__MAIN_TEXT__

Page 1

An-Nuur www.masjidannuur.com

AYO MAKMURKAN MASJID

Buletin

Masjid An-Nuur Perumahan Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur

Qur’an Hadits

PEMIMPIN MUSLIM AL-QUR’AN

Jadikan

Masjid

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya bagimu; sebahagian mereka adalah auliya bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” (QS. Al-Maidah: 51)

Tempat Belajar Anak

Surat

Ust. Arifin Ilham

1 | Buletin An-Nuur | Vol.83 /Tahun 08/ Jumadil Awal 1438 - Februari 2017

Anies Baswedan:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah kami ingin mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?” (QS: An Nisa’ [4]: 144)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian jadikan bapakbapak dan saudara-saudara kalian pemimpin-pemimpin (kalian), jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kalian yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpin, maka mereka itulah orang-orang yang zalim....” (QS. At-Taubah: 23) Baca juga: - Surah Al Maidah: 81 - Surah An-Nisa : 138-139 - Surah Ali Imran : 28 - Surah Al Mumtahana 1

Dewan Penasehat: H Muhammad Bhakty Kasry | Pemimpin Redaksi: Emil Azman Sulthani | Redaktur: Fathurroji NK | Tim Redaksi: Syaiful Atmar, Dedeng Syahbudin, Harris Fadillah | Photografer: Fathur | Desain & Layout: Langit Putera Cahya | Ditribusi : Tim DKM | Alamat Redaksi: Masjid An-Nuur Perum. Permata Timur Curug Kalimalang Pondok Kelapa Jakarta Timur 13450 | Telp. 021-86900849 | Faks. 021-86900877 | Email: suaramasjidkita@gmail.com | Website: www.masjidannuur.com

DAFTAR ISI : v Info Kegiatan - 2 Didukung oleh: v Pengajian - 3 v Nurani - 7 v Silaturahim - 8An-Nuur | www.masjidannuur.com

1


kegiatan

Kegiatan Setahun 2017 1. Sholat Qiyamullail seminggu dua kali setiap Jumat dan Ahad dini hari. Imamnya; ustadz. H Hasanudin Sinaga SQ. ( imam tetap Masjid Istiqlal), Ustadz H. Nur Syarifudin Zaky SQ ( Al Hafiz, Qori Nasional), Ustadz H. Ali Imron, Ustadz Biron, dan Ustadz Tafsirudin. 2. Pengajian Dhuha setiap sebulan sekali. 3. Pengajian Tematik setiap malam Senin setelah Maghrib. 4. Dzikir dg ustadz HM Arifin Ilham setiap Sabtu awal bulan. 5. Pengajian al-Qur’an setiap hari Kamis setelah Isya’ (Pengajar Ustadz H. Nur Syarifudin Zaky) 6. Pengajian ibu-ibu Khoirunnisa setiap Jumat sore, Jumat pertama dan ketiga (Pengajar Ustadz H Ali Imron) 7. Santunan sembako setiap sebulan sekali. 8. Program santunan anak yatim. 9. Sunatan masal setahun sekali pada bulan Muharam. 10. Klinik sehat An-Nuur di buka setiap; Senin, Rabu dan Jumat pukul 16.30-20.00 wib 11. Yayasan Roudlatul Jannah (pelayanan kematian) 12. Setiap Ramadhan mengadakan buka bersama bersama kaum dhuafa & anak yatim sebulan penuh. 13. Setiap Ramadhan di hari ke 21 mengadakan sahur bersama (700-1000 nasi kotak) di sediakan oleh PT. Pandu Siwi Sentosa/ donatur tetap ) 14. Setiap Ramadhan di 10 hari terakhir mengadakan shalat Qiyamullail plus sahur bersama. 15. Pengurus DKM An-Nuur (Sie peribadatan) menerima pengislaman para mualaf yang akan masuk Islam.

Pengurus DKM Masjid An-Nuur Tahun 2016-2018 DEWAN PENASEHAT Ketua : H Muhammad Bhakty Kasry Anggota : M Ichtiadi, Maryono Saliyam, Soewarno, Herman Agus, Sjaiful Atmar, Agung Buntaran DEWAN KEMAKMURAN MASJID Ketua : Harris Fadillah Wakil : Wisnu Budi DEWAN SYARIAH

Agenda Februari 2017 KHOTIB JUMAT Tanggal

03

Nama Khotib H. MUHIDIN

10

H. M RIZAL SIREGAR

17 24

H. DODY AL JAMBARY H. M THAMRIN

PENGAJIAN AHAD SHUBUH Tanggal

Nama Penceramah

05 12 19

H. RAHMADIN AFIF H. ARIFIN HADIARSO H. YUNUS YULIANZAM

26

H. ISHAK ISKANDAR

PENGAJIAN TEMATIK

KEUANGAN Ketua: Ali Rachman Anggota: Rino Mandariza, Nursyamsi, Agung Priyanto, Handoyo ADMINISTRASI Ketua: Harto Anggota: Satria, Teguh, Doddy Sutrisno, Harjono, Budi PERIBADATAN Ketua: Emil Azman Sulthani Anggota: Harry Utomo, Arif, Adi Sasuci, semua Imam dan semua Muadzin SOSIAL

01 (FIKIH)

Nama Penceramah H. DJAELANI HUSNAN

Ketua: Ferry Azhari Anggota: Suyud, Liliek Ichtiadi, Yanti Bambang, Ning Kuryana, Yopie Yuliarso, Solikhan, Yati

02 (SHIRAH)

H. PANGADILAN DAULAY

03 (TAFSIR)

H. HUSNUL HAKIM

FASILITAS

AHAD

04 (AKHLAQ)

2

Ketua: Emil Azman Sulthani Anggota: Aswan Bakri, Nur Syarifudin Zakky, M Nurman, Sayid M Iqbal, Win Muchtar

H. YUSUF USMAN BAIZA

An-Nuur | Vol.83/Tahun 08/ Jumadil Awwal 1438 - Februari 2017

Ketua: Bambang W Anggota: Zulhanany, Ical Martosukarto, Nino Aditya, semua Marbot


pengajian tausiyah

amalan tersebut karena 5 hal, yaitu: 1. Sakit Orang yang selalu istiqamah, konsisten, dan terbiasa semisal ibadah shalat tahajud. kemudian orang tersebut sakit sehingga secara fisik tidak dapat melaksanakan shalat tahajud. maka Allah akan tetap menganggap ia melakukan shalat tahajud pada saat sakit. 2. Musafir

ISTIQOMAH

dalam Kebaikan

P

engajian bulanan di Masjid An-Nuur bertepatan pada Sabtu, 8 Jumadil Awwal 1438/ 7 Januari 2017 disampaikan oleh Ustadz H. Muhammad Arifin Ilham usai shalat Ashar berjamaah, dengan imamnya adalah Ustadz Arifin Ilham. Umat Islam diajarkan untuk selalu istiqamah dalam kebaikan. Setiap lima waktu, umat Islam istiqomah membaca fatihah dalam setiap shalatnya. Kita berharap agar Allah memberikan hidayah dan jalan yang istqamah atau lurus. Allah menyukai seseorang yang terus bermujahadah dalam istiqamah untuk lebih dekat kepada Allah. Ada saatnya sakit, bosan, jenuh tapi terus berikhtiar untuk terus mendekatkan diri kepada Allah. Orang yang selalu istiqamah menggunakan waktunya untuk halhal yang bermanfaat. Setiap saat waktu yang berjalan sangat bermakna untuk mengisi kehidupan di dunia ini. Waktu sangat bernilai untuk selalu ingin berjumpa kepada Allah. Istiqamah artinya tegak dan lur-

us serta tidak condong. Dalam artian, sebagaimana ungkapan Umar Ibnul Khattab RA, tegar dan komit dalam menunaikan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya sesuai dengan tuntunan Rasullullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Disamping tidak condong atau menyimpang kepada jalan-jalan lain yang menjerumuskan ke jurang kebinasaan. Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya mereka yang berkata: “Rabb kami adalah Allah”, kemudian mereka beristiqamah, maka tak ada baginya rasa takut dan duka cita. Meraka adalah penghuni syurga kekal di dalamnya sebagai balasan atas apa-apa yang mereka perbuat”. (QS. Al Ahqaaf (46): 13-14). Orang-orang yang konsisten, yang selalu istiqamah menjalankan perintah Allah, baik berupa amalan yang wajib maupun sunnah, diantaranya 7 sunnah Nabi, sungguh mereka adalah termasuk orang-orang yang beruntung. Amalan mereka terus mengalir walaupun mereka suatu ketika berhenti mengerjakan

Sebagai contoh, orang yang selalu istiqamah dalam melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid. Ketika dia dalam perjalanan semisal menuntut ilmu/kuliah sehingga dia tidak dapat melaksanakan shalat subuh di masjid, maka Allah tetap akan memberikan pahala seperti ketika ia sedang melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid. 3. Darurat syar’i Seorang wanita yang haid, padaha ia istiqamah beribadah shalat dhuha setiap hari. walaupun ia tidak melaksanakan shalat dhuha dikarenakan sedang haid. amalan shalat dhuha tetap ia dapatkan. 4. Darurat umum Semisal seorang yang istiqamah dan sealu meaksanakan shalat malam, karena ia pada malam itu mendapat tugas menjaga masjid, atau apapun demi keamanan. InsyaAllah, Allah tetap menganggap dia melaksanakan ibadah shalat malam. 5. Kematian Dan yang terakhir, keadaan yang akan kita semua alami dan tidak bisa kita hindari, yaitu mati. orang yang semasa hidupnya istiqamah menjalankan shalat berjamaah, shalat malam, shalat dhuha, dzikir, sedekah, dan lain sebagainya. Lalu ia meninggal, maka amalan ia yang mana ia selalu istiqamah menjalankannya akan terus mengalir sampai hari kiamat nanti.y

An-Nuur | www.masjidannuur.com

3


pengajian

Anies Baswedan:

Jadikan Masjid Tempat Belajar Anak

A

had pagi di Masjid AnNuur jamaah nampak lebih banyak dari biasanya. Jamaah yang mengikuti kegiatan qiyamullail yang disambung dengan shalat Shubuh berjamaah hingga meluber ke teras masjid. Ternyata, salah satu calon gubernur DKI, Anies Baswedan sedang bersilaturahim dengan jamaah Masjid AnNuur pada Ahad, 23 Jumadil Awwal 1438/ 22 Januari 2017. Usai menjalankan shalat Shubuh berjamaah, para jamaah mendengarkan tiga pemaparan. Paparan pertama dari Ustadz H. Khalid Al Amri, kedua H. Anies Baswedan dan terakhir oleh Ustadz H. Moh. Thamrin. Ustadz Khalid menyampaikan pemimpin yang baik adalah siap ditegur,

4

diingatkan oleh rakyatnya. Salah satunya dengan menjadi pemimpin yang adil. “Keadilan harus dimiliki oleh seorang pemimpin, harus siap menerima kritikan, cercaan, hinaan, bahkan kalau salah siap ditegur,” katanya. Ustadz Khallid mencontohkan ketika umat Islam sedang menjalankan shalat berjamaah, maka ketika imam bersalah atau batal, maka makmum wajib menegur dengan memberikan isyarat untuk mengingatkan sang imam. Terutama yang wajib menegur adalah orang yang berada pada shaf paling pertama. “Kalau di pemerintah adalah DPR yang menegur, jangan DPR bareng-bareng dalam kebatilan, padahal mereka wakil rakyat,” ucapnya. Berikutnya, Ustadz Khalid menam-

An-Nuur | Vol.83/Tahun 08/ Jumadil Awwal 1438 - Februari 2017

bahkan, pemimpin itu harus jujur dalam bersikap dan perbuatan. Allah selalu ada di mana pun kita berada, sehingga pemimpin yang jujur selalu merasa diawasi oleh Allah. Sementara itu, Anies Baswedan dalam paparannya menyampaikan persoalan pendidikan usia dini. Dalam kesempata itu, Anies memuji perpustakaan di Masjid An-Nuur. Bahkan mantan Mendikbud itu memuji koleksi buku yang dimiliki masjid ini. Anies menilai perpustakaan Masjid An-Nuur harusnya bisa dimanfaatkan oleh jamaah di sekitarnya. ”Saya kagum dengan perpustakaan Masjid An-Nuur, semoga buku di dalamnya


dapat dimanfaatkan oleh jamaah,” ujar Anies, Minggu pagi (22/1). Anies berharap nantinya masjid di Jakarta juga dapat mengadopsi perpustakaan di Masjid An-Nuur. Sebab, masjid pun dapat digunakan sebagai tempat menimba ilmu melalui buku yang disediakan, terlebih bagi para anak-anak. ”Nantinya masjid dapat dipakai anak-anak untuk belajar apalagi jika memiliki perpustakaan lengkap,” ucapnya. Dalam kesempatan yang sama, Ustadz H. Moh. Thamrin mengatakan bahwa umat Islam memiliki dua pasangan dalam Pilkada Jakarta, boleh Anis-Sandy atau Agus-Sylfi. Karena keduanya adalah muslim. Ustadz Thamrin menjelaskan, Indonesia harus mempunyai orang yang menjadi agen perubahan, perubahan itu harus ada di dalam diri kita, keluarga, dan masyarakat. “Kalau kita menjadi orang baik semua maka kita tidak akan dimusuhi orang lain,” katanya. Sekarang ini, kita ingin pemimpin yang jujur, tapi kita sendiri sering tidak jujur dengan keluarga kita, dengan istri, dan dengan anak. Kita mulai kejujuran dari orang-orang terdekat kita. Hal ini akan berimbas pada lingkungan sekitarnya. “Beliau ini sangat dekat dengan para ulama, banyak poto beliau bersama ulama, Insyaa Allah amanah dan jujur beliau. Kalau kita berkumpul, kita akan kuat di Jakarta,” tutup Ustadz Thamrin.

Setelah tiga penceramah usai berbicara di depan jamaah, para jamaah pun nampak berdesakan untuk bisa berfoto bersama Anies Baswedan. Sembari keluar masjid, para jamaah mendapatkan hidangan kue yang dipersembahkan oleh perusahaan jasa pengiriman, Pandu Logistics.y

Toko M212M Siap Melayani Umat

P

eristiwa bersejarah, keterlibatan 7.5 juta umat Islam pada 2 Desember 2016 atau yang biasa akrab disebut Aksi Damai 212 di Lapangan Monas telah menyadarkan umat Islam, bahwa kekuatan umat Islam sangat besar. Aksi Damai 212 yang menuntut ditegakkannya hukum atas penistaan agama telah menjadi titik awal umat Islam bangkit. Salah satunya adalah dalam hal kebangkitan ekonomi. Pasca Aksi 212, sudah berdiri Koperasi 212, Channel 212, Swalayan 212, yang salah

satunya adalah Toko M212M An-Nuur Jakarta Timur. Menurut Rahman, Penanggunjawab Toko M212M, bahwa toko ini berdiri pada 13 Januari 2017. Berdirinya toko ini sebagai wujud keterlibatan Masjid An-Nuur dalam kebangkitan ekonomi umat. Rahman menambahkan, toko ini hasil kerjasama 10 investor yang menyakatakan komitmennya untuk perkembangan Toko M212M. Toko M212M ini siap melayani kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau, Toko M212M ini juga merangkul warung atau toko-toko yang ada di sekitarnya. Toko buka pukul 07.00 s.d 20.00 wib. “Insya Allah umat disekitarnya senantiasa belanja di M212M untuk kebutuhan harian atau bulanan baik

datang ke toko langsung atau via telpon,” katanya. Untuk pemesanan barang di Toko M212M bisa menghubungi telepon 021-86900849 atau 087783006852 Whatsapp. Toko M212M pada Ahad, 22 Januari 2017 sempat dikunjungi oleh calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Anies mendukung kegiatan ekonomi umat yang sekarang mulai bangkit, terutama berbasis masjid.y

An-Nuur | www.masjidannuur.com

5


pengajian

M

emiliki harta berlimpah tidaklah mudah, karena pada setiap harta yang didapat dan digunakan akan ada pertanggungjawabannya di hari Akhir nanti. Untuk itu, umat Islam harus memahami bahwa harta adalah titipan yang harus dipergunakan dengan benar sesuai ajaran Islam. Pengajian pekanan pada Ahad, 9 Jumadil Awwal 1438/ 8 Januari 2017 disampaikan oleh Ustad H. Sugiarto dengan tema Harta dalam Islam. Dalam ceramahnya, Ustadz Sugiarto mengatakan, memiliki uang banyak tidak gampang, karena akan dipertanggungjawabkan. “Uang itu dari mana, untuk apa uangnya, bayar zakat atau tidak. Semakin banyak hartanya semakin sayang untuk mengeluarkan, itu penyakitnya,” jelasnya. Dalam Islam diwajibkan berzakat, tujuannya ada tiga yaitu, pertama membersihkan harta. Harta yang bisa dibersihkan dengan zakat bukan dari harta curian. Tapi harta yang didapatkan dengan cara halal masih juga terkontaminasi dengan perbuatan yang tidak baik.

Membersihkan Harta dalam Islam Kedua, tujuan bayar zakat untuk menyucikan hati dan ketiga untuk menentramkan hati. Jadi kalau sudah shalat, rajin berdoa dan masih gelisah jangan-jangan belum bayar zakat. Selain zakat ada juga anjuran dalam berinfak, tidak harus menunggu nisab harta atau sekitar 43 juta rupiah per tahun. Ketika mendapat rejeki lalu mengeluarkan infaq. Gajian berapapun

Syafaat Rasulullah untuk Umatnya

R

asulullah menjelaskan bahwa tidak ada yang dapat menyelamatkan manusia dari bencana dan kesulitan saat itu (hari kiamat) kecuali pemimpin mereka. Ketika itu manusia melihat kepemimpinan Rasulullah SAW dan mengakuinya, beliaulah yang bisa memberikan syafaat. Ustadz H. Muhammad Faisal dalam ceramahnya pada Jumat pagi 14

6

Jumadil Awwal 1438/ 13 Januari 2017 memaparkan soal syafaat Rasulullah. Ustadz Faisal mengatakan, di akhirat nanti kita tidak sendirian, Rasulullah akan pasang badan untuk umatnya agar tidak tersentuh oleh api neraka jahanam. Beliau peduli, bahkan syafaat rasul untuk umatnya meski dia punya doa besar. “Nabi sangat sayang kepada umatnya, beliau belum tenang sebelum umatnya masuk ke dalam syurga. Rasul akan

An-Nuur | Vol.83/Tahun 08/ Jumadil Awwal 1438 - Februari 2017

harus membayar infaq. Cukup tidak cukup harus mau dan dibiasakan untuk berinfaq. Baik di kala lapang maupun sempit. Orang yang berinfaq keuntungannya akan dikembalikan oleh Allah 10 kali lipat. Itu bisa dalam bentuk keluarga yang shaleh, anak yang shaleh, keluarga yang sehat, dan lain sebagainya.y memberikan syafaat kepada umatnya nanti,” tuturnya. Rasulullah juga akan memberikan syafaat kepada umatnya yang kebaikan dan keburukannya seimbang. Mereka tidak berada di surga dan tidak di neraka, tapi di tempat yang tinggi atau bukit Al-A’raf. Mereka memandang ke kanan akan menjumpai syurga dengan seluruh nikmatnya, sementara ketika memandang ke kiri menjumpai neraka dengan segala siksaannya. “Akhirnya mereka berkata dan berdoa, untuk ingin kembali ke dunia untuk melakukan amal kebaikan. Akhirnya Rasulullah memberikan syafaat kepada mereka,” jelasnya. Berikutnya syafaat Nabi untuk umatnya tanpa dihisab. Awalnya berjumlah 70 ribu sahabat, sedangkan sahabat nabi jumlahnya 124 ribu. Akhirnya Umar bin Khattab RA protes, dan akhirnya Nabi naikkan dari 70 ribu tadi menjadi, bahwa setiap orang dari 70 ribu bisa membawa 70 ribu lagi.y


nurani

SABAR Diasuh Oleh: H Emil Azman Sulthani (Penanggung Jawab Sie Peribadatan)

S

abar, mudah diucapkan, sulit dikerjakan. Betapa tidak, berapa banyak kaum Muslimin yang mendapati suatu situasi yang mengharuskan kita sabar, malahan tidak lulus dari ujian ini, bahkan cobaannya semakin berakumulasi dan bertambah. Padahal sabar ini adalah wajib hukumnya dalam capaian spiritual untuk menggapai maqam iman yang sempurna.

buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. Apabila kita dapat melihat sesuatu dibalik itu, maka demikianlah esensi sabar yang hakiki itu.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”, (QS Al Baqarah(2): 155). Demikianlah Allah mengingatkan kepada mukmin untuk bersabar dan bermujahadah terhadap semua cobaan yang akan selalu diturunkan Allah, untuk menyingkapkan hati kita, apakah kita merupakan orang yang beriman secara benar kepada Allah dan RasulNya. Dan kalau kita sabar itulah yang sebaik-baiknya buat kita. Dan balasannya syurga akan menanti kita.

Allah selanjutnya berfirman dalam Al Quran surat Al Baqarah(2): 156, “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mengucapkan: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNyalah kami kembali”. Kalimat ini disebut dengan kalimat istirjaa’ (pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu ditimpa marabahaya baik kecil maupun besar. Inilah sikap dan perilaku orang beriman yang diajarkan oleh Allah apabila mendapat musibah baik kecil maupun besar. Semuanya mengembalikan kepada Allah, karena Dialah yang berhak mendapat pengaduan ini, sambil terus ber-husnuzhzhan kepadaNya. Tidak ada lagi pertanyaan, “kenapa ya Allah, kenapa kami ya Allah yang Engkau tuju”, melainkan semuanya menyerahkan kepada Allah SWT sang penguasa langit, bumi dan alam semesta.

Allah SWT ingin menyingkapkan hati kita dengan sesuatu yang kecil saja untuk melihat kualitas keimanan kita. Kita akan diuji dan dicoba dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kesakitan atau kematian, dan kesulitan ekonomi. Kalau kita perhatikan secara seksama musibah yang diturunkan Allah hanya akan berkisar pada hal-hal yang telah disebutkan tadi. Persoalannya adalah adakah kita dapat mengambil ‘ibrah dan hikmah dalam bidikan Allah terhadap kita ini? Apakah kita dapat memahami dengan baik dan arif firman Allah dalam Al Quran surat Al Baqarah(2): 216, “... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat

Dalam ilmu tauhid kita belajar tentang Allah sebagai zat yang tidak boleh kita pertanyakan karena tidak akan ketemu dengan akal pikiran dan logika kita. Ada asma’ Allah yang dikenal dengan sebutan asmaaul husnaa, nama-nama Allah yang baik indah dan agung. Selanjutnya ada af ’al Allah atau pekerjaan dan kehendak Allah. Dan terakhir ada aatsarun Allah yaitu hasil pekerjaan dan jejak Allah. Bagi orang beriman yang sabarnya sudah terkendali, sifat Allah beserta pekerjaanNya berikut akibatnya adalah terserah Allah dan harus siap menerimanya. Bagaimana menyikapi asma Allah Al Qahhar yang Maha Pemaksa, Al Muntaqim yang Maha Penyiksa, Al Maani’u yang Maha Menolak serta Adh

Dharr yang Maha Pemberi Bahaya, sama baiknya dengan asma Allah Ar Rahman yang Maha Pengasih, Ar Rahiim yang Maha Penyayang, Al Lathiif yang Maha Penyantun, An Naafi’u yang Maha Pemberi Manfaat. Semuanya disikapi dengan: “itu adalah urusan Allah kita hanya berusaha dan bertawakkal kepadaNya”. Para ulama tauhid mengatakan dalam beberapa kitab mereka, betapa modal sabar ini adalah pintu iman yang hakiki dan akan membentengi hati dari keluh kesah yang tiada juntrungannya. Ada tiga sikap yang diajarkan mereka kepada kita orang yang beriman dalam menghadapi musibah ini. Pertama, menahan hati dari ucapan hati yang menggerutu, menggerundal, dan menyalahkan Allah. Kedua, menahan lidah dan lisan dari ucapan yang memaki, berputus asa serta mengumbar dan mengadu ke orang lain. Hadits Rasulullah SAW mengatakan “bahwa ukuran sabar itu adalah pada pukulan pertama ujian, cobaan dan musibah itu” untuk selanjutnya bukan ukuran sabar lagi. Ketiga, menahan tindakan dan perbuatan yang menjurus kepada dosa. Menyadari bahwa kalau kita mengadu dan bercurhat kepada manusia, sementara semua manusia juga merupakan ahli ujian, cobaan dan musibah pula. Bagaimana menahan hati, lisan atau lidah dan perbuatan ini, dari perbuatan tercela, keji dan mungkar adalah suatu perjuangan yang tiada taranya di sisi Allah SWT. Marilah kita selalu berdoa kepada Allah SWT untuk selalu istiqamah dalam bersabar. Sembari melaksanakan firman Allah, Al Baqarah(2): 153, “Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang yang sabar”. Wallaahu a‘lam bishshawaab.y

An-Nuur | www.masjidannuur.com

7


silaturahim

Silaturahim, Dakwah dan Bisnis di Malang

M

asjid harus menjadi daya tarik umat Islam untuk senang beribadah di dalam masjid, di mana pun berada. Seperti yang dilakukan oleh rombongan Pandu Logistics ini, saat menggelar koordinsasi wilayah Pandu Logistics di Malang Jawa Timur, tim yang dipimpin oleh H.Muhammad Bhakty Kasry, CEO Pandu Logistics yang sekaligus Penasehat DKM An-Nuur ini menjadwalkan setiap lima waktu di masjid-masjid yang ada di Malang.

anan kembali ke Kota Malang dan mempersiapkan untuk menunaikan ibadah shalat jama’ Maghrib dan Isya’ di Masjid Agung Malang. Pada Kamis dini hari, rombongan yang tergabung dalam tim Pandu Logistics Jawa Timur yang dikoordinasi oleh Pujiono, menggelar qiyamullail di Masjid Sabilillah, sebuah masjid yang oleh Kementerian Agama termasuk dalam masjid Paripurna. Qiyamullail dipimpin langsung oleh Ustadz H. Hasanudin Sinaga,

Tepat hari Rabu 25 Januari 2017, rombongan telah menjadwalkan ke beberapa masjid. Misalnya saja saat tiba di Malang waktu Dhuha, rombongan singgah ke Masjid di daerah Pakis untuk menggelar shalat Dhuha. Rombongan lalu menuju Kota Batu dan melihat Museum Angkot. Maklum saja, karena Pandu Logistics adalah perusahaan yang banyak menggunakan alat transportasi dalam pengiriman. Di Batu, rombongan juga menunakan shalat jama’ Dhuhur dan Ashar di Masjid AnNuur alun-alun Kota Batu. Setelah dari Kota Batu, perjal-

8

An-Nuur | Vol.83/Tahun 08/ Jumadil Awwal 1438 - Februari 2017

imam Masjid Istiqlal dan Masjid AnNuur. Kegiatan qiyamullail berjalan lancar hingga tiba waktu Shubuh, yang sekaligus dilanjutkan shalat Shubuh berjamaah. Usai shalat Shubuh, sebagian rombongan diterima oleh tim DKM Sabilillah di kantor masjid. Silaturahim dengan pengurus Masjid Sabilillah ini banyak membahas seputar isu keumatan dan masjid. Setelah kegiatan silaturahim dari masjid ke masjid, rombongan kembali ke hotel untuk menyelenggarakan Koordinasi Wilayah Pandu Logistics Jawa Timur yang berjumlah 23 cabang. Sambil bersilaturahim, berdakwah dan menjalankan bisnis. Hadir dalam kegiatan tersebut Pak H. Imran Pasaribu (MAS Cargo) dan Pak H. M Zubir (MAS Cargo). y

Profile for masjid annuur

Buletin an nuur februari 2017  

Buletin an nuur februari 2017  

Advertisement