Issuu on Google+

LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI

EDISI 064/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014 LIPUTAN UTAMA

RIBUT AKSI REBUT KURSI Tahapan krusial Pemilu kini diramaikan aneka aksi calon yang berebut kursi. Adu klaim suara dengan tensi tinggi, teman separtai dicurigai, atau stres lalu bertindak tak terkendali.

daftar isi

Melihat daftar caleg Pemilu Legislatif 2014. SUARA-ISLAM.COM

DAERAH >> Rusunawa Rp40 M

LINGKUNGAN >> Pro Lingkungan ala Hongkong

JADI ASRAMA KAMBING DULU, kawasan Teluk Lembu Ujung yang lebih akrab dengan Teleju ramai menjadi perbincangan ketika kawasan ini menjadi prostitusi. Namanya Lokalisasi Teleju. Sekarang, sejalan dengan penertiban Lokalisasi Teleju, kawasan ini tak lagi jadi pusat pembicaraan. Teleju sepi dari media sejalan dengan sepinya kawasan ini.

TINJA PUN JADI DARATAN TAK hanya tanah, ruang udara pun harus dibeli di Hongkong. Hanya di Hongkong lah, masyarakatnya sangat berterimakasih pada turis yang buang air besar di negeri mereka. Pasalnya, tinja (kotoran manusia) itu dapat diolah menjadi daratan baru bagi Hongkong yang dikelilingi laut dalam.

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


TAYLOR SWIFTAKSI REBUT KURSI LAPUT RIBUT ○

Pilih Hewan daripada Twitter LERABLOG.ORG

BARU TAHU! >> PERMAK SUDAH HAL JAMAK ZAMAN tak pernah menerjemahkan kecantikan dalam paparan dan gambaran yang sama. Tiaptiap benua punya standar kecantikan yang berbeda. Jika masyarakat Asia sangat mengagung-agungkan paras cantik, penduduk Amerika lebih memuja tubuh proporsional. Tapi, operasi plastik sama-sama menjadi jawaban tepat bagi kecantikan dan kemolekan.

BLebih suka bermain bersama hewan peliharaan daripada berkicau di Twitter, hal tersebut yang dirasakan Taylor Swift. Dia mengatakan asyik sekali punya hewan kesayangan. Apalagi saat bersantai di rumah, ada kucing atau anjing yang menemani nonton TV atau istirahat. Taylor Swift memiliki kucing kesayangan yang diberi nama Meredith. Lucunya, Meredith hanya bisa duduk manis saat bersama Swift.

COVER: FURQON ELWE/FOTO INTERNET

SENI BUDAYA >> Konser Riau Rhytm Chamber Indonesia: PUSAT PERADABAN DARI SUMBU INSPIRASI

Komunitas Fixie Pekanbaru POLES SEMANGAT GOWES

Film: Into the Storm PINDAI MEMBURU BADAI

Pemimpin Redaksi: Purnimasari Wakil Pemimpin Redaksi: Furqon LW Redaksi: Amzar, Hasan Hanafi, Eriyanto Hadi, Syamsul Bahri Samin, Menrizal Nurdin, Andi Noviriyanti, Akmalanas, Kunni Masrohanti Layout: Wan Sarudin Online: Ilva Yulianto Kontak Iklan: Bagian Iklan Riau Pos, Telp (62-761) 64638 Presiden Komisaris: Rida K Liamsi Presiden Direktur: Makmur General Manager: Zulmanysah Sekedang Wakil General Manager: Asnida Syukur Group Head Editor: Raja Isyam Azwar Alamat Redaksi: Gedung Riau Pos, Jalan HR Subrantas KM 10,5 Pekanbaru, Telp (62-761) 64633, Fax (62-761) 64640, e-mail: majalah_riaupos@yahoo.com EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


PUNGGUR LAPUT RIBUT AKSI REBUTKALAM KURSI ○

PRODUK GAGAL

D

EMOKRASI kini menghasilkan produk baru: calon legislatif (caleg) stres bahkan gila. Pada Pemilu 2009 lalu, ada 7.736 caleg stres. Tahun ini angkanya bisa jadi meningkat. Ibarat barang buatan pabrik, caleg stres dan gila adalah produk gagal. Mereka tidak bisa dijual konsumen, malah menghabiskan uang negara untuk mengobatinya di rumah sakit jiwa. Inilah salah satu akibat ketika politik hanya dipandang sebagai hubungan transaksional semata. Politik uang sudah jadi hal lumrah. Ada uang/barang, ada suara. Maka ketika suara tak seimbang dengan harta benda yang telah diserahkan, maka tanpa malu, pemberian pun diambil kembali. Ada yang minta kompor pemberiannya, ada pula yang membuka net voli yang telah disumbangkannya. Ambisi berbuah depresi. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


PUNGGUR LAPUT RIBUT AKSI REBUTKALAM KURSI ○

April ini, selain Indonesia, ada lima negara yang melakukan pemilihan umum (Pemilu). Yakni Hungaria, Aljazair, Irak, India dan Afganistan. Total jumlah pemilih mencapai lebih dari satu miliar manusia. Biaya politik pun cukup besar. Di Indonesia, menurut hitungan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia, ongkos kampanye berkisar antara Rp787 juta hingga Rp1,18 miliar. Jika ongkos minimal saja dikalikan dengan 6.708 calon anggota DPR, maka angkanya mencapai Rp5.279.196.000.000. Biaya kampanye juga berkisar antara Rp320-Rp481 juta untuk 225.090 calon anggota DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan DPD. Jika hanya mengambil angka minimal, maka biaya untuk kelompok ini mencapai Rp72.028.800.000.000. Ongkos yang dikeluarkan pemerintah juga tak kalah besar. Tahun ini, Pemilu memakan biaya Rp16 triliun, termasuk dua putaran Pemilu Presiden. Dengan uang yang sangat besar ini, apakah dampaknya yang paling kentara terhadap rakyat dari segi positif? Pemenang Pemilu tahun ini masih tak berubah dari dua Pemilu sebelumnya: golongan putih (golput). Menurut Tempo, kelompok yang tidak menggunakan hak pilih itu diprediksi menembus 30 persen, tertinggi dalam sejarah Pemilu di Indonesia. Suara golput bahkan mengalahkan pemenang Pemilu versi hitung cepat. GALLERYHIP.COM

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Tahun ini, Pemilu memakan biaya Rp16 triliun, termasuk dua putaran Pemilu Presiden. Dengan uang yang sangat besar ini, apakah dampaknya yang paling kentara terhadap rakyat dari segi positif?

Kekuatan finansial akan kembali berbicara ketika partai politik (parpol) kini disibukkan dengan urusan koalisi. Karena tak ada parpol yang dapat meraih 112 kursi (20 persen kursi di DPR), maka mereka juga tak berhak mencalonkan presiden dan wakil tanpa bergabung dengan partai lain. Masih menjadi pertanyaan apakah koalisi ini mampu membawa negeri ini menjadi lebih baik, ataukah hanya sekedar koalisi dagang sapi. Demokrasi tak hanya mengakibatkan politik biaya tinggi tapi juga terbukti belum mampu mengobati berbagai penyakit kronis bangsa ini. Demokrasi tak kuasa menghapus nepotisme yang kian meruyak. Setelah pemilihan usai, banyak elite politik yang menyiasati prosedur demokrasi untuk mengesahkan pembagian kekuasaan kepada saudara mara, kerabat dan orang dekatnya. Para elite politik —terutama di level lokal— justru memanfaatkan demokrasi untuk menghimpun kekuasan sebesar-besarnya. Kembali ke soal caleg, banyak yang stres bahkan gila karena tak siap mental dan mengukur kemampuan keuangan. Bagaimana takkan pening, sudahlah tak dapat jadi anggota Dewan, hutang pun sudah melilit pinggang. Partai juga punya andil membuat caleg stres karena tak mengajarkan kompetisi secara rasional. Partai hanya mau terima uang. Agaknya, slogan Pemilu di Indonesia perlu diubah suai. Selain siap memang, siap kalah, juga patut ditambahkan ‘’siap gila’’. (purnimasari)

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LIPUTAN LAPUT RIBUT AKSI REBUTUTAMA KURSI ○

RIBUT AKSI REBUT KURSI REPORTER: MUHAMMAD HAPIZ, SYAHRUL MUKLIS, MARRIO KISAZ, ABU KASIM & ADRIAN EKO (PEKANBARU)

TAHAPAN KRUSIAL PEMILU KINI DIRAMAIKAN ANEKA AKSI CALON YANG BEREBUT KURSI. ADU KLAIM SUARA DENGAN TENSI TINGGI, TEMAN SEPARTAI DICURIGAI, ATAU STRES LALU BERTINDAK TAK TERKENDALI. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Pemilu usai, ribut kursi dimulai. TEGUH PRIHATNA/RIAU POS

P

AD AHAL ADAHAL AHAL, kendati diwarnai kekurangan dan juga kecurangan, sebenarnya proses Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif berlangsung relatif aman. Bahkan tingkat partisipasi masyarakat kali ini diklaim cukup tinggi. Namun tetap saja, potensi konflik selalu ada. Kian terasa pasca hari 1pemungutan suara. Ini antara lain akibat saling klaim suara yang sudah didulang dan intai-mengintai suara antar-caleg separtai yang rawan membuat mereka bertikai. Soal calon legislatif (caleg) stres pasca-pemilihan, juga tak terhindarkan lagi, mulai dan terus bermunculan. Simak saja pemberitaannya di banyak media, terutama televisi dan media online. Selain prihatin, terkadang ada

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Macam-macam aksi dan reaksi yang mereka perlihatkan di banyak tempat di Tanah Air, ketika mengetahui gagal duduk di kursi legislatif. Ada yang menari, menyanyi dan bahkan mengamuk di Kantor KPUD.

juga rasa geli mengetahui tingkah mereka yang seakan tak terkendali lagi. Begitu kuatnya tekanan yang dialami. Macam-macam aksi dan reaksi yang mereka perlihatkan di banyak tempat di Tanah Air, ketika mengetahui gagal duduk di kursi legislatif. Ada yang menari, menyanyi dan bahkan mengamuk di Kantor KPUD. Seperti yang dialami seorang caleg pria berusia 45 tahun di Mojokerto, Jawa Timur. Caleg stres ini mengenakan kacamata hitam, helm, melepas baju bergambar dirinya, lalu bernyanyi di ruang penghitungan suara. Saat dibawa ke luar ruangan, tingkahnya tak berubah. Malah ketika dibawa menjauh oleh petugas, ia balik menghujat, membaca plesetan teks proklamasi dan menyanyikan lagu kebangsaan. Belakangan terkuak rekam jejak yang mengejutkan. Ternyata, sebelum menjadi caleg, ia pernah dua kali dirawat di rumah sakit jiwa! Ada yang terus saja menangis di rumah sakit, seperti perilaku dua caleg gagal yang belakangan dibawa ke Poliklinik Kejiwaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) WZ Johannes, Kupang, Nusa Tenggara Timur. ‘’Suami saya terguncang karena sudah mengeluarkan banyak uang untuk membiayai pencalonan, ternyata tidak terpilih,’’ kata istri salah seorang caleg yang menolak namanya ditulis. Seorang caleg lagi, menangis terus saat menjalani pemeriksaan di sana. ‘’Kasihan Bapak. Ia ditipu oleh timnya sendiri. Sudah banyak uang yang dikeluarkan. Mereka hanya mau uang,’’ kata salah seorang anggota keluarga yang mengantar. Lain lagi gejala stres yang diduga dialami caleg pria EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

berusia 50 tahun di Kabupaten Sampang, Madura. Kecewa dan marah perolehan suaranya minim, pria ini ditemani rekan sebayanya tiba-tiba keluar dari rumah dan mendatangi TPS 2 Dusun Cekocek, Desa Bierem, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, yang baru saja merampungkan penghitungan suara. Tanpa basa-basi, ia langsung mengambil paksa sebuah kotak suara di TPS tersebut. “Merasa tidak puas dengan hasil perhitungan suara, kedua pelaku pergi ke TKP dan mengambil kotak suara secara paksa,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, Kamis (10/4/). Kedua pelaku kemudian diamankan Panwascam Tambelangan. Ada pula caleg gagal yang lantas menutup jalan atau membongkar Merasa tidak puas dengan atap pasar yang diklaim hasil perhitusebelumnya berasal dari ngan suara, kedua pelaku cucuran dana si caleg. pergi ke TKP dan mengYang terakhir ini, terjadi di ambil kotak suara secara Langkat, Sumatera Utara. paksa. Bersama pendukungnya, sang caleg nekat membongkar paksa atap seng bangunan Jambur Pasar VII, Dusun Kutambaru, Langkat, usai pemilihan. Padahal, bangunan yang atapnya dibongkar tersebut sebelumnya difungsikan sebagai TPS. Imbas ulah mereka, proses penghitungan suara dipindahkan ke rumah Ketua KPPS setempat. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Ketika perolehan suara tak seperti yang diharapkan, caleg pun berpotensi stres. DEFIZAL/RIAU POS

Aksi caleg ini diduga dipicu kekecewaan, karena gagal meraih dukungan suara maksimal dari para pemilih di TPS tempat si caleg bersangkutan. Warga di sana mengakui, caleg tersebut merupakan salah seorang penyumbang material untuk pembangunan Jambur yang dijadikan TPS. Ada pula tingkah tak terpuji ketika fakta menyatakan si caleg kalah suara, massa pendukungnya malah menganiaya petugas TPS di Nabire, Papua. Atau ada yang meminta kembali sumbangan material pembangunan musala seperti yang terjadi di Desa Majan, Kecamatan Kedung Waru, Tulungagung, Jawa Timur setelah mengetahui suara yang diperolehnya di tempat ia EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Mengobati caleg stres. INTERNET

menyumbang, tak seperti yang diharapkan. Ada pula caleg stres yang menyegel TK dan PAUD di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Mirisnya, yang nekat menyegel sekolah Taman Kanakkanak (TK) dan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah kepala desanya sendiri. Pak Kades juga mengancam mengusir seluruh guru dan kepala sekolah. Aksi tersebut dilakukan setelah dua orang caleg titipan sang kades kalah di TPS dusun tersebut. Kasus unik lainnya muncul di Batang Rappe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Karena niatnya menjadi wakil rakyat di DPRD gagal, si caleg pun minta agar warga mengembalikan kompor yang sudah diberikan sebelumnya. ‘’Kami kaget, karena tiba-tiba didatangi timnya dan minta kompor dikembalikan,’’ kata salah seorang warga Batang Rappe, Zaenal, menanggapi perlakuan tim caleg yang tak terpilih di daerahnya. Malah ada yang lebih unik lagi. Terjadi di Tanah Karo, Sumatera Utara, justru tim sukses caleg yang kebakaran jenggot. Bahkan sampai mengamuk dan mengikat istri koleganya, hanya gara-gara kisruh penggunaan uang untuk pengerahan massa pemilih si EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Dari beberapa contoh kasus ini, menguatkan indikasi bahwa minimnya suara yang diperoleh para caleg dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu berpotensi menyebabkan stres dan gangguan mental.

caleg di mana suami korban dituding telah membawa uang pemenangan si caleg sebesar Rp3,7 juta, untuk mencari massa pendukung caleg di Desa Singgamanik, Kecamatan Munte. Padahal si korban sendiri tak tahumenahu soal uang itu. Boleh jadi, deretan kasus sejenis akan sangat panjang. Tapi paling tidak dari beberapa contoh kasus ini, menguatkan indikasi bahwa minimnya suara yang diperoleh para caleg dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu berpotensi menyebabkan stres dan gangguan mental. Ini pula yang sejak awal sudah diperkirakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang karenanya telah menyiagakan seluruh rumah sakit jiwa (RSJ) milik pemerintah. ‘’Sebenarnya tak hanya saat ini, prinsipnya RSJ selalu siap menerima pasien, tak terkecuali caleg,’’ ujar Direktur Bina Upaya Kesehatan Jiwa Kemenkes, Eka Viora, Sabtu (12/4), seperti dikutip media. Bagi daerah yang belum memiliki RSJ, tak perlu risau, sebab pelayanan kesehatan jiwa dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat dasar atau Puskesmas. ‘’Para dokter sudah dibekali tentang gangguan jiwa sejak masa sekolah, obat juga tersedia. Selain itu, gangguan jiwa kan sangat luas, bisa ringan atau berat. Jadi perlu diperiksa terlebih dahulu, kalau berat dan butuh pengobatan khusus, bisa dirujuk,’’ tuturnya. Eka juga menyisipkan kabar gembira, bahwa untuk penyakit gangguan jiwa ini sepenuhnya telah ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Rumah sakit jiwa siap sedia menerima caleg stres. INTERNET

Artinya, bagi yang sudah terdaftar di BPJS, biaya sepenuhnya ditanggung hingga sang pasien sembuh. Pihak Kemenkes sendiri mencatat, fenomena caleg stres hingga gangguan mental ini, juga mengemuka pasca-Pemilu 2009 lalu. Ketika itu tercatat 7.736 caleg yang stres karena gagal duduk di parlemen. Terbanyak dialami caleg DPRD kabupaten/kota yakni 6.827 orang, caleg DPRD provinsi 496 orang, caleg DPR RI sebanyak 49 orang, dan caleg DPD s4 orang. Entah seperti apa catatan untuk pasca-Pemilu 2014 ini!

Separtai Bertikai Seteru para caleg bukan hanya kandidat di partai lain, bahkan sekondan separtai pun, pasca-pemungutan suara kali ini, tak luput dari sikap saling curiga. ‘’Caleg akan mengawasi suaranya masing-masing, jangan sampai dicuri atau dialihkan ke caleg lain. Terutama antar-caleg EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Potensi kecurangan berupa pengalihan atau penggelembungan suara, paling memungkinkan terjadi sebelum lembaran laporan formulir diisi petugas TPS dan para saksi, pengawas lengah atau lelah.

separtai, kerawanan suara dicuri atau dialihkan akan makin menguat. Kuncinya di formulir C1. Kalau suara dicuri, walau sesama partai pun, tentu akan bentrok, bisa adu jotos. Saya sendiri, seberapapun suara diperoleh, akan dikawal dan dijaga dari si tangan jahil. Kita akan terima kekalahan, tapi harus secara fair tanpa curang,’’ ucap Baharusin, salah seorang caleg untuk DPRD Kota Pekanbaru. Formulir C1 merupakan catatan pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara di setiap TPS. Penghitungan suara pemilih di TPS, direkap tertulis di formulir tersebut oleh petugas TPS yang sebelumnya dihitung bersama-sama saksi. Formulir C1 itu sendiri, setelah diisi dan disahkan serta distempel basah oleh petugas TPS, selain dimiliki sebagai pelaporan KPPS, diberikan juga pada setiap saksi parpol, saksi DPD dan pengawas Pemilu. Potensi kecurangan berupa pengalihan atau penggelembungan suara, paling memungkinkan terjadi sebelum lembaran laporan formulir diisi petugas TPS dan para saksi, pengawas lengah atau lelah. Momen lengah dan lelah ini akan dimanfaatkan oknum penyelenggara untuk mengubah hasil penghitungan. Atau bisa pula, oknum penyelenggara bekerja sama dengan saksi-saksi bahkan dengan pengawas lapangan sehingga laporan masing-masing dibuat serupa dengan perubahan kecurangan yang diinginkan. ‘’Kita tidak ingin pengalaman Pemilu 2009 lalu, dimana suara kita dialihkan ke caleg lain terjadi lagi. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Ditambah lagi, masih banyak ditemukan berbagai kecurangan seperti di Desa Banjar Guntung, Kuantan Mudik, Kuantan Singingi. Saya dan tim akan mengawal dengan ketat suara yang sudah diperoleh dengan susah payah supaya tidak dicurangi lagi. Kalau tidak dicuri, insya Allah perolehan suara kita mencapai target satu kursi,’’ tambah caleg untuk DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing, Mardianto Manan. Pengalaman Pemilu 2009, diceritakan Mardianto, suara yang diperolehnya terbukti secara hukum dialihkan ke caleg lain melalui sidang pengadilan. Salah seorang petugas PPK terbukti melakukan aksi curang itu, bekerja sama dengan caleg. Tak tanggung-tanggung, Mardianto juga menggugat sampai ke Mahkamah Konstitusi untuk meminta keadilan agar suaranya dikembalikan dan ia diposisikan sebagai peraih suara terbanyak di internal partai. Tapi, upaya itu Banyak kandas dan KPU Riau tetap tak mau terjadi di internal partai, mengakomodir keputusan hukum di mana saksi partainya dengan dalih ketentuan perunmenyembunyikan dangan Pemilu tidak mengatur formulir C1 yang asli tegas soal sengketa sesama caleg. maupun fotokopinya ‘’KPU menyebutkan mereka dan tak memberikan hanya mengesahkan apa yang pada caleg-caleg direkomendasi oleh partai. Jadi separtai lainnya. kalau ada sengketa antar sesama caleg, misalnya ada suara dicuri oleh caleg separtai, maka diselesaikan di internal masing-masing. Ini kelemahannya. Berkaca pada itu, kita akan kawal dengan kondisi apapun suara yang sudah kita peroleh. Sampai hari EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Setelah ‘serangan fajar’, kini musimnya serangan jantung. DEFIZAL/RIAU POS

penetapan peroleh suara, kita akan kawal ketat,’’ ujar Mardianto. Komentar dua caleg tersebut cukup menggambarkan tingginya potensi gesekan kecurangan pasca pemilihan. Apalagi potensi itu semakin meningkat antar sesama caleg separtai yang bisa-bisa terjadi konflik fisik. Panwaslu Kota Pekanbaru sendiri sudah banyak dapat laporan dari caleg yang kemungkinan suaranya dicuri atau dialihkan. Laporan yang sudah disampaikan itu, semuanya adalah persoalan dugaan pencurian suara antar sesama caleg. Banyak terjadi di internal partai, di mana saksi partainya menyembunyikan formulir C1 yang asli maupun fotokopinya dan tak memberikan pada caleg-caleg separtai lainnya. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

‘’Setelah hari pencoblosan sampai sekarang, banyak sekali laporan yang disampaikan pada kita, konflik sesama caleg separtai mengenai dugaan suaranya dicuri atau dialihkan. Belum lagi dugaan penggelembungan suara. Kita belum bisa memaparkan caleg mana saja yang sudah melaporkan, karena masih didalami dan sebagian besar belum laporan resmi atau hanya melalui lisan atau melalui telepon,’’ ucap anggota Panwaslu Pekanbaru, Bustami Ramzi. Masing-masing partai juga sudah mengendus potensi terjadinya konflik sesama caleg di internalnya, sekaligus Petugas PAM TPS membantu dist di Desa Rantau Kasih menggunak menyiapkan jurus penangkalnya. Ketua Gerindra Riau, Marwan Yohanis juga tak menampik terjadinya tarik menarik kepentingan usai pemilihan. ‘’Cara yang kita lakukan, untuk formulir C1, semuanya kita kumpulkan terpusat dan tak ada yang ditutup-tutupi. Jadi tidak ada yang bakal bisa mengubahubah hasil penghitungan di tiap TPS. Partai juga mengontrol jika ada caleg kita yang curang atau mencuri suara. Kita tidak menoleransi jika ada yang berbuat seperti itu. Sebab ini juga menyangkut nama baik partai dan kekondusifan sesama kader partai,’’ ucap Marwan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bustami sudah mengingatkan seluruh pengawas lapangan untuk RIAU POS

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

tribusi logistik kan ponton.

Setelah hari pencoblosan sampai sekarang, banyak sekali laporan yang disampaikan pada kita, konflik sesama caleg separtai mengenai dugaan suaranya dicuri atau dialihkan.

mendapatkan formulir asli C1 yang berisi rekapitulasi perhitungan suara di tiap TPS. Data formulir C1 itu akan jadi pedoman penting yang bila terjadi sengketa, dapat dijadikan alat bukti. Begitu pula dengan kotak suara, yang sudah disegel, diamankan, tetap dikawal ketat agar tak diganggu pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Ketua KPU Riau, Dr Nurhamin MH, juga membenarkan potensi kerawanan terjadinya kecurangan penggelembungan dan pengalihan suara baik antar partai maupun caleg sesama partai. ‘’Laporan-laporan seperti itu memang banyak disampaikan pada kita, bahkan sebagian sudah kita tindaklanjuti. Kita punya semua kontak penyelenggara Pemilu hingga ke tingkat TPS. Jadi jika ada sesuatu hal yang perlu dikoordinasikan, diingatkan, kita langsung kontak dan minta diklarifikasi. Misalnya, penyelenggara Pemilu yang tak mau memberikan formulir C1, sudah banyak yang kita telepon langsung dan tegur. Formulir C1 itu harus diberikan pada seluruh saksi parpol, DPD dan pengawas lapangan. Kalau disembunyikan, tentu ada dugaan, ada apa ini,’’ ucapnya. BUSTAMI RAMZI Anggota Nurhamin juga sudah mendengar dan Panwaslu Pekanbaru mengetahui adanya petugas KPPS yang ditangkap dan diamankan di Desa Banjar Guntung, Kecamatan Kuantan Mudik karena diduga melakukan kecurangan Pemilu. Petugas itu diduga telah bermain dengan seorang caleg untuk DPRD Riau dengan EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Proses penghitungan, masa krusial yang rawan penyelewengan. DEFIZAL/RIAU POS

menyiapkan kotak suara yang di dalamnya sudah ada kertas suara dan sudah dipilih untuk caleg tersebut. Itu diketahui, saat kotak suara dibuka sebelum pemilihan, ternyata sudah berisi kertas suara bercobloskan caleg tersebut. Padahal, kotak suara itu seharusnya kosong. ‘’Kami tetap akan melakukan pendampingan hukum, asal yang bersangkutan mau benar-benar bekerjasama dan berkata jujur atas perbuatan yang dilakukannya,’’ tuturnya. Selain itu, Panwaslu Kota Pekanbaru juga mengendus dugaan kecurangan yang dilakukan pihak kelurahan di Kota Bertuah. Kecurangan itu terkait penerbitan surat domisili yang prosedurnya patut dicuriagi. Dua kelurahan di Pekanbaru yaitu Simpang Baru, Kecamatan Tampan dan Jadirejo Kecamatan Sukajadi. Menurut Komisioner Panwaslu Pekanbaru, Bustami Ramzi, Lurah dimaksud sudah dipanggil pada Sabtu (12/4) untuk diminta penjelasannya. ‘’Ini persoalan administrasi EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

kependudukan. Namun demikian kita ingin pastikan lurah tidak bermain dengan caleg. Atau ada motivasi lain, sehingga begitu mudah megeluarkan surat keterangan domisili. Tentu akan ada yang dirugikan. Nanti hasil kajiannya akan kita teruskan ke BKD Kota Pekanbaru,’’ kata Bustami. Di Kelurahan Jadirejo, menurut keterangan Lurah, penerbitan surat keterangan domisili tanpa diketahui pihaknya. Justru yang mengeluarkan Seklurnya, sehingga ia mengaku kesal. ‘’Yang membuat kita bertanya, surat itu dikeluarkan pada 9 April 2014. Padahal hari itu ditetapkan libur nasional,’’ ujarnya, yang janji minta penjelasan ke Seklur. Sedangkan di Kelurahan Simpang Baru, lurah mengeluarkan surat keterangan domisili dalam satu RT sebanyak 55 surat. ‘’Ini lebih ironis lagi, makanya kita mencium ada aroma peserta (caleg, red) yang bermain di sini. Kejadian ini dilaporkan Panwascam kita. Ini terjadi semua di Jalan Merak Sakti, RT 2 RW 3,’’ tambah Indra Dinata. Pihaknya belum dapat menyampaikan isi substansi penjelasan mengingat saat ini pihaknya masih menelusuri berbagai pihak yang terlibat terkait surat keterangan domisili tanpa dasar yang jelas. ‘’Yang pasti alasannya katanya menjelang Pemilu. Dasarnya hanya SE KPU dan pengantar RT/RW. Lurah mereka mengeluarkan dalam situasi yang tidak normal. Itu semua akan kita lakukan kajian dulu sebelum kita sampaikan ke Wali Kota,’’ tuturnya. (amzar) EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Pekanbaru menjadi nomor dua di Indonesia yang terbanyak melakukan coblos ulang. DEFIZAL/RIAU POS

Kian Tegang Setelah Coblos Ulang PARA CALEG IKUT RIBUT DAN SEMPUT KETIKA KISRUH JUGA MENJALAR KE PELAKSANA PEMUNGUTAN SUARA. RASA TEGANG MEREKA DIPERPANJANG, MENUNGGU SUARA HASIL PEMILIHAN ULANG. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

RASA tak tenang caleg kini diperpanjang dengan belum tuntasnya penentuan suara yang didulang, sebab ada pencoblosan yang harus diulang. Jumlah lokasi pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pun tak sedikit. Ada 590 TPS yang harus menggelarnya kembali, 40 TPS di antaranya di Riau. Rinciannya, 30 TPS di Kota Pekanbaru, tujuh TPS di Kabupaten Kuantan Singingi dan tiga TPS di Kabupaten Pelalawan. Jumlah 30 TPS harus diulang di Kota Pekanbaru sebagai jumlah kedua paling banyak secara nasional. Kota Tangerang paling banyak dengan 58 TPS yang harus dilakukan PSU. Sementara di urutan ketiga adalah Surabaya, dengan 22 TPS yang harus diulang. Melihat fakta ini, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau, Rusidi Rusdan, menyarankan KPU Riau melakukan evaluasi. ‘’Kalau begitu maka hampir sepuluh persen itu di Riau dan Pekanbaru jadi nomor dua terbanyak PSU. Harus ada kajian mengapa sampai terjadi hal ini,’’ kata Rusidi. Menurutnya, bisa saja hal itu merupakan indikator Panwas tak bekerja. ‘’Analisa sementara, kondisi demikian terjadi karena kecerobohan. Tidak mungkin ini karena kesengajaan KPU dan Panwas juga harus mengklarifikasinya ke KPU Pekanbaru,’’ kata Rusidi seraya menambahkan bahwa pada Pemilu Legislatif 2009 tak ada PSU. Ia menganalisis, munculnya kasus tertukarnya surat suara, lebih ke masalah sumber daya manusia. ‘’Ini juga soal logistik yang tidak tersedia sesuai waktu dan EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Logistik tertukar, pemilihan ulang terpaksa digelar. DEFIZAL/RIAU POS

tahapan. Pendistribusian surat suara dari pusat yang tidak jelas dan limit waktu distribusi logistik lainnya yang bermasalah, juga jadi pengaruh,’’ ungkapnya. Dengan terlambatnya surat suara dan logistik tersebut sampai ke KPU kabupaten/kota, berakibat pelipatan dan pendistribusian juga jadi terburu-buru. ‘’Maka itulah banyak yang tertukar,’’ kata Rusidi. Pihaknya minta KPU Riau memberi perhatian khusus pada KPU Pekanbaru yang seharusnya menjadi contoh dan barometer. Terkait PSU, sebenarnya terjadi juga pada Pemilihan Legislatif 2009. Namun menurut mantan Ketua KPU Riau, Edy Sabli MSi, ketika itu tak ada pemungutan suara ulang yang langsung dilakukan karena tertukarnya surat suara. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Tiap Dapil harusnya dibedakan ruangannya sehingga tidak terjadi penukaran atau tertukarnya surat suara akibat petugas pelipatan yang iseng atau nakal.

‘’Tapi itu setelah putusan Mahkamah Konstitusi, tidak langsung diulang begini,’’ kata Edy. Diketahui, pada tahun 2009, KPU Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar PSU setelah MK menerima gugatan salah satu partai yang menilai pemungutan suara cacat hukum. Sebanyak 40.000 pemilih mengulang menggunakan hak suaranya. Ketika itu, ada 2.500 surat suara yang tertukar antara dapil satu dengan dua dapil lainnya. PSU digelar di Dapil II, yakni di Kecamatan Tambusai dan Tambusai Utara. Di Kecamatan Tambusai ada 79 TPS dan di Tambusai Utara dengan ada 111 TPS. Dijelaskan Edy, kejadian itu sebab adanya tindakan oknum pelipat surat suara yang nakal T EDY SABLI dan tak mengetahui dampaknya. Mantan Ketua KPU Riau ‘’Pelipat surat suara itu seharusnya melipat sesuai target 5.000 lembar, tapi dia hanya melipat 3.500 lembar. Kemudian oknum tersebut mencuri kertas suara yang sudah dilipat oleh rekannya, ternyata surat suara yang dicurinya itu berbeda daerah pemilihan, akhirnya tertukar saat pelaksanaan,’’ kata Edy. Dengan kondisi demikian, KPU Riau kemudian membuat evalusi dan menghasilkan kesimpulan bahwa pelipatan surat suara seharusnya tidak dilakukan di satu ruangan. ‘’Tiap Dapil harusnya dibedakan ruangannya sehingga tidak terjadi penukaran atau tertukarnya surat suara akibat petugas pelipatan yang iseng atau nakal,’’ EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

kata Edy. Rekomendasi ini sudah dibuat dalam laporan pertanggungjawaban KPU masa dirinya menjabat untuk menjadi pertimbangan ke depan. Hal tersebut juga dibenarkan mantan Ketua KPU Pekanbaru, Tengku Rafizal. Menurutnya, ada anggaran yang besar untuk menyiapkan gudang pelipatan sehingga KPU Pekanbaru bisa menggunakan empat sudut bangunan di lapangan Purna MTQ. ‘’Kami mengawali pelipatan surat suara di ruangan yang berbeda untuk masing-masing Dapil sehingga terhindar dari kemungkinan tertukar,’’ kata Rafizal. Sedangkan pelipatan surat suara di KPU Pekanbaru dilakukan di satu lapangan ruangan futsal di Jalan Dirgantara Pekanbaru sehingga berpotensi tertukarnya surat suara. Menanggapi ini, Ketua KPU Riau, Dr Nurhamin MH mengatakan, saat ini kenyataan yang terjadi memang dilakukan PSU di 40 TPS. Bahkan menjadi 42 TPS karena

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

KPU RI sebagai regulator telah mengeluarkan surat edaran, untuk mencegah masalah lebih besar. Jika ada tertukar surat suara, maka itu landasannya KPU melaksanakan PSU. Banyaknya bagian yang harus dipilih, juga membuat surat suara rawan tertukar. DIDIK HERWANTO/RIAU POS

baru menerima informasi adanya dua TPS yang juga PSU di Kabupaten Bengkalis. ‘’Saya sedang mendalami dan memetakan mengapa sampai terjadi demikian,’’ kata Nurhamin, sambil mengutip Surat Edaran KPU RI Nomor 275 yang mengindikasikan lebih baik PSU dilakukan sebelum sampai diproses di Mahkamah Konstitusi. NURHAMIN ‘’KPU RI sebagai regulator telah Ketua KPU Riau mengeluarkan surat edaran, untuk mencegah masalah lebih besar. Jika ada tertukar surat suara, maka itu landasannya KPU melaksanakan PSU,’’ kata Nurhamin. Pantauan yang dilakukan KPU Riau, tidak diketahui dari awal ada masalah pelaksanaan pemungutan suara di Pekanbaru. ‘’Staf kami menghubungi setiap KPU kabupaten/kota dan sampai pukul 22.00 WIB tanggal 9 April itu, semua baik-baik saja di KPU Pekanbaru, tidak ada masalah,’’ kata Nurhamin. Fakta bahwa terjadi 30 PSU, Nurhamin sangat menyayangkan ini tak diketahui dari awal, apalagi ada 24 TPS di Marpoyan. ‘’Ini yang harus ditelusuri, apakah dari pusatnya yang tertukar, apakah di gudang, atau saat pelipatan, dan siapa pekerja dan koordinator pelipatan untuk daerah pemilihan Marpoyan,’’ ungkapnya. Menurutnya, jika kesalahan itu dari KPU Riau atau KPU Pekanbaru, maka ia akan minta maaf pada masyarakat. ‘’Kami harus berani mengakui kalau itu kesalahan kami. Itu tentu jadi evaluasi bagi kami,’’ tutur Nurhamin. EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Ketua KPU Pekanbaru, Abdul Razak JER, mengatakan tujuan dilakukan PSU untuk menghindari kesalahan lebih lanjut. ‘’Jika seandainya ada keberatan dari peserta tentu juga diulang,’’ kata Abdul Razak. Soal antisipasi pelipatan surat suara, Abdul Razak menyatakan sudah menggunakan cara menyelesaikan pelipatan surat suara per dapil. ‘’Dapil I diselesaikan semua dulu, baru setelah selesai dilanjutkan dengan dapil selanjutnya. Satu saja surat suara tertukar maka akan kami ulang,’’ ujarnya. Soal kurangnya surat suara untuk pemilihan DPD di Pekanbaru, sebenarnya alasannya logis sekali. TPS yang surat suara DPD-nya berlebih, takut untuk memberi surat suara itu pada TPS yang kekurangan. ‘’Surat suara sesuai daftar pemilih tetap. Tapi di lapangan ada daftar pemilih khusus dan ada pemilih tambahan,’’ ucapnya. (amzar)

Soal pendistribusian logistik, masih jadi kendala Pemilu 2014. AZNIL FAJRI/RIAU POS

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Caleg di Kursi, Partai di Suara JIKA CALEG SIBUK DENGAN ANEKA AKSI DAN REAKSI BEREBUT KURSI, DI PARTAI LAIN LAGI. TANPA HITUNG CEPAT, MEREKA SALING KLAIM SEBAGAI TERHEBAT UNTUK JUMLAH SUARA YANG DIDAPAT.

GOLKAR misalnya. Partai berlambang beringin ini, walau secara nasional hasil penghitungan cepat menempatkannya di urutan kedua, justru di Riau bercokol di posisi pertama. Menurut Ketua Harian DPD Golkar Riau, Ruspan Aman, Golkar sudah jelas unggul di Siak, Rokan Hilir dan Kuantan Singingi. ‘’Masih menunggu Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya. Kalau bicara target, seperti yang sudah kita sampaikan, 50 persen suara dari seluruh total pemilih,’’ terang Ruspan. Tak mau kalah optimis, Ketua Bapilu PDIP Riau, Rusli Ahmad, juga mengklaim kemenangan di tingkat nasional hasil penghitungan cepat, juga merupakan kemenangan EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Kalau sudah jadi anggota Dewan, jangan lupa janji pada rakyat. RIAU AKTUAL/COM

di Riau. Kalau kemenangan nasional angkanya 19 persen, untuk Riau, Rusli Ahmad malah optimis di angka 20 persen. ‘’Kita memang tidak membuat quick count. Tapi kita terus berkoordinasi dengan DPC yang sedang melakukan kalkulasi. Untuk hasil akhirnya, tetap menunggu hasil pleno, baik tingkat kelurahan, kecamatan hingga KPU Provinsi,’’ tuturnya. Ia juga optimis, perolehan kursi di legislatif, bakal meningkat dari periode lalu. Untuk DPR diharapkan dapat dua kursi, provinsi 10 kursi dan di kabupaten/kota juga terjadi peningkatan 100 persen. Ketua DPD Gerindra Riau, Marwan Yohanis, juga mengklaim kemenangannya yang dominan. Bahkan untuk Kabupaten Meranti, Gerindra, kata Marwan, optimis dapat suara terbanyak dan berhak sebagai Ketua DPRD. ‘’Untuk keseluruhan, kita targetkan di setiap dapil minimal dapat satu kursi. Untuk DPRD Riau, setidaknya kita peroleh EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Walau secara nasional hasil penghitungan cepat kita anjlok, tapi kita sudah cukup bangga sebab masih di atas perkiraan banyak lembaga survei.

hingga 8 kursi,’’ jelasnya. Koordinator Pemenangan Pemilu untuk Riau yang juga pengurus DPP Demokrat, Sumardani, juga optimis kalau perolehan suara di Riau cukup kentara. Mengulang pernyataan Ketua DPD Demokrat Riau, Achmad, untuk DPRD Riau setidaknya 10 kursi. ‘’Walau secara nasional hasil penghitungan cepat kita anjlok, tapi kita sudah cukup bangga sebab masih di atas perkiraan banyak lembaga survei,’’ ucapnya. Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Firdaus, realistis bahwa terjadi penurunan suara. ‘’Laporan dari kader terutama caleg incumbent, perolehan sementara memang rendah,’’ tutur Firdaus. (amzar)

Kalau tak terpilih jadi anggota Dewan, jangan stres bahkan gila. RIAU POS.CO

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

Rakyat cenderung pilih figur daripada pilih partai. TEGUH PRIHATNA/RIAU POS

SOAL KURSI BOLEH REBUTAN, NAMUN BELUM ADA PARPOL YANG RAIHAN SUARANYA TERLALU DOMINAN. INI MEMBUKTIKAN MEREKA BELUM PUNYA PARTISIPAN SETIA SEBAGAI PEMILIH MILITAN.

Belum Punya Pemilih Setia PENGAMAT politik, Andi Yusran, yang juga menggelar survei Pemilu Legislatif di Riau mengatakan, hasil perolehan suara tak jauh beda dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan lembaga survei secara nasional, termasuk di Riau. ‘’Meski secara nasional PDIP menempati urutan teratas, namun di Riau urutan pertamanya adalah Golkar dan PDIP berada di urutan ke-4,’’ kata Andi Yusran. Menurut dosen ilmu politik Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) itu, semua parpol belum memiliki pemilih yang benar-benar militan serta pemilih setia. Suara masyarakat masih menyebar di semua parpol. Artinya, parpol belum mampu memberi pelajaran EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

ANDI YUSRAN Pengamat Politik

Meski secara nasional PDIP menempati urutan teratas, namun di Riau urutan pertamanya adalah Golkar dan PDIP berada di urutan ke-4.

politik yang baik pada masyarakat. Parpol masih berpandangan Pemilu ini sama saja dengan Pemilupemilu sebelumnya. Dari hasil survei yang dilakukan lembaganya, Andi Yusran mengatakan, urutan teratas untuk di Riau adalah Golka, kedua Gerindra, ketiga Demokrat dan untuk PDIP menempati urutan empat. Posisi lima diisi Partai Amanat Nasional. ‘’Ini bisa saja berubah setelah rekapitulasi suara sudah dilakukan di tingkat PPS, PPK, KPU kabupaten/kota dan Riau. Namun penghitungan suara di tingkat kelurahan/desa sudah dapat gambaran berapa hasil perolehan suara masing-masing parpol secara nasional,’’ ujarnya. Menurutnya, kemungkinan kecurangan dalam proses rekapitulasi sangat kecil karena lembaga pemantau Pemilu seperti Panwaslu sudah menunjukkan taringnya. Bahkan, pihaknya melihat Panwaslu sudah cukup tegas dibanding Pemilu sebelumnya. Panwaslu berani menangkap para pelaku kecurangan seperti yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu dimana ada petugas yang mencoblos surat suara untuk kepentingan parpol dan caleg tertentu. Terkait kandidat caleg yang bakal terpilih, Andi Yusran menilai bakal didominasi wajah-wajah baru. Sebab masyarakat sudah mampu menilai kinerja caleg incumbent selama ini. ‘’Kecenderungan yang terjadi, dari masa lima tahun jabatan wakil rakyat, tahun pertama sampai ke empat EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


LAPUT RIBUT AKSI REBUT KURSI ○

biasanya digunakan untuk mengembalikan modal selama kampanye. Pada tahun ke lima barulah mereka mendekatkan diri kembali ke masyarakat, karena akan ada pemilihan lagi. Kalau amanah sudah diselewengkan maka kepercayaan masyarakat terhadap parpol akan hilang,’’ ujarnya. (amzar)

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


○ ○ ○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

DAERAH ○○

○○

○○

○○

○○

○○

RUSUNAWA Rp40 M

Jadi Asrama Kambing DULU, KAWASAN TELUK LEMBU UJUNG YANG LEBIH AKRAB DENGAN TELEJU RAMAI MENJADI PERBINCANGAN KETIKA KAWASAN INI MENJADI PROSTITUSI. NAMANYA LOKALISASI TELEJU. SEKARANG, SEJALAN DENGAN PENERTIBAN LOKALISASI TELEJU, KAWASAN INI TAK LAGI JADI PUSAT PEMBICARAAN. TELEJU SEPI DARI MEDIA SEJALAN DENGAN SEPINYA KAWASAN INI.

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014

○○

○○

○○


DAERAH ○

Banguan Rusunawa terlihat dari atas bekas lokalisasi. TEGUH PRIHATNA FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

B

NAMUN, dalam diam dan sepi itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah mencucurkan dana Rp40 miliar untuk membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Bangunannya megah dan sudah selesai dibangun. Tak hanya fasilitas dalam bangunan, di bagian luar pun sudah dipersiapkan untuk menampung penghuninya. Persoalannya, mengapa sampai detik ini, bangunan itu tak kunjung ditempati? Bermasalahkah? Rusunawa itu dibangun empat lantai dalam tiga gedung di Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Bangunan ini menjadi tampak gagah dan megah karena berdiri berdampingan dengan pemukiman sederhana warga EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


DAERAH ○

Sampai detik ini, gedung itu masih belum diserahkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pada Pemerintah Kota Pekanbaru.

tempatan. Untuk menjangkau lokasi ini, hanya perlu waktu sekitar 15 menit dari pusat kota. Posisi ketiga bangunan itu persis di pinggir Jalan Payung Sekaki ujung, tepatnya di kawasan eks Lokalisasi Teleju. Proyek Rp40 miliar ini dikerjakan pada 2012 lalu oleh Departemen Pekerjaan Umum (PU) dan saat ini pembangunannya sudah rampung 100 persen. Persoalannya, hingga saat ini belum seorang pun warga yang menghuni bangunan itu, walaupun sudah banyak yang mengaku berminat menempati bangunan 6 x 4 meter tersebut. Ternyata, persoalannya sederhana, administrasi yang belum tunas. Sampai detik ini, gedung itu masih belum diserahkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pada Pemerintah Kota Pekanbaru. Jika mengacu rencana awal, serah terima bangunan Rusunawa yang terdiri dari 228 kamar dengan tipe 24 ini akan dilaksanakan pada Juni 2013 lalu. Akan tetapi rencana itu terus mundur dan hingga April 2014 belum ada tanda-tanda bangunan itu akan diserahterima-kan. Kepala UPTD Rusunawa Pekanbaru, Ahyar, yang ditemui RPG baru-baru ini mengatakan, belum difungsikannya Rusunawa tersebut karena masih menunggu proses serah terima dari Kemenpera. Kapan? Menurutnya, dalam waktu dekat akan diserahkan. Tapi tanggal dan bulannya, Ahyar tak bisa memastikan. ‘’Tapi berdasar informasi yang kita terima, Rusunawa itu akan segera difungsikan dalam tahun ini,’’ ucapnya. Mubazirnya Rusunawa membuat gerah anggota DPRD EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


DAERAH ○

AHYAR Kepala UPTD Rusunawa Pekanbaru

Tapi berdasar informasi yang kita terima, Rusunawa itu akan segera difungsikan dalam tahun ini.

Kota Pekanbaru, Zulfan Sulaiman. Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemko) untuk segera memfungsikan. Desakan Zulfan jelas sangat beralasan. Saat ini bangunan megah itu tidak saja tidak bertuan dan terbiarkan, tapi sudah menjadi tempat kambing warga sekitar untuk beristirahat malam. ‘’Segera koordinasikan dengan Kemenpera agar Rusu-nawa diserahkan ke pemerintah daerah,’’ kata Zulfan pada RPG, Senin (14/4). ‘’Jika lama dibiarkan, bangunan itu akan rusak. Pemko harus segera melobi pusat agar serah terima dapat cepat direalisasikan. Artinya jangan mubazir, karena bangunan itu jelas untuk Pemko Pekanbaru sebagai pengelolanya nanti,’’ ungkapnya. Dijelaskan Zulfan, dari peninjauan terakhirnya bersama Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, kondisi Rusunawa tinggal penyempurnaan seperti air yang masih perlu diperbaiki, serta akses jalan ke lokasi yang perlu diperbaiki sekitar satu kilometer. ‘’Jika ini sudah diselesaikan, maka kami minta tahun ini sudah dapat difungsikan. Untuk pembagiannya, kami juga minta supaya disesuaikan dengan umur. Karena kalau kakekkakek ditempatkan di lantai atas akan kesulitan,’’ sarannya. Sampai laporan ini diturunkan, belum diperoleh keterangan dari pihak Kemenpera. Lalu, benarkah apa yang disampaikan Zulfan bahwa Rusunawa yang sepi telah dialihfungsikan kambing warga sebagai asrama tempat beristirahat malam? EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


DAERAH ○

Bangunan Rusunawa bekas tempat lokalisasi, di Jalan Jati Rejo, Kulim belum juga ditempati sehingga jadi tempat tidur kambing warga sekitar. TEGUH PRIHATNA FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

Dalam suatu investigasi ke lokasi tersebut, Ahad (12/ 4), terlihat jelas bahwa lantai dasar Rusunawa berlantai keramik putih telah dinodai kotoran kambing. Bau tak sedap pun menguar. Ternyata, kambing-kambing itu banyak yang tidur di lantai dasar Rusunawa saat malam hari. Tidak diketahui apakah warga sekitar sengaja menempatkan kambingnya di sana atau karena kambingkambing tersebut terbiarkan. Selain itu, terlihat juga sejumlah anak sedang bermain. Ada yang sedang bermain sepeda dan sebagiannya bermain kejar-kejaran di lantai tiga bangunan Rusunawa. Namun, seketika semua anak-anak ini langsung menghilang dari lokasi. Mereka yang tadinya ramai berada di lantai atas, langsung berhamburan turun, saat melihat ada yang datang. Mereka seperti takut EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


DAERAH ○

Banguan Rusunawa terlihat dari bekas lokalisasi.

dimarahi. Tangga naik yang ditutupi dengan selembar atap seng pun langsung mereka lompati. Penasaran dengan ulah kanak-kanak ini, penelusuran dilanjutkan ke dalam gedung di setiap lantai. Sayangnya, upaya untuk melihat dari dekat bentuk dan fasilitas masing-masing rumah, tidak berhasil karena semua pintu dikunci. Satu-satunya fasilitas umum yang terpantau yakni alarm yang membantu para penghuni untuk mengetahui lebih dini ketika terjadi kebakaran di gedung berleter O tersebut.

TEGUH PRIHATNA FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


DAERAH ○

ANTARAFOTO.COM

Di bagian luar gedung, di lahan seluas 8,5 hektare ini sudah dipasang paving block sehingga saat hujan, lokasi Rusunawa tetap nyaman dilewati.

Tak habis akal, penelusuran dilanjutkan dengan mengintip dari celah kaca bagian belakang ruangan kamar yang berada di lantai dasar. Dari sini bisa terlihat jelas, di setiap ruangan terdapat satu kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi yang disatukan dengan toilet, dapur dan tempat cuci piring. Kemudian di lantai dasar, di bagian luar tersedia dua ruangan kosong yang dijadikan tempat berwuduk, dan terpisah antara laki-laki dan perempuan. Di bagian luar gedung, di lahan seluas 8,5 hektare ini sudah dipasang paving block sehingga saat hujan, lokasi Rusunawa tetap nyaman dilewati. Selain itu terdapat pula sebuah kolam besar, berukuran 50 meter, yang dibuat berbentuk leter L, dibangun di antara blok satu dan blok dua. Fasilitas air bersih pun sudah tersedia, termasuk jaringan listrik sudah terpasang ke setiap kamar. Karena belum berpenghu-ni, saat malam tiba, hanya lampu taman yang dinyalakan penjaga Rusunawa. Lalu, bagaimana warga sekitar menatap dan berharap EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


DAERAH ○

Sayang Rusunawa ini tidak dimanfaatkan, karena bangunannya bagus. Kalau siang sering dijadikan anak-anak tempat bermain. Tapi kalau malam justru dijadikan kambing sebagai tempat tidur.

pada Rusunawa ini? Ida (45), salah seorang warga sekitar yang ditemui saat memanfaatkan air bersih dari Rusunawa mengatakan, sangat berharap bisa menempati Rusunawa. Hanya saja, seperti apa prosedur untuk bisa tinggal dan menyewa di rumah susun itu, ia tak mengerti sama sekali. ‘’Sayang Rusunawa ini tidak dimanfaatkan, karena bangunannya bagus. Kalau siang sering dijadikan anak-anak tempat bermain. Tapi kalau malam justru dijadikan kambing sebagai tempat tidur,’’ ujarnya. Menurut Ida, air bersih di Rusunawa ini menjadi berkah tersendiri bagi warga sekitar. Di samping bisa dimanfaatkan untuk memasak dan mencuci, air yang mengalir dari sumur bor sedalam lebih dari 100 meter itu juga banyak yang dimanfaatkan warga sekitar untuk mandi. Air yang menyembur dari sumur ini cukup hangat sehingga dipercaya sebagian warga bisa menjadi obat rematik. Atas dasar itu pula, setiap pagi, warga ramai memanfaatkan air ini untuk mandi. ‘’Kalau pagi, banyak bapak-bapak yang mandi di sini, karena airnya hangat. Katanya sih juga bisa untuk obat rematik. Warga juga banyak yang ambil air untuk minum,’’ jelas Ida. (syamsul bahri samin/muslim nurdin/rpg)

EDISI 065/TAHUN II  17 - 23 APRIL 2014


○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

NASIONAL ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

PEMILU JADI SEMBILU HASIL PEMILU TERNYATA TAK SEINDAH YANG DIBAYANGKAN. RENCANA YANG SUDAH DISUSUN UNTUK MEMENANGKAN PERTARUNGAN PUN BUYAR.

EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014

○○

○○

○○


NASIONAL ○

Masyarakat saat memberikan hak suaranya pada Pemilu 9 April 2014 lalu.

R MERDEKA.COM

AK AKYYAT tak bisa disalahkan, jika Pemilu kali ini menjadi sembilu yang mengiris harapan partai politik (parpol). Bagaimana tidak, sejak awal mereka sudah mengajukan calon presiden (capres) masing-masing. Bahkan sudah ada yang mendeklarasikan secara resmi ke publik, jauh-jauh hari. Hampir semua parpol sudah mengajukan nama capresnya. Kecuali Demokrat yang menggelar konvensi yang hingga pencoblosan belum mengumumkan hasilnya. PDIP mengusung Joko Widodo, Golkar mengusung Ketumnya, Aburizal Bakrie dan Gerindra mengusung Ketua Dewan Pembina-nya, Prabowo Subianto. PKB mengusung dua calon, yaitu musisi Rhoma Irama dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. PAN mengusung Ketua Umumnya Hatta Rajasa, PKS mengusung anggota Majelis Syuro, Hidayat Nurwahid yang dipilih dari Pemilihan Raya (Pemira) ala PKS. EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


NASIONAL ○

Pak Jokowi diberi keleluasaan penuh untuk membangun hubungan politik dengan semua elemen bangsa. Ibu Mega memberi mandat penuh membangun koalisi.

Nasdem telah memilih Ketua Umum Surya Paloh sebagai capresnya. PPP mengusung Ketua Umumnya, Surya Dharma Ali. Hanura malah telah menetapkan pasangan capres-cawapres Wiranto-Hary Tanoesoedibyo. PBB sudah menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai capres dan PKPI pun sudah menunjuk sang pendiri, Sutiyoso. Dari sini tergambar bahwa ada harapan utama yang diinginkan, yaitu mampu mendongkrak perolehan suara dengan memunculkan figur capres. Nyatanya, hanya nama Jokowi dan Prabowo yang disebut-sebut memiliki efek mendongkrak suara. Lalu, capres yang lainnya ke mana? Setelah Pemilu, hanya Jokowi yang aktif melakukan lobi-lobi politik yang dipantau media. Sementara para capres dari parpol lain tidak menampakkan aktivitas seperti biasanya. ‘’Pak Jokowi diberi keleluasaan penuh untuk membangun hubungan politik dengan semua elemen bangsa. Ibu Mega memberi mandat penuh membangun koalisi,’’ kata anggota tim sukses Jokowi, Teten Masduki. Namun langkah Jokowi tak selamanya dianggap baik. Dosen politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago, menilai langkah Jokowi malah membuat publik tidak empati, karena terlihat terlalu ambisius. Tugas itu harusnya dilakukan pengurus teras PDIP. Hasil Pemilu nampaknya menjadi buah pahit bagi Aburizal Bakrie. Sebab, posisinya sebagai capres Golkar EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


NASIONAL ○

JOKOWI

ABURIZAL BAKRIE

PRABOWO SUBIANTO

SURYA PALOH

kembali digoyang. Tingkat keterpilihannya jauh di bawah Jokowi dan Prabowo. Ketua Dewan Pertimbangan Golkar, Akbar Tanjung, kembali mengungkapkan kecewanya, karena ARB tak mampu mengangkat suara Golkar sesuai target 30 persen. Kendati begitu Akbar menegaskan, internal partainya masih sepakat mencalonkan Ical sebagai presiden. Hanya saja, Golkar tak bisa mencalonkan pasangan capres sendiri tanpa koalisi. Karenanya Akbar mendorong Golkar melakukan evaluasi. Bagaimana Prabowo? Pria yang senang berkuda ini tak terlalu aktif seperti Jokowi. Ia belum memastikan siapa yang akan mendampinginya sebagai wakil presiden. Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, partainya lebih percaya hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) daripada penghitungan cepat sejumlah lembaga. Capres Demokrat hasil konvensi juga masih mencuri perhatian publik, meski banyak juga yang menilai, segalanya untuk Demokrat sudah terlambat. Pengamat EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


NASIONAL ○

komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, memprediksikan capres Demokrat akan jadi kuda hitam.

Harus Koalisi

akan ada tiga calon pasangan presiden pada 9 Juli 2014. Capres PDIP dan Golkar akan maju, sedangkan sisanya akan diperebutkan antara Prabowo, Wiranto dan hasil Konvensi Demokrat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang belum selesai menghitung suara. Bahkan masih banyak hal teknis yang harus diselesaikan, seperti pemilihan ulang di beberapa tempat dan melayani keluhan dan protes beberapa caleg. Namun, dari hasil penghitungan cepat, gambaran perolehan suara sudah dapat dilihat. PDIP 19,00 persen, Golkar 14,30 persen, Gerindra 11,8 persen, Demokrat 9,60 persen dan PKB 9,20 persen. Disuusl PAN 7,50 persen, PKS 6,90 persen, Nasdem 6,90 persen, PPP 6,70 persen, Hanura 5,50 persen, PBB 1,60 persen, dan PKPI 1,10 persen. Melihat kondisi ini, parpol tak bisa tenang untuk mengusung pasangan capres dan cawapresnya karena tak ada satu pun yang diperkirakan memenuhi syarat yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden untuk mengajukan sendiri. Koalisi menjadi jalan yang harus ditempuh. Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, memprediksi akan ada tiga calon pasangan presiden pada 9 Juli 2014. Capres PDIP dan Golkar akan maju, sedangkan sisanya akan diperebutkan antara Prabowo, Wiranto dan hasil Konvensi Demokrat. Peluang terbesar capres ketiga nantinya adalah akan diisi Prabowo. Namun EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


NASIONAL ○

KPPS saat memeriksa kotak suara. AKARTAPUNYACERITA.COM

ia perlu koalisi dengan partai lain untuk tembus 20 persen suara. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, melihat PDIP, Golkar dan Gerindra yang bersaing ketat mengusung capres. PDIP baiknya berkoalisi dengan partai papan tengah seperti PKB, Nasdem dan PAN. Sedangkan Golkar mau tak mau harus merevisi pencapresan Ical dan harus realistis berkoalisi dengan parpol lain yang tentu keberatan dengan sosok ARB. Teman Golkar yang pas untuk diajak koalisi tentu saja Demokrat. Sedangkan Gerindra harus merangkul partai-partai lainnya seperti PPP, PKS, Hanura, PBB dan PKPI. ‘’Gerindra menjadi sangat seksi untuk diperebutkan,’’ jelas Ari. Peneliti CSIS, Philip J Vermonte, menilai peta koalisi bakal lebih rumit dari perkiraan. Sebab selisih suara di lapis pertama dan kedua sangat tipis. ‘’Perolehan kursi di DPR akan menentukan arah baru koalisi berbeda dari yang selama ini diperkirakan,’’ ujar Philips. Menruut pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Demokrat masih menentukan perjalanan koalisi di samping tiga parpol urutan atas. Meskipun Demokrat ketika mengumumkan hasil konvensi harus menurunkan standar dari capres menjadi cawapres. Semuanya masih mungkin terjadi dari yang sudah diperkirakan sebelumnya. Bahkan yang tidak terduga dalam waktu singkat pun bisa. (menrizal nurdin/jpnn) EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


EKONOMI ○

BLOK SIAK

Target di Atas 50 Persen PEMERINTAH PROVINSI (PEMPROV) RIAU MENARGETKAN PENGELOLAAN BERSAMA DI SUMUR MIGAS, BLOK SIAK DENGAN PT PERTAMINA DAPAT MENEMBUS ANGKA LEBIH 50 PERSEN. NAMUN GUNA MEREALISASIKANNYA, UPAYA TERUS DILAKUKAN DAN SALAH SATU BUMD (BADAN USAHA MILIK DAERAH) RIAU YAKNI PT RIAU PETROLEUM HARUS LEBIH PRO AKTIF.

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

’’D

AERAH harus berupaya semaksimal mungkin dengan melakukan pendekatan bersama pada instansi terkait di pusat,’’ ujar Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Arsyadjuliandi Rachman. Menurutnya, keterlibatan daerah melalui BUMD harus benar-benar aktif menjemput bola. Sebab PT Pertamina sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat masih jadi pengelola sementara. Beberapa kali pertemuan dengan pemerintah pusat, baik Kemendagri maupun KemenESDM, adalah ikhtiar untuk itu. ‘’Namun Riau Petroleum sebisa mungkin melakukan langkah-langkah dan upaya juga dalam merebut pengelolaan,’’ ujarnya. Saat ini terdata potensi cadangan Blok Siak masih terkandung 10.628,34 (Metric Stock Tank Barrel) MSTB. Potensi itu terdiri dari tiga daerah yang masuk dalam kawasan pengelolaan Blok Siak. Nilai lifting minyak di Blok Siak mencapai 777.120 barel. Angka tersebut berasal dari Rokan Hilir 500.133 barel dan Kampar 276.977 barel. Sementara untuk potensi cadangan ditemukan di tiga daerah. Yakni di Rokan Hilir 6.870,91 MSTB,

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

Kampar 2.795,03 MTBS dan Rokan Hulu potensi cadangannya 962,40 MTBS. Areal yang mencakup di kawasan Blok Siak terbagi empat daerah dengan seluas 2.156 kilometer. Di mana, untuk Bengkalis 43 kilometer, Kampar 409 kilometer, Rokan Hilir 1.332,65 kilometer dan i/ rpg) an hanaf (hasan hanafi/ i/rpg) Rokan Hulu 570,74 kilometer. (has

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

CPO

Harga Bagus, Pajak Naik NEWS.BISNIS.COM

HARGA sawit Riau turun dibanding pekan sebelumnya. Sebagaimana berita acara hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Provinsi Riau Produksi Pekebun di Provinsi Riau Nomor : 14/TPH TBS-IV/2014 periode Rabu-Selasa 9-15 April 2014, harga TBS turun tipis sekitar Rp50 per Kg TBS. Menurut Ketua Harian Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau, Zulher MS, pada Kamis (10/4), harga TBS usia 3 tahun Rp1.400,74 per Kg, TBS usia 4 tahun Rp1.564,08 per Kg, usia 5 tahun tanam Rp1.673,64 per Kg, TBS usia 6 tahun Rp1.722,96 per Kg, TBS usia 7 tahun Rp1.788,70 per Kg, TBS usia 8 tahun Rp1.844,47 per Kg, TBS usia 9 tahun Rp1.903,76 per Kg, dan TBS usia 10 tahun ke atas Rp1.956,78 per Kg. Penetapan harga ini berdasar keputusan rapat Tim EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

NEWS.BISNIS.COM

Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau pada Selasa 8 April 2014 di Dinas Perkebunan Provinsi Riau. Pembahasan dilakukan terhadap informasi dan data yang disampaikan oleh 6 perusahaan sumber data dari 10 perusahaan. Komponen biaya yang disampaikan oleh PT Astra Agro Lestari Tbk Grup (biaya pemasaran Rp81,65, angkutan Rp186,37, olah Rp178 dan penyusutan Rp20,81). Berdasar kesepakatan Tim Penetapan Harga TBS Plasma Provinsi Riau disepakati biaya pemasaran Rp60,05, angkutan Rp163,15 dan olah Rp131,55.

Tembus 1.000 Dolar per Ton Sementara itu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan, harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) bulan ini masih bergerak pada kisaran 970-1.000 dolar AS per ton. Hal ini setelah pada Februari 2014, harga CPO bergerak 863-965 dolar AS per ton dengan harga rata-rata 903 dolar AS per ton atau naik 4 persen dari Januari lalu sebesar 865 dolar AS per ton. Direktur Eksekutif Gapki, Fadhil Hasan, mengungkapkan, harga pada Maret 2013 terus naik EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

Harga pada Maret 2013 terus naik seiring stok minyak nabati global yang berkurang akibat cuaca buruk. Hingga pertengahan Maret, harga sudah bergerak di kisaran 965-1.000 dolar AS per ton.

UTUSANRIAU.COM

seiring stok minyak nabati global yang berkurang akibat cuaca buruk. Hingga pertengahan Maret, harga sudah bergerak di kisaran 965-1.000 dolar AS per ton. Sementara itu, harga patokan ekspor (HPE) pada Maret 2014 yang ditentukan Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar 813 dolar AS per ton. Kemendag juga menetapkan bea keluar (BK) 10,5 persen dengan referensi harga rata-rata CPO di Rotterdam sebesar 884 dolar AS per ton. Harga minyak sawit mentah melaju dalam dua pekan terakhir. Kenaikan harga CPO terjadi akibat musim kemarau di Brasil yang dapat mengurangi produksi kedelai sebagai bahan baku minyak kedelai, pesaing CPO. Mengutip Bloomberg, harga CPO untuk kontrak pengiriman bulan April 2014 di Bursa Derivatif Malaysia menyentuh 2.590 ringgit (779 dolar AS) per metrik ton. Level harga itu naik 0,86 persen dari hari sebelumnya. Harga tersebut merupakan level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 24 Januari 2014. EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

RIAUSATU.COM

Sementara bea keluar minyak sawit mentah pada April 2014 ditetapkan sebesar 13,5 persen. Bea keluar itu naik dibanding Maret sebesar 10,5 persen. Juru bicara Kementerian Perdagangan, Ani Mulyati, mengatakan, kenaikan bea keluar itu karena naiknya harga CPO di pasar dunia. ‘’Harga referensi CPO untuk April 972,88 dolar AS per metrik ton. Sedangkan bulan lalu harga patokan ekspor CPO masih 851,39 dolar AS per metrik ton,” kata Ani. Penetapan harga referensi tersebut berdasarkan rata-rata harga CPO satu bulan terakhir di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) dan Bursa Komoditi Rotterdam di Belanda. Pemerintah Malaysia juga telah menaikkan bea keluar CPO dari 5 persen pada Maret 2014 menjadi 5,5 persen April 2014 ini. (has an hanaf i/ rpg) (hasan hanafi/ i/rpg)

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

BISNIS.NEWS.VIVA.CO.ID

WK Bangun Hotel Pemkab Kuansing PT WA SKIT A Karya jadi pemenang tender pembangunan WASKIT SKITA hotel milik Pemkab Kuantan Singingi (Kuansing). BUMN ini mengajukan penawaran Rp46.525.807.000 dari pagu anggaran Rp47.784.400.000. Penetapan perusahaan ini menjadi pelaksana pembangunan hotel menunggu berakhirnya massa sanggah bagi rekanan yang tidak puas dengan hasil seleksi. ‘’Penentuan ada ditangan Pokja setelah memproses lelang secara elektronik terbuka dan jujur,’’ ujar Plt Kabag Ekbang Setda Kuansing yang juga Koordinator Layananan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


EKONOMI ○

Kuansing, Ade Fahrer Arif ST. Waskita menyisihkan delapan perusahaan lain masingmaisng CV Pilar Agung Sejahtyara, CV Astandi Jaya Makmur, CV Berkat Bersama, CV Putra Muara, PT Kita Indah Lestari, CV Betaprima, CV Mas Merah dan PT Prima Najah. Jika pembangunan hotel sudah ada pemenang, lanjutnya, untuk pembangunan pasar tradisional berbasis modern harus dilakukan lelang ulang. Pasalnya, perusahaan yang mengajukan penawaran dianggap belum memenuhi persyaratan. Dari data LPSE, lelang pembangunan pasar ini diikuti 13 perusahaan masing-masing PT Citra Prasasti Konsorindo, PT Trimaha Putra Maranti, PT Relis Sapindo Utama, PT Gunakarya Nusantara, PT Nada Pratama, PT Brantas Abipraya, PT Rimbo Peraduan, PT Dhorfa Sarana Mandiri, PT Gutomo Mandala Perkasa dan PT Waskita Karya serta PT Hutama Karya dan PT Wijaya Karya. (has an hanaf i/ rpg) (hasan hanafi/ i/rpg)

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

LINGKUNGAN ○○

○○

○○

PRO LINGKUNGAN ALA HONGKONG

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

Tinja Pun Jadi Daratan TAK HANYA TANAH, RUANG UDARA PUN HARUS DIBELI DI HONGKONG. HANYA DI HONGKONG LAH, MASYARAKATNYA SANGAT BERTERIMAKASIH PADA TURIS YANG BUANG AIR BESAR DI NEGERI MEREKA. PASALNYA, TINJA (KOTORAN MANUSIA) ITU DAPAT DIOLAH MENJADI DARATAN BARU BAGI HONGKONG YANG DIKELILINGI LAUT DALAM.

EDISI EDISI065/TAHUN 065/TAHUNIIIII z 17 - 23 APRIL 2014

○○

○○


LINGKUNGAN ○

Symphony of Light. JOAOCAJUDA.COM

P

EMERINT AHAN Hongkong menetapkan hanya 20 persen EMERINTAHAN dari keseluruhan daratannya yang boleh dibangun. Selebihnya wajib menjadi kawasan hijau. Baik untuk kawasan hijau yang dilindungi untuk dikonservasi maupun rekreasi. Ditambah dengan kawasan pedesaan dan perbukitan. Dengan minimnya kawasan yang boleh dibangun membuat masyarakat Hongkong rata-rata tinggal di rumah susun atau apartemen yang menjulang tinggi dengan luas bangunan yang juga kecil. Hanya orang-orang sangat kaya yang bisa memiliki rumah pribadi dengan halaman yang memadai seperti artis Jackie Chan dan EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


LINGKUNGAN ○

Di Hongkong juga banyak penduduk pendatang seperti dari Eropa, Amerika, Kanada, Jepang dan Korea. Ada juga sekitar 150 ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Eka Cipta, taipan dari Indonesia pemilik Sinar Mas Group. Hongkong merupakan wilayah administrasi daerah khusus Republik Rakyat China. Memiliki luas wilayah 1.104 Km2 dengan jumlah penduduk sekitar 7 juta jiwa. Di Hongkong juga banyak penduduk pendatang seperti dari Eropa, Amerika, Kanada, Jepang dan Korea. Ada juga sekitar 150 ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Selain karena kebijakan pembangunan yang hanya boleh memanfaatkan 20 persen, Hongkong juga menjadi pusat bisnis dan wisata. Itu membuat harga tanah sangat mahal. Bahkan jika ingin membangun, maka tak bisa membeli tanahnya saja. Tetapi juga harus membeli ruang udara yang ada di atasnya. Semakin tinggi bangunan yang dibangun, maka akan semakin mahal harganya. Karena itu, masyarakat Hongkong sangat berterima kasih atas kedatangan para turis asing ke negerinya. Bukan saya karena para turis asing itu membawa uang dan menghabiskannya di Hongkong. Tetapi juga karena tinja yang dikeluarkannya selama di Hongkong. “Hanya di Hongkong inilah masyarakatnya berterimakasih kepada setiap turis yang buang air besar di Hongkong. Apalagi yang buang air besar sampai tiga kali sehari. Kami sangat-sangat terimakasih. Itu karena Bapak Ibu ikut berinvestasi dalam membangun daratan baru di Hongkong,” ujar Howard, pemandu wisata Hongkong sembari menunjukkan hamparan tanki-tanki tempat pengelolaan tinja manusia yang berada di sebelah kiri jalan menuju bandara internasional Hongkong, sambil tertawa. EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


LINGKUNGAN ○

Wisatawan Indonesia di depan Disneyland Resort. MCI FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

Daratan baru yang dibuat dengan menimbun laut. ANDI NOVIRIYANTI

Hongkong dikelilingi laut dalam. ANDI NOVIRIYANTI

Suasana Hongkong. ANDI NOVIRIYANTI

Howard menceritakan, tinja-tinja yang berasal dari masyarakat Hongkong sendiri ataupun para turis, semuanya dikelola. Terutama untuk mendapatkan serat yang terdapat di dalam tinja. Serat itulah yang kemudian ditimbunkan ke laut mereka hingga terbentuk daratan baru. Daratan baru itu kemudian diolah menjadi bibir pantai, kawasan hijau maupun untuk pembangunan. Pria yang fasih berbahasa Indonesia dan pernah menetap sekitar empat tahun di Indonesia ini juga memaparkan bagaimana Hongkong sangat pro terhadap lingkungan. Mereka juga menampung air hujan agar bisa diolah untuk air bersih. Termasuk kebijakan untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Hongkong juga dikenal dengan berbagai taman yang berada di antara gedung-gedung pencakar langit. Taman itu juga terdapat hampir di seluruh penjuru Hongkong. Jumlah totalnya sekitar 40 buah. Beberapa di antaranya yang terkenal adalah Victoria Park, Kowloon Park, Sha Tin Park dan City Art Square. Semoga Indonesia bisa menghargai tanahnya yang luas untuk juga mengalokasi areal hijau sebanyak mungkin. (andi noviriyanti)

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

KESEHATAN KESEHATAN

○○

○○

○○

○○

Steril dari Ngemil NGEMIL DI ANTARA WAKTU MAKAN SECARA BERLEBIHAN TAK DAPAT DIMUNGKIRI DAPAT MEMBUAT BERAT BADAN SESEORANG CEPAT NAIK. KINI, ADA BANYAK CARA UNTUK STERIL DARI NGEMIL. SALAH SATU CARA MENYIASATINYA, ANDA BISA MEMANFAATKAN KONSUMSI SAYUR BAYAM.

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014

I.HUFFPOST.COM.


KESEHATAN ○

SAYABISALANGSING.COM

S

TUDI yang dilakukan oleh ilmuwan Swedia menemukan, senyawa alami tersembunyi yang terdapat di dalam bayam terbukti mampu mengurangi keinginan untuk ngemil. Bahkan diungkapkan bahwa di kemudian hari bayam mungkin dapat dimanfaatkan untuk mencegah obesitas. Charlotte Erlanson-Albertsson, seorang profesor di Lund University menemukan, senyawa yang dikenal sebagai tilakoid tersebut mampu memperlambat pencernaan dan mengurangi rasa lapar. Berbeda dengan makanan olahan lainnya, tilakoid cenderung dicerna dalam usus bagian atas. Untuk membuktikan teori tersebut, ErlansonEDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


KESEHATAN ○

Jika ingin mendapatkan manfaat yang lebih besar dari tilakoid, maka bayam harus dihancurkan dan disaring untuk membebaskan tilakoid dari sel-sel tanaman lainnya.

MARIECLAIRE.MEDIA.IPCDIGITAL.CO.UK

Albertsson meminta sebuah kelompok uji yang terdiri dari 15 orang untuk rutin mengonsumsi bayam setiap pagi. Hasilnya, dilaporkan bahwa mereka menjadi lebih mudah untuk menahan godaan ngemil, jika dibandingkan tanpa konsumsi sayur bayam. ‘’Saya menemukan senyawa tilakoid ini setelah berbicara dengan suami saya yang merupakan seorang ilmuwan peneliti fotosintesis. Ia mengarahkan saya pada tilakoid, sebuah senyawa dalam daun hijau diyakini mampu memperlambat pencernaan lemak,’’ kata Erlanson-Albertsson, seperti dilansir laman The Local. Jika ingin mendapatkan manfaat yang lebih besar dari tilakoid, maka bayam harus dihancurkan dan disaring untuk membebaskan tilakoid dari sel-sel tanaman lainnya. Sementara itu, mereka yang ingin menurunkan berat badan seringkali terlalu fokus memikirkan asupan yang sebaiknya dikurangi, seperti karbohidrat dan lemak. Namun, mereka melupakan asupan penting lain yang sebaiknya dikonsumsi, seperti protein. Sebuah studi dari Sydney, Australia, menyebut diet rendah protein akan membuat berat badan seseorang lebih mudah naik. Sebab, ia akan menjadi mudah lapar dan makan lebih sering. Studi itu juga membuktikan kelompok responden yang makan 15 hingga 35 persen protein dari total asupan sehari-harinya, mengonsumsi lebih sedikit kalori jika dibandingkan dengan kelompok responden lain yang konsumsi proteinnya kurang dari 10 persen. EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


KESEHATAN ○

Protein penting bagi semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa.

‘’Protein adalah salah satu dari tiga makronutrisi yang merupakan dasar dari diet sehat: protein, lemak dan karbohidrat. Penelitian sudah membuktikan, protein berperan penting dalam proses penurunan berat badan karena merupakan makronutrien yang paling mengenyangkan,’’ kata ahli gizi, Ratna Mukherjee, PhD, seperti dilansir laman Health Me Up. CHIQFORHER.COM Menurutnya, mengonsumsi makanan kaya protein dapat membantu merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi kebutuhan untuk ngemil. Tanpa disadari, hal itu juga membuat kita makan dalam porsi yang lebih sedikit pada saat makan berikutnya. Untuk menurunkan berat badan, diet yang dianjurkan untuk asupan protein adalah 25 hingga 35 persen dari total energi. Beberapa sumber protein berkualitas yang baik untuk diet penurunan berat badan misalnya kedelai, tahu, tempe, ikan, telur, produk susu, kacang-kacangan, dan daging ayam. ‘’Protein penting bagi semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Anak-anak membutuhkan banyak protein untuk bahan bakar pertumbuhan dan perkembangan mereka. Protein juga penting untuk orang dewasa, baik pria maupun wanita, terutama untuk mereka EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


KESEHATAN ○

4

yang aktif dan berolahraga secara teratur,’’ kata Mukherjee. Asupan protein berfungsi membangun dan memperbaiki struktur otot. Seiring bertambahnya usia, tubuh menuntut asupan protein yang jumlahnya juga semakin banyak untuk mempertahankan jaringan otot. (purnimasari/jpnn)

Cara Sederhana SIAP A yang bisa tahan dengan godaan makanan favorit? SIAPA Apalagi juga dengan penganan kegemaran semua orang, seperti biskuit, cokelat atau bahkan makanan cepat saji. Namun jika tidak dicegah, berat badan yang jadi korbannya. Agar tidak tergoda, Anda harus tahu ada empat cara unik untuk menahan diri dari ketagihan makanan favorit.

Main tetris MAIN TETRIS-KAIJUPOP.COM

1

Studi dari Plymouth University, UK menemukan main tetris selama tiga menit saja dapat mencegah seseorang mengonsumsi makanan, kafein dan nikotin secara berlebihan. ‘’Bagian terberat dari hal ini adalah ketika kita membayangkan betapa nikmatnya makanan yang kita inginkan. Namun gerakan dalam permainan tetris serta warna baloknya yang cerah dan beragam diklaim dapat memanipulasi kemampuan visual otak sehingga teralihkan dari bayangan makanan tadi,’’ kata peneliti Jackie Andrade PhD, seperti dilansir laman Men’s Health. EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


KESEHATAN ○

Hirup aroma bunga melati

2

RAVJILL.COM

Mengendus atau menghirup aroma bunga melati dapat menurunkan keinginan orang untuk makan yang manis-manis hingga 13 persen, dibanding menghirup air atau apel hijau. Efek yang sama juga berlaku untuk aroma non-makanan lainnya.

Makan dengan menu bervariasi

3

Mengonsumsi menu makanan yang sama atau hampir mirip dari hari ke hari justru akan menaikkan frekuensi lapar yang dirasakan seorang pria terhadap makanan hingga tiga kali lipat. Menurut peneliti, makan dengan menu yang sama terus-menerus justru meningkatkan keinginan seseorang untuk makan menu yang serupa lebih banyak lagi. Namun bila sebaliknya, yaitu mengonsumsi menu makanan yang bervariasi, maka keinginan ngemil atau makan berlebihan secara membabi-buta akan berkurang.

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014

3.BP.BLOGSPOT.COM


KESEHATAN ○

THEBESTYOUMAGAZINE.CO

Jalan-jalan

3

Jalan kaki selama 15 menit saja sudah cukup mengurangi keinginan seseorang untuk mengonsumsi makanan manis atau bergula hingga 50 persen. Namun peneliti mengatakan tak hanya jalan kaki, aktivitas fisik lain yang bisa dilakukan dalam waktu singkat seperti lompat tali atau angkat berat juga dapat memberikan efek yang sama. (purnimasari/jpnn)

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


IPTEK KESEHATAN ○

TURBIN ANGIN DAN PANEL SURYA

YANG HYBRID UNTUK LISTRIK

F

AK UL AKUL ULTTAS Teknik Mesin Universitas Islam Riau (UIR) bekerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (B2PTTG-LIPI) Subang mendesain sistem pembangkit hybrid tenaga angin dan panel surya. Menurut Ketua Tim Tenaga Surya, dr Mursyidah MSc, Panel surya dengan daya 3.000 watt yang terdiri dari 15 panel dan daya turbin yang dihasilkan sebesar 1.000 watt. ‘’Turbin ini dirancang untuk iklim Indonesia dengan desain yang memungkinkan dapat berputar dengan hembusan angin kecepatan rendah (low spin),’’ ujarnya. Untuk pembuatan sistem turbin angin, dilaksanakan di B2PTTG-LIPI Subang dengan rancangan turbin angin jenis sumbu vertikal yang sesuai dengan kondisi angin di Indonesia. Rancangan sudu disesuaikan dengan daya generator yang menghasilkan daya sebesar 1.000 watt pada putaran sumbu poros turbin 30 putaran per menit (RPM) jika kecepatan angin sebesar 4 meter per sekon. ‘’Panel surya dirancang untuk EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014

INTER


IPTEK KESEHATAN ○

NET

menghasilkan daya sebesar 4.000 watt dengan daya peak tiap-tiap panel sebesar 200 Wp,’’ ungkap Mursyidah. Menurut Kepala Divisi Konversi Energi dari Fakultas Tekni UIR, Eddy Elfiano MEng, pengujian daya hybrid tenaga matahari dapat menggunakan multitester digital dan melihat tampilan data pada peralatan inverter. Inverter ini berfungsi untuk mengubah listrik DC menjadi AC sehingga dapat digunakan di beban. Untuk pengukuran daya turbin angin maksimal, diperlukan kecepatan angin 4 m/s sehingga putaran 40 rpm dari dua buah sudu atas dan bawah tercapai. Pengujian dan pengetesan lapangan dilakukan di gedung C (Gedung Surya Fakultas Teknik Universitas Islam Riau). ‘’Daya yang diharapkan mencapai 4.000 watt yang berasal dari 3.000 watt dari photovoltaic tenaga matahari dan 1.000 watt dari putaran turbin angin,’’ kata Eddy. Ditambahkannya, pembangkit listrik tenaga hybrid (PLTH) yang dipasang di Gedung Surya Fakultas Teknik UIR sudah menghasilkan listrik. Ini dibuktikan dengan indikator pada peralatan di ruang kendali. ‘’Turbin angin tipe sumbu vertikal ini sangat sesuai dengan iklim di Indonesia karena sifat angin yang selalu berubah dan konstruksi dirancang bertingkat dengan putaran sumbu bawah dan atas berbeda,’’ tuturnya. (crl) EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

KESEHATAN

○○ ○○ ○○ ○○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

PERMAK SUDAH HAL JAMAK

Z

AMAN tak pernah menerjemahkan kecantikan dalam paparan dan gambaran yang sama. Tiap-tiap benua punya standar kecantikan yang berbeda. Jika masyarakat Asia sangat mengagung-agungkan paras cantik, penduduk Amerika lebih memuja tubuh proporsional. Tapi, operasi plastik sama-sama menjadi jawaban tepat bagi kecantikan dan kemolekan. Seiring kemajuan teknologi, operasi plastik tak lagi menjadi sesuatu yang tak terjangkau. Tidak hanya diulas di banyak media dan dijadikan bahan perbincangan publik, operasi plastik

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

LASVEGASPLASTICSURGERYBLOG.COM

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

juga menjadi komoditas murah. Kini biaya operasi plastik tidak lagi menguras kantong dan tabungan. Bahkan, prosedur operasi plastik pun menjadi lebih praktis dan aman serta membuahkan hasil maksimal. Sejak 2011, permak kulit dan rambut masih menjadi jenis operasi plastik paling populer. Terutama di Asia. Tapi, tidak ada negara lain di benua tertua itu yang lebih identik dengan operasi plastik ketimbang Korea Selatan (Korsel). Kota Seoul, ibu kota Negeri Ginseng tersebut, telah menjelma sebagai surga kecantikan dan kemolekan. Sebab, klinik operasi plastik menjamur di kota tujuan wisata tersebut. Dalam surveinya, Trend Monitor melaporkan bahwa operasi plastik menjadi sesuatu yang sangat biasa di Korsel. Karena itu, tidak heran jika pertumbuhan operasi plastik di negara tersebut begitu pesat. Rata-rata satu di antara lima perempuan Korsel pernah menjalani operasi plastik. ”Sebagian besar dari mereka melakukan operasi EDISI EDISI 065/TAHUN 065/TAHUN IIII z z 1717 -- 23 23 APRIL APRIL 2014 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

LERABLOG.ORG

pelebaran kelopak mata dan pemancungan hidung,” terang Trend Monitor. Berbeda dengan masyarakat Eropa dan Amerika yang lebih memilih operasi payudara atau pantat, penduduk Asia lebih tertarik untuk merekonstruksi wajah mereka menjadi ideal. Jika para pelaku operasi plastik di Eropa dan Amerika memilih menyembunyikan ‘rahasia’ kesempurnaan mereka, tidak demikian kaum hawa Asia, khususnya Korsel. Belakangan, para pelaku seni dan pemain film Korsel malah dengan sukarela mengumbar ‘dapur’ kecantikan mereka. Ya, mereka berbicara tentang operasi plastik di hadapan media. Bahkan, beberapa di antara mereka tidak segan membawa foto lama yang menunjukkan perbedaan sebelum dan sesudah menjalani operasi plastik. Uniknya, paparan tersebut justru menginspirasi publik Korsel untuk menjalani bedah kosmetik. ”Saya tidak pernah berkata bahwa saya terlahir sebagai perempuan cantik,” ungkap Yu-mi, Miss Korea 2012. Yu-mi yang dipilih sebagai Perempuan Paling Cantik EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

Perampingan rahang, pemancungan hidung, dan operasi kelopak mata masih menjadi tren di Korsel.

ABCNEWS.GO.COM

di seantero Korsel itu mengaku telah beberapa kali menjalani operasi plastik. Dalam berbagai kesempatan wawancara dengan media, dia justru mengimbau masyarakat tidak takut menjalani operasi plastik supaya menjadi cantik. Di Korsel, operasi pemutihan kulit tubuh dan pelebaran kelopak mata menjadi paling populer. ”Perampingan rahang, pemancungan hidung, dan operasi kelopak mata masih menjadi tren di Korsel,” lapor Business Insider. Karena gambaran ideal perempuan Korsel tentang kecantikan hampir sama, tidak heran jika mereka menjalani operasi plastik, lantas menjelma sebagai sosok yang sama dengan teman mereka. Sejauh ini, Kim Tae-hee masih menjadi acuan sebagian besar perempuan Korsel tentang kecantikan. Karena itu, sosok Kim pun banyak bermunculan di negara tersebut. Mengenai hal tersebut, Kim sama sekali tidak terganggu. Sebab, dia sendiri pun merupakan produk operasi plastik yang sukses. ”Di Korsel, klinik operasi plastik menjadi perbincangan normal antarperempuan,” tulis Business Insider. Karena itulah, perbincangan mengenai arisan atau tas bermerek dan salon tidak lagi terdengar dalam forum khusus perempuan. Kaum hawa Korsel lebih senang membicarakan prosedur pemutihan kulit atau operasi pemancungan hidung dan perampingan EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

rahang. ”Para perempuan lebih sering bertanya tentang dagu atau hidung dan mata ketimbang tas, sepatu, dan busana,” kata seorang dokter bedah plastik. Pada era serba instan seperti sekarang, masyarakat cenderung menjadi kelompok pemuja penampilan. Karena itu, operasi plastik pun laris manis. Di Amerika Serikat (AS), selain bedah payudara, penarikan kulit leher menjadi salah satu jenis operasi plastik yang paling digemari. Kaum hawa AS semakin menyadari bahwa leher menjadi salah satu bagian tubuh yang paling jujur mengabarkan usia. FoxNews melaporkan bahwa prosedur penarikan kulit leher meningkat pesat pada 2013. Dalam kurun waktu satu tahun, American Society of Plastic Surgeons (ASPS) mencatat telah terjadi lebih dari 55.000 operasi leher. Rata-rata pasien berharap bisa mendapatkan pekerjaan atau bertahan pada posisi ari/ sekarang dengan mempermak wajah. (purnimas (purnimasari/ jpnn)

EDISI 065/TAHUN II z 17 - 23 APRIL 2014


○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

PUAN

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

Tepis Gusar si Tangan Kasar ANDA TENTU TAK MAU SAAT BERSALAMAN, TELAPAK TANGAN ANDA TERASA KASAR. AYO TEPIS GUSAR SI TANGAN KASAR DENGAN MENCARI TAHU PENYEBABNYA DAN CARA MELEMBUTKANNYA.

A

DA beberapa faktor yang menyebabkan telapak tangan jadi kasar. Yakni faktor dari dalam (intristik) dan faktor dari luar (ektrinsik). Faktor dari dalam misalnya karena faktor genetik atau keturunan. Sementara faktor dari luar lebih beragam, misalnya sering kena sengatan panasnya sinar matahari, sering mengangkat barangbarang berat, sering terkena bahan-bahan kimia, dan EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


PUAN ○

PREVENTION.COM

pengaruh polutan atau perubahan cuaca. Selain itu bisa juga disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat dan kurangnya istirahat serta pikiran stres Menurut dr Ade Fauzi S Landojo SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, kulit telapak tangan yang terasa kasar biasanya timbul karena pengaruh pekerjaan yang dilakukan. Melakukan suatu pekerjaan akan menyebabkan terjadinya tekanan di area kulit telapak tangan. Jika kondisi itu terjadi terus menerus maka tekanan pada kulit telapak tangan. Akibatnya terjadinya penebalan pada kulit telapak tangan. Ditambahkan juga oleh Wisnu Broto, pakar herbal dari Jakarta, selain faktor pemicu di atas, kulit telapak tangan yang terasa kasar juga bisa terjadi karena pemakaian AWOMENSMAG.COM

EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


PUAN ○

deterjen, sabun cuci pakaian dan sabun pencuci piring yang terlalu sering. Selain itu bisa juga karena sabun mandi yang tidak sesuai dengan jenis kulit telapak tangan. Untuk membuat telapak tangan kasar Anda menjadi halus, ada beberapa bahan alami cara yang bisa dicoba. Di antaranya:

Air Garam Taburkan garam ke dalam baskom berisikan air hangat kemudian rendam tangan ke dalamnya. Sambil direndam, gosok perlahan tangan dan jemari serta sudutsudut tangan Anda. Kemudian bilas dengan air dingin dan keringkan dengan handuk. Terakhir lembabkan menggunakan hand body lotion.

Minyak Zaitun dan Gula

ESSENTIALTHREE.COM

Campurkan gula satu sendok ke dalam minyak zaitun lalu aduk dan celupkan tangan ke dalamnya dan gosok perlahan. Campuran minyak zaitun dan gula tersebut akan memberi kelembutan pada kulit telapak tangan. Terakhir, bilas dengan air bersih.

Ampas Kopi

THEMOTHERHUDDLE.COM

Jangan buang ampas kopi begitu saja. Luangkan waktu untuk melembutkan kulit telapak tangan. Caranya, lumuri ampas kopi ke tangan dan gosok perlahan, setelah beberapa menit bilas dengan air dingin. Ampas kopi berfungsi membuat kulit telapak tangan lebih EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


PUAN ○

HOUSEKEEPING.WONDERHOWTO.COM

lembut dan mampu mengusir sel-sel kulit mati serta melembabkan kulit secara alami. Menurut Amah, pakar kecantikan, hasil dari pijat ampas kopi ini sangat bergantung pada jenis kulit. Jika kulit Anda termasuk tipe kulit normal, maka biasanya dalam sekali perawatan saja sudah langsung terlihat hasilnya. Namun jika kulit Anda termasuk tipe kulit yang kasar maka hasil dari terapi ampas kopi akan terlihat hasilnya setelah dua minggu.

Minyak Kelapa Gosokkan minyak kelapa ke tangan Anda, lalu diamkan selama 10 menit. Kemudian bilas bersih dengan air dingin bersih. Jangan gunakan sabun, karena biarpun rasanya masih berminyak, minyak kelapa tersebut masih bekerja untuk melembutkan dan melembabkan telapak tangan Anda hingga keesokan harinya.

NKAUR8570.BLOGSPOT.COM

Kentang Ambil kentang, bersihkan dengan air lalu kupas dan cuci setelah itu parut. Hasil parutan tadi Anda gosokkan ke telapak tangan secara berulang-ulang. Diamkan 20-30 menit, setelah itu bersihkan dengan air dingin.

Pisang, Lidah Buaya dan Madu DOMESTICATE-ME.COM

Menurut pakar kecantikan, Dina Mariana, pisang memiliki kandungan antioksida yang tinggi sehingga bisa EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


PUAN ○

MAKEUPANDBEAUTY.COM

Buah pisang ternyata tidak buahnya saja yang bermanfaat tetapi kulit pun bisa. Ambil kulit pisang, oleskan ke telapak tangan dengan bagian dalam kulit pisang tersebut gosokkan perlahan, diamkan beberapa menit dan bilas.

Alpukat CRUNCHYBETTY.CO

digunakan untuk detoksifikasi, meremajakan kulit sekaligus mengencangkannya. Sementara kandungan zat dalam lidah buaya memiliki kemampuan menghaluskan kulis kasar dan madu berguna untuk melembabkan kulit. Caranya, kulit pisang dibuka, masukkan ke dalam blender. Cuci bersih daun lidah buaya lalu ambil lendirnya masukkan ke dalam blender yang berisi pisang tadi. Kemudian tambahkan madu lalu diblender sampai halus. Setelah jadi, Anda tinggal mengoleskan ke area kulit telapak tangan dan diamkan 15 menit lalu bersihkan dengan air.

Kulit Pisang BLOG.KANELSTRAND.COM

Ambil daging buah alpukat, oleskan ke tangan sambil digosok-gosok, diamkan dan cuci tangan dengan air bersih.

Jeruk Nipis Selain untuk menghaluskan area kulit tumit kaki, THECHICSITE.COM

EDISI EDISI061/TAHUN 065/TAHUNIIIIzz2017--23 26 MARET APRIL 2014 2014


PUAN ○

CRAVINGGREENS.BLOGSPOT.COM

jeruk nipis juga bermanfaat menghaluskan kulit telapak tangan. Menurut Wisnu Broto, ini karena kandungan vitamin C, asam amino, glikosida, asam sitrun dan lemak pada jeruk nipis memiliki kemampuan mengangkat lapisan sel kulit mati di area telapak tangan. Caranya mudah, potong jeruk nipis menjadi dua bagian. Sebelum dioleskan, sebaiknya tangan dibersihkan dengan air bersih yang mengandung pelembab. Setelah Anda oleskan, diamkan beberapa menit sambil digosok dan terakhir bilas dengan air bersih BEAUTYSALOON.WORDPRESS.COM

EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014

IMG.V-LUXURY.COM


PUAN ○

Daun Pepaya Daun pepaya mampu menghaluskan dan menjaga kekenyalan kulit tangan. Caranya mudah. Ambil daun pepaya yang muda kemudian langsung gosokkan ke telapak tangan sampai hancur, diamkan beberapa menit lalu bilas dengan air.

Ampas Teh Ampas teh juga bermanfaat. Caranya juga sama dengan ampas kopi, gosokkan ke telapak tangan diamkan dan bilas dengan air.

Oatmeal dan Cuka apel Campuran ini juga dapat bermanfaat sebagai pengelupas yang akan mengikis sel-sel kulit mati. Caranya, cukup giling oatmeal dan campurkan cuka apel. Setelah itu gosokkan perlahan pada telapak tangan dan diamkan cuci dengan air.

Tomat dan Gliserin Campurkan jus tomat, gliserin dan perasan jeruk nipis, EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


PUAN ○

kemudian gosokkan dan diamkan beberapa menit lalu bilas.

Daun Binahong

RADIX4ROOTS.BLOGSPOT.COM

Daun binahong juga ampuh menghaluskan telapak tangan yang kasar. Itu karena kandungan antimikroba dan asam askorbat pada daun binahong mampu mengangkat lapisan sel kulit telapak tangan yang kasar. Caranya, cukup remas daun binahong sampai lendirnya keluar, kemudian usapkan ke telapak tangan, diamkan beberapa menit lalu cuci dengan air bersih. Selamat mencoba, semoga bermanfaat! (andi noviriyanti)

EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


JELAJAH OPINI ○

Dan Pesta pun Usai

OLEH MUCHTAR AHMAD

SUNGGUHPUN perburuan dan pengumpulan suara rakyat ketika musim pemilihan umum (Pemilu) usai sudah, tapi, begitu hasil Pemilu Legislatif usai, maka yang diperdebatkan adalah masalah koalisi. Mengenai politik atau kekuasaan. Suatu gambaran paradigma politik demi kekuasaan belaka. Tiada pembicaraan tentang tantangan bangsa atau masalah yang dihadapi rakyat yang diwakili. Apakah selanjutnya yang berubah dari terpilihnya para wakil rakyat itu. What next? Adakah hasilnya akan membawa pengaruh pada kesejahteraan dan perekonomian yang didambakan rakyat banyak? Pembahasan seyogianya makin bergeser pada pendayagunaan kekuatan politik yang sudah di tangan kepada ekonomi atau kesejahteraan rakyat. Lebih ideal lagi, adakah perubahan melalui demokrasi politik akan bergeser pada demokrasi ekonomi? Kekuatan dan kekuasaan ekonomi yang terdistribusi secara adil sesuai distribusi jumlah rakyat pemilih, yang telah menyerahkan kekuasaannya pada para wakilnya. Sebenarnya, demokrasi akan lebih jadi menarik ketika dihubungkan dengan kesejahteraan atau ekonomi rakyat. EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


JELAJAH OPINI ○

Apakah kekuasaan yang di tangan rakyat itu melalui Pemilu langsung akan membuat kekuasaan ekonominya juga terbagi ke tangan rakyat? Betulkah demokrasi mampu menjamin mutu kehidupan rakyat makin meningkat? Suatu hal yang akan dicapai bilamana Pemilu melalui demokrasi (politik) tak hanya sekedar suatu ‘perebutan suara’ demi kekuasaan belaka. Sumber lapangan memperlihatkan adanya sebagian rakyat tidak memilih. Mereka mungkin saja golput, berhalangan. Atau karena tak meyakini Pemilu akan mengubah kehidupan mereka. Atau sama sekali tak peduli pada demokrasi politik belaka, tanpa kaitan dengan demokrasi ekonomi. Sekitar 25 persen dari yang berhak memilihnya jumlahnya. Yang memilih pun juga, dapat pula dirinci dengan pelbagai alasan. Apapun alasannya, kini pesta demokrasi itu telah usai. Tinggal harapan tentang apakah asa akan jadi kenyataan di masa depan? Di antara harapan itu ialah mengenai hubungan demokrasi yang diselenggarakan dengan pembangunan. Apakah juga akan mewujudkan demokrasi ekonomi melalui pembangunan yang dilaksanakan? Sudah sejak lama hubungan demokrasi dan pembangunan merupakan wacana para pakar ekonomi dan politik. Adakah juga hal itu akan diungkit pula oleh para legislator yang terpilih dan duduk nanti? Apakah pembangunan yang menuju suatu demokrasi ekonomi juga akan dilaksanakan oleh pemerintahan yang dihasilkan pesta demokrasi yang lebih stabil berlangsung? Sungguh banyak hal yang baru patut dilakukan oleh mereka yang terpilih nanti, yang lebih maju dari pada wakil-wakil rakyat sebelumnya. Pengembaraan pemikiran tentang demokrasi dan keterkaitannya dengan gagasan pembangunan ekonomi sudah EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


JELAJAH OPINI ○

Apakah suatu perubahan kepada demokrasi melalui pemilihan umum yang stabil membantu terjadinya pembangunan ekonomi yang tepat? Pembangunan dan ekonomi yang juga demokratis sesuai dengan tujuan negara yang selaras kehendak masyarakat?

dibicarakan sejak lama. Permasalahan yang bermunculan dan dibahas sehubungan dengan itu, antara lain: adakah kelembagaan politik yang demokratis mempunyai pengaruh positif terhadap pencapaian sebagian atau seluruh ciri khas pembangunan ekonomi. Apakah suatu perubahan kepada demokrasi melalui pemilihan umum yang stabil membantu terjadinya pembangunan ekonomi yang tepat? Pembangunan dan ekonomi yang juga demokratis sesuai dengan tujuan negara yang selaras kehendak masyarakat? Dari penelusuran perkembangan pemikiran dan tinjauan gagasan pembangunan ekonomi sampai dewasa ini; bahkan yang termasuk ke dalam tepat sasaran dengan terbentuknya daerah otonom. Ada beberapa hal yang dapat dipetik dari suatu dinamika yang terpola tentang itu. Pola pembangunan ekonomi yang tepat dan betul menuju demokrasi ekonomi akan menyangkut pelbagai dimensi. Pertama, dimensi pertumbuhan dalam kemampuan produktif masyarakat; sehingga memandu mereka menuju kesejahteraan yang lebih baik. Kedua, pembangunan yang memimpin ke arah kesejahteraan; yang secara nyata jadi lebih maju dan berkesinambungan, termasuk mengenai mutu hidup kalangan kelompok miskin. Ketiga, pembangunan ekonomi secara berpihak melayani terjadinya distribusi yang lebih luas tentang aset ekonomi dan pendapatan. Keempat, suatu pembangunan yang memandu kemajuan dalam kesehatan, kecerdasan dan keamanan dalam bekerja. EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


OJELAJAH PINI ○

Kelima, dimensi pembangunan yang memimpin kemajuan dalam persoalan mutu kehidupan bagi semua orang. Keenam, pembangunan yang membimbing pada perubahan lingkungan yang rasional dan pendayagunaan sumber berdasarkan kaedah berkelanjutan. Ketujuh, pembangunan yang memajukan kesetaraan dan persamaan di hadapan hukum dan kesempatan ekonomi bagi, mereka yang terabaikan, termasuk perempuan. Bila dimensi itu dijadikan rambu kerja pembangunan ekonomi, maka oleh banyak pakar ekonomi yang telah mengkaji hubungan demokrasi dengan pembangunan ekonomi, menge-mukakan bahwa secara umum demokrasi baik bagi pembangunan. Teristimewa bila ke-lembagaan demokratis yang dihasilkan melalui Pemilu benar-benar melakukan kebebasan ekonomi yang bernuansa demokrasi ekonomi sebagai pilihan insani. Lebih jauh lagi kelembagaan ekonomi juga baik, jika membuka peluang bagi partisipasi ekonomi kelompok yang tidak atau kurang tersentuh oleh kebijakan umum. Para kaum dhuafa. Berdasarkan hasil kajian empiris dalam bidang pembangunan, masih diperdebatkan tentang pengaruh demokrasi yang dihasilkan Pemilu terhadap proses pembangunan. Sebab ada tiga pola demokrasi yang dipraktikkan oleh beberapa negara di dunia dalam kaitannya dengan pembangunan. Pengalaman Korea, Taiwan, Singapura atau Indonesia (pada masa Orde Baru) menunjukkan bahwa negara otoriter yang kuat lebih baik merekayasa suatu proses pembangunan ekonomi dibanding dengan negara demokrasi berdasar pemilihan demokratis seperti India. Sebab, pemerintah otoriter yang kuat mampu mendisiplinkan kelompok yang berpecah-belah melalui demokrasi yang berwarna otoriter itu. Atau negara otoriter yang berwarna demokrasi. EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


JELAJAH OPINI ○

Bila keadaan demokrasi politik yang dijalankan bergeser ke arah paradigma demokrasi ekonomi di lembaga DPR nanti, maka secara bertahap tapi pasti Indonesia berpeluang membangun ekonomi dalam negara yang tidak otoriter dan tidak pula autopilot.

Jadi bagaimanapun juga, demokrasi secara ‘inheren’ dapat juga disukai oleh penguasa otoriter. Karena itulah berdasar pengalaman cacatan perjalanan negara berkembang yang otoriter dalam pembangunan, ternyata mencampur-adukkan juga sistem ekonomi yang dipa-kai, sebagaimana halnya di negara demokratis. Dan akhirnya, terbukti pula bahwa hanya kelembagaan demokratis yang memberi sebarang janji apapun melalui kebijakan pembangunan ekonomi yang positif terhadap kepentingan miskin. Bila keadaan demokrasi politik yang dijalankan bergeser ke arah paradigma demokrasi ekonomi di lembaga DPR nanti, maka secara bertahap tapi pasti Indonesia berpeluang membangun ekonomi dalam negara yang tidak otoriter dan tidak pula autopilot. Seperti yang dimaklumi sampai dewasa ini, perekonomian daerah khususnya di Riau adalah autopilot. Perekonomian yang berjalan dengan sendirinya tanpa adanya keputusan kebijakan yang memandunya. Buktinya dapat disimak dari keadaan bergeraknya perekonomian. Masalah utama perekonomian Riau adalah berada di seputar: kemiskinan, pengangguran, penanam modal, ketimpangan dan pertumbuhan ekonomi. Hal itu telah berlaku sejak provinsi ini terbentuk. Walau telah diberi ruang untuk mengelola perekonomian daerah itu, sejak ditetapkannya UU Nomor 22 Tahun 1999, yang berarti merupakan peluang untuk membangun demokrasi ekonomi. Namun tak ada kebijakan yang diputuskan berkenaan hal tersebut. Undang-undang Otonomi Daerah dan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah (UU Nomor 25 EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


JELAJAH OPINI ○

tahun 1999) pada dasarnya juga dapat dipandang merupakan demokratisasi ekonomi. Karena desentralisasi dan liberalisasi ekonomi diberikan pula pada pengurusan kooperasi secara demokratis, perbankan dan perdagangan yang wajar dapat dilakukan oleh daerah otonom. Bahkan pertanian dan regionalisasi memproduksi pertanian dapat diselenggarakan pemerintah daerah melalui wewenang otonomi daerah. Namun, sungguhpun demikian, pengelolaan perekonomiannya tetap saja autopilot. Ciri khas suatu perekonomian itu autopilot ialah tidak jelasnya kebijakan ekonomi mengenai pemecahan masalah ekonomi yang ada secara tempatan. Lebih jauh lagi, tidak pula ada kebijakan mengatasi persoalan yang berkait-kelindan dengan pemerataan pendapatan, kesempatan kerja, pencagaran lingkungan dan perlindungan sumberdaya alam. Serta tidak pula dilakukan antisipasi terhadap ketidakpastian masa depan. Antara yang tak pasti itu ialah bencana alam seperti banjir, asap jerebu, perubahan iklim dan global, maupun krisis ekonomi dan dampaknya. Selama ini tak nampak dengan jelas kebijakan dalam mengendalikannya maupun mengantisipasinya sehingga tentang asap jerebu, mengakibatkan SBY atau pemerintah pusat turun tangan mengatasinya. Seandainya bangsa Indonesia umumnya, rakyat di daerah Riau khususnya, nasibnya berun-tung, maka dari Pemilu Legislatif yang telah usai, mudah-mudahan terjadi pergeseran paradigma. Para wakil rakyat yang terpilih berkenan mempertimbangkan melembagakan demokrasi ekonomi dalam kehidupan ekonomi. Mungkinkah? Kalau dalam politik dikenal bahwa semuanya serba mungkin; dan juga seni berkaitan dengan sesuatu yang mungkin, maka kemungkinan demokrasi ekonomi itu secara bukan autopilot akan terjadi! *** EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


OPINI ○

Negeri Sesak Politisi

Oleh: JIMMY FRISMANDANA Guru SMP Sekolah Darma Yudha Pekanbaru

ALKISAH ALKISAH, di suatu negeri bernama Indonesia yang diyakini dan diduga kuat merupakan Atlantis yang hilang, saat ini tengah berada dalam tahun politik 2014. Indonesia larut dalam euforia pesta demokrasi. Tulisan ini coba mengangkat dan mengingatkan kembali tentang sepak terjang politisi di negeri yang begitu sedih dan amat ngeri karena kerakusan beberapa manusia bermental manipulasi khas bandit-bandit berdasi, jago intrik licik dan penyebar fitnah kotor. Politik dan politisi, dua kata yang sebenarnya amat mulia karena selalu punya pemikiran dan memiliki tujuan mementingkan kepentingan umum atau masyarakat luas demi tercapainya asas masyarakat yang adil dan makmur. Namun, suka atau tak suka, dua kata tersebut menjadi suatu hal yang semakin dijauhi dan pada satu sisi, dibenci masyarakat luas. Tanya mengapa? Karena ada faktor-faktor yang menyebabkan mengapa publik jadi makin antipati dengan politik dan politisi. Pertama, politisi penuh kosmetik. Para politisi di negeri panggung sandiwara ini begitu pandai (sangat pandai malah) dalam hal tipu muslihat dalam EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


OPINI ○

berbagai rupa kosmetik berlandaskan drama lihai ketimbang menjadi seseorang yang otentik berlandaskan ketulusan dan keikhlasan. Politisi kosmetik ini begitu licin dan licik dalam menuai dan meneriakkan janji-janji manis bagaikan mendapatkan durian runtuh walaupun pada akhirnya terbukti menjadi janji-janji semu bagaikan dihimpit tangga yang jatuh. Parahnya, pada era modern Indonesia saat ini, kita tak punya pemimpin yang otentik yang salah satu cirinya yakni hebat dan terpandang serta mampu melihat ke depan jauh melintasi dimensi waktu dan rentang zaman. Manusia otentik memiliki visi brilian sekaligus misi berlian dan mengerahkan segenap jiwa dan raga serta di satu sisi nyawa (baca: tidak takut mati) untuk mewujudkan visi mulia dan misi baik tersebut. Sayangnya, manusia otentik yang rendah hati ini nyaris tidak tampak, karena memang pada dasarnya mereka tak suka ekspos berlebihan karena hal itu merupakan salah satu awal kejatuhan seorang pemimpin yang gemar puja dan puji dari berbagai arah mata angin. Dengan kata lain, Indonesia, negeri yang sebenarnya begitu penuh berkah dan rahmat ini penuh sesak dengan politisi namun minus negarawan. Kedua, politisi yang hipokrit. Mochtar Lubis yang disebut oleh Kompas (1992) sebagai wartawan jihad pada tahun 1970-an membuat buku yang berjudul Manusia Indonesia yang hebatnya masih sangat relevan dengan kehidupan saat ini, tak terkecuali dalam bidang politik. Salah satu ciri Manusia Indonesia dalam karya hebat sekaligus menyentak Mochtar Lubis tersebut adalah hipokrit EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


OPINI ○

Sayangnya, masyarakat Indonesia masih saja ada yang mau ditipu oleh manusia-manusia hipokrit kelas wahid ini. Simbiosis ini rupanya menemukan asas mutualisme dan saling membutuhkan.

alias sikap munafik yang sepertinya menemukan surga yang aman tentram nyaris sempurna di bumi Indonesia. Bahkan, parahnya dibalut dalam bingkai dan bungkus nilai-nilai keagamaan. Nilai dan norma agama yang sejatinya begitu mulia dan steril dari berbagai racun duniawi semu ternyata berhasil disusupi pula oleh politisi-politisi kelas penipu ini. Saat kampanye politik, para politisi ini banyak menjual ‘kecap manis’ dan berteriak sekencang serta sekeras mungkin tanpa lagi mempedulikan mana yang obrolan benar terarah dan mana yang bualan palsu parah. Sayangnya, masyarakat Indonesia masih saja ada yang mau ditipu oleh manusia-manusia hipokrit kelas wahid ini. Simbiosis ini rupanya menemukan asas mutualisme dan saling membutuhkan. Politisi-politisi penipu ulung memanfaatkan segelintir manusia Indonesia yang polos (baca: tidak teguh pendirian) untuk kemudian gampang disetir dan dikendalikan sesuka hati. Manusia-manusia yang tak berpendirian ini membutuhkan politisi-politisi ini untuk memuaskan kepentingan sesaat yang sesat. Ketiga, politisi tidak suka bertanggung jawab. Salah satu sifat buruk yang menahun dari jiwa para politisi negerinya para penipu ini adalah selalu mengelak dari yang namanya dua kata yakni tanggung jawab. Ambil contoh dalam kasus korupsi yang seperti dikatakan Bung Hatta, sudah menjadi budaya. Korupsi di Indonesia seperti menemukan tempat berpijak yang tegak berdiri alias tempat yang sempurna untuk menjalankan aktivitas culasnya. EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


OPINI ○

politisi adalah mereka yang memikirkan pemilihan berikutnya sedangkan negarawan adalah mereka yang memikirkan generasi berikutnya.

Gotong-royong yang secara harfiah berarti kerja sama dalam hal-hal penuh kebaikan dan kebajikan ternyata sekarang berubah total menjadi gotong-royong dalam kejahatan terorganisir layaknya negeri mafia. Parahnya, jika ada beberapa politisi bermental serakah ini yang terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan korupsi namun dengan muka penuh topeng muslihat jahatnya mampu bermain watak dan memainkan karakter dengan masih lempar senyum ke sana kemari tanpa memiliki rasa malu karena memang di negeri ini rasa malu memang sudah tidak ada sama sekali. Belum lagi pembelaan yang dilakukan tikus-tikus berdasi ini dengan mengandalkan sandiwara para pembelanya yang ia bayar sehingga tak salah kalau sekarang ada kalimat satir yaitu “maju tak gentar membela yang bayar sehingga kebenaran sejati menjadi buyar”. Terakhir, penulis ingin mengutip kalimat dari James Freeman Clarke (1810-1888), seorang penulis dan pengarang dari Amerika Serikat (AS) yang sangat cocok dengan kehidupan dunia politik Indonesia dewasa ini yaitu, “politisi adalah mereka yang memikirkan pemilihan berikutnya sedangkan negarawan adalah mereka yang memikirkan generasi berikutnya”. Begitulah balada dan nasib miris negeri 1001 modus operandi ini penuh (sesak) politisi namun dewasa ini jarang (kalau tidak mau dikatakan tidak ada) melahirkan negarawan. Quo vadis Indonesia? ***

EDISI 065/TAHUN II z 17 -23 APRIL 2014


○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○○ ○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

○○

SENIBUDAYA

○○

KONSER RIAU RHYTHM CHAMBER INDONESIA

Pusat Peradaban dari Sumbu Inspirasi MUSIK PADA MULANYA ADALAH BUNYI. DIA MENJADI TANDA PENCIPTAAN SEMESTA. BUNYI BERMAIN DI SEKITAR FREKUENSI DAN GETARAN. DEMIKIAN HALNYA ZIKIR. APAPUN BAHASA YANG DIGUNAKAN MANUSIA, TUHAN MENAFSIR QALBU HAMBANYA MELALUI GETARAN FREKUENSI HATI, KEMUDIAN BERNAMA NIAT.

EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014

○○

○○


SENIBUDAYA ○

K

ESEJATIAN dirilah yang hendak dikedepankan dalam konser Riau Rhythm Chamber Indonesia (RRCI) yang digelar 3 malam berturut (3-5 April 2014) di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru. Mengusung tema ‘’Jejak Suara Suvarnadvipa”, RRCI menggelar sajian musik yang berangkat dari suara atau bunyi dari sebuah berita tentang kejujuran, ketaatan manusia, pengorbanan, semangat, kekuatan dan kejayaan. “Ini sebuah jejak perjalanan. Dalam konser kali ini, kami mencoba membawa penonton pada sebuah perjalanan melalui jejak suara,” ujar Rino Dezapati selaku komposer. Sebutan Suvarnadvipa berasal dari India untuk sebutan ‘’pulau emas” yang berada di Sumatera. Kata EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

Awalnya saya berpikir, ‘Jejak Suara Suvarnadvipa’ menjadi konsep yang berat untuk dihadirkan serta-merta. Kebesaran sejarahnya itu sempat menjadi beban untuk dihadirkan ke atas panggung.

Rino, kononnya masa itu jauh di atas Sriwijaya dan Dhamasraya. Rino juga mencari-cari dalam kitab Negara Kartagama, meraba-raba dalam terang sejarah yang barangkali terkabuskan oleh penguasa dan menyendiri di Museum Sang Nila Utama Riau untuk lebih mendekatkan imajinasi pada konsep yang diusung. “Awalnya saya berpikir, ‘Jejak Suara Suvarnadvipa’ menjadi konsep yang berat untuk dihadirkan serta-merta. Kebesaran sejarahnya itu sempat menjadi beban untuk dihadirkan ke atas panggung. Namun saya dan rekan-rekan di RRCI membunuh ketakutan itu dengan terjun ke daerahdaerah seperti Kampar untuk menelusuri jejak-jejak. Di Kampar, kami telah mohon izin pada Datuk Ramli yang bergelar Sri Maharaja Diraja Ninik Datuk Raja Dubalai. Karenanya kami juga mengusung sebuah sastra lisan yang tertulis di Candi Muara Takus untuk dijadikan lirik mantra dalam musik garapan. Tulisan yang berbahasa Sansekerta tersebut berisi tentang bagaimana pembangunan Suvarnadvipa dulunya,” jelas Rino. Delapan karya yang dipentaskan, lanjut Rino, EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

terkemas dalam gaya permainan instrumen yang rumit serta penataan konsep yang segar dengan konsep baru RRCI yaitu etno cotempo yaitu percabangan musik dunia di mana musik tradisi menjadi acuan untuk menghasilkan karya baru yang didekati dengan musik-musik Barat, musik populer. Kesederhanaan serta kejujuran dalam keseharian masyarakat wilayah rural juga menjadi inspirasi yang sangat penting sebelum proses penciptaan. “Nilai edukasi sejarah, hiburan hingga tradisi seni tutur menjadi dasar dari delapan karya kami. Keindahan, kekayaan dan kemakmuran Suvarnadvipa dahulu juga menjadi sumbu inspirasi kita saat ini untuk tetap menjaga peninggalan. Intinya, sejarah besar itu ada di tanah yang kita pijak saat ini. Kita mencari sensasi-sensasi di lingkungan kita, bahwa di sinilah pusat peradaban itu berasal,” ucap Rino. Kepala Museum Sang Nila Utama Riau, Yoserizal Zen, yang hadir menyaksikan konser musik RRCI, menyebutkan, tema yang diusung Rino dan kawan-kawan, cukup menarik. Penggalian terhadap nilai-nilai sejarah dipandang sangat EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

Suvarnadvipa memang menjadi pembicaraan dunia, bahkan di beberapa kitab seperti kitab Negara Kertagama menjelaskan bahwa pusat peradaban dunia itu terletak di Sumatera.

penting untuk dilakukan baik dalam bentuk pengkaryaan maupun penelitian. Niali-nilai tersebut akan terkubur selamanya apabila tidak ada upaya untuk mengangkatnya kembali hari ini. Sepengetahuan Yoserizal, Suvarnadvipa yang merupakan sebutan oleh bangsa India untuk Pulau Sumatera dulunya memiliki wilayah kesatuan yang luas. Bahkan keberadaan puncak Candi Muara Takus yang sampai sekarang tidak tergali kedalamannya itu diprediksi sebagian orang sebagai pusat dari daerah Suvarnadvipa. “Suvarnadvipa memang menjadi pembicaraan dunia, bahkan di beberapa kitab seperti kitab Negara Kertagama menjelaskan bahwa pusat peradaban dunia itu terletak di Sumatera. Di beberapa situs online pun menjelaskan bahwa kerajaan-kerajaan besar dulunya, banyak melirik Sumatera sebagai pusat peradaban yang memiliki tambang emas yang luas,” ucap Yos, sapaan akrabnya. Peradaban Sumatera diperkirakan telah ada semenjak abad ke-7. Penemuan fosil seperti Batu Penetak yang terjadi di zaman Paliolitik mempertegas pernyataan itu. Temuan artefak Paliolitik itu juga menandakan Riau EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

merupakan negeri tua sehingga fase kehidupan di Riau berawal dari era pra-sejarah, klasik, Hindu Buddha, Islam dan modern. “Jika Suvarnadvipa dikaitkan dengan Candi Muara Takus, kemungkinan besar memang benar adanya,” jelas Yose. Dalam ingatan orang, keberadaan Riau berawal dari provinsi tetangga karena Riau dulunya bagian dari Provinsi Sumatera Tengah. Namun, menggali Suvarnadvipa ini membuktikan Riau lebih besar dan lebih dulu ada menjadi pusat peradaban dari provinsi lainnya,” kata Yos. Sementara itu, seniman Riau, Hang Kafrawi, menyebutkan, dengan mengapresiasi konser RRCI dapat ditemui upaya Rino membongkar peradaban masa lalu, menjalin peristiwa demi peristiwa identitas Riau melalui suara. “Riau memiliki masa lalu yang cemerlang. Bukti peninggalan kecemerlangan itu pun masih bisa disaksikan pada hari ini. Salah satunya adalah Candi Muara Takus yang terletak di Kecamatan XIII Koto, EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

Jejak Suara Suvarnadvipa yang diolah RRCI menjadi percikan untuk orang Riau mengenali kekuatan mereka hari ini. Hanya saja, sebagai penonton yang awam dengan musik, saya merasakan ada keterputusan tema di pertengahan pertunjukan.

Kabupaten Kampar. Candi Muara Takus merupakan bukti kawasan Riau pada masa lalunya telah memiliki peradaban yang tinggi. Perjalanan waktu seakan tidak memihak kepada Riau, sehingga sumbangan peradaban dari negeri kaya ini selalu dipandang sebelah mata,” ucap Kafrawi tegas sembari menambahkan musik RRCI suatu cara menjelajah ketinggian peradaban masa lalu yang patut direnungkan. Menurutnya, masa lalu merupakan cermin pada hari ini untuk mengetahui kesejatian orang-orang hari ini dengan kecemerlangan orang masa lalu. Inilah fungsi karya seni itu, yakni mengingatkan pada khalayak ramai bahwa dalam diri manusia memiliki kekuatan. Kekuatan itu harus senantiasa diingatkan, dan karya seni selalu mengambil peran dalam membongkar ingatan kekuatan tersebut. “Jejak Suara Suvarnadvipa yang diolah RRCI menjadi percikan untuk orang Riau mengenali kekuatan mereka hari ini. Hanya saja, sebagai penonton yang awam dengan musik, saya merasakan ada keterputusan tema di pertengahan pertunjukan. Kebesaran Suvarnadvipa yang dihadirkan lewat musik pada awal-awal pertunjukan, saya rasa terputus sebelum sampai ke penghujung tapi barangkali, ini pula yang dimaksudkan dengan jejak-jejak itu yang membuat kita sebagai penonton untuk samaEDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

Selama ini kami pun heran kenapa orang jauhjauh mencari dan menggali peradaban Sriwijaya yang sebenarnya ada di Riau, di ‘Mutakui’. Kami selaku ahli waris kadang tak bisa berbuat apaapa dan tak berdaya.

sama menyusun jejak tersebut menjadi keutuhan nilai-nilai dari sejarah yang kita punya. Syabas Riau Rhythm Chamber Indonesia,” kata Kafrawi. Hadir menyaksikan di malam ke tiga, beberapa ahli waris Candi Muara Takus seperti Datuk Sati, Datuk Bandaro, Datuk Gindo Sajelo, Dasri Ulwan dan wali desa Muara Takus serta Engku Suhaimi Zen. Dalam sambutannya usai konser, disebutkan Suhaimi, upaya yang dilakukan RRCI cukup baik dan sangat didukung terutama merasa terbantu dalam memperkenalkan Candi Muara Takus pada masyarakat luas. “Selama ini kami pun heran kenapa orang jauh-jauh mencari dan menggali peradaban Sriwijaya yang sebenarnya ada di Riau, di ‘Mutakui’. Kami selaku ahli waris kadang tak bisa berbuat apa-apa dan tak berdaya. Untunglah masih ada anak-anak muda yang mau menggali dan peduli meski dengan karya seni seperti yang dilakukan RRCI ini. Semoga ke depan, ada banyak pihak yang mau berbuat sama dalam EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

banyak hal,” ucapnya. Suhaimi mengakui, kepedulian pemerintah masih minim terhadap keberadaan Candi Muara takus. Benda peninggalan tersebut kian hari, kian rapuh dimakan usia. “Bukankah seharusnya benda peninggalan Melayu tua seperti ini perlu terus digalakkan sehingga tetap lestari hingga akhir zaman,” tuturnya.

Kolaborasi Darat-Pesisir Karya-karya terbaru Riau Rhythm Chamber Indonesia, garapan Rino Dezapati menelusuri gejala kultural yang oleh beberapa kalangan dipisahkan dengan tembok besar yaitu pesisir dan daratan. Dalam konser ‘’Jejak Suara Swarnadwipa”, Rino coba meruntuhkan tembok pemisah tersebut. “RRCI mencoba meramu sebuah konsep eksplorasi gabungan musik daratan dan pesisir. Bahwa sekian besar daratan dan pesisir kerap dipisahkan oleh sebagian orang, padahal keduanya adalah Melayu,” jelas Rino. Pimpinan Grup Musik Blacan Aromatic, Zalfandri Zainal alias Matrock, menyebutkan, ‘’Jejak Suara Suvarnadvipa” merupakan inovasi baru bagi grup musik besar Riau Rhythm Chamber Indonesia. “Ini merupakan hal yang baru sepanjang saya mengenal RRCI. Rino yang selama ini memiliki ciri khas dengan musik kekuatan permainan gambus enerjik. Pada ‘Jejak Suara Suvarnadvipa’, RRCI menghadirkan konsep yang lain. Suguhan yang diusung dengan menyatukan pesisir dan daratan pun adalah usaha yang cukup kental EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

Musik adalah suatu hal yang ‘absurd’ untuk dinilai oleh masingmasing pendengarnya. Setiap orang akan berbeda menilai suatu suguhan musik.

terasa dan luar biasa,” jelasnya. Ditambahkan Matrock, siklus musik Melayu kerap diidentikkan oleh masyarakat dengan nuansa pesisir. Kekuatan musik pesisir telah melekat erat dengan keberadaan musik Melayu di Riau dan kawasan Melayu lainnya. Namun, Rino selaku komposer ternyata mampu memberi pola pikir baru terhadap perkembangan musik Melayu di Riau dengan pertunjukan ‘’Jejak Suara Suvarnadvipa”. “Musik adalah suatu hal yang ‘absurd’ untuk dinilai oleh masing-masing pendengarnya. Setiap orang akan berbeda menilai suatu suguhan musik. Namun dengan suguhan video visual, kita diajak untuk sama-sama masuk ke dalam wilayah sejarah kebesaran Suvarnadvipa yang barangkali tidak semua dari kita yang menyaksikan tahu akan Svarnadvipa ini,” tambah Matrock. Namun demikian, lanjut Matrock, di beberapa karya terakhir, Rino dan RRCI kembali mempergelarkan konsepkonsep karya RRCI lamanya dengan permainan yang EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

cukup enerjik untuk dinikmati. “Walaupun pada beberapa bagian konsepnya, etnocontempo. Tahniah buat Rino dan Riau Rhythm Chambers Indonesia-nya. Dari pertunjukan ini saya mendapatkan pembelajaran baru dalam bermusik. Semoga karya musik Melayu Riau makin berkembang di tangan pengkarya-pengkarya hebat,” tutur Matrock.

Konser Keliling Ke delapan karya yang disuguhkan RRCI dibuka dengan ‘’Sound of Suvarnadvipa”. Karya inilah yang menurut Rino sedikit rumit untuk diselesaikan, digarap memakan waktu lebih kurang dua bulan. “Memang terdengar ada sentuhan India, Cina, dan Jawa. Sedangkan Melayu-nya terdengar sedikit sekali tetapi demikian jejak-jejak peradaban Suvarnadvipa yang coba kita tafsirkan lewat bunyi. Pola-pola ritme yang dimainkan pelan, ternyata menghasilkan sesuatu yang sangat agung,” jelas Rino. Kemudian dilanjutkan dengan garapan kedua berjudul “Langkapuri”. Langkapuri dipercayai sebagai elang yang menjaga di seputar pulau Svarnadvipa, elang yang berwarna putih. Selanjutnya menyusul karya ke tiga, “Indra Dunia” yaitu kisah seorang putri yang ada pada masa Suvarnadvipa yang diculik dari India. EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

“Garapan ini ingin menggambarkan tentang keindahan, seorang ibu yang berada di Asia Timur dulunya,” jelas Rino. Dilanjutkan dengan garapan berikutnya berjudul “Baghandu”, “Suara Jiwa”, “Si Bono”, “Pencalang Laut Embun”, “Lukah Gilo” dan ditutup dengan “Denting Dentang Dentum”. Dalam konsernya itu, RRCI diperkuat personel lainnya, Cen, Aristofani, Ogik, Lano, Bayu, Abib dan Giring. Di bawah Management Melayu Raya Ent, RRCI akan tur di sembilan kota, di antaranya Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Surakarta Solo, Jakarta, Banten, Padangpanjang, Medan, Kabupaten Karimun di Kepulauan Riau. “Proses yang panjang ialah persoalan pemahaman konsep dasar, dari imajinasi komposer terhadap suarasuara yang akan dihadirkan. Bukan hanya skill yang hebat dihadirkan dalam konser kami, upaya untuk membangun suasana dan imajinatif penikmat juga menjadi capaian lainnya. Semoga musik kami bisa diterima dan dinikmati oleh para apresiator musik di Indonesia terutama di Riau,” tutup Rino. (jefri al malay)

EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA CERANA ○

UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2010

TENTANG CAGAR BUDAYA Pasal 1 Ayat 30: PENELITIAN adalah kegiatan ilmiah yang dilakukan menurut kaidah dan metode yang sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan bagi kepentingan pelestarian cagar budaya, ilmu pengetahuan, dan pengembangan kebudayaan.

PURNIMASARI FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

RUMAH MELAYU DI RANTAU BAIS Sejumlah rumah tradisional Melayu dalam kondisi yang cukup terawat masih dapat ditemui di Kampung Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir, Riau. Rumah-rumah itu terbuat dari kayu, beratap seng dan memiliki berbagai ukiran dengan motif berbeda. Rumah-rumah ini dibangun sekitar tahun 1934. Tukangnya didatangkan dari Singapura dan Malaysia. Setiap rumah ditopang oleh 12 tiang penyangga. EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


KOMUNITAS SENIBUDAYA ○

KOMUNITAS FIXIE PEKANBARU

POLES SEMANGAT

GOWES

K

OMUNITAS Fixie Pekanbaru dengan anggota sebagian besar anak muda ini terbilang aktif gowes di beberapa tempat di Kota Pekanbaru, terutama di hari bebas kendaraan alias car free day setiap Ahad. Menurut salah seorang anggota Komunitas Fixie Pekanbaru, Jainuri, ada berbagai alasan yang melatarbelakangi orang menggunakan sepeda terutama sepeda fixie. Selain karena mengikuti trend atau memang suka dengan sepeda yang simpel tanpa rem dan gigi tetap alias fixed gear.

EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA KOMUNITAS ○

‘’Saya sebenarnya mengikuti gaya hidup dan dari trend saya tahu sepeda ini sehingga menumbuhkan kecintaan sampai sekarang,” timpal salah seorang anggota, Hengki. ‘’Namun, ada juga yang memang suka dengan sepeda fixie sejak lama karena memang suka sepeda dengan bentuk-bentuk unik,” ujarnya. Komunitas Fixie Pekanbaru juga berazam memoles semangat menggowes. ‘’Tujuan kami ingin membudayakan bersepeda, mulai dari pelajar, mahasiswa sampai pegawai dari berbagai profesi. Agar mengurangi kadar polusi udara di Kota Pekanbaru,” ungkap Hengki. Teman-teman Komunitas Fixie Pekanbaru menerima dengan terbuka anggota baru yang ingin bergabung. ‘’Bagi yang punya sepeda fixed gear atau single speed, silakan bergabung tanpa syarat. Untuk jadwal, pertama siang dan sore hari. Jadwal fixstop gowes malam adalah Rabu dan Jumat malam. Malam sekitar pukul delapan kita akan berkumpul dulu di Jalan Diponegoro tepatnya di depan patung perjuangan, kemudian setelah dirasa oke, kita akan jalan ke Purna MTQ,” kata Jainuri. Menurutnya, untuk jadwal kedua dilakukan pada sore hari. Namun ini tidak tentu, setelah jadwal sore biasanya akan diinformasikan. Siapa yang gabung, ikut saja pas mereka lagi gowes. ‘’Bersepeda merupakan aktivitas yang menyehatkan dan ramah lingkungan,” tuturnya. (crl)

''Bagi komunitas yang ingin tampil di Majalah Riau Pos, silakan kirim email ke majalah_riaupos@yahoo.com atau hubungi DOPI ISKANDAR di nomor telepon 085292158826.'' EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

T

EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA ○

TAYLOR SWIFT

INTERNET

Pilih Hewan daripada Twitter LEBIH suka bermain bersama hewan peliharaan daripada berkicau di Twitter, hal tersebut yang dirasakan Taylor Swift. Dia mengatakan asyik sekali punya hewan kesayangan. Apalagi saat bersantai di rumah, ada kucing atau anjing yang menemani nonton TV atau istirahat. Taylor Swift memiliki kucing kesayangan yang diberi nama Meredith. Lucunya, Meredith hanya bisa duduk manis saat bersama Swift. ‘’Rasanya menghabiskan waktu dengan Meredith itu menyenangkan,” ujar Swift. Dia pun meletakkan gadget-nya dan bermain bersama kucing yang ternyata menjadi kesayangan Taylor Swift sejak masih baru lahir. Meredith menemani Taylor Swift nonton TV, membuat lagu, bahkan tidur. Selain Meredith, Swift juga memiliki dua anjing Doberman yang setia menemaninya di rumah. (crl)

EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRILEDISI 2014065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


○ ○

○ ○

FILM SENIBUDAYA ○

DIVERGENT EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


SENIBUDAYA FILM ○

PINDAI PEMBURU

BADAI

PENULIS NASKAH: John Swetnam SUTRADARA: Steven Quale PERUSAHAAN: Warner Bros Pictures (New Line Cinema) PEMAIN: Arlen Escarpeta, Alycia Debnam, Carey, Jeremy Sumpter (sebagai Jacob), Max Deacon, Nathan Kress (sebagai Trey), Richard Armitage (sebagai Gary Morris) JADWAL KELUAR FILM: 8 Agustus 2014 JADWAL TAYANG DI INDONESIA: Agustus/September 2014

FOTO-FOTO INTERNET

BERGENRE aksi, film Into the Storm berkisah tentang pemburu badai profesional. Film ini bercerita ketika suatu hari Kota Silverton dirusak oleh serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari angin tornado, siklon yang tak menentu dan mematikan. Bahkan pelacak badai memprediksi bahwa itu merupakan yang terburuk dan belum pernah ada. Kebanyakan orang mencari perlindungan, sementara yang lain berlari menuju pusaran untuk menguji seberapa jauh pencapaian badai tersebut. Kisah ini diceritakan melalui mata dan lensa dari pemburu badai profesional dan warga kota yang berani. Akasi pemindaian ini merupakan pengalaman yang paling ekstrem dan sekelompok siswa SMA mendokumentasikan peristiwa setelah dihancurkan oleh tornado. Produser Into the Storm, Todd Garner, memberi beberapa wawasan menarik dalam keterlibatan Richard di film tornado. Menurut Garner, Richard telah memberi kontribusi lebih dari bertindak dalam peran utama yaitu bahwa ia merupakan aktor yang luar biasa dan juga seorang penulis hebat meskipun ia sendiri tidak akan mengatakan itu. Ia telah datang dengan momen besar, tidak hanya untuk dirinya sendiri dan orang lain tetapi juga untuk film ini. (crl) EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


BERSEMBANG SENIBUDAYA ○

Black Innocence BERTERIAK-teriak tentang kesalahan negara itu seperti orang yang

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

mobilnya berada di tengah kemacetan. Mencoba melongok jauh ke depan. Mencari tahu ada apa di depan sana yang menyebabkan kemacetan. Tapi lupa bahwa dirinya juga bagian dari mata rantai kemacetan tersebut. Merasa tidak bersalah dan merasa bukan bagian dari penyebab atau mata rantai kemacetan adalah satu hal. Tapi sikap dan tindakan setelah itu mengakibatkan persoalan lain. Karena merasa “bukan saya yang salah”, kita tak merasa perlu melakukan tindakan. Kita tetap berada di dalam mobil yang mesinnya hidup. Menyalakan AC sambil menikmati lagu-lagu dari CD bajakan. Kita lupa. Bahwa mesin yang terus-menerus hidup itu menghasilkan gas CO yang meracuni pejalan kaki, penumpang angkot dan pedagang di pinggir jalan. Hawa sejuk AC yg kita nikmati dengan tanpa merasa bersalah itu menghasilkan gas CFC yang merusak ozon. (Ozon yang rusak menyebabkan apa, akan kepanjangan kalau dibahas). Dan.... satu lagi; seluruh kegiatan, tindakan serta reaksi wajar dan normal yang berawal dari anggapan “bukan saya yang salah” itu ditenagai oleh energi dari bahan bakar yang disubsidi oleh negara yang sedang kita teriaki kesalahannya. Bahan bakar yang seharusnya menjadi jatah orang lain yang tak mampu. Kita mungkin orang baik. Tapi kita juga seorang Black Innocence; orang baik yang tanpa sadar juga melakukan kesalahan. Bahkan kejahatan. Itu sebabnya dalam doa kita disarankan untuk selalu minta maaf. Karena dalam segala upaya kehatian-hatian agar tetap menjadi orang baik, ternyata memang banyak kesalahan—bahkan kejahatan yang merugikan orang lain—yang tanpa sadar juga kita lakukan.***

oleh Onggo IKJ

EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


○○

○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○○ ○ ○ ○ ○ ○

MANNY PACQUAINO

Insting di Atas Ring

EDISI EDISI061/TAHUN 065/TAHUNIIIIII 20 -23 26 APRIL MARET APRIL 2014 2014 2014 065/TAHUN  1717--23

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

OLAHRAGA

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○

○ ○


OLAHRAGA ○

PETINJU TERBAIK FILIPINA, MANNY PACQUIAO, MEMBUKTIKAN DIRINYA BELUM KEHILANGAN INSTING MEMBUNUH ATAU MENGHABISI LAWANNYA DI ATAS RING (KO) SAAT BERTARUNG MENGHADAPI TIMOTHY BRADLEY DI LAS VEGAS.

P

ERTANYAAN itu terus mengarah kepada petinju dengan julukan ‘’Pacman’’ itu karena ia telah melakoni tujuh pertarungan sejak 2009 tanpa sekalipun mampu memukul jatuh lawannya di atas ring. Banyak pengamat tinju dunia yang menganggap hal itu terjadi karena efek usia Pacman yang menua (sekarang 35 tahun), kemampuan dan kekuatan lawannya yang semakin baik, serta fokusnya yang mulai terbelah semenjak menjadi anggota kongres di senat Filipina. Alih-alih memukul jatuh, petinju terbaik di Asia itu malah menelan KO dalam kekalahan terakhirnya dari Juan Manuel Marquez pada tahun 2012 silam. Padahal kala itu, ia yakin bisa meng-KO Marquez. “Itu terjadi begitu saja. Saya mau mengakhiri semua laga dengan KO, tapi Anda tak bisa mengkontrol apa yang akan terjadi dalam pertarungan. Saya akan meyakinkan penonton pekan ini, membuktikan kepada mereka bahwa saya masih punya insting membunuh di atas ring,” ujar Pacquiao seperti dilansir LA EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


OLAHRAGA ○

Pacman INTERNET

Times. Tapi sesumbar Pacman tentu tak diterima begitu saja oleh Bradley. Petinju yang berstatus pemegang sabuk juara kelas Welter versi WBO itu malah menyebut Pacman telah kehilangan insting membunuhnya sejak lama. ”Ini realitas,” kata petinju yang punya rekor 55-5-2 dengan 31 KO tersebut. “Para penggemarnya juga mengatakan hal EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


OLAHRAGA ○

Ia telah kehilangan insting itu. Sisi religiusnya adalah faktor utama kenapa ia tak mampu lagi menghabisi lawannya. Saya sangat yakin itu.

yang sama, ia sudah tak punya pukulan mematikan. Ia mampu menggiring lawan ke pinggir ring, tapi kemudian melepasnya. Itu belum pernah terjadi sebelumnya. Ia tak bisa memukul jatuh lawan, segalanya telah berubah,” papar Bradley. Meskipun faktor usia jadi salah satu alasan menurunnya performa Pacman, namun pelatihnya, Freddie Roach menyebut alasan mental sebagai faktor utamanya. Roach mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan bahwa alasan utama petinjunya kehilangan insting membunuh adalah karena Pacman kini lebih religius. “Ia telah kehilangan insting itu. Sisi religiusnya adalah faktor utama kenapa ia tak mampu lagi menghabisi lawannya. Saya sangat yakin itu,” kata Roach. (crl) EDISI 065/TAHUN II  17 -23 APRIL 2014


Majalah Riau Pos