Page 1

HARIAN

MALUT POST

Th

26 Maret 2003-26 Maret 2018

Tampil Terdepan

KAMIS 14 MARET 2019

HUKRIM

HALTIM-HALTENG

Kejati Diadukan ke Ombudsman RI

Camat dan Kades Tolak Tapal Batas

HALAMAN 9

HALAMAN 2

FOLLOW UP Timsel Minta Pelapor Hadirkan Saksi TERNATE – Dugaan perselingkuhan oleh salah satu calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pulau Morotai petahana, MTA alias Taq yang dilaporkan ke tim seleksi KPU zona 2 mendapat tanggapan serius timsel. Bergerak cepat, timsel langsung mewawancarai pelapor. Pelapor yang merupakan mantan suami terduga selingkuhan MTA itu juga diminta menghadirkan saksi yang dapat menguatkan laporannya. Dalam konferensi pers yang digelar timsel zona 2 di sekretariat timsel kemarin (13/3), Ketua Timsel Bambang Daud mengaku telah menerima laporan dari pelapor Sakrin Nanu. Sakrin pun telah dimintai keterangan timsel. “Sudah di-interview dengan laporan yang disampaikan oleh pelapor. Saat ini tinggal kami tindaklanjuti soal memanggil yang terlapor, untuk mempertanyakan masalah ini,” terangnya. Sakrin juga diberi kesempatan menghadirkan saksi yang dapat menguatkan dugaan perselingkuhan mantan istrinya SAR alias Ais yang kala itu masih berstatus istri sahnya dengan MTA.

Figur Besar Berbendera Kecil Survei: Hanya 4 Partai Lolos Ambang Batas Parlemen Petahana Diprediksi Terpilih Kembali

EN P K

GUMUMA

v Pro lut Ma man ala

di H

18

Oleh

TIDAK ada lagi tradisi dinasti di Tiongkok. Sejak dinasti Qing berakhir. Tidak ada anak pemimpinnya yang masuk politik. Yang sampai menduduki jabatan tinggi. Tidak anak Mao Zedong. Atau anak Deng Xiaoping.

Dahlan Iskan

Baca DI’S WAY... H.11

Empat ASN Dibidik Bawaslu Tara paham aturan atau aturan tara mangarti dorang?

Tukang Kuti Bejat! 4 Tahun Ayah Gauli Anak Kandung Linggis bakarat kalo dikasih nyawa ya bagini

Korban Kini Hamil 5 Bulan

Baca FIGUR... H.8 Gerindra PKB PDIP 9,3% 6,2%

12,8%

Demokrat

HASIL SURVEI EI LSI (2019)

FOTO ISTIMEWA

3,9%

ACH ACHMAD HATARI Pengenalan 58,60% Peng Kesu Kesukaan 57%

26,0%

BABAK BELUR: Tersangka SD alias Anto, ayah yang menyetubuhi aputrinya sendiri hingga hamil, babak belur usai dihajar warga PAN

MUHAMMAD KASUBA Pengenalan 55,70% Kesukaan 61%

3,8%

SAIFUL BAHRI RURAY Pengenalan 27,50% Kesukaan 67,70%

0,1%

NasDem OTEMO HEIN NAMOTEMO Pengenalan 54,30% 1,80% Kesukaan 51,80%

PBB

3,2%

DI’S WAY Hu

Bejat! 4 Tahun Ayah Gauli Anak Kandung

Golkar

PKPI

nsi KPiU

threshold) sebesar 4 persen membuat partai-partai kecil harus berjuang lebih keras. Hasil survei yang dirilis Konsep Indonesia (Kons e p i n d o R e s e a rc h a n d Consulting) Rabu (13/3) menunjukkan hanya empat partai yang akan lolos ke Senayan. Yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.

(KONSEPINDO, 2019) Undecided voters 26,4%

N

CAT

TERNATE – Pemilihan Legislatif 2019 tinggal satu bulan lagi. Saat ini, para calon anggota legislatif (caleg) gencar mengampanyekan diri. Tugas berat menanti para caleg DPR RI. Aturan ambang batas parlemen(parliamentary

ELEKTABILITAS PARPOL

Baca FOLLOW UP... H.8

SIM A

ECERAN: Rp 5.000,-

IRINE YUSIANA ROBA Pengenalan 43% Kesukaan 67,20%

0,1%

PKS

Garuda BASRI SALAMA A Pengenalan 31,60% 60% Kesukaan 55,20% % 0,2%

2,8% PPP

PSI

Berkarya 0,2%

0,4%

Tersangka “Pembaptisan Massal” Disel TERNATE - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut akhirnya mendatangkan tersangka LSL alias Grace Liem ke Ternate menggunakan maskapai penerbangan Batik Air, kemarin (13/2). Grace Liem adalah penanggung jawab dari kegiatan sosialisasi bahaya nar-

2,2%

Hanura

TERNATE – Perilaku bejat seorang ayah di Kota Ternate yang disimpannya selama bertahun-tahun akhirnya terbongkar. Warga Kecamatan Ternate Utara itu diketahui menyetubuhi putri kandungnya. Korban kini tengah mengandung anak hasil persetubuhan tersebut. SD alias Anto (36), hanya bisa menangis saat bergantian dihajar warga setempat. Ia tersedu-sedu sembari menutupi wajahnya. Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Anto juga harus menerima makian dari warga yang geram atas kelakuannya. Betapa tidak, pria yang berprofesi sebagai sopir angkot tersebut tega menyetubuhi putrinya sendiri yang baru berusia 16 tahun. Perbuatannya itu terungkap Selasa (12/3) sekira pukul 16.30 WIT. Baca GAULI... H.8

Perindo

1,2% 1,2%

koba dan seks bebas dari Garda Mengobati Dan Mencegah (GMDM) di Kota Ternate pada 18-24 Februari 2019 lalu. Direktur Reskrimum Polda, Kombes (Pol) Dian Harianto mengatakan tersangka kini telah diamankan di Markas Ditreskrimum Polda. Rencananya, tersangka tersebut akan langsung ditahan selama 20 hari ke depan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. “Tersangka dibawa dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta dan tiba di Ternate sekitar pukul 16.30. Tersangka ini katanya mengalami penyakit dalam,” ungkap Dian, kemarin (13/3). Baca PEMBAPTISAN... H.8

HASBI KONORAS/MALUT POST

TERSANGKA: Tersangka Grace Liem (pakai masker) saat diamankan ke Mapolda Malut, Rabu (13/3)

Kuliner Malut Siap Tampil dalam Ubud Food Festival

CAGS Bawa Kembali Aroma Rempah ke Level Dunia Cengkeh Afo dan Gamalama Spices (CAGS) membawa kuliner Maluku Utara ke level internasional. Berbekal rempah yang jadi buruan bangsa Eropa berabad-abad lalu, kuliner Malut bakal tampil dalam Ubud Food Festival (UFF) 2019.

PEGIAT CAGS: Sebagian ibu-ibu Tongole yang mengelola CAGS. Mereka bakal diboyong ke Bali untuk memeriahkan Ubud Food Festival. Foto lain, Kris Syamsudin

Suryani Tawari, Ternate

TAHUN ini bakal jadi tahun kelima Ubud Food Festival (UFF) diselenggarakan. Event kuliner yang digadang-gadangkan sebagai yang terbesar di Asia Tenggara ini pertama dihelat 2015 lalu. Janet DeNeefe, penulis asal Australia, founder UFF, sejak awal mengusung misi mengumpulkan keragaman kuliner Indonesia dalam satu tempat.Menariknya, tahun ini kuliner Maluku Utara bakal turut tampil dalam UFF. Baca KULINER... H.8

KRIS SYAMSUDIN FOR MALUT POST

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


2

HARIAN

HALTIM & HALTENG

MALUT POST

KAMIS, 14 MARET 2019

Art: Resayfa Rumra

Camat dan Kades Tolak Tapal Batas Permendagri Dianggap Merugikan Sepihak Editor

MENOLAK: Camat dan Kepala Desa serta BPD ketika menandatangani surat pernyataan penolakan tapal batas Halteng-Haltim di aula Kantor Bupati Halteng, Rabu (13/3) kemarin.

: Fahruddin Udi

WEDA- Seluruh Camat, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menyatakan sikap menolak Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 84 Tahun 2018 tentang tapal batas Halteng dan Halmahera Timur. Sebab, menurut mereka Permendagri No. 84 sangat bertentangan dengan UU No. 1 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Kepulauan Sula dan Kabupaten Haltim termasuk Kota Tidore Kepulauan. Di mana, tapal batas tetap berada pada batas dan koordinat sesuai UU No. 1 tahun 2003 tanggal 23 februrai tahun 2003. Karenanya, Camat, Kades dan BPD meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menunda pemasangan patok pilar batas

pada titik koordinat sebagai tindak lanjut dari Permendagri. Jika pernyataan sikap ini tidak diindahkan Kemendagri maka, seluruh komponen masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat akan mengambil alih wilayah Halteng yang ditetapkan masuk dalam wilayah Haltim. Kepala Bagian Pemerintahan Halteng Rahmat Safrani menyatakan, penolakan ini datangnya dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti pemerintah daerah. “Ini bukan kemauan pemerintah tetapi desakan masyarakat,” terang Rahmat. Lanjutnya, batas wilayah yang tercantum dalam pasal 2 Permendagri No. 84 Tahun 2018 berimplikasi pada berkurangnya luas wilayah daratan Halteng dari 2.276,83 kilometer menjadi 2.075 kilometer. “Dengan demikian maka luas wilayah Halteng yang berkurang adalah 200 kilometer,”

terangnya. Kemendagri, kata dia, harus konsisten dalam pengambilan keputusan batas daerah yang perpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tidak mengutak-atik batas wilayah Halteng-Haltim seperti halnya pengambilan keputusan batas wilayah Halten-Halsel dan Tidore Kepulauan. “Pemkab Halteng tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya adalah UU No. 1 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Halut, Kabupaten Halsel, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Haltim dan Kota Tidore Kepulauan. Di mana tapal batas sebagaimana lampiran peta dalam UU No. 1 Tahun 2003 yaitu di wilayah Wai Beb Tanjung Inggelang. Bahwa lampiran peta yang sudah digeoreferensikan tepat sesuai koordinat. Yakni titik nol itu berada di Wai Beb Tanjung Inggelang bukan berada di Wai Get,” tandas Rahmat. (mpf)

Besaran Dana Parpol Tergantung Perolehan Kursi WEDA- Dana bantuan partai politik tergantung perolehan kursi di parlemen. Ini disampaikan Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Halmahera Tengah Sofyan Husain. Ia menjelaskan, Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu, hanya enam partai politik yang memperoleh kursi di DPRD Halteng. Masing-masing

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrasi (NasDem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Bulan Bintang (PBB). “Hanya enam parpol yang ada kursi di DPRD Halteng,” terang Sofyan kepada Malut Post, di ruangan kerjanya, Rabu (13/3) kemarin. Adapun soal besaran

bantuan dana hibah parpol, kata dia, tergantung jumlah kursi. “Kalau perolehan kursi banyak maka dana parpol juga besar,” terangya. Dari enam partai politik pemenang Pileg 2014 di Halteng, PDIP memiliki bantuan dana hibah terbesar karena memiliki kursi terbanyak. “ Setelah PDIP baru disusul Golkar dan partai lainnya,” tandasnya. (mpf)

Longsor Ancam Keselamatan Warga MABA - Longsor yang terjadi di ruas jalan Gunug Uni-uni mengancam keselamatan warga terutama pengguna jalan. Pasalnya, lebar jalan yang sangat kecil dan berlokasi di bibir jurang terjal tersebut sangat menyulitkan para pengguna jalan. Kepala Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang Darat Hairudin Musa menyatakan, paska longsor itu pihaknya langsung turun ke lokasi longsor. “ Saya bersama Kepala Dinas langsung turun di lokasi untuk memasang tanda bahaya agar meminimalisir potensi kecelakaan lalulintas,” ungkap Hairudin. Ruas jalan yang terkena longsor, kata dia, memang lokasinya rawan karena berada di atas dua jurang yang menghimpit sehingga sangat beresiko. “ Di bagian kiri dan kanan jalan dihimpit

BERLUBANG: Kondisi Jalan di Gunung Uni-uni nyaris putus akibat langsor.

dua jurang kemudian posisi jalan sangat menurun,” katanya. Meski begitu, lanjut dia, jalan masih bisa dilalui kendati hanya

satu jalur saja,” Kepada sopir dan pengguna jalan agar berhati-hati ketika melintasi jalur ini,” imbuhnya. (/mpg)

Utang Rp1,1 M Untuk Listrik Gebe WEDA- Upaya mengatasi listrik di Pulau Gebe, Pemerintahan Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani terpaksa berutang kepihak ketiga sebesar Rp 1,1 Miliar. “Anggaran ini kita hadiahkan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menuntaskan masalah lsitrik di Pulau Gebe,” terang Bupati Edi Langkara, pada acara rapat koordinasi pemerintahan dan pembangunan. Ia menyadari bahwa ke-

EDI Langkara

bijakan yang diambil sangat beresiko namun tetap dilaksanakan. “Dengan segala resiko kita ambil kebijakan ini. Dan sekarang PLN Gebe sudah menyala 24 jam,” terang orang nomor 01 di Pemkab Halteng itu. Begitu juga Kecamatan Patani sudah menyalah 24 jam. “Jadi jangan terpengaruh dengan eforia politik yang sudah usang. Sekarang kita tatap masa depan,” tandas mantan anggota DPRD Provinsi itu. (mpf)


TIDORE KEPULAUAN HARIAN

KAMIS 14 MARET 2019

MALUT POST

3

Art: Resayfa Rumra

PELANGGARAN: Pertemuan salah satu caleg yang diduga melibatkan empat ASN dan dua calon KPPS di Kelurahan Tuguwaji, Sabtu (9/13) malam lalu.

Empat ASN Dibidik Bawaslu Diduga Ikut Pertemuan Salah Satu Caleg Editor : Irman Saleh Peliput : Mahfud H Husen TIDORE – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) membidik empat Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Tikep yang diduga terlibat politik praktis. Ke-

empat ASN ini diduga ikut dalam pertemuan yang diselenggarakan salah satu calon legislatif DPRD Tikep di Kelurahan Tuguwaji, pada Sabtu (9/3) malam lalu. Bahkan pertemuan tersebut diduga dilakukan di rumah milik salah satu ASN. Ketua Bawaslu Tikep, Bahrudin Tosofu mengatakan bahwa kasus tersebut

berdasarkan temuan Panwas Kecamatan Tidore, lalu dilimpahkan ke Bawaslu untuk penanganan selanjutnya. ”Kita sudah terima laporan tersebut. Untuk teknisnya nanti konfirmasi ke Koordiv HPP,” katanya saat dikonfirmasi kemarin (13/3). Sementara Koordiv HPP Bawaslu, Amru Arfa menjelaskan bahwa setelah diterima laporan tersebut, rencananya Senin (18/3) nanti di register dan masuk

ke tahap satu. Artinya pihaknya akan melakukan klarifikasi terhadap pihakpihak yang terlibat dalam pertemuan tersebut. Bahkan menurutnya, dalam pertemuan tersebut juga melibatkan dua calon petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). ”Ini ada bukti foto maupun videonya dan mengarah kesana. Dugaan sementara pidana pemilu,” ujarnya. Dikatakannya, dalam video tersebut

Pimpinan DPRD Tunggu Usulan Fraksi ”Sudah fraksi yang menyampaikan. Saya belum tahu jumlahnya berapa, nanti dicek di meja Ketua DPRD,”

Mochtar Djumati Wakil Ketua DPRD TIDORE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) belum lama ini berkeinginan mengajukan hak interpelasi terhadap Pemerintah Kota Tikep terkait dengan sejumlah kebijakan yang dianggap melanggar konstitusi. Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui pasti anggota atau fraksi mana yang telah mengajukan surat ke pimpinan DPRD. Wakil Ketua DPRD, Mochtar Djumati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu usulan dari fraksi untuk menyampaikan suratnya. Saat ini, kata dia, sudah ada beberapa fraksi yang telah memasukkan. ”Sudah fraksi yang menyampaikan. Saya belum tahu jumlahnya berapa, nanti dicek di meja Ketua DPRD,” katanya, kemarin (13/3). Menurutnya, syarat untuk dilakukannya paripurna terkait dengan hak interpelasi ini minimal lima orang dari dua fraksi yang berbeda. Sehingga itu, apabila sudah memenuhi syarat pengajuan hak interpelasi ini, maka segera diparipurnakan. Sementara itu, Fraksi Amanat Indonesia Raya (FAIR) sebelumnya ngotot untuk mengajukan hak

interpelasi tersebut sampai saat ini belum memasukkan suratnya. Ketua Fraksi AIR, Ratna Namsa saat dikonfirmasi menuturkan bahwa Fraksi AIR tinggal menunggu surat dari sekretaris fraksi untuk diajukan ke pimpinan. ”Kita masih tunggu sekretaris fraksi untuk dibuat suratnya. Jika sudah, maka kita segera masukkan,” ujarnya. Sebelumnya, pemicu bakal diajukannya hak interpelasi ini lantaran kebijakan Pemkot akhir-akhir ini dianggap menekan ASN dalam urusan politik. Puncaknya, adanya aduan masyarakat ke DPRD terkait dengan undangan yang dilayangkan oleh Lurah Tuguwaji kepada 200 ASN di lingkup Kelurahan Tuguwaji. Undangan rapat yang diketahui dilakukan di ruang rapat Sekretaris Kota tersebut dinilai bernuansa politik dan melibatkan sejumlah ASN di lingkungan kelurahan Tuguwaji. DPRD pun mengundang pihak badan kepegawaian pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) maupun Lurah Tuguwaji untuk rapat dengar pendapat (RDP). Setelah mendengar paparan dari lurah, beberapa anggota bersepakat untuk mengajukan hak interpelasi. (tr-03/lex)

Pansus Bahas Ranperda Pilkades TIDORE – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pemilihan kepala desa telah selesai dibahas Pansus C DPRD Tikep maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Beberapa poin dalam Ranperda ini menjadi penekanan, salah satunya adalah terkait pergantian antar waktu (PAW).

terdapat pembicaraan dari keempat ASN dan pembicaraan itu bersifat mengajak, memenangkan, menyiapkan basis dan sebagainya. Pihaknya rencana melakukan pembahasan tahap satu pada Kamis (14/3), hanya saja ada kegiatan di Bawaslu Provinsi. ”Sehingga itu nanti kita lihat perkembangan. Kalau bisa besok (hari ini), ya besok. Jika tidak ya nanti hari Senin,” tandasnya. (tr-03/lex)

Wakil Rakyat Minta ASN Jaga Netralitas TIDORE – Dugaan keterlibatan para ASN dalam politik praktis yang akhirakhir ini marak terjadi di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), juga mendapat tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tikep. Lembaga wakil rakyat ini menginginkan agar ASN mengedepankan netralitas dalam setiap momentum politik. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Mochtar Djumati, saat ditemui, kemarin (13/3). Menurutnya, ASN memang memiliki hak untuk memilih. Meski demikian, ASN harusnya memposisikan dirinya netral, karena hak politiknya diatur dalam UU. Jika tidak netral, maka yang rugi adalah ASN itu sendiri. ”Karena ada sanksinya, ancamannya sampai pada pemecatan. Itu sudah jelas aturannya,” tuturnya. Dirinya juga berharap kepada Gakumdu agar tidak main-main ketik memproses masalah pelanggaran Pemilu yang melibatkan ASN. Ini agar membuat efek jera kepada semua orang, terutama ASN yang terlibat dalam politik praktis. ”Untuk itu sekali lagi saya minta ASN harus netral. Dan untuk Gakumdu harus mengusut tuntas setiap orang yang tidak mematuhi peraturan perundang-undangan,” pintanya. (tr-03/lex)

Ketua Pansus C, Abd Haris Ahmad mengatakan bahwa terkait dengan aturan pemilihan kepala desa ini sebenarnya telah diatur dalam UU maupun Peraturan Mendagri. Sementara dalam Perda nomor tahun 2016 sebelumnya tidak mengatur terkait dengan PAW, maka Pemkot mengajukan rancangan perubahan untuk dimasukkan pasalpasal dimaksud. Sebelumnya, kata dia, ketika kepala desa itu tersangkut hukum dan sebagainya, maka diangkat-lah penjabat untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa ini. ”Namun ke depan, tidak ada lagi penjabat, karena sudah ada pergantian antar waktu. Sehingga begitu kepala desa tersangkut hukum, maka dilakukan PAW,” ujarnya, kemarin (13/3). Lanjutnya, setelah Ranperda ini selesai dibahas, selanjutnya menunggu paripurna pengesahan. (tr-03/lex)


4

HARIAN

MALUT POST

HALUT & HALSEL

KAMIS, 14 MARET 2019

2019, Dua Warga Meninggal Akibat DBD Dinkes Ajak Bersihkan Lingkungan Peliput : Ramlan Harun Editor : Muhammad Syadri

TOBELO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Halmahera Utara (Halut), untuk tahun 2018 hingga 2019 ini mendapati seban-

yak ratusan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari jumlah sebanyak itu, untuk tahun 2019 terdapat dua penderita yang kemudian meninggal dunia. “Dari tahun 2018 sampai 2019 ini ada sebanyak 126 dan 2 orang meninggal di tahun 2019,”ungkap Kadinkes Muhammad Tapi Tapi, kepada Malut Post, Rabu (13/3) kemarin, di Kao

Barat. Untuk jumlah tersebut, lanjut Muhammad, terdapat di semua kecamatan di Halut. Hanya saja, dia tidak menyebutkan secara detail berapa per kecamatan dan yang meninggal dimana-mana saja. Sehingga, dengan kondisi yang terjadi tersebut, menurut Muhammad, sementara ini pihaknya fokus melalukan pembersihan lingkungan dan so-

sialisasi tentang pencegahan penyakit. “Kita juga melakukan penyemprotan pada daerah yang mengalami wabah penyakit DBD ini,”ujarnya. Selain itu, pihaknya melalukan pencegahan dan pengobatan. Hanya saja, pencegahan lebih diutamakan oleh mereka. Kemudian, terhadap pasien yang sakit itu diobati di desa melalui Puskesmas hingga di RSUD.

Soal Tapal Batas, Dua Desa Bersitegang

HUKUM Gara-gara Hadiri Baksos, Kadisperkim Mangkir Panggilan Kejari

FITRAH KADIR/MALUT POST

SEPI: Kantor DPRD Halsel sepi dari aktifitas perkantoran. ACHMAD Hadi

LABUHA-Achmad Hadi, selaku Kepala Dinas Perumahan dan Perkumiman (Disperkim) mangkir dari pemeriksaan lanjutan yang telah diagendakan Kejaksaan Negeri (Kejari), Rabu (13/3) kemarin. Kajari Labuha Christopher Carel Ratuanik, saat dikonfirmasi di kantor Kejari, mengaku jika alasan Achmad yang mangkir dari agenda pemeriksaan lanjutan lantaran sedang mengikuti Bakti Sosial (Baksos) di Desa Bibinoi Kecamatan Bacan Timur-Tengah. “Katanya lagi (ikut) baksos di Bibinoi, makanya pemeriksan lanjutan akan dilakukan pada Senin pekan depan,”aku Christopher. Pemeriksaan lanjutan baru akan dilanjutkan pada Senin pekan depan, sambung Christopher, karena pada Kamis hingga Jumat besok, pihaknya akan menghadiri pertemuan seluruh stakeholder di Ternate. “Jadi nanti Senin baru dilanjutkan,” tandasnya. (aji/sad)

FOLLOW UP Perpindahan Helmi ke BPKP RI Tersendat LABUHA-Nasib Helmi Surya Botutihe selaku Sekretaris Kabupaten (Sekkab) setelah ditarik ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, belum kunjung bisa terealisasi. Pasalnya, surat dari BPKP, hingga kini, belum juga dibalas Bupati Bahrain Kasuba. Sementara dari hasil informasi yang dihimpun menyebutkan, Bupati Bahrain sementara sedang berada di Manado, menemani sang istri melakukan check up kesehatan. Helmi saat dikonfirmasi, bertempat di ruang kerjanya mengaku sudah berpamitan kepada bupati. “Surat penarikannya kan sudah diterima, makanya, harus diiyakan oleh pak bupati. Jadi tinggal menunggu surat pengembalian dari bupati, setelah kembali dari luar daerah nanti,”ungkap Helmi Rabu (13/3). Di lain pihak, Helmi mengungkapkan apresiasi dan kesan positif selama enam tahun menjabat di Halsel, dengan jabatan terkahir sebagai Sekkab. Terutama dari aspek pembangunan infrastruktur yang dinilainya cukup pesat. Meski demikian, lanjut Helmi, selama mengabdi, terdapat kelemahankelemahan yang dihadapi Pemkab, terutama menyangkut dengan tingkat kedisiplinan dan kemampuan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kedisiplinan memang penting. Memang, ada sebagian besar ASN yang sudah rajin, tapi ada juga sebagian yang masih malas,”ungkapnya. Selain tingkat kedisiplinan, Helmi juga sempat menyoroti skill dari pada ASN, terutama bagi tenaga teknis. “Kapasitas memang perlu ditingkatkan, terutama kepala badan hingga dinas serta tenaga teknisnya,”tandas Helmi, menutup. (aji/sad)

Bahkan, kata Muhammad, bupati juga sudah mengeluarkan edaran yang ditujukan kepada semua masyarakat Halut melalui Kecamatan dan desa, agar dilakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing. “Masyarakat harus tahu menguras, menutup dan mengubur. Karena itu sebagai langkah pencehahan,”kata Muhammad.(tr-04/sad)

Kantor DPRD Halsel Seperti Tidak Bertuan LABUHA-Tingkat kehadiran wakil rakyat di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) memprihatinkan. Bagaimana tidak, berdasarkan pantauan, hingga pada pukul 10.30 WIT, kondisi kantor DPRD sepi dari para wakil rakyat. Tidak hanya itu, Sekretaris Dewan (Sekwan), Akil Marsaoly pun tidak berada di tempat hingga jam tersebut. Berdasarkan informasi

yang dihimpun, menyebutkan, para wakil rakyat ini sedang melaksanakan kegiatan reses. “Sekwan belum datang, kalau dewan sementara reses,” aku Marfan Bachmid, selaku petugas keamanan di kantor dewan saat disambangi wartawan bertempat di lobi kantor dewan. Padahal dari sisi anggaran, di tahun ini, aloksi anggaran untuk dewan dan Sekretariat

Dewan (Setwan), terbilang cukup fantastis. Yakni mencapai Rp40 miliar. Ini diakui Sekretaris Kabupaten (Sekab), Helmi Surya Botutihe, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, kemarin. “Untuk di dewan itu, sekitar Rp38 miliar, jadi bedanya tipis saja dengan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab), dengan besaran sekitar Rp40 miliar,”tandas Helmi.(aji/sad)

Sejumlah Fasilitas RSUD Diresmikan TOBELO - Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery, Rabu (13/3) kemarin meresmikan sejumlah fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo. Untuk fasilitas yang diresmikan diantaranya gedung baru poliklinik rawat jalan, Intensive Care Unit (ICU) dan pengadaan alat kesehatan (Alkes). Bupati Frans dalam kesempatan itu, menyampaikan, sejumlah fasilitas yang telah dibangun tersebut membuktikan adanya peningkatan terhadap fasilitas yang ada di RSUD Tobelo. “Sampai saat ini ada peningkatan terhadap fasilitas RSUD Tobelo,”ucapnya. Sehingga ke depannya, lanjut Frans, pihaknya juga berencana akan membangun rumah sakit yang memang berkualitas. Sehingga, dalam pelayanan terhadap masyara-

RAMLAN HARUN/MALUT POST

PERESMIAN: Bupati Halmahera Utara, Frans Manery, saat meresmikan sejumlah fasilitas RSUD Tobelo, Rabu (13/3) kemarin

kat juga dapat terlayani semakin maksimal. “Pihak RSUD juga memiliki tekad yang kuat, dengan terus berusaha untuk membenahi kekurangan-kekurangan yang ada untuk meningkatkan kualitas pelayanan,”katanya. Sementara itu, Direktur RSUD Tobelo, drg Irwanto Tandaan, menambahkan,

bahwa fasilitas yang telah dibangun dan diresmikan untuk siap digunakan tersebut, karena dukungan dari Pemda setempat. “Kita berharap, dengan diresmikan sejumlah fasilitas di RSUD ini dapat bermanfaat kepada pasien rumah sakit yang membutuhkannya,” harapnya.(tr-04/sad)

LABUHA-Persoalan tapal batas di dua desa, yakni Amasing kali dan Amasing kota Utara, kembali disoal. Persoalan ini bahkan sudah berlangsung sejak 2006, atau kedua desa ini, dimekarkan dari Amasing kota sebagai desa induk, kecamatan Bacan. Ketegangan dari dua desa ini sempat terjadi saat pembangunan gapura, yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes), Amasing kali. Pembangunan gapura inilah yang mengundang reaksi dari warga Amasing Kota Utara. Bagi warga Amasing Kota Utara adanya pembangunan gapura menjadi masalah karena hingga kini belum ada kejelasan batas wilayah yang pasti diantara dua desa ini. Akibat dari persoalan ini, pihak kecamatan Bacan, lalu berupaya melakukan mediasi dengan menghadirkan tokoh agama, masyarakat, pemuda hingga aparatur pemerintah di dua desa setempat. Pertemuan mediasi yang berlangsung di aula kantor camat Rabu (13/3) kemarin dipimpin oleh Sekretaris Camat (Sekcam), Ibnul Mubarak Iskandar Alam didampingi sejumlah staf di kecamatan. “Pembangunan gapura ini sudah masuk dalam RAPBDes, makanya kalau pembangunan ini dialihkan atau dirubah, sudah tidak bisa lagi,”aku Yusli Noho, selaku Kades Amasing Kali, dalam pertemuan tersebut. Baginya, pembangunan gapura yang sementara dibangun dengan alokasi Dana Desa (DD), hanya bersifat sementara. “seperti kata orang tua-tua kami, ini kan hanya hiasan saja. Jika sewaktu-waktu, batas wilayah ini sudah ditentukan, dipastikan dan disepakati secara bersama dengan semua pihak, terutama pemerintah, maka kita tinggal menyesuaikan saja. Yang penting, program desa ini bisa jalan,”aku Yusli. Pernyataan Yusli ini lantas menuai protes dari sejumlah warga Amasing Kota Utara yang hadir pada saat itu. Mereka menilai jika pembangunan gapura yang dilakukan Pemdes Amasing kali, bakal menimbulkan masalah baru. “Kami minta agar pembangunan gapura ini dihentikan dulu, sebelum ada penetapan batas wilayah yang resmi dari pemerintah,”teriak sejumlah warga Amasing Kota Utara. Hal ini juga turut didukung Agussalim Melman Bessy, selaku Kades Amasing Kota Utara. “Kami berharap, dalam rapat kali ini, pihak kecamatan sudah bisa mengambil keputusan mengenai kepastian dari batas wilayah, namun ternyata pihak kecamatan sendiri belum bisa memutuskan persoalan ini. Karena itu, kami minta agar pembangunan gapura, dihentikan sementara,”tandas Agussalim. Perdebatan kian alot, hingga akhirnya dari pihak kecamatan sendiri memutuskan untuk melakukan pertemuan lanjutan bersama dengan semua pihak. “Penentuan tapal batas bukan ranah kecamatan atau camat. Kecamatan tidak punya kewenangan untuk mengatur, apalagi menetapkan tapal batas,”aku Sekcam Ibnul. Karena itu, pihaknya telah bersepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan yang nantinya digelar dalam waktu dekat. “Bahkan perda menyangkut dengan tapal batas pun belum pernah kami lihat hingga saat ini,”sambung Ibnul. Sehingga dalam kesempatan kemarin, pihaknya lalu memutuskan agar pembangunan gapura yang sementara dibangun Pemdes Amasing Kali dihentikan dulu, sambil menunggu putusan dari pemerintah. “Kami akan melaporkan ini ke pak bupati dulu. Makanya nanti kita akan agendakan pertemuan lanjutan dengan seluruh tokoh di dua desa ini,”kata Ibnul. Sementara menyangkut dengan penghentian pembangunan gapura, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan inspektorat. “Sebab ini kan sudah masuk dalam RAPBdes, makanya kita dan pemdes Amasing Kali bakal berkoordinasi dulu dengan DPMD dan inspektorat. Apakah dilanjutkan ataukah bisa dialihkan,”tukasnya.(aji/sad)

Pembangunan Jalan dan Jembatan di Kao Barat Terkendala Status TOBELO - Masyarakat Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), sangat mengharapkan adanya pembenahan pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan. Namun, lagi-lagi terkendala pada status. Dimana, jalur tersebut merupakan tanggungjawab Pemprov maupun Pemerintah Pusat. Berdasarkan amatan Malut Post, Rabu (13/3) kemarin, jalan dan jembatan di Kao Barat sudah semakin memprihatinkan. Jalan misalnya, masih terdapat yang belum diaspal mulai dari Desa Toliwang ke Margo Mulyo hingga Wonosari. Sedangkan yang sudah diaspal dari Kusuri ke

Toliwang telah mengalami kerusakan. Sementara, sejumlah jembatan yang ada pun kondisinya memprihatinkan. Namun, kini telah dilakukan perbaikan melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104, yang dipusatkan di Kao Barat. Kepala Desa Margo Mulyo, Ahmad Roghib misalnya mengungkapkan, banyak hal yang harus ditingkatkan di wilayah Margo Mulyo dan sekitarnya, salah satunya akses transportasi yakni jalan. “Jalan itu jadi kebutuhan penting kita disini. Karena, kalau dilihat sudah sangat membahayakan kondisinya. Bukan

hanya jalan, tapi fasilitas lain juga penting,”katanya. Hanya saja, terkait dengan status jalan maupun jembatan untuk jalur di Kao Barat, sehingga, Pemkab Halut melalui Pemerintahan Frans Manery dan Muchlis Tapi Tapi sedikit mengalami kendala. Akan tetapi, berkat kegiatan TMMD dapat mengakomodir sedikit kebutuhan yang sangat diinginkan Masyarakat, yakni adanya perbaikan jembatan. Bupati Frans Manery, Rabu (13/3) kemarin, dihadapan Brigjen TNI Widodo Iryansyah, peninjau TMMD dari Markas Angkatan Darat mengatakan, jalur dari ibu kota Kecamatan Kao Barat hingga ke

sejumlah desa, untuk jalan maupun jembatan yang ada menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Provinsi. “Jadi, kita tidak bisa berbuat apa-apa, terkecuali ada ijin dari Gubernur serta Pemerintah Pusat,”katanya. Sementara itu, Bupati Frans menyayangkan terkait dengan hal itu. Sebab, menurut dia, kebutuhan untuk pembangunan infrastruktur jembatan maupun jalan di Kao Barat sudah tidak layak untuk dilewati transportasi darat. “Makanya, setelah ada TMMD ini kita sangat bersyukur, bisa ada pembenahan,”ujarnya. (tr-04/sad)


KAMIS, 14 MARET 2019

HALMAHERA BARAT

5

Lima Jabatan SKPD Dilelang Terbuka Bagi ASN dari Luar Halbar Editor : Erwin Syam Peliput : Samsudin Chalil JAILOLO - Lima jabatan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) pekan ini mulai dilelang. Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Zubair T. Latif ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (13/3). mengatakan, Lima jabatan SKPD yang dilelang itu diantaranya, Dinas Kesehatan (Dinkes) yang saat ini Dijabat Oleh Rosfince Kalengit. Badan Pengembangan, Per-

Zubair T. Latif

encanaan dan Penelitian Daerah (BP3D) yang dijabat oleh Soni Balatjai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang dijabat oleh Pilemon Piwu. Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Daerah (DPPKBD) yang dijabat oleh Hajar serta Sekretaris Dewan (Sekwan) yang dijabat oleh Hadija Sergi. “Saya dan Sekda telah melakukan konsultasi ke KASN terkait rencana lelang atau seleksi jabatan eselon II dan sudah direspon, sehingga tadi (kemarin, red) Pansel sudah dibentuk,” ungkap Zubair T. Latif. Zubair menambahkan, Pansel langsung bekerja dengan membuka pendaftaran untuk lima jabatan tersebut, yang dimulai pekan hingga 26 Maret mendatang. Direncanakan, verifikasi berkas pendaftar akan berlangsung tanggal 4 sampai 8 April dan pengumuman berkas tanggal 9 April.

“Untuk asesmen dan tes psikologi dilaksanakan tanggal 10 sampai 12 April, penulisan makalah tanggal 15 sampai 16 April, sementara pengumuman hasil akhir tanggal 22 April. Setelah pengumuman hasil tes, baru kemudian disampaikan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati pada tanggal 23 April,” jelasnya. Zubair menambahkan, seleksi jabatan eselon II, akan dilaksanakan secara terbuka, sehingga ASN baik dilingkup Pemkab Halbar ataupun di luar Halbar namun masih dalam wilayah Maluku Utara yang berminat dan ingin menduduki jabatan eselon II, dipersilahkan mendaftar. “Untuk Kuota pendaftar per satu SKPD, akan dibatasi sebanyak tiga orang, sehingga lima SKPD yang dilelang ini akan membutuhkan 15 pejabat,”jelasnya menutup. (Din/Lid)

Baru 30 Desa yang Penuhi Syarat Pencairan DD 143 Desa Menunggu Evaluasi APBDes JAILOLO – Anggaran Dana Desa (DD) untuk tahap I tahun 2019, dipastikan hanya ada 30 Desa yang masuk dalam daftar pencairan yang saat ini sementara diproses. Pasalnya, dari 173 Desa yang ada di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), hanya 30 Desa diantaranya yang telah memenuhi syarat untuk melakukan pencairan DD tahap I.”Pekan depan pencairan DD sudah bisa dilakukan, namun itu baru 30 Desa yang bisa melakukan proses pencairan,”ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Asnath Sowo ketika dikonfirmasi, Rabu (13/3).

Asnath menjelaskan, alasan baru 30 Desa yang memenuhi syarat bisa melakukan pencairan karena sudah selesai melakukan evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sementara 143 Desa lain, hingga kini belum selesai melaksanakan evaluasi APBDesnya, itu alasannya kenapa proses pencairan belum bisa dilakukan.”Pekan depan anggaran DD sudah masuk ke Kas Daerah (Kasda), namun untuk melakukan proses pencairan harus punya dasar yang jelas, makanya ada beberapa Desa yang belum bisa diproses,”katanya. Asnath menambahkan, pencairan DD tahap I ini akan dilakukan bersamaan dengan pencai-

Generasi Peduli Halbar Gelar Pesta Rakyat JAILOLO - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Peduli Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bakal melaksanakan kegiatan bertajuk “Pesta Rakyat Ibu Bakudapa Satu”. Kegiatan yang akan diselenggarakan di Desa Duono, Kecamatan Tabaru, Halbar ini berlangsung mulai tanggal 15-17 Maret. Kegiatan ini memperlombakan Cakalele bagi usia 10-17 tahun. “Acara puncak dilak- Rogen Kontrake sanakan pada tanggal 17 Maret. Makanan yang disajikan dalam kegiatan ini adalah makanan adat,” jelas Sekretaris Panitia Generasi Peduli Halbar Rogen Kontrake. Kegiatan ini dilakukan supaya masyarakat di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Tabaru, Kecamatan Ibu dan Kecamatan Ibu Selatan lebih mecintai adat dan budayanya. “ Selain

itu tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara semua elemen masyarakat yang berada di tiga Kecamatan,” terangnya. Ia meminta semua elemen masyarakat ibu mensukseskan acara tersebut. “ Acara ini baru pertama kali diadakan dan akan terus berkesinambungan. Sebab budaya adalah jatih diri masyarakat. Karenanya, cintailah adat walaupun saat ini kita berbeda pandangan dalam masyarakat tetapi kita harus tetap bersatu dalam kebudayaan,” katanya. Semua undangan diharapkan memakai pakaian adat. Acara ini akan dihadiri Bupati Halbar Denny Missy, Kapolres Halbar, Sultan Jailolo dan Anggota DPRD Halbar. Kemudian beberapa Kepala Daerah dari Kabupaten lain termasuk tokoh-tokoh adat se Kecamatan Ibu. (pn/mpf )

ran gaji dan sisa lebih tambahan Pengahasilan (Siltap). Dimana persyaratanya Kades harus memasukan Peraturan Desa (Perdes). “Saat ini baru 30 Desa yang memasukan Perdes,” lanjut Asnath. Asnath juga menegaskan, BPD setiap triwulannya wajib menyampaikan hasil pengawasan terhadap penyelenggaran Pemerintahan Desa. Jika tidak, BPD juga tidak bisa menerima gaji. “Kali ini pencairan gaji dan tunjangan perangkat Desa maupun BPD mulai di perketat. Itu sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 20 tahun 2018, tentang pengelolaan keuangan,”pungkasnya. (Din/Lid)

Asnath Sowo

Petani Minta Bantuan Bupati JAILOLO - Usai dibukanya akses jalan dan jembatan menuju ke Desa Matui Kecamatan Jailolo, warga tiga desa berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) dapat memberikan bantuan kendaraan pengangkut hasil bumi guna memudahkan petani. Permintaan itu datang dari warga di tiga Desa yaitu, Bukumatiti, Todowongi dan Tuada. Kepada koran ini Fredik Jurame salah satu perwakilan petani dari tiga Desa tersebut menuturkan, Yang jadi kendala saat ini adalah kita para petani sangat kesulitan ketika hasil panen mau diangkut ke Desa dan Ibukota Kabupaten. Sebelum akses jalan dan jembatan dibuka ke Matui, petani di tiga Desa tersebut mengangkut hasil tani menggunakan perahu melalui sungai. Namun setelah jembatan dibangun, banyak sungai yang tidak bisa lagi di lewati, karena badan jembatan dengan muatan yang diangkut perahu tidak lagi leluasa dilewati karena makin sempit. Sehingga bantuan trans-

Ilustrasi Kendaraan angkutan hasil tani. (Ggl)

portasi sangat dibutuhkan. “Kami sangat berharap Pemkab Halbar melalui Bupati dapat memberikan kami petani di tiga desa inibantuan trasportasi khusus pengangkut hasil tani seperti kendaraan kasiar agar memudahkan kami saat membawa keluar hasil tani ke Desa dan ibu Kota untuk dijual,” terang Fredik Jurame. Fredik Jurame melanjutkan, upaya Pemkab melalui Pemerintah Pusat dan Provinsi yang telah membuka akses jalan dan jembatan ke Desa Matui termasuk tiga desa tersebut, sangat diapresiasi masyarakat. “Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah dan juga Bupati yang telah membuka akses jalan menuju ke Desa kami, karena saat ini dari dan menuju ke Desa, kami sudah bisa menggunakan kendaraan. Namun kami berharap kepada Bupati agar bisa memberikan kami bantuan kendaraan Kaisar pengangkut hasil tani, ini karena kami sangat kesulitan kalau membawa hasil tani untuk dijual,” harap Fredik Jurame. (Din/Lid)


6

HARIAN

MALUT POST

MOROTAI & SULA

KAMIS, 14 MARET 2019

Pendaftar Melebihi Kuota Tes Guru Dilakukan Manual Peliput : Ikram Salim Editor : Bukhari Kamaruddin SANANA - Pendaftaran guru honorer dan kontrak Pemkab Kepulauan Sula (Kepsul) telah ditutup Selasa (12/3). Namun, hingga saat ini panitia belum merekap jumlah peserta yang

telah mendaftar. Ketua panitia seleksi Amir Ajab menuturkan, panitia baru memulai rekapan, sehingga belum mengetahui pasti jumlah peserta yang memasukan berkas. ”Kita masih menunggu rekapan baru tahu jumlahnya,” kata Amir kemarin (13/3). Meski begitu lanjutnya, peserta yang mendaftar lebih dari kuota yang disiapkan, yakni 455 orang. Pelaksanaan seleksi dilakukan

dua pekan lagi. Untuk seleksi mereka berkoordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu Provinsi (LPMP) Maluku Utara (Malut). Ini berkaitan dengan pembuatan soal tes. Pelaksanaan tes dilakukan dua pekan lagi. Tes dilakukan manual, sebab fasilitas untuk tes online masih terbatas. Ini agar berbeda dengan keinginan Wakil Bupati Zulfahri Abdullah Duwila, yang menginginkan seleksi dilakukan dengan sistem Computer Asissted

Test (CAT). Pada kesempatan itu Amir memberikan klarifikasi terkait pembukaan posko pendaftaran di Pulau Mangoli. Menurutnya, langkah itu diambil dengan pertimbangan rentang kendali pendaftar di Mangoli. Sebab jika tidak dibuka posko, maka mereka terpaksa datang ke Sanana untuk mendaftar. Dia juga membantah adanya titipan partai politik dalam perekrutan tersebut.

”Saya juga tidak ingin sama seperti 2017 lalu makanya kita ingin agar mereka betul komitmen untuk bekerja,”paparnya sembari mengaku tidak melakukan koordinasi dengan Kadis Pendidikan karena kebijakannya tidak merugikan. ”Saya tidak merugikan orang lain sehingga tidak perlu koordinasi juga, karena beliau saat itu ada di Jakarta dan saya juga sudah koordinasi dengan Sekretaris Dinas Pendidikan. (ikh/onk).

AGENDA Polres Bakal Gelar Tablig Akbar DARUBA—Dalam rangka menciptakan pemilu yang aman dan damai, Polres Kabupaten Morotai bakal menggelar kegiatan tablig akbar. Kapolres Pulau Morotai AKBP Mikhael P Sitanggang mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Selasa 19 Maret mendatang di halaman Mapolres Pulau Morotai. Tema yang diangkat yaitu, “Kita Ciptakan Pemilu Aman, Damai dan Sejuk dalam rangka Ukhuwah Wathaniah”. Yang akan menyampaikan siraman rohani ustad Das’ad Latif. Rencananya Kapolda Malut akan hadir dalam acara tersebut. “Dengan tablig akbar, masyarakat bisa mendapatkan wawasan yang luas, terkait pentingnya dalam memilih pemimpin yang sesuai dalam bingkai NKRI, serta pentingnya rasa aman dan nyaman dalam pelaksanaan pemilu nanti,” harapnya. (tr-02/ onk)

HUKUM

MASLAN AJID MALUT POST

Menpora Puji Keindahan Pulau Dodola

Masih di Meja Jaksa DARUBA-Kasus dugaan korupsi anggaran Kantor Perwakilan Morotai di Jakarta tahun 2015 masih berada di meja penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Morotai. “Berkasnya masih dalam tahapan penyelidikan setelah ini baru dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kepala Kejari Morotai, Supardi. Dia menuturkan tersangkanya masih satu orang, yakni mantan Kepala Kantor Perwakilan Morotai di Jakarta, YB alias Yofani. Belum ada tersangka lain. Dia menuturkan ada kemungkinan tersangkanya bertambah, tergantung hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang lain. ”Kemungkinan besar tersangka lebih dari satu orang, hanya saja kami masih menunggu hasil penyelidikan penyidik, selain itu juga kami masih menunggu penyempurnaan surat dakwaan,” ujarnya. Kasus ini merugikan negara senilai Rp 800 juta, dari pagu anggaran sebesarp Rp 2 miliar. (tr-02/onk).

DOK.MALTPOST

TRANSIT: Menpora Imam Nahwari tiba di Morotai setelah mememberikan kuliah umum di Universitas Halmahera Tobelo, Halmahera Utara. Foto lain keindahan Pulau Dodola.

Pengawasan Tetap Dilakukan SANANA - Ketua Bawaslu Kepulauan Sula (Kepsul) Iwan Duwila menegaskan, pengawasan terhadap ASN tetap dilakukan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka. Menurutnya, langkah pencegahan telah dilakukan terkait netralitas ASN. Hanya saja hal tersebut juga menjadi tanggung jawab dan kesadaran pribadi. ”Semua itu juga butuh kesadaran dan ketegasan dari pimpinan di daerah selaku pembina kepegawaian,” kata Iwan. Dia mengungkapkan, pihaknya juga menerima banyak informasi dari masyarakat soal dugaan keterlibatan ASN, hanya saja tidak ada laporan resmi dari masyarakat. Untuk itu sebagai lembaga formal, pihaknya tetap menindaklanjuti laporan sesuai dengan tahapan penanganan pelanggaran, baik pidana maupun administrasi. ”Namun sampai saat ini belum ada satupun laporan yang disampaikan kepada kami, yang ada justru hanya temuan penyelenggara,” akunya. Bawaslu berharap partisipasi masyarakat dan semua pihak di Sula untuk mengawal tahapan pemilu. Dia juga memberikan apresiasi

IWAN Duwila

sikap Wabup Zulfahri Abdullah Duwila, yang meminta Bawaslu lebih aktif dalam mengawal tahapan pemilu. ”Kami pun berharap kepada bupati dan wabup untuk melakukan pembinaan terhadap PNS agar tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis,” harap dosen Universitas Muhammadiyah Malut itu. (ikh/ onk)

DARUBA - Menpora Imam Nahrawi, menyempatkan diri berkunjung ke Morotai, setelah memberikan kuliah umum di Universitas Halmahera di Tobelo Halmahera Utara. Kedatangan Imam Nahrawi dan rombongan kemarin (13/3), disambut Wakil Bupati Asrun Padoma. Menpora kemudian berwisata ke Pulau Dodola. “Saya ke Morotai hanya transit saja, setelah itu ke Ternate,” katanya kepada Malut Post. Dia kagum dengan sumberdaya alam Morotai yang menurutnya luar biasa. Dia berharap akan banyak turis yang mengunjungi Morotai. Sekembalinya dari Dodola, Menpora menuju ke kediaman Bupati Benny Laos untuk bersantap siang. Usai makan siang Menpora dan rombongan menuju ke Bandara Leo Wattimena untuk selanjutnya kembali ke Jakarta. (tr-02/onk).

Cuaca Buruk, Kapolda Batal ke Sula SANANA - Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol Suroto yang sedianya berkunjung ke Kepulauan Sula (Kepsul), Rabu (13/3), batal dilaksanakan. Pembatalan dilakukan karena cuaca buruk. Amatan Malut Post, Wakil Bupati Zulfahri Abdullah Duwila, Pj Sekkab Umar Umabaihi, Dandim 1510 Sanana Letkol Inf Karona Susilo Sitepu, Kajari Kepsul Romulus Haholongan, Kalapas Kelas IIB Sanana Noveri Budi Santoso, Kapolres AKPB Tri Yulianto dan sejumlah pimpinan OPD sudah berada di Bandara Emalamo sejak pukul 08.00 WIT. Namun pesawat milik Polairud yang akan membawa rombongan kapolda, tak kunjung tiba di Sanana. Kapolres AKPB Tri Yulianto saat dikonfirmasi mengatakan kapolda batal ke Sanana karena terhalang kondisi cuaca “Kapolda dan juga kami meminta maaf kepada semua masyarakat di Sula, karena belum bisa datang akibat cuaca buruk,” kata Tri di Mapolres Kepsul. Menurutnya, kunjungan terse-

AKPB Tri Yulianto

but merupakan kunjungan rutin Kapolda Malut ke wilayah kerjanya, sekaligus mengecek kesiapan personil Polres Kepsul menjelang pemilu 17 April mendatang. ”Mungkin di lain waktu nanti, tapi nanti kita menunggu koordinasi lanjutan dari Polda,” tandas perwira dua melati itu. (ikh/onk).


POLMAS

KAMIS, 14 MARET 2019

HARIAN

MALUT POST

7

Art: Resayfa Rumra

15 Orang Melaju ke Tes Psikologi TERNATE - Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) tahap dua peserta calon anggota KPU Provinsi Maluku Utara (Malut) telah selesai, Kemarin (13/3). Dari 53 peserta tes, hanya 10 orang yang dinyatakan lulus CAT. Dengan demikian, ditambah dengan 5 orang yang lulus CAT sebelumnya, total 15 orang yang berhak ikut tes psikologi pada 16 sampai 17 Maret nanti. “Peserta yang lulus CAT tahap dua 10 orang ditambah 5 orang sebelumnya, maka total 15 orang yang akan ikut tes psikologi,” kata Sekretaris Timsel, Wahidah

Suaib, Kemarin (13/3). Untuk tes psikologi, Timsel kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Malut. “Untuk tes psikologi, kita kerja sama dengan HIMPSI. Ada tiga sesi dalam tes yakni tes tertulis, FGD dan wawancara,” jelasnya. Sebelumnya, peserta yang lolos berkas administrasi 54 orang, namun yang ikut tes CAT hanya 53 orang, satu orang undur diri. “Sebanyak 53 peserta yang hadir Tes Tertulis dari 54 peserta yang lolos seleksi administrasi. Satu org mengundurkan diri,” tukasnya. (tr-01/yun).

KETAT: Suasana tes CAT tahap kedua seleksi anggota KPU Provinsi Maluku Utara

Inspektorat Audit Kinerja SKPD Menjadi Dasar Gubernur untuk Evaluasi Kadis Editor : Haiyun Umamit Peliput : Rusdi Abdurahman

AHMAD Purbaja

SOFIFI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), melalui badan Inspektorat tahun ini telah menerapkan audit kinerja masingmasing SKPD. Dimana hasil audit akan menjadi dasar Gubernur Ghani Kasuba, untuk memberhentikan, mempertah-

UMRAH Pemprov Berangkatkan 45 Imam untuk Umrah SOFIFI- Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut), melalui biro kesejahteraan rakyat (Kesra) sekretariat daerah provinsi (Setdaprov), tahun ini memberangkatkan 45 orang Imam dan tokoh agama, untuk melaksanakan umrah. 45 imam dan tokoh agama ini rencana diberangkatkan pada tanggal 20 bulan ini. Hal ini disampaikan kepala biro Kesra, Dihir Bajo, kepada Malut Post saat ditemui di kantor Gubernur, Rabu (13/3). Dihir mengaku, sesuai perencanaan keberangkatan umroh tahun 2019 sebanyak 100 orang, hanya saja saat pengusulan anggaran yang terakomudir hanya 45 orang, sisanya nanti akan ditampung pada APBD Perubahan. “Dana yang diusulkan 100 orang, hanya saja kena pemangkasan sehingga terakomudir hanya 45 orang,” terangnya. Biaya umroh sendiri per orang sebesar Rp23,8 juta, dan juga diberikan uang saku sebesar Rp3 juta. Selain para imam dan tokoh agama, pemprov tahun ini juga memberangkatkan para pendeta sebanyak 18 orang ke Yerusalem, dengan pembiayaan yang sama dengan pelaksanaan umroh. “Kami berharap pada APBD perubahan nanti dana yang diusulkan bisa terakomudir, sehingga keberangkatan susulan bisa dilakukan, baik umroh maupun ke Yerusalem,” tukasnya. (udy/yun)

ankan atau mutasi kepala SKPD. Hal ini disampaikan kepala Inspektorat Ahmad Purbaja, kepada Malut Post, saat ditemui di Kantor Gubernur, Rabu (13/3). Mantan kepala Badan pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) ini mengatakan, audit kinerja merupakan perdana diterapkan di internal Pemprov Malut. Dimana Inspektorat dalam melaksanakan audit

akan menggandeng pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Malut. Purbaja mengatakan, Audit ini dilakukan untuk mengukur kinerja kepalakepala SKPD, dimana program yang dilaksanakan tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat atau tidak. “Jadi bukan hanya sekadar melaksanakan satu kegiatan, tapi kegiatan itu bermanfaat langsung ke masyarakat atau tidak,” terangnya. Mantan pejabat Halsel ini menyam-

Yonif 731 Jelajah Bakti di Sula dan Taliabu TERNATE - Menjangkau pelosok negeri untuk semakin dekat dengan rakyat. Dalam rangka memperingati HUT Komando Resor Militer

152/Babullah yang ke -16 tahun 2019 Satgas Yonif 731/Kabaresi laksanakan Kegiatan Bhakti Sosial di jajaran SSK III di Kabupaten

paikan, audit ini mengukur indikator kinerja umum, dimana setiap program yang dijalankan pada SKPD sesuai dengan visi misi Gubernur atau tidak. “Audit ini penting dilakukan, agar diketahui SKPD tersebut memiliki kontribusi dalam menjalankan visi misi Gubernur atau tidak. Jika memang setelah diaudit dan ternyata kinerja SKPD bersangkutan buruk, maka Gubernur dapat menjadikan dasar untuk memberhentikan kepala SKPD tersebut,” tukasnya. (udy/yun)

Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula. Dengan kegiatan (bazar Murah, Fogging, Pengobatan gratis dan Khitanan massal). Kegiatan yang dilaksanakan memasuki Triwulan-III pada masa penugasan Satgas Yonif 731/Kabaresi ini bertempat di 3 pos satgas yakni (Kabau, Dofa, Gela) yang berada di bawah jajaran SSK III yang di pimpin langsung oleh Danki SSK

JELAJAH: Satgas Yonif 731/Kabaresi melaksanakan sejumlah kegiatan di Taliabu dan Kepulauan Sula

III Lettu Inf Redo R. Effendy, S.T.Han Dengan diawali penyambutan tarian Cakalele yang dilakukan oleh warga kepada Dansatgas Yonif 731/ Kabaresi adalah bukti antusiasme warga yang sangat tinggi dalam menyambut dan menghadiri kegiatan tersebut, dan pula tercatat jumlah anak yang ikut dalam Khitan sebanyak 284 anak, pengobatan tercatat sebanyak 342 warga, dan fogging dilaksanakan di 4 desa serta diadakannya penyuluhan sosialisasi tentang Bahaya HIV/AIDS. Komandan Satgas Yonif 731/ Kabaresi Letkol Inf Indra Hirawanto, S.Sos dengan di dampingi juga Oleh Kapolres Kepulauan Sula mengatakan, untuk menyejahterakan kehidupan bermasyarakat perlu suatu “aksi” lebih dalam membangun bangsa. Salah satunya dengan mendatangi pelosok-pelosok hingga ke ujung negeri demi tercapainya kehidupan yang layak. “Dari seluruh kegiatan Tersebut tidak ada pungutan biaya sedikitpun ataupun gratis,” terangnya. Kegiatan Bakti Sosial ini sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2018 lalu di Kepulauan Morotai pada Seri-I, dan berlanjut di pulau Halmahera pada bulan Nopember pada Seri-II yang kemudian sekarang sudah memasuki pada Seri-III yang dilaksanakan di Taliabu dan Kepulauan Sula. (rls/yun)

Pekan Depan BOS Mulai Dicairkan SOFIFI - Dana bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan I 2019, sampai saat ini belum juga ditransfer ke kas daerah. Padahal, baik SMK maupun SMA telah melaksanakan ujian sekolah berbasis nasional (USBN). Untuk SMK telah melaksanakan USBN hari ketiga kemarin, sementara SMA hari ini pelaksanaan USBN hari kedua. Ketua panitia BOS 2019, Harun Kasim saat dikonfirmasi mengaku, untuk penyampaian laporan pertanggungjawaban dari panitia BOS 2018, ke Kementerian Pendidikan telah dituntaskan, dan tidak lagi bermasalah. Begitu juga laporan dari Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Darah

(BPKPAD), ke kementerian Keuangan. Karena itu, proses transfer dana dipastikan tidak lama lagi. “Saya sudah konfirmasi ke pihak Kementerian Pendidikan, rekomendasi Kemendikbud kepada Kemenkeu telah disampaikan. Kalau begitu, dana tidak lama lagi akan masuk ke kasda. Sebab biasanya rekomendasi Kemendikbud disampaikan paling lambat tiga hari dana langsung masuk ke kasda,” terangnya kepada Malut Post, Rabu (13/3). Harun mengatakan, jika dalam minggu ini dana BOS telah masuk ke kasda, maka mulai pekan depan sudah akan diproses pencairan di BPKPAD. Menurutnya, untuk SD, SMP dan SMA Swasta, prosesnya hanya butuh dua

sampai tiga hari, karena sumber dana hibah. Dimana tidak memerlukan pertanggungjawaban dan RKS. “Yang terlambat adalah SMA Negeri. Sebab harus dilihat lagi apakah RKS masing-masing sekolah telah disampaikan atau belum,” terangnya. Dia mengaku, untuk SMA dan SMK negeri sarat pencairan dilakukan apabila RKS masing-masing sekolah sudah masuk. Karena dokumen tersebut menjadi dasar BPKPAD untuk mencairkannya. “Ini karena sumber dana BOS SMA negeri dari dana belanja langsung (BL). Tapi akan diupayakan, sebelum pelaksanaan Ujian Nasional, dana sudah cair,” tukasnya. (udy/yun)


8

HARIAN

SAMBUNGAN ETALASE

MALUT POST

...GAULI Samb Hal. 1 Mulanya, nenek korban merasa curiga dengan kondisi fisik korban yang perutnya kian membesar dari hari ke hari. Sang nenek lalu memutuskan agar hari itu cucunya tak usah masuk sekolah. Di rumah, si nenek langsung menginterogasi cucunya. Lantaran terus didesak, korban akhirnya mengaku. Namun sebelumnya ia meminta agar sang nenek tidak memukulinya atas pengakuannya. “Korban langsung menjawab ‘nenek, saya ingin ceritakan tapi jangan pukuli saya. Sebenarnya saya sudah hamil 5 bulan, yang hamili saya adalah papa’,” kata Kapolsek Ternate Utara, Iptu Ambo Wellang saat dikonfirmasi kemarin (13/3). Perbuatan Anto itu sudah dilakukannya berulangkali sejak 2015 lalu saat korban masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Saat ini, korban sudah menjadi siswa kelas 2 SMA. Kapolsek menambahkan, korban terpaksa menurut disetubuhi ayahnya lantaran diancam akan dibunuh. Korban juga dipukuli menggunakan sekop dan helm oleh pelaku. Bahkan korban diancam bila menceritakan kelakuan pelaku kepada orang lain maka tidak akan lagi disekolahkan. “Perbuatan itu dilakukan kurang lebih 4 tahun. Korban mengaku bahwa perbuatan itu dilakukan di beberapa tempat. Kadang korban pulang sekolah kemudian dijemput oleh pelaku menggunakan mobil menuju tempat pembuangan sampah dan melakukan hubungan layaknya suami istri di dalam mobil,” ujar Kapolsek mengisahkan. Pelaku, lanjut Kapolsek, juga diketahui melarang korban untuk keluar rumah bersama teman-temannya. Terkadang pelaku juga menyetubuhi korban di rumah mereka jika ibu korban sedang tidak ada di rumah. “Istri pelaku atau ibu korban itu sekarang baru selesai melahirkan,” tutur Kapolsek. Dalam video yang beredar, warga setempat mengungkapkan Anto pernah memukuli dan menggunduli rambut putrinya lantaran ketahuan berpacaran. “Dia larang dia pe anak batunangan padahal supaya dia yang bikin,” kecam salah satu warga. Keluarga korban pun langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Ternate Utara. Polisi juga menindaklanjutinya dengan melakukan visum terhadap korban. Atas perbuatan, Anto dikenakan Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (1) dan (3) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun penjara. “Pelaku kini sudah kami amankan di Polsek,” pungkas Kapolsek. Informasi yang dihimpun Malut Post, keluarga korban mencurigai Anto menuntut ilmu hitam tertentu. Pasalnya, ia diketahui jarang mandi. “Itu (jarang mandi, Red) pasti depe syarat, termasuk sampai setubuhi anak sendiri,” ungkap salah satu kerabat dengan nada marah. Kebiri Sementara itu, Komisi Nasional Perlindungan Anak (PA) dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Ma-

...KULINER Samb Hal. 1 Adalah Cengkeh Afo dan Gamalama Spices (CAGS) yang bakal mewakili Malut. Komunitas pengelola wisata Cengkeh Afo dengan founder-nya Kris Syamsudin amat antusias akan keterlibatan mereka dalam UFF 26-28 April mendatang. Setidaknya bakal ada 50 ahli kuliner nasional dan internasional serta pengusaha kuliner yang ikut bergabung dalam event tersebut. “UFF ini tidak hanya menampilkan makanan yang biasa dikonsumsi, tapi memenuhi beberapa kriteria, diantaranya budaya, pendidikan, tren global dan dukungan komunitas,” ujar Kris kepada Malut Post, Senin (11/3). Diperkirakan UFF tahun ini bakal dikunjungi 90 ribu orang. Baik yang berasal dari penjuru nusantara maupun dunia. Tak heran, UFF jadi salah satu strategi promosi besar Indonesia di mata dunia. “Karena itu, Maluku Utara melalui Cengkeh Afo and Gamalama Spices mewakili Indonesia untuk tampil di UFF, menampilkan makanan khas nenek moyang Malut yang sudah ada ribuan tahun lalu,” jelas Kris. Janet DeNeefe, dalam perjalanannya mengelilingi Indonesia untuk mencoba berbagai kuliner tahun lalu akhirnya mampir ke Malut. Di Kota Ternate, pemilik Indus Restaurant itu mencicipi kuliner yang disajikan CAGS. Makanan yang dimasak dengan cara tradisional itu menarik perhatian dan lidah Janet. Dia pun menyarankan CAGS agar ikut seleksi untuk tampil di UFF. “Dan dari sekian banyak kuliner khas di Indonesia, kuliner di Cengkeh Afo ini berhasil menarik perhatian dan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia untuk ikut dalam acara ini,” sambung Kris. Tema UFF tahun ini, yakni kuliner yang menggunakan rempah-rempah dunia, amat nyambung dengan kuliner milik CAGS. Salah satu masakan yang menarik perhatian Janer adalah makanan yang dimasak dalam potongan bambu. “Saat dia makan, Janet sangat terpukau. Karena tidak hanya rasa, tapi ada budaya, keunikan, karena disajikan ibu-ibu lokal dan cara masak yang menggunakan rempahrempah khas Malut yang menjadi perebutan di masa penjajahan yaitu cengkeh, pala dan lainnya. Hal ini yang membuat Janet dengan tim seleksinya melirik masakan di Cengkeh Afo sebagai masakan yang pantas untuk mewakili Indonesia,” tutur Kris. Masakan yang disajikan CAGS dimasak tangan para ibu-ibu setempat, yakni warga Tongole, yang rumahnya berdekatan dengan Cengkeh Afo. Selama ini, selebritis dan blogger adalah yang konsisten mengunjungi festival tersebut. “Maka ini merupakan momen yang sangat spesial karena di sini Malut dapat memperkenalkan kekayaan budaya dari Malut,” ujar Kris.

KAMIS, 14 MARET 2019

luku Utara meminta agar Anto, pelaku kekerasan seksual, dihukum kebiri. Pasalnya, perbuatan pelaku sangat memalukan dengan tega merusak masa depan anaknya sendiri. “Perbuatan pelaku juga masuk ke dalam kategori kejahatan luar biasa,” kata Ketua Komnas PA Malut, Rais Dero. Rais menyampaikan, Komnas PA Malut selaku lembaga independen yang bertugas memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia khususnya di Malut, mendesak kepolisian menjerat pelaku dengan hukuman setimpal. Kata dia, hukuman bagi para pelaku cabul terhadap anak di bawah umur sudah jelas tertuang dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam Pasal 76D menyebutkan, setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman, kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Sementara itu dalam Pasal 76E disebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul. Untuk itu, lanjut Rais, ancaman pidana terhadap kasus pencabulan tertuang dalam Pasal 81 ayat (1) yang berbunyi setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 76D dapat dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak lima miliar rupiah. Lalu ayat (2) yang berbunyi ketentuan pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Sedangkan pada ayat (3) disebutkan dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat. “Mengingat bahwa pelaku juga merupakan orang tua kandung korban, maka oleh ketentuan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, hukuman yang tepat terhadap pelaku ditambahkan 1/3 (sepertiga) dari pidana pokoknya maka bisa diancam dengan ancaman penjara seumur hidup,” ujarnya. Rais menegaskan, pelaku sudah pantas pula dikenakan hukuman tambahan berupa kebiri melalui suntik kimia mengingat perbuatannya sangat memalukan dengan tega menghilangkan masa depan anaknya sendiri. Perbuatan pelaku juga setara dengan kejahatan korupsi dan narkoba. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Ternate, Dinas Kesehatan Kota Ternate dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Ternate untuk melakukan pertolongan sosial dan pemeliharaan kesehatan korban sampai pada proses persalinan, diusahakan tetap dalam pengawasan,” tukasnya.(cr-04/udy/kai)

Dalam UFF nanti pun bakal ada diskusi panel. Malut turut andil didalamnya. Pada kesempatan itu Kris akan menyampaikan sejarah rempah Malut, khususnya yang ada di kawasan Cengkeh Afo. Sedangkan pada event Ternate Long Table Lunch, Malut diberi kesempatan menyiapkan makan siang untuk 80 orang. Termasuk para koki internasional dan bintang film. “Agak sedikit tegang karena kami dari Malut yang menyiapkan dan mereka menyicipi,” tambahnya. Tak hanya itu. Malut juga diberi kesempatan menyampaikan bagaimana rempahrempah bisa mengubah suatu tempat di Indonesia menjadi suatu destinasi dan bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Gubernur Malut dan Wali Kota Ternate pun diundang khusus menghadiri acara ini. “Gubernur dan Wali Kota akan menyampaikan sail to the spices island. Mereka akan menyampaikan spices ini mengubah Malut menjadi destinasi baru dan menjadi harapan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Malut,” jabar Kris. Salah satu bukti spices effect adalah peringatan 500 tahun pelayaran Magellan yang akan digelar di Tidore. Ini membuktikan kontribusi rempah terhadap peradaban dunia teramat besar. “Gubernur dan Wali Kota Ternate mendukung penuh terkait dengan kegiatan ini, sehingga memberi kontribusi untuk kesuksesan Malut wakili Indonesia di ajang bergengsi ini,” ucapnya. Pada sesi demo masak nanti, Malut diberi kesempatan memasak dua jenis menu. Dipilihlah ikan masak kuning dan sayur lilin ikan tuna fufu. Kedua menu ini dimasak dalam bambu. “Saat proses masak akan live. Selain itu ada pasar malam, feature event dan beberapa hiburan,” tutur Kris. Qisty Pontoh dan Norma Badu, dua teman Kris, akan menyiapkan rempahrempah langsung dari Malut. Pasalnya, rempah dari luar bagi mereka rasanya berbeda. “Belajar dari pengalaman sebelumnya ketika tampil di Yogyakarta tidak membawa perlengkapan semuanya, dan rempah di sana berbeda dengan yang ada di Malut. (Karena itu) semua perlengkapan akan dibawa langsung dari Malut,” cetus Kris. Demi UFF, ibu-ibu pegiat CAGS akan diboyong semua ke Bali. Begitu juga pengrajin bambu lokal, Pak Man. Pak Man dipercayakan merancang dan mengerjakan stan milik CAGS di UFF nanti. “Ketua CAGS Jauhar Mahmud akan menghandel kesiapan stan di UFF. Di stan juga akan ditampilkan bambu lokal Malut untuk memperkenalkannya dalam ajang tersebut. Ibu-ibu CAGS akan tampil apa adanya seperti di Ternate, hanya tampilan masakan akan kami percantik,” tutup Kris.(mg-02/kai)

...FIGUR Samb Hal. 1

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 17-24 Februari 2019 itu, keempat partai ini mendapatkan perolehan suara di atas ‘empat koma’. “PDIP mendapatkan 26%, Gerindra 12,8%, Golkar 9,3%, PKB 6,2%. Di survei kami, empat yang teratas yang dapat dipastikan lolos ke parliamentary threshold,” kata Direktur Eksekutif Konsepindo Veri Muhlis Afiruzzaman di Millennium Hotel, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (13/3). Selain itu, Veri mengelompokkan partai dalam kategori ‘tiga koma’, ‘dua koma’, ‘satu koma’, dan ‘nol koma’. Partai ‘tiga koma’ masih dimungkinkan lolos parliamentary threshold dengan adanya margin of error. “Lalu ada partai ‘tiga koma’, Demokrat, PAN, dan NasDem, ini punya peluang lolos parliamentary threshold. Lalu ada partai ‘dua koma’, PPP, PKS, ini butuh perjuangan lebih berat, lebih besar,” jelas Veri. “Lalu ada partai ‘satu koma’, Perindo dan Hanura, ini butuh berjuang lebih keras. Dan ada partai ‘nol koma’, yakni PKPI, PBB, Garuda, dan PSI. Tetapi masih ada suara undecided voters 26% yang belum memutuskan,” imbuhnya. Pengamat politik LIPI Syamsudin Haris mengatakan, hasil survei LIPI mengonfirmasi hasil dari lembaga survei lain. Bahkan Syamsudin memprediksi pemilu kali ini akan menjadi ‘kuburan massal’ bagi partai politik. “Ya tentu kita sama-sama tahu ya jumlah partai yang banyak ikut itu ada 16 (partai) nasional membuat kompetisi semakin ketat. Ambang batas parlemen itu kan meningkat menjadi 4% dari sebelumnya 3,5%. Dengan pemilu serentak, tidak semua partai mempunyai insentif elektoral dari pemilu presiden,” ungkap Syamsudin dilansir dari detik.com. “Dampaknya yakni pileg yang akan datang diduga akan menjadi kuburan massal bagi setengah partai politik, walaupun di DPRD kabupaten/kota masih punya peluang, sebab di sana tidak ada ambang batas parlemen,” lanjutnya. Syamsudin melihat empat parpol baru, yaitu PSI, Partai Berkarya, Partai Hanura, dan Perindo, akan sulit mencapai parliamentary threshold. Namun, menurutnya, ada tujuh parpol yang relatif aman berdasarkan hasil survei Konsepindo. “Apalagi keempat parpol baru ya, PSI, Berkarya, Hanura, dan Perindo. Kalau menurut hasil survei Konsep Indonesia itu jauh sekali untuk dapat mencapai 4% ambang batas parlemen. Saya melihat dengan didasarkan pada hasil survei ini, ada 7 partai yang relatif aman,” ucapnya. Lalu bagaimana nasib para calon legislator asal Maluku Utara? Dari Malut, petahana DPR RI saat ini berasal dari partai raksasa. Irine Yusiana Putri Roba dari PDIP, Saiful Bahri Ruray dari Golkar dan Achmad Hatari dari Partai NasDem. Jika menilik pada hasil survei Konsepindo, jalan Hatari masih terbilang terjal. Selain harus bersaing dengan sesama caleg, ia dan partainya juga kudu berjuang keras mencapai parliamentary threshold. Namun berdasarkan survei elektabilitas yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Y-Publica, Hatari masih dicintai warga Malut. LSI menempatkan dirinya sebagai caleg yang tingkat pengenalan dan kesukaannya tergolong memuaskan, di atas para pesaingnya. Tingkat pengenalan Hatari 58,60%, sedangkan tingkat kesukaan terhadap dirinya 57%. Begitu pula Y-Publica yang menempatkan Hatari pada urutan ketiga caleg DPR RI asal Malut paling elektabel dengan persentase 10,1%. Di sisi lain, Saiful Ruray boleh lega dengan survei perolehan parliamentary threshold partainya. Namun kerja kerasnya justru terletak pada persaingan dengan sesama caleg. Dalam survei Y-Publica, Saiful bahkan kalah jauh dibandingkan pendatang baru Alien

...PEMBAPTISAN Samb Hal. 1

Sementara, untuk tersangka GD alias Greis selaku penanggung jawab kegiatan dari Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) di kabupaten Pulau Morotai hingga kini masih di rawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Perwira tiga bunga menambahkan, pihaknya kini melakukan diagnosa terhadap tersangka GD alias Greis terkait apakah benar tersangka mengalami stres, depresi atau kejiwaan dan apakah bisa dibawa ke Polda Malut. “Kalau rekomendasi dokter sudah mengizinkan maka kami akan bawa ke Malut. Tapi memang hasil dari diagnosa itu memakan waktu sekitar satu minggu. Karena tersangka ini katanya penyakit

...FOLLOW UP Samb Hal. 1

“Jadi batas waktu deadline, jika masih ada bukti lain atau hadirkan saksi, batasnya sampai tanggal 15 Maret,” tutur Bambang. Selain laporan perselingkuhan, MTA juga dilaporkan atas dugaan kepemilikan KTP ganda. Yakni KTP Morotai dan Halmahera Barat. Namun Bambang menyatakan persoalan tersebut sudah clear. “Soal dugaan KTP ganda ini tahapannya sudah selesai, dan yang bersangkutan juga telah memasukkan KTP dan itu asal dari Morotai,” jelasnya.

Mus yang juga Ketua DPD Golkar Malut. Alien memiliki elektabilitas 11,7 persen, sedangkan Saiful hanya 5,5%. Pada survei LSI, tingkat kesukaan dan pengenalan terhadapnya masing-masing sebesar 67,70% dan 27,50%. Saiful juga masih harus bersaing dengan rekan separtai lainnya, Hasanuddin Mochdar yang merupakan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Malut DPP Golkar. Sementara Irine Roba, putri mantan Bupati Halmahera Barat Namto Hui Roba, tampak lebih mulus di atas kertas. Bagaimana tidak, selain partainya sudah hampir pasti bakal mencapai parliamentary threshold, dia juga mengantongi hasil positif dalam survei individu. Y-Publica menunjukkan, Irine berada pada posisi teratas sebagai caleg DPR RI Malut (17%). Sedangkan pada survei LSI tingkat pengenalannya 43% dan tingkat kesukaan terhadapnya 67,20%.

Petahana Berpeluang Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Helmi Alhadar menuturkan, berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan, peluang bagi petahana untuk kembali menguasai parlemen terbilang besar. Menurutnya, politik selalu cair dan dinamis sehingga siapapun tetap punya kemungkinan

menang. Namun melihat politik Malut yang masih kental dengan politik identitas, faktor pertemanan dan cenderung abai pada track record serta tidak terlalu rasional pemilihnya dalam menentukan pilihan, justru membuka peluang bagi petahana. “Sepertinya akan membuat para incumbent memiliki peluang yang lebih besar untuk menuju DPR RI. Apalagi para incumbent dari partai besar serta memiliki modal finansial yang cukup, tentu kontestasi elektoralnya lebih tinggi dibandingkan pendatang baru,” katanya, Minggu (10/3). Karena itu, menurut Helmi, kemungkinan para incumbent yang sudah mapan cenderung berpeluang besar untuk kembali ke Senayan. Hal ini amat mungkin terjadi jika para pendatang baru tidak bermanuver kuat. “Untuk itu saya berharap para kontestan di Malut lebih aktif dan kreatif dalam mengangkat isu yang cerdas, terutama para pendatang baru, sehingga mampu mendobrak kemapanan politik yang selama ini terkesan berjalan monoton sehingga hanya didominasi oleh incumbent,” harapnya. Dosen Komunikasi UMMU ini mengungkapkan, pemilih Malut cenderung bersikap pragmatis dalam menentukan pilihan. Di sisi lain, sejauh ini tidak terlihat adanya tokoh fenomenal dengan ide cemerlang yang bisa menjadi alternatif membawa iklim perubahan dalam politik Malut yang selama ini terkesan berlangsung datar dan kering. Helmi juga menyarankan kader partai-partai yang terancam digilas parliamentary threshold agar bekerja keras secara kolektif. “Karena masyarakat juga mengharapkan ada kesegaran berpolitik karena selama ini parpol dan politisi lebih banyak mengecewakan pemilihnya. Jadi masyarakat lebih melihat figur ketimbang partai baru atau lama,” tukasnya. Sementara pengamat politik Muhlis Hafel mengatakan, semua figur yang ada di Malut masih punya peluang menduduki kursi DPR. Apalagi figur yang ikut bertarung seperti Saiful Ruray, Basri Salama dan Abd. Rahman Lahabato. Karena itu, kata dia, mesin partai perlu bekerja kuat dan secara individual mempengaruhi masyarakat. “Peluang untuk ke DPR RI ini tergantung ke pemilih. Yang kita khawatirkan jangan sampai pilihan itu terimplementasi ke seluruh calon yang mengakibatkan suara terkuras,” ucapnya. Harusnya, sambungnya, pemilih fokus pada satu figur sehingga figur tersebut bisa berpeluang maju di DPR RI. Masuk ke DPR RI merupakan perwakilan dari daerah, sehingga masyarakat harus bisa melihat siapa yang paling berkualitas untuk masuk ke Senayan. “Kandidat perlu berpacu untuk menunjukkan yang terbaik dan melakukan diskusi untuk mengangkat figur-figur di Malut yang berkualitas. Di Malut sudah punya figur-figur yang sudah berada di pusat, seperti Saiful Bahri Ruray, Man Lahabato, Basri Salama yang selama ini sudah berada di pusat,” tuturnya. Masuk ke DPR RI tentu membutuhkan kantong suara yang banyak. Sayangnya, Muhlis menilai selama ini partai kurang mempromosikan figur mereka kepada masyarakat. Padahal ada figur-figur yang terbilang berkualitas. “Ada figur yang berkualitas tapi partai kecil, maka mesin partainya perlu bekerja keras untuk menawarkan. Hanura punya Basri yang perlu bergerak kuat, jika tidak maka menjadi persoalan,” ungkapnya. Sementara partai besar seperti Golkar, kata Muhlis, perlu memanfaatkan peran etnis. Bagaimanapun juga, etnis masih berperan kental dalam demokrasi di Malut. “Akui atau tidak, etnis menjadi tawaran dalam dunia politik. Karena itu, mesin partai bekerja, basis etnis bekerja, dan tawaran rasional dan rekam jejak yang menjadi nilai tawar juga di masyarakat,” pungkasnya.(tr-01/ mg-02/dtc/kai)

kejiwaan. Tersangka ini sudah dalam genggaman Polda Malut,” jelasnya. Sementara tersangka ER alias Endang selaku penanggung jawab kegiatan dari GMDM di Kota Tidore Kepulauan hingga kini masih dalam pencarian. Meski begitu, Kombes (Pol) Dian Harianto menegaskan dalam waktu dekat pihaknya pasti bisa menangkap tersangka tersebut. “Saya bisa pastikan, Insya Allah, hari ini kami bisa menangkap yang bersangkutan di Jakarta,” tegasnya optimis. Dian menuturkan, ketiga tersangka itu kini masih dikenakan Pasal 263 ayat 1 dan ayat dua serta Pasal 378 Jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana tentang pemalsuan dan penipuan. “Tapi kami masih terus mendalami tentang dugaan unsur penistaan agama. Sekarang kami masih sinkronkan kegiatan mereka dengan ahli dari

MUI yang akan kami mintai keterangan nanti,” terangnya. Dian juga mengaku pihaknya juga sedang mendalami motif para tersangka dalam kegiatan tersebut. “Kami masih dalami para tersangka ini,” sembari menyatakan untuk sampel biskuit yang dibagikan tersebut kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. “Sampel biskuit yang di Tidore sudah kami kirim satu minggu lalu dan di Kota Ternate itu baru dikirim empat hari kemarin,” tuturnya. Dian menegaskan, Polda Malut akan bekerja semaksimal mungkin dalam menuntaskan kasus yang menjadi perhatian masyarakat Malut tersebut. “Kami akan tetap segera dan semaksimal mungkin mengungkap kasus ini,” jelasnya mengakhiri.(cr-04/lex)

Bambang sendiri mengaku belum bisa memastikan apakah MTA bakal digugurkan dari seleksi lantaran laporanlaporan atas dirinya. ”Kalau soal itu saya tidak bisa memastikan, tapi nanti kita lihat nanti,” ujarnya. Timsel juga menegaskan tak punya kepentingan apapun dalam meloloskan MTA. Bambang mengaku timnya bekerja profesional dalam seleksi tersebut. “Kami tidak ada kepentingan apapun. Justru kami dari tim seleksi ini sangat ketat dan tidak main-main. Jadi masalah lolos atau tidak nanti kita lihat nanti, yang jelas masih ada tahapan lanjutan.

Dan laporan yang disampaikan juga sudah kami terima dan akan menjadi rujukan kami dari timsel untuk membahas nanti,” pungkasnya. Sebelumnya, Sakrin mengadukan MTA ke timsel lantaran dinilai tidak layak menjadi pejabat publik. Menurut Sakrin, selama menjadi komisioner periode pertama MTA telah berselingkuh dengan istrinya SAR. Lantaran perselingkuhan tersebut, SAR juga menggugat cerai Sakrin. Padahal keduanya telah dikaruniai satu orang anak. Sementara MTA sendiri juga telah beristri.(cr-05/ kai)

Partai Kecil Lantas apa kabar para caleg “pendatang baru” DPR RI? Sejumlah nama figur besar harus bertarung keras mendulang suara untuk diri sendiri maupun untuk partai. Pasalnya, mereka berasal dari partai-partai yang elektabilitasnya diragukan berdasarkan hasil survei. Basri Salama, misalnya. Ketua Partai Hanura Malut itu terbilang populer di Malut. Anggota DPD RI aktif tersebut terkenal ringan tangan dan getol membantu warga kurang mampu yang sakit keras. Tak sekadar membantu, pria asal Tidore ini bahkan mengawal langsung pengobatan si sakit hingga sembuh dan dikembalikan ke kampung halaman mereka. Bagi sebagian warga ekonomi menengah ke bawah, Basri adalah malaikat. Sayangnya, survei parliamentary threshold Hanura belum memuaskan. Hanya 1,2% pemilih yang memilihnya. Jika tak memenuhi ambang batas parlemen, Basri harus legawa perolehan suaranya bakal hangus. Begitu juga dengan Muhammad Kasuba. Mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode ini merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera yang dalam survei Konsepindo hanya mengantongi 2,8% suara. Lalu eks Bupati Halmahera Utara dua periode Hein Namotemo. Hein bergabung dengan Partai Perindo yang hasil surveinya hanya 1,2% suara. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menegaskan, suara parpol peserta pemilu yang tidak lolos nantinya akan dianggap hangus dan tidak bisa digunakan untuk penghitungan perolehan kursi DPR RI. “Partai politik peserta pemilu yang tidak memenuhi ambang batas ya dianggap hangus tidak terpakai. Suara itu tidak dapat diperhitungkan untuk penghitungan perolehan kursi DPR RI,” ujar Komisioner KPU Hasyim Asyari. Namun suara tersebut masih bisa digunakan untuk kursi pada tingkat kabupaten/kota. Sebab, ambang batas hanya berlaku pada tingkat DPR RI. “Tidak dapat digunakan untuk menjadi kursi di DPR RI. Tapi untuk yang DPRD kabupaten/kota kan masih karena ambang batas PT untuk nasional, hanya untuk DPR RI saja,” kata Hasyim. Kebijakan ini tentu membawa angin segar bagi caleg dari partai besar. Meski di sisi lain caleg yang diusungnya adalah para “anak bawang” alias mereka yang belum pernah duduk di bangku DPR. Misalnya perwakilan Gerindra seperti Hasby Yusuf, perwakilan PKB Abd. Rahman Lahabato, Hong Fince Hongarta atau Hasan Doa dari Demokrat, serta Mohammad Jufri dari Partai Amanat Nasional.


HUKUM & KRIMINAL

HARIAN

MALUT POST

KAMIS, 14 MARET 2019

9

Satgas Yonif 731 Kabaresi Peduli Masyarakat TERNATE - Dalam rangka memperingati HUT Komando Resor Militer 152 Babullah yang ke-16 tahun 2019, Satgas Yonif 731 Kabaresi menggelar Bakti Sosial di jajaran SSK III di Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Kepulauan Sula melalui kegiatan bazar murah, fogging, pengobatan gratis dan khitanan massal. Kegiatan yang dilaksanakan memasuki Triwulan-III pada masa penugasan Satgas Yonif 731 Kabaresi itu bertempat di tiga pos satgas yakni desa Kabau, Dofa dan Gela yang berada di bawah jajaran SSK III yang di pimpin langsung oleh Danki SSK III Lettu Inf Redo R. Effendy. Kegiatan baksos tersebut diawali dengan penyambutan tarian Cakalele yang dilakukan oleh warga kepada Dansatgas Yonif 731 Kabaresi adalah bukti antusiasme warga yang sangat tinggi dalam menyambut dan menghadiri kegiatan tersebut, bahkan jumlah anak yang ikut dalam Khitan sebanyak 284 anak, pengobatan sebanyak 342 warga, dan fogging dilaksanakan di 4 desa serta diadakannya penyuluhan sosialisasi tentang Bahaya HIV/AIDS. Komandan Satgas Yonif 731 Kabaresi, Letkol (Inf ) Indra Hirawanto,

dengan didampingi Kapolres Kepulauan Sula mengatakan bahwa untuk menyejahterakan kehidupan bermasyarakat perlu suatu aksi lebih dalam membangun bangsa. “Salah satunya dengan mendatangi pelosok-pelosok hingga ke ujung negeri demi tercapainya kehidupan yang layak. Dan dari seluruh kegiatan Tersebut tidak ada dipungut biaya sedikitpun ataupun gratis,” katanya. Sementara, Ellyn salah satu warga yang datang dalam rangka pengobatan tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 731 Kabaresi atas kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangatlah membantu bagi kami dimana keterbatasan dan jarak jauhnya Poskes yang sampai saat ini belum ada di wilayah kami sehingga menyulitkan ketika ada masyarakat yang sakit dan mau berobat,” ungkap Elly. Kegiatan Bakti Sosial itu telah dilakukan sejak Oktober 2018 lalu di Kepulauan Morotai pada Seri-I, dan berlanjut di pulau Halmahera pada November pada Seri-II yang kemudian sekarang sudah memasuki pada Seri-III yang dilaksanakan di Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Kepulauan Sula.(cr-04/lex)

HUT: Personel Satgas Yonif 731 Kabaresi ketika bersama masyarakat dalam kegiatan sosial.

Kejati Diadukan ke Ombudsman RI Terkait Penyelidikan Sayoang-Yaba Editor : Irman Saleh Peliput : Hasbi Konoras

TERNATE - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut diadukan ke Ombudsman RI oleh Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Malut, Djafar Ismail, kemarin (13/3). Pengaduan tersebut terkait dengan dugaan Maladministrasi penyelidikan yang dilakukan Kejati terkait proses penyelidikan proyek jalan Sayoang-Yaba di kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tahun 2015. Djafar Ismail melalui penasehat hukumnya, Laurens A Kudubun menjelaskan, pekerjaan jalan Sayoang-Yaba yang dilaksanakan Dinas PU Malut tahun 2015 sumber anggaran dari APBD Malut senilai Rp 49,5 miliar dengan panjang jalan hotmix 17.500 kilometer dan panjang jalan sirtu

sepanjang 3 kilometer, telah selesai dikerjakan. Dalam pelaksanaan itu terdapat keterlambatan penyelesaian sesuai dengan waktu pelaksanaan kontrak karena ada pekerjaan pembangunan jembatan Ake Sayoang yang bersamaan. Pekerjaan itu, kata Laurens telah dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Malut tahun 2017. Dari hasil audit tersebut, terdapat beberapa catatan yang menjadi rekomendasi yang harus diselesaikan dalam waktu 60 hari sesuai ketentuan yakni pertama: dikenakan denda keterlambatan kepada pelaksana sebesar 5 persen dari nilai sisa kontrak. kedua, terdapat potensi kerugian negara atau daerah atas kekurangan volume pekerjaan yang harus dikembalikan oleh pelaksana. Atas rekomendasi itu, pihak pelaksana bersama Dinas PU Malu telah menindaklanjuti hal itu dengan melakukan pembayaran denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan sebesar Rp 466 juta lebih yang disetorkan langsung ke kas daerah Malut. Pelaksana telah mengembalikan kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 1 miliar

Mantan Kadis PU Malut Dipolisikan TERNATE - Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku Utara (Malut), Abd Kader Hamza dilaporkan ke Polda, kemarin (13/3). Yang mempolisikan Hamza adalah Djafar Ismail yang kini menjabat Kadis PU Malut. Laurens A Kudubun selaku penasehat hukum (PH) Djafar Ismail mengatakan, laporan tersebut terkait dugaan memberikan keterangan palsu, fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Abd Kader Hamza pada 6 Maret 2019 di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut. Ini ada hubungannya dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi anggaran jalan dan jembatan di Desa Sayoang dan Yaba, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Pelaporan ke Polda tersebut karena terlapor saat di Kejati memberikan keterangan bahwa ketika menjabat Kadis PU, ia baru tanda tangan 60

persen pencairan anggaran proyek Sayoang-Yaba. “Padahal kami punya bukti bahwa terlapor sudah tanda tangan 100 persen pencairan anggaran pada September 2016,” kata Laurens. Atas tanda tangan pencairan 100 persen tersebut, proyek pekerjaan jalan Sayoang-Yaba di kabupaten Halmahera Selatan telah selesai dikerjakan. Menurut Laurens, bila anggaran tersebut tidak dicairkan 100 persen, maka proyek tidak bisa selesai. “Saat penyelidikan pertama, terlapor menerangkan ke kejaksaan bahwa benar proyek itu sudah selesai 100 persen. Tapi setelah kasus ini diangkat lagi, terlapor menyangkal pernyataan nya yang pertama bahwa terlapor saat itu baru tanda tangan pencairan 60 persen,” jelasnya. Laurens menuturkan, bila terlapor menyangkal terkait penandatanganan pencairan 100 persen tersebut bukan

lebih yang disetor langsung ke kas daerah Malut. Akan tetapi, kata Laurens, proyek tersebut kembali dipermasalahkan LSM. Atas laporan dari LSM itu, Kadis PU Malut, Djafar Ismail kembali diperiksa. Bahkan, tim penyelidik Kejati Malut telah melakukan pemeriksaan di lapangan bersama ahli. Dari pemeriksaan itu didapat ketebalan aspal 4,42 centimeter melebihi ketebalan aspal sesuai kontrak 4 centimeter dan lebar aspal rata-rata 4,5 meter sesuai dengan lebar aspal pada kontrak. “Atas hasil pemeriksaan dan pengujian itu, proses penyelidikan kasus itu dihentikan oleh kepala Kejati Malut saat itu karena tidak cukup bukti dan tidak ada kerugian negara,” kata Laurens. Bagi dia, dari seluruh hasil pemeriksaan tersebut, dan bila mengikuti arahan Presiden maka kasus tersebut telah selesai. Namun, oleh Kepala Kejati Malut yang sekarang, dibuka kembali untuk dilakukan pemeriksaan berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejati Malut nomor Print/31/S.2/ Fd.1/01/2019 tanggal 31 Januari 2019 tanpa ada dasar hukum yang sah. Atas penyelidikan kedua

atas tanda tangannya maka siapa oknum yang menandatangani pencairan tersebut. Bahkan, dalam kuitansi pencairan tertera nama terlapor dan tanda tangan terlapor. “Kalau terlapor merasa itu bukan tanda tangannya, kenapa terlapor diam. Tapi ini fakta bahwa itu tanda tangan terlapor, bahkan bendahara kenal tanda tangan itu. Kalau bendahara tidak kenal tanda tangannya, tidak mungkin bendahara daerah keluarkan uang itu,” tegas Laurens. Ia berharap, Polda Malut dapat menangani kasus tersebut secara serius serta mendalami siapa yang menandatangani surat pencairan yang disangkal oleh terlapor. Bahkan, Laurens juga meminta, dengan laporan ke polisi itu, Kejaksaan Tinggi dapat menghentikan sementara proses penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi proyek Sayoang-Yaba. “Karena ada dugaan pemalsuan tanda tangan. Kita harus buktikan dulu dugaan pemalsuan ini baru kasus di jaksa bisa jalan. Kalau tidak ada pemalsuan maka kejati harus hentikan proses Sayoang-Yaba karena sudah selesai,” pungkasnya.(cr-04/lex)

itu, oleh Inspektorat Malut telah melaporkan penyelesaian hasil temuan BPK yang telah dipenuhi dengan surat nomor 700/55-Insp.P/MU/2019 tertanggal 15 Februari 2019, perihal penyampaian penyelesaian tindak lanjut temuan BPK yang ditujukan kepada BPK yang ditujukan kepada Kepala Kejati Malut. “Bahkan ada surat pemanggilan yang ditujukan kepada klien kami pada 2 Maret 2019 tanpa tanda tangan, atas dasar itu klien kami tidak menghadiri pemeriksaan,” katanya. Atas dasar itu, pihaknya memohon kepada Ketua Komisi Ombudsman RI untuk memeriksa dan meneliti tindakan administrasi penyelidik Kejati Malut yang dilakukan tanpa dasar hukum tersebut agar ditertibkan dan merekomendasikan kepada Kejaksaan Agung agar menghentikan penyelidikan perkara tersebut. “Dan kami mohon kepada ketua Komisi Ombudsman RI memberikan perlindungan hukum dan administrasi terhadap hak-hak dan kepentingan hukum klien kami,” tutup Laurens.(cr-04/lex)

Bantah Keterangan Abdul Kadir Hamzah TERNATE - Bendahara Dinas Pekerjaan Umum (PU) Malut, Ahmad Yani Albar membantah pernyataan mantan Kepala Dinas PU Malut, Abd Kadir Hamzah terkait tanda tangan pencairan anggaran 60 persen. Bantahan itu disampaikan Ahmad Yani Albar saat ditemui wartawan usai dirinya diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan Sayoang-Yaba, kemarin (13/3). Kepada wartawan, Ahmad Yani Albar menegaskan yang menandatangani pencairan 100 persen tersebut adalah mantan kadis PU Malut, Abd Kadir Hamzah. “Dia (mantan kadis, red) yang tanda tangan kok,” katanya. Ahmad Yani mengisahkan, ketika itu dirinya selama tiga hari tidak berkantor. Saat dirinya mulai masuk berkantor pada Senin 6 September 2016, saat itu seluruh pejabat terkait telah menandatangani dokumen dan mantan Kadis langsung

menyuruh dirinya untuk menandatangani dokumen. “Saat itu pak mantan Kadis selaku PPA dan pak Djafar selaku PPK. Saat itu semua sudah tanda tangan termasuk PPA, PPK. Kemudian langsung dilakukan proses pencairan,” kisahnya. Ia bahkan menyatakan, dirinya melakukan pencairan sesuai dengan progres pekerjaan saat itu. “Saya cairkan sesuai progres dan sesuai kelengkapan dokumen. Kalau tidak ada itu maka di bagian keuangan tidak akan terima,” singkatnya sembari menegaskan dirinya menjabat sebagai Bendahara sejak 14 Juli 2016. Sementara, Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua mengatakan, penyelidikan kasus tersebut masih terus berjalan. Selain Ahmad, yang diperiksa kemarin termasuk RD yang juga mantan bendahara dan RT selaku PPHP. “Masih ada pihak-pihak terkait yang akan dimintai klarifikasi,” singkatnya. (cr-04/lex)

Pemenuhan Standar Kelayakan Sarana TERNATE - Program pembinaan kemampuan pengembangan teknologi industri pertahanan dalam negeri mendapat perhatian pemerintah, baik Menteri Pertahanan maupun Presiden RI, agar Indonesia mampu mewujudkan dan mencapai cita-cita kemandirian industri pertahanan. Untuk mempercepat kemandirian industri pertahanan, maka pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) terus melakukan berbagai upaya diantaranya dengan mengoptimalkan kesepakatan kerja sama di bidang industri pertahanan yang telah dicapai dengan pihak dan mitra luar negeri dalam hal ini negara sahabat. Bahkan program tersebut juga terus didengungkan Kemenhan

dengan melibatkan seluruh instansi baik pusat dan daerah di seluruh Indonesia termasuk Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk mengecek sarana prasarana yang dimiliki baik di darat, laut dan udara. Hal ini disampaikan Kasubdit Sarana Prasarana Direktorat Komponen Pendukung Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Teguh Wibowo saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan stakeholder terkait yang berlangsung di lantai dua kediaman Gubernur Malut, Rabu (13/3). Teguh Wibowo juga menyatakan, sistem pertahanan semesta yang dipakai ini melibatkan semua pihak termasuk pemerintah daerah dan kabupaten/kota dengan meliputi 3 aspek diantaranya kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan

masyarakat. “Kedaulatan keutuhan yang dimaksud adalah biar kita berdaulat di wilayah sendiri karena jangan sampai ada wilayah Malut yang tiba-tiba dikuasai oleh orang luar dan kita dibatasi untuk masuk ke wilayah itu padahal itu adalah wilayah kita sendiri,” ungkapnya. Ia menyatakan dari hasil informasi sementara yang diperoleh, secara umum wilayah Malut sudah cukup memadai artinya masih pada taraf untuk mempertahankan kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan masyarakat. “Ini bukan berarti selesai sampai disini karena tantangan kedepan masih cukup berat dan itu yang harus diantisipasi oleh seluruh komponen bangsa daik di pusat maupun daerah,” akunya. Teguh Wibowo berharap dengan pertemuan yang dialkukan ini dapat meningkatkan status keamanan wilayah, status kesejahteraan wilayah, dan status kemajuan wilayah di Provinsi Malut. (cr-04/ lex)


LOKAL SPORT

10 Sango Cup, Banyak Kejutan di Pertandingan Perdana TERNATE – Turnamen Sango Cup berjalan sudah memasuki hari kelima. Dari 24 tim yang berjibaku, sebagiannya belum memainkan laga perdana mereka di penyisihan grup. Namun, selama lima hari berjalan, sejumlah tim-tim kuat sudah mulai merasakan ketatnya turnamen tahunan memperebutkan trofi Sango tersebut. Ya, Sango Cup 2019 ini bakal sengit, banyak kejutan terjadi di pertandingan perdana. Sejauh ini pertandingan berjalan dengan sangat aman dan penuh sportivitas. Meski di sisi lain, ada kejutank e ju t a n ya n g terjadi di luar dugaan. Seperti tim-tim yang diunggulkan harus terpelesat di pertandingan Baca: SANGO ... Hal 11

ANDRI Fahdyanto

SANGO CUP KLASEMEN SEMENTARA GRUP A TIM TUNAS HARAPAN PLAYER HUNTER KARASA KOA OLYMPIC FC

M 1 1 1 1

M 1 0 0 0

S 0 1 1 0

K 0 0 0 1

P 3 1 1 0

GRUP B TIM PS ANASER OLD STAR PERSITER BINTANG UTARA LAS GALAXI D2

M 1 1 1 1

M 1 1 0 0

S 0 0 0 0

K 0 0 1 1

P 3 3 0 0

GRUP C TIM BELBEN CITY R99 AL-HILAL PERSJAM

M 1 1 1 1

M 1 0 0 0

S 0 1 1 0

K 0 0 0 1

P 3 1 1 0

GRUP D TIM G TOMAGOBA PASADENA FC SULAMADAHA FC TAFTER FC

M 1 1 1 1

M 1 1 0 0

S 0 0 0 0

K 0 0 1 1

P 3 3 0 0

GRUP E TIM GAMCIM FC KALUMATA PRIMAVERA 1 PERSIBU AL-FATAR

M 1 0 -

M 1 0 -

S 0 1 -

K 0 0 -

P 3

GRUP F TIM RIDHO PRATAMA CORDOBA ASICS FC MAYOMA FC

M -

M -

S -

K -

P -

Optimis Jelang Kualifikasi Piala Asia Indra Sjafri Bersyukur Jumpa Thailand dan Vietnam Lagi JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, merespons jadwal Kualifikasi Piala Asia 2020 di Vietnam bulan ini. Dia bersyukur anak asuhnya berjumpa lagi dengan Thailand dan Vietnam. Indonesia tergabung dalam Grup K bersama Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 di mulai 23 Maret ini. Merujuk hasil di Piala AFF U-22, Timnas dijagokan untuk menang atas Vietnam dan Thailand di semifinal dan final. Skuat Merah Putih pun akhirnya keluar sebagai juara di ajang tersebut. Tapi, Thailand sudah mengumumkan jika bakal merombak tim menuju kualifikasi itu. Pelatih timnas Thailand, Alexander Gama, menyebut bakal menyuguhkan kejutan. Begitu pula dengan Vietnam. Mereka menunjuk pelatih baru asal Korea Selatan, Lee Youngjin usai dikalahkan Indonesia. Indra relaks dengan perubahan di internal Thailand dan Vietnam. Dia meminta agar Timnas U-23 berfokus kepada tim sendiri. “Tidak perlu berpendapat lagi. Respons saya, satu, saya bersyukur saya sudah pernah berhadapan dengan mereka. Yang kedua, saya bersyukur lagi dia (Vietnam) rombak timnya,” ujar Indra di Stadion Madya, Senayan, Rabu (13/3). Saat ini, Indra justru tengah berfokus untuk menyiapkan strategi agar pemain selalu dalam kondisi bugar saat harus menjalani tiga laga dalam lima hari. Di hari pertama, Jumat (22/3), Timnas harus menghadapi Thailand, kemudian dilanjutkan duel dengan Vietnam pada Minggu (24/3), dan terakhir melawan Brunei Darussalam pada Selasa (26/2). “Lalu yang ketiga, ya, kami dengan situasi yang sama, istirahat hanya sehari, dan kami sudah biasakan di sini, dengan turnamen, dengan uji coba nanti kami akan bikin seperti itu. Kami akan bikin dengan interval

satu hari,” dia menambahkan. uti Piala Asia U-23 akan diikuti ah oleh 16 tim, yakni tuan rumah h Thailand, juara dari sepuluh grup kualifikasi, dan lima runner-up terbaik. Selain itu, Indra menolak bicara peta persaingan timnya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. “Hanya Tuhan yang tahu jawabannya,” begitu kkasi sii kata Indra. Menghadapi kualifika ki mo m oda dal ini, Osvaldo Haay cs memiliki modal war arra di P iaallaa yang sip. Mereka menjadi jawara Piala ilan nd 22-11 AFF 201 dengan mengalahkan Thaailand di final. ia tak t a k ingin ingi in gin n Meski demikian, Indonesia akarrta ta, In ndr da terlena. Setibanya mereka di Jakarta, Indra np pr rogrr am m langsung menggeber dengan program aggenda u ji latihan, internal game, dan duaa agenda uji meen Padang Pad dang coba menghadapi tim lokal Semen men me ndat attan ang. g. (12/3) dan Bali United (17/3) mendatang. eta taa p pe ersaain nTapi ketika ditanyakan soal peta persainan di d dip ip pllom omamaagan, Indra menjawabnya dengan diplomasaam ma ma Tuhan Tu uh haan tis. “Oh, belum tahu saya. Tanya sama kalau itu,” kata Indra. niss bagaimana bag agai aima maanaa “Saya tidak akan bicara teknis ana na menghadapi m men engh en g ada gh ad dap api menghadapi Thailand. Bagaimana olleh d oleh iber ib erii ta er ahu hu Vietnam dan itu hal yang tak b boleh diberi tahu sekarang,” ujar dia. U-2 23 melakoni mela mela l ko koni ni u ni ji ji Sebelumnya, Tim Nasional U-23 uji la AFF AF FF UU 22 22019. 22 019. 01 9. coba pertamanya selepas Piala U-22 Baca: OPTIMIS... OP PTIMI TI IS... Hal H l 11 Ha

INDRA Sjafri

Bek Timnas U-23 Dapat Dukungan Spesial Dari Kekasihnya

DESI Novelia Sari

JAKARTA  Bek Timnas Indonesia U-23, Firza Andika, memiliki suporter spesial selama seleksi di Jakarta. Dia didampingi oleh kekasihnya, Desi Novelia Sari. Desi hadir saat Timnas menjalani uji coba melawan Semen Padang, di Stadion Madya, Senayan, Selasa (12/3) sore. Desi bersama temannya duduk di tribune menyaksikan Firza dan skuat Timnas lain berlaga. “Saya memang diminta nonton, karena ini kan uji coba terakhir sebelum dia (Firza) berangkat ke Denpasar, Bali. Makanya, saat dikasih tahu begitu, saya datang saksikan langsung,” kata Desi saat berbincang-bincang dengan detikSport.

Nonton Firza dari tepi lapangan memang menjadi salah satu cara untuk menyiasati hubungan jarak jauh mereka. Jika Firza sibuk di Timnas, Desi memiliki agenda rutin ngantor di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. “Sudah biasa LDR (Long Distance Relationship). Waktu pertama pacaran, dia kan training camp di Yogyakarta (saat masih Timnas U-19), juga LDR. Dia juga orangnya tak suka anehaneh, jadi percaya,” Desi mengungkapkan. Desi belum lama kenal Firza. Firza bilang sih sudah tertarik dengan Desi saat melihatnya di Bandara Soekarno Hatta. Waktu itu, Baca: TIMNAS... Hal 11

PSM Pesta Gol ke Gawang Lao Toyota

-

JADWAL Kamis (14/3) Persibu v Al-Fatar (Lapangan Sango, pukul 15.00 WIT) Ridho Pratama v Gardoba (Lapangan Sango, pukul 16.15 WIT)

KAMIS, K KA AM MIIS, S, 14 14 MARET MA M ARET 2019

SELEBRASI: Pemain PSM Makassar Berpesta Gol ke Gawang Lao Toyota 7-3, kemarin

BOGOR - PSM Makassar memperoleh kemenangan perdana di babak Grup H Piala AFC 2019. Juku Eja berpesta gol ke gawang Lao Toyota 7-3. Berlaga di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Rabu (13/3), PSM langsung tampil menyerang. Agresivitas PSM berbuah manis. Mereka berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-12. Wiljan Pluim membuka skor bagi Juka Eja. Ia membobol gawang Lao Toyota lewat sepakan keras kaki kanan usai menerima sodoran bola dari Bayu Gatra. Tapi, keunggulan PSM itu hanya bertahan dua menit. Tim tamu langsung membalas lewat gol yang dibuat oleh Kazuo Homma di menit ke-14. Kapten Lao Toyota ini menyamakan kedudukan 1-1 dengan memanfaatkan kesalahan koordinasi Beny Wahyudi dan Aaron Evans. Mendapatkan bola liar, Kazuo menembak ke arah gawang dan berhasil mengecoh Rivky Mokodompit. Pada menit ke-21, skuat Darije Kalezic kembali memimpin lewat Zulham Zamrun. Gol ini bermula dari umpan terobosan Eero Markkanen yang menembus lini pertahanan Lao Toyota. Zulham, yang menempati posisi yang tepat, melakukan step over sebelum melepaskan sepakan keras. tembakan yang cukup kencang itu tak mampu diselamatkan oleh Outthilath Nammakhoth. Unggul 2-1 membuat PSM makin gencar menyerang lini pertahanan wakil Laos tersebut. Juku Eja sebenanya memiliki peluang untuk memperlebar keunggulan saat mendapat penalti di menit akhir babak pertama. Penalti diberikan oleh wasit setelah pergerakan Bayu Gatra di kotak penalti Lao Toyota dilanggar oleh Thipphachanh Inthavong. Tapi, Marc Klok yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan pemain asal Belanda ini masih mampu dihadang dengan kaki oleh Outthilath Nammakhoth. Kegagalan Klok membuat skor 2-1 bertahan hingga jeda. Di babak kedua, PSM akhirnya mampu menambah keunggulan. Pluim yang mendapat bola dikotak penalti mengecoh satu pemain belakang Lao Toyota. Ia lalu melepas sepakan terarah yang mengubah skor menjadi 3-1 pada menit ke-59. Dua menit kemudian Juku Eja kembali mampu mencetak gol. Kali ini, gol dibuat lewat sundulan Markkanen. Dia menyambut umpan silang Zulham dari sisi kanan. Tak puas dengan keunggulan 4-1, PSM makin menjauh lewat gol kedua Markkanen di laga ini. Lepas dari perangkat offside usai menerima umpan Bayu Gatra, penyerang 27 tahun ini dengan mudah menggetarkan jala Lao Toyota. Pada menit ke-76, tim tamu mampu memperkecil ketertinggalan mereka. Skor berubah menjadi 5-2 saat sepakan jarak jauh Rafinha yang menghujam kiri gawang PSM. Baca: PESTA... Hal 11


KAMIS, 14 MARET 2019

...OPTIMIS Samb Hal. 10 Menghadapi Semen Padang, tim asuhan Indra Sjafri ditahan imbang 2-2. Indra menguji hampir seluruh pemainnya. Beberapa pemain absen karena dalam pemulihan cedera yakni

...SANGO Samb Hal. 10 pertama mereka. Di laga perdana misalnya, juara bertahan Olympic harus kehilangan poin pada pertandingan pembuka turnamen Sango Cup yang ke-VII tersebut. Sebagai juara bertahan, Olympic justru menelan kekalahan perdana di laga pembuka atas Tunas Harapan dengan skor 0-2. Di hari kedua, salah satu tim unggulan asal Gambesi, Player Hunter diimbangi Karasa Koa dengan skor 1-1. Laga perdana Annaser yang berbuah manis. Runner Up Walikota Cup 2018 ini membantai Las Galaxi D2 dengan skor telak 4-1, pada hari kedua itu. Kemudian, kejutan lain terjadi di hari ketiga. Peringkat empat Walikota Cup, Belben City mulai menunjukkan taji mereka di Sango Cup 2019 ini. Di laga perdana mereka di grup C, tim asal kelurahan Sanriong ini mencukur salah satu tim kuat asal Jambula, Persjam dengan skor telak 5-0. Yang lebih mengejutkan lagi, salah satu tim penghibur Sango Cup, Persiter Old Star mampu membungkam tuan

...TIMNAS Samb Hal. 10 Desi tengah bertugas. Firza akan terbang ke Yogyakarta untuk menjalani TC di Yogyakarta. Tapi, Desi tak menyadari keberadaan Firza. “Pertama-tama saya ketemu dia karena saya ketemu teman saja Aji Kusuma (Timnas U-19). Aji itu adik kelas saya. Saya justru enggak tahu kalau ada Firza di sana,” kisah Desi kemudian tertawa. Tiga bulan berselang, Firza mengirim pesan untuknya. Obrolan tentang sepakbola direspons positif oleh Desi. Desi memang terbiasa membicarakan soal kemampuan menggocek bola, taktik, tim sepakbola yang sedang cemerlang atau suram, baik lokal ataupun internasional. Desi cukup akrab dengan si kulit bundar. Dulu, dia pemain futsal. Karena nyambung, mereka pun kian akrab. Jarang berjumpa, namun intens berkomunikasi. “Ya dekatnya sudah lama. Saya sama dia pacaran sudah delapan bulan,” kata Desi. “Saya punya komitmen ikuti aturan jam malam dia. Jadi, paling malam itu pukul 22.30 WIB,” ujarnya. Kata Desi, banyak orang kerap salah sangka kepada Firza. Dia bilang Firza, yang baru diikat AFC Tubize, Belgia itu, kerap dinilai galak. Padahal, aslinya tidak. “Logatnya memang galak tapi orangnya ramah. Sampai kadang semua perempuan (dia) welcome. Saya sudah biasa tapi dia engga neko-neko,” dia

...PESTA Samb Hal. 10 Pemain pengganti, Ferdinand Sinaga, menambah keunggulan tim tuan rumah. Lewat sentuhan pertama di lapangan, ia mengelabuhi dua pemain Lao Toyota sebelum menaklukkan Outthilath. Klok mengubah skor menjadi 7-2 di menit ke-85. Pemain asal Belanda ini mencetak gol lewat tendangan keras dri luar kotak penalti. Laga ini kemudian ditutup dengan skor 7-3, setelah Kazuo mencetak gol di menit akhir laga memanfaatkan kesalahan lini belakang PSM. Hasil ini membuat PSM saat ini mengumpulkan empat angka dari dua laga di Piala AFC. Torehan tersebut membuat mereka berada di posisi kedua Grup H. Juku Eja hanya kalah selisih gol dari Kaya FC yang memuncaki klasemen. Pelatih Jun Fukuda sampai tidak mengerti apa yang terjadi pada timnya. Lao Toyota memang sempat memberikan perlawanan di awal babak pertama

SAMBUNGAN Marinus Wanewar, Todd Rivaldo Ferre, dan Asnawi Mangkualam. Dari laga 2 x 45 menit tersebut, tim asuhan Indra Sjafri berhasil mempertahankan keunggulan hingga babak pertama lewat gol pertama Osvaldo Haay. Di babak kedua, Osvaldo kembali memperlebar jarak dengan kembali mencetak gol. (dtc/yun) rumah, Bintang Utara dengan skor 3-2. Ya, Old Star memang sama sekali bukan favorit di turnamen ini. Sementara R99 yang juga dijagokan di Sango Cup kali ini justru kehilangan poin penuh, setelah diimbangi Al Hilal 1-1. Di sisi lain, tim asal Tikep Garuda Tomagoba juga ikut membuktikan kehebatan mereka di laga perdana. Datang dai Tikep, Garuda Tomagoba berhasil meraih tiga poin penuh setelah mengalahkan Silamada FC dengan skor 2-0. Kemudian di hari kelima, Rabu (13/3) kemarin, Pasadena FC berhasil meraih kemenangan tipis atas Tafter dengan skor 1-0. Sementara di partai kedua, Gamcim FC meraih kemenangan perdana atas Kalumata Primavera dengan skor 2-0. Ketua panitia, Andri Fahdyanto mengatakan, mengatakan, sejauh ini pertandingan berjalan dengan aman dan tidak ada kendala yang berarti. Ia berharap, pertandingan akan berlangsung sesuai jadwal yang direncanakan. “Alhamdulillah tidak ada kendala yang berarti sejauh ini. Kita berharap, pertandingan berjalan aman dan sportif, hingga selesai sesuai jadwal yang kita rencanakan,” kata Andri, kemarin. (yun) mengungkapkan. “Kalau banyak penggemar juga enggak (cemburu). Dia enggak neko-neko. Kalau dia fans ya sekadar fans. Enggak ada yang berlebihan,” tuturnya. Firza Andika memang mempunyai visi bermain yang bagus ditopang dengan skill dan postur tubuhnya yang ideal. Cara bermain Firza pun seakan mencerminkan dari mana ia berasal. Ya, pemuda asal Medan itu memang terlihat garang saat menjaga pertahanan, begitu pun saat membantu serangan. Dengan kemampuan yang ia miliki, Firza kini digaet klub kasta kedua Belgia, Tubize dengan durasi kontrak dua tahun. Namun, tahukah Anda? Di balik penampilan ngotot Firza di dalam lapangan, ternyata Firza punya kepribadian yang tak banyak orang tahu. Hal itu dibeberkan langsung oleh, Desi Novelia Sari setelah menyaksikan laga uji coba Timnas Indonesia U-23 vs Semen Padang di Stadion Madya. Bahkan, dengan pribadi Firza yang baik, Desi pun mengaku tak begitu khawatir jika nanti menjalin hubungan jarak jauh. Seperti diketahui, setelah membela Timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23. Firza akan langsung bertolak ke Belgia untuk membela klub barunya, AFC Tubize. Setelah mereka bertemu sebentar di Stadion Madya, dalam akun Instagram mereka masing-masing @desinoveliasari11 @Firzaandika11, terlihat malam harinya sejoli itu pun bertemu di sebuah restoran makanan siap saji. (dtc/net/yun) dengan langsung membalas saat dibobol oleh Wiljan Pluim. Gol pertama Lao Toyota dibuat oleh Kazuo Homma. Tapi setelah itu, Lao Toyota menjadi lumbung gol PSM. Saat laga berakhir, PSM memborong tujuh gol, termasuk satu gol lagi dari Wiljan, juga gol dari Eero Markkanen (2), Zulham Zamrun, Ferdinand Sinaga, dan Marc Klok. Sementara, Lao hanya bisa menambah dua gol lagi dari Saison Khounsamnan dan satu gol lain oleh Kazuo. Fukuda tak menyangka kebobolan begitu banyak gol. Dia belum bisa menerima hasil negatif dengan marjin yang cukup besar tersebut. “Saya sendiri sampai sekarang belum tahu apa masalah sebenarnya. Saya akan analisis lagi, saya akan cek video, satu persatu saya analisis,” ujar Fukuda usai laga. “Hari ini, kami bermain lawan tim yang sangat bagus, PSM Makassar. Dan, hasilnya seperti tadi. Tapi, kami masih punya pertandingan-pertandingan selanjutnya dan kami akan mencoba terus positif,” kata dia. (dtc/yun)

...DI’S WAY Samb Hal. 1 Apalagi anak Jiang Zemin. Atau Zhu Rongji. Atau Li Peng. Anak-anak mereka maksimal jadi pimpinan perusahaan BUMN. Itu pun bukan pimpinan tertinggi. Seperti anaknya mantan ketua DPR: Li Peng. Sebagai anak presiden Hu Haifeng tahu itu. Makanya ia tidak tertarik pada politik. Ia juga memilih berkarir di perusahaan negara. Bedanya: Hu Haifeng mencapai posisi tertinggi. Sebagai CEO Nuctech. Perusahaan teknologi security scanner. Di grup besar Tsinghua Holding. Yang memproduksi peralatan itu. Ia memilih bekerja sesuai dengan gelarnya: sarjana computer science. Dari Jiaotong Technology University, Beijing. Dengan kelulusan terbaik. Itulah dunianya. Tidak memikirkan yang lain. Apalagi ia juga seperti bapaknya: Hu Jintao. Yang pemalu. Tidak suka menonjolkan diri. Sampailah pada tahun 2013. Ketika umur Hu Haifeng 41 tahun. Semuanya berubah. Termasuk jalan hidupnya. Bukan atas kemauannya sendiri. Pimpinan pusat partai membuat keputusan. Memerlukan generasi baru. Yang lahir tahun 1970-an. Yang prestasi akademiknya menonjol. Yang sudah menduduki jabatan tinggi di sebuah perusahaan. Sebagai kader partai untuk level wakil bupati. Beberapa orang memenuhi syarat itu. Mereka diminta pindah ke jalur birokrasi. Untuk memperkuat kaderisasi di birokrat. Di Tiongkok sebuah daerah memiliki wali kota atau bupati. Dengan satu kepala daerah. Didampingi empat atau lima wakil kepala daerah. Kepala daerahnya punya dua atasan langsung. Tunduk pada pimpinan partai setempat. Juga tunduk pada gubernur. Hu Haifeng direkrut untuk menjadi wakil

11

bupati Lishui. Sebuah kabupaten kecil di provinsi Zhejiang. Yang Xi Jinping pernah jadi gubernur di provinsi ini. Dengan prestasi: ekonominya tumbuh 18 persen setahun. Selama 10 tahun. Terus menerus. Wilayah Kabupaten Lishui ini penuh pegunungan. Tetangga kota Wenzhou: ‘Yahudi’-nya Tiongkok. Di sini prestasi Hu Haifeng menonjol. Pegunungan ia hijaukan. Sistem air ia perbaiki. Pencemaran ia atasi. Saat meninjau Lishui, Presiden Xi Jinping sangat terkesan. Terutama dengan pepatah yang menyertai program utama daerah itu: ‘Gunung yang hijau dan air yang bersih adalah tambang emas yang sebenarnya’. Hu Haifeng lantas mendapat promosi. Menjadi bupati Jiaxing. Masih di provinsi yang sama. Hanya wilayahnya lebih strategis. Antara Shanghai dan Hangzhou. Begitu penting Kabupaten ini. Terutama ketika Shanghai telah penuh dengan industri. Pengembangannya meluas ke Jiaxing. Di sini bupati Hu Haifeng juga mengutamakan pembangunan lingkungan hidup. Saya ingat sekali teman saya. Yang membangun pabrik kopi di Jiaxing. “Ampun deh njlimetnya persyaratan lingkungan hidupnya,” ujar Sudomo, bos besar Kapal Api. “Padahal apalah limbah pabrik kopi ini. Bahan utamanya kan organik,” tambahnya. Itu beda sekali dengan yang terjadi di provinsi Shaanxi. Di wilayah barat laut Tiongkok. Semangat membangun ekonominya tidak memperhitungkan lingkungan. Sampai hutan taman nasional pun dijarah. Padahal pegunungan di selatan kota Xi’an itu harus dicadangkan untuk lingkungan. Di situ justru dibangun villa. Memang menggiurkan. Secara komersial. Alamnya indah. Di atas bukit. Hanya 60 Km di selatan kota besar Xi’an. Kota yang begitu bersejarah. Pusat ibukota-nya dinasti Tang. Kota transit utama jalur sutra. Tempat lahirnya kosakata ‘dongxi’. Yang arti harfiahnya

‘timur-barat’. Namun memiliki arti yang sangat beda: ‘barang’. Sebanyak 1.200 villa dibangun di lereng gunung ini: pegunungan Qinling. Satu villa seharga 15 juta renminbi. Sekitar Rp 30 miliar. Hutan villa ini nasibnya sangat tidak baik. Terutama setelah Xi Jinping melancarkan dua jurus utama: anti korupsi dan anti perusakan lingkungan hidup. Hutan villa ini dianggap tidak sejalan dengan program presiden. Apalagi ada unsur korupsi di dalamnya. Ada sogokan untuk memuluskan perizinan. Ada tebusan untuk pelanggaran peraturan. Presiden langsung mengeluarkan perintah pada gubernur Shaanxi: bongkar hutan villa itu. Saat itu juga. Sang gubernur mencoba kerkilah. Mencari-cari alasan pembenar. Satu tahun berlalu. Villa masih berwujud villa. Hanya beberapa yang benar-benar dibongkar. Sang gubernur akhirnya dicopot. Beserta seluruh jajarannya. Lalu ditangkap. Dengan tuduhan korupsi. Hebohnya bukan main. Lantas diangkatlah gubernur baru. Yang sangat pro-lingkungan. Pilihan jatuh pada bupati Jiaxing: Hu Haifeng. Anak presiden Hu Jintao itu. Yang saat direkrut jadi salah satu wakil bupati jabatan sang ayah baru saja digantikan Xi Jinping. Berarti Hu Haifeng menjadi gubernur pertama yang anak seorang presiden. Saya masih menyusun daftar ini: siapa saja gubernur di sana yang dari angkatan 1970-an. Yang berarti akan menjadi calon pimpinan nasional 10 tahun lagi. Seorang presiden baru hampir pasti: umurnya sekitar 54-56 tahun. Agar bisa menjabat dua periode. Agar bisa berhenti saat umurnya sekitar 66 tahun. Entahlah di zaman Xi Jinping ini. Ketika ia berhasil mengubah konstitusi. Yang menghapus pembatasan masa jabatan presiden dua periode. (*)

PBSI Dekati Riony Mainaky JAKARTA - Riony Mainaky dispekulasikan bakal menangani tunggal putri pelatnas Cipayung. Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) tak menampik telah melakukan pendekatan sejak lama. Kursi pelatih utama tunggal putri pelatnas bulutangkis di Cipayung, Jakarta Timur kosong hingga kini. Selama ini, Gregoria Mariska Tunjung dkk ditangani oleh asisten, Minarti Timur. PBSI menjanjikan untuk mengumumkan usai All England atau pekan ini. Tapi, sampai saat ini, PBSI masih tutup mulut. Nama Riony mencuat sebagai kandidat kuat pelatih tunggal putri itu. Rumor makin santer setelah dia mundur dari timnas Jepang, yang justru sedang bergairah menyambut Olimpiade 2020 Tokyo. Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, belum dapat memastikannya. Tapi, dia tak menolak jika PBSI melakukan pendekatan kepada Riony dan beberapa pelatih Indonesia yang ada di luar negeri. “Belum, karena baru pada pulang (dari All England). Saya juga belum ke PBSI,” kata Alex kepada detikSport, Rabu (13/3). “Kemungkinan itu ada. Ada beberapa calon, salah satu kandidat. Kan dia (Riony) masih ada di Jepang. Jadi, kami akan melihat apakah mungkin kembali ke Jakarta dsb. Jadi, salah satu

RIONY Mainaky kandidat,” Alex menjelaskan. “Ya kan Riony orang Jakarta. Kalau ketemu dalam pertandingan selalu bertemu, di China, Jepang. Kami ngobrol. Yang pasti dia pelatih Jepang, tapi hatinya buat Indonesia,” Alex membeberkan proses komunikasi dengan Riony. Selain Riony, muncul nama Mulyo Handoyo. Tapi, Alex belum bersedia berkomentar panjang. “Tuh tahu dari luar juga, ya di antaranya. Yang jelas

ada tiga (kandidat). Tapi, kami belum bisa umumkan dulu. Sesegera mungkin akan kami putuskan siapa, baru kami umumkan,” katanya. “Pokoknya yang terbaik lah. Dalam penilaian kami pilih yang terbaik dan cocok untuk karakter putri yang sekarang. Sementara untuk mengumpulkan dalam rapat ini kita harus lengkap dulu dengan Binpres. Kemudian yang lain ada Wakil Ketum, Sekjen, jadi harus lengkap dulu,” dia mempertegas. (dtc/yun)

Leroy Sane, Kok Tega Banget sama Mantan

TEGA: Pemain Manchester City, Leroy Sane menggiring bola melewati kiper Schalke pada Liga Chempions, dini hari kemarin

MANCHESTER - Leroy Sane berperan besar dalam kemenangan besar Manchester City atas Schalke 04. Dia juga tega melakukan perayaan gol ke gawang mantan klub. City berpesta tujuh gol ke gawang The Royal Blues pada leg II babak 16 besar Liga Champions. Dalam pertandingan di Etihad Stadium, Rabu (13/3) dinihari kemarin, tim asuhan Josep Guardiola menang 7-0. Sane membukukan satu gol dan tiga assist dalam laga itu. Gol dari Raheem Sterling, Bernardo Silva, dan Phil Foden yang menjadi kreasi pemain asal Jerman itu. Tiga gol lain City disumbangkan oleh Sergio Aguero (dua gol) dan Gabriel Jesus. Tak seperti pada leg I babak 16 besar, yang tak melakukan perayaan gol, Sane berselebrasi di laga kali ini. Gol itu merupakan yang ke-50 untuk klub di level senior. Sane pun mengungkapkan dirinya begitu menikmati saat-saat bermain dengan City. “Sangat (menikmati bermain bersama City). Sejak pertama kali saya bermain di sini, bahkan saat saya datang untuk latihan di sini,” kata Sane di situs UEFA. “Saya selalu sangat menikmati bermain karena saya mempunyai rekan setim yang fantastis, bermain dengan para pemain yang fantastis. Begitu saya berada di lapangan bersama mereka, saya selalu menikmatinya,” dia menambahkan. (dtc/yun)

BLAISE Matuidi

Karena Juventus Memang Harus Percaya kepada Ronaldo BLAISE Matuidi puas dengan kemenangan dan penampilan Juventus. Diakui atau tidak, tokoh utama laga itu adalah Cristiano Ronaldo. Tiga gol itu dianggap sebagai bukti jika Ronaldo memang bisa dipercaya. Meskipun, bekas pemain Manchester United dan Real Madrid itu nol gol pada leg pertama dan membiarkan Nyonya Tua kalah 0-2. “Saya rasa kami harus konsisten untuk tampil seperti malam ini. Saya sangat gembira di sini, dengan banyaknya pemain berkualitas, tim yang kuat, dan Cristiano Ronaldo pemain terbaik di dunia,” kata gelandang Juventus, Matuidi. “Dia menjadi pembeda di Real Madrid musim lalu dan saat ini

dia bersama-sama kami. So, itulah kenapa kami mempercayainya,” kata dia. Kemampuan Ronaldo untuk membalikkan keadaan itu pun menyulut pemain Juventus lain untuk tampil habis-habisan. Matuid berharap penampilan sip di laga dengan Atletico itu berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya. “Semua pemain menunjukkan penampilan yang luar biasa, sungguh malam yang luar biasa,” kata Matuidi seperti dikutip Sky Sport Italia. “Kami gembira bisa lolos ke babak perempatfinal, namun kami tetap harus menjaga laju ini dan tampil lebih bagus,” kata dia. (dtc/yun)

Simeone: Ini Salah Saya TURIN - Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions setelah kalah 0-3 dari Juventus di leg kedua 16 besar. Diego Simeone mengakui bahwa ini kesalahannya. Juventus menjamu Atletico di Allianz Stadium, Rabu (13/3) dinihari WIB, dengan defisit kekalahan 0-2. Catatan itu dibalikkan Si Nyonya Tua di pertemuan kedua dengan menang 3-0 lewat hat-trick Cristiano Ronaldo. Bianconeri pun berhasil ke perempatfinal dengan kemenangan agregat 3-2. Atletico tidak main efektif seperti yang dilakukan pada leg pertama. Ketika itu, Los Colchoneros mampu melepas 13 tembakan dengan lima yang mengarah ke gawang meski cuma punya penguasaan bola 37

persen. Catatan tembakan itu jauh di bawah Juve, yang punya dua tembakan ke gawang dari 14 percobaan. Padahal, Bianconeri juga punya penguasaan bola 63 persen. Di leg kedua, Atletico juga minim penguasaan bola yakni sebesar 38 persen. Setelah minim penguasaan bola, Atletico juga miskin peluang dengan cuma punya lima tembakan tanpa ada yang ke gawang. Juventus justru jauh lebih baik di kandang sendiri. Tim besutan Massimiliano Allegri mampu melepas 16 tembakan dengan empat yang on target. “Ini bukan tentang komitmen, pekerjaan, atau perjuangan. Juventus memang lebih baik dan pantas memenangi laga. Mereka menekan kami. Anda harus menyelamati rival ketika mereka bermain seperti itu dan Anda dikalahkan seperti hari ini,” kata pelatih Atletico, Simeone, seperti dikutip dari Sky Sports. “Kami membuat banyak kesalahan, tentu saja - tapi yang dimaksudkan adalah saya, bukan para pemain. Juve lebih baik secara taktikal dan second ball. Itu alasan mereka memenangi laga,” lanjut dia. (dtc/yun)

DIEGO Simeone


KAMIS, 14 MARET 2019

MANCA SPORT

12

Dewa Liga Champions itu Bernama CR7 Kembali Samakan Jumlah Hat-trick dengan Messi

CRISTIANO Ronaldo

SPORTAINMENT

GEORGINA Rodriguez

Tangis Bahagia Sambut Hat-trick Ronaldo CRISTIANO Ronaldo melesakkan hat-trick saat Juventus menyingkirkan Atletico Madrid dari Liga Champions. Georgina Rodriguez bahkan sampai menangis. Juventus melangkah ke perempatfinal setelah menang 3-0 atas Atletico dalam leg kedua 16 besar di Allianz Stadium, Rabu (13/3) dinihari. Hasil itu membalas kekalahan 0-2 Juve di pertemuan pertama. Ada tangis bahagia yang keluar dari hattrick Ronaldo. Hal itu terjadi pada kekasih Ronaldo, Georgina, yang hadir langsung di tribun bersama Ronaldo Junior. Selepas laga, Georgina mengunggah foto Ronaldo kecil di Instagram beserta tulisan yang isinya terdapat kata ‘karma’. Tak diketahui secara jelas siapa yang menanggung karma dari kalimat Georgina. Yang pasti, Ronaldo sempat dicemooh fans Atletico pada pertemuan pertama. Di sisi lain, pemain 34 tahun itu pergi dari Real Madrid dengan berbagai cerita negatif dan mantan klubnya tersebut disingkirkan secara menyakitkan oleh Ajax Amsterdam. “Tidak ada yang mengambil 3-0 ini. Anda (Ronaldo) pantas mendapatkannya, bukan untuk tiga gol malam ini,” tulis Georgina. “Anda layak mendapatkannya atas dedikasi Anda, atas apa yang Anda dapatkan di klub tempat Anda berada. Anda adalah penyemangat untuk rekan setim, pelatih, dan semua orang yang kami kagumi,” sambungnya. “Karma ada. Tuhan tahu, Tuhan memberikannya kepada Anda, karena dunia sepakbola adalah milik Anda,” tutupnya seperti dikutip dari Daily Mail. (dtc/yun)

TURIN - Cristiano Ronaldo menyelamatkan Juventus dari lubang jarum di Liga Champions. CR7 disebut sebagai dewanya sepakbola, terutama di kompetisi terelite benua biru ini. Bianconeri mengalahkan Atletico Madrid 3-0 dalam pertandingan leg II babak 16 besar Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (13/3) dinihari kemarin. Ronaldo mencetak hat-trick dalam laga itu. Dengan kemenangan ini, Juve lolos ke babak perempatfinal. Tim asuhan Massimiliano Allegri itu lolos dengan agregat 3-2, bangkit dari defisit dua gol. Eks rekan Ronaldo di Manchester United, Rio Ferdinand, menyebut pencapaian Ronaldo itu tidak masuk akal. Dia sampai bilang bahwa pemain asal Portugal itu dewanya sepakbola. Dengan hat-trick ini, Ronaldo juga membukukan beberapa rekor. Dia mencatatkan 8 hat-

trick di Liga Champions seperti Lionel Messi. Opta juga mencatat Ronaldo mencetak 25 gol dalam 33 penampilan melawan Los Colchoneros. “Cristiano Ronaldo merupakan dewanya sepakbola, terutama di Liga Champions dan yang dia lakukan itu tak masuk akal,” kata Ferdinand di BBC. “Di Liga Champions, dia mempunyai semua rekor, anda bisa membayangkan itu. Juga saat melawan Atletico, yang mempunyai pertahanan hebat,” dia menambahkan. Cristiano Ronaldo menambah catatan hat-tricknya di Liga Champions. Bintang Juventus itu pun kembali menyamakan kedudukan dengan Lionel Messi. Dengan tambahan satu hat-trick ini, Ronaldo pun kini mencatatkan delapan hat-trick di Liga Champions. Pemain 34 tahun itu menyamakan lagi kedudukan dengan Messi, yang

sempat unggul setelah bikin hat-trick ke PSV Eindhoven September 2018 lalu. Ronaldo dan Messi memang saling kejar soal catatan ini sejak 2010. Messi membuka persaingan dengan hat-trick pertamanya di Liga Champions pada April 2010, lalu sudah memimpin 3-0 atas Ronaldo pada Maret 2012. Ronaldo baru mencatatkan hat-trick pertamanya pada Oktober 2012, tapi langsung tancap gas dan sudah menyamakan jumlah jadi 5-5 dengan Messi pada April 2016. Sejak saat itu keduanya saling tempel di persaingan hat-trick. Meski demikian, Ronaldo unggul telak soal jumlah gol di fase knock-out atas Messi. Saat ini pemain asal Portugal ini sudah membuat 63 gol di babak ini, unggul 23 gol atas Messi di posisi dua. (dtc/yun)

“Inilah Alasan Juventus Membeli Saya” CRISTIANO C R ISTIANO Ronaldo m e n jadi pahlawan saat menjadi JJuventus u v e ntus mengalahkan A At tleetico Madrid. Karena Atletico p e r forma itulah, Bianperforma cconeri o n eri rela menebusn ya dengan harga manya h al. Gol pertamanya hal. d i cetak pada menit dicetak kke-27 e-27 melalui tandukan keras setelah dia kan m engungguli Juanfran mengungguli d alam memperebutkan dalam u mpan silang. Lalu pada umpan ggo ol kedua juga melalui gol su u n dulan yang terjadi sundulan eempat mpaat menit setelah babak kkedua edua d imulai. Tandukan itu dimulai. seb benarnya sempat disesebenarnya lamatkan Jan Oblak,

tapi sudah terlanjur melewati garis gawang. Gol penentu sekaligus hat-trick CR7 terjadi empat menit sebelum bubaran melalui titik putih. Tak cuma berandil besar lewat tiga golnya itu, statistik mantan pemain Real Madrid ini juga mentereng. Menurut data Squawka, Ronaldo mampu membuat 67 sentuhan, yang tujuh di antaranya terjadi di kotak penalti lawan. Lima kali melewati lawan, lima tembakan yang tiga di antaranya menjadi gol, tiga kali dilanggar, dan 86 persen umpan sukses. Ronaldo pun menyelamatkan Juve di saat-saat genting dan itulah mengapa Juve rela menebusnya dengan harga 100 juta euro musim

panas lalu. Harga yang ya terbilang mahal untuk pemain yang sudah menginjak usia 34 tahun tah tersebut. “Ini sudah seharusnya seharus menjadi malam yang spesial d dan memang seperti itu. Tidak hanya h karena gol-gol saja, tapi karena kare sikap luar biasa tim ini. Ini adala adalah mentalitas yang Anda butuhkan d di Liga Champions dan kami berada di jalur yang benar,” ujar Ronaldo kepada Sky Sport Italia. “Ini alasan Juve membeli m saya, untuk membantu di malam luar biasa seperti sekarang. sekarang Atleti adalah lawan yang sangat-sangat sangat-san kuat. Tapi kami juga kuat dan membuktikan m pantas untuk melaju. Terlalu cepat membicarakan final, mari m tatap laga satu per satu,” tambah d dia. (dtc/yun)

Tulang Rusuk Lorenzo Patah

JORGE Lorenzo

BARCEL BARCELONA LONA - Masalah lain mendatangi Jorge L Lorenzo saat kondi kondisinya belum ben ar-benar fit. Baru diketahui, dik benar-benar salah sa atu tulang rusuknya p satu patah. Cedera baru tersebut diungka b diungkapkan sendiri oleh Lorenzo melalu melalui akun Twitternya. Rider Repso Repsol Honda asal Spanyol itu meng mengalami patah tulang rusuk pertama di sisi kanan. Untuk memulih memulihkan cedera tersebut, Lorenzo butuh b waktu tiga sampai empat p pekan. Namun Lorenzo memastikan dirinya akan L tam mpil di MotoGP Argentina Arg tampil yang akan dilangsungka dilangsungkan 31 Januari mendatang. Cedera ini melanjutkan serangkaian ser masala salah kebugaran yan yang mendatangi Lo Lorenzo sejak ak akhir musim la lalu. Pertama d dia mengalam mi cedera kaki pa pada MotoGP Aragon, lalu bermasalah dengan lengannya saat jatuh di MotoGP Thailand. Di aawal tahun ini Lorenzo mendapat ced cedera lain pada pergelangan tangan yang y memaksanya menjalani opera operasi. (dtc/yun)

Masih ABG Bukan Berarti City Bakal Takut MANCHESTER - Pep Guardiola memang menyebut Manchester City sebagai tim yang masih hijau di Liga Champions. Namun itu bukan berarti City tak akan memberi perlawanan. Sebelum pertandingan leg kedua babak 16 besar melawan Schalke, Guardiola mengeluarkan pernyataan tentang kiprah City di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu. Manajer asal Spanyol itu tak menyangkal status City sebagai pendatang baru. Karena itu, Guardiola menyebut City masih remaja di Liga Champions. Apalagi jika dibandingkan dengan tim-tim yang punya sejarah panjang di Eropa seperti Real Madrid, Bayern Munich, sampai Liverpool. Meski demikian, Guardiola menjamin City tidak akan ciut menghadapi kekuatan besar Eropa di Liga Champions. “Saya tidak bilang kami tidak akan berjuang. Sebagai klub, kami seperti tim remaja karena pencapaian terbaik di sepanjang sejarahnya adalah satu semifinal (Liga Champions) dan dua perempatfinal,” ujar Guardiola seperti dikutip Reuters. “Anda tidak bisa membandingkan kami dengan Real Madrid, Bayern Munich, Liverpool, atau Juventus. Mereka punya berapa banyak (gelar)? Tapi anak baru gede punya gairah dan tidak takut dan kami akan coba untuk kedua kalinya dalam sejarah lolos ke semifinal Liga Champions,” tegasnya. “Tapi kompetisi ini luar biasa berat. Kita lihat saja seberapa jauh kami bisa melangkah. Saya pernah dua kali juara (Liga Champions) tapi saya juga kalah tujuh kali. Yang bisa saya katakan adalah kami akan coba dan musim depan kami akan coba lagi,” katanya. City sudah sampai perempatfinal usai menyingkirkan Schalke. Pada pertandingan leg kedua babak 16 besar di Etihad Stadium, Rabu (13/3) dini hari kemarin, Sergio Aguero dkk menang 7-0 dan lolos dengan agregat 10-2. (dtc/yun)


MAJANG POLIS HARIAN

MALUT POST

KAMIS, 14 MARET 2019

13

art: atu

TEMPAT FAVORIT WARGA Warga Kota Ternate sering menghabiskan waktu malam di Taman film kawasan Benteng Oranje ini. Apalagi di saat penayangan film layar lebar. Seperti pada gambar banyak warga yang memenuhi kawasan tersebut. HIZBULLAH MUJI/MALUT POST

Dikjar Dianggap tak Siap Gelar USBN Belum Tersentuh BPJS Kesehatan

FOLLOW UP Thamrin: Kami Sudah Berkoordinasi dengan Telkom TERNATE – Desakan DPRD Kota Ternate agar Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfo) segera menyelesaikan masalah jaringan telepon di Kecamatan Batang Dua, ditanggapi Kepala Diskominfo Thamrin Marsaoly. Menurut Thamrin, Diskominfo sudah berkoordinasi dengan Telkom THAMRIN Marsaoly terkait masalah itu. Pihak Telkom berjanji berupaya memperbaiki jaringan di Batang Dua. Namun, mereka masih harus berkoordinasi dengan Telkom pusat.

900 KUOTA BPJS BELUM TERISI 1

Banyak warga tidak mampu di Kota Ternate belum tersentuh program BPJS Kesehatan.

TERNATE – Masih banyak warga tidak mampu di Kota Ternate yang belum tersentuh program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif mengaku ada sekitar 100 lebih warga tidak mampu yang dia temui mengeluhkan, belum memperoleh jaminan kesehatan. Baca: BPJS... Hal 16

2 Padahal masih ada 900 kuota BPJS Kesehatan untuk masyarakat kurang mampu belum terisi untuk mendapatkan BPJS.

3

Pendataan yang dilakukan Dinkes kurang valid. Padahal masih sangat banyak masyarakat kurang mampu yang membutuhkan BPJS.

4

Banyak masyarakat yang kesulitan saat melakukan pengobatan di rumah sakit. Mereka rata-rata masyarakat tak mampu tapi tidak memperoleh BPJS Kesehatan.

Kartu Indonesia Sehat

Masa Berlaku: 2014-2019

5 Dinas Kesehatan diminta segera memanfaatkan sisa kuota yang belum terisi itu untuk mengakomodir warga yang tidak mampu.

Baca: KOORDINASI... Hal 16

Harap Pimpinan DPRD Bisa Memediasi Pertemuan TERNATE – Aduan sejumlah perwakilan nasabah PT Karapoto ke DPRD masih menyisakan tanya bagi nasabah. Pasalnya, hingga saat ini DPRD belum mampu menghadirkan Bos Karapoto untuk dapat bertemu langsung

Ridha: Kesalahan Dalam USBN Sangat Fatal Editor : Fahrul Marsaoly Peliput : Arwani Jufri TERNATE - Berbagai masalah yang timbul saat pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) pada hari pertama dan kedua ujian menunjukkan ketidaksiapan Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Malut maupun panitia pelaksana ujian di tingkat Provinsi. “Carut marutnya USBN dua hari ini akibat dari perencanaan yang tidak matang. Baca: USBN... Hal 16

PLN Luruskan Somasi Warga

dengan nasabah. “ Harusnya DPRD menghadirkan Bos Karapoto dan bertemu langsung dengan nasabah, bukan DPRD justru hanya membacakan surat dari Bos Karapoto. DPRD ini bukan juru bicara Karapoto,”

TERNATE – Langkah somasi yang dilakukan warga RT/RW 012/055 Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate ke PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Cabang Ternate terkait pemasangan tower jaringan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 KV yang dianggap bermasalah ditanggapi Manajer Unit Pelaksana Pembangunan Pembangkit dan Jaringan Maluku Utara Ahmad Ismail. Menurutnya, apa yang disampaikan Roslan, kuasa hukum warga terkait beberapa hal yang diduga menyimpang, pertama, PLN tidak melibatkan semua warga dalam sosialisasi.

Baca: MEDIASI... Hal 16

Baca: SOMASI... Hal 16

Dinkes Kota Ternate Gelar Rakor Linsek

Kadinkes Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma

TERNATE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor(Linsek), di Majang Hotel, Rabu (13/3). Kepala Dinkes, dr. Fathiyah Suma menuturkan, rakor ini merupakan rangkaian dari evaluasi tahunan program Dinkes 2018 dan untuk pelaksanaan program tahun 2019. Tujuan rakor ini juga untuk tersosialisasinya tujuan kesehatan. Maksud lain dari Rakor Lisek ini, menurut dr Fathiyah untuk mendapat dukungan

lintas sektor serta bersinergi dalam pelaksanaan program. “ Kemudian, kelemahankelemahan selama ini dapat teratasi melalui komunikasi dan koordinasi Lisek ini serta dapat melahirkan komitmen bersama,” terangnya. Rangkaian Rakor Lisek ini juga diikuti dengan pencanangan kerjasama Dinkes dengan Wahana Bahagia, Rutan Kelas II Ternate, Kemenag Kota Ternate dan Lapas Kelas II A Ternate. Baca: LINSEK... Hal 16


14

HARIAN

AROUND TERNATE

MALUT POST

KAMIS, 14 MARET 2019

Art: Resayfa Rumra

Sumur Bor Dikeluhkan Dianggap Bahayakan Pemukiman Warga Editor : Erwin Syam Peliput : Hizbullah Muji TERNATE – Dianggap membahayakan konstruksi rumah serta bising yang ditimbulkan dari aktivitas usaha penjualan air sumur bor, warga Bastiong Talangame Minta Pemkot Seriusi persoalan tersebut. Iskandar, warga RT 10 RW 03 yang pemukimannya berada tepat di samping lokasi sumur bor kepada Malut Post menuturkan, usaha pengeboran air tanah yang dilakukan oleh Alkike Barady di lingkungan mereka, kini telah berdampak pada konstruksi dinding rumah miliknya yang mulai retak. “Tidak hanya rusak, namun ada beberapa rumah warga di lingkungan tersebut yang mengalami hal serupa, diduga kuat akibat aktivitas sumur bor atau air tanah yang dikomersilkan dan berlangsung sudah lama,” terang Iskandar Iskandar melanjutkan, pemukiman warga di lokasi RT 10 merupakan area yang dulunya merupakan bekas kawasan Rawa. Warga kemudian menimbun kawasan rawa itu lalu mendirikan bangunan.”Diketahui bahwa daerah rawa itu dipenuhi dengan air, nah jika air ini terus diambil dari dalam tanah, maka pasti lama kelamaan pasti berdampak pada bangunan diatasnya, ini yang kami khawatirkan, sebab saat ini saja, beberapa bagian tembok rumah kami sudah patah dan miring,” terang Iskandar, ungkap iskandar kepada koran ini mengutip dari keluhan yang sebelumnya dikirm ke Malut Post. Dijelaskan Iskandar, persoalan ini bahkan telah dikeluhakn sejak tahun 2010 lalu, di mana 52 warga RT 10 RW 03 beserta Kepala Kelurahan Bastiong Talangame melakukan pengaduan secara tertulis kepada Wali Kota Ternate untuk menyikapi hal ini, Berdasarkan laporan tersebut, Petugas dari pengawas lingkungan hidup sudah turun dan mengkroscek usaha pengeboran air tanah. Laporan warga itu kemudian ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Ternate dengan dikeluarkannya surat keputusan Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup dengan nomor 660.1/360 tahun 2017. Isi surat tersebut mengisyaratkan agar aktivitas pengeboran air tanah dihentikan. Hanya saja, larangan tersebut tidak diindahkan oleh pemilik sumur bor malah mereka terus menjalankan aktivitas yang mengancam keselamatan

warga tersebut. Warga bahkan telah mengadu ke pihak Kepolisan di Polsek Ternate Selatan berulang kali, namun usaha warga dengan dasar surat petunjuk dari DLH Kota Ternate tak pernah ada solusi. Ditambahkan Iskandar, dalam sehari, mobil dengan membawa tanki berukuran 3000 hingga 5000 liter bolak balik ambil air dari sumur bor yang dikeluhkan warga tersebut. “Selain membahayakan konstruksi bangunan warga, aktivitas pengambilan air yang berlangsung dari pagi hingga malam hari sangat mengganggu kenyamanan warga,” tutup Iskandar. Terpisah, Alkike Barady pemilik sumur bor yang dikonfirmasi koran ini Rabu (13/3) mengaku, terkait keluhan warga, dirinya mengatakan tidak pernah ada warga yang dating dan keluhkan terkait usaha kami (sumur bor red) yang berdampak pada kerusakan rumah di lingkungan RT 10 Bastiong Talangame, sebab disini rata-rata seluruhnya pendatang yang sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha hingga pedagang yang fokus mencari jadi tidak ada yang keluhkan. Terkait dengan rumah warga yang retak yang diduga akibat aktivitas sumur bor, itu hanya alasan saja dan saya sudah tahu orangnya. Alkike menjelaskan, jika hanya alasan retak, hampir seluruh rumah di kawasan ini memang retak. Penyebabnya karena daerah ini bekas rawa, jika konstruksi rumah yang dibangun tidak menggunakan cakar ayam sebagai penahan beban serta konstruksi pondasi yang tidak kuat, akibatnya bisa berdampak pada bangunan rumah. “kalau alasan rumah retak, bangunan saya juga alami hal yang sama, karena memang tanah di sini adalah bekas rawa yang tidak kuat seperti tanah di lokasi lain. ini karena persoalan dasar bangunan saja yang tidak menggunakan konstruksi cakar ayam serta pondasi yang kuat, makanya rumahnya kemudian miring dan retak,” terang Alkike Barady. Alkike Barady menambahkan, sebagian besar warga Bastiong Talangame RT 10 mengalami hal yang sama, jadi bukan karena alasan sumur bor. “Intinya mereka mendirikan rumah dengan kondisi pas-pasan, jadi tidak bisa membangun cakar ayam, apalagi mereka hanya Pegawai Negeri biasa jadi membangun rumah hanya dengan Teru saja (Letakkan pondasi di atas tanah timbunan red) karena anggaran mereka tipis (sedikit red), jadi tidak mampu membuat konstruksi yang kuat, jadi istilahnya mereka bangun rumah teru hingga tidak tahan, jadi

Hizbullah Muji/Malut Post

KELUHKAN: Lokasi pengambilan air dari sumur bor milik salah satu warga Bastiong yang dikeluhkan.

wajar kalau retak,” tambah Alkike Barady Terkait dengan surat rekomendasi dari DLH yang memerintahkan agar

aktivitas sumur bor dihentikan, Alkike mengatakan, saat ini Ombudsman telah mengeluarkan rekomendasi ke DLH dan juga tembusan ke Wali

Kota. “Isi surat tersebut intinya tidak mempersoalkan terkait sumur bor menjadi usaha kami ini,” tutup Alkike. (M6/Lid)

Angin Kencang Masih Akan Terjadi

JURNALISME WARGA

TERNATE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Babullah, Rabu (13/3). Memprediksi untuk tiga hari kedepan, angin kencang masih akan terus terjadi di Kota Ternate dan Maluku Utara secara umum. Ini merupakan Imbas dari Takanan rendah yang terjadi di kepualaun Arafuru seperti yang dijelaskan koran ini beberapa waktu sebelumnya. Fahmi Prakirawan BMKG Bandara Sultan Babullah menjelaskan, tiupan angin itu akan terjadi

Mental dan Rohani Warga Kao Dibimbing

di Ternate berkisar 10 hingga 30 kilo meter perjam. Angin itu kata Fahmi akan berdampak pada ketinggian gelombang laut dengan prediksi 0,5 hingga 1,5 meter yang terjadi di perairan antara Kota Ternate Batang Dua dan Ternate Bitung. “Ini peringatan bagi nelayan yang menggunakan perahu dan sejenisnya agar berhati hati,” terang Fahmi. Fahmi melanjutkan, secara umum di Maluku Utara tiga hari kedepan, intensitas hujan akan terjadi di Kepulauan Sula, Taliabu dan juga Obi serta

Ternate. “Di Sula, Taliabu dan Obi akan terjadi hujan lebat disertai angin dan petir, sementara di Ternate terjadi hujan yang bersifat lokal,” jelasnya Selain itu, untuk perairan Tobelo ke Morotai dan Patani ke Gebe juga alami hal serupa dengan tiupan angin hingga hingga berdampak pada gelombang laut. “Ketinggian gelombang di Tobelo Morotai dan Patani Gebe berkisar 0,5 hingga 2 meter, untuk itu warga diimbau untuk berhati hati,” tutup Fahmi. (M6/Lid)

JURNALISME WARGA

Oi Ternate Netral di Pemilu 2019 Tim

BIMBING: Tim TMMD saat melaksanakan Bimbingan Mental dan Rohani warga Kao Barat.

TOBELO - Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Kao Barat terus bergulir Usai memberikan penyuluhan serta edukasi terkait HIV, tim kerja non fisik TMMD kembali melaksanakan bimbingan mentan dan rohani kepada masyarakat Desa Margomulyo yang berlangsung Selasa (13/3). Kasi Bimas Islam Kemenag Halut Drs Lutfi Bakence yang menjadi tim dati TMMD dalam tausiyah mengatakan, dalam kehidupan rumah tangga, tentunya banyak persoalan yang diahadapi baik persoalan ekonomi hingga persoalan sikap dan perilaku dalam rumahtangga. Hal itu tentunya diperlukan kesamaan cara pandang atau visi antara suami isteri. Namun tidak

cukup itu saja, karena dalam mengarungi kehidupan rumah tangga juga dibutuhkan sikap sabar saat menerima cobaan. “Taqwa dan tawadlu, tidak sombong dan harus rendah hati, qona’ah menerima apa adanya dan senantiasa bersyukur, juga harus ditradisikan”, katanya. Dilanjutkan Lutfi Bakence, kita wajib bersukur dengan adanya program TMMD. Sebab, kegiatan ini memberikan kesempatan kita untuk bisa berkumpul disini dan saling memberi bimbingan rohani. “kita berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif untuk semua masyarakat,” tutup Lutfi Bakence. Achmad Rohib, Kades Margomulyo dalam sambutanya

mengatakan, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak TNI dan Kementerian Agama yang telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan mental di Desa Margomulyo ini. “Besar harapan kami, setelah diadakannya acara ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat yang telah hadir di tempat ini,” harap Achmad. Kegiatan ini juga dihadiri Dan SSK TMMD 104 Kodim 1508 Tobelo Kapten Inf I Putu Artana Jaya, Kepala KUA Kao Utara Anhari S.Ag, Staf Kemenang, personel Satgas TMMD 104 serta masyarakat Desa Margomulyo. (Wyu-Kodim 1508 Tobelo). Pengirim: Penrem 152 Babullah.

Tim

POSE: Oi Ternate saat pose bersama di satu kesempatan.

TERNATE – Ketua Badan Pengurus Kota Orang Indonesia (BPK Oi) Ternate, Fadly Thy menegaskan, bahwa organisasi yang beranggotakan penggemar Iwan Fals tidak akan bersinggungan dengan dunia politik. Pada Pilpres dan Pileg serentak, 17 April mendatang. Oi Ternate berharap, segala bentuk hoax, black campaign dan money politic dapat diminimalisir.

“Meskipun ada anggota Oi Ternate yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif, namun Oi tidak akan berpihak kemanapun, Oi memang ormas tetapi tidak berpolitik, kalau ada anggota yang menyeret nama besar pengurus Oi dalam kepentingan politik, itu tidak benar,” kata Fadly kemarin. Ia menjelaskan, Oi lebih berkomitmen untuk berkontribusi terhadap kegiatan, sosial, penyelamatan alam dan lingkungan

hidup, ketimbang ikut nimbrung apalagi terlibat dalam kegiatan Politik. “Kami ini lebih berkomitmen ke kegiatan sosial, bhakti, dan kegiatan kesenian, tidak akan kami campuri urusan politik,” tuturnya seraya menambahkan, Oi Ternate juga rutin menggelar kegiatan donor darah. Sebagi ormas kata Fadly, Oi Ternate juga mengajak kepada ormas lain agar mampu menjaga kerukunan, persaudaraan, dan persatuan diantara anak-anak bangsa menjelang Pemilu tanggal 17 April nanti. “Mari kita bersama-sama ambil bagian secara aktif dalam pembangunan daerah dan nasional, terutama dalam rangka mendorong terbentuknya kader-kader sumber daya manusia Indonesia yang unggul, memiliki karakter dan jati diri serta berwawasan kebangsaan dan cinta tanah air, terutama kita merawat kebhinekaan,” tutupnya. (*) Pengirim: Fadly Thy Ketua Badan Pengurus Kota Orang Indonesia (BPK Oi) Ternate.


KAMIS, 14 MARET 2019

AKADEMIKA

15

Kuliah Komunikasi Bisnis oleh Wahyuni Bailussy, S.Sos.,M.Si

Komunikasi Bisnis yang Efektif (Bagian II/selesai)

Wahyuni Bailussy, S.Sos.,M.Si Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMMU

Topik yang dibahas pada edisi kali ini mengenai Komunikasi Bisnis yang Efektif oleh Wahyuni Bailussy, S.Sos.,M.Si. Ini merupakan bagian dari mata kuliah Komunikasi Bisnis untuk Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMMU, semester IV. Berikut sajian materi oleh yang bersangkutan. 1. Komunikasi Verbal Komunikasi verbal (verbal communication) merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan (written) dan lisan (oral). Contohnya adalah membaca majalah, mambaca surat kabar, mempresentasikan makalah dalam suatu acara seminar dan lain-lain. Sedangkan komunikasi verbal memilki tipe yang dibedakan menjadi dua yaitu, berdasarkan aktif atau pasifnya peserta komunikasi dalam proses komunikasi. Dimana komunikasi verbal dapat bertindak sebagai komunikator atau pengirim pesan dan dapat bertindak sebagai audience. Adapun dalam berkomunikasi secara verbal, dibutuhkan pengungkapan kata-kata yang disusun dalam suatu pola yang berarti, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan, seperti : - Berbicara dan Menulis Suatu pesan yang sangat penting dan kompleks, sebaiknya disampaikan dengan menggunakan tulisan, seperti surat, memo dan laporan. - Mendengarkan dan Membaca Untuk mencapai komunikasi yang efektif, maka diperlukan komunikasi dua arah, di mana orang-orang yang terlibat di dalamnya memerlukan keterampilan mendengar (listening) dan membaca (reading). 2. Komunikasi Nonverbal Komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis. Walaupun pada umumnya komunikasi nonverbal memiliki sifat kurang terstruktur sehingga sulit dipelajari, seperti memahami dalam penggunaan bahasa isyarat, ekspresi wajah,

gerakan tubuh, sandi, simbol-simbol, warna dan intonasi suara. Dalam penyampaiannya, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal memilki arti yang berbeda-beda, seperti dalam komunikasi nonverbal. pesan yang disampaikan biasanya dilakukan secara spontan tanpa memiliki rencana dan dilakukan secara tidak sadar dan bersifat alami Adapun Komunikasi Nonverbal memilki beberapa tujuan , yaitu: - Menyediakan dan memberikan informasi - Mengatur alur suatu percakapan - Mengekspresikan emosi - Memberi sifat dan melengkapi, menentang atau mengembangkan pesan-pesan verbal - Mengendalikan atau memengaruhi orang lain - Mempermudah tugas-tugas khusus, misalnya dalam memberikan pengajaran pada saat kuliah Kadang dalam praktiknya, di dalam suatu komunikasi bisnis terjadi penggabungan antar komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal dalam suatu situasi. Karena biasanya, kata-kata yang disampaikan dalam suatu komunikasi atau percakapan kadang hanya membawa sebagian dari pesan. Dan relevansinya dalam komunikasi bisnis, tipe komunikasi nonverbal dapat menentukan kredibilitas dan kepemimpinan seseorang, yang dapat dilihat dari karateristik suara, penampilan, sentuhan, gerakan dan posisi tubuh juga melalui ekspresi wajah dan mata. Dalam kegiatan komunikasi berlangsung berdasarkan tahap-tahap proses komunikasi. Menurut Courtland L Bovee dan Jhon V. Thilt dalam Business Communication Today, proses komunikasi (Comunication Process ) terdiri atas enam tahap, yaitu : 1. Pengirim mempunyai suatu ide atau gagasan. 2. Pengirim mengubah ide menjadi suatu pesan. 3. Pengirim menyampaikan pesan. 4. Penerima menerima pesan 5. Penerima menafsirkan pesan 6. Penerima memberi tanggapan dan mengirim umpan balik kepada pengirim. Komunikasi efektif dapat berjalan secara baik apabila peserta komunikasi memiliki keterampilan dasar Komunikasi yaitu: menulis, membaca, berbicara, dan mendengar. Sadar atau tidak, setiap hari kita melakukan, paling tidak, satu dari ke empat hal tersebut di atas dengan lingkungan kita. Seperti pernafasan, komunikasi sering dianggap sebagai suatu kejadian otomatis dan terjadi begitu saja, sehingga seringkali kita tidak sadar melakukannya secara efektif. Persentase penggunaan saluran komunikasi adalah sebagai berikut : Menulis (writing): 9 persen, mendengarkan (listening): 45 persen, membaca (reading):16 persen, berbicara (speaking):30 persen. Aktivitas komunikasi adalah aktivitas rutin serta otomatis dilakukan, sehingga kita tidak pernah mempelajarinya secara khusus, seperti bagaimana

menulis ataupun membaca secara cepat dan efektif ataupun berbicara secara efektif serta menjadi pendengar yang baik. Menurut Stephen Covey, komunikasi merupakan keterampilan yang penting dalam hidup manusia. Unsur yang paling penting dalam berkomunikasi adalah bukan sekadar apa yang kita tulis atau yang kita katakan, tetapi karakter kita dan bagaimana kita menyampaikan pesan kepada penerima pesan. Penerima pesan tidak sekadar mendengar kalimat yang disampaikan tetapi juga membaca dan menilai sikap kita. Jadi syarat utama dalam komunikasi yang efektif adalah karakter kokoh yang dibangun dari fondasi etika serta integritas pribadi yang kuat. Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang, betapapun unggulnya satu tim atau seberapa pun kuatnya kasus hukum, keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif, maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting. Komunikasi sehari-hari maupun komunikasi bisnis juga sering mengalami yang namanya hambatan. Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi, dapat dibagi dalam 3 jenis, yaitu: - Hambatan Teknis Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi, keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistim informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien. - Hambatan Semantik Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Definisi semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi. Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda terhadap kata-kata yang digunakannya. - Hambatan Manusiawi Hambatan jenis ini muncul dari masalahmasalah pribadi yang dihadapi oleh orang-orang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan. Menurut Cruden dan Sherman, hambatan ini mencakup :Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia, seperti perbedaan persepsi, umur, keadaan emosi, status, keterampilan mendengarkan, pencarian informasi, penyaringan informasi. Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi atau lingkungan sosial dan budaya, seperti suasana dan iklim kerja serta tata nilai yang dianut. Ditinjau dari aspek bisnis, organisasi adalah sarana manajemen (dilihat dari aspek kegiatannya). Korelasi antara Ilmu Komunikasi dengan Organisasi terletak pada peninjauannya yang berfokus kepada manusiamanusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam lingkup organisasi, tujuan utama komunikasi adalah memperbaiki organisasi, yang ditafsirkan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen. Komunikasi organisasi terjadi setiap saat. Dan dapat didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unitunit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarchies antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur (jenjang / level) dan sistem organisasi yang kondusif. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif, yaitu agar pihak lain mengerti dan tahu, tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan. Dalam proses komunikasi semua pesan atau informasi yang dikirim akan diterima dengan berbagai perbedaan oleh penerima pesan/informasi, baik karena perbedaan latar belakang, persepsi, budaya maupun hal lainnya. Untuk itu, suatu pesan atau informasi yang disampaikan hendaknya memenuhi 7 syarat atau dikenal juga dengan 7 C, yaitu 1. Completeness (Lengkap) Suatu pesan atau informasi dapat dikatakan lengkap, bila berisi semua materi yang diperlukan agar penerima pesan dapat memberikan tanggapan yang sesuai dengan harapan pengirim pesan. 2. Conciseness (Singkat) Suatu pesan dikatakan concise bila dapat mengutarakan gagasannya dalam jumlah kata

sekecil mungkin (singkat, padat tetapi jelas) tanpa mengurangi makna, namun tetap menonjolkan gagasannya. 3. Consideration (Pertimbangan) Penyampaian pesan, hendaknya menerapkan empati dengan mempertimbangkan dan mengutamakan penerima pesan. 4. Concreteness (konkrit) Penyampaian pesan hendaknya disampaikan dengan bahasa yang gambalang, pasti dan jelas. 5. Clarity (Kejelasan) Pesan hendaknya disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan mudah diinterpretasikan serta memiliki makna yang jelas. 6. Courtessy (Kesopanan) Pesan disampaikan dengan gaya bahasa dan nada yang sopan, akan memupuk hubungan baik dalam komunikasi bisnis. 7. Correctness (ketelitian) Pesan hendaknya dibuat dengan teliti, dan menggunakan tata bahasa, tanda baca dan ejaan dengan benar (formal atau resmi). Perbedaan latar belakang perbendaharaan bahasa, dan pernyataan emosional, juga dapat menimbulkan munculnya kesalahpahaman antara pengirim dan penerima pesan. Masalah-masalah  tersebut antara lain : 1. Masalah dalam mengembangkan pesan 2. Masalah dalam menyampaikan pesan 3. Masalah dalam menafsirkan pesan C. Keberhasilan Komunikasi  Bisnis Keberhasilan komunikasi  di dalam suatu  organisasi akan ditentukan oleh kesamaan pemahaman antara-orang yang terlibat dalam kegiatan komunikasi. Kesamaan pemahaman ini dipengaruhi oleh kejelasan pesan, cara penyampaian pesan, perilaku komunikasi, dan  situasi (tempat dan waktu) komunikasi. Komunikasi organisasi biasanya menggunakan kombinasi cara berkomunikasi (lisan, tertulis dan tayangan) yang memungkinkan terjadinya penyerapan informasi dengan lebih mudah dan jelas. Secara empiris, pemahaman orang perihal sesuatu hal akan lebih mudah  diserap dan dipahami jika  sesuatu tersebut  diperlihatkan dibanding hanya diperdengarkan atau dibacakan. Dan akan lebih baik lagi hasilnya jika sesuatu yang dikomunikasikan tersebut, selain diperlihatkan juga sekaligus dipraktikkan. Hasil studi tentang perilaku bisnis di kalangan eksekutif menunjukkan fakta bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan unsur pokok di antara berbagai faktor personal yang diperlukan untuk mempromosikan menejemen organisasi atau mengatasi konflik menejemen (Boove and Thill, 2002).   Dengan kata lain, kemampuan berkomunikasi efektif sekaligus juga merupakan salah satu ciri mutu SDM karyawan. Istilahnya, komunikasi efektif dalam suatu organisasi dapat diumpamakan seperti darah dalam tubuh dan kunci kesuksesan. Keberhasilan komunikasi bisnis juga sangat ditentukan oleh adanya efektivitas dalam komunikasi bisnis. Efektivitas komunikasi bisnis, seperti halnya jenis komunikasi lainnya ditentukan beberapa hal : 1. Persepsi Komunikator harus dapat memprediksi apakah pesan yang disampaikan dapat diterima komunikan. 2. Keberhasilan Teknologi Informasi dan Komunikasi Salah satu faktor keberhasilan komunikasi bisnis dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yaitu adanya proses integrasi informasi menyangkut ketersediaan komunikasi data yang tepat guna. Ini mencakup beberapa faktor antara lain: - Cakupan (range) produk jasa komunikasi data yang dimiliki. Dengan adanya hirarki, jenis, dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan karakteristik sistem informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis layanan komunikasi yang berbeda pula. - Coverage. Diperlukan provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi manapun mengingat lokasi manufaktur yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil (rural area). Ketiga, unjuk kerja (performansi) yang tinggi merupakan syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan. Keempat, Biaya. Faktor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar efisiensi tetap dapat ditingkatkan. 3. ketepatan, Komunikan atau audience memiliki kerangka pikir. Agar komunikasi yang dilakukan tepat sasaran, komunikator perlu mengekspresikan hal yang ingin disampaikan sesuai dengan kerangka pikir komunikan. 4. Kredibilitas,Dalam berkomunikasi komunikator perlu memiliki suatu keyakinan bahwa komunikan dapat dipercaya. Sebaliknya dia juga harus bisa mendapatkan kepercayaan dari komunikan. 5. Pengendalian, Dalam komunikasi, komunikan memberika reaksa/umpan balik/feedback terhadap pesan yang disampaikan. Reaksi ini harus bisa diantisipasi sekaligus dikendalikan oleh komunikator sehingga tidak melenceng dari target komunikasi yang diharapkan. 6. Kecocokan, Komunikator yang baik selalu dapat menjaga hubungan persahabatan yang menyenangkan dengan komunikan. Demikian ulasan singkat terkait topik pada edisi kali ini. Semoga bermanfaat dan menjadi pembelajaran bersama. (mg-04/nty)

April, Mahasiswa Kehutanan Turun ke Bacan TERNATE- April nanti, sebanyak 200 mahasiswa dari Prodi Kehutanan Unkhair Ternate akan turun ke Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halamahera Selatan. Kehadiran para mahasiswa selama kurang lebih lima hari tersebut untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat. Ketua Prodi, Aqshan Shadikin Nurdin, kepada Malut Post di ruang kerjanya, Rabu (13/3) menjelaskan kegiatan tersebut akan menambah pengalaman para mahasiswa terkait pengelolaan lingkungan.

“Termasuk pemanfaatan hasil hutan bukan kayu atau produk limbah yang berada di sekitar hutan dimanfaatkan menjadi barang yang berguna,” jelasnya. Selain bagai mahasiswa, kehadiran mereka dengan didampingi dosen tersebut, juga akan memberikan dampak positif terhadap masyarakat setempat karena nantinya mereka juga akan mengajak masyarakat untuk membuat produk yang bernilai ekonomis. “Produk yang dihasilkan oleh masyarakat

bersama mahasiswa itu akan dipasarkan,” jelasnya sembari berharap nantinya masyarakat bisa memanfaatkannya. Terpisah Dekan Pertanian, Abdul Kadir Kamaluddin mengungkapkan apresiasinya serta dukungan terhadap rencana kegiatan tersebut. ”Prinsipnya selaku Dekan, kami akan selalu mendorong dan menyetujui kegiatan yang sifatnya pengabdian, karena sudah menjadi bagian dari tri darma perguruan tinggi,”paparnya. (mg-04/nty)


16

HARIAN

SAMBUNGAN MAJANG

MALUT POST

KAMIS, 14 MARET 2019

IPAL jadi Syarat Penilaian Akreditasi

HIZBULLAH MUJI/MALUT POST

SIGAP Penjaga sekolah di SDN 6 Ternate tengah membantu anak-anak menyembrang jalan. Penjaga sekolah ini terlihat begitu sigap memantau siswa yang datang maupun pulang sekolah. Pasalnya kawasan ini cukup dipadati kendaraan.

...USBN Samb Hal. 13

Sebagaimana sebuah adagium menyatakan bahwa perencanaan yang tidak baik, sama dengan merencanakan kegagalan,” kata Akademisi Universitas Khairun (Unkhair), Dr. M Ridha Adjam kepada Malut Post, Rabu (13/3). Menurut Ridha, masalah kesalahan LJK pada pelaksanaan ujian hari pertama merupakan kesalahan

...SOMASI Samb Hal. 13

Kedua, pekerjaan SUTT belum ada kesepakatan antara warga dan pihak PLN sebagaimana sosialisasi tahap pertama. Ketiga, lokasi atau lahan pembangunan SUTT tidak memenuhi ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 tahun 2015. Hal-hal tersebut, katanya, patut diluruskan. Sebab sebelum pelaksanaan pembangunan tower tersebut sudah berulang kali PLN melakukan sosialisasi ke masyarakat. Bahkan sosialisasi dilakukan sebanyak 5 kali, yakni pada tanggal 15 November 2018 di Kantor kelurahan Kayu Merah, tanggal 16 Desember 2018 di Masjid, tanggal 12 Januari 2019 di Kantor Kelurahan Kayu Merah, tanggal 25 Februari 2019 di Kantor Kelurahan Kayu Merah dan pada tanggal 07 Maret 2019 di Ruang Rapat Kantor UP3 Kota Ternate, bahkan sosialisasi yang dibuat diumumkan lewat masjid namun tidak semua masyarakat hadir. “ Memang saat sosialisasi pernah ada penolakan dari warga, namun pada tanggal 7 Maret warga meminta untuk sosialisasi kembali. Saat sosialisasi itu kami hadirkan dokter radiologi yang menjelaskan tentang masalah ini,” terangnya. Dalam pembangunan tower, PLN tetap bersandar pada Permen ESDM No 27 tahun 2018 Tentang Kompensasi Atas Tanah, Bangunan, dan/atau Tanaman Yang Berada Di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik. PLN juga berdasarkan pada UU No 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, serta UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. PLN juga bersandar pada PP No 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan. “ Dalam pembangunan tower ini kami juga bersandar pada Permen ESDM No.18 Tahun 2015 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi, Saluran Udara Tegangan Tinggi Arus Searah Untuk Penyaluran Tenaga Listrik serta Per-

yang fatal, karena itu terkait dengan identitas siswa peserta. Nomor ujian merupakan identitas penting yang akan menjadi syarat, apakah hasil kerja/lembar jawaban siswa tersebut diperiksa atau tidak.  “Oleh karena itu,  panitia dan terutama Dikjar harus memastikan langkah yang diambil oleh kepala sekolah dengan mengurangi atau menambahkan angka pada nomor ujian para siswa tersebut tidak menyalahi aturan dan bisa terbaca oleh sistem. Jangan sam-

pai itu justru berimbas pada siswa,” tandas pemerhati pendidikan ini. Seraya mengatakan jika hal itu, tidak bisa dijamin oleh panitia dan Dikjar. Maka yang dirugikan adalah sekolah terutama para siswa. Sementara terkait kekurangan soal yang terjadi pada ujian hari kedua, yang akhirnya di copy dan diperbanyak oleh pihak sekolah. Menurut Ridha, biasanya soal ujian nasional, memiliki kode pada masing-masing soal. Dan setiap kode memiliki perbe-

men ESDM No.5899 K/20/MEM/2016 tentang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2016-2025. Selain berbagai aturan tersebut kami juga sudah memenuhi syarat perizinan seperti Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Dalam Negeri, No. 3/1/ IP-PL/PMDN/2017, Rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang, No. 10/Kep.BKPRDKT/2017, Izin Lokasi SUTT GI PLTMG Ternate – GI Ternate 1, No. 593/82/2017, Izin Lingkungan Pembangunan Transmission Line (TL) SUTT 150 kV (PLTMG Ternate 1 – GI Ternate 1 Kayu Merah, No. 05/DPMPTSP/X/2017. Jadi perlu saya tegaskan bahwa pembangunan proyek SUTT 150 KV PLTMG Ternate – GIS Ternate mendapat pengawalan oleh Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Tinggi Maluku Utara,” urainya. Dia menjelaskan, setiap proses sosialisasi tidak harus melibatkan semua warga, cukup warga yang terkena dampak saja. Beberapa warga yang sempat menolak pembangunan itu, saat pertemuan terakhir justru tidak hadir. “ Ini proyek nasional, jadi kalau sudah diberi izin dan unsur perizinan sudah terpenuhi maka tetap proyeknya akan tetap dilaksanakan,” tegasnya. Dia mengaku, segala bentuk pembangunan pasti ada dampaknya. Kalau untuk listrik, yang dikhawatirkan adalah radiasi. Tapi pembangunan ini bukan radiasi seperti sinar X dan rontgen. Di SUTT radiasinya adalah medan listrik dan magnet. Hal ini juga sudah diatur dalam Permen ESDM No.18 Tahun 2015 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi, Saluran Udara Tegangan Tinggi Arus Searah Untuk Penyaluran Tenaga Listrik dan jarak aman dari kabel harus 5 meter. “ Jika patokannya demikian maka pembangunan tower ini sangat aman,” terangnya. Jalur kabel yang dibangun melalui SUTT, lanjutnya, tidak bisa dialihkan melalui jalur lain. Karena pusatnya di

TERNATE – Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di rumah sakit dan puskesmas merupakan hal yang sangat penting. Sebab IPAL merupakan saluran pembuangan limbah baik biologis maupun kimiawi. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma mengatakan, IPAL merupakan salah satu syarat rumah sakit atau puskesmas memperoleh akreditasi. Olehnya itu, beberapa puskesmas di Kota Ternate sudah dibangun IPAL. Tahun ini Dinkes akan membangun IPAL di dua puskesmas lagi yakni puskesmas Gambesi dan Kalumata. “ Kalau puskesmas Sulamadaha, Siko dan Kalumpang IPAL-nya sudah ada,” ujarnya, Rabu (13/3). Untuk izin lingkungan dan izin lainnya sementara dalam proses pengurusan. Ada beberapa puskesmas yang tinggal menunggu sertifikat atau izin operasionalnya keluar. Wakil Wali Kota Ternate, Abdullah Taher menambahkan, saat ini perizinan pengadaan IPAL sementara diproses. “Kita berharap tidak lama lagi izinnya keluarnya. Sehingga, secepatnya diadakan,” singkat Abdullah. (mg-01/rul)

daan soal, apakah terkait penomoran atau susunan soalnya. Kalau soal tersebut diperbanyak sendiri, apakah kualitas dan kerahasiaan soal masih terjamin. Dari dua kejadian dan peristiwa yang terjadi dapat disampaikan, bahwa ada masalah yang terkait dengan data base siswa yang kurang akurat. Sehingga menimbulkan ketidak akuratan nomor ujian dan jumlah soal yang harus disiapkan. “ Bila ada pihak yang ingin disalahkan dari

Kayu Merah, maka harus tetap melewati jalur tersebut. Kota Ternate, sambung Ahmad, memang sudah saatnya dibangun SUTT, karena beban listrik semakin bertambah. Terpisah Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Ternate Gamal Kambey menambahkan, tujuan pembangunan tower ini untuk mengantisipasi beban listrik yang setiap tahun terus meningkat. Sementara dengan sistem yang dimiliki PLN saat ini cukup rawan terjadi pemadaman. “ Pembangkit listrik kita ada di Kastela, sementara beban kita ada di kota dengan jarak sekitar 9 kilo meter, dengan pembangunan transmisi atau SUTT ini kedepan jaringan listrik Ternate dan Tidore akan menjadi aman, meski terjadi pemeliharaan namun tidak terjadi pemadaman, jika SUTT ini sudah beroperasi. Walau disaat pemeliharaan tidak mengganggu masyarakat,” terangnya. Beban listrik saat ini sudah mencapai 32 megawatt, dia memprediksi di tahun 2020 sampai 2022 beban listrik akan naik menjadi 42 megawatt. “ Tentu kabel listrik kita akan tidak mampu lagi menyalurkan listrik, maka secara otomatis pemadaman pasti akan terjadi, karena antaran kabel listrik kita terbatas. Jaringan listrik yang ada saat ini sangat rawan terhadap gangguan, karena yang kita pakai ini tiga kabel. Kalau satu kabel gangguan berarti tiga kecamatan bisa pemadaman, makanya harus diantisipasi dengan pembangunan SUTT ini,” jabarnya. Dia berharap masyarakat bisa memahami, SUTT yang dibangun itu semata-mata untuk kepentingan masyarakat. “ PLN harus melakukan ini, sebab kedepannya beban listrik semakin besar. Sementara suplai listrik terbatas, makanya kami butuh penambang yang besar,”tambahnya. Dengan adanya SUTT ini bukan hanya antisipasi kebutuhan listrik yang semakin besar saja. Namun juga akan membawa dampak ekonomi. “ Dan pasti berbagai investor juga akan datang untuk berinvestasi di Ternate. Dengan begitu ekonomi kita makin tumbuh,” pungkasnya.(cr-05/rul/).

...BPJS Samb Hal. 13

“ Ini yang disayangkan, padahal BPJS Kesehatan adalah program nasional yang salah satu sasarannya untuk menyentuh masyarakat tidak mampu,” tandas Nurlaela, kemarin (13/3). Sejauh ini dia melihat, Dinas Kesehatan belum memanfaatkan program BPJS dengan baik. Ini dibuktikan dengan masih tersisa 900 kuota untuk Kota Ternate khusus masyarakat tidak mampu belum terisi untuk mendapatkan BPJS. “ Data ini kami terima langsung dari BPJS, ada 900 kuota belum terisi. Ini karena pendataan yang dilakukan Dinkes kurang valid. Padahal masih sangat banyak masyarakat kurang mampu yang membutuhkan BPJS,” tandas politisi NasDem ini. Menurut Nela, sapaan akrabnya, banyak masyarakat yang kesulitan

...MEDIASI Samb Hal. 13

Kritik Anggota DPRD Nurlaela Syarief kepada pimpinan DPRD yang saat pertemuan dengan nasabah Karapoto beberapa waktu lalu hanya membacakan surat dari Bos Karapoto. Menurutnya, kedatangan perwakilan nasabah ke DPRD karena berharap DPRD mampu melakukan mediasi dan mempertemukan mereka dengan Bos Karapoto. Sebab masih ada simpang siur terkait berapa banyak uang nasabah yang tersisa. “ Ada yang bilang masih tersisa Rp 100 miliar, ada juga

...KOORDINASI Samb Hal. 13

“ Pembangunan tower atau jaringan Telkomsel di Batang Dua harus disertai dengan pelayanan listrik yang beroperasi 24 jam. Namun, di Batang Dua belum beroperasi 24 jam itu yang menjadi kendala,” tandas Thamrin. Bila listrik di Batang Dua sudah normal, dia meyakini pembangunan jaringan di Batang Dua tidak lagi menjadi kendala. “ Yang bangun tower itu provaider. Namun, pemerintah tetap berupaya agar secepatnya bisa dibangun karena

...LINSEK Samb Hal. 13

Wakil Wali Kota, Abdullah Taher menyatakan kegiatan yang dilakukan Dinkes ini dalam rangka mengevaluasi program-program

pelaksanaan ujian ini maka, kesalahan itu dapat dialamatkan kepada panitia dan Dikjar, karena mereka yang bertanggungjawab,” tandas anggota dewan pendidikan Kota Ternate ini. Dua kesalahan dalam pelaksanaan USBN ini sambungnya, merupakan hal-hal yang sangat prinsip. Karena menyangkut nasib para siswa yang sedang berjuang. “ Jangan sampai kesalahan Dikjar, berimplikasi pada kegagalan siswa,” pungkasnya. (mg01/rul).

saat melakukan pengobatan di rumah sakit. Mereka rata-rata masyarakat tak mampu tapi tidak memperoleh BPJS Kesehatan. “ Saya menyuarakan hal ini bukan karena momentum politik. Tapi ini memang wajib didengar oleh Dinas Kesehatan. Saya minta ini dijadikan catatan, kasihan banyak masyarakat yang sulit saat berobat di rumah sakit, sementara di lain sisi ada kuota BPJS yang belum terisi,” sesalnya. Nurlaela meminta, Dinas Kesehatan segera memanfaatkan sisa kuota yang belum terisi itu untuk mengakomodir warga yang tidak mampu. Nela juga menyesalkan sikap pemerintah yang tidak bisa menerapkan program kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. “ Padahal kalau kita lihat, APBD kita mampu, hanya saja kebijakan ini belum serius didorong pemkot,” pungkasnya. (cr-05/rul).

sampaikan tinggal Rp 50 miliar. Karena perbedaan data itu, sehingga penting DPRD mempertemukan nasabah dengan Bos Karapoto,” tandas politisi NasDem ini. Pimpinan DPRD, kata Nurlaela, harus mendorong agar kapolres dapat mengizinkan pertemuan antara perwakilan nasabah Karpoto dengan Bos-nya supaya masalah tersebut semakin jelas. “ Kami harap pimpinan DPRD bisa memediasi pertemuan tersebut agar jelas sehingga beban DPRD untuk mempertemukan nasabah dengan Bos Karpoto dapat ditunaikan,” pungkasnya.(cr-05/ rul). ini merupakan bagian dari program Kementerian Kominfo yang akan menjangkau seluruh pulau terluar,” tandas mantan Kabag Humas ini. Diskominfo akan terus berkoordinasi dengan Telkom, karena masalah jaringan di Batang Dua sudah menjadi target untuk segera diselesaikan. Apalagi masalah ini berulang kali dikeluhkan masyarakat. “ Kami akui masyarakat di Batang Dua sangat membutuhkan jaringan telepon. Tapi kami berharap masyarakat bisa lebih bersabar, karena akan terus berupaya hingga jaringan di sana bisa membaik,” tandasnya. (cr-05/rul).

2018 dan untuk menyusun program 2019. “Apa-apa yang menjadi kekurangan di tahun kemarin, melalui Rakor ini bisa diperbaiki, sehingga program tahun depan lebih sukses lagi,” tambah wawali. (mg-01/pn/rul).


OPINI

KAMIS, 14 MARET 2019

HARIAN

MALUT POST

17

Art: Resayfa Rumra

SIKAP KOMISIONER YANG KREDIBEL PROSES seleksi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten/kota terus berlanjut. Untuk KPU Provinsi tahapannya masih tertahan karena nama-nama yang lolos passing grade masih di bawah target, sehingga dilakukan pendaftaran baru dan juga tes CAT. Sedangkan untuk kabupaten/ kota sudah memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan, dan tak lama lagi akan menuju ke 10 besar, sebelum dipilih 5 orang sebagai komisioner KPU, yang akan menjalankan tugasnya selama lima tahun kedepan. Nama-nama yang sudah lolos sampai tahapan saat ini, menjadi perhatian masyarakat. Masyarakat yang merasa ada kandidat komisioner KPU yang bermasalah, melapor ke tim seleksi (timsel). Seperti di Morotai, salah satu calon anggota/komisioner yang juga saat ini anggota KPU aktif Morotai, disoal karena diduga berselingkuh. Di Halmahera Selatan, salah satu peserta seleksi merupakan istri calon anggota DPRD. Timsel sendiri mengaku mereka tetap mengacu pada tahapan yang sementara berjalan. Nanti pada tahapan klarifikasi, kalau ada ketidakpuasan publik, silahkan memasukan tanggapannya. Saat ini timsel masih fokus pada pemeriksaan kesehatan. Persoalan ini menjadi pekerjaan berat bagi timsel untuk menyelesaikannya. Timsel harus berdiri di atas aturan, jangan sampai mengambil keputusan yang membuat integritas timsel terpuruk. Moralitas para calon anggota KPU juga harus diperhatikan. Sebab moral sangat mempengaruhi sikap seseorang dalam bekerja. Jika moralnya rusak, maka dipastikan kerjanya juga tidak baik. Kita tak mau komisioner KPU lima tahun mendatang moralnya tidak baik. Kredibilitas anggota (terpilih) KPU nanti, harus mampu dipertanggungjawabkan. Kita semua berharap komisioner yang terpilih benar-benar kredibel, punya integritas, independen, tak tidak mau disogok untuk kepentingan politik. Sebab jika mudah disogok, maka proses demokrasi akan tercoreng, dan merugikan negara dan daerah kita sendiri. Kita semua berharap komisioner KPU adalah orang-orang yang terpilih, dan mampu menjaga amanah yang dipercayakan kepada mereka. Dengan kualitas dan kapabilitas yang baik, penyelenggara pemilu akan bekerja sesuai koridor yang telah ditentukan. Dengan demikian proses demokrasi akan berjalan baik, sehingga menghasilkan pemimpin daerah dan negara ini yang berintegritas, dan punya kemauan untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. (*)

O m Faduli

Kontribusi Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa di Malut SEJAK pertama kali dialokasikan dalam APBN pada tahun 2015, Dana Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa terus mengalami peningkatan, dan dalam 5 tahun sudah dialokasikan sebesar Rp257 triliun. Seiring dengan perkembangannya, kebijakan dana desa pun terus mengalami perubahan. Dan untuk lebih meningkatkan pemerataan, perbaikan kualitas hidup di desa, pada tahun 2018 dilakukan reformulasi pengalokasian dana desa dengan lebih memperbesar alokasi kepada desa miskin dan desa tertinggal. Dan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran dana desa di daerah, serta mempercepat masuknya aliran dana desa ke desa-desa, sehingga multiplier effect dana desa dapat segera dirasakan oleh masyarakat desa, sejak tahun 2017 penyaluran dana desa dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di seluruh Indonesia. Dana desa diprioritaskan untuk kegiatan pembangunan desa melalui cash for work (padat karya tunai) dan pemberdayaan masyarakat desa. Padat karya tunai bertujuan untuk menyerap tenaga kerja lokal desa dalam jumlah besar dengan pembayaran upah secara harian atau mingguan. Dengan demikian, dana desa berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan dan daya beli, serta menurunkan kemiskinan dan kesenjangan antar desa. Sedangkan pemberdayaan masyarakat desa diharapkan menciptakan desa yang mandiri melalui pengembangan ekonomi kreatif dengan membekali masyarakat desa ketrampilan untuk menciptakan suatu karya yang bernilai ekonomis, sehingga dapat menciptakan nilai tambah yang berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat desa. Pengembangan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat digunakan untuk menjaring produk-produk unggulan yang diciptakan oleh masyarakat desa dan didorong untuk mengembangkan produk unggulan berbasis desa atau kawasan perdesaan. Perkembangan Dana Desa di Maluku Utara Alokasi dana desa ke Provinsi Maluku Utara juga mengalami tren peningkatan sebesar 13% dari alokasi sebesar Rp786,22 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp891,60 pada tahun 2019. Sembilan kabupaten /kota di Maluku Utara memperoleh alokasi dana desa. Daerah yang memiliki alokasi dana desa tertinggi adalah Kabupaten Halmahera Selatan, mengingat jumlah desa dan jumlah penduduk di Halmahera Selatan adalah yang terbesar di Maluku Utara. Sementara itu, Kabupaten Halmahera Timur sebagai daerah

Aspirasi Pembaca

Eko Kusdaryanto (Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I – Kanwil DJPb Maluku Utara)

dengan luas wilayah terbesar kedua di Maluku Utara, hanya menerima alokasi dana desa terbesar keempat. Rendahnya jumlah penduduk dan jumlah desa di Halmahera Timur menjadi penyebab rendahnya alokasi dana desa. Tahun 2018 sebagian besar kabupaten/kota di Maluku Utara telah merealisasikan dana desanya ke desadesa. Hanya di Halmahera Utara capaian realisasinya dibawah 100 persen pada tahu 2017 dan tahun 2018. Hal ini disebabkan oleh adanya desa yang tidak menyampaikan persyaratan pencairan dana desa kepada pemerintah kabupaten. Dari sisi penggunaannya, dana desa di Maluku Utara masih didominasi untuk kegiatan pembangunan desa (69%), sedangkan pemberdayaan Masyarakat hanya (16%). Hal tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan dana desa masih dilaksanakan secara business as usual, atau masih kurangnya inovasi penggunaan dana desa dalam rangka mewujudkan desa yang mandiri. Indikator ekonomi dan Kesejahteraan Dana desa merupakan salah satu instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Dari dana desa telah dihasilkan beberapa output antara lain jalan desa, jembatan, penyediaan sarana umum, pendirian BUMDes, dan sarana yang mendukung pariwisata. Output ini sangat mendukung tumbuhnya perekonomian desa dan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perbaikan kesejahteraan masyarakat desa. Beberapa indikator yang dapat digunakan untuk melihat kontribusi dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat antara lain pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan masyarakat di perdesaan. Berdasarkan data statistik dan analisis menggunakan grafik scatter plot, pengaruh alokasi dana desa terhadap indikator kesejahteraan adalah sebagai

berikut. Peningkatan alokasi dana desa di Maluku Utara direspon dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara. Pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara tahun 2018 mencapai 7,92 persen. Peningkatan pertumbuhan tertinggi terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan, yaitu meningkat hingga di atas 10 persen. Di kabupaten/kota lainnya, peningkatan pertumbuhan ekonominya selama dua tahun berkisar di angka tiga hingga empat persen. Tercatat hanya Kabupaten Halmahera Tengah yang mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi yang mencapai lima persen. Penggunaan dana desa juga diindikasikan memberi kontribusi terhadap berkurangnya angka pengangguran di perdesaan. Pemanfaatan program cash for work cukup signifikan mengurangi jumlah pengangguran di desa. Tingkat pengangguran di Kabupaten Halmahera Tengah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mampu menekan angka pengangguran hingga 55,7 persen. Sementara Kabupaten Taliabu, Morotai dan Halmahera Selatan mencatatkan penurunan pengangguran pada kisaran 40 persen. Hanya di Kabupaten Kepulauan Sula dan Kota Tidore yang penggunaan dana desanya belum mampu menurunkan angka pengangguran. Demikian pula dengan ketimpangan pendapatan (rasio gini) di perdesaan mengalami tren penurunan seiring dengan peningkatan alokasi dana desa. Gini ratio di hampir seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara pada tahun 2018 tergolong rendah dengan nilai di bawah 0,3. Dan rata-rata pengeluaran penduduk desa pada tahun 2018 yang diproksikan oleh indeks kedalaman kemiskinan juga meningkat menjadi 1,498. Hal tersebut menandakan pengeluaran penduduk semakin menjauhi garis kemiskinan. Kualitas pembangunan manusia (IPM) di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara meningkat selama tiga tahun terakhir. Hampir seluruh kabupaten/kota penerima dana desa di Maluku Utara kualitas pembangunan manusianya tergolong kategori sedang (nilai 60 s.d. 70). Hanya Kabupaten Taliabu yang masih tergolong sebagai daerah dengan kualitas pembangunan manusia kategori rendah. Dari indikator kesejahteraan yang dijelaskan diatas, seluruhnya mengalami tren yang baik. Namun demikian, selama empat tahun terakhir pelaksanaan dana desa, tingkat kemiskinan di Maluku Utara justru mengalami peningkatan. Berdasarkan data tingkat kemiskinan perkotaan dan tingkat kemiskinan pedesaan, terlihat bahwa pemanfaatan dana desa selama empat tahun terakhir tidak diikuti oleh berkurangnya angka kemiskinan. Kemiskinan penduduk baik di perkotaan

maupun perdesaan memiliki tren yang meningkat. Tingkat kemiskinan di perdesaan Maluku Utara tahun 2018 mencapai 7,58 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tingkat kemiskinan di perkotaan sebesar 6,62 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan melalui dana desa belum berjalan efektif. Beberapa penyebab kurang efektifnya dana desa dalam menurunkan tingkat kemiskinan antara lain: Masih banyak desa yang tidak memanfaatkan dana desa sesuai dengan prioritas penggunaan dana desa. Alokasi dana desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat desa di beberapa daerah justru makin menurun. Di Kabupaten Halmahera Selatan, alokasi dana desa untuk pemberdayaan masyarakat desa jauh dibawah alokasi untuk kegiatan pemerintahan desa. Penggunaan dana desa yang kurang tepat, antara lain untuk kegiatan pelatihan atau peningkatan kapasitas kepala desa dan perangkat desa yang apabila ditelusuri lebih jauh digunakan untuk alokasi perjalanan dinas, pemberian Insentif/honor, seragam kader posyandu, dan seragam olahraga. Penggunaan dana desa masih berdasarkan keinginan (wants) dan belum berdasarkan kebutuhan (needs). Terdapat penggunaan dana desa bidang pembangunan yang kurang tepat seperti: pembangunan kantor desa; pembebasan lahan TPU desa; pembangunan sarana kompleks kuburan dan pembuatan gapura desa. Masih terdapat Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang mencairkan dana desanya melampaui batas waktu yang ditentukan, sehingga pemanfaatannya terlambat. Masih maraknya kasus penyalahgunaan dan indikasi penyalahgunaan dana desa mengakibatkan pemanfataan dana desa tidak dapat dirasakan oleh masyarakat desa. Dari uraian di atas, dapat disumpulkan bahwa alokasi dana desa sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Maluku Utara untuk membangun Maluku utara dari pinggiran. Dan dari tingginya indikator pertumbuhan ekonomi, pengurangan jumlah pengangguran, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perbaikan pemerataan pendapatan mencerminkan cukup signifikannya pengaruh alokasi dana desa bagi kesejahteraan masyarakat desa di Maluku Utara. Namun demikian, masih tingginya angka kemiskinan dipedesaan menjadi evaluasi bagi Pemerintah Daerah dan Pemerintahan Desa untuk lebih menigkatkan kualitas perencanaannya dan pembinaan terhadap aparat desa serta pengawasan yang efektif sehingga pelaksanaan dana desa dapat lebih mensejahterakan masyarakat desa di Maluku Utara.(*)

Redaksi menerima kiriman opini serta surat pembaca anda. Ketik dua spasi pada kertas HVS dan kirimkan ke alamat redaksi Jl. Hasan Esa, Takoma. Telp. (0921) 3127055 atau melalui Email: birocenter@ yahoo.com.sg, Sertai foto copy kartu pengenal anda. Tulisan maksimal 2 page dengan poin huruf 12. disertai dengan foto Penulis beresolusi baik. Redaksi juga menerima kiriman SMS. Anda dapat mengirimkan permasalahan pembangunan di sekitar anda melalui nomor : 081356722755. Jika tulisan anda melebihi page yang ditetapkan, maka redaksi berhak mengedit/menyesuaikan.

Generasi Milenial Mesti Cerdas Finansial TELEPON PENTING

Polda Malut (Pelayanan)

3126110

(0921) Polda Malut (Pelayanan)

Polres(0921) Ternate3126110 (Pelayanan)

3121110

Polres(0921) Ternate (Pelayanan)

(0921) 3121110 UGD RSUD Ternate UGD RSUD Ternate (0921) 3124118

(0921) 3124118 Pemadam Kebakaran Pemadam Kebakaran

(0921)

3124113

(0921) 3124113 PLN Ternate (Gangguan) PLN Ternate (Gangguan)

3121272 3121272 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 Telkom Telkom Informasi Informasi 108 108 (0921) (0921)

Bandara Bandara Babullah Babullah

3121797 - 3123508 PT. PELNI (0921) 3124434

(0921)

GENERASI milenial (17-35 tahun) saat ini hidup di tengah kelabilan dan ini cukup berpengaruh terhadap pola hidupnya. Konon, di era digital ini, generasi milenial memiliki pola hidup yang konsumtif, hedonis dan cenderung materialistis. Misalnya, tingginya frekuensi belanja sandang, pangan, dan papan lewat bisnis berbasis aplikasi online (e-commerce). Data penelitian yang dihimpun penulis pada tahun 2015 terkait keuangan milenial, ditemukan 65 persen milenial gemar kuliner, 58 persen berbelanja dan 20 persen hobi traveling. Hal tersebut menunjukkan, gaya hidup terbesar milenial adalah kuliner. Sebagian besar berprinsip you only live once. Bagi mereka, menghabiskan separuh penghasilannya untuk gaya hidup serba instan, seperti memanfaatkan layanan transportasi online, belanja di berbagai e-commerce atau bisnis online dan kepuasan penggunaan gawai adalah kebutuhan dan hal yang sangat wajar. Meski banyak generasi millenial yang pintar, kreatif, dan inovatif dalam berbagai hal, tak sedikit yang tidak cerdas dalam mengelola keuangan. Fakta menunjukan, banyak dari mereka yang berpenghasilan rendah tapi “besar pasak dari pada tiang”.Tidak mandiri dalam finansial yang pada akhirnya

Malut Post ALAMAT REDAKSI : Jalan MS Djahir, Takoma - Ternate, Telp (0921) 3127055, Fax (0921) 3127205 E-mail:editor@malutpost.co.id - iklan@malutpost.co.id

PEMBINA : Dahlan Iskan KOMISARIS UTAMA: Imawan Mashuri KOMISARIS : Urief Hassan DIREKTUR UTAMA : M. Tauhid Arief DIREKTUR : Faisal Djalaluddin DEWAN REDAKSI : Ketua: Ismit Alkatiri; Anggota: Muhammad Syadri, Bukhari Kamaruddin, Irman Saleh, Muhammad Nur Husen, Ika Fuji Rahayu, Erwin SyamPEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB : Ika Fuji Rahayu

Rufaidah Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

memicu utang atau meminjam uang. Bagaimana pun, generasi yang cerdas tak hanya cerdas kognitif tetapi juga cerdas secara finansial. Riset Mastercard tahun 2015, melibatkan 2272 responden, dari 14 negara, di antaranya Indonesia, Hongkong, Vietnam, Korea Selatan dan Thailand. Hasilnya, sekitar 50 persen konsumen Indonesia merupakan konsumen yang paling gegabah, mereka membeli satu produk tanpa perencanaan atau spontan. LIPI juga pernah melakukan survei mengenai budaya konsumtif masyarakat Indonesia. Hasilnya, masyarakat Indonesia memiliki perilaku konsumtif yang tinggi. Survei yang sama juga dilakukan oleh badan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS terhadap keuangan milenial. Hasilnya, pengeluaran pada keuangan milenial terletak pada konsumsi. Angka tertinggi mencapai 60 persen dan terendah 39,5 persen. Seorang konsultan ekonomi terkenal Indonesia, Aakar Abyasa Fidzono, mengatakan sebanyak 23 persen generasi milenial sudah memikirkan jangka panjang, sisanya hanya menghabiskan uang terutama gaya hidup.

Gaya hidup yang relatif mewah boleh saja, tetapi jika berdampak buruk terhadap finansial justru akan menyebabkan masalah besar. Bukan tidak boleh membeli suatu barang yang mahal, namun lihatlah tujuan dan motivasi membelinya. Jika sebagai penghargaan dalam pencapaian suatu hal masih wajar, tetapi jika hanya untuk gengsi sesaat sebaiknya dihindari. Menghindari perilaku konsumtif memang tidak mudah apalagi pola hidup teman atau orang sekitar sama. Prita Hapsari Ghozie, Perencana Keuangan Independen ZAP Finance memberikan solusi mengelola keuangan. Sebaiknya membagi pengeluaran jadi tiga prioritas 50 persen kebutuhan hidup, investasi 20 persen dan dana konsumtif 20 persen. Generasi yang cerdas finansial adalah mereka yang mampu menahan diri dari gaya hidup konsumtif dan hedonisme. Millenial yang cerdas mampu merubah perilaku konsumtif menjadi berbasis kebutuhan (needbased). Milenial yang cerdas mampu menjadikan investasi sebagai bagian dari gaya hidup dan sebaiknya dilakukan sedini mungkin agar bisa memetik

SMS Pembaca

REDAKTUR PELAKSANA : Jufri Duwila KOORDINATOR LIPUTAN : Fahrul Marsaoly KOORDINATOR KREATORIAL : Bukhari Kamaruddin REDAKTUR : Bukhari Kamaruddin, Muhammad Nur Husen, Sunarti, Irman Saleh, Ika Fuji Rahayu, Jufri Duwila, Fahrul Marsaoly, Haiyun Umamit, Erwin Syam, Fahruddin Udi, Abdullah Dahlan Conoras (Nonaktif), PENGEMBANG ANAK PERUSAHAAN : Purwanto Ngatmo REPORTER : Rusdi Abdurahman, Hasbi Konoras, Abd. Yahya Abdullah, Gunawan Tidore, Fitrah A. Kadir BIRO WASHINGTON : Maydi Pakasi BIRO TIDORE : Mahfud Husen BIRO HALUT : Ramlan Harun BIRO HALTENG : Fahrudin Abdullah

BIRO HALBAR : Samsudin Chalil BIRO MOROTAI : Maslan Adjid BIRO HALSEL : Samsir Hamajen BIRO HALTIM : Muhamad Kabir BIRO KEPSUL : Ikram Salim FOTOGRAFER : Hizbullah Muji IT : Taher Marsaoly SEKRETARIS REDAKSI :Ari Sunarti MANAGER ARTISTIK & PERWAJAHAN : M. Ikhsan Ali DESAIN GRAFIS : Budi Santoso, STAFF : Muhammad Rizky, Mastu, Fadly Alhadar MANAJER UMUM/KEUANGAN : Mila Ariani STAFF : Rugaya Hamaya, Azis Dali

Wartawan Malut Post dilengkapi tanda pengenal dalam menjalankan tugas jurnalistik. Apabila ada keraguan terhadap identitas wartawan di lapangan, silakan menghubungi Sekretaris Redaksi 0821-9552-8546

hasilnya. Solusi keuangan milenial yang tepat untuk jangka panjang dengan menabung reksa dana maupun investasi saham karena tidak diberatkan berapa uang yang harus dikeluarkan. Pemodal juga akan mendapat keuntungan seiring berjalannya waktu investasi. Pilihlah reksa dana jenis saham karena memiliki nilai tukar lebih tinggi dibandingkan dengan reksa dana pasar uang. Reksa dana memiliki pencairan produk yang mudah dan cepat. Hal ini tentu sejalan dengan gaya hidup milenial yang serba cepat dan dinamis. Memang tidak ada pilihan lagi jika ingin hidup lebih baik di masa akan datang selain dengan cerdas mengelola keuangan. “Tujuan tanpa perencanaan hanyalah harapan”. Tidak ada orang sukses, jika ia tidak merancang rencana hingga teknis dalam mencapai kesuksesannya. Bagaimana pun, generasi muda merupakan pewaris estafet kepemimpinan bangsa ini. Ketika banyak generasi milenial yang tidak bijak dan tidak cerdas dalam hal finansial, bukan tidak mungkin kelak saat memimpin akan dengan mudah korupsi. Karena itu, sudah saatnya generasi muda belajar menjadi generasi yang cerdas finansial. (*)

MANAJER PERSONALIA : Deddy Dano Dasim MANAJER PEMASARAN : Rustam La Ode Nuru (Non Aktif) KOORDINATOR : Ahmad Dahlan STAFF : Leli Mahmud, Selly Jaya Sari, Ruslan Amaturi, Ahda Hamid MANAJER IKLAN : Ako La Owi, STAFF : Jalal Husen, Firdha R Barakati, Imelda, Suhardiman Suherman DESAIN IKLAN : Samsur Hasan Sillia MANAGER PERCETAKAN : Jan Gimon STAFF : Febryanto, Ijal, Junaidi PENERBIT: PT. Ternate Cemerlang PEMASANGAN IKLAN: Hitam Putih (BW): Rp 30.000/mmk. Warna (FC): Rp 40.000/mmk. HARGA ECERAN: Rp 5.000/Eks HARGA LANGGANAN: Rp 120.000/bulan


18

EKONOMI BISNIS

HARIAN

MALUT POST

KAMIS, 14 MARET 2019

HARGA BAPOK DAN HASIL BUMI DI KOTA TERNATE Pantauan Rabu, 13 Maret 2019 KOMODITAS Bawang Merah Bawang Putih Cabai Rawit Cabai Keriting Cabai Nona Tomat Lemon ikan Daging Sapi

HARGA (RP)

SATUAN (KG)

40.000-45.000 40.000 60.000 20.000- 35.000 70.000-80.000 10.000-12.000 15.000-20.000 120.000

1 1 1 1 1 1 1 1

KOMODITAS

HARGA (RP)

Daging Ayam Beras Pulo Beras Bibir Merah Beras Nuri Beras Siip Beras Bola Mas Beras Special Beras AAA Beras Bulog

35.000-36.000 18.000 13.000 12.500 12.000-12.500 14.000 13.000 12.000 10.000

SATUAN (KG) 1 1 1 1 1 1 1 1 1

KOMODITAS Gula telur Gula terigu Kopra Gudang Kopra Harian Pala Fuli Cengkih

HARGA (RP)

SATUAN ATUAN (KG)

13.000-14.000 1700-1800 570.000 195.000 4.300-4.500 3.500-3.700 60.000-70.000 180.000 86.000

1 1 butir 50 25 1 1 1 1 1

Harga Rica Nona Sentuh Rp 80 Ribu Nursidik: 95 Persen Dipasok dari Luar Peliput: Suryani S. Tawari Editor: Bukhari Kamaruddin

TERNATE - Harga cabai (rica) khususnya rica nona di Kota Ternate terus mengalami kenaikan. Jika Senin (11/3) harganya sudah naik antara Rp 10 ribu - Rp 20 ribu per kilogram dengan harga tertinggi Rp 70 ribu, Rabu (13/3) kemarin harga tertingginya

mencapai Rp 80 ribu per kilogram Menurut Irawan, pedagang, harga rica nona naik karena pasokannya terus berkurang. “Pasokan dari Halmahera berkurang, kita juga bergantung pasokan dari Manado dan Makassar,” katanya. Untuk harga komoditas lain stabil. Rica keriting Rp 35 ribu per kilogram, bawang merah Rp 45 ribu per kilogram, bawang putih Rp 40 ribu per kilogram, jeruk (lemon ikan) Rp 16 ribu - Rp 20 ribu per kilogram, tomat Rp 10 ribu - Rp 12 ribu per kilogram. “Harga rica nona rata-rata Rp 70 ribu. Harganya di tingkat agen sudah naik sehingga kami menye-

suaikan,” tambah Disa, pedagang lainnya. Ketua Asosiasi Barito Kota Ternate, Nursidik mengatakan, 95 persen pasokan rica berasal dari luar. Karena itu, ketika harga di luar naik maka harga di Kota ternate juga ikutan naik. Bukan hanya itu saja, harga kargo juga naik tajam. “Harga kargo dari Makassar sebelumnya Rp 12 ribu -Rp 13 ribu per kilogram, sekarang Rp 24 ribu per kilogram,” ungkapnya. Selain itu pasokan dari Halmahera juga tidak ada maka persediaan stok di pasar tidak terpenuhi. Seharusnya persediaan stok di pasar setiap hari 2-3 ton karena kebutuhan rica nona dalam sehari men-

BERAGAM: Harga bawang, rica dan tomat secara umum stabil, kecuali rica nona SURYANI/MALUT POST

capai 2-3 ton. “Jika stok yang ada tidak memenuhi maka harga akan naik,” ujarnya. Harapnya, semua stake holder bersinergi untuk mengupayakan petani di Malut bisa memproduksi barito (bawang, rica dan tomat) untuk menekan harga. Menurut dia, jika tidak ada sinergitas yang baik, maka kenaikan harga ini akan berlanjut hingga bulan Ramadan. “Khususnya pemerintah terutama dinas-dinas terkait perlu bekerja keras agar bagaimana meningkatkan semangat tani untuk

bertanam,” sarannya. Dia juga menambahkan harga tomat di Kota Ternate, saat ini normal karena stok memenuhi permintaan pasar. Sebelumnya isu beredar harganya naik hingga Rp 80 ribu itu tidak benar. Karena harga tomat saat ini Rp 10 ribu - Rp 12 ribu per kilogram untuk pengecer terakhir. Ini sesuai dengan amatan Malut Post di Pasar Bastiong, Pasar Percontohan, Pasar Higienis, dan Pasar Barito, harga tomat bervariasi Rp 10 ribu - Rp 12 ribu per kilogram. (mg-02/onk)

TIM SELEKSI CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI MALUKU UTARA PERIODE 2019-2024 Jalan Wijayakusuma Kelurahan Kota Baru – Kota Ternate Email : timsel.provmalut@gmail.com, HP: 082195132182, FB : Timsel KPU Maluku Utara PENGUMUMAN NOMOR: 07/PP.06.PU/82/Timsel.Prov/III/2019 PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI MALUKU UTARA PERIODE 2019-2024 Dalam rangka melaksanakan amanah Pasal 28 ayat (3) huruf e Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bahwa:“Tim Seleksi melakukan seleksi tertulis”dan ayat (3) huruf g bahwa: “Tim Seleksi mengumumkan melalui media massa lokal daftar namabakal calon anggota KPU Provinsi yang lulus seleksi tertulis untuk mendapatkan masukan dan tanggapan masyarakat”. Tim Seleksi KPU Provinsi Maluku Utara telah melakukan seleksi tertulis dengan metode Computer Assisted Test (CAT) bagi Calon Anggota KPU Provinsi pada tanggal 13 Maret 2018, sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor7 Tahun 2018 yang telah beberapa kali diubah

NO

NO NOMOR DAFTAR

NAMA PENDAFTAR

terakhir dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2019, serta Keputusan KPU Nomor 397 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Seleksi AnggotaKomisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Berdasarkan Pasal 4 huruf h angka 1 Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 379 Tahun 2019 tersebut bahwa peserta yang dinyatakan lulus testertulis apabila memenuhi nilai passing grade paling rendah 60 (enam puluh), peserta yang dinyatakan LULUS Tes Tertulis, sebagai berikut :

JENIS KELAMIN L/P

PEKERJAAN

ASAL DAERAH

1

019

RUSTAM, SE.

L

Anggota KPU Kota Ternate

Kota Ternate

2

044

RENI S. BANJAR, ST.

P

Anggota KPU Kota Tidore Kepulauan

Kota Tidore Kepulauan

Kabupaten Halmahera Utara

Kabupaten Halmahera Selatan

3

058

MUHLIS KHARIE, S.Pd.

L

PNS Kabupaten Halmahera Utara, Ketua KPU Kabupaten Halmahera Utara

4

016

SAFRI AWAL, S.Pd.,M.Si.

L

Anggota KPU Provinsi Maluku Utara

5

010

DR.ABDUL AZIZ HAKIM, S.HI., MH.

L

Dosen Universitas Muhammadyah Maluku Utara, Koordinator Mitra Pengawas Pemilu BAWASLU

6

022

SAFRINA RAHMA KAMARUDDIN, S.Pi.

P

Wiraswasta, Mantan Anggota KPU Kota Tidore

Kota Tidore Kepulauan

7

020

ISMAD SAHUPALA, SE.

L

Anggota KPU Kota Ternate

Kota Ternate

8

011

KRISTOVEL SAKALATY,SH., MH.

L

Wiraswasta, Mantan Koordinator LP3ES Maluku Utara

Kabupaten Halmahera Barat

9

03

JAMALUDIN M, S.KM.,M.Si.

L

Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Sula

Kabupaten Kepulauan Sula

10

07

ARWAN MHD. SAID, S.Pd.,M.Si.

L

Dosen Institut Agama Islam Negeri Ternate

Kota Ternate

Kota Ternate

Peserta yang lulus Tes Tertulis wajib mengikuti Tes Psikologi bersama dengan peserta yang telah lulus Tes Tertulis pada tanggal 21 Februari 2019. Tes Psikologi akan dilaksanakan pada: Hari/ Tanggal : Sabtu 16 Maret 2019 Pukul : 07.00 WIT Tempat : Hotel Grand Dafam Bela Ternate, Jalan Jati Raya No. 500, Ternate Selatan, Kota Ternate.

Ternate, 13 Maret 2019 KETUA TIM SELEKSI PEMILIHAN UMUM CALON ANGGOTA KOMISI PEMILIHA PROVINSI MALUKU UTARA,

DR. SAIFUL DENI, M.SI

HIZBULLAH MUJI/MALUT POST

KUNJUNGAN GENERAL Manager Grand Dafam Bela Hotel Ternate Wali Nursasidi (kedua dari kiri) bersama Direktur Malut Post Faisal Djalaluddin (kedua dari kanan), saat berkunjung ke Harian Malut Post, kemarin (13/3)


HARIAN

KAMIS, 14 MARET 2019 Malut Post HALAMAN 19

KONSULTASI Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Halmahera Barat di Biro Hukum dan Organisasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI,

KUNJUNGAN KERJA LUAR DAERAH PARLEMENTARI : Hasil Konsultasi Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Halmahera Barat di Jakarta pada tanggal 18-21/02/2019 Kementrian BPKPN Peta wilayah eksplorasi PT. NHM Prov Maluku Utara dan konsultasi Biro Hukum dan Organisasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait Pembobotan Batang Tubuh Ranperda Kabupaten Halmahera Barat tentang Sistem penyelenggaraan Pendidikan di Kab. Halmahera Barat yang diterima langsung oleh Biro Hukum dan Perundang-undangan ( Sdra. Arif ). (Teki)

SUASANA rapat konsultasi di Biro Hukum dan Organisasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI

RAPAT BADAN ANGGARAN PARLEMENTARIA : DPRD dan Pemerintah Daerah Kab Halmahera Barat melakukukan Rapat Pembahasan terkait Hutang pihak ke tiga yang tertunda di tahun 2017 dan tahun 2018 terbawa pada tahun 2019 ini dibahas. Rapat pembahasan tersebut yang di pimpin oleh ketua DPRD (Yuliche D. Baura, MM ) menyampaikan Agenda Rapat Banggar yang dibahas dan mempersilahkan Sekertaris Daerah dan Dinas Keuangan (sahril Abdurrajak dan Muhammad Marasabesi)untuk

RAPAT Banggaran yang di pimpin oleh ketua DPRD Yuliche D. Baura, MM

DPRD dan Pemerintah Daerah Kab Halmahera Barat melakukukan Rapat Pembahasan terkait Hutang pihak ke tiga yang tertunda

suasana Rapat Banggar DPRD dan Pemerintah Daerah Kab Halmahera Barat di ruang Banggar.

menyampaikan pokok – pokok pembahasan yang akan dibahas dalam rapat yaitu terbagi dalam 6 item pembahasan yaitu : 1. Pinjaman Daerah Multiyer, 2. Pinjaman Daerah Tunggal, 3. Aspirasi Dau, 4. Aspirasi Umum , 5. Aspirasi Perubahan, 6. Dau saran konkrit yang di tawarkan Pemda terkait hutang pihak ke tiga agar dapat diselesaikan secepatnya dengan menunda atem – aitem yang lebih besar sehingga tidak bermasalah. (Si_Widy)

PENDAMPING komisi I, II, dan III bersama Biro Hukum dan Perundangundangan (Sdra. Arif)

RAPAT DENGAR PENDAPAT PARLEMENTARI : Dewan perwakilan Rakyat Daerah melakukan Rapat dengar pendapat dengan Masaratkat desa Goal dan pertanahan Kab, Halmahera Barat terkait pengaduan sengketa lahan Pembangunan Gereja EDEN Desa Goal Kecamatan Sahu Timur Kab, Halmahera Barat yang diklaem ahliwaris adalah tanah yang sudah diwakafkan untuk pembangunan gedung Gereja pada tahun 1989 dan sudah di ukur oleh pertanahan Ambon pada tahun

2004. Persoalan sengketa tersebut terjadi dipicu oleh pemerintah desa yang tidak tahu duduk persolan dikarenakan Tarik menarik tentang pengangkatan pejabat (Pendeta). Kemudian dalm penyampaian tersebut disarankan oleh Ketua Komisi I DPRD ( Jufri muhamad ) agar ini dapat dibicarakan secara internal Karena sudah menyangkut hal prisip internal. (Teki)

DEWAN perwakilan Rakyat Daerah melakukan Rapat dengar pendapat dengan Masyarakat desa Goal

RAPAT dengar pendapat yang di pimpin oleh Ketua Komisi I Djufri Muhammad

PENYAMPAIAN keluhan dari salah satu masyarakat Desa Goal terkait sengketa lahan.


KAMIS, 14 MARET 2019

WAKIL RA KYAT

20

Mayoritas Ormas Islam Dukung Jokowi, Kecuali FPI JAKARTA - Lembaga survei Konsep Indonesia (Konsepindo) menyatakan mayoritas ormas Islam mendukung Joko WidodoMa’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Dari hasil survei, sebanyak 52,2 persen kalangan Nadhlatul Ulama memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara 38,8 persen sisanya memilih paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno. Direktur Konsepindo Veri Muhlis Arifuzzaman mengatakan, perolehan suara itu diambil 40,2 persen dari total 1.200 responden yang disurvei. Jumlah 40,2 persen itu merupakan hasil responden yang merasa menjadi bagian anggota atau sekadar simpatisan NU. “Hasilnya mayoritas NU memilih Jokowi-Ma’ruf. Namun perolehan angka untuk Prabowo-Sandi juga cukup tinggi,” ujar Veri saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Rabu (13/3). Sementara 46,2 persen kalangan Muhammadiyah juga memilih Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan sisanya 31,3 persen memilih Prabowo-Sandi. Hasil itu diperoleh 6,4 persen dari total responden yang merasa menjadi bagian anggota atau sekadar simpatisan Muhammadiyah. Sebanyak 66,7 persen kalangan Lembaga

MENUJU PEMILU: Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 dan 02 dalam pengambilan nomor urut paslon. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

Dakwah Islam Indonesia (LDII) juga memilih paslon nomor urut 01. Sementara 33,3 persen sisanya memilih Prabowo-Sandi. “Suara mayoritas untuk Prabowo-Sandi berasal dari ormas Persis, FPI, dan Alkhairaat,” katanya. Dari hasil survei menunjukkan 83,3 persen kalangan FPI memilih paslon nomor urut 02. Sementara tidak ada yang memilih Jokowi-Ma’ruf dan 16,7 persen tidak memilih. Hasil itu diperoleh dari 0,6 total responden yang merasa bagian anggota atau sekadar simpatisan FPI. Untuk Persis, lanjut Veri, dari 0,3 persen responden sebanyak 66,7 persen memilih PrabowoSandi dan 33,3 persen memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara Al Khairaat dari 0,1 persen responden

sebanyak 100 persen memilih Prabowo-Sandi. Peneliti LIPI Syamsudin Haris melihat hasil survei di kalangan NU dan Muhammadiyah ini sebagai fenomena yang cukup menarik. Selama ini, kata dia, asumsi pilihan warga Muhammadiyah cenderung ke Prabowo-Sandi. Namun dari hasil survei menunjukkan lebih banyak yang memilih Jokowi-Ma’ruf. “Begitu sebaliknya, NU juga ternyata tidak dominan (memilih JokowiMa’ruf),” ucapnya. Syamsudin menilai, hasil survei tersebut dapat menjadi peluang bagi tim kampanye Prabowo-Sandi untuk meraup suara lebih banyak di kalangan Nahdliyin. “Supaya dukungan Prabowo-Sandi ini meningkat di Jawa, karena

kan konstelasi Nahdliyin ini banyak di Jawa,” kata Syamsudin. Survei ini dilakukan pada 17-24 Februari 2019 di 34 provinsi dengan sampel sebanyakh 1.200 responden. Sampel dipilih menggunakan metode acak bertingkat dengan margin error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden merupakan warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau lebih dan punya hak pilih dalam pemilu mendatang. Konsepindo merupakan lembaga survei yang diklaim telah dibentuk sejak tahun 2008. Lembaga survei ini beberapa kali telah melakukan survei di tingkat pilkada Sumut, Sulsel, Riau, Banten, dan sejumlah wilayah lain.(cnn/kai)

Presiden Tak Perlu Cuti Kampanye MK Ingatkan Batasan Petahana Editor : Ika Fuji Rahayu JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan presiden tak perlu melakukan cuti kampanye saat mengikuti kontestasi pilpres. Hal ini disampaikan MK dalam putusan yang dibacakan di ruang sidang MK, Rabu (13/3). Menurut MK, sesuai ketentuan Pasal 299 ayat 1 UU Pemilu, presiden dan wakil presiden mempunyai hak untuk melaksanakan kampanye. “Dengan rumusan demikian, maka pasal itu sudah jelas menjamin hak presiden atau wapres untuk kampanye tidak dikurangi jika mencalonkan diri kembali sebagai presiden atau wapres,” ujar Ketua MK Anwar Usman seperti dikutip dari salinan putusan di web MK. Hanya saja, lanjut hakim, hak cuti kampanye ini menjadi kewenangan presiden maupun wakil presiden yang kembali mencalonkan diri dalam pilpres. “Persoalan apakah hak itu akan digunakan atau tidak, hal itu sepenuhnya berada di tangan yang bersangkutan,” katanya. Namun hakim mengingatkan pentingnya batasan aturan yang ketat bagi capres petahana dalam melakukan kampanye agar tidak menyalahgunakan kedudukannya. Pembatasan ini merujuk pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari penyelenggara negara. “Artinya dilarang menggunakan fasilitas negara sebagaimana telah diatur dalam UU Pemilu. Dengan demikian calon petahana ino lebih cermat memilih hari atau waktu melaksanakan kampanye sehingga tidak melanggar aturan UU,” terang hakim. Putusan MK ini sekaligus menolak gugatan sekelompok mahasiswa Universitas Islam As-Sayfiiyah yang mempersoalkan pelaksanaan kampanye capres petahana. Dalam gugatannya, para mahasiswa ini menganggap capres petahana saat ini -Joko Widodo, tak bisa cuti lantaran agenda presiden dianggap padat dan kampanye bisa dilakukan pada saat libur. Gugatan ini diajukan enam mahasiswa Universitas Islam As-Sayfiiyah, yakni Ahmad Syauqi, Amar Saifullah, Khairul Hadi, Yun Frida Isnaini, dan Zhillan Zhalillan. KPU sendiri sebelumnya telah mengatur bahwa capres petahana tak perlu cuti sepenuhnya sepanjang masa kampanye. Dalam pasal 301 UU Pemilu juga telah mengatur bahwa presiden dan wapres yang telah ditetapkan sebagai capres dan cawapres, dapat berkampanye dengan memperhatikan pelaksanaan tugas dan kewajiban sebagai presiden dan wakil presiden.(cnn/kai)

Pelanggaran HAM 98, Peluru Usang Para Jenderal Pensiunan JAKARTA - Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi saat letupan Reformasi 1998 dinilai tak pernah diusut secara tuntas. Isu tersebut dianggap tak menarik, cuma hangat ketika pemilihan presiden tiba. Isu itu tiba-tiba panas, jadi komoditas politik kelompok tertentu. Polemik siapa pihak yang harus bertanggung jawab 1998 kembali menyeruak jelang pencoblosan Pilpres 2019. Dia sempat ramai ketika jelang Pilpres 2014, kemudian menguap usai hari elektoral rampung. Polemik saling tuding muncul kembali beberapa hari terakhir. Bermula saat Mantan Kepala Staf Komando Strategi Angkatan Darat, (Purn) Kivlan Zein menuding mantan Panglima ABRI (Wiranto) sebagai dalang kerusuhan. Publik tahu bahwa Kivlan merupakan bagian dari tim pemenangan Prabowo Subianto di Pilpres. Sementara Wiranto lekat di lingkaran kekuasaan petahana. Wiranto membantah. Ia mengaku siap sumpah pocong untuk membuktikan dirinya tidak seperti yang dituduhkan Kivlan. Wiranto mengklaim melakukan berbagai langkah agar kerusuhan yang terjadi pada 13 hingga 15 Mei 1998 tak meluas. Sampai di situ perang statemen tuntas. Belakangan, giliran Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Joko Widodo, Agum Gumelar ikut ‘bernyanyi’. Nada dan liriknya menuding langsung ke capres Prabowo Subianto. Agum menyatakan Prabowo melakukan pelanggaran berat sehingga dipecat dari kesatuan ABRI. Mantan jenderal bintang empat itu menyebut hasil peny-

elidikan Dewan milih mengamKehormatan bang jelang Perwira menyemasa pencobbut Prabowo saat losan membukmenjadi Danjen tikan pengguKopassus diketanaan isu lama hui memimpin tersebut tidak Tim Mawar Komemberikan passus yang berdampak elektotugas menghilanral. “Makanya gkan secara paksa kampanye apapara aktivis 1998. pun tidak banPeneliti LIPI yak hasilnya. Syamsuddin HaTermasuk deris menilai saling bat capres tidak tuduh siapa pihak banyak dampakyang bertanggung nya untuk menjawab dalam gubah pilihan,” CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi peristiwa pelang- KIVLAN ZEN. ujarnya. garan HAM tahun Di sisi lain, 1998 jelang Pilpres 2019 bukan Syamsuddin mengakui penghal yang mengejutkan. Menurut- gunaan isu pelanggaran HAM nya, hal itu hanya manuver politik tidak mudah untuk dihilangguna meningkatkan elektabilitas kan di Pilpres selanjutnya jika pasangan calon. Suasana tersebut kultur dan pendidikan politik diakuinya pernah terjadi jelang belum berubah. “Apalagi dalam Pilpres 2014. “Bukan hal baru,” konteks regulasinya, tidak ada ujar Syamsuddin kepada CNNIn- Undang-Undang untuk meladonesia.com, Rabu (13/3). rang itu (kampanye negatif ),” Syamsuddin menilai tudingan ujar Syamsuddin. Sementara itu, siapa pelanggar HAM jelang Pil- Direktur Program ICJR, Erasmus pres bukan kampanye hitam. Ia Napitupulu mendesak Kejakberkata hal itu hanya kampanye saan Agung dan Komnas HAM negatif sebab didasarkan fakta, meminta keterangan Agum dan misalnya mengenai pemecatan Kivlan mengenai peristiwa 1998. Prabowo oleh DKP. “Cuma me- Sebab, ia menilai kasus tersebut mang kalau itu digoreng terus hanya akan menjadi bola liar jadi kampanye negatif,” ujarnya. dalam setiap gelaran pemilu jika Lebih lanjut, Syamsuddin tidak segera diselesaikan. menilai penggunaan isu lama Keterangan dari Agum dan tersebut tidak berdampak signifi- Kivlan yang mengklaim tahu kan terhadap elektabilitas bagi soal peristiwa tahun 1998, kata Jokowi selaku calon petahana Erasmus, merupakan peluang atau Prabowo. Menurutnya pili- untuk membuka kembali inveshan politik pemilih saat ini sudah tigasi pelanggaran HAM pada terpola sebagaimana banyak tahun 1998 yang sudah sekian hasil survei. Bahkan, ia menilai lama tutup buku. “Menurut ICJR semakin turunnya jumlah pe- ini peluang untuk membuka in-

vestigasi lanjutan terkait dengan palanggaran HAM berat tahun 1998-1999,” ujar Erasmus kepada CNNIndonesia.com, Selasa (12/3). Erasmus mengingatkan setiap warga negara yang mengetahui adanya kejahatan berdasarkan ketentuan hukum acara pidana yang berlaku wajib untuk memberikan keterangan kepada pejabat/instansi yang berwenang. Jika tidak, sambungnya, mereka dapat diancam pidana penjara paling lama sembilan bulan sebagaimana ketentuan pasal 221 ayat (1) angka 2 KUHP. Di sisi lain, Erasmus menyatakan Komnas HAM sudah memiliki jawaban atas pertanyaan mengenai siapa pihak yang harus bertanggungjawab atas sejumlah pelanggaran HAM masa lalu, terutama atas rentetan penghilangan aktivis. Akan tetapi, ia menyampaikan pembuktian atas pihak tersebut terhambat karena Kejagung selaku pihak yang berwenang untuk menyidik pelanggar HAM berat selalu mengembalikan berkas penyelidikan Komnas HAM karena dianggap masih sumir untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan. “Oleh sebab itu, perkembangan kasus ini dan beberapa pelanggaran HAM berat lainnya masih jalan di tempat,” ujarnya. Ia juga berharap Presiden Jokowi membentuk tim pencarian korban dan Keppres Pengadilan HAM. Menurutnya, hal itu sebagaimana diamanatkan dalam empat rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kepada presiden untuk menindaklanjuti kasus penculikan masa lalu.(cnn/kai)

Bawaslu Alami 66 Kekerasan Jelang Pemilu

Mochammad Afifudin. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat sedikitnya 66 tindak kekerasan dialami pihaknya sepanjang rangkaian penyelenggaraan Pemilu 2019. Komisioner Bawaslu, Mochamad Afifuddin menyebut kekerasan terjadi didominasi faktor ketegangan antarpendukung. “Kekerasan dalam konteks menjalankan

kewenangan. Misalnya kemarin sudah ada 66 kasus kejadian di mana di jalan kami menerima kekerasan,” kata Afif dalam sebuah diskusi di Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (13/3). Afif merinci kejadian berdasarkan lokasi, yaitu Sumatra Barat 9 kasus, Papua Barat 8 kasus, dan Kalimantan Selatan

enam kasus. Lalu kekerasan serupa masing-masing terjadi empat kasus di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Utara. Sementara itu di Bengkulu, Papua, dan Sulawesi Tengah Bawaslu mengalami tiga insiden kekerasan. Di Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku Utara, NTB, dan Sulawesi Utara 2 kasus. Sementara di Yogyakarta, Jakarta, Jambi, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, dan Sulawesi Tenggara masing-masing kasus. “Kalau ini kita anggap sebagai bagian dari kekerasan dalam pemilu atau teror, maka situasi itu terjadi,” tegasnya. Afif secara pribadi pun mengaku mengalami teror. Dia menceritakan saat itu dilempari batu ketika melakukan perjalanan dinas ke Kabupaten Garut. “Kami di pengawas banyak juga yang mengalami kekerasankekerasan yang terorganisir, apalagi seperti di dalam situasi yang sangat kompetitif ini maka tertuduh utamanya itu adalah penyelenggara,” ujar dia. Afif menyebut serangkaiam teror ke Bawaslu tak terlepas dari upaya-upaya mendelegitimasi penyelenggara pemili lewat isu hoaks. “Baru terjadi sekarang baru terjadi saat ini ketika situasi percepatan penggunaan media sosial dan media daring sebagai sumber informasi. Banyak hal yang tidak dilakukan oleh penyelenggara, tapi dituduhkan,” ucap dia.(cnn/kai)

Profile for Malut Post

Figur Besar Berbendera Kecil  

Figur Besar Berbendera Kecil  

Profile for malutpost
Advertisement