Page 1





 R A B U ,

NOMOR: 7677

1 6

M E I

2 0 1 2

RP.4.000,max mangimbulude

Polri Duga Provokator dari Luar Ambon Editor: Stenly Kowaas

AMBON— Di Jakarta, pihak mabes Polri menduga kerusuhan Ambon kemarin pagi dipicu provokator dari luar Ambon. “Ada indikasi pihak pihak yang mengadu domba warga,� kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen saud Usman Nasution kemarin. Saud menjelaskan bentrokan yang terjadi di Ambon, Maluku, pada saat pawai obor berlangsung. Padahal hal itu lazim dilakukan tiap tahun. Setiap tanggal 15 Mei, masyarakat Ambon memperingati hari ulang tahun Pattimura yang dilaksanakan dengan membawa obor. “Peserta pawai dilempari oleh masyarakat atau orang di sekitar lokasi pawai. Peserta Baca Polri...... hal 11

Juni Yudhawanto/JPNN

RUSUH: Aparat keamanan berusaha menghalau bentrokan dua massa di perbatasan Batumerah dan Mardika di Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Rijaly, akibat bentrokan ini puluhan orang luka berat dan ringan serta puluhan sepeda motor dan 4 rumah hangus terbakar, Selasa (15/5).

KONAS IAIFI

Dokter Internasional Kumpul di Manado Editor: Tommy Waworundeng Peliput: Syahril

Vennetia R Danes

IVEN skala internasional kembali digelar di Manado. Kali ini Kongres Nasional (KONAS) Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI) XV dan Pertemuan Ilmiah IAIFI XX. Kegiatan ini akan dimulai, Kamis (17/5) esok hingga 19 Mei nanti. Menurut pengarah kegiatan Prof Dr Vennetia R Danes MSc PhD, penguat pelaksanaan tersebut adalah SK Pengurus Pusat Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (PP IAIFI) Nomor 128/PP-IAIFI/ III/2012 Tentang Penetapan Panitia Kongres Nasional IAIFI XV dan Pertemuan Ilmiah IAIFI KE XX dI Manado, yang menunjuk panitia Baca Dokter...... hal 11

PDI PERJUANGAN

Olly Dampingi Mega di Universitas Innsbruck Editor: Stenly Kowaas

Akui Parasut

Rusia Sukhoi Punya

Penahanan Angie Tambah 40 Hari Editor: Bahtin Razak

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Angelina Sondakh, tersangka suap pembahasan anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Pendidikan Pemuda dan Olahraga. “Untuk penahanan tersangka AS diperpanjang selama 40 hari,� kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di Kantor KPK, Selasa (15/5). Johan menjelaskan, perpanjangan masa penahanan ini karena pemeriksaan terhadap Angelina belum usai. Perpanjangan masa penahanan ini juga dalam rangka kepentingan penyidikan. Masa penahanan itu akan diperpanjang, karena masa penahanan pertama selama 20 hari akan berakhir 16 Mei, hari ini. Mengenai perpanjangan masa penahanan ini, pengacara Angie, teuku Nasrullah, menyatakan kliennya sudah menerima surat Baca Penahanan..... hal 11

Diduga Black Box Ditemukan

Editor: Idam Malewa

Pilrek Unsrat Akan Muncul Muka Baru Kans Rumokoy Masih Kuat Editor: Tommy Waworundeng

MANADO—Pemilihan Rektor Unsrat diprediksikan akan muncul muka baru dalam penjaringan bakal calon nanti. Dikarenakan, dalam pengumuman pendaftaran, panitia memberikan peluang kepada para dosen yang ingin

mendaftar. ‘’Jadi pendaftarannya bukan hanya terbatas delapan kandidat yang ikut lalu. Tetapi terbuka juga bagi dosen lain yang layak dengan kriteria calon rektor. Karena minimal harus berpendidikan doktor dan memegang jabatan dua tahun entah itu pembantu dekan maupun dekan,’’ terang Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsrat periode 2012-2016 Prof Dr Jeany Mandang-Polii MS. Karena itu kata Mandang,

sampai dengan Selasa (15/5) kemarin, panitia telah menyurati delapan bakal calon rektor yang mendaftar lalu. Selanjutnya sudah mengirim ke fakultasfakultas siapa tahu ada muka baru yang akan mendaftar. ‘’Kalau berkasnya lengkap dan sesuai ketentuan kami pun akan proses. Soalnya pendaftaran ini tak akan memakan waktu lama,’’ tukas Mandang di Baca Pilrek...... hal 11

JAKARTA— Pencarian sisa-sisa korban insiden maut pesawat buatan Rusia, Sukhoi Superjet 100, Selasa (15/5) ditemukan perkembangan menarik. Misteri ada parasut di pesawat Sukhoi Superjet 100 akhirnya terkuak.

Benda yang ditemukan di antara puing pesawat dan tubuh salah satu korban pesawat yang menubruk tebing Gunung Salak Rabu (9/5), dibenarkan kalau itu adalah parasut. Anggota tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Rusia, Sergey Korostiev membenarkan adanya parasut itu. Dia menjelaskan, parasut merupakan bagian dari survival kit yang ditaruh bersama perlengkapan Baca Rusia...... hal 11

RAKA DENNY/JAWAPOS

SUMBER INFORMASI: M Taufik (kiri) penemu Black Box, di Gunung Salak, Jawa Barat, Selasa malam.

Marina Bay Sands, Hotel Termahal di Dunia

Punya Kolam Renang Tertinggi di Dunia AKRAB: Olly Dondokambey saat berfoto bersama dengan mahasiswa program doktor di University of Innsbruck, Stanley Pondaag.

DALAM lawatannya ke Austria, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, turut memberi materi seminar tentang wanita global di University of Innsbruck, Selasa (15/5) kemarin. Megawati dalam materinya menekankan kesamaan gender dalam bingkai wanita Indonesia. Peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa serta warga setempat terlihat begitu antusias menyimak pemaparan sosok karismatik ini. Baca Olly...... hal 11

Wartawan dan seluruh karyawan event organizer, iklan, dan pemasaran Manado Post dilarang menerima uang atau pemberian dalam bentuk apapun dari sumber berita dan relasi.

Marina Bay Sands Hotel kini menjadi daya tarik baru bagi Singapura. Semenjak dibuka pada 27 April 2010, hotel yang dibangun oleh Las Vegas Sands ini langsung diserbu wisatawan dari berbagai negara di dunia. Termasuk wisatawan Indonesia yang menjadi salah satu pengunjung terbanyak. Laporan: Tommy Waworundeng WARTAWAN Manado Post mencoba merasakan bagaimana menginap di hotel terbesar Baca Punya..... hal 11 MENAKJUBKAN: Marina Bay Sands di malam hari. Manado Post saat berenang di kolam renang tertinggi di dunia.

Seluruh urusan pembayaran ke Manado Post dalam bentuk advetorial, society, iklan, dan koran harus melalui kontrak dan atau kwitansi resmi.

Bila sumber atau relasi mensinyalir adanya transaksi ilegal sangat dianjurkan menyampaikan sms pengaduan ke 085343951819

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Blok B 14/15 Telp. 0431 855558, 855559, Fax: 0431 860398 homepage: www.manadopost.co.id e-mail: editor@mdopost.com


R A B U ,

1 6

M E I

3

2 0 1 2

Marchel Hormati

Ebeam Solusi Presentasi

Juni, Harga Elpiji Seragam Pemerintah Keluarkan HET Bila MT Sudah ‘Bersih’ Editor: Cesylia Saroinsong Peliput: Arthur Karinda

TINGGALKAN SPIDOL: Saat presentasi, jangan lupakan Ebeam, pena wireless yang canggih dan mudah.

Pena Wireless, Praktis dan Mudah MANADO Computer Fair tak henti-hentinya memberikan kejutan pada para pengunjung. Kali ini kejutan yang diberikan, dengan menawarkan salah satu produk teranyar yakni Ebeam dengan harga Rp5.290.000. Produk Amerika ini berupa pena wireless yang digunakan untuk presentasi. “Ini dapat digunakan untuk presentasi atau mengajar di kelas, sehingga tidak perlu lagi spidol atau kapur,” kata Peter Hendrik dari Lestari Komputer selaku distributor resmi Ebeam di Sulut. Penggunaan produk ini menurut Hendrik sangat mudah dan praktis. “Dengan menempelkan ke dinding atau ke layar dan disambungkan ke laptop anda sudah bisa langsung menulis . Selain itu dalam menggunakan, pengguna dapat menentukan ketebalan huruf maupun warna yang akan digunakan, dan mudah di hapus karena menggunakan tinta digital,” jelasnya. Penggunaan Ebeam Wireless pen ini juga menggunakan bantuan proyektor. Maka, tidak salah jika menggunakan proyektor Sony yang telah teruji kualitas gambarnya. Sony menawarkan berbagai tipe proyektor seperti VPL EX100 dengan harga Rp4.370.000, VPL EX145 harga Rp8.100.000, VP LEX175 harga Rp10.400.000. Sedangkan untuk proyektor terbaru dan tercanggih dari Sony yakni tipe VPL-MX25 yang telah dilengkapi wireless dengan harga Rp17.950.000. Promo yang diberikan selain harga nett, di stand Sony Proyektor juga ada potongan harga untuk layar proyektor yang hanya Rp500.000. Semua proyektor mendapatkan garansi resmi 2 tahun service spare part dari Sony, dan lampu proyektor garansi tiap 500 jam atau 90 hari. (tr-07/syl)

Industri MediumBesar Tumbuh 9,6%

Sanny Parengkuan

Dantes Simbolon

Makanan Mendominasi MANADO— Sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi, sektor industri yang ada di Sulut terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, tercatat pertumbuhan industri khusus besar dan sedang di Sulut pada triwulan I 2012 mengalami pertumbuhan 1,12% dari triwulan IV quartal to quartal (q to q) 2011 yang hanya -3,56%. Secara year on year (YOY) triwulan I 2011 dibanding 2012 sangat mengesankan. Triwulan I 2011 anjlok -8,01% dan bangkit di triwulan I 2012 menembus 9,69 %. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Sulut Dantes Simbolon, kontribusi dari industri besar pada PDRB Sulut 2011 mencapai 7,71%. “Kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi Sulut sangat signifikan pada tahun lalu,” katanya. Penyumbang terbesar pada peningkatan industri sedang dan besar berasal dari produksi industri makanan. Secara q to q tumbuh dari -1,28% di triwulan IV 2011 menjadi 2,09% di triwulan I 2012. secara YOY juga

tumbuh drastis, dari -3,3% dari triwulan I 2011, menjadi 8,93% pada triwulan I 2012. “Jenis industri ini yang berperan penting dalam sektor pertumbuhan besar dan sedang,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Drs Sanny Parengkuan MAP mengatakan, saat ini pengembangan industri yang ada di Sulut sudah mengalami perkembangan. Dulunya masih fokus pada bahan mentah, kini telah mengembangkan usaha pada sektor produk olahan atau lanjutan. “Saat ini kita tidak hanya menghasilkan barang primer, tapi sudah melalui industri pengolahan sehingga mampu ada nilai tambah yang dihasilkan,” ungkapnya. Parengkuan mengharapkan industri besar dan sedang ini akan mampu menjadi penyumbang bagi pertumbuhan ekonomi, serta mampu juga menjadi penggerak industri kecil di bawahnya. “Diharapkan tingkat produksinya semakin meningkat untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Sulut,” harapnya. (tr-07/syl)

MANADO— Berakhirnya penyaluran minyak tanah (MT) subsidi di daerah yang masuk konversi minyak ke gas, harus segera diantisipasi pemerintah. Yang perlu dilakukan adalah membuat harganya gas atau elpiji yang kini diwajibkan menjadi lebih terjangkau. Dari pantauan di pasar, saat ini harga elpiji 3 Kg masih bervariasi mulai Rp15 ribu hingga Rp20 ribu. “Harusnya harga sama rata,

jangan ada perbedaan seperti itu,” ungkap Fietje Suawa, karyawan BUMN di Manado. Namun, Kepala Biro Perekonomian Setprov Sulut Dr Adry Manengkey memberikan signal akan adanya penetapan Harga Eceren Tertinggi (HET) untuk elpiji. Untuk memberlakukan HET itu, pemerintah masih harus menunggu agar penarikan atau konversi sudah 100 persen. “Kami masih menunggu sampai selesainya penarikan minyak tanah subsidi,” ujarnya, kemarin.

Edaran penetapan HET kata Manengkey, akan dilaksanakan pada awal bulan Juni. “Setelah selesai penarikan, rencananya awal Juni edarannya sudah ada,” katanya. Sementara itu, Plt Branch Area PT Pertamina Kristanto mengakui, perlahan namun pasti, konversi akan diberlakukan disemua daerah. “Saat ini sudah beberapa daerah tidak lagi disalurkan, contohnya Manado yang sudah sejak tanggal 7 Mei,” katanya. Pertamina juga siap untuk menyalurkan elpiji sesuai kebutuhan, saat ini, stok di Bitung, jumlahnya masih sekitaran 880 metrik ton. Tak

SERAGAM: Sebagai kompensasi ‘dibersihkannya’ minyak tanah, pemerintah akan memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET)untuk elpiji. Ini dimaksudkan agar terjadi keseragaman harga bahan bakar untuk warga ini.

hanya itu, sebagai antisipasi, Pertamina juga akan menambah

50 ribu tabung gas elpiji ukuran 3 Kg. (***)


4

R A B U , 1 6

M E I

2 0 1 2

Marchel Hormati

Sampai Jam 8 Malam Kar Spa Tampung Banyak Mobil Editor: Budi Siswanto Peliput: Chelly Arifin

SIBUK bekerja dari pagi hingga malam terkadang membuat kita tak bisa memanjakan dan menjaga

MEMUASKAN: Setiap mobil yang masuk di Kar Spa akan keluar dengan bersih dan mengkilap.

kebersihan mobil. Menjawab kebutuhan konsumen yang sibuk di jam kerja, Kar Spa yang berada di kawasan Malalayang (sesudah akses masuk Jalan Sea) menyediakan layanan cuci mobil sampai jam 8 malam.

“Layanan kami memang menjangkau mereka yang selesai bekerja jam 6 sore,” kata Audi Lumintang, owner Kar Spa yang dijumpai di tempat usahanya itu, kemarin. Sekalipun sudah jam delapan

Paket Menarik Tur Internasional Nyiur Express

PROFESIONAL: Para karyawan terlatih Nyiur Express siap memuaskan customer-nya.

NYIUR Express tour and travel yang terdapat di Jalan Balai Kota nomor 8 menawarkan paket-paket menarik untuk tur internasional. Antara lain tur Manado-Shanghai-

Beijing, 6 hari 5 malam. Ada lagi Manado-Shanghai-SuzhouHangzhou, 5 hari 4 malam. Juga Manado-Beijing-ShanghaiSuzhou-Hangzhou, 8 hari 7 malam.

Paket internasional lainnya yakni, Manado-Kuala Lumpur dan Manado-Singapura. “Dengan beberapa pilihan paket yang memudahkan dan tentunya terjangkau,” tuturnya. Menurutnya, jalan-jalan bersama Nyiur Express konsumen selalu terkoordinasi dengan pihak agen. Itu karena Nyiur Express merupakan salah satu direct agent di Manado yang membuat harga tiket yang standar. “Kami tidak mengenal istilah penjualan tiket tangan ke 2,” tutur Stanley sapaan akrabnya. Ditambahkannya, dengan Nyiur Express tak harus menunggu sampai terkumpul beberapa pax sebagai syarat pemberangkatan. “2 orang sekalipun akan diberangkatkan,” tambahnya.Informasi lebih lengkap, kunjungi Nyiur Express atau hubungi 0431-859887 atau fax 0431-859877.(ctr-02/sto)

masih ada mobil yang masuk, Kar Spa tetap memberikan layanan. Namun, layanan dibatasi hanya sampai jam 10 malam. “Karena sampai jam delapan kami masih menerima mobil, jam 10 kami sudah tutup,” tambah Lumintang. Tak heran tiap hari Kar Spa selalu dipenuhi mobil, mulai dari jam 12 siang hingga 8 malam. Fasilitasnya juga sangat me-

nunjang dan mampu memberikan kenyamanan bagi konsumen. “Daya tampung mobil memadai dan halaman parkir luas,” paparnya. “Membuat semua pelanggan Kar Spa nyaman mencuci mobil di tempat ini,” tambahnya. Dilengkapi juga dengan sistem hidrolik yang cukup dan sabun khusus. Ini membuat Kar Spa mendapat tempat di hati

semua pelanggannya. “Saya senang cuci mobil di sini selain hasilnya memuaskan, tak bosan menunggu karena ada ruangan khusus untuk pengemudi,” papar Igel Lumingkewas, pelanggan setia Kar Spa. “Kita juga akan dihibur berbagai lagu yang sedang hits saat ini,” tutur mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat ini.(***)


 R A B U ,

1 6

M E I

2 0 1 2

         



5 Bonit Anggi

Polda Telusuri Oknum Petugas Nakal Diduga Bocorkan Info Soal Penertiban Ketangkasan MANADO— Polda Sulut tegaskan siap menindak segala macam perjudian, seperti judi berkedok permainan ketangkasan dan Togel, yang disinyalir mulai memasuki dunia persekolahan. “Pemberantasan perjudian merupakan komitmen kami, apalagi jika sudah beredar di kalangan anak sekolah,� ujar Kabid Humas AKBP Denny Adare saat dikonfirmasi kemarin malam via ponsel. Ia mengatakan, segala macam perjudian merupakan pelanggaran hukum. “Itu (perjudian) akan diusut terus, karena merupakan tindak

Denny Adare

pidana,� tegasnya. “Para orangtua harus mengawasi anaknya, karena judi menghambat perkembangan anak,� harap Adare. Ia juga meminta pemerintah un-

tuk bekerjasama dalam melakukan pemberantasan segala macam bentuk perjudian. “(Pemerintah) harus teliti dan cermat dalam memberikan izin. Karena banyak cara bagi para bandar untuk mengelabui,� pintanya sembari mengatakan, jika ini dibiarkan moral generasi muda akan menjadi rusak. “Karena perjudian merupakan jerat yang bisa merusak masa depan,� tuturnya. Adare juga mengakui, petugas seringkali mendapatkan halangan saat melakukan penertiban. “Penangkapan seringkali bobol, sehingga para pelaku berhasil melarikan diri,� akunya. “Dan saat ini kami sementara menelusuri penyebabnya dan mencari tahu oknum ‘nakal’ yang sengaja membocorkan,� kuncinya. (tr-06/lee)

WASPADA: terlihat salah satu tempat parkir motor yang menajadi sasaran para pelaku Curanmor.

Makin Meresahkan

Curanmor

Diduga Sindikat, Berkelompok Saat Beraksi Editor : Stenly Kowaas Peliput: Ramly Padju

Amran Ampulembang

MANADO— Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) makin meresahkan warga. Bagaimana tidak, meski mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian, toh aksi tersebut terus terjadi dan justru makin meresahkan. Bagaimana tidak. Hampir setiap hari, selalu saja ada laporan Curanmor di Manado. Tak peduli diparkir di halaman rumah,

tempat kerja maupun kawasankawasan mall, aksi Curanmor terus saja terjadi. “Ini sudah permainan sindikat. Tidak mungkin cuma 1 atau 2 orang yang melakukan ini,� ungkap Jonathan Karepouw, warga Karombasan. Selasa (15/5) kemarin sekira pukul 15.35 Wita, Warni Suleman (31) melapor ke Polresta Manado, atas kehilangan motor-nya, Yamaha Vega R DB 5700 CV. Warga Singkil I, Lingkungan VI, Kecamatan Singkil, ini kehilangan motor yang

awalnya diparkir di halaman kediamannya. “Karena sudah kelelahan dari tempat kerja, saya parkirkan motor dan langsung masuk ke kamar tidur,� katanya. Ditambahkannya, setiap kali kembali kerja ia memang rajin memarkir motor di teras rumahnya. �Kira-kira jam 6 pagi, saat saya terbangun, saya mendapatkan motor tersebut sudah tidak ada lagi di tempat parkir semula,� tambahnya. Kapolresta Manado, Kombes Pol Amran Ampulembang, saat dikonfirmasi mengenai makin maraknya laporan kasus Curanmor mengatakan, pihaknya tetap semaksimal mungkin terus berupaya, mencari dan mengungkap siapa saja pelakunya. “Dalam kasus ini terdapat dua modus yang mereka jalankan. Pertama adalah modus muter-muter memantau keadaan dan yang satunya lagi dengan modus jalan kaki,� jelas Amran sembari menyebut para pelaku berkelompok dan memang pemain. (***)

Kecewa, Komisaris KOMISARIS sekaligus GM Kungkungan Resort Bitung, Haslinda Tukunang, yang selama ini lebih memilih diam, kini bersedia untuk diwawancarai, terkait masalah yang menyeret AC alias Tuti, bekas kasir di perusahaan mereka. Tukungan menegaskan, apa yang justru dituduhkan kepada mereka merupakan tipuan murahan yang coba membalikkan fakta. “Bukti-bukti yang kami perlihatkan telah jelas. Apa yang

dilontarkan salah satu anggota keluarganya tidak lebih dari permainan semata untuk mencoba mengaburkan fakta. “Permainan seperti itu kemungkinan untuk mengaburkan fakta dan mengganggu proses hukum,� ujarnya. Tukungan menambahkan, dirinya bekerja keras selama 20 tahun dengan jujur tanpa cela, tidak pernah sekalipun ada record mentransfer uang dari rekening perusahaan ke rekening pribadi. “Tapi dia (Tuti, red) yang

bekerja baru setahun, sudah berani mentransfer uang dari rekening perusahaan ke rekening pribadi,� jelasnya. “Semua bukti lengkap telah kami perlihatkan kepada hakim. Saksi-saksi di pengadilan telah dengan jelas mengungkapkan tindakan penggelapan tersangka,� sambung Tukungan. Di sisi lain, Tukungan mengaku penanam saham Kungkungan Bay Resort yang merupakan warga America, sedang menung-

gu hasil keputusan perkara ini. “Kami meyakinkan mereka bahwa para hakim akan menegakkan keadilan,� ungkapnya. “Kami juga meyakinkan penanam saham bahwa aparat hukum dan pengadilan tidak bisa dikelabui oleh trik-trik dengan menggunakan media untuk menyebarkan kommentar dusta. Kami masih percaya pengadilan yang benar dan sepenuhnya percaya kepada para penegak hukum,� tandas Tukungan. (tr-01/lee)


R A B U , 1 6

M E I

7

2 0 1 2

Rolly Kandolia

PDK SULUT

Bentuk Tim 5 Terkait Pilbup UNTUK mendapatkan pemimpin Minahasa terbaik, Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Sulut membentuk Tim 5. Michael Kusoy dan Jemmy Tuuk menjadi Ketua dan Sekretaris tim yang beranggotakan masing-masing Abraham K, Recky Massie dan Jantje Longdong. Menurut Ketua PDK Sulut Drs Harly Weku MM Ak, tim itu didasarkan pada hasil rapat pleno terbatas PDK Sulut, Senin (14/5) lalu, dan bertugas melakukan monitoring, evaluasi dan penjaringan calon kandidat Bupati Minahasa yang akan diusung PDK. “Calon itu kemudian direkomendasikan ke PDK Sulut dan diteruskan ke Dewan Pengurus Nasional (DPN),” jelas Weku. Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina PDK Prof Dr M Ryaas Rasyid MA sependapat soal figur pemimpin Minahasa nanti. “Figur pemimpin Minahasa adalah yang berintegritas, kompetensi dan memiliki kepedulian untuk kemajuan masyarakat dan Minahasa ke depan,” ujar Rasyid beberapa waktu lalu. Rasyid juga mengingatkan masyarakat untuk cerdas memilih dan tak terpengaruh money politics, serta berbagai trik yang mencederai harga diri dan hak demokrasi masyarakat Minahasa.(ctr-03/gyp)

Pengobatan Gratis Dalam Rangka HUT ke-66 Polri

Bakti Kesehatan Demi Masyarakat MANADO—Rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-66 Bhayangkara, telah dicanangkan Polda Sulut. Beberapa kegiatan yang akan digelar yakni donor darah, pengobatan gratis, sunatan dan operasi katarak. Direncanakan, kegiatan akan dimulai pada 8 Juni mendatang. Turut hadir dalam rapat pe-

mantapan yang digelar di kantor Harian Manado Post, AKBP dr Felix Sangkadia MS, I Dewa Gede, dr Sri Sandag, Ulfa Gaib dan dari PMI, Melky Petrus, serta dr Mia Achmad. Donor darah sendiri telah ditargetkan Polda sebanyak 250 orang yang akan mendonorkan darahnya. Khusus di Manado, akan dilaksanakan di Atrium Mantos pada 8 Juni mendatang,

bersamaan dengan pembukaan Auto Mantos Contest (AMC). Selanjutnya, 23 Juni mendatang, donor darah akan dilangsungkan juga di Inobonto, Bolaang Mongondow, yang akan dilaksanakan oleh Polres Bolmong. Tak hanya berakhir sampai di situ saja, masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan sunatan dan operasi katarak.(tr-13/gyp)

Askes Manado Senam Sehat Bersama Lansia

Pembangunan Tanpa KB, Sia-sia Dana Pemerintah Terkuras untuk Urus Kemiskinan

KAPAL ECENG GONDOK

Tak Kunjung Beroperasi

Editor: Bahtin Razak

KOMITMEN Pemprov dan Pemkab Minahasa untuk melestarikan Danau Tondano dari ancaman pendangkalan mulai dipertanyakan warga. Pasalnya walau beberapa waktu pihak PLN telah melakukan serah terima kapal pemotong eceng gondok kepada Pemprov, namun disayangkan sampai saat ini kapal tersebut belum juga beroperasi. Menurut salah satu pemerhati Pembangunan Kabupaten Minahasa Jeferson Wanny Wantah, Pemkab Minahasa harus secepatnya mengoperasikan kapal tersebut sebelum karatan. Apalagi eceng gondok di danau tumbuh begitu cepat dan mulai menutupi sebagian besar pinggir danau. “Terus terang tak kunjung beroperasinya kapal eceng gondok, menjadi pertanyaan bagi kami masyarakat, karena kapal yang dirakit perusahaan dari Cina ini menelan anggaran miliaran rupiah,” ujar Wantah.(ylo/gyp)

FISIP

Tantang Siswa/ Mahasiswa Kritis se-Sulut

Melky Pangemanan (kiri) dan Alfriyan Ray Faara

TANTANGAN baru menanti seluruh siswa dan mahasiswa se-Sulut. Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat rencananya akan menggelar berbagai lomba, seperti lomba debat ilmiah, pidato ilmiah, dan penulisan opini siswa dan mahasiswa se-Sulut pada Selasa hingga Kamis (22-24/5) nanti. Menurut Ketua Senat FISIP Unsrat Melky Pangemanan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memperingati Hardiknas sekaligus Hari kebangkitan Nasional (Harkitnas). “Juga untuk mewujudkan siswa dan mahasiswa yang kritis, kreatif, dinamis, moralis dan bertanggungjawab,” tuturnya. Alfriyan Ray Faara, Ketua Panitia Perlombaan mengatakan, ajang ini bisa juga dijadikan sebagai langkah pengembangan pendidikan dan minat bakat siswa dan mahasiswa. “Makanya lomba ini lebih mengedepankan bidang kajian, penulisan dan analisis masalah,” pungkasnya. Mereka berharap, siswa dan mahasiswa se-Sulut dapat segera mendaftarkan diri pada perlombaan tersebut. “Karena tentunya rugi kalau tak ikut,” kata mereka serentak.(ctr-03/gyp)

MATANGKAN PERSIAPAN: Panitia HUT ke-66 Bhayangkara usai rapat di kantor Harian Manado Post, Selasa (15/5) kemarin.

Istimewa

PERINGATI HKS: Kepala PT Askes (Persero) Cabang Manado drg Betsy MO Roeroe AAAK, Asisten III Setprov Edwin Silangen SE MS, Ketua PWRI Sulut AHJ Purukan BA di antara peserta senam sehat Askes di ruang Mapalus kantor gubernur. (Foto bawah) Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan kepada para Lansia.

MANADO—Dalam memperingati Hari Kesehatan Sedunia (HKS) ke-64, PT Askes (Persero) Cabang Manado mengajak para Lansia untuk senam bersama. Peringatan HKS yang jatuh pada 7 April 2012 itu mengangkat tema ‘Menuju Tua Sehat, Mandiri dan Produktif’. Pelaksanaan Senam Sehat Gembira bersama Askes-Lansia, pekan lalu (Jumat, 11/5) diawali sambutan dari Sekprov Sulut Ir SR Mokodongan diwakili oleh Asisten III Administrasi Umum Edwin Silangen SE MS. “Kegiatan ini, tentunya memiliki banyak manfaat bagi kita semua, karena senam sehat merupakan bagian dari aktivitas olahraga yang penting bagi kesehatan tubuh. Demikian pula dengan pemeriksaan kesehatan, yang penting untuk mengontrol dan untuk senantiasa memastikan kondisi tubuh kita tetap sehat dan bugar. Karena itu, saya menyambut gembira dan merespons

positif pelaksanaan kegiatan ini, sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan beserta seluruh karyawan dan karyawati PT Askes (Persero) Cabang Manado,” ujar Silangen. Kegiatan ini dihadiri Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sulut AHJ Purukan BA, Ketua PWRI Kota Manado Drs GAM Saroinsong, dan Leo sebagai Ketua PWRI Minut, jajaran Dinkes Sulut dan Kota Manado, Pengurus dan Anggota LVRI Sulut, Pengurus dan anggota Pepabri Kota Manado, para Lansia dari organisasi gereja, dan Club Risti Manado. “Hadirnya kelompok Lansia pada acara Senam Sehat Gembira bersama Askes, untuk menunjukkan, kaum Lansia dapat secara aktif berkontribusi kepada masyarakat, dimana kaum Lansia dapat membimbing warga muda untuk tetap sehat dan aktif sampai pada usia lanjut,“ ujar Roeroe. (ctr-04/gyp)

MANADO—Pembangunan yang tidak dibarengi dengan pengendalian pertumbuhan penduduk, itu sama saja sia-sia. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dr Sugiri Syarif. “Hasil pembangunan tidak ada artinya jika program kependudukan tidak dijalankan,” katanya, kemarin. Sugiri berpendapat, dana pemerintah kian banyak digelontorkan untuk membiayai kebutuhan penduduk miskin, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, dan lainnya. Pemerintah hampir tak ada kesempatan membiayai pembangunan infrastruktur ekonomi karena pertumbuhan penduduk yang tak terkontrol. Sebelumnya Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang juga mengatakan, di Sulut, jika pertumbuhan penduduk tak terkontrol, 50 tahun mendatang sudah tak ada lagi lahan untuk pertanian dan perkebunan. “Tidak ada lagi keseimbangan lingkungan karena lahan sudah terpakai untuk pemukiman penduduk,” ujar SHS beberapa waktu lalu. Pengendalian pertumbuhan penduduk memang harus dilakukan, dengan mengintensifkan program

SH Sarundajang

keluarga berencana (KB). Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Dra Elisabeth Kuji, mengutip pernyataan Sugiri Syarif menyatakan, memang 95% warga tahu tentang KB, tetapi tidak semuanya mau ber-KB. “Faktornya macam-macam mulai dari keengganan hingga harga. Sebenarnya kami menyediakan mulai dari yang gratis hingga yang mahal, tetapi mahal itu juga pilihan,” ujar Elisabeth. Di Sulut, tambah Elisabeth, BKKBN rajin turun ke daerah dengan Mobil Unit Penerangan (Mupen), terutama jika ada agenda pelayanan masyarakat oleh Pemda. “Kami melakukan pelayanan gratis, dan syukur masyarakat yang datang banyak,” kata Elisabeth.(***)


8

R A B U , 1 6

M E I

2 0 1 2

Training / Rizalina

o m l o b e

Museumku Sayang, Namun Sepi

       KEPRIHATINAN saya muncul ketika, untuk kesekian kalinya, saya kembali ke kota ini namun masih saja menemukan kekosongan yang sama. Yang saya maksud adalah suasana hening saat berkunjung ke Museum Negeri Provinsi Sulut. Di hari-hari biasa, meseum ini buka pukul 09.00 Wita. Sepi. Ketika saya datang lagi di akhir pekan, lebih siang (kira-kira pukul 12.00 Wita). Sama saja yah, hanya segelintir orang yang saya temui di dalam tempat menyimpan koleksi budaya dan adat istiadat provinsi ini. Sedih. Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dengan budaya, sejarah, dan seni rasanya amat miris melihat rendahnya minat berkunjung ke Museum Negeri Provinsi Sulut. Padahal, di dalam gedung ini terdapat sejumlah benda peninggalan yang menarik untuk diamati. Misalnya sejumlah alat-alat seni khas Minahasa, ikan langka yang hanya bisa ditemui di laut Sulawesi Utara (Coelacanth), bahkan benda-benda prasejarah asal negeri ini. Sangat mengedukasi. Mungkin, sudah waktunya masyarakat Sulut peduli dengan keberagaman khas tanah Minahsa. Dengan cara, berkunjung ke Museum Negeri Provinsi Sulut. Ceritakan kepada anak dan cucu kita semua, betapa indahnya tanah yang kita tinggali ini. Jika bukan lewat saya, dan Anda semua, bagaimana generasi muda bisa mengenal sejarah budaya Minahasa. Karena itu, mari kita berkunjung ke Museum Negeri Sulut. Sari, Tuminting

Material Penggalian di Langowan KAMI bangga, karena pemerintah mulai membenahi drainase yang ada di Langowan. Ini menunjukkan kepedulian. Cuma yang kami perlu ingatkan, pihak kontraktor agar memperhatikan keamanan dan keselamatan pejalan kaki dan pengendara kendaraan. Ini karena material tanah galian masih banyak yang belum diangkat, akibatnya menutup sebagian jalan. Padahal jalan di depan SPBU ramai dilewati kendaraan. Belum lagi jika terjadi antrean kendaraan yang mengisi premium. Alangkah baiknya, setiap ada tanah galian langsung dibuang, jangan hanya dibiarkan terserak di badan jalan. Terima kasih

      

  

    

    

  

    0811 430 6592.   Facebook: manadopostTwitter: @manadopost.       editor@mdopost.com.

Songsong Implementasi UU BPJS Oleh DJSN-Askes dan Jamsostek TAHUN 2014, semua pelayanan kesehatan publik di-cover Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Badan ini merupakan transformasi dari PT Askes. Untuk menuju ke BPJS, PT Askes bersama-sama DJSN dan PT Jamsostek (Persero) akan menyelenggarakan sosialisasi Implementasi UU No 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Sebanyak 22 provinsi di Indonesia termasuk Sulut menjadi tujuan. Agenda sosialisasinya dijadwalkan pada MeiJuni 2012. Di Sulut dijadwalkan pada 24 Mei 2012. Tujuan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi tentang penyelenggaraan Jaminan Sosial (Jamsos) di Indonesia sesuai dengan amanat UU BPJS. Kita semua tahu Jamsos yang telah diundangkan dalam UU SJSN/2004 suatu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin, agar setiap rakyat dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup layak, menuju terwujudnya kesejahteraan sosial yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Persepsi inilah yang diharapkan terserap oleh seluruh stakeholder di Indonesia termasuk di dalamnya pemerintah daerah. Sosialisasi implementasi UU BPJS ini, terdapat sinkronisasi program baik dari pusat maupun daerah, demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan program jaminan sosial. Saat ini cukup banyak pemerintah daerah menjalankan program Jamsos bagi masyarakat di daerahnya, baik dikelola sendiri maupun dikelola oleh pihak ketiga. Misalnya di bidang

dipakai PT Askes (Persero) adalah bentuk implementasi dari pasal 24 dalam UU SJSN yang menyebutkan, BPJS mengembangkan sistem pelayanan kesehatan, sistem kendali mutu pelayanan dan sistem pelayanan kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas jaminan kesehatan. Bagi kami ini merupakan sebuah pekerjaan yang sudah biasa kami lakukan, hanya merupakan peningkatan volume kerja,� ujar Direktur Utama PT Askes (Persero) I Gede Subawa. Untuk itu berbagai upaya pengendalian terutama pengendalian biaya pelayanan kesehatan dilakukan PT Askes (Persero) misalnya dengan mengoptimalkan pelayanan kesehatan berjenjang (rujukan) dan rujuk balik (referral system) dengan cara meningkatkan kinerja puskesmas dan dokter keluarga sebagai gatekeeper, adanya Daftar Plafon Harga Obat (DPHO), provider yang terseleksi, optimalisasi program promotif dan preventif, Sistem pembayaran provider: kapitasi & pola tarif paket RS, INA CBG’s, utilization review, dan adanya Dewan Pertimbangan Medik. Kesemuanya mengacu pada konsep managed care. Saat ini tengah dilakukan persiapan penambahan Kantor Cabang di wilayah Divisi Regional X, di antaranya Kantor Cabang Kotamobagu di Sulawesi Utara, Kantor Cabang Poso di Sulawesi Tengah dan Kantor Cabang Tidore di Maluku Utara. Penambahan jumlah Kantor Cabang tentu diikuti dengan penambahan personil. Diharapkan upaya ini dapat mengimbangi kebutuhan pelayanan yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah peserta.(*)

Salah satu kegiatan Sosialisasi PT. Askes (Persero) tentang BPJS Kesehatan di LANTAMAL 8

kesehatan cukup banyak Pemda yang bekerjasama dengan PT Askes (Persero) dalam Program Kesehatan Jaminan Masyarakat Umum (PJKMU). Begitu pula dengan stakeholder yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Misalnya, banyak perusahaan di tiap daerah yang mengelola program jaminan sosial secara mandiri. Sinkronisasi program demi meningkatnya efisiensi dan efektivitas dana inilah yang diharapkan terjadi dalam sosialisasi implementasi UU BPJS ini. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan bahan masukan yang akan dipergunakan untuk perumusan perundang-undangan yang terkait dengan Sistem Jaminan Sosial Nasional. Dimana pada saat ini, penggodokan tentang peraturan pemerintah yang terkait dengan Jaminan Sosial, masih dilakukan dan ditargetkan selesai pada

akhir tahun 2012. Kesiapan Askes Sebagai BPJS Kesehatan Sesuai amanat UU BPJS, sebagai pengelola Jaminan Kesehatan, berbagai persiapan menuju transformasi PT Askes (Persero) menuju BPJS Kesehatan telah dilakukan. Namun sebagai perusahaan yang mengelola Program Jaminan Kesehatan selama hampir 44 tahun lamanya, PT Askes (Persero) pada dasarnya siap dalam mengelola program jaminan kesehatan nasional yang diamanahkan UU BPJS ini. PT Askes telah memiliki SDM dan sistem informasi teknologi yang dapat diandalkan dan siap mendukung program jaminan kesehatan secara nasional. “Pada prinsipnya bisnis proses yang dijalankan Askes adalah sama dengan yang tertera dalam UU SJSN. Misalnya konsep managed care yang

Johannes, Wolaang

Genangan Air

POJOK Pilrek Unsrat dikocok ulang Unsratku sayang, Unsratku malang Tunjangan non sertifikasi segera dibayar Segera kan bisa bulan depan ... he..he

PEMERINTAH Kota Manado memang terus ditantang untuk membenahi infrastruktur yang ada. Selain drainase yang tidak mampu menampung air jika hujan, juga ada genangan-genangan air yang perlu dicari solusi untuk menyelesaikannya. Seperti di daerah Liwas Ranomuut ini. Di khawatirkan jika tidak secepatnya dibenahi akan merusak akses jalan dan lain-lain. Dan kalau ini terjadi makin besar biaya yang harus dikeluarkan.(*)

Manado Post Penerbit : PT. Wenangcemerlang Press, SIUPP: NO. 216/SK/Menpen/SIUPP/A.6/1986

Perintis : Eric Samola SH Pembina : Dahlan Iskan Komisaris Utama : Ny Dorothea Samola-Luntungan Wakil Komisaris Utama : Imawan Mashuri Komisaris : Zainal Muttaqin Alwi Hamu Benny Raintama Direktur Utama : Suhendro Boroma Direktur Keuangan : Urief Hassan Wakil Direktur Produksi : Marlon Sumaraw Wakil Direktur Marketing : Dayke Rarobong

Pemimpin Redaksi : Marlon Sumaraw Redaktur Pelaksana : Tommy Waworundeng Koordinator Liputan : Djaya Dixie Tasiam Idham Malewa Dewan Redaksi : Marlon Sumaraw Tommy Waworundeng Djaya Dixie Tasiam Idham Malewa Rusman Linggama

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Blok B no 14/15 Manado. Telp. (0431) 855-558, 855-559, Fax. (0431) 860-398. Homepage: http://www.mdopost.com, e-mail: editor@mdopost.com. Percetakan: Jalan Pomorow Manado. Telp. (0431) 852-004

Redaktur Senior: Leonardo Axel Galatang. Ass Koordinator Liputan: Bahtin Razak, Stenly Kowaas. Redaktur: Hetty JC Tuerah, Martha Pasla, Peggy Sampouw, Cesylia Saroinsong, Budi Siswanto. Fotografer: Lukman Polimengo. Biro-Biro: Irvan Sembeng (Jakarta), Benyamin Allo (Minahasa), Filip Kapantow (Tomohon), Firmansyah Toboleu (Kotamobagu), Fabian Ilat (Bolaang Mongondow), Chanly Mumu (Bolaang Mongondow Timur), Idham Malewa/Escolano Kakunsi (Bolaang Mongondow Selatan), Charencia Repie (Bitung), Angel Rumeen (Sangihe), Dixie Tasiam (Talaud), Jemmy Gahansa (Sitaro), Tommy Waworundeng (Minahasa Selatan), Risky Pogaga (Minahasa Utara), Jackly Makarawung (Bolaang Mongondow Utara), Veronica FM Sondang (Minahasa Tenggara), Miedy Pakasi (USA, California). Operator JPNN (Jawa Pos News Network): Iswan Buka. Copy Editor: Tenny Assa, Information Technology (IT): Jonly Tumiwang. Sekretaris Redaksi: Suwarni Rahim. Pracetak/Quality Control: Rusman Linggama (Koordinator), Vanny Kawulusan, Budi Santoso, Dedi Ahmad, Adrian Kasenda, Maxi Mangimbulude, Usamah Tamau, Alfian Tinangon, Amos Tempone, Emmanuel Budi, Marchel Hormati.

Alamat Perwakilan: Graha Pena Jakarta Lt. 6 Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jaksel, Telp. (021) 536 99509, Fax. (021) 532 8487 Graha Pena Jawa Pos Jl. A. Yani 88 (Surabaya) Telp. (031) 82833333, Fax. (031) 828 5555 Harga Langganan: Rp. 90.000/bulan. (Luar kota tambah ongkos kirim) Tarif Iklan; Rp 37.500/mm kolom (BW/Hitam-Putih) Rp 50.000/mmk (berwarna) Jitu: Rp60.000,-(max empat baris)1x muat Redaksi menerima tulisan karya asli, terjemahan atau saduran (dengan sumber asli bagi karya terjemahan dan saduran). Panjang tulisan antara tiga sampai tujuh halaman, diketik spasi rangkap, sertakan identitas diri. Redaksi berhak menyunting selagi tidak mengubah maksud tulisan.

Ombudsman Manado Post Grup: Max Rembang (Ketua), Ais Kai, Hinca IP Pandjaitan

Manajer Sirkulasi: Eddy Marzuki. Manajer Iklan : Dayke Rarobong. Manajer Keuangan : Marlin Tamauka, SE Ak, Corporate Secretary: Suhartina Mamangkey. Pemasaran Koran: Jalaludin Rauf, Muchlis Labagow, Syahri Yusuf, Arifin Dude, Jemmy Howan, Suryadi, Sutami Hassan, Suratno, Djufry Tangguda, Olviane Oroh, Eko Hardjo, Rudy Risdianto, Ali M Adampe,Sarah Pangemanan. Staf Iklan: Rani Afandi, Rizaldy Bason, Harmiadi Asnawi, Bonny Djou, Agus Bungkaes, Chandra Limbo, Denny Nangin, Frederiek Gimon, Maurent Winerungan, Sitty Hadji, Kiki Assa, Paulus Marinu, Muh.Djabba. Desain Iklan: Melky Umboh (Koordinator), Dany Kumajas, Andi Pombaile, Bachtiar Paharudin, Tom Sondakh, Alfian Tumuahi, Fred Makal. Iklan Jakarta: Joppy Dumanaw (Kepala), Puspita Sari, Lenda Sondakh, Amelia Beatrix, Ali Firdaus. Umum/Keuangan: Lucy Harun, Flankry Tendean, Alfiane Lumantow, Philips Yohanes, Helda Ibrahim.

Wartawan Manado Post dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita. Wartawan Manado Post dibekali dengan kartu pers ketika menjalankan tugas. Jika ada kejanggalan, baik tentang identitas wartawan maupun tentang tindakan wartawan dapat menghubungi redaksi Manado Post. Artikel di semua rubrik berkode ‘bintang�(*) adalah pariwara


R A B U ,

1 6

M E I

11

2 0 1 2

Max Mangimbulude

POLRI..... Sambungan dari hal 1

pawai pun geram dan melempar balik,� kata mantan Kadensus 88 Mabes Polri ini. Hal itu terjadi di pertigaan jalan Rijali Tulukabesi di daerah perbatasan Mardika dan Batu Merah. Aksi lempar-lemparan pun tak terelakan, sehingga mengakibatkan 10 unit motor, dan dua rumah sederhana terbakar, serta korban luka sebanyak 44 orang. Saud menuturkan, sejak pukul 08.00 Wita situasi Ambon sudah bisa dikendalikan. Saud pun menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan kepada petugas yang ada di lapangan agar menegakkan prosedur hukum terhadap pelaku. “Masyarakat jangan terprovokasi, karena event-event di Maluku masih rawan di provokasi,�katanya. Menurut Saud hingga saat ini belum ada pelaku bentrokan yang ditahan. Para petugas keamanan pun masih terus berjaga dilokasi kejadian, untuk menjaga agar tidak terjadi bentrok kembali. “Kita harapkan semua pihak menahan diri,� katanya. Di Istana, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Djoko Suyanto, mengharapkan pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh adat bisa ikut segera menyelesaikan bentrokan yang terjadi di Ambon pada Selasa kemarin. Ia mengaku sudah mendapatkan laporan dari Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu, mengenai kejadian tersebut. Djoko mengharapkan pasca bentrok yang terjadi bisa segera ditangani. “Mudah-mudahan ditangani dengan baik,� katanya. Alumnus AAU 1973 itu juga telah meminta agar para tokoh agama, tokoh adat, dan pimpinan daerah bersatu dan bisa meredam potensi bentrok berkembang lebih luas dari yang sekarang. “Mudah-mudahan tidak berkembang,� katanya. Diketahui, Sakralnya

DOKTER..... Sambungan dari hal 1

panitia pelaksana yang diketuai dr Sylvia Marunduh MMedSc AIFM. Kegiatan bertajuk Peranan dan Kontribusi Fisiologi/Ilmu Faal Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup itu, bertujuan untuk mengkomunikasikan sekaligus bertukar topik tentang ilmu faal. “Juga untuk menemukan dan mencari solusi atas problem aktual melalui pendekatan disipliner,� ujar Prof Danes.

PENAHANAN.... Sambungan dari hal 1

surat dari KPK. “Karena itu diperpanjang sampai 40 hari terhitung 17 Mei, sampai 25 Juni 2012,� ujar Nasrullah. Dengan perpanjangan masa penahanan ini, kliennya, lanjut Nasrullah berharap KPK segera melakukan pemeriksaan lanjutan. Mengingat dalam masa penahanan 20 hari pertama kliennya baru dua kali diperiksa. “Angie minta segera diperiksa tapi nggak diperiksaperiksa kaya gini. Ini sudah 20 hari tapi baru 2 kali diperiksa. Untuk apa ditahan, kata Angie dia ingin segera memberi keterangan,� ujarnya. Sementara itu permohonan Angie untuk menjalani operasi patah tulang bahu, belum dapat dikabulkan KPK. “Cedera bahu kan sudah diperiksa dokter KPK, dan sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat. Tapi dia minta didatangkan dokter pribadi, saya kira perlu ikut prosedur dulu apakah boleh atau tidak,� kata Johan Budi, kemarin. Johan melanjutkan, sampai

OLLY... Sambungan dari hal 1

Megawati yang didampingi Olly sempat bertemu mahasiswa asal Sulut yang lagi studi doctoral di Universitas Innsbruck. Di sela seminar, Pastor Stanley Pondaag dan Olly Dondokambey terlihat rajin berdialog dan tukar informasi tentang proyeksi dan prediksi Indonesia dalam partisipasi masyarakat dunia. Pertemuan dengan warga kawanua yang sementara studi doctoral di Austria sangat membanggakan Megawati dan Olly sendiri. Bahkan menurut Ketua DPD I PDI Perjuangan Sulut itu, program mencerdaskan anak bangsa khusus di Sulut harus ditingkatkan dalam program kerjasama yang intens dan fokus. “Sehingga intelektualitas yang dibangun di negeri orang menjadi berkat bagi bangsa dan daerah tercinta,� tutup sosok yang sukses membawa PDI Perjuangan di Sulut jadi partai yang paling disegani. (lee/*)

Peringatan HUT Pattimura dinodai bentrok warga. Bentrok pecah ketika arak-arakan obor memasuki Jalan Tulukabessy, antara Desa Batumerah dan Kelurahan Rijali, Selasa pukul 05:15 Wit, kemarin. Sebuah ledakan besar terjadi. Diduga bom rakitan. Tidak ada korban jiwa. Namun saat bentrok mulai pecah aparat keamanan hanya segelintir, padahal jumlah massa begitu besar. Letupan tembakan ke atas berkali-kali, namun kedua kelompok tetap merangsek maju. Hujan batu antara kedua kelompok tak terhindarkan. Informasi yang dihimpun api obor yang dinyalakan di gunung Saniri pulau Saparua, tidak terselamatkan. Akibat bentrok pemuda Batumerah dan salah satu kelompok pemuda lainnya di seputaran Karpan dan belakang Soya itu, ritual adat sekali setahun untuk memperingati semangat juang Kapitan Pattimura itu jadi kacau balau. Api unggun di Pattimura Park khabarnya dibakar tidak menggunakan obor dari gunung Saniri di Negeri Tuhaha itu. Pantauan Ambon Ekspres (Manado Post Grup), suasana semula aman ketika obor Pattimura diiringi para pemuda Batumerah yang hampir mencapai 100 orang itu. Setelah obor diserahkan oleh Upulatu Hative Kecil di depan tanjung Tantui, bahkan pasukan cakalele tidak pulang ke Hative, tetapi menjadi pasukan cakalele yang mengantar pemuda Batumerah masuk ke Kota menuju Pattimura Park. Tetapi tidak tahu siapa yang memulai, situasi yang hikmat seperti itu berobah 180 derajat ketika sampai di Tulukabessy. Terlihat obor-obor melayang di udara. Ada yang jatuh dekat penonton ada pula yang “berlari� mengejar warga lainnya. Saling lempar obor menjadi tak terelakkan. Kejar-kejaran terjadi. Pemuda Batumerah mengejar kelompok pemuda lain ke arah tanjakan Karpan maupun

belakang Soya. Mereka sangat marah, setelah pelemparan obor itu. Baku lempar batu kemudian terjadi. Dua kelompok massa sambil menahan serangan, berusaha merangsek maju. Aparat keamanan tak berdaya. Hanya melepaskan tembakan ke atas. Jumlah mereka masih tampak lebih sedikit dari jumlah massa kedua kelompok yang bertikai. Massa Desa Batumerah mundur perlahan sambil menahan serangan massa dari tanjakan Karpan. Akhirnya sebuah rumah di jalan Mutiara tak jauh dari Desa Batumerah jadi sasaran bakar-bakar. Perabot rumah milik keluarga Picauli ini ikut ludes. Satu kendaraan roda dua di jalan tersebut yang ditinggal lari pemiliknya, dibalik di atas aspal lalu dibakar. Salah satu pemuda Desa Batumerah Ari menuturkan, lemparan obor yang tampaknya dikira jadi pemicu bentrok, menurut dia karena batu lebih dahulu dilemparkan ke arah rombongan pembawa obor. Dan sebelum ini terjadi, kelompok pemuda lain terlihat ingin mengambil obor Pattimura, tetapi tidak diberikan. “Dorang lalu masuk katong barisan, sambil cakalele, seret-seret parang di aspal tetapi katong seng pusing, lalu tiba-tiba ada batu jatuh,� ungkapnya. Lemparan batu pun berbalas obor “terbang�. Penonton di sisi-sisi jalan bahkan tak luput dari sasaran. Barisan pembawa obor dan kelompok pemuda “penyusup� yang bercakalele maupun penonton, semua lari lintang pukang. Situasi menjadi tak terkendali. Mengetahui kejadian tersebut, massa lain dari dua kelompok terus berdatangan. Konsentrasi massa terus meningkat. Hujan batu kembali terjadi, beberapa orang lukaluka terkena lemparan batu. Bahkan satu anak panah terlihat menancap di dada kiri salah pemuda kelompok Batumerah. Dia jatuh dan dipapah beberapa

rekannya. Sekira pukul 06:15 WIT, sepasukan BKO TNI-AD Yonif 131 Bukit Barisan memasuki medan. Juga sebuah panser kavaleri dan sebuah mobil water canon, saling serang akhirnya terhenti. Namun massa kedua kelompok masih terkonsentrasi. Aparat dengan pengeras suara meminta warga secara persuasif tenang dan kembali ke rumah masing-masing. Namun warga Batumerah sempat dibuat emosi, oleh sepasukan aparat Brimobda Maluku datang dengan tameng anti huru hara. Warga pun memprotes. Tak lama mereka ditarik, berganti aparat TNI yang melakukan penyekatan setapak demi setapak. Hingga seluruh warga pulang ke rumah masingmasing sekira pukul 07:30 Wita. Akibat bentrok yang terjadi jalan-jalan sepi lengang. Terminal Mardika dan pasarnya biasa ramai penumpang dan berjubel pembeli kini terbalik. Satu-satunya jalan masuk atau keluar kota Ambon di Desa Batumerah sempat tak dilalui kendaraan. Warga hanya berjaga-jaga kalau-kalau muncul bentrok susulan. Sementara itu salah satu warga yang mendiami kawasan perbatasan, mengaku sedih dan serba salah. “Katong ini serba salah, sama saja warga kelas dua, tidak ada jaminan keamanan untuk kami,� ujar seorang bapak yang rumah saudari perempuannya dibakar massa di Jalan Mutiara. Padahal ungkap dia, rumah tersebut baru saja selesai dibangun, terbakar akibat bentrok 11 September 2012 lalu. “Biar saja pemerintah bayar kembali,� katanya. Udin (30) warga Lorong Tahu heran atas kinerja aparat keaamanan, khususnya inteljen. “Di Maluku ini mungkin tidak ada inteljen kapa ya? Sama saja buang-buang biaya mereka disekolahkan, tetapi datang tugas di Ambon, konflik warga masih saja terjadi,� sesal dia sekaligus sinis. (jpnn)

Kegiatan ini rencananya akan dibuka Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang di Hotel Aryaduta Manado. Akan hadir beberapa profesor nasional dan sekira 6 lainnya yang berasal dari mancanegara. Di antaranya Prof Lim Kee Yong, Dr Evelyn GuatLin Tan, Prof Dr Glen F Tibbits MSc PhD, dan Prof dr J Posangi MS PhD SpFK. “Pembahasan akan lebih menekankan pada persoalan ekosistem, faal manusia mulai dari soal molekul, sel, dan sistem organ. Juga tentang faal hewan

dan tumbuhan,� jelasnya. Sedangkan untuk kegiatannya, tak hanya berkutat pada seminar, melainkan juga konferensi nasional, workshop dokter, perawat, para pengajar ilmu faal dan guru olahraga seIndonesia. “Ada juga presentase oral dan diakhiri tour ke beberapa lokasi wisata Sulut. Seperti tanah tinggi Minahasa dan taman laut Bunaken,� tambah Vennetia Danes yang juga menjadi koordinator seksi ilmiah yang diamini Ketua Panitia dr Sylvia

Marunduh MMedSc AIFM. Perlu diketahui, IAIFI merupakan wadah perkumpulan ahli ilmu Faal se Indonesia yang tetap komitmen mengkampanyekan manfaat hidup sehat dan kelompok ahli kesehatan. “Ilmu faal adalah salah satu studi lapangan yang penting dipahami dan dikomparasikan dengan isu factual yang kemudian bias diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat,� pungkas dr Sylvia Marunduh MMedSc AIFM. (*)

hari ini pimpinan KPK belum mengambil keputusan soal permintaan Angie. “Karena permintaannya (Angie) cukup banyak,� ujar Johan. Dikonfirmasi secara terpisah, Teuku Nasrullah mengatakan kliennya memang sudah diperiksa oleh dokter KPK. Bahkan dokter KPK sudah merekomendasikan ke rumah sakit terdekat, tetapi Angie meminta agar diperiksa dokter yang dulu pernah menanganinya.

“Bukan menolak, tapi dia minta yang memeriksa adalah dokter yang dulu memeriksa dia. Angie minta jangan ke RS MMC nanti diperiksa baru lagi. Angie maunya ke dokter yang selama ini menangani patah tulangnya di RS Husni Thamrin,� ujar Nasrullah. Sejauh ini, kata Nasrullah, Angie mulai merasakan nyeri di bagian bahu. Angie khawatir ketika nanti sudah mulai persidangan, sakit bahunya bisa

kambuh. “Nanti kalau dia tidak bisa mengikuti persidangan dengan baik. Sekarang waktunya banyak kosong. Daripada tidak melakukan apapun, ia ingin operasi sehingga ini bisa sembuh dan saat sudah mulai sidang saya sehat,� ucapnya. “Kami serahkan kepada KPK, kami sudah menyampaikan permohonan resmi, tentu KPK punya mekanisme sendiri, kami serahkan pada kebijakan KPK,� ujarnya.(vnc/jpnn)

pesawat harus mendarat secara darurat,� ujarnya di Bandara Halim Perdanakusumah hari ini. Dia tidak menjelaskan ada berapa banyak parasut yang dibawa pesawat tersebut. Termasuk pula di mana kontainer berisi survival kit diletakkan, apakah di dekat pilot atau jauh dari pilot. Soal parasut ini awalnya disampaikan oleh anggota tim evakuasi yang mencari dan mengevakuasi para korban pesawat. “Kursi pilot, ada parasutnya tersangkut di pohon,� jelas anggota tim evakuasi, Marzen, saat ditemui di Pos SAR, Sabtu (12/5) lalu. Soal parasut ini diperkuat oleh ucapan kepala regu tim evakuasi dari Korps Pasukan Khusus (Kopassus), Sertu Abdul Haris. Saat dia dan 6 rekannya berupaya menuruni tebing curam dengan tingkat kemiringan 85 derajat, dia menemukan jasad orang asing yang tergantung di pohon. “Saat menuruni tebing kita melihat ada jasad di atas pohon bergelantungan di parasut,� kata Haris. Pengamat penerbangan Chappy Hakim menduga pesawat itu dilengkapi kursi pelontar (ejecting seat). Kursi pelontar dipasang untuk menyelamatkan pilot dalam kondisi bahaya. Menurut Chappy pesawat nahas itu adalah prototipe atau

pesawat yang masih digunakan untuk penyempurnaan. Karena itu dia menduga pesawat dilengkapi parasut untuk pilot dan engineer. Chappy yakin pilot pesawat Sukhoi tak berniat melarikan diri. Kursi tersebut, lanjut Chappy, otomatis terlempar saat pesawat hendak menabrak tebing di Gunung Salak. Namun konsultan PT Trimarga Rekatama, Sunaryo, selaku representatif Sukhoi di Indonesia menegaskan pesawat Sukhoi itu tidak dilengkapi kursi pelontar dan pintu darurat khusus. “Kalau pesawat tempur memang ada, tapi untuk penerbangan sipil tidak ada. Alat penyelamatnya juga pelampung air, mana ada parasut. Jadi tidak ada ejecting seat,� ucap Sunaryo kepada situs nasional kemarin. Kepala RS Polri, Brigjen Agus Prayitno, memperkuat Sunaryo. Dia menyatakan tidak ada penumpang yang memakai parasut. Jenazah yang dibawa ke RS Polri dengan kantong jenazah tak ada yang mengenakan parasut. “Dari hasil pemeriksaan sampai saat ini tidak ada yang mengenakan parasut dan memiliki body utuh,� kata Agus kepada wartawan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Kotak Hitam Ditemukan Sementara itu, ada hal lain yang

ditemukan tim relawan. Kabar beredar benda diduga Black Box Sukhoi Superjet 100 ditemukan. Keberadaan Kotak hitam pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di hutan Gunung Salak, Kabupaten Bogor, berhasil ditemukan, di mana lokasi temuan kotak tersebut berjarak 100 meter dari posisi ekor pesawat. “Memang benar kotak hitam sudah ditemukan oleh anggota tim Kopassus dan Federasi Panjat Tebing Indonesia yang melakukan pencarian. Kotak ini ditemukan berjarak 100 meter dari posisi ekor pesawat,� kata Komandan Korem 061/Suryakencana, Kolonel (Inf) AM Putranto, saat dihubungi di Bogor, Selasa malam. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh perwakilan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang memastikan bahwa kotak yang ditemukan anggota gabungan tim charly (c) tersebut adalah kotak hitam. Kotak hitam ditemukan oleh Lettu (Inf) Taufik dari Kopassus, sekitar pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, kotak tersebut diserahkan kepada Danrem sekitar pukul 21.00 WIB di posko kendali utama evakuasi korban di Balai Embrio Ternak, Cipelang, Bogor.(jpnn/mic/rep)

pekan depan prosesnya. ’’Jadi kemungkinan pemilihan tiga calon rektor akan dilaksanakan akhir bulan ini,’’ kata PR I Unsrat ini. Prof Dr Donald Rumokoy MH yang merupakan calon Rektor Unsrat periode 20122016 lalu, siap mendaftar kembali. ’’Berkas sudah disiapkan lagi, kemungkinan pekan depan akan

mendaftar,’’ tutur Rektor Unsrat periode 2008-2012 ini. Begitu pun calon Rektor Unsrat Dr Ir Joice Supit MS. Ia mengaku, akan mendaftar lagi. ’’Sekarang ini saya sementara merampungkan berkas yang dibawa kepada panitia. Jadi pekan depan sudah lengkap, langsung diantar ke panitia,’’ tambah Supit.

Namun sejumlah dosen yang namanya enggan dikoran menyatakan, Prof Dr Donald Rumokoy MH tetap akan terpilih lagi. Jadi biarpun diulang berapa kali pak Rumokoy akan menang. ’’Karena bukan mau memuji, kepemimpinan Prof Donald sudah dibuktikan dengan pembangunan fisik maupun non fisik,’’ tambahnya. (art)

RUSIA..... Sambungan dari hal 1

lainnya dalam kontainer. Diduga yang mengenakan parasut pilot pesawat, Alexander Yablontsev. “Parasut itu berada dalam box kontainer yang digunakan jika pesawat harus mendarat secara darurat,� kata Sergey di Jakarta, Selasa (15/5). Sergey menambahkan, akibat ledakan banyak bagian pesawat yang terlempar jauh dari lokasi tabrakan pesawat, dan parasut secara otomatis terbuka. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Daryatmo menjelaskan, parasut itu memang ada tapi bukan untuk kepentingan pilot sebagaimana diduga sebelumnya, bahwa pilot melompat sebelum tabrakan terjadi. “Parasut itu bagian dari pesawat sebagai peralatan survival jika mengalami kondisi darurat,� kata Daryatmo. Seperti diketahui dugaan jenazah tersebut pilot pesawat dilihat dari pakaian yang dikenakan, berkulit putih dan rambutnya berbeda dengan warna kulit orang Indonesia. Di dekat jenazah juga ditemukan parasut dengan kondisi terbuka dan menyangkut di pohon. “Berkaitan dengan parasut yang ditemukan itu berada dalam boks suatu kontainer dalam pesawat yang digunakan jika

PILREK... Sambungan dari hal 1

sela-sela acara Dies Fakultas Pertanian Unsrat, Selasa (15/5) kemarin. Dia pun menjelaskan, sebenarnya pendaftaran dan proses berkas bisa saja dirampung minggu ini. Tapi lantaran ada hari libur dua hari maka sampai

Lampu Tenaga Surya Desain Januwarsono Diluncurkan

SETARA LAMPU MERKURI: GM PLN Suluttenggo Santoso Januwarsono menunjukkan lampu jalan hemat energi hasil desainnya yang diproduksi di Surabaya, kemarin.

SURABAYA — Keinginan GM PLN Suluttenggo Santoso Januwarsono untuk mengembangkan alat listrik tenaga surya di wilayahnya, bakal segera terwujud. Sebab, listrik tenaga surya hasil desainnya sendiri kemarin diperagakan oleh perusahaan yang memproduksinya. Selasa siang kemarin, Sandhy Hartono, pemilik PT Santinilestari Energi Indonesia yang berpusat di Surabaya itu, memperagakan listrik tenaga surya tersebut. Ada tiga macam yang ditampilkan. Yakni, lampu jalan, lampu super hemat energi (sehen) untuk dipasang di rumah, dan televisi 15,6 inch. Alat Listrik tenaga surya desain mantan GM PLN NTT ini beda dengan yang sudah beredar di masyarakat saat ini. Lampu jalan, misalnya, tidak lagi menggunakan baterai aki yang digantung di tiang listrik untuk menyimpan setrum. Tapi, listrik tenaga surya yang didesain Januwarsono,

baterainya menjadi satu dengan bola lampu, sehingga sulit dicuri. “Pada saat saya kembangkan listrik tenaga surya untuk kepulauan di NTT, saya bermimpi untuk membuat lampu jalan yang baterainya jadi satu dengan bolanya,� tutur Janu, sapaannya. Kelebihannya, meski cahaya yang dikeluarkan 40 Watt, tapi, terangnya setara dengan lampu merkuri 125 Watt. Sandhy Hartono menambahkan, lampu jalan bisa lebih terang karena menggunakan LED dan Refrektor. “Bola lampu yang saya buat ini meski hanya 40 watt, tapi cahanya sama dengan lampu merkuri 125 Watt,� ujarnya. Saat mempromosikan hasil produksi itu, Sandhy lantas menyuruh yang hadir untuk menatap bola lampu tersebut lima detik. Tapi satu pun tidak ada yang mampu akibat terangnya lampu tersebut. “Lampu ini merupakan pengembangan teknologi lampu senter (sorot)

yang menggunakan LED. Sebab itu, wajar kalau terangnya dua kali lipat bola lampu biasa,� ucap lulusan STM Elektro Senlui, Surabaya ini. Untuk mengisi baterainya, cukup tiga jam, tapi bisa digunakan 12 jam. Untuk mendeteksi kerusakan, tidak perlu memanjat tiang satu demi satu. Tapi cukup menggunakan wireless remote. Dari alat tersebut, bisa terdeteksi apa saja yang rusak pada bola lampu tersebut. Yang tak kalah menarik adalah TV 15,6 inch. Televisi ini menggunakan baterai litium. Untuk pengisian baterai sampai penuh tiga jam, bisa untuk siaran 12 jam. Televisi ini, diperuntukan daerah yang tidak teraliri listrik. Produksi secara massal, akan diluncurkan pada Agustus mendatang. “Saya rencanakan televisi tenaga surya ini, akan diperuntukkan masyarakat kepulauan, atau daerah yang tidak teraliri listrik,� ujar Janu, menambahkan.(jpnn/irz)

PUNYA....

memiliki 2.560 kamar, lebih banyak dari jumlah seluruh kamar hotel di Manado. Tidak ada perbedaan waktu antara Singapura dan Manado. Tetapi matahari pada pukul 15.00 di Singapura sama dengan matahari pukul 13.00 di Manado. Karena cek ini masih agak siang, wartawan koran ini banyak waktu untuk menelusuri sudut-sudut MBS. Termasuk melihat-lihat butikbutik terkenal seperti Prada, Channel, dan Louis Vuitton. Menariknya, butik-butik tersebut dibangun di bawah air. Di dalam mal yang dibangun di bawah permukaan laut itu juga, ada kanal atau sungai lengkap dengan perahunya. Pengunjung pun dibuat seperti berada di Venetsia. Di antara butik-butik tersebut, ada juga restorant-restorant mewah. Masih banyak lagi yang menarik dikunjungi, tetapi tidak ada waktu lebih. Misalnya convention centre, ada ruang teater, ada casino dan sebuah museum yang modelnya berbentuk bunga lotus. Setelah jalan-jalan sampai malam, dilanjutkan berenang di Skypark. Memang asik bila berenang ditemani pemandangan gedung-gedung pencakar langit. Tempat ini hanya bisa didapati di Skypark. Sebuah kolam renang yang terletak di atas ketinggian tiga menara hotel MBS. Kolam tersebut berada menyerupai bentuk kapal yang sangat besar serta menghubungkan ketiga menara hotel. Panjang kolam renang

mencapai 150 meter, ini tiga kali lebih panjang dari kolam renang untuk Olimpiade. Sambil berenang, Anda dapat menikmati pemandangan Kota Singapura dengan gedung-gedung tingginya yang menjulang. Kolam ini memiliki sudut pengamatan 360 derajat, sehingga bisa juga melihat Malaysia (Johor) dan Indonesia (Batam) dari kejauhan. Keberadaan hotel ini tercatat sebagai hotel termahal di dunia dengan biaya pembangunan mencapai 8 miliar Singapore Dollar, atau sekitar 5,9 miliar US Dollar. Jika dirupiahkan mencapai 55 triliun. Mampu melengserkan posisi Emirates Palace Hotel di Abu Dhabi dari posisi pertama sebagai hotel termahal. Las Vegas Sands yang membangun proyek ini menyatakan, ini sebagai salah satu proyek dunia yang paling menantang dan pastinya adalah proyek resort terintegrasi berdiri sendiri termahal yang pernah dibangun. Untuk ekonomi, Marina Bay Sands diproyeksikan dapat merangsang pendapatan tambahan sebesar 2,7 miliar dollar Singapore atau sebesar 0,8 persen dari pendapatan kotor untuk pemerintah Singapura. Selain itu menciptakan lapangan kerja untuk 10.000 pencari kerja, dan menciptakan 20.000 lowongan kerja pada industri pendukung lainnya. Kira-kira kapan negara kita mengikuti jejak dari negara tetangga ini. Mungkin untuk saat ini kita hanya bisa berandai-andai dulu. (*)

Sambungan dari hal 1

di Asia Tenggara itu. Ke Singapura tentu banyak jalur penerbangan dari Manado. Bisa langsung dengan Silk Air, atau dengan Garuda dan Lion Air lewat Jakarta. Bisa juga menyeberang dari Batam, lebih murah tetapi kelelahan di jalan. Wartawan koran ini memilih ke Jakarta dulu baru dari Jakarta ke Singapura. Sebab rencananya akan menginap selama dua malam. Kalau via Jakarta, pergi dari Manado pukul 06.30 tiba di Singapura sekira pukul 14.00. Setelah pengurusan imigrasi, tiba di MBS sekira pukul 15.00. Pas dengan jam cek ini di MBS. Wartawan koran ini mendapat kamar 4957 yang berada di lantai 49. Hotel ini sendiri

       

         

­€

  





  

           Â



ƒ   „Â?          Â? Â?Â?Â?Â?Â?  

 Â?Â… Â…

Â?Â?  Â? Â?  ­€Â? Â? Â?‚     ‡€ ‡  …ˆÂ?Â?Â… Â… Â? Â? ‰Â?Š

†  Â?‚‚  ƒ„ ƒ  Â…†„€†„Â… Â? Â?Â?„Â?


min

ah

as

a

iY

ay at

12

U S ti an

R A B U, 1 6 M E I 2 0 1 2

Budi Santoso

Jadi

Contoh Buruk

Tiang Listrik Jadi Tempat Sosialisasi Editor : Tenni Assa Peliput : Benny Allo

TONDANO- Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Minahasa, ada pemandangan menarik. Sejumlah sarana publik seperti tiang listrik, halte dan pohon mulai dijadikan tempat untuk melakukan sosialisasi para calon bupati. Pantauan koran ini, hampir

semua pohon dan tiang listrik serta halte yang ada di Minahasa, mulai dari Tataaran, pusat kota, Tonsea dan sejumlah lokasi lainnya telah dipasangi bendera dan baliho calon tertentu. Pemandangan ini menuai kecaman sejumlah elemen di Minahasa. Menurut Ketua KNPI Minahasa Oklen Waleleng, sebagai calon bupati jangan mem-

berikan contoh yang buruk kepada masyarakat. “Pohon merupakan mahluk hidup. Sangat ironis memang bila rusak bahkan sampai mati karena di gunakan untuk memasang baliho dan bendera calon bupati,” ujar Waleleng. Senada diungkapkan Herry Pantouw. Menurutnya, Dinas Kehutanan serta Sat Pol PP Minahasa harus segera menertibkan bendera dan baliho yang dipasang di sejumlah sarana publik dan juga sangat ‘’Ini sangat mengganggu,” tegas Pantouw.(*)

Puji Kepemimpinan SHS

AFN Makin Berkibar

BERBAUR: AFN berjalan kaki menyapa warganya.

KAWANGKOAN- Arianne Frederik Nangoy makin berkibar. AFN terus mematangkan persiapan untuk maju sebagai calon bupati dari jalur independen. Untuk memuluskan langkah ini, AFN kembali melantik Victory Team kecamatan, desa/kelurahan se Kawangkoan, Kawangkoan Barat, Kawangkoan

Utara dan Sonder di Aula Paleloan Uner, kemarin. Sambutan luar biasa ditunjukkan sekira 500 tim sukses. Mereka bertekad untuk memenangkan AFN sehingga Minahasa terjadi perubahan. ‘’Minahasa memiliki kader-kader terbaik yang mampu merubah

Indonesia, Sulut dan Minahasa. Dari Kawangkoan lahir sosok pemimpin hebat seperti Sinyo Harry Sarundajang. Beliau telah mampu membawa perubahan di Sulut. Makanya, dari Kawangkoan dan Sonder mari kita lakukan perubahan di Minahasa dengan mendukung AFN menjadi bupati,’’ tandas AFN dalam pidato politiknya. Usai melantik Victory Team, AFN didampingi suami tercinta Drs Wempie Frederik, Kordapem IV Arie Makarawung, Kordapem II Drs Ronly Wulus dan Kordapem V Ir Nico Mewengkang berjalan kaki menuju pusat kota Kawangkoan dan berbaur bersama warga di Rumah Kopi Toronatha. ‘’Baru kali ini ada calon bupati yang rela jalan kaki dan menyapa rakyatnya. AFN mampu membawa perubahan,’’ ujar Jefry Supit, Max Sarajar dan warga lainnya.(tas)

PWKI Doakan Giroth PERSATUAN Wanita Kristen Indonesia yang dipimpin Ketua PWKI Ancab Duta Asih Bekasi Pdt Maria C Mambu STh beserta rombongan berdoa untuk Ricko JWB Giroth, kemarin. Tidka itu saja, mereka mendukung RoG –sapaan akrabnya—

untuk bertarung di Pemilihan Bupati (Pilbup) Minahasa. Menurut Pdt Maria Mambu, sosok Ricko Giroth merupakan figur yang mampu mempersatukan gereja di Minahasa dari berbagai denominasi. “Kami rasa Minahasa butuh

sosok pemimpin seperti Giroth untuk memimpin 5 tahun kedepan. Selain aktif memberikan pelayanan beliau tidak pernah membeda-bedakan golongan agama,”ujar Mambu yang diamini Sekretaris Yenny Inkiriwang dan Bendahara Detty Koroh.(ylo/tas)

Ricko JWB Giroth


      

 

 R A B U ,

1 6

M E I

13

2 0 1 2

Marchel Hormati

14

Diatur Pengelola Jasa Parkir

SCORE! MANADO

Tarif

Girls Nite Out SCORE! Manado yang terkenal dengan konsep “One Stop Entertainment “, tidak henti - hentinya memanjakan para pengunjung setianya. Khusus malam nanti, Score! Manado akan memberikan sesuatu yang spesial buat kaum perempuan yang gaul, funky & smart, dengan memberikan fasilitas rree entry & free special cocktail. Event ladies night party nanti malam, Score! akan menghadirkan homeband Lime lights Band from jakarta yang bakal menghibur

Bismark: Mau Bayar Seribu, Itu Bukan Kewenangan Kami Editor : Stenly Kowaas Peliput: Yannemieke Singal

Lucky P/Manado Post

MAKIN DIGEMARI: Tatoo temporary makin disenangi kaum perempuan di Manado. Tak cuma ukuran kecil, banyak dari mereka yang ingin tubuh mereka dihiasi model tatoo berukuran besar. FAVORIT CLUBBER: Suasana Score! Manado.

Baca Girls...Hal 14

DINAMIKA

Demi Adipura, Jaga Kebersihan Sekolah KOTA Manado berkerinduan untuk merebut adipura kota besar. Untuk meraih prestasi tersebut, sinergitas dari semua stakeholder jelas sangat dibutuhkan, termasuk pihak sekolah. Kepala UPTD Tikala Ritta Lontoh

Baca Demi...Hal 14

Peserta Mantos Auto Contest 2012 Membludak SEMAKIN dekatnya kompetisi, membuat peserta Mantos Auto Contest (MAC) 2012 yang mendaftar membludak di masing-masing kategori. Terbukti, saat ini panitia MAC sangat kewalahan menyeleksi peserta yang sudah mendaftar. “Ini bukti bahwa masyarakat Sulut bahkan yang di luar daerah sangat antusias terhadap iven akbar dalam rangkaian HUT Mantos yang ke-6 ini,� tutur Angela K Kaligis, Selasa (15/5) kemarin. Panitia MAC 2012 sengaja memilih Baca Peserta...Hal 14

MANADO— Pemerintah Kota Manado, tidak pernah sekalipun menetapkan berapa besaran tarif untuk pajak parkir di kawasan Boulevard, yang sebelumnya dikeluhkan beberapa orang akhir-akhir ini. Sekalipun salah satu sumber terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado

Markus Budiman/Manado Post

Baca Tarif...Hal 14

Pengelola Jasa Parkir Sebut Wajar MANADO— Kenaikan tarif parkir kendaraan di beberapa area perbelanjaan dinilai para manager perparkiran sebagai hal yang wajar. Alasan mereka, kenaikan tersebut dipengaruhi kenaikan beban pajak parkir yang kini sudah 30 persen. “Kalau tidak dinaikkan, tentu saja akan berdampak

IVEN FAVORIT: Suasana Mantos Auto Contest tahun lalu.

Bismark Lumentut

Baca Pengelola...Hal 14

Kalau tidak dinaikkan, tentu saja akan berdampak pada kinerja di lapangan. Apalagi sistem yang digunakan saat ini sudah komputerisasi.� Marlon Rotie Manager Parkiran Marina Plaza.


14

R A B U ,

1 6

M E I

2 0 1 2

Sesama Legislator Saling Serang MANADO— Rapat paripurna penutupan masa sidang pertama dan pembukaan masa sidang kedua, sekaligus laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Manado di ruang Paripurna DPRD Kota Manado, Selasa (15/5) kemarin, berlangsung alot. Di hadapan Wali Kota GS Vicky Lumentut, Wawali Harley Mangindaan dan seluruh jajaran Pemkot Manado mulai dari Sekkot sampai lurah, sesama legislator saling “bantai” dan membuka kartu truf masing-masing. Ketua Dekot Danny Sondakh juga jadi sasaran empuk sejumlah legislator. Hengky Kawalo misalnya menilai Sondakh tidak mendesain pola kerja, sehingga secara kelembagaan Dekot sangat miskin dalam memproduksi regulasi. “Ini karena tidak ada pen-

delegasian tugas kepada pimpinan dewan lain,” katanya. Selain itu, tampak pula saling tuding di antara mereka, seperti saat Conny Rumondor berpendapat, bahwa ada di antara anggota Dekot yang menyela dan tidak menghormati pendapatnya. “Tolong hormati saya,” sergah Conny. Semua berawal dari perbedaan pendapat soal keabsahan LKPJ, yang sebagian anggota menilainya tidak tepat. “Seharusnya dilaksanakan paling lambat sebulan setelah DPRD menerima,” seru Benny Parasan. Senada disampaikan Franklyn Sinjal. Menurutnya, aturan yang digunakan sepertinya ada korelasi. “Tapi masih ada perbedaan persepsi soalnya,” ujarnya saat menginterupsi pimpinan sidang. Boby Daud menilai keadaan tersebut disebabkan masih adan-

ya kekurangharmonisan antar anggota. “Sebagaimana syair lagu jangan ada dusta di antara kita, sebagai anggota dewan kita harus mengoreksi diri masingmasing. Secara kelembagaan situasi yang terjadi benar-benar memalukan,” tegasnya sembari menambahkan, ini menjadi kritik membagun bagi seluruh anggota Dekot Manado. Bukan hanya waktu LKPJ saja yang dipersoalkan. Mereka juga mengkritik badan musyawarah (Banmus) yang dinilai kurang profesional. “Kinerja Banmus harus diperbaiki agar tidak terjadi ketidakjelasan seperti ini lagi,” tukas Conny. Sementara itu, Syarifudin Saafa berpendapat, perdebatan tersebut disebabkan dinamika dewan yang sudah lama tak bersidang. “Makanya kita semua (Ang-

gota Dekot Manado dan Banmus, red) harus berpikir ke depan. Ketua Dekot Danny Sondakh yang terkesan kurang sigap menyetir dinamika paripurna, malah beberapa kali membuat blunder. Seperti pernyataannya soal biaya perjalanan dinas yang sekarang diperiksa aparat berwajib. “Kita tiap bulan berangkat. Kalau memang ini mau diperiksa, silahkan. Tapi kami jangan dipermainkan seperti ini,” ujar Sinjal menginterupsi pernyataan Sondakh. Atas berbagai kritikan tersebut, Sondakh dengan tenang menyebut dinamika yang terjadi adalah hal yang wajar terjadi di lembaga politik. “Perbedaan pendapat itu biasa. Saya sangat berterima kasih karena semua memperlihatkan kepedulian terhadap kinerja dewan kota Manado,” tutupnya. (ctr-03/lee)

mencantumkan harga pembayaran baik untuk kendaraan roda empat ataupun roda dua. “Berdasarkan Undang-Undang No 28, Pemkot tidak menentukan besaran tarif pajak parkir,” tegas Lumentut. Justru Dipenda hanya memungut pajak terhutang, dengan kewajiban besaran 30 persen dari total nominal yang dibayarkan pengguna jasa parkiran tersebut. “Jadi mau bayar seribu, lima ribu atau sepuluh ribu, itu bukan kewenangan kami,” tambahnya lagi. Yang dimintakan oleh pemerintah untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) ialah para wajib pajak pengelola parkir membayar kewajibannya sesuai UU No 28 sebesar 30 persen. Kepala Bidang Retribusi

dan Perpajakan Dipenda Luther Wongkar menambahkan, sesuai PP no 91 tahun 2011 sudah tidak ada pajak dengan sistem taksasi untuk pajak parkir. Jika ada yang mensinyalir bahwa kenaikan pajak disebabkan dilakukannya uji petik oleh Dipenda, Wongkar membantah hal tersebut. “Uji petik justru dilakukan hanya untuk mensikronkan data di lapangan (omset) dan berapa total PAD yang akan diterima oleh Pemkot. Bukan untuk menaikkan tarif pajak

parkir, ” terangnya. Uji petik ini dilakukan atas kesepakatan bersama dewan dalam hearing beberapa waktu lalu. Jika terjadi kenaikan tarif pajak retribusi, bisa dikonsultasikan kepada pihak pengelola jasa parkiran. Wongkar menyatakan, sesuai Perda No 2 tahun 2012, penetapan pajak dan retribusi diatur sebanyak 35 persen untuk pajak hiburan, 30 persen untuk pajak jasa pengelola parkir dan untuk pajak restoran dan rumah makan sebesar 10 persen. (tr-11/lee)

TARIF..... SAMBUNGAN DARI HAL 13

melalui sektor pajak, tetapi pemerintah tidak semena-mena menentukan besaran pajak yang harus ditanggung oleh wajib pajak. Menurut Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado Bismark Lumentut SE, pemerintah kota melalui Dipenda hanya memungut pajak terhutang dari wajib pajak secara khusus pengelola pajak parkir, dan sama sekali tidak bisa menentukan berapa besaran biaya parkir yang harus dibayar oleh pemilik kendaraan baik motor maupun mobil yang masuk dalam area pengelola jasa parkiran tersebut. Menurutnya pihak pengelola jasa parkirlah yang berhak

PENGELOLA..... SAMBUNGAN DARI HAL 13

kinerja di lapangan. Apalagi sistem yang digunakan saat ini sudah komputerisasi,” ujar Marlon Rotie, Manager Perparkiran Marina Plaza. Senada disampaikan Leader Parking Megamas Freddy Schramm. Menurutnya, penyebab lain adalah beban operasional yang bukan sedikit. “Tapi memang diakui bahwa yang menjadi penyebab utama adalah kenaikan beban pajak parkir tersebut,” tuturnya. Sedangkan Nur Ain, Bagian Administrasi ISS Parking Services Mantos tidak berani menyebutkan alasan kenaikan tarif tersebut. “Saya kurang tahu,” tukasnya. Namun begitu, tidak semua

area perbelanjaan menaikkan tarif parkir. IT Center dan Bahu Mall misalnya setia dengan tarif lama. Menurut PIC Lokasi ISS Parking Service Bahu Mall Chrestyan Malalantang, tak berubahnya tarif parkir disebabkan belum adanya konfirmasi dari pihak managemen. “Kalau ada, tentu kami juga menaikkan. Tapi kayaknya kemungkinan itu kecil,” katanya. Hal yang sama juga buat PT Garuda 88 selaku pengelola parkir di IT Center. Menurut Origen Wuaten, Bagian Administrasi, tarif yang tetap disebabkan belum adanya perintah dari atasan. “Mungkin untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan,” pungkasnya. (ctr-03/lee)

Mantos Motor Rp1.000/1 X Masuk Rp1.500/1 X Masuk

Area Parkir Jenis Kendaraan Tarif Lama Tarif Baru Marina Plaza Motor Rp1.000/1 X Masuk Rp1.500/1 X Masuk Mobil Rp2.000/2 Jam Pertama Rp5.000/Lama Maksimum Rp3.000/2 Jam Pertama +Rp1.000 pada Jam berikut IT Center Motor Rp1.000/1 Jam Pertama +Rp500 Jam Berikut Rp1.000/1 Jam Pertama +Rp500 Jam berikut Mobil Rp2.000/1 Jam Pertama +Rp1.000 Jam Berikut Rp2.000/1 Jam Pertama +Rp1.000 Jam Berikut

Mobil Rp2.000/5 Menit s/d 2 Jam Pertama Rp3.000/Lama Maksimum Rp3.000/5 Menit s/d 2 Jam Pertama Rp4.000, 2 Jam ke atas Rp5.000, di atas 3 Jam hingga maksimum Bahu Mall Motor Rp1.000/1X Masuk Rp1.000/1X Masuk Mobil Rp2.000/ Jam Pertama Rp3.000/Lama Maksimal Rp2.000/ Jam Pertama Rp3.000/Lama Maksimal Megamas Motor Rp1.000/1 X Masuk Rp1.500/1 X Masuk Mobil Rp2.000/2 Jam Pertama Rp3.000/12 Jam Rp5.000/24 Jam Rp3.000/2 Jam Pertama Rp4.000/12 Jam Rp5.000/24 Jam *Data Diperoleh Dari Masing-Masing Pimpinan atau Administrasi Parking Area. graf@drian.mp

GIRLS..... SAMBUNGAN DARI HAL 13

hibur clubbers mania dengan lagu-lagu top 40’s all around. Jangan lupa, clubbers mania diberi ruang untuk merequest

lagu favorit. Oh ya, juga jangan lewatkan penampilan Score! resident dengan hentakan music progressive, tribal, etc yang bakal menambah heboh suasana party nanti malam. Dan bukan cuma itu, untuk lebih meman-

jakan pengunjung setianya, nikmati juga special promo drink Red Label IDR 550.000++ Jack Daniels, & Chivas IDR 645.000++. Serta promo buy one get one for Balihai Draft Beer only IDR 314.600 Nett.

So, ladies be smart with Score! Manado. For Info & Reservation Please Call Marketing and Public Relations Team Score! Manado, 0431 8881657 or 081356222290 Chandra... Don’t miss it!!! (lee/*)

lingkungan dan sekitar, untuk mendukung program pemerintah ini. Ia mengimbau kepada setiap sekolah untuk memerhatikan tempat pemilahan sampah, pembuatan kompos, kebersihan

WC dan selokan. “Jika ada tim penilai datang ke sekolah, jangan menutup sekolah. Piket yang bertugas harus stand by melayani penilai yang datang,” katanya. Ditambahkannya, penilaian

tahap ketiga akan dilaksanakan 18 Mei sampai selesai. Itulah kenapa dukungan sekolah untuk menjaga kebersihan sangat penting. “Tekad UPTD Tikala menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” tutup Lontoh. (cia/lee/*)

dalam bidang modifikasi,” tambah Kaligis. Selain itu iven spektakuler lainnya juga akan digelar Mantos, seperti band competition dan guitar solo contest yang disambut heboh pecinta band bukan hanya di kota Manado tapi di luar kota. “Itu terbukti dengan banjirnya peserta yang telah mendaftarkan dirinya di customer service Mantos,” tukasnya. “Dan bagi peserta yang

belum mendaftar segeralah mendaftarkan diri karena peserta terbatas. Tak perlu takut untuk mendaftar karena persyaratannya hanya dengan membawa guntingan formulir di Koran Manado Post atau Radar Manado dan pendaftarannya gratis alias tidak dipungut biaya,” jelasnya. Ajang paling bergengsi ini terselenggara berkat kerja sama Manado Town Square

dengan Manado Post dan disponsori A-Mild, Jakarta Motor serta didukung sepenuhnya oleh Radar Manado, Memora 103,6 FM, OTOMOTIF, BNI, Meguiars (Teling Motor Manado), Telkomsel, Hotel Sedona, Grand Photo Studio dan Nippon Auto Sport. Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Marketing & Promotion Mantos di nomor telpon 0431-8881071. (*)

DEMI..... SAMBUNGAN DARI HAL 13

Ritta Lontoh SPd MAP mengatakan, sekolah yang berada di wilayah Tikala diharapkan selalu menjaga kebersihan

PESERTA..... SAMBUNGAN DARI HAL 13

kriteria/kategori yang menarik. “Sesuai perkembangan dunia para pecinta otomotif sehingga peserta lebih antusias dalam berkompetisi, sehingga tujuan panitia mengadakan event Mantos Auto Contest ini tentunya untuk lebih mengasah kreatifitas dan bakat para pecinta otomotif khususnya


Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda? SMS atau Hubungi

085340346667

15

R A B U, 1 6 M E I 2 0 1 2

Budi Santoso

DISPARBUD

Kurang Transparan Soal Anggaran SEMANGAT keterbukaan informasi publik (KIP) yang diusung Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekretaris Kota Bitung. Seperti diketa-hui, para petinggi Pemkot itu mendukung UU nomor 14 tahun 2008 tenBenny Lontoh tang KIP. Hal itu tak dijalankan Disparbud Bitung di bawah kepemimpinan Benny Lontoh. Disparbud tidak mau membeber rincian penggunaan anggaran Rp600 juta untuk dinasnya tahun ini. Padahal, sejak dipimpinnya kinerja Disparbud dipertanyakan. Di antaranya oleh para stake holder pariwisata yang menilai Disparbud kurang promosi. Dipertanyakan penggunaan anggaran karena dibanding 2011 dengan anggaran Disparbud hanya Rp200 juta, tahun ini dianggap mengecewakan. Lontoh sendiri mengaku terkait pembeberan anggaran harus seizin Wali Kota. “Saya pernah pengalaman ditegur karena anggaran ini. Saya akan minta petunjuk atasan dulu. Tapi hari ini belum bisa karena sedang ada acara,” ujarnya Lontoh yang beberapa waktu lalu sempat menjanjikan memberikan datanya namun tak dipenuhi sampai saat ini. Di tempat berbeda, Sanny Kakauhe dari LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira), mengecam masih ada pejabat publik di Bitung yang tidak transparan. “Ini terkait APBD yang nota bene dari rakyat dan untuk rakyat. Patut dipertanyakan ada pejabat yang tidak transparan,” tegasnya. Kakauhe meminta wali kota mengevaluasi pejabat seperti ini. “Tidak adanya keterbukaan dengan berdalih soal atasan adalah pembuktian pejabat tersebut tidak cerdas. Apalagi menggunakan kedok harus seizin atasan. Padahal jelas wali kota sangat mendukung transparansi,” pungkasnya.(cw-03/sto)

Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus BITUNG-Melalui SK Bersama 3 Menteri, Menakertrans, MenpanRB dan Menteri Agama no-mor 07/2011, nomor keputusan SKB 04/ MEN/VII/2011 dan SKB/03M.PAN-RB/07/ 2011, ditetapkan tentang libur nasional dan cuti bersama tahun 2012. Telah ditetapkan cuti bersama menyambut kenaikan Yesus Kristus 17 Mei 2012 yaitu pada 18 Mei. Xaverius Danes Kepala Disnakertrans Bitung, Xaverius Danes mengimbau kepada pimpinan perusahaan se Bitung untuk mematuhinya. “Untuk menghormati umat Kristen yang merayakannya,” ujar Danes, kemarin. Ia berharap, semua perusahaan akan mematuhi SKB 3 menteri itu. Ditegaskannya, itu merupakan salah satu hak dari karyawan atau buruh. “Tapi selama ini di Bitung semua perusahaan selalu taat aturan,” tandasnya.(sto)

Jalan Lingkar

Lembeh Action Telan 30 M untuk 4 KM Editor: Budi Siswanto Peliput: Chanly Mumu

BITUNG-Pengerjaan proyek jalan lingkar Lembeh akhirnya dimulai. Ditandai dengan syukuran yang dilaksanakan Pemkot Bitung di Pulau Lembeh, kemarin. “Jalan lingkar ini sangat dinanti masyarakat Lembeh,” kata Wali Kota Hanny Sondakh di sela-sela syukuran di Kecamatan Lembeh Utara (Lembut). Menurutnya, jalan ini nantinya akan menghubungkan seluruh Lembeh Utara (Lembut) dan Lembeh Selatan (Lemsel). Ikut hadir Danrem 131 Santiago Kolonel Inf AAB Maliogha yang adalah putra Papusungan,

Lembeh Selatan. Sondakh dalam sambutannya di hadapan masyarakat yang hadir mengungkapkan, proyek 2012 ini akan menelan anggaran Rp30 miliar. Total panjang jalan yang akan diaspal 8,6 Km dan akan dibuat bertahap. “Tahun ini baru 4 Km, Sebelum ke-pemimpinan saya usai, jalan lingar Lembeh pasti tuntas,” terangnya. Di tempat yang sama, Maliogha terksesan atas perhatian Pemprov dan Pemkot Bitung yang telah memberikan perhatian untuk jalan lingkar Lembeh. “Semua prajurit TNI diharapkan memberikan bantuan kepada pemerintah daerah agar sukses,” tukasnya.

DIMULAI: Wali Kota Hanny Sondakh (kanan) didampingi Wakil Wali Kota Max Lomban dan Sekkot Edison Humiang saat ibadah syukuran jalan lingkar Lembeh. Ikut hadir Danrem 131 Santiago Kol Inf AAB Maliogha.

Camat Lemsel Forsman Dandel menguraikan, jalan lingkar Lembeh akan menghubungkan 7 kelurahan di wilayahnya. Mulai dari Kelapa Dua, Papusungan, Batu Lubang, Paudean, Pasir Panjang, Dorbolaang. “Satu lagi Pancurang

Bersaing di Olimpiade Olahraga dan Seni BITUNG-Ratusan siswa SD dan SMP membanjiri lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Selasa (15/5) kemarin. Mereka adalah peserta Olimpiade Olahraga dan Festival Seni tingat SD dan SMP se Bitung. Menurut Kepala Dikpora Drs Herman Rompis MSi, kegiatan yang akan selesai hari ini. “Pemenang akan mewakili Bitung di tingkat provinsi, bahkan bisa sampai olimpiade nasional,” ujar Rompis, kemarin. Lanjut Rompis tujuan lain dari kegiatan tahunan ini yaitu untuk menumbuhkan keakraban dan kebersamaan di tingkat pelajar lintas sekolah. “Sekaligus untuk mengembangkan kreativitas dan potensi siswa,” katanya.

Untuk SD: Atletik, sepak bola mini, bola voli mini,tenis meja, bulu tangkis, catur, karate, sepak takraw, nyanyi solo, melukis Untuk SMP Atletik, bola voli, bulu tangkis, karate, catur, silat, vocal group, nyanyi solo, melukis, lomba membaca Alquran dan tartil. Sumber: Dikpora Bitung

Sementara itu, Kepsek SD Negeri Inpres 7/ 83 Maria Siby SPD MPd mengaku kegiatan seperti ini sangat positif. “Anak-anak sanga senang karena bisa berkompetisi dan mengasah bakat mereka,” tuturnya.(cw-03/sto)

tapi lapen, tidak hot mix macam 6 kelurahan tadi,” terangnya. Untuk Lembut, akan menguhubungkan Mawali, Pintu Kota, Batu Kota, Kareko, Binuang, Nusu. Ikut menghadiri syukuran Wakil Ketua Dekot

Bitung Ir Maurits Mantiri, Wakil Wali Kota Max Lomban, Sekkot Edison Humiang dan jajaran pejabat. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda turut hadir dan memberikan dukungan.(***)




18

      

 

  

R A B U

1 6

M E I

2 0 1 2

 

Amos Tempone

Masih Terbentur DUK ADK

8,4 M untuk 145 Kampung Editor: Angel Rumeen Peliput: Marlina Kaurouw

Kecamatan

Tamako TAHUNA— Sampai saat ini, Dana Alokasi Kampung (ADK) Tabut 1 Kabupaten Kepulauan Sangihe belum Tabsel disalurkan. Anggaran Rp8.465.800.000 Tabteng diperuntukkan bagi 145 kampung di Tabsel tengah 15 kecamatan. Namun yang menjadi kendala, perancangan Daftar Usulan Manganitu Kegiatan (DUK) dari kampung belum Mangsel dipenuhi. Kepala Bagian Pemerintahan Tatoareng Desa Setdakab Sangihe Samuel Pontoh Kendahe mengatakan realisasi anggaran harus berjalan sesuai dengan peraturan. “Kami Tabsel Tenggara harus menerima dulu DUK semua Nusa Tabukan kampung, di mana pemaparan usulan Kepulauan Marore kegiatan tersebut akan dibawa ke Bupati untuk diusulkan, apa bisa disetujui atau tidak,� jelasnya. Ditambahkan Pontoh, tapi sampai saat ini baru dua kampung yang memasukkan DUK. Sementara itu, dari data yang berhasil dihimpun, ADK tahun ini mengalami kenaikan yang cukup signifikasn. Jika 2011 hanya sekira Rp7.298.126.700. “Ada kekhususan untuk pulau. Sesuai Permen 37 tahun 2007 ada pengecualian pemberian anggaran untuk kampung yang jaraknya jauh dari ibu kota,� papar Bupati HR Makagansa. Dengan bertambahnya ADK untuk kepulauan, diharapkan bisa memberi dampak positif bagi pengembangan potensi bahari yang sedang digenjot Pemkab. Makagansa mengimbau Kapitalaung agar menggunakan ADK sesuai dengan program yang sudah direncanakan agar tak ada penyimpangan. “Akan ada inspektorat yang melakukan pengawasan. Saya sangat berharap, pemakaian anggaran ini mampu dipertanggungjawabkan,� pungkas mantan Sekkot Bitung ini.(***)

KLIK

LESTARIKAN BUDAYA: Pemkab Sangihe mendapat penghargaan dari Ikatan Ahli Perhotelan Indonesia (IAPINDO), sebagai pihak yang menjaga kelestarian budaya Sulut. Tampak Wabup Jabes Gaghana saat menerima penghargaan.

Anggaran 2012 (Rp) 1.149.800.000 1.377.600.000 807.600.000 1.034.800.000 528.345.000 1.033.200.000 752.735.000 451.150.000 475.492.500 344.400.000 310.750.000 199.927.500

graf@drian.mp

Malaria Ancam Enemawira T A H U N A — Puskesmas Enemawira Kecamatan Tabukan Utara tiga bulan terakhir ini sempat kewalahan merawat pasien malaria. Kepala Puskesmas, dr Verawati Ohy mengatakan, pekan ini ada 8 pasien dewasa dan 4 balita yang sedang dirawat karena malaria. “Proses penyebaran malaria sangat cepat karena cuaca saat ini,� tutur Ohy. Lanjutnya, pihak Puskesmas terus melakukan perawatan untuk pasien penyakit ini. “Syukur sampai saat ini tidak ada pasien parah yang dirujuk ke RSUD,� tukasnya. Ditambahkan salah satu perawat rawat inap JO Kekasih, selama ini pasien

yang malaria meningkat. Namun, hanya 50 persen saja yang dirawat di Puskesmas, lainnya rawat jalan, karena tidak ada kamar lagi. “Untuk balita, 20 persen pasien dirawat di sini,� paparnya. Kepada koran ini, salah satu ibu rumah tangga yang mendampingi anaknya saat dirawat mengatakan kedua anaknya kena malaria. “Tiba-tiba saja badan mereka panas, padahal asupan gizi setiap hari saya perhatikan,� tutur Marlin, warga Enemawira. Ditambahkannya, anaknya yang satu sudah sembuh dibawa pulang. “Anak bungsu saya yang masih belum bisa dipulangkan,� ungkapnya.(tr-10/gel)

Marlina/Manado Post

MEWABAH: Akibat cuaca ekstrim, penyakit malaria menyerang Enemawira. Tampak beberapa balita yang dirawat di Puskesmas Kecamatan Tabukan Utara, kemarin.


19 R A B U ,

1 6

M E I

2 0 1 2 Marchel Hormati

ASPIRASI

10 Km Jalan LiwutungTababo Parah KONDISI infrastruktur rupanya masih menjadi catatan penting bagi Pemkab Mitra. Seperti yang dikeluhkan masyarakat Liwutung dan Tababo. Warga mengaku jalan Liwutung tembus Tababo perlu diperhatikan. “Kalau dibiarkan ini makin rusak, ini sudah urgen,” ujar sejumlah warga, kemarin. Hal ini dibenarkan sejumlah tokoh masyarakat. Menurut Tokoh Masyarakat Jan Kawengian, kondisi jalan penghubung tersebut dibangun sejak masih bergabung dengan kabupaten Minsel dan sampai Mitra sudah berdiri sendiri belum ada perbaikan. “Sejauh ini belum pernah dilakukan pengaspalan hotmix, akibatnya kerusakan semakin parah,” ujar Kawengian didampingi sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Warga berharap, aspirasi ini dapat diperhatikan pemerintah. Sebab kondisi yang ada, jalan Liwutung- Tababo bukan merupakan jalan alternatif lagi melainkan jalan utama. Hal ini dibenarkan Anggota DPR Mitra Vocke Ompi. Menurutnya, persoalan yang ada saat ini, jalan sepanjang 10 kilo meter tersebut sudah seperti sungai kering, kendaraan melintasi di lokasi itu sudah sulit. “Memang aspirasi warga sudah kami terima, dan itu akan diperjuangkan,” janjinya. Sayanganya, setiap kali ditanyakan, Pemkab hanya menjawab seadanya. Kepala Dinas Pekejaan Umum (PU) Mitra Ir James Munaiseche ketika dimintai keterangan mengakui hal tersebut. Menurutnya, aspirasi masyarakat akan ditampung untuk dilakukan evaluasi.(vif/syl)

Baru 29 Desa Terima ADD Hari Ini Mulai Disalurkan Editor: Cesylia Saroinsong Peliput: Veronica Sondang

(ADD). Setelah memasuki bulan ke lima, ADD bersama tunjangan aparat desa triwulan satu tahun 2012 RATAHAN—Butuh waktu lama akhirnya disalurkan. “ADD siap untuk mencairkan Alokasi Dana Desa dicairkan. Esok (hari ini,red) mulai

Guru Non Sertifikasi Nilai Ada Diskriminasi RATAHAN—Guru non sertifikasi merasa dianaktirikan. Pasalnya, hingga kini, tunjangan senilai Rp250 ribu per bulan belum juga diterima padahala hingga kini. “Harusnya diproses secara bersamaan, bukanya kami juga guru meski belum menyandang status guru sertifikasi. Seakan kami dianaktirikan,” ujar sejumlah guru yang meminta nama tak dikorankan, kemarin. Mereka mengaku, dibanding dengan guru sertifikasi penerimaan mereka cukup besar. “Perbedaannya antara bumi dan langit,” tandas mereka lagi sambil berharap proses penyaluran dilakukan secepatnya. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora)

Roosye Arikalang

Dra Olvie Sumual melalui Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) Roosye Arikalang SPd langsung membantah. Menurut

Arikalang, Dikpora tidak pernah membedakan mana guru sertifikasi dan guru non sertifikasi dalam penyaluran dana. Semuanya diperlakukan sama sebagai guru pengajar. “Saya tegaskan itu tidak benar sama sekali. Kendalanya di sini (Dikpora, red) operator komputer kurang. Akibatnya harus selesaikan tugas satu baru lanjut ke tugas lain,” jelas Arikalang. Malahan Arikalang juga menuturkan, proses pe-nyaluran untuk guru non sertifikasi sudah hampir tuntas. Dan secepatnya akan diserahkan ke dinas keuangan. “Bisa jadi penyaluran dilakukan secara bersamaan, jadi guru-guru jangan lansung menuduh,” kesalnya. (vif/syl)

ditransfer ke rekening masingmasing oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Desten Katiandagho SH melalui Sekretaris BPMD Novry Raco SSos, kemarin. Penyaluran ADD itu sendiri menurut Raco, baru akan disalurkan kepada 29 desa dan kelurahan dari total 58 desa yang memasukkan laporan pertanggung jawaban (LPJ) dan peraturan desa (Perdes). Sementara anggaran yang tertata di APBD totalnya lebih dari Rp18 miliar. Jumlah desa di Mitra sendiri tercatat ada 135 desa dan 9 kelurahan. Sisanya masih harus menunggu verifikasi lapangan dan data oleh Inspektorat, sedangkan lainnya belum memasukkan LPJ. Syarat utama menerima ADD triwulan pertama tahun 2012 ini lanjut Raco, harus memasukkan LPJ semester ke II tahun 2011 dan peraturan desa (Perdes) tahun 2012. “Penyaluran ini juga bersamaan dengan pembayaran tunjangan aparat desa selama 3 bulan,” jelasnnya sambil menunjukkan sejumlah dokumen yang sudah lengkap tersebut. Sayangnya, ketika disinggung soal desa-desa yang belum

memasukkan LPJ apakah ada sanksi atau tidak, Raco hanya bisa memberikan jawaban tidak ada

tindakan tegas. “Paling hanya memberikan pembinaan. Soal proses hukum, itu bukan tugas kami,” tangkisnya. “Semua dokumen sudah lengkap, jadi siap untuk diterima,” ujar sejumlah hukum tua saat memasukkan berkas hasil rekomendasi dari Inspektorat. (***)


20

R A B U, 1 6 M E I 2 0 1 2

Budi Santoso

Perjalanan Dinas Kuras

INTERAKTIF

APBD

YANG ingin mengeluhkan soal pelayanan publik dan pelayanan pemerintah yang tidak beres, silakan SMS ke No: 0852 4001 0654 atau FB citra ciput soputan dan email: citrajulitasoputan@yahoo.com

Setda Sedot 39 M

Pemerintah Pilih Kasih Manado Post. Saya salah satu guru honor di SD swasta yang ada di Kecamatan Tenga. Saya sejujurnya kecewa kepada pemerintah. Pasalnya pihak pemerintah terkesan pilih kasih terhadap guru honor yang ada. Saya sudah mengabdi hamper 5 tahun di sekolah swasta, tapi sampai sekarang belum juga ada perhatian untuk mengeluarkan SK bupati untuk membantu kami mengurus tunjangan sertifikasi. Sedangkan mereka yang mengabdi di sekolah negeri meski baru 2 atau 3 tahun bekerja, langsung mendapatkan SK bupati. Apakah memang pemerintah benar-benar pilih kasih? Jawab Tidak ada istilah pilih kasih bagi pemerintah. Guru honor yang ada di sekolah negeri diberikan SK bupati, karena memang petunjuk pelaksanaannya yang kami terima dari pemerintah pusat, seperti itu. Sudah sewajarnya kami menjalankan juknis yang ada. Kalau untuk guru yang ditempatkan di sekolah swasta, kita tunggu saja kalau memang ada juknis untuk mengeluarkan SK, pasti juga kami tindaklanjuti. Terima kasih. Drs Jan Rattu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minsel

POLRES

Sehari Keluarkan 50 Surat Tilang KASUS pelanggaran lalulintas di Minsel masih tinggi. Hal ini dilihat dari banyaknya surat bukti pelanggaran (surat tilang) yang dikeluarkan jajaran Polres Minsel. Pantauan koran ini, operasi lalulintas yang dilakukan Selasa (15/5) kemarin, di kawasan Jalan Trans Sulawesi, tidak sedikit pengendara terjaring. Salah satu petugas dari pihak kepolisian mengaku, setiap harinya dalam operasi yang digelar dua kali sehari, ada sebanyak 50 surat tilang yang dikeluarkan. “Biasanya kalau pagi, mencapai 35 pelanggaran yang diberikan surat tilang dan di sore hari bisa mencapai 20 an, setiap harinya paling sedikit 50 surat tilang dikeluarkan,” ujar petugas yang enggan namanya dikorankan. Sementara itu, Kasat Lantas AKP Pius Loda kepada koran ini mengatakan, operasi yang rutin dilakukan pihaknya adalah untuk mengurangi angka kecelakaan. “Awalnya kecelakaan terjadi hanya karena lampu rem dan lampu samping (sein) tidak berfungsi. Makanya itu yang diingatkan ke pengendara. Kami juga tidak pilih kasih kalau memang terbukti kedapatan pelanggaran, itu harus ditindak. Ini semua untuk meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi,” pungkas Loda. (tr-08/gel)

Editor: Angel Rumeen Peliput: Citra Soputan

DEMOKRASI: Meski dengan kondisi terbatas, tapi kesadaran masyarakat menggunakan hak pilih terlihat saat pemilihan Hukum Tua Desa Poigar Satu pada Senin (14/5) lalu.

7 Ranperda Mulai Dibahas AMURANG – Lebih dari 20 Ranperda yang diusulkan eksekutif beberapa waktu lalu, hanya mampu dibahas sekira 5 Ranperda oleh legislatif. Sedangkan dua Ranperda yang merupakan Perda inisiatif DPRD telah diterima Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu pada saat pelaksanaan Rapat Paripurna Ranperda, Selasa (15/5) kemarin. Rapat yang dihadiri 15 dari 29 personil DPRD Minsel bersama dengan para pejabat Pemkab Minsel menyepakati untuk melanjutkan pembahasan 7 Ranperda ke tahap selanjutnya. Ranperda yang diusulkan yakni tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 13 tahun 2008 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan di Ka-

Christiany Eugenia Paruntu

bupaten Minsel, Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2009 tentang Tata Cara Pembentukan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Minsel. Kedua Ranperda tersebut merupakan Perda inisiatif DPRD, sedangkan untuk

Ranperda yang dibacakan Bupati Minsel, adalah Rencana Tata Ruang Wilayah di Kabupaten Minsel tahun 2012-2032, bangunan gedung di Kabupaten Minsel, Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 21 tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan dan Retribusi Atasnya di Kabupaten Minsel, Organisasi dan Tata Kerja Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Kabupaten Minsel, serta Organisasi dan Tata Kerja Kantor Unit Layanan Pengadaan di Kabupaten Minsel. “Saya berharap jika sudah ditetapkan menjadi Perda, aturan ini bisa memberi manfaat bagi perkembangan Minsel,” pungkas Paruntu.(tr-08/gel)

120 Anak Putus Sekolah Dibantu AMURANG– Salah satu pekerjaan rumah Pemkab Minsel adalah menyekolahkan ratusan anak putus sekolah. Sedikitnya, 120 anak yang tidak beruntung karena tak mampu melanjutkan pendidikannya, mendapat bantuan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Minsel. Hal ini diakui Kepala Dinsosnakertrans Drs Rolly Karamoy. Melalui pengurangan pekerja anak, bagian dari program keluarga harapan (PKH) yang diberikan Kementerian Tenaga Kerja RI.

“Minsel dinilai mampu untuk memotivasi anak putus sekolah untuk menumbuhkan kemauan melanjutkan pendidikannya. Makanya bantuan tersebut di terima Minsel,” ujar Karamoy. Program pemerintah pusat ini, lanjutnya, dinilai sangat membantu mengurangi angka anak putus sekolah. “Perlu diingat, ini sudah menjadi tugas pemerintah,” lanjut Karamoy. 120 anak yang berhasil terdata oleh pihaknya, kini sementara mendapatkan pembinaan selayaknya. “Mereka dibagi 4 kelompok,

setiap kelompok terdiri dari 30 orang, didampingi 3 sampai 5 pendamping. Mereka juga tersebar di dua lokasi yakni di Kompi 712 Pondang dan penginapan MCM Pinaling, Kecamatan Amurang Timur,” pungkas Karamoy.(tr-08/gel)

AMURANG– Setiap tahunnya Pemkab Minsel menganggarkan ratusan miliaran khusus untuk perjalanan dinas. Untuk satu SKPD, paling sedikit anggaran perjalanan dinas ke luar daerah Rp18 juta. Untuk para camat yang ada di 17 kecamatan

seperti itu, baru dimiliki satu SKPD saja. Memang benar, konsultasi bersama pemerintah di luar daerah perlu, tapi sebaiknya harus diminimalisasi,” ujar Johanis Ishak, LSM Gerbang maju Sulut. Sementara itu, sejumlah anggota dewan ketika dimintai tanggapan terkait perjalanan dinas ini, memiliki pemahaman berbeda. “Tidak masalah jika harus

Sekretariat Daerah: Rapat ke luar daerah Fasilitasi sosialisasi peraturan perundang-undangan Program Pembinaan dan Pengembangan aparatur Dinas Kesehatan

Rp905.641.000 Rp15.500.000 Rp32.400.000 Rp40.250.000

DPPKPAD: Rapat Konsultasi ke luar daerah Penyusunan pengelolaan keuangan daerah Pelayanan pencairan dana belanja langsung

Rp500.000.000 Rp35.000.000 Rp 51.000.000

17 Kecamatan @Rp18.000.000=

Rp306.000.000

Total APBD 2012 PAD Dana Perimbangan Lain-lain pendapatan yang sah

dianggarkan Rp306 juta. Lain lagi dengan Sekretariat Daerah, total anggaran mencapai Rp 39.673.331.070, termasuk di dalamnya rapat ke luar daerah, memfasilitasi sosialisasi peraturan perundang-undangan, program pembinaan dan pengembangan aparatur dan beberapa agenda lain. Uang yang tak sedikit ini, jelas mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen. “Bayangkan saja, jika dana sebesar itu diberikan untuk rakyat demi kemajuan pembangunan pasti akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan. Apalagi nilai

Rp472.851.872.000 Rp4.849.800.000 Rp460.217.827.000 Rp7.784.245.000

konsultasi ke luar daerah, karena memang itu perlu dilakukan. Asalkan apa yang dihasilkan dari perjalanan dinas tersebut mampu diimplementasikan untuk kemajuan daerah,” ujar salah satu personil DPRD Minsel, yang meminta untuk tidak dikorankan. Diketahui, untuk penggu-naan APBD, sebesar 60 persen dialamatkan untuk kepentingan pemerintahan, sedangkan 40 persennya diberikan untuk pelayanan publik. Sehingga dengan kondisi seperti ini, Minsel memiliki kondisi pengelolaan keuangan yang tidak sehat, karena APBD-nya dikuras untuk pembayaran gaji dan untuk pelaksanaan program kerja ke luar daerah.(***)


         

22

R A B U ,

1 6

M E I

2 0 1 2



Rolly Kandolia

PEMERINTAHAN

Dukung Bolmong Provinsi PEMERINTAH Kota (Pemkot) Kotamobagu mendukung penuh rencana penyatuan beberapa kabupaten se Bolmong Raya menjadi provinsi. Hal ini diutarakan Asisten I Pemkot Kotamobagu Dolly Zulhadji SH ME, mewakili Wali Kota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit ME, saat mengikuti pertemuan dengan seluruh pimpinan daerah se Bolmong Raya, membahas rencana Provinsi Bolmong Raya. Acara yang dilaksanakan di ruang pertemuan Dolly Zulhadji Hotel Senator Resort, kemarin, yang diprakarsai Bupati Bolmong Timur (Boltim) Muhammad Sehan Landjar, Dolly mengatakan mendukung penuh usaha pembentukan Provinsi Bolmong Raya. “Ini merupakan cita-cita kita bersama sejak dulu. Dan wali kota sendiri ketika pada suatu kesempatan selalu mengutarakan Kotamobagu siap mendukung usaha tersebut,� terang Dolly. Disinggung soal bentuk dukungan pemkot, Dolly mengatakan hal itu masih akan dikaji secara internal Pemkot Kotamobagu. “Hasil yang ditelorkan dari pertemuan ini, harus saya laporkan dulu ke wali kota. Nantinya, Kotamobagu akan menyatakan dukungan seperti apa yang akan diberikan untuk mendukung pemekaran provinsi,� tutur Dolly. (fir)

Dukcapil

Perketat Kependudukan Waspadai Mobilisasi Massa Jelang Pilwako Editor: Firman Toboleu

KOTAMOBAGU— Kemungkinan ketidakberesan data kependudukan masih akan menjadi ancaman di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Kotamobagu 2013 mendatang. Kondisi itu sangat memungkinkan muncul, karena diperkirakan hampir 50 persen penduduk Kotamobagu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda. Meski, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) membantahnya. “Saya rasa untuk Dukcapil Kotamobagu yakin tidak ada data kependudukan ganda. Ini bisa dilihat dari proses penyiapan data yang menggunakan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK) berbasis

komputer,� kata Kadis Dukcapil Refly Mokoginta, kemarin. Menurutnya, selama ini banyak yang mewacanakan adanya data kependudukan ganda antara Kotamobagu dan empat kabupaten sekitarnya. Terutama, penduduk kotamobagu yang berprofesi sebagai PNS di Kabupaten Bolmong. “Termasuk media massa sudah beberapa kali mewacanakan itu. Tapi, kami yakin sampai saat ini tidak ada,� bantah Refly. Hanya saja, lanjut Refly, pihaknya tentu akan berkoordinasi lagi dengan Pemkab Bolmong terkait data kependudukan. Bila ada penduduk (PNS) Kotamobagu yang sudah mengantongi KTP Bolmong, maka Dukcapil Kotamobagu akan menyurati yang bersangkutan untuk

memilih domisili pasti. “Kita pasti Nayodo beralasan, belum akan tegas soal itu. Karena sangat saatnya KPUD maupun pemebertentangan dengan Undang-unrintah, termasuk dang (UU) Nomor 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan (AdminJumlah Penduduk duk),� tegasnKotamobagu ya. 120-an ribu jiwa Ia meJumlah potensial nyebutkan, wajib pilih data pendu70-an ribu jiwa duk sementara mencapai PNS Bolmong 120-an ribu sekira 4 ribuan jiwa jiwa, dengan Sekira 3 ribu PNS potensi wajib Bolmong adalah pilih sekira penduduk Kotamobagu 70-an ribu (70 persen) jiwa. “Tapi, itu akan evaluasi lagi. Kami pasti akan berkoordinasi lagi dengan KPUD. masyarakat Mereka nantinya yang berkompeten mengkhawatirkan menyusun daftar pemilih di Pilwako persoalan kemungnanti,� sebut Refly. kinan adanya data Disisi lain, Ketua Komisi Pe- kependudukan milihan Umum Daerah (KPUD) ganda. “Yang Nayodo Kurniawan, mengata- harus dikhawakan masyarakat tidak perlu resah tirkan sekarang, soal ancaman amburadulnya data keseriusan kependudukan. “Kami sudah tahu pemerintah itu dan kami punya rumus untuk atas agenda menyelesaikan itu. Tenang saja,� Pilwako itu sendiri. Tahapan saja kata Nayodo, tanpa menjelaskan masih mengambang, kapan akan lebih jauh. dimulai. Kalau itu sudah jelas,

maka kami akan mulai menata data penduduk yang nantinya akan

graf@drian.mp

menjadi wajib pilih di Pilwako Kotamobagu 2013 mendatang,� tandas Nayodo.(***)

PBB

Reward and Punishment

Pemkot-Kejati Teken MoU

REWARD and punishment (penghargaan dan sanksi) diberlakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terkait penyerapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kotamobagu yang masih meninggalkan tunggakan pajak sekira Rp2,5 milyar. Tunggakan sebanyak itu membuat Wali Kota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit ME me-warning setiap aparatur kecamatan dan desa/ kelurahan untuk dapat berperan aktif. “Jangan hanya masa bodoh dengan permasalahan ini. Pajak terhutang PBB jika terus ditumpuk akan semakin membengkak dan ini akan berakibat buruk pada bagi hasil antara pemerintah daerah dengan pusat,� kata Djelantik. Di tempat berbeda, Kepala Bagian (Kabag) Tata Praja Bambang Ginoga menambahkan, hingga saat ini pihaknya terus mengimbau setiap aparat desa untuk dapat lebih giat lagi mengumpulkan pajak. “Apa lagi setiap aparat setiap triwulan diberikan tunjangan dari pemkot terkait usaha serta kerja mereka,� tandasnya.(fir)

KOTAMOBAGU— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut I Ketut Arthana SH bersama Wali Kota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit ME menandatangani nota kesepahaman (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara (TUN). Penandatanganan kerjasama ini merupakan tindak lanjut kerjasama tahun sebelumnya yang telah dilakukan antara kedua instansi tersebut. Bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, kemarin, Djelantik didampingi seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), menegaskan kerjasama di bidang hukum, terutama Hukum Perdata dan TUN. “Ini merupakan sebuah kebutuhan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran hukum, bukan hanya untuk pihak-pihak yang bersengketa, terutama bagi masyarakat luas,� kata Djelantik.

SEPAKAT: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara (TUN) antara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut I Ketut Arthana SH bersama Wali Kota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit ME.

“Urgen bagi pemerintah daerah untuk melakukan kerjasama ini. Seandainya terjadi sengketa antara pemkot dan pihak lain, maka pihak kejaksaan dapat memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum maupun tindakan hukum, serta melalui surat kuasa, bisa mewakili pemkot, baik di dalam maupun luar pengadilan,� sambung Djelantik. Sementara itu, Kajati Sulut I Ketut Arthana SH, menjelaskan kerjasama ini sebagai bentuk tupoksi dan kepedulian jaksa negara dalam memberikan pelayanan hukum, meliputi bantuan, pertimbangan serta tindakan hukum bagi instansi pemerintah daerah. “Dengan kerjasama ini, pihak kejaksaan akan memberikan pelayanan hukum serta mendampingi dan mewakili pemerintah kotamobagu, baik sebagai tergugat maupun penggugat. Dan ini tidak dipungut biaya laiknya pengacara profesional, cukup biaya administrasi,� tandasnya.(fir)


23

R A B U , 1 6

M E I

2 0 1 2 training / rizalina y r

Warga Lucuti Senjata Tajam

Diimbau

Razia Besar-besaran akan Dilakukan Editor: Martha Pasla Peliput: Fabian Ilat

MERAKYAT: Wakil Bupati Yanny Tuuk STh ketika mengendarai becak motor (Bentor). Bukan saja kali ini, Tuuk membuat kejutan tindakan yang membuat warga geleng-geleng kepala.

Pertimbangkan Wacana Bolteng DUMOGA—Wacana adanya pemekaran Bolaang Mongondow Tengah (Bolteng) yang digaungkan warga, terus mendapat perhatian Pemkab. Dengan sejumlah pertikaian yang sering terjadi, menurut Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk STh penggodokan tersebut nampaknya menjadi nomor kesekian. Ia menilai, derasnya pemekaran yang digaungkan tidak serta merta

Warga Miskin Kurang Perhatian BOLMONG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar seminar pemutakhiran data kemiskinan kemarin. Kegiatan itu dimaksudkan

membuat Pemkab secepatnya menggodok aspirasi itu. “Perlu dipikirkan kembali karena adanya ketentuan yang dikeluarkan pemerintah. Desakan agar Bolteng dipercepat dalam menangani pertikaian saya rasa bukan menjadi jaminan keamanan diwilayah tersebut,” ujar Tuuk. Putra Mogoyunggung itu mencontohkan, apabila pemekaran dilaksanakan tentu dari sisi positifnya, pengelolaan wilayah akan berlang-

untuk pencapaian Mellinium Development Gold (MDGs). Mewakili Bupati Salihi Mokodongan, Plt Sekda Drs Farid Asimin dalam sambutannya mengatakan, seminar pemutakhiran data kemiskinan dan pelestarian budaya menjadi faktor penting untuk diikuti. “Hal ini digelar agar memberikan masukan terhadap upaya-upaya penanggulangan kemiskinan. Diharapkan juga adanya proses saling memberi masukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masingmasing SKPD, serta dari pihak lain yang sempat hadir pada seminar ini,’’ katanya.

sung lebih cepat dan efisien. Namun menurutnya, ketika pemekaran dilakukan tanpa menunggu waktu tepat, anggaran juga perlu diperhatikan apalagi insfrastruktur didaerah Dumoga Raya belum memungkinkan sepenuhnya.“Tapi itu akan menjadi catatan pemerintah. Saya juga mendukung adanya keinginan warga Dumoga untuk memisahkan diri dengan Bolmong Induk,” ujarnya.(emp/art)

Ia menambahkan, disamping upaya penanggulangan rakyat miskin juga dibahas strategi terhadap upaya pelestarian budaya daerah. Menurutnya, Bolmong memiliki keragaman budaya daerah dari berbagai budaya etnis dan suku. Asimin mencontohkan, selama ini masalah kemiskinan dan pelestarian budaya sepertinya jalan di tempat.“Kedepan, upaya penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas untuk dilaksanakan. Apalagi, pendataan warga miskin, merupakan langkah yang sangat baik untuk mengetahui masyarakat miskin yang sesung-

guhnya,’’ katanya. Kepala BP3MS Ir Hi Djakia Mokodongan MAP menambahkan, masukan perihal permasalahan berkaitan pendataan dan pencapaian MDGs, serta mensinkronkan dan mensinergikan kebijakankebijakan dan program nasional, regional, provinsi dan daerah terus digenjot.“Data aktual berkaitan dengan percepatan pencapaian MDGs, sinkronisasi dan sinergitas kebijakan, serta rumusan rencana tindak lanjut yang telah disepakati dalam rangka pencapaian MDGs tahun 2015,’’ tandasnya.(emp/art)

Evaluasi SKPD Jika Ada Temuan BPK PEMERIKSAAN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Pemkab Bolmong diharapkan bisa membawa hasil positif. Keinginan Pemkab memperbaiki opini BPK tahun ini begitu membumbung karena penggenjotan dilakukan sejak lama. Meski hasil pemeriksaan sementara dibeberapa SKPD, BPK tidak memberikan tanggapan, namun Pemkab berharap, dalam pengumuman opini nanti, target Pemkab bisa terwujud. “Harapan memperbaiki

Rafiqa Bora

opini BPK tetap ada. Kami berharap juga, SKDP yang belum mendapat giliran pemeriksaan untuk bisa menyelesaikan adminsitrasi agar berkas yang diminta lengkap,” ujar Bupati Salihi Mokodongan melalui Kabag Humas Sitti Rafiqa Bora SE. Menurut Rafiqa, sampai saat ini pemeriksaan berlangsung baik dan nantinya evaluasi dari Pemkab terhadap beberapa SKPD juga akan dilakukan. “Itu keinginan bupati. Sehingga pada akhirnya, SKPD

Presidium Dibentuk PRESIDIUM pembentukan Bolaang Mongondow Bersatu menjadi provinsi resmi dibentuk kemarin. Bupati Bolmong Salihi Mokodongan dan Ketua DPRD Abdul Kadir Mangkat dalam pertemuan itu mengatakan pembentukan Provinsi Bolmong Raya

menjadi harga mati untuk diusung Pemkab dan DPRD. Apalagi status Bolmong sebagai Kabupaten Induk yang telah melahirkan empat daerah lainnya. “Pemkab dan DPRD pasti mendukung pembentukan provinsi Bolmong Raya seperti apa yang diharapkan masyara-

Abdul Kadir Mangkat

yang memiliki rapor merah akan dievaluasi. Mudah-mudahan juga kedepan dalam penilaian bisa mendatangkan hasil maksimal bagi Pemkab,” tambah Bora. Seperti penuturan Wakil Bupati Yanny Tuuk STh beberapa waktu lalu, tidak memberi tanggapannya BPK dalam pemeriksaan sementara di Pemkab menjadi kecemasan tersendiri. Apalagi, salah satu dampak dari penilaian itu akan menghambat bantuan Dana Insentif Daerah (DID).(emp/art) kat,” ujar Mokodongan diamini Mangkat. Diketahui, untuk bantuan dana ke presidium yang telah terbentuk, Bupati Salihi mengaku Pemkab akan mengikuti langkah pemerintah dan masyarakat Bolaang Mongondow Timur yang telah mengalokasikan dana Rp500 juta untuk menunjang kerja presidium. “Kenapa tidak? Dana untuk presidium pasti dikucurkan demi target yang ingin dicapai,” ujarnya. (emp/art)

DUMOGA – Semua senjata tajam jenis tombak, samurai dan lainnya yang bukan alat pertanian, diminta untuk diserahkan kepada pihak berwajib. Kapolres AKBP Enggar Broto Seno SIK melalui Kasubag Humas AKP Effendy Tubagus dikonfirmasi kemarin mengatakan hal itu sebagai imbauan awal sehingga ketika imbauan tidak diindahkan dan polisi mengadakan penertiban, diminta untuk tidak dikomplain lagi.“Jadi pertama, warga diminta menyerahkan senjata tajam yang bukan termasuk alat pertanian. Kedua, bagi pemilik warung atau kios yang menjual minuman keras di-

harapkan mengantongi izin. Terakhir, bagi warga yang memiliki kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing, diharapkan untuk diganti dengan knalpot standar,” ujarnya. Kesepakatan itu juga atas hasil koordinasi antara polisi, TNI dan Pemkab begitupun dengan DPRD. Menurut AKP Tubagus, razia nanti tidak akan digembar-gemborkan sehingga tidak ada yang menghilangkan barang bukti yang menjadi sasaran razia nanti.“Ini untuk terciptanya situasi kondusif di Dumoga Raya,” tukasnya. Terpisah, Hendra Manggopa, tokoh pemuda Dumoga Raya menyuport langkah tersebut. Menurutnya, bukan saja didaerah rawan konflik yang

Enggar Broto Seno

perlu dilakukan razia, tetapi di seluruh wilayah Dumoga Raya perlu dilakukan.“Agar kondisi Dumoga betul-betul pulih dari pertikaian. Terutama dukungan aparat desa,” kata Manggopa. Bupati Salihi Mokodongan menambahkan, nantinya razia yang akan dilakukan bias dilakukan berkelanjutan dan tidak sampai saat ini saja. “Mudah-mudahan imbauan itu bisa diperhatikan masyarakat,” kata bupati.(*)

KEMBANGKAN POTENSI: Bupati Salihi Mokodongan saat melakukan penanaman kelapa sawit perdana di Desa Tiberias Kecamatan Poigar.


26

R A B U , 1 6

M E I

2 0 1 2


Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda? SMS atau Hubungi

0813 4009 0044

27

R A B U, 1 6 M E I 2 0 1 2

Budi Santoso

IAPINDO

Sompie Terima Penghargaan

Anggaran

Pemkab Tertahan Frederik: Berkas Lengkap Langsung Dibayarkan Editor: Martha Pasla Peliput: Risky Pogaga

CINTA SENI: Sompie Singal, saat menerima penghargaan.

BUPATI Minut Drs Sompie Singal menerima penghargaan sebagai pembina dan pengembang seni budaya musik kolintang dari Ikatan Ahli Perhotelan Indonesia (IAPINDO), Minggu (13/5) di Aula Mapaluse Kantor Gubernur. “Penghargaan ini menjadi suatu kehormatan dan motivasi untuk terus berbuat dalam memajukan seni dan budaya daerah sampai di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Sompie. Pemberian penghargaan itu diserahkan Sekjen IAPINDO Ili Wantah, dan apresiasi juga diberikan Perry Rumengan, salah satu penilai kepada Bupati Minut Drs Sompie Singal. “Bupati sudah ikut serta membangun Minut lewat musik kolintang, untuk itu penghargaan layak diberikan,” ujar Rumengan. (sky/art)

AIRMADIDI—Gara-gara beberapa item sejumlah anggaran di Pemkab Minut tertahan. Seperti Dana Tunjangan Aparat Desa (TAD), Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Guru, dan gaji Tenaga Honor Lepas (THL), yang berjumlah sekira Rp30 miliar. Parahnya dari Januari sejumlah anggaran itu belum dibayarkan. Otomatis hal ini mengundang tanda tanya pihak legislatif dan perlu ditelusuri dengan jelas. “Banyak dana yang seharusnya sudah tersalur sejak triwulan I tapi belum dibayar sampai sekarang, ini kenapa? SKPD terkait sepertinya

membiarkan hal itu terus terjadi,” ujar personil Komisi B DPRD Minut Mieke Nangka SH, kemarin. Lanjutnya, dana tersebut padahal sangat urgen untuk menunjang pelayanan masyarakat, apalagi bagi aparat desa yang menjadi ujung tombak di desa tapi belum juga menikmati hak mereka. “Seharusnya ini menjadi catatan penting dan kalau perlu secepatnya diproses. Pemkab diminta mengakomodir bagi desa yang sudah melengkapi berkas,” jelas Nangka. Sejumlah kalangan menilai, lambatnya pembayaran tersebut SKPD tidak mendukung dan cuek program bupati dalam peningkatkan pelayanan porima kepada masyarakat. “Seharusnya prioritas ter-

ilus@drian,mp

hadap pembayaran aparat desa itu cepat dilakukan, sebab mereka merupakan perwakilan pemerintah di desa yang sudah menjalankan kewajiban, kalau belum dibayarkan aparat desa siap menggelar aksi,” tegas Ketua Asosiasi Pemerintahan

Desa (Apdesi) Minut Berty Kapojos. Sementara Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Minut Arnold Frederik SE mengatakan, terkait pembayaran sejumlah tunjangan itu, tergantung permintaan SKPD

dan Dinas PPKAD tinggal menunggu permintaan pembayaran. ‘’Kalau semua sudah lengkap bisa langsung dicairkan. Prinsipnya dana itu bukan ditahan, tapi memang butuh proses,” pungkasnya. (sky/art)

Dekab Tambarauw Belajar Pariwisata KEMA—Sejumlah personil dan staf Dekab Tambarauw Provinsi Papua Barat yang dipimpin Ketua Petrus Yewen, menyambangi Dekab Minut sekaligus mempelajari pengelo-laan pariwisata termasuk mengunjungi Batu Nona Resort and Water Sport milik Fransisca M Tuwaidan Ketua Fraksi Tuamtenden. “Mengenai pengem-bangan pariwisata yang ingin dipelajari termasuk pengelolaan anggaran,” tutur Ketua Dekab Minut Berty Kapojos. Ketua Dekab Tambarauw Petrus Yewen bersama rombongan melakukan kunjungan di objek wisata Batu Nona Desa Kema III Kecamatan Kema. Rombongan diajak berkeliling melihat keindahan Batu Nona dengan menggunakan perahu. “Tempat ini sangat bagus, jika terus dipertahankan maka besar kemungkinan kedepan Batu Nona ini akan lebih terkenal dan bisa jadi surga bagi Minut. Kalau di Tambarauw, biasanya yang menjadi objek wisata saat sekelompok penyu belimbing datang bertelur di pantai, dan ini akan diperjuangkan sampai ke dunia internasional,” ungkap Yewen yang juga alumni UNIMA ini. (sky/art)

TERTARIK: Rombongan Dekab Tambarauw bersama tim Batu Nona, kemarin.


30

R A B U ,

1 6

M E I

2 0 1 2

Bonit Anggi

SulutGelar APSI Kursus Pelatih

SBTW-SULUT

Gelar Open Tournament SATU lagi kejuaraan bridge yang digagas Sekolah Bridge Tonaas Wangko Sulut (SBTW-Sulut), bakal menghentak. Kejuaraan Terbuka bridge empat kawan, Chris Hombokau itulah nama iven yang akan dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano. Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini, akan memprebutkan tropi Deputi Menpora RI, Prof DR Dr James Tangkudung. Iven yang akan digelar selama tiga hari yakni 24 hingga 26 Mei mendatang itu, tidak memungut biaya pendaftaran alias gratis. “Kejuaraan ini terbuka untuk Pelajar, Junior, Senior, Mahasiswa, Ladies dan Umum,” jelas Chris Hombokau Direktur SBTW yang juga Tournament Manager. (isw)

MPA EQUIL

Kursus Panjat Tebing PENINGKATAN dan pengembangan mutu, aktivitas kegiatan Panjat Tebing. MPA Equil Fakultas Ekonomi (Fekon) Unsrat mengadakan kursus. Kursus yang berkerjasama dengan Forum Komunikasi Pecinta Alam Sulut, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan sekolah Panjat Tebing “Skygers” itu, akan digelar mulai esok (17/5) hingga Minggu (20/5) nanti. “Program kursus ini sudah menjadi program kerja badan pengurus MPA Equil Fekon Unsrat,” jelas Tofel Tijow, Ketua panitia. Kilometer-3 Amurang Climbing Course itulah nama kegiatan tersebut, akan dipusatkan di objek wisata Tebing Alam Desa Kilometer Tiga Amurang, Misnel. Dengan program tersebut, Tofel juga berharap bisa meningkatkan kemampuan peserta dalam olahraga panjat tebing, cinta alam dan cinta damai. “Terciptanya penggiat olahraga panjat tebing yang professional yang lebih mengutamakan safety procedure pemanjatan,” harapnya. (ctr-04)

Didominasi Luar Daerah DEMI mengembangkan mutu kepelatihan sepakbola di Sulut, Asoasiasi Pelatih Sepakbola Indonesia (APSI) Sulut, menggelar Kursus pelatih sepakbola. Kursus yang sudah mendapat rekomendasi PSSI ini, akan digelar pada 20 hingga 27 Mei dan dipunggut biaya sebesar 3 juta. “Biaya itu sudah termasuk, transportasi, dan akomodasi peserta selama ikut kursus, “ ungkap Anton Arsyad Ketua APSI Sulut saat jumpa pers di Hotel Aston Manado, Kemarin (15/5). Dan hingga kemarin, sudah terdaftar 28 peserta yang akan

DEMI MASA DEPAN SEPAKBOLA: Anton Arsyad (kanan), ketua APSI Sulut dan Sekretaris Hamdan Paneo, saat jumpa pers, kemarin.

Tim Futsal Fekon Unsrat Luar Biasa TIM Futsal Fakultas Ekonomi Unsrat mencetak prestasi membanggakan di Kejuaraan Futsal Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) Cup 2012, yang baru saja berakhir kemarin (15/5). Bagaimana tidak. Berstatus sebagai tim yang baru pertama kali ikut di iven tahunan tersebut, tim Futsal Fekon Unsrat tampil luar biasa dengan menembus barisan big four se-Indonesia. Ya, tim Futsal Fekon Unsrat mampu menembus babak semifinal FEUI Cup, dan sempat mengalahkan sejumlah tim kuat, yang selama ini menjadi jawara di kejuaraan-

kejuaraan antar mahasiswa di tanah Jawa. “Latihan dan kerja keras teman-teman terbayarkann,” ujar salah satu official tim, Eynstein Ganggali.Selain memberi apresiasi kepada pemain dan pelatih, Eynstein juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Universitas yang selama ini sudah banyak membantu tim untuk tampil kejuaraan skala nasional. “Semoga raihan ini bisa memotivasi teman-teman untuk mencetak prestasi lebih baik lagi, demi kebesaran Fekon Unsrat dan Sulut secara umum,” simpul putra tercinta bupati Talaud Constantine Ganggali ini. (lee)

Eynstein Ganggali

Manado, sedangkan pemberian materi dan praktek langsung akan dipusatkan di Kelurahan Ketang Baru Manado. “Untuk materi akan di menggunakan gedung TK Aisyiyah Ketang Baru, dan praktek di Lapangan Ketang dan Ternate Baru,” kata pelatih yang sukses mengorbitkan Firman Utina ini. Sekretaris APSI, Hamdan Paneo yang juga hadir dalam jumpa pers kemarin mengharapkan kepada peserta agar segera melunasi dan melengkapi berkas. “Demi lancarnya kegiatan ini, segeralah melengkapi berkas,” pinta Manager Indonesia Muda ini. Sementara

PESERTA KURSUS PELATIH SEPAKBOLA LISENSI D 1. Yahdi Bongso, Bina Taruna 2. Rio Arsjad, Bina Taruna 3. Rifan Yahya,Gorontalo 4. Mukadir Orela, Gorontalo 5. Abdul Rauf Pakaya, PS Inobonto 6. Obet Madea, SPd, Sangihe 7. Gayus Takasihaeng, Sangihe 8. Julian Hontong, Malalayang Putra 9. Sumitro Aliuw, Telkom FC 10. Adi Fadamu, PS Luwuk 11. Revol Lesar, Sangihe 12. Cristopel Makawala, Minsel 13. Fernando Komalig, Amurang FC 14. V Rorimpandey, Minsel 15. Maxi Santinuwu, Minsel

mengikuti kegiatan yang untuk pertama kali digelar. Dan diperkirakan peserta tersebut bisa bertambah. “Kemungkinan peserta akan membludak. Dan jika melebihi target kemungkinan akan dibagi ke gelombang kedua ,” jelas pelatih yang kini berlisensi C dari AFF. Untuk instruktur yang akan memberikan materi, yakni Abdul Cholid asal Surabaya dan didampingi I Wayan Hendrajaya dan Mat Khan. “Penunjukkan instruktur, sudah sesuai rekom PSSI,” tuturnya. Kursus akan dibuka pada Sabtu (19/5) nanti di Hotel Aston

16. Iskandar Rahman, Alhilal 17. Steven Seroh, Minahasa 18. Stenly Mamuaja, PSKT Tomohon 19. Irwan Manosoh, Kuda Laut Belang 20. Andri Lantu, Tunas Inti 21. Marsel Palit, Wenang Perkasa 22. Agus Ointu, Tunas Muda 23. Meydi Tindi, Perum Angkasa Pura 24. Meydi Rondonuwu, Pesra 25. Anis, Putra Sario 26. Jhoni Bakari, Indonesia Muda 27. Allan Mandey, Panther Bahu 28. Sardi Lakoro, Sangihe

itu, Anton sangat menyayangkan, minat pelatih asal Manado, untuk ikut kegiatan ini. Padahal biaya yang dibebani panitia jika dibandingkan ikut di luar daerah seperti Di Jakarta tentunya lebih mahal. “Sayang sekali sudah murah dan didaerah sendiri. Tapi minat pelatih Manado, jauh dari harapan,” tuturnya. Anton juga berharap pada PengprovdanPengcabPSSIbisamemberlakukan peraturan kalau pelatih yang ikut dalam turnamen harus mempunyai lisensi yang berlaku. “Supaya pelatihjugatahu,kalaumembawatim harus ada lisensi. Dan bukan lisensi yangkadarluwarsa,” pintanya. (isw)


32

R A B U , 1 6

M E I

2 0 1 2

rizalina yuni

Di Antara Medis dan Designer llya dr Ri ppo o Man

Dokter Harus Perfect! Wulan Minahasa Favorit 2006 ini punya kisah dibalik profesi dokter yang sekarang disandangnya. Ternyata, perempuan bernama lengkap Rillya D Manoppo ini sempat mengenyam sekolah desain di Jakarta. Editor: Angel Rumeen Fotografer: Marcos Budiman

PROFESIONAL: Menekuni profesi dokter bagi Rillya harus dilakukan dengan profesional dan dengan hati.

Rancang Baju untuk Teman ILMU yang ia dapat di Esmod, bukan berarti hilang setelah ia benar-benar menyandang dokter. Rillya mengaku, keahliannya merancang baju sering dipakai teman-temannya. “Banyak yang suruh saya desain baju untuk gaun malam, atau baju ke pesta,” bebernya. Beberapa baju miliknya pun adalah hasil desainnya sendiri. “Ini adalah hobi. Saya tak mungkin meninggalkannya,” aku Rillya mantap. Lalu, bagaimana dukungan keluarga? Ia mengaku, baik mama maupun papanya adalah sosok motivator. “100 persen didukung. Saya sekolah desain di Jakarta juga kan karena dukungan mereka. Mama pun tak segan menurunkan ilmu dokternya,” ungkap putri pasangan Drs Feldrich Manoppo dan Dr Josefine Saerang SpM. Untuk bersosialisasi, perempuan kelahiran 15 April 1985 ini, memanfaatkan akhir pekan. “Dokter memang siap setiap waktu. Kalau ada panggilan pasien, saya harus siap. Tapi, bukan berarti tak ada waktu dengan teman-teman. Biasanya Sabtu dan Minggu itu free, tapi kadang juga ada pasien. Tinggal menyesuaikan,” kata perempuan yang rencananya akan melepas lajang tahun ini, sambil tersenyum.(gel)

IA percaya, apa yang menjadi pilihannya sekarang adalah sebuah panggilan. Ketika diwawancarai di sela kesibukannya sebagai dokter residen di Poliklinik Mata RS Prof Kandouw Malalayang, Rillya mengungkapkan, salah satu motivasi yang membuat ia memilih tetap jadi dokter adalah orangtuanya. “Sejak kecil saya senang melihat aktivitas mama,” kata putri dari Dr Josefine Saerang SpM ini. Sambil memamerkan senyum manisnya, Rillya mengatakan, faktor orang tua sangat kuat mempengaruhinya, meskipun diakui, pilihannya tersebut memang didasarkan ketertarikan. “Saat memilih fakultas, saya mantap di Fakultas Kedokteran,” tukas perempuan yang punya hobi menggambar ini. Setelah resmi menyandang dokter, Rillya mengejar hobinya di salah satu sekolah fashion di Jakarta, Esmod. “Saya diminta orangtua untuk menyelesaikan dokter dulu baru lanjut ke sekolah desain, memang sedikit nggak nyambung, tapi ini sudah jadi impian saya. Jadi, habis dilantik dokter, saya langsung ke Jakarta,” katanya sembari tertawa. Sejak kecil, Rillya mengaku senang menggambar, khususnya merancang

baju. “Setelah di sana, ternyata tidak jauh-jauh beda dibanding kuliah di kedokteran. Stresnya hampir sama. Saya harus belajar dari jam 9 pagi sampai 4 sore. Tugasnya pun tak kalah susah,” ujarnya masih diikuti tawa. Awalnya Rillya berpikir akan lebih mudah karena itu menyangkut hobinya. “Saya belajar menggambar, desain baju pake komputer, mengetahui sejarah baju dan semua hal tentang desain,” bebernya. Hampir setahun di sana, Rillya kembali ke Manado. “Kalau ditanya mana yang paling sulit, saya kira dua-duanya sama. Kalau dokter kita dituntut harus sempurna karena ini masalah nyawa. Lain lagi dengan desain. Kita harus bisa menghasilkan karya yang benar-benar sempurna,” akunya. 2009 ia mengikuti ujian dosen di Faked Unsrat dan diterima. 2010 juga, Rillya mengajar di Akbid Trinita. Untuk mengisi waktu, Rillya pun sempat menjadi dokter di salah satu klinik kecantikan. Setelah memutuskan mengikuti jejak sang mama menjadi spesialis mata, Rillya mulai jadi dokter residen di Poliklinik Mata, Program Studi Kesehatan Mata Faked Unsrat, di mana sang ibu yang menjadi Ketua Program Studi. “Sebenarnya dengan adanya orangtua di sini ada beban tersendiri juga. Saya harus bisa sempurna, karena tidak ingin malu-maluin mama. Selain itu, saya juga ingin orang melihat saya sebagai seorang Rillya, bukan anak dari Ketua Prodi,” ujarnya dengan mimik serius. Kalau di rumah sakit, aku Rillya, ia menjadi dokter biasa. “Kalau ada yang salah di sini, saya langsung ditegur mama. Malah kadang saya merasa, paling banyak ditegur. Tapi, saya memang tak ingin diperlakukan spesial,” lanjutnya.(*)

Rillya itu… Murah senyum Cepat akrab dengan orang Senang desain gaun malam Tak ingin dianggap spesial Suka membaca TAK INGIN SPESIAL: Ia ingin orang lain memandangnya dengan kemampuannya bukan karena orang tua.


R A B U , 1 6

M E I

33

2 0 1 2

Bonit Anggi

WISDOM

Kisah Tiga Pengembara SUATU malam, para pengembara melihat di sekeliling mereka terang benderang. Mereka menyadari terang itu datangnya dari surga. Dengan penuh harap, mereka menantikan pesan agung yang sangat penting mereka ketahui. Akhirnya, terdengarlah sebuah suara yang menggelegar. Andrie Wongso “Kumpulkan kerikil sebanyak mungkin. Lalu, masukkan ke dalam tas perjalananmu. Lanjutkan perjalananmu selama sehari. Besok malam kau akan merasa bahagia sekaligus sedih.� Setelah mendengar suara itu berbicara, para pengembara tampak kecewa dan marah karena awalnya mereka berharap akan ada pengungkapan sebuah kebenaran agung yang memungkinkan mereka menciptakan kekayaan, kesehatan, dan kebaikan di dunia. Tapi, ingatan akan betapa cemerlangnya suara yang didengar tadi menyebabkan mereka akhirnya memungut sejumput kerikil dan memasukkannya ke dalam tas mereka. Mereka pun melanjutkan perjalanan selama sehari. Malam harinya, ketika tengah mendirikan tenda, mereka membuka tas-tas perjalanan mereka dan menemukan kerikil-kerikil yang mereka kumpulkan malam sebelumnya sudah berubah menjadi intan-intan yang sangat indah! Mereka bahagia karena sekarang punya intan-intan indah dan berharga. Tapi, mereka sedih dan menyesal karena tidak mengumpulkan lebih banyak kerikil ketika kesempatannya masih ada.(awc)

dari Perang Puing

Bisnis

Masaru Ibuka, Bos Tokyo Telecome Corporation Pengalaman perang dunia kedua, 1945, menyisakan sesuatu yang berharga bagi Masaru Ibuka.Dengan hati luluh lantak ia menatap Tokyo yang hancur-lebur pasca Perang Dunia II. Namun dari sanalah ia menemukan secercah harapan, membangun bisnis dari puing-puing.Ikuti kisahnya. Editor: Idam Malewa

Masaru Ibuka (kanan) dan Akio Morita

DI USIA yang menjelang dewasa, (39 tahun). Ibuka lulusan Waseda University mulai bekerja di Photo-Chemical Laboratory Inc. yang melakukan penelitian mengenai perekaman suara untuk film. Pada tahun 1937 ia pindah ke Nippon-Ko-On (Japan Opto-Acoustic) Industrial Co. di mana ia mengembangkan peralatan pemutar film untuk kalangan rumah tangga. Tahun 1940 ia pindah ke The Japan Measuring Instrument Co. Ltd sampai terjadinya Perang Dunia II. Pasca perang banyak mantan stafnya yang kelimpungan mencari pekerjaan baru. Ibuka kemudian menyemangati mereka untuk membangun bisnis baru karena sulitnya mencari pekerjaan. Ia dan timnya membuka kantor di puing-puing bekas Shirokiya Department Store di Nihonbashi, Tokyo. Kantor itu sempit dan tak ada jendelanya. Bahkan nyaris tak punya pembatas. Sebagai orang yang dibesarkan di bidang riset, di kantor itu pun Ibuka mendirikan lembaga yang tak jauh-jauh dari riset. Sebulan kemudian ia mendirikan Tokyo Tsushin Kenkyujo (Totsuken) atau Institut Penelitian Telekomunikasi Tokyo. Gaji yang diberikan Ibuka pada stafnya pun sangat kecil.

Untuk menjaga agar lembaganya bisa bertahan, Ibuka berusaha mencari pemasukan tambahan. Saat itu, suasana perang masih mencekam. Masyarakat Jepang begitu kelaparan akan berita baik dari dalam maupun luar negeri. Dari sinilah muncul usaha reparasi radio. Bahkan dari hasil utakatiknya Ibuka bisa membuat sistem di mana radio bisa menerima berbagai macam gelombang radio. Ternyata permintaan terhadap modifikasi radio itu begitu tinggi. Pusat reparasi radio Ibuka pun kebanjiran order. Sampai-sampai ia diliput Asahi Shimbun. Dari berita di koran itulah Akio Morita membaca kisah

Masaru Ibuka. Ia tersentak karena Ibuka adalah teman lamanya saat sama-sama menjadi peneliti di Wartime Research Committee yang meneliti tipe-tipe senjata selama perang. Morita kemudian menyurati Ibuka dan akhirnya mereka kembali bertemu. Pertemuan itu membuat mereka sepakat mendirikan suatu bisnis bernama Tokyo Tsushin Kogyo (Totsuko) atau Tokyo Telecommunications Engineering Corporation pada 7 Mei 1946 atau tepat 66 tahun lalu. Perusahaan inilah yang sekarang menjadi Sony Corporation, salah satu konglomerat dunia paling sukses dari Jepang.(*)


R A B U , 1 6

M E I

35

2 0 1 2

Training / Rizalina

ND A L Y L L HO TRIP

Tambah Pemahaman Teologis DI sela-sela kesibukan pelayanan kepada jemaat, Pdt Noldy Kawatu STh menyempatkan diri mengikuti tur ke tanah suci. Dengan mengunjungi langsung tempat-tempat bersejarah umat Kristen tersebut, menambah wawasan pendeta asal Rumoong Atas ini. “Sebagai pendeta, tur ke tanah suci umat Kristen ini menambah pemahaman-pemahaman teologis yang nyata, karena selama ini kita kebanyakan belajar di literatur. Akan berbeda rasanya ketika kita melihat langsung. Itu juga menambah pengalaman rohani kita,” tutur Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezer Wulauan Tondano Utara ini yang melakukan perjalanan bersama rombongan pada akhir Maret 2008 silam.(gyp)

istimewa

TANAH SUCI: Menyusuri jejak sejarah dalam Alkitab. (Foto atas) Terapung di Laut Mati dengan kadar garam 35%.

Hangout Bareng Komunitas Vegetarian Menu Duplikat ala Kopi House d’Robusta

Editor: Peggy Sampouw Peliput: Naomi Siregar

BANYAK penelitian menyimpulkan, gaya hidup vegetarian (tidak mengonsumsi makanan hewani) akan meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang umur manusia. Atas dasar inilah, seorang vegetarian di Manado membuka resto dan kafe Kopi House d’Robusta. Kafe cozy ini banyak dikunjungi turis asing, terutama yang vegetarian. Mereka bisa menikmati berbagai macam jenis kopi mulai dari hot coffee, iced coffee, sampai art coffee pun ada. Yang paling penting, semua berbahan organik alias tidak terkontaminasi zat kimia. Penasaran, tim Tourism lantas mencoba beberapa makanannya. Misalnya, Nasi Ba’ Vega. Meski namanya

agak ekstrim, namun menu ini 100% halal. Pasalnya daging babi di menu ini dibuat dari olahan protein kedelai, yang diolah menyerupai daging asli. Menu lain seperti Nasi Ayam Lalapan, Nasi Bebek RW Dahsyat, atau Nasi Ikan Saus pun diramu dari bahan protein kedelai. Range harga di kafe ini cukup variatif. Suasana outdoor dan indoor-nya amat nyaman. Jam bukanya pun cukup panjang, mulai pukul 06.00-23.00 Wita. “Menu-menu kami berbahan dasar organik dan tidak ada kandungan hewaninya sama sekali,” ujar William Mulya, owner Kopi House d’Robusta. Anda yang sedang mencoba gaya hidup ala vegetarian, silahkan berkunjung ke kafe dengan menu sehat ini.(***)

RASA MIRIP ASLINYA: Kelezatan menu masakan vegetarian tak jauh berbeda dengan rasa aslinya.

Meeting Area

ATAS: Nasi Ba’ Vegan, BAWAH: Nasi Ikan Saos. Semua terbuat dari protein kedelai

INGIN sehat dan umur panjang? Bergabunglah dalam komunitas vegetarian. Sejumlah pertemuan yang dilakukan komunitas ini kerap dibahas bagaimana menjalani cara hidup sehat. Gak perlu berpikir kalau pertemuannya akan membosankan karena mereka yang bertemu memiliki banyak cerita yang bisa dibagikan. FYI: Tiap Senin di awal bulan, pengunjung bisa menikmati menu buffet seharga

Rp15.000/nett. Berlaku pukul 12.30 Wita. Seru kan, sambil makan siang bisa mendengarkan informasi terbaru para vegetarian.Ada fasilitas wi-fi juga di sini. Lumayan, nongkrong sambil makan sehat sepuasnya…! House Kopi d’Robusta Jl Balai Kota no.9 Tikala Telp.: 0431-8030909


Manado Post Rabu 16 Me  

Rusia Akui Sukhoi Punya Parasut

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you