Page 1

       

   









NOMOR: 8208



SENIN, 04 NOVEMBER 2013

Harga Eceran Rp4000,-



Pengusaha Dukung UMP Sulut 1,7 Juta Pekan Ini Ditetapkan Gubernur Editor: Idham Malewa Peliput: Adrian Willem Rivansky Pangau

MANADO— Nilai upah minimum provinsi (UMP)

Sulut tahun 2013 belum fix. Pengusaha dan perwakilan buruh belum ada titik temu. Begitu pun Gubernur Sulut SH Sarundajang, sampai akhir pekan lalu masih ragu mengumumkan ke publik. Padahal, tenggak waktu pelaporan ke Menakertrans 1 November. Penundaan ini, Baca Pengusaha...Hal: 11

Debaran-debaran Jantung di Sekitar Inalum

ADA dua debaran jantung pada hari-hari menjelang tanggal 31 Oktober 2013. Pertama ketika sidang Komisi XI DPR tidak kuorum pada 24 Okto-

ber. Akibatnya, hari itu tidak bisa diambil putusan untuk menyetujui pelaksanaan Baca Debaran...Hal: 4

Sulut 10 Besar Kasus Narkoba

R. Kandolia

Siapa Sekprov Pengganti SRM?

Enam Birokrat Bersaing Integritas  

Oleh: Freddy Roeroe Wartawan Senior



KORAN ini, Jumat (1/11) pekan lalu menurunkan analisis berita (news analysis) tentang empat birokrat senior yang layak dipertimbangkan oleh Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang untuk menjadi Sekretaris Provinsi menggantikan Siswa Rachmat Mokodongan (SRM) yang kini diprediksikan bakal dipercaya menjadi Pejabat Gubernur Bolaang Mongondow (BMR). Diskusi-diskusi tentang siapa Sekprov Sulut berikut mulai ramai di berbagai kesempatan, dan dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk perbincangan di rumah-rumah kopi menyusul munculnya informasi resmi bahwa pada bulan Januari 2014, DPR RI sudah akan menetapkan BMR sebagai provinsi otonom. Empat birokrat senior versi Manado Post dimaksud itu adalah Gemmy Kawatu (kini Kadis Sosial), Roy Roring (kini Ketua Bappeda Sulut), Meki Onibala (kini Kepala Inspektorat Sulut) dan Jeffry Korengkeng (kini Sekda Kabupaten Minahasa). Keempat birokrat senior ini dinilai layak karena mereka sudah melewati sebuah periode yang disebut periode survival. Masing-masing telah memiliki pengala-



  





  







  

  



Baca Enam...Hal: 11

Editor: Bahtin Razak Peliput: Adrian Sigar

hanya jadi daerah transit saja, tapi sudah daerah yang “nyamanâ€? bagi gembong Narkoba MANADO— Sulut saat papan atas untuk memasarkan ini jadi ladang baru bisnis barang haram tersebut. Menurut Deputi Pemberantasan Badan Narko  tika Nasional    (BNN) Irjen Pol                

(Purn) Benny J    

    ����� Mamoto, fakta �    ­€

  ‚Â? bahwa Sulut suƒ    Â?   Â? Â? „  Â… †  ‡ˆ dah jadi daerah Â? Â?   ‰ Š‡Â?ˆ pemasaran, bukan Â? Â? „     Â?   ˆ lagi tempat transit, Â? Â?     Â?   ‹ˆ dapat dibuktikan Â…ˆ ÂŒ  ƒ   Â?  ˆ † dengan masuknya Sulut dalam sepunarkotika dan obat terlarang luh besar beberapa kriteria (Narkoba). Apa pasal? Itu karena daerah ini tidak lagi Baca Sulut...Hal: 11

Sientje Gigih Perjuangkan DOB BERJUANG: Abdullah Mokoginta didampingi Ny Sientje SondakhMandey serahkan dokumen DOB Provinsi BMR kepada Ketua Komite I DPD RI Alimansori (kiri). Editor: Bahtin Razak

JAKARTA — Perjuangan untuk meloloskan dan mempercepat pembentukan daerah otonom baru (DOB) Sulut, dilakukan juga senator Sulut di Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Adalah Dra Baca Sientje...Hal: 11

UMP Harus Sama-sama Enak BELAJAR BASKET: Skuad DBL All Stars berpose di Bandara Changi Singapura saat transit sebelum menuju ke California.

Dua Atlet DBL Sulut ke AS Editor: Bahtin Razak Peliput: Iswan Buka

DUA pebasket muda Sulut, Andre Rorimpandey (SMA Don Bosco Bitung) dan Gabriel Senduk (SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon), dipastikan menuju California, Amerika Serikat, untuk belajar dan bermain basket. Mereka berdua lolos Baca Dua...Hal: 11

Andre Rorimpandey

Gabriel Senduk

BS Sulut-K3 Kompak Majukan Ekonomi JAKARTA— Aset warga Sulut yang terserak di luar daerah sangat besar. Bagi PT Bank Sulut (BS), duit kawanua sukses di luar peluang investasi bagi torang pe bank. “Banyak warga Kawanua Baca BS...Hal: 11

Sientje Sondakh-Mandey

(Dari Kanan) Hengky Luntungan, Pdt Jimmy Tampi, Felming Harun, Novi Kaligis dan Suhendro Boroma saat menjadi pemateri dalam seminar investasi. DOBRAK TRADISI: Akhir pekan lalu, Bupati Mitra menjamu PNS dan masyarakat dengan sarapan pagi di Rudis Bupati di Desa Ratahan.

Rudis Bupati Mitra, Rumah Besar Rakyat Editor: Irvan Sembeng Peliput: Arthur Karinda

RATAHAN – Lebih mendekatkan diri dan ingin me-

mahami keinginan rakyatnya, hingga mendobrak tradisi formal yang kerap membuka gap antara Baca Rudis...Hal: 11

PEKAN ini, pikiran Gubernur Sulut SH Sarundajang dan Kepala Disnaker Sulut CH Talumepa lagi tersita oleh masalah upah minimum provinsi (UMP). Sebagai penentu sekaligus pengawas kebijakan yang diterbitkan, SHS dan bawahannya harus bijaksana dan berada di tengah-tengah. Salah menetapkan akan berefek kepada salah satu kelompok. Polemik menetapkan besaran UMP, fenomen nasional. Sudah berlangsung bertahun-tahun. Di setiap akhir tahun. Setiap kali dibahas pasti ada blok kepentingan di titik mana UMP untungkan dua pihak? Jawabannya, tak ada yang ideal di muka bumi. Masing-masing pasti berbeda cara menghitung. UMP sendiri lahir pada tahun 1989, melalui Peraturan Menaker No 5/1989. Tujuannya untuk melindungi kepentingan kaum buruh, serta tidak menyulitkan pemberi kerja. Permenaker didukung UU No 13/2013 tentang Tenaga Kerja. Sebenarnya ada yang menarik dari cara pandang siapakah kaum buruh dan karyawan.Tapi,Kitatakmungkinmengulas di sini. Yang jelas, Di Sulut perspektif kaum buruh dan karyawan kasar berbeda dengan karyawan kantoran. Karyawan toko dianggap buruh, tapi karyawan bank atau perusahaan yang mengandalkan skill dianggap bukan buruh. Inilah mengapa, kalau di Jawa UMP dianggap segalagalanya, tapi di daerah kita, UMP atau bukan UMP tidak masalah. Yang penting, bisa kerja biayai diri sendiri dan keluarga. Di sinilah letak substansi apa yang dinamakan hubungan setimpal owner dan karyawan. Owner dan karyawan harus sama-sama bersepakat. Harus ada hitam di atas putih, yang diawasi oleh pemerintah. UMP hanya angka normatif. Yang substansiadalah,parakaryawanmerasanyaman denganupahyangditerima,perusahaantidak terbebanidenganbiayayangdikeluarkan.(*)

Junjung Tinggi Keberagaman PLURALIS: Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut saat membaur dengan warga muslim dalam acara Tablig Akbar dan Doa untuk Bangsa di Lapangan Tikala, tadi malam. LUKMAN P/MANADO POST

WALI Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut terus memperlihatkan karakternya sebagai pemimpin bagi semua lapisan

masyarakat. Minggu (3/11) malam, salah satu kepala daerah Baca Junjung...Hal: 11


SENIN, 4 NOVEMBER 2013

3

Investasi Sulut ‘Keok’ Asing Enggan Ekspansi



Editor: Cesylia Saroinsong Peliput: Rivansky Pangau

MANADO—Selang tiga tahun terakhir, Sulut sepi investasi. Dari data yang diperoleh di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Sulut, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tak mencapai 50 persen dari rencana tahun 2011. Meski pemerintah akhirnya menurunkan rencana investasi di tahun berikutnya, namun realisasinya masih tetap seret. Investor tampak tak ber-

Rivansky Pangau/Manado Post

KESEMPATAN: Akhir pekan, masyarakat Manado dan sekitarnya memilih belanja di Hypermart.

BRI Tambah 200 ATM

Rivansky Pangau/ManadoPost

PALING BANYAK: BRI melengkapi layanannya dengan mesin ATM yang menyebar hingga ke kepulauan. Tampak ATM center di Jalan Sarapung.

MANADO—PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk sangat membantu masyarakat banyak terutama yang berada di pelosok daerah. Bank pelat merah yang sangat peduli terhadap masyarakat dan sektor UMKM ini terus memperluas jaringannya. Secara nasional, BRI telah menambah 4 ribu mesin anjungan tunai mandiri. Sementara Kanwil Manado melakukan penambahan sebanyak 200 mesin ATM. “Di Sulut sendiri, jumlahnya sudah mencapai 556 mesin,� kata Pemimpin BRI Kanwil Manado Osbal Saragi seperti disampaikan Humas Terry Tambun. Tak sampai di situ, layanan BRI lainnya pun ikut ditam-

bah. BRI Kanwil Manado juga ketambahan 1 kantor cabang, 8 BRI unit, 4 Teras BRI, dan 7 Teras Keliling. “Kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah. BRI juga lebih fokus pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),� lanjutnya. Dirinya menambahkan, di awal tahun sebelum penambahan, BRI memiliki 15 Kantor Cabang, 17 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 15 Kantor Kas, 185 BRI unit, 46 Teras BRI, 14 Teras Keliling. Penambahan itu menjadi bukti bank paling berpengalaman ini memiliki jangkauan terluas.(ctr-9/syl)

AirAsia Indonesia Tetap Terbaik

TERBAIK: AirAsia Indonesia dipercaya pengguna jasa angkutan udara sehingga membawa maskapai ini menjadi yang terbaik.

JAKARTA – AirAsia Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai maskapai penerbangan nasional terbaik dalam acara malam penganugerahan Bali International Customer Satisfaction Award  (BICSA) 2013 dan Bali Best Brand (BBB) 2013 yang diadakan di Grand Bali Beach Sanur, Sabtu (3/10). Presiden Direktur AirAsia Indonesia Dharmadi mengungkapkan kebahagiaanya. �Kami sangat bangga karena AirAsia Indonesia kembali meraih penghargaan yang semakin memperkuat posisi kami sebagai maskapai penerbangan pilihan masyarakat, khususnya di Bali. Terima kasih kepada

tim AirAsia Indonesia di Hub Bali yang telah menunjukkan semangat dan kinerja yang baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan,� ungkapnya. Acara bergengsi ini merupakan yang kedua kalinya setelah tahun 2011 lalu. Dalam menentukan pemenang The Royal Bali Network International melihat beberapa aspek seperti penguatan citra proCSR, pro-lingkungan, pro-budaya, dan pro-konsumen. Selain itu, diadakan juga poling melalui situs www.balibestbrand. com. Dari poling Air­Asia Indonesia menjadi yang terbaik dari 60 kategori yang ada. Station Manager Hub Bali Air Asia Indonesia Garry Stefiano Wulyardhi, hadir mewakili perusahaan dan menerima penghargaan tersebut. “AirAsia Indonesia mulai beroperasi di Bali sejak 2005 dan saat ini melayani lima penerbangan domestik dan enam penerbangan internasional dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Pertumbuhan layanan penerbangan yang cukup pesat membuat Hub Bali menjadi kontributor pendapatan terbesar kedua bagi AirAsia Indonesia setelah hub Jakarta saat ini,� tutur Garry. (ctr-1/syl)

   Ket:













    

 



   

    

PMA= Penanaman Modal Asing PMDN= Penanaman Modal Dalam Negeri *Data terbaru Maret 2013

gairah menanamkan modal di Nyiur Melambai. PMA sendiri menurut keterangan pejabat eselon 3 di instansi itu, diatur pemerintah pusat. Itu menjadi salah satu penyebab mengapa

 Â   Â?Â? Â?Â?Â?

PMA merosot. “Khusus PMA, angka penurunan terjadi dikarenakan agak sulitnya persyaratan yang ditentukan pihak BKPM pusat, investor yang ingin membuka usaha harus melengka-

pi sejumlah persyaratan,� ujar perempuan itu yang ditemui Jumat (1/10). Namun, ada faktor lain yang ikut menyebabkan PMA seret, seperti diungkapkan ekonom Stanly Alexander. “PMA turun karena pengaruh krisis global yang sedang terjadi saat ini, sehingga para investor menahan tindakan ekspansi mereka di luar negeri,� ujarnya. Sementara untuk kembali menggairahkan investor lokal, dirinya menyarankan pemerintah kabupaten/kota agar lebih kreatif dengan melakukan promosi yang tepat. “Pemerintah juga masih perlu membenahi fasilitas-fasilitas penunjang investasi, contohnya akses menuju ke tempat yang akan menjadi situs usaha para investor,� tutupnya.(***)


4

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 Rifai Lamusu/MP

Bingung Harga Pulsa Listrik Pak kepala PLN yang terhormat, kami mohon penjelasan soal pengisian pulsa lis­ trik. Berapa biayanya, karena kami sering mengisi pulsa 50 ribu degan harga pembe­ lian 55 ribu. Setelah diisi jumlah pulsa yang tertera tak sampai 50 ribu. Ditanya ke tempat penjual kata soal selisih harga adalah pajak. Tolong diterangkan soal ini agar kami men­ jadi pengguna listrik prabayar yang cerdas. 08152324xxx Untuk harga pulsa listrik, harganya se­ suai dengan nominal yang dibeli. Misalnya, pulsa 50 ribu, harganya 50 ribu. Sebab, kalau pajak sudah terhitung dalam pulsa itu. Sedangkan biaya administrasi untuk loket penjualan, paling tinggi di bank yakni Rp2.500, biasanya hanya Rp1.600. Dan juga, nanti yang tertera dalam meter setelah diisi pulsanya, bukan angka uang melainkan jumlah kWH. Jumlah kWH ber­ gantung pada daya setiap pelanggan. Lebih tinggi dayanya lebih tinggi harga pulsa karena subsidi lebih kecil. Yarid Pabisa Manajer PLN Area Manado

DEBARAN....

Debaran-debaran Jantung di Sekitar Inalum

SAMBUNGAN DARI HAL 1

pengambilalihan PT Inalum yang tinggal tujuh hari lagi. Padahal, DPR sudah mau reses. Untungnya, pada 30 Oktober 2013 sidang diadakan lagi dan putusan pun diambil: DPR setuju. Besoknya adalah hari ter­ akhir kepemilikan Jepang di Inalum. Besoknya DPR memasuki masa reses. Debaran jantung kedua adalah perubahan sikap pihak Jepang. Tanggal 30 Oktober itu tiba-tiba ada surat masuk yang isinya mengejutkan: penyerahan PT Inalum tidak jadi ber­ dasar penyerahan saham, tapi penyerahan aset. Bagi kita sebenarnya sama saja. Inalum punya dua aset yang utama: pem­ bangkit listrik Sigura-gura (Asahan II) di hulu Sungai Asahan dan pabrik alu­ minium di hilir Sungai Asa­ han. Asal dua aset tersebut diserahkan ke Indonesia, tidak ada bedanya dengan penyerahan saham. Hanya, perubahan mendadak men­ jadi penyerahan aset itu me­ mang lebih sesuai de­ngan bunyi perjanjian pokok (master agreement). Bahwa selama ini perundingannya berdasar pada penyerahan saham itu atas usul pihak Jepang juga. Hanya, dengan peruba­ han mendadak itu, kita bisa membaca arah berikutnya. Pihak Jepang akan menem­ puh jalur arbitrase. Bagaimana kalau itu terjadi? Tidak apa-apa. Dalam bisnis hal seperti itu nor­ mal. Toh tidak mempe­ ngaruhi penyerahan aset Inalum kepada Indonesia. Sejak 1 November lalu operasi Inalum sepenuhnya dipegang Indonesia. Direk­ tur Utama Inalum dan di­ rektur lainnya dari Nippon Asahan Aluminium (NAA) sudah tidak berkantor lagi. Sudah meninggalkan In­ donesia dengan baik-baik. Arbitrase itu hanya untuk menentukan nilai berapa dolar kita harus membayar penggantian aset tersebut. Untuk menentukan ang­k anya, memang ada perbedaan cara memutus­ kan. Jepang lebih mudah untuk minta angka yang tinggi. Sebaliknya, kita tidak bisa memenuhi begitu saja angka yang disodorkan pihak Jepang itu. Bukan saja kita ingin angka yang lebih murah, tapi juga kare­ na pihak kita adalah negara.

Tidak bisa fleksibel. Tidak seperti swasta. Di swasta ada me­ kanisme pengambilan keputusan yang disebut commercial decision. Dengan mekanisme itu, pengambil keputusan bisa menawar angka tertentu begitu saja. Dan kalau ta­ waran tersebut belum bisa diterima, pengambil kepu­ tusan bisa menaikkannya sedikit-sedikit. Kita tidak bisa begitu. Penawaran kita harus ber­ dasar hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Begitu BPKP menyebut angka tertentu, kita tidak bisa keluar dari itu. Bisa saja, seandainya kita naik­ kan sedikit tawaran itu akan diterima. Namun, kita bisa dianggap melanggar. Tidak ada mekanisme commercial decision di sini. Padahal, kalau pihak Jepang sampai ke arbitrase, bisa jadi kita kalah. Harus membayar jauh lebih tinggi dibanding seandainya kita naikkan tawaran itu. Tentu kita akan terus berusaha agar tidak harus melalui arbitrase. Juga akan berusaha memenangkan arbitrase itu nanti. Ini tidak ada hubungannya dengan penyerahan aset Inalum ke Indonesia. Semata-mata untuk menentukan angka pembayarannya. Saya sendiri sudah per­ nah ke PLTA Sigura-gura dan ke pabrik aluminium di Kuala Tanjung. Yakni waktu saya masih menja­ bat Dirut PLN. Waktu itu Sumut lagi krisis listrik. Sangat parah. Tidak ada ha­ rapan baru. Saya berusaha “ngemis” listrik ke Inalum. PLTA itu luar biasa besar: 600 megawatt (mw). Turbinnya berada di bawah gunung batu di kedalaman 100 meter dari permukaan tanah. Meski sudah ber­ umur 30 tahun, kondisinya sangat bagus. Terawat de­ ngan baik, khas manajemen Jepang. Inalum akhirnya bisa menyisihkan sedikit listriknya untuk PLN. Sam­ pai sekarang. Ini beda dengan krisis listrik di Sumut sekarang. Yang masih ada jalan keluar segera. Tidak akan lama. Pagi ini sudah akan ada tambahan listrik 12 mw dari genset di Paya Pasir. Nanti sore ada tambahan baru lagi dari Sibolga 1, sebesar 80 mw. Minggu depan Paya Pasir tambah lagi dan tam­ bah lagi hingga mencapai

75 mw. Dengan tambahantambahan itu, krisis listrik di Sumut segera berakhir. Apalagi, air danau-danau di seluruh Sumatera kini mulai berisi lagi setelah musim hujan tiba. Listrik dari berbagai pembangkit besar bertenaga air akan kembali normal. Minggu ini, setelah manajemen Inalum kita pegang penuh, kita akan audit berapa sebenarnya keperluan listrik pabrik aluminium itu. Sekaligus untuk memastikan bisakah PLN dapat tambahan se­ dikit lagi dari Sigura-gura. Sungai Asahan me­ mang sumber listrik yang luar biasa. Di hulu Siguragura itu sudah dibangun PLTA Asahan 1. Di hilir Sigura-gura itulah yang dulu ingin kita bangun pembangkit Asahan 3. Na­ mun, perizinannya waktu itu ampun-ampun sulitnya. Gubernur Sumut yang seka­ rang sudah mengeluarkan izinnya untuk PLN. Tinggal meneruskan pembangunan­ nya. Tanpa sumber listrik yang murah dari Siguragura, pabrik aluminium Inalum tidak akan bisa bersaing. Pabrik-pabrik lain harus beli listrik dengan harga Rp 1.000 per kWh. Bahkan lebih. Inalum me­ miliki pembangkit sendiri yang harga listriknya hanya sekitar Rp 300 per kWh. Karena itu, logikanya, pabrik aluminium Inalum ini akan mampu ber­saing di pasar global. Itulah yang membuat PT Inalum ibarat gadis cantik yang jadi rebu­ tan. Kini setelah sepenuh­ nya dimiliki Indonesia, tentu tidak ada alasan kinerja Inalum merosot. Alangkah malunya kita kalau itu terjadi. Setelah 30 tahun tenaga-tenaga ahli kita dibina Jepang, rasanya kekhawatiran tersebut tidak perlu terjadi. Pasar dalam negeri sangat membutuhkannya. Pabrik-pabrik aluminium dalam negeri sudah teken kontrak menjadi pembeli utama. Mereka dari Sura­ baya, Semarang, Jakarta, dan Sumut sendiri. Pabrikpabrik itu selama ini impor bahan baku. Sekarang ting­ gal beli dari Inalum. Dulu mereka mengeluh tidak bisa beli bahan baku dari Inalum karena Inalum harus mengi­ rim produknya ke Jepang. Setelah ini BUMN membangun pabrik bahan

Manado Post Penerbit : PT. Wenangcemerlang Press, SIUPP: NO. 216/SK/Menpen/SIUPP/A.6/1986

Perintis : Eric Samola SH Pembina : Dahlan Iskan Komisaris Utama : Ny Dorothea Samola-Luntungan Wakil Komisaris Utama : Imawan Mashuri Komisaris : Ratna Dewi Wonoatmodjo Zainal Muttaqin Alwi Hamu Direktur Utama : Suhendro Boroma Direktur : Urief Hassan Wakil Direktur : Marlon Sumaraw

Pemimpin Redaksi : Marlon Sumaraw Redaktur Pelaksana : Tommy Waworundeng Koordinator Liputan : Idham Malewa Dewan Redaksi : Marlon Sumaraw Djaya Dixie Tasiam Amrain Razak Tommy Waworundeng Idham Malewa Budi Siswanto

Alamat: Manado Post Center Manado Town Square Blok B no 14/15 Manado. Telp. (0431) 855-558, 855-559, Fax. (0431) 860-398. Homepage: http://www.mdopost.com, e-mail: editor@mdopost.com. Percetakan: Jalan Pomorow Manado. Telp. (0431) 852-004

baku aluminium di Mem­ pawah, Kalbar. Dengan demikian, kelak Inalum tidak harus beli bahan baku dari Australia. Presiden SBY terus

mengikuti perkembangan pengambilalihan Inalum ini. Juga terus memberi arahan. Agar pengambilali­ han lancar dan tidak gagal. Tepat di hari pengambilali­

han 1 November lalu, Men­ perin Pak M.S. Hidayat dan saya dipanggil ke istana. Pak SBY ingin mendengar sendiri laporan pelaksanaan pengambilalihan itu.

Ini memang bersejarah bagi pemerintahan Pak SBY. Mengakhiri kontrak jangka panjang dan menja­ dikannya 100 persen peru­ sahaan nasional. (*)

PPKAD Minut Sukses Gelar Bimtek Penyusunan Anggaran 2014

Harus Sesuai Aturan dan Kebersaman

Drs Sompie FS Singal MBA Bupati

Drs Johanes Rumambi MSi Sekkab

Pembukaan Bimtek oleh Asisten III Max Purukan, Rabu (30/10).

Para pemateri, diantaranya Kadis PPKAD Max Silinaung.

PEMKAB Minahasa Utara (Minut), melalui Bidang Anggaran Dinas PPKAD melakukan pematangan dalam penyusunan APBD 2014, khususnya pada pihak SKPD. Terbukti dengan kesuksesan menggelar bimbingan teknis (Biktek) bertajuk Penyusunan Anggaran Berbasis Kinerja, di Sutanraja Hotel, Rabu (30/10) hingga Jumat (2/11) akhir pekan kemarin. Kegiatan ini tak lepas dari program dan komitmen Bupati Drs Sompie Singal MBA, dalam hal perbaikan kinerja, khususnya tertib administrasi. Dalam kata sambutan Bupati Drs Sompie Singal, yang dibawakan Asisten III Drs Max Purukan, saat pembukaan, mengingatkan dalam menyusun RKASKPD supaya disesuaikan dengan Tupoksi. Kadis PPKA Drs Max Silinaung, ikut menjelaskan, melalui bimbingan ini, ke depan terjadi kesamaan persepsi dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah. “Selain itu, penyusunan RKA yang berdasarkan kinerja disesuaikan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten,” jelas dia diamini Sekretaris Drs Robby Makadao, Kabid Anggaran Armando Nuah SE dan Kasie Anggaran, Christian Singal SKom MSi. Sedangkan Sekkab Drs Johanes Rumambi, yang menutup kegiatan ini, menjelaskan penataan administrasi yang berdasarkan aturan dan mekanisme yang berlaku. Menyamakan persepsi dengan regulasi pemerintah pusat adalah penting agar pertanggungjawaban pengelolaan.(***)

Para panitia pelaksana dari Bidang Anggaran Dinas PPKAD.

Redaktur Senior: Leonardo Axsel Galatang. Ass Koordinator Liputan: Bahtin Razak, Stenly Kowaas, Cesylia Saroinsong. Redaktur: Filip Kapantow, Martha Pasla, Peggy Sampouw, Firman Toboleu, Tenny Assa, Angel Rumeen. Staf Redaksi: Mardi Golindra. Fotografer: Lukman Polimengo, Marcos Budiman. Biro-Biro: Citra Soputan (Minahasa), Filip Kapantow (Tomohon), Firmansyah Toboleu (Kotamobagu), Jackly Makarawung (Bolaang Mongondow), Sahril Kadir (Bolaang Mongondow Selatan), Chanly Mumu (Bitung), Yolister Karame (Sangihe), Axel Refo (Talaud), Bahtin Razak (Sitaro), Benyamin Allo (Minahasa Selatan), Veronica Sondang (Minahasa Utara), Ramly Padju (Bolaang Mongondow Utara), Arthur Karinda (Minahasa Tenggara), Miedy Pakasi (USA, California). Operator JPNN (Jawa Pos News Network): Iswan Buka. Information Technology (IT): Jonly Tumiwang, Windi Walewangko. Sekretaris Redaksi: Suwarni Rahim. Artistik: Rusman Linggama (Koordinator), Budi Santoso, Dedi Ahmad, Adrian Kasenda, Maxi Mangimbulude, Usamah Tamau, Amos Tempone, Emmanuel Budi, Melky Umboh, Dany Kumajas, Rizaldy Bason, Andi Pombaile, Alfian Tumuahi, Didiet Tanggulouw, Bonit Larso, Rolly Kandolia.

PPKAD Drs Max Silinaung MSi Kadis

Penutupan oleh Sekkab Johanes Rumambi, Jumat (1/11).

Peserta Bimtek yang ikut serta.

Kadis PPKAD Max Silinaung dan Kabid Anggaran Armando Nuah.

Alamat Perwakilan: Graha Pena Jakarta Lt. 6 Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jaksel, Telp. (021) 536 99509, Fax. (021) 532 8487 Graha Pena Jawa Pos Jl. A. Yani 88 (Surabaya) Telp. (031) 82833333, Fax. (031) 828 5555 Harga Langganan: Rp. 110.000/bulan. (Luar kota tambah ongkos kirim) Tarif Iklan; Rp 40.000/mm kolom (BW/Hitam-Putih) Rp 55.000/mmk (berwarna) Jitu: Rp60.000,-(max empat baris)1x muat Redaksi menerima tulisan karya asli, terjemahan atau saduran (dengan sumber asli bagi karya terjemahan dan saduran). Panjang tulisan antara tiga sampai tujuh halaman, diketik spasi rangkap, sertakan identitas diri. Redaksi berhak menyunting selagi tidak mengubah maksud tulisan.

Manajer Infotorial: Cesylia Saroinsong. Manajer Pemasaran: Eddy Marzuki. Manajer Iklan: Bonny Djou. Manajer Keuangan: Marlin Tamauka, Sirkulasi Koran: Jalaludin Rauf, Muchlis Labagow, Syahri Yusuf, Arifin Dude, Jemmy Howan, Suryadi, Sutami Hassan, Suratno, Djufry Tangguda, Olviane Oroh, Eko Hardjo, Rudy Risdianto, Ali M Adampe, Sarah Pangemanan, Marchel Hormati, Fred Makal, Noviane Ponamon, Selvi Tielung. Staf Iklan: Harmiadi Asnawi, Agus Bungkaes, Chandra Limbo, Denny Nangin, Frederiek Gimon, Maurent Winerungan, Sitty Hadji, Kiki Assa, Paulus Marinu, Muh.Djabba. Iklan Jakarta: Joppy Dumanaw (Kepala), Puspita Sari, Lenda Sondakh, Amelia Beatrix, Tina Mamangkey, Ali Firdaus. Umum/Keuangan: Lucy Harun, Flankry Tendean, Alfiane Lumantow, Philips Yohanes, Helda Ibrahim.

Wartawan Manado Post dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita. Wartawan Manado Post dibekali dengan kartu pers ketika menjalankan tugas. Jika ada kejanggalan, baik tentang identitas wartawan maupun tentang tindakan wartawan dapat menghubungi redaksi Manado Post. Artikel di semua rubrik berkode “bintang”(*) adalah pariwara


5

SENIN, 04 N0VEMBER 2013 Bonit Anggi

PAW Golkar, KPU Tetapkan Kaparang-Palilingan Mewoh: Kita Ikut Aturan Editor: Angel Rumeen Peliput: Rianthy Kalalo

MANADO— Usulan Pergantian Antar Wak­ tu (PAW) Partai Golkar ditetapkan KPU Sulut Van­ ny Kaparang menggantikan Alm Prof Joppie Paruntu dan Joy Palilingan meng­ gantikan Tonny Kaunang. Keputusan ini berdasar­ kan rapat pleno yang di­ gelar pekan lalu oleh KPU. Menurut Dr Ardiles Me­ woh, Divisi Hukum, Penga­ wasan dan Penyelenggara Pemilu, hasil pleno KPU sulut terkait PAW Partai Golkar, berdasarkan PKPU nomor 22 tahun 2010, KPU menetapkan PAW suara terbanyak kedua. “KPU telah melakukan kajian dan penelitian, dan me­

Ardiles Mewoh

netapkan sesuai aturan yang berlaku,” ujar pria berkaca­ mata ini. lanjutnya, KPU tetap melaksanakan sesuai aturan, di mana Kaparang dan Pa­ lilingan yang berhak berada di kursi PAW untuk Fraksi Partai Golkar. “Itu hasil veri­ fikasi kami,” tandasnya. Se­ mentara, DPD I Partai Golkar melalui Plh Sekretaris Edison Masengi ketika dikonfirmasi tadi malam mengaku belum mengetahui keputusan dari KPU tersebut.

“Kami belum meneri­ ma surat resminya,” kata Masengi. Namun, lan­ jutnya, jika ternyata kepu­ tusan seperti itu Golkar akan mengikuti mekanisme partai berlambang pohon be­ringin itu. “Tentu kita kembali ke mekanisme partai, siapa yang berhak menggantikan Kau­ nang dan almarhum Paruntu. Karena, yang memiliki hak mengusulkan adalah partai dan setingkat dengan KPU adalah DPD I,” papar politisi yang juga ketua Fraksi Par­ tai Golkar ini. Seperti yang diketahui, ada dua versi yang muncul dalam usulan PAW Partai Golkar. Versi DPP Gol­ kar, Kaparang dan Palilingan yang merupakan jumlah suara terbanyak kedua. Sementara DPD I Golkar me­ngajukan nama Christina Pusung meng­ gantikan Kaunang dan Evi Watuseke menggantikan al­ marhum Paruntu.(***)

BUTUH PERHATIAN: Kondisi ruang rapat I Deprov Sulut sangat memprihatinkan. Akibat bocor, saat hujan ruangan yang biasa digunakan tempat rapat ini, digenangi air. Nampak dua buah ember yang sengaja diletakkan para cleaning service untuk menampung air.

Awasi Tahapan Tes CPNS MANADO— Ujian CPNS untuk pelamar CPNS dan Honda sudah digelar kemarin di beberapa daerah dengan menggunakan LJK. Tahapan menuju pengumu­ man resmi CPNS masih cukup panjang. Legislator Deprov Netty Pantow meminta instansi terkait untuk tetap menjalankan proses demi proses secara pro­ fesional. Bahkan ia menantang tiap daerah untuk dalam ujian tahun depan menggunakan

sistem computer assisted test (CAT) yang diperkirakan bisa meminimalisir kecurangan. “Saya yakin, mulai dari se­ leksi berkas sudah aman dari KKN. Semoga saja, hingga tahapan akhirnya pemerintah bisa profesional,” tutur politisi dari Partai Demokrat ini. Ber­ bagai pengakuan para peserta ujian yang mengaku dihubungi oknum tertentu dan menawar­ kan satu kursi namun harus dibayar, menurut Pantow, sudah

menjadi budaya yang tak bisa dihindari setiap kali tes CPNS. “Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut tak pernah hilang, malah makin mera­ jalela. Para calo memanfaatkan momen ini untuk meraup keuntungan. Selain peserta, pemerintah juga harus jeli. Sistem yang makin kuat, akan menjadikan penerimaan CPNS tahun ini murni,” tukasnya.(gel)

KPU Bantah Ada Pergantian Ketua

Pengawasan, Teknis dan Pe­ nyelenggara Pemilu. Lanjutnya beberapa hari ini memang ada pleno, tetapi dengan agenda Ple­ no PAW Partai Golkar, tahapan pilkada Talaud, revisi anggaran pilkada Talaud, dan evaluasi kinerja. “Evaluasi kinerja 6 bu­ lan kepemimpinan ketua dan divisi yang ada, hanya evalua­si kinerja, bukan penggantian mendadak,” terang pria murah

MANADO— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut membantah ada pleno mendadak untuk pergantian ketua KPU Sulut yang saat ini

dipegang Yessy Momongan. “Tidak ada pergantian KPU, dari awal hingga saat ini ketua KPU masih tetap,” ungkap Ardiles Mewoh, Divisi Hukum,

Netty Pantow

senyum ini. Memang beberapa waktu belakangan ini mencuat informasi adanya kerenggangan di tubuh penyelenggara Pemilu ini. Berbagai kabar menyebut, ada kubu-kubuan di KPU Sulut dan sebagian komisioner sudah tidak sejalan lagi. Akhir pekan lalu kemudian mencuat kabar, komisioner menggelar pleno untuk melengserkan ketua KPU.(tr-11/gel)


6

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 Amos Tempone

DISDUKCAPIL

Serba Gratis REFORMASI birokrasi dan peningkatan pelayanan pada masyarakat, peme­ rintah kabupaten (Pemkab) Mitra, memberlakukan pengurusan akte kelahiran, akte perkawinan, akte kematian dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pada 2014 secara gratis. “Nantinya, mulai 2014 tidak lagi dipungut biaya soal 4 item ini, sesuai dengan yang menjadi program dan telah disampaikan pak bupati,” ujar Kepala Dinas Kepedudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Sonny Wenas SSos, kemarin. Lebih lanjut menurut Wenas, prinsipnya kalau sudah ada kebijakan Bupati James Sumendap SH dan Wakil Bupati Ronald Kandoli, berarti harus dijalankannya. (tra/ras)

APBD-P

Hari Ini Digodok SETELAH diagendakan pada Rapat Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Kabupaten (Dekab) Minahasa Tenggara (Mitra), pada Senin hari ini, akan langsung melakukan pembahasan Anggaran Tonny Lasut Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2013. Hal tersebut dipastikan langsung Ketua Dekab Mitra Tonny Hendrik Lasut AmTm. “Besok (hari ini,red) kita sudah langsung melakukan pembahasannya,” ujar Lasut. Lebih lanjut menurut Lasut. “Pada dasarnya pihak legislatif sangat siap untuk melaksanakan agenda pembahasan ini, sesuai dengan aturan yang berlaku,” lanjutnya.(tra/ras)

Tes Honda K2 Sempat Molor 30 Menit

Lembaran Soal Kurang Enam

Editor: Irvan Sembeng Peliput: Arthur Karinda

RATAHAN – Pelaksanaan tes Honorer Daerah (Honda) Kategori 2 (K2) Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) sempat terjadi kendala sedikit. Seperti lembaran soal yang kekurangan enam, hingga terpaksa pihak panitia melakukan foto copy. “Yang sempat tidak ada soal, itu terpaksa kami memfotocopy dari lembaran soal yang ada,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Mitra Phebe Punuindoong SH, kemarin. Bukan hanya itu, sebab kendala lain pada ujian yang dibuka Wabup Ronald Kandoli itu, juga jadwal pelaksanaan tes bagi 791 Honda-K2 Mitra sempat molor selama 30 menit. Pasalnya sesuai jadwal pelaksanaan tes akan dimulai pukul 09:00 Wita, namun baru dimulai sekira pukul 09:45 Wita. “Kita sudah dari jam tujuh sudah di sini, ini sudah jam sembilan belum ada tanda-tanda,” keluh beberapa peserta.

REFRESH: Bupati James Sumendap, tampak mencoba mencairkan suasana, karena melihat salah peserta yang tegang mengerjakan soal.

Pihak BKDD Mitra beralasan bahwa keterlambatan karena kita harus

memisahkan dulu, soal serta lembar jawaban komputer (LJK) baru dibagikan ketiap-tiap

ruangan sehingga perlu waktu. “Tapi tetap jamnya kita perpanjang karena mulainya sudah agak terlambat,” jelas Punuindoong. Adapun tes yang dibagi dua sesi dengan sesi pertama tes komampuan dasar selama 3 jam, dan sesi tes kedua tes kompetensi bidang yang berlangsung selama 90 menit, diakui para peserta cukup menyulitkan. “Yah susah-susah gampang, ada yang kita pelajari dicontoh soal hampir mendekati dengan soal yang keluar. Memang susahsusah kampang,” ujar W Umbas dan Ivan U peserta Honda K-2. Sementara itu Ketua Panitia Seleksi CPNS Ir Adrianus Tinungki, mengakui pelaksanaan tes sepenuhnya berjalan sesuai dengan harapan. “Semuanya berjalan dengan lancar dan sukses, jadi kita tinggal tunggu hasilnya saja,” ucapnya. Tak mau ketinggalan Bupati Mitra James Sumendap SH, ikut melakukan pemantauan langsung di tiga titik lokasi ujian, yakni SMKN 1 Ratahan, SMPN 1 Ratahan, dan SDN 2 Ratahan.(***)

Sumendap: Terbaik Akan Terpilih RATAHAN - Meski tetap mengikuti ujian tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur Honorer Daerah Kategori dua (Honda K-2), kemarin, namun para Honda ‘Siluman’ tidak akan di­biarkan terakomodir untuk menjadi abdi negara. “Pastinya akan terseleksi mana yang memang Honda mana, mana yang hanya

siluman, meski pun yang siluman ini ikut tes hari ini (kemarin,red) saya pastikan akan ketahuan dan tidakakandiakomodir,”tegasWakil Bupati (Wabup) Ronald Kandoli. Selain itu, menurut Kandoli, seleksi penerimaan CPNS ini mendapat pengawalan ekstra ketat, bukan hanya dari pihak Pemkab bersama Dekab, tetapi

melibatkan BPKP dan Kepolisian. “Jadi sadar diri saja kalau memang tidak pernah melaksanakan tugasnya sehari-hari sebagai Honda, saya minta mundur, jangan nanti kemudian hari timbul masalah hukum, dan saya minta laporkan yang ketahuan siluman,” ujarnya. Terkait beberapa peserta yang mengikuti

yang tes teridentifikasi merupakan calon anggota legislatif (Caleg) dan Hukum Tua (Kumtua), menurut Wabup, Pemkab akan memberlakukan hal yang sama. “Kalau untuk mereka (Caleg dan Kumtua, red) kita akan lihat lagi nanti, yang pasti kalau tidak sesuai ketentuan berarti akan dilaporkan,” tandas Wabup.

Bupati James Sumendap SH, yang ditemui setelah melakukan pemantauan di lokasi ujian, mengharapkan para Honda K-2 yang ikut tes, bisa terakomodir menjadi PNS. “Apalagi yang jelas-jelas menjadi Honda dan mengabdikan diri untuk pemerintah kabupaten, saya hargai kontribusi mereka, tapi terbaik yang terpilih,” ujar Sumendap. (tra/ras)

Dari Sosialisasi Sadar Wisata dan Pelayanan Prima di Pulau Bunaken

PLN Suluttenggo Peduli Wisata

Lefrand Maleke saat menyampaikan sambutan dan materi dalam sosialisasi.

Warga Bunaken yang juga salah satu pihak pengelola wisata di Pulau Bunaken.

MEWUJUDKAN pengelolaan pariwisata yang berorientasi pada peningkatan ekonomi dan kelestarian lingkungan, PLN Suluttenggo menggulirkan program PLN Peduli Wisata. Jumat (1/11) pekan lalu, tim PLN bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulut menggelar sosialisasi yang bertajuk “Sosialisasi Sadar Wisata dan Pelayanan Prima”, di taman wisata Pulau Bunaken. Pada sosialisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) hasil kerjasama PLN Suluttenggo dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulut itu, Deputi Manajer Hukum dan Humas Lefrand Maleke ST yang mewakili General Manager PLN Suluttenggo Santoso Januwarsono, menyampaikan pentingnya kepedulian seluruh elemen masyarakat. Katanya, banyak hal yang perlu perhatian untuk kemajuan pariwisata antara lain fasilitas dan pelayanan. “Semuanya harus baik, dan ini menyangkut komitmen orang-orang yang terkait,” ujar Maleke. “Masing-masing harus mengambil bagian berdasarkan tugas pokok dan fungsi. Bila kita konsisten dengan Tupoksi, niscaya manfaat pariwisata untuk kemajuan daerah akan terwujud,” tambahnya.

Maleke juga memaparkan tentang Listrik Pintar dan pentingnya menghemat pemakaian listrik. Katanya, banyak keunggulan Listrik Pintar bagi pelanggan yang ingin nyaman menggunakan listrik. “Tidak ada lagi kesalahan catat meter yang seringkali membuat rekening listrik tiba-tiba melonjak,” katanya. Keunggulan lain juga adalah tidak ada pencatatan meter, tanpa sanksi pemutusan, tanpa denda keterlambatan, tanpa biaya beban bulanan, kemudahan pembelian pulsa stroom, serta privasi tidak terganggu. “Pelanggan mengendalikan sendiri pemakaian dan pembelian pulsa stroom tergantung kemampuan pelanggan. Artinya, kalau sementara ada uang 20 ribu, yah beli senilai itu masih bisa,” jelasnya. Selain Maleke, tampil pula sebagai pembicara Kabid Kebudayaan Disbudpar Sulut John Pairunan SH yang juga membuka sosia­ lisasi tersebut. Selain itu materi sadar wisata oleh Rico Taramen dari HPI Sulut, serta Jeane Lumi tentang pelayanan prima. Menurut Pairunan, pariwisata merupakan salah satu penggerak utama ekonomi Sulut, dan telah menstimulasi sektor ekonomi lainnya. Seperti pertanian, jasa transportasi, komunikasi, perdagangan, dll. “Kalau pariwisata baik, semua sektor juga bergerak baik,” kata Pairunan. Sementara Rico Taramen menyinggung soal satu visi dan kebersamaan membangun pariwisata di Sulut. “Contohnya, operator wisata di Bunaken ini harus satu visi, satu misi, satu suara, khususnya lagi satu harga untuk jasa wisata di pulau ini,” katanya. Demikian juga Jeane Lumi memaparkan pentingnya kualitas pelayanan demi kenya­ manan wisatawan. Menurutnya, jika pengunjung puas maka kepuasan mereka itu akan menyebar dari mulut ke mulut dan media sosialisasi lainnya. “Mereka yang puas pasti akan kembali lagi dengan membawa orang lain. Tapi kepuasan atas kenyamanan yang pengunjung rasakan bergantung pada pelayanan yang kita berikan,” kata Jeane. Pairunan juga atas nama Disbudpar Sulut menyampaikan terima kasih kepada PLN Suluttenggo yang telah menggelar program ini. “Program ini pasti telah membantu kami untuk menyadarkan pengelola pariwisata dan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan yang baik demi kemajuan daerah,” katanya.(***)


7

SENIN, 04 NOVEMBER 2013

Budi Santoso

Oknum Legislator Ikut Tes CPNS Tak Diketahui BKDD Editor : Tenni Assa Peliput : Axel Refo

MELONGUANESalah seorang oknum anggota Dekab Talaud berinisial EP alias Ekklesia mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS), kemarin. Ekklesia mengikuti tes di ruangan dua SDN Inpres Melonguane. Keikutsertaan legislator ini tak diketahui oleh Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) selaku penyelenggara tes. “Kami tak mengetahuinya,” kata Kepala BKDD Talaud Siloam Angkuma saat diwawancarai sejumlah wartawan di lokasi tes. Disinggung status EP

yang berprofesi ganda baik legislator dan honor daerah katagori dua (Honda K2), Angkuma menjelaskan, pihaknya tetap menunggu hasil tes. “Jika yang bersangkutan dinyatakan lulus tes dan berkas-berkasnya diproses, maka akan ditindaklanjuti. EP harus memilih satu di antara dua, PNS atau legislator,” tegasnya. Angkuma menambahkan, pihaknya akan bertindak sesuai aturan yang berlaku. “Bila EP PNS, maka tanggalkan legislator. Begitupula sebaliknya tapi semuanya tergantung yang bersangkutan,” kilahnya. Sejumlah wartawan saat melakukan konfirmasi, EP berusaha menghindar.(*)

RON TALAUD

Jaringan Komunikasi Masih Sulit

DIAM-DIAM: Salah satu anggota Dekab Talaud EP alias Eklesia mengikuti tes CPNS untuk Honda K2.

Peserta Tes CPNS Membludak, BKDD Dinilai Tak Transparan

DUDUK DI LANTAI: Para peserta tes CPNS banyak yang duduk di lantai untuk menjawab soal dalam LKJ.

MELONGUANEPeserta tes CPNS Talaud membludak dan menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Mulai dari data ganda, salah pendistribusian soal, kekurangan soal, tes molor 1,5 jam, ketidakhadiran sejumlah peserta hingga dugaan ada titipan sejumlah oknum pejabat. Terkait peserta tes CPNS yang membludak, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Talaud seakanakan tak transparan. Pasalnya sebelum tes, wartawan Koran ini meminta data Honda K2

sebanyak 1.168 orang tapi tak sesuai dengan peserta saat ujian kemarin sebanyak 1.215 peserta. “Kami menilai pihak BKDD tak transparan sehingga membingungkan masyarakat. Bila dapat surat dari BKN Pusat terkait perubahan atau penambahan segera informasikan ke media atau masyarakat luas,” ujar Jetmal Lambuaso, pengamat sosial di Melonguane. Sementara Sekretaris BKDD Suryati Unas saat dimintai keterangannya menjelaskan, ada penambahan peserta tes dari Honda K2. “Yang ter-

JARINGAN informasi dan komunikasi (Infokom) menjadi salah satu infrastuktur yang sangat mendesak di Kepulauan Talaud saat ini. Betapa tidak, warga masih sulit melakukan komunikasi baik melalui telepon selular maupun mengakses berita di jaringan internet di Kecamatan Nanusa. “Kami di Kepulauan Talaud sangat ketinggalan dalam hal komunikasi dan informasi. Untuk mengetahui informasi ataupun berita pun sangat kesulitan. Dunia sekarang, komunikasi dan informasi sangat penting. Dinas terkait agar dapat memperhatikan hal ini,” keluh Roland, warga Kakorotan.

Ada penambahan di daerah yang belum dijangkau jaringan Matius Lalombombuida Sekretaris Dishubkominfo Talaud

daftar 1.215 orang,” ungkapnya via SMS kemarin. Lebih lanjut Unas menjelaskan, tambahan peserta ini dari Honda K1. “Luncuran K2 47 orang sehingga pesertanya bertambah maka jumlahnya 1.215 orang,” jelasnya. Terpisah, Kepala BKDD Siloam Angkuma menegaskan, pihaknya berpatokan pada Surat Keputusan BKN Nomor K.26-30/V.163-10/99 tertanggal 11 oktober 2013. “Perihalnya penyampaian tambahan data tenaga honorer K2 yang berasal dari K1 sejumlah 47 orang,” tegasnya.(xlo/tas)

Senada diungkapkan Alfred Ella. Menurut dirinya informasi sangat menunjang perkembangan dan kemajuan suatu daerah. “Kabupaten Kepulauan Talaud harus berbenah dan menatap ke masa depan,” katanya. Sekretaris Dishubkominfo Talaud Matius Lalombombuida ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan pembenahan. “Hal ini dapat membantu dan menyebarkan informasi kepada publik,” ujarnya. Lalombombuida menambahkan, 2013 ini, beberapa pulau akan dibangun jaringan. “Ada penambahan di daerah yang belum dijangkau jaringan,” tegasnya. Menariknya, meskipun telah dibangun tower telepon selular tapi pelayanannya sangat memprihatinkan. Malahan warga diberi hadiah sejumlah telepon selular tanpa mempedulikan kondisi jaringan dan pelayanannya.(xlo/tas)

Pemkab Minahasa mengucapkan Terima Kasih

Partisipasi Masyarakat Mendukung Program Pemerintah Menyambut HUT ke-585 Minahasa KEMERIAHAN rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Minahasa ke-585 yang puncaknya pada 5 November nanti begitu dirasakan masyarakat. Panitia HUT Minahasa yang diketuai Drs Denny Mangala meng-

hadirkan terobosan untuk secara langsung melibatkan masyarakat dalam rangkaian HUT tersebut. Masyarakat diberikan kemudahan dalam memilih menikmati berbagai kegiatan yang dilangsungkan panitia.

Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sangat jelas di tahun ini. Meski belum pada puncaknya, hari demi hari ada saja kegiatan yang digelar di berbagai tempat. Mulai dari, Fun Bike Keliling Danau Ton-

dano, Offroad, pembukaan pameran, lomba bendi hias, pemilihan Waraney Wulan 2013, sampai Dance on the street yang berhasil memukau ribuan mata masyarakat Minahasa. Bahkan pada pelaksanaan Dance on the street, istri

Kapolda Sulut ikut hadir dan menjadi sponsor tunggal dari pelaksanaan tersebut. “Ada banyak kegiatan yang digelar hingga hari puncaknya yang akan ditandai dengan Paripurna HUT Minahasa pada Rabu (6/11) nanti. Semuanya

untuk menghibur masyarakat Minahasa. Kegiatan yang berlangsung dari tingkat kecamatan sampai kabupaten ini, dipastikan akan berkesan bagi khalayak,”ujar Mangala didampingi Sekretaris Panitia Novarita Supit.(cis/gyp)


8

SENIN, 04 NOVEMBER 2013

Dari Peresmian Jemaat GMIM Elim Desa LIBA Tumompaso I

Tercatat di Sinode Jemaat Urutan ke-909 SEIRING dengan perkembangan Jemaat dan pelayanan yang dilakukan oleh gereja serta adanya kesadaran akan panggilan pemberitaan Injil, maka Jemaat GMIM di Desa Liba Kecamatan Tompaso yang tadinya bergereja bersama-sama dengan Jemaat GMIM Efata sekarang telah menjadi jemaat sendiri dengan nama GMIM “ELIM” LIBA. Peresmian berdirinya jemaat Elim Liba ini ditandai dengan Ibadah Syukur Pemekaran (dari Jemaat Efata) pada Minggu (3/11) kemarin yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum BPMS Pdt. Arthur Rumengan, MTh. Prosesi ibadah diawali dari Gereja Efata dengan arak-arakan kendaraan tradisional bendi dan roda sapi yang mengantar para pendeta, pelayan khusus, tokoh masyarakat dan jemaat menuju ke gereja baru Elim Liba yang megah. Pemekaran jemaat dan pembangunan gereja baru ini tidak terlepas dari peran langsung dari keluarga Noldy Paendong Nelwan yang juga didukung oleh jemaat, dimana keluarga ini kemarin langsung menghibah tanah dan bangunan kepada GMIM. ‘’Sudah lama saya berkerinduan untuk membangun desa Liba tercinta

yaitu sejak saya masih duduk dibangku SMP namun rencana Tuhan selalu indah dan baru terwujud saat ini’’ kata Noldy yang adalah suami tercinta dari ketua panitia pemekaran jemaat dan pembangunan gereja GMIM Liba Dr Olivia Nelwan SE, MS. Ketua panitia Dr Olivia Nelwan SE MS menjelaskan proses pemekaran panitia hanya memerlukan waktu empat bulan. Namun sebelumnya telah melakukan kajian sesuai dengan tata gereja yang ada seperti melakukan pendataan anggota jemaat, melakukan koordinasi ke BPMS, sehingga mendapatkan SK dari BPMS menjadi anggota jemaat ke 909 dalam urutan jumlah jemaat di sinode GMIM.’’Puji Tuhan, kami panitia kompak dalam mengurus akan pemekaran ini karena pekerjaan ini adalah bagian pelayanan memberi diri kepada Tuhan’’ jelas dosen di Fakultas Ekonomi Unsrat ini. Acara peresmian ini dihadiri oleh Bupati Minahasa yang diwakili oleh Kadis Tenaga Kerja Drs. Vicky Kaloh, Camat Tompaso Nancy Mawuntu SSos, Ketua BPMW sekaligus ketua BPMJ Pdt. Joice Umboh-Sondakh STh, tokoh-tokoh masyarakat, dan jemaat tetangga.(*)

Prosesi Awal dari Gereja GMIM EFATA Tompaso menuju GMIM ELIM LIBA di pimpin oleh Pdt. Joice Umboh Sondakh, Sth selaku Ketua Wilayah TUMOMPASO, sekaligus Ketua Jemaat GMIM EFATA Tompaso. Dalam prosesi ini diiringi oleh arak-arakan roda sapi, bendi, musik bambu, peralatan/perlengkapan ibadah (alkitab, kidung jemaat, dan kantong pundi persembahan, dll).

PROSESI: Roda Sapi

Penyerahan Hibah dari Kel. PAENDONGNELWAN kepada BPJM GIMI EFATA Tompaso

PENEKAN TOMBOL SIRENE: Pembukaan Papan Nama

PROSESI BENDI: Pengagas Jemaat GMIM ELIM dan Ketua Panitia

Prosesi Majelis Jemaat

Persiapan Ibadah

Penyerahan Dokumen Hibah dari BPJM GMIM EFATA Tompaso

PROSESI BENDI: Ketua Jemaat GMIM EFATA Tompaso/Ketua Wilayah Tumompaso

Penyerahan Hibah dari Kel. PAENDONGNELWAN kepada BPJM GIMI EFATA Tompaso

Penandatanganan Prasasti Penyerahan Hibah oleh Pdt. Arthur Rumengan,STh.M.Th

Penandatanganan Prasasti Penyerahan Hibah oleh Pdt. Joice Umboh-Sondakh,STh.

Prosesi Memasuki Gedung Gereja GMIM ELIM LIBA

Penandatanganan Prasasti Penyerahan Hibah oleh Bpk. Elim Noldy Paendong,SE

Sambutan Mewakili Sinode GMIM oleh Pdt. Joice Umboh-Sondakh,S.Th

Prosesi Memasuki Gedung Gereja GMIM ELIM LIBA

Sambutan Bupati Minahasa diwakili Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa

Saat Ibadah

Puji-Pujian Majelis Jemaat GMIM EFATA Tompaso

Sambutan Ketua Panitia Pemekaran: Dr. Olivia S. Nelwan,SE,M.Si

Foto Bersama Panitia Pemekaran/Pembangunan bersama Sejum Sinode GMIM (Pdt. Arthur Rumengan,S.Th,M.Th)


9

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 Didiet Tanggulouw

Pemanggilan T2 Tergantung Penyidik

Terkait Dugaan Korupsi DAK Disdikpor Mitra               

Hanguskan 10 Ruko Pasar Jengki MANADO—Si Jago Merah kembali menghiasi Manado, kali ini terjadi di kompleks Pasar Jengki, Jalan Nusantara, Kelurahan Calaca, Lingkungan III, Kecamatan Wenang. Dimana, 10 rumah toko (Ruko) habis di lahap, Sabtu (2/11), sekira pukul 10.30 WITA. Kebakaran ini disinyalir karena ledakan kompor gas di Ruko Apotik Prima, tepatnya dari lantai dua gedung. Dan hampir merengut nyawa Lan (60), pemilik Ruko. “Informasinya, pemilik Ruko sedang memasak lalu kompornya meledak. Pemilik (Lan) juga mengalami luka bakar di bagian tangan dan kepala,� beber Kapolresta Manado Kombes Pol Sunarto saat ditemui di lokasi kejadian. Informasi didapat, Ruko yang terbakar yakni tiga unit milik Merlin Aeyono (59), satu unit milik Yuliana Atmajaya (66), tiga unit milik Tarik Minarari, Toko Dunia Ternak, serta dua

Lukman P/ Manado Post

HANGUS: Petugas Damkar saat memadamkan api yang menghanguskan 10 Ruko.

Ruko yang digunakan sebagai gudang bawang, di bagian belakang deretan Ruko tersebut. Api sendiri nanti bisa dijinakkan sekira dua juam kemudian oleh 10 mobil Damkar

Pemkot Manado. “Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta (rupiah),� tutup Sunarto. (ian)

Anggota Sabhara Polda Babak Belur Dikeroyok MANADO— Kasus kekerasan dan penganiayaan bisa menimpa siapa saja. Tidak terkecuali seorang petugas polisi. Dimana Bripda Frangky Langkay (23) anggota Satuan Sabhara Polda Sulut ini yang juga warga Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang harus menderita luka lebam di sekujur tubuhnya akibat dikeroyok beberapa pria yang tak dikenal, Minggu (3/11) subuh, sekira pukul 04.30 WITA. Informasi didapat, kejadian ini berawal ketika korban dan beberapa orang rekannya menghadiri acara Echi, teman korban, warga Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, di salah satu tempat karaoke di kompleks Mantos. Dalam acara tersebut, salah satu pelaku yang disinyalir adik dari yang punya hajatan, membuat keributan karena sudah dipengaruhi Miras kemudian dilerai korban. Karena keadaan semakin rusuh, Langkay kemudian menyarankan agar acara dihentikan. Kemudian mengantar beberapa rekannya untuk pulang di kos-kosan di Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan

dibiarkan begitu saja. Akibat penganiayaan ini, sekujur wajah dan badan dua korban ini penuh luka dan lebam.

Johny Kolondam

Paal Dua. “Kami sudah meminta Frangky (Langkay) untuk menginap saja di sini. Karena sudah larut malam. Tapi ia tetap ingin pulang sebab akan bertugas,� beber Andika, teman korban saat ditemui di Polresta Manado. Saat korban bersama rekannya Prana Momuat (18), warga Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang keluar dari kompleks kos, tibatiba beberapa pria data dan langsung buang pukulan. Tidak hanya itu, mereka juga dipaksa untuk naik ke motor dan dibawa ke kawasan Ringroad. Sesampai di Ringroad, dua korban kemudian di hajar kembali dan

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP J Kolondam membenarkan laporan tersebut dan para pelaku

sementara dalam pengejaran. “Sementara diperiksa. Para saksi juga sidah dimintai keterangan. (ian)

Telly Tjanggulung

Steven Kamea

Editor: Adrian Sigar

dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi. “Masakan dana sebesar itu tidak diketahui kepala pemerintahan,,� beber sumber akhir pekan lalu di Kantor Kejati. Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Sulut Steven Kamea saat dikonfirmasi terkait pemanggilan kembali T2 untuk diperiksa Kejati mengatakan, hal tersebut tergantung penyidik. “Bisa iya dan bisa juga tidak. Tergantung penyidik,� tuturnya singkat saat dihubungi Minggu (3/11) kemarin. Diketahui, dua tersangka ini disinyalir melakukan pemotongan uang bagi 87 sekolah yang mendapat bantuan. Dimana Sintje melakukan pemotongan sebesar 10 persen saat dana cair. Dan Nora memotong uang sebesar Rp3 juta dan mengambil fee sebesar Rp1 juta tiap kelas. (***)

MANADO— Kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Minahasa Tenggara (Mitra) tahun 2012, terus bergulir dan saat ini telah naik ke tahap penyidikan di Kejati Sulut. Dimana pihak Kejati sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah SD dan SMP dengan anggaran sekira Rp20 miliar. Yakni Sekretaris Disdikpora SS alias Sintje dan Kabid Dikdas NRM alias Nora. Informasi didapat, pihak Kejati sudah melakukan pemeriksaan sejumlah kepala sekolah (Kepsek) penerima bantuan. Dan eks Bupati Mitra Telly Tjanggulung (T2) sudah


10

SENIN, 4 NOVEMBER 2013 Christian sumayow

Serah Terima Pelayanan Ketua BPMJ GMIM Yudea Paal Dua Manado

Terima Kasih Pdt Ria, Selamat Datang Pdt James

Pdt James Jocom

KETUA Badan Pekerja Majelis Jemaat Yudea Paal Dua Wilayah Manado Timur Dua berganti nakoda. Berdasarkan SK BPMS GMIM, Pdt Pdt Ria

Dorothea Sophia Luntungan STh yang menjabat Ketua BPMJ Yudea Paal Dua sejak 30 November 2008, sekarang digantikan Pdt James Jocom STh. Pdt Ria kini dipercayakan memegang jemaat yang lebih besar, GMIM Karisma Buha, Manado. Sedangkan Ketua BPMJ Yudea Paal Dua yang baru Pdt James Jocom STh, sebelumnya Ketua BPMJ Musafir Permata Klabat. “Awal saya menjabat Ketua BPMJ, GMIM Yudea Paal Dua baru memiliki empat kolom. Puji Tuhan berkembang dan mekar menjadi tujuh kolom. Di periode 2014-2017 telah men-

SETIA MELAYANI: Serah terima pelayanan Ketua BPMJ GMIM Yudea Paal Dua Manado dari Pdt Ria Dorothea Sophia Luntungan STh ke Pdt James Jocom STh, Minggu (3/11), kemarin.

jadi delapan kolom. Tidak banyak yang saya berikan, namun banyak kenangan yang saya tinggalkan,” tutur Pdt Ria, sambil meneteskan air mata. Sewaktu memegang jemaat Yudea Paal Dua, Pdt Ria ditinggal suami tercinta almarhum Jos Paruntu. Tapi Pdt Ria mengamini rancangan Tuhan sangat indah. Pdt James Jocom sendiri diantar oleh hampir seluruh jemaat Musafir Permata Klabat. Begitupun jemaat Karisma Buha, tempat pelayanan Pdt Ria yang baru, berbondong-bondong datang menghadiri ibadah. “Saya menerima tugas ini sambil memohon dukungan

Pdt Ria Luntungan

dan topangan jemaat Yudea Paal Dua Manado,” kunci Ketua BPMJ GMIM Yudea Paal Dua Manado, Pdt James Jacom STh. (tr-13/vip)

Pdt Sumakul: Jangan Tunduk dengan Uang Pembangunan Fisik Gereja Harus Disertai Pembangunan Moral

Editor: Filip Kapantow Peliput: Gregorius Mokalu

MANADO- Pembangunan fisik Gereja harus disertai dengan pembangunan moral. Hal ini ditegaskan Wakil

kemarin. “Gereja-gereja sekarang dibangun dengan biaya miliaran rupiah, namun tak didukung dengan pembangunan moral. Inilah yang menjadi tantangan Badan Pekerja Majelis Jemaat

SALING MENDOAKAN: Jemaat GMIM Yudea Paal Dua menyambut penuh sukacita Ketua BPMJ yang baru Pdt James Jocom.

Ke-tua Bidang Ajaran, Pembinaan dan Penggembalaan Sinode GMIM Pdt Dr HWB Sumakul, saat memimpin ibadah serah terima pela-yanan Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Yudea Paal Dua dari Pdt Ria Dorothea Sophia Luntungan STh ke Pdt James Jocom STh, Mi-nggu (3/11),

(BPMJ) yang baru, bagaimana ke depannya bisa membawa pembangunan moral di jemaat,” harap Sumakul. Ditegaskannya pula, jemaat jangan tunduk dengan uang. “Uang itu perlu, namun menjadi materialisme itu berbahaya,” tambahnya. Seperti diketahui, saat ini, pembangunan fisik Gereja lagi

gencar. Banyak rumah ibadah mendapatkan bantuan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Data koran ini, sebanyak 197 Gereja yang ada di Sulawesi Utara (Sulut), mendapat bantuan langsung dari Kemenag RI, melalui Kemenag Sulut. “Ada 197 Gereja di Sulut yang akan menerima bantuan,” kata Kepala Seksi Sistem Informasi Sulut, Olty R Paila STh, belum lama ini. Diungkapkannya, pemberitahuan kepada Gereja-gereja tidak akan dipu­blikasikan, demi menghidari hal-hal yang tidak diinginkan. “Bagi Gereja-gereja yang mendapat bantuan, akan diberitahukan dan dibuat panggilan langsung di Gereja,” ungkapnya. Ditegaskannya pula, yang akan mendapat bantuan bukan hanya Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), tapi juga Gereja denominasi. “Bagi yang sudah mendapatkan panggilan, bisa langsung ke kantor wilayah Kemenag Sulut, bagian agama Kristen,” kunci Paila. (***)

Gembala KGPM Dapat Tunjangan Hari Tua PERINGATAN HUT ke-80 KGPM member kado tersendiri bagi para gembala. Pada puncak peringatan akhir pekan lalu, Pucuk Pimpinan menanda­ tangani memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Jiwasraya untuk pemberian tunjangan hari tua bagi para gembala saat tidak melayani lagi diusia 65 tahun. Tidak itu saja, KGPM juga menjalin kerja sama dengan PT Bank Sulut untuk memberikan kredit mikro ke-

pada warga jemaat dengan pemberian pinjaman tanpa bunga hanya dengan rekomendasi pucuk pimpinan. ‘’Saya sangat mendukung program ini. KGPM telah melangkah jauh terutama memperhatikan para pelayan dan warga jemaat ini. KGPM telah menopang program pemerintah untuk memberdayakan warga,’’ kata Gubernur Sulut SH Sarundajang ketika memberikan sambutan. Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM Gbl

KADO: Peringatan HUT ke-80 KGPM ditandai dengan direalisasikannya tunjangan hari tua bagi para gembala dan pemberian kredit untuk warga jemaat. Tampak prosesi ibadah syukur.

Teddy Batasina yang didampingi Sekretaris Umum Gbl Fetrisia Aling dan Bendahara Umum Pnt Ferry Masengi menjelaskan, program pemberian tunjangan hari tua ini untuk memberikan kepastian kesejahteraan bagi para pelayan. ‘’Dengan program ini para gembala akan fokus melayani

sampai memasuki usia pensiun. Kami berharap ini bisa mendapat dukungan warga jemaat,’’ imbau Gbl Teddy. Sementara itu Ketua Majelis Gembala Gbl Joppy Laloan dalam ibadah syukur berharap, KGPM akan semakin bertumbuh sebagai gereja yang bersekutu, bersaksi dan melayani.(tas)

Dielus Ketua Pemuda Katolik, Pangalila Merendah MANADO- Jelang pemilihan ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Sulut periode 20132016, sejumlah figur mu-

lai dielus. Salah satunya, Dosen Luar Biasa Fakultas Hukum Universitas Katolik De La Salle Manado, Ferlansius Pangalila SH MH.

Pemuda kelahiran Tomohon, 17 Oktober 1982 ini, dinilai sejumlah kalangan layak meneruskan kepemimpinan Julius Tumilan-

Ferlansius Pangilala

touw SE. Ya, sejuta pengalaman dan prestasi yang ditorehkan di bidang organisasi intra universitas, kemasyarakatan maupun dalam pekerjaan, membuat alumnus Fakultas Hukum, Program Magister Hukum, Universitas Indonesia (UI) cocok untuk memimpin muda-mudi katolik se-Sulut ini. Kuatnya arus dukungan terhadap Pangalila, membuat Mantan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi III Bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan ini, tetap merendah. “Saya sangat berterima kasih terhadap apresiasi dan dukungan dari keluarga, temanteman, bahkan masyarakat. Sebenarnya, saya tak ing­in mendahului kodrat se­b agai kaum yang masih terlalu muda,” ujar sosok familiar dan bersahaja ini sembari menyerahkan semua rencana kepada Tuhan. (tr-09/vip)


12

SENIN, 04 N0VEMBER 2013 Bonit Anggi

RTRW Sulut Belum Final

Malam Temu Kangen Alumni SMP Katolik 1 Suster Manado Angkatan 83

30 Tahun Merangkai Sukses

Tim Minta Sinkron Kabupaten-Kota Editor: Idham Malewa

MANADO— Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Su­ lut belum final. Masih harus disinkronkan dengan RTRW pemerintah kabupaten dan kota di Sulut. Instruksi ini di­ sampaikan saat Deprov Su­ lut - Pemprov konsultasi ke tim evaluasi Dirjen Bangda dan Biro Hukum Kemen­ dagri. Dari evaluasi tersebut, menurut Wakil Ketua Arthur

Kotambunan, pemerintah pu­ sat meminta Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota harus me­ nyesuaikan dengan RTRW provinsi, meski baru ditetapkan. “Karena provinsi telah me­ nyesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Nasional (RTRN),” beber Kotambunan. Lanjutnya, dalam evaluasi tersebut juga Pemprov menyatakan sudah siap mengajukan Ranperda ka­ wasan strategis kepada Pansus RTRW Deprov Sulut untuk

Mantan siswi SMP Katolik 1 Suster Manado angkatan 83 bersama guru-guru kesayangan. Arthur Kotambunan

dibahas. “Ranperda ini harus dibahas bersama-sama peme­ rintah kabupaten/kota karena membicarakan semua wilayah di Sulut,” tandasnya.(***)

PERPISAHAN: dr Maxi Rondonuwu (kedua kanan) ikut jalan sehat bersama Sekprov SR Mokodongan dan Plt Kadis Ke­ sehatan dr Grace Punuh, dalam rangka Hari Kesehatan Nasional. Kegiatan ini merupakan perpisahan setelah Rondonuwu menjabat Dirut RSU Prof Kandou.

MINGGU 3 November 2013, adalah momen terindah bagi puluhan alumni SMP Katolik 1 Suster Manado Angkatan 1983. Tak terasa 30 tahun para ibu cantik dan sukses ini berpisah. Saat bertemu, ekspresi kangen

dan bahagia pun sulit dilukiskan. Di malam temu kangen di Manado Convention Center (MCC) tadi malam, mereka teringat suka dan duka yang dilewati saat menimba ilmu di SMP Suster Manado. Terlalu

banyak kesan dan pesan, yang terukir indah. Sebagai ungkapan syukur sebelum hari puncak, mereka membagi-bagi sebagian penghasilan mereka kepada kaum tak berpunya.

MERIAH: Mantan siswi dan guru-guru SMP Katolik 1 Suster Manado Angkatan 83 sangat meriah saat berpose bersama setelah 30 tahun tak pernah berkumpul bersama.

GOYANG ASYIK: Ruth Dondokambey Tamuntuan ikut serta bergoyang bersama merayakan Ke 30 tahun bertemu.

KOMPAK: Sebelum merayakan HUT Ke 30, mantan Siswi SMP Katolik 1 Suster Manado angkatan 83 kompak menyumbangkan sembako, perlengkapan bayi dan cindrera mata kepada Panti Asuhan Wale Ne Oki Tomohon.

BERBAGI: Mantan siswi SMP Katolik 1 Suster Manado angkatan 83, Lingkan Waney saat membagikan bantuan kepada anak-Anak di Panti Asuhan Wale Ne Oki Tomohon.

BKKBN Sulut Seleksi 31 Pelamar CPNS MANADO — Sebanyak 31 pelamar CPNS untuk kuota BKKBN Sulut mengikuti tes kemampuan dasar (TKD), di ruang Diklat BKKBN, Minggu (3/11) pagi. 31 orang yang ikut tes terseleksi oto­ matis dari 152 pelamar on­ line. Tes di BKKBN Sulut itu dipantau langsung Ins­ pektur Utama BKKBN RI Dra Mieke Sangian, bersama Kepala Perwakilan BBKN

Sulut Temazaro Zega MKes, AKBP Hendra Sukaca, KaSub­ Dit Gasum Ditsabhara Polda Sulut yang menjadi ketua Tim Pengaman Soal, serta tim Biro Kepegawaian BKKBN. Sangian yang membuka sampul dokumen ujian yang masih disegel itu mengata­ kan, lulus tidaknya peserta ujian, bergantung pada ke­ mauan peserta. “Kalau mau lulus pasti belajar giat,” kata

mantan Kepala BKKBN Sulut itu. Soal dibawa lang­ sung Tim Penerimaan CPNS BKKBN RI. Menurut Zega, cukup ba­ nyak peserta dari luar daerah karena pendaftaran dilakukan online. Selain itu, jumlah per­ guruan tinggi di Sulut yang memiliki Akreditasi B masih sangat minim sehingga banyak putra-putri daerah yang tidak terakomodir.(irz)

PANITIA

Ketua : Lilly Walandha Sekretaris : Beby Wonggo Bendahara : Lingkan Waney

Anggota : Terry Rotinsulu, Silvia Ransulangi, Femmy Tambayong, Meity Rompis, Elitha Lilir, Sjully Rotikan, Paula Onibala, Sylvia Palar, Elsa Waha, Louise Umboh, Grace Wangke.

Targetkan Pemenang Pemilu

Rakerda Satukan Semangat Caleg PDI-P

Sekjen PDI-P Tjahjo Kumolo, Ketua PDI-P Sulut Olly Dondokambey, ketua panitia Jantje Sajow, serta pimpinan PDI-P.

Sekjen PDI-P Tjahjo Kumolo saat memasuki Wale Ne Tou di­ dampingi Ketua PDI-P Sulut Olly Dondokambey dan Sekretaris Franky Wongkar.

Sekjen Tjahjo Kumolo saat memberikan sambutan serta pesan dan pembekalan pada caleg PDI-P.

TONDANO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bagi seluruh Kader PDIP di Sulawesi Utara. Rakerda PDIP yang dibuka Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo di gedung Wale Ne Tou Tondano Minahasa, digelar Sabtu (2/11) akhir pekan lalu. Rakerda yang dihadiri Olly Dondokambey selaku Ketua DPD PDIP Sulut, dihadiri enam kepala daerah yang dilahirkan oleh PDIP, serta ratusan caleg baik DPRD kabupaten/kota maupun DPRD Sulut serta DPR RI, ikut hadir dalam kegiatan tersebut. “Menjadi kader PDIP kita harus siap dikritik dan ditindaki jika memang ada oknum yang

salah,” kata Tjahjo. PDIP juga diminta untuk mampu mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak benar. Sebagaimana hasil Ra­ kernas, Tjahjo menyampaikan kepada peserta Rakorda bahwa PDIP miliki target kemendangan pada pesta demokrasi nanti. Sementara itu, Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey menegaskan bahwa target PDIP sesuai dengan rencana pimpinan daerah adalah tiga dari enam kursi di DPR RI, 17 kursi dari 45 kursi di DPRD Provinsi, 135 kursi dari 386 DPRD kabupaten/ kota. “Semoga apa yang menjadi rencana dari Pimda. Meski situasi perbedaan di Sulut ada, bukan berarti kita menargetkan hal-hal yang tidak mungkin,”pungkas Dondokambey.(***)

Kader PDI-P yang hadir. Nampak legislator Deprov Sulut yang juga pengurus PDI-P Sulut, Mikson Tilaar, Franky Wongkar, Steven Kandouw, Ivone Bentelu, Andrei Angouw. Hadir pula Vanda Sarundajang dan Meidy Lensun.

Ribuan kader, calon legislatif dari PDI-P yang meme­ nuhi Wale Ne Tou, dalam Rakorda PDIP se-Sulut, Sabtu (2/11) pekan lalu.


SENIN, 04 NOVEMBER 2013 Didiet Tanggulouw

13

Alumni SMA Kat Aquino Manado Angkatan 86 Berbagi Cerita MANADO-Lagu Kisahkasih di Sekolah terus dinyanyikan saat reuni Alumni SMA Katolik Aquino Manado Angkatan 86 yang digelar Sabtu (2/11), di Aula SMA Katolik Aquino. Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa yang penuh tawa girang dari para alumnus yang datang dari berbagai pelosok Indonesia. Ketua Ikatan Alumni SMA Kat Aquino (IKASMAQuino)

Drs Jannry Paruntu MSi mengatakan, acara yang dengan tema ‘Torang Rindu Mo Lia Sekolah’ adalah kerinduan untuk bertemu sesama angkatan, para guru dan lingkungan sekolah. “Dengan berbagai kesibukan tidak menjadi penghalang untuk bertemu. Ada yang datang dari Jakarta, Kalimantan yang khusus datang untuk acara reuni,” terang Paruntu. Lanjut Kepala Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK) Kristen 3 Tomohon ini, kegiatan ini merupakan bagian untuk terus menjaga rasa persaudaraan serta membagi pengalaman. “Para alumni telah sukses dengan berbagai profesi dari pengusaha, polisi, guru. Tak menyangkan bisa berkumpul setelah sekira 20 tahun ada yang tidak bertemu lagi,” kata Paruntu didampingi Baca ALUMNI... Hal: 14

SOLID: Ikatan Alumni SMA Kat Aquino (IKASMAQuino) yang diketuai Drs Jannry Paruntu MSi sukses menggelar reuni dengan tema ‘Torang Rindu Mo Lia Sekolah,’ di Aula SMA Katolik Aquino, pekan lalu.

Peserta 395, Yang Akan Diakomodir Hanya 30 Persen

Ratusan Honda K2 Tergusur

MANADO— Ratusan tenaga honorer daerah kategori 2 (Honda K2) Manado dipastikan tergusur dari daftar pengumuman lulus.

Pasalnya, jika mengacu petunjuk dari pusat, tidak semua Honda K2 yang mengikuti ujian akan diakomodir menjadi PNS.

MONITOR LANGSUNG: Wawali Harley Mangindaan, Sekkot Haefrey Sendoh, Kaban BKD Ventje Pontoh dan Kepala Inspektorat Andre Hosang saat pembukaan naskah soal CPNS kemarin.

Jumat Bersih Kairagi Weru

TINGGAL di lingkungan yang bersih dan sehat adalah dambaan semua warga Kota Manado. Tak terkecuali bagi warga Kelurahan Kairagi Weru Kecamatan Paal Dua. Untuk itu, sejak beberapa bulan lalu, Pemerintah Kelurahan Kairagi Weru telah mencanangkan hari Jumat sebagai hari kebersihan, dengan melakukan

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Manado Ventje Pontoh SH. “Sampai saat ini sesuai petunjuk dari pusat, hanya 30 persen dari peserta ujian yang akan diakomodir untuk diangkat menjadi PNS. Jadi untuk Manado, dari 395 peserta, mungkin tidak sampai 150 orang yang akan ter­akomodir,” ungkap Pontoh, ditemui di ruang kerjanya. Meski begitu, ia menambahkan hal tersebut belumlah final. “Semua masih berproses, siapa tahu ada petunjuk terbaru dari pusat. Pemkot sendiri mengupayakan agar lebih banyak Honda yang bisa diakomodir,” jelasnya. Salah seorang Honda K2 di salah satu SKPD Pemkot berharap agar kuota Honda yang akan diakomodir dapat lebih banyak

Lukman P/ Manado Post

RUSAK WAJAH KOTA: Kurangnya kesadaran warga masyarakat akan kebersihan lingkungan membuat muara DAS Tondano ini dihiasi banyak sampah. Peran pemerintah dan masyarakat akan kebersihan sangat diharapkan untuk kebersihan dan kelestarian lingkungan itu sendiri.

Baca RATUSAN... Hal: 14

kerja bakti pemerintah dan warga. “Hal ini kami lakukan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, serta merupakan sumbangsih kami mendukung program Pemkot untuk mewujudkan Manado menjadi kota nyaman dan menyenangkan,” Baca JUMAT... Hal: 14

Meytha Runtukahu

TAMU KITA

Puas Saat Menari MENARI sudah menjadi hobinya sejak kecil. Tak heran, ketika beranjak remaja, gadis cantik bernama lengkap Kezia Laurine Wengkang, makin tertarik dan menekuni seni tari. “Menari itu sudah menjadi hobi saya sejak lama. Selain sehat dan dapat melenturkan badan, dengan menari saya bisa merasa rileks dan ada kepuasan tersendiri,” tutur pemegang gelar Wakil II Putri Fakultas Kedokteran Unsrat 2012 lalu. Diungkapkannya, kecintaannya yang Kezia mendalam Wengkang terhadap dunia

tari membuatnya hampir selalu berpartisipasi dalam setiap kejuaran maupun iven tari-tarian. Berkat kerja keras dan usaha tak kenal lelah, pemilik senyum manis ini akhirnya dapat terpilih menjadi salah satu anggota tim kesenian Sulut. “Sudah dua tahun saya bergabung di tim kesenian Sulut. Latihan rutin yang kami lakukan, membuat bakat saya lebih terasa dan lebih banyak ilmu yang didapat,” ungkap pemenang Top Model Airplane 2011. Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi ini berharap bisa lebih berprestasi dan membanggakan nama Sulut. “Serta dapat memperkenalkan tari-tarian asli Sulut tidak hanya dalam skala nasional tapi juga internasional,” kunci Kezia. (kim)


 SENIN, 04 NOVEMBER 2013 Budi Santoso



15

33 Karton Petasan Diamankan di KM Sinabung

Di Dokumen Tercatat 17 Karton Sembako Peliput: Chanly Mumu

BITUNG—Penyelundupan 33 kartun petasan dan kembang api berhasil digagalkan Polsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bitung di atas KM Sinabung di Pelabuhan Samudera Bitung, Sabtu (2/11) malam. Menurut informasi yang dirangkum Manado Post, petasan ini akan dibawa ke Sorong karena di barang bertuliskan ‘Mat Sorong’. Barang bukti sebelumnya sempat disembunyikan. Karena ketika dicek pertama kali tidak ditemukan petugas. Nanti dikoordinasikan dengan ABK dan Satpam kemudian ditemukan di dek empat tepatnya di bawah tangga. Lanjut sumber koran ini, atas perintah Kapolsek KP3 AKP Jolly Runtu SH BB diturunkan. Tapi dicegah salah satu oknum dari institusi lain. Ketika dikoodinasikan dengan Polres Bitung, barang-barang tersebut diturunkan. Dan ternyata dokumen tidak sesuai dengan jumlah dan jenis barang. Di dokumen tercantum 17 koli Sembako tapi ternyata 23 karton petasan dan kembang api. Runtu ketika dikonfir-

masi membenarkan data ini. Menurutnya, saat ini barang bukti sudah diamankan di Polres Bitung. Sementara pemilik barang bukti belum diketahui. “Informasi ini kita dapatkan dari intel di pelabuhan. Dan ketika dicek ternyata benar,� katanya. Terpisah, Kasat Intel Polres Bitung AKP Luter Todung mengklarifikasi setelah diperiksa ternyata tidak ada petasan tapi kembang api. Terkait kepemilikan menurut dokumen atas nama Mat. “Tapi ketika kita cari tahu nama itu, datang oknum dari institusi lain yang mengaku pemilik,� katanya. Lanjut Todung, barang tersebut ditemukan tidak memiliki izin distribusi dari tempat membeli. “Jadi pertama tidak sesuai dokumen dan tidak memiliki surat keterangan pemilik tokoh atau izin distributor. Kedua, mekanisme pengangkutan barang lewat Pelni harus ditempatkan di tempat khusus,� jelasnya. Todung juga menduga ada keterlibatan petugas Pelni karena terkait pemalsuan dokumen. “Sementara kasus ini melanggar Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pengawasan Bahan Peledak,� katanya.(*)

TERTIB: Hanny Sondakh membagi soal kepada para peserta, Minggu (3/11) kemarin. Foto lain, sejumlah petugas memusnahkan naskah sisa yang tidak digunakan.

Sondakh: Nasib Ditentukan Kalian BITUNG—Wali Kota Bitung Hanny Sondakh meminta 138 peserta CPNS Honda K2 untuk menjawab soal dengan baik dan teliti. Hal itu diungkapkannya saat membuka naskah ujian CPNS Honda K2 di SMP Negeri 2 Bitung, Minggu (3/11) kemarin. “Karena nasib kalian ditentukan masing-masing. Jadi

isi dengan baik dan semoga berhasil,� ujarnya. Sondakh juga memohon maaf kepada peserta karena pelaksanaan tes hari Minggu. “Karena ini sudah dijadwalkan serempak seluruh Indonesia,� katanya. Sondakh juga membacakan tata tertib tes dan meminta semua

peserta menaatinya. Usai pembukaan sampul, Sondakh memantau ke semua ruangan ujian. Sekretaris Kota (Sekkot) Drs Edison Humiang MSi menegaskan pelaksanaan tes ini tidak ada joki atau Calo. “Ini sudah komitmen bersama dan murni,� katanya. Sementara itu, Kepala Badan

KBRI Den Haag Apresiasi Silogda Bitung Togas: Kita Hanya Pengangkut

BITUNG—Terkait dugaan keterlibatan PT Pelni lolosnya 33 karton kembang api, General Manager (GM) PT Pelni Bitung Yuke Togas SE AK mengatakan pihaknya hanya sebagai pengangkut. “Karena ketika ditanya jenis barang hanya disebut campuran. Kita tidak bisa membongkar barang yang sudah dipak,� ujarnya Minggu (3/11) kemarin. Lanjut Togas, pihaknya tidak tahu kalau barang tersebut kembang api. “Kalau melapor barang berbahaya pasti kita tanya dokumen. Jadi kita tidak menanyakan sejauh itu,� jelasnya. Togas berjanji akan

BITUNG—Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag Retno LP Marsudi mengapresiasi upaya kerjasama dengan pemerintah Belanda untuk mewujudkan simpul logistik nasional di Kabupaten Batubara dan Bitung. Hal itu diungkapkan Marsudi saat disambangi tim Kementerian Koordinator Perekonomian, Sislognas, Sislogda Bitung dan Batubara pekan lalu di kantornya. Menurut Marsudi, Kementerian Koordinator Perekonomian termasuk Tim Sislogda Bitung telah menunjukkan kegigihan dan upaya konkrit untuk membangun kerjasama itu. Marsudi pun berjanji, pihaknya akan mengagendakan pertemuan Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan itu untuk membahas secara khusus kerjasama antar kedua negara di bidang pengembangan logistik. “Kedatangan PM Belanda tersebut akan diupayakan akhir tahun ini. Juga akan terundang Gubernur Sulut dan Wali Kota Bitung,� ujar Kepala Sislogda Bitung Drs Audy Pangemanan MSi yang

CENDERAMATA : Audy Pangemanann memberikan buku Bitung The New Gateway of Indonesia kepada Marsudi. Tampak juga Ferdinand Tangkudung.

juga selaku Kepala Bappeda. Pangemanan pun menyempatkan memberikan cenderamata ikon Tarsius dan buku ‘Bitung The New Gateway of Indonesia’ kepada Marsudi.(can)

Yuke Togas

mengkonfirmasikan ke jajarannya kalau ada yang terlibat. “Saya akan konfirmasikan ke anak-anak besok (hari ini),� pungkasnya.(can)

EKG Mart Bitung: Bebas Perawatan BITUNG—Kualitas rangka atap baja ringan EKG Mart Bitung tidak perlu diragukan lagi. Produk bergaransi 10 tahun ini sudah menasional dan diakui oleh para costumer-nya. Salah satu keunggulan EKG Mart yang kita angkat kali ini yaitu bebas perawatan sama sekali. Jadi para pengguna tidak perlu kuatir. Alasannya, karena rangka atap baja ringan EKG Mart menggunakan steeltruss. Steeltruss ini adalah kuda-kuda yang mempunyai kekuatan, yang dipergunakan untuk melindungi dan menjaga kesatuan struktur rangka dan kualitas bangunan.

“Jadi daya tahan produk EKG Mart ini sangat terjamin sehingga berefek ke nilai ekonomis, stabilitas, dan juga sesuai untuk sistem bangunan yang menggunakan metode konvensional,� ujar Temmy Owner EKG Mart Bitung. Jika anda tertarik silahkan kunjungi Kantor Cabang EKG Mart Bitung di Ruko Sari Plasa Tangkoko, Blok A Nomor 15, Kecamatan Matuari, Bitung. Atau hubungi 0438-5531087, 0438-5531070, 081343554460 (Temmy), Fax: 0431-821567.(can)

Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD-PP) mengatakan, ujian ini terbagi dua. Yaitu uji kompetensi dasar dan kompetensi bidang. “Selesai tes LJK langsung dikirim ke Jakarta,� katanya. Tampak memantau tes ini pihak kepolisian, Ombudsman, LSM, dan inspektorat.(can)



Bajak Laut -Kuna, kiapa iwes kalamaring malam kita dengar ada ba ondersuk d jembatan pante? +Kita ada cari snap tu alipuru baju coklat ada loku. -Ada loku lantaran apa? Ada ba selundup aer setang komang? +Bukang. Ini kali tu orang bulung dapa loku, mar tu depe barang baju coklat so sibu. -Barang apa so? Kiapa kong depe orang bulung dapa loku? +Petas-petas ada isi di gardus besar. Mar, depe orang nyanda dapa, lantaran nyanda ada di kapal. Cuma, depe nama baju coklat so dapa snap. -Kehang, kong sapa dang ada jaga-jaga barang bekeng pongoh orang tu dia? +Menurut baju coklat, yang jaga justru baju loreng. Malah, waktu baju coklat mo loku tu petas-petas, tu baju loreng pasang badan. So dia le, kata, ada kawal waktu kase nae di kapal. -Kuda bendi deng baju loreng tu dia. So musti karbas pa dia. Masa’ aparat negara jadi kalakuang bajak laut. +Banyak kwa pa torang pe kampung tu aparat kalakuang bajak laut. Makanya, torang musti ondersuk trus. -Bilang pa depe komandan, jang cuma baforo di markas, jaga kontrol le depe anak buah yang kalakuang bajak laut. +Mar, kita dengar le kwa, cirita soal baku congkel antara baju coklat deng loreng di jembatan pante so lama. Kalu baju coklat yang dicurigai ada barang selundupan, yang ondersuk pasti oknum loreng. Mar, kalu loreng yang jadi depe alipuru, baju coklat yang ondersuk. -Kuda bendi, so jadi kalakuang ular patola samua dang torang pe aparat? +Kiapa? Iwes baru tau ato pura-pura nintau? -Iyo, Logong. Mar, itu katu oknum, bukan samua aparat bagitu. +Akh, oknum bagimana le kalu so talalu banyak? Iwes jang rupa kalakuang para petinggi, salalu bekeng alasan oknum. Padahal, dorang paling banyak so sama kalakuang. Sama-sama kakeodang! -Iwes komang nimbole mo sapu rata bagitu.***


16

SENIN, 4 NOVEMBER 2013

Amos Tempone

Satu Kursi Dekab, 2.704 Suara KPU Tetapkan 54.071 DPT Peliput: Rofni Lolaen

SIAU – Sebanyak 167 Calon Legislatif (Caleg) Sitaro harus kerja keras merayu rakyat agar memilih mereka pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Setidaknya, jika berhasil meraih 2.704 coblosan rakyat, maka Caleg bersangkutan mulus duduk di kursi Dewan Kabupaten (Dekab). Itu karena hasil pleno KPU Sitaro, akhir pekan lalu,

menetapkan 54.071 sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu. “DPT Pemilu Sitaro sebanyak 54.071, laki-laki berjumlah 26.736 orang, sedang­kan perempuan 27.335,” ujar Ketua KPU Steven Londok, kemarin. “Kita berharap semua boleh menggunakan hak pilih di Pemilu mendatang,” ucapnya. Jumlah 54.071 DPT jika dibagi 20 kursi Dekab, hasilnya diperkirakan 2.704 suara per kursi. Artinya, setiap Caleg dipastikan terpilih jika meraih 2704 suara. DPT Pemilu ini mengalami peningkatan 1.022 pemilih jika dibanding Pilkada lalu yakni sebesar 53.049

DPT. Sementara itu, masih banyak masyarakat yang belum memastikan pilihan. Mereka masih menilai-nilai siapa Caleg yang pas. “Sudah ada sejumlah nama, namun tentu tidak sembarang menilai. Kita tunggu saja,” ungkap sejumlah warga di Siau Timur (Sitim). Pemuda Sitaro, Jolly Daud Horonis SPd mengatakan, masyarakat harus memanfaatkan hak pilih dengan bertanggung jawab. Juga jangan terjebak dengan godaan money politic. “Yang diutamakan adalah apa yang menjadi visi misi dan program Caleg. Manfaatkan hak pilih dengan sebaik mungkin,” imbau Horonis. (***)

Listrik Bawah Laut di Buhias SIAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro berencana membangun kabel listrik bawah laut antar pulau. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Sitaro Drs D Kondoj MSi mengatakan, proposal pembangunan telah disampaikan ke pusat. “Akan dibangun kabel bawah laut antar pulau Siau dan Buhias. Pemerintah daerah telah menyampaikan proposal pembangunannya ke pusat,” tuturnya. Kondoj menjelaskan, rencana tersebut bertujuan

D Kondoj

agar masyarakat di bagian pelosok kepulauan, dapat

menikmati energi listrik dengan memadai. Katanya, sebenarnya ada juga wacana pembangunan lewat pemba­ ngunan tiang kabel. Namun, lebih ekonomis membangun kabel bawah laut. “Iya lebih hemat kalau kita membangun kabel bawah laut dibanding membangun tiang listrik. Apalagi jaraknya hanya satu atau dua kilometer dari Siau ke pulau pehepa Buhias,” tandasnya. “Dengan begitu, masyarakat di Sitaro boleh menikmati listrik hingga ke pulau-pulau,” pungkas Kondoj.(ctr-05)

CPNS Siap Ditempatkan di Daerah Terpencil SIAU – Ketika membuka ujian seleksi CPNS Sitaro, Minggu (3/11) kemarin, Bupati Sitaro Toni Supit (TonSu) SE MM mengatakan, jika lulus, pelamar harus siap ditempatkan di daerah terpencil. “Jika dinyatakan lulus, maka harus siap ditempatkan di mana saja, meskipun di tempat yang terpencil. Karena yang namanya PNS, harus siap melayani masyarakat di mana saja,” tandas Bupati. Setelah membuka sampul naskah ujian, TonSu menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah peserta. Ia berpesan, jangan terpengaruh dengan iming-iming yang dijanjikan oleh oknum-oknum yang mengklaim bisa meloloskan mereka. Karena proses penerimaan CPNS sampai proses penentuan kelulusan, dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada campur tangan pemerintah daerah. “Seluruh peserta silahkan bekerja dengan kemampuan masing-masing dan kepercayaan diri, bukan karena pengaruh dari orang lain,” tegasnya. Turut hadir kemarin, kepala Badan Kepegawaian dan Diklat

IKUT MOTIVASI PESERTA: Bupati Toni Supit saat membuka naskah ujian CPNS, Minggu (3/11) kemarin. Kesempatan itu, ia ikut memotivasi para peserta ujian.

Daerah (BKDD) Sitaro Drs Alfia­nus Marthin, Asisten I Setda Sitaro Replein Areros, Kabag Humas Setda Sitaro James Marthin SPd, Plt Kepala

Badan Kesbangpol Sitaro Frans G Porawouw, dan Kapolsek Rural Sitim AKP Olly Sampouw, serta Perwira penghubung Andi M Aras. (ctr-05)

Bupati Tantang SKPD SIAU – Bupati Sitaro Toni Supit SE MM menantang seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Sitaro untuk dapat inovatif dalam menciptakan dan menjalankan program kerja pembangunan. Ia meminta, para pimpinan SKPD tak sekadar mengurus

rutinitas proyek dan anggaran saja. “Pimpinan SKPD serta unit kerja lainnya harus serius dan mampu meningkatkan kualitas kerja, mampu membuat inovasi baru dalam pembangunan daerah. Karena dalam pembangunan kita tidak bisa kerja sendiri,” kata bupati. Dijelaskannya, harus

ada koordinasi yang baik antar instansi teknis maupun pimpinan daerah. “SKPD harus tanggap menyelesaikan permasalahan, jangan hanya bisa menunggu perintah dari atasan. Harus jeli, responsif terhadap setiap detail cikal bakal permasalahan di masyarakat,” tegasnya. Supit menambahkan,

dalam mewujudkannya, pejabat wajib proaktif dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. “Maka dari itu, saya tegaskan agar pimpinan SKPD proaktif di lapangan serta harus maksimal dalam menjalankan program pemerintah,” pungkasnya. (ctr-05)

Delapan Desa Terima 800 Juta SIAU– Para warga di delapan desa Sitaro sepertinya tersenyum sumringah. Pasalnya, anggaran pemba­ ngunan berbanderol Rp800 juta telah dikucurkan peme­ rintah bagi mereka. Tenaga Ahli Manajemen Kabupaten (TAMK) PPIP Sitaro Sugiman Sabulu ST mengatakan,

dana itu sebagai bagian dari Program Pembangunan Infra­ struktur Pedesaan (PPIP). “Ada sebanyak delapan desa yang telah menikmati 40 persen dana PPIP. Ini adalah pencairan tahap pertama, dimana masingmasing desa dapat 100 juta dari total 250 juta,” katanya. Adapun delapan desa itu

yaitu, desa Kawahang, Lia, Makoa, Bandil, Mala, Buhias, Bulangan, serta Lamanggo. Proses pencairannya, Sabulu menuturkan, bisa diambil di bank yang ditunjuk peme­ rintah, yakni bank Sulut, BRI, dan BNI. “Dananya sudah masuk melalui rekening masing-masing Organisasi

Masyarakat Setempat (OMS),” ujarnya. Pencairan tahap pertama ini disambut sangat antusias oleh masyarakat di delapan kampung itu. “Dana ini sudah lama ditunggu oleh masyarakat, makanya ketika pencairan, masyarakat langsung me­nyambut dengan antusias,” pungkas Sabulu. (ctr-05)


  

SENIN, 04 NOVEMBER 2013

17

Christian sumayow

Lumapow : Usulan Sudah di DPKAP

DAU/DAK

TS Tahap III Senlai 14,7 M Direalisasikan Pekan Ini AMURANG- Berita menggembirakan bagi ribuan guru sertifikasi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) . Pasalnya, tunjangan sertifikasi (TS) tahap III bila tidak ada halangan akan direalisasikan pekan ini. Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Hendrie Lumapow SH kepada wartawan koran ini menjelaskan, usulan permintaan anggaran sebesar Rp14,7 miliar,  sudah diteruskan ke Dinas Pengelola Keuangan Aset dan Pendapatan (DPKAP). “Kami tinggal menunggu. Bila tidak ada halangan kemungkinan pekan berjalan

ini tunjangan sertifikasi tahap III sudah disalurkan ke rekening guru sertifikasi,� kata Lumapow. Di tempat terpisah salah satu guru yang biasa disapa Ewin, berharap tunjangan sertifikasi tahap III ini bisa direalisasikan secepatnya dan tidak ditahan. “Secara pribadi saya memberi apre-

siasi kepada Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dan Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga Hendrie Lumapow SH  yang begitu peduli dan memperhatikan guru sertifikasi. Ini dibuktikan dari pencairan tunjangan sertifikasi yang selalu cepat dan tidak pernah ditahan,� aku Ewin.(ylo/tas) 

   



  



  



  



  Â Â?  Â? Â?     

  

  

Editor : Tenni Assa Peliput : Benny Allo

PERHATIAN KHUSUS : Â Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE, Ketua Komisi I DPRD Minsel Setly Kohdong SH memberikan perhatian lebih terhadap pelaksanaan test CPNS Honda K2 yang dipusatkan di SMKN 1 Amurang, Minggu (3/11) kemarin.

AMURANG- 27 honorer daerah katagori II (Honda K2) dinyatakan gugur karena tidak mengikuti Test Kompentensi Dasar (TKD), kemarin (Minggu, 3/11). Â Sesuai peraturan BKN Nomor 9 Tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan CPNS, telah diatur dalam tata tertib peserta ujian, bahwa peserta yang terlambat lebih dari 15

menit setelah mulainya ujian tidak diperbolehkan mengikuti ujian. Plt Kepala BKDD Minsel Drs Roy Tiwa kepada sejumlah wartawan menjelaskan,  27 peserta CPNS yang tidak mengikuti ujian test secara resmi dinyatakan gugur. “Tidak ada test susulan lagi. Dan mereka yang tidak ikut, dengan sendirinya dinyatakan gugur,� tegas Tiwa.  Tiwa menambahkan, ada berbagai alasan sampai mereka tidak mengikuti test. ‘’Ada yang mengaku sakit dan halangan lainnya. Dari 37 ruangan yang disediakan panitia untuk peserta semuanya dipantau langsung oleh Bupati Chris-

Tetty: Doa Kalian Pasti Dijawab Tuhan AMURANG- Bupati Minahasa Selatan  (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE memberikan perhatian serius kepada para honorer daerah katagori II (Honda K2) yang mengikuti ujian tertulis di SMKN 1 Amurang, kemarin (Minggu, 3/11). Pantauan koran ini orang nomor satu di Kabupaten Berdikari Cepat ini tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 Wita. Saat tiba, Plt Kepala BKDD Minsel Drs Roy Tiwa  mempersilahkan bupati untuk masuk di ruangan tempat dilaksanakannya test CPNS.  Tampak hadir memantau Ketua Komisi I  DPRD Minsel  Setly Kohdong SH, Polres Minsel dan  Inspektorat Sulut. Dalam sambutannya, Tetty

Saya yakin dan percaya doa saudara-saudara sebelum datang kemari pasti didengar Tuhan. Dan saudara-saudara pasti lulus dalam pelaksanaan test kali ini� Christiany Eugenia Paruntu SE Bupati Minahasa Selatan –sapaan akrabnya-- memberikan penguatan kepada seluruh peserta. “Saya yakin dan percaya doa saudara-saudara sebelum datang kemari pasti didengar Tuhan.  Dan saudara-saudara pasti lulus dalam pelaksanaan test kali ini,� ujar Tetty.    Pelaksanaan Test Kompentensi

Dasar (TKD) dimulai pada  pukul 09.00-12.00 Wita dan dilanjutkan dengan Test Kompentensi Bidang (TKB) dimulai pada 13.30-15.00 Wita. Tetty mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-

baiknya.  “Bila ada soal yang sulit, mungkin bisa dilewati dahulu dan mengerjakan soal yang lebih mudah  agar waktu yang disediakan bisa cukup. Nanti setelah semuanya sudah terisi baru kembali melihat soal yang dilewati tadi.(ylo/tas)

 SEJAK dipimpin Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE, Dana Alokasi  Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) selang tiga tahun terakhir mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Bahkan pada

 

27Â Honda K2 Gugur Polres Kawal Ketat LJK

Naik Signifikan

tiany Eugenia Paruntu SE,’’ jelasnya. Sementara itu Lembar Jawaban Kerja (LJK) yang menjadi dokumen negara Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Honda K2 mendapat pengawalan  khusus dari Polres Minsel dan beberapa organisasi kemasyarakatan. LJK   yang tersisa langsung diambil pengawas dan dibawa ke pihak berwajib. Bahkan, setelah LJK diselesai dikerjakan, pengawas langsung mengumpul semua lembaran jawaban dan soal secara rapi dan dibawa keruangan penyimpanan sementara hasil LJK dan soal yang dijaga ketat oleh Polres Minsel.(*)

  

   

  

   

  

   

  

   

2014 mendatang, Minsel mengalami ketambahan DAU sebesar Rp40 miliar dan DAK sebesar Rp5 miliar. Tetty –sapaan akrab Christiany Eugenia Paruntu-- kepada wartawan koran ini menjelaskan, kenaikan DAU dan DAK sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para perangkat desa di Minsel dan juga para PNS. “Pada 2014 mendatang,  pemerintah berencana menaikkan tunjangan perangkat desa dan juga memberi tunjangan tambahan penghasilan (TTP) bagi para PNS di Minsel, dan bila DAU naik ini akan sangat membantu,� ujar Isti dari Kristovorus Deky Palinggi ini.(ylo/tas)


   

20

 



SENIN, 4 NOVEMBER 2013

   Amos Tempone

684 CPNS Digugurkan Akhir November Dipublikasi Editor : Idham Malewa Peliput : Ramly Padju

BOROKO — Sebanyak 684 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Bolmong U t a r a (Bolmut), dipastikan gugur. Mereka g u g u r , k a r e n a

mangkir ikut seleksi Mingu (3/11) kemarin. Pantauan harian ini, tes CPNS diikuti 1254 pelamar umum dari total pelamar 1938. Itu berarti yang absen dan dinyatakan gugur 684. Sementara jalur Honorer Daerah (Honda) Kategori Dua (HK2), diikuti 571 peserta dari jumlah peserta HK2 579. ‘’Yang tidak ikut mereka ada melamar di tempat lain,’’ kata Kepala BKDD Bolmut Yusuf Lakoro kemarin. Test CPNS ditandai pembukaan dokumen soal tes ujian CPNS, yang dilakukan Bupati Bolmut Drs Depri Pontoh didampi­ngi W a k i l

Bupati Bolmut, Suriansyah Korompot SH. Disaksikan anggota Polri dan TNI, tim Pengawas BPKP dan BKN pada pukul 09.45 Wita. Materi tes kata Yusuf, umum dan HK2 itu, berbeda-beda, wawasan kebangsaan, kecerdasan dan karakter. “Untuk jalur HK2, dilakukan dalam dua tahap. Masing-masing selama 3 jam. Sedangkan untuk jalur umum hanya satu kali tes selama 2 jam, dan itu pun sudah sesuai dengan hasil Juknis MenPANRB,�terang Lakoro. Untuk pengumuman jalur umum dan HK2, Lakoro menjawab belum isa memastikan, Namun, kata Lakoro pengumumannya berkisar pada 25 November hingga 5 Desember 2013

PANTAU LANGSUNG: Bupati Bolmut Drs Derpi Pontoh, saat memantau tes ujian CPNS di gedung SDN I Boroko Timur, Minggu (2/11)

nanti,�terangnya. Sesuai hasil informasi, kuota CPNS di Kabupaten

Dukung Multi Years

Karel Bangko

Yusuf Lakoro

BOROKO— Ketua DPRD Bolmut Karel Bangko SH mendukung kebijakan proyek multiyears pembangunan kantor pemerintah. Pasalnya penghambat pembangunan di Bolmut adalah proses pelayanan peme­ rintah. “Adanya perencanaan pembangunan kantor SKPD nanti, semua gedung perkantoran akan dipusatkan pada satu kawasan,� kata Bangko. Atas dasar itu, kata Bangko, dia menerima alasan tim anggaran Pemkab dan Banggar DPRD Bolmut studi banding di Gorontalo Utara (Gorut). ‘’Dibutuhkan regulasi yang dapat menaungi kebijakan

tersebut,� terang Papa Ikra sapaan akrabnya. Ia menambahkan, sejauh ini penyebab terhambatnya pemba­ ngunan SKPD karena terganjal pada keterbatasan anggaran daerah. “Untuk itu akan kaji dulu terutama masalah regulasi, kemudian besaran anggaran yang akan dibebankan pada APBD di setiap tahun,� ujarnya Bupati Bolmut Drs Depri Pontoh menjelaskan, rencana pembangunan kantor SKPD dengan sistem multi years ini dinilai cukup efektif, sebab pelaksana hanya 1 rekanan dan kontrak hanya dilakukan 1 kali. “Maka yang diangsur hanya pembayarannya saja,� kata Bupati.(tr-14)

Bolmut, untuk jalur umum sedikitnya 197. Kuota HK2 sebanyak 30 persen

Jagung Akan Digenjot SELAIN lumbung padi di Sulawesi Utara (Sulut), Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) punya potensi komodity lain seperti jagung. Sandra Kamaru, salah satu pemerhati pertanian di Bolmut,mengatakan, banyak jenis-jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun kurang dilirik para petani. ‘’Ini akibat para petani lebih fokus pada

dari hasil jumalah peserta HK2 di tahun 2013.(***)

Ini akibat para petani lebih fokus pada satu komoditas pertanian saja.� Sandra Kamaru Pemerhati Pertanian satu komoditas pertanian saja.� Kata Kamaru. “Apalagi jika pemerintah dapat memfasilitasi petani jagung dengan cara sosialisasi sedikit bantuan, agar dapat sejahtera,� terangnya. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut, Drs Salim Bin Abdullah berharap ada peme­ rataan program pertanian.(tr-14)


22

  

 

SENIN, 04 N0VEMBER 2013

 

Bonit Anggi

8 Orang Absen di Tes CPNS Ada Honda Tidak Tahu Baca Editor: Angel Rumeen Peliput: Yolister Karame

TAHUNA— Dari 340 peserta honorer daerah (Honda) kategori dua (K2) yang terdaftar, hanya 332 orang ikut tes CPNS yang digelar di SMK Negeri 1 Tahuna, Minggu (3/11) kemarin, sekira pukul 09.00 Wita. Pantauan Koran ini, soal yang dibagikan pada peserta masih dalam keadaan tersegel di dalam kardus dengan pengawalan pihak panitia dan kepolisian. Soal ujian yang tersegel

PANTAU: Sekretaris Kabupaten Ir Willy Kumentas MSi ketika membuka soal ujian CPNS Honda K2. Tampak Sekkab ketika menunjukkan berkas soal masih dalam keadaan utuh di SMK Negeri I Tahuna, Minggu (3/11), kemarin.

Frekuensi 438 Manteh Jadi Pemenang

MERIAH: Peserta lomba sprint antena saling unjuk kebolehan mencari signal di Pendopo Rumjab Bupati, Sabtu (2/11), pekan lalu.

TAHUNA— Frekuensi 438 dari Manado Tengah (Manteh) menyapu bersih juara dalam lomba sprint antena, yang digelar Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Orari Sangihe di halaman Pendopo Rumjab Bupati, 1-2 November pekan lalu. Menurut Ketua Pantia YD8RKB Yusran Terah, dari 80 peserta mereka membawa 137 antena untuk dilombakan dalam lomba sprint antenna yang pesertanya berasal dari Manado Tengah, Manado Selatan Minahasa Induk, Gorontalo, Minahasa Utara, Bitung, Kotamobagu dan Minahasa Selatan. “Dari 137 antena yang berlomba, Frekuensi 438 dari Manteh mengikutkan 16 antenna, sehingga dalam delapan besar mereka masuk dan menyapu bersih juara 1,2 dan 3,� ungkapnya. Sementara itu, Ketua RAPI Sangihe DH Rompis mengatakan, lomba sprint antena adalah lomba mencari signal paling kuat dengan antena racikan yang sudah disediakan peserta. “Ini untuk memeriahkan Sumpah Pemuda,� tandasnya.(tr-15/gel)

430 Mahasiswa UT Ikut Ujian

Pekan Ini Realisasi APBD-P

TAHUNA— 430 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) mengikuti ujian masa registrasi semester II di SMP Negeri I Tahuna, Minggu (3/11), kemarin. 430 peserta yang mengikuti ujian ini terdiri dari mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. “Jadi empat fakultas ini ujian serentak dengan memakai sistem digital printing,� ungkap Penanggung Jawab Tempat Ujian UT Tri Mariono. Lanjutnya, digital printing sistem yang dipakai langsung untuk ujian UT. Di mana soal dan lembar jawabnya sudah teregistrasi nama mahasiswa mengikuti ujian. “Jadi dalam satu rua­ ngan itu belum tentu soalnya sama, sebab sudah dibuat berdasarkan registrasi mahasiswa dan tidak ada saling mencontek,� katanya seraya mengatakan setelah ujian soal ini akan dikirim langsung ke UT di Jakarta untuk diperiksa.(tr-15/gel)

TAHUNA— Seteungkap Kepala Dinas lah melalui proses yang Pendapatan Pengelolaan panjang menunggu Keuangan Daerah dan kepastian realisasi APBDAset (PPKAD) Tadjudin P 2013, akhirnya terjawab Sainkadir, baru-baru ini. sudah, setelah SK GuDi tempat terpisah Sekbernur Provinsi Sulawesi kab Kepulauan Sangihe, Utara tentang evaluasi Ir Willy Kumentas MSi APBD-P yang bernomor mengatakan, untuk mem261 tahun 2013 tangpercepat proses pencairan gal 28 Oktober diterima APBD-P, dirinya berPemerintah Kabupaten harap kepada seluruh Tadjudin Sainkadir (Pemkab) Kepulauan Satuan Kerja Perangkat Sangihe. “SK dari Pak Daerah (SKPD) yang Gubernur sudah kami terima, itu tanda­nya belum memasukkan Surat Pertanggung proses pencairan dana sudah akan ber- Jawab (SPJ), agar segera melengkapi dan proses pekan ini. Yang selama ini tersen- memasukkannya agar prosesnya bisa dat karena belum ada kepastian SK,� berjalan normal seperti biasa.(tr-15/gel)

Hasil ujian akan disegel dalam amplop, kemudian akan dibawa langsung ke BKN pusat dengan pengawalan polisi,� Drs Ch Hangau Kepala BKDD didistribusikan dan dibuka di 17 ruangan yang sudah dipersiapkan untuk tempat ujian CPNS. Ujian langsung dibuka Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kepulauan Sangihe Ir Willy Kumentas MSi, ditandai dengan pembukaan soal tes yang masih tersegel. “Peserta Honda K2 yang mengikuti ujian diharapkan mengikuti ujian dengan baik dan bisa mengisi soal yang sudah disediakan,� ungkapnya ketika membuka soal ujian. Setelah soal dibagikan kepada peserta, ada beberapa peserta yang mengisi biodata dengan memakai bolpoin bukan pensil 2B. Selain itu, ada peserta yang mengikuti ujian CPNS tidak tahu membaca. Ia mengisi biodatanya

tidak sesuai dengan arahan pada soal, malah ia melingkar bulatan pada LJK lurus ke bawah. “Peserta yang tidak tahu membaca sudah honor puluhan tahun di salah satu SKPD, makanya keluar dalam listing BKN,� ungkap salah satu panitia. Ada juga kapitalaung aktif dari salah satu kampung mengikuti ujian CPNS. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Drs Ch Hangau, dari 340 peserta yang terdaftar, yang mengikuti ujian 332, jadi yang tidak mengikuti ujian di luar enam yang sudah mengundurkan diri sebelumnya ada delapan peserta. “Saya tidak tahu kenapa delapan orang tidak mengikuti tes dan tidak ada pemberitahuan,� katanya. Hangau juga mengatakan, sebelum diadakan tes ini pihaknya sudah mensosialisasikan kepada peserta yang mengikuti tes agar membawa perlengkapan ujian LJK seperti pensil 2B, papan dan penghapus. “Namun kenyataan masih ada peserta yang mengisi LJK dengan bolpoin. Untung masih ada cadangan LJK sehingga masih bisa diganti,� ungkap­nya. Lanjutnya terkait ada Honda yang mengikuti tes tidak tahu membaca, ia mengaku tidak bisa berkata lebih, sebab listing ini sudah keluar dari BKN dan MenPAN. Begitu juga dengan dugaan ada Honda K2 tidak memenuhi syarat mengikuti tes CPNS. “Kami tidak bisa mengeluarkan mereka, sebab mereka sah berdasarkan listing dari BKN dan MenPAN,� katanya. “Hasil ujian akan disegel dalam amplop, kemudian akan dibawa langsung ke BKN pusat dengan pengawalan polisi,� ungkapnya. Ditanya kapan hasil ujian CPNS akan keluar dan berapa nilai standarnya, dirinya belum tahu. “Mengenai hasil tes, kami juga tidak tahu kapan pengumumannya,� tandasnya. Sementara pelaksanaan ujian CPNS berlangsung dengan ketat, dengan pengawalan panitia, pengawas ruangan dan personil polisi yang ditempatkan di tiap ruangan ujian. Kapolres Sangihe AKBP Sumitro SH ikut memantau jalan penyelenggaraan ujian CPNS. (***)




24

 

SENIN, 4 NOVEMBER 2013

        

MAX MANGIMBULUDE

BEM UNIMA

Sepakat Support Pemerintah TEKAD untuk memajukan daerah oleh pemerintah baik provinsi maupun kabupaten mendapat dukungan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unima. Hal ini dikumandangkan BEM Unima dalam pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang merupakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mahasiswa Unima yang berlangsung 1-2 November, akhir pekan lalu. Ketua BEM Unima Sandra Refly Medawo kepada peserta kegiatan ikut menjelaskan peran perguruan tinggi yang sangat strategis untuk menghasilkan lulusan yang nantinya akan menempati jabatan-jabatan strategis di pemerintahan. “Tujuan dari LKMM ini untuk melahirkan pemimpin potensial mahasiswa Unima serta membekali mereka dengan berbagai pengetahuan kepemimpinan, manajemen, budaya, akademis dan politik,� ujar Medawo. Sementara itu, Ketua Panitia LDK Daud Kawung menambahkan, pihak rektorat sangat mengapresiasi peran mahasiswa dalam mengembangkan diri melalui organisasi. “Terima kasih Rektor Prof Dr Philoteus EA Tuerah MSi DEA dan Pembantu Rektor III Dra Itje Pangkey MSi yang mendukung dan memotivasi mahasiswa agar menjadi lulusan berkualitas bahkan pemimpin kelak,�ujar Kawung. (cis/gyp)

KLIK

ATRAKTIF: Dance on the street yang digelar di depan Lapangan Sam Ratulangi Tondano berhasil menarik perhatian masyarakat.

BPMPD

Hari Ini, 36 Kumtua Dilantik SEBANYAK 36 hukum tua (Kumtua) hari ini resmi didefinitifkan. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Minahasa Jeffry Sajow SH kepada koran ini, kemarin. “Kita sudah agendakan pelantikan bagi 36 Kumtua yang selama ini memegang nota dinas camat. Dengan pelantikan ini diharapkan para Kumtua, bisa melaksanakan tugas dan tanggungjawab mereka yang juga merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah kabupaten,�ujar Sajow. Pelantikan Kumtua ini bertujuan untuk memberikan kewenangan kepada mereka yang sebelumnya tidak memiliki kewenangan penuh atas penggunaan anggaran dalam kegiatan-kegiatan yang berlangsung di desa. “Dengan begitu, mereka sudah bisa mengambil kebijakan tentang program yang berkaitan dengan anggaran misalnya, ADD, PPIP, PNPM ataupun lainnya,� jelasnya sembari menyebut pelaksanaan pelantikan akan digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati. (cis/gyp)

DINKES

Sukses Gelar Donor Darah DINAS Kesehatan Minahasa menggelar donor darah dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke – 49. Berlangsung di Kantor Dinkes Minahasa, puluhan pendonor mencatatkan diri untuk menyumbangkan darahnya demi aksi kemanusiaan. Ketua Panitia HKN ke – 49 Minahasa dr Devi Tanos mengatakan, awalnya cukup sulit mendapatkan pendonor darah. “Awalnya kita berpikir hanya sedikit orang yang akan melakukan aksi kemanusiaan ini. Tapi ternyata hasilnya tidak sia-sia, banyak yang ikut mendonor,�ujar Tanos. Kepala Dinas Kesehatan Minahasa dr Yuliana Kaunang Mkes menyerukan donor darah adalah kegiatan yang mulia karena kebutuhan darah terus meningkat. “Sehingga yang sudah donor menjalankan misi hidup dan kemanusiaan,� ujar Kaunang. Aksi donor darah tersebut dihadiri Ketua PMI Minahasa yang juga merupakan istri Wakil Bupati Minahasa Jasinta Paat.(cis/gyp)

istimewa

POTENSI MUDA: Para peserta pemilihan Waraney Wulan Minahasa 2013.

7 Honda Langsung Gugur Tjahyo: PDI-P Harus Ambil Sikap TONDANO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bagi seluruh Kader PDIP di Sulawesi Utara. Rakerda PDIP yang dibuka Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo di gedung Wale Ne Tou Tondano Minahasa, digelar Sabtu (2/11) akhir pekan lalu. Tjahjo dalam arahannya kepada seluruh peserta Rakerda mengingatkan kembali tentang pesan Bung Karno untuk memegang teguh prinsip dengan mengabdi kepada rakyat. Pada Rakerda yang dihadiri Olly Dondokambey selaku Ketua DPD PDIP Sulut dan sedikitnya enam kepala daerah yang dilahirkan oleh PDIP, serta ratusan Caleg baik DPRD kabupaten/kota maupun provinsi serta DPR RI, ikut hadir dalam kegiatan tersebut. “Menjadi kader PDIP harus siap dikritik dan ditindaki jika memang ada oknum yang salah. PDIP diminta untuk mampu mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak benar. Kita perlu melakukan perubahan, dan bagi pemerintah yang berasal dari PDIP jangan sekali-kali kita alergi atas kritikan karena itu untuk membangun, kita harus saling koordinasi dalam mengeluarkan keputusan. Dan ingat, PDIP harus mengambil sikap, siapa lawan siapa kawan. Ini tahun politik, kita harus menegakkan sikap. Dan ingat, kita harus mencermati perkembangan dinamika bahkan dinamika terkecil yang ada di sekitar kita,�jelasnya saat membawakan arahan. Sebagaimana hasil Rakernas,

PENUH KEAKRABAN: Suasana Rakorda yang dihadiriSekjen PDIP Tjahyo Kumolo, di Walene Tou Tondano, Sabtu lalu.

Tjahjo menyampaikan kepada peserta Rakorda, PDIP memiliki target kemenangan pada pesta demokrasi nanti. “Ingat, untuk meraih kemenangan itu, kita harus memperhatikan peraturan Pemilu terkait kampanye. Dan yang terpenting kita harus saling koordinasi. Membangun hubungan baik dengan media massa serta masyarakat itu perlu. PDIP harus meyakinkan rakyat apabila ingin keluar dari carut marut yang ada. Kita butuhkan kepemimpinan manajemen solid demi membuat landasan baru yang pernah dikumandangkan oleh pendiri bangsa,� ujar Kumolo yang saat itu menggunakan pakaian hitam. PDIP pun diminta untuk cermat bersikap dan hati-hati dengan dampak yang ada. “Posisi kita sebagai Parpol harus siap dan waspada. Garis tangan dan apes setiap saat mengintai kita dan kita harus cermat,�pungkasnya.

Sementara itu, Dondokambey menegaskan, target PDIP sesuai rencana pimpinan daerah adalah tiga dari enam kursi di DPD Sulut, 17 kursi dari 45 kursi di DPRD Provinsi, 135 kursi dari 386 DPRD kabupaten/kota. “Semoga apa yang menjadi rencana dari Pimda, meski situasi perbedaan di Sulut ada, bukan berarti kita menargetkan hal-hal yang tidak mungkin,� pungkas Dondokambey. Drs Jantje Wowiling Sajow MSi saat membacakan laporan kegiatan mengaku, Caleg yang hadir pada Rakorda mencapai 70 persen. “Merupakan keharusan bagi partai untuk memenangkan Pemilu nanti. Dan selaku tuan rumah, Minahasa menjadi target pemenang untuk mendukung suara PDIP Sulut dan Nasional,�pungkas JWS yang juga Bupati Minahasa utusan PDIP ini. (cis/gyp)

Tak Ikut Ujian CPNS Editor: Peggy Sampouw Peliput: Citra Soputan

TONDANO – Hari yang dinantikan bagi ratusan honorer derah kategori 2 (Honda K2) di Minahasa, akhirnya terlewati juga. Sayangnya ada tujuh Honda yang langsung dinyatakan gugur. Ini setelah pada ujian CPNS Minggu (3/11) kemarin, ketujuhnya tidak hadir. Secara menyeluruh, tes Honda K2 berlangsung mulus tanpa kendala berarti. Sayangnya, pada pelaksanaan ujian tersebut sebanyak tujuh honda melewatkan moment tersebut dengan tidak ikut hadir mengikuti ujian. “Memang ada peserta yang

angka tersebut terdapat 42 nama ganda dan tidak mengambil nomor ujian sebanyak 29 orang sedangkan ada tujuh Honda yang tidak hadir dan hasilnya adalah 458 peserta ujian di Minahasa,�jelas Rumate. Sementara itu, pembukaan soal yang dilakukan oleh Sekkab Jeffry Korengkeng SH MSi disaksikan oleh pihak BPKP, BKN Regional XI, BKD Sulut, serta mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI. Dua tempat pelaksanaan yakni SMK Negeri 2 Tondano dan SMK Negeri 3 Tondano, sebanyak 29 ruangan digunakan untuk menampung para peserta. “Masing-masing ruangan berisikan 20 orang tapi ada juga ruangan yang hanya tujuh orang. Karena itu sesuai dengan jumlah soal di masing-masing ruangan yang telah disiapkan,�pungkas

Citra Soputan/Manado Post

BERJALAN MULUS: Sekkab Jeffry Korengkeng dan Kepala BKDD Melky Rumate saat memantau para peserta ujian.

tidak mengikuti ujian dan tanpa adanya keterangan apa-apa. Se-hingga jumlah yang ikut ujian hari ini, (kemarin) hanya 458 orang saja,� ujar Kepala BKDD Melky Rumate. Terkait jumlah total peserta, Rumate mengaku, total Honda K2 yang lolos verifikasi oleh BKN ada sebanyak 536 dari 519 nama yang sebelumnya diinfokan kepada pihaknya. “Dari

Rumate. Usai ujian, seluruh lembaran soal langsung dimusnahkan. Hal ini disampaikan Kabid Akuntabilitasi Pemerintah Daerah Ikhwan Mulyawan kepada wartawan yang menjelaskan mekanisme yang harus dilakukan pada pelaksanaan ujian. “Usai ujian, seluruh naskah soal langsung dimusnahkan,� jelasnya. (***)


Xpresi Manado Post

Xpresi Manado Post

@XpresiMp

xpresi_mp@yahoo.com

36

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 Bonit Anggi

No More Mesum Beb! DARI bejibunnya anak layangan yang kehidupannya cuma bisa berpose bibir manyun gak jelas, ternyata tersirat ribuan problema nan menggugah aurat lho, Xtion. Di mulai dari berteman, terus pacaran, kemudian udah pegangpegangan. Oops, apa yang dipegang tuh? Udah, positive thinking aja. Yang dipegang tuh hati, biar gak dicuri orang lain #tibatibamelow. Tapi gak usah menutup mata deh, banyak banget lho, ababil sekarang yang pacarannya udah saling pegang-pegangan dan cium-ciuman, bahkan di luar batas. Katanya sih itu tren masa kini. Kalau laki-laki belum bisa ngedapetin ‘that thing’ dari ceweknya, itu berarti gak gahoel abis #ahmasasih? Wah wah wah, itu bukannya gahoel, tapi itu namanya pecundang besar. Tapi, mau gimana coba kalau seandainya saraf bibir si cewek udah korslet, terus langsung nyantol begitu aja di bibir cowoknya? Yaiks! Memilukan emang lihat situasi pacaran anak muda sekarang. Gak perlu searching di mbah Google buat dapet film ‘kreatif’, udah banyak live show-nya Bro. Setelah berhasil mendaki gunung lewati lembah, akhirnya Xpresi berhasil mengungkap cerita di balik fakta para pasa­ ngan labilers yang gagal mesum. Cerita pertama, datang dari MN. Siswi yang duduk di bangku menengah pertama ini, gak mau dikorankan namanya. Kenapa? Malu yaaa? “Saat malming, aku diajak jalan sama cowokku, naik motornya kesalah satu komplek pertokoan di Manado yang udah tutup, sekitar pukul 11 malam,” curhat MN. Waduh, terus gimana tuh kelanjutnya MN? “Pertama, sih gak tau apa maksud dan tujuannya, tapi berhubung tempatnya romantis, aku juga terbawa suasana, tiba-tiba kami saling berhadapan dan ehem-ehem (read : kiss),” lanjut dancer ini, sembari menambah kalau aksinya tersebut terganggu setelah ada lampu sorot dari mobil yang lewat saat itu. Bukan cuma MN saja yang ingin berbagi cerita, yang kedua diutarakan secara terang-terangan dari dara manis berinisial ET yang bersekolah salah satu

Peranan Ortu Sangat Penting Erlis Lianawati, Psikolog

DALAM masa remaja, banyak sekali perubahan yang terjadi, baik fisik maupun segi psikologisnya. Karena inilah masa peralihan dari anak-anak menuju tahap dewasa. Untuk tahap perubahan fisik, organ reproduksi mulai berfungsi dan mulai muncul tanda seksual sekunder. Perubahan ini menyebabkan remaja ‘canggung’, karena ia harus menyesuaikan diri dengan segala perubahan tersebut. Mirisnya, gak semua remaja mampu menyesuaikan diri dengan ‘mulus’. Apalagi tak ada pendampingan yang baik dari orangtua. Dalam tahap ini juga, banyak remaja ingin tahu lebih banyak tentang masalah seks. Khususnya bagi mereka yang kurang mendapat informasi tentang seks dari ortu. Karena banyak ortu yang cenderung membuat jarak dengan anak dalam masalah seksual, akibatnya remaja mudah terlibat dalam pornografi atau pornoaksi. Padahal hal itu akan berdampak buruk dalam kehidupan. Remaja bisa mengalami ‘kecanduan’ sehingga hal itu mengganggu studi maupun sisi kehidupannya yang lain. Salah satu cara untuk mencegah remaja gak terlibat dalam hal berbau seks adalah membangun ko-

munikasi yang terbuka antara ortu dan anak, ibu dan anak perempuannya, ayah dan anak laki lakinya. Namun di sisi lain banyak ortu gak mampu menjelaskan dengan baik. Ortu juga perlu belajar bagaimana menyampaikan sex education dengan baik. Sex education adalah masalah yang pribadi maka sebenarnya harus disampaikan secara pribadi juga, dan ortulah yang paling tepat untuk menyampaikan hal tersebut. Tapi, remaja juga gak bisa hanya menyalahkan ortu saja. Apalagi kalau ortunya tidak dapat menjalankan perannya dengan baik. Ada tanggung jawab pribadi yang harus dilakukan, supaya tidak terjerat dalam lingkaran pornografi atau pornoaksi. (zhr)

SMA Negeri di Amurang. “Berhubung jarak kelas aku dan pacarku hanya beda beberapa kelas, jadi kalau istirahat pulangnya pasti sama-sama,” kata cewek yang gemar membaca itu. “Waktu itu aku dapat giliran bersihin kelas saat pulang sekolah. Pas kelas udah kosong, cowokku narik aku duduk di pangkuannya, sedikit berbincang-bincang kemudian ketika udah mau kiss, aku langsung nutup mata,” cerita ET. Widiiih hebat juga luh Sist, hehe. Terus gimana? “Pas lagi adegan kiss, eh, teman-temanku yang beda kelas tiba-tiba datang. Karena mau jemput aku buat pulang bareng, terpaksa batal deh ciumannya,” tuturnya. Ok, kalau itu ceritanya versi cewek, kali ini versi cowok yang mau indehoy sama ceweknya. Yang ketiga, cowok yang duduk di bangku SMA di Kotamobagu ini, mau nyeritain kisahnya bareng cewek­ nya. Inisialnya KS. “Waktu itu sih iseng-iseng mau main ke rumah cewekku, sebenarnya bukan itu sih tujuannya, tapi biar bisa deket sama si dia.” Wah, nekat dan modus banget yah si KS. “Kemudian, waktu udah mesra-mesran dan cewek aku ngasih signal langsung aja aku cipok bibirnya, tapi gak jadi karena temen cewek aku dateng, selain itu pembantunya sering ngintip kami berdua,” seru KS. Ya ampun, jujur amat ni anak, ckck. Apa karena terlalu update atau mungkin terlalu kudet, kayaknya terlalu termakan umpan dari cowok, yang sukanya PHP cewek dan menjadi sekem alias kena tipu. Tapi, ada juga, yang suka ngelancarin aksi batin yang menggebu-gebu mereka, karena alasan suka sama suka. Dari saling cipokan, sampe basah-basahan *awaw. Terkadang, aksi ini berjalan dengan lancar, namun ada juga aksinya yang berjalan mulus, semulus trotoar pasar 45 as known as gagal total. Makanya Xtion harus jeli deh, sama wajah peres pacar yang sok cantik dan sok ganteng. Ngapain sih harus buruburu melakukan hal berbau dewasa? You just have to wait for the right time. Hidup emang cuma sekali tapi it doesn’t mean Xtion harus menyia-nyiakannya dong. Okay Xtion? (set/zhr)

Model : Okky Gan Foto : Fau/Xpresi Ilus : Usamah/MP

Kamu Siap? MASIH inget sama film ‘kreatif’ yang dibikin sama anak sekolah terus adegannya di dalam kelas? Yap! Bikin miris lagi karena pelakunya masih SMP, ckck. Alhasil sekarang nama baik para pelaku di film tersebut udah tercemar satu Indonesia bahkan sejagat raya. Nah Bro, kalau udah tahu bermesum di usia masih seumur jagung banyak negatifnya, kenapa masih mau dibikin? Hmm, sebelum mulai berindehoy di batu-batu cinta, coba lirik dulu yang satu ini. (grc/tkg) Siap Kehilangan ‘Harta’ Kamu akan kehilangan ‘harta’ berhargamu ketika udah having sex. Tau dong maksud dari ‘harta’ tersebut? Kalau gak tahu, tanya mama papa aja sono. Terdengar brutal? Ya iyalah. Sesuatu yang kamu udah rusak gak bisa dikembaliin seperti semula. Apalagi buat kaum hawa. Duh, emang situ masih mau nikah sama cowok yang hobi gituan? Makanya, sebelum lepas ‘mahkota’ mending pikir baik-baik. Toh semua ada waktunya kan? Siap Kehilangan Nama Baik Sejak kapan having sex membawa nama jadi lebih baik? Yang ada juga kalian kehilangan nama baik. Nih stempel bertuliskan murahan terus tempel di jidat kamu. Meski kalian udah gak nahan buat gituan, coba belajar untuk menahan. Gak ada salahnya mencetak hal yang baik kan? Itung-itung

amal masuk surga nanti. Cobalah untuk belajar tahan diri dan gak mengikuti hawa nafsu. Semua pasti bisa dilakukan kalau ada niat yang besar ;) Siap ‘Menikah’ Kayaknya zaman sekarang menerap­ kan prinsip “lebih parah kehilangan hape, dibandingkan perawan”. Parah itu namanya Bro! Emang situ udah siap segala resiko kalau udah having sex di usia muda? Sudah siap married? Siap bayarin susu anak? It’s not cool at all. Di saat teman-temanmu lagi gaul-gaul kawasan, kamu malah sibuk gantiin popok. Hidup hanya sekali, jangan biarkan sisa hidupmu berupa penyesalan. Inget, every good things come to those who wait. And it will worth it.


Manado Post, 04 November 2013  

Pengusaha Dukung UMP Sulut 1,7 Juta