Page 1

Pilihan Anda Yang Tepat

Vol.V No.120 21 August 2009 (Mid Edition) 35,000 Eksemplar

Marah Marshanda di Youtube

Aktris sinetron Marshanda melampiaskan rasa marah dan sedihnya di Youtube. Banyak yang menyangka bahwa di balik popularitasnya, ia ternyata menyimpan beban. Halaman 26

BMI dalam lomba giring balon yang digelar oleh KJRI di Victoria Park, Minggu (9/8). Sepanjang bulan Agustus, perayaan HUT RI ke-64 diramaikan dengan berbagai lomba. Penyelenggara tak hanya dari KJRI, tapi juga sejumlah organisasi BMI. Berita terkait di halaman 8. (foto:santi)

130 majikan masuk watchlist KJRI Kepastian ini diperoleh SUARA dari Atase Tenaga Kerja di KJRI-Hong Kong, LEBIH dari 130 majikan Hong Kong Sri Setiawati, saat ditemui usai upacara masuk dalam watchlist (daftar pen- HUT RI ke-64 di Wisma Mandiri, Senin gawasan) yang dikeluarkan Konsulat (17/8). Jenderal Republik Indonesia. Sebanyak “Kami memang melakukan perlebih dari 100 nama yang masuk dalam temuan rutin dengan atase tenaga kerja daftar merupakan nama sama yang mas- dari konsulat lain. Dan sekitar sebulan uk dalam watchlist Konsulat Filipina. lalu, kami minta daftar itu (watchlist Oleh Santi

majikan yang dimiliki Konsulat Filipina-red),� ungkap Sri. Menurutnya, nama-nama majikan yang masuk dalam daftar tersebut secara otomatis tak akan pernah diizinkan lagi untuk mengambil pekerja rumah tangga asal Indonesia. Sebelumnya, seperti diberitakan Hong Kong News, Atase Tenaga Kerja di Konsulat Filipina, Romulo Salud, menga-

yang ada di Hong Kong sama sekali tak terlihat, kecuali beberapa BMI yang TAK ada buruh migran Indonesia membantu di bagian konsumsi. Para (BMI), di luar anggota paskibra, yang ketua organisasi BMI mengatakan tak mengikuti upacara HUT RI ke-64 di menerima undangan. Wisma Mandiri, Senin (17/8) lalu. SeKonsul Penerangan di KJRI Hong mentara perwakilan organisasi BMI Kong, Nunung Nurwulan, dihubungi

SUARA, Selasa (18/8) mengatakan, bahwa pihaknya memang tak mengundang perwakilan organisasi BMI. Aksi protes yang digelar Koalisi Organisasi Tenaga Kerja di Hong Kong (Kotkiho) dalam upacara 17 Agustus tahun lalu, menjadi salah satu pertimbangan itu.

Peringatan kemerdekaan RI ke-64 dirayakan dengan berbagai cara. Mulai dari makan kerupuk hingga aksi demo di KJRI. Halaman 8

takan, pihak Konsulat Indonesia menyampaikan kekhawatirannya bahwa majikan yang masuk watchlist Konsulat Filipina akan berusaha mengambil PRT asal Indonesia. Untuk itu, akan ada kemungkinan Konsulat Filipina dan Konsulat Indonesia berbagi informasi tenPerlu...halaman 2

Upacara 17 Agustus, organisasi BMI tak diundang Oleh Santi

Dari balap karung hingga aksi di KJRI

“(Aksi) itu memang salah satu pertimbangannya. Kami ingin yang datang memang benar-benar yang ingin mengikuti upacara. Dan kami sebagai penyelenggara berhak menyeleksi

PUBLISHED BY: HK PUBLICATIONS LTD. TEL: 2851 1766

Khawatir...halaman 2

Melihat sisi lain Macau Halaman 23




Perlu libatkan organisasi BMI Dari halaman 1

tang nama majikan yang masuk dalam daftar kasus kriminal, tapi bukan semua nama yang masuk dalam daftar watchlist. Namun Selasa (18/8), Sri memastikan bahwa Konsulat Filipina akan mengirim daftar semua nama majikan tersebut dalam pekan ini. Sri menceritakan bahwa rata-rata majikan yang masuk dalam watchlist Konsulat Filipina ber-

masalah dengan PRT mereka karena terlalu penuntut. Para PRT tersebut harus bekerja dengan jam kerja yang panjang dan waktu istirahat sangat sedikit. Selain itu, majikan suka memukul dan mengancam pekerjanya. “Karakter majikan seperti ini nggak akan berubah, nggak perlu lihat (apakah mempekerjakan buruh migran) Filipina atau Indonesia,” jelas Sri. Ia juga menyebut bahwa daftar majikan yang masuk dalam watchlist Kon-

WARTA

sulat Indonesia juga bisa diakses oleh Konsulat Filipina. Perlu koordinasi luas Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), Eni Lestari, mengatakan menghargai inisiatif yang dilakukan KJRI ini. “Ini move positif pemerintah untuk menghentikan majikan yang eksploitatif,” ungkapnya. Namun ia menekankan pemerintah perlu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Labour Department dan Imigrasi Hong Kong serta organisasi BMI, guna mengefektifkan langkah ini. Menanggapi ini, Sri mengatakan, sulit meminta nama majikan ke pihak Hong Kong. “Jika kita tanya satu atau dua nama yang bermasalah, mereka akan kasih, tapi tidak jika kita minta daftar nama yang bermasalah,” ungkapnya. Sementara soal melakukan koordinasi dengan organisasi BMI, Sri mengaku sudah melakukannya. Ia mengatakan telah meminta Koalisi Organisasi Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong (Kotkiho) untuk menyerahkan daftar nama-nama majikan yang bermasalah. Namun Ketua Indonesian Migrant Workers Union (IMWU), Sringatin, berharap nama majikan dan juga agen bermasalah mestinya bisa dibuka ke publik. “Waktu dialog dengan KJRI, mereka mengatakan bahwa perlu izin dari Jakarta untuk melakukan itu. Dan katanya mereka sudah kirim kawat ke Jakarta. Tapi nyatanya sampai saat ini tak ada kelanjutannya,” demikian Sring.

21 August 2009

Khawatir didemo Dari halaman 1

siapa saja tamu yang diundang,” jelas Nunung. Namun ia menambahkan, pihaknya tak akan menolak masyarakat Indonesia, termasuk BMI, yang berniat datang dan mengikuti upacara. “Kalau mereka datang ke Wisma (Wisma Indonesia, tempat upacara dilangsungkan-red) untuk ikut upacara, kami tentu saja tak akan menolak mereka,” ungkapnya. Upacara 17 Agustus, Senin (17/8) lalu, selain dihadiri oleh pejabat KJRI dan keluarganya, juga dihadiri sejumlah perwakilan dari Badan Usaha Milik negara (BUMN), Asosiasi Perusahaan Penyalur TKI di Hong Kong (APPIH), komunitas Tionghoa-Indonesia yang tinggal di Hong Kong, Islamic Union, Christian Action, dan sebagainya. Namun tak satu pun perwakilan dari organisasi BMI di Hong Kong. Sementara acara pemberian hadiah untuk para BMI pemenang lomba Agustusan yang digelar KJRI secara rutin tiap tahun, juga ditiadakan. Ini membuat nyaris tak ada wajah BMI yang tampak dalam penyelenggaraan upacara bendera tahun ini, kecuali 11 anggota tim paskibra. Menurut Nunung, pemberian hadiah tahun ini memang dilakukan begitu perlombaan selesai digelar. Sepanjang catatan SUARA, upacara 17 Agustus tahun ini termasuk yang paling sepi dari kehadiran BMI diband-

ing tahun-tahun sebelumnya. Dua organisasi BMI dengan basis massa paling luas di Hong Kong, yakni Indonesian Migrant Workers Union (IMWU) dan Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), mengaku tak mendapatkan undangan untuk menghadiri upacara tersebut. Ketua IMWU Sringatin dan Ketua ATKI Eni Lestari mengatakan hal ini saat dihubungi SUARA, Senin (17/8). Sementara Koalisi Organisasi Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong (Kotkiho) yang pernah menerima undangan di tahun 2008, tidak mendapatkannya lagi tahun ini. Tahun sebelumnya, puluhan anggota Kotkiho bersama IMWU menggelar aksi di jalan masuk ke Wisma Indonesia saat upacara 17 Agustus sedang berlangsung. Sementara perwakilan Kotkiho yang datang di upacara itu sebagai tamu undangan dan juga anggota Kotkiho yang kebetulan memenangkan lomba Agustusan, menyampaikan tuntutan mereka dengan melambaikan bendera kecil usai upacara digelar. Insiden ini tampaknya menjadi salah satu alasan KJRI untuk selektif dalam menetapkan para peserta upacara yang mereka undang. Sumiati dari Kotkiho menyayangkan keputusan ini. “Selama ini KJRI bilang ingin menjaga hubungan baik dengan organisasi BMI. Dengan begini, artinya KJRI yang sengaja membuat jarak,” ungkapnya.


21 August 2009

SUARA






SUARA

21 August 2009


21 August 2009

SUARA




WARTA



Majikan Tunipah cuma didenda $10.000 Oleh Fanani

Hakim pengadilan di Labor Tribunal memutuskan hanya mendenda mantan majikan Tunipah sebesar HK$ 10.000 dan bisa dicicil dua kali. Salah satu pertimbangannya adalah karena si majikan sudah mengaku bersalah. Padahal, tuntutan yang diajukan Tunipah sebesar lebih dari HK$100.000. Jumlah tersebut termasuk ganti kerugian yang diderita Tunipah karena

harus menunggu 18 bulan lebih tanpa boleh bekerja sebelum akhirnya kasusnya disidangkan dan majikan dinyatakan bersalah. Kepada SUARA, Tunipah menyampaikan bahwa dirinya sama sekali tidak puas dengan keputusan tersebut. Di mata dia, sistem peradilan di Hong Kong telah berlaku diskriminatif dan tidak adil dengan memaksa dirinya menunggu hingga 18 bulan lebih tanpa boleh bekerja hanya untuk menuntut

apa yang menjadi haknya. Sementara majikan dengan leluasa tetap bisa mengambil PRT baru. Bahkan, dia menilai, selama persidangan yang dia jalani, hakim terlihat dengan jelas memihak pada majikan. Tunipah mengaku masih berpikir hendak mangajukan banding atau menerima saja keputusan itu. Selain digaji underpay, Tunipah juga dituduh mencuri oleh majikannya. Namun tuduhan tersebut tak terbukti di pengadilan.

21 August 2009

Setrika BMI, majikan divonis 4 bulan penjara Oleh Santi

CHAN Me-ying (51), warga Hong Kong yang diajukan ke pengadilan karena menyerang BMI dengan setrika panas, divonis hukuman empat bulan penjara dalam sidang yang digelar di Pengadilan Kwun Tong, Senin (10/8) lalu. Peristiwa penganiayaan itu terjadi 13 Juni lalu, saat Chan Mei-ying menyerang Eva Wulandari (21) dengan setrika panas karena dianggap tak becus menggunakan setrika. Chan sendiri sebenarnya bukan majikan Eva, namun saudara perempuan sang majikan. Dalam sidang 20 Juli lalu, Chan sudah dinyatakan bersalah dan dituntut hukuman 18 bulan penjara. Namun pembelaan yang disampaikan oleh pengacaranya, termasuk argumen bahwa Chan mengalami depresi setelah keluar dari pekerjaannya pada tahun 2000, membuat vonis hukuman yang dijatuhkan berkurang menjadi empat bulan penjara. Penyerangan itu sendiri terjadi 10 hari setelah Eva bekerja di rumah kakak Chan. Kejadian bermula saat Eva tengah menyetrika baju. Chan mengomel karena temperature setrikaan terlalu panas. Eva lalu minta maaf dan segera mencabut kabel setrika. Tapi Chan kemudian malah mengambil setrikaan tersebut dan menempelkannya ke lengan kiri Eva. Kasus ini kemudian dilaporkan ke

polisi dan Chan mengaku bersalah. Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) Hong Kong, Eni Lestari mengatakan bahwa hukuman itu cukup adil jika dilihat dari tindakan yang dilakukan Chan. Namun ia menambahkan, jika dilihat dampak dari kejadian tersebut yang membuat Eva harus berhenti kerja sebelum kontraknya selesai, maka itu sama sekali tak adil. Untuk itu, menurut Eni, Eva yang kini tinggal di shelter Bethune House, sedang melakukan upaya penuntutan ganti rugi melalui Legal Aid, sebesar 2 tahun gaji. “Aturan Hong Kong memungkinkan Eva menuntut kompensasi ganti rugi tersebut,� ujar Eni saat dihubungi SUARA, Senin (17/8). Namun besaran kompensasi yang akan diterima Eva memang mesti menunggu assessment dari Legal Aid. Nantinya, jika argumen yang dikemukakan Eva cukup masuk akal, maka Legal Ad akan merekomendasikan pengacara untuk membantu Eva di sidang pengadilan. Namun jika Legal Aid menilai bahwa kompensasi ganti rugi yang bisa diterima Eva tak terlalu besar maka ia hanya akan dianjurkan untuk menuntut majikan di Small Claim Tribunal. Dalam proses ini, Eva bisa mencari majikan baru dan ia tak perlu keluar dari Hong Kong saat menunggu visa kerjanya di-approve oleh pihak Imigrasi.


21 August 2009

SUARA




WARTA



21 August 2009

Dari balap karung hingga aksi di KJRI (Pilar); Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI); serta Koalisi Organisasi HARI Ulang Tahun ke-64 Kemerdekaan Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong Republik Indonesia diperingati sepa- (Kotkiho), bergantian menggelar pangnjang bulan Agustus di Hong Kong. gung hiburan serta menggelar berbagai Ratusan buruh migran asal Indonesia lomba di lapangan rumput Victoria sudah memulai peringatan ini bahkan Park, masing-masing tanggal 2 Agustus, sejak tanggal 2 Agustus. 9 Agustus dan 16 Agustus. Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) ATKI dan Pilar, misalnya, menggelar dan Persatuan BMI Tolak Overcharging lomba karaoke, tarik tambang, hingga Oleh Santi/Aliyah Purwati

parade kebaya.Sementara KJRI menggelar lomba membawa balon, ambil belut hingga balap karung. Sedangkan Kotkiho meramaikannya dengan lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, hingga mendemo KJRI. Khusus untuk KJRI, pesta kemerdekaan yang diperingati di lapangan terbuka merupakan hal baru. Sebelumnya, acara pesta perayaan kemerdekaan digelar di panggung tertutup dan hanya diisi dengan pertunjukan tarian atau musik panggung, dengan sejumlah artis atau group band yang didatangkan dari Indonesia. Menurut Konsul Penerangan KJRIHong Kong, Nunung Nurwulan, pelaksanaan di lapangan terbuka digelar karena sebelumnya agak terkonsentrasi ke pelaksanaan Pemilu. “Ternyata lebih mudah, nggak seribet di dalam (pelaksanaan di gedung-red),” ujar Nunung saat dihubungi SUARA, Selasa (18/8). Selain menggelar berbagai lomba, KJRI juga mendirikan panggung hiburan yang diisi oleh band masyarakat Indonesia yang ada di Hong Kong dan penyanyi dari Jawa Timur. Sepekan sebelum peringatan kemerdekaan yang dihgelar KJRI, ATKI dan Pilar juga menggelar peringatan serupa dengan berbagai lomba. Selain itu, mereka juga menggelar karnaval budaya. Ratusan BMI berdandan dengan tokoh pahlawan nasional maupun

Lomba makan kerupuk di acara Kotkiho, Minggu (16/8). (foto: fanani) daerah dan membawa poster. Mereka kemudian berjalan dari Victoria Park melintasi kantor KJRI dan kembali ke Victoria Park. Karnaval itu digelar sebagai pengingat-ingat terhadap perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan penindasan di masa lalu dan sebagai penyemangat terhadap perjuangan yang mereka lakukan saat ini. Sementara Kotkiho dalam pesta kemerdekaan yang digelar Minggu (16/8) lalu, melakukan aksi damai di depan KJRI, setelah paginya menggelar berbagai lomba di Victoria Park. “Kami melakukan aksi untuk menunjukkan bahwa BMI sama sekali belum

merdeka,” ujar Sri Mintarti, salah satu anggota di jajaran pengrus Kotkiho yang turun dalam aksi tersebut. Praktik underpayment terhadap BMI yang masih marak hingga saat ini dan juga tingginya biaya penempatan BMI di luar negeri menjadi bukti belum merdekanya BMI dari penindasan. Sejumlah tuntutan yang mereka bawa dalam aksi tersebut antara lain penghentian praktik underpayment, pangkas biaya agen, blacklist agen dan PJTKI serta majikan yang melanggar hukum, serta cabut Undang-Undang No.39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (PPTKILN).


21 August 2009

SUARA




FORUM

10

Marhaban Ya Ramadhan! Selamat Datang Wahai Ramadhan!

Untuk dilihat

Editorial

Memaknai kemerdekaan TANGGAL 17 Agustus lalu, bangsa Indonesia genap berusia 64 tahun. Tanggal di mana naskah proklamasi pertama kali diperdengarkan oleh Soekarno dan Hatta yang sekaligus menandai lahirnya bangsa dan negara bernama Indonesia. Pada tanggal itu juga, di seluruh belahan dunia di mana warga negara Indonesia berkumpul dan merayakannya, termasuk di Hong Kong, Naskah Proklamasi dibacakan, Sang Saka Merah Putih dikibarkan, dan lagu-lagu perjuangan pun segera berkumandang. Proklamasi adalah klimaks perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka, inspirasi untuk mencapai sebuah kemenangan, dan roh yang menghidupi kita sebagai bangsa menuju masa depan. Soekarno pernah melukiskan, bahwa kemerdekaan adalah sebuah jembatan emas. Jembatan emas untuk menyelenggarakan dan mewujudkan perikehidupan seluruh rakyat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera dan Indonesia yang maju. Setelah 64 tahun berlalu, sudahkah Indonesia menjadi bangsa yang se-

21 August 2009

jahtera, adil dan makmur seperti yang dicita-citakan Soekarno dan para pejuang bangsa lainnya? Laksana panggang jauh dari api. Kemerdekaan yang diharapkan mampu membebaskan bangsa Indonesia dari bangsa kuli yang bodoh justru menjadikan Indonesia sebagai bangsa kuli yang sebenarnya. Jutaan warga Indonesia terpaksa harus terusir dari negaranya setiap tahun menjadi buruh migran karena tak ada lagi yang bisa diharapkan di Tanah Air. Menjadi penyelamat ekonomi negara dengan hasil yang mereka peruleh sebagai buruh migran. Namun, alih-alih negara melindungi, yang terjadi justru sebaliknya, negara sibuk memperbanyak penjualan warganya menjadi buruh migran demi mendapatkan devisa lebih banyak lagi. Tentu bukan Kemerdekaan yang salah, tapi memang Kemerdekaan belum menunjukkan makna yang sebenarnya, menjadikan bangsa Indonesia adil, makmur, dan sejahtera. Adalah tugas kita semua sebagai bangsa Indonesia menjadikan semua itu terwujud.

adalah ampunan dari Allah dan syurga mengalir di bawahnya sungai-sunMimbar yang gai, sebagaimana yang digambarkan Rohani Allah SWT:“ Laki-laki yang tidak dilaAnda laikan oleh perniagaan dan tidak pula jual-beli dari mengingati Allah dan dari mendirikan salat dan dari membayarOleh H. Abdul Muhaemin kan zakat. Mereka takut kepada suatu RASULULLAH SAW menggambarkan hari yang di hari itu hati dan penglihaRamadhan sebagai tamu agung yang tan menjadi goncang.” harus dimuliakan oleh kita semua. KeSetiap kali Ramadhan tiba, Allah telah datangan tamu agung itu merupakan memberikan kesempatan emas bagi kita kebahagiaan tersendiri bagi kita umat umat Islam, untuk menambah kebaikan Islam. Karena begitu agungnya derajat dan menghentikan keburukan. Pada bubulan Ramadhan, sehingga Rasulullah lan itu, pintu-pintu kebaikan dan pintuSAW bersabda:”Sekiranya umatku pintu surga terbentang luas. Sementara mengetahui tentang keagungan Ramad- pintu-pintu neraka tertutup rapat dan han, pasti mereka mengharapkan agar setan-setan terbelenggu. Sungguh sansetahun itu seluruhnya menjadi Ram- gat beruntunglah bagi kita yang dapat adhan.” mempergunakan bulan Ramadhan ini Pernyataan Rasulullah itu mengand- dengan sebaik-baiknya. Nabi SAW berung dua hal penting, yaitu (1) Tidak sabda:” Jika tiba bulan Ramadhan maka semua orang mengetahui keagungan pintu-pintu syurga dibuka dan pintubulan Ramadhan dan (2) Ramadhan pintu neraka ditutup serta setan-setan mempunyai nilai tertingi diantara bu- dibelenggu.” lan-bulan yang lain. Keagungan bulan Ramadhan dapat kita lihat antara lain dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dari Salman Al-Farisi, di akhir bulan Sya’ban, Rasulullah SAW berkhutbah, antara lain:”Ramadhan adalah bulan agung yang penuh dengan berkah, bulan di mana turunnya lailatul qadar, bulan di mana puasa diwajibkan, bulan di mana solat tarawih disunnahkan, ibadah sunnah di bulan itu, pahalanya seperti melakukan ibadah wajib. Dan barang siapa yang melakukan ibadah wajib, maka pahalanya digandakan kepada 70 kali ganda.” Ramadhan adalah hari-hari besar umat Islam untuk mengerjakan berbagai macam kebaikan. Ramadhan bagaikan pekan raya bagi orang-orang yang bertaqwa dan saat-saat yang sangat laris bagi orang-orang yang saleh untuk menjual dagangannya. Dunia mempunyai para pedagang dan Puasa yang terbaik, adalah puasa yang akhirat juga mempunyai para pedagang. bukan saja menahan makan-minum dan Pedagang dunia menunggu hari-hari nafsu syahwat. Akan tetapi lidah, mata, besar dan pekan raya untuk memper- tangan, telinga, kaki dan semua anggota oleh keuntungan yang besar. Pedagang badan kita harus berpuasa dari segala akhirat juga menunggu hari-hari besar perbuatan yang negatif. Kedua mata dan pekan raya untuk memperoleh ke- kita haruslah dijaga dari memandang untungan yang sebesar-besarnya. Tetapi hal-hal yang diharamkan Allah. Lidah keuntungan kedua pedagang itu sangat kita harus suci dari perkataan dusta, berbeda. Keuntungan pedagang akhirat ghibah, adu-domba, caci maki, dan

perkataan yang dapat menyakiti dan menyinggung perasaan orang lain. Kedua telinga kita harus dihindarkan dari lagu-lagu dan perkataan yang dapat memalingkan kita dari mengingati Allah. Orang yang hanya berpuasa makan, minum dan syahwat dan tidak memuasakan keseluruh anggota badannya dari perbuatan maksiat, maka sia-sialah puasanya. Nabi SAW menjelaskan: ”Barangsiapa yang tidak meninggalkan dusta dan pengamalannya, maka tidak ada keperluan bagi Allah untuk meninggalkan makanan dan minumannya.” (Bukhari). Puasa adalah perisai untuk menghadang kemaksiatan dan perbuatan dosa di dunia ini, serta penghalang dari api neraka di akhirat kelak. Ketika kita berpuasa, hendaklah kita berkata hanya yang baik-baik saja. Jika ada seseorang yang memaki kita, janganlah kita cepat marah dan berkata kasar. Malah sebaliknya, kita katakan kepada orang tersebut :” Sesungguhnya aku sedang berpuasa.” Keburukan tidak perlu dibalas dengan keburukan, tetapi keburukan hendaklah dibalas dengan kebaikan. Kita harus ingat bahwa kita sedang melaksanakan ibadah puasa dalam bulan suci dan tidak harus dinodai dengan perbuatan atau perkataan yang menyakiti orang lain. Orang yang berpuasa, haruslah mampu menguasai diri, mendidik diri sendiri, menjaga lidah, tangan, mata, telinga dan keseluruh anggota badan. Nabi SAW bersabda:” Berapa banyak orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan dari puasanya selain rasa lapar.” (Ibnu Majah, Nasa’i dan Hakim) Oleh yang demikian, hendaklah kita jaga diri kita, lidah kita, telinga kita, mata kita, tangan kita, kaki dan seluruh anggota badan kita. Allah telah memberikan banyak kesempatan kepada kita untuk mensucikan diri dan meraih pahala yang berlipat ganda, sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi SAW:” Setiap amal anak Adam adalah bagi dirinya. Satu kebaikan diberi balasan dengan sepuluh kebaikan yang serupa hingga tujuh ratus kali. Allah berfirman,’ Kecuali puasa, puasa itu bagiKu dan Aku membalasnya. Dia meninggalkan makanan karena Aku, meninggalkan kenikmatan karena Aku dan meninggalkan isterinya karena aku’.” (Bukhari).

Surat pembaca Surat No.0356/IA/II/2008 Dear Suara, Sebagai BMI saya ingin berbagi cerita mengenai fenomena yang belakangan ini marak di kalangan BMI mengenai biaya agen. Mengutip Surat No.0356/IA/II/2008 yang dikeluarkan oleh KJRI Hong Kong mengenai aturan proses perpanjangan kontrak atau kontrak kerja lanjutan setelah terminit. Di situ disebutkan bahwa agen tidak boleh mengutip lebih dari 10% dari gaji yang diterima BMI. Saya kira surat tersebut sudah sangat jelas bahkan saya yang notabene hanya lulusan SMP pun bisa memahaminya. Namun dalam prakteknya, masih banyak pelanggaran yang dilakukan oleh para agen. Saya jadi berpikir apakah para agen itu kebal hukum atau KJRI yang tutup telinga, yang katanya mesti nunggu laporan dulu

baru bertindak. Menurut hemat saya KJRI justru harus segera menyelidiki kasus ini karena sudah menjadi rahasia umum. Saya juga sadar bahwa agen juga mengeluarkan biaya selama proses ini, seperti biaya boarding house, makan, dan akomodasi lainnya. Namun kita sebagai BMI juga bisa menghitung berapa biaya yang dikeluarkan. Pada intinya jangan sampai mencekik dan tidak masuk akal. Buat SUARA saya ucapkan terima kasih, semoga tetap menjadi koran yang cerdas dan selalu memihak yang lemah seperti kami para BMI yang konon katanya sebagai pahlawan devisa namun hidup tersia-sia melulu. Bravo! Annie Blitar, Central

Usul kolom cerpen dan puisi Saya sudah bertahun-tahun jadi penggemar

SUARA tapi kok saya tidak pernah melihat ada kolom cerpen dan puisi di SUARA selain Rubrik Dunia Kita dan Tulki yang memang banyak yang suka. Saya punya usul bagaimana kalau SUARA juga menyediakan kolom untuk cerpen dan puisi yang menurut saya juga ada penggemarnya. Kan makin banyak penggemar nanti SUARA juga makin banyak iklannya. Tapi omong-omong SUARA sekarang saja sudag kebanyakan iklan gitu. Mbok kalau pasang iklan ya kira-kira gitu loh. Mosok iklannya buanyak banget gitu sampai beritanya Cuma sak umplik. Terima kasih SUARA semoga suaraku kamu dengar dan kabulkan. Dan yang pasti, ada tidak ada SUARA tetap menjadi koran terbaik untuk BMI

Bukankah SUARA gratis Dear SUARA, saya mau komplain nih, soalnya sekarang makin susah mendapatkan kamu. Setiap kali saya libur ke Causeway Bay selalu saja tidak kebagian meski Cuma satu. Kalaupun masih ada, itu hanya di toko-toko yang tidak membolehkan kita mengambil kalau kita tidak beli sesuatu terlebih dahulu. Nah yang mau saya komplain, bukannya SUARA sebenarnya gratis? Boleh diambil siapa saja? kalau untuk dapat SUARA harus beli barang dulu ya sama saja sekarang SUARA tidak gratis lagi dong. Jadi mohon kepada SUARA untuk mengoreksi lagi distribusinya. Sebab kalau begitu terus kan lama-lama orang bisa jadi malas ambil. Wong koran gratis kok pakai “dijual” begitu. Terima kasih.

Rukmiati Asih

Siti Rubiyati

Fanani Santi Nurul Qoiriah Joko Harjanto Dante Peralta Corelene B. Cruz Jeneth P. Julve Nin Tang

Editor Reporter Editorial Consultant Sales Executive Sales Executive Sales & Marketing Executive Advertising Coordinator Designer

Published by HK Publications Ltd. 31/F., Prosperity Millennia Plaza, 663 King’s Rd. North Point, Hong Kong Telp: 3416 3647, 2851 1766 Fax: 2858 8979 E-mail: news@hkpub.com Tsat Tsz Mui P.O. Box 60185

All rights reserved. No part of this publication may be reproduced without the written permission of the publisher. We wish to acknowledge the following news sources: Asian Migration News, Kompas, Suara Pembaruan, Tempo Interaktif, Sinar Harapan and South China Morning Post.


WARTA

21 August 2009

Tak ada Indonesian Day tahun ini Oleh Fanani

TAK seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2009 ini Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong tidak akan menggelar perayaan Indonesian Day di Queen Elizabeth Stadium. Sebagai gantinya, rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini ditutup dengan penyelenggaraan Pesta Rakyat yang berlangsung di Victoria Park,

Sehari jelang HUT RI, Winayah meninggal Oleh Santi

WINAYAH (38), buruh migran Indonesia asal Malang, ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa oleh majikannya pada Minggu (16/8) lalu, sehari sebelum Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-64. Menurut staf di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), Winayah ditemukan tewas oleh majikannya saat hendak dibangunkan pada Minggu pagi itu. Saat dipegang, seluruh badanya sudah dingin dan kaku. Hingga berita ini diturunkan, belum didapatkan informasi tentang penyebab kematian Winayah dan belum diketahui persis kapan tanggal pemulangan jenazahnya. Yang pasti, menurut KJRI, jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya dalam pekan depan. Data KJRI menyebut bahwa Winayah mulai kontrak kerjanya di majikan sekarang pada Maret 2009. Ia didatangkan ke Hong Kong oleh PT. Prima Duta Sejati dan kemudian disalurkan oleh Agen Prima Success ke majikannya yang bertempat tinggal di kawasan Tin Hau. Jika ini merupakan kontrak pertamanya, maka ini berarti bahwa Winayah belum pernah mendapatkan hasil dari keringat kerjanya karena seluruh upahnya masih dibayarkan untuk potongan biaya agen. Kematian Winayah ini menambah panjang daftar jumlah BMI yang meninggal di Hong Kong. Data KJRI menyebut, dari Januari-Agustus 2009, sudah 14 BMI meninggal. Bulan Juli lalu, ada tiga BMI yang dilaporkan meninggal. Masing-masing adalah Sundari (21) asal Kediri, Tuti Susanti asal Madiun, dan Sunarsih (35) asal Ponorogo. Sundari ditemukan meninggal dalam keadaan badan menggantung di kamar mandi pada 20 Juli. Padahal ia baru kerja empat hari di rumah majikannya. Sementara Tuti Susanti meninggal sehari kemudian, 21 Juli, di Italia saat diajak berlibur oleh majikannya. Ia dikabarkan meninggal karena tenggelam. Sedangkan Sunarsih, mirip dengan Winayah, ditemukan meninggal oleh majikannya saat dibangunkan pada pagi tanggal 29 Juli.

Minggu (9/8) lalu. Ketua Panitia HUT RI KJRI Hong kong Hari Budiarto yang juga Konsul Konsuler KJRI HK menyampaikan keterangan tersebut, Rabu (19/8). Menurut Hari, karena keterbatasan waktu persiapan dan jadwal penyelenggaraan yang berdekatan dengan penyelenggaraan pemilu, KJRI memutuskan untuk menutup perayaan Agustusan tahun dengan Pesta Rakyat di Victoria

Park, Minggu (9/8) lalu. “Untuk kegiatan semacam itu kan persiapannya sangat panjang, butuh berbulan-bulan. Yang kita khawatirkan juga kan kalau sampai Pemilu dua putaran,” terangnya. Namun, Hari menegaskan, apapun alasannya, karena keduanya merupakan event nasional, mereka tetap harus melaksanakan. Mengenai apakah ke depan tradisi

perayaan Indonesian Day di ruangan tertutup dan dimeriahkan artis-artis dari Indonesia tersebut akan benar-benar dihapuskan, Hari belum bisa memastikan karena KJRI perlu melakukan evaluasi. “Yang jelas kegiatan Agustusan untuk tahun ini ditutup dengan Pesta Rakyat di Victoria Park itu. Kalau nanti ternyata ini (Pesta Rakyat di Victoria Parkred) justru lebih diminati ya bisa jadi,” ujarnya.

11

Selain soal waktu yang mepet dan penyelenggaraan Pemilu, tidak diadakannya Indonesian Day tahun ini juga dikarenakan keterbatasan ketersediaan dana. “Soal dana juga kan tahun ini kita krisis. Tapi itu bukan hal yang pokok. Itu pertimbangan nomor sekian di kita. Yang penting pesta rakyat (perayaan HUT RI-red) harus tetap terlaksana,” tegasnya.


12

Tidak ada penyerahan hadiah ini langsung dilakukan begitu perlombaan selesai dan pemenang ditentukan. UPACARA peringatan Detik-detik Akibatnya, tak ada buruh migran InProklamasi yang diselenggarakan oleh donesia (BMI) yang terlihat mengikuti Kosnulat Jenderal Republik Indonesia upacara selain anggota paskibra dan (KJRI) Hong Kong di Wisma Mandiri beberapa BMI yang membantu dalam tahun ini tidak diisi acara penyerahan jamuan makan usai upacara. hadiah bagi para pemenang lomba-lomKonsul Penerangan Nunung Nurwuba 17-an. lan mengatakan, alasan ditiadakannya Penyerahan hadiah dari seluruh lom- acara tersebut karena mempertimbangba yang diadakan KJRI dalam rangkaian kan penyerahan hadiah secara langsung perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun saat pengumuman pemenang akan lebih Oleh Fanani

WARTA

21 August 2009

menyenangkan buat para pemenang. “Lomba itu kan kalau hadiahnya dikasihkan hari itu juga kan mereka lebih senang daripada ditunda,” ujarnya melalui telepon, Selasa (18/9) lalu. Selain acara penyerahan hadiah yang dihilangkan, karena pertimbangan waktu persiapan yang mepet dan kesibukan akibat pelaksanaan Pemilu, tim paskibra yang bertugas dalam upacara tahun ini juga bukan anggota baru tapi diisi oleh anggota paskibra 2006-2008.

TIM Paskibra dari BMI di Upacara Bendera, Senin (17/8). (foto:fanani)

INDO

t e n a Arem

Persiapan mepet, Paskibra gunakan angkatan lama Indonesia-red),” jelas Koordinator Tim Paskibra, Anton B.Setiawan, saat diKESIBUKAN Konsulat Jenderal Repub- hubungi SUARA usai pelaksanaan upaclik Indonesia dalam pelaksanaan Pemi- ara 64 tahun kemerdekaan RI di Wisma lu Legislatif dan Pemilu Presiden lalu, Indonesia, Senin (17/8) lalu. Sementara membuat panitia upacara 17 Agustus rata-rata latihan yang dilakukan oleh tak cukup punya waktu untuk mengge- tim paskibra tahun-tahun sebelumnya lar perekrutan baru bagi tim pasukan sebanyak 18 kali. pengibar bendera (Paskibra). Smirna Kembuan (33), BMI asal MaHal ini membuat para buruh migran nado yang merupakan satu dari tim Indonesia yang masuk dalam tim paski- Paskibra yang bertugas tahun ini, menbra tahun ini diambil dari alumni paski- gatakan ia sebelumnya masuk dalam bra tahun 2006-2008. “Mereka hanya tim Paskibra tahun 2007. Pelibatan BMI melakukan 10 kali latihan. Dua kali di sebagai tim paskibra dimulai sejak KJRI KJRI, dan delapan kali di sini (Wisma di bawah pimpinan Paiman Turnip. Oleh Santi


WARTA

21 August 2009

Rumah ramah bagi warga Indonesia RUMAH merupakan sebuah tempat di mana kita merasa terlindungi dan terayomi. Konsep itulah yang kini terus dikembangkan oleh Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hong Kong. Melalui berbagai upaya peningkatan, KJRI Hong Kong senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh warga Indonesia di Hong Kong. Terkait dengan konsep rumah yang ramah itulah KJRI Hong Kong terus mengupayakan pemberian pelayanan yang berbasis perlindungan. Salah satu upaya yang secara rutin dilaksanakan oleh KJRI Hong Kong adalah penyelenggaraan “Program Selamat Datang” atau yang juga dikenal sebagai “Welcoming Program”. Kegiatan ini merupakan sebuah program penyambutan bagi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru tiba di Hong Kong—baik yang sudah maupun belum pernah bekerja di Hong Kong—di mana dalam program tersebut para TKI diberi berbagai informasi penting terkait dengan keberadaannya di Hong Kong, yaitu informasi seputar ketenagakerjaan seperti hak dan kewajibannya, informasi tentang paspor dan visa, informasi kekonsuleran, hukum dan bea cukai, serta informasi tentang berbagai kegiatan positif seperti pendidikan, kesenian, olahraga dan rohani guna pengembangan diri lebih lanjut. Sebagai kelanjutan dari Program Selamat Datang, KJRI Hong Kong juga

menyelenggarakan berbagai kegiatan bagi para TKI yang termasuk dalam During Stay Program. Kegiatankegiatan antara lain berupa pelatihanpelatihan singkat keterampilan-keterampilan yang dapat dimanfaatkan oleh para TKI baik selama bekerja di Hong Kong, maupun nantinya setelah kembali ke tanah air. Beberapa kegiatan yang secara rutin diselenggarakan oleh KJRI Hong Kong antara lain kursus memasak dan kursus keterampilan kecantikan. Selain itu KJRI Hong Kong juga selalu mendorong para TKI untuk aktif dalam berbagai kegiatan rohani seperti Majelis Taklim atau Gereja, maupun kegiatan seni budaya melalui Sanggar Budaya dan Tim Angklung serta kegiatan olahraga dalam wadah Golpindo. Program yang juga secara berkala diselenggarakan oleh KJRI Hong Kong adalah Exit Program, yang merupakan program pembekalan terutama bagi para TKI yang akan segera kembali ke Indonesia. Pada akhir Juli 2009 KJRI Hong Kong menyelenggarakan program ini yang diikuti oleh 304 TKI. Dalam kesempatan tersebut para TKI mendapatkan pembekalan psikologis/ mental sebagai persiapan kepulangannya serta pembekalan kewirausahaan seperti tips membuka usaha dan pengelolaan keuangan. Peningkatan pelayanan di bidang keimigrasian dan kekonsuleran pun tidak luput dari perhatian KJRI Hong

Kong. Sejak April 2009 KJRI Hong Kong meningkatkan kemudahan pengurusan keimigrasian dan kekonsuleran dengan membuka pelayanan di hari Minggu secara penuh. Pembukaan pelayanan di hari Minggu bertujuan untuk memfasilitasi para TKI di Hong Kong yang sebagian besar libur pada hari Minggu. Lebih lanjut lagi, peningkatan pelayanan diwujudkan dalam pengurusan perpanjangan paspor yang lebih cepat yaitu 3 hari kerja. Dengan motto Pelayanan Berbasis Perlindungan, KJRI Hong Kong senantiasa mengupayakan terciptanya Rumah yang Ramah bagi seluruh warga Indonesia di Hong Kong. Dengan demikian KJRI Hong Kong menjadi tempat yang nyaman untuk berkunjung, serta tujuan untuk menyampaikan keluh kesah dan menyelesaikan berbagai kendala yang tengah dihadapi. Hal ini diwujudkan dalam berbagai layanan pengaduan, penyediaan tempat penampungan serta bantuan hukum. Semoga dengan motto Pelayanan Berbasis Perlindungan, KJRI Hong Kong dapat selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia di Hong Kong. Dirgahayu Republik Indonesia 2009, sukses untuk kita semua. Hong Kong, Agustus 2009 Fungsi Pensosbud KJRI Hong Kong

13

Foto bersama home staf KJRI H.K. usai upacara HUT Proklamasi 2009.


14

SUARA

21 August 2009


21 August 2009

SUARA

15


16

FEATURE

Indonesia, sete 21 August 2009

Oleh Santi

TAHUN ini, kemerdekaan Indonesia memasuki usia 64 tahun. Perayaan dan peringatan digelar di sejumlah tempat, dari pelosok kampung di Jawa, Istana Merdeka, hingga Victoria Park. Dari kepala desa, gubernur, kepala negara, pengamat politik, pelaku bisnis, hingga buruh migran punya pendapat masingmasing tentang makna merdeka. Namun sebelum kita bicara tentang itu, izinkan saya mengenang WS. Rendra. Ia penyair, dramawan, dan budayawan Indonesia yang meninggal 6 Agustus lalu di usia 74 tahun. Di tahun 1990-an, ia menulis puisi yang pembacaannya dilarang oleh Rezim Soeharto. Puisi itu berkisah tentang Max Havelaar, tokoh dari novel berjudul sama karya Multatuli. Multatuli sendiri adalah nama samaran dari Edward Douwes Dekker. Dan novel itu berkisah tentang penderitaan para petani di Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak, Jawa Barat, saat Indonesia di bawah kolonialisme Belanda. Puisi Rendra yang berjudul “Demi Orang-orang Rangkas Bitungâ€? menyuarakan kondisi rakyat Indonesia yang masih tertindas, meskipun sudah merdeka. Dengarlah seruan di puisinya: ‌. Dahulu rakyat Rangkasbitung/tidak mempunyai hak hukum/apabila mereka berhadapan kepentingan dengan Adipati Lebak/ Sekarang apakah rakyat kecil sudah mempunyai hak hukum/apabila mereka berhadapan kepentingan dengan Adipati-adipati masa kini?

DUA BMI tengah memasang bendera Merah-Putih di lapangan Victoria Park, ‌ Bukankah kemerdekaan yang sempurna itu/adalah kemerdekaan negara dan bangsa?/Negara Anda sudah merdeka/Tetapi apakah bangsa Anda juga sudah merdeka?/ Apakah bangsa tanpa hak hukum/bisa disebut bangsa merdeka?

penguasa rezim Orde Baru itu, juga sudah dimakamkan Januari 2008 lalu. Namun gema puisi Rendra tampaknya masih tetap relevan. Sebagai negara, Indonesia mungkin memang sudah merdeka. Tapi sebagai bangsa, benarkah sudah merdeka? Di Victoria Park, sejumlah buruh miRezim yang melarang pementasan gran asal Indonesia yang saya temui, pembacaan puisi Rendra saat itu, sudah punya pendapat menarik tentang terjungkal tahun 1998. Soeharto, sang makna merdeka. Hartatik (32), BMI


FEATURE

17

elah 64 tahun merdeka 21 August 2009

, Minggu (2/8) lalu. Sudahkah mereka merdeka? (foto:santi) asal Malang, misalnya menyebut jurang membengkak di atas, menunjukkan antara para “atasan” dan “ bawahan” bahwa Indonesia masih jauh dari citayang masih terlalu lebar, korupsi yang cita merdeka. “Menurut saya, merdeka

itu ya orang atasan dan bawahan punya derajat yang sama,” ujarnya. Sementara Erik (27), BMI asal Ponorogo, menyebut kepergian dia ke Hong Kong sebagai pekerja rumah tangga, menunjukkan bahwa Indonesia belum merdeka. Ia pergi karena tak ada lapangan kerja yang diciptakan di negeri sendiri. Biaya pendidikan yang mahal, membuatnya hanya bisa mencecap pendidikan rendah, dan memaksanya menjadi pekerja sektor informal. “Sementara sampai di sini, kami masih harus berjuang untuk melunasi utang biaya penempatan yang tinggi, juga menerima upah tak sesuai standar,” ungkapnya. Mendengar mereka, saya jadi kembali teringat Rendra. Tahun lalu, saat menerima gelar kehormatan di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Rendra menyampaikan pidato kebudayaannya: “Mengatruh Kambuh”. Kembali, ia mengkritik Indonesia. Ia melihat bahwa kemajuan Indonesia hanya bisa terjadi jika daulat rakyat menjadi yang utama, dan bukan daulat penguasa. Etika hukum, aturan politik, dan aturan ekonomi, menurutnya, harus merujuk pada daulat rakyat. Ia menyebutnya sebagai “mesin budaya”. Ia juga sangat khawatir dengan ketergantungan Indonesia terhadap modal

asing. Karena pada akhirnya, modal asing ini akan membuat kebijakan-kebijakan yang diambil Indonesia akan gampang kena “dikte”. Dalam istilah Rendra “tersesat dalam politik pertanian dan pangan dari lembaga-lembaga asing dan perusahaan-perusahaan multi nasional.” Jika melihat bahwa Indonesia adalah negeri pertama di kawasan Asia Tenggara yang merdeka, maka sangat ironis melihat bahwa negara-negara yang merdeka setelah Indonesia, kini justru dalam kondisi yang lebih baik dari Indonesia. Ketidakakuratan dalam membaca sejarah masa lalu, membuat banyak pengambil kebijakan gagap dalam membuat peta untuk masa depan. Dan di tengah situasi ini, banyak “makelar” yang memanfaatkan celah untuk meraup keuntungan. Indonesia, meminjam istilah Mao Tse Tung saat mendefinisikan China, tak ubahnya seperti selimut rombeng dengan banyak tambalan. Namun jika China menyadari ini dengan cepat dan berupaya keras untuk bangkit, bagaimana dengan Indonesia? Terlalu lama kita menjadi ‘bebek’ para pemilik modal yang di-back up negaranegara adikuasa yang bisa dengan mudah mendikte pasar.

Alih-alih memperluas dan menciptakan lahan-lahan pertanian dan sumber daya mineral yang bisa digarap petani dalam negeri, negara justru menjualnya ke perusahaan-perusahaan multinasional, dan mengubahnya menjadi areal perkebunan, ladang minyak dan emas yang pundi-pundi uangnya mengalir ke luar. Di dalam negeri, rakyat hanya jadi penonton dan konsumen yang mesti mengeluarkan uang lebih untuk membeli produk jadi yang bahan mentahnya diambil dari tanahnya. Bangsa kita kini seperti dadu/ terperangkap di dalam kaleng utang/ yang dikocokkocok oleh bangsa adikuasa/ tanpa kita berdaya melawannya./ Semua terjadi atas nama pembangunan/ yang mencontoh tatanan pembangunan/ di zaman penjajahan. Demikian Rendra menyampaikan kekhawatirannya di tahun 2006 dalam potongan puisinya yang berjudul “Maskumambang”. Dan dengan sedih saya mesti mengatakan bahwa ia benar. Namun saya meyakini bahwa daya untuk melawan bukan sama sekali hilang, hanya belum nampak. Dan jikapun negara gagal melakukan “tugas” itu, rakyat akan selalu punya kesanggupan untuk melakukannya. Selamat ulang tahun negeri tumpah darah!


18

WARTA

21 August 2009

Mennakertrans Erman Suparno diperiksa KPK Aspirasi yang diperoleh selama kunjungan kerja tersebut antara lain tentang MENTERI Tenaga Kerja dan Transmi- kebutuhan peralatan kesehatan untuk grasi Erman Suparno, Kamis (13/8), masyarakat di Indonesia bagian timur. diperiksa Komisi Pemberantasan Ko�Namun, teknis rupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan kewenangan selanjutkorupsi pengadaan alat kesehatan di Denya ada di wilayah partemen Kesehatan pada tahun 2003. pemerintah sehingga Saat dugaan korupsi itu terjadi, Erman saya tidak mengetamenjadi salah satu pimpinan Komisi IV huinya,� papar Erman Dewan Perwakilan rakyat. sembari memasuki Ketika keluar dari Gedung KPK pada ERMAN S. mobil Toyota Fortunpukul 12.45 setelah diperiksa selama er warna hitam. sekitar 4 jam, Erman menyatakan, kaProyek pengadaan alat kesehatan sepasitasnya sebagai salah satu pimpinan nilai Rp 190 miliar untuk 32 rumah sakit Komisi IV DPR hanya sebatas menyam- umum daerah di kawasan Indonesia paikan aspirasi masyarakat. timur ini, seperti diberitakan Kompas, Oleh Lilis Herlina

diduga merugikan negara Rp 71 miliar. Kerugian itu terjadi karena dalam proyek yang menggunakan Anggaran Belanja Tambahan 2003 ini diduga terjadi penggelembungan harga. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Achmad Sujudi yang menjadi Menteri Kesehatan pada 10 Agustus 2001-21 Oktober 2004, mantan Direktur Utama PT Kimia Farma Trading Gunawan Pranoto, dan Rifai Yusuf dari PT Rifa Jaya Mulia. Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, KPK sudah menerima pengembalian uang sekitar Rp 3 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 700 juta berasal dari Sujudi.

SEJUMLAH calon BMI yang menunggu pemberangkatan ke Timteng

Kiriman uang migran turun

memperkirakan ada penurunan sebesar 7,3 persen kiriman uang dari luar negPENGIRIMAN uang dari pekerja di eri ke negara berkembang pada 2009. luar negeri ke keluarga mereka di ne- Alasannya jelas, resesi global juga telah gara-negara Asia terus menurun. Hal itu memengaruhi negara kaya yang memdisebabkan semakin banyaknya pekerja pekerjakan sejumlah besar pekerja dari Asia yang mencari nafkah di Timur Ten- luar negeri. gah diberhentikan. Para ahli mengatakan, hal itu mencerJutaan keluarga di Asia bergantung minkan semakin banyak pekerja yang pada kiriman anggota keluarga mereka pulang kampung dan membawa semua yang bekerja di luar negeri. Bank Dunia simpanan mereka. Oleh Lilis Herlina


WARTA

21 August 2009

Gaji anggota DPRD Jatim Rp 25,7 juta Oleh Lilis Herlina

GAJI anggota DPRD Jawa Timur periode 2009-2014 mencapai Rp 25, 7 juta. Gaji itu belum termasuk tunjangan untuk anggota yang duduk dalam panitia musyawarah dan panitia anggaran. Selain itu, masih ada tunjangan komisi, tunjangan badan kehormatan, dan tunjangan alat kelengkapan lainnya. Sekretaris DPRD Jatim Edi Purwinarto, Selasa (11/8), mengatakan, selain menerima gaji per bulan, anggota Dewan juga akan memperoleh pendapatan lain, seperti uang kunjungan kerja per bulan biasanya mencapai empat kali. Anggota dan ketua DPRD juga akan mendapatkan uang representasi yang

besarnya bervariasi. Menurut Edi, sesuai PP 24/2004, uang representasi ketua DPRD akan setara gaji pokok gubernur. Wakil ketua akan mendapatkan 80 persen dari uang reprentasi ketua dan anggota hanya 75 persen. “Besar gaji dan tunjangan serta dana-dana lainnya EDI P sudah sesuai dengan peraturan pemerintah. Karena itu kami akan menjalankan aturan tersebut,” ungkapnya seperti ditulis VHRmedia.com. Rencananya gaji awal anggota DPRD Jatim akan diberikan pada 1 September 2009 atau satu hari setelah dilantik pada

31 Agustus. Menurut Edi, gaji diberikan pada awal bulan sudah menjadi tradisi. Pengamat politik Universitas Airlangga Surabaya Hariyadi menilai gaji anggota Dewan yang diberikan di awal bulan itu menyalahi aturan. Apalagi mereka belum melakukan pekerjaan apa pun. Seharusnya gaji yang diberikan tergantung pada kinerja. Hariyadi menuturkan, DPRD periode

mendatang berbeda dari periode sebelumnya. Terutama dalam masalah gaji dan tunjangan. Dia khawatir, besarnya gaji dan tunjangan serta dana anggaran lainnya mempengaruhi kinerja Dewan. “Terus terang yang saya takutkan adalah kinerja mereka. Semoga saja dengan gaji yang besar, anggota Dewan bekerja lebih maksimal dalam menjalankan amanat Gedung DPRD Jawa Timur. masyarakat,” katanya.

19


20

BULLETIN

21 August 2009

Galeri

Kotkiho menyelenggarakan perayaan HUT Kemerdekaan RI di lapangan rumput Victoria Park, Minggu (16/8). Acara diramaikan gelaran berbagai lomba dari tarik tambang hingga makan kerupuk.

Komunitas Indonesia-Tionghoa di Hong Kong juga memperingati HUT RI ke-64 dengan caranya. Mereka larut bernostalgia dengan tari dan lagu-lagu Indonesia di Yau Ma Tei, Minggu (16/8).

Apakabar Fans Club bekerja sama dengan FLP Hong Kong mengadakan pemutaran film Laskar Pelangi di Hong Kong, Minggu (16/8). Pada kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang Puisi Award Apakabar.

Singo Umboro Kreasi Abadi (SUKA) memperingati HUT Kemerdekaan RI dengan mengadakan lomba peragaan busana dan karaoke di Tai Po, Minggu (9/8). Lebih dari 100 perserta dan 400 penonton terlibat.

Karya Mulia Wanita (KMW) Ngawi-Hong Kong mengadakan sunatan massal di Nglarangan, Ngawi pada 25-26 Juli. Sebanyak 46 anak ikut dalam acara yang sekaligus peringatan Isra’ Mi’raj tersebut.

Bank Negara Indonesia (BNI) meresmikan pembukaan BNI Remittance cabang Keswick Street (depan KJRI), Minggu (9/8). Peresmian dan pemotongan pita disaksikan langsung oleh Konjen RI Ferry Adamhar.


21 August 2009

SUARA

21


22

HEALT & BEAUTY

21 August 2009

Omega 3 nutrisi penting tubuh manusia Oleh Intan

JENIS minyak yang satu ini bukan untuk menggoreng tempe atau kerupuk .Ya, walaupun tergolong keluarga minyak-minyakan, minyak ikan bukan untuk menggoreng namun merupakan “makanan” tambahan sumber zat gizi. Bahkan, minyak ikan termasuk bahan makanan sumber lemak yang rendah kolesterol, dan mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sehingga para ahli gizi dan kesehatan sepakat untuk memberikan label “aman” untuk dikonsumsi oleh bayi, balita, maupun orang dewasa, singkatnya sangat berguna untuk usia muda sampai tua. Diambil dari ekstrak minyak ikan Salmon yang hidup diperairan laut dalam New Zealand yang mengandung Omega-3 (EPA + DHA), minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat itu, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda di dalamnya akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita. Jenis ikan laut yang “kaya” kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore ), sardin, herring , makerel, dan kerang-kerangan. Minyak ikan juga mengandung vitamin A dan D –dua jenis vitamin yang larut dalam lemak– dalam jumlah tinggi. Manfaat vitamin A membantu proses perkembangan mata, sementara vitamin D untuk proses pertumbuhan dan pembentukan tulang yang kuat. Manfaat Omega-3 terhadap berbagai penyakit : • Membersihkan penyumbatan pembuluh darah, Menormalkan tekanan darah, kolesterol, Trigliserida, Hipertensi (tekanan darah tinggi), Jantung Koroner, Penyumbatan pembuluh darah otak, Stroke, Kesemutan, Kejang, Keram, Asam Urat, Rematik, , Migrain, Telinga Berdengung, Gangguan Penglihatan, Katarak, Diabetes, Gangguan syaraf, Epilepsi, Autis, Asma, Batu Ginjal, Lemak Hati, Tumor Lemak, , Varises. • Meningkatkan Daya Ingat, mencegah kepikunan, meningkatkan kecerdasan, Meningkatkan Kemampuan Berpikir, Mengurangi Stress dan Depresi. Ibu Hamil dan menyusui sangat dianjurkan konsumsi omega-3 untuk perkembangan otak dan syaraf janin dan bayi. Satu lagi yang perlu diketahui bahwa tubuh manusia tidak dapat memproduksi asam lemak Omega 3 sendiri oleh sebab itu, Dr Smith HEALTHY HEART dengan kandungan minyak ikan Omega 3 nya sangat penting untuk menjaga agar tubuh kita dapat bekerja normal dan sehat selalu.


JALAN - JALAN

21 August 2009

PEMANDANGAN San Malo dilihat dari gedung tua yang terletak persis di seberangnya. (foto: santi)

Melihat sisi lain Macau Oleh Santi

MACAU tak hanya punya kasino. Negeri bekas jajahan Portugal yang telah kembali ke pangkuan China ini, juga memiliki banyak peninggalan sejarah. Mulai dari reruntuhan gereja St. Paul di San Malo hingga perkampungan penduduk di Taipa yang berjarak 2,5 kilometer dari Macau Peninsula. Di kawasan San Malo sendiri setidaknya ada tiga bangunan gereja tua yang mengingatkan orang betapa kuatnya pengaruh Gereja Katolik Roma pada awal berdirinya Macau. Di kawasan ini pula, para misionaris tinggal, sekolah dan belajar bahasa. Negeri ini menjadi tempat perlindungan bagi para misionaris dan para etnis

Tionghoa yang menganut agama Kristen selama pemerintahan dinasti Qing. Juga menjadi perlindungan bagi warga Jepang yang beragama Kristen saat berada di bawah rezim Tokugawa. Sementara sekitar 30 menit berjalan kaki dari San Malo ke arah pelabuhan Macau, Anda akan menemukan Gereja St. Lawrence. Ini adalah gereja pertama yang dibangun di Macau pada tahun 1588. Arsitekturnya dibangun dengan gaya klasik, dihiasi menara kembar, satu dengan lonceng dan satu lagi dengan jam. Interior gereja cukup luas dan kaya hiasan. Jika Anda datang ke tempat ini pada sore hari, maka suasana tenggelamnya matahari menjadi pemandangan yang

menyenangkan. Seluas mata memandang, Anda akan melihat laut yang mengelilingi Macau, juga jembatan panjang yang menghubungkan Macau dengan Pulau Taipa, serta menara Macau yang menjulang di kejauhan. Dari sini, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Taipa, dengan bus. Melewati jembatan panjang yang menyeberangi lautan, Anda akan menemukan sebuah perkampungan yang dihuni sekitar 7000 jiwa. Ketika Portugis mulai mengambil alih Macau di tahun 1851, banyak orangorang China yang kemudian tinggal dan menetap di Taipa. Dan di pulau Taipa ini pula, bandara internasional Macau, Universitas Macau dan stadium olahraga Macau berada.

23


DUNIA KITA

24

Akan kupanggil kamu, Mami Dunia kita dalam cerita ALKISAH, Brad Pitt, anak majikan Risma, mendapat udangan pesta ulang tahun dari teman Australianya, Jeana, di sekolah. Brad Pitt bilang, “Aku harus datang karena di sana pasti pasti banyak permen.” Sebagai kungyan teladan, Risma ya cuma manthuk-manthuk saja. Toh yang memutuskan dia harus mengantar atau tidak mengantar majikan kecilnya ke pesta tetap saja si mami di rumah. Apalagi, jelas-jelas dia melihat di undangan pesta ulang tahun si Jeana ini tertulis “NO HELPER ALLOWED ON THIS PARTY” dalam huruf kapital. Diskriminatif? Sudah pasti! Tapi Risma tak mau pusing atau malah sudah tidak bisa pusing lagi. Yang pasti Risma terus membayangkan betapa leganya bisa bersih-bersih rumah tanpa ditung-

21 August 2009

lelakinya ini mau memanggil kung yannya dengan sebutan mami hanya karena ingin pergi ke pesta dan dapat permen. Wah naik pangkat nih ceritanya, dari Ayie ke Mami, asal jangan simbok cemburu saja tuh. Tina Weeska

Bengkuang buah apa sayur? Sebut saja teman kita ini Tiyan, baru tiga bulan tinggal di Hong Kong. “AnWAH Mbak Tiyan yaran”, begitu sebutan yang biasa kita ini pasti rumahnya dengar, dan rawan interminitan. di Indonesia dekat Tiyan yang masih culun dan belum sama yang jualan lancar dan ngerti bahasa Kanton, bekerja bengkoang ini nih, pada seorang kung kung yang setengah sampai di Hong lumpuh, nenek yang rewel plus hobi Kong juga masih nyanyi, dan seorang nona yang mankepikiran makan janya mirip artis sinetron. Pokoknya, bengkoang tiap hari. lengkaplah sudah alasan si Tiyan untuk gui sang majikan. akhirnya repot mendiamkan. dalam bahasa Mandarin. Namun, si berbadan kurus kering. “Oh no, Brad tak akan pergi ke pesta “Kan bisa diantar oleh Ayie?” si Brad Brad kecil tak juga mau mengalah. Saat itu, si nona sedang mejalankan karena hari Sabtu kakaknya ada piano Pitt kecil mencoba mempertanyakan “Ayie.... kamu mau kan mengantar program diet ketat karena ngiri pada concert di Hong Kong City Hall, Jam- keputusan simboknya. aku ke pesta? Don’t be worry, I will call kunyannya yang berbadan kurus kering nya sama,” kata simbok menerangkan “Tapi pembantu tidak boleh masuk you Mommy...,” ujar si Brad mantab. alias bengkring. Konon, menurutnya, pada si Brad yang langsung melengking ke situ, Brad... ni ce tou ma?” kakaknya Tentu saja seluruh isi rumah tertawa kurus itu cantik. Weleh. menangis merasa dia tak akan menda- yang berumur delapan tahun itu men- kecuali simbok yang mendelik ke arah Setiap pagi Tiyan menyiapkan buah pat permen pesta. Dan Rishma lah yang coba menerangkan kepada adiknya Rishma. Bagaimana mungkin anak pisang yang sudah dikupas dan diiris rapi plus segelas susu untuk sarapan si nona. Dia juga menyiapkan irisan buah lain yang akan dibawa ke kantor sebagai makan siang si nona. Kebetulan, pagi itu hanya ada pisang dan bengkuang di dapur. Pisang siap di piring dan irisan bengkuang dimasukkan ke kotak. Beres. Tapi apa yang terjadi? Sepulang dari kerja, sang nona dengan mencak-mencak bertanya buah apa yang diiris Tiyan untuk makan siangnya. Karena tak tahu bahasa kantonnya bengkuang, Tiyan pun menjawab “bengkuang”. Ditanya berkali-kali jawabnya tetap bengkuang. Si nona makin berang, “Apa itu angang?”. Untung teman kita ini tak kurang akal, dia ambil sisa bengkuang yang masih utuh dari dapur lalu disodorkannya ke si nona. Si nona pun paham, tapi langsung bilang, “Cisin, ini untuk dimasak, bukan dimakan mentah!” Tiyan hanya bisa diam meski dalam hati menjawab, “Di kampungku yang namanya bengkuang ya dimakan mentah,nggak perlu dimasak”. Yang lebih untung, majikan cuma mencak-mencak mulutnya, nggak sampai mencak-mencak tangannya mengeluarkan surat PHK dan melaporkan Tiyan ke polisi dengan tuduhan memberikan makanan berbahaya. Kinan Fajri


SELEBRITI

21 August 2009

25

Setiap orang harus punya mimpi Oleh Lintang

Cinta Anggun untuk Indonesia

“Saya harus melakukan sesuatu untuk memperbaiki citra Indonesia. Tidak seorang pun suka negaranya dilukai,” ujar Anggun C.Sasmi.

1974, ini. Dia menggelar konser di lima kota, LEDAKAN bom di Jakarta pertengahan mulai dari Agustus sampai November Juli lalu tidak menyurutkan niat pen- 2009. Dua konser ditampilkan Anggun yanyi Anggun untuk menggelar serang- pada Agustus dan sisanya bulan Nokaian konser di Indonesia. Bahkan, dia vember. justru merasa inilah saat yang tepat un”Saya ingin memperlihatkan (kepada tuk menggelar konser. dunia), semua berjalan normal di sini. ”Saya harus melakukan sesuatu untuk Waktu (hotel) kembali dibuka (setelah memperbaiki citra negara ini. Tidak se- ledakan bom), saya sudah tidur di Hotel orang pun suka negaranya dilukai,” ujar JW Marriott,” tuturnya, seperti diberperempuan kelahiran Jakarta, 29 April itakan Kompas. Oleh Lintang

BRAND ambassador salah satu merk sabun kecantikan, Dian Sastrowardoyo, menyatakan bahwa setiap orang, khususnya perempuan harus memiliki mimpi dalam hidupnya sehingga hidupnya akan memiliki tujuan pasti. “Dulu saya juga bukan siapa-siapa, tetapi sekarang saya bisa seperti sekarang. Dan ini berkat mimpi,” kata Dian di sela kegiatan sosial di Panti Asuhan Putri Islam di Yogyakarta, pekan lalu.

Menurut gadis kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 itu, mimpi tidak harus mimpi yang besar, tetapi dapat dilakukan dengan menetapkan mimpi DIAN S. kecil atau target dalam jangka pendek. Dian percaya bahwa sebuah mimpi besar berasal dari langkah-langkah kecil. “Saya tidak tiba-tiba menjadi seperti sekarang. Tetapi saya berusaha untuk

menjadi seperti sekarang dengan usaha keras dan usaha saya tidak berhenti di sini, karena saya masih memiliki mimpimimpi lainnya,” katanya, seperti diberitakan Antara. Ia mencontohkan dirinya yang sangat mengagumi bintang-bintang sebuah merk sabun, dan ingin jadi salah satu diantaranya.“Dan sekarang, saya juga menjadi bintang dari merk sabun yang sama. Jadi semua orang harus punya mimpi. Buat apa hidup kalau tidak punya mimpi,” katanya.


26

SELEBRITI

21 August 2009

Marah Marshanda di Youtube Oleh Lintang

BERBAGAI macam video Marshanda beredar di Youtube. Di videonya itu, Marshanda juga melampiaskan amarahnya kepada para teman-temannya saat dirinya duduk di bangku sekolah dasar (SD). Ternyata, di balik wajah cantiknya serta popularitasnya yang menjulang tinggi, artis yang akrab disapa Caca ini, seperti diberitakan Vivanews.com, menanggung beban yang berat. Wajah cantik dan popularitas yang dimilikinya tidak lantas membuat Caca memiliki banyak teman. Yang terjadi justru sebaliknya. Dia tak punya teman. Hal ini terungkap dalam video Marshanda yang berjudul ‘Who Do You Think You Are’. Di video yang berdurasi tiga menit lebih ini, Caca terlihat menyanyi sambil mengumpat. Video itu sengaja dibuat untuk ditujukan kepada orang-orang yang pernah jahat pada dirinya. Tak hanya itu, sambil menyanyi artis yang populer lewat sinetron ‘Bidadari’ ini juga menyebutkan beberapa nama yang merupakan teman-temannya di SD. Di video tersebut, Caca bilang tak punya teman di sekolah karena dimusuhi oleh teman-teman SD-nya. Dia merasa nggak punya teman dan sampai seperti orang gila karena harus berjuang sendirian. Tak hanya itu, dia juga membuat video yang ditujukan untuk para mantan pacarnya. Di video itu, Marshanda menyanyikan lagu dari Avril Lavigne yang berjudul ‘I Can Do Better’. Marshanda

MARSHANDA lampiaskan rasa marah dan sedihnya di Youtube. Di balik popularitasnya, ia ternyata menanggung beban. menyanyi dengan diiringi lagu aslinya. Dia menari-nari dengan wajah sedikit nakal dan gaya yang liar. Di video satunya lagi, Marshanda terlihat menangis saat menyanyikan lagu berjudul ‘Hurt’ dari Christina Aguil-

era. Dia juga mengaku bila kehidupan yang dijalaninya tak sempurna yang dibayangkan oleh orang selama ini. Dia menganggap bayangan itu adalah salah. Karena dia juga manusia biasa yang memiliki kekurangan.


KEHIDUPAN

21 August 2009

27

Jeng Jum buka warung jamu

Zodiak

Hindari pertengkaran yang hanya membuat Anda pusing. Cobalah mengerti perasaan orang lain. Jangan karena masalah sepele semuanya jadi berantakan. Sedikit koreksi diri dan yang terpenting adalah waspadai hasutan dari orang-orang di sekitar anda.

Hadapi semua masalah dengan tenang dan bijaksana pasti akan dapat diselesaikan. Jangan bersedih kalau usaha belum menunjukkan hasil, masih banyak kesempatan yang bisa anda lakukan. Jangan saling mencari kesalahan yang akhirnya menjadi ribut.

Keuangan: Pemasukan belum sesuai harapan Asmara: Sedang diuji Kesehatan: Tidak masalah Hari Baik: Kamis Pekerjaan: Segera selesaikan masalah.

Keuangan: Normal Asmara: Jangan usil Kesehatan: Perlu suplemen Hari Baik: Rabu Pekerjaan: Masalah datang silih berganti.

Meski jarak dan waktu memisahkan anda berdua, tetapi yakinlah satu saat pasti disatukan dan kalian dapat melepas rindu yang menyelimuti hati kalian. Segera laksanakan rencana anda karena saat ini adalah waktu yang bagus dan keberungtungan berpihak pada anda.

Cobalah belajar menghargai orang lain. Jangan selalu menyalahkan orang lain. Koreksi diri anda sendiri sebelum mengkritik orang lain. Hal ini sebagai dasar langkah anda selanjutnya. Kerjakan sesuatu menurut skala prioritas jadi tidak tumpang tindih.

Keuangan: Hati-hati penipuan Asmara: Mesti dijaga Kesehatan: Jaga pola makan Hari Baik: Jumat Pekerjaan: Prioritaskan kebaikan bersama.

Keuangan: Hindari utang tanpa perhitungan Asmara: Perlu kesabaran Kesehatan: Biasakan diri olahraga Hari baik: Sabtu Pekerjaan: Mengeluh hanya menambah beban.

Jangan anggap remeh persoalan yang kelihatannya sepele, bisa-bisa jadi bumerang buat anda sendiri. Kebimbangan jangan membuat anda salah tingkah atau malas. Meski usaha menurun, teruslah berjuang karena hari esok telah menanti anda.

Banyak perubahan yang terjadi setelah anda mulai mengenal dirinya. Seperti ungkapan sekeras apapun batu yang ditetesi air hujan, pasti akan berlubang juga. Pekerjaan yang menjemukan itu akhirnya terselesaikan juga. Yang penting selalu waspada dalam melangkah.

Keuangan: Keluarin pengeluaran Asmara: Cemburu Kesehatan: Hindari makanan kolesterol Hari Baik: Selasa Pekerjaan: Jaga sikap anda sedang diawasi.

Keuangan: Ada dana tambahan Asmara: Masih dalam proses Kesehatan: Jaga stamina, ambil suplemen Hari Baik: Rabu Pekerjaan: Jangan berspekulasi dulu.

Keberhasilan sedang menanti anda. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk meraih kebahagiaan. Jangan sampai keberhasilan yang anda raih disalahgunakan, sisakan sedikit rejeki untuk ditabung karena masih ada hari esok. Jangan lupa berbagi pada sesama.

Jangan terlalu ambisius dalam hidup ini. Lihat kemampuan diri dan lakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Bersabarlah sedikit untuk mendapatkan apa yang telah anda rencanakan. Jangan berhenti di tengah jalan jika sudah anda putuskan.

Keuangan: Lumayan lancar Asmara: Makin mesra Kesehatan: Jaga kondisi badan Hari Baik: Kamis Pekerjaan: Peruntungan cukup bagus.

Keuangan: Hati-hati banyak pengeluaran Asmara: Jangan bimbang Kesehatan: Kurang mendukung Hari Baik: Minggu Pekerjaan: Jangan plin-plan.

Ada hal yang sedang mengganggu aktivitas anda. Itu hal biasa dalam kerja, yang terpenting tetap sabar dan terus berusaha. Jangan putus asa karena apa yang anda alami saat ini akan menjadi kunci sukses di masa datang. Jangan lupa berdoa minta petunjukNya.

Tawaran kerja berdatangan. Namun prioritaskan yang paling utama, lalu kemudian barulah melakukan hal-hal lainnya. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk berjuang. Apa yang anda rencanakan sudah bagus, tinggal bagaimana mewujudkannya.

Keuangan: Lakukan pengetatan Asmara: Membosankan Kesehatan: Sakit kepala Hari Baik: Minggu Pekerjaan: Ada sedikit gangguan.

Keuangan: Ada rejeki lumayan Asmara: Banyak gangguan Kesehatan: Waspadai gangguan lambung Hari Baik: Selasa Pekerjaan: Ada pihak yang ingin mengacau.

Dalam beberapa hari ke depan Anda disibukkan dengan hal-hal sepele. Cobalah selesaikan sebaik mungkin. Saat ini anda sedang dalam kebimbangan atas sesuatu yang mesti segera anda putuskan. Tanyakan pada diri sendiri, anda akan menemukan jawabnya.

Percayalah hari esok akan lebih baik dari hari sekarang. Jangan terlalu percaya pada siapa pun juga, mungkin anda harus lebih tegas dalam bersikap. Tunjukkan anda bukan orang yang lemah dan mudah dipermainkan. Ingat diam bukan berarti bodoh.

Keuangan: Tidak menentu Asmara: Dia minta perhatian Kesehatan: Waspadai penyakit pinggang Hari Baik: Senin Pekerjaan: Waspada jangan terjebak dalam masalah.

Keuangan: Cukup bagus Asmara: Katakan sejujurnya Kesehatan: Perlu istirahat cukup Hari Baik: Minggu Pekerjaan: Ada kabar baik dalam beberapa hari ke depan.

Nomor-nomor Penting KJRI : Christian Action-DMW : Kotkiho : Islamic Union :

2890 4421 2739 6193 2576 4563 2893 5704 2838 1514

Bantuan Darurat : 999 Polisi : 2525 7717 / 2527 7177 Rumah Sakit : 2300 6555 Imigrasi HK : 2824 6111 Labour Dept : 2852 3535

Notice to advertisers Advertisers are responsible for the content and accuracy of their advertisements. SUARA will not be liable for inaccurate advertising and/or legal disputes involving third parties.

Oleh Etik Juwita

LANGIT Hong Kong terang benderang. Awan berarak berwarna putih bergerak pelan dari barat ke tenggara dengan damai-damai saja. Polusi yang membayangi udara Hong Kong tidak sampai menjangkau awan-awan itu, merasa cukup untuk bersarang di hidung-hidung penduduk Hong Kong yang kian padat, masuk ke kerongkongan lalu keluar lagi membuat udara serasa kian pengap. Kalau Sampeyan, pembaca yang budiwati, menyusuri jalan sepanjang jalur teng-teng di Pulau Hong Kong, saya yakin Sampeyan tidak akan mengatakan segala yang saya katakan itu adalah suatu kebohongan... Jadi itulah situasi terkini yang sedang terjadi di daerah teritori Hong Kong dan sekitarnya yang masih saja rutin dikabarkan oleh Saudari Tulkiyem kepada sahabat karibnya Budi dan Jeng Juminten melalui sms-smsnya. Seperti yang kita telah pahami, Tulkiyem binti Katimumul, Jeng Juminten dan Sri Budiutami adalah trio tak terpisahkan ketika di Hong Kong dahulu. Budi, pensiunan perempuan buruh migran ini kini telah berhasil membangun usaha beternak itik di Desa Narima, Kecamatan Padasuka, Kabupaten Boyolali. Si tomboy ini pun tak kalah sering selalu membalas sms-sms Tulkiyem itu dengan cerita, situasi terkini yang terjadi di Tanah Air. Mulai dari harga minyak tanah yang mencapai Rp. 7000,- per liter, sampai berita tentang petani-petani di daerah Cilacap dan Banyumas, kampung halaman Tulki, yang sedang dilanda

kekeringan. Pun kabar tentang harga pupuk yang melambung, saluran irigasi ke sawah-sawah penduduk yang tidak memadai hingga membuat petani miskin makin miskin tiada tara. Buruh-buruh tani, sudah dapat dipastikan dengan sendirinya mati mata pencaharian. Kadang, membaca sms-sms Budi itu Tulki sempat memaki Budi dan membalas sms dengan huruf besar-besar disertai tanda seru banyak sekali. Tulki merasa Budi sering membohonginya dengan memberitakan yang mengerikan tentang situasi bangsa sendiri. Tulki sering melabrak Budi via sms. Kata Tulki, Budi sengaja menakut-nakuti Tulki agar tidak berani pulang. Kalau sudah begitu, Budi biasanya hanya bisa menarik napas panjang sambil membalas sms berisi, ‘’Kalau maumu berita yang baikbaik saja, ya sudah. Pulang saja kalau berani.’’ Maka kemudian komunikasi via pengritingan jari-jari itu terputus untuk beberapa waktu lamanya. Lain Budi, lain pula Jeng Juminten. Jeng Juminten si Janda Ceria yang sering kali memberikan Tulkiyem nasihat-nasihat lugu yang lumayan cerdas itu harus puas dengan kehidupan yang pontangpanting, malang-melintang, kelepak-kelepek mencari pekerjaan. Tidak seperti Budi yang masih memiliki lahan untuk beternak itik, Jeng Juminten tidak punya tanah selain sepetak di mana berdiri rumah mungil yang kini ditinggali seorang diri saja. Jeng Juminten masih menjanda. Kapan hari ia menolak lamaran Pak Lurah. Kata Jeng Juminten, daripada jadi istri ke-tiga mending menjanda selama-lamanya. Sempat pula Jeng Juminten mencak-mencak merasa dilecehkan keperempuanannya karena lamaran Pak Lurah Emprit itu. Menanggapi curhat-curhat Jeng

Juminten itu, Tulki mebalas sms-sms Jeng Juminten dengan berapi-api disertai dengan kata-kata ‘’Kayao, kayao!’’ Merasa hidupnya tidak bisa bergantung dari uang hasil kerjanya di Hong Kong dengan hanya ungkang-ungkang kaki, pun tidak ingin harga dirinya dibanting-banting oleh majikan-majikan yang sering kali merendahkan kualitas kerjanya berdasarkan pengalaman bekerja di Hong Kong, Jeng Juminten kemudian membuka kembali usaha yang dahulu kala pernah ditekuninya dengan demikian sabar; jualan jamu. Jeng Juminten mengubah strategi ualan dari jamu gendong ke jamu tradisional bebas debu jalan; berdiam di kios kecilnya. Dengan modal uangnya yang masih tersisa di tabungan, Jeng Juminten membongkar rumahnya di bagian depan, dekat dengan teras dibangun kios jamu bercat ungu. Pada spanduk besar di dekat jalan terbaca; Jamu Jeng Juminten, Cespleng! Sedia jamu; lemah sahwat, encok, pegel linu, kencing batu, sembelit, jerawat, keputihan, dll. Tidak sembuh dalam seminggu, datang lagi; gratis. Segala hal itu diceritakan oleh Jeng Juminten kepada Tulki, juga termasuk bunyi spanduk bikinan Jeng Juminten itu. ‘’Lha, sekarang ini usahaku lumayan ramai, Tul. Pelangganku ya dari hansip, Pak RT, Pak RW, sampai Pak Carik. Kalau Pak Lurah masih marah sama aku, nggak pernah datang dia. Tapi nyuruh si Kimin, pekerjanya itu untuk beli jamu ke aku. Kamu percaya Tul, mosok orang normal kok minum jamu sehari bisa lima kali? Edan to?’’ ‘’Ha? Lurah wis parah larane kaya kuwe esih napsu karo rika? Ih, amitamit! Eh, tapi rika promosi kok kayak kuwe, Jeng? Seminggu nggak sembuh datang lagi; gratis. Rika apa ora rugi?’’ ‘’Lha? Mosok datang saja suruh bayar to, Tul? Kalau orang kampung kaya kita ini, orang datang ke rumah kan berarti bertamu to Nduk...!’’ Sampai di situ komunikasi terputus, pulsa Tulki tidak mencukupi. Mungkin sudah mbledos...

Kok orang PLN tahu? Satu pasangan muda sangat bersuka cita demi mengetahui sang isteri hamil muda. Namun sebelum mendapat kepastian dari dokter, mereka sepakat untuk merahasiakan kehamilan tersebut. Isteri: “Pa, nggak usah diomongin dulu ya,

takut gagal, kan nggak enak” Suami: “Oke deh Ma, janji nggak bakalan diomongin sebelum ada konfirmasi dokter” Lagi asik mereka ngobrol tiba-tiba datang karyawan PLN ke rumah mereka untuk menyerahkan tagihan dan denda atas tunggakan rekening listrik mereka bulan yang lalu. Petugas PLN: “Nyonya terlambat 1 bulan.” Isteri: “Bapak tahu dari mana? Papa… Tolong nih bicara sama orang PLN ini!” Suami: “Eh, sembarangan… bagaimana Anda bisa tahu masalah ini?” Petugas PLN: “Semua tercatat di kantor, Pak.” Suami (tambah sengit): “Oke, besok saja saya ke kantor Bapak untuk menyelesaikan ini!” --Esoknya Di Kantor PLN-Suami: “Gimana PLN tahu rahasia saya?” Karyawan PLN: “Ya tahu dong, lha wong ada catatannya pada kami!” Suami: “Jadi saya mesti bagaimana Pak?” Karyawan PLN: “Ya mesti bayar dong Pak!” Suami (sialan gue diperes nih!): “Kalau saya tidak mau bayar,bagaimana?” PLN: “Ya punya Bapak terpaksa kami putus…” Suami: “Mati aku! Lha, kalau diputus… nanti istri saya bagaimana…?”

Kamus ketawa-ketiwi Kalau kebakaran gimana? Pada suatu hari di RSJ Sulit Waras ada dua orang gila sedang mengobrol di dekat kolam renang sambil merokok. Orgil 1: “Pren, kalau misalnya gue sudah keluar dari sini, pasti istri gue bikinin kolam renang kaya gini deh.” Orgil 2: “Terserah deh apa kata loe.” Orgil 1: “Yah... kok loe ngomong gitu pren?” Karena kesal, Orgil 1 membuang rokok ke kolam renang. Secara tiba-tiba Orgil 2 marah gara-gara Orgil 1 membuang rokok ke kolam renang. Akhirnya kedua orang itu berantem adu mulut. Dokter yang dari tadi melihat kejadian itu akhirnya memisah kedua orang gila tersebut. Dokter: “Kenapa kalian pada berantem sih? Orgil 2: “Abis dia buang rokok ke kolam.” Orgil 1: “Emang kenapa? Ini kan rokok gue!” Rupanya orang gila yang satu ini sudah sembuh, buktinya dia sudah tau kalau buang sampah sembarangan itu enggak baik, pikir dokter dalam hati. Dokter: “Menurut kamu, kenapa kalau buang rokok sembarangan ke kolam enggak baik?” Orgil 2: “Iya jelas dong Dok...! Kalau sampai terjadi kebakaran gimana?”


28

SUARA

21 August 2009


SUARA Agustus 2009 mid  

media buruh migran Indonesia di Hong Kongf

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you