Issuu on Google+

Pilihan Anda Yang Tepat

Vol.V No.108 20 February 2009 (Mid Edition) 35,000 Eksemplar

Hakim tegur polisi dan kecam agen yang hanya peduli komisi

Tatik bebas Oleh Santi/Fanani

TATIK Krisnawati (30), buruh migran Indonesia asal Tulungagung, dibebaskan hakim dari segala tuduhan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Kwun Tong, Senin (9/2) lalu. Hakim pemimpin sidang, Amanda Jane Woodcock, justru mengkritik pihak kepolisian dan Departemen Hukum karena mengajukan Tatik sebagai terdakwa dalam kasus penyalahan kontrak kerja dan bukan melaporkan majikan sebagai pihak yang juga bersalah. “Ini merupakan kasus pertama (terkait kasus pelanggaran kontrak kerja-red) di mana pengadilan Hong Kong menegur polisi. Sudah sepantasnya hal ini terjadi. Mestinya sudah sejak dari dulu,” ungkap Devi Novianti, Manager Domestic Helpers & Migrant Workers Program dari Christian Action, kepada SUARA, Jumat (13/2). Tatik sendiri sama sekali tak menyangka bahwa ia bakal dibebaskan. “Rasanya ya senang sekali. Saya nggak nyangka akan dibebasin. Saya malah sempat mikir bakal kena blacklist dan nggak boleh masuk ke Hong Kong lagi,” jelasnya kepada SUARA. Tatik diajukan ke pengadilan karena terbukti melanggar kontrak kerja dengan bekerja di dua rumah selama 17 jam sehari sejak dikontrak oleh majikannya di Wong Tai Sin pada Juli 2008 lalu. Namun alih-alih menyalahkan Tatik, Hakim Woodcock justru menggambarkan kasus tersebut sebagai murni eksploitasi dan tak habis pikir mengapa pihak kepolisian dan Departeman Kehakiman tidak menuntut majikan dan ibu majikan di mana Tatik dipekerjakan. Menurut Tatik, ia dipekerjakan di dua rumah oleh majikannya sejak dikontrak majikannya Juli lalu. Ia merasa tak kuat karena beban pekerjaan tersebut. Pada

hari ketiga, ia sudah memberitahu agennya, H.W, yang berkantor di Jordan bahwa ia hendak nge-break kontrak. Tapi agennya mencegah. Saat itu, Tatik memang masih menjalani masa potongan lima bulan gaji. “Seingat saya, dua kali saya bilang ke agen untuk nge-break kontrak. Tapi agen minta saya bertahan dan berjanji mencarikan majikan yang baik setelah finish kontrak, jelas Tatik. Namun Tatik akhirnya tak tahan. Ia juga mendapatkan libur hanya dua kali dalam sebulan. Tatik kemudian memutuskan kabur dari rumah majikan pada 29 September 2008. Ia tinggal di kost-kostan dan berniat mencari majikan baru. Namun ia mengalami kesulitan karena paspor dan dokumennya ditahan agen. Pada 10 Oktober, Tatik ditangkap polisi di McDonald Jordan terkait laporan majikan bahwa ia telah kabur dari rumah dan mencuri uang sebesar HK$38.000. “Saya nginap di kantor polisi Wong Tai Sin tiga hari dua

pengadilan Kwun Tong. Dalam sidang yang juga dipimpin oleh Hakim Woodcock tersebut, Tatik dibebaskan dari segala tuduhan. Ia terbukti tak melakukan

Marcella “curhat” ke SBY

tindak pencurian. Namun begitu sidang selesai dan ia keluar dari ruang pengadilan, polisi Wong Tai Sin kembali menangkapnya. Kali ini dengan tuduhan bahwa ia bersekongkol dengan majikan dalam pelanggaran kontrak kerja. Bingung dengan tuduhan baru, dan diberi izin polisi untuk menghirup udara luar hingga sidang berikutnya, Tatik pun pergi ke kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Namun karena pihak KJRI hanya mengatakan agar Tatik menunggu penyelesaian kasusnya dulu

Merasa diperlakukan tidak adil, Marcella Zalianty pilih “curhat” ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sutradara Eros Djarot pun kebagian tugas sebagai si penyampai pesan. Halaman 20

Hakim anggap... halaman 4

Mengulik Fatwa Haram Golput dari MUI

Awal tahun 2009 ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa Golongan Putih (Golput) adalah haram. malam,” ujar Tatik. Kemudian tanggal 13 Oktober 2008, ia dibawa ke penjara Tai Lam dan ditahan di sana hingga 7 November 2008 saat ia diajukan ke

Halaman 12-13

Biaya PAP dikhawatirkan bebani BMI Oleh Santi

CALON buruh migran asal Indonesia dikhawatirkan bakal terkena pungutan baru sebesar Rp 50.000 perkepala untuk biaya pembekalan akhir pemberangkatan (PAP). Kekhawatiran ini disampaikan oleh Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Miftah Farid, beberapa waktu lalu, menyusul keluarnya Keputusan

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Binapenta No.07/PPTKI/I/2009 yang ditandatangani oleh Dirjen Binapenta I Gusti Made Arka tentang pembentukan Tim Penyelenggara Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) Calon TKI. Meskipun Made Arka kemudian buru-buru meyakinkan bahwa pelaksanaan PAP sepenuhnya dibiayai oleh negara, kekhawatiran bahwa pungutan

akan diambil dari calon BMI tetap ada. “Kami sebenarnya tak peduli ribut-ribut antara Depnakertrans dan BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI-red). Intinya, kami tidak mau BMI dibebani biaya tambahan,” ujar Miftah saat dihubungi SUARA, Kamis (12/2) lalu. Pemerintah memang telah menyiapkan dana sebesar Rp 24,75 miliar untuk program PAP bagi sedikitnya 700.000

calon BMI tahun 2008. Sementara untuk tahun 2009, plafonnya berkurang menjadi Rp 20,5 miliar untuk 500.000 calon BMI. Anggaran tersebut hingga sekarang masih di bawah pengelolaan BNP2TKI. Inilah yang kemudian membuat Dirjen Binapenta, Depnakertrans mengeluarkan surat keputusan soal

PUBLISHED BY: HK PUBLICATIONS LTD. TEL: 2851 1766

Kebijakan baru...halaman 2

Menikmati panorama dan kabut Merapi di Ketep Halaman 17


WARTA



20 February 2009

Kebijakan baru soal PAP dinilai akan buka peluang korupsi meliputi konsumsi calon TKI, psikolog, instruktur, dan sewa gedung. SBMI mengkhawatirkan bahwa punpembentukan Tim Pelaksana PAP CTKI dan juga melibatkan Asosiasi Perusa- gutan Rp 50.000 per orang itu akan haan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia membuka peluang korupsi. ‘’Bila terSwasta (PPTKIS) sebagai tim pelak- dapat sekitar 700 ribu calon TKI, maka pada tahun ini pungutan liar bisa mensana. Atas dasar itu, asosiasi PPTKIS meny- capai Rp 35 miliar atau Rp 116 juta per urati anggota mereka agar menyum- hari,’’ ungkap Miftah. Namun Wakil Ketua Umum Asosiasi bang sebesar Rp 50.000 per CTKI untuk membiayai pelaksanaan PAP yang Pengusaha Jasa TKI (Apjati), Rusdi BaDari halaman 1

salamah, menolak itu disebut pungutan liar. Ia mengatakan pihaknya memberikan sumbangan biaya PAP sebagai komitmen PPTKIS melalui asosiasi masing-masing untuk mengatasi masalah biaya PAP secara mandiri. Made Arka sendiri secara terpisah mengatakan bahwa Depnakertrans sedang mengajukan revisi anggaran sehubungan dengan perubahan urusan pelaksanaan PAP dan penerbitan kartu

tenaga kerja luar negeri (KTKLN) yang anggarannya sekarang masih dikelola BNP2TKI. Arka menjelaskan, pemerintah sudah menetapkan pelaksanaan PAP sepenuhnya dibiayai negara dan tidak boleh menggunakan uang BMI. Apabila PPTKIS memakai biaya sendiri untuk menyertakan calon BMI yang dikirimnya dalam program PAP, pemerintah akan segera menggantinya. Namun Ketua Indonesian Migrant

Workers Union (IMWU), Sringatin, mengkhawatirkan bahwa di tingkatan praktik, hal tersebut sulit dilakukan. “Selama ini, faktanya, pembuatan paspor, biaya di BLK (Balai Latihan Kerja) serta uang tiket yang yang mestinya dibayar oleh majikan, dibebankan ke biaya penempatan BMI. Bukan tak mungkin hal sama akan terjadi pada biaya PAP ini,” ungkapnya kepada SUARA, Senin (16/2).

Permenakertrans 22/2008 cermin konflik birokrat Oleh Santi

PERATURAN Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permankertrans) No.22/ XII/2008 dinilai sebagai cermin adanya konflik di kalangan petinggi birokrasi. Organisasi buruh migran diharapkan tak terjebak dalam konflik tersebut. Hal ini ini dikatakan oleh Koordinator Program Institute for National and Democratic Studies (Indies) Syamsul Ardiansyah kepada SUARA, baru-baru ini. Penilaian ini muncul menanggapi berlarut-larutnya konflik antara Depnakertrans dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), diikuti dengan keluarnya Permanekertrans No.22/ XII/2008 yang memangkas wewenang BNP2TKI. Awal Februari lalu, sebuah aliansi yang menyebut diri 29 Aliansi Pekerja Migran dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari pelbagai wilayah di Indonesia, mengajukan judicial review (hak uji materiil) terhadap Permenakertrans No.22 dan dua Keputusan Menaker-

trans. Dua keputusan Menakertrans itu adalah No. 200/MEN/2008 tentang Penunjukkan Pejabat Penerbitan Surat Izin Pengerahan dan No. 201/MEN/2008 Tentang Penunjukan Pejabat Penerbitan Persetujuan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri untuk Kepentingan Perusahaan Sendiri. Seperti diberitakan sejumlah media, konsultan hukum yang mewakili aliansi ini, Sentot Panca Wardhana, mengatakan, Permenakertrans No.22 dan dua keputusan Menakertrans tersebut dinilai merugikan BMI. “Bila dalam tempo 14 hari kerja Depnakertrans tidak menanggapi upaya uji materiil ini, maka secara hukum Permen dan Kepmen akan batal demi hukum,” ungkap Sentot usai menyampaikan uji materiil ke Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Senin (9/2) lalu. Namun Syamsul mengkhawatirkan manuver yang dilakukan aliansi ini hanya akan terjebak pada pembelaan salah satu pihak yang berkonflik, bukan kepentingan BMI. “Saya khawatir ini kental dengan kepentingan BNP2TKI,” ujarnya.


20 February 2009

SUARA




WARTA



BMI-HK prihatin nasib PRT di Indonesia Oleh Santi

BURUH Migran Indonesia di Hong Kong mengaku prihatin atas nasib para pekeja rumah tangga di Indonesia. Tiadanya aturan hukum yang jelas dan tidak adanya pengakuan sebagai buruh atau tenaga kerja, membuat para PRT di Indonesia minim perlindungan. “Kalau ada aturan yang jelas soal itu, bagus juga,” ujar Dwi, BMI asal Malang, yang juga mempekerjakan PRT di kampung halamannya, kepada SUARA, Selasa (17/2). Hal senada disampaikan Rie, BMI asal Blitar. Meski mengaku tak punya PRT di rumahnya, ia tahu persis kondisi mengenaskan yang dialami PRT di Indonesia. Ia berharap PRT di Indonesia juga dijamin hak-haknya seperti BMI yang bekerja di Hong Kong. Di Malang maupun Blitar, rata-rata upah yang diterima PRT adalah Rp 300.000 perbulan. Sementara di kota besar, seperti Jakarta dan Semarang, gaji untuk PRT berkisar antara Rp.500.000Rp 700.000 perbulan. Tak ada libur satu kali dalam sepekan seperti yang diperoleh oleh pekerja migran sektor rumah tangga di Hong Kong. Namun Dwi mengatakan bahwa ada banyak PRT di Indonesia yang menolak saat ditawari

Sebuah kantor agen penyalur PRT di Jakarta. Tak adanya aturan hukum soal PRT di Indonesia, membuat para pekerja ini minim perlindungan. libur mingguan. Mereka memilih untuk meminta libur sekaligus, misal tiga hari atau satu minggu, jika ingin mengunjungi keluarganya di desa. Minggu (15/2) lalu, memperingati hari PRT, Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) menggelar aksi di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka mendesak agar pemerintah segera merealisasikand Undang-Undang Perlindungan PRT. Beberapa waktu lalu, pemerintah telah menggodok draft RUU Perlindungan PRT. Gagasan dalam RUU ini adalah agar hak-hak PRT sama sebagaimana tenaga kerja pada umumnya. Perlindungan yang dimaksud termasuk aspek

kesejahteraan antara lain pengupahan, cuti haid, cuti tahunan, dan THR. Namun Ketua Indonesian Migrant Workers Union (IMWU), Sringatin, mengkhawatirkan jika pemerintah nantinya juga akan mengatur soal kontrak kerja. “Kalau UU itu mengatur soal upah standar, hak libur, cuti, dan lainlain itu bagus. Tapi kalau soal kontrak kerja, tak perlu diatur,” ungkapnya. Alasannya, pengaturan kontrak kerja justru akan membebani PRT. Karena mereka tak akan punya kebebasan untuk memilih majikan dan berhenti sewaktu-waktu. Apalagi jika nantinya ada keharusan PRT harus melalui jasa agen atau penyalur tenaga kerja.

20 February 2009

Hakim anggap Tatik sebagai korban eksploitasi Dari halaman 1

baru bisa mengurus urusannya dengan agen dan majikan, Tatik pun kemudian pergi ke Christian Action. Lewat bantuan Christian Action, Tatik memasukkan gugatan ke Labour Department atas kasus ketenagakerjaan. Dalam kasus ini, majikan memilih jalan damai dengan membayar Tatik HK$5000 untuk one-month notice, gaji yang belum dibayar, uang ganti libur, dan uang tiket. Padahal klaim gugatan yang diajukan Tatik sebesar HK$9385. Keadilan Sementara itu, dalam sidang soal kasus pelanggaran kontrak kerja, Tatik mendapatkan keadilan lewat keputusan Hakim Woodcock yang membebaskanya dari segala tuduhan. Dalam sidang putusan yang digelar 9 Februari lalu, Hakim mengecam Jaksa Penuntut Umum Barbara Ngai karena mendudukan PRT yang jelas-jelas menjadi korban eksploitasi dari pelanggaran kontrak tersebut sebagai terdakwa, dan tak melakukan tuntutan kepada majikan. “Polisi tahu persis bahwa perempuan ini telah dieksploitasi oleh majikannya. Saya tak paham mengapa terdakwa menjadi satu-satunya orang yang dituntut dan bukan majikan atau ibu dari majikan yang mempekerjakannya,” un-

gkap Hakim. Ngai sendiri mengatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan untuk melakukan tuntutan terhadap majikan setelah putusan bebas untuk Tatik. Namun kepada SUARA, Devi mengatakan bahwa Tatik DEVI Novianti belum mendapatkan surat permintaan untuk menjadi saksi negara guna keperluan itu. Selain menyalahkan polisi dan Departemen Kehakiman, Hakim Woodcock juga mengecam agen pengerah jasa TKI karena telah membuat BMI tersebut sengsara. Hakim Woodcock menyebut bahwa agen hanya tertarik menyelamatkan komisi yang mereka dapat dari potongan lima bulan gaji milik Tatik. Woodcock menyampaikan simpatinya terhadap Tatik dan mengatakan bahwa pengadilan memiliki tugas untuk menjamin keadilan ditegakkan. Pembatalan semua tuduhan yang ditimpakan pada Tatik, menurutnya, adalah satu-satunya pilihan yang tersisa untuk memastikan keadilan tersebut. Tatik berkisah bahwa Woodcock juga yang meminta sidang putusan terhadapnya tak boleh dilimpahkan pada hakim lain saat dirinya tengah berada di luar negeri.


20 February 2009

SUARA






WARTA

20 February 2009

Kesadaran membaik, pengaduan naik Oleh Fanani

DUA BMI tampak mengisi formulir pengaduan di KJRI, Minggu (15/2)

SEJAK pelayanan hari Minggu dibuka pada April 2008, jumlah buruh migran Indonesia (BMI) yang memanfaatkan hari Minggu untuk mengurus keperluan mereka ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) terus meningkat. Jumlah terbanyak didominasi oleh loket pengambilan paspor dengan antrean mencapai ratusan orang. Atase Ketenagakerjaan Sri Setiawati, melihat terus meningkatnya jumlah BMI yang mengurus keperluan mereka KJRI sebagai salah satu bentuk meningkatnya kesadaran akan hak dan kewajiban. Dia menyampaikan, jumlah BMI yang datang ke Bagian Ketenagakerjaan, baik untuk konsultasi maupun melaporkan masalah, berkisar antara 9 sampai 15 orang setiap hari Minggu. “Itu yang datang langsung, belum termasuk yang melalui telepon,” ujarnya, Selasa (17/2) lalu. Berkait dengan jenis masalah yang mereka bawa, Sri menyampaikan, perselisihan dengan agen dan majikan

masih menjadi yang terbanyak diikuti masalah-masalah lain seperti overstay dan penipuan. Namun dia menggarisbawahi, ada perubahan yang cukup mencolok terutama berkait layanan konsultasi yang lebih banyak mengarah ke SRI Setiawati masalah pengembangan diri. “Dulu enggak pernah ada, tapi sekarang sudah mengarah ke masalah pengembangan diri seperti persiapan kembali ke Indonesia dan sebagainya,” katanya sambil menyebut ada beberapa yang bahkan sampai ke tahap menanyakan soal di mana bisa berkonsultasi dan lembaga apa saja yang bisa mereka hubungi jika membuka usaha di Indonesia. Masih berkait dengan meningkatnya jumlah pengaduan dan konsultasi, Sri mengatakan kalau pihaknya masih bisa mengatasi terutama untuk yang datang langsung. Tapi untuk yang lewat tel-

epon, dia mengaku cukup kewalahan. “Idealnya sih nambah satu staf,” keluhnya. KJRI sendiri mulai membuka pelayanan hari Minggu selama sekitar tiga jam sejak April 2008. Menjelang dimulai, sempat muncul dugaan bahwa pembukaan layanan hari Minggu ini akibat tekanan dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang sempat mengeluarkan penyataan hendak menyumbang uang jika KJRI menyatakan tidak membuka layanan karena ketiadaan dana. Namun kabar itu langsung dibantah keras oleh pihak KJRI. Saat itu, lewat Sekretaris 1 Protokol dan Konsuler Sukmo Yuwono, KJRI menyatakan dengan tegas bahwa buka hari Minggu sudah menjadi rencana KJRI sejak awal dan tidak ada pengaruhnya dengan pernyataan BNP2TKI. “Tanpa ada dana dari BNP2TKI kita juga akan tetap laksanakan karena kita memang sudah merencanakan ini sejak lama,” tegasnya waktu itu.

HK training PRT lokal Oleh Lintang

EMPLOYEES Retraining Board (ERB) berencana menambah training atau pelatihan bagi pekerja rumah tangga (PRT) lokal guna memingkatkan daya saing. Ketua ERB Michael Tien Puk-san mengatakan satu-satunya cara memperbaiki prospek pekerjaan di masa krisis saat ini adalah memberi pelatihan bagi PRT agar punya banyak keahlian. Tahun lalu, menurutnya, skema pekerjaan ERB tersedia 50.000 PRT untuk calon majikan, dan lebih dari 40.000 dari jumlah ini diminta memiliki keahlian di bidang layanan kesehatan. Tien mengatakan tuntutan layanan pasca kelahiran dan perawatan kesehatan telah melonjak 30 hingga 40 persen dalam 4 tahun terakhir. Seperti diberitakan The Standard, ERB akan memperluas skema Smart Living dalam bulan Maret guna menciptakan kesempatan kerja yang lebih banyak bagi PRT lokal.


20 February 2009

SUARA




WARTA



BMI lahirkan bayi di toilet Oleh Lilis Herlina

SEORANG buruh migran asal Indonesia terpaksa melahirkan bayinya di toilet rumah majikannya di Malaysia. Alasannya, dia takut majikannya mengetahui kehamilannya dan memulangkannya ke Indonesia. Saking takutnya, Yanti bahkan sempat menyembunyikan bayi yang baru dilahirkannya di laci lemari. Namun akhirnya majikan BMI berusia 22 tahun itu mengetahui hal tersebut. Yanti melahirkan bayinya di toilet pada Kamis, 12 Februari lalu. “Hanya Tuhan yang tahu kesakitan yang saya alami saat itu. Setelah bayi lahir, saya cepat-cepat membersihkan dia dan menyembunyikannya di laci,” tuturnya itu seperti dilansir harian Malaysia, New

Straits Times, Selasa (17/2). Pada Minggu, 15 Februari lalu, majikan Yanti mendengar suara tangis bayi dari kamar tidur pembantunya itu. Sang majikan pun menemukan bayi itu dalam lemari. Yanti bekerja untuk perwira perempuan polisi senior di markas kepolisian Perlis. Ayah sang bayi yang juga berasal dari Indonesia telah pulang ke tempat asalnya di Jawa. “Saya takut kakak akan memarahi saya karena saya hamil. Karena itulah saya melahirkan di toilet dan menyembunyikan bayi di laci lemari,” ungkap Yanti yang memanggil majikannya dengan sebutan “kakak”. Selama menyembunyikan bayinya, Yanti selalu memberikan air putih pada bayinya jika menangis. Bayi tersebut saat ini dirawat di rumah sakit dalam kondisi baik.

20 February 2009

Sutiyoso janji berhentikan pejabat yang korup Oleh Aliyah Purwati

JIKA terpilih sebagai Presiden 2009-2014 nanti, mantan Gubernur daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Sutiyoso berjanji akan memberhentikan pejabat-pejabat Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong, jika mereka dinilai tidak bisa menangani masalah buruh migran di Hong Kong. Pernyataan tersebut dikatakan Sutiyoso kepada SUARA usai menghadiri acara wisuda di Institut Teknologi Surabaya (ITS), Tin Hau, Minggu (15/2) lalu. Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa hal itu tidaklah sulit baginya. “Hal itu kecil. Bagi yang enggak bisa kerja ngapain dipertahankan. Kita ganti saja dengan orang-orang mau bener-bener kerja,” ujarnya enteng. Laki-laki kelahiran Semarang itu mengatakan hal tersebut sehubungan dengan banyaknya kasus yang menimpa buruh migran di Hong Kong. “Kemarin malam saya sempat ke shelter di daerah Jordan. Saya melihat masih banyak kasus semacam itu. Ini berarti juga menunjukkan ketidakseriusan pemerintah Indonesia di Hong Kong dalam menangani BMI,” jelasnya. Ia mengimbau, seharusnya pemerinta Indonesia di Hong Kong, dalam hal ini KJRI, lebih serius dalam menangani permasalahan yang dihadapi BMI. “Mereka (KJRI-Red) ditugaskan ke sini kan memang untuk melayani masyarakat Indonesia, termasuk BMI,” katanya.

SUTIYOSO saat berbicara di depan para BMI di Hong Kong, (foto: Aliyah) Ia juga mengatakan, bahwa kasus terminal tiga di Jakarta merupakan masalah yang memprihatinkan. “Saya kan cuma sebagai gubernur di Jakarta, jadi tidak punya wewenang untuk mengatur hal tersebut. Tapi kalau nanti saya terpilih sebagai presiden, saya akan selesaikan kasus tersebut,” janjinya. Sutiyoso sendiri saat ini telah men-

dapat dukungan dari Partai Indonesia Sejahtera (PIS). Dia juga tengah mengadakan kampanye agar mendapat dukungan dari partai lainnya. Karena untuk terpilih menjadi Presiden., minimal harus mendapat dukungan 20% dari Partai yang duduk di kursi legislative. Sedangkan Pemilu 2009 jumlah partai yang lolos seleksi dan berhak mengikuti Pemilu sebanyak 38 partai.


FORUM

10

Aqiqah dan hikmahnya bagi kita

Untuk dilihat

Editorial

Hong Kong harus juga seret majikan ke pengadilan DIBEBASKANNYA Tatik Krisnawati (30) dari segala tuduhan di pengadilan Kwun Tong pada Senin (9/2) lalu benarbenar menjadi kejutan di tengah tipisnya harapan akan keadalian bagi buruh migran Indonesia (BMI) saat melawan majikan mereka. Keberanian Hakim Amanda Jane Woodcock yang membebaskan Tatik serta kritikannya yang pedas atas tindakan kepolisi dan Departemen Kehakiman yang mengajukan Tatik sebagai terdakwa tapi sama sekali tak menyalahkan pihak majikan dalam kasus pelanggaran kontrak kerja, sungguh menjadi tonggak tersendiri. Manager Christian Action Domestic Helpers & Migrant Workers Program, Devi Novianti pun menyatakan bahwa memang sudah seharusnya pengadilan menegur kepolisian. Bahkan, dia berpendapat semestinya sudah sejak dari dulu pengadilan melakukan itu. Kasus Tatik juga menjadi pembuka borok yang selama ini ada. Kepiawaian pemerintah Hong Kong dalam mengemas diplomasi soal kesetaraan di depan

20 February 2009

hukum telah menutup kenyaan bahwa banyak buruh migran tak pernah mendapatkan keadilan hanya karena buruh migran dan bekerja sebagai pekerja rumah tangga. Ribuan kasus perselisihan antara buruh migran dengan majikan selalu berujung diseretnya si buruh migran sebagai terdakwa. Oleh karena itu, keberanian Hakim Amanda Jane Woodcock dalam memutuskan sesuatu yang tidak biasa dan mendobrak tatatan praktik hukum yang diskriminatif, sungguh sebuah langkah yang sangat pantas diapresiasi. Juga, sudah seharusnya kejadian ini menjadi cermin yang cukup terang bagi Pemerintah Hong Kong untuk mulai juga menyeret majikan dalam kasus-kasus yang terkait dengan buruh migran. Bukan hanya bisa menjadikan buruh migran sebagai korban karena mereka dalam posisi yang lemah. Sementara dari sisi buruh migran yang selama ini menjadi korban, kejadian ini juga harus menjadi picu bahwa tak ada yang tidak mungkin dan keadilah hanya akan akan jika diperjuangan.

belum mampu untuk melaksanakannya hari itu, maka ia boleh melakukanMimbar pada nya pada kapan saja ketika dia memungRohani kinkan. Hal ini telah dinyatakan oleh Anda Al-Maimuni dalam riwayatnya:”Saya bertanya kepada Abu Abdullah, bilakah anak itu diaqiqahkan? Beliau menuOleh H. Abdul Muhaemin turkan apa yang telah dikatakan oleh SECARA lughowi aqiqah berarti memu- Aisyah bahwa aqiqah itu dilaksanakan tuskan. Adapun secara istilahi aqiqah pada hari ketujuh, atau hari keempat artinya menyembelih seekor kambing belas atau hari kedua puluh satu.” Seuntuk anak yang baru dilahirkan pada mentara itu, Imam Malik menegaskan hari ketujuh dari kelahirannya. bahwa:” Ketetapan aqiqah pada hari Perintah disunnahkannya aqiqah ini ketujuh itu hanyalah sunnah muakkabanyak kita jumpai dalam beberapa dah. Kalaupun tidak bisa dilakukan hadis Nabi SAW yang menganjurkan orang tua yang mampu untuk beraJika belum qiqah. Nabi SAW bersabda:” Setiap mampu, anak itu bergantung dengan aqiqahnya. Disembelih untuknya pada hari ketumaka ia boleh juh, diberikannya nama dan dicukurkan melakukannya kepalanya.” (Ashabus-Sunan). Dalam kapan saja dia hadis yang lain Nabi SAW mengatakan:” Aqiqah untuk anak laki-laki adalah dua memungkinkan ekor kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing, baik kambing itu jantan maupun betina.” (Imam Ahmad pada hari tersebut, maka aqiqah bisa dan Tirmidzi). dijalankan pada hari keempat atau Jumhur ulama menyatakan bahwa kedelapan atau kesepuluh atau sesuhukum aqiqah untuk anak yang baru dahnya. Sesungguhnya aqiqahnya itu dilahirkan adalah sunnah yang sangat tetap sah dan berpahala.” Imam Malik dianjurkan. Maka sudah sewajarnyalah berpendirian demikian karena hal itu bagi orang tua yang ingin menghidup- sesuai dengan firman Allah SWT yang kan sunnah Nabi SAW tersebut un- menyatakan:”Allah menginginkan yang tuk mengaqiqahkan anaknya dengan ringan untukmu dan Dia tidak mengmenyembelih dua ekor kambing bagi inginkan yang berat untukmu.”(Alanak lelaki dan seekor kambing bagi Baqarah:185) anak perempuan. Seseorang yang hendak mengaAdapun waktu pelaksanaan aqiqah qiqahkan anaknya maka hendaklah ia yang disunnahkan oleh Nabi SAW menyebut nama anaknya itu pada saat adalah pada hari ketujuh dari hari ke- hewan tersebut disembelih. Hal ini seslahirannya. Namun, jika seseorang itu uai dengan apa yang telah diriwayatkan

oleh Ibnul Munzir dari Aisyah bahwa Nabi SAW telah bersabda:”Sembelihlah hewan itu dengan nama si fulan (yakni anak itu), dan bacalah: Bismillah, Allahumma laka wa ilaika, hadzihi aqiqatu fulan ( dengan nama Allah, Ya Tuhanku, aqiqah ini untuk-Mu dan kepada-Mu. Inilah aqiqah si fulan).” Adapun hikmah dibalik pensyariátan aqiqah ini adalah seperti berikut: 1. Aqiqah ini dimaksudkan untuk mendekatkan si anak kepada Allah pada saat pertama dia menjalani kehidupan. 2. Sebagai fidyah atau tebusan si anak dari segala mara bahaya dan bala bencana. 3. Melepaskan belenggu anak untuk mensyafaatkan kedua orang tuanya. 4. Mensyukuri ni’mat Allah atas karunia yang telah dianugerahkan kepada kedua orang tuanya, sekaligus memperbanyak jumlah umat yang beriman yang akan menggembirakan Nabi SAW di akhirat kelak. 5. Mempererat tali kasih sayang dan silaturrahmi di antara warga dan masyarakat sekitarnya di mana mereka dapat berkumpul bersama untuk mendoakan si anak supaya menjadi anak yang saleh dan taat kepada perintah Allah, di samping dapat menikmati hidangan yang disajikan secara berjamaah. Bagi anda yang belum mengaqiqahkan anak Anda, berusahalah untuk mengikuti jejak dan sunnah Nabi SAW ini agar anak Anda menjadi anak yang soleh-solehah dan dapat dipertemukan kembali di surga kelak. Wallahu a’lam.

SUARA “boyongan” kantor Per Senin, 2 Maret 2009, Kantor SUARA akan pindah ke North Point (31/F, Prosperity Millennia Plaza, 663 King’s Road, North Point), setelah lebih dari setahun berkantor di Hopewell Centre, Wan Chai. Jadi urusan surat menyurat , mulai per 2 Maret 2009, ditujukan ke alamat tersebut. Demi memudahkan pembaca sekalian untuk berkomunikasi, kami juga mengubah alamat email kami dari yang semula hknews@hkpub.com menjadi

news@hkpub.com. Selebihnya masih tetap sama seperti semula termasuk nomor telepon dan faksimili. Jadi, per Senin 2 Maret 2008 nanti, bagi Anda yang ingin menghubungi Redaksi SUARA, diharapkan untuk mulai menggunakan alamat baru tersebut demi kelancaran bersama, dan yang terpenting, SUARA masih tetap dan akan selalu hadir menemani Anda seperti semula. Redaksi

Surat pembaca Waspada penipuan, hati-hati ambil kursus HALO SUARA, sebelumnya thanks atas dimuatnya surat pembacaku ini. Langsung saja deh, saya mau berbagi pengalaman sama teman sesama BMI khususnya yang ada di Hong Kong. Mengingat belakangan ini banyak sekali teman-teman yang mulai berminat untuk mengikuti kegiatan atau kursus sebagai pembekalan keterampilan sebelum pulang ke Indonesia. Itu sungguh pemikiran yang bagus. Namun, di sini saya sarankan kepada teman-teman sebelum mengambil keputusan untuk mengikuti kegiatan/kursus yang tentunya harus mengeluarkan biaya tidak sedikit, agar hati-hati dan jeli dengan informasi yang diedarkan. Karena untuk menghindari penipuan dengan motif memberikan keterampilan atau kursus dengan tujuan

mengutamakan kuantitas murid daripada kualitas pengajaran. Atau dengan kata lain yang intinya lebih cenderung ke bisnis dengan menguras keuntungan yang sebanyak-banyaknya dari murid. Apalagi dengan mencantumkan kata-kata yang meyakinkan atau sistem pengajaran yang bagus serta kesuksesan atau juga masa depan yang akan bisa diraih. Jadi untuk teman-teman BMI mohon dipertimbangkan dan hati-hati. Waspadai penipuan. Sekali lagi thanks buat SUARA.

mencarikan teman saya Binti dari Ponorogo dulu. Tapi jujur saya tersinggung dengan surat yang ditulis Ana, Satin di SUARA edisi 6 Februari lalu. Menurutku rubrik Jabat Tangan ini sangat bermanfaat sekali buat kita-kita teman BMI di Hong Kong karena bisa menemukan kita dengan teman/keluarga yang kadang dah menghilang beberapa tahun. Mungkin memang semua pikiran orang itu tidak sama. Thanks buat SUARA atas dimuatnya suratku ini.

Rossy

Aan, Sheung Shui

Terima kasih Jabat Tangan SALAM hangat buat SUARA yang makin keren saja. Saya berterima kasih banget karena SUARA pernah membantu saya

Rubrik untuk tulisan kita-kita SAYA punya masukan buat redaksi SUARA, alangkah tersanjungnya kita-kita BMI Hong Kong bila SUARA mau muat tulisan/artikel

dari kita-kita peminatmu seputar kegiatan dari setiap kegiatan yang kita ikuti di kursusan atau keorganisasian. Tolong SUARA kasih halaman buat kita-kita BMI Hong Kong untuk belajar menulis. Terima kasih banyak sebelum dan sesudahnya. Pembaca setiamu, Ria

Jawab: MBAK Ria yang baik, seperti yang sudah kita sampaikan beberapa waktu lalu di kolom ini juga, saat ini SUARA memiliki beberapa rubrik yang bisa diisi oleh teman-teman BMI di Hong Kong, Antara lain, Mini Seri Tulkiyem yang ada di halaman paling belakang, Jabat Tangan, Dunia Kita, Feature, dan tentu saja Rubrik Surat Pembaca. Terima kasih Redaksi

Fanani Santi Nurul Qoiriah Joko Harjanto Richard S. Del Valle Dante Peralta Jeneth B. Piscano Nin Tang

Editor Reporter Editorial Consultant Sales Executive Sales Executive Sales Executive Advertising Coordinator Designer

Published by HK Publications Ltd. 31/F., Prosperity Millennia Plaza, 663 King’s Rd. North Point, Hong Kong Telp: 3416 3647, 2851 1766 Fax: 2858 8979 E-mail: news@hkpub.com Tsat Tsz Mui P.O. Box 60185

All rights reserved. No part of this publication may be reproduced without the written permission of the publisher. We wish to acknowledge the following news sources: Asian Migration News, Kompas, Suara Pembaruan, Tempo Interaktif, Sinar Harapan and South China Morning Post.


20 February 2009

SUARA 11


12

FEAT

20 February 2009

Mengulik fatw AWAL tahun 2009 ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa Golongan Putih (Golput) adalah haram. Oleh Elly Trisnawati

SEORANG ibu-ibu memasukkan kertas suara dalam simulasi pemilu.

FATWA, menurut Kamus Bahasa Indonesia berarti pendapat yang berupa keputusan oleh alim ulama terhadap suatu masalah. Fatwa memang secara hukum tidak mempunyai kekuatan yang mengikat, namun mempunyai efek psikologis yang sangat tinggi terhadap rakyat, terutama kaum Muslim karena haram dalam Islam berarti dosa untuk dilakukan. MUI mengeluarkan fatwa tersebut berdasarkan pada ayat QS: An Nisa’:59 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasul dan pemimpin kamu.� Fatwa itu sendiri dikeluarkan mengingat minat rakyat untuk golput semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan menurut perhitungan pemilu 2004 kemarin, pemenangnya adalah Golput Masalahnya, apakah fatwa MUI terse-

but tidak terlalu gegabah? Apakah memang rakyat diharuskan memilih caloncalon pemimpin yang sama sekali tidak masuk dalam kriteria obyektif dan rasional pada alam pikiran masyarakat itu sendiri? Sementara hampir seluruh rakyat tahu, bahwa konsep demokrasi yang berlaku di Indonesia saat ini adalah sistem demokrasi yang hanya memihak kepada kaum kapitalis, kaum pemilik modal dan juga kaum penguasa saja. MUI sebagai lembaga besar umat Islam seharusnya juga melihat iklim politik-ekonomi yang saat ini sedang terjadi, bukan malah mengeluarkan fatwa dengan mengambil penafsiran petunjuk-petunjuk dalam Al-Quran yang memang sama sekali tidak boleh dilakukan secara parsial. Pada dasarnya, rakyat yang memilih golput memang mempunyai alasan tersendiri. Yang pertama adalah karena faktor apatisme. Faktor ini adalah keti-

dak-pedulian rakyat untuk terlibat dalam proses demokrasi. Rakyat enggan memilih karena merasa muak bercampur kecewa karena memang tidak ada perubahan yang berarti terhadap tatanan perekonomian maupun kemasyarakatan usai perhelatan tersebut.


TURE

20 February 2009

SUARA

wa haram Golput MUI

Terlebih karena hampir setiap tahunnya rakyat disuguhi pesta pemilu, entah itu pemilihan bupati, gubernur, legislatif maupun pemilihan presiden dan wakil presiden. Sementara janji-janji si calon yang semuanya manis itu tak pernah terealisasikan.

Para elit politik hanya sibuk mengeruk kekayaan pribadi, menghamburkan uang rakyat untuk memenuhi nafsu pribadi dan golongan. Bisakah kita bayangkan berapa besar dana pemerintah yang dikucurkan untuk membiayai pesta politik yang diselenggarakan tiap

dikeluarkan pemerintah justru semakin membuat rakyat semakin terjepit dan tercekik. Sedangkan faktor yang kedua adalah karena faktor ideologi. Berbeda dengan faktor apatisme yang tidak terorganisir, faktor kedua ini lebih terorganisir, terencana dan terarah. Faktor ini akan mempunyai dampak politik yang sangat besar. Lepas dari apapun alasannya, seharusnya pemerintah menerima sikap rakyat yang lebih memilih golput. Dan seharusnya pemerintahlah yang mesti memperbaiki sistem pemerintahannya, PENAMPILAN bukannya memaksakan kehendaknya Presiden Susilo kepada rakyat. Golput adalah maniBambang Yudhoyono festasi dari kekecewaan rakyat terhadap saat kampanye sistem politik palsu, terhadap aktordi depan ratusan aktor politik palsu. Golput bukanlah ribu massa dalam malapetaka atau bencana yang harus pemilihan presiden ditanggapi secara gegabah dengan tahun 2004 di Gelora mengeluarkan fatwa. Jangan sampai Senayan, Jakarta. MUI yang menopang nama besar Islima tahun itu? Sementara kesejahteraan lam malah dituding telah ditunggangi kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum dan kaum miskin lainnya hampir tak politikus yang hanya memanfaatkan pernah diperhatikan. umat Islam, yang notabene merupakan Lapangan kerja semakin sempit, pen- jumlah terbesar masyarakat Indonesia. didikan semakin mahal dan sulit di- Jangan sampai pula MUI justru mengakses rakyat. Berbagai peraturan yang haramkan yang halal dan menghalal-

13

kan yang haram dengan mengeluarkan fatwa haram tersebut. Tak dapat dipungkiri, bahwa fatwa haram ini merupakan salah satu bentuk intervensi politik dari kaum ulama dan lembaga keagamaan. Karena dengan tingginya suara golput berarti juga membuka peluang bagi politikus-politikus yang beragama lain untuk memperluas pengaruhnya, bahkan menerapkan sistem hukum dari agama mereka. Sah-sah saja pemerintah melalui MUI mengeluarkan fatwa tersebut, tapi pemerintah juga harus sadar bahwa, rakyat sekarang sudah mulai cerdas untuk menilai sesuatu. Yang mengkhawatirkan adalah justru jika pada pemilu 2009 nanti jumlah pemilih golput semakin meningkat. Apakah itu tidak akan menurunkan wibawa MUI sehubungan pengeluaran fatwa haram tersebut? Bagaimanapun, masalah demokrasi bukan hanya masalah orang Islam, Penduduk Indonesia juga tidak 100% beragama Islam. Fatwa itu untuk urusan beragama, bukan untuk urusan bernegara. Penulis adalah pekerja rumah tangga dan aktif di divisi publikasi IMWU.


WARTA

14

KPK dikado bunga layu Oleh Lantip

MENILAI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah tidak lagi menampakkan kinerja yang baik, puluhan wartawan mencoba menggugah pejabat KPK dengan menghadiahi mereka bunga layu dan kerupuk melempem sebagai hadiah valentine, Jumat (13/2). Kedua hadiah tersebut dipilih untuk melambangkan mulai melemahnya kinerja

KPK belakangan ini. Olok-olok para wartawan ini pun langsung direspon cepat oleh Ketua KPK Antasari Azhar dengan mengumumkan tiga orang tersangka baru Harian sore Suara Pembaruan (16/2) melaporkan, ketiga tersangka baru itu adalah Djoni Anwir Algamar, Tansean Parlindungan Malau (keduanya tersangka kasus suap), dan mantan auditor BPK Baginda Quirinno.

20 February 2009

Surat dari Kampung Bertamu di Jakarta (III): Bawa Beras gitu usul Emak. “Atau singkong dan jagung, yang khas desa kita?” usul Mbakyumu. Jelas tidak pantas ya Dik Srie, kalau kami datang bertamu tanpa membawa oleh-oleh, apalagi ini berkunjung ke ruKang Mul mah saudara Bapak yang sudah berbaik Dik Srie di rantau hati membelikan tiket pesawat pergiMaaf ya suratku nyambung terus, pulang. Tapi, kalau bawa oleh-oleh lhaa pengalaman pergi ke Jakarta me- hasil bumi khas kampung kita dengan mang menarik untuk diceritakan sih. menggunakan pesawat terbang, lantas Di surat pertama sudah aku ceritakan berapa banyak jumlahnya? bahwa kepergian aku, Bapak, Emak, Akhirnya Bapak, Emak, Mbakyumu dan Mbakyumu guna memenuhi un- dan aku bersepakat bahwa oleh-oleh dangan Pakde Gimin yang akan men- yang dibawa adalah beras dan jagung gawinkan anaknya. Di surat kedua aku manis kebanggaan kampung kita. Maskabarkan tentang rencana persiapan ing-masing 20 kilogram. Ya, kita tak kami berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang, yang tiketnya dibelikan Pakde Gimin. Seperti yang sudah aku tulis di surat kedua, kabar tentang keberangkatan kami ke Jakarta dengan naik montor mabur dengan cepat menyebar ke segenap warga kampung. Aku jadi serba tidak enak. Setiap kali bertemu dengan orang di kampung selalu ditanyai soal rencana ke Jakarta. boleh malu membawa oleh-oleh sepAda saja yang mereka tanyakan. Aku erti itu karena memang niat kita tulus jadi repot. Tapi, di sisi lain aku merasa untuk memberikan yang terbaik dari bangga juga sih. Lha kami jadi per- yang kita punya. hatian orang sekampung. Ge er juga, Nah, tibalah waktunya. Sehari sekarena hanya segelintir orang di kam- belum keberangkatan Emak terlihat pung kita yang sudah pernah naik pe- gelisah. Ia tak henti-hentinya berbenah sawat terbang. Selain itu, rasanya de- barang kebutuhan yang akan dibawanrajat jadi naik, karena punya saudara ya. Padahal, semuanya sudah tertata yang sukses di Jakarta, haa..ha. rapi di tas, masih juga bolak-balik ia Nah, yang bikin repot lagi adalah lihat cek lagi. Mbakyumu juga begitu. menentukan oleh-oleh untuk Pakde Aku merasa juga tidak bisa tenang. sekeluarga: apa yang pantas? “Apa Antara senang dan takut. Aku memperlu kita bawa beras untuk digunakan bayangkan enaknya naik pesawat, tapi saat pesta perkawinan nanti ya?” be- juga membayangkan bagaimana jika

pesawat itu jatuh! Hanya Bapak yang terlihat tenang. “Mul, berapa jam perjalanan besok?” tanya Emak. Ini pertanyaan berulang kali ia ungkapkan. Jelas, ini pertanda Emak tidak tenang. “Mul, kalau pas di pesawat Emak kebelet eek, gimana?” tanya Emak lagi. Weelahhh, aku juga tidak tahu. Malam sebelum keberangkatan banyak tetangga datang ke rumah. Kami tidak mengundang, tapi tahu sendirilah kebiasaan di kampung kita kan. Ya, kedatangan para tetangga memang ada manfaatnya juga sih, Emak dan Mbakyumu jadi tidak terlalu gelisah. Dik Srie, ingat kan, waktu kamu hendak berangkat ke Hong Kong dulu itu. Singkat cerita Dik, subuh kami berangkat. Perjalanan ke Surabaya butuh waktu sekitar tiga jam, sedangkan pesawat berangkat pukul 13.00. Kami pakai minibus sewaan yang disopiri oleh Kang Jenu yang tempo hari meledek saya. Beberapa tetangga ikut mengantar, sekalian menemani Kang Jenu saat pulang. Selama dalam perjalanan di mobil aku perhatikan Emak dan Mbakyumu lebih banyak diam. Mungkin mereka masih ngantuk, atau membayangkan seperti apa wajah Jakarta. Aku juga penasaran, seperti apa naik pesawat terbang, dan kayak apa Jakarta itu. Saat dalam lamunan itu, tiba-tiba Kang Jenu yang pernah jadi TKI di Arab, dan tentu pernah naik pesawat, nyeletuk, “Mul, kalau pesawatnya sudah di udara, kamu jangan minta berhenti seenaknya ya, kayak naik omprengan.” Aku cuma bisa nyengir. (Dik Srie, dilanjut lagi ya di edisi berikut)


20 February 2009

WARTA

SUARA

15

Gaji terendah PNS jadi Rp 1,040 juta dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Perubahan GAJI terendah bagi pegawai negeri si- Kesebelas PP No 7/1977 tentang Peratupil tahun 2009 sebesar Rp 1,040 juta per ran Gaji PNS, yang dipublikasikan oleh bulan, yakni untuk PNS golongan IA Departemen Keuangan melalui siaran dengan masa kerja nol tahun. Adapun pers di Jakarta, Minggu (15/2). gaji tertinggi Rp 3,4 juta per bulan, yakni Perubahan besaran gaji PNS tersebut untuk PNS golongan IVE dengan masa sesuai perintah UU No 41/2008 tentang kerja 32 tahun. APBN 2009, yakni pemerintah dan DPR Ketentuan gaji PNS tersebut tertuang sepakat menaikkan gaji PNS, prajurit Oleh Lilis Herlina

Enam mayat BMI dipulangkan dari Jordania Oleh Lantip

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Jordan kembali memulangkan enam jenazah buruh migran Indonesia (BMI) pada Rabu (11/2). Keenamnya dilaporkan bekerja sebagai pekerja rumah tangga dan meninggal dunia setelah menderita sakit. Secara lengkap, keenam jenazah tersebut adalah Iryanti binti Sarniya Sumardi (asal Cirebon); Tarsih binti Kismin Narmi (asal Karawang); Aam Rohmad (asal Bandung); Tarinih binti Tarwat Tarut (asal Subang); Juani binti Armakhah Artasim (asal Pamekasan); dan Yuli Kartika binti Hasanudin Anan (asal Cianjur). Sehari kemudian, Kamis (12/2), bertempat di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) berlangsung serah terima hak-hak empat dari almarhumah yang telah berhasil diupayakan oleh KBRI Amman. Penyerahan dilakukan oleh Direktur Perlindungan WNI dan BHI Teguh Wardoyo kepada masing-masing ahli waris, dengan total nilai sebesar US$ 20.857,03 dan Rp. 82.000. Menurut keterangan dari Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, eeempatnya adalah ahli waris Iryanti menerima sisa gaji sebesar US$ 2.775 dan kompensasi kematian sebesar US$ 5.650; keluarga Tarsih binti Kusmin Narmi menerima asuransi kematian sebesar US$ 5.633,80; keluarga Aam Rohmad menerima uang sisa gaji sebesar US$ 400; keluarga Tarinih binti Tarwat Tarut menerima asuransi kematian sebesar US$ 5.563,59, sisa gaji sebesar US$774,64 dan uang yang ditemukan dalam tasnya sebesar US$ 60 dan Rp. 82.000. Sementara dua lagi sisanya, ahli waris almarhumah Juani binti Armakhah belum diserahterimakan karena keluarga yang bersangkutan belum dapat datang pada hari yang sama. Sedangkan hakhak almarhum Yuli Kartika masih terus diupayakan pengurusannya oleh Departemen Luar Negeri RI dalam hal ini KBRI Amman. Menurut keterangan, pemulangan keenam jenazah TKI tersebut dan penyerahan hak-hak mereka merupakan wujud kepedulian pemerintah RI.

TNI, anggota Polri, dan pensiunan PNS, TNI, serta Polri sebesar 15 persen pada 2009. Sebelum kenaikan, gaji PNS golongan IA dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 910.000 per bulan. Adapun gaji PNS golongan IVE dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp 2,91 juta per bulan Meski PP No 8/2009 ditetapkan 16 Januari 2009, kenaikan gaji ini berlaku

surut sejak 1 Januari 2009. Seperti diberitakan Kompas, bagi PNS aktif, kenaikan gaji mulai bisa dirasakan pada bulan Maret. Bagi para pensiunan, kenaikan itu baru bisa dirasakan setelah Maret. Selain kenaikan gaji sebesar 15 persen, PNS, anggota Polri, prajurit TNI, dan para pensiunan PNS, TNI serta Polri juga akan mendapat gaji ke-13. Sebelumnya, di hadapan Panitia Ang-

garan DPR, Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati menegaskan, kenaikan gaji tidak berlaku bagi para pejabat negara, termasuk presiden, wakil presiden, para menteri, anggota DPR, dan pensiunan anggota DPR. �DPR tidak (naik gajinya), menteri tidak, pensiunan DPR juga tidak,� tutur Menkeu.


BULLETIN

16

53 BMI lulus ITS

20 February 2009

Galeri

Acara wisuda dihadiri mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Oleh Aliyah Purwati

SEBANYAK 53 buruh migran Indonesia (BMI) yang mengikuti program pendidikan komputer setara diploma satu di Institut Sepuluh November (ITS) Hong Kong, akhirnya dinyatakan lulus dan menerima sertifikat kelulusan. Namun karena ada 11 mahasiswa yang berhalangan hadir, hanya 42 saja yang menerima sertifikat kelulusan. Acara sendiri berlangsung Minggu (15/2) lalu di Art Collage, Tin Hau dan dihadiri oleh mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Sutiyoso. Dalam sambutannya, Sutiyoso mengatakan, bahwa pendidikan sangatlah penting bagi siapa saja. “Jadi gunakan ilmu yang kalian dapat di sini untuk membangun negeri kalian, untuk memberantas kebodohan di Indonesia. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tapi miskin dan masyarakatnya masih bodoh,” kata laki-laki yang akrab disapa Bang Yos ini. Sementara itu, pendiri ITS Hong

SRI Utami (39), kiri, terpilih sebagai ketua Gabungan Olahraga Putri Indonesia (Golpindo) periode 2009-2010 menggantikan Lilik Bambang Indrawati. Sebagai organisasi binaan KJRI, pemilihan berlangsung di Gedung KJRI, Minggu (1/ 2) lalu.

SUTIYOSO berjabat tangan dengan salah satu BMI yang diwisuda. Kong, Andri Vista Medina mengatakan bahwa antusias BMI dalam mengikuti pendidikan cukup maksimal. “Dibandingkan dengan anak-anak yang baru lulus SMA dan kuliah, BMI di

sini jauh di atas rata-rata. Mereka masih tetap bersemangat meskipun sambil kerja,” ujar laki-laki asal Jakarta ini. Tahun ajaran baru menurut rencana akan dimulai Maret nanti.

Terali Dancer menggelar pemilihan Miss Valentine dan Tomboy Valentine di Just Dance Café, Fortress Hill, Minggu (15/2). Isya DIF Dancer terpilih sebagai Miss Valentine 2009 sedangkan Tomboy Valentine diraih oleh Ayen.

Member Fun Centre Rekanan, gratis chating Oleh Joko Harjanto

MESKI sudah menjadi salah satu yang terbesar, tampaknya tak membuat People Rekanan mengabaikan kualitas layanan mereka. Lewat Fun Centre, mereka memberikan berbagai fasilitas menarik yang bisa dinikmati dengan gratis khusus bagi pengguna kartu Sim Rekanan. Tentu saja untuk bisa menggunakan seluruh fasilitas yang ada di Fun Centre, pengguna harus mendaftar sebagai member terlebih dahulu. Untuk menjadi member, persyaratannya pun sangat mudah, cukup dengan membawa ID Card dan yang bersangkutan adalah pengguna Kartu Rekanan dan tidak perlu biaya. Beberapa fasilitas menarik yang bisa digunakan di Rekanan Fun Centre antara lain fasilitas chating, karaoke

DENGAN tempat yang luas dan sarana hiburan yang lengkap, Fun Centre Rekanan jadi tempat yang nyaman untuk berlibur. di ruang VIP dan diskon khusus bagi member dan fasilitas hiburan lain seperti menonton siaran televisi Indonesia. Rekanan Fun Centre sendiri terletak tak jauh dari pusat nongkrom BMI di Hong Kong, yakni di depan Victoria

Park, tepatnya di atas toko Indomarket. Ferry, Marketing Manager Peaple Rekanan mengatakan, layanan yang ditawarkan perusahaanya menjamin jaringan suara yang lebih jernih dengan biaya yang sangat murah. Dia juga menjamin tidak adanya kecurangan dalam penghitungan penggunaan pulsa terutama untuk fasilitas IDD saat menelepon ke Indonesia. “Kalau dia memakai 20 menit ya 20 menit itu saja yang harus dia bayar. Tidak ada biaya nada sambung dan pulsa berkurang tanpa sebab,” ujarnya


20 February 2009

JALAN - JALAN

SUARA

17

Menikmati kabut Merapi di Ketep Oleh Santi

LIBUR akhir tahun lalu, seorang kawan memberitahu tentang lokasi, selain Kaliurang, untuk melihat jalur lahar Merapi lebih dekat. Sama sekali tak sulit menemukan lokasi yang popular dengan nama Ketep Pass ini. Dinamai begitu karena lokasi ini memang terletak di desa Ketep, di pinggir jalan yang menghubungkan Yogyakarta dengan Magelang jika kita hendak pergi ke kawasan wisata Kopeng. Jalan untuk menuju tempat wisata tersebut bisa ditempuh melalui Jl.Raya Magelang menuju ke arah pabrik kertas Blabak. Kemudian lurus ke arah timur. Ketep Pass terletak pada ketinggian 1200 di atas permukaan laut. Tempat ini berjarak sekitar 17 kilometer dari desa Blabak ke arah timur, 30 kilometer dari kota Magelang dan 35 kilometer dari kota Boyolali. Ketika diresmikan oleh Presiden RI Megawati pada 17 Oktober 2002 baru dibangun dua gardu pandang dan pelataran. Pemandangan indah, udara sejuk, serta lingkungan yang asri membuat pengunjung betah berlama-lama disana. Awalnya Ketep hanya sebuah bukit kecil. Kemudian sekitar tahun 2000, atas inisiatif Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, bukit ini kemudian ditata sebagi lokasi wisata. Dari sini, selain bisa melihat Gunung

Merapi dan Merbabu secara jelas, kita juga bisa menikmati pemandangan gunung kembar Sindoro-Sumbing serta Gunung Slamet dari sisi yang lain. Ada teropong yang disewakan seharga Rp 2000 untuk melihat puncak gunung secara lebih dekat. Akhir tahun lalu, puncak Merapi dan Merbabu nyaris tak terlihat karena tertutup kabut, setelah seharian diguyur hujan. Namun menjelang sore, kabut mulai tersibak dan menampilkan pemandangan gunung yang sangat menawan. Di tengah lokasi wisata ini dibangun Museum Gunung Api dan Teater Vulkanologi untuk membuat publik bisa mengetahui informasi lengkap tentang terbentuknya Gunung Merapi. Museum Gunung Api terletak di bawah Teater. Cukup dengan membayar karcis Rp 3.500, kita bisa menonton berbegai foto bersejarah Merapi, dari letusan yang pertama hingga yang terakhir. Sedangkan sejarah terbentuknya Gunung Merapi dan dokumentasi letusan-letusannya, bisa disaksikan di Teater Vulkanologi. Teater ini memiliki beberapa kali pertunjukan, dengan durasi pemutaran sekitar 30 menit. Untuk menontonnya,kita mesti membayar Rp 5000 perorang. Sementara itu di pelataran Ketep Pass yang dinamakan Panca Arga, kita bisa menemukan jajaran para penjual makanan dan minuman. Menyeruput

Pengunjung berjejer di Panca Arga

KABUT menyelimuti pegunungan Merapi-Merbabu. Pemandangan ini bisa dinikmati di Ketep Pass. (foto:santi) teh jahe dan mengudap jagung bakar Jika pemandangan Merapi belum juga sambil memandang kabut yang menye- memuaskan, Anda bisa pergi ke ladang limuti Merapi akan menjadi keasyikan strawberry yang jaraknya bisa ditemyang menentramkan. puh sekitar 10 menit dengan mobil dari

Ketep. Jika Anda kebetulan datang tepat pada musim strawberry, maka Anda bisa puas menikmati strawberry dengan memetik langsung dari kebunnya.


18 Wiwik dari Jember Hai SUARA, mau nitip salam buat temanku Wiwik (Jember) dan Keti yang dulu pernah kerja di Ma On Shan. Buat mereka berdua jika membaca surat ini mohon segera hubungi Siti (62217058/ 91775297) atau Linggar (95841257). Terima kasih SUARA telah memuat tulisan saya semoga tambah sukses selalu dalam memuat berita-berita para BMI di Hong Kong. Merry

JABAT TANGAN Dear SUARA, moga tambah menyuara deh! Ini aku mau cari teman lama, dulu sama-sama sekolah di SMP II Wlingi. Nama SULIS dia Enik Sholikah anak Pandean, Wlingi. Buat Enik kalau lagi baca SUARA, ni aku Sulis anak Talun. Please dong hubungi nomor ini 65336814 atau di

culling_areta@yahoo.com. Aku pengin Spesial Alky Zaskia ketemu sama kamu Enik. Lama kamu Salam buat temandi sini aku pengin menyambung pertemanku di HK. Hai sahabatan kita dahulu. Aku di sini juga dear SUARA yang sekarang. Buar kru SUARA, thanks bemakin kusayang. Perrat dan buat warga Ilerrejo mulai dari tama aku mengenalGusti,, Nyai dan para punggawanya aku imu aku semakin suka ucapin thanks for our friendship and be membacamu. Dan happy. I love you guys muach... enjoy IKO lewat Jabat Tangan your life and stay a way from drug! ini aku mau menyamSulis paikan salam buat teman-teman yang kenal Iko, met happy valentine ya, semoga sukses selalu. Dan terutama buat tercintaku Alky Zaskia namanya, emmuach, I love you and met happy valentine ya. Moga makin sayang saja ma Iko. Dan tak lupa adik tersayang Leha namanya, jangan nakal-nakal kerja yang baik OK? Buat SUARA met valentine dan semoga makin jaya dan sukses selalu. Makasih SUARA dan memuat ya. Iko

Salam buat Finalis Miss Idol 08 Salam kenal dan sukses selalu buat SUARA! Dear SUARA yang makin keren saja nih, boleh dong ikutan numpang lewat. Lewat rubrik kami ini ARITA aku titip salam buat semua kakak-kakak finalis Miss Idol 08. aku kangen nih, kalian di mana? Pengin kumpul bareng lagi moga tetap sehat dan makin berprestasi. SUARA aku minta buatin kayak poster gitu dong dalam halamanmu. Aku pengin SUARA nampilin gambar artis dalam bentuk poster. Enggak apa-apa Cuma kertas koran enggak harus kayak poster di majalah kok. Yang penting satu halaman itu gambar artis. Minta stylenya Agnes yang baru ya! Buatin gambar Agnes Monica untukku dong. Buat fans SUARA jangan bosan bersuara tetap

20 February 2009

setia jadi pembaca. Thanks dah ngijinin aku numpang coret-coret. Arita “Monita”

Mbak Minarsih Halo SUARA yang makin ngetop! Numpang sedikit mejeng nih! Mohon bertanya ya untuk mencari teman aku saudari Minnarsih asal Malang. Dan perkiraan tiga tahun sudah menghilang. Pertama salam kenal buatmu dan kedua sangat puenting buatmu. Bagi teman-teman yang kenal Mbak Minnarsih atau Mbak Minnarsih sendiri tolong hubungi saya di 9711 1924 atau 9196 7469. Buat SUARA terima kasih banyak loh semoga tambah sukses. Anik, temen Rudi Pare

Salam buat Iswati Halo SUARA, le ho ma? Baik-baik saja kan? O iya SUARA, aku mau kirim salam buat temanku Iswati yang ada di Mong Kok. Aku juga mau MARTINI minta tolong aku mau cari tetangga-tetanggaku dari Sentul, Tembalang, Jombang. Kalau memang ada tetanggaku yang membaca surat ini tolong hubungi aku di nomer ini, 9347 0692. Salam juga buat teman-teman di Tuen Mun. Dan untuk SUARA saya ucapkan terima kasih banyak sebelumnya dan semoga makin matab beritanya. Martini, Tuen Mun

Yuk pasang foto RUBRIK Jabat Tangan boleh menampilkan foto diri masing-masing (bukan foto orang lain) untuk dipublikasiskan bersama suratnya. Silahkan mengirimkan surat dan foto tercantik yang Anda miliki ke Redaksi SUARA, 30/F Hopewell Centre, 183 Queen’s Road East, Wan Chai, Hong Kong. Tulis “Jabat Tangan” di pojok kiri atas amplop. Mohon tidak menggunakan untuk urusan utang piutang. Terima kasih.


DUNIA KITA

20 February 2009

SUARA

19

Kisah Selly dari pesta Deepavali Dunia kita dalam cerita SALLY, demikian nama teman kita yang amat menggemari lagu-lagu dan tari dari negeri orang-orang berhidung bangir, India. Jadi pada hari liburnya tidaklah lengkap bagi Sally ini kalo tidak mendengarkan sebuah atau satu kaset lagu India yang amat digandrunginya. Soal koleksi kaset atau CD bahkan DVD jangan ditanya lagi banyaknya. Soal film cerita yang sudah dinikmatinya sampai berjam-jam lamanya dia akan mengingatnya seumur hidup, jadi kalau ditanya siapakah pemain dan bagaimana jalan cerita judul film ini? Dia akan menjawab setepat dan secepat dia menjawab berapa bulankah dia potong gaji saat dia menjadi seorang BMI di Hongkong? Tujuh bulan kan? Betul! Kapan turun ya biaya agen? Hanya Tuhan yang tahu. Nah, saking gandrungnya dia pada film dan lagu Hindustani ini, saat teman majikannya yang orang India menawarinya tiket pesta Deepavali yang diadakan di India Club, Jordan sana langsung saja diterimanya dengan suka cita. Bagaimana kok teman simbok sampai tahu bahwa dia adalah fans superberat lagu dan film India? Si Sally bilang bahwa sejak dia di kampung gemar memelototi televisi yang menyiarkan film tersebut. Bahkan dia sampai belabelain belajar bahasa Urdhu segala. Minggu pagi dia sudah keluar dari majikannya menuju Causeway Bay sana untuk shopping besar-besaran agar dia bisa pede saat menghadiri acara pesta

Anjelli yang ditunggunya muncul setengah jam kemudian di Exit B2 Stasiun MTR Jordan dengan beribu kata ‘mujhe maaf kerto’ nya (permintaan maaf) karena datang terlambat. Meski dongkol Sally tersenyum juga karena dia merasa Anjelli-lah yang mengajaknya pesta. Saat mereka berdua datang, pesta sudah dimulai. Semua perempuan India berpakaian ‘rebyong-rebyong’ dengan kain sari yang gemerlap berwarna terang. Gelang churry yang gemerincing juga mewarnai suasana pesta. Sally yang seumur hidupnya baru kali itu menghadiri pesta orang asing terbengong-bengong dengan makanan prasmanan yang ditaruh di meja panjang dihiasi dengan indahnya. Oh... Deepavali Party...! Acara tari-tarian sangat membuat Sally ini ingin ikut bergoyang. Dan si YANG pengin tahu gaya joget Selly boleh membayangkan foto ini saja. pembawa acara memberi waktu kepada hari rayanya orang India itu. Semalam urutnya. bajunya adalah yang terbaik di undangan untuk menari bersama. Tentu saja Sally-lah orang pertama yang berdiri dia sudah menerima gaji dan dia berjanji toko fashion Causeway Bay. akan membeli satu set pakaian yang lay“Tak ada yang melarang kok Mbak ikut menari bersama penari club mereka. ak dipakai acara pesta. Sandal jepit yang kalau sampeyan kepengin mencoba, yo Woouw.... beginilah rasanya pesta. Sally dipakainya dari rumah pun diganti- wis yo bye...,” jawab Sally dengan suara ikutan muter-muter kayak “gabah diinteri” mengikuti goyang si penari yang nya dengan sepatu boot setinggi lutut. yang benar-benar atos dan sengit. Pokoknya, gelar si ratu pesta itu harus didapatnya nanti. So, dia harus dandan mati-matian dan harus lain dari yang lain. Dia harus menjadi seorang yang modern dan tidak dibilang ‘katrok’ alias ndesani di acara pesta. Di dalam kereta yang meluncur menuju Jordan, seorang wanita Indonesia bertanya kepadanya setelah memandangnya dengan heran karena musim masih belum dingin kok pakai sepatu boot setinggi lutut. “Mbak... Mbak tidak kepanasan ya pakai sepatu boot? Kan masih belum waktunya?” tanyanya sok akrab. Si Sally manyun dan sewot merasa ada yang mengritik dandanannya. Padahal, men-

ahli. Dan jangan ditanya lagi, Sally juga oke loh joget India! Pokoknya semua memandang ke arahnya dengan takjub. Weleh... weleh karena dia satu-satunya undangan yang tidak berpakaian sari. Mungkin, karena lelah menari, si Sally ini merasa lapar lagi dan dia mengambil piring besar untuk mengambil makanan dan dibawa ke mejanya. Makanan semuanya dicampur jadi satu , “ah daripada ambil banyak piring, kasihan yang mencuci dah,” pikirnya. “Sally, kya kare ho? What are you doing? Masak kolak manis kamu campur sama nasi goreng?” tanya teman Anjelli dengan tertawa, dan kemudian menceritakannya ke semua orang dalam bahasa Inggris. Kontan semua tamu semeja bundar tertawa semua mendengarnya. “Oh saya kira ini pentol ikan, makanya saya campur hehehe.” Sebelum habis pesta dia sudah pulang duluan karena takut ditertawakan. Oh bukan si ratu pesta yang didapatnya tapi si ratu badut yang digelarnya. Sally..., nasi goreng kok dicapur kolak. Tina Weeska


SELEBRITI

20

20 February 2009

Tak mau dimanja ponsel itakan Tempo barubnaru ini. Dalam SAAT komunikasi via telepon seluler film itu, digambarmerajalela seperti sekarang, Ladya kan bahwa manuCheryl justru menjauhinya. Sudah sesia, yang segala kebulan dia tak mau bertelepon seluler. butuhannya sudah “Saya tak mau manja (dengan pondilayani teknologi, sel),” kata aktris yang filmnya, Hula- LADYA Cheryl menjadi pemalas hoop Soundings, meraih penghargaan dan sulit bergerak Hot Asian di Festival Film Berlin, Janu- lantaran kegemukan. ari lalu. Kini Cheryl nebeng ponsel ibunya. Dengan ponsel di tangan, Cheryl Itu pun kalau dia pas di luar rumah. bisa melakukan segalanya tanpa harus “Dan pulsanya sengaja kosong, hanya bergerak. Menurut dia, karena jarang agar manajer saya bisa menghubungi,” bergerak, lama-lama badannya bisa ujarnya. Biasanya, kalau menerima melar. pesan singkat dan mendesak untuk “Ya, ngeri juga, sih, seperti dalam dibalas, dia akan mencari warung telfilm Wall E,” ujarnya seperti diber- ekomunikasi. Oleh Lintang

Marcella curhat ke SBY Menurut sutradara Tjut Nyak Dien itu, seperti diberitakan Kompas, kasus MARCELLA Zalianty merasa diper- yang menyeret Marcella telah mengulakukan tak adil. Ia pun nekat curhat ras tenaga dan pikirannya. kepada Presiden RI Soesilo Bambang Kepada dirinya, bintang film peraih Yudhoyono lewat surat yang ia titipkan Piala Citra itu merasa keadilannya tekepada sutradara yang juga politikus, lah terenggut. Eros Djarot. “Ucapan-ucapannya itu cerminan “Saya pegang surat tulisan tangan dari dalam dirinya. Dia mempertanMarcella untuk orang yang tertinggi di yakan, kok dia bisa diperlakukan sepRepublik Indonesia. Intinya memper- erti layaknya penjahat besar,” ujar Eros tanyakan, apakah masih ada azas kead- menirukan ucapan Marcella. ilan untuk dirinya,” kata Eros ditemui Disinggung soal kondisi Marcella, seusai menjenguk Marcella di Polda Eros mengungkapkan secara fisik Metro Jaya, Selasa (10/2). bahwa Marcella terlihat agak kurus. Oleh Lintang

O D N I

t e n a Arem

MARCELLA Zalianty merasa keadilannya terenggut. Ia nekad mengirim surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Seperti ada tekanan jiwa. Dia terlihat tidak tenang. Bau badannya saja tidak sedap. Bayangkan saja sendiri, kalau kita ada di sana, dengan bau yang seperti itu,” ujar Eros enteng. Eros sendiri melihat ada perlakuan berbeda terhadap Marcella. “Untuk kasus besar saja, orangnya masih bisa gentayangan, tapi kenapa Marcella yang BAP-nya sudah lengkap, tapi untuk minta penangguhan saja enggak dikabulkan,” katanya. Apa Marcella sudah tahu jika berkasnya sudah P21? “Kabar itu membuat dia stres,” ujar Eros prihatin

Valentine tak penting bagi Chelsea Oleh Lantip

VALENTINE ternyata sama sekali tak punya daya pikat istimewa bagi Chelsea Olivia. Aktris 16 tahun ini tidak merayakannya. Meskipun masih berstatus pacar Glenn Alinskie, Chelsea menganggap “hari kasih sayang” itu tak cukup penting untuk dirayakan bersama kekasih hati. “Buat aku Valentine nggak terlalu penting. Aku pikir tanggal atau hari jadian lebih berarti,” kata Chelsea seperti diberitakan Vivanews.com pekan lalu. Chelsea melihat Valentine sebagai hari kasih sayang. Saatnya orang harus lebih menghormati dan menyayangi sesama. CHELSEA Olivia Jadi itu bisa dirayakan kapan saja.


20 February 2009

Ari tak doyan rokok kin tidak terkena polusi asap rokok. Ari bukannya antirokok. Sewaktu MENJADI ayah dari Kenzo yang beru- kecil pernah mencoba sebatang rokok mur satu tahun, Ari Wibowo sangat lantaran penasaran melihat tayangan hati-hati saat mengajak jalan-jalan ke orang bergaya sambil merokok di teltempat keramain. Salah satu yang pal- evisi. Untung bagi Ari, pengalaman pering ia perhatikan ketika berada di tem- tamanya berkesan buruk. Ia langsung pat umum bersama Kenzo, yaitu areal terbatuk-batuk pada hisapan pertama. bebas merokok. Sehabis itu tekadTernyata tak nya bulat tidak gampang Ari menmerokok. dapatkan lokasi Fatwa haram bebas rokok meski Majelis Ulama Intempat tersebut donesia mengenai dikatakan dilarang rokok, menurut merokok. “Tetap pria 38 tahun ini, saja orang seenadalah langkah aknya merokok,” yang baik. Meungkap bintang ikskipun bukan selan dan pemain sinorang muslim, ia etron ini di Jakarta, menghargai upaya baru-baru ini. lembaga ulama Seperti dibertersebut melindunitakan Tempo, aktor gi umat dari efek blesteran Jawa-Jerlingkungan yang man ini sering kali buruk. melihat tempat Anehnya, begitu yang sebenarnya banyak aturan lardilarang merokok, ARI Wibowo angan merokok, banyak orang yang justru pelanggaran cuek bebek mengepulkan asap rokokn- makin menjadi-jadi. Hampir semua ya. “Saya pernah ke restoran bersama daerah mempunyai peraturan larangan keluarga. Saya bertanya di sebelah mana merokok. tempat dilarang merokok?” kata Ari. Bahkan dalam kemasan rokok telah Betapa jengkelnya Ari mendengar ja- disebutkan akan bahaya merokok. waban pelayan restoran. “Dia bilang di Hingga akhirnya lembaga keagamaan sini bebas, boleh merokok di mana saja,” turun tangan. Menurut Ari, ada baiknya ujar Ari kesal. Padahal, waktu itu ia lembaga keagamaan ikut mengatur mamembawa bayinya yang sebisa mung- salah ini. Oleh Lintang

SELEBRITI

SUARA

21

Belum punya pilihan Oleh Lantip

URUSAN memilih calon pemimpin yang bakal dicoblos dalam Pemilu 2009 nanti ternyata bukan masalah gampang buat Ira Swara. Pedangdut cantik ini mengaku belum punya calon hingga sekarang. Menurutnya, perlu pertimbangan matang untuk itu, ketimbang menyesal di kemudian hari. “Jangan sampai salah pilih deh,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Jakarta Conven-

tion Center, barubaru ini. Tak mau terpeleset, mantan personel Soneta Femina--kelompok penyanyi latar Soneta Group IRA Swara pimpinan Raja Dangdut Rhoma Irama-ini mengaku tengah melihat-lihat dulu sosok mana yang pantas dipilihnya. “Untuk memilih juga harus pakai hati nurani,” ujarnya singkat.

Kalau boleh tahu, seperti apa sih sosok pemimpin yang diharapkannya? “Pemimpin yang dapat mengayomi masyarakatnya. Pemimpin terpilih, nantinya juga harus membawa Indonesia kepada situasi yang lebih baik,” jawabnya. Oya, ngomong-ngomong apa sudah ada parpol yang mendekatinya untuk dijadikan kader? “Ada beberapa partai sih yang sempat nawarin saya jadi kadernya, tapi saya masih pikir-pikir dulu,” katanya.

Bukan karena fatwa haram dari MUI Oleh Lantip

AKTOR serbabisa Didi Petet tampaknya punya pandangan baru soal memilih untuk tidak memilih alias Golput dalam Pemilihan Umum 2009 ini. Meski tidak menolak bahwa Golput adalah sah-sah saja, namun menurutnya setiap orang punya andil besar dalam menentukan siapa siapa pemimpin Indonesia di masa yang akan datang.

“Saya sekarang sedang mempersiapkan diri untuk enggak golput. Karena hal itu penting untuk negeri ini. Kalau kita enggak memilih, lalu DIDI Petet siapa lagi?” tanya Didi Petet ditemui di sebuah cafe di Jakarta, Selasa (17/2). Seperti dilaporkan Kompas.com, ka-

laupun Didi memilih untuk tak golput, bukan karena adanya fatwa haram dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan haram bagi masyarakat Indonesia yang memilih golput pada Pemilu 2009 nanti. “Sekarang saya masih melihat-lihat dan menimbang-nimbang siapa yang akan saya pilih. Yang pasti sosoknya harus bertanggung jawab dan fisiknya kuat,” ujar Didi.


KEHIDUPAN

22

20 February 2009

Happy valentine my honey

Zodiak

Oleh Etik Juwita Setelah menjalani liburan lalu kamu merasa lebih segar dan bersemangat untuk menjalani pekerjaanmu. Akan datang tawaran bagus dalam beberapa minggu ke depan. Ingat jangan lakukan sesuatu dalam keragu-raguan. Keuangan: Perketat pengeluaran Asmara: Banyak cobaan Kesehatan: Tidak ada masalah Hari Baik: Senin Pekerjaan: Banyak tugas yang harus segera diselesaikan.

Cobalah untuk membuat rencana yang lebih matang dan teratur dalam mengerjakan sesuatu. Akan ada peristiwa sebagai akibat dari kejadian di masa lalu. Kamu mesti harus bersabar dengan keadaan ini yang mau nggak mau harus kamu jalani. Keuangan: Dalam masalah serius Asmara: Terima apa adanya Kesehatan: Jaga stamina Hari Baik: Sabtu Pekerjaan: Hindari spekulasi bentuk apapun

Segera selesaikan masalah yang ada sebelum semuanya terlambat. Hal ini sangat berpengaruh pada langkah kamu berikutnya. Tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan cara matematis, lakukan pendekatan personal.

Percaya diri adalah hal yang paling kamu perlukan saat ini. Kamu harus bisa membagi waktu dengan lebih baik, ingat kegagalan yang lalu hanya karena kamu teledor mengatur waktu. Hati-hati dalam membuat keputusan.

Keuangan: Rencanamu perlu biaya besar Asmara: Perlu perhatian lebih Kesehatan: Sedang menurun Hari Baik: Minggu Pekerjaan: Bisa ada masalah di beberapa hari mendatang

Keuangan: Belum bisa dipastikan Asmara: Tetap kontrol diri Kesehatan: Olahraga Hari baik: Selasa Pekerjaan: Jangan mudah percaya dengan janji manis untuk berbisnis

Usaha mengalami peningkatan yang cukup bagus, namun demikian yang penting, jangan sampai melukai perasaan orang lain. Atau dengan kata lain, jangan mendapat sukses dengan mengorbankan orang lain, tidak berkah.

Hati-hati dalam mengeluarkan statement karena bisa-bisa malah akan menjadi bumerang buat kamu sendiri. Lebih baik diam dan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya tanpa harus mencampuri urusan orang lain.

Keuangan: Ada tanda-tanda membaik Asmara: Ada perselisihan kecil Kesehatan: Hindari makanan berlemak Hari Baik: Senin Pekerjaan: Segera ambil peluang yang ada sebelum terlambat

Keuangan: Lumayan seret Asmara: Jangan diam aja dong Kesehatan: Jangan remehkan jika sakit Hari Baik: Jumat Pekerjaan: Untuk lebih sistematis ubah pola kerjamu

Dengan ketekunan, semua yang kamu impikan semakin mendekati kenyataan. Tetaplah pada pendirian kamu semula, jangan terpengaruh oleh kabar angin yang nggak jelas itu. Bisa jadi ini hanyalah bentuk kesyirikan orang lain padamu

Rejeki kamu sebenarnya lumayan baik, tapi karena keborosanmu jadinya kamu bingung sendiri. Keadaan sedang tidak mendukung, lebih baik mengalah jika terjadi perselisihan dengan orang lain. Mengalah bukan berarti kalah kok.

Keuangan: Hasilnya cukup memuaskan Asmara: Kamu merasa kurang diperhatikan Kesehatan: Makanlah dengan teratur Hari Baik: Minggu Pekerjaan: Kamu mampu mengendalikannya

Keuangan: Jangan boros Asmara: Cukup semarak Kesehatan: Gangguan tenggorokan Hari Baik: Jumat Pekerjaan: Jangan gegabah dalam pekerjaan

Apa yang sudah jadi rencana, jangan ditunda lagi. Jangan kuatir, kamu akan mendapat bantuan dan dukungan asal serius dalam menjalaninya. Ingat pejuangan masih panjang. Kuncinya jangan mudah bimbang apalagi berputus asa

Banyak tawaran kerja yang kamu terima, namun demikian mesti selektif dan hati-hati dalam mengambil keputusan. Karena nama kamu akan jadi taruhannya. Tidak perlu buru-buru memutuskannya lebih baik rileks dulu.

Keuangan: Kurang stabil Asmara: Kendalikan emosi Kesehatan: Hindari begadang dulu Hari Baik: Rabu Pekerjaan: Jangan dibesar-besarkan masalah, nanti repot sendiri.

Keuangan: Sangat bagus Asmara: Berpikir lebih dewasa Kesehatan: Masalah pinggang Hari Baik: Selasa Pekerjaan: Bersiap-siaplah karena tugas baru menanti kamu

Masalah pribadi cukup menyita perhatian kamu. Kesabaran kamu memang sedang diuji. Berpikirlah lebih dewasa dan bijak. Yakinlah semua masalah bisa diselesaikan. Tergantung bagaimana menyikapinya.

Jangan pernah memaksakan diri untuk mendapatkan sesuatu, ada batas yang perlu diingat. Apalagi jika kondisi kurang mendukung. Peluang semakin terbuka. Kamu akan punya lebih banyak kegiatan yang menyenangkan hatimu.

Keuangan: Batasi pengeluaranmu Asmara: Ada masalah pelik Kesehatan: Sakit kepala Hari Baik: Rabu Pekerjaan: Jangan merasa kamu orang yang paling pandai.

Keuangan: Pemasukan tak terduga Asmara: Perlu saling pengertian Kesehatan: Waspadai penyakit lama Hari Baik: Kamis Pekerjaan: Tekuni saja, pasti akan ada hasil yang dapat kamu raih

Nomor-nomor Penting KJRI : Christian Action-DMW : Kotkiho : Islamic Union :

2890 4421 2739 6193 2576 4563 2893 5704 2838 1514

Bantuan Darurat : 999 Polisi : 2525 7717 / 2527 7177 Rumah Sakit : 2300 6555 Imigrasi HK : 2824 6111 Labour Dept : 2852 3535

Notice to advertisers Advertisers are responsible for the content and accuracy of their advertisements. SUARA will not be liable for inaccurate advertising and/or legal disputes involving third parties.

PADA suatu pagi di akhir Minggu ini, saat udara di Hong Kong agak basah, mendung sedikit menggantung dan menjanjikan sepenuh hari Jum’at itu tidak akan cerah, tokoh kita, penguasa tunggal rubrik di pojok SUARA yang ada di tangan sampeyan ini, Mbakyu Tulkiyem yang seharusnya getir hati karena cucian bos bakalan menumpuk di kotak laundry, malah senyum-senyum sendiri. Nyengar-nyengir pada hp-nya seperti orang kenthir, lalu tiba-tiba, muach!! Hp malang itu disosor pakai bibirnya, bibir yang sudah paten menurut ukuran Lantip, tipis dan merah kinyis-kinyis. Mestinya, sebagai sesama buruh migran, kita turut prihatin pada Tulki. Seharusnya begitu. Ibarat ringan sama dipikul, berat sama digotong, sebagai sesama saudara senasib seperantauan, jika ada kawan yang sudah menjadi sinting sampai-sampai mengecup hp begitu (eh berulangulang lo ngecupnya itu!), sudah wajar bila kita turut mengelus dada. (Ha, saya tahu sampeyan sedang tanya; dadanya siapa? Ya dadanya sendiri-sendiri ya, mosok dada tetangga!) Kembali ke dada, eh Tulki maksud saya, ada alasan-alasan yang bila kita mau menelaah sedikit demi sedikit, kelakuan Tulki anak Pak Mul, kekasih pujaan jantungnya Bustanul Bokir Bin Klanting ini mesti juga perlu kita perhatikan. Pertama, sebagai tokoh BMI paling populer di Hong Kong, Tulki mestinya bisa mengangkat citra BMI Hong Kong yang sudah tersohor adalah para BMI pemberani bukan sebagai tokoh populer sial yang pakai sepatu jinjit saja kesleo! Hih! Kedua, sebagai ketua organisasi BCG (Banyumas Cilacap Group), satu-satunya organisasi BMI doyan dandan yang dengan segala bangga didirikannya itu, mestinya ia pusing memikirkan bagaimana kelanjutan organisasinya itu. Mosok

sejak tahun lalu didirikan anggotanya masih saja hanya dia seorang? Dalam keadaan-keadaan genting begitu, untunglah masih ada Dik Srie, adik Kang Mul yang rupanya berusaha menjadi kawan yang baik mengingatkan Tulki. Ya, untungnya punya kakak yang rajin ndalang di surat memang itu. Dik Sri itu jadi kawan kita yang berpikir dan ngomongnya runtun seperti surat curhat. Yang paling penting, kata Dik Sri kepada Tulki, dandan ya dandan, tapi organisasinya perlu diurusi. Bagaimanapun, tambah Dik Sri berapi-api, BCG itu sudah dicatat sebagai organisasi

gabungan penentang UU sialan No.39/2004 itu, maka ada komitmenkomitmen yang harus dijalankan bersama. “Dirimu kan ngerti to Tul, kegiatan bersama itu tidak akan jadi kalau hanya mengandalkan kerja dari beberapa orang saja.” masih dengan sabar Dik Sri berceramah dari seberang sana, maklum konon, beliau jadi semacam tim apa gitu di aliansi itu... HP yang sebentar tadi dikecup Tulki sekarang ganti dicibir “Iyak, inyong ya ngerti koh. Ha, tapi rikane mbok paham, kie organisasine inyong ora nana sing minat koh. Ora laku. Pada ora gelem dadi anggotane inyong.” “Lha, itu kan gimana kamunya dulu,

masak bikin organisasi kok organisasi BMI doyan dandan. BMI Hong Kong itu tidak senyleneh dirimu, Tul. BMI Hong Kong itu berpikirnya cara dewasa. Wong bacaannya saja koran SUARA kok, bukan koran dukun atau majalah khusus tujuhbelas tahun… Kata Kang Mul, hidup hura-hura, dandan-dandan ora genah, itu salah satu dari kegitan foya-foya. Nggak ada faedahnya. Lagi pula, Nduk Cah Ayu, tempe benguk ora laku, wong pacarmu Bokir di Indonesia, dandanmu habishabisan di Hong Kong, gimana mau kesetrum dia?” “La, terus kepriben kie? Organisasine inyong kepriwe kie?” kata Tulki bingung. Ya tentu, pura-puralah dia itu, mana ada pernah dikisahkan Tulki bisa bingung? “Yo terserah dirimu to ya?!” jawab Dik Sri yang masih merasa harus tidak menyuruh, memerintah-merintah Si Tulki, memberi kesempatan Tulki untuk berpikir bijak dengan sendirinya. “Yu Sri, kie inyong lagi bingung, rika wonge kan baik. Rika jadi anggotane inyong yak?” memelas Tulki berucap. “He, dirimu jadi ketuaku? Nglamak! Ora sudi. Wegah!” klik hp mati. Mata Tulki membeliak, tampak cucian bos yang menumpuk menebar bau sengak di dapur yang belum dibersihkan dan belepotan minyak. Membayanglah kerjaan menumpuk yang bakalan bisa membuat kuku-kuku lentiknya jadi rusak. Tapi dasar mungkin benar sinting, Tulki langsung bisa senyam-senyum ketika melihat pesan dari Bokirnya yang tiba-tiba masuk di hp-nya lagi. Penasaran? Begini bunyinya: Yang, my sayang Tulki yang ayu pirang seksi sendiri di dunia ini, Happy Valentine, my honey! Kutunggu di dirimu di layar persegi alias kompi Minggu ini. muach 1000x Lalu hp berwarna merah jingga itu dikecup habis-habisan oleh Tulki. Maksudnya membalas kecupnya Bokir, setimpal, 1000 kali!

Kamus ketawa-ketiwi Pelatih sirkus Suatu hari diadakan lomba untuk mencari pelatih sirkus terhandal di dunia. Setelah melewati babak penyisihan, hanya tiga pelatih sirkus yang lolos, yaitu dari Indonesia, Thailand, dan India. Dewan juri memberikan satu ujian terakhir untuk menobatkan sebagai pelatih sirkus terbaik sepanjang masa. Lalu di sediakanlah satu ekor gajah jantan yang besar dan masing-masing pelatih bergiliran diuji untuk membuat gajah itu duduk. Pelatih dari India maupun Thailand bergantian mencoba tapi tidak berhasil, sampai mereka bersemedi segala, tapi tetap gajah bengong tidak bergerak. Giliran pelatih Indonesia, dan dia langsung berdiri menatap mata gajah, mengelilingi tiga kali, dan tepat di ekor dia mengangkat ekornya dan menyentil biji gajah. Akibatnya gajah mulas dan terduduk. Penonton bersorak atas kemenangan Indonesia, tapi dari negara lain menggerutu tidak puas dan meminta satu ujian lagi untuk meyakinkan. Kata dewan juri, bagaimana membuat

Kontan gajah langsung menggeleng-geleng.

gajah menggeleng. Baik dari India maupun Thailand sekali lagi tidak dapat berbuat banyak dan akhirnya menyerah. Giliran Indonesia, dia langsung menatap mata gajah dan mengelilingi tiga kali seperti semula dan tepat di kuping gajah dia berhenti. Dia lalu mengangkat kuping gajah dan membisikan, “Jah, elo mau enggak gue sentil biji lu lagi?

Bebek Seekor bebek pergi ke warung dan bertanya, “Ada makanan bebek?”. Tukang warung bilang, “Tidak ada.” Dan bebek bilang, “Iya deh,” lalu pergi. Besoknya, bebek itu ke warung lagi dan bertanya, “Ada makanan bebek?” Tukang warung bilang tidak ada dan bebek itu pergi Besoknya, bebek itu ke warung lagi dan bertanya, “Ada makanan bebek?” Tukan warung bilang, “Saya sudah bilang dua kali, saya tidak menjual makanan bebek, dan tidak akan pernah menjualnya. Jika kamu tanya lagi, akan saya paku kaki kamu ke lantai!” Lalu bebek itu pergi lagi. Besoknya bebek datang dan bertanya, “Ada martil untuk memukul paku?” “Tidak ada.” Lalu bebek itu bertanya lagi, “Ada paku?” “Tidak ada.” Hening sejenak, kemudian bebek itu bertanya lagi, “Ada makanan bebek?” (Nikmah)


20 February 2009

SUARA 23



SUARA February (mid) 2009