Issuu on Google+

EDISI II NOV-DES

2013 Buletin Himpunan Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi FTI-ITS



NEWS UPDATE

Tim redaksi Matriks kali ini akan membahas seputar AEC yang kian mendekat! Penjelasan terkait AEC pun disampaikan agar mahasiswa ITS dapat mempersiapkan diri sebelum penerapan AEC di tahun 2015 mendatang. Peringatan hari lahir HMMT pun turut menjadi topik utama dalam buletin edisi kali ini. So, happy reading this bulletin.

Pak Ka Quote’s

M e n j a d i u n gg u l d i t e n ga h persaingan bangsa-bangsa ASEAN itu penting. Dan itu semua bermula saat kita paham akan JATI DIRI BANGSA ini. M. Zaki Hauna

Birthday HMMT, Bahas Perkembangan HMMT Tiap Masa peringatan hari lahir HMMT pada Sabtu (9/11). Uniknya, dalam acara tersebut juga terdapat talkshow menarik antara warga HMMT lintas angkatan terkait perkembangan HMMT kedepannya.

-Ketua HMMT 2013/2014-

Silvero dan Carbonix

Ayo sukseskan AEC!!

- Performance dari perwakilan angkatan

Genap tiga belas tahun sudah HMMT berdiri. Dengan mengangkat tema HMMT In Step to Glory (History), sejumlah acara pun disajikan dalam malam

Matriks,JTMM-Berbagai pernak pernik khusus untuk memperingati hari lahir HMMT telah dibuat sejak pagi. Mulai dengan panggung unik yang dibuat dari susunan kayu bertuliskan HMMT, hingga persiapan desain tempat telah dilakukan oleh segenap anggota HMMT. Sejumlah banner dengan lambang himpunan pun turut dipasang guna menyemarakkan acara tersebut. (Baca Birthday hal 3)

Apa itu AEC?

- Rentetan Bendera ASEAN di Bundaran ITS

Matriks,JTMM-Dilansir dari Outline buku Departemen Perdagangan Republik Indonesia, AEC blue print sendiri telah disepakati oleh Pemimpin Negara ASEAN sejak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke13, November 2007 di Singapura. AEC sendiri merupakan bentuk integrasi ekonomi ASEAN yang direncanakan

akan tercapai pada tahun 2015 mendatang. Pada tahun 2015, apabila AEC tercapai maka ASEAN akan menjadi pasar tunggal dan berbasis produksi tunggal dimana terjadi arus barang, jasa, investigasi, dan tenaga terampil yang bebas. Selain itu arus modal yang lebih bebas diantara negara ASEAN. AEC blueprint merupakan pedoman bagi negara-negara anggota ASEAN dalam mewujudkan AEC 2015. AEC blueprint memiliki empat pilar utama yaitu: 1) ASEAN sebagai pasar tunggal dan berbasis produksi tunggal yang didukung dengan elemen aliran berbasis barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik dan aliran modal yang lebih bebas. 2) ASEAN sebagai (Baca AEC, hal 2)

HMMT 2013/2014

KETELADANAN MENGUKIR KARYA

hima.material.its.ac.id

hmmt.its@gmail.com

@HMMT_ITS


Matriks in Buletin

EDISI II Nov-Des 2013

2

Tertarik Jurnalistik, HIMKA Berkunjung ke HMMT Kembali lagi Himpunan Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi (HMMT) FTI-ITS kedatangan tamu. Kali ini Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMKA) FMIPA-ITS yang berkunjung ke HMMT. Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh segenap pengurus HMMT pada Senin (25/11). Matriks,JTMM-Sekitar pukul 07.00 sejumlah mahasiswa berjaket hijau memenuhi plaza Jurusan Teknik Material dan Metalurgi (JTMM). Tak kurang dari empat puluh orang pengurus Himka FMIPA ITS hadir dalam acara kunjungan organisasi mahasiswa ini. “Kunjungan dengan Himka ini merupakan pertemuan perdana antara pengurus Himka dan HMMT ,” terang Ainun Zulfikar, Kepala Departemen Hubungan Luar HMMT FTI ITS. Pertemuan tersebut pun diawali dengan perkenalan dari pengurus HMMT periode 2013/2014 sebagai tuan rumah disertai beberapa sambutan dari Ketua HMMT, Muhammad Zaki Hauna. Perkenalan selanjutnya pun dilakukan oleh Himka dan diikuti pemaparan struktur organisasi dari Himka dan HMMT. Sesi tanya jawab pun dilakukan kedua belah pihak untuk saling mengenal program

(AEC) kawasan dengan daya saing ekonomi tinggi, dengan elemen peraturan kompetisi, perlindungan konsumen, hak atas kekayaan intelektual pengembangan infrastruktur, perpajakan, dan e-commerse. 3) ASEAN sebagai kawasan dengan pengembangan ekonomi yang merata dengan elemen pengembangan ekonomi yang merata dengan elemen pengembangan usaha kecil dan menengah, dan prakarsa integrasi ASEAN untuk negara-negara Cambodia, Myanmar, Laos, dan Vietman (CMLV). 4)ASEAN sebagai kawasan yang terintegrasi secara penuh dengan perekonomian global dengan elemen pendekatan yang koheren dalam hubungan ekonomi di luar kawasan, dan meningkatkan peran serta dalam jejaring produksi global.

HMMT 2013/2014

KETELADANAN MENGUKIR KARYA

hima.material.its.ac.id

kerja dan agenda dari masing-masing organisasi mahasiswa (ormawa). “Kunjungan kami ke HMMT ini sebenarnya juga memikirkan tentang kebutuhan ormawa kami, karena menurut pertimbangan kami media dan informasinya HMMT itu bagus terutama di bidang jurnalistiknya, jadi kita mau belajar lebih di HMMT,” papar M. Rasyied Wahyudi, Ketua Himka FMIPA-ITS 2013/2014. Tak hanya itu, Rasyied pun menambahkan bahwa kedatangannya ke HMMT yakni sebagai upaya untuk menambah wawasan tentang Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD). Pasalnya, hingga saat ini Himka memang belum pernah mengadakan PJTD. Saat memaparkan program kerja (proker), Rasyied pun tertarik seputar proker Matrice on Discussion (MODUS) yang dilenggarakan oleh Departemen Dalam Negeri HMMT. Ia pun mengungkapkan kekagumannya terkait antusiasme warga HMMT untuk menghadiri forum diskusi tersebut. “Hal itu menjadi nilai positif tersendiri ketika kami bisa membawa semangat dan antusiasme tersebut ke himpunan kami,” imbuhnya.

Ainun Zulfikar, Kepala Departemen Hubungan Luar HMMT FTI-ITS menjelaskan bahwa dengan adanya kunjungan tersebut HMMT dapat belajar dan sebagai perbandingan HMMT dengan ormawa lain khususnya dari FMIPA. Menurutnya, Himka merupakan salah satu ormawa dengan pelaksanaan kaderisasi terbaik di FMIPA. “Selain itu, Himka juga memiliki event besar yang dapat menjadi bahan pembelajaran, seperti Chemistry Week,” terang Ainun. (ozh/sha)

OPINI

Trendy Leo Pratama (MT 13) “Setuju. Bendera negara ASEAN tersebut dipasang mungkin dengan tujuan untuk memperkenalkan anggota ASEAN ke mahasiswa ITS. Dengan begitu mahasiswa ITS pun juga harus bersiap-siap sebelum perdagangan bebas ASEAN berlangsung di Indonesia. Salah satunya yaitu dalam hal berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Tidak usah muluk-muluk dengan mempelajari bahasa negara-negara ASEAN. Dengan bahasa Inggris yang baik pun komunikasi dengan negara manapun di dunia bisa dilakukan, terutama negara di ASEAN. “

Setuju tidak dengan pemasangan bendera ASEAN di ITS? Az Zahra Faradita Sunandi (MT 12) “Setuju banget. Artinya ITS sudah mempersiapkan adanya ASEAN Economic Community (AEC) yang akan hadir di Indonesia pada tahun 2015. Untuk mempersiapkan AEC harusnya pengetahuan masyarakat Indonesia digencarkan lagi dalam hal produk yang saat ini beredar dipasaran, khususnya mahasiswa. Alih-alih memilih barang bagus, malah mengonsumsi produk dari luar. Sedangkan produk dari Indonesia yang belum menarik perhatian pasar tidak akan laku dipasaran, tergerus produk asing. Pencerdasan tersebutlah yang harusnya memang diketahui oleh mahasiswa agar produk Indonesia tetap terjual di negeri sendiri. “

SILVER PARADE 4 hmmt.its@gmail.com

28

- Sesi foto bersama HMMT dengan HIMKA

Iga Ari Himando (MT 12) “Setuju-setuju saja asalkan ada sosialisasi yang jelas mengenai hal tersebut. Karena memang masih banyak mahasiswa yang mempertanyakan alasan dikibarkannya bendera-bendera tersebut. Saya melihat Indonesia sebenarnya masih belum siap dalam hal Usaha Kecil dan Menengah

MARET

30 2 0 1 4

@HMMT_ITS


Matriks in Buletin (Birthday) Tepat pukul 19.30 satu persatu mahasiswa hadir dengan memakai jaket himpunan. Kedatangan tersebut segera disambut dengan penampilan flash mob dari beberapa mahasiswa yang kemudian diikuti oleh mahasiswa lain yang hadir. Tak hanya mahasiswa, beberapa alumni Jurusan Teknik Material dan Metalurgi pun turut hadir dalam acara. Acara ini dilaksanakan pada malam menjelang hari jadi HMMT. Secara de facto HMMT lahir pada 10 November 2000 dan 11 November 2000 secara de jure. Acara semakin meriah saat masing-masing angkatan menunjukkan kebolehannya dalam bidang seni untuk menghibur peserta dan alumni yang telah hadir. “Dengan adanya penampilan dari tiap angkatan diharapkan hubungan kekeluargaan HMMT akan semakin erat satu sama lain,” terang Muhammad Arsyad Putra Pratama, ketua panitia acara tersebut. Arsyad menambahkan bahwa tema tersebut diangkat untuk mengenang sejarah HMMT yang telah lampau. Ia pun berharap dengan mengingat sejarah yang telah lampau tersebut dapat menjadi pelajaran bagi kepengurusan saat ini agar jauh lebih baik dari sebelumnya. “Ada beberapa evaluasi d a r i kepengurusan t e r d a hulu

EDISI II Nov-Des 2013

Sambungan.... yang dapat diperbaiki sehingga himpunan akan lebih maju lagi,” ungkap pria bertubuh gempal ini. Pada puncak acara, terdapat talk show antara Rian MT 12, Amin MT 05, dan Aziz MT 06. Masing-masing perwakilan angkatan tersebut menceritakan kondisi HMMT pada jamannya masing-masing. Menurut Amin, kondisi HMMT saat ini telah jauh lebih maju dari pada HMMT kepengurusannya dulu. “Buktinya saja sudah bisa mengadakan acara besar seperti halnya Silver Parade,” terangnya. Tak hanya itu perbedaan yang jelas memang terletak pada kaderisasi mahasiswa. Amin menerangkan bahwa memang saat ia masih mengurus pihak birokrasi memang masih menyetujui bentuk kaderisasi yang ada di lingkungan mahasiswa. “Walaupun begitu, mahasiswa dan birokrasi harus sejalan. Karena memang masa yang berbeda antara dahulu dan saat ini,” imbuhnya. Beberapa pesan pun disampaikan oleh ketiga pembicara tersebut kepada kepengurusan HMMT saat ini. Salah satunya yakni hubungan komunikasi antara mahasiswa dan alumni harus dijaga dengan baik. Pasalnya, alumni pun saat ini sudah punya kesibukan masing-masing, sehingga memang hanya dapat berkumpul di event-event tertentu.

(AEC) (UKM). Namun paling tidak ITS sudah menunjukkan keberaniannya dalam menyambut ASEAN Economic Community (AEC) dengan memasang benderabendera tersebut. Untuk ormawa ITS sendiri perlu adanya kolaborasi agar nuansa AEC dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh mahasiswa.”

merupakan trigger bagi kita civitas akademika dalam menyambut AEC. Harusnya banyak wacana yang digencarkan bukan hnaya sekedar simbol bendera AEC saja yang dipasang.”

- Logo13 Tahun Birthday HMMT

Makna logo Birthday HMMT Saat ditemui dikesempatan yang berbeda Arsyad pun menerangkan makna logo Birthday HMMT ke 13. Menurutnya logo birthday yang berbentuk tangan tersebut bermakna semangat HMMT saat ini. Sedangkan pita yang digenggam bermakna kejayaan. Hal tersebut dimaksudkan agar kepengurusan HMMT tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. “Sedangkan background hitam sendiri bermakna Teknik Material dan Metalurgi yang identik dengan karbon,” imbuh pria yang akrab disapa Acad ini. (sha/far)

sudah

Nabella Nurul Aini (MT 14) “Setuju dengan adanya bendera ASEAN tersebut. Setahu saya malah baru ITS kampus yang memasang bendera ASEAN. Kita sebagai mahasiswa memang harusnya paham akan AEC yang kian mendekat. Pasalnya banyak hal yang harus segera diperbaiki sebelum banyak negara lain masuk ke Indonesia.” Zahra Karima (MT 13) “Setahu saya bendera itu ada untuk menyambut AEC. Ya mungkin itu

HMMT 2013/2014

KETELADANAN MENGUKIR KARYA

hima.material.its.ac.id

3

siapkah

anda 2015? ASEAN Economic Community Gambar diambil dari http://en.aectourismthai.com/

MATERIAL FRIDAY SALE hmmt.its@gmail.com

ON FRIDAY AT PARK’S JTMM Clothes | Shoes | Cullinarry | and many more BSO Kewirausahaan HMMT

@HMMT_ITS


Matriks in Buletin

EDISI II Nov-Des 2013

4

PJTD VI, Awal Mula Pergerakan Media di HMMT Himpunan Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi (HMMT) kembali mengadakan pelatihan mengenai jurnalistik dengan nama Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) ke VI. Uniknya, PJTD yang berlangsung selama tiga hari ini mengangkat tema Spirit Pergerakan Media HMMT mulai Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11). Matriks,JTMM-Beberapa materi seputar jurnalistik disampaikan dengan lugas oleh pemateri yang hadir. Materi yang disampaikan, diantaranya teknik menulis, teknik wawancara, wawasan jurnalistik, pengelolaan informasi, sharing media, fotografi jurnalistik, dan media sebagai pergerakan Indonesia. Antusiasme 36 peserta PJTD VI pun mulai terasa saat materi-materi mulai disampaikan. Agus Supriyanto, kepala biro Tempo Surabaya pun menjelaskan akan pentingnya media di setiap masa. Menurutnya, pada masa pemerintahan orde baru pun media tidak kalah pentingnya dalam mengkritisi kebijakan pemerintahan kala itu. Tak ayal, Tempo pun menjadi media massa sasaran pembredelan oleh pemerintah. “Saat itu pemerintah sepertinya terancam dengan adanya pemberitaan media massa yang mengkritik pemerintah. Karena itu Tempo beserta beberapa media massa lain dibredel oleh pemerintah,” terang Agus. Menurutnya peran media hingga saat ini masih sangat berpengaruh terhadap pemerintahan. Karena itu ia pun mengajak peserta PJTD yang hadir untuk dapat bersikap kritis dalam membuat suatu pemberitaan. “Kritis boleh, asal data yang didapatkan harus sesuai dengan fakta yang ada,” imbuhnya. Tak hanya itu, materi fotografi jurnalistik pun disampaikan dengan gaya yang serius tetapi santai oleh Prima Kirtti Utomo Yusuf. Ia pun tak enggan untuk menceritakan pengalamannya menjadi reporter dan fotografer di dinas Komunikasi dan informasi Pemerintah Kota Surabaya. “Untuk bisa mendapatkan foto yang bagus kita harus bisa menangkap momen. Jangan lupa tentukan angle atau sudut pandang yang akan diambil

HMMT 2013/2014

KETELADANAN MENGUKIR KARYA

hima.material.its.ac.id

agar foto tersebut dapat menggambarkan suasana yang sebenarnya ,” terang pria yang akrab disapa Prima ini. Ia pun menjelaskan beberapa teknik foto agar bisa menghasilkan gambar yang baik. Diantaranya yakni pengaturan ISO, diafragma, dan shutter speed. Prima menjelaskan bahwa pengaturan ISO dilakukan untuk menyesuaikan pencahayaan objek yang akan difoto dengan kamera. Bila objek yang akan difoto berada dalam ruangan yang pencahayaannya kurang, maka ISO dapat diperbesar, begitu pula sebaliknya. “Diafragma dapat kita atur sesuai dengan fokus mana yang akan kita ambil gambarnya. Sedangkan shutter speed digunakan untuk mengatur kecepatan cahaya yang masuk kedalam kamera. Semakin cepat shutter speednya, maka cahaya yang masuk akan semakin sedikit,” papar pria berkacamata ini. Sharing media dari TV One pun dilakukan saat hari kedua pelatihan. Supriyana, Kepala Biro TV One Surabaya pun menerangkan beberapa hal terkait mengelola keredaksian yang dilakukan oleh TV One. Supriyana pun semakin antusias saat banyak peserta yang memberondongnya dengan sejumlah pertanyaan untuk mengenal sistem pengelolaan TV One lebih jauh. “Bagus sekali acara pelatihan jurnalistik ini. peserta yang hadir ternyata sangat kritis,” puji Supriyana saat ditemui usai acara. Tak hanya pembicara dari luar, sejumlah materi dasar jurnalistik pun disampaikan oleh beberapa redaktur dari media massa ITS yakni ITS Online. Penjabaran materi pun dimulai dari teknik penulisan, wawasan jurnalistik, dan teknik menulis. “Agar sesuai dengan tema, materi dasar jurnalistik tersebut lebih ditekankan pada teknik khusus agar peserta dapat menggali berita lebih kritis lagi dan menggerakkan orang yang membaca tulisannya,” ujar A.Marsha Alviani, ketua panitia acara tersebut. Selain itu, materi pengelolaan informasi pun turut dipaparkan oleh Helmy Satria Martha Putra dari HMTC. Helmy pun menekankan pada media sosial yang harusnya lebih digencarkan pada era

- Salah satu kelompok mempresentasikan hasil simtot

teknologi ini. “Saat ini sudah era teknologi. Medsos sudah banyak dan kita dapat memanfaatkan hal tersebut untuk menshare informasi yang ada di himpunan atau jurusan,” jelasnya. Pada hari terakhir, kegiatan pun dilanjutkan dengan simulasi total yang temanya dibagi per kelompok. Simulasi total yang dijalankan adalah membuat mading dan buletin sesuai dengan tema yang didapat oleh tiap kelompok. Kemudian, pelatihan ditutup dengan awarding dan penutupan oleh ketua HMMT. (aim/sha)

UPCOMING EVENT roadshow

HMMTMENGAJAR GUGUR GUNUNG

6

KONGRES

PM3I HMMT berbagi COMING SOON

DECEMBER TO REMEMBER

Struktur Kerdaksian MATRIKS | Pelindung: Dr. Sungging Pintowantoro,S.T.,M.T. | Penanggung Jawab: M. Zaki Hauna | Pimpinan umum: M. Khairurreza | Pimpinan Redaksi : A. Marsha Alviani |Bendahara Umum: Anissa Febri Dwi Yanti | Koordinator Liputan : Rahmandika Firdauzha H. H. | Redaktur: Nimas Faradyta | Layouter : Hendriya Binawa Gana, Fakhrozi Achmad Rizky | Reporter : Ratno Wijaya, Hussein Abdurrachim, Olivia Rosalia, Nuri Setyo Taufiqqurrahma | Fotografer: Azhar Basyir

hmmt.its@gmail.com

@HMMT_ITS


MIB Edisi II - Nov Des 2013