__MAIN_TEXT__

Page 1

An-Nuur www.masjidannuur.com

AYO MAKMURKAN MASJID

Buletin

Masjid An-Nuur Perumahan Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur

Qur’an Hadits

PEMIMPIN MUSLIM AL-QUR’AN

MUSLIM Memilih

Pemimpin MUSLIM

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah kami ingin mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS: An Nisa’ [4]: 144) “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya bagimu; sebahagian mereka adalah auliya bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” (QS. Al-Maidah: 51)

An-Nuur | Vol.84/Tahun 08/ Jumadil Akhir 1438 - Maret 2017

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian jadikan bapakbapak dan saudara-saudara kalian pemimpin-pemimpin (kalian), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kalian yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpin, maka mereka itulah orang-orang yang zalim....” (QS. At-Taubah: 23) Baca juga: - Surah Al Maidah: 81 - Surah An-Nisa : 138-139 - Surah Ali Imran : 28 - Surah Al Mumtahana 1

Dewan Penasehat: H Muhammad Bhakty Kasry | Pemimpin Redaksi: Emil Azman Sulthani | Redaktur: Fathurroji NK | Tim Redaksi: Syaiful Atmar, Dedeng Syahbudin, Harris Fadillah | Photografer: Fathur | Desain & Layout: Langit Putera Cahya | Ditribusi : Tim DKM | Alamat Redaksi: Masjid An-Nuur Perum. Permata Timur Curug Kalimalang Pondok Kelapa Jakarta Timur 13450 | Telp. 021-86900849 | Faks. 021-86900877 | Email: suaramasjidkita@gmail.com | Website: www.masjidannuur.com

DAFTAR ISI : v Info Kegiatan - 2 Didukung oleh: v Pengajian - 3 v Nurani - 7 v Silaturahim - 8An-Nuur | www.masjidannuur.com

1


kegiatan

Kegiatan Setahun 2017 1. Sholat Qiyamullail seminggu dua kali setiap Jumat dan Ahad dini hari. Imamnya; ustadz. H Hasanudin Sinaga SQ. ( imam tetap Masjid Istiqlal), Ustadz H. Nur Syarifudin Zaky SQ ( Al Hafiz, Qori Nasional), Ustadz H. Ali Imron, Ustadz Biron, dan Ustadz Tafsirudin. 2. Pengajian Dhuha setiap sebulan sekali. 3. Pengajian Tematik setiap malam Senin setelah Maghrib. 4. Dzikir dg ustadz HM Arifin Ilham setiap Sabtu awal bulan. 5. Pengajian al-Qur’an setiap hari Kamis setelah Isya’ (Pengajar Ustadz H. Nur Syarifudin Zaky) 6. Pengajian ibu-ibu Khoirunnisa setiap Jumat sore, Jumat pertama dan ketiga (Pengajar Ustadz H Ali Imron) 7. Santunan sembako setiap sebulan sekali. 8. Program santunan anak yatim. 9. Sunatan masal setahun sekali pada bulan Muharam. 10. Klinik sehat An-Nuur di buka setiap; Senin, Rabu dan Jumat pukul 16.30-20.00 wib 11. Yayasan Roudlatul Jannah (pelayanan kematian) 12. Setiap Ramadhan mengadakan buka bersama bersama kaum dhuafa & anak yatim sebulan penuh. 13. Setiap Ramadhan di hari ke 21 mengadakan sahur bersama (700-1000 nasi kotak) di sediakan oleh PT. Pandu Siwi Sentosa/ donatur tetap ) 14. Setiap Ramadhan di 10 hari terakhir mengadakan shalat Qiyamullail plus sahur bersama. 15. Pengurus DKM An-Nuur (Sie peribadatan) menerima pengislaman para mualaf yang akan masuk Islam.

Pengurus DKM Masjid An-Nuur Tahun 2016-2018 DEWAN PENASEHAT Ketua : H Muhammad Bhakty Kasry Anggota : M Ichtiadi, Maryono Saliyam, Soewarno, Herman Agus, Sjaiful Atmar, Agung Buntaran DEWAN KEMAKMURAN MASJID Ketua : Harris Fadillah Wakil : Wisnu Budi DEWAN SYARIAH

Agenda Maret 2017 KHOTIB JUMAT Tanggal

03

Nama Khotib H. AHMAD JUNARDI

10

H. M HAZAIRIN

17 24 31

H. IBNU RACHMAN ALBUGHURI H. ARIF UNTUNG H. TENGKU ZULKARNAIN

PENGAJIAN AHAD SHUBUH Tanggal

Nama Penceramah

05 12 19

H. DIDI ABU AHMAD H. ARIFIN NUGROHO H. M SUBHAN

26

H. BEBEN MUBAROK

PENGAJIAN TEMATIK AHAD 01 (FIKIH) 02 (SHIRAH)

H. PANGADILAN DAULAY

03 (TAFSIR)

H. HUSNUL HAKIM

04 (AKHLAQ)

2

Nama Penceramah H. DJAELANI HUSNAN

H. YUSUF USMAN BAIZA

An-Nuur | Vol.84/Tahun 08/ Jumadil Akhir 1438 - Maret 2017

Ketua: Emil Azman Sulthani Anggota: Aswan Bakri, Nur Syarifudin Zakky, M Nurman, Sayid M Iqbal, Win Muchtar KEUANGAN Ketua: Ali Rachman Anggota: Rino Mandariza, Nursyamsi, Agung Priyanto, Handoyo ADMINISTRASI Ketua: Harto Anggota: Satria, Teguh, Doddy Sutrisno, Harjono, Budi PERIBADATAN Ketua: Emil Azman Sulthani Anggota: Harry Utomo, Arif, Adi Sasuci, semua Imam dan semua Muadzin SOSIAL Ketua: Ferry Azhari Anggota: Suyud, Liliek Ichtiadi, Yanti Bambang, Ning Kuryana, Yopie Yuliarso, Solikhan, Yati FASILITAS Ketua: Bambang W Anggota: Zulhanany, Ical Martosukarto, Nino Aditya, semua Marbot


pengajian tausiyah yg agung dan mulia. Sungguh kalian bagaimana pemimpin kalian, inilah diantara kreteria pemimpin dalam Islam: 1. Muslim 2. Dewasa 3. Sehat jasmani 4. Bertaqwa, takut sekali berbuat ma’shiyat 5. Ikhlas 6. Jujur, shiddiq 7. Cerdas, fathonah 8. Dipercaya, Amanah 9. Semangat da’wah, tablig 10. Adil 11. Bijaksana 12. Berani 13. Tegas 14. Berwibawa 15. Rendah hati 16. Dermawan 17. Belas kasih, penyayang 18. Teladan, uswah hasanah 19. Dicintai umat 20. Rumah tangganya sakinah.

Muslim MEMILIH

Pemimpin MUSLIM

P

impinan Majelis Az Zikra KH Muhammad Arifin Ilham memberikan nasihat terkait kriteria pemimpin dalam Islam. Berikut adalah beberapa nasihat Ustaz Arifin yang ia tulis di laman facebooknya, Rabu (8/2/2017): Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu. SubhanAllah walhamdulillah sahabatku hukum memilih pemimpin hukumnya wajib, dan Islam sangat memperhatikan kepemimpinan. Simaklah Kalam Allah ini, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (pemimpin) dg meninggalkan orang-orang mu’min. Apakah kami ingin mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS An Nisa’ 144). “Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan yg pedih. (Yaitu) orang-orang yg mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (pemimpin/teman penolong) dg meninggalkan orang-orang mu’min. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka

sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah” (QS An-Nisa’ 138-139). Demikian pula dalam surah Ali Imron 28, Al Maidah 51, Al Maidah 57, Al Maidah 80 - 81, At Taubah 23, Al Mujadalah 22, dan Al Muntahanah 1. Rasulullah bersabda, ”Sesungguhnya manusia yg paling dicintai oleh Allah dan paling dekat tempat duduknya pada hari qiamat adalah pemimpin yg adil, sedangkan manusia paling dibenci oleh Allah dan paling jauh tempat duduknya adalah pemimpin yg zhalim” (HR Tirmidzi dan Ahmad). “Jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah seorang di antara mereka menjadi pemimpinnya” (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah). Ingat sahabatku kisah pembaiatan Abu Bakar di Saqifah Bani Saidah sesaat pasca wafatnya Rasulullah adalah bukti lain betapa pentingnya arti kepemimpinan ini dalam Islam. Saat jasad Nabi yg belum lagi dimakamkan, para sahabat lebih mendahulukan memilih khalifah pengganti Nabi daripada menyelenggarakan jenazah beliau

Lihatlah, kenalilah, istiharohlah, pilihlah, berdoalah, dan tawakkal kepada Allah. Jangan pernah remehkan soal pemimpin ini, dan jangan sekali kali golput, walau belum ideal sempurna, ini menentukan perjalanan negeri kita tercinta Indonesia. Anyway, siapapun pilihan kita dan pilihan saudara kita, juga saudara kita non muslim bahkan siapapun terpilih WAJIB KITA HORMATI, kita harus belajar ”like in dislike” suka dalam ketidaksukaan, itulah penghormatan kepada saudara kita, sebangsa setanah air, sahabatku. Di status yang berbeda, KH. Muhammad Arifin Ilham juga mengatakan, ”We are moslems” kita dihadirkan sebagai umat pilihan, umat terbaik, umat berakhlak mulia, umat penda’wah, bukan pencaci maki, bukan penghujat, ”nahnud duaad lasnal qudhoot” umat pengajak bukan pengejek. Bagaimana kalian begitulah pemimpin kalian, krn itu bertaubatlah kepada Allah, taatlah kepada Allah, dan RasulNya, STOP MA’SHIYAT, insyaAllah Allah hadirkan pemimpin yg sholeh. Rapatlah barisan, satukan hati, tanggalkan perbedaan yg tidak prinsip, ayo bersama berjuang karena Allah untuk umat dan negeri Indonesia tercinta, ALLAHU AKBAR. y

An-Nuur | www.masjidannuur.com

3


pengajian lapangan pekerjaan. Selain itu, dengan pendidikan yang berkualitas, sehingga bukan hanya anak kita mendapatkan ilmu, tapi menumbuhkan akhlaknya,” ujarnya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan, silaturahmi tersebut terlaksana dengan baik. Apalagi, diisi dengan siraman

Insya Allah, JAKARTA

Dipimpin oleh Muslim

P

engajian bulanan di Masjid An-Nuur yang dihadiri oleh Ustadz HM Arifin Ilham setiap Sabtu pekan pertama ini cukup istimewa, karena taklim bulanan ini kehadiran tamu calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, Sabtu, 4 Februari 2017. Seperti pengajian sebelumnya, para jamaah yang hadir di pengajian itu menyelenggarakan shalat Ashar berjamaah. Biasanya hadir sebagai imam adalah Ustadz Arifin Ilham, namun karena kondisi jalanan yang sangat macet, Ustadz Arifin terlambat. Begitu juga Anies juga terlihat terlambat datang. Namun demikian, keduanya bisa bersama hadir di tengah-tengah jamaah Masjid An-Nuur. Untuk mengisi kekosongan setelah shalat Ashar, hadir Ustadz H. Moh. Thamrin mengisi tausiyah seputar pemimpin dalam Islam. “Beliau (Anies-red) ini sangat de-

4

kat dengan para ulama, banyak poto beliau bersama ulama, Insyaa Allah amanah dan jujur beliau. Kalau kita berkumpul, kita akan kuat di Jakarta,” tutup Ustadz Thamrin. Semetara itu, Ustadz Arifin dalam tausiyahnya mengajak umat Islam untuk mengevaluasi diri dan mendoakan setiap manusia di dunia mendapatkan hidayah Allah, termasuk tersangka penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. ”Banyak saudara Cina kita masuk Islam,” ujarnya. Ustadz Arifin juga mendoakan agar Jakarta mendapatkan pemimpin yang shaleh. ”Insya Allah Jakarta akan hadir pemimpin yang shaleh,” ujar Ustadz Arifin. Sementara itu, Anies yang sudah berada di depan para jamaah bersama Ustadz Arifin menyebutkan harapannya menghadirkan keadilan di Jakarta. ”Keadilan itu dihadirkan salah satunya dengan ketersediaan

An-Nuur | Vol.84/Tahun 08/ Jumadil Akhir 1438 - Maret 2017

rohani melalui tausiyah, zikir dan doa bersama. ”Saya ingin meminta doa, agar dikuatkan dalam menjalani amanah ini, didekatkan dengan ikhlas, istiqomah dengan ikhtiar bersama ini. Insya Allah,” ujar Anies. Setelah bertemu dengan para jamaah, Ustadz Arifin dan Anies menuju kediaman Dewan Pembina DKM An-Nuur, HM. Bhakty Kasry untuk menggelar ramah tamah bersama sebagian pengurus masjid.y


aksi 112

AKSI 112, Doa, Zikir

& Tausiyah Nasional

L

angit gelap, hujan terus mengguyur ibukota Jakarta pada Sabtu, 11 Februari 2017. Meski demikian, tak menyurutkan umat Islam dari berbagai penjuru untuk hadir dalam aksi yag dikenal dengan Aksi 112 di Masjid Istiqlal. Munas pun penuh dengan lautan manusia serba putih. Aksi 112 ini merupakan kelanjutan dari aksi-aksi sebelumnya. Selain untuk menuntut ditegakkannya keadilan atas penista agama, umat Islam juga menggelar aksi Bela Islam, Bela Ulama. Pasalnya, pasca Aksi 212, banyak ulama yang dikriminalisasi. Aksi 112 berisi doa, zikir dan tausiyah jelang hari tenang Pilkada DKI Jakarta. Sebelumya, Aksi 112 ini akan digelar di Bundaran HI, Monas, namun setelah melakukan musyawarah, akhirnya para ulama memutuskan untuk menggelar di Masjid Istiqlal. Menurut Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia

(GNPF-MUI) Zaitun Rasmin, bersyukur dengan pemindahan Aksi 11 Februari (112) ke Masjid Istiqlal, Jakarta. “Ada kebaikan yang Allah hadirkan. Istiqlal menjadi petunjuk dari Allah setelah lokasi kami pindahkan,” kata Ustadz Zaitun di Masjid Istiqlal, Sabtu (11/2). Sebelumnya, Aksi 112 yang sedianya akan digelar di Monas dan Bundaran HI tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Dengan begitu, Aksi 112 yang juga dikoordinasi oleh Forum Umat Islam dipindah ke Istiqlal. Menurutnya, jika Aksi 112 benar dilaksanakan di dua tempat sesuai rencana awal, lebih banyak anggota jamaah yang diguyur hujan deras yang turun sejak sebelum subuh. Karena hujan terus mengguyur, mendung terus menaungi sekitar istiqlal. Sementara itu, dalam tausiyahnya Dewan Pembina GNPF-MUI, Habib Rizieq Syihab di depan umat Islam yang hadir disambut antusias jamaah.

Pekik takbir pun berkumandang di Masjid Istiqlal saat Habib Rizieq tampil di depan jamaah. Habib Rizieq menegaskan bahwa aksi yang digelar ini adalah untuk mencari ridlo Allah. “Apapun resiko yang akan kita hadapi tidak perkah kita peduli. Kita tidak boleh berhenti meningkatkan ukhuwah islamiyah, dan jangan bercerai berai, tidak boleh mundur selangkah dalam menegakkan kalimat Allah,” katanya. Habis Rizieq menghimbau ke sumua pihak, terutama pemimpin negeri ini, jangan dimaknai Aksi umat Islam ini sebagai aksi anti NKRI, anti kebihinakaan, makar, “Demi Allah kami cinta NKRI, demi Allah kami menjunjung tinggi kebhinekaan, kami bukan musuh bangsa ini,” tegas Habib Rizieq diiringi takbir para jamaah. Aksi 212 yang dihadiri jutaan umat Islam juga dihadiri oleh Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Mekopolhukam, berbagai kelompok golongan lintas mazhab. “Maka aksi kami harus dimaknai sebagai aksi kebhinekaan yang sesungguhnya,” katanya. Dalam penjelasannya, justru Ha-

bib Rizieq mempertanyakan aksi yang mana yang dianggap sebagai aksi anti bhineka? Ini murni gerakan umat Islam yang cintak kepada ulama, negara kesatuan dalam kemajumukan. “Kami memberikan masukan kepada negeri ini, umat Islam yang sudah menunjukan kesetiannya kepada NKRI ini,” tegasnya.y

An-Nuur | www.masjidannuur.com

5


nurani

TAUBAT Diasuh Oleh: H Emil Azman Sulthani (Penanggung Jawab Sie Peribadatan)

U

ntuk mencapai maqam iman, Islam, dan ihsan, yang sempurna diperlukan kebeningan hati jauh dari perbuatan dosa. Taubat adalah salah satu sarana yang diberikan Allah SWT kepada umat Islam untuk menyadari dosa ini, merenung sejenak, apakah langkah kita sudah benar atau makin jauh dari yang diharapkan Allah. Taubat merupakan arena dan momen kita rujuk kembali dengan Allah. Hakikat taubat itu menurut beberapa ulama tauhid adalah kegiatan perenungan yang diapit dan dikepung oleh dua jenis muhasabah atau refleksi serta menghitung dengan cermat setiap perbuatan diri, yaitu muhasabah sebelum dan sesudah taubat. Allah SWT ingin menyingkapkan hati kita dengan sesuatu yang kecil saja untuk melihat kualitas keimanan dan ketaqwaan kita. Ketaqwaan ini harus terus dijaga dimanapun dan kapanpun kita berada. “Bertaqwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada, ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik untuk menghapusnya ...”, demikian hadits Rasulullah dari Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim. Ketaqwaan inilah yang menjadi tiang taubat itu. Ketika Umar bin Khaththab RA bertanya kepada seorang sahabat Ubay bin Ka’ab tentang apa makna taqwa itu, lantas dia menjawab “al ihtiyaath” alias hati-hati. Jadi benarlah arti taqwa yang dimaksudkan oleh para ulama itu adalah mengerjakan apa yang diperintahkan Allah dan menghentikan apa yang dilarangNya. Alias kita harus senantiasa hati-hati dalam hidup ini. Allah selanjutnya berfirman dalam Al Quran surat Al Hasryr (59): 18, “Hai

6

orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah , sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakani”. Demikianlah Allah menyeru kepada setiap hambaNya untuk selalu berhitung dan mempersiapkan diri untuk senantiasa dalam ketaqwaan kepadaNya. Karena Allah mengingatkan kita semua akan adanya hari esok yang lebih menentukan dari pada hari ini di dunia, yaitu hari akhirat yang kekal dan abadi dimana nanti setiap diri dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT. Imam Al Ghazali dalam kitabnya Ihyaa ‘Ulumuddiin mengajak kita untuk merenungi diri tentang dosa apa yang telah kita perbuat. Setelah itu segerakan mengambil wudhu’ dan laksanakan shalat taubah, setiap kita berbuat kesalahan. Selanjutnya beliau menyarankan dalam kehidupan yang fana ini, selalulah kita berhusnuzhzhan atau berprasangka dan ber-positive thinking kepada Allah. Pastilah balasannya Allah juga akan berbaik sangka kepada setiap makhlukNya (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan setiap saat apabila kita melakukan dosa ucapkanlah kalimat taubat ini yaitu “astaghfirullaahal ‘azhim” yang dikenal dengan ungkapan “istighfar” yang artinya bermohon kepada Allah untuk menutupi kesalah dan dosa kita. “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih, maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Al Furqaan(25): 70. Sekali lagi Allah mengajak kita hambaNya untuk selalu bertaubat setelah itu beriman dan beramal shalih, dan akan mengganti lembaran buruk

An-Nuur | Vol.84/Tahun 08/ Jumadil Akhir 1438 - Maret 2017

kita yang telah lalu itu dengan lembaran pahala dan kebajikan. Sungguh luar biasa bukan? Masalahnya apakah kita tahu dan mau untuk mengerjakannya? Karena kita selalu digoda oleh nafsu, pikiran dan rayuan syetan laknatullah ini. Marilah kita selalu berdoa dan bermujahadah untuk itu. Para ulama tauhid menganjurkan kepada kita untuk membaca lafazh taubat ini di pagi hari atau Shubuh dan petang (‘Ashar/Maghrib). Pertama mengucapkan “Astaghfirullaahal ‘azhiim” sebanyak 100 kali. Kedua membaca kalimat “rabbigh firlii watub ‘alayya innaka antat tawwaabur rahiim” sebanayak 100 kali. Ketiga membaca doa sayyidul istighfar sebanyak sekali, “Allahumma anta rabbi .... dan seterusnya”. Selanjutnya para ulama tasawuf dan tauhid juga mengatakan tanda atau ciri-ciri taubat seorang hamba diterima Allah SWT. Pertama terjadi musibah yang beruntun kepada hamba tersebut. Itu pertanda dosanya dihapus oleh Allah SWT. Kedua kehidupan, amalan, dan pekerjaannya semakin sakinah tenang dan damai serta tuma’ninah tidak terburu-buru berurutan dan tertib. Ketiga sekarang dia berhati-hati dalam berteman atau memilah-milah teman tentunya teman yang baik. Dan keempat amalan yang dikerjakannya atau amalannya semakin banyak dan subur. Marilah kita selalu berdoa kepada Allah SWT untuk selalu istiqamah dalam bertaubat ini untuk selalu memperbaiki diri kita, sebagai peningkatkan kualitas keimanan kita. Sembari melaksanakan himbauan Allah kepada kita hambaNya. Dan apabila amalan ini kita dawamkan, berarti kita akan menghadap Allah di hari akhirat nanti dalam keadaan yang sebaik-baiknya, diampuni dan disayangi Allah. Aamiin yaa rabbal ‘aalamiin. Wallaahu a‘lam bishshawaab.y


pengajian

H

idup di dunia harus istiqomah dalam kebaikan. Untuk menjadi istiqomah banyak godaan setan yang akan mengganggunya, untuk itu harus terus mendekatkan diri kepada Allah agar istiqomah dalam kebaikan bisa terlaksana. Dalam ceramahnya, Ustadz HM Yunus Yulianzam di Masjid An-Nuur setelah Shubuh pada Ahad, 22 Jumadil Awal 1438/ 19 Februari 2017 memaparkan tentang bagaimana membentuk pribadi yang istiqomah dengan iman dan Islam dan husul khatimah. Ustadz Yunus memaparkan data dari Habibi Center tentang jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang turun hingga 68 persen. Bahkan data dari Deewan Dakwah setiap tahunnya, umat Islam yang murtad mencapai 2 juta jiwa. Menurut Ustadz Yunus, hal ini menunjukkan umat Islam tidak konsisten dalam menjalankan ajaran Islam. Terlebih lagi dengan adanya Pilkada DKI yang ternyata suara calon kafir masih memiliki pemilih yang banyak. Sebab mengapa harus istiqomah, karena harus yakin bahwa Islam agama yang benar, tidak ada kebenaran melain-

Istiqomah dalam Kebaikan kan dalam Islam. Ada tiga konsekuensi dari itu istiqomah, yakni meyakini iman dan Islam sebagai kunci keselamtan di dunia dan akhirat, sebagai kunci ketenangan hidup dan sebagai kunci kesuksesan dan keberuntungan. “Ukuran sukses di dunia ini ada dua, jika hidupnya untuk ibadah dan berdakwah menyampaikan kebenaran kepada keluarga dan orang lain,” ungkapnya.

Untuk menghancurkan istiqomah ini, musuh Islam menggunakan berbagai cara, diantaranya melalui pendidikan dan hiburan yang merusak. Jika umat Islam menyadarinya, niscaya istiqomah bisa bertahan. “Tanda-tanda orang yang istiqomah, prinsip hidupnya adalah karena Allah, motivasi dasarnya hanya Allah,” katanya.y

Umrah Bersama Pandu As Shofa Perjalanan umrah di Madinah 2 hari dan Mekah 5 hari bersama Dewan Pembina DKM An-Nuur HM. Bhakty Kasry bersama istri, Imam Masjid An-Nuur Ust. H. Hasanudin Sinaga, Ramli bersama istri, Imran Pasaribu dan istri, Adi dan istri, Zubir, Adi dan Agung Balikpapan. Rombongan juga menunaikan ibadah Qiyamullail diimami Ust Hasanudin.y

Di depan makam Rasulullah

An-Nuur | www.masjidannuur.com

7


silaturahim

Cinta Masjid

Safari Sehari di 4 Masjid

I

slam adalah agama rahmtan lil alamien. Beruntung Islam di negeri ini adalah mayoritas, di mana setiap kita singgah ke kota di negeri ini terdapat masjid sebagai tempat ibadah umat Islam.

naga dan menjalankan shalat di masjid bandara. “Alhamdulilah perjalanan satu hari semua shalatnya tepat waktu dan

Dewan Pembina DKM An-Nuur HM. Bhakty Kasry yang juga CEO Pandu Logistics bersama H. Imran Pasaribu (MAS Cargo), H. M Zubir (MAS Cargo) dan Ustadz H. Hasanudi Sinaga serta beberapa rombongan dari Jatim yang dipimpin oleh Pak Pujiono melakukan silaturahim ke beberapa masjid di Jawa Tengah. November lalu, perjalanan dimulai dari Bandara Halim dengan menjalankan shalat Subuh berjamaah di Masjid Halim Airport dengan imam Ustadz Hasanudin Sinaga. Sampai di Jepara menunaikan shalat Dhuha di Masjid Agung Jepara. Lalu dilanjutkan ke Kudus dan shalat Shuhur jama’ Ashar di Masjid Menara Kudus. Perjalanan dari Kudus ke Demak diisi shalat tahiyatul masjid di Masjid Agung Demak. Lalu rombongan kembali ke Semarang, tiba di Bandara Halim tepat waktu shalat Maghrib diimmai lagi oleh ustad hasanudin si-

8

An-Nuur | Vol.84/Tahun 08/ Jumadil Akhir 1438 - Maret 2017

dimudahkan oleh Allah karena niatnya mengujungi rumah Allah, subhanallah,� tuturnya. Desember, perjalanan safari ke masjid-masjid juga berlangsung, tepatnya ke beberapa masjid di Malaysia. Di mana rombongan dimulai dengan singgah di masjid Bandara Cengkareng untuk menunaikan shalat Shubuh berjamaah. . Usai shalat, rombongan terbang ke Malaysia, di Masjid Putra Jaya untuk menunaikan tahiyatul masjid, lalu perjalanan menuju Masjid Besi untuk menjalankan shalat Dhuha. Masjid Besi berjarak 2.2km dari Masjid Putrajaya. Setelah di Masjid Besi, rombongan mengejar waktu untuk shalat Jumat di Masjid Asy-Syakirin di Kuala Lumpur City Center. Masjid ini berdekatan dengan Menara Kembar Petronas tepatnya di ujung taman KLCC. Masjid ini mampu menampung sebanyak 12.000 orang sejak direnovasi pada tahun 2009. Masjid dua lantai ini luasnya 21 hektare. y

Profile for masjid annuur

Buletin an nuur maret 2017  

Buletin an nuur maret 2017  

Advertisement