Issuu on Google+


11 SELASA, 20 MEI 2014

OLLY...

Sambungan Dari Hal: 1

dengan poros PrabowoHatta. Partai yang tidak suka oposisi ini diwakili Sekjen DPP PG Idrus Marham. Pasangan Prabowo- Hatta justru melanjutkan roadshow politik mereka dan terus menggalang dukungan. Hingga tadi malam, sudah ada enam partai politik yang resmi berada di belakang pasangan ini. Mereka adalah Partai Gerindra, PAN, PPP, dan PKS. Plus, Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang (PBB). Usai dideklarasikan oleh 6 partai politik itu, PrabowoHatta langsung bertandang ke kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical). “Pak ARB (Ical, Red) menawarkan pada saya, bagaimana kalau Golkar bergabung, tapi ARB nggak ikut. Tidak bisa, saya butuh Golkar, tapi saya juga butuh ARB,” kata Prabowo Subianto usai berkunjung di kediaman Ical. Menurut ketua Dewan Pembina Gerindra itu, keputusan menerima bergabungnya Golkar ke dalam barisan koalisi sudah melewati pembicaraan di internal partai-partai anggota koalisi lainnya. Ical disiapkan untuk sebuah jabatan khusus di pemerintahan yang akan membantu presiden dan wakil presiden di bidang pengendalian ekonomi dan kesejahteraan. Usai dari sana, PrabowoHatta juga bertemu dengan adik Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra. Anggota DPR dari PDIP itu selama ini dikenal kerap bersuara lantang mengkritisi pencapresan Jokowi oleh partainya. Rhoma Irama yang beberapa waktu terakhir menarik dukungannya dari PKB termasuk yang juga ditemui. Malah Rhoma sudah mengajak pendukungnya memilih Prabowo-Hatta. Setelah itu Prabowo-Hatta merapat ke Mahfud MD. Menurut Direktur MMD Initiative, Masduki Baidlowi, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, memeroleh tawaran bergabung dalam tim pasangan Prabowo SubiantoHatta Rajasa. Mahfud juga sudah ditawari duduk di kabinet jika pasangan ini menang. “Iya, ada tawaran terhormat bagi Pak Mahfud untuk sebuah posisi penting dan strategis dalam kabinet untuk merealisasaikan cita-citanya memberantas korupsi dan menegakkan hukum,” ungkap Masduki, di kantor MMD Initiative, Jakarta, Senin (19/05). Ia mengakui tawaran itu terhormat dan tidak pernah ditawarkan kubu calon presiden lain. Namun, lanjut Masduki, Mahfud MD masih ingin mendiskusikan tawaran tersebut bersama timnya, terutama meminta masukan dari para kiai yang selama ini mendukung mantan Menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid itu. “Karena pada prinsipnya kita tidak mengejar jabatan,

SAYA...

Sambungan Dari Hal: 1

memilih tidak berpihak atau bergabung dalam kubu mana pun, baik kubu Jokowi maupun Prabowo. Dengan demikian Demokrat tidak jadi mengusung calon presiden maupun calon wakil presiden di antara 11 peserta konvensi. Kendati SBY memaparkan, 11 Capres hasil Konvensi PD tidak kalah kualitasnya dengan capres lainnya. Semua peserta konvensi dalam pemaparan visi misinya, lebih baik dari calon-calon presiden lainnya. Hanya saja 11 putraputra terbaik bangsa ini jarang diberitakan media nasional. Mereka juga punya jejak rekam yang sangat baik, dan selama kepemimpinan mereka baik sebagai menteri, sebagai gubernur, duta besar, dan jabatan-jabatan

CAT...

Sambungan Dari Hal: 1

diambil Bupati Mitra James Sumendap SH, saat umur jabatannya sebagai kepala daerah bersama Wakil Bupati Ronald Kandoli masih seumur jagung, berbuah pengakuan dan apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ini terbukti dengan diberikannya piagam penghargaan pada Bupati Mitra James Sumendap oleh Kepala BKN RI Drs Eko Sutrisno di Kantor BKN Regional XI Manado, Senin kemarin. Ini karena Mitra dinilai transparan, akuntabel, adil sertabebasdarikorupsi,kolusidan nepotisme (KKN). “Kabupaten

perlu didiskusikan lebih lanjut apa manfaat dan mudharatnya bagi rakyat. Utamanya meminta masukan dan arahan dari kiaikiai yang selama ini mendorong Pak Mahfud berperan penting di pentas nasional,” ujar pria yang akrab disapa Cak Duki ini. Ia menjelaskan, Mahfud MD akan sowan ke beberapa kiai dalam beberapa hari ke depan. Antara lain ke Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri Pasuruan, Kiai Nawawi Abdul Jalil, pengasuh Ponpes Bumi Shalawat Sidoarjo, Gus Ali Masyhur, Rais Syuriah PBNU, KH Hasyim Muzadi, Kiai Basyir di Sumenep dan KH Syukron Makmun dari Ponpes Darul Rahman Jakarta. Perjalanan berikutnya, duet Prabowo-Hatta kemudian bertolak ke Cikeas, yaitu ke kediaman Ketua Umum DPP PD Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Ketua Umum DPP Gerindra Suhardi, SBY yang mengundang pasangan itu untuk datang. “Mungkin Pak SBY memberi dukungan juga, kami berharap itu,” kata Suhardi. Dari sisi perolehan suara partai-partai pendukung, untuk sementara pasangan PrabowoHatta yang didukung oleh enam partai peserta pemilu 2014 lalu, jumlahnya lebih besar ketimbang pasangan JokowiJK. Yaitu, sebesar 48,93 persen. Total suara pasangan yang diusung PDIP dan koalisinya hanya 39,97 persen. Kedua total perolehan suara itu minus Demokrat (10,19 persen) karena sikap resminya baru akan diungkap hari ini. Begitupun dengan perolehan kursi di parlemen. Jika terpilih, duet Prabowo-Hatta akan disokong oleh 292 anggota DPR, atau sekitar 52,1 persen dari total 560 kursi yang ada. Jumlah itu didapat dari kelima partai pendukung, minus PBB yang tidak lolos parliamentary threshold. Sedangkan pasangan Jokowi-JK jika nantinya hanya akan disokong 207 kursi di parlemen atau cuma 36,96 persen. “Insyaallah, (persentase suara dan kursi) itu sebuah syarat cukup untuk dukungan mayoritas di parlemen jika saatnya Prabowo-Hatta mendapatkan amanah sebagai presidenwapres RI,” kata Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy usai deklarasi. Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, menilai ada beberapa kelebihan yang membuat PDI Perjuangan dan partai koalisinya lebih memilih Jusuf Kalla sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo, daripada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad. Antara lain, karena lobi dan dukungan politik pendukung JK kepada Megawati lebih kuat daripada Samad. JK juga dinilai lebih siap dalam hal pendanaan pada pelaksanaan pemilihan presiden, karena diketahui berlatar belakang sebagai seorang pengusaha besar dan didukung sejumlah konglomerat. “Sementara Samad duitnya cekak dan cenderung dimusuhi oleh konglomerat. Alasan lain,

poros PDIP memperhitungkan kelebihan yang dimiliki oleh JK terkait peluang bagi mantan wapres itu untuk menarik dukungan Golkar di parlemen apabila Jokowi-JK memenangkan pilpres,” kata Said di Jakarta, Senin (19/5). Atas alasan-alasan tersebut, Said mengaku sejak beberapa waktu lalu telah memrediksi majunya Jokowi-JK sebagai pasangan bakal calon presiden. “Nah dengan keputusan ini, saya memerkirakan secara formal Golkar nanti akhirnya akan mendukung Gerindra. Tapi secara diam-diam, tetap ikut ambil bagian menyukseskan pasangan Jokowi-JK. Jadi skenario politik yang dimainkan oleh JK dan Golkar itu persis seperti yang mereka praktikan pada Pemilu 2004 lalu, yaitu politik dua kaki,” katanya. Terpisah, dari laporan harta kekayaan JK memiliki kekayaan tertinggi. Jokowi misalnya, dalam laporan 31 Maret 2012 suami Iriana itu mengaku punya kekayaan Rp 27,255 miliar dan USD 9,876. Harta Jokowi banyak disumbang oleh kepemilikan hartatakbergerak.Asettanahdan bangunan miliknya mencapai 27 buahdengantotalhargaperkiraan Rp 23,770 miliar. Sedangkan untuk harta bergerak, kekayaan Jokowi Rp 499 juta. Sementara wakilnya, memiliki total kekayaan Rp 314,508 miliar dan USD 25,718. Namun data yang masuk ke KPK per November 2009. Sementara itu dari Sulut dilaporkan Ketua Demokrat Sulut GS Vicky Lumentut mengatakan, keputusan SBY adalah akumulasi dari pendapat DPD, DPP, Majelis Tinggi, Dewan Kehormatan, dan fraksi partai Demokrat di Rapimnas. “Jadi, tidak sepihak dari Ketua Umum,” kata Wali Kota Manado ini. Diungkapkannya, dalam Rapimnas terbatas ini, pengurus DPD diberi kesempatan memberikan pendapat sebagai referensi untuk menentukan arah Demokrat ke depan. PD akhirnya memilih netral pada 9 Juli nanti. Saat Rapimnas Vicky Lumentut turut didampingi kader Demokrat di antaranya, James Karinda, Marthen Manopo, dan Fransisca Tuwaidan. Sementara itu, Vreeke Runtu didampingi Edison Masengi, Victor Mailangkay, Sherpa Manembu, Tetty Paruntu, Decky Palinggi, JJ Tumbuan, Marlina Moha Siahaan, dan sejumlah kader partai pohon beringin ini. Anggota DPR RI dari PAN Yasti Soepredjo Mokoagow menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan Prabowo-HR di Sulut. Kader PAN yang terpilih kembali duduk di Senayan ini mengatakan, PAN Sulut akan mengikuti kebijakan dari DPP PAN terkait arah komunikasi dengan Parpol mitra koalisi untuk memenangkan pasangan tersebut di Sulut. Dirinya akan berkomunikasi dengan teman-teman koalisi untuk membicarakan tugas dan target pemenangan di Sulut

sesuai dengan petunjuk DPP PAN. “Kita akan duduk bersama dengan teman-teman koalisi untuk membicarakan pemenangan pasangan ini di Sulut sesuai dengan petunjuk dan kebijakan DPP PAN. Termasuk dengan Aditya Anugrah Moha,” ujar Srikandi asal Bolaang Mongondow Raya ini saat dihubungi Manado Post. Dia mengatakan, jika pada 9 Juli nanti rakyat Sulut memberikan amanah dan pasangan ini terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, maka tugas pemerintah akan meningkatkan kesejahteraan rakyat terutama di Sulut dan meningkatkan anggaran dari pusat masuk ke Sulut. “Entah itu anggaran kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan sosial. Kalau infrastruktur kita baik, maka ekonomi juga baik,” tutur Yasti, usai menghadiri deklarasi Prabowo-HR di Jakarta, kemarin. Ketua DPD Golkar Sulut Stefanus Vreeke Runtu kepada koran ini mengatakan, hal yang disampaikan Ketum ARB adalah sikap aklamasi dan final. Jadi, harus didukung semua kader termasuk di Sulut untuk memenangkannya. “Jika rakyat berkehendak, kami pasti menang karena punya visi membangun bangsa dan negara,” kata Vreeke, Di tempat terpisah, Aditya Anugrah Moha, anggota DPR RI asal Sulut dari Golkar ini mengatakan, dirinya akan mengikuti instruksi partai untuk pemenangan pasangan Prabowo-HR. “Saat ini kita masih menunggu tim yang dibentuk untuk pemenangan pasangan ini. Kami pasti akan berjuang untuk memenangkan pasangan ini di Sulut,” terangnya, usai menghadiri pertemuan Parpol koalisi di rumah Aburizal Bakrie, kemarin. Dia mengatakan, Golkar sebagai King Maker akan berkomunikasi dengan teman-teman mitra koalisi untuk membicarakan agenda pemenangan pasangan ini di Sulut. Termasuk dengan dengan kader dari PAN, PKS, PBB, Gerindra, dan PPP di Sulut. Termasuk dengan Yasti Soepredjo Mokoagow. Ketua Pemenangan Prabowo-Berjasa, Vonny Anneke Panambunan (VAP) menegaskan bahwa pasangan Prabowo-Hatta sudah menjadi keharusan dipilih warga Sulut. “Kapan lagi putra Sulut punya kesempatan jadi presiden? Inilah saatnya memilih Prabowo Subianto,” ungkap wanita cantik ini. VAP optimis PrabowoHatta akan menang di Sulut dengan berbagai pertimbangan. “Selain pak Prabowo berdarah Sulut, secara kualitas dan elektabilitas pak Prabowo sangat bagus, terbukti dengan trend positif yang terus menanjak dari pak Prabowo,” tegasnya lagi. Lanjut VAP, dirinya bersama Partai Gerindra Sulut yang dipimpin Glenny Kairupan, serta Gerindra kabupaten/kota, punya strategi tersendiri untuk memenangkan Prabowo-Hatta. “Intinya kami yakin PrabowoHatta akan menang di Sulut,” tutup VAP, tadi malam.(jpnn/ras)

lainnya, semuanya berhasil. Tetapi mereka tidak populer karena tidak pernah diliput media televisi. Karena itu SBY memilih untuk membenahi internal demokrat selama empat tahun ke depan. 11 orang-orang terbaik ini akan ikut dilibatkan membenahi Demokrat. Lantas apa tanggapan Sarundajang, sebagai salah satu peserta konvensi? Saat dihubungi Manado Post tadi malam, SHS mengaku berat hati tetapi tidak ada penyesalan. ‘’Sebetulnya berat hati juga menyampaikan ini. Saya tidak tahu dengan peserta konvensi lain, tetapi pada dasarnya kami tidak keberatan. Tetapi sayang juga karena ada pemenang konvensi, yakni Pak Dahlan.NamunDemokrattidak bisa apa-apa, karena perolehan suara pada Pemilihan Legislatif 9 April 2014 lalu, hanya 10,19,’’ ujar Sarundajang.

Karena itu Sarundajang menilai, sikap Demokrat untuk tidak mendukung siapa-siapa, sudahdipikirkanmatang-matang SBY. ‘’Tentu Ketua Umum Pak SBYsudahmemikirkanmatangmatang mau dibawa ke mana partaiini,’’ujarSHS.LanjutSHS, mereka sudah berusaha, tetapi seluruh peserta konvensi tidak berhasil mengangkat elektabilitas Demokrat. “Perolehan suara kita hanya sekitar 10,19 persen pada Pileg.Makaadaketerbatasanbagi Demokrat untuk mencalonkan sendiri, meskipun Demokrat punya calon-calon unggulan,” katanya. Namun Sarundajang mengaku bangga dan menyampaikan terimakasih kepada Ketum SBY yang sudah memilihnya sebagai peserta konvensi. Apalagi SHS tidak hanya menjadi penggembira. Karena hasil survei dan penilaian akhir, dari 11 peserta, satu-satunya gubernur

dari 33 gubernur di Indonesia itu menempati peringkat tujuh. SHS tak lupa menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Sulut atas dukungan dan harapan. Yang terpenting, Sarundajangtelahmembukajalan buat generasi-generasi penerus di daerah ini. ‘’Saya telah membuka jalan buat generasi muda untuk berkiprah di pentas nasional. Di masa akan datang, bukan tidak mungkin ada di antara tokohtokoh muda di Sulut yang bisa berkiprah di pentas nasional. Ayo semua berlomba tunjukkan prestasi,’’ harap Sarundajang. Perlu diketahui, Sarundajang merupakan satu-satunya orang Indonesia Timur, satusatunya orang Kristen, dan satu-satunya gubernur yang dipilih Presiden SBY untuk menjadi peserta konvensi calon presiden. Presiden SBY menilai, Sarundajang salah satu putra terbaik bangsa.(*)

Minahasa Tenggara telah membantu upaya membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap sistem perekrutan CPNS yang akuntabel. Saya mewakili pemerintah pusat memberikanapresiasisebesar-besarnya bagi Minahasa Tenggara,” ujar Sutrisno, kemarin. Sementara itu Bupati James Sumendap mendapatkan kesempatan berbagi ilmu dalam penerimaan CPNS dengan sistem CAT. Dirinya mengatakan, beberapa pilihan telah disodorkan ke dirinya untuk penerimaan CPNS, tapi dirinya diambil kebijakan sistem CAT, sebagai bagian komitmen memperbaiki kualitas aparatur pemerintah daerah. “Yang lulus dalam sistem ini, adalah mereka

yang benar-benar berkualitas, dan imbasnya ke depan nanti, aparatur pemerintahan yang kita punya adalah berkualitas,” ucapnya. Penghargaan yang diraih ini, menurut Sumendap bukan hanya menjadi milik dari dirinya bersama Wabup atau jajaran Pemkab Mitra, tapi merupakan milik dari rakyat Mitra. “Makanya ini menjadi kebanggaan seluruh Kabupaten Minahasa Tenggara,” katanya. Lanjut JS, sapaan politisi handal Sulut dan jagoaan PDIP ini, penggunaan sistem CAT dalam merekrut CPNS, akan berdampak besar bagi reformasi birokrasi di Mitra. “Pastinya jebolan-jebolan yang lulus dari sistem CAT, adalah benarbenar CPNS yang handal dan

berkualitas serta teruji, karena perekrutannya bebas KKN. Dan ini akan membawa dampak besar bagi reformasi birokrasi di tanah Minahasa Tenggara nantinya,” jelasnya. Dirinyapunberpesankepada para Kepala BKD yang masuk regional XI Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara, agar memberikan pemahaman kepada para kepala daerah untuk bisa menggunakan sistem CAT ini. Penyerahanpiagampenghargaan ini dilakukan di hadapan Deputi Menteri PAN-RB, Kakanreg XI BKN Manado, Sekkab/ Sekot dan Kepala BKD se-Sulut. Sedangkan dari Mitra, hadir Sekkab Ir BA Tinungki MEng, dan Kepala BKDD Robert Rogahang.(***)

PEJABAT...

Sambungan Dari Hal: 1

meninggalkan ruang sidang dan enggan menjawab pertanyaan wartawan. Begitu pun istrinya, Agnes Lenak tak mau berbicara banyak. Sesekali matanya melirik ke arah para pejabat Polda. Agnes ditemani dua anaknya, ikut hadir menyaksikan persidangan suami tercintanya tersebut. Saat dikonfirmasi apakah benar ditawari uang Rp100 juta oleh salah satu oknum tim khusus Polda Sulut yang menangkap suaminya, Lenak tak mengiyakan juga tak membantah. “Saya belum bisa memberikan komentar apa-apa. Semuanya nanti dibuktikan dalam proses persidangan,” ujarnya singkat sambil meninggalkan PN Manado. Agnes seperti tergesagesa menghindari. Dia memohon untuk membiarkan dirinya berlalu. ‘’Tolong jangan tanya saya. Nanti saja de,’’ elak Agnes di depan Golden Swalayan. Informasi beredar, suasana di internal Polda Sulut seperti tak kondusif. Seorang perwira menengah mengaku, di antara pejabat Polda termasuk perwira senior ada rasa saling curiga. ‘’Saling curiga kalau duit dari BNI itu mengalir ke internal pejabat Polda,’’ katanya. Sementara itu sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Verralynda Lihawa mendapat perhatian

ANAK...

Sambungan Dari Hal: 1

dari jurusan administrasi perkantoran. Dia kaget bukan main saat mengetahui jika meraih nilai tertinggi untuk SMK se-Sulut. Ditemui di rumahnya, Anna—sapaan akrabnya— mengaku tak menyangka jika dirinya meraih nilai tertinggi. Ketika wartawan koran ini menanyakan perasaannya, dia yang ditemani ibunya, Marlince Kawuwung, tak bisa mengucapkan satu kata pun. Siapa Anna? Cewek kelahiran 7 Mei 1996 ini adalah anak perajin dodol salak. Dia mengaku cinta dengan usaha yang dirintis ayahnya ini. Selain menjadi mata pencarian keluarga, usaha ini menjadi modal baginya untuk mengetahui bagaimana orangtuanya berusaha. Apalagi cita-citanya ingin jadi pengusaha sukses. Bahkan, berkat usaha ini orangtaunya sampai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di sela bincang-bincang dengan koran ini, Anna sibuk mengupas salak yang jumlahnya lumayan banyak. Tak hanya itu, dia juga menempelkan label di kemasan yang jumlahnya sekali produksi mencapai 500 kemasan. “Kalau bantu-bantu ada,” kata Anna. “Kalau kita tak pernah paksa dia. Kalau belajar lebih baik, tapi kalau bantu-bantu juga tak apa,” sambung sang ibunda. Menjadi peraih nilai UN tertinggi itu membuat dia kaget, namun sebelumnya dia sudah menyiapkan diri.

DIKENAL...

Sambungan Dari Hal: 1

Kuasa. Kepergian sosok yang dikenal tegas dan bersahaja ini, meninggalkan duka besar bagi keluarga, bahkan warga Sulut. “Saya dan keluarga merasa sangat kehilangan sesosok Ayah. Papa adalah sosok pria pekerja keras, jujur, dan selalu memperjuangkan yang benar. Bagi saya, papa adalah ayah yang ideal karena sifatnya sangat dekat dan mencintai anak-anaknya. Ia juga sangat mencintai alam,” ujar anak tercinta, Angelique Batuna. Kepada wartawan, perlahan-lahan Angelique mulai menceritakan masa muda sang ayah, semasa hidupnya. “Papa lahir 22 April 1938 di Manado. Ia menerima pelatihan medis dari Universitas Pajajaran, Jawa Barat. Kemudian menerima beasiswa untuk studi tuberkulosis di Tokyo, Jepang. Dan pada tahun 1977, papa meraih gelar Master of Public Health dari Tulane University dengan beasiswa dari USAID,” kenang Angelique. Dikisahkannya, ayahnya

pegunjung PN Manado. Ruang sidang Sari berukuran sekira 36 penuh sesak dengan puluhan orang yang ingin menyaksikan jalannya sidang Jolly. “Saya hanya ingin mengikuti perkembangan sidang kasus ini,” ujar salah satu petinggi Polda yang namanya tak mau dikorankan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mudeng Sumaila SH, Jolly didakwa pasal berlapis, UU perbankan, penggelapan dan pencurian. “Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 49 ayat (1) huruf B UU No 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 10 tahun 1998 tentang perubahan atas UU No 7 tahun 1992 tentang perbankan, pasal 374 KUHP, pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, dan pasal 362 KUHP,” beber Sumaila. Menurut JPU, Jolly dengan sengaja menghilangkan atau tidak memasukkan atau menyebabkan tidak dilakukannya pencatatan dalam pembukuan atau dalam laporan, maupun dalam dokumen atau laporan transaksi atau rekening suatu bank, dengan sengaja melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain. Selain itu, ia terbukti sebagai orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan atau turut serta melakukan perbuatan, dengan

sengaja melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain. “Terdakwa telah mengambil barang sesuatu seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain berupa uang sebesar Rp7.869.510.000 dan USD3.823,” tuturnya. Usai pembacaan dakwaan, Jolly melalui kuasa hukumnya Stenly Lontoh dan Dety Lerah mengatakan tak akan mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU tersebut. Majelis hakim kemudian menunda sidang. “Sidang ditunda dan akan digelar Senin, 2 Juni 2014,” tutup Lihawa sambil mengetuk palu. Kepala Kantor OJK Sulut Gorontalo dan Maluku Utara (Malut) Purnama Jaya didampingi Kepala Bagian dan Pengawasan Dwi saat ditanya soal kasus BNI mengatakan, akan tetap menunggu putusan yang berwajib. “Semua kami serahkan kepada pihak kepolisian. Terkait proses hukum kami tak bisa ikut campur,” ujarnya. Pihaknya sendiri sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan CEO BNI Kanwil Manado Hermita. Sejak kasus ini mencuat ke permukaan OJK telah beberapa kali memanggil Bank ini untuk mengetahui masalah sebenarnya. “Namun, saat ini sekali lagi kami serahkan kepada pihak berwajib yang memiliki kewenangan,” ungkapnya.(*)

“Biasanya baca-baca atau menjawab soal mata pelajaran yang diujiankan. Tapi itu sebulan sebelum ujian, tambah lagi dengan pengayaan,” kata Anna yang mengaku lebih suka belajar sendiri doyan baca itu. Menurut Ibundanya, sejak kelas 1 SMK Anna memang menjadi juara. “Anak ini memang suka belajar, dan suka baca buku,” ungkap Ibunya. Kepintaran Anna ternyata memang sangat dikenal rekan sekelas. “Dia itu memang juara di sekolah, dan sering menjadi utusan dari sekolah kami,” kata Vanly Wahongan. REXY BIASA BELAJAR SUBUH Prestasi gemilang juga ditorehkan Rexy Andreas Oktovio Pongoh, siswa IPS SMA Kr. 1 Tomohon. Dia mengukuhkan sebagai peraih nilai tertinggi SMA di jurusan IPS. Dia terkejut mendengar kabar yang baru diketahuinya langsung dari wartawan koran ini tersebut. “Saya tidak menyangka bisa mendapat hasil yang baik. Meraih peringkat pertama di kelas saja sudah bangga, apalagi tingkat provinsi,” kata anak bungsu dua bersaudara ini. “Terima kasih buat orangtua dan guru yang membimbing dan memberi motivasi,” tukasnya. Anak dari Samuel Pongoh dan Dolly Rambing ini mengaku dalam keseharian terus membekali diri untuk terus belajar. “Saya belajar subuh, sekira jam 04.30 Wita karena situasi yang tenang dan otak masih segar,” katanya. Dia sudah menetapkan

hati untuk kuliah di hukum. “Saya tertarik untuk belajar hukum, dan mau mempelajari hukum dengan sebenarbenarnya,” ujar Rexy. Blessy Manumpil MPd, Kepala SMA Kr. 1 Tomohon mengatakan Rexy Pongoh memang merupakan anak yang tekun belajar. “Kami bangga atas prestasi dan telah membawa harum nama Tomohon, khususnya SMA Kristen 1 Tomohon,” kata Manumpil. FITRAH SEMPAT GAGAL TRY OUT PRA UN Fitrah Namira Amiruddin, siswa SMK Negeri 1 Kotamobagu, merupakan tiga besar peraih nilai tertinggi UN SMK se-Sulut. Seperti yang lainnya, siswa jurusan multimedia ini kaget ketika dimintai tanggapannya. Ketika wartawan koran ini menyambangi kediamannya di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Fitrah kaget. Matanya seperti ingin meneteskan air mata. Terharu. “Kok bisa? Perasaan saya gembira,” tutur buah hati dari pasangan Amiruddin Genne dan Kasmatang Mariase ini. Cewek cantik yang sehariharinya berjilbab ini tak percaya karena sempat tak lulus try out Pra UN lalu. “Saya kaget karena sebelumnya di try out tingkat Kotamobagu saya dinyatakan tidak lulus. Tapi hasilnya berbeda, dan saya lulus. Terima kasih Allah SWT, ayah dan ibu, guru-guru, serta teman-teman,” ujar cewek kelahiran 20 Februari 1996 ini.(arthur/helmy/melky/ marsindy)

suka berpetualang dan memiliki gairah untuk menjelajahi alam daratan dan perairan sekitar Sulawesi Utara, sejak usia dini. Bahkan, pada awal 1970-an, berteman dengan penyelam mutiara lokal, yaitu orang-orang Bajo atau ‘Sea Gipsi’. “Papa pun menemukan keajaiban dunia bawah laut, yang ajaibnya keajaiban tersebut hanya berada di halaman belakang rumah,” ungkap Angelique, sambil mengusap air matanya. Lanjutnya, pada 1987 bersama mamanya Ineke Sondakh (istri dr Hansie) mendirikan Murex Dive Resort dan terlibat aktif dalam industri diving (selam, red) yang sedang berkembang di Sulut. Olehnya, dr Hansie terus belajar tentang dunia scuba diving dan menerima sertifikat National Association of Underwater Instructor (NAUI) pada tahun 1988. “Papa juga melatih dan memberikan pendidikan bagi banyak karyawan lokal sebagai instruktur menyelam, panduan, dive master dan awak kapal,” tuturnya, dengan nada tersedu-sedu.

Puncaknya, pada 1990, Murex menambah liveaboard, serenade yang merupakan armada berupa kapal dan meluncurkan bisnis scuba diving ke wilayah Kepulauan Sangihe. Tak hanya itu, juga dibangun fasilitas medis dengan ruang hiperbarik untuk Manado. “Pada tahun 1996, papa memimpin dan mendirikan rumah sakit setempat dengan empat orang chamber. Sampai saat ini, kurang lebih dari 30 operator selam di daerah, dengan luas wilayah 1,5 juta Ha di Sulut,” bebernya. “Papa berkeinginan pariwisata dunia bawah laut harus dilestarikan karena merupakan kekayaan alam yang tak ternilai harganya,” harapnya. dr Hansie Batuna MPH sendiri meninggalkan seorang Istri Inneke Sondakh, anak-anak Angelique Batuna, Arelene Batuna, dan Paul Batuna serta Menantu Daniel Charlton dan David Cole. Cucu-cucu tercinta Benyamin Cole, Melanie Cole, Alexandra Charlton, Samantha Charlton, Andrew Charlton, dan Ramiro Batuna. (***)



Manado Post, 20 Mei 2014