Page 24

23 S E L A S A

2 5

O K T O B E R

2 0 1 1 Art:rusman linggama

AKTIVITA

Lombu Dilarikan ke RS Mendadak Sakit, Rapat Evaluasi Batal

CV IS Siap Bangun Lapangan Bola Voli

Editor: Irvan Sembeng Peliput: Eskolano Kakunsi

JANJI pihak perusahaan CV Indah Sari di Lolow Kota Lolak bukan isapan jempol belaka. Buktinya, manajer produksi perusahaan Yanto mengaku saat ini tinggal menunggu titik yang ditentukan pemerintah setempat. “Sesuai komitmen awal selain memberikan bantuan ke tempat-tempat ibadah, masyarakat juga akan dibantu dengan sarana olahraga,” jelas Yanto. Ia mengaku, jika titik yang ditargetkan sudah dilaporkan, maka pihak perusahaan akan langsung menyuplai bahan baku untuk membangun fasilitas olahraga tersebut. “Sesuai kesepakatan, akan dibangun lapangan bola voli,” ungkapnya. Lanjutnya, saat ini pihak perusahaan sedang melakukan persiapan untuk melakukan produksi kembali usai pengaspalan. (ode/ras)

DAK BOLMONG

Buku, Alat Kesenian Dipertanyakan PROYEK pengadaan buku-buku dan alat kesenian program Dana Alokasi Khusus (DAK) Diknas 2010, di Kabupaten Bolmong diduga ada yang fiktif. Sebab hingga kini pengadaan buku dan alat kesenian tak kunjung dinikmati para siswa. Data yang dirangkum sekolah penerima buku-buku se Kabupaten Bolmong tingkat Sekolah Dasar (SD) sekira Rp600 juta sedangkan 21 Sekolah Dasar penerima alat kesenian Rp210 juta. “Buku dan alat kesenian yang dijanjikan tidak pernah kami terima,” ungkap salah seorang Kepsek SD di Kecamatan Passi Barat, yang meminta namanya tidak dipublikasikan. Anehnya sumber resmi di Diknas Bolmong menyebutkan bahwa berita acara penyerahannya sudah ada dan ditandatangani pihak kepala sekolah (Kepsek). Kepala Dinas Pendidikan Dra Hj Ulfa Paputungan, dikonfirmasi terpisah melalui Kasie Dikdasmen Julens Larono, mengaku tidak mengetahui.(ode/ras)

TERIMA ADUAN: Seorang warga memasukkan secarik kertas ke dalam Kotak Aduan yang berada di depan salah satu kantor SKPD yang ada di Bolsel.

Rombongan Bolmong di Sulut Expo Disorot LOLAK — Keikutsertaan rombongan Sulut Expo dari Pemkab Bolmong di Jakarta sejak Kamis (19-21/10) terkesan formalitas. Pasalnya, agenda rutin tahunan dengan target promosi potensi kekayaan alam dan pariwisata itu gaungnya nyaris tak ada. Bahkan, target memboyong investor untuk masuk berinvestasi di Tanah Totabuan tak ada. “Jika tak ada target yang memberikan manfaat lebih bagi daerah, kenapa harus buang-buang duit dan tenaga

ke Jakarta, mendingan promosi sendiri dari daerah,” jelas Anton, warga Bolmong. Lanjutnya, berapa besar anggaran yang terbuang sia-sia dengan keikutsertaan ini, akan lebih bermanfaat jika dananya dialokasikan untuk membangun infrastruktur dan perbaikan sektor pariwisata. “Contohnya dana yang terpakai, dialihkan untuk membuat fasilitas penunjang di lokasi wisata air panas Bakan, pasti tingkat kunjungan meningkat,

serta otomatis PAD akan bertambah,” tukasnya. Meski begitu Ketua Rombongan DJ Mokodongan mengklaim bahwa potensi-potensi kekayaan alam yang terkandung di Bolmong sudah dipromosikan lewat iven Sulut Expo. “Kita berharap ada masukan positif dengan keikutsertaan ini. sebab potensi-potensi seperti wisata alam, sektor pertanian, perikanan kita tonjolkan dalam iven ini,” kata Mokodongan.(ode/ras)

MOLIBAGU – Situasi di lingkungan Sekretariat Pemkab Bolmong kemarin, mendadak panik. Pasalnya Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gunawan Lombu tiba-tiba drop kesehatannya, hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Datoe Binangkang Kota Kotamobagu. Menurut Kabag Humas Ahmadi Modeong, diduga Lombu kelelahan sehingga kesehatan drop. Gunawan “Beberapa pekan ini memang kesibukan beliau (Sekkab) sangat padat, apalagi harus mewakili pemerintah dalam berbagai kesempatan di pusat. Kalau soal pekerjaan,

beliau selalu memprioritaskannya,” jelas Modeong. Memang pada pekan lalu Lombu harus menghadiri penandatanganan MoU dengan Kementerian Perumahan Rakyat. “Saat tiba di Manado beliau langsung ke Bolsel karena harus memimpin rapat evaluasi,” lanjut Modeong. Dan diakui Modeong, sebagai seorang Sekkab dituntut harus mobilitas tinggi, dan pribadi Lombu adalah tipe orang yang penuh tanggungjawab dan pekerja Lombu keras. “Saat ini sudah mendapat perawatan tim medis RS, “ tambahnya. Imbasnya pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi di Aula Kantor Bupati kemarin, terpaksa ditunda. (*)

Bedah 30 Rumah di Boki dan Pinolosian MOLIBAGU – Salah satu gebrakan dari Pemkab Bolsel adalah penyediaan rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Dan program pembuatan rumah layak huni tahap awal akan dibangun di wilayah Bolaang Uki (Boki) dan Pinolosian. Menurut penjelasan Kaban Bappeda Andharto Utia, saat ini sudah dilakukan verifikasi rumah warga yang layak dinilai layak. “Tahap pertama, ada sekira 30 rumah akan di-

bangun di Kecamatan Bolaang Uki dan Pinolosian, “ jelas Uthia. Lanjutnya, paling lambat akhir bulan ini datanya harus sudah masuk, karena akan diteliti kelengkapan administrasinya, termasuk legalitas kepemilikan tanah. “Harus ada sertifikat hak milik serta dokumentasi fisik rumah warga yang tak layak huni. Nantinya kalau semua data lengkap, akan segera direalisasikan,” urai mantan Rektor UDK ini.(cw-04/ras)

Mando Post  

Manado Target Pusat Gereja Setan di Asia

Advertisement