Page 1

26 Maret 2003 26 Maret 2016

RABU, 12 OKTOBER 2016

eMPe

th

ECERAN: Rp 5.000,-

Art: rizky izzy

Dari Presentasi dan Pelepasan 5 Besar Zetizen Malut

TERNATE – Tiga hari lagi, 5 besar Zetizen Maluku Utara (Malut) bakal mengikuti Zetizen Summit di Surabaya. Dalam summit tersebut, lima anak muda yang membawa nama Malut di tingkat nasional ini akan bertemu perwakilan anak muda dari 33 provinsi lainnya. Dalam summit itu juga, kelimanya bakal diseleksi untuk menentukan satu wakil Malut yang berhak mengikuti fun trip ke New Zealand.

HARIYANTO TENG/MALUTPOST

Gubernur Janji Rp 10 Juta, Rektor Jamin Beasiswa

Baca ZETIZEN... H.8

PUTRA-PUTRI TERBAIK: Pose bersama para finalis dengan (dari kanan) Rektor Unkhair, Pemred Malut Post, Staf Ahli Wali Kota Ternate, Kadikjar Malut, dan Kasi PAUD Dikjar. Foto lain, suasana pelepasan 5 besar Zetizen Malut

17 Tahun Malut, Jalan Melambat isi ktur ahun d Kon stru 17 t lut a m a nI fr Dalainsi M n v aJ la Pro

JEMBATAN: Provinsi (Target APBD): 996 unit Sudah dibangun: 219 unit (22%) Belum dibangun: 777 unit (78%) Pusat (Target ABPN): 825 unit Sudah dibangun : 731 unit (89%) Belum dibangun : 94 unit (11%) Total jembatan yang sudah dibangun 950 jembatan dengan panjang 16.109 meter

JALAN PROVINSI: Panjang : 1276,80 km Kondisi : Baik 252,53 km (21,8%) Rusak 1024, 27 M (80,2 %) JALAN NASIONAL: Panjang : 1203,34 km Kondisi : Baik 930 km (77,3%) Belum dibangun 219, 5 km (22,7%)

SUMBER : PU MALUT

PROVINSI MALUKU UTARA

SOFIFI-Rabu (12/10) hari ini, Provinsi Maluku Utara (Malut) genap berusia 17 tahun. Usia terus bertambah, namun proses pembangunan belum juga menunjukkan akselerasi yang membawa provinsi ini keluar dari ketertinggalan. Sebaliknya, infrastruktur dasar masih menjadi persoalan besar yang menghambat roda perekonomian daerah.

Gizi Buruk 2016 jan-sep

117 kasus 445 kasus

2015

603 kasus

2014 Sumber: Dinkes Malut

Baca 17 TAHUN... H.8

Pengangguran Masih Tinggi

Sikap

Gubernur Diminta Benahi Birokrasi

TERNATE - Angka pengangguran di Maluku Utara (Malut) hingga September 2016 mencapai 18,2 ribu atau sekitar 18.200 orang. Angka ini turun dibandingkan tahun 2015 28,8 ribu orang. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Analisis Statistik Lintas Sektor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara (Malut), Soraya Diana Uli. Meski-

pun demikian, tingkat pengangguran masih dikategorikan tinggi karena rendahnya perluasan kesempatan kerja, rendahnya kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, serta masalah pekerja anak merupakan sebagian kecil dari berbagai masalah dalam bidang ketenagakerjaan. Baca TINGGI... H.8

Baru 61 Persen Warga Rekam e-KTP

Tapal Batas Halut-Halbar Diserahkan ke Pemprov

BENTROK ABADI

B

ENTROK antarpemuda Toboko dan Mangga Dua sudah menjadi perseteruan abadi. Hampir sepanjang tahun kisah ini terus terulang. Seakan tak ada lagi rumus ampuh menyelesaikan konflik dua kampung bertetangga ini. Semua orang permisif, menganggap konflik ini sudah menjadi kebiasaan. Konflik Toboko– Mangga Dua pecah lagi kemarin, hari ini atau esok adalah sesuatu yang menjadi biasa. Meskipun ada yang terluka, rumah dibakar atau bahkan puluhan orang mati pun konflik ini laksana film yang berulang diputar dan terus dinikmati masyarakat. Pertanyaannya, apakah ini harus terus dibiarkan sehingga setiap pergantian generasi selalu mewariskan sejarah konflik? Tentu kita semua tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Baca BENTROK... H.8

SOFIFI – Upaya penyelesaian sengketa enam desa yang samasama diklaim Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara memasuki babak baru. Pimpinan dua kabupaten, Danny Missy dan Frans Manery, akhirnya duduk satu meja secara formal membahas persoalan tersebut. Pertemuan dua pemerintah kabupaten ini difasilitasi Wakil Gubernur Maluku Utara M Natsir Thaib, Selasa (11/10).

SOFIFI – Meski penggunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) manual tak lagi berlaku per 1 Oktober 2016, kesadaran masyarakat Maluku Utara (Malut) melakukan perekaman KTP elektronik tergolong minim. Bagian Administrasi Kependudukan (Adpenduk) Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi merilis, penduduk Malut yang telah merekam datanya untuk e-KTP baru mencapai 61 persen atau sebanyak 566.169 jiwa dari total 935.167 wajib KTP.

Baca TAPAL... H.8

PENYERAHAN: Penandatanganan penyerahan dokumen tapal batas dari Kabupaten Halut dan Halbar, Selasa (11/10)

Baca E-KTP... H.8 RUSDI ABDURRAHMAN/MALUT POST

Tukang Kuti Isu Miring Menerpa Kejati Perlu mistar supaya lurus? Anggaran Raskin Terparkir di Cafe Ketika Captikus lebe penting dari nasi

Yayasan Sosial Kopernik Bina Perempuan Jadi Agen Teknologi Ramah Lingkungan

Warga Tak Perlu Repot Menyalakan Petromaks Lagi Yayasan Sosial Kopernik di Kupang selama ini dikenal karena keandalannya dalam mengaplikasikan teknologi tepat guna untuk masyarakat terpencil. Juga memberdayakan para perempuan untuk menjadi agen masuknya teknologi ramah lingkungan itu.

INSPIRATIF: Sekelompok ibu-ibu menjadikan lampu tenaga surya sebagai sumber penerangan di malam hari. Di beberapa desa di Kupang, listrik masih menjadi barang langka.

Andra Nur Oktaviani, Kupang M. Hilmi Setiawan, Jakarta

SEHARIHARI Tirsha Mariana Boemau bekerja di kantor Yayasan Kopernik di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sudah lebih dari setahun dia membantu bersih-bersih di kantor itu. Nah, suatu hari, saat sedang bersih-bersih itulah, secara tidak sengaja perempuan yang akrab disapa Mama Tirsha tersebut melihat beberapa barang yang akan dipasarkan Kopernik ke desa-desa terpencil di daerahnya. Baca PETROMAKS... H.8

ANDRA NUR OKTAVIANI/JAWA POS

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


HALTIM & HALTENG

RABU, 12 OKTOBER 2016

malutpost.co.id

art:Yono

PEMBANGUNAN RPJMD 2016-2021 Haltim Dievaluasi Bappeda Malut MABA - Dokumen RPJMD Kabupaten Halmahera Ti m u r ( H a l t i m ) 2016-2021 baru saja di-Perda-kan sebagai produk hukum perencanaan pembangunan lima tahun kedepan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Haltim. Kini dokumen itu telah RICKY CH Richfat dievaluasi Bappeda Provinsi Maluku Utara. “Setelah dievaluasi pemerintah provinsi selanjutnya disampaikan kepada Dirjen Bangda Kemendagri RI untuk verifikasi,”kata Kepala Bappeda Haltim Ricky CH Richfat, Selasa (11/10) kemarin. Menurut Ricky, dokumen RPJMD itu sendiri memuat visi, misi, tujuan, sasaran, program dan indikator kinerja selama pemerintahan periode kedua Bupati dan wakil bupati RudiDin. “Visi dan misi pembangunan ini sendiri ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan empat variabel utamanya yakni infrastruktur pelayanan dasar, peningkatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kesejahteraan pada sisi pendidikan dan pelayanan kesehatan, pembangunan sektor pertanian, perkebunan serta peternakan dan pariwisata,” jelasnya. Ia mengatakan empat variabel utama itu dijadikan konsep dasar pembangunan sebagaimana dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Haltim tahun 2016-2021. “Dengan dokumen RPJMD itu nantinya dapat dijabarkan dalam program dan kegiatan SKPD berupa Rensta serta Renja untuk bisa mendapatkan target dan indikator kinerja pembangunan itu sendiri,”tutup jebolan Magister Perencanaan Tata Ruang UGM itu (ado/kox)

Malut Post • HAL. 2

Pelapor Muttiara Siap-siap Dipolisikan Tim Muttiara-Kabir Minta Panwas dan KPU Objektif Editor : Ako La Owi

Peliput: Ridwan Arif WEDA - Tim pemenagan Hj. Muttiara T Yasin - Kabir Hi. Kahar (Muttiara-Berkah) meminta Panwas dan KPU Kabupaten Halmahera Tengah agar objektif dalam melakukan verifikasi berkas seluruh pasangan bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Halteng 2017. “Kami minta dalam proses verifikasi berkas pasangan calon, KPU dan Panwas mengecek semua ijazah milik bakal calon. Baik bupati maupun bakal calon wakil bupati. Jangan hanya fokus pada satu bakal orang saja,”kata Nuryadin Ahmad, Sekretaris Tim Pemenangan Muttiara-Berkah, kemarin (11/10). Soal laporan dugaan ijazah palsu milik Muttiara T Yasin yang disampaikan beberapa oknum yang mengatasnamakan Koalisi Fagogoru kepada Panwas dan KPU Halteng,

pihaknya menyerahkan sepunuhnya suk delik aduan yang berkonsekwkepada Panwas dan KPU Halteng unensi pidana. Karena itu, kami juga tuk melakukan verifikasi keabsahan akan mengambil langkah hukum dari tuduhan itu. karena ini sudah menyangkut privasi Namun begitu, ia menilai laporan bakal calon yang masuk dalam unsur yang disampaikan oleh tim Elang pencemaran nama baik,”ujarnya. Rahim adalah bentuk kampanye Atas nama tim Muttiara-Kabir, ia hitam yang tidak etis, melanggar juga berharap kepada kepolisian etika politik dan menodai nilai-nilai agar tidak menjadikan laporan dari Fagogoru. “Bagaimana kita mau berForum Peduli Demokrasi tentang demokrasi dan mengaktualkan nilaidugaan ijazah palsu Muttiara ini nilai Fagogoru, kalau cara berpolitik sebagai bagian dari kasus Pilkada. kita penuh dengan fitnah,”katanya. Tapi ini murni pencemaran nama Ia yakin tidak ada ijazah yang dibaik. “Silahkan Polres melakukan palsukan Muttiara. Dan sesuai hasil NURYADIN Ahmad penyidikan, tapi kalau tidak ada varifkasi faktual yang dilakukan KPU Halteng, jelas temuan dari tuduhan itu maka pihak pelapor bahwa bakal calon Muttiara T.Yasin benar-benar harus bertanggung jawab,”ujarnya. telah melalui jenjang pendidikan formal. Mulai Nuryadin mengatakan tim pemenangan Muttidari SD, SMP, SMU, S1 sampai dengan S2. ara-Kabir akan sangat koperatif dan siap bekerja “Kalau laporan yang disampaikan itu sebatas sama dengan kepolisian. “Kami akan memberipada pihak penyelengara kami sangat memahami kan semua ijazah bakal calon untuk kepentingan dan memaklumi langkah itu sebagai bagian dari penyidikan. Bahkan ijazah aslinya akan kami proses politik untuk mencari sebuah kebenaran sampaikan termasuk dengab akta notaris yang administrasi. Tetapi bila laporan itu telah disam- melegitimasi perubahan nama dari Mattiara Tata paian pada Polres Halteng, maka ini sudah terma- menjadi Muttiara T. Yasin,”tandasnya.(rid/kox)

Tidak Diawasi, Premium Sentuh Rp 10 Ribu per Liter

MUTASI PGRI Sesalkan Mutasi Guru di Halteng WEDA - Ketua Bidang Pengembangan Karir dan Profesi, PGRI Kabupaten Halmahera Tengah, Jahidin Ibrahim menilai Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Halteng tidak memiliki analisis dan kajian yang tepat terkait mutasi guru di Kabupaten Halteng. “Dari proses mutasi guru yang dilakukan belum lama ini, ternyata ada salah satu guru dari SMP 25 Halteng yang dimutasikan ke SMP 10 Halteng tidak menjalankan tugas. Malah tiba-tiba sudah menjadi staf Pamwascam,”kata Jahidin. Karena tidak melalui pengkajian dan analisis kebutuhan sekolah di Halteng, terkadang mutasi mengakibatkan kurangnya tenaga guru di sekolah tertentu. (rid/kox)

NAIK LAGI: Harga BBM di Kota Maba sentuh Rp 10 ribu per liter

MABA - Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dalam Kota Maba dan Haltim pada umumnya tak mematuhi keputusan Pemkab Haltim tentang HET BBM khusus jenis premium. Buktinya pengecer masih menjual premium perliter Rp8.500 sampai Rp 10.000 perliter. Sementara harga HET yang ditetapkan sudah menggunakan standar harga terendah dan tertinggi. Yakni untuk Kota Maba sendiri Rp7.500 sampai Rp7.900 per liter. Di lapangan ini tidak terjadi. Disperindag yang menjadi ‘pengawas’ HET tak bisa mengendalikan pengecer. Sekertaris Komisi I DPRD Haltim, Bahr i Hayun, mendesak Disperindag turun melakukan pengawasan harga HET. “Jangan hanya bisa mengeluarkan aturan lalu tidak diimbangi dengan pengawasan di lapangan,” ujarnya. Politisi PPP itu mengatakan harus ada langkah tegas dari Disperindag sehingga pengecer tidak berani menjual di atas harga HET yang sudah ditentukan. Langkah tegas yang dimaksud adalah mencabut izin bila pengecer kedapatan menjual BBM di atas HET. “Kalau hanya ditegur tidak ada efek jeranya. Mereka pasti akan menjual di atas HET,” ujarnya. (ado/kox)

Dua Tersangka Bansos Haltim Bebas MABA - Dua tersangka kasus dugaan penyalagunaan dana tunjangan imam dan pendeta tahun anggaran 2013 pada Dinas Sosial Haltim sebesar Rp 3 Miliar dibebaskan Polres Haltim. Mereka adalah mantan bendahara Dinsos Yus Koboru dan mantan pembantu bendahara Beni Rinto

Patih. Kasubag Humas Polres Haltim Iptu Ibrahim Ode saat dikonfirmasi membenarkan dua tersangka yang sempat ditahan Polres Haltim dibebaskan. “Mereka bebas karena sudah melewati masa tahanan di tingkat penyidikan. Tapi meskipun bebas, namun proses hukumnya terus jalan,”jelasnya. Ia

mengatakan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret dua mantan bendahara tersebut masih menunggu P-21 dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Soasio, “Berkas perkara milik kedua tersangka sementara masih diteliti oleh JPU,” katanya. (ado/kox)

Arman: Pemkab Serius Urus DOB Patani Gebe WEDA - Kepala Bag i a n Pemerintahan Pemkab Halteng, Arman Alting menegaskan Pemkab Halteng s e r i u s m e m p e rj u a n g k a n ARMAN Alting Daerah Otonomi Baru (DOB) PataniGebe. “Pemkab sangat serius. Saat ini lagi dipersiapkan beberapa dokumen yang diminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ujarnya kemarin (11/10). Arman mengatakan perjuangan pemekaran Patani Gebe bukan baru dimulai dari pernyataan Sekkab Halteng Basri Amal beberapa waktu lalu. Tetapi sudah diperjuangkan cukup lama oleh masyarakat, Pemkab dan DPRD Halteng. Soal pernyataan Rusli Sadek, tokoh Pemuda Patani Timur yang mengatakan daerah perbatasan menjadi prioritas untuk dimekarkan, ia sependapat. Namun setelah Pemkab dan DPRD Halteng berkoordinasi dengan Kemendagri, Pemkab harus melengkapi beberapa dokumen terkait dengan wilayah Patani-Gebe yang merupakan daerah perbatasan. Antara lain surat dukungan dari beberapa kementerian. Salah satunya Kemeterian Pertahanan. “Dan pemkab telah menyurat ke Kementerian Pertahanan walaupun belum ada jawaban,”jelasnya. Karena itu, yang disampaikan Sekab Basri Amal menurut dia tidak ada yang salah. “Harusnya semua pihak mendukung dan sama-sama bersama pemkab. Bukan malah berasumsi yang tidak-tidak dengan menggunakan mendekatkan dan sudut pandang kepentingan politik semata,”tandasnya. (rid/kox)


TIDORE KEPULAUAN ISPA Penyakit Nomor Satu di Tikep

RABU, 12 OKTOBER 2016 Art: Adie

Delapan Ribu Penderita Dalam Setahun Editor : Mahmud Ici Peliput : Fahrudin Abdullah TIDORE—Penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) cukup tinggi. Penyakit ini berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tikep teratas dari 10 besar penyakit terbanyak. Data yang diperoleh dari Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kota Tikep, tahun ini saja dari 1 Januari sampai 30 Juni 2016 total penderita ISPA di Tikep mencapai 8.658 kasus.

malutpost.co.id

Ini data dari 10 Puskesmas di Tikep. Sementara 2015 penderita ISPA tercatat sebanyak 17.157. Kepala Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Tikep, Fatma Maradjabessy menjelaskan, penyakit ISPA di Tikep rata-rata tertinggi dari semua penyakit. Hampir setiap saat Dinkes turun melakukan penyuluhan. Penyebab penderita ISPA itu karena berbagai faktor. Seperti asap rokok, asap motor, debu, lingkungan yang kurang bersih dan lain-

nya. Untuk penderita di Puskesmas Rum Balibunga jumlah kasus sebanyak 1.277 penderita. Apakah ini juga akibat debu batu bara PLTU dan uap tabung PLTU. Saat ini proses uji polusi udara, masih dalam pengujian. Sekretaris Badan Lingkungan hidup (BLH) Tikep Syamsul Bahri Ismail dikonfirmasi menjelaskan, untuk mengukur polusi udara di Rum Balibunga BLH belum lama ini turun

melakukan uji laboratorium. Namun hingga kini, hasil laboratorium uji polusi udara di sejumlah titik di Rum Balibunga termasuk wilayah sekitar PLTU, belum diketahui hasilnya. “Hasil uji labnya belum diserahkan,” kata sekretaris BLH. Lanjut dia, jika hasil laboratorium misalkan pencemaran udara melebihi ambang batas, karena faktor debu batu bara, uap tabung PLTU menurut dia, pihaknya akan mendatangi PLTU menyampaikan untuk mengatasinya. (far/ici)

Jaksa Jalankan Program Menyapa Sekolah

PERGANTIAN Wakapolres Tikep Resmi Berganti TIDORE—Posisi Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Tidore Kepulauan resmi berganti. Posisi Wakapolres yang sebelumnya dijabat Kompol Muhammad Jabir, S.Sos, kini digantikan Kompol Rudy Saeful Hadi S.IK. Kompol Rudy Saeful Hadi sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Paminal Propam Polda Maluku Utara (Malut). Sementara Kompol Muh. Jabir, menjabat sebagai Wakapolres di Haltim. Sertijab untuk pergantian jabatan Wakapolres itu berlangsung Sabtu (8/10) pekan kemarin, di aula kantor Polres Tidore. Sertijab itu dipimpin Kapolres Tidore AKBP Ady Purwanto dihadiri pejabat, personil di Internal Polres Tidore. Wakapolres dikonfirmasi mengemukakan, pasca dilantik terlebih dahulu mengerjakan program pembenahan internal. Seperti kedisiplinan anggota, pelayanan masyarakat dan lainya. Selanjutnya perlengkapan anggota juga harus lengkap seperti KTP maupun perlengkapan lainnya. (far/ici)

Malut Post • HAL. 3

FOTO BERSAMA: Para siswa bersama jaksa usai pemaparan program Jaksa Masuk Sekolah

TIDORE—Kejaksaan mulai hadir menyapa para siswa untuk mencegah tindak pidana. Ini menjadi program yang sedang dirintis para jaksa dengan diberi nama Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Untuk program ini kemarin (11/10) para jaksa di Tidore mengawalinya dari SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan (Tikep). Dalam kegiatan ini siswa wakil masing- masing kelas, mendapatkan materi penyuluhan hukum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tikep. Penyuluhan hukum ini dibawakan langsung Kasi Inteljen Kejari Tikep Safri Abd. Muin SH. MH. Penyuluhan yang berlangsung di laborato-

rium IPA SMA Negeri 3 Tikep ini, dipandu oleh kepala sekolah SMA Negeri 3 Tikep Safli Rasyid, dengan materi penyuluhan tindak pidana umum dan undang-undang perlindungan anak. Dalam penyuluhan itu, siswa berdialog dengan narasumber, mengenai kasus pidana umum. Seperti kasus anak dibawah umur maupun masalah kasus Jessica Kumala Wongso. Kesempatan itu Safri menjelaskan secara gamblang pertanyaan yang diajukan. Sayang dialog menarik perhatian siswa itu, tak bisa dilanjutkan karena waktunya sangat terbatas. Kepala Sekolah Safli Rasyid, kepada Malut Post

usai dialog, member i apresiasi kepada pihak Kejari Tikep. Program JMS dengan penyuluhan hukum itu, sangat baik dicerna siswa-siswi. “Adanya penyuluhan ini, siswa-siswi bisa memilah mana yang bisa dan mana yang tidak bisa dikerjakan,” terangnya. Penyuluhan hukum itu katanya bisa memberi pemahaman kepada siswa terkait bahaya narkoba, tawuran, maupun bulying antar siswa. “Mereka adalah penerus bangsa yang patut dibentengi, dengan pencerahan hukum,”tandasnya. Sementara Kasi Inteljen Kejari Tikep Safri Abd. Muin usai kegiatan mengatakan, untuk mencegah tindak pidana umum, harus mulai melakukan pencegahan pada tingkat siswa. “Selain penyuluhan hukum, saat ini Kejari juga memiliki program yang dinamakan Kejaksaan Masuk Sekolah,”ungkapnya. Materi penyuluhan yang dibawakan mengenai tindak pidana umum, berkaitan dengan narkotika, dan undang-undang Perlindungan Anak. “Program ini diupayakan akan masuk ke setiap sekolah ,” jelasnya.(far/ici/pn)

Nama Pejabat Eselon II.b yang Lolos Ditutup Rapat TIDORE—Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim berencana menggelar pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat esalon IIb, III dan esalon IV Rabu pagi ini. Namun siapa saja yang akan dilantik, hingga Selasa (11/10) masih ditutup Wali Kota. Nama- nama pejabat esalon III yang lulus tak diumumkan Pansel. Sejumlah pejabat yang ikut seleksi pun bertanya- tanya apakah mereka lulus seleksi atau tidak. Pihak Sekretariat Pansel, ditemui Senin (10/10) enggan menyampaikan nama-nama yang lulus III besar. Ketua Sekretariat Pansel Husen Jauhari, dikonfirmasi memilih bungkam. Padahal Senin (10/10) dia berjanji mengumumkan nama-nama pejabat esalon IIb yang lolos tiga besar. Sementara informasi yang dihimpun menyebutkan rencananya Rabu (12/10) pagi ini wali kota, tidak hanya melantik 12 pejabat esalon IIb, yang lulus seleksi. Dia juga mengagendakan melantik pejabat esalon III dan esalon IV. Kepastian agenda pelantikan itu disampaikan Kabag Humas dan Protokoler Setda Kota Tikep Azis Hadad. Dia mengaku undangan pelantikan sudah disebarkan. “Pelantikan untuk esalon IIb, III dan IV,” terangnya saat dikonfirmasi via ponselnya Selasa (11/10). Pelantikan itu, rencananya dilaksanakan pukul 09.00 WIT, di aula Sultan Nuku Kantor Wali kota Tikep. (far/ici)


RABU, 12 OKTOBER 2016

HALUT & HALSEL malutpost.co.id

art:Yono

Malut Post • HAL. 4

TAPAL BATAS Identifikasi Persoalan Tapal Batas TOBELO - Tim Pemekaran Galela-Loloda (Galda) bersama beberapa LSM, memverifikasi persoalan tapal batas Halut-Halbar, khususnya di Desa Dokulamo dan Desa Roko Galela Barat. Ketua Presidium DOB Galda Husni Amal, mengatakan Desa Dokulamo dan Roko Kecamatan Galela Barat, dahulu hingga saat ini memiliki perkebunan yang diakui masyarakat Loloda Selatan Halbar. Sedangkan wilayah Dowora Toa merupakan tapal batas dan titik koordinat sebagai wilayah hukum Pemkab Halut. Untuk itu penyelesaian kasus ini harus mengacu pada UU Nomor 1 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Halut, Halsel, Haltim, Kepsul dan Kota Tidore. ”Kami juga mendesak DPRD Halut agar aktif bersama pemda dalam menyelesaikan tapal batas, dan mendesak gubernur Malut segera menetapkan batas wilayah HalutHalbar. Anggota DPRD Malut, terutama dapil II Halut-Morotai untuk mengawal penyelesaian masalah itu. Kami masyarakat Galda tidak akan memberikan sejengkal tanah pada Pemkab Halbar,” tegas Husni. Identifikasi persoalan tapal batas dilakukan bersama LSM Tarakani Institute, Igamo, Gembel Elit, Institut Changa Halmahera, AMPP Togamoloka Malut dan KPMG Malut. (sam/onk)

AGENDA Hari Ini Paripurna OPD TOBELO - Paripurna penetapan ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hari ini berlangsung di DPRD Halut. Kabag Umum Sekretariat DPRD Halut Zakeus Manery mengatakan, acara dimulai pukul 11.00 WIT. Kadis DPPKAD Halut Mahmud Lasidji menambahkan, setelah paripurna OPD, langsung diajukan KUA PPAS RAPBD 2017. ”KUA PPAS APBD Halut 2017 dirancang tetap diatas Rp 1 triliun lebih,” jelas Mahmud. Sementara itu pembahasan OPD antara Banleg DPRD Halsel bersama pemkab, berlangsung sejak Selasa (11/10) hingga Kamis (13/10). Ketua Banleg Arsad Sadik Sangadji, menjelaskan pembahasan ini akan memutuskan berapa OPD yang disetujui. “Kita tentukan selama tiga hari ini,” jelasnya. (sam/cr-07/ onk).

PELANTIKAN Pejabat H2C LABUHA - Pernyataan Bupati Halsel Bahrain Kasuba bahwa 90 persen pejabat tidak akan dipakai, membuat pejabat eselon II dan III menjadi harap-harap cemas (H2C). Bahkan ada yang pasrah jika tak dipakai lagi. “Kalau diganti tak ada masalah, itu menjadi hak bupati,” kata salah satu pejabat. Untuk memilih pejabat baru, bupati berencana melakukan lelang jabatan. Namun sayang lelang jabatan belum dilakukan, meskipun panitianya sudah dibentuk. Kabag Humas Pemkab Halsel, Fahri Nahar menjelaskan, lelang jabatan akan disesuaikan OPD baru. karena itu lelang jabatan dilakukan setelah Ranperda OPD disahkan menjadi perda. (cr-07/onk).

ORGANISASI Draf Pengurus Forklik Disusun LABUHA - Draf pengurus Forum Komunikasi Lintas Pemuda Kampung (Forklik) Halsel mulai disusun. Menurut penggagas organisasi ini, Dahrun Kasuba, saat ini pihaknya lagi fokus menyusun pengurus mulai dari desa, kecamatan dan kabupaten. “Kita akan deklarasi, namun sebelumnya saat ini masih fokus dengan draf kepengurusan Forklik,” kata Dahrun. Dia menjelaskan sebelum deklarasi, mereka akan menyiapkan atribut organisasi seperti pakaian dan sebagainya. Dia menjelaskan Forklik dibentuk untuk melakukan pemberdayaan dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pemuda, salah satunya peningkatan kapasitas pemuda, agar bisa tampil kreatif. “Kami yakin, adanya lembaga ini pemuda Halsel. bisa bangkit dan dapat bermitra dengan pemerintah untuk kepentingan daerah,” jelas Dakas sapaan akrabnya. (cr-07/onk).

DIUMUMKAN: Peserta tes Tenaga Kontrak Daerah dengan Perjanjian Kerja (TKD2PK), memenuhi Kantor Bupati Halut melihat pengumuman. Bagi yang lulus diminta melapor ke BKD paling lama 17 Oktober mendatang. Ft samsir

ABK Aksar Saputra 6 Tikam Warga Babang Operasional Kapal Dipindahkan ke Pelabuhan Kupal Editor : Bukhari Kamaruddin Laporan : Sahril Samad

LABUHA - Peristiwa penikaman menggegerkan warga Desa Babang Kecamatan Bacan Timur Halmahera Selatan (Halsel), Selasa (11/10) dinihari kemarin. Untungnya, nyawa korban penikaman berhasil diselamatkan. Informasi yang dihimpun Malut Post, kejadian berawal saat pesta ronggeng resepsi pernikahan di kediaman Adam Saleh, warga Desa Babang. Sekitar pukul 01.30 WIT, pelaku La Pondi yang juga ABK KM Aksar Saputra 6 bersama sejumlah rekan-rekannya, masuk pesta menggunakan celana pendek, kaos dan topi. Kondisi mereka dalam keadaan mabuk. Karena dinilai tak sopan, pemilik rumah Adam Saleh dan salah satu warga Manda Gasim (26), menegur pelaku. Pondi pun keluar dari arena pesta dengan emosi yang meluap. Ternyata setelah keluar dari pesta, Pondi tak balik ke kapal namun menunggu korban. Saat korban Manda Gasim pulang dari pesta, pelaku menunggu di tempat sepi dan menghujani korban dengan tikaman. Korban berteriak

dan warga yang mendengar langsung menuju ke lokasi kejadian. Pelaku sendiri langsung kabur. “Saat warga tiba Manda sudah pingsan, dan dia langsung dilarikan ke RSUD Labuha,” kata Irsan, saksi mata. Suhandi, kakak korban, menjelaskan adiknya ditikan sebanyak 8 kali, diantaranya di dada kiri dan kanan, tangan kanan, dan punggung kiri. “Adik saya luka parah, karena itu kami keluarga meminta kasus ini diproses hukum hingga tuntas,” pinta Suhandi. Wakapolres Halsel Kompol Agus Setyo Hermawan, menjelaskan pelaku dan korban sudah saling kenal. Setelah melakukan aksinya, pelaku bersembunyi di Kantor Pelabuhan Babang, namun karena melihat banyak warga pelaku melarikan diri ke Labuha. Dia kemudian menyerahkan diri ke Polres Halsel. “Masyarakat tak menerima, karena pelaku sudah berulang kali melakukan hal-hal seperti ini,” kata Agus. Dialihkan ke Pelabuhan Kupal Sementara itu pantauan Malut Post malam tadi, aktivitas Pelabuhan Babang sepi. Tak terlihat kapal penumpang termasuk Aksar Saputra 6. Padahal biasanya banyak kapal yang akan ke Ternate bersandar di Pelabuhan Babang, dan mulai ramai antara pukul 19.00 - 22.00 WIT. Kepala UPP Babang, Hi Izuar, menjelaskan pasca insiden tersebut operasional kapal penum-

Tinggal Talud yang Belum Selesai TOBELO - Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 97 di Desa Leleoto Kecamatan Tobelo Selatan Halmahera Utara (Halut), hampir tuntas. Yang tinggal hanya finishing talud penahan ombak. Sekdes Leleoto Adriel Tangkuo mengatakan, untuk pembangunan jalan setapak sudah selesai, dan progress pembangunan talud mencapai 73 persen. “”Tinggal diplester,” katanya. Dia mengaku program TMMD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dandim 1508 Tobelo Letkol ARH Herwin Budi Saputra mengatakan, tujuan TMMD ini membantu masyarakat dalam membangun desa.” Dengan program fisik gotong royong ini, masyarakat akrab bersama tim TMMD,” jelas Dandim (sam/onk/pn).

DIGEBER: Pembangunan talud di pesisir pantai Desa Leleoto. Ft samsir

DITIKAM: Korban penikaman terbaring lemah di RSUD Labuha. ft sahril

pang dialihkan ke Pelabuhan Kupal Kecamatan Bacan Selatan. Ini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Pengalihan itu dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan camat Bacan Timur, Kades Babang, Kapolsek Bacan Timur dan tokoh masyarakat Babang. Belum diketahui kapan aktivitas Pelabuhan Babang normal kembali. (cr-07/onk)

Warga Dodowo Minta Dua Pejabat Dicopot TOBELO - Warga Desa Dodowo Kecamatan Galela Utara, menggelar demo di Kantor Bupati Halut kemarin (11/10). Mereka menuntut Bupati Frans Manery mencopot Kepala BPM dan Pemdes Nyoter Koenoe, serta Inspektur Inspektorat Ikram Baba. Mereka menuding kedua pejabat ini melindungi Kades Mufaldi Abd Karim dan Sekdes Nahrawi Abd Mutallib, yang diduga menyalahgunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun 2016 senilai Rp 114 juta. Kades juga dianggap menahan kartu KIS dan tidak memberikan kepada masyarakat.”Jika tuntutan kami tidak direspons, maka kami akan boikot aktivitas Kantor Camat Galela Utara,” teriak korlap aksi, Isnu Ahmah. Sayangnya dalam aksi selama dua jam itu, tak ada pejabat yang menerima mereka. Karena itu peserta aksi kembali ke Dodowo, dan mengancam akan memboikot Kantor Camat Galela Utara. (sam/onk).

DWP Kemenag Halut Gelar Pertemuan Pengurus TOBELO-Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara menggelar pertemuan pengurus dan silaturahmi bertempat di ruang rapat kantor Kemenag Halmahera Utara Selasa (11/10). Pertemuan itu diawali dengan pengarahan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara Drs Salim A Kadir. Kesempatan itu Salmin mengatakan bahwa di era keterbukaan ini, segenap pengurus dan anggota yang tergabung dalam keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Kementerin Agama diminta untuk selalu aktif mendampingi para suaminya. Ini agar melaksanakan tugas dengan baik. Dia juga mengingatkan pada mere-

ka agar dalam melaksanakan tugas didasarkan pada peraturan perundangundangan. “Sekarang ini kita telah dikontrol oleh pers serta lembaga di masyarakat. Olehnya itu saya minta ibu-ibu Dharma Wanita Kementerian Agama Persatuan Halmahera Utara agar sealu mengingatkan suaminya masing- masing bekerja dengan jujur dan jangan sekali sekali melakukan penyimpangan. Karena dampaknya sangat besar terhadap kehidupan keluarga. Jangan sampai semua kita jadi pusing,” ujarnya. Pertemuan yang dihadiri semua pengurus dan anggota Dharma Wanita itu juga dihadiri pejabat beserta karyawati Kementerian Agama Halmahera Utara.(ici/pn)

RAPAT Dharma Wanita Kemenag Halut yang dilaksanakan Selasa (11/10)


HALMAHERA BARAT

RABU, 12 OKTOBER 2016

malutpost.co.id

art:Yono

ROLLING Bupati Pastikan Rolling Setelah OPD Disahkan JAILOLO – Penyegaran pejabat eselon II dan III di Pemkab Halmahera Barat (Halbar) tak lama lagi dilaksanakan. Hal ini diakui Bupati Danny Missy yang ditemui, Selasa (11/10). Menurutnya, penyegaran kabinet Danny – Zakir itu akan dilaksanakan DANNY Missy usai pengesahan Ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD).”Kami tunggu pengesahan karena Ranperda OPD banyak perubahan. Jadi masih dilakukan penyesuaian dengan penyegaran kabinet,”kata Danny. Bupati mengatakan, meski perombakan kabinet berdasarkan hasil revisi OPD, tetapi fit and propertest tetap dilakukan. Tahapan ini akan dilaksanakan tim asesor yang dibentuk Pemkab, sehingga penempatan pejabat disesuaikan dengan kemampuan mereka.”Pejabat yang diangkat nanti diberi waktu menjabat 2 tahun sampai 2,6 tahun. Karena ukuran kinerja tidak bisa diukur hanya satu tahun,”ungkapnya. Pejabat yang diangkat sesuai basic keilmuan, kemampuan serta dilakukan secara okbjektif.(ato/met)

SOSIALISASI DPRD Sosialisasi Ranperda Perangkat Desa JAILOLO – Rancangan peraturan daerah (Ranperda) perangkat desa mulai disosialisasikan Komisi I DPRD, Selasa (11/10). Kegiatan yang dipimpin ketua komisi Djufri Muhammad itu diikuti 68 kepala desa (kades) dan tim asistensi DPRD Dr Mokhtar DJUFRI Muhammad Adam.”Jadi kegiatan ini kami laksanakan dengan keinginan mendengar langsung proses pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa,”kata Djufri. Karena itu, saran dan masukan yang disampaikan akan ditampung dan dijadikan bahan bagi badan legislasi.(ato/met)

Malut Post • HAL. 5

DPRD Rancang Hilangkan Jabatan Staf Ahli Kapasitas Asisten Bakal Diperkuat Editor : Muhammad Nur Husen Laporan : Suparto Mahyudin

Kantor DPRD Halbar

JAILOLO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Barat merancang untuk menghilangkan jabatan Staf Ahli Bupati dalam pembahasan Ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD).”Jabatan ini sementara dikaji. Apakah tetap dipakai atau dihilangkan. Kalau hasilnya dihilangkan, kapasitas Asisten harus diperkuat,”tandas Wakil Ketua Komisi I DPRD Arnold Boky, Selasa (11/10). Sementara ketua komisi I Djufri Muhammad mengakui telah mengluarkan rekomendasi.”Ada perubahan pada Ranperda OPD, seperti draf Dinas Sosial dan Kesra gabung ke Badan pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD). Sementara komisi berencana mengubah menjadi Nakertrans yang gabung ke BPMD. Sosial dan Kesra dinas sendiri. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga berdiri sendiri.(ato/met)

Seribu Anak Ikut Sosialisasi Pencegahan KDRT JAILOLO – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sejak dini di Aula Batalyon 732/Banau Selasa (11/10). Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando ini diikuti seribu anak yang terdiri dari siswasiswi, mahasiswa dan pemuda desa. Deputi Perlidungan Hak Perempuan Kementerian PPPA Vennetia R Danes dalam sambutannya mengatakan, saat ini ada lima wilayah percontohan. Salah satunya Halmahera Barat yang terpilih sebagai tuan rumah kampanye jelajah Three Ends. Karena itu, diharapkan kegiatan ini bisa meminimalisir tingkat kekerasan pada perempuan dan anak. ”KDRT sering terjadi. Makanya, generasi muda Halbar harus menjadi pelopor untuk mengkampanyekan perlindungan terhadap perempuan dan anak.”Kegiatan ini untuk memotivasi kaum perempuan bahwa mereka memiliki hak yang sama dengan kaum

SOSIALISASI: Wakil Bupati Zakir Mando bersama Deputi Kemendagri ketika membuka acara sosialisasi kemarin.

lelaki,”ungkapnya. Sementara Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando mengatakan, Pemkab menyambut baik kegiatan ini dengan harapan bisa mengurangi kekerasan pada perempuan dan anak. ”Kaum perempuan dan anak-anak harus menyikapi serius kegiatan ini sehingga kekerasan yang dialami bisa dihilangkan,”harapnya. Hadir dalam kegiatan ini Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementrian PPPA Prof Dr Vennetia R Danes, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Usman Basuri”Diharapkan kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak dan kaum perempuan tentang kesetaraan hak,”kata Kepala KP3A Halbar Johanna Lethulur.(ato/met/pn)


RABU, 12 OKTOBER 2016

MOROTAI & SULA malutpost.co.id

Art: ATU

Malut Post • HAL. 6

KUA-PPAS Hari ini KUA-PPAS Dibahas SANANA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai membahas KUAPPAS perubahan 2016, Rabu (12/10) hari ini. Pembahasan bersama ini dilakukan karena di internal Banggar sudah selesai ALEXANDER Yosinade dibahas. ”Kalau disepakati, setelah pembahasan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen rancangan APBD Perubahan 2016.” ucapnya. Anggaran yang direncanakan sebelumnya kata Alex masih terjadi perubahan dalam pembahasan selanjutnya. ”Waktu tersisa ini kami upayakan percepat pembahasannya,” tandasnya. (rul/met)

TIMSEL Wabup Berharap Timsel tak Diintervensi SANANA – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menggelar sosialisasi dan evaluasi kinerja pejabat struktural serta persiapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka, selasa (11/10). Te rk a i t p e m ZULFAHRI Abdullah bentukan timsel ini Wakil Bupati Zulfahri Abdullah meminta dalam kinerjanya nanti jangan diintervensi pihak manapun. ”Tujuannya agar pejabat yang dihasilkan nanti memiliki kemampun menegerial organisasi yang baik. Mudah-mudahan timsel independent,”tandasnya. Menurutnya, bila timsel bekerja di bawah tekanan, dikhawatirkan menghasilkan orang-orang yang tidak berkompeten. (rul/ met)

OLAHRAGA Turnamen Polres Cup Dihelat SANANA – Turnamen Polres Cup ke-VI resmi dihelat, Selasa (11/10). 57 tim sepak bola turut ambil bagian dalam pertandingan gawang sedang di Lapangan Bhayangkara Polres Kepulauan Sula (Kepsul). Puturan pertama pertandingan berlangsung dengan sistem setengah kompetisi, dan putaran selanjutnya sistem gugur. Sementara pertandingan perdana kemarin, Majesti FC dikalahkan SPD FC dengan skor tipis 1-0. Pembukaan turnamen ini dihadiri Kepolres AKBP Deden Supriyatna Imhar,SIK dan Bupati Hendrata Thes. (rul/met)

FASILITAS: Kantor Bupati Pulau Morotai. Kantor ini pekerjaannya sempat terhenti beberapa waktu lalu karena status lahan.

Anggaran Raskin Terparkir di Café Ini Kelakuan Buruk Yang tak Patut Ditiru Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Samsudin Chalil DARUBA – Staf Kantor Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) Ali Pawane benar-benar nekat. Ini karena pegawai tersebut berhasil menggasak

anggaran beras miskin (raskin) Rp 105 juta. Anggaran ini didapat dari hasil tagihan masyarakat 22 desa di Morsel. Anehnya, anggaran ratusan juta yang terkumpul itu tidak disetor ke gudang Dolog, namun disetorkan ke salah satu Cafe di Kota Tobelo Halmahera Utara (Halut). ”Hasil interogasi Polsek, anggaran sebesar itu dihabiskan di Café,”tandas Camat Morsel Fahmi Usman, Selasa (11/10). Fahmi menjelaskan setelah anggarannya

Penyuluh Morotai Aman DARUBA – Rencana dihapusnya Badan Koordinasi Penyuluh (Bakorlu) Pemprov Malut tidak mempengaruhi tenaga penyuluh di Pulau Morotai. Ini karena penyuluh yang jumlahnya 30 orang itu semuanya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). ”Kalau peleburan organisasi perangkat daerah (OPD) baru, Dinas Kehutanan Pertanian dan Perkebunan (DKPP) akan membentuk satu bidang dengan nama bidang penyuluh,”kata Kepala DKPP Muslim Djumati, Selasa (11/10). Muslim mengatakan, selama ini tenaga penyuluh di Morotai tidak berstatus honorer, sehingga gajinya juga dibayar lancar.”Memang Bakorluh Provinsi tugasnya hanya fungsi pengawasan. Makanya, kita di kabupaten tidak ada pengaruhnya,” tandasnya. (din/met)

terkumpul, Ali dan dua rekannya diminta menyetor uang raskin ke Dolog. Saat berangkat tidak membawa dua staf pegawai. Keduanya diminta stand by di Morotai agar saat raskin tiba langsung dijemput.”Karena anggarannya sudah dihabiskan, Ali diminta mengganti uang yang terpakai meski saat ini masih dalam tahanan Polsek. ”Ini kelakuan buruk yang tidak patut ditiru,”tegasnya. (din/met)

KANTOR: Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sula

Polres Amankan 400 Botol Captikus SANANA – Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sula (Kepsul) mengamankan 12 karung berisi 400 botol minuman keras (miras) jenis captikus, Selasa (11/10). Barang haram tersebut diamankan setelah tim Polres yang dipimpin KBO Sabhara IPDA Muslim Umabaihi saat menggeledah di atas KM Permata Bunda yang baru tiba dari Ternate. Mira situ ditemukan di palka bagian bawah. Sayangnya pemilik tidak ditemukan.”Memang sudah ulang kali. Setiap kami amankan miras, pemiliknya tidak ada. Soal penangkapan ini tetap kami proses karena ABK atau penanggungjawab palka pasti mengetahui,”ungkap IPDA Muslim.

Dikatakan, ada indikasi kerja sama antara pemilik miras dengan ABK kapal atau penanggungjawab palka. Karena 12 karung miras itu ditemukan ditempat berbeda. Ada yang disimpan di bawah tumpukan sayur ada juga disembunyikan di bawah barang-barang lain.”Kami tetap telusuri, karena setiap pengiriman barang di kapal sekecil apapun pasti diketahui pihak kapal. Masa ada yang menitipkan 12 karung tidak diketahui,”tandasnya. Sesuai arahan Kapolres, razia miras di setiap kapal yang masuk pelabuhan Sanana intens dilakukan. Ini dimaksudkan agar peredaran miras di Kepsul bisa ditekan. (rul/met)

Kemendagri Minta Inspektorat Audit ADD dan DD DARUBA – Inspektorat Pemkab Pulau Morotai diminta segera men-

gaudit Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di 88 desa.

Ini karena pengelolaan anggaran di tingkat desa banyak memunculkan masalah. Tiga desa yang direkomendasikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai sampel untuk diaudit adalah, Desa Darame, Yayasan dan Desa Gotalamo Morotai Selatan (Morsel). Hal ini disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Ida Arsyad, Selasa (11/10). Ida mengatakan, selama ini pembinaan dan monitoring jarang dilakukan, karena keterbatasan anggaran. Karena tim kemendagri saat memonitoring beberapa bulan lalu di tiga desa, ditemukan sejumlah masalah. Karena itu, BPMD akan terus mengawasi dan membina agar penyaluran ADD dan DD berikutnya tepat sasaran.”Kita upayakan pengawasan yang lebih baik,”ujarnya. (din/met)


RABU, 12 OKTOBER 2016

POLMAS malutpost.co.id

Art: Mus

Malut Post • HAL. 7

KPU KPU Malut Buka Kursus Kepemiluan TERNATEDalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu ser ta membangun mutu pemilu d a n d e m o k ra s i di Malut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malut telah membuka kursus kepemiluan. Dalam rilis yang Syahrani Somadayo d i t e r i ma Ma l u t Post, Selasa (11/10), Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo mengatakan kursus kepemiluan ini dibuka dengan tujuan melahirkan embrio komunitas sebagai mitra KPU yang peduli dengan isu-isu pemilu dan demokrasi. “Usia peserta yang dibutuhkan minimal 17 dan maksimal 50 tahun,” kata Syahrani. Dia mengatakan, bagi masyarakat yang berminat menjadi peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya, surat pernyataan tidak menjadi anggota Partai Politik sekurang-kurangnya dalam lima tahun, memiliki pengalaman terkait kegiatan penyuluhan atau aktif dalam organisasi kemasyarakatan atau kemahasiswaan, foto copy KTP yang masih berlaku, ijazah SLTA atau sederajat, foto 4x6 empat lembar. Selanjutnya, surat pernyataan kesediaan membentuk komunitas peserta peduli pemilu dan demokrasi, surat pernyataan belum pernah terlibat tindak pidana, dan curriculum vitae atau daftar riwayat hidup. “Persyaratan tersebut dapat diantar langsung ke kantor KPU Malut (eks Kantor Gubernur), paling lambat 17 Oktober 2016,” pungkasnya. (jfr/pn)

SOROTAN Nurdin : Panwas Harus Bekerja Secara Profesional T E R N AT E – Komisi Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Provinsi Maluku Ut a ra m e m i nt a Pengawas Pemilihan (Panwaslih) agar tetap profesional dalam mengawal kasus dugaan pemalsuan ijazah calon Bupati Halmahera Tengah Nurdin I Muhammad Muttiara T Yasin. Karena bukan tidak mungkin Panwas bisa terpengaruh tekanan politik dari laur. Hal ini disampaikan Ketua KIPP Malut Nurdin I Muhamad kemarin (11/10). Nurdin mengatakan masalah yang ditangani Panwas tersebut cukup berat, untuk itu Panwas harus bekerja secara profesinal tanpa ada tekanan politik. “Masalah ini masih dalam kawalan atau ranah Panwas. Untuk itu Panwas harus verifikasi ijaza dengan turun lansung ke sekolah di mana bakal calon Bupati Halteng Muttira belajar mulai dari SD, SMP dan SMA. Jadi harus dicari tahu kebenaran dan keabsahannya. Panwas harus keberja secara profesional tanpa ada tekanan politik,“ ujarnya. Selain Panwas, Nurdin kembali mengingatkan KPU Halteng agar tetap terbuka dan intens koordinasikan dengan lembaga terkait dalam rangka menyelesaikan masalah tersebut. “KPU harus melakukan koordinasi, misalnya dengan Gakumdu dan Panwas untuk memberi keterangan atau klarifikasi terkait masalah ini. Penetapan paslon tanggal 24 Oktober, saya berharap dengan waktu yang ada Panwas bisa menyelesaikan masalah tersebut,” katanya Nurdin Berharap Badan Pengawas Pemilu (Bwaslu)juga eksra mengawal proses masalah tersebut. “Secara struktural Panwas bawah Bawaslu, untuk itu saya berharap Bawaslu tetap ekstra melakukan supervisi dan monitoring secara intens dan berkala dalam rangka pengawasan terkait masalah dalam tahapan Pilkada ini,” pintanya. (mg-01/wat)

DIBERSIHKAN: Rumah dinas (Rudis) Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, kini mulai dibersihkan setelah kurang lebih tujuh tahun lamanya tidak mendapat perhatian.

Gubernur Stop Bikin Janji Sahril: Hanya Cara Lama Mengelabui Rakyat Editor : Awat Halim Peliput : Rusdi Abdurrahman SOFIFI –Anggota DPRD Provinsi (Deprov) Malut Sahril Tahir tampak gerah dengan janji manis dari Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK). Kegerahan politisi Partai Gerindra itu berhubungan dengan pernyataan gubernur sebelumnya yang mengancam akan memberhentikan alias non job pimpinan SKPD jika tidak menyampaikan progress pembangunan selama tiga tahun berturut-turut pada ulang tahun Provinsi ke-17 pada Rabu (12/10) hari ini.

“Masyarakat sudah menunggu apa saja yang sudah dilakukan Gubernur. Kenyataanya tidak satupun yang menyampaikan. Buktinya, publikasi pertanggungjawaban SKPD itu disampaikan melalui baliho maupun iklan yang terpampang di bundaran kantor gubernur. Karena itu, sebagai anggota DPRD meminta Gubernur stop bikin janji manis kepada masyarakat,” tegas Sahril Tahir, kepada wartawan Selasa (11/10). “Pentingnya publikasi progres pembangunan ini agar masyarakat tahu bahwa Pemprov Sahril Tahir itu bekerja, dan uang rakyat yang digunakan sesuai peruntukanya. Masyarakat saat ini sudah pintar, publikasi itu harus berbasis data bukan lagi bentuk iklan. Ini cara lama yang hanya mengelabui rakyat,” ujarnya seraya mengatakan

masyarakat Malut ini bukan hanya yang berdomisili di Sofifi tapi juga yang ada di kabupaten kota. Lebih jauh, Sahril yang juga anggota Komisi III Deprov itu menilai beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di ulang tahun ini terbengkalai. Dicontohkan kegiatan sunatan masal yang dilakukan dinas kesehatan kemarin. Dimana hanya melibatkan masyarakat disekitar kelurahan Sofifi dengan jumlah peserta hanya berkisar 50 orang. “Ini kegiatan ulang tahun yang digelar provinsi, tapi nyata sama seperti kegiatan OKP, tidak ada hikmah perayaannya. Harusnya kabupaten kota juga dilibatkan, kerena kegiatan ini untuk peringati HUT Provinsi bukan Pemprov,” tutup Tahir. (udy/wat)

Masni Usul BP3KB Malut Naikkan Status jadi Dinas TERNATE - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama (BP3KB) Malut menggelar penyusunan standar operasi dan prosedur (SOP) selama dua hari yakni Selasa dan Rabu (12/10) di Muara Hotel. Kegiatan ini, mengangkat tema “Koordinasi Lembaga Pelayanan Dalam Penanganan Korban Melalui Forum Koordinasi Lembaga Layanan Perempuan dan Anak di Provinsi Malut. Staf Ahli Gubernur, Hasbi Pora dalam sambutannya, mengatakan berbagai permasalahan terjadi pada perempuan saat ini sangat beragam, seperti kekerasan fisik,psikis, seksual. Juga persoalan narkoba, trafiking, perlindungan tenaga kerja perempuan, pornografi, isu lansia dan lainnya. “SOP akan memberikan arah bagi lembaga layanan dalam menjalankan tugas,” kata dia. Sementara Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Agus Hasim, menambahkan peran dan tugas pokok adalah merespon kasus. “Tenaga pekerja sosial khusus untuk pelaksanaan program respon kasus kurang lebih 800 tenaga pekerja sosial yang ditempatkan di seluruh Indonesia,” kata dia. Selain tenaga pekerja, tahun 2016 melalui anggaran APBN maupun dekonsentrasi dari 33

KEGIATAN: Kepala BP3KB Malut Masni BSA.SH MM saat memberikan arahan pada peserta di Muara Hotel.

provinsi akan didorong untuk membangun rumah perlindungan sosial anak. Pemerintah juga lanjut dia, akan menyediakan anggaran respon kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yakni dari pendampingan dan kebutuhan pemenuhan kebutuhan dasar anak. “Malut sendiri masih sedikit sekali informasi terkait kasus yang menimpa pada anak dan perempuan dari Dinsos,” ujarnya. Dia berharap Dinsos harus mendapatkan tambahan informasi sekaligus pengetahuan mengenai tugas pokok dan fungsi dalam upaya pemulihan

dan perlindungan anak dan kekerasan terhadap perempuan.“Karena pembangunan itu harusnya seimbang,”tutup dia. Selain itu, Kepala BP3KB Malut Masni MM, meminta kepada Deprov Malut agar tidak menggabungkan BP3KB dengan dinas lain atau menghilangkan BP3KB. “Kalau bisa seluruh kabupaten-kota juga demikian jangan dihilangkan dan digabungkan karena urusan anak dan perempuan merupakan urusan wajib, karena kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat,” tuutp dia. (end/pn/wat)

Basrin Sebut Provinsi Malut Sekarang Lebih Baik SOFIFI - Provinsi Maluku Utara kini berusia 17 tahun. Momentum Hari Ulang Tahun Provinsi ini mengundang banyak tanggapan terkait capaian yang diperoleh. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Basrin Kanaha mengatakan penyelenggaraan pemerintahan saat ini ada perubahan yang cukup baik, salah satu indikatornya adalah perubahan opini BPK. “Selama 17 Tahun pemerintahan Provinsi Malut mulai ada kemajuan. hal paling nyata adalah opini BPK terhadap pengelolaan keuangan daerah. Selama

10 tahun opini BPK hanya disclaimer. Namun saat ini opininya BPK terhadap laporan keuangan menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Meskipun ada hal lain yang masih harus dibenahi,” tuturnya. Lebih lanjut, prestasi dalam pengelolaan keuangan yang baik ini harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran dan tata kelola pemerintah dari seluruh elemen dan birokrasi juga diperhatikan. Karena pemerintahan yang ada ini harus benarbenar berpihak pada kepentingan masyarakat. Khususnya mereka para pemangku kekuasaan di

birokrasi. “Hal yang penting untuk segera dilakukan oleh Gubernur sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di Provinsi, dapat melakukan penataan birokrasi yang lebih baik lagi. Birokrasi yang ada harus berpihak pada masyarakat. Khususnya para pimpinan SKPD terutama di bidang ekonomi. “Kedepannya, Pemerintah provinsi Malut harus bersinergi dengan Kabupaten/Kota. Yang terjadi selama ini adalah antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah kabupaten/Kota terkesan berjalan sendiri-sendiri,” tutupnya. (wat)


RABU, 12 OKTOBER 2016

SAMB ETALASE malutpost.co.id

Art: rizky izzy

...TAPAL

Samb Hal. 1

Selain enam desa, yakni DumDum, Bobaneigo, Tetewang, Pasir Putih, Akelamo Kao, dan Gamsungi, dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang tapal batas Desa Tuakara dan Desa Roko yang terkenal dengan tambang emas rakyatnya. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Wakil Gubernur itu menghasilkan kesepakatan bahwa penyelesaian tapal batas dua desa diserahkan pada Pemprov Malut. Tentunya dengan mempertimbangkan dokumen kedua kabupaten yang sudah ada di tangan Pemprov. Selain Bupati Halbar dan Bupati Halut, pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala biro (Karo) Pemerintahan Setdaprov Malut Sarif Sabatun dan tim tapal batas Provinsi dan Halut-Halbar. Rapat berlangsung kurang lebih lima jam yakni sejak pukul 11.00 WIT sampai pukul 15.00 WIT. Selain membahas tapal batas dua desa ini, tim penyelesaian tapal batas juga menyepakati jadwal pembahasan enam desa pada 25 Oktober mendatang. Kepada wartawan usai rapat, Wagub menyampaikan apresiasi terhadap kedua kepala daerah yang berbesar hati memberikan kepercayaan kepada Pemprov untuk mengkaji dan memutuskan batas wilayah Desa Roko dan Tuakara. Karena itu, dia mengaku paling lambat tanggal 25 Oktober sudah memutuskan tapal batas khususnya Desa Tuakara dan Desa Roko. “Jadwal rapat hari ini (kemarin, red) adalah membahas dokumen Halbar dan Halut yang telah ditukarkan sebelumnya. Kedua kepala daerah bersepakat agar keputusan diserahkan ke Pemprov. Karena itu, Pemprov akan mempelajari dokumen kedua kabupaten dan melakukan survei untuk me-

...TINGGI

nentukan titik koordinat, barulah diputuskan. Setelah diputuskan baru dibawa ke Mendagri untuk diterbitkan Peraturan Menteri-nya,” ungkapnya. Natsir juga merasa puas dengan pertemua tersebut karena kedua kepala daerah itu bersepakat menerima apapun hasil keputusan Pemprov. “Prinsipnya semua pihak telah sepakat, bagaimanapun keputusannya akan diterima,” ungkapnya. Hal ini dibenarkan Bupati Halbar Danny Missy. Danny mengatakan, masalah perbatasan Desa Roko dan Tuakara bolah dibilang sudah selesai. Kedua kabupaten menyerahkan ke Pemprov sepenuhnya untuk menyelesaikannya. Sementara terkait penyelesaian sengketa enam desa, Danny mengatakan baru disepakati jadwal pertemuan lanjutan. “Belum ada pembicaraan spesifik, tapi sudah ada komitmen bahwa masalah enam desa ini segera dituntaskan. Saya berkomitmen sebagaimana janji Gubernur bahwa enam desa ini akan selesai sebelum tahun 2016 berakhir,” ungkapnya sembari mengatakan pembahasan enam desa nanti akan disaksikan pihak Kemendagri. Senada, Bupati Halut Frans Manery menyatakan, masalah tapal batas Desa Roko dan Tuakara diserahkan ke Provinsi dan Kemendagri untuk memutuskan. Sementara enam desa dia berharap secepatnya diselesaikan sebagaimana keinginan Gubernur. Hanya saja, kata dia, ada proses yang harus dilalui. “Bagi saya, kalau masalah ini diselesaikan besok juga bisa. Untuk saat ini enam desa sesuai Permendagri masuk ke Halut. Tapi kalau dalam pembahasan nanti ada pertimbangan lain, bisa saja keputusan dalam Permendagri sebelumnya itu bisa batal. Bagi saya yang penting keputusan ini dapat diterima semua pihak,” tutupnya.(udy/wat) dasar (basic needs approach). Angka

Samb Hal. 1 kemiskinan yang dirilis BPS, mem-

Dia menjelaskan untuk mengukur pengangguran, biasanya dilihat dari angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang mengindikasikan besarnya penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru. ”Pada 2016, penduduk 15 tahun ke atas (penduduk usia kerja) berjumlah 782,4 ribu orang. Dari jumlah itu hanya hanya 530,7 ribu orang merupakan angkatan kerja. Dari total angkatan kerja tersebut, TPT Malut tercatat 3,43 persen atau sekitar 18,2 ribu orang merupakan pengangguran. Angka tersebut membaik dibandingkan kondisi 2015 dengan jumlah pengangguran sebanyak 28,8 ribu orang,” jelasnya. Menurutnya, masalah ketenagakerjaan yang sesungguhnya dihadapi Malut saat ini, didominasi oleh tenaga terdidik yang menganggur. Bila dilihat dari tingkat pendidikan penduduk yang menganggur, ternyata sebagian besar memiliki ijazah Diploma (13,72 persen) dan tamatan Universitas (7,26 persen). ”Pengukuran angka kemiskinan oleh BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan

perlihatkan bahwa pada 2016 persentase penduduk miskin sebesar 6,33 persen. Persentase tersebut masih di bawah persentase penduduk miskin Indonesia yang sebesar 10,86 persen,” terangnya. Persentase penduduk miskin, menunjukkan trend penurunan sejak September 2014. Hal ini mengindikasikan bahwa persoalan kemiskinan secara perlahan-lahan sudah teratasi. ”Yang perlu diwaspadai adalah ketimpangan pendapatan, angka gini ratio cenderung meningkat, pada Maret tahun 2015 sebesar 0,280 naik menjadi 0,286 pada Maret tahun 2016,” ujar Soraya. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indeks yang mengukur pembangunan manusia Malut, meningkat dari 63,19 pada tahun 2011 menjadi 65,91 pada tahun 2015. Ini menempatkan Malut pada posisi ke 27 dari 34 provinsi di Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, IPM Malut menunjukkan kemajuan, namun status pembangunan manusia Maluku Utara masih stagnan, yakni bertahan pada posisi sedang. “Status sedang bertahan sejak 2011 hingga tahun ini,” jelasnya, seraya berharap kedepan angka IPM lebih membaik lagi. (tr-05/onk).

...17 TAHUN

Samb Hal. 1

Data yang diperoleh Malut Post dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Malut menunjukkan sebagian besar jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut belum terselesaikan dengan baik. Dari jalan sepanjang 1276,80 km, hanya 252,53 km atau 21,8 persen yang dalam kondisi baik. Sementara yang rusak 1024, 27 km atau 80,2 persen. Sementara progress pembangunan jalan nasional yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) relatif lebih baik. Dari jalan berstatus nasional sepanjang 1203,34 km di Malut, 930 km atau 77,3 persen dalam kondisi baik. Sementara 219,5 km atau 22,7 persen belum tersentuh pembangunan. Begitu juga pembangunan jembatan yang sejatinya merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur jalan. Berdasarkan data dari PU Malut, pembangunan jembatan yang menjadi tanggung jawab Pemprov dan bersumber dari APBD adalah sebanyak 996 unit. Namun sampai tahun ini baru 219 unit jembatan yang sudah dibangun. Sementara 777 unit jembatan belum dibangun. Jumlah total jembatan yang dibangun hingga saat ini sebanyak 950 unit. Angka tersebut meliputi 731 jembatan yang dibangun dari APBN dan 219 unit dari APBD. Pembangunan jembatan yang ditargetkan hingga 2019 lewat APBN adalah sebanyak 825 unit. Gambaran kondisi infrastruktur jalan dan jembatan ini dibenarkan Kepala Dinas PU Malut Abdul Kadir Hamza saat ditemui Malut Post belum lama ini. “Jalan nasional baik karena diikuti dengan anggaran pemeliharaan sehingga setiap tahun mendapat perbaikan. Sementara untuk jalan provinsi, anggaran pemeliharaan masih sangat minim sehingga banyak jalan yang rusak,” jelasnya. Gizi Buruk Sementara pembangunan di sektor kesehatan juga belum menunjukkan angka yang menggembirakan. Hal ini setidaknya terlihat dari data kasus gizi buruk di Malut. Sesuai data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Malut, kasus gizi buruk di tahun 2014 sebanyak 603. Angka ini menurun di tahun 2015 yang tercatat sebanyak 445 kasus. Meski menurun,

...ZETIZEN

Samb Hal. 1

Tentunya, Malut tak akan melepas top five-nya untuk berlaga di Surabaya tanpa bekal. Maka siang kemarin (11/10), Malut Post menggelar presentasi dan pelepasan 5 besar di aula Kantor Wali Kota Ternate. Selain siswa dan mahasiswa, hadir pula dalam pelepasan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Malut Imran Jakub yang mewakili Gubernur Abdul Ghani Kasuba, Staf Ahli Wali Kota Bagian Kesra dan Ekonomi Kota Ternate Ibrahim Muhammad yang mewakili Wali Kota Burhan Abdurahman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Muhdar Din, Rektor Universitas Khairun Prof Husen Alting, Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Ishak Djamaluddin, perwakilan rektor IAIN Ternate, serta Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Ternate, Kepsek SMAN 1 Ternate, Wakasek Humas SMAN 2 Ternate, Kepsek SMA Muhammadiyah Ternate, dan Kepsek SMKN 2 Ternate. Pelepasan dimeriahkan dengan presentasi 5 besar Zetizen Malut, yakni Achmad Ghiffari Iriansyah (SMAN 8 Ternate), Halima Tuz Zaadiah (Unkhair), M Septian Rusdi (SMAN 1 Ternate), Salma Abd Rasyid (SMAN 1 Ternate), dan Joni Patrumsari (Unkhair). Layaknya saat seleksi 5 besar, kelimanya memaparkan tentang aksi-aksi positif yang telah mereka unggah ke www. zetizen.com di hadapan para undangan. Aksi yang berdampak terhadap orang lain itu lah yang membuat mereka terpilih untuk berkompetisi menuju Selandia Baru. Usai presentasi aksi, dibuka sesi tanyajawab terhadap para finasis 5 besar. Sesi ini dipandu Ika Fuji Rahayu, penanggungjawab halaman Zetizen. Sesi berlangsung meriah, dengan banyaknya pertanyaan dan tantangan yang diajukan para undan-

...E-KTP

Samb Hal. 1

Kepala Bagian Adpenduk Husen S.STP kepada Malut Post menuturkan, Halmahera Selatan (Halsel) menjadi kabupaten yang warganya paling sedikit melakukan perekaman e-KTP dibandingkan sembilan kabupaten kota lainnya. Dari total 196.933 wajib KTP, baru 65.178 jiwa atau 33 persen yang telah merekam. Sementara kabupaten termuda, Pulau Taliabu, berada di urutan kedua kabupaten terendah yang warga melakukan perekaman e-KTP. Yakni hanya 19.693 dari total 50.957 penduduk usia 17 plus atau hanya 38,64 persen. ”Sedangkan untuk Kepulauan Sula, data terbaru proses perekaman bulan September belum disampaikan. Yang ada hanya Agustus yang disampaikan bulan September kemarin dengan presentasi 48 persen atau 36.644 orang yang melakukan perekaman dari total wajib KTP 75.632 orang,” ungkap Husen, Selasa (11/10). Halmahera Barat (Halbar) berada di peringkat rendah selanjutnya dengan jumlah

...BENTROK

Samb Hal. 1

Baik pemerintah daerah, kepolisian, civil society, atau kelompok masyarakat mana pun semua tentu tidak menginginkan hal ini terjadi. Mewariskan sejarah konflik turun temurun sebenarnya adalah kegagalan semua pihak. Karena itu, sebelum semuanya terlambat, mewariskan semangat konflik membara yang tak ada habisnya, saat ini perlu memulai sebuah gerakan. Membuat Ternate zero conflict. Tentu ini bukan pekerjaan mudah. Sebab konflik ini sudah begitu lama tertanam

Malut Post • HAL. 8

kasus gizi buruk di Malut tergolong tinggi. Artinya, sehari bisa satu sampai dua balita menderita gizi buruk. Refleksi Sejumlah kalangan memandang penting peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi ke-17 hari ini sebagai momentum yang tepat untuk melakukan refleksi pembangunan. “Tujuh belas tahun usia Malut, harus lebih diarahkan untuk memperbaiki manajemen pemerintahan. Tanta usaha ini, publik akan menganggap Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba dan Wagub Natsir Thaib tidak konsisten dan amanah mengelola harapan masyarakat,” ujar birokrat, Malik Ibrahim. Pria yang juga anggota forum Malut Post-Cendekia (MP-C) ini. Malik mengatakan Pemprov harus mengedepankan pembangunan berdimensi kewilayahan dengan basis pertumbuhan antarpulau. “Pembangunan selama ini berjalan di ruang vakum. Tidak ada integrasi dan keterkaitan ekonomi daerah dan kepentingan nasional,” kata mantan Ketua KNPI Malut ini. Akademisi Herman Usman mengatakan Malut saat ini memasuki usia transisional menuju kedewasaan. “Karena itu, sudah harus menanggalkan keluh kesah dan mulai menatap hari esok dengan optimis,” ujarnya. Dia mengatakan di usia 17 tahun adalah usia pertaruhan kemampuan mengelola masa depan dengan menyelesaikan persoalan-persoalan saat ini. “Pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dalam waktu dekat ini, termasuk pelbagai ketimpangan infrastruktur sebagai bagian meminimalisir kesulitan geografis, persoalan kedaulatan pangan, angka kemiskinan, indeks pembangunan manusia yang belum bergesar secara signifikan, birokrasi yang belum inovatif dan kreatif, serta sederet daftar keprihatinan lainnya,” paparnya. Dosen Ilmu Politik UMMU Dr Muhlis Hafel mengemukakan Pemprov Malut sampai di usia 17 tahun ini masih dibelenggu oleh permasalahan tata kelola pemerintahan dan sinergi antara provinsi dengan kabupaten kota. “Gubernur harus mampu melakukan kolaborasi dengan pemerintahan Kabupaten Kota. Selain itu, penataan birokrasi pemerintahan yang berkaitan dengan sumber daya manusia harus diutamakan,” kata Muhlis. Sementara Dr

Mukhtar Adam mengatakan pembangunan Malut yang lamban tak terlepas dari faktor kepemimpinan selama provinsi ini terbentuk. “Lemahnya kepemimpinan gubernur berdampak pada pelambatan yang sangat dirasakan masyarakat dalam berbagai indikator. Seperti indikator ekonomi, kita masih kalah dengan Gorontalo dan Banten dan provinsi lain yang baru dimekarkan,” kata Mukhtar. Dia mengatakan dari aspek pembangunan manusia, kualitas manusia di Malut kalah bersaing degan Gorontalo, Sulawesi Barat dan Bangka Belitung. “ Dari aspek kemahalan, Malut lebih mahal biaya hidupnya dibandingkan Papua yang dianggap tertinggal,” ujar Mohktar. Menurut dosen yang juga anggota forum MP-C ini, masalah mendasar adalah pemerintah provinsi tidak memiliki arah pembangunan yang jelas. “Semesti yang dilakukan dalam jangka pendek adalah menyelesaikan kebutuhan pangan lokal dari ketergantungan ke Sulut dan Sulsel dan Jawa Timur. Cara yang tepat adalah menumbuhkan pusat-pusat produksi yang berbasis pedesaan,” tandasnya. Sementara Dr Janib Achmad secara khusus menyoroti tingginya angka gizi buruk di Malut. “Data sangat miris adalah masalah banyaknya gizi buruk yang masih ditemukan di Malut. Kondisi terjadi sebagai akibat dari rendahnya asupan protein dan kalori yang rendah. Untuk konsumsi proten, Malut termasuk terendah dari 33 Provinsi. Konsumsi protein 521.32 KKAL. Nilai ini di bawah standar nasional yaitu 531.44 KKAL. Sedangkan konsumsi kalori 168.41 KKAL. Nilai ini di bawah standar 203.18 KKAL. Hal ini juga yang menyebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, yang segera harus dikoreksi dimoment HUT Provinsi ke-17 ini adalah investasi generasi berkualitas dengan meningkatkan asupan gizi,” ujar Janib. Dia mengatakan dengan konsep generasi berkualitas diharapkan dapat dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Malut. Posisi IPM Malut adalah 65.18, berada pada posisi ke 27 dari 34 provinsi. “Untuk itu, di HUT ke-17 ini, perlu ada komitmen pemerintah untuk mendukung program penuntasan gizi buruk menuju generasi berkualitas,” pungkasnya. (mg01/udy)

gan terhadap Salma, Halima, Septian, Joni, dan Ghiffari. Kadikjar Imran Jakub misalnya, yang bela-belain membawa salah satu stafnya, Kepala Seksi PAUD Ringgo Jafar, sebagai penerjemah Bahasa Inggris untuk menantang para finalis menceritakan tentang diri mereka dan apa yang akan dipresentasikan di New Zealand dalam Bahasa Inggris. Ada pula Kadiknas Muhdar Din yang meminta tanggapan Joni dkk mengenai membanjirnya tayangan asing di televisi nasional pada masa primetime. Lalu Kepsek SMAN 8 Ternate Mustamin Lila turut meminta tanggapan finalis 5 besar tentang maraknya insiden kekerasan antara guru-siswa, dan peristiwa terseretnya para guru ke ranah hukum lantaran kasus kekerasan terhadap siswa. Ketajaman para finalis terus diuji dengan sejumlah tantangan lain, seperti Wakasek Humas SMAN 2 yang meminta kelimanya membagi tips mengatur waktu agar aktivitas mereka di luar sekolah yang seabrek tak mengganggu nilai akademik di sekolah. Ada pula perwakilan siswa SMKN 2 Ternate yang meminta para finalis berbagi rencana tentang aksi mereka selanjutnya yang dapat merangkul anak muda secara umum. Di puncak acara, para tokoh yang hadir diberi kesempatan menyampaikan kesan dan pesan terhadap lima finalis. Pesanpesan tersebut menjadi masukan agar 5 besar Malut lebih siap berkompetisi di Surabaya nanti. Rektor Unkhair Prof Husen Alting, misalnya, berpesan pada para finalis agar lebih singkat, padat, dan jelas dalam memaparkan materi presentasinya. ”Sebab dalam tiap kompetisi pasti ada batasan waktu yang dikenakan. Selain itu, dukungan data juga amat diperlukan dalam presentasi. Sehingga gambar aksi yang ditampilkan dapat lebih dipahami oleh orang lain,” tuturnya. Husen juga memberikan

jaminan pada tiga finalis yang masih duduk di bangku SMA sebagai calon penerima beasiswa apabila ketiganya kelak melanjutkan pendidikan di Unkhair. Sedangkan dua finalis mahasiswa, yang kebetulan merupakan mahasiswa dari kampus yang dipimpinnya, juga berhak mendapatkan beasiswa mahasiswa berprestasi. ”Kepsek tolong buatkan rekomendasi, biar saya ingat (tentang janji beasiswa, red). Bukan cuma tiga siswa itu, namun siswa lainnya yang berprestasi bakal tetap diberikan bantuan beasiswa,” katanya. Tak hanya Rektor Unkhair, Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba pun berjanji memberikan bonus beasiswa sebesar Rp 10 juta untuk finalis yang berhasil terpilih ke New Zealand. Janji tersebut disampaikan Kadikjar. ”Pak Gub barusan SMS saya, dan bilang bahwa satu anak yang terpilih ke New Zealand akan mendapat bonus dari Pak Gub sebesar Rp 10 juta,” ungkap Imran Jakub yang disambut tepuk tangan meriah hadirin. Sementara Staf Ahli Wali Kota Ibrahim Muhammad berpesan pada kelima finalis untuk kian memperbaiki artikulasi saat memaparkan materi. Dengan artikulasi yang sesuai, apa yang disampaikan di depan publik akan lebih mudah ditangkap oleh pendengar. ”Secara umum, kalian berlima merupakan anak-anak luar biasa yang menginspirasi generasi kalian. Kemampuan kalian telah jauh melampaui usia masing-masing. Di zaman kami, pada usia seperti ini, kemampuan kami masih jauh dibawahnya,” pujinya. Pelepasan 5 besar kemarin juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan terhadap finalis 20 besar. Penyerahan diterima secara simbolis oleh sejumlah finalis seperti Mirjan K Kuweso, Indra Abd Rachman, Dwi Budidarma, Fadliah Sarita R, dan M Rukkah Harisun.(tr-05/kai)

warga yang telah merekam e-KTP sebanyak 61 persen atau 65.563 jiwa dari 107.531 wajib KTP. Menyusul Halmahera Tengah (Halteng) sebesar 62 persen atau 23.375 orang dari total wajib KTP 37.673 orang. ”Perekaman ini terkendala pada rentang kendali. Bagi daerah kepulauan seperti Halsel misalnya, susah diakses oleh petugas sehingga presentasinya sangat rendah dibandingkan daerah lain,” ungkap Husen. Sementara itu, dari total 65.998 wajib KTP di Halmahera Timur (Haltim), baru 66 persen atau 34.470 orang yang melakukan perekaman KTP elektronik. Disusul Pulau Morotai, dimana jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman sebanyak 35.154 jiwa atau 69 persen dari total wajib KTP 50.957 orang. ”Kemudian ada Kota Ternate pada posisi ketiga dari atas, dengan jumlah penduduk yang merekam sebanyak 113.818 orang atau 76 persen dari total wajib KTP 150.169 orang,” jabar Husen. Angka lebih baik ditunjukkan penduduk Tidore Kepulauan (Tikep) dengan presentasi 78 persen atau sebanyak 59.779 orang dari jumlah wajib KTP total 76.751 orang.

Sedangkan Halmahera Utara (Halut) menjadi kabupaten yang warganya paling banyak melakukan perekaman e-KTP, yakni sebanyak 103.495 orang atau 79 persen dari total wajib KTP sebanyak 131.659 orang. ”Komitmen pemerintah daerah setempat untuk mengalokasikan anggaran juga amat berpengaruh pada kelancaran program perekaman e-KTP. Kalau anggaran perekaman untuk petugas Discapil semakin besar, maka tentu akan berpengaruh terhadap jumlah masyarakat yang melakukan perekaman. Sebab petugas tidak bisa menunggu, tapi harus turun ke lapangan,” ulas Husen. Masih minimnya kesadaran warga untuk melakukan perekaman e-KTP perlu mendapat perhatian pemerintah. Pasalnya, sejak 1 Oktober lalu, KTP manual dinyatakan tidak berlaku lagi. Imbasnya, warga yang belum memegang KTP elektronik bakal kesulitan mendapatkan sejumlah akses layanan publik, diantaranya BPJS, perbankan, kepolisian, izin mendirikan bangunan, izin perkapalan, bahkan pengurusan administrasi pernikahan.(udy/kai)

dalam pikiran dan jiwa anak muda dua kampung ini. Langkah ini diambil bukan tanpa perhitungan. Perlu melibatkan semua pihak untuk duduk bersama. Segera ada langkah strategis, tidak hanya preventif atau persuasif. Butuh pula penegakan hukum dengan tegas. Jika kondisinya ada pihak memicu eskalasi konflik semakin meningkat, pemerintah bersama pihak keamanan sudah harus bergerak menggunakan hukum sebagai panglima. Di sini siapa saja yang membuat kegaduhan bahkan menyebabkan konflik meluas, harus diadili. Sebab apapun alasanya, konflik ini menimbulkan ketida-

knyamanan, tidak hanya oleh masyarakat kedua kampung tetapi merusak rasa damai dan ketenangan semua orang. Langkah Pemkot Ternate ingin memberlakukan jam malam bagi kalangan remaja terutama para siswa adalah bagian dari langkah strategis yang baik. Pasalnya, remaja yang kerap nongkrong atau berkeliaran hingga larut malam rentan terlibat dalam penyakit masyarakat, seperti miras, perkelahian berbuntut bentrok, seks bebas, hingga penggunaan zat terlarang. Karena itu, pengawasan melekat pada anak-anak usia ini perlu mendapat dukungan penuh dari semua pihak.(*)


RABU, 12 OKTOBER 2016

SPORTIVO

Malut Post • HAL. 9

malutpost.co.id

art:Yono

Rossi Butuh Kejutan Mulai Bersiap Menghadapi Periode Sibuk URBINO - Valentino Rossi bersiap menghadapi MotoGP Jepang dan dua seri berikutnya yang langsung mengikuti, termasuk peluang juara dunianya yang memudar. Seperti tahun lalu Rossi kali ini kembali terlibat dalam perebutan gelar juara dunia, dalam usahanya meraih titel yang ke-10 dalam karirnya di grand prix seluruh kelas. Tapi peluang Rossi kini tampak kian kecil saja. g p seri tersisa rider Dengan empat Movistar Yamaha tersebut ters te r ebut menempati

VALENTINO Rossi

Fokus Bermusik, Osvaldo Tolak Napoli NAPOLI sedang butuh striker alternatif seiring cederanya Arkadiusz Milik. Kubu Napoli mempertimbangkan sejumlah nama, dan salah satunya adalah mantan striker timnas Italia Pablo Osvaldo. Namun sayang, operasi transfer ini sepertinya tidak bakal terealisasi. Pasalnya, Osvaldo sudah memutuskan gantung sepatu dan kini fokus pada karier barunya, yakni bermusik. Milik mengalami cedera lutut parah saat memperkuat timnas Polandia. Milik diperkirakan harus absen sekitar 6-8 bulan. Napoli langsung mencari striker baru. Napoli harus menunggu hingga bursa Januari dibuka. Jika Napoli butuh cepat sekarang juga, maka mereka cuma bisa merekrut pemain yang saat ini berstatus ‘no club’ atau sedang tidak memperkuat klub manapun. Dari situ, muncullah spekulasi kalau Napoli mengejar Osvaldo. Osvaldo, 30, adalah striker kelahiran Argentina yang pernah memperkuat sejumlah klub Serie A, termasuk Fiorentina, AS Roma, Juventus dan Inter Milan. Terakhir, dia memperkuat Boca Juniors. Musim panas kemarin, Osvaldo dikejar oleh Chievo. Namun, waktu itu, dia mengatakan kepada Chievo bahwa dia sudah pensiun dari sepakbola demi fokus pada karier musiknya. Sekarang, seiring minat dari Napoli, agen Jano La Ferla menegaskan sekali lagi kalau Osvaldo benarbenar sudah takkan kembali ke lapangan hijau. “Dia (Osvaldo) telah memutuskan untuk meninggalkan sepakbola. Sekarang dia adalah seorang musisi di kota Barcelona,” kata La Ferla seperti dikutip Calciomercato. (gia/yun)

posisi dua dengan 196 poin, tertinggal 52 angka dari Marc Marquez (Repsol Honda) di posisi teratas. Rossi bahkan lebih dekat ke Jorge Lorenzo, rekan satu timnya, di posisi ketiga. Akhir pekan ini akan berlangsung MotoGP Jepang di Suzuka, balapan yang mengawali tiga seri beruntun dengan MotoGP Australia (23 Oktober) dan MotoGP Malaysia (30 Oktober) langsung mengikuti. Rossi pun sudah p menghadapi g p p bersiap periode sibuk itu. “Aku baik-baik saja. Kami akan

menghadapi tiga seri beruntun, itu adalah masa paling sibuk dalam semusim. Terkait kejuaraan dunia, kami harap akan ada kejutan,” kata Rossi seperti diwartakan Tuttomotoriweb.com. “Rasa di mulutku sedikit pahit karena impian gelar juara dunia nomor sepuluh tahun ini kembali memudar, tapi sudah pasti aku tidak langsung menyerah. “Di separuh pertama musim aku kehilangan banyak poin maka penting untuk membalap dengan baik di balapan-balapan akhir, apalagi ada Jorge g Lorenzo yyangg juga mengejar posisi kedua,” sebutny sebutnya. (dtc/yun)

Bos Icardi Adalah Istrinya Sendiri

WANDA Nara

INGIN tahu klub mana yang akan dibela Mauro Icardi ? Tanyakan saja kepada Wanda Nara. Sebab, selain menjadi istri Icardi, Wanda juga m e ra n g k a p s e b a ga i agen pemain Inter Milan tersebut. Nah, s t a t u s n y a s e b a ggaa i a g e n i t u l a h, y a n g membuat media bisa menebak masa depan Icardi. Pasalnya, Wanda sering keceplosan saat bicara. Apa bocoran terbaru dari Wanda ? Menur utnya, Icardi bakal segera mengenakan kostum Real Madrid. ‘’Ada tawaran dari Juventus, PSG, Napoli, dan Tottenham (Hotspur). Te t a p i , d i a

(Icardi) sud sudah sangat dekat dengan Real M Madrid,’’ ujar Wanda kepada Spo Sport Week. Perempuan te 30 tahun tersebut lantas memb beberkan bocoran lainnya. Di Icard seharusnya sudah mana, Icardi pergi dari In Inter sejak tahun lalu. ‘’Tahun la lalu, dia sudah menolak dua tawa tawaran bagus. Padahal, itu momen yang tepat karena Ic performa Icardi sedang menanjak,’’ sambu sambung Wanda. Kenapa b bertahan ? Roberto Mancini lah penyebabnya. Icardi begi yakin kalau Mansaat itu begitu m cini bisa mendongkrak prestasi Inter. Fakta Faktanya, Mancini harus diputus kon kontraknya. Faktor lainnya adalah, keberadaan Direktur Inter Piero Ausilio. Ausilio lah yang menc mencegah kepindahan Nam Icardi. Namun, Wanda berharap Ica kali ini Icardi tak menggubris permintaan petinggi Inter. ‘’Aku telah menjadi model sejak usia emp empat tahun. Aku sendiri yang menga mengatur kontrakku. Saat kontrak agen dia (Icardi) berakhir pada 2014 2014, Icardi memintaku men untuk mengurus semuanya,’’ paparny paparnya.. ‘’Jadi, sekarang dia harus ha bisa dengar saran ranku,’’ tegas Wanda. ((bas/yun)

PSG Punya 200 Juta Pounds untuk Neymar PSG disebut siap memecahkan rekor transfer dunia untuk mendapatkan bintang Barcelona, Neymar. Klub Prancis sudah beberapa kali dikaitkan dengan bintang Brasil sejak musim panas lalu. Dan laporan dari Goal International mengatakan tim juara Ligue

1 siap membayar lebih dari 200 juta pounds untuk sang pemain. Nilai tesebut akan mengalahkan bandrol 89 juta pounds yang melekat pada Paul Pogba, usai ia dibeli dari Juventus oleh Manchester United di musim panas. PSG kabarnya juga siap membayar Neymar dengan gaji setara Lionel Messi, yakni senilai kurang lebih 200.000 poundsterling. Laporan yang sama mengatakan bahwa transfer sang pemain hampir selesai musim panas lalu, namun Neymar akhirnya memilih untuk mengikat kontrak baru dengan Barcelona. Namun demikian, hal tersebut tampaknya tak menghentikan tim asuhan Unai Emery untuk terus merayu pemain berusia 24 tahun, yang akan diproyeksikan sebagai pengganti Zlatan Ibrahimovic. Tanpa Ibra, PSG kesulitan di awal musim ini. Mereka tengah duduk di peringkat tiga klasemen sementara, tertinggal empat angka di belakang Nice. (rer/yun)


• HAL. 10

RABU, 12 OKTOBER 2016 malutpost.co.id

LEMBAGA PESISIR DAN LAUTAN ( eLSiL ) KIERAHA Mengucapkan

DIRGAHAYU PROVINSI MALUKU Provinsi Maluku Utara Ke-17 UTARA 12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Thamrin Ali Ibrahim, S.Pi.,M.Si Direkturi


RABU, 12 OKTOBER 2016

SAMBUNGAN malutpost.co.id

Art: Mus

Riedl Bakal Boyong 40 Pemain Lebih Prioritaskan Pemain yang Ikut Training Center Laporan : JPG Editor : Haiyun Umamit JAKARTA – Kasus Dian Agus Prasetyo yang tidak dilepas oleh Pusamania Borneo Football Club (PBFC) ke pemusatan latihan Timnas di Solo, 22 September lalu, cukup memberikan banyak pelajaran bagi Alfred Riedl. Nah, agar insiden serupa tidak lagi terjadi, pria asal Austria itu pun berencana mendaftarkan pemain ke AFF (Asean Football Federation) secepat mungkin. Rencananya, 15 Oktober nanti, Riedl akan mendaftarkan total 40 pemain yang dianggap layak untuk memperkuat Indonesia di Piala AFF 2016 di Filipina, 19 November mendatang. “Kami sengaja mendaftarkan banyak pemain. Biar kami punya banyak pilihan dan klub tidak lagi punya alasan untuk menahan mereka,” kata Riedl. Nah, dari total 40 pemain yang didaftarkan tersebut, kemudian akan dikerucutkan menjadi 23 pemain saja. Pemain-pemain yang dipilih tersebut kemudian akan diboyong ke Filipina untuk menjalani masa penyisihan grup di sana. “Kami baru akan putuskan pemain mana yang masuk skuad sehari sebelum keberangkatan ke Filipina,” lanjutnya. Sebagai catatan, sejatinya PSSI bersama PT GTS (Gelora Trisula Semesta) beserta klub peserta Torabika

Soccer Championship sudah bersepakat setiap klub harus bersedia melepas setiap dua pemain mereka ke Timnas. Namun, komitmen itu dilanggar oleh PBFC dengan tidak melepaskan kiper mereka, Dian Agus. Alasan PBFC ketika itu, Dian Agus sangat dibutuhkan oleh klub lantaran semua kiper mereka berhalangan untuk membela klub. Riedl tidak bisa berbuat banyak dengan sikap mbalelo dari tim asal Kalimantan Timur itu. Apalagi, PSSI dan PTGS tidak bisa memberikan sanksi kepada PBFC lantaran Dian Agus belum didaftarkan sebagai pemain resmi Timnas Indonesia. Direktur PT GTS, Joko Driyono mengatakan, mereka baru akan bersikap tegas kepada klub, bila pemain-pemain sudah secara resmi didaftarkan ke AFF. “Kalau pemain sudah didaftarkan, dan klub masih saja enggan melepaskan pemain. Maka, secara otomatis kami juga akan melarang pemain yang bersangkutan membela klub sepanjang Timnas masih berjalan,” jelas Joko. Hanya saja, Riedl sendiri masih merahasiakan siapa saja pemain yang akan dia daftarkan ke AFF pada pertengahan pekan nanti. Namun, mantan pelatih Timnas Vietnam ini menyebutkan bahwa, dia akan memprioritaskan pemain pemain yang selama ini sudah ikut dalam sejumlah training center timnas yang mereka gelar. (jpg/yun)

Dispora Bakal Gelar Wali Kota Cup TERNATE - Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dsipora) Kota Ternate dalam waktu tiga bakal menggelar dua event sepak bola, yakni Walikota Cup U-23 dan Walikota Cup liga SSB se-kota Ternate. Kompetesi yang menjadi kewajiban Dispora Kota ini, akan dimulai dengaln U-23 pada Akhir Oktober ini . Sedangkan untuk liga SSB usia 10 sampai 12 tahun akan dihelat pada Desember mendatang. Untuk amatir di bawah naungan Persiter Ternate dalam waktu dekat akan mendapat surat edaran terkait gelaran turnamen sepak bola tersebut. Selain klub, surat edaran tersebut juga akan disampaikan kepada SSB yang yang terdaftar secara resmi di Dispora Kota Ternate. “Kita akan edarkan surat pemberitahuan dalam waktu dekat kepada seluruh klub-klub amatir dan SSB yang ada di kota Ternate ini,” kata Kepala Seksi Pebinaan Olahraga Dispora Kota Ternate, Aries Papuling. Aries mengatakan, adanya turnamen tersebut merupakan momen untuk melahirkan cikal bakal

...MENANTI Samb Hal. 12 Dari tiga pertandingan di Grup I kualifikasi Piala Dunia 2018, Aron Gunnarsson dkk mampu bermain tidak terkalahkan. Dua kali menang, dan sekali Islandia tertahan. Kegagalannya mencatat tiga angka itu pun hanya didapat di laga pertama. Tepatnya saat menahan Ukraina 1-1 di Kiev, 6 September lalu. Nah, di dalam dua laga terakhirnya pekan ini Islandia menyapu bersih pertandingan di kandangnya sendiri. Laugardalsvöllur, Reykjavík, Finlandia tumbang 3-2 (7/10) dan Senin dini hari kemarin WIB (10/10) Turki dipermak dua gol tanpa balas. Dengan tujuh poinnya, Islandia pun

...ABSEN Samb Hal. 12 Operasi yang dilakukan profesor bedah Italia, Mariani Villa Stuart keesokan paginya (10/10) memang sukses menyambung ligamen Arek, sapaan Milik. Namun, eks bintang Ajax Amsterdam tersebut diperkirakan bakal beristirahat cukup lama. Kepala tim medis Napoli, Alfonso De Nicola mengatakan, 3-4 bulan menjadi waktu yang diestimasikan bagi Milik guna menyembuhkan lututnya. De Nicola berujar bahwa dalam Januari, dia sudah harus melihat Milik berlari di Castel Volturno (kamp latihan Napoli). ”Kami baru mengevaluasinya setelah itu,” katanya dikutip dari Il Mattino. ”Tentu kami tidak akan memaksa penyembuhannya. Namun, kami bakal bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Semoga saja bisa kurang dari itu,” lanjut Nicola. Situasi ini tentu memukul dengan telak klub asal ka-

pemain Persiter kedepan. Dispora sebagai perwakilan pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pembinaan olahraga Kota Ternate memiliki tanggung jawab untuk terus menumbuh kembangkan prestasi olahraga. “Ini adalah program kita setiap tahun. Juga termasuk salah satu cara menemukan bibit-bibit pemain bola yang bertalenta untuk keberlangsung Persiter kedepan,” terang Aries. Kepala Dinas Kota Ternate (Kadispora) Sukarjan Hirto menambahkan, turnamen sepak bola tersebut memang bertepatan dengan perayaan HUT Kota Ternate pada Desember mendatang. Namun, geralan pertandingannya akan dilaksanakan lebih awal yakni pada akhir Oktober ini. Ia mengimbau kepada pemilik klub di bawah naungan Persiter maupun pengsuh SSB agar siapkan tim untuk menjadi kontestan di ajang tersebut. “Kami harap semua pengurus klub-klub yang di bawah naungan persiter segera menyiapkan timnya dari sekarang, “ imbuh Sukarjan. (mg-02/yun)

menemani Kroasia di dalam puncak klasemen sementara Grup I. Islandia hanya kalah agresivitas golnya dari Kroasia. Mengawali tiga laga dengan tidak terkalahkan itu seakan mengingatkan jalan Islandia sebelum menjadi kejutan di Euro 2016. Islandia ketika itu selalu menang dalam tiga laga pertama kualifikasi Euro 2016. Uniknya, dua dari tiga laganya juga berlangsung di Reykjavik. ‘’Yang berbeda dari apa yang kami dapat tahun lalu, kini ekspektasi publik (Islandia) sudah berharap kami lolos di setiap kualifikasi major tournament. Ukraina, Finlandia, Turki, dan bulan depan kami melawan Kroasia, ini ujian kami untuk mimpi-mimpi itu,’’ ungkap Hallgrimsson kepada BBC World Service. (jpg/yun)

wasan Vesuvius itu. Sebab, Milik yang ditebus dengan harga EUR 35 juta (Rp 506,22 miliar) sebagai pengganti Gonzalo Higuain itu mulai nyetel dengan gaya Napoli. Acuannya, dia mencetak tujuh gol dalam delapan pertandingan di semua ajang, dengan empat diantaranya ditorehkan di Serie A. ”Aku sangat sedih untuk tim Polandia ini,” kata legenda Napoli sekaligus Argentina, Diego Maradona, kepada Football Italia. ”Namun, inilah sepak bola. Aku harap dia kembali lebih kuat nantinya,” tuturnya. Allenatore Roma, Luciano Spalletti menegaskan, meski mereka kehilangan Milik, Napoli tetaplah tim yang tidak bisa dianggap enteng. ”Memang mereka kehilangan pemain terbaiknya. Namun bukan seluruh kekuatannya,” kata Spalletti dilansir dari Sportmediaset. ”Masih banyak pemain lain yang bisa memberikan ancaman. Kami tidak mengendurkan persiapan,” lanjutnya. (jpg/yun)

...PETROMAKS Samb Hal. 1

”Saya lihat barangnya bagus-bagus. Ada lampu tenaga surya, kompor kayu api, dan saringan air higienis,” kata ibu enam anak itu kepada Jawa Pos saat ditemui di kediamannya di kawasan Kayu Putih, Kupang, Selasa (4/10). Karena melihat ketertarikan Mama Tirsha itu, pihak Kopernik lantas menawari perempuan 41 tahun tersebut untuk bergabung dalam program Wonder Woman. Sesuai dengan nama programnya, perempuan menjadi agen utama. Namun, sebelum bergabung, Mama Tirsha diminta untuk mencoba lebih dulu produk-produk Kopernik yang nanti didistribusikan sesuai dengan kebutuhan di daerah tujuan. Kebetulan sekali, di Kupang, listrik, air, dan kompor hemat energi sangat dibutuhkan. Terutama di daerah-daerah terpencil. Setelah resmi bergabung dengan program tersebut, Mama Tirsha mengaku bisa merasakan manfaat kompor kayu api dan saringan air produk Kopernik. Dengan kompor kayu api, dia tidak perlu lagi menghambur-hamburkan minyak tanah untuk pengapian. Begitu pula dengan saringan air higienis, dia tidak perlu lagi merebus air sampai mendidih untuk dikonsumsi. Dia pun langsung bersemangat masuk-keluar desa untuk promosi. Bukan semata-mata untuk mendapatkan uang komisi. Lebih dari itu, Mama Tirsha ingin membagikan manfaat dari barangbarang aplikatif tersebut. ”Saya selalu berusaha agar mereka bisa punya sendiri. Kalau mereka belum ada uang, saya kasih cicilan. Saya ingin mereka merasakan manfaatnya,” tutur Mama Tirsha. Bukan hanya warga desa di sekitar rumah yang diajak Mama Tirsha untuk mencoba teknologi-teknologi ”modern” tersebut. Dia juga rela mengunjungi desa-desa yang berjarak cukup jauh dari tempat tinggalnya. Waktu tempuhnya mencapai tiga jam. Otomatis, hampir seharian dia harus meninggalkan anakanaknya di rumah. ”Saya berangkat pagi dengan menggunakan kendaraan umum. Saya bawa barang sekalian promosi. Siapa tahu ada yang mau langsung beli. Sorenya, saya baru pulang,” terangnya. Untung, anak-anak Mama Tirsha cukup mandiri. Si sulung kini sudah 15 tahun dan bisa mengasuh adik-adik selama bundanya tidak berada di rumah. Awalnya, si bungsu selalu menangis saat Mama Tirsha pergi. Namun, belakangan dia sudah bisa mengerti. ”Sekarang bungsu saya sudah (berusia, Red) lima tahun. Tahun depan masuk SD. Jadi, dia sudah tidak histeris

lagi kalau ditinggal pergi,” tutur perempan asli Timor itu. Mama Tirsha tidak sendirian. Ada juga Mama Adit yang tidak kalah giat. Setiap hari, saat sore tiba, Mama Adit dan suami berkeliling kampung dengan membawa beberapa produk teknologi ramah lingkungan untuk ditawarkan kepada warga. Dari tempat tinggal di kawasan Batuplat, pasangan suami istri itu mulai bergerak. ”Minimal, mereka kenal dulu barangnya. Setelah itu, terserah mereka,” kata Mama Adit saat ditemui di kediamannya Selasa (4/10). Mama Adit mengatakan, kegiatannya memasarkan beragam produk ramah lingkungan itu tidak semata-mata bertujuan mendapatkan keuntungan. Memang, dari penjualan, Mama Adit mendapat untung meskipun tidak besar. Tapi, yang utama, dia ingin membantu masyarakat dengan memudahkan hidup mereka. Perempuan bernama asli Agustina Raja itu sebenarnya tergolomg cukup berada. Suaminya, Dwi Istanto, adalah anggota polisi yang bertugas di Polda NTT. Mereka punya rumah dan kendaraan pribadi yang lumayan bagus untuk ukuran warga Kupang. ”Kalau mau cari untung, saya nggak perlu keluar-masuk kampung. Tapi, saya ingin masyarakat di sini melek teknologi ramah lingkungan. Terutama ibu-ibu,” ujar dia. Demi bisa menyebarkan manfaat produk-produk itu, Mama Adit dan suami rela berkendara lebih dari 40 kilometer (km) tanpa kepastian bahwa produknya akan laku. ”Kami sudah putar jauh-jauh, eh yang beli malah tetangga sendiri,” cerita Mama Adit, lantas tertawa. Kegesitan dan kegigihan Mama Adit dan suami dalam menyebarkan informasi tentang teknologi ramah lingkungan patut diacungi jempol. Mama Adit mengatakan, kegiatan itu juga menjadi terapi yang efektif bagi dirinya. Menurut dia, jika berada di rumah saja tanpa mengerjakan apa-apa, kesehatan fisik dan psikologisnya bisa drop. ”Kalau kami tidak jalan sore, saya seperti orang gila. Kepikiran terus anak tunggal saya yang meninggal hampir tiga tahun lalu,” ungkap perempuan 53 tahun itu dengan wajah sendu. Mama Adit melanjutkan, dengan bergabung di program Wonder Woman, dirinya punya kegiatan yang bisa membuat pikiran lebih ringan. Bagi dia, kehilangan Adit, anak semata wayangnya, adalah pukulan yang sangat berat. Kendati sudah hampir tiga tahun lalu, kejadian memilukan tersebut terasa seperti baru kemarin bagi Mama Adit. Pada November 2013, Adit ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan yang

Malut Post • HAL. 11 tidak jauh dari tempat tinggalnya. Adit meninggal karena kecelakaan lalu lintas. ”Dan (kegiatan, Red) ini jadi terapi buat saya. Tiap hari saya usahakan jalan. Biar tidak gila. Sampai rumah sudah malam, tinggal istirahat,” ujar Mama Adit. Sang suami yang tidak tega melihat istrinya terus kalut dalam kesedihan pun mendukung penuh kegiatan itu. Malah sang suamilah yang kali pertama memperkenalkan Mama Adit dengan Kopernik. ”Awalnya, saya lihat produk itu di toko. Lalu, tidak sengaja ketemu Pak Rico dari Yayasan Kopernik. Saya bilang sama istri. Dia tertarik,” terang Dwi. Wonder Woman merupakan program unggulan Yayasan Sosial Kopernik. Melalui program itu, yayasan ingin memberdayakan para perempuan di daerah terpencil untuk menjadi agen penyebaran teknologi ramah lingkungan. Melalui cara itu, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan untuk merasakan nikmatnya lampu listrik, manfaat air minum higienis, dan sebagainya. Program Officer Kopernik Ananta Hariya mengatakan, sebenarnya masyarakat binaan pihaknya tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk Kupang. ”Saya sendiri saat ini bertugas mendampingi 67 ibu-ibu di Bojonegoro dan 45 ibu-ibu di Tuban, Jawa Timur,” ujarnya. Selain di Jawa Timur, Kopernik beroperasi di Aceh, Lombok, Sumba, Kupang, Larantuka, Labuan Bajo, Maumere, dan Lembata. Ananta menceritakan, kegiatan pemberdayaan ibu-ibu itu berjalan sejak 2012. Memang, soal akses listrik di Jawa Timur, tidak ada masalah. Namun, yang masih sering jadi masalah adalah ketersediaan air bersih. Karena itu, barang multiguna yang dibawa ke kawasan tersebut berupa teknologi pemurnian atau penyaringan air. Pria asli Solo itu menegaskan, kegiatan utama pihaknya bukan berjualan. ”Kami ingin lebih mendekatkan teknologi ramah lingkungan dengan keluarga yang tinggal di daerah terpencil dan butuh teknologi,” paparnya. Untuk wilayah Indonesia bagian timur, misalnya, yang dibutuhkan adalah teknologi yang bisa menghadirkan listrik hingga pelosok-pelosok desa. Listriknya juga harus berasal dari sumber energi terbarukan seperti sinar matahari. Sebab, di sejumlah wilayah, jaringan PLN belum masuk. ”Sebelumnya, masyarakat menggunakan lampu petromaks. Tentu tidak baik untuk kesehatan karena asapnya jelek. Untuk menyalakannya juga repot. Tapi, dengan teknologi yang kami bawa itu, warga tinggal memencet sakelar, lampu sudah nyala,” jelasnya.(jpg/kai)

Indonesia Muda Rutin Jalani Latihan

TAINING: Ahmad Lodja Idrus saat memimpin latihan SSB Indonesia Muda, di Stadion Gelora Kie Raha Ternate

TERNATE – Menyambut turnamen sepak bola Wali Kota Cup, Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda mulai berbenah. Ya, wadah lahirnya embrio pemain lapangan hijau yang diasuh Ahmad Lodja Idrus ini sudah terlihat melakukan aktifitas latihan mereka, di lapangan Gelora Kie Raha Ternate sejak awal pekan kemarin. Meski belum mendapat edaran dari penyelenggara (Dispora) terkait turnamen tersebut, Lodja merasa penting untuk lebih awal mempersiapkan tim.

...BUKAN Samb Hal. 12 Itu belum termasuk 15 dari 16 passing jauhnya yang akurat dalam laga ini. Dalam bertahan, Pogba melakukan enam kali clearance. Itu yang terbanyak untuk pemain di posisi non bek Prancis. ‘’Dia (Deschamps) meminta saya lebih ke depan. Oleh karena itu, saya harus bermain sedikit berbeda. Selain membantu offense, saya bermain ke belakang untuk membantu defense. Mungkin, saya main seperti Andrea Pirlo,’’ sebut mantan pemain Juventus itu. Bukan hanya di Prancis. Sebulan terakhir pun performa Pogba bersama klubnya di Premier League dihujani

Menurutnya, rutinitas latihan yang dilaksanakan SSB yang bermarkas di Kelurahan Kampung Pisang itu tidak sakadar menyiapkan tim untuk menghadapai event geralar Dispora tersebut. Namun, sebagai wadah yang punya tanggung jawab mengajarkan dasardasar sepak bola, latihan sudah tentu menjadi kewajiban SSB Indonesia Muda. Detemui di sela-sela latihan di Stadion Gelora Kie Raha kemarin, Lodja mengatakan saat ini ia fokus mengajarkan dasar-dasar permianan bola

kepada pemain yang rata-rata masih berusia dini itu. Dasar-dasar tersebut, yakni teknik mengontrol bola, pasing ball, dribbling maupun finishing touch. Lodja menerangkan, pemain yang menghuni SSB Indonesia Muda dan intens menjalani latihan saat ini yaitu mulai dari usia 8 tahun hingga 18 tahun. “Semua pemain kita masih berusia muda yang mengikuti latihan saat ini. Karena itu, fokus kita masih pada tahapan dasar-dasar sepak bola,” terang Lodja, Selasa (11/10). (mg-02/yun)

kritik. Sama kasusnya. Pogba belum meledak di posisinya pada saat ini di United. Seringnya dihujani kritik itu yang menguatkan Pogba ketika dihujani kritikan. ‘’Saya hanya fokus di lapangan. Sejauh ini saya selalu memberikan segalanya dari diri saya. Lalu, saya coba memberi keuntungan besar dan memberi yang terbaik dari diri saya. Kritikan? Ah itu sepertinya sudah jadi hal biasa di dalam sepak bola,’’ tutur pemain berusia 23 tahun itu. Dilansir AFP, Didi mengaku tidak banyak berbicara dengan Pogba sebelum masuk ke lapangan. ‘’Saya hanya mengucapkan beberapa kata kepadanya sebelum masuk dalam dressing room. Saya katakan: Saya yakin kepadamu,’’ ungkap Pelatih Terbaik Ligue 1 di musim 2003-2004 itu.

Dengan tegas, pelatih yang membawa Juventus promosi ke Serie A musim 20062007 itu meminta para pengkritik Pogba untuk berhenti “bernyanyi”. ‘’Dari laga ini dia sudah membuktikan yang dia mampu. Pogba dalam hal apapun sudah lebih baik. Kami tidak pernah meragukannya. Jangan lupa juga, dia masih muda, dan jalannya pun masih panjang,’’ tegas Didi. Bukan cuma membungkam kritikan, Pogba pun memberikan kekalahan pertama Oranje – julukan Belanda – di depan publiknya sendiri saat kualifikasi Piala Dunia. Kali terakhir, Belanda tumbang di kandang sendiri dalam kualifikasi Piala Dunia 2002 kontra Portugal, 12 Oktober 2000 silam. Saat itu, Belanda tumbang 0-2. (jpg/yun)


MANCA SPORT

malutpost.co.id • HAL. 12

RABU, 12 OKTOBER 2016 Art: Mus

Menanti Viking Clap di Rusia

HEIMIR Hallgrimsson

‘’MENUJU Piala Dunia sudah kami bicarakan sejak sebelum melangkah ke Euro 2016. Kami yakin, sukses itu bukan soal tujuan. Melainkan bertualang dalam arah yang tepat. Kami sudah melaju ke arah yang benar dan kini kami harus membangunnya,’’ begitulah mimpi yang pernah diungkapkan nahkoda Islandia, Heimir Hallgrimsson. Saat itu, Hallgrimsson masih berstatus co-manager Lars Lagerback. Pelatih yang berprofesi sebagai dokter gigi tersebut mengungkapkannya setelah Our Boys –julukan Islandia– disingkirkan Prancis dalam perempat final

Euro 2016. Islandia tumbang 2-5, dan harus berhenti bermimpi lolos ke semifinal untuk kali pertama dalam sejarahnya. Namun, Hallgrimsson tidak perlu lagi berkecil hati. Sebab, sesuai dengan mimpi yang sudah dipatok sebelum Euro 2016, Islandia saat ini sudah merangkai jalan sukses untuk menggemakan Viking Clap yang jadi ciri khas pendukung setianya untuk datang ke Rusia dua tahun lagi. Potensi itu sudah bisa terlihat dari tiga laga pertamanya di babak kualifikasi.

0

BELANDA

vs

PRANCIS

1

Ini Bukan Tim Pogba

Baca: MENANTI.. Hal 11

Absen di Laga Krusial

ARKADIUSZ Milik

NAPLES – Kalah 0-1 dari Atalanta sebelum jeda international (2/10) tentu membuat Napoli gusar. Sebab, posisi mereka dengan capolista Juventus di klasemen mulai menjauh dengan selisih empat poin (18-14). Napoli pun harus menang ketika menjamu AS Roma di San Paolo pada giornata kedelapan (15/10) jika ingin tetap memberikan tekanan kepada Juventus. Nah, masalahnya, ambisi Napoli tersebut terganjal sesuatu yang membuat mereka meradang. Apalagi kalau bukan kabar absennya centra-

vanti andalan mereka, Arkadiusz Milik, karena cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament). Cedera itu Milik dapatkan ketika bertubrukan dengan bek Denmark, Jannik Vestergaard, di menit ke-40 ketika Polandia menang tipis 3-2 di Warsawa Minggu (9/10). Saat itu, Milik yang sempat dipapah ke tepi lapangan mencoba kembali bermain. Namun, pelatih Adam Nawalka memutuskan menggantinya dengan Karol Linetty di awal paro kedua. Baca: ABSEN.. Hal 11

SELEBRASI: pemain Prancis usai Paul Pogba mencetak gol pada laga kualifikasi Piala Dunia kontra Belanda, dini hari kemarin

Laporan : JPG Editor : Haiyun Umamit AMSTERDAM – Dingin, tanpa ekspresi, apalagi dab dance. Mulut Paul Pogba tampak terkunci rapat begitu tendangannya dari jarak 32 meter menjebol gawang Belanda yang dikawal Maarten Stekelenburg pada menit ke-30. Gol yang membungkam mulut orang-orang yang mengkritiknya. Gol yang menandakan Pemain Termahal Dunia itu mampu memberi kontribusi di balik kemenangan Prancis atas Belanda pada matchday ketiga kualifikasi Piala Dunia di Amsterdam Arena, Amsterdam, Selasa dini hari kemarin WIB (11/10). ‘’Ingat, ini adalah tim Prancis, bukan tim Pogba,’’ sebut Pogba dalam wawancara kepada Canal. Ya, pemain Manchester United itu dikritik habis-habisan setelah dianggap kurang berkem-

bang dalam dua laga Les Bleus – julukan Prancis. Pertama, dalam laga melawan Belarusia (7/9), dan kedua saat Prancis mengalahkan Bulgaria 4-1 di Stade de France, 8 Oktober kemarin WIB. Dalam dua laga itu Didier Deschamps sebagai entraineur Prancis meminta Pogba untuk bermain lebih bertahan. Berbeda dengan di laga kemarin. Tetap dalam formasi 4-2-3-1, Pogba berada di poros ganda bersama Blaise Matuidi. Bedanya, pada laga ini Didi – sapaan akrab Deschamps – memberinya keleluasaan untuk menyerang. Il Polpo – julukan Pogba – pun membayarnya tuntas. Dalam menyerang, dia dapat mencatat efektifitas tembakan terbaik dengan 66,6 persen akurasinya. Lalu, saat passing-nya dia melakukan 92 persen passing sukses dari 75 kali passing. Baca: BUKAN.. Hal 11


RABU, 12 OKTOBER 2016

MAJANGPOLIS

malutpost.co.id • HAL. 13

FOTO:IKRAM/MALUTPOST

Art: ATU

DTKP Tetapkan Lokasi Sasaran Penertiban Seluruhnya Termasuk Kawasan Pemukiman Editor : Sunarty Peliput : Ikram Salim

FOLLOW UP Saran Komisi II, Masih Dipertimbangkan

TERNATE – Dinas Tata Kota dan Perta-

Selatan, Pemukiman di kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) di Kecamatan Pulau Ternate, Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Perkuburan Belanda di Kalumpang serta pemukiman di Pekuburan Islam di Kelurahan Kampung Makassar Timur dan Makassar Barat. Baca: Penertiban.. Hal 14

FOTO:HARIYANTO/MALUTPOST

SOSIALISASI: Kepala DTKP Rizal Marsaoly bersama para narasumber dalam dialig dan sosialisasi di Hotel Surya Pagi

manan (DTKP) Kota Ternate menetapkan lima lokasi di wilayah Kota Ternate sebagai lokasi penertiban. Tempat-tempat yang akan ditertibkan umumnya adalah kawasan pemukiman yang dibangun tanpa izin dan berada di kawasan larangan. Ke 5 lokasi pemukiman tersebut adalah Kawasan Sepadan Pantai Kalumata, Ternate

TERNATE-Usulan Ketua Komisi II Fahrial Yunus agar Pemkot Ternate membangun armada semut di Utara, tepatnya di Dufadufa mendapat respon positif dari Sekertaris Kota Ternate, M Tauhid Soleman. Sekkot saat ditemui Wartawan Malut Post di Kantor Wali kota mengaku belum tahu apakah ada perencaan pembangunan armada semut di utara. ”Saya tidak tahu. Kalau itu saran akan kami pertimbangkan. Nanti kita lihat dalam pembahasan RAPBD nanti, apakah ada usulan dari instansi terkait atau tidak,” tutur Tauhid. Baca: Saran.. Hal 14

PERINGATAN Peringatan Asyura ala WIA

TURUN LANGSUNG: Hujan lebat yang mengguyur Kota Ternate dalam dua hari terakhir, membuat sejumlah drainase di dalam Kota ini tersumbat sampah. Agar sampah-sampah itu agar tidak menganggu pengairan, petugas kebersihan rela turun ke dalamnya dan membersihkannya, Selasa (11/10).

BERSAMA: WIA bersama anak yatim

TERNATE–Hari Asyura (10 Muharram) bertepatan dengan 11 Oktober kemarin. Memperingati hari tersebut, Wanita Alkhairat (WIA) Kota Ternate,melakukan aksi sosial yakni dengan menyantuni dan membagikan uang tunai kepada anak yatim piatu yang dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Madrasah Alkhairat Gambesi dan di Kelurahan Kalumata. Ketua WIA Kota Ternate, Hj Zahra Badjiser mengatakan, dengan kegiatan itu diharapkan akan lebih meningkatkan tali silaturahmi dan semangat berbagi kiepada anak yatim. Baca: WIA.. Hal 14

Mahasiswa UMMU Raih Penghargaan Menteri TERNATE-Empat Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), mendapat penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Puji Astuti yang diserahkan oleh perwakilan dari kementerian yang disaksikan langsung pimpinan SKPD. Penghargaan ini diterima setelah ketiganya meraih juara pada lomba Inovasi pengolahan hasil perikanan di ajang Fishing Morotai 29 September 2016.

Ketiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Hasil Perikanan ini adalah Muhammad Akbar peraih juara pertama dan Jainudin Saniapon meraih juara III serta juara harapan I dan II atas nama Iswahyudi Suhardi dan Riskawane. Muhammad Akbar mengatakan, ia memperoleh juara satu setelah mencoba diverifikasi produk prekedel yang berbahan ikan tuna. Baca: Penghargaan.. Hal 14

PENGHARGAAN: Muhammad Akbar (kanan) dan rekannya saat memegang penghargaan

Husen: Dekot Harus Lebih Cermat TERNATE-Usulan pencabutan dua Perda dan indikasi dua Ranperda yang sama dengan Perda, harus menjadi perhatian serius dari DPRD Kota (Dekot). Sebab, ini terkait dengan kepastian hukum dan kepentingan daerah. Demikian disampaikan Rektor HUSEN Alting Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Prof. Husen Alting saat ditemui di aula Kantor Wali kota Ternate, kemarin. Erkait dengan Perda Nomor 3 tahun 2014 tentang Pengelolaan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta Ranperda tentang Penetapan Ruang Terbuka Hijau dan Perda no 3 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan reklame yang mirip dengan usulan Ranpeda Master Plan Reklame. Terkait hal ini, Husen kembali mengingatkan untuk melakukan pengkajian yang lebih spesifik.“Dewan perlu menghindari Perda yang sama dan tumpang tindih,” jelasnya. Baca: Cermat.. Hal 14


SAMB MAJANG

RABU, 12 OKTOBER 2016

PTT SMA Bakal Diakomodir TERNATE-Permintaan honorer SMA/SMK di Kota Te r n a t e y a n g m e m i n t a Pemerintah Kota Ternate m e n g a k o m o d i r m e re k a jika nanti tidak diakomodir Pemerintah provinsi, masih dipertimbangkan Pemkot. Hal itu Diakui Kepala BKD Junus Yau saat dikonfirmasi.”Kami masih perlu mempertimbangkan untuk menerima mereka, jika tidak dibawa nanti,” aku Junus, belum lama ini. Dikatakannya 29 Pegawai tidak Tetap (PTT) itu memiliki SK. “Otomatis Pemprov mengambil mereka juga, sebab mereka diangkat ini berdasarkan kebutuhan,” katanya. Sebab, pengangkatan mereka karena sekolah kekurangan guru. “Pemkot siap mengakomodir, jika Pemprov menolak,” tandasnya. Hal senada diakui Kadik-

nas Kota Ternate, Muhdar Din saat di konfirmasi. Dia mengaku akan mengakomodir honorer tersebut jika tidak diterima Pemprov. ”Jika tidak akomodir, kami bersedia menampung mereka tapi, nanti disesuaikan di sekolah,” akunya. Meski begitu dia meminta Dikjar Adil saat mengambil aset sekolah nanti, yaitu jangan hanya guru PNS tapi honorer juga diakomodir. Lebih jauh dia mengaku hingga kini keputusan pengalihan tersebut belum jelas. Sementara itu, Kadikjar Maluku Utara, Imran yakub saat ditemui kemarin mengaku bahwa jika sekiranya terjadi pengalihan kewenangan SMA dan SMK ke Provinsi maka guru honor juga bakal di bawah.”Termasuk 29 PTT yang isu katanya tidak dibawa atau tidak dipakai lagi,”terang Imran. (tr-05/nty)

...PENERTIBAN Samb Hal. 13

Ini terungkap dalam Dialog dan Sosialisasi pelanggaran penataan ruang di Kota Ternate bersama antara DTKP dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Direktorat Penertiban Pemanfataan Ruang Ditjen Pengen-

Malut Post • HAL. 14

malutpost.co.id

Art: ATU

Lapas Ternate Punya Ruang Rehabilitasi Narkoba TERNATE – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate sudah memiliki ruang rehabilitasi rawat inap bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba. Ruangan berukuran 10x5 meter itu diresmikan, kemarin (11/10) itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Malut, Pargiono dan Kepala BNNP Malut Kombes (Pol) Bambang Setiawan. Kepala BNNP pada kesempatan itu mengingatkan tentang pentingnya penyelematan dan pembinaan korban penyalahgunaan narkoba,agar nantinya bisa melaksanakan fungsi sosialnya kembali. ”Ini butuh komitmen bersama termasuk masyarakat, dalam penanganan darurat narkotika secara komprehensif dan integral,”katanya. Sementara, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan BNN dengan Pusat penelitian kesehatan Universitas Indonesia (Puslitkes UI), tahun 2015, prevelensi penyalagunaan narkoba sebesar 1,76 persen dari jumlah penduduk 828.400 jiwa (dilihat dari usia 10-59 tahun). ”Atau sekitar 14.567 orang penyalaguna narkoba, ”ungkap mantan kepala BNNP Riau tersebut sembari menambahkan para pecandu akan mendapat pelayanan sebagaimana yang dilakukan panti rehabilitasi.

dalian Pemanfataan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang, BPN Malut serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut. Acara yang berlangsung di Hotel Surya Pagi itu, dihadiri Kapolsek Pulau, Iptu Hamid Yama, Kapolsek Ternate Selatan, AKP Ratih Lastikasari bersama para lurah, Babinsa dan

...SARAN Samb Hal. 13

Meskipun itu penting karena untuk pemerataan kebutuhan ekonomi masyarakat, namun Sekkot sendiri belum mau berbicara banyak tentang perencanaan yang disarankan oleh komisi II tersebut.”Yang jelas saran itu, nanti kita pertimbangkan dalam pembahasan RAPBD nanti, apakah

...WIA Samb Hal. 13

Ketua WIA Kota Ternate, Hj Zahra Badjiser mengatakan, dengan kegiatan itu diharapkan akan lebih meningkatkan tali silaturahmi dan emangat berbagi kiepada anak yatim.

RESMI: Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Malut, Pargiono saat menggunting pita ruang rehabilitasi yang disaksikan para undangan

Di tahun yang sama Malut berada pada posisi ke-32 kasus penyalagunaan narkoba. Pargiono dari Kanwil Kemenkumham menyatakan dukungannya untuk menurunkan angka prevelensi penyalahgunaan narkoba di Malut. Sebab kata Pargiono sebagian besar penghuni lapas adalah penyalah-gunaan narkoba. ”Kalau bandarnya wajib kita hukum sesuai aturan tapi kalau pecandu harus direhabilitasi,”jelasnya. Lanjutnya, rehabilitasi tersebut juga sebagai upaya mencegah terjadi kembali penyalahgunaan narkoba.

Bhabinkamtibmas di lima kelurahan tersebut. ”Lima kasus ini menjadi fokus ke tahapan selanjutnya sesuai aturan,”kata Rizal Marsaoly, Kepala DTKP,kepada Malut Post di ruang kerjanya kemarin. Diakuinya, dalam waktu dekat pihaknya segera memasang palang larangan di lima lokasi tersebut. “Palang

ada instansi lain yang mengusulkan atau tidak.”terangnya Terkait dengan pemindahan Pelabuhan Armada Semut, Tauhid mengaku hal itu baru akan dibicarakan selepas pelantikan pejabat baru.”Kami masih butuh koordinasi ulang dengan KSOP. Yang pasti, setelah pelantikan akan kami panggil KSOP dan bicarakan kapan akan diadakan pemindahan seluruh Speedboat,”tandasnya. (tr-05/nty). ”Anak yatim piatu yang tidak memiliki ayah dan ibunya sudah menjadi perhatian kita sebagai Umat Islam, maka seluruh pihak harus bahu membahu membantu mereka,” jelasnya. Penyerahan santunan itu dihadiri para penasehat diantaranya Hj Nursia Abdurahman. (cr-03/nty/pn).

”Masuk pecandu, keluar jadi bandar ini yang kita hindari makanya kita lakukan pembinaan khusus dengan melibatkan BNN,” ujarnya. Sementara, Kalapas Kelas IIA Ternate La Samsudin menjelaskan saat ini ada 69 orang warga binaan Narkoba dan setelah dievaluasi ada 22 orang yang akan direhabilitasi dan diusulkan untuk pembebasan bersyarat. ”Jadi sebelum mereka keluar, harus kita rehabilitasi dulu selama 3 bulan,”pungkasnya. (cr-02/nty/pn)

yang akan dipasang berhologram Mabes Polri, Kementerian ATR, Badan Pertahanan Daerah, Kejati, Polda dan Pemkot,” jelasnya. Diakuinya hal yang sama akan dilakukan secara serentak di tiap daerah di Indonesia dan akan dipimpin langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang. ”Sebelum pemalangan kita akan memberikan

...PENGHARGAAN Samb Hal. 13

Akbar, kepada Malut Post, kemarin mengaku prestasi yang diraihnya itu berkat dukungan dari para dosen. ”Saya dan teman-teman mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan dosen pembimbing yang telah memberikan kami kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama ini,”ungkapnya. Rektor, Ishak Jamaluddin mengapresiasi prestasi para maha-

...CERMAT Samb Hal. 13

Demikian halnya dengan rencana pencabutan dua Perda, yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2009 tentang Jabatan struktural tata usaha Sekolah Menengah Negeri serta pencabutan atas perda nomor 12 tahun 2011 tentang Retribusi peng-

surat pemberitahuan pertama dan kedua terlebih dahulu sebagai sanksi admistrasi, ”jelasnya sembari menambahkan rapat tersebut sebagai merupakan tindaklanjut dari koordinasi fasilitasi penertiban dalam pengendalian pemanfataan ruang di wilayah NTT, Maluku dan Papua beberapa waktu lalu. (cr-02/nty/pn)

siswanya dengan tetap mensupport keikutsertaan mereka dalam tiap event. ”Ini yang kita harapkan karena akan memotivasi mahasiswa lain untuk terus belajar mengembangkan diri,”katanya. Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UMMU Dr Ahmad Talib SP MSi, berharap kegiatan pengembangan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa ini dapat terus dilaksanakan di tahun mendatang. Dikatakannya, November nanti, para juara akan mengikuti lomba kuliner nusantara di

Jakarta.”Kami akan terus mensupport dengan mempersiapkan skill mereka agar tampil lebih baik lagi,” jelasnya. Ahmad juga menyinggung disferivikasi produk perikanan di Malut yang selama ini kurang melibatkan kampus, perlu dilibatkan terutama Prodi teknologi hasil perikanan. ”Karena ini kaitannyha dengan rencana Pemda melakukan system logistik ikan nasional, sehingga perlu memperkuat basis pengelolaan,”ungkapnya. (end/ nty/pn)

gantian biaya cetak KTP dan akta, disarankan agar dikaji secara mendalam oleh Dekot. “Pertama, harus dilihat dulu, apakah dua ranperda ini direvisi ataukah pencabutan utuh,” jelasnya. Pencabutan secara utuh, maka harus dilihat, apakah isi Perda itu bertentangan dengan kondisi daerah ataukah Undang-Undang

yang lebih tinggi, sehingga jangan sampai perda yang telah dicabut, disahkan, lalu dicabut lagi,”ungkap rektor. Karena itu, dirinya menhyarankan agar 6 ranperda usulan Pemkot, ditelaah dewan dengan cermat. “Sehingga bisa menjamin kepastian hukum dan kepentingan daerah,”sarannya. (cr-01/nty)


halaman

n e z i t e z o t o f i r e l ga

FOTO-FOTO HARIYANTO TENG / MALUT POST

15

rabu, 12 oktober 2016

FOTO BERSAMA:Finalis Lima Besar Zetizen. Kanan Atas: M Septian Rusdi (SMAN 1 Ternate), Achmad Ghiffari Iriansyah (SMAN 8 Ternate), Salma Abd Rasyid (SMAN 1 Ternate), Halima Tuz Zaadiah (Unkhair), dan Joni Patrumsari (Unkhair). Kanan Bawah: Rektor Unkhair Ternate Prof. Husein Alting, Pemred Malut Post Faisal Djalaluddin, Staf Ahli Wali Kota Ternate Ibrahim Muhammad, Kadikjar Malut Imran Jakub, Kasi PAUD Ringgo Jafar.

SAMBUTAN: Pemred Malut Post Faisal Djalaluddin, Kadikjar Malut Imran Jakub dan Staf Ahli Wali Kota Ternate Ibrahim Muhammad

SUASANA Dialog

AKSI Presentasi finalis lima besar zetizen

KESAN dan pesan Kadikjar Malut Imran Jakub, Rektor Unkhair Prof Husen Alting dan Staf Ahli Wali Kota Ternate Ibrahim Muhammad kepada finalis lima besar Zetizen

PENANGGUNG jawab Halaman Zetizen Ika Fuji Rahayu saat memandu acara presentasi dan dialog

PEMBERIAN piagan 20 Finalis terbaik Zetizen

PESERTA saat memberikan pertanyaan ke finalis lima besar zetizen pada dialog kemarin


OPINI

RABU, 12 OKTOBER 2016

Malut Post • HAL. 16

malutpost.co.id

Art: ATU

G uru Menulis Redaksi menerima artikel yang ditulis oleh guru terkait tugas dan tanggung jawab profesinya terutama pengembangan mata pelajaran sekolah

SMS PEMBACA Malut Berpotensi Banjir dan Longsor Kepada yang terhormat Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Ingin kami sampaikan bahwa kondisi hujan saat ini sangat berpotensi menyebabkan banjir dan longsor. Saat ini saja telah terjadi longsor yang dapat menghambat lancarnya akses transportasi ke Kabupaten Halmahera Tengah. Pengirim: +62853443506418 Bupati Halsel Tolong ambil Sikap Kepada yang terhormat Bapak Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba. Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Sebelumnya kami mohon maaf agar kiranya Bapak Bupati Halsel terhadap tiga oknum anggota dewan Halsel yang bermasalah. Kami mohon Bapak Bupati jangan hanya memberi sanksi tegaskepada bawahan– bawahan bapak. Semacam Kadis–Kadis maupun PNS yang bermasalah. Tetapi kalau ada wakil rakyat di daerah ini yang bermasalah maka wajib diberi sanksi tegas tanpa memandang siapa dia orangnya Pengirim: Abd Rozak warga Amasing +6281355454440 Tolong Disebarluaskan Mari kita amalkan Puasa Asyura (10 Muharam 1438 Hijriah) yang pahalanya dapat menghapus dosa selama setahun lalu. Hadist Riwayat Muslim. Puasa Asyura jatuh 10 Muharam kemarin. Semua akan beruntung jika melaksanakan puasa tersebut Pengirim: Majelis Tabligh PWM Malut +6281340094148 Kuatir Penerapan MEA Orang Maluku Utara tidak makan ikan lagi pada 2020 mendatang. Dengan dicetuskannya PP Penanaman Modal Asing di 2017 nanti akibat penerapan Masyarakat Ekonomi Eropa, di Maluku Utara sangat miris . Sekitar 500 -an perusahaan asing berdiri di Maluku Utara seperti Halut , Haltim Halsel dan Halteng yang menjadi target utama. Betapa teganya para pemimpin kita yang nanti akan merealisasikan hal tersebut. Bersiaplah kita dengan makanan yang baru. Roti dan daging. Pengirim: +6282292061176

Om Faduli

Jalan Panjang Menuju MU-LIN Catatan untuk Tim Pokja BELAKANGAN ini, diskursus tentang menjadikan Maluku Utara kawasan Lumbung Ikan Nasional kembali mengemuka. Ini terlihat ketika pemeberitaan lumbung ikan kembali tayang secara beruntun pada harian Malut Post bebera waktu lalu (baca : Perikanan Menyapa). Padahal, sebelumnya wacana Makuku Utara Lumbung Ikan Nasional atau lebih akrab disebut MU-LIN ini sempat mendingin, dan itu membuat banyak kalangan bertanya-tanya. Hal ini bukan tanpa alasan—karena pada pelbagai kesempatan sebelumnya, LIN yang juga melekat sebagai visi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara seringkali menjadi buah bibir. Tak sampai di situ, MULIN juga tak tanggung-tanggung memantik perdebatan : dari debat kusir hingga debat bergengsi. Ya, perdebatan seputar “ pernyataan dan fakta “ atau “ harapan dan kenyataan “. Tapi saya mahfum : kalau-kalau reaksi dari debatdebat tersebut adalah sebuah cara mencari titik kompilasi atas silang pandangan dari pengejewantahan konsepsi MU-LIN itu sendiri. Memang jika sekilas dilihat, gagasan besar pemerintah Malut tentang LIN kadang dianggap sebatas program “Ilusi “, “Mimpi Gila” atau nada-nada sindiran lainnya. MU-LIN tak ubahnya anomali bagi sebagian orang. Kenapa tidak, adanya serba-serbi keterbasan pendukung di sektor perikanan seringkali menjadi pembenaran dan membuat banyak orang pesimis menjadikam Malut sebagai kawasan LIN. Ada yang menyebutkan keterbatasan fasilitas infrastruktur pendukung seperti minimnya Tempat Pendaratan Ikan (TPI), pelabuhan perikanan, minimnya ketersediaan Unit Pengolahan Ikan (UPI) di sentra-sentra produksi : ketidakterpaduan sistem logistik ikan di daerah sehingga berpengaruh pada tingkat inflasi, ketersediaan suplai listrik, rendahnya gairah investasi di sektor perikanan (industri hilir perikanan), terbatasnya sarana armada penangkapan dan alat tangkap ikan, kesiapan sumberdaya manusia (nelayan), kurangnya data base perikanan dan yang paling miris adalah lemahnya keberpihakan politik anggaran ke sektor perikanan dan kelautan yang masih malu-malu membuncitkan angka- angkanya demi memfasilitasi sejuta ke-

Aspirasi Pembaca

Oleh: Ibrahim Asnawi Alumni Fakultas Perikanan Unkhair Ternate

pentingan nelayan. Tentunya masih ada sejumlah problematik lain yang tak sempat disebutkan. Namun saya berkeyakinan, jika keterbatasan yang disebutkan di atas merupakan aorta pemutus gagasan mewujudkan MU-LIN. Catatan Refleksi Dengan menyadari keterbatasan yang ada, kita tentunya juga tidak mau membuta-tuli begitu saja serta dengan tega menaruh di halaman belakang sektor kelautan dan perikanan pada lembaran diaroma pembangunan. Jika di lain sisi, kita tahu pada kenyataannya provinsi Malut dengan luas lautan 100.731,83 KM2 (69 % dibanding luas daratan), memiliki panjang garis pantai 6.644 KM2 (1/8 dari total panjang garis pantai Indonesia) begitu bergelimang dengan potensi perikanan dan kelautan seperti terumbu karang, hutan mangrove, rumput laut, dan produk-produk bioteknologi yang menjadi anatomi keragaman laut itu sendiri. Belum lagi, sarana jasa lingkungan (enviromental service) untuk ekowisata bahari, transportasi laut, maupun sumber keragaman hayati lainnya yang bisa digarap. Coba direnungi, bagaimana sejarah telah membincang kedigdayaan kerajaan Majapahit yang dipimpin Patih Gajah Mada (12931478) mampu mempersatukan nusantara dengan hanya mengandalkan kekuatan maritimnya. Atau coba diputar ulang memori ketika kriris moneter merundung bangsa Indonesia di tahun 1997-1998. Tatkala nilai tukar rupiah dipaksa terjun bebas terhadap nilai tukar dolar—turbulensi perekonomian Indonesia pun tak terhindarkan dan mengkhawatirkan. Bahkan, nyaris semua sektor-sektor strategis penyumbang devisa negara gulung tikar. Namun, di tengah kondisi krisis yang begitu hebat, sektor kelautan dan perikanan malah tumbuh positif dan tampil menjadi sektor unggulan— bahkan bertahan selama masa- masa krisis belum redah. Daya tahan sektor perikanan terhadap tamparan krisis mengindikasikan sektor ini bisa dijadikan sebagai (leading sector) sekaligus buffer (penyangga) pembangunan ekonomi daerah dan nasional bila dikelolah secara terintegrasi dari

hulu sampai kehilir. Atas alasan keunggulan sumberdaya dan sejarah inilah, maka tidak berlebihan jika pemerintah daerah kemudian merasa terprovokasi menjadikan dua alasan di atas sebagai milestone membangun Malut dari laut dengan penerapan skema menjadikan Malut kawasan LIN. Mengkonsolidasi Presepsi Sederhananya Lumbung Ikan adalah “ tempat “, atau “ gudang ” yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan ikan. Itu menurut kamus bahasa Indonesia. Sementara Watloly (2010), secara filosofi menjelaskan lumbung memiliki dua arti yaitu statis (penyimpan) dan dinamis (keberlanjutan). Penafsiran arti statis dimaksudkan sebagai tempat penyimpan stok pangan atau bibit secara temporer dan dapat dikosongkan sesuai irama dan siklus musim. Sedangkan arti dinamis adalah tempat beproduksi, bereproduksi berjenis ikan secara lestari atau ajang tabur-tuai sehingga menjadi sentra produksi (baca : artikel Maluku Sebagai Lumbung Ikan Nasional Tinjauan Atas Suatu Kebijakan). Tidak bermaksud mencederai pemaknaan LIN seperti yang dikemukakan diatas, namun fokus presepsi MU-LIN yang saya pahami secara substansial merupakan bentuk eksekusi kebijakan yang berorientasi hulu-hilir sebagaimana amanah Undang-Undang No. 45 tahun 2009 tentang Perikanan pasal 3 yakni meningkatkan taraf hidup nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil, meningkatkan penerimaan dan devisa negara, mendorong perluasan dan kesempatan kerja, meningkatkan ketersediaan dan konsumsi sumber protein ikan, mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya ikan, meningkatkan produktivitas, mutu, nilai tambah, dan daya saing, meningkatkan ketersediaan bahan baku untuk industri pengolahan ikan, mencapai pemanfaatan sumberdaya ikan, lahan pembudidayaan ikan, dan lingkungan sumberdaya ikan secara optimal; dan menjamin kelestarian sumberdaya ikan. Konkr itnya, presepsi MULIN yang mau dikonsolidasikan oleh DKP yaitu mengakselerasi pengembangan sektor kelautan dan perikanan Malut berbasis hulu-hilir dengan dua pendeka-

tan : pendekatan penataan dan pendekatan pemberdayaan. Satu point penting dari pendekatan penataan yaitu bagaimana menjawab losses produksi. Agak sulit kita mau menggapai kelebihan produksi ikan dan lebih jauh dapat dipasarkan ke luar daerah atau bahkan diekspor dengan harga sesuai nilai keekonoomiannya jika kebocoran/losses produksi perikanan keluar daerah seperti Sulut, Maluku, Sulteng, Sultra hingga ke Filipina masih kerap terjadi.?? Kebocoran seperti inilah yang mestinya kita tata dengan baik agar produksi perikanan kita bisa terkontrol, dan pada kulminasinya bisa memenuhi kebutuhan lokal, nasional maupun pasar manca. Disinilah pendekatan penataan yang dikemas oleh MU-LIN berperan. Menunggu Aksi Kita tentu menyadari, mendayung mengarungi ketertinggalan pembangunan itu cukup membuat kita kepayahan. Apalagi proses mendayung itu sudah dilakukan hampir 17 tahun lamanya sejak Malut dimekarkan. Meskipun lelah, jargon dari laut membangun Malut harus terus diperjuangkan—apapun alasanya. Dengan menerapkan strategi dua pendekatan pengembangan MULIN yakni “Pendekatan Penataan” dan ‘Pendekatan Pemberdayaan”, saya optimis, problematik di sektor kelautan dan perikanan akan berangsur-angsur dibenahi. Bertalian dengan MU-LIN, memang Malut butuh pengakuan yuridis penetapan kawasan MULIN oleh Presiden. Dengan begitu, akan include di dalamnya kebijakan anggaran di sektor ril ini. Tapi, untuk menuju ke arah sana, butuh kerja keras dan bukan berpangku tangan. Koalisi semua komponen terutama Akademisi, Bisnisment, Goverment (ABG) sangat diperlukan demi membangun Malut.Bagi para ABG yang sudah mengafiliasikan diri ke dalam tim Kelompok Kerja (Pokja MULIN) yang konon beberapa waktu lalu telah memberikan sinyal menyusun master plant MU-LIN, kami gantungkan harapan. Di atas dari semua ini, kita semua mahfum—kalau-kalau jalan menuju MU-LIN sejatinya masih panjang dan terjal. Buktikan, kalau MU-LIN bukan sekadar mimpi. Semoga kita semua tak pesimis dan berhenti memperjuangkan. (*)

Redaksi menerima kiriman opini serta surat pembaca anda. Ketik dua spasi pada kertas HVS dan kirimkan ke alamat redaksi Jl. Hasan Esa, Takoma. Telp. (0921) 3127055 atau melalui Email: birocenter@ yahoo.com.sg, Sertai foto copy kartu pengenal anda. Tulisan maksimal 3 page dengan poin huruf 12. Redaksi juga menerima kiriman SMS. Anda dapat mengirimkan permasalahan pembangunan di sekitar anda melalui nomor: 081356722755. Jika tulisan anda melebihi page yang ditetapkan, maka redaksi berhak mengedit/menyesuaikan.

“Kerja untuk Kemuliaan” Setitik Kebaikan untuk Peyelenggara Ibadah Haji

Polda Malut (Pelayanan)

(0921)

3126110

Polda Malut (Pelayanan)

Polres(0921) Ternate3126110 (Pelayanan)

3121110

Polres(0921) Ternate (Pelayanan)

(0921) 3121110 UGD RSUD Ternate UGD RSUD Ternate (0921) 3124118

(0921) 3124118 Pemadam Kebakaran

3124113

Pemadam (0921) Kebakaran

(0921) 3124113 PLN Ternate (Gangguan) PLN Ternate (Gangguan)

3121272 3121272 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 Telkom Informasi 108 Telkom Informasi 108 (0921) (0921)

Bandara Bandara Babullah Babullah

3121797 3121797 -- 3123508 3123508 PT. PELNI (0921) 3124434 Taxi (0921) 3128888 - 3124888 (0921) (0921)

Pengaduan Pelanggan PLN

081 143 143 0040 0040 081 Kantor Kantor SAR SAR Ternate Ternate (Emergency) (Emergency)

0921 0921 -- 3120069 3120069

Malut Post ALAMAT REDAKSI : Jalan Hasan Esa, Takoma - Ternate, Telp (0921) 3127055, Fax (0921) 3127205 E-mail:editor@malutpost.co.id - iklan@malutpost.co.id

PEMBINA : Dahlan Iskan KOMISARIS UTAMA: Imawan Mashuri KOMISARIS : Suhendro Boroma DIREKTUR UTAMA : M. Tauhid Arief DIREKTUR : Urief Hassan DEWAN REDAKSI : Ketua: Ismit Alkatiri , Anggota: Muhammad Syadri, M. Ikhsan Ali, Faisal Djalaluddin, Mahmud Ici COORPORATE LAWYER JPG/MALUT POST : Dr. Harris Arthur Hedar, SH. MH.

TULISAN ini sekadar catatan pinggir untuk memberi apresiasi buat seluruh petugas haji musim haji tahun 2016 yang kita kenal dengan istila petugas kloter. Petugas ini terdiri atas ketua kloter, pembimbing ibadah, petugas kesehatan serta Tim pendamping haji daerah (TPHD) yang dengan tulus tanpa pamrih, mengurusi para jamaah haji yang disebut “ duyufullah“. Terhitung sejak keberangkatan dari emberkasi Ujung Pandang (UPG) hingga ke tanah suci. Mereka begitu cekatan. Tanpa banyak bertanya, semua sudah mahfum akan tugas dan tanggungjawabnya. Memang cukup berat dan membutuhkan kerja ekstra karena tidak hanya berhadapan dengan ragam latar budaya para jamaah haji, juga perbedaan usia serta kondisi kesehatan baik dalam status resiko tinggi maupun kategori sakit ringan yang harus diberi pelayanan maksimal oleh petugas kloter. Tetapi semua itu bukan penghalang berarti. Para petugas kloter selalu siap siaga. Saya lebih merasa elok dan nyaman mendeskripsikan kegesitan mereka dengan sebutan “ bekerja dengan hati “ . Mereka melayani para jamaah tanpa memandang suku, usia, bahkan status sosial lainnya. Suatu pemandangan dalam kerja-kerja sosial yang sudah jarang ditemukan. Kita mungkin pernah melakukan hal yang sama tetapi terkadang masih tergelincir dalam menarik garis demarkasi

Oleh: Abubakar Abdullah

pada aspek status sosial dan latar budaya yang membuat nilai keikhlasannya berkurang. Bagi saya, ini sebetulnya pelajaran berharga dalam memahami eksistensi diri sebagai sebuah keniscayaan manusiawi. bahwa saling menerima dan memberi dalam kerangka kebaikan dan kemanusiaan adalah kewajiban sosial seluruh umat manusia. Terhadap siapa pun. Dan semua petugas kloter telah menunjukan hal itu. Mereka telah sampai pada suatu fase puncak, di mana nilai-nilai kesalehan sosial mengalir dalam setiap gerak dan aliran nafas yang berhembus. Puncak kesalehan sosialnya dapat dilihat dari cara mengambil peran pengabdian berdasarkan kompetensi dan tanggung jawab. Saya teringat apa yang dikatakan Budayawan sekaligus tokoh spiritual K.H. Mustofa Bisri tentang kesalehan muttaqi (hamba yang bertakwa), mukmin yang beramal saleh. Kesalehan yang mencakup sekaligus ritual dan sosial. Bahwa ibadah rukun yang dikerjakan tidaklah berdiri sendiri namun memiliki dimensi trasformatif bagi kebaikan sekelilingnya. Shalat, puasa, zakat dan ibadah haji memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Pada konteks itulah kemabruran ibadah haji sebagaimana dalam riwayat yang diceritakan bahwa kemabruran haji terletak pada pergaulan antar sesama jama’ah yang

beribadah, seperti memberi salam saling menolong, saling memberi perhatiaan serta tugas-tugas kemanusian lainnya yang selama ini dipelopori oleh para petugas kloter. Sebenarnya tanpa terucap, kami semua merasa bangga atas segala kebaikan dan kemurnian hati anda (para petugas haji) dalam memberi pelayanan yang maksimal. Anda telah menyertai kami dalam menjalankan semua ritual ibadah haji di tanah suci. Olehnya itu semboyan “ kerja untuk kemuliaan” ini pantas diberi kepada semua petugas kloter karena kemuliaan hatinya dalam memuliakan kami. Betapa tidak? Para kiyai sebut saja ustat Zulkiraan, ustat syarif, ustat Amin, ustat Harun dan ustat Marjan tanpa mengenal letih berujar di setiap waktu untuk meningkatkan pemahaman tentang tata cara dan hakekat beribadah. Karena satu di antara syarat mabrurnya haji adalah pemahaman manasik jama’ah selain berniat karena Allah dan rezeki yang halal. Dan, proses pembimbingan menuju ke arah pemahaman yang lebih komprehensif tersebut dilakukan oleh semua pembimbing kloter. Pemandangan yang tidak kalah menarik adalah peran para tenaga kesehatan yang dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini di pimpin Dr. Nurhidayati dan Dr. Hamid serta dibantu empat petugas medis` lainnya. Kesibukan mereka

SMS Pembaca

PEMIMPIN REDAKSI : Faisal Djalaluddin REDAKTUR PELAKSANA : Awat Halim KOORDINATOR LIPUTAN : Muhammad Nur Husen, Irman Saleh KOORDINATOR LIPUTAN KHUSUS: Ika Fuji Rahayu KOORDINATOR KREATORIAL : Ako La Owi KOORDINATOR BIRO JPG : Mahmud Ichi REDAKTUR : Faisal Djalaluddin, Ako La Owi, Bukhari Kamaruddin, Muhammad Nur Husen, Awat Halim, Sunarti, Irman Saleh, Ika Fuji Rahayu, Jufri Duwila, Wawan Kurniawan, Mahmud Ici, Abdullah Dahlan Conoras(Nonaktif) PENGEMBANG ANAK PERUSAHAAN : Dahlan Malagapi, Purwanto Ngatmo REPORTER : Amirudin Ibrahim, Sahril Samad, Rusdi Abdurahman, Ikram Salim, Fitrah A. Kadir, Munawir Taoeda, Wahyudin Madjid, Suhendi Suherman BIRO WASHINGTON : Maydi Pakasi

BIRO TIDORE : Fahrudin Abdullah, BIRO HALUT : Samsir Hamajen BIRO HALTENG : Ridwan Arif, BIRO HALBAR : Suparto Mahyudin BIRO MOROTAI : Samsudin Chalil BIRO HALSEL : Safri Noh BIRO HALTIM : Muhamad Kabir BIRO KEPSUL : Fahrul Marsaoly FOTOGRAFER : Erwin Syam OPERATOR JPNN : Andhy Eko H, Taher Marsaoly SEKRETARIS REDAKSI :Ari Sunarti MANAGER ARTISTIK & PERWAJAHAN : M. Ikhsan Ali DESAIN GRAFIS : Budi Santoso, STAFF : Ademus Alani

terbilang cukup padat mulai dari program pelayanan maupun visitasi di setiap kamar tempat nginapnya para jama’ah sampai keikutsertaan mereka saat jamaah asal Maluku Utara dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi karena menderita sakit dan sebagian akhirnya meninggali di kota Mekkah. Pekerjaan yang ditekuni telah melampaui tugas sebagi sebuah profesi. Mereka sudah total memadukan kompetensi profesional sebagi tenaga perawat, kompetensi sosial dengan membangun relasi- relasi positif dengan jamaa’ah, kompetensi pedagogis yang juga berfungsi sebagi pembimbing ibadah untuk sekadar mengingatkan tata cara ibadah haji serta kompetensi kepribadian. Semua perawat yang menyertai jama’ah telah menunjukan kepribadian yang positif baik dari cara bertutur dengan pasien yang lansia, tindakan maupun tingkah lakunya. Kesemuanya adalah kesadaran hakiki yang terrefleksi dalam laku untuk melayani jamah lebih berkualitas. Semoga mabrur. Akhirnya jamaah asal Maluku Utara sudah kembali ke Kampung halaman, semoga napak tilas yang dilalui dalam ibadah akan menjadi pelajaran bersama dalam mengarungi kehidupan. Terimakasih para petugas kloter juga semuanya atas doa-doa yang dipersembahkan untuk kemulian dan keselamatan jama’ah. Kenangan di Mahbah JinMekkah. (*)

MANAJER UMUM/KEUANGAN : STAFF : Rugaya Hamaya, Mila Ariani, Azis Dali MANAJER PERSONALIA : Deddy Dano Dasim MANAJER PEMASARAN : Rustam La Ode Nuru STAFF : Leli Mahmud, Selly Jaya Sari, Ruslan Amaturi MANAJER IKLAN : Jalal Husen STAFF : Firdha R Barakati, Imelda DESAIN IKLAN : M. Ikhsan Yusuf MANAGER PERCETAKAN : Jan Gimon STAFF : Febryanto, Hamid Radjab, Ijal, Junaidi PENERBIT: PT. Ternate Cemerlang PEMASANGAN IKLAN: Hitam Putih (BW): Rp 30.000/mmk. Warna (FC): Rp 40.000/mmk. HARGA ECERAN: Rp 5.000/Eks HARGA LANGGANAN: Rp 120.000/bulan


RABU, 12 OKTOBER 2016

HUKUM & KRIMINAL malutpost.co.id

Art: Mus

SEMENTARA ITU Kapolda: Saya Pakai Cara KPK TERNATE – Kapolda Malut Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto akhirnya angkat bicara terkait komitmennya membasmi tindak pidana korupsi. Tugas menegaskan, posisi korupsi sama dengan narkoba. Ia akan fokus membasmi dua masalah tersebut. “Korupsi harus saya utamakan juga, karena tidak kalah penting dengan narkoba,”katanya pada Malut Post, Selasa (11/10). Menurut Kapolda, ia akan memerintahkan Direktur Reserse Kriminal Khusus untuk menuntaskan kasus korupsi yang sementara dalam proses. “Saya akan perintahkan agar kasus korupsi dipercepat,”janjinya. Kapolda mengatakan, dirinya akan menerapkan sistem baru dalam penanganan perkara korupsi. Sistem yang ia terapkan nanti, seperti yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini. Caranya, lanjut Kapolda, penyidik polisi lebih dulu melibatkan jaksa meski tahapan prosesnya masih sebatas penyelidikan. “Ini dimaksudkan agar pada saat penyerahan tahap satu nanti, dipercepat,”katanya. Kapolda sudah berkoordinasi dengan Kajati Deden Hayatul Firman untuk menyatuhkan persepsi. Kapolda juga mengaku sementara ini sedang mempelajari berkas Ahmad Hidayat Mus (AHM), tersangka kasus korupsi anggaran Masjid Raya Sanana.(tr-04/lex)

Malut Post • HAL. 17

Isu Miring Menerpa Kejati Kajati Deden Diduga Bertemu Bupati Halteng Pertemuan Terjadi Sebelum Faisayang Dihentikan Editor : Irman Saleh Peliput : M. Noval Kasman TERNATE – Isu miring menerpa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut. Kali ini terkait dengan dugaan adanya pertemuan yang dilakukan Kajati Deden Hayatul Firman dengan Bupati

Halmahera Tengah (Halteng) Ali Yasin Ali di Jakarta belum lama ini. Informasinya pertemuan itu membahas kasus dugaan korupsi anggaran pengadaan pengadaan KM Faisayang Halteng tahun 2011 senilai Rp 11 miliar. Ending dari pertemuan tersebut membuat pihak Kejati terpaksa menghentikan proses kasus Faisayang. Hanya saja, apa yang diberikan Bupati Halteng pada petinggi Kejati agar kasus tersebut dihentikan, belum terkuak. Menanggapi isu tersebut, Kajati Deden Hayatul Firman membantah. Menurutnya, ia hanya bertemu dengan Ali Yasin di pesawat saat mereka bertolak dari Ternate ke Jakarta. “Jadi isu itu tidak benar. Saya hanya ketemu dia (Ali Yasin) di pesawat,”katanya pada Malut Post, Selasa (11/10). Menurut Deden, ketika ia diangkat sebagai Ka-

jati, sejumlah pejabat di Malut bertemu dengannya. Pejabat bertandang di rumahnya. “Memang benar mereka sering bertamu, baik di rumah maupun di kantor,”akunya. Ia mengatakan, pertemuan tersebut tidak membahas penanganan kasus tindka pidana korupsi di Kejati yang melibatkan pejabat kabupaten dan kota di Malut dan pejabat di Pemprov Malut. Bagi Deden, kedatangan pejabat di rumah dan kantornya wajar-wajar saja, tidak menyalahi etika. “Kalau yang bertamu itu tersangka baru salah. Masa ada yang bertamu lalu saya usir,”bantahnya. Ia berjanji kepada publik Malut untuk tetap menjalankan tugas dengan baik berdasarkan aturan yang berlaku. Ia juga berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Malut.(tr-02/lex)

SIDANG Terancam 15 Tahun Penjara, Terdakwa Narkoba Menangis TERNATE – Abdul Haris Mondy, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Selatan, meneteskan air mata saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Selasa (11/10). Haris menangis saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate membacakan dakwaan. Betapa tidak, dalam dakwaan tersebut, JPU menegaskan, Haris terancam hukuman 15 tahun penjara. Pasalnya, terdakwa disebut melakukan perbutan tanpa hak dan melawan hukum dengan cara menanam, memelihara, memiliki, menyimpan menguasai dan menyiadakan narkotika golongan satu jenis tanaman. Haris dijeral dua pasal alternatif, yakni pasal 111 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Hukuman maksimalnya 15 tahun penjara,”tegas JPU Zubaidi S. Mansur. Setelah JPU membacakan dakwaan, sidang yang dipimpin hakim Rahmad Selang itu akan dilanjutkan pekan depan (18/10) dengan agenda pemeriksaan saksi. Sekadar diketahui, Abdul Haris awalnya dilaporkan ke Polres Ternate terkait kasus pencurian di Kelurahan Salahudin, Ternate Tengah. Polisi kemudian menggeledah rumahnya di Kelurahan Tanah Tinggi. Di rumah itu, polisi menemukan satu paket narkoba. Setelah itu petugas kemudian mengembangkan dan ditemukan lagi barang bukti narkoba lainnya.(tr-02/lex)

FOLLOW UP Anto Hoda dan Ikbal Bayar Denda TERNATE – Terpidana kasus korupsi pengadaan alat laboratorium Unkhair, Abdurahman Hoda, membayar dendanya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Selasa (11/10). Total denda yang disetorkan terpidana sebesar Rp 200 juta. Penyerahan denda mantan Wakil Rektor IV Unkhair itu diterima oleh sejumlah jaksa. Abdurahman sendiri dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri (PN) Ternate. “Karena sudah bayar denda, maka terpidana tinggal menjalani hukuman pokok saja. Kami akan sampaikan ke Rutan”jelas Kasi Pidsus Kejari, Arsito Djohar. Selain abdurahman, terpidana kasus korupsi anggaran rancangan peraturan daerah tahun 2011, Ikbal Alhadaar juga melunasi dendanya Rp 50 juta dan uang penggantinya Rp 199 juta. Ikbal sendiri divonis oleh hakim PN Ternate 4 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan dan dikenai uang pengganti Rp 199 juta subside satu tahun kurungan. “Terpidana Ikbal tinggal menjalani hukuman pokoknya saja,”tambah Arsito.(tr-02/lex)

MIRAS: Anggota Polres Ternate berhasil menyita minuman keras (miras) jenis bir hitam 22 botol, bir kaleng 23 botol dan captikus 10 kantong plastik. Miras sebanyak itu diamankan di Kapal Feri, Kelurahan Bastiong, Ternate Selatan, Selasa (11/10). Barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres.

Istri Bupati Halsel Diberi Kesempatan TERNATE – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Malut Deden Hayatul Firman belum bersikap untuk menjemput paksa Nurlela Muhammad, istri Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba. Padahal, Nurlela begitu terang-terangan menunjukan ketidaktaatan hukum saat dipanggil bersaksi terkait kasus dugaan korupsi anggaran bantuan sosial (bansos) tahun 2006, 2007, 2008 dan 2009 senilai Rp 47 miliar. Menurut Deden, kalau sudah saatnya, maka ia akan memerintahkan jaksa pidana khusus untuk menjemput Nurlela. “Jadi kami akan panggil ulang. Kalau tidak hadir setelah dipanggil tiga kali, maka kemudian dipanggil paksa. Semua sudah diatur,”katanya pada Malut Post, Selasa (11/10). Kajati mengatakan, pihaknya tidak mengalami kendala dalam penyelidikan dan penyidikan kasus

bansos. Kata dia, proses kasus tersebut terbilang lamban, karena penyidik masih harus memeriksa saksi. “Kami masih fokus pemeriksaan,”katanya. Deden meminta publik Malut agar bersabar, karena pihaknya tak akan m e n g h e nt i k a n k a s u s bansos. Pihaknya, lanjut Deden, akan bekerja sesuai aturan yang berlaku. “Semua kasus yang kami tangani, akan kami proses hingga tuntas, tidak ada yang kami diamkan,”tambahnya. Sementara itu, seorang saksi bansos menjalani pemeriksa kemarin (11/10). Hanya saja, pihak Kejati tidak mau siapa saksi tersebut dan apa kapasitasnya. Kasi Penkum Kejati, Apris Lingua mengatakan, ia sering mendapat marah dari pimpinannya saat dirinya memberikantahukan identitas saksi kasus bansos ke awak media. (tr-02/lex)

Polisi Ciduk Pelaku Togel

JUDI: Pelaku togel saat diciduk anggota Polsek Ternate Utara, Selasa (11/10)

TERNATE - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ternate Utara, Kota Ternate berhasil menangkap satu pelaku togel, Akbar Yusup Sumampow, Selasa (11/10) sekira pukul 12.30 WIT. Penangkapan warga Kelurahan Akehuda ini berdasarkan laporan dari masyara-

kat bahwa yang bersangkutan sedang melakukan penjualan nomor togel tepat di pelabuhan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara. Mendengar laporan tersebut, anggota opsnal Sektor Utara dipimpin Kanit reskrim Polsek Ternate Utara Aiptu Bahmir Antani langsung turun ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap pelaku saat berada di samping ruang tunggu speedboat tujuan Ternate – Jailolo sambil menjual nomor togel. Di tangan pelaku ditemukan satu pak nota nomor togel, dua lembar nota nomor togel, satu buah handphone merek Mito dan uang tunai Rp 211 ribu, dengan pecahan masing-masing Rp 50.00 dua lembar, Rp 20.000 tiga lembar, Rp 10.000 enam lembar, dan Rp 100.000 satu lembar. Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek untuk diproses lebih lanjut. Kanit Reskrim Polsek Utara Aiptu Bahmir saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. ”Saat kita tangkap, pelaku sementara melakukan penjualan nomor togel,” kata Bahmir sembari mengatakan pelaku dijerat dengan pasal 303 KUHP. Sementara itu, Kapolsek Ternate Utara AKP Fitra Zuanda mengatakan pihaknya terus melakukan pemberantasan terhadap tindakan yang melanggar hukum di wilayah hukum Ternate Utara. ”Kita minta masyarakat apabila di lingkungannya menemukan adanya hal-hal tersebut, segera dilaporkan ke kami melalui kontak 081390222110,” ujar Fitra Zuanda. (mg-03/jfr)


SP Edisi 11. RABU, 12 OKTOBER 2016

Malut Post • HAL. 18

SUARA PARLEMEN Menyuarakan Aspirasi Rakyat DPRD PROVINSI MALUKU UTARA Jln. Raya Tuan Guru Qadi Abdussalam Sofifi No. 1.

17 Tahun Membangun Ketua Fraksi BPKB Minta Pemprov Percepat Pembangunan SOFIFI - Provinsi Maluku Utara kini telah berusia 17 Tahun. Di usianya tersebut provinsi yang terbentuk melalui Undang-undang Nomor 46 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2000 ini terus berbenah melaksanakan pembangunan diberbagai aspek. Dalam pengelolaan pemerintahan yang dinakodai Gubernur K.H. Abdul Gani Kasuba, Lc diharpakan progres pembangunan berjalan cepat untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lain. Ketua Fraksi BPKB Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD) Provinsi Maluku Utara, Suhri Hud, mengatakan ada tiga aspek penting yang harus menjadi fokus utama Gubernur Maluku Utara dalam membangun Provinsi Maluku Utara yaitu pembangunan dibidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia aparatur sipil negara/PNS. Suhri, meyakini bahwa pembangunan infrastruktur membuat kesejahteraan masyarakat men-

jadi semakin baik. Pembangunan infrastruktur kata Suhri, jangan dimonopoli hanya disekitar ibu kota provinsi atau kabupaten/kota tetapi diprioritaskan juga di wilayah yang selama ini kurang tersentu pembangunan sehingga membuka isolasi bagi wilayah yang selama ini tertinggal dan miskin karena tidak tersentu pembangunan. Prioritas pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta sentra ekonomi seperti pembangunan pasar yang menjadi urat nadi perekonomian saat ini sudah menjadi keharusan di negeri moloku kieraha ini guna mengejar ketertinggalan dibandingkan dengan daerah lain. Lebih lanjut politisi Partai Bulan Bintang ini mengatakan, hal yang tak penting bagi kondisi maluku utara yang merupakan daerah kepulauan adalah pembangunan infrastruktur bertujuan untuk membangun koneksitas antar wilayah/ pulau sehingga dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan

17 Tahun Provinsi Maluku Utara: Maju atau Mundur? Ketua Fraksi Hanura Tawarkan Tawarka 4 Langkah pejabat terlihat enjoy saja, seperti tidak SOFIFI– Tujuh belas tahun adalah terjadi apa-apa di daerah ini, malah usia memasuki kematangan bagi mamereka lebih banyak berada di luar nusia, Provinsi Maluku Utara (Malut) daerah daripada berada di tempat berada di usia tersebut. Dalam usia kerja sendiri. Jadi Gubernur harus yang demikian, seharusnya Pemprov berani mengevaluasi yang kinerjanya Malut lebih matang dan berkembang, kurang baik yakni, kurang bertannamun tidak berbanding lurus dengan gungjawab, kurang disiplin, kurang kenyataan yang ada, malah semakin kebersamaan dan cenderung berjalan mundur. Hal ini disampaikan ketua sendiri-sendiri. Jika tidak maka pemerfraksi Hanura Malut Hi. Ridwan Salaintahan ini tidak akan maju,”tegasnya. ma, SH yang dihubungi oleh tim Suara Namun demikian, kritikan pedas Parlemen baru-baru ini. “Dengan usia anggota Deprov Malut utusan Daerah ke- 17 tahun ini, pemerintahan Malut Pemilihan satu Ternate-Halbar ini belum mengalami kemajuan yang masih optimis menyimpan harapan berarti, malah terkesan mengalami besar, agar pemerintahan Provinsi bisa kemunduran. Hal ini dapat dilihat Hi Ridwan Salama bangkit dari keterpurukan dan dapat secara nyata saat ini yaitu Pemprov Malut masih memiliki utang yang begitu besar, sehingga mensejahterakan masyarakat di daerah ini. “Sebagai DPRD harus membentuk Pansus Pengelolaan Utang putera daerah dan anggota Deprov, saya masih optimis dan Barang Milik Daerah. Situasi ini juga menunjukkan Provinsi Malut dapat bangkit dari keterpurukan dan lebsystem dan tata kelola pemerintahan yang ada ambu- ih maju lagi, namun harus didukung oleh keberadaan radul,” tandasnya. Lebih lanjut, politisi yang juga wakil aparatur pemerintahan yang memiliki kapasitas mumketua Komisi IV Deprov merasa heran dengan kinerja puni, serta matang dalam tata kelola pemerintahan. Selain itu, ada empat langkah yang harus dimatangkan aparatur pemerintahan yang ada. “Semua persoalan yang terjadi di pemerintahan ini oleh pemerintahan daerah dalam menjalankan roda peadalah tanggung jawab Gubernur. Jadi Gubernur harus nerintahanya itu, hebat dalam melakukan perencanaan, membenahi masalah ini, terutama masalah aparatur serius dalam pelaksanaan pembangunan, teliti dalam khususnya para pejabat pembantunya. Yang saya tidak melakukan pengawasan sertaberani dan bersungguhhabis piker itu, kondisi daerah seperti ini, malah para sungguh dalam melakukan evaluasi,” harapnya. (tim)

Tertinggal dari Gorontalo, Ketua Fraksi Air Kritisi Pemprov SOFIFI – Hari ini genap Provinsi Maluku Utara (Malut) berusia 17 tahun. Sayangnya, fakta memperlihatkan Malut masih jauh tertinggal atau belum maju sejajar dengan provinsi lain di Indonesia. Kondisi ini membuat sejumlah pihak ikut prihatin dan angkat bicara termasuk Ketua Fraksi AIR (Amanat Indonesia Raya) DPRD Malut, Sahril Tahir.. Menurut Politisi Gerindra Malut ini, usia provinsi Malut yang sudah masuk kategori remaja, dalam aspek pembangunan infrastruktur mestinya sudah harus maju seperti provinsi Gorontalo, dan Banten. Karena memiliki kesamaan umur sejak dimekarkan. Begitu juga Sahril Tahir dalam hal pelayanan publik dan pengelolaan keuangan, provinsi Malut berada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia. Di sektor pendidikan juga mengalami hal yang sama. Malut masih jauh tertinggal dengan posisi berada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia.” Ini menunjukkan bahwa Malut masih sangat jauh tertinggal dibanding dengan provinsi lain. Untuk itu, dalam momentum 17 tahun provinsi Malut ini marilah kita mulai membenah diri. Pemprov harus salah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Malut dalam menjalankan programnya. Sehingga apa yang dilakukan bisa bersinergi,” harapnya. Pemprov

dalam menjalankan programnya tidak bersinergi dengan program yang dilakukan Pemda Kabupaten/Kota. Hasilnya, terjadi tumpang tindih karena masingmasing cari jalan sendiri.” Pembangunan di Malut ini bisa maju tergantung koordinasi Pemprov dan Kabupaten/Kota. Saya yakin kalau ini dilakukan Pemprov di tahun mendatang maka progres kemajuan pembangunan di Malut akan mulai nampak. Sehingga bisa mampu bersaing dengan provinsi lain. Harus tanamkan dalam hati bahwa provinsi lain bisa kenapa kita tidak bisa,” ucapanya. Ia menjelaskan, dengan adanya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Pemerintah Provinsi Malut sudah harus merubah pola atau konsep pembangunan yang selama ini tidak tepat sasaran. Harusnya konsep pembangunan di mulai dari desa sehingga apa yang dilakukan nanti benar-benar menyentuh langsung ke masyarakat. Bukan malah sebaliknya dinikmati kelompok elit di pemerintah. “Sektor ekonomi kerakyatan harus di dorong pemerintah provinsi. begitu juga bidang kesehatan dan pendidikan. Karena selama ini masyarakat tidak diperhatikan. Pada Usia 17 tahun ini, masyarakat Malut sudah harus sejahtera. Kita berharap kedepan ini menjadi perhatian pemerintah,” harapnya. (t-SP)

Ketua Fraksi PDI-P Harap Pemprov Sinergi dengan Kab/Kota tidak terlepas dari komitmen pemerintah, SOFIFI-Ketua fraksi PDI-P Djunaidi bukan hanya Pemerintah Provinsi tapi Djafaar, meminta Gubernur Abdul Ghani juga kabupaten kota.”sinerjitas antara Kasuba (AGK) dan Wakil Gubernur M. pemerintahan Provinsi dan kabupaten Natsir Thaib, agar lebih meningkatkan kota juga menjadi salah satu kunci kesukkomitmenya dalam melaksanakan pemsesan pembangunan,”ungkapnya bangunan terutama pada pembangunan Dia mengatakan, fraksi PDI-P di infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Deprov dan juga kabupaten kota, meSebab Maluku Utara (Malut) diusia ke-17 miliki komitmen yang kuat terhadap ini, Pendidikan, infrastruktur dan kesehatmengawal pembangunan, karena itu an, masih menjadi masalah mengemuka selain menjalankan fungsi pengawasan pada masyarakat. ”Disamping program juga mendorong Pemerintah untuk lebih yang lain, ketiga masalah ini harus menfokus dalam melakukan pembangunan. jadi perhatian utama, karena berkaitan ”Saya berharap dengan mumentum HUT dengan pelayanan dasar dan peningkatan Malut ke-17 ini, memabawa semangat taraf hidup masyarakat,”ungkap John baru untuk semua, baik pemerintah maukepada tim SP selasa (11/10). Politisi Djunaidi Djafar PDI-P ini, mengatakan, Malut di usia 17 ini harusnya pun masyarakat untuk lebih bekerja demi kesejahteraan sudah sejejer dengan provinsi lain, hanya saja perkem- bersama,” ungkapnya sembari menyampaikan selamat bangannya masih sangat lambat. Masalah ini kata dia, hari jadi Malut ke 17.(t-SP)

antar wilayah. Skala prioritas lainnya adalah pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan. Suhri, berharap pemerintah daerah provinsi maluku utara berupaya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dibidang pendidikan serta melengkapi sarana dan prasarana pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Pada sektor kesehatan juga diharapkan agar pemerintah provinsi maluku utara terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan melakukan penataan dan penempatan tenaga Suhri Hud kesehatan hingga wilayah/daerah terpencil serta melengkapi sarana dan prasarananya. Sementara itu, pembangunan manusia khususnya para aparatur sipil negara dilingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga diperlukan

pembinaan sumber daya manusianya. Menurut Suhri, aparatur pemerintahan tersebut memegang peranan yang sangat menentukan terhadap perilaku dan keberhasilan kerja dalam setiap organisasi pemerintahan sehingga diperlukan sistem pembinaan secara terncana, sistematis dan terintegrasi melalui organisasi penyelenggara manajemen kepegawaian. Selain itu, pengembangan pola karir aparatur negara yang diikuti oleh pendidikan dan pelatihan yang tepat diharapkan mampu melahirkan ASN yang memiliki mentalitas yang mendukung keberhasilan dalam melaksanakan tugas yang diemban yang kemudian berdampak pada peningkatan kerja. “Sehingga tidak ada lagi penempatan jabatan diisi oleh pegawai yang tidak memiliki kemampuan atau berkualitas rendah.” harap Suhri (t-SP)

Siloloa

SWEET SEVENTEEN dali yang selama itu hanya BAGI mereka yang memahami menjadi mimpi. Masyarakat logika sejarah, kehadiran Provinsi menyambutnya dengan isak Maluku Utara bukan sebuah tangis kebahagiaan, bak me“hadiah” apalagi kado atau pemnyambut kelahiran seorang berian semata. Kedatangannya pengeran pewaris takhta melewati sederet perjuangan keras sebuah kerajaan besar. yang penuh risiko, intrik politik, Hari ini, tepat 12 Oktober melewati jalan berliku, diapit pan2016, sosok yang bernagaruh kekuasaan yang berkarakter ma Provinsi Maluku Utara menyekap, demi sebuah nilai solidiitu telah berusia 17 tahun. tas yang sangat mahal. Olehnya itu, Sebuah masa yang angmari kita menggunakan nalar dan gun, elok, penuh harapan. akal sehat untuk memberi pengharCatatan waktu pun mengingaan dan apresiasi terhadap mereka tip dan spertinya ingin memyang ikut dalam pergerakan ini, bisikkan, bahwa “Ia tak siasejak tahun 1950-1999. Oleh: Abubakar Abdullah, sia dilahirkan”. Ia lahir bukan Mungkin masih berkelindan M.Si. karena sebuah keterpaksaan dalam ingatan kolektif kita tentang beban berat perjuangan menuju terbentuknya sejarah masa lalu. Kehadirannya merupakan provinsi Maluku Utara. Bahkan jika kita sedikit jawaban atas pertanyaan kapan daerah ini bisa meluangkan waktu untuk membuka kembali berdiri tegak di atas kakinya sendiri. Pernyataan itu nampaknya dapat dibenalembar demi lembar catatan historis, sepintas, semuanya akan bercerita: tentang siapa, rkan. Ia membawa rahmat semesta. Betapa bagaimana, dan dengan cara apa para “pencipta tidak, pembangunan infrastruktur jalan melsejarah” itu berjuang. Sebagian disekap di Nu- ingkari hampir semua dataran Halmahera. sakambangan, bahkan ada yang mengumpul- Trans-Halmahera dengan konsep pemerataan kan seribu ton kopra untuk sebuah cita-cita suci aksesibilitas layanan publik—sebagian—besar ini, walau pun hasilnya belum begitu berkilau telah terpenuhi. Peluang tumbuhnya investasi, saat itu. Kobaran semangat terus menyelimuti berkembangnya usaha kecil dan menengah, batin mereka, menyertai setiap derap langkah peningkatan sumberdaya manusia melalui kaki yang tersusun tertib. Momen tepat pun pendidikan, penataan kapabilitas dan daya vital menyingsing. Reformasi tahun 1998 membuka birokrasi, semuanya hampir tiba pada ambang kran selebar-lebarnya. Gagasan pemekaran batas maksimal. Hanya menunggu sedikit senmendapat tempat yang layak di sisi konstitusi tuhan saja, wajah Maluku Utara di usia yang ke kita. Reformasi tidak hanya merubah konsep 17 dan amat mempesona (sweet seventeen) ini dasar bertata-negara secara substansial saja, benar-benar akan lebih awet dan “kinclong” ia juga ikut melepas rantai pengikat gagasan dalam seluruh dimensi tatakelola kepemerintentang perlunya pemekaran Provinsi Maluku tahannya. Tentu, kita juga harus memperhiUtara, yang sudah terlalu lama terbelenggu tungkan bagaimana tantangan Maluku Utara ke dalam “rahim” kekuasaan sentralistik. Dan, depan. Pandangan kita harus selalu awas, tajam akhirnya, Provinsi Maluku Utara dilahirkan dan kritis. Selalu terjaga dalam setiap derap secara beradab dalam gegap gempita transisi waktu untuk mengikuti setiap perkembangan, demokrasi. Nafasnya begitu harum, mewangi sembari tetap membangun soliditas yang kokoh, ke seluruh pelosok, memutus sekat-sekat dengan satu kata kunci (key word): berhijrah isolasi sosial dan mendekatkan rentang ken- menuju perubahan paripurna.(tim)

Provinsi Malut Lebih Baik dari 10 Tahun Lalu SOFIFI - Provinsi Maluku Utara kini berusia 17 tahun. Momentum Hari Ulang Tahun Provinsi ini mengundang banyak tanggapan terkait capaian yang diperoleh. Tidak sedikit yang menilai bahwa tata kelola pemerintahan selama ini belum maksimal berdasarkan kenyataan yang ada. Namun ada juga pihak yang menilai bahwa ada kemajuan dan keberhasilan yang telah dicapai. Hal ini disampaikan oleh ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Basrin Kanaha, S.Pd. Dia menuBasrin Kanaha turkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan saat ini ada perubahan yang cukup baik, salah satu indikatornya adalah meningkatnya opini BPK terkait pengelolaan keuangan daerah. “Selama perjalanan 17 Tahun pemerintahan Provinsi Maluku Utara, bagi kami terjadi kemajuan, hal ini ditandai dengan meningkatnya opini BPK terhadap pengelolaan keuangan daerah, dimana selama 10 tahun opini BPK hanya disclaimer. Namun saat ini opininya sudah Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Meskipun ada hal lain yang masih harus dibenahi,” tuturnya. Lebih lanjut, prestasi dalam pengelolaan keuangan yang baik ini harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran dan tata kelola pemerintah dari seluruh elemen dan birokrasi juga diperhatikan. Karena pemerintahan yang ada ini harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. Khususnya mereka para pemangku

kekuasaan di birokrasi. “Hal yang penting untuk segera dilakukan oleh Gubernur sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di Provinsi Maluku Utara, untuk dapat melakukan penataan birokrasi yang lebih baik lagi. Birokrasi yang ada harus berpihak pada masyarakat. Khususnya para pimpinan SKPD terutama di bidang ekonomi. Selain itu saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat tetap bersatu dan mendukung pemerintahan ini, untuk kemajuan Provinsi Maluku Utara yang kita cintai ini,” harapnya. Selain itu, mantan anggota DPRD Kota Ternate ini mengatakan bahwa, dalam usia yang ke-17 Tahun ini, pemerintah Provinsi Maluku Utara sudah mampu membangun sinergi dengan pemerintah Kabupaten/Kota yang selama ini terputus. “Kedepannya, Pemerintah provinsi Maluku Utara harus bersinergi dengan Kabupaten/Kota. Yang terjadi selama ini adalah antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah kabupaten/Kota terkesan berjalan sendiri-sendiri. Padahal pemerintah Provinsi ini kan tidak punya Wilayah, yang punya wilayah adalah Kabupaten/Kota? Agar pemerintahan ini bisa berjalan baik dan terarah, maka antara pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota harus saling koordinasi. Oleh karena itu, selaku partai pengusung Gubernur, kami berharap kepada seluruh elemen khususnya kepada politisi untuk mendukung pemernintahan dan pelaksanaan APBD hingga hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat.” tutupnya. (swn)

SUARA PARLEMEN Pelindung : Pimpinan DPRD Prov MU. Penasehat: Sekretaris DPRD Prov MUAbubakar Abdullah, S.Pd, M.Si. Penanggungjawab/Pemimpin Redaksi: Kabag Humas :Drs. Rusyoto Tompo & Kabag Keuangan Erva Pramukawati. Redaktur Pelaksana : Irmon Machmud, SIP, MA. Staf Redaksi : Ummuhani, SH, Fadli R. Sibua, S.IP, Soepriadi S. Syahbuddin.ZulkiflyBian, S.IP.DidikSodikin, S.IP. Fotografer: Ikbal Syahda,SH& Risky, Pembantu Umum: Sahmerin


RAGAM

RABU, 12 OKTOBER 2016

ES KELAPA MUDA Bahan-bahan Siapkan satu buah kelapa muda segar Siapkan satu kaleng susu kental manis 1-2 jeruk lemon Sirup gula Es batu serut

Malut Post • HAL. 19

malutpost.co.id

Art: rizky izzy

Resep

CARA MEMBUAT 1. Siapkan mangkuk atau gelas saji lantas masukkan beberapa sendok makan buah kelapa segar dan tambahkan dengan beberapa sendok makan sirop gula (sesuaikan saja dengan selera) 2. Setelah itu, masukkan perasan air jeruk lemon untuk rasa es kelapa muda yang jauh lebih istimewa dan segar, air lemon ini akan memberikan rasa asam yang alami yang mana cocok dikonsumsi disaat cuaca panas karena bermanfaat untuk melembabkan bibir dan melegakan tenggorokan

3. Terakhir masukkan air kelapa muda yang tersedia dan tambahkan susu kental manis serta es batu secukupnya 4. Es kelapa muda kini telah siap disajikan. Tips: 1. Es kelapa muda ini bisa ditambahkan dengan selasih atau juga lenci. 2. Untuk variasi, bisa ditambahkan dengan air jeruk murni untuk rasa dan sajian yang berbeda. Sumber: Resep Koki

Waspada Bahaya Ledakan Rokok Elektronik BAHAYA rokok elektronik tengah menjadi sorotan para petugas medis di Swansea, Wales. Bukan karena dampak kesehatan jangka panjang, melainkan karena sejumlah kasus ledakan dari produk vaping tersebut. Hingga saat ini, Morriston Hospital’s Welsh Centre for Burns and Plastic Surgery di Swansea, Wales, telah menangani lima pasien luka bakar akibat ledakan rokok elektrik. Tiga di antaranya mengantongi perangkat itu di saku celana ketika ledakan ter-

jadi sehingga mengalami luka bakar di tangan, paha, dan pangkal paha. “Sebelumnya kami tidak pernah menjumpai cedera semacam ini, yang mencerminkan meningkatnya popularitas rokok elektronik,” kata Dai Nguyen, salah satu konsultan ahli bedah plastik di rumah sakit tersebut. Meski para pasien luka bakar telah ditangani dan hampir pulih, Nguyen mengatakan beberapa orang tidak begitu beruntung. Ada kasus di tempat lain yang membutuhkan operasi

Cara Menjaga Ketajaman Otak BIASANYA kita memberikan banyak perhatian untuk kesehatan fisik tapi tidak memberikan perhatian sebanyak itu pada kesehatan otak dan bagaimana menjaga ketajaman otak. Latihan yang sehat dalam banyak area kehidupan akan membantu menjaga otak Anda, sebaik menjaga tubuh Anda dalam bentuk yang bagus. Di sini ada beberapa cara yang mudah untuk menjaga ketajaman otak. Lakukan gaya hidup aktif dan olahraga rutin Jalan cepat, berenang, aerobik, dan yoga membantu mencegah masalah ingatan yang sering datang bersamaan dengan penuaan. Jadi lakukanlah olahraga ringan hingga sedang secara rutin.

Latihlah kemampuan otak Otak yang aktif akan menjaga ketajaman otak dan melanjutkan produksi hubungan atau koneksi baru antara sel saraf. Isilah teka teki silang, membaca, melakukan permainan seperti catur, dan belajar suatu hobi baru akan membantu otak kita. Konsumsi makanan sehat Lakukan diet atau pola makan yang sehat. Misalnya sedikit konsumsi lemak jenuh, gula pasir, tepung putih dan makanan cepat saji. Selain itu perbanyak makan berbagai macam buah-buahan dan sayuran yang berwarna-warni. Semua makanan ini akan menjaga ketajaman otak Anda dengan baik sebaik menjaga tubuh Anda. Dan makanan

sehat bisa melindungi serta membantu Anda melawan penyakit seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung. Hindari stres Stres juga menghancurkan otak Anda dengan melepaskan hormon penghancur. Hindari situasi yang penug dengan ketegangan dengan melakukan meditasi yoga alami misalnya, dilansir dari Times of India. Tidur yang cukup Tidur yang cukup memiliki banyak manfaat. Selain akan menyegarkan kembali kondisi fisik Anda ternyata juga bisa menyegarkan kembali kemampuan otak Anda. Sehingga Anda bisa berpikir tajam kembali. Tidur juga membantu Anda memiliki ingatan yang bertahan lama. (rol/jfr)

Cara Diet Mediterania DIET Mediterania adalah istilah yang diambil dari kebiasaan cara makan orangorang dari negara-negara disekitar laut Mediterania.Diet ini sebenarnya bukanlah seperti diet pada umumnya, meskipun bagus untuk kesehatan dan menurunkan berat badan.Namun ini sebenarnya lebih tepat disebut dengan gaya hidup yang meliputi makanan, cara makan dan kegiatan.Cara atau kebiasaan makan orang Mediterania ini telah diteliti oleh para ilmuwan dan dianggap sebagai cara hidup yang paling sehat diseluruh dunia. Laporan sebelumnya telah menunjukkan bahwa mengikuti diet Mediterania bisa menurunkan resiko penyakit jantung, menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko keseluruhan penyakit kronis. Penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam European Society of Cardiology di Roma mengatakan diet ini bahkan mungkin melampaui nilai obat penurun kolesterol tertentu dalam mengurangi penyakit jantung. “Mereka yang mengikuti tipe diet Mediterania adalah lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal lebih awal dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi diet Barat yang dikenal berba-

sis pada landasan makanan olahan, steak dan minuman ringan bergula sebagai minuman pilihan,” kata peneliti studi, Profesor Giovanni de Gaetano, seperti dilansir laman Today. Apa yang dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat dari diet Mediterania? Berikut ini beberapa tips yang akan membantu membuat menu harian Anda lebih Mediterania setiap hari. 1. Mengonsumsi gandum secara keseluruhan Coba roti gandum, sereal, beras merah dan pasta gandum. Seperti yang orang Mediterraneans lakukan, mereka biasanya mengonsumsi biji-bijian seperti quinoa, chia, bayam, bulgar dan soba. Menggabungkan biji-bijian ini dengan sayuran dan buah kering sebagai lauk. 2. Sayuran dan makan ikan Cobalah memilih ikan sebagai pengganti daging beberapa hari dalam seminggu atau makan tanpa daging dan menggantinya dengan biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan. Lemak ikan kaya akan asam lemak omega-3 jantung sehat, seperti salmon, sarden dan tuna yang umum pada menu Mediterania.

3. Konsumsi lemak Sudah waktunya untuk berhenti menjadi fobia lemak dan belajar tentang sumber lemak sehat. Sertakan kacangkacangan, biji-bijian, alpukat dan minyak sebagai sumber lemak dan membaca label untuk membantu Anda menghindari lemak trans yang berbahaya dan mengetahui batas lemak jenuh. Orang yang memiliki pola hidup Mediterania memasak dengan minyak zaitun dan mereka menambahkan kacang untuk salad.Coba beberapa iris alpukat pada sandwich kalkun atau menyebar alpukat tumbuk pada roti panggang dengan telur sebagai pengganti mentega. 4. Minum susu Produk susu rendah lemak atau tanpa lemak menyediakan kalsium, kalium dan protein. Yogurt Yunani yang merupakan makanan pokok dalam diet Mediterania bisa dinikmati sepanjang hari, apakah itu saat sarapan atau itu dimasukkan ke dalam resep saat makan siang, makan malam dan makanan ringan. Menurut Dietary Guidelines for Americans, Anda harus mengonsumsi sekitar tiga porsi susu sehari, termasuk sumber seperti keju, yoghurt Yunani dan susu. (jpnn/jfr)

dan kulit cangkokan. Bahkan ada juga rokok yang meledak di mulut sehingga mengakibatkan cedera serupa dengan tembakan pistol di wajah. Sepanjang tahun lalu, tim SAR dan pemadam kebakaran Wales Barat dan Tengah menangani enam kebakaran rumah yang disebabkan oleh rokok elektronik. Mereka khawatir ada puluhan kebakaran kecil dengan penyebab sama yang diselesaikan tanpa memanggil petugas damkar. Pejabat Dewan Standar Perdagangan Swansea

David Picken memprediksi, faktor penyebab terjadinya ledakan ialah rokok elektronik yang tidak dibuat dengan standar keselamatan. Karena itu, ia mengimbau konsumen untuk berhati-hati saat membeli vaping. “Mohon lebih waspada jika membeli rokok elektronik secara daring, pertimbangkan apakah memang yang termurah adalah yang terbaik, apalagi jika barang berasal dari produsen di luar Inggris dan Uni Eropa,” tutur Picken. (rol/jfr)

Cara Memilih High Heels yang Sempurna MEMAKAI high heels sering jadi pilihan kaum hawa karena membuat kaki terlihat lebih jenjang. Masalahnya, banyak orang mengeluh kakinya sakit jika kelamaan memakai sepatu hak tinggi. Ternyata, itu karena pemakai memilih sepatu hak tinggi yang tak sesuai dengan bentuk kaki. Lantas, bagaimana cara memilih sepatu hak tinggi yang tepat agar itu tak terjadi? Konsultan podiatris alias ahli penyakit kaki, Emma Supple mengatakan, itu tergantung pada perfect heel height (PHH) atau tinggi tumit sempurna masing-masing orang. Formula yang ia gagas itu didasarkan pada fleksibilitas tulang melengkung yang menghubungkan kaki dan telapak kaki. “Jika bagian yang disebut talus itu fleksibel, maka orang tersebut memiliki mobilitas yang cukup tinggi dan bisa memakai sepatu hak tinggi dengan mudah,” kata Supple kepada Daily Mail.

Untuk mengetahuinya, ia menyarankan setiap orang melakukan penghitungan PHH sebelum membeli sepatu bertumit tinggi. Caranya, dengan duduk nyaman di atas kursi, sambil meluruskan satu kaki dan merelakskan kaki yang lain. Jika kaki yang diluruskan membentuk sudut yang sama dengan kaki yang relaks, itu tandanya bagian talus kaki Anda kurang fleksibel. Menurut Supple, Anda akan jauh lebih nyaman memilih sepatu flat tanpa hak tinggi. Sementara, seseorang disebut pemakai heels sejati apabila kaki yang diluruskan dan kaki yang direlakskan hampir membentuk satu garis lurus yang mengikuti tungkai kaki. Selanjutnya, Anda hanya perlu menemukan tinggi tumit ideal. Pada tahap ini, mintalah bantuan teman untuk meregangkan pita pengukur dari tumit lurus hingga ke lantai. Tandai dengan pensil dan itulah tinggi heels yang ideal untuk Anda. (rol/jfr)


• HAL. 21

RABU, 12 OKTOBER 2016 malutpost.co.id

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17 12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

KH. ABD. GANI KASUBA, Lc GUBERNUR

KOTA TERNATE

Dr. H. Burhan Abdurahman SH, MH dan H. Abdullah Tahir,SH Wali Kota dan Wakil Wali Kota

KABUPATEN HALUT

Ir. Frans Manery dan Mukhlis Tapi Tapi Bupati dan Wakil Bupati

KOTA TIDORE KEPULAUAN

Capt. H. Ali Ibrahim, MH dan Muhammad Sinen, SE Wali Kota dan Wakil Wali Kota

KABUPATEN HALSEL

Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim Bupati dan Wakil Bupati

KABUPATEN PUALAU TALIABU

Aliong Mus dan Ramli Bupati dan Wakil Bupati

Ir. H MUHAMMAD NATSIR THAIB WAKIL GUBERNUR

KABUPATEN HALBAR

Danny Missy, SE, MM dan Ahmad Zakir Mando, S.Sos Bupati dan Wakil Bupati

KABUPATEN HALTIM

H Rudy Erawan SE MSi dan Ir. Muhdin Hi Mab’ud Bupati dan Wakil Bupati

KABUPATEN HALTENG

KABUPATEN PULAU MOROTAI

Ir.M. Al Yasin Ali danSoksi Hi. Ahmad Bupati dan Wakil Bupati

Samsuddin Abdul Kadir Plt. Bupati

KABUPATEN KEPULAUAN SULA

Hendrata Thes dan Zulfahri Abdullah Bupati dan Wakil Bupati


KABAR RANTAU

RABU, 12 OKTOBER 2016

Malut Post • HAL. 22

malutpost.co.id

Art: Adhie

Sehari, Listrik Padam 16 Jam MAJENE

Anehnya Listrik Mengalami Pembengkakan Editor : Awat Halim MANADO - Hingga saat ini Pulau Siau masih ‘dihantui’ gelap gulita. Ironisnya, pemadaman listrik mencapai 16 jam setiap hari. Namun, anehnya sejumlah warga mengeluhkan harga rekening listrik pasca bayar mengalami pembengkakan.

“Ini jelas sangat aneh, sebab kami tidak ada penambahan peralatan elektronik dan juga penggunaan listrik telah dikurangi belum lagi pemadaman dalam per hari itu yakni 16 jam dari 24 jam. Itu artinya hanya 8 jam digunakan tapi tagihan semakin parah,” keluh sejumlah warga Siau. Menurut Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sitaro Drs Effendy Maluenseng melalui Kepala Sub Pengusahaan dan Pendistribusian Energi JR Sasela ST, sebaiknya warga lebih teliti dalam membayar rekening. “Saat ini

banyak warga yang mengeluh pembayaran yang justru membengkak. Terutama untuk pasca bayar,” tukas Sasela. Maka dari itu, warga selalu mencocokan stan meter akhir pada kwh meter dengan resi rekening pembayaran listrik. “Apabila angka pada stan meter pada kwh meter lebih banyak dari resi rekening pembayaran, itu tidak ada kesalahan. Apabila sebaliknya, maka terjadi kesalahan pencatatan oleh petugas. Jika kedapatan itu, coba hubungi kantor PLN,” tutupnya. (mpg/Wat)

AKSI: Bupati Majene, Fahmi Massiara (kanan depan) turun langsung ke lokasi longsor untuk memantau pekerjaan tim gabungan. (Foto: Ilham Wasi/FAJAR)

Longsor di Majene, Enam Desa Masih Terisolasi MAJENE – Enam titik longsor yang di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene sudah disingkirkan. Sisa enam titik lainnya belum dibuka. Dari data yang dihimpun masih ada titik longsor yang belum dibuka di enam desa yakni di Ba’ba Sondong Desa Kabiraan, Rura dan Sambabo Desa Sambabo, Lombe dan Paku Desa Tandeallo, Dusun Kolehalang Desa Panggalo, Dusun Papparandangan Desa Ulumanda dan Dusun Urekang Desa Popenga. Pemkab Majene yang turun tangan bersama tim dari BPBD, Kodim 1401 dan Polres Majene yang dibantu masyarakat. Tim gabungan melakukan pembersihan material longsor. Longsor yang memutus akses desa di Ulumanda, Selasa (11/10). Pemkab menurunkan ua alat berat, loader milik Dinas Pekerjaan Umum dan ekskavator milik Dinas Tata Ruang Pemukiman dan Kebersihan Majene. Bupati Majene, Fahmi Massiara turun langsung ke lokasi longsor untuk memantau pekerjaan tim gabungan. Titik longsor sudah dibersihkan Desa Kabiraa. Pemkab pun masih bergerak hingga Rabu (12/10) untuk membersihkan titik-titik lainnya. Sedikitnya 60 personel TNI dan 15 anggota polisi diterjungkan. Kapolres, AKBP Grendie Teguh bersama Dandim 1401, Letkol Inf. Rahman, Kepala BPBD Majene Mansur, Camat Ulumanda, Burhan, perwakilan Dinas PU, Ramli dan Kepala Desa Kabiraan, Paharuddin berada dilokasi. Kepala BPBD Majene Mansur mengatakan masih ada desa yang terisolisi. “Kita hentikan sementara, untuk dilanjutkan. Akses utamanya yang kita buka akses utamanya yang menghubungkan ke Puskesmas agar pelayanan kesehatan bisa berjalan,” katanya. (ham/Wat)

PELEBARAN: Ruas jalan Mongkonai yang akan diperlebar tahun depan. Foto: Radar Bolmong/MPG

Pelebaran Jalan Mogolaing-Mongkonai Telan Anggaran Rp 100 Miliar KOTAMOBAGU— Pemerintah memberikan jaminan pelebaran jalan Mogolaing-Mongkonai tanpa penggusuran. Wali Kota Ir Tatong Bara meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Pelebaran tidak sampai mengambil tanah warga. “Dimulai tahun depan. Warga jangan termakan dengan isu-isu yang selama ini berkembang,” tegas Tatong. Menurutnya, proyek pele-

baran jalan nasional ini akan menghabiskan anggaran sekira Rp100 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Rencananya perbaikan jalan ini akan dimulai dari Yusuf Sadiro–Jalan Sutoyo, Roberta, Jalan Mogolaing, Adampe Dolot hingga Mongkonai,” ujar Tatong. Ia merinci, jalan utama ini hanya akan diperlebar sekira 1 meter.

Itu khusus membangun drainase. Ini juga untuk mendukung jalan perkotaan agar drainase ditutup dengan beton. “Untuk Mogolaing kan sudah dua jalur. Kami hanya akan menambah untuk menutup drainase tersebut. Mungkin pohonpohon yang dipangkas,” jelasnya. Setelah dibangun jalan tersebut, lanjutnya, ke depan pemerintah akan memasang lampu jalan dan kembali

menanam pohon-pohon pelindung. Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sande Dondo menjelaskan, setelah proyek pelebaran jalan, pemerintah akan membangun enam gapura pintu masuk, termasuk pintu masuk Mongkonai. “Ada Enam pintu masuk yang akan dibangun. Tapi setelah selesai pelebaran jalan di Mongkonai,” ujar Sande. (mpg/Wat)

Unit Layanan Pengadaan (ULP) Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Saifuddin Djuba, ST

Muhammad Ismail

Kepala

Kepala Dinas

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016


RABU, 12 OKTOBER 2016

EKONOMI

Malut Post • HAL. 23

malutpost.co.id

art:Yono

Pasokan Ikan Stabil, Harganya Normal Pekan Depan Diperkirakan Naik Editor : Bukhari Kamaruddin Laporan : Abd Yahya Abdullah

TERNATE - Meskipun beberapa hari terakhir ini sepanjang hari hujan terus mengguyur, namun pasokan ikan normal. Karena itu harganya masih stabil. Pantauan Malut Post pada sejumlah pasar tradisional di Ternate kemarin (11/10), harga ikan tidak naik. Menurut Nuraisyah, pedagang ikan di Pasar Higienis Bahari Berkesan, pasokan ikan lancar. Karena itu harganya normal. Harga ikan cakalang besar Rp 200 ribu per ekor, ukuran sedang antara Rp 50 ribu - Rp 80 ribu per ekor, dan cakalang kecil Rp 40 ribu per ekor. Untuk ikan ukuran kecil seperti sorihi dan komo masing-masing 8 ekor Rp 20 ribu, dan dolosi 5 ekor Rp 20 ribu. Disatu sisi pedagang memperkirakan jika cuaca tetap seperti saat ini, pekan depan harga ikan kemungkinan naik. (tr05/onk).

RAMAI: Suasana Pasar Higienis Bahari Berkesan yang dipadati warga. ft yahya

INVESTASI Kimia Farma Bangun Pabrik Baru JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mulai membangun pabrik active pharmaceutical ingredient (API) atau bahan baku obat. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama BUMN farmasi itu dengan Sungwun Pharmacopia Co. Ltd dari Korea Selatan. Sungwun Pharmacopia Co. Ltd membangun joint venture (JV) dengan KAEF melalui PT Sungwun Pharmacopia Indonesia. Keduanya mendirikan perusahaan patungan dengan nama PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia pada 25 Januari 2016. Direktur Utama KAEF Rusdi Rosman menyatakan, groundbreaking tanda dimulainya pembangunan pabrik baru dilakukan Senin (10/10). Pabrik yang berdiri di Kawasan Industri Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, tersebut berdiri di lahan seluas 5.000 m2 di antara 6 Ha yang disediakan. ”Pabrik dibangun sesuai standar good manufacturing practice (GMP) dan diperkirakan selesai akhir 2017. Komersialisasi hasil produksi bahan baku obat aktif ini direncanakan awal 2018,” katanya. Ada delapan bahan baku obat yang akan diproduksi. Yakni, simvastatin, atorvastatin, rosuvastatin, pantoprazole, esomeprazole, rabeprazole, clopidogrel, dan sarpogrelate. Total kapasitas produksi mencapai 30 ton per tahun. Produksi bahan baku obat tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan seluruh industri farmasi di Indonesia. Selebihnya untuk pasar ekspor. Selain bahan baku obat aktif, pabrik itu akan memproduksi high function chemical (HFC) yang dapat digunakan sebagai bahan baku kosmetik dan suplemen makanan. Seluruh hasil produk HFC bakal di ekspor ke Korea, Jepang, dan Amerika. Kepemilikan KAEF di perusahaan patungan tersebut mencapai 75 persen. Rusdi menyebutkan, nilai transaksi tidak melebihi 0,5 persen dari modal yang disetor perusahaan dan tidak melebihi Rp 5 miliar. (jpnn/onk)

Cadangan Devisa RI Naik JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia akhir September 2016 tercatat USD 115,7 miliar. Angka itu lebih tinggi USD 2,2 miliar dibanding penghujung Agustus 2016 sejumlah USD 113,5 miliar. Peningkatan itu ditopang penerimaan cadangan devisa semacam penerimaan pajak dan devisa migas, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, dan hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. Sejumlah penerimaan itu melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo. Posisi cadangan devisa terkini cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Jadi, kondisi cadangan devisa terbaru itu sangat menggembirakan,” beber Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Arbonas Hutabarat di Jakarta, seperti dikutip Indopos (Grup Malut Post, red), Selasa (11/10). Selain itu, BI menilai cadangan devisa itu mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Sebelumnya, BI memperkirakan cadangan devisa Indonesia hingga akhir 2016 akan melebihi target. Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyebut dalam Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI), cadangan devisa diperkirakan hanya USD 100,5 miliar. ”Dalam prognosa internal, cadangan devisa hingga akhir tahun akan mencapai USD 114,9 miliar,” ujar Agus.(jpg/onk).

Gedung pusat Bank Indonesia. ft ist

Epson Luncurkan Proyektor Baru JOGJA - Masih ada ceruk pasar proyektor yang berpotensi digarap. Salah satunya adalah market premium. Sebab, belum banyak yang menyediakan produk itu. Kemarin Epson meluncurkan proyektor laser kelas atas, EB-L25000U, yang diklaim pertama di dunia dengan kekuatan 25 ribu lumens. Tingginya lumens membuat proyektor tersebut memiliki kecerahan warna dan putih di atas rata-rata. Dengan demikian, gambar yang dihasilkan tetap terang di luar ruangan dan di tempat luas. ‘’Pasar proyektor dengan lumens yang tinggi diperkirakan tumbuh 125 persen pada 2020,’’ jelas Regional General Manager Southeast Asia Printers & Visual Instruments Division Siew Jin Kiat di Hotel Royal Ambarrukmo, Jogjakarta, kemarin. Proyektor itu bukan tanpa alasan diandalkan untuk menggarap pasar premium. Sebab, harganya setara dengan mobil mewah, yakni Rp 1,3 miliar belum termasuk PPN. Tingginya harga membuat pasar proyektor itu lebih segmented. ‘’Cocoknya untuk penyewaan, pementasan, serta instalasi di tempat yang luas,’’ katanya. Pementasan saat ini memang lazim memanfaatkan permainan proyektor agar lebih menarik. Sebab, proyektor bisa menampilkan gambar atau video pendukung. Yang membutuhkan video mapping pun bisa memanfaatkan proyektor yang mendukung resolusi 4K itu. Senior Manager Product marketing Riswin Li menambahkan, harga setinggi itu memang baru diterapkan terhadap produk Epson. Karena itu, dia menyatakan, proyektor dengan 25 ribu lumens tersebut membuat perusahaan menyasar segmen baru. ‘’Terutama video mapping, konser, dan auditorium yang berukuran sangat besar,’’ ungkapnya. Sementara itu, Product Marketing Manager Visual Product Zanipar Siadari belum bisa menjawab target Epson dalam menjual produk tersebut. Dia hanya memprediksi proyektor dengan 25 ribu lumens itu akan berkembang di Indonesia. Jadi, mereka mau mengambil pasar tersebut terlebih dulu. (jpnn/onk).

Juara HMC Sabet Tiga Gelar TERNATE - Juara Honda Modif Contest Sabet tiga Penghargaan di Kustomfest 2016, yang berlangsung di Yogyakarta 8 - 9 Oktober lalu. Juara HMC meraih runner up kategori Kustom Bike Show Nitro Head FFA Free For All, Custom Works Zon’s Pick, dan Champion Cafe Racer Day. Prestasi ini semakin membuktikan karya-karya modifikasi jebolan HMC mampu bersaing dan diakui di tingkat nasional maupun internasional. Dalam rilis yang dikirim ke Malut Post sore kemarin (11/10), dijelaskan pemenang nasional Free For All 2006 pada HMC 2016, Charles R. Wawolangi berhasil meraih penghargaan runner up kategori Kustom Bike Show Nitro Head FFA Free For All di ajang Kustomfest 2016 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta (8-9/10). Karya modifikasi Charles ini berhasil memikat para juri-juri ternama pada Kustomfest 2016, seperti Yuichi Yoshizawa, Scott Andrew, Kaichiroh Kurosu, Geoffrey Baldwin, Yaniv Evan, Fred Bagur, Makoto Watanabe, dan Lulut Wahyudi. Selain Charles, Yuwono Jati yang juga merupakan pemenang nasional di kategori Bebek & Sport Racing Style sekaligus pemenang nasional untuk kelas Bebek & Sport pada HMC 2016, juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan di Kustomfest tahun ini. Motor modifikasinya berhasil memikat juri Geoffrey Baldwin dan mengantarkannya menjadi Champion Cafe Racer Day. GM Marketing Planning and Analysis Division Astra Honda Motor (AHM) Agustinus Indraputra mengatakan, keberhasilan pemenang HMC 2016 meraih penghargaan di

HADIAH: Juri dari Cherry’s Company Kaiciroh Kurosuh menyerahkan penghargaan runner up kategori Kustom Bike Show Nitro Head FFA Free For All kepada Charles R Wawolangi. Ft ist

Kustomfest, merupakan bukti keseriusan AHM mewadahi kreativitas modifikator Tanah Air dan membimbing mereka untuk merealisasikan mimpi yang dimilikinya. “Upaya terintegrasi AHM dalam mendukung para modifikator Tanah Air, selalu kami sempurnakan setiap tahunnya demi mendukung pencapaian mimpi mereka,” katanya. Hal senada diungkapkan oleh Erik Winata Sugiarto, Sales & Promotion Dept Head PT. DAW Manado, dimana dengan kemenangan dari Charles R. Wawolangi membuktikan bahwa para modifikator Sulawesi Utara mampu bersaing di ajang

modifikasi tingkat Nasional. “Honda senantiasa mendukung serta memberikan wadah seperti event Honda Modif Contest bagi para modifikator untuk berkreasi dan mengembangkan hobi modifikasi sepeda Motor Honda,“ tuturnya. Kustomfest 2016 menjadi istimewa dengan kehadiran tiga booth Honda yang menghadirkan berbagai pilihan motor Honda. Pada booth HMC Arena dihadirkan display motor pemenang nasional HMC, serta secara spesial ditampilkan pula dua unit modifikasi All New Honda CBR250RR yang berhasil menarik perhatian para pengunjung Kustomfest. (onk).


FIND MORE ON:

zetizen.com

Malut Post • HAL. 20

RABU, 12 OKTOBER 2016

JIKA dibandingkan dengan album sebelumnya yang berupa trilogi panjang, Revolution Radio seperti long play yang cukup singkat. Meski begitu, Revolution Radio yang dikonsep back to its roots ke era kejayaannya saat American Idiot pada 2004 sukses menunjukkan bahwa mereka masih alive and kicking. Berikut beberapa recommended track dari Revolution Radio. (aw/c22/grc)

Rekomendasi Lagu

X

Somewhere Now

N O I T U L O V E R

SETELAH Good Charlotte hingga Blink-182 mengumumkan rencana kembalinya pada Juni lalu, band punk rock Green Day yang juga hit pada era 90-an nggak mau ketinggalan. Sempat vakum selama empat tahun setelah trilogi album Uno!, Dos!, dan Tre!, akhirnya Green Day kembali menyapa penggemarnya dengan album Revolution Radio. Album yang dirilis 7 Oktober lalu digadang-gadang menjadi album terbaik tahun ini. Setelah sempat mengalami jatuh bangun masalah personal antaranggota, Green Day kembali bangkit dan menunjukkan eksistensinya di industri punk rock. Resmi terbentuk pada 1986 oleh vokalis dan gitaris Billie Joe Armstrong bersama basis Mike Dirnt, Green Day menggebrak dunia musik dengan debut mereka pada 1994 dan berhasil meraup USD 10 juta. Bersama beberapa band punk rock lainnya, pada tahun itu Green Day menjadi band yang populer. Sayangnya, ketiga album Green Day setelah itu nggak mendapatkan apresiasi besar saat perilisan. Band yang nyaman membawakan lirik pendek penuh protes amarah itu memutuskan untuk berhubungan kembali dengan masa lalu pop punk mereka pada 2004 lewat lagu American Idiot. Trio pop punk tersebut berkumpul lagi, mengubah citra, dan kembali dengan album baru untuk mengonversi generasi remaja pemberontak. Hingga akhirnya, album ke-12 mereka, Revolution Radio, dirilis pada 7 Oktober 2016. Sebagai teaser awal Revolution Radio, Green Day merilis single Bang Bang pada Agustus lalu. Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tre Cool juga kembali menggandeng Jason White yang sempat keluar sebagai anggota official tour mereka. Dia pun ikut dalam penggarapan Revolution Radio. ’’Aku sangat bersyukur memiliki band yang telah bersama selama lebih

PROFIL RESPONDEN

Opening track dari Revolution Radio ini cukup spesial dengan intro gitar akustik yang tiba-tiba berubah mengentak saat lirik pertama dinyanyikan. Ditulis saat sang vokalis Billie Joe Armstrong baru aja menempuh rehabilitasi, Somewhere Now sukses membuka long playing berdurasi 40 menitan itu dengan apik. Banyak yang membandingkan Somewhere Now dengan Sweet Child O’ Mine. Tentunya dengan konotasi yang baik. ROLLING STONE

Jenis kelamin Cewek 68% Cowok 32%

Bang Bang

X

Outlaws

X

Ordinary World

X

Merupakan track yang kali pertama ditulis dari long playing tersebut. Bang Bang dianggap sebagai single terbaik Green Day sejak American Idiot. Bahkan, Billie Joe Armstrong menyatakan, Bang Bang adalah lagu punk terbaik yang pernah dirinya tulis. Mengangkat tema tentang penembakan masal yang terjadi di Amerika Serikat, Bang Bang dikemas dengan tempo cepat. Juga fast furious punk style yang sukses mengangkat nama Green Day.

dari 25 tahun itu. Mereka melakukan hal-hal yang keren dan saya suka bergaul dengan mereka, gitu juga sebaliknya. Jadi, saya rasa, inilah saat yang tepat untuk membuat album,’’ ujar Billie Armstrong dalam situs Diffuser. Beberapa track dalam album itu juga menggambarkan suasana hati Billie yang didukung Tre dan Mike. Menurut mereka, lirik yang Billie tulis sangat pure dan nggak berusaha memaksakan apa pun. ’’Aku melihat beberapa perubahan untuk lagu tersebut berkali-kali. Tapi, kerennya, Billie hanya membiarkan lirik itu mengalir dan mengagumkan,’’ jelas Tre dalam Rolling Stone. Ide tentang album Revolution Radio muncul ketika Billie membangun sebuah studio baru pada 2014 dan membuat demo lagu baru dengan memainkan riff yang berbeda. Setelah Bang Bang, kemudian Somewhere Now, Green Day mulai menggarap sendiri lagu mereka tanpa produser. Track pertama, Bang Bang, ternyata merupakan lagu pertama yang Billie tulis untuk album itu. Menurut Billie, Bang Bang dipilih sebagai pembuka karena merupakan lagu terbaik yang pernah dirinya tulis dan akan mengingatkan orang-orang tentang Green Day. Lalu, terdapat lirik yang menggambarkan kehidupan penyanyi punk untuk upcoming film indie Billie berjudul Ordinary World. Sementara itu, Young Blood track ditulis Billie untuk merayakan 20 tahun pernikahannya dengan sang istri yang selalu membuatnya merasa muda. ’’Lagu itu jeritan seorang pemberontak yang selalu mencari penyebab,’’ tegas Billie dalam The Atlantic. Billie menyatakan, dirinya nggak bisa membayangkan melakukan hal lain selain bermusik. Dia ingin terus mengeksplorasi musik sampai dirinya nggak mampu melakukannya lagi. (rollingstone/ diffuser/ivm/c22/grc)

Pendidikan SMP 19% SMA 70% Kuliah 11%

ILUSTRASI: FIKRI/ZETIZEN TEAM

Mengombinasikan melodi rock klasik era 60-an dengan iringan gitar yang menggigit membuat Outlaws mengingatkan fans ke era awal debut band tersebut. Yang diangkat merupakan tema tentang masa lalu Green Day saat remaja. Billie Joe sering membandingkan track itu dengan single-nya pada 1992, Christie Road, yang mengambil tema yang sama.

Setelah mengentak fans dengan deretan track dalam Revolution Radio, Green Day melambatkan tempo dengan Ordinary World. Suara khas Billie Joe dibuat menonjol dengan iringan petikan gitar lembut. Ordinary World seakan memberikan closing yang manis bagi penantian fans selama empat tahun.

REVOLUTION RADIO 67 persen Zetizen menunggu album Revolution Radio dirilis. 3 di antara 10 Zetizen suka mendengarkan lagu Green Day.

Usia 13–15 tahun 33%

Zetizen di Sumatera Barat dan Kalimantan Barat menanti album ini lantaran album Green Day banyak menginspirasi.

16–18 tahun 59% 19–20 tahun 8%

Zetizen di Jawa Timur dan Kalimantan Timur menunggu album baru ini karena Green Day lama nggak mengeluarkan album.

Bang Bang menjadi lagu Green Day yang disukai 33 persen Zetizen.

JUMLAH RESPONDEN 1.272 POLLING DILAKUKAN DI 34 PROVINSI, MULAI ACEH SAMPAI JAYAPURA. SAMPLING ERROR 4,5 PERSEN

On the Web ENTERTAINMENT – MUSIC

EXPLORE – AFTER SCHOOL

INILAH - ALASAN GREEN DAY JADI FAVORIT PENCINTA ROCK

TIP BERBURU RILISAN FISIK MUSIK LANGKA

CHORUS.FM

PERNAH dengar album American Idiot milik Green Day nggak? Meski lagu-lagu mereka nggak selalu nongkrong di top 10 chart, band asal Amerika tersebut difavoritkan para pencinta musik rock loh. Karena itu, nggak ada salahnya kamu mulai mengenal band yang digawangi Billie Joe ini. Yuk, simak alasannya di Zetizen.com!

BLAKESTEVEN

Weekly Challenge Session 18 CIHUY! Ada sepuluh tiket nonton yang pengin kami bagikan nih. Pengin dapat? Boleh kok, tapi sebelumnya ikuti tantangan ini ya. Seandainya kamu punya kesempatan jadi sutradara, film tentang apa yang pengin kamu bikin? Kenapa kamu tertarik dengan tema/judul tersebut dan siapa sih artis yang kamu anggap cocok jadi bintang utamanya? Buruan kirim jawabanmuuu!

DIE-hard fans pasti tahu rasanya berburu music stuff resmi milik musisi idola. Proses titip sana-sini sampai preorder dari luar negeri pasti pernah mereka alami. Belum lagi kalau kehabisan atau ketinggalan rilisan fisik, waduh, bisa pusing. Mau tahu cara gampang mendapatkan music stuff buruanmu? Yuk, disimak di Zetizen.com!

be a good zetizen and go to new zealand!

RUTIN PENCAK SILAT

KERJA SAMA SIAPKAN PENTAS Mirjan K Kuweso, 18, Universitas Khairun Sebelum pementasan nanti, yuk persiapkan panggung dulu. Panggung bakal menjadi salah satu hal utama dalam suatu acara. Begitu pula dengan dekorasinya. Selain itu juga kita butuh kekompakan dan kerja sama yang baik dalam persiapan pentas.(*)

Nur Hidayah, 15, SMAN 8 Kota Ternate Salah satu olahraga asli Indonesia yang rutin saya jalani tiap Rabu; pencak silat. Saya dan teman-teman tergabung dalam kelompok Pencak Silat Satya Muda Indonesia.(*)

national challenge


SELEBRITA

RABU, 12 OKTOBER 2016

Malut Post • HAL. 24

malutpost.co.id

Art: ATU

Ben Affleck dan Jennifer Garner Seatap Lagi SEJAK mengakhiri pernikahan pada 2015 lalu, Ben Affleck dan Jennifer Garner tetap menjaga hubungan baik. Kini, keduanya dikabarkan semakin tambah akur. Buktinya, menurut sumber, Ben kini sudah kembali tinggal seatap dengan Jennifer dan ketiga anaknya. Sebelumnya, bintang film ‘Batman v Superman’ menyewa rumah di sebelah kediaman sang mantan istri agar tetap bisa sering bertemu Violet, Seraphina dan Samuel. “Rasanya tidak logis bagi mereka untuk tetap tinggal terpisah. Ben menghabiskan banyak waktu di rumah utama. Anak-anak

juga merasa keadaan ini aneh dan membuat mereka sering bertanya-tanya. Sehingga, Ben dan Jen sama-sama setuju untuk kembali tinggal serumah,” ungkap sumber seperti dikutip dari Aceshowbiz, Selasa (11/10). Tak hanya itu, beberapa pekan terakhir, Ben dan Jennifer kerap menghabiskan waktu berduaan tanpa anak-anak. Pada Senin (10/10) waktu setempat pun, keduanya nampak sama-sama mengantar ketiga anaknya pergi ke sekolah. Namun hingga kabar ini diturunkan, masih belum ada komentar apapun dari Ben dan Jennifer. Pasangan yang menikah pada 2005 tersebut juga tak memberikan tanda-tanda akan rujuk. (dtc)

BEN Affleck dan Jennifer Garner

Weezer Rilis Single ‘I Love the USA’

WEEZER

WEEZER kembali hadir dengan lagu barunya ‘I Love the USA’. Band rock asal California itu merilisnya jelang pemilihan presiden di Amerika Serikat. Perilisannya juga dibarengi dengan hadirnya sebuah video musik. Video tersebut sudah bisa disaksikan melalui channel YouTube Weezer. Weezer memang dikenal sebagai band yang kerap menampilkan video musik yang tidak biasa. Hal tersebut juga mereka terapkan di ‘I Love the USA’ yang terlihat kocak.

Sebagai modelnya, stand up comedian Patton Oswalt hadir dengan pakaian bernuansa bendera AS. Ia nampak masuk ke ruang kerja presiden di Gedung Putih. Di sana, Patton terlihat bisa melakukan semua hal sesuka dirinya. Apapun dilakukannya, termasuk bermain gitar serta berjoget di atas meja kerja presiden. Pilpres di AS memang menyita banyak perhatian. Kali ini Donald Trump dan Hillary Clinton menjadi dua orang yang memperebutkan gelar presiden itu. (dtc)

Celaka, Seulgi dan Yeri Red Velvet Hentikan Aktivitas KABAR mengejutkan datang dari dua member Red Velvet. Diungkapkan agensi, Seulgi dan Yeri mengalami kecelakaan mobil kemarin malam, Senin (10/10) lalu. Diungungkapkan ke reporter My Daily, SME menyatakan keadaan Yeri dan Seulgi baik-baik saja. Karena kecelakaan yang diungkapkan tak parah, keduanya saat ini sedang beristirahat di dorm. “Kemarin sekitar jam 10 malam (waktu setempat), Seulgi dan Yeri Red Velvet perjalanan kembali ke dorm setelah dapat jatah libur naik taxi. Di dekat Sungsu-dong, karena kelalaian super taxi, mereka menabrak truk barang yang mengakibatkan kecelakaan minor,” jelas perwakilan SME seperti yang dilansir Allkop. Agensi kemu-

dian menambahkan, “Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit dan menerima perawatan. Saat ini mereka berdua sedang beristirahat di dorm mereka, dan keduanya akan menghentikan aktivitas sementara waktu untuk fokus pada proses penyembuhan.” Kabar kecelakaan yang menimpa bintang Korea memang sering kali membawa trauma tersendiri. Mengingat sederetan kecelakaan parah yang membuat Kyuhyun kritis, hingga merenggut nyawa dua member Ladies Code. Fans pun memuji SME yang perhatian pada kesehatan artisnya dan memberi wakti Seulgi dan Yeri untuk beristirahat. Semoga cepat sembuh dan bisa tampil seperti sebelumnya. (kpc)

Badai Pilih Hengkang dari Kerispatih 13 TAHUN mungkin bukan jadi waktu yang sebentar bagi Badai Kerispatih mencurahkan segala kreativitas dan separuh hatinya di Kerispatih, band yang membesarkan namanya. Namun, kibordis handal pencipta lagu galau ini memilih untuk mengundurkan diri dari Ke r i s p a t i h d a n manggung terakhir pada 1 Oktober kemarin. “Per tanggal 24 Mei 2016, saya

sudah menyatakan diri mundur dari Kerispatih setelah 13 tahun bersama, dan menciptakan 8 album dan itu terakhir manggung tanggal 1 Oktober di Bali,” tuturnya saat dijumpai di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/10). Ia mengaku tak ada masalah pribadi yang serius dengan rekanrekannya di dalam Kerispatih. Hanya saja, Badai punya cara sendiri untuk menggapai mimpi-mimpinya. “Tidak ada masalah pribadi, saya dan temen-temen cuma ma-

BADAI Kerispatih

salah kinerja saja. Saya punya cara tersendiri merangkai atau mencapai mimpi-mimpi saya, mungkin tidak bisa dipaksakan ke teman-teman saya, mereka punya cara sendiri buat mencapai mimpinya. Mungkin saya pikir harus melangkah sendiri meraih apa yang saya mau,” jelasnya. Sebenarnya, Badai sudah sering meminta untuk bisa segera mengundurkan diri. “Cuma berulang kali keadaan yang nggak tepat, yang saya nggak bisa karena makin banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Ditambah kinerja tementemen yang nggak sesuai, makanya saya berpikir harus mikirin diri saya sendiri juga,” ungkapnya. Bohong jika dirinya tak menyayangkan keputusannya ini. “Sebenarnya saya lebih menyayangkan kalau saya nggak bisa mewujudkan apa yang saya idam-idamkan. Cuma hidup nggak seperti ini saja, saya harus bekerja dengan orang-orang baru harus membuka diri. Makanya masalahnya di etos kerja saja sih bukan pribadi,” tandasnya.(kpc)

Shia LaBeouf dan Mia Goth Menikah di Las Vegas SEBUAH kabar bahagia baru saja datang dari salah satu pasangan paling kontroversial di dunia Hollywood, Shia LaBeouf dan Mia Goth. Sempat putus dan terlibat perseteruan panas, sejoli yang satu ini akhirnya dikabarkan resmi menikah. Seperti yang dilaporkan oleh TMZ, Mia dan bintang TRANSFORMERS itu mengucap janji suci mereka di Las Vegas.  Pasangan ini pun memilih kapel Viva Las Vegas, Nevada sebagai tempat berlangsungnya hari besar mereka. Berbeda dari biasanya, pas-

angan ini pun menggelar acara pernikahan bertema sangat unik. Disebutkan, acara mereka dimeriahkan dengan kehadiran cosplay mendiang Elvis, Alice Cooper, tematema gangster, dan bahkan gladiator. Tentu saja ini menjadi hal yang sangat mencuri perhatian, mengingat Mia dan Shia memang memiliki selera yang unik dan berbeda dari orangorang kebanyakan. TMZ pun menyebutkan jika dekorasi pernikahan mereka pun bertema Hawaiian. TMZ yang secara eksklusif mengabadikan acara perni-

SHIA LaBeouf dan Mia Goth

kahan sejoli ini pun berhasil memperlihatkan seperti apa suasana haru dan bahagia di antara kedua mempelai. Resmi menjadi pasangan suami istri, Mia dan Shia pun merayakannya dengan ciuman, pelukan, dan juga berdansa romantis. Di hari bahagianya ini, Mia berdandan sangat sederhana. Mengenakan mini dress berwarna putih, wanita berambut blonde ini pun tetap saja

tampil tanpa makeup dan sederhana. Sementara itu, Shia tampak gagah dalam balutan setelan jas gelapnya. Shia dan Mia sudah menjalin cinta sejak tahun 2012 silam sebelum pada akhirnya bertunangan pada Maret lalu. Keduanya terlibat cinta lokasi setelah dipertemukan di lokasi syuting film NYMPHOMANIAC: VOLUME II. Anyway, happy wedding Shia & Mia! ;). (kpc)

Ikut Demo, Shailene Woodley Ditahan SHAILENE Woodley belum lama ini harus berurusan dengan polisi. Bintang film ‘Snowden’ tersebut ditahan karena ikut demo. Duh! Insiden terjadi pada Senin (10/10) waktu setempat. Saat itu, Shailene sedang ikut protes terhadap pembangunan pipa saluran Dakota Access di Dakota Utara, Amerika Serikat bersama 300 orang lainnya.Tiba-tiba sejumlah pihak berwajib dari departemen kepolisian Morton County

shailenewoodley

menahan Shailene karena dianggap menerobos tanpa izin dan ikut membuat keributan selama protes. Tak sendirian, aktris berusia 24 tahun itu ditangkap bersama 26 orang lainnya. Akibatnya, Shailene terancam hukuman 30 hari penjara dan denda sebesar US $1500 (Rp 19,4 juta). Dan ternyata, aktris kelahiran California tersebut merekam semua insiden itu

via Facebook Live. “Aku tak tahu apa kalian mendengarku, tapi aku sedang kembali ke mobil yang tak jauh dari sini sehingga kami bisa kembali ke perkemahan dengan tenang. Tiba-tiba mereka menarik jaketku dan bilang kalau aku tak boleh melanjutkan aksiku. Mereka punya senjata api besar dan pentungan. Mereka sama sekali tak membiarkanku pergi,” ujar Shailene melalui videonya. Namun kini, Shailene dikabarkan sudah dibebaskan dari penjara Morton County. Hal tersebut diungkapkan oleh sang juru bicara tanpa memberikan detail soal pembebasan sang aktris. “Shailene sangat menghargai dukungan yang diberikan, tak hanya untuknya, tapi yang lebih penting, untuk perjuangan melawan pembangunan pipa saluran Dakota Access,” ujarnya melalui pernyataan, seperti dikutip dari E! Online, Selasa (11/10). (dtc)


• HAL. 25

RABU, 12 OKTOBER 2016 malutpost.co.id

Biro Humas Dan Protokoler Provinsi Maluku Utara Biro Keuangan Provinsi Maluku Utara Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Halid Alkatiri, SH, MH

DR. Ahmad Purbaya

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Kepala Biro

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Kepala Biro

Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi Maluku Utara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku Utara Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Imam Makhdi Hassan

Irwanto Ali

Kepala Dinas

Kepala Badan

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016


• HAL. 26

RABU, 12 OKTOBER 2016 malutpost.co.id

Pimpinan beserta Staf

Pendidikan Provinsi Maluku Utara Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara Lembaga Penjaminan Mutu Mengucapkan Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Drs. MUABDIN RADJAB Plt. SEKPROV

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Achli A. Jasim SP, MH Kepala

Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku Utara Bappeda Provinsi Maluku Utara Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

Mengucapkan

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

A. Kadir Hamzah Kepala Dinas

Syamsudin Banyo Kepala

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016


RABU, 12 OKTOBER 2016

JURNALISME WARGA malutpost.co.id

Art: Adhie

Malut Post • HAL. 27

Dandim Awasi Proses Evakuasi Longsor Weda Longsor Terjadi Karena Hujan KOMANDAN Kodim 1505 Tidore Letkol (Inf ) Harrisal Ismail Subing memantau langsung proses evakuasi material longsor yang menutupi akses jalan trans sofifi-weda tepatnya di Gunung Golkar, Desa Kusu Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Longsor yang terjadi pukul 09.00 itu diakibatkan curah hujan dengan intensitas tinggi dari pagi hingga petang mengakibatkan terjadinya longsor material tanah hingga setinggi 5 meter yang menutupi jalan utama trans Sofifi-Weda hingga jalan vital yang penghubung Ibukota Provinsi Malut dengan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tersebut tidak dapat dilewati, atas kejadian tersebut Camat Oba Utara berkordinasi dengan Pemkot Tikep hingga kemudian Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Malut menurunkan 1 alat berat excavator dan 4 Dump Truck. Proses evakuasi material longsor tersebut disaksikan langsung oleh Dandim 1505 Tidore Letkol (Inf ) Harrisal Ismail Subing, Kapolres Tikep AKBP Edi Purwanto, Perwakilan Dinas PU Provinsi Malut, Camat Oba Utara, Danramil Sofifi dan Kapolsek Sofifi. Kegiatan evakuasi sendiri

berlangsung selama 2 jam dan pukul 11.40 WIT dan akses jalan tersebut dapat kembali dilintasi oleh pengendara. Terpisah Kapenrem 152 Babullah Mayor (Inf ) Anang Setyoadi, menyampaikan longsor yang terjadi diakibatkan curah hujan yang tinggi dengan jangka waktu yang lama mengakibatkan terjadinya pergerakan tanah atau longsor seperti yang terjadi di Kecamatan Oba Utara tersebut. Menurut Kapnrem, akhir-akhir ini wilayah Maluku Utara sedang mengalami musim hujan akibat fenomena alam La Nina sehingga diprediksi akan mengalami musim penghujan sepanjang tahun, oleh karenanya kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk tetap waspada terutama yang tinggal berdekatan dengan tebing-tebing tinggi rawan longsor. “Bila menemukan adanya pergerakan tanah di dekat pemukiman warga yang dapat menimbulkan terjadinya longsor agar segera melaporkan kepada dinas terkait untuk menghindari jatuhnya korban jiwa,”pungkasnya. Pengirim : KOREM 152 BABULLAH

TNI: Personel TNI saat turun di lokasi longsor.

Personel Polsek Ternate Utara Sita Captikus

Rumah Dinas Wali Kota Ternate

Rumah Dinas Wali Kota Butuh Perbaikan RUMAH Dinas milik Wali Kota Ternate diminta masyarakat setempat untuk dilakukan perbaikan. Pasalnya, rumah dinas tersebut sudah sekian lama tak dihuni, aki-

batnya fasilitas rumah seperti plafon serta temboknya terlihat kumuh dan berantakan. Masyarakat setempat menilai bahwa Pemkot terkesan cuek untuk memperbaikinya.

Malut Post menambah rubrik ‘Jurnalisme Warga’. Rubrik ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat mengirimkan berita dan informasi seputar peristiwa atau kegiatan sosial kemasyarakatan yang terjadi di desa-desa atau kelurahan masing-masing. Berita yang dikirim warga disertai gambar (foto) dan tidak bersifat menyerang orang atau kelompok serta tidak menyinggung Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Berita dapat dikirim ke: PIN BBM: D160CDBF Twiter: @Malut Post FB: Malut Post Email: Jurnalisme.warga@malutpost. co.id Atau diantar langsung ke Kantor SKH Malut Post Jl MS Djahir, Takoma.

Warga setempat juga meminta agar rumah dinas tersebut segra ditempati oleh Wali Kota. Pasalnya rumah dinas yang begitu besar dan dibuat melalui anggaran APBD itu ter-

lihat mubazir begitu saja, sebab tidak ditempati oleh wali Kota. Pengirim: FAUJAN, Warga Ternate

CAPTIKUS: Barang bukti miras yang diamankan polisi.

BECEK: Jalan berbecek di Pasar Gamalama, Ternate Tengah.

Jalan Becek, Pedagang Terganggu BEGINILAH kondisi di Pasar Gamalama, Ternate Tengah. Di tengah aktivitas jual-beli, justru terdapat pemandangan buruk. Lihat saja, jalan setapak di tengah pasar itu tak terurus sehingga berbecek. Kondisi itu membuang pedagang terganggu. Selain itu, pengendara motor yang melintas di jalan tersebut harus menepi. Karena pengendara menepi, jalan menjadi macet, dan aktivitas

pasar terganggu. “Ada pembeli yang mau beli barang kami tapi langsung ke tempat lain karena melihat jalan bapece (berbecek) itu. Torang harap pak Wali Kota aspal jalan ini supaya bagus,”harap sejumlah pedagang, seragam. Pengirim: MASNI, Pembeli di Pasar Gamalama.

PERSONEL Polsek Ternate Utara mengamankan minuman keras (miras) jenis captikus sebanyak 50 kantong plastik. Miras tak bertuan tersebut diamankan di pelabuhan speedboat Kelurahan Dufa-dufa, Ternate Utara, Senin (10/10) sekira pukul 20.30 malam. Penangkapan miras ini berawal dari laporan masyarakat bahwa sedang dilakukan pemasokan miras dari Jailolo Halmaera Barat (Halbar) melalui speedboat Mayoma menuju Ternate. Mendapat laporan tersebut, anggota jaga Polsek Ternate Utara dipimpin Kapala Jaga (Kajaga) Aiptu Irwan gani langsung bergerak menuju ke TKP dan berhasil mengamankan dua dus karton yang berisi miras

sebnyak 50 kantong plastik di speedboat tersebut. Sayangnya, pelakunya lebih dulu melarikan diri saat dilakukan penggeledahan. Barang bukti miras itu kemudian dibawa ke Mapolsek untuk diamankan. ”Kita sudah amankan barang buktinya, pelakunya sementara dalam lidik,” jelas Kapolsek Ternate Utara AKP Fitra Zuanda sembari mengatakan pihak akan intens melakukan razia terhadap peredaran miras. Dia juga berharap kepada masyarakat agar terus memberi informasi apabila ada pemasokan miras ke Ternate. Pengirim: MAHFUD, Warga Ternate


• HAL. 28

RABU, 12 OKTOBER 2016 malutpost.co.id

Pimpinan, Anggota beserta Sekretariat

KOMISARIS, DIREKSI DAN MANAJEMEN SERTA KARYAWAN 1. PT. ANTAM (Persero) Tbk Kantor Pusat 2. PT. ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Malut 3. PT. ANTAM (Persero) Tbk Proyek Pembangunan Pabrik FENI Haltim (P3FH)

Mengucapkan

DPRD Provinsi Maluku Utara Mengucapkan

DIRGAHAYU PROVINSI MALUKU UTARA

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17

Provinsi Maluku Utara Ke-17

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Alien Mus

Ikram Haris

Ketua

Wakil Ketua

Ishak Naser Zulkifli Hi. Umar Abubakar Abdullah Wakil Ketua

Wakil Ketua

Sekwan

PEMERINTAH KABUPATEN HALMAHERA BARAT PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Mengucapkan

Mengucapkan

DIRGAHAYU PROVINSI MALUKU UTARA

PROVINSI MALUKU UTARA

DIRGAHAYU Provinsi Maluku Utara Ke-17 Provinsi Maluku Utara Ke-17 12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016 12 Oktober 1999 - 12 Oktober 2016

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

Danny Missy, SE, MM

Ahmad Zakir Mando, S.Sos

Bupati

Wakil Bupati

Dengan Cinta, Maluku Utara Kerja Nyata

H Rudy Erawan SE MSi

Ir. Muhdin Hi Mab’ud

Muh Abdu Naser

Bupati

Wakil Bupati

Sekretaris Kabupaten

Malut post, 12 oktober 2016  

17 Tahun Malut, Jalan Melambat

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you