jatuh dari sepeda motornya. Tetapi warga lain sudah menutup jalan tersebut dengan kursi panjang, akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka. Warga yang sudah emosi langsung membabak belurkan kedua tersangka lalu menyerahkannya ke Polsek Medan Kota.(HER)

Miranda Tak Dapat Perlakuan Khusus di KPK Jakarta-andalas Tersangka kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI), Miranda Swaray Goeltom, akan mendapat perlakuan yang sama dengan tahanan lainnya di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Tak ada perlakuan khusus, akan diperlakukan sama semuanya," ujar Kepala Rutan KPK, Arifudin saat dihubungi wartawan Minggu (3/6). Menurut Arifudin, Miranda pun mendapat fasilitas dan jam besuk yang sama seperti tahanan lain yaitu Angelina Sondakh, dan Mindo Rosalinna Manullang. Hal tersebut juga berlaku untuk pengacara. Hanya pengacara dapat mengunjungi Miranda pada hari libur dengan izin penyidik. "Senin sampai Jumat. Kalau yang bukan keluarganya, harus memberitahu dulu ke ibu Miranda atau penyidik. Di luar jam kerja harus kasih tahu penyidik dulu," jelasnya. Hari ini, Miranda dijadwalkan akan beribadah dan meminta rohaniwan untuk datang di ruang tahanannya yang berdekatan dengan Angelina Sondakh. Sebelumnya, menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, penahanan Miranda bisa mempercepat proses penyidikan atas perkara dugaan suap kepada sejumlah anggota DPR periode 1999-2004. (IC)

harian andalas | Hal.

5

9 Anggota TNI/Polri Diciduk dari Tempat Hiburan Malam Jakarta-andalas Aparat Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal), Sabtu (3/6) malam merazia sejumlah diskotik di kawasan Jakarta. Di beberapa tempat hiburan malam, petugas mengamankan 9 anggota TNI dan Polri. Kepala Pusat Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Untung Suropati mengatakan, razia bersandikan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) Mandiri ini

dilakukan secara rutin. "Operasi ini dilakukan secara rutin, dengan sasarannya adalah anggota TNI Angkatan Laut," kata Untung saat dihubungi wartawan, Minggu (3/6/2012). Untung mengatakan, 9 oknum tersebut terdiri dari 4 anggota TNI Angkatan Darat (AD), 3 orang anggota TNI AL, 1 orang anggota TNI Angkatan Udara (AU) dan seorang lainnya anggota Polri. Selain 3 anggota TNI AL, 6 oknum aparat lainnya diserahkan ke masing-masing angkatan. Ratarata, mereka berpangkat Tamtama dan Bintara. "Kalau ada yang non internal

(bukan anggota TNI AL), sifatnya hanya diamankan saja. Nenti kita koordinasikan dengan POM masing-masing angkatan. Sama halnya ketika POM TNI angkatan lain yang gelar operasi, begitu ada anggota kita yang diamankan, nanti diserahkan ke kita," jelasnya. Sembilan oknum tersebut kemudian menjalani tes urine untuk mengetahui apakah mereka mengkonsumsi narkotika atau tidak. "Hasilnya belum ada," ujarnya. Untung melanjutkan, operasi tersebut digelar di sejumlah tempat hiburan malam dan beberapa lokasi 'merah' yang rawan terjadinya keributan oknum. Razia

dilakukan secara random. "Seperti misalnya daerah lokalisasi, yang dimungkinkan terjadinya pelanggaran seperti keributan, kita razia juga," ujarnya. Dalam razia tersebut, petugas Pomal memeriksa setiap pengunjung, termasuk masyarakat sipil. Setiap pengunjung diminta menunjukkan identitas masingmasing. "Tapi sasarannya adalah anggota TNI AL. Sehingga kalau ada orang sipil, ya itu tidak kita amankan," imbuhnya. Ia menambahkan, para oknum itu sedang lepas dinas ketika dilakukan razia. "Ya mereka se-

Berkas Perkara Pemerasan Ketua KTI Dilimpahkan ke Jaksa Jakarta-andalas Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya telah melimpahkan berkas berita acara pemeriksaan dugaan pemerasan yang dilakukan Ketua Konsumen Telekomunikasi Indonesia (KTI) terhadap salah satu perusahaan telekomunikasi kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. "Berkas tahap pertama sudah dilimpahkan pada Jumat (25/5)," kata Kepala Subdirektorat Ke-

amanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Daniel Bolly Tifaona saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (3/6). Bolly mengatakan, penyidik kepolisian masih menunggu jawaban dari penuntut kejaksaan mengenai kelengkapan berkas DA. Menurut Bolly, kejaksaan memiliki waktu selama 14 hari guna memberikan kesimpulan berkas DA di-

nyatakan lengkap (P21) atau masih ada kekurangan. Bolly menuturkan jika kejaksaan menyatakan berkas lengkap, maka selanjutnya penyidik kepolisian akan menyerahkan tahap dua bersama alat bukti dan tersangkanya. "Setelah tahap dua menjadi kewenangan kejaksaan untuk segera disidangkan di pengadilan," ujar Bolly. Di lain pihak, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan meno-

lak permohonan gugatan praperadilan yang dimohonkan DA terkait penangkapannya oleh aparat Subdit Keamanan Negara Polda Metro Jaya atas dugaan memeras sejumlah operator telekomunikasi, Selasa (29/5). Dalam pertimbangannya, Hakim Tunggal Suwanto menyatakan, proses penangkapan dan penahanan terhadap pemohon sudah sesuai dengan prosedur.(ANT)

Polres Tanah Karo Gelar Operasi Simpatik 2012 Kabanjahe-andalas Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw selaku inspektur upacara dalam rangka Gelar Pasukan Pelaksanaan Operasi Simpatik 2012, Jumat (1/6) dilaksanakan di halaman Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran Kabanjahe dengan menyematkan tanda pita kepada perwakilan upacara. Operasi Simpatik tahun 2012 dilaksanakan secara serentak diseluruh Polda selama 21 hari terhitung mulai 1 Juni sampai dengan 21 Juni 2012 guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Pelaksanaan operasi ini mengutamakan kegiatan premtif, preventif, edukatif serta penindakan pelanggaran lalu lintas secara selektif prioritas terhadap pengemudi yang berpotensi menyebabkan laka lantas. Kapolres Tanah Karo membacakan amanat tertulis dari

Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw SH, SIk, MT saat menyematkan tanda pita terhadap anggota tanda dimulainya Operasi Simpatik 2012. andalas/ robert tarigan

Irjen Pol Drs Pudji Hartanto MM, Kepala Korps Lalu Lintas Polri. “Terciptanya situasi kamseltibcar lalu lintas yang aman, tertib, lancar dan selamat serta menurunnya laka lantas. Meningkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta

mengurangi tingkat pelanggaran, terutama bagi pengemudi kenderaan bermotor. Terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas,� ujarnya. Lebih jauh dikatakan,

menurunnya kecelakaan lalu lintas dan korban laka lantas yang berakibat fatal. Menurunnya tingkat kemacetan dan kesemerawutan lalu lintas. Sebagai cipta kondisi dalam rangka menjamin terciptanya kamseltibcar lantas menjelang HUT Bhayangkara ke-66 tahun 2012 dan mensosialisasikan Undang-Undang RI No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Sejauh amatan andalas di Jalan Kapten Bangsi Sembiring Kabanjahe, Jumat (1/6) siang, Kasat Lantas AKP Radu Sembiring berikut anggotanya melakukan sosialisasi terhadap pengemudi angkot, septor dan pengemudi kenderaan lainnya untuk senantiasa melengkapi surat-surat kenderaannya apabila saat berada dijalan raya, dan yang tak kalah pentingnya pengemudi harus mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. (RTA).

dang tidak berdinas dan tidak mengenakan seragam. Tetapi begitu ada kartu tanda anggotanya, ya kita amankan," urainya. Razia ini sempat mendapat keluhan dari asosisasi pengusaha tempat hiburan malam. Pasalanya, petugas yang merazia mempersenjatai diri dengan senjata laras panjang yang membuat pengunjung ketakutan. "Memang kita dilengkapi dengan senjata laras panjang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena kita sendiri tidak tahu ada siapa saja orang di dalam situ," tutupnya. (DTC)

Bentrok dengan Polisi, Seorang Bonek Tewas Surabaya - andalas Pasca pertandingan Persebaya Surabaya versus Persija Jakarta dalam lanjutan IPL, seorang bonek tewas. Diduga dia terinjak-injak saat kerusuhan antara suporter Persebaya dengan petugas kepolisian di dalam Stadion Gelora 10 November. Bonek nahas tersebut bernama Purwo Adi Utomo alias Tommy, warga Babadan Rukun VI. Kini jenazah sudah dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo untuk otopsi. Menurut Setyo Waluyo, paman korban, pihak keluarga baru mendapat kabar pukul 18.00 WIB, Minggu (3/6). "Saya dikabari adik saya, kalau Tommy meninggal dunia setelah sempat kritis usai menonton Persebaya," kata Setyo kepada wartawan di kamar mayat RSU dr Soetomo. Setyo menambahkan, kondisi keponakannya yang kini masih duduk di kelas XII SMKN 5 (STM Pembangunan) mengalami luka lebam di muka, pipi kanan dan pinggang belakang lebam. Informasi yang dihimpun dari paman korban, korban seharihari merupakan anak pendiam. "Dia anak pendiam. Baru kali ini melihat sepakbola. Setiap pagi dia selalu bantu saya jualan soto. Bahkan Tommy baru naik kelas XII," ujarnya. Sementara dari pantauan wartawan, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Tri Marianto dan manager tim Persebaya, Saleh Hanifa berada di kamar jenazah untuk memberikan ucapan bela sungkawa ke keluarga korban.(DTC)

Tiga Oknum Polisi Ditangkap Karena Gunakan Sabu Tiga oknum polisi dari kesatuan yang berbeda ditangkap anggota Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan Terlarang Kepolisian Resor Kota Besar Semarang karena terbukti menggunakan narkotika jenis sabu. "KETIGA oknum polisi ditangkap berinisial WT yang merupakan anggota Polrestabes Semarang, DR dari Polres Semarang, dan JS yang bertugas di

Kepolisian Daerah Jawa Tengah," kata Kepala Unit Provost Polrestabes Semarang AKP Maria Widowati di Semarang, Minggu (3/6). Ia menjelaskan, tiga oknum polisi yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu tersebut ditangkap dalam waktu yang berbeda yakni pada Februari 2012 dan pertengahan April 2012. "Ketiga oknum polisi pengguna sabu tersebut akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan dipastikan mendapat sanksi tegas," ujarnya.

Kepala Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan Terlarang Polrestabes Semarang AKBP Djoko Tjahyono saat dikonfirmasi pada kesempatan terpisah juga mengatakan bahwa pihaknya serius menangani semua kasus penyalahgunaan narkoba, termasuk dengan tersangka oknum polisi. "Jika terbukti menggunakan narkoba, siapapun akan kami tindak tegas sesuai dengan prosedur yang berlaku tanpa terkecuali," katanya. Menurut dia, tindakan tegas tersebut sebagai salah satu bukti keseriusan

pihaknya dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Berdasarkan data dari Satresnarkoba Polrestabes Semarang, pada periode Januari-Mei 2012 telah terjadi 33 kasus penyalahgunaan narkoba dengan tersangka yang jumlahnya mencapai 39 orang, dua di antaranya perempuan. Jumlah total barang bukti yang diamankan dari puluhan tersangka penyalahgunaan narkoba tersebut adalah 15,087 gram sabu, 18 butir pil ekstasi, dan 59,068 gram ganja kering siap konsumsi. (ANT)


RAGAM

Senin 4 Juni 2012

Peserta Dialog Publik Kecewa dengan Bupati Karo

andalas/natanael tarigan

JELASKAN - Prof DR Arif Nasution menjelaskan rencana pembentukan Pemko Berastagi dalam dialog publik di Jambur Ras Rumah Berastagi, Kamis (31/5).

Tanah Karo-andalas Gerakan Mahasiswa Merga Silima (GMMS), masyarakat Karo yang tergabung dalam empat kecamatan yaitu Kecamatan Berastagi, Dolat Rakyat, Merdeka dan Namanteran serta anggota DPRDSU Ir Taufan Agung Ginting kecewa dengan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti. Pasalnya, Bupati Karo itu tidak hadir dalam dialog publik pembentukan Pemerintahan Kota (Pemko) Berastagi yang dilaksanakan di Jambur Ras Rumah Berastagi, Kamis (31/5). Ketua Penggagas pembentukan Pemko Berastagi, Iwan Depari SH mengatakan, sangat kecewa atas ketidakhadiran Bupati dan Ketua DPRD Karo dalam acara tersebut. Padahal kedua petinggi Karo itu sangat penting hadir agar peserta bisa langsung berdialog terkait pembentukan Pemko Berastagi, Secara terpisah, Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Asisten I Terkelin Purba, Jumat (1/6) di Kantin Kantor Bupati Karo Kabanjahe, mengatakan acara dialog publik itu bukan suatu keharusan untuk dihadirinya.

"Soal Pemko itu tidak perlu lagi dibahas, kalau prosedur undangannya saja sudah salah," katanya kepada andalas yang mengkonfirmasi soal ketidakhadirannya di acara dialog publik itu. Dikatakan bupati bahwa undangan yang dilayangkan kepadanya itu tidak prosedural. "Ngapain pula GMMS yang mengundang saya, berarti itu sudah undangan pribadi," katanya. Takelin Purba menambahkan undangan yang dilayangkan GMMS itu tertuju kepada Sekda bukan Bupati. "Sementara kalau soal undangan reses anggota dewan, biasanya undangan tersebut ditandatangani Ketua DPRD SU, bukan seperti yang kami terima saat ini, yaitu diundang oleh GMMS," ujarnya. (NT)

Meningkat Kelulusan UN SMP di Simalungun Simalungun-andalas Kelulusan ujian nasional (UN) SMP dan MTs di Kabupaten Simalungun tahun 2012 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011 lalu. Hal itu dilihat dari tingkat kelulusan UN tahun ini yang mencapai 99,91 persen untuk SMP dan 99,86 persen untuk MTs. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Pemkab Simalungun, Resman Saragih didampingi Kabid Pendidikan Dasar, Wasin Sinaga kepada wartawan, kemarin. “ Tahun lalu kelulusan UN SMP dan MTs 99% dan tahun ini hampir mendekati 100 %, dari sekitar 14 ribu peserta yang mengikuti ujian,hanya 15 yang tidak lulus,” ujar Resman. Dinas Pendidikan dan Pengajaran Pemkab Simalungun memberikan apresiasi kepada para guru dan kepala sekolah yang telah berupaya maksimal membantu para siswanya mengikuti UN SMP. Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Simalungun, Sulaiman Sinaga mengharapkan meningkatkan kelulusan UN SMP di Kabupaten Simalungun tahun ini, tidak membuat lengah sekolah dan Dinas Pendidikan dan Pengajaran dalam memberikan pembinaan yang maksimal kepada para pelajar untuk mengikuti ujian nasional. (LS)

Tiga Siswa SMP tak Lulus UN Pematang Siantar-andalas Sebanyak tiga siswa SMP Negeri di Pematang Siantar tidak lulus Ujian Nasional (UN) yang masing-masing berasal dari SMPN 7, SMPN 5 dan SMPN 2. Siswa yang tak lulus UN itu disebabkan faktor tidak siap, trauma dan tidak hadir. Menurut Kepala Sekolah SMPN 7, A Naibaho saat dihubungi wartawan kemarin, siswanya lulus 99,66 persen dan hanya 1 siswa tidak lulus. Penyebab ketidaklulusan itu, lanjut A Naibaho, siswa yang bersangkutan tidak siap dan trauma saat mengikuti UN. Dilokasi terpisah Kepala SMPN 5, Sitohang yang dihubungi wartawan mengatakan sebanyak 293 siswa berhasil lulus atau 99,6 persen. Hanya satu siswa yang gagal tidak hadir saat UN. Sementara itu, Kepala SMPN 2, Drs Jacson Gultom MM mengatakan hanya satu siswanya yang tidak lulus. Sedangkan Kepala SMPN1, Drs Manuntun Siahaan MM menambahkan peserta yang mengikuti UN sebanyak 346 orang dan lulus 100 persen dengan nilai tertinggi 38,80. Begitu juga dengan SMPN 3, yang siswanya lulus 100 persen dengan nem tertinggi 38,45. Informasi lain yang diperoleh wartawan koran ini, SMPN 4,6,9,10,11,dan 13 diperkirakan semua siswanya lulus UN. (LN)

harian andalas | Hal.

6

Fadly Nurzal Reses di Tebing Tinggi

Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat

DIKERUMUNI Anggota DPRD Sumut H Fadly Nurzal, S.Ag dikerumuni ibu-ibu saat melaksanakan reses di Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi, kemarin. andalas/ist

Tebing Tinggi-andalas Anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan III (Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi), H Fadly Nurzal, SAg mengatakan, wakil rakyat harus turun ke masyarakat untuk mendapatkan aspirasi dan masukan terkait pelaksanaan pembangunan. ”Jika ada anggota DPRD yang tidak mau turun ke masyarakat, itu nama pengkhianat suara rakyat,” kata Fadly saat melaksanakan reses di Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Jumat (1/6). Dengan turun ke masyarakat, kata Ketua DPW PPP Sumut ini, anggota DPRD dapat mengontrol program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. ”Kalau anggota dewannya tidak menjemput aspirasi masyarakat, boleh jadi anggota dewan tersebut hanya asbun (asal bunyi). Karena memang ia tidak tahu apa yang diperjuangkannya,”jelas Fadly. Menyikapi aspirasi yang disampaikan Kepala Kelurahan Persiakan, Fadly berjanji akan berupaya maksimal, sehingga ke depan ada alokasi anggaran dalam meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah yang ada di Tebing Tinggi. Dalam rangka menyelamatkan kepentingan

itulah, menurut Fadly keterwakilan umat Islam di legislatif dan eksekutif harus diperkuat. Dan itu bisa terwujud kalau umat Islam kompak dan bersatu. Sebelum Kepala Kelurahan Persiakan Burhanuddin Tanjung mengatakan, sebagian besar sumber pencaharian warganya adalah pedagang kecil dan petani. Karena itu, ia berharap Fadly Nurzal sebagai anggota DPRD Sumut dari Dapil Sergai dan Tebing Tinggi bisa memperjuangkan agar ada alokasi anggaran untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. ”Warga kami sangat berharap ada perhatian Pemerintah Kota dan Provinsi terkait peningkatan perekonomian masyarakat kecil,” imbuhnya. Di bagian lain, Ketua DPC PPP Kota Tebing Tinggi Ustadz Syahbudin Abduh Hasibuan, SHi mengatakan, saat ini umat Islam cenderung semakin jauh dari nilai-nilai ajaran Al-Qur’an. Karenanya, harus ada upaya serius guna mengembalikan umat Islam agar memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dan Hadist. Salah satu caranya melalui teladan yang ditunjukkan para pemimpin Umat. ”Satu-satunya, bakal calon Gubsu yang menawarkan konsep berdasarkan Al-Qur’an adalah kader terbaik PPP saat ini, yakni H Fadly Nurzal,” katanya. (HAM/REL)

HM Daniel Sultan Pimpin Kadin Tebing Tinggi Tebing Tinggi,Andalas HM Daniel Sultan kembali terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tebing Tinggi Periode 2012-2017 setelah secara aklamis terpilih dalam Musyawarah Kota ke IV Kadin Tebing Tinggi di Aula Hotel Malibou Jalan Sudirman, Sabtu (2/6). Musyawarah Kota Kadin Tebing Tinggi itu tersebut dibuka Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, H Irham Taufik Amri dan dihadiri Sekdako H Hadi Winarno, Kabag Humasy Ahdi Sucipto, mewakili Ketua Umum Kadin Sumut Gemala Harahap yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadinsu serta Direktur Ekskutif Kadinsu Hendra Utama. Dalam musyawarah kota itu, Pimpinan Ravi Group Tebing Tinggi itu dipilih secara aklamasi oleh 34 dari 40 orang peserta musyawarah

Mohon Dibantu Meluruskan Akte Lahir Dari nomor : +6282368274xxx YTH PEMKO MEDAN YG BAIK HATI, mohon maaf beribu maaf krn tlah mengganggu BAPAK yg mulia, sy hanya ingin mengatakan bahwa sy bersedia di korbankan dlm hal ini dgn tdk mencantumkan namaku sbagai ayah anakku meskipun sy adlh org tuanya. Namun sy mohon agar perempuan dan anak2 jgnlah di korbankan, krn sesungguhnya hukum adalah dasarnya pengayom dan pelindung, bukan malah yg baik menjadi buruk atau yg positip malah jd negatip. Harapan sy kpd bapak kami yaitu BAPAK PEMKO yg baik hati, semoga BAPAK mau membantu kami utk meluruskan akte lahir anak kmi tersebut, hanya BAPAK lah yg dpt membantu kmi. Terima kasih.

Minta Pohon Ditebang Dari nomor : +6285262065xxx Pak wali kota tolong tebang pohon kayu di depan jambur ernala. Pohonnya sdh bolong di tengah. Bila hujan turun rantingnya pada berjatuhan.

Trotoar Disewakan Jutaan Rupiah Dari nomor : +628566273xxx BAPAK WALIKOTA apa bisa parit dan trotoar di Jln listrik disewa-sewakan, pertahun jutaan rupiah dan berjualan dibadan jalan karna anggota okp kek koboy aja.

Pohon yang Rimbun Tolong Dipangkas

yang mewakili ratusan pengusaha. Dalam sambutannya, Irham Taufik mengatakan, Kadin sebagai motor perekonomian merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dibidang usaha dagang dan perindustrian. “Kami sangat berharap Kadin dapat memainkan peranan yang penting dalam mengembangkan sektor UMKM dikota ini,’’ ujarnya. Ia menambahkan, cukup banyak tantangan untuk mengembangkan sektor UMKM yang salah satunya adalah upaya agar produk-produk tersebut memiliki daya saing dalam pasar global, terlebih lagi dengan diterapkannya zona perdagangan bebas ACFTA (Asean China Free Trade Area) pada tahun 2015 mendatang. (MET)

DAMAI KEC MEDAN HELVETIA. TGL 3 MEI LALU KENA MUSIBAH ANGIN PUTTING, SEHINGGA RUMAH SAYA TERTIMPA POHON BESAR DAN TIANG LISTRIK. DAN UDA DISURVEY DIPHOTO OLEH LURAH DAN TIMNYA, UDA DILAPorKAN KE PEMKO. DIJANJIKAN AKAN ADA BANTUAN DARI PEMKO, NAMUN HINGGA SAAT INI BELUM ADA/JELAS. KAMI MOHON JAWABAN/ TINDAK LANJUT DARI PAK WALI. TRIMS.

Izin 4 Unit Dibangun 5 Unit Dari nomor : +6281933294xxx KEPADA BAPAK WALIKOTA MEDAN YG TERHorMAT, tolong ditinjau kembali izin bangunan yg ada di Jln SELAM VI KEL TEGAL SARI MandALA 1, yg telah menyalahi izin, dipelang tertulis 4 (empat) unit knp bisa dibangun 5 (lima) unit. Tolong ya pak ditindak.

Jangan Bohongi Rakyat Dari nomor : +6285370444xxx BAPAK WALIKOTA MEDAN DAN DIRUT PD PASAR, PK5 PASAR PETISAH BAGAIKAN “JAMUR TUMBUH DIMUSIM HUJAN".....BAGAIMANA INI DIRUT PD PASAR YANG BARU DAN PAK WALIKOTA MEDAN.....?! PASTI SUDAH TERIMA "UPETI" YA ?? JANGAN GITULAH..... ?? JAGAN BOHONGI RAKYAT TERUSLAH...

Dari nomor : +6281370506xxx

Tertibkan Petugas Parkir Jalanan

Yth bpk Kadis Pertamanan Kota Medan, mohon d pangkas pohon kayu d pinggr jalan Lingk 9 Kel Terjun Medan Marelan, tinggi, rimbun, sblm minta korban dan rumah warg.

Dari nomor : +6281375590xxx

Tertibkan Pedagang di Sukaramai Dari nomor : +6287867152xxx Yth Pak Walikota. Pak, Tolong tertibkan pedagang di Pasar Suka Rame, karena mengganggu kelancaran lalu lintas dan tertibkan angkutan yang suka ugal-ugalan di sekitar Jln AR Hakim. Terimakasih

Kepada Pak WalKot, tolong tertibkan petugas PARKIR jalanan yg mengutip parkir tanpa memberi tanda terima/KARCIS. Banyak masyarakat tertipu & terpaksa mmbayar karena tidak ingin berurusan panjang dgn mereka yg mayoritasnya "PREMAN". Dan pendapatan daerahpun TERANCAM BOBOL dgn sistem perparkiran tsb.

Audit Keuangan Dishub Medan Dari nomor : +628197226xxx

Korban Pohon Tumbang Belum Terima Bantuan Dari nomor : +6285261697xxx MAT SIANG. YTH: BPK WALIKOTA MDN. SAYA WARGA LK IV KEL CINTA

ASS WALIKOTA MEDAN, KELUARGA KAMI PERLU BIAYA HIDUP. TOLONG AUDIT DISHUB KOTA MEDAN. KAPAN GAJIAN PHL DISHUB KOTA MEDAN CAIR? TERIMA KASIH.


IKLAN

Senin 4 Juni 2012

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Senin

OLAHRAGA

4 Juni 2012

harian andalas | Hal.

8

MAYWEATHER JR.

Mulai Jalani Hukuman Penjara

Buenos Aires-andalas Lionel Messi tampil gemilang saat mengantarkan kemenangan telak 4-0 (3-0) yang diraih Argentina saat menjamu Ekuador di matchday kelima kualifikasi Piala Dunia (PD) 2010 Zona Amerika Latin (Conmebol) yang berlangsung di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Minggu (3/6) pagi WIB. Dengan kemenangan besar tersebut, La Albiceleste, julukan Argentina, untuk sementara memimpin klasemen sementara dengan jumlah 10 poin hasil dari lima kali pertandingan, atau unggul satu angka dari Cile yang sebelumnya juga sukses memetik tiga poin penuh hasil kemenangan 2-0 (1-0) dari tuan rumah Bolivia. Tampil dengan line-up menyerang dengan menurunkan tiga striker: Messi, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain, Argentina langsung mendominasi jalannya

laga yang disaksikan sekitar 74 ribu penonton itu. Meski La Tri, julukan Ekuador, sempat mengancam lewat sepakan Christian Suarez di menit ke-14, Tim Tango unggul 1-0 enam menit kemudian melalui sepakan cantik Aguero yang mendapat umpan dari Angel Di Maria. Kado manis bagi Aguero yang tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-24. Sepuluh menit kemudian, melalui pergerakan manis dari Messi yang menggiring bola dari tengah lapangan, giliran Higuain yang menjebol gawang Ekuador yang dijaga Alexande Dominguez. Skor 2-0. Dua menit kemudian, diawali dari serangan balik yang cepat Argentina kembali menambah gol melalui kombinasi yang cantik antara Higuain dan Messi. Skor 3-0 bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, Ekuador mencoba mencari gol balasan

Las Vegas-andalas Sejak Jumat kemarin, Floyd Mayweather Jr. mulai menjalani hukuman penjara atas kasus kekerasan kepada mantan pacarnya. Mayweather akan ditahan selama 87 hari. “Dia akan baik-baik saja,” kata teman Mayweather, rapper 50 Cent seperti dikutip dari ESPN, Minggu (3/6). Mayweather Jr. akan ditahan di Pusat Penahanan Daerah Clark, Las Vegas. Otoritas kepolisian Las Vegas mengatakan sebagai tahanan berprofil tinggi, Mayweather Jr. akan ditahan terpisah dari 3.200 tahanan lainnya. Petinju berusia 35 tahun ini akan meringkuk di dalam sel berukuran 2,5 x 3 meter. Juru bicara kepolisian Bill Cassell memastikan tak ada televisi dalam sel pria yang baru saja meraup duit 32 juta dollar Amerika Serikat berkat pertarungan terakhirnya dengan Miguel Cotto pada Mei lalu. Selain ditahan, petinju yang digadang-gadang sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa ini akan menjalani

dengan meningkatkan tempo permainan melalui tusukan lewat sektor sayap yang diisi Jefferson Montera dan Antonio Valencia. Namun, ketatnya lini belakang Argentina membuat gawang Romero tetap perawan. Di menit ke-76, Argentina menambah keunggulan menjadi 4-0 melalui sepakan keras Di Maria. Gol ini bermula dari aksi Messi yang meliuk-liuk mendobrak pertahanan Ekuador. Skor yang bertahan sampai peluit akhir dibunyikan wasit Victor Rivera.(NET)

100 jam kerja sosial dan membayar denda 2.500 dollar Amerika Serikat. “Sungguh situasi yang tidak nyaman bagi semuanya,” aku rapper 50 Cent yang bernama asli Curtis James Jackson III. Sebelumnya, Mayweather telah didakwa bersalah pada Desember lalu atas tindakannya yang menarik rambut dan mendorong bahu Josie Harris, ibu dari tiga anaknya.(NET)

TI

Jepang Tundukkan Oman

B

SEMENTARA itu, Jepang memetik poin penuh kala menjamu Oman di fase grup kualifikasi Piala Dunia 2014. Tampil dominan sejak awal, 'Samurai Biru' menang tiga gol tanpa balas atas tamunya itu. Pada pertandingan yang berlangsung di Saitama Stadium, Minggu (3/ 6) malam WIB, Keisuke Honda, Ryoicihi Maeda, dan Shinji Okazaki menjadi penentu kemenangan skuad arahan Alberto Zaccheroni tersebut. Honda membuka kemenangan Jepang di menit ke-11 lewat sebuah sepakan voli kaki kiri. Setelahnya, Jepang terus menekan pertahanan Oman, namun skor 1-0 bertahan sampai babak pertama selesai. Di menit ke-51, Shinji Kagawa mengirimkan umpan ke tengah kotak penalti dan bola pun disambut oleh Maeda, sebelum nama terakhir disebut itu menceploskan bola ke gawang Oman. Kemenangan Jepang kemudian ditentukan oleh tendangan Okazaki dari dalam kotak penalti pada menit ke-54.(NET)

DANNY WELBECK

Dipuji Rooney

NBA Playoff 2011-2012

MotoGP Katalunya

Thunder Samakan Kedudukan

Lorenzo Raja Katalunya

Oklahoma City-andalas Final Wilayah Barat makin sengit. Oklahoma City Thunder berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 usai menang 109-103 atas San Antonio Spurs. Bertanding di Chesepeake Energy Arena, Oklahoma, Minggu (3/6/2012) pagi WIB, tuan rumah sempat keteteran di awal laga. Kevin Durrant dkk. sempat tertinggal 513 sebelum menyamakan kedudukan jadi 26-26 di akhir kuarter pertama. Pada kuarter berikutnya, power forward Thunder Serge Ibaka tampil cemerlang. Dunk demi dunknya sukses membawa Thunder berbalik unggul 55-43. Usai jeda, ganti bintang andalan Kevin Durrant yang bermain impresif. Lesatan tembakannya gagal dibendung oleh defense Spurs. Thunder unggul tipis 75-71. Tak mau terus tertinggal, Spurs langsung menggebrak di kuarter keempat. Lemparan tiga angka Boris Diaw sempat

memperkecil kedudukan jadi 73-77. Namun, hanya sampai di situ perlawanan Spurs. Mereka selalu tertinggal dalam perolehan angka hingga akhirnya menyerah 103-109. Kevin Durrant dan Serge Ibaka menjadi bintang kemenangan Thunder. Durrant mengemas poin tertinggi dengan 36 poin, sementara Ibaka menyumbang 26 angka. Dari bangku cadangan, Sixth Man of the Year James Harden menambah 11 angka. Dari kubu Spurs, Tim Duncan memimpin perolehan poin dengan 21 angka. Small forward Kawhi Leonard membuat 17 angka. Dua andalan Spurs Tony Parker dan Manu Ginobili masingmasing mencetak 12 dan 13 poin. Game kelima akan dilaksanakan di kandang Spurs pada Selasa (5/6) pagi WIB lusa.(NET)

Barcelona-andalas Jorge Lorenzo pantas tabalkan sebagai raja di sirkuit Katalunya usai memenangi MotoGP Katalunya pada Minggu siang waktu setempat. Pembalap Yamaha ini sukses menyisihkan Dani Pedrosa. Ini merupakan kemenangan ketiga Lorenzo dari lima seri awal. Kemenangan ini membuat nilainya kini menjadi 110 angka atau unggul 20 poin dari Casey Stoner. Ketika balapan di Sirkuit Katalunya dimulai, Dani Pedrosa yang start dari posisi kelima langsung melesat ke posisi pertama. Rekan setim Lorenzo, Ben Spies yang mencoba menyalip Pedrosa malah melebar ke gravel. Pada lap keempat, Lorenzo sempat menyalip Pedrosa hanya untuk disalip kembali oleh pembalap Repsol Honda tersebut. Pedrosa yang masih mengincar kemenangan pertamanya di musim ini lantas menjauh dari kejaran Lorenzo. Sejak lap keempat ini keduanya menjauh dari kejaran pembalap lain dan terlibat dalam duel sengit. Namun, keunggulan

Pedrosa ternyata prematur. Pada lap ke-19, Lorenzo membuat salipan kemenangan. Lorenzo akhirnya finis pertama dengan keunggulan lima detik dari Pedrosa. Andrea Dovizioso berhasil merebut podium pertamanya musim ini usai memenangi duel dengan juara bertahan Casey Stoner. Stoner sendiri gagal mengulangi penampilan hebatnya kala kualifikasi dan hanya menempati posisi keempat. Sejak start dimulai, pembalap Repsol Honda itu yang start terdepan langsung melorot ke posisi keempat. Stoner bahkan menghabiskan 25 lap jalannya lomba hanya untuk berduel dengan Dovi dan Cal Crutchlow memperebutkan posisi ketiga. Bagi Stoner, ini merupakan kegagalan pertamanya naik podium sejak Jerez 2011 silam. Spies sendiri yang terjatuh di awal lomba akhirnya bisa finis ke-10. Sementara The Doctor Valentino Rossi gagal meneruskan tren positifnya di Sirkuit Le Mans lalu. Pembalap Ducati itu hanya finis ketujuh. (NET)

London-andalas Gol semata wayang Danny Welbeck membuat Inggris menang atas Belgia dalam laga ujicoba yang berlangsung di Wembley, tadi malam. Menurut stiker utama The Three Lions Wayne Rooney, Welbeck menunjukkan performa hebat dan bisa bersinar di Euro 2012. Kontribusi Welbeck dalam pertandingan semalam bisa saja membuat pelatih Roy Hodgson menjadikan pemain Manchester United itu sebagai striker utama Inggris. Hal itu tidak terlepas dari absennya Rooney di dua laga awal The Three Lions di Euro 2012, akibat dikenai sanksi oleh UEFA. “Danny telah melakukannya dengan sangat baik. Senang melihatnya di skuad dan berhasil mencetak gol malam ini,” ujar Rooney, seperti dilansir Goal, Minggu (3/6). “Saya pikir, peminjamannya ke Sunderland benar-

benar membantu, karena, saat datang kembali (ke United) dia menjadi lebih hebat dan kuat. Dia memainkan banyak laga bersama United musim ini dan ia melakukannya dengan sangat baik,” sambung Rooney. Meski takkan diperkuat olehnya, namun Rooney optimistis Inggris mampu menang di dua laga awal di fase grup. Menurut mantan pemain Everton itu, yang paling penting dari segalanya adalah rasa percaya diri. “Saya yakin kami mampu mengalahkan Prancis dan Swedia. Anda membutuhkan sejumlah keberuntungan di beberapa pertandingan itu, tapi, kami percaya diri,” ujar Rooney. “Mudah-mudahan saya bisa terus bekerja keras dan menunjukkan kepada pelatih apa yang dia inginkan. Jadi, saya bisa kembali ke tim,” pungkas pemain berusia 26 tahun itu.(NET)

CESARE PRANDELLI

Italia Siap Mundur Roma-andalas Menyusul kian kencangnya penyelidikan terkait skandal pengaturan skor pertandingan lewat bandar taruhan yang lebih dikenal dengan sebutan Scommessopoli, pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli, menyatakan timnya siap mundur dari Euro 2012 jika itu memang dibutuhkan. Mirip dengan apa yang terjadi menjelang putaran final Piala Dunia (PD) 2006, ketika Italia diguncang skandal Calciopoli, menjelang Euro 2012, Gli Azzurri kembali dihebohkan dengan isu serupa, skandal pengaturan skor lewat bandar taruhan yang kini dikenal dengan sebutan Scommessopoli. Tak tanggungtanggung, dalam penyelidikan awal, 19 pemain ditangkap aparat kepolisian, termasuk kapten Lazio Stafeno Mauri. Belakangan, pelatih Juventus Antonio Conte disebut-sebut bakal jadi sasaran pihak berwajib. Lalu, bek Zenit St Petersburg Domenico Criscito dicoret pelatih Gli Azzurri Cesare Prandelli karena namanya masuk dalam barisan tersangka. Publik pun kian gencar menyoroti skandal yang diklaim bakal menggemparkan persepakbolaan di

Negeri Pisa tersebut. Bahkan, saking konsennya dengan isu tersebut, Perdana Menteri Italia Mario Monti sempat mengusulkan persepakbolaanItaliaditunda selama dua sampai tiga tahun. “Jika mereka meminta kami, bahwasanya demi kebaikan dan kepentingan sepakbola, Italia tidak usah bertanding ke Piala Eropa, maka hal itu tidak akan menjadi masalah. Tidak akan jadi masalah pula bagi saya,” tegas Prandelli seperti yang dikutip Rai Sport. “Saya tidak suka dengan perang habis-habisan. Saya lebih suka berbicara soal sepakbola. Tapi, apa yang terjadi belakangan ini membuat kami berpikir lain. Kami tetap bersikukuh para pemain yang terlibat dalam proses investigasi tidak akan menjadi bagian dari skuad kami di Euro 2012,” imbuh Prandelli menjelaskan keputusannya mencoret Criscito. Sementara itu, di lain sisi, Criscito bersikukuh jika dirinya tidak bersalah dan mengkritik keras keputusan Prandelli yang mencoretnya dari skuad Gli Azzurri. Secara tidak langsung Criscito pun mempertanyakan alasan Prandelli tetap mempertahankan defender Juventus Leonardo Bonucci.(NET)


Senin

OLAHRAGA

4 Juni 2012

harian andalas | Hal.

9

BUPATI ASAHAN

Pemain PSMS Medan, Sasa Zecevic (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Persipura Jayapura Boaz Salossa.

Berangkatkan 6 Petinju ke Kejurda Junior Kisaran - andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, melepas enam petinju Pencab Pertina Asahan guna mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Tapanuli Utara yang merebutkan piala Kejari 1 hingga 7 Juni 2012. Keenam petinju itu di antaranya Frans Rosefel Hutajulu diturun dikelas 42, Rhedy Roy Cafry kelas 44, Ricky Dolok Saribu kelas 48, Abu Sofyan kelas 50, M. Rizky kelas 52 dan Boni Sinaga kelas 54. Bupati Asahan yang didampingi Ketua KONI Asahan, Nurkarem Nehe berpesan kepada seluruh pentinju, agar menjunjung sportifitas. “Jangan melakukan hal-hal yang curang. Menanglah dengan sportif dan bila kalah, kalahlah dengan sportif, “ kata Bupati Asahan saat melepas keberangkatan para petinju tersebut di Kantor Bupati setempat, kemarin. Bupati Asahan juga mengatakan bahwa keberadaan olahraga di Asahan akan tetap menjadi perhatian Pemkab Asahan. Selain itu pihak KONI juga akan selalu

memperhatikan dunia olahraga di Asahan ini. “Kami terus memberikan dukungan, begitu juga dengan KONI sehingga olahraga di Asahan dapat terus berkembang dengan baik yang diharapkan dapat mengukir nama baik Asahan,“ ujar Taufan. Ketua KONI Kabupaten Asahan, Nurkarem Nehe mendoakan semoga petinju agar pulang dari kejurda Taput yang merebutkan piala Kejari dapat membawa nama harum dan prestasi yang tinggi ke Asahan. “ Kalau Doa selalu kita panjatkan buat atlit-atlit Asahan. Dan jangan lupa untuk menjungjung tinggi sportifitas,“ sebut Nehe. Sementara itu, Ketua Pertina Asahan Donal Panjaitan mengatakan, pihaknya tidak menekankan target apapun, hanya menginstruksi bahwa di kejurda ini petinju dari Kabupaten Asahan ini bisa memperoleh hasil yang membanggakan. ”Kita hanya meminta doa restu masyarakat dan Pemkab untuk mengikuti pertandingan tersebut,“ ungkap Donal.(FAS)

PSMS ISL Dua Kali Malu! Jayapura-andalas Setelah mengalami kejadian yang memalukan kalah Walkout (WO) atas Persidafon, Kamis, (31/5) lalu. Kini skuad”Ayam Kinantan” PSMS ISL memetik hasil yang justeru memalukan, ditekuk Persipura dengan skor telak 5-0, dalam lanjutan Liga Super Indonesia berlangsung, Minggu (3/6) di Stadion Mandala Jayapura. Dari kekalahan ini, merupakan kekalahan yang paling menya-

kitkan bagi pecinta sepakbola khususnya PSMS Medan, dari beberapa kali pertemuan dari Persipura PSMS Medan tak pernah mengalami kekalahan yang begitu telak. Benny Tomasoa kepada wartawan melalui telepon selular mengatakan, penampilan anak-anak PSMS Medan memang di bawah performa terbaiknya. “Kita mengakui keunggulan lawan. Dan tidak ada kendala apapun seperti keterlambatan gaji, yang

SEMEN PADANG

Kokoh di Puncak Klasemen Padang-andalas Semen Padang tetap bertengger di peringkat teratas klasemen sementara lanjutan Liga Primer Indonesia setelah menang 3-1 atas PSM Makassar, di Stadion H Agus Salim Padang, Minggu (3/6). Pada babak pertama tim tuan rumah unggul dua gol, melalui lesatan bola kapten kesebelasan Elli Aiboy di menit ke-17, disusul gol kedua yang dicetak Ferdinand Sinaga pada menit ke-39. Memasuki babak kedua, dengan modal dua gol tanpa balas dari tamunya tersebut, intensitas serangan Semen Padang tidak menurun, bahkan lima menit kembali bola disarangkan Edward Junior Wilson pada menit ke-50, melalui sundulan kepala yang tidak mampu dihalau kiper PSM Makasar yang dikawal Deny Marsel. Setelah unggul dengan tiga gol, serangan tim tuan rumah yang dimotori Esteban Vizcarra tidak henti-hentinya dilakukan tim tuan rumah, namjun tidak membuahkan gol, malah tim tamu yang memanfaatkan tendangan bebas yang berawal dari pelanggaran pemain Kabau Sirah mampu memperkecil kedudukan menjadi 3-1. Gol balasan dari PSM Makassar dilesatkan striker Cristian Febre pada menit 78, setelah menerima umpan lambung tendangan bebas Syamsul Bachri Haeruddin yang tidak mampu dijang-

kau kiper Semen Padang yang dikawal Jandia Eka Putra. Setelah gol balasan tersebut, Semen Padang yang ingin mempertahankan kemenangan pada pertandingan tersebut, pada menit ke- 84 mendapat kesempatan memperlebar keunggulan melalui serangan balik, namun kapten kedua mereka Hengki Ardiles, tidak mampu memperdaya kiper PSM Makasar Deny Marsel yang bergerak cepat menghalau bola tendangan Hengki. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor akhir pentandingan tersebut bertahan 3-1 untuk kemenangan tim tuan rumah, dan menjadi tim tak terkalahkan di kandang sendiri hingga pertandingan ke-18 LPI pada musim ini. Semen Padang selama 18 pertandingan yang telah dijalankan tersebut tercatat baru mengalami satu kali kekalahan, yaitu saat bertandang ke Persijap Jepara pada 19 Februari 2012 dengan skor 1-0. Kemenangan di kandang tersebut juga mengantar Semen Padang menduduki peringkat pertama dengan 37 poin dari 18 pertandingan, unggul atas Persema yang mengoleksi 30 poin dari 17 pertandingan, dan juga PSM Makasar dengan 30 poin dari 20 pertandingan. Semen Padang saat ini menyisakan dua laga kandang sisa, yakni melawan Persijab Jepara dan Persiraja Banda Aceh.(ANT)

mengakibatkan PSMS Medan kalah besar dari Persipura,” ungkapnya. Jalannya Pertandingan Persipura tampil tanpa diperkuat dua pilar andalannya, Gerald Pangkali serta gelandang lincah Zah Rahan Kranggar. Namun, Persipura justru tampil trengginas dengan aksi operan satu-dua yang beberapa kali membuat kiper Edi Kurnia jatuh bangun untuk mengamankan bola. Keran gol Persipura dibuka dengan diawali aksi brilian David Laly yang

mampu mengecoh kiper Edi Kurnia di menit ke-17. Sembilan menit berselang giliran Yustinus Pae mengecoh kiper Edi Kurnia setelah menerima umpan matang dari Lukas Mandowen. Sementara gol ketiga Persipura tercipta melalui aksi bek Bio Paulin Piere setelah melepaskan tendangan mendatar lemah yang lagi-lagi tak bisa diantisipasi Edi, lantasan sang kiper karena telah keluar dari "sarangnya". Skor 3-0 untuk keunggulan sementara Persipura bertahan

hingga turun minum. Dua gol tambahan tuan rumah dihasilkan melalui aksi solo-run Ian Louis Kabes di menit 71, serta striker mungil Lukas Mandowen yang terima umpan dari Imanuel Wanggai empat menit berselang. Hasil ini membawa Persipura terus menempel pemuncak klasemen Sriwijaya dengan nilai 55 dari 28 laga yang sudah dijalani. Sementara PSMS masih tertahan di urutan 14 klasemen sementara dengan nilai 30 dari 28 laga.(YONNET)

Pengprov TI Sumut Minta Taekwondoin Konsentrasi Hadapi PON Medan-andalas Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara akan terus memberikan dukungan penuh kepada taekwondoinnya yang berniat untuk berlatih dengan siur serius.Hal itu terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraih atlet Taekwondo Sumatera Utara di beberapa kejuaraan. “Untuk itu kepada seluruh Pengurus Cabang untuk lebih serius dan solid dalam membina atlet atlet di daerahnya, bukan malah ikut menciptakan kisruh dengan berpolitik praktis di dalam kepengurusan TI” ungkap Sofyan Siregar S. Sos, Ketua Harian Pengprov TI Sumatera Utara kepada sejumlah wartawan, Minggu (3/6) siang. Hal tersebut ditegaskan Sofyan menanggapi adanya kontroversi pelaksanaan Musprov yang digelar di Berastagi belum lama ini. Pemegang Dan II Kukkiwon ini menyesalkan pelaksanaan musyawarah tersebut, karena terkesan sangat dipaksakan dan memiliki tujuan tertentu. “ Seharusnya saat ini kita lebih konsentrasi menghadapi beberapa kejuaraan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat dibanding harus melaksanakan Musprov yang justru membuat kisruh dan illegal. Ini juga sesuai dengan arahan KONI Sumut

kepada semua pengurus cabang olahraga untuk lebih mempersiapkan atlet menghadapi PON dari pada mengadakan kegiatan Musda,’ katanya. Di tempat terpisah, beberapa pengurus cabang justru menuding rencana pelaksanaan Musprov TI merupakan agenda illegal dan terkesan punya misi tertentu. Bambang, Pengcab TI Pematang Siantar, kepada wartawan mengungkapkan kekesalannya terhadap agenda tersebut, karena yang diundang dalam kegiatan tersebut bukannya para pengurus pengcab, melainkan individu individu. Kekesalan serupa diungkapkan beberapa pengurus pengcab yang lain. Mereka merasa dizalimi dengan pelaksanaan Musprov tersebut. “Seharusnya PB TI memberikan mandat kepada Pengprov bukan menunjuk individu tertentu. Apalagi saudara J jelasjelas masih dalam masa skorsing,” kata Husni Tamrin, pengcab Deliserdang menimpali. Penolakan Musprov juga disampaikan Fahruddin Pengcab Tebing Tinggi “Mau ada puluhan kali Musdalub maupun Musprov kami tak peduli. Jika dilakukan diluar mekanisme yang ada jelas kita tolak,”tegasnya. Taman Surbakti, Pengcab Karo justru mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Tanah Karo

yang bertindak sigap dengan tidak mengijinkan pelaksanaan Musprov di Berastagi karena jelas melanggar mekanisme dan tidak mengantongi ijin keramaian. Usut Sertifikat palsu Sementara itu Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sumatera Utara (Pengprov TI Sumut), Meherban Shah, menanggapi santai soal pelaksanaan Musprov di Berastagi. Dengan sedikit komentar ia mengatakan, pelaksanaan Musdalub maupun Musprov yang gagal digelar di Berastagi adalah bentuk ketidaksengajaan. “Kalau bisa pun 10 kali kita laksanakan Musdalub,” katanya sambil tersenyum. Meski demikian pria yang akrab disapa Bung Kemek ini memaklumi jika ada orangorang tertentu yang memang gila jabatan. “Kalau memang mau jabatan ketua minta saja baik-baik. Kalau saya nilai memang bisa membawa Taekwondo lebih baik ke depan pasti saya beri restu,”ungkapnya. Namun ia prihatin dengan maraknya peredaran sertifikat palsu di TI Sumut. “Ini yang perlu disikapi. Saya tidak pernah menandatangani sertifikat. Kalau yang satu ini sebaiknya memang kita tempuh jalur hukum,” ungkap Pemegang DAN I KUKKIWON ini serius.(ACO)

TI B

AGUNG DAN IRVAN

Sabet Juara umum Yamaha Corsa Road Race 2012 Medan-andalas Agung Febri dan M Irvansyah Lubis tak terbendung, akhirnya kedua pembalap itu merebut gelar juara umum di ketegori Seeded dan Pemula, pada grandfinal Yamaha Corsa GSpeed Promo Road Race 2012, di Sirkuit Multifungsi IMI Sumut, Minggu (3/6). Agung Febri memastikan diri menyabet gelar juara umum dalam kategori Seeded dengan mengoleksi total poin tertinggi 506 dalam empat seri yang sudah digelar. Dalam seri Grandfinal Yamaha Corsa Road Race 2012 yang merupakan seri keempat yang memperebutkan Piala Ketua Komisi E DPRD Sumut, Zulkifli Husein berlangsung di Sirkuit Multi Fungsi IMI Sumut di Jl Pancing Medan, kemarin, racer asal NAD Reza Pahlevi dari tim RPM mencoba memberi perlawanan keras setelah ia menjuarai perlombaan di kelas MP2, dan bisa mengatasi Agung Febri yang finis sebagai runner-up. Namun, keberhasilan tersebut belum bisa menggeser Agung Febri Ramadhani yang menjadi andalan tim Yamaha Alfa Scorpii (YAS) Medan, karena sebelumnya ia berhasil menjuarai kelas MP1. Apalagi Agung kembali mengatasi Reza Pahlevi dengan menjuarai kelas Jupiter MX Std 135cc terbuka. Dari empat seri, Reza Pahlevi harus puas sebagai runner-up kategori Seeded dengan total poin 419. Posisi ketiga dalam klasemen Seeded, ditempati racer asal NAD, M Reza Ogex (292 poin). M Irvansyah Putra Lubis, sebagai andalan tim YAS Medan di kategori Pemula akhirnya juga

memastikan diri sebagai juara umum, meski rival beratnya Zefri Hadi dari tim BTKS Racing Team tampil luar biasa dengan menjuarai kelas MP3 dan MP4. Dengan tambahan poin besar tersebut, Zefri Hadi mengumpulkan total poin, 419. Namun, M Irvansyah Putra Lubis tetap berhak atas gelar juara umum Kategori Pemula karena memiliki poin yang lebih besar, 506 poin. Nunung Pamela dari G-Speed Promo, sebagai penyelenggara mengatakan seri Yamaha Corsa Road Race sudah berlangsung sukses dalam empat seri yang digelar di Langkat, Binjai dan Kisaran dan dengan seri pamungkas di Medan. "Seluruh seri berlangsung sukses dan berhasil menghadirkan persaingan yang berkualitas," sebut Nunung Pamela yang mantan racer andal Sumut ini. Khusus seri grand final ini memperlombakan delapan kelas dan diikuti sekitar 50 starter. Dalam perlombaan di kelas MP5, andalan tim Honda NHK Andrian Aritonang tampil sebagai juara. Dan Hadi Renaldi dari tim RPM menjuarai kelas Skuter Matic Standart 130cc. Pembalap tim KNPI Medan, Gawenk mampu unjuk kehebatan di kelas Skuter Matic Standart 130cc Terbuka. Kejuaraan ini ditutup secara resmi oleh Ketua Komisi E DPRD Sumut Zulkifli Husein. Ia menyatakan dukungannya terhadap keberadaan sirkuit balap permanen dan meminta Pemprovsu mempertahankan keberadaannya sebagai sarana pembinaan olahraga otomotif di provinsi ini, yang mempunyai dasar kuat dengan adanya UU Olahraga, sebutnya.(YON)

Kejuaraan Sepakbola Pelajar Piala Bupati Langkat XI Tahun 2012

Stabat Maju ke Semifinal Stabat- andalas Kesebelasan Pelajar Kecamatan Stabat berhasil lolos ke babak semi final, setelah menang atas kesebelasan Pelajar Kecamatan Secanggang, baik di kelompok SD maupun SMP, Minggu (3/ 6). Dalam pertandingan babak delapan besar yang dilangsungkan di lapangan sepakbola Alun- alun T. Amir Hamzah, Stabat, di kelompok SMP, anakanak Kecamatan Stabat berhasil menang tipis 1-0. Satu- satunya gol dalam pertandingan itu diciptakan oleh

andalas/budi zulkifli

GEMBIRA-Anak- anak Kecamatan Stabat tampak bergembira saat foto bersama seusai menang tipis 1-0 atas Kecamatan Secanggang di kelompok SMP Kejuaraan Sepakbola Antar Pelajar Piala Bupati Langkat XI Tahun 2012, didampingi pelatih dan tim manager. Rinaldi Setiawan melalui tendangan pinalti setelah pemain belakang Secanggang, melakukan pelanggaran di daerah terlarang. Pertandingan

itu sediri berjalan seimbang, dimana kedua kesebelasan sama- sama bermain ngotot dan beberapa kali berhasil menciptakan peluang untuk

menciptakan gol. Peluang Kecamatan Stabat diantaranya tercipta melalui akselerasi M Fajar Syahri, Hendra Syahputra dan M.

Rizky Aditya. Sementara itu, peluang Kecamatan Secanggang tercipta melalui perjuangan Relian Syahputera. Namun, semuanya terbuang percuma karena tidak tenangnya mereka saat menyelesaikan peluang tersebut serta karena tangguhnya penampilan penjaga gawang Deo Erlambang. Karena itu, sampai berakhirnya pertandingan skor tetap tidak berubah 1-0 untuk Kecamatan Stabat. Dengan kemenangan itu, Kecamatan Stabat berhasil menyusul Kecamatan Hinai yang telah lebih dulu maju ke babak semi final setelah menang 3-0 atas Kecamatan Pematang Jaya, Sabtu (2/6). Sementara itu, di kelompok SD, Kecamatan Stabat juga sukses mengalahkan Kecamatan Secanggang 3-1

berkat tiga gol yang diborong Oktal Izra Zakaria. Ketiga gol Oktal diciptakan di babak pertama, sedangkan gol balasan Kecamatan Secanggang diciptakan oleh Ivan Maulidaya. Dalam pertandingan itu, kedua kesebelasan tampil lepas dan berhasil menampilkan permainan terbaiknya. Namun, pertandingan itu sendiri lebih dikuasai oleh anak- anak Stabat berkat akselerasi dan kerjasama yang menawan dari Oktal, Mirza A. Deva, Bima Sasmita dan Johan Syahputra, terutama di babak I. Sementara itu, anak- anak Kecamatan Seanggang lebih mengandalkan serangan balik yang cepat lewat sentuhan kaki Ivan Maulida dan Muhammad Al Fiqi. Namun serangan mereka sering kandas di kaki pemain belakang Kecamatan Stabat, Rio Christian Wowo-

ngan dan M. Faisal Ananda. Dengan kemenangan ini anak- anak Stabat berhak mendampingi Kecamatan Pematang Jaya yang telah lebih dulu melaju ke babak semi final setelah menang 2-0 atas Kecamatan Salapian, Sabtu (2/ 6). Top Scorer Sementara itu, untuk Top Scorer (pencetak gol terbanyak) di kelompok SD, M. Raffi dari Kecamatan Pematang Jaya untuk sementara memimpin dengan raihan 6 gol, disusul Oktal (Stabat), Prasetyo (Kuala), dan Angga Pirlana (Binjai) dengan perolehan 5 gol. Sedangkan di kelompok SMP terjadi persaingan ketat, dimana baik Doni Ardianto (Tg. Pura) maupun Angga Suwardi, Nur Affandi (Hinai) dan Rafsani Zani sama- sama memimpin dengan raihan 5 gol.(BD)


EKONOMI BISNIS

Senin 4 Juni 2012

harian andalas | Hal.

Takut Tak Laku

andalas/hs poetra

Pengembang Hindari Jual Rumah Berangka 'Keramat' Jakarta-andalas Pengembang properti di Indonesia sangat memperhatikan keinginan konsumen, termasuk dalam hal-hal yang di luar nalar. Meskipun tak semua, namun kenyataannya apartemen maupun perumahan yang ditawarkan konsumen banyak menghindari angka-angka yang dianggap 'tak baik' seperti angka 4 dan angka 13 dan angka lainnya. Menurut Anton salah satu tenaga pemasaran Perumahan Puri Bali garapan Wika Realty, di Sawangan, Depok, kemarin, pertimbangan pengembang lebih pada aspek marketing. Pengembang tak mau mengambil risiko menjual properti tak laku cuma hanya masalah penomoran blok rumah atau apartemen. "Biasanya konsumen juga mempertimbangkan soal nomor rumah. Seperti angka 13 yang dianggap angka sial atau setan. Kalau angka 4 dalam bahasa China (tsi) yang berarti mati. Jadi, developer juga tidak mau ambil risiko rumah tidak bisa laku hanya gara-gara masalah nomor rumah saja. Makanya nomor-nomor itu ditiadakan atau diganti," kata Anton, Minggu (3/6). Ia menambahkan sebagai pengembang, pihaknya sangat

berorientasi apa yang diinginkan konsumen. Namun ia menegaskan, tidak semua rumah yang dikembangkan oleh Wika Realty termasuk Puri Bali meniadakan angka-angka itu. "Untuk masalah nomor rumah, mulai dari blok H atau jimbaran, sebelumnya tidak ada masalah. Ada beberapa konsumen yang bertanya detil tentang angka, posisi rumah, arah rumah dan lain-lain. Karena menurut mereka, itu semua berhubungan dengan rejeki, kesehatan dan lain-lain. Biasanya konsumen yang seperti itu, orang-orang keturunan," jelas Anton. Sementara itu pakar Feng Shui Suhu Yo menambahkan selain angka-angka yang dianggap sial atau jelek seperti 4 dan 13, ada banyak lagi yang menjadi tabu bagi pengembang maupun konsumen. Ia mencontohkan rumah yang berada di posisi timbangan pun menjadi hal yang dianggap tak baik. Posisi timbangan adalah rumah yang nomor urutnya ganjil dan ada di tengah-tengah atau diapit oleh rumah sekitarnya. Misalnya deretan rumah dalam satu blok berjumlah 9 unit, maka rumah yang masuk katagori rumah timbangan adalah rumah No 5, karena diapit kanan dan kiri oleh 4 rumah. (DTF)

Tiket Pesawat Medan-Nias Mahal Medan-andalas Sebagian warga dan pengusaha di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, mengeluhkan harga tiket pesawat yang dianggap terlalu mahal untuk jurusan Medan-Nias yang tidak terlalu jauh. Ketika melakukan reses di Kepulauan Nias, anggota DPRD Sumut Sudirman Halawa yang dihubungi di Medan, Minggu, mengatakan, dengan waktu penerbangan sekitar 45 menit, tiket pesawat dari Bandara Polonia Medan ke Bandara Binaka di Nias ditetapkan Rp700 ribu. Padahal, untuk rute penerbangan ke daerah lain di Sumut yang ditempuh dalam waktu yang sama yakni 45 menit, tarifnya hanya sekitar Rp400 ribu. "Tiket dari Bandara Polonia ke Nias hampir sama dengan Medan-Jakarta," katanya. Menurut dia, jumlah war-

ga dan pengusaha yang menggunakan jasa penerbangan dengan Bandara Binaka ke Bandara Polonia atau sebaliknya cukup banyak. Pihaknya berharap, tingginya minat masyarakat Kepulauan Nias untuk menggunakan jasa penerbangan tersebut, tidak dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya. Seharusnya, dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan, perusahaan maskapai yang mengelola penerbangan Medan-Kepulauan Nias dapat menurunkan tarif tiketnya. Pihaknya juga mengharapkan Dinas Perhubungan Sumut dapat menertibkan tiket yang dinilai terlalu tinggi tersebut. "Harga tiket yang diberlakukan selama ini cukup memberatkan," kata politisi Partai Golkar itu. (ANT)

10

PAKAIAN BEKAS – Pedagang pakaian bekas di pinggiran Rel perlintasan Kereta Api, Pasar Belawan, Jalan TM Hanafiah menanti pembeli, Minggu (3/6). Para pedagang ini mengaku tetap mendapat penghasilan yang lumayan karena banyak warga yang berburu pakaian bekas dari sekitar Belawan maupun dari Kota Medan.

Performa Revo Tetap Terjaga Hadapi Jalan dan Cuaca Tak Menentu Medan-andalas Sebanyak 10 motor Honda New Absolute Revo yang ditunggangi Tim Ekspedisi Nusantara 2012 mengalami banyak ujian. Kondisi jalan yang dilalui di Pulau Sumatera, ternyata menguji suspensi dan sistem pengereman. Selain itu cuaca yang tak menentu terkadang sangat panas dan tak jarang pula turun hujan juga menguji ketahanan motor lambang sayap mengepak ini. Leo Wijaya selaku Marketing Manager CV Indako Trading Co main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengatakan, perjalanan dengan kondisi jalan dan cuaca tak menentu itu bisa difilosofikan sebagai jalan hidup manusia, bahwa dalam hidup ini tak selamanya mulus. Ada perjuangan dan pengorbanan di baliknya. Dibutuhkan ketangguhan dan kelincahan untuk menang, seperti Honda Absolute Revo. “Honda Absolute Revo yang dipakai tim ekspedisi telah selesai mengantarkan tim sampai ujung Selatan Pulau Sumatera, namun para rider masih punya tugas untuk kemudian menyeberang Pulau Jawa

HONDA REVO – Honda Absolute Revo yang dipakai tim dalam Ekspedisi Nusantara 2012 tampak sangat siap. Tidak ada tanda-tanda kerusakan atau gejala negatif yang muncul hingga sekarang, meski mesinnya nyala terus. Honda Absolute Revo pun siap mencapai target pecah rekor 400 jam nonstop. (andalas/ist) dan Sulawesi. Masih banyak ujian lain yang menghadang di depan, karena kontur tanah, situasi, dan cuaca di Sumatera, Jawa, atau pun Sulawesi berbeda-beda,” kata Leo Wijaya di kantor CV Indako

Trading Co, Sabtu (2/6). Honda Absolute Revo yang dipakai tim dalam Ekspedisi Nusantara juga tampak sangat siap. Tidak ada tanda-tanda kerusakan atau gejala negatif yang muncul

hingga sekarang, meski mesinnya nyala terus dalam waktu lebih 136 jam. Honda Absolute Revo pun siap mencapai target pecah rekor 400 jam nonstop. “Ketika melintasi Jambi dan sekitarnya, kondisi cuaca begitu panas. Suhu di jalan bahkan tembus 36 derajat celcius ketika rombongan memasuki daerah Sorolangun. Hujan juga kerap turun, seperti ketika dialami tim dalam perjalanan dari Solok menuju Kiliran Jao dan juga kemarin menjelang masuk Kota Palembang,” kata Dedi Haryadi, salah satu rider asal Bangka. Menurut Dedi Haryadi, salah satu rider asal Bangka, kondisi cuaca tidak menentu itu memang ciri khas Sumatera. Di siang hari terik, namun menjelang sore cuaca berubah drastis menjadi mendung dan hujan. ”Akhir-akhir ini memang begitu. Untungnya Honda Absolute Revo tahan banting. Dibuat panas-panasan oke, hujan-hujanan juga tangguh,” bebernya. Durabilitas mesin EFT (Efficient & Low Friction Technology) 110 cc yang dimiliki mesin Honda Absolute Revo memang tidak perlu diragukan. Di Sumatera, Honda Revo menjadi tulang punggung masyarakat sekitar untuk dijadikan kendaraan yang kerjanya sangat berat. Mengangkut sawit, semen, bahkan bobotnya mencapai 200 kg. (SIONG)

Manjakan Pelanggan Esia, max-d Diluncurkan

TUMPENG –Jajaran PT Bakrie Telecom Tbk, ketika melakukan pemotongan nasi tumpeng pada peluncuran esia max-d di Gerai Esia, akhir pekan lalu. (andalas/siong) Medan-andalas Peningkatan kualitas layanan pelanggan terus dilakukan oleh Esia.

Mengacu kepada keadaan pasar dimana banyak sekali pelanggan yang memiliki pertanyaan maupun perma-

salahan yang dihadapi, seperti quota yang tiba tiba habis pada saat sedang berinternet, kecepatan maksimum yang dibeda bedakan antara paket yang satu dengan yang lain serta mahalnya harga layanan yang harus dibayarkan menjadi suatu tantangan tersendiri bagi unit layanan pelanggan Esia. Menjawab seluruh kebutuhan pelanggan tersebut, Esia meluncurkan Esia max-d. VP Indirect Channel Management, PT Bakrie Telecom Tbk, Herrie Widjaja mengatakan, jumlah pelanggan layanan data esia terus bertambah, layanan data broadband saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi para pelanggan, karena itu kami melakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pada unit layanan pelanggan. Apalagi kami memiliki pandangan bahwa semua orang berhak atas layanan broadband dengan kualitas yang terbaik

dan harga yang terjangkau, hal ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan kami yaitu untuk memberikan layanan yang terbaik dan terjangkau bagi masyarakat pengguna jasa internet di Indonesia. “Esia max-d tidak pilih kasih, apapun paket internet yang dipilih, dimulai dengan tarif paket seharga Rp10.000 semua pelanggan dapat menikmati layanan data akses internet super cepat yang maksimal dengan kecepatan yang sama hingga 3.1 Mbps,” kata Herrie Widjaja. Esia max-d kata dia, juga memanjakan pelanggan dengan memberikan quota yang paling besar di setiap paket yang ditawarkan, sehingga memungkinkan pelanggan dapat internetan dengan cepat tanpa harus takut kehabisan quota dengan kuota maksimum hingga 35 GB. “Yang paling penting, Esia selalu berusaha memberikan layanan kepa-

da pelanggan dengan harga yang terjangkau, dalam hal ini pelanggan dapat menikmati semua kelebihan dan kemudahan yang diberikan oleh layanan esia max-d dengan membeli USB modem hanya cukup membayar sebesar Rp99.000. Ini adalah modem termurah dengan kualitas yang terbaik,” tambah Herrie Widjaja di sela sela peluncuran esia max-d di Gerai Esia, akhir pekan lalu. General Manager Regional Sumatera PT Bakrie Telecom Tbk, Candra mengatakan, pada saat peluncuran inovasi terbaru dari esia ini, PT Bakrie Telecom Tbk mengerahkan seluruh karyawannya untuk turun ke pasar, selain untuk membantu team terdepan dari perusahaan yaitu para sales person, para karyawan tersebut juga ditugaskan untuk mendistribusikan produk dan menghias toko. Belum pernah sebelumnya sebuah perusahaan menjalankan

program seperti ini, dimana seluruh produk dapat terdistribusi di sejumlah 3000 outlet dalam 5 jam yang dilakukan sendiri oleh para karyawannya. “Program karyawan goes to the market ini adalah kali pertama dilakukan oleh perusahaan kami yang serentak diadakan di 22 kota di Indonesia, dimana layanan esia maxd dapat diakses oleh para pelanggan di kota-kota tersebut. Kami berharap dengan di selenggarakan nya program karyawan ini, akan dapat membangun sense of belonging dari seluruh karyawan kami, agar juga tercipta kerjasama yang baik antara yang bekerja di kantor pusat, dengan rekan rekan nya di lapangan, kami ingin semuanya menjadi satu dan memiliki spirit yang sama yaitu spirit memenangkan semua pertempuran yang terjadi di lapangan,” ucap Candra. (SIONG)

INFO FILM

PALLADIUM 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 HERMES XXI SUN 12.15-14.35-16.55-19.1521.35 THAMRIN 12.30-14.50-17.10

PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.3020.30 PALLADIUM 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 BINJAI 12.00-14.10-16.20-18.3020.40

THAMRIN PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

THAMRIN 12.15-14.25-16.35-18.4520.55 HERMES XXI SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

HERMES XXI (3D) 12.30-14.40-16.50-19.00-21.10 SUN HERMES XXI 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 THAMRIN PALLADIUM 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

SUN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 HERMES XXI 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 THAMRIN 19.30-21.40 PALLADIUM 19.00-21.10

HERMES XXI (3D) 12.15-15.00-17.45-20.30

BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10


KOMUNITAS

Senin 4 Juni 2012

Seleksi Paskibraka

Sumut Harus Masuk Kelompok Utama Medan-andalas Sumatera Utara harus bisa menembus kelompok utama pada acara Pengibaran Sang Saka Merah-Putih HUT Prok-

lamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus tahun 2012 di Jakarta. "Saya siap memberikan terbaik kepada pelajar Su-

Kadisporasu Ristanto SH SPn, Ketua PPI Sumut Mayor (KAU) Raja Maruli Tua Sitorus, Sekretaris Disporasu Drs Swandono, Toha Batubara mewakili KNPI Sumut dan lainnya. Pada kesempatan itu, Letkol (Kav) Setiawan Arismunandar berbagi pengalaman sebagai Paskibaraka di tahun 2003. Menurutnya, dirinya terlibat dalam kelompok utama sebagai pembawa anggota Paskibaraka

pada HUT Proklamasi. "Atas itulah saya berusaha semaksimal mungkin ada putraputri utusan Sumut nantinya masuk dalam kelompok utama. Ya, kalau bisa di kelompok barisan 17 atau barisan 8. Saya percaya impian ini bisa terpenuhi asal para pelajar mengikutinya dengan disiplin," katanya. Sementara itu, Kadisporasu Ristanto yang membuka kegiatan ini mengharapkan

para pelajar bisa memanfaatkan seleksi ini sebagai momentum membentuk karakter pemuda, sehingga nantinya benar-benar menjadi andalan buat negara. "Pemuda harus memiliki kepercayaan diri. Nah, ini momentnya. Tapi, kuncinya harus punya semangat tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan," ujarnya. Kegiatan seleksi Paskibraka ini sendiri berlangsung tiga hari

11

dengan diikuti 80 pelajar terbaik dari Kabupaten/Kota se Sumatera Utara. Untuk tingkat nasional, Sumut nantinya mengirim dua orang dan 66 orang untuk Paskibraka tingkat Propinsi Sumatera Utara. "Kita saring yang benarbenar terbaik agar putra-putri Sumut mampu memberikan hasil maksimal di tingkat nasional," kata Ketua Panitia seleksi Drs Yusrizal. (YON)

Anwar Susanto Ketua INTI Sumut

Muda-Mudi Vihara

Buddha TTridharma ridharma Mulia Bisa Jadi Teladan Medan-andalas Nilai moral yang diajarkan Buddha Dhamma seperti, menghormati guru, guru spiritual, orang tua, teman dan menghormati yang lebih muda diharapkan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh Muda-mudi Vihara Buddha Tridharma Mulia agar bisa menjadi teladan bagi umat Buddha lainnya. "Meski muda-mudi Vihara Buddha Tridharma Mulia baru terbentuk, namun antusias yang mereka tunjukkan untuk mendukung acara Waisak Bersama 2012 begitu luar biasa. Hal ini terlihat dari pengalaman dan semangat partisipasi mereka di stand ataupun pertunjukkan tarian dan lagu yang dibawakan," ungkap Ir Sutopo kepada andalas menanggapi peran serta pihak muda-mudi Vihara Tridharma Mulia pada acara tersebut di Restoran Food Print, akhir pekan lalu. Karena itu, Ir Sutopo berharap, ke depannya atau ditahun mendatang mudamudi bisa lebih semangat lagi dalam melakukan berbagai aktifitas, terutama dalam acara seremoni yang berkaitan dengan agama Buddha ataupun ritual lainnya. "Saya memberikan apresiasi kepada seluruh mudamudi Vihara Buddha Tridharma Mulia atas partisipasi yang sudah dilakukan dalam mendukung suksesnya perayaaan Waisak Bersama di CBD Polonia Medan," ucap Ir Sutopo didampingi Ketua Dewan Pembina Vihara Tridharma Mulia, Bambang ES dan Ketua Muda-mudi, Lawrence. Kelangsungan hidup organisasi ataupun Buddha Dhamma sebut Ir Sutopo, sangat bergantung kepada

matera Utara agar bisa menjadi pembawa baki Sang Saka Merah-Putih di HUT Proklamasi 17 Agustus nanti," kata Dan Yonkav/Serbu Letkol (Kav) Setiawan Arismunandar dalam sambutannya sebelum acara pembukaan Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional-Sumatera Utara, di Asrama Haji Pangkalan Mashur Medan, belum lama ini. Acara tersebut dihadiri

harian andalas | Hal.

Tomi Wistan Sekretaris

muda-mudi sebagai generasi menerus bangsa sebagai tongkat estapet dari para pendahulu. "Tonggak dari Buddha Dhamma atau kehidupan suatu bangsa ditangan muda-mudi kita. Bila tongkat estapet ini lemah, maka lemah pula kemajuan bangsa kita. Mereka harus dididik dengan baik dan benar, pembinanya diharapkan dapat menjaga jangan sampai terjadi kehilangan generasi penerus," tuturnya. Di kesempatan itu, Ketua Dewan Pembina Muda Mudi Vihara Buddha Tridharma Mulia, Bambang ES mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif guna melatih muda-mudi dalam bersosialisasi dengan masyarakat luas. Menurutnya, tampil di depan orang banyak bukan sesuatu yang mudah, jika tidak ada keberanian maka tidak akan berhasil. Salah satu cara untuk melatih keberanian mereka agar berhasil adalah ikut berpartisipasi di acara di Waisak Bersama yang juga merupakan interaksi dengan masyarakat," ungkap pria yang memiliki nama Tionghoa Ang Tin Sin ini. Sementara itu, Lawrence selaku Ketua Muda Mudi Vihara Buddha Tridharma Mulia mengaku senang bisa berpartisipasi mengisi acara peringatan Waisak bersama. "Kemarin ada sekitar 50an muda-mudi yang ikut meramaikan acara Waisak bersama. Kami ikut stand bazar, menyumbang tarian dari daerah Aceh dan nyanyian bersama dengan judul "Peng You". Semua ini kami lakukan karena kami ingin ikut berpartisipasi di acara sosial dan keagamaan lainnya," ucapnya. (SIONG)

andalas/siong

ANTUSIASANTUSIAS-Muda-mudi Vihara Buddha Tridharma Mulia tampak antusias membawakan salah satu tarian daerah, pada acara Waisak bersama di CBD Polonia Medan.

Medan-andalas Setelah melalui masa kepengurusan selama 8 tahun 2005-2012, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Musda keII dan memilih Anwar Susanto dan Ir Tomi Wistan sebagai Ketua INTI Sumut dan Sekretaris Daerah yang baru untuk kepengurusan lima tahun kedepan 20122016. Anwar Susanto menggantikan Dr Indra Wahidin. Ratusan peserta dari 11 cabang di berbagai daerah kabupaten/ kota yang tergabung dalam Perhimpunan INTI mengikuti

TERPILIHTERPILIH-Anwar Susanto (Kanan) dan Tomi Wistan tampak bahagia, terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris Daerah Perhimpunan INTI Sumut periode 2012-2016 dalam pelaksanaan Musda ke-II di Hotel Tiara Medan, Sabtu (2/6). andalas/siong

Musda II di Hotel Polonia Medan yang berlangsung selama satu hari, Sabtu (2/6) yang dibuka Ketua Umum Perhimpunan INTI, Rachman Hakim. Lily Tan MBA selaku Ketua

Panitia mengatakan, Perhimpunan INTI merupakan komponen bangsa yang harus saling bergandengan tangan dan bersatu dalam membangun bangsa Indonesia. Perhimpunan INTI

adalah organisasi yang bersifat kebangsaan yang bebas dan adil. Dalam pelaksanaan kegiatan kata Lily Tan, Perhimpunan INTI selalu mendapat dukungan dari masyarakat luas dalam menjalan-

UMA Gelar Akademik Bilateral Forum Malaysia-Indonesia Medan-andalas Pakar pendidikan Malaysia Tan Sri Dato Dzulkifli Abdul Razak mengakui, pendidikan di Malaysia dan Indonesia masih banyak mengadopsi pendidikan dari negaranegara barat. Padahal, model pendidikan barat berbeda dengan pendidikan di Timur (Asia Tenggara-red) sehingga pendidikan yang diterapkan tidak memiliki ruh. Hal itu disampaikannya dalam acara "Bilateral Academik Forum Malaysia-Indonesia, Transforming Higher Education for Sustainable Sociaty", Sabtu (2/6) di Hotel Danau Toba Medan. Kegiatan yang dibuka Rektor UMA Prof Dr H A Ya'kub Matondang itu, diselenggarakan Akademi Kepimpinan Pengajian Tinggi (AKEPT) Kementerian Pengajian Malaysia Albukhary International University Malaysia dan Universitas Medan Area (UMA). Selain, Prof Dzulkifli tampil pembicara lainnya, praktisi pendidikan USU, Prof Dr OK Subhilhar MA dengan moderator Warjio SS MA, PhD. Di hadapan puluhan mahasiswa dan praktisi pendidikan dari kedua negara tersebut, Prof Dzulkifli menilai, abad 21 ini perlu skenario baru dalam kerangka pendidikan yang sustainable atau berkelanjutan, agar pendidikan bermanfaat bagi masyarakat dan tetap lestari. Menurut mantan Rektor USM Malaysia ini, dalam abad 21 sepatutnya kerangka pendidikan yang harus diubah dulu dengan pengkajian ketimuran. Namun diakui untuk mengubah sektor pendidikan, yang mengacu ketimuran tidak mudah, karena kerangka pendidikan yang ada saat ini sudah ditetapkan oleh lembaga tertentu.

andalas/hamdani

BERBIC ARABERBICARAARA-Pakar pendidikan Malaysia Tan Sri Dato Dzulkifli Abdul Razak, Warjio SS MA, PhD (moderator) dan praktisi pendidikan USU, Prof Dr OK Subhilhar MA, saat berbicara pada Bilateral Academik Forum Malaysia-Indonesia, Transforming Higher Education for Sustainable Sociaty," Sabtu (2/6) di Hotel Danau Toba Medan. Sementara itu, Prof Subhilhar mengatakan universitas atau lembaga pendidikan di Indonesia belum tampil sebagai riset universitas sehingga belum banyak melakukan perubahan. Bahkan, mantan Dekan FISIP USU ini mengakui juga, pendidikan masih kehilangan ruh, karena Tridhama Perguruan Tinggi yang dijalankan setiap universitas masih berjalan sendiri-sendiri, tidak terpadu. Dia juga mengkritisi, proses otonomi daerah (Otda) dalam kaitannya dengan dunia pendidikan. Dijelaskannya proses Otda mengisyaratkan bebas berkreativitas, termasuk pengelolaan universitas yang mandiri. Kemandirian perlu agar setiap universitas mampu melakukan

perubahan dalam menghasilkan SDM yang berkualitas. Transformasi perubahan itu tetap melibatkan semua sistem. Namun Prof Subhilhar mengakui kemandirian universitas, perlu didukung pemerintah kabupaten/kota dalam era Otda. "Jadi, transformasi pendidikan yang berkesinambungan perlu didukung pemerintah kabupaten/ kota agar universitas benar-benar care dan bermanfaat di tengahtengah masyarakat," ujarnya. Turut hadir Wakil Rektor I dan II, Drs Heri Kusmanto MA, dan Ir Hj Siti Mardiana MSi, Wakil Direkur III bidang kemahasiswaan, Muazzul SH MHum, Kabag Humas UMA, Ir Asmah Indrawaty MSi dan para rektor se-Kopertis Wilayah I Sumut- Aceh. (HAM)

kan visi-misi maupun melakukan berbagai aksi sosial kemasyarakatan seperti : pengobatan gratis, mengenalkan kebudayaan Indonesia dan lainnya. Melalui Musda ke II, Lily Tan berharap, bisa menghasilkan pemimpin yang mampu meneruskan program kerja Perhimpunan INTI dan peduli terhadap Social. Sementara, mantan Ketua Perhimpunan INTI Sumut, Dr Indra Wahidin mengatakan, upaya yang telah mampu dilaksamakan DPD Perhimpunan INTI Sumut senantiasa dijiwai sebagaimana yang tertuang dalam Mukadimah AD/ART yang tercantum dalam visi-misi. "Penyelesaian masalah Tionghoa di Indonesia haruslah dengan cara pengikutsertaan secara menyeluruh, bulat dan utuh sebagai komponen bangsa, kedalam arus pembangunan kembali bangsa," ucapnya. (SIONG)

Gubsu Kukuhkan LPTQ, FKUB dan FKDM Provsu Medan-andalas Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST mengajak masyarakat untuk kembali menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam menjawab berbagai tantangan dan persoalan dalam kehidupan sehari-hari. "Jika dahulu Pancasila selalu didiskusikan dan menjadi sumber inspirasi, namun belakangan ini pancasila sepertinya mulai dilupakan. Presiden ke tiga BJ Habibie pernah mengatakan bahwa sejak masa reformasi Pancasila semakin dilupakan," ujar Gatot saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Lembaga Pengembangan Tillawatil Quran (LPTQ), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sumatera Utara di Aula Martabe Kantor Gubsu, akhir pekan lalu. Himbauan mengembalikan Pancasila sebagai rujukan sumber inspirasi tersebut dalam menyikapi hari lahirnya Pancasila yang tepat jatuh pada tanggal 1 Juni. Pancasila sebagai dasar negara, falsafah hidup dan ideologi yang bersifat terbuka menurut Gatot masih sangat relevan dalam menjawab berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. Di hadapan para pengurus LPTQ, FKUB dan FKDM yang baru saja dilantik, Gatot mengajak segenap organisasi masyarakat, termasuk lembaga yang baru saja dikukuhkan kepengurusannya tersebut agar dapat berpartisipasi aktif menyebarluaskan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. " Melalui momentum ini, saya titip kepada lembaga dan organisasi masyarakat untuk dapat membawa dan mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk menjadikan pancasila sebagai rujukan dan sumbe inspirasi," kata Gatot. Hadir dalam acara pelantikan tersebut Sekda Provsu H Nurdin Lubis, Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumut, Ketua MUI Prof Dr Abdullahsyah MA, para ketua dan jajaran pengurus yang dilantik. (WAN)

Orang yang Rajin Berdzikir Tidak Akan Mendapat Kesulitan DZIKIR kepada Allah adalah pertolongan besar agar seseorang mudah melakukan ketaatan. Karena Allah-lah yang menjadikan hamba mencintai amalan taat tersebut. Dia-lah yang memudahkannya dan menjadikan terasa nikmat melakukannya. Begitu pula Allah yang menjadikan amalan tersebut sebagai penyejuk mata, terasa nikmat dan ada rasa gembira. "Orang yang rajin berdzikir tidak akan mendapati kesulitan

dan rasa berat ketika melakukan amalan taat tersebut. Berbeda halnya dengan orang yang lalai dari dzikir. Demikianlah banyak bukti yang menjadi saksi akan hal ini," ujar ustadz H Maratua Simanjuntak ketika memberikan tausiah pada zikir bersama Keluarga Besar Majelis Dzikir Az Zikra Sumatera Utara di Masjid Agung, kemarin. Dzikir minggu pertama dipimpin ustadz Muslim yang diawali shalat tasbih tersebut, selain dihadiri sekitar 500 lebih jamaah, juga dihadiri sejumlah pengurus Az Zikra diantaranya Hj Ernawati Lubis,, Hj Masnah, H Syahmawi Siahaan, ustadz

DIABADIKANPara Pengurus Az Zikra Sumut diabadikan bersama Ustadz H Maratua Simanjuntak, usai dzikir bersama di Masjid Agung. andalas/asril tanjung

Irwanto, Irma, Ratna Ginting, Lebih lanjut kata ustadz Fahmi, Hasnah, Kartika Sari dan Maratua, dzikir pada Allah akan sejumlah pengurus lainnya. menjadikan kesulitan itu

menjadi mudah, suatu yang terasa jadi beban berat akan menjadi ringan, kesulitan pun

akan mendapatkan jalan keluar. Dzikir pada Allah benarbenar mendatangkan kelapangan setelah sebelumnya tertimpa kesulitan. "Dzikir pada Allah akan menghilangkan rasa takut yang ada pada jiwa dan ketenangan akan selalu diraih. Sedangkan orang yang lalai dari dzikir akan selalu merasa takut dan tidak pernah merasakan rasa aman. Dzikir juga akan memberikan seseorang kekuatan sampaisampai ia bisa melakukan hal yang menakjubkan. Itulah karena disertai dengan dzikir," tambahnya. Dia mengemukakan,

orang yang senantiasa berdzikir ketika berada di jalan, di rumah, di lahan yang hijau, ketika safar, atau di berbagai tempat, itu akan membuatnya mendapatkan banyak saksi di hari kiamat. Karena tempat-tempat tadi, gunung dan tanah, akan menjadi saksi bagi seseorang di hari kiamat. "Seperti halnya Majelis Dzikir Az Zikra Sumut, merupakan salah satu wadah yang paling tepat untuk mengingat Allah. Selain bisa saling bersilaturrahim, Az Zikra juga sebagai sarana berbagai dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," papar ustadz Maratua Simanjuntak. (RIL)


SUMATERA UTARA

Senin 4 Juni 2012

harian andalas | Hal.

12

Ditanya Wartawan, Kabag Humas Langkat Berang

Personel Pol PP Asahan Harus Disiplin dan Loyal

Stabat-andalas Kecewa karena sudah tiga bulan honor berita belum juga cair, puluhan wartawan unit Pemkab Langkat ramai-ramai datang ke kantor Humas guna menemui Kabag Humas Setdakab Langkat, H Syahrizal SSos MSi dan menanyakan kejelasannya, Jumat (1/6). Namun sayang, Kabag Humas ternyata tidak ada di tempat karena sibuk rapat. Selain itu, Bendaharawan Bagian Humas ketika ditanya mengatakan belum jelas. Sebab, Sekdakab Langkat Drs H Surya Djahisa MSi juga masih berada di Jakarta. Karena itu, para wartawan pun ramai-ramai menanyakan hal itu kepada Kabag Humas melalui pesan singkat (SMS). Ironisnya, Syahrizal menjawab dengan emosi. Buktinya, saat ditanya andalas tentang kejelasan pencairan uang honor tersebut, dia pun menjawab kumpulkan seluruh wartawan jam 11 saya tunggu.Kalau tidak tulis saja di media besarbesar, nonjobkan saja Kabag Humas. Wah, mengapa Kabag Humas bersikap seperti itu, bukankah tidak sepantasnya Kabag Humas ngomong seperti itu ? Menanggapi pernyataan itu, tokoh pemuda dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Langkat, T Syafii mengatakan mungkin Syahrizal sedang stres dan tertekan karena sibuk dihubungi dan ditanya wartawan. Jadi, maklum sajalah. Apalagi, selama ini Syahrizal memang dikenal sebagai Kabag Humas yang sopan dan ramah. Lagipula dia dikenal juga sebagai seorang ustaz. “Biasanya, kalau seseorang itu sudah berani ngomong dan ceramah di atas mimbar, maka dia adalah orang yang baik. Paling tidak 70 % menunjukkan orang yang baik. Jadi, maklum sajalah,” ujarnya. Sementara itu, mantan Ketua DPK MPI (Masyarakat Pancasila Indonesia) Langkat, Misno Adi menegaskan hal itu sebagai salah satu bentuk dari kesombongan Syahrizal. Karena itu, sudah saatnya para wartawan bersatu. "Sudah saatnya para wartawan bersatu, jangan lagi mau kalau hanya menerima press realese dari Humas,” ujarnya. Penilaian tu memang ada benarnya, sebab selama ini Syahrizal memang hanya bisa mengirimkan press reliss berkaitan dengan kegiatan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu. Sedangkan pendekatan yang lain tidak ada sama sekali. Bahkan, Syahrizal dituding ‘tidak peduli’ dengan kepentingan para wartawan. Jadi, hanya mengutamakan kepentingannya sendiri saja.Padahal, seharusnya dia bisa menjadi jembatan dan perpanjangan tangan antara Pemkab Langkat dan para wartawan. Ironisnya, seperti banyak dikeluhkan wartawan, banyak ‘hak wartawan’ ditelapnya. Misalnya yang berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi dan para SKPD, baik Syahrizal maupun stafnya kerap meminta uang untuk pemberitaan. (BD)

Kisaran-andalas Sebanyak 75 personel Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Asahan yang baru mendapat pembekalan disiplin dan loyalitas. Hal ini dilakukan agar dalam menjalankan tugas sebagai personel Pol PP lebih baik lagi. Di antaranya pembekalan diberikan Wakil Bupati Asahan H Surya BSc, dengan memberikan materi motivasi dan arahan dalam melaksanakan tugas sebagai personel Pol PP. Selain dituntut memiliki disiplin tinggi dan loyalitas. Personel Pol PP Asahan juga harus memiliki etika yang baik dan harus bebas narkoba. Artinya personil yang hari ini mengikuti pembekalan ada orang-orang pilihan dan paling beruntung. Sebab banyak calon personel yang harus gugur dalam seleksi. Wabup menegaskan, ke depan dalam melaksanakan tugas masih menunjukkan kurang disiplin, serta kurang loyalitas, Pemkab melalui Kasatpol PP akan memberikan sanksi berat. “Saya beraharap yang ikut pelatihan memiliki disiplin tinggi dan memiliki kekompakan," tegasnya. Sementara, Kasatpol PP Asahan, Ali Hotman mengatakan, pembekalan kepada personel dilakukan di Bataliyon 126 Kala Cakti dan para pelatih juga berasal dari TNI, dilakukan sepuluh hari. Dan baru kali ini rekrutmen Pol PP dilakukan dengan mekanisme penyeleksian dan pelatihan ketat.“Kita ingin menghasilkan personel tangguh,"katanya. Pelatihan personel Pol PP yang dilakukan selama sepuluh hari tersebut dibekali dengan materi disiplin, loyalitas, pendidikan baris berbaris, pemahaman tugas, pembekalan untuk menumbuh kembangkan jiwa korsa sesama personel, peningkatan dan pengembangan kualitas. Kemudian pembekalan kemampuan komunikasi massa, kemampuan membangkitkan kekuatan diri dan beberapa materi lainya. (FAS)

Koordinator Pupuk Bersubsidi Asahan Terbentuk Kisaran-andalas Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Asahan untuk pupuk bersubsidi terbentuk. Pembentukan tersebut dilakukan enam distributor resmi Asahan di hadapan Pemerintah Kabupaten Asahan. Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Asahan, Fahmi Almadani mengatakan, pembentukan koordinator tersebut bertujuan untuk memperlancar komunikasi antara distributor dan Pemkab, terkait permasalahan-permasalahan pupuk atau pembinaan terhadap penyaluran pupuk yang baik. “Kita berharap dengan terbentuknya koordinator pupuk subsidi di Kabupaten Asahan dapat memperlancar penyaluran pupuk serta mempercepat penyelesaian masalahnya,“kata Fahmi Almadani, kemarin. Setelah terbentuknya korda, ke depan Pemkab akan membicarakan persoalan pertemuan kepada seluruh para pengecer pupuk di Asahan. Gunanya untuk mendiskusikan atau mencari solusi serta pembinaan dalam cara penjualan pupuk subsidi di masyarakat petani. “Kalau sudah ada korda, maka kita akan membicarakan agenda kerja untuk memperlancar pendistribusian pupuk,“ katanya. Sementara itu, Alan distributor KSU Mardaupkoy yang dipercaya sebagai Sekretaris Korda mengatakan, pihaknya siap untuk duduk bersamasama membicarakan pendistribusian pupuk subsidi di wilayah Asahan.“Demi kelancaran pupuk di Asahan, saya siap membantu,“ujarnya. Usulan pengurus korda pupuk bersubsidi Asahan tersebut. Yakni Ketua Hamdan Batubara dari PT Petani, Sekretaris Alan dari KSU Mardaukoy. Fahni Sugita dari PT Nusa Permai dan anggota masing-masing perusahaan di antaranya CV Mandau Makmur, CV Kontak Agro Sejati, CV Bahana Mandiri. (FAS)

SEL AMA SELAMA AMATT - Ketua IKAPTK Sumatera Utara Drs H Amri Tambunan bersama Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu memberi ucapan selamat kepada pengurus IKAPTK Langkat.

Dinilai Sukses Pimpin Deli Serdang

Amri Tambunan Didorong Jadi Calon Gubsu Lubuk Pakam-andalas Bupati Langkat Ngogesa Sitepu mengharapkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan maju menjadi Cagubsu (Calon Gubernur Sumatera Utara) pada Pilgubsu 2013 mendatang. Hal itu dikemukakannya pada pelantikan Pengurus Daerah IKAPTK Kabupaten Langkat periode 20122017, di Serambi Jentera Malay Komplek Kantor Bupati Langkat, kemarin malam. Menurut Ngogesa, selama memimpin Kabupaten Langkat, dirinya banyak mengadopsi berbagai program maupun gerakan pembangunan digagas Bupati Drs H Amri Tambunan. Sehingga berbagai prestasi baik tingkat Sumut maupun nasional Deli Serdang dan Langkat selalu berdampingan. "Terus terang, berbagai berita media baik cetak maupun elektronik tentang program pembangunan Deli Serdang yang berpihak kepada rakyat selalu menjadi referensi bagi saya untuk diterapkan di Kabupaten Lang-

kat," akunya. Disebutkan, ia memiliki banyak keluarga yang tinggal di Deli Serdang. Ketika dirinya menanyakan kepada keluarganya tentang kepemimpinan Pak Amri, mereka tidak menjawab dengan kata-kata, namun mengekspresikan bagaimana rasa bangga mereka kepada pemimpinnya dengan mengacungkan dua jempol tangan menandakan rasa salut mereka kepada pemimpinnya. Dengan keberhasilan telah dibuktikan Pak Amri dalam memimpin Kabupaten Deli Serdang, tidak berlebihan saya mengajak seluruh pengurus dan anggota IKPTK se-Sumut untuk mendukung Pak Amri selaku Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumatera Utara menjadi Cagubsu. Sementara, Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumatera Utara, Amri Tambunan yang juga Bupati Deli Serdang mengatakan, dengan terbentuknya IKAPTK di daerah ini akan memberi tambahan semangat. Terlebih semangat kekeluargaan dan

Harga Tabung Gas Elpiji Naik, Konsumen Resah

ikatan kuat antara alumni dengan almamater. Selain itu, juga menjadi kekuatan dalam pengabdian diri, dengan melakukan kajian dan pengembangan Ilmu pemerintahan dimiliki sebagai kontribusi bagi pengembangan dan praktik penyelenggaraan pemerintahan. Di era otonomi daerah ini, lanjut Amri Tambunan, menuntut kita mampu mengenali situasi dan kondisi daerah, apa yang menjadi kearifan lokal di daerahnya, tuntutan kebutuhan masyarakat harus disahuti. Bahkan, harus mampu menggali sumber daya alam (SDA) sehingga membawa daerah kepada lebih maju. Karenanya, kepada pengurus IKAPTK yang telah menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang diberi kepercayaan atasan, harus dimaknai sebagai amanah yang wajib dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan. Pengurus DPD IKAPTK Kabupaten Langkat dilantik berdasarkan SK DPP IKAPTK Sumut No 018/ DPD-IKA-SU/III/2012. Dengan komposisi Ketua Drs H Astaman, Sekretaris H Amril SSos MAP dan Bendahara Dra Manna Wasalwa MAP dibantu Wakil dan bidang-bidang lainnya. (TH)

Siti Rohimah dan Muhammad Hamdi Wakil Simalungun ke MTQN Ambon Simalungun-andalas Dua peserta MTQN asal Kabupaten Simalungun, ikut dalam kontingen Provinsi Sumatera Utara pada MTQ Tingkat Nasional ke-26, yang dilaksanakan di Ambon, 8-16 Juni mendatang. Siti Rohimah dan Muhammad Hamdi, dilepas Bupati Simalungun JR Saragih didampingi Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Simalungun Djadiaman Purba, kemarin. Bupati Simalungun JR Saragih

berharap, Siti dan Hamdi dapat meraih prestasi yang membanggakan dalam MTQTN, sehingga dapat mengharumkan nama Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun. “Saya berharap Siti dan Hamdi yang berasal dari Kabupaten Simalungun dan menjadi duta Provinsi Sumut dalam MTQ Tingkat Nasional di Ambon mampu meraih prestasi membanggakan, dan tetap menjaga nama baik daerah,”ujar JR. Secara khusus di berpesan kepada

Siti dan Hamdi untuk menjaga stamina, sehingga kondisi kesehatan tetap prima mengikuti lomba. Dalam kesempatan itu JR menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk kedua peserta MTQTN itu. Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Simalungun Djadiaman Purba dalam laporannya mengatakan, Siti Rohimah merupakan peserta dewasa, yang akan mengikuti cabang tilawah Qiraah Sab’ah dan Muhammad Hamdi peserta anak-anak yang akan mengikuti cabang Hafiz Qur’an 1 juz. (LS)

GAS ELPIJI - Tampak agen gas elpiji sedang menurunkan gas elpiji 3 kilo gram di pangkalan milik Hj Endang Suprapti di Kecamatan Secanggang. Secanggang-andalas Konsumen dan pangkalan gas elpiji 3 kilo gram di Kecamatan Secanggang, sejak beberapa hari belakangan ini, merasa resah. Sebab, harga gas pertabung mengalami kenaikan. Sebelumnya harga gas tabung berwarna hijau pupus tersebut bervariasi mulai dari Rp 14.500 hingga Rp 15.000 di tingkat pengecer. Namun, sejak beberapa hari belakangan ini di tingkat pengecer sudah menjadi Rp 16.000 per tabung. "Harganya memang naik, karena saya ambil dari agen juga naik. Biasanya dari agen Rp 12.000 per tabung, tapi kini menjadi Rp 12.500, sehingga pangkalan juga menaikkan harga ke pengecer dari mulai Rp 14.000 sampai Rp 14.500 per tabung, tergantung jauh dekat mengantar," ujar salah seorang pemilik pangkalan gas elpiji di Desa Karang Gading Kecamatan Secanggang, Syahmunir, kemarin. Kenaikan harga gas tersebut, kata Syahmunir, terjadi sejak dua hari lalu, bersamaan dengan adanya pembatasan pasokan tabung ke pangkalan. Dengan adanya kenaikan, pembatasan pasokan ini sangat meresahkan masyarakat, karena bisa saja menyebabkan kelangkaan gas elpiji. "Pangkalan biasanya setiap minggu mendapat pasokan 800 tabung, tapi sejak kemarin berkurang menjadi 480 tabung. Menurut agen ada pengurangan pasokan dari pihak Pertamina, dan kenaikan harga itu saya lakukan karena dari agen juga naik, terpaksa saya naikkan juga," ujarnya. Sementara itu, salah satu kios pengecer di Desa Secanggang, Parnah mengatakan, dirinya ikut menaikkan harga eceran ke konsumen karena dia mengambil di pangkalan juga naik. (SBR)

Reses Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga SE

Bertekad Perjuangkan dan Wujudkan Aspirasi Masyarakat Kabanjahe-andalas Di hadapan seribuan warga Kota Kabanjahe, Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga SE menyampaikan kepeduliannya terhadap berbagai keluhan masyarakat. Bahwa, segala keluhan masyarakat yang didapatkan dari masyarakat, akan dengan segera ditanggapi dan diwujudkannya. Hal itu disampaikannya saat menggelar reses di Jambur Haloho Jalan Irian Kabanjahe, Minggu. Menurutnya, keluhan yang diterimanya saat melakukan kunjungan kerja dan reses, merupakan salah salah satu tanggungjawab yang harus dilaksanakan.

“Keluhan dan saran dari bapak, ibu, dan saudara sekalian menjadi tanggung jawab moral bagi saya. Sehingga, saya dan teman-teman di legislatif nanti akan membuat laporan dalam rapat paripurna nanti dan mengusulkan hal-hal tersebut dalam P-APBD 2012 untuk ditampung dan dilaksanakan pihak eksekutif (Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten),” ujar Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut ini. Richard yang didampingi istri tercinta Eva Helena Naiborhu beserta kedua anaknya juga berjanji, akan membuat suatu komitmen untuk membantu dan menyalurkan bantuan-bantuan

SERAP ASPIRASI - Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga SE didampingi istri beramah tamah dan menampung aspirasi masyarakat Kabanjahe di Jambur Haloho, Jalan Irian Barat Kabanjahe.

berupa pupuk organik, buku perpustakaan untuk SMK Swasta, Bantuan benih ikan, peternakan, dll di daerah pemilihannya yaitu Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat. Termasuk bantuan-bantuan sosial untuk pembangunan gereja, masjid, perwiridan dan kegiatan sosial lainnya. “Saya minta secara tertulis melalui proposal apa yang diinginkan bapak dan ibu. Kalau bantuan untuk peternakan, perikanan bapak/ ibu harus membuat kelompok tani, sehingga dana yang akan disalurkan pemerintah nantinya atas nama kelompok tani. Bukan atas nama pribadi, serta hasil dari dana

tersebut bisa memantapkan kekompakan dan semangat gotong royong demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sebutnya. Pantauan andalas, reses yang dilaksanakan Anggota DPRDSU Richard E M Lingga SE dari Dapil X tersebut dihadiri seribuan warga yang terdiri dari pria dan wanita. Tidak ketinggalan juga beberapa anak remaja dan anakanak, sehingga suasana terlihat meriah dan penuh kekeluargaan disertai suguhan makan bersama. Warga yang hadir juga disuguhi hiburan lagu oleh Trio Kabanjahe dan Lawak Malvinas dari Medan sehingga suasana bertambah semarak. (R)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti AEK KANOPAN: Selamat Riady TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst (Koord.Liputan), H Zainul Fuad, Adi Sastra BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SIBOLGA/TAPTENG: Ruslan Effendy Sinaga SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin LHOKSEUMAWE: Drs H Muhamad AH, Bukhari Tolus, Husnan LANGSA: Ruslan, Suharto BLANGPIDIE: Adi Sadana KUTACANE: Jamuddin Selian LHOKSUKON: Usman Cut Raja ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Senin 4 Juni 2012

Kelulusan SMP di Tebing Tinggi 100 Persen Tebing Tinggi-andalas Pengumuman hasil kelulusan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Tebing Tinggi untuk tingkat SMP 100 persen lulus. Sedangkan di tingkat MTs sebanyak 2 orang siswa dinyatakan tidak lulus yaitu pelajar asal sekolah MTs Swasta Al-Washliyah dan MTs Swasta Percontohan Kota Tebing Tinggi. Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi H Pardamean Siregar kepada wartawan, Sabtu (2/ 6) mengatakan, hasil kelulusan untuk tingkat SMP mencapai 100 persen dan kelulusan tingkat MTs turun dibandingkan tahun lalu. Adapun dua orang siswa MTs yang tidak lulus masingmasing dari MTs Al Washliyah dan MTs Percontohan adalah disebabkan rata-rata perolehan nilai ujian tidak mencapai 5,5 (lima koma lima).

Berdasarkan persentase kelulusan SMP tahun 2012 yakni 100 persen sedangkan MTs 99,47 persen dibandingkan persentase kelulusan tahun ajaran 2011 yakni SMP sebesar 99,7 persen dan MTs 100 persen. "Persentase kelulusan SMP tahun ini meningkat sebesar 0,03 persen sedangkan MTs menurun sebesar 0,53 persen,” papar Pardamean. Dikatakan, kelulusan siswa SMP tahun ini sangat menggembirakan dan ini semua tidak terlepas dari kerja keras para guru-guru, kepala sekolah dan pihak jajaran Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi yang bisa membuat prestasi anak didiknya semakin meningkat. “Alhamdulillah, tahun ini kelulusan untuk tingkat SMP dengan kelulusan 100 persen, kepada MTs diminta agar lebih baik lagi ke depan,”harap Pardamean. (MET)

Kadis Pertanian Langkat Basrah Daulay, Sarat Prestasi Sitepu, memuji kinerja Basrah Langkat-andalas Sejak dilantik menjadi Kadis Daulay. Pada kesempatan itu, Roem Pertanian Kabupaten Langkat oleh Bupati Langkat H Syamsul sempat meminta agar Bupati Arifin yang bergelar Datuk Langkat tetap mempertahanLilawangsa pada tahun 2007 kan putra terbaik kelahiran lalu, dari dulu hingga sekarang Padang Bolak tersebut sebasudah banyak prestasi dan gai Kadis Pertanian Langkat. penghargaan diraih Basrah Namun semua pujian itu tidak membuatnya berpuas diri. Lubis SP. Dengan semangat dan kerja Selain itu, Basrah juga dinilai sebagai seorang kadis senior di kerasnya yang cukup tinggi, Sumut. Karena keseniorannya bersama Sekretaris Ir Mahrujar Nasution, akdalam memimpin hirnya keduanya Dinas Pertanian berhasil melobi Langkat, akhirbantuan untuk nya dia dapat pertanian di Kamemberi prestasi bupaten Langkat kepada Kabupadi Kementrian ten Langkat, yakPertanian Jakarta. ni menjadi daerah Bahkan, jenis penghasil beras bantuan yang diterbesar nomor 2 terima cukup badi Sumatra Utara. nyak, di antaranya Sebelum mebantuan PUAP senapakkan kariernilai Rp 8,4 miliar nya menjadi Keuntuk 84 Gabupala Dinas PerBasrah Daulay ngan Kelompok tanian Langkat, Basrah Daulay merupakan Tani (Gapoktan). Proyek iriseorang penyuluh di Dinas gasi 2011 senilai Rp 3,1 M Pertanian Langkat. Karena untuk mengairi sawah, seluas dikenal sebagai perkerja keras 3176 Ha di 10 kecamatan. Dan, jalan usaha tani sumur dan tidak mengenal lelah serta mempunyai pemikiran cukup bor serta ratusan hand traktor cemerlang, akhirnya dia diper- diberikan secara cuma-cuma caya memimpin Dinas Per- hampir kepada seluruh kelompok tani, dan 1812 ketanian Langkat. Dengan keberadaannya se- lompok tani di Langkat menbagai salah seorang Kadis Per- dapatkan bantuan benih. Basrah juga sangat disetanian cukup senior di Sumut, tak heran jika pada sebuah gani para petani yang jumlahacara yang digelar di halaman nya 84% dari jumlah pendukantor Dinas Pertanian Lang- duk di Langkat, seperti dikat beberapa waktu lalu, Kadis sampaikan seorang petani SuPertanian Sumut M Roem di giman yang mengaku warga hadapan Bupati H Ngogesa Langkat Hilir. (SBR)

Lahan Perkebunan Jangan Dikonversi Jadi Gedung Tanjung Morawa-andalas Mantan Menteri Kehutanan HMS Kaban menegaskan, Poldasu harus berpihak dan melindungi PTPN2 dalam berbagi kasus sengketa lahan, khususnya lahan HGU PTPN2 yang banyak digarap secara liar. “Poldasu harus berpihak ke PTPN2 dan tidak membela para pengusaha (pemilik modal) yang hendak menguasai lahan HGU PTPN2 dengan beralaskan kepentingan masyarakat,” tegas Kaban pada pelantikan Pengurus Pusat Serikat Pekerja Medeka (PP-SPM) dan Pengurus Cabang SPM periode 2012-2017, kemarin. Dikatakan, rencana pemerintah membangun kota baru dengan memanfaatkan lahan perkebunan mestinya tetap berpedoman pada masterplan. Tidak mengonversi lahan perkebunan menjadi bangunan gedung. “Kalau mau menjadikan Medan sebagai kota metropolitan, ciri khasnya jangan dihilangkan. Jadikan sebagai kota agropolitan,” katanya. Terkait pelantikan itu, MS Kaban berpesan agar karyawan berpikir memberikan yang terbaik kepada PTPN2, Sumut, dan terhadap bangsa. Cara demikian bisa mengantisipasi kemungkinan semakin menyempitnya lahan HGU yang banyak dirampas berbagai pihak. Karyawan juga diimbau untuk bersatu, kompak, dan tidak menggerogoti hasil produksi serta melibatkan pihak luar. Jika karyawan bersatu, maka para penggarap liar akan terusir. MS Kaban juga menekankan, kebersamaan karyawan yang tergabung dalam SPM PTPN2 bisa menjadi harga tawar bagi siapa pun menjadi Gubsu

nantinya. Dengan ketentuan, salah satu syarat Cagubsu harus membela HGU PTPN2. Sebelumnya, Dirut PTPN2 Bhatara Moeda Nasution di hadapan Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Abdul Latif Algaff dan dua ribuan anggota SPM yang hadir menyampaikan terima kasih atas kepedulian anggota SPM dalam menyelamatkan aset perusahaan dan berhadapan langsung dengan para penggarap liar. Sedangkan, Ketua Umum DPP SPM PTPN2 Josem Ginting menegaskan kembali, 10 rekomendasi hasil Kongres SPM pada 23 Mei lalu. Di antaranya mendesak manajemen BUMN itu agar menindak tegas dan bertindak nyata terhadap kejelasan hukum HGU. Sebab kejelasan HGU berdampak pada kemanan dan kenyamanan para pekerja. SPM siap mendukung tindakan tersebut dan siap menjadi garda depan. Kemudian pemberlakuan dasar perhitungan pensiun pekerja sesuai upah terakhir yang diterima dan bukan upah tahun 2002 seperti yang diberlakukan selama ini. Manajemen juga harus merevisi sistem strata, menolak tegas pemakaian tenaga kontrak (outsourching), menetapkan 1 Mei sebagai hari libur, memberlakukan kembali sistem pengupahan karyawan. Sistem itu terdiri dari pemberian intensif triwulan, premi mingguan, dasar perhitungan tunjangan jabatan/tunjangan sewa rumah, dan pemberian fasilitas kendaraan untuk asisten kebun. Termasuk menghilangkan jabatan nonstruktural yang tidak ada strukturnya dalam keorganisasian PTPN2. (TOM)

harian andalas | Hal.

13

Narkoba Sudah Merambah ke Semua Lapisan Lubuk Pakam-andalas Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Irjen Pol Bambang Abimayu meresmikan Kantor BNN Kabupaten Deli Serdang, ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Peresmian secara simbolis juga dilakukan terhadap Kantor BNN Kabupaten Langkat dan Kota Pematang Siantar, yang dipusatkan di Kantor BNN Kabupaten Deli Serdang Jalan Karya Utama Komplek Kantor Bupati, Lubuk Pakam, kemarin Peresmian dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, Wakil Ketua DPRD H Dwi Andisaputra Lubis LC, Asisten II Kabupaten Langkat, Kepala BNN Sumatera Utara Aguswan SH, unsur Muspida Deli Serdang, Langkat, Pematang Siantar serta Kepala BNN Kabupaten, Camat se-Deli Serdang, Wakil Ketua TP PKK Hj Asdiana Zainuddin, Ketua PMI Deli Serdang H Ismayadi SH, dan lainnya. Irjen Pol Bambang Abimayu mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk bergandeng tangan bahumembahu memerangi narkoba. Sebab, sekarang narkoba sudah merambah ke seluruh tingkatan. Tidak saja kepada orang dewasa, juga anak-

PRASASTI - Sekretaris Utama BNN RI Irjen Pol Bambang Abimayu bersama Wabup DS Zainuddin Mars, menandatangai prasasti peresmian kantor BNN DS, Langkat dan Kota Pematang siantar. anak, beberapa pejabat saat ini menjalani rehabilitasi. Dijelaskan, pecandu narkoba di Indonesia sudah mencapai 3,8 juta jiwa. Karenanya sebagai orang tua harus terus melakukan komunikasi dengan

anak. Bila ternyata sudah menjadi pemakai diimbau segera melaporkan ke BNN untuk mendapatkan rehabilitasi. Menurut Bambang Abimayu, terdapat dua hal yang ditempuh untuk memerangi narkoba. Yaitu dengan

Nilai UN Siswa SMPN 6 Tertinggi di Kota Binjai

RSBI SMAN 1 Tebing Tinggi Jual Seragam 'Mencekik Leher' Tebing Tinggi-andalas Orang tua Siswa-siswi baru yang diterima di RSBI–SMAN 1 Tebing Tinggi pada Tahun Pelajaran (TP) 20122013, harus menarik nafas panjang. Pasalnya, para siswa diwajibkan pihak sekolah untuk membeli tiga pasang baju seragam sekolah. Yakni, baju seragam putih abu-abu, baju seragam batik dan baju pramuka plus dengan atributnya. Tapi ketiga pasang baju seragam ditetapkan pihak sekolah seharga Rp 800 ribu. Ratusan orang tua siswa yang anaknya telah diterima di RSBI SMAN 1 Tebing Tinggi ini, mau tidak mau harus menguras isi koceknya demi anak mereka, walau dengan sistem cicilan atau kontan. Pada pemesanan baju seragam yang disediakan pihak sekolah tersebut,

pihak sekolah yang menyediakan pakaian siswa-siswi di sekolah ini. Orangtua siswa yang tidak ingin disebut jati dirinya mengatakan, Minggu (3/6), baju seragam yang dibeli dari sekolah itu baginya harganya sangat terlalu tinggi dan mencekik leher. ”Tapi karena sudah menjadi kententuan dari pihak sekolah harus membayar Rp 800 ribuan untuk tiga pasang baju seragam sekolah buat anaknya, mau tak mau harus saya bayar juga," keluhnya. Ditambahkan, untuk tiga pasang baju seragam sekolah harga tersebut terbilang mahal dibandingkan dengan harga di pasar. ”Ini pasti ada permainan harga antara oknum pihak sekolah dengan pihak penyuplai baju seragam yang masuk ke sekolah," tuding orangtua siswi itu. Hal senada juga dikatakan salah seorang orangtua siswi yang datang dari luar kota Tebing Tinggi mempertanya-

kan harga baju seragam di RSBI-SMAN 1 Tebing Tinggi sangat mahal dan diwajibkan untuk membeli di sekolah. ”Tadi saya mendampingi anak untuk mengikuti wawancara di sekolah,dan setelah habis wawancara kami langsung disuruh ke ruang pengukuran baju dan biayanya 3 pasang baju seragam Rp 810.000. Karena saya tak bawa uang sebanyak itu terpaksa harus pinjam dulu sama keluarga di Tebing Tinggi,” ungkapnya. Anehnya, pihak sekolah tidak menjelaskan kepada orang tua siswa, pakaian seragam tersebut terbuat dari bahan dan merek kain dan harga satuannya serta biaya upah jahit per potong. Bahkan, ironisnya pihak sekolah tidak peduli dan tidak melihat ukuran tubuh siswa yang tinggi atau pendek diwajibkan membeli pakaian di sekolah, dan tetap membayar Rp 800 ribuan, baik dengan cara mencicil atau bayar kontan. (MET)

Pemkab Tabanan Bali akan Promosikan Danau Toba Simalungun-andalas Danau Toba sebagai objek wisata andalan Kabupaten Simalungun akan dipromosikan di Bali, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Wakil Bupati Komang Gede Sanjaya, mengemukakan hal itu kepada sejumlah wartawan, di sela kunjungan kerjanya di kota turis Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, bersama DPRD Kabupaten Tabanan. “Saya sangat takjub dan mengagumi keindahan Danau Toba dan saya yakini, layak dijual kepada wisatawan khususnya dari mancanegara yang datang ke Pulau Bali,” ujarnya usai melakukan perjalanan mengelilingi Danau Toba dengan kapal. Setiap hari, katanya, rata-rata wisatawan yang datang berkunjung ke Kabupaten Tabanan mencapai 25 ribu orang dan sebulan sekitar 2 juta orang yang didominasi wisatawan mancanegara, sehingga diharapkan nantinya dengan promosi Danau Toba di daerahnya, kunjungan wisatawan ke Simalungun akan meningkat. Kunjungan kerjanya bersama rombongan ke Kabupaten Simalungun, untuk menjalin peluang

andalas/larham simaremare

CENDERAMA CENDERAMATTA - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Wakil Bupati Komang Gede Sanja, memberikan lukisan khas Bali sebagai cenderamata kepada Bupati Simalungun JR Saragih. kerjasama antar kedua pemerintah daerah dalam rangka peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat baik Kabupaten Tabanan maupun Simalungun. Sementara itu, Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan, selama kurun waktu tahun 2011-2012, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Simalungun khususnya di kota Parapat,meningkat antara 60 persen hingga 70 persen dibandingkan tahun 2010. “Pemkab Simalungun me-

menindak tegas para pengedar gelap narkoba dan tindakan humanis terhadap pecandu dengan melakukan pembinaan dan rehabilitasi. Sementara, Wabup Deli Serdang H Zainuddin Mars mengatakan, dengan meresmikan gedung BNN kabupaten ini memberikan catatan sejarah penting. Tentu akan memberikan tambahan semangat baru sekaligus memberi kontribusi tersendiri bagi upaya memerangi narkoba sebagai musuh besar bangsa saat ini, guna menyelamatkan generasi penerus. Dikatakannya, dari pengamatan di lapangan, kita juga telah melihat penggunaan narkoba bukan hanya dari kelompok ekonomi menegah ke atas, tapi juga telah lebih besar merambah pada tingkat ekonomi menengah ke bawah. Bahkan menyentuh kepada sebagian para pemuda dan pelajar di semua tingkatan usia. Keadaan ini tentu sangat memprihatinkan, karena dampak negatif paling kita hindari dari kondisi ini tentunya adalah ancaman 'Hilangnya Generasi Penerus Bangsa' atau Lost Generation. "Kita semua tentu harus segera melakukan langkah nyata guna menghindari ancaman ini," tegas wabup.

ngalami kendala dalam pengembangan Danau Toba sebagai daerah tujuan wisata,karena berada di 7 kabupaten,sehingga sulit untuk menyatukan persepsi dalam pengembangannya,” ujar JR kepada Bupati Tabanan. Selain itu, sarana infrastruktur khususnya jalan menuju Danau Toba dari Medan,juga masih belum mendukung, sehingga jarak tempuh ke kawasan danau Toba masih ditempuh dengan waktu yang cukup lama dan melelahkan. (LS)

Binjai-andalas Nilau UN siswa SMPN 6 Binjai tercatat sebagai yang tertinggi dari seluruh siswa sekolah (SMP/ sederajat) negeri di Kota Binjai atau tertinggi kedua dari keseluruhan sekolah (SMP/sederajat) di Kota Binjai. Selain itu, nilai ratarata UN para siswa SMPN 6 juga baik dan sudah sesuai diharapkan. Artinya, hanya beberapa orang saja yang masih rendah. Hal itu terungkap dari pengumuman UN di SMPN 6 Binjai, Sabtu (2/6). Seperti dikatakan kepala SMPN 6 Binjai, Eka Mutia Khairuma MPSi kepada para orang tua siswa, jumlah siswa seluruhnya ada 315 orang, namun hanya 314 orang mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, seluruh siswa berhasil lulus. Bahkan, sebagian besar siswa meraih nilai tinggi, sehingga diprediksi akan bisa melanjutkan pendidikannya ke sekolah negeri. “Alhamdulillah doa dan usaha kita ternyata dikabulkan Allah SWT. Ini tentu berkat kerjasama yang baik antara guru dan orangtua. Selain itu, keberhasilan ini juga berkat kerjasama yang baik dengan pihak Komite Sekolah,” ujarnya. Padahal, sebelumnya sempat timbul pro dan kontra berkaitan dengan kerjasama sekolah dengan pihak GO (Generation of Operation) untuk memberikan les tambahan (bimbingan belajar) kepada para siswa sebelum menghadapi UN. “Bahkan masalah itu sempat ‘dipertanyakan dan diributkan. Namun, kita jalan terus sampai akhirnya berhasil seperti sekarang ini,” ujarnya. Karena itu, Eka minta para orangtua akan tidak ‘ngomong ke luar’ sebab bisa dimanfaatkan pihak ketiga yang tidak suka dengan kemajuan SMPN 6 Binjai. Dengan kata lain, jika ada timbul masalah, silahkan sampaikan kepada pihak sekolah agar dicarikan jalan keluarnya. Hal yang sama dikatakan Ketua Komite Sekolah SMPN 6 Binjai, Sudirto. "Kalau ada masalah yang perlu didiskusikan, silahkan dirinya dihubungi atau datang saja ke rumah," katanya. (BD)

Peserta UN SMP Pakpak Bharat Lulus 100 Persen Pakpak Bharat-andalas Kelulusan para siswa SMP di Kabupaten Pakpak Bharat, meraih prestasi memuaskan dengan tingkat kelulusan 100 persen. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat, Jalan Berutu SPd MM mengemukakan kepada andalas, Sabtu (5/6), pihaknya sangat senang dan bersyukur. Sebab, semua siswa SMP yang mengikuti UN bisa lulus, dan yang sangat menggembirakan lagi ternyata Kabupaten Pakpak Bharat masuk pada urutan ke-6 tingkat Provinsi Sumatera Utara untuk hasil kelulusan siswa SMP. "Seluruh kualifikasi mata pelajaran yang diujiankan meraih nilai A,” ungkap Berutu. Sementara, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA, yang dihubungi melalui telepon selularnya, menyatakan sangat bersyukur dengan capaian yang diraih para siswa di daerahnya. “Ini merupakan bukti prestasi berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas para siswa untuk mengikuti Ujian Nasional. Saya berharap untuk kelulusan siswa SD nanti, juga akan meraih hasil yang sama atau bahkan lebih baik lagi,” harap bupati. Pengumuman hasil UN SMP, yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada 2 Juni 2012, pukul 15.00 WIB di sekolah masing-masing. Prestasi terbaik, hasil UN SMP di Pakpak Bharat diraih Ali Abdi Manik, siswa SMP 2 Kerajaan dengan nilai rata-rata 9,32. (WES)

(TH)


ACEH MEMBANGUN

Senin 4 Juni 2012

12 Siswa di Abdya Tidak Lulus UN Blangpidie-andalas Sebanyak 12 siswa Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat untuk tahun ajaran 2011/2012 yang tersebar pada 28 SMP Negeri dan swasta dan 6 MTS Negeri dan swasta di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tidak lulus berdasarkan hasil ujiannya. "Dari 2574 peserta UN tingkat SMP sederajat, sebanyak 12 siswa SMP sederajat yang tersebar di kabupaten Abdya dinyatakan tidak lulus," kata Ketua Pelaksana Ujian Nasional Kabupaten Abdya, Drs Sabihismiruddin, Sabtu (2/6). Dijelaskannya, dari 2574 siswa yang menjadi peserta ujian nasional tingkat SMP sederajat, hanya 12 orang yang dinyatakan tidak lulus karena hasil ujian yang diperoleh para siswa tidak mencapai angka yang ditargetkan. SMP 3 Susoh 5 orang siswa yang tidak lulus, sedangkan SMP 1 dan 2 Blangpidie SMP 3 masingmasing 1 orang, seterusnya SMP 1 Manggeng, SMP 2 Tangan-tangan, SMP 2 Susoh dan SMP 1 Babah Rot masingmasing 1 orang yang tidak lulus. Tingkat kelulusan ujian nasional (UN) SMP sederajat mencapai 99,53 persen. Hasil tersebut, mengalami peningkatan sekitar 1,6 persen dari tahun ajaran sebelumnya. Sementara itu sekitar 0,47 persen angka tidak lulus. Kabid Madas Dinas pendidikan Abdya Jamaluddin Spd kepada andalas mengatakan, untuk tahun ajaran 2011 dan 2012 hasil UN yang diperoleh mengalami peningkatan sekitar 1,6 persen dari tahun sebelumnya. Untuk itu, peran guru dan orangtua sangat diharapkan dimasa yang akan datang lebih memperhatikan lagi. Sehingga apa yang diinginkan akan mencapai hasil yang maksimal. Sekretaris Dinas Pendidikan Abdya Hamzani S Sos kepada menjelaskan, dari hasil ujian nasional (UN) tahun ini untuk tingkat SMP sederajat, memang ada sedikit peningkatan persentasenya. Tetapi, harus terus berusaha untuk lebih baik pada tahun-tahun berikutnya. (AS)

Pemerintah Diminta Bangun Tempat Berlabuh Boat Nelayan Blangpidie-andalas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meninjau pesisir pantai Desa Ujong Tanoh Kecamatan Suak Setia, yang selama ini mendambakan sebuah tempat untuk berlabuhnya kapal motor para nelayan, akhir pekan lalu. Keinginan masyarakat setempat yang ingin daerahnya bisa Berjaya seperti dua puluh tahun yang lalu tentu saja harus disahuti dengan bijak. Salah satu permintaan warga setempat adalah pembangunan tempat berlabuhnya sejumlah kapal motor yang dimiliki warga Desa Ujong Tanoh. Azwar MR Spd MM Kadis DKP bersama sejumlah tokoh masyarakat Desa Ujong Tanoh telah meninjau lokasi pantai, yang seharusnya sejak dulu sudah dibangun tempat berlabuh kapal motor milik para nelayan Desa setempat. ”Untuk pembangunan pelabuhan, tidak mungkin lagi kita bangun, namun kita akan upayakan yang lainnya supaya kapal motor (Boat) yang dimiliki warga Ujong Tanoh bisa berlabuh pesisir pantai Desa setempat,” katanya. Disebutkan, pelabuhan TPI sudah dipusatkan di Ujong Serangga Kecamatan Susoh, dan sudah dilengkapi berbagai macam kebutuhan para nelayan. Jadi, untuk daerah seperti pesisir Ujong Tanoh akan kita usahakan tempat berlabuh kapal motor sejenis Bagan saja,” jelasnya. Panglima Laot Syarifuddin AS kepada andalas menjelaskan, sudah waktunya pemerintah daerah dalam hal ini Dinas terkait dan Provinsi untuk memperhatikan daerah pesisir ujong tanoh. ”Kami hanya minta dibangunkan tempat berlabuhnya kapal motor (Bagan) agar masyarakat di daerah kami bisa bekerja seperti sedia kala,” harapnya. Hal yang sama juga disampaikan Ayah Muni, untuk perkembangan daerah pesisir Desa Ujong Tanoh, Pemerintah harus membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan para nelayan. Sehingga, peningkatan ekonomi kerakyatan akan tercipta, dan lapangan kerja untuk masyarakat akan bertambah. (AS)

SULIT DILALUI - Jalan yang dilewati petani untuk beraktivitas di pedalaman Peucoek Alue Rheng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen mengaku kesulitan dengan badan jalan yang sudah sangat parah.

andalas/suherman amin

harian andalas | Hal.

Petani Pucoek Alue Rheng Keluhkan Transportasi Bireuen-andalas Para petani di kawasan Pucoek Alue Rheeng Kecamatan Peudada meliputi gampoeng Alue Sijuk, Pulo Ara, Pinto Rimba dan lainnya ke atas pedalaman Jaba mengeluh. Sebab, saat ini sulit mereka lalui, karena jalan menuju ke sana rusak parah. Sehingga aktivitas mereka bidang pertanian terganggu. Akibat jalan rusak dan sulitnya transportasi ke sana, aktivitas masyarakat dalam melakukan kegiatan bidang pertanian menurun. Sehingga, banyak sawah yang terbengkalai, padahal musim seusai panen padi para masyarakat bisa menanam kacang kedelai. Tgk Saifannur salah seorang pengurus kelompok tani ACDenmark (ACDK) kepada andalas, Minggu (3/6) menyebutkan, sangat prihatin menyangkut pemberdayaan ekonomi masyarakat kawasan atas Gampoeng Coet Krut.

Pasalnya, mereka tidak terima dengan kebijakan pemotongan itu. Petugas Rescue telah melaporkan masalah itu kepada Pj Bupati Aceh Utara HM AliBasyah baru-baru ini. Berdasarkan informasi yang diterima andalas kemarin dari beberapa orang petugas Rescue, menyebutkan, Pemkab Aceh Utara merealisasikan anggaran untuk gaji atau honor petugas sebesar

Rp 1.300.000 yang diperuntukkan 12 orang petugas serta honor tersebut di cairkan 4 bulan sekali. “Seharusnya total honor yang kami terima setiap 4 bulan yaitu Rp 5.200.000 per orang, namun oknum Kepala BPBD Aceh Utara hanya membayar honor sebesar Rp 3.700.000 dan memotong honor kami sebesar Rp 1.500.000 per 4 bulan,” ungkap petugas Rescue yang meminta tidak ditulis namanya kepada media. Bahkan juga ia menjelaskan, jika dikalikan 12 orang petugas dengan pemotongan perorang Rp 1.500.000, maka setiap 4 bulan oknum Kepala BPBD Aceh Utara menikmati honor sebesar Rp. 18.000.000. Para petugas juga telah menanyakan dan memprotes kebijakan pimpinannya yang telah memotong honor tersebut, namun bukan solusi yang didapat,

melainkan oknum Kepala BPBD Aceh Utara malah mengancam pecat 12 petugas yang sehari-hari bertugas di bagian penanggulangan bencana BPBD Aceh Utara. Sementara itu, Kepala BPBD Aceh Utara Drs Iskandar Majid ketika dikonfirmasi andalas kemarin membantah adanya pemotongan honor tersebut. Bahkan, semua informasi itu tidak benar terkait pemotongan honor petugas Rescue yang sehari-hari bertugas untuk menanggulangi bencana alam di Aceh Utara dan daerah sekitarnya termasuk juga mengancam mereka untuk dipecat jika berkoar-koar kepada media. Iskandar membantah hal itu seraya menunjukkan surat pernyataan bagi 12 petugas Rescue itu yang menyatakan tidak ada pemotongan honornya sepeserpun. (BT)

Bupati Aceh Utara Diminta Sejahterakan Honorer Aceh Utara-andalas Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Kabupaten Aceh Utara yang diusung dari Partai Aceh (PA) periode untuk 2012-2017, H Muhammad Thaib serta wakilnya Drs Muhammad Jamil MKes, mengikuti resepsi 'peusijuek' atau menepung tawari yang berlangsung di gedung serba guna Universitas Malikussaleh (Unimal) di Lhokseumawe, pada Sabtu (2/6). Acara tersebut turut dihadiri seluruh pejabat Dinas Pendidikan setempat meliputi unsur PGRI, dari guru, Kepala Sekolah dan UPTD serta perwakilan Kadisdikpora Aceh Utara yang diwakili oleh sekretarisnya, Yusri SPd dan sejumlah pejabat lainnya dari berbagai elemen Aceh Utara. Dalam kesempatan itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Utara, Jamal Spd, sedikit menyampaikan kepada Buapti terpilih Aceh Utara, untuk

menyesuaikan gaji bagi honorer yang kian menjerit. "Saya mewakili sekolah se- Aceh Utara, berharap kepada pimpinan baru di Aceh Utara untuk memperjuangkan program terbarunya, terutama untuk jerih kerja honorer. Kalau bisa jerihnya ditambah menjadi satu juta tiap bulannya,” pinta Jamal. Sementara itu H Muhammad Thaib, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Cek Mat dalam sambutannya, menyampaikan beberapa hal untuk program ke depan dalam membangun Kabupaten Aceh Utara. Pihaknya mengutamakan, program ke depan untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi anakanak kurang mampu dan yatim piatu, salah satu pendidikan yang akan diterapkan yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). "Jangan jadikan anak didik kita menjadi pengangguran. Mari sama-

sama kita dorong anak kita untuk menuju mutu pendidikan yang lebih baik kedepan," ucap Cek Mat di hadapan para ratusan Guru dan puluhan Kepsek serta belasan Kepala UPTD. Ia menambahkan, pihaknya juga akan menerapkan untuk kedepan bahwa tidak ada lagi guru honorer yang dipotong gajinya. "Kami akan berikan para hak guru, baik honorer maupun bakti, tidak lagi ada pemotongan yang namanya pemotongan TPK. Dan kali ini kita akan membangun Aceh Utara dengan memprogramkan mutu pendidikan," imbuh Cek Mat yang juga dibenarkan oleh wakilnya, Drs Muhammad Jamil. Ketua Partai Aceh wilayah Pasee, Teuku Zulkarnaeni juga menyampaikan hal yang sama sejalan dengan Cek Mat dan Jamil untuk mendukung program yang akan dirancang oleh pasangan bupati terpilih itu. (EN)

Dulunya mereka menanam Kacang Kedelai seusai panen padi, sehingga areal persawahan mereka ramai dengan petani dan hasil Kedelai sangat memuaskan. Tapi, sekarang terbengkalai. Disebutkan, beberapa tahun lalu Kedelai hasil panen masyarakat Pucoek Alue Rheeng diakui Menteri Pertanian yang pernah mengunjungi petani di sana dan kualitasnya sangat baik. Namun, hal itu tidak dapat dipertahankan karena Pemkab Bireuen nyaris kurang peduli terhadap rehabilitasi jalan yang rusak. Menurut Saufannur, masyarakat petani di kawasan Pucoek Alue Rheeng bukanlah orang malas, tetapi akibat terbentur dengan sarana dan prasana jalan yang tidak mendung kegiatan mereka maka mereka tidak melakukan pengolahan tanah mereka untuk menanam Kedelai.

Bireuen-andalas Komisi Pemilihan Independen (KIP) Kabupaten Bireuen, terus merampungkan penyusunan jadwal dan lokasi kampanye pasangan calon yang ikut dalam Pemilukada Bupati Bireuen periode Mukhtaruddin SH 2012-2017. Ketua Divisi Teknis KIP Bireuen Mukhtaruddin SH MHum kepada andalas kemarin menyebutkan, masa kampanye Pilkada Bireuen akan berlangsung selama 14 hari dan dimulai sejak tanggal 8 Juni mendatang. Terkait masalah itu, tambah Mukhtaruddin, pihaknya akan segera mengadakan rapat koordinasi dengan calon bupati dan wakil bupati tentang pelaksanaan kampanye dan pasca kampanye nantinya. Selain itu tambah Mukhtaruddin, pihaknya juga membahas tentang pendaftaran tim kampanye masing-masing calon bupati Bireuen ke KIP Bireuen, untuk memudahkan pelaksanaan di lapangan. “Saat ini KIP Bireuen sedang menyusun draf jadwal, tempat kampanye serta pertemuan dengan calon bupati dan wakil bupati untuk memudahkan koordinasi menyangkut masa kampanye sesuai dengan ketentuan dan jadwalnya,” kata Muktaruddin. (HERA)

Berdayakan Potensi Tambak Darat Aceh Timur-andalas Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus berupaya memberdayakan kembali potensi tambak darat, di wilayah ini yang tersebar di sejumlah kecamatan yang sejauh ini hanya berkisar 30 persen saja yang masih hidup dan berkembang. “Sementara sisanya, banyak yang rusak dan terbengkalai terlebih pada masa konflik lalu. Potensi ini harus dihidupkan kembali,” terang Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Timur T Dahlan dalam salah satu kesempatan saat menghadiri Rapat SKPD dengan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Timur di Pendopo Meuligo di Langsa belum lama ini. Selain itu, untuk sektor perikanan, Kabupaten Aceh Timur sebutnya, juga masih sangat membutuhkan bantuan armada kapal nelayan. Saat ini dari data yang ada di Pelabuhan Idi tercatat sebanyak 600 kapal nelayan dan di Kuala Idi Cut sekitar 200 unit. (LAN)

Unimus Lahirkan 1.937 Alumni Dalam Dua Periode Awal Birueun-andalas Universitas Almuslim (Unimus), Peusangasan Kabupaten Bireuen, wisuda sebanyak 1.937 Alumni dari berbagai jurusan yang diselenggarakan selama dua periode, Sabtu dan Minggu di aula MA Jangka, Universitas setempat. Sebanyak 1.177 mahasiswa melaksanakan wisuda angkatan XX yang terdiri dari fakultas di Universitas itu, antaranya dari Fakultas Pertanian, meliputi program studi (prodi) Agroteknologi, Agrobisnis, Peternakan dan Budidaya Perairan sejumlah 9 orang, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) 1.070 orang. Demikian dengan fakultas lainnya, seperti Fakultas Ilmu Komputer 38 orang, Fakultas Tehnik 11 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 27 orang, dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 18 orang dan dari Diploma III Kebidanan 4 orang

Alumni. Sedangkan 760 Alumni dari angkatan I (pertama) program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (SKGJ) taraf SD/MI, yang berasal dari Rayon Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat daya, Aceh Jaya, Pidie jaya, Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara dan Aceh Tamiang diwisuda, Minggu (3/6). Kabag Humas dan Kemahasiswaan Unimus, Zulkifli S Kom kepada andalas menyebutkan, dengan kapasitas Alumni mencapai 1.937 orang, maka proses wisuda mahasiswa dilaksanakan selama dua tahap. Perkembangan perguruan tinggi Unimus ini, sudah melahirkan belasan ribu-an Alumni, sejak 2003 pengesahannya menjadi Al-Muslim, predikat yang disandang Al-Muslim pun mencapai target rekord Nasional, dalam berbagai bentuk kompetisi hibah.

Rektor Unimus, Dr H Amiruddin Idris SE MSi di sela-sela sambutannya dalam acara pelepasan sebanyak 1.177 Mahasiswa, Sabtu (2/ 6) mengatakan, akan terus meningkat prestasi Unimus. Selain itu dalam minggu ini direncanakan peletakan batu pertama pembangunan satu unit rumah sakit (RS) di bawah Universitas AlMuslim serta sebagai program bantuan di perguruan tinggi Swasta wilayah I Sumut-Aceh ini, akan memanfaatkan 200 hektar lahan perkebunan sawit di Desa Blang Mane, sebagai wujud penunjang pendidikan Aceh, khususnya Unimus. (HERA/EN)

WISUDA - Proses wisuda di Universitas Almuslim (Unimus), Peusangasan Kabupaten Bireuen. andalas/suherman amin

(HERA)

Kampanye Pemilukada Bupati Bireuen 8 Juni

Honor Petugas Rescue BPBD Acut Dipotong ? Lhokseumawe-andalas Oknum Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Drs Iskandar Majid diduga telah melakukan pemotongan honor petugas Rescue yang berjumlah 12 orang.

14


SAMBUNGAN

Senin 4 Juni 2012

Ambruknya Jembatan Titi Kuning Diselidiki .........(Dari Halaman 1) Medan. "Kita akan membahas persoalan ini secepatnya, termasuk langkah-langkah apa yang segera dilakukan," katanya. Lebih lanjut kata Budi Hariono, untuk kawasan Titi Kuning rencananya juga akan dibangun jalan under pass. Walaupun demikian, tentu ini akan kembali dibahas secepatnya apa yang sesuai dan cepat agar aktivitas masyarakat tak terganggu dengan ambruknya jembatan itu. Terkait dengan biaya perobatan masyarakat korban jembatan ambruk itu, Budi Hariono menjawab tentu akan mendapat perhatian serius. "Ini tentu menjadi perhatianlah. Tim Pemko segera akan turun ke lokasi guna melakukan pengecekan apa yang sebenarnya terjadi sehingga jembatan itu roboh," katanya. Sebagai informasi, Ismail (45), warga Kampung Dalam Karya Utama Jalan M Basyir, Kelurahan Titi Kuning menjadi korban ambruknya Jembatan Titi Kuning, Sabtu (2/6) siang. Korban mengalami luka memar di bagian bahu dan luka lecet di bagian kaki, sehingga harus mendapatkan perawatan medis di RSU Mitra Sejati Jalan Abdul Haris Nasution, Medan. "Saya kira kiamat, kok tiba-tiba runtuh, padahal air sungai nggak

banjir. Tapi tiba-tiba saja ketika saya melintas titinya ambruk. Saat itu saya langsung limbung dan tahunya sudah berada di bawah (sungai)," kata Ismail yang mengaku berprofesi sebagai pedagang tali itu. Masih kata Ismail saat dikonfirmasi di RSU Mitra Mitra Sejati, dia sempat pasrah ketika kakinya terjepit sepeda dan tiang titi selama kurang lebih 30 menit. "Sepeda saya rusak. Tapi alhamdulillah nyawa saya selamat. Saya sempat pasrah. Kaki kanan saya lecet. Memar bagian tangan bahu kiri. Saya terjepit sepeda dengan tiang titi itu," imbuhnya. Ditambahkannya, sebelum kejadian itu menimpa dirinya tidak ada firasat buruk. Namun, titi tersebut lintasannya tiap hari saat menjajakan barang dagangannya," ungkapnya. Kapolsek Delitua Kompol SP Sinulingga yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Diakuinya kalau korban sudah dievakuasi ke RS Mitra Sejati dan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Korban sudah dirujuk ke RS Mitra Sejati. Kita sudah melakukan pengamanan di sekitar jembatan dan masih kita selidiki kejadian tersebut. kuat dugaan jembatan tersebut runtuh karena sudah termakan usia," ungkap Sinulingga.(MA/WAN/JL/RM)

Motor Karya USU Luar Biasa! .........(Dari Halaman 1) USU yang akan ikut diperlombakan di tingkat internasional di Malaysia bulan depan. Sekdaprovsu maupun Rektor USU menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kreativitas mahasiswa USU ini. "Teruslah berkarya," kata mereka sembari berjanji tentang biaya penelitian akan diupayakan dicari dari berbagai sumber yang memungkinkan. Hadir juga saat uji coba Pembantu Rektor III USU Drs Raja Bongsu Hutagalung MSi, Dekan FMIPA USU Dr Sutarman MSc dan unsur Panitia Dies ke-60 USU di antaranya Wakil Sekretaris Drs H Eddy Syofian MAP serta sejumlah alumni USU. Hari yang sama, Rektor USU juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Rektor USU tentang Pembentukan Kelompok Kerja Tim 12 Ikatan Keluarga

Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA-USU) Tahun 2012. Tim 12 terdiri atas Drs H Sofyan Raz, H Nurdin Lubis SH MM (Sekdaprovsu), Zainul Bahar Noor (luar negeri), Ir Erwin Nasution, Drs Raja Bongsu Hutagalung MSi, Prof Dr Guslihan Dasa Tjipta Sp A (K), dr H Abidinsyah Siregar (Jakarta), Laksamana Adiyaksa SH, DR Januari Siregar SH, Ir H Awaluddin Thaib, dan Drs H Eddy Syofian MAP. Rektor USU menugaskan Tim 12 menginventarisasi potensi alumni USU serta menyusun rencana Musyawarah Besar IKA-USU yang direncanakan September 2012. Kelompok Kerja Tim 12 IKAUSU diberi waktu tiga bulan dan hasil tugas ini dilaporkan kepada Rektor USU. Keputusan ini juga ditembuskan kepada Dirjen Dikti Kemendikbud RI di Jakarta, para Pembantu Rektor dan para Dekan Fakultas di lingkungan USU.(WAN)

Lima Cagubsu Daftar ke PDIP .........(Dari Halaman 1) Soetarto menjelaskan, sejak pendaftaran dibuka, sebanyak 11 orang telah mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat DPD PDIP. Enam di antara belum mengembalikan formulir yakni, Tengku Erry Nuradi, Juliari Batubara, Kartawijaya Rajaguk-

guk, Anna Sianipar, Parasian Simanungkalit, dan Sofyan Tan. "Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2013 nantinya, PDIP Sumut tidak bisa mengusung calon sendiri karena tidak mencukupi syarat berdasarkan perolehan persentase suara. DPIP akan menggalang koalisi dengan partai lain," sebut Soetarto. (DTC)

70 Tahun Tidak

Makan dan Minum .........(Dari Halaman 1) kualitas istimewa yang dapat membantunya bertahan hidup. Dia telah menghabiskan waktu enam hari tanpa makanan atau air di bawah pengamatan ketat. Para dokter mengatakan, tubuhnya belum menunjukkan adanya efek yang merugikan akibat kelaparan atau dehidrasi. Jani, yang mengaku telah meninggalkan rumah pada usia tujuh tahun dan hidup sebagai pengelana sadhu atau orang suci di Rajasthan, dianggap sebagai 'breatharian' yang bisa hidup dengan melakukan 'tapa spiritual.' Dia percaya, dirinya ditopang seorang dewa yang menuangkan suatu 'obat mujarab' melalui sebuah lubang di langit-langit mulutnya. Pengakuannya itu telah didukung seorang dokter India yang ahli dalam studi tentang orang yang mengaku punya kemampuan supranatural, tetapi Jani juga tak diakui sejumlah orang yang melihat dia sebagai seorang 'penipu dari desa.' Organisasi Pengembangan Penelitian Pertahanan India, yang ilmuwannya mengembangkan pesawat baling-baling, rudal

balistik antar-benua, dan bombom jenis baru, percaya Jani bisa mengajarkan mereka untuk membantu para prajurit bertahan hidup lebih lama tanpa makanan atau korban bencana untuk bertahan sampai bantuan tiba. "Jika klaim itu terbukti, itu akan menjadi sebuah terobosan dalam ilmu kedokteran," kata Dr G Ilavazhagan, Direktur Defence Institute of Physiology & Allied Sciences. "Kami akan bisa membantu menyelamatkan hidup umat manusia yang tertimpa bencana alam, berada di ketinggian, atau melakukan perjalanan laut dan berbagai kondisi alam dan kemanusiaan yang ekstrim. Kami bisa mendidik masyarakat tentang teknik-teknik hidup dalam kondisi buruk dengan sedikit makanan dan air atau tidak ada sama sekali." Di India merupakan hal lumrah bagi orang Jain dan Hindu untuk berpuasa, kadang-kadang selama delapan hari lebih, tanpa efek yang merugikan, yang merupakan bagian dari ritual keagamaan mereka. Kebanyakan orang tidak bisa hidup tanpa makanan selama 50 hari. Aksi mogok makan terpanjang yang dicatat adalah 74 hari.(NET)

harian andalas | Hal.

15

2 Pemuda Tewas Dihakimi Massa .........(Dari Halaman 1) tak tertolong diduga akibat luka Menurut penghuni indekos, saat itu sekira pukul 03.30 WIB Albaqi masuk ke kamar kos yang dihuni Yeheskial Ginting (21). Karena terpergok penghuni indekos, Albaqi pun kabur. Namun sekitar 30 menit kemudian Albaqi tampak kembali lagi ke lokasi. Kali ini para penghuni indekos yang telah mencurigai gerak-gerik Albaqi melakukan pengintaian. Yakin kalau Albagi adalah pencuri, para penghuni indekos tersebut kemudian melakukan penyergapan dan menangkap Albaqi. Kapolsek Medan Sunggal Kompol Budi Hendrawan menyebutkan, penghuni indekos yang menangkap Albaqi antara lain Robi, Danial, dan Satria. Setelah ditangkap, para penghuni indekos itu kemudian memberi tahu warga yang berjaga di poskamling. Oleh warga Albaqi dibawa ke Poskamling 12 Desa Padang Bulan. Di poskamling, warga mengintrogasinya dan terus memukulinya hingga kondisinya babak belur. "Di pos sudah menunggu warga, dia (Albaqi) kemudian dipukuli hampir dua jam," tuturnya. Diperkirakan, puluhan orang yang merupakan warga sekitar ikut menganiaya Albaqi. Oleh warga, Albaqi yang terluka parah diserahkan ke Mapolsek Medan Baru. Karena kondisinya sangat mengkhawatirkan, sekira pukul 06.00 WIB Albaqi kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Namun pada Minggu (3/ 6) pukul 10.00 WIB nyawa Albaqi

berat di sekujur tubuhnya. Menurut Budi, pihaknya masih menyelidki peristiwa tersebut. Sedikitnya enam orang termasuk penghuni indekos dan satpam telah dimintai keterangan. "Dia (Albaqi) sudah diserahkan ke Rumah Sakit Adam Malik untuk diotopsi," jelas Budi. Komplotan Aksi massa main hakim sen-

diri terhadap terduga maling juga terjadi di kawasan Jalan Alumunium Raya, Lingkungan 23, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Minggu (3/6) dini hari. Hendrik Setiawan (23), warga Jalan Ampera VII, Kelurahan Glugur Darat, Kecamatan Medan Timur, yang ditangkap warga karena diduga ingin mencuri bersama komplotannya di sebuah

bengkel bubut di kawasan itu, tewas setelah dihakimi massa. Seorang temannya yang juga ditangkap dan dihakimi warga, Hamdani (24) warga Kawat III, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, kondisinya kritis. Seorang temannya yang lain, diketahui bernama Maman, berhasil lolos. Seorang warga Jalan Alumunium Raya menjelaskan dalam

Penganiaya Terduga Maling Ditangkap .......(Dari Halaman 1) yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap dua terduga pencuri di bengkel bubut Serba Jaya, Jalan Alumunium Raya, Medan. Aksi massa main hakim sendiri yang terjadi pada Minggu 93/6) dini hari tersebut menyebabkan Hendrik Setiawan (23) tewas dan Hamdani (23) masih kritis. "Kasusnya sudah mulai menemukan titik terang. Tim hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan," ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto kepada andalas melalui telepon selulernya, tadi malam. Pelaku penganiayaan, kata Endro, sudah ada yang diamankan dan kemungkinan besar akan terus bertambah. Namun, Endro enggan menyebutkan identitas para pelaku dengan alasan masih melakukan pengembangan.

"Nanti dulu ya, tim masih bekerja di lapangan. Biar kami ungkap dulu semuanya baru kita paparkan," sebut Endro yang mengaku masih di lapangan. Diterangkan Endro, peristiwa penganiayaan itu terjadi karena warga setempat memergoki kedua korban saat mencuri di bengkel tersebut. "Berdasarkan penyelidikan sementara, kedua korban dipergoki warga saat mencuri. Sehingga warga yang terpancing emosi langsung menghajar mereka, hingga seorang di antaranya tewas," jelasnya. Pun demikian, Endro mengaku akan terus mengusut kasus main hakim sendiri yang dilakukan warga terhadap pelaku kejahatan. Seyogianya, warga harus menyerahkan pelaku kejahatan tersebut kepada pihak berwajib. "Tidak ada alasan, kasus tersebut akan te-

rus kita usut. Sehingga dengan adanya kasus ini, dapat menjadikan pembelajaran kepada masyarakat lainnya yang apabila menemukan atau mengamankan pelaku kejahatan, harus segera diserahkan ke polisi. Jangan bertindak (anarkis) sendiri," terang mantan Kasat Pidum Polda Kalsel itu. Peristiwa penganiayaan yang dialami dua terduga pecuri di bengkel bubut Serba Jaya, Jalan Almunium Raya, yang seorang di antaranya tewas, terjadi pada Minggu (3/6) sekira pukul 01.30 WIB. Diduga kuat, keduanya menjadi 'bulan-bulanan' beberapa satpam bengkel yang memergoki aksi kejahatan mereka. (THA)

satu minggu ini sudah tiga kali terjadi aksi pencurian. Sebelumnya warga merasa curiga melihat gerak-gerik ketiga pemuda yang bolak-balik melintas di depan bengkel bubut tersebut. Kemudian warga melakukan pengintaian. Disangka ketiga pelaku situasi sudah aman, dua di antara tiga pelaku masuk ke dalam bengkel bubut milik Muliadi itu. Warga yang mengetahui pelaku berada di dalam bengkel langsung melakukan penggrebekan dan berhasil manangkap keduanya. Kedua terduga kemudian dihakimi massa. Satu tewas di tempat dan rekannya kritis, sedang satu orang lolos dari sergapan massa. Selanjutnya dalam kondisi babak belur, Hamdan digelandang ke Polsekta Medan Labuhan. Pemilik bengkel bubut, Muliadi mengatakan pencurian di bengkel bubutnya sudah sering terjadi, namun pelakunya selalu lolos. "Adikku (Arman, red) yang pertama kali tahu. Karena dilihatnya ada orang yang ingin masuk ke dalam bengkel. Setelah mengetahui ada orang yang ingin masuk, adikku langsung memberi tahu warga dan warga berhasil menangkap kedua pelaku, satu orang pelaku berhasil lolos," sebutnya. Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan AKP Oktavianus yang dikonfirmasi, Minggu (3/6) membenarkan kejadian tersebut dan sudah dua orang saksi diperiksa yakni pemilik bengkel dan adiknya. Barang bukti yang diamankan adalah baju korban dan besi yang akan dicuri oleh pelaku.(ACO/DP)

7 Tahun Menanti, Adipura Kini Kembali .........(Dari Halaman 1) lankan program ini. Selain itu, orang nomor satu di Pemko Medan ini sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat langsung masalah kebersihan mulai tingkat lingkungan, lurah sampai kecamatan. Bagi aparatnya yang tidak mendukung program tersebut, Rahudman bertindak tegas dengan memecat langsung. Salah satu contohnya adalah lurah di suatu kelurahan, dia harus kehilangan jabatan karena wilayahnya kedapatan tidak bersih. Selain itu, Wali Kota Medan juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Program Medan Bebas Sampah. Tanpa dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, wali kota yakin program ini tidak akan berjalan. "Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat. Berkat dukungan dan partisipasi yang diberikan dalam mendukung Program Medan Bebas Sampah, kita berhasil mendapatkan Piala Adipura Metropolitan. Keberhasilan ini merupakan kado untuk Hari Ulang Tahun ke-422 Kota Medan untuk seluruh warga Kota Medan," kata Rahudman di pendopo rumah dinas Jalan Sudirman, Medan,

Minggu (3/6). Sebagai ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi itu, Wali Kota Medan akan mengarak Piala Adipura keliling Kota Medan sehingga warga mengetahuinya. Rencananya, pengarakan Piala Adipura itu akan dilaksanakan begitu Wali Kota Medan tiba di Bandara Polonia Medan, Rabu (6/ 6) dan arakan akan berakhir di Lapangan Merdeka. Selain itu, Wali Kota Medan juga rencananya membawa Piala Adipura ke setiap kecamatan. Dengan demikian masyarakat bisa melihat langsung piala yang diperoleh dari hasil kerja keras bersama dalam upaya menciptakan Medan Bebas Sampah. Diharapkan, masyarakat semakin termotivasi untuk terus menciptakan lingkungan yang bersih di tempat tinggalnya masingmasing. "Di samping itu saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat. Sebab, saya tidak mau masyarakat yang datang untuk menyampaikan ucapan selamat tetapi sayalah yang harus mendatangi langsung masyarakat. Inilah buah dari hasil kerja keras yang telah dilakukan selama ini. Saya berharap keberhasilan yang telah diraih ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Dengan demikian masalah kebersihan benar-benar menjadi

kebutuhan masyarakat," harapnya. Kabag Humas Pemko Medan Budi Hariono menerangkan, Piala Adipura Metropolitan itu akan diserahkan langsung kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Istana Negara, Selasa (5/6), sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika menerima Piala Adipura, Wali Kota Medan akan didampingi Kadis Kebersihan Pardamean Siregar, Kadis Pertamanan Erwin Lubis, dan Kabag Umum M Husni. Budi Menjelaskan, Adipura merupakan salah satu program yang direncanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu Pemerintah Daerah, dalam hal ini pemerintah kota/ kabupaten serta provinsi, meningkatkan kemampuannya untuk pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya dalam rangka mencapai Tata Praja Lingkungan (Good Environmental Governance/GEG). "Sasaran dari Program Adipura adalah terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance) dan lingkungan yang baik (good environment)," jelas Budi. Adipura, lanjutnya, dibagi dalam empat kategori berdasarkan jumlah penduduk yakni kategori Kota Metropolitan (lebih dari 1 juta jiwa), Kota Besar (500.001-1.000.000 jiwa),

Kota Sedang (100.001-500.000 jiwa), dan Kota Kecil (sampai dengan 100.000 jiwa). Sedangkan kriteria Adipura terdiri dari dua indikator pokok, yaitu indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota. Serta, indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap. "Yang berhasil kita raih adalah penghargaan Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan," pungkasnya. Sementara itu, Anggota DPD RI Parlindungan Purba dan juga pengurus Yayasan Bumi Hijau Lestari mengaku sangat mendukung pencapaian Kota Medan sehingga mendapatkan Piala Adipura untuk kategori Kota metropolitan. Keberhasilan yang diraih ini sebagai lambang kemajuan pembangunan dan akan memotivasi Pemko Medan dan masyarakat untuk lebih memajukan pelayanan publik, kebersihan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. "Salut kepada bapak wali kota yang selama ini memang sangat rajin turun ke lapangan, bahkan sampai dini hari. Kami dari Yayasan Bumi Hijau Lestari dengan program Medan Clean and Green yang dikomandoi Dewi Budiarti Teruna Jasa Said

dan seluruh relawan akan siap mendukung program Pemko Medan," kata Parlindungan. Ungkapan senada disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Prof Dr M Hatta. Keberhasilan Kota Medan meraih Piala Adipura untuk kategori Kota Metropolitan merupakan anugerah yang harus disyukuri. Sebab, belum sampai dua tahun di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Kota Medan berhasil mendapatkan penghargaan yang sangat prestise ini. Menurut Hatta, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras wali kota dalam upaya membangun Kota Medan sehingga hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih cerah dari hari ini. Serta, partisipasi dari seluruh warga sehingga Kota Medan terus mengalami perubahan menjadi lebih baik lagi. "Untuk itu marilah kita menyukuri atas diterimanya anugerah ini. Selain menyukurinya, marilah kita terus mempertahankan dan meningkatkannya sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih baik lagi pada masa yang akan datang. Di samping itu terus pertahankan kekompakan dan kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik selama ini," harap Hatta.(BEN)

"Pendamping Saya Harus Punya 4 Kriteria" .........(Dari Halaman 1) merupakan mantan petinggi Kendati begitu AY Nasution mengaku tidak hanya dengan Partai Demokrat, dirinya juga telah menjalin komunikasi dan menjajaki partai-partai lain. "Ada beberapa partai yang sedang saya jajaki. Soal partai mana, nanti lihat saja saat saya mengembalikan formulir pendaftaran saya," ucapnya. Ketika ditanya seputar rumor bahwa dirinya telah mendapatkan restu dari Ketua Umum Dewan Pembina Partai Demokrat untuk mencalonkan diri sebagai Gubsu dari Partai Demokrat, AY Nasution balik bertanya ke si wartawan. "Dari mana Anda dapat informasi itu. Syukur alhamdulillah kalau saya sudah dapat restu," tuturnya dengan raut wajah yang terus dihiasi senyum. Terkait adanya dukungan dari partai-partai yang pendirinya

militer di Indonesia telah memberikan sinyal dukungan kepadanya, AY Nasution hanya mengatakan bahwa dirinya memang sudah bersilaturahmi kepada sejumlah mantan Pangkostrad, termasuk Prabowo Subianto yang diketahui merupakan pendiri sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Tetapi soal dukungan ia mengaku belum tahu. "Insya Allah. Mudah-mudahan saya mendapatkan dukungan," ucapnya. Ditanya soal Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon yang sama-sama berlatar belakang militer dan mendaftar sebagai Cagubsu ke Partai Demokrat, AY Nasution dengan tegas mengaku tidak mempermasalahkannya dan tidak menganggap Cornel Simbolon sebagai saingan. "Dia (Cornel Simbolon)

abang saya. Bagi saya tidak masalah. Tidak ada persaingan. Ini bukan persaingan. Ini urusan keinginan membangun Sumut ke depan agar menjadi lebih baik. Semakin banyak yang mendaftar, semakin banyak pilihan," katanya. Kriteria Pendamping Disinggung soal apakah dirinya sudah punya sosok pendamping di Pilgubsu Maret 2013 nanti, AY Nasution mengaku belum punya dan masih mencari sosok yang tepat dan harus memenuhi empat kriteria. "Sosok pendamping saya nanti haruslah memenuhi empat kriteria," tegasnya. "Pertama, wakil saya harus orang yang bisa dan siap bekerja sama. Kedua, Tidak pernah atau sedang tersangkut masalah hukum. Ketiga bisa membantu perolehan suara, dan keempat, ini yang paling penting, karakter orang

tersebut tidak jauh beda dengan saya," sebutnya. Sementara itu Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan mengungkapkan, hingga saat ini sudah empat nama yang mendaftar ke Partai Demokrat sebagai balon Gubsu. Keempat nama itu yakni Sutan Bhatoegana Siregar, Cornel Simbolon, Gus Irawan Pasaribu, dan AY Nasution. "Semuanya mengikuti proses yang ada. Kami tunggu hingga 5 Juni 2012, baru nanti seluruh formulir diserahkan ke pusat untuk disurvei," jelasnya. Terpisah, dosen komunikasi politik Fakultas Dakwah IAIN SU, MYose Rizal Saragih MSi mengatakan, Partai Demokrat akan menjadi incaran sosok populis dan para jenderal untuk dijadikan "perahu" menuju Sumut Satu (gubernur). "Sudah pasti, Demokrat

Sumut akan menjadi incaran tokoh populis dan para jenderal untuk Pilgubsu 2013. Karena selain pemenang Pemilu, Partai Demokrat kini dipimpin HT Milwan, yang selalu mengedepankan kebijakan partai ketimbang kepentingan pribadi. Saya yakin, tidak akan ada perpecahan nantinya di kalangan internal Demokrat Sumut dalam menentukan calon gubernur dan wakil gubernur," ujar Yose. Dia melihat, keputusan DPP PD nantinya akan diikuti oleh seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai dalam menentukan calon gubernurnya di Pilgubsu 2013. "Inilah yang menjadi daya tarik Demokrat. Berbeda dengan partai besar lainnya, yang sudah tampak perpecahan di kalangan internal sebelum penentuan calon gubernur," tambahnya. (GUS/HAM)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 4 Juni 2012 | No: 2197/Tahun VII | Website: www.harianandalas.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Nikita Mirzani Diintip Satpam NIKITA Mirzani berperan sebagai seorang komandan satpam di film terbarunya. Artis sensasional ini mengungkapkan pengalaman ketika dirinya menjalani proses syuting. Nikita mengaku pernah diintip oleh seorang satpam ketika sedang tidur di lokasi syuting. Bintang film Drakula Cinta ini langsung terkejut begitu tahu diintip ketika tidur. "Aku pernah punya pengalaman buruk sama satpam. Ketiduran di parkiran, satpam ngelihatin dari kaca aku dalam kondisi ngangkang. Aku kaget," ucap Nikita ditemui di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (2/6). Meski kesal denan perilaku satpam tersebut, Nikita tak tega merah kepada satpam itu. Dia pun urung marah karena sang satpam keburu ambil langkah seribu. "Mau marah tapi mukanya kasihan. Dia juga langsung kabur pas ketahuan," tukasnya.(NET)

Nunung Gelar Resepsi di Acara OVJ SALAH satu maskot Opera Van Java, Nunung akan melangsungkan pernikahan untuk keempat kalinya. Dia siap ke pelaminan usai lebaran tahun ini. Nunung ternyata punya alasan kenapa dirinya memilih hari bahagianya setelah bulan lebaran. "Persiapan sudah matang banget, sebenarnya tinggal tunggu hari H saja, akunya kan masih kerja, baru dapat liburnya setelah lebaran, jadi nanti habis lebaran ya," ucap Nunung ditemui dibilangan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6) malam. Ia menambahkan, dirinya siap menggelar resepsi pernikahan sebanyak dua kali pesta, yang pertama di Solo bersama keluarga besarnya, dan kedua di Jakarta sekalian dalam acara Opera Van Java.(NET)

TI B

epaper andalas edisi senin 4 juni 2012  

harian andalas lugas dan cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you