Page 1

Th Malut Post

tampil terdepan

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 Art: rizky izzy

Catatan Aorta Dissection (13)

Mensyukuri 11 Tahun Hati Baru MUMPUNG hari itu ke laboratorium, saya “titip” untuk sekalian ditest kadar tacrolimus saya. Agar seminggu lagi tidak perlu ke laboratorium hanya khusus un-

Oleh Dahlan Iskan

26 Maret 2003 - 26 Mare et 2017

tuk itu. Itulah test untuk melihat apakah kerjasama antara hati orang yang sudah 11 tahun di dalam tubuh saya itu masih baik. Hasilnya membuat saya terperan-

ECERAN: Rp 5.000,-

gah. Untuk pertama kali dalam 11 tahun hasilnya begini: < 2. Berarti tidak sampai 2. Padahal bulan-bulan sebelumnya atau tahun-tahun sebelumnya selalu antara 2,3 sampai 3,5. Bahkan tahun-tahun awal setelah transplant hati dulu angka itu sekitar 5. Pertanda apa itu? Saya tidak tahu. Saat hasil laboratorium itu masuk ke email saya, hari lagi hujan. Tidak deras tapi cukup membahagiakan. Terutama bagi yang percaya hujan di malam tahun baru Imlek menandakan tahun yang baik. Bagi saya malam tahun

baru Imlek itu seperti mengaduk-aduk rasa. Saya sangat bahagia saat melihat tidak ada indikasi munculnya kanker. Seperti dapat angpao segebok. Tapi langsung kaget manakala melihat hasil tacrolimus yang <2. Menurut standar laboratorium harusnya antara 5 sampai 7. Di bidang tacrolimus, laboratorium tidak bisa mendeteksi kalau hasilnya kurang dari 2. Jadi dengan <2 saya tidak tahu apakah itu berarti 1,5 atau 1 atau 0,5. Ini benar-benar mengagetkan. Baca HATI... H.8

Bawaslu Awasi 9 Kepala Daerah A D V E R T O R I A L

Al Yasin, Sosok Birokrat Segudang Pengala Pengalaman SOFIFI Alasan Calon Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) memilih Al Yasin Ali sebagai calon Wakil mendampinginya, selain berpengalaman sebagai Bupati Halmahera Tengah (Halteng) dua periode, M AL YASIN ALI

Baca YASIN... H.11

HUT, Bupati Minta Introspeksi Diri

Baru Tiga Ajukan Cuti Kampanye TERNATE - Mayoritas kepala daerah di Maluku Utara tercatat sebagai juru kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara. Namun hingga kemarin, baru tiga pimpinan daerah yang mengajukan permohonan izin cuti. Ketiganya adalah Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery dan wakilnya Muhclis Tapitapi serta

Wakil Wali Kota Ternate yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Ternate, Abdullah Tahir. “Baru tiga pimpinan daerah yang mengajukan izin cuti kampanye dan permohonan mereka sudah diproses,” ungkap Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Maluku Utara Mifta Baay, kemarin (25/2). Mifta mengatakan surat izin cuti kampanye tiga pimpinan daerah tersebut tinggal ditandatangani Plt Gubernur Natsir Thaib. Baca BAWASLU... H.8

Banting Tulang demi

JAJAN

FRANS Manery

MUCHLIS Tapitapi

ABDULLAH Tahir

LIPSUS

Balada Pekerja Anak dan Anak Putus Sekolah di Malut

Masih ada anak yang tak bisa menikmati dunianya. Alih-alih belajar dan bermain, mereka diberi tugas tambahan mencari nafkah untuk keluarga. Anak sekecil itu dengan tanggung jawab sebesar itu.

BEGITU KMP Dolosi rute Sofifi-Ternate bersandar di Pelabuhan Feri Bastiong, Egi (13) dengan lincah melompat ke atas kapal. Dengan luwes dia menyelip di antara kendaraan roda dua dan empat yang berbaris hendak turun. Begitu naik di dek dua, matanya liar mencari kesana kemari. Setelah menemukan penumpang dengan barang bawaan, Egi lalu mendekat untuk menawarkan jasanya.

IPUTAN KHUSUS

Baca BANTING... H.8

Intervensi Pemerintah Jadi Kunci Utama

FITRAH A KADIR/MALUT POST

SIMBOLIS: Penyerahan air dan tanah secara simbolis oleh masyarakat yang diwakili Kapita Lao Kesultanan Jailolo Imrat Idrus kepada Bupati Danny Missy Selengkapnya di Halaman 11

DARUBA - Kabupaten Pulau Morotai tergolong berhasil menekan angka anak putus sekolah sejauh ini. Angka anak putus sekolah di Morotai terbilang rendah. Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya angka partisipasi anak sekolah yang mencapai 93 persen.

Pasar Konveksi Sanana Beroperasi

Baca INTERVENSI... H.8

SUHARDIMAN SUHERMAN/MALUT POST

SERAHKAN KUNCI: Bupati Hendrata Thes menyerahkan kunci kios kepada pedagang Selengkapnya di Halaman 11 GUNAWAN TIDORE/MALUT POST

Bawaslu Awasi 9 Kepala Daerah Memang suka skali jadi pusat perhatian

Tukang Kuti

Pelaku Pencabulan Terancam Penjara 15 Tahun Di dalam sana biasanya karma berlaku

Suap Untuk Loloskan Paslon JAKARTA - Korupsi telah menggerogoti penyelenggara pemilu. Satgas Anti Money Politic Bareskrim Polri berkerjasama dengan Polda Jawa Barat (Jabar) dan Polres Garut menangkap dua penyelenggaran pemilu Sabtu (24/2). Yakni, ketua

Panwaslu Garut HHB dan Anggota KPUD Garut AS. Keduanya diduga menerima suap atas jasanya meloloskan seorang pasangan calon (Paslon) kepala daerah. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen M. Iqbal menuturkan, keduanya ditangkap karena

PUNGUT: Salah satu anak tampak memunguti sampah di seputaran Gelora Kieraha Ternate di sela-sela waktu sekolahnya. Ketika anak lain bermain saat istirahat sekolah, anak ini memilih menghabiskan waktunya dengan mengumpulkan barang bekas yang bisa dimanfaatkan kembali

diduga menerima suap dari seorang paslon. Suap itu atas jasa mereka meloloskan paslon dalam pilkada. ”Penangkapan dilakukan satgas gabungan ya,” terangnya kemarin. Dalam penangkapan itu, ada sebuah barang bukti yang diamankan. Yakni, sebuah mobil Daihatsu Sigra. Namun, belum diketahui mobil itu merupakan bagian dari suap atau tidak. Baca SUAP... H.8

Cerita M. Fahri Robo Mengangkat Keberadaan Bangsa Moro Lewat Tun: Hilang dan Kembali

Jawara Festival Nasional yang Digarap 18 Hari Berbekal peralatan seadanya, M. Fahri Robo bersama komunitas The Keker menggarap film dokumenter Tun: Hilang dan Kembali. Film ini menceritakan perempuan yang hilang dibawa bangsa Moro. Bagi masyarakat Maluku Utara, Moro kerap dikenal sebagai makhluk gaib. Hasbi Konoras, Ternate

DOKUMENTER berdurasi 22 menit 3 detik itu lahir dari kepala M. Fahri Robo. Kala itu, mahasiswa semester XII Universitas Khairun Ternate ini tertarik mengikuti festival film yang diadakan Direktorat Kesenian Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dam Kebudayaan 2017 lalu. Meski belum pernah membuat film sebelumnya, Fahri amat meminati dunia sinematografi. Ia tercatat pernah bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Fotografi dan Sinematografi di kampusnya. Namun Fahri yang merasa organisasi justru membuatnya tak bebas mengekspresikan karya akhirnya memilih keluar dan independen. Baca TUN... H.11

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

THE KEKER FOR MALUT POST

BIKIN FILM: M. Fahri Robo (jongkok, tengah) bersama kru The Keker di sela syuting Tun. Tampak diantara mereka Nenek Tun dan suaminya Safi Sula. Foto lain, poster film Tun: Hilang dan Kembali

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


HALTIM & HALTENG

Malut Post • HAL. 2

SENIN, 26 FEBRUARI 2018

Mantan Camat Gebe Tahan Mobdin Bupati Perintahkan Segera Ditarik Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Wahyudin Majid WEDA – Mantan Camat Pulau Gebe Awaluddin Fataha enggan mengembalikan mobil dinas (mobdin) yang digunakan selama menjabat. Akibatnya, Sofyan Abd Gafur Camat Pulau Gebe setiap harinya harus diantar jemput

oleh stafnya ke kantor.”Setiap hari saya ke kantor harus diantar staf, karena mobil dinas camat ditahan mantan camat,”aku Sofyan kepada Malut Post, Minggu (25/2). Karena itu, pihaknya akan menyurat ke Bagian Aset BPKAD agar segera menarik paksa mobil tersebut. Sikap mantan camat ini disorot Bupati Edi Langkara.”Saya akan bentuk tim satuan tugas (satgas) yang ditugaskan untuk menarik barang bergerak maupun tidak bergerak milik pemkab yang dijadikan hak milik,”tandasnya. Selain tim satgas, orang nomor satu di Pemkab

Halteng ini juga mengeluarkan surat edaran dengan Nomor 900/0144 tentang penertiban kendaraan dinas di lingkup pemkab. Tujuannya untuk meningkatkan efesiensi, efektifitas dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah, khususnya kendaraan dinas. Surat tersebut menegaskan bahwa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pejabat maupun pihak lain yang menggunakan kendaraan dinas milik pemkab diinstruksikan untuk mematuhi dan melaksanakan perintah sebagaimana dimaksud.”Jadi mobdin yang

dikuasai mantan pejabat, pensiunan dan ASN yang tidak lagi bertugas di Halteng agar segera ditarik,”tegasnya. Selain itu, kendaraan dinas yang digunakan ASN Halteng yang tidak berada di Halteng, kendaraan dinas yang digunakan mantan pimpinan, anggota DPRD yang sudah purna bhakti, serta kendaraan yang secara administrasi masih tercatat di SKPD tertentu namun digunakan oleh ASN di SKPD lain agar segera dikembalikan ke SKPD semula. Kecuali SKPD yang digabung atau pemisahan akibat perampingan OPD. (wmj/met)

LISTRIK Warga Desa Voli Belum Nikmati Listrik MABA- Masyarakat Desa Voli Kecamatn Wasile Tengah hingga kini belum menikmati listrik, “kami warga Desa Voli saat ini hanya mengharapkan mesin genset itu pun hanya sebagian warga saja,”kata Doni salah satu warga desa Voli, Minggu (25/2). Padahal, kata Doni akses ke pusat Pelayanan Listrik Negara (PLN) di Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah, sangat dekat dengan Desa Voli. “ Pusat PLN sangat dengan dengan Desa Voli. Namun, sampai sekarang belum ada pelayanan listrik,” keluhnya. Dia mengatakan, sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) di Desa Voli siap mengorbankan tanaman demi aliran listrik. “ Sudah cukup lama kami menginginkan PLN. Jadi, kalau aliran listrik mau dimasukan ke Desa Voli, 30 KK siap mengorbankan tanaman,” ujar Doni. Terpisah Kepala Kepala Jaringan PT.PLN Area Sofifi Ansar Umasangaji menyatakan, akan menindaklanjuti keluhan warga Desa Voli, Kecamatan Wasile. “ Akan kita sampaikan keluhan warga ini ke pimpinan,” katanya. (ado/mpf)

PARPOL Hadapi Pileg, NasDem Bentuk KSN WEDA – Mengantisipasi kecurangan saat pemilihan legislatif (pileg) 2019, Partai NasDem Halmahera Tengah (Halteng) bakal membentuk Komisi Saksi NasDem (KSN) di tingkat kecamatan dan desa. KSN dibentuk karena pengalaman pileg sebelumnya, parpol yang menang suara belum tentu meraih kursi. Ini terjadi akibat lemahnya pengawalan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS),”kata Ketua KSD Halteng Helmi Jabir, Jumat (23/2). Setelah dibentuk, selanjutnya dilakukan pembekalan saksi untuk mengawal kemenangan pemilu 2019. Karena itu, pengkaderan KSN diprioritaskan bagi yang memiliki ijazah SMA.”Mereka ini akan diformalkan menjadi saksi yang berkelanjutan,”aku Helmi. Sementara Sekretaris NasDem Hayun Maneke mengatakan KSN adalah organisasi sayap partai yang dibentuk untuk mengawal kecurangan di TPS, PPK dan KPU. ”Kita harap dengan adanya KSN bisa membawa kemenangan bagi NasDem,” ungkapnya, sembari mengatakan pileg 2019 NasDem menargetkan satu fraksi di DPRD.(wmj/met)

COFFEE MORNING: Bupati Edi Langkara menggelar cofee morning bersama wartawan di kediamannya Sabtu (24/2)

Pererat Hubungan, Bupati Coffee Morning Wartawan WEDA – Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Edi Langkara menggelar coffe morning dengan wartawan liputan Halteng di kediamannya, Sabtu (24/2). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk silaturahmi untuk mempererat hubungan antar media dan pemerintah daerah sebagai mitra ini ber-

langsung penuh keakraban.”Kami berharap media bisa membantu pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat,”harap Kepala Bagian (Kabag) Humas Yusmar Ohorela dalam pertemuan tersebut. Sementara bupati mengatakan media

P. Antam Diminta Maksimalkan RSUD Maba MABA- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haltim Halmahera Timur (Haltim) mendesak PT. Antam Tbk untuk melaksanakan tahapan tes kesehatan perekrutan tenaga kerja 2018 di RSUD Maba. Ketua KNPI Zulkifli Djafar menjelaskan, pelaksanaan tes kesehatan rekrutmen

tenaga kerja tidak harus dilaksanakan di luar Haltim tetapi memaksimalkan fasilitas kesehatan di RSUD Maba.“Pemkab sudah menyediakan Rumah Sakit. Makanya, diharapkan kepada PT. Antam Tbk agar tes kesehatan kali ini tidak perlu ke luar daerah,”ungkapnya. (ado/mpf)

adalah mitra pemerintah yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara akurat berimbang dan profesional tentang perkembangan dan kemajuan daerah. “Mudah-mudahan hubungan kemitraan ini selalu terjaga,”harapnya.(wmj/ met)

Korban Puting Beliung Diabaikan MABA- Kurang lebih 20 rumah milik warga desa Cemara Jaya Kecamatan Wasile Halmahera Timur (Haltim) yang rusak akibat angin puting beliung diabaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Haltim. Pasalnya, hingga kini korban belum mendapatkan bantuan dari Pemkab. Padahal, seminggu pasca bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Haltim sudah mendata kerusakan rumah korban.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Haltim, Moh Abdu Nasar yang dikonfirmasi mengatakan, anggaran untuk bantuan sudah disiapkan dan tinggal disalurkan kepada korban bencana dalam bentuk material.“Anggarannya sudah disiapkan tinggal menunggu persetujuan Bupati. Kalau bupati sudah setuju maka tinggal disalurkan dalam bentuk material untuk perbaikan rumah mereka,”ungkapnya. (ado/mpf)


TIDORE KEPULAUAN

malutpost.co.id • HAL. 3

SENIN,, 26 FEBRUARI 2018 SENIN

Kadis DKP Klaim tak Bermasalah Penyidik Tetap Lakukan Penyelidikan Editor : Fahrul Marsaoly Peliput : Fakhruddin Abdullah

TIDORE – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Hamid Abd Latif angkat bicara terkait dugaan masalah pada pekerjaan proyek pembangunan Cold Storage di Pulau Maitara. Dengan tegas Hamid mengatakan, proyek yang dikerjakan CV Odin Utama dengan anggaran Rp 1 miliar lebih itu tidak berAKP Naim Ishak masalah. Prosesnya pun, kata Kadis DKP, sudah sesuai kontrak. Menurutnya, sementara ini masih dalam proses audit di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga data proyek tersebut tidak akan

memberikan siapa dan lembaga manapun. Data akan diserahkan ke lembaga tertentu, termasuk penyidik, jika BPK sudah tuntas melakukan audit. “Saya pernah tinjau lokasi bulan lalu. Ketika itu saya temukan dinding cold storage 5 hanya centimeter, makanya saya perintahkan untuk ditambah menjadi 12 centimeter,”katanya. Ia juga mengakui, memang anggaran pembangunan cold storage itu belum cukup, lantaran karena harga mesinnya naik, sehingga sebagian plafonnya belum terpasang. Tak hanya itu, instalasi listrik di cold storage itu juga belum terpasang, akan tetapi itu tinggal menunggu dari pihak PLN untuk memasang. Meski begitu, menurut Hamid, proyek itu sudah tidak bermasalah. Menanggapi penyelidikan yang dilakukan penyelidik Polres Tikep, Hamid mengatakan, ia sudah perintahkan PPTK untuk datang memberikan keterangan di Polres. Sementara Kasat Reskrim Polres Tikep AKP Naim Ishak mengatakan, pekan ini pihaknya melayangkan surat panggilan ke pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kegiatan yang terindikasi bermasalah itu.(far/lex)

Polisi Peduli Literasi TIDORE - Setelah mener ima bantuan buku secara langsung dari PT. Gramedia Ternate dan sekaligus pada hari tersebut sebagai tanda dimulainya program perpustakan bergerak Polres Tidore Kepulauan (Tikep), yang diberi nama Pelita yakni Polisi Peduli Literasi ini, kini secara perdana bergerak di kelurahan Kalaodi Kecamatan Tidore Timur Kota Tikep. Pada Sabtu (24/2) sore di Kalaodi Kapolres Tidore

AKBP Azhari Juanda ikut melihat jalannya kegiatan literasi itu. Dalam kegiatan itu tampak anak-anak sampai orang dewasa ikut antusias memilih buku bacaan yang dibawakan oleh tim Pustaka Bergerak Pelita Polres Tikep tersebut. Kehadiran pustaka bergerak ini disambut langsung oleh Lurah Kalaodi Abdul Riwayat, Sekretaris Lurah Samsudin Hi. Ali, serta anak-anak dikelurahan yang dijuluki negeri

diatas awan ini. Tampak Anak-anak yang hadir sebanyak 76 orang, terdiri dari 50 murid SD Kalaodi dan 26 murid PAUD Kalaodi. Kegiatan membaca dibimbing langsung oleh Kasatbinmas serta Polwan Polres Tidore, Disela-sela kegiatan membaca. Lurah Kalaodi menyampaikan apresiasi atas Program Polres Tidore yang mau turun langsung ke masyarakat untuk mengajak anak-anak gemar membaca. (far/lex)

LITERASI: Kapolres Tikep AKBP Azhari Junada bersama beberapa anak dalam gerakan literasi.

PROGRAM: Spot 3 di Tugulufa ini dijadikan sebagai kawasan penghijauan.

TIDORE – Spot 3 Kawasan Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan tetap dipertahankan sebagai lokasi penghijauan. Kawasan penghijauan ini awalnya digagas mantan Wali Kota Achmad Mahifa dan dilanjutkan Wali Kota Capt Ali Ibrahim. Melalui program penghijauan yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup, Wali Kota Tikep Capt Ali Ibrahim, sejumlah pejabat dan Muspida, serta sejumlah pimpinan SKPD, dan pihak lainnya, ikut mengambil bagian dalam program penanaman pohon itu. Namun dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Tikep, kawasan spot 3 Tugulufa itu adalah kawasan perdagangan. Dengan itu maka kawasan itu akan segera ditata, dan segera menjadi kawasan kuliner di Tugulufa. Sementara spot 2 yang sementara mejadi kawasan kuliner adalah kawasan terbuka hijau. Karena itu pada tahun ini, warung kuliner di kawasan spot 2 Tugulufa itu akan segera dibongkar atau dikosongkan. Sehingga penghijauan yang dilakukan di spot 3 itu, justru sebagian akan menjadi mubazir, lantaran dalam waktu dekat, melalui

Dinas Kebudayaan dan Parawisata (Disbudpar) Kota Tikep akan menata kawasan itu. Kepala Disbudpar Kota Tikep Yakub Husain saat dikonfirmasi Malut Post membenarkan dalam waktu dekat pihaknya akan segera menata kawasan spot 3 pantai Tugulufa itu, menjadi kawasan wisata kuliner. Untuk itu, maka melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2018, Kota Tikep dialokasikan Rp 2.472.100.000, yang terdiri dari pembangunan pusat jajanan kuliner (Gazebo) 14 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1.820.000.000. Selanjutnya pembangunan pedestrian jalur pejalan kaki yang dialokasikan sebesar Rp 332.500.000 serta pembangunan pagar jalur pejalan kaki sebesar Rp 319.600.000. “Jadi semua itu kita bangun di kawasan spot 3,”terangnya. Rencananya semua pekerjaan itu, akan tuntas di tahun ini, dan rencana di tahun ini juga proyek itu segera diresmikan untuk ditempati, pedagang kuliner. Dengan itu, pedagang-pedagang kuliner yang ada kawasan Tugulufa spot dua itu, a kan segera direlokasi ke lokasi spot tiga.(far/lex)

Universitas Nuku dan KPU Sosialisasi Pilgub TIDORE - Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Maluku Utara (Malut), Universitas Nuku bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), menggelar pendidikan politik dan sosialisasi Pilgub. Pendidikan politik dan sosialisasi itu sasarannya mahasiswa Universitas Nuku dan pelajar di Tikep. Kegiatan yang dibuka Ketua KPU Tikep Mochtar Aliting ini berlangsung di Aula Universitas Nuku pada Sabtu (24/2), yang dihadiri rektor Universitas Nuku Idris Sudin, anggota KPU Wahyudi Wahid, dan

Reni Banjar, serta dihadiri para Dekan Fakultas dan jajaran dosen di lingkup Universitas Nuku. Pendidikan politik dan sosialisasi Pilgub 2018 ini disampaikan langsung oleh 4 narasumber yakni Ketua KPU Mochtar Alting, Rektor Universitas Nuku Idris Sudin dan dua anggota KPU Wahyudi Wahid dan Reni Banjar. Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini, mendapat antusias dari mahasiswa dan dosen dilingkungan Universitas Nuku. Ketua KPU Tikep Mochtar Alting dalam sambutannya menyampaikan, keterli-

batan stakeholder dalam kerja sama, partisipasi, serta koordinasi dan sinergitas dani para tokoh agama, adat, organisasi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya termasuk Perguruan Tinggi sangat penting dalam hal pelaksanaan sosialisasi Pilkada ini. Ketua Panitia kegiatan ini, Iriyani A, Kadir dalam laporannya menyampaikan, dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil kepala daerah serentak 2018. KPUD Tikep, melaksanakan sosialisasi kepada pemilih pemula berdasarkan hasil rapat bersama antara KPUD Kota Tikep dan dengan Perguruan Tinggi dan Ormas se-kota Tikep. Dengan itu maka, Universitas Nuku melalui Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Politik bersama LP2M ‘(Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) bermaksud ikut serta mengambil bagian bersama KPU Tikep. Untuk menyukseskan pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan gubernur secara berkualitas, LP2M akan menggelar kegiatan berupa penyediaan forum yang menghadirkan civitas akademika dan pelajar di tingkat SLTA/ sederajat serta partisipan lainnya, sebagai upaya memberikan pemahaman pendidikan politik kepada pemilih

SOSIALISASI: Suasana sosialisasi di Universitas Nuku.

pemula agar menjadi pemilih cerdas. kegiatan ini dengan tujuan untuk membangun kesadaran dan pikiran kritis para pemilih terlebih pada pemili muda untuk memilih dan berpartisipasi, pada penyelenggaraan Pilgub 2018 melalui pendidikan politik serta memberi informasi terkait pada prosedur memilih bagaimana cara memilih,bagaimana memastikan diri terdaftar di DPT, dan

bagaimana cara mengetahui rekam jejak calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Dikatakannya berbagai isu kepemiluan seperti e-government, peranan, media sosial dalam politik dan pemilihan, pelanggaran pemilu, politik masuk kampus, dan daftar pemilih tetap, serta menyebarluaskan mengenai tahapan jadwal dan program pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018.(far/pn/lex)


HALUT & HALSEL

SENIN,, 26 FEBRUARI 2018 SENIN

Malut Post • HAL. 4

Puluhan Ribu Pemilih Halsel Bisa Golput Saban: Tidak Bisa 100 Persen

ILUSTRASI: Pemilihan kepala daerah. Untuk Pilgub nanti puluhan ribu pemilih di Halsel tak bisa menyalurkan hak pilihnya karena belum melakukan perekaman e-KTP.

Panwaslu Warning Anggota DPRD Halut HONORER Bisa Pensiun Saat K2 LABUHA – Diantara 1.748 tenaga honorer K2 di Pemkab Halsel, ada yang sudah mengabdi selama 12 tahun dan kini sudah berumur 50 tahun ke atas. Tanda-tanda untuk diangkat menjadi PNS/ASN dalam waktu dekat belum ada. “Sampe tong tua, tong tra diangkat jadi PNS,” kata salah satu honores K2. Kepala BPPKD Halsel Abdillah Kamarullah membenarkan jumlah honorer K2 di Halsel sebanyak 1.748 orang yang menunggu untuk diangkat menjadi CPNS. Pemkab Halsel kata dia masih menunggu dasar hukum pengangkatan K2 melalui perubahan UU ASN. “Honorer K2 diangkat CPNS menunggu perubahan UU ASN,” jelas Abdillah. (sam/kox)

HAJI

TOBELO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara yang ingin terlibat dalam kampanye hendaknya mengajukan surat cuti. Penegasan ini disampaikan Ketua Panwaslu Kabupaten Halmahera Utara Rafli Kamaludin. Menurut dia, cuti bagi anggota DPRD yang terlibat dalam kampanye kepala daerah diatur dalam Peraturan

LABUHA – Puluhan ribu jiwa pilih di Halsel terancam tidak bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pilgub Malut Juni mendatang. Dari 172.348 jiwa pilih di Halsel (berdasarkan DPT Pilkada tahun 2015) masih ada sekitar 70.000 lebih belum melakukan perekaman e-KTP. Kadis Dukcapil Halsel Saban Ali saat dikonfirmasi membenarkan jumlah itu. “Data kita sampai saat ini masih sekitar 70 ribu lebih yang belum melakukan perekaman. Memang untuk data perekaman tiga pekan terakhir ini belum kami input. Tapi kasarnya baru 101.698 jiwa pilih di Halsel yang sudah melakukan perekaman,” ujarnya. Dia mengatakan dengan waktu yang singkat menuju penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada Maret mendatang, wajib e-KTP

KPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye calon gubernur dan wakil gubernur serta calon bupati/wali kota dan wakil bupati/ wakil wali kota. “Jadi anggota dewan yang ikut kampanye pada penyelenggaraan Pilgub Malut harus membuat surat cuti,”ujarnya. Dia menambahkan, surat cuti yang diajukan nanti tembusannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)

dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Halut. “Surat cuti disampaikan tiga hari sebelum pelaksanaan kampanye dan ditandatangani oleh pimpinan dewan. Termasuk juga hari Sabtu dan Minggu dihitung,”ujarnya. Bukan itu saja. Ketika anggota dewan yang bersangkutan sedang cuti, secara otomatis fasilitas negara yang ada padanya

Asnawi: Belum Ada yang Mengajukan Editor : Ako La Owi Peliput: Samsir Hamajen LABUHA - Pimpinan DPRD Halsel hingga Sabtu (24/2), belum menandatangani satu pun surat cuti bagi anggota DPRD Halsel. Ini karena memang belum ada yang mengajukan. Termasuk unsur pimpinan sendiri.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Halsel Asnawi Lagalante. Ia memastikan belum ada koleganya di DPRD mengajukan cuti kampanye Pilgub. Termasuk Ketua DPRD Halsel Umar Hi Soleman yang namanya masuk sebagai jurkam untuk pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar. “Sejauh ini belum ada pimpinan maupun anggota yang mengajukan cuti kampanye untuk Pilgub,”jelasnya. Asnawi mengatakan bagi anggota yang mengajukan cuti, beberapa haknya sebagai anggota dewan hilang. Antara lain tidak

AKTIF: Granat yang ditemukan warga.

TOBELO - Roni Madelu, Warga Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara menyerahkan granat nanas kepada aparat TNI di Koramil 1508-01/Tobelo. Roni

Listini Astri Winarsi A. Hi. M.Nur Ismiranti Afrizal Badjiser 5 Muhammad Fitra Teng* 1 2 3 4

Dinyatakan diterima sebagai account executive (AE) Redaksi Malut Post. selanjutnya akan mengikuti orientasi yang dilaksanakan pada : Rabu, 28 Februari 2018

14.00 Wit- selesai

Meeting Room Malut Post, Jl. MS Djahir, Takoma Ternate Bagi yang tidak datang, dinyatakan Mengundurkan Diri Ternate, 26 Februari 2018 Manajer Creatorial ttd Ako La Owi

mendapat tunjangan selama masa cutinya. Hak yang diterima hanya gaji pokok. “Bagi kami tidak masalah, terima gaji pokok tanpa tunjangan,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Ketua Devisi Hukum dan Penindakan Panwaslu Halsel Halid A Radjak kembali menegaskan soal pentingnya surat cuti itu. “Panwaslu tidak main-main. Kami akan mengambil tindakan tegas bila surat cuti tidak ada. Termasuk bupati. Tanpa surat cuti, ia tidak bisa menghadiri kampanye pasangan calon,”tegasnya. (sam/kox)

Disangka Kaleng Padahal Granat

LABUHA - Pemkab Halsel ternyata tidak memiliki jatah bagi para imam untuk diberangkatkan menunaikan ibadah haji ke tanah suci. “Soal jatah pemda sejauh ini belum ada. Kalaupun ada orang yang dijatahkan itu mengikuti sistim antrian di Siskohat Kemenag,” jelas Kepala Kemenag Halsel Hasyim Hamza kemarin (25/2). Hasyim menuturkaan daftar antrian CJH Halsel sudah di atas 1.000 orang lebih. Sementara kouta Halsel setiap tahunnya 198 orang. “Untuk haji, daftar sekarang, berangkat 10 tahun mendatang,” jelas Hasjim. Saat ini kata dia tahapan pelaksaan CJH Halsel musin haji tahun 2018 sudah memasuki tes kesehatan dan pengurusan paspor. “Sudah tahapan tes kesehatan,” kata Hasyim. (sam/kox)

Nama-nama di bawah ini

wajib dilepas sementara atau tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas negara karena sedang cuti. Selain itu, kata Rafli, bagi partai politik pengusung dan tim pasangan calon juga harus menyampaikan ke Panwaslu terkait dengan namanama tim kampanye yang dibentuk di setiap kecamatan dan kabupaten. (rid/kox)

Cuti, Anggota DPRD Hilang Tunjangan

Tidak ada Jatah Untuk Pemkab

PANGGILAN

yang belum melakukan perekaman tidak akan ter-cover semua. “Dengan deadline waktu yang singkat ini, kami tidak mungkin penuhi 100 persen. Tapi kami akan memaksimalkan waktu yang ada untuk melakukan pelayanan perekaman dengan cara mobile ke kecamatan dan membuka layanan di kantor Dukcapil maupun di kecamatan yang sudah ada alat perekaman e-KTP,” ujarnya. “Kami tetap berupaya, dan dengan waktu yang ada, walaupun tidak capai 100 persen. Minimal di angka 80 - 90 persen,”tambahnya. Sementara Ketua KPUD Halsel Munzir Daeng Abdullah mengatakan KPUD Halsel tetap menggunakan data Dukcapil untuk penetapan DPT. “DPT berdasarkan perekaman di Dukcapil,” kata Munjir.(sam/kox)

menemukan granat yang diduga masih aktif tersebut di sungai sekitar pantai Tanjung Pilawang Desa Gura Kecamatab Tobelo. Granat itu ditemukan tak sengaja saat ia dan

Roditia Panganton mencari kepiting. Tiba-tiba ia menginjak benda asing yang semula dikira kaleng. Namun setelah diperhatikan ternyata sebuah granat nanas. Karena bingung bercampur panik ia langsung memasukkan granat nanas tersebut ke dalam kantong plastik dan menyerahkannya ke Babinsa Koramil 1508-01/Tobelo yang berdomisili di sekitar daerah Tanjung Pilawang. Selanjutnya granat temuannya tersebut diserahkan kepada piket Koramil 1508-01/Tobelo atas nama Serma Ramal Nakul. Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Tri Sugiarto membenarkan adanya penyerahan granat itu. Ia mengatakan dilihat dari kondisinya diduga granat tersebut masih aktif karena masih utuh dan terdapat detonator pada bagian atas granat serta cincin pemicu masih ada. Dandim sangat mengapresiasi tindakan warga masyarakat yang telah menyerahkan granat tersebut. Dandim juga menghimbau apabila menemukan atau masih menyimpan dan mengetahui keberadaan senjata maupun bahan peledak lainnya agar segera melaporkan dan menyerahkan kepada aparat keamanan. Saat ini granat tersebut sudah diamankan di Gudang Muhandak Kodim 1508/Tobelo dan selanjutnya akan diserahkan ke Denpal Ternate.(rid/kox)

Frans Minta Pengamanan RSUD Diperketat Sering Terjadi Pencurian TOBELO - Maraknya aksi pencurian kendaraan roda dua serta barang lainya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo membuat Bupati Halut Frans Manery angkat bicara. “Sering kita dengar rumah sakit Tobelo ini marak terjadi aksi pencurian, baik kendaraan roda dua, dompet dan jenis barang lainya. Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada langkah-langkah agar pencurian tidak terjadi lagi,”kata Frans Manery, Bupati Halut saat meresmikan sejumlah proyek di RSUD setempat. Ia meminta manajemen rumah sakit Tobelo tidak sebatas memikirkan pelayanan terhadap pasien, tapi juga rasa nyaman bagi pasien dan pengunjung. “Rumah sakit ini adalah tempat pelayanan vital bagi publik, karena itu publik harus nyaman dari sisi pelayanan dan juga harus mendapat kenyamanan,”ujarnya.(rid/kox)

DPRD Halut Gandeng IPDN Jatinagor TOBELO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) resmi menggandeng Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinagor, Jawa Barat terkait kajian naskah akademik tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di wilayah Halut. Kerjasama itu dituangkan dalam penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua DPRD Halut Yulius Dagilaha, Bupati Halut Frans Manery bersama Rektor IPDN Prof. DR Ermaya Suradinata. “Kerjasama ini akan menjadi dasar bagi DPRD dan Pemkab Halut. Setiap Ranperda inisiatif DPRD maupun pemkab akan menjadapat kajian akademik dari IPDN Jatinagor,”kata Yulius Dagilaha, Ketua DPRD Halut. IPDN sendiri memberikan penghargaan Lencana Kehormatan Bintang Astabrata kepada Bupati

Halut Frans Manery. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Rektor IPDN Prof. DR Ermaya Suradinata, Senin (18/02) lalu lewat upacara resmi di Halaman Kampus IPDN Jatinagor. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pihak IPDN kepada bupati karena dianggap selama dalam kepemimpinanya memperhatikan para alumni IPDN untuk sama-sama melaksanakan pembangunannya di wilayah Halmahera Utara. Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut) juga melaksanakan penandatangan nota Kesepahaman (MoU) dengan IPDN terkait dengan 30 pejabat Pemkab Halut yang diutus untuk mengikuti pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinagor, Kota Bandung, Senin (19/2) barubaru ini.(rid/pn/kox)

KERJA SAMA: Penandatanganan kerjasama antara DPRD Halut dan IPDN.


SENIN,, 26 FEBRUARI 2018 SENIN

HALMAHERA BARAT

Malut Post • HAL. 5

Samad: Tujuh DPD II Sepakat Musdalub Ancam Kudeta Alien dan Usman Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Fitrah A Kadir JAILOLO – Upaya Samad H Moid mant a n Ke t u a D P D I I Partai Golkar (PG) Halmahera Barat yang mempersoalkan pemberhentiannya di tingkat DPP nampaknya berhasil. Ini karena laporannya bakal ditindaklanjuti pihak DPP dengan menurunkan tim investigasi ke Maluku Utara (Malut) dalam waktu dekat.”Ini sesuai hasil SAMAD H Moid koordinasi saya dengan pihak DPP beberapa waktu lalu,”tandasnya kepada Malut Post, Minggu (25/2). Langkah investigasi ini kata Samad didukung tujuh DPD tingkat kabupaten/kota yang menginginkan digelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub) untuk melengserkan Ketua DPD I PG Malut Alien Mus dan Sekretaris Hamid Usman.”Dari sepuluh kabupaten/kota, tujuh sudah menyatakan sikap untuk menggelar musdalub dan m enandatangani mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Alien dan Usman,”akunya tanpa menyebut DPD tersebut. Menurutnya, pencopotan dirinya sebagai kader golkar beberapa waktu lalu itu dinilai cacat hukum.”Jadi saya masih tetap kader golkar yang tetap tunduk pada rekomendasi DPP untuk mendukung AHM. Tetapi bukan berarti musdalub tidak jalan. Dua-duanya berjalan secara berirama,”tegas mantan Wakil Ketua DPRD Halbar ini.(aji/met)

LISTRIK Pemadaman Listrik Dikeluhkan JAILOLO – Warga Kota Jailolo dan sekitarnya mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan pihak PLN beberapa hari terakhir. Ini karena pemadaman yang berlangsung secara tiba-tiba dan tak menentu ini merusak alat elektronik milik warga.”Kalau listriknya mati hidup setiap saat sudah pasti alat elektronik kami akan rusak,”keluh sejumlah warga kepada wartawan, Minggu (25/2). Sementara Kepala PLN Ranting Jailolo Fahmi yang dikonfirmasi mengatakan pemadaman ini akibat gangguan mesin yang terjadi berulangkali.”Jadi sementara ini kami menunggu material penggantinya. Kemungkinan besok sudah ada sehingga kerusakan ini bisa diatasi,”ungkapnya.(aji/met)

INFRASTRUKTUR : Pasar rakyat Sidangoli Dehe Kecamatan Jailolo Selatan yang dibangun Pemkab Halbar, kini telah rampung. Hadiarnya pasar ini diharapkan mendongkrak perekonomian masyarakat.

Disinggung Utang, Bupati Naik Pitam JAILOLO – Bupati Danny Missy nampaknya belum terbuka dengan pos anggaran yang digunakan untuk membayar utang bawaan pemkab Rp 128 miliar. Ini karena saat dikonfirmasi terkait utang usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Halbar, bupati justru naik pitam.”Kenapa DANNY Missy harus ditanya hingga dalam sekali. Intinya utang itu akan diselesaikan menggunakan APBD. Jadi mau ambil uang dari mana lagi selain APBD,”ungkapnya. Menurutnya, dari total utang Rp 128 miliar,

sudah disiasati pemkab sekitar Rp 34 miliar 2018. Makanya masih akan diverifikasi lagi untuk dise-

lesaikan secara bertahap. Targetnya 2019 sudah bisa diselesaikan.(aji/met)

EKSTRIM : Gelombang tinggi di perairan Jailolo

Perairan Jailolo Masih Ekstrim JAILOLO – Pengawasan speedboat di pelabuhan Jailolo harus diperketat. Ini karena dua hari terakhir perairan Jailolo – Ternate mengancam keselamatan penumpang, seperti yang terjadi, Minggu (25/2). Berdasarkan data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika

(BMKG) menyebutkan gelombang di perairan Jailolo – Ternate mencapai 0,5 hingga 2 meter diikuti tiupan angin dari Timur hingga Barat Laut yang mencapai 5 hingga 20 kilometer per jam. ”Kondisi ini juga diikuti hujan ringan hampir di seluruh wilayah,”kata Ke-

pala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Halbar Imran Lolori yang dikonfirmasi, Minggu (25/2). Karena itu, pihak speedboat diminta menyiapkan alat keselamatan penumpang sebelum berlayar.(aji/ met)


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

MOROTAI & SULA

Malut Post • HAL. 6

Pencuri Solar Jadi Tersangka DARUBA - Lima pelaku pencuri solar milik PT. Agreko Energy di Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), ditetapkan menjadi tersangka. Kelimanya adalah HM alias Hadisar, MD alias Muksin , ID alias Ikra, SD alias Sawir Dominggus dan BM alias Bahdir. . Menurut Kapolres AKBP Andri Iskandar, S.I.K., mereka diduga melakukan aksinya sebanyak empat kali, yakni 5 Oktober 2017, 18 Oktober 2017, 2 November 2017, dan 1 Januari 2018. Mereka mengambil solar tersebut kemudian menjualnya. Total 114 jiregen solar ukuran 25 liter yang dicuri. “Para tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 4 junto pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” kata Kapolres AKBP Andri Iskandar, dalam keterangan pers pekan lalu. Dia menjelaskan status kasus ini sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan, penyidik telah menyampaikan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Morotai.”Setelah SPDP kita sampaikan ke Kejari, penyidik langsung merampungkan berkas perkara, sehingga dalam waktu dekat berkasnya bisa dilimpahkan,” jelasnya. (din/onk). KETERANGAN PERS: Kapolres memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka pencuri solar. SAMSUDIN CHALIL/ MALUTPOST

Pelaku Pencabulan Terancam 15 Tahun Penjara Kadis Perpustakaan: Kita Serahkan kepada Polisi

ANGGARAN Rp 2 Miliar untuk Masjid Agung DARUBA - Pemkab Pulau Morotai menganggarkan Rp 2 miliar lebih untuk pembangunan masjid agung. Kepala Bappeda Morotai Abjan Sofyan mengatakan, sebelumnya pembangunan masjid ini rencananya menggunakan sistim multi years, namun karena tidak disetujui DPRD sehingga langsung dianggarkan dalam APBD 2018. Pembangunan ini untuk tahap pertama. “Dokumennya sudah siap Insya Allah Maret nanti tender,” tuturnya. Lokasinya berada di depan RS Angkatan Udara. Di atas lahan tersebut juga akan dibangun Islamic center, asrama haji dan tempat manasik. Lahan tersebut tidak bermasalah, karena pihak Lanud Leo Wattimena menyetujuinya. “Bahkan pihak lanud sendiri yang meminta agar pembangunan masjid di lokasi tersebut, sehingga soal lahan tidak lagi menjadi masalah,” pungkasnya. (din/onk).

PROYEK Tinggal Finishing

Peliput : Samsudin Chalil Editor : Bukhari Kamaruddin

SUHARDIMAN SUHERMAN/ MALUTPOST

TEWAS: Korban Mugandi saat berada di rumah sakit.

Petik Mangga, Mugandi Tewas Kesetrum SANANA - Ini warning bagi orang tua agar selalu mengawasi anaknya. Sebab pengawasan itu penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Di Desa Waihama Kecamatan Sanana Kepulauan Sula (Kepsul), Minggu (25/2) siang kemarin, warga dihebohkan dengan penemuan anak yang sudah tewas di bawah pohon mangga. Informasi yang dihimpun Malut Post, korban bernama Mugandi Soamole (12), ditemukan salah satu saudaranya tergeletak di bawah pohon

mangga. Korban langsung dilarikan RSUD Sanana untuk dilakukan pemeriksaan. Di saku baju korban terdapat tiga buah mangga, sedangkan jarinya ada bekas terbakar. “Diduga korban kesetrum, karena ada kabel listrik melewati pohon mangga itu,” jelas salah satu warga. Wakapolres Kepsul Kompol Syamsul Alam menuturkan, kasus ini sementara ditangani polisi. “Dugaan sementara korban kesetrum dan jatuh dari pohon mangga,” kata Syamsul. (end/onk).

Fraksi PAD Lapor ke Polisi SUHARDIMAN SUHERMAN/ MALUTPOST

HAMPIR SELESAI: Rumah Dinas Wabup Kepsul di Desa Waihama.

SANANA--Wakil Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Zulfahri Abdullah Duwila, tak lama lagi bakal menempati rumah dinas (rumdis) di Desa Waihama Kecamatan Sanana. Rumah yang dibangun PT Sula Indah Makmur senilai Rp 2 miliar melalui APBD tahun 2017 itu, realisasinya hampr 100 persen. “Tinggal musala yang berada di belakang,” aku Manto, pekerja. Rumah tersebut tergolong besar karena memiliki 8 kamar, musala, dan sebagainya. Pantauan Malut Post, rumah sudah dicat. “Target kami Februari ini juga pembangunan musalanya selesai,” tambahnya. (end/onk).

DARUBA - Fraksi PAD DPRD Pulau Morotai menepati janjinya melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan dokumen APBD 2018 ke polisi. Ketua Fraksi PAD Mic Bil Abdul Aziz mengatakan, dia bersama anggota fraksi Ajudin Tanimbar melaporkan hal ini ke Polres Kepsul, Jumat (23/2) pekan lalu. “Kita sudah laporkan dugaan pemalsuan tanda tanda tangan ke Polres, tinggal menunggu proses selanjutnya,” kata Mic Bil. Kapolres AKBP, Andri Iskandar, S.I.K., membenarkan hal itu. Pihaknya menelaah laporan tersebut, jika memenuhi unsur pidana akan dilanjutkan dengan proses penyelidikan untuk mengumpulkan bahan keterangan. “Kita masih lakukan telaah laporan, jika memenuhi unsur maka dilanjutkan pada proses penyelidikan,” akunya Dia menegaskan, semua laporan masyarakat tetap diterima, tapi prosesnya harus melewati beberapa tahapan. “Intinya laporan sudah kita terima dan tinggal menunggu proses selanjutnya,”pungkasnya. (din/onk).

DARUBA - Pelaku pencabulan oknum PNS di Dinas Perpustakaan Pulau Morotai M. Jabbar alias Bayu (27), terancam hukuman penjara 15 tahun. Penegasan ini disampaikan Kapolres Pulau Morotai Andri Iskandar, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (24/2) pekan lalu. Menurutnya, tersangka dijerat pasal 82 ayat 1 dan ayat 5 Undang-Undang (UU) Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak junto pasal 64 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. “Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Morotai (Kejari) sudah disiapkan, penyidik tinggal merampungkan berkas penyidikan untuk dilimpahkan ke Kejari,” kata kapolres. Untuk diketahui, Peristiwa tak menyenangkan itu terjadi Sabtu (17/2) sekira pukul 10.30 pagi. Saat itu, EY, A, dan M bersama ketiga rekannya tengah bermain bola di halaman kantor Dinas Perpustakaan Daerah Morotai yang tak jauh dari sekolah mereka.Pria yang masih lajang ini, melakukan tindakan asusila sehingga membuat korban trauma. Terpisah, Kadis Perpustakaan Daerah Alfatah Sibua, menyerahkan persoalan ini kepada penegak hukum. “Kami serahkan sepenuhnya kepada polisi untuk memproses kasus pencabulan ini sesuai hukum yang berlaku,” katanya singkat. (din/ onk).

Swadaya Bangun Jembatan SANANA - Cara warga Desa Sofan Kecamatan Taliabu Timur Selatan Kabupaten Pulau Taliabu menyelesaikan masalah, patut ditiru. Tanpa menunggu proyek dari pemerintah, warga membangun jembatan darurat secara swadaya. “Kami bergotong-royong membangun jembatan dar urat menggunakan batang kepala,” kata Anton, warga Sofan. Dia menuturkan jembatan ini sudah dibangun beberapa tahun lalu, namun sudah rusak sehingga harus dibangun lagi. Dia meminta pemkab membangun jembatan permanen menggunakan be-

SUHARDIMAN SUHERMAN/ MALUTPOST

GOTONG ROYONG: Warga Sofan membangun jembatan darurat secara swadaya.

ton, sehingga bisa bertahan puluhan tahun. “Kalau pak-

ai layu lama-lama lapuk,” tuturnya. (end/onk).


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

POLMAS

Malut Post • HAL. 7

Art: MuS

AGK Kunjungi Mahasiswa di Sulut

PEMBUKAAN: AGK dengan ketua FKMMU bersama dengan perwakilan pengurus paguyuban 11 Kabupaten/Kota se-Malut yang ada di Sulut.

PELANTIKAN Willy Pimpin GP NasDem Malut

TERNATE - Willy Khosuma resmi menahkodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Pemuda (GP) partai Nasinal Demokrasi (NasDem) Provinsi Maluku Utara (Malut). Willy dan seluruh pengurusnya resmi dilantik Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh, Minggu (25/2). Acara pelantikan yang digelar di Royal dan Resto itu dihadiri juga Ketua DPW NasDem Malut Ishak Naser dan Calon Gubernur Malut Burhan Abdurahman. Dalam sambutannya, Willy mengatakan akan menjalani tugas dengan penuh tanggung jawab. “ Amanah ini akan saya jalan dengan penuh tanggung jawab,” kata Willy, dalam kegiatan pelantikan bertajuk “Membangun Solidaritas Pemuda Untuk Perubahan” itu. Menurutnya, dalam sejarah, pemuda memiliki peran penting mempersatukan bangsa. “Sejarah mencatat, perubahan terjadi karena kaum muda. Semangat ini harus dipupuk dalam menjalankan agenda-agenda organisasi kedepan,” ujarnya. Willy mengajak GP NasDem, menyatukan persepsi menangkan Pasangan calon (Paslon) Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (BurJadi).”Sebagai sayap partai, wajib memenangkan Bur-Jadi,” ajaknya. Sementara Ketua DPW NasDem Malut Ishak Naser mengatakan, GP NasDem Malut merupakan instrumen rekrutmen politik yang sangat efektif. Karena itu, pembina GP NasDem Malut ini meminta GP NasDem Malut di bawah pimpinan Willy segera membentuk GP di Kabupaten/ Kota.”Paling tidak, hingga Bulan April sudah 5 kabupaten/kota terbentuk,” tegas Naser. Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh menuturkan, secara nasional GP NasDem sudah terbentuk di semua Provinsi.”Selama setahun saya beri tanggung jawab ini, alhamdulillah semua pengurus Garda Pemuda NasDem terbentuk. Tinggal di tingkat DPW membentuk di Kabupaten/kota,” tandasnya. Semua Garda Pemuda NasDem harus menjadi kader yang setia dan loyal pada partai. “ Kita harus militan membangun Nasadem hingga ke tingkat desa. Besar tidaknya NasDem tergantung pada kadernya,”tukas Prananda. Dia menegaskan, semua kader terutama GP NasDem berjuang menangkan Bur-Jadi.”Kalau ada kader yang membelot dilaporkan. Kader NasDem bekerja totalitas bukan setengah-setengah,” tegas putra Surya Paloh ini. (tr-01/mpf).

baik untuk kembali mengabdi di daerah. Pemerintah mengeluarkan 100 milyar untuk pembangunan universitas. Sekarang, ada kurang lebih 5.000 orang mendapatkan beasiswsa untuk melanjutkan studi,” katanya. Ketua FKMMU Rusmin Hasan menyatakan, kegiatan itu untuk membangun silaturahim dengan seluruh pagyuban Malut di Sulut. “Kegiatan ini bermaksud meningkatkan silaturahmi sesama mahasiswa Malut di Sulut. Terima kasih Gubernur Malut telah menghadiri kegiatan kami,” kata Rusmin. Dia meminta Pemrov Malut, lebih jelih meli-

hat kebutuhan mahasiswa di Minahasa. Sebab, kata dia, mahasiswa adalah mediatur daerah kedepan upaya menopangan pembanguan di Malut. “Harapan kami Pemprov bisa memperhatikan tempat tinggal mahasiswa di Minahasa,” harap Rusmin. Lebih penting, lanjut Rusmin, Pilgub Malut jangan sampai masyarakat menjadi tumbal. “ Ajaklah masyarakat berpolitik dengan bijak, demokratis dan beradap. Politik Malut jangan hanya beriroentasi pada kepentingan elit politik saja yang pada akhirnya masyarakat jadi k o r b a n ,” t a m b a h n y a. (udy/pn/mpf)

Wawali Tikep Bakal Diperiksa Diduga Ajak PNS Dukung AGK-YA TERNATE – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) bakal memanggil Wakil Walikota (Wawali) Tidore Kepualaun (Tikep) Muhammad Sinen. Orang nomor dua di Tikep ini akan diperiksa Panwaslu terkait dugaan mengkampanyekan pasangan calon (Paslon) Gubernur Abdul Gani Kasuba- M Al Yasin Ali (AGK-YA), kepa-

SAH: Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Pemuda (GP) partai Nasinal Demokrasi (NasDem) Malut, dilantik di Royal dan Resto, Minggu (25/2) kemarin.

TERNATE— Gubernur Malut KH Abdul Ghani Kasubah (AGK) membuka turnamen Frutsal yang diadakan Forum Komunikasi Mahasiswa Maluku Utara (FKMMU) di Minahas Sulut, Sabtu (24/2). Kegiatan yang dihadri sekitar 3.000 mahasiswa asal Malut ini, AGK mengatakan, dalam satu priode kepemimpinannya banyak prestasi yang ditorehkan salah satunya adalah Maluku Utara aman dan tertib selama 10 tahun.”Banyak penghargaan yang saya dapatkan selama kepemimpinan. Makanya, saya ingin mahasiswa belajar dengan

da Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Tikep. Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin membenarkan kalau Panwaslu Tikep sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wawali Tikep. “Orang nomor dua di Tikep itu akan diperiksa Panwaslu terkait ajakan beliau kepada PNS untuk memilih pasangan AGK-YA. Panwaslu sudah berkoordinasi dengan bersangkutan. Namun, beliau masih punya agenda partai di Bali. Jadi, hari Rabu (28/2) baru Wawali memenuhi panggilan Panwaslu,”katanya, Minggu (25/2). Selain Wawali, lanjut Muksin, Panwaslu

Tikep juga akan memanggil pimpinan SKPD. “ Sesuai informasi, ajakan Wawali itu saat beliau memipin apel pagi. Karenanya, Panwaslu akan mencaritahu SKPD yang ikut apel untuk dimintai keterangan,”ujarnya. Tidak hanya Wawali dan pimpinan SKPD, bahkan wartawan yang saat itu meliput ikut dipanggil. “Termasuk wartawan yang menulis berita itu juga akan dimintai keterangan. Sebab, kami pastikan mereka punya bukti rekaman. Prinsipnya, masalah ini tetap diproses,” kunci Muksin. (tr-01/mpf).

Dispar Malut Gelar Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan TIDORE- Untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan bagi masyarakat di wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) termasuk di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), maka Dinas Pariwisata (Dispar) Malut menggelar pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi Masyarakat. Kegiatan itu dibuka Kepala Dispar Malut Samsudin Kadir, yang diwakili Sekretaris Dispar Djumati Do Usman bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kota Tikep, Kamis (22/2). Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Tikep Yakub Husain, Kepala Bidang Destinasi Dispar Malut Nurmina Saleh, Kepala Bidang Pemasaran Dispar Malut, Hj. Gusnaria, Kepala Bidang Ekonomi Dispar Malut Said Abdullah. Pelatihan itu menghadirkan tiga narasumber yakni Kosultan Parawisata Provinsi Malut Ajuwar Abdullah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Tikep Yakub Husain dan Sekretaris Dispar Malut Djumati Do Usman. Kegiatan ini diikuti peserta dari pengelola kawasan destinasi, Asosiasi Profesi wisata diantaranya perwakilan dari Tour Trevel, PHRI, HPI, ASITA, dan Dive Club, perwakilan pelajar/ mahasiswa, pemerhati parawisata, perwakilan guru pendidikan, perwakilan kelompok pengrajin dan kelompok karang taruna atau kelompok kepemudaan di desa yang berdekatan dengan kawasan wisata. Ketua Panitia Pelatihan, M. Putra Irianto SS.M.HUM dalam laporannya menyampaikan,

PELATIHAN : Dispar Malut menggelar pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi Masyarakat, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kota Tikep, Kamis (22/2).

SDM parawisata merupakan individu atau pelaku industry yang dapat mempengaruhi secara langsung kualitas layanan kepada tamu atau wisatawan. Meraka dapat dikatagorikan sebagai representasi dari produk atau destinasi oleh tamu. Sebab pihak tersebut merupakan SDM yang pertama kali bertemu dengan para wisatawan, ketika pertama kali menginjakkan kaki di daerah tujuan yang dikunjungi karena itu SDM tersebut harus dilatih. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini kata dia, pertama diharapkan dapat menambah pemahaman peserta dalam memahami kebijakan pengembangan SDM keparawisataan. Kedua, menambah pengetahuan peserta dalam memahami dasar-dasar dan produk keparawisataan. Ketiga, diharapkan dapat menambah pengetahuan peserta dalam memahami cara dan melayani wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara sebagai insan parawisata dan tujuan yang ke empat, menambah pemahaman para peserta dalam rangka memahami dan mengimplementasikan sapta

pesona dan pelayanan prima, untuk mendukung pengembangan keparawisataa.” serta yang kelima diharapkan dapat menambah pengetahuan para peserta dalam, berpartisipasi aktif untuk pengembangan keparawisataan di daerah,” jelasnya. Output dari kegiatan ini sambungnya, dapat tersedianya kuantitas SDM khususnya pengetahuan masyarakat sebagai pengelola keparawisataan di Malut. Teraplikasi pengetahuan yang dimiliki masyarakat kawasan destinasi, maupun sebagai pengelola produk keparawisataan dalam rangka membangun citra positif di daerah serta meningkatkan kesan positif wisatawan, meningkatkan daya tarik wisata di Malut. Kepala Dinas kebudayaan dan Parawisata Kota Tikep Yakub Husain menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, harapannya Dinas Parawisata Malut, tetap bersinergi dengan kabupaten/Kota. Kegiatan yang dilakukan Dispar Malut ini diakui sangat membantu SDM kepariwisataan di Kabupaten/ Kota. (far/rul/pn/mpf)

Deklarasi Dukung Cak Imin Maju Cawapres TERNATE- Pemuda Maluku Utara (Malut) yang tergabung dalam relawan sahabatku Cak Imin, mendeklarasikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, sebagai calon wakil Presiden (Cawapres) 2019, Minggu (25/2). Deklarasi yang digelar di lokasi Wisata Jiko Malamo ini, sekaligus penyerahan dukungan ke sejumlah pengurus DPW PKB Malut. Ketua koordinator relawan Cak Imin Malut Kubais Kuto mengatakan, ada enam poin yang digagas relawan Cak Imin. Pertama, siap membentuk relawan Cak Imin di 10 kabupaten kota. Ked-

ua, siap memberikan dukungan dan memenangkan ke Cak Imin sebagai wapres di 2019. Ketiga, siap menjaga kiai dan ulama serta paesantren dari berbagai ancaman. Kempat, menjadikan Sumber Daya Alam (SDA) Malut bagian dari masa depan Indonesia. Kelima, memberikan pemahaman dan pendidikan politik terhadap rakyat tanpa menciptakan kegaduhan politik. Terakhir, mendorong pelabuhan angkatan laut untuk dijadikan benteng pertahanan maritim zona Alur Kelautan Indonesia (ALKI) III di Malut. “ Enam poin ini akan dimak-

DEKLARASI: Penyerahan dukungan relawan Cak Imin kepada Sekretaris DPW PBK Malut Malik Silia, Minggu (25/2) kemarin.

simalkan seluruh relawan,” ujarnya. Sekretaris DPW PKB Malut Malik Silia sangat mengapresiasi tim relawan yang menyatakan dukungan terhadap Cak Imin. “Ini adalah sejarah yang dilakukan pemuda Malut, semoga ini menjadi cikal bakal kemenangan

kedepan,” katanya. Dia menambahkan, dalam waktu dekat Cak Imin akan mengunjungi Malut. “ Dalam waktu dekat ini Cak Imin akan berkunjung ke Malut untuk menemui teman-teman relawan,” pungkas Malik.(tr-01/mpf)


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

SAMB ETALASE

Malut Post • HAL. 8

Art: rizky izzy

...HATI Samb Hal. 1 Belum pernah terjadi seperti ini selama 10 tahun saya memiliki hati baru. Apakah ini pertanda kerjasama antara badan saya dan hati milik pemuda Tianjin itu mulai bermasalah? Akibat aorta dissection dan pengobatannya? Saya ingin segera menghubungi dokter saya di RS Tianjin, Tiongkok. Saat itu juga. Tapi mustahil. Itu malam tahun baru. Yang di Tiongkok ditandai dengan libur 2 minggu. Yang 450 juta orang berebut mudik. Saya pun langsung kontak teman baik saya, Robert Lai, di Singapura. Sekalian mengucapkan ????? Selamat tahun baru. Robert akan meneruskan fakta baru itu ke RS Tianjin yang dulu mengganti hati saya. Robert juga tahu di malam tahun baru Imlek orang Tiongkok pada mudik. Bahkan saat saya kontak itu Robert juga lagi siap-siap merayakan Imlek bersama keluarganya. Saya pun tidak berharap akan mendapat tanggapan dalam waktu tiga hari ke depan. Seperti yang sering saya tulis, hati (liver) yang ada di tubuh saya sekarang ini adalah milik seorang anak muda yang meninggal dunia mendadak. Saat dia, waktu itu, berumur 21 tahun. Berarti saat ini umur hati saya 32 tahun. Hati baru itu oleh tubuh saya tetap dianggap benda asing. Yang harus ditolak. Tidak boleh diterima oleh sistem tubuh saya. Tiap hari tubuh saya berusaha menolak hati baru itu. Tapi tidak berhasil. Itu karena saya selalu minum obat tacrolimus. Yang fungsinya melemahkan daya tolak tubuh saya. Kalau saja saya lupa minum obat itu daya tolak tubuh saya menguat. Hati baru itu akan berhasil ditolak. Kalau hal itu sampai terjadi hati itu tidak mau berfungsi. Artinya: meninggal. Karena itu tiap bulan saya harus ke laboratorium untuk memeriksakan level daya tolak tubuh saya. Level yang dianggap baik adalah 5 sampai 7. Kalau hasil laboratorium menunjuk-

...SUAP Samb Hal. 1 ”Detilnya nanti Polda Jawa Barat,” tuturnya. Yang pasti, keduanya diduga melanggar pasal 11 dan pasal 12 undang-undang tindak pidana korupsi (UU Tipikor). ”Penyidikannya di Satgas Daerah Jawa Barat,” terang mantan Kapolrestabes Surabaya tersebut. Upaya membersihkan penyelenggaraan pilkada dari money politic ini merupakan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dampak negatif pilkada tersebut merusak demokrasi Indonesia, maka harus dihentikan. ”Demokrasi kita harus diselamatkan,” ujarnya. Penangkapan Ketua Panwaslu dan KPUD Garut karena suap menyuap ini kali pertama dalam sejarah pemberantasan korupsi dalam penyelenggara pemilu. Biasanya, penyelenggara pemilu menghadapi laporan yang harus diproses dengan sidang etik. Iqbal menegaskan, Satgas Money Politic telah dibentuk hingga ke setiap Polda. ”Jangan coba-coba untuk mempraktekkan bayar membayar yang melibatkan paslon serta penyelenggara dan pengawas pemilu,” ungkapnya. Terpisah, Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, tertangkapnya Ketua Panwaslu dan anggota KPU Garut karena menerima uang suap sangatlah memalukan bagi korp penyelenggara

kan angka di atas 7 saya harus waspada. Harus ada penyesuaian obat. Pernah level tacrolimus saya mencapai 9. Saya panik. Langsung terbang ke Tianjin. Di malam tahun baru Imlek kemarin, level tacrolimus saya justru sebaliknya. Di bawah 2. Saya betul-betul tidak tahu harus berbuat apa. Mau langsung terbang ke Tianjin di sana hiruk-pikuknya masih luar biasa. Arus baliknya pun tidak tertahankan. Saya harus sabar satu-dua hari ini. Sambil terus berusaha kontak-kontak yang belum juga berhasil. Saya jelajah internet. Tidak membantu. Di balik kegelisahan itu saya tawakkal saja. Siapa tahu ada keajaiban Allah: hati baru itu justru sudah diterima secara permanen oleh badan saya. Tidak akan ditolak-tolak lagi oleh badan saya. Karena toh sudah 11 tahun terbukti berhasil bekerjasama secara baik. Tapi, dalam sejarah transplantasi hati tidak begitu. Tidak ada kejadian seperti itu. Walllahualam. Berarti saya harus segera lari ke Tianjin. Sambil menunggu redanya arus mudik dan arus balik. Yang membuat saya tidak terlalu panik adalah: hati saya ini berfungsi dengan sangat baik. Tandanya: level SGOT dan SGPT saya (19 dan 19) sangat-sangat baik. Saya bersedia membagi copy hasil laboratorium terbaru saya itu ke mahasiswa kedokteran. Atau kepada yang lagi mendalami spesialis bidang ini. Atau pada peneliti kesehatan. Silakan ajukan permintaan ke alamat email disway.id ini: likedisway@ gmail.com. Satu copy hasil lengkap test darah saya akan dikirim ke email Anda. Atau, karena Gramedia akan menerbitkan catatan saya ini dalam bentuk buku, copy hasil test tersebut bisa di dapat di situ karena akan dilampirkan di dalam buku. Alhamdulillah ya Allah hidupku penuh dinamika dan warna. Saya terima dengan sepenuh syukur.(https:// disway.id/selesai)

pemilu. “Peristiwa itu telah mencederai proses demokrasi yang sedang berlangsung di Kabupaten Garut,” terangnya. Apalagi, kata dia, bawaslu sedang menggalakkan gerakan tolak money politic dan peningkatan integritas para penyelenggara pemilu, khususnya panwaslu. Menurut dia, anggota panwaslu maupun KPU selalu berhadapan dengan godaan yang menggiurkan. Mereka tentu harus menahan diri agar tidak mudah tergoda dengan imingiming atau janji yang ditawarkan pihak yang terlibat dalam pilkada. “Ada pakta integritas yang harus dijaga oleh setiap penyelenggara pemilu,” papar pria kelahiran Pekalongan itu. Abhan menegaskan bahwa pihaknya mendukung langkah penegak hukum untuk memproses kasus suap itu secara tuntas, sehingga orang yang memberikan suap juga harus ditindak secara tegas dan tanpa pandang bulu. Bawaslu RI juga akan menindaklanjuti kasus itu dengan memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut. “Sambil menunggu penetapan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” ujarnya. Mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah itu mengatakan, pihaknya sudah mengirim tim untuk melakukan supervisi ke Garut. Langkah itu merupakan bentuk respon cepat Bawaslu RI terhadap peristiwa tersebut.(jpg/kai)

...BAWASLU Samb Hal. 1 “Besok (hari ini, Red) baru diteken Plt Gubernur dan langsung diberikan kepada masing-masing pemohon,”aku Mifta. Bupati Halut Frans Manery sendiri mengajukan izin cuti untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai). Sementara wakilnya, Muchlis Tapitapi sebagai kader Partai NasDem mendukung pasangan Burhan Abdurahman-Ishak Jamaluddin (Bur-Jadi). Begitu juga Abdullah Taher. Sebagai kader Partai Demokrat, Abdullah mengajukan cuti kampanye untuk pasangan calon Bur-Jadi. Cuti kampanye yang diajukan tiga pimpinan daerah ini menarik disimak. Frans dan Muchlis “terbelah” karena masing-masing punya jagoan. Frans sebagai kader Golkar mendukung pasangan AHM-Rivai. Sedangkan Muchlis di kubu pasangan Bur-Jadi. Sementara Abdullah, kendati menyandang Plt Wali Kota Ternate lantaran Burhan Abdurahman selaku wali kota definitive mencalonkan diri pada pilgub, tidak berarti dia hanya fokus mengurusi roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Abdullah sebagai kader Partai Demokrat juga mengajukan cuti kampanye untuk memenangkan Bur-Jadi. Selain pimpinan daerah, tercatat juga sejauh ini 8 anggota DPRD Provinsi (Deprov) yang sudah men-

...BANTING Samb Hal. 1 Ya, Egi memang berprofesi sebagai buruh angkut di pelabuhan. Di sisi lain, ia juga merupakan seorang siswa kelas XII SMP di Ternate. Tiap hari sepulang sekolah, remaja asal Halmahera Utara itu langsung menuju pelabuhan. Dua sampai tiga barang bisa diangkatnya sekali jinjing. ”Sudah sekitar empat bulan (jadi buruh),” ungkapnya kepada Malut Post, Senin (19/2). Egi bersekolah di salah satu SMP negeri di Kota Ternate Tengah. Di Ternate, ia hanya tinggal bersama neneknya. Kedua orangtuanya berdomisili di Halut. Keduanya jarang seklai mengunjungi putra tertua itu. Selama empat bulan menjadi buruh, Egi hanya bekerja saat masuknya feri rute Sofifi-Ternate dan Sidangoli-Ternate. Kedua rute itu penumpangnya kebanyakan membawa banyak barang. Per hari penghasilannya hanya berkisar Rp 10 hingga Rp 20 ribu. ”Setiap pulang sekolah langsung ke sini (pelabuhan feri, red), karena keesokan harinya saya harus punya uang jajan ke sekolah,” tuturnya. Egi memang tak ingin terlalu membebani orangtuanya. Baginya, kiriman orangtua dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan sekolah. Untuk jajan, ia cari sendiri. Satu-satunya cara yang bisa ia lakukan untuk menghasilkan uang adalah dengan menjadi buruh angkut. Meski menurutnya, rasa lelah kerap menggayutinya. ”Kalau badan sakit sudah dianggap biasa. Tiap hari tempat saya cuma di sini bersama teman-teman,” ujar putra pasangan Bahrun dan Afni itu. Hebatnya, Egi tetap mengutamakan sekolahnya. Ia tak ingin putus sekolah hanya karena terkendala uang jajan. ”Kalau sekolah tetap saya utamakan, kan saya bercita-cita membahagiakan orang tua,” ucapnya sambil tersenyum. Egi tak sendiri. Ada belasan anak lain yang bekerja di Pelabuhan Feri Bastiong. Sebagian masih sekolah, sisanya putus sekolah. M. Raikal adalah salah satu buruh anak yang putus sekolah. Ia berasal dari Halmahera Selatan. Remaja 16 tahun itu berhenti sekolah sejak 2016 lalu saat duduk di bangku SMA. Keadaan lah yang memaksa Raikal putus sekolah. Kini dia memilih jadi buruh demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski demikian, keinginan untuk sekolah masih melekat dalam dirinya. Pasalnya, pemuda ini bercitacita menjadi seorang tentara. ”Masih ingin sekolah, tapi saya juga harus membantu ibu yang berjualan di Pelabuhan Bastiong demi menutupi kebetuhan sehari-hari kami di Ternate,” kata remaja yang kerap disapa Laskar oleh teman-temannya itu. Ibu Laskar, Ida, memang berjualan di pelabuhan juga. Ayahnya telah berpulang beberapa tahun lalu. Kini Laskar menjadi tulang punggung keluarga bersama sang ibu. Dalam sehari rata-rata ia mendapatkan Rp 40 hingga Rp 50 ribu dari hasil mengangkut barang. ”Sebagian untuk ibu, sebagian untuk adik, sebagian saya

...INTERVENSI Samb Hal. 1 Itu berarti, anak yang putus sekolah angkanya sekitar 7 persen. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tak berpuas diri. Sebab targetnya pada 2020 nanti angka anak putus sekolah adalah 0 persen. “Saya sudah sampaikan ke semua kepala sekolah untuk menekan angka anak putus sekolah, sehingga setiap tahun angka ini bisa mengalami penurunan,” ungkap Kadikbud Morotai Refi Dara, Selasa (20/2). Dia menjelaskan, dari data Dikbud, angka anak putus sekolah tingkat SD sebanyak 31 orang atau 0,3 persen, sementara tingkat SMP 51 orang atau 1,9 persen. Sisanya adalah tingkat SMA. Refi punya cara sendiri menekan angka anak putus sekolah. “Jadi cara mengatasi angka anak putus sekolah, saya perintahkan seluruh kepsek lakukan deteksi sedini mungkin anak-anak yang putus sekolah. Selain itu, panggil anak yang sudah putus sekolah untuk sekolah. Karena tidak ada lagi biaya untuk masuk sekolah dan ada juga BSM. Makanya kami berani memasang target sampai 2020 itu sudah 0 persen anak putus sekolah,” jabarnya. Tak hanya itu, Refi bahkan mengancam semua kepsek. Jika setiap tahun ada anak putus sekolah di desa, maka kepseknya diganti. Pasalnya, yang bersangkutan dianggap tidak mampu merangsang anak dan orangtua untuk menjadikan sekolah sebagai kebutuhan sehari-hari. “Jadi saya ingin paradigma kita harus berubah. Sehingga pendidikan itu kita jadikan sebagai kebutuhan, agar pendidikan menjadi faktor paling utama dalam kehidupan,”

gantongi izin cuti kampanye dan siap all out memenangkan kandidatnya. Mereka adalah Alien Mus (Golkar), Ishak Naser (NasDem), Fahri K Sangaji (Demokrat) Hapri Bolamao (Golkar), Novino Libua (Golkar), Anjas Taher (Golkar), Rahmi Husen (Demokrat) dan H Ratna Marsaoly (Golkar). Delapan nama anggota Deprov yang sudah mengantongi izin cuti kampanye itu dibenarkan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Deprov Isman Abas saat ditemui Malut Post, Sabtu (24/2) akhir pekan. “Sementara Anggota DPRD yang lain masih menyesuaikan jadwal kampanye masingmasing kandidat. Untuk partai pengusung pasangan Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali, baik PDIP maupun PKPI belum ada satupun yang mengajukan cuti,”ungkap Isman. Dia mengatakan cuti anggota DPRD untuk mengiktu kampanye tidak harus diajukan secara bersamaan. ”Kalau cuti bersamaan semua, kegiatan DPRD tidak bisa berjalan. Dan setiap anggota hanya cuti hanya dua sampai tiga hari. Hanya ketua (Alien Mus, Red) yang mungkin di atas empat hari karena memang ketua partai,” tambahnya. Sebelumnya, Ketua Bawaslu Maluku Utara Muksin Amrin menyatakan setiap pejabat negara yang mengikuti kampanye wajib hukumnya memasukkan surat cuti. “Tanpa surat cuti tidak diperbolehkan untuk terlibat dalam kampanye. Jika kedapatan, akan mendapatkan sanksi tindak

pidana pemilu,” tegas Muksin. Bawaslu sendiri, lanjut Muksin, belum menerima satu pun surat izin cuti kepala daerah. Padahal tahapan kampanye sudah berjalan dan nama mayoritas kepala daerah masuk dalam struktur juru kampanye pasangan calon. Setidaknya ada 9 pimpinan daerah yang masuk dalam radar Bawaslu. Mereka itu adalah lain Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Muhammad Sinen, Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy, Wakil Bupati Halbar Zakir Mando, Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery, Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Edi Langkara, Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes, Bupati Morotai Benny Laos dan Bupati Taliabu Alion Mus serta Wakil Bupati Halut Muchlis Tapitapi. “Mereka ini masuk sebagai tim tim pamenang. Namun sampai saat ini belum ada yang masukkan surat cuti,” kata Muksin. Dia menandaskan aturan kampanye diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017. “Sesuai aturan, tiga hari sebelum tahapan kampanye, para pejabat negara yang tercatat sebagai tim pemenang harus memasukan surat cuti kampanye,” tandas Muksin. Muksin menyatakan pihaknya akan menindak tegas pejabat negara yang melanggar aturan kampanye. “Kalau mau kampanye, wajib cuti dan tidak menggunakan fasilitas negara,” tegasnya. (udy/tr-02/fai)

pakai sendiri,” tuturnya. Egi dan Laskar tak sendiri. Masih ada belasan anak lainnya yang bekerja sebagai buruh di Pelabuhan Bastiong. Belum lagi pekerja anak di sektor lain seperti pasar, transportasi penyeberangan laut, hingga layanan jasa seperti mengamen hingga mengemis. Egi dan Laskar hanyalah gambaran dari banyaknya anak usia sekolah di Maluku Utara yang kehilangan hak mereka. Hak untuk belajar, juga bermain. Sayangnya, masih banyak pihak berwenang di Malut tak memiliki data anak putus sekolah maupun anak bekerja. Tampaknya isu ini masih dianggap tak begitu penting bagi pemerintah. Contohnya adalah Pemkab Hlamahera Tengah, Halmahera Utara, maupun Kota Tidore Kepulauan. Di Halmahera Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abubakar Awan menyatakan hingga kini pihaknya masih memproses pendataan anak putus sekolah di tiap kecamatan. ”Kita belum punya data terbarunya. Memang data lama ada, cuma kita takut jangan sampai kita turun di lapangan kemudian data tidak sama dengan yang kita punya,” ujarnya. Kartini Ali, guru SD Negeri 2 Gemia di Kecamatan Patani Utara menuturkan, di sekolahnya saja terdapat sekitar 20 anak yang putus sekolah. Hal ini terhitung sejak 2015. Sedangkan sepanjang 2017, ada 2 anak yang berhenti sekolah. ”Mereka putus sekolah karena faktor lingkungan. Karena bergaul dengan anak-anak yang tidak lagi sekolah, akhirnya ikut berhenti. Kita sudah berulangkali sampaikan ke orangtua siswa ketika penerimaan raport agar bina dan berikan nasehat kepada anak mereka supaya melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi demi masa depan mereka,” paparnya. Salah satu anak yang putus sekolah dari SD 2 Gemia, Riky Wahid mengungkapkan dirinya berhenti sekolah pada 2014 lalu saat duduk di bangku kelas 3. Ia berhenti setelah kedua orangtuanya bercerai. Saat ini, Riky memilih menjadi pengumpul batu untuk mengbiayai hidupnya. “Pendapatan sangat lumayan karena satu kubik batu harganya Rp 350 ribu,” katanya. Riky menyatakan niatnya melanjutkan sekolah. Namun ia takut dimarahi guru lantaran sempat putus sekolah. Senada, Darsono Dimas, warga Desa Bilifitu yang juga putus sekolah saat duduk di bangku kelas 1 SMP Negeri 12 Halteng. “Saya ingin cari doi untuk bantu orangtua saya,” akunya. Meski begitu, Darsono optimis tahun depan bisa melanjutkan sekolahnya. Namun ia berniat pindah ke SMP Negeri 2 Halteng. “Ke depan saya akan lanjut ulang sekolah di Patani,” ujarnya. Setali tiga uang, Pemerintah Kabupaten Halut juga mengaku tak punya data anak putus sekolah dan anak bekerja, baik Dikbud maupun Dinas Sosial. Kadikbud Halut Suarno Tongotongo menuturkan, sejauh ini belum pernah ada pelaporan data putus sekolah dari tiap sekolah di wilayah Halut. ”Yang ada hanya data siswa yang sementara aktif. Tapi saya janji tahun ini kami akan melakukan pendataan di sekolah-sekolah

terkait siswa putus sekolah,” ujarnya. Tertinggi Haltim Angka anak putus sekolah yang terbilang tinggi di Malut adalah di Halmahera Timur. Berdasarkan data Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Malut, jumlah anak putus sekolah di Haltim mencapai 1.340 orang. Data ini dikhususkan untuk anak di bawah 21 tahun. ”Yang baru dicover Dikbud kurang lebih 814. Belum semua ter-cover karena kendala jaringan,” ungkap Kadikbud Beny Suratman. Beny menyatakan, awal tahun ini Dikbud akan kembali melakukan pendataan untuk menyinkronkan data dengan PKBM. Menurutnya, anak putus sekolah di Haltim akan dibantu Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar dapat bersekolah kembali. “Sebenarnya untuk meminimalisir anak putus sekolah di Haltim, Pemerintah Daerah Haltim masa kepemimpinan Rudy-Din selama dua periode telah menggratiskan biaya pendidikan mulai dari tingkat TK sampai SMP. Karena itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan program pendidikan gratis yang dicanangkan oleh pemerintah daerah,” imbuhnya. Sementara itu, Pemkab Kepulauan Sula masih mempertahankan program kesetaraan paket di sekolah untuk menekan angka anak putus sekolah. Dengan begitu, anak putus sekolah yang berkeinginan melanjutkan pendidikan dapat diikutsertakan pada ujian paket. “Jadi untuk mengatasi anak putus sekolah ada program dari pemerintah namanya program kesetaraan pendidikan,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kepsul Kadir Gailea. Anak putus sekolah di jenjang SD diikutkan paket A, tingkat SMP paket B, dan tingkat SMP paket C. Berdasarkan data yang berhasil dirangkum Dinas Pendidikan, anak putus sekolah sekolah usia 6 sampai 21 tahun di Kepsul berjumlah 805 orang. Mereka tersebar di 12 kecamatan di Kepsul. ”Ada juga bidang yang menangani khusus soal pendidikan nonformal. Ketika ujian di pendidikan formal berlangsung anak-anak putus sekolah dapat diikutsertakan dalam ujian bersama,” tutur Kadir. Jufri Umagapi, salah satu anak putus sekolah dari SD Manaf, Kecamatan Sulabesi Selatan mengaku pada 2008 lalu dia tidak bisa melanjutkan ke SMP lantaran kondisi ekonomi keluarga yang tak memungkinkan. “Waktu itu mau persiapan ikut ujian SD. Tapi karena orangtua tidak memiliki uang terpaksa putus sekolah,” akunya. Jufri yang kini bekerja di salah satu depot air di Kota Sanana berharap pemerintah daerah memberikan perhatian kepada anak-anak kurang mampu. Mulai dari bantuan beasiswa hingga menggalakkan sekolah gratis yang benar-benar gratis. Dengan begitu, dapat memutuskan mata rantai anak putus sekolah di Kepsul. ”Karena salah satu penyebab anak putus sekolah ya faktor ekonomi. Kami berharap ada sentuhan dari pemda, solusinya adalah pendidikan gratis bagi anak tidak mampu,” harapnya.(tr-02/wmj/rid/ado/ end/cr-04/aji/kai)

ujarnya. Sementara Kota Ternate memiliki program Pengurangan Pekerja Anak melalui Program Keluarga Harapan (PPAPKH). Selain mengurangi anak putus sekolah, program ini juga berupaya meminimalisir anak-anak yang bekerja. Program ini terintegrasi dengan PKH dan Program Indonesia Pintar serta Indonesia Sehat. Bahkan anak-anak ini memperoleh bantuan tunai dari pemerintah pusat. “Dengan program ini saya bisa katakan angka anak putus sekolah di Ternate menurun. Sebab jika mereka bersikeras tidak sekolah maka akan dikeluarkan dari program tersebut,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Fahmi Basa Amin. Menurutnya, saat ini Dinsos tengah mendata pekerja anak di setiap kelurahan. Dia mengakui kebanyakan anak yang putus sekolah berasal dari kalangan tidak mampu. ”Kalau data sebelumnya itu tidak capai 20 orang. Hanya sedikit saja, makanya kami data ulang agar bisa dapat data riil,” terangnya. Fahmi mengatakan, jika dalam pendataan nanti masih ditemukan anak yang putus sekolah, pihaknya berjanji akan mendelegasikan ke Dikbud agar dapat mengakomodir mereka untuk kembali sekolah. ”Sudah disampaikan juga ke Dikbud. Jadi data yang kami datakan nanti akan kita serahkan ke Dikbud untuk bisa mendaftarkan mereka ulang agar bisa mengurangi angka putus sekolah di Ternate,” ujarnya. Terpisah, Ketua Daulat Perempuan Maluku Utara (Daurmala) Nurdewa Safar menegaskan, anak-anak usia sekolah yang dibiarkan menjadi pencari nafkah jelas melanggar undang-undang. Sebab

UU Perlindungan Anak tegas menyatakan anak harus diberikan hak-haknya seperti hak bermain, hak untuk sekolah dan lainnya. ”Ada 31 hak anak yang harus dipenuhi pemerintah maupun negara,” tuturnya kepada Malut Post, Jumat (23/2). Menurutnya, pemerintah seharusnya mengintervensi jika ditemukan anak yang bekerja. Yakni dengan mencari tahu latar belakang sehingga anak seumur itu terpaksa menjalankan tugas sebagai pencari nafkah. ”Anak-anak seusia itu tidak seharusnya mencari nafkah. Yang mencari nafkah ya harus kedua orangtuanya,” jabar Nurdewa. Orangtua, kata Nurdewa, seharusnya bertanggungjawab kepada anak-anak mereka. Mulai dari kandungan hingga mencapai usia dewasa. ”Sebab anak yang belum berusia 18 tahun masih menjadi tanggung jawab orangtua,” ujarnya. Dia mengakui, belakangan ini banyak anak yang terpaksa bekerja dengan berbagai alasan. Mulai dari menopang ekonomi keluarga hingga mencari uang jajan yang tak diberikan orangtua. Negara dan pemerintah, sambung Nurdewa, bertanggungjawab penuh dalam membijaki hal tersebut. “Sebab negara punya kewajiban untuk mengurus anak-anak yang terlantar. Ini sudah diatur undang-undang,” ungkapnya. Membiarkan anak bekerja merupakan salah bentuk kekerasan orangtua terhadap anaknya. Nurdewa menuturkan, semua stakeholders berkepentingan mengurusi hal tersebut. ”Semua harus berperan, mulai dari negara, organisasi terkait, hingga masyarakat lain,” tandasnya.(din/cr-05/ mg-01/kai)


MANCA SPORT

SENIN, 26 FEBRUARI 2018

Malut Post • HAL. 9

Art: MuS

RELA TUNDA REKOR Sikap Ronaldo Dapat Apresiasi dari Zidane

CUKUP lama trio BBC tidak mencatatkan nama mereka secara bersamaan di papan skor. Tepatnya sejak Real Madrid melibas Getafe dengan skor 5-1 pada 16 April 2016. Nah, trio tersebut bisa kembali gagal mencatatkan nama mereka di papan skor jika Cristiano Ronaldo egois. Itu terjadi jika Ronaldo tetap mengambil jatah penalti pada menit ke-89. Penalti diberikan setelah Gareth Bale dilanggar bek Alaves Victor Laguardia di kotak terlarang. Jika mengambil penalti dan berhasil, Ronaldo bakal mencatat hat-trick ke-50-nya bersama Real. Namun, Ronaldo mengabaikan pelu-

ang rekor dan hat-trick. Dia rela menundanya. Sebab, dia justru memberikan kesempatan kepada Karim Benzema untuk melakukan eksekusi. Sikap CR7–julukan Ronaldo– tersebut langsung menuai apresiasi. “Saya bangga dengan sikap Ronaldo kepada Karim (Benzema),” puji Zinedine Zidane, pelatih Real, kepada Marca. ’’Ini menunjukkan bahwa Ronaldo adalah bagian dari tim. Karim juga pantas mendapatkan kesempatan mencetak gol karena dia bermain bagus,’’ paparnya. ’’Tapi, yang paling penting adalah suasana ruang ganti tim ini. Kami (punya relasi) yang sangat kuat antar pemain di sana,” imbuh pelatih asal Prancis tersebut. Pujian juga dilayangkan kiper Real Keylor Navas. ’’Saya tak heran dengan sikap Ronaldo,’’ ujar Navas. ’’Sebab, kami semua tahu seperti apa pribadi Ronaldo. Dalam momen seperti ini, ketika Anda membutuhkan cinta dari seluruh tim, Ronaldo langsung menunjukkan rasa pedulinya terhadap rekan satu tim,’’ lanjutnya. (jpg/yun)

Manjurnya Liverpool Connection KONEKSI antara Philippe Coutinho dan Luis Suarez di musim-musim mendatang bakal semakin erat. Kemarin (25/2) keduanya saling bergantian memberikan assist bagi gol yang tercipta oleh keduanya. Gol kedua Suarez kemarin ke gawang Girona bermula dari umpan Coutinho kepadanya. Assist kemarin merupakan kontribusi pertama pemain 25 tahun itu buat Barca sejak didatangkan di bursa musim dingin lalu. Suarez kemudian membayar lunas ‘hutang’nya kepada mantan patnernya di Liverpool itu. Gol kelima Barca yang lahir di pertandingan kemarin oleh Coutinho hadir karena assist Suarez. “Saya berlatih keras dan perlahan-lahan untuk menyatu dengan gaya bermain Barca ini. Kami menguasai dan memainkan bola dengan sangat sering,” kata Coutinho dalam program El Partizado milik Cadena COPE kemarin. Coutinho menambahkan golnya kemarin terasa lebih spesial ketimbang gol pertamanya buat Barca ketika lawan Valencia di leg kedua Copa del Rey pada 8 Februari lalu. “Saya sangat gembira dengan gol ini karena inilah gol saya di depan pendukung kami di Camp Nou. Kami harus meneruskan tren menang ini dan terus konsisten bermain apik,” ucap Coutinho. Selain Coutinho, winger kanan Barca Ousmane Dembele juga mendapat apresiasi. Entrenador Barca Ernesto Valverde menurunkan Dembele untuk melengkapi trio Amerika Latin, Messi-Suarez-Coutinho, di unit serang timnya. Dembele kemudian juga memberikan assist buat gol ketiga Suarez pada

PHILIPPE Coutinho

menit ke-76. “Dembele adalah pemain bagus juga. Kami berdua datang di sebuah tim yang sangat berbeda kultur bermainnya dibandingkan tim kami sebelumnya,” ucap Coutinho. “Kami berjuang untuk melakukan hal terbaik di setiap kesempatan yang memungkinkan,” tambah mantan pemain Inter Milan tersebut. (jpg/yun)

Kata Ayah, Harus Marah

CRISTIANO Ronaldo

TADI MALAM WIB Antonio Conte lebih meledak-ledak di bench Chelsea. Tak seperti di saat The Blues melawat ke Vicarage Road, kandang Watford, 6 Februari. Saat itu Chelsea takluk 1-4 dan Conte lebih banyak duduk termenung di bench. Ya, Conte sudah mengingat pesan ayahnya, Cosimino Conte. Dilansir The Telegraph Conte Senior meminta The Godfather agar kembali “marah” saat menemani Gary Cahill dkk. ‘’Dia melihat laga itu (kontra Watford) kemudian meneleponku, dan berkata: Saya tak melihatmu dalam kemarahan yang tepat, dengan gairah yang tepat juga,’’ kata Conte, menirukan pesan ayahnya. Conte mengakui, meledak-

VR46 MotoGP Tunggu Rossi Pensiun PECAH kongsinya Tech 3 dengan Yamaha musim depan, ditengarai lantaran pabrikan berlogo garpu tala itu bakal memasok mesin kepada tim VR46 milik Valentino Rossi. Namun Manajer VR46 Alberto Tebaldi memastikan bahwa keputusan untuk berlaga di MotoGP baru akan diambil setelah Rossi pensiun. Saat ini, VR46 sudah berlaga di tiga kelas berbeda. Moto2, Moto3, dan CEV Spanyol. ‘’VR46 sebenarnya sudah terlibat di MotoGP, yakni dengan keberadaan Valentino di tim pabrikan Yamaha. Sulit rasanya untuk menginginkan lebih dari itu sekarang,’’ ujar Tebaldi yang juga dikenal sebagai tangan kanan Rossi tersebut. Dia memastikan, semua berita yang menyebut VR46 akan merambah MotoGP

dalam waktu dekat adalah hoax. Ada pula suara yang menyebut bahwa Rossi bisa membalap di MotoGP dengan timnya sendiri. Di masa lalu, ada legenda MotoGP Italia Giacomo Agostini yang pernah melalukannya. Namun ide itu diakui Tebaldo belum terpirkirkan sampai saat ini. ‘’Memang ada preseden itu. Tapi Yamaha ingin Valentino ada di tim mereka, begitu juga sebaliknya. Dia senang terlibat dalam strategi tim untuk mengembangkan motor,’’ tandasnya. Tech 3 memutuskan untuk tidak lagi menjadi tim satelit Yamaha musim depan. Belum pasti mesin yang bakal mereka pakai setelahnya. Namun kabarnya, KTM telah menawarkan paket kerjasama yang menggiurkan. (jpg/yun)

ledak di pinggir lapangan memang sudah jadi gayanya. Conte sudah melakukannya sejak di Juventus. Bahkan, tambah dia, istrinya Elisabetta Muscarello, dan putrinya Vittoria Conte sudah mengkhawatirkan gaya eksplosif Conte itu. Musim lalu tactician 48 tahun itu juga sempat mengkhawatirkan kondisi jantungnya. ‘’Karena itu, mereka (anak dan istrinya) juga khawatir kalau saya tidak aktif, rasanya ada yang kurang dari saya,’’ ungkap runner up anugerah pelatih terbaik dunia The Best FIFA musim lalu itu. Meski demikian, dia menyadari usianya sudah tak lagi muda. Musim panas nanti dia di usia 49 tahun.

Tentu, lanjut Conte, ada yang akan berubah dari gayanya di pinggir lapangan. ‘’Saat saya sudah mulai menua, tentu, saya akan coba dan tetap kalem dan lebih rileks saat menikmati laga, di mana pun itu,’’ janjinya. Conte selalu mengingat apa pesan ayahnya. Apalagi jiwa melatihnya juga warisan dari ayahnya. Cosimino? Siapa? Dia bukan pelatih sepopuler Conte. Cosimino hanya melatih klub usia muda Lecce. Conte pernah bersama setim dengan ayahnya ketika dia memulai karir profesional pada 1985. Cosimino tak pernah melatih tim senior. Tapi di tim junior Lecce namanya termasuk orang yang berpengaruh. (jpg/yun)

VALENTI NO Ros i

SAMBUNGAN HALAMAN 1 ...TUN Samb Hal. 1 Pemuda asal Morotai ini lantas mengajak rekan-rekannya yang sepakat membentuk The Keker. Perkumpulan tersebut juga berfungsi sebagai rumah produksi. Fahri lalu memutar otak mencari ide pembuatan film. Sebagai putra daerah, Fahri berkeinginan menonjolkan keunikan kampung halamannya. Keindahan alam Morotai sudah terkenal seantero negeri. Namun yang masih minim diangkat adalah keberadaan bangsa jin yang dipercaya mendiami Morotai, kaum Moro. Bagi sebagian besar penduduk Maluku Utara, Moro dikategorikan sebangsa makhluk gaib. Lantaran keberadaan mereka yang hanya dapat ditemui orang-orang tertentu. Kabarnya, Moro memiliki dunia mereka sendiri. Fahri pun melakukan riset selama tiga hari. Riset dilakukan di kampungnya sendiri, Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan. Selama tiga hari, putra pasangan Ahmad Robo dan Juarni Latowo ini berhasil mengumpulkan bahan dari empat narasumber. “Dalam riset itu, tiga dari empat sumber berpendapat bahwa kaum Moro bukanlah bangsa jin. Mereka disebut sebagai suku asli Halmahera Utara,” tuturnya kepada Malut Post, Sabtu (24/2). Teori tersebut tentu masih membutuhkan pembuktian lagi. Mengingat minimnya referensi tentang kaum Moro. Namun satu hal yang pasti, keberadaan mereka yang misterius telah menjadi daya tarik sendiri. Dalam riset itu pula Fahri menemukan satu fakta menarik. Yakni kisah Nenek Tun yang sempat hilang dibawa kaum Moro. The Keker yang awalnya hendak memfilmkan asal muasal kaum Moro akhirnya berubah pikiran. Kisah Nenek Tun menjadi fokus utama. Jaitun, atau yang kerap disapa Tun, adalah perempuan Desa Wawama. Ia menikah dengan Safi Sula yang kerap disapa Om Balao. Pada 2011 lalu, Nenek Tun hilang

dibawa Moro selama tiga hari. Kisah tentang Tun diketahui Fahri dari Om Balao sendiri. Berbeda dengan pendapat tiga sumber sebelumnya, Om Balao yang sempat “kehilangan” istri amat yakin Moro berasal dari dunia yang berbeda. Total kru The Keker berjumlah 12 orang, termasuk Fahri yang bertugas sebagai sutradara dan penulis naskah. Rhawati Bainur didapuk memerankan Tun, sedangkan Julfikar Balaha memerankan Balao. Briefing pemantapan tahapan pembuatan film langsung dilakukan. Meski memiliki keterbatasan pengetahun tentang pembuatan film, kegigihan dan semangat tinggi Fahri cs tak terbendung. Berbekal sedikit arahan dan bimbingan teknis dari para senior, Tun: Hilang dan Kembali berhasil dituntaskan dalam 18 hari. Masa yang tergolong singkat dibandingkan peserta lomba lainnya. “Tapi sayangnya kami tak bisa mewawancarai Nenek Tun. Jadi hanya wawancara Om Balao,” aku Fahri. Nenek Tun memang enggan menceritakan pengalamannya selama di alam lain itu. Wanita yang hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa Suku Togale itu baru akan bercerita jika memang ingin. Dalam film, Om Balao dengan gamblang menceritakan kisah hilangnya Tun. Ia ingat persis saat itu jelang salat Jumat. Balao dan Tun baru saja pulang dari kebun. “Tun mau balik lagi ke kebun untuk ambil kelapa yang ketinggalan. Mau bikin sayur,” tutur Balao. Saat itu, Balao sudah melarang istrinya. Ia percaya, jelang jumatan bukanlah waktu yang baik untuk ke kebun. Namun Tun bersikeras lantaran sayurnya telah siap dimasak. Ia butuh santan kelapa untuk sentuhan akhir. “Begitu dia pulang dari kebun, bertemulah dengan mereka (sekelompok Moro, red). Dia kira mereka manusia biasa,” kisahnya. Tun lantas terlibat tegur sapa dengan kaum Moro. Dalam perbincangan, salah satu perempuan hendak membeli buah kelapa milik Tun. Tun menolak. Ia hanya membawa satu kelapa untuk sayur suaminya.

“Tapi mereka paksa. Akhirnya dia kasih. Pas mereka kasih uang dan dia pegang, langsung hilang kesadarannya,” ungkap Balao. Tun dinyatakan hilang selama tiga hari. Selama tiga hari itu pula, Balao dan warga desa mencarinya ke berbagai tempat. Mulai dari tempat pemandian Jenderal Douglas McArthur Air Kaca hingga areal lahan Bandara Leo Wattimena. Namun Tun menghilang tanpa jejak. Pada hari keempat, Tun tiba-tiba muncul di desanya. Warga mafhum ia dibawa orang Moro. “Saat ditanya apa saja yang dikerjakannya selama di dunia mereka, katanya dia cuma disuruh bikin-bikin wajik (penganan tradisional, red) saja,” kata Balao sembari terkekeh. Tun juga mengaku melihat segala upaya pencarian dirinya. Menurutnya, orang Moro mengajaknya keliling Morotai dengan mobil, seperti yang dituturkan Balao dalam film. Menariknya, hingga kini Nenek Tun harus selalu mencelupkan cincin emas ke dalam minumannya tiap kali hendak minum. Menurut pengakuannya, bangsa Moro selalu menyajikan apapun dengan emas. Tahapan pengambilan gambar dilakukan di empat lokasi di Morotai, yakni Army Doc, Desa Wawama, Tanjung Dehegila dan Jalan Kartini. Pengambilan gambar memakan waktu sekitar enam hari. Proses editing lah yang menghabiskan banyak waktu. Namun secara keseluruhan, produksi film ini terbilang maraton. Pasalnya, mereka harus mengejar keikutsertaan pemutaran film di Festival Ngai Sio Program Seniman Mengajar dari Direktorat Kesenian. Fahri mengakui, pembuatan Tun tak berjalan mudah. Kendala utama yang dirasakan tak lain adalah soal waktu pengerjaan. “Kami tidak punya banyak waktu. Tiga minggu jelang festival baru diberi tahu,” tuturnya. Pengalaman syuting yang dirasa paling berkesan adalah saat pertemuan Tun dengan bangsa Moro di kebun Wawama. Saat itu, cuaca amat cerah. “Tapi sebelum pengambilan video itu, Bang Dani (ketua

The Keker, red) berucap seandainya saja kalau hujan dan angin kencang sekarang, pasti situasinya lebih pas. Nah, ketika kami semua sudah siap untuk ambil gambar, tibatiba angin dan hujan benar-benar datang. Seketika itu aura-aura seram mulai muncul,” ucap Fahri mengisahkan. Sebagai film perdananya, alat yang digunakan tergolong seadanya. Seperti kamera Digital Single Lens Reflector (DSLR) 600D, 60D dan alat perekam audio yang tersedia langsung dari kamera. Keterbatasan peralatan itu tak menyurutkan semangat anakanak The Keker untuk berkarya. Usai diputar dalam festival film, Tun diikutkan dalam Festival Sewon Screening di Yogyakarta. Hebatnya, film tersebut berhasil keluar sebagai juara II untuk kategori Dokumenter Drama. “Ada 377 peserta dari seluruh Indonesia yang ikut festival itu. Setelah diseleksi, dipilih 30 yang lolos ke babak selanjutnya,” papar Fahri. Dalam kategori Dokumenter Drama itu, empat film dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya, salah satunya adalah karya Fahri Robo. Seleksi kembali dilanjutkan oleh para juri. Seleksi berikutnya masuk pada tahap pembagian pemutaran yang terdiri dari pemutaran layar tancap dan tahap pemutaran diskusi. “Saya tidak menyangka bisa juara II, karena karya-karya dari teman-teman di luar Maluku Utara, misalnya di Jawa, luar biasa karena mereka memang sekolah film. Tapi film Tun ini tidak masuk ke kategori standar yaitu kategori pemutaran layar tancap. Kalau sudah masuk ke tahap diskusi berarti film itu dianggap penting,” jelas mahasiswa Arsitek ini. Fahri menilai, Tun: Hilang dan Kembali berhasil keluar sebagai juara II dalam kategori Dokumenter Drama lantaran faktor keunikan budaya yang diangkatnya. Di kotakota besar, banyak juga budaya yang dibuat dalam film. Namun adakalanya satu budaya difilmkan berulang kali. “Tapi di Malut kan banyak budaya yang belum diekspos secara visual,” sambung Fahri. Seleksi dalam festival itu berlanjut ke

tahap diskusi bersama juri saat pemutaran film berjalan. Dalam diskusi, para juri lebih banyak membahas tentang teknis filosofis. Misalnya dalam adegan tokoh mengangkat tangan kiri maknanya apa, dan sebagainya. ”Saya sempat tidak bisa tidur sebelum diskusi. Bingung nanti kalo ditanya mau jawab apa,” kata Fahri seraya tertawa. Setelah Tun selesai diputar dalam lomba tersebut, Fahri sempat meminta maaf pada para kritikus film atas penyajian secara visual maupun audio yang dirasa masih belum sempurna. Di depan kritikus, dia juga mengaku baru pertama kali membuat film. ”Tapi juri bilang jangan minta maaf soal itu, karena yang dipertanyakan adalah soal ide dan gagasan. Jadi saat giliran saya, kami lebih banyak diskusi tentang budaya, keaslian, dan pengalaman proses pembuatan,” tukasnya. Para juri sempat kaget saat mengetahui Tun hanya dibuat dalam waktu 18 hari. Mulai dari tahap praproduksi sampai finishing. Pasalnya, film milik peserta lain ada yang durasinya hanya 1 menit namun pembuatannya memakan waktu 4 hingga 5 bulan. ”Film ini sendiri sebenarnya masih bersambung. Karena akhirnya saat kami menginfokan bahwa sampai sekarang Nenek Tun kalau ingin minum air putih harus celupkan emas ke dalam gelas dulu,” papar Fahri. Pembuatan Tun juga didukung beberapa komunitas anak muda di Morotai. Salah satunya adalah komunitas DengDenge yang mengisi backsound film. Dengedenge sendiri merupakan lagu daerah Maluku Utara. ”Denge-Denge adalah lagu yang berkaitan dengan orang-orang yang merasa kehilangan dan orang yang telah meninggal dunia. Bang Misba dari Seniman Mengajar juga turut bantu isi-isi lagu,” sebut anak kedua dari tiga bersaudara tersebut. Pascaproduksi Tun, pemuda kelahiran 27 Desember 1995 ini telah mempunyai project film baru. Namun Fahri memilih merahasiakan dulu gebrakannya. ”Saya bersama beberapa teman lain sudah merancang mau buat film lagi,” tandasnya.(cr-04/kai)


LOKAL SPORT Ilham Udin di Tengah Persaingan Pemain Asing malutpost.co.id • HAL. 10

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 Art: MuS

IM Old Star Tekuk Poram Legend

Terpuruk, Selangor Telan Kekalahan Terpu Kedua di Liga Malaysia Laporan : JPG L E Editor : Haiyun Umamit

SKUAD IM Old Star

AKHIR pekan kemarin, Indonesia Muda (IM) Old Star bertandang ke Tidore Kepulauan. Kunjungan para bitang-bitang IM tersebut untuk berlaga pada partai persahabatan melawan Poram Legend. Para partai bertajuk friendly match tersebut, IM Old Star sukses menekuk tuan rumah dengan skor telak 3-1 di Lapangan SJM Mareku, Tidore Kepulauan. Ya, meski bertajuk persahaban tapi laga tersebut beraroma adu gengsi antara kedua tim. Baik IM Old Star maupun Poram Lagend. Sebab, kedua tim tersebut adalah mantanmantan pemain yang bernah berjaya pada masanya. Karena itu, kedua tim pun tidak sekadar menyajikan partai hiburan akhir pekan, tetapi lebihnya sebagai pembuktian kemampuan para mantan-mantan pemain dari dua klub tersebut. Laga seru nan ketat itu, sejak kick off dibunyikan sudah saling jua beli serangan. Poram Legend memang terlihat menguasai pertandingan di paru pertama. Namun, IM Old Star yang dihuni pemain-pemain yang pernah tenar pada era 90-an seperti Ahmad Lodja Idrus, Adam Tomagola dan Ikram Selang mampu ungul 2-1 sebelum turun minum. Sebelumnya, Poram Legend lebih dulu unggul 1-0 di awal babak pertama. Namun, Ikram Selang berhasil menciptakan gol untuk menyamakan skor lewat titik putih. Poram yang bermodal tuan rumah berusaha untuk meraih kemenangan. Namun, keberuntungan ternyata berpihak pada IM Old Star sebelum turun minum. Adalah pemain spesialis di posisi gelandang, Ahmad Lodja Idurs sukses membuat IM Old Star unggul sebelum turun menum. Lodja memanfaatkan assist dari Erwin Syah, sontekan Lodja langsung mengarah ke gawang dan memperdaya kiper Poram Legend.

LIGA Malaysia tamLIG pak d disesaki pemain asing. asing Hal itu menyusul regulasi penggunaan reg pemain asing 3+1+1 yang diterapkan diterapk mulai musim ini hingga hingg 2022. Beberapa memanklub kontestan ko regulasi itu, semisal faatkan re Selangor FA yang merekrut dua pemain pema muda Indonesia. Seperti kebiasaan selama peserta Liga Super ini, klub p Malaysia 2018 20 (kompetisi kasta cukup cermat dalam tertinggi) cu mendatangkan pemain asing. mendatangk Pertimbangan mereka harus Pertimbanga memiliki kualitas kuali lebih baik dari menjadi hal utama. pemain lokal, m Namun, ada juga yang melihat dari segi usia, sebagai pertimbangan sebelum merekrut pemain asing. Bicara pe

ILHAM Udin Amriyn

soal usia pemain asing di Liga Super Malaysia 2018, Berita Harian Malaysia edisi Sabtu (24/2), menulis klub-klub Liga Super Malaysia 2018 cukup percaya dengan pemain asing berusia muda. Muda di sini masuk kategori usia 25 tahun ke bawah. Pahang FA dan Selangor FA jadi dua klub yang terdepan dalam memberi kepercayaan pada pemain muda asing, yang dibuktikan dengan merekrut masingmasing tiga pemain asing U-25. Seperti diketahui, tiga pemain asing muda Selangor itu adalah duo pemain Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn serta bekas bek Persija Jakarta, Willian Pacheco. Dari ketiga, Pacheco jadi yang paling tua karena bek asal Brasil itu lahir pada 25 Maret 1992. Sementara Evan kelahiran 13 Maret 1995, disusul Ilham yang lahir pada 10 Mei 1996 (21 tahun). Di kubu Pahang FA ada striker Kamboja, Chan Vathanaka (24 tahun), penyerang Gambia, Mohamadou Sumareh (23), dan juga Patrick Cruz (24). Baca...ILHAM Hal 11

Hari Ini Distribusi Surat Pemanggilan, Rabu Mulai Seleksi

Baca...TEKUK Hal 11 AMIN Subuh

TERNATE – Persiter Ternate dituntut untuk segera menyiapkan tim guna menghadapi beberapa event tingkat nasional dalam waktu dekat. Ya, klub yang bermarkas di Kota Majang itu akan segera melakukan pemanggilan pemain mulai Senin (26/2) hari ini hingga Selasa (27/2) besok. Pemanggilan pemain tersebut guna untuk diseleksi masuk skuad. Persiter pada April mendatang akan menghadapi dua even nasional, yakni Liga 3 dan Piala Indonesia. Nah, untuk menghadapi ajang tersebut, Persiter mulai menyiapkan tim untuk persiapan

berlaga di kompetisi kasta ketiga tanah air tersebut. Sekretaris Umum Persiter Ternate, Amin Subuh mengatakan, setelah berkoordinasi dengan ketua umum Persiter, Burhan Abdurrahman maka pengurus akan melayangkan surat pemanggilan pemain mulai hari ini. “Perintah ketua umum (Burhan Abdurrahman) agar segera menyiapkan tim untuk persiapan dua event itu. Karena itu, mulai besok (hari ini, red) kita sudah mendistribusikan surat sampai Selasa lusa (besok, red) dan Rabu nanti pemain sudah berkumpul unduk

diadakan seleksi,” kata Amin, Kemarin (25/2). Amin menjelaskan, pada musim ini Persiter hanya menyiapkan satu tim untuk berlaga pada dua event tersebut. Menurutnya, Liga 3 pemain yang diikutkan memang harus sesuai regulasi yakni berusia 23 tahun ditambah tiga pemain senior. Sedangkan untuk Piala Indonesia bebas usia. Karena itu, Persiter lebih memprioritaskan pemain muda (U-23) tahun, selain tampil di Liga 3 juga di Piala Indonesia nanti. Baca...SELEKSI Hal 11

Soa Sio Road Cycle 2018 Dihelat TERNATE- Balap sepeda Soa Sio Road Cycle (SSRC) Cup I 2018 resmi dibuka oleh Plt Wali Kota Ternate, kemarin. Dalam even tersebut, ada 304 peserta yang turun di beberapa nomor yang dipertandingkan. Yakni, SD Mini sebanyak 66 peserta, SD sebanyak 91, SMP 87, SMA 33, umum 27 dan 16 tim yakni (Farel Morgana, Big Doddy,AK 75, Makokaro, The Secret, RPM. Bmx, Menzeling, Erkal TDR, Mafatu, KV 20 bmx, NSD Tidore, Petronas, Senda J, Dinamo S, Kram Otak, Matador. Ketua Panitia, Tri Yuda Ibrahim menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Kota Ternate yang telah

berpartisipasi hingga terselenggaranya kegiatan tersebut. “Saya mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Ternate, terutama pak wali kota Kota serta jajarannya. Kegiatan balap sepeda ini memeng dihadiri pembalap-pembalab yang memeliki pengalaman yang mumpuni,” katanya. “Kegiatan ini tentu dijadikan sebagai salah satu indikator bagi kita untuk mencari potensi-potensi pembalam. Juga sebagi sarana pembinaan prestasi, untuk menuju even yang lebih tinggi,” lanjutnya. Dia menambahkan dengan olahraga dapat membangun peradaban dan keda-

mian. Bisa bersilaturahmi dan mempererat persatuan, selain menjunjung tinggi nilai-nilai prestasi. “Melalui pembinaan olahraga maka secara otomatis kita telah membangun peradaban dan perdamaian di Kota Ternate,” ucapnya. Sementara itu, Plt. Wali Kota Ternate, Hi. Abdullah Taher turut menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia atas kegiatan yang positif tersebut. “Atas nama pemerintah kota Ternate, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menggagas kegiatan ini. Baca...DIHELAT Hal 11

RESMI: Plt. Wali Kota Ternate, Hi. Abdullah Taher mengangkat bendera sebagai tanda perhelatan Soa Sio Road Cycle 2018 dibuka


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

SAMBUNGAN

Malut Post • HAL. 11

Art: MuS

...ILHAM Samb Hal. 10 Sementara tiga klub, yakni Negeri Sembilan, PKNP FC, dan Kelantan masing-masing mendatangkan satu pemain asing U-25. Mereka adalah Mony Udom (23/Negeri Sembilan), Keo Sokpheng (25/PKNP), dan Do Dong-hyun (24/Kelantan). Di sisi lain, Ilham Udin bukanlah pemain asing termuda di Liga Super Malaysia 2018. Status itu jadi milik bintang asal Kolombia, Romel Morales Ramirez, yang gabung klub PKNS FC. Ramirez tercatat baru berusia 20 tahun karena ia lahir pada 23 Agustus 1997. Ramirez juga jadi pemain asing termuda di Liga Malaysia saat ini karena pemain asing termuda yang berkiprah di kompetisi kasta kedua, Liga Premier Malaysia, yakni Endrick Dos Santos Parafita, tercatat sudah berusia 22 tahun. Ia merupakan rekan satu tim David Laly, yang berkiprah di Felcra FC. Secara keseluruhan, ada 11 pemain asing berusia 25 tahun ke bawah yang berkiprah di Liga Super Malaysia 2018 dan 10 pemain U-25 di Liga Perdana Malaysia 2018. Jumlah itu mencapai 22,58 persen dari total 108 pemain asing yang didaftarkan di Liga Malaysia musim ini. Di sisi lain, Selangor FA belum mampu bangkit di Liga Super Malaysia, setelah menelan kekalahan dari Terengganu dengan skor 1-4 pada 10 Februari 2018. Tim yang diperkuat dua pemain Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin, tersebut kembali menelan kekalahan saat menjamu Pahang dengan skor 1-3 di Stadion Kuala Lumpur, akhir pekan kemarin. Pelatih P Maniam menurunkan Evan Dimas sebagai starter dalam laga ini. Namun laga baru berjalan tujuh menit, Selangor sebagai tuan rumah harus kebobolan terlebih dulu oleh gol Patrick Dos Santos Cruz. Pemain asal Brasil ini cukup akrab di telinga suporter Indonesia karena dia pernah memperkuat Mitra Kukar.

...TEKUK Samb Hal. 10 Di paru kedua, Poram Legend yang terus ngotot untuk mengejar ketertinggalan mereka. Sejumlah serangan dilakukan, bahkan ada beberapa peluang namun gagal dikonfersi menjadi gol. Ya, pertahanan IM Old Star yang dikawan Ata nyaris tidak bisa diterobos oleh kencaran serangan Poram Legend. Asik menyerang, Poram Legend akhirnya kembali kebobolan yang ketiga kalinya. IM Old Star memanfaatkan counter attack. Serangan balik cepat tersebut menghasilkan satu gol penambah kemenangan IM Old Star lewat aksi Miraz Akbar. Gol yang tercipta di penghujung laga itu sekaligus mengakhiri laga dengan kemenangan IM Old Star 3-1.

...SELEKSI Samb Hal. 10 “Kita hanya menyiapkan 1 tim musim ini. Jadi pemain yang kita panggil ini ratarata pemain muda yang sudah di-scouting dari Piala Persiter kemarin (Januari),” ungkapnya. Sebelum tim terbentuk, pengurus juga tengah membahas manajemen yang akan menangani skuad Laskar Kie Raha nanti. Menurut Amin, hingga saat ini pengurus masih belum menentukan manajer. Sedangkan pelatih kepala, pengurus sudah mengantongi beberapa nama yang bakal diputskan salah satu untuk menakhodai Laskar Kie Raha nanti. Menurutnya, untuk juru racik pengurus memiliki syarat utama yang wajib dipenuhi yakni pelatih dengan lisensi C nasional. “Pengurus sudah mengantongi nama (pelatih). Tapi untuk sementara belum diputuskan. Ya, tentu kita butuh

...DIHELAT Samb Hal. 10 Saya mengharapkan ada kegiatan lanjutan agar pembalap sepeda bisa muncul

Tertinggal, Maniam memasukkan Ilham Udin untuk menggantikan Alfonso De La Cruz Calero pada menit ke-33. Sebuah tusukan Ilham ke dalam kotak penalti nyaris berbuah gol. Namun, umpan dari pemain jebolan SSB Tunas Gamalama Ternate tersebut gagal disambut oleh rekannya. Selangor FA baru bisa mencetak gol balasan pada menit ke-38. Gol tim berjulukan Gergasi Merah tersebut dipersembahkan oleh bomber andalan mereka, Rufino Segovia. Rufino mencetak gol dari titik putih. Bomber asal Spanyol ini untuk sementara menjadi penyerang tersubur di Liga Super Malaysia dengan torehan 5 gol. Gol tersebut menjadi torehan pamungkas sehingga Selangor bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Selepas jeda saat laga baru berjalan 4 menit, Selangor untuk kali kedua merasakan kebobolan. Kali ini, gol Pahang diciptakan Francis Forkey Doe setelah mengonversi peluang Patrick Cruz. Usaha Selangor untuk terhindar dari kekalahan semakin sulit. Selangor dihukum penalti karena Willian Pacheco melakukan handsball. Keputusan wasit diprotes pemain Selangor karena menganggap Pacheco melakukan handsball di luar kotak penalti. Namun, wasit bergeming. Forkey Doe yang maju sebagai algojo sukses mengeksekusi penalti. Gol kedua Francis Forkey Doe malam ini merupakan gol ke 100 sepanjang karier beliau dalam perlawanan domestik di dalam Liga Malaysia. Gol tersebut membuat Selangor FA menelan kekalahan dengan skor 1-3. Berbeda dengan Evan Dimas dan Ilham Udin, Ferdinand Sinaga merasakan kemenangan. Klub Ferdinand yakni Kelantan sukses mengalahkan Perak dengan skor 3-2. Ini adalah kemenangan Kelantan setelah dalam tiga pertandingan terakhir gagal meraih 3 poin. (net/yun) Ketua IM, Kobe Rusi mengatakan, laga persahabatan tersebut menjadi agenda rutin IM Old Star setiap akhir pekan. Bukan saja klub-klub di dalam Ternate, tetapi IM Old Star bakal mengagendakan tour di beberapa kabupaten lainnya, seperti di Halut, Halbar dan beberapa kabupaten lain. Menurutnya, selian memanfaatkan hari libur akhir pekan, IM Old Star juga punya misi untuk membangun silaturahmi dengan mantan-mantan pemain yang bertebaran di beberapa kabupaten/kota. “Kita akan agendakan lagi untuk pekan depan. Kita berusaha agar bisa tour ke kabupaten lain juga. Ya, tentu lawan yang akan kita hadapi adalah mantan-mantan pemain. Lewat partai persahabatan ini, kita ingin menjalin silaturahmi dengan mantan-mantan pemain,” terangnya. (yun) pelatih yang berlisensi C nasional,” ujar Amin. Sebelumnya, tim scouting sudah menyerahkan sedikitnya 74 nama pemain ke Pengurus Persiter. Nah, nama-nam tesebut yang akan dipanggil untuk disaring sesuai kebutuhan dan keinginan pelatih. Pemainpemain yang namnya dimasukkan ke pengurus tersebut adalah pemain yang didapat melalui turnamen Persiter memperebutkan Piala Wali Kota pada Januari lalu. Amin menambahkan, terkait Piala Indonesia 2018, pesertanya akan mengacu pada peserta kompetisi Liga 3 2017 yakni Liga 1 18 klub, Liga 2 61 klub dan Liga 3 48 klub. Namun untuk Liga 3, 24 klub akan bertanding di play off. “Salah satu tim yang akan bermain di play off Liga 3 adalah Persiter. Karena itu, persiapan kita harus benar-benar baik dengan mulai membentuk tim sejak awal,” ujarnya. (yun) di tingkat nasional,” katanya. “Kegiatan ini membuat kita sehat, dan meyambung silaturahmi. Selain itu kegiatan ini juga menghindari dari kegiatan negatif, minuman keras dan Narkoba,” tutupnya. (pn/mg-04/yun)

SAMBUNGAN HALAMAN 1

HUT, Bupati Minta Introspeksi Diri JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Halbar ke-15, Minggu (25/2). Kegiatan yang berlangsung di kantor bupati itu disambut antusias warga. Bupati Danny Missy dalam sambutannya mengatakan perayaan perdana HUT Halbar ini merupakan wujud dan keinginan seluruh masyarakat. Karena itu, harus dijadikan sebagai momentum untuk mengintrospeksi diri, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN).”Mana yang perlu kita benahi, dan dipertahankan. Ini semua perlu kerja keras untuk mewujudkan Halbar yang lebih baik kedepan,”ungkapnya. Menurutnya, HUT Halbar merupakan catatan sejarah yang menunjukkan kepada kita bahwa Halmahera Barat adalah daerah yang pernah berjaya pada masa lampau. Ini dibuktikan dengan keha-

diran Kesultanan Jailolo.”Makanya, saya harapkan pihak kesultanan mampu meningkatkan semangat serta daya juang untuk kemajuan daerah,”harapnya. Kegiatan dengan tema ‘Memperingati Hari Jadi Kabupaten Halbar yang ke 15, Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan yang Hakiki’ ini harus diterapkan dalam kehidupan demi keberlangsungan hidup antar umat beragama.”Melalui momentum ini, mari kita tingkatkan persatuan, kerukunan dan kedamaian dengan rasa persaudaraan. Tidak ada gunanya saling menjelek-jelekkan. Mari berlomba untuk saling mendukung dan melayani dalam peran dan pekerjaan kita,”harapnya. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis air dan tanah dari masyarakat kepada bupati sebagai wujud rasa syukur atas perjuangan para leluhur dan pejuang.

Tidak hanya itu, sebelum acara puncak dilaksanakan, upacara HUT juga sempat dilaksanakan bupati bersama seluruh kalangan. Baik tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, OKP serta ormas di areal Festival Teluk Jailolo (FTJ). Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan perjalanan pasukan kirab yang diikuti sekitar 1.281 orang yang terdiri dari seluruh kalangan, termasuk TNI dan Polri. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada tokoh pejuang, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Danny Missy. Hadir dalam kegiatan ini selain bupati Danny Missy, wakil bupati Ahmad Zakir Mando dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Syahril Abdurradjak, juga dihadiri Forkopimda, seluruh kades, camat serta LSM se-Halbar.(aji/met/adv)

Pasar Konveksi Sanana Beroperasi SANANA - Pasar Konveksi Sanana Kepulauan Sula (Kepsul), mulai beroperasi. Bupati Hendrata Thes menyerahkan kunci kepada 96 pedagang, Sabtu (24/2) akhir pekan lalu. Penyerahan kunci ini sebagai bentuk komitmen pemkab kepada masyarakat dalam rangka menyiapkan sarana prasarana perdagangan yang representatif. “Pemerintah daerah tetap akan memperhatikan pedagang serta memberikan kenyamanan kepada pembeli,” kata Hen-

...YASIN Samb Hal. 1

sosok Al Yasin, dianggap memiliki segudang pengalaman di birokrasi. Sebab, sebelum menjabat Bupati Halteng, Al Yasin memulai karir sebagai pegawai negeri Sipil (PNS). Juru bicara AGK-YA menyampaikan, Ali Yasin mengawali karir ASN sejak tahun 1990 dengan pangkat IIIa. Pada tahun 1994 naik pangkat golongan IIIb. Mantan alumni SD GPM Nania, Ambon, terbilang memiliki catatan kenaikan pangkat tidak pernah terlambat. Pada tahun 1997, suami dari Muttiara ini dinaikan pangkatnya menjdi IIIC melalui SK Gubernur Dati I Maluku No.823.3/SK/865/97 tertanggal 6 september 1997. Tahun 1999 menjadi pegawai golongan III/d. Yasin mengakhiri status PNS dengan Golongan IV/e melalui Kepres RI No. 91/K Tahun 2014. Selama berkarir sebagai PNS, lulusan Magister Manajemen transportasi UMI 2004 ini, menduduki sejumlah jabatan penting yakni Pj Kepala Teknik Penyerahan Dinas PU Kabupaten Halmahera Tengah. Yang diangkat dengan -SK Gubernur Kepala Daerah TK.I Maluku Nomor 821 3x/sK/369/93 Tanggal 3 Desember 1993,. Kemudian, diangkat Plh Kepala Dinas PU Dati ll Halmahera Tengah, melalui -SK Bupati Kepala Daerah TK II Halmahera Tengah Nomor

...TARGET Samb Hal. 12 “Suara PAN di Pemilu 2019 sekurangkurangnya 12 persen,” terang Ketua Bapilu DPP PAN Viva Yoga Mauladi saat dihubungi Jawa Pos kemarin. Jika dikonversi ke kursi di DPR, maka pihaknya akan meraih 61 kursi. Menurut dia, jumlah itu lebih besar dibanding perolehan kursi pada Pemilu 2014 lalu. Saat ini, partainya mempunyai 48 kursi di Senayan. Berarti ditargetkan akan bertambah 13 kursi. Pihaknya akan berupaya keras untuk meraih target tersebut. Legislator asal Lamongan itu menerangkan, untuk mencapai perolehan suara sesuai dengan angka yang ditetapkan, partainya akan menyiapkan beberapa langkah. Diantaranya, melakukan penguatan jaringan partai sampai ke tingkat desa. “Program ini sedang berjalan,” terang Wakil Ketua Komisi IV itu. Selain itu, PAN juga mulai menyiapkan pembentukan saksi pemilu. 1 TPS aka nada dua saksi dari kader partai. Viva mengatakan, partainya juga akan mengalakkan program advokasi, bantuan sosial dan pelatihan ketrampilan kepada masyarakat. Dengan strategi itu diharapkan target pemilu bisa tercapai. Sementara itu, Partai Gerindra belum menetapkan target perolehan kursi di DPR. “Belum kita bahas secara detail,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. Saat ini, partai yang diketuai Prabowo Subianto itu mempunyai 73 kursi di Senayan. Tentu, pihaknya akan

...SUSI Samb Hal. 12 Susi dan Sandi pun melakukan foto bersama usai selebrasi keduanya. Usai renang, Susi menyebut air Danau Sunter kini dalam kondisi bagus. “Enggak (bau), bagus. Bau tanah saja, tapi tidak ada bau yang jelek selain tanah,” ujar Susi. Dia ingin agar Pemprov DKI dapat memberikan fasilitas lain seperti ban atau pelampung agar warga bisa memanfaatkan lebih banyak Danau Sunter. Tak hanya itu, Susi juga berandai-andai akan sangat cantik jika ada angsa-angsa yang ada di Danau Sunter. Menurutnya, keinginan tersebut didasari dari kunjungannya ke danau yang berada di Geneva, Swiss beberapa waktu lalu. Hal itu pula yang menjadi latar belakang

...FILM Samb Hal. 12 Saat menonton film tersebut, Jokowi didampingi putrinya Kahiyang Ayu beserta menantunya, Bobby Nasution. Sedangkan Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat ini sedang berada di

drata. Sementara perwakilan pedagang, Soleman, mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah menepati janji menyediakan sarana perdagangan yang laik bagi pedagang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pak bupati dapat menempati janjinya, sehingga sore ini (sabtu sore, red) kami pedagang bisa berjualan di pasar yang sangat layak ini,” tuturnya. Pasar Konveksi ini digunakan pedagang untuk menjual pakaian, kosmetik dan asesoris lainnya. Pasar ini

dibangun tahun 2017 dengan nilai Rp 7,7 miliar, yang bersumber dari APBD Kepsul. Sementara tiga bangunan pasar baru satu dari Dinas PU dan dua dari Disperindagkop, sudah selesai dikerjakan. Tinggal menunggu peresmian. Tahun ini juga pemerintah akan membangun dua pasar, yakni pasar sembako dan pasar ikan terapung. Pembangunannya bersumber dari APBD senilai Rp 3,6 miliar, dan satu lagi melalui APBN yang melekat di Disperindagkop.(end/pn/onk)

835/SK/03/1996 Tanggal 26 Maret 1996. Setelah itu, menjabat sebagai Kepala Dinas PU Dati Il Halmahera Tengah melalui SK Gubernur Kepala Daerah TK. II Halmahera Tengah Nomor 836/43/PD tanggal 3 desember 1996. Tidak hanya itu, bahkan dia pernah menjadi Pj. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Dati II Halmahera Tengah, dengan SK Gubernur Kepala Daerah TK. I Maluku Nomor 821.3/ sK/509/98 Tanggal 24 Agustus 1998 pada saat Perubahan Eselon. Kemudian, menjabat Pj Kepala Dinas PU dan Prasarana Wlayah Kabupaten Halmahera Tengah melaui -SK Bupati Halmahera Tengah Nomor 821.3/ SK/509/98/ tanggal 24 april 2001 (Perubahan Noenklatur Dinas).” Kepala dinas Pekerjaan umum dan prasarana wilayah Kabupaten Halmahera Tengah dengan SK Bupati Halmahera Tengah Nomor 821.3/10/2004 tanggal 19 maret 2004 dengan Perubahan Nomenklatur Dinas,”ungapnya Alimni Magister Manajemen Unispa Jakarta tahun 2002 ini juga pernah diangkat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Halmahera Tengah, dengan SK Bupari Halmahera Tengah Nomor 821.3/01/Kep/2007 tanggal 15 Maret 2007. Pada tahun 2008, Al Yasin Ali dilantik sebagai Bupati Halmahera Tengah (Halteng) pertama. Selama

lima tahun memimpin Halteng, aba acim sapaan akrabnya sukses merubah wajah Halteng. Kemudian, pada tahun 2012 politisi PDIP ini, kembali dipilih masyarakat Halmahera Tengah. Selam 10 tahun membangun Halteng, Al Yasin sukses membenah infrastruktur di berbagai sektor. Bahkan di tangan Al Yasin, Halteng mampu bersaing dengan Kabupaten/kota lainnya di Malut. Selain karir di birokrasi dan Polik, Aba Al Yasin juga mengikuti sejumlah pendidikan. Diantaranya, Latsar Hankamnas, RIndam Pattimura Ambon tahun 1990, Latihan Prajabatan TK ll di Ambon 1991, Sepalanas Angkatan VII di Ujung Pandang 194, SPAMA Angkatan VI Kelas V di Ujung Pandang 1998 dan SPAMEN Angkatan VI las B di Jakarta, 2002. Untuk karir pendidikan, Al Yasin merupakan tamatan GPM Nania, Ambon tahun 1971. Setelah itu, melanjutkan pendidikan di Sekolah Teknologi Negeri 1 Ambon, Tahun 1975 dan STM Negeri 1 Ambon, Ambon tahun 1979. Setelah lulus STM kemudian melanjutkan Diploma III UMI Makassar dan lulus tahun 1982. Usai di Diploma III, kembali mengenyam pendidikan S1 Teknik Sipil Ubi Makassar dan lulus 1988. Menariknya, Al Yasin tercatat dua kali mengambil Penidikan magister yakni, Magister Manajemen Unispa tahun 2002 dan Magister Manajemen transportasi UMI tahun 2004.(udy/adv/mpf)

berupaya agar perolehan kursi bisa bertambah. Namun, partainya belum mematok angka pasti. Yang pasti, lanjut dia, Partai Gerindra menargetkan bisa menang pada pemilihan presiden (Pilpres) dan menang pada pemilu secara keseluruhan. “Di survei, kita kan ranking dua. Nanti akan jadi rangking satu,” tegasnya. Pihaknya akan berupaya meraihkan 20 persen suara sah nasinal. Amankan, jaga, dan sukseskan Jokowi Sementara itu, pada penutupan sederhana nan singkat Rakernas kemarin, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali menegaskan deklarasi pencapresen Jokowi. Sebelumnya, pada Jumat (23/2) saat pembukaan Rakernas tertutup yang dihadiri Jokowi, Mega telah mengumumkan pencalonan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. ”Rakernas III PDI Perjuangan merekomendasikan kepada semua anggota dan kader PDI Perjuangan dimanapun mereka berada, bersama rakyat untuk mengamankan, menjaga, dan mensukseskan keputusan ketua umum dengan mencalonkan kembali Bapak Ir Joko Widodo sebagai calon presiden periode 2019-2024,” ujar Mega diatas mimbar yang diiringi dengan tepuk tangan dari para peserta Rakernas. Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan untuk calon wakil presiden Jokowi masih akan dibincangkan dengan tokoh-tokoh partai lain. Pengumuman cawapres itu akan dilakukan dalam momentum yang tepat. Terutama jadwal tahapan pilpres yang pada awal Agustus akan menetapkan pasangan calon. ”Bagi ibu

Megawati Soekarnoputri pemimpin nasional presiden dan wakil presiden adalah pemimpin kita bersama yang membawa seluruh harapan rakyat Indonesia. Sehingga ketika sebelum mengambil keputusan rakyat yang didengarkan, aspirasi struktural partai, dialog dengan para tokoh partai yang mengusung pak Jokowi, tapi juga dilakukan kontemplasi yang terbaik supaya pasangan calon tersebut benar-benar diputuskan demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar Hasto. Puan Maharani menambahkan khsusu kriteria cawapres itu akan dibicarakan secara terbatas. Beberapa pertimbangan kriteria cawapres antara lain orang yang mengedepankan Pancasila, Bhineka tunggal ika, keberagaman kemudia toleransi beragama, dan peduli terhadap rakyat kecil. ”Kemudian bisa mengimplementasikan program-program kerakyatan yang berpihak pada rakyat,” ungkap Puan. Terkait nama-nama yang beredar, Puan menanggapi dengan diplomatis. Dia menyebutkan nama-nama cawapres yang muncul itu masih bisa berubah-ubah. ”Jadi bisa sekarang disebutkan 5 nama nanti jadi 10 nama atau kemudian mengerucut jadi 3 nama. Ya ini dinamikanya kami ikuti terus,” ungkap dia. Mengenai kemungkinan dirinya menjadi cawapres, Puan tak mau berkomentar. Termasuk apakah ada niat untuk maju atau tidak. Lantaran di PDIP, penentuan cawapres juga menjadi hak prerogative ketua umum. ”Ya tentu saja setelah komunimasi politik dengan Capres. Dan mungkin juga dengan partai pendukung lainnya,” tambah dia. (jun/lum/jpg/kox)

terselenggaranya perhelatan Festival Danau Sunter. Secara terbuka Susi memberikan tantangan bagi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno agar mengubah wajah Danau Sunter di Jakarta Utara menjadi seperti danau di Genewa. Pemprov pub mengapresiasi tantangan tersebut dan terpacu untuk membuat danau Sunter lebih baik lagi tatanannya. Tahu tantangannya diterima oleh Pemprov DKI, Susi pun berjanji membantu merawat Danau Sunter dengan menyediakan angsa hingga ikan-ikan. “Kalau tidak makan ikan juga ditenggelamkan!” teriak Susi berkelakar yang disambut tawa hadirin. Meski berhasil dikalahkan oleh Susi, Sandi pun siap menjawab tantangan dari perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat itu untuk membersihkan pantai yang ada di

Utara Jakarta. Sehingga, nantinya masyarakat bisa menikmati wisata air yang ada di Ibu Kota dengan nyaman. Politikus Partai Gerindra itu mengakui keunggulan Susi dalam pertandingan ini. Apalagi, Susi hanya cukup mendayung di atas paddle board, sementara dia harus berenang. “Pertama, memang perempuan lebih kuat dari laki-laki,” katanya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga hadir dalam perhelatan tersebut menuturkan, bahwa ajang tersebut bukan hanya untuk Menteri Susi dan Wagub Sandiaga. Namun dipersembahkan untuk seluruh warga Jakarta. “Tempat ini bukan semata mata pertandingan antara bu Susi dan pak Sandi. Tapi kita sama sama menyaksikan sebuah tempat menjadi bersih dan digunakan bersama sama,” kata mantan Mendikbud itu. (dee/jpg/kox)

Solo, Jawa Tengah, untuk menghadiri resepsi pernikahan sehingga tidak ikut mendampingi. Saat ditanya para jurnalis apakah tidak rindu dengan Ibu Iriana setelah menonton film Dilan 1990, Presiden pun tidak menampiknya. “Saya malam ini juga ada tiga kawinan yang harus saya hadiri. Jadi bagi-bagi (menghadiri undan-

gan). Tapi ya rindu berat juga, meskipun baru dua hari (Ibu Iriana di Solo),” ucapnya. Setelah menonton film Dilan 1990, Jokowi juga sempat berbincang dengan sutradara yakni Fajar Bustomo dan Ira Wibowo yang memerankan tokoh Ibunda Dilan serta Andryos Aryanto yang berperan sebagai Nandan. (ded/JPC)


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

HALAMAN 12

tampil terdepan

Art: MuS

Target Raih 22 Persen Suara Parlemen DENPASAR – Deklarasi Joko Widodo sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan dianggap bisa semakin mendongkrak popularitas partai dan kadernya. Termasuk target kembali mendapaktan suara mayoritas di parlemen melalui pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Eriko Sutarduga mengungkapkan ada target kemenangan paling tidak 60 persen dari 171 pilkada. Meskipun dari pemetaan awal, mereka baru bisa meraih kemenangan sekitar 50 persen. ”Tentu

kami punya target tinggi, 60 persen dari 171 (pilkada),” ujar Eriko usai penutupan Rakernas III PDI Perjuangan di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Kemarin (25/2). Dia menuturkan deklarasi Jokowi itu semakin memperkuat posisi para calon kepala daerah dari PDIP. Secara tidak langsung kader atau kepala daerah juga akan mendapatkan bonus dari nama Jokowi yang sudah dikenal. ”Bahwa pak Jokowi itu identik degan PDI Perjuangan. Itu hasil survey semuanya. 80 persen menyampaikan identik dengan PDIP,”

&

Sosok Sisi Lain

Syifa Hadju

Ingin Jadi Diplomat AKTRIS muda Syifa Hadju, 17, memilih untuk menunda kuliah karena saat ini ingin berfokus pada karir. Setelah turut bermain dalam film Ayat-Ayat Cinta 2, Syifa juga berencana terjun ke dunia tarik suara. Ketika duduk di kelas X dan XI SMA, dia mengikuti program reguler. Lalu, saat kelas XII, dia menjalani homeschooling. ”Karena waktu itu jadwal syuting cukup padat,” bebernya. Dia tidak ingin hal itu terulang ketika kuliah. ”Kalau nanti memutuskan kuliah, harus benerbener fokus,” ucapnya. Syifa mengincar perguruan tinggi negeri di Jakarta atau Bandung. ”Jurusan yang saya pengin banget hubungan internasional,” kata dia. Sebab, sejak kecil dia bercita-cita menjadi diplomat. Syifa menuturkan mungkin baru kuliah tahun depan. Saat ini, sembari berfokus pada karir di dunia entertainment, dia menyiapkan diri dengan les bahasa asing dan terus mengasah otak dengan meng-update wawasan. (nor/c11/oki)

imbuh Eriko. Sedangkan terkait dengan caleg, PDIP menargetkan bisa mendapakatkan sekitar 22 persen dari kursi parlemen. Persentase itu adalah nilai terendah dari survey-survey yang telah muncul sebelumnya dikisarkan 22-32 persen suara parlemen. ”Nah kami ambil yang paling rendah di samping itu kami juga punya survey sendiri. Survey kami sendiri mendekati 28 persen,” ungkap Enriko. Dengan presentase tersebut ditargetkan jumlah perolehan kursi di DPR RI

mencapai 140 hingga 154 kursi. Saat ini, ada 109 anggota DPR dari PDIP. Target tersebut dianggap realistis asalkan bisa mempertahankan nama baik partai seperti tidak melakuan tindakan koruptif. ”Kalau dari ibu ketua umum (Mega, Red) menekankan kepada kita semua dan di dalam kelas-kelas yang ada bahwa penting sekali untuk menghindari dari hal-hal yang berbau KKN itulah. Korupsi hal-hal yang seperti itu itu yang ditekankan,” ungkap Enriko. Seleksi untuk calon anggota legislatif akan dilakukan sekitar pertengahan

Maret hingga Juli. Mereka cukup untuk memberikan daftar calon legislatif ke KPU. Seleksi itu diperkuat dengan data psikotes dan pertimbangan-pertimbangan lain mulai dari tingkat cabang hingga daerah. ”Kita pnya data secara psikotes sudah sangat lengkap. Tinggal nanti yang baru-baru,” ungkap dia. Partai lain juga mulai menetapkan target perolehan suara pada pemilu mendatang. PAN misalnya, sudah mematok target pencapaian. Baca...TARGET Hal 11

Dikalahkan Susi, Sandi Akui Perempuan Lebih Hebat JAKARTA - Selain piawai dalam menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri kekayaan laut Indonesia, nyatanya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga hebat dalam menumbangkan lawan adu balapnya pada Festival Danau Sunter, kemarin (25/2). Lawan Susi dalam perhelatan kemarin juga bukanlah sosok yang biasa saja. Perempuan bersuara serak itu kemarin berhasil mengalahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam duel yang berlangsung. Dalam perlombaan tersebut, Susi menggunakan paddle board sementara Sandiaga berenang bebas. Sebelum keduanya beradu, sebanyak 91 atlet renang dari Kolinlamil maupun atlet renang disabilitas yang menjadi pemenang Asian Para Games langsung menceburkan diri terlebih dahulu untuk mengecek kondisi air di danau yang sebelumnya terkenal dengan kondisinya yang kumuh dan bau itu. Usai kondisi air dinyatakan aman, Susi dan Sandi langsung berlomba untuk menaklukan jarak 2x500 meter. Susi dan Sandiaga mulai menceburkan diri ke danau sekitar pukul 09.23 WIB. Sejak awal start, Susi langsung mendominasi perlombaan. Dengan santainya perempuan 53 tahun itu terus mendayung dan meninggalkan Sandi yang tengah berenang dengan gaya bebas dan berada jauh di belakangnya. Bukan Susi namanya jika tak memberikan kejutan pada penampilannya kala itu. Melihat Sandi yang masih kalah jauh di belakangnya, Susi pun sempat berhenti di tengah-tengah danau tersebut sambil berpose tiduran di atas

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat bertanding dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam Festival Danau Sunter di Danau Sunter, Minggu (25/2/17). Sandiaga berenang sementara Susi berdayung,Pertandingan tersebut merupakan jawaban Sandiaga Uno atas tantangan Susi Pudjiastuti untuk mengubah Danau Sunter seperti Danau di Jenewa, Swiss.Keberanian Sandiaga Uno untuk berenang di danau Sunter menandakan bahwa danau tersebut sudah bersih seperti halnya di Jenewa. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

paddle. “Mau sekalian ngopi bisa kok bu,” seru pemandu acara dalam perhelatan tersebut seraya terdengar tepuk tangan riuh dari lautan masyarakat yang berkumpul. Belum juga dibalap oleh Sandi, Susi pun kembali melakukan kegiatan lainnya. Dia sempat meminggirkan paddle-nya dan menyapa warga yang berada di pinggir danau. Tak cukup disitu, Susi pun kembali tiduran, berdiri sambil sengaja menggoyangkan badan paddle-nya, hingga minum air mineral di atas paddle. Sementara Sandi beristirahat sejenak setelah menempuh jarak 500 meter pertama. Susi kemudian menghampiri Sandi. Mereka melanjutkan pertandingan di 500 meter berikutnya. Ketika Sandi bergerak mendekatinya, Susi kembali mendayung. Dia mendekati bendera

yang berada di garis finis. Susi pun duduk dan memegang bendera yang menandai kemenangannya. Namun, seketika ternyata Susi tidak mengangkat bendera itu. Dia lantas terjun ke dalam danau dan menghampiri Sandi. Kedua figur yang akrab dalam keseharian itu akhirnya berenang bersama-sama ke arah bendera dan memegangnya. Susi kemudian mengangkat tangannya ke udara. MC acara tersebut pun menyatakan keduanya sebagai pemenang. Aksi keduanya pun sukses mengundang perhatian dan menjadi hiburan tersendiri bagi ribuan warga yang berduyun-duyun datang di kawasan utara Jakarta itu. Baca...SUSI Hal 11

Film Dilan 1990 Ketika Jokowi Rindu Istri Usai Nonton Dilan 1990 JAKARTA - Presiden Joko Widodo menilai film Dilan 1990 adalah contoh sebuah kesederhanaan yang direkam dengan sudut pandang kamera yang tepat. Hal tersebut disampaikannya kepada para jurnalis usai menonton film ‘Dilan 1990’ di salah satu bioskop kawasan Senayan, Jakarta, pada Minggu, 25 Februari 2018. Menurut Jokowi, film Dilan 1990 yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq ini, mengisahkan tentang kehidupan remaja yang dikemas dengan cukup baik dan menarik. “Sederhana tapi pas gitu tidak berlebihan. Tapi justru pas-nya itu yang menyebabkan masyarakat menjadi semuanya ingin nonton dan saya harus sampaikan ini,” kata Jokowi. Melihat jumlah penonton film Dilan 1990 yang sangat tinggi, pria asal Solo ini pun

PRESIDEN Jokowi Widodo bersama Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di bioskop saat nonton film Dilan 1990 (Biro Pers Kepresidenan)

berharap industri kreatif di tanah air dapat berkembang lebih baik lagi di masa mendatang. Seperti di bidang perfilman dan lainnya. “Kami ingin industri kreatif kita ini berkembang dengan baik,

peluang-peluang yang ada bisa digunakan dengan baik dan salah satunya adalah melalui film,” jelasnya. Baca...FILM Hal 11


MAJANG POLIS

malutpost.co.id • HAL. 13

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 Art: Atu

DAU dan DBH jadi Tebusan Terkait Utang di BPJS Kesehatan Editor : Sunarty Peliput : Abd Yahya Abdullah

Amalia Ismail

TAMU KITA Ingin jadi Perawat Sambil Berbisnis LAHIR dari keluarga sederhana tak membuat Amalia Ismail menyerah memenuhi impian kedua orangtuanya. Mimpi pasangan Ismail Ibrahim dan Hayati Taha ini adalah agar putrinya bisa menjadi seorang perawat. Keterbatasan ekonomi dan bukan keinginan sendiri tak menjadi penghalang untuk terus belajar. Ama, lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Ternate ini, mengaku selama kuliah selain tantangan ekonomi dirinya jutga harus melawan dirinya sendiri yang mulai bosan dan ingin berhenti belajar menjadi perawat yang memang bukan pilihannya. “Awalnya Ama pikir kuliah Perawat itu sama dengan kuliah yang lainnya padahal tidak, tapi sekarang Ama sudah rasa nyaman dengan pilihan ini,” tuturnya kepada Malut Post, Minggu (25/2).

HIZBULLAH MUJI MALUT POST

JADI TEMPAT SAMPAH Pasar Teras Gamalama yang belum lama ini diresmikan Wali Kota Burhan Abdurahman, kini menjadi tempat sampah padahal pasar tersebut belum ditempati pedagang. Pantauan Malut Post Minggu (25/2),selain kayu bekas dan sisa gergaji, ada juga yang menaruh perahu di dalamnya. Hal ini perlu mendapat perhatian instansi terkait terutama Dinas Perindustrian dan perdagangan.

Baca: TEBUSAN.. Hal 16

Unkhair Terapkan Kubermas Internasional Juni, Mahasiswa Brunei dan Australia Kubermas di Malut

TERNATE – Universitas Khairun (Unkhair) Ternate berencana menggelar Kuliah Berkarya Bersama dengan Masyarakat (Kubermas) berskala Internasional. Rencana ini disampaikan Kepala Urusan Internasional Unkhair, Roswita Aboe, Akhir pekan lalu. Dikatakannya, ada kampus di dua negara yang kini sudah menjadi partner Unkhair ada di Brunei Darussalam dan Australia. Baca: KUBERMAS.. Hal 16

Baca: BERBISNIS.. Hal 16

ASPIRASI Warga Tongole Harap Air Bersih jadi Prioritas TERNATE – Tidak lama lagi lingkungan Tongole akan dimekarkan menjadi kelurahan, namun sampai saat ini ada masalah yang belum tertangani dengan baik yakni persoalan air bersih.” Kalau sudah dimekarkan kami berharap masalah prioritas yang harus segara dituntaskan yakni krisis air bersih,” harap Ahmad dan sejumlah warga Tongole lainnya. Menurut warga, ada sumber mata air di lingkungan tersebut.Namun tidak bisa dikelola warga. Sumber mata air itu sudah disampaikan ke pihak PDAM, apalagi di lokasi tersebut terdapat empat bak penampungan. Duanya bak dibangun sejak zaman Belanda dan dua lainnya dibangun pada masa periode Wali Kota Samsir Andili. “ Kami sudah sampaikan ke PDAM agar sumber air tege-tege bisa dimanfaatkan. Air itu bisa distribusi ke masyarakat sekitar,” harap warga. Baca: AIR.. Hal 16

PILKADA Baru 11 Anggota Dekot Ajukan Cuti TERNATE - Dari 30 Anggota DPRD Kota (Dekot) Ternate yang menjadi tim kampanye masing-masing calon gubernur, baru 11 anggota DPRD yang sudah mengajukan cuti. Mereka seluruhnya tergabung dalam tim kampanye pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Burhan AbdurahmanIshak Jamaluddin (Bur-Jadi) yang mengajukan cuti kampnye ke Sekreatriat DPRD Kota Ternate. ”Baru anggota DPRD dari partai pengusung Bur-Jadi yang ajukan cuti,” kata Sekretaris DPRD Kota Ternate Safia M Nur kemarin (25/2). Yang telah mengajukan cuti itu terdiri dari 3 dari Partai NasDem. selanjutnya dari Demokrat, PKB, Hanura dan PBB masing-masing dua anggota.

TERNATE – Warning Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Malut, agar Pemkot Ternate segera menuntaskan sisa tunggakan BPJS senilai Rp1,22 miliar nampaknya belum ada tindaklanjutnya. Pasalnya, sejak dirilis pada pertengahan Februari hingga kini belum ada upaya Pemkot untuk menyelesaikannya. Ini terungkap dalam pernyataan Sekretaris Kota (Sekkot) Ternate, M Taufik Soleman, saat dikonfirmasi Malut Post terkait langkah Pemkot dalam menyelesaian utang Pemkot ke BPJS Kesehatan pada 2013-2014 yang belum terbayar itu. Dia beralasan, belum ada upaya Pemkot karena masih menunggu penyelesaian dari BPJS dengan Kanwil. “Ada mekanismenya, sementara ini kami masih menunggu rekonsilasi yang dilakukan oleh BPJS dengan Kakanwil Perbendaharan, baru ditindaklanjuti Pemkot,” ungkapnya seraya berjanji akan menyelesaikannya.

Disdukcapil Tunggu Kode Wilayah Terbar

HIZBULLAH MUJI MALUT POST

REKTORAT UNKHAIR: Bermitra dengan universitas di luar negeri, Unkhair bakal terapkan program belajar Internasional

Komisi II Nilai Pemkot Cari Alasan TERNATE – Meski proses seleksi Direktur PT Alga Kastela Bahari Berkesan sudah lama berakhir dan telah menetapkan Sarman Saroden sebagai direktur terpilih. Namun hingga kini, belum juga dilantik. Direktur Holding Company, M Iksan Effendi yang membawahi PT Alga beralasan pelantikan belum di-

DOKUMEN MALUT POST

TERNATE BARAT: Tapal Batas antara Kecamatan Ternate Barat dengan Kecamatan Ternate Utara yang terletak di Batas Kelurahan Tarau dan Kulaba

TERNATE – Rencana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ternate melakukan pemisahan data penduduk Kecamatan Ternate Barat (Terbar) yang masih tergabung dengan Kecamatan Pulau Ternate sebelum pemekaran hingga kini, belum dilakukan. Pasalnya, Dukcapil masih menunggu kode wilayah dari bagian pemerin-

tahan.” Kalau kode wilayahnya belum diserahkan ke kami, maka kami tidak bisa lakukan pemisahan,” kata Kepala Bidan Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Hilman Salawane kemarin (25/2). Baca: KODE.. Hal 16

lakukan karena masih menunggu SK Wali Kota. Molornya pelantikan itu disoroti Komisi II DPRD Kota Ternate. Pasalnya Sarman Saroden yang merupakan direktur PT Alga terpilih hingga kini belum mengundurkan diri sebagai pengacara. Baca: ALASAN.. Hal 16

Harus Ada Solusi Selesaikan Masalah BOS TERNATE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Ternate serta para kepala sekolah, diminta untuk tidak berpolemik lagi. Ini terkait dengan masih minimnya sekolah yang menyampaikan Laporan pertanggungjawaban (Lpj) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan IV tahun 2017 karena sulitnya mengakses server yang berdampak terhadap pencairan

BOS triwulan pertama tahun 2018. “Kegiatan sekolah sudah jalan dan membutuhkan dana,” ungkap Ketua Dewan Pendidikan Kota Ternate, Asghar Saleh. Karena itu, dia mengingatkan agar Dikbud juga mendengar keluhan pihak sekolah dan menyampaikannya ke pusat. Baca: BOS.. Hal 16

Optimis Pajak Capai Target, Retribusi “Jongkok” TERNATE – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate tahun ini dipatok cukup tinggi Rp 140 miliar. Hal ini membuat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola PAD harus banyak memutar otak agar target PAD bisa tercapi. Pasalnya, pada 2017 lalu yang PAD-nya hanya Rp 80 miliar saja namun target itu tidak bisa tercapai. Terkait hal itu, Kepala Badan Pendapatan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate Ahmad Yani Abdurahman saat dikonfirmasi mengaku target sebesar itu akan sulit diraih. Terutama untuk sektor retribusi.” Retribusi saya pesimis bisa capai target karena berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya” akunya.

PENYUMBANG RETRIBUSI: Para pedagang di pasar termasuk penyumbang utama Pendapatan daerah dari sektor retribusi dan paling potensial.

Baca: CUTI.. Hal 16

Baca: JONGKOK.. Hal 16 DOKUMEN MALUT POST


AROUND TERNATE

SENIN,, 26 FEBRUARI 2018 SENIN

Study Tour ke Tempat Wisata dan Sejarah

Agenda Kota merupakan rubrik tentang agendaagenda yang akan dilaksanakan di Kota Ternate. Bagi instansi pemerintah, swasta, institusi pendidikan, organisasi masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang memiliki agenda kegiatan di Kota Ternate dapat menyampaikan ke Redaksi Malut Post Melalui SMS ke 082187824748. SMS berisikan nama institusi atau organisasi penyelenggara kegiatan, nama kegiatan, hari/ tanggal, waktu dan tempat kegiatan. (*)

STUDY TOUR: Peserta kegiatan study tour siswa Kelas 2 SD IT Nurul Hasan Kota Ternate foto bersama depan Kedaton Ternate, Sabtu (24/2)

TERNATE – Sabtu (24/2) akhir pekan kemarin dimanfaatkan siswa Kelas 2 Sekolah Dasar (SD) IT Nurul Hasan untuk study tour untuk mengenali sejarah dan budaya daerah.

PROGRAM

Malut Post • HAL. 14

Kegiatan yang menagmbil tema “Kenali, Lindungi dan Lestarikan Sejarah dan Budaya Daerah sebagai Rasa Cinta Tanah Air Bumi Moloku Kie Raha” itu diiukuti sebanyak 59

siswa yang didampingi guru dan orang tua. Mereka mengunjungi sejumlah tempat sejarah dengan menggunakan 2 unit bus. Tempat-tempat sejarah yang dikunjungi, yakni Kadaton Kesultanan Ternate, Benteng Toloko dan Benteng Kalamata. Untuk di Kadaton Kesultanan Ternate, misalnya, mereka diberikan kesempatan untuk melihat di bagian dalam dan dapat mencatat sesuai dengan yang dilihat, didampingi guru. Begitupun di Benteng Toloko dan Kalamata. Namun, untuk di Kalamata mereka dibagikan kelompok dan menggambarkan rempah-rempah yang tersohor ke dunia internasional seperti pala dan cengkeh. Hasmi Anwar, salah satu Guru Kelas, usai kegiatan kepada Malut

Post mengatakan study tour ini terkait pembelajaran Sub Lima mengenai Pengalamanku di Tempat Wisata. “Jadi, study tour ini kita mengunjungi tempat-tempat sejarah atau wisata, dengan tujuan untuk mengenalkan sejarah dan budaya kepada anak didik,” kata Ami sapaan akrabnya. Selain itu, kata dia, juga dilaksanakan pembelajaran out door atau di luar ruangan. Hal ini dilakukan agar anak didik atau anak bangsa ini lebih mencintai apa yang sudah menjadi peninggalan atau sejarah dari para leluhur, khususnya di Kota Ternate. “Ke depannya, kita akan menghadirkan kegiatan inovasi-inovasi yang baru terkait pembelajaran,” tambahnya.(tr-04/pn/jfr)

Jalan Togafo Ambruk, Dufa-Dufa Pecah Pengendara Minta Benahi, Sebelum Memakan Korban Editor : Jufri Duwila Peliput : Maslan Adjid

SENAM : Pose bersama usai senam pagi.

Ajak Warga Senam Sehat TERNATE— Warga Kelurahan Ngade, tepatnya di RT 3 kini makin kompak dengan program rutinnya yang sudah ditetapkan oleh Ketua RT setempat. Program tersebut, yakni senam sehat yang dilakukan sekali dalam seminggu. Ketua RT 03 Kelurahan Ngade Mubarak Garwan mengatakan, senam pagi yang berlangsung tadi (kemarin, red) merupakan kegiatan rutin warga yang sudah dilaksanakan. “Ini yang kedua kalinya, dalam rangka untuk meningkatkan tali silturahmi masyrakat bersama kaur pemerintah kelurahan,” ujarnya. Dia mengatakan, banyak hal yang bisa dipetik dalam kegiatan tersebut, salah satunya menjaga kesehatan bagi warga Kelurahan Ngade.  Senam kemarin tidak hanya dihadiri warga setempat, melainkan bersama Sanggar Ratu dari  RT 01, 02, 04 Kelurahan Ngade. Mubarak berharap, dengan adanya kegiatan tersebut dapat menjaga tali persaudaraan antara masyarakat lingkungan setempat dan sekitarnya. ”Saya mengimbau bagi siapa saja yang ingin bergabung senam, langsung saja datang di RT 03 Ngade setiap Minggu,” kata Mubarak.(tr-02/jfr)

RUSAK PARAH: Jalan di Kelurahan Togafo mulai ambruk, Minggu (25/2)

TERNATE- Ruas jalan di Kelurahan DufaDufa Kecamatan Ternate Selatan kembali dikeluhkan. Pasalnya, kondisi jalan tersebut rusak parah. Pantauan Malut Post kemarin (25/2) ruas jalan menuju Lingkungan Fatcei itu, retak. Pengendara tampak berhati-hati saat melintasi di areal tersebut. Selain di Dufa-Dufa, ruas jalan di Kelurahan Tugafo juga ambruk beberapa waktu lalu dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Samria, salah satu pengendara mengeluh akibat ruas jalan yang sudah setahun yang mengalami kerusakan. Dia a f u fa-D u mengatakan, kondisi terseD han but seharusnya sudah layak dibelura /2) e K n di ggu (24 a l nahi agar aktivitas pengendara nyaman. a J , Min AH: “Berbahaya kalau ini dibiarkan, lamaPEC i pecah a mul kelamaan tambah parah,” kata Samria pengendara yang melintasi kawasan Tugafo kemarin (25/2). Samria berharap, ada perhatian dari instansi terkait agar segera memperbaiki jalan tersebut. “Kami butuh pihak terkait agar segera benahi jalan ini sebelum ada yang korban,” pinta Samria. (tr-02/jfr)

Jalan Tubo Makin Parah

SATPOL PP DAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT Mengucapkan

Selamat Hari Ulang Tahun

Kabupaten Halmahera Barat Ke-

15

Ta n g g a l 2 5 F e b r u a r i 2 0 1 8

Semoga Jaya Selalu

Gunawan MT Ali Kepala

badan jalan. Aspalnya sudah terkelupas habis hingga terlihat bebatuan yang merupakan dasar jalan. Akibatnya, warga yang hendak ke kebun tidak menggunakan jalan tersebut, mereka melwati rumput-rumput di luar jalan. Warga mengaku tidak lagi menggunakan kendaraan untuk melintas di jalan tersebut. Mereka lebih memelih jalan kaki. MEMPRIHATINKAN: Kondisi jalan di belakang Tubo yang semakin memprihatinkan. Jalan ini rusak di hampir seluruh badan jalan, Minggu (25/2) “Kondisinya sudah tidak layak menggunakan kendaraan, kita TERNATE – Pemerintah Kota RT 07/RW 03 tersebut semakin jalan kaki saja,” kata As, salah (Pemkot) melalui instansi ter- memprihatinkan. Jalan tersebut satu pemuda setempat. Dia mengatakan, jalan ini kait harus melihat kondisi jalan sudah tidak layak untuk digusudah lama rusak dan belum di bagian belakang, seperti di nakan pengguna jalan. Pantauan Malut Post (25/2) dilakukan perbaikan. “Kita Kelurahan Tubo, Kecamatan kemarin, jalan aspal yang masuk berharap pemerintah segera Ternate Utara. Bagaimana tidak, jalan den- ke sejumlah pemukiman warga memperbaikinya,” harapnya. gan panjang sekitar 300 meter di tersebut rusak hampir di semua (tr-04/jfr)

POSE BERSAMA: Fasilitator, peserta dan penyelenggara kegiatan Gen Peace Part 2 pose bersama di Benteng Oranje, Sabtu (24/2).

Ajak Mahasiswa jadi Pelopor Perdamaian TERNATE – Youth Solidarity for Social Change (YSSC), salah satu komunitas perdamaian di Kota Ternate, mengajak mahasiswa yang baru lulus serta komunitas lainnya untuk menjadi pelopor perdamaian. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tiga tahun sebelumnya, yakni Gen Peace dan kini merupakan Part 2. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 22–24 Februari 2018 itu mengambil tempat di Benteng Oranje. Herawaty Teapon, Ketua YSSC di sela-sela kegiatan penutupan, Sabtu (24/2), mengatakan kegiatan ini adalah Gen Peace Part 2 yang merupakan kelanjutan dari kegiatan yang dilaksanakan tiga tahun sebelumnya. “Kalau tiga tahun lalu kita laksanakan di Kampus UMMU. Tahun ini kita dipercayakan lagi untuk melaksanakan di Ternate dan kita laksanakan di Benteng

Oranje,” ujarnya. Dia menambahkan, kegiatan ini disponsori oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bersama Alumni South East Asian Leaders Initiative (YSEALI). Kegiatan dengan dengan tema “Sustaining Peace from Campus to Community” bertujuan mentransformasikan nilai-nilai perdamaian di Kampus Komunitas. Event ini juga merupakan kolaborasi antara Youth Solidarity for Social Change (YSSC) dengan Non Violent Study Circle dari Ambon. Dikatakan, kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan camping dengan peserta sebanyak 30 anak SMA yang akan dilaksanakan di Kelurahan Tobololo, Kecamatan Ternate Barat pada 27 Februari hingga 4 Maret 2018 mendatang. “Tujuannya sama, untuk mentransformasikan nilai-nilai perdamaian,” tukasnya. Untuk sasarannya, kata dia,

mereka menyasar para mahasiswa dan mahasiswi yang baru lulus dan para komunitas untuk dapat mengeneralisasi nilai-nilai perdamaian. “Intinya, pesertanya dari semua kalangan dan tidak membedakan, baik agama, ras, suku maupun lainnya untuk bersama-sama belajar dan berproses menggali nilai-nilai perdamaian dan saling menghargai dan sebagainya,” paparnya. Dia berharap, para peserta aktif dalam mentransformasikan nilai-nilai perdamaian di sekolah, lingkunan, dan komunitas masing-masing. “Karena kalau bicara soal perdamaian, bukan hanya berdamai secara sendiri, tapi dengan komunitas kita, lingkungan kita dan sekolah kita. Kemudian anakanak juga tidak mudah terpancing emosi karena segala macam isu-isu pada arus globalisasi, dan media sosial yang pesat seperti saat ini,” pungkasnya.(tr-04/jfr)


SENIN,, 26 FEBRUARI 2018 SENIN

NUANSA

Malut Post • HAL. 15

eLSiL Kie Raha Bekali Fasilitator Enam Kabupaten

PENYERAHAN: Plt Gubernur Malut M Natsir Thaib didampingi Direktur Lembaga Pesisir dan Lautan (eLSiL) Kie Raha- Maluku Utara Thamrin Ali Ibrahim (kacamata, belakang) saat menyerahkan 120 laptop dan modem internet kepada Fasilitator Desa eLSiL, Sabtu (245/2).

TERNATE - Supervisor Kabupaten, Fasilitator Desa, Managemen Smallholder Livelihood Development Project in Eastern Indonesia (SOLID) Prov dan SOLID di enam kabupaten

terus mendapat berbagai pelatihan dan pembobotan dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan kesejahteraan petani kecil (PKPK) di Malut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di hotel

Grand Dhafam dan dibuka langsung oleh Plt Gubernur Malut M. Natsir Thaib, Sabtu (24/2). Direktur Lembaga Pesisir dan Lautan (eLSiL) Kie Raha- Maluku Utara Thamrin Ali Ibrahim dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Kick Off Meeting dan Workshop SOLID Project 2018 yang dilaksanakan pada 24 – 25 Februari di Hotel Grand Dafam Ternate menyampaikan, pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kesejahteraan Petani Kecil (PKPK)/Smallholder Livelihood Development Project in Eastern Indonesia (SOLID) periode 2015-2018, merupakan penyempurnaan desain pelaksanaan kegiatan proyek SOLID yang telah dilaksanakan selama periode sebelumnya, yaitu 2011-2014. Dampak dari perubahan desain, lanjut Thamrin berpengaruh pada beberapa hal terkait dengan strategi pelaksanaan kegiatan, perencanaan dan pembiayaan yang akan dilaksanakan memerlukan penjelasan dan penjabaran implementasi kegiatan, disesuaikan kondisi dan perkembangan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh daerah dalam hal ini Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten. “Ketentuan dan prosedur pelaksanaan kegiatan perlu dijadikan acuan, yang dituangkan kedalam pedoman pelaksanaan kegiatan yang mencakup seluruh kegiatan untuk menyatukan pemahaman semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan proyek, sehingga mampu mencapai tujuan dan sasaran yang diharapkan sampai akhir tahun 2018 sesuai dengan Kerangka Fikir (Logical Framework),” papar Thamrin

yang juga Ketua KNPI Maluku Utara itu. Idrus Bahrun Ibrahim Project Manager eLSiL dalam kesempatan wawancara usai pembukaan kegiatan menjelaskan, dengan jumlah petani yang telah didampingi sejak 2011 - 2018 adalah sebanyak 1156 Kelompok Mandiri dan 120 Kelompk Federasi dengan jumlah anggota KK 12467 yang tersebar di Kabupaten Halsel, Halteng, Halut, Halbar, Haltim dan Kepulauan Sula yang telah mendapatkan intervensi pendampingan yang difokuskan pada empat komponen. “Masyarakat dan gender peningkatan produksi pertanian dan pemasaran, pengembangan rantai nilai komoditas perkebunan dan dukungan manajemen, “kata Ibrahim usai kegiatan. Sementara itu Plt. Gubernur Maluku Utara M Natsir Thaib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada eLSiL yang konsisten bekerja selama kurung waktu 17 tahun terakhir dalam membantu masyarakat petani kecil di enam Kabupaten. Tentunya kata Natsir, ini bukan pekerjaan mudah namun butuh komitmen yang tinggi.”Dan kami sebagai pemerintah memberikan apresiasi kepada eLSil yang terus konsisten dalam melakukan berbagai upaya dan terobosan, “kata Natsir. Dalam kegiatan itu Plt Gubernur juga menyerahkan 120 laptop dan modem internet kepada Fasilitator Desa eLSiL dan Piagam Penghargaan atas dedikasi, kerja keras dan pengabdian kepada masyarakat kepada Supervisor Kabupaten, Fasilitator Desa, Managemen SOLID Prov dan SOLID di 6 Kabupaten. (ikh/pn/jfr)

KOMPAK: Anggota dua komunitas sepeda, Gamalama Bycickle Club (GBC) dan Gilolo Funbike Club (GFC) saat foto bersama usai gowes bersama, Sabtu (24/2).

Jaga Silaturahmi Melalui Gowes Gowes Bersama Menyusuri Setiap Tanjakan Editor : Jufri Duwila Peliput : Ikram Salim

TERNATE - Bersepeda merupakan olahraga murah yang akhir-akhir ini menjadi solusi dalam menjaga kesehatan dan diminati semua golongan. Setiap sore dan pagi hari jalanan kota dipenuhi dengan sepeda. Selain menjadi solusi untuk mengurangi polusi kendaraan bersepeda bisa membuat tubuh tetap bugar. Melalui sepeda pula silaturahmi antarsesama juga lebih akrab. Seperti yang dilakukan oleh dua komunitas sepeda, Gamalama Bycickle Club (GBC) dan Gilolo Funbike Club (GFC) dari Jailolo. Memiliki hobi yang sama kedua komuntas itu terus memupuk silaturahmi melalui gowes bersama. Tentu, menjajal jalanan dengan berbagai trek sudah menjadi keharusan. Sesekali para rider saling menantang taklukan tanjakan. Tentu seru jika dilakukan

bersama. Sebanyak 150 rider dari dua komunitas menyusuri setiap tanjakan yang ada di Halbar. Menurut Humas GBC. Joko Mulyanto menuturkan, kegiatan tersebut disamping menjaga kesehatan sekaligus menjalin hubungan tali silaturahmi antara komunitas, berolahraga bersama dengan para goweser dan m a -

Joko kemarin. Dikatakannya, kegiatan gowes juga untuk mempererat kemitraan antara komunitas, ormas, pejabat Pemda,BUMN dengan seluruh elemen masyarakat sebagai langkah menggelorakan kembali gerakan ayo olahraga. “Agar olahraga menjadi budaya dan gaya hidup masyarakat di kota dan di desa, murah meriah sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh kita agar sehat dan bugar” jelas TNI berpangkat Pelda itu. Gowes itu dimulai dari lapangan FTJ Jailolo menuju Pelabuhan Matui dan kembali lagi

ke Lokasi FTJ, sedangkan jarak yang ditempuh kurang lebih 32 Km dengan medan yang bervariasi. Menurut panitia, pemilihan rute itu salah satunya kondisi jalan yang cukup lebar dan sepi dari kendaraan serta pepohonan rindang di sepanjang jalan. “Dengan bersepeda kita bisa berkumpul bersama sembari melepas kepenatan usai menjalani rutinitas, seperti kata bijak, sepeda kami memang biasa tapi persaudaraan kami sungguh luar biasa,” pungkas Babinsa Toloko tersebut. (ikh/jfr)

syarakat. “Kami memenuhi undangan dari GFC untuk melaksanakan gowes bareng di Jailolo, dari Ternate kita berangkat Jumat sore menuju Jailolo dengan KM Aksar Saputra dan bermalam, paginya kita melaksanakan Gowes bersama, “ kata

Gelar Donor Darah dan Periksa Kesehatan

DONOR DARAH: Suasana donor darah yang dilakukan IHT di halaman Masjid Almunawwar Ternate, Sabtu (24/2).

TERNATE - Komunitas Inspirasi Hijarah Ternate (IHT) menyelenggarakan aksi donor darah dan pemeriksaan keehatan untuk Hafidzah sebagai salah satu rangkaian peringatan 1 tahun pembentukan IHT. Kegiatan donor darah dilakukan di Masjid Raya Almunawwar, Ternate bekerjasama dengan PMI Malut, sedangkan pemeriksaan kesehatan untuk Hafidzah dilakukan di Ponpes Kalumata Galian C Hidayatullah, Sabtu (25/2). Aksi donor darah ini merupakan bentuk solidaritas sosial IHT kepada sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat serta membantu pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan. Dalam kegiatan ini tercatat 26 orang pendonor. Meski tidak mencapai target yakni 100 kantong setidaknya ada kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyumbang darah. “Karena dengan menyumbang darah dapat memberikan keuntungan baik bagi pendonor

sendiri maupun penerima donor,” kata Rahman anggota PMI Malut. Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari Ketua BKM Masjid Almunawar, Muchsin S. Abubakar. Menurutnya, kegiatan kemanusian donor darah ini mengandung dua makna, pertama membuat pendonor sehat karena ada peremajaan dari benih darah itu sendiri dan punya manfaat sosial amal jariyah. Untk itu, Muchsin selaku ketua badan tamir Almunawwar memberi apresiasi kepada Komunitas IHT yang telah mampu memberi teladan dan edukasi. “Ini merupakan arti sebuah pengabdian yang hakiki antarsesama sebagaimana sabda baginda Nabi, sebaik-baiknya manusia dia bisa berguna bagi manusia lainnya, “ ujarnya. Sementara anggota PMI Malut Rahman, mengaku persediaan darah di bulan Fbuari tercover adalah darah O dan AB sedangkan yang masih kurang adalah darah A dan B. ”Stok kita masih kurang untuk dua darah itu,” pungkasnya. (ikh/jfr)


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

...TEBUSAN Samb Hal. 13

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu), telah ditetapkan bahwa tunggakan iuran jaminan kesehatan dapat dipotong dari Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH) Pemda atas permintaan BPJS Kesehatan. “Sudah jelas, tinggal dalam waktu dekat dilakukan rekonsiliasi, langsung dilakukan pemoto-

...KUBERMAS Samb Hal. 13

Karena itu, nantinya ada mahasiswa Unkhair yang akan Kubermas di sana begitu juga sebaliknya. Universitas tersebut adalah Technology Brunei University dan Sun Shine University di Australia. “Jadi mahasiswa internasional itu juga akan ditempatkan di lokasi yang sama dengan mahasiswa lokal,” ungkap Roswita yang juga Sekretaris PPL. Selain Kubermas, mahasiswa dari kedua negara itu juga bisa mengikuti kuliah selama satu semester di Unkhair. “Jadi namanya alihkredit mata kuliah dari Brunei yang mirip dengan Unkhair,” katanya

...BERBISNIS Samb Hal. 13

Satu hal yang membuat cewek kelahiran Tidore pada September 1998 bisa bertahan adalah motivasinya untuk merawat kedua orangtuanya dan keluarga. “Alasan sederhana jadi Perawat itu kalau keluarga sakit Ama bisa rawat,”

SAMB MAJANG ngan DAU dan DBH,” terangnya. Dengan demikian, tahun ini jatah DAU dan atau DBH Pemkot akan berkurang. Meski begitu belum dipastikan, item anggaran yang mana yang akan dipotong. Sementara itu di tahun 2018 ini, jatah DAU Kota Ternate dari pusat senilai Rp610 Miliar lebih sedangkan DBH dari pusat hanya Rp29,6 miliar. Sekadar diketahui, pernyataan yang sama pernah dilontarkan Tauhid, pertengahan bulan lalu, setelah Kakanwil Ditjen

Perbendaharaan Malut Edward UP Nainggolan, mengungkapkan tunggakan BPJS Pemkot. Saat itu, Tauhid berjanji akan menyelesaikannya karena BPJS masuk dalam prioritas Pemkot. Kanwil perbendaharaan sendiri telah mengingatkan agar Pemkot dapat menyelesaikan tunggakan tersebut sebelum audit BPK. Sementara, sesuai agendanya,audit kegiatan penganggaran daerah oleh BPK akan dimulai awal Maret nanti. (cr-05/nty).

seraya mencontohkan, mata kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Fakultas Ekonomi. Hanya saja, untuk rencana belajar bersama selama satu semester itu belum final karena masih tahapan percocokan kurikulum. “Jika ada mata kuliah yang sama. Maka mahasiswa itu bisa kuliah di sini, disamping Kubermas seperti biasa,” imbuhnya. Mahasiswa Unkhair juga bisa mengikuti kuliah di kedua kampus yang jalinan kerjasamanya telah dimulai pada Oktober 2017 lalu. Untuk persyaratan Kubermas internasional ini, Roswita mengaku pengurusannya masih seperti biasa namun bagi yang mahasiswa yang ingin mengikutinya, harus

menyiapkan biaya tiket dan penginapan sendiri. “Kalau kuliahnya ditanggung oleh Brunei Darussalam dan Australia,” tandasnya. Sesuai rencana, Kubermas Internasional ini akan dilaksanakan sekitar empat bulan nanti. “Jadi Unkhair akan ada mahasiswa dari luar negeri pada Juni nanti,” bebernya. Hanya saja, ditanya soal lamanya Kubermas Internasional tersebut, Roswita belum mengetahuinya, sebab masih dicocokkan dengan masa Kubermas dari kedua kampus di luar negeri tersebut. Lebih jauh, dijelaskannya, Kubermas Internasional merupakan salah satu upaya Unkhair untuk lebih meningkatkan akreditasi kampusnya. (mg-01/nty).

tuturnya. Mahasiswi semester akhir itu pun tercatat pernah meraih prestasi, diantaranya menjadi peserta terbaik pada Pelatihan Basic Trauma Cardio Life Support (BTCLS) di Bekasi. beberapa waktu lalu. Sembari berusaha memenuhi keinginan kedua orangtuanya, gadis 20 tahun ini menjalankan

bakatnya di dunia bisnisnya yang meski masih kecil-kecilan. “Ama ingin jadi Perawat sambil buka usaha,” tambah dia seraya mengaku tetap mengutamakan keinginan orangtuanya. “Insya Allah, dengan doa dan usaha Ama akan mampu buktikan kepada orang tua dan keluarga bahwa Ama bisa,” pungkasnya. (cr-04/nty)

jika sudah dimekarkan. “ Sumber air mereka layak dijadikan sebagai sumber air untuk warga. Warga sudah koordinasi dengan PDAM namun sampai saat ini tidak terealisasi dengan baik. Apalagi ada empat bak penampung yang tidak termanfaatkan dengan baik,” ujarnya menyayangkan. Untuk itu, lanjut politisi NasDem ini,

jika Tongole telah dimekarkan, masalah air bersih harus menjadi prioritas untuk diselesaikan. PDAM harus segara menanggapi usulan warga Tongole. ” Awal Maret ini, kita sudah melakukan pembahasan tahap satu akhir dengab pemkot, selanjutnya tinggal diagendakan pengesahan Tongole menjadi kelurahan,”pungkasnya.(cr05/rul)

bernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.”Dimana pada pasal 63 ayat 1 sampai 4 sudah menjelaskan yang bunyinya (1) Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota, Anggota DPR. DPD, DPRD Provinsi atau Kabupaten/Kota, pejabat negara lainnya, atau pejabat daerah dapat ikut kegiatan kampanye dengan

mengajukan izin cuti Kampanye di luar tanggungan Negara,”jelasnya. Safia mengaku aturan tersebut sudah diketahui oleh masing-masing anggota DPRD, karena itu saat mengikuti kampanye nanti, tiap anggota DPRD pasti akan mengajukan cuti.” Mereka (Anggota DPRD) sudah tahu tapi saya akan menyampaikan lagi,”ujarnya. (cr-05/rul)

HIZBULLAH MUJI MALUT POST

HAMPIR PUNAH Burung bangau putih di kawasan Danau Laguna nyaris punah. Populasinya makin menurun dan tinggal beberapa ekor saja,seperti terlihat Minggu (25/2).

...KODE Samb Hal. 13

Karena itu, Hilman berharap, bagian pemerintahan segera mengajukan kode wilayah agar secepatnya dapat dilakukan pemisahan penduduk. Terpisah Kabag Pemerintahan Setda Kota Ternate Muhammad Qufal saat dikonfirmasi mengaku kode wilayah Kecamatan Ternate Barat akan dikeluarkan oleh Kemendagri pada akhir Februari nanti. ” Informasi yang kami peroleh

...ALASAN Samb Hal. 13

...AIR Samb Hal. 13

Soal keinginan itu, Ketua Pansus Pemkeran Tongole, Yamin Rusli saat dikonfirmasi mengakui jika air bersih masih menjadi masalah di lingkungan tersebut, selain itu warga juga berharap ada perbaikan pada pelayanan kesehatan dan pelayanan di kantor kelurahan

...CUTI Samb Hal. 13

Meski begitu menurut Safia, Pada Senin (hari ini red) mungkin ada anggota DPRD pendukung calon gubernur lain yang juga akan ajukan cuti. Aturan cuti bagi anggota DPRD itu menurut Safia ditegaskan dalam PKPU nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye pemilihan Gu-

Malut Post • HAL. 16

Padahal, saat seleksi syartnya jelas, direktur terpilih harus mundur dari jabatan sebelumnya.” Holding hanya mencari-cari alasan dulu sebelum seleksi katanya kalau terpilih harus mundur. Tapi ternyata Ansar setelah terpilih menjadi direktur dia masih tetap jadi pengacara. Harusnya dia sudah mundur,” sentil Anggota Komisi II, Mohdar Bailussy kemarin (25/2). Mohdar sangat menyayangkan jika PT Alga hingga kini masih dinakhodai oleh Plt.Padahal proses seleksi direktur sudah selesai dilakukan.” Inikan aneh, buat apa buka seleksi kalau masih juga dijabat oleh plt,” sesalnya. Politisi PKS ini mengkhawatirkan, jangan sampai belum dilakukannya pelantikan tersebut berpengaruh pada kinerja perusahaan milik dae-

...BOS Samb Hal. 13

“Meski aturannya dari pusat harus ada pertimbangan pada kondisi daerah karena bisa saja ada

...JONGKOK Samb Hal. 13

Sementara untuk sektor pajak Ahmad Yani optimis meski targetnya sebesar Rp 70 miliar namun angka itu bisa tercapai. Meski begitu, dia mengaku tergantung pada optimalisasi kerja masing-masing SKPD pengelola PAD.” Kalau mau retribusi juga capai target maka harus ada inovasi baru yang dilakukan,”

berkasnya sudah ada di meja Dirjen Bina Administrasi Kewilayahaan Kemendagri, tinggal ditandatangani saja. Kalau sudah kami terima selanjutnya akan kami ajukan ke Disdukcapil untuk dilakukan pemisahan data penduduk,” terangnya. Untuk diketahui bila kode wilayah belum dikeluarkan hingga anggaran 2018 ini maka anggaran yang sebelumnya sudah diploting untuk Kecamatan Ternate Barat akan dialihkan ke Kecamatan Pulau Ternate.(cr-05/rul) rah tersebut, apalagi dalam waktu dekat anggaran sudah akan berjalan.” Kami minta pihak holing harus tegas, kalau Ansar tidak mau menjabat sebagai Direktur PT Alga dan masih bertahan dengan profesinya sebagai pengacara alangkah baiknya undur diri saja, karena mengelola PT Alga ini harus profesional,”tegasnya. Mohdar menegaskan Senin (hari ini) akan melayangkan surat ke Holding Kompany untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP). Jika alasannya soal SK maka komisi II mendesak Plt wali kota segera mempercepat poroses SK tersebut, jangan sampai anggaran telah berjalan namun direktur masih dipegang oleh Plt. ” Kami harap jangan campuradukan perusahaan dengan hal lain. Harus ada upaya membenahi perusahaan tersebut, apalagi anggaran yang dikucurkan cukup besar,” ujarnya. (cr-05/rul) gangguan jaringan,” tambahnya seraya mengingatkan agar solusi sesegara mungkin sangat penting demi percepatan pencairan BOS triwulan I 2018 ini. (mg-01/ nty) terangnya. Ditanya soal Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan IV dari Pemprov Malut, Ahmad Yani mengaku hingga kini belum dicairkan pihak provinis. Padahal pemkot sudah berulangkali menyampaikan surat namun tidak ada kejelasan sama sekali.” Kami harap secepatnya bisa dicairkan sebab DBH merupakan salah satu penompang pembangunan di kota Ternate,”pungkasnya.(cr-05/rul)


SENIN, 26 FEBRUARI 2018 Art: MuS

HUKUM & KRIMINAL Tetapkan Lebih dari Satu Tersangka

Malut Post • HAL. 17

SOROTAN Desak Usut Tuntas Kasus Suap

Terkait Dugaan Korupsi Rp 27, 1 Miliar di Kepsul Editor : Irman Saleh Peliput : Mahfud H. Husen KANTOR Kejati Malut

TERNATE – Penanganan kasus dugaan suap yang diduga dilakukan salah satu Kepala Dinas di Pemprov Malut kepada oknum Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut, terus disoroti. Pasalnya, kasus yang ditangani oleh bidang Pengawasan Kejati tersebut penyelidikannya tidak progres. Ketua Advokasi Hukum dan HAM Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Marimoi, M Sanusi Taran mengatakan sebagai institusi yangg diberikan kewenangan dalam penegakan hukum sudah semestinya Kejaksaan harus berani transparan dalam menindaklanjuti dugaan penyuapan yang melibatkan aparaturnya. “Jangan hanya kasus yang melibatkan masyarakat kecil yang cepat diproses sedangkan yang melibatkan aparaturnya justru lamban dalam penanganannya,” kata Sanusi kepada Malut Post, Minggu (25/2). Praktisi hukum muda Maluku Utara itu menambahkan selaku perwakilan dari LBH, kami mendesak agar Kejaksaan harus dapat membuka kembali kasus tersebut dan memprosesnya secara transparan dan adil. Sehingga keberadaan Kejaksaan juga dapat dirasakan bermanfaat oleh masyarakat kedepannya. Ia menegaskan, Tidak ada alasan bagi jaksa untuk memproses kasus itu secara tersembunyi. Bila memang telah cukup bukti atas adanya keterlibatan aparaturnya maka Kejaksaan harus bisa bersikap secara transparan dalam proses penyidikan dan penuntutan. Sehingga hal itu mencegah stigma yang timbul dalam masyarakat bahwa Kejaksaan tidak melindungi aparaturnya yang tersangkut kasus hukum. “Kami akan mengawal perkembangan kasus itu untuk melihat apakah Kejaksaan bisa bekerja secara profesional atau tidak,” pungkasnya. (cr-04/lex)

TERNATE – Ini kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dan masyarakat Malut pada umumnya, bahwa tidak lama lagi penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Malut akan menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi anggaran jalan

reklamasi di Desa Fatce-Fagudu, Kepsul. Jika penyidik sudah menetapkan tersangkanya, maka sudah mulai terang siapa saja yang menyalahgunakan anggaran Rp 27, 1 miliar yang bersumber dari alokasi dana khusus (DAK) 2015 tersebut. Dir Reskrimsus Polda, Kombes (Pol) Masrur menuturkan, pihaknya tinggal menjadwalkan gelar perkara penetapan tersangka. Ia memberikan isyarat, pekan ini juga sudah ada tersangka kasus dugaan korupsi anggaran jalan reklamasi Fatce-Fagudu ini. Selain gelar perkara, pekan ini penyidik juga berencana memeriksa ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Audit BPP

sendiri sudah ada di tangan penyidik. Hasil audit BPK menyebutkan, proyek besar itu merugikan keuangan negara. Hanya saja, pihak Polda enggan membocorkan ke publik berapa jumlah kerugian negaranya. “Kalau semua sudah tuntas, maka pekan ini juga kami tetapkan tersangkanya. Kombes Masrur mengatakan, nama-nama calon tersangka akan muncul saat gelar perkara. Usai gelar perkara, nama-nama calon tersangka itu langsung ditetapkan sebagai tersangka. “Yang nanti menentukan tersangka adalah peserta dalam gelar perkara. sabar saja, pekan ini juga sudah ada tersangka,”ujar Dir Reskrimsus.(tr-03/lex)

SEMENTARA ITU Lagi, Alasan Keterangan Ahli TERNATE – Dua kasus ujaran kebencian yang sementara ini ditangani penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Malut, penyelidikan dan penyidikannya terbilang lamban. Proses hukum tidak progres, lantaran penyidik belum mendapatkan ketKombes (Pol) Masrur erangan ahli. Polda sendiri sudah menyurat ke ahli, tapi belum direspon baik. Dir Reskrimsus Polda, Kombes (Pol) Masrur mengakui bahwa sementara ini pihaknya menunggu ahli. ”Mohon maaf memang terkait dengan saksi ahli agak lama, kita tidak bisa paksakan. Kita sudah kirim surat, namun sampai sekarang belum kita ambil keterangannya,”katanya. Dijelaskannya, terkait dengan saksi ahli ini harus membutuhkan waktu lama karema kebanyakan kasus harus membutuhkan ahli, menurutnya, kasus ITE ini sementara sudah dinaikkan ke penyidikan, namun untuk penetapan tersangkanya harus membutuhkan saksi ahli. ”Yang satu sudah penyidikan, sementara satunya masih dalam tahap penyelidikan,”tuturnya. Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan bahwa korban dari salah satu kasus ujaran kebencian akan menarik laporkan dari Polda karena pelaku sudah meminta maaf kepadanya.(tr-03/lex)

OPERASIONAL: Petinggi Polda Malut ketika melakukan rapat atau gelar operasional di Mapolda belum lama ini.

Tahun Depan Polda Malut Naik Tipe TERNATE – Jajaran Polda Malut berusaha keras menaikkan status Polda Malut dari tipe B ke tipe A. Bahkan, petinggi di lembaga ini optimis akan meraih tipe A tahun depan. Jika Polda Malut sudah naik tipe, maka Kapolda Malut dijabat jenderal bintang dua atau Inspektur Jenderal (Irjen). Agar berhasil menaikkan tipe Polda, semen-

tara ini mereka terus berusaha membenahi infrastruktur pendukung. Karo Rena Polda, Kombes (Pol) Dadik Junaedi mengatakan pengusulan naik tipe suatu Polda, membutuhkan data-data dan fasilitasi pendukung. Keberadaan sekolah kepolisian negara (SPN) sebagai tempat pendidikan bagi calon siswa bintara Polri juga dibutuhkan sebagai

syarat untuk dinaikkan tipe Polda. Untuk itu, kata Dadik, sedang menyusun naskah akademik yang didukung dengan data yang valid untuk memperkuat pengajuan ke Mabes Polri nanti. ”Sementara kita harus membuat naskah akademik dulu dengan data-data pendukungnya yang valid untuk memperkuat usulan kita ke Mabes,” ujarnya. Ditanya mengenai dengan bangunan Polda Malut yang saat ini berada di Kota Ternate, apakah tidak berpengaruh terhadap pengusulan nanti, dirinya mengatakan saat ini yang mereka pikirkan hanya mengenai data-data. ”Sementara kita bicara data dulu, semoga saja kita bisa naik tipe. Doakan saja ya,” harapnya.(tr-03/lex)

Sarankan Bentuk PN di Dua Kabupaten Timur (Haltim) dan kabupaten T E R N AT E – P e n g a d i l a n Halmahera Tengah (Halteng). Tinggi (PT) Malut diminta menDua kabupaten itu belum megusulkan ke Mahkamah Agung miliki kantor Pengadilan Negeri (MA) agar ada penambahan sehingga setiap masalah pidana Pengadilan Negeri (PN) di beharus disidangkan di Pengadiberapa kabupaten di Malut. Hal lan Negeri Soasio, Kota Tidore itu dimaksudkan agar persiKepulauan. dangan perkara tindak pidana Dosen hukum Universitas umum dan perdata tidak lagi Muhammadiyah Maluku Utara memakan biaya yang besar. Bila (UMMU) Hendra Kasim kepada peradilan di beberapa kabuMalut Post menjelaskan, salah paten itu belum dibentuk, maka satu asas hukum dalam proses selama itu pula proses persiperadilan adalah asas berbiaya dangan akan memakan biaya ringan. yang cukup besar karena Jaksa Hendra Kasim Tafsir berbiaya ringan itu dimanifestasiPenuntut Umum (JPU) harus menghadirkan terdakwa ke kantor pengadilan yang berada kan dalam bentuk biaya perkara di pengadilan yang murah. di kabupaten lain. “Bagaimana dengan di Maluku Utara ? Ini dapat dilihat di kabupaten Halmahera

tidak semua kabupaten memiliki Pengadilan Negeri, sepertinya misalnya kasus di Halteng dan Haltim itu harus di sidangkan di Kota Tidore Kepulauan, tentu biaya yang murah itu menjadi cukup mahal karena ada biaya pemanggilan para pihak yang pemanggilan tersebut harus dilakukan di tempat,” jelasnya, Minggu (25/2) Menurut Hendra, untuk kepastian hukum dan penegakan hukum yang baik di Maluku Utara, ia mendorong kepada pemerintah kabupaten yang belum memiliki Pengadilan Negeri untuk mengupayakan pembentukan Pengadilan Negeri ke Mahkamah Agung atau melalui Pengadilan Tinggi Maluku Utara. “Negara wajib memfasilitasi penegakkan hukum yang adil, konsekuensinya juga termasuk biaya yang di keluarkan negara,” tutupnya.(cr-04/lex)


Malut Post • HAL. 18

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 Art: Resayfa Rumra

SIKAP HUKUM BERAT PREDATOR ANAK SEORANG onkum pegawai negeri sipil (PNS) di Morotai mencabuli tiga siswa. Tindakan kekerasan seksual terhadap anak itu terjadi Sabtu 17 Februari 2018 lalu dan baru terungkap ke publik setelah pihak orang tua korban dan guru melaporkan peristiwa tersebut ke polisi pada Jumat 23 Fabruari lalu. Awal Februari lau, seorang lelaki yang berprofesi guru SMA di Wasilei Selatan, Halmahera Timur dilaporkan ke polisi karena melakukan kekerasan seksual terhadap empat siswanya. Semua korban berjenis kelamin laki-laki. Dua peristiwa ini setidaknya menambah daftar panjang kasus kekerasan seksual terhadap anak di negeri ini. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) baru-baru ini merilis tren kasus kekerasan seksual di tahun 2018 khususnya terhadap anak menunjukkan peningkatan. Korbannya pun tak cuma perempuan. Malahan, jumlah anak korban berjenis kelamin laki-laki makin banyak. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga mengungkapkan bahwa angka kasus kekerasan seksual pada 2015 cukup tinggi. Kemudian tahun 2016 dan 2017 turun drastis. Namun di awal tahun 2018 kembali tinggi. Kasus kekerasan seksual terhadap anak seperti tidak ada habisnya. Karena itu, harus menjadi perhatian kita semua, terutama orang tua mengingat anak adalah generasi penerus yang sejatinya dilindungi untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang unggul. Anak yang menjadi korban kekerasan seksual akan mengalami trauma psikis hingga memberikan dampak yang negatif pada dirinya untuk sekarang dan masa depan. Untuk itu, penting bagi orang tua mengawasi dan mencegah anak menjadi korban kekerasan seksual. Orang tua memiliki tanggung jawab utama terhadap tumbuh kembangnya anak. Namun peran masyarakat juga penting mengingat anak harus dipandang sebagai aset masa depan bangsa. Adanya kesadaran kolektif semua unsur masyarakat menjadi penting dalam rangka mencipatkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk anak. Yaitu, sebuah lingkungan yang tidak memberikan peluang bagi seorang pedofil atau siapa saja yang “sakit” untuk memangsa anak-anak. Selain itu, hukuman terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak harus tegas dan memberikan efek jera agar kasus serupa tidak lagi terjadi. Terkait ini, pemerintah sendiri secara khusus melakukan perubahan undang-undang dengan menitikberatkan pada sanksi pidana dan denda bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Yaitu diterbitkannya UndangUndang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-Undang tersebut mempertegas pemberatan sanksi pidana dan denda bagi pelaku kejahatan terhadap anak terutama kepada kejahatan seksual yang bertujuan untuk memberikan efek jera, serta mendorong adanya langkah konkret untuk memulihkan kembali fisik, psikis dan sosial anak. Dalam pasal 76E, menyebutkan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Pasal 82 menyebutkan antara setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000. Karena itu, harus ada sanksi berat dan nyata untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak.(*)

O m Faduli

TELEPON PENTING

OPINI Yakis di Situs Kebun Karet Belanda

Polda Malut (Pelayanan)

3126110

(0921) Polda Malut (Pelayanan)

Polres(0921) Ternate3126110 (Pelayanan)

3121110

Polres(0921) Ternate (Pelayanan)

(0921) 3121110 UGD RSUD Ternate UGD RSUD Ternate (0921) 3124118

(0921) 3124118 Pemadam Kebakaran Pemadam Kebakaran

(0921)

3124113

(0921) 3124113 PLN Ternate (Gangguan) PLN Ternate (Gangguan)

3121272 3121272 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 Telkom 108 Telkom Informasi Informasi 108 (0921) (0921)

Bandara Bandara Babullah Babullah

3121797 - 3123508 PT. PELNI (0921) 3124434

(0921)

Malut Post ALAMAT REDAKSI : Jalan Hasan Esa, Takoma - Ternate, Telp (0921) 3127055, Fax (0921) 3127205 E-mail:editor@malutpost.co.id - iklan@malutpost.co.id

PEMBINA : Dahlan Iskan KOMISARIS UTAMA: Imawan Mashuri KOMISARIS : Suhendro Boroma DIREKTUR UTAMA : M. Tauhid Arief DIREKTUR : Urief Hassan DEWAN REDAKSI : Ketua: Ismit Alkatiri , Anggota: Muhammad Syadri, M. Ikhsan Ali, Faisal Djalaluddin, COORPORATE LAWYER : Andi Syarifuddin, SH. MH

Liukan mobil yang melaju cepat di bawah siraman terik matahari yang terhalang rerimbunan pepohonan di sepanjang jalan beraspal itu seketika melambat lalu berhenti. Dua ekor (?) Yakis di depan mobil, setengah berlari menyeberangi jalan. Situasi yang tiba-tiba itu menyentak kesadaran dan mengubah percakapan di antara kami; bagaimana nasib selanjutnya dari mahluk tak berekor yang disebut Yakis ini di tengah gemuruh pembangunan kabupaten Halmahera Selatan? Jarak antar desa-desa yang berderet di sepanjang jalan hingga desa Tomara di Bacan Timur Tengah iniberjauhan, kurang lebih 2-3 kilometer. Jarak antar desa ini menandai penduduk yang relatif jarang, dan kepadatan penduduk antar desa pun variatif. Desa Bibinoi, Tabapoma dan Tomara cukup padat dibandingkan keempat desa lainnya. Demikian halnya, kebunkebun warga tampak mengikuti (tapi tak bersisian) pemukiman mereka. Pada sisi lain dari pemukiman warga sering tampak hutan dan belukar yang masih padat. Kurang lebih lima buah sungai relatif sedang dimana airnya masih mengalir di siang yang terik. Hanya ada satu jembatan dari batang kelapa yang tak lagi terpakai akibat rapuh, di desa Tabapoma. Desa-desa seperti Tabapoma, Tutupa, Tomara, dan Wayatim menggantungkan kebutuhan air bersihnya dari air terjun di perbukitan bagian barat pemukiman, yang karena itu dapat diharapkan memelihara unsur ekosistem penunjang keberlanjutan air terjun tersebut. Artinya, ekosistem lingkungan alam masih tergolong terpelihara. Dalam situasi itu, Yakis masih dapat leluasa berkembangbiak, leluasa mengeksplorasi sumber sumber makanan dan bertahan hidup. Ia masih leluasa nomaden di belantara yang belum dijamah pemukiman manusia (rumah, infrastruktur publik,

Aspirasi Pembaca

Agus SB Pengajar (tetap) Antropologi Institut Agama Islam Negeri Ternate

perkebunan rakyat). Tetapi bagaimana dengan mereka, Yakis, yang menghuni kawasan tak jauh bahkan di dalam kota, seperti di kawasan pusat pemerintahan Hal-Sel? Pagi itu, 23 Februari 2018 kemarin, didorong penasaran melihat situs tinggalan Kebun Karet dari masa kolonial Belanda, saya mendatangi situs itu. Situs sejarah sekaligus memori ini telah disiasati sebagai objek wisata dan di bawah konsep “sarumah” di dalam situs ini dibangun sejumlah rumah etnik yang konon mewakili etnik-etnik yang mukim di Halmahera Selatan, termasuk etnik yang datang belakangan. Ketakjuban saya oleh nilai historis dari situs kebun karet ini seketika buyar.Dari jarak saya berdiri, kurang lebih 53 meter, tampak empat Yakis berlari berlompatan di setapak dekat rumah etnik Gorontalo. Setelah memotret mereka, saya mendekati tetapi dengan cepat mereka menyelinap ke dalam belukar yang membungkus setengah dari batang beberapa pohon karet yang menjulang dan rindang. Tak lagi terlihat. Pertanyaan yang sama berulang; bagaimana nasib mereka ini ke depan? Adakah di

antara mahasiswa di Bacan, kawankawan WALHI Maluku Utara, para pemerhati lingkungan dan pejabat pemerintah di Bacan yang serisau pertanyaan itu?Saat ini, kerisauan itu mungkin masih dapat dijawab oleh fakta adanya pemeliharaan situs kebun karet. Situs ini, secara fungsional bisa menjadi relung ekologi bagi Yakis yang mukim di dalamnya. Ini berarti sekaligus situs bagi mahluk yang langka dan terancam punah ini. Berada di dalam situs ini terasa nyaman, sejuk meski di saat terik yang memanggang. Di luar dari situs ini pun masih terasa kenyamanan saat melintasi jalan utama kota Labuha dan sekitarnya karena pepohonan rindang yang sengaja ditanam. Selain itu di bagian timur jalan raya tengah kota terdapat kawasan yang masih terpelihara dan mudah dikenali rawa-rawa karena di atasnya masih berdiri pepohonan bakau dan belukar khas ekologi rawa. Tetapi tak terlihat Yakis. Mungkin keinginan melihat pada waktu yang tidak tepat. Perluasan infrastruktur dan pemukiman di kota Labuha yang tampak masih akan berlanjut menyampaikan pesan ancaman bagi Yakis. Demikian halnya, pertumbuhan perkampungan penduduk di masa depan di berbagai wilayah pinggiran ibukota kabupaten. Mengingat ancaman serius itu, saatnyalah kemauan politik pemerintah dan dewan perwakilan rakyat Halmahera Selatan untuk membentuk peraturan daerah yang melindungi hak hidup Yakis. Di sini, konsep “sarumah” dapat diperluas pemaknaannya untuk mencakup juga lingkungan alam di mana Yakis termasuk di dalamnya. Dalam pemaknaan seperti itu, konsep “sarumah” dapat dipadankan dengan konsep “oikos” dalam bahasa Yunani yang merupakan akar kata dari “ekologi”dan “ekonomi”. “Oikos” berarti ‘household’,

“rumahtangga”. Dalam ekologi, pengertian ‘rumahtangga’ mencakup kesemua unsur ekosistem. Sementara dalam ‘ekonomi’, pengertian ‘household’ adalah rumahtangga manusia. Dengan demikian, konsep “sarumah” menjangkau lebih luas daripada sekadar sebuah konsep pengakuan sekeluarga di antara etnik-etnik yang menghuni Halmahera Selatan. “Sarumah”, karena itu, mencakup sekaligus ikatan semua manusia penghuni Halmahera Selatan bersama lingkungan alam yang menjadi basis keberlanjutan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya. Kita, manusia, adalah salah satu dari semua aspek ekosistem alam. Cara berpikir demikian dapat menimbulkan pengakuan dan penerimaan (hospitalitas) atas “yang lain” yang berbeda tidak hanya dari segi etnik-budaya, tetapi juga “yang lain” yang berbeda dengan species kita, manusia. Artinya, jika kita (manusia) mengakui dan menerima eksistensi kehidupan ini dengan segala keragaman dan pertentangannya, maka kita pun harus mengakui dan menerima “yang lain”, yang tak samatak setara dengan kita. Singkatnya, pengakuan dan penerimaan sejati atas “yang lain” (the other) adalah sekaligus mengakui dan menerima yang mungkin tak diakui dan tak diterima. Inilah, barangkali, yang dinamakan etika kehidupan. Etika yang mendamaikan kita dengan alam, yang mencegah kita agar tidak seperti, dalam kiasan Aldous Huxley (dalam Wardaya, 2004: 123-137), “benalu yang melakukan bunuh diri dengan membunuh pohon dimana ia menumpang hidup”. Dengan demikian, tak bisakah Yakis menjadi bagiandari kehidupan manusia dan keunikan Halmahera Selatan itu sendiri? Manakah yang akan membuat anda lebih merasa malu; malu disebut Kabupaten Yakis, atau malu disebut Kabupaten pembunuh Yakis?(*)

Redaksi menerima kiriman opini serta surat pembaca anda. Ketik dua spasi pada kertas HVS dan kirimkan ke alamat redaksi Jl. Hasan Esa, Takoma. Telp. (0921) 3127055 atau melalui Email: birocenter@ yahoo.com.sg, Sertai foto copy kartu pengenal anda. Tulisan maksimal 2 page dengan poin huruf 12. disertai dengan foto Penulis beresolusi baik. Redaksi juga menerima kiriman SMS. Anda dapat mengirimkan permasalahan pembangunan di sekitar anda melalui nomor : 081356722755. Jika tulisan anda melebihi page yang ditetapkan, maka redaksi berhak mengedit/menyesuaikan.

Islam, Pilkada dan Korupsi KORUPSI merupakan tiga kejahatan besar yang melanda Indonesia yakni Korupsi, Narkoba dan Teroris. Kalaukita membaca di halaman depan koran Malut Post edisi 12 Februari 2018 beberapa hari lalu, maka kita temukan ada seorang kepala daerah dari sebelah Timur Negeri ini yang tertangkap oleh KPK yakni Rudy Erawan Bupati Halmahera Timur. Dengan tertangkapnya Rudy menambah citra buruk kepala daerah Maluku Utara yang di tahan oleh lembaga Anti Rasua (KPK) secara Nasional. Sebelumnya juga pemimpin negeri ini pernah di tangkap komisi pemberantasan korusi (KPK), yakni Thaib Armayin Mantan Gubernur Maluku Utara dan bupati Pulau Morotai Rusly Sibua dalam kasus korupsi. Hal ini merupakan ujian bagi masyarakat Maluku Utara dan harus menjadi perhatian kita di masa akan datang dalam memilih kepala daerah yang bebas dari korupsi. Kenapa ini di sebut ujian? Dan mengapa harus menjadi perhatian kita? Alasan yang pertama adalah karena kita yang memilih mereka dan mereka mengkhianati kepercayaan kita. Alasan yang kedua karena sikap dan kualitas kita dalam memilih dan menentukan pemimpin negeri ini yang salah sehingga Allah menguji kita dengan kejadian ini. Dalama sebuah hadis riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda, ‘’Apabila Allah menghendaki baik terhadap suatu kaum, menjadikannya seorang pemimpin yang bijak dan menjadikan harta benda (ekonomi) adapada orang-orang yang dermawan. Dan jika Allah menghendaki buruk terhadap suatu kaum, menjadikan bagi mereka seorang pemimpin yang jahil (bodoh) dan menjadikan harta benda (urusanekonomi) adapada orang-orang yang bakhil’’. Hadis diatas mengajarkan kita dua hal yang saling terkait antara satu dengan yang lain dan tidak bisa dipisakan. Yakni antara pemimpin

Ahmadyani Lewer (Mahasiswa Pasca Sarjana IAIN Ternate Dan Guru ALBINA )

dan yang dipimpin. Munculnya seorang pemimpin adalah preses seleksi alamiah dari proses demokrasi yang selama ini kita anut. Sebagai sebuah suksesi memilih pemimpin bangsa. Jika masyarakat suatu bangsa itu baik dan berkualitas, maka akan muncul pula pemimpin yang baik dan berkualitas. Sebab dia telah memenangkan seleksi dari pertarungan orang-orang yang baik dan berkualitas. Namun sebaliknya, jika masyarakat suatu bangsa itu rendah mutu dan kualitasnya, maka yang akan muncul adalah hasil seleksi pertarungan orang-orang yang buruk dan rendah kualitasnya serta yang akan lahir adalah pemimpin yang buruk pula, sesuai dengan kriteria dan parameter orang-orang yang rendah kualitasnya. Kita semua menghendaki munculnya pemimpin yang bijak, adil dan jujur. Tetapi kita sendiri bersikap apriori terhadap hal-hal yang merusak masayarakat suatu bangsa. Bangsa ini sudah lama terpuruk dalam krisis multidimensi. Termasuk krisis moral dan akhlak para pemimpin. Pelanggaran hukum, budaya korupsi, narkoba, serta pornografi dan pornoaksi sudah sangat mencemaskan kita semua, dan

ini tidak terlepas dari akhlak para pemimpin kita, yang kita pilih saat pemilihan.Untuk itu sebagai daerah peserta pemilu di tahun 2018 ini, sebagai masyarakat yang berada di dalamnya kita di haruskan memilih pemimpin yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Sebagai masyarakat kita harus cerdas, jangan mau memilih pemimpin karena dibayar, jangan memilih pemimpin yang sudah diiming-imingi sesuatu yang bersifat sementara dan menghilangkan unsur kebaikan yang harus kita perjuangkan. Pilihlah pemimpin yang bebas KKN dan yang sesuai dengan anjuran agama kita. Bila kita kehendaki ketentraman hidup didaerah yang kita cintai ini Allah SWT berfirman: Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. AlA’raf:96) Ayat ini menunjukan bahwa apabila sebuah negeri itu beriman dan betakwa, maka Allah akan melimpahkan rahmat dan berkahnya. Namun sebaliknya, jika kita ingkar terhadap peringatannya maka siksaan yang akan kita dapatkan. Dan yang sangup melakukan ini adalah para pemimpin yang adil dan jujur. Karena mereka adalah teladan dan panutan kita dalam bersikap dalam hidup bernegara. Bagaimana memilih pemimpin? Agar kita tidak salah memilih pemimpin, Islam Memberikan ukuran dasar yang harus di miliki oleh seorang pemimpin; yang pertamaShiddiqartinya benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya. Beda sekali dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan hanya kata-katanya yang manis, namun perbuatannya berbeda dengan ucapannya. Imam Hasan Albasyri berkata; ‘janganlah melihat ke-

SMS Pembaca

PEMIMPIN REDAKSI / PENANGGUNG JAWAB : Faisal Djalaluddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : Ika Fuji Rahayu KOORDINATOR LIPUTAN : Fahrul Marsaoly, Muhammad Nur Husen KOORDINATOR KREATORIAL : Ako La Owi KOORDINATOR BIRO JPG : Jufri Duwila REDAKTUR : Faisal Djalaluddin, Ako La Owi, Bukhari Kamaruddin, Awat Halim, Muhammad Nur Husen, Sunarti, Irman Saleh, Ika Fuji Rahayu, Jufri Duwila, Abdullah Dahlan Conoras (Nonaktif), PENGEMBANG ANAK PERUSAHAAN : Dahlan Malagapi, Purwanto Ngatmo REPORTER : Rusdi Abdurahman, Ikram Salim, Hasbi Konoras, Abd. Yahya Abdullah BIRO WASHINGTON : Maydi Pakasi BIRO TIDORE : Fahrudin Abdullah,

BIRO HALUT : Ridwan Arif BIRO HALTENG : Wahyudin Madjid BIRO HALBAR : Fitrah A. Kadir BIRO MOROTAI : Samsudin Chalil BIRO HALSEL : Samsir Hamajen BIRO HALTIM : Muhamad Kabir BIRO KEPSUL : Suhardiman Suherman FOTOGRAFER : Erwin Syam OPERATOR JPNN : Taher Marsaoly SEKRETARIS REDAKSI :Ari Sunarti MANAGER ARTISTIK & PERWAJAHAN : M. Ikhsan Ali DESAIN GRAFIS : Budi Santoso, STAFF : Ademus Alani, Muhammad Rizky, Mastu

baikan seseorang itu karena perkataannya saja bisa jadi dia berbohong, namun lihatlah kebaikan seseorang itu dari perbuatannya niscaya mengandung kebenaran”. Kedua Amanah, Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya. Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, pemimpin harus pandai menunaikan amanah yang di percayakan rakyatnya kepadanya dan telah memilihnya. Ketiga Tabligh, Tabligh artinya menyampaikan dan memiliki kemampuan berkomunikasi serta bernegosiasi dengan baik, terhadap segala unsur masyarakat sehingga kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan mampu dikomukasikan dan dapat diterimah oleh rakyat yang dipimpinnya bukan sebaliknya. Fathanah, Artinya Cerdas. Mustahil bagi seorang pemimpin bisa sukses bila dia bodoh. Dalam menyampaikan visi dan misi kerjanya, ia kemudian harus menjelaskannya membutuhkan kecerdasan dalam berbagaiaspek keilmuan.Apalagi dia pemimpin suatu daerah harus mampu mengatur dan mengarahkan rakyatnya menuju kearah perubahan yang lebih baik serta menjadikan rakyatnya kuat dalam menghadapi berbagai situasi yang ada. Itulah aspek dasar yang harus di miliki seorang pemimpin dalam membangun dirinya dan masyarakat serta tidak anti kritik bila ada kesalahan yang di perbuat.Umar bin Khaththab ra. menyampaikan: “Wahai manusia, siapa saja diantara kalian yang melihat ku menyimpang, maka luruskanlah aku”. Demikianlah sosok pemimpin yang di dambakan dalam Islam, menerima kritik dan masukan bila ia salah. Namun sebaliknya bila dia baik dalam menunaikan amanah kepemimpinanya, kita juga patut untuk memuji kerja serta mempertahankannya.(*)

MANAJER UMUM/KEUANGAN : Mila Ariani STAFF : Rugaya Hamaya, Azis Dali MANAJER PERSONALIA : Deddy Dano Dasim MANAJER PEMASARAN : Rustam La Ode Nuru STAFF : Leli Mahmud, Selly Jaya Sari, Ruslan Amaturi MANAJER IKLAN : Jalal Husen, STAFF : Firdha R Barakati, Imelda DESAIN IKLAN : M. Ikhsan Yusuf MANAGER PERCETAKAN : Jan Gimon STAFF : Febryanto, Hamid Radjab, Ijal, Junaidi PENERBIT: PT. Ternate Cemerlang PEMASANGAN IKLAN: Hitam Putih (BW): Rp 30.000/mmk. Warna (FC): Rp 40.000/mmk. HARGA ECERAN: Rp 5.000/Eks HARGA LANGGANAN: Rp 120.000/bulan


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

EKONOMI

Malut Post • HAL. 19

Art: rizky izzy

INVESTASI Proyek Jalan Kereta Api Tunggu Investor PONTIANAK - Pembangunan jalur kereta api di Kalimantan Barat hingga saat ini masih sebatas wacana. Terealisasi atau tidak, sangat tergantung ada tidaknya investor yang berminat. “Kalbar saya belum mendapatkan suatu konfirmasi. Nanti kalau ada pengusaha yang berminat di sini, welcome. Kita sangat memberikan suatu dukungan bagi investasi swasta untuk dikembangkan di Kalbar,” terang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau lokasi galangan kapal di PT. Steadfast Marine Jalan Khatulistiwa Kecamatan Pontianak Utara, akhir pekan lalu. Namun untuk di Provinsi Kalimantan Tengah, sudah ada investor yang berminat. Sehingga dari Kalteng bagian utara sampai Selatan akan dibangun kereta api. “Untuk itu, saya menyerahkan kepada Gubernur (Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, red) untuk menindaklanjutinya,” ujarnya. Selain melihat pembuatan tujuh unit kapal yang dipesan Kemenhub di PT. Steadfast Marine, sebelumnya Budi melakukan peninjauan terhadap Terminal Barang Internasional atau Dry Port di Entikong, Kabupaten Sanggau. Menurutnya, di lokasi itu sangat menarik. “Entikong, harus jadi suatu kebanggaan bangsa karena sudah bangunan terminal Lintas Batas,” sebutnya. Dikatakannya, Dry Port bertujuan agar ekspor dari Kalbar ke Malaysia bertambah baik. Pasalnya, berdasarkan laporan yang ia peroleh, perdagangan masyarakat perbatasan defisit. “Sekarang menurut pengamatan kita, menurut laporan, kita itu defisit, banyak orang di daerah tersebut termasuk Singkawang beli bahan pokok ke sana (Malaysia, red), padahal kita kirim juga yang namanya sahang, jeruk tapi kalah banyak,” terangnya. Untuk itu kata Budi, Pemprov Kalbar harus suplai bahan pokok supaya tidak tergantung dengan negeri jiran. Di sisi lain, pemerintah kabupaten juga secara intensif melakukan pembinaan terhadap para petani. Seperti merica atau sahang dan lain sebagainya supaya bisa banyak hasilnya. Sehingga lebih bergairah ketika nanti akan melakukan ekspor. “November nanti, Dry Port dari Kementerian Perhubungan akan selesai, dan di sana oke banget ada Cafenya, Jadi kalau nongkrong enak,” pujinya. Dia juga menjelaskan terkait progres pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Ia sedang meminta kepada Pelindo II untuk menyelesaikan beberapa syarat-syaratnya. “Kalau sudah syaratnya selesai kita akan berikan, Insya Allah bulan depan kalau berkesempatan Pak Presiden akan ground breaking,” ungkapnya. Budi menyebutkan rencana ground breaking tahun 2017, kendalanya pembebasan tanah. Di samping itu, ia mengaku prihatin dengan kondisi pelabuhan yang ada di Kabupaten Mempawah. Sebab ada pelabuhan yang sudah dibangun, tetapi lumpurnya banyak. “Saya minta semua laporan nanti kita akan tentukan apa yang harus di lakukan di situ, seperti menyiapkan satu kapal yang rutin mondar mandir di situ,” ucapnya. Salah satu inisiatif yang disarankannya kepada Bupati Mempawah bagaimana pengelolaannya dilakukan pihak swasta. Sehingga pelabuhan berguna untuk perhubungan, pemerintah mendapatkan PNBP dan masyarakat mendapatkan pekerjaan. (jpnn/onk)

SURYANI/MALUT POST

BANYAK VARIAN: Abdillah Alhadar, pedagang biji dan kopi bubuk di Pasar Percontohan Ternate

Datangkan Kopi dari Daerah Penghasil TERNATE - Kopi yang dijual di Ternate ternyata bukan saja buatan pabrik. Ada dalam bentuk biji dan yang sudah digiling. Kopi tersebut didatangkan langsung dari provinsi penghasilnya. Ini bisa didapat di Pasar Percontohan. Harga biji kopi yang ditawarkan antara Rp 30 ribu - Rp 60 ribu per 100 gram. Menurut Abdillah Alhadar, pedagang, kopi yang dijualnya berasal dari Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. “Yang

saja jual kopi robusta dan arabika,” kata Abdillah. Harga biji kopi gayo Aceh robusta Rp 30 ribu per 100 gram, kopi arabika Gayo Aceh Rp 45 ribu per 100 gram, kopi robusta aroma Bandung Rp 30 ribu per 100 gram, kopi arabica aroma Bandung Jabar Rp 35 ribu, kopi Temanggung Jateng Rp 30 ribu per 100 gram, kopi robusta Temanggung Rp 50 ribu per 100 gram, kopi arabika Temanggung Rp 60 ribu per 100 gram. “Kedepan saya akan

Menurut dia, kopi yang dia jual merupakan biji kopi asli yang di datangkan langsung dari Aceh, Bandung dan Jawa Tengah. Selain itu, rencana kedepan dia akan menjual 17 jenis kopi, termasuk kopi lokal dari Halmahera Utara. Sementara menurut penikmat kopi, Abdul Rahman Alhadar, dia menyayangkan kopi lokal dari Bacan sudah tidak ada lagi. Padahal kopi Bacan sudah ada sejak zaman Belanda, dan rasanya sangat nikmat. “Kopi Bacan sudah tidak ada karena perkebunan kopi ditebang untuk perumahan,” tuturnya. Dia berharap pemda membudidayakan kopi Bacan. “Dulu ada juga kopi Makean, tapi sekarang sudah tidak ada lagi,” pungkasnya. (mg-02/ onk)

Terlambat karena Cuaca Kondisi Kapal Tol Laut Laik Jalan

OTOMOTIF Jatim Pasar Terbesar Tata Motors SURABAYA - Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah membuka peluang bagi industri transportasi. Terutama angkutan skala kecil, menengah, dan besar berupa truk. Hal tersebut dikatakan Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) Biswadev Sengupta. “Pada April 2017 - Januari 2018, penjualan dari Commercial Vehicle (CV) naik sebesar 26 persen. Sedangkan Passengger Vehicle (PV) malah turun sebesar 7 persen,” kata Biswadev di sela acara Media Briefing Grand Opening Dealer Surabaya PT Aditi Aliansi Motor. Berbagai indikator seperti komoditas, infrastruktur, e-commerce, dan industri logistik yang semakin naik, membuat PT TMDI optimis melihat potensi CV tahun ini mencapai di atas 26 persen dari total penjualan secara nasional. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan tim penjualan truk ditunjang dengan adanya dealer-dealer yang sudah mengantongi Tata Certified Workshop (TCW). “Kontribusi Jatim sangat besar dan menjadi nomor satu dalam penjualan di seluruh Indonesia. Dari total penjualan CV, 67 persen disumbang dari Jatim, sisanya 33 persen luar Jatim. Potensi besar akan terus dipacu degan varian produk baru yang terjangkau dengan kekuatan yang mumpuni,” jelasnya. Sementara Sales Head Tata Motors Distribusi Indonesia, Agustin Tobing mengatakan, ada 77 dealer yang sudah mengantongi Tata Certified Workshop (TCW). “Di Jawa Timur lebih kurang ada sekitar 20 dealer TCW dan Surabaya sendiri ada 10 dealer TCW,” ucapnya. Melihat potensi market industri otomotif yang semakin naik dan bagus, TMDI meresmikan PT Aditi Aliansi Motor (AAM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia, mitra dealer 3S (Sales, Service, Spare parts) baru di Surabaya. “Kita optimistis penjualan meningkat dan bisa memenuhi target penjualan di atas 26 persen tahun ini,” jelas Direktur Tata Aditi Aliansi Motor (AAM) Fredy Teguh Prasetyo. Surabaya kota yang berharga untuk Tata Motors. Sebagai merek yang sudah beroperasi lima tahun di Indonesia, pasar TMDI di Jawa Timur tumbuh pesat. Dengan diler baru 3S Tata AAM di Surabaya pelayanan pelanggan Tata Motors akan lebih maksimal dan penjualan Tata Motors di Surabaya dapat lebih baik. Fredy Teguh Prasetyo, Direktur Tata AAM mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk memberikan dukungan terbaik bagi pelanggan Tata Motors di Surabaya dan daerah sekitarnya. TMDI memasarkan varian kendaraan niaga yang komplit untuk pasar Surabaya; Tata Ace EX2 700 cc (Mini Diesel Pick-Up), Tata Super Ace HT (Small Pick-Up), Tata Xenon HD (Single Cabin Pick-Up), Tata Xenon XT (Double Cabin 4×4), Tata Ultra 1012 (Light Truck 6W), LPT 913 (Tipper) dan Tata Prima (Tractor Heads). Serta yang terakhir adalah truk pertambangan dan konstruksi Tata Prima 2528.K.(jpnn/onk)

HERI Setiabudi Peliput: Suryani S. Tawari Editor: Bukhari Kamaruddin

SURYANI/MALUT POST

MURAH: Harga ikan di Pasar Higienis Bahari Berkesan Ternate murah karena pasokan berlimpah

Pasokan Ikan Berlimpah TERNATE - Harga ikan di Kota Ternate stabil. Ini sesuai pantauan Malut di Pasar Higienis Bahari Berkesan Post Minggu (25/2) kemarin. Harga ikan cakalang Rp 30 ribu - Rp 150 ribu per ekor, ikan dolosi biasa 4-12 ekor Rp 20 ribu tergantung uku-

ran, dolosi ekor kuning 3-4 ekor Rp 50 ribu, ikan sorihi 5 ekor Rp 20 ribu, dan ikan tude 9 ekor Rp 20 ribu dan 15 ekor Rp 50 ribu. Menurut Ongen, pedagang ikan, harga ikan murah karena stoknya banyak. Ikan cakalang ukuran 3 - 4 kilogram Rp 80 ribu, uku-

ran 7 kilogram Rp 150 ribu, ikan dolosi biasa Rp 20 ribu per 3 - 12 ekor. Pedagang lainnya Wati, menuturkan harga ikan oci 3 ekor Rp 20 ribu, ikan komo 5 ekor Rp 50 ribu. “Kalau ikan dasar campur per kilo Rp 35 ribu,” tambah Radit, pedagang ikan. (mg-02/onk)

Perry Warjiyo Calon Tunggal Gubernur BI JAKARTA - Jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, akan berakhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyiapkan calon penggantinya. Kabarnya presiden hanya mengirimkan satu nama ke DPR, yakni Perry Warjiyo. Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengamini hal tersebut. Sofjan menjawab singkat memastikan bahwa Perry yang menjadi calon tung-

PERRY Warjiyo

gal Gubernur BI. “Betul,” kata Sofjan seperti dilansir dari detikfinance. Beberapa nama lainnya seperti Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur BI Agus Martowardojo, dan mantan Menteri Keuangan Chatib Basri dipastikan tak ikut dalam uji kelayakan di DPR mendatang. Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun saat dikonfirmasi enggan mengungkapkan siapa nama calon Gubernur BI yang dipilih Jokowi. Karena menurutnya itu rahasia negara. “Saya tidak bisa memberikan konfirmasi soal nama calon dan berapa jumlah calon Gubernur BI karena surat Presiden ke DPR bersifat rahasia,” katanya. (dtc/onk)

TIDORE - Kapal tol laut KM Logistik Nusantara 2 yang dijadwalka tiba di Pelabuhan Trikora Tidore Jumat (23/2) dini hari pukul 02.00 WIT, ternyata molor. Kapal baru tiba di Tidore Jumat sore. Saat dikonfirmasi, Kepala Operasi PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Heri Setiabudi mengatakan, kapal terlambat masuk karena i cuaca. “Kapal baru tiba Jumat sore pukul lima,” katanya. Namun kapal tersebut belum langsung melakukan pembongkaran karena aktivitas buruh pada hari itu sudah berakhir. Pembongkaran muatan baru dilakukan keesokan harinya, Sabtu (25/2) pukul 10.00 WIT. “Seharusnya pembongkaran pukul delapan pagi, namun buruh baru datang pukul sepuluh,” keluhnya. Dia berharap Pemkot Tidore Kepulauan dan pihak pelabuhan memperhatikan jam bongkar muat, karena seharusnya pembongkaran dimulai pukul 08.00 WIT. Soal kondisi kapal, dia menegaskan KM Logistik Nusantara 2 dalam kondisi baik, sehingga siap melayani tol laut rute Surabaya-TidoreMorotai PP. Dia berharap pemilik barang cepat membongkar muatannya, karena kapal akan balik dalam dua atau tiga hari. Pembongkaran barang dari kontainer di pelabuhan waktunya hanya dua hari, jika ada keterlambatan pihaknya akan mempertanyakan kepada pihak pelabuhan setempat. “Itu berkaitan dengan biaya penumpukan kontainer, makin lama biayanya makin besar. Dan Pelni tak mau hal itu terjadi,” tuturnya. Sementara itu pantauan Malut Post, ada 15 kontainer di Pelabuhan Trikora. Namun dari segi ukuran, kontainer milik Pelni lebih kecil dibandingkan kontainer milik PT Mentari Lines, yang tahun 2017 melayani tol laut Surabaya-Tidore.(mg-02/onk)


SENIN, 26 FEBRUARI 2018

JURNALISME WARGA

Malut Post • HAL. 20

Art: Resayfa Rumra

Jelang Pilkada Serentak, Kodim Tidore Gelar Latihan PHH KODIM 1505/Tidore menggelar latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) yang dilaksanakan di Makodim 1505/Tidore. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Personel Kodim maupun Koramil tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Minggu Militer yang melatihkan Standar Operasional Prosedur dalam pengendalian massa melalui PHH guna melindungi masyarakat dari akses kerusuhan massa berikut tahap pentahapannya. Latihan ini juga dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme Prajurit dalam menghadapi setiap perkembangan situasi. Para personel dengan penuh semangat menggunakan perlengkapan standar PHH tongkat dan tameng mengikuti arahan dari pelatih serta diberikan juga pengetahuan tentang psikologi massa. Sementara itu dalam keterangannya Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Yayat Priatna

menyampaikan bahwa latihan PHH ini dilaksanakan dalam rangkaian minggu militer serta melatihkan kemampuan PHH Prajurit jajaran Kodim 1505/Tidore, terlebih dalam menghadapi Pilkada Serentak Provinsi Malut. “Kita siap Back Up Polri dalam mengamankan perhelatan pesta demokrasi rakyat tersebut, sehingga akan tercipta sinergi yang baik dalam menangani setiap potensi konflik agar tidak menjadi konflik komunal dan pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan aman, lancar dan bermartabat. Selain itu, proses pembangunan di wilayah Tikep, Halteng dan Haltim yang menjadi wilayah tanggung jawab Kodim Tidore dapat berjalan dengan baik yang secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*) Pengirim: HRS-1505

PENGAMANAN: Prajurit TNI, Kodim Tidore menggelar latihan Penggulangan Huru Hara di Markas Kodim Tidore, akhir pekan kemarin

Masyarakat Kampung Baru Rawajaya Perbaiki Jalan MESKIPUN sudah ada larangan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Halmahera Utara (Halut), untuk tidak menampal jalan pakai semen, namun tidak menyurutkan niat masyarakat untuk bergotong royong memperbaiki jalan rusak. Seperti akhir pekan kemarin di Kampung Baru Rawajaya, masyarakat terpaksa menampal jalan rusak tepatnya di jalan utama masuk pelabuhan Tol Laut Tobelo. Jaidi Madi, salah satu tokoh masyarakat mengatakan, sudah puluhan tahun Halut terbentuk tapi pembangunan di desa Rawajaya masih belum terasa, jika dibandingkan dengan desa-desa lain yang ada di dalam kota Tobelo. Bahkan jalan masuk di pelabuhan ini, lanjut dia, pekerjaannya terkesan mendadak, karena waktu itu dikerjakan hanya selang beberpa hari

sebelum kunjungan Presiden RI untuk meresmikan Pelabuhan Tol Laut. “Kami terpaksa bikin (kami terpaksa buat.red) karena so banyak pengendara yang jatuh di sini,” tuturnya. Sementara, Kades Rawajaya M. Iksan Madu mengatakan bahwa, sebelumnya masyarakat sudah berkoordinasi ke pemerintah desa. Mengingat jalan ini merupakan akses para pengusaha ke pelabuhan dan sudah sangat rusak, maka langkah ini merupakan alternatif sambil menunggu proyek selanjutnya dari dinas terkait. Dia berharap agar beberapa ruas jalan di Rawajaya yang sudah diusulkan bisa direalisasikan. Tiap tahun diusulkan, bahkan Musrenbang beberapa waktu lalu juga sudah diusulkan kembali, harusnya ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah, terutama jalan menuju

pelabuhan. Meskipun di dalam pemukiman penduduk tapi ini merupakan akses keluar masuk mobil pengusaha yang hendak ke pelabuhan tol laut. “Dan jelas, kontribusinya ke pemerintah daerah juga ada,” tuturnya. Dia mengkhawatirkan, jangan sampai ketika jalan ini rusak lagi dan belum ada langkah selanjutnya dari instansi terkait, ada hal-hal yang tidak diinginkan bakal terjadi. Karena memang masyarakat sudah bosan dan sempat mengatakan bakal menutup jalan dimaksud. “Bahkan jika nanti jalan ini rusak lagi maka masyarakat akan meminta denda kepada pihak pelabuhan,” tutupnya. (*) Pengirim: Ripli Mokoginta, Warga Tobelo

GOTONG ROYONG: Masyarakat Kampung Baru Rawajaya berinisiatif menampal jalan raya dengan semen, akibat jalan berlubang tidak kunjung diperhatikan pemerintah

Babinsa Bersilaturahmi dengan Tokoh Masyarakat SILATURAHMI: Babinsa kelurahan Tarau, Kopda Muhammad Sella bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama

GUNA menciptakan kondusifitas di suatu wilayah, Babinsa Kelurahan Tarau, Koramil 1501-01/Kota Ternate, Kopda Muhammad Sella melaksanakan silaturahmi kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Hidayatul Muntaha Kelurahan Tarau, Ternate Utara. Baru menjabat 3 hari sebagai Babinsa, Kopda M. Sella langsung melakukan kegiatan sholat Jumat bersama dengan warga masyarakat di Tarau.

Silaturahmi tersebut merupakan upaya komunikasi sosial (komsos) Babinsa dengan semua elemen masyarakat terutama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, ormas dan LSM yang ada diwilayah binaan. Hal itu agar supaya keberadaan Babinsa lebih dikenal dan lebih dekat dengan masyarakat, sehingga sasaran Binter yaitu Kemanunggalan TNI-Rakyat dapat terwujud. Seperti yang dilakukan Kopda M. Sella, keg-

iatan silaturahmi ini dilakukan sebagai langkah awal untuk menjalin hubungan baik antara Babinsa dan semua elemen yang ada agar tercipta komunikasi yang baik dan tentunya juga ada banyak hal positif yang bisa dilakukan guna mengantisipasi setiap perkembangan situasi yang terjadi di masyarakat. Danramil 1501-01/Kota Ternate Kapten Inf Sentot Teguh menjelaskan bahwa dengan Komsos diharapkan Babinsa bisa memanfaatkan potensi wilayah dengan membentuk jaring teritorial sebagai mitra kerja dilapangan, bersifat formal dan non formal untuk mempermudah dalam mendukung tugas-tugas Babinsa dan Koramil. Sementara itu dalam keterangannya Dandim 1501/Ternate Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti, S.Sos menyampaikan bahwa dengan adanya hubungan komunikasi yang baik diharapkan jalinan silaturahmi antara Babinsa khususnya dengan seluruh komponen masyarakat di desa/ kelurahan menjadi lebih erat. “Jika jalinan silaturahmi dengan masyarakat kita sudah erat, maka persatuan dan kesatuan antar masyarakat jadi lebih kokoh”, tandasnya. (*) Pengirim: Penrem Babulla

RUBRIK JURNALISME WARGA Malut Post menambah rubrik ‘Jurna- lisme Warga’. Rubrik ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat mengi- rimkan berita dan informasi seputar peristiwa atau kegiatan sosial kemasyarakatan yang terjadi di desa-desa atau kelurahan masing-masing. Berita yang dikirim warga disertai gambar (foto) dan tidak bersifat menyerang orang atau kelompok serta tidak menyinggung suku, agama ras dan antargolongan (SARA) Berita dapat dikirim ke: PIN BBM: D160CDBF Twiter: @Malut Post FB: Malut Post Email: Jurnalisme.warga@malutpost.co.id Atau diantar langsung ke Kantor SKH Malut Post Jl MS Djahir, Takoma.

PanwascamTidore Hadiri Pleno Pencoklitan Tingkat Kecamatan PANWAS Kecamatan Tidore menghadiri undangan Rapat Pleno Rekapitulasi Pencoklitan tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Rapat Pleno Rekapitulasi hasil pencoklitan tersebut berlangsung di aula kantor Kecamatan Tidore, akhir pekan kemarin. Ketua PPK kecamatan Tidore, Idris Arrahman, S.sos membuka Rapat Pleno Rekapitulasi Pencoklitan didampingi oleh 4 anggota PPK lainnya. Setelah rapat pleno rekapitulasi pencoklitan dibuka, ketua PPK kemudian membacakan hasil rekapitulasi pencoklitan pada masing-masing atau 13 kelurahan yang ada di Kecamatan Tidore. Usai penyampaian hasil rekapitulasi pencoklitan, PPK memberikan kesempatan kepada kuorum untuk memberi tanggapan atau sanggahan-sanggahn yang berkaitan dengan pencoklitan. Adapun kuorum yang menghadiri rapat pleno rekapitulasi hasil pencoklitan tingkat PPK tersebut adalah Panwaslu Kecamatan Tidore (Panwascam Tidore), Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 13 Kelurahan, Tim Sukses dari beberapa Paslon, serta Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (PPDP). Rapat pleno yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut menuai beberapa pro-kontra yang akhirnya berujung pada skorsing di pukul 17:40 (menjelang magrib). Hal ini dikarenakan adanya perbedaan jumlah Hasil rekapan pencoklitan yang telah di’sah’kan oleh PPS ternyata ada selisih atau sedikit berbeda dengan yang akan di’sah’kan oleh PPK. Maka dalam kesempatan itu, Panwascam Tidore meminta agar PPK melihat dan mecocokan kembali data yang hendak di’sah’kan. Karena setelah diungkap ternyata selisih angka pada jumlah pemilih baru, jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat, hingga persoalan warga binaan rutan kelas II B Soasio yang hanya dicoklit 1 orang. Ini menjadi masalah karena ini menyangkut dengan hak orang dalam memberikan suara di pemilihan nanti. Suasana rapat pleno rekapitulasi hasil pencoklitan akhirnya menjadi sedikit memanas dan riuh, ini dikarenakan adanya berbagai perdebatan terkait dengan ketidakcocokan data. Akhirnya sidang pleno diskorsing dan dilanjutkan kembali pada pukul 20:00 (malam). Sementara dalam kesempatan itu, Ketua Panwascam Tidore Supriyanto Ade,ST mengatakan, “Setelah menghadiri acara pleno rekapitulasi pemutakhiran data pemilu di tingkat PPK, Proses berjalannya pleno pemutahiran data pemilih yang dibacakan oleh ketua PPK per-kelurahan di 13 kelurahan Kecamatan Tidore. Ternyata masih terdapat perbedaan angka- angka antara hasil pleno PPS pada tanggal rabu 21 februari 2018 dengan yang dibacakan oleh PPK. Akibat perbedaan itu maka memakan waktu kurang lebih lima jam. Tapi pada akhirnya kami menemukan solusi sesuai peraturan yang ditetapkan, Semoga dengan perbedaan ini dapat membatu kita sebagai penyelenggara ke depan nanti jauh lebih ikhtiar dan teliti,” tuturnya.(*) Pengirim: Humas Panwascam Tidore

PENGAWASAN: Penyerahan hasil peleno dari PPK ke Panwascam Tidore usai rapat pleno rekapitulasi pencoklitan tingkat kecamatan, akhir pekan kemarin


SELEBRITA

SENIN, 26 FEBRUARI 2018

Malut Post • HAL. 21

6 Fakta Menjawab Tuduhan Pernikahan Palsu Vicky dan Angel JAKARTA - Banyak kalangan yang curiga pernikahan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga adalah palsu. Sejumlah kejanggalan tampak dalam akad nikah yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 9 Februari. Berdasar hasil penelusuran Jawa Pos, terdapat bukti-bukti yang membantah tuduhan itu. Berikut di antaranya. Pertama, Ijab Kabul dengan Nama Beken Vicky bernama asli Hendrianto, sedangkan Angel Lelga bernama asli Lely Anggraeni. Dalam sebuah acara di televisi, keduanya mengaku sudah berganti nama. Ini didukung dokumen-dokumen pernikahan yang didaftarkan ke KUA Sawah Besar. Dalam dokumendokumen tersebut, nama mereka memang Vicky Prasetyo dan Angel Lelga. Kedua, Buku Nikah Tidak Ditunjukkan Sebuah cuplikan video menunjukkan kedua mempelai menandatangani buku nikah

ANGEL Lelga dan Vicky Prasetyo

Nia Ramadhani Blak-blakan Soal Jatah Shopping dari Suami

dan menerimanya dari Eddy Herwanto, penghulu akad sekaligus kepala KUA Sawah Besar. Ketiga, Tak Ada Sighat Ta’Lik atau Janji Nikah H Abu Hurairah Abdul Salam, Kabag Protokoler Masjid Istiqlal sekaligus MC saat akad, mengungkapkan bahwa Vicky sudah membacakan sighat ta’lik. Dokumen sighat ta’lik dengan tanda tangan Vicky pun tersimpan di KUA Sawah Besar. Keempat, Mahar Tak Tampak Eddy dan Abu menjelaskan, Vicky sudah memberikan mahar kepada Angel berupa uang tunai Rp 9.022.018, emas 20 gram, berlian 5,29 karat, serta pembacaan surah Ar-Rahman. Untuk surah Ar-Rahman, Vicky hanya membaca 13 ayat untuk menghemat durasi tayang di AnTV. Hal itu sudah dikonsultasikan ke Eddy.

Chelsea Islan

Bercita-cita Jadi Menteri Pendidikan

NIA Ramadhani dan suaminya Ardie Bakrie

JAKARTA - Menikahi anak konglomerat di usia muda tampaknya pilihan tepat bagi Nia Ramadhani. Meski tak lagi aktif di dunia akting, kehidupan yang dijalaninya sangat berkecukupan. Fasilitas mewah yang diberikan suaminya, Ardie Bakrie, tak membuat Nia kekurangan. Bahkan, pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga semakin mudah dengan dibantu oleh 15 asisten. Tak heran bila pemain sinetron Bawang Putih dan Bawang Merah itu bisa disibukkan dengan berbagai kegiatan bersama teman-teman sosialitanya. Menurut Nia, sejak menikah dengan anak pengusaha dan politikus Abu Rizal Bakrie, dia memang mendapat jatah berbeda untuk shopping keperluan pribadi. “Memang ada budget sendiri buat aku shopping. Kebutuhan rumah juga sudah ada budgetnya sendiri,” ungkap Nia. Disinggung berapa banyak budget yang diberikan suami untuk belanja keperluan pribadi, Nia memastikan bahwa suaminya cukup baik. “Pokoknya budget enggak boleh lebih besar dari pemasukan. Biasanya kalau lagi shopping bareng anakanak itu selalu beli mainan,” katanya. (jpnn)

JAKARTA - Selain bercita-cita menjadi Diplomat, artis peran Chelsea Islan rupanya memiliki keinginan untuk menjadi Menteri Pendidikan. Dara berusia 22 tahun itu mengaku peduli dengan masalah pendidikan di tanah air, terutama di daerah terpencil. “Aku sangat-sangat peduli sekali aksesakses pendidikan di Indonesia,” kata Chelsea Islan saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. “Kemarin aku baru pulang dari Papua, dan aku melihat pendidikan di sana tuh

sangat kurang,” sambungnya. Dengan menjadi Menteri Pendidikan, pemain film Ayat-ayat Cinta 2 itu ingin menjadikan pendidikan di Indonesia lebih maju. Walaupun nanti tak bisa menjadi Menteri Pendidikan, Chelsea tetap ingin masuk ke jajaran pemerintahan. Jabatan lain yang diincar Chelsea adalah Menteri Luar Negeri. Dia berniat menjalin hubungan yang harmonis antara Indonesia dengan negara-negara lain di dunia. “Soalnya aku pengin banget belajar hubungan internasional karena bisa menghubungkan Indonesia ke dunia,” ungkapnya. (jpnn)

Menurut Eddy, Vicky harus melanjutkan membaca hingga 78 ayat di lain waktu. ’’Vicky sudah menuntaskan pembacaan surat hingga selesai di malam harinya,’’ ungkap Icha. Kelima, Media Dilarang Meliput Media diperbolehkan meliput, dengan catatan hanya observasi. Tidak boleh mengambil gambar saat akad. Tentu saja, hal ini tidak dapat diterima awak media yang membutuhkan reportase lengkap. Keenam, Tak Terdaftar di KUA Beberapa media sempat menelusuri ke KUA Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Namun pernikahan Vicky-Angel tidak terdaftar di sana. Ternyata, mereka mendaftarkan pernikahan ke KUA Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ada dokumen pengantar dari Kecamatan Jagakarsa bahwa Angel akan menikah dengan Vicky di Sawah Besar. (*)

Aurelie Moeremans Belum Siap Dinikahi Ello JAKARTA - Peenyanyi Marcello Tahitoe atau yangg lebih dikenal Ello masih menjalani masa tahanan terkait kasus narkoba. Kasus tersebut kabarnya membuat hubungan dengan Aurelie Moereman renggang. Hal AURELIE Moeremans itu lantaran orang tua tak menyetujui Aurelie li masih ih berhubungan dengan Ello. Namun, kabar itu tampaknya tidak terbukti. Auerelie dan kedua orang tuanya bahkan sempat merayakan Natal bersama Ello di RSKO Cibubur. Baru-baru ini, berembus kabar bila Aurelie dan Ello disebut-sebut akan menikah tahun ini. Saat disinggung mengenai dirinya yang akan dinikahi Ello, Aurelie mengaku tidak tahu dan enggan menjelaskan lebih lanjut. “Waduh, aku enggak tahu deh kalau soal itu,” kata Aurelie usai jumpa pers film anyarnya berjudul El di kantor MVP Pictures, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Perempuan kelahiran 8 Agustus 1993 itu mengaku masih ingin menjalani huburan pacaran dengan santai tanpa ingin buru-buru menikah. “Aku masih nanti aja deh, jalanin aja dulu belum kepikiran untuk kesana,” terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ello kini tengah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Dia dijadwalkan akan menghirup udara bebas pada Mei mendatang. (jpnn)

Di Ultah Bella ke-30, Melly Goeslaw Sampaikan Sejumlah Doa

Begini Evolusi Batgirl dari Masa ke Masa

BATGIRL versi video game

SIAPA Batgirl? Sosok pahlawan super cewek asal Gotham tersebut dikenalkan kali pertama pada 1961. Komikus Bill Finger dan Sheldon Moldoff menghadirkan Bat-Girl dengan alias Betty Kane. Kane lantas digantikan Barbara Gordon pada 1967. Batgirl versi Barbara Gordon dikenalkan di The Million Dollar Debut of Batgirl! pada komik Detective Comics edisi Januari 1967. Sosok itu merupakan kreasi penulis Gardner Fox dan komikus Carmine Infantino. Barbara Gordon digambarkan sebagai anak Komisaris Polisi Jim Gordon. Dia adalah atlet judo, bisa kungfu, eskrima (bela diri khas Filipina), karate, dan jujitsu. Dia mahir menggunakan tongkat eskrima, batarang, dan senjata api kategori kecil. Selain kekuatan fisik, dia dibekali otak yang genius dan ingatan fotografik. Barbara disebut sebagai karakter paling cerdas dalam dunia Batman. Ketika menjadi Batgirl, dia berkembang menjadi ahli teknologi dan komputer. Komplet ya! Dalam komik Batgirl Special #1 yang rilis pada 1988, Barbara Gordon dikisahkan pensiun dari dunia superhero. Dia mundur sebagai pemberantas kejahatan di Gotham City. Di komik Batman: The Killing Joke (1988) garapan Alan Moore, Barbara mengalami kelumpuhan setelah diserang Joker. Dia digambarkan kembali sebagai seorang ahli komputer dan peretas data dengan alias Oracle. (jpnn)

MELLY Goeslaw

JAKARTA - Artis Laudya Cynthia Bella berulang tahun yang ke-30, Sabtu (24/2) akhir pekan kemarin. Di hari spesialnya itu, Bella banyak mendapat ucapan selamat dan doa, termasuk dari Melly Goeslaw. Selain memberikan ucapan selamat, Melly berharap agar Bella segera dikaruniai momongan. “Happy Bday Bella, doa terbaik selalu buatmu. Makin dewasa dan tawadhu ya neng, semoga segera dikasih dede buat adiknya Aleesya yaa, Amiiiin,” harapnya. Melly juga memberi Bella nasehat kepada personil BBB ini. Istri Anto Hoed ini berpesan agar Bella tetap ingat akan Tuhan di mana pun dia berada. “Aku hanya bisa mendoakan, semoga dimanapun kamu berada, kamu tetap ingat DIA, sehingga DIA pun selalu menempatkanmu di tempat yang special,” ujarnya. Ibu dua anak ini juga mengingatkan Bella untuk selalu menjaga amanat yang diberikan kepadanya, yakni keluarga. “Menjadi manusia yang sukses adalah yang pandai menjaga segala keindahan yang Allah titipkan, suami dan anakmu dititipkan Allah dgn segenap kepercayaaNya pada kamu,” paparnya. “Jadikan rumah tanggamu yang prioritas, yang akan membawamu ke Surga, Allah tidak pernah becanda memilihkan jodoh. Maka jadikan semua yg kamu dpt sekarang hanya sebagai bonus keren saja, harta yg paling tak ternilai adalah tetap keluargamu,” sambungnya. (jpnn)

CHELSEA ISLAN

Banyak Maunya, Ini Target Is Eks Payung Teduh di 2018 HENGKANG dari band yang membesarkan namanya, Payung Teduh, tidak serta merta membuat Mohammad Istiqomah Djamad atau Is berhenti berkarya. Mengusung nama Pusakata, dia memiliki sejumlah target yang ingin dilakukan sepanjang 2018 ini. Is bercerita mengenai keinginannya membuat film pendek,film anak, menulis buku, dan tentunya membuat album. Tetapi, salah satu project yang sedang digarapnya adalah membuat lagu baru.

“Maret awal gue akan rilis single pertama Kehabisan Kata. Untuk proyek ini gue nggak mau ngoyo. Gue sama sekali nggak mau dikejar-kejar target atau bikin target sendiri terus puyeng, single single aja dulu,” ungkapnya. Kehabisan Kata akan bercerita mengenai kegelisahan Is yang tidak ingin kehabisan bahan pembicaraan untuk ngobrol dan bertukar pikiran. Sementara film pendeknya nanti akan dibuat dengan mengajak beberapa temannya untuk membantu.

“Kehabisan Kata berawal dari kegelisahan takut kehabisan bahan obrolan pas lagi ngumpul, ketemu orang-orang. Kalau film pendek itu nantinya saya akan ajak temen-temen juga untuk membantu. Yang pasti sesuai konsep Pusakata,” imbuhnya. Ditanyai soal arti dari Pusakata dan alasan memilih nama tersebut, dia mengaku nama tersebut diambil dari nama anak keduanya. “Nama itu diberikan oleh anak gue yang umurnya 9 tahun, gue nanya, what if is a boy?

No, is a baby brother, his name is pusakata. Gue cari lah arti nama Pusakata. Pusaka kata. Terus gue nanya ke orang tua gue yang ternyata dalam bugis Makasar dengan opostrof dibelakangnya itu Pusakata’ artinya harta karun milik lo. Dan buat gue, itu jadi doa yang sangat kuat, makannya nama Instagram gue nggak gue ubah namanya tetep pusakata. Karena gue yakin banyak kalimat-kalimat yang akan diceritakan dari kata kata yang muncul dari pusakata, insyaallah” tandasnya. (jpnn)


ADVERTORIAL HALAMAN. 22

SENIN, 26 FEBRUARI 2018

Bur-Jadi Yakin Menang Aspirasi Masyarakat Ditampung dan Ditindaklanjuti PUTARAN pertama kampanye Pemilihan Gubernur 2018 tengah berjalan. Pasangan calon nomor urut 2 Burhan Abdurahman dan Ishak Jamaludin (BurJadi) mendapat giliran kampanye di zona 2. Zona kampanye ini meliputi Halmahera Barat, Kota Ternate, dan Kota Tidore Kepulauan. Bur-Jadi memulai kampanyenya di Halbar Rabu (21/2) pekan lalu. Saat tiba di Pelabuhan Jailolo, kandidat ini disambut hangat ribuan warga Jailolo. Rombongan Bur-Jadi yang diiringi warga lalu menuju D’Hoek Hotel di Desa Hatebicara, Kecamatan Jailolo. Di sana, pasangan ini bertatap muka dengan para kader partai pengusung, yakni Partai Hanura, Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Bulan Bintang. Burhan saat diwawancarai bersama para pengurus partai mengatakan sangat mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Halbar terhadap dirinya dan pasangannya. Ia amat berterimakasih warga masih sempat meluangkan waktu untuk menjemputnya di pelabuhan meski di tengah kesibukan penting lainnya. Antusiasme masyarakat itu, menurut Haji Bur, dapat menjadi salah satu indikator kemenangan Bur-Jadi di Halbar. “Yang pasti semua bakal calon menginginkan kemenangan, tidak ada yang menginginkan kalah. Namun kita harus melihat kemenangan dengan kondisi yang realistis. Dengan antusiasme masyarakat di lapangan ini, saya optimis Bur-Jadi punya kans besar untuk unggul di Halbar,” ujarnya. Wali Kota Ternate 2 periode ini mengakui di Halbar BurJadi harus berhadapan dengan

dua kekuatan besar, yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Namun Haji Bur yakin, faktor penentu kemenangan tak hanya sekadar dukungan partai. Apalagi masyarakat Halbar tak jauh berbeda dengan masyarakat Ternate, yakni sama-sama familiar dengan kemajuan pembangunan Kota Ternate. ”Saya merasa ini semua tergantung kepada masyarakat. Kita punya programprogram yang ditawarkan ke masyarakat dan itu yang akan menjadi motivasi masyarakat dalam menentukan pilihannya. Saya yakin tara perlu saya tunjukkan, masyarakat sendiri bisa melihat apa yang terjadi di Ternate,” ungkapnya. Tatap muka bersama masyarakat Halbar pun berlangsung lancar dan memuaskan. Burhan dan Ishak menjadi kandidat pertama yang bertemu para pendeta dan imam di Halbar. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas program-program pembangunan dan keumatan Bur-Jadi. ”Tanpa saya sampaikan justru mereka yang langsung sampaikan. Bahwa berkaca dari Ternate seperti apa kini, itu menjadi salah satu referensi dalam mensosialisasikan program-program kami ke depan,” tutur Haji Bur. Penataan Pasar Pada hari kedua kampanye, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Bur-Jadi menuju Desa Payo, Kecamatan Jailolo. Selain bertatap muka dengan warga, Bur-Jadi juga menyempatkan diri mengunjungi lokasi sumber air panas di Ake Sahu Bane Kusu. Usai melihat sendiri kondisi Ake Sahu, Haji Bur menyatakan

lokasi tersebut merupakan potensi pariwisata yang amat menarik. Jika ditata dengan baik maka tak menutup kemungkinan bakal menjadi salah satu ikon pariwisata Maluku Utara. ”Danaunya sangat bagus dan tak biasa karena memiliki keistimewaan berupa sumber air panas,” katanya. Pasangan Bur-Jadi juga meninjau Pasar Jailolo yang terletak di Desa Guaemaadu. Kedatangan Bur-Jadi di pasar itu dimanfaatkan para pedagang untuk menyampaikan keluh kesah mereka terkait kondisi pasar. Di hadapan Burhan dan Ishak, pedagang menyatakan harapannya agar Pasar Jailolo dapat ditata dengan baik agar lebih nyaman dan representatif. Menanggapi keluhan dan harapan para pedagang, Burhan menegaskan bahwa pembangunan Malut ke arah yang lebih baik merupakan tema besar yang diusungnya bersama Ishak. Karena itu, penataan dan pengembangan pasar tradisional menjadi salah satu program yang diprioritaskan. ”Saya tidak perlu berjanji, tapi niat saya adalah ingin membangun Maluku Utara menjadi lebih baik lagi,” tegasnya. Pengaktifan Terminal Sementara pada hari ketiga, paslon Bur-Jadi berkampanye di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan. Burhan dan Ishak disambut antusias masyarakat setempat. Ribuan masyarakat yang hadir hari itu berkesempatan menyampaikan keluhan mereka yang dititipkan ke Bur-Jadi jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur. Masyarakat Sidangoli juga menyatakan siap mendukung Bur-Jadi dengan harapan aspirasi mereka dapat

direalisasikan. Salah satu aspirasi warga Sidangoli adalah pengaktifan kembali Terminal Sidangoli. Terminal yang dibangun Pemerintah Kabupaten Halbar itu sempat beroperasi namun kemudian tak difungsikan lagi. ”Dari dulu sampai sekarang Sidangoli seperti anak tiri, karena tidak ada perubahan, hanya menjadi kota mati. Kami tidak butuh uang. Yang penting daerah kami diperhatikan, apalagi anak kami banyak yang sarjana akan tetapi belum memiliki pekerjaan,” ungkap Hi. Majid Husain, salah satu tokoh agama Sidangoli. Selain mengaktifkan terminal, masyarakat juga menginginkan agar status Sidangoli diperjelas sebagai kotamadya. Ada pula warga Desa Tuguraci yang merasa kesulitan dengan akses pendidikan anak-anak mereka. Pasalnya, untuk bersekolah tingkat SMA anak-anak harus menempuh jarak yang teramat jauh. ”Karena itu kami berharap agar Bur-Jadi dapat menyediakan bangunan SMA

GALERI FOTO

agar anak-anak tidak kesulitan,” tuturnya. Haji Bur sendiri menanggapi keluhan masyarakat tersebut dengan realistis dan diplomatis. Dia menuturkan, tiap program harus dilaksanakan berdasarkan prioritas kepentingannya. Misalnya, mendirikan sekolah jauh lebih diprioritaskan ketimbang pengalihan status. ”Karena SMA berkaitan dengan kemajuan pendidikan. Status itu gampang. Sebab jika suatu daerah maju dan berkembang, maka status akan datang dengan sendirinya. Tapi jika suatu daerah belum layak, biar kita baku malawang status, tetap tidak akan tercapai. Yang didapat hanyalah konflik saja. Karena itu, kita sama-sama prioritaskan pembangunan infrastruktur publik dulu,” jabarnya. Haji Bur juga meminta agar masyarakat Sidangoli tak percaya isu yang menyebutkan dirinya dan Ishak hanya akan mengakomodir suku tertentu saja jika terpilih nanti sebagai gubernur dan cagub. ”Saya minta masyarakat tidak terpercaya dengan isu seperti

itu. Saya membangun daerah ini tak pernah ada niat seperti itu. Semua di mata saya itu sama. Yang penting kita saling bahu membahu membangun Maluku Utara ini,” tandasnya. Terpisah, Ketua Media Center Bur-Jadi Risno Muhammad saat diwawancarai mengatakan kampanye paslon nomor urut 2 Bur-Jadi di Halbar tersebar di beberapa titik. Dimulai dari Kecamatan Jailolo Selatan sampai Kecamatan Ibu. Dia mengatakan, apa yang disampaikan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk kandidatnya. ”Apa yang disampaikan masyarakat akan menjadi amanah bagi pasangan calon kami nanti. Yang jelas Bur-Jadi adalah orang yang beramanah dan punya niat membangun Malut ke depan lebih baik. Banyak masalah pembangunan yang dikeluhkan di Halbar, dan Bur-Jadi berkomitmen akan memperhatikan daerah yang perkembangan infrastrukturnya masih jauh tertinggal,” ujarnya. (cr-05/adv/kai/*)


RAGAM Awas! Vape Positif Mengandung Timah dan Arsenik

Malut Post • HAL. 23

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 Art: Resayfa Rumra

berbahaya, seperti timah dan arsenik. Hal ini diungkapkan oleh tim peneliti dari John Hopkins University melalui jurnal Environmental Health Perspectives. Dalam penelitian ini, tim peneliti meminjamkan alat vaporizer dari 56

ROKOK elektrik vapour atau vape kerap dianggap sebagai opsi yang lebih “sehat” dibandingkan rokok konvensional. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa vape tetap memiliki kandungan toksin dalam kadar

pengguna vape atau vaper aktif. Pada tahap awal, tim peneliti melakukan pengetesan untuk mendeteksi 15 jenis logam dalam cairan vape yang terdapat pada tabung penyimpanan. Tim peneliti juga melakukan tes terhadap

sisa cairan vape yang tersisa di dalam alat vaporizer. Langkah selanjutnya, tim peneliti melakukan pengetesan aerosol yang terhirup ke dalam paruparu para vaper. Aerosol ini terbentuk ketika cairan vape dipanaskan melalui alat vaporizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kandungan logam dalam kadar yang kecil di tabung penyimpanan cairan vape. Namun, tim peneliti menemukan hasil yang cukup mengkhawatirkan pada cairan vape yang sudah berubah menjadi aerosol maupun pada cairan yang tertinggal di dalam alat vaporizer. Pada cairan vape yang sudah dipanaskan menjadi aerosol, tim peneliti menemukan kandungan timah, kromium, nikel, mangan dan seng dalam kadar yang cukup tinggi. Kandungan timah, kromium dan nikel diketahui memiliki sifat beracun. Sedangkan mangan dan seng pada dasarnya merupakan mineral penting yang bisa menjadi berbahaya jika dihirup. Peningkatan kadar zat-zat logam ini juga ditemukan pada cairan vape yang tertinggal di dalam alat vaporizer. Akan tetapi, peningkatan ini tidak setinggi peningkatan kadar zat-zat logam yang ditemukan pada cairan vape yang dipanaskan menjadi aerosol. Temuan timah pada vape patut diwaspadai karena paparan timah yang kecil sekalipun dapat memberi efek yang membahayakan kesehatan. Selain itu, beberapa kadar logam lain yang ditemukan tim peneliti pada vape juga melebihi ambang batas yang sudah ditentukan oleh EPA. Di sisi lain, tim peneliti juga menemukan dan menyoroti adanya temuan arsenik pada vape. Tim peneliti menilai zat beracun ini terbentuk akibat proses pemanasan cairan vape menjadi aerosol. “Menggunakan rokok elektrik dibandingkan rokok konvensional

Hati-hati Kecanduan Gadget, Ini Bahayanya! MENURUT sebuah penelitian baru melaporkan bahwa satu dari dua remaja merasa “kecanduan” pada gadget mereka. Dilansir dari Fox News, data menunjukkan beberapa efek kesehatan yang merugikan, salah satunya cybersickness. Penelitian yang dipublikasikan

di Clinical Psychological Science menemukan bahwa remaja yang menghabiskan lima atau lebih jam per hari pada perangkat ponsel mereka, adalah 71 persen lebih mungkin memiliki satu faktor risiko untuk bunuh diri, seperti depresi atau keinginan bunuh diri. Sebuah studi tahun 2017 yang

diterbitkan dalam jurnal Child Development membandingkan remaja dari tahun 70-an, 80-an dan 90-an, menemukan remaja masa kini membutuhkan waktu lebih lama untuk terlibat dalam kesenangan dan tanggung jawab pada saat mereka dewasa. Misalnya, dari tahun 2010-2016, hanya 32 persen siswa kelas 8 yang

bekerja, turun dari 63 persen dari mereka yang disurvei pada awal 1990-an. Dengan beberapa penelitian memperkirakan bahwa 78 persen remaja memeriksa telepon mereka setidaknya setiap jam, mungkin sulit untuk menguraikan apakah anak Anda benar-benar kecanduan ponsel mer-

memang dapat mengurangi paparan zat kadmium, tetapi tidak mengurangi paparan zat logam berbahaya lain yang juga ditemukan pada tembakau,” tegas tim peneliti seperti dilansir Gizmodo, Sabtu (24/2). Tim peneliti belum memastikan penyebab terjadinya peningkatan kadar zat-zat berbahaya ini pada cairan vape yang dipanaskan menjadi aerosol. Akan tetapi, kemungkinan besar peningkatan ini disebabkan oleh kontaminasi dari kumparan logam di dalam alat vaporizer. Kumparan logam ini merupakan bagian yang berfungsi untuk memanaskan cairan vape agar berubah menjadi aerosol. “Penting bagi FDA, perusahaan rokok elektrik dan kepada vaper untuk mengetahui bahwa kumparan pemanas ini nampaknya mengalami kebocoran zat logam beracun yang kemudian masuk ke dalam aerosol yang dihirup para vaper,” terang peneliti polusi udara senior dari John Hopkin’s Bloomberg School of Public Health Ana Maria Rule. Tim peneliti juga menemukan bahwa peningkatan kadar kromium dan nikel tak hanya ditemukan pada cairan maupun alat vaporizer. Peningkatan kadar kromium dan nikel juga ditemukan pada urin dan air liur pengguna vape. Berdasarkan temuan ini, tim peneliti menilai vape tidak sesehat yang masyarakat awam bayangkan. Meski dampaknya tidak seburuk rokok konvensional, vape tetap memiliki risiko masalah kesehatannya sendiri. Tim peneliti mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui risiko kesehatan dari kebiasaan vaping secara pasti. “Kami memastikan dengan penelitian ini bahwa ada paparan zat-zat logam, yang merupakan langkah awal, tetapi kami juga perlu memastikan efek kesehatan pasti (dari kebiasaan vaping),” ungkap Rule. (rol)

eka Tapi, kata Haffez, saat ponsel mulai mengganggu sekolah atau suasana hati dan temperamen mereka, Anda tahu mereka punya masalah. Tapi orang dewasa mungkin sama kecanduannya juga pada ponsel mereka. Menurut sebuah survei global oleh perusahaan keamanan online AVG Technologies, 54 persen anak-anak mengira orang tua mereka memeriksa perangkat ponsel mereka terlalu sering.(jpnn)

Langkah Sederhana Merawat Rambut Anda Agar Indah RAMBUT menjadi bagian penting dalam penampilan seseorang, khususnya wanita. Rambut sehat bisa membuat Anda terlihat bersemangat dan bisa memberi dorongan yang signifikan terhadap penampilan Anda. Ilmu berkembang setiap hari dan tindakan seperti kloning, regenerasi sel puncak, terapi gen dan perawatan kosmetik lainnya semakin populer. Meski begitu, ada perawatan alami yang bila dilakukan konsisten bisa membantu memperbaiki tekstur rambut Anda. Berikut ini kiat-kiat menjaga rambut Anda tetap sehat, indah dan bercahaya, seperti dilansir laman

Sheknows. 1. Identifikasi tekstur rambut Anda Tekstur rambut Anda mungkin berkisar dari yang kering atau berminyak hingga tebal atau tipis, dari keriting atau halus, atau bahkan sampai kuat atau rapuh. Bergantung pada jenis rambut, rutinitas perawatan rambut yang tepat bisa Anda terapkan. Anda perlu memilih sampo Anda berdasarkan jenis rambut dan tekstur rambut Anda. Namun, jangan lupa selalu sertakan kondisioner. 2. Minta bantuan profesional Sering kali multivitamin dan Bkompleks membantu memberi Anda

suplemen yang sangat dibutuhkan, yang bisa mengatasi masalah pada rambut yang rontok. Vitamin juga memperbaiki tekstur rambut dan kulit Anda untuk sebagian besar, tapi Anda harus mencari saran profesional. 3. Ucapkan selamat tinggal pada air panas Hindari mencuci rambut dengan air panas. Air panas merusak kulit dan folikel rambut dengan membuat akar rambut lemah dan menghilangkan kelembaban yang diperlukan dari kulit kepala. Selalu disarankan untuk menggunakan air suam-suam kuku untuk mandi secara teratur. 4. Pijat kulit kepala Anda Ujung keempat adalah memberi minyak rambut Anda setidaknya seminggu sekali. Bantu dengan memberi pijatan yang tepat pada kulit kepala Anda yang dapat memperbaiki sirkulasi darah ke kulit kepala. Hal ini meningkatkan sirkulasi darah, sebagai gantinya, memberi rambut dengan nutrisi yang dibutuhkan. 5. Gunakan sikat yang tepat Menggunakan sikat atau sisir yang tepat adalah rahasia rambut yang cukup sederhana. Menggunakan sisir bergigi lebar dan sikat berkualitas bagus itu penting. Sikat dengan bulu lembut dan bermutu tinggi membantu melindungi rambut agar tidak melemah. (jpnn)

Bahan-bahan 350 gr kacang tanah, goreng 5 bh cabai merah keriting 8 bh cabai rawit merah 4 siung bawang putih 2 cm kencur 2 mata asam jawa, remas dengan 30 ml air, saring 3 sdm gula merah, iris Garam secukupnya 500 ml air panas

Resep Sambal Kacang

Cara Membuat Haluskan kacang tanah goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang putih dan kencur. Tambahkan air asam jawa, gula merah dan garam. Tuang air panas, aduk rata. Masak sambil sesekali diaduk sampai sambal berminyak. Angkat. Tips : Selain cocok untuk menyantap pecel sayuran, sambal ini juga cocok disajikan dengan ikan air tawar goreng. Catatan : Untuk 4 porsi Sumber: Resep Koki

Resep


Art: rizkyizzy

ADVERTORIAL

20 SENIN, 26 FEBRUARI 2018

HALAMAN AN 24

Gandeng BLK Perkuat Skill Masyarakat Asnath Sowo Kepala DPM-PD Pemkab Halbar

Dari Bangkit Rahmat, Problem Air Teratasi JAILOLO – Keluhan air bersih oleh warga Desa Bangkit Rahmat Kecamatan Jailolo Selatan, akhirnya terjawab. Ini setelah Bupati Danny Missy meresmikan pelayanan air bersih di desa tersebut, Jumat (9/2). Dalam sambutannya bupati menyampaikan peresmian ini merupakan bukti nyata keberhasilan Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD).”Keluhan warga sudah dijawab. Jadi saya mintakan kepada warga untuk menjaga dan memelihara agar pemanfaatannya bisa dirasakan anak cucu kita,”harapnya. Sementara Kepala Desa Bangkit Rahmat Ubaeda Ahmad mengatakan desa yang dipimpinnya ini kesulitan air bersih sejak tahun 2003. Selang beberapa tahun yang dilewati itu warga telah berupaya dengan berbagai cara untuk mengalirkan air ke desanya. Dan akhirnya upaya ini telah dijawab bupati Danny Missy.”Berbagai program telah diupayakan untuk mengalirkan air bersih ke desa kami. Mulai 2005 melalui APBD maupun APBN. Bah-

kan melalui dana bantuan luar negeri pun pernah kami upayakan tetapi tidak ada hasil,”ungkapnya. Karena itu, setelah melalui berbagai upaya di tahun 2016 dengan dukungan program dana desa dan sistem padat karya, yang melibatkan seluruh masyarakat mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan akhirnya membuahkan hasil. Masyarakat yang berpenduduk 117 Kepala Keluarga (KK) ini akhirnya menikmati air bersih. Sementara Kepala DPM-PD Asnath Sowo mengatakan pemkab bersyukur dan terbantu dengan kehadiran program P3MD yang membawa manfaat nyata. Bahkan menurutnya setiap pelaksanaan program di desa dilakukan secara padat karya.”Program air bersih di desa ini menggunakan sistem padat karya. Bahkan pengelolaan juga diatur pengurus BUMDes. Jadi sistemnya dibuat seperti PDAM, mereka punya meteran di rumah masing-masing dan pembayarannya langsung ke BumDes,”jelasnya.(met)

JAILOLO – Keinginan Bupati Danny Missy mem untuk memberdayakan masyarakat desa diimplemen implementasikan dengan menggandeng Balai Ke (BLK) Ternate dalam pelatihan Latihan Kerja ko berbasis kompetensi yang digelar di tiga kecamatan. Masing-masing Kecamatan Jailolo, Sahu dan Jailolo Selatan. Di Jailolo, kegiatannya dipusatkan di Desa Soakonora. Yakni, pelatihan mekanik motor. Sementara di Kecamatan Sahu dilaksanakan di Desa Balisoan, berupa pelatihan menjahit. Dan di Jailolo Selatan dilaksanakan di Desa Sidangoli Gam melalui paket pelatihan kecantikan kulit, rambut dan pertanian. Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Pemkab Halbar Asnath Sowo dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang berlangsung selama 20 hari ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani bupati Danny dan Kepala BLK 7 Februari 2018 lalu.”Ini kami laksanakan karena pak bupati menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas, skill dan kompetensi. Makanya, kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan sumber daya yang unggul di bidangnya,”kata Asnath. Menurutnya, paket kegaiatannya berbeda antar satu desa dengan desa lainnya karena setiap desa memiliki keunggulan dan kearifan lokal tersendiri sehingga jenis pelatihannya disesuaikan dengan kebutuhan desa. Kegiatan ini kata Asnath merupakan bagian dari peningkatan kapasitas dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD) yang tertuang dalam perencanaan jangka menengah desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Desa satu tahun yang didanai APBDes. Karena itu, dukungan pemerintah dalam menyukseskan Program P3MD ini sangat dirasakan para pendamping desa yang bertugas di Kabupaten Halmahera Barat. Seperti yang disampaikan Rio Lotty salah satu tenaga ahli Kabupaten Halbar. Menurutnya, Pemkab Halbar yang dipimpin Bupati Danny Missy dan Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando memiliki perhatian serius dalam membangun desa.”Kami sangat dibantu dalam berkoordinasi khususnya dalam pelaksanaan program P3MD. Sinergitas ini sangat membantu pelaksanaan program di desa,”ungkapnya. BLK dalam pelatihan ini menurunkan tenaga pelatih yang dipimpin oleh Hardiansyah ST, MM.(met)

Danny Missy Bupati Halbar

Bupati Danny: DD 2018 Diprioritaskan Pada Program Padat Karya JAILOLO – Bupati Danny Missy menginginkan pengelolaan Dana Desa (DD) 2018 difokuskan pada program padat karya tunai yang merupakan skema baru secara swakelola. Hal ini disampaikan bupati saat meresmikan air bersih dan pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Jailolo Selatan, Jumat (9/2). Tak hanya itu, orang nomor satu di Pemkab Halbar ini juga menginstruksikan agar pembangunan infrastruktur di desa

Jajak Kerjasama Polda dan BLK JAILOLO – Untuk mengawasi pengelolaan Dana Desa (DD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) menggelar Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polda Maluku Utara beberapa waktu lalu. Kapolda Achmat Juri dalam sambutannya menekankan agar pengelolaan dana desa dilakukan secara baik dan transparan. Hindari tindakan yang menyimpang. Tak hanya itu,

Asnath Sowo Kepala DPM-PD Pemkab Halbar

Kapolda juga mengingatkan personel yang dipimpinnya agar tidak sewenang-wenang bertindak. Karena keberadaannya juga sebagai pendamping.”Nota kesepahaman ini menjadi landasan kerja sama pemkab dengan polres tentang pencegahan pengawasan dan penandatanganan dana desa. Tujuannya agar pengelolaan dana desa menjadi efektif , efisien dan akuntabel,”ungkapnya.

Sementara Bupati Danny dalam sambutannya mengharapkan agar pengelolaan dana desa dilaksanakan transparan dan akuntabel, karena pengawasan dilakukan langsung di desa oleh aparat terkait. Selain dengan Polda, Pemkab juga MoU dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) yang diwakili Marjono Istianto bersama Koordinator Wilayah Provinsi (KPW) P3MD Abubakar Sani yang dipusatkan di Aula

Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Halmahera Barat

ke - 15

Semoga Jaya Selalu

sepenuhnya ditangani masyarakat. Masyarakat harus aktif sebagai pekerja proyek sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan serta menikmati infrastruktur hasil padat karya yang dibiayai DD. Tujuannya agar perekonomian di desa menjadi lebih baik. Karena itu, instansi terkait juga harus mensosialisasikan padat karya tunai ke desa. Tak hanya itu, komitmen bupati ini juga selalu ditekankan pada setiap menyampaikan sambutan dalam acara pemkab.(met)

Kantor Bupati Halmahera Barat, Rabu (7/2).”Kerja sama ini merupakan langkah maju dalam menciptakan manusia yang memiliki skill dan kompetensi untuk mampu mengembangkan ekonomi keluarga yang berdampak pada masyarakat desa,”kata bupati. Karja sama ini difokuskan di bidang pertanian, perikanan dan pariwisata, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat desa melalui pelatihan sehingga masyarakat berdaya guna dalam melaksanakan program yang dibiayai P3MD.(met)

DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA

Malut post, 26 februari 2018  

Bawaslu Awasi 9 kepala Daerah

Malut post, 26 februari 2018  

Bawaslu Awasi 9 kepala Daerah

Advertisement