Page 1

26 Maret 2003 26 Maret 2016

JUMAT, 7 OKTOBER 2016

eMPe

th

ECERAN: Rp 5.000,-

Art: rizky izzy

Kapolda Pecat Lima Polisi HARIYANTO TENG / MALUT POST

Sikap

POLDA MALUT DARURAT NARKOBA

Dampak “Bersih-bersih” di Tubuh Polda

B

IKIN kaget dan heboh. Oknum perwira polisi berpangkat setingkat Kapolres positif menggunakan Narkoba. Kaget karena pelakunya adalah aparat penegak hukum yang salah satu tugasnya menangkap para bandit narkoba. Tidak saja pemakai tapi juga sampai menyisir bandit penyuplainya. Bikin heboh karena pelakunya adalah perwira menengah. Memegang jabatan strategis pula. Ini memang bukan pertama kali terjadi di Polda Malut. Sudah sering terjadi. Dan peristiwa tertangkapnya aparat penegak hukum yang berpangkat perwira sudah mengkhawatirkan.

Mereka itu rata-rata karena tidak bertugas selama 30 hari, dan hasil keputusan sidangnya seperti itu Kombes (Pol) Ihsan Amin Karo SDM Polda

TERNATE – Tak hanya soal narkoba, Kapolda Maluku Utara Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto juga mulai menerapkan sanksi pada anggotanya yang indisipliner. Pada hari pertamanya bertugas, Rabu (6/10), jenderal bintang satu ini mengeluarkan surat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap lima oknum anggota polisi.

Baca DARURAT... H.8

REGULASI DITAHAN: Salah satu terduga pengedar narkoba (memakai helm) yang berhasil diringkus anggota Polres Ternate. Saat ini ditahan untuk dilakukan pengembangan

RUU Perkelapasawitan “Lindungi” Korporasi

Tiga Pengedar Lain juga Dibekuk

FOLLOW UP narkoba

TERNATE – Usai AKBP Yudi Depari, perwira yang bertugas di satuan Polisi Perairan (Polair) Maluku Utara positif terindikasi menggunakan narkoba, lima oknum bintara menyusul

ditetapkan sebagai pengguna aktif narkotika. Hal ini mencuat dari hasil pemeriksaan urine terhadap 160 anggota polisi Malut. Baca YUDI... H.8

Puluhan Ribu Pemilih Belum Rekam e-KTP

ERWIN SYAM / MALUT POST

JAKARTA – Mafia perambah kawasan hutan ditengarai mempengaruhi kebijakan pemerintah. Itu seiring kesepakatan pemerintah dan DPR memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkelapasawitan dalam prioritas legislasi nasional (prolegnas) 2016. Kepala Departemen Kajian Pembelaan dan Hukum Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Zenzi Suhadi menyatakan,

Lima Bintara Menyusul AKBP Yudi

Baca PECAT... H.8

DPT & UPDATE Perekaman e-KTP

Baca RUU... H.8 ADVERTORIAL

FITRAH A KADIR / MALUT POST

10 Pengusaha Ditetapkan Sebagai Wajib Pajak Terbaik DISKUSI: suasana Focus Group Discussion yang diselenggarakan di Kantor KPU Provinsi Malut, kemarin (7/10).

MOROTAI DPT Pilpres 2014 Penduduk wajib KTP Perekaman e-KTP Belum perekaman

: 53.649 : 40.654 : 29.280 : 11.374

HALTENG DPT Pilpres 2014 Penduduk wajib KTP Perekaman e-KTP Belum perekaman

: 34.340 : 37.673 : 23.354 : 14.319

Pilkada Morotai-HALTENG TERNATE-Penggunaan data kependudukan berbasis elektronik sebagai data untuk memutakhirkan daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 masih memunculkan kekhawatiran tersendiri. Baca E-KTP... H.8

Sumber: KPU dan Dukcapil setempat

Gaji Ditunda, Honorer Bawa Parang ke Kantor REWARD: Wali Kota Burhan Abdurahman saat menyerahkan penghargaan kepada salah satu wajib pajak terbaik Kota Ternate 2016 di Royal Resto, Kamis (6/10) Selengkapnya di Halaman 11

Tukang Kuti 3 Terdakwa APBD Halbar Saling Bantah Kompak cuma di ator ambe Pantai Selatan jadi Sasaran Reklamasi Mo kapling tanah kubur ka apa?

MABA – Kesabaran Ibrahim, salah satu honorer di Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Halmahera Timur telah habis. Honornya selama tiga bulan kerja tak kunjung dibayarkan. Akibatnya, Ibrahim nekat membawa sebilah parang ke kantor dan mengamuk. Informasi yang dirangkum

Malut Post, saat Ibrahim tiba dikantornya kemarin (6/10), tak satu pun rekan-rekannya berani mendekat untuk mengamankan aksinya lantaran takut terkena sabetan parang. Untungnya, aksi nekat itu tak sampai memakan korban. Ibrahim sendiri baru bisa diamankan setelah ang-

gota Polsek Kota Maba dihubungi Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Hj Kusnia Taher. Menurut Kusnia, Ibrahim mengamuk memintanya untuk segera membayarkan gaji honor dari bulan Juli sampai September 2016. Total honornya sebesar Rp 2.250.000.

Ibrahim juga mengancam akan tetap melakukan aksi serupa jika honornya tak kunjung dicairkan. Kusnia mengungkapkan, bukan hanya Ibrahim yang honornya terpaksa ditunda. Honorer lain pun mengalami nasib serupa. Baca HONORER... H.8

Budi Soehardi, Mantan Pilot yang Mendedikasikan Hidupnya di Panti Asuhan (1)

Sempat Dituduh Jadi Sindikat Penjual Bayi Nama Budi Soehardi cukup terkenal di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mantan pilot Garuda dan Singapore Airlines itu sampai mendapat julukan malaikat karena dedikasinya mengurus ratusan anak di Panti Asuhan (PA) Roslin yang didirikannya bersama istri, Rosalinda Panagia Maria Lakusa. Inilah cerita peraih CNN Heroes 2009 tersebut.

NIAT BAIK: Budi Soehardi dan Peggy Lakusa di tengah anak-anak Panti Asuhan Roslin di Kupang, NTT.

ANDRA NUR OKTAVIANI, Kupang

JUMLAH anak di PA Roslin, Kupang, dari hari ke hari makin banyak. Kini mencapai sekitar 150 orang. Mulai umur 6 tahun hingga 24 tahun. Tapi, tidak seperti kebanyakan panti asuhan yang membuka kesempatan kepada orang untuk mengadopsi anak-anak di situ, PA Roslin sebaliknya. ”Kami tidak menerima adopsi. Kami justru yang mengadopsi jika ada anak yang mau tinggal di panti,” kata Budi membuka obrolan dengan Jawa Pos saat ditemui di PA Roslin Senin (3/10). Baca PILOT... H.8

PANTI ASUHAN ROSLIN FOR JAWA POS

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


HALTIM & HALTENG

JUMAT, 7 OKTOBER 2016

malutpost.co.id

art:Yono

Malut Post • HAL. 2

DOB Patani-Gebe Tiba-tiba ‘Muncul’

LIMA TAHUN: Bupati Haltim H. Rudi Erawan didampingi Wakil Bupati Ir. Muh.Din menyerahkan draf RPJMD Haltim kepada Ketua DPRD Haltim Djon Nguraitji.

Basri: Ini adalah Tanggungjawab Pemerintah’’ Editor : Ako La Owi

RPJMD 2016-2021 Haltim Resmi Jadi Perda MABA - Draf rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tahun 2016-2021 resmi menjadi Peraturan Daerah (Perda) setelah DPRD Haltim menyetujui usulan ranperda tersebut. Dalam rapat paripurna ke-5 Masa Sidang III yang dipimpin Ketua DPRD Djon Ngoraitji, Kamis (6/10) pagi, DPRD mengesahkan usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Haltim untuk menjadi produk hukum perencanaan daerah selama 5 tahun kepemimpinan Bupati H Rudy Erawan SE MSi dan Wakilnya Ir Muh Din. Bupati Haltim H Rudy Erawan usai mendengarkan pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD mengatakan, visi dan misi kepe-

PILKADA Minta Pemkab Halteng Perhatikan PLTA Peniti WEDA - Tokoh Masyarakat Desa Peniti, Kecamatan Patani Timur Rusli Sadek kembali meminta Pemkab Halteng untuk membuka mata memperhatikan hasil kerja keras salah warga Peniti Asrif Nasir yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di desa setempat. “Upaya salah satu pemuda Peniti yang membuat PLTA dan sudah dioperasikan dan melayani penerangan sejumlah rumah warga dan tempattempat ibadah di Desa Peniti mestinya diperhatikan Pemkab Halteng,”katanya. Ia menegaskan, salah satu visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Halteng tentang ‘Halteng Terang’ tertolong oleh Asrif ditengah pemerintah daerah tidak bisa mewujudkannya. “Kami juga minta Pemprov Malut memperhatikan hasil karya pemuda Desa Peniti tersebut. Karena jika didukung dengan fasilitas yang memadai dari pemerintah, maka secara tidak langsung ikut membantu masyarakat soal penerangan ditengah krisis listrik yang terjadi di wilayah Halteng,”katanya.(rid/kox)

mimpinannya yang termaktub dalam RPJMD yang baru disahkan tersebut, terjabarkan secara sistematis melalui arah kebijakan yang langsung di-breakdown dalam program dan kegiatan masing-masing SKPD untuk mendapatkan target dan indikator kinerja pembangunan.“Grand concept visi misi yang terkandung dalam RPJMD secara substantial ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan empat variabel utama yakni, infrastruktur pelayan dasar, peningkatan sumber daya manusia baik pada sisi peningkatan pendidikan dan pelayanan kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan pariwisata,” kata Bupati Haltim.

Rapat paripurna itu sendiri turut dihadiri seluruh unsur pimpinan DPRD yakni Wakil Ketua I Isaac Idrus Djaelani dan Wakil Ketua II Idrus Enos Maneke serta anggota DPRD lainnya. Sementara dari unsur pemerintah daerah selain Bupati, turut hadir Wakil Bupati Ir Muh Din, Sekretaris Kabupaten Haltim Moh Abdu Nasar serta pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Haltim. Perda RPJMD Tahun 2016-2021 ini secepatnya akan disampaikan ke Gubernur Maluku Utara (Malut) melalui Bappeda Provinsi untuk dievaluasi. Selanjutnya akan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bangda) guna diverifikasi dan mendapatkan legitimasi Perda RPJMD ini (ado/kox)

Peliput: Ridwan Arif WEDA - Setelah hampir setahun perjuangan DOB PataniGebe vakum, Sekkab Halteng Basri Amas kembali meminta semua pihak untuk sama-sama memperjuangkan pemekaran dua wilayah tersebut. “Perjuangan Daerah Otonomi Baru (DOB) Patani dan Gebe ini sudah teregistrasi di Dirjen Otonomi Daerah, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Sekarang tinggal kelengkapan naskah akamdemisnya. Dan itu tim teknis Pemkab Halteng sudah bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk menyusunya,”kata Basri Amal, Sekkab Halteng, diruang kerjanya, kemarin (6/7). Ditanya mengapa Isu DOB Patani-Gebe baru kembali diangkat setelah vakum setahun? Amal beralasan karena pemekaran DOB Patani Gebe adalah tanggung jawab pemerintah daerah sesuai keinginan dan tuntutan masyarakat. “Apapun yang terjadi, perjuangan DOB Patani-Gebe ini harus terus disuarakan karena sudah jalan cukup jauh,”katanya. Ia mengatakan akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan sebagai syarat dukungan dari daerah terluar untuk pemekaran DOB Patani-Gebe.(rid/kox)

Investor Asal Korea Lirik Potensi Perikanan Halteng WEDA - Bupati Halmahera Tengah (Halteng) M Al Yasin Ali dan Mister Mun, salah satu investor dari Korea kemarin (6/10) meninjau lokasi revitalisasi kawasan tempat Pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Weda. Usai meninjau PPI Weda, Yasin mengatakan demi kesejahteraan masyarakat terutama para nelayan di Halteng serta peningkatan PPI Weda, maka Pemkab Halteng akan bekerja sama dengan salah satu investor asal Korea. “ Pemerintah daerah siap mendukung dan bekerja sama dengan investor untuk mendorong kesejahteraan masyarakat

Investor Asal Korea Lirik Potensi Perikanan Halteng

khususnya nelayan di Halteng,”katanya. M. Mhun, investor asal Korea yang melihat PPI Weda mengatakan tertarik bekerja sama dengan Pemkab Halteng untuk peningkatan kawasan PPI mengolah potensi perikanan di Kabupaten Halmahera Tengah. “Kawasan PPI Weda ini tempat yang paling bagus di Maluku Utara untuk digunakan sebagai kawasan pendaratan dan pemgembangan ikan di Maluku Utara,”katanya. Menurutnya, di Halteng ada dua tempat yang sangat baik untuk menjadi kawasan pengelolaan ikan. Dua tempat itu adalah Talaga Nusliko dan

Pantai Sidanga, Kecamatan Weda Selatan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Halteng Taher Husain mengatakan PPI Weda dalam tahap pengembangan untuk menjadi PPI yang terbaik di Maluku Utara. Ada peningkatan kualitas balai latihan nelayan, penataan laskep PPI dan juga pembangunan gapura di pelabuhan PPI Weda. “Untuk pengembangan kawasan dermaga perikanan, target bupati Halteng, PPI Weda harus ditinggkatkan menjadi lebih baik. Bahkan bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya,”ujarnya.(rid/kox)

Masih Fokus Identifikasi Masalah MABA – Kepala Dinas Kesehatan Haltim Dr. Vita akan meminta klarifikasi kepada Puskesmas Lolobata terkait dua unit rumah dinas tenaga medis yang bermasalah dengan upah pekerjanya yang belum dibayar oleh rekanan. “Saya akan minta klarifikasi dari kepala puskesmasnya. Sebab saya

belum mendapatkan laporannya,”kata saat dikonfirmasi kemarin. Vita mengatakan, sejak dilantik empat bulan lalu, dirinya melakukan indentikasi persoalan-persoalan yang dihadapi oleh puskesmas. Baik itu dari sisi fasilitas alat kesehatan (alkes) maupun kekurangan tenaga medis dan

dokter. “Karena sejumlah tenaga dokter kontrak (PTT) tidak lama lagi masa kontraknya berakhir,”katanya. “Langkah awal kepemimpinan saya masih fokus pada idenfikasi masala di puksemas maupun pustu,”katanya (ado/ kox)


TIDORE KEPULAUAN

JUMAT, 7 OKTOBER 2016 Art: Adie

malutpost.co.id

Malut Post • HAL. 3

Polres Tidore Gelar Pertemuan Lintas Sektor Bentuk Sukseskan Program Kapolri TIDORE— Polres Tidore dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kesbangpol, Linmas Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menggelar pertemuan lintas sektor. Pertemuan ini dihadiri Kapolres Tidore AKBP Edi Purwanto. Rapat ini membahas tentang, memetakan masalah yang akan menimbulkan konflik. Pertemuan ini dipandu oleh Paur Humas Iptu Jamal Salim. Dalam rapat itu dibahas misalnya soal tapal batas. Di mana hal ini dianggap berpotensi menimbulkan gesekan. Contoh kasus tapal batas desa Oba dan Samahode. Hal ini karena sebagian besar antardesa di Kota Tikep belum ada penegasan tapal batas. Karena itu pemerintah harus secepatnya menyelesaikan tapal batas desa dan kelurahan di Tikep. Tapal itu berpotensi konflik. “Saat ini batas desa dan kelurahan rata-rata masih berpatokan batas alam,” kata Kabag Pemerintahan Setda Kota Tikep Saleh Mahifa, diiyakan Junaidi Husen Kabid Kesbangpol BPMD Kota Tikep. Soal beberapa desa dan kelurahan,

PERTEMUAN : Polres Tidore, BPMD dan Kesbangpol Linmas Kota Tikep mengadakan pertemuan lintas sektor

POLRES TIKEP Wakapolres Tidore Juga Berganti TIDORE— Wakapolres Tidore Kepulauan yang dijabat oleh Kompol Muhammad Jabir segera berganti. Rencana Sertijab Wakapolres, Jumat (7/10) pagi ini. Wakapolres akan diganti Kompol Rudi Saeful Hadi SIK, yang sebelumnya bertugas di Kasubdit Paminal Propam Polda Maluku Utara. Sementara Kompol Muhammad Jabir segera menjabat Wakapolres Halmahera Timur (Haltim). Kompol Muhammad Jabir saat dikonfirmasi belum lama ini mengaku tak lama lagi dia segera pindah ke Haltim juga sebagai Wakapolres. (far/ici)

INFRASTRUKTUR Kumpul Instansi Teknis Bahas Pompa Air Tenaga Surya TIDORE— Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi meminta data pompa air tenaga surya dan listrik tenaga surya. Karena permintaan itu Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mengumpulkan pejabat instansi terkait, membahasnya Kamis (6/10). Karena agenda ini Wali kota Tidore Kepulauan (Tikep)  Capt Ali Ibrahim, didampingi Assisten II Bidang Ekonomi dan Kesra  H. Saleh Yasin, mengumpulkan pimpinan instansi terkait bersama Camat se-Kota Tikep bertempat di ruang rapat Wali Kota. Melalui pertemuan itu Wali Kota menyampaikan bahwa, air  merupakan kebutuhan vital masyarakat. Ini, terutama di daerah transmigrasi. “Kondisi air di desa transmigrasi saat ini tidak layak konsumsi,”katanya. Karena itu menjadi tugas Pemkot Tikep mengatasinya. Ali berharap instansi terkait segera melengkapi dan menyempurnakan data yang diminta Kementerian. “Terutama terkait proposal pompa air tenaga surya  disertai data yang valid,” jelasnya. Selanjutnya dilakukan survey lapangan, sehingga data itu jika diverifikasi Kementerian, sesuai kondisi lapangan. (far/ici)

yang belum menyelesaikan penegasan tapal batas, BPMD Kesbangpol Limnas Kota Tikep, bersama Bagian Pemerintahan Setda Kota Tikep belum memiliki data rinci. “Soal batas desa dan kelurahan ini, harus cepat diselesaikan,” desak Kapolres. Pertemuan itu juga, dibicarakan mengenai aliran sesat. Yang memicu konflik, dan berakhir gesekan. Seperti belakangan ini di Malut tercatat Syiah Jafariah yang sempat menimbulkan ketegangan di Tidore. Pertemuan ini juga menghasilkan beberapa kesepakatan. Misalnya, soal tapal batas dan penyebaran aliran sesat di Tikep. Hal ini akan disampaikan ke Pemkot untuk cepat diatasi agar tidak muncul masalah di kemudian hari. Rapat di Rumah Makan Akbar Barokah Kelurahan Goto Tidore Timur itu dipimpin Kapolres, dihadiri Kasat Intelkam Polres Tidore, Perwakilan Majelis Ulama Indonesia Kota Tidore, Perwakilan Kantor Kemenag Kota Tidore, beberapa SKPD terkait, dan Lurah di Kecamatan Tidore.(far/ici)

Ada Intervensi Dalam Penentuan Sekkot Wali Kota: Itu Hal Biasa Editor : Mahmud Ici Peliput : Fahrudin Abdullah TIDORE—Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sedang menunggu siapa pejabat yang diseleksi menjadi Sekretaris Kota. Dalam penentuan itu, Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Capt. Ali Ibrahim mengaku tiga nama itu siapa yang layak ternyata ada intervensi politik. Bagi wali Kota itu biasa, karena

akhirnya tiga nama itu, tersisa satu nama yang dianggap terbaik menjadi Sekkot. Soal intervensi ini, Wali Kota enggan membebernya. Terutama siapa yang mengintervensi. “Itu hal biasa dalam momen seperti ini,” ungkapnya. Dikatakan dari tiga nama, Drs.Asrul Sani Soleman, Kepala Bappeda, Ir. Tamrin Fabanyo, dan Kadis Pertambangan dan Energi, Ir. Iksan M. Saleh, M.Si, semua punya peluang. Sementara wacana yang berkembang di Tikep ada dua nama yakni Kepala Bappeda, Ir. Tamrin Fabanyo, dan Drs.Asrul Sani Soleman punya kans kuat menjadi Sekkot .

Sementara rencana pelantikan, Jumat (7/10) hari ini ditunda. Pasalnya, 3 nama yang lulus seleksi, baru Kamis (6/10) diajukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sekretaris Sekretariat Pansel Calon Sekkot, Zulqifli Ohorela dikonfirmasi menyatakan, nama tiga calon itu, baru disampaikan ke KASN oleh Wakil Wali Kota Tikep Muhammad Senin. Karena itu rencana pelantikan Jumat, ditunda. Plt. Sekkot Kartini Elake dikonfirmasi mengaku pelantikan Plt. Sekkot rencananya Senin (10/10). Setelah pelantikan Sekkot dilanjutkan pelantikan pejabat esalon IIb. (far/ici)

SSB Nuku Junior Optimis Juara di Manado Indonesia ini,” ujar Hasan Rivai Togubu Kamis (6/10). Menurutnya, SSB Nuku Junior mewakili Maluku Utara (Malut) dalam region Wilayah timur. Kamis (6/10) SSB Nuku Junior tiba di Manado. “Keikutsertaan kami ini telah menyiapkan tim SSB Nuku Junior sejak 5 bulan lalu mengikuti ajang ini,” katanya. Fauji Husen mengungkapkan, melihat kesiapan SSB Nuku Junior, dia yakin timnya menjuarai kompetisi ini. Dia berharap dukungan dan doa masyarakat Tikep dan Malut. Ini menjadi modal kuat SSB Nuku Junior menjuarai turnamen ini (far/ici/pn) BERLOMBA : SSB Nuku Junior siap berlaga di Manado Sulawesi Utara

TIDORE—Sekolah Sepak Bola (SSB) Nuku Junior yang bermarkas di Kelurahan Soasio, saat ini mengikuti turnamen sepak bola usia 11 tahun di Manado. Pengurus SSB Nuku, optimis keikutsertaan mereka dapat meraih hasil maksimal dengan menjuarai turnamen Calci Junior Cup Serie- 4 di Manado itu.

Pelatih SSB Nuku Junior, Hasan Rivai Togubu dalam rilisnya Kamis (6/10) menjelaskan, persiapan anak-anak SSB Nuku Junior, sudah matang. Ini menjadi modal utama tim memenangi ajang bergengsi tersebut. “Kami optimis bisa juara dalam turnamen bergengsi region timur

Syiah Jafariah Sudah Ada di Tikep TIDORE—Aliran Syiah Jafariah yang dilarang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) masuk ke daerah ini, ternyata sudah tersebar luas. Itu salah satu pokok pembicaraan, pertemuan lintas sektor yang digelar Polres Tidore, membahas tentang penyebaran aliran Syiah Jafariah. Karena itu penyebarannya harus segera diatasi dengan membuat pencerahan bagi pengikutnya oleh pemangku agama di Tikep. “Mereka harus dianggap belum paham. Untuk itu diberi pencerahan agar bisa keluar dari aliran sesat yang mereka anut,” kata Ali Dero, Staf Kantor Kemenag Tikep saat pertemuan lintas sektor di rumah Makan Akbar Barokah Kamis (6/10). Sesuai data MUI Tikep, seperti dijelaskan Humas MUI Abd Rajak Muhammad menjelaskan, aliran ini dianut enam kepala keluarga (KK), di di Galala Oba Utara. “Aktifitas mereka terpantau, dan akan dicerahkan pemahamannya,” jelasnya. Karena itu dalam pertemuan lintas sektor itu, pengikut syiah jafariah akan dipanggil untuk dibuat pencerahan. Kapolres Tidore AKBP Edy Purwanto menjelaskan jalan yang ditempuh, terlebih dahulu menghindari gesekan. “Mereka harus diberikan pemahaman yang baik untuk kembali ke ajaran yang tidak menyesatkan,” jelas Kapolres. (far/ici)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

HALUT & HALSEL malutpost.co.id

art:Yono

Malut Post • HAL. 4

Ambulance Rusak Dijual Kepala RSUD Obi Bakal Dipanggil Editor : Bukhari Kamaruddin Laporan : Sahril Samad

LABUHA - Entah alasan apa, pengelola RSUD Obi Halmahera Selatan (Halsel) di Laiwui, diduga akan menjual mobil ambulance yang rusak. Ini jelas terlihat di bodi mobil ambulance tersebut, tertulis mobil ini dijual, lengkap dengan nomor handphone yang bisa dihubungi. Belum diketahui pasti apa alasan ambulance rusak tersebut dijual. Apakah sebagai bentuk protes karena Pemkab Halsel kurang memperhatikan fasilitas rumah sakit, ataukah ada alasan lain. Kepala RSUD Obi Mahwira S. Jama, hingga berita ini ditulis belum dapat dikonfirmasi. Sementara Kadis Kesehatan Halsel, Hj. Hasna Muhammad ketika dikonfirmasi sudah mengetahui hal itu. “Mungkin mobil itu rusak makanya di parkir, tetapi tindakan mereka menulis di bagian belakang bahwa mobil itu mau dijual itu yang salah,” tegasnya. Seharusnya kepala rumah sakit memperhatikan hal tersebut. Karena itu pihaknya akan memanggil kepala RSUD Obi untuk diminta klarifikasinya. (cr-07/ onk).

DIJUAL: Inilah ambulance rusak milik RSUD Obi yang akan dijual. Ft istimewa

FOLLOW UP Pemkab Perjuangkan Guru Honorer LABUHA Pemkab Halsel t e t a p m e m p e rjuangkan nasib 430 guru honorer yang nasibnya tak jelas pasca pengalihan t a n g g u n g jaw a b sebagian guru ke provinsi. Sekkab Halsel Helmi Surya Botutihe mengatakan, pihaknya berkoorHELMI Surya Botutihe dinasi dengan Pemprov Malut agar guru honorer juga diakomodir. “Kalau tidak bagaimana nantinya nasib anak didik kita yang kekurangan guru, SDM kita akan semakin rendah karena kurang guru,” ucapnya. Dia meminta Pemprov Malut mempertimbangkan kembali keputusannya, sehingga guru honorer bisa terakomodir. Apalagi peranan guru honorer cukup besar, karena mereka banyak tersebar di pedalaman. (cr07/onk).

Warga Rasakan Manfaat TMMD TOBELO - Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Desa Leleoto Kecamatan Tobelo Selatan Halmahera Utara (Halut). sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pengakuan ini disampaikan Sekdes Leleoto, Adriel Tangkuo. “TMMD memberikan pencerahan bagi masyarakat tentang pentingnya arti gotong-royong,” katanya. Dia bersyukur dan terharu TMMD tahun ini dipusatkan di desa mereka. sejumlah program dilakukan, antara lain pembangunan jalan setapak, talud, pengadaan keramba dan bibit pala, dan sebagainya. Manfaat lain TMMD adalah cairnya berbagai persoalan di desa. Misalnya selama ini ada ketidakharmonisan antara pemerintah desa dan masyarakat soal Dana Desa, persoalan internal gereja, dan sebagainya bisa cair. Itu bisa dilihat semua warga gotong-

royong menyelesaikan program TMMD. ”Program TMMD serta adanya anggota TNI bersama masyarakat, sangat membantu memberikan pencerahan menyatukan masyarakat, serta kompak dalam bergotong royong,” jelasnya. Tokoh masyarakat Leleoto Erens Paputi mengaku, selama ini warga yang berada di pesisir pantai takut saat ombak besar, dengan adanya talud mereka menjadi tenang. “TMMD banyak manfaatnya, mulai dari akses jalan setapak hingga talud penahan ombak,” akunya. Sementara Dandim 1508 Tobelo Letkol ARH Herwin Budi Saputra, menegaskan tujuan TMMD adalah membantu masyarakat. Dan saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen. “Pekerjaan fisiknya sudah 80 persen,” tutur Dandim disela-sela memantau pelaksanaan pembangunan talud. (sam/onk/pn).

Kejar WTP, Aset Ditertibkan

LABUHA - Meskipun telah lama hadir di Desa Mailoa Kecamatan Makean dan Piga Raja Kecamatan Bacan Timur, namun Pemkab Halmahera Selatan sengaja membiarkan aliran sesat Hui Ilomata berkembang. Penyebaran aliran asal Gorontalo ini, meresahkan sebagian warga. namun mereka heran, pemkab terkesan sengaja membiarkan hal itu. Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Halsel, Ali Sabtu, saat dikonfirmasi mengaku baru mengetahui adanya aliran ini di kedua desa beberapa waktu lalu. Pihaknya akan mengambil tindakan. “Langkah awal kami akan menyampaikan surat pemberitahuan dan imbauan kepada 30 camat dalam wilayah Halsel, agar menolak aliran ini, dan mencegah penyebarannya,” kata Ali. Kesbangpol juga akan melacak keberadaan aliran Hui Ilomata, dan akan membubarkan keberadaan mereka. “Aliran ini merusak agama dan tatanan sosial masyarakat,” tegasnya. (cr-07/onk).

TOBELO - Pemkab Halut mengejar target opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena itu pemkab fokus pada penertiban aset. Dalam rapat yang dipimpin Plt Sekkab Fredy Tjandua sore kemarin (6/10), terkuak sejumlah aset pemkab berada dibawa ke Kabupaten Pulau Morotai, dan juga di daerah lain. Pemkab akan menyelesaikan persoalan aset ini, sebab jika set tak bermasalah, maka opini WTP bisa diperoleh. “Masih dilakukan pendataan, aset-aset mana yang berada di luar daerah,” tuturnya. (sam/onk).

PEMBANGUNAN

LABUHA - Program dari SKPD harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Penegasan ini disampaikan Kepala Bappeda Halsel, Daud Djubedi. Menurutnya, program pembangunan dalam lima tahun ke depan, harus berdasarkan RPJMD, sehingga ada barometer atau ukuran yang dapat dilihat. Hal ini harus dilakukan sehingga progres pembangunan yang telah dituangkan dalam RPJMD bisa tercapai. “Setiap usulan program dari SKPD harus berdasarkan RPJMD, agar arah pembangunan lebih terfokus,” terangnya. Dia menjelaskan dalam RPJMD 2016-2021 slogannya Dasa Cita atau Sepuluh Bisa, yang merupakan 10 kebijakan umum, yakni Bisa Sejahtera, Bisa Cerdas, Bisa Sehat, Bisa Emas, Bisa Mandiri, Bisa Berubah, Bisa Intan, Bisa Bersih, Bisa Bersaing dan Bisa Berkah. (cr07/onk).

TOBELO - Kantor Camat Loloda Kepulauan (Lokep), hanya diisi 2 PNS. Sisanya adalah tenaga sukarela. Menurut Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery, kekurangan tenaga pemerintah juga terdapat di kecamatan terpencil lainnya. Banyak pegawai berada di pusat pemerintahan. “Pegawai di 17 kecamatan masih kurang, semua terpusat di SKPD,” kata Frans. Bahkan tenaga kontrak yang ada saat ini bertumpuk di kantor bupati FRANS Manery dan SKPD lainnya. Karena itu pemkab berencana menggelar tes dan yang lulus akan dijadikan pegawai/tenaga dikontrak. Menariknya, 1000-an tenaga kontrak yang sudah ada akan ikut tes, jika tak lulus maka otomatis mereka gugur dan tak akan lagi menjadi tenaga kontrak. Rencananya tes dilaksanakan Januari 2017. “Akan ada tes jalur umum untuk tenaga kontrak daerah, namun ditempatkan di kecamatan,” ujar Frans. Tes ini juga bisa diikuti peserta tes TKD2PK yang tidak lolos dalam tes pekan lalu. (sam/onk).

Mailoa dan Piga Raja Sarang Aliran Sesat

TARGET

Harus Mengacu pada RPJMD

Pemkab Buka Tes Tenaga Kontrak

PANTAU: Dandim 1508 Tobelo Letkol ARH Herwin Budi Saputra, memantau pembangunan talud Desa Leleoto. Ft samsir

Tak Sepakat Pertanian dan Perikanan Digabung LABUHA - Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Halsel Arsad S Sangadji, kurang sependapat dengan penggabungan sejumlah instansi dalam ranperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebab ada instansi yang jika digabungkan tak efektif. Dia mencontohkan penggabungan Dinas Pertanian dan Perikanan tidak tepat. Karena itu kedua instansi ini harus terpisah. “Misalkan Menteri Perikanan mengundang kepala dinas untuk hadir dalam sebuah rapat

dan tidak dapat diwakilkan. Ternyata latar belakang ilmu dari kepala dinas pertanian dan perikanan yakni pertanian. Mana bisa pejabat yang latar belakang pendidikannya pertanian menjelaskan soal perikanan,” katanya dengan nada bertanya. Karena itu penerapannya tak mutlak, disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Dia menambahkan DPRD akan berkonsultasi ke Kemendagri terkait pembahasan Ranperda OPD. (cr-07/onk)


HALMAHERA BARAT

JUMAT, 7 OKTOBER 2016 art:Yono

malutpost.co.id

KEGIATAN Three Ends Libatkan 5.210 Siswa JAILOLO – Sebanyak 5.210 siswa SD, SMP, SMA dan SMK dilibatkan dalam kegiatan jelajah Three Ends. Diantaranya, lomba vokal grup, tarian, melukis dan foto blok. ”Lomba ini sudah dimulai 1 SONI Balatjai hingga 9 Oktober lusa,”kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Soni Balatjai, Kamis (6/10). Diakui, pelaksanaan Three Ends tingkat kecamatan ini tidak mengganggu aktivitas sekolah. Sementara tropy pemenang lomba yang disiapkan panitia kabupaten sebanyak 177 yang nantinya diserahkan langsung pihak kementerian.(ato/met)

RAKOR: Rapat Koordinasi BPK, TAPD dan Banggar di ruang Banggar DPRD Halbar kemarin.

TAPD, Banggar dan BPK Satukan Persepsi JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) berkomitmen membenahi sistem pengelolaan anggaran agar kedepan meraih predikat memuaskan. Salah satu yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi (rakor) antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Malut di Kantor DPRD, Kamis (6/10).

Kepala Bappeda Sayuti Djama yang dikonfirmasi mengatakan, rakor ini untuk menyamakan persepsi tentang perencanaan dan penganggaran agar kedepan lebih baik.”Intinya, menyatukan persepsi sehingga program kedepan tidak bermasalah,”ujarnya. Rakor ini dihadiri Kepala BPK, Ketua DPRD Juliche D Baura, anggota Banggar dan TAP yang diwakili Kepala DPKAD Syahril Abd Radjak dan Kepala Bappeda Sayuti Djama.(ato/met)

Malut Post • HAL. 5

DPRD Bentuk Tim Investigasi Rumah Kumuh Diduga Banyak Masalah, DPRD Siap Tindaklanjut Editor : Muhammad Nur Husen Laporan : Suparto Mahyudin JAILOLO – Komisi III DPRD Halmahera Barat (Halbar) membentuk tim penelusuran dugaan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menerima bantuan rumah kumuh. Tim dibentuk setelah Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Ibnu Saud Kadim, Kamis (6/10). Ibnu mengatakan, dalam RDP itu Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU-Pera Anhar Awaluddin tidak mengetahui keterlibatan PNS. Karena itu, DPRD memutuskan membentuk tim investigasi agar dugaan itu bisa dibuktikan kebenarannya. ”Kalau ditemukan, langsung ditindaklanjuti ke aparat penegak hukum,”tandasnya. Menurutnya, informasi yang didapat bahwa oknum PNS penerima bantuan rumah kumuh ini berinisial AS yang berdomisili di Desa Acango Kecamatan Jailolo. ”Kuat dugaan, oknum PNS ini diberi bantuan dalam bentuk bahan jadi. Seperti ubin, semen dan seng oleh Wahid penanggungjawab proyek perumahan. Jadi kami mencurigai pengelolaan proyek ini penuh masalah,”tegas politisi Partai Demokrat ini. Sementara Wahid Yasin dalam keterangannya menantang Ibnu.”Silahkan buktikan dugaan yang dituduh. Karena yang mendapat bantuan itu sudah sesuai berdasarkan hasil verifikasi.”Sesuai data hasil verifikasi tidak ada PNS yang tercatat menerima bantuan perumahan,”ucapnya.(ato/met)

Jelang Muscab PKB, Nama Bupati Mencuat JAILOLO – Menjelang musyawarah cabang (muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Barat November 2016, sejumlah figur mulai dimunculkan. Salah satunya, Bupati Danny Missy. Orang nomor satu di Pemkab Halbar ini namanya mulai digadang sebagai calon kuat memimpin partai politik (parpol) DANNY Missy tersebut. Selain Danny, nama lain yang siap bertarung adalah Riswan Hi Kadam Ketua Komisi II DPRD dan Pdt Abner Bermula yang saat ini menjabat Ketua DPC PKB Halbar. Mencuatnya tiga nama ini, juga diakui Abner. Karena itu, muscab akan segera digelar.”DPP dan DPW sudah menginstruksikan agar segera menggelar muscab. Makanya, kami agendakan November sudah dilaksanakan,”kata Abner, Kamis (6/10). Pemberi hak suara dalam muscab terdiri dari Pengurus Anak Cabang (PAC), DPC dan pengurus DPW.(ato/met)

PENYERAHAN: Julius Marau saat menyerahkan LHKPN ke KPK

Staf Ahli Bupati Serahkan LHKPN JAILOLO – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Julius Marau menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (4/10). Selain LHKPN, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halbar ini juga menjalani tes bebas narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN) Malut April 2016.”Ini bentuk tanggungjawab moral sebagai pejabat Negara,”kata Julius, Kamis (6/10). Diakui, Halmahera Barat baru dirinya yang melakukan hal tersebut. Karena sebagai pejabat Negara, bebas narkoba dan penyerahan LHKPN menjadi penting sehingga bisa dijadikan panutan. Karena itu, seluruh pejabat Halbar diminta melakukan tes urine sebagai bukti bebas narkoba. (ato/met/pn)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

MOROTAI & SULA

Art: ATU

malutpost.co.id

Malut Post • HAL. 6

PAD Anjlok, Bupati Kumpul SKPD Minta SKPD Berinovasi Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Fahrul Marsaoly SANANA – Bupati Hendrata Thes serius meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahun anggaran. Untuk memaksimalkannya, Bupati menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola pendapatan, Kamis (6/10). Rapat ini mendadak digelar karena Bupati tidak puas dengan Rancangan APBD Perubahan 2016, yang pos PAD turun menjadi Rp 19,6 miliar. Se-

Kantor Bupati Kepsul

GAJI Pemkab Cairkan Gaji Guru Kontrak

ALI Umanahu

SANANA – Tertunggaknya gaji guru kontrak selama 9 bulan, separuhnya sudah dilunasi Pemkab. Yang terbayar 6 bulan dan sisanya masih akan diajukan permintaan. Hal ini diakui Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Ali Uma-

nahu, Kamis (6/10). Ali mengatakan, besaran gaji per bulan Rp 1,5 juta. Karena itu, dimintakan bersabar menunggu pencairan 3 bulan berikutnya.”Kedepan kami akan mengontrak guru sekolah dasar (SD) agar didistribusikan ke desa yang kekurangan tenaga guru,”ungkapnya. (rul/met)

PELAYANAN Urus Izin, Pembayarannya Langsung ke Bank SANANA – Mencegah pungutan liar (pungli) saat pengur usan izin usaha, kedepan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) membenahi sistem pelayanan. Salah satunya, pengurusan izin usaha pembayarannya langsung ke Bank.”Jadi ZULFAHRI Abdullah s e t e l a h d i b a y a r, bukti pembayarannya diserahkan ke instansi terkait,”kata Wakil Bupati Zulfahri Abdullah, Kamis (6/10). Wabup mengatakan, sistem tersebut diyakini memudahkan banyak hal. Uang tidak lagi singgah di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tetapi langsung masuk ke rekening kas daerah.”Kalau diterapkan secara baik, bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta dari sisi pelayanan akan lebih baik,”kata mantan Anggota DPRD Malut ini.(rul/met)

mentara sebelumnya dalam APBD induk mencapai 28 miliar.”Jadi rapat itu Bupati tekankan agar SKPD pengelola PAD bekerja ekstra sehingga target yang kita tetapkan bisa dicapai,”ungkap Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Hardiman Teapon, Kamis (6/10). Menurutnya, SKPD pengelola PAD belum maksimal dalam mengelola potensi PAD. Ada SKPD yang potensi PAD besar namun target yang dipatok kecil. Sementara ada yang potensinya kecil tapi targetnya dibuat besar, dan akhirnya tak terealisasi.”Bupati juga meminta SKPD tingkatkan inovasi, sehingga waktu tersisa beberapa bulan ini target bisa dicapai,”ungkapnya. (rul/met)

DPRD Tersinggung, Bupati Santai SANANA – DPRD Kepulauan Sula (Kepsul) tersinggung dengan pernyataan Bupati Hendrata Thes yang menyebut lembaga rakyat tidak memahami Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).”Kalau benar, kami minta Bupati mempertanggungjawabkan ILYAS Yainahu pernyataannya itu. Karena sudah menyerang institusi,”tandas Sekretaris Komisi I DPRD Ilyas Yainahu, mewakili sejumlah anggota di Kantor DPRD, Kamis (6/10) Terpisah, Bupati yang dikonfirmasi membantah tuduhan tersebut.”Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menghina lembaga DPRD. Jadi tidak perlu saya klarifikasi,”tandasnya. Bupati mengatakan, saat paripurna ada anggota yang interupsi agar Pemkab memberikan penjelasan terkait RPJMD sebelum penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2016. Tetapi tidak ditanggapi karena APBD Perubahan hanya melakukan pergeseran anggaran, sehingga paripurna dilanjutkan tanpa penjelasan soal RPJMD. RPJMD akan dijabarkan dalam APBD 2017. Bukan APBD Perubahan 2016. Sebab ini hanya pergeseran anggaran.”Jadi saya tidak menanggapinya. Kalau muncul isu demikian, itu hanya miskomunikasi,”ujar pria yang berlatar belakang pengusaha ini. (rul/met)

TEGAS: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai harus tegas menyikapi masalah yang menghambat pembangunan. Salah satunya, keberadaan Café Bitz yang dibangun di ruas jalan Desa Darame ke Desa Juanga. Keberadaan Café ini menghambat pembangunan jalan

Pj Bupati Didesak Kembalikan Sejumlah Kepsek

PROTES: Samudra saat menggelar aksi di depan kantor bupati, kemarin.

DARUBA – Solidaritas Aksi Mahasiswa Derita Rakyat (Samudra) mendesak Penjabat (Pj) Bupati Samsuddin A Kadir mengembalikan sejumlah kepala sekolah (kepsek) yang dimutasi beberapa bulan lalu. Ini karena mutasi yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadikpora) Refi Dara itu dinilai bertentangan dengan aturan. Koordinator aksi Mujril H Dayan dalam orasinya mengatakan Permendiknas Nomor 13 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah dan Permen Nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru seb-

agai kepala sekolah menyebutkan, pegawai yang ditunjuk sebagai kepsek harus golongan III C. Anehnya, mutasi yang dilakukan mantan Wakil Bupati Weni R Paraisu itu pegawainya rata-rata masih golongan II b. Mutasi besar-besaran oleh mantan wabup sarat akan kepentingan, mengingat meski pegawai golongan belum memenuhi standar, sudah ditunjuk sebagai kepsek.”Tidak ada alasan, Pj harus mengembalikan jabatan kepsek karena mutasi waktu itu cacat hukum,”ujarnya. (din/met)

Pemkab Ragu Putusan MA DARUBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai ragu dengan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait aksi pengrusakan fasilitas PT Morotai Marine Culture (MMC). Ini karena putusan ganti rugi pengru-

sakan Rp 92,5 miliar itu tidak dijelaskan secara rinci siapa yang harus membayar.”Ketidakjelasan ini membuat Pemkab belum menindaklanjuti putusan tersebut. Jangan sampai kita bayar, lalu memunculkan masalah di KANTOR Bupati Pulau Morotai

kemudian hari,”kata Penjabat (Pj) Bupati Samsuddin A Kadir, Kamis (6/10). Samsuddin mengatakan, putusan itu menyebutkan ganti rugi dibebankan kepada mantan Bupati Rusli Sibua, mantan Wakil Bupati Weni R Paraisu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Kepala BLH, Kasatpol PP dan Kadisnakersos. Karena itu, masih akan dikonsultasikan lagi ke Pengadilan. Apakah ganti ruginya dilakukan Pemkab secara keseluruhan ataukah dibagi ratakan dengan pelaku.”Konsultasi penting dilakukan karena dalam putusan MA tidak menegaskan Pemkab harus ganti rugi, tetapi menyebut jabatan dan nama orang,”ungkapnya.(din/met)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

POLMAS malutpost.co.id

Art: Mus

PERUMAHAN Perumahan PNS Terganjal dengan Rekomendasi SOFIFI - Spirit Gubernur Abdul Ghani Kasuba untuk memindahkan seluruh pegawai ke Sofifi dalam waktu dekat bakal tidak berjalan mulus. Pasalnya, sampai saat ini program pembangunan perumahan PNS berjalanan ditempat. Gubernur sendiri belum bisa meAbdul Ghani Kasuba mastikan kapan program tersebut akan jalan. “Lagi diupayakan dalam waktu dekat akan dibangun,” kata gubernur saat ditemui wartawan kemari di Hotel Bella Internasional Kamis (6/10) Namun begitu, gubernur tidak menjelaskan secara rinci apa masalah sehingga program dimaksud tidak jalan. Tetapi yang pasti, sekretaris korpri (sekorpri) Soleman Abdullah selaku SKPD tekhnis pembangunan rumdis ini mengatakan, pembangunan perumahan ini terhambat dengan status lahan. Sebab lahan yang disediakan seluas 20 hektar di Desa Barbar dan Rioribati belum mendapatkan persetujuan hibah dari pimpinan DPRD provinsi. Dia mengaku surat permohonan rekomendasi persetujuan Deprov telah disampaikan melalui Sekretariat Dewan (sekwan) sejak Juli lalu. Hanya saja, belum ada tindak lanjut dari pimpinan. “Saya tidak tahu apa masalahnya, sampai pimpinan tidak tindak lanjut. Padahal surat telah disampaikan tiga bulan lalu,” katanya saat ditemui belum lama ini Sementara Ketua Deprov Alien Mus, saat dikonfirmasi mengaku bingung rekomendasi persetujuan yang dimaksudkan oleh Korpri. Sebab sampai saat ini surat penyampaian permohonan belum sampai ke tangannya. “Apakah mereka (sekretariat Korpri) sudah sampaikan atau belum. Sebab kalau surat itu sudah sampai ke Setwan pasti ada laporan. Tapi sampai sekarang tidak ada laporan sama sekali. Sebab program pembangunan perumahan ini didorong DPRD untuk secepatnya sebagai langkah percepatan pembangunan Sofifi. Jadi kalau surat sudha ada, kita pasti keluarkan rekomendasinya,” ungkapnya. (udy/wat)

KLARIFIKASI Gubernur Siap Hadapi Somasi KNPI SOFIFI - Gubernur Abdul Ghani Kasuba siap menghadapi somasi dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) versi Ikhi Sukardi Husen. “Sebagai pejabat publik, Gubernur taat hukum., karena itu langkah somasi yang dilakukan temanteman KNPI dibawah kepemimpinan Iki Sukardi, akan disampaikan klarifikasi sebagimana isi materi somasi tersebut,” kata Gubernur yang disampaikan Kepala Biro Humas dan protokuler Halid Alkatiri, kemarin (6/10). Halid menyatakan, sampai saat ini gubernur belum menerima surat resmi dari pihak Polda Gubernur mengetahui permasalahan tersebut melalui pemberitaan media massa. Meski begitu, gubernur langsung merespon masalah tersebut dengan melakukan rapat dengan pimpinan SKPD terkait. “Karena yang disomasi ini adalah Gubernur, sehingga biro hukum sudah melakukan kajian hukum terhadap permasalahan tersebut,” katanya. Mantan Kepala ULP ini mengatakan, kaitan dengan dana hibah ini mekanisme pemberiannya tidak sembarangan, sebab ada aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh organisasi tersebut. Biro Keuangan juga akan melakukan verifikasi lapangan, untuk membuktikan apakah lembaga ini benar-benar ada dan daiakui secara hukum atau tidak. “Proses ini telah dilalui, karena itu belum tentu yang disampaikan Iki Sukardi bahwa lembaga KNPI kepemimpinan Tamrin ilegal, sebab semua syarat dan prosedur telah dipenuhi dan dianggap memenuhi sarat,”ungkapnya Sembari mengatakan, Gubernur dalam memberikan bantuan baik bantuan sosial maupun bantuan hibah, tidak membeda-bedakan, semua masyarakat berhak mendapatkan asalkan dapat memenuhi kriteria dan prosedur yang ditentukan. “Sepanjang sarat-sarat yang ditentukan itu dipenuhi, maka akan diberikan. Dana hibah ini diberikan bukan dilihat karena Sukardi dan Tamrin, tapi sesuai prosedur dan semua berhak mendapatkanya,”tutup Halid.(udy/wat)

Malut Post • HAL. 7

Komisi III Anggap Keputusan PPK Dikjar Ilegal Kadikjar Salahkan ULP SOFIFI – Komisi III DPRD Provinsi (Deprov) Malut menganggap keputusan Pejabat pembuat Komitmen (PPK) Dikjar menghilangkan proyek yang sudah ditenderkan merupakan tindakan illegal. Hal ini dikatakan Ketua Komisi III DPRD provinsi (Deprov) Sahril Marsaoly kemarin (6/10). Sahril mengatakan, setiap paket yang sudah ditayang ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) maka PPK berkewajiban untuk melakukan proses kontrak. PPK kata dia, tidak punya alasan dan tidak punya dasar hukum untuk melakukan pembatalan terhadap paket tersebut. Sahril mengatakan, jika PPK beralasan pemutusan paket ini karena ada kebijakan pemangkasan anggaran. Pertanyaannya dengan

namun masih harus menunggu dasar apa pemerintah melakukan laporan resmi dari perusahaan unpemangkasan?. Sebab sampai tuk ditindak lanjuti. “Kalau sudah saat ini keputusan pemangkasan ada laporan, maka kami akan panganggaran antara Pemprov dan gil Sekprov, Dikjar, PPK, ULP dan DPRD baru sebatas persetujuan pihak perusahaan. Untuk dimintai besaran di dimasing-masing diklarifikasi,” ungkapnya. nas. Sementara paket mana yang Sementara Kadikjar Imran Jakub, akan dilakukan pemangkasan saat dikonfirmasi malah menybelum ada keputusan. Karena itu alahkan ULP. Dia beralasan, jauh jika PPK beralasan pemangkasan, sebelum paket ini dilelang pidengan dasar apa keputusan itu haknya telah menyampaikan surat dipakai. “Pemangkasan anggaran pembatalan lelang dengan alasan ini dilakukan bukan menghilangadanya kebijakan pemangkasan kan paket proyek, tapi mengurangi Sahril Marsaoly anggaran. Meski begitu kata dia, pagu dengan menyesuaikan sisa waktu anggaran 2016. Bukan menghilangkan ULP tetap melakukan lelang dan menentukan pemenang perusahaan. “Kalau anggarannya paketnya,” katanya. Dia mengaku, telah mendapatkan aduan tidak ada bagaimana proses kontrak,” tuutp secara lisan dari masing-masing perusahaan, Imran. (udy/wat)

Kantor Disperindag Dipalang Dipimpin Sekretaris dan 4 Kabid Editor : Awat Halim Peliput : Rusdi Abdurrahman SOFIFI - Kasus palang kantor di provinsi kembali terjadi. Kali ini, terjadi di Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag). Menariknya keputusan palang kantor Disperindag ini bukan orang lain, melaibkan dipimpin langsung oleh Sekretaris Disperindag Idris Syarif bersama empat kepala bagian (kabid) yakni kabid Industri Agro M. Sofyan, kabid industri Ilmeta Hamit A. Rahman, kabid perdagangan dalam Negeri Sarif Nurdin dan perdagangan luar negri Mahfud Lating serta staf Disperindag. Dia dianggap tidak mampu menata sistim secara baik. Selain palang pintu kantor, mereka juga memasang pamflet yang bertulisan meminta kadis asrul diganti. Aksi tersebut berlangsung sekitar tiga jam yakni pukul 10.00 wit sampai pukul 12.00 Wit. Namun tak berlangsung lama, palang pintu dibuka kembali oleh Sekprov dan anggota Satpol PP turun ke lokasi. Aksi ini mengudang perhatian pegawai di sekitar. Sekretaris Disperindag Idris Sarif,mengatakan protes ini sebagai puncak kekecewaan pegawai terhadap Kadis kepemimpinannya. Sebab Asrul kata dia, selama memimpin tidak melakukan pendistribusian kegiatan secara merata sesuai dengan tugas dan fungsi bidang, pembagian kegiatan dilakukan atas dasar suka dan tidak suka. Lebih parah lagi, lanjut Idris ada kegiatan anggaran perjalanan dinas pegawai tidak dibayarkan secara utuh tapi dilakukan pemotongan secara sepihak. “Ada kegiatan bidang lain dialihkan ke bidang lain,”katanya. Dia mengatakan, selama kepimpinan Kadis lebih banyak melakukan perjalanan ke luar daerah sehingga penataan roda organisasi tidak berjalan secara baik.” Perjalanan ke luar daerah bukan hanya karena tugas, tapi karena kepentingan pribadi yakni melanjutkan studi S3 di Jakarta. “Karena urus sekolah, sehingga ada kebijakan tertentu yang membutuhkan kehadiran Kadis tidak bisa jalan. Bahkan selama ini pegawai tidak lagi mendapat jatah makan minum seperti dinas lain. Intinya kami ingin ada perbaikan dan penataan sistim. Kami tidak minta dia diganti, tapi kami minta

PALANG: Pintu utama Kantor Disperindag provinsi di palang oleh staf yang dipimpin sekretaris dinas.

ada penataan sistim,” ungkapnya Selain protes, Sekretaris Dinas dan empat kabid ini menyerahkan rekomendasi tuntutan ke Sekprov yang didalamnya memuat tentang mosi tidak percaya terhadap Kadis. Sementara Sekprov saat menemui pegawai mengatakan, keempat kabid bersama Sekretaris Dinas telah menemuinya, dan telah menerima tuntutan mereka. Karena itu pihaknya akan menyampaikan laporan tersebut ke Gubernur dan akan memanggil Kadis untuk melakukan mediasi. “Saya sudah hubungi Kadis, besok (hari ini red) Kadis sudah kembali dari luar daerah,” katanya meyakinkan. Sementara Kadis Perindag Asrul Gailea, saat dikonfirmasi mengaku, sedang berada diluar daerah, tapi telah mendapat laporan dari staf

terkait protes pegawai itu. Dia mengaku, protes ini terjadi karena adanya keinginan salah satu Kabid untuk mengganti posisinya.”Pak Mahfud Kabid perdagangan luar negri berambisi ingin menjadi kepala dinas, sehingga melakukan protes,”katanya Dia mengaku selama ini ke empat Kabid tidak mengikuti segala program yang dilakukan. Sebab mereka tidak terbiasa dengan sistim kerja yang diterapkan. “Mereka sudah terbiasa malas dan suka protes, sehingga saya hadir dengan berbagai program dan agenda, mereka merasa kesulitan,” katanya sembari mengatakan, pihaknya akan datang dan melakukan rapat. “Mereka ini orang lama di dinas, bahkan dimasa jabatan Kadis sebelumnya Husen Nurdin, juga terjadi protes,”katanya. (udy/wat)

186 Rumah Khusus Siap Ditempati

(PN2K), berdasarkan usulan dari Kabupaten kota. Untuk total biaya pembangunan rumah ini baik rumah khusus maupun swadaya senilai Rp 60 miliar,”jelasnya. Progres pembangunan rumah khusus sudah 100 persen selesai. Sementara rumah swadaya masih dalam proses pekerjaan dengan progres 40 persen. “Rumah swadaya ini penganggaranya dua tahap, tahap pertama Rp 5 juta, setelah dikerjakan masyarakat barulah dicairkan tahap kedua,” ungkapnya Selain itu, tahun ini Malut juga mendapat program pembangunan rumah susun melalui Satker Strategi yang dikelola langsung kementerian. Lokasi yang dibangun yaitu di Sofifi Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah dan Halmahera Barat yang saat ini masuk tahap konstruksi. “Rumah susun yang dibangun itu rata-rata tiga lantai, 59 kamar. Akan dilengkapisarana dan prasarana serta mobiler,” ungkapnya sembari mengatakan, untuk 2017 pihaknya juga telah menyampaikan permintaan pembangunan rumah khusus dan rumah swadaya, dengan pagu dasar Rp60 miliar.(udy/wat)

SOFIFI – Provinsi Maluku Utara tahun ini mendapat bantuan perumahan rakyat sebanyak 2.186 rumah senilai Rp 60 miliar. Ada dua kategori rumah yang dibangun yakni rumah khusus dan rumah swadaya. Rumah khusus sebanyak 186 unit rumah, dan rumah swadaya sebanyak 2000 unit. Hal ini disampaikan kepala dinas PU Malut Abdul Kadir Hamza, kepada wartawan di selasela acara Pemberian bantuan teknis pembiayaan perumahan dan kawasan permukiman di wilayah III, di Hotel Bela International Kamis (6/10). Kadir menjelaskan, program penyediaan perumahan kementerian PU-Pera melalui satker Perumahan dinas PU. Perumahan khusus sebanyak 186 rumah itu dibangun di tiga kabupaten, yakni Halmahera selatan 84 unit dengan pagu anggaran Rp 15 miliar, Halmahera Barat 51 unit dengan pagu anggaran Rp 8 Miliar dan Pulau Morotai 51 unit dengan pagu anggaran

Rp 8 miliar. “Pembangunan rumah khusus ini, diperuntukkan tiga kategori yakni untuk masyarakat yang terkenal dampak bencana alam, masyarakat nelayan dan masyarakat yang berada pada wilayah perbatasan,” ungkapnya. Sementara untuk rumah swadaya lanjut Kadir, diperuntukkan untuk masyarakat yang tidak mampu. Sebagai program percepatan penanggulangan kemiskinan, yaitu merenovasi bagian lantai, dinding dan atap. Program ini lanjut dia, dilakukan dalam bentuk partisipasi masyarakat dengan pagu anggaran rata-rata per rumah Rp 15 juta. Untuk Malut sendiri pada tahun 2016 mendapat jatah 2000 unit rumah khusus ini, tersebar di lima kabupaten kota yakni Kota Ternate 493 unit, Morotai 440 unit, Halbar 216 unit, Halteng 379 unit dan Halsel 474 unit. “Pembangunan diprioritaskan bagi masyarakat tidak mampu berdasarkan data tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

SAMB ETALASE malutpost.co.id

Art: rizky izzy

...YUDI

Samb Hal. 1

Tes urine yang dipusatkan di Mapolres Ternate tersebut dilakukan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). Informasi yang dihimpun Malut Post, kelima bintara tersebut adalah Aipda La Ode RHK, Aipda Muh RK, Brigpol MYS, dan Brigpol RHT dari Polres Ternate, serta Aipda ALDN dari Polres Halmahera Tengah. Kelimanya terindikasi positif menggunakan narkoba dalam tes urine, Rabu (5/10). Kapolres Ternate AKBP Kamal Bachtiar saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pemeriksaan urine dilakukan khusus terhadap oknum-oknum dari satuan yang dicurigai. Hasilnya, lima anggota dinyatakan positif. ”Dari lima oknum polisi yang berstatus bintara itu dua anggota berasal dari satuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan dua anggota lagi dari satuan Sabhara Polres Ternate, serta satu anggota dari Polres Halteng,” ungkapnya saat ditemui di Mapolres Ternate, Kamis (6/10). Pemeriksaan urine tersebut, diakui Kamal, belum diikuti seluruh anggota. Pasalnya, sebagian anggota masih menjalankan tugas di lapangan saat pemeriksaan berlangsung. ”Jadi pemeriksaan ini dilakukan terhadap satuan-satuan yang dicurigai. Tapi nanti semuanya akan diperiksa,” tuturnya. Menurut Kamal, tes urine merupakan langkah Kapolda Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto dalam memberantas penyalahgunaan narkoba yang dimulai dari dalam institusi Polri. Tak hanya itu, untuk memberantas peredaran narkoba, Kapolres mengaku pihaknya terus melakukan berbagai pencegahan. ”Kita lakukan pembersihan di lingkungan kita dulu. Selain itu kita juga lakukan langkah-langkah pencegahan peredaran narkoba,” pungkasnya. Tak Ditahan Sementara itu, penyidik Direktorat Narkoba Polda terus mendalami keterlibatan AKBP Yudi Depari dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Kepala Bidang Humas Polda AKBP Hendry Badar menuturkan, meski telah dinyatakan positif narkoba dalam pemeriksaan urine, saat dilakukan penggeledahan di kamar kos Yudi, Rabu (5/10), tak ditemukan sabu yang utuh. ”Hanya alat-alat bekas pakai yaitu pipet dan lainnya,” ungkapnya. Menurut Hendry, untuk memberikan sanksi terhadap AKBP Yudi, penyidik masih harus mencari tambahan alat bukti yang mendukung. ”Kan ada tiga sanksi, yaitu disiplin, kode etik dan pidana. Untuk tiga sanksi ini harus dibuktikan dulu, karena baru satu bukti yang didapat yaitu dia didapati positif narkoba. Tapi bukti lainnya belum ditemukan di yang bersangkutan,” jelasnya. Juru bicara Polda Malut itu mengaku AKBP Yudi hingga kini tidak ditahan. Hanya saja, Yudi masih terus menjalani pemeriksaan dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Ditnarkoba Polda. ”Dia tidak ditahan, tapi masih terus diperiksa,” ujar Hendry. Tiga Lagi Dibekuk Rupanya, peredaran narkotika tak hanya marak di tubuh Polri. Warga sipil pun tak lepas dari jeratan barang haram ini. Tiga hari belakangan, pihak berwajib berhasil membekuk tiga tersangka pengedar sabu. Satuan Narkoba Polres Ternate menciduk pelaku pertama, Selasa (4/10), sekitar pukul 15.00 WIT di Blok

H Lingkungan Gamayou Kelurahan Kampung Makassar Barat, Ternate Tengah. Pelaku bernama Sainudin Abdullah alias Udin (36), warga RT/RW 02/01 Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan. Udin kini ditahan di sel Polres dengan Laporan Polisi bernomor LP/245/X/2016/Malut/Res.Tte tertanggal 4 Oktober 2016. Udin ditangkap oleh anggota Satnarkoba karena diduga bakal melakukan transaksi narkoba dengan pelanggannya. Sebelum transaksi itu berlangsung, ia keburu dibekuk polisi. Dari tangannya turut disita barang bukti sabu seberat 0,20 gram. Kasat Narkoba Polres Ternate AKP Zainal A Syah mengungkapkan, tersangka merupakan seorang pengedar. ”Dia tertangkap saat akan bertransaksi,” ungkapnya. Menurut Zainal, Udin merupakan salah satu Target Operasi (TO) yang diketahui memiliki berbagai macam taktik dalam mengelabui anggota. ”Sainudin ini memang sudah lama jadi pengedar, dan dia ini lihai sekali dalam menjalankan jual beli sabu,” ucap Kasat. Udin bukanlah target terakhir Satnarkoba. Dua hari pasca tertangkapnya Udin, polisi berhasil meringkus satu pelaku yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Hanya saja, penangkapan tersebut masih dikembangkan anggota Satnarkoba. Pada hari yang sama, Kamis (6/10), anggota Direktorat Narkoba Polda juga membekuk salah satu pelaku berinisial NR alias Wati, sekira pukul 14.00. Perempuan 31 tahun ini ditangkap atas dugaan peredaran narkoba di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambula. Informasi yang dihimpun Malut Post menyebutkan, penangkapan tersebut bermula ketika Taher, pemilik warung di depan Lapas, sedang menjaga warungnya. Tiba-tiba datang seorang pria yang tak diketahui identitasnya membeli sebungkus rokok di warung tersebut. Usai membeli rokok, pria tersebut lalu menuju ke salah satu sepeda motor Yamaha Mio M3 yang terparkir di parkiran Lapas. Pria itu kemudian menaruh rokok yang dibelinya ke laci depan motor bernomor polisi DG 3355 XX tersebut. Setelah itu, pria misterius tersebut langsung pergi meninggalkan parkiran. Penasaran dan curiga, Taher lalu menghampiri sepeda motor tersebut. Bungkusan rokok di laci motor diambilnya. Bungkusan rokok bermerk Marlboro itu rupanya telah dililit lakban. Ketika dibuka, dari dalam bungkusan ditemukan dua paket sabu. Taher lalu melaporkan temuannya tersebut pada Janwar Ahmad, salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) ynag bertugas di Lapas. Janwar langsung meneruskan laporan tersebut ke Polsek Pulau Ternate, yang kemudian menyerahkan barang bukti sabu tersebut pada Ditnarkoba Polda. Anggota Ditnarkoba langsung bergerak cepat meringkus dan mengamankan pemilik motor yakni NR alias Wati ke kantor Ditnarkoba Polda sekira pukul 16.30. Wati sendiri diketahui berdomisili di perumahan dinas Lapas Jambula. Kabid Humas Polda saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya penangkapan tersebut. Hanya saja, Hendry menyebut kasus tersebut masih dalam pengembangan. ”Iya, tapi penyidik masih terus lakukan pengembangan guna mengetahui pelaku lainnya,” pungkasnya.(tr-04/kai)

...PECAT

Samb Hal. 1

Kelima anggota tersebut adalah Briptu Romyanto (Ba Dit Polair Polda Malut, Briptu Dolfin Ronga (Ba Bag Sumda Polres Halmahera Barat), Bripka Irwan Ahmad (Ba Bag Sumda Polres Halbar), Briptu Asman Talib (Ba Bag Sumda Polres Halmahera Selatan), serta Brigpol Muhammad Baqir Alhadar (Ba Ton Dalmas Polres Halsel). Pemberhentian kelimanya tertuang dalam surat pem-

...E-KTP

Samb Hal. 1

Ini mengingat program pembuatan kartu tanda penduduk elektronik atau electronic-KTP (e-KTP) yang dicanangkan pemerintah belum berjalan sesuai harapan. Masih banyak warga yang tidak memiliki e-KTP dan bahkan belum melakukan perekaman sama sekali. Ihwal ini setidaknya mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Malut, kemarin (7/10). FGD yang diselenggarakan di Kantor KPU, eks Kantor Gubernur, Jl Pahlawan Revolusi itu melibatkan Bawaslu, KPU Halteng, KPU Morotai, pimpinan partai politik dan akademisi dan stakeholders lainnya. Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo mengatakan KPU tetap mengambil langkah antisipasi agar tidak ada warna negara yang kehilangan hak pilihnya. “Caranya adalah dengan tetap mendata semua warga yang memiliki hak pilih. Bila ditemukan pemilih yang belum memiliki e-KTP atau belum melakukan perekaman akan dicatat dan diserahkan ke instansi terkait, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sebelum penetapan daftar pemilih sementara (DPS),” papar Syahrani menjawab sejumlah pertanyaan peserta FGD terkait persoalan DPT berbasis e-KTP. Mantan Ketua KPU Kota Ternate itu menerangkan masyarakat yang belum memperoleh fisik e-KTP, dapat membawa keterangan dari Dukcapil saat pemilihan nanti. “Jadi minimal perekaman dulu untuk mendapat mendapat surat keterangan dari Dukcapil,” jelasnya. Syahrani lantas mengharapkan pemerintah lebih intens lagi menjalankan program pembuatan e-KTP. “Tidak mungkin KPU membawa warga ke Dukcapil. Karena itu, Dukcapil juga harus menjalankan perintah Mendagri agar jemput bola mempercepat proses perekaman e-KTP sampai ke desa-desa,” ujarnya.

...HONORER

Samb Hal. 1

Pasalnya, pihak dinas masih menunggu proses pencairan di Dinas Keuangan. ”Jadi bukan karena faktor kesengajaan untuk memperlambat pembayaran. Nanti kalau sudah cair pasti kami akan berikan,” jelasnya. Meski begitu, Kusnia mengaku memahami tindakan protes Ibrahim yang meluapkan kekesalannya lantaran gajinya tertahan tiga bulan. Apalagi, gaji

...DARURAT

Samb Hal. 1

Akan banyak muncul pertanyaan dari masyarakat yang masih awam dengan hukum. Misalnya, “Bagaimana mau mengayomi masyarakat sementara mereka terlibat?” Atau “Bagaimana proses hukumnya karena yang memeriksa adalah mereka juga?” Atau, “Beranikah anak buahnya memeriksa atasannya?” Dan rupa-rupa pertanyaan hingga berujung pada satu kesimpulan; kredibilitas kepolisian diragukan. Inilah kesan yang ditangkap Kapolda Malut Brigjen (Pol) Tugas Dwi Apriyanto untuk menghilangkan kesan buruk itu. Begitu pataka Polda Malut berpindah ke tangannya, yang pertama dia lakukan adalah membersihkan ‘lingkungannya’ -(Polda dan jajaran Polres)- dari jeratan

Malut Post • HAL. 8

beritahuan penerbitan putusan PTDH nomor B/1355/X/2016/RO SDM tertanggal 5 Oktober 2016. Karo Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Malut Kombes (Pol) Ihsan Amin saat dikonfirmasi Kamis (6/10) mengatakan, lima anggota polisi yang di-PTDH Kapolda tersebut rata-rata melarikan diri dari tugas lebih dari 30 hari. ”Mereka itu (dipecat, red) rata-rata karena tidak bertugas selama 30 hari, dan hasil keputusan sidangnya seperti itu,” ungkapnya. Menurut Ihsan, ada sejumlah anggota

sul di jajaran Polda yang bakal menyusul a, kata lima anggota tersebut. Hanya saja, Ihsan, hingga kini hasil sidang dari rhak masing-masing Atasan yang Berhak kan Menghukum (Ankum) belum dilaporkan pa secara detail. ”Ada laporan dari beberapa ri Kapolres lagi, tapi kami belum pelajari secara mendalam karena hasil sidangg dan terkait masalah apa saja itu kami belum tahu. Nanti kalau sudah ada maka Kapolda akan menyiapkan surat PTDH dan diturunkan ke saya,” katanya mengakhiri.(tr-04/kai)

Persoalan DPT ini mencuat dalam FGD kemarin mengingat masih banyak warga yang belum melakukan perekaman khususnya di dua daerah pelaksana pilkada, yakni Halmahera Tengah (Halteng) dan Pulau Morotai. Bahkan ada khawatiran kalau warga terutama yang berada di pelosok-pelosok enggan mengurus surat keterangan dari Dukcapil meskipun sudah melakukan perekaman e-KTP. “Karena itu, dibutuhkan partisipasi dan peran aktif semua pihak. Termasuk parpol untuk melakukan sosialisasi,” tambah Syahrani. Halteng misalnya, merujuk DPT Pilres dan 2014, jumlah pemilih sebanyak 34.340 jiwa. Sementara jumlah penduduk wajib KTP sebanyak 37.673 jiwa. Sementara yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 23.354 jiwa. “Sekitar 14 ribu penduduk Kadis Dukcapil Halteng Bahri Sudirman. Sementara di Morotai, jumlah pemilih sesuai DPT Pilpres 2014 sebanyak 53.649 jiwa. Sementara penduduk wajib ber-KTP 40.654 jiwa. Yang sudah miliki e-KTP 23.846 jiwa. Sementara yang baru melakukan perekaman e-KTP 5.434 ribu dan belum melakukan perekaman e-KTP 11.374 ribu.”Yang sudah melakukan perekaman, saat pilkada nanti akan diberikan surat keterangan e-KTP,” jelas Sekretaris Kadis Dukcapil Morotai Nasrun Mahasari, kemarin. KPU Halteng dan KPU Morotai sendiri sementara melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) DPT. Proses coklit DPT ini Petugas Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Di lain sisi, pengalaman “suram” akibat buruknya basis data DPT selama ini masih membekas diingatan sejumlah pihak. Saat FGD kemarin, beberapa peserta meminta KPU untuk lebih teliti menetapkan DPT mengingat masalah pemilih selama ini menjadi salah satu pemicu konflik Pilkada. “DPT juga adalah titik rawan kecurangan,” kata Dekan Fakultas Hukum Unkhair Syawal Abdul Adjid. Sekretaris DPD Partai Ger-

indra Malut H. Sampena bahkan secara khusus meminta KPU dan Bawaslu untuk mewaspadai pemilih ganda di Kabupaten Halteng. “Informasi yang kami terima. Ada sekitar 600 orang yang ber-KTP Halteng dan Tidore Kepulauan (Tikep). Diduga kuat akan ada mobilisasi pemilih dari Tidore,” ungkap Sampena. Sementara Kepala Perwakilan Ombudsman Malut Sofyan Ali menekankan pentingnya peran pemerintah dan KPU menyelamatkan hak warga untuk memilih. “Kita tahu bahwa DPT berbasis eKTP bisa meminimalisir pemilih ganda dan fiktif. Tapi di tengah fakta masih banyaknya warga yang belum memiliki e-KTP maupun perekaman e-KTP, ini juga menjadi masalah besar,” ujarnya. Parpol Selain persoalan DPT, FGD yang dipimpin langsung Ketua KPU Malut Syahrani Somadyo bersama tiga komisioner KPU yakni Pudja Sutamat, Kasman Tan dan Safri Awal itu juga membahas tentang pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Pilkada 2017 dan 2018. Sayangnya tidak semua perwakilan parpol hadir. Dari 15 parpol, hanya 4 parpol yang memenuhi undangan KPU. Yakni Gerindra, PKS, PBB dan PKPI. Hal ini sempat disinggung pimpinan Bawaslu Muksin Amrin langsung dalam forum diskusi. “Saya kira, kegiatan-kegiatan seperti ini perlu peran aktif parpol,” kata Muksin. “Jangan Cuma datang ke KPU atau Bawaslu ketika ada komplen dan masalah,” imbuh sembari m mengatakan kedudukan kantor Parpol juga masih menjadi masalah. Sesuai undang-undang partai politik, lanjut Mukhsin, parpol tingkat provinsi berdomisili di ibukota provinsi. “Di Sofifi, baru hanya dua parpol di sana,” sebutnya. Dia mengharapkan peran aktif parpol dalam mengawal proses pilkada dan memberikan pendidikan politik. “Jangan hanya datang ke pihak penyelenggara, saat parpol dan pasangan calon sudah tahu hasilnya kalah,” pungkas Muksin. (mg-01/fai)

adalah hak pegawai setelah bekerja. ”Saya sudah bilang sama bendahara, segera bayarkan gaji honorer. Karena berulang kali dikeluhkan melalui media cetak. Tapi faktanya sampai sekarang belum dibayar,” katanya seraya menambahkan biasanya memang para honorer menerima gaji setiap bulan. Belum pernah tertunda, apalagi sampai tiga bulan. Kusnia berharap, para tenaga honorer dapat bersabar. Ia berjanji seluruh hak mereka akan dibayarkan setelah pencairan bulan ini.

”Jadi sabar saja, sementara bendahara lagi urus di keuangan. Kalau sudah cair pasti tong bayar,” katanya. Ibrahim sendiri saat ini diamankan di Polsek Maba Selatan Sub Sektor Kota Maba. Dia akan dibebaskan dengan catatan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aksi nekatnya tersebut. “Saya suruh dia buat surat keterangan dulu baru kase kaluar pe dia supaya jangan dia ulang lagi,” pungkas Kusnia. (ado/kai)

narkoba. Ia wajibkan semua perwira tes urine. Termasuk dirinya. Satu per satu perwira di jajaran Polda Malut ia tunggui di water closet Polda Malut agar tes urine berjalan lancar. Hasilnya, AKBP YD alias Yudi positif menggunakan narkoba. Walaupun perwira yang sehari-sehari bertugas di Direktorat Polairud Polda Malut itu mengelabui petugas dengan menyodorkan air keran sebagai sampel urinenya. Tentu tidak sampai dengan mengetahui saja. Kita berharap Kapolda juga berani menindak anak buahnya yang terlibat dengan hukuman yang seberat-beratnya. Mengapa? Karena mereka adalah aparat penegak hukum. Digaji oleh negara untuk menegakkan hukum. Bukan digaji untuk melanggar hukum. Tidak cukup bila hanya sampai pemecatan seperti isyarat Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Ang-

gota Polri dan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri yang memiliki ancaman hukuman maksimal berupa pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) atau pemecatan. Apalagi Presiden Joko Widodo menginginkan tindakan tegas dari seluruh aparat keamanan terhadap pelaku kejahatan narkotik, baik pengedar maupun bandar. Sebab kata-kata tidak diperlukan lagi untuk menangani perkara narkotik. “Saya tegaskan kepada semua Polda, polres, kejar, tangkap, hajar, hantam, dan kalau undang-undang memperbolehkan, dor (tembak) mereka (pelaku kejahatan narkotik),” kata Presiden Jokowi tegas dalam acara Hari Anti-Narkotik Internasional di Jakarta, Ahad, 26 Juni 2016 lalu. Kalau Presiden sudah menegaskan begitu, terapkanlah, Pak Kapolda. Kami mendukungmu.(*)

10 Pengusaha Ditetapkan Sebagai Wajib Pajak Terbaik TERNATE - Sepuluh pengusaha di Kota Ternate, Kamis (6/10), mendapat / reward oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate. Penghargaan yang diserahkan langsung Wali Kota Burhan Abdurahman ini lantaran mereka dinilai sebagai Wajib Pajak (WP) terbaik di kota ini. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda), Ahmad Yani Abdurahman menjelaskan, ada tiga kriteria yang digunakan Dispenda untuk menetapkan wajib pajak terbaik 2016 ini. “Kepatuhan, peningkatan jumlah serta tepat waktu,” katanya usai acara Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang pajak daerah dan pajak online serta pemberian penghargaan kepada wajib pajak terbaik 2016, di Royal Resto. Ada reward ada juga punishment (sanksi) yang juga bakal diterapkan kepada WP yang tidak patuh, yaitu memberikan tanda melalui stiker Tidak patuh pajak di rumah WP hingga pengumuman melalui media massa. Ini diawali dengan penerapan pajak Bimi dan Bangunan (PBB). Aghmad Yani mengaku, sebelum diberikan sanksi, pihaknya me-warning WP, seminggu sebelum jatuh tempo dan jika telah lewat dan belum bayar, maka sanksi itu langsung diterapkan. “Jadi penempelan stiker dan pen-

gumuman wajib pajak yang tidak patuh melalui media massa adalah sanksi sosial,”ungkapnya sembari mengaku WB yang tidak patuh didominasi pejabat baik dari DPRD Provinsi, DPRD Kota bahkan DPD dan bekas pejabat. Langkah Dispenda ini mendapat apresiasi dari Wali Kota. Dia berharap, langkah yang diambil Ahmad Yani ini, bias memotivasi WP lainnya di kota ini agar lebih taat pajak. “Mudah-mudahan, penghargaan ini bisa memotivasi wajib pajak lain untuk memenuhi kewajiban mereka, sesuai undang-undang yang berlaku,” ungkapnya. Sebab pajak merupakan item penting dalam PAD karena itu pengelolaan pajak yang maksimal dapat menghasilkan dana yang besar yang berimplikasi terhadap realisasi program pemerintah kepada masyarakat. Kepada pengusaha yang dinilai terbaik ini, diharapkan dapat mempertahankan statusnya dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak begitu juga dengan WP lainnya yang diharapkan bisa menaati aturan yang berlaku dalam dan memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak. Pada kesempatan itu, Burhan juga menyampaikan rencana Pemkot untuk menerapkan pajak online pada 2017

nanti seiring dengan penerapan Ternate Smart City. Untuk itu saat ini pihaknya masih melakukan persiapan termasuk dengan bermitra dengan BRI. “Kita sementara rintis dengan pihak perbankan dalam hal ini BRI, sehingga tidak ada lagi kebocoran,”jelas Burhan. Persiapan lainnya adalah merancang aplikasi yang terprogram langsung dengan barang kena pajak. “Jadi ketika orang pesan makanan, secara otomatis langsung terhitung pajaknya,” tambahnya. Hanya saja, diakuinya aplikasi ini hanya diterapkan di restoran berskala besar dan layak. Kegiatan tersebut juga menghadirkan pihak perbankan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Malut. Sementara, 10 wajib pajak yang dinyatakan terbaik dan mendapatkan penghargaan dari Pemkot adalah Deby Olivia Tjen pemilik Emerald Hotel. selanjutnya Albert pemilik CFC (Santiong), Sutarno pemilik The Taticha, Dewi Devinubun owner Golden Bakery, Ferry Siswady pemilik PT Indoteranusa. Imran Jumadil selaku pemilik D’Stadion, Irval pemilik PT. Triple Media, Cuci Motor Cahaya Mas dengan nama wajib pajak Paulus Wangke, Hendra Ang selaku pemilik Toko Makmur Utama serta J. Rudiyanto Rompies.(cr-01/nty/adv)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016 art:Yono

MARIA Sharapova

SPORTIVO

Malut Post • HAL. 9

malutpost.co.id malut

CAS Kurangi Hukuman Masha Desahan Khas Sharapova Segera Kembali Terdengar PENGADILAN Arbitrase Olahraga Ol (CAS) memberikan kabar gem gembira buat pencinta petenis cantik Rusia, Rusia Maria Sharapova. CAS memutuskan mengurangi hukuman mantan pemain tenis nomor satu dunia itu dari semula d dua tahun akibat kasus doping yang m menerpanya. Seperti diketahui, Shara Sharapova dihukum oleh Federasi Tenis Internasional (ITF) setelah terbukti terbu menggunakan meldonium saat bertarung di ajang Australia Terbuka 2016. Dengan hanya 15 bulan bu masa hukuman yang harus dijalani, dijal artinya Sharapova bisa kembali bermain pada 26 April 2017. So, desahan d khas Maria yang selalu terdengar terden saat dia bertanding bakal segera bisa dinik-

mati. Dua turnamen Grand Slam Prancis Terbuka dan Wimbledon menjadi kompetisi yang siap menyambut comeback Sharapova. “Pengadilan Arbritasi Olahraga (CAS) telah menyatakan bahwa Sharapova telah mendapatkan keringanan karena dirinya tak menyadari menggunakan meldonium. Ia mengaku telah menggunakan meldonium selama 10 tahun tanpa adanya larangan,” ujar ITF seperti diberitakan BBC Sport. “Dalam tambahannya CAS mengatakan bahwa Sharapova seharusnya terus melakukan cek rutin mengenai obat yang dilarang setiap tahun,” sambung pernyataan tersebut. Kabar itu disambut gembira oleh

Sharapova. Dia lantas berbagi kebahagian di laman Facebook pribadinya menyambut gairah tenis yang bisa kembali dilakoni. “Tenis merupakan gairah hidup saya dan saya telah melewatkannya selama beberapa waktu. Saya selalu menghitung hari sampai bisa kembali,” tulis Sharapova dalam laman Facebook-nya. Sharapova, selain memiliki wajah cantik dan prestasi apik, juga dikenal akibat kebiasaannya mendesah keras saat sedang bermain. Tak jarang pula desahannya saat tengah memukul bola itu mengganggu konsentrasi lawan. Namun, bagi penggemar, desahan itu justru yang paling dinanti dari penampilan Sharapova. (jpnn/yun)

Hina Wasit Wanita, 2 Pemain Dipaksa Gabung Kaum Hawa DUA pemain Sparta Praha Tomas Koubek dan Lukas Vacha dipaksa berlatih dengan tim wanita setelah menghina wasit wanita Lucie Ratajova. Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Koubek adalah salah satu pemain Sparta yang kecewa ketika timnya hanya mendapat hasil imbang 3-3 saat lawan Brno. Ia menilai wasit garis, Lucie, tak melihat pemain Brno dalam posisi offside sebelum menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Usai menjalani pertandingan, Kobek dan Vacha melemparkan komentar diskriminatif pada wanita dengan mengatakan bahwa wanita hanya pantas mengurusi urusan dapur, bukan memimpin sepakbola yang dikerjakan oleh pria. Pihak klub langsung mengambil tindakan tegas pada dua pemainnya yang merendahkan kaum hawa. Maka, dua pemain tersebut dipaksa untuk berlatih dengan tim wanita Sparta. “Para pemain akan menghabiskan beberapa hari bersama dengan tim wanita sehingga mereka sadar bahwa wanita punya banyak nilai di luar dapur,” demikian pernyataan Adam Kotalik yang menjabat sebagai Direktur Sparta. (shd/yun)

LUCIE Ratajova

Intip Kemewahan Hotel Baru CR7 di Lisbon CRISTIANO Ronaldo tak melulu fokus soal sepak bola, namun juga fokus untuk mempersiapkan diri pasca pensiun dengan berbisnis di bidang perhotelan. Ronaldo saat ini memang masih berusia 31 tahun. Dengan kondisi fisiknya yang sangat prima, masa pensiun superstar Real Madrid ini mungkin masih cukup lama. Bisa jadi ia akan masih bermain hingga usia 35 atau 38 tahun. Meski demikian, Ronaldo sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan pasca gantung sepatu. Salah satunya dengan menggeluti dunia perhotelan. CR7 bahkan sudah memiliki dua buah hotel sejauh ini. Yang terbaru adalah Pestana CR7 Lisboa Hotel, yang terletak di Lisbon. Hotel itu dibuka pada awal pekan ini. Menurut Marca, Ronaldo kabarnya menginvestasikan dana

MEWAH: Hotel milik Cristiano Ronaldo Pestana CR7 Lisboa Hotel, yang terletak di kota Lisbon, Portugal

mencapai 13 juta Pounds pada pihak Pestana untuk membangun hotel tersebut. Rencananya, dua hotel lagi akan dibuka oleh eks pemain Manchester United tersebut di New York, Amerika Serikat pada tahun 2017 dan di Spanyol tepatnya di kota Madrid pada tahun 2019 mendatang. “Ketika saya masih muda saya punya impian memiliki hotel saya sendiri,” ujar Ronaldo saat peluncuran hotelnya tersebut. “Sekarang saya memiliki dua, dan saya bangga itu di Lisbon. Saya tidak bisa tidak memiliki hotel di Lisbon, sebuah kota yang merupakan bagian dari sejarah saya karena saya telah bermain di

sini,” lanjutnya. Hotel Pestana sendiri tergolong mewah dan memiliki sejumlah fitur yang tentunya bernuansa CR7. Mulai dari lobi sampai kamar tidur, segala hal yang berhubungan dengan Ronaldo akan dapat ditemui tamu hotel tersebut. Selain itu, hotel 82 kamar dengan lima tipe berbeda tersebut juga dilengkapi Wi-Fi, Apple TV, Bluetooth audio, lampu LED di ruang mandi dan lain lain. Ada pula Playstation 4, dan kacamata Virtual Reality khusus di kamar CR7 Suite. Lalu ada pula program fitness ala CR7 dan Magic Spa. (bln/yun)


JUMAT, JUMA AT T,, 7 O OKTOBER KT K TOBE OBER OB ER 2 2016 0 6 01

LOKAL SPORT malutpost.co.id malutpost.co

Art: Mus

Ichsan Terancam Tercoret Riedl Belum Mencari Pengganti

ALFRED Riedl

JAKARTA – Alfred Riedl hanya bisa menarik nafas dalam-dalam saat melakukan briefing dengan penggawa tim nasional (Timnas) di Sahid Rich Jogjakarta, siang kemarin (6/10). Pasalnya, dari total 26 pemain yang dia panggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jogjakarta, hanya ada 25 pemain yang bisa bergabung. Ya, satu pemain yang batal ikut dalam TC tersebut adalah Ichsan Kurniawan, gelandang muda Sriwijaya FC. Sebelumnya, saat melakukan TC di Solo pada 22 -27 September lalu, pelatih asal Austria itu juga sempat dibuat kesal setelah kiper Dian Agus Prasetyo dengan sengaja digandoli oleh Pusamania Borneo Football Club (PBFC). Dokter timnas, Syarif Alwi mengatakan, Ichsan batal bergabung lantaran mengalami cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) saat Sriwijaya menjamu Bhayangkara FC di Torabika Soccer Championship (TSC), 2 Oktober lalu. “Dia harus menjalani operasi dan butuh waktu pemulihan selama enam bulan,” kata Alwi. Tapi, apapun itu, keputusan Ichsan untuk tidak datang ke Jogjakarta tersebut cukup mengejutkan tim pelatih. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya, Riedl dan kawan kawan tidak mendengar kabar apa - apa terkait cedera Ichsan tersebut. Bahkan, oleh administrator Timnas, mantan penggawa Timnas U-19 itu sudah dibelikan tiket dari Palembang ke Jogjakarta. Alwi mengatakan, dengan cedera yang dialami oleh Ichsan tersebut, maka besar kemungkinan dia juga bisa tercoret dari skuad Piala AFF 2016 nanti. Itu setelah mereka melihat hasil laporan MRI (Magnetic Resonance Imaging) dari rumah sakit Siloam Palembang. “Peluang Ichsan untuk bergabung ke Timnas sangat tipis,” lanjutnya. Ichsan sendiri saat dihubungi juga merasa terpukul dengan kondisinya itu. Sebab, bisa bergabung ke Timnas adalah keinginanannya sejak dulu. “Kesempatan untuk tampil di Piala AFF sudah hilang. Pastinya itu membuat saya sedih banget karena gagal memperkuat Timnas, apalagi senior,” ujar pemain berusia 20 tahun itu. Meski begitu, Ichsan membantah bahwa dia harus istirahat selama enam bulan agar bisa sembuh dari cedera tersebut. Sebab, lanjut Ichsan, menurut diagnosa dokter ortopedi di Palembang, dia hanya disarankan untuk istirahat total selama dua pekan. “Jadi saya optimistis saja bisa cepat sembuh,” lanjutnya.

Malut Post • HAL. 10

Tetap Akan Selebrasi P E R TA N D I N G A N melawan Arema malam ini tidak hanya dinanti pecinta sepak bola nasional. Gustavo Giron, tukang gedor anyar Persegres, juga merasakannya. Bahkan, pemain kelahiran Kolombia tersebut sangat berharap bisa diturunkan. Hal tersebut bisa dipahami. Pasalnya, Singo Edan—julukan Arema— merupakan mantan klub Giron, tepatnya pada putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC). Terlebih, GUSTAVO Giron Arema juga merupakan klub perdananya saat berkarir di Indonesia. ‘’Arema sudah seperti rumah bagi saya. Banyak teman yang sangat baik, seperti Maitimo dan Goran Gancev. Tetapi, inilah sepak bola,’’ ucap Giron kepada Jawa Pos. Fokus saya sekarang hanyalah Persegres dan harus bisa membuat tim ini terus melaju. Baca...TETAP Hal 11

Jefry Senang Gabung Timnas JAKARTA – Perasaan Jefry Kurniawan sedang bungah. Itu setelah dia mendapat kesempatan untuk bergabung dengan pemusatan latihan (TC) tm nasional di Jogjakarta, mulai hari ini. Ya, bagi gelandang Pusamania Borneo Football Club (PBFC) ini, kesempatan bergabung ke timnas tersebut adalah impiannya sejak kecil. “Jadi saat pertama kali diinformasikan untuk bergabung ke timnas, saya merasa sangat senang. Karena ini adalah cita-cita saya ketika pertama menjadi pemain bola,” kata Jefry. “Tentu, kesempatan ini tidak akan saya lewatkan. Saya akan berusaha untuk menunjukan perfoma maksimal selama latihan nanti,” timpalnya. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur yang pernah mejadi pemain terbaik Piala Kemerdekaan 2015 itu mengungkapkan, pertama kali mendapat informasi untuk bergabung dengan Boaz Solossa dan kawan-kawan itu setelah mereka berhasil menahan imbang Madura United dengan skor 1-1 dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC), 30 September lalu. Mantan pemain Persinga Ngawi itu pun bertekad untuk bisa masuk dalam 23 pemain yang rencananya akan diboyong oleh Alfred Riedl di Piala AFF 2016 yang akan berlangsung di Filipina pada 19 November – 17 Desember mendatang. “Saya akan berusaha habis-habisan untuk membawa timnas berprestasi di Piala AFF nanti,” harapnya.

Baca...ICHSAN Hal 11

Baca...SENANG Hal 11

Advertorial

Persiter Wakili Malut di Putaran Nasional TERNATE – Hasil imbang 1-1 sudah memuluskan langkah Persiter Ternate ke putaran nasional perebutan tempat divisi utama. Tiket yang diperoleh Persiter untuk menjadi perwakilan wilayah Malut tersebut didapat setelah kedua tim, Persiter dan Persikota berbagi poin di laga terakhir, kala bentrok di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, Kamis (6/10) kemarin. Kedua tim memang mengawali permainan dengan tensi tinggi, sebab peluang menjadi wakil Malut untuk kedua tim sangat terbuka. Sejak kick off babak pertama dibunyikan, tim tuan rumah

Ayo, Bangkit Persiter!

T

ERIAKAN “Ayo, bangkit Persiter” mulai terdengar di stadion angker Gelora Kie Raha Ternate, kemarin. Ya, tim yang berjuluk Laskar Kie Raha ini memastikan lolos ke putaran nasional untuk memperebutkan tempat di divisi utama, setelah hasil imbang yang diperoleh di partai terakhir Liga Nusantara (Linus) wilayah timur melawan Persikota Tikep. Kepastian lolosnya tim kebanggan orang Ternate itu seolah membuka memori masa lalu. Rekam jejak tim asal Kota Majang ini memang tidak luput dari percaturan permainan kulit bundar di tanah air ini. Persiter yang kala itu memiliki kejayaan, bahkan menjadi momok bagi tim-tim elite lain di wilayah barat, saat ini mulai tancap gas untuk mengulangi sejarah. Dalam catatan sejarah, Persiter sudah menginjakkan kaki di pentas kasta kedua sepak bola tanah air yaitu divisi utama pada tahun 2006. Namun, skuad yang punya fans

seisi kota Ternate ini akhirnya memilih absen dari kompetisi divisi utama itu, akibat ada larangan pembiayaan APBD untuk klub professional. Mulai sejak itu, Persiter sepertinya hanya mencatat namanya dengan tinta emas di kasta kedua kompetisi sepak bola nasional sebagai salah satu tim kuat wilayah timur, tapi tidak bisa menampakkan batang hidungnya di sana. Ya, itu bukan memori kelam Persiter, tapi sejarah kedigdayaan Persiter yang pernah ditorehkan pemain-pemain dari kota Majang ini. Melalui Liga Nusantara (Linus) Persiter kembali melebarkan sayapnya sebagai raksasa sepak bola Maluku Utara. Tim yang diidentikkan dengan warna kuning ini menempati peringkat pertama putaran Linus wilayah Malut. Dengan demikian, bukan tidak mungkin armada Nader Hasan akan mengembalikan keperkasaan Persiter yang pernah ada, yaitu menembus divisi utama liga nasional. Baca...BANGKIT Hal 11

yang tampil terbuka langsung menekan pertahanan Persikota. Namun, gol Persiter baru tercipta di menit ke-16 babak pertama. Adalah Risman Yusman yang membuat seisi stadion bergemuru melalui tendangan jarak jahu. Unggul 1-0, Persiter terus tampil agresif. Namun, Persikota mampu mengimbangi gempuran tim asal kota tetangga itu, hingga babak pertam ausai tidak ada perubahan angka di papan skor. Tempo permainan kedua tim makin meningkat usai dari ruang ganti. Persikota yang sudah mengusung misi untuk merebut tempat pertama terus

tampil menekan dengan sejumlah rotasi pemain di babak kedua. Begitu juga dengan Persiter yang tetap menjaga trend positif mereka sebagai tim yang belum terkalahkan di Liga Nusantara (Linus) wilayah timur ini, berusaha untuk menambah pundi gol. Persikota berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-56, melalui Andre Abubakar. Ya, hasil imbang memang tidak cukup mengantarkan Persikota sebagai tim yang mewakili Malut di putaran nasional. Baca...PERSITER Hal 11


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

SAMBUNGAN malutpost.co.id

Art: Mus

...PERSITER Samb Hal. 10 Karena itu, usaha keras untuk mengakhiri laga dengan hasil menang menjadi target utama tim racikan Umar Alhadar itu untuk diraih. Namun, selain memiliki benteng Pertahan yang kokoh, Persiter juga sepertinya sudah dinaungi dewi fortuna untuk tidak bisa dikalahkan di Liga Nusantara wialayah Malut ini. Ya, Persiter akhirnya memastikan lolos setelah mengakhiri laga dengan hasil imbang 1-1, dan mengantongi 7 poin. Sedangkan, Persikota hanya meraih poin 5, hasil dari sekali menang dan dua kali imbang.

...BANGKIT Samb Hal. 10 “Ini langkah awal untuk membangkitkan Persiter, dan langkah yang sangat baik menuju kompetisi nasional,” buka manajer Persiter, Nuryadin Rachman. Manajer Persiter ini merasa harus berterimakasih kepada pelatih yang berhasil meretas jalan Persiter menju pentas nasional. Menurutnya, jalan terbuka yang sudah diraih Persiter tersebut harus dimiliki oleh semua kalangan masyarakat Maluku Utara. Sebab, Persiter tentu menjadi perwakilan Malut saat memperebutkan tempat di divisi utama nanti. “Persiter bukan saja untuk Kota Ternate, tapi menjadi Perwakilan Malut di

...ICHSAN Samb Hal. 10 Absenya Ichsan tersebut sejatinya membuat tim pelatih mengincar gelandang PSM Makassar, Rizky Pelu. Hanya saja, pihak PSM masih berat untuk melepaskannya. “Timnas memang meminta Rizky, namun kami belum mengizinkan. Karena kami juga harus diberikan surat panggilan resmi

...TETAP Samb Hal. 10 Meski itu harus mengalahkan mereka (Arema),’’ sambungnya. Pemiliki nomor punggung 8 di Laskar Joko Samudro—sebutan Persegres—itu juga berambisi bisa membuktikan ketajamannya dengan membobol gawang Arema. Bukan tanpa sebab. Pasalnya, Giron tersingkir dari skuad asuhan pelatih Milomir Seslija lantaran dinilai kurang produktif. Dari 12 laga yang telah dilakoni bersama Arema, dia hanya mencetak dua gol. ‘’Saya tetap akan selebrasi bila bisa mencetak gol pada pertandingan hari Jumat (hari ini). Tetapi, saya prioritas-

...SENANG Samb Hal. 10 Performa Jefry di TSC bersama Pesut Mahakam – julukan PBFC—di TSC memang sedang bagus-bagusnya. Dia bahkan menempati urutan teratas pemain dengan kontribusi gol terbanyak, 6 gol dari total 15 kali bermain serta melakukan tiga assist. Sehingga wajar, bila dia diberikan kesempatan untuk bergabung dengan Timnas. Sementara itu, Wolfgang Pikal mengatakan bahwa, mereka masih terus mencari pemain yang layak di posisi gelandang. Dengan begitu, tim pelatih

Pelatih Persiter, Nader Hasan menilai ada sejumlah kekurangan yang menjadi pekerjaan rumah untuk diatasi sebelum anak asuhnya itu dijadwalkan tampil di putaran nasional. Di sisi lain, Nader marasa puas dengan hasil imbang yang didapat anak asuhnya. Meski awalnya, sukesor Arizona Hamadi ini menargetkan bisa meraih poin penuh di laga terakhir. Namun, Persikota yang tampil cukup apik membuat kedua tim hanya bisa berbagi poin. “Saya puas dengan hasil akhirnya. Kedepan kita akan perbaiki kekurangan yang ada untuk laga selanjutnya di putaran nasional nanti,” kata Nader usai laga kemarin. (mg-02/yun) putaran nasional nanti. Kemenagan ini bukan lagi hanya persiter saja, tetapi untuk semua pencinta sepak bola yang ada di Maluku kieraha ini,” kata Nuryadin. Terpisah, Sekretaris Umum Persiter Amin Subuh merasa sangat puas atas hasil yang diraih di laga terakhir itu. Kemenangan Persiter itu tentu menjadi motivasi tersendiri untuk bagi tim kedepan. Menurutnya, kerja sama tim dan pengurus sangat luar biasa demi membangkitkan kembali nama Persiter hingga ke pentas Nasional. “Tinggal bagaimana kita lebih banyak melakukan evaluasi yang lebi baik lag, dan banyak melakukan persiapanpersiapan latihan selanjutnya,” kata Amin. (mg-02/yun) dari Timnas,” kata Sumirlan, direktur teknik PSM Makassar. Di sisi lain, asisten pelatih timnas, Wolfgang Pikal mengatakan bahwa, mereka baru akan mencari pengganti Ichsan tersebut saat menjalani TC berikutnya. “Karena TC yang sekarang kami jalani saat ini sangat pendek. Jadi, kalau tidak ada penggantipun tidak terlalu berdampak pada tim,” papar Pikal. (jpg/yun) kan untuk kemenangan tim. Tidak masalah siapa yang cetak gol asalkan tim ini bisa merebut tiga poin,’’ sambung pemain yang juga piawai mengemban posisi winger itu. Harapan Giron untuk bisa ambil bagian dalam laga malam ini tampaknya bakal terealisasi. Pasalnya, pelatih Persegres Eduard Tjong mengisyaratkan akan menggunakan tenaga pemain 30 tahun tersebut dalam formasi 4-2-3-1. ‘’Salah satu dari tiga gelandang serang kemungkinan besar akan diisi Giron. Penampilan pertamanya dengan tim ini saat melawan PS TNI cukup bagus. Itu yang membuat kansnya untuk tampil besok (hari ini) cukup terbuka,’’ kata Edu, sapaan akrab Eduard Tjong. (jpg/yun) sedang menjalin komunikasi dengan Stefano Lilipaly yang saat ini membela SC Telstar di kompetisi kasta kedua Belanda Eerste Divisie. “Kami berharap klub mereka bisa melepas Stefano saat Piala AFF nanti,” harap Pikal. Pemain naturalisasi asal Belanda yang pernah berkostum Timnas pada 2013 lalu itu, memang sedang menunjukan performa terbaik bersama Telstar. Selain menjadi starter secara reguler, pemain berdarah Ambon, Maluku itu juga sudah menyumbangkan dua gol. Saat ini, Telstar juga sedang berada di peringkat delapan Eerste Divisie. (jpg/yun)

...RUU Samb Hal. 1 RUU tersebut disinyalir merupakan upaya korporasi mengeruk keuangan negara. Sebab, dalam RUU itu korporasi bisa mendapatkan berbagai fasilitas pembiayaan, mulai pembibitan, penyediaan modal, penyediaan lahan, pengangkutan sampai penyedian air untuk perkebunan sawit. RUU itu, kata dia, juga ditengarai bisa digunakan pengusaha sawit dalam melindungi diri dari konsekuensi hukum atas berbagai kejahatan lingkungan dan kemanusiaan (HAM). ”Ketika menerima salinan RUU (perkelapasawitan, Red), kami menilai ini sebagai kejahatan sempurna, RUU ini mengatur korporasi kelapa sawit aman,” ujarnya di Jakarta, kemarin (6/10). Zenzi menyatakan RUU tersebut juga mengandung kejahatan yang tidak bisa dijangkau institusi hukum Indonesia. Dia menyebut ada beberapa poin yang merefleksikan kejahatan itu. Diantaranya, mengakui kelapa sawit sebagai kekayaan

...PILOT Samb Hal. 1 Budi dan istrinya, Peggy (panggilan Rosalinda Panagia Maria Lakusa), mulai membangun PA Roslin pada 2000 setelah setahun sebelumnya mengunjungi Pulau Timor untuk menyalurkan bantuan kepada para pengungsi Timor Timur (Timtim) yang kondisinya cukup memprihatinkan. Para pengungsi itu adalah orang-orang yang terusir dari kampung halaman setelah referendum Timtim yang memilih memisahkan diri dari NKRI. Budi berkisah, semua itu bermula dari ketidaksengajaan dirinya dan keluarga menyaksikan tayangan kamp pengungsi Timtim di Atambua yang sangat menyedihkan. Melihat itu, Budi dan keluarga yang sedang makan dan merencanakan liburan keliling dunia mendadak jadi tidak berselera makan lagi. Mereka ”tidak sampai hati” untuk memakan makanan lezat yang sudah disuguhkan, sedangkan di Atambua ada ratusan pengungsi yang kelaparan dan hidup memprihatinkan. Budi menceritakan, kondisi para pengungsi parah sekali. Tenda pengungsiannya sangat tidak layak. Tempat tinggal sementara itu dibangun dari kardus, kain spanduk, dan barang-barang bekas yang ditali ke pohon. Belum lagi kebutuhan makanan mereka. Saat Budi dan keluarganya bersiap menikmati hidangan makanan Korea favorit mereka, para pengungsi harus membagi satu mi instan dengan seluruh anggota keluarga. ”Mereka masak mi di bekas kaleng cat. Mereka lalu memasukkan semua sayuran yang ada di sekeliling mereka. Termasuk rumput krokot yang tumbuh liar di situ,” kata Budi yang masih terbayang kondisi di pengungsian Timtim tersebut hingga sekarang. Budi, istri, dan ketiga anaknya lantas saling pandang. Mereka mencoba saling meyakinkan apakah rencana liburan mereka yang dipersiapkan sejak lama akan tetap dilaksanakan atau tidak. Namun, akhirnya Budi meminta izin untuk mengalihkan liburan mereka ke Timor, NTT, guna membantu para pengungsi di sana. Tak diduga, istri dan anak-anaknya langsung setuju. Malam itu juga Budi menyebar e-mail yang berisi rencananya terbang ke Timor. Dia membuka kesempatan kepada rekanrekan sejawat yang ingin membantu para pengungsi di sana. ”Waktu itu saya pasang target bawa barang 250 kilogram dan uang 10 ribu dolar dari keluarga saya,” terangnya. Paginya, ponsel Budi terus berdering. Rekan-rekannya ternyata menyambut positif ajakan Budi. Mereka ikut berpartisipasi. Ada yang menyumbang barang. Ada juga uang tunai. Jika ditotal, uangnya mencapai 67 ribu dolar, sedangkan barangnya membengkak menjadi 1 ton. Tapi, persoalan baru muncul. Budi kesulitan untuk mengangkut barang sebanyak itu dari Jakarta ke Kupang. Seorang teman lalu menyuruh dia mengontak seseorang. ”Saya tidak kenal dia. Ternyata, dia adalah station

...CR7 Samb Hal. 12 Aku harap aku bisa mencetak banyak gol saat bermain bersamanya,” timpal striker Porto yang baru mencatat dua caps tersebut. Lebih lanjut, Santos mengatakan bahwa seperti kebanyakan tim gurem di Benua Biru lainnya, Andorra tentu bakal menampilkan permainan defensif, sambil sesekali melakukan counter-attack, agar bisa membawa pulang satu poin. Dia menjelaskan bahwa para pemain sudah mengetahui apa yang harus dilakukan jika berhadapan dengan tim pragmatis seperti Andorra. ”Sirkulasi permainan kami

...CEDERA Samb Hal. 12 ”Mungkin dia belum menemukan keseimbangan pada kakinya yang cedera,” ulas Capello dalam wawancaranya dengan radio Onda Cero. ”Sebab, aku melihat, tidak biasanya Ronaldo sering jatuh ketika dilanggar,” lanjut pria Italia berusia 70 tahun tersebut.

...GRIZZI Samb Hal. 12 Dalam laga melawan Belarusia misalnya. Prancis bahkan melontarkan 24 kali tembakan dengan ending tanpa sebiji gol pun yang tercipta. Sama seperti Belarusia. Pertahanan Bulgaria juga tidak begitu rapat. Luksembourg mampu mencetak tiga gol ke gawang Vladislav Stoyanov. Nah, itu akan jadi beban di pundak Grizzi bersama Kevin Gameiro. Kebetulan, pada laga nanti Didi – sapaan akrab Deschamps – mempercayakan peran kesembilan kepada Gameiro. Dengan formasi 4-2-3-1, Grizzi yang bermain di nomor

Malut Post • HAL. 11

Indonesia. Padahal, kata dia, tumbuhan itu bukan berasal dari Indonesia. Pun, bila poin itu disetujui, korporasi tidak bisa lagi dijerat dengan UU Kehutanan. Poin lainnya, RUU juga dibuat untuk mengisolasi rakyat yang tinggal di sekitar kawasan hutan kelapa sawit. Warga yang semula berperan sebagai pemilik lahan bisa beralih jadi pekerja korporasi pencaplok lahan. Tidak hanya itu, RUU juga seolah membiarkan korporasi kelapa sawit kebal hukum. Mereka yang melanggar hukum lingkungan hidup pun berpotensi tidak bisa lagi dijerat. ”Pasal dalam RUU mengamputasi pasal di UU Perkebunan, Lingkungan, Pokok Agraria serta Kehutanan, ketika disahkan, pelanggaran pidana dan perdata yang dilakukan korporasi tidak bisa dijerat,” ujarnya. Berdasar data Walhi pada 2015 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Jambi, Sulawesi, Kalbar dan Kalteng diduga melibatkan 439 korporasi. Diantaranya, 308 merupakan perusahaan kelapa sawit. Direktur Advokasi Transformasi untuk Keadilan (TuK) Indonesia Edi Sutrisno me-

nambahkan, pada situasi sekarang upaya membuat UU perkelapasawitan diduga kuat memfasilitasi kepentingan asing dan mempertahankan status quo (tetap) atas penguasaan lahan di Indonesia. ”Ini bertentangan dengan Nawa Cita dan agenda Presiden Joko Widodo untuk reforma agraria,” imbuhnya. Edi menuturkan secara perlahan RUU itu juga akan merugikan perekonomian negara. Sebab, banyak perusahaan sawit dalam negeri yang dimiliki perusahaan asing. Menurutnya, pemegang saham perkelapasawitan terbesar saat ini adalah Malaysia. Kemudian diikuti Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Bermuda, Brazil, Canada, Prancis, dan Belanda. Pemberi uang terbesar adalah Amerika Serikat, Kanada, Swiss, Inggris, Prancis, Denmark, Jerman, Jepang, dan Italia. Sementara loans atau pemberi pinjaman terbesar adalah Malaysia, Indonesia, Inggris, Amerika Serikat, Singapura, Jepang dan Jerman. ”Bisa dikatakan RUU ini sedang memberi fasilitas kepentingan Malaysia, Amerika Serikat, Inggris dan Singapura.”(jpg/kai)

manager Singapore Airlines di Changi. Saya lalu memperkenalkan diri sebagai Kapten Budi Soehardi agar bisa mendapat diskon kargo,” kenang Budi, lantas tertawa. Lagi-lagi, tanpa diduga, Budi mendapat kemudahan. Dia bisa membawa barangbarang bantuan itu via pesawat kargo Singapore Airlines. Bahkan, yang mengejutkan, ketika dia akan membayar biayanya, petugas mengatakan bahwa semua gratis. ”Ketika saya tanya berapa, petugas konter bilang done. Katanya done untuk charity. Saya tidak perlu membayar sepeser pun,” cerita mantan pilot Garuda Indonesia (1976–1989), Korean Air (1989–1998), dan Singapore Airlines (1998–2015) itu. Sebelum berangkat, Budi dan istri menambah barang yang akan dibawa ke Kupang. Jumlahnya sangat banyak. Sampai rumahnya di kawasan Kalideres tidak mampu menampung. ”Mungkin jika ditotal, beratnya sampai 9 ton. Ini juga makin membuat saya pusing memikirkan cara membawanya ke NTT,” ujarnya. Keajaiban kembali menghampiri Budi. Saat sedang kalut dengan masalahnya, Budi menemukan nomor telepon temannya yang sudah lama hilang kontak. Dia teman pilot semasih di Garuda. ”Teman saya itu menyuruh saya menghubungi seorang kapten kapal Pelni yang mungkin bisa membantu saya,” kata pria asal Jogjakarta tersebut. Budi pun langsung menghubungi kapten kapal itu dan mengungkapkan maksudnya. Awalnya sang kapten agak menjaga jarak. Namun, setelah mendengar nama keluarga Peggy, dia langsung ramah. Sang kapten malah meminta Budi memanggilnya om karena ternyata dia adalah teman kecil mertua Budi. ”Saya benar-benar dimudahkan,” ucap Budi penuh syukur. Sesampai di kamp pengungsi di Atambua, Budi dan keluarga makin tidak tega melihat kondisi para pengungsi yang ternyata lebih merana daripada yang digambarkan di televisi. Para pengungsi sudah tidak peduli apa yang mereka makan. ”Makanan mereka dikerumuni semut pun masih tetap mereka makan. Bayi-bayi juga tidak terurus. Beberapa malah dibiarkan begitu saja karena penuh luka,” cerita Budi. Setelah kunjungan pertamanya itu, di sela-sela kesibukannya bekerja, Budi dan Peggy masih bisa berkunjung ke Timor untuk membantu para pengungsi. Tidak seperti kedatangan pertama, kedatangan Budi selanjutnya tak membawa barang-barang bantuan. ”Kami belajar dari pengalaman sebelumnya. Kami bawa uang saja. Belanja di Kupang sudah cukup,” ujar peraih CNN Heroes 2009 tersebut. Dari kunjungan demi kunjungan itu, terbetiklah niat Budi dan istri untuk mengentaskan anak-anak para pengungsi tersebut. Mereka lalu punya ide untuk membawa anak-anak itu ke Kupang. Awalnya mereka mengontrak sebuah rumah seharga Rp 500 ribu sebulan. ”Kami bermaksud merawat mereka. Dari rumah kontrakan itulah kami mulai merintis untuk mendirikan panti asuhan ini,” kata Budi. Budi lalu mempekerjakan beberapa

perempuan untuk merawat empat bayi yang berhasil mereka selamatkan dari tempat pengungsian. Budi menjelaskan, kondisi bayi-bayi yang ditinggalkan orang tuanya itu sangat memprihatinkan. Tubuhnya penuh luka. Bayi-bayi tersebut disembunyikan para pengurus tempat pengungsian agar tidak terlihat tamu yang mengunjungi kamp. ”Setelah ada rumah kontrakan itu, istri saya sering bolak-balik ke Kupang. Dalam sebulan bisa sampai lima kali. Dia yang ngurus panti asuhan ini,” terang pria 60 tahun tersebut. Ternyata, niat baik Budi dan Peggy sempat menjadi bahan pergunjingan masyarakat setempat. Keduanya sempat disangka sebagai anggota sindikat penjualan bayi. Masyarakat menuding mereka mengumpulkan bayi di rumah kontrakan itu untuk kemudian dijual ke luar Timor. Namun, Budi dan Peggy tidak menyerah pada tudingan miring tersebut. ”Saya dan istri terus menjalankan panti asuhan itu tanpa memikirkan omongan orang,” ucapnya. Apalagi, dari hari ke hari jumlah anak yang dititipkan ke panti terus bertambah. Dalam waktu singkat, jumlah anak yang diasuh panti menjadi 16. Budi pun mulai kepikiran tempat penampungan mereka yang kian sesak. Maka, dia lalu berembuk dengan istri untuk mendirikan panti asuhan yang permanen. Singkat cerita, Budi akhirnya bisa membangun panti asuhan di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kupang. Lahan yang dipakai adalah tanah yang dia beli pada 1990-an. Setelah gedung selesai dibangun, Budi makin serius menjalankan pantinya itu. Tak heran bila anak asuhnya terus bertambah. Kini jumlahnya mencapai sekitar 150 orang. Sebagai pilot senior di maskapai internasional, kala itu Budi tidak kesulitan untuk menghidupi PA Roslin. Setiap bulan dia menyisihkan sebagian gajinya untuk mengembangkan Roslin. Mulai menambah bangunan, membuat bangunan baru, hingga mendirikan sekolah sendiri. Tapi, setahun lalu Budi pensiun. Meski begitu, dia mengaku masih bisa hidup dan menghidupi panti asuhannya yang makin besar. ”Ini keajaiban lagi. Ada saja yang datang membantu. Seperti sekarang ini. Kami baru saja mendapat sumbangan laptop dari Angkasa Pura,” bebernya. Budi percaya apa yang dilakukannya bersama sang istri merupakan sesuatu yang baik sehingga keajaiban pun terus hadir. ”Kami mengurus anak-anak Tuhan. Tentu Tuhan ingin memberi kami juga. Dan inilah hasil pemberiannya. Datang dari mana saja yang tidak diduga-duga,” kata Budi. Saat ini beberapa anak PA Roslin sudah menyelesaikan sekolah. Bahkan hingga perguruan tinggi. Ada yang sedang menunggu sumpah dokter. Ada yang menunggu wisuda setelah lulus dari kuliah ilmu komputer. Ada juga beberapa anak Roslin yang dikirim ke Jakarta untuk mendapatkan pendidikan lebih baik. Anak-anak itu tidak kalah berprestasi dibanding mahasiswa lain di kampus mereka.(bersambung/jpg/kai)

harus jelas,” tuturnya dikutip dari Publico. ”Pemain harus pintar mencari celah untuk menciptakan peluang. Itu kunci kemenangan kami,” lanjut pelatih berusia 61 tahun itu. Santos kemudian memaparkan bahwa dirinya bakal menggunakan formasi 4-4-2. Sebab, pakem 4-3-3 terbukti gagal menghadapi Swiss. Ini artinya, satu dari slot duet lini depan jelas menjadi milik Ronaldo. Dilema bakal terjadi soal siapa yang menjadi tandem pemain 31 tahun tersebut. Sebab, Nani sudah pasti tidak bisa diturunkan.”Hasil medis dari dokter timnas Portugal menunjukkan dia mengalami masalah kebugaran,” jelas pernyataan resmi Portugal seperti diberitakan UOL. Pilihan pun tidak hanya jatuh kepada

Silva, Eder, maupun penyerang gaek Besiktas Ricardo Quaresma. Sebab, Santos juga memanggil winger Benfica Luis Miguel ”Pizzi”, dan pemain belia Sporting Lisbon, Gelson Martins. ”Aku percaya diri kehadiran keduanya bisa menambal lubang yang sempat menganga di Portugal,” ulas eks pelatih timnas Yunani dan Benfica tersebut. Terpisah, dari Tricolors, julukan Andorra, pelatih Koldo Alvarez bakal mengganti striker Gabi Riera dengan penyerang FC Andorra, Alexandre Martinez. ”Melawan Portugal bakal spesial. Sebab, itu bisa menjadi kado ulang tahunku,” kata Martinez kepada harian Andorra Bondia. Martinez bakal genap berusia 18 tahun pada Senin depan (10/10). (jpg/yun)

Jurnalis senior Sky Sports asal Spanyol, Guillem Balague menuturkan, kondisi fisik Ronaldo yang tidak prima membuat publik melihat satu hal yang sangat mencengangkan. Ketika melawan bermain seri 2-2 kontra Las Palmas (25/9), entrenador Real Zinedine Zidane memilih meminggirkan Ronaldo dan menggantikannya dengan Lucas Vazquez.

Menurut Balague, hal itu adalah kejanggalan karena selama ini, Ronaldo jarang sekali harus duduk di bangku cadangan di tengah laga jika tidak karena cedera atau kartu merah. ”Hanya Zidane yang berani melakukan itu,” puji Balague. ”Namun, harus disadari, performa Ronaldo memang mengecewakan. Dia seharusnya kecewa pada dirinya sendiri,” tambahnya. (jpg/yun)

sepuluh di belakang Gameiro bisa berduet dengan Gameiro saat menyerang. ‘’Saya bermain lebih direct. Sedangkan dia (Griezmann), suka dribbling, dan lihai mencari celah sesempit apapun,’’ puji rekan setim Grizzi di Atletico itu. Grizzi dan Gameiro yang rekan setim inilah keuntungan bagi Prancis. Statistik Gameiro musim ini mencatat, dari tiga kali assist-nya semuanya menjadi muara di balik gol-gol Grizzi. ‘’Tidak hanya di sisi serangan, dia mampu berlari kencang, mentackle, membantu defense. Dan yang paling penting, di saat dia kembali agresif dia akan menjadi contoh bagi kami,’’ tambahnya. Bulgaria sudah berada di Paris dua hari

terakhir ini. Publik Bulgaria masih belum lupa histori di balik kokohnya tembok Stade de France. Sebab, pada eranya Hristo Stoichkov dua dekade silam negara itu mampu mengalahkan Prancis di Stade de France dengan skor 1-2. Kemenangan historis itu terjadi di kualifikasi Piala Dunia 1994. Berbicara kepada Focus Sports, Petar Hubchev sebagai nahkoda Bulgaria tidak ingin berpegang pada histori itu. ‘’Harapan itu (menang di Stade de France) memang ada. Tetapi, saya realistis. Ini bukan soal masa lalu, ini masa sekarang. Dan saya akui Prancis lebih dari kami. Yang harus kami tunjukkan di lapangan adalah siapa kami sebenarnya,’’ klaim Hubchev. (jpg/yun)


MANCA SPORT

malutpost.co.id • HAL. 12

JUMAT, 7 OKTOBER 2016 Art: Mus

PORTUGAL

vs

CRISTIANO Ronaldo

ANDORRA

Pendukung Portugal terutama Cristiano Ronaldo, tidaklah perlu khawatir jika saja Ronaldo gagal mencetak gol di laga perdana. Sebab, CR7 bakal mencetaknya di laga kedua. Berikut statistiknya. (*)

Lumbung Gol CR7 Cs Laporan : JPG Editor : Haiyun Umamit AVEIRO – ”Andorra? Nama itu tidak terlalu penting bagi kami.” Inilah ucapan treinador Portugal, Fernando Santos, dalam konferensi pers tadi malam (6/10) jelang laga kualifikasi kedua Piala Dunia zona Eropa menjamu Andorra di Estadio Municipal dinihari nanti. Dalam ucapannya, Santos mungkin terdengar pongah. Maklum saja, lawan yang dihadapi saat ini adalah tim yang nangkring di peringkat 203 dunia. Beda jauh dengan Portugal yang saat ini bercokol di rangking tujuh. Sudah begitu, head to head kedua tim juga sangat kontras. Sejak bentrok pertama 18 Agustus 1999, Portugal tak pernah kalah pada tiga laga terakhir. Mereka menjadikan negara kecil di Barat Daya Eropa itu sebagai lumbung gol. Mencetak 14 gol dan hanya kebobolan satu bola. Melihat rekam jejak terdahulu saja, publik sudah pasti menjagokan Portugal bakal meraih angka penuh sekaligus menghancurkan Andorra. Namun, ada handicap yang mengiringi langkah Seleccao das Quinas, julukan Portugal, dalam mempersiapkan laga kontra Andorra. Handicap itu adalah Estadio Municipal Aveiro yang dipakai sebagai venue. Kekalahan tipis 0-1 atas Albania di kualifikasi Euro Prancis menghentikan

Performa Gol Pertama Cristiano Ronaldo di Setiap Kualifikasi KUALIFIKASI EURO 2016 Pekan Ke: Lawan: Jumlah Gol: Skor:

2 Denmark (A) A) 1 1-0 (M)

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2014 Pekan Ke: Lawan: Jumlah Gol: Skor:

tiga a laga sebelumnya yang tak pernah rnah kalah. Sudah begitu, sejak ak meraih trofi perdana Euro di Prancis Juli lalu, Portugal mulai tersendat dengan meraih eraih kekalahan dua gol tanpa npa balas atas Swiss di Bsel (7/9). 9). Namun, bomber Portugal, Andre dre Silva percaya diri bahwa hwa Aveiro bakal bersahabat habat dengan mereka. Sebab, bab, melawan Andorra, mereka ereka dipastikan bakal diperkuat perkuat oleh kapten tim Cristiano stiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu absen n dari partai melawan Swiss karena rena mengalami cedera ligamen amen lutut saat tampil di final al Euro. Konfidensi Silva itu didasarkan dasarkan pada sesi latihan yang ng berlangsung kemarin waktu ktu setempat. CR7, julukan kan Ronaldo, melalukan latihan ihan finishing menggunakan kan teknik Rabona atau menendang enendang sambil menyilangkan ngkan kaki. ”Dia adalah pemain terbaik ik dunia,” puji Silva sepertii dilansir AFP. ”Berada di dekatnya katnya saja sudah membuatku atku bangga. Baca: CR7.. Hal 11

Cedera Bikin Kecewa Performa TIGA gol dalam enam laga. Statistik yang sebenarnya tidak terlalu buruk bagi seorang Cristiano Ronaldo sebenarnya. Sebab, kompetisi masih panjang. Namun, eks entrenador Real Madrid periode 19961997 dan 2006-2006 Fabio Capello, sulit bagi Ronaldo untuk mencapai performa puncak musim ini. Itu jika melihat empat pertandingan terakhir Ronaldo di semua ajang setelah mencetak gol ke gawang mantan klubnya, Sporting Lisbon, di Liga Champions (16/9). Tampil sebagai starter, tidak satu pun winger asal Madeira tersebut mencatatkan namanya di papan skor. Uniknya, tanpa persembahan gol dari Ronaldo, jawara 32 kali La Liga itu mengakhiri laga dengan hasil imbang secara beruntun. Contoh terbaru adalah saat Los Blancos, sebutan Real, ditahan 1-1 oleh Eibar di Santiago Bernabeu pada jornada ketujuh La Liga Minggu kemarin (2/10). Memang, Ronaldo mengirim assist yang

Catat Nama di Laga Kedua

diselesaikan dengan sempurna Gareth Bale di menit 17. Namun, sepanjang 90 menit, minim sekali pergerakan dari peraih tiga gelar Ballon d’Or itu selain hanya delapan tembakan. Capello menilai, sulitnya Ronaldo mendapatkan permainan terbaiknya itu dikarenakan perasaan trauma yang terjadi pada lutut kirinya. Pada final Euro Juli lalu, akibat benturan dengan gelandang Dimitri Payet, otot ligamen Ronaldo mengalami kerusakan sehingga harus dipapah keluar di menit 25 dan digantikan oleh Ricardo Quaresma. Akibat cedera tersebut, Ronaldo harus beristirahat selama dua bulan dan melewatkan tiga pertandingan awal Real, sebelum kembali dan mencetak satu gol kontra Osasuna (10/9). Baca: CEDERA.. Hal 11

1 Luksembourg rg (A) 1 2-1 (M)

KUALIFIKASI EURO 2012 Pekan Ke: Lawan: Jumlah Gol: Skor:

3 Denmark (H) H) 1 3-1 (M)

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2010 Pekan Ke:

0

KUALIFIKASI EURO 2008 Pekan Ke: Lawan: Jumlah Gol: Skor:

2 Azerbaijan (H) 2 3-0 (M)

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2006 Pekan Ke: Lawan: Jumlah Gol: Skor:

1 Latvia (A) 1 2-0 (M)

KUALIFIKASI EURO 2004 Pekan Ke:

Tidak ada karena Portugal berstatus tuan rumah

Lebih Tajam Dengan Lasik SAN ANTONIO- Guard San Antonio Spurs Danny Green mencatat rata-rata tembakan tiga angka terburuk saat melakoni musim 2015-2016. Diyakini, akar masalahnya adalah daya pengelihatannya yang menurun. Meski telah menjalani operasi lasik Green tak yakin pengelihatannya adalah isu utama dalam penurunan prestasinya. Operasi tersebut dilaksanakan setelah Spurs keok atas Oklahoma City Thunder di semifinal Wilayah Barat. Empat musim pertamanya bersama Spurs catatan rerata keberhasilan tembakan jarak jauhnya selalu di atas 40 persen. Namun anjlok hingga 33,1 persen sepanjang musim lalu. Green sendiri tidak yakin faktor jarak pandang yang menurun memengaruhi catatan rekornya itu. ‘’Aku tidak akan mengatakan (pengelihatan) sebagai isunya. Aku telah menjalani operasi dan hasilnya memang membantu, tapi itu bukan penyebab kualitas tembakanku memburuk,’’ tukasnya. Ia berpendapat, ada musim-

musim dimana seorang atlet mengalami momen terbaiknya. Tapi ada saatnya pula situasinya berbalik. ‘’Terkadang ini masalah mental,’’ akunya. Untuk mengembalikan performanya, Green mengatakan, sedang membangun kembali kepercayaan dirinya. Memperbaiki mental, fisik, dan tetap menjaga kodisi fisiknya agar tetap fit. Yang tak kalah penting adalah segera melebur dengan tim dan rekan setimnya sesegera mungkin. Green mengakui 60 persen dari tembakan yang disarangkannya ke ring lawan berasal dari luar paint area. Spurs menunggu sangat lama untuk bisa melihat kembali ketajaman tembakannya. Hingga pada Januari tahun ini Green bisa kembali catatan terbaiknya, yakni 49,1 persen. Namun setelah jedah all-star presentase tembakan tiga angka guard 198 sentimeter itu terjun bebas ke angka 27,7 persen. Secara mengejutkan Green menemukan kembali ketajamannya di babak playoffs setelah melesakkan 24 tembakan dari 48 percobaan tiga angka. (jpg/yun)

Ayo Grizzi, Cetak Gol Lagi SAINT-DENIS – Sudah lama Antoine Griezmann tidak bersuara bersama timnas Prancis. Hari ini, tepat tiga bulan Grizzi – panggilan akrab Griezmann – menyumbangkan gol bagi Prancis. Tepatnya melawan Jerman dalam laga semifinal Euro 2016 di Marseille. Setelah gol tersebut, Grizzi pun seakan-akan telah kehabisan akal membuat Prancis kembali berjingkrak. Karena itulah, di Stade de France, Saint-Denis dini hari nanti WIB Grizzi harus dapat menjawab kerinduan fans Les Bleus – julukan timnas Prancis – akan gol-golnya. Gawang Bulgaria yang akan jadi sasaran tembak Grizzi dalam matchday kedua Grup A kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA. ‘’Untuk kali ini, saya akan lebih keras lagi,’’ koar Grizzi kepada L’Equipe. Bomber Atletico Madrid itu memang jadi sorotan utama. Di satu sisi dia pencetak gol terbanyak Euro 2016. Di sisi lain, di antara pemain-pemain pemburu gol yang dipanggil Didier Deschamps dalam laga

ANTOINE Griezmann

kali ini Grizzi punya reputasi paling menakutkan. Selain caps terbanyak, pemain berumur 25 tahun itu juga terbanyak golnya (13 gol). Nyatanya, selalu dimainkan dalam dua laga Prancis setelah Euro 2016 dia tidak dapat mencetak sebiji gol pun. Baik saat beruji coba menghadapi Italia (2/9) atau ketika Prancis

ditahan Belarusia tanpa gol lima hari kemudian. Hanya, on firenya Grizzi di level klub sebulan terakhir dapat menjadi patokan dia akan mengakhiri paceklik gol timnasnya nanti. Dari tujuh pertandingan Los Rojiblancos – julukan Atletico – dalam berbagai ajang, total Grizzi mampu menyumbangkan enam gol. Seperti yang dilakukannya ke gawang Valencia dalam jornada ke-7 akhir pekan lalu WIB (2/10). ‘’Apalagi, ini saatnya bagi kami untuk merangkai jalan menuju ke Piala Dunia,’’ lanjutnya. Ya, Griezmann dan penggawa Prancis lainnya harus mencetak gol. Terlebih yang dihadapinya di dalam laga nanti adalah Bulgaria, tim pemuncak klasemen sementara Grup A. Sama seperti saat Prancis ditahan imbang Belarusia, faktor handicap-nya dari penggawa Prancis sendiri. Yaitu bagaimana Prancis mampu memanfaatkan setiap peluang setelah membongkar defense lawan. Baca: GRIZZI.. Hal 11


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

MAJANGPOLIS

malutpost.co.id • HAL. 13

Art: ATU

FOTO:HARIYANTO/MALUTPOST

SANTAI: Para pegawai yang memanfaatkan lantai atas gedung Pengadilan Negeri Ternate sebagai lokasi alternatif untuk menyaksikan tim sepakbola berlaga di Lapangan Gelora Kie Raha Ternate.

BPOM Sosialisasi KIE POM di UMMU

Pantai Selatan jadi Sasaran Reklamasi Minta Pemkot jadikan Guru SD atau SMP MENGAJAR: salah satu guru saat mengajar di depan kelas

KARIM Latuconsina

TERNATE– Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara, melakukan mensosialisasikan Obat, Kosmetik d a n Ma k a na n m e l a l u i Ko mu n i k a s i , Informasi dan Edukasi (KIE) di Aula Universitas Muhammadiayah Maluku Utara (UMMU). Kepada Malut Post, Kepala BPOM Malut Karim Latuconsina menjelaskan, penyebaran informasi dalam memilih obat, makanan dan kosmetik ini sangat penting agar mereka bisa mengerti dan paham bagaimana memilih obat yang benar, pangan serta dan kosmetik dan obat tradisional yang aman apalagi saat ini di Malut sudah marak penjualan produk obat, makanan dan kosmetik yang illegal. ”Penting kita ber ikan penyebaran informasi kepada mahasiswa terkait dalam memilih obat, makanan, serta kosmetik,” tambahnya, kemarin. Baca: Sosialisasi.. Hal 14

“Bukan hanya beberapa guru, ada PTT yang kami sudah usulkan ke pusat agar mengangkat mereka jadi PNS, namun informasi balik dari pusat belum ada”

REKLAMASI: Kawasan Reklamasi pantai Toboko Mangga Dua

2017 Masih Fokus Pembangunan Fisik Editor : Sunarty Peliput : Abd Yahya Abdullah TERNATE- Pembangunan fisik masih menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate pada 2017 nanti. Ini tergambar dalam rencana daerah yang telah disahkan

dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

TERNATE-Rencana pengalihan pengelolaan SMA/SMK dari Dinas Pendidikan Kota ke Dinas Pendidikan dan pengajaran Provinsi, merupakan keputusan buruk bagi para honorer di sekolah SMA/SMK. Pasalnya, beredar kabar kalau yang akan ditangani Provinsi hanya guru atau pegawai yang berstatus PNS. “Kami yang PTT ini mengabdi sudah lebih dari 10 tahun, usia kami sudah tidak lagi muda, kalau sudah tidak terpakai kami mau kerja di mana,” ungkap Abdul, salah satu guru honor kemarin.

Pemkot ‘Rayu’ Warga Lelong untuk Rusunawa

Baca: Guru.. Hal 14

Baca: Rayu.. Hal 14

Junus Yau (Kepala BKD)

FOTO:HARIYANTO/MALUTPOST

SOSIALISASI

TERNATE-Rencana Pemerintah Kota Ternate membangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kampung Makassar Timur nampaknya

Baca: Reklamasi.. Hal 14

masih terkandala. Ini karena Pemkot masih harus berurusan dengan warga di lokasi tersebut.

Pengumuman Tes CPNS tak Jelas TERNATE–Hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tenaga medis dari Kementerian kesehatan hingga kini belum jelas. Ketua Panitia tes CPNS PTT, Kartini Ali saat dikonfirmasi kemarin, mengatakan masih menunggu pengumuman tes CPNS belum ada informasi dari Kemenertian Kesehatan tentang jadwal pengumuman. ”Kami masih menunggu informasi dari Kementerian Kesehatan untuk penetapan jadwal tersebut,” kata Kartini. Pihaknya berharap agar peserta yang mengikuti tes kemarin untuk bersabar.” Kami harap peserta tes CPNS tetap bersabar, karena hasilnya tetap diumumkan nanti,” harapnya (cr-03/nty).

Hari ini Diknas Kumpul Kepsek TERNATE-Tawuran yang terjadi antar siswa SMAN 10 dengan SMKN 2 Kota Ternate, akibat kurangnya pengawasan dari sekolah. Hal ini diakui langsung Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Muhdar Din, kemarin. Menurutnya, siswa yang kerap tawuran itu karena mereka tidak masuk sekolah. “Kalau siswa yang aktif, tidak mungkin bikin masalah seperti itu,” katanya. Baca: Kumpul.. Hal 14


SAMB MAJANG

JUMAT, 7 OKTOBER 2016

malutpost.co.id

Art: ATU

Malut Post • HAL. 14

Penderita TBC di Hiri Menurun TERNATE–Selama 10 Bulan, Puskesmas Hiri menemukan 6 kasus penderita positif Tuberculosis (TBC). Kepala Puskesmas Hiri Rehawati Wahab mengatakan, kasus yang ditemukan di Kelurahan diantaranya Kelurahan Isa 1 orang, Kelurahan Tafraka 1 orang, Di Kelurahan Togolobe 1 orang, dan 3 orang di Kelurahan Tomajiko.”Dari jumlah kasus tersebut 1 sudah sembuh. Sementara 5 orang masih dalam perawatan,” kata Rehawati, Kamis (6/10). Dijelaskannya, pada 2015 lalu, ada 7 kasus TBC yang ditangani Puskesmas Hiri. Namun semuanya sudah sembuh dan untuk tahun ini ada 7 kasus.

Dijelaskannya penderita TBC rata-rata berada di usia 16-32 tahun. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dengan gejala utama berupa batuk berdahak lebih dari 2 Minggu, sesak dan nyeri di dada, demam lebih dari 1 bulan dan dahak berdarah. Penyakit TBC ini sangat mudah menular, penularan bisa secara langsung. ”Batuk juga terkadang dapat mengeluarkan darah. Di samping batuk, pengidap TB biasanya akan kehilangan nafsu makan, sehingga mengalami penurunan berat badan yang disertai demam dan kelelahan,” ujarnya. Dikatakan, Puskesmas Hiri juga memberikan masker bagi penderita TB, karena penyebab TB

adalah bakteri yang menyebar melalui udara, semburan air liur dari batuk atau dari bersin pengidap TB. Pihaknya juga menganjurkan untuk makan-makanan yang bergizi karena ini membantu proses penyembuhan.” Kami selalu memberikan dorongan dan motivasi kepada pasien TB, sehingga mereka tidak merasa putus asa,” ujarnya. Dikatakan, petugas pelacak TBC memiliki peran dan kontribusi besar, dalam menuntaskan masalah TBC di Wilayah kerja Puskesmas Hiri.” Petugas tetap bekerja keras untuk terus melakukan pelacakan secara, terutama ke keluarga yang dicurigai mengarah ke TBC, sesuai ciri yang ada,” tandasnya (cr-03/ nty).

Diknas Bakal jadi Dikbud “Tidak semua pegawai dari Disbudpar bakal mengisi posisi di Bidang Kebudayaan (di Dinas Pendidikan), bisa saja dari pegawai dinas pendidikan sendiri yang mengisi bidang tersebut,” Burhan Abdurahman (Wali Kota Ternate)

TERNATE-Nomenklatur Dinas Pendidikan Nasional (Dknas) Kota Ternate bakal berganti menjadi

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Wali kota Ternate Burhan Abdurahman saat ditemui kemarin (7/10) menjelaskan bahwa dengan dialihkannya nomenklatur tersebut, Burhan mengaku tidak akan terjadi perubahan besar. Meski Bidang Kebudayaan sebelumnya ada di dalam Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang nantinya akan berubah menjadi Dinas Pariwisata. “Tidak semua pegawai dari Disbudpar bakal mengisi posisi di Bidang Kebudayaan (di Dinas Pendidikan), bisa saja dari pegawai dinas pendidikan sendiri yang mengisi bidang tersebut,” jelasnya.

...GURU Samb Hal. 13

Dirinya sangat berharap, agar kabar tersebut tidak benar dan Pemprov tetap mengakomodir mereka untuk menjalakan tugasnya seperti biasa. Namun, jika itu tidak terjadi maka dia berharap ada kebijakan dari Pemkot Ternate. “Setidaknya Pemkot bisa akomodir kami untuk mengajar di SMP atau SD,”ujarnya. Pada kesempatan itu, dia juga menagih janji Pemkot untuk mengangkatnya sebagai PNS. “Pemkot pernah bejanji bahwa kami bakal diangkat menjadi PNS tapi sampai sekarang, sudah mau masuk 15 tahun mengabdi, belum juga terealisasi,” tambahnya. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Ternate Muhdar Din saat dikonfrimasi mengaku dirinya

...SOSIALISASI Samb Hal. 13

Menurutnya, sekarang banyak pemasar kosmetik yang menjanjikan berlebihan tapi kenyataannya malah buruk bagi kesehatan, begitu juga obat dan pangan yang mengandung bahan yang berbahaya.

Untuk itu, akan dilakukan distribusi pegawai yang lebih selektif dan tepat sasaran sesuai dengan kompetensinya. Burhan mengaku setelah diresmikan OPD baru bisa difungsikan. “Setelah Perwali turun, bakal ada pendistribusian pegawai, setelah itu baru dilanjutkan dengan pelantikan pejabat baru, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan APBD 2017. Namun dalam waktu dekat semuanya sudah bisa terealisasi dan diselesaikan. Agar memasuki 2017 nantinya, program yang dirancang berdasarkan RPJMD dapat berjalan dengan baik,”pungkasnya.(tr-05/ nty)

juga mendapatkan infirmasi bahwa hanya Guru PNS dan aset saja yang dialihkan, kalau honorer belum pasti. ”Pemprov jangan hanya mengambil sekolah dan PNS saja, tapi mereka juga dibawa. Diknas tidak bisa mengakomodir mereka, sebab mereka adalah guru mata pelajaran terpadu sedangkan SMP dan SD guru kelas,”jelasnya. Terkait dnegan permintaan untuk diangkat menjadi PNS, Muhdar mengaku sudah mengusulkan Ke BKD namun semuanya tergantung BKD. Sementara itu, Kepala BKD Junus Yau mengaku sudah mengantongi nama yang akan diangkat menjadi PNS. “Bukan hanya beberapa guru, ada PTT yang kami sudah usulkan ke pusat agar mengangkat mereka jadi PNS, namun informasi balik dari pusat belum ada.”tandasnya. (tr-05/ nty) Karena itu, diharapkan dengan sinergitas BPOM dengan mahasiswa ini dapat meningkatkan penyebaran informasi keamanan obat, kosmetik dan makanan kepada masyarakat luas. “Juga mendukung tercapainya tujuan utama untuk menggerakkan masyarakat menjaga produsen yang dibeli,” pungkasnya. (cr-03/pn/nty)

SALAH TEMPAT: Salah satu siswa SD saat membuang sampah di atas jalan raya, padahal ini sangat buruk

...REKLAMASI Samb Hal. 13

Diantara kegiatan fisik yang menjadi prioritas Pemkot adalah, Pembangunan Pasar Grosir yang akan menjai penampungan hasil pangan dari Halbar dan Tikep, reklamasi pantai di kawasan selatan sebagai pusat perbelanjaan serta membangun pasar elektronik di eks Pasar Gamalama lama yang dibongkar belum lama ini. Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda Kota Ternate, Said Assagaf saat ditemui Malut Post di ruang kerjanya. Dijelaskannya, pembangunan fisik tersebut sebagai bagian

...RAYU Samb Hal. 13

Pasalnya, Lingkungan Lelong yang menjadi lokasi pembangunan tersebut masuk dalam kawasan kumuh tepat dan berada di tengah kota. “Ini masih menjadi tugas Pemkot yang sangat penting, karena letaknya di tengah kota,”ungkap

...KUMPUL Samb Hal. 13

Karena itu,dia menginstruksikan kepada seluruh guru dan Kepala sekolah agar mencatat siswa yang tidak masuk kelas. “Harus dicatat namanya agar jika terjadi tawuran sudah bisa diketahui,” ungkapnya. Terkait dengan tawuran, diakuinya

dari pendongkrak pengembangan ekonomi. “Sektor ekonomi menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Ternate tahun 2017,” katanya. Selain pembangunan di pusat kota,Pemkot juga akan fokus pada daerah terpencil yaitu Moti, Hiri dan Batang dua untuk mengejar ketertinggalannya. Di sini prioritasnya pada masalah pendidikan dan kesehatan. “Akan membangun infrastruktur pendidikan, kesehatan dan infrastruktur pendukung lainnya,” terang Said dua hari lalu. Sesuai rencana, November nanti Pemkot mulai membahas programprogram yang akan disusun dalam

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2017 nanti. Namun itu akan dilaksanakan oleh pejabat baru. “Sesuai ketegasan Pak Wali, Rencananya November mendatang sudah mulai dibahas, masih menunggu pejabat baru yang rencana dilantik,”ujarnya. Ditanya mengenai master Plan Segitiga Emas yang merupakan program tiga daerah (Ternate,Halbar dan Tikep), Said mengaku dokumennya telah selesai.”Master plan sudah selesai susun, tinggal menunggu pembahasan RAPBD, 2017 langsung terealisasi programn segitiga emas itu,” pungkasnya. (tr-05/nty)

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, saat ditemui di Royal Resto, kemarin. Dijelaskannya, sebelum membangun 47 Rusunawa tersebut maka pihaknya masih harus melakukan penataan lokasi di kawasan tersebut. ”Sebelum direklamasi kita juga harus melakukan pendekatan, kemarin sudah, namun masih ada beberapa

warga yang menolak makanya kita akan coba lagi,”terang Burhan. “Nanti kita akan coba lagi, tentu dengan metode lain, seperti berdiskusi langsung dengan mereka yang ada di situ (Lelong), sebab ini menyangkut dengan kepentingan bersama, bukan kepentingan Pemkot, jadi nanti kita sesuaikan,”terangnya. (cr-01/nty)

sudah melakukan mediasi oleh Diknas serta kepala sekolah. Untuk mengantisipasi masalah ini, Muhdar mengaku hari ini akan menggelar rapat dengan para kepala sekolah. Dia juga meminta Satpol PP untuk intens merazia siswa yang sering berkeliaran di jam sekolah. “Kedapatan langsung amankan ke sekolah bersangkutan saja dan

pihak sekolah harus tegas mengambil sikap, agar bisa menjadi efek jera bagi mereka. Namun jangan dengan kekerasan.”pinta Muhdar. Sementara itu, kemarin masih terjadi tawuran dimana beberapa siswa berseragam SMKN 2 mendatangi lokasi di jalan siswa dan saling lempar. Hanya saja aksi itu tidak berlangsung lama, (tr-05/nty)


OBER 2016 JUMAT, 7 OKTOBER

EKONOMI

Malut Post • HAL. 15

malutpost.co.id malut

art:Yono

ASDP Tambah Trip Kapal Ferry TERNATE - PT ASDP Indonesia Ferry Ternate, menambahkan trip kapal ferry karena meningkatkan aktivitas kendaraan dan orang. Trip yang ditambah hanya untuk rute Bastiong-Rum dan Bastiong-Sofifi. General Manager ASDP Indonesia Ferr y Ternate, Hasan Lessy, mengatakan frekuensi pemberangkatan kapal ditambah karena terjadi peningka-

BERLABUH: Kapal ferry di Pelabuhan Bastiong Ternate. ft erwin

KREDIT Penyaluran KUR Rp 71 Triliun JAKARTA - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga awal Oktober mencapai Rp 71 triliun. Angka tersebut hampir mendekati target pemerintah sebesar Rp 100 triliun hingga akhir 2016. “Penyaluran KUR sebanyak Rp 71 triliun sudah disalurkan ke 2,95 juta nasabah,” kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo. Target penyaluran KUR hingga Rp 100 triliun di tahun ini juga diyakini bisa dicapai. Tentunya dengan semakin bertambahnya bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yang diberikan mandat untuk menyalurkan KUR. “Kami optimistis karena sekarang OJK sudah merekomendasikan 28 lembaga pembiayaan baik dari perbankan maupun multifinance,” kata Braman. (dtc/onk)

PERBANKAN Caplok Bank Pundi, Jadi BPD Banten JAKARTA- Pemerintah Provinsi Banten mencaplok mayoritas saham PT Bank Pundi. Nama Bank Pundi pun berubah menjadi PT Bank Daerah Pembangunan Banten (BEKS). Selanjutnya, Bank Banten diserahi tugas mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) sejumlah Rp 26 triliun. Direktur Utama Bank Banten Heru Sutanto membeberkan, APBD senilai RP 26 triliun itu milik delapan kabupaten, kota dan juga provinsi Banten. ”Potensi APBD Pemprov Banten Rp 9 triliun. Itu belum potensi daerah lainnya. Jadi, kami akan menjadi mitra utama mengelola keuangan daerah dan juga 12 megaproyek nasional,” tutur Heru. Ia melanjutkan, potensi lain bisa membuat Bank Banten besar. Yaitu adanya bandara internasional Soekarno-Hatta Tangerang, kampus sejumlah perguruan tinggi dan industri lain bisa bekerja sama memakai Bank Banten sebagai lembaga keuangan untuk bertransaksi. ”Kami lihat geografis Banten ada di daerah syarat industri manufaktur, daerah di tepi laut pariwisata potensial, ada bandara internasional Soekarno-Hatta. Sudah saatnya masyarakat Banten mengejar ketinggalan dari daerah lain,” ulasnya. Saat ini, Bank Banten telah mempunyai 60 ribu nasabah yang seluruhnya UKM. Maklum, sedari awal fokus perusahaan menyasar mikro. Manajemen juga mempunyai 145 kantor cabang di seluruh Indonesia. Di Banten sendiri sudah mempunyai sepuluh kantor. ”Jadi, kami melayani nasabah simpanan, penyaluran kredit, jasa-jasa lain dan menjadi mitra Pemprov Banten dalam melakukan pengelolaan kas daerah,” ujarnya. Terkait dengan eksistensi Bank Jabar Banten (BJB), perseroan meyakini tidak akan terjadi benturan. BJB sebagai senior akan menjadi mitra bisnis saling mendukung. ”Kami mengkhususkan diri pada regional Banten, bersaing secara professional,” tegasnya. (jpnn/onk)

tan arus orang, barang dan kendaraan. Untuk rute Bastiong-Rum dulunya hanya 8 trip, sekarang menjadi 14 trip. Bastiong-Sofifi saat ini menjadi 8 trip dulunya hanya 4 trip, sedangkan Bastiong-Sidangoli tetap 4 trip sehari. “Rute Ternate-Batang Dua tak berubah, tetap dua hanya dua minggu sekali dan Ternate-Bacan seminggu sekali,” ujarnya. (tr-05/onk).

Stok Melimpah, Harga Ikan Turun Cakalang Kecil Rp 40 Ribu Editor : Bukhari Kamaruddin Laporan : Abd Yahya Abdullah

TERNATE - Harga ikan di Ternate saat ini jatuh karena stok ikan melimpah. Pantauan Malut Post di Pasar Higienis Bahari Berkesan kemarin (6/10), harga ikan cakalang ukuran besar turun dari Rp 300 ribu menjadi Rp 200 ribu per ekor. Cakalang sedang harganya Rp 80 ribu, sebelumnya Rp 125 ribu per ekor. Cakalang kecil harganya turun dari Rp 50 ribu menjadi Rp 40 ribu per ekor. “Kalau anak cakalang Rp 10 ribu per ekor,” kata Iswan, pedagang ikan. Dia memangku pasokan ikan berlimpah sehingga harganya turun. Harga ikan tergantung kondisi cuaca. “Selain itu harga ikan ditentukan dengan kondisi bulan, kalau lagi purnama harga ikan mahal,” jelasnya. Pedagang lainnya Aminah, menuturkan harga ikan kecil seperti dolosi, sorihi dan komo juga turun. Harga komo besar dulunya 8 ekor Rp 50 ribu, saat ini dengan jumlah yang sama hanya Rp 20 ribu. Begitu juga dengan ikan sorihi. Untuk ikan dolosi saat ini 4 ekor Rp 20 ribu, sebelumnya Rp 50 ribu. (tr-05/onk).

MURAH: Harga ikan di Pasar Higienis Bahari Berkesan Ternate cukup murah. Ft yahya

Kebijakan Jokowi, Harga Daging di Malaysia Naik JAKARTA - Perum Bulog sudah membeli daging kerbau dari India dengan jumlah 7.830 ton. Dan ini mempengaruhi harga daging kerbau di Malaysia. Menurut Direktur Pengadaan Bulog, Wahyu, kebijakan pembukaan keran impor dari Presiden Joko Widodo rupanya berbuntut pada kenaikan harga daging di Malaysia. Selain itu, kenaikan permintaan daging kerbau India secara bersamaan juga datang dari China. “Harga di tingkat importir Malaysia mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya. Itu terjadi karena tingginya permintaan daging kerbau India dari Indonesia dan China. Jangan lupakan China, mereka juga akhir-akhir ini permintannya naik,” ungkap Wahyu seperti dilansir dari detikFinance. Selama ini, Malaysia sangat tergantung dengan pasokan daging dari India. Bahkan, daging kerbau India lebih dominan ketimbang daging sapi impornya. Wahyu mengatakan, kenaikan harga dari pemasok daging kerbau di India kepada

importir Malaysia sekitar 5 sen dolar AS per kilogram. Saat pengadaan pertama kali, Bulog bisa mendapatkan harga daging kerbau tanpa tulang seharga USD 3,50 per kilogram. “Ini sesuatu yang lazim ketika India minta harga naik saat ada kenaikan permintaan. Ke kita pun mereka mengajukan kenaikan. Harga yang berlaku saat ini USD 3,55 per kilogram, 30 hari ke depan pemasok (daging kerbau India) mereka minta naik 1 sen lagi atau USD 3,56 per kilogram,” kata Wahyu. Bulog sendiri saat ini menargetkan 10.000 ton daging kerbau dari kuota impor pertama selesai dikapalkan pada Oktober ini. BUMN logistik pangan tersebut juga sudah mendapat persetujuan impor untuk mendatangkan 70.000 ton daging kerbau India. Daging kerbau oleh Bulog dijual dengan harga berbeda sesuai dengan kualitas daging, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 65.000 per kilogram. Hingga pekan pertama bulan ini, Bulog baru memasukkan daging kerbau sebanyak 7.830 ton. (dtc/onk).

BNI Bakal Resmikan KCP Morotai dan Jailolo TERNATE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Ternate akan menambah dua jaringan kantor baru di Kabupaten Pulau Morotai dan Halmahera Barat. Penjabat (Pj) Bupati Pulau Morotai Samsudin A Kadir direncanakan meresmikan BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Morotai pada Senin (10/10) nanti. Sedangkan KCP Jailolo bakal diresmikan Bupati Halbar Danny Missy pada Kamis (13/10). Penambahan KCP BNI dimaksud termasuk dengan penambahan unit ATM di masing-masing KCP. BNI KCP Morotai beralamat di Jl. Raya MTQ, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, sementara BNI KCP Jailolo beralamat di Jl. Raya Hate Bicara, Kecamatan Jailolo. ”Kepastian akan diresmikannya kedua KCP BNI tersebut setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ungkap Pemimpin BNI Cabang Ternate, Agus Soelaiman, Kamis (7/10).(kai)

The Fed Rapat, Rupiah Bergejolak JAKARTA - Setiap kali Federal Reserve (The Fed) membicarakan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS), gejolak rupiah dan mata uang dunia lainnya terjadi. Kenapa demikian? Menurut Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, perdagangan dunia sampai sekarang yang digunakan adalah dolar AS. Di samping itu, banyak aktivitas lainnya yang juga menggunakan dolar AS. Di antaranya adalah investasi, pasar modal hingga utang luar negeri juga sebagian besar menggunakan dolar AS. “Investasi di dunia masih dalam dolar AS. Bicara portofolio inflow, itu adalah dolar AS. Bicara kredit utang luar negeri itu sebagian besar dolar AS,” terangnya. Karena itu ketika The Fed rapat, maka mata uang dunia bergejolak. Mirza menjelaskan, isu kenaikan suku bunga AS mencuat sejak 2013. Saat AS memutuskan untuk kembali menggenjot perekonomian lewat kebijakan moneter. Namun hal tersebut baru terealisasi pada 2015. Ke depan kenaikan suku bunga acuan AS sudah lebih bisa diprediksi. Sehingga gejolak yang timbul pada pasar keuangan, khususnya nilai tukar tidak terlalu besar. “Sejak Desember 2015, maka kemudian kurs bisa jauh lebih stabil,” tuturnya. Sementara BI memproyeksikan, akhir tahun ini suku bunga acuan AS akan kembali naik. Sementara untuk 2017, kenaikan diproyeksikan sebanyak dua kali dari yang sebelumnya dibayangkan tiga kali. Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Juda Agung menyatakan, proyeksi tersebut seiring dengan kondisi makro ekonomi AS yang belum sesuai harapan. Untuk pertumbuhan ekonomi saja diproyeksi hanya 1,6% dari sebelumnya 2,2 persen. (dtc/onk).

HO CHI MINH: Dulunya dikenal dengan nama Saigon, kini diubah namanya menjadi Ho Chi Minh, adalah kota terbesar di Vietnam. Ft ist

Vietnam Saingan Terberat JAKARTA - Vietnam kini menjadi pemain baru di Asia Tenggara. Bahkan negara ini mengalahkan Indonesia dalam hal pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Vietnam tertinggi di Asean. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, menegaskan ancaman utama Indonesia adalah Vietnam. “Vietnam bikin kaget banyak orang. Dia tiba-tiba superstar di ASEAN tahun lalu dan menuntaskan perdagangan dengan Uni Eropa sekaligus 1 dari 12 negara pendiri Trans Pacific Partner-

ship (TPP),” katanya. Vietnam kini mengungguli Indonesia dalam angka ekspor non migas. Jumlah ekspor non migas Vietnam tahun lalu mencapai USD 150 miliar, lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang hanya mencapai USD 140 miliar. Keberhasilan Vietnam dalam memimpin pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara tidak terlepas dari kerja kerasnya sejak 9 tahun lalu. “Berbagai terobosan dilakukan pemerintah Vietnam untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi negaranya,” jelas Thomas.(dtc/onk).


OPINI

JUMAT, 7 OKTOBER 2016

Malut Post • HAL. 16

malutpost.co.id

Art: ATU

Mimbar Jum’at

G uru Menulis Redaksi menerima artikel yang ditulis oleh guru terkait tugas dan tanggung jawab profesinya terutama pengembangan mata pelajaran sekolah

SMS PEMBACA Pak Gubernur Jangan Hambur uang ke KNPI Salam Mesra Buat Pak Gubernur. Dalam pemberitaan media terutama di Malut Post 6-10-2016 halaman 19, KNPI mempersoalkan dana hibah. Pak gubernur, selama ini yang mengatasnamakan pemuda padahal kita yang ada di kampong-kampung tidak pernah merasakan hasil kerja dari organisasi atas nama pemuda ini. Yang terjadi orang mabuk tambah banyak, pemakai narkoba dan togel tambah banyak. Jadi pak gubernur, dana hibah untuk organisasi tunggu momen Pilkada baru badibo. Alangkah baiknya dana hibah Pak Gubernur kasih makan anak-anak yatim piatu saja supaya negeri ini ke depan bisa lebih bermartabat. Pengrim: +6281340229033 Tolong Adil Bagi Bantuan Walikota Tidore Kepulauan harus adil melaksanakan program bantuan dari Kementrian PU dan Pera terkait bantuan pembangunan 50 unit rumah para nelayan dan petani. Saran saya pelaksanaan program tersebut jangan hanya focus di 1 kelurahan saja, apalagi kelurahan tersebut adalah tempat domisili Pak Wali Kota. Alangkah baiknya dibagi tiap- tiap kelurahan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan dan stigma negatif dari masyarakat. Pemerintahan ini bukan milik satu golongan saja tetapi milik semua masyarakat Tidore. Mari kita hentikan tradisi sukuisme yang sangat bertentangan dengan borero leluhur kita. Terima kasih. Pengirim: +6282346020583 Kapan Honor Guru Halteng Diberikan Yang terhormat Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Tengah. Kapan honor kami guru- guru se Halmahera Tengah dibayar. Karena sudah hampir 7 bulan honor kami belum dibayar. Kami sudah melaksanakan kewajiban mengajar tapi hak kami belum juga dibayar Pengirim: +6285341614971

Om Faduli

Walaupun Sedikit Asal Diberkahi Allah SWT KEINGINAN manusia untuk mengumpulkan dan mendapatkan harta ataupun kekayaan di dunia ini tidak pernah habis-habisnya. Hal ini yang kadang-kadang membuat manusia tidak mengenal lelah dan tidak mengenal waktu siang malam bekerja dan berusaha terus menerus untuk mendapatkan harta dan kekayaan yang diinginkan. Dan lebih ironis lagi untuk mendapatkan semua keinginannya itu kadang-kadang manusia sudah tidak lagi menghiraukan rambu-rambu atau nilai-nilai agama maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sifat manusia yang tidak puas-puas dalam mengumpulkan harta ini banyak disindir baik dalam Al-Qur’an maupun Hadits Rasulullah Saw, diantaranya sebagai berikut: “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, hingga kamu masuk ke liang kubur.” (QS. At-Takaatsur: 1-2) “Seandainya manusia diberi lembah penuh dengan emas, maka ia masih menginginkan lembah yang kedua semisal itu. Jika dia diberi lembah kedua, iapun masih menginginkan lembah yang ketiga. Perut manusia tidaklah akan penuh melainkan dengan tanah. Allah tentu menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat.” (HR. Bukhari). Dalam suatu riwayat dijelaskan, sambil membaca Alhaakumuttakaatsur, Rasulullah Saw bersabda: “Putra-putri Adam berkata, ‘hartaku, hartaku.’ Hai manusia! Engkau tidak memiliki dari (apa yang engkau anggap) hartamu kecuali apa yang telah engkau makan dan engkau habiskan, atau apa yang engkau pakai dan lapukkan, atau apa yang engkau sedekahkan sampai habis. Selain dari itu semua akan engkau tinggalkan untuk orang lain.” (HR. Muslim melalui Mutharrif). Banyak dan melimpahnya harta dan kekayaan tidak serta merta membuat sipemilik harta dan kekayaan itu hidupnya menjadi tenang dan bahagia. Karena banyak contoh yang dapat kita saksikan dalam kehidupan ini, betapa banyak orang yang hidup bergelimpangan dengan harta dan kekayaan, namun hatinya tidak tenang, pikirannya selalu dihantui perasaan was-was memikirkan hartanya yang begitu banyak tapi dia sendiri tidak dapat menikmatinya. Demikian juga orang yang memiliki jabatan dan kedudukan yang tinggi, namun dia sendiri tidak memperoleh ketenangan dan kebahagiaan dengan jabatan dan kedudukannya tersebut. Karena setiap saat selalu dihantui pula dengan perasaan was-was jangan sampai jabatan atau kedudukannya yang sedang dipegang diganti atau diambil orang (istilah sekarang non job). Itu

Aspirasi Pembaca

Oleh: H. Usman Muhammad (Ketua MUI Kota Ternate)

semua merupakan sebuah pertanda bahwa apa yang dimilikinya berupa harta ataupun kekayaan serta jabatan/ kedudukannya tidak diberkahi oleh Allah Swt. Ada sebuah riwayat menceritakan bahwa: Pada suatu ketika seorang raja bersama para pengawalnya sedang berburu dan mereka bertemu dengan seorang petani kecil disebuah gubuk. Petani tersebut sedang beristirahat dan menikmati makan siang. Sang raja menegurnya, “wahai tuan, kelihatannya nikmat sekali makan siangnya,” namun karena saking nikmat makanan yang disantapnya sehingga sang petani tidak merespon dan tidak menyadari bahwa yang berdiri disampingya dan menegurnya adalah seorang raja yang sangat berpengaruh di negerinya. Karena sang petani tidak merespon apa yang dikatakannya, maka sang raja berkata lagi: “Padahal makanan yang tuang makan itu sangat sederhana sekali, yang hanya terdiri dari beberapa potong roti dan semangkok kuah kacang. Sedangkan saya adalah seorang raja yang makanannya enak-enak tapi saya tidak pernah merasakan nikmat seperti tuan pada hari ini.” Begitu mendengar perkataan raja seperti itu, lalu sang petani mengangkat kepala dan berdiri, setelah memberi hormat kepada rajanya lalu ia berkata: “Itulah masalahnya tuan raja, karena tuan adalah seorang raja, maka banyak orang yang mengincar dan menginginkan kedudukan ataupun jabatan tuan tersebut, sehingga tuan raja terkuras energinya untuk memikirkan bagaimana mempertahankan kedudukan atau jabatan tuan tersebut Begitu juga makanan yang dihidangkan untuk tuan juga adalah makanan raja yang tentunya melimpah, enak lagi mahal, sehingga sudah tentu banyak orang yang ingin untuk mendapatkannya, jadi bagaimana tuang raja bisa merasakan nikmat dan ketenangan? Sedangkan saya hanyalah seorang petani kecil, siapa yang mau merebut kedudukan saya ini, begitu juga makanan yang sedang saya makan ini adalah makanan rakyat jelata, murahan dan tidak berkelas, jadi siapa yang mau makanan seperti ini? Kisah di atas memberikan pelajaran berharga kepada kita bahwa jabatan yang tinggi serta tersedianya sejumlah harta tidak menjamin bagi seseorang untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan dalam menjalani hidup ini jika semuanya itu tidak diberkahi oleh Allah Swt. Oleh karena itu berikut ini Islam menawarkan beberapa tips

untuk meraih kebahagiaan dan keberkahan dari Allah Swt, walaupun yang kita peroleh dalam hidup ini hanya sedikit. Pertama, terimalah semua nikmat yang diberikan oleh Allah Swt, dengan respon syukur kepada-Nya. Dalam AlQur’an Allah tegaskan sebagai berikut: “Jika kamu bersyukur atas nikmat yang Aku berikan kepadamu, maka akan Aku tambahkan nikmat itu kepadamu, dan jika kamu mengkufurinya maka adzabKu sangatlah pedih.” (QS. Ibrahim: 7). Bertambahnya nikmat dalam pengertian ayat di atas jangan hanya diterjemahkan dari segi jumlahnya (kuwantitas), seperti dari satu menjadi dua, tiga, empat dan seterusnya. Tetapi hendaknya juga diartikan dalam arti yang maknawi yakni bertambah dalam segi keberkahannya, sehingga orang yang menerima nikmat tersebut merasa tenang dan tenteram hatinya tidak dihantui perasaan was-was dan ragu-ragu dalam memanfaatkan nikmat yang diperoleh, sebab harta yang melimpah kalau tidak dibarengi dengan rasa syukur tidak akan mendatangkan keberkahan bagi pemiliknya. Kedua, mencari dan menerima pemberian Allah dengan sifat qona’ah. Qona’ah dan lapang dada dalam menerima pemberian Allah Swt, adalah merupakan suatu kekayaan rohani yang tiada taranya. Karena jiwa yang selalu dihiyasi dengan sifat qona’ah dalam menerima segala bentuk pemberian dari Sang Khalik akan muncul rasa kebahagiaan dan kepuasan batin yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari. Dan sebaliknya jika dalam mencari harta ataupun penghasilan yang disertai dengan sifat serakah dan ambisi, maka selama itu pula akan terjauh dari keberkahan Allah Swt, sehingga membuat seseorang tidak akan puas-puas dalam mengumpulkan harta dan kekayaan, ibarat orang yang minum air laut tapi tidak menghilangkan rasa hausnya malah sebaliknya semakin diminum semakin terasa haus. Banyak contoh yang dapat kita saksikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita, coba tengoklah sejenak para koruptor di negeri ini baik sebagai birokrat, anggota legislatif, aparat penegak hukum mulai dari pusat sampai ke daerah. Padahal mereka sudah difasilitasi oleh Negara dan rakyat dengan penghasilan (gaji) yang lebih dari cukup, namun semuanya itu tidaklah membuat mereka puas sehingga masih juga melakukan perbuatan tercela yang kita kenal dengan istilah korupsi yang menyengsarakan rakyat dan bangsa ini. Sifat

manusia yang tidak puas-puas tersebut sebagaimana digambarkan oleh Rasulullah Saw, dalam makna hadits yang penulis kutip pada awal tulisan di atas. Ketiga, bekerja mencari rezki dengan jalan yang halal. Dalam Al-Qur’an Allah Swt, memberikan petunjuk: “Hai sekalian manusia, makanlah apa yang ada di bumi yang halal lagi baik dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”(QS. al-Baqarah: 168). Rezki yang diperoleh bila ditempuh dengan cara yang halal lagi baik, walaupun hanya sedikit akan menjadi sumber keberkahan dan juga kebahagiaan yang hakiki. Keempat, bangkitkan semangat berzakat, infaq dan shadakah. Orang Islam yang beriman, akan menyadari dengan sepenuh hati bahwa di dalam harta dan penghasilan yang diperolehnya dalam hidup ini, ada terkandung di dalamnya hak orang lain yaitu para fuqara wal masaakin (orang fakir dan miskin). Sebagaimana dijelaskan Allah dalam AlQur’an: “Dan orang-orang yang di dalam harta mereka tersedia bagian tertentu, bagi orang-orang miskin yang memintaminta dan orang-orang yang tidak punya apa-apa tapi tidak meminta-minta.” (QS. Al-Ma’arij: 24-25). Banyak ayat Al-Qur’an maupun Hadits Nabi Saw yang memberikan informasi kepada kita bahwa dengan gemar berzakat, berinfaq dan bershadakah adalah sarana yang membuat seorang mukmin menjadi kaya di dunia dan di akherat. Karena melalui zakat, infaq dan shadakah kita dapat merasakan kebahagiaan dengan memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang-orang yang membutuhkannya. Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, dalam bukunya yang berjudul: Pintu-Pintu Menuju Kebahagiaan antara lain mengatakan: “Manusia yang kaya adalah mereka yang hidupnya senantiasa mengalirkan rezeki dan manfaat bagi orang lain.” Karena itulah yang diajarkan oleh Rasulullah Saw, “Al-yadul‘Ulya khairun minal yadi as-sufla” (tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah). Banyak orang kita saksikan hartanya begitu melimpah namunnya hartanya tidak diberikan karunia dan keberkahan, orang seperti ini sebenarnya adalah orang miskin yang harus dikasihani. Sebaliknya ada orang yang kalau dilihat secara lahiriah tidaklah termasuk orang kaya, tapi hidupnya selalu mengalir memberikan manfaat bagi orang banyak, justru orang seperti inilah disebut orang kaya, karena mengalir karunia dan keberkahan Allah Swt kepadanya.(*)

Redaksi menerima kiriman opini serta surat pembaca anda. Ketik dua spasi pada kertas HVS dan kirimkan ke alamat redaksi Jl. Hasan Esa, Takoma. Telp. (0921) 3127055 atau melalui Email: birocenter@ yahoo.com.sg, Sertai foto copy kartu pengenal anda. Tulisan maksimal 3 page dengan poin huruf 12. Redaksi juga menerima kiriman SMS. Anda dapat mengirimkan permasalahan pembangunan di sekitar anda melalui nomor: 081356722755. Jika tulisan anda melebihi page yang ditetapkan, maka redaksi berhak mengedit/menyesuaikan.

Perlawanan Kreatif

Polda Malut (Pelayanan)

(0921)

3126110

Polda Malut (Pelayanan)

Polres(0921) Ternate3126110 (Pelayanan)

3121110

Polres(0921) Ternate (Pelayanan)

(0921) 3121110 UGD RSUD Ternate UGD RSUD Ternate (0921) 3124118

(0921) 3124118 Pemadam Kebakaran

3124113

Pemadam (0921) Kebakaran

(0921) 3124113 PLN Ternate (Gangguan) PLN Ternate (Gangguan)

3121272 3121272 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 Telkom Informasi 108 Telkom Informasi 108 (0921) (0921)

Bandara Bandara Babullah Babullah

3121797 3121797 -- 3123508 3123508 PT. PELNI (0921) 3124434 Taxi (0921) 3128888 - 3124888 (0921) (0921)

Pengaduan Pelanggan PLN

081 081 143 143 0040 0040 Kantor Kantor SAR SAR Ternate Ternate (Emergency) (Emergency)

0921 0921 -- 3120069 3120069

DINAMIKA perkembangan kota menarik untuk dikaji sebab ruang kota adalah tempat mengalirnya sirkulasi ekonomi. Aktor-aktor ekonom bersaing mengakumulasi modal serta menekan kerugian. Konsentrasi tindakan perbesaran modal ekonomi terarah pada bagaimana peluang pemanfaatan ruang sebaik mungkin. Sehingga ruang dilihat sebagai tahta yang harus diperebutkan. Hal ini berhubungan erat dengan konsepsi penataan ruang. Melihat sebuah pasar tradisional di bawa kepungan beberapa pasar modern yakni Hypermart pada bagian utara dan Jatiland Mall pada bagian selatan pusat perkotaan Ternate, (Gamalama) sungguh aneh. Konsepsi penataan ruang seperti ini ternyata akan kita temukan bongkahan persoalan yang cukup serius jika mengamati dan menelaah. Persoalan dimaksud ialah sungguh kacau tata ruang perkotaan. Bangunan-bangunan tersebut merupakan simbolisasi konfliktual. Dominan pasar tradisional diduduki serta komoditas yang dipasarkan merupakan hasil produksi masyarakat lapis bawah. Yang, jika dilihat dari aspek penempatan ruang, masyarakat bawah begitu jauh terlempar dari ruang di mana mereka dapat meningkatkan taraf ekonomi. Seperti di pusat perkotaan terlihat masyarakat lokal yang berjualan di pinggiran jalan berupa pisang, singkong, rica, tomat, sayur-sayuran dan sebagainya. Bahkan seringkali mereka diperlakukan sebagaimana manusia tidak bermartabat oleh oknum pejabat publik yang berwatak hewani, sebab dianggap melanggar regulasi. Konsepsi penataan ruang tersebut jika ditelaah dalam perspektif konflik, maka, masyarakat lokal dikatakan bertempur menghadapi dua arus kekuatan besar yakni pemodal dan juga pemerintah. Yang lebih mengarah pada merebut kuasa ruang ekonomi. Aplikasi kekuasaan tak lepas dari bagaimana

Malut Post ALAMAT REDAKSI : Jalan Hasan Esa, Takoma - Ternate, Telp (0921) 3127055, Fax (0921) 3127205 E-mail:editor@malutpost.co.id - iklan@malutpost.co.id

PEMBINA : Dahlan Iskan KOMISARIS UTAMA: Imawan Mashuri KOMISARIS : Suhendro Boroma DIREKTUR UTAMA : M. Tauhid Arief DIREKTUR : Urief Hassan DEWAN REDAKSI : Ketua: Ismit Alkatiri , Anggota: Muhammad Syadri, M. Ikhsan Ali, Faisal Djalaluddin, Mahmud Ici COORPORATE LAWYER JPG/MALUT POST : Dr. Harris Arthur Hedar, SH. MH.

Oleh: Sarfan Tidore Pegiat PILAS

mengubah status perekonomian masyarakat pada umumnya. Namun, kenyataan yang terjadi kekinian justru keberpihakan serta pemerintah adalah pencipta konflik antara masyarakat lapis bawah dan pemodal. Para pengusaha dari luar justru menduduki ruang istimewa serta percepatan pertumbuhan ekonomi begitu pesat. Sementara penempatan ruang untuk masyarakat bawah jauh dari ruang ekonomis. Atau dengan kata lain, mereka dilemparkan keluar dari ruang ekonomi melalui keputusan pemerintah. Kacaunya logika penataan ruang tersebut berdampak pula pada tersingkirnya masyarakat lapis bawah dari ruang ekonomi. Tersingkirnya masyarakat justru menimbulkan perlawanan terhadap pemerintah. Perlawanan mereka terlihat melalui ketidakpatuhan terhadap regulasi yang menekan agar tidak berjualan pada tempat yang konon dilarang, serta penolakan terhadap ruang yang disediakan pemerintah untuk memasarkan hasil komoditasnya. Seperti para pedagang yang ditempatkan di samping Bank Artagraha membongkar kios dan memilih pindah pada kawasan Pahlawan Jalan Revolusi (Malut Post, 28 Juni 2016). Jika mereka bertahan maka yang terjadi ialah kelesuan arus perkembangan ekonomi melanda. Sehingga di pinggiran Pasar Gamalama para pedagang kecil memutuskan untuk berjualan sebagai langkah alternatif agar dapat bertahan hidup. Persoalan ini ditanggapi melalui gerakan penertiban dari petugas Dinas Pasar dan Dinas Perhubungan, namun nampak ironis; sebagaimana diungkap para pedagang kecil yakni, mereka berjualan, sebab mendapat perizinan dari Dinas Perhubungan. Bahkan dalam gerakan penertiban memicu konflik antara petugas Dinas

Perhubungan dan Dinas Pasar dalam kegiatan tersebut. Namun, dikatakan bahwa konflik tersebut karena mereka diprovokasi (Baca Malut Post, 28/6/2016). Sungguh menarik diskursus yang dimainkan oleh pejabat publik bahwa persoalan yang terjadi seolah-olah merupakan kondisi eksternal dan bukan dari pejabat publik itu sendiri. Tidak membenarkan, tetapi melalui informasi yang diberitakan media lokal akhir-akhir ini; seringkali sebagian oknum pejabat dari instansi terkait melakukan pemerasan dan bahkan kekerasan terhadap pedagang-pedagang kecil. Harian Malut Post pernah memberitakan watak premanisme pejabat publik: tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang oknum pelayan publik (Dinas Pasar) terhadap para pedagang lokal (20/7/2016). Watak tersebut kembali terjadi antara pejabat seperti yang sudah disinggung di atas. Dan untuk menghapus watak premanisme pejabat dalam memori masyarakat maka wacana provokator disebarluaskan sebagai bentuk pengalihan isu dengan begitu masalah tersebut ditelan waktu. Tetapi di balik itu kepentingan laten ikut beroperasi berkesinambungan. Penggalan fakta tersebut menunjukkan bahwa: ketidakadilan, kekerasan dan pemerasan berakibatnya masyarakat memberontak dan melawan tidak dengan kekerasan, melainkan “perlawanan dengan cara kreatif”. Kreatif dalam artian bagaimana pemanfaatan ruang lainnya oleh masyarakat yang percepatan sirkulasi ekonominya cukup pesat. Walaupun melanggar regulasi, tetapi ini merupakan siasat untuk tetap bertahan hidup atau melepaskan keterasingan ekonomi. Kata Albert Camus dkk, memberontak/melawan adalah kreatif (1998: xvii). Ada tiga syarat kreatif dalam memberontak menurut Camus dkk, yakni

SMS Pembaca

PEMIMPIN REDAKSI : Faisal Djalaluddin REDAKTUR PELAKSANA : Awat Halim KOORDINATOR LIPUTAN : Muhammad Nur Husen, Irman Saleh KOORDINATOR LIPUTAN KHUSUS: Ika Fuji Rahayu KOORDINATOR KREATORIAL : Ako La Owi KOORDINATOR BIRO JPG : Mahmud Ichi REDAKTUR : Faisal Djalaluddin, Ako La Owi, Bukhari Kamaruddin, Muhammad Nur Husen, Awat Halim, Sunarti, Irman Saleh, Ika Fuji Rahayu, Jufri Duwila, Wawan Kurniawan, Mahmud Ici, Abdullah Dahlan Conoras(Nonaktif) PENGEMBANG ANAK PERUSAHAAN : Dahlan Malagapi, Purwanto Ngatmo REPORTER : Amirudin Ibrahim, Sahril Samad, Rusdi Abdurahman, Ikram Salim, Fitrah A. Kadir, Munawir Taoeda, Wahyudin Madjid, Suhendi Suherman BIRO WASHINGTON : Maydi Pakasi

BIRO TIDORE : Fahrudin Abdullah, BIRO HALUT : Samsir Hamajen BIRO HALTENG : Ridwan Arif, BIRO HALBAR : Suparto Mahyudin BIRO MOROTAI : Samsudin Chalil BIRO HALSEL : Safri Noh BIRO HALTIM : Muhamad Kabir BIRO KEPSUL : Fahrul Marsaoly FOTOGRAFER : Erwin Syam OPERATOR JPNN : Andhy Eko H, Taher Marsaoly SEKRETARIS REDAKSI :Ari Sunarti MANAGER ARTISTIK & PERWAJAHAN : M. Ikhsan Ali DESAIN GRAFIS : Budi Santoso, STAFF : Ademus Alani

kebebasan, hubungan dan keberanian. Masyarakat yang melakukan perlawanan; karena penempatan ruang tidak dapat mengubah sesuatu pun sehingga memilih pindah pada tempat lain agar dapat mengubah tatanan ekonomi yang lebih baik. Ini menunjukkan mereka adalah manusia bebas yang bersiasat demi untuk bertahan hidup. Secara politis, lapisan masyarakat bawah dalam hubungannya dengan pemerintah jauh dari harapan berakibatnya potensi internal atau pengalaman yang diistilah Pierre Bourdieu sebagai habitus dioperasikan sebaik mungkin. Yang berfungsi sebagai daya kekuatan kreatif dalam hubungan dengan ranah dalam meningkatkan taraf hidup ekonomi. Sebagaimana dilakukan oleh pedagang kecil; perlawanan mereka tanpa dilandasi dengan keberanian, maka, yang terjadi adalah tersapunya ekonomi mereka oleh gempuran kekuatan badai. Perlawanan tersebut membuktikan bahwa keberanian masyarakat kian memuncak dan muak dengan kebobrokan kondisi penataan ruang pemerintah saat ini. Yang cenderung memihak pada pengusaha bermodal dan mereka nampak begitu setia kawan. Sehingga sampai saat ini sangat jarang kita dengar konflik yang melibatkan pemodal dengan pemerintah. Sebagai pejabat yang memiliki moral publik dalam bertindak sebagaimana seharusnya sangat diperlukan. Bukan karena sesuatu yang tak seharusnya dan menunjukkan watak tidak kreatif, pemerasan serta premanisme terhadap publik. Dan dari fakta-fakta tersebut juga menunjukkan pejabat publik di negeri ini lebih unggul dan kreatif menciptakan peristiwa ketimbang prestasi sosial. Sehingga masyarakat melalui daya potensi internalnya mereka jauh lebih reflektif, kreatif ketimbang pemerintah yang jauh lebih represif dan koersif tanpa peduli serta ketidakseriusan mengubah masyarakat ke arah yang lebih positif. (*)

MANAJER UMUM/KEUANGAN : STAFF : Rugaya Hamaya, Mila Ariani, Azis Dali MANAJER PERSONALIA : Deddy Dano Dasim MANAJER PEMASARAN : Rustam La Ode Nuru STAFF : Leli Mahmud, Selly Jaya Sari, Ruslan Amaturi MANAJER IKLAN : Jalal Husen STAFF : Firdha R Barakati, Imelda DESAIN IKLAN : M. Ikhsan Yusuf MANAGER PERCETAKAN : Jan Gimon STAFF : Febryanto, Hamid Radjab, Ijal, Junaidi PENERBIT: PT. Ternate Cemerlang PEMASANGAN IKLAN: Hitam Putih (BW): Rp 30.000/mmk. Warna (FC): Rp 40.000/mmk. HARGA ECERAN: Rp 5.000/Eks HARGA LANGGANAN: Rp 120.000/bulan


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

KABAR RANTAU malutpost.co.id

Art: Adhie

SUMENEP MEA, Ubah Stigma Sasaran Pasar Jadi Memasarkan SUMENEP- Penerapan pasar bebas Asia Tenggara atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diharapkan mampu merubah stigma masyarakat menjadi pelaku pasar aktif. “Sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan MEA. Yang perlu dirubah adalah, kalau semula negara kita ini targetnya menjadi pasar, sekarang menjadi yang memasarkan,” kata Direktur Kerja Sama Fungsional ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, J.S George Lantu. George Lantu berada di Sumenep pada Rabu (5/10), menjadi nara sumber dalam seminar nasional dan call for paper Lanskap Demografi Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Seminar tersebut digagas Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep. “PR kita bagaimana menguasai pasar yang ada. Barang-barang yang diproduksi di Indonesia, bisa dijual di negara lain. Jadi segera saja lakukan penetrasi pasar, bicara dengan kementerian perdagangan misalnya,” ujar George. Ia menjelaskan, Kemenlu RI di atas kertas telah siap. Ada tiga ‘blueprint’ (kerangka kerja terperinci: red) yang telah disiapkan sejak 2015, dan seluruhnya sudah hampir selesai. “Action nya sudah dikerjakan di Indonesia, mulai bidang sosial budaya, juga bidang lainnya. Hampir 100 persen. Itu berarti kita siap dengan MEA,” ungkapnya.Sedangkan untuk konteks Sumenep, George mengaku secara pribadi mengagumi kabupaten paling ujung di Pulau Madura ini. Kondisi alam dan sejarah yang dimiliki luar biasa. Ia mencontohkan, pada masa keraton Sumenep, kegiatan perdagangan menggunakan koin Maria Theresa. Padahal saat itu tidak banyak wilayaj teritorial yang menggunakannya, kecuali perdagangan besar.”Berarti kan kegiatan perekonomian di Sumenep masa itu sangat jaya. Jadi ini perlu ada upaya untuk mengembalikan kejayaan perekonomian Sumenep seperti jaman keraton,” ucapnya. Ia berharap agar salah satu produk unggulan Sumenep mampu menembus pasar ASEAN. Salah satunya makanan khas Sumenep, kripik singkong. “Coba saja bangun komunikasi dengan KBRI, untuk memasarkan makanan kecil unggulan Sumenep. Setiap tamu dari luar negeri, disuguhi makanan khas Sumenep. Ini kan bentuk pemasaran juga. Dan masih banyak cara lain untuk menjual produk kita ke luar,” tandasnya. (tem/ted/Wat)

Malut Post • HAL. 17

Bupati Bedah 58 Rumah tak Layak Huni Optimis Terus Menekan Angka Kemiskinan Nol Persen Editor : Awat Halim SIDRAP — Sekitar 58 unit rumah tak layak huni di Sidrap segera diperbaiki, selanjutnya dibangunkan rumah layak huni Bupati Sidrap, H Rusdi Masse. Demikian bupati di sela-sela penyerahan bantuan dua unit rumah panggung layak huni di Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase, dan Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, Selasa (4/10). “Insya Allah, 58 unit rumah tak layak huni di Sidrap sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) akan diperbaiki. Hanya saja, sebelumnya akan divalidasi sebelum bedah rumah,” ucapnya. Ketua DPW Nasdem Sulsel menjelaskan, pihaknya akan terus menekan angka kemiskinan hingga nol persen. Angka kemiskinan berhasil diturunkan ke angka 5,8%, terendah pertama di Sulsel. Khusus angka harapan hidup masyarakat mencapai 72 tahun,” kata RMS didampingi Sekda Sidrap, H Ruslan. Pemkab Sidrap memang atensi warga miskin. Itu upaya mengurangi angka kemiskinan. Wujudnya, dalam bentuk penggantian rumah tidak layak huni jadi rumah baru. Bupati Sidrap, Rusdi Masse menyerahkan dua

BEDAH RUMAH : Bupati Sidrap saat mengunjungi warga yang mendapatkan bantuan rumah layak huni

unit rumah baru kepada dua warga tidak mampu di dua lokasi desa di Kecamatan Pituriase dan Panca Lautang. Informasi rumah tidak layak huni milik Indo Angka, warga Desa Botto di Kecamatan Pituriase dengan Husain warga Desa Carawali, Kecamatan Panca Lautang kami dapat dari media jurnalis. Setelah dikunjungi, ternyata benar dan pemkab memutuskan pemberian bantuan satu unit rumah

baru. “Alhamdullillah dalam jangka waktu beberapa pekan, semuanya sudah terealisasi, semoga apa yang dikerjakan dapat bernilai ibadah disisi Allah SWT,” ungkap bupati. Rusdi menambahkan bantuan tidak akan berakhir. Jika ada warga rumahnya tak layak huni segera laporkan, agar pemerintah segera mengantisipasinya. Data BPS, terdapat 58 unit rumah akan direalisasikan tahun ini. (mar/arf/Wat)

AMBON JEMPUT BOLA : Warga yang menjalani proses input data guna pembuatan e-KTP

Hanya di Sidrap, Berkas Pengurusan KTP Dijemput di Rumah Warga

Richard Rahakbauw

RR Kembali Berulah di DPRD AMBON - Belum genap seminggu dari aksi adu mulutnya dengan salah satu staf pamdal, Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw kembali berulah. Kali ini politisi Golkar itu melontarkan kemarahan kepada rekan satu fraksinya Fredy Rahakbauw. “Ini hanya permasalahan biasa antara adik dan kakak. Setelah ini pasti selesai. Jadi tidak perlu dipersoalkan,” ujarnya. Sebelumnya RR terlibat keributan dengan salah satu staf pamdal DPRD Provinsi Maluku, Yanes Sinay, Kamis (29/9). Belum pasti apa yang memicu pertengkaran tersebut. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun Siwalima, adu mulut antara keduanya karena Yanes memilih untuk mendukung pasangan balonwali kota-wakil walikota Ambon, Paulus Kastanya-Sam Latuconssina (PANTAS). Sementara RR, merupakan ketua tim pemenangan kandidat lainnya, Richard Louhenapessy-Syarif Hadler. “Saya memang bekerja untuk tim PANTAS karena sosok RL yang menurut saya tidak memiliki komitmen,” ujarnya. Yanes mengungkapkan, pekerjaannya sebagai pegawai honorer di posisi Pamdal DPRD Maluku adalah pemberian RR, karena sebelumnya dirinya bekerja sebagai tim pemenangan dan membawa RR menduduki posisi Wakil Ketua DPRD. Namun karena keberpihakan politiknya kepada PANTAS, RR justru menudingnya tak bisa membalaskan budi baiknya sehingga sekarang bersebelahan kubu dengan RR. “Ini hak politik saya dan saya berhak memilih. Sekarang ini, bukan RR yang  maju sebagai walikota. Saya memang tidak simpatik pada sosok RL dan itu wajar saja,” tandasnya. Ulah RR di DPRD ini bukan hanya baru sekali. RR pernah membatalkan rapat Pansus Bank Maluku bersama Otoritas Jaksa Keuangan dan Bank Indonesia, Senin (31/8) tahun 2015 lalu. RR yang hanya mengenakan celana pendek, kemeja dan sendal jepit menerobos masuk ke ruang paripurna dan meminta rapat pansus dibubarkan. Ia bahkan merusak beberapa alat pengeras suara di ruang sidang.  Aksi RR ini sampai disiarkan media nasional.(S-42/Wat)

SIDRAP – Masyarakat Sidrap patut berbangga. Warga yang ingin mengurus kartu keluarga, KTP, akta kelahiran, dan akta kematian tak perlu lagi ke kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Melalui program layanan berjalan bernama Sidrap Menuju Aksi Nyata, Tertib Administrasi Pendudukan (Simantap), “pelayan” Disdukcapil Sidrap siap menjemput berkas warga atau pemohon di rumah. Kepala Disdukcapil Sidrap, Syaha-

ruddin Laupe mengklaim, program Simantap itu, bukan hanya mempermudah layanan pembuatan kartu identitas kependudukan, namun juga mempercepat pelayanan. “Dalam sehari, apa yang dimohonkan oleh warga diupayakan akan selesai. Itu harapan kami dengan adanya program Simantap itu,” kata Syaharuddin Laupe, di kantornya, Kamis (6/10). Program Simantap yang merupakan satu-satunya di Sulsel itu, kata Syaharuddin Laupe, saat ini sudah

di uji coba. “Kami rencana uji coba selama dua bulan dahulu di lima kecamatan di Panca Lautang, Baranti, Kulo, Pitu Riawa, dan Pitu Riase,” katanya. Pada bagian lain, Syaharuddin Laupe juga menegaskan, warga yang sudah memiliki e-KTP dan tertera masa berlaku, sudah tak perlu lagi memperpanjang e-KTPnya ke kantor pemerintah. Menurutnya, e-KTP yang masa berlakunya terbatas, itu secara otomatis sudah dianggap berlaku seumur

hidup, “Ketentuan itu dipertegas dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013, pada Pasal 64 ayat 7 dan Pasal 101,” ujar Syaharuddin Laupe. Adanya program Simantap itu disambut suka cita oleh masyarakat di daerah itu. “Alhamdulillah kalau begitu, bagaimana pun juga, kepemilikan KK, KTP, Akta Kelahiran dan Akta Kematian merupakan kebutuhan setiap warga negara,” kata salah seorang warga Pangkajene, Imam. (eby/Wat)

Juara Sea Games Terancam DO PEMBINAAN cabang olahraga (cabor) kempo telah berbuah prestasi. Sayangnya, sumbangan medali para atlet kempo untuk Sumbar, seakan dibalas air tuba. Kegamangan meniti hidup di jalan olahraga, menjadi keluhan hampir seluruh atlet. Gegap-gempita di atas panggung olahraga, sunyi di medan latihan. Rendahnya jaminan kesejahteraan para atlet adalah masalah klasik yang tak kunjung dituntaskan.  “Soal kelanjutan masa depan para atlet, kami serahkan sepenuhnya kepada atlet. Mereka berhak menentukan masa depannya sendiri,” ujar Wakil Ketua Umum Persaudaraan Kempo Indonesia (Perkemi) Sumbar, Indra Jaya saat silaturahmi bersama kontingen Sumbar pada PON di Graha Pena Padang, kemarin.  Mantan Sekum KONI Sumbar itu juga tidak memungkiri minimnya perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi. Sehingga, banyak atlet terbaik Sumbar hijrah ke luar daerah. Di sana, mereka lebih mendapatkan masa depan yang menjanjikan dibandingkan daerah asalnya. Menurutnya, sudah seharusnya pemda Sumbar fokus terhadap pembinaan atlet, jika Sumbar betul-betul ingin menuai prestasi. “Tugas pemerintah mencarikan bapak angkat bagi masing-masing cabor. Sehingga, sistem pembinaan atlet yang dijalani tidak terputus. Apalagi selain BUMN dan BUMD, Sumbar juga memiliki sejumlah perusahaan yang bisa membina olahraga lewat dana corporate social responsibility (CSR),” jelas Indra Jaya.  Pelatih kempo Sumbar, Burhendra menuturkan, ketika banyak daerah berebut atlet berprestasi dengan jaminan kesejahteraan, atlet berprestasi Sumbar tak jarang terasing di daerah sendiri.   “Jujur saya katakan, usai PON saya

DROP OUT : Atlit kempo Sumbar yang terancam DO dari kampusnya

banyak mendapatkan tawaran dari daerah lain yang meminta sejumlah atlet pindah. Tapi itu tidak saya layani. Ini karena kecintaan kami kepada Sumbar,” akunya. Pria yang juga Ketua Pembinaan Prestasi (Binpres) Perkemi Sumbar itu, mengakui bahwa perjuangan cabang kempo mendulang dua emas, satu perak plus satu perunggu di PON XIX 2016 Jabar, buah dari kerja keras dan pengorbanan. Termasuk, sulitnya mendapatkan izin untuk menjalani latihan dari instansi tempat-tempat atlet bekerja. Burhendra tidak menampik kondisi itu membuat konsentrasi atlet terbela saat latihan dan bertanding.  Pada kesempatan itu, ikut kenshi Vijay Maulana yang berpasangan dengan Anggi Prasetya yang sukses mendulang emas di embu berpasangan putra di PON XIX, Nico peraih emas di nomor randori kelas 65 kg, serta Vonny Suzendra peraih perunggu di nomor embu berpasangan putri. Terkait bonus yang akan diterimanya nanti, Anggi dan Vijay sepakat buat modal usaha, kuliah, tabungan, dan membantu orangtua. Lain lagi dengan Nico yang berniat memberangkatkan orangtuanya menunaikan ibadah haji.  Terancam DO Kerja keras Vonny Suzendra se-

lama menimba ilmu di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP Padang, terancam sia-sia. Peraih medali emas bagi Indonesia di Sea Games 2011 itu, terancam di drop out (DO) dari bangku kuliah. Vonny langsung galau ketika ditanyakan masa depan atlet. Betapa tidak, masa depannya sendiri nyaris tidak menentu. Padahal, sebagian besar hidupnya sudah dikorbankan demi mengharumkan nama Sumbar dan nama Indonesia di kancah internasional lewat cabang olahraga kempo. “Saya nggak neko-neko. Cuma berharap pada pihak kampus (FIK UNP) memberi kompensasi agar saya tidak di-DO dari bangku kuliah,” ujarnya dengan suara bergetar di hadapan awak redaksi Padang Ekspres. Tanpa sengaja, mata gadis manis yang semula berseri, sontak berkacakaca. Vonny berusaha menahan air matanya tidak tumpah. Namun, sekuat dia menahan, sekuat itu pula air matanya berderai. Sumbangsih Vonny terhadap Sumbar tidak diragukan lagi. Sejumlah prestasi membanggakan telah diukirnya. Dia telah memperkuat skuat tim kempo Indonesia di arena Sea Games 2011, di Jakarta. Pada iven akbar Asia Tenggara itu, Vonny bersama kenshi terbaik

nasional lainnya mempersembahkan medali emas nomor embu kyu-kenshi beregu campuran. Prestasi teranyarnya, Vonny mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Sumbar di PON XIX Jabar akhir bulan lalu. Namun, pengorbanan Vanny bakal sia-sia. FIK UNP memberi kesempatan pada Vanny menyelesaikan studi sampai Maret lalu. “Sudah saya perjuangkan, tapi pihak kampus nggak juga memberi dispensasi,” ujar wanita berusia 26 tahun itu. “Harus diakui, untuk persiapan PON, waktu kuliah saya tersita. Kalau nggak fokus latihan, mustahil bisa meraih medali di PON,” ujarnya. Vonny tercatat sebagai mahasiswa di FIK UNP sejak 2009 lalu. Akibat kesibukannya latihan, dia baru menyelesaikan 90 SKS dari 144 SKS. “Saya sudah temui Dekan FIK UNP, waktu itu masih dijabat Pak Syahrial Bakhtiar (mantan Ketum KONI Sumbar). Beliau bersedia membantu. Tapi, tetap saja tidak ada solusinya oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK),” ungkapnya. Pengprov Perkemi Sumbar juga sudah memperjuangkannya. “Sebanyak 45 SKS itu sekitar dua semester lagi,” aku anak pasangan dari Burhendra dan Suzi Meidalyanti (alm). Diakuinya, ancaman DO menjadi beban mental bagi Vanny saat turun di PON lalu. Sehingga, juara SEA Games ini harus puas medali perunggu di PON Jabar. “Kami akan mencoba langsung ke rektor agar ada solusinya. Ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut,” sebut Indra Jaya.  Burhendra, pelatih Kempo Sumbar yang juga ayah kandung Vonny, berharap betul kuliah putrinya ada solusinya. “Ya, kami sangat menyayangi sikap kampus. Harapan kami masih diberi kesempatan,” pintanya. (pdk/Wat)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

LEMBAR TIPIKOR malutpost.co.id

Art: Adhie

SUAP TAMBANG KPK Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Gubernur Nur Alam JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berhenti memeriksa saksi tersangka korupsi izin usaha pertambangan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam. Meskipun saat itu Nur Alam tengah melawan KPK di praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Penyidik KPK kembali memanggil Direktur Utama PT Anugrah Harisma Barakah Ahmad Nursiwan. “Dia diperiksa untuk tersangka NA,” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak, Kamis (6/10). Nursiwan sudah berkali-kali digarap KPK. Namun, statusnya masih saksi. Selain Nursiwan, penyidik juga memanggil saksi dari kalangan swasta lainnya Chuang Lung Ci. Chuang juga digarap untuk Nur Alam. Ada pula nama mantan Penjabat Bupati Bombana yang juga Kepala Badan Lingkungan Hidup Sultra Hakku Wahab yang turut diperiksa KPK. Seperti diketahui, Hakku sebelumnya sudah pernah diperiksa KPK di Polda Sultra pascapenetapan Nur Alam sebagai tersangka. Nur Alam ditetapkan menjadi tersangka karena diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin pertambangan nikel di Kabupaten Buton dan Bombana, Sultra selama 2009-2014. Saat ini Nur Alam tengah menggugat KPK di praperadilan PN Jaksel. (jpnn/kox)

Malut Post • HAL. 18

KPK Minta Pembahasan RUU Perampasan Aset Diselesaikan JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah terkait paket kebijakan hukum. Salah satunya, komisi antirasuah meminta agar pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor diselesaikan. “RUU Perampasan Aset Koruptor itu yang di DPR bisa segera diselesaikan karena itu akan sangat membantu kerja polisi, jaksa KPK. Termasuk PPATK (Pusat Pelaoran dan Analisa Transaksi Keuangan),” kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (6/10). Menurut Syarif, dengan adanya regulasi tersebut, pemberantasan korupsi diharapkan bisa lebih baik lagi. Dia mencontohkan, aset seseorang, baik itu pejabat negara

atau bukan, yang tidak bisa dijelaskan asal-usulnya dapat dianggap bagian dari harta negara. “Kedua, di RUU Aset Recovery itu perampasan aset itu berhubungan dengan aset yang dimiliki bukan atas namanya tapi sebenarnya punya dia, nanti akan diLa Ode M. Syarif perjelas,” jelas dia. “Jadi kalau hibah dari mana, dari orang tua misalnya, wajar enggak,” imbuhnya. Menurut Syarif, sebenarnya RUU ini sudah lama dibahas, namun belum pernah masuk program legislasi nasional (Prolegnas). Karena

itu, KPK menganggap Istana perlu memberikan porsi khusus untuk RUU tersebut di paket kebijakan hukum. Selain itu, Syarif juga meminta pemerintah menghilangkan beberapa peraturan perundangan yang tumpang tindih. Misalnya, di sektor sumber daya alam. “Juga mereformasi misalnya sistem penyelesaian sengketa perpajakan yang selama ini belum transparan dan baik,” tuturnya. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengisyaratkan bakal mengeluarkan paket kebijakan reformasi hukum. Pemberdayaan hukum harus dioptimalkan untuk mengawal proses

pembangunan yang dilakukan pemerintah. Karena itu, Menko Polhukam Wiranto mengumpulkan pejabat yang berkaitan dengan masalah hukum untuk menyamakan pendapat. Rapat akan membahas beberapa hal secara rinci tentang berbagai masalah hukum dan penyelesaiannya. Ja k s a A g u n g H M P ra s e t y o yang menghadiri rapat mengakui mendapat undangan untuk membahas reformasi hukum. Prasetyo belum bisa merinci fokus pembicaraan. Menurut di, pemberdayaan hukum harus dioptimalkan untuk mengawal proses pembangunan yang dilakukan pemerintah. “Bisa lebih mengawal upaya keberhasilan melakukan pembangunan,” kata Prasetyo beberapa waktu lalu. (jpg/kox)

PANITERA ROHADI KPK Periksa Anggota DPR Sareh untuk Kasus TPPU Penitera PN Jakut JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meneruskan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi. Kemarin (6/10), penyidik kembali memanggil anggota DPR Sareh Wiyono sebagai saksi dalam kasus tersebut. “Sareh akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka R,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi. Dalam pemeriksaan ini KPK kemungkinan akan meminta keterangan Sareh terkait pemberian uang sebesar Rp 700 juta kepada Rohadi. Sebagaimana diketahui saat operasi tangkap tangan (OTT) pada Juni 2016 lalu, uang tersebut ditemukan dalam mobil Rohadi. Sebelumnya Sareh pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait penanganan perkara artis Saipul Jamil di PN Jakut yang juga menjerat Rohadi. Selain memanggil Sareh, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Panitera PN Jakbar, Bantuasa Sitanggang. Soal pemberian uang Rp 700 juta ke Rohadi juga diakui sopirnya, Koko Wira Ardianto saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa pemberi suap Rohadi, Berthanatalia yang merupakan pengacara Saipul Jamil. “Ada Rp 700 juta kata Pak Rohadi. Diambil dari Apartemen Sudirman Mansion, kata Pak Rohadi dari Pak Sareh,” kata Koko di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 29 September lalu. Meski demikian, Koko mengaku tidak mengenal Sareh. Dia juga tidak mengetahui untuk apa uang tersebut akan digunakan Rohadi. Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati pernah menyebut uang Rp 700 juta di mobil Rohadi bukan terkait perkara Saipul, melainkan perkara lain di PN Jakut. Uang tersebut diduga diterima Rohadi dari Sareh Wiyono. Sebelum duduk sebagai anggota dewan, Sareh merupakan seorang hakim dan pernah menjabat ketua PN Jakut. Sementara itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata tak menampik uang yang didapatkan dalam OTT itu ada kaitannya dengan perkara kepengurusan Partai Golkar. Sebab sebelumnya DPP Partai Golkar hasil Munas Bali pernah mengajukan gugatan atas pelaksanaan Munas Partai Golkar yang digelar di Ancol, Jakarta Utara. Saat itu, Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie mengajukan gugatan melawan pengurus Partai Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono. Gugatan didaftarkan di PN Jakut. Selain kasus dugaan TPPU, Rohadi juga berstatus tersangka penerima suap dan gratifikasi. (jpg/kox)

SUAP GULA KPK Kembali Garap Jaksa Farizal JAKARTA - Jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Farizal kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Farizal merupakan tersangka suap penanganan perkara gula impor tanpa SNI di Pengadilan Negeri Padang. Juru bicara KPK Yuyuk Andriati Iskak mengatakan, Farizal akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto. “Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka XSS,” kata dia, Kamis (6/10). Farizal sudah dijebloskan KPK ke sel tahanan. Dia diduga menerima suap Rp 365 juta dari Xaveriandy. Farizal sebagai jaksa penuntut umum perkara Xaveriandy, berperan meringankan terdakwa. Dia diduga menyiapkan pembelaan dan saksi meringankan. Dari proses kongkalikong ini, KPK kemudian mengendus nama Irman Gusman, terkait distribusi gula impor. Alhasil, KPK meringkus Irman, Xaveriandy dan istrinya, Memi, saat bertransaksi suap di kediaman senator asal Sumbar itu di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Suap Rp 100 juta diduga terkait rekomendasi kuota distribusi gula impor Perum Bulog kepada CV Semesta Berjaya untuk Sumbar 2016. (jpnn/kox)

DUGAAN SUAP MAXPOWER: KPK akan menyambangi FBI AS bahas dugaan suap MAXpower ke pejabat Indonesia terkait investasi pembangkit listrik. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

KPK Akan Kunjungi FBI Dalami Dugaan Suap MAXpower Editor : Ako La Owi JAKARTA  Komisi Pemberantasan Korupsi akan menyambangi Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation-FBI) Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Kunjungan KPK untuk mendalami penyelidikan yang sedang dilakukan FBI atas dugaan suap perusahaan energi asing, MAXpower Group Pte Ltd kepada pejabat Indonesia terkait investasi pembangkit listrik. Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif mengatakan, kunjungan ke FBI akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia berkata, kunjungan akan dipimpin langsung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. “Mungkin dua minggu yang akan datang Pak Agus dan Pak Saut. Insya Allah akan ke FBI,” ujar Laode di

Jakarta, Kamis (6/10). Laode menuturkan, sejauh ini KPK belum mendapatkan informasi rinci terkait dengan laporan dugaan suap tersebut. Namun, berdasarkan informasi awal dari FBI, ada kemungkinan besar penyelenggara negara Indonesia menerima suap dari perusahaan yang saham terbesarnya dimiliki oleh Bank Standard Chartered itu. Pada tahun 2012, Standard Chartered membeli saham mayoritas MAXpower sebesar US$60 juta. Dilansir dari situs http://maxpowergroup.com/, MAXpower Indonesia sepanjang 2012 hingga 2015 memenangi beberapa proyek listrik di Indonesia. Perusahaan itu merupakan mitra kerja Perusahaan Listrik Negara (PLN). Tak hanya itu, laporan dari otoritas Amerika juga menyebut nilai uang suap yang diberikan oleh MAXpower kepada penyelenggara negara di Indonesia terbilang besar. “Info yang kami dapatkan dari otoritas Amerika adalah melibatkan

penyelenggara publik dan nilainya besar dan jadi kewenangan KPK,” ujar Laode. Lebih lanjut, Laode juga menyampaikan, FBI telah meminta keterangan penyelidik dan penyidik KPK terkait dengan kasus tersebut. Penggalian keterangan FBI dilakukan dalam rangka koordinasi penanganan kasus tersebut. “Kami sudah dihubungi pihak AS dan sebagian penyelidik dan penyidik KPK diminta keterangan. Namun apakah ini akan jadi investigasi bersama itu belum diputuskan,” ujar Laode. MAXpower diduga menyuap pejabat Indonesia antara 2012 dan 2015 untuk memenangkan kontrak investasi dalam membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik berbahan bakar gas di Indonesia. Dilansir dari The Wall Street Journal, Desember tahun lalu, para pengacara Sidley Austin LLP disewa untuk melakukan audit dan menemukan indikasi MAXPower melakukan upaya suap kepada pejabat di Indonesia. (rel/ abm/cnn/kox)

Menanti Kesimpulan Dugaan Korupsi Payment Gateway JAKARTA - Kasus dugaan korupsi implementasi program pembayaran paspor secara elektronik atau payment gateway di Kementerian Hukum dan HAM sudah lebih dari setahun diusut oleh Badan Reserse Kriminal Polri. Tercatat kasus ini pertama kali menyeruak ke publik pada Maret 2015. Namun, hingga kini, belum ada kepastian mengenai hasil penyidikan kasus yang menjerat bekas Wakil Menteri Denny Indrayana tersebut. Terakhir, awal tahun ini penyidik mengatakan akan menggelar perkara ini bersama Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk memastikan bahwa ada tindak pidana di dalamnya. Hanya saja, belum pernah terdengar kabar realisasi rencana tersebut. Ketika ditanyai dalam berbagai kesempatan, para penegak hukum hanya mengatakan hal tersebut masih dikoordinasikan. Berkas perkara setidaknya sudah tiga kali bolak-balik ke meja jaksa. Puluhan, nyaris seratus saksi diperiksa, termasuk mantan Menteri Amir Syamsuddin. Namun, dokumen yang jadi syarat untuk maju ke tahap persidangan itu tidak kunjung dinyatakan lengkap. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto ketika ditanyai soal kelanjutan kasus ini tidak bisa menjawab dengan rinci. Namun, dia memastikan anak buahnya masih terus memproses perkara warisan Komisaris Jenderal Budi Waseso tersebut. “Tidak berhenti. Masih bolakbalik di Kejaksaan,” ujarnya lewat sambungan telepon, Rabu (5/10). “Tapi setahu saya, tidak ada kasus yang lama-lama dihentikan,” katanya. Sistem itu juga memungut biaya tambahan sebesar Rp5 ribu dari setiap pemohon paspor. Denny berulang kali mengatakan pungutan tersebut adalah biaya transfer antarbank yang sifatnya wajar dan tidak melanggar hukum. Pemerintah mengharuskan aliran dana langsung disetorkan ke kas negara. Bank yang menjadi penampung dana pun mesti ditunjuk oleh

PAYMENT GATEWAY: Bareskrim Polri menetapkan bekas Wamenkumham Denny Indrayana jadi tersangka payment gateway. (CNN Indonesia/Safir Makki)

menteri keuangan bukan pihak perusahaan rekanan. Merujuk kepada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 145/PMK.04/2006, bank persepsi adalah bank umum yang ditunjuk untuk menerima setoran penerimaan negara bukan dalam rangka impor, yang meliputi penerimaan pajak, cukai dalam negeri dan penerimaan bukan pajak. Bank tersebut semestinya ditunjuk menteri keuangan. Selain itu, hal tersebut juga dinilai bertentangan dengan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang menyatakan seluruh penerimaan negara bukan pajak wajib disetor langsung secepatnya ke kas negara. Denny meyakini tidak ada tindak pidana korupsi dalam implementasi program tersebut. “Ini adalah inovasi, sebuah terobosan,” berkali-kali ketika ditanyai awak media. Bekas menteri yang lantang menyuarakan pemberantasan korupsi itu tidak ditahan meski sudah lama berstatus tersangka. Polisi sudah tidak lagi membutuhkan keterangannya. Melenggang Bebas Tidak ditahan oleh penyidik, Denny tercatat sebagai profesor di Melbourne University, Australia, sejak 20 September 2016. Dia memang sempat meminta izin kepada penyidik Bareskrim untuk mengajar di Negeri Kangguru. Namun, hal tersebut tidak disampaikan kepada awak media yang menemuinya ketika dia mendatangi Markas Besar Polri, Jakarta, Oktober tahun lalu. Dia mengatakan kedatangan-

nya ke Trunojoyo adalah untuk mengajukan saksi meringankan. Saksi itu di antaranya Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Saldi Isra, staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada Zainal Arifin Mochtar, dan ahli hukum administrasi negara Universitas Padjadjaran Asep Warlan Yusuf. Lima orang ini, kata Denny, “bisa membantu menjelaskan bahwa kasus pembayaran paspor elektronik itu inovasi, bukan korupsi.” Baru diketahui Denny meminta izin mengajar di Australia setelah Komisaris Besar Djoko Purwanto yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Subdirektorat II Tindak Pidana Korupsi mengungkapkan tujuan kedatangan sang profesor. Djoko mengatakan Denny yang sudah berstatus tersangka kasus dugaan korupsi itu bukannya mengajukan saksi meringankan, tapi mengajukan izin ke luar negeri. “Tidak ada permohonan saksi ahli. Denny datang ke sini mengajukan surat izin permohonan mengajar di Universitas Melbourne,” kata Djoko sehari setelah kedatangan Denny. Dia mengatakan, permintaan itu tidak bisa dipenuhi karena berkas perkara dugaan korupsi Payment Gateway yang menjerat Denny belum rampung. Oleh karena itu pula Polri masih memberlakukan pencegahan terhadap Denny untuk bepergian ke luar negeri. Masa pencegahan itu, kata Djoko, sebenarnya habis pada 1 Oktober, namun sudah diperpanjang sejak 28 September untuk mempermudah proses Warisan Kasus Kontroversial Buwas untuk Anang Iskandar (rel/rel/cnn/kox)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

HUKUM & KRIMINAL malutpost.co.id

Art: Mus

PENGANIAYAAN

Polisi Sita 160 Liter Captikus

2 Pemuda Tega Aniaya Pria Tunawicara

MAPOLSEK Ternate Selatan

TERNATE – Sugandi Am layak dikurung di ruang tahanan Polsek Ternate Selatan. Bagaimana tidak, pria 32 tahun itu bersama rekannya, Irwan, menganiaya seorang pria tunawicara, Rusta hingga babak belur. Korban mengalami luka bengkak di wajah dan hidungnya keluarkan darah. Insiden ini terjadi di Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, Kamis (6/10) dini hari sekira pukul 00.30. Polisi baru menangkap Sugandi, sedangkan Irwan masih diburu. Ia melarikan diri setelah rekannya tertangkap. “Cepat atau lambat pasti tertangkap. Kami usahakan menangkapnya,”jelas Kanit Binmas Polsek Ternate Selatan, Aiptu Amrin Jolo, kemarin (6/10). Menurut keluarga korban, awalnya ceritanya bermula saat Rusta duduk di rumahnya, Kelurahan Fitu. Tiba-tiba saja dua pelaku itu menghampirinya. Entah ada apa, keduanya langsing bergantian menganiaya korban. Keluarga korban tahu setelah Kamis pagi dan langsung membuat laporan resmi di Polsek. Polisi kemudian bergegas ke Kelurahan Fitu dan menangkap Sugandi.(mg-03/lex)

Malut Post • HAL. 19

BARANG BUKTI: Kapolsek AKP Lastika Sari (kedua dari kiri) dan sejumlah petugas saat memperlihatkan barang bukti, Kamis (6/10)

TERNATE – Personel Polsek Ternate Selatan Kota Ternate kembali mengamankan minuman keras (miras) jenis captikus sebanyak 160 liter yang dibungkus dengan kantong plastik besar berukuran 10 liter. Captikus yang diisi ke dalam dus karton sebanyak 16 karton tersbut diamankan di pelabuhan Feri Bastiong, Kecamatan Ternate Selatan, kamis (6/10) sekira pukul 13.00. Penyitaan captikus tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa ada pemasokan miras dari Bitung Sulawesi Utara (Sulut) melalui kapal Feri KMP Bawal. Bripka Sahril, anggota polsek Ternate Selatan yang bertugas di Pos Pelabuhan Feri ketika mendapat informasi, langsung melakukan razia di kapal Feri KMP Bawal yang baru tiba dan mendapati miras yang diisi dalam dus karton air mineral dan direkat kembali dengan perekatnya untuk mengelabui petugas. Miras yang diamankan tak bertuan itu kemudian dibawa ke Mapolsek untuk diproses lebih lanjut. ”Barang bukti sudah kita amankan di Polsek, pelakunya sementara dalam lidik,” kata Kapolsek Ternate Selatan AKP Ratih Lastika Sari, kemarin. Dia berharap dukungan dan peran dari masyarakat dalam hal pemberantasan miras. “Kita berharap masyarakat juga ikut berperan salah satunya memberikan informasi apabila mengetahui ada pemasokan miras,” harap Ratih. (mg-03/jfr)

Pengedar Narkoba Divonis 6 Tahun Penjara Terima Putusan Meski Didenda Rp 1 Miliar JPU Masih Pikir-pikir Editor : Irman Saleh Peliput : M. Noval Kasman TERNATE – Satu lagi terdakwa kasus narkoba yang menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Kamis (6/10). Dia adalah Abnu Kadir, warga Kelurahan Kalumpang, Ternate Tengah yang tercatat sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS). Ibnu dijatuhi hukuman 6 tahun penjara oleh hakim PN. Tak hanya itu, hakim yang dipimpin Esther Siregar juga membebankan terdakwa denda Rp 1 miliar. Kalau terdakwa tak bisa membayar uang denda tersebut, maka menggantinya dengan kurungan tambahan 3 bulan (subsider). Esther menegaskan, terdakwa dinyatakan sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menjualbelikan narkoba golongan satu. Sehingga itu, sebagaimana tertuang dalam dakwaan subsider ke-1 Jaksa Penuntut Umum (JPU), bahwa terdakwa melanggar pasal 114 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka hakim memvonisnya 6 tahun penjara. “Majelis yang mengadili perkara ini, setelah bermusyawarah,”jelas hakim ketua. Usai pembacaan putusan, hakim mempersilakan terdakwa untuk menanggapinya. Dengan tertunduk lesu, terdakwa mengaku menerima hukuman tersebut. Vonis terhadap Ibnu, lebih ringan dari tuntuan JPU, yakni 8 tahun penjara. Menanggapi putusan tersebut, JPU mengaku masih pikir-pikir. Karena JPU belum bersikap, maka putusan kemarin belum berkekuatan hukum tetap (inkra).(tr-02/lex)

3 Terdakwa APBD Halbar Saling Bantah TERNATE – Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi APBD Halmahera Barat (Halbar) tahun 2007, 2008 dan 2009, saling bantah dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Rabu (5/10). Mereka adalah mantan Wakil Bupati Halbar Penta Libela, mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Abjan Sofyan dan mantan Kabag Keuangan Halbar Usman Drakel. Ketiganya berbeda pendapat saat sidang dengan agenda pemeriksaan saksi mahkota (sesama terdakwa bersaksi). Melalui sidang yang dipimpin hakim Hendri Tobing itu, terdakwa Usman Drakel diberi kesempatan lebih dulu bersaksi untuk dua rekannya, Abjan dan Penta. Menurut Usman, pada tahun 2007, ia mendapat disposisi dari Abjan Sofyan yang isinya meminta bantuan uang sebesar Rp 480 juta dan biaya pengurusan visa Rp 20 juta. “Saat itu pak Bupati perintah koordinasi dengan Sekkab. Saya sempat berkoordinasi dengan Sekkab, karena arahan itu belum jelas,”kata Usman. Menurutnya, saat ia berkoordinasi, Abjan mengatakan padanya bahwa anggaran tersebut untuk biaya perjalanan mantan Bupati Namto ke Belanda. Usman kemudian memerintahkan stafnya, Ahmad Abas selaku pemefang Kas Daerah untuk menarik uang sebesar Rp 500 juta. “Total uang yang

Pencairan APBD Halbar Bermasalah Tahun 2007 senilai 3,6 miliar Tahun 2008 senilai Rp 4 miliar Tahun 2009 Rp 1 miliar lebih *Pencairan tersebut tak bisa dipertanggungjawabkan dan akhirnya menjadi temuan saat dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan. saya berikan ke Bupati Rp 1,2 miliar, karena satu hari sebelum bertolak ke Belanda, saya berikan lagi Rp 700 juta,”katanya. Masih pada tahun 2007, lanjut Usman, ia juga mengeluarkan uang dari kas daerah senilai Rp 500 juta berdasarkan disposisi Sekkab Abjan Sofyan, untuk keperluan kesekretariatan. “Staf saya Ahmad Abas yang serahkan uang itu ke Sekkab di ruangannya. Padahal uang itu dibagi-bagikan ke anggota DPRD Halbar. Jadi total uang yang keluarkan pada tahun 2007 itu senilai 3,6 miliar,”kata Usman. Pada tahun 2008, Usman mengatakan, ia melakukan

penarikan uang Rp 4 miliar kemudian diberikan pada Bupati 3,6 miliar, Wakil bupati Rp 700 juta dan Sekkab Rp 200 juta. “Ini yang tidak bisa kami pertanggungjawabkan,”tambahnya. Lanjut Usman, tahun 2009 ia masih mengeluarkan uang senulai Rp 1 miliar lebih. Menurutnya, sebelum uang dikeluarkan, ia lebih dulu berkoordinasi dengan Abjan Sofyan yang saat itu menjabat Sekkab. “Pencairan dari tahun 2007, 2008 hingga 2009 saya koordinasi dengan Sekkab. Dan ini perintah dari Bupati,”ujarnya. Setelah Usman memberikan keterangan, hakim mempersilakan Abjan dan Penta menanggapinya. Abjan

mengatakan, semua keterangan Usman di persidangan itu tidak benar. “Saya tidak pernah dikoordinasikan oleh Usman, apalagi menyangkut pencairan APBD. Saya tidak tahu kalau ada skenario ini,”kata Abjan. Soal disposisi, Abjan membenarkannya. Meski begitu, menurut Abjan, dalam disposisi itu ia mencantumkan berdasarkan aturan yang berlaku. Ia menulis:tindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Setahu saya, uang itu tidak cair karena saya tidak pernah melihat uang tersebut. Saya tahu nanti ketika diperiksa di penyidik, dan saya sangat kaget waktu itu,”tandas Abjan. Abjan juga mengaku menerima uang Rp 200 juta dari Usman. Akan tetapi, Usman menyerahkan uang itu dengan alasan membantu saya. “Saya kembalikan uang itu setelah Usman kase tahu saya bahwa uang itu bermasalah,”katanya. Tak hanya Abjan, terdakwa Penta juga membantah keterangan Usman. Menurut Penta, uang yang ia terima itu nilainya Rp 400 juta yang bersumber dari pihak ketiga dan SKPD yang ada proyeknya. “Saya tidak tahu kalau itu bersumber dari APBD,”tegas Penta. Sidang akan dilanjutkan pekan depan (12/10), masih dengan agenda pemeriksaan saksi mahkota. (tr-02/lex)

Dugaan Korupsi Pajak PDAM Tahap Dua TERNATE - Mantan bendahara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate, Sofyan Salim, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Kamis (6/10). Ia ditahan setelah ditetapkan tersangka oleh penyidik Reskrim Polres Ternate, karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pajak PDAM tahun 2014 senilai Rp 1,9 miliar. Oleh penyidik Polres, Sofyan dan barang buktinya diserahkan ke

Kejari, kemarin. Setelah menerima penyerahan tahap dua, pihak Kejari kemudian memeriksanya selama lima jam dimulai pukul 16.00, untuk melengkapi berkasnya. Selanjutnya, Sofyan digiring ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB. Kasi Pidsus Kejari, Arsito Djohar mengatakan, penahanan Sofyan berdasarkan surat perintah

DUGAAN KORUPSI: Tersangka Sofyan Salim (kanan) yang dikawal staf Kejari Ternate saat diamankan, kemarin.

Nomor: PRINT-14/S:.10/Ft.1/10/2016 tertanggal 6 Oktober. Arsito juga mengatakan, bahwa kasus menyeret Sofyan terkait dugaan korupsi penyetoran pajak di PDAM Ternate, yang berdasarkan temuan BPK merugikan Negara Rp 1,9 miliar. “Sofyan sendiri sejauh ini masih merupakan terdakwa tunggal dalam kasus ini,”jelas Arsito. Menurut Arsito, Sofyan dijerat pasal pasal 2 pasal 3, dan pasal 8 Undang-Undang Tipikor. Khusus pasal

8 sendiri, karena dalam kasus itu ada dugaan pemalsuan dokumen. “Selanjutnya terdakwa akan ditahan selama 20 hari kedepan terhitung hari ini (kemarin) 6 Oktober sampai 25 Oktober. Dan JPU akan melengkapi berkasnya untuk disidangkan,”jelasnya. Sekadar diketahui, terdakwa Sofyan Salim sudah ditahan lebih dulu Polres Ternate selama status kasus masih penyidikan, terhitung Juni 2016 hingga kemarin.(tr-02/lex)


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

JURNALISME WARGA malutpost.co.id

Art: Adhie

Butuh Perhatian

Malut Post menambah rubrik ‘Jurnalisme Warga’. Rubrik ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat mengirimkan berita dan informasi seputar peristiwa atau kegiatan sosial kemasyarakatan yang terjadi di desa-desa atau kelurahan masing-masing. Berita yang dikirim warga disertai gambar (foto) dan tidak bersifat menyerang orang atau kelompok serta tidak menyinggung Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA).

SEJUMLAH perahu terjejer di salah satu lokasi yang berdekatan dengan kantor Dinas Pasar Kota Ternate. Kawasan di Kelurahan Kampung Makassar, Ternate Tengah, ini nampak kumuh, meski berada di tengah kota. Tak hanya itu, sesekali, ketika air surut, justru tercium bau tak sedap. Bau itu tercium hingga di jalan raya. Warga setempat meminta Pemkot Ternate membenahi lingkungan itu agar tak terlihat kumuh. Setidaknya, Pemkot menatanya dengan baik dan melakukan hal tertentu agar bau tak sedap tak tercium lagi. “Kami serahkan sepenuhnya pada Pemkot. Ini demi kami,”harap Hasan, pengunjung tapak.

Berita dapat dikirim ke: PIN BBM: D160CDBF Twiter: @Malut Post FB: Malut Post Email: Jurnalisme.warga@malutpost. co.id Atau diantar langsung ke Kantor SKH Malut Post Jl MS Djahir, Takoma.

Malut Post • HAL. 20

Pengirim: RAMLI, Warga Ternate Tengah

KUMUH: Kondisi terkini di dekat kantor Dinas Pasar Ternate.

Tak Diurus, Bahayakan Warga

Tentukan Arah Kiblat Dihadiri Ketua RT

BAHAYA: Salah satu bagian di pantai Daulasi retak.

BAGIAN penangkal ombak di Pantai Daulasi, Kelurahan Tafure, Ternate Utara, retak. Aspal jalan raya sekira beberapa sentimeter retak dan terbawa air laut. Sejumlah batu di tepi pantai, yang awalnya menjadi penangkis ombak, juga tenggelam di dasar laut. Kondisi itu sudah terjadi sekian lama.

Anehnya, Pemkot tak peduli, padahal situasi itu justru membahayakan warga setempat. “Kami berharap Wali Kota perbaiki lokasi itu. Karena kami sering mancing di tepi pantai. Kalau kondisinya begini, kami juga takut, jangan sampai retak lagi,”harap sejumlah warga setempat.

Pemkot sudah seharusnya meninjau lokasi tersebut, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi. Tak perlu banyak alasan, tapi butuh action. Pengirim: JUNAIDI, Warga Ternate Utara

TIM Kementerian Agama (Kemenag) Malut bersama panitia pembangunan Masjid Nur Insani Lingkungan Jatinegara Kelurahan Jati Ternate Selatan, mengukur ketepatan kiblat, Kamis (6/10). Tim ini didatangkan panitia Masjid karena dalam waktu dekat rumah ibadah tersebut mulai dibangun. Hadir mendampingi tim Kemenag, Ketua RT Safruddin Ganda, Ketua panitia Mulki dan beberapa anggota lainnya(*) Pengirim UFI Warga setempat

KIBLAT: Suasana saat dilakukan penentuan arah kiblat.


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

SELEBRITA

Malut Post • HAL. 21

malutpost.co.id

Art: ATU

Gatot Brajamusti Akui Sering Hubungan Seks dengan Pengikutnya MANTAN Ketua Umum PARFI atau Persatuan Artis Film Indonesia AA Gatot Brajamusti akhirnya angkat bicara. Dirinya mengakui telah berhubungan seks dengan beberapa pengikut perempuannya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Awi Setiyono mengatakan bahwa AA Gatot juga menggunakan aspat yang diyakini sebagai

“Dia ngaku selama itu sering lakukan persetubuhan bergiliran satu persatu masuk ruangan praktik. Pernah juga ‘threesome’,” tambahnya. Kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh AA Gatot ini mencuat setelah polisi menerima laporan dari salah seorang korban yang berinisial C. Wanita ini mengaku telah diperkosa oleh Gatot, bahkan telah melahirkan anak darinya. (jpnn)

sabu-sabu. Gatot menggunakan aspat sebelum melakukan hubungan seks. “GB juga ngaku pakai aspat dan sabu. Nanti (Polda) NTB yang cari tahu Yang mengejutkan, AA Gatot juga tak hanya melakukan hubungan badan dengan satu orang saja. Dirinya bahkan pernah berhubungan dengan lebih dari satu orang atau threesome.

AA Gatot saat ditangkap

Gara-gara ini Alexandra Gottardo Batal Botak AKTRIS Alexandra Gottardo berperan sebagai penderita kanker payudara dalam film Pinky Promise. Imbas penyakit yang diidapnya, tokoh yang diperankan Alexandra itu harus memangkas

ALEXANDRA Gottardo

habis rambutnya. Namun, hal itu tidak ia lakukan. Karena tak mendapat restu dari ibunya. “Saya izin sama orang tua kebetulan memang mama tidak ngasih untuk rambut botak,” kata ?Alexandra usai press screening film Pinky Promise di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Rabu (5/10) malam. Alexandra tidak diizinkan botak karena saat itu ia bakal melangsungkan pernikahan dengan Arief Waworuntu. Keduanya menikah pada 22 Januari 2016 lalu. “Film ini selesai Desember pertengahan, Januari akhir saya harus nikah dan adat nikah pakai Jawa. Masa yang botak pakai payet, kan enggak mungkin. Jadi enggak diboleh sama ibu,”? ucap Alexandra. Namun, sikap berbeda diperlihatkan Arief. Ia mengizinkan apabila rambut Alexandra harus dipangkas habis ketika menjalani proses syuting film Pinky Promise. Pasalnya, hal itu merupakan bagian dari profesi yang digeluti oleh sang istri. Meski begitu, Alexandra menilai perkataan ibunya ada benarnya. Tidak mungkin ia botak ketika melangsungkan pernikahan. “Saya enggak mau dong dinikahan saya kelihatan aneh. Masa adat Jawa, tapi kok perempuannya gundul,” ungkap Alexandra. (jpnn)

GIRLBAND Blink

Grilband Blink Masih Eksis, Siapkan Konser 13 Kota GIRLBAND Blink sepertinya masih eksis saja di tengah girlband-girlband lain yang mulai kehilangan taji. Mereka bahkan sedang menyiapkan konser. Pelantun ‘Sejuta Rasanya’ tersebut tengah mempersiapkan konser 13 kota. Perjalanan mereka bakal dimulai pada

akhir bulan ini. “Jalan mulai bulan ini sampai Desember. Ini ajang buat ketemu fans kita yang jauh,” kata Priscil ‘Blink’ saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (6/10). Kota besar seperti Palembang hingga Makassar bakal dilalui mereka

dalam tour tersebut. Banyak persiapan mulai dari latihan hingga menjaga stamina agar konser tersebut berjalan lancar. “Kita bakal bawain lagu dengan cara yang berbeda, aransemen ulang. Konser ini juga ada ceritanya, jadi nggak asal nyanyi,” kata Febby.(dth)

Derby Romero Bangga Tampil di ‘Pinky Promise’ DERBY Romero kini sudah menyelesaikan syuting film terbarunya, ‘Pinky Promise’. Bermain dalam film yang bertemakan kanker payudara, Derby mengaku bangga. “Jujur bangga banget bisa ikutan di sini, luar biasa dapat banyak pelajaran baru selain akting tapi ada juga soal kehidupan,” ujar Derby saat ditemui di Plaza Senayan, Jkaarat Pusat, Rabu (5/10) malam. Meski begitu, Derby mengatakan dirinya sama sekali tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam film terbarunya ini. Karena selama proses reading, Derby sering bertanya dengan banyak orang.

“Setelah memerankan dii sini n peran d yang pasti film ini banyakk banget be bersyukur. Banyak yang gue tanyain bermain yain berma main di sini. Main sama Dea seru banget juga ju uga dan kebetulan pacar aku jadi orang peduli rang yangg pe p duli banget karena aku ikut main di fillm m ini,” paparnya lagi. Berkisah tentang para ra relawan relawaa n dan pejuang kanker, film ini akan k n tayang ka ng pada 13 Oktober mendatang. g. Selain nD Derby Romero, film ini menampilkan Agni pilkan A gni Pratistha, Chelsea Islan, Deaa Ananda, Anand da, Dhea Seto, Alexandra Gottardo, Ira Maya Maaya Sopha, Ringgo Agus Rahman, Maudy Koesnaedi, audy K oesnaedi, dan Gunawan. (dth)

DERBY Romero


JUMAT, 7 OKTOBER 2016

NASIONAL & INTER malutpost.co.id

DUKUNGAN Tiga Negara Dukung Indonesia Bangun Lumbung Pangan di Perbatasan

Malut Post • HAL. 22

FOTO:REPUBLIKA.COM

Art: ATU

DUKUNGAN: Perbatasan RI-Malaysia di Entikong, Kalimantan Barat.

JAKARTA - Tiga negara mendukung upaya Indonesia membangun lumbung pangan di wilayah perbatasan. Dukungan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pertanian Cina, Singapura dan Malaysia dalam pertemuan menterimenteri pertanian negara-negara ASEAN di Singapura, baru-baru ini. Program pembangunan lumbung pangan di wilayah perbatasan tersebut telah tertuang dalam dokumen grand design Pembangunan Pertanian Jangka Panjang dan Roadmap Pengembangan Komoditas Pertanian di Indonesia 2016-2045, dengan semangat “Indonesia Feed the World”. “Selain berupaya memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, ASEAN, dan dunia, program lumbung pangan daerah perbatasan juga merupakan solusi menghentikan impor pangan ilegal,” kata Menteri Pertanian Indonesia Andi Amran Sulaiman, Kamis (6/10). Ia mengatakan, dukungan dari tiga negara tetangga tersebut merupakan peluang besar untuk Indonesia melakukan ekspor. Itu artinya pergerakan perekonomian di wilayah perbatasan bisa tumbuh dengan mengelola potensi sumberdaya spesifik lokasi masing-masing. Ia melanjutkan, beberapa wilayah perbatasan Indonesia memiliki pasar spesifik seperti Provinsi Riau dan Kepulauan Riau yang akan memasok ke pasar Singapura dan Malaysia. Wilayah Perbatasan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan memasok pangan ke Sabah, Serawak Malaysia dan Brunei. Wilayah perbatasan Provinsi Sulawesi Utara memasok pangan ke Filipina, Provinsi Papua memasok ke Papua Nugini, serta perbatasan Nusa Tenggara Timur yang akan memasok pangan ke  Timor Leste. Kebijakan Kementan membangun lumbung pangan di perbatasan tersebut diakui Amran sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk membangun dari pinggir secara sinergis. Program tersebut akan dilaksanakan secara sinergis dengan menggandeng Menteri PUPR, Menteri Perdagangan, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, badan Nasional Pembangunan Perbatasan, 42 Bupati/Walikota wilayah Perbatasan dan para Gubernur. (rol/jfr)

SEMENTARA ITU Duterte: Obama ke Neraka Saja, Saya Mau ke Rusia atau China

HAJI: Jamaah haji Indonesia dan Malaysia dibawa otoritas Bandara International Passay City - Manila Selatan karena menggunakan paspor palsu Filipina menuju Arab Saudi (EPA/Manila International Airport Media Affair)

50 Jamaah Haji Indonesia yang Ditahan Filipina Berdomisili di Malaysia JAKARTA - Sebanyak 106 jamaah haji Indonesia yang telah berangkat ke Arab Saudi melalui Filipina masih berada di KBRI Manila. Namun, tidak seluruhnya dari mereka yang berdomisili di Tanah Air. “Sekitar 50 di antara jamaah tersebut merupakan warga Indonesia yang berdomisili di Malaysia,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir di Jakarta,

Kamis (6/10). Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga menjelaskan 106 jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci dan kini berada di KBRI Manila merupakan bagian dari 700 orang yang dilaporkan menggunakan paspor Filipina. Belum diketahui secara pasti berapa jumlah keseluruhan jamaah yang menggunakan

PNS Mulai Diawasi Jelang Pilkada Pemerintah Segera Keluarkan SE Editor : Jufri Duwila JAKARTA – Isu netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) selalu mengemuka di setiap jelang pelaksanaan pilkada. Guna mencegah keberpihakan PNS di pilkada 2017, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar rapat dengan sejumlah instansi, Kamis (6/10). Hal itu dilakukan sebagai antisipasi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2017. Rapat tersebut dipimpin oleh Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja, didampingi oleh Asdep Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM Aparatur Bambang Dayanto Sumarsono. Hadir juga perwakilan dari Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Kementerian Dalam Negeri, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Komisi Pemilihan Umum (KPU)

SETIAWAN Wangsaatmaja. FOTO: DOK.JPNN.COM

dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Setiawan mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai upaya pembinaan dan penegakan, untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan pilkada 2017. SE dimaksud akan disampaikan kepada seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Pejabat yang Berwenang (PyB), dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), agar menaati  ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan.  “SE ini menjadi panduan bagi

FOTO: JPNN

PN Jakpus Tolak Gugatan Djan Faridz

RODRIGO Duterte

MANILA - Orang nomor satu di Filipina, Rodrigo Duterte kembali menjadi perhatian dunia. Setelah kembali dikritik soal cara memerangi narkoba, Duterte lagi-lagi melontarkan kecaman pedas buat Presiden AS Barack Obama. “Alih-alih membantu kita (Filipina), mereka malah mengkritik kita. Jadi, Mr Obama, Anda bisa pergi ke neraka,” katanya. Dia juga meminta Uni Eropa dan negara lain yang ikut mengkritiknya untuk pindah ke dunia gaib. ”Neraka sudah penuh,” ujar Duterte.  Pernyataan itu sangat mengejutkan. Mengingat Filipina dan AS baru saja memulai latihan militer bersama. Dan AS menyebutkan kalau mereka memiliki hubungan sekutu yang kuat dengan Filipina.  Namun Duterte mengatakan hal sebaliknya. Saat bertemu dengan pejabat lokal dan eksekutif bisnis, Duterte mengaku kecewa dengan sikap AS yang mengkritiknya habis-habisan. Dia juga menggambarkan Washington sebagai sekutu yang tidak bisa diandalkan. Dia mengancam akan memutuskan hubungan dengan AS. ”Saya akan memilih pergi ke Rusia dan Tiongkok,” tambah Duterte.  Pria yang mulai akrab dijuluki Macan Asia ini menyebutkan, kalau AS menolak menjual senjata kepada Filipina, itu tidak akan menjadi masalah buat negaranya.  “Jika mereka tidak ingin menjual senjata, saya akan beli di Rusia. Saya akan mengirim jenderal-jenderal ke Rusia dan saya yakin Rusia akan bilang, ‘Jangan khawatir, kami punya semua yang Anda butuhkan. Kami akan berikan kepada Anda’. Demikian juga dengan China, mereka akan meminta saya datang kesana dan mengirimkan semua senjata yang dibutuhkan,” tandas Duterte. (jpnn/jfr)

paspor negara tersebut. Saat ini dilaporkan 84 dari 106 orang tersebut telah siap untuk dipulangkan. KBRI Manila juga tengah menyiapkan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk mempercepat proses tersebut. “Mereka bisa kembali setelah ada /clearance dari imigrasi setempat dan setelah itu dikeluarkan dokumen SPLP” jelas Retno. (rol/jfr)

DJAN Faridz

JAKJARTA- Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menolak gugatan yang diajukan Djan Faridz terkait sengketa kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kuasa hukum DPP PPP Hadrawi Ilham menyambut baik putusan tersebut. Dia mengaku adanya putusan tersebut  otomatis menguatkan legalitas  kepengurusan PPP hasil Muktamar Pondok Gede. “Dengan ditolaknya gugatan tersebut, maka saudara Djan Faridz tidak berhak lagi mengatasnamakan PPP,” ungkap Hadrawi Ilham, Kamis (6/10). Dia melanjutkan, putusan PN Jakpus sekaligus menjadi kado besar bagi kader PPP setelah melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I di Hotel Mercure Ancol. Terkait dengan itu,   Hadrawi meminta seluruh kader PPP mengabaikan seruan dari Djan Faridz yang masih mengatasnamakan PPP. “Kader PPP jangan lagi termakan isu liar yang tidak bertanggungjawab,” katanya. Sebelumnya, Ketua Majelis

Hakim PN Jakarta Pusat Rosalina Sinaga menyatakan tidak berwenang mengadili gugatan yang diajukan   kepengurusan kubu Djan Faridz terhadap pemerintah. “Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak berwenang mengadili perkara ini,” kata Rosalina. Alasannya,   karena perpanjangan SK kepengurusan hasil  Muktamar Bandung menjadi alasan hukum terselenggaranya Muktamar VIII PPP di Asrama Haji Pondok Gede, 8-10 April 2016 lalu. Sekadar informasi perkara ini bermula, pada saat Djan Faridz lewat kuasa hukumnya Humphrey Djemat menggugat Presiden Jokowi, Menko Polhukam kala itu Luhut Binsar Panjaitan, dan Menkumham Yasonna Laoly. PPP mengugat Presiden Jokowi dan dua menteri tersebut sebesar Rp1 triliun. Alasan gugatan tersebut karena Presiden dan dua menteri itu dianggap tidak menyelesaikan persoalan legalitas sengketa dari partai berlobo Ka’bah tersebut. (jpg/jfr)

PPK di daerah yang akan melaksanakan pilkada sehingga mereka tau apa yang harus dilakukan,” ujarnya. Surat edaran yang akan dibuat mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Untuk menindalanjuti pelanggaran netralitas PNS, akan dibuat Standard Operating Procedure (SOP) sehingga penanganannya lebih efektif. Dalam Pilkada tahun 2015, masih banyak terjadi pelanggaran netralitas, namun banyak PPK yang tidak mau menjatuhkan sanksi. Banyak PPK atau PyB yang tidak  melaksanakan rekomendasi KASN. Sesuai dengan pasal 123 ayat 3 UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), PNS yang akan mencalonkan dirinya dalam Pilkada harus mundur dan menyampaikan surat keterangan pengunduran diri sebagai PNS.  Tetapi kenyataan di lapangan, masih ada yang tidak taat aturan tersebut. Bercermin dari pengalaman tahun  2015, diharapkan dalam Pilkada serentak 2017 mendatang tidak terjadi pelanggaran netralitas PNS lagi. (jpnn/jfr)

Profesor Siti: Lembaga Survei, Istigfarlah! Setelah muncul dan JAKARTA - Ketika m e n d a f t a r n ya d u a suhu politik di DKI Japasang calon di luar karta mulai memanas Ahok-Djarot ke Komidan Gubernur Basuki T si Pemilihan Umum Purnama memastikan (KPU) DKI lanjutnya, diri maju sebagai calon popularitas petahana petahana gubernur, merosot. “Sekarang beredar hasil survei popularitas Ahok yang menyebut Ahok, merosot terus. Coba, sapaan Basuki menang mana lembaga survei di atas 78 persen. yang dulu menyatakan Menurut peneliti politik Lembaga Ilmu SITI Zuhro. FOTO: DOK/JPNN.COM Ahok menang 78 persen dan satu putaran Pengetahuan Indonesia (LIPI), Profesor Siti Zuhro, hasil itu?” tanya Siti. Wiwik sapaan Siti Zuhro, menilai survei itu juga memastikan Ahok menang satu putaran di Pilkada lembaga survei yang menyatakan DKI Jakarta 2017. “Ada lembaga Ahok menang satu putaran itu telah survei yang melansir hasil sur- melakukan kebohongan publik. veinya bahwa petahana saat ini “Kok tega-teganya lembaga survei menang telak di atas 78 persen. melakukan kebohongan publik. IsPasti menang satu putaran,” kata tigfarlah lembaga survei agar tidak Siti, di pressroom DPR, Senayan memaksakan kehendaknya,” pinta Wiwik. (jpnn/jfr) Jakarta, Kamis (6/10).

Ruhut Mengaku Mirip Ahok kat Jakar ta cerdas JAKARTA – Ruhut menggunakan hak Sitompul optimistis pilih.”Untuk Jakarta Basuki Tjahaja Purnasaya mohon jangan ma-Djarot Saiful Hibeli kucing dalam kadayat bakal memenanrung. Untuk Jakarta gi Pemilihan Gubernur jangan main main, DKI Jakarta 2017. Juru jangan coba-coba. bicara tim pemenanKami (pasangan Ahokgan Ahok-Djarot itu Djarot) memberi bukmengacu pada survei ti, bukan janji,” ujar yang dilakukan berbRuhut. agai lembaga beberapa Politikus Partai Dewaktu terakhir. RUHUT Sitompul mokrat itu juga menElektabilitas AhokDjarot masih lebih tinggi diband- gajak masyarakat Jakarta tidak ing Anies Baswedan-Sandiaga Uno hanya melihat temperamen Ahok. dan Agus Harimurti Yudhoyono- Warga diminta melihat keberSylviana Murni. “Jadi, saya yakin hasilan Ahok-Djarot memimpin pasangan Ahok-Djarot menang Jakarta. “Kan tak ada gading yang satu putaran,” ujar Ruhut saat tak retak. Kalau ada kekurangan menjadi pembicara pada rilis hasil mohon dimengerti. Ahok seperti survei Populi Center, Kamis (6/10). Ruhut, keras tetapi hatinya selemRuhut juga meminta masyara- but salju,” ujar Ruhut. (jpnn/jfr)


RAGAM

JUMAT, 7 OKTOBER 2016

Malut Post • HAL. 23

malutpost.co.id

Art: rizky izzy

Buku Bacaan Berkualitas Mampu Bentuk Karakter Anak

AYAM PADAS Bahan-bahan 4 paha ayam, potong sesuai selera Minyak, untuk menggoreng & menumis 1 sdt asam jawa Air, secukupnya Garam, secukupnya Gula, secukupnya Bahan Bumbu : Bawang merah Bawang Putih Cabe rawit Cabe merah besar Kunyit Serai

Resep

PARA orangtua wajib memperhatikan setiap buku bacaan yang dibaca buah hati. Buku bacaan yang berkualitas mampu membentuk karakter anak di masa depan. Salah satunya buku bertema fiksi dan fabel tidak pernah lekang dimakan waktu. Ceritanya selalu menyenangkan untuk anak-anak karena pesan dikemas dalam gaya yang menghibur. Baru-baru ini, “Buku ‘4 Sahabat Super’ lahir dari imajinasi dan fantasi Keisha (7), putri pertama presenter cantik Valerina Daniel. Buku yang diluncurkan pada 2 Oktober 2016 itu bercerita mengenai persahabatan binatang dalam menyelamatkan lingkungannya. Sebagai rangkaian buku untuk penerbitan pertama ini, Penerbit Mizan Pustaka merilis tiga judul buku “4 Sahabat Super”, yaitu; Menolong Tarsius, Menangkap Pemburu Gajah dan Menyelamatkan Macan Tutul yang dikemas dalam hard cover dengan cerita dan ilustrasi gambar yang menarik sebagai bacaan untuk

keluarga. CEO Mizan Pustaka Sari Meutia mendukung semangat para orangtua untuk melatih anak-anak tentang budaya membaca. “Mizan sangat memerhatikan bacaan yang berkualitas baik untuk anak-anak. Kami tidak sekedar melibatkan anak-anak Indonesia sebagai pembaca, namun juga membuka kesempatan untuk berbagi imajinasi dan fantasi mereka dalam sebuah karya, yaitu buku,” jelasnya dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com. Menurutnya, budaya mencintai buku diawali dari keluarga sebagai pondasi awal yang membentuk karakter anak hingga kelak dewasa. Budaya membaca dapat dimulai sejak anak masih kecil agar terbangun ikatan emosional yang kuat antara ibu dan anak. “Melalui buku, orang tua dapat berbagi cerita dengan anak, yang tidak saja menguatkan ikatan antara orang tua-anak, namun juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai baik sebagai bekal untuk anak,” tandasnya. (jpg/jfr)

CARA MEMBUAT Langkah 1 : Bersihkan Ayam Sebelum di goreng, bersihkan ayam yang sudah di potong-potong tadi, kemudian taburkan garam Langkah 2 : Goreng ayam hingga matang Kemudian goreng ayam tersebut, sampai berwarna kecokelatan atau sampai matang, sisihkan Langkah 3 : Ulek kasar bahan bumbu Bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe merah besar, kunyit dan serai di ulek kasar. Jika keluarga anda tidak menyukai pedas anda bisa mengurangi jumlah cabenya.

Langkah 4 : Air asam jawa Sediakan air dalam mangkuk kecil, kemudian masukkan 1 sdt asam jawa tadi. Aduk hingga merata. Sisihkan. Langkah 5 : Tumis bumbu  Panaskan 3 sdm minyak, kemudian masukkan bumbu yang sudah di ulek kasar. Tumis hingga harum. Langkah 6 : Goreng semua bahan Setelah harum masukkan air asam jawa, gula, garam dan ayam yang sudah di goreng. Koreksi rasa. Masak hingga ayam dan bumbu tercampur sempurna. Ayam pedas enak siap dinikmati Sumber: Resep Koki

Pilek Lebih dari Seminggu? Mungkin Anda Kena Gangguan Rinosinusitis

Kulit Butuh Vitamin E RUTINITAS wanita modern saat ini membuat mereka berupaya ekstra keras dalam  menjaga kesehatan kulitnya. Paparan sinar matahari di era pemanasan global saat ini, membuat kulit wajah harus diberi asupan vitamin yang cukup. Minyak biji gandum

dan minyak biji bunga matahari ternyata merupakan sumber terbaik vitamin E. Ekstrak Pink Pomelo dari jeruk Bali juga membantu warna kulit tetap cerah dan merata. PT DaryaVaria Laboratoria Tbk (Darya-Varia), sebuah perusahaan farmasi yang

telah beroperasi lebih dari 40 tahun di Indonesia, meluncurkan multivitamin terbaru untuk kulit yakni Natur-E 300 IU. Natur-E 300 IU hadir dalam dua bentuk sediaan yaitu soft capsule dengan kandungan Vitamin E Alami (d- alpha Tocopherol) dan body lotion yang memiliki kandungan utama Ekstrak Pink Pomelo (jeruk Bali). “Vitamin E dalam bentuk E-beads, sehingga butirannya mampu meresap sempurna ke dalam kulit serta tabir surya UV A and UV B protection yang melindungi  kulit dari efek buruk sinar matahari. Saat ini wanita makin aktif bahkan di luar ruang sekalipun,” kata Brand Manager Natur-E, Tessa Karina, Senin (3/10). Medical Manager Darya-Varia dr Michael Reo memaparkan kulit merupakan organ terbesar manusia yang seringkali luput dari perhatian.  “Oleh karena itu sudah seharusnya kita menjaga kesehatan dengan menkonsumsi multivitamin untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” jelasnya. Dalam acara yang digelar di LOTTE Shopping Avenue, Jakarta ini, dihadiri oleh artis cantik Acha Septriasa dan Chicco Jerikho. Acha mengatakan, kulit menjadi bagian dari tubuh yang dirawatnya dengan ekstra. “Hampir setiap hari selalu berhadapan dengan kamera, maka kulit harus selalu sehat agar saya dapat memberikan penampilan terbaik. Vitamin E alami mampu merawat kulit saya luar dalam dan membuat saya semakin percaya diri,” kata Acha. (jpg/jfr)

SERING mengalami pilek dalam waktu lama? Bisa jadi itu tanda adanya peradangan di selaput lendir atau mukosa pada rongga bagian belakang tulang wajah. Dikenal sebagai sinusitis atau sebetulnya lebih pas disebut rinosinusitis. Dalam perkembangannya diketahui bahwa rongga hidung atau rino juga mengalami peradangan. ”Itulah kenapa penyebutan rinosinusitis lebih tepat,” kata dr Budi Sutikno SpTHT-KL (K), pakar THT dari RSUD dr Soetomo Surabaya. Pada penyakit itu, bagian yang terserang adalah mukosa rongga hidung. Akibat rhinovirus (virus penyebab flu) yang masuk ke selaput lendir, hidung jadi lebih banyak memproduksi ingus. ”Nah, ingus ini terus diproduksi dan tertumpuk. Inflamasi atau pembengkakan rongga hidung pun terjadi dan berujung pada tersumbatnya hidung,” ujar Budi. Selanjutnya, bukan cuma mukosa hidung yang tersumbat. Sinus atau rongga-rongga di sekitar hidung pun ikut membengkak akibat peradan-

gan di mukosa hidung. Ketika sinus membengkak, cairan yang ada di dalamnya tidak bisa dikeluarkan dari hidung. ”Proses ini jika dibiarkan akan memperparah peradangan sehingga penderita mengalami rinosinusitis kronis atau pilek berkepanjangan,” tambah Budi. Gangguan lain mulai bermunculan di samping tersumbatnya hidung. Sinus yang membengkak bisa menimbulkan rasa nyeri. Rasa sakit seperti ditusuk-tusuk akan muncul di dahi, pipi, rongga dekat mata, hingga di belakang hidung. ”Bagianbagian itu merupakan lokasi sinus yang membengkak. Kadang-kadang semuanya terasa nyeri, kadang hanya sebagian,” jelas Budi. Rasa nyeri bisa jadi bertambah parah. Sebab, peradangan pada mukosa hidung dan sinus memengaruhi sistem saraf di rongga hidung. Saraf menjadi lebih sensitif sehingga sentuhan kecil bisa menimbulkan rasa sakit di rongga hidung dan sinus. Selain nyeri, sensasi penuh di sekitar hidung membuat proses pernapasan terganggu. (jpg/jfr)


FIND MORE ON:

zetizen.com

Malut Post • HAL. 24

JUMAT, 7 OKTOBER 2016

top

5

Joni Patrumsari

Profile

Calon Penulis dengan Seabrek Aktivitas LADIES and gentlemen, our last top five, Joni Patrumsari! Mahasiswa Universitas Khairun yang juga dikenal dengan nama pena Arga J Andura ini lahir di Desa Tutuling Jaya, Wasile Timur, 20 April 1996. Si bungsu ini hobi banget menulis. Tak heran, menjadi penulis adalah cita-cita utamanya. Selain menulis, putra pasangan Husen dan Kasemi ini juga amat mencintai travelling, membaca, dan fotografi. Mahasiswa Sastra Inggris ini merupakan pemuda yang aktif di dalam dan luar kampus. ”Ada beberapa kegiatan di berbagai bidang yang tengah saya ikuti, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun lingkungan,” tutur Joni.

Karena keaktifannya inilah ia banyak meraih juara di setiap mata lomba yang ia ikuti. Seperti juara 3 Sayembara Nasional Penulisan Otonomi Daerah Tingkat SLTA (APKASI, 2013), juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Antar Program Studi (Fakultas Sastra dan Budaya, 2013), juara 3 Sayembara Penulisan Cerpen Tingkat Mahasiswa (Kantor Bahasa MALUT, 2015), dan juara harapan 2 Lomba KaryaTulis Mahasiswa Tingkat Universitas (Unkhair, 2015). ”Saya pernah juga mendapatkan penghargaan penerima Bidik Misi di tahun 2013 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menjadi pemakalah pada Konferensi Nasional Sejarah yang diadakan Kemendikbud

pada 2016,” ungkapnya. Meski tumbuh sederhana, Joni memiliki keinginan besar membahagiakan dan membalas jasa kedua orangtuanya. Di samping itu, ia ingin memajukan kampung halamannya di Halmahera Timur. ”Intinya saya ingin membuat kampung halaman menjadi tempat yang lebih baik lagi dalam banyak hal,” ujarnya. Sebagai anak bungsu, Joni amat dekat dengan ibunya. Baginya, wanita yang telah melahirkannya itu merupakan sosok yang pantang menyerah, tak peduli sekeras apapun hidup. ”Kedisiplinan dan kebijaksanaan yang dimiliki ibu membuat saya tumbuh menjadi seperti pribadi saya saat ini,” tandasnya.(ji/kai)

Berburu Hidden Spot Kota lewat Urban Exploration

77 persen Zetizen pernah mengeksplorasi hidden spot kota mereka.

NGGAK perlu jauh-jauh ke luar negeri jika kotamu sebenarnya memiliki pesona tersendiri yang belum pernah digali. Kita sebagai generasi muda tentu wajib dong untuk mengenalkannya kepada masyarakat luas. Berbagai cara dapat dilakukan. Fotografi, rooftopping, hingga sekadar jalan-jalan santai mengitari seluruh penjuru kota pun dapat dilakukan untuk menemukan keindahan tersembunyi. Yap, seperti itulah aktivitas urban exploration. Penjelajahan ke sudut-sudut kota tersebut memberikan sensasi tersendiri bagi penggilanya hingga terciptalah tren urban exploration atau biasa disingkat urbex. Kegiatan itu sebenarnya ada sejak lama. Namun, istilah urbex muncul kali pertama pada 1996. Saat itu kegiatan urbex identik dengan kegiatan ekstrem. Sebab, eksplorasi umumnya dilakukan di tempat berbahaya. Misalnya, gorong-gorong, rooftop bangunan bekas, hingga reruntuhan jembatan. Tentu, urban exploration dengan cara ekstrem dilarang dan ilegal di banyak negara. Sebab, selain berbahaya bagi penggilanya, kegiatan tersebut bisa merusak fasilitas umum. ’’Rooftoppers akan selalu menginginkan kebebasan untuk mengeksplorasi kota. Semakin dilarang, mereka akan semakin militan untuk mencobanya,’’ ujar Bradley L. Garrett, fotografer dan dosen Geografi Universitas Southampton, kepada The Guardian. Eits, tapi, saat ini eksplorasi urbex nggak hanya dilakukan di lokasi ekstrem loh. Kalian bisa menyusuri tempat lain yang nggak kalah unik. Apalagi sejak ada Instagram. Objek lain seperti arsitektur kota tua, kampung, daerah industri, hingga suasana jalan juga nggak kalah menarik. That’s why, urban exploration juga dapat mempercantik tampilan akun Instagram kalian. ’’Terbentuknya urbex bertujuan mengenalkan apa itu urban fotografi dan memanfaatkan tempat yang mungkin udah dilupakan serta luput dari perhatian kita selama ini,’’ kata Rifky Ramadhan, founder Urbex People Indonesia. Eits, perlu disadari bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika asyik mengeksplorasi kota. Yang utama tentu keselamatan karena hobi tersebut benarbenar seperti mempertaruhkan nyawa. Selain itu, diperlukan alat dokumentasi untuk mengabadikan momen. Terakhir, ikuti aturan yang ada seperti nggak melakukan vandalisme atau perusakan dan coret-coret. (fer/ren/c22/wka)

Apa yang kamu lakukan saat urban exploration? (3 tertinggi) Hunting foto 60% Berburu kuliner unik

24%

Kenalan sama warga

sekitar 4%

Hasilkan Dokumentasi Keren NGGAK sekadar jalan-jalan sambil foto-foto. Lewat eksplorasi, para urban explorer juga ”menemukan” hal baru yang mereka dokumentasikan dan digunakan orang lain. Wah, apa aja sih yang mereka temukan? (fri/

ren/c5/wka)

national challenge

DONOTSETTLE FOR ZETIZEN

#DoNotSettle Rekam Eksplorasi Arsitektur dengan Vlog Wahyu Pratomo dan Kris Provoost mulai berkeliling dunia untuk mengunjungi karya arsitektur modern. Uniknya, selain feed di Instagram mereka menarik berkat foto city view simetris-minimalis, mereka membuat video blog yang menjelaskan konsep dan experience di bangunan tersebut. Mereka pernah mengulas Zaha Hadid Innovation Tower di Hongkong hingga Alun-Alun Bandung. ”Profesi sebagai seorang arsitek mengharuskan kami memahami setiap sudut kota dengan baik,” ungkap Wahyu. Selain punya energi baru, Wahyu dan Kris mendapatkan beberapa pengetahuan selama eksplorasi. ”Dalam sehari kami bisa menjelajahi satu daerah untuk menemukan referensi. Menurut kami, selain untuk bersenang-senang, eksplorasi ini knowledgeable,” ujarnya.

Eits, 25 persen Zetizen pernah diusir petugas keamanan ketika mengeksplorasi tempat baru.

Tempat apa yang kamu explore? (4 tertinggi) Daerah industri (pelabuhan, terminal, pasar, pertokoan tradisional, dsb) 31% Bangunan tua/bekas 25% Gang kampung

23%

Rooftop gedung 14%

Surabaya Johny Walker Aktivitas Wisata Turis Mancanegara

Urbex People Jambi Pamerkan Seni Fotografi Demam urban exploration nggak hanya merambah Pulau Jawa. Tampaknya, Pulau Jambi pun terkena imbasnya. Nah, untung para pemuda dari Kota Jambi ini menyalurkannya dengan menyusuri tiap jengkal kota untuk diabadikan dalam karya fotografi yang sarat nilai estetis yang tinggi. ”Kita bisa saling merangkul sesama Urbex People, sharing tentang foto, serta berbagi serba-serbi seni yang menjadikan seluruh tubuh kota menjadi objek,” tutur Arief Syafidin, ketua Urbex People Jambi. Wah, ternyata asyik juga ya ikutan kegiatan urban exploration seperti itu. Daripada berdiam diri di rumah atau nge-share quotes galau nggak jelas, yuk cepat pakai sepatumu dan mari jalan-jalan berkeliling kota sambil belajar mencintai kota dan warisan budaya!

DOK. SURABAYA JOHNY WALKER

Menikmati keindahan Surabaya nggak cukup jika kita hanya berdiam diri di atas laju kendaraan yang akrab dengan kemacetan. Jika kalian ingin tahu lebih dalam mengenai kota yang terkenal terik ini, Manic Street Walkers serta Surabaya Johnny Walker akan menjadi sahabat yang tepat. Nuansa pertigaan benua dapat kalian temukan di Surabaya. Atmosfer pecinan, kampung Arab, serta Europe quarter bakal menjadi destinasi yang membuatmu jatuh hati. Surabaya Johnny Walker adalah salah satu program profit guna mendukung kegiatan dari kolektif C2O Library. ”Makin lama, kami merasakan asyiknya jalan-jalan di Kota Surabaya sambil bereksplorasi menikmati arsitektur, desain, serta sejarah kota kami,” tutur Erlin Goentoro, penggagas gerakan Surabaya Johnny Walker. ”Kami ingin orang yang datang ke Surabaya tak melulu jalan ke mal. Dengan berjalan kaki mengitari kota, terbukti para tamu senang,” lanjutnya.

URBEX PEOPLE JAMBI FOR ZETIZEN

PROFIL RESPONDEN

Pendidikan SMP 16% SMA 67% Kuliah 17%

Jenis kelamin Cewek 63% Cowok 37%

Usia 13–15 tahun 29%

16–18 tahun 59% 19–20 tahun 12%

JUMLAH RESPONDEN 1.398 POLLING DILAKUKAN DI 34 PROVINSI, MULAI ACEH SAMPAI JAYAPURA. SAMPLING ERROR 4,5 PERSEN

On the Web Weekly Challenge Session 17

EXPLORE – DAILY LIFE

FASHION – VOILA & STYLE

5 HAL SERU INI BISA KAMU LAKUKAN SAAT MENJELAJAHI KOTA

KOMENTAR COWOK TENTANG MODEL POTONGAN RAMBUT CEWEK

MENJELAJAHI sudut-sudut kota yang jarang dikunjungi emang mengasyikkan. Nggak salah kalau akhirnya hobi itu memunculkan banyak kegiatan lain yang nggak kalah seru. Penasaran apa aja yang bisa kamu lakukan lewat urban exploring? Check on Zetizen.com. VOCATIVE

ZETIZEN

BUAT para cewek, pernah nggak sih ngerasa bingung waktu mau potong rambut? Atau, mungkin kamu bingung sama potongan rambut kayak gimana yang disukain cowok? Kalau iya, yuk simak komentar para cowok soal potongan rambut cewek favorit mereka!

UDAH olahraga belum hari ini? Yuk, ikutan Weekly Challenge Session 17. Caranya, langsung aja upload foto kegiatan olahragamu ke website Zetizen.com. Kasih keterangan ya kenapa kok kamu milih olahraga itu dan apa efek yang udah kamu rasakan? Buruan kirim gaya sehatmu. Pemenang challenge ini bakal dapat hadiah eksklusif dari RA Jeans.

Malut post, 07 oktober 2016  

Kapolda Pecat 5 Polisi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you