Page 1

       





   





NOMOR: 8213



SABTU, 09 NOVEMBER 2013

Harga Eceran Rp4000,-



R. Kandolia

Olly Bantah Tudingan KPK Sompotan: Pengakuan Bukan Dasar Jadi Bukti Editor: Bahtin Razak Peliput: Harry Paat Irvan Sembeng Angel Rumeen

JAKARTA — Pihak Olly Dondokambey membantah jika Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI ini menerima dari proyek Hambalang, seperti dibacakan

Editor: Tommy Waworundeng Peliput: Harry Paat

JAKARTA--Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa-jasa pahlawannya. Indonesia sebagai salah satu negara besar mempunyai sejarah yang panjang dalam

menegakkan kedaulatan wilayahnya dari pendudukan penjajah dan terkenal mempunyai pejuang-pejuang yang heroik, gagah berani, tidak gentar melawan siapapun yang mencoba mengganggu kedaulatan bangsa. Memaknainya, Presiden Republik Indone-

sia Susilo Bambang Yudhoyono sesuai Keppres nomor 68/TK/2013 tertanggal 6 November 2013, menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional bagi tiga putra terbaik bangsa yaitu Alm Dr Kanjeng Raden TuBaca SHS...Hal: 11

KEBANGGAAN SULUT: Gubernur SH Sarundajang (kanan), foto bersama dengan anak LN Palar (Ny Maesi Palar-Martowardojo dan suami), serta Gubernur BI Agus Martowardojo (kedua kanan) yang adalah adik mertua Maesi Palar.

Baca Olly...Hal: 11

Olly Dondokambey

Istri Anas NIkmati 170 M Hambalang

HARGAI JASA PAHLAWAN: Presiden SBY memberikan penghargaan Pahlawan Nasional kepada ahli waris Alm LN Palar, anak keduanya Maesi Palar Martowardojo.

SHS Akan Usulkan Worang, Kawilarang, dan AA Maramis

jaksa KPK. Bersama Anas Urbaningrum, mantan Ketua Partai Demokrat, Olly dituding tersangka Hambalang Dedy Kusnindar menerima dana Rp2,5 miliar dari proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON)

JAKARTA— Nama istri mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Athiyyah Laila mulai dikaitkan dana proyek pembangunan gedung olahraga Hambalang. Athiyyah diduga menjabat komisaris di PT Dutasari Citralaras. Tersangka Mahfud Suroso, adalah direktur utamanya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada keterkaitan tersangka kasus korupsi proyek Hambalang dengan Athiyyah Laila. “MS diduga mempunyai hubungan dengan pihak yang Anda

Athiyyah Laila

tanyakan (Athiyyah dan Andi Zulkarnain Mallarangeng). KPK akan menelisik keterliBaca Istri...Hal: 11

KENA SKORS: Andre Rorimpandey (Kanan) menjalani hukuman push up dari Ruthie Bolton. Karena, gagal melakukan tantangan dari Ruthie, kemarin.

Motivasi Generasi Muda PRESIDEN RI Susilo Bambang Yudhoyono sesuai Keppres nomor 68/ TK/2013 tertanggal 6 November 2013, menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional bagi Alm Lambertus Nicodemus Palar. Dengan demikian sudah delapan putra-putri Sulawesi Utara yang bergelar Pahlawan Nasional, yaitu Dr GSSJ Ratulangi, Maria Walanda Maramis, Arie Lasut, RE Martadinata, Wolter Monginsidi, Piere Tendean, Jon Lie, dan Babe Palar. Tetapi masih ada lagi sosok-sosok yang ikut andil terhadap terbentuknya negara ini. Yaitu AA Maramis, Alex Kawilarang, HV Worang, dan Dan Mogot. Gubernur SH Sarundajang berjanji, akan memperjuangkan mereka agar diberi gelar pahlawan. Melihat nama-nama di atas tadi, tentu masing-masing punya jasa dalam perjalanan terbentuknya Negara Kesatuan Republik (NKRI) ini. Nama-nama mereka tertulis di berbagai buku sejarah. Ada dua hal yang bisa dipetik dari momentum pemberian gelar pahlawan nasional ini. Pertama, daerah Sulut tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi mendiskriminasi daerah Nyiur Melambai. Sulut bukan indekos di NKRI ini. Sulut ikut berperan dalam perjuangan kemerdekaan dan terbentuknya negara ini. Kedua, jadi inspirasi, motivasi, pemicu, dan pembelajaran bagi generasi muda. Bahwa di rentan waktu satu abad sekitar tahun 1870-an sampai 1970-an, putra-putri dari tanah Toar Lumimuut bisa menjadi orang berpengaruh di pusat. Mereka sangat didengar dan bahkan disegani karena kepinterannya. Artinya, generasi muda sekarang harus kembali merebut peran tersebut. Caranya, tentu meningkatkan sumber daya manusia. Jika tidak, jangankan di pusat, di daerah sendiri kita bisa jadi penonton. (#)

HARRY PAAT/MANADO POST

Babe Palar di Balik Kemerdekaan RI PASCA Soekarno dan Hatta membacakan teks Proklamasi dan menaikkan PAHLAWAN NASIONAL: Lambertus Nicodemus Palar atau akrab disapa Babe Palar.

bendera merah putih di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta pada 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Belanda masih menganggap IndoneBaca Babe...Hal: 11

Materi Latihan Berat DBL All-Star Bersama Peraih Emas Olimpiade

Sekali Gagal, Semua Push-Up SACRAMENTO - Pengalaman tak ternilai kembali menghampiri Developmental Basketball League (DBL) Indonesia All-Star 2013. Kamis lalu (7/11, Jumat ke-

marin Wita), para pemain dan pelatih SMA pilihan itu menerima curahan ilmu dari Ruthie Bolton, Baca Sekali...Hal: 11

Busan, Pintu Gerbang Semenanjung Korea di Asia Pasifik

Kota Pelabuhan, Bitung Bisa Mencontohi Selama 10 hari (30 Oktober sampai 8 November, kemarin), Busan Korea Selatan, berhasil menjadi tuan rumah Sidang Raya Dewan Gereja Dunia. Manado Post yang ikut dalam sidang yang dihadiri 3.500 peserta dari 345 gereja di seluruh dunia itu, sedikit membagi cerita soal Kota Busan. PEMUDA GMIM: Ketua Sinode GMIM Pdt PM Tampi MSi dan Wakil Ketua Pdt Dr Roy Tamaweol foto bersama dengan Ketua Pemuda GMIM Pnt Billy Lombok, Audi Lieke, Peggy Mekel, dan wartawan Manado Post di lokasi Sidang Raya Dewan Gereja Dunia, Bexco Korsel.

Laporan, Tommy Waworundeng, Busan Korsel

NAMA Busan sudah akrab di telinga. Itu dikarenakan adanya

Bussan Auto Finance (BAF), perusahaan pembiayaan kredit salah

satu produk sepeda motor ternama di Indonesia. Tetapi Kota Busan di Korea Selatan (Korsel), tidak ada kaitan dengan BAF. Busan juga akrab di telinga, karena pernah menjadi tuan rumah Asian Games 2002, Piala Dunia FIFA 2002, dan Konferensi APEC Baca Kota...Hal: 11

ARTIS

JELASKAN TOLERANSI: Wali Kota GS Vicky Lumentut saat memberikan penjelasan soal potret Kota Manado kepada rombongan Pemkot Payakumbuh.

Periksa HIV/AIDS DIAN Sastrowardoyo bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam TemanTeman. org mengajak masyarakat Indonesia mengubah stigma mengenai pemeriksaan HIV/ AIDS. Dian mengatakan bahwa tak ada salahnya setiap orang mengecek kesehatan tubuh mereka secara berkala, termasuk menjalani tes HIV/AIDS. “Sebaiknya kita periksa, karena memeriksakan diri kita juga penting kan. Kita periksa itu bagian dari hidup sehat kok,� kata Dian saat ditemui di Rumah Sakit

Payakumbuh Terkesan Kerukunan di Manado PEMERINTAH Kota (Pemkot) Payakumbuh mengaku sangat terkesan dengan kerukunan di Kota Manado. Hal itu disampaikan rombongan

Pemkot Payakumbuh yang dipimpin Wawali Drs Suwandel Muchtar MM, Baca Payakumbuh...Hal: 11

Dian Sastrowardoyo

Baca Periksa...Hal: 11


SABTU, 09 NOVEMBER 2013

Novotel, Paket Spesial Akhir Tahun

Ayla Panen Peminat Xenia, Terios Ready Stock di Daihatsu Paal Dua Editor: Cesylia Saroinsong Peliput: Natasya Sumendap

Adrian Willem/Manado Post

BERTABUR PROMO: Stand Pameran Novotel Manado di Food Court Area Mantos I.

MANADO—Novotel Manado Golf Resort & Convention Center menawarkan berbagai paket promo menarik di bulan Desember 2013 dan awal tahun 2014. Paket promo seperti Wedding 2014, Santa Claus, Pohon Natal, dan paket menginap bisa anda dapatkan selama pameran di Food Court Area Manado Town square (Mantos) I, (4-10/11). Untuk paket Wedding dimulai dari harga Rp135.000nett/pax, minimal 500 orang dan langsung mendapatkan cash back Rp10 juta. Paket Santa Claus diberi diskon 10 persen Rp199.900 menjadi Rp179.900/anak+pengantar. Paket ini sudah termasuk bingkisan/souvenir, snack, makanan prasamanan, dan games

bersama Kak Fengky yang disponsori Procela, door prize dari Novotel Manado dan beberapa sponsor seperti Dunkin Donuts, Milo, Yakult, dan Hilo School. “Novotel juga menawarkan Paket Pohon Natal senilai Rp115.000/orang, sudah termasuk makanan prasmanan, dekorasi natal, entertainment (Keyboard, Player & Singer) dengan potongan harga 10 persen,” ungkap PR & Sales Manager Anatje Pinaria. Pameran ini sendiri berlangsung hingga Minggu (10/11). Makanya, buruan kunjungi stand Novotel. Promo dan cashback hanya berlaku selama pameran berlangsung. Informasi lebih lanjut hubungi Telp: (0431) 818 889/0812 44318567. (ctr1/syl)

Western Night @Aryaduta Hotel

PENUH TEROBOSAN: Hotel Aryaduta tak pernah berhenti menghadirkan promo dan iven menarik bagi tamu.

MANADO—Setelah sebelumnya sukses menggelar Halloween Night, 30 November nanti Hotel Aryaduta Manado siap menggelar iven Western Night untuk memanjakan seluruh pengunjung hotel. “Kami ingin selalu menggebrak dunia bisnis perhotelan. Kami juga ingin selalu memanjakan pengunjung dengan acara-acara menarik. Iven-iven seperti ini kami gelar agar Hotel Aryaduta semakin dekat di hati pengunjung,” ungkap PR Aryaduta Jouna Lontoh.

Acara ini sendiri akan digelar di Cakrawala Restaurant mulai dari pukul 18:00 hingga 22:00 malam. “Semua hal, mulai dari dekorasi hingga makanan dibuat ala barat,” tutur F&B Manager Ambo Lopi sembari menambahkan akan ada live music dalam acara tersebut. Untuk bergabung anda cukup membayar sebesar Rp125 ribu/orang. Makanya segera daftarkan diri anda untuk menikmati Western Night di Aryaduta. Pasti mengesankan. (ctr-1/syl)

Stromboli Pizza, Lengkap Rasanya, Lengkap Gizinya

BISA ANTAR: Ada puluhan menu yang ditawarkan Stromboli Pizza. Sudah pasti, rasanya akan menggoyang lidah.

MANADO— Stromboli Pizza yang berlokasi di jalan Martadinata No. 45, saat ini menjadi tempat favorit banyak orang. Tempat ini menjual beraneka macam pizza original asal Philadelphia, dengan rasa yang lezat dan bervariasi.“Paduan rasa, resapan bumbu, keempukan tekstur membuat saya tergoda untuk terus menikmati menumenu pizza di Stromboli Pizza. Saya terlanjur cinta dengan cemilan ini,” tutur salah seorang pencinta Stromboli Pizza. Ada enam pilihan menu yang siap menggoyang lidah anda seperti Pizza, Stromboli, Sandwich, Burger, Steak, dan Side. Harganya pun terjang-

kau, mulai dari Rp12.500 hingga Rp30 ribu. “Menu-menu di Stromboli Pizza beraneka ragam seperti Pizza 13 pilihan rasa, Stromboli 8 pilihan rasa, Sandwich 5 pilihan rasa, Burger 5 pilihan rasa, dan Side Dish 4 pilihan rasa,” ungkap Vein yang juga bersama rekan-rekannya Derry dan Rifai, karyawan. Kata Derry, Stromboli Pizza bebas dari pengawet dan 100 persen halal. Untuk anda yang lelah untuk keluar, tenang saja karena ditawarkan pula jasa pesan antar. Informasi lebih lanjut hubungi 0431-3393976/081 244 397 697, atau bisa juga di Pin BB: 25A31698.(ctr-01/syl)

3

MANADO—Astra Daihatsu Ayla langsung panen peminat. Di PT Astra International Daihatsu Paal Dua Manado, tercatat, daftar indent untuk mobil fenomenal ini mencapai 150 unit. Sambutan positif masyarakat Sulut terhadap mobil ini memang wajar. Seperti diungkapkan Kepala Cabang Daihatsu Paal Dua Jonathan HM, LCGC

ini punya banyak keunggulan. Ada pembebasan pajak impor barang mewah yang memberikan keringanan harga kepada konsumen, 1 liter bisa menempuh 20 Km, ramah lingkungan, dan tentunya sudah dilengkapi dengan fitur yang canggih, salah satunya penggunaan bahan tevlon pada mesin yang berfungsi sebagai pengatur secara sempurna, sehingga menghasilkan emisi gas yang ramah lingkungan. “Teknologi MID (Multi Information Display) yang bekerja menginformasikan konsumsi bahan bakar pada jarak berkendara anda,” jelasnya. Ayla juga semakin gencar dikenalkan kepada masyarakat lewat berbagai acara. Kamis (7/11) lalu,

Teknologi MID (Multi Information Display) yang bekerja menginformasikan konsumsi bahan bakar pada jarak berkendara anda.” Jonathan HM Kepala Cabang Daihatsu Paal Dua digelar peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Megamas. Acara utama-

nya adalah penghargaan dan apresiasi kepada pahlawan yang juga sekaligus mengenalkan Ayla. Sementara itu, Daihatsu Paal Dua juga sangat siap melayani pembelian Xenia dan Terios. “Spesial untuk Xenia dan Terios ready stock. Beli sekarang sudah bisa langsung bawa pulang,” tutur Sales Supervisor Karel Tampemawa. Menariknya, khusus pembelian bulan ini, angsuran ke empat, pembayaran 2013 free angsuran 3 bulan. Ada juga cash back dan tambahan diskon puluhan juta. Segera kunjungi PT Astra International TbkDaihatsu Martadinata Paal Dua atau hubungi nomor telepon 0431 866602 atau Karel Tampemawa 0819 4000 399.(***)


SABTU, 09 N0VEMBER 2013 Bonit Anggi

5

19 November RTRW Dievaluasi Pansus Tetap Lakukan Pengawalan Editor: Angel Rumeen

MANADO— Usulan penetapan Perda RTRW dari Pemprov dan Deprov ke Kemendagri untuk disahkan sudah diajukan. Menurut

Ketua Pansus RTRW Tonny Kaunang, Mendagri melalui Dirjen Pembinaan Pemba­ ngunan Daerah menetapkan 19 November sebagai tanggal evaluasi RTRW sulut 20132033 oleh Badan Koordinasi

Penataan Ruang Nasional. Ia memaparkan, ada kemungkinan terjadi konflik dalam evaluasi RTRW ini karena ada lokasi yang penggunaannya tumpang tindah. “Jika tidak dituntaskan, surat persetujuan dari Mendagri bisa tidak keluar,” kata Kaunang. Potensi konflik yang dimaksud, tambahnya, adalah

terkait UU 41 tahun 2009 tentang perlindungan kawasan pertanian pangan berkelanjutan dengan kontrak karya yang dikeluarkan Kementerian ESDM. “Dua peta wilayah ini ada yang tumpang tindih, ada yang di Minut, Bolmong Raya dan Sangihe,” paparnya. Jika harus ada diprioritaskan, kata

BERI MOTIVASI: Bara Hasibuan (paling kiri) saat berada di kuliah umum bersama Menhut Zulkifli Hasan dan Rektor Unsrat Do­nald Rumokoy, kemarin.

Bara Hasibuan Motivasi Mahasiswa Unsrat MANADO— Ada yang menarik dalam kuliah umum Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan di kampus Unsrat, kemarin. Bara Hasibuan, salah satu tokoh rumah gagasan PAN, nampak ikut mendampingi menteri, bahkan sempat memberi arahan singkat mengenai bagaimana kaum muda memanfaatkan potensi yang ada. Di hadapan para mahasiswa, calon legislatif dari PAN untuk DPR RI dari Dapil Sulut ini menyinggung mengenai pemikiran Sam Ratulangi, mengenai wilayah Pasifik dalam posisinya di per-

dagangan internasional. Menurut putra Dr Albert Hasibuan dan Louise Walewangko sudah 68 tahun Indonesia menjadi negara demokrasi dan makin diperhitungkan di perpolitikan dunia. Kata Bara, ada tiga aspek yang melatarbelakangi berbagai kemajuan yang terjadi, yakni demokrasi, hak asasi manusia dan lingkungan hidup. “Bicara masalah lingkungan hidup memang tidak ada habisnya. Kini sudah muncul juga green economy. Di sini pentingnya pemuda untuk berperan,” papar Bara. Berbagai perkembangan di dunia,

lanjut Ketua DPP PAN ini, harus dipandang sebagai tantangan oleh generasi muda. “Di samping kita memantapkan langkah, mengawal kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan ilmu yang kita miliki untuk menjaga hijaunya hutan dan lingkungan,” tukasnya. Rektor Unsrat Donald Rumokoy yang menjadi moderator dalam kuliah umum dan dialog itu mengaku bangga, Bara Hasibuan bisa hadir di tengah acara tersebut. Bahkan, Rumokoy menyebut Bara adalah kerabat dekatnya karena sama-sama berasal dari Tincep, Sonder.(gel)

Kaunang, kawasan pertanian yang akan dipertahankan. “Pansus dalam posisi ini akan memfasilitasi peme­ rintah untuk menjelaskan mengklarifikasi mengapa

ada peta seperti itu,” kata anggota Komisi I ini. Ditambahkan anggota Pansus Mikson Tilaar, dalam penyelesaian RTRW ini, pansus tetap menjalankan tugas

mengawal proses penetapan RTRW. “Setelah diparipurnakan bukan berarti tugas pansus selesai. Kami akan mengawal setiap tahapan penyelesaian RTRW,” katanya.(***)


6

SABTU 09 NOVEMBER 2013 Amos Tempone

Sekretariat Dewan Korpri Sulut

Sukseskan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia Dr Djouhari Kansil MPd Wakil Gubernur

Dr SH Sarundajang Gubernur

Ir SR Mokodongan Sekprov

Manado, 20-29 November 2013.

Jani Lukas SPi MSi Kepala

Vanda B Jocom MSi Kabag Kerjasama dan Bantuan Hukum

Anatje Saselah SE Kabag Olahraga dan Pendidikan

Denny Rorimpandey Kabag Umum

Pejabat Dilarang Keluar Daerah Prioritas Bahas APBD-P 2013 dan APBD 2014

Editor: Irvan Sembeng Peliput: Arthur Karinda

MANFAATKAN: Pantai Lakban yang terus dimaksimalkan Pemkab Mitra, mulai dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur.

125 LSM Terancam, KNPI Belum Terdaftar RATAHAN— Sedikitnya 125 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Orga­ nisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Minahasa Tenggara (Mitra), berstatus tidak aktif, dan tidak memiliki Surat Kete­ rangan Terdaftar (SKT). Hal ini sesuai Permendagri

33 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendaftaran Ormas. “Karena tidak mempunyai SKT, jadi mereka dianggap sudah tidak aktif,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mitra Hendrik Sompotan SH MH. Lebih lanjut menurut

Sompotan, sampai saat ini hanya 75 LSM/Ormas, yang aktif dan terdaftar di Badan yang dipimpinnya. “Sekarang tinggal dua puluh lima persen saja Ormas dan LSM yang terdaftar atau sudah melapor ke Kesbangpol,” tuturnya. Sementara itu Sompotan

mengungkapkan, salah satu Ormas yang sampai saat ini belum terdaftar di Kesbangpol, yaitu KNPI Mitra. “Sampai saat ini seperti KNPI yang sudah ada pengurusnya yang baru belum juga mendaf­tarkan diri,” ungkapnya. Ketika dikonfirmasi ke pihak KNPI

Mitra, melalui Sekretaris KNPI Mitra Robby Lumbu ST MT, membantah jika tidak mendaftar ke Kesbangpol. “Kita hanya sebatas melaporkan saja, karena untuk SK-nya sendiri itu sudah ada, kan ketika dilantik itu SK-nya dibacakan,” ujarnya.(tra/ras)

RATAHAN— Warning keras ditujukan pada seluruh pejabat di lingkungan Peme­ rintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra). Pasalnya top eksekutif di daerah termuda di ranah Mina­ hasa itu, melarang pejabatnya untuk keluar daerah. Penyebabnya para pejabat diminta fokus pada pemba­ hasan APBD-Perubahan 2013 yang sementara digodok di DPR Mitra. Pun akan dilan­ jutkan dengan pembahasan draf APBD 2014.“Karena sekarang ini, kita diperha­ dapkan pada agenda-agenda yang padat dan sangat penting, sehingga kehadiran dari para pejabat ini sangat diperlukan,” ujar Sekkab Mitra Ir Adrianus Tinungki MENg.

Lebih lanjut menurut Tinungki, tugas luar daerah yang diperbolehkan bagi para pejabat untuk keluar daerah, jika ada agenda penting yang tidak bisa diwakilkan. “Kalau itu memang penting sekali, atau untuk soal anggaran, bisa dimungkinkan dan sekali lagi itu kalau memang sangat penting,” tuturnya. Seperti diungkapkan Bupati Mitra James Sumendap SH, pihaknya akan mem-push, pembahasan APBD 2014, dan APBD-P 2013, sampai pada tahapan pengesahan dan konsul­ tasi pada bulan November ini. “Jadi kita akan memaksimalkan pembahasannya sampai pada bulan november, jadi tidak kita upayakan tidak ada lagi agenda pembahasan pada Desember nanti, mengingat juga ada kegiatan persiapan Natalan,” ujar Sumendap.(***)

PNS Jangan Hanya Mengeluh TKD RATAHAN— Sejak tidak lagi menerima Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) hampir empat bulan terakhir ini, serta belum adanya jaminan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Peru­ bahan (APBD-P) 2013 yang sementara dibahas, kinerja sebagian besar PNS di Mina­ hasa Tenggara (Mitra) mulai angin-anginan. “Terus terang kami ini hanya berharap dari TKD, ini sudah empat

bulan tidak lagi menerima. Sedang­kan gaji, sudah tidak lagi full diterima, lantaran angkat kredit di bank,” keluh salah satu PNS di Pemkab Mitra, yang enggan namannya dikorankan. Lebih lanjut menurut sumber koran ini, kebanyakan PNS semakin dibuat galau akibat tidak adanya kepas­ tian pembayaran TKD lewat APBD-P. “Tambah lagi kita dengar sudah tidak akan ditata lagi pada perubahan,” ujarnya.

Sementara itu Asisten III Bidang Keuangan dan Administrasi Umum Setkab Mitra Ir Elly Sangian ME, ketika mendengar keluhan tersebut, meminta para PNS di Mitra, jangan mengeluh dengan belum adanya pembayaran TKD. “Itu kan hanya pendapatan tambahan, seharusya para PNS tetap menjalankan kerja seperti biasa, karena sudah menjadi tanggung jawab untuk

dikerjakan, dan jangan hanya mengeluh karena semua juga tidak menerima,” ujarnya kemarin. Sementara itu terkait dengan alokasi TKD di APBD-P, menurut Sangian pihaknya sementara melakukan pembahasan terkait hal tersebut. “Kita masih bahas, tapi soal akan terbayar atau tidak saya belum bisa beri jaminan apakah akan ada TKD,” tuturnya.(tra/ras)

BERSABAR: Para PNS yang ada di Pemkab Mitra ini, terancam tidak akan lagi menerima TKD pada APBD-P 2013 ini.


SABTU, 09 NOVEMBER 2013

7

  

Christian sumayow

Canangkan Dikpora Bebas Pungli Guru Dilarang Muncul Saat Jam Mengajar Editor : Tenni Assa Peliput : Benny Allo

AMURANG- Keinginan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE untuk menciptakan pemerintahan yang bersih benar-benar mampu diterjemahkan oleh Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hendrie Lumapow SH. Ini dibuktikan dengan warning keras kepada para jajarannya di Dikpora untuk tidak melakukan pungutan liar (Pungli) dalam bentuk apapun kepada kepala sekolah (Kepsek) dan guru yang akan mengurus berbagai keperluan mereka di kantor dinas. Di hadapan sejumlah Kepsek saat pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat

Hendrie Lumpow

SMP/MTS se Kabupaten Minahasa Selatan di SMPN 1 Tumpaan, kemarin, Lumapow berharap jajaran pendidikan bisa memberikan teladan yang baik. “Jangan lagi ada praktik-praktik yang menyusahkan pegawai dan juga siswa. Ini menjadi peringatan keras dari bupati,’’ ujar Lumapow. Ditambahkannya saat ini merupakan era transparansi sehingga tidak ada yang disembunyikan. ‘’Jajaran pendidikan dipantau langsung oleh LSM, media dan aparat. Karena itu saya telah memerintahkan seluruh pegawai di Dikpora untuk tidak melakukan Pungli dalam bentuk apapun. Saya juga berharap para Kepsek

dan guru tidak membiasakan memberi imbalan kepada para pegawai di Dikpora. Karena bila ini dibiasakan maka akan berdampak buruk dan merusak citra dunia pendidikan di Minsel,� ujar Lumapow. Ditambahkannya, bila ada pegawai dan pejabat di Dikpra yang meminta imbalan saat Kepsek dan guru mengurus keperluan di dinas, bisa langsung melaporkan kepada saya. “Sudah ada edaran yang diberikan ke semua sekolah di Minsel dimana pada saat jam mengajar tidak ada guru yang terlihat batang hidungnya di kantor dinas. Karena ini akan sangat mengganggu proses belajar mengajar disekolah,�tegas Lumapow. Di tempat terpisah Kabid Pendidikan Dasar Fietber S Raco SPd MSi kepada wartawan koran ini menjelaskan, pertemuan MKKS ini juga membicarakan persiapan pelaksanaan ujian dan berbagai program lainnya yang terkait seperti halnya membicarakan penyaluran DAK dan juga BOS.(***)

JJT : Kita Harus Jadi Bintang Timur BAGI PENGALAMAN : Ketua Komisi Lansia Kabupaten Minahasa Selatan Jenny Johana Tumbuan SE, membaur dengan para Lansia di Kelurahan Uwuran II.

AKHIRNYA kerinduan para Lansia di Kelurahan Uwuran II untuk bertemu dengan Ketua Komisi Lansia Kabupaten Minahasa Selatan yang juga Wakil Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE (JJT), terjawab. Dalam kegiatan serah terima Lurah Uwuran II yang digelar Jumat (8/11) kemarin, JJT menyempatkan diri hadir dan membagi pengalaman dengan para Lansia. Dalam sambutan yang dibawakan Ibunda Bupati Minahasa Selatan christiany Eugenia Paruntu ini, JJT mengajak para Lansia untuk bisa

menjadi Bintang Timur dalam kehidupan rumah tangga. “Secara fisik mungkin kondisi tubuh kita sudah lemah dan tidak bisa melakukan aktifitas yang cukup berat, namun kita adalah ujung tombak dalam mengarahkan dan membentuk karakter di dalam keluarga baik anak maupun cucu,� ujar istri tercinta mantan Rektor Unsrat (Alm) Prof Dr Ir Joppi Paruntu MS ini. JJT juga meminta masukan dan saran dari para Lansia untuk berbagai program di Komisi Lansia Minsel kedepan. “Kami berharap, ibu Ketua bisa menjadi Bintang Timur di DPRD

Minsel. Pasalnya saat ini gedung DPRD lebih banyak diisi oleh kaum muda yang menurut kami masih minim pengalaman. Karena itu perlu arahan dari ketua yang sudah banyak makan garam di dunia politik dan pelayanan kemasyarakatan. Hadir dalam acara serah terima Lurah Uwuran II, Camat Amurang Jhony Mononimbar SH, mantan Lurah Robby Ottay SP, Lurah Uwuran II Arco Poli SE, Ketua Wilayah Gereja Advent Pdt Apitulessy dan anggota DPRD Minsel Gino Rumokoy bersama tokoh masyarakat dan agama yang ada di Uwuran II. (ylo/tas)

TULUS : Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE bersama suami tercinta Kristovorus Deky Palinggi saat mengunjungi Dusun Pelita, Kecamatan Motoling Barat dan memberikan bantuan berupa BLT, Jamkesda dan berbagai bantuan lainnya. Tampak juga warga begitu antusias foto bersama bupati.

Kunjungi Dusun Pelita, Salurkan BLT dan Jamkesda MOTOLING BARAT- Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE benar-benar sosok pemimpin yang begitu peduli dan menaruh perhatian lebih kepada masyarakatnya. Terutama mereka yang bermukim di daerah yang sulit dijangkau oleh kendaraan dan belum dilengkapi berbagai fasilitasi penerangan dan juga air bersih di Dusun Pelita. Didampingi suami tercinta Kristovorus Deky Palinggi dan sejumlah pejabat Minsel, Tetty --sapaan akrabnya-- rela menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam lebih dari Amurang untuk tiba di Dusun Pelita, Kamis (8/11). Walau kondisi jalan sepanjang kurang lebih 15 kilometer ini sangat memrihatinkan karena jalan baru dalam bentuk pengerasan, tekat bupati bersama suami untuk menjumpai 52 kepala keluarga yang tinggai di Dusun Pelita tidak kendur. Saat sampai di Dusun Pelita sekitar pukul 16.00 Wita, Tetty disambut hangat warga yang sudah menunggu. Pantauan wartawan koran ini, saat turun dari kendaraan baik oma-opa, orang tua

dan anak-anak berlomba-lomba ingin berjabatan tangan dengan bupati. Tidak sedikit dari mereka yang mengabadikan foto bersama bupati lewat HP. Dalam kunjungan terse-

Saya akan berikan bantuan bagi keluarga yang kurang mampu melalui program BLT. Dana ini jangan dipotong-potong, kalau ada yang kebiri lapor ke saya,� Christiany Eugenia Paruntu SE Bupati Minahasa Selatan but bupati memberikan Bantuan Langsung Tetty (BLT) bagi 52 kepala keluarga, Jamkesda dan berbagai jenis bantuan lainnya. Salah satu warga Dusun Pelita yang biasa disapa Onal, memberi apresiasi kepada bupati dan suami tercinta yang mau datang di Dusun Pelita membaur dengan warga dan

juga memberikan bantun. Saat akan kembali dari Dusun Pelita ke Desa Tondey, kendaraan bupati dicegat oleh sejumlah ibu yang sedang bekerja di kebun dan memberikan oleh-oleh berupa kacang. Para ibu ini juga menyempatkan foto bersama dengan KDP. Di Desa Tondey Tetty membagikan BLT kepaa 150-an keluarga kurang mampu. “Saya akan berikan bantuan bagi keluarga yang kurang mampu melalui program BLT. Dana ini jangan dipotongpotong, kalau ada yang kebiri lapor ke saya,� tegas Tetty. Diakhir kunjungan, putri tercinta Wakil Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE ini memberikan bantuan Rp5 juta untuk kelanjutan pembangunan Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tondey. “Ini bantuan keluarga Palinggi-Paruntu. Ini uang pribadi kami keluarga,� tegas Tetty sambil memohon dukungan doa dari warga dan masyarakat bagi keluarganya, agar bisa menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan Tuhan lewat masyarakat Minsel.(ylo/tas)


8

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 Budi Santoso

KPU Sulut Dituding Tak Serius Tidak Ada Jadwal Penambahan Pemilih Baru

PBB

Warga Wajib Bayar Pajak BUPATI Talaud Costantine Ganggali, mengatakan, warga wajib membayar pajak. Dan itu sudah dibuktikan, Kabupaten Kepulauan Talaud menjadi daerah yang pertama kali melunasi pajak bumi dan bangunan (PBB) 2012 lalu. Ganggali menegaskan, tak ada alasan Pajak harus bagi warga undibayar sesuai tuk menunggak waktu dan pembayaran pajaknya. “Pajak ketentuan harus dibayar yang berlaku. sesuai waktu Kabupaten dan ketentuan ini harus jadi yang berlaku. Kabupaten ini contoh bagi daerah-daerah harus jadi contoh bagi daerahlain daerah lain,” Costantine Ganggali katanya. Hal ini Bupati Talaud diakui Kepala Kantor Pajak Talaud Liesbeth Lanenoh. ‘’Warga memang wajib membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku,’’ katanya. Lalenoh menjelaskan, pembangunan dan kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari pembayaran pajak. “Membayar pajak adalah suatu kebutuhan yang tak boleh diabaikan,” jelasnya. Sejumlah desa yang telah melunasi PPB di Kepulauan Talaud telah diberi penghargaan untuk meningkatkan kinerja dan memacu desa lainnya agar melunasi PBB sesegera mungkin.(xlo/tas)

Editor : Tenni Assa Peliput : Axel Refo

BENAHI: Dinas Perhubungan Talaud harus membenahi jalur di Ibukota Talaud Melonguane. Seperti jalur di pasar ini yang areal parkirnya belum tertata dengan baik.

Jangan Pasung Kebebasan Pers MELONGUANE- Fungsi kontrol sosial bagi insan pers di Kepulauan Talaud saat ini seolah-olah ‘dipasung’ sejumlah oknum yang tak ingin dikritisi terkait kinerjanya. Selain menebar ancaman mereka juga terkesan akan melakukan tindakan kekerasan. Prilaku tidak terpuji ini langsung mendapat kecaman Ketua Komunitas Pemuda Perbatasan Lemos Larumpaa. Larumpaan menyayangkan sikap sejumlah oknum pejabat dan warga yang mengancam insan pers terkait pemberitaan. “Jangan memasung kebebasan insan pers. Sajian beritanya tetap sesuai kenyataan di lapangan dan keberadaannya dilindungi undang-undang,” tukasnya. Larumpaa pun mempertanyakan motivasi oknum yang sering melakukan teror dan menebar ancaman kepada insan pers. “Oknum seperti itu tak layak jadi pemimpin di daerah ini. Dikritisi, malahan balik mengancam. Ini kan sangat melanggar keterbukaan informasi dan fungsi kontrol sosial yang diemban insan pers,” kecamnya sambil meminta kepolisian menindak tegas perilaku oknum

Warga Ancam Boikot Pilbup

Yohanis Kamagi

KABARUAN- Warga di Pulau Kabaruan mengancam memboikot pelaksaaan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Talaud. Ini karena pesta demokrasi

warga Bumi Porodisa ini dinilai hanya menghabiskan uang negara dan daerah. Sedangkan jalan lingkar Kabaruan terlupakan dan lambat pembangunannya. “Kami akan memboikot Pilbup. Bayangkan saja, jalan dan jembatan di Pulau Kabaruan selalu dilupakan. Warga belum merasakan pemerataan pembangunan,” ancam Tokoh Pemuda Kecamatan Kabaruan Petra Udampo, belum lama ini. Udampo yang mewakili masyarakat Pulau Kabaruan pun meminta agar jalan dan

jembatan segera diperbaiki dan diselesaikan secepatnya sehingga tak menimbulkan kesengsaraan yang berlarutlarut. “Infrastruktur seperti jalan dan jembatan harus jadi prioritas pembangunan tahun ini,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Talaud Yohanis BK Kamagi menegaskan, pihaknya telah melakukan pembangunan infrastruktur. “Tahun ini juga infrastruktur penting yang sangat bersentuhan dengan kebutuhan warga selesai,” katanya.(xlo/tas)

yang meneror, mengancam dan menganiaya wartawan terkait pemberitaan. Kapolres Talaud AKBP Budi Meidianto menegaskan, pihaknya tetap menindaklanjuti laporan terkait teror, ancaman dan penganiayaan terhadap insan pers. “Kami tetap menindak sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya, belum lama ini.(xlo/tas)

khusus DPT Pilbup untuk pemilih baru akan ditambahkan dalam DPT. “Penambahan ini akan disampaikan M E L O N G U A N E - K o m i s i kepada peserta pasangan calon Pemilihan Umum (KPU) Sulut dinilai setelah penetapannya. Pemilih baru tak serius dalam menangani proses hanya dilakukan untuk berusia pemilihan bupati dan wakil bupati 17 tahun sampai dengan tanggal (Pilbup) Talaud pada 9 Desember 9 Desember 2013,’’ katanya. 2013 ini. Pasalnya, G o l o n g g a m dalam jadwal yang menjelaskan, dikeluarkan, tak penambahan pemilih ada penambahan baru sudah ada pemilih baru yang aturannya. “Diatur disinkronkan dengan dalam PKPU Nomor daftar pemilih 10/2010 tentang tetap (DPT) yang pemutakhiran data ditetapkan dan pemilih Pemilukada. diumumkan 12 Penambahan ini akan September 2013 disampaikan kepada lalu. “Kami menilai peserta pasangan KPU Sulut tak calon setelah ada serius menangani penetapan,” ujarnya. P i l b u p T a l a u d . Jessy Momongan P e r n y a t a a n Banyak tahapannya Golonggam ini yang bermasalah. Kami juga akan menambah tanda tanya. Pasalnya, menggugat kinerja KPU Sulut m e s k i p u n a d a a t u r a n y a n g ini kepada Dewan Kehormatan menjelaskannya tapi penambahan P e n y e l e n g g a r a a n P e m i l u d i pemilih baru tak tercantum dalam Jakarta,” kata Ketua Komunitas jadwal yang ditetapkan dan P e m u d a P e r b a t a s a n L e m o s dikeluarkan KPU Sulut sendiri. Larumpaa yang juga Sekretaris “Kenapa penambahan pemilih baru Partai Demokrat Talaud, kemarin. tak dicantumkan dalam jadwal? Selain K e t u a K P U S u l u t Y e s s y itu, kenapa hanya disampaikan kepada Momongan dan Komisioner pasangan calon? Ini lebih menimbulkan KPUD Talaud Mexny Tamaroba tanda tanya dan ketidakseriusan KPU saat dikonfirmasi tak ada jawaban. Sulut untuk menangani pelaksanaan Sementara Komisioner KPU Sulut Pilbup. Tahapannya amburadul,” tukas Zulkifly Golonggam menjelaskan,  sejumlah warga.(*)


10

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 Christian sumayow

Hari Ini, Haul ke-79 Arsyad Thawil Al Bantani

Kenang Pengabdian Almarhum Editor: Filip Kapantow

MANADO—Pagi ini (9/11), Badan Takmir Masjid (BTM), KH Ar­syad Thawil Komo Luar Manado, menggelar hajatan

penting. Yakni Haul ke-79 Syekh Mas Muhammad Arsyad Thawil Al Bantani. Kegiatan ini akan dipusatkan di Masjid KH Arsyad Thawil, sekira pukul 08.00 Wita-selesai. “Kegiatan ini digelar untuk mempererat, memupuk tali persaudaraan serta mengenang jasa-jasa pengabdian almarhum,” tutur Ikbal Adam salah satu

panitia, kemarin. Untuk ceramah akan dibawakan KH M Fachrudin Thawil Al Bantani dan Ustadz Yasir Bin Salim Bachmid. Lantas, siapakah almarhum Syekh Mas Muhammad Arsyad Thawil Al Bantani?. Tokoh yang lahir di Tanara, Serang, Banten, ini memang tidak seterkenal Kiay Mojo dan Imam Bonjol. Tapi, kiprah dan perjuangannya

dalam meraih kemerdekaan Bangsa Indonesia patut diperhitungkan. Tokoh idola bung Karno ini, salah satu tokoh yang terlibat di pemberontakan Perang Cilegon, yang terkenal dengan Geger Cilegon (1888). Setahun sebelum meninggal belum sempat menbangun Masjid yang kini dinamai nama beliau, KH Arysad Thawil di Komo Luar. (isw/vip)

Gelar Tablig Akbar MENYAMBUT 1 Muharam 1435/H Satuan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 4/YKN Kota Manado sukses menggelar jalan sehat (5/11). Selain itu, akan dilaksanakan Tabliq Akbar di Masjid Al-Ikhlas Denzipur 4/YKN, Minggu (10/11), esok. Ketua Panitia Kegiatan M Basir Manra mengatakan, dilaksanakannya kegiatan-kegaitan ini sebagai dasar program kerja Denzipur 4/YKN 2013 bidang personel, khususnya pada bidang pembinaan keagamaan. “Kegiatan ini dapat menjadi landasan moral prajurit dan keluarga dalam memaknai kehidupan bermoral, beretika, sesuai tatanan dan norma agama,” ujar Manra. (ctr-3/vip)

TETAP SOLID: Paduan Suara U-Choral (UC) akan mengadakan perayaan Natal bersama, 8 Desember mendatang. Tampak PS UC saat berada di Desa Matungkas Lingkungan I, Minahasa Utara.

Gelar Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa

Ekbang Bolmong Tingkatkan Wawasan PNS

RENUNGAN MINGGU

Perbedaan Adalah Kekayaan(1) Bacaan Alkitab 1 Korintus 1:1-17 Penulis :Pdt Michael.Ferry.. Lucky.Mengko STh Pendeta Jemaat : GMIM Eklesia Kalasey Hidup rukun dan damai adalah dambaan setiap manusia. Sesungguhnya tidak ada satupun manusia yang ingin hidup dalam kekacauan, sebab itulah maka semua orang selalu berjuang untuk hidup rukun dan damai. Namun dalam kenyataan yang ada apa yang menjadi harapan itu yaitu rukun dan damai kadang kita tidak dapat nikmati karena berbagai macam kendala yang ada dalam satu kehidupan bersama. Rasul Paulus dalam 1 Korintus 1:1-17 mengemukakan tentang keadaan jemaat yang ada di Korintus yang nampaknya pincang dan tak sejalan mengenai kekayaan dalam segala hal, kekayaan segala macam perkataan dan perbuatan dalam rangka kesaksian, juga tak sepaham dan tak sepakat membangun persekutuan. Di jemaat korintus terjadi perselisihan yang berat disebabkan pikiran-pikiran yang sempit seolah-olah se­gala pengetahuan dan kekayaan kasih karunia pada mereka, karena keunggulan golongan tertentu atau pelayan tertentu sebagaimana diungkapkan dalam ayat 11 dan 12 bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus. Adakah Kristus terbagi-bagi?. Tiga orang pelayan Tuhan yang bekerja di Korintus. Paulus, Apolos, Kefas, kepelayanan mereka rupanya menimbulkan rasa kagum dari jemaat yang mereka layani, tapi sayang, kekaguman jemaat pada tokoh-tokoh idola tidak berkembang ke arah yang positif, tetapi justru sebaliknya kekaguman pada tokoh–tokoh idola itu, telah menimbulkan pengkotak-kotakan atau pengelompokkan-

MIMBAR JU’MAT (Bagian 2)

Membaca Ulang Muharram Tulisan Pertama : Refleksi atas Muharram 1435 H Muhammad Nur Andi Bongkang, SE (Ketua elperisai) Kitab lain seperti Ar - Risalah karya Ayatullah Ja’far Subhani, menyatakan bahwa Nabi SAW tiba di Quba, sebuah perkampungan 10 km dari Madinah pada 12 Rabiul Awwal. Sementara itu Risalah Hijrah Nabi karya Prof. H.M. Isom Sumhudi menyebut tanggal 15 September 622 M atau bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awwal tahun ke-13 ke-Nabi-an sebagai waktu perjalanan hijrah dimulai, selain itu menurut sejarahwan Islam asal Tondano-Minahasa Oemar Hashem, mengatakan bahwa perjalanan dari Makkah di Selatan dan Madinah di Utara yang menempuh waktu kurang lebih 10 hari, mengasumsikan bahwa hijrah Nabi SAW dimulai sekitar 12 atau 14 Rabiul Awwal. Pendek kata, semua kitab sejarah yang disebutkan sama sekali tidak menyebutkan

Bupati Bolmong saat membuka sosialisasi pengadaan barang dan jasa.

BAGIAN Ekonomi Pembangunan (Ekbang) terus dilaksanakan pada Kamis (7/11) hingga Jumat (8/11) membuat gebrakan baru bagi Pemerintahan Kabu- kemarin, di Hotel Endang Rahayu, Kotamobagu. paten (Pemkab) Bolmong. “Kegiatan ini merupakan Buktinya, setelah menghasalah satu langkah Pemkab dirkan Lembaga Pengadaan Bolmong untuk meningkatSecara Elektronik (LPSE) kan sumber daya aparatur pertama dan tercanggih se penyelenggaraan pengadaan kabupaten/kota di Sulut, barang dan jasa,” ujar Salihi. kali ini kembali mengadaTerpisah, Kepala Bakan sosialisasi untuk megian Ekbang Pemkab Bolningkatkan kualitas pegamong Drs Eka Korompot wai dalam melaksanakan SH mengatakan, melalui sopengadaan barang dan jasa. sialisasi ini para penyelengSosialisasi Peraturan gara pengadaan barang dan Presiden (Perpres) RI nojasa akan lebih profesional mor 70 tahun 2012, ten- Sejumlah pejabat Bolmong yang hadiri sosialisasi. dalam melaksanakan tugastang perubahan kedua atas nya. “Ini adalah bagian dari Perpres RI nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan pembekalan dan penguatan kepada para pejabat yang Barang dan Jasa tersebut dibuka langsung oleh Bupati berwenang mengelola proyek,” tutup pria yang kreatif Bolmong Hi Salihi B Mokodongan. Kegiatan tersebut dan inovatif ini. (***)

Kabag Ekbang Drs Eka Korompot MSi membawakan laporan panitia.

Narasumber Rahfan Mokoginta memberikan materi tentang pengadaan barang dan jasa.

pengelompokkan pada jemaat. Mereka yang mengidolakan Paulus membentuk golongan Paulus. Kelompok yang mengidolakan Apolos membentuk golongan Apolos, sedangkan para pengagum Kefas juga membentuk golongan Kefas. Namun demikian, hal lain yang harus kita ingat adalah Rasul Paulus tidak pernah mengatakan bahwa kesatuan dan persatuan adalah satu-satunya dan segala-galanya. Ia tidak pernah menjadikan sentimental tentang kesatuan dan persatuan. Kesatuan bukanlah satu-satunya dan segala-galanya, sehingga sesuatu yang tidak satu harus disatukan, kalau perlu dipaksa. Setiap kali Paulus berbicara mengenai persekutuan atau persatuan atau kesatuan, maka didalamnya tidak terpisahkan dari padanya adalah perbedaan, keanekaragaman, kemajemukan ! Perbedaan bukanlah dosa, malah bagian dari anugerah Allah! Karena itu kesatuan tidak boleh diperjuangkan dengan meniadakan perbedaan. Sebaliknyalah, kesatuan justru harus memberi ruang dan penghargaan kepada ke`bhinekaan` dan keanekaragaman! Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, begitu Paulus pernah berkata, dimanakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga dimanakah penciuman? ( I Kor 12:17).Berbeda itu adalah kekayaan. Yang pernah membuat Paulus berang kepada jemaat di Kota Korintus, bukanlah karena ada perbedan disana; bukan juga perbedaan itu amat tajam. Paulus marah, sedih dan kecewa, karena perbedaan itu dimutlakkan sedemikian rupa, sehingga komunikasi terputus. Yang satu menuntut dan mengancam, yang lain memutuskan dan juga mengancam, tetapi tidak ada percakapan. Tidak soal apakah Apolos berbeda dengan Paulus, Paulus berbeda dengan Kefas. Berbeda itu okei. Aku menanam, Apolos menyiram, orang lain memberi pupuk dan sebagainya dan ini Paulus ucapkan dengan setengah marah dan menangis,`Adakah Kristus ter-bagi-bagi (I Kor 1:13). Terbagi-bagi artinya tercabik-cabik Paulus benar. Persoalan kita bukanlah karena ada perbedaan. Persoalan kita adalah bagaimana kita mengelola, me ‘manage’, bahkan `memanfaatkan’ perbedaan itu. Kita kelola, artinya tidak kita biarkan tumbuh liar seperti semak belukar, tetapi juga tidak kita lenyapkan dengan menghalalkan segala cara. Dengan munculnya pengelompokkan maka biasanya muncul apa yang dinamakan kepentingan kelompok. (BERSAMBUNG)

1 Muharram sebagai waktu hijrah. Kesalahpahaman dalam memandang hijrah Nabi SAW tersebut dapat dipahami, karena itu terjadi akibat Euforia abad kebangkitan Islam yang dicetuskan oleh para intelektual muslim pada tahun 1400 H, 35 tahun yang lalu pada sebuah Konfrensi Internasional di Afrika dan mendeklarasikannya. Pada waktu itu, ada usulan agar umat Islam menentukan momentum kebangkitannya sebagaimana Eropa yang mengalami Renaissance pada abad ke-15, maka di tetapkanlah tahun 1400 H sebagai abad kebangkitan Islam dan sejak saat itu pula 1 Muharram di peringati sebagai tahun baru Islam. Padahal sepanjang sejarah, 1 Muharram tidak pernah di peringati sebagai awal tahun baru Islam. 1435 tahun sudah berlalu, peristiwa yang membawa tidak saja ummat Islam tetapi juga ummat manusia menuju sebuah peradaban baru yang penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan. Peradaban baru yang dibangun dengan kesepakatan dan komitmen bersama oleh Nabi yang kemudian dikenal dengan pakta Madinah atau deklarasi kesetiaan ummat Yang dengannya kaum muslimin beserta penduduk Yatsrib berkata “kami mendengar dan menaati perkara - perkara Allah SWT dan Rasul-Nya dengan hati, lidah dan tangan kami.” Yang kemudian Nabi membacakan sebuah firman Allah SWT dalam surah Al-Fath ayat : 18 “Sesungguhnya Allah telah ridho terhadap orang - orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon. Allah pun mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberikan balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).” Pada saat sekarang ini, ketika kita tengah merayakan tahun baru Islam; kita dihadapkan kepada berbagai problematika ummat Islam yang tak terhitung, mulai dari masalah ekonomi ummat, perlindungan terhadap kaum mustadh’afin, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, Hukum, keadilan. Melihat pada berbagai problematika tersebut, maka tidak ada jalan lain kecuali kembali kita menengok kebelakang atas apa yang dilakukan dan dicontohkan Nabi kepada kita ketika Beliau membuat sebuah kesepakatan di kota Yastrib. Kembali ke Yastrib bukan sekedar merefleksi hijrah sang Nabi dalam hayalan-hayalan abstraki, tetapi lebih kita lakukan dalam bentuk aktualisasi pikiran dan gerak dalam sebuah gerakan yang teratur dan berirama dalam sebuah rantai kontinyum menuju kebangkitan dan pemberdayaan ummat. (BERSAMBUNG)


12

SABTU, 09 N0VEMBER 2013 Bonit Anggi

Data

Kependudukan Berlaku untuk WNI di Luar Negeri

Wajib Dilapor

Editor: Peggy Sampouw

SIAP TEMPUR: Ketua Panitia APAO Mezak Ratag (kelima dari kiri) bersama Tim Indonesia B asal Sulut, telah memulai persiapan tahap awal di SMP-SMA Lokon.

Tim APAO Indonesia B Berlatih di ITB TOMOHON- Iven Asia Pacific Astronomy Olympiad (APAO) keIX, 23 November-2 Desember di SMP-SMA Lokon Santo

        Â?

Nikolaus Kota Tomohon, benarbenar dipersiapkan dengan matang. Tidak hanya sukses sebagai penyelenggara tapi juga sebagai peserta untuk kontingen Sulut, yang didominasi SMP-SMA Lokon Santo Nikolaus. Ketua Panitia    APAO Prof    Dr Mezak      Ratag APU      mengatakan,        sudah ada         sembilan        negara yang Â?      memastikan Â? Â?  Â?    hadir dalam ajang bertaraf Â?       Â?    Â? Â?  internasional

tersebut. Masing-masing Kazakhstan, Rusia, Kyrgistan, Nepal, Bangladesh, Cina, Korsel, Malaysia, Pakistan dan Indonesia. “Sudah sepuluh tim yang terdaftar dengan jumlah peserta 90 orang dan masih menunggu konfirmasi tujuh negara lain. Indonesia sendiri akan mengutus dua tim,� terang Ratag. Dikatakannya, untuk Tim Indonesia B yang berasal dari Sulut telah memulai persiapan tahap awal di SMP-SMA Lokon. Nantinya, Minggu (10/11), sekira 4-5 anggota Tim Indonesia B akan menuju ke Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mematangkan persiapan tahap akhir. “Hingga saat ini tidak ada kendala dan ke-9 siswa tersebut siap mengikuti perlombaan,� tutup Ratag. (tr-17/vip)

KLIK SALAM KOMANDO: Danrem 131/ Santiago Brigjen TNI Musa Bangun (tengah), Dandim 1302/Minahasa Letkol Kav Teguh Heri Susanto SE (kiri) menggantikan Letkol Inf Theo Kawato (kanan) saat melakukan salam komando, kemarin. (foto bawah) Usai Sertijab Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV DIM 1302 Minahasa Koorcab Rem 131/ PD VII/Wirabuana dari Ny Theo Kawatu (kedua dari kanan) kepada Ny F Teguh Heri (kedua dari kiri) bersama dengan istri Danrem (tengah).

Mayjen TNI (Purn) Hein Victor Worang (3)

Andi Oddang Setuju Worang Diusulkan Pahlawan Nasional DRS Jimmy R Torar MSi, Direktur Badan Kerjasama Pembangunan Regional se-Sulawesi di Makassar mewakili Peme­ rintah Daerah Sulut dalam pengumpulan data mewawancarai Brigjen TNI (Purn) H Andi Oddang tentang ketokohan Mayjen TNI (Purn) Hein Victor Worang. Mayor (Purn) H Andy Oddang mengiyakan pengusulan HV Worang sebagai pahlawan nasional. “Karena jasa yang diberikan dengan taruhan nyawa demi Indonesia adalah satu pembuktian yang sudah sepantasnya dite­ rima oleh Worang,� tegas

Andi Oddang

Oddang yang saat ini sudah berusia 87 tahun, namun masih kuat dan sehat, arti­ nya masih bercerita yang sebenar-benarnya dan masih menangkap dengan jelas

setiap pernyataan maupun pertanyaan yang dilontarkan. Penuturan lebih lanjut Oddang, tahun 1950 setelah penyerahan daerah kedau­ latan RI, Kompi yang di­ pimpin Oddang, ditugaskan oleh Mayor Worang untuk membantu pengamanan dengan jumlah pasukan sekira 228 orang. Memang kompi yang dipimpin Oddang dibuat sendiri, tidak di bawah batalyon Mayor Worang. Pada waktu itu ketika memimpin kompi ke ibu kota di bawah taktis Mayor Worang tugas Oddang mengamankan Jakarta Utara.(bersambung)

MANADO—Semua warga Negara Indonesia wajib melaporkan data kependudukan. Data se­ perti apa saja itu? Menurut amanat UU 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk), data kependudukan yang wajib dilaporkan antara lain melaporkan diri atas keberadaannya maupun perubahan-perubahan atau peristiwa penting terkait dengan masalah pencatatan sipil seperti pencatatan lahir mati, perkawinan, pengangkatan anak, pengakuan anak dan pengesahan anak, perubahan nama dan perubahan status kewarganegaraan serta pencatatan perubahan peristiwa penting lainnya kepada pemerintah setempat untuk dicatat. Hal ini disampaikan Karo Pemerintahan dan Humas Setprov Sulut Dr Noudy RP Tendean SIP MSi saat membawakan sambutan pada acara Peningkatan Peran Serta Lembaga Non Pemerintah Dalam Rangka Mewujudkan Tertib Adminduk di

istimewa

SOSIALISASI: Kabag Pemerintahan Drs Lucky Taju MSi saat menyampaikan sambutan Karo Pemerintahan dan Humas Setprov Sulut Dr Noudy RP Tendean SIP MSi.

Provinsi Sulut, yang dilaksanakan di Hotel Arya­ duta, Kamis (7/11) lalu diikuti para tokoh agama, PKK, Dharma Wanita, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), PGRI, LSM dan mitra kerja pemerintah yang mendukung penyelenggaraan Adminduk. Selanjutnya, Kabag Pemerintahan Drs Lucky Taju MSi mengatakan, untuk terkelolanya ter­ tib Adminduk yang baik, diperlukan adanya kesadaran masyarakat termasuk WNI yang berdomisili di luar negeri untuk me­ laporkan keberadaan maupun perubahan-perubahan

kependudukan. “Pencatatan ini penting karena selain untuk memberi p e r l i n ­ dungan, pengakuan serta penentuan status hukum pribadi juga untuk data dan dokumen kependudukan secara nasional,� tandas Taju selesai kegiatan, di­ dampingi Kasubid Penye­ rasian Kebijakan dengan Lembaga Non Pemerintah Ditjen Dukcapil Kemen­ dagri DiniAnggraeni SE MSi, sekaligus sebagai pembicara, Kasubag Dukcapil Nita Tarumingkeng SSTP dan Kasubag Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan Boslar Sanger SE.(***)


13

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 Didiet Tanggulouw

Weekend With Crew Hanny Kandou Photography

Bercermin dari Singapore Nama: Lidya M Sembeng TTL: Manado, 13 Maret Status: Menikah Jabatan: General Manager

Nama: Menli Lanongbuka TTL: Manado, 20 Mei Status: Menikah Jabatan: Photographer

Nama: Mercy Melo TTL: Tomohon, 25 Maret Status: Menikah Jabatan: Editor

Crew Hanny Kandou Photography berkesempatan ke Singapore. Selain untuk berlibur diajak untuk menambah wawasan bagaimana perilaku dan cara hidup orang Singapore, liburan itu jadi cermin untuk maju. Kesempatan yang diberikan untuk crew yang berprestasi dan yang masa kerjanya diatas satu tahun. Agenda ‘outing’ Hanny Kandou Photography untuk tahun 2014 adalah ke Hongkong. Wow

Anda melihat prospek bisnis photography seperti apa?

kreativitas, selalu bekerja dalam tim dan setiap orang punya kreativitas tersendiri.

Lidya: Prospek bisnis photography saat ini sangat menguntungkan karena saat ini sudah banyak orang yang ingin mengabadikan setiap moment dalam perjalanan hidupnya lewat foto.

Mercy: Yang unik di sini, kita dituntut lebih kreatif dalam hal foto dan karya, karena setiap klien yang mau difoto di sini harus selalu beda konsepnya.

Menli: Bisnis fotografi itu sangat bagus, tapi semua bisnis pasti menguntungkan. Tapi dalam dunia photography kita harus punya banyak referensi agar bisa menguntungkan.

Thamrin: Di sini selalu diutamakan konsep dan kualitas.

Mercy: Prospek bisnis photography sekarang begitu menjanjikan. Buktinya ada begitu banyak persaingan yang terjadi dalam binis ini. Karena tuntutan banyak orang yang ingin mengabadikan setiap moment dengan hasil terbaik.

Kenyamanan suasana kerja sangat menentukan produktivitas dan kualitas pekerjaan. Bagaimana Anda memaknai itu di sini?

Thamrin: Bisnis photography itu sangat menguntungkan dan diminati oleh semua orang. Toar: Bisnis dalam industri ini sudah sangat berkembang dan sangat diminati. Perlu ada sesuatu yang beda dan unik, agar supaya Hanny Kandou Photography memiliki pasar dan segmen khusus. Apa yang beda dan unik di sini? Lidya: Setiap klien yang ingin foto di Hanny Kandou Photography pasti dibuat bervariasi, dengan konsep foto yang sesuai dengan keinginan klien dan pastinya dengan hasil yang memuaskan. Menli: Di sini selalu mengutamakan kualitas dan

Toar: Keunikan yang bikin beda bisa dilihat dari kualitas kami.

Lidya: Bagi saya pribadi, kenyamanan dalam bekerja sangat dibutuhkan. Apabila kita merasa nyaman, otomatis kualitas kerja dan hasilnya adalah yang terbaik. Menli: Dengan mencintai pekerjaan, maka kita akan menikmati prosesnya. Mercy: Thamrin: Kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi dalam suatu pekerjaan. Toar: Yup! Hal ini juga sangat ditunjang dengan teman-teman kerja yang super fun! Apa ada rencana melakukan ekspansi usaha seperti membuka cabang di luar Manado? Lidya: Untuk saat ini belum ada rencana. Baca BERCERMIN... Hal: 14

Santunan Duka Untuk Biaya Pemakaman WALI Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut memperlihatkan simpatinya yang mendalam kepada beberapa keluarga yang berduka. Sosok yang tak henti menelorkan berbagai program pro rakyat ini pertama melayat ke rumah duka keluarga besar Tefu-Waworuntu, atas meninggalnya almarhum Cicilia Nova Waworuntu, yang tutup usia pada umur 35 tahun, di

Nama: Thamrin Udjaili TTL: Manado, 8 Februari Status: Menikah Jabatan: Bagian Umum

Baca SANTUNAN... Hal: 14 EMPATI MENDALAM: Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut saat melayat di rumah duka.

Nama: Toar Tanos TTL: Tondano, 24 Oktober Status: Single Jabatan: Retoucher


 SABTU, 09 NOVEMBER 2013



Budi Santoso

15

Surat Mendagri Kadaluarsa, Terkait Lembeh Pemkot Bakal Tempuh Pengadilan TUN Peliput: Chanly Mumu

BITUNG—Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bernomor SK.170/DJA/1984 yang menjadi satu-satunya dokumen acuan pembagian tanah di Pulau Lembeh bisa dianulir kekuatan hukumnya. Pasalnya, Kepala Badan Pertanahan Nasional



memiliki kekuatan hukum maka tanah itu langsung dikuasai negara,� ujarnya. Supandji juga mengaku akan mempertimbangan surat dari Kanwil BPN Sulut yang menetapkan penghentian sementara pembuatan sertifikat di Pulau Lembeh. “Kita akan pertimbangan untuk mencabut itu,� katanya. Wali Kota Hanny Son-

Ondersuk Tanah Pulau

TURUN LANGSUNG: Hendarman Supandji berbincang akrab dengan Hanny Sondakh di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (8/11) kemarin.

Ribuan Enau di Tanam di Duasudara (BPN) Hendarman Supandji menilai surat tersebut sudah kadaluarsa. “Karena sudah mendekati 29 tahun,� ujarnya saat sesi wawancara di depan Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (8/11) kemarin. Menurut Supandji, tapi yang menentukan kadaluarsa bukan dia. Tapi diputuskan lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN). Jadi Supandji mengusulkan wali kota untuk menempuh pengadilan untuk menganulir kekuatan hukumnya dengan pertimbangan kadaluarsa. “Ketika Pengadilan TUN sudah menetapkan tidak

dakh mengatakan, alasan pemerintah berjuang status tanah di Pulau Lembeh ini karena banyak masyarakat yang menjadi korban. “Karena banyak tanah tidak bisa disertifikat. Padahal dengan sertifikat akan membantu peningkatan hidup masyarakat,� jelasnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Bitung mengatakan, pemerintah akan menempuh solusi dari Supandji dengan memproses di Pengadilan TUN. “Kita akan tempuh usulan itu. Demi memperjuangkan kepentingan masyarakat,� pungkasnya.(*)

Amburadul Dilarang Keluar Daerah BITUNG—Kepala SKPD yang laporan masih amburadul atau belum selesai harus puasa ke luar daerah. Pasalnya, Wali Kota Hanny Sondakh menegaskan Kepala SKPD harus menyelesaikan semua laporan. “Tidak ada yang boleh keluar daerah jika belum tuntas,� tegasnya kemarin. Lanjut Sondakh, ter-

BITUNG—Ribuan pohon Enau di tanam di lereng Gunung Duasudara, Jumat (8/11) kemarin. Penanaman pohon ini dalam rangka pengendalian dan pemulihan lingkungan hidup. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota MJ Lomban SE MSi. Menurut Lomban, menanam pohon sangat penting untuk menjaga lingkungan hidup. Untuk itu dia mengajak semua masyarakat mengambil bagian untuk menjaga lingkungan baik masa depan anak-cucu ke depan. “Karena kelestarian alam ini ada di tangan kita manusia,� katanya Lomban juga menyinggung pemanasan global yang mengancam kelangsungan hidup manusia. Karena perubahan cuaca ektrim terjadi akibat kurangnya lagi zona-zona hijau di bumi. “Maka dengan menanam pohon akan menangkal hal

LESTARIKAN: MJ Lomban memperlihatkan Enau yang akan ditanam didampingi Khouni Lomban-Rawung, Jumat (8/11) kemarin.

itu,� jelasnya. Lanjut Lomban, pohon Enau dipilih karena banyak manfaat untuk lingkungan. “Ini merupakan program strategi untuk menyelamatkan lingku-

utama penyelesaian program yang berhubungan dengan dana APBN. “Karena dana sudah dianggarkan tapi tidak dimanfaatkan dengan baik,� katanya. Tambah Sondakh, dia pun akan turun mengevaluasi langsung setiap SKPD yang belum beres. “Jadi jika ada SKPD yang menemui kendala hendaknya berkoordinasi,� pungkasnya.(can)

ngan,� pungkasnya. Tampak hadir, Wakil Ketua TP PKK Khouni LombanRawung, dan tokoh muda Bitung Billy Glen Lomban yang juga Caleg PKPI.(can)

KEKAYAAN: Edison Humiang menunjukan potensi Pelabuhan Bitung ke para investor, Jumat (8/11) kemarin.

-Kuna, tamu darimana kalamaring ada datang pa torang pe kampung? +Owh, itu dang, Bos besar kantor urusan tanah dari Metro. -Kiapa, dia mo datang beli tanah di kampung patorang so? +Kehang, iwes ini kalu bacirita jang asal malontok. Masa. Bos kantor urusan tanah mo datang jao-jao cuma mo bli tanah. -No, datang bekeng apa dang dia? +Makanya, dengar dulu depe cirita, baru malontok. Itu Bos besar kantor urusan tanah Opo Lao ada undang. -For apa dang kwa? +Itu dang, for mo urus tu tanah di Pulau seberang aer. -So mantap kalu bagitu. Supaya le tu persoalan tanah di Pulau seberang aer nyanda tagantong-gantong. +Iyo, mar kalu kia dapa riki pa itu bos ada le yang kita mo bise. -Asal jo iwes. Rupa jo orang penting. Iwes mo bise apa so? +Itu no iwes biongo udang. Masa’ iwes nintau tu orangorang di kantor urusan tanah di kampung pa torang? -Ooh, iyo kang. So musti kase tau pa tu bos besar kalu depe anak buah di kampung pa torang alipuru. +Iyo, kita rencana mo bilang ganti jo tu bos kantor urusan tanah di kampung, lantaran depe karja talamburang, kong depe anak buah alipuru. Maso kantor nanti jam 10 kong banyak orang kampung pe surat tanah dorang kuniu. -Kiapa iwes nyanda bilang dang pa bos besar? +Kita kwa terlambat bangun Waktu kita pigi itu bos so cabu bale le Metro. -Makanya, kalu tidor kwa jang rupa pempenu.***

Korea Lirik Bitung BITUNG—Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan International Hub Port (IHP) yang bakl dibangun di Bitung terus menjadi daya tarik berbagai investor manca negara. Terbukti sejumlah investor bersama Kementerian Peridustrian Korea menyambangi Bitung, Jumat (8/11) kemarin Menurut Sekretaris Kota (Sekkot)

Drs Edison Humiang MSi, kunjungan ini untuk mengecek kesiapan Bitung terhadap pengembangan KEK. “Dan kita sudah sangat siap dengan berbagai pengembangan,� ujarnya. Humiang pun menyempatkan menunjukan beberapa infrastruktur pendukung seperti Pelabuhan Bitung dan lokasi KEK.(can)

Pernak-pernik Natal Mulai Menjamur BITUNG—Suasana Natal di Bitung mulai terasa. Pasalnya, pernak-pernik natal mulai menghiasi berbagai pusat perbelanjaan di Kota Cakalang. Dari pantauan koran ini, hiasan seperti pohon natal, lampu, dan pita warna-warni mulai dipajang. Bahkan di sejumlah pasar tradisional juga tidak kalah. Semua pernak-pernik dibandrol dengan harga bervariasi. Juga bisa ditawar pembeli langsung ke penjual.

Salah satu pedagang pohon Natal mengatakan, dagangannya sudah laku beberapa buah. Tapi menurutnya terbilang masih sepi. “Yang laku umumnya pohon terang. Memang biasanya nanti Desember dan mendekat Natal baru ramai pembeli,� ujar Jemmy Kalengkongan. Selain pernak-pernik Natal, pantauan koran ini, petasan dan kembang api juga sudah mulai menjamur. Terutama di emperan sejumlah tokoh di pusat kota dan Pasar Girian.(can)

DICARI: Salah satu tokoh di pusat kota Bitung yang menjual pernak-pernik Natal, Kamis (7/11).


17

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 Amos Tempone

PLN Dituding Tidak Profesional Listrik Sering Padam, Aktivitas Kacau Balau Editor:Tommy Waworundeng Peliput: Rofny Lolaen

SIAU – Pemadaman listrik yang sering melanda pulau Siau akhir-akhir ini, membuat aktivitas warga kacau balau. Contohnya kemarin, karena listrik padam hampir seharian, warga mengaku menderita. Keluhan warga sangat beragam. Ada yang kesal karena tak bisa masak nasi, tak bisa mandi karena air macet, tak bisa telepon, tak bisa nonton TV, dan lainnya. “Huh, PLN ini selalu saja matikan listrik. Ini sangat mengganggu aktivitas. Tak ada air untuk masak dan

KURANG OPTIMAL: Warga menyorot kinerja PLN Siau menyusul sering padamnya listrik di daerah yang lagi berkembang tersebut.

Warga Minta Pelebaran Jalan SIAU – Sejumlah warga di Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel) meminta agar peme­ rintah melakukan pelebaran jalan di Sitimsel. “Karena selain sudah berlubang, jalan di sini juga sangat sempit,” ungkap sejumlah warga. “Tentunya ini perlu perhatian pemerintah.

Apalagi ke depan jalan ini sangat penting sebagai akses penghubung ke bandara,” tambah warga. Pemerintah sendiri sebenarnya terus berupaya mening­ katkan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Namun, penetapan pembangunan

harus disesuaikan dengan skala prioritas dan plot anggaran. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Sitaro Drs D Kondoj MSi mengatakan, pemerintah akan mengadakan pelebaran sejumlah jalan di Sitaro. “Untuk jalan ke bandara, pemerintah sudah siapkan

rencana pembangunan pinggir pantai, itu lebih hemat dan praktis ketimbang melebarkan jalan yang di Sitimsel yang topografi alamnya sangat terjal, dan sudah banyak bangunan rumah di sekelilingnya. Pembangunan jalan pinggir pantai lebih tepat,” jelas Kondoj. (ctr-05)

TonSu Mantapkan Ekonomi Masyarakat SIAU – Bupati Sitaro Toni Supit SE MM semakin intens memperkuat ekonomi masyarakat negeri 47 pulau. Untuk menuju Sitaro yang maju dan berdaya saing tinggi, dikatakan bupati, iklim investasi daerah harus mendukung. Dikatakannya, salah satu langkah yang akan pada periode

2013-2018 yakni dengan memantapkan iklim investasi pada semua potensi unggulan daerah. “Tentunya ini dengan target memperkuat kelembagaan usaha mikro, kecil dan menengah, serta meningkatnya kontribusi sektor jasa-jasa dalam pembentukan PDRB dan pertumbuhan ekonomi

mencapai 22 persen hingga 2018,” tutur bupati. Supit menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah daerah telah berupaya meningkatkan nilai investasi dengan berbagai terobosan dari sektor-sektor yang dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan

pembangunan. “Dan pada intinya promosi tentang potensi daerah tetap akan dioptimalkan terutama potensi unggulan, memacu nilai investasi daerah dari semua sektor dan juga melakukan pembinaan terhadap objek-objek yang menjadi sasaran investasi,” imbuh Supit. (ctr-05)

mandi,” kesal Andika, anak kost di Siau Timur (Sitim). Lain lagi dengan aktivitas perkantoran yang terhambat akibat tak bisa mengetik lewat komputer. “Terpaksa pekerjaan terhenti sementara karena tak ada listrik untuk mengetik,” ungkap salah satu PNS. Tak hanya itu, agenda DPRD pada, Rabu dan Kamis lalu juga sempat terbengkalai. “Bagaimana melakukan rapat sedangkan alat elektronik mati. Pemadaman ini sangat disayangkan,” ungkap Ketua DPRD Sitaro Djibton ‘Bogar’ Tamudia. Sebelumnya, Kepala PLN Ranting Siau Alfred Lumempow mengakui, listrik akan padam sekira tiga hari karena solar sudah habis dan pengangkut solar terlambat. “Memang akan ada

pemadaman. Tapi kalau kapal pengangkut BBM masuk, maka pemadaman tidak jadi,” ungkap­nya. Alasan PLN ini dituding tidak profesional. Pasalnya, kasus listrik padam karena keterlambatan transportir telah beberapa kali terjadi. PLN seolah-olah tak punya solusi konkret agar masalah tersebut tak terulang. “Alasan keterlambatan transportir tidak professional. Harusnya, PLN belajar dari pengalaman, sehingga tidak terjadi pemadaman lagi dengan alasan terlambat,” pinta warga. (ctr-05)

Djibton: Kemenangan Wajib Diraih

SIAU – PDIP Sitaro semakin menggiatkan konsolidasi untuk memantapkan strategi pemenangan pemilihan legislatif (Pileg) 2014. “Kemenangan wajib diraih. Ini untuk memuluskan kinerja pemerintahan dan terobosan-terobosan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Toni Supit SE MM dan Siska Salindeho selama periode kepemimpinan lima tahun mendatang,” ujar Sekretaris PDIP Sitaro Djibton ‘Bogar’ Tamudia. Untuk itu, Tamudia mengingatkan, para calon legislatif (Caleg) yang diusung PDIP, wajib menunjukkan kinerja maksimal dalam meraih simpati masyarakat. “Sesuai target kita, PDIP Sitaro harus bisa meraih 15 kursi di DPRD,” tegas Tamudia yang juga sebagai Ketua DPRD Sitaro. (ctr-05)

Djibton Tamudia




20

  

 



SABTU 09 NOVEMBER 2013

   Amos Tempone

DKP Tak Mampu Serap DAK 1 M Anggaran Tiga Tahun Mengendap

APRESIASI

Jumat, PNS Malas SETIAP hari Jumat, sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Peme­ rintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, sering malas ngantor. Ini diungkapkan Yunan Tegela salah satu pemerhati di Kabupaten Bolmut. Menurutnya ini harus diperhatikan Bupati Bolmut Drs Depri Pontoh dan Wakil Bupati Suriansyah Korompot SH. “Sehingga kebiasaan para abdi negeri tidak terus dibiarkan,� ungkap Tegela. Dia mengungkapkan kebiasaan ini tak hanya hari Jumat saja. Kebiasaan ini, sering terjadi saat bupati dan wakil bupati di luar daerah. “Ketika pemimpin di daerah ini keluar daerah, para PNS sering malas ngantor,� terangnya.

RAJIN TERGANTUNG ATASAN: Para PNS saat apel pulang. Biasanya rajin jika ada atasan.

Jika kebiasaan ini, terus dimanjakan bupati dan wakil bupati Bolmut, otomatis kedisiplinan PNS di lingkungan Pemkab Bolmong Utara (Bolmut) sulit untuk diterapkan. “Dan tentunya ini sangatlah tidak baik bagi Kabupaten Bolmut,� ujarnya.(tr14)

Editor : Idham Malewa Peliput : Ramly Padju

MASIH BANYAK: Kondisi rumah tak layak huni di Bolmut, masih banyak tersebar.

Cemas Keamanan Perbatasan Daerah

BOROKO—Wakil Bupati Bolmong Utara Suriansyah Korompot (SK) setengah curahan hati (curhat) terkaitkeamananwilayahnya. Dia menyentil keamanan kawasan perbatasan dengan Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).“Dalammenjalankan rodapemerintahan,keamanan di daerah perbatasan juga menjadi prioritas pemerintah daerah. Dan ini menjadi salah satu faktor pendukung dalam

menjalankan jalannya roda pemerintahan di daerah,� kata SK sapaan akrabnya. Lanjut SK, Bolmut berbatasan langsung dengan dua daerah yakni Kabupaten Bolmong Induk dan Gorut. Dia cemas akan muncul instabilitas antara masyarakat di perbatasan. “Dan Alhamdulillah sampai dengan saat ini belum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan semoga tidak akan terjadi,� harapnya

kepadasejumlahawakmedia. Untuk itu, eks Politisi partai Golkar ini mengi­ ngatkan masyarakat kedepankan rasa toleransi, silahturahmi dan kekeluargaan. “Apalagi saat ini Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) sedang dalam proses penetapan. Maka dari pada itu, marilah kita bersamasama menjaga kerukunan dan ketentramandiwilayahmasingmasing,� pintahnya.(tr-14)

Mahyani Mengusik Dekab Bolmut BOROKO— Proyek pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Utara (Bolmut), mengusik Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut. Pasalnya, anggaran program Mahyani dipotong dari gaji para Pegawai negeri Sipil (PNS) Pemkab Bolmut sebesar 2,5 persen

itu, belum selesai. “Padahal setahu kami, anggarannya sudah dipotong dari para PNS selama 2,5 tahun ini. Untuk itu kami perlu pertanykan kelanjutan pembangunanya,� kata Ketua Komisi II Dekab Bolmut, Drs Salim Bin Abdullah. Menurutnya kehadiran Mahyani diperuntukkan bagi masyarakat kurang

Salim Bin Abdullah

mampu. Oleh karenanya kata Salim penyalurannya harus tepat sasaran bagi yang membutuhkannya. “Uang yang telah dikumpulkan Pemkab Bolmut, sebanyak Rp 2,5 miliar,� terang Abdullah. Di tempat terpisah, PNS golongan dua berharap para pejabat teras jangan salahgunakan dana PNS kelas rendah. “Kami diberi

target selama 2 tahun untuk mengumpulkan dana bantuan itu, jadi mohon jangandisalahgunakan,�ujar para abdi negara di Bolmut. Bendahara program pembangunan Mahyani Pemkab Bolmut, Drs Yusuf Lakoro, tak ada di Bolmut. Saat dihubungi tidak berada di tempat. Dihubungi lewat handpone, tidak diangkat.(tr-14)

BOROKO— Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut), dinilai kurang kreatif. Anggaran besar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013 sebesar Rp 1 miliar lebih tak bisa diserap DKP Bolmut. “Sampai sekarang tak ada satu pun realisasi program yang jalan,� kata Firman Stion, salah satu pemerhati di Bolmut, Jumat (8/11) kemarin. Makanya, kata Firman jangan heran serapan realisasi dana DAK di SKPD, masih nol persen. “Padahal sudah di akhir tahun 2013, seharusnya untuk serapan dana tersebut

sudah ada yang terealisasi,� jelas Stion. Dari informasi yang dirangkum harian ini, sejak tahun 2011-2013 anggaran DAK di DKP Bolmut, tak bisa dimanfaatkan dengan baik. Artinya tak ada satupun program yang menggunakan anggaran tersebut berjalan. Dan itu sudah terhitung sejak tahun 2011. “Setelah di kroscek lebih dalam lagi, ditemukan ketidak mampuan dalam mengelola program,� kata salah satu pejabat di Bolmut yang enggan namanya untuk di korankan. Kepala DKP Bolmut Ramlan Pontoh, tak menyangkal dana DAK minim serapan. Alasannya, Kementerian Kelautan dan Perikanan terlambat menurunkan petunjuk teknis ke daerah. ‘’Tapi kami akan berupaya di sisa waktu saat ini kami akan berusaha semaksimal mungkin pencapaian capai tepat waktu,’’ tandasnya. (***)


22

  

 

SABTU, 09 N0VEMBER 2013

 

Bonit Anggi

25 Rumah Dibangun Permanen

85 RTLH Lebo, Tuntas Editor: Angel Rumeen Peliput: Yolister Karame

TAHUNA— Pembangunan 115 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Lebo hampir tuntas. “Dari jumlah 115 RTLH, yang sudah selesai 85 RTLH dan belum selesai sekira 30 rumah terdiri dari 6 Pembangunan Baru (PB) dan 24 Peningkatan Kapasitas (PK),� ujar Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dj Kalendesang melalui Kabid Bansos Dey Sugiharto, Jumat (8/11), kemarin. Dikatakannya, 85 RTLH yang sudah selesai dibangun terdiri dari PB 55 rumah dan PK 30 rumah. Dari 85 rumah yang sudah selesai dibangun langsung sudah dihuni masyarakat Kampung Lebo. “30 rumah yang belum selesai realisa­

IKUT MERAMAIKAN: Bupati HR Makagansa mengikuti jalan sehat yang digelar untuk meramaikan HKN ke-49 Jumat (8/11), kemarin.

Perayaan HKN Meriah TAHUNA— Perayaan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-49 yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Sangihe sangat meriah, pada Jumat (8/11), kemarin. Dalam sehari, Dinkes sebagai penyelenggara me­ laksanakan sembilan ke­ giatan yang diawali dengan

jalan sehat diikuti Bupati Drs HR Makagansa MSi, Sekkab Ir Willy Kumentas MSi, Ketua TP PKK dr Wiesje Makagansa-Rompis MSi, Ketua Dharma Wanita Debby Kumentas-Kalesaran, pimpinan SKPD, PNS, TNI, Polri dan anak-anak sekolah. Setelah itu dilanjutkan senam sehat, donor darah, lomba

anyam ketupat, HKN Idol, menggambar untuk anak SD dan TK, lomba penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat dan lomba ibu hamil sehat cerdas serta final lomba volley ball putri dan putra antara Puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Sangihe. Menurut Kepala Dinas Ke­ sehatan dr Oktavianus Papodi MM, semua kegiatan untuk membangun kebersamaan, persatuan dan kesatuan antara Puskesmas se-Kabupaten. “Dalam kegiatan ini juga ada pesan kesehatan antara

lain menjaga perilaku hidup sehat, jangan membuang sampah sembarangan, cuci tangan sebelum makan, rajin berolahraga dan menciptakan lingkungan yang bersih agar kita tetap sehat,� bebernya sembari menambahkan, sebelumnya mereka sudah menggelar pengobatan gratis massal di Kecamatan Tabut, operasi katarak di Rumah Sakit Umum Liun Kendage dan acara puncak kegiatan ini akan dilaksanakan di GOR Manente, 12 November mendatang. (tr-15/gel)

PLN Tahuna Tuai Prestasi di 2013 TAHUNA— Di Hari Listrik Nasional (HLN) ke-68 tahun 2013 PLN Area Tahuna torehkan sejumlah prestasi yang membanggakan. Diantaranya, berhasil memecahkan rekor MURI, mendapatkan penghargaan pulau pertama se-Indonesia yang memiliki pembangkit listrik hybrid (PLTD, Pencapaian ini akan PLTBiomasa) di ngas, pengharmenjadi motivasi bagi Mia­ gaan pulau terdepan kami ke depan untuk pertama di Indonesia lebih meningkatkan menggunakan listrik pelayanan kepada pintar 100 persen di Miangas, pengharmasyarakat,� gaan membangun Rooftop Pembangkit Irawan A Sulistiya Manager PLN Area Tahuna Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atas atap Kantor PLN Area Tahuna, penghargaan PLTD kecil terbaik nomor tiga se-Indonesia dan menjadi utusan PLN Suluttenggo menjadi duta BUMN atas nama Brily Duran. Manager PLN Area Tahuna Irawan A Sulistiya mengaku sangat bangga prestasi yang dicapai PLN Area Tahuna selama 2013. “Pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi kami ke depan untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,� tandasnya. (tr-15/gel)

sinya masih 20-50 persen. Diperkirakan sebelum tahun anggaran 2013 sudah rampung,� ungkapnya. Ia menjelaskan, pemba­n gunan 100 RTLH di Kampung Lebo yang dari dana Kementerian Sosial dan Pemkab mendapatkan respon positif dari masyarakat. Faktanya dari 55 PB, 25 diantaranya pemba­ngunan RTLH dilanjutkan masyarakat menjadi rumah permanen. “Jadi 25 KK yang mendapatkan RTLH menambahkan sendiri volumenya menjadi rumah permanen yang tampak mewah dan sekarang sudah dihuni,� ungkapnya. Kepitalaung Kampung Lebo R Mangangui mengatakan, pihaknya akan mengusahakan pembangunan RTLH selesai secepatnya. “Saya sudah instruksi masyarakat untuk kerja bakti menyelesaikan 30 RTLH yang belum selesai,� tutupnya.(***)

Raskin Jatah 3 Bulan Disalurkan TAHUNA—Kantor Bulog sementara menyalurkan beras miskin (Raskin) reguler untuk tiga bulan sekaligus yaitu Oktober, November dan Desember. “Raskin ini akan di­salurkan kepada 10.671 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Masingmasing RTS akan menerima 45 Kilogram,� ungkap Kasub Divre Tahuna Drs Budi Lano, Jumat (8/11), kemarin. Dikatakannya, penyaluran Raskin akan dipercepat, dan sekarang masih di wilayah perkotaan. Diharapkan sampai akhir November Raskin reguler ini sudah selesai didistribusikan, supaya Desember tinggal penyelesaian administrasi.

“Stok beras di Dolog sekarang 1.200 ton. Ini sudah termasuk Raskin reguler tiga bulan dan memenuhi pasar murah dalam menyambut hari raya Natal,� ungkapnya. Sementara Kepala Bagian Ekonomi (Kabag) Drs J Damalang menuturkan, Raskin bantuan pemerintah diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang masuk rumah tangga sasaran. “Diharapkan kapitalaung dan lurah dapat mendistribusikan Raskin dengan baik sehingga tidak menimbulkan masalah. Begitu juga dengan harga Raskin Rp1.600 perki­ logram jangan dinaikkan,� tutupnya. (tr-15/gel)


24



 

SABTU, 09 NOVEMBER 2013

        

Max Mangimbulude

Kantor Pajak Tuai Sorotan Pelayanan Dinilai Menyusahkan Warga Editor: Peggy Sampouw Peliput: Citra Soputan

ATRAKSI: Aksi para pegiat olahraga paralayang seperti ini, dapat disaksikan warga Minahasa.

Hari Ini, Paralayang Digelar di Kaweng TONDANO – Satu lagi kegiatan atraktif digelar Panitia HUT ke585 Minahasa. Ketua Panitia Drs Denny Mangala MSi kepada Koran

ini menyebut, pihaknya dan penyelenggara akan menggelar lomba paralayang yang mengambil titik start di Desa Kaweng, Kecamatan

Kakas Barat. “Besok (hari ini) akan digelar lomba paralayang yang akan dibuka di Lapangan Sam Ratulangi Tondano dan akan dilanjutkan di Desa Kaweng Kakas Barat,� ujar Mangala. Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT Minahasa sekaligus untuk menggugah semangat mencintai olahraga ini. “Paralayang ini akan menghadirkan atraksi di udara dan pesertanya be-

rasal dari Makasar,� lanjut Mangala. Kegiatan yang direncanakan akan dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang ini akan berlangsung pukul 13.00 Wita. “Usai pelaksanaan tersebut, malam harinya akan dilakukan penutupan pameran pembangunan yang telah berlangsung selama 10 hari. Semuanya dilakukan untuk menghibur masyarakat Minahasa,�pungkasnya.(cis/gyp)

Tanjung di Bukit Tinggi, Referensi Berakhir Pekan KAKAS BARAT— Desa Bukit Tinggi Kecamatan Kakas Barat menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Hal ini layak untuk dipertimbangkan bagi masyarakat yang hendak menikmati akhir pekan baik dengan rekan kerja maupun keluarga. Meski namanya Bukit Tinggi, namun lokasi ini berada

di pesisir pantai. Pemandangan alam yang memiliki nilai jual wisata ini masih belum tersentuh. Bahkan tak banyak yang tahu dengan lokasi yang harus ditempuh sekira 1.5 jam dari pusat kota Tondano. Memasuki desa, pengunjung harus melewati pemukiman warga yang

bisa dihitung dengan jari, tepat di bagian paling akhr dari pemukiman tersebut telah ditawarkan dengan berbagai pilihan objek. Dari gerbang masuk desa, jika Anda memilih untuk belok kanan, Anda akan menikmati sajian pantai dengan pohon kelapanya. Se-

baliknya jika memilih untuk belok kiri, di ujung desa akan ditemukan tebing yang ketinggiannya mencapai 40 meter dan terdapat dua tanjung di lokasi tersebut. Dikelilingi tebing, pengunjung bisa memanjakan diri dengan berjemur di tepi pantai sembari menikmati langit biru

yang cantik. “Memang ini hanya dikunjungi oleh masyarakat sekitar saja. Ataupun hanya dinikmati oleh masyarakat setempat saja. Tapi kami sudah mengusulkan ke Pemkab Minahasa untuk menjadikan ini sebagai tempat wisata,� ujar Kumtua Bukit Tinggi Jerry Kaung.(cis/ gyp)

TONDANO— Pelayanan di Kantor Pajak Tondano dinilai banyak menyusahkan masyarakat. Ini menyusul pengurusan penerbitan NPWP yang terkait sistem yang off sejak 2 September lalu tak kunjung diperbaiki. “Kantor Pajak Tondano meresahkan. Katanya sistem off sejak 2 September, tapi kenapa tidak diperbaiki. Pelayanan seperti ini akan berakhir sampai kapan? Apakah sampai banyak orang dirugikan dengan pelayanan yang merepotkan ini,� ujar Yanne, seorang warga Minahasa. Disesalkannya, pengurusan seperti ini tidak mengalami perubahan, sekalipun Minahasa baru merayakan HUT ke-585. “Minahasa akan berputar pada persoalan tidak jelas seperti ini. Sangat disesalkan padahal saya bermaksud mengurus NPWP yang artinya kami sadar akan kewajiban untuk membayar pajak ke pemerintah. Tapi kenapa harus dipersulit, mungkin harus disogok,� lanjutnya. Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung Drs Denny Ferly Makisanti MSi kepada koran ini mengaku, pengurusan NPWP di Kantor Pajak tidak dipungut biaya sama sekali. “Pada prinsipnya pelayanan NPWP tidak dipungut biaya. Dan jika sistem on, bisa diterbitkan dalam jangka waktu 3 jam. Memang sebelumnya, sistem sedang mengalami off, tapi hari ini (kemarin) sudah on lagi. Yang perlu diingat, untuk pengurusan NPWP pribadi maupun perusahaan asalkan sudah memenuhi persyaratan, sudah bisa dikeluarkan NPWP tersebut,� ujar Makisanti. Terkait dugaan suap di kantor tersebut, Makisanti berharap agar masyarakat melaporkan hal tersebut. “Jika ada oknum seperti itu, yang terpenting catat dan ingat namanya untuk dilaporkan dan kami akan menindak tegas oknum tersebut. Tujuan dari Kantor Pajak di Tondano untuk membuat masyarakat tidak direpotkan bukan sebaliknya,� pungkas Makisanti. Kepala Kantor Pajak Tondano Leo Lesar membenarkan pengurusan NPWP menggunakan sistem online dan tengah mengalami gangguan. “Memang internet di kantor sedang macet, jadi kami arahkan untuk ke Bitung bagi masyarakat yang hendak mengurus NPWP. Sedangkan untuk pelayanan kami terus berupaya untuk lebih baik, jika ada pegawai yang melakukan hal tersebut, silakan laporkan namanya dan kita akan memberikan sanksi berat,� ujar Lesar sembari mengaku bahwa laporan seperti itu belum pernah diperoleh.(***)

Kawatu Promosi Kasiter Korem Santiago TONDANO— Upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa digelar di Aula Wale Ne Tou Tondano, Jumat (8/11) kemarin. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Resort Militer (Danrem) 131 Santiago Brigjen TNI Musa Bangun. Adapun menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa menggantikan Kawatu adalah Letkol Kav Teguh Heri Susanto, SE, yang dulunya Kamandan Batalyon (Danyon) Kavaleri 10/ Serbu Kodam VII Wirabuana. Danrem pada amanatnya dalam upacara Sertijab mengaku, Sertijab adalah hal biasa di lingkungan TNI AD, yang berkaitan dengan proses pembinaan personil sesuai perkembangan tuntutan organisasi. “Tugas Dandim selaku komandan komando kewilayahan saat ini harus fokus pada pembinaan teritorial. Oleh karena itu, sebagai insan teritorial harus mampu memposisikan dirinya sehingga Binter sebagai fungus utama dapat diwujudkan dalam karya nyata dan haislnya dapat dirasakan masyarakat. Dandim harus mampu melakukan pendekatan smart power dengan mengedepankan soft power terhadap semua komponen yang ada di wilayah tanggungjawabnya mulai dari struktur pemerintahan daerah sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Ingat, tanpa komunikasi sosial yang efektif pembinaan territorial hanyalah jargon kosong yang tak bermakna,� ujar Bangun. Susanto mengaku siap melanjutkan program-program Kawatu. “Jabatan ini sebagai amanat dan kepercayaan yang harus dijaga,� ujar Susanto. Sementara Kawatu kepada Koran ini mengaku mendapat banyak pengalaman. “Selama menjabat sebagai Dandim dengan kurun waktu 2 tahun 4 bulan, banyak hal yang dilaksanakan dan semuanya sesuai dengan amanat. Yang terbaik telah diberikan, dan terima kasih atas posisi jabatan saat ini yang juga merupakan amanat dari pimpinan,� ujar Kawatu yang menjabat sebagai Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 131 Santiago yang merupakan jabatan promosi setelah menjabat sebagai Dandim yang bertugas untuk membantu Danrem melaksanakan tugas-tugas di bidang teritorial yang meliputi Sulut dan Gorontalo.(cis/gyp) Theo Kawatu

Manado Post, 09 November 2013  

Olly Bantah Tudingan KPK

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you