Page 1

No. 248/XXIV/April 2018

http://www.mditack.co.id

NEWS Close Up Gaya Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

KNOCK OFF YOUR PROBLEM In Tips Tips Dasar Mengelola Emosi Pribadi

Article Tertawalah Saat Menghadapi Masalah Media Komunikasi dan Informasi untuk Anggota MDI Club


GALERI FOTO

PT. Frisian Flag Indonesia “Stretching Your Performance Training” Jakarta, 19 Februari 2018 Insert: Peserta sedang melakukan presentasi kelas dipandu oleh Fasilitator terkait hasil diskusi kelompok mengenai cara efektif untuk berkomunikasi dengan anggota tim, rekan kerja maupun Atasan yang berbeda generasi. Fasilitator juga memberikan tips tambahan mengenai pemahaman akan preferensi cara setiap Multi Generasi berkomunikasi

PT. Nestle Indonesia “Building Personal Excellence” Jakarta, 12-13 Maret 2018 Insert: Fasilitator memandu experiential learning di sesi cara mengatur kecerdasan emosional dengan menggunakan lego brick. Setiap peserta akan mendapatkan tantangan untuk dapat mengkomunikasikan dan mercancang satu bentuk dari lego tersebut. Di akhir sesi Fasilitator akan memberikan tips agar setiap peserta mengetahui bagaimana cara mengetahui pemicu emosi yang ada

PT. Jasa Angkasa Semesta, Tbk “Managing Multi Generation Team Manager Level” Batch 1 Jakarta, 20 Maret 2018 Insert: Di dalam mengatasi persaingan bisnis yang ketat, salah satu kecerdasan yang harus dimiliki oleh setiap Pemimpin adalah kecerdasan Multi Generasi. Fasilitator memandu sesi dengan pentingnya tiga generasi agar dapat berkolaborasi, bersinergi bersama dengan cara saling beradaptasi satu dengan lainnya


Foreword Knock Off Your Problem

TIM REDAKSI

Masalah bisa dikelompokkan minimal dalam 3 (tiga) kelompok berdasarkan sifat atau dimensi waktunya. Masalah yang mendesak adalah masalah yang perlu diputuskan segera, agar tidak terlambat; kita tidak memiliki waktu lama untuk memutuskan jalan keluarnya. Masalah yang kurang mendesak, masih memberi ruang bagi kita untuk mencari fakta, menganalisis, dan mengambil keputusan yang lebih rasional. Masalah potensial, memiliki sifat yang tentatif, belum tentu jadi masalah yang nyata. Gejalanya dapat kita lihat atau rasakan, tapi masih mungkin kita hindari. Masalah potensial ini penting kita kenali secara dini, dan dapat diatasi dengan 2 (dua) pendekatan dasar: preventif atau kuratif. Bila memungkinkan, kita sebaiknya mengusahakan penanggulangan masalah potensial yang ada, agar permasalahannya dapat kita cegah. Kuncinya terletak pada kepekaan kita untuk mengenali, mengantisipasi, dan mencari cara pencegahannya. Bila kita dapat menanggulangi, bahkan mengatasi akar masalahnya, masalah tersebut tidak akan muncul. Cara lain untuk mengelola masalah potensial adalah dengan menyiapkan atau membuat rencana penanggulangannya bila masalah tersebut tak bisa ditangkal. Manfaatkan waktu yang ada untuk menyiapkan tindakan yang kiranya bisa menetralisirkan, ataupun mengurangi dampak negatifnya. Profesionalitas seorang manajer ditentukan pada kepekaannya menangkap sinyalsinyal potensial akan terjadinya masalah dan kemampuan mengatasi masalahnya secara efektif serta tepat waktu. Pertajam kompetensi diri Anda dan tim kerja Anda, agar sasaran organisasi kita dapat tercapai secara ideal. Selamat mencoba, dan sukses untuk Anda!

Salam Sukses,

Drs. Ferry Widagda Atmadi Ak. MIM Direktur Eksekutif MDI-TACK INTERNATIONAL

Penasehat Drs. Johan Yoranouw Ak

Pemimpin Redaksi Drs. Ferry W. Atmadi Ak. MIM Redaktur Pelaksana Fransiska Atmadi Adhi Trisnanto Isti N. Saptiono Shafril A. Lubis Reynard Praharsa Cherry Pearl P. Sampayan Bayu Pradiya Lesmana Billy Johanes Siby Junny Buryanto Irene Friska Mediana Nuarika Daniel Trias Kemiray Nitiya Indriyana Editor Irene Friska Maria Narendra Rikki Sari Distribusi Melani, Nani, Wanto, Anto, Matius, Kartika, Vini, Aji, Yatmi, Dede Alamat Management Development International MDI - Jakarta Jl. Jembatan III Raya No. 36 AA-AB Pluit, Jakarta Utara 14440 Telp.: (021) 6681571-72, 6630484-85 Fax.: (021) 6617157 E-mail: training@mditack.co.id www.mditack.co.id MDI - Surabaya Kantor Akuntan Johan Malonda Mustika & Rekan (Cab. Surabaya) Jl. Manyar Kertoarjo V No. 20, Surabaya Contact Person: Imelda Malonda Telp. (031) 594 7939, 592 5981 Fax. (031) 593 8601

MDI News adalah majalah berkala yang diterbitkan oleh Management Development International (MDI) setiap bulannya. MDI News berfungsi sebagai pelayanan informasi manajemen dan komunikasi antar anggota MDI Club. Berlangganan MDI News 2018 MDI News dalam kota Rp.375.000,-/tahun dan luar kota Rp.415.000,-/tahun (12 edisi) Bundel MDI News dalam kota Rp.330.000,- dan luar kota Rp.415.000,- (12 edisi). Redaksi menerima surat atau artikel tentang manajemen. Surat atau artikel akan dimuat bila memenuhi syarat dan akan mendapatkan honorarium. MDI News menerima iklan dalam bentuk edupromo, dengan kriteria: bersifat menambah wawasan pembaca, dan/atau produk atau jasa berkaitan langsung dengan kebutuhan eksekutif atau pengusaha. Iklan BW dalam bentuk final artwork dan full color dalam bentuk color separasi. Keterangan lebih lanjut, hubungi: Telp. (021) 6681571-72, 6630484-85 E-mail: mdinews@mditack.co.id MDI News No. 248/XXIV/April 2018

1


2

Contents 3 Close Up Gaya Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

penyelesaian masalah perlu dilakukan secara 6 Proses terstruktur, logis dan metodis. Dengan kata lain, kita diharapkan menggunakan otak kiri.

4 TMI Know How Giving Your Organisation a Brand What Does it Mean? 6

10

Article Tertawalah Saat Menghadapi Masalah

12

Did You Know? Transformasi Keuangan Pribadi

14

MDI Feature News What is Problem?

16

20

Perusahaan manapun pasti pernah mengalami yang namanya konflik internal. Mulai dari tingkat individu, kelompok, bahkan sampai unit. Mulai dari derajat dan lingkup konflik yang kecil sampai yang besar.

Setiap orang dalam kehidupannya tentu menghadapi permasalahannya masing-masing. Masalah itu dapat muncul di berbagai level dan area kehidupan.

10

16 Article Mengatasi Konflik dalam Perusahaan 17 In Tips Cara Mudah & Sederhana dalam Mengatasi Masalah

Article Model Pengambilan Keputusan

22

In Tips Tips Dasar Mengelola Emosi Pribadi

24

Advertorial Problem Solving & Solution Implementation MDI News No. 248/XXIV/April 2018

MDI Latest Gameboard Gameboard Idea Navigator

18 Did You Know? Mengembangkan Mindset Problem Solving

20 Pengambilan keputusan adalah memilih satu atau lebih diantara sekian banyak alternatif keputusan yang mungkin. Judul Cover Knock Off Your Problem Desain Iwena


Close Up

GAYA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI

S

etiap pemimpin biasanya memiliki gaya tersendiri dalam pengambilan keputusan. Namun gaya pengambilan keputusan tidak bisa hanya terpaku kepada 1 (satu) gaya saja. Dibutuhkan 2 (dua) atau bahkan kombinasi gaya pengambilan keputusan agar tujuan yang diharapkan bisa tercapai dan penerapannya pun bisa efektif. Berikut beberapa gaya keputusan yang bisa Anda terapkan dalam organisasi Anda :

GAYA Analitik

Gaya yang satu ini sangat suka menganalisis situasi dan mengevaluasi banyak informasi & alternatif. Waktu yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan pun memerlukan waktu yang cukup lama.

GAYA Konseptual

Untuk gaya ini sangat peduli terhadap dengan lingkungan sosial. Berpandangan luas dalam menyelesaikan masalah dan mempertimbangkan pilihan dan kemungkinan masalah yang akan datang. Mengumpulkan sejumlah informasi dan mengandalkan intuisi dalam pengambilan keputusan. Tidak heran tipe gaya ini sangat berani dalam mengambil resiko, sangat kreatif dalam penyelesaian masalah.

GAYA perilaku

GAYA DIREKTIF

Dalam gaya pengambilan keputusan ini biasanya berorientasi pada tugas dan masalah teknis. Cenderung lebih efisien, logis, pragmatis dan sistematis dalam menyelesaikan masalah. Sangat berfokus pada fakta dan menyelesaikan dengan cepat. Namun gaya ini sangat senang menggunakan kekuasaan dan keinginan yang kuat untuk mengontrol.

Dengan tipe ini mereka cenderung bekerja dengan baik bersama orang lain dan sangat suka dengan keterbukaan dalam berpendapat. Sangat menerima jika diberi saran, sportif dan bersahabat. Gaya ini pun juga lebih memilih berkomunikasi secara verbal daripada tulisan. Namun cenderung menghindari konflik dan peduli dengan perasaan orang lain. Sebab itu, decision maker dengan gaya ini sangat sulit untuk mengatakan “tidak� kepada orang lain dan memberi kesan tidak memiliki keputusan yang tegas.

Sari Pangemanan Praktisi Bisnis

MDI News No. 248/XXIV/April 2018

3


4

TMI Know How

GIVING YOUR ORGANISATION A BRAND - What Does It Mean?

W

hen we talk about a company’s brand, we inevitably think of the client-facing side of the business – logos, advertising, websites. This is crucial, of course, but a brand comes down to far more than that – it is a complete cohesion of employees and internal operations, all coming together to produce the ‘face’ of the company that we are so familiar with. But what exactly does it mean to give your organisation a brand, and how can you ensure you’re getting it right? Let’s start by looking at customer service. What is branded customer service? Branded customer service is an important factor in your company’s success. We’re all familiar with stories about a company’s success or failure resting on good or bad customer service. After all, have you ever gone back to a company for more products or services if the last interaction you had with them was a bad one? The answer for the majority reading this will be “of course not!”. Most of us have a favourite coffee shop we always go to (not just because we happen to love coffee), but because the service we get there is always awesome, no matter which barista happens to be working that day. The reason many of us have a favourite coffee shop is because it likely has good branded customer service – a standard MDI News No. 248/XXIV/April 2018

of quality that customers know they can count on, based on human interaction. When it’s consistently good (or bad) – you’ve got your brand’s future right there. What’s more, branded customer service also works wonders in a team setting – making your workers happy. When staff know the standards that are expected of any customer interaction, it provides them with a framework around which to work, which helps others. Effective branded customer service ensures everyone feels included and equal. It also helps to establish a benchmark, leaving no room for your employees to wonder whether their interactions could be deemed as the ‘right’ or the ‘wrong’ thing to do. Branded Organisational Culture When we talk about a company’s brand, we don’t often think about what’s going on inside the office environment. But it’s critically important that we do! Your company culture should match your brand. Let’s think about a practical example. If you’re a business who produces sustainable bioplastics, but the office cafeteria is filled with Styrofoam mugs and a tonne of one-use, take away cutlery, you are faced with a brand that doesn’t match your culture. This can lead to uncertainty among employees, but more worryingly, it


TMI Know How can also lead to employees becoming disengaged because they start to question what they are actually advocating by working for a so-called ‘sustainable’ company. Similarly, if your company is a very customer serviceorientated environment, it’s critical that your employees provide positive, great service to everyone they get in contact with. This great level of customer service is going to be hard to achieve if everyone at the company is miserable and uninspired because of overbearing managers, unrealistic targets, and little to no job perks. There’s no underestimating the importance of matching an employee’s environment with what they are selling or advocating. The importance of giving your organization a brand, and for it to match up to your company culture has never been so prevalent. We are now living in a time where, the majority of the young working generation are looking to work for a company purely because they believe in its values, and that the job they are doing makes a difference. If an employee encounters disparities between the carefully-crafted company brand and what’s going on internally, this is likely to result in a new employee questioning leaders on their authenticity. It is also detrimental to establishing trust and can leave them feeling alienated.

The Importance of Employeeship We’ve established by now that giving your organisation a brand matters to your employees. We’ve looked at the importance of matching internal company culture with the external brand image, which leads us on to employeeship. Employeeship is about creating a company culture in which employees are encouraged to take ownership. The notion of hierarchy doesn’t have such a stronghold in a culture of employeeship, as management and employees take equal responsibility and contribute on an equal level. If employeeship could be summed up in one word, it would be ‘equality’.

Generally, people won’t do things they don’t believe in and they won’t excel at something they don’t understand. Therefore, it’s important that everyone at your company has the same view and understanding of what success looks like. It’s also important that they believe in your company and the values that it upholds. Firstly, it’s important to clearly define what it is that your company values; what it prides itself on and what sets it apart from the competition. You can then focus on constructing a solid company culture with these values in mind. It’s also important to continually reassess and revisit what your values are to ensure they are running in harmony with what’s actually happening in the workplace. One of the best ways to assess this is by asking for regular feedback from your employees - just as you would with your customers. They’ll be the first to tell you if something could be done better. Knowing that they work for a company that values their feedback will help build a great branded company culture! The other crucial element to maintaining your brand through employeeship lies within ownership. When a team member believes in their company and sees that the workforce is working together to maintain company values, this feeds the sense of ownership the individual possesses. It creates a feeling of “we’re all in the same boat” or “your success is my success”. When staff members and managers alike are equally responsible for company matters and objectives, this promotes a more engaged workforce and a culture where employees will happily take responsibility. Responsibility and empowerment go hand in hand. Give staff the responsibility (and trust) to meet goals and run things competently and empowerment will shortly follow. Then it becomes a cycle: new employees see their peers and co-workers taking control and accountability, they also see management owning their successes and failures, all whilst striving for this great company culture that you have created, and they jump on board, too. It’s a win-win. This atmosphere of collaboration on all levels, from employees and clients alike, will not only grow your company brand, but will breed a positive employee culture and a workforce that is dedicated and engaged. TMI specialises in creating great and lasting company cultures. We can help you establish your brand and make moves towards becoming a workplace that nurtures happy employees and breeds success. Contact us today and see how we can take your workforce to the next level. Source: https://tmiworldblog.com MDI News No. 248/XXIV/April 2018

5


6

MDI Latest Gameboard

GAMEBOARD

IDEA NAVIGATOR Experiential Learning terkait Penyelesaian Masalah Inovatif

P

roses penyelesaian masalah perlu dilakukan secara terstruktur, logis dan metodis. Dengan kata lain, kita diharapkan menggunakan otak kiri. Proses selanjutnya, proses pengidentifikasian alternatif solusi perlu dilakukan secara kreatif inovatif. Dengan kata lain kita diharapkan menggunakan otak kanan. Beberapa orang tidak mengalami kesulitan dalam mengimplementasikannya. Namun kebanyakan orang cenderung mengalami kesulitan untuk ‘mengganti topi� dan beralih antara satu pendekatan ke pendekatan lainnya. Banyak orang mengalami kesulitan berpindah dari otak kiri yang logis ke otak kanan yang kreatif inovatif. Idea Navigator dirancang untuk tidak hanya membantu kita memahami proses agar dapat menyelesaikan masalah secara lebih efektif, tetapi juga membantu kita berlatih mengganti topi pendekatan yang kita gunakan sesuai tujuan proses yang sedang kita lakukan.

Apa itu Idea Navigator? Idea Navigator adalah suatu alat experiential learning berupa gameboard terkait penyelesaian masalah dan pengidentifikasian alternatif solusi. Alat Idea Navigator terbagi menjadi dua bagian, yakni papan gameboard dan berbagai kartu. Papan gameboard menampilkan secara visual tahapan proses penyelesaian masalah dan pengidentifikasian solusi ide. Sedangkan berbagai kartu yang ada merupakan alat yang dirancang untuk memandu dan memicu pola pikir kreatif inovatif kita. Dengan gameboard ini, kita akan belajar secara partisipatif dan menyenangkan sehingga akan meningkatkan efektivitas penyerapan pembelajaran selama workshop. Gameboard dan semua alat pendukungnya dirancang secara menarik untuk meningkatkan minat para pemainnya. Proses belajar sambil bermain secara menyenangkan serta fasilitator yang interaktif akan membantu meningkatkan efektivitas penyerapan pembelajaran berbagai konsep praktis dan mudah dipahami terkait penyelesaian masalah untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. D-E-I-I ala Idea Navigator? Dengan Idea Navigator, kita akan memahami suatu proses sederhana tapi efektif untuk menyelesaikan masalah. Kita juga akan “bermain� sambil belajar untuk berlatih menerapkannya untuk dalam menyelesaikan masalah aktual yang kita alami di lapangan.

MDI News No. 248/XXIV/April 2018


MDI Latest Gameboard Konsep yang menjadi landasan Idea Navigator merupakan suatu konsep praktis teruji yang dapat diterapkan dalam berbagai industri dan berbagai jenis masalah. Idea navigator akan memandu kita untuk mengalami tahapan proses penyelesaian masalah secara metodis dan terstruktur agar mampu: • Mendefinisikan masalah atau peluang perbaikan • Memahami latar belakang masalah dan mendefinisikan akar masalah sebenarnya • Melakukan brainstorming untuk menemukan berbagai alternatif solusi • Mengumpulkan data untuk mendukung suatu ide solusi. Keempat tahapan proses ini terlihat secara visual dalam papan gameboard. Proses kreatif metodis ini dirangkum menjadi 4 tahapan proses dalam Idea Navigator: • Define • Explore • Innovate • Incubate

Berbagai kartu Idea navigator dirancang sebagai alat yang akan memandu kita untuk lebih memberdayakan otak kanan secara kreatif inovatif. Berbagai kartu tersebut akan menampilkan berbagai tantangan berpikir dengan mengajukan berbagai pertanyaan untuk memicu refleksi serta diskusi, mengusulkan aktivitas dan menstimulasi kreativitas kita. Dengan demikian, kita akan belajar secara menyenangkan bagaimana melakukan pendekatan yang metodis maupun inovatif dalam menyelesaikan masalah. Mari Belajar dengan Bermain TMI dan TACK International bekerja sama dengan pencipta Idea Navigator menghadirkan gameboard ini dalam program training dengan topik terkait. TACK dan TMI Indonesia telah mengikuti pelatihan khusus Train The Trainer yang langsung dibawakan oleh pencipta Idea Navigator, Damian D’ Cruz, sewaktu mengikuti TACK-TMI World Congress 2012 di Kuala Lumpur, Malaysia.

RELATIONSHIP MANAGEMENT

25-26 JUNI 2018

Pemasaran lewat mitra yang dikenal, tidak hanya menawarkan banyak keuntungan, akan tetapi juga beberapa tantangan yang serius. Kuncinya adalah memiliki strategi yang menghasilkan win – win solution bagi kedua belah pihak. Bagaimanapun juga, strategi saja tidaklah cukup, manajemen hubungan yang unggul juga penting. Melakukan penjualan melalui sebuah tim atau organisasi yang tidak langsung di bawah pengawasan Anda, membawa tantangan tersendiri. Belajar bagaimana melatih dan mendorong kenalan – kenalan Anda untuk mencapai hasil yang memuaskan dengan menetapkan standar prestasi dan mengamati hasil yang ada. Apabila Anda orang baru ditunjuk atau sudah berpengalaman, program yang sangat aplikatif ini bisa memberikan Anda banyak ide untuk mencapai target perusahaan. Studi kasus, sesi masukan, kemampuan aplikatif, kuesioner dan simulasi ‘computer-generated’ yang unik. Latihan – latihan tersebut digabungkan untuk menyediakan lokakarya yang membangkitkan semangat dan menyenangkan selama 2 hari.

MANAGEMENT DEVELOPMENT INTERNATIONAL Telp (021)6681571-72, 6630484-85 MDI News No. 248/XXIV/April 2018

7


8

MDI Latest Gameboard

IDEA

NAVIGATOR

I

dea Navigator dibuat oleh Damian D ‘Cruz. Damian seorang konsultan pemecahan masalah, pengembangan bisnis, fasilitator, komunikasi dan kepemimpinan sejak tahun 1993. Dikembangkan selama dua tahun, Idea Navigator pertama kali diperkenalkan ke pasar Selandia Baru pada awal tahun 2004. Sejak saat itu telah banyak diadopsi di Asia - Pasifik. Idea Navigator dapat digunakan untuk membantu Anda dan tim Anda mendapatkan solusi inovatif untuk masalah bisnis. Kunci efektifitas Idea Navigator adalah karena tampilan dan nuansa akrab papan permainan sehingga mudah untuk digunakan. Apapun industrinya, apa pun masalahnya, ini adalah cara yang praktis dan cepat untuk menghasilkan solusi.

DEFINE (DEFINISIKAN)

• • • • •

Pentingnya tahap ini adalah untuk melihat: Tujuan Anda menyelesaikan masalah atau mengambil peluang Apakah ada dampak sistemik yang terpengaruh dari masalah ini Melihat solusi untuk keseluruhan strategi organisasi Mempertimbangkan fakta dan asumsi Tidak terburu-buru loncat menuju solusi

MDI News No. 248/XXIV/April 2018


MDI Latest Gameboard

INCUBATE (INKUBASI) • • • • •

Tahap ini penting untuk: Mematangkan ide Anda Mempertimbangkan solusi dan dampaknya Mempertimbangkan keterlibatan pihak-pihak terhadap solusi Menjual ide Anda Menganalisis resiko

INNOVATE (INOVASI)

• • • •

Di tahap innovate penting untuk Anda bisa: Keluar dari solusi yang sudah biasa Berpikir kreatif dan inovatif Menantang pemikiran pada umumnya atau yang sudah ada Keluar dari zona nyaman

• • • • • •

Di tahap ini Anda bisa: Mencari akar masalah Mengusut masalah Membaginya menjadi bagian-bagian kecil Melihatnya dari gambaran besar Mengkategorikan masalah-masalah Membuatnya lebih sederhana untuk diselesaikan

EXPLORE (EKSPLORASI) Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi

MANAGEMENT DEVELOPMENT INTERNATIONAL Telp (021)6681571-72, 6630484-85 Fax (021)6617157 www.mditack.co.id MDI News No. 248/XXIV/April 2018

9


10

Article

TERTAWALAH SAAT MENGHADAPI MASALAH

S

etiap orang dalam kehidupannya tentu menghadapi permasalahannya masing-masing. Masalah itu dapat muncul di berbagai level dan area kehidupan. Intinya adalah masalah tidak mungkin tidak ada selama kita masih hidup. Bagaimana umumnya reaksi orang ketika menghadapi masalah dalam hidupnya? Mengeluh, sedih, menangis merupakan beberapa reaksi yang sering terjadi pada saat menghadapi masalah. Ada pilihan reaksi awal yang bisa kita lakukan saat menghadapi masalah yaitu kita TERTAWA dan BERSYUKUR. Kita tertawa dan bersyukur karena itu salah satu tanda kita masih hidup. Dengan tertawa dan bersyukur sebagai reaksi awal, kita akan lebih terbantu untuk mencari solusi dari permasalahan yang kita hadapi dan bukan sebaliknya menjadi pusing dan terpuruk dengan masalah tersebut. Masalah kita jadikan tantangan yang apabila kita mampu mengatasinya kita akan naik kelas atau lulus seperti ibarat saat di sekolah kita menghadapi ujian atau soal dan bila kita bisa mengerjakan kita, akan dinyatakan naik kelas atau lulus.

batin adalah dengan berdoa dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jangan pernah berusaha memikul masalah sendirian. Karena kekuatan manusia pasti ada batasnya.

OPTIMIS

Dengan ketenangan dari berserah diri, kita akan menghadapi masalah secara lebih positif dan optimis. Optimis ini penting karena besar kecilnya masalah tak lepas dari kondisi pikiran kita. Terkadang tanpa disadari sebuah masalah kecil bisa menjadi besar karena pikiran kita mengkondisikan seperti itu. Bersikaplah optimis bahwa tidak ada masalah yang tidak ada solusinya.

Berikut ini 5 (lima) cara yang dapat kita lakukan agar kita dapat mengatasi masalah-masalah yang kita hadapi?

BERSERAH DIRI Kita tidak akan pernah bisa menghadapi dan mengatasi masalah dalam kondisi pikiran dan hati yang gundah gulana. Untuk itu, kondisikan pikiran dan hati kita untuk lebih tenang. Salah satu cara mendapatkan ketenangan MDI News No. 248/XXIV/April 2018

TIDAK MEMBESARBESARKAN MASALAH Hal yang harus kita camkan saat mencari cara mengatasi masalah adalah tidak membesarkan masalah yang ada. Jangan ada “bumbu penyedap� dalam masalah yang dijalani. Karena hal itu justru akan membuat masalah menjadi tidak sedap alias lebih buruk.


Article

TEMUKAN AKAR PERMASALAHAN

Kita tidak akan bisa menemukan cara paling tepat dalam mengatasi masalah hidup jika belum menemukan akar permasalahannya. Dengan mengetahui akar masalahnya kita akan punya arah yang jelas dan tepat dalam menemukan solusinya. Jangan sampai kita berjibaku mencari solusi, ternyata tidak ada sangkut paut dengan masalah yang tengah dihadapi. Gunakan cara mencari akar masalah dengan teknik 5 mengapa (5 Why).

REFRESHING

Refreshing adalah cara terbaik untuk mengurangi beban pikiran kita. Lakukan hal-hal yang kita sukai atau berpergian ke tempat-tempat yang kita inginkan. Lupakan sejenak permasalah kita atau siapa tahu kita akan menemukan solusi untuk permasalahan kita ketika sedang refreshing.

Ag. Hardi Fasilitator MDI - TACK International

MDI News No. 248/XXIV/April 2018

11


12

Did You Know?

TRANSFORMASI KEUANGAN PRIBADI

K

ondisi keuangan bukan satu-satunya alat untuk mencapai kebahagiaan. Kondisi keuangan yang berkelimpahan tidak menjamin Anda menjadi lebih bahagia. Sayangnya jika dibalik kondisi keuangan yang defisit, seringkali membuat orang menjadi tertekan atau stress. Sekitar 1 tahun belakangan ini banyak yang curhat ke saya mengeluhkan tentang kondisi keuangan mereka yang (katanya) tidak mencukupi. Satu hal yang perlu kita pahami terlebih dahulu adalah: Mengeluh tidak akan membawa perubahan terhadap kondisi keuangan Anda.

Jika pengelolaan cashflow Anda masih belum dilakukan, cobalah untuk memulainya dengan langkah yang sederhana dahulu. Tidak perlu menunggu untuk menguasai ilmu manajemen keuangan dahulu untuk memulai hal ini. Cobalah untuk membeli buku pencatatan arus kas, dan mulai mencatatnya. Nah, yang menjadi tantangan disini adalah soal disiplin untuk melakukan pencatatan arus kas masuk, dan juga arus kas keluar.

CASHFLOW MANAGEMENT Hal ini krusial untuk menjadi tolak ukur. Kita bisa saja mengeluh kalau keuangan kita tidak mecukupi, serba kurang, saldo tabungan yang terus menurun, dan seterusnya, tetapi kita harus tahu juga berapa jumlah kekurangannya, berapa persen penurunan saldo tabungan kita perbulannya, dan seterusnya.

Media pencatatannya juga tidak harus berupa buku, bisa juga pakai apps, software, dll yang penting adalah diisi, bukan sekedar ada bukunya, atau ada apps-nya. Jadi, langkah transformasi pertama yang perlu Anda lakukan adalah #1: Disiplin dalam mencatat arus kas keuangan pribadi Anda.

Dengan mengetahui persis hal ini, barulah kita bisa menentukan langkah selanjutnya dengan lebih presisi, bukan dengan mengira-ngira. Bisa jadi karena pengeluaran barang-barang hobi kita yang terlampau besar (hobi kita mahal misalnya), bisa juga karena biaya operasional hidup sehari-hari yang nilainya juga besar, atau mungkin karena faktor-faktor yang kita tidak harapkan untuk terjadi (pengobatan, perbaikan hal-hal yang rusak, dsb). MDI News No. 248/XXIV/April 2018

Melakukan pencatatan adalah langkah yang penting, tetapi bukan berarti hanya sampai disitu saja, lagipula kan judulnya adalah cashflow management, bukan cashflow documentation. Analisislah hasil dari pencatatan Anda. Coba lihat pengeluaran-pengeluaran yang nominalnya signifikan, lalu ingat-ingat kembali Anda melakukan pengeluaran tersebut atas dasar keputusan emosional atau rasional, lalu apakah hal yang Anda dapatkan dari pengeluaran tersebut adalah hal yang penting dalam hidup Anda. Misalnya Anda karena keburu nafsu akhirnya membeli jam tangan seharga 75 juta rupiah, yang pada akhirnya juga hampir tidak pernah Anda pakai. Bukan berarti hal ini sama sekali tidak boleh, tetapi yah jangan sering-sering. Jangan pula karena Anda dapat bonus sebesar 10x gaji bulanan kemudian melakukan pembelian secara sporadis.


Did You Know? Sulit menahan godaan atau perilaku konsumtif adalah salah satu faktor yang membuat cashflow kita mengarah ke defisit. Miliki tujuan besar dalam hidup Anda, dan fokuslah ke arah itu. Jadi pada saat Anda ‘tergoda’, pikirkan kembali apakah hal itu mendekatkan Anda ke tujuan besar hidup Anda atau tidak. Baiklah setelah pembahasan mengenai pos-pos pengeluaran Anda, mari kita bahas tentang pos pemasukan Anda. Dari catatan Anda, analisislah pemasukan Anda, kemudian bandingkan tingkat pertubuhan pemasukan (income growth) Anda dengan tingkat pertumbuhan pengeluaran Anda (expense growth). Apakah income growth Anda lebih besar dari expense growth Anda? Atau kebalikannya? Pada intinya upaya untuk mereduksi pengeluaran Anda sekaligus upaya untuk meningkatkan pemasukan Anda akan membawa dampak yang lebih besar, daripada hanya fokus pada salah satu sisi saja. Bagaimana cara praktis mereduksi pengeluaran dan cara meningkatkan pemasukan akan kita bahas pada edisiedisi berikutnya. Setelah Anda membuat pencatatan dan menganalisisnya, hal penting berikutnya adalah #2: Membuat perencanaan keuangan. Tidak perlu membuat perencanan keuangan yang terlalu sophisticated, yang penting adalah Anda punya perencanaan. Kapan pembelian besar akan Anda lakukan, berapa budget untuk liburan dan kemana liburannya, dan sebagainya. Hal ini juga perlu kedisiplinan. Sebagian orang nyaman untuk membuat perencanaan, tetapi ada juga yang punya prinsip whatever will be, will be. Intinya jangan hanya ‘pasrah’ terhadap apa yang akan terjadi di masa depan, buat perencanaan, dan lakukan penyesuaian seiring dengan berjalannya waktu. Idealnya memang perencanaan keuangan ini Anda lakukan di awal tahun berbarengan dengan momen Anda membuat resolusi awal tahun, tetapi jangan pula karena awal tahun ini Anda belum membuat financial planning jadi Anda memutuskan untuk membuatnya di awal tahun depan. Key takeaways dari artikel ini adalah soal disiplin membuat pencatatan cashflow, menganalisis catatan tersebut, dan membuat financial planning. Luangkan waktu untuk melakukan ini, bahkan rencanakan alokasi waktunya. Di edisi berikutnya kita akan bahas tentang bagaimana penerapan prinsip operational excellence dalam kehidupan pribadi. Till we meet again. Billy Fasilitator MDI - TACK International Source: brightpeak financial MDI News No. 248/XXIV/April 2018

13


14

MDI Latest News

WHAT IS PROBLEM ? P emecahan masalah merupakan salah satu keterampilan yang paling penting dalam hidup sebagai seorang pemimpin. Terlepas dari siapa Anda atau apa yang Anda lakukan, Anda akan menghadapi rintangan-rintangan di dalam hidup ini. Bagaimana Anda

MENDEFINISIKAN MASALAH

menghadapi tantangan seringkali akan menjadi faktor penentu dalam seberapa sukses Anda dalam hidup. Sementara masalah muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran. Beberapa tips di bawah ini akan memberi Anda beberapa metode untuk membantu menemukan solusi:

Langkah pertama yang perlu diperhatikan dalam pemecahan sebuah permasalahan adalah mengetahui dengan jelas seperti apa masalah yang dihadapi. Menyadari konsekuensi dari keputusan yang akan di ambil. Dengan menyadari konsekuensi yang akan muncul Anda bisa mempersiapkan strategi atau cara bagaimana meredam dampak dari konsekuensi tersebut. Mengenali permasalahan bisa dengan mengenali penyebab dari timbulnya permasalahan. Ini adalah sebuah hal yang sangat penting sebab mengenali masalah akan mempengaruhi cara Anda bertindak dan berpikir.

Dengan menguasai strategi pemecahan yang jitu bisa membantu Anda untuk memecahkan sebuah permasalahan. Dalam perusahaanperusahaan besar terkadang diperkenalkan sebuah metode untuk mengatasi permasalahan termasuk bagaimana menghadapi persaingan dengan perusahaan lain. Salah satu strategi yang umumnya diperkenalkan adalah Analisis SWOT (strength, weaknesses, opportunities & threats).

MDI News No. 248/XXIV/April 2018

MEMBUAT PILIHAN


MDI Latest News

MELAKSANAKAN PILIHAN

Salah satu hal yang terkadang berpengaruh dalam pemecahan sebuah masalah adalah kondisi psikologi yang tidak tenang. Ketidaktenangan ini yang menyebabkan seseorang tidak bisa fokus pada solusi yang akan diterapkan. Oleh sebab itu usahakan kondisi psikologi Anda tetap tenang, tarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Dengan kondisi yang tetap tenang Anda bisa memecahkan masalah dengan tepat, tahu kapan membuat sebuah keputusan dan keputusan seperti apa yang akan diambil.

Langkah terakhir yang harus Anda pikirkan adalah mengevaluasi hasil. Apakah dengan alternatif keputusan yang Anda pilih akan tidak mengakibatkan permasalahan baru yang muncul? Apakah keputusan yang dipilih adalah keputusan yang terbaik yang akan memiliki resiko kecil?

MENGEVALUASI HASIL

FINANCE FOR NON FINANCE

Tidak peduli yang keputusan yang Anda buat, bersiaplah untuk menerima tanggung jawab untuk setiap hasil. Jika nantinya tidak berhasil, Anda telah melakukan yang terbaik, Anda telah berhati-hati dalam mengambil keputusan. Setidaknya Anda dapat mengatakan bahwa Anda telah melakukan yang terbaik yang Anda bisa. Irene Friska Fasilitator MDI - TACK International

21-22 MEI 2018

Dalam keseharian, hampir semua hal berhubungan dengan uang. Belum lagi, mengingat kondisi ekonomi Indonesia yang melambat, perencanaan dan penggunaan anggaran yang efektif menjadi hal penting dalam pekerjaan Anda. Program ini akan memberikan Anda pemahaman praktis tentang dasardasar keuangan yang ada dalam laporan keuangan, seperti: cash flow, income statement dan balance sheet; dan penerapan langsung dalam proses konsep & analisa biaya, budgeting dan mengambil keputusan yang memiliki kaitan dengan biaya.

MANAGEMENT DEVELOPMENT INTERNATIONAL

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam perencanaan dan penggunaan anggaran divisi Anda? Apakah anggaran divisi Anda sudah maksimal untuk memberi manfaat bagi divisi serta perusahaan Anda?

Telp (021)6681571-72, 6630484-85 Fax (021)6617157 MDI News No. 248/XXIV/April 2018

15


16

Article Pemahaman Mengenai Konflik dalam Perusahaan Perusahaan manapun pasti pernah mengalami yang namanya konflik internal. Mulai dari tingkat individu, kelompok, bahkan sampai unit. Mulai dari derajat dan lingkup konflik yang kecil sampai yang besar. Entah relatif kecil seperti masalah adu mulut tentang pribadi antara karyawan, sampai yang relatif sangat besar seperti beda pandangan tentang strategi bisnis di kalangan manajemen. Contoh yang dapat Anda lihat yaitu untuk relatif sangat besar yakni antara karyawan dan manajemen. Secara kasat mata, Anda bisa ikuti berita sehari-hari di berbagai media. Disitu tampaklah konflik dalam bentuk demonstrasi dan pemogokan. Apakah hal tersebut karena tuntutan besarnya kompensasi, kesejahteraan, keadilan promosi karir, ataukah karena tuntutan hak asasi manusia karyawan?

Permasalahan atau konflik yang terjadi antara karyawan atau karyawan dengan atasan yang terjadi karena masalah komunikasi harus diantisipasi dengan baik dan dengan sistem yang terstruktur. Karena jika masalah komunikasi antara atasan dan bawahan terjadi, bisa-bisa terjadi hal yang tidak diinginkan misalnya mogok kerja, bahkan demo. Sehingga untuk mensiasati masalah ini bisa dilakukan dengan berbagai cerita, yaitu :

Konflik itu sendiri merupakan proses yang dimulai bila satu pihak merasakan bahwa pihak lain telah mempengaruhi secara negatif. Faktor-faktor kondisi konflik (Robbins, Sthepen, 2013, Perilaku Organisasi): • Harus dirasakan oleh pihak terkait • Merupakan masalah presepsi • Ada oposisi atau ketidakcocokan tujuan, perbedaan dalam penafsiran fakta, ketidaksepakatan pada pengharapan perilaku • Interaksi negatif-bersilangan • Ada peringkat konflik dari kekerasan sampai lunak

Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancar dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan.

Cara Mengatasi Konflik dalam Perusahaan Di dalam hubungan komunikasi entah di dalam keluarga, di masyarakat, antar individu ataupun di dalam lingkungan kerja akan sering terjadi namanya konflik. Konflik yang akan sering terjadi biasanya adalah karena masalah komunikasi yang kurang baik, sehingga cara mengatasi konflik dalam perusahaan harus benar-benar dipahami oleh manajemen inti dari perusahaan untuk meminimalisir dampak yang timbul.

Membentuk suatu sistem informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat di papan pengumuman atau pengumuman melalui loudspeaker.

Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi. Biasanya masalah akan timbul karena lingkungan yang kurang kondusif di suatu perusahaan. Misalnya, kondisi cahaya yang kurang atau sirkulasi yang kurang baik, dan temperature ruangan yang tinggi sangat mungkin untuk meningkatkan emosi seseorang. Jadi kondisi dari lingkungan di sekitar juga harus di perhatikan. Maria Vinandhea Praktisi Bisnis

MENGATASI KONFLIK DALAM PERUSAHAAN MDI News No. 248/XXIV/April 2018


In Tips

Cara Mudah & Sederhana dalam Mengatasi Masalah

S

etiap manusia memiliki masalah dan cara untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut. Namun terkadang, tidak semua orang mampu memahami cara menyelesaikannya dengan baik. Tidak sedikit orang menjauhi bahkan menghindari masalah. Sebenarnya ada beberapa tahapan mudah yang bisa diterapkan untuk membantu mengatasi dan mencari alternatif penyelesaian masalah. Berikut ada beberapa tahap sederhana dan mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah:

Definisikan masalah yang dialami

Mendefinisikan permasalahan dapat menggunakan beberapa pertanyaan, antara lain: - Masalah apa yang terjadi - Mengapa masalah tersebut muncul - Dampak-dampak yang dapat terjadi dari masalah tersebut Dengan melakukan ini, akan menjadi lebih mudah dalam mencari alternatif penyelesaian masalah yang tepat di kemudian hari.

Sebab dan dampak dari suatu masalah Cari asal mula munculnya permasalahan tersebut. Bagaimana masalah tersebut mempengaruhi dan berdampak pada suasana pikiran, perasaan, dan perilaku. Selain itu perlu dilihat dampak yang akan terjadi, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Cari alternatif penyelesaian masalah Kemampuan dalam berpikir kreatif sangat dibutuhkan di tahapan ini. Banyaknya alternatif penyelesaian masalah akan membuka pikiran bahwa setiap masalah akan ada solusinya.

Pilih alternatif penyelesaian masalah yang terbaik untuk dilakukan Saatnya memutuskan untuk memilih salah satu alternatif penyelesaian masalah yang terbaik dan paling mungkin dilakukan, atau memiliki efek samping maupun dampak yang paling sedikit.

Pergunakan alternatif lain Memiliki rencana cadangan sangat bermanfaat bila cara penyelesaian masalah yang dipilih belum berhasil. Hal ini diperoleh dari pilihan alternatif penyelesaian masalah yang sudah dibuat pada tahap ketiga. Hal ini sangat berguna apabila rencana yang dibuat mengalami kegagalan atau kurang efektif. Bila memiliki masalah, mulailah mengambil cara untuk menyelesaikannya. Menunda atau menghindari masalah hanya akan membuat masalah semakin membesar dan bahkan bermunculan masalah baru. Trias Kemiray Fasilitator MDI - TACK International MDI News No. 248/XXIV/April 2018

17


18

Did You Know?

MENGEMBANGKAN

MINDSET PROBLEM SOLVING

D

alam menyelesaikan masalah biasanya ada faktor yang sering diabaikan yaitu mindset dalam penyelesaian masalah. Mindset ini menjadi hal yang sangat penting ketika Anda dalam tahap untuk menyelesaikan suatu masalah. Karena manfaat memiliki mindset ini memungkinkan Anda untuk menemukan penyelesaian terbaik ke depannya. Anda bisa dengan cepat mencapai tujuan Anda dan membantu bawahan atau orang lain untuk menemukan solusi atas masalah dan mengurangi konflik yang akan terjadi bahkan stres. Berikut ini adalah beberapa aspek untuk mengembangkan mindset problem solving:

TANGGUNG JAWAB

EMOTIONAL INTELLIGENCE

Tanggung jawab adalah suatu keterampilan dan sikap. Namun biasanya beberapa orang memilih untuk menghindari masalah tersebut. Jika Anda lebih memilih untuk mengabaikan atau menghindari masalah tersebut maka sama saja Anda akan menambah masalah baru dan dengan terpaksa untuk menghadapinya. Dengan memiliki mindset problem solving maka Anda dengan sigap akan berusaha untuk menyelesaikan masalah.

MENGIDENTIFIKASI TUJUAN

MDI News No. 248/XXIV/April 2018

Umumnya jika ada suatu masalah dan Anda merasa sulit menyelesaikan atau ada yang salah dalam penyelesaiannya maka cenderung Anda akan sangat emosi. Anda mungkin akan merasa marah dan putus asa dalam menyelesaikannya. Maka kecerdasan emosional disini sangat berperan penting karena dengan memiliki kecerdasan emosional ini maka Anda akan mampu mengambil alih emosi tersebut dan memilih untuk tetap tenang dalam situasi yang tidak sesuai harapan Anda.

Tujuan dalam menyelesaikan masalah terkadang belum ditentukan oleh Anda atau bahkan Anda merasa yang terpenting terselesaikan masalah tersebut. Jika Anda tidak tahu hasil yang ingin Anda capai maka Anda tidak menyelesaikan masalah namun hanya mengubah masalah atau situasinya saja. Ketika Anda memiliki mindset problem solving, Anda akan menyelesaikan masalah dengan tahap pemahaman situasi dan apa yang ingin Anda capai. Dengan begitu maka peluang menyelesaikan masalah akan meningkat.


Did You Know?

DETAIL OBJEK MASALAH

AKTIF MENDENGARKAN

Hambatan terbesar dari penyelesaian masalah adalah asumsi. Jika Anda mengetahui detail dari masalah yang terjadi maka hal tersebut akan sangat membantu Anda. Namun jika Anda belum tahu betul akan detail permasalah tersebut maka jangan coba-coba untuk berasumsi karena hal tersebut sangat fatal dalam penyelesaian masalah.

Salah satu hal yang perlu Anda terapkan dalam mengembangkan mindset problem solving adalah aktif mendengarkan. Jika Anda aktif mendengarkan maka orang lain akan sangat merasa dihargai oleh Anda dan orang tersebut akan lebih bersikap terbuka kepada Anda dan Anda akan lebih cepat dan mudah untuk berusaha menyelesaikan masalah yang terjadi.

PROBING DAN REFLEKSIKAN Sekedar aktif mendengarkan saja tidak cukup dalam menyelesaikan suatu masalah. Mendengarkan, menganalisa kemudian merefleksikan masalah tersebut akan memudahkan Anda untuk mengetahui setiap detail dari masalah yang terjadi. Dan manfaat dari merefleksikan masalah tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada pembicara tentang pemahaman Anda tentang yang mereka katakan kepada Anda. Hal ini juga bertujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan memastikan solusi yang akan Anda berikan sesuai fakta.

KEINGINAN MENEMUKAN SOLUSI YANG TEPAT Sering terjadi saat menyelesaikan masalah, orang akan memilih opsi pertama yang terlintas dipikiran mereka. Sebenarnya solusi pertama jarang menjadi solusi terbaik dan paling tepat. Cobalah Anda untuk mengambil waktu untuk mencari solusi yang tepat dan jika memungkinkan mintalah pendapat dari stakeholder terkait. Kemudian secara bersama, Anda bisa mengevaluasi setiap solusi yang potensial dan menentukan solusi yang tepat. Sari Pangemanan Praktisi Bisnis

“Successful problem solving requires finding the right solution to the right problem. We fail more often because we solve the wrong problem than because we get the wrong solution to the right problem.� - Russel L. Ackoff

MDI News No. 248/XXIV/April 2018

19


20

Article

P

engambilan keputusan adalah memilih satu atau lebih di antara sekian banyak alternatif keputusan yang mungkin. Alternatif keputusan meliputi keputusan ada kepastian, keputusan beresiko, keputusan ketidakpastian dan keputusan dalam konflik. Manajemen membutuhan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan mereka. Sistem informasi mempunya peranan yang penting dalam menyediakan informasi untuk manajemen setiap tingkatan. Tiaptiap kegiatan dan keputusan manajemen yang berbeda membutuhkan informasi yang berbeda. Oleh karena itu, untuk dapat menyediakan informasi yang relevan dan berguna bagi manajemen, maka pengembangan sistem informasi harus memahami terlebih dahulu kegiatan yang dilakukan oleh manajemen dan tipe keputusannya.

Keputusan bisa dibuat berulang kali secara rutin dan dalam bentuk persoalan yang sama sehingga mudah dilakukan keputusan. Keputusan yang dihadapi mungkin serupa dengan situasi yang pernah dialami, tetapi ada ciri khusus dari permasalahan yang baru timbul. Berikut beberapa model untuk mengambil keputusan dengan efektif :

Model Pengambilan Keputusan

RASIONAL Keputusan dapat dibedakan dalam dua tipe, yaitu terprogram (structured) dan tidak terprogram (unstructured). Keputusan yang terpogram ialah suatu keputusan yang selalu diulang kembali. Contohnya: Keputusan kenaikan sekolah pada peserta didik, keputusan pengangkatan, keputusan penetapan gaji pegawai baru, keputusan pensiun, dan lain sebagainya. Keputusan tidak terpogram ialah keputusan yang diambil untuk menghadapi situasi rumit atau baru. Contohnya: Keputusan lembaga baru, keputusan terjadinya musibah kebakaran, kebanjiran, robohnya sekolah, dan lain sebagainya. Keputusan tidak terpogram bisa juga dikatakan sebagai pemecahan masalah.

Model Pengambilan Keputusan Berdasarkan

PERILAKU Model ini didasarkan pada seberapa jauh keputusan itu dapat memberikan kepuasan. Model ini juga mempertimbangkan pengambilan keputusan atas dasar rasionalitas kontekstual dan rasional respektif. Rasionalitas kontekstual artinya keputusan tidak hanya didasarkan oleh ketentuan tersurat tetapi juga yang tersirat.

MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN MDI News No. 248/XXIV/April 2018


Article Model Pengambilan Keputusan dengan

POHON MASALAH

PERSONAL QUALITY The Human Side of Quality

Pohon masalah adalah suatu teknik untuk mengidentifikasi masalah dalam situasi tertentu, menyusun dan memperagakan informasi sebagai rangkaian sebab dan akibat. Mulailah dengan masalah atau kebutuhan spesifik yang harus dipecahkan. Catat semua masalah yang diidentifikasikan. Teknik curah pendapat (brainstorming) dapat digunakan atau mengemukakan setiap masalah yang diidentifikasi dengan pertanyaan seperti: Apa yang menjadi sebab masalah ini? Apa yang menjadi masalah ini? Kemudian susunlah masalah yang diidentifikasi dalam hubungan sebab akibat yang logis dalam bentuk sebuah pohon. Apabila telah selesai, susunlah menyerupai bagan jenjang organisasi sederhana. Pengambilan keputusan yang tepat yaitu dimana seorang pemimpin dalam mengambil keputusan sesuai dengan aturan yang sudah ada, tidak hanya untuk mementingkan diri sendiri melainkan untuk kepentingan bersama. Sebelum pengambilan keputusan seorang pemimpin harus mengetahui segala aspek dalam pengambilan keputusan, baik itu untuk yang diberi keputusan ataupun dampak terhadap lingkungan dari pengambilan keputusan yang dia ambil. Kesimpulannya, keputusan adalah cara bertindak yang dipilih oleh pemimpin untuk mencapai sasaran dan pemecahan masalah dan seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan tidaklah dengan menggunakan ego sendiri, tanpa mengikuti suatu prosedur-prosedur yang telah ada. Maria Vinandhea Praktisi Bisnis

24-25 MEI 2018 “Suatu perusahaan dapat memiliki semua SOP, sistem dan kontrol yang diperlukan. Tetapi tanpa adanya budaya kualitas, ada resiko terkait kualitas produk dan kelangsungan bisnis.” Riset TMI International mengatakan bahwa kualitas buruk dapat mengakibatkan pemborosan setidaknya 20-30% dari penghasilan perusahaan melalui: • Pengisian formulir yang kurang tepat • Retur dan recall • Scrap dan rework • Kerusakan terhadap merek/brand • Publisitas negatif • Kehilangan customer Apakah Anda mengalami hal-hal tersebut? Kebanyakan dari pekerjaan atau output dengan kualitas buruk disebabkan oleh kesalahan manusia. Jika Anda dapat mengendalikan, mengelola, dan mengurangi kesalahan ini, manfaatnya bagi Anda dan perusahaan Anda sangatlah besar. Program TMI yang berjudul “Personal Quality” membahas mengenai kualitas pribadi. Program ini menginspirasi dan menggerakkan orang untuk memprioritaskan kualitas kinerja mereka sampai hal paling sederhana sekalipun seperti typo.

MANAGEMENT DEVELOPMENT INTERNATIONAL Telp (021)6681571-72, 6630484-85 Fax (021)6617157 MDI News No. 248/XXIV/April 2018

21


22

In TIps

Tips Dasar Mengelola

EMOSI PRIBADI

K

ecerdasan emosional secara sederhana dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam mengidentifikasi dan mengelola emosi pribadinya serta bereaksi terhadap emosi orang lain. Keterampilan ini membutuhkan pemahaman bagaimana emosi tersebut membentuk pikiran dan tindakan sehingga kita dapat lebih baik mengelola perilaku kita serta mengembangkan keterampilan untuk mengelola diri secara lebih efektif. Menjadi pribadi yang lebih sadar emosi akan memampukan kita untuk bertumbuh dan lebih mengenal diri sendiri. Dengan demikian, hal tersebut akan membekali kita dalam berkomunikasi secara lebih efektif dan menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan orang lain. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan untuk mulai mengelola emosi pribadi kita.

Mengobservasi Perasaan Pribadi

Karena berbagai kesibukan sehari-hari, seringkali kita sulit untuk mengenali berbagai emosi yang terjadi dalam diri kita. Maka, kita perlu meluangkan waktu sejenak untuk menarik napas panjang dan merefleksikan emosi yang kita alami. Berfokuslah pada emosi apa yang kita alami, kapan atau pemicu munculnya emosi tersebut, dan efeknya terhadap tubuh fisik kita. Pasanglah alarm di beberapa poin waktu dalam sehari untuk membantu mengingatkan kita untuk mengambil waktu jeda. Semakin sering kita menerapkan aktivitas ini, akan semakin cepat kita mengenali emosi pribadi yang kita alami.

Mengenali perilaku pribadi

Emosi kita akan mempengaruhi tindakan dan perilaku kita. Maka, ketika kita merefleksikan emosi pribadi, perhatikan pula bagaimana secara spesifik tindakan atau perilaku apa yang terkait dengan emosi tertentu serta bagaimana tindakan atau perilaku ini berdampak pada MDI News No. 248/XXIV/April 2018

kehidupan sehari-hari kita, baik secara positif maupun negatif. Ketika kita memahami dampak dari suatu emosi, kita akan lebih termotivasi untuk mengelola emosi kita. Sebaliknya, dengan memahami kaitan antara emosi dan perilaku, bisa jadi tindakan atau perilaku tersebut dapat menjadi indikasi bagi kita bahwa sebenarnya kita sedang mengalami emosi tertentu yang tidak kita sadari.

Bersikap kritis terhadap pendapat pribadi

Mudah sekali bagi kita untuk terlena dengan pendapat pribadi karena seringkali pergaulan kita terdiri dari orangorang yang sepemahaman dengan kita. Bisa jadi kita secara tidak sadar menyeleksi apa yang kita baca atau dengar untuk menguatkan pendapat kita tersebut. Maka, kita perlu membiasakan diri untuk bersikap kritis dan terbuka dengan mendengarkan atau mencari referensi yang berbeda atau bertentangan. bertanggung jawab atas emosi pribadi

Emosi pribadi kita dan perilaku terkait emosi yang kita lakukan adalah pilihan pribadi kita. Emosi dan tindakan tersebut muncul dari dalam diri kita sendiri, bukan dari orang lain. Maka, semakin kita mengambil tanggung jawab pribadi atas emosi dan perilaku kita, kita akan lebih mampu mengelolanya secara efektif dan menciptakan efek positif dalam kehidupan kita. mengapresiasi setiap kemenangan positif

Kita perlu senantiasa memotivasi diri sendiri dengan memberikan apresiasi bagi keberhasilan diri. Kita perlu merayakan serta merefleksikan setiap momen positif dalam kehidupan kita.


Article

23

tidak mengabaikan emosi negatif

Emosi negatif adalah alamiah, yang penting adalah bagaimana kita mengelolanya. Maka, kita tidak boleh mengabaikan emosi negatif dan hanya berfokus pada emosi positif. Ketika kita mampu memahami pemicu emosi negatif dalam diri kita, kita akan menjadi lebih siap untuk mengenali dan mengelolanya secara lebih efektif.

menenangkan diri Kita akan selalu mengalami berbagai tantangan dalam keseharian hidup kita, baik kehidupan pribadi maupun profesional. Sehari-hari kita mengalami stres, walaupun mungkin dalam kadar yang berbeda setiap harinya. Beberapa tantangan hidup akan lebih kompleks dan akan lebih menimbulkan stres dalam diri kita. Dalam kondisi stres tinggi, kita perlu ingat untuk menenangkan diri agar mencegah terjadinya ledakan emosi yang akan berdampak sangat negatif pada diri dan sekeliling kita. Setiap orang memiliki cara yang paling cocok untuk menenangkan dirinya. Ada orang yang menarik napas panjang dan mengeluarkan secara perlahan-lahan. Ada pula yang menenangkan diri dengan menghitung sampai angka 10 secara perlahan. Ada pula yang meminta waktu sejenak untuk keluar ruangan dan membasuh muka dengan air dingin. Identifikasi cara apa yang paling cocok bagi diri sendiri untuk menenangkan emosi.

proses belajar seumur hidup

Mengelola emosi adalah proses belajar berkesinambungan yang akan kita alami seumur hidup. Situasi yang kita hadapi berubah-ubah maka aspek pemicu emosi akan semakin beragam. Maka dari itu, penting bagi kita untuk selalu mengasah keterampilan kita dalam mengelola emosi. Fransiska Atmadi Business Consultant MDI-TACK International

Complaint is a Gift 26-27 A

JULI 2018

“Mempertahankan customer adalah 5 kali lebih murah daripada mendapatkan customer baru.”

Penanganan complaint secara efektif adalah bagian penting dalam strategi kualitas perusahaan yang sayangnya banyak dilupakan perusahaan. Temukan bagaimana mengubah pandangan kita terhadap complaint, menanganinya secara lebih positif dan memanfaatkannya sebagai alat pengembangan strategik. Anda akan mempelajari bagaimana: • Mengelola keluhan secara lebih efektif • Menerima kritik/saran serta memanfaatkannya untuk pengembangan kualitas diri • Memberikan service yang lebih baik pada customer “internal” dan “eksternal” • Memberikan kritik/saran untuk meningkatkan kualitas • Meningkatkan kesempatan promosi dan peningkatan kerja • Mampu menciptakan hubungan yang lebih baik dengan orang lain, internal dan eksternal • Kepuasan kerja dan kepercayaan diri yang meningkat Film Menggunakan film dari Video Arts, UK,”If Looks could Kill!” mengenai kekuatan perilaku saat menangani customer yang dapat mempengaruhi kesuksesan/kegagalan setiap interaksi. Film ini mendiskusikan berbagai do’s dan don’ts menghadapi customer dalam berbagai situasi. Anda akan mempelajari bagaimana perilaku menciptakan perilaku dan bahwa perilaku adalah suatu pilihan yang dapat mendukung hubungan dengan customer.

MANAGEMENT DEVELOPMENT INTERNATIONAL Telp (021)6681571-72, 6630484-85 Fax (021)6617157 MDI News No. 248/XXIV/April 2018


24

Advertorial

Problem Solving & Solution Implementation Applying thinking skills in actual problem solving & implementation Menyelesaikan masalah dan menerapkan solusinya memerlukan pola pikir dan perilaku yang tepat. Program ini berfokus pada perilaku proaktif serta keterampilan berpikir agar peserta dapat menyelesaikan masalah serta menerapkan implementasi secara mandiri, efektif, dan efisien sesuai dengan wewenang pribadinya.

Pembagian tahapan workshop menjadi beberapa tahap memberikan kesempatan bagi para peserta untuk belajar menerapkan pembelajaran, mendapatkan monitoring dan bimbingan selama proses penyelesaian masalah aktual di tempat kerja serta implementasi solusinya.

Target Peserta Semua orang dalam organisasi yang memiliki atau akan memiliki wewenang untuk menyelesaikan masalah dan menerapkan solusinya.

MDI News No. 248/XXIV/April 2018


Advertorial

Manfaat Program Setelah mengikuti program ini, peserta akan mampu: • Mengembangkan mindset proaktif dalam penyelesaian masalah aktual dan mengembangkan kesadaran untuk membawa solusi pada atasan, bukan masalah • Mengembangkan keterampilan design thinking dalam proses penyelesaian masalah secara kreatif dan inovatif • Mengembangkan keterampilan terkait implementasi solusi yang mencakup membuat keputusan perbaikan, mengajukan usulan solusi peningkatan di unit bisnisnya, dan mengidentifikasi untuk menyelesaikan masalah potensial untuk kesuksesan implementasi • Mengembangkan rencana tindakan untuk menganalisis suatu masalah aktual di unit bisnis para peserta yang akan dikembangkan menjadi project design thinking di fase workshop selanjutnya • Berbagi pengalaman antar peserta terkait keberhasilan, tantangan, dan area perbaikan untuk implementasi berikutnya agar dapat saling mendukung peningkatan kualitas proses penyelesaian masalah dan implementasi solusi selanjutnya

Deskripsi Program Topik-topik dalam program ini meliputi: • Menjadi pribadi pembawa solusi bukan masalah • Keterampilan design thinking sebagai dasar penyelesaian masalah secara kreatif dan inovatif • Membuat keputusan dan tindakan preventif atau korektif • Mengelola masalah potensial dan pengembangan implementasi solusi • Mengelola implementasi solusi, terutama aspek sumber daya manusia terkait • Monitoring penerapan rencana tindakan penyelesaian masalah aktual dan mengimplementasikan solusinya dalam unit kerja riil

Metode Pelaksanaan dan Durasi Program ini terdiri dari serangkaian workshop yang memberikan pembekalan secara berjenjang untuk meningkatkan penyerapan dan keterampilan peserta dalam proses penyelesaian masalah dan implemetasi solusi. Di antara setiap workshop terdapat tahapan masa implementasi untuk membantu para peserta berlatih menerapkan pembelajaran secara aktual di tempat kerja sesuai dengan jenjang workshop terkait. Selama masa implementasi, peserta akan mendapatkan bimbingan dari tim fasilitator melalui telementoring dan Action Plan Implementation System (APIS). Untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan Problem Solving maupun program TACK-TMI lainnya untuk pengembangan sumber daya manusia Anda, silahkan kunjungi atau hubungi: MANAGEMENT DEVELOPMENT INTERNATIONAL – TACK & TMI Indonesia Jl. Jembatan III Raya No 36 AA-AB Pluit Jakarta 14440 Telp (021)6681571-72, 6630484-85; Fax (021)6617157 Email : training@mditack.co.id, http://www.mditak.co.id MDI News No. 248/XXIV/April 2018

25


26

Latest MDI Program

COU

NTD

OWN

We strongly believe in effective learning through self-discovery & experiential activities, hence we have an extensive collection of FUN and INTERACTIVE learning support tools, such as : 1. Personal Self Analysis for better understanding of personal styles: - Interpersonal Style Analysis - Leadership Style Analysis - Influencing Style Analysis - Negotiation Style Analysis, etc 2. Case Study methods: - Situational case - Real Life Case - Maze style case 3. Comprehensive Role Play: The participant will be divided into groups and will take turn act as observer to the role play to address certain skills. - Monolog Style versus Dialog Style - Random Sales Challenge Card: to enrich monolog & dialog role plays. Example: Subordinate Cards: Family Situation, Character Profile, Motivation, etc 4. Gist Skill Cards: Key learning points as simple program summary or step-by-step hints 5. Game-board experiential learning: - Emotional Intelligence Leadership Gameboard - Countdown Inc. Simulation Gameboard - Propayback Selling Gameboard - Idea Navigator Gameboard 6. Strategic Business Game: Computer based simulation of various complexity levels

(021) 6681571-72, 6630484-85 MDI News No. 248/XXIV/April 2018


27

P U B LIC COURSE

All courses are run from 08.30 - 17.00 WIB (2 days) Investment per participant: Rp. 4.650.000,(including training module kit, certificate, MDI News, Tack Virtual Learning DVD ***, snack, and lunch)

schedule 2018

VENUES MDI Learning Center Ciputra Hotel / Novotel Gajah Mada Jakarta Design Centre (JDC) Management Development International (MDI) also conducts customised in-company trainings and executive coaching. We invite business executives to join MDI CLUB which offers a range of activities, practical workshops and interesting seminars.

MEI YOU Benefit Influencing Skills

7-8 Mei

I Lead Change

14-15 Mei

Finance for non Finance

21-22 Mei

Personal Quality: The Human side of Quality

24-25 Mei

JUNI Leading When You’re Not The Boss All courses use films from:

The largest video training program providers in the world with a collection of more than 600 titles, using edutainment style.

Relationship Management

25-26 Juni

Train The Trainer

28-29 Juni

JULI Coaching Conversation for Results

For more information, please call us: Management Development International (MDI) Telephone: (021) 6681571-72, 6630484-85 E-mail: training@mditack.co.id www.mditack.co.id

4-5 Juni

5-6 Juli

YOU Benefit Influencing Skills

9-10 Juli

Solution - Based Selling Skills

19-20 Juli

A Complaint is A Gift

26-27 Juli

MDI News No. 248/XXIV/April 2018


28

WHAT’S NEXT

MDI News No. 249/XXIV/Mei 2018

THE BENEFIT OF ASSERTIVE, AGGRESIVE & PASSIVE Setiap dari orang yang dapat berkomunikasi secara asertif pasti memahami cara untuk dapat berkomunikasi yang tepat sasaran, langsung dan tidak bertele-tele. Mereka akan dengan jujur dan terbuka menyatakan hak dan kebutuhannya kepada orang lain.

TESTIMONIAL

PT. PEMBANGUNAN JAYA ANCOL “PROBLEM SOLVING & DECISION MAKING” Jakarta, 7 – 8 Desember 2017 “Bahasanya sangat bermanfaat untuk setiap disiplin ilmu maupun berbagai macam background pekerjaan hal ini untuk membantu seseorang dalam memecahkan studi masalah dan melatih kita bekerja sama dalam tim dan melatih berani berbicara di depan umum.”

PT. BINTANG MAS TRIYASA “MANAGEMENT & LEADERSHIP ESSENTIALS” Banyumas, 9 – 10 Desember 2017 “Tahu cara berkomunikasi dan hambatan-hambatan yang mungkin terjadi, cara-cara atasi konflik.” ”Bisa mempelajari lebih dalam tentang bagaimana menjadi pemimpin yang kompeten tanpa harus di takuti oleh anggota tim dan menjadi komunikator yang lebih baik.”

MDI News No. 248/XXIV/April 2018


GALERI FOTO

PT. Puratos Indonesia “Personal Productivity Training” Batch 1 Jakarta, 5 Maret 2018 Insert: Dengan melakukan experiential learning di sesi cara personal productivity menggunakan lego brick, para peserta mendapatkan pemahaman cara untuk meningkatkan produktivitas diri dengan mengatur skala prioritas. Fasilitator menambahkan beberapa tips sederhana untuk manajemen waktu dan mengatur pekerjaan

PT. Toyota Astra Motor “Basic Supervisory Training” Batch 25 Cibitung, 5-9 Maret 2018 Insert: Setiap kelompok melakukan aktivitas rangkuman sesi dengan menggunakan gameboard FLEX LEAD yang dirancang oleh MDI. Para peserta dengan antusias diajak untuk dapat menjawab dengan tepat beberapa tantangan yang harus diselesaikan terkait cara menjadi seorang pemimpin yang fleksibel dengan pertanyaan-pertanyaan yang ada

PT. Nabati Development Center “Leadership Competency for Manager” Bandung, 22-23 Maret 2018 Insert: Peserta sedang menuliskan feedback secara singkat terkait modul memberikan umpan balik yang efektif agar dapat menciptakan kerjasama tim maupun kinerja masing-masing anggota. Adapun salah satu keuntungan di dalam memberikan umpan balik adalah setiap orang akan mampu melihat bagian yang ‘blind’ lebih jelas di dalam dirinya


MDI’S SELF-PRODUCED GAMEBOARD

“Lead and play with us?” MDI Approach with FlexLead Gameboard Di tahun 2015 lalu, MDI mengembangkan sebuah gameboard yang dapat digunakan di corporate training yang disebut dengan FlexLead. Latar belakang dari game board ini sederhana, bahwa pada saat yang bersamaan kita mempelajari mengenai kepemimpinan dengan cara yang menyenangkan. Perusahaan Anda dapat menggunakan cara ini untuk mengembangkan cara berfikir seseorang, memberikan kesempatan untuk setiap peserta dengan umpan balik yang langsung, dan pada akhirnya menjadi perantara yang efektif untuk belajar dari satu dengan yang lain. Pada saat pembelajaran peserta memiliki kesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di tumpukan kartu di permainan ini. Anda dapat mengaplikasikan cara pendekatan yang berbeda untuk mengembangkan anggota tim yakni dengan menyesuaikan cara pembelajaran melalui tren Gamification ini. MDI sangat yakin kita sangat dapat memastikan bahwa di dunia korporate modern ini akan membuat training lebih menyenangkan.

Bagaimana cara mengembangkan wewenang kharismatik Anda?

Situasi 11

Asisten senior Anda terus menerus datang mengajukan bermacam persoalan yang tidak bisa ditanganinya.

A. Tentukan dan terbitkan peraturan tegas mengenai pemakaian alat tulis kantor. B. Tempelkan penjelasan yang memperlihatkan bagaimana pengeluaran akan mempengaruhi anggaran dan efektivitas biaya bagian Anda. C. Adakan staf meeting dan tuntut agar mereka berperilaku secara lebih bertanggung jawab. D. Adakan pertemuan dan himbau agar menerapkan norma “barang kantor seperti barang milik sendiri”.

6

Management Development International

www.mditack.co.id

Jl. Jembatan III Raya No. 36 AA-AB Pluit, Jakarta Utara 14440 Telp: (021) 6681571-72, 6630484-85 | Fax: (021) 6617157 E-mail: training@mditack.co.id www.mditack.co.id

www.facebook.com/MDITacktraining

MDI NEWS April 2018  

Majalah MDI NEWS April 2018

MDI NEWS April 2018  

Majalah MDI NEWS April 2018

Advertisement