Issuu on Google+

26 Maret 2003 26 Maret 2016

eMPe

th

ECERAN: Rp 5.000,-

RABU, 8 FEBRUARI 2017 Art: rizky izzy

Kepala BKD Mengaku Ditekan Tim Sukses Atas tekanan dari luar sistem, maka dilakukan perombakan jabatan sebelumnya. Akibatnya ada yang harus dinonjobkan Maly Irwanto Ali

SOFIFI - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara (Malut) M. Irwanto Ali akhirnya angkat bicara terkait pengukuhan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang memunculkan kontroversi beberapa hari terakhir ini. Irwanto mengatakan pengukuhan pe-

jabat tersebut sudah sesuai mekanisme. “Hanya ada kesalahan administrasi, di mana ada satu nama yang sudah meninggal dunia. Dan itu sudah dilakukan perubahan. Selain itu, ada pejabat yang dilantik di Badan Kesbangpol ternyata sudah pensiun. Semua itu hanya kesalahan administrasi dan itu bisa diperbaiki. Bukan

hal yang substansi,”kata Irwanto saat dihubungi Malut Post via telepon kepada Malut Post, malam tadi. “Dan saya siap bertanggung jawab atas kesalahan ini,” sambungnya. Namun Irwanto mengakui yang menjadi pokok masalah di sini adalah pergantian pejabat. Irwanto mengaku

dirinya mendapat tekanan dari kelompok di luar sistem alias tim sukses gubernur dan wakil gubernur. “Atas tekanan dari luar sistem, maka dilakukan perombakan jabatan sebelumnya. Akibatnya ada yang harus dinonjobkan,” ungkap Irwanto. Baca BKD... H.8

Kepala BKD

KPK Monitor Sidang AHM Saksi Meringankan, Golkar Tetap Optimis

“Kaisar Tragis”

TERNATE – Terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran Masjid Raya Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Ahmad Hidayat Mus (AHM) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Selasa (7/2). Sidang kedua mantan Bupati Kepsul ini dengan agenda pemeriksaan saksi. Pada sidang yang dipimpin Ketua PN Ternate Hendri Tobing tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut menghadirkan lima saksi.

Sepeda motor roda tiga Kaisar yang dikemudikan Rendi Rianto Kailupa membawa 5 penumpang dari Dusun Tukur Tukur menuju Desa Wasile, Halmahera Timur, sekitar pukul 08.00 WIT Sekitar pukul 08.15 WIT, sepeda motor yang melaju di jalan menurun tiba-tiba kehilangan kendali karena remnya blong. Sepeda motor oleng dan menabrak pagar pembatas jalan dan akhirnya masuk jurang

Baca AHM... H.8 SIDANG: Wa Ode Nur Zainab (berjilbab), pengacara AHM memeriksa dokumen berita acara pemeriksaan saat sidang di Pengadilan Negeri Ternate, kemarin. AHM sendiri hadir langsung pada sidang dengan agenda pemeriksaan saksi

DATA KORBAN Meninggal: Lea Ibir (35), warga desa Dodaga Luka berat: Delu Were-were (29) Martenci Rum Korem (35) Luka ringan: Lin Hadi (30), Lisi Tonci (52) Rendi Rianto Kailupa (29)

POLITIK JK Heran Ada Pendemo SBY JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla heran dengan demo dadakan ratusan mahasiswa di rumah pribadi Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Senin (6/2). JK menyebutkan isu yang diangkat para mahasiswa itu tidak berkiatan dengan sepak terjang SBY. ”Kalau saya baca itukan tidak relevan juga dengan pak SBY. Tentang SARA (suku agama ras antar golongan), SBY kan tidak pernah berbicara hal-hal itu kan,” ujar dia usai membuka rapat koordinasi nasional program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, kemarin (7/2). Baca JK... H.8

Kepala BKD Mengaku Ditekan Tim Sukses Kerja ini tara pernah abis-abis

Tukang Kuti

Gubernur Harap Pilkada Tetap Aman Tagantung kalakuan tim sukses, Pak

ANDA PUNYA KELUHAN DENGAN PENYAKIT? ADA SOLUSINYA DENGAN POTRE KONENG

2 Desa di Tobelo Tegang, 1 Penumpang ‘Kaisar’ Tewas di Haltim TOBELO – Tidur malam warga Desa Gamhoku dan Desa Pale Kecamatan Tobole semalam tidak tenang. Pemuda dua desa bertetangga itu saling serang dengan parang hingga melibatkan massa. Suasana pun jadi tegang. Informasi yang dirangkum Malut Post di lapangan,

peristiwa itu diduga dipicu ulah dua oknum pemuda Desa Gamhoku atas nama Albert dan Gerson yang sudah mabuk melempari warga pakai parang pada kerumunan pemuda Desa Pale. Tidak hanya itu. Baca KAISAR... H.8

ADVERTORIAL

Gubernur Harap Pilkada Tetap Damai SOFIFI – Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba menaruh perhatian serius pada pilkada di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dan Kabupaten Pulau Morotai. Orang nomor satu di Pemprov Malut itu berkeinginan agar pilkada di dua kabupaten tersebut berlangsung aman dan damai. Sehingga itu, gubernur menginbau masyarakat di Halteng dan Morotai agar tidak terprovokasi atas isu miring yang ditiupkan oknum tak bertanggungjawab.

BAHAS PILKADA: Gubernur Abdul Gani Kasuba bersama Kapolda Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto, Ketua DPRD Malut Alien Mus, Ketua KPU Syahrani Somadayo dan perwakilan instansi terkait lainnya menggelar pertemuan di Mapolda kemarin (7/2) membahas pengamanan pilkada Halteng dan Morotai. RUSDI ABDURRAHMAN/MALUT POST

Baca DAMAI... H.8

Jalan Tak Biasa Denok Marty Astuti, Tinggalkan Perusahaan Multinasional demi Perangi Sampah

Jadi Bos di Penjara, Ditolak Kampung Sendiri DUDUK di posisi kepala subdepartemen salah satu perusahaan multiPEGIAT nasional tentu bukan pencapaian yang SAMPAH: mudah. Denok setidaknya membuDenok tuhkan waktu 10 tahun untuk sampai Marty Astuti (tengah) Pegiat di posisi tersebut. sampah yang Karena itu, sangat banyak yang memberdayakan menyayangkan keputusannya untuk Napi dan Masyarakat untuk mundur dari perusahaan. Apalagi profesi selanjutnya adalah bergelut olah sampah saat memberikan dengan sampah. ’’Saya mengajukan materi di SDN pengunduran diri sampai empat kali. Mangkubumen Yang terakhir saya jelaskan bahwa di Kidul No 16 sini semua orang sudah pintar. Surakarta

Punya posisi di pabrik motor terbesar di tanah air tidak membuat Denok Marty Astuti puas. Bermodal kecintaan pada dunia pengolahan sampah, dia memutuskan untuk resign. Demi berfokus mengurus sampah di kampung halamannya di Solo. Andra Nur Oktaviani, Solo

DI HALAMAN 11

Baca DENOK... H.11 ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


HALTIM & HALTENG

RABU, 8 FEBRUARI 2017

malutpost.co.id

art:Yono

DPMD Pantau Kades Yawanli

PROYEK: Pembangunan pagar yang dipermasalahkan di Desa Yawanli Kecamatan Maba Tengah

ATURAN Pengusaha Ikan Wajib Bayar Retribusi MABA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Halmahera Timur (Haltim) mewajibkan pengusaha ikan membayar retribusi dalam setiap pengambilan. Ini dilakukan untuk mengatasi tingkat kebocoran Pendapatan Asli daerah (PAD) miliaran rupiah di sektor perikanan.”Selama ini kita merugi miliaran rupiah. Makanya, kewajiban ini kami berlakukan untuk menekan kebocoran yang ada,”kata Kepala DKP Asmar Hi Daud, Selasa (7/2). Asmar mengatakan, kewajiban retribusi ini sesuai peraturan daerah (perda) nomor 6/2016 tentang perizinan dan retribusi. Sebelumnya tidak ada pengawasan dan pelaporan pembayaran retribusi oleh nelayan dan pengusaha, makanya rugi dalam pendapatan.”Pokoknya mau satu ton atau satu kilo, wajib hukumnya membayar retribusi. Kecuali pengambilan itu hanya untuk dikonsumsi,”ujarnya.(cr-01/met)

HUKUM Rusmini Bantah Abaikan Panggilan Penyidik WEDA – Ketua DPRD Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini Sadaralam mengaku tidak menghadir i panggilan penyidik Dirreskrimum Polda Malut, Senin (6/2) bukan karena disengaja.”Saya tidak hadir karena waktu yang bersamaan ada urusan RUSMINI Sadaralam mendadak di Jakarta. Jadi bukan sengaja tidak hadir,”bantah Rusmini, Selasa (7/2). Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan alasan ketidakhadirannya ini juga melalui pengacaranya sudah disampaikan. Ini karena dalam kasus tersebut dirinya tetap kooperatif mengikuti prosesnya.”Sebagai warga Negara yang baik saya tetap mengikuti proses hukum yang ada,”ungkap anggota DPRD asal Pulau Gebe ini, sembari mengatakan terkait rencana pemanggilan paksa oleh penyidik silahkan tanyakan ke kuasa hukum. Diketahui, Rusmini dipanggil karena terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan Kantor Pabrik Semester PT Fajar Bhakti Lintas Nusantara (FBLN) Site Pulau Gebe beberapa bulan lalu.(rid/met)

MABA – Aktivitas Kepala Desa (Kades) Yawanli Kecamatan Maba Hasan Hi Ali terus dipantau Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pemkab Haltim. Ini dilakukan setelah Hasan diperiksa atas dugaan penyalah-

Malut Post • HAL. 2

gunaan Alokasi Dana Desa (ADD) 2016. ”Kinerjanya akan kami pantau karena dalam pemeriksaan beberapa waktu lalu dia berjanji siap bertanggungjawab atas penyelesaian pagar sepanjang 500 meter yang tak kunjung selesai,”tandas Kepala DPMD Badalan Uat, Selasa (7/2). Badalan mengatakan bentuk pertanggungjawabannya adalah menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II yang dicairkan Desember 2016 untuk menyelesaikan pagar tersebut. ”Pekerjaan sebelumnya menggunakan ADD tahap I, makanya untuk menyelesaikan kembali akan menggunakan ADD tahap II,”jelasnya.(cr-01/met)

32 Pimpinan SKPD Bakal Dievaluasi Seleksi Dilakukan Tim Asesmen Editor : Muhammad Nur Husen

Peliput: Ridwan Arif WEDA – Pemeristrasi Umum Ahmad i n t a h Ka b u p a t e n Hi Bayan. Selain itu, (Pemkab) Halmahera Kadikbud Abubakar Tengah (Halteng) Awan, Kepala Dinas bakal mengevaluasi PU dan Penataan 32 pimpinan Satuan Ruang Abubakar A Kerja Perangkat DaeRazak, Kadisnakerrah (SKPD) dalam trans Fehby Alting, waktu dekat. KebiKepala Dinas Ketahjakan ini dilakukan anan Pangan M Natberdasarkan perintah sir A Rahman, Kepala undang-undang NoDinas Pertanian dan mor 5/2014 tentang Perkebunan Yuslan Aparatur Sipil Negara Idris, Kepala DP3A (ASN) dan Peraturan SRI Hartini Hi Habib Nurjanna Mandar, Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Kepala Dinas Lingkungan Negara dan reformasi Birokrasi Hidup Halim Muhammad. (Kemenpan-RB) Nomor 13/2014 Selain itu, Kadisperindag UKM tentang tata cara pengisian jabatan Muksin Kalbi, Kadishub Salim tinggi pratama. Hal ini diakui Kamaludin, Kepala DPMD Ridwan Kepala Badan Kepegawaian dan Basalem, Kadinkes Fauji Amari, Pengembangan SDM Pemkab Kepala DKP Taher Husen, Kadispar Halteng Sri Hartini Hi Habib, Se- Achirudin Hi Gani, Kadisdukcapil lasa (7/2). Bahri Sudirman, Kepala BKD dan Pimpinan yang dievaluasi SDM Sri Hartini Hi Habib, Kepala itu terdiri dari Staf Ahli Bidang BPBD Sahraen Soleman, Kepala Pemerintahan Ade Gorotomole, Bappeda M Fitrah U Ali, Kepala Staf Ahli Bidang Ekonomi dan BPKAD M Ridha Saleh, Kepala Keuangan Marwan Yunus, Staf Inspektorat Ismail Idrus, KadisAhli Bidang Pembangunan, Ke- penda Abdurahim Yau, Sekretaris masyarakatan dan SDM Yanto DPRD Rustam, Kepala KesbangM Asri, Asisten Bidang Pemerin- pol Mokhtar Hasanur, Kepala tahan dan Kemasyarakatan Basri Dinas Komunikasi, Informasi dan Botutu, Asisten Bidang Ekonomi Persandian Halek Badaruddin, dan Pembangunan Muhammad Kepala Dinas Perumahan dan Amari, dan Asisten Bidang Admin- Kawasan Pemukiman M Rizal,

32 Pimpinan SKPD Pemkab Halteng Yang Bakal Dievaluasi Nama

Jabatan

Ade Gorotomole Marwan Yunus Yanto M Asri Basri Botutu Muhammad Amari Ahmad Hi Bayan Abubakar Awan Abubakar A Razak Fehby Alting M natsir A Rahman Yuslan idris Nurjanah Mandar Halim Muhammad Muksin Kalbi Salim Kamaluddin Ridwan Basalem Fauji Amari Taher Husen Achirudin Hi Gani Bahri Sudirman Sri Hartini Hi habib Sahraen Soleman M Fitrah U Ali M Ridha Saleh Ismail Idrus Abdurahim Yau Rustam Mokhtar Hasanur Halek Badaruddin M Rizal Wahab Samad M said Yastab

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan HAM Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Asisten Bidang Administrasi Umum Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kepala DP3A Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kepala Dinas Perhubungan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kepala Dinas Kesehatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepala Dinas Pariwisata Kadisdukcapil Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kepala Inspektorat Kepala Badan Pendapatan Daerah Sekretaris DPRD Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sumber BKD dan SDM Pemkab Halteng

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Wahab Samad, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah M Said Yastab.”Seleksi ini

akan dilakukan panitia asesmen dan dibantu dua tim asesor. Meliputi seleksi administrasi, tes wawancara dan psikotes,”jelasnya.(rid/met)

Bupati Didesak Evaluasi Kepala BPBD

KRISIS: Warga saat mengambil air bersih di salah satu desa di Halteng

Warga Wasile Kesulitan Air Bersih MABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim) harus berpikir serius menyelesaikan krisis air bersih di Kecamatan Wasile. Pasalnya, beberapa desa di tepi pantai sejak dua tahun

terakhir kesulitan mengakses air bersih.”Air sumur yang biasanya dikonsumsi, sekarang tidak bisa lagi karena sudah terkontaminasi dengan air laut,”aku Rudy warga setempat, Selasa (7/2).

Hal ini juga diakui Kepala Desa (Kades) Wasile Eranus Aralaha. Diakui masalah tersebut berlangsung sejak 2015.”Memang sebelumnya tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Pemkab Haltim sudah melakukan peninjauan dan berjanji akan segera mengatasi. Entah kenapa, hingga kini belum ada tindaklanjut,”ungkapnya. Eranus mengatakan, sesuai penjelasan tim waktu itu bahwa akan mengupayakan pengalihan air dari Desa Saramaake ke desa-desa tersebut. Air menjadi kebutuhan vital, makanya anggaran DD dan ADD juga akan dialihkan untuk penyambungan pipa. Begitu juga dengan pembangunan MCK.(cr-01/met)

WEDA – Bupati Halmahera Tengah (Halteng) M Al Yasin Ali diminta segera mengevaluasi kinerja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sahraen Soleman. Ini menyusul kinerjanya yang dinilai lamban dalam merespon setiap bencana di Halmahera Tengah.”Setiap peristiwa banjir maupun kebakaran selama ini BPBD selalu mengabaikan kewajibannya untuk turun ke lapangan. Bahkan, beberapa kali kasus kebakaran seperti Pasar Fidi Jaya, Kantor Dinas Pertanian serta kasus banjir bandang di Weda Tengah BPBD selalu lamban,”tandas Aswar Salim, Wakil Direktur LSM Gele-Gele, Selasa (7/2). Aswar mengatakan, sikap BPBD yang terkesan cuek dengan setiap peristiwa bencana itu sudah harus menjadi catatan Bupati untuk mengevaluasi. Ini karena lemahnya pimpinan SKPD dalam menjalankan tugas lapangan akan menjadi cacatan kegagalan atas nama pemerintah darah. Makanya, yang kinerjanya buruk wajib dievaluasi,”tegasnya. Terpisah, Kepala BPBD Sahraen Soleman yang coba dikonfirmasi tidak berada di tempat. Bahkan, dihubungi lewat telepon nomornya tidak aktif.(rid/met)


TIDORE KEPULAUAN

RABU, 8 FEBRUARI 2017

malutpost.co.id

Art: Adie

Malut Post • HAL. 3

Minta Direlokasi, Warga Datangi BLH Desak Ada Juga Uang Kompensasi Kesehatan Editor : Mahmud Ici Peliput : Fahrudin Abdullah TIDORE-Warga RT 005 dan RW 02 Kelurahan Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara, Selasa (7/2), mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Tikep. Sebelum ke kantor lurah selanjutnya ke DLH, mereka hendak bertemu pihak PLTU. Hanya saja pihak perusahaan belum bisa memberikan penjelasan. Warga sekitar PLTU ke DLH Tikep ini, menyampaikan pernyataan sikap mereka atas kondisi yang mereka alami saat ini. Perwakilan warga RT 05 dan Kepala Kelurahan Rum Balibunga Ridwan Kura bersama Ketua RW 002 Kahar Usman, Ketua RT 05 Imran Senuk, Tokoh Masayarakat Riswan M. Zen dan tokoh Pemuda Wahid Din diterima oleh Kepala DLH Tikep Nurbaity Fabanyo. Dalam pertemuan itu mereka menyodorkan pernyataan sikap yang sedianya diserahkan ke PLTU Rum, namun karena pihak PLTU belum memberikan keterangan sehingga mereka menyerahkan sikap itu ke DLH. Ketua RT 05 Imran Senuk, menyampaikan sikap itu dikeluarkan karena berdasarkan hasil pertemuan masyarakat RT 05 dan RW 02 6 Februari 2017 berkaitan langsung dengan dampak PLTU yang menimpa masyarakat RT 05. Pertemuan itu menghasilkan beberapa poin sikap. Masing-masing meminta agar pemukiman mereka cepat direlokasi, jauh dari

INVESTASI

dampak PLTU. Ini wajib bagi pihak perusahaan. Jika belum direlokasi dengan tenggang waktu yang lama, mereka meminta pihak PLTU memberikan kompensasinya untuk kesehatan. Ini karena warga sudah sering keluar masuk rumah sakit akibat gangguan pernapasan. Mereka juga meminta pihak PLTU segera menyediakan kompensasi perawatan rumah penduduk, bila pemukiman belum direlokasi. Menurut mereka dampak yang dirasakan tidak hanya debu batu bara, bau menyengat dari batu bara, bunyi mesin (stim) dan getaran juga sangat mengganggu.

Kesempatan itu mereka mendesak agar pihak PLTU juga hadir di tengah masyarakat RT 05, sekaligus bertanggungjawab atas dampak batu bara yang sudah mengganggu kesehatan, maupun kenyamanan mereka. Kepala Kelurahan Rum Balibunga Ridwan Kura, usai pertemuan mengemukakan sejauh ini, pihak perusahaan belum memberikan perhatian terhadap warga sekitar PLTU. Bahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) belum berjalan. Pihak PLTU justeru belum menjalankan program CSR nya. “Penduduk kita disini berjumlah 1.348 jiwa, yang sebagian sudah mengalami gangguan

pernapasan,”katanya. Kepala DLH Tikep Nurbaity Fabanyo dikonfirmasi Selasa (7/2) menyampaikan, terkait hasil penelitian dengan tim kesehatan yang digunakan DLH hasilnya kondisi udara normal itu 6 bulan lalu. Namun pihaknya akan kembali mengundang dinas kesehatan untuk turun melakukan uji kualitas udara di sekitar PLTU. Nurbaity juga menyampaikan terkait pernyataan sikap pihaknya akan memfasilitasi masyarakat dengan pihak PLTU. Akan tetapi terlebih dahulu dilaporkan ke Wali Kota Tikep Capt. Capt. Ali Ibrahim. (far/ici)

Hanya Dua Opsi, Warga Direlokasi atau PLTU Ditutup TIDORE— Debu batubara dari PLTU Rum, mendapat soroton sejumlah kalangan. Aljufri Yunus salah satu aktifis lingkungan di Tidore Kepulauan, meminta pemerintah segera turun tangan. Ancaman debu batu bara itu bisa mengancam nyawa. Karena itu arus diseriusi Alumni Universitas Pembangunan Nasional Jawa Timur ini menyatakan, PLTU Rum Balibunga itu, sesuai aturan tak dekat dengan pemukiman warga. Namun karena sudah beroperasi, maka dia mendesak pemukiman di sekitar PLTU harus direlokasi, termasuk Sekolah Dasar Negeri Balibunga. “Kalau tidak direlokasi, maka rekomendasi saya PLTU harus ditutup daripada mengancam nyawa manusia,” katanya Senin (6/2). Menurutnya, penyakit akibat dampak menghirup debu batu bara adalah penyakit paru-paru

hitam atau Black Lung Disease. Jika warga dari waktu ke waktu, menghirup debu batu bara maka akan terakumulasi, yang menyebabkan gangguan dan mengancam nyawa manusia. “ Pilihannya warga direlokasi atau PLTU ditutup. Saya yakin dan percaya 10 tahun akan datang banyak warga sekitar PLTU jika tak direlokasi maka yawa mereka terancam,”katanya. Dikatakan pembongkaran dan pengangkutan batu bara ke penampungan atau stockpile tak boleh dilakukan di siang hari, tetapi harus malam hari, ketika warga sudah tidur. Meski begitu sesuai pantauan, beberapa kali pembongkaran dilakukan siang hari. Pihak Dinas Lingkungan hidup (DLH) harus melakukan hasil uji kwalitas udara dan lainnya per triwulan dari PLTU. “Jika tidak DLH melakukan pembiaran,”tandasnya.

PLTU juga harus bertanggungjawab atas kesehatan warga sekitar PLTU, dengan program CSR (Corporate Social Responsibility). Jika warga terkena gangguan maka perusahan harus punya tanggung jawab atas kesehatan mereka. Sementara sesuai data Puskesmas Rum Balibunga Tidore Utara Kota Tikep, tercatat penyakit infeksi saluran pernapasan (ISPA) yang diderita warga kelurahan Rum Balibunga tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Kepala Puskesmas Rum Balibunga Farida Salim menjelaskan, khusus penderita ISPA di kelurahan Rum Balibunga 2014 209 penderita, 2015 meningkat menjadi 338 penderita dan pada 2016 391 penderita. “Kita hanya rawat jalan, kalau penyakitnya sudah akut, langsung dibawa ke rumah sakit daerah,” katanya. (far/ici)

Belum Tahu Kapan PLN Akhiri Pemadaman TIDORE— Kepala PLN Area Sofifi dikendalikan oleh Awat Tuhuloula menyampaikan bahwa persoalan yang dihadapi PLN area Sofifi adalah persoalan klasik, yakni jaringan listrik yang sering mengalami gangguan. Ini akibat dari dihantam pohon yang tumbang maupun masalah lainnya. Selain itu persoalan daya, karena

itu saat ini ada mesin 500 KVA yang dipinjam pakaikan untuk menopang persoalan pemadaman di wilayah Oba Tengah, Oba dan Oba Selatan. Di tahun ini kata Awat, pihaknya akan melakukan pembersihan jaringan listrik di wilayah PLN area Sofifi, termasuk Oba dan Oba selatan. Ini dilakukan agar dapat mengatasi prob-

lem pemadaman. Untuk itu pihaknya akan melakukan pembersihan pohon yang mengancam jaringan listrik. “Kita akan surati pihak desa atau kelurahan, untuk pembersihan,” ujarnya. Dikatakan mesin listrik yang dimiliki PLN di Malut itu sebanyak 200 unit, namun hanya sebagian saja yang normal.

Sementara DPRD mendesak agar PLN segera mengatasi pemadaman listrik di Oba Tengah, Oba dan Oba Selatan. “Listrik padam ini persoalan yang sangat dikeluhkan masyarakat. Listrik lebih banyak padam ketimbang menyala, makanya PLN harus secepatnya mengatasi masalah ini,”tandas Yusuf Bahta. (far/ici)

CREATORIAL

Wali Kota Terima Atlet Taekwondo Tidore Kelapa genjah

Kelapa Genjah Gagal Ditanam di Tikep TIDORE—Rencana penanaman kelapa genjah di Tidore Timur dan Tidore Utara tahun ini batal dilaksanakan. Padahal sebelumnya warga sudah menyiapkan lahannya untuk penanaman kelapa ini. Karena tahun ini tak dilakukan penanaman di Tidore, pemerintah mengarahakan penanaman di lahan milik pemerintah di daratan Oba. Pembatalan penanaman itu ternyata belum diketahui petani yang sudah siap menyiapkan lahannya. Abdul Salam (68) petani kopra di Kelurahan Rum, ditemui di kebun kelapanya belum lama ini menyampaikan bahwa, pihaknya juga sudah menyiapkan lahan penanaman kelapa. Namun pihaknya masih butuh sosialisasi dari pemerintah “Saya sudah dengar rencana itu, dan saya sudah datang lihat bibitnya. Tetapi kami masih butuh informasi mengenai kelapa genjah itu,” ungkapnya. Kepala Kelurahan Ome Tidore Utara Aljufri Abdullah saat ditemui di ruang kerjanya mengaku belum mengetahui pembatalan penanaman kelapa genjah di Tidore Utara. Sejauh ini dia masih mendata para petani yang bersedia menanam kelapa genjah. “Petani yang menyediakan lahan untuk kelapa genjah itu ada ratusan orang. Rata-rata mereka belum tahu persis manfaat dan cara penanaman. Makanya harus disosialisasikan kepada mereka,”ungkapnya. Pembatalan penanaman kelapa genjah di Tidore tahun ini, diarahkan ke lahan pemerintah kota Tikep di Oba itu, disampaikan Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim. Dikatakan, untuk sementara rencana penanaman kelapa genjah di Tidore Utara dan Tidore timur, sesuai analisis tim yang digunakan perusahaan yang menyediakan bibit kelapa genjah untuk lahan 100 hektar belum cukup. Tahun ini penanaman kelapa genjah ini dilakukan di Oba Tengah. Di atas lahan seluas kurang lebih 250 hektar milik pemerintah kota Tikep. (far/ici)

T I D O R E - Wa l i k o t a Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim, MH menerima 12 orang Atlet Taekwondo Kota Tidore Kepulauan di Ruang Rapat Walikota, Selasa (7/2). Para atlet Taekwondo ini usai mengikuti Turnamen Taekwondo Championship MEGAMAS CUP II Sulawesi Utara 2017 di Kota Manado 4-5 Februari lalu. Dari 12 atlet yang mengikuti turnamen berhasil meraih 8 medali. Yakni satu medali emas, tiga medali perak dan empat medali perunggu. Turnamen antar provinsi ini diikuti empat Provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara. Mewakili Maluku Utara dari Kota Tidore dan Kota Ternate yang juga keluar sebagai juara umum. Walikota Ali Ibrahim kesempatan itu memberikan

apresiasi atas prestasi yang luar biasa diraih para atlet. Ali berharap dari prestasi yang telah diraih ini bisa menumbuh kembangkan minat dan bakat di bidang olahraga khususnya bela diri taekwondo. “Ini merupakan prestasi yang membanggakan, semoga kedepannya bisa menumbuh kembangkan minat dan bakat di bidang olahraga bela diri”, ujarnya. Ali Ibrahim juga mengingatkan para pelatih agar selalu memberikan motivasi kepada para atlet untuk giat berlatih. Ali juga kepada para atlet agar jangan lupa belajar, kerena pendidikan sekolah itu yang utama. “Adik- adik jangan lupa belajar, sekolah itu penting, ibadah juga penting, yang paling penting jangan melawan kepada orang tua,”harapnya. Menurutnya, olahraga bela diri merupakan pem-

Walikota Ali Ibrahim saat menerima pelatih dan atlet taekwondo Kota Tidore Kepulauan di ruang rapat Walikota

bentukan mental dan spirit generasi untuk terhindar dari pengaruh negatif seper-

ti narkoba yang dapat merusak generasi muda. Dari 12 atlet taekwondo Kota

Tidore Kepulauan mereka didampinggi ketua pelatih, Fifi Faidah.(humas)

Pemkot- PLN Rapat Persiapan Penandatanganan MoU

Rapat antara Pemkot Tidore bersama Jajaran PT PLN terkait persiapan Penandatanganan MoU Pinjam Pakai Mesin Genset

TIDORE- Dalam meningkatkan pelayanan dan ketersedian Energi Listrik bagi masyarakat di Kota Tidore Kepulauan, khususnya untuk wilayah Oba dan Oba Selatan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, DPRD dan PT. PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara mengadakan rapat Persiapan Penandatangan MOU antara Pemda dan PLN. MoU ini terkait Pinjam Pakai Mesin Genset milik Pemkot ke PLN bertempat di ruang rapat Walikota, Selasa (7/2). Kesempatan ini Walikota Tidore Kepulauan Capt.H.Ali Ibrahim mengatakan DPRD dan Pemerintah Daerah Kota Tidore kepulauan telah menyetujui Pinjam Pakai Mesin Genset milik Pemda ke PLN sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada perjanjian kerja sama pinjam pakai diesel generator sentral, yang yang akan ditandatangani MOU- nya dalam waktu dekat sehingga sesuai dengan administrasi. Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Yusuf Bahta mengatakan sesuai dengan hasil kesepakatan yang sudah dibahas dalam rapat sebelumnya maka mesin diesel Generator Sentral akan ditempatkan di Payahe untuk mengantisipasi pemadam listrik di Oba dan Oba Selatan. Untuk itu DPRD juga akan berkoordinasi ke PT. PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara Area Sofifi.. Mewakili Manager PT PLN Rayon Sofifi Klais Y Djodjobo mengapresiasi dukungan DPRD dan Pemda Kota Tidore Kepulauan yang telah menyetujui pinjam pakai mesin Genset milik Pemda ke PT PLN. Untuk penandatanganan MoU, dari pihak PLN akan dilakukan oleh Plh. Manager Wilayah Maluku dan Maluku Utara Area Sofifi, Awat Tuhuloula yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Hadir dalam rapat persiapan ini Asisten Setda Bidang Tata Pemerintahan, Ridwan Halil. PLN Rayon Sofifi, Pimpinan PLN Ranting Soasiodan sejumlah Pimpinan SKPD Terkait.(humas)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

HALUT & HALSEL malutpost.co.id

art:Yono

Malut Post • HAL. 4

SUDAH KONDUSIF: Suasana di perbatasan Desa Desa Gamhoku dan Desa Pale yang dijaga aparat keamanan berpakaian preman

AGENDA Bupati: Jumat Saya Lantik Pejabat Eselon III dan IV TOBELO – Bupati Frans Manery memastikan akan melantik pejabat eselon III dan IV mengisi jabatan pada OPD yang baru dibentuk. ”Benar hari Jumat saya lantik pejabat eselon III dan IV,” kata Frans yang ditemui usai mengelar pertemuan dengan guru PNS/SMA SMK di gedung Seba Guna Tobelo Marahai kemarin (72/). Kepala BKD dan PSDA Wilem Manery yang dikonfirmasi belum mau membeberkan jumlah pejabat yang akan dilantik.”Pastinya, Jumat ada pelantikan,” katanya. Informasi berkembang, pelantikan pejabat eselon III dan IV ini akan dilakukan bertahap. Tahap pertama sebanyak 200 orang. Lalu disusul pada 17 Februari mendatang.(sam/kox)

LIGA PELAJAR Liga Pelajar Usia 16 Dibuka Oleh Menpora LABUHA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi direncanakan membuka secara resmi liga pelajar usia 16 tahun yang dipusatkan di Lapangan Samargalila, pada 23 Februari mendatang. Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Fachri Nahar, mengatakan kejuaraan itu sejalan dengan program Kemenpora untuk menciptakan pesepakbola muda berkualitas. “Kita akan mengawal agenda Kemenpora untuk memonitor setiap kemajuan sepak bola usia muda. Baik kompetisi maupun kejuaraan yang lain di Kabupaten Halsel,” kata Fachri. Olehnya itu, dirinya berharap kompetisi usia dini diperbanyak untuk semua usia, berjenjang dan regenerasi untuk melahirkan pemain muda berbakat. “Pembukaan liga pelajar akan dirangkaikan dengan turnamen Bupati Cup. Dan kesiapan acaranya sudah 90 persen,”tutupnya.(cr-07/kox)

KESEHATAN Bimtek Implementasi Pengelolaan Keuangan LABUHA - Bagian Administrasi Keuangan Sekertariat Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Pengelolaan Keuangan, di Palam Hotel Desa Tomori, kemarin (7/02). Ketua panitia Mariyanto ilyas mengatakan proses penganggaran yang telah direncanakan dengan baik dan dilaksanakan dengan tertib dan disiplin, akan mencapai sasaran yang lebih optimal. APBD juga menduduki posisi sentral dan fital dalam upaya pembangunan kapabilitas dan efektifitas pemerintah daerah. “Pengelolaan keuangan tidak semudah yang kita,” ucapkan. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan adalah penyusunan Surat Pertanggung Jawaban atau SPJ yang belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Realita di lapangan pada saat ini menunjukan masih banyak penyusunan surat pertanggung jawaban atau SPJ, belum dilengkapi dengan persyaratan yang lengkap. Kurang lengkapnya laporan dan keterlambatan waktu pelaporan, tentu akan mempengaruhi cepat lambatnya pengurusan pencairan dana,” kata dia. (cr-07/kox)

Frans Kecewa Pada Pemrov Siap Bayar Gaji Guru Dua Bulan Editor : Ako La Owi Laporan : Samsir Hamajen

TOBELO - Bupati Halut Frans Manery mengungkapkan kekecewaan terhadap Pemprov Malut soal pengalihan guru PNS SMA/ SMK ke Pemprov Malut. Meski sesuai aturan untuk dialihkan, namun pemprov tidak pernah berkordinasi ke Pemkab Halut. Padahal aset dan siswanya milik Halut. ”Sebagai kepala daerah, saya kesal pada pemprov yang tidak pernah kordinasi soal pengalihan guru SMA-SMK ke Pemprov Malut. Padahal aset sekolah dan siswa milik Halut,” kata Bupati Frans saat bertatap muka dengan para guru SMA/SMK di gedung Seba Guna Tobelo Marahai, kemarin (72/). Atas kekecewaannya itu, ia

sempat berpikir untuk tidak menyerahkan aset sekolah dan siswanya. Lalu Pemkab Halut membuat sekolah swasta yang gurunya dikontrak dan dibiayai Pemkab Halut. Sebab APBD Halut yang sudah menembus Rp 1,5 triliun memungkinan untuk itu. Namun niat itu ia urungkan. Dia masih berfikir dengan nasib para guru SMA-SMK di Halut dan siap melepaskan asalkan bisa menjamin nasib siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak seperti saat ini. ”Jangan setelah diserahkan ke provinsi siswa lalu ditelantarkan,” katanya. Soal gaji, Frans mengatakan Pemkab Halut siap membayar dua bulan gaji. Gaji Januari dan

Februari. Dan paling siap menyediakan,” lambat besok atau ujarnya. Sekkab lusa sudah dibayarHalut Fredy Tjankan. Ia mengatakan dua kembali menPemkab Halut memegaskan soal gaji. bayar gaji para guru Mendampingi bukarena dasar hukum pati pada pertemuan kuat. itu, ia mengatakan Ya k n i P e m k a b pembayaran gaji palHalut belum melakuing lambat dilakukan kan pelepasan gaji ke dua hari kedepan. Pemprov Malut. ”Un“ Pe m b ay a ra n g aj i tuk dua bulan gaji langsung ke rekenyang belum dibayar, ing masing-masing Pemkab Halut yang FRANS Manery guru,” katanya. Dia bayar. Bila Pemprov terus ti- menjelaskan total gaji guru SMA/ dak membayar, kami akan terus SMK yang tersedia di Pemkab melakukan pembayaran,” tu- Halut sebesar Rp 16 miliar terturnya. masuk dengan gaji 13 tahun ini. Dalam pertemuan itu, keluhan ”Paling lambat dua hari terhitung gur u soal kekurangan fasili- besok, gaji guru SMA/SMK langtas komputer untuk persiapan sung dibayarkan melalui rekenUNBK langsung di tanggapi ing para guru. Saat ini sesuai bupati. Bila provinsi tidak mem- perintah bupati gaji dibayar non perhatikan, Pemkab Halut siap tunai melalui rekening mengatasi menyediakan komputer. ”Kami pungli,”jelasnya. (sam/kox)

Kementerian PUPR Bangun 200 Unit Rumah di Lokep dan Lolut TOBELO - Tahun 2018 mendatang, Pemkab Halut melalui bantuan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 200 unit rumah khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan Loloda Kepulauan dan Loloda Utara. Masing-masing kecamatan memperoleh 100 unit. ”Ini bertahap kami usulkan ke

Kementerian PUPR. Dan telah disetujui untuk dibangun 2018 sebagai tahap awal 200 unit di Lolut dan Lokep,”kata Kadis Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Halut Said Bajak, kemarin (7/2) di kantornya. Said menuturkan, setelah Loloda Utara dan Loloda Kepulauan dibangun, barulah diusulkan kecamatan lainya. Karena Pemkab

Sediakan 18.000 Buku Bacaan TOBELO - Untuk meningkatkan minat baca buku dikalangan mahasiswa dan siswa-siswi di Halmahera Utara, Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Daerah, Pemkab Halut menyediakan 18.000 judul buku bacaan di perpustakaan daerah. Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Halut Atbernimus Pasi-

manjeku di kantornya mengatakan walaupun buku sudah memadai, namun jumlah kunjungan ke perpustakaan masih minim. Karena itu, saat ini, lagi dicari cara agar mahasiswa dan siswa memanfaatkan buku bacaan di perpustakaan daerah tersebut. “Kami akan akan turun ke seko-

Halut fokus pada kecamatan yang jauh. Apalagi ini berdasarkan visi misi bupati mengatasi kemiskinan. Dia menambahkan, tahun ini Kementerian PUPR sudah membangun 50 unit rumah khusus di Wosia yang lahannya disediakan Pemkab Halut. “Rencananya akhir Februari ini sudah dibangun,” katanya. (sam/kox)

lah-sekolah melakukan sosialisi agar mereka gemar membaca. Apalagi di Halut terbilang rencana minat membaca buku untuk perpustakaan daerah masih kurang. ”Tahun ini program kami turun ke sekolah sekolah untuk mengajak para siswa untuk memanfaatkan perpustakaan daerah,”ujarnya. Sementara beberapa pengunjung mengeluhkan sempirnya ruangan perpustakaan. ”Memang buku bacaan sudah banyak. Tapi kantor perpustakaannya belum layak,” ujar salah satu pengunjung. (sam/kox)

BPD Labuha Buka Kas Titipan BI LABUHA - Kabar gembira untuk masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Masyarakat terutama pengusaha, ataupun pemerintah daerah sudah dapat melakukan transaksi dengan jumlah yang besar tanpa harus ke Ternate. Sebab saat ini telah hadir kas titipan Bank Indonesia di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku-Malut, Labuha. Kas titipan Bank Indonesia ke Bank BPD Labuha ini hadir atas kerja sama Bank Indonesia dengan Bank Maluku-Malut. Kepala Bank BPD Labuha Muhammad Albugis mengatakan kerja sama yang dimaksud untuk antisispai likuiditas seluruh bank yang ada di wilayah Halsel. Sehingga kedepan jika ada bank lain kekurangan fisik uang atau kelebihan kas, bisa langsung melakukan penarikan atau setor ke Bank BPD Labuha. “Tidak perlu ke BI Ternate. Jadi Bank Maluku-Malut siap bekerja sama dengan bank-bank lain yang ada di Halsel,” jelasnya. (cr-07/kox)

Dua Calon Ketua Saling Klaim Menang LABUHA – Dua calon Ketua KNPI Halsel Irvan Abdurahim dan Dahrun Kasuba sama-sama mengklaim akan terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI Kabupaten Halsel yang dihelat pada Selasa (7/2) kemarin hingga Rabu (8/2) hari ini. Seperti saling berlomba meraih simpatik, keduanya gencar melakukan sosialisasi. Baik melalaui media sosial (medsos) di jejaring sosial

facebook maupun memajang baliho dengan “jualan” visi misi mereka. Irvan Abdurahim optimis bisa menahkodai KNPI Halsel untuk periode selanjutnya. Ia mengklaim sudah mendapat dukung 98 persen pemilik suara dari organisasi kepemudaan (OKP). ”Komitmen saya membawa KNPI kembali pada khitahnya sebagai organisasi kepemudaan. Membangun kebersamaan dan memotivasi

pemuda untuk terlibat aktif dalam pembangunan Halsel,” ujarnya. Tak mau kalah, Dahrun Kasuba pun optimis bisa merebut posisi puncak KNPI Halsel. Ia mengklaim telah mendapat dukungan dari beberapa OKP yang ada di Halsel. ”Saya malah didorong oleh beberapa OKP yang bergaris lurus dan sudah ada kesepakatan mendukung saya. Tinggal menunggu restu dari bupati,” klaim ponakan Bupati

Bahrain Kasuba ini. Ia menginginkan KNPI kedepan bisa melibatkan diri dalam pembangunan. Serta ia akan menjadikan KNPI sebagai wadah kreativitas para pemuda. ”Saya minta musda KNPI ini jangan ditunggangi oleh kepentingan politik. Biarkanlah ini ajang kompetisi murni dan ajang dialektika bagi para pemuda,” ujarnya. (cr-07/kox)


HALMAHERA BARAT

RABU, 8 FEBRUARI 2017

malutpost.co.id

art:Yono

Malut Post • HAL. 5

PENGAWASAN: Penertiban speedboat beberapa waktu lalu di pelabuhan Jailolo. Penertiban ini harus intens dilakukan mengingat sebagian speedboat belum dilengkapi alat keselamatan. Foto Suparto Mahyudin/MP

PELANTIKAN Hari Ini Pejabat Eselon III, IV Dilantik

RSUD Kekurangan 2 Dokter Spesialis Kerja Sama UGM, Unhas Sebagai Solusi Editor : Muhammad Nur Husen Peliput: Suparto Mahyudin JAILOLO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo nampaknya sulit mendatangkan dokter spesialis mata dan jiwa. Pasalnya, sejak beberapa bulan terakhir RSUD yang letaknya di Desa Acango Kecamatan Jailolo ini

Pelantikan pejabat beberapa waktu lalu

JAILOLO – Pejabat eselon III dan IV di Pemkab Halmahera Barat (Halbar) bakal dilantik, Rabu (8/2) hari ini. Kepastian pelantikan ini disampaikan langsung Bupati Danny Missy, Selasa (7/2). Diakui, molornya pelantikan yang sudah diagendakan beberapa waktu lalu itu karena masih dikaji tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).”Sekarang semuanya sudah selesai, dan hari ini pejabat tersebut dilantik,”ungkapnya. Diketahui, pelantikan pejabat ini menjadi kebutuhan, bersamaan dengan perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemkab.”Jadi pejabat eselon III, IV dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah instansi,”ujarnya.(ato/met)

kekurangan dua dokter spesialis tersebut.”Dokter yang lain sudah memadai. Tinggal dokter mata dan dokter jiwa yang masih kurang,”aku Direktur RSUD dr Syafrullah Radjilun, Selasa (7/2). Untuk mengatasinya, pemkab terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar bisa membantu mendatangkan dokter spesialis yang dibutuhkan di RSUD. Selain membangun koordinasi, RSUD Jailolo juga membangun kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.”Tujuan kerja sama ini agar tenaga

dokter yang dibutuhkan langsung ditugaskan di RSUD,”ungkapnya. Syafrullah mengatakan, 2016 lalu stok spesialis mata dan jiwa di UGM dan Unhas juga terbatas, makanya RSUD Jailolo tidak diberikan jatah.”Semoga 2017 ini bisa dijatahi,”harapnya, sembari mengatakan insentif dokter spesialis ini per bulannya Rp 30 juta dan dokter umum Rp 10 juta. Diketahui, dokter umum yang ada saat ini sebanyak 11 orang dan 8 diantaranya sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sisanya masuk Pegawai Tidak Tetap (PTT).(ato/met)

RSUD Jailolo Disurvey JAILOLO – Tim akreditasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang dipimpin dr Josephat Suwanto Sinarya M Kes dan Rosmiati AMK, mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo, Selasa (7/2). Kedatangan tim yang disambut Bupati Danny Missy dan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini dengan agenda survey yang rencananya berlangsung dua hari terhitung, Selasa (7/2) hingga Rabu (8/2) hari ini.”Selaku pemerintah daerah mengapresiasi kebijakan kemenkes, karena begitu lama akhirnya RSUD Bupati Danny saat menjemput tim agreditasi RSUD Jailolo

Jailolo juga disurvey,”ucap Bupati. Karena itu, RSUD diminta mengutamakan pelayanan karena Halbar hanya satu RSUD. Makanya, harus ditingkatkan agar pelayanannya menjadi lebih baik.”Kedepan kami berencana memperluas pembangunan RSUD serta melengkapi fasilitas yang masih kurang,”ungkapnya. Setelah disurvey diharapkan klasifikasinya bisa dinaikkan dari kelas D menjadi kelas C. Hal yang sama juga disampaikan Direktur RSUD dr H Syafrullah Radjillun.”Selama ini kami sudah berupaya semaksimal mungkin meningkatkan

pelayanan kepada masyarakat. Makanya, dengan hadirnya tim akreditasi ini bisa membantu dalam penilaian kinerja. Tujuannya agar RSUD bisa dinaikkan klasifikasinya pada type C,”ungkapnya, sembari mengapresiasi Bupati Danny Missy, Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Syahril Abdurradjak dan seluruh jajaran pemkab yang sudah mendukung dan memantau kinerja RSUD.”Mudah-mudahan kinerja kami kedepan menjadi lebih baik,”harapnya.(ato/ met/pn)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

MOROTAI & SULA malutpost.co.id

Art: ATU

Malut Post • HAL. 6

KASUS Pencairan Anggaran tak Sesuai Progres SANANA - Lima proyek tambatan perahu milik Dinas Perhubungan progres pekerjaannya rata-rata baru 60-70 persen. Sementara waktu pekerjaannya sudah selesai. Meski belum tuntas, diduga pencairan anggarannya sudah dilakukan 90-100 persen. Komisi I DPRD Kepsul akan memanggil Dinas Perhubungan untuk meminta kejelasan terkait hal tersebut. “Anggarannya sudah dicairkan antara 90 sampai 100 persen. Tapi pekerjaannya belum tuntas. Kita akan pertanyakan hal ini,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kepsul, Ilyas Yainahu, Selasa (7/2). Dia mengatakan, Komisi I akan mengawal, apakah nanti akan menjadi temuan BPK atau tidak. Apalagi saat ini proses audit tengah dilakukan. Bila nantinya tak masuk, Komisi I juga akan mempertanyakan persoalan tersebut. Menurutnya, cara-cara seperti ini harus diberantas agar proyek yang dibangun dapat dinikmati masyarakat. “Kita akan kawal hal ini, agar rekanan jangan main-main. Proyek yang dikerjakan harus tepat waktu. Bila tidak maka rekanan harus diberikan sanksi berupa pembayaran denda,” tegasnya. (rul/onk).

TARGET Target Selesaikan Satu Kasus Korupsi SANANA - Tahun ini Polres Kepulauan Sula (Kepsul) pasang target menuntaskan satu kasus korupsi. Ini disesuaikan dengan kondisi anggaran. Kasat Reskrim Polres Kepsul AKP Andhiek Budi Kurniawan SIK, ada sejumlah kasus namun target mereka satu kasus harus tuntas. Meski menargetkan satu kasus, namun bukan berarti bila ada kasus lain mereka tak menanganinya. “Kita tetap proses kasusnya,” tutur Andhiek. Dia menjelaskan satu kasus yang menjadi target mereka, karena anggaran tahun ini hanya untuk penanganan satu kasus. “Ploting anggarannya hanya untuk satu kasus, namun bila kasusnya lebih dari satu tetap akan diproses,” tandasnya. (rul/onk).

FOLLOW UP

SAMSUDIN CHALIL/MALUT POST

SERAHKAN SK: Plt Sekkab Rajak Lotar menyerahkan secara simbolis SK pegawai honorer di Kantor Bupati Morotai kemarin

Honorer Pemkab Morotai 2.877 Orang Gerus APBD Senilai Rp 34,5 Miliar Peliput : Samsudin Chalil Editor : Bukhari Kamaruddin DARUBA - Jumlah pegawai honorer di Pemkab Pulau Morotai, terbilang sangat banyak. Buktinya Selasa (7/2) kemarin, Plt Sekkab Morotai Rajak Lotar menyerahkan SK Pen-

gangkatan 2.877 pegawai honorer. Kepada Malut Post, Rajak mengatakan tahun ini ada penambahan 566 orang. “Tahun 2016 jumlah honorer 2.311, tahun ini naik menjadi 2.877 orang,” katanya. Setiap honorer digaji antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta, sehingga setiap bulan dibutuhkan Rp 2,8 miliar. Dengan demikian, setiap tahun untuk gaji pegawai honor dibutuhkan Rp 34,5 miliar. “Anggaran itu sudah dialokasikan melalui APBD induk, jika terdapat kekurangan

Bupati Tidak Hiraukan Ancaman DPRD SANANA - Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes tak menghiraukan ancaman DPRD terkait proses pelantikan pejabat yang sudah dilakukannya. Sebab dia berkeyakinan apa yang dibuatnya sudah sesuai aturan, dan telah dikonsultasikan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Sah-sah saja DPRD laporkan pelantikan ini ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) serta KemenPAN dan RB. Silahkan saja, karena saya bekerja sesuai petunjuk dari pusat,” tuturnya. Secara pribadi bupati merasa aneh dengan sikap sejumlah pihak yang terus mempolemikan kebijakan yang diambilnya. Menurut bupati, kabinet yang disusun adalah kabinet yang akan bekerja sama dengannya untuk menyukseskan program pemerintah. Sehingga itu tak perlu ada yang risih. “Yang mau kerjakan saya. Kok yang lainnya ikut bingung? inikan aneh,” sindir bupati. Dia meminta semua pihak saling mendukung dan bersabar melihat kinerja kabinet yang telah disusunnya. Bila tak berjalan dengan baik, tetap akan dievaluasi. (rul/ onk).

maka diajukan lagi pada APBD perubahan,” jelasnya. Sekkab mengaku, membludaknya pegawai honorer, karena lapangan kerja di Morotai belum ada. Satu-satunya harapan warga hanya menjadi honorer atau PNS. “Kita tidak bisa berbuat apa-apa, kalau dibiarkan maka akan menambah angka pengangguran, jadi terima saja sambil menunggu lapangan kerja baru,” pungkas Rajak. (din/onk)

Hanya Diperbantukan Sebagai Plt Kabag Humas

FAHRUL MARSAOLY/MALUTPOST

KOMPAK: Foto bersama usai apel bela negara

Apel Bela Negara FKPPI Sukses SANANA - Apel bela negara yang digelar Pengurus Daerah 28 FKPPI Maluku Utara bersama Pengurus Cabang 28.08 FKPPI Kepulauan Sula (Kepsul) dan Taliabu dipusatkan di halaman Istana Daerah (Isda) Kepsul, Selasa (7/2). Apel diikuti pengurus daerah, cabang dan 300 kader FKPPI di Sanana, dengan inspektur upacara Ketua PD FKKPI Malut Ishak Naser. Dalam pengarahannya Ishak mengatakan apel bela negara selain merupakan instruksi pengurus pusat FKPPI, juga dimaksud sebagai respons situasi bangsa dan negara yang dilanda berbagai konflik kepentingan, yang cenderung membahay-

akan keutuhan NKRI. Selain itu beberapa bahaya yang patut menjadi perhatian serius karena mengancam generasi muda yakni narkoba, HIVAIDS, terorisme, bangkitnya komunisme dan tumbuhnya faham radikalisme. “Keluarga besar FKPPI harus menjadi perekat dan penerus semangat NKRI serta berkontribusi nyata dalam membangun daerah,” ujar Ishak yang didampingi Dewan Penasehat FKPPI Malut Hamid Umahuk. Selain apel bela negara, hari ini (8/2) akan digelar pelantikan Pengurus Cabang 28.08 Kepsul dan Taliabu oleh Ishak Naser. (rul/onk/pn)

HENDRATA Thes

DARUBA - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pulau Morotai beralasan bahwa Iwan Karim hanya diperbantukan sebagai pelaksana tugas (plt) Kabag Umum. Menurut Kepala BKD Mauluddin Wahab, Iwan Karim belum memenuhi pangkat untuk menduduki salah satu jabatan eselon III, makanya diangkat menjadi Plt Kasubag Protokol dan diperbantukan untuk melaksanakan tugas sebagai Kabag Umum. “Hal itu merujuk surat BKN nomor K.26-30/V.20-3/99 tentang pengangkatan Plt,” ungkapnya ketika dikonfirmasi kemarin (7/02). Padahal surat BKN Nomor K.26-3N.5-10/99 tanggal 1 Januari 2002 tersebut, sudah tidak sesuai dengan perkembangan saat ini. Sebab aturan terbarunya adalah UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, dimana pasal 14 ayat 1, ayat 2, ayat 4, dan ayat 7, dijelaskan pejabat pemerintahan memperoleh mandat apabila ditugaskan oleh atasnya dan merupakan plt rutin. Pejabat yang melaksanakan tugas rutin terdiri atas pelaksana harian (plh) yang melaksanakan tugas rutin dari pejabat definitif yang berhalangan. Sementara plt yang melaksanakan tugas rutin dari pejabat definitif yang berhalangan tetap. “Kan Pak Iwan Karim hanya Plt Kasubag Protokol, tapi jabatan kabag umum masih kosong, sehingga dijalankan oleh Iwan Karim,” jelasnya. Mauludin memastikan bahwa Iwan Karim tidak mendapat SK sebagai Kabag Umum, tapi hanya SK sebagai plt Kasubag Protokol Disatu sisi, jawaban kepala BKD ini tidak sesuai SK pengukuhan dan pelantikan beberapa waktu lalu. Pasalnya dalam SK tersebut menyebutkan dengan jelas bahwa Iwan Karim diangkat sebagai plt Kasubag dan Protokol merangkap plt Kabag Umum. (din/onk).

Cetak 45 Ribu Surat Keterangan Pemilih DARUBA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pulau Morotai, mengeluarkan 45 ribu surat keterangan kepada warga, agar bisa mencoblos 15 Februari mendatang. Dengan jumlah DPT yang mencapai 46 ribu, maka hanya 1000 orang yang datang mencoblos tanpa memperlihatkan surat keterangan. Kadis Dukcapil Rajak Lotar mengatakan, hanya 1.000 orang yang memiliki e-KTP, sisanya 45 ribu sudah melakukan perekaman namun fisik KTP-

nya belum ada. Agar warga bisa mencoblos, petugas Dukcapil sudah turun ke desa-desa membagikan keterangan. ini dimaksudkan agar warga yang masuk DPT namun belum memiliki e-KTP, dapat melaksanakan hak politiknya. Dia menambahkan saat ini pelayanan umum di Dukcapil belum normal. Pelayanan akan kembali normal pada 17 Februari setelah pencoblosan. (din/onk).

Status PNS Kepsul, Jadi Pejabat di Taliabu SANANA - Pemkab Taliabu siang kemarin (7/2) menggelar pelantikan sejumlah pejabat eselon II dan III. Dari pejabat yang dilantik itu, ada sejumlah eks pejabat Pemkab Kepsul yang dinonjobkan beberapa waktu lalu. Dan status mereka masih PNS Kepsul, karena belum pindah ke Taliabu. Pejabat Taliabu yang dilantik namun statusnya

masih PNS Kepsul antara lain Ibrahim Tidore, Rusli Sanaba, Kisman Duwila dan Budiman Duwila. Terkait hal itu Bupati Kepsul Hendrata Thes merasa aneh. Sebab mereka secara resmi masih PNS di Kepsul, namun justru dilantik di daerah lain. “Gaji mereka akan kita tahan,” tegasnya. (rul/onk).


RABU, 8 FEBRUARI 2017 Art: Mus

POLMAS

Malut Post • HAL. 7

malutpost.co.id

Soal Utang, Golkar Keberatan Alien Mus Yakin Masih Ada Cara Jitu Editor : Irman Saleh Peliput : Rusdi Abdurrahman/Gunawan Tidore SOFIFI – Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Malut Alien Mus akhirnya angkat bicara terkait ketidakhadiran sembilan anggota Deprov dari Fraksi Golkar pada paripurna pengesahan utang Pemprov di kantor Deprov pekan lalu. Alien yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Malut itu menegaskan, pihaknya tidak setuju jika Pemprov berutang pada tahun 2017 ini. Ketidakhadiran mereka dalam paripurna itu adalah bentuk dari sikap tidak setuju dilakukannya pinjaman atau utang. Menurut Alien, masih ada cara lain yang harus ditempuh untuk menutupi utang bawaan tahun 2016. Menutupi utang dengan cara berutang, kata Alien, bukan solusi yang baik, meski hal itu dibenarkan dalam aturan. “Masa selesaikan utang kok harus

berutang,”sindirnya, Selasa (7/2). Sikap Pemprov untuk kembali berutang kemudian disetujui sebagian anggota Deprov, justru menambah beban pemerintah. Sehingga itu, lanjut Alien, anggota Deprov Fraksi Golkar memilih untuk tidak hadir dalam paripurna pengesahan pinjaman. “Keputusan Golkar ini terbukti, dimana Kemendagri juga tidak setuju kalau pinjaman hingga sebesar Rp 400 miliar dan akhirnya hanya disetujui Rp 88 miliar saja,”katanya. Meski tidak setuju Pemprov berutang, Golkar tidak berupaya mengAlien Mus ganjal tahapan pembahasan APBD. Sebagai Ketua DPRD, Alien tetap berbesar hati untuk tetap mengikuti seluruh tahapan pembahasan APBD beberapa waktu lalu. “Kami ikuti tahapan pembahasan hingga selesai. Karena ini demi kepentingan masyarakat. Kami sudah melakukan pembahasan bersama atas hasil koreksi Kemendagri. Tidak lama

lagi APBD akan dibelanjakan, karena sudah disepakati item apa saja yang dilakukan rasionalisasi sesuai petunjuk Kemendagri. Bagi Golkar rasionalisasi itu jauh lebih baik, daripada melakukan pinjaman. Sebab pinjaman itu akan lebih memberatkan pemerintah, karena dua tahun harus membayar utang. Kalau anggaran itu dibelanjakan untuk kepentingan pembangunan jauh lebih bermanfaat,”jelas adik kandung mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Ahmad Hidayat Mus, itu. Tanggapan Publik Rencana Pemprov Malut untuk berutang di Bank Jabar (Jawa Barat) lantaran bunganya rendah, mendapat tanggapan keras dari publik. Dosen Fakultas Unkhair, Mukhtar Adam mengatakan, Pemprov tidak harus terjebat pada besar suku bunga yang ditetapkan bank. Pemprov harus melihat konstribusi bank untuk daerah. Mukhtar

menyarankan Pemprov berutang di Bank Jawa Timur. Sebab, Malut dan Jawa Timur sudah menjalin kerja sama. “Saat pertemuan degan Gubernur Jawa Timur tahun lalu, tawaran menarik dari Gubernur Jatim melalui Bank Jatim, tetapi harus dibuat dulu skema kerja sama antar pemerintah, Malut dan Jatim, yang didalamnya termasuk pinjaman dan skema ekonomi lainnya di bidang perdagangan jasa dan lainnya,“jelasnya. Menurutnya, jika Pemprov Malut berutang di Bank Jawa Timur, maka Pemprov Jatim akan memberikan stimulus kerja sama di bidang perdagangan jasa dan insdustri. ”Sebaiknya ke Bank Jatim saja. Atau bisa lakukan pinjaman antar daerah dari surplus anggaran di pemerintah lainnya seperti Jatim dan Sulut,”sarannya. Lanjutnya, berapapun jumlah bunga yang ditetapkan bank, tetap berisiko pada kemampuan fiscal daerah dalam jangka menengah. “Masih banyak cara lain dalam mencari sumber-sumber pendapatan daerah, sepanjang gubernur dan DPRD mau menguranggi belanja,“tutup Mukhtar menyarankan.(udy/mg-01/lex)

PENGUSAHA Kasman Pimpin Akumindo Malut

PENGUSAHA: Penyerahan SK oleh Ketua DPP Akumindo Ikhsan Ingratubun (kiri) kepada Ketua DPD Akumindo Malut H Kasman H Ahmad (kanan) di Sekretariat DPP Akumindo di Jakarta baru-baru ini.

TERNATE – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Akumindo) menunjuk H Kasman H Ahmad untuk memimpin Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Akumindo Malut. Mantan Rektor UMMU itu dianggap berkompeten untuk menjalankan Akumindo lebih baik kedepan. Pengangkatan Kasman tertuang dalam surat keputusan (SK) DPP nomor 021/SK-DPPAkumindo/I/2017 tertanggal 11 Januari 2017. Setelah ditunjuk, Kasman kemudian dipanggil ke Jakarta untuk menerima SK. Ketua DPP Akumindo Ikhsan Ingratubun menyerahkan SK ke Kasman di sekretariat DPP Akumindo beberapa waktu lalu. “Saya yakin Kasman mampu mengemban amanah ini. Selain cukup paham dalam melihat dinamika ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Malut, Kasman juga memiliki kemampuan yang mumpuni dalam pemberdayaan masyarakat karena telah malang melintang di dunia pendidikan,”kata Ikhsan. “Apalagi kita lihat jumlah pelaku UMKM di Malut terus meningkat, saya kira beliau tepat untuk menjadi Ketua Akumindo di wilayah ini, selain karena beliau cukup memahi jalur dan jenis usaha mikro kecil dan menengah di Malut,”tambahnya. Ikhsan menambahkan, dengan mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Malut tahun 2015 menyebutkan, pertumbuhan ekonomi tumbuh sebesar 6,10 persen, berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 26.631,6 miliar. Sementara itu, Kasman mengaku siap melaksanakan amanah yang diberikan berdasarkan hasil musyawarah Akumindo. “Berdasarkan hasil musyawarah Akumindo Malut, saya diamanahkan untuk memimpin organisasi ini. Insya Allah saya siap dengan segala kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Insya Allah Akumindo akan kita jadikan salah satu katalisator pembangunan perekonomian Malut sebagai salah satu pilar pembangunan indeks pembangunan manusia selain pendidikan dan kesehatan,”janjinya. Kasman menuturkan, organisasi yang dipimpinnya itu sudah dibentuk di 10 kabupaten kota di Malut.(mg-01/lexa/pn)

MEMANAS: Suasana tegang saat gubernur menerima PNS membahas pelantikan pejabat eselon III dan IV.

Sikap Oknum PNS Dikecam TERNATE – Aksi protes PNS atas masalah pada pelantikan pejabat eselon III dan IV, dikecam. Sebab, ada oknum PNS yang berani membentak bahkan menunjuk Gubernur Abdul Gani Kasuba saat hearing dua hari lalu di kantor gubernur, Sofifi. Betapa tidak, meski pengakatan pejabat diduga bermasalah, PNS harus mengedepankan etika saat melakukan protes. Disebut tidak etis jika ada PNS yang membentak gubernur. “Sikap PNS itu terlalu brutal, apalagi di depan gubernur, itu tidak dibenarkan,”tegas Dosen UMMU, Sahroni A Hirto. “Sikap bawahan seperti itu apapun alasanya jelas tidak dibenarkan. Gubernur harus tegas menyikapinya, bila perlu PN itu dipecat. Gubernur sebagai kepala pemerintahan memiliki kewenangan melakukan pembinaan, bahkan

SK PAW Tabrak Aturan TERNATE – Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pergantian antar waktu (PAW) dua anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dari Partai Hanura, Subhan Abdul Latif Buamona dan Idrus Soamangon. Dua wakil rakyat ini di-PAW setelah tertangkap narkoba beberapa waktu lalu. Sikap gubernur ini mendapat tanggapan tegas dari Fahrudin Maloko, Penasehat Hukum (PH) Subhan dan Idrus. Ia menganggap Gu-

pemberhentian bila alasan yang kuat sebagai pelanggaran tehadap kode etik kepegawaian. Bawahan juga memiliki hak dan kewajiban tetapi dalam hal yang berkaitan dengan hak prerogatif atau kewenangan tunggal  gubernur, itu tidak boleh dilawan oleh bawahan, apalagi terkesan ikut mencampuri urusan hak prerogtif atau kewenangan gubernur. Olehnya itu perlu mendapat pembinaan serius dari Sekprov,“tambah Muhlis Hafel, dosen politik UMMU. Hal yang sama disampaikan sosialog Herman Oesman, bahwa meskipun sikap PNS itu atas dasar masalah pelantikan pejabat lingkup Pemprov, tingkah oknum PNS tersebut tidak elok dan tidak dibenarkan secara etika pemerintahan. Aksi brutal hingga terjadi pemalangan pintu pintu kantor, juga dianggap tidak elok, meski

aksi itu bagian dari akumulasi ketidakpuasan dan kekecewaan atas kebijakan terkait pelantikan pejabat. “Tapi, soal pelantikan pejabat juga harus diusut tuntas, apabila dianggap bermasalah, karena ini ada hubungannya dengan kepentingan daerah,”kata Herman. Sementara itu, Muhlis Hafel mengatakan, tim investigasi yang dibentuk Pemprov harus benarbenar mengusut tuntas dugaan masalah dalam pelantikan pejabat eselon III dan IV. “Karena ini sangat memalukan,”ujarnya. Sahroni menambahkan, tim investigasi harus bekerja transparan, jangan secara tertutup. “Publik harus tahu setiap tahapan kerja tim investigasi. Sangat memalukan kenapa orang sudah meninggal dunia kok dilantik. Tim ini harus memiliki pusat pengaduan. Dengan begitu, para PNS yang meras dikorbankan dapat melaporkan. Kalau tidak transparan, publik akan menilai lain. Apalagi dalam tim investigasi itu ada Sekretaris BKD,”tutupnya.(mg-01/lex)

hukum acara perdata, “terangnya. bernur Abdul Gani Kasuba keliru Kuasa Hukum Subhan dan besar dan melawan hukum. Idrus lainnya, Kuswandi Bua“Ini langkah yang keliru dan mona menjelaskan klien tenini kebijakan pemerintah yang gah melakukan upaya hukum. melawan hukum serta melawan ”karena itu, sekali lagi, kabijakan norma-norma pemerintahan gubernur itu sangat keliru. Karena yang baik,”tegasnya pada Malut perkara Subhan dan Idrus belum Post, Selasa (7/2). mempunyai kekuatan hukum Menurut fahrudin, gubernur mengikat,”kesalnya. telah melanggar Undang-Undang Kuswandi meminta guberMD3. Pasalnya, dua kliennya nur mencabut kembali SK PAW itu sementara masih melakukan tersebut. “Saya meminta kepada upaya setelah Pengadilan Negeri gubernur untuk mencabut kem(PN) Labuha menolak gugatan bali SK PAW tersebut. Jika tidak, pihaknya. “Upaya hukum dimak- Fahrudin Maloko kami akan melakukan upaya husud telah kami nyatakan lewat pernyataan banding pada tanggal 30 Januari kum atas SK gubernur itu. Jangan-jangan ada 2017, dan hal itu sesuai dengan prinsip dalam intervensi politik,”tutupnya.(mg-01/lex/pn)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

SAMB ETALASE malutpost.co.id

Art: rizky izzy

...KAISAR

Samb Hal. 1

Menurut pengakuan warga Pale, dua pemuda itu juga sering melempari rumah warga. Tidak hanya sekali. Tapi sudah sering terjadi. Tak terima dengan ulah dua pemuda Desa Gamhoku itu, warga Pale langsung membalas dengan menyerang kedua pemuda Gamhoku tersebut. Perkelahian pun melebar. Tidak hanya melibatkan dua pemuda itu, tapi masyarakat Desa Gamhoku keluar rumah. Bahkan ada yang membawa parang untuk siap menyerang. Dampaknya, sebagian besar warga Pale mengungsi ke tempat aman. Ada juga membungkus pakaian keluar dari Pale menuju Tobelo. Kurang lebih 30 menit, polisi tiba di TKP. Dengan senjata lengkap mereka memukul mundur warga untuk masuk rumah masingmasing. Hingga tadi malam, polisi masih siaga di perbatasan kedua desa tersebut. Kades Pale Junhein Labiua mengaku masalah dipicu dua pemuda Gamhoku dan saat ini telah dikejar polisi melempari warga Pale dengan parang dalam kondisi mabuk. ”Ini masalah miras,” kata dia. Wakapolres Halut Samsul Ibnu Hajar juga membenarkan pemicu ketegangan dua desa itu karena minuman keras. Ia mengatakan setelah polisi turun di lokasi kejadian, keadaan dua desa itu sudah aman. Warga kata dia sudah masuk ke rumah masingmasing. “Kondisianya sudah aman,” kata dia. Ketengan dua desa ini juga menyulut ketegangan dibeberapa desa di Tobelo Tengah. Termasuk Desa Upa dan Pitu. Musibah Semetara di Halmahera Timur (Haltim), nasib tragis menimpa pu-

nampang sebuah sepeda motor roda tiga Kaisar, kemarin (7/2). Sepeda motor yang dikemudian Rendi Rianto Kailupa (29) dan membawa 5 penumpang dari Dusun Tukur Tukur menuju Desa Wasile itu masuk jurang. Akibat, seorang penumpang bernama Lea Ibir (35), warga Desa Dodaga, tewas di tempat. Peristiwa naas itu bermula ketika sepeda motor Kaisar dengan nomor polisi DG 6234 N melaju dari Dusun Tukur Tukur menuju ke selatan, Desa Wasile. Sekitar 15 perjalanan musibah terjadi. Ketika itu sepeda motor melaju di jalan turun dan tiba-tiba remnya tak berfungsi (blong) sehingga kehilangan kendali. Rianto sang pengemudi, panik dan langsung menabrak pagar pembatas jalan dan terhempas jatuh ke jurang. Akibatnya, seorang ibu rumah tangga (IRT), Lea Ibir tewas di tempat. Sementara 5 orang lainnya, termasuk pengemudi Rianto mengalami luka-luka. Tercatat dua penumpang lainnya, Delu Were-were (29) dan Martenci Rum Korem (35) menderita luka berat. Sementara Lin Hadi (30), Lisi Tonci (52) dan pengemudi mengalami luka ringan. Beruntung para korban cepat dievakuasi setelah sebuah mobil ambulance milik Puskesmas Wasile Timur ikut melintas di jalan tersebut. Semua korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas. Polisi dari Satlantas Polsek Wasile yang mendapat informasi kejadian langsung menuju TKP. “Untuk dua korban yang mengalami luka berat, langsung dirujuk ke Tobelo. Sementara sepeda motor roda tiga Kaisar diamankan di Polsek setempat,”terang Kasat Lantas Polres Haltim, Iptu Safriddin Jafar.(sam/ kox/cr-01/fai)

...BKD

Meski begitu, Irwanto tak mau menyebutkan identitas tim sukses dimaksud. Ia mengaku tidak ada tekanan dari pejabat atau kelompok di internal pemerintah selain tim sukses. “Hanya tekanan dari tim sukses yang membuat kita harus melakukan perombakan dan otomatis ada yang nonjob,” terangnya. Lebih lanjut Irwanto menjelaskan istilah pengukuhan pejabat berbeda dengan pelantikan. Karena itu, ia tidak setuju dengan pernyataan beberapa kalangan yang menyebutkan pengukuhan pejabat harus berdasarkan usulan pimpinan SKPD. “Yang namanya pengukuhan tidak boleh ada usulan dari SKPD karena ini hanya penyesuaian dengan OPD yang baru. Jabatan OPD berdasarkan nomenklatur, tugas dan fungsi. Jika jabatan yang tidak berubah, tinggal dikukuhkan kembali,” paparnya. Penyampaian Irwanto ini kontras dengan kasus yang terjadi saat ini. Sebab ada sejumlah jabatan yang tidak mengalami perubahan signifikan baik secara nomenklatur maupun tugas dan fungsi, namun terjadi pergantian pejabat. Soal ini, Irwanto kembali mengaku pergantian pejabat terjadi karena kuatnya tekanan tim sukses. “Yang jelas, pengukuhan itu berbeda dengan pelantikan. Belum pernah ada pengukuhan pejabat seperti yang terjadi di Pemprov Malut. Di mana pengukuhan harus berdasarkan usulan SKPD,” ujarnya. “Pengukuhan pejabat yang dilakukan di kabupaten kota tidak pernah harus melalui usulan SKPD,”imbuhnya. Menurut Irwanto, mekanisme penempatan pejabat eselon III dan IV yang melalui usulan pimpinan SKPD dapat

...AHM ...DAMAI

Samb Hal. 1

Pasalnya, isu miring dari oknum tak bertanggungjawab itu hanya akan memecah belah hubungan masyarakat yang sudah lama terjalin baik. Ia juga berharap agar ada antisipasi dini agar selama tahapan berlangsung tidak terjadi kegaduhan. “Kita harus saling menghargai satu sama sama lain. Ini demokrasi. Perbedaan pilihan itu hal yang lumrah. Tugas masyarakat hanya datang ke TPS untuk mencoblos dan balik untuk melaksanakan aktivitas seperti semula. Jadi jangan terpancing dengan isu miring,”harap gubernur, Selasa (7/2). Selain itu, gubernur juga meminta penyelenggara di Halteng dan Morotai agar menjalankan tugas berdasarkan aturan yang berlaku. Penyelenggara harus cepat berkoordinasi kepada satu tingkat di atas mereka dalam kondisi tertentu. Hal itu penting, guna menghindari kesalahan yang berkonsekuensi hukum. Penyenggara harus bersikap netral, tidak harus terkontaminasi dengan tim sukses atau pasangan calon tertentu. “Pasangan calon harus mampu mengatur dan menjaga tim suksesnya. Kalau ini bisa dilakukan, maka pilkada akan berlangsung aman dan damai. Kita punya sejarah pilkada yang buruk. Karena itu, semua pihak

harus sadar dan bertanggungjawab atas proses demokrasi ini,”pintanya. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta aparat keamanan agar tegas dalam melakukan pengamanan. Siapa saja yang dianggap provokator harus diamankan dan diproses hukum. Apalagi sang provokator akan membuat kegaduhan. Sementara itu, Kapolda Malut Brigjen (Pol) Tugas Dwi Aprianto mengatakan, untuk menjamin keamanan dan kelancaran pada tahapana pilkada di Halteng dan Pulau Morotai, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 2000 personel polisi yang ditempatkan pada lokasi yang dianggap rawan konflik, termasuk di TPS. “ Untuk tensi politik di kedua daerah ini, kita tidak bisa sebut nama yang lebih rawan dan tinggi karena yang kita lakukan itu langkah antisipasi,”katanya. Selain itu, jenderal bintang satu itu mengimbau kepada tim pasangan calon dan simpatisan agar tidak terlalu euphoria. Sebab, akan menyinggung psikologi bagi pendukung pasangan calon lain. Kapolda mengatakan, untuk memastikan pilkada di dua daerah tersebut tetap berjalan aman, sesuai instruksi Kapolri, maka dirinya mengerahkan semua anggota Polda mengawal tahapan jelang pencoblosan hingga pleno penetapan calon di KPU.(udy/lex/adv)

Samb Hal. 1

Samb Hal. 1

Keterangan lima saksi kemarin terbilang meringankan AHM. Tidak ada saksi yang menyebutkan AHM melanggar aturan dalam penganggaran proyek multi years senilai Rp 23,5 miliar itu. Tiga dari lima saksi yang terbilang berperan penting dalam proyek Masjid Raya tahun 2006-2009, keterangannya tidak memberatkan politisi Partai Golkar itu. Mereka adalah ketua panitia lelang proyek Masjid Raya M Ridwan Buamona, sekretaris panitia lelang Rukmini Ipa dan pengawas proyek Muhammad Arsad Sangaji. Depan persidangan, saksi M Ridwan mengatakan nilai kontrak pembangunan Masjid Raya selama tahun 2006-2008 senilai Rp 15 miliar. Sejak awal, pembangunan masjid tersebut sudah tidak berdasarkan peraturan presiden (Kepres). Betapa tidak, proyek yang harusnya melalui proses tender, justru hanya dilakukan penunjukan. Menurut saksi Ridwan, penunjukan langsung itu dilakukan oleh Mahmud Syarifudin yang menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum saat itu. “Ia menunjuk PT Nevada Pratama untuk mengerjakan proyek Masjid Raya. Dalam konsep kontrak, kami ikuti konsep Kabupaten Batu Licin. Ini atas perintah Kepala Dinas PU. Peran Kepala Dinas sangat penting dalam proyek ini. Saya juga diperintahkan Kepala Dinas PU untuk siapkan dokumen kontrak dan MoU (Memorandum Of Understanding). MoU yang dibuat kemudian ditandatangani AHM sebagai Bupati saat itu, DPRD dan PT Nevada. MoU tersebut berisi tentang pembangunan Masjid Raya. Sedangkan surat perjanjian kontrak ditandatangani Kepala Dinas PU Mahfud dan pihak PT Nevada. “Ini tidak sesuai Kepres,”jelas saksi Ridwan. Atas dasar MoU tersebut, lanjut saksi, Kepala Dinas PU menunjuk rekanan untuk mengerjakan proyek. M Ridwan mengaku pernah mengingatkan Mahfud Syarifudin untuk dibuat kontrak tiap tahun. Hanya saja, sarannya tidak diterima karena Mahfud menginginkan pencairan dilakukan 20 persen dari multi years. Keterangan saksi M Ridwan ini direspon JPU Syalomina. JPU kemudian menanyakan kepada saksi, apakah ada keterlibatan AHM dalam proyek pembangunan Masjid Raya. “Kenapa Bupati tandatangi MoU itu sedangkan anda sebagai panitia lelang sudah tahu menyalahi aturan,”cecarnya pada saksi. Pernyataan JPU itu membuat saksi terdiam. “Sesuai nilai kontrak selama tiga tahun, pembangunan Masjid Raya ini belum juga rampung. Lanjutan proyek ini pada tahun 2009 dan 2010 masih membutuhkan biaya yang bersumber dari APBD senilai Rp 5 miliar,”tambah JPU Syalomina.

...JK

Samb Hal. 1

Lantaran tidak ada hubungan isu demo dengan SBY pun muncul tanda tanya besar terhadap aksi demo tersebut. ”Jadi kenapa di situ. Itu pertanyaan juga yang belum terjawab,” kata JK. JK hanya berharap situasi politik nasional tidak semakin gaduh dengan kejadian tersebut. Dia meminta semua pihak agar menahan diri. ”Ah kita harapkan lebih down lah,” tutur dia. Meskipun begitu, JK memastikan bahwa para presiden dan mantan presiden tetap mendapatkan perlindungan dari negara. Ada Pasukan Pengawalan Presiden (paspampers) yang melindungi presiden dan mantan presiden. ”Seorang mantan pimpinan itu bisa dikawal 60 orang,” ungkap JK. Sementara Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menuturkan, bila dibilang tidak ada pengamanan, sebena-

Malut Post • HAL. 8

dibenarkan bagi OPD baru seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Informasi Kerja sama dan Komunikasi Publik serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Ia juga menanggapi sorotan sejumlah pihak yang mempertanyakan ada pejabat eselon III turun menjadi pejabat eselon IV. “Ada jabatan III turun jadi eselon IV itu bisa dibenarkan. Sebab dilakukan job fit atau penyesuaian karena jabatan sebelumnya sudah berganti nomenklatur atau hilang di OPD baru,” jelasnya sembari menyatakan pihaknya tetap berpegang terhadap aturan dan surat edaran BKN maupun Menpan-RB. Ia mengharapkan semua pihak dapat memahami aturan dan mekanisme pengukuhan pejabat. “Ini saya jelaskan supaya dipahami. Sebab beberapa hari ini orang menyerang saya. Saya mau sampaikan bahwa pimpinan SKPD tidak memahami apa itu pengukuhan dan pelantikan,”tandasnya. Irwanto kembali menjelaskan pengukuhan pejabat saat ini tidak sama dengan pelantikan. “Sebab ini bukan rolling jabatan. Karena itu kalau ada jabatan yang tidak terakomodir dan pimpinan SKPD melakukan protes, itu kesalahan pemahaman,” ujarnya. Irwanto secara tegas membantah isu jual beli jabatan di balik kegaduhan pengisian pejabat eselon III dan IV. “Tidak benar ada praktik jual beli jabatan. Kalau tekanan tim sukses itu benar terjadi dan banyak tim bukan hanya satu atau dua orang,” ungkapnya. Ia mengatakan gubernur memiliki hal prerogatif untuk mengangkat, memindahkan dan memberhentikan pejabat. “Karena itu, kalau ada yang diberhentikan tidak perlu disesali,”pungkasnya.

Sementara Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Malut Alien Mus mengatakan kegaduhan yang terjadi di lingkup Pemprov terkait penempatan pejabat mengindikasikan buruknya tata kelola pemerintahan saat ini. “Baru terjadi dalam sejarah, orang meninggalkan pun masih diberikan jabatan,” ujar Alien kepada Malut Post, kemarin. Meski begitu, Deprov secara institusional belum mengambil sikap. “Kami masih sebatas mengkaji dulu bagaimana permasalahan yang sesungguhnya,” kata Alien. Gerakan di parlemen justru muncul dari bawah. Komisi I yang membidangi masalah hukum dan pemerintahan berupaya mendorong pembentukan Pansus untuk menelusuri persoalan penempatan pejabat yang memicu kegaduhan internal Pemprov saat ini. “Gubernur sebagai kepala daerah tidak bisa memastikan siapa yang akan dilantik. Padahal gubernur yang mengeluarkan SK-nya,” ujar Ketua Komisi I Wahda Z Imam. Namun pembentukan Pansus ini belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena terbentur masalah anggaran. “APBD belum jalan. Selain itu internal Komisi I juga akan dilakukan pergantian struktur,” tutupnya. Sementara dari kalangan akademisi menilai kegaduhan yang terjadi di Pemprov saat ini mempengaruhi reputasi Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK). Hal ini sampaikan dosen Hukum Unkhair King Faisal Sulaiman, kemarin. Ia meminta gubernur segera mengusut tuntas persoalan penempatan pejabat yang terjadi saat ini. “Kita tunggu hasil kerja tim investigasi yang dibentuk gubernur. Tim ini harus bekerja dengan baik agak gubernur tidak tersandera citra buruk,” kata King. (udy/mg-01/fai)

Usai JPU, hakim Hendri Tobing lanjut bertanya pada saksi. “Apakah dalam proses persiapan kontrak, MoU, negosiasi anggarn multi year itu nilai kontraknya diintervensi terdakwa,”tanya hakim pada saksi. “Tidak ada intervensi dari siapapun. Ini semua atas perintah Kadis (Kepala Dinas PU),”jawab saksi M Ridwan. Sementara itu, keterangan saksi M Ridwan diragukan JPU Ivan Damonik. Ia menegaskan, berdasarkan fakta persidangan, Dinas PU sudah mencairkan anggaran Rp 1 miliar lebih dulu sebelum dokumen kontrak pekerjaan dibuat. “Ini harus jelas supaya jangan ada kebohongan,”tegasnya. Penegasan JPU Ivan tidak ditanggapi saksi M Ridwan. Senada disampaikan M Ridwan, saksi Rumini Ipa juga mengaku seluruh administrasi yang disiapkan atas perintah Mahfud Syarifudin yang menjabat Kepala Dinas PU ketika itu. Lanjutan proyek Masjid Raya tahun 2009-2010 juga ikut disinggung. Selama tahun 20092010 dengan nilai kontrak Rp 5 miliar, dikerjakan oleh PT Wahana Lestari dan PT Makata Saksi. ”Misalnya format kontrak dan MoU itu tinggal diketik saja. Kami juga tidak tahu, belakangan baru ada masalah. Karena saat itu saya PNS baru,”katanya. Keterangan saksi Rumini Ipa dalam perisidangan kemarin tak sesuai dengan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dalam BAP, saksi menyatakan, AHM ikut berperan dalam proyek pembangunan Masjid Raya Sanana. Sebab, AHM sebagai kuasa umum Pemkab, pengguna anggaran dan pengguna barang dan jasa. Keterangan saksi Rumini dalam BAP itu mendapat reaksi keras dari Wa Ode Zainab, Penasehat Hukum (PH) AHM. Ia bahkan meminta saksi untuk mengklarifikasi kembali keterangannya tersebut. “Apakah selama diperiksa penyidik ada paksaan. Keterangan anda inilah yang membuat AHM berada dalam persidangan ini sebagai terdakwa. Ini menyangkut nasib orang. ”ujar Wa Ode. Pernyataan PH itu langsung direspon saksi Muhammad Arsad ) Sangaji. Pengawasa pembangunan Masjid Raya itu malah mengaku memberikan keterangan palsu pada penyidik, meski telah di BAP-kan. Ia bahkan meminta agar keterangannya diubah. “Kalau boleh cabut saja,”katanya. Setelah saksi Arsad memberikan keterangan, hakim kemudian menutup sidang. Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi akan dilanjutkan pekan depan (14/2). KPK Pantau Sidang Meski kasus dugaan korupsi anggaran pembangunan Masjid Raya itu tidak bisa diambilalih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap memantau selama persidangan berlangsung. Ini disampaikan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang pada Malut Post.

Ia menegaskan, pimpinan KPK menaruh perhatian serius pada proses hukum kasus Masjid Raya. Saut meminta aparat penegak hukum, Jaksa dan hakim untuk professional dalam mengangani perkara AHM. “Kita akan kawal ketat. Nanti kita lihat jalannya seperti apa. Kami pimpinan berlima di KPK punya perhatian khusus untuk hal ini, jadi kami minta yang menanganinya agar professional,”harapnya menegaskan. Menurut Saut, pihaknya ingin mengambilalih perkara AHM setelah ia dan pimpinan KPK lainnya berkunjung ke Malut beberapa waktu lalu. Rencana ambil alih itu setelah melihat aparat penegak hukum di Malut nyaris kesulitan menuntaskan kasus AHM. “Tapi setelah berkoordinasi, penyidik mengaku mampu menanganinya. Kita lihat seperti apa akhir dari kasus ini. Kami tetap kawal ketat,”ujarnya. Demo Sementara di luar areal Pengadilan Negeri (PN) Ternate, massa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Ternate menggelar aksi. Mereka mendesak majelis hakim untuk segera menahan terdakwa AHM. Mereka juga meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara kasus korupsi anggaran pembangunan Masjid Raya Sanana untuk menambah Pasal 55 KUHP dalam dakwaan terhadap AHM sebagai orang yang turut serta melakukan perbuatan pidana. “Kami mendesak kepada Ketua Pengadilan Negeri Ternate segera menahan terdakwa Ahmad Hidayat Mus,” orasi Risman Panigfat, Koordinator Aksi HPMS. “Pengadilan sudah harus mengeluarkan surat perintah penahanan,”imbuhnya. Desakan yang sama juga datang dari Forum Keadilan Hukum (FKH) Provinsi Malut. Sartono Halek dari FKH Malut menyatakan kasus korupsi dalam beberapa dekade terakhir ini justru menunjukan angka peningkatan. Hal ini juga dikarenakan lemahnya aparat penegak hukum. Golkar Optimis Kendati sedang terseret kasus korupsi anggaran pembangunan Masjid Raya Sanana, Partai Golkar masih tetap menjagokan Ahmad Hidayat Mus (AHM) sebagai calon gubernur pada pemilihan gubernur 2018.”Kami yakin masalah ini tidak akan berpengaruh terhadap AHM. Karena itu, Golkar tetap akan mencalonkan AHM sebagai gubernur,” tandas Ketua DPD Partai Golkar Alien Mus saat ditemui di PN Ternate, kemarin. Alien yang merupakan adik kandung AHM itu selalu mendampingi AHM ketika sidang. “Kami selalu optimis. Dan saya sebagai adik dan juga Ketua DPD Partai Golkar akan selalu bersama AHM,” ujar wanita yang juga Ketua DPRD Provinsi (Deprov) Malut itu. (end/ tr-04*/lex)

rnya Polres Jakarta Selatan telah melakukan langkah-langkah penanganan. ”Kapolres sudah berupaya mengamankan kok, tapi kalau pemberitahuan demonya sedang dilihat sudah dikirim belum ke Polres,” tuturnya. Namun begitu, demonstrasi tersebut merupakan hal yang wajar. Kantor pemerintahan, kantor swasta dan lokasi umum bisa menjadi lokasi demonstrasi, hanya saja yang penting adalah tidak ada tindakan anarkis. ”Setiap demonstrasi harus mengindahkan hukum. Unjukrasa itu biasa dalam kehidupan berdemokrasi. Kesadaran masyarakat itu penting dalam demonstrasi tidak merusak kotanya,” ungkapnya. Yang pasti, hingga saat ini Polri sama sekali belum mendapatkan laporan masyarakat soal keberatan terhadap demonstrasi tersebut. ”Demonstrasi telah menjadi role model yang berkembang dalam penyampaian aspirasi di mata publik,” ujarnya. (jun/idr)

JUSUF Kalla


SPORTIVO

RABU, 8 FEBRUARI 2017

Malut Post • HAL. 9

malutpost.co.id

art:Yono

MARC Marquez dan Maverick Vinales

Marquez Sambut Vinales Ramaikan Persaingan Managing Director Puas dengan Hasil Tes Honda di Sepang BARCELONA - Disokong Yamaha, Maverick Vinales akan meramaikan persaingan berebut gelar MotoGP 2017. Juara bertahan Marc Marquez antusias menyambutnya. Vinales tahun ini menyongsong musim ketiganya di kelas primer. Yang membedakan dari dua musim sebelumnya adalah rider Spanyol 22 tahun itu kini tak lagi membela tim Suzuki melainkan Yamaha. Dengan motor-motor dari tim pabrikan Yamaha secara historis senantiasa mengantar penunggangnya jadi pesaing serius, Vinales pun diprediksi akan kian menggebrak. Marquez pun berpendapat demikian. Hal itu terungkap dalam petikan wawancara rider Spanyol 23 tahun itu dengan Crash.net, yang memulai dengan bertanya apa Mar-

EUGENIE Bouchard

quez dulu pernah bersaing dengan Vinales saat sama-sama tumbuh. “Kami pernah melakukan sejumlah balapan bersama-sama, tapi tidak pernah benar-benar bersaing dalam satu kategori yang sama,” ucap Marquez. “Tapi ya, Vinales adalah ‘nama’ barunya (dalam persaingan) dan saya pikir ia akan terlibat dalam persaingan. Juga Valentino (Rossi), (Jorge) Lorenzo, Dani (Pedrosa). Ini akan menyenangkan!” sebutnya. Di sisi lain, Repsol Honda memang mengalami naik-turun performa pada tes pramusim pertama di Sepang. Tapi, Managing Director-nya, Livio Suppo, justru mengaku puas. Tes pramusim pertama sudah dijalani Repsol Honda di Sepang sedari 30 Januari hingga 1 Februari. Hasil yang didapat dua pembalapnya,

Marc Marquez dan Dani Pedrosa, belum bagusbagus amat. Belum lagi jika melihat hasil tes yang didapat Andrea Iannone bersama Suzuki. Maka wajar jika ada kekhawatiran Honda akan keteteran menghadapi persaingan sebenarnya ketika musim dimulai di Qatar pada Maret mendatang. Meski demikian, Suppo tak mengkhawatirkan itu dan malah puas dengan pencapaian di tes Sepang ini. Dia menyebut itu sebagai awal yang bagus untuk menghadapi musim 2017. “Hasil tes Sepang memuaskan dan tentu saja kami dalam situasi yang lebih baik ketimbang musim lalu. Masih ada memang beberapa yang harus diperbaiki terutama di sistem kelistrikan dan juga mesin. Tapi setidaknya kami bisa puas dengan hasil tes sepang, karena ada tiga pebalap kami di 10 besar (jika saya tidak salah),” ujar Suppo. “Awal yang bagus untuk menyambut musim ini (musim 2017),” sambungnya. (dtc/yun)

Bouchard Dapat Kencan Buta karena Kalah Taruhan di Twitter PETENIS Eugenie Bouchard harus menjalani kencan buta dengan sosok asing. Itu semua karena ia kalah taruhan di Twitter. Kisah ini dilatarbelakangi pertandingan Super Bowl LI antara Atlanta Falcons lawan New England Patriots di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/2) malam lalu waktu setempat. Pada satu ketika Falcons

unggul 28-3, memunculkan beragam reaksi salah satunya dari Bouchard. Petenis Kanada berusia 22 tahun itu berkicau, “sudah tahu Atlanta akan menang”. Menariknya, kicauan Bouchard itu langsung disambar seorang netizen yang melempar tantangan, “Kalau Patriots menang, kita kencan?”. Situasi makin menarik karena Bouchard

menyanggupi. Itu pada akhirnya jadi blunder buat Bouchard. Patriots melakukan salah satu kebangkitan paling oke dalam sejarah Super Bowl dan berbalik menang 34-28 atas Falcons di overtime. Lantas bagaimana taruhan Bouchard. Apakah Ia berencana menepatinya? Tunggu saja. (dtc/yun)

ELISABETTA Galimi

Pacar Baru Bikin Betah TIDAK hanya karena karirnya yang tengah menanjak, ada alasan lain yang membuat Giovanni Simeone betah di Italia. Ya, striker Genoa itu sudah mendapatkan tambatan hati di negeri Pizza itu. Adalah Elisabetta Galimi yang berhasil mencuri hati Giovanni. Cholito, julukan Giovanni, tepergok sedang makan malam di sebuah restoran di Genoa dengan Elisabetta. Dalam sejumlah foto yang berhasil diabadikan oleh paparazi setempat, putra sulung manajer Atletico Madrid Diego Simeone itu terlihat mesra dan saling berciuman. Tentu saja media langsung mengenali perempuan seksi berambut brunette tersebut. Bagaimana tidak, Elisabetta ternyata berprofesi sebagai model, aktris sekaligus jurnalis di Turin. Dia kerap wara-wiri melakukan reportase di kompleks klub rival Genoa, Juventus. ”Giovanni mencintainya, dia tidak peduli kalau banyak orang yang mengenali pacarnya itu,” kata salah seorang sumber terdekat Cholito sebagaimana dilansir El Balonrosa. Performa striker 21 tahun itu yang sedang moncer memang sempat membuat klub-klub La Liga kepincut. Dia sudah membuat enam gol dalam tujuh laga terakhir di Serie A Italia. Tidak salah apabila Villarreal dan Sevilla ingin memboyong pemain berkebangsaan Argentina tersebut dari Italia. (jpg/yun)

Zabaleta Belum Patah Arang Kejar Chelsea PABLO Zabaleta mengambil inspirasi dari sukses Manchester City mengejar Manchester United di 2012 dan menjadi juara, dalam usaha mereka untuk menggulingkan Chelsea musim ini. Bek Argentina memainkan peran penting ketika klub memenangkan trofi pertama mereka di Premier League lima tahun silam, ketika ia mencetak gol di pertandingan pekan terakhir melawan QPR. Gol Sergio Aguero di menit-menit

PABLO Zabaleta

akhir membuat City melewati raihan poin United, usai sebelumnya tertinggal dela-

pan angka. Musim ini Josep Guardiola dan timnya sudah tertinggal 10 angka dari Chelsea yang di puncak. Namun City menemukan harapan baru dalam diri Gabriel Jesus, yang mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhirnya di liga. Zabaleta lantas mengatakan di Express: “Amat penting untuk terus percaya.” “Jarak poin dengan Chelsea memang amat besar dan kami tidak bisa kehilangan angka jika kami ingin mengejar mereka, jadi kami harus terus menang dan menanti apakah Chelsea akan kehilangan angka. Kami mengalami situasi yang sama sebelumnya ketika kami memenangkan gelar pertama - kami tertinggal delapan angka dari United. Tentu amat penting untuk mempertahankan keyakinan itu,” terangnya. (rer/yun)

Hari Ini Dalam Sejarah, Diego Milito Ganyang Real Madrid

Pembantaian Raksasa Spanyol Ingat Diego Milito, sang peraih treble winners bersama Inter? Sedekade silam, dia pernah mengganyang Real Madrid dengan empat golnya saat Real Zaragoza menang super telak. SANG peraih treble winners bersama FC Internazionale, Diego Milito, rupanya pernah tampil fenomenal saat membasmi raksasa Spanyol sekaligus raja Eropa, Real Madrid tepat hari ini satu dasawarsa lalu. Tidak tanggung-tanggung, berondongan empat golnya benar-benar membuat anak-anak Los Blancos bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Padahal klub ibu kota saat itu dibintangi deretan pemain-pemain kelas kakap hasil dari proyek Los Galacticos seperti Ronaldo, Julio Baptista, David Bekcham dan satu sosok bek kidal legendaris, Roberto Carlos. Namun, Madrid dibuat tak berdaya dalam laga semi-final Copa Del Rey itu. Pada akhirnya quat-trick Milito di pertandingan tersebut berakhir tragis

SEJARAH: Diego Milito tampail sangat fenomenal dengan mencetak empat gol ke gawang Real Madrid pada satu dasawarsa silam

bagi Madrid dengan mereka kalah super telak 6-1 dari Real Zaragoza. Kreasi empat gol Milito ini juga merupakan hat-trick perdana dalam karier profesionalnya sebagai pesepakbola.

Sejarah mencatat, hasil memalukan ini merupakan salah satu kekalahan terbesar Madrid sejak dibantai habis Valencia 6-0 di semi-final dalam ajang Piala Liga pada 1999. (goal/yun)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

LOKAL SPORT malutpost.co.id m ma a lu l u tp tpo ossst. t . co t. c o .i .id .id

Art: Mus

Zulham Dapat No Favorit Pelatih Berharap Jadi Pemain Anutan di Mitra Kukar ZULHAM Zamrun berniat untuk memberikan kontribusi yang terbaik untuk tim Mitra Kukar dalam ajang Piala Presiden tahun 2017. Ia mengaku sangat termotivasi saat bermain dengan tim asal Kalimantan tersebut. Motivasi Zulham semakin bertambah saat ia diberi kepercayaan untuk menggunakan nomor punggung tujuh di tim tersebut. Menurutnya, nomor punggung itu sudah menjadi favorit bagi dirinya sejak ia menekuni karier di dunia sepakbola Indonesia. Ia juga sudah menggunakan nomor punggung tersebut saat masih bergabung di tim Persiter Ternate, Persigo Gorontalo, Pro Duta, Persela dan Persipura Jayaura. Zulham tidak menggunakan nomor punggung tujuh hanya saat membela Persib Bandung lalu. Saat itu, ia menggunakan nomor 54, karena nomor punggung favoritnya sedah digunakan oleh pemain lain. Dengan motivasi tinggi itu, Zulham yakin mampu memberikan yang terbaik bagi Mitra Kukar. Meski demikian, ia enggan memasang target khusus bagi timnya di Piala Presiden kali ini. Apalagi persiapan yang dilakukan oleh Mitra Kukar terbilang sangatlah minim dan belum terlalu maksimal. "Nomor punggung 7 itu bisa

PSSI Memilih Menjadi Tuan Rumah Piala AFC U-19 JAKARTA - Indra Sjafri memiliki kans besar untuk mendampingi Timnas Indonesia di Piala AFC U-19 untuk kali kedua. Kesempatan tersebut terbuka lebar lantaran Indonesia menjadi favorit tuan rumah Piala AFC U-19 pada Oktober 2018 mendatang. Kepercayaan menjadi tuan rumah itu disampaikan langsung oleh wakil Asian Football Confederation (AFC) saat melakukan kunjungan ke PSSI.  “Kami melihat sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Dan, kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan PSSI untuk mempercepat perkembangan sepak bola

Indonesia,” kata Dato Windsor Jhon, sekjend AFC di kantor PSSI, kemarin (7/2). “Kami juga akan memprioritaskan Indonesia menjadi tuan rumah dalam sejumlah even besar,” tegasnya.  Menurut dia, ada dua even internasional yang akan berlangsung pada 2018 mendatang. Masing-masing adalah Piala AFC U-16 yang rencananya berlangsung pada September, serta Piala AFC U-19, sebulan kemudian. “Kami tawarkan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah di dua even itu,” tegas pria asal Malaysia itu.  Baca...PSSI Hal 11

ZULHAM Zamrun

Malut Post • HAL. 10

membuat saya hoki," ucap pria yang juga bermain di Timnas senior tersebut. Mitra Kukar bukanlah tim yang baru bagi dirinya. Ia tercatat sudah pernah memperkuat tim Naga Mekes selama empat musim, mulai 2011 hingga 2015 lalu. Saat bergabung dengan tim tersebut, Zulham menorehkan beberapa prestasi yang cukup membanggakan. Sehingga wajar jika dirinya ingin kembali memberikan yang terbaik bagi tim tersebut. Zulham memang punya banyak alasan saat memilih bergabung dengan Mitra. Alasan utama adalah upaya mengembalikan performanya sendiri untuk kembali ke permainan terbaiknya. Selain itu, skuad Mitra yang banyak dihuni pemain muda membuatnya diminta tim pelatih untuk ikut membina dan membagi pengalamannya. “Mitra Kukar mungkin sudah tak asing lagi buat saya, karena saya sudah pernah bermain di sini selama tiga musim berturut-turut. Jadi saya membela Mitra Kukar karena semua sudah saling mengenal,” ujarnya Zulham. Manajemen Mitra sendiri merasa memiliki modal yang baik untuk mengarungi Liga 1 2017 dengan kehadiran Zulham dan sejumlah rekrutan baru lainnya. Pelatih Jafri Sastra, dianggap mampu mengembalikan performa Zulham. Zulham sendiri optimistis bisa membawa tim berjulukan Naga Mekes itu bersaing di papan atas kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air. Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) merekrut pemain sayap lincah, Zulham Zamrun menghadapi Piala Presiden 2017 dan kompetisi musim depan bertajuk Liga 1 yang akan berlangsung pada Maret. Pelatih Naga Mekes, Jafri Sastra menegaskan keputusan merekrut Zulham Zamrun tak terlepas dari pengalaman dan kualitas yang dimiliki pemain jebolan SSB Olympic Gambesi tersebut. "Kami memutuskan untuk merekrut Zulham karena dia sudah berpengalaman dan mempunyai kualitas. Diharapkan Zulham bisa menjadi anutan para pemain muda bersama Dedi (Gusmawan)," kata Jafri Sastra. "Apalagi Zulham pernah di Mitra Kukar. Secara kualitas tentu saja kami tidak ragu, begitu pula dengan proses adaptasinya karena dia sudah paham apa yang harus dilakukan sebagai pemain profesional," ia menambahkan. (goal/jpnn/yun)

Tak Sabar Kolaborasi dengan Evan SURABAYA–Usia dan pengalaman Evan Dimas Darmono, M. Hargianto, dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh jauh di bawahnya. Tapi, justru keberadaan para jebolan tim nasional (timnas) U-19 itulah yang membuat Firman Utina menerima tawaran Bhayangkara FC. “Main bareng mereka adalah impian saya,” kata Firman. Impian itu selangkah lagi bakal terwujud. Sore ini (8/2), mantan gelandang timnas tersebut dijadwalkan meneken kontrak setahun dengan Bhayangkara FC. Saat Bhayangkara menjalani laga kedua grup B Piala Presiden melawan PS TNI Sabtu (11/2) nanti dia kemungkinan bisa diturunkan. Kendati senioritasnya jauh di atas Evan dkk, Firman tak lantas menempatkan dirinya sebagai panutan. Justru dari para pemain muda itu dia juga bisa belajar banyak. “Kita saling belajar. Saya sebagai pemain baru di sini harus cepat beradaptasi dengan permainan mereka,” tutur gelandang yang sukses membawa Persib Bandung menjuarai In-

FIRMAN Utina

donesia Super League 2014 tersebut. Sebenarnya banyak yang mengang-

gap Evan adalah “titisan” Firman. Kedua personel timnas Piala AFF 2014 itu dianggap memiliki gaya permainan yang sama, meski tak berarti keduanya tak bisa main bareng. Alasan lain yang membawa Firman ke Bhayangkara adalah karena klub yang dinakhodai Simon McMenemy itu profesional. Juga punya target yang jelas: minimal menembus tiga besar. Di mata mantan kapten timnas itu, Bhayangkara adalah tim yang sudah padu. Materi pemain masih muda-muda dengan kualitas bagus. Karena itulah, dia optismistis target bisa diraih. Untuk Piala Presiden, yang penting bagi Firman lolos dulu dari fase grup. “Setelah itu kita akan bicarakan bersama seluruh jajaran klub,” ucapnya. Keberadaan Firman dan Bambang di kedatangan domestik Juanda kemarin sempat memicu kehebohan. Sejumlah pengunjung pun berebutan untuk berfoto bersama. Baca...KOLABORASI Hal 11

Perjuangan Atlet Taekwondo Kota Ternate Raih Juara Umum

Harumkan Nama Daerah Tanpa Bantuan Pemerinta Tak disangka atle taekwondo berhasil keluar sebagai juara umum pada kejuaraan Mega Mas II Taekwondo Championship di Manado. Namun, tahukah perjuangan mereka hingga meraih prestasi yang membanggakan itu untuk daerah ini?. Semuanya tanpa bantuan pemerintah Kota Ternate. IKRAM SALIM :Ternate TOREHAN prestasi altet taekwondo di Kota Ternate harusnya bisa membuka mata Pemkot Ternate untuk melihat fasilitas dan sarana latihan yang digunakan. Prestasi baru yang di raih kali ini dari sasana Taekwondo Gamalama Figter (TGF) cukup membanggakan daerah ini, terutama Kota Ternate. Cabang olaraga yang mengandalkan kaki tersebut berhasil keluar sebagai juara umum di kejuaraan Mega Mas II Takewondo Championship 2017 di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Sasana di bawah nauangan PBTI Malut berhasil meraih 5 perunggu, 5 perak dan

HARUMKAN NAMA DAERAH: Atlet taekwondo kota ternate yang berhasil keluar sebagai juara umum dan mengharumkan nama Kota Ternate pada kejuaraan Mega Mas II taekwondo Championship di Manado

11 emas. Sebanyak 40 atlet yang dikirim untuk bertanding dalam even tahunan yang dimulai sejak tanggal 4-5 Febuari lalu. Hebatnya, prestasi yang diraih

tersebut tanpa sedikitpun bantuan dari pemerintah daerah. Baca...HARUMKAN Hal 11


RABU, 8 FEBRUARI 2017

SAMBUNGAN malutpost.co.id

Art: Mus

Bintang Muda Bayern Ini Tolak Pinangan Barca BINTANG muda klub Bayern Munchen, Timothy Tillman telah memutuskan untuk bertahan. Padahal, pada bulan Januari yang lalu, ia sempat mendapatkan tawaran yang menarik dari raksasa La Liga, Barcelona. Juara bertahan La Liga memang sangat berminat dengan talenta yang dimiliki oleh Tillman. Barca dikabarkan sudah lama mengamati talenta. Menurut pemandu bakar Barca, gelandang berusia 18 tahun ini memiliki karakter yang cocok dengan Barca. Namun, harapan Barca untuk bisa mendapatkan jasa Tillman harus bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Tillman telah memilih untuk bertahan di Jerman. “Ada tawaran dari Barcelona,” kata Agen Tillman, Christian Ross-

...PSSI Samb Hal. 10 Sekjen PSSI Ade Wellington mengungkapkan, dia antara dua pilihan itu, PSSI lebih tertarik untuk menjadi host untuk Piala AFC U-19. Dengan pertimbangan, waktu pelaksanaannya tidak berselang lama dengan penutupan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, yang rencananya penutupannya pada September 2018 mendatang.  “Ini peluang bagus, dan kami harus memaksimalkannya. Karena, Indonesia tidak perlu lagi mengikuti kualifikasi untuk berlaga di putaran

...KOLABORASI Samb Hal. 10 Keduanya pun melayani sejumlah permintaan itu dengan ramah. Sesudahnya mereka bergegas ke Malang. Di kota tersebut, skuad Bhayangkara dan

...HARUMKAN Samb Hal. 10 “Kami berangkat menggunakan uang pribadi, modal kami hanya semangat, ”tutur pelatih TGF Marwan Ode kemarin (7/2). Hanya bermodal semangat yang tinggi, sebanyak 40 atlet bisa diboyong ke kejuaraan tersebut. Bukan tanpa alasan. Bagi pelatih, keikutsertaan atlet taekwondo di ajang tersebut juga untuk membuktikan kemampuan atlet taekwondo kota Ternate, bahwa mereka bisa bersaing dengan atlet-atlet luar daerah. Dan itu terbukti dengna keluarnya Taekwondo Gamalama Figter sebagai juara umum. Dia menuturkan, para peserta yang dikirim tersebut sebelumnya hanya menjalani latihan rutin di halaman kantor Wali Kota Ternate selama beberapa bulan. Menjalani latihan selama beberap bulan terakhir demi persiapan menghadapai ajang tersebut, semua dijalani dengan

ner. “Mereka telah mengamati dia selama satu bulan dan mereka ingin mengontraknya pada musim baru mendatang,” sambungnya kepada Sport Bild. “Rencana Barca adalah untuk membiarkannya berlatih dengan tim utama dan disiapkan untuk bermain di tim kedua. Dalam dua atau tiga tahun, ia akan sepenuhnya masuk ke tim utama. Presiden Bayern, Uli Hoeness memilih hak veto. Mereka yakin Tillman akan masuk tim utama,” sambungnya. Tillman sendiri saat ini masih belum mampu menembus tim utama Bayern. Ia bermain untuk tim U-19. Tillman dibeli Bayern dari tim Gruether Furth pada tahun 2015 yang lalu. Saat itu, juara bertahan Bundesliga hanya mengeluarkan dana 500.000 euro. (cha/yun)

final,” kata Wellington. Selain itu, lanjut Wellington, dengan menjadi tuan rumah tersebut, Indonesia berpeluang besar untuk tampil di Piala Dunia U-20 tahun 2019 bila berhasil menebus empat besar Piala AFC U-19 nanti.,  Selain menawarkan tuan rumah Piala AFC U-19 untuk Indonesia, federasi sepak bola tertinggi Asia itu juga akan memberikan bantuan dana segar sebesar USD 600 ribu (Rp 8 Miliar) setiap tahun bafi PSSI. Rinciannya, USD 300 ribu untuk pembangunan fasilitas latihan seperti lapangan, USD 50 ribu peralatan timnas dan PSSI, serta serta USD 250 ribu untuk pembayaran staf PSSI.  (jpg/yun) Persija Jakarta—tim yang diperkuat Bambang—sekarang berada untuk mengikuti fase grup Piala Presiden. Kamis pekan depan (16/2), kedua sahabat itu berpeluang untuk saling berhadapan di lapangan. Yakni, saat Bhayangkara bertemu dengan Persija di laga terakhir grup B. (jpg/yun) memanfaatkan fasilitas seadanya. Semangat, punya motivasi tinggi, dan obsesi yang besar untuk mengharumkan nama daerah menjadi modal dasar para atlet. Bahkan, motivasi-motivasi itu yang selalu menjadi suntikan pelatih kepada para atlet. Hasilnya, dengan bekal semangat, lanjut Marwan atlet binaannya berhasil menggusur 21 kontingen dan menduduki posisi puncak sebagai juara umum. “Ada yang kita godok selama 5 bulan ada yang baru beberapa bulan. Tapi semangat dan modal untuk menjadi juara sangat tinggi,” jelasnya. Dikatakannya, prestasi yang diraih tersebut akan terus di tingkatkan. Dia berharap pemkot Ternate bisa memperhatikan fasilitas atlet taekwondo. Sebab, perhatian pemkot terhadap cabang olaraga tersebut masih terbilang minim. “Saya yakin kota Ternate punya banyak bakat muda yang siap mengharumkan nama daerah,”pungkasnya. (cr-02/pn)

...DENOK Samb Hal. 1 Sekarang saya ingin membuat orang di luar sini pintar,’’ cerita Denok kepada Jawa Pos saat ditemui di rumahnya di kawasan Purwosari, Solo, Jumat (3/1). Denok berkisah, keinginannya untuk mundur dari perusahaan setelah 12 tahun bekerja semakin kuat saat mendapat beasiswa ke Jepang pada 2013. Di Negeri Sakura itu, dia belajar banyak tentang pengolahan sampah. Dia pun semakin ingin menerapkan ilmu yang baru didapatnya itu di tanah air. Namun, hal tersebut tidak mungkin terlaksana jika dikerjakan setengah hati. ’’Kalau hanya Sabtu-Minggu pas libur, tidak akan berhasil. Jadi, saya putuskan untuk keluar. Per Desember 2014, saya mundur,’’ ungkap perempuan kelahiran 4 April 1978 itu. Setelah resign, Denok memilih untuk pulang kampung. Ekonomi menjadi alasan utamanya. Menurut dia, hidup di Jakarta tanpa pekerjaan bukanlah hal mudah. Sedangkan di Solo, Denok bisa berhemat. Di Solo, kata dia, Rp 3.000 saja sudah bisa dapat sebungkus nasi. Untuk tempat tinggal, dia juga tidak khawatir karena sudah punya rumah di kawasan Colomadu. ’’Nah, di Jakarta juga sudah banyak sekali pegiat lingkungan hidup. Tinggal percepatan warganya, sedangkan di Solo belum ada. Karena itu, saya pilih untuk pulang,’’ kata alumnus Universitas Indonesia itu. Sesampai di Solo, Denok sempat bingung harus memulai dari mana. Penjara menjadi hal pertama yang terlintas dalam benak Denok. Dia melihat potensi sampah yang begitu besar di penjara. Dia membayangkan 600 narapidana akan menghasilkan banyak sampah dalam sehari. Berdasar informasi yang didapat Denok, dalam sehari, rutan itu menghasilkan tiga pikap sampah. Sementara itu, mereka hanya memiliki sebuah pikap untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke TPA Putri Cempo. ’’Sisa makan mereka itu berapa banyak? Sehari mereka makan tiga kali. Sisanya yang jadi sampah pasti banyak sekali. Itulah pertimbangan pertama saya pilih penjara,’’ ungkapnya. Tidak butuh waktu lama, tiga hari setelah pulang ke Solo, Denok langsung mendatangi Rutan Kelas I Solo. Tanpa ragu, dia menemui Karutan dan menjelaskan sampah yang dihasilkan rutan tersebut dalam sehari. Dia juga menjelaskan potensi sampah-sampah tersebut jika diolah menjadi pupuk. Mendengar penjelasan Denok,

Karutan tertarik dan akhirnya membuat kontrak tertulis dengan Denok tepat pada Februari 2015. ’’Waktu itu, saya memang mengajukan sendiri. Tetapi, tetap harus melalui proses seleksi dan pengecekan sampai rumah. Jangan-jangan, saya bandar narkoba lagi,’’ tutur perempuan 38 tahun itu. Saat memulai programnya, Denok sempat kaget melihat kondisi di dalam rutan. Rutan tersebut, kata dia, ternyata punya bengkel yang sangat besar. Bengkel itu sebenarnya bisa dimanfaatkan para napi untuk mengasah kemampuan mereka. Sayang, di bengkel sebesar itu, hanya ada lima orang yang bekerja. Mereka terlihat sedang mengerjakan pesanan teralis dan pintu besi. ’’Sisanya malah nongkrong. Padahal, nongkrong itu kan risiko mereka berantemnya lebih besar. Karena enggak ada kerjaan. Sementara kalau mereka kerja di bengkel, bisa lebih fokus dan dapat keterampilan baru,’’ kata Denok. Sambil memikirkan keterampilan yang kira-kira bisa diberikan kepada para napi, Denok mengajari mereka membuat pupuk kompos dari sisa makanan mereka. Kompos yang diberi nama Biorutani itu pun akhirnya menjadi produk unggulan rutan tersebut. Setelah berhasil membuat kompos, Denok mulai mengajari membuat kerajinan tangan lainnya dari sampah anorganik. Saat ini ada 60–80 napi laki-laki dan perempuan yang aktif membuat kerajinan. Para napi membuat berbagai macam kerajinan, mulai keranjang buah berbahan kertas koran sampai miniatur kapal-kapalan dari bambu, dan masih banyak lagi macam ragamnya. Hasil kerajinan itu lalu dipajang di galeri yang dulunya menjadi garasi Karutan. Setiap hasil kerajinan ditata dengan rapi sehingga bisa menarik minat orang untuk membeli. Selain membuat barang ready stock, para napi kerap mendapat order dari Denok untuk mengerjakan pesanan. ’’Terkadang ada yang pesan ke saya, tapi saya tidak sanggup mengerjakannya. Jadi, saya serahkan kepada mereka. Biar jadi rezeki mereka,’’ ungkapnya. Pada awal-awal kegiatan pemberdayaan, Denok cukup sering mengunjungi rutan dan memberikan pelatihan. Mulai composting, cara pengolahan sampah daur ulang, hingga membuat beragam kreasi kerajinan tangan. Saking seringnya Denok berkunjung, sipir yang berjaga di pintu masuk sudah hafal dan memberikan jalan khusus untuk Denok. ’’Baru lihat saya saja, sipir itu sudah

Malut Post • HAL. 11 bilang ’bose teko’ sambil membukakan pintu. Kalau yang lain harus catat nama dan tinggalkan KTP, saya langsung masuk saja,’’ ujar Denok, lalu tertawa. Namun, sekarang jadwal Denok bisa lebih longgar. Menurut dia, para napi sudah bisa jalan sendiri. Jika ada pesanan, mereka mengerjakannya dengan mandiri. Tetapi, jika ada produk kerajinan tangan baru, Denok baru turun tangan memberikan pelatihan intensif sampai mereka bisa mengerjakan sendiri. Denok mengakui bahwa berurusan dengan para napi jauh lebih mudah daripada dengan ibu-ibu di lingkungan rumahnya. Jika di rutan sampai dipanggil bos, di lingkungan rumahnya, Denok justru dipandang sebelah mata. Dia bercerita, saat hendak memberikan edukasi kepada ibu-ibu di kelurahannya, dia dihadang beberapa ibu yang berjaga di depan pintu masuk tempat edukasi. ’’Mereka bilang, ’Mbak Denok, kami tidak butuh edukasi’. Saya bilang, ya enggak apa-apa. Toh, ini sosial. Kalau mau, ayo. Kalau tidak, enggak maksa. Lalu, saya balik kanan, pulang ke rumah,’’ ujar Denok menirukan perkataan ibu-ibu yang ditemuinya. Menurut dia, dirinya sudah empat kali melakukan sosialisasi di lingkungannya. Ibu-ibu yang ikut sosialisasi tersebut tidak harus mengeluarkan modal. Semua peralatan diberikan Denok secara cumacuma. Tapi, tetap saja tidak ada yang mau. Akhirnya, Denok menyerah. Ketimbang dongkol karena terus-menerus ditolak, dia memilih bergerak ke tempat lain. Saat ini Denok sudah memberikan pelatihan di 13 di antara 51 kelurahan di Solo. Ibu-ibu yang sudah mendapat pelatihan juga sudah sangat pandai. Kampungkampung yang pengelolaan sampahnya telah bagus lalu disebut dengan kampung daur ulang. Kiprah Denok di Solo ternyata mengantarkannya kembali ke Jakarta. Bersama teman-temannya, Denok melakukan kerja sama dengan Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran (PPKK) Jakarta untuk membantu mengelola sampah di sana. Ke depan, wilayah PPKK seluas 450 hektare yang meliputi apartemen, perkantoran, serta perumahan di kawasan Kemayoran harus nol sampah. Artinya, sampah tidak boleh dibuang ke luar lagi, tetapi semua dikelola sendiri. Dari kegiatan tersebut, pada 2015 Denok berhasil mendapat penghargaan dari Junior Chamber International, sebuah lembaga di bawah naungan PBB. Dia masuk kategori Ten Outstanding Young Person. (JPG/fai)

Prahara Allegri dan Lichtsteiner Hanya Salah Paham BEK kanan Juventus, Stephan Lichtsteiner diketahui marah saat ditarik keluar lapangan pada laga melawan Inter Milan (7/2). Pelatih Massimiliano Allegri lantas mengklarifikasi tentang kemarahan anak asuhnya tersebut. Menurut Allegri, apa yang terjadi dengan Lichtsteiner hanya salah paham. Saat itu, Allegri melihat sang pemain mengangkat tangan dan mengintepretasikannya sebagai tanda bahwa ia meminta diganti. Namun, apa yang dipikirkan oleh Allegri tersebut rupanya salah. Lichtsteiner saat

itu justru ingin memberi tanda bahwa kondisinya baik-baik saja. “Apa yang terjadi dengan Lichtsteiner sudah kami selesaikan. Ada kesalahpahaman. Dia mengangkat tangannya dan saya pikir dia meminta untuk diganti karena dia sudah tidak mampu berlanjut. Lalu saya memasukkan Dani Alves untuk bermain,” terang Allegri. Allegri meminta apa yang terjadi dengan Lichtsteiner tidak lagi dijadikan sebuah polemik. Masalah ini dianggapnya sudah selesai dan tidak

perlu diperpanjang lagi. Seperti yang sebelumnya juga terjadi dengan Paulo Dybala. Sebelumnya, hubungan antara Dybala dengan Allegri dikabarkan sempat merenggang saat penyerang asal Argentina tersebut menolak membalas uluran tangan pelatih saat ditarik keluar di laga melawan Sassuolo lalu. Pada pertandingan itu, Dybala menunjukkan sikap tak senang dengan keputusan Allegri yang menariknya keluar untuk digantikan Marko Pjaca pada menit ke-77. (cha/yun)

Sanksi Rusia Ditambah MOSKOW-Harapan para atlet atletik Rusia bertanding di Kejuaraan Dunia Atletik 2017 London tanpa bayangbayang sanksi punah. Federasi Atletik Internasional (IAAF) kemarin mengumumkan resmi memperpanjang sanksi untuk Federasi Atletik Rusia sampai November mendatang. Presiden IAAF Sebastian Coe yang mengumumkan langsung keputusan tersebut kemarin. Pria asal Inggris itu mengumumkan perpanjangan sanksi tersebut tepat setelah dirinya dan Dewan IAAF menyelesaikan meeting di Cap d’Ail, Monako. Dalam rapat itu, Dewan IAAF sepakat menambah durasi saksi 15 bulan yang diberikan kepada Rusia. Keputusan terse-

...SUKSES Samb Hal. 12 Guardiola menggeser Aleksandar Kolarov yang semula bermain sebagai bek kiri, kini lebih banyak bermain sebagai bek tengah. Perubahan yang dilakukan Klopp lebih frontal. Pelatih yang akrab disapa Kloppo itu sejak musim ini menempatkan Milner di sisi kiri pertahanan The Reds – julukan Liverpool. Musim lalu, Milly – sapaan akrab Milner – dimainkan Klopp sebagai gelandang. Sebagai bek kiri, Milner lebih mobile membantu serangan. Musim lalu, dia mencetak lima gol di Premier League. Sementara pada musim

...SAMAI Samb Hal. 12 Total pemain 30 tahun tesebut juga begitu produktif. Dia punya raihan 33 poin plus sembilan assist. “Ring tampak begitu besar malam ini,” ucap Dragic. “Empat tembakan tiga angka pertama begitu mudah. Penghormatan untuk timku yang mampu menemukan posisi open shot untukku,” tambah mantan pemain Phoenix Suns tersebut. Bukan hanya Dragic, center Hassan

but sesuai rekomendasi tim khusus yang dibentuk IAAF. Tim itu punya tugas khusus mempelajari reformasi Federasi Atletik Rusia untuk menanggulangi masalah doping yang sedang membelit mereka. Tim khusus itu dilaporkan memberikan rekomendasi Rusia belum siap dilepas dari sanksi. “Prioritas utama kami saat ini adalah mengembalikan atlet-atlet yang bersih dari doping untuk kembali berkompetisi,” ucap Coe dilansir Reuters. “Tapi semua harus bersabar dan mengikuti proses,” tambahnya. Coe menjelaskan IAAF masih membuka kesempatan atlet Rusia untuk tampil dengan bendera netral di kejuaraan dunia Agustus mendatang. Sampai saat ini diberitakan telah ada 35 atlet Rusia yang

mendaftarkan diri untuk tampil dengan bendera netral. “Atlet-atlet Rusia yang bersih dari doping akan kami jaga dan berikan dukungan semaksimal mungkin,” jelas Coe. Seperti diketahui, sejak November 2015 IAAF telah menjatuhkan sanksi kepada Federasi Atletik Rusia. Mereka dilarang tampil di berbagai ajang internasional. Itu terkait dengan temuan Badan Anti Doping Dunia (WADA) yang menyebut Rusia telah melakukan skandal doping besar. Skandal itu bahkan disebut melibatkan federasi atletik, atlet, dan pemerintah negara tersebut. Sanksi itu membuat para atlet Rusia tak bisa tampil di Olimpiade Rio 2016 Agustus lalu. (jpg/yun)

ini yang belum berakhir, dia sudah mencetak enam gol. Dalam statistik Transfermarkt, Milner pernah bermain di sepuluh posisi sepanjang karir profesionalnya. Lebih banyak menempati peran menyerang ketimbang jadi pemain di lini pertahanan seperti saat ini. Sama seperti Moses, Milner juga punya pengalanan di posisi pemain bertahan. Tepatnya saat masih bermain untuk Aston Villa, 2008-2010 silam. Milner bermain di antara dua posisi, gelandang dan bek kanan. Dilansir The Telegraph, 16 Januari 2010, Milner menyebut ada peran Frank Lampard dan Steven Gerrard di timnas Inggris dalam membentuk karakternya yang kuat dalam menyerang dan bertahan.

Kematangannya sebagai bek kiri sudah digembleng Klopp sejak pramusim, tahun lalu. Diwawancarai The Times, pada 22 November lalu, Milner mengakui bahwa dirinya belum bisa move on dengan perannya sebagai gelandang. ‘’Saya tidak bisa membohongi, bahwa saya senang bermain di posisi itu,’’ ungkapnya. Meski pernah jadi bek, Milner menyebut bek masa dulu berbeda dengan bek pada era sepak bola modern seperti saat ini. Terlebih dengan gegenpressing Klopp. ‘’Berbeda dengan bek kiri pelatih lainnya. Saya merasa, lebih sulit bermain sebagai bek kiri karena Juergen senang full back yang ikut bermain, dia ingin permainan lebih mengalir,’’ beber Milner. (jpg/yun)

Whiteside juga berperan besar. Whiteside mengemas 19 poin dan 13 rebound. Kini dalam 21 hari terakhir heat sudah mengumpulkan 11 kemenangan. Padahal, sebelumnya sebelas kemenangan lain baru bisa mereka kumpulkan dalam 83 hari. Heat pun kini punya rekor menangkalah 22-30 dan berada di peringkat sebelas wilayah timur. Itu hanya terpaut dua kemenangan dari Detroit Pistons (2428) yang kini berada di peringkat delapan yang merupakan posisi terakhir tim yang menembus playoff. Di lain sisi kekalahan kemarin membuat

Timberwolves meraih kekalahan ke-19 mereka musim ini (19-33). Head coach mereka Tom Thibodeau mengaku sampai saat ini masih mencari cara untuk meningkatkan kinerja anak asuhnya. “Aku harus memastikan mereka tahu bagaimana cara membuat semuanya menjadi lebih baik,” ucap mantan pelatih Chicago Bulls tersebut dilansir ESPN. Sementar itu, jika Kamis besok Heat mampu kembali mencuri kemenangan di kandang Milwaukee Bucks, Heat bakal mendapatkan kemenangan ke-12 beruntun mereka musim ini. (jpg/yun)


MANCA SPORT

malutpost.co.id • HAL. 12

RABU, 8 FEBRUARI 2017 Art: Mus

ANTONIO Conte

Selangkah Lagi Samai Warriors MINNEAPOLIS-Cerita hebat Miami Heat berlanjut. Tim asuhan Erik Spoelstra meraih kemenangan kesebelas beruntun musim ini. Catatan itu mereka raih pasca kemarin menumbangkan Minnesota Timberwolves 115-113 di Target Centermarkas Timberwolves. Hasil tersebut membuat Heat kini hanya terpaut satu kemenangan dari rekor winning streak terpanjang musim ini yang dimiliki Golden State Warriors (12 kali). Houston Rockets yang sebelumnya berada di urutan kedua dengan sepuluh kemenangan beruntun pun sudah mereka lewati. “Kami semakin kompak. Terus membagi bola. Setiap pemain tahu apa yang harus dilakukan. Sungguh menyenangkan,” ucap point guard Heat Goran Dragic dilansir Miami Herald kemarin. Dari hari ke hari permainan Heat memang makin meyakinkan. Sembilan dari sebelas kemenagan beruntun yang mereka raih ini didapat dengan margin kemenangan double digit. Mereka juga begitu produktif dengan mengemas ratarata poin mencapai 110 angka di sebelas laga terakhir. Bukan hanya itu, di tiga game terakhir poin kemenangan mereka mencapai 116, 123, dan 115 angka. Bandingkan dengan rata-rata poin yang mereka cetak pada 41 laga sebelumnya. Saat itu Dion Waiters dkk hanya mengemas 98,3 poin per game. “Kami bisa bermain dengan berbagai cara. Lambat ataupun cepat. Setiap malam salah seorang dari kami mengambil peran besar,” tambah Dragic. Kebetulan di laga kemarin point guard asal Slovenia itulah yang menjadi motor utama kemenangan Heat. Dia membukukan tujuh tembakan tiga angka. Itu adalah jumlah tembakan tiga angka terbanyak yang mampu dia cetak dalam satu laga sepanjang karir. Baca: SAMAI.. Hal 11 1

GORAN Dragic

SUKSES KARENA PROSES Pemain yang Bertransformasi Posisi UTAKatik posisi pemain bukan hal yang baru di sepak bola. Namun, saat ini, terutama di Premier League, perubahan posisi bermain sudah jadi tren baru di balik klubklub papan atas di sana. Sukses Chelsea musim ini tidak bisa dilepaskan dari perubahan formasi 3-4-3 Antonio Conte. Di balik sukses 3-4-3 itu, kekuatan sayap menjadi salah satu kekuatannya. Nah di sayap itu ada satu nama yang layak jadi perhatian. Dialah Victor Moses yang memegang peran sebagai defensive winger kanannya. Berposisi asli sebagai winger, Moses menjelma jadi sosok yang kuat saat bertahan dan menyerang. ‘’(Marcos) Alonso selalu menjalankan perannya. Tapi, Moses itu winger. Pengetahuannya luar biasa. Saya bangga dengannya,’’ kata Antonio Conte seperti dikutip Goal, 22 Oktober lalu. Moses sudah punya pengalaman dengan formasi 3-4-3 sebelum Conte mendarat di Stamford Bridge, kandang Chelsea. Berterima kasihlah pada Roberto Martinez, nahkoda yang menunjukkan pada Moses jalannya formasi 3-4-3 saat memperkuat Wigan Athletic, 2010-2012 silam. Jean Beausejour dan Emmerson Boyce dua sayap Martinez kala itu. Berdasar situs Squawka, fluiditas 3-4-3 Wigan tidak beda dengan Chelsea saat ini. Kedua bek sayapnya bisa naik ke depan saat situasi menyerang. Begitu sebaliknya. Meskipun tidak reguler, di beberapa laga Moses dipasang Martinez sebagai tiga pemain di depan.

Interaksinya dengan Beausejour atau Boyce membuatnya banyak belajar. ‘’Setelah saya datang, saya katakan ke mereka (Chelsea) bahwa saya ingin melihat Victor (Moses) dalam pramusim. Karena saya paham benar tentang dia, dan saya tahu potensinya,’’ tutur Conte kepada jurnalis. ‘’Dia juga punya kualitas hebat, teknik, kekuatan fisik, dan kelebihannya pada saat meng-cover 70 meter area lapangan. Luar biasa apabila pemain seperti dia diremehkan,’’ lanjut Conte, seperti dikutip Sky Sports, 3 Desember lalu. Lebih sering bermain di posisi winger, Moses terkendala kontribusinya saat bertahan. Di Premier League, rerata tekelnya hanya 1,3 kali per laga, lalu 1,6 kali per laga di sisi intersepnya. Bandingkan dengan 1,9 tekel per laga dan 1,6 kali intersep per laga dari Alonso yang memang aslinya pemain belakang. Untuk menutup kekurangannya tersebut Moses kerap meminta saran kepada Cesar Azpilicueta dan N’Golo Kante. ‘’Dia bermain bagus sebagai winger saat kami memainkan formasi 4-2-4. Saat ini, dia bermain sebagai wing back dan dia fantastis karena dia memberi perhatian besar saat bertahan, dan mampu naik ketika menyerang,’’ puji Conte. Stamina Moses yang menurut Conte jadi faktor pendukungnya. ‘’Perlu stamina bagus untuk bermain sebagai wing back dalam sistem ini (3-4-3),’’ lanjut tactician berkebangsaan Italia itu. Di Premier League, bukan hanya Moses pemain yang mengalami perubahan untuk posisi bermainnya. Sama seperti Conte, Josep Guardiola dan Juergen Klopp sebagai dua super manager di Inggris juga berani melakukan perubahan posisi bermain anak asuhnya musim ini. Bedanya, pergeseran posisi yang dilakukan oleh Guardiola tidak sesignifikan yang dilakukan Conte ataupun Klopp. Baca: SUKSES.. Hal 11

Inter Bakal Banding INTER Milan bernasib sungguh apes. Tidak hanya dipaksa menelan hasil pahit berupa kekalahan 0-1 di tangan Juventus Senin (5/2) lalu tetapi juga dua pemain pilarnya Mauro Icardi dan Ivan Perisic disanksi oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Baik Perisic maupun Icardi disanksi larangan bermain untuk dua laga ke depan. Seperti diberitakan Football Italia kemarin (7/2) Perisic diganjar kartu merah usai dianggap melakukan protes berlebihan kepada wasit Nicola Rizzoli. Perisic yang ngotot tersebut dianggap menunjukkan ekspresi tak hormat. Sedang Icardi sebagai kapten Inter karena frustrasi melampiaskan emosinya dengan menendang bola sekenanya. Meski tak sampai mengenai wajah Rizzoli akan tetapi sikap Icardi itu dianggap menghina korps wasit. Icardi selain dihukum larangan bertanding dua laga, maka penyerang asal Argentina itu dikenai denda EUR 10 ribu (Rp 142,29 juta). Menanggapi hukuman yang diberikan kepada dua pemainnya tersebut dalam situs resmi Nerazzurri, julukan Inter, pihak klub akan ‘melawan’ FIGC. Inter merasa hukuman tersebut berlebihan. “Seiring dijatuhinya hukuman kepada Ivan Perisic dan Mauro Icardi, Inter mengumumkan akan mengajukan peninjauan ulang serta banding atas hukuman tersebut,” tulis situs resmi Inter. Perisic memang dikenal sebagai pemain dengan

MAURO Icardi

sumbu pendek. Sepanjang karirnya pemain 28 tahun tersebut sudah di kartu kuning 44 kali serta empat kartu merah. Sementara Icardi ‘prestasi’ soal hukuman jauh di bawah Perisic. Icardi hanya dijatuhi hukuman 14 kartu kuning dalam karirnya. Sementara itu, mantan wasit Serie A Rosario Lo Bello mengkritik Rizzoli sebagai wasit medioker dan pengecut. Lo Bello pun menganggap sewajarnya Inter mendapat dua penalti namun semua itu luput dari pandangan Rizzoli. (jpg/yun)


MAJANGPOLIS

malutpost.co.id • HAL. 13

RABU, 8 FEBRUARI 2017 Art: ATU

Rencanakan 1000 Hektare untuk Cabe Rakor TPID Tekan Inflasi 2017 Editor : Sunarty Peliput : Ikram Salim

RAKOR: Ketua TPID Kota Ternate, M Tauhid Soleman bersama Kepala BI, Dwi Tugas Waluyanto,saat Rakor di Aula BI

TERNATE-Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate, akan terus memantau perkembangan ekonomi termasuk harga di pasaran. Pasalnya, TPID sendiri telah berencana menggelar Aksi, jika terjadi lonjakan harga. Hal ini mengemuka dalam rapat kooordinasi TPID di aula Bank Indonesia, kemarin (7/2). Rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam itu dihadiri Ketua TPID Kota Ternate M Tauhid Soleman. Menurut Tauhid pertumbuhan ekonomi di Malut

justru berada dalam posisi baik yakni 5,77 dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yakni 5,02 persen. “Pertumbuhan ekonomi kita itu lebih dari pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Tauhid. Menurutnya, langkah itu akan diambil saat perkembangan inflasi daerah yakni 1,11 atau di jauh di bawah nasional, “jelasnya. Sementara Kepala BI Malut Dwi Tugas Waluyanto menuturkan, sinergisitas antara stekholder sangat diperlukan dalam menekan lanju inflasi daerah. Sebab, kata Dwi tingginya pendapatan masyarakat tidak akan berarti jika diiimbangi dengan tinggi maka tidak akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Baca: CABE.. Hal 14

HUMAS FOR MALUTPOST

SOSIALISASI Transparan, Infokom Tayangkan Seluruh Proses Tender

HUMAS FOR MALUTPOST

SOSIALISASI: PNS di lingkup Pemkot saat mengikuti Sosialisasi SPSE

TERNATE-Sistem aplikasi berbasis elektronik untuk pengadaan barang dan jasa di Pemkot Ternate terus di-upgrate. Kali ini sistem yang akan digunakan adalah Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.

DIKEPUNG SAMPAH: kawasan Kampung Makasar Barat, Ternate Tengah, dikepung sampah kiriman. Selasa (7/2) sampah yang didominasi sampah plastik itu menumpuk di bawah rumah warga. Ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat setempat

Baca: INFOKOM.. Hal 14 HARIYANTO TENG/MALUT POST

Asghar: Satpol Harus Koordinasi Dengan Dikbud “Jika hanya ditangkap lalu dilepas tanpa ada pembinaan, sama halnya dengan bohong karena pasti akan terjadi juga” Asghar Saleh Ketua Dewan Pendidikan Kota Ternate

TERNATE- Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Kadikbud) Kota Ternate, Ibrahim Muhammad mengaku tidak mengetahui kalau ada siswa yang terjaring razia Satpol PP, dua hari lalu. Karena itu, Ibrahim yang ditemui kemarin mengaku belum bisa mengambil keputusan. HARIYANTO TENG/MALUT POST

Baca: SATPOL.. Hal 14

RAZIA: Para siswa saat diamankan petugas Satpol PP Senin lalu

BK Batal AKB dan AKI Menurun Evaluasi Dekot TERNATE- Rencana Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota (Dekot) mengevaluasi para anggota Dekot, Selasa (7/2) gagal dilakukan. Masalahnya karena dua anggota BK, Heni Sutan Muda dan Sudin Dero, tidak hadir. Ketua BK, Anas U Malik saat ditemui mengaku agenda rapat internal BK memang gagal dilakukan. Baca: DEKOT.. Hal 14

ANAS U Malik

TERNATE–Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Ternate dalam dua tahun menurun. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, tahun 2015-2016. Kepala Bidang Kesehatan Keluarga, Dinkes Kota Ternate, Asna Hamid saat ditemui Malut Post menjelaskan, angka kematian di Kota Ternate lebih rendah dari AKB dan AKI secara nasional. Dijelaskannya, Sepanjang tahun 2016 berdasarkan angka

absolut kematian, terdapat 5 kasus kematian ibu dan 24 kematian bayi dari 122 kelahiran. Dibandingkan dengan tahun 2015, AKI 6 orang dan AKB 28 orang dari 140 kelahiran hidup. Asna yang juga Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Ternate ini, mengklaim penurunan tingkat kematian ibu dan bayi ini karena membaiknya pelayanan dan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang terus meningkat. Baca: AKB.. Hal 14


SAMB MAJANG

RABU, 8 FEBRUARI 2017

Malut Post • HAL. 14

malutpost.co.id

Art: ATU

Beroperasi tanpa Izin, Apotek Disanksi T E R N AT E – P e n y e g e l a n yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate terhadap dua apotek masih berlanjut. Pasalnya dua apotek yang segel sejak Oktober 2016 lalu, karena bermasalah di izin. Apotek yang masih disegel adalah Apotek Syafa di Sasa dan Apotek Nur Irmain di Santiong. Ini diakui langsung Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Dinkes, Andi Haslinda, kemarin, (6/2). Menurutnya, izin kedua apotek tersebut hingga kini masih bermasalah. ”Kami hanya menunggu apotek melengkapi izin berkas. Jika kedua apotek tersebut izin sudah lengkap maka akan kembali beroperasi,” tuturnya. Dikatakan, jika ada Apotek yang beroperasi tanpa izin Dinkes maka, Balai Pengawasan Obat dan Makanan berkewajiban untuk memberikan sanksi hukum. Sebab sesuai Tupoksi Dinkes hanya mengeluarkan surat izin operasi serta melakukan pembinaan terhadap pemilik apotek. (cr-03/nty)

...CABE Samb Hal. 13

Apalagi lanjut Dwi pertumbuhan ekonomi di Ternate tidak disokong sektor pertambangan melainkan pertanian,

...SATPOL Samb Hal. 13

“Saya belum dapat informasinya, harus telusuri dulu, jadi saya belum bisa berkomentar banyak,”singkatnya, saat dimintai tanggapannya terkait para siswa yang masih saja berada di luar sekolah saat jam belajar bahkan ada yang tertangkap tangan membeli minuman keras saat masih berseragam sekolah. Terpisah, Ketua Dewan Pendidikan Kota Ternate, Asghar Saleh menilai pengakuan Kadikbud tentang ketidaktahuannya soal pelanggaran siswa itu karena lemahnya koordinasi Satpol-PP dengan Dikbud.

...DEKOT Samb Hal. 13

“Tadi (kemarin,red) kami akan melakukan rapat internal bahas absensi dewan tapi, berhubung dua anggota BK tidak hadir, maka dibatalakan,”ungkap Anas yang mengaku ketidakhadiran kedua anggotanya karena sibuk

HARIYANTO TENG/MALUT POST

TERABAIKAN: Rumah Dinas Wali Kota yang dibiarkan kosong sejak 2010

Dekot Desak Wali Kota Perjelas Status Rumdis TERNATE- DPRD Kota Ternate kembali menyoroti pemanfataan rumah dinas Wali Kota. Pasalnya, rumah yang kabarnya akan dialihfungsikan hingga kini belum ada realisaisinya. Ikbal Ruray, anggota Fraksi Golkar, kemarin (7/2) mengungkapkan bahwa rumah dinas tersebut telah menjadi soro-

perikanan dan perdagangan. “Makanya harus ada rencana aksi dan itu sudah kita bahas di sini, kedepan kita dukung juga sisi pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita lebih tinggi lagi,“

jelasnya. Rencana tersebut lanjut Dwi, yaitu melakukan operasi pasar saat harga sembako melonjak. Meski begitu lanjutnya kenaikan harga pangan juga sering terjadi diluar waktu yang di

”Setidaknya saat penangkapan siswa, Satpol-PP harus berkoordinasi dengan Dikbud agar Dikbud bisa memanggil orang tua siswa bersangkutan,”ujarnya. Bukan itu saja, Kepala sekolah juga harus diberitahu sehingga Kepsek juga memberikan teguran keras sekaligus sanksinya yang membuatnya ada efek jera. “Jika hanya ditangkap lalu dilepas tanpa ada pembinaan, sama halnya dengan bohong karena pasti akan terjadi juga,”tambahnya. Karena itu, dirinya menyarankan kepada Kadikbud supaya segera memanggil Kepsek dan memanggil orang tua siswa yang

bersangkutan sekaligus memberikan surat teguran kepada siswa tersebut. ”Dikbud harus tegas,” tandasnya. Menurutnya, tertangkapnya para siswa tersebut juga menunjukkan bahwa guru Bimbingan Konseleing (BK) masih lemah. Selain itu, dia juga berharap, agar Dikbud dapat memberi ketegasan kepada seluruh sekolah yang ada di Kota Ternate, jika siswa yang kedapatan membeli miras, apa sanksinya. ”Harus ada regulasi yang jelas, agar tahapan tindakan yang diberikan juga membawa dampak dalam hal ini perubahan karakter siswa itu sendiri,”pungkasnya.(tr-05/ nty)

politik. “Ibu Heni tidak sempat hadir karena ada agenda Partai Demokrat, begitu juga Sudin Dero yang tidak berkenaan hadir karena ada kunjungan di Halteng,”kata Anas setelah dibatalkan, Anas mengaku belum menentukan waktu yang tepat lagi untuk rapat tersebut. “Kalau sudah lengkap anggota,

maka rapat dimulai,”imbuhnya. Dia juga memprediksi ada anggota dewan yang bakal disangsi. Ketua Dekot Merlisa saat diwawancarai terkait masalah evaluasi enggan berkomentar banyak. ”Itukan ranahnya BK, jadi kami selaku pimpinan hanya menunggu hasil evaluasi saja,” aku Merlisa (tr-05/nty)

tan sejak 2010 lalu. “Tetap saja tidak ada perhatian Pemkot,” katanya. Sikap wali kota ini sangat disayangkan. Sebab, setiap tahunnya ada anggaran daerah yang dialokasikan khusus untuk rumah tersebut. “Pemkot harus perjelas status pengalihanya, agar anggaran

prediksi. “Seperti mau lebaran, natal atau ada perayaan apa sehingga kebutuhan bahan pangan tinggi itu dari Disperindag akan melakukan operasi, “jelasnya. Sementara untuk jangka

...INFOKOM Samb Hal. 13

Agar lebih maksimal, kemarin (7/2) Dinas Informasi, Komunikasi dan Persandian menggelar pelatihan kepada seluruh perwakilan SKPD, kontraktor dan asosisasi pengusaha. Narasumber yang dihadirkan salah satunya adalaj Kepala Bidang Bimtek (LKBM) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

...AKB Samb Hal. 13

“Pelayanan kesehatan hingga keinginan ibu untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan seringkali menjadi penyebab terjadinya AKI atau AKB,” ujarnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dari para bidan, sebab masih ada masyarakat yang kurang responsif terhadap penanganan dan pencegahan kematian pada ibu dan bayi. Padahal, kata dia ibu dengan dengan faktor risikonya harus dibawa ke fasilitas kesehatan. “Terjadinya kematian juga

yang sudah diusulkan setiap tahun, jangan terkesan dianggarkan saja tapi ada tanda rehabilitasnya,”ujar mantan Ketua Dekot itu. Dia mendesak agar Wali kota secepatanya mengambil keputusan untuk mengalihkan status rumah dinas tersebut. (tr-05/ nty)

menengah, lanjut Dwi akan dibuat green house untuk lahan pertanian yang digunakan untuk tanaman cabe merah. Rencana program tersebut akan dilakukan di atas lahan seluas 1000 hektar di 3 daerah yakni

Ternate, Tidore dan Tobelo. “Ini untuk rencananya aksinya tapi rencana ini juga sudah ada dalam program SKPD yang nantinya didukung oleh TAPD kita, “pungkasnya. (cr-02/pn)

(LKBP), Yudi Prasetiawan. Kegiatan tersebut selain untuk meningkatkan transaparansi dan akuntabelnya proses lelang, juga agar masyarakat bisa mengetahui seluruh prosesnya. “Seluruh proses pengadaan barang dan jasa hingga tender itu kita tayangkan agar masyarakat juga tahu dan bisa mengakses secara online,” jelas Kepala Dinas Infokom dan Persandian, Thamrin Marsaoly. Dikatakannya, penayangan

proses tender dengan menggunakan aplikasi tersebut baru diterapkan di Ternate. Dengan begitu, akses masyarakat untuk mengetahui proyek pemerintah lebih mudah. “Ini juga diatur dalam Keppres 24 Tahun 2010 itu sudah menegaskan, seluruh pengadaan barang dan jasa itu harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel,”tandasnya sembari mengaku ini merupakan upaya pemkot menuju smartcity. (cr-02/nty/pn)

tergantung faktor penyakit yang dialami hingga tidak memandang usia,” tuturnya. Untuk itu, kita perlu menyadari bahwa kehamilan merupakan investasi sumberdaya manusia yang sangat tinggi nilainya, sehingga perlu dijaga, agar sumber daya manusia yang dilahirkan sehat, bermutu dan produktif. Sementara terkait dengan Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2014 tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan anak Balita (KIBBLA), ini baru akan diterapkan tahun ini. Sebab, Perda yang

disahkan tahun 2014 itu, baru saja melalui tahapan sosialisasi. ”Kalau Perda sudah resmi diterapkan, maka para dukun tidak lagi menangani bayi yang baru lahir nanti,” ungkap, Sekretaris Dinkes, Anwar Kamarudin. Dia berharap, saat diterapkan nanti masyarakat mematuhinya. ”Pemerintah dengan masyarakat harus sama-sama menjalankan aturan ini, agar kualitas pelayanan lebih baik kedepan,” ungkapnya, sembari mengaku, ada sanksi yang sudah disiapkan bagi pelanggar Perda tersebut. (cr-03/nty)


FIND MORE ON:

zetizen.com

Malut Post • HAL. 15

RABU, 8 FEBRUARI 2017

the

Catching Anti-Fit Shape

4 di antara 10 Zetizen suka mengenakan oversized outfit.

Beyond the Pear Shape

NOTHING is sexier than a girl wearing oversized. Jadi, bukan cuma outfit terbuka dan ketat yang bisa jadi pilihan daily look-mu loh. Nggak percaya? Dengan cutting longgar dan nggak fit di badan, kamu nggak perlu takut terlihat terlalu baggy dan kesannya malah nggak stunning. Coba deh simak mix and match oversized look sesuai dengan bentuk tubuhmu berikut ini. Dengan perpaduan outfit yang pas, you’ll steal the attention! (fri/c14/ivm)

(MOMO DRESS BY BOBA BABE)

Jenis bentuk badan ini emang super tricky untuk masalah outfit. Midi skirt dengan aksen pleated bisa kamu manfaatkan loh untuk menyamarkan pinggul yang besar. Padukan bagian atas outfit-mu dengan white Shiva top V-neck koleksi Boba Babe yang sleek dengan denim blazer dari Selfish. Voila! Kesan formal dan monokrom itu bakal membuatmu makin tampak sexy but classy. Untuk sepatu, better aplikasikan heels sehingga bentuk kaki dan tubuhmu proporsional.

MAKE-UP: Shading wajib banget kamu aplikasikan ke pipi yang agak chubby. Selain itu, agar lebih all-out, pakai lipstik warna ombre peach dan merah di bagian dalamnya untuk memberikan kesan fresh.

HAIRDO: Mengoreksi pipi yang chubby nggak cukup dipertegas dengan shading make-up loh. Yap, brides side dengan tatanan sedikit messy ini bisa jadi salah satu alternatif.

Keep It Fun in Simple Dress ILUSTRASI: FIKRI/

ZETIZEN TEAM

Kamu hanya perlu trik yang pas agar tetap terlihat chic meski berbadan kurus. Misalnya, mengenakan Momo dress koleksi Boba Babe berwarna lavender dengan aksen ruffle di bagian dada dan oversized di bagian bawah ini. Nggak perlu takut dibilang terlalu simpel deh. Cutting itu akan memberikan volume pada bagian atas tubuh. Kamu tampak lebih berisi dengan dress yang panjangnya di atas lututmu. Kakimu dapat terekspos dan terlihat jenjang. MAKE-UP: Buat kamu yang punya wajah tirus dan badan kurus, sebenarnya bentuk wajahmu udah cukup proporsional. Luckily, Claudia punya hidung mancung dan pipi yang tirus. Jadi, nggak perlu terlalu banyak shading. Outfit Claudia yang cheerful cukup didukung polesan lipstik pink untuk menonjolkan bibirnya yang tipis. HAIRDO: Twin bun hairdo ini pas untuk mengimbangi outfit Claudia yang ceria dan make-up yang fun. Beri sedikit curly di bagian helai rambut di samping untuk memberikan volume pada wajah.

Alasan Zetizen memilih pakai baju oversized (3 tertinggi): Simpel tapi tetap kelihatan chic 40% Nggak pede dengan bentuk badan 28% Gampang mix and match untuk segala occasion 32%

PROFIL RESPONDEN

Zetizen di Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan berpendapat bahwa tampil cantik dan keren nggak harus mengenakan outfit ketat dan terbuka. Jadi, oversized outfit bisa jadi alternatif.

Pendidikan SMP 22% SMA 72% Kuliah 8%

(BROWN SALSA PANTS BY SELFISH, FULL KNIT SWEATER BY SELFISH, WHITE CROSS GLORIO BY ON MARKET GO PLUS)

(SHIVA TOP BY BOBA BABE, PLEATS SKIRT BY SELFISH, DENIM BLAZER BY

Warm and Cool Keep calm and wear oversized, girls. Badan tinggi besar kayak kamu emang identik dengan kaki jenjang. That’s why, oversized sweater sangat mendukung tampilanmu. Untuk memperkuat penampilanmu, padukan oversized sweater ini dengan bawahan loose ber-cutting cutbray yang membuatmu terlihat sophisticated. Last, nggak perlu heels untuk bisa tampil outstanding. Buat nyaman kakimu dengan memakai platform sandal untuk memberikan kesan simple yet fresh.

SELFISH)

MAKE-UP: Kelopak mata Fanny yang bisa dibilang cukup perfect cuma perlu diaplikasikan eye shadow cokelat yang soft dan tambahan glitter agar tampilannya classy. Warna-warna natural itu akan menjadi pelengkap outfit berwarna earth tone ini dan tanpa harus terlihat too much.

Jenis kelamin Cewek 65% Cowok 35%

STYLISH: DEVINA IVO DAN FRIDA KIRANA MODEL: CLAUDIA CELINE LOUIS (SMA IPH EAST SURABAYA), ELISABET STEFANNY (SMA KARITAS SURABAYA), DAN SARAH SUHADA (SMA VITA SURABAYA) FOTOGRAFER: HAFIDZ/ZETIZEN TEAM WARDROBE: BOBA BABE, JL OPAK NO 22, SURABAYA (IG: @ BOBA_BABE) (LINE: BOBABABE); SELFISH, CIPUTRA WORLD 2ND FLOOR (IG: @SELFISH11S); ON MARKET GO PLUS, TUNJUNGAN PLAZA 5 3RD FLOOR, SURABAYA (IG: @ ONMARKETGOPLUS) MAKE-UP ARTIST AND HAIRDO: MELLISA PRICILLIA, SEKOLAH MAKE UP VINA WIJAYANTI BRIDAL STUDIO: PUZZLE STUDIO (BBM:

7D5D6C95)

HAIRDO: Untuk mendukung kesan simpel pada outfit-nya, Fanny bisa lebih mengeksplorasi tatanan rambut. Agar nggak terkesan monoton, curly aja rambutmu supaya bagian leher nggak terlihat penuh.

Usia 13–15 tahun 36%

16–18 tahun 56% 19–20 tahun 8%

JUMLAH RESPONDEN 1.465 POLLING DILAKUKAN DI 34 PROVINSI, MULAI ACEH SAMPAI JAYAPURA. SAMPLING ERROR 4,5 PERSEN

On the Web FASHION – VOILA & STYLE

EXPLORE – DAILY LIFE

TIP SULAP OUTFIT KEDODORAN JADI ELEGAN

TUJUH HEWAN YANG SERING DILIBATKAN DALAM URUSAN MANUSIA

MENSXP

PUNYA baju atau sepatu kedodoran yang masih bagus dan layak pakai? Jangan keburu dijual atau dibuang, guys! Sebab, dengan sedikit usaha, kamu bisa menyulapnya menjadi outfit keren yang stylish. Simak nih tipnya di Zetizen.com.

CLIPART

SEBAGAI makhluk paling sempurna yang duduk di puncak rantai makanan, manusia ternyata punya kebiasaan unik membawabawa hewan nggak bersalah dalam masalah kehidupan sehari-hari. Nggak percaya?

WEEKLY CHALLENGE SESSION 22 YUK, show off konten Zetizen.com favoritmu! Baik itu artikel, kuis, maupun polls. Ceritakan alasannya dan buktikan dengan foto, posting-an di medsos, atau tulisan blog (pilih salah satu). Buatlah sekreatifkreatifnya ya! Foto dan tulisan terbaik akan mendapatkan hadiah dari @fonbelt biar penampilanmu makin kece. Good luck. #IAMZETIZEN


OPINI

RABU, 8 FEBRUARI 2017

Malut Post • HAL. 16

malutpost.co.id

Art: ATU

Filosofi Kisah Momole Mancabo

SIKAP MASIH ADA CARA LAIN MENGINGATKAN GUBERNUR KEGADUHAN kembali mewarnai pemerintah Provinsi Maluku Utara. Sejumlah PNS Provinsi asal Kota Tidore Kepulauan “mengamuk”. Ruangan kerja gubernur pun jadi sasaran selain ruang kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dua ruangan itu dipalang dengan balok. Untungnya insiden itu tidak sampai melumpuhkan aktivitas pemerintahan. Gubernur tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Aksi sendiri dipicu oleh pelantikan pejabat eselon III dan IV. Para PNS yang umumnya berasal dari Kota Tikep mengatakan pelantikan dikriminatif. Sebab hampir 80 persen dari mereka non job, alias tidak mendapat jabatan. Mereka juga mengatakan pelantikan itu salah prosedur. Kata mereka, pejabat yang sudah menempati jabatan sebelum OPD baru dibentuk tinggal dikukuhkan pada jabatan baru yang memiliki tugas pokok yang sama. Bukan malah diganti dan diisi dengan pejabat baru. Gubernur AGK sendiri kemungkinan akan meninjau ulang SK pengangkatan pejabat itu. Namun itu semua tergantung dari hasil rekomendasi dari tim investigasi yang telah dibentuk sebelumnya. Alasannya, agar ia tidak salah dalam mengambil keputusan. Terlepas dari tuntutan mereka benar atau salah, memalang pintu kerja Gubernur bukanlan cara terbaik melampiaskan kekesalan. Masih ada cara–cara lain yang elok untuk mengingatkan gubernur, jika keputusan yang dikeluarkan keliru. Sebab siapa pun orangnya, jabatan Gubernur adalah adalah simbol pemerintahan yang marwahnya harus dijaga. Oleh siapapun. Terutama PNS sendiri. Apalagi dia adalah utusan pemerintah pusat di daerah. (*)

Catatan Buat Pemilih di Pilkada Halteng 2017 DALAM tulisan Penulis, antara lain dengan judul “Menggungkap Pemerintahan Khas Haltim-Halteng” (Malut Post, 4-06-2016), dan judul  “Jejak  Sultan Zainal Abidin di Haltim” (Malut Post, 22-11-2016), Penulis sempat menyinggung “Momole Mancabo” yang tentu masih asing bagi mereka yang belum pernah mendengar atau mengetahui kisah Pemimpin besar masa lalu di Bumi Fagogoru ini. Tidak berlebihan kiranya dalam tulisan ini dielaborasi perspektif kisahnya untuk paling tidak sebagai penambah referensi, inspirasi dan spirit bagi generasi penerus. Muncul Bersama Sang Fajar, Sakti dan Bijak Berdasarkan cerita lisan masyarakat Fagogoru terutama di Haltim; BicoliMaba Selatan-Maba-Buli-WayamliPatlean-Lolobata-Wasile, secara garis kepemimpinan, Momole Mancabo, adalah nama panggilan sekaligus gelar sebagai penguasa dari sifat Mulukul Ardi yang disematkan kepada seorang pemimpin besar zaman dahulu di Bumi Fagogoru (Negeri Bagian Timur Matahari Terbit Jazirah Al-Mulluk), yang eksistensinya menggoreskan catatan sejarah dan nama harumnya terpatri dibenak masyarakat tradisional setempat turun temurun sampai saat ini. Dikisahkan asal usulnya sebagai manusia pertama yang hidup di Jazirah Fagogoru-Haltim yang muncul (tiba) bersamaan tepat dengan terbitnya Sang Fajar (Matahari) di waktu pagi-dihiasi sinar Lisewe atau Nita Malili (Bintang Kejora). Dikaitkan dengan misteri legenda negeri matahari terbit yang memunculkan istila Kolano Welwol Cho (Raja Negeri Matahari Terbit). Digambarkan juga sebagai Pemimpin Monrewele (laki-laki perkasa dan sakti) yang mempunyai bermacam peran dalam melindungi-mempertahankan eksistensi rakyatnya. Juga dalam kedudukannya sebagai pemimpin berlaku bijaksana. Seperti dikisahkan meskipun  pernah berperang dengan Ian Toa dan tidak ada pihak terkalahkan, yang kelak diketahui ternyata anggota keluarganya, tetapi tetap memberikan Tanah Bailo-Buli menjadi wilayah kekuasaan Ian Toa. Sungguh bijak, dan melihat gelar/julukan yang disematkan kepadanya, kita cukup maklum kalau keterkaitan asal usulnya, sejak awal menjadi alat legitimasi kebesaran dan keagungan.

Aspirasi Pembaca

Om Faduli

Oleh: Dheni Tjan Pemerhati Sejarah, Politik dan Sosial Budaya

Perspektif “Femnyangasi” Bahkan, dalam pandangan masyarakat tradisional setempat, Momole Mancabo adalah Pemimpin setingkat Wali yang memiliki kelebihan tertentu. Ketiadaan wujud di alam nyata sampai saat ini, dijustifikasi dalam bahasa setempat sebagai “femnyangasi” (bahasa Sunda “Ngahyang” atau Sanskerta “Moksa”), yang artinya menghilang, hidup dalam wujud dimensi lain-tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Secara mitologi dikisahkan Momole Mancabo hidup (gaib) berada di Singgasana Perbukitan Woso/Bicoli-Haltim, sebuah bukit dekat pesisir di hamparan bagian timur Gugusan Gunung Damuli dan Bial-Halmahera yang pernah dijadikan benteng pertahanan/perjuangan oleh Sultan Nuku dan Zainal Abidin di abad ke-18 dan ke-19. Sementara itu, Ian Toa yang juga anggota keluarganya dikisahkan secara mitologi berada di Tanah Bailo-Buli, dan anggota keluarga lainnya yang dijuluki “Madalamo” berada di Tanjung Wayamli. Sebagai sosok pemimpin yang dianggap mampu femnyangasi (menghilang), mungkin akan lebih jelas, manakalah kita menggali lebih mendalam kisah-sosio kultur yang melatar belakanginya. Meskipun demikian lepas dari predikat yang disandangnya sebagai tokoh sakral, perkasa-sakti, bijaksana dan lain sebagainya, namun beliau memilih posisi femnyangasi. Menurut Antropolog Prof.Judistira K.Garna, posisi sebagai raja yang bijak, ngahyang-moksa atau menghilang bagi raja–raja dahulu, merupakan pilihan terhormat daripada kekuasaan menjadi bumerang terhadap mereka. Seperti yang ditemukan dalam tradisi rakyat Sunda dan Jawa. Apapun yang berlaku sebenarnya, konsep ngahyang atau menghilang dari pandangan nyata memberi bentuk tradisi yang jelas terhormat bagi para keturunan mereka. Pada konteks untuk menghindrakan diri dari hiruk pikuk dunia fana, Momole Mancabo memilih femnyangasi, meninggalkan negerinya sebagai simbol dunia nyata yang jelas fana untuk kemudian memasuki alam mitologi, yang dalam benak masyarakat tradisional setempat menjadi cerita lisan sepanjang sejarah. Akan halnya Mo-

mole Mancabo itu sendiri, dengan trans dimensi ke alam lain, kesakralannya tidak akan terjamah oleh kelemahannya sebagai manusia biasa, dan dianggap tetap hidup (gaib) bersama eksistensi alam lingkunganya sampai saat ini. Makna dan Spirit Sampai pada tahapan ini, paling tidak kita menangkap makna lain dari kisah/legenda Momole Mancabo ini. Tetapi, bukan berarti misteri dalam kisahnya telah terjawab. Persoalan mengapa memilih menghilang dari dunia nyata, kenapa bukan dalam bentuk yang lain ? Jawaban atas misteri ini kiranya memerlukan penelahan tersendiri. Boleh jadi dengan melihat aspek sosio kultural masyarakat Fagogoru dan Moloku Kie Raha khususnya, serta Nusantara umumnya, misteri ini akan terungkap lebih jelas lagi. Apalagi kisah manusia dapat menghilang tidak hanya di Fagogoru tetapi juga seperti cerita Moro di Halmahera Utara, kisah menghilang Sultan Jailolo, dan ngahyangmoksa di masyarakat Sunda -Jawa, dan di daerah lainnya. Bung Karno ketika ke HaltimHalteng di Tahun 1960-an pernah mengatakan Maluku adalah ons glorierijk verlede’ (masa lalu kita yang gilang gemilang). Tentunya menelusuri tradisi masa lalu harus dibarengi sikap kritis. Tanpa itu, masa lalu hanya menjadi masa lalu. Padahal masa lalu adalah sumber renungan/telaudan. Merujuk apa yang dikatakan Charles F.Andrain (1992); menafsirkan masa lalu, memberi makna pada masa sekarang, dan melukiskan suatu masa depan yang ideal, maka dalam konteks menafsirkan kisah Sang Pemimpin, Momole Mancabo pada tradisi legenda masyarakat Haltim-Halteng ini, kita dapat memaknai pada konteks kekinian. Suatu transformasi makna filosofi kepemimpinan masa lalu yang kiranya dapat dianalisis, dicermati dan telaudani, termasuk keluarga besar Pemilih (voters) Halteng yang pada tanggal 15 Februari 2017 ini akan memilih Pemimpinnya di Pilkada 2017, agar tidak salah memilih Pemimpin, yaitu; Pertama,  asal-usul kemunculan Momole Mancabo yang dikisahkan bersamaan tepat terbitnya Sang Fajar, dapat dimaknai secara filosofis bahwa

Pemimpin harus menjadi yang pertama tampil terdepan hadir sebagai juru penerang seperti Sang Fajar yang menerangi bumi beserta isinya, membawa pencerahan menuju ke arah kemajuan yang terang benderang, serta membawa sejuta sinar harapan dan kreatifitas untuk kemajuan dan kemakmuran rakyat. Kedua, Perkasa/sakti dan juga berlaku bijak terhadap Ian Toa, memberi makna bahwa Pemimpin harus mampu (sakti) melindungi dan menjaga keamanan dan kedamaian warganya serta berlaku bijak dan adil. Meskipun ada warga masyarakat yang bersikap kritis, menunjukkan sikap beda pandanganpendapat dan berbeda pilihan/politik, tetapi mereka adalah warga/rakyat yang perlu dilindungi diberlakukan adil dan bijaksana, bukan dianggap lawan yang dihajar habis, ditinggalkan, dibiarkan dan atau diabaikan. Disinilah nilai-nilai kearifan lokal Fagogoru; sopan re hormat, nagku re rasia, budi re bahasa,  harus juga menjadi spirit. Ketiga, femnyangasi atau menghilang yang ditemukan dalam tradisilegenda masyarakat Fagogoru ini, mengandung kemungkinan evaluasi diri (koreksi) yang bijak. Makna yang terkandung namun tersembunyi dibalik konsep femnyangasi adalah suatu kearifan. Apapun namanya, hal ini telah menyelamatkan pemimpin atau sang tokoh agar tetap sempurna dalam ketidak sempurnaannya. Memberi makna, Pemimpin harus memiliki kelebihan tertentu (kraetif-inovatif ) dan kemampuan kepemimpinan (leadership) namun bukan untuk dikultuskan tetapi bernilai kewibawaan yang pada gilirannya melahirkan loyalitas,inspirasi,motivasi dan panutan. Dapat pula dimaknai mengakhiri periode kepemimpinan dengan ikhlas dan tanpa meninggalkan masalah (track record) yang negatif. Tidak lagi memimpin, tetapi nama besarnya tetap dikenang abadi sepanjang masa, menjadi tokoh inspiratif dimasa imperium (periode) berikutnya. Pada konteks ini, berangkat dari filosofi kisah Momole Mancabo tersebut, semoga Pemilih Halteng di Pilkada 2017 ini, melahirkan Pemimpin seperti Sang Fajar pembawa sinar sejuta harapan menyinari Bumi FagogoruHalteng, kreatif, bijak dan adil. Wallahu A’lam Bish-Shawab. (*)

Redaksi menerima kiriman opini serta surat pembaca anda. Ketik dua spasi pada kertas HVS dan kirimkan ke alamat redaksi Jl. Hasan Esa, Takoma. Telp. (0921) 3127055 atau melalui Email: birocenter@ yahoo.com.sg, Sertai foto copy kartu pengenal anda. Tulisan maksimal 3 page dengan poin huruf 12. Redaksi juga menerima kiriman SMS. Anda dapat mengirimkan permasalahan pembangunan di sekitar anda melalui nomor: 081356722755. Jika tulisan anda melebihi page yang ditetapkan, maka redaksi berhak mengedit/menyesuaikan.

Pengelolaan Pesisir Maluku Utara

Polda Malut (Pelayanan)

(0921)

3126110

Polda Malut (Pelayanan)

Polres(0921) Ternate3126110 (Pelayanan)

3121110

Polres(0921) Ternate (Pelayanan)

(0921) 3121110 UGD RSUD Ternate UGD RSUD Ternate (0921) 3124118

(0921) 3124118 Pemadam Kebakaran

3124113

Pemadam (0921) Kebakaran

(0921) 3124113 PLN Ternate (Gangguan) PLN Ternate (Gangguan)

3121272 3121272 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 Telkom Informasi 108 Telkom Informasi 108 (0921) (0921)

Bandara Bandara Babullah Babullah

3121797 3121797 -- 3123508 3123508 PT. PELNI (0921) 3124434 Taxi (0921) 3128888 - 3124888 (0921) (0921)

Pengaduan Pelanggan PLN

081 081 143 143 0040 0040 Kantor Kantor SAR SAR Ternate Ternate (Emergency) (Emergency)

0921 0921 -- 3120069 3120069

KINI ada baiknya kita mendiskusikan soal pemaksimalan potensi wilayah pesisir yang identik sebagai bagian dari persamuderaan. Maluku Utara termasuk wilayah pesisir dan kepulauan yang besar potensinya. Bagi Indonesia sebagai bangsa bahari, bagaimanapun, wilayah pesisir, termasuk Maluku Utara tentunya, memiliki arti penting dan strategis. Ini baik dari segi ekologis, ketahanan pangan, ekonomi, keanekaragaman biologi, sosial budaya maupun keindahan alamnya, serta pencegahan terhadap erosi/abrasi, gelombang laut dan badai. Hanya saja, wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia dewasa ini sangat rentan terhadap perubahan alam, baik karena alam itu sendiri maupun akibat ulah manusia. Maluku Utara yang memiliki wilayah pesisir di semua sisinya mempunyai potensi yang amat kaya akan berbagai jenis ikan dan kerang-kerangan sebagai sumber protein hewani, mangrove, terumbu karang, padang lamun dan estuaria sebagai tempat memijah dan mencari makan berbagai biota laut. Wilayah pesisir ini juga sebagai tempat permukiman masyarakat (nelayan), media transportasi laut serta sarana rekreasi dan riset. Selain itu wilayah pesisir Maluku Utara menyediakan sumber daya ekonomi untuk kegiatan perdagangan dan industri, sumber mineral, energi, minyak, gas bumi dan bahan tambang lainnya. Adapun keindahan pantai dan keanekaragaman terumbu karang dengan berbagai jenis biota lautnya mendukung pengembangan industri pariwisata. Pengelolaan sumber daya wilayah pesisir dan laut di Maluku Utara mampu bertahan terhadap krisis ekonomi multidimensi dan berkepanjangan. Tapi di lain pihak eksploitasi yang berjalan terus-menerus terhadap sumber daya tersebut telah menyebabkan timbulnya masalah yang kompleks dan adanya indikasi telah terlampauinya daya du-

Malut Post ALAMAT REDAKSI : Jalan Hasan Esa, Takoma - Ternate, Telp (0921) 3127055, Fax (0921) 3127205 E-mail:editor@malutpost.co.id - iklan@malutpost.co.id

PEMBINA : Dahlan Iskan KOMISARIS UTAMA: Imawan Mashuri KOMISARIS : Suhendro Boroma DIREKTUR UTAMA : M. Tauhid Arief DIREKTUR : Urief Hassan DEWAN REDAKSI : Ketua: Ismit Alkatiri , Anggota: Muhammad Syadri, M. Ikhsan Ali, Faisal Djalaluddin, Mahmud Ici COORPORATE LAWYER JPG/MALUT POST : Dr. Harris Arthur Hedar, SH. MH.

Oleh: Hendrizal S.IP., M.Pd Dosen PPKn FKIP Universitas Bung Hatta Padang Mahasiswa Program Doktor/S3 UNP

kung ekologis. Akibatnya, muncul isu-isu strategis dan permasalahan menyangkut pengelolaan sumber daya oleh stakeholders di wilayah pesisir dan laut Maluku Utara. Masalah pengelolaan wilayah pesisir yang melahirkan kemiskinan masyarakat pesisir (nelayan) serta menimbulkan kerusakan lingkungan pesisir, dipicu beberapa faktor yang menjadi isu-isu strategis di Maluku Utara, yakni: Isu sosial budaya, meliputi rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), lambatnya perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat, buruknya sanitasi lingkungan permukiman, degradasi budaya dan semangat kebaharian, serta masih tingginya pertumbuhan penduduk. Isu lingkungan, meliputi degradasi ekosistem pesisir dan laut, tercemarnya wilayah pesisir, lemahnya penataan dan pengawasan pemanfaatan ruang wilayah pesisir. Isu kelembagaan, meliputi tak terpadunya pengelolaan wilayah pesisir, lemahnya kelembagaan masyarakat dan pemerintah, lemahnya penegakan hukum di wilayah pesisir dan laut. Isu pembangunan ekonomi, meliputi rendahnya daya tarik wisata bahari, belum optimalnya pengelolaan perikanan tangkap, perikanan budi daya, bahan mineral, dan rendahnya aksesibilitas antarpulau. Faktor lainnya ialah perubahan alam yang acap mengancam kelestarian ekosistem maupun masyarakat pesisir, antara lain gempa bumi, tsunami, erosi, polusi, badai, banjir, gelombang pasang, abrasi, serta kenaikan permukaan air laut (global warming). Adapun faktor perbuatan manusia seperti konversi hutan mangrove untuk lokasi tambak dan perluasan kota dan kawasan industri, penambangan batuan di daerah karang laut dan penambangan pasir laut untuk bahan

bangunan dan komersial. Bisa juga karena pencemaran akibat adanya kebiasaan memanfaatkan laut sebagai tempat pembuangan berbagai limbah dan sampah serta eksploitasi sumber daya laut dan pesisir yang berlebihan. Tidaklah heran bila terjadinya bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Maluku Utara khususnya dan Indonesia umumnya dalam dekade terakhir ini telah mengakibatkan jatuhnya ribuan korban jiwa, serta kerugian ekonomi mencapai triliunan rupiah. Kerugian ekonomi itu menjadi kian besar jika memperhitungkan juga kerusakan sumber daya alamnya. Dalam menghadapi isu dan masalah pengelolaan wilayah pesisir di Maluku Utara tersebut dibutuhkan upaya penanganan terpadu dan penyusunan kebijakan terintegrasi. Dengan demikian, pemanfaatan dan pengelolaan wilayah pesisir dan laut bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Mencermati adanya dampak besar kerugian akibat bencana dari faktor alam dan ulah manusia, maka dibutuhkan serangkaian upaya penanggulangannya secara terpadu. Caranya, bisa dengan jalan pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan (rehabilitasi, rekonstruksi dan restorasi) serta regulasi peraturan perundangundangan berupa peraturan daerah (Perda), rencana strategis (Renstra) dan pedoman tentang pengelolaan wilayah pesisir dan laut secara terpadu. Ini penting diperhatikan. Sebab, selain bisa berperan penting dalam mendukung pembangunan daerah, sumber daya pesisir juga berpotensi memicu konflik kepentingan di antara para pihak sebagai akibat terjadinya tumpang tindih kewenangan dan kompetisi dalam pengelolaannya. Atau terjadinya berbagai benturan kepentingan antara upaya pelestarian

SMS Pembaca

PEMIMPIN REDAKSI : Faisal Djalaluddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : Ika Fuji Rahayu KOORDINATOR LIPUTAN : Muhammad Nur Husen, Irman Saleh KOORDINATOR KREATORIAL : Ako La Owi KOORDINATOR BIRO JPG : Jufri Duwila REDAKTUR : Faisal Djalaluddin, Ako La Owi, Bukhari Kamaruddin, Mahmud Ici Muhammad Nur Husen, Sunarti, Irman Saleh, Ika Fuji Rahayu, Jufri Duwila, Wawan Kurniawan (Nonaktif), , Abdullah Dahlan Conoras(Nonaktif) PENGEMBANG ANAK PERUSAHAAN : Dahlan Malagapi, Purwanto Ngatmo REPORTER : Rusdi Abdurahman, Ikram Salim, Muhamad Kabir, Wahyudin Madjid, Suhendi Suherman BIRO WASHINGTON : Maydi Pakasi BIRO TIDORE : Fahrudin Abdullah,

BIRO HALUT : Samsir Hamajen BIRO HALTENG : Ridwan Arif, BIRO HALBAR : Suparto Mahyudin BIRO MOROTAI : Samsudin Chalil BIRO HALSEL : Sahril Samad BIRO HALTIM : Fitrah A. Kadir BIRO KEPSUL : Fahrul Marsaoly FOTOGRAFER : Erwin Syam OPERATOR JPNN : Andhy Eko H, Taher Marsaoly SEKRETARIS REDAKSI :Ari Sunarti MANAGER ARTISTIK & PERWAJAHAN : M. Ikhsan Ali DESAIN GRAFIS : Budi Santoso, STAFF : Ademus Alani MANAJER UMUM/KEUANGAN :

sumber daya alam (konservasi hutan mangrove dan terumbu karang) dengan pertumbuhan perekonomian masyarakat (pembukaan lahan pertambakan dan budi daya). Munculnya berbagai benturan kepentingan itu menjadi kian nyata dengan belum adanya kesepahaman tentang definisi pengelolaan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, plus strategi dan perda serta pedoman/ petunjuk pelaksanaannya. Sementara itu banyak potensi SDA di Maluku Utara yang belum terkelola secara baik dan terpadu. Karena itulah, segala hal menyangkut pengelolaan wilayah pesisir perlu dipikirkan secara mendalam, yang mana seluruh stakeholders perlu secara bersama membangun ketertinggalan serta berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat wilayah pesisir pada masing-masing kawasan wilayah pesisir di Maluku Utara. Yang juga tak bisa diabaikan ialah menentukan prioritas pengelolaan wilayah pesisir dan laut secara terpadu. Di sini, hendaknya segera dibuat konsep dan regulasi berupa Perda, Renstra dan pedoman lainnya yang betul-betul sesuai dengan identifikasi karakteristik dan cocok untuk kondisi Maluku Utara. Selain itu juga harus terus ditingkatkan kualitas lingkungan wilayah pesisir laut dan kehidupan masyarakat pesisir melalui kerja sama yang harmonis antar-stakeholders dan semua elemen pelaku pembangunan di Maluku Utara. Akhirnya, belajar dari pengalaman tentang pengelolaan wilayah pesisir dan laut terpadu (ICZM) dari berbagai negara seperti Xianmen, Tiongkok, yang sukses dalam pengelolaan wilayah pesisir terpadu, pemerintah pusat dan daerah hendaknya perlu segera memikirkan, mengkaji dan merencanakan pengembangan konsep perencanaan pengelolaan wilayah pesisir dan laut terpadu, serta mengimplementasikannya. Ini agar nantinya bisa mengejar ketertinggalannya dalam pengelolaan wilayah pesisir dan laut dari negara lain yang telah lebih maju. (*)

STAFF : Rugaya Hamaya, Mila Ariani, Azis Dali MANAJER PERSONALIA : Deddy Dano Dasim MANAJER PEMASARAN : Awat Halim, Rustam La Ode Nuru STAFF : Leli Mahmud, Selly Jaya Sari, Ruslan Amaturi MANAJER IKLAN : Jalal Husen, STAFF : Firdha R Barakati, Imelda DESAIN IKLAN : M. Ikhsan Yusuf MANAGER PERCETAKAN : Jan Gimon STAFF : Febryanto, Hamid Radjab, Ijal, Junaidi PENERBIT: PT. Ternate Cemerlang PEMASANGAN IKLAN: Hitam Putih (BW): Rp 30.000/mmk. Warna (FC): Rp 40.000/mmk. HARGA ECERAN: Rp 5.000/Eks HARGA LANGGANAN: Rp 120.000/bulan


RABU, 8 FEBRUARI 2017

PILKADA

MOROTAI Belum Terima Rekomendasi Panwascam DARUBA - KPU Pulau Morotai belum menerima rekomendasi Panwascam Morotai Selatan terkait pemecatan dua anggota KPPS masing-masing dari Desa Muhajirin dan Gotalamo. Meskipun demikian, jika LUTH Djaguna sudah mempersiapkan calon pengganti KPPS yang bakal dipecat. Kepada Malut Post, Komisioner KPU Luth Djaguna mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan SK pemberhentian dan pengangkatan dua anggota KPPS dari Desa Muhajirin dan Gotalamo, namun eksekusinya baru bisa dilakukan setelah rekomendasinya diterima KPU. “SK pergantian sudah dibuat, namun hingga saat ini rekomendasi Panwaslih maupun Panwascam belum masuk,” ungkapnya. Meksipun hari H tinggal seminggu, namun pemecatan dan pengangkatan anggota KPPS di dua desa, tak mempengaruhi proses pilkada. Sebab di masing-masing desa, hanya satu orang. “Kan masih ada enam anggota lagi,” ujarnya. Karena itu dia memastikan pencoblosan di kedua desa tersebut tak terpengaruh dengan persoalan ini. (din/onk)

Malut Post • HAL. 17

malutpost.co.id

Art: Adhie

Anggap Enteng Hasil Survei DARUBA - Tim sukses pasangan calon Bupati dan WAkil Bupati Pulau Morotai M. Ali SangajiYulce Makasarat (Ali-Yuk), serta pasangan Ramli Yaman-Adjan Djaguna (Radja), menganggap enteng hasil survei yang mengunggulkan pasangan Benny Laos-Asrun Padoma (Balap).

Padahal survei yang dilakukan Lingkar Survei Indonesia (LSI) Network, menempatkan paslon Balap unggul dibandingkan dua saingan mereka. Timsus Radja, Sadam Ahsan, mengatakan, rakyat Morotai sudah paham tentang survei. Karena responden yang digu-

nakan hanya 450 orang, padahal DPT Morotai mencapai 46 ribu. Survei LSI Network dirilis tiga kali, dengan responden setiap survei hanya 450 orang, maka jika ditotalkan hanya 1.350 orang, “Bandingkan dengan pendukung Radja yang mencapai 10.000 orang. “Rakyat Morotai sudah

Siap Unjuk Kekuatan di Kampanye Akbar Bakal Hadirkan Empat Jurkamnas dan 12 Ribu Massa Editor : Ako La Owi Peliput: Ridwan Arif WEDA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Hj Muttiara T Yasin dan Kabir Hi Kahar siap unjuk kekuatan di kampanye akbar dan rapat umum, Kamis (9/2) besok. Ketua Tim Pemenangan Muttiara-Berkah, Asrul Alting mengatakan persiapan untuk kampanye akbar sudah rampung. Tinggal teknis pelaksanaannya. Terutama soal mobilisasi massa. Karena kali ini pengerahan massa dilakukan khusus di dapil Weda. “Bila kemarin saat deklarasi kita libatkan pendukung dari Patani, maka kali ini pelibatan massa

Muttiara-Berkah hanya dari Wairoro sampai Dote”, kata Asrul, kemarin (7/2). Terkait teknisnya, lanjut Asrul, panitia kampanye sudah menyiapkan kendaraan roda empat dan roda dua untuk mengangkut massa dari Weda Selatan, Weda Kota dan Weda Tengah. Sementara untuk Weda Utara dan Weda Timur akan disiapkan armada laut seperti Pajeko dan speed boat. Dikatakan Asrul, kampanye akbar kali ini untuk pelibatan pendukung, relawan dan simpatisan hanya difokuskan di dapil Weda. Cara Ini penting dilakukan sebagai strategi menguji kekuatan dan militansi pendukung Muttiara-Berkah di dapil satu yang berjumlah kurang lebih 12 ribu orang. Selain itu kata Asrul, dalam kampanye akbar nanti, panitia juga telah menyiapkan sejumlah acara. Di antaranya Gelar Budaya Fagogoru Untuk Muttiara-Berkah yang akan menampilkan tarian lalayon, bon mayo, kene-kene, cakalele serta akan dimeriahkan artis ibu kota dan artis lokal.

Sementara untuk Jurkamnas, lanjutnya,  akan dihadiri Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDIP Malut Rudy Erawan, Sekretaris DPD Ikram Haris, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Djasman Abubakar, dan sejumlah pengurus dari DPD PDIP.  Sementara Jurkamnas dari PBB, yakni MS Kaban, Ali MUTIARA T. Yasin Sadikin, dan Afriansyah Noor serta Ketua DPW PBB Malut Ahmad Djabid dan Husni Jumat. (rid/kox/*)

Hari ini, Distribusi Formulir C6

NASIONAL Dana Pengamanan Pilkada Kurang Rp 353 Miliar SEPEKAN menjelang pemungutan suara, pelunasan anggaran keamanan guna menjamin ketertiban pelaksanaan Pilkada 2017 belum terpenuhi. Dari total Rp 908 miliar yang dianggarkan 101 daerah untuk 30 kepolisian daerah (polda), masih ada Rp 353 miliar yang belum dicairkan. Persoalan lambatnya pencairan anggaran tidak hanya dirasakan aparat keamanan. Anggaran penyelenggaraan dan pengawasan juga tidak seluruhnya lancar. KPU dan Bawaslu mencatat, ada lebih dari 20 daerah yang hingga kini tak kunjung menyelesaikan kewajiban mereka. Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mendesak pemerintah untuk lekas melunasinya. Jika hingga hari pemungutan tak kunjung selesai, KPU di daerah-daerah tersebut dipastikan tidak bisa membayar honor petugas TPS. “Kasihan, honorarium terganggu. Saya yakin pengawas juga merasakan dampaknya,” ujarnya. Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono menuturkan, pada prinsipnya, pemda berkomitmen untuk melunasi kebutuhan anggaran. Hanya, pencairannya dilakukan per termin. “Nah, makanya pakai termin, tidak kasih langsung semua,” ujarnya dengan santai. Namun, berbeda dengan anggaran KPU dan Bawaslu, pria yang akrab disapa Soni itu menjelaskan, untuk anggaran keamanan, ada mekanisme khusus. “Kalau keamanan, tergantung dari eskalasi. Nanti itu diberi dari pusat,” ungkapnya. (JPG/jfr)

tahu bagaimana cara kerjanya lembaga survei,” tuturnya. Sementara menurut personil tim sukses Ali-Yuk, Rizal, mereka tak akan terpengaruh dengan hasil survei. “Pada akhirnya LSI juga akan mengeluarkan survei kekalahan pasangan Balap,” tutup Rizal. (din/onk)

LOGISTIK: sejumlah logistik Pilkada Halteng yang tengah disiapkan Sekretariat KPU Halteng, baru-baru ini

WEDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) akan mendistribusi Formulir C6 pemilihan kepala daerah (pilkada) Halmahera Tengah (Halteng) ke sejumlah kecamatan, Rabu (8/2). KPU Malut melalui Sekretaris KPU Halteng Syamsul Bahri kepada koran ini mengatakan, agenda distribusi formulir C6 ini dilakukan lebih dulu di Pulau Gebe melalui Kapal Cantika dari Weda tujuan Gebe. “Jadi, Formulir C6 ini untuk sejumlah kecamatan mulai didistribusi besok (hari ini,red),” kata Syamsul, Selasa (7/2). Ia menyampaikan untuk surat suara baru akan disalurkan di setiap Kecamatan dan Desa di wilayah Halteng pada 13 Februari pekan depan. Dia juga menjamin proses distribusi logistik ini akan berjalan aman dan lancar. “Untuk distribusi logistik di Pulau Gebe ini dilakukan lebih dulu karena menyesuaikan dengan kondisi jarak dan transportasi yang ada. Jadi, ini akan disesuaikan setiap kapal Ferry dan Cantika yang masuk seminggu sekali antara Weda dan Pulau Gebe,” tambahnya. (rid/jfr)

Waspada E-KTP Palsu di TPS DI tengah kesiapan daftar pemilih tetap (DPT) yang belum sempurna, ancaman menyangkut ”permainan” hak pilih dalam pilkada muncul. Isu pemalsuan kartu tanda penduduk elektronik

(e-KTP) merebak. Di berbagai lini media sosial (medsos), gambar-gambar adanya e-KTP ganda menjadi viral. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, isu tersebut menjadi wabah musiman menjelang pemilu maupun pilkada. ”Ini modus berulang. Saat pencalonan dari pasangan perseorangan lalu juga sudah muncul. Semuanya palsu,” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini. Meski demikian, pemerintah berjanji tidak menganggap masalah itu angin lalu. Apalagi, pihaknya memang sudah mendeteksi peredaran e-KTP palsu tersebut. Berdasar kajian tim monitoring, lanjut Tjahjo, modusnya adalah menggunakan data orang lain, tapi ditumpuk dengan foto yang sesuai dengan pemegang. Karena ada potensi menciptakan kekisruhan pada pilkada nanti, Tjahjo dan semua elemen yang terlibat dalam pelaksanaan pemilihan mewaspadai peredaran e-KTP palsu. Khususnya

petugas penyelenggara pemilu hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Penyebaran e-KTP palsu jelas bukan hal yang bisa dianggap sebelah mata dalam pilkada. Sebab, regulasi membolehkan penggunaan e-KTP bagi masyarakat yang tidak sempat masuk DPT untuk memilih pada hari H melalui mekanisme daftar pemilih tambahan (DPTb). Jika tidak diantisipasi, potensi adanya pemilih siluman sangat mungkin terjadi. Terlebih, pemilih DPTb diperbolehkan memilih di TPS mana pun selama masih berada di dalam satu daerah yang sama. Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakhrullah menjelaskan, petugas KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) bisa mengecek e-KTP yang dinilai mencurigakan. Upaya tersebut bisa dilakukan dengan mengecek NIK dan mengonsolidasikannya bersama dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) kabupaten/kota masingmasing. ”Dalam dua menit langsung terjawab semua,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya sudah membuat kebijakan bahwa dispendukcapil di daerah pilkada akan tetap membuka pelayanan pada hari pemungutan. Selain itu, layanan call center disediakan untuk mempermudah akses. Zudan menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi lebih lanjut menyangkut e-KTP palsu dengan KPU dan Bawaslu. Khususnya menyangkut mekanisme deteksi. Salah satu cara yang ditawarkannya ialah memfoto dan mengirim melalui aplikasi WhatsApp ke dispendukcapil setempat. (JPG/jfr)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

LEMBAR TIPIKOR

Malut Post • HAL. 18

malutpost.co.id

Art: Adhie

SUAP MK KPK Garap Pemohon Uji Materi JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa pemohon uji materi Undang-undang nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Gun Gun Muhamad Lutfi Nugraha, Selasa (7/2). Gun Gun akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka suap Hakim Konstitusi Patrialis Akbar. “Dia akan diperiksa untuk tersangka PAK,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (7/2). Penyidik juga memanggil dua saksi dari kalangan swasta, yakni Zaky Faisal dan Irwan Nazif. Mereka juga akan diperiksa untuk Patrialis, yang disangka menerima suap dari bos impor daging Basuki Hariman. Hari ini, MK akan membacakan putusan uji materi UU 41/2014. KPK berharap putusan itu adil, menguntungkan masyarakat, dan tidak hanya demi kepentingan segelintir pengusaha impor daging. (jpnn/kox)

DANA HIBAH Libatkan BPK di Gelar Perkara Korupsi Hibah Pramuka DKI JAKARTA - Bareskrim Polri telah mengagendakan gelar perkara kasus dugaan korupsi dana hibah Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta, Rabu (8/2). Rencananya, penyidik Bareskrim akan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam gelar perkara itu. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli mengatakan, gelar perkara dilaksakanan apabila semua aspek berita acara pemeriksaan sudah rampung. Menurutnya, gelar perkara itu berkaitan dengan temuan-temuan yang ada. “Apakah ada penambahan pemeriksaan atau ada langkah-langkah hukum lainnya yang harus diambil. Jadi masih seputar pembahasan poses yang sedang berjalan,” katanya di Mabes Polri, Selasa (7/2). Boy melanjutkan, semua materi pemberkasan termasuk pengumpulan keterangan saksi, ahli, dan bukti sudah rampung. Karenanya, penyidik melanjutkannya dengan gelar perkara. Sementara itu, Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Adi Deriyan mengatakan, pihaknya menggandeng BPK untuk ikut gelar perkara. “Kami akan gelar perkara di kantor BPK terkait perkara tersebut,” katanya. Menurut Adi, gelar perkara bersama BPK itu untuk mencari tahu jumlah kerugian negara akibat dugaan korupsi dana hibah Kwarda DKI Jakarta. “Kami tentukan dulu kerugian negaranya,” ucap Adi. Dalam kasus itu, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya adalah Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni.(jpnn/kox)

Politisi PKS-PKB Tersangka Baru Proyek Jalan Editor : Ako La Owi JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengumumkan status Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia (YWA) dan anggota Komisi V DPR, Musa Zainuddin (MZ) sebagai tersangka suap anggaran proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Keduanya diduga menerima duit miliaran rupiah dari pengusaha untuk pengurusan anggaran proyek di kementerian yang dipimpin Basuki Hadimoeljono itu. “KPK menetapkan dua tersangka yakni MZ dan YWA,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (6/2). Yudi merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan Musa Zainudin merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Febri mengatakan, Musa diduga menerima janji dari Direktur Utama PT

Windu Tunggal Utama Abdul Khoir sekitar Rp 7 miliar lebih. Patut diduga uang itu diberikan untuk menggerakkan yang bersangkuan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya terkait proyek di Kemenpupera 2016. “Jadi MZ diduga menerima hadiah atau janji sekitar Rp 7 miliar,” ujar Febri. Sedangkan Yudi, lanjut Febri, diduga menerima hadiah atau janji dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng Rp 4 miliar. Febri menjelaskan, diduga uang itu diberikan untuk menggerakkan yang bersangkuan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya terkait proyek Kemenpupera anggaran 2015-2016. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana. Yudi

dan Musa menambah panjang daftar pesakitan kasus suap Kemenpupera. KPK sebelumnya sudah menetapkan delapan tersangka. Yakni, Abdul Khoir, mantan anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti, dan dua stafnya Julia Prasetyarini serta Dessy Ariyati Edwin. Mereka berempat ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) KPK Januari 2016 lalu. Dalam pengembangan, KPK menetapkan anggota Komisi V DPR Budi Supriyanto, Andi Taufan Tiro dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Mustari. Sebelum Musa dan Yudi, KPK juga menetapkan So Kok Seng alias Aseng sebagai tersangka. Damayanti dan Khoir sudah divonis empat tahun enam bulan penjara. Sedangkan Dessy dan Julia divonis empat tahun penjara. Budi Supriyanto divonis lima tahun penjara. Sedangkan Amran, Andi Taufan masih proses persidangan. So Kok Seng masih di tingkat penyidikan. (jpnn/kox)

Bukan Tersangka Terakhir JAKARTA -Wakil Ketua Komisi V DPR, Yudi Widiana Adia dan anggota Komisi V DPR, Musa Zainnuddin telah ditetapkan sebagai tersangka suap anggaran proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan, surat perintah penyidikan (sprindik) Yudi dan Musa sudah diterbitkan sejak akhir Januari 2016. “Sprindik sudah sejak akhir Januari 2017,” katanya, Senin (6/2). Febri menjelaskan, penyidik sudah memeriksa 12 saksi sejak 1 Februari 2017 untuk Musa. Saksi itu berasal dari unsur swasta, staf Komisi V DPR, pegawai negeri sipil Kemenpupera hingga mantan anggota DPR. Meski penyidikan sudah dimulai akhir Januari, penyidik

tidak langsung mengumumkan ke publik. Alasannya, penyidik masih harus melakukan kegiatan-kegiatan yang menunjang penyidikan. “Tidak menutup kemungkinan ini bukan tersangka yang terakhir,” ungkap Febri. Menurut dia, masih ada beberapa nama yang belum diproses. Karenanya KPK akan terus melakukan pendalaman, termasuk informasi yang diperoleh dari fakta persidangan terdakwa perkara ini sebelumnya. Febri menyatakan, jika informasi dan bukti sudah cukup, KPK akan melakukan pengembangan baik itu terhadap anggota DPR lain, swasta maupun Kemenpupera. Menurut Febri, hal ini penting dilakukan karena kasus ini menjadi sorotan KPK. Sebab, anggaran pembangunan

Febri Diansyah

Kemenpupera. KPK sebelumnya sudah menetapkan delapan tersangka. Yakni, Direktur Utama PT Windu Tunggal Utam Abdul Khoir, mantan anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti, dan dua stafnya Julia Prasetyarini serta Dessy Ariyati Edwin. (jpnn/kox)

infrastruktur yang seharusnya dinikmati masyarakat, bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. “Itu artinya suap, fee atau lain yang mengurangi manfaat anggaran itu akan kami proses,” kata dia. Yudi dan Musa menambah panjang daftar pesakitan kasus suap

KPK Seleksi Penasihat KPK Dimulai JAKARTA -  Panitia seleksi (pansel) calon penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai bekerja mencari sosok yang tepat menduduki jabatan prestisius itu untuk periode 2017-2021. KPK menyiapkan empat posisi penasihat. “Kami akan menjalankan tugas selama tiga bulan untuk proses ini,” kata Ketua Tim Pansel Imam Prasodjo di gedung KPK, Selasa (7/2). Anggota Tim Pansel Rhenald Kasali menjelaskan, menjelaskan warga negara Indonesia berusia minimal 40 tahun dan maksimal 60 tahun bisa mendaftar menjadi calon penasihat. Selain itu, pendidikan minimal strata 1, tidak menjadi pengurus partai politik selama lima tahun terakhir, dan bersedia melepaskan jabatannya selama menjabat penasihat. “Yang berasal dari TNI-Polri wajib mendapatkan izin dan apabila lulus (seleksi),” kata Rhenald di kantor KPK, Selasa (7/2). Calon juga tidak terikat hubungan sedarag atau keluarga dengan pimpinan KPK. Belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap, dan menyeratkan surat keterangan sehat dari rumah sakit dan puskesmas. “Kami akan melampirkan komitmen kepada para calon ketika terpilih tidak berhenti di tengah jalan,” timpal Imam Prasodjo. Anggota Tim Pansel Saldi Isra mengatakan, nantinya calon akan melewati seleksi administrasi untuk menilai apakah syarat-syarat sudah terpenuhi. Kemudian, akan dilakukan tes psikologi, assesmen ujian tertulis dan tes kesehatan. (jpnn/kox)

E- KTP: Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang menarik banyak pejabat dalam pusaran sugaan kasus korupsi.

KPK Konfrontasi Tersangka Korupsi E-KTP JAKARTA - Dua tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto akan dikonfrontasi. Irman yang juga mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto. Sedangkan Sugiharto

yang merupakan mantan pejabat pembuat komitmen e-KTP diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Irman. “Penyidik melakukan pemeriksaan silang kepada kedua tersangka,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (7/2). Kedua tersangka terpantau sudah memenuhi pang-

gilan KPK. Namun, keduanya tidak memberikan keterangan kepada wartawan. Sugiharto dan Irman disangka melakukan korupsi proyek eKTP. Akibat korupsi ini, negara dirugikan Rp 2,3 triliun. Namun, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, jika melihat besarnya kerugian negara, tidak mung-

kin cuma dua tersangka itu yang bertanggung jawab secara hukum. Sejauh ini, KPK sudah memeriksa 285 saksi. Baik dari unsur DPR, eksekutif, pengusaha, mantan anggota DPR, bekas pejabat Kemendagri dan lainnya. KPK baru menyita Rp 247 miliar yang diduga terkait korupsi e-KTP. (jpnn/kox)

KPK Tindak 65 Kepala Daerah Selama Berdiri

Alexander Marwata

BANTUL - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata mengatakan telah melakukan penindakan terhadap 65 kepala daerah di Indonesia selama lembaga antirasuah tersebut berdiri. “Selama KPK berdiri sudah ada 65 kepala daerah, dan tahun lalu ada 10 kepala daerah yang kita tindak,” katanya disela pengarahan dalam penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 2016 oleh Menteri PAN-RB di JEC Yogyakarta, Senin. Menurut dia, penindakan terhadap kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah itu sebagian besar berawal dari pengaduan masyarakat yang merasa ada penyimpangan anggaran oleh pejabat pemerintah daerah maupun kepala dae-

rah. Bahkan, kata Alexander, jumlah pengaduan dengan beragam penyimpangan yang diterima KPK selama setahun bisa mencapai 7.000 sampai 8.000 aduan. Namun diakui tidak semua pengaduan masyarakat itu bisa ditindaklanjuti. “Masyarakat selalu mengadukan ada penyimpangan baik oleh pejabat maupun kepala daerah. Jadi penindakan oleh KPK itu karena murni adanya pengaduan. Dalam satu tahun ada 7.000 sampai 8.000 pengaduan yang sekitar lima persen kasus korupsi,” katanya. Dia mengatakan, mayoritas pengaduan yang ditindaklanjuti KPK adalah perkara atau kasus yang kuat mengarah tindak pidana korupsi. (ant/kox)

Pejabat Kedubes RI di Malaysia Tersangka Suap Paspor JAKARTA -  Diam-diam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi penerbitan paspor di Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di Malaysia. Alhasil, penyidik menetapkan Atase Imigrasi pada Kedubes RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Dwi Widodo (DW), sebagai tersangka. DW yang juga penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), itu disangka menerima suap Rp 1 miliar dari perusahaan makelar. Juru Bicara KPK Febri Diansyah men-

gatakan DW diduga menerima suap terkait pembuatan paspor Indonesia dengan metode reach out 2016 dan calling visa 2013-2016. “KPK meningkatkan status perkara ke penyidikan dan menetapkan DW sebagai tersangka,” kata Febri di kantornya, Selasa (7/2). Febri menjelaskan, modus operandi DW adalah dengan meminta pihak perusahaan yang berperan sebagai agen atau makelar untuk memberi uang terkait pengurusan penerbitan paspor

dan visa. Dia menegaskan, indikasi pemberian suap terhadap DW ini dari perusahaan makelar untuk pengurusan paspor WNI yang hilang dan rusak dengan memungut biaya yang melebih tarif. “Tersangka meminta dikirimkan uang ke rekening pribadinya,” kata Febri. Dia menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini atas kerja sama lembaganya dengan Malaysian Anti-Corruption Commission

(MACC) atau KPK Malaysia. Awalnya, kata Febri, KPK dilibatkan dalam tim sapu bersih pungutan liar Malaysia melakukan inspeksi pelayanan public di Kuala Lumpur pertengahan 2016 lalu. Setelah mendapati informasi awal, KPK melakukan penyidikan pada pertengahan 2017. Selain KPK, MACC juga tengah melakukan penyidikan. “MACC tangani perusahaan dan staf yang ada WNI-nya, KPK menangani DW yang merupakan Atase Imi-

grasi Kedubes RI di Malaysia yang juga PPNS,” ujar pria berkacamata ini. Lebih lanjut Febri mengatakan, dalam proses penyidikan pihaknya sudah melakukan penggeledahan di rumah tersangka di kawasan Depok, Jawa Barat. “Penyidik menyita sejumlah dokumen,” katanya. Atas perbuatannya, DW dijerat pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). (jpnn/kox)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

HUKUM & KRIMINAL malutpost.co.id

Art: Mus

SEMENTARA ITU

Kapolda Pertaruhkan Jabatan

Ketua DPRD Halteng Memilih ke Jakarta TERNATE – Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini Sadar Alam melayangkan surat ke penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda, Selasa (7/2). Dalam surat itu Rusmini menyampaikan alasannya tidak menghadiri panggilan Polda pada Senin (6/2) dua hari lalu. Seperti diketahui, Rusmini dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan pengrusakan fasilitas PT Fajar Bakti Lintas Nusantara. Rusmini ditetapkan tersangka karena diketahui sebagai aktor utama pengrusakan tersebut. Melalui surat tersebut Rusmini mengatakan, ia tidak sempat memenuhi panggilan penyidik karena bertolak ke Jakarta. “Katanya dalam rangka tugas. Suratnya sudah kami terima,”jelas Dir Reskrimum Polda, Kombes (Pol) Dian Hariyanto. Menurut Dian, Rusmini berjanji bertandang ke Mapolda pada Kamis (9/2) untuk diperiksa sebagai tersangka. Dir Reskrimum menegaskan, jika Kamis besok politisi PDIP itu masih juga tidak mengubris panggilan penyidik, maka langsung dijemput paksa. Terkait penahanan, kata Dian, akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan nanti. “Nanti kita lihat saja. Kalau memang harus ditahan, maka kita tahan,”tutupnya.(tr-04/lex)

Malut Post • HAL. 19

Tegaskan Pilkada Pi Halteng dan Morotai Harus Aman Editor : Irman Saleh Peliput : Hasbi Konoras

Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto

TERNATE – Kapolda Malut M Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto menaruh perhatian serius untuk menciptakan kedamaian di pilkada Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) (Halten dan Kabupaten Morotai. Tak tanggung-tanggung, tanggung-tanggu jenderal bintang satu Ia siap dicopot itu mempertaruhkan jabatannya. jaba mengundurkan diri jika pilkada di dan siap mengundu dua kabupaten ttersebut tidak kondusif. seluruh tahapan Kapolda bertekad, bert pilkada hingga hing percoblosan pada 15 Februari 2017 20 ini harus berlangsung damai. Menurut Kapolda, agar pilkada Menur aman dan damai, seluruh tersaji am pasangan calon harus siap mepasang mang dan siap kalah. Untuk menjaga keamanUn menyiagakan an, Kapolda K sembilan peleton polisi di sem masing-masing dua kama bupaten tersebut. Satu b peleton tercatat sebanyak p 30 polisi. Personel polisi sebanyak itu harus di-

siagakan guna mengantisipasi terjadi kecurangan, konflik dan lainnya. Kapolda tidak ingin pilkada di Halteng dan Morotai terjadi seperti di pilkada Halmahera Selatan (Halsel) tahun 2015 lalu. “Bila perlu TPS (tempat pemungutan suara) yang rawan saya tempatkan satu peleton polisi untuk mengamankan,”jelasnya pada Malut Post, Selasa (7/2). Selain itu, polisi berpangkat Kombes pun sekalipun diturunkan Kapolda untuk siaga di lapangan. Polisi berpangkat Kombes akan ditarik ke Mapolda jika pilkada sudah selesai dengan aman dan damai. “Itupun tergantung perintah saya,”katanya. Orang nomor satu di Polda Malut ini menegaskan, dirinya siap mengundurkan diri jika pilkada Halteng dan Morotai tidak terlaksana dengan aman dan damai. “Saya pertaruhkan jabatan saya. Sehingga itu, pilkada Halteng dan Morotai harus aman, apapun carannya. Ini bukan pertandingan suku dan agama. Tapi kita memilih pemimpin untuk menentukan nasib daerah selama lima tahun kedepan,”ujarnya. Ia berharap tim sukses dan para calon untuk siap menerima kenyataan. Siap kalah dan siap menang. “Kami juga akan awasi distribusi surat suara hingga ke TPS, meski itu kewenangan KPU. Kami tetap berkoordinasi dengan KPU. Meski disegel, polisi tetap awasi,”tegas Kapolda mengakhiri.(tr-04/lex)

Kronologis Tabrakan Hebat Pelaku bernama Riski alias Ipin menumpangi mobil Avanza nomor polisi DG 1637 IL bergerak dari arah utara menuju ke selatan dengan kecepatan tinggi. Mobil yang dikemudi Riski awalnya menyenggol sebuah mobil di Kelurahan Jambula, Ternate Pulau. Sejumlah warga meneriakinya, tapi pelaku tetap melaju. Di Kelurahan Togafo, pelaku menyenggol satu unit motor. Motor itu terseret ke luar badan jalan. Pengendara motor mengalami luka serius. Pelaku Riski terus melaju. Warga setempat berusaha mengejarnya. Masih di Kelurahan Togafo, pelaku kembali menyenggol satu motor. Pengendara motor terseret jauh ke luar badan jalan dan mengalami luka serius. Seorang warga lainnya juga dihantam mobil Riski. Tiga korban masing-masing Vijai Sagaf, Suliyono dan Mesiran mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Suliyono bahkan mengalami patah tulang. Tiga korban itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Pelaku kemudian melarikan diri. Ia baru menyerahkan diri ke Polres Ternate kemarin (7/2), sementara kejadian naas itu terjadi pada Minggu (29/1) pekan lalu. Akibat perbuatannya, pelaku Riski dijerat pasal 311 ayat 4 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara

Pelaku Tabrak Lari Terancam 5 Tahun Penjara TERNATE – Pelaku tabrakan sadis di Kelurahan Jambula dan Togafo, Kecamatan Ternate Pulau, Minggu (29/1) lalu, akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Ternate, Selasa (7/2). Dia adalah Riski alias Ipin, warga Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan. Riski langsung ditahan di sel tahanan Polres. Setelah diperiksa marathon, penyidik Satuan Lalulintas Polres Ternate menjeratnya pasal 311 ayat 4 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Karena akibat perbuatan pelaku mengakibatkan tiga warga mengalami luka serius,”jelas Kasat Lantas Polres Ternate, AKP Didik Suhartanto pada Malut Post, kemarin (7/2). Tiga korban yang mengalami luka

serius adalah Vijay asagaf (19), Suliyono (37) dan Mesiran (44). Korban Suliyono mengalami patah tulang lantaran dihantam mobil Riski dari samping. Sekadar diketahui, insiden itu bermula saat Riski bergerak dari Ternate Utara menuju Selatan dengan kecepatan tingg. Di Kelurahan Jambula, pria 28 tahun itu sudah menyenggol satu mobil. Ia sempat diteriaki warga setempat. Meski begitu, Riski tetap melaju kencang. Tiba di Kelurahan Togafo, pelaku meyenggol dua motor secara beruntun. Akibatnya, dua pengendara motor dan satu warga lagi menjadi korban. Ketiganya terlempat keluar badan jalan hingga lima meter setelah disenggol mobil Avanza nomor polisi DG 1637 IL yang dikemudi Riski.(mg-03/lex)

TABRAKAN: Suasana di tempat kejadian perkara (TKP) pekan lalu.

Dua Pejabat Utama Polda Diganti TERNATE – Posisi Kepala Biro (Karo) SaranaPrasaran (Sarpras) dan Direktur Narkoba Polda Malut berganti. Ini berdasarkan telegram rahasia Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian tentang Mutasi bagi Pati/Pamen Polri se Indonesia nomor ST/262/II/2017 tertanggal 3 Februari 2017.

Posisi Karo Sarpras Polda yang sebelumnya diisi Kombes (Pol) Muhammad Zari kini digantikan Kombes (Pol) Muhammad Iqram yang sebelumnya menjabat Kadomat Sarpras di Mabes Polri. Sedangkan Kombes Muhammad Zari dipindahkan ke Polda Yogyakarta menduduki jabatan

Karo Logistik. Sedangkan posisi Direktur Direktorat Narkoba yang sebelumnya diisi Kombes (Pol) Gunarso, kini diisi Kombes (Pol) Sumirat Dwiyanto dari Mabes Polri. Gunarso ditugas ke Gadik Utama Sespimma Sespim Lemdiklat Polri. Kabid Humas Polda, AKBP Hendry Badar mengatakan, serah terima jabatan (sertijab) akan digelar Senin (13/2) di aula Mapolres Ternate. Kapolda Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto yang akan memimpin sertijab tersebut.(tr-04/lex)


RABU, 8 FEBRUARI 2017

JURNALISME WARGA malutpost.co.id

Art: Adhie

Malut Post menambah rubrik ‘Jurnalisme Warga’. Rubrik ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat mengirimkan berita dan informasi seputar peristiwa atau kegiatan sosial kemasyarakatan yang terjadi di desa-desa atau kelurahan masing-masing. Berita yang dikirim warga disertai gambar (foto) dan tidak bersifat menyerang orang atau kelompok serta tidak menyinggung suku, agama ras dan antargolongan (SARA).

Treatrikal di Depan Pengadilan SEKELOMPOK Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Sula (APS), memperagakan teatrikal didepan gedung Pengadilan Negeri Ternate, Selasa (7/2) kemarin. Treatrikal yang diperagakan para mahasiswa tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengadilan negeri yang menetapkan mantan Bupati Sula, sebagai tersangka. Treatriakal yang dilakukan di depan pengadilan kemarin itu, saat sidang Kasus Korupsi Mesjid raya Sula sedang berlangsung dengan melibatkan tersangka Ahmad Hidayat Mus, selaku tim pemenang indonesia timur dari partai Golkar. (*)

Berita dapat dikirim ke: PIN BBM: D160CDBF Twiter: @Malut Post FB: Malut Post Email: Jurnalisme.warga@malutpost. co.id Atau diantar langsung ke Kantor SKH Malut Post Jl MS Djahir, Takoma.

Malut Post • HAL. 20

BENTUK PROTES: Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Sula (APS) menggelar treatrikal saat sidang AHM berlangsung, kemarin

Pengirim: HARYANTO TENG Fotograer

Budayakan Masyarakat Sadar Sampah BUDAYA sadar sampah yang terus digalakkan oleh sejumlah komunitas yang tergabung menjadi Komunitas Sadar Sampah. Gerakan ini hingga kini sudah masuk dalam tahapan ke-III. Fokus komunitas sadar sampah adalah membersihkan semua sampah-sampah yang ada di sejumlah barangka, maupun di pesisir pantai sepanjang kota Ternate. Kegiatan ini terus dilakukan, hingga kini sudah berulangkali digelar. Gerakan sadar sampah di Kota Ternate tersebut merupakan sebuah bentuk gerakan peradaban, sera gerakan perubahan ke arah yang lebih baik. Gerakan sadar sampah ini tentu diharapkan akan menjadi budaya yang besar bagi masyarakan kota Ternate. Dalam gerakan tersebut, tentu partisipasi dari semua pihak menjadi tulang punggung utama dalam menjaga kebersihan, dan menjadikan Ternate bebas sampah 2017. Kegiatan ini dilakukan di

b e r b a ga i k e l u ra ha n ya n g a d a d i Ko t a Te r nate. A k h i r p e k a n kemarin, komunitas sadar sampah menyambangi Kelurahan Bastiong dan menjadikan kelurahan Bastiong sebagai tuan rumah untuk kegiatan sadar sampah tersebut. Ketua komunitas sadar sampah, Iskandar Abd Rahman mengatakan dengan intensitas gerakan sadar sampah tersebut akan tercipta suatu kondisivitas lingkungan yang bebas sampah. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga bakal berdampak pada suatu kesadaran masyarakat terutama tidak membuang sampah sembarang. “Kami yakin dengan keteladanan dan kesadaran masyarakat, sampah di kota Ternate akan teratasi dan Ternate bebas sampah,” kata Iskandar. (*) Pengirim: Anggota Komunitas Sadar Sampah Kota Ternate

TERNATE BEBAS SAMPAH: Komunitas Sadar Sampah Kota Ternate saat melakukan kegiatan membersihkan sampah di barangka

Nizam Boxing Utamakan Petinju Pemula

PETINJU MUDA: Petinju sasana Docomib Niza Boxing saat menjalani latihan untuk menghadapi kejuaraan Walikota Cup 22 Februari nanti

MENGHADAPI kejuaraan tinju Walikota Cup 22 Februari mendatang, Sasana Do-

comib Niza Boxing prioritaskan petinju muda. Ada enam petinju muda yang dipanggil

untuk mewakili Nizam Boxing pada kejuaraan adu jotos yang diprakarsai Dispora Kota itu. Zizam Boxing memang baru dibentuk pada tahun 2017 ini. Karena itu, fokus utama adalah pembinaan petinju muda. Salah satu cara adalah mengikutkan petinju muda mereka pada kejuaran resmi seperti Kejuaraan Walikota Cup itu. Di kejuaraan ini, enam petinju pemula itu akan turun sesuai kelas yang sudah disiapkan. Enam petinju yang belum pernah merasakan atmosfer ring tinju resmi itu adalah, Muhammad Firman B Ali (kelas 42 Kg), Iwan (49 Kg), Muhamad Alfajri akan berjibaku di kelas 44 Kg, Awi akan diturunkan di kelas 60 Kg, Kelas 52 akan menjadi milik Rahmat. Sementara, Umba bakal tampil di kelas 64 Kg. Agar tampil terbaik di kejuaraan tersebut, sasana yang

bermarkas di kompleks Dakomib itu rutin jalani latihan. Di mana latihan-latihan tersebut yakni lebih diawali dengan teknik dasar petinju yakni, kekuatan fisik dan kecepatan pukulan. Selain latihan, keenam petinju tersebut sering melakukan tour ke sasana lain seperti Gambesi, Santer BC untuk melakukan sparing patner. Menurut Kepala pelatih Basir Ali, dari sekian tahapan latihan dasar dan sparing patner tersebut sudah membawa peningkatan yang signifikan. Dimulai dari teknik dan kecepatan pukulan, bahkan blok pukulan lawan makin maksimal. “Semua sudah ada penigkatan, tinggal bagaimana kita lebih fokus latih fisik saja,” kata Basir usai melatih, kemarin (7/1). (*) Pengirim : MASLAN ADJID Wartawan

Pohon Kering di Taman Orange Rusak Pemandangan POHON di Taman Benteng Orange yang terletak di kawasan Gamalama, Ternate Tengah, terancam mati. Pohan yang ditanam untuk menghiasi salah satu taman kota tersebut terlihat sudah kerring. Daunnya pun tidak ada, bahkan dipastikan pohon tersebut tidak lagi berumur. Konidis pohon yang sudah mulai mati itu, tentu saja merusak pemandangan salah satu spot yang ramai dikunjungi warga tersebut. Hal itu terjadi akibat dari tidak terawat oleh dinas terkiat. Minggu (5/2) akhir pekan kemarin, tampak jejeran pohon yang telah mati. Tinggal rant-

ing kering yang tersisah. Padahal, benteng Orange merupakan salah satu taman yang paling ramai dikunjungi warga. Baik kunjungan untuk menikmati pemandangan taman, ataupun ada yang berkunjung untuk mengabadikan momen-momen di taman Orange tersebut. Dengan demikian, diharapkan ada perhatian serius dari dinas yang bertangungjawab terkait taman kota di Kota Ternate ini. (*) Pengirim: ANDI Pengunjung Taman

TAK TERAWAT: Pohon yang ditanam untuk menghiasi pemandangan taman terlihat sudah mati


RABU, 8 FEBRUARI 2017 art:Yono

PREDIKSI Triwulan I, Ekonomi Tumbuh 4,9 Persen JAKARTA- Ekonom Indef, Enny Sri Hartati memprediksi pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan I 2017 bergerak di kisaran 4,9 persen. Pertumbuhan ekonomi sepanjang 2016 diperkirakan mencapai 5,02 persen, sementara pertumbuhan ekonomi di 2017 ditarget 5,3 persen. Salah satu penyebab merosotnya pertumbuhan ekonOmi karena menurunnya daya beli masyarakat, akibat kenaikan inflasi dari komponen harga yang ditentukan pemerintah (administered price). “Kenaikan komponen administered prices akan menekan konsumsi, sehingga pertumbuhan ekonomi triwulan I-2017 diprediksi 4,9 persen,” ujar Enny. Menurutnya, kebijakan menaikkan harga secara serentak oleh pemerintah menyebabkan tertekannya laju konsumsi rumah tangga yang merupakan komponen utama pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kenaikan harga administered prices seharusnya jangan dilakukan serentak. Akhirnya, saat ini kenaikan harga merembet ke barang-barang lain,” tutur Enny. Sebagaimana diketahui, sepanjang Januari 2017 pemerintah secara serentak menaikkan biaya pengurusan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), tarif listrik dan bahan bakar minyak.(jpg/onk).

EKONOMI malutpost.co.id

Malut Post • HAL. 21

Harga Cengkih Naik Komoditas Lain Beragam Editor : Bukhari Kamaruddin Laporan : Abd Yahya Abdullah

JEMUR: Petani di Kota Ternate menjemur cengkihnya. ft dok/mp

TERNATE - Setelah sejak tahun lalu selalu turun, harga cengkih di Ternate awal Februari ini mengalami kenaikan. Meskipun demikian, harganya belum melebihi batas psikologis Rp 100 ribu. Pantauan Malut Post di Toko Simpati Bersama kemarin (7/2), harga cengkih yang sebelumnya Rp 89 ribu, naik menjadi Rp 94 ribu per kilogram. “Harga cengkih naik dua hari belakangan ini,” kata Anthoni, pemilik toko. Dia mengaku kenaikan ini dipengaruhi peningkatan permintaan dari luar. “Kemungkinan harga cengkih masih naik,” tuturnya. Disatu sisi harga pala stabil Rp 57 ribu per kilogram. Fuli justru turun dari Rp 116 ribu menjadi Rp 115 ribu per kilogram. Harga coklat stabil Rp 26 ribu per kilogram, dan kopra stabil Rp 8.000 per kilogram. (tr-05/onk).


SELEBRITA

RABU, 8 FEBRUARI 2017

Malut Post • HAL. 22

malutpost.co.id

Art: ATU

Christine Hakim Bantu Hidupkan Perfilman di Papua CHRISTINE Hakim merasa sangat senang beradu acting dalam film berjudul Boven Digoel. Menurut Christine, tema yang diangkat film yang mengangkat perjuangan seorang dokter di Boven Digoel sangat menarik. “Ini tema yang gak mungkin saya tolak. Apalagi visi, misi, dan semangatnya sejalan. Jadi, saya sangat senang sekali terlibat dalam film ini,” kata Christine, Senin (6/2), di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta. Melalui film produksi Foromoko Matoa Indah Fims ini, Christine ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa Tanah Papua juga memiliki potensi

sangat mencintai pulau yang sangat luar biasa ini, keindahannya, kekayaannya, budayanya, masyarakatnya,” ungkap Christine. Diangkat dari kisah nyata di belantara Kabupaten Boven Digoel, film ini mengisahkan tentang dokter penantang maut yang melakukan operasi sesar menggunakan silet. Selain Christine Hakim, film ini dibintangi juga oleh Joshua Matulessy (Dokter John), Ira Dimara (Ivonne, istri Dokter John), Maria Fransisca (Bidan Antonetha), Lala Suwages (Suster Ancelina), dan Ellen Aragay (Suster Lidia). (jpnn)

besar dalam dunia perfilman. “Bisa dibilang ini film pertama produksi asli Papua. Saat shooting saya tak mengira kalau putra-putri asal Papua punya kemampuan acting yang bagus dan sangat natural sekali,” tambah Christine. Dalam film, aktris kelahiran Kuala Tungkal, Jambi ini berperan sebagai ibu dari seorang dokter yang memiliki kesan tersendiri, bahkan ia tak habis-habisnya memuji keindahan Pulau Papua yang terletak di ujung timur Indonesia. “Saya kira yang sudah pernah ke Papua pasti

CHRISTINE Hakim

Rela Berkorban Demi Dapatkan Cinta Dewi Persik

Ayu Ting Ting: Kalau gak Suka, Gak Usah Dilihat

DEWI Persik

AYU Ting Ting: Kalau gak Suka, gak Usah Dilihat semakin kebal mendengar hujatan netizen kepada dirinya. Pasalnya, hampir setiap hari kolom komentar Instagram Ayu penuh dengan hujatan para haters. “Saya sih simpel aja, kalau nggak suka, nggak usah dilihat. Nggak usah di-follow dan nggak usah kepo,” ujar Ayu belum lama ini. Janda satu anak ini berusaha melihat sisi positif dari hujatan para haters. Daripada diambil pusing, Ayu memilih untuk tetap fokus pada pekerjaannya. “Semakin banyak diomongin orang, jadiin aja ladang rezeki buat kite,” katanya. Terpisah, Ayu Ting Ting berusaha memberikan yang terbaik untuk putri kecilnya Bilqis Khumairah Razak. Apa pun yang menjadi keingian dan hobi Bilqis, Ayu akan berupaya untuk memfasilitasinya. Salah satunya yakni mengikutkan Bilqis les balet. “Temanya lagi balet, sekarang kalau jalan dia suka jinjit-jinjit. Saya masukin dia les balet seminggu sekali,” tutur Ayu belum lama ini. Bilqis kini juga semakin pandai memilih apa yang dia sukai. Setiap hari

RUMOR kedekatan Dewi Persik dengan Angga Wijaya kian kencang. Bukan tanpa perjuangan, Angga bisa mendapatkan cinta Depe, pedangdut yang terkenal dengan goyang gergajinya ini. “Ya belumlah, masih jauh untuk mendapatkan cinta Depe 100 persen,” kata Dewi sambil melirik Angga. Meski begitu, Depe mengakui, Angga sangat melindunginya termasuk saat perseteruan dia dengan keponakannya yang kembali memanas. Depe yang dihujani berbagai hujatan oleh keponakan dan kakaknya itu, dibela Angga. Kendati Angga juga ikut-ikutan dihujat karena dianggap orang baru. “Nggak apa-apalah saya dihujat, kan demi Depe. Namanya mencintai orang ya harus siap berkorban. Kalau bukan saya yang belain Dewi, siapa lagi,” timpal Angga. (jpnn)

AYU Ting Ting

kata Ayu, selalu saja ada tingkah lucu yang diperlihatkan Bilqis. “Senang saya lihatnya, dikit-dikit dia minta warna pink, lagi centil dia,” ungkap pelantun lagu Alamat Palsu ini.(jpnn)

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai Tahun 2017

Profil Calon Bupati & Wakil Bupati Nomor Nama

1

: Benny Laos

Profil Calon Bupati & Wakil Bupati Nomor Nama

2

: M. Ali Sangaji SE, MM

Profil Calon Bupati & Wakil Bupati Nomor Nama

3

: Ramli Yaman S.Pd, Mm.

Tempat/Tanggal Lahir : Tenate 08 September 1972.

Tempat/Tanggal Lahir : Daruba 07 Juli 1972.

Tempat Tanggal Lahir : Wawama 14 Mei 1963

Agam

: Kristen

Agama

: Islam

Agama

: Islam

Pendidikan Terakhir

: SMA Paket C Dinas Pendi-

Pendidikan Terakhir

: S.2, STIE YPUP Makasar.

Pendidikan Terakhi

: S.2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Total Harta Kekayaan

: Rp 3.095.325.000. USD 0.

dikan Kota Manado. Total Harta Kekayaan

: Rp 511.253.640.424. USD 148.760

Gotong Royong Jakarta. Total Harta Kekayaan

: Rp 669.944.000. USD 0

: Adjan Djaguna

Nama

: Yulce Makasarat, S. Th

Tempat/tanggal lahir

: Morotai 07 Juli 1977

Nama

Tempat/ Tanggal Lahir : Sakita 02 April 1975

Agama

: Kristen

Tempat Tanggal Lahir : Sangowo 21 Mei 1977

Agama

: Islam

Pendidikan Terakhir

:S.1.

Agama

: Islam

Pendidikan Terakhir

: S.1 STAIN Ternate.

Total Harta Kekayaan

: Rp 233.443.000. USD 0.

Pendidikan Terakhir

: S.1 STAIN.

Total Harta Kekayaan

: Rp. 300.300.000, USD 0.

Total Harta Kekayaan

: Rp 535.000.000. USD 0.

Nama

: Asrun Padoma

Visi : “Morotai Bangkit” Terwujudnya Kualitas Perencanaan Yang Terpadu, Berkelanjutan dan Berkeadilan.

Visi : Terwujudnya Masyarakat Pulau Morotai Yang Sejahtera, Sehat dan Cerdas.

Visi : Mewujudkan Morotai Yang Maju, Religius dan Bermartabat.

Dukung Dan Sukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai

Ingat...! Rabu, 15 Fabruari 2017


RAGAM

RABU, 8 FEBRUARI 2017

Malut Post • HAL. 23

malutpost.co.id

Art: rizky izzy

Banyak Pria Perut Buncit setelah Menikah, Mengapa? DOSEN prodi ilmu gizi, Dr. Healthy Hidayanty, SKM., M.Kes., menerangkan, perut buncit atau dalam bahasa kesehatannya disebut obesitas sentral adalah lemak terdistribusi lebih banyak pada daerah perut. “Seseorang dikatakan Obesitas sentral jika lingkar perut pada laki2 >= 90 cm. Sedangkan pada perempuan >= 80 cm,” terang Healthy. Dosen prodi ilmu gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Abdul Salam,SKM , M.Kes, menuturkan pria kecenderungan memiliki perut buncit. Salah satu faktornya, makanan lebih teratur. Karena istri senantiasa mengidangkan makanan ditambah makanan jajanan saat kerja. Dan tidak diiringi olahraga rutin. Sehingga lebih banyak pria mengalami kebuncitan. “Pada tubuh manusia memiliki sel-sel lemak yang mudan berubah atau bertambah banyak ketika makannya tidak terkontrol. Pada pria kebanyakan lemak berada bagian perut ke atas. Sedangkan wanita bagian pinggul kebawah. Hal tersebut menyebabkan model atau bentuk kegemukan pada wanita dan pria berbeda,” terang Abdul. Beberapa penyebab perut membuncit.

Misalnya pertambahan usia menyebabkan metabolisme tubuh menjadi lambat. Akhirnya menyebabkan penumpukan lemak (jika tidak dibarengi dengan olahraga rutin). Makan banyak berkalori tinggi dan lemak. Juga minuman berkarbonasi ataupun minuman kemasan mengandung gula.Dosen Jurusan Ilmu Gizi Politeknik Kesehatan Makassar, Manjalala, S.Si, M. Kes, Apt. mengungkapkan lemak pada bagian perut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan merupakan lemak yang bisa dicubit dari dinding perut. Dan agak lembek saat ditekan. Jaringan aliran darah pada area lemak subkutan lebih sedikit. Hingga tubuh lebih sulit untuk mengurainya sebagai energi. Itulah kemudian mengapa perut yg buncit itu awet. “Sel visceral pada pria lebih banyak dibanding wanita dan terletak diarea atas perut. Itu menyebabkan, perut pria cenderung membuncit ketimbang wanita,” ungkap Manjalala, seperti diberitakan FAJAR (Jawa Pos Group). Cukup sulit untuk mengecilkan perut, ujar Manjalal, karena butuh waktu, kesabaran

Resep

Es Pisang Coklat Bahan-bahan

dan konsistensi. Dan beberapa tips yang bisa dilakukan. 1. Tidur teratur dan istirahat yang cukup 2. Rutin melakukan aktivitas fisik dan berolahraga minimal 30 menit dalam 1 hari 3. hindari stress 4. Menghindari makanan tidak sehat khususnya makanan gorengan 5. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Personal trainer Stars Gym, Karsiman Arief, mengatakan, latihan seberat apapun kalau “mulut” (makanan) tidak bisa dijaga, tubuh berlemak dan tidak ideal. “Semua teknik latihan sama, push up, sit up, gym. Tetapi membedakan adalah makanan. Tips dari saya, diet 40 persen, istirahat 40 persen dan olahraga 20 persen,” pungkasnya. (jpnn)

CARA MEMBUAT

6 buah pisang ambon 50 gram coklat bubuk 100 gram gula bubuk Kacang tanah yang sudah disangrai, potong kecil Meses warna-warni

1. Potong menjadi dua pisang ambon, lalu tusuk dengan tusukan es krim. Simpan dalam freezer selama 1 jam. 2. Panaskan minyak goreng, lalu masukkan coklat dan gula bubuk. Aduk hingga coklat dan gula cair. Sisihkan. 3. Celupkan pisang yang dibekukan tadi pada coklat, lalu taburi dengan kacang tanah dan meses. 4. Letakkan pisang dalam plastik lalu bekukan kembali dalam freezer. 5. Es Pisang Coklat siap dinikmati. Ladies, demikian cara membuat Es Pisang Coklat. Tertarik mencoba? Semoga kamu dan keluarga menyukainya. (vmc)

Ini Nih Cara Seduh Kopi Untuk Kesehatan SESEORANG yang sudah kecanduan bisa mengonsumsi 3 sampai 4 cangkir kopi per hari. Jika Anda membuat kopi dengan banyak tambahan gula atau pemanis dan creamers buatan, maka hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan dan meningkatkan risiko diabetes Anda. Pertama, Anda mungkin telah mendengar perdebatan di masa lalu tentang bagaimana kopi memiliki beberapa senyawa di dalamnya yang bisa memiliki efek kesehatan negatif. Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk membuat kopi Anda jauh lebih sehat, seperti dilansir laman Care2: 1. Gunakan filter kertas Ada zat berbahaya dalam kopi yang disebut diterpenes, terdiri dari cafestol dan kahweol. Jumlah tinggi diterpenes bisa memicu kenaikan total kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL). Untuk menghindari ini, gunakan filter kertas (yang bisa menangkap senyawa ini) saat menyeduh kopi. 2. Tambahkan cocoa Tambahan dua sendok kakao tanpa gula organik ke dalam kopi, tidak hanya membantu memenuhi hasrat cokelat Anda, tapi juga meningkatkan nilai antioksidan dari minuman itu sendiri. Di antara manfaat kesehatan yang dikaitkan dengan kakao adalah penurunan risiko penyakit jantung, kontrol yang lebih baik dari diabe-

tes dan sumber yang baik dari magnesium. 3. Pilih kayu manis Ramuan lezat ini bisa membantu menurunkan kolesterol, trigliserida dan kadar gula darah pada penderita diabetes. Kayu manis membantu dengan kontrol glikemik. 4. Pilih rasa manis alami Gula putih, gula merah dan pemanis buatan seharusnya tidak pernah melakukan kontak dengan kopi. Menggunakan pemanis alami bagaimanapun tidak akan membuat secangkir kopi Anda berkurang nilai gizinya. 5. Hilangkan creamer Jadi yang disebut nondairy creamers biasanya mengandung gula, sirup jagung, pewarna buatan, minyak sayur dan natrium aluminosilikat (yang mudah terbakar). Apakah ini bahan yang kita inginkan dalam tubuh kita? 6. Melewatkan sirup Sirup buatan ini biasanya mengandung gula atau pemanis buatan, pengawet dan aditif lainnya. 7. Tambahkan minyak MCT Rantai menengah trigliserida adalah bentuk sehat asam lemak jenuh dengan banyak manfaat kesehatan, mulai dari perbaikan kesehatan jantung hingga fungsi kognitif dan manajemen berat badan yang lebih baik. Sumber terbaik dari minyak MCT adalah minyak kelapa. (jpnn)

Pelihara Keindahan Rambut dengan Tahap Pengeringan yang Tepat RAMBUT sehat dan terawat, menjadi impian semua wanita. Namun sayang, belum banyak dari mereka yang sadar bahwa ada sejumlah hal yang berperan penting dalam menjaga kesehatan rambut. Misalnya saja pada tahap pengeringan yang ternyata tak sembarang menggunakan hairdryer. Selain itu, masih ada sejumlah hal lain yang dapat menjaga kesehatan rambut. Apa saja? Simak ulasan selengkapnya, sebagaimana dikutip Teenvogue, Selasa (7/2) Menggunakan sampo tidak sesuai jenis rambut Menurut para ahli profesional perawatan rambut, formula yang paling tepat untuk memulai perawatan rambut dengan benar ialah dengan memakai sampo yang cocok dengan jenis dan masalah rambut yang dimiliki. Jika punya rambut berminyak misalnya, maka pilihlah sampo yang tidak mengandung kandungan pelembap terlalu

tinggi. Sampo jenis purifying disarankan untuk si rambut berminyak. Sebaliknya jika rambut termasuk rambut kering dan kaku, carilah produk sampo berlabel “hydrating”. Kemudian jika rambut masih termasuk rambut normal, pilih sampo jenis gentle yang berformula ringan. Tidak sabar mengaplikasikan kondisioner Sabar adalah kunci utama saat mengeramasi rambut, terutama saat membubuhi rambut dengan kondisioner. Tidak seperti sampo yang cepat dibilas, dalam mengaplikasikan kondisioner ke rambut harus benar-benar dioleskan dari bagian tengah hingga ujung rambut. Setelah rambut dioles kondisioner secara merata, baru bungkus rambut dengan handuk selama 5 hingga 7 menit, jika lebih dari waktu ini sisa-sisa kondisioner malah bisa menumpuk jadi kotoran rambut.

Salah cara pengeringan Sudah selesai dikeramasi, bukan berarti ritual keramas telah berakhir sampai di sini. Metode mengeringkan rambut setelah keramas, disebutkan menjadi salah satu bagian yang vital untuk memelihara kesehatan dan keindahan rambut secara keseluruhan. Disarankan setelah dikeringkan alami dengan handuk, jangan pernah absen untuk mengolesi produk pelindung rambut. Bisa spray ataupun serum. Terutama jika setelah keramas, Anda berniat untuk menstyling rambut dengan alat-alat styling rambut yang panas dan membubuhi olesan produk styling rambut. Selalu ingat untuk jangan pernah menggunakan alat styling rambut yang panas, terhadap rambut yang masih dalam keadaan basah. Pastikan rambut sudah benar-benar kering dengan sempurna, sebelum terkena suhu panas dari alat styling rambut tersebut. (ozc)

Problem Seks yang tak Perlu Anda Cemaskan MASALAH seks bisa dipicu dari kondisi fisik atau psikologis dan sebenarnya banyak hal tersebut yang tidak perlu Anda cemaskan. Sangat penting untuk memahami bahwa beberapa perubahan seksual itu normal seiring bertambahnya usia. Berikut ini beberapa masalah seks yang sebenarnya tidak perlu Anda khawatirkan, seperti dilansir laman Yourtango, Minggu (5/2). Tidak basah bahkan ketika Anda terangsang Pelumasan Ms. V bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk obat-obatan, usia, siklus Anda atau bahkan udara di dalam ruangan. Jika Anda secara emosional terangsang tapi Anda tidak memiliki efek fisik yang Anda biasanya

dapatkan, Anda cukup mengambil pelumas favorit Anda dan mencoba untuk tidak stres. Tidak mood Jika Anda tidak mood untuk seks, itu bukan berarti merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang salah. Beberapa orang perlu merasa terangsang sebelum memiliki keinginan untuk berhubungan seks, bukan sebaliknya. Meskipun benar bahwa penurunan libido bisa berhubungan dengan masalah kesehatan lainnya, dalam banyak kasus, hal tersebut normal kok. Memiliki Mr. P melengkung Mr. P melengkung merupakan indikator penyakit peyronie yang mungkin merupakan kasus yang lebih umum. Pria bisa memiliki fraktur

Mr. P atau bahkan microfracture dari Mr. P selama hubungan seksual yang kasar, biasanya disebabkan ketika seorang wanita di atas pria dan menyebabkan acute angulation. Memiliki masalah orgasming Satu masalah seks umum yang Anda tidak perlu terlalu merasa cemas adalah Anda tidak bisa orgasme saat berhubungan seks. Menurut SKYN Condoms Millennial Sex Survey, kebanyakan wanita berjuang untuk orgasme secara konsisten. Biasanya hal ini disebabkan oleh stres, memiliki pasangan yang tidak cukup tahu bagaimana untuk membuat Anda terangsang atau kucing Anda menatap Anda. (jpnn)

Wow, Baca Komik Bikin Kamu Tambah Cerdas! PERNAH nggak waktu kecil dulu, kamu dilarang baca komik sama orang tuamu? Katanya sih baca komik nggak ada manfaatnya dan malah bikin bodoh. Mending baca buku pelajaran saja yang jelas manfaatnya. Akhirnya, dengan berat hati kamu berhenti baca komik demi menuruti nasihat orang tuamu. Tapi ternyata, baca komik itu banyak manfaatnya, lho. Bahkan bisa bikin kamu cerdas. Nggak percaya? Yuk, kita kulik infonya berikut ini. Baik untuk Fungsi Otak Pada dasarnya saat kita membaca cerita, fungsi otak akan berubah. Seperti yang dikutip oleh lifehack.org, ketika seseorang membaca sebuah cerita menarik di buku komik, aktivitas neuron akan berubah saat sedang membaca juga beberapa hari saat selesai membaca. Apalagi dengan gambar dan ilustrasi yang menarik, kegiatan membaca tak lagi terasa membosankan. Banyak orang yang gampang bosan atau tak suka membaca. Dan dari membaca komik, maka seseorang bisa tergugah dan terpancing untuk membaca lebih banyak. Bahkan

bisa makin menyukai kegiatan membaca. Membaca komik akan membuat seseorang memproses informasi dengan cara yang berbeda.  Cara Berpikir Bisa Lebih Kreatif Saat membaca komik, kita akan melihat kombinasi dan integrasi berbagai elemen. Mulai dari teks, narasi, dan ilustrasi. Semua itu akan membuat kita belajar untuk berpikir dengan cara berbeda. Nantinya pun kita bisa jadi berpikir dengan lebih kreatif lagi. Membaca komik bisa menghadirkan perasaan senang. Sehingga kemampuan atau kegiatan berpikir bisa terasa lebih baik lagi. Meningkatkan Kemampuan Verbal Hobi membaca, termasuk membaca komik bisa meningkatkan kemampuan atau kecerdasan verbal. Kosakata dan percakapan yang disajikan di komik akan memperkaya kemampuan berbahasa kita. Kemampuan kita untuk menarasikan atau menjabarkan sebuah cerita pun bisa jadi lebih baik. Meningkatkan Kemampuan Menganalisis Masalah Cerita dalam buku komik

memiliki banyak tema dan topik. Salah satunya tema pahlawan super (superhero). Dalam sebuah cerita pastinya akan ada konflik yang muncul. Dengan munculnya konflik, maka akan ada yang namanya proses menyelesaikan masalah. Dengan mengikuti alur atau plot cerita, disadari atau tidak kemampuan kita dalam menganalisis masalah akan meningkat. Jika diterapkan di dunia nyata, maka kita akan lebih mudah berpikir jernih mengurai sebuah masalah lalu menemukan jalan keluarnya. Membaca komik memang menyenangkan. Bahkan ternyata memang memberi banyak manfaat positif. Hanya saja pastinya jangan sampai kita lupa waktu, ya Ladies. (vmc)


ADVETORIAL

RABU, 8 FEBRUARI 2017

Malut Post • HAL. 24

malutpost.co.id

Art: ATU

DI TENGAH-TENGAH PENDUKUNG: Elang-Rahim saat diarak pendukungnya

“Kekuatan Elang-Rahim tak Tertandingi” L APANGAN Bola Kaki Desa Batu Dua, Kecamatan Patani Utara, Halmahera Tengah (Halteng) pada Sabtu (4/2), menjadi saksi betapa rakyat mendambakan pasangan Edi Langkara-Abd. Rahim Odeyani

(Elang-Rahim) memimpin Halteng ke depan. Lapangan itu berubah menjadi lautan manusia ketika pasangan nomor urut 2 itu tampil melakukan kampanye akbar sekaligus apel ke-

10 Parpol Galang Kekuatan

menangan. Selain warga Patani Utara selaku tuan rumah kegiatan kampanye tersebut, antusiasme rakyat yang datang dari Kecamatan Patani, Patani Barat, Patani Timur

Pimpinan parpol koalisi pendukung Elang-Rahim Golkar, Gerindra, Hanura, Nasdem, PKS, PPP, PKB, PKPI, Demokrat dan PAN siap memenangkan Elang-Rahim pada Pilkada Halteng.

dan Pulau Gebe menunjukkan bahwa Daerah Pemilihan (Dapil) II Patani-Gebe benar-benar milik Elang-Rahim. Ikut mengkampanyekan ElangRahim, Bupati Taliabu yang juga

kader Golkar Aliong Mus, Ketua DPW PAN Malut Madjid Husen, Wakil Bupati Halteng Soksi Hi Ahmad dan pimpinan parpol koalisi lainnya serta tokoh fagogoru Zulhaidir (*)

KOMENTAR Elang: Saya Hadir untuk Rakyat Halteng “SAYA Hadir kembali mencalonkan diri sebagai bupati berpasangan dengan saudara Abd. Rahim Odeyani dalam Pilkada ini karena hanya satu komitmen saya. Yakni mengabdi setulus hati untuk kesejahteraan rakyat.”

ELANG Menyapa warga

ZULHAIDIR saat kampanye

Edi Langkara

Menang di Atas 60 Persen di Dapil I BUPATI Taliabu Aliong Mus,

DAPIL I Weda disebut-sebut orang sebagai basis lawan. Namun tidak bagi pasangan nomor urut 2 Edi Langkara-Abd. Rahim Odeyani (ElangRahim). Sebagai putra Weda, calon wakil bupati Abd. Rahim Odeyani optimis menang di Dapil I. Elang-Rahim optimis meraup suara di Dapil I Weda dengan persentase kemenangan di atas 60 persen. Ia mengatakan, pilihan politiknya untuk keluar dari PDI-Perjuangan dan maju bersama Edi Abd. Rahim Odeyani Langkara sebagai pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halteng periode 2017/2022 hanya semata-mata untuk mewujudkan pemerintahan yang adil, sejahtera tanpa ada diskriminasi. “Esensi pembangunan adalah untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk kesejahteraan kelompok dan golongan tertentu. Sebagai anak kampung, kami punya kewajiban moral yang besar untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat di bumi Fagogoru,” ujarnya.

Soksi All Out Menangkan Elang-Rahim “SAYA pertaruhkan jiwa dan raga untuk kemenangan Elang-Rahim.” Soksi Hi. Ahmad

Zulhaidir: Pilihan yang Tepat “ELANG-Rahim adalah pilihan yang tepat demi pembangunan Halteng yang lebih berkeadilan. Elang-Rahim adalah anak kampung yang membawa harapan akan kesejahteraan rakyat Halteng”. Zulhaidir

Bupati Taliabu Aliong Mus: Putra Terbaik Fogogoru “RAKYAT Halteng harus bersyukur karena dua putra terbaik, yakni Elang-Rahim yang juga sebagai Putra Fagogoru ini memiliki niat tulus untuk membangun Halteng kedepan yang lebih baik.”

Aliong Mus


Malut post, 08 februari 2017