__MAIN_TEXT__

Page 1

An-Nuur www.masjidannuur.com

Ayo Makmurkan Masjid

Buletin

Masjid An-Nuur Perumahan Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur

majalah masjid

Qur’an-Hadits

Dzikir, Syukur & Ibadah yang Baik y Mendidik Generasi Berakhlakul Karimah y

Tour Islami di VIETNAM

MEMAKAI SURBAN Al-Qur’an Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS Al-A;raf 7:31)

HADIS “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berkhutbah di hadapan orang-orang dengan memakai sorban hitam di kepalanya” (HR. Muslim 1359)

Ho Chi Minh-Hanoi-Halong Bay

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berwudhu beliau mengusap jidatnya dan imamah-nya serta mengusap kedua khuf-nya” (HR. Muslim 274) Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Shalat) dua rakaat dengan (memakai) sorban lebih baik dari (shalat) tujuh puluh rakaat tanpa (memakai) sorban”. “Sholat dua raka’at dengan memakai sorban lebih baik dibandingkan sholat 70 raka’at, tanpa sorban”. [HR. Ad-Dailamiy dalam Musnad Al-Firdaus sebagaimana yang disebutkan oleh As-Suyuthiy dalam Al-Jami’ Ash-Shoghir]

Dewan Penasehat: H Muhammad Bhakty Kasry | Pemimpin Redaksi: Emil Azman Sulthani | Redaktur: Fathurroji NK | Tim Redaksi: Syaiful Atmar, Dedeng Syahbudin | Photografer: Fathur | Desain & Layout: Langit Putera Cahya | Ditribusi : Tim DKM | Alamat Redaksi: Masjid An-Nuur Perum. Permata Timur Curug Kalimalang Pondok Kelapa Jakarta Timur 13450 | Telp. 021-86900849 | Faks. 021-86900877 | Email: buletin@masjidannuur.com | Website: www.masjidannuur.com

DAFTAR ISI : v Info Kegiatan - 2 v Pengajian - 3 v Nurani - 6 v Galeri - 8

1 | Buletin An-Nuur | Vol.61 /Tahun 06/ Jumadil Akhir 1436 - April 2015

20 Musuh Iblis di Dunia y Hikmah Disyariatkan Pernikahan y Menyiapkan Bekal Kematian y


Kegiatan Setahun 2015

1. Sholat Qiyamullail seminggu dua kali setiap Jumat dan Ahad dini hari. Imamnya; ustadz. H Hasanudin Sinaga SQ. (imam tetap Masjid Istiqlal), Ustadz H. Nur Syarifudin Zaky SQ ( Al Hafiz, Qori Nasional), Ustadz H. Ali Imron, Ustadz Biron, dan Ustadz Tafsirudin. 2. Pengajian Dhuha setiap sebulan sekali. 3. Pengajian Tematik setiap malam Senin setelah Maghrib. 4. Dzikir dg ustadz HM Arifin Ilham setiap Sabtu awal bulan. 5. Pengajian al-Qur’an setiap hari Kamis setelah Isya’ (Pengajar Ustadz H. Nur Syarifudin Zaky) 6. Pengajian ibu-ibu Khoirunnisa setiap Jumat pertama dan ketiga (Pengajar Ustadz H Ali Imron) 7. Santunan sembako setiap sebulan sekali. 8. Program santunan anak yatim. 9. Sunatan masal setahun sekali pada bulan Muharam. 10. Klinik sehat An-Nuur di buka setiap; Senin, Rabu dan Jumat pukul 16.30-20.00 wib 11. Yayasan Roudlatul Jannah (pelayanan kematian) 12. Setiap Ramadhan mengadakan buka bersama bersama kaum dhuafa & anak yatim sebulan penuh. 13. Setiap Ramadhan di hari ke 21 mengadakan sahur bersama (700-1000 nasi kotak) di sediakan oleh PT. Pandu Siwi Sentosa/ donatur tetap ) 14. Setiap Ramadhan di 10 hari terakhir mengadakan shalat Qiyamullail plus sahur bersama. 15. Pengurus DKM An-Nuur (Sie peribadatan) menerima pengislaman para mualaf yang akan masuk Islam.

Laporan Keuangan FEBRUARI 2015: Saldo awal Rp 62.245.926 Penerimaan Rp 23.217.704 Pengeluaran Rp 27.708.241 Saldo Akhir Rp 57.755.389

AGENDA APRIL 2015 2 | Buletin An-Nuur | www.masjidannuur.com

Khotib Jumat Tanggal

Nama Khotib

03

H. NURMAN

10

H. ARIFIN HADIARSO

17 24

H. TOHARUDDIN H. MAZDAR CHOIRI

Pengajian Ahad Shubuh Tanggal

Nama Penceramah

05 12 19

H. ARIFIN HADIARSO H. JUMHARUDIN H. IBNU ROHMA ALBUGHURI

26

H. HAZAIRIN

PENGAJIAN TEMATIK AHAD 01 (FIKIH)

Nama Penceramah H. DJAELANI HUSNAN

02 (SHIRAH)

H. PANGADILAN DAULAY

03 (TAFSIR)

H. HUSNUL HAKIM

04 (AKHLAQ)

H. YUSUF USMAN BAIZA

pengajian

Peristiwa Penting

Bulan Jumadil Akhir BANYAK peristiwa bersejarah yang terjadi pada bulan Jumadil Akhir. Beberapa peristiwa penting yang berlaku dalam sejarah Islam pada bulan ini antara lain:

01 02 03 04

Abu Bakar As-Siddiq meninggal dunia pada malam 22 Jamadil Akhir tahun ke-13 Hijrah atau bersamaan 12 Agustus 634 Masehi di berumur 63 tahun. Ia kemudian dimakamkan bersebelahan dengan maqam Rasulullah SAW. Pelantikan Umar Al-Khattab sebagai khalifah kedua pada bulan Jamadil Akhir tahun ke-13 Hijrah.

SURAT TERBUKA untuk

Terjadinya peperangan Yarmuk pada bulan Jamadilakhir tahun ke-13 Hijrah. Peperangan ini dipimpin oleh Khalid bin Al-Walid dengan jumlah pasukan Muslimin sebanyak 45,000 orang dan menghadapi tentara Rum (Byzantin) sebanyak 240,000 orang.

H. Saud Usman Nasution

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim Zaid bin Haritsah Radhiyallahu anhu pada bulan Jumadil Akhir tahun 6 H bersama 15 orang menuju Bani Tsa’labah di Tharif. Zaid Radhiyallahu anhu dan pasukannya pulang dalam keadaan selamat dan membawa ghanimah

Struktur Organisasi Masjid An-Nuur Dewan Pembina dan Penasehat Ketua : H Muhammad Bhakty Kasry Anggota : M Ichtiadi, Nuratim, Maryono Saliyam, Soewarno, Agus Herman Dewan Kemakmuran Masjid Ketua : Dedeng Syahbudin Wakil : Dadang S Munir Majelis Syariah: Sjaiful Atmar, Yan Kuryana, Emil Azman Sulthani Sekretariat/ Humas: Ketua : Harto Suwito Anggota : Nur Syamsi KEUANGAN: Ajie Kusumantoro, Ning Kuryana, Yanti Bambang PERIBADATAN: Ketua : Emil Azman Sulthani Anggota : Nugroho, Nur Syarifudin Zaky, M. Nurman, Syahrul Romdhon, Ahmad Ali Syuhada PEMBINAAN SOSIAL: Ketua : Alex BA Muharam Anggota : Liliek Ichtiadi, Satria, Solikhan, Dhani. SARANA PRASARANA: Bambang Widjanarko, Harry Utomo, Rojak, Joko Santoso, Dian Santosa, Adi Setiawan

Ayahanda Irjen. Pol. Drs.

A

yahanda tercinta Irjen. Haji Saud Usman Nasution, nanda wajib mengingatkan ayahanda yg telah memblokir Media Da’wah. Maafkan jika ayah marah dengan ananda. Ayahanda, hidup kita tidak lama di dunia, sangat sebentar, apalagi jabatan yang kita emban. Segala sikap dan keputusan kita mengandung konsekwensi dunia akhirat. Bacalah Kalam Allah dengan iman, Barang siapa memberi keputusan atau kebiasaan yang baik, lalu banyak yang mengikutinya maka sebanyak itu ganjaran mengalir Allah berikan kepadanya, tetapi sebaliknya barang siapa membuat keputusan atau kebiasaan buruk, lalu banyak yang mengikutinya maka sebanyak itu dosa yang ditimpakan kepadanya (QS An Nisa 85). Betapa besar nilai amal dan pahala bila keputusan itu baik, sebanyak manfaat, sebanyak yang mengikutnya sebanyak itu pahala mengalir yang ayah raih, tetapi kalau keputusan itu buruk apalagi sampai menutup jalan dakwah, sungguh keputusan terlalu berani, terlalu riskan ayahanda. Nanda wajib menyampaikan akibat akibat bagi mereka yang menghalangi da’wah: 1. Mendapat laknat Allah seperti Abu Lahab, ”Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah

berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak” (QS Lahab 1-4). 2. Akan mendapat azab yang sangat pedih di akhirat kelak 3. Akan mendapat azab Allah saat di dunia 4. Termasuk orang zholim yg sangat merugi Allah berfirman, ”Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orangorang yang zalim, (yaitu) orangorang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. dan mereka Itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat. Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat gandakan kepada mereka. mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya). Mereka Itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi” (QS Huud : 18 – 22) 5. Menjadi musuh Allah dunia akhirat. Rasuulullahu bersabda, “Sesungguhnya Allah Berfirman: “Siapa saja yang telah memusuhi

juru da’wahKu maka sungguhnya aku telah menyatakan perang kepadanya” (HR Bukhori). 6. Menutup Jalan dakwah membuat yang lemah iman semakin jahil, yang benci Islam semakin berjaya. Padahal Rasul yg mulia mengajarkan kita doa mohon perlindungan Allah dari ”syamaatatil a’daai” membuat pembenci agama yg mulia ini bertepuk tangan. 7. Menumbuhkan kecurigaan, fitnah bahkan kebencian umat kepada ayahanda dan BNPT. Mengapa tanpa teguran peringatan sebelumnya, mengapa hanya Media Islam dicap radikal kalau yang lain tidak dicap radikal, dan sebagainya. Sungguh kecurigaan akan menjadi fitnah, dan fitnah menimbulkan kebencian, dan kebencian menjadi permusuhan. Bahkan sampai meninggalpun bukan saling mendoakan, naudzubillah min dzalika. Bukankah kita bersaudara seiman, bisa duduk bersama, makan minum bersama dan saling menasehati. ”Sesungguhnya orangorang mu’min bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” (QS Al Hujurat 10). Semoga ayahanda tercinta berkenan dan segera membuka kembali jalan dakwah mulia ini. Kalau memang banyak kekurangan dan kesalahan ikhwah Media Dakwah, ajaklah bermusyawarah untuk memperbaikinya, insya Allah semua berkenan dan berkah dg shilaturahm, berkah BNPT, berkah Dakwah, berkah juga untuk negeri yang kita cintai ini. Dan nandapun senang jika ayah mengundang nanda bermusyawarah. Ikhwah fillah yang diblokir bersabarlah, Insya Allah tidak lama, berdoalah dan doakanlah semua dan tentu pula muhasabah diri. Tantangan dakwah adalah keniscayaan, dan selalu berbuah hikmah besar, sahabatku. Maafkan arifin ini yang merindukan keberkahan harakah dakwah dan kedamaian negeri ini. Alangkah indahnya bila presidennya benar benar memikirkan keadaan rakyatnya, tentara polisi melindungi rakyatnya, media da’wahnya lancar, rakyatnya menjadi taat, dan negerinya bertabur berkah...Insya Allah, aamiin.y

3 | Buletin An-Nuur | Vol.61 /Tahun 06/ Jumadil Akhir 1436 - April 2015

info kegiatan


pengajian

4 | Buletin An-Nuur | www.masjidannuur.com

S

MUSUH IBLIS di Dunia

emakin lama, dunia ini akan semakin buruk. Banyak kemaksiatan yang terjadi di sana sini, kemungkaran terjadi di mana-mana. Semua itu dikarenakan banyaknya syetan dan iblis yang menjerumuskan manusia ke lubang kehancuran. Syetan dan iblis selalu menyerang musuh-musuhnya di dunia ini dengan berbagai macam cara. Ternyata, syetan dan iblis memiliki 20 musuh yang paling mereka. Pengajian pekanan yang diselenggarakan pada Ahad, 17 Jumadil Ula 1436/ 8 Maret 2015 di Masjid AnNuur disampaikan oleh Ustadz H. Abdullah Hafizhi dengan mengambil tema 20 Musuh Iblis. Ustadz Hafizhi menjelaskan, Ibnu Abbas RA, berkata,”Pada suatu hari Rasulullah bertanya pada iblis (rajanya syetan), berapa banyak musuhmu dari kalangan umatku?” Iblis menjawab, ”Ada duapuluh golongan, yaitu: Engkau Muhammad, karena itu aku sangat membencimu ….” Pertama adalah Nabi Muham-

mad, karena dengan adanya Nabi penutup ini banyak manusia tercerahkan dan mengikuti langkah Nabi untuk menyembah kepada Allah SWT. Kedua, Orang yang berilmu, cerdik cendikia (‘alim) yang mengamalkan ilmunya, dengan adanya orang berilmu tersebut maka mereka selalu mengajak umat kepada kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah. Ketiga adalah orang yang hafal Al Quran dan mengamalkan isinya. Orang yang hafal Al Quran dan mengamalkannya akan diberi jaminan masuk syurga, dan mereka inilah nantinya yang bisa membawa orang terdekatnya keluar dari api neraka. Keempat, mu’adzin yang mengumandangkan adzan shalat lima waktu dengan niat yang ikhlas karena Allah. Mu’adzin selalu mengajak orang untuk menyembah kepada Allah. Kelima, orang yang mencintai fakir miskin dan anak yatim. Orang yang dermawan yang ikhlas dan mengajak semua kita untuk mencintai fakir miskin dan anak yatim adalah

orang yang paling dibenci iblis di muka bumi ini. Selanjutnya, 6). Orang yang berhati kasih sayang. 7). Orang yang menerima penuh kebenaran. 8). Remaja yang giat beribadah. 9). Orang yang hanya memakan barang halal. 10). Dua orang yang saling mencintai karena Allah. 11). Orang yang selalu sholat berjamaah. 12). Orang yang mau shalat Tahajud, saat kebanyakan orang terlelap tidur. 13). Orang yang mampu memelihara dirinya dari perbuatan dan ucapan haram. 14). Orang yang mau menasihati saudaranya sementara di hatinya tidak ada maksud atau tendensi apapun (ikhlas). 15). Orang yang selalu menjaga wudhu’nya. 16). Orang yang dermawan. 17). Orang yang berakhlaq mulia. 18). Orang yang meyakini bahwa rejeki itu sudah dijamin oleh Allah SWT. 19). Orang yang mau menyantuni janda miskin. 20). Orang yang mau menyiapkan bekal untuk menyambut kematiannya.y

ernikahan adalah karunia besar dari Allah SWT kepada manusia. Allah menjadikan laki-laki dan perempuan sebagai pasangan agar terwujud ketenteraman dalam jiwa mereka. Dari para istri akan terlahir anak-anak sebagai keterunan penyejuk pandangan. Pernikahan merupakan cikal bakal kehidupan masyarakat, dan sebagai sunnatullah untuk menjadikan kehidupan yang semakin bernilai dan mulia. Pernikahan merupakan hubungan batin dua insan yang hakiki, cinta yang berselimut kejujuran dan kerja sama yang penuh semangat kebersamaan dan kasih sayang untuk membentuk keluarga yang baik. Pengajian pekanan yang diselenggarakan pada Ahad, 24 Jumadil Ula 1436/ 15 Maret 2015 di Masjid An-Nuur disampaikan oleh Ustadz H. Muhammad Subhan dengan mengambil tema Hikmah Disyariatkannya Menikah. Dalam paparannya, Ustadz Subhan menjelaskan ada beberapa hikmah disyariatkannya menikah, yaitu; Pertama, nikah untuk ibadah kepada Allah. Menikah merupakan salah satu cara untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah. Jika setelah menikah semakin menjauh dari Allah, maka niat menikah harus diperbaharui lagi. Bagi yang menikah niat awalnya bukan karena Allah, maka masih ada waktu untuk memperbaharuinya. Yaitu dengan cara bertaubat dan memperbaiki amalan sehari-hari

dalam berkeluarga. “Karena nikah ibadah, maka dasarnya harus karena Allah,” jelasnya. Kedua, menikah untuk mencari ketenangan. Secara fitrah, dengan menikah akan memberikan ketenangan bagi setiap manusia, jika pernikahan yang dilakukan sesuai dengan aturan Allah. Pastinya setiap mukmin punya harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin berbahagia, menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Islam telah menjadikan istri sebagai tempat yang penuh ketenteraman bagi suaminya. Allah SWT berfirman: “Di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya”. (QS Ar Ruum(30): 21). Di antara indikasi suami yang shaleh adalah memberikan ayoman kepada istrinya, begitu juga istri yang shalehah jika menentramkan hati suaminya. Sakinah itu adalah ketenangan setelah ada gejolak. Pastinya, dalam berkeluarga akan ada gejolak, dari gejolak yang terselesaikan inilah timbul ketenangan. Ketiga, melangsungkan keturunan. Di antara tujuan dari pernikahan adalah untuk melestarikan dan mengembangkan bani Adam. Terpenting lagi dalam pernikahan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas, yaitu mencari anak yang shalih

dan bertaqwa kepada Allah.Tentunya keturunan yang shalih tidak akan diperoleh melainkan dengan pendidikan Islam yang benar. “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya, Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An-Nisaa’(4) : 1) Keempat, sebagai media pendidikan. Islam begitu teliti dalam menyediakan lingkungan yang sehat untuk membesarkan anak-anak. Anak-anak yang dibesarkan tanpa orang tua akan memudahkan anak terjerumus dalam kegiatan yang tidak bermoral. Adanya keluarga sebagai sarana pendidikan dalam menyiapkan generasi mendatang yang lebih baik. Allah akan melipat gandakan kebaikan bagi yang mau mengeluarkan hartanya untuk agama Allah. Dalam surat Al-Baqarah [2]: 261 yang artinya, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”y

5 | Buletin An-Nuur | Vol.61 /Tahun 06/ Jumadil Akhir 1436 - April 2015

20

P

Hikmah Disyariatkan PERNIKAHAN


nurani

pengajian

S

Dzikir, Syukur & Ibadah yang Baik Diasuh Oleh: H Emil Azman Sulthani (Penanggung Jawab Sie Peribadatan)

Menyiapkan Bekal Kematian an bisa datang menjemput. Ada yang mati diusia anak-anak, remaja. Ada juga yang dalam kondisi sehat bugar dan lain sebagainya. Kematian adalah pasti dan tidak bisa ditawar oleh manusia. Karena pasti datangnya, maka seseorang harus mempersiapkan diri sebelum kematian menjemputnya. Bahkan Rasulullah menjelaskan bahwa manusia yang cerdas adalah ketika sadar dan menyiapkan diri untuk kematian. Sebagaimana hadits Rasulullah

dari Ibnu Umar: “Kami bersepuluh datang kepada Nabi SAW, ketika seorang Anshar berdiri dan bertanya: ‘Wahai Nabi Allah, siapakah manusia yang paling cerdas dan paling mulia?’ Maka Rasulullah menjawab: ‘Mereka yang paling banyak mengingat mati dan paling banyak mempersiapkan kematian. Merekalah orang yang paling cerdas. Mereka akan pergi dengan mendapatkan kehormatan dunia dan kemuliaan akhirat.” (HR. Ibnu Majah).y

6 | Buletin An-Nuur | www.masjidannuur.com

Mendidik Generasi Berakhlakul karimah

S

etiap yang berjiwa akan mati, Allah akan mencabut nyawa makhluk yang hidup setiap saat, untuk itu setiap manusia harus bersiap kedatangan tamu kematian. Adanya kematian ini, penting bagi manusia untuk menyiapkan generasi selanjutnya yang lebih berkualitas. Pengajian pekanan yang diselenggarakan di Masjid An Nuur Permata Timur pada Ahad, 8 Jumadil Akhir 1436/28 Maret 2015 disampaikan oleh Ustadz H Fauzi Nur dengan tema pembahasan seputar ‘‘Menyiapkan keluarga yang berkualitas”. Para utusan Allah, Rasul dan Nabi dalam hidupnya mengemban tugas mengajak manusia untuk me-

nyembah kepada Allah karena itu bagian dari misi Nabi dan Rasul di muka bumi ini. Para Nabi dan Rasul juga selalu berdoa untuk diberi keturunan yang bisa mengajak di jalan Allah. Seperti Nabi Ibrahim selalu berdoa agar diberi keturunan yang sholeh, akhirnya Allah memberikan anak bernama Ismail dan Ishak. Kedua penerus ini, kemudian oleh Allah dijadikan sebagai Nabi. Begitu juga Nabi Zakaria yang terus berdoa agar diberi keturunan yang baik, hingga lahir Yahya, yang juga seorang Nabi. Para Nabi ini tidak hanya cukup berdoa untuk menjadikan anaknya

yang sholeh, setelah mendapatkan anak, mereka mendidiknya dengan sebaik-baiknya, hingga kemudian anak-anak mereka menjadi seorang utusan Allah. Mendidik anak yang sholeh tidak mudah, perlu perjuangan orangtua dalam mendidik. Terlebih sekarang, zaman teknologi semakin canggih. Pengaruh keluarga, sekolah dan lingkungan sekitar menjadi PR bagi orangtua untuk bisa menjadikan anak-anaknya generasi penerus yang berakhlakul karimah.y

Y

a Allah ya Tuhan, tolonglah aku untuk selalu ingat kepadaMu, bersyukur kepadaMu dan beribadah dengan baik kepadaMu”, demikianlah doa dan perenungan Rasulullah, yang diabadikan dalam salah satu hadits beliau yang berasal dari Muadz bin Jabbal yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Al Baihaqi. Ada tiga hal pokok yang selalu diminta pertolongan oleh nabi Muhammad SAW kepada Allah SWT untuk kita umat yang beriman ini, yaitu dzikir, syukur dan beribadah dengan baik. Kalau kita perhatikan ketiga aspek ini merupakan unsur atau elemen dari iman, islam dan ihsan yang selama ini telah kita kenal. Para ulama dan ahli hadits berpendapat bahwa hadits Rasulullah ini, merupakan satu frase atau rangkaian proses yang harus kita lalui sebagai seorang Muslim untuk menjadi seorang Muslim yang kaffah dan sempurna. Betapa tidak, karena hanya dengan pertolongan Allah sajalah kita dapat berdzikir, bersyukur dan beribadah dengan baik kepada Allah. Jauh dan terhindar dari godaan syetan, baik dari dalam maupun dari luar tubuh kita manusia. Dengan berdzikir kepada Allah, pasti kita bersyukur, dengan bersyukur pasti kita akan beribadah dengan baik kepada Allah. Sebaliknya kenapa kita beribadah dengan baik kepada Allah, karena kita telah bersyukur, kenapa kita bersyukur, karena kita telah selalu ingat kepada Allah. Imam Al Baihaqi selanjutnya mengatakan bahwa doa dan hadits nabi ini merupakan miftahul jannah alias kunci syurga bagi orang yang beriman. Dalam Al Quran surat Al Baqarah(2) ayat 152, Allah SWT berfirman: “Karena itu ingatlah kamu

kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula kepadamu), dan bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu”. Ada proses yang timbal balik yang diperintahkan Allah SWT kepada kita, yaitu apabila kita ingat kepada Allah, maka Allah akan ingat pula kepada kita. Dan janji Allah ini pasti benar adanya. Bagaiman seorang khalifah Umar binKhattab RA terkagum-kagum dengan iman dan dzikirnya seorang penggembala kambing di kota Madinah pada waktu itu. Tatkala diuji dan diprovokasi oleh Umar untuk menjual salah satu kambing gembalaannya dengan harga yang miring serta diajak berkolaborasi berbohong atau korupsi untuk mengatakan kambing tersebut dimakan serigala. Tetapi dia tetap tidak mau, malahan dengan mata melotot dan marah mengatakan kepada sayyidina Umar, “kalau begitu diman Allah”. Kalaulah perasaan dzikir kepada Allah ini sudah tertanam di dalam diri kita pastilah hidup dan kehidupan ini akan damai dan berjalan dengan baik, seperti kualitas iman seorang penggembala tadi. Karena dalam hatinya sudah tertancap Allah pasti ada bersama kita setiap saat langkah kita.”Allaahu ma’ii, Allah selalu bersama saya”. Melanjutkan makna surat Al Baqarah tadi, Allah menganjurkan kepada kita untuk senantiasa bersyukur kepadaNya dan jangan kufur. Apabila telah tertanam dalam bathin kita bahwa Allah selalu bersama kita, tiada lain sikap dari kita akan selalu bersyukur kepadaNya. Apapun penetapan yang Allah berikan kepada kita selalu disikapi dengan khusnuzh zhan dan baik sangka kepada Allah. Boleh jadi ada hikmah yang terjadi dibalik itu semuanya. Karena Allah sajalah yang

lebih tahu dengan yang terbaik untuk diri kita. Kita hanya menjalaninya sambil berusaha dan berdoa dengan sebaik-baiknya. Sementara keputusan akhir ada pada Allah, dan Allah pasti ikut campur dalam perjalanan hidup kita ini. Beribadah dengan baik adalah tujuan seorang hamba yang selalu berdzikir dan bersyukur kepada Allah. Terkandung dua maksud dalam hal ini. Pertama selalu memperbaiki ibadah kepada Allah. Dalam salah satu haditsnya Rasulullaah mengatakan: “Seorang muslim yang baik adalah seorang muslim yang berbuat salah, tetapi dia kembali memperbaiki kesalahannya dan bertobat serta minta ampun kepada Allah dan berjanji tidak akan melaukukannya lagi”. Jadi ada aspek proses perbaikan ke arah ibadah yang baik. Kedua seorang muslim harus memberikan ibadah yang terbaik kepada Allah. The ultimate goalnya adalah mempersembahkan yang paling maksimum kepada Allah. Tidak ada kata main-main dalam penghambaannya kepada Allah dalam implementasi dzikir dan syukurnya kepada Allah SWT. Semogalah kita dapat mengamalkan doa dan perenungan Rasulullah ini, serta dapat mempraktikkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Berdoa kita semoga hari demi hari, kita isi dengan dzikir, syukur dan ibadah yang baik kepada Allah. Sehingga pada akhirnya kita dapat sukses dalam melalui kehidupan yang fana ini, dan dapat menemui Allah SWT di syurgaNya kelak dengan penuh kebahagiaan yang hakiki. Dan semoga Allah selalu dan setiap saat menolong kita, aamiin yaa rabbal ‘aalamiin . Wallaahu a’lam bishshawaab.y

7 | Buletin An-Nuur | Vol.61 Vol.51 /Tahun 06/ Jumadil Sya’ban Akhir 1435 -1436 Juni -2014 April 2015

etiap yang hidup pasti akan meninggal atau mati. Kehidupan di dunia ini hanya sementara, seperti tempat transit dalam perjalanan menuju kampung akhirat. Karena itu, manusia harus mempersiapkan diri dengan bekal yang cukup untuk bisa mencapai kampung idaman yang kekal abadi. Pengajian pekanan yang diselenggarakan di Masjid An Nuur Permata Timur pada Ahad, 22 Maret 2015 disampaikan oleh Ustadz H Kemal Syah dengan tema pembahasan seputar ‘‘Menyiapkan Bekal untuk Mati”. Ustadz Kemal menjelaskan, dalam kajian para ulama terdahulu, bahwa ketika manusia akan meninggal dunia, biasanya memiliki tiga ciri, yaitu kondisi tubuh dalam keadaan lemas, biasanya juga bernafas susah, dan terakhir merasakan haus yang teramat sangat. Ketiga ciri di atas bukan sebagai patokan baku ketika seseorang akan meninggal dunia mengalami hal yang demikian itu, sebab mati tidak mengenal tempat, tidak mengenal usia, kapan dan di mana saja kemati-


tour

Tour Islami

Menikmati Ciptaan Allah

8 | Buletin An-Nuur | www.masjidannuur.com

T

di Ho Chi Minh-Hanoi-Halong Bay

eluk Halong Bay di Vietnam merupakan salah satu dari 7 keajaiban alam dunia yang ditetapkan lembaga dunia PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) UNESCO. Seperti Hutan Amazon (Brazil), Halong Bay (Vietnam), Air Terjun Iguazu (Argentina), Pulau Jeju (Korea Selatan), Taman Nasional Komodo (Indonesia). Di teluk ini, Anda dapat menyaksikan bukit karst yang berdiri di tengah air. Subhanallah! Lama perjalanan dari Hanoi ke Halong Bay ini akan memakan waktu sekitar 3 jam. Teluk Halong Bay adalah sebuah teluk seluas ±1.500 km² di sebelah utara Vietnam dengan garis pantai sepanjang 120 km. Teluk ini berada di dalam teluk Tonkin dekat perbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok, berjarak sejauh 170 km dari Hanoi. Teluk Ha Long—berarti ”Teluk naga yang sedang turun” dalam bahasa Vietnam. Sejak tahun 1994, Teluk Halong Bay ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Kemudian pada tahun 2012, teluk tersebut menjadi salah satu dari 7 kejaiban dunia versi New 7 Wonders Foundation. Teluk ini terdiri dari 1.969 pulau-pulau batu kapur yang menjulang secara spektakuler dari laut. Beberapa pulau memiliki sejumlah besar gua. Hang Dau Go (Gua Pasak Kayu) adalah gua terbesar di wilayah Ha Long. Turis Perancis yang mengunjunginya pada akhir abad ke-19 menamainya Grotte des Merveilles. Tiga buah ruangan guanya mengadung sejumlah besar stalaktit dan stalagmit. Dari kejauhan tampak deretan bukit karst Halong Bay yang terlihat seperti sambung-menyambung, antara bukit satu dengan lainnya. Jumlah pulau atau bukit karst yang terdapat di Halong Bay ini sekitar lebih dari 1.000 pulau. Namun baru 900-an pulau yang sudah diberi nama. Sebelum perjalanan ke Vietnam, rombongan sudah menyiapkan dan request untuk meminta restoran yang berlabel halal food. Sebab di negeri ini, jarang ditemui makanan berlabel halal. Rombongan juga berkunjung ke Masjid An-Nur Hanoi, masjid satu-satunya di kota itu. Karena Shubuh masjid tidak buka, maka rombongan meminta kepada kedutaan agar DKM membukakan masjid untuk shalat Subuh berjamaah. Berwisata di Halong Bay, tak melupakan rombongan untuk shalat berjamaah di atas Kapal Hanoi Halong Bay saat menikmati alam di Halong Bay. Imam shalat jamak Ta’khir Dhuhur dan Ashar dipimpin Ustadz H Hasanudin Sinaga. Selain menikmati alam Halong Bay, rombongan juga menggelar shalat Qiyamullail dan dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah di Masjid Ho Chi Minh, Vietnam 29 Maret 2015. Semoga menjadi perjalanan yang penuh berkah. y

Masjid Ho Chi Minh

Masjid Ho Chi Minh

Jamaah shalat jamaah di atas Kapal

Profile for masjid annuur

Buletin An-Nuur April 2015  

Media internal Masjid An-Nuur Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur

Buletin An-Nuur April 2015  

Media internal Masjid An-Nuur Permata Timur Kalimalang Jakarta Timur

Advertisement