Issuu on Google+

CMYK

K A M I S ,

NO: 7379

1 4

J U L I

Sampa

h

2 0 1 1

Max Mangimbulude

Baca

2-0 untuk...... Hal:7

a ngk a l e K BBM

Pelay a Publi nan k

2-0 untuk Macet dan Sampah SEKIRA 40% pertumbuhan ekonomi Sulut disumbangkan oleh Kota Manado. Ini pertanda Manado menjadi penggerak utama ekonomi, selain juga penikmat ekonomi Sulut. Banyak keuntungan berkenaan deOleh ngan hal ini, baSuhendro Boroma nyak juga problem suhendro@mdopost.com yang menyertainya. Salah satu indikator kemajuan sebagai dampak keuntungan ekonomi itu dapat dilihat dari kepemilikan mobil. Hingga Juni lalu terdapat 162.066 unit mobil di Manado, dan terdapat 485.197 sepeda motor. Dengan penduduk 410.481 jiwa, tiap 2,5 warga Manado rata-rata punya satu mobil, atau 39,48% warga Manado punya mobil. Sepeda motor lebih

Parameter Keberhasilan Vicky-Ai

an

CATATAN

an acet

Krimin

alitas

Kem

MANADO — Kemacetan, kebersihan kota termasuk banjir, kriminalitas, pelayanan publik, dan antrian BBM merupakan lima tantangan yang dihadapi Wali Kota Manado DR Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Harley Mangindaan SE MSM, terlebih di momen HUT ke-388 hari ini. Segala keberhasilan yang telah tercapai selama ini menjadi tersamarkan karena masalah-masalah klasik ini. Tantangan paling kasat mata yang terasa adalah kemacetan yang terjadi di banyak tempat. Kemacetan yang terjadi sejak sekira 5 tahun lalu itu makin lama makin terasa. Ini tak lepas dari makin banyaknya jumlah kendaraan, khususnya pribadi, yang tak dibarengi dengan pertambahan ruas jalan.

Banjir

6 graf:b

udis@

Tantangan Manado

ntoso

Baca

Parameter..... Hal: 7

Pengungsi Capai 2.588 Jiwa

MEMOAR SUMUAL

Pejuang Permesta Pahlawan Nasional

Nazaruddin Kembali Sebut Angie

RAHASIA perjuangan tokoh Permesta, Herman Nicolaas Ventje Sumual, tertuang dalam buku bertajuk Memoar Ventje H N Sumual. Buku ini baru saja dilaunching, Baca

Pejuang..... Hal:7

MUNCUL DI SENAYAN: Angie dikerubuti wartawan sebelum rapat paripurna DPR RI, Senin (11/7) lalu.

JAKARTA — Nazaruddin masih terus membuat Partai Demokrat (PD) gonjang-ganjing. Kali ini lantaran sebutan Ibu Artis dan Pak Bali yang terjadi dalam percakapan melalui BlackBerry Messenger antara mantan Bendahara Umum DPP PD itu dengan Mindo Rosalina Manulang. Menurut Tempo Interaktif yang menghubungi Nazaruddin, yang keberadaannya sampai saat ini masih misterius, Ibu Artis itu adalah sebutan untuk Angelina Sondakh. Panggilan ini sepertinya berkaitan dengan status almarhum Adjie Massaid, suami Angie, sapaan akrab Angelina, yang sebelum jadi anggota DPR berprofesi sebagai artis. Untuk Pak Bali, yang dimaksudkan adalah I Wayan Koster. Malah, Nazaruddinyang tersangka Baca

Nazaruddin...... Hal:7

Warga Ingin Pulang Editor: Peliput:

Tommy Waworundeng Filip Kapantow/Haryadi

TOMOHON- Warga yang dievakuasi di Kelurahan Kinilow, Kinilow I, dan Kakaskasen hingga pukul 18:00 Wita, Rabu (13/7) kemarin, sudah

mencapai 2.588 jiwa. Praktis, ruangan kelas di SMA Kristen 1 Tomohon, SMK Kristen II Tomohon, dan SMPN I yang digunakan untuk tempat pengungsian penuh sesak. Data jumlah pengungsi ini sendiri dihimpun dari dapur umum yang terletak di kantin wali kota lama Ex-Rindam. “Warga terus berdatangan dan pengungsi kisaran 2000-an Baca

Pengungsi..... Hal: 7

Humas Pemprov

TURUNG TANGAN: Gubernur SH Sarundajang melihat langsung keberadaan ribuan pengungsi di Tomohon.

Tomohon Raih Kota Penggerak Koperasi 2011

Satu-Satunya di Sulut Menerima Penghargaan Kota Tomohon satu-satunya kabupaten/kota di Sulut penerima penghargaan sebagai Kota Penggerak Koperasi 2011. Penghargaan diberikan bertepatan dengan Hari Koperasi yang jatuh pada Selasa (12/7). Apresiasi ini ibarat pelipur bagi Kota Tomohon yang sedang diintai erupsi Gunung Lokon.

7) pagi. Bagi Eman penghargaan ini sebagai hadiah bagi masyarakat di Kinilow,Kinilow

Editor: Idham Malewa Filip Kapantow, Jakarta

FOR TOMOHON: Plt Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SEAK (kedua dari kiri) didampingi Asisten Administrasi Umum Setkot Tomohon Ir Ervinz Liuw (paling kiri) dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tomohon Ronni Lumowa SSos MSi (paling kanan) di depan gedung SME Tower Jakarta Selatan, Rabu (13/ 7) kemarin.

WAJAH bahagia Wali Kota Tomohon Jimmy Feide Eman sulit disembunyikan. Orang nomor satu di Kota Bunga ini terlihat senang, karena hanya Kota Tomohon yang akan

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Blok B 14/15 Telp. 0431 855558, 855559, Fax: 0431 860398

CMYK

menerima penghargaan sebagai Kota Penggerak Koperasi 2011. Penghargaan diberikan Presiden melalui Menteri Koperasi dan UMKM Dr Sjarifudin Hasan di Gedung Smesco Tower Rabu (13/

Baca

homepage: www.mdopost.com e-mail: editor@mdopost.com

Satu.... Hal:7

Wartawan Manado Post Dilarang Menerima Uang Atau Pemberian Dalam Bentuk Apapun Dari Sumber Berita.


2 K A M I S, 1 4 J U L I

2 0 1 1

BUDI SANTOSO

Pelaku Curas Beraksi Lagi

Forum Sadar Hukum Fabyan Ilat

085298404021

Punya perkara hukum dan bingung soal penyelesaiannya? Sampaikan lewat facebook atau SMS. Kami akan konfirmasikan dengan lembaga terkait. Isi singkat, padat, jelas, tidak mengandung SARA dan tidak dimaksudkan untuk menjatuhkan seseorang.

Mayat Misterius Membusuk di Sungai Tondano

PENGADILAN

TONDANO— Warga Wulauan, Kampung Jawa dan Luaan Kecamatan Tondano Utara, Rabu (13/7) kemarin, sekira pukul 08.20 Wita, dibuat geger dengan penemuan mayat misterius yang telah membusuk di Sungai Tondano tepatnya di kompleks Aer Ranowangko. Informasi yang dihimpun wartaBenny Allo/Manado Post wan koran ini, ma- SUDAH BERULAT: Polisi saat hendak mengangkat mayat di Sungai yat yang sampai Tondano. saat ini belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan Ketika melihat tubuh membusuk, dirinya pertama kali oleh seorang pria bernama Michael langsung berteriak memanggil rekan-rekannya. (30), saat bekerja mengangkat eceng gondok. Tidak menunggu lama, berita penemuan mayat “Pagi itu seperti biasanya saya bekerja tersebut langsung menggegerkan warga mengangkat eceng gondok dari DAS Tondano Wulauan, Kampung Jawa dan Luaan, yang bersama beberapa rekan lainnya. Karena tidak beberapa waktu lalu bertikai. ada aroma bau busuk, kami berkerja seperti Kasat Reskrim Polres Minahasa, AKP Edwin biasa di lokasi. Alangkah kagetnya saya, ketika Humokor saat dikonfirmasi mengatakan mayat akan mengangkat tumpukan eceng gondok, yang ditemukan tersebut berjenis kelamin lakiternyata di dalamnya ada mayat yang sudah laki. “Namun sampai saat ini belum diketahui berulat,” ujar Michael. identitasnya,” tegas Humokor. (ylo/lee)

Pembunuh Dituntut 7 Tahun Penjara TERDAKWA CG alias Kristo (16) warga Kelurahan Kombos Timur Lingkungan V, panik ketika menjalani sidang di Pengadilan Negeri Manado kemarin. Kristo yang merupakan pelaku pembunuhan pamannya, Alm Pendekar Budiman (48), 18 April silam, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Theodorus Rumampuk SH MH dituntut hukuman penjara selama 7 tahun. Tuntutan JPU Rumampuk itu sempat membuat majelis hakim, Efran Basuning SH MHum sempat terkejut. ‘’Brapa? 7 tahun? Wah, banyak sekali,’’ tukas Basuning. Meski demikian, Basuning memberikan kesempatan terdakwa untuk membacakan pledoi dalam agenda sidang yang nantinya digelar 20 Juli mendatang. ‘’Sesuai perbuatan terdakwa, jaksa menetapkan tuntutan mengacu pada aturan KUHP. Dengan usia semuda itu, tuntutan paling sedikit 7,5 tahun,’’ tukas Rumampuk dikonfirmasi kemarin. Diketahui, perbuatan terdakwa membunuh pamannya tergolong sadis. Korban disabet menggunakan parang di leher hingga mengakibatkan luka tusukan di leher kiri tembus ke leher kanan. Pun, terdakwa melakukan aksinya menggunakan pisau dapur milik korban. (emp/lee)

Giliran Rumah di Mahakeret Terbakar

Ryan/Manado Post

LUDES: Musim panas membuat kebakaran rentan terjadi. Rabu kemarin, rumah keluarga Sanger-Lumantow, warga Mahakeret Barat, yang jadi korban.

MANADO— Setelah empat rumah dinas di kompleks

SPN Karombasan terbakar, Rabu (13/7) kemarin sekira pukul

16.00 Wita, giliran rumah milik Keluarga Sanger-Lumantow, warga Mahakeret Barat, Lingkungan V, Kecamatan Wenang yang ludes dilalap api. Api pertama kali terlihat di lantai dua dan begitu cepat menyebar ke bagian lain hingga rumah hanya menyisakan puing-puing saja. Hanya sebagian kecil barang yang sempat diselamatkan. Bahkan sang pemilik rumah Noldy Gosal(51) dan isterinya Yulin Lumantow(59) mengalami luka bakar di sebagian tubuhnya. Beruntung mereka berdua dapat diselamatkan dan langsung dirawat di RS Pancaran Kasih. Menurut penuturan

Yulin Sanger (39), salah satu anak keluarga Sanger-Lumantow, ia hanya melihat ada kepulan asap yang muncul dari lantai dua. “Api cepat sekali membesar,” kata Lumantow dengan suara terbata-bata kemarin. Selain keluarga SangerLumantow yang menempati rumah yang juga dijadikan tem-pat kos ini, tinggal juga keluarga Sanger-Gosal dan Paulus-Sanger. Hingga kini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Kapolsek Wenang Kompol Driano Ibrahim melalui Kanit Reskim Iptu Fajar mengatakan masih menyelidiki penyebab kebakarannya. (cw-04/lee)

Kali Ini Gasak Mobil, Pelaku Dikenal Residivis Editor : Stenly Kowaas Peliput : Eskolano Kakunsi

MANADO— Pencurian dan kekerasan (Curas) kendaraan bermotor terjadi lagi. Kalau biasanya sasaran para penjahat ini adalah kendaraan roda dua, kali ini mobil jenis Avansa DB 4416 AJ jadi sasaran. Yang beda juga dari aksi Curas tersebut adalah sikap pelaku yang semakin terangterangan dan berani. Pasalnya mereka melakukannya saat pagi hari, dimana warga sudah lalu lalang di jalan. Aksi Curas itu sendiri terjadi di Kelurahan Karombasan Lingkungan IV, Kecamatan Wanea, tepatnya di depan RS Bhayangkara, sekira pukul 09.30 Wita, Rabu (13/7) kemarin. Kejadiannya berawal saat korban Jerry Moningka (25) berada di samping mobil Avansa yang biasa dibawanya, tiba-tiba didatangi kedua pelaku, yang belakangan diketahui berinisial FT dan UT. Sambil memegang sebilah badik, UT langsung memaksa korban untuk masuk ke dalam mobil dan keduanya meminta untuk diantarkan ke Kelurahan Pakowa. Karena diancam dengan pisau, korban terpaksa menuruti keinginan kedua

berandal ini. “Nyawa saya terancam,” tutur Jerry Moningka saat ditemui di Mapolsek Urban Wanea kemarin. Sampai di Pakowa, Jerry diturunkan, sebentar kemudian mobil dikuasai FT dan UT. Setelah itu, giliran Jerry yang diantar kembali ke lampu merah Karombasan, sebelum dua tersangka ini membawa lari mobilnya. Atas kejadian tersebut, Jerry melaporkan FT dan UT ke Polsek Urban Wanea. Di sana, ternyata juga sudah ada Idris Ulias (27), rekan Jerry, yang sudah dianiaya lebih dulu oleh FT dan UT. Setelah menerima laporan tersebut, tim buser Polsek Urban Wanea langsung bergerak cepat melakukan pengejaran. Akhirnya sekira pukul 16.00 Wita, Avansa DB 4416 AJ ditemukan di Kanaan, Ranotana Weru. Mobil sendiri dibiarkan begitu saja oleh kedua pelaku. Kanit Reskim Polsek Urban Wanea AKP Hanny Lukas mengatakan pelaku sementara mereka kejar. “Petugas kita di lapangan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” jelas Lukas kemarin. (***)


4 K A M I S .

1 4

J U L I

2 0 1 1

Amos Tempone

Dari Warga Buat Dewan @ Irvan Sembeng

Aspirasi masalah-masalah sosial kemasyarakatan anda kepada anggota DPR Sulut.

0852 4040 3367

Isi singkat, padat, jelas, tidak mengandung SARA dan tidak dimaksudkan untuk menjatuhkan seseorang.

Gedung Cengkih Kembali Sepi Legislator Tuntaskan Tugas Luar Daerah Editor:

Kotambunan: Onibala Layak Kadis Diknas KEPALA Dinas (Kadis) Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut yang baru, merupakan hak preogratif Gubernur SH Sarundajang untuk memilihnya. Namun seiring berhembusnya sejumlah figur yang dianggap pantas mengisi posisi yang ditinggalkan HR Makagansa itu, mengundang tanggapan politisi Sario. Sebagai mitra kerja yang kerap beraktivitas bersama dengan sejumlah pejabat Pemprov Sulut, Wakil Ketua DPRD Sulut Drs Arthur Kotambunan BSc punya amatan tersendiri tentang calon yang pantas. “Saya kira itu hak pak gub yang menentukan kadis diknas yang baru. Tapi dari nama-nama yang berhembus saat ini, saya melihat figur Meiky Onibala (Asisten I, Pemprov) pantas untuk jabatan tersebut,” ungkap ketua Fraksi Partai Damai Sejahtera (F-PDS) ini. Alasannya Meiky yang mantan Penjabat Bupati Minsel itu, ada pribadi yang profesional dan sudah berpengalaman untuk jabatan strategis.(ras)

Beli BBM Alo yang hendak mengisi bensin, bertanya pada pedagang bensin eceran. Alo: Berapa satu liter? Penjaga: tujuh ribu. Alo: Kalau setetes? Penjaga: Kalau itu gratis. Alo: Kalau begitu tetes akan sampe penuh di tangki motor ini.

TERUS DIGENJOT: Rapat kerja Pansus RPJMD-RPJPD Senin (11/7) lalu, penuh dengan hujan kritikan dari legislator pada eksekutif.

Mobnas Operasional, Jadi Kendaraan Pimpinan Fraksi? MANADO – Sudah sejak Januari 2011 lalu enam mobil dinas (Mobnas) yang diperuntukkan bagi operasional diserahkan di sekretariat dewan (Setwan) DPRD Sulut. Namun dalam keseharian terindikasi mobnas jenis Nissan Xtrail itu tampaknya menjadi kendaraan operasional pimpinan fraksi. Terbukti dalam keseharian mobil dengan banderol paling murah Rp267 juta per unit itu, lebih banyak di-booking pimpinan fraksi, ketimbangan kendaraan operasional di setwan. “Itu tidak benar, karena kami hanya pinjam pakai, seperti mobnas dewan terdahulu. Jadi mobnas tersebut bukan untuk pimpinan fraksi,” bantah Ketua fraksi gabungan- Partai Kesatuan Nusantara (PKN) Farid Luama SE. “Jadi kabar itu tidak benar,” tegas Farid yang siang kemarin terlihat menggunakan mobil pribadinya. Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) Drs Eddyson Masengi juga membantah hal tersebut. “Tidak seperti itu. Silakan konfirmasi ke bagian umum sekretariat dewan, tentang fungsi mobnas itu,” anjur Masengi, yang kemarin saat di-

konfirmasi baru akan menaiki salah satu Mobnas Nissan Xtrail itu. Sayangnya Kabag Umum Setwan Hengky Malingkonor yang hendak dikonfirmasi di ruang kerja sedang tak berada di tempat. Sekedar diketahui pengadaan mobnas dianggarkan pada APBD 2010 lalu. Dan sesuai Peraturan Pemerintah No 24/2004, tentang Susunan dan kedudukan kepro-tokoleran DPR/DPRD, mobnas ini diperuntukkan untuk kendaraan operasional di setwan.(ras)

Irvan Sembeng

MANADO – Kerja marathon harus dilakukan sejumlah personil DPRD Sulut. Selain all out menyelesaikan tugas di internal dewan, para legislator juga wajib menjalani tugas luar daerah. Hal ini membuat Gedung Cengkih Sario akan kembali sepi pada akhir pekan ini. Tim Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) pada Kamis hari ini, akan melakukan kunjungan ke Provinsi Gorontalo. Koordinasi dalam penyusunan program RPJMDRPJPD ini sesuai dengan penegasan Permendagri nomor 54. “Kami memilih Provinsi Gorontalo karena untuk mengsingkronisasi pembangunan jalan penghubung antara kedua daerah ini,” kata Wakil Ketua Pansus Drs Steven Kandouw. “Jika tak ada halangan besok (hari ini) kami akan berangkat,” lanjut personil andalan Fraksi-PDIP itu. Komisi II, Bidang Ekonomi dan Keuangan juga sejak Rabu kemarin, telah bertolak menuju provinsi yang pernah gabung dengan Sulut itu. “Kalau kami terkait pengelolaan Bank Sulut yang ada di Provinsi Gorontalo,” ujar Wakil Ketua Komisi II, Hi

Agenda Perjalanan Dinas Koordinasi Tim Pansus RPJMD dan RPJPD di Provinsi Gorontalo. Komisi II Melakukan Koordinasi dengan Bank Sulut di Provinsi Gorontalo. Komisi I ke Semarang terkait Tata Ruang.

Soernardi Sumanta. Lain lagi Komisi I, Bidang Hukum dan Pemerintahan, yang akan melakukan perjalanan yang cukup melelahkan ke Kota Semarang, Jawa Tengah. Ini sehubungan studi tata ruang. “Tapi agenda kerja ke Semarang ini belum pasti, dan bisa ditunda pekan depan,” ungkap anggota Komisi I, Hi Farid Lauma SE, kemarin petang. Terkait perjalanan dinas ini, warga menilai bahwa tugas ke luar daerah sudah menjadi kewajiban anggota dewan. “Tak ada masalah, karena perjalanan dinas dewan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Asal apa yang didapat di luar daerah dapat diimplementasikan di daerah kita,” nilai Ir Imran Djafar, warga Tuminting.(ras)


5 K A M I S, 1 4 J U L I

2 0 1 1

Tak Ada Egoisme Sektoral

TEMU KANGEN

STM Negeri

Masengi tak Kapok Menanam

SETELAH 28 tahun tak bertemu, ratusan siswa mantan STM Negeri Manado menggelar Temu Kangen. Acara akan dihelat di lokasi pemancingan Airmadidi pada Sabtu (16/7). Dikatakan Dante Tombeg MPd, seluruh siswa angkatan 1982/1983 diundang untuk hadir dalam acara ini, tak terkecuali. “Sebelum ke lokasi temu kangen di Airmadidi, rekan-rekan diharapkan berkumpul di ex STM Negeri Manado jalan TNI jam 08.00 pagi,” kata Dante yang juga Sekretaris Dinas Diknas Manado. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi mantan ketua OSIS STM angkatan 82/83 Johni Sangeroki telpon 085298194475. “Sangat diharapkan seluruh alumni bisa hadir dalam acara temu kangen ini,” kata Tombeg.(hjt/syl)

MANADO—Soputan yang meletus pekan lalu turut merusakkan tanaman milik Teddy Masengi di lahan sekira 6 Ha Kembes, Koyawas Kecamatan Langowan Barat dengan kerugian mencapai Rp150 juta. Namun hal itu tak menyurutkan semangatnya. “Saya tak pernah pantang menyerah menanam meski rugi. Esok saya kembali menanam tomat, cabe, ketimun,

Teddy Masengi

buncis, dan terong,” ujar Ketua Himpindo Sulut ini. Semangat ini untuk memotivasi petani mendukung program gubernur yakni swasembada beras tahun 2012. Beda dengan hortikultura yang rusak, tanaman pangan tak terimbas. “Saya optimis dengan kerja sama seluruh pihak, swasembada beras bisa terwujud,” pungkasnya.(syl)

TUMOU TOU

Munas LKMI Dibuka Gubernur

3.692 Pelamar HARI INI, 3.692 pelamar Tumou Tou (T2) Unsrat akan melaksanakan ujian tertulis. Rektor Unsrat Prof Dr Donald Rumokoy MH melalui juru bicara Daniel Pangemanan MH mengatakan, ujian ini dilaksanakan serentak pukul 09.00 Wita. “Total yang melamar 3.692 terbagi IPA 1.576, IPS 1.482, IPC 634. Pelaksanaan tes ini hanya dilaksanakan sehari untuk memperebutkan 3000an kursi,’’ kata Pangemanan. Lanjut Daniel, 3692 pelamar ini akan memperebutkan 3000-an kursi. “Naskah ujiannya sudah siap, jadi diimbau kepada para pelamar agar mempersiapkan alat tulis menulis,’’ jelas Pangemanan. (art/*)

MANADO— Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam – Himpunan Mahasiswa Islam (LKMI-HMI) ke-XI, bergulir mulai Kamis (14/7) hari ini di Bapelkes, Malalayang. Forum tertinggi lembaga kekaryaan HMI akan diikuti pengurus Bakornas dan 12 delegasi LKMI-HMI se Indonesia. Kabarnya Pengurus Besar HMI (PB HMI) ikut hadir di pembukaan. ‘’LKMI akan banyak terlibat aksi sosial di semua daerah, termasuk saat bencana alam dari Fikri Suadu Aceh sampai Manado,’’ Panitia Munas LKMI-HMI dr

Makagansa-Gaghana

Akademisi Siap Menangkan

HR Makagansa

Jabes Gaghana

TAHUNA— Dukungan terhadap pasangan HR Makagansa dan Jabes Gaghana terus mengalir. Setelah berbagai organisasi kemasyarakatan menyampaikan sokongan, giliran guru besar di berbagai perguruan tinggi asal Kepulauan Sangihe yang menyatakan dukungannya terhadap jagoan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Manado. “Pertemuan dilaksanakan salah satu cafe di Manado. Ada lima guru besar dan enam akademisi bergelar master serta sejumlah tokoh masyarakat berkumpul saat itu. Semuanya siap memenangkan Makagansa-Gaghana,” ujar Ronny Serang, juru bicara tim konsultan Makagansa-Gaghana kemarin. Guru besar dan tokoh akademisi tersebut adalah Drs Agustinus Tahendung, Prof

Anderson Kumenaung, Prof Hendrik Taunaumang, Adnan Mandiri, Anwar Panawar, Prof Orbanus Naharia, Prof Jhon Kekenusa, Prof Warnes Kakansing, Martinus Baroleh, Deni Aling, dan AT Megawe. “Kami memilih Makagansa-Gaghana karena pasangan ini punya visi dan misi yang jelas dalam memajukan Sangihe. Kami juga tahu kemampuan keduanya. Singkatnya ini adalah pasangan impian tokoh pendidik dan seluruh rakyat Sangihe,” kata Kumenaung. Lantaran itulah Kumenaung dan para tokoh masyarakat ini siap untuk menjadi konsultan politik kedua pasangan populis itu. Sementara itu Martinus Baroleh mengajak segenap lapisan masyarakat untuk merapatkan barisan memenangkan Makagansa-Gaghana. (lee/*/syl)

Fikri Suadu kepada Koran ini. Fikri yang dielus LKMI Cabang Manado untuk menakodai Ketua Bakornas LKMIHMI periode 2011-2013 mengaku misi LKMI adalah mencerdaskan kader bangsa, menjunjung prulitas dan menjunjung tinggi sikap profesional. ’Kami ingin menjadikan LKMI sebagai lembaga milik semua umat di Indonesia, demi menjawab tantangan zaman,’’ujarnya. Panitia lokal Fachrurrozy Basalamah menambahkan, di tengah keterbatasan panitia sangat siap menggelar forum tertinggi di LKMI. (tr-13/ham/*)

BUDI SANTOSO

Adiloekito : Semua SKPD Mendukung PTSP Editor : Cesylia Saroinsong Peliput : Peggy Sampouw

MANADO—Penerapan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Sulut belum efektif. Dari 24 perizinan yang seharusnya ditangani Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Sulut, baru 10 yang masuk. Karena itu, kemarin (Rabu, 13/7), Pemprov Sulut didukung The Asia Foundation (TAF), Decentralisation Support Fasility (DSF), dua lembaga yang menjadi sumber pembiayaan, serta Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Manado sebagai pelaksana program di daerah, menyelenggarakan sosialisasi Pergub No. 8 Tahun 2011 tentang Pendelegasian Kewenangan untuk Menandatangai Perizinan dan Non Perizinan. Penandatangan dokumen perizinan dan non perizinan merupakan kewenangan gubernur yang dilimpahkan kepada Kepala KP2T. Asisten Administrasi Umum Setprov AG Kawatu SE MSi Kawatu dan Karo Organisasi dan Kepegawaian Setprov Dra Lynda Watania MSi menyebutkan, 10 bidang yang dimaksud yakni perhubungan,

Lynda Watania

perikanan dan kelautan, kehutanan, perekonomian, koperasi dan usaha kecil menengah, perindustrian dan perdagangan, energi dan sumberdaya mineral dan pengelolaan lingkungan hidup. “Karena itu, Pergub tersebut menjadi upaya cemerlang, perlu disebarluaskan kepada seluruh jajaran pemangku kepentingan seperti SKPD-SKPD teknis yang mengelola perizinan di provinsi. Maju mundurnya PTSP di suatu daerah, bergantung kepercayaan dari SKPD teknis,” urai Adiloekito, Direktur LPTP Manado dengan menambahkan, saat ini tidak ada egoism sektoral untuk menahan perizinan.(***)


ADVERTORIAL 

6

      

K A M I S ,

1 4

J U L I







2 0 1 1

Lyt: Alfian Tinangon

Persaingan Semakin Ketat

Penilaian Pawai MaGC 19 Juli  Setiap         Sebelum        Â  Â?   Â?  BestÂ? Â?        Â

   Â?  Peserta        Â?Â?        ­€Â?   Â?‚ Â?  

19 Juli, Pawai dan Pengumuman Pemenang Editor: Cesylia Saroinsong Peliput: Axel Refo

Yel-yel

Segenap Jajaran Pemerintah Provinsi Mengucapkan,

Selamat HUT ke-388 Kota Manado 14 Juli 2011

 Peserta  ƒ    Peserta         Waktu  „       Irama       Seleksi    Seleksi          …†ƒ    Tidak  Â? Â?

TIM penilai Manado Green and Clean (MaGC) terus memantau perkembangan 50 lingkungan yang lolos seleksi. Tim yang terdiri dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Manado, Manado Post, dan Swara Parangpuan melakukan penilaian berdasarkan kriteria yakni kebersihan, penghijauan, bank sampah, dan partisipasi masyarakat. Direktur Eksekutif Swara Parangpuan, Vivi George, mengungkapkan, penilaian peserta lomba MaGC semakin ketat. “Kami mengadakan penilaian dan penjurian bukan hanya satu kali tetapi secara berulang-ulang dan waktu pelaksanaannya, tidak diinformasikan kepada para kepala lingkungan,� katanya bersama Leidy dari BLH. Pemenang lingkungan dan roadshow nantinya akan diumumkan 19 Juli nanti, diawali dengan pawai dari 50 besar lingkungan.(***)

Gubernur Dr SH Sarundajang

Wakil Gubernur Drs Djouhari Kansil MPd Sekprov Ir Siswa Rahmat Mokodongan

Pembangunan Makin Bergeliat

Jalan bandara sebagai pintu masuk Manado, ibukota provinsi.

ng

rengke

Ryan Ko

Pusat pertokoan bak jamur di musim penghujan, menggerakkan roda perekonomian.

Ryan Korengkeng/Manado Post

GRATIS: Kepala lingkungan yang berhasil lolos dalam 50 besar mendapat hadiah istimewa berlangganan Manado Post.

ADVERTORIAL

Jajaran Pemerintah dan Masyarakat Kota Manado Mengucapkan

Dirgahayu Drs. Johny L. Sondakh, MSi, Asisten Pemerintah & Kesra Drs. S. M. Paat MT, Asisten Perekonomian & Pembangunan

&

DR. Ir. G.S.V. Lumentut, MSi, DEA Harold P.B. Monareh Sekretaris Kota

DR (C) Harley Mangindaan, SE, MSM Wali Kota & Wakil Wali Kota Manado

Mikler Lakat SH MH

Soleman Montori

DR Peter K.B. Assa

CMYK


8 K A M I S, 1 4 J U L I

2 0 1 1

Budi Santoso

Hikayat Manado Tempo Doeloe

BAGI PEMBACA

Bagian Pertama

Berminat untuk mengirimkan tulisan opini kirim ke email skyp3_mp@yahoo.com

Pemerintah Manado Tempo Doeloe Memasuki tahun ke 388 (?) usia Kota Manado maka marilah sejenak kita menyimak bersama bagaimana perkembangan Kota Manado sejak berdiri sampai pada tahun 1926, jauh sebelum Indonesia merdeka menjadi Republik baru pada tahun 1945. Manado, sebagai kota terbesar di belahan utara nusantara, ternyata adalah kota tua yang muasalnya dikembangkan oleh Belanda atau Pemerintah Belanda. Panauot (1926) dalam bukunya “Minahasa Lama dan Baroe” menulis bahwa sampai tahun 1600 orang Wolanda (Belanda) belum datang di tanah Minahasa, sebab Simon Cos mendarat di Manahsa pada yahun 1660 dan Soepit, Paat, Lontoh, dan Lontaan mendjempoet bangsa Wolanda di Ternate pada tahun 1654. Jadi pada tahun 1600 Manado masuk pada administrasi pemerintah Resident Ternate atau Ambon, yang waktu itu betrekkingaanvaart ( BA ) sebagai resident adalah seorang bangsawan yang bernama G. de Goede. Pada waktu itu di zaman kompeni belum terkenal istilah Resident (Walikota atau Bupati) sebagai penguasa suatu wilayah administrasi tetapi “ Kopman atau Petor “. Waktu itu Manado masih dibawah wilayah kekuasaan Kesultanan Ternate, dan nanti pada tahun 1825 disahkan seba-

SMS INTERAKTIF RESAH persoalan kemasyarakatan di sekitar Anda belum ditangani instansi terkait. Bingung mau salurkan aspirasi atau keluhan Anda? Ketik HALOMP [spasi] isi laporan kirim ke 081340090044. Contoh: HALOMP tolong intensifkan jaga malam di Sulut. SMS yang dikirim tentang permasalahan sosial dan kepentingan masyarakat. HALO MP, tolong dong bilang ke Dishub Manado (LLAJR) jalan di depan gudang Cocacola Kelurahan Dendengan Luar dipakai Zebracross, karena sangat sulit untuk kami menyebrang bahkan sering terjadi warga hampir ditabrak kalau menyebrang. Ety- 08524020xxxx, Warga Dendengan Luar lingk. IV Mengenai usulan warga untuk membuat Zebracross di jalur Martadinta, depan Cocacola sudah menjadi perhatian selama ini. Tapi karena ada pelebaran jalan di jalur tersebut yang sementara berjalan jadi pembuatan Zebracross yang dimaksud harus dipending. Ini merupakan usulan yang baik dan tentunya akan ditindak lanjuti. Johannes Waworuntu Amd, LLAJ Kadishub Manado

Manado Post Penerbit

: PT. Wenangcemerlang Press, SIUPP: NO. 216/SK/Menpen/SIUPP/A.6/1986

Perintis Pembina Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama Komisaris

: : : : :

Direktur Utama Direktur Keuangan Direktur Afiliasi

: : :

Eric Samola SH Dahlan Iskan Ny Dorothea Samola-Luntungan Imawan Mashuri Zainal Muttaqin Alwi Hamu Benny Raintama Suhendro Boroma Urief Hassan Dino Gobel’s

Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan

: : :

Dewan Redaksi

:

Marlon Sumaraw Tommy Waworundeng Djaya Dixie Tasiam Idham Malewa Marlon Sumaraw Tommy Waworundeng Djaya Dixie Tasiam Idham Malewa Rusman Linggama

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Blok B no 14/15 Manado. Telp. (0431) 855-558, 855-559, Fax. (0431) 860-398. Homepage: http://www.mdopost.com, e-mail: editor@mdopost.com. Percetakan: Jalan Pomorow Manado. Telp. (0431) 852-004

gai Keresidenan Manado. Dari tahun 1600 sampai 1825 ada 16 Resident yang di wilayah kekuasaannya sampai di Manado. Seluruhnya sampai tahun 1926 ada 47 Resident atau kalau sekarang bisa diistilahkan sebagai Bupati atau Walikota yang memerintah Manado. Pada tahun 1824 Manado menjadi Resident sendiri, tetapi terhoeboeng dengan Gobernement Moloeko (Maluku). Tanah Minahasa waktu itu dibagi menjadi beberapa bagian yang di sebut afdeling menjadi 5 afdeling.iaitu afd. Kema iboe negeri Kema, afd Menado, afd. Amoerang, afd. Belang. Afdeling Menado diperintah oleh Residentie dan menjadi Pemerintah Commadant (Pusat Pemerintahan), yang lainnya diperintah oleh Opziener. Pada tahun 1857 gelar Opzienir diganti dengan Controleur yang kewajibannya adalah menjaga titah Gobernment melindoeng keamanan menjadi politie jang am ( Kebijaksanaan yang berlaku pada semua khalayak), mengatoer koboen kopi dan memata matai pekerdjaan kepela district. Dari telusuran sejarah ini ada beberapa periode pemerintah yang menarik misalnya pada tahun 1849 pada waktu R. Scherius sebagai Resident Manado ternyata Sekertaris resident atau Sekertaris Kota ( Sekot) pada waktu itu adalah seorang yang terkenal yaitu E. Douwes Dekker dan banyak disebut sebagai Multatuli. Setelah Sekot Manado Douwes Dekker menjadi Assistan - Resident Lebak, Banten dan

Oleh Janny D. Kusen*

Dari telusuran sejarah ini ada beberapa periode pemerintah yang menarik misalnya pada tahun 1849 pada waktu R. Scherius sebagai Resident Manado ternyata Sekertaris resident atau Sekertaris Kota (Sekot) sebagai penentang kebijaksanaan Pemerintah Belanda waktu itu Culturstelsel (Pemaksaan penanaman kopi) diinformasikan juga pada waktu itu Sekertaris Residentie dikenal sebagai “ Fiscaal “ yaitu pengurus keadaan negri. Secretatis diartikan sebagai penulis rahasia. Resident Manado milai ada sejak tahun 1829 dan sampai tahun 1926 ada 27 Sekertaris. Pengaruh Perang Eropa Dari perang Eropa terjadi

perubahan peta politik dan pemerintah dunia termasuk Manado. Pada tahun 1811 hingga tahun 1816 Inggris mengalahkan Belanda, sehingga secara otomatis menjadi pemerintah di hindia Belanda. Waktu Napoleon Bounaparte Kaisar Perancis mengalahkan Nederland, tanah Hindia diambil oleh Inggris menurut kuasa yang diberikan oleh Willhem ke V yang lari ke Inggris pada tahun 1797. Pada tahun 1800 pelabuhan betawi dikepung oleh armada Inggris kemudian Betawi di taklukan. Sedangkan diantara tahun 1803 - 1811, dua kali armada Inggris mencoba mengarungi pulau Jawa untuk menguasai Pulau Jawa,yang akhirnya pada 18 September 1811 dengan kepemimpinan Lord Minto kekuatan di pulau Jawa ditaklukan dari pemerintah Gubernur - Jendral Janssens pengganti G.G Daendels. Dibawah pemerintah Lord Minto, maka semua tanah jajahan Hindia Belanda digabung-kan denganHindia - Inggris dibawah pemerintahan pejabat Kalkuta. Akhirnya Sekertaris Lord Minto, Thomas Staamford Raffles memerintah Hindia Belanda ini termasuk Pulau Malaka (Sekarang semenanjung Malaysia) Sehingga pada waktu itu tanah Minahasa termasuk Manado sebagai bagian dari Hindia Belanda diperintah waktu itu oleh Resident - resident Inggris. Selanjutnya direncanakan bahwa pada bulan Agustus 1814 wilayah ini akan

Redaktur Senior: Leonardo Axel Galatang. Redaktur: Tenny Assa, Hetty JC Tuerah, Martha Pasla, Peggy Sampouw, Bahtin Razak, Stenly Kowaas, Irvan Sembeng. Staf Redaksi: Cesylia Saroinsong, Ronald Gampu, Haryadi, Fabian Ilat. Fotografer : Lukman Polimengo Biro-Biro: Angel Rumeen (Jakarta),Benyamin Allo (Minahasa), Filip Kapantow (Tomohon), Firmansyah Toboleu (Bolaang Mongondow-Kotamobagu), Chanly Mumu (Boltim) Budi Siswanto (Bitung), Jemmy Gahansa (Sangihe-Talaud-Sitaro), Veronica FM Sondang (Minahasa Selatan), Risky Pogaga (Minahasa Utara), Jackly Makarawung (Bolaang Mongondow Utara), Charencia Repie (Minahasa Tenggara), Miedy Pakasi (USA, California). Operator JPNN (Jawa Pos News Network); Iswan Buka. Information Technology (IT): Jonly Tumiwang. Sekretaris Redaksi: Suwarni Rahim. Pracetak/Quality Qontrol: Rusman Linggama (Koordinator), Vanny Kawulusan, Budi Santoso, Dedi Ahmad, Adrian Kasenda, Maxi Mangimbulude, Usamah Tamau, Alfian Tinangon, Amos Tempone, Emmanuel Budi. Ombudsman Manado Post Grup: Max Rembang (Ketua), Ais Kai, Hinca IP Pandjaitan Manajer Sirkulasi: Eddy Marzuki. Manajer Iklan : Dayke Rarobong. Manajer Keuangan : Marlin Tamauka, SE Ak, Pemasaran Koran: Jalaludin Rauf, Muchlis Labagow, Syahri Yusuf, Arifin Dude, Jemmy Howan, Suryadi, Sutami Hassan, Suratno, Dolfin Mantiri, Olviane Oroh, Eko Hardjo, Rudy Risdianto, Ali M Adampe,Sarah Pangemanan. Staf Iklan: Rani Afandi, Rizaldy Bason, Harmiadi Asnawi, Bonny Djou, Agus Bungkaes, Chandra Limbo, Denny Nangin, Frederiek Gimon, Maurent Winerungan, Sitty Hadji, Jeffry Assa, Paulus Marinu, Muh.Djabba. Desain Iklan: Melky Umboh (Koordinator), Dany Kumajas, Andi Pombaile, Bachtiar Paharudin, Tom Sondakh, Alfian Tumuahi, Fred Makal. Iklan Jakarta: Joppy Dumanaw (Kepala), Puspita Sari, Lenda Sondakh, Amelia Beatrix, Ali Firdaus.Umum/Keuangan: Lucy Harun, Flankry Tendean, Alfiane Lumantow, Philips Yohanes, Djufry Tangguda, Helda Ibrahim. Corporate Secretary: Suhartina Mamangkey

dikembalikan kepada pemerintahanNederland, tapi batal karena Napoleon berhasil lolos dari pulau Elba dan kembali ke Prancis. Nanti pada bulan Agustus 1816 Pemerintah Hindia Belanda diambil kembali oleh Nederland melalui Commissaris dan Toean Dirk Van Hoogendorp dengan pangkat Djendral. Perkembangan Kota Manado Hal menarik lainnya dalam sejarah Residentie Manado misalnya pada tahun1825, pada waktu Resident Wenzel pantai manado dijaga oleh kora - kora sejenis kapal peran) dari Ternate, kemudian pada tahun 1827 waktu Mr D.F.W Pietermat sebagai Resident Manado wilayah administrasi diperluas sampai Liekoepang, Kema, Belang, Amoerang, dan Tanawangko. Pada tahun 1871 perampok perampok Bwool masuk Manado pada waktu Resident (Walikota) P. van der Crab. Kemudian pada tahun 1875 dan 1878 Kampoeng Cina angus dan banjir di Tikala. Pada bulan Desember tahun 1889 kapal koffie (kopi) Torbecke -V terdampar di pantai Manado pada waktu M.C.R. Stakman menjabat Walikota Manado, dan pada tahun 1892 waktu E.J Jellesma menjabat Walikota Manado ditemukan parit emas di Soemalata, Gorontalo.(bersambung) *Dosen senior FPIK Unsrat juga sebagai peniliti/pengamat lingkungan, kelautan dan budaya

Alamat Perwakilan: Graha Pena Jakarta Lt. 6 Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jaksel, Telp. (021) 536 99509, Fax. (021) 532 8487 Graha Pena Jawa Pos Jl. A. Yani 88(Surabaya) Telp. (031) 82833333, Fax. (031) 828 5555 Harga Langganan: Rp. 90.000/bulan. (Luar kota tambah ongkos kirim) Tarif Iklan; Rp 30.000/mm kolom (BW/Hitam-Putih) Rp 45.000/ mmk (berwarna) Jitu: Rp60.000,-(max empat baris)1x muat Redaksi menerima tulisan karya asli, terjemahan atau saduran (dengan sumber asli bagi karya terjemahan dan saduran). Panjang tulisan antara tiga sampai tujuh halaman, diketik spasi rangkap, sertakan identitas diri. Redaksi berhak menyunting selagi tidak mengubah maksud tulisan. Wartawan Manado Post dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita. Wartawan Manado Post dibekali dengan kartu pers ketika menjalankan tugas. Jika ada kejanggalan, baik tentang identitas wartawan maupun tentang tindakan wartawan dapat menghubungi redaksi Manado Post. Artikel di semua rubrik berkode ‘bintang”(*) adalah pariwara


Mana

do Po

st

KAWANUAPOLIS K A M I S ,

1 4

J U L I

MP

Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda? SMS atau Hubungi

9

0852 9825 8823 0852 5660 9655

2 0 1 1

Amos Tempone

1

2

Hypermart MTC Hari ini Heboh

2.Kesederhanaan Jembatan Kairagi dulu dan kondisinya sekarang

Baca Hypermart... Hal: 10

3.Klenteng Ban Hin Kiong dulu dan sekarang.

KONIKA XV

Kemacetan dan Sampah PR Besar Komitmen dan Ketegasan Pemkot Ditunggu Editor: Stenly Kowaas Peliput: Nus Pioto

Wali Kota Manado DR Ir Vicky Lumentut SH DEA didampingi petinggi IDAI melepas burung merpati di malam bakudapa.

KEMERIAHAN acara Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak (KONIKA) XV terus berlangsung hingga esok (14/7). Salah satu kegiatan yang sudah digelar dan tak akan dilupakan oleh seluruh peserta adalah Malam Baku Dapa /Cultural Night yang digelar di Manado Convention Center pada Selasa, 12 Juli 2011. Baca Pererat... Hal: 10

MADEX 2011

Potensi Sulut Dipamerkan di MCC BERBAGAI potensi atau keunggulan Sulut akan dipamerkan di acara akbar Manado Expo (Madex) 2011, 16 Juli nanti. Pameran yang merupakan persembahan Manado Post bersama Pemkot Manado itu akan digelar selama lima hari, hingga 20 Juli, di Manado Convention Centre (MCC). Baca Potensi... Hal: 10

Beberapa Potret Manado Dahulu dan Sekarang 1.Foto RS Gunung Wenang yang sekarang sudah jadi lokasi Hotel Sintesa Peninsula

KAGET dan gembira. Itulah perasaan Rosalina Rundengan saat dihubungi tim blanja kage Manado Post tadi malam. Keluarga yang beruntung ini akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp1 juta dari Hypermart MTC dan Manado Post.

Pererat Kebersamaan di Malam Bakudapa

3

MANADO— Berhari ulang tahun ke 388, sederet masalah tak henti dihadapi Pemkot Manado. Selain perbaikan infrastruktur seperti jalan rusak dan drainase yang masih banyak dikeluhkan berbagai elemen masyarakat, dua hal yang jadi pekerjaan rumah (PR) terbesar Pemkot Manado adalah soal

kemacetan dan penanganan sampah. Soal kemacetan, sejumlah stakeholder terkait sudah memberikan masukan. Selain meminta instansi terkait mengevaluasi kembali penerapan jalur satu arah, Dishub Manado diminta lebih tegas mengendalikan kendaraan umum jenis mikrolet, yang jumlahnya mencapai 5475 unit. “Untuk meminimalisir

kemacetan di Manado, yang satu hal yang harus diseriusi pemerintah adalah penerapan batas usia kendaraan umum. Terkait ini, pemerintah harus serius dan total. Kalau tidak, sulit mengharapkan hasil yang maksimal,” ujar pengamat transportasi dari Fakultas Teknik Unsrat, Ir Lucia Lefrandt MT. Akademisi lainnya, Daniel Sondakh SE MT, menyebut pengurangan jumlah mikrolet adalah jalan satu-satunya meminimalisir tingkat kemacetan di Manado. Baca Kemacetan... Hal: 10

Stenly Kowaas/Manado Post

RAPAT FINAL: Ketua Panitia HUT Kota Manado Harley “Ai” Mangindaan SE MSM saat memimpin rapat pemantapan dengan panitia Tour de Bunaken kemarin, di ruang kerja wawali Manado.


10

MP K A M I S ,

1 4

J U L I

Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda?

SMS atau Hubungi

0852 9825 8823 0852 5660 9655

2 0 1 1

Amos Tempone

KEMACETAN..... SAMBUNGAN DARI HAL 9

Pasalnya, menambah panjang dan lebar jalan merupakan pekerjaan yang sulit. “Makanya jangan lagi ada peremajaan mikrolet. Instansi terkait memang mengatakan tidak ada lagi penambahan izin trayek baru, tapi faktanya di lapangan mikrolet bar terus bermunculan,” kritik Sondakh. Peliknya mengatur kemacetan, juga berlaku buat penanganan masalah sampah. Sebagai kota tujuan ribuan warga dari luar Kota Manado, produksi sampah menjadi luar biasa tinggi. Ditambah dengan kadar kesadaran masyarakat Manado yang kurang care dengan masalah ini, jadilah sampah terlihat menumpuk di mana-mana. Menurut pakar lingkungan hidup DR Wiske Rotinsulu, mengolah sampah memang bukan cuma pekerjaan pemerintah. Semua stakeholder khususnya masyarakat harus

benar-benar dilibatkan. “Penanganan sampah harus terintegrasi,” katanya. “Percuma pemerintah berusaha tapi masyarakatnya kurang peduli,” katanya. Hanya saja, Rotinsulu sedikit mengkritik keseriusan Pemkot dalam menangani sampah. Menurutnya jangan cuma saat tim penilai Adipura muncul kemudian Manado dipoles jadi bagus. Mestinya sampah dikelola secara berkelanjutan. “Harus continue,” tegasnya. Lepas dari semuanya itu, dosen Fakultas Pertanian Unsrat itu memberi penekanan pada pentingnya membangun kesadaran masyarakat terkait masalah sampah. “Sungai misalnya jangan jadi tempat pembuangan sampah. Karena kalau ini terus terjadi, Bunaken akan semakin kotor. Kalau image Bunaken rusak, sulit rasanya melihat Manado jadi kota wisata,” tandasnya. Mengenai kemacetan, Wali Kota Manado DR Vicky Lumentut mengakui akan mengevaluasi penerapan jalur

satu arah. Tapi yang penting juga menurutnya adalah mewujudkan ring road yang sesungguhnya. “Sekarang belum sepenuhnya ring road, karena masih ada yang putus. Ini jadi perhatian kita untuk mengatasi kemacetan,” jelasnya. Terkait sampah, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Manado Drs Didi Salendu mengaku sudah melakukan berbagai upaya untuk menanganinya. Tapi sekali lagi menurutnya kesadaran masyarakat yang paling penting. “Kalau masyarakat ikut aturan pasti persoalan sampah itu dapat berkurang,” katanya. Pun soal TPA Sumompo, Salendu mengatakan bahwa saat ini sementara dibangun sistem sanitary landfill. “Jika TPA Sumompo dikelola secara professional maka bisa menampung sampah sampai 25 tahun ke depan. Karena setiap sampah sudah dikelola dan akan menjadi pupuk yang berguna bagi kesuburan tanaman,” tandasnya. (tr-18/lee)

Tiga Pelukis Cilik Siap Harumkan Sulut AKTIVITAS seni lukis anakanak Sulawesi Utara makin berkembang. Setelah intens dalam pelatihan dan unjuk kreativitas seni di tingkat Provinsi dan dalam iven nasional, tiga anak berbakat pelukis cilik Sulut, siap mengikuti pameran bersama anak-anak Indonesia pada pameran lukisan Jejak Anak-anak Nusantara 2, di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. David Ganap lulusan SMP Negeri 8 Manado, kini menjadi siswa SMA Negeri IX Manado, Handy Karundeng SMP Frather Don Bosco Manado dan Solideo Saul siswa SD Kr Eben Haezar Manado, siap harumkan nama Sulut. Ketiga anak ini sendiri aktif dalam pembinaan seni lukis usia dini baik di sekolah maupun Sanggar Seni Lukis Anak-anak Solideo Manado bersama Enoch Saul. Surya Darma, selaku penyelenggara menyatakan,

pameran lukisan Jejak Anak-anak Nusantara tersebut akan mengonsumsi karya-karya terbaik anak-anak berbakat seni lukis dari berbagai Indonesia yang akan digelar pada tanggal 18 sampai 23 juli 2011. Pameran seni lukis Jejak Anakanak Nusantara ini akan menjadi ruang dialogis untuk membentuk kemampuan estetika, dan rasa cinta bangsa melalui karya ekspresi seni lukis dengan kearifan lokal nusantara. Johanis Saul, pelukis dan dosen FBS Unima mengungkapkan, kegiatan ini merupakan dampak positif dari perhatian terhadap pembinaan anak-anak berbakat yang menyentuh denyut perkembangan kreativitas anakanak sejak usia dini. “Semoga akan semakin menjadi motivasi bagi pencintraan kesenian Indonesia dalam berkarya di bidang seni,” pungkasnya. (dwi/lee)

POTENSI.....

yang ingin produk atau program mereka diketahui khalayak. “Ini menjadi ajang yang efektif untuk memperkenalkan produk maupun strategi instansi,” kata Sagay. Tak hanya diisi dengan pameran produk instansi dan perusahaan, Madex juga akan dibuat lebih heboh dengan

berbagai side event atau acara sampingan. Antara lain lomba Chaka-chaka, lomba mewarnai anak-anak, lomba model cilik dan remaja, lomba karaoke, lomba menghias donat, kompetisi master chef pria, dll. “Ada juga pemilihan Putri Madex 2011,” katanya. Selain itu, ada juga iven

yang tak dilombakan namun akan ikut menghebohkan Madex 2011 antara lain barongsai performance, penampilan siswa-siswi sekolah Septim Music, bartender and juggling performance, festival kuliner, serta dinner Rp5 ribu yang ada hanya di Madex MCC. (irz/lee)

bambu yang merupakan musik khas Minahasa, menyambut ribuan undangan yang tampil memukau dengan busana khas daerah masing-masing. Tuan rumah IDAI cabang Sulawesi Utara sendiri tampil menawan dengan pakaian dari kain “Pinawetengan”. Memasuki ruangan Ballroom, 10 orang

penari kabaret mengawali acara. Setelah welcome speech oleh ketua IDAI cabang Sulut, dr Erling David Kaunang, SpA(K), dan Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH DEA, dilakukan pelepasan burung merpati oleh pengurus pusat dan daerah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), perwakilan dari setiap daerah

peserta, dan perwakilan dari pemerintah. Ini merupakan lambang persahabatan yang menunjukkan bahwa IDAI juga memiliki hati yang sama seperti slogan Kota Manado, yaitu Torang Samua Basudara. Pentas kebersamaan yang merupakan inti acara dimulai dengan country dance dan katrili bersama oleh tuan rumah. Mewakili dari IDAI cabang lain, tim dari Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan mempersembahkan tarian khas daerah mereka yang dibawakan dengan sangat indah. Acara berakhir pada pukul 23.00 wita ditutup dengan suara emas Ketua Kolegium IDAI DR. dr. Bambang Supriyatno, SpA(K). (hjt/lee)

SAMBUNGAN DARI HAL 9

Penanggungjawab Madex 2011 Patrice Sagay mengatakan, Madex kali ini menyediakan seratus lebih booth untuk instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, dan lainnya

PERERAT..... SAMBUNGAN DARI HAL 9

Cultural Night berlangsung sangat meriah dengan menampilkan kebudayaan dari berbagai pelosok daerah. Pentas kebudayaan yang dibuka dengan iringan live music dan musik

Rian Korengkeng/Manado Post

TERJEPIT KEMACETAN: Seorang ibu harus terjepit deretan mikrolet di kompleks zero point.

HYPERMART..... SAMBUNGAN DARI HAL 9

“Saya nantinya akan ditemani istri dan seluruh anggota keluarga untuk berbelanja di Hypermart MTC,” ujar istri Gbl Chris Rorong Sth ketika dihubungi via ponsel. Bagaimana hebohnya belanja keluarga yang sudah 17 tahun berlangganan Manado Post ini? Saksikan sore ini pukul 16.00 Wita di Hypermart Mega Trade Centre.(luk/lee)


CMYK

MP K A M I S ,

1 4

J U L I

Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda?

11

SMS atau Hubungi

0852 9840 4021

2 0 1 1 Amos Tempone

Kadet Taruna dan Kolone Senapan Hibur Warga KIPRAH

Siap Jalankan Tugas DAISY Lumatauw dipercaya menjadi Kabag Protokol dan Humas Sekretariat Dekot Bitung. Ia menggantikan posisi Billy Mamentu yang dipercayakan menjabat Kabag Umum di instansi tersebut. Terkait jabatan barunya itu, Daisy Lumatauw Lumatauw mengatakan, ia siap menjalankan tugasnya. Menurutnya, tugas adalah amanat yang kapanpun dan dimanapun mesti selalu siap dijalankan. “Dengan selalu berdoa saya yakin semua akan berjalan baik,” kata Lumatauw, kemarin. Mantan Kasubag Pelayanan Aspirasi Masyarakat di Sekretariat Dekot Bitung ini berharap kerjasama dan bantuan para wartawan agar ia tak salah melangkah. “Saya siap dikritik kalau salah supaya bisa langsung diluruskan,” katanya. Wanita kelahiran 1 Desember 1967 ini pun tak malu bertanya bila ada yang belum dikuasai terkait jabatan barunya. “Malu bertanya sesat di jalan,” canda Lumatauw.(sto/ddt)

Janji Bayar Kepercayaan SETELAH dilantik sebagai Lurah Madidir Unet, Selasa (12/7) lalu, Richard Umboh berjanji akan menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya, jabatan itu hanyalah kepercayaan pimpinan yang mesti dibayar dengan pengabdian kepada Richard Umboh masyarakat. Mantan Lurah Wangurer Timur ini mengatakan, menjadi seorang lurah bukan hal yang mudah. “Kalau persoalan administrasi dan lainnya semua pasti mampu memperlajarinya. Yang tak gampang itu saat harus berhadapan dengan masyarakat,” kata suami Syane Roring ini, kemarin. Pria kelahiran 30 April 1979 ini menambahkan, tak mudah merangkul dan berhadapan dengan masyarakat dengan permasalahannya yang kompleks. “Tapi itu saya anggap tantangan,” kata ayah Vano Umboh ini.(sto/ddt)

BITUNG — Keamanan laut tak hanya tanggung jawab TNI AL saja. Pemkot juga akan berkontribusi. Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Max Lomban usai menyaksikan kirab kota yang diisi dengan aksi para Kadet Taruna TNI AL Angkatan 58 di depan kantor Pemkot, kemarin. “Dalam waktu dekat akan dilaksanakan rapat yang dipimpin wali kota untuk membicarakan soal pengamanan laut itu,” katanya. “Kita akan mencarikan pemecahannya,” kata Lomban.

Di tempat yang sama, Komandan Lantamal VIII, Laksamana Pertama TNI Sugianto mengatakan, banyak hasil tangkapan kita dijual ke luar negeri karena harganya lebih tinggi,” katanya. Ia mengatakan, Lantamal VIII telah mengerahkan seluruh kemampuan untuk menjaga wilayahnya. “Operasi-operasi akan lebih ditingkatkan dengan tiga kapal yang kita miliki,” katanya. Sebelum itu, jalanan Bitung,

tepatnya di depan kantor wali kota dipenuhi ratusan warga yang menyaksikan aksi para kadet dan kolone senapan dari Yonmarhanlan VIII. Aksi baris berbaris dengan memperlihatkan kemampuan menggunakan senjata itu mendapat aplaus warga. Turut menyaksikannya, Wakil Ketua Dekot, Maurits Mantiri, Wakapolres Kompol Yemi Mandagi, Komandan Yonmarhanlan VIII, Mayor Marinir Apollinaris AW dan para pejabat Pemkot.(sto/ddt)

Tanamkan Budaya Cinta Lingkungan

Budi Siswanto/Manado Post

MEMUKAU: Aksi para kadet kolone senapan memberikan hiburan tersendiri bagi warga.

Gaji 13 Belum Tuntas Terganjal Masalah di Bank

LEBIH BERGUNA: Suasana MOS di SMPN 2, kemarin.

BITUNG — Tak salah bila SMPN 2 Bitung mendapat predikat sekolah berwawasan lingkungan atau Adiwiyata Mandiri. Itu karena seluruh warga sekolah betul-betul menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan. Dalam massa orientasi siswa (MOS), masalah ling-

kungan menjadi salah satu materi utama. Bahkan, sekolah ini menghadirkan pemateri dari Yayasan Lestari untuk memberikan pemahaman tentang peduli lingkungan. “Ada pemutaran video tentang lingkungan,” Kata Kepsek SMPN 2 Julius Ondang, kemarin. Ia menambahkan, pelaksanaan MOS di sekolah-

Budi Siswanto/Manado Post

nya tanpa diwarnai aksi kekerasan. “Siswa baru hanya diberikan materi tentang pengenalan sekolah,” katanya. Menurut Ondang, kekerasan memang bukan tujuan dilaksanakannya MOS. “Saya juga selalu mengingatkan para guru agar sampai tak terjadi hal seperti itu di sekolah kita,” tandasnya.(sto/ddt)

Laporan 10,6 M Masih Misterius BITUNG — Penggunaan Rp10,6 M dana penanggulangan bencana untuk pembuatan 27 paket tanggul di Bitung belum dapat diketahui laporannya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bitung, Jopy Sarante yang menjanjikan akan memberikan laporan itu belum memenuhinya. Ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin, Sarante lagi-lagi hanya

mengatakan laporan itu ada. “Itu tak mungkin kalau tak ada laporannya. Nanti saya usahakan untuk mencarinya,” kata Sarante. Hanya saja, ia membantah kalau dana yang telah digunakan sebesar Rp10,6 M. “Baru Rp5,8 M, karena sisanya masih diproses di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” jelasnya. Ia menjelaskan, laporan dari para kontraktor langsung

disampaikan kepadanya. Setelah itu direkap dan dilaporkan ke BNPB. “Jadi laporannya ada,” tegasnya. Sebelumnya, Senin (11/7) lalu, Sarante berjanji akan memberikan laporan itu. Ia meminta wartawan datang ke kantornya karena datanya ada di ruangannya. Sayangnya, Sarante belum juga memberikan laporan penggunaan dana yang diduga bermasalah itu.(sto/ddt)

Editor: Dixie Tasiam Peliput: Budi Siswanto

BITUNG — Pemkot Bitung merupakan salah satu yang paling cepat membayarkan gaji 13. Sejak Selasa (5/7) pekan lalu, pembayaran mulai dilakukan. Namun, rupanya belum semua PNS telah menerima pembayaran gaji 13. Sejumlah guru mengaku belum mendapatkan hak mereka itu. “Saya dan beberapa teman guru belum menerimanya,” kata seorang guru yang meminta namanya dirahasiakan, kemarin. Menanggapinya, Kepala Bagian Pengelolaan Keuangan, Frangky Sondakh mengaku pernah mendengar informasi itu. “Tapi saya belum tahu pasti apa benar ada yang belum menerimanya,” kata Sondakh. Ia mengatakan, Bagian Keuangan telah memroses pembayaran gaji 13 sehingga sudah bukan tanggung jawabnya lagi. “Mungkin saja belum dibayarkan karena PNS atau guru yang

bersangkutan belum memenuhi persyaratan administrasinya di bank,” katanya. Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bitung, Herman Rompis. Menurutnya, semua guru telah menerima pembayaran gaji 13. “Kalaupun memang ada yang belum, silakan menyampaikannya. Saya akan membantu agar dapat segera dibayarkan,” janjinya. Diyakininya, pembayaran gaji 13 untuk semua guru telah tuntas. “Jumlah guru itu ada 2 ribu lebih, setengah dari total 4 ribu PNS di Bitung,” paparnya. Kepala Sekolah SMP N 2 Bitung, Julius Ondang yang dimintai pendapatnya tentang hal ini mengatakan, bisa saja ada guru yang belum menerima gaji 13. “Misalkan saldo di rekening bank penyalur kurang dari saldo minimum Rp100 ribu. Kalau kondisinya seperti itu, gaji 13 tak bisa dibayarkan. Memang seperti itu aturan di bank tempat para guru menerima gaji 13,” jelasnya. Dia menegaskan gaji 13 itu tak akan hilang. “Kalau administrasi dan saldonya memenuhi syarat, pasti dicairkan. Saya rasanya masalah ada di bank penyalur,” tandasnya.(sto/ddt)


7 K A M I S

1 4

J U L I

2 0 1 1 Max Mangimbulude

2-0 UNTUK.... Sambungan dari hal 1

dahsyat: setiap penduduk kota ini rata-rata punya 1,18 sepeda motor. Setiap orang punya lebih dari satu sepeda motor. Setiap hari mobil-mobil dan ratusan ribu sepeda motor itu berjibaku di jalan-jalan di kota ini. Total panjang jalan (jalan kota, provinsi dan nasional) di Manado hingga kini 189,1 km. Jika dideret, setiap kilometer dipenuhi 857,82 mobil, dan 2.565,82 sepeda motor. Untung saja mobil-mobil dan ribuan sepeda motor itu tidak diam, melainkan berjalan. Tapi ribuan mobil dan, mungkin, puluhan ribu sepeda motor dari sekitar masuk ibukota Provinsi Sulut ini. Maka di seluruh penjuru kota Manado deru mesin mobil dan motor seperti tiada henti. Setiap hari. Tak ayal, setiap hari jalanjalan di Manado macet. Lima tahun lagi jalan macet masih terbatas di pusat kota atau tempat-tempat keramaian. Kini meliputi hampir semua jalan. Juga sepanjang hari. Seperti tiada jalan dan tiada hari tanpa macet. Problem kemacetan lalu lintas makin menjadi-jadi lantaran budaya tertib di jalanan masih jadi prilaku langka. Pengemudi mobil, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki masih samimawon. Meski polisi sudah berjaga-jaga sepanjang hari, prilaku berlalu lintas masih jauh dari harapan. Walau begitu, prilaku tertib lalu lintas bukan solusi utama. Andai semua tiba-tiba tertib berlalu lintas, kemacetan di Manado belum tentu teratasi. Demikian juga dengan kebijakan otak-atik satu arah atau dua arah. Atau pemberlakuan plat nomor genap dan ganjil. Semua ini hanya solusi sesaat yang kasat mata. Tidak menyelesaikan problem yang sesungguhnya. Masalah utama kemacetan lalu lintas di Manado terutama terletak pada ketidakseimbangan pertambahan kendaraan roda dua dan roda empat dengan panjang dan kapasitas jalan. Pertambahan panjang jalan di Kota Manado nyaris stagnan, kendaraan bermotor bertambah

PENGUNGSI.... Sambungan dari hal 1

yang ditampung,” terang Kabag Kesra Sekkot Tomohon Merry Wajong SE. Informasi dihimpun, puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang tersebar di setiap pos pengungsian, terlibat aktif menyalurkan bahan makanan baik berupa dus maupun yang dimasak dari dapur umum. “Setiap petugas sudah stand by di lokasi baik turut menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga ikut membagikan makanan bersama-sama Dinas Kesehatan dan Sosial Tomohon,” terang Kasat Pol PP Steven Waworuntu SSTP. Membludaknya jumlah pengungsi ini sendiri pun hanya terlihat di malam hari. Informasi dihimpun, sejumlah warga lebih memilih beraktivitas di rumah kediaman masing-masing di siang hari dan menuju ke tempat evakuasi saat malam hari. “Suasana Kelurahan Kinilow ramai di siang hari dan tidak terpengaruh dengan status awas Gunung Lokon,” ujar warga Kinilow. “Selain mengecek rumah yang ditinggalkan, sekalian mandi cuci kakus dengan air yang memadai di rumah masing-masing,” tambah sejumlah pengungsi. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR SH Sarundajang sendiri langsung turun ke lokasi pengungsian di SMK Kristen II Tomohon, Rabu (13/7), sekira pukul 11:20 Wita. Gubernur melihat langsung Kota Tomohon yang dalam beberapa hari ini terkena dampak letusan Gunung Lokon. Gubernur bahkan langsung menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran Pemkot Tomohon dan pihak terkait untuk penanganan dampak letusan. Rapat tersebut dilakukan di Pos Komando Penanganan Bencana Lokon di Kompleks Rindam. Pada kesempatan itu Gubernur menerima laporan dari Komandan Lapangan Satgas Penanganan Bencana Lokon Plt Sekretaris Kota Tomohon Drs Arnold Poli SH MAP, tentang kondisi terakhir serta langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemprov dan Pemkot Tomohon. Semua SKPD terkait di Provinsi serta Pemkot diminta untuk siaga 1 x 24 jam dan terus melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang. Koordinasi di lapangan sangat penting agar kegiatan penanganan pasca bencana dapat dilakukan secara tepat dan efisien. Gubernur menambahkan, Pemprov melalui Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lain telah

cepat. Ada pembuatan jalur dua arah di Jl. AA Maramis, jurusan Bandara Sam Ratulangi, dan ring road Winangun-Maumbi. Dua jalan itu baru mengatasi arus lalu lintas ke bandara dan atau ke Bitung-Tomohon. Di dalam kota belum tersentuh. Malah ke-dua jalan itu makin memper-mudah semua jenis kendaraan masuk kota. Maka jalanan di dalam kota makin sesak dan merayap. Kebijakan dua arah, satu arah, plat nomor ganjil genap tidak menyelesaikan. Ke-cuali kebijakan ini dikombinasi dengan pergantian moda transportasi umum: dari mikrolet ke bus berisi 16-24 orang. Tapi itu pun hanya mengurangi kemacetan, tidak melancarkan arus lalu lintas. Mengatasi problem ini harus kembali ke akarnya. Jika kemacetan terjadi karena kapasitas jalan tak sebanding pertumbuhan kendaraan bermotor, cara yang tersedia adalah menyeimbangkan kapasitas jalan dan pertumbuhan kendaraan bermotor. Dalam kaitan ini sudah tepat dua jalur di Jl. AA Maramis diteruskan hingga menyambung ke Jl. Piere Tendean/Boulevard Manado. Jalan boulevard 2 sangat mendesak dibuat. Memanjang dari pinggiran pantai kawasan Bahu Mall hingga Marina Plaza. Jalur ini nantinya akan mengatasi kemacetan di Jl. Sam Ratulangi dan Jl. Piere Tendean. Kalau kedua jalur utama itu lancar, dampaknya positif bagi jalan-jalan yang terhubung di dalam kota dan keluar kota. Jalan boulevard dari Jembatan Soekarno hingga TPI Tumumpa akan memecahkan masalah kemacetan ke julur utara. Jalan ini mestinya terus ke lingkar Molas-Mapanget agar memudahkan ke Bandara. Trend kemacetan di wilayah Selatan terus meningkat. Jalur Bahu-Malalayang sudah dua arah, tapi tak bisa menampung luapan kendaraan. Jalan-jalan yang mengarah atau terusan dari Wolter Mongisidi itu tidak lebar. Kecuali Jl Piere Tendean. Satu-satunya cara untuk mengendalikan trend kemacetan di wilayah selatan adalah mencegah kendaraan tujuan Tomo-

hon, Minut, bandara, atau Bitung tidak lagi masuk atau melewati kota Manado. Itu berarti ring road Malalayang-Winangun tak bisa ditunda-tunda. Penyelesaian dua jalur Bandara Sam Ratulangi-Piere Tendean/Boulevard, Boulevard 2 pinggiran pantai Bahu MallMarina Plaza, Boulevard Utara Jembatan Soekarno-TPI Tumumpa-Molas, dan ring road Malalayang-Winangun merupakan solusi masa depan bagi Manado. Tanpa itu, jalanjalan di Manado makin macet. Saat-saat tertentu kendaraan hanya bisa merayap. Perjalanan ke mana saja memakan waktu, menguras energi, mengecewakan dan menyebalkan, dan makin tak menyehatkan: puluhan ribu orang menghisap carbondiaksida over dosis setiap hari. Pemerintah dan siapapun sulit mengendalikan pertumbuhan kendaraan. Ini karena tingkat kemakmuran terus bertambah. Sebagai kota pusat pertumbuhan ekonomi Sulut, warga Manado terus punya peluang besar memperbesar kekayaan. Jika saat ini 39,48% warga Manado punya mobil, lima tahun lagi mungkin mencapai 45-50%. Sepuluh tahun lagi mungkin rasio kepemilikan mobil di kota Manado mendekati 75% dari total penduduk. Rumah-rumah yang punya lebih dari 2 mobil akan jadi pemandangan biasa. Saat itu, bukan tidak mungkin Manado macet seperti Jakarta saat ini. Betapa tak menyenangkan tinggal di Manado pada situasi seperti itu. Lebih sumpek lagi lantaran kemakmuran bukan hanya membuat orang bisa beli mobil baru: tapi juga menghasilkan tumpukan sampah. Sampah organik maupun anorganik. Saat ini produksi sampah di Manado 1.997 meter kubik per hari, atau 1,75 meter kubik perkapita/tahun. Lima tahun lagi mungkin menjadi 3.000 meter kubik perhari, dan 10 tahun lagi bisa naik tiga kali lipat: 10.000 meter kubik/hari. Memungkinkan terjadi lantaran pertambahan kekayaan berbanding lurus dengan produksi sampah. Malah bisa jadi pertambahan kekayaan mengikuti deret

hitung, produksi sampah mengikuti deret ukur: 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, dst. Penangan sampah dengan cara konvensional, seperti saat ini, jelas sudah tidak memadai. Modernisasi penanganan sampah mendesak segera dimulai. Mumpung belum akut masalahnya. Beberapa solusi yang dianjurkan, antara lain: swastanisasi pengelolaan sampah, pengembangan sampah menjadi biogas (untuk pembangkit listrik), atau jadi kompos di lingkungan masing-masing. Bukan nanti di tempat pembuangan akhir (TPA). Modernisasi sampah dan pembuatan sejumlah jalan vital di Manado sudah pasti butuh dana yang tidak sedikit. Pemkot yang kreatif, inovatif dan berwawasan wirausaha, mampu mencari solusi dari pendanaan yang dibutuhkan. Cara lain dengan mendukung pemerintah pusat mengurangi atau menghapus subsidi BBM. Lebih bermanfaat Rp98, 120, atau Rp135 triliun yang hanya habis dibakar untuk subsidi BBM, digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan, modernisasi pengelolaan sampah, perbaikan rumah sakit dan puskesmas, serta bebas biaya pendidikan bagi yang pintar dan tidak mampu. Sulut, Manado khususnya harus jadi pelopor mengakhiri kegilaan kolektif di negeri ini: membakar triliunan rupiah untuk subsidi BBM. Dengan jalan itu, dan caracara lain, harus dicari dan diinisiasi oleh Pemkot/Dekot Manado untuk mengatasi dua musuh utama kota ini: kemacetan dan sampah. Tanpa keseriusan mengatasi masalah ini, kemacetan dan sampah menjadi teman setia Kota Manado. 2-0 untuk macet dan sampah. Pada titik itu, Manado (menjadi) kota yang menyenangkan tinggal jadi angan-angan. Saya yakin, Pemkot, Dekot dan warga Manado tetap optimistis dan berusaha keras agar Manado jadi kota yang memikat, menarik dan memuaskan. Mengupayakan dan melaksanakan segala daya upaya untuk membuat Manado kota model ekowisata. Selamat ultah ke-388. Makin tua, kian menyenangkan. ****

menyediakan bantuan penanganan tanggap darurat seperti tenda-tenda pengungsian, obatobatan, masker, matras, tikar, selimut bahkan sampai mobil dapur umum, mobil unit penyedia air bersih, makanan siap saji, beras, dan kebutuhan lainnya agar para pengungsi dapat dilayani dengan baik. Gubernur meminta masyarakat yang mengungsi untuk menerima keadaan yang tentunya tidak sama ketika berada di rumah sendiri dan di tempat pengungsian. Saat berada di Pos Pengamatan Gunung Lokon dan Mahawu, Gubernur meminta petugas pengamat di pos tersebut untuk mengawasi secara ketat perkembangan Gunung Lokon. “Bantuan memang perlu namun harus disalurkan berdasarkan data yang akurat agar pemberian bantuan tersebut tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif,’’ jelas Jubir Pemprov Ch Sumampow SH MEd. SATU MENINGGAL Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Tomohon Dolvin Karwur MKes MSi melaporkan, satu warga meninggal dunia di tempat pengungsian. Seorang ibu rumah tangga bernama Johana Mawikere (56) warga Kinilow Lingkungan 2 Kecamatan Tomohon Utara, ditemukan tak bernyawa sekira pukul 23.30 Wita Selasa (12/7) di kamar mandi. “Mungkin ini jalan Tuhan. Memang istri saya mengidap penyakit darah tinggi. Bahkan hari Sabtu 10 Juli, sempat dirawat di rumah sakit,” ungkap Andreas Poluan (61), suami korban. Di sisi lain, Kadiknaspora Tomohon Drs Wendy R Karwur yang didampingi Kepala Bidang Pemuda Diknaspora Tomohon Edison Mamuaja SPd mengatakan, sekolah akan diliburkan sesuai surat dari Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tentang peningkatan status kegiatan gunung Lokon, guna keselamatan guru dan pegawai serta siswa. Sebab itu, Pemkot melalui Diknaspora Tomohon mengimbau kepada sejumlah Kepala Sekolah meliburkan siswanya. INGIN PULANG Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan harian Koran ini di lokasi pengungsian di SMK Kristen Tomohon, para pengungsi terlihat tak melakukan aktivitas apa-apa. Mereka terlihat hanya dudukduduk di depan kelas yang dijadikan kamar sementara. Di lapangan terlihat sekelompok anak muda sedang berolahraga bermain basket. Sebagian dari mereka mengaku mulai tak betah

di lokasi pengungsian karena harus kembali bekerja. “Sebenarnya jika sudah diijinkan pemerintah, kami ingin sekali pulang ke rumah, karena dengan mengungsi kita tak bisa bekerja untuk kebutuhan keluarga,” ujar Isak Saleha (43), warga Kinilow yang mengaku berprofesi sebagai petani. Mereka juga mengaku sudah terbiasa dengan aktivitas Lokon. Joula, warga Kinilow I, juga mengaku ingin cepat pulang ke rumahnya. “Kita tak bisa berbuat apa-apa. Yang ada malah anak-anak kami bisa menderita penyakit karena hanya tidur di atas lantai. Apalagi makan tidak teratur, kami hanya dijatah nasi bungkus sehari dua kali,” urainya. Sementara itu, masih ada

warga yang memilih untuk tetap bertahan di rumahnya. ‘’Hampir setiap tahun kejadian seperti ini ada. Jadi kami sudah tidak terkejut dengan Lokon,” ujar Arnold di Kinilow 1. Sejumlah Hansip terlihat berpatroli mengawasi rumahrumah warga yang ditinggal-kan kosong. Hingga sekira pukul 15.30 Wita sore kemarin, gunung Soputan terlihat masih mengeluarkan asap hitam namun tak begitu lama sekira 5 menit kembali normal dan mengeluarkan asap berwarna putih. Keadaan Kota Tomohon sendiri pada umumnya terlihat normal. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa. Hanya saja sesekali terdengar raungan sirine mobil SAR yang cukup menimbulkan kepanikan warga. (vip/ayi)

PEJUANG....

Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran dan Doktor Sejarah perempuan pertama di Jawa Barat. Ia mengatakan, banyak pengetahuan baru tentang sejarah yang bisa didapat dari buku tersebut. “Saya ingin meralat kata pemberontakan yang sering dipadukan dengan Permesta. Itu bukan pemberontakan,” tutur Prof Nina. Cerita sejarah yang diungkapkan dalam buku Memoar Ventje Sumual, menurut Prof Nina adalah saksi sejarah yang tak dibuat-buat. “Warga Sulut bisa mengusulkan Pak Ventje, Pak Warouw dan pejuang Permesta lain menjadi pahlawan nasional. Karena yang mereka perjuangkan adalah pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, termasuk bubarkan PKI,” tukasnya. Dalam bedah buku ini pula, hadir 5 penanggap. Alwin Nurdin yang terlibat langsung dalam pergolakan Permesta, Farid Prawiranegara putra Syafruddin Prawiranegara, Theo Sambuaga yang mengenal sosok Ventje Sumual, dan Tatto Pradjamanggala. “Saya mengenal sosok Om Ventje sebagai tokoh yang memopulerkan ‘Baku Beking Pande’,” kata Theo Sambuaga. Tahun 1968, Sambuaga mengenal Ventje Sumual secara langsung, meski sebelumnya sudah mendengarnya dari orang tua. “Om Ventje sering mengatakan, dia akan bayar utang untuk Sulut dan Indonesia dalam bentuk pembangunan,” ungkap Theo. Salah satu bentuk pembangunan ekonomi yang nampak hingga sekarang, lanjut Theo, adalah masih berdirinya Bank Perkreditan Rakyat (BPR), khususnya di Sulut. Acara bedah buku ini menghasilkan kesimpulan, sejarah yang membangun peradaban masa depan sebuah bangsa. Dari buku ini juga diambil intisari, Ventje Sumual secara tidak langsung memberi contoh, apa yang bisa disumbangkan untuk negara sumbangkan itu, meskipun akhirnya Ventje Sumual sendiri menjadi pihak yang tak diuntungkan. (*)

Sambungan dari hal 1

Rabu (13/7) di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat. Prof Salim Said PhD dan Prof Dr Hj Nina Herlina Lubis, membedah buku setebal 706 halaman ini. Prof Salim, salah satu panelis mengungkapkan banyak hal yang dikandung oleh buku ini yang belum pernah dia dengar. Pengamat politik militer itu mengatakan, yang menjadi highlight menurutnya, soal serangan umum di Jogjakarta 1 Maret 1949 yang dilakukan siang hari. “Dulunya yang kita tahu itu usul Hamengkubowono IX. Kemudian Pak Harto bicara itu idenya sendiri. Saya mendapat hal baru di sini. Menurut kesaksian Pak Sumual, ide menyerang Jogja siang hari itu adalah idenya Pak Sumual,” tutur mantan Dubes RI untuk Ceko ini. Dalam buku itu di halaman 89, Sumual memang mengusulkan pada Soeharto untuk serangan umum selanjutnya dilakukan siang hari, karena seranganserangan sebelumnya selalu malam hari. Ide tersebut kemudian disetujui oleh Soeharto yang saat itu Komandan WK-III. Selain itu, Prof Salim juga menggarisbawahi soal putra daerah. “Makassar itu bisa dikatakan ibu kota Indonesia Timur. Tetapi elitnya Indonesia Timur adalah orang Minahasa dan Ambon. Mengapa Minahasa? Karena Minahasa itu mendapat didikan dari Belanda dan beberapa negara lain,” tukasnya. Gaya bahasa yang digunakan buku ini juga mendapat pujian mantan ketua Dewan Kesenian Jakarta ini. “Memoar ini besar sekali jasanya untuk membantu kita, apalagi gaya penulisan buku ini sangat bagus,” katanya. Hal yang sama dikatakan Prof Nina, Guru Besar Ilmu Se-jarah

PARAMETER.... Sambungan dari hal 1

Salah satu upaya solusi yang pernah ditempuh, pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT), terkesan hanya setengah hati. Buktinya, moda transportasi yang diharapkan bisa membantu mengatasi kemacetan itu hanya beroperasi selama beberapa bulan usai ajang World Ocean Conference, medio Mei 2009 lalu. Padahal, untuk menunjangnya telah dibuat puluhan halte yang menelan anggaran miliaran rupiah. Selain itu, perilaku warga juga jadi penunjang kemacetan. Sopir mikrolet yang berhenti sembarangan (karena penumpang naik kendaraan umum masih suka naik kendaraan umum di tempat sembarangan) dan pengendara mobil pribadi yang double parking masih merupakan fenomena yang terus terlihat setiap harinya. Untuk itu, Dishub Manado lebih tegas mengendalikan kendaraan umum jenis mikrolet, yang jumlahnya mencapai 5475 unit. “Satu hal yang harus diseriusi pemerintah adalah penerapan batas usia kendaraan umum. Terkait ini, pemerintah harus serius dan total. Kalau tidak, sulit mengharapkan hasil yang maksimal,” ujar pengamat transportasi dari Fakultas Teknik Unsrat, Ir Lucia Lefrandt MT. Akademisi lainnya, Daniel Sondakh SE MT, menyebut pengurangan jumlah mikrolet adalah jalan satu-satunya meminimalisir tingkat kemacetan di Manado. “Jangan lagi ada peremajaan mikrolet. Instansi terkait memang mengatakan tidak ada lagi penambahan izin trayek baru, tapi faktanya di lapangan mikrolet baru terus bermunculan (dengan izin lama),” kritik Sondakh. Hal senada dikatakan pakar Filsafat Metafisika Prof Dr Johanis Ohoitimur MSC. Pasto Yong, sapaan akrabnya, menga-takan sebagai instansi terkait itu memang tanggung jawab Dishub. Tapi, dia juga meng-ingatkan pentingnya kepedulian warga kepada kota dan sesama warga. “Egoisme etis, yang artinya mencari sesuatu untuk diri sendiri tanpa memedulikan orang lain, harus dihilangkan,” tuturnya. Menanggapi ini, Wali Kota Manado DR Vicky Lumentut mengakui akan mengevaluasi penerapan jalur satu arah. Tapi yang penting juga menurutnya adalah mewujudkan ring road yang sesungguhnya. “Sekarang belum sepenuhnya ring road,

SATU.... Sambungan dari hal 1

I dan Kakaskasen yang sedang mengungsi di kompleks SMA/ SMK GMIM. Eman yang belum setahun menjadi wali kota duduk dengan tenang di convention hall gedung SME Tower di Jalan Jenderal Gatot Subroto Jakarata Selatan. Eman diapit Gubernur Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung dan Daerah Istimewa Yogyakarta dan 28 Bupati/Walikota. Bersamasama Eman mereka akan menerima penghargaan sebagai provinsi dan kabupaten/kota penggerak koperasi 2011. Kontingen Sulut diwakili Tomohon sebagai salah satu kota penggerak koperasi satusatunya di Sulawesi Utara (Sulut). Eman menempati posisi duduk berdampingan dengan Wali Kota Surabaya Ir Tri Risma Harini MTdan Bupati Tabanan

NAZARUDDIN.... Sambungan dari hal 1

kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games Palembang itu, mengklaim sebutan itu diberikan Ketua Umum DPP PD, Anas Urbaningrum, dan bahwa kedua koleganya di PD tahu tentang itu. Dia juga menyatakan sebutan itu diberikan sejak medio 2010 lalu. Sebutan Ibu Artis dan Pak Bali itu mencuat dalam komunikasi BBM Nazaruddin dengan Rosalina pada 12 November 2010 lalu. Komunikasi itu membahas tentang proyekproyek yang mereka garap. Salah satunya proyek di Kementerian Pendidikan Nasional. “Saya udah minta ke Bu Artis sama Pak Bali. The North Sumatera University Hospital of Sumatera Utara University Project 116,689,796,996,” tulis Rosalina yang kini berstatus terdakwa yang segera menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games itu. Sebelumnya, Nazaruddin yang meminta bawahannya di PT Anak Negeri itu untuk menanyakan proyek di USU kepada Ibu Artis. “USU masak kosong, ngomong sama artis dong,” tulis Nazaruddin. Begitu

karena masih ada yang putus. Ini jadi perhatian kita untuk mengatasi kemacetan,” jelasnya. Selain persoalan kemacetan, hal lain yang selalu melanda Manado persoalan sampah yang kemudian membawa banyak ‘anak buah’ seperti banjir yang selalu melanda tiap kali hujan deras turun akibat drainase yang tak berjalan baik. Menurut pakar lingkungan hidup DR Wiske Rotinsulu, penanganan sampah harus terintegrasi. Pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat harus bahu-membahu. “Percuma pemerintah berusaha tapi masyarakatnya kurang peduli,” katanya. Rotinsulu juga sedikit mengritik keseriusan Pemkot dalam menangani sampah. Menurutnya jangan cuma saat tim penilai Adipura muncul kemudian Manado dipoles jadi bagus. “Mestinya sampah dikelola secara berkelanjutan,” tegasnya. Lepas dari semuanya itu, dosen Fakultas Pertanian Unsrat itu memberi penekanan pada pentingnya membangun kesadaran masyarakat terkait masalah sampah. “Sungai misalnya jangan jadi tempat pembuangan sampah. Karena kalau ini terus terjadi, Bunaken akan semakin kotor. Kalau image Bunaken rusak, sulit rasanya melihat Manado jadi kota wisata,” tandasnya. Pelibatan warga dan semua pihak dalam penanganan sampah ini juga dilontarkan Pastor Yong. Dia juga menyebut peran Badan Lingkungan Hidup (BLH) dalam menata dan menjaga kelestarian lingkungan, sehingga terhindar dari bencana alam. “Kita jangan membebankan kebersihan kota kepada petugas kebersihan, melainkan ini menjadi tanggung jawab bersama,” ingatnya. Persoalan lain yang mulai menghantui adalah kriminalitas yang kian meningkat dari segi ‘kualitas.’ Menurut kriminolog Unsrat, Noldy Mohede SH MH, penanganan aksi kriminal membutuhkan peran serta masyarakat, instansi kepolisian dan aparat pemerintahan di tingkat kelurahan. “Investasi Sulut sangat terpusat di Manado. Makanya keamanan sangat mahal harganya,” tuturnya. Mohede juga mengimbau Pemkot mempelajari pemetaaan tentang lokasi-lokasi atau wilayah yang rawan kejahatan. “‘Pemkot bisa melihat dimana lokasi rawan, misalnya harus dipasang lampu jalan. Intinya, Pemkot harus mengedepankan tindakan untuk menakuti pelaku kejahatan. Kejahatan kan

terjadi karena ada kesempatan. Aksi kriminal sulit dilakukan di terangnya lampu jalan atau ada petugas kepolisian yang lalu lalang,’’ tukas Mohede. Sementara itu, tokoh masyarakat Manado Drs Amin Lasena berpendapat, sepanjang 5 tahun terakhir Manado berkembang pesat. Tapi kata Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut kemajuan yang dirasakan dibarengi dengan tantangan. Dia menegaskan, semua tantangan bisa diatasi jika wali kota Manado dan wakil wali kota Manado dibantu aparat kepolisian berlaku tegas menegakkan supremasi hukum. ‘’Ini yang belum tampak dalam kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota saat ini,’’katanya. Dia menyentil salah satu penyebab timbulnya kerawanan sosial adalah ketatnya persaingan di sektor ekonomi. Hanya mereka yang memiliki modal kuat yang bisa berkembang. “Kalau tidak kemajuan yang dicapai saat ini makin menciptakan kesenjangan ekonomi dan kerawanan sosial. Dan kata kuncinya adalah pemerintah harus memberikan pelayanan dan memberi perlindungan yang kadar dan kualitasnya sama bagi seluruh penduduk Kota Manado,” sarannya. Hal senada dikatakan pakar pendidikan dan kesehatan Dr dr Taufik Pasiak. Ditanya tentang pelayanan publik, dia menyatakan pendidikan harus merata, terutama dalam soal fasilitas. Begitu pula dalam hal pelayanan kesehatan yang pelaksanaan di lapangan masih banyak dijumpai hal yang di luar aturan. Walau begitu, dia mengakui sudah ada perubahan menuju ke arah sana, Untuk itu, dia menyarankan perlu ada ruang luas untuk pengembangan diri generasi muda, serta pertimbangan pemberian pendidikan dan kesehatan berbasis rumah. Selain itu, persoalan terbaru yang menghantui Manado saat ini adalah ‘kelangkaan’ BBM. Memang, ini persoalan nasional yang bukan merupakan domain Pemkot Manado. Tapi, harusnya ada langkah-langkah yang dilaksanakan Pemkot untuk membantu mengatasi persoalan yang sudah jadi makanan seharihari dalam beberapa bulan terakhir ini. Keberadaan kios-kios yang menjual bensin di pinggir jalan turut berkontribusi menyebabkan terjadinya antrian panjang mobil dan motor di SPBU. Pemkot bisa menertibkan mereka dengan memberdayakan Satuan Polisi Pamong Praja.(***)

Bali Ni Putu Eka Wiryastuti SSos. Neddy Rafinaldy Halim, Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM pun membuka acara dengan sambutan. Neddy menjelaskan acara pemberian penghargaan ini seiring dengan Smesco UKM Fesyen dan Asesoris Expo 2011 yang berlangsung 13-17 Juli 2011. Usai sambutan, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Dr Sjarifuddin Hasan MM MBA memberikan penghargaan. Saat memberikan penghargaan, tampak Menkop menyalami akrab Wali Kota Tomohon. “Adanya Koperasi dapat meminimalisir tingkat kemiskinan, menekan pengangguran, membuka lapangan kerja di Indonesia,”ungkap Hasan seraya menambahkan 2014 mendatang pemerintah pusat menggenjot revitalisasi koperasi.

“Penghargaan ini merupakan buah kerja keras masyarakat Tomohon yang memahami manfaat koperasi,”ungkap Eman didampingi Asisten Administrasi Umum Setkot Tomohon Ir Ervinz Liuw dan Kadiskop Sulut Robby Assah. Diketahui, Tomohon sendiri mendapatkan predikat kota penggerak karena sejumlah persyaratan yakni memiliki 75 persen koperasi aktif dari 206 koperasi yang ada. Selain itu, ada sekira 55 persen koperasi berkualitas dengan indikator Rapat Anggota Tahunan (RAT), adanya peningkatan modal hingga usaha. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tomohon Ronni Lumowa SSos MSi sendiri mengucapkan terima kasih atas dukungan stake holder sehingga Tomohon bisa menjadi kota penggerak koperasi.(*)

Rosalina balik bertanya begitu, Nazar menjawab singkat. “Ambil saja,” tulis Nazaruddin. Nazaruddin sendiri tak mau berkomentar soal komunikasi itu. Sementara itu, Angie membantah sebutan Ibu Artis itu. Dia malah meminta Nazaruddin kembali ke Indonesia “Sudahlah, lebih baik Nazaruddin pulang dan membuktikan tuduhan,”

kata Angie. “Saya tak pernah disebut Bu Artis. Semua memanggil saya Angie,” tambahnya. Angie juga tak berkomentar lebih soal sebutan itu. “Saya nggak mau menanggapi BBM orang lain, apalagi percakapan orang lain. Itu bukan urusan saya mencampuri urusan mereka,” tuturnya.(tic)


MP K A M I S ,

1 4

J U L I

Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda?

13

SMS atau Hubungi

0813 4006 9038

2 0 1 1 Amos Tempone

STP-JO Makin Dicintai PEMKAB SITARO

Seriusi Penanggulangan Kemiskinan MASALAH kemiskinan terus disikapi Pemkab Sitaro. Terobosan itu dilakukan dengan menyusun dan melaksanakan berbagai program penanggulangan.”Kemiskinan adalah musuh warga yang harus kita berantas bersama,” Toni Supit ujar Bupati Sitaro Toni Supit SE, MM saat membuka Rapat Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sitaro di ruang rapat Kantor Bupati, kemarin. Di hadapan Wabup Sitaro Drs Piet Kuera selaku Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Sitaro dan pejabat Pemkab, Supit meminta lewat rapat ini mampu menghasilkan program dan kegiatan kerja yang terkordinasi antara SKPD dan unit kerja di Setda Sitaro. Wajib bagi seluruh SKPD melakukan kordinasi, integrasi dan sinkronisasi dalam menentukan kesamaan persepsi dan pandangan serta kesepakatan kemiskinan dan kegiatan prioritas yang dilakukan. “Program penanggulangan kemiskinan yang ditetapkan harus mengacu pada arah kebijakan rencana pembangunan nasional, Pemprov Sulut dan Pemkab Sitaro,” tandas Supit.(jeg/tas)

DEKAB SITARO

Percepat Pengalihan PDAM PENGALIHAN aset PDAM Sangihe di Sitaro ke Pemkab Sitaro yang belum terealisasi direspon Dekab Sitaro. Menurut Wakil Ketua Dekab Sitaro Hironimus Makainas SE, sampai saat ini belum ada perkembangan yang dilakukan tim Pem- Hironimus Makainas kab Sitaro memuluskan harapan warga ini. Padahal sudah beberapa kali pejabat Pemkab melakukan pembicaraan dengan Pemkab Sangihe. “Harusnya asset ini sudah diserahkan dan dikelola sendiri oleh Pemkab dan PDSAM Sitaro. Sehingga pelayanan air bersih ke warga jalan baik,” kata Makainas. Politisi PG Sitaro ini mendesak Pemkab Sitaro mempercepat pengalihan aset PDAM tersebut. “Pejabat dan tim yang dipercayakan mengurus hal ini harus mengambil wajib melakukan gebrakan baru untuk memuluskan program ini,” tantang Makainas.(jeg/tas)

Prihatin Pembangunan di Daerah Perbatasan TAHUNA – Santrawan Tatone Paparang SH, MH mengaku prihatin dengan perkembangan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah perbatasan. Dia mengakui dengan perkembangan Sangieh sekarang ini, seharusnya diikuti dengan peningkatan pembangunan fasilitas publik di daerah-daerah yang sulit terjangkau. ‘’Ini menjadi catatan keprihatinan kami. Seharus masyarakat yang bermukim di daerah terpencil, daerah perbatasan harus mendapat

perhatian lebih,’’ aku STP, sapaan akrabnya. Dia berharap ke depan akan terjadi perbaikan dan perubahan paradigma dalam membangun. ‘’Itulah yang sering saya katakana, dalam membangun bagaimana kita mampu melibatkan masyarakat. Masyarakat bukan sekadar menjadi obyek pembangunan, tapi masyarakat juga harus diberi kesempatan untuk meminta mana prioritas pembangunan yang harus dilakukan,’’ ujar pengacara sukses di Jakarta ini.

Karena itu, kandidat calon bupati yang diusung Partai Demokrat (PD) dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang berpasangan dengan Jemmy Oleng (STP-JO) ini, berjanji akan memberi perhatian khusus untuk daerahdaerah perbatasan. ‘’Jadi pembangunan harus berjalan seimbang, selain membenahi infrastruktur di daerah-daerah yang mudah dijangkau, pembangunan di daerah terpencil juga harus bterus digenjot,’’ tandas suami tercinta dari Henny Tambuwun SH ini.(tas)

WS-Bermakna Prioritas Program Kerakyatan TAHUNA- Dukungan warga Sangihe ke pasangan Cabup- Cawabup Partai Golkar (PG) Drs Winsulangi Salindeho dan Drs ST Makagansa MM diseriusi pengurus dan kader Golkar serta Tim Pemenangan (TP) WS-Bermakna. Langkah positif dilakukan dengan terus memperkuat dan meningkatkan basis dukungan warga ke WS-Bermakna. “Peningkatan pelayanan berbasis rakyat jadi komitmen kami untuk dilaksanakan bagi warga,” kata Plt Sekertaris DPD II PGSangiheMeidiPandeanSH,kemarin. Berbagai program telah disiapkan tim pemenangan WS-Bermakna untuk memuluskan pasangan CabupCawabup terbaik ini. Menurut Cabup PG Sangihe Drs Winsulangi Salindeho, program peningkatan kesejahteraan, Sumber Daya Manusia dan pelayanan kesehatan dan pembangunan jadi prioritas telah direalisasikan dengan baik. “Program ini akan kita lanjutkan terus bagi seluruh warga Sangihe,” kata Salindeho. Hal ini disambut sukacita warga Sangihe. “Sangihe maju karena tingginya komitmen kerakyatan WS bagi kami rakyat Sangihe. Makanya kami siap mendukung pasangan WS-Bermakna,” kata Hendrik Lukas.(jeg/tas)

Guru Sangihe Makin Dimanja Tunjangan Sertifikasi Tri Wulan II Siap Dicairkan Editor: Tenni Assa Peliput: Jemmy Gahansa

SIAP MENGABDI: Winsulangi Salindeho dan ST Makagansa

KPUD se Sulut Bahas Program di Sangihe

Jerusalem Mendalora

MERAKYAT: STP-JO diiring pendukung fanatic ketika mendaftar di KPUD belum lama ini.

TAHUNA- Anggota KPUD kabupaten/kota di Sulut mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) di Tahuna Kabupaten Sangihe, kemarin (Rabu, 13/7) kemarin pukul 09.00 Wita. Rapat yang dilaksanakan di Hotel Nasional Tahuna itu dibuka Ketua KPUD Sulut Livie Alouw dan pembicara anggota KPUD Pusat Saud Sirait MTh. Ketua KPUD Sangihe Jerusalem Mendalora didampingi

Sekretaris KPUD Sangihe Wandu Labesi SSos menjelaskan, rapat yang diikuti puluhan anggota KPUD di Sulut ini bersifat internal. Agenda rapat membahas capaian program KPUD dan menyikapi berbagai tantangan yang di hadapi KPUD kabupaten/kota di Sulut. “Rakor ini tak membahas tahapan Pemilukada Sangihe yang tengah berlangsung saat ini,” jelas Mendalora dan Labesi.(jeg/tas)

TAHUNA-Guru-guru di Sangihe makin dimanja. Belum lama pencairan tunjangan sertifikasi tri wulan I (Januari s/d Maret), Pemkab Sangihe akan kembali menyelaurkan tunjangan sertifikasi tri wulan II (April s/ d Juni) kepada 511 guru profesional. “Dana tunjangan sertifikasi tri wulan II sebesar Rp4,446.495.200 sudah masuk ke rekening Pemkab Sangihe dan siap disalurkan,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Sangihe Drs JR Matheos MSi, kemarin. Matheos yang didampingi Kabid Perbendaharaan Abednejo Hapendatu SPd, pencairan ini tinggal menunggu waktu. “Penyaluran hak 511 guru profesional ini tinggal menunggu pengajuan administrasi dari Diknaspor Sangihe,” jelasnya. Menurutnya, penyaluran tunjangan sertifikasi tri wulan II akan dilakukan bersamaan dengan pembayaran tunjangan non sertifikasi semester I (Januari s/d Juni) bagi ribuan guru di Sangihe. “Setiap bulan dibayar Rp250 ribu/bulan atau Rp1,5

JR Matheos

juta/guru. Total anggaran mencapai Rp1,008 miliar,” jelasnya. Sekretaris Diknaspor Sangihe HK Lumiu mengatakan, administrasi pengajuan dana tunjangan sertifikasi tahap II dan non sertifikasi sementara dalam proses. Diknas sudah kirim surat ke Diknaspor Kecamatan dan guru segera memasukkan berkas. “Cepat tidaknya penyaluran tunjangan non sertifikasi dan sertifikasi tri wulan II tergantung pemasukan berkas guru-guru ke Diknaspor. Kita upayakan sebelum akhir Juli ini tunjangan non sertifikasi dan sertifikasi tri wulan II sudah mausk ke disalurkan,” kata Lumiu.(*)


15 K A M I S ,

1 4

J U L I

2 0 1 1 Lyt: Alfian Tinangon

Sudah Lakukan Pengendalian Internal

Pemkab Minsel Target Raih WTP AMURANG—Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sementara melakukan pemeriksaan atas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Minsel 2010. Dalam pemeriksaan tersebut, Pemkab Minsel menargetkan mendapat opini Wajar Dengan Pengeualian (WDP). Meski sudah memiliki target seperti itu, tapi rupanya Pemkab Minsel masih harus bekerja keras. Menurut Sekkab Minsel Drs MC Kairupan, upaya untuk bisa mendapatkan WDP memang butuh kerja ekstra. Setidaknya mulai MC Kairupan dari tingkatan paling tinggi sampai terendah sekalipun, harus bisa menjalankan komitmen bersama. “Kalau punya komitmen pasti akan capai,” ujar Kairupan, kemarin. Mantan Kepala Inspektorat Sulut ini menambahkan, salah satu yang membuat Pemkab Minsel bisa mendapatkan opini yang baik tak lain, secara transparansi Pemkab Minsel sudah menjelaskan pada BPK semua yang terjadi. Dan yang paling utama adalah Pemkab Minsel sudah bisa menerapkan kepatuhan terhadap perundang-undangan dan sistem pengendalian internal. “Ke depan Pemkab akan melihat catatan apa yang akan diberikan BPK, sehingga bisa mengambil solusi apa yang harus dilakukan. Ingat, untuk mencapai opini WTP memang sangat sulit apalagi catatan yang diberikan sebelumnya disclaimer dan adverse. Ini satu tingkat yang sangat besar harus dilewati,” jelasnya. Yang jelas, sejauh ini lanjut Kairupan, Pemkab sudah berusaha memperbaiki penggunaan dana sejak Januari 2010 yang lalu menyusul pengelolaan keuangan Pemkab sudah masuk dalam program Sistim Informasi Daerah (Simda).(vif/gyp)

Dishutbun Ajukan Izin ke Kemenhut

Jalur Gunung Potong Segera Diperlebar RATAHAN - Pemkab Mitra berencana melakukan pelebaran jalur akses Noongan-Pangu (Gunung Potong). Pasalnya, jalur tersebut dinilai tidak representatif lagi untuk dilalui sejumlah kendaraan umum maupun berat. “Jalur tersebut merupakan jalan provinsi yang menghubungkan empat kabupaten yaitu Mitra, Minsel, Minahasa dan Boltim. Selain itu, kondisi jalan yang sempit, licin, berkelok-kelok dan hanya memiliki lebar empat meter bisa menyebabkan kecelakaan lalulintas. Untuk itu, Pemkab menilai jalan tersebut

perlu diperlebar,” jelas Kabag Humas Setkab Mitra Ezra Sengkey, kemarin (13/7). Lanjutnya, pelebaran sangat diperlukan mengingat saat ini jalan tersebut rawan longsor. Apalagi, pepohonan yang berada di sisi-sisi jalan telah gundul. “Dengan adanya pelebaran jalan, bisa sedikit mengurangi dampak longsor menimpa kendaraan yang melintas,” tukasnya. Di tempat terpisah, Kadishutbun Mitra Ir Jhon Ronsul membenarkan proses pelebaran jalan tersebut. Dishutbun, sambungnya, diberikan tugas untuk me-

ngawal proses tersebut dengan mengajukan izin ke Kemenhut. “Kami telah melayangkan surat permohonan izin pelebaran jalan ke Kemenhut. Ini dilakukan karena jalan tersebut berada di kawasan hutan lindung Gunung Soputan,” ungkapnya. Ronsul menambahkan, Dishutbun juga telah berkoordinasi dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VI Manado terkait hal tersebut. “Mudahmudahan, izin tersebut bisa dikaji dan disetujui sehingga proses pelebaran jalan segera dilakukan,” tuturnya.(cw-01/tas)

Fuad Kadir/Manado Post

RAWAN KECELAKAAN: Pemkab Mitra berencana melakukan pelebaran jalur Noongan-Pangu (Gunung Potong). Tampak situasi jalur Gunung Potong, kemarin (13/7).

Kumtua Minsel Terjerat Utang 13 M ADD Tidak Cair Editor: Peggy Sampouw Peliput: Veronica Sondang

Veronica Sondang/Manado Post

ALOT: Panggar DPRD Minsel melakukan pembahasan dengan Tim Anggaran Pemkab Minsel, kemarin (Rabu, 13/7), dipimpin Ketua DPRD Minsel Boy Tumiwa.

MC Kairupan ketika dimintai keterangan pun menyatakan sepakat atas langkah Sangkoy. Menurut Kairupan, jika melihat kondisi keuangan yang ada, memang sangat sulit. Sebab pemerintah masih memiliki banyak kewa-jiban. “Kita sependapat, ka-lau memang dewan sudah sosialisasikan seperti itu. Tapi untuk ADD 2011 ini, kami jamin akan dibayarkan,” jelas Kairupan. Sementara itu Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Minsel Tommy Lesar mengaku kecewa. Menurutnya, ADD sangat diharapkan masyarakat. Apalagi sejauh ini banyak Kumtua yang sudah berhutang bahan pada pihak ketiga untuk dipakai pada pembangunan desa. “Kalau tidak dicairkan

AMURANG—Harapan para hukum tua (Kumtua) dan masyarakat se-Minsel untuk menikmati Alokasi Dana Desa (ADD) 2009 tahap II dan 2010, pupus di tengah jalan. Setidaknya, pemerintah sudah memberikan isyarat jika ADD untuk dua tahun tersebut tidak akan dicairkan lagi. Menurut Ketua Komisi III DPRD Minsel Robby Sangkoy, pembayaran ADD 2009 tahap II dan ADD 2010 tidak usah diharapkan lagi. “Lebih baik secara terbuka kita sampaikan ADD yang Seharusnya Disalurkan kepada semua Kumtua, Pemkab Minsel kalau ADD 2009 dan 2010 sudah tak ada harapan Tahun Jumlah Dana Jumlah Desa lagi untuk dicairkan. 2009 Rp1.9 M 66 Pemerintah sudah tak akan 2010 Rp11.9 M 170 membayar ADD tersebut,” ujar Sangkoy, kepada Total ADD Rp13.8 M sejumlah wartawan Selasa Sumber: Apdesi Minsel, Juli 2011. (12/7) di ruang komisi. Kepada sejumlah wartawan Sangkoy mengatakan, dengan diungkapkan kepada semua lantas hutang-hutang desa akan dibayarkan Kumtua supaya Kumtua bahkan masyarakat dengan apa,” ujar Lesar sambil menambahkan tidak lagi berbulan-bulan mengharapkan ADD rasa kecewa mereka jika ADD tidak dicairkan. cair. “Ini saya sudah sampaikan kepada Kuntua Data yang ada, ADD 2009 tahap II yang ketika terjun ke lapangan, bahkan didengar juga harus dikeluarkan pemerintah sekira Rp1.9 oleh sejumlah tokoh masyarakat,” jelasnya miliar. Dan ADD 2010 sekira Rp11 miliar dengan lugas. lebih. Dengan total keseluruhan sekira Rp13 Di tempat terpisah Sekkab Minsel Drs miliar lebih (lihat grafis).(*)


MP K A M I S

1 4

J U I I

Punya agenda gereja yang ingin diberitakan?

SMS atau Hubungi

0853 4282 1130

17

2 0 1 1 Art:rusmanlinggama

Pendidikan Agama Jangan Diabaikan 1 M Bagi Guru AgamaSertifikasi di Talaud Editor/Peliput :

istimewa

KOMITMEN: Kakanwil Kemenag Sulut Drs Hi Halil Domu MSi ketika mengukuhkan pengawas dan guru agama professional se Kabupaten Talaud di aula Kemenag Talaud, kemarin

FKUB

Hari Ini Sekretariat Ditempati SEKRETARIAT Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB) Sulut akan mulai ditempati hari ini (Kamis, 14/7). Pemanfaatan gedung yang letaknya disamping Kantor Gubernur Sulut Jalan 17 Agustus ini diawali Cynthia Sepang dengan mengadakan rapat pengurus yang dimulai tepat pukul 10.00 Wita. Ketua FKUB Sulut Pdt Dr Nico Gara MA mengatakan, untuk peresmian gedung ini masih mencari waktu yang tepat. “Kami masih mencari waktu yang tepat untuk menentukan peresmian gedung tersebut karena harus menyesuaikan waktu Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang bersama dengan waktu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Drs H Halil Domu MSi,” jelasnya. Di sisi lain, Kasubag Hukmas dan KUB Kanwil Kemenag Sulut Evangeline Cynthia Sepang SPAK menjelaskan, untuk rapat pengurus FKUB Sulut ini akan membahas beberapa hal yang strategis. “Rapat ini akan dihadiri seluruh pengurus dan anggota FKUB terpilih,’’ jelasnya. Rapat ini lanjut Cynthia untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Selain itu membahas berbagai permasalahan yang muncul belakangan ini, terutama yang menyangkut kerukunan umat beragama. ‘’Karena salah satu tugas pokok dari Forum Kerukunan Umat Beragama yaitu menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama terutama di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara ini,” terangnya.(tas)

Tenni Assa

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulut Drs Hi Halil Domu MSi menegaskan, pendidikan agama jangan diabaikan. Karena itu guru agama diminta untuk terus meningkatkan kualitas mengajar sehingga mampu mendidik murid tidak saja pandai, tapi memiliki kualitas iman yang baik. Hal ini ditegaskannya ketika mengukuhkan 63 pengawas dan guru agama sertifikasi di Kabupaten Talaud, kemarin. Karena itu Domu berharap, dengan adanya sertifikasi ini kinerja para guru

akan semakin baik. Sebab bagaimanapun yang diharapkan nanti akan lahir anak-anak didik yang berguna bagi bangsa dan negara ke depan. 63 guru profesional ini terdiri atas 1 pengawas, 1 guru agama Islam, 1 guru agama Katolik dan 60 guru agama Kristen. Dana yang tertata dalam DIPA yang disiapkan untuk para guru profesional ini mencapai Rp1 miliar lebih. ‘’Untuk mendapatkan dana ini memang butuh perjuangan. Karena itu mari kita tingkatkan terus kinerja kita,’’ imbaunya. Domu juga mengingatkan para guru untuk secepatnya

melengkapi administrasi yang dibutuhkan. Sebab menurutnya, jika administrasi cepat maka segala proses pencairan akan cepat pula. Perhatian Kakanwil Kemenag Sulut ini mendapat apresiasi Bupati Talaud Drs Constantin Ganggali. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setkab Talaud, Ganggali menyatakan terima kasih karena Kanwil Kemenag Sulu telah

memberikan perubahan hidup bagi para guru di Talaud. Para pengawas dan guru agama profesional ini juga tak mampu menyembunyikan rasa sukacita mereka ketika menerima dana sertifikasi ini. Sebagai ungkapan terima kasih mereka kemudian memberikan cenderamata berupa replikasi kapal yang terbuat dari kayu hitam kepada Halil Domu.(*)


18

MP

Ada persoalan kemasyarakatan, atau peristiwa maupun kegiatan di sekitar lingkungan Anda?

SMS atau Hubungi

K A M I S

1 4

J U I I

081340682606 08124481729

firmantoboleu@gmail.com ham_mp@yahoo.com

2 0 1 1

Art: rusman linggama

SKPD

Evaluasi Tak Dilibatkan Wawali SEBELUM dilakukan rolling pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Wali Kota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit berencana mengevaluasi kinerja pejabat eselon II selama memimpin SKPD. Hal itu dilakukannya, menyusul laporan ketidakmaksimalan SKPD mengelola anggaran, baik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Saya baru menerima laporan kinerja SKPD yang yang kurang memanfaatkan dana yang ada di satuan kerjanya. Saya akan mengevaluasi dulu, bisa saja ada hambatan prinsip yang dihadapi SKPD, seperti keterlambatan menunggu Petunjuk Teknis (Juknis),” kata Djelantik. Hal senada dikatakan Ketua Bapejakat Drs Muhammad Mokoginta, rolling hanya sebatas pengisian jabatan kosong dan mendefinitifkan pejabat yang masih menyandang status Pelaksana Tugas (Plt). Namun, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyegaran di seluruh pimpinan SKPD. (fir/art)

KPUD

Landjar Tolak, Efendy Sujud Syukur KEKOSONGAN satu kursi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) pasca ditinggalkan Syam Sachrul Mamonto, membuka peluang bagi kandidat lainnya. Seperti Muhammad Salim Landjar dan Efendy Abdul Kadir. Keduanya ini sangat Efendy Kadir berpeluang, karena menduduki ranking 6 dan 7 saat Fit and Propertest (FPT) lalu. Dihubungi kemarin, Muhammad Salim Landjar menanggapi kursi kosong itu dengan tertawa. Menurutnya, untuk saat sekarang tidak ada untungnya lagi menjadi anggota KPUD. Alasannya, karena sudah tak ada kegiatan Pemilihan Umum (Pemilu) lagi. “Tugas anggota KPUD Bolmong sudah selesai, saat ini tinggal pertanggung jawaban saja. Jadi, untuk apa lagi menjadi anggota KPUD,” ujarnya. Ditempat terpisah Efendy Abdul Kadir, orang kedua yang berpeluang menggantikan posisi Sachrul mengatakan, dirinya siap menggantikan posisi yang ditinggalkan Ketua KPUD Bolmong. (fir/art)

17 Acara Untuk Pelantikan BERSATU Dimulai Dari Proses Adat Hingga Kenegaraan Editor: Martha Pasla Peliput: Firman Toboleu

SEMANGAT: Kelas baru, teman baru dan sekolah baru. Pusat perbelanjaan di Kotamobagu ramai dikunjungi siswa bersama orang tua untuk membeli seragam sekolah baru.

5 Desa Siap Gelar Pilsang BOLMONG—Lima Desa di Kecamatan Passi siap menggelar pesta demokrasi, untuk memilih sangadi (kepala desa). Dari kelima desa yang sudah siap itu, dua desa diantaranya sudah memasukkan berkas untuk pelaksanaan Pilsang, yakni Desa Nanasi Timur dan Desa Poopo Selatan. Sedangkan Desa Pangian Barat, Desa Poopo Barat dan Desa Insil Baru. Data resmi dari bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) menyebutkan, selama 2011 ini tercatat sudah sembilan

desa yang melaksanakan Pilsang. “Tahun ini sudah ada sembilan desa yang selesai melaksanakan Pilsang, tujuh diantaranya sudah dilantik,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pemdes Cymmy Wua SSTP ME, kemarin. Lanjutnya, masih ada dua desa yang sudah menggelar Pilsang tapi berkasnya belum masuk ke pemdes. “Berkas Desa Manembo belum masuk, sedangkan Desa Inobonto berkasnya sudah masuk, tinggal SK dari BPD yang belum,” kata Cymmy. (fir/art)

Pemkot Tanggung Biaya Prajab CPNS KOTAMOBAGU—Anggaran Rp1,7 miliar dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu untuk membiayai Pra Jabatan (Prajab) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding angka yang dipatok Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sekira Rp641 Juta. Angka yang terbilang fantastis ini diakui Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu Drs Muhammad Mokoginta. Mokoginta mengatakan, Muhammad itu sudah menjadi konsekuensi dari pemerintah. “Kami dalam pembiayaan selalu berdasarkan aturan dan sudah berkonsultasi dengan pihak BPK, dan Prajab memang menjadi tanggungjawab pemerintah,” ujarnya. Menurutnya, dana Prajab yang ditata

dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebenarnya Rp900 Juta. Anggaran tersebut untuk membiayai sekira 300 CPNS. Namun, keluarnya Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 11/2010 tentang Standar Biaya Umum Diklat Prajabatan, termasuk Diklat PIM, terpaksa dilakukan perubahan anggaran. “Alasan yang sangat mendasar bagi Pemkot, sebenarnya tidak Mokoginta ingin memberatkan CPNS yang notabene belum menerima gaji 100 persen,” terang Mokoginta. Ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Diklat Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Drs Mudini Mokodompit mengatakan, penambahan anggaran dilakukan menyusul perubahan keputusan dari LAN.(fir/art)

BOLMONG — Ada sekira 17 rangkaian acara dalam pelantikan bupati dan wakil bupati Bolmong terpilih Salihi Mokodongan dan Yanni Tuuk. Mulai dari prosesi adat Bolmong sampai prosesi kenegaraan. Dimulai pukul 08.00 Wita dan akan berakhir sekira pukul 17.00 Wita. Tak berhenti sampai disitu saja. Berdasarkan roundown (jadwal) yang disusun Bagian Kehumasan dan Protokoler Pemkab Bolmong, acara akan dimulai pukul 08.00 Wita dengan agenda acara pelepasan adat pasangan BERSATU dari

kediaman Salihi Mokodongan. “Prosesi adat tidak pernah terlepas dari acara kenegaraan. Karena itu, bupati dan wakil bupati yang akan dilantik, akan diantar dengan adat,” kata Kabag Humas Sitti Rafiqah Bora SE. Dari jadwal acara tersebut, terlihat Gubernur Sulut SH Sarundajang akan datang bersama Ketua PKK Sulut Dra Deetje Laoh Tambuwun-Sarundajang. Gubernur akan melantik pasangan bupati dan wakil bupati, sementara Deetje, sapaannya, akan melantik Rumi Mokodongan-Dilapanga sebagai Ketua PKK Bolmong. Sementara Ketua Panitia Lokal M Budi Damopolii mengaku, pihaknya tetap siap membantu tugas Pemkab Bolmong dalam mempersiapkan pelantikan. “Kami akan selalu bersama-sama demi suksesnya acara. Kami masyarakat Lolak siap mendukung dan menjaga Lolak agar aman, nyaman, kondusif, dan lancar,” kata Damopolii. (fir/art)

Polres Siapkan 450 Personil TNI Siap Back-Up BOLMONG — Untuk menjamin rasa aman dan nyaman saat pelantikan pasangan Salihi Mokodongan dan Yanni Tuuk sebagai bupati dan wakil bupati Bolmong terpilih, Kepolisian Resor (Polres) Bolmong akan menurunkan sekira 450 personil. Jumlah ini akan ditambah dengan personil polsek-polsek terdekat ditambah BKO dari Polda Sulut. Menurut Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno, sampai kini situasi dan kondisi di Lolak masih aman terkendali. Tidak ada riak-riak yang mengarah pada gangguan kamtibmas. “Masih aman terkendali. Dan kami harapkan, ini berjalan sampai setelah pelantikan,” kata Enggar. Soal jumlah personil Enggar mengatakan, itu hanya bersifat antisipasi dini saja. Apalagi, kemungkinan orang yang akan hadir dalam acara pelantikan mencapai ribuan bahkan puluhan ribu orang. “Dari daftar undangan saja diketahui panitia menyebarkan sekira 2 ribu undangan. Ditambah dengan pendukung, ya

Salihi Mokodongan dan Yanni Tuuk

bisa saja puluhan ribu,” sebutnya. Terkait pengamanan, Dandim 1303 Letkol Inf Danu Prionggo mengatakan, pihaknya tetap siap membackup kepolisian dalam pengamanan. “Karena itulah, saya minta bupati dan wakil bupati terpilih harus merangkul semua stake holders terutama semua komponen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah harus dilibatkan. Bukan hanya saat pelantikan, tetapi sampai akhir masa jabatan,” kata Danu. (fir)




      

K A M I S ,

1 4

J U L I

 



19

2 0 1 1 Lyt: Alfian Tinangon

Inspektorat Sulut Audit 10 SKPD

BOLTIM

Mamahit: Pekan Depan Turun

Lensun: Tak Gampang Ganti Ibukota

Editor: Idham Malewa Peliput: Chanly Mumu

WACANA pemindahan ibukota Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tiba-tiba menyeruak. Ada sebagian warga mengusulkan relokasi ibukota Kabupaten Boltim dari Tutuyan. Namun Wabup Boltim Medy Lensun menampik sambil mengaku tak semudah diusulkan. “Ibu Kota tetap Tutuyan. Dan untuk pindah tidak mudah. Karena tidak ada landasan hukum yang kuat. Medy Lensun Jadi masyarakat jangan terprovokasi, khususnya masyarakat Tutuyan,� jelasnya kepada wartawan, Rabu (13/7) kemarin. Menurut Lensun wacana perpindahan ibu kota memang sangat sensitif. Apalagi melihat sejarah berdirinya Ibukota Kabupaten di Tutuyan yang berjalan alot. “Makanya saya mengimbau kepada semua pihak jangan memperkeruh situasi dengan terus menggulirkan bola liar perpindahan ibu kota, karenan nanti akan menggangu stabilitas di Ibukota,� ujarnya.(cw-03/ham)

TUTUYAN — Kinerja 10 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mendapat perhatian khusus Inspektorat Provinsi Sulut. Pengakuan Kepala Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Meike Mamahit Inspektorat Sulut akan mengaudit laporan penggunaan dana 10 SKPD Boltim pekan depan. 10 SKPD yang dimaksud yaitu DPPKAD, Setda, Setwan, Inspektorat, Bappeda, Kesbang, Sat Pol PP, BPMD, BPPKBPA, dan BKDD. “Sisanya akan diperiksa inspektorat daerah sesuai MoU,� ujarnya ketika ditemui di Auditorium Tutuyan, Rabu (13/7) kemarin. Namun menurut Mamahit, Inspektorat Provinsi hanya turun untuk memeriksa tahun

10 SKPD akan Diperiksa Inspektorat Sulut 1. DPPKAD 2. Setda 3. Setwan 4. Inspektorat Boltim 5. Bappeda 6. Kesbang 7. Sat Pol PP 8. BPMD 9. DPPKBPA 10. BKDD

pemeriksaan kali ini untuk pembinaan. “Jadi ketika didapati ada yang kurang dari masingmasing SKPD akan langsung diberi pembinaan di tempat,� tutupnya.(cw-03/ham)

Gaji 13 Tuntas Dibayar

BOLSEL

PNS Resmi Gunakan KPE

RUSAK: Ruas Jalan Atoga-Mooat masih ada beberapa titik yang perlu pembenahan setelah terganggu akibat hujan beberapa waktu lalu.

PROGRAM pemkab Bolsel berupa pengadaan Kartu Pegawai Elektronik (KPE) direalisasikan, kemarin. Sekira pukul 10.00, ribuan PNS antri di Aula Kantor Bupati mengurus kartu pegawai tersebut. “Kartu KPE ini sangat berarti dan multiguna bagi PNS,� ucap Sekretaris Kabupaten Drs Gunawan M Lombu Menurut Lombu yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dra Selviah Van Gobel, kartu ini nantinya memiliki berbagai fungsi. Yakni, sebagai kartu pegawai penganti Karpeg, kartu Askes penganti kartu kuning, kartu pensiun, kartu perumahan, serta kartu Perbankan untuk pembayaran gaji melalui ATM. Sementara itu Kepala Ranting Bank Sulut Molibagu Dianan Mokoginta menambahkan, KPE ini juga bisa digunakan untuk mengakses informasi saldo, penarikan uang tunai di semua mesin ATM, transfer uang lewat rekening, pembelian pulsa, serta bayar tagihan HP. �Dengan mengunakan kartu ini PNS lebih dimudahkan dalam melaksanakan transaksi,� katanya.(old/irz)

Bolsel Salurkan Akte Kelahiran Gratis Masyarakat Kurang Berminat MOLIBAGU—Warga Bolsel yang malas mengurus surat akte kelahiran, menjadi perhatian pemerintah. Meski sudah digratiskan pemerintah sekalipun, animo masyarakat disini untuk mendatangi instansi terkait masih terbilang minim. “Program pemerintah daerah berupa pengratisan pembuatan

akte kelahiran masih dianggap hal biasa oleh masyarakat di sini,� ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs Agus Mooduto, kemarin. Menurut Agus, dari target 15 ribu orang, sampai kemarin baru 1.000 lebih yang datang mengurus di kantor Capil. �Paling banyak datang adalah warga yang berasal dari Pinolosian dan Bolaang Uki, sedangkan dari Kecamatan Posigadan belum ada,� ungkapnya. Selain itu, dia menegaskan, progran Pemkab ini mengacu pada Perbup 31 Tahun

Bank Sulut Capem Tutuyan Mitra Pemkab Boltim

Urus KPE PNS Gratis Tun Emir Sumba, SE

anggaran buku 2011 triwulan I. “Untuk triwulan II dan selanjutnya nanti akan ditangani Inspektorat Kabupaten. Sedangkan untuk Inspektorat Kabupaten sendiri selanjutnya nanti diperiksa BPK Provinsi,’’paparnya. Lanjut Mamahit, tujuan utama

KEMITRAAN BANK Sulut Cabang Pembantu Tutuyan, Bolmong Timur (Boltim) sudah terjalin dengan baik. Sejak hadir di Boltim Bank Sulut banyak menopang program pemerintah nasional dan daerah. Salah satu bukti sinergitas adalah penerbitan Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik (KPE) untuk semua PNS Boltim. KPE membantu dan mempermudah PNS. KPE bisa dijadikan kartu debet, ATM, tabungan, pengambilan gaji, sekaligus berisi data kepegawaian yang bisa diakses para pegawai. ‘’Kartu ini sangat membantu. Semua biaya ditanggung Bank Sulut,� ujar Kepala Bank Sulut Cabang Pembantu Tutuyan Tun Emir Sumba di Auditorium Tutuyan, Rabu (13/7) kemarin. Sosialisasi dihadiri Wakil Bupati Boltim Medy Lensun, para pejabat eselon dua dan PNS. Pemkab Boltim sangat merespon terobosan penting ini. Sumba yang mengenakan kemeja casual hitam merasa bahagia dengan sambutan Pemkab. Dia pun mengucap terimakasih kepada bupati dan wakil bupati Boltim yang merespon baik kegiatan ini. “Dengan adanya suport dari bupati dan wakil bupati maka Bank Sulut akan semakin optimal meningkatkan pelayanan kepada pegawai dan masyarakat,’’ paparnya. Medy Lensun tampak berseri-seri saat membuka acara tersebut. Menurutnya, KPE pasti akan sangat membantu dan mempermudah PNS dan merupakan langkah maju untuk Boltim. “Sekarang era informasi dan teknologi terbuka, adanya KPE akan sangat membantu. PNS tidak akan repot lagi,� ujarnya sambil menganjurkan para PNS berpartisipasi untuk mensukseskan program KPE tersebut.(*)

Wakil Bupati Boltim Medy Lensun, Pemimpin Cabang Pembantu Tutuyan Bank Sulut Tun Emir Sumba SE, dan Kepala BKDD Boltim MR Alung SE, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Para Kepala SKPD se-Boltim tampak antusias mengikuti penjelasan KPE.

Kepala Inspektorat Meike Mamahit, Kepala Bapelitbangdal Denny Mangala, dan Kepala BKDD Boltim MR Alung SE ketika mendapat kesempatan sebagai PNS pertama yang difoto untuk pembuatan KPE.-1

Pemimpin Cabang Pembantu Tutuyan Bank Sulut Tun Emir Sumba SE ketika memberikan sambutan di hadapan para SKPD se-Boltim yang hadir.

2011 tentang Pemberian Dispensasi Pelayanan Akte Kelahiran Gratis. “Ini murni program pemerintah daerah karena masih banyak warga disini yang belum memiliki akte kelahiran,� jelasnya. Sementara itu pemerhati pembangunan Bolsel Zaenal Gobel SH menambahkan, program yang baru pertama kali dilaksanakan di Bolsel ini mestinya ditunjang oleh semua pihak. “Ini merupakan program pemerintah daerah yang sangat menyentuh kepentingan rakyat,� tegas Gobel.(old/irz)

Paling Cepat se Bolmong TUTUYAN — 1.330 pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Boltim merasa lega. Terhitung mulai Rabu (13/7) kemarin mereka mencicipi gaji 13. Mulanya mereka sangsi kalau prosesnya secepat itu. ‘’Telah dicairkan bendahara SKPD,’’aku dua PNS perempuan di sekretariat kabupaten. Asisten III Djainudin Mokoginta pun mengklaim pencairan di Boltim tercepat dari 4 kabupaten/kota se-Bolmong Raya. “Pencairan di Boltim paling cepat se-Bolmong Raya, karena pencairan hanya selang satu minggu setelah turunnya juknis,’’kata Mokoginta Menurut pria kharismatik ini, pembayaran langsung dilakukan kepada masing-masing PNS. ‘’Hanya satu hari, ketika

Djainudin Mokoginta

dana sudah di tangan bendahara masing-masing SKPD, langsung dibayarkan ke semua PNS,� ungkapnya kemarin. Pernyataan Mokoginta pun diaminkan Kabag Humas Boltim Arfan Palima. Dia mengingatkan semua PNS agar mengimbanginya dengan peningkatan kinerja. “Pemkab sudah memberikan hak PNS, makanya mulai besok (hari ini, red) semua PNS harus tingkatkan ki-nerja terutama soal kedisiplinan dan optimalisasi pelayanan publik,� katanya.(cw-03/ham)


BOLMUTMANIA

24

moralitas

akuntabilitas

normatif

K A M I S, 1 4 J U L I

inovatif

amanah

2 0 1 1

Budi Santoso

KTNA

Petani Tunggu Sosialisasi SEKIRA 20 pengurus Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XIII dari Kabupaten Bolmut yang ikut Pekan Nasional (Penas), Rabu (13/7) kemarin, melapor ke Bupati Drs Hi Hamdan Datunsolang MM. “Kami harapkan usai melapor kontingen KTNA ini bisa secepatnya melaksanakan sosialisasi dan melibatkan petanipetani asal Bolmut. Kita juga ingin menimba ilmu hasil yang mereka dapatkan disana,” tutur Tasmin salah satu petani di Pinogaluman. Rombongan ini dipimpin langsung Ketua KTNA Kabupaten Bolmut Frangky Chendra di terima bupati saat kegiatan Government Mobile (GM) di desa Batu Tajam Kecamatan Pinogaluman. Bupati dalam sambutannya mengaku bangga atas keikutsertaan itu, apalagi Stand Pemprov Sulut termasuk stand Pemkab Bolmut, meraih juara I sebagai stand terbaik. “Warga Bolmut patut berbangga dengan keberhasilan dan kekompakan ini. Harapan pemerintah, agar seluruh kontingen yang mengikuti Penas KTNA bisa menyalurkan ilmunya kepada petani dan nelayan lainnya.” ujarnya. Ketua KTNA Bolmut Frangky Chendra, menyatakan saat ini pihaknya sudah menyiapkan program untuk melaksanakan sosialisasi hasil Penas yang mereka ikuti. (kly/ayi)

JAMNAS

Kontingen Pramuka Tiba Hari Ini USAI mengikuti pelaksanaan jambore nasional (Jamnas) di Kabupaten Ogan Provinsi Sumatera Barat, sejak 2 Juli 2011 lalu, kontingen Pramuka Bolmut dijadwalkan hari ini pulang. Bila tak ada aral Abdul Najarudin Maloho melintang kontingen Pramuka akan disambut langsung oleh Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Kabupaten Bolmut Drs Hamdan Datunsolang MM, di aula kantor Bupati. “Rencanannya kontingen ini akan disambut langsung oleh pak bupati selaku ketua majelis,” ujar Sekretaris Kwarcab Bolmut Abdul Najarudin Maloho SPd MSi. Pasalnya, prestasi yang disumbangkan dalam keikutsertaan kontingen Pramuka di Jamnas, sudah mengharumkan nama Bolmut sebagai salah satu daerah yang baru dimekarkan. “Dengan kesuksesan mengikuti kegiatan jambore nasional ini para peserta tentunya akan menjadi panutan dikalangan pelajar maupun masyarakat Bolmut,” ujarnya. (kly/ayi)

CMYK

Pemkab Optimis Raih WTP Warga Harus Manfaatkan GM BOROKO— Pelayanan langsung kepada masyarakat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), lewat program Government Mobile (GM) kembali digelar. Buktinya, Rabu (13/7) kemarin, giliran masyarakat Desa Batutajam Kecamatan Pinogaluman mendapatkan kesempatan pelayanan PROGRAM ANDALAN: Bupati Drs Hi Hamdan Datunsolang saat lansung dari Pem- membuka pelaksanaan program Government Mobile (GM) bebarapa kab. “GM ini meru- waktu lalu yang disaksikan warga Bolmut. pakan jawaban atas Dari GM kali ini hasil pelayanan yang dimasalahmasalah yang menjadi kendala masyarakat dalam mengurus adiministrasi,” kata Bupati Drs Hi berikan, di bidang kesehatan 164 orang, dengan Hamdan Datunsolang MM,. rincian KB 44 orang dan akseptor, Discapilduk 248 dokumen yang terdiri dari KTP 63 orang, Bupati pertama pilihan rakyat Bolmut ini, mengingatkan agar warga tidak melewatkan Kartu keluarga 72 orang, akte 113 orang, kantor Satu Atap, Fiskal, SITU, HO dan TDP masingkesempatan pelayanan langsung. Apalagi, hanya masing 2 dokumen. Program GM ini juga Bolmut satu-satunya daerah di Sulut yang dirangkaikan dengan penerimaan kembali melaksanakan program ini. “Manfaatkanlah peserta Penas KTNA XII Kabupaten Bolmut semua pelayanan yang diberikan oleh masingmasing SKPD dengan efektif, agar masyarakat yang baru kembali dari Kutai Kartenegara Kaltim serta penyerahan akta nikah kepada 9 pasang terbantukan lewat berbagai pelayanan yang peserta kawin massal.(kly/ayi) diberikan dalam kegiatan ini,” tandas bupati.

Gelar Aksi Damai

Mahasiswa Desak Percepatan Pembangunan BOROKO –Aktivis Mahasiswa yang menamakan kelompok aliansi mahasiswa peduli Bolmut, Rabu (13/7) kemarin menggelar aksi damai di depan kantor Bupati dan kantor Dewan Kabupaten Bolmut. Aksi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa ini dipimpin oleh keordinator lapangan (Korlap) Junaidi Harunja. Dalam orasinya, ia menuntut agar pemerintah eksis dalam perjuangan hak-hak rakyat kecil diberbagai bidang. Bahkan dalam pernyataan sikap mereka menyatakan bahwa Kabupaten Bolmut dari tahun ke tahun harus lebih maju bukan sebaliknya. “Pembangunan adalah tanggung jawab Pemkab sebagai penyelenggara roda pemerintahan untuk lebih baik lagi dalam menangani masalah yang ada pemerintah ha-

rus peka dengan persoalan yang ada di masyarakat,” ujar Junaidi yang diamini oleh seluruh pendemo. Katanya, polemik yang tak kunjung habis hanya akan memperlambat proses pembangunan. Padahal. persoalan-persoalan urgen seperti, masalah indikasi penggunaan ijasah instan, pembangunan infrastruktur, pengadaan mobil dinas, hingga pemberiaan ijin usaha pertambangan masih di depan mata dan harus diselesaikan. “Persoalan-persoalan ini harus dituntaskan. Tanggungjawab pemerintah itu besar dan harus lebih baik lagi dalam menangani masalah yang ada,” ingat Junaidi. Sekda Drs Reky Posumah yang menyambut kedatangan pendemo

menyatakan pembangunan di Kabupaten Bolmut telah memenuhi berbagai indikator pembangunan di daerah seperti peningkatan mutu pendidikan, pengelolaan administrasi keuangan dan pelayanan publik dan fasilitas masyarakat. “Sangatlah salah, jika ada warga yang mengatakan tidak ada perkembangan pembangunan di Kabupaten Padi ini,” tegasnya. Senada Ketua Komisi III Dekab Suriansyah Korompot SH, mengaku siap menampung aspirasi Mahasiswa untuk diteruskan kepimpinan selanjutnya dibahas bersama. “Saya telah menampung aspirasi mahasiswa dan selanjutnya akan kita bahas bersama pimpinan dalam hal ini Ketua Dekab Bolmut Karel Bangko SH,” jelas Korompot.(kly/ayi)

Tata Kembali Aset Daerah Editor : Haryadi Peliput : Jackly Makarawung

BOROKO—Seperti telah ditargetkan, Pemkab Bolmut, optimis meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam hal pengelolaan keuangan daerah 2011 ini. “Kami percaya untuk pengelolaan keuangan tahun ini Pemkab sangat beroptimis untuk meraih opini WTP. Apalagi ada pembenahan-pembenahan internal yang telah dilakukan,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Hamka SH MAP kemarin, menambahkan Pemkab terus berupaya untuk membenahi pengelolaan keuangan dan penataan aset daerah. Untuk meraih opini WTP pihaknya telah menggenjot lewat penataan laporan keuangan secara tertib administrasi yang didasari dengan aturan yang berlaku. Khusus penataan aset yang dibenahi Pemkab Bolmut termasuk yang dihibakan Pemkab Bolmong Induk saat Bolmut dimekarkan. “Kami telah bekerjasama dengan kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang di

Leopold Dalope

Manado. Gunanya untuk menaksir aset-aset tidak bergerak milik Pemkab,” jelas mantan sekretaris dewan ini. Pada 2010, pengelolaan keuanganPemkab Bolmut telah mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Sehingga, dari Departemen Keuangan Republik Indonesia telah memberikan dana insentif daerah sebesar Rp23 M. “Pemerintah akan terus berupaya untuk untuk menertibkan administrasi dan pengelolaan keuangan,” janji Asisten III Pemkab Bolmut Leopold Dalope SE ME.(kly/ayi)

Rp1,5 M BOS Siap Dikucurkan BOROKO—Kucuran anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Rp1,5 miliar triwulan III, di sekira 103 sekolah siap disalurkan. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bolmut Drs Hi Erikson Tegila. “Berkas permintaan siap untuk dimasukan ke Dinas Pendapatan

dana BOS yang disalurkan berjumlah Rp Rp1.502.741.000 dan diperuntukan bagi 103 sekolah. Alokasinya untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp1.042.323.500 untuk 83 sekolah. Sedangkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp460.417.500, bagi 19 sekolah (lihat grafis,red). “Penyaluran dana BOS ini akan langPenerima Dana BOS 2011 sung ditransfer melalui rekening seJumlah Sekolah Alokasi Dana kolah maSMP 19 Rp460.417. 500, sing-masing. SD 84 Rp1.042.323.500 Setelah ditransfer peJumlah : Rp1.502.741.000 ngelola dana Sumber: Dikpora BOS yakni Kepsek harus Pengelolaan Keuangan dan Aset menggunakan sesuai peruntukan Daerah (DPPKAD), guna proses antara lain kebutuhan sekolah pencairannya,” ujar Tegila maupun para siswa,” jelasnya. Dikpora telah bertekad untuk kemarin. Berdasarkan data yang di- mempercepat pencairan BOS peroleh wartawan koran ini, total triwulan III ini. (kly/ayi)


CMYK

24 K A M I S

1 4

J U I I

2 0 1 1

Art:rusmanlinggama

DAPUR UMUM

7 Tahun Minahasa Hilang 17 M

Siapkan 30 Juru Masak

Akibat Tunggakan Pajak MBH

SEIRING meningkatnya jumlah pengungsi yang tersebar di SMA Kristen 1, SMK Kristen 1, dan SMPN 1, Pemkot melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) meningkatkan pelayanan dapur umum di kantor Wali Kota Tomohon Ex Rindam. Sebanyak 30 juru masak dikerahkan untuk melayani warga. “Juru masak diperbanyak sehingga konsumsi yang disediakan bisa mencukupi mengantisipasi banyaknya pengungsi,” terang Kabag Kesra Setkot Tomohon Merry Wajong SE.(vip/syl)

WTP

Liuw Apresiasi Masukan DPRD PEMKOT Tomohon melalui keasistenan administrasi umum mengapresiasi upaya DPRD yang melakukan studi banding ke Tangerang Selatan (Tangsel) terkait pengelolaan keuangan daerah. “Tentunya setiap masukan konstruktif untukmembantu Pemkotmengejar WTP patut diapresiasi,” ujar Asisten Administrasi Umum Setkot Tomohon Ir Ervinz Liuw. Pihaknya sementara ini terus berbenah untuk pengadministrasian penatakelolaan keuangan daerah. Sebab itu, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dievaluasi per keasistenan dalam setiap rapat koordinasi evaluasi (Rakorev). (vip/syl)

SENDANGAN

Dikunjungi Tim Pusat SENDANGAN, Kecamatan Kawangkoan menjadi salah satu dari sembilan kelurahan yang mendapat nilai tertinggi dalam seleksi administrasi perlombaan tingkat Nasional. Prestasi yang diraih ini sendiri merupakan aktualisasi komitmen kerakyatan Bupati Minahasa Drs Stefanus Vreeke Runtu terhadap pembangunan di desa dan kelurahan. Untuk mengklarifikasi administrasi yang dimasukan, Rabu (13/7) kemarin, tim pusat dari Direktorat Jenderal PMD Kemendagri yang diketuai Rewang Budiana SH Msi, mengunjungi Kelurahan Sendangan. Pertemuan ini sendiri dipusatkan di Balai Kelurahan Sendangan. Dalam kesempatan ini Kepala Badan PMPD Minahasa Glady Kawatu SH Msi menyampaikan presentasi di depan tim penilai pusat. (ylo/syl)

dokumen/manado post

RUGI: Manado Beach Hotel (MBH) tak pernah memberikan kontribusi bagi Pemkab Minahasa.

Awasi Pelaksanaan Proyek TONDANO- Pelaksanaan proyek di Minahasa mulai berjalan. Wakil Ketua DPRD Minahasa yang juga anggota Fraksi Demokrat Denny Tombeng SE, berjanji akan mengawasi pelaksanaan proyek. “Ini bertujuan agar pekerjaan di lapangan benarbenar sesuai bestek,” tegas Tombeng. Tambahnya, anggota Fraksi Demokrat yang ter-

sebar di empat dapil, harus bisa memantau pekerjaan proyek di lapangan. “Kualitas pekerjaan proyek di lapangan sangat ditentukan dari pengawasan masyarakat. Bila ada yang mencurigakan, masyarakat bisa melaporkan masalah tersebut ke instansi terkait dalam hal ini Dinas PU, DPRD Minahasa atau kepada aparat penegak hukum.” (ylo/syl)

Denny Tombeng

CNR: Bantu Pengungsi Lokon

Careig Runtu

TONDANO - Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Careig Naichel Runtu (CNR), mengajak warga Minahasa, untuk mendoakan dan membantu korban Gunung Lokon. Ia meminta warga Minahasa yang rumahnya berdekatan dengan wilayah Tomohon dan Gunung Lokon agar tetap waspada. “Diharapkan warga Mi-

nahasa bisa memberikan bantuan kepada mereka yang kini sedang mengungsi. Torang samua basudara, mari jo saling bantu saudara kita di Tomohon, agar beban mereka bisa diringankan. Torang berdoa di setiap ibadah agar Gunung Lokon kembali tenang dan para pengungsi diberikan ketabahan dalam iman,” ujar Carieg.(ylo/syl)

TONDANO- Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Manado Beach Hotel (MBH), selang tujuh tahun, membuat Kabupaten Minahasa kehilangan pendapatan sebesar kurang lebih Rp17 miliar. Hal ini diungkapkan langsung oleh Sekkab Minahasa Drs Warouw Karouwan MM kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya. Menurut Karouwan, Rp17 miliar dana itu berasal dari tunggakan PBB MBH selang tujuh tahun yang mencapai Rp6,5 miliar dan hilangnya insentif yang harus diterima selama tujuh tahun yang mencapai Rp10,5 miliar. “Bila

lunas PBB, tiap tahun Kabupaten Minahasa akan mendapatkan dana insentif dari Departemen Keuangan sebesar Rp1,5 miliar. Namun disayangkan selang tujuh tahun ini PBB Kabupaten Minahasa tidak bisa mencapai 100 persen, karena adanya tunggakan MBH,” tegas Karouwan. Lanjutnya, pihak MBH seharusnya bisa membayar tunggakan mereka. Apalagi saat ini yang mengelola MBH masih ada. Ini dibuktikan dari lahan yang disewakan MBH selang 25 tahun kepada Tasik Ria Resort dan Minahasa Prima Resort. Terpisah salah satu Wakil Ketua DPRD Minahasa Janas Perengkuang kepada wartawan koran ini mengungkapkan, sudah selayaknya Pemkab mendesak MBH untuk segera menuntaskan tunggakan PBB yang mencapai Rp6,5 miliar. (ylo)

Eman Persingkat Kunjungan Kerja TOMOHON—Plt Wali Kota perkembangan situasi Lokon. Terkait Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak dengan penghargaan sebagai kota mempersingkat kunjungan kerja penggerak koperasi, Hasan menghamengikuti Smesco UKM Fesyen dan rapkan dapat menekan angka pengAsesoris Expo yang dilaksanakan hingga 17 Juli mendatang. Usai menerima penghargaan Tomohon sebagai Kota Penggerak Koperasi 2011 dari Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Dr Sjarifuddin Hasan MM MBA di SME Tower Jakarta Selatan, Rabu (13/7) kemarin, Eman langsung bertolak. Alhasil, sejumlah agenda kegiatan pun PRESTASI: Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin dibatalkan untuk me- Hasan memberikan penghargaan Kota Penggerak mantau langsung situasi Koperasi kepada Plt Wali Kota Jimmy Feidie Eman. masyarakat yang di lokasi pe- angguran dan mampu menciptakan ngungsian SMA Kristen 1 Tomohon. lapangan kerja. Sebab itu, ungkapnya, “Melihat situasi dan kondisi yang pemerintah akan berupaya menuju ada, akan langsung kembali ke revitalisasi koperasi 2014 mendatang. Tomohon dan tidak perlu menunggu “UKM memiliki pengaruh yang sigwaktu lama usai terima penghargaan,” nifikan dalam pertumbuhan ekonoterang Eman yang terus memantau mi,” pungkasnya.(vip/syl)


Mana

do Po

SPORTIVITAS

st

K A M I S

1 4

J U I I

25

2 0 1 1

Art:rusman linggama

BRASIL

VS

EKUADOR

ULTRA-OFENSIF

DATA DAN FAKTA Rekor Pertemuan 29 Mar 2009, (KPD 2010) Ekuador 1-1 Brasil 17 Okt 2007, (KPD 2010) Brasil 5-0 Ekuador 03 Jul 2007, (Copa America) Brasil 1-0 Ekuador 09 Okt 2006, (Uji Coba) Brasil 2-1 Ekuador Lima Pertandingan Terakhir BRASIL 10 Jul 2011, (CA) Brasil 2 - 2 Paraguay 04 Jul 2011, (CA) Brasil 0 - 0 Venezuela 08 Jun 2011, (FM) Brasil 1 - 0 Romania 05 Jun 2011, (FM) Brasil 0 - 0 Belanda 27 Mar 2011, (FM) Brasil 2 - 0 Skotlandia EKUADOR 10 Jul 2011 (CA) Venezuela 1 - 0 Ekuador 04 Jul 2011 (CA) Paraguay 0 - 0 Ekuador 08 Jun 2011 (FM) Ekuador 1 - 1 Yunani 02 Jun 2011 (FM) Kanada 2 - 2 Ekuador 29 Mei 2011 (FM) Meksiko 1 - 1 Ekuador

HAUS GOL: Striker Brasil Neymar terus mengasah naluri mencetak golnya, pada latihan di Buenos Aires, Argentina, Senin (11/7) lalu.

EDITOR: IRVAN SEMBENG

SERANGAN dari segala penjuru seperti yang diperlihatkan Argentina saat membantai Kosta Rika 3-0, dipastikan akan diperagakan anak-anak Brasil. Ya, tak ada pilihan lain bagi pasukan Samba pada saat melakoni laga terakhir grup B lawan Ekuador Jumat pagi ini. Taktik ultra-ofensif Menezes dengan formasi 42-1-3 akan tetap diandalkan, apalagi para pemain memberikan dukungan dengan strategi ini. “Bagus bermain seperti ini karena penyerang tengah jadi memiliki pendamping di sisinya. Mano melakukan pekerjaan yang bagus,” ucap striker Neymar. Dengan dukungan para pemain, nantikan formasi 4-2-1-3 tetap di pakai Menezes. Brasil memang membutuhkan semua opsi ofensif mengingat Ekuador memiliki pertahanan yang cukup kuat. Dalam dua partai, tim asuhan Reinaldo Rueda baru kemasukan satu gol. Keyakinan Selecao untuk kembali mengusung taktik all-out attack juga didukung kondisi lini depan Ekuador yang agak lemah. La Tri adalah satu-satunya tim yang belum mencetak gol dalam dua pertandingan. Brasil bisa optimistis pertahanan tidak akan

terlalu terancam selagi mereka fokus menyerang. Pasalnya Selecao butuh kemenangan untuk mematikan tiket ke babak perempat-final Turnamen Copa America 2011 yang direhat di Argentina itu. “Kami semua tahu ini akan jadi partai sulit lagi buat kami. Kami memiliki tanggung jawab untuk menang dan kami akan bertarung sampai akhir untuk mendapat hasil yang kami inginkan,” lanjut striker yang jadi buruan nomor satu raksasa Spanyol Real Madrid itu. Brasil tak lagi memikirkan bagaimana cara agar bisa bermain cantik di lapangan. Yang ada dalam benak para pemainnya saat LANGSUNG DI RCTI JUMAT (14/7) 08:45 WITA

ini hanyalah bagaimana caranya menang. “Bermain cantik selalu menyenangkan, tapi satu-satunya yang diperlukan saat ini adalah hasil yang bisa membuat kami bertahan,” tegas penyerang Brasil Fred. “Kami harus menang, lalu setelah itu barulah kami bisa memikirkan bagaimana caranya tampil lebih baik dan memainkan sepakbola yang suka dilihat oleh para fans,” lanjut pemain yang mencetak gol telat untuk Brasil saat berimbang 2-2 kontra Paraguay di laga kedua itu. Kiper Julio Cesar mengamini penegasan rekannya tersebut. Ia pun menggarisbawahi tidak perlunya permainan menawan di laga nanti. “Ini adalah sebuah laga menentukan, kami harus bisa melewatinya. Aku tidak peduli bagaimana caranya. Itu tidak penting. Jika kami menang dengan setengah gol pun

BRASIL Julio Cesar (gk)

VS

EKUADOR

Elizaga (gk) Reasco

Andre Santos

Araujo

Lucio Thiago Silva

Ganso

Ramires Pato

Cili Juara Grup C

lantas mengenai badan pemain Suazo mencatatkan peluang Peru, Andre Carillo, dan masuk meski sepakannya masih ke dalam gawang. Dengan mengenai pemain lawan dan hasil itu Cili mengoleksi poin menjauhi gawang. Pada menit tujuh dari tiga partai dan 17 gantian Peru kembali dipastikan tidak terkejar oleh mengancam. Dari serangan Uruguay (2 poin) maupun balik Aldo Corzo melayangMeksiko (0 poin, yang akan kan bola kendati arahnya saling berhadapan. Peru masih melebar dari gawang sendiri C h i l e . ARMADA Cili u n t u k Suazo memKLASEMEN AKHIR GRUP C memastikan lolos ke perempat- sementara buang pefinal dengan predikat juara menempati luang untuk Copa Amerika 2011 Grup C, usai menundukkan posisi dua bikin Chile P Ma M I K 1. Cili 7 3 2 1 0 Peru. Cili menang 1-0 lewat gol d e n g a n u n g g u l 2. Uruguay 5 3 1 2 0 yang lahir di injury -time. Di poin empat. pada menit 3. Peru 4 3 1 1 1 4. Meksiko 0 3 0 0 3 Mundialista Mendoza, Rabu Kedua tim 34. Dari um(13/7) kemarin pagi, kedua l a n g s u n g pan silang kesebelasan sama-sama saling balas serang. Pada menit Beausejour, di muka gawang memiliki peluang dan balas enam penyerang Peru William Suazo gagal menendang bola menekan. Dalam sengitnya Chiroque melepaskan ten- dengan tepat dan mengduel, sepasang kartu merah pun dangan usai berakselerasi, akibatkan si kulit bundar lahir untuk masing-masing tim kendati arah bola masih melayang tipis di sisi gawang. di pertengahan babak kedua. melebar. Lima menit berselang, Dua menit memasuki paruh Pada akhirnya Cili-lah giliran Cili menekan. Jean kedua, Chile kembali memiliki yang berjaya setelah sebuah Beausejour melepaskan umpan peluang. Luis Antonio Jimenez tendangan penjuru di menit silang ke Esteban Paredes melepaskan umpan silang ke kedua injury time berhasil kendati masih belum meng- tiang jauh, tetapi Paredes ditanduk Alexis Sánchez. Bola ubah hasil. Giliran Humberto hanya bisa menanduk bola ke sisi luar gawang. Kedua tim harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-61. Peru lebih dulu kehilangan Giancarlo Carmona, diikuti dengan kartu merah untuk Jean Beausejour dari Chile. Peluang emas untuk Peru pada menit 70 hadir lewat William Chiroque, tetapi lagi-lagi arah si kulit bundar hanya melebar dari gawang lawan. Dua menit memasuki injury time, gol akhirnya lahir. Dari sepak pojok, kemelut lahir di depan gawang Peru. Sanchez menanduk bola dan si kulit bundar mengenai badan pemain lawan untuk berakhir KUDA HITAM: Alexis Sanchez dkk terus memantapkan di dalam gawang.(bbc/ras) persiapan untuk menghadapi pertandingan perempat-final.

4-1-2-3 Pelatih Mano Manezes

Arroyo

Calderon

Neymar

Jadson

Ayovi

Mendez

Alves

Leiva

aku akan terima. Kami harus fokus ke tujuan kami yang lebih besar,” serunya. Memang persentase kemenangan Brasil atas Ekuador adalah 81,5% (dalam 27 pertemuan, Selecao menang 22 kali). Sudahlah, bosan menjagokan Brasil dengan dasar rekor pertemuan mereka atas lawanlawannya. Persentase kemenangan Selecao atas Venezuela (81,81%) dan Paraguay (61,6%) juga meyakinkan. Nyatanya, Brasil tak mampu mengalahkan kedua tim tersebut. Kalau Venezuela dan Paraguay mampu membuat kejutan, kenapa Ekuador tidak? Sekarang tradisi dan segala catatan masa lalu tidak ada gunanya lagi. Brasil harus berpegang pada kekuatan terkini mereka sendiri untuk coba menaklukkan El Tri. Brasil mesti segera mempelajari semua kesalahan di dua partai sebelumnya untuk memperbaiki diri di partai terakhir grup ini. Saat di tahan Venezuela 0-0 (3/7) lalu, kuartet penyerang Mano Menezes macet memproduksi gol. Di laga kedua menghadapi Paraguay (9/7) lalu, gol memang hadir. Tapi, Buruknya pertahanan menjadi penyebab tertahannya Canarinho 2-2. Tapi sekali lagi, hitung-hitungan di atas kertas tidak memiliki arti di turnamen yang “aneh” ini. Siapa tahu Ekuador malah “meledak” di pertandingan krusial ini. La Tri bakal habis-habisan mengingat mereka bisa lolos apabila mampu mengalahkan Brasil. Apalagi Rueda tahu partai ini mungkin akan menjadi perjudian terakhir dirinya. Suporter Ekuador sudah mendesak agar pria Kolombia berusia 54 tahun itu di pecat menyusul kekalahan 0-1 dari Venezuela (9/ 7) lalu. (bbc/ras)

4-4-2

Benitez

Pelatih Reinaldo Rueda

Castillo Noboa F. Caicedo

La Celeste Tantang Argentina TIM Uruguay meraih kemenangan 1-0 atas Meksiko di partai terakhir Grup C Copa America. Hasil ini mengantarkan La Celeste lolos ke perempatfinal dan akan menantang tuan rumah Argentina. Bertanding di Stadion Ciudad de La Plata, Rabu (13/ 7) pagi kemarin, satu-satunya gol Uruguay diciptakan oleh Alvaro Pereira. Gol tersebut tercipta pada awal babak pertama. Di sisa waktu, Meksiko mencoba mencari gol penyeimbang. Namun, upaya mereka tak berhasil hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini membuat URUGUAY

1

MEKSIKO

0

Uruguay naik ke posisi kedua klasemen akhir Grup C dengan koleksi lima poin dari tiga partai. Mereka menggusur Peru yang punya empat poin. Sementara Meksiko di posisi terbawah dengan poin nol. Dengan status runner-up Grup C di bawah Chile, pasukan Oscar Tabarez akan menghadapi lawan berat di perempatfinal. Mereka akan menantang runner-up Grup A, yakni Argentina. Uruguay membuka skor pada menit ke-14. Tendangan bebas Diego Forlan mengenai salah satu pemain Meksiko dan berbelok ke arah gawang. Luis Michel masih sanggup menghentikan laju bola, tapi tidak sempurna. Bola muntah pun langsung dicocor

oleh Alvaro Pereira ke dalam gawang. Semenit kemudian, Forlan nyaris menggandakan keunggulan Uruguay. Tembakannya dari luar kotak penalti berhasil diblok oleh Michel.

Maximiliano Pereira, tembakannya masih mengenai tiang gawang meski dia tak terkawal. Suarez menjajal peruntungannya pada menit ke36. Dia melepaskan tembakan

masih bisa digagalkan Michel, sementara tembakan Diego Perez masih tipis di samping gawang. Peluang yang didapat Nicolas Lodeiro pada menit ke77 juga belum berujung gol.

GOL KRUSIAL: Selebrasi pemain Uruguay setelah Alvaro Pereira menjebol gawang Meksiko.

Luis Suarez mencoba memanfaatkan bola rebound, tapi gagal. Meksiko balik menyengat pada menit ke-25. Sepakan keras Giovani Dos Santos memaksa Fernando Muslera menjatuhkan diri untuk menyelamatkan gawangnya. Lima menit berselang, Forlan menyia-nyiakan peluang emas di dalam kotak penalti. Mendapat umpan silang dari Victor

dari luar kotak penalti, tapi Michel masih bisa mengamankan gawangnya. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-66, kombinasi Forlan dan Suarez nyaris menghasilkan gol kedua Uruguay. Namun, penyelesaian Suarez dari jarak dekat masih melebar. Uruguay mendapat dua peluang bagus pada menit ke-68 dan 69. Peluang pertama lewat Forlan

Sontekannya meneruskan umpan Victor Maximiliano Pereira masih menerpa mistar. Meksiko sempat mencetak gol pada menit ke-80 lewat sontekan Rafael Marquez Lugo. Namun, wasit menganulirnya karena pemain bernomor punggung 9 itu sudah terjebak offside. Hingga laga berakhir, tak ada lagi gol tercipta. Uruguay tetap menang 1-0.(bbc/ras)


26 K A M I S ,

1 4

J U L I

2 0 1 1

Lyt: Alfian Tinangon

SEPAK BOLA

Catat Rekor Baru

Prioritaskan yang Bisa Full Time Pengurus PSSI 2011-2015 KETUA umum, Waketum dan anggota Exco PSSI yang baru kembali melakukan rapat lanjutan di kantor PSSI, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (12/7) lalu. Mereka mulai menentukan kriteria individu yang berhak duduk di kepengurusan periode 2011-2015. “Kalau struktur sudah jadi, sekarang kami sedang menginventarisir siapa saja yang sesuai

dengan kriteria untuk duduk di kepengurusan yang benar-benar baru ini,” kata ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein saat ditemui usai melepas tim Indonesia U-13. Dia menegaskan bahwa dalam kepengurusannya kali ini dipastikan lebih ramping daripada periode kepemimpinan Nurdin Halid sebelumnya. Alasannya, dia ingin dengan pengurus yang lebih ramping

mereka yang bekerja di kepengurusan juga semakin profesional. “Saya yakin dengan lebih ramping, jadi lebih efisien sehingga semakin professional. Kami pastikan jika pengurus saat ini benar-benar baru dan concern ke sepak bola,” ucap lelaki bergelar professor tersebut. Sayang, saat ditanya lebih lanjut mengenai siapa saja nama yang sduah dikantongi, dia enggan menyebutkan. Dia hanya menjamin bahwa mayoritas pengurus PSSI yang akan dipilihnya adalah orang yang bisa bekerja full time.

“Kami mencari yang bisa fokus dan tidak nyambi-nyambi lagi. Saya yakin orang-orang yang akan terpilih nanti bisa membentuk PSSI yang lebih baik dan professional,” ungkapnya Djohar. Mengenai Sekjen baru PSSI, Djohar juga masih belum bisa memberikan bocoran siapa nama yang sudahdisiapkan untuk mengisi salah satu posisi vital dalam kepengurusan tersebut. Hanya, dia mengisyaratkan jika kursi Sekjen terbuka untuk siapa saja yang memenuhi kriteria.

Road to DBL Camp 2011

BINTANG timnas Argentina dan Barcelona Lionel Messi. Kembali mencetak rekor. Kali ini, penampilan terbanyak dalam semusim. Jika dibandingkan rekan-rekan setimnya, Messi adalah pemain yang paling sering tampil sejak awal musim lalu, baik di bersama klub maupun timnas, demikian menurut perhitungan klubnya, seperti dilansir Goal.com. Messi, yang saat ini memperkuat Argentina di Copa America, telah tampil sebanyak 65 kali sejak 21 Agustus 2010, saat ia memulai musim dengan pertandingan melawan Sevilla di Piala Super Spanyol. Sejak saat itu, sang bomber telah menjalani 64 laga lainnya. Jumlah ini memecahkan rekornya sendiri pada musim sebelumnya, dimana ia tampil sebanyak 64 kali di segala kompetisi. Menurut situs resmi Barca, pemain berusia 24 tahun itu bisa memperpanjang rekornya, tergantung seberapa jauh Argentina bisa melangkah di Copa America.(ilc)

Tomohon di babak awal. Tim putri Smadon boleh kalah, akan tetapi peran vital Mega pada tim berhasil meng-antarkannya untuk kedua kalinya mengikuti program pelatihan kerjasama DBL Indonesia dan NBA itu. Kini, citacitanya Mega untuk terus meraih prestasi yakni masuk DBL All Star dan bermain di Amrik. Untuk menggapai itu, Mega terus meningkatkan pola latihannya. “Biasa satu minggu dua kali, sekarang hampir tiap hari,” tuturnya. Bahkan tak tanggung-tanggung Mega dipoles pelatih terbaik Honda DBL 2009, Oktavianus Sanda serta pelatih Smadon Rommy Sanda.”Coach Okta selalu memberikan materi latihan, yang pernah di dapat di DBL Camp 2009 lalu, sedang coach Rommy memberikan materi latihan skill dan strategi,” ungkapnya. Mengenai target di Surabaya nanti, putri kesayangan Hesky Sikape dan Dortje Mangansing ini tidak mempunyai target yang muluk-muluk, tapi berusaha tampil terbaik. ”Semoga terpilih masuk DBL all Star,” tandasnya. (iswan)

Mantapkan Persiapan, Konsisten Latihan KONSISTEN, itulah kata yang layak diberikan pada, Mega Lestari Sikape, Forward SMA Don Bosco Bitung (Smadon) ini terus menjaga performanya selama mengikuti iven basket antarpelajar, Honda Development Basketball League (DBL) seri Sulut. Bukti konsistensinya, Mega-sapaan akrabnya berhasil lolos sebagai First Team Honda DBL dua kali (2010 dan 2011). Dan menjadikan Mega pebasket pelajar pertama yang dua kali mengikuti DBL Camp di Surabaya. Pada Honda DBL 2011 lalu, Mega tidak berhasil mengantarkan timnya menjadi jawara. Malah, langkah Mega cs harus dihentikan Lovenito—julukan tim putri SMA Lokon

“Silahkan siapa saja yang mau mengajukan nama. Dari temanteman juga tidak apa-apa asalkan bisa memenuhi kriteria,” terang .Mengenai batas akhir pengumuman pengurus, dia menggaransi bahwa nama-nama pengurus sudah bisa diketahui publik paling lambat minggu depan. “Tunggu lah, kami tidak bisa cepatcepat juga karena memang harus mendapatkanorangyangtepat.DariKLBSolo kemarin juga tidak ada deadline pembentukan pengurus. Paling tidakminggu depan sudah ada,” tuturnya. (jpnn)

B

HARAPAN: Mega Sikape foto bersama Corey Williams, bintang tamu DBL Camp 2010.

I

O

D

A T A

MEGA LESTARI SIKAPE TTL: Bitung, 17 Oktober 1993 Sekolah: SMA Don Bosco Bitung Kelas: XII Posisi: Forward Postur: 168/63 Prestasi: Semifinalis Honda DBL 2010 First Team Honda DBL 2010, 2011


Ada persoalan kemasyarakatan,

K A M I S, 1 4 J U L I

peristiwa maupun kegiatan lingkungan Anda? MP ataudi sekitar

2 0 1 1

27

SMS atau Hubungi

0813 4009 0044

BOS Triwulan II Baru Dicairkan

BUDI SANTOSO

DAK TAHAP II

Belum Disalurkan PENYALURAN Dana Alokasi Khusus (DAK) tahap kedua yang mencapai Rp47 miliar ternyata belum bisa direalisasikan di Minut. Pasalnya, hingga saat ini realisasi anggaran DAK tahap pertama baru mencapai Rp3,1 miliar atau sekitar 21,9 persen dari Rp21 miliar. Kadis Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Minut Arnold Frederik, SE menuturkan, salah satu syarat permintaan DAK tahap dua adalah realisasi anggaran tahap pertama yang harus mencapai 90 persen. Frederik minta agar penyerapan DAK di SKPD maksimal, dan bisa mempercepat semua proses lelang pekerjaan maupun pembayaran pihak ketiga berdasarkan realisasi fisiknya. “Karena DAK tahap pertama masih sedikit yang diserap, maka penyaluran tahap kedua masih harus menunggu,” kata Frederik usai rapat koordinasi dengan 11 SKPD pengelola DAK, kemarin. Lanjutnya, berdasarkan laporan dari masing-masing SKPD hambatannya berbedabeda seperti di Dinas Dikpora yang hingga kini belum melakukan pelelangan karena masih menunggu petunjuk teknis (Juknis). “Takutnya DAK untuk tahap II terlambat cair dan pembayaran ke pihak ketiga akan bermasalah karena penyerapan di masing-masing SKPD yang lambat,” tambahnya didampingi Kabid Anggaran, Audy Sambul, SE. Berdasarkan data di Dinas PPKA, untuk tahap pertama ini Dinas Kesehatan yang tertinggi penyerapannya sementara SKPD yang lain seperti Dinas Dikpora, BP4K, Dinas Perhubungan dan Badan Pemberdayaan Perempuan-KB realisasinya masih nihil.(sky/hjt)

MULAI BERKEMBANG: Potensi wisata di Batu Nona Kema, terus ditata. Ini akan menjadi ikon pariwisata Minut. Berbagai fasilitas wisata pantai sudah disiapkan seperti banana boat.

Pemenang Paket PID Segera Diumumkan

9 Akses Jalan Dibangun AIRMADIDI—Paket proyek PerceWatutumou II, jalan di Kecamatan patan Infrastuktur Daerah (PID) 2011, Kalawat, jalan di Kecamatan Kauditan, sudah memasuki tahapan pengumuman jalan SBY Matungkas, kompleks pemenang. Sembilan paket proyek PID perkantoran, akses jalan laboratorium memang hanya untuk pengerjaan perikanan Likupang, dan akses jalan pembangunan fisik jalan. Perum Pemda Minut di Airmadidi. Dikatakan Kadis PU Minut Ir “Tentunya siapa yang berkomPatrice Tamengkel melalui Kabid Bina peten akan menjadi pemenang,” jelas Marga Ir Revindo Plangiten, proses Plangiten. Tambahnya, pemilihan lelang 9 paket PID ini akan lokasi jalan lewat proyek PID itu berdiumumkan dalam waktu dekat. dasarkan aspirasi masyarakat dan Sementara anggaran pekerjaan fisik kebutuhan daerah. Juga setelah pemba-ngunan jalan PID totalnya melakukan peninjauan lokasi. Rp19 miliar. Untuk lokasi pekerjaan “Nantinya setelah pekerjaan fisik proyek fisik PID itu diadakan di jalan Patrice Tamengkel dimulai, masyarakat diminta ikut Desa Matungkas, jalan Maumbi, akses jalan mengawasi,” jelas Plangiten.(sky/hjt)

Triwulan III Tunggu LPJ Editor : Hetty Tuerah Peliput : Risky Pogaga

AIRMADIDI—Setelah penantian yang cukup lama akhirnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) triwulan II untuk SD dan SMP se Minut, disalurkan Rabu (13/7) kemarin. Total anggaran yang disalurkan Rp3,5 miliar, dengan perincian untuk sekolah swasta Rp1,2 miliar dan sekolah negeri Rp2,3 miliar. Kadis Dikpora Minut Drs Handry Katuuk melalui Kabid Pendidikan Dasar Dra Jeane Rumagit mengatakan, BOS triwulan II ini memang baru disalurkan karena keterlambatan pemasukan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari setiap sekolah. “Untuk Triwulan III ini diharapkan semua sekolah penerima BOS, cepat memberikan LPJ sehingga BOS triwulan III bisa dibayarkan Agustus nanti,” imbau Rumagit, kemarin. Ia menambahkan, sejauh ini terus diingatkan agar penggunaan dana BOS itu tepat sasaran dan sesuai petunjuk, sehingga tak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. “Memang dana BOS ini penerimaannya bervariasi setiap sekolah dan berdasarkan opera-

Untuk Triwulan III ini diharapkan semua sekolah penerima BOS, cepat memberikan LPJ sehingga BOS triwulan III bisa dibayarkan Agustus nanti Dra Jeane Rumagit Kabid Pendidikan Dasar sional di sekolah masing-masing,” tegas manager BOS Minut ini. Sementara itu, Kepsek di beberapa sekolah di Minut mengungkapkan, seharusnya pihak Dinas Dikpora juga koperatif memperjuangkan pencairan dana BOS tersebut. Sebab daerah lain saja sudah dicairkan tanpa harus ada LPJ berdasarkan petunjuk menteri tapi di Minut berlainan tidak tahu pakai aturan yang mana.(***)


27 K A M I S ,

PASANGAN David dan Victoria Beckham mengundang Pangeran William dan Putri Catherine ‘Kate’ Middleton untuk bisa datang ke Beckingham Palace, Hertfordshire. Undangan itu dimaksudkan agar kedua bangsawan tersebut bisa melihat anak keempat mereka, Harper Seven. William dan Kate masuk jajaran orang pertama yang memberi selamat kepada David dan Victoria begitu putri pertama mereka itu lahir baru-baru ini. Di sisi lain, Victoria sampai kemarin masih menjalani pemulihan di rumah sakit. Dia juga telah menyewa seorang pelatih kebugaran pribadi untuk membantunya mendapatkan bentuk tubuh dan kebugaran seperti sebelum melahirkan. Dia baru akan pindah ke rumah mereka di Los Angeles begitu perangkat-perangkat gym modern terpasang. Seorang pengajar pribadi senam pilate akan datang melakukan sesi satu jam tiap hari dengan Victoria.(ddt)

TEMAN DEKAT: Pangeran William bertemu David Beckham saat dia berkunjung ke Amerika Serikat baru-baru ini.

J U L I

2 0 1 1

Demam Planking

BANYAK pemain Manchester City yang ternyata kena demam planking, sejenis ‘olahraga’ di mana orang meluruskan tubuh mereka dalam keadaan tiarap di permukaanpermukaan aneh. Ada setidaknya 3 pemain inti klub kaya raya itu yang diketahui kerap melakukan aksi itu, dan kemudian mem-posting-kannya di situs-situs sosial. Contohnya Shaun Wright-Phillips, Micah Richards, dan Joe Hart. Mereka bahkan kerap melakukan di ruang ganti atau gymnasium klubnya. Mereka disebutkan berlomba melakukan aksi planking paling gila. Saat ini jawaranya sepertinya adalah Philips yang melakukan aksi itu di atas pintu mobil dalam tur persahabatan klub itu di Amerika Serikat. Shaun di situ Twitter juga menunjukkan fotonya tergantung terbalik di pintu dan

ah Mic masuks ard a ke Rich n kepal en. ka am ov dal

Istimewa

1 4

menyeimbangkan dirinya di atas dua buah tempat duduk. Lain halnya dengan Richards yang melakukan aksi itu dengan menyeimbangkan tubuhnya yang dimasukkan ke dalam oven. Penjaga gawang Hart melakukannya dengan menyeimbangkan diri di pagar gymansium Manchester City yang tingginya sekira 6 meter dari lantai. Bos Manchester City, Mancini disebutkan akan membicarakan hal ini dengan para pemain yang suka melakukan aksi planking itu. Maklum aksi tersebut bisa jadi bencana jika ada di antara pemainnya yang cedera. Tentu tak mungkin dia mengatakan ke pada publik dalam konferensi pers bahwa pemain A tidak bisa diturunkan karena cedera usai gagal melakukan planking.(ddt)

Joe Hart menyeim bangkan tubuh di pagar.

S Phillip haun Wrigh s di pin ttas pa pan w tu mobil, dia h it mengg e elantu board dan ng di p intu.

Lyt: Alfian Tinangon


C

M

Y

K

32 K A M I S ,

1 4

J U L I

2 0 1 1

Lyt: Alfian Tinangon

Gossip Girl GAYA busana dua sosialita jet set New York Blair Waldrof dan Serena Van Der Woodsen dalam Gossip Girl kini digemari kaum hawa. Meski hidup dengan kemewahan, namun keduanya tak segan menjadi pedestrian. Blair dan Serena punya style yang layak ditiru. Warna-warni busana serta aksesori yang digunakan benar-benar menarik perhatian para pejalan kaki lain.(syl) Topi juga bisa menjadi aksesori pilihan saat belanja atau berjalan kaki di cuaca terik. Fungsinya ganda lho, bisa menjadi pelindung dari sinar matahari, bisa juga menambah keren penampilan.

Saat belanja di cuaca terik, gunakan baju yang bahannya bisa menyerap keringat. Boleh juga menggunakan busana tanpa lengan.

C

M

Y

K

Nah, kalau suhu udara sementara dingin-dinginnya atau kebetulan berkunjung ke daerah yang dingin, jangan lupa kenakan blazer panjang.

Saat berjalan kaki dengan jarak yang pendek, sepatu high heels bisa digunakan.


38 K A M I S ,

1 4

J U L I

2 0 1 1

Amos Tempone

Justin Bieber - Selena Gomez

Akhirnya Berduet WALAU sama-sama berprofesi sebagai penyanyi, namun sampai sekarang Justin Bieber dan sang pacar, Selena Gomez, tak mengambil kesempatan untuk berduet. Namun akhirnya kedua remaja yang sedang kasmaran ini bernyanyi bersama, apalagi diwarnai aksi ciuman! Meski tak berduet secara resmi ataupun di atas panggung konser, Justin dan Selena terlihat cukup nyaman melakukannya di sebuah bar karaoke di Los Angeles. Pasangan ini kabarnya sempat berkunjung ke sebuah bar bernama Lucky Strike di LA pada Minggu (10/7) malam dan memukau beberapa pengunjung dengan duet untuk lagu Picture yang dipopulerkan oleh Kid Rock dan Sheryl Crow.Pelantun tembang Baby dan kekasihnya ini bahkan sempat pamer kemesraan di atas panggung. Untuk beberapa bagian lagu yang dinyanyikan bersama, Bieber dan Selena hanya menggunakan satu mikrofon bersama.Tak hanya itu, setelah menyelesaikan satu lagu, Selena pun segera berada di pelukan Justin, sebelum akhirnya dicium oleh sang bintang idola remaja ini. Tak pelak, penonton pun langsung menyambut mereka dengan sorak sorai meriah. (kpl/art)

15:00 16:00 17:30 19:30

DEWI Perssik kembali bikin sensasi. Foto syur Dewi beredar di internet belum lama ini. Ia pun angkat bicara soal foto syur dirinya yang beredar luas di dunia maya itu.Beberapa waktu lalu, di internet beredar foto seksi Dewi. Di foto tersebut, Dewi sedang melakukan adegan mandi dan hanya mengenakan kain putih tipis. Kain yang basah membuat bagian dada pemilik goyangan gergaji ini terlihat. Dewi mengaku dirinya sempat terkejut ketika foto-foto itu beredar dan menjadi konsumsi publik.”Kagetlah pastinya. Gambar apalagi ini, pas lihat, kok kayak begini. Foto tersebar itu sudah risiko saya,” kata Dewi saat dihubungi VIVAnews.com, Rabu, (13/7).Dewi meminta untuk tidak terlalu membesar-besarkan foto tersebut. Ia juga tak mau berkomentar banyak karena ia merasa tak ada untungnya. Ia mengaku tak tahu menahu motif dibalik penyebaran foto syurnya itu. “Kalau saya bicara, apa untungnya juga. Sudah jelas di situ, entah disengaja atau tidak. Saya juga tak mau membahas siapa yang menyebarkan, biar Tuhan yang mengampuni,” ungkapnya.(vvn/art)

Main Film Lagi PASCA skandal seks dengan pembantu, banyak yang menduga karier film Arnold Schwarzenegger akan redup. Namun, ternyata tidak. Arnold akan membintangi film The Last Stand.Setelah skandal memalukan dengan Mildred Baena, pembantu keluarga Arnold selama 20 tahun, produser film masih menghendaki aktor Terminator itu menjadi bintang film The Last Stand.Peran Arnold di The Last Stand dan kehidupannya di dunia nyata saat ini cukup mirip.(okz/art)

JADWAL ACARA TV HARI INI GO SPOT DAHSYAT SINEMA SIANG:CINTA ANAK JURAGAN TEH CEK & RICEK MINTA TOLONG MEGA SINETRON:KCK Cinta Tiada Akhir MEGA SINETRON:PUTRI YANG DITUKAR

SCTV 06:00 07:15 09:03

Foto Syur Beredar

Arnold Schwarzenegger

RCTI 06:00 07:30 13:00

Dewi Perssik

Infotainment : “Was Was” Musik Spesial : “SL Inbox” Infotainment : “Halo Selebriti”

10:00 14:03 14:30 15:00 16:30 18:00 19:30

SCTV FTV Pagi SCTV FTV Siang Infotainment : “Status Selebriti” Uya Emang Kuya SCTV Reality : “SL Sensasi Artis” SCTV Sinetron : “Islam KTP” SCTV Sinetron : “Bintang

21:00 22:33

TRANSTV

Untuk Baim” SCTV Sinetron : “Arini 2” SCTV Sinema

MNCTV 07:00 08:00 10:00 12:00 14:00 14:30 16:30 17:30 18:00

Upin & Ipin Met Pagi Layar Pagi Cerita Pagi Layar Kemilau Starlite Layar Spesial Zona Juara Animasi Spesial : Bernard Bear Upin & Ipin Dkk

18:30 19:00 20:30 22:00 23:00

Animasi Spesial : Little Krishna Satria Piningit Sinema Utama Keluarga Udin Bui Demi Bangsa Db

06:30 07:30 08:30 10:00 11:00 13:30 14:30 16:00 17:30 18:00 18:30 21:30 23:30

Insert Pagi Ranking 1 Derings Suami-Suami takut Istri Insert Online Extravaganza Kejar Tayang Insert Jika Aku Menjadi Sketsa Bioskop TransTV Bioskop TransTV


C

M

Y

K

     ���� �­€�‚ ‚ ���ƒ„ƒ­­‚‚‚�

40

      

Lyt: Alfian Tinangon

CUAP-CUAP

Dirgahayu ke 388 Kota Manado Brando Rotty SMK 2 Manado Semoga Manado bisa lebih damai dan toleransi beragama lebih erat. Melisa Fransisca Univesitas De la salle Manado Yang pasti manado bisa lebih baik , bukan cuma kotanya, orang-orangnya juga lebih dekat dengan Tuhan supaya Sulut tetap diberkati. Mikhael Warokka SMA N 2 Manado Manado lebih damai, makmur sesama beragama dan tambah lebih bersih dan tidak ada pejabat korupsi di Kota Manado. Juno Adoxius SMA N 1 Manado Manado semakin di kenal dunia bukan karena ada Bunaken. Lhia Vteend SMA N 1 Manado Semoga lebih damai, tentram dan kebersihan lebih terjaga, serta apa yang menjadi visi dan misi kota Manado bisa berjalan dengan baik. Bryan Alphonse Fakultas Teknik Unsrat Harapan saya, Kota Manado bisa menjadi kota yang lebih baik lagi dari sebelumya, Bukan hanya lingkungan kotanya yang bersih. Gracia Atteng SMP Kr. Eben Haezar 1 Manado Semoga kemacetan makin berkurang dan pemerintah makin serius membenahi Kota Manado. Selamat HUT kota Manado yang ke 388.Manado the best. Glennardo Kapoh SMK 1 Manado “SITOU TIMOU TUMOU TOU,� Mudah-mudahan Manado bebas dari KKN. Dan semakin banyak turis yang datang di Manado.

C

M

Y

K

      

    K A M I S ,

1 4

J U L I

2 0 1 1

s a T h i l i m e M k i r a n e M TAS merupakan benda yang berguna dan tak terpisahkan pada saat kita akan bepergian. Sejak dahulu setiap orang bila bepergian selalu membawa tas, baik itu tas jinjing, tas tangan, ataupun tas ransel. Begitupun anak-anak, bila pergi sekolah pasti selalu menggunakan tas untuk membawa buku dan perlengkapan yang dibutuhkan saat bersekolah. Banyak macam dan ragam tas sekolah yang ada di pasaran dengan motif, dan warna yang menarik, begitupun bentuknya. Dalam memilih tas untuk kebutuhan anak yang bersekolah kadang kita cenderung untuk memilih tas yang menarik gambarnya atau warnanya saja. Karena biasanya yang memilih tas tersebut adalah anak itu sendiri. Tetapi sebenarnya dalam pemilihan tas, yang penting adalah kegunaan tas itu sendiri yaitu dalam hal kemudahan membawa barang keperluan sekolah. Faktor lainnya yang tidak boleh diabaikan adalah keamanan dan kenyamanan dari tas tersebut. Tas sekolah yang banyak dijual dipasaran ditawarkan dengan harga yang bervariasi, mulai harga murah sampai harga yang cukup mahal. Sebagian orang tua dengan kondisi dana yang cukup akan membeli tas sekolah anak dengan harga yang relatif mahal, hal ini diharapkan dengan harga tersebut tas akan lebih awet, juga dapat memberikan kenyamanan, kekuatan dan keamanan yang baik. (*)

Tas Ransel Menambah Kenyamanan Tas sekolah umumnya dapat dibagi menjadi 2 macam, tas bertali dipakai di bahu atau menyamping dan tas ransel dipakai dipunggung. Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pemakaian tas bertali adalah: a. Hindari tas yang bertali panjang, karena beban yang berada pada salah satu sisi tubuh, akan menarik tubuh ke samping. Hal ini berakibat bahu berat sebelah, sehingga bahu akan tertarik ke depan untuk mempertahankan tas pada posisinya. Sebaiknya panjang tali pada tas pada posisi diatas paha atau panggul. b. Biasakan menyeimbangkan barang bawaan misalnya tangan kanan membawa tas dibahu, tangan kiri menjinjing tas lain atau bergantian membawa tas di bahu kanan dan kiri. Batas beban yang disarankan bila menggunakan tas bertali adalah 10 persen dari berat tubuh. Bila terlalu berat hal ini akan memaksa leher lebih menjulur ke depan sehingga dapat menyebabkan sakit kepala, leher tegang dan sakit punggung. c. Pilih tas bertali yang cukup lebar, mempunyai bantalan tidak terlalu tipis dan sesuaikan besar tas dengan kebutuhan. d. Disarankan memakai tas yang terbuat dari bahan nilon karena ringan atau bahan kulit karena umumnya kuat. e. Hindari tas yang menggunakan pegangan dari rantai karena akan melukai kulit. Selain tas bertali, tas ransel banyak dipakai anak sekolah karena multifungsi. Lebih dari itu tas ransel menawarkan kenyamanan bahkan fashionable, khususnya bagi yang berjiwa muda. Kelebihan dari tas ransel adalah dari kapasitas barang yang bisa dimasukkan, variasi jenis barang yang bisa disimpan, dan dapat mendistribusikan beban ke seluruh tubuh sehingga menambah kenyamanan si pemakai. Namun tas ransel juga dapat berakibat buruk terutama pada anak-anak bila tas ransel dipaksakan untuk memuat berbagai keperluan yang dalam takaran berat ideal terlalu berat. Hal ini dapat berakibat cedera punggung bahkan yang lebih berbahaya lagi dapat merusak postur tubuh ideal pemakainya terutama anakanak yang dalam masa pertumbuhan.(*)


Manado Post