Page 1

LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014

KUANSINGTERKINI.COM

TEGUH PRIHATNA/MAJALAH.RIAUPOS.CO

daftar isi

LIPUT AN UT AMA LIPUTAN UTAMA

MARAH KE RSU DAERAH WARGA miskin kerap gerah, bahkan marah saat berobat ke Rumah Sakit Umum (RSU) Daerah. Tumpuan dan rujukan pasien itu pun panen keluhan, terutama soal pelayanan.

NASIONAL >> Mendag Mundur SENSASI ATAU SOLUSI? GIT A Wirjawan Mundur! Demi konvensi? GaraGITA gara kasus impor beras ilegal? Yang jelas, tindakan Menteri Perdagangan ini sedang disorot berbagai kalangan.

DAERAH >> Tersulut Sepuntung Rokok 885 HEKTARE SAGU JADI ABU KETIKA Jakarta dan sejumlah wilayah di Indonesia disibukkan mengurus banjir, Riau justru berada kondisi sebaliknya. Saat ini Provinsi Riau memasuki musim kering. Dalam dua minggu terakhir, hujan sangat jarang turun di Riau.

REPUBLIKA.CO.ID

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

YOON EUN HYE

Tulang Tipis Baru-baru ini, seperti dilansir soompi.com, artis Korea, Yoon Eun Hye, mengaku agak tak percaya diri dengan tulangnya. Menurutnya, tulangnya yang kecil membuatnya terlihat gendut jika beratnya bertambah. ‘’Namun sedikit menyebalkan jika tubuh nampak tidak berubah jika saya kehilangan berat badan,’’ ujar Yoon Eun Hye ketika diundang menjadi bintang tamu sebuah program acara SBS yang berjudul ‘’One Night TV Entertainment’’

INSTANTHUMOUR.COM

BAR U TTAHU AHU >> ARU PENGARUH “LIKE” DI FACEBOOK SELAIN mempengaruhi kondisi psikis penggunanya, sosial media seperti Facebook juga mempengaruhi otak si pengguna. Sebut saja, ketika Anda mendapat ‘’like‘’ atau komentar positif mengenai tulisan atau gambar yang Anda unggah, Anda menjadi lebih bersemangat bukan?

Tari Pengobatan Deo Kayangan GENDANG MASIH PINJAM, TAMPIL TAK DIBAYAR Film: Transformer 4 ANCAMAN SI KUNO YANG KUAT Komunitas Anak Mesin MEMBAUR TUKANG INSINYUR

INTERNET

FOTO: TRAGEDI MINAMATA/INTERNET

SENI BUD AYA >> BUDA

Pemimpin Redaksi: Purnimasari Wakil Pemimpin Redaksi: Furqon LW Redaksi: Amzar, Hasan Hanafi, Eriyanto Hadi, Syamsul Bahri Samin, Menrizal Nurdin, Andi Noviriyanti, Kunni Masrohanti Layout: Wan Sarudin Online: Ilva Yulianto Kontak Iklan: Bagian Iklan Riau Pos, Telp (62-761) 64638 Presiden Komisaris: Rida K Liamsi Presiden Direktur: Makmur General Manager: Zulmanysah Sekedang Wakil General Manager: Asnida Syukur Group Head Editor: Raja Isyam Azwar Alamat Redaksi: Gedung Riau Pos, Jalan HR Subrantas KM 10,5 Pekanbaru, Telp (62-761) 64633, Fax (62-761) 64640, e-mail: majalah_riaupos@yahoo.com EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KALAM LAPUT MARAHPUNGGUR KE RSU DAERAH ○

PENYAKIT TIDAK MEMBUNUH OBAT TIDAK MENYEMBUHKAN

A

ND A adalah apa yang Anda makan. You are what you eat. NDA Sayangnya, kita kerap mengaitkan efek makanan hanya sebatas manfaat bagi kesehatan fisik. Akibatnya, orang yang tidak mengonsumsi makanan cepat saji, banyak makan sayur dan buah-buahan, tidak merokok dan bahkan membeli bahan pangan organik telah dianggap menerapkan gaya hidup sehat dan hebat. Padahal, makanan memberi efek yang jauh lebih besar terhadap kesehatan ruhani. Dalam pandangan tradisional puak Melayu di Riau, dalam hal orientasi nilai, EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KALAM LAPUT MARAHPUNGGUR KE RSU DAERAH ○

INTERNET

maka tradisional, resam, adat dan Islam telah merupakan tiga sistem nilai yang mendasar dalam kehidupan orang Melayu di Riau. Ketiga tata nilai inilah yang membentuk pandangan dan sikap hidup mereka. Jika kita perhatikan, bagaimana tata nilai ini dalam pandangan dan sikap hidup mereka, maka akan terbayang semacam kecenderungan mereka terhadap berbagai segi kehidupan. Adapun salah satu di antara orientasi nilai tradisional itu di antaranya yang penting ialah bahwa penyakit, di samping disebabkan oleh kuman, juga dapat disebabkan oleh makhluk halus dan perbuatan manusia. Gangguan makhluk halus sebagai ujud setan, dapat mendatangkan malapetaka. Tetapi perbuatan dosa, juga dipercaya dapat mendatangkan penyakit. Sebab itu, orang Melayu percaya bahwa ‘’penyakit tidak membunuh dan obat tidak menyembuhkan’’. Ini bukan melarang kita berikhtiar, tetapi tetap menyandarkan segala hal kepada-NYA. Sebab, segala sesuatunya telah berjalan sesuai kudrat dan iradat Allah. Dalam pandangan tradisional orang Melayu, jika seorang budak (kanak-kanak) Melayu mengatakan perutnya sakit karena makan jambu, maka ibu dan bapanya tidaklah pertama-tama menanyakan keadaan jambu yang dimakan, misalnya baik atau busuk. Tetapi menanyakan dengan cara bagaimana si anak mendapatkan jambu itu. Jika jambu itu dicuri, mereka yakin itulah yang menyebabkan datangnya penyakit. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KALAM LAPUT MARAHPUNGGUR KE RSU DAERAH ○

Tinggal berapa lagi orang yang peduli apakah makanan yang ia makan halal atau tidak?

Dalam kaitan ini, maka orang Melayu tidak bisa menerima prinsip 4 sehat 5 sempurna, sebab belum ada unsur halal. Karena semestinya, makanan yang sehat itu adalah makanan yang halal, yang unsurnya 4 cukup 5 sempurna. Jadi bukan men sano in corpore sano (dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang waras) tapi yang benar adalah in corpore sano men sano (hanya jiwa yang waras yang bisa membentuk tubuh yang sehat). Jika melihat logika di atas, dan dikaitkan dengan kondisi bangsa Indonesia sekarang ini, tinggal berapa lagi orang yang peduli apakah makanan yang ia makan halal atau tidak? Dengan korupsi dan Karena praktik riba yang semestinya, begitu merajalela, makanan yang hanya berapa lagi sehat itu adalah orang yang memberi makanan yang halal, yang unsurmakan anak dan nya 4 cukup 5 istrinya dengan uang sempurna. halal? Sebab itu, tak perlu heran kalau melihat banyak anak negeri ini yang sakit. Ya sakit fisik, terlebih lagi sakit ruhani. Karena mereka tidak bisa lagi membedakan mana yang hak dia, mana yang kepunyaan orang lain. Mana uang halal dan mana uang riba. Semua sudah campur aduk, dibawa ke rumah, dibelanjakan oleh istri, jadi darah daging di tubuh anak. Bahkan ada seorang mantan pejabat yang secara jujur berkata, bahwa tidak sebatang paku pun dalam EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KALAM LAPUT MARAHPUNGGUR KE RSU DAERAH ○

bangunan rumahnya yang megah, didapat dari uang halal. Kalau pejabat yang sakit, (mungkin) masih lebih enak. Sebab dengan uang rasuah mereka bisa berobat di rumah sakit elite dengan pelayanan kelas VVIP. Kalau perlu, kamarnya president suite. Bahkan, sakit pun telah menjadi alasan yang jamak ketika mereka dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Tapi kalau rakyat miskin yang sakit —seperti syair lagu Iwan Fals— suster menanyakan bayar ongkos pengobatan... Namun rakyat miskin agaknya masih bisa bersabar, sebab sakitnya mereka bisa jadi adalah cobaan untuk meningkatkan derajat mereka di mata Tuhan. Sementara bagi para pejabat koruptor, mereka sakit karena memakan harta haram, lalu duduk di kursi pesakitan di Pengadilan dan kehilangan marwah sebagai insan dengan menghuni hotel prodeo... (purnimasari)

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

MARAH

KE RSU DAERAH GUH PRIHA TNA REPORTER: ABU KASIM, EKA GUSMADI PUTRA, MUHAMMAD HAPIZ, GEMA SETARA (PEKANBARU), FOTOGRAFER: TE TEGUH PRIHATNA

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

WARGA MISKIN KERAP GERAH, BAHKAN MARAH SAAT BEROBAT KE RUMAH SAKIT UMUM (RSU) DAERAH. TUMPUAN DAN RUJUKAN PASIEN ITU PUN PANEN KELUHAN, TERUTAMA SOAL PELAYANAN.

P

ADAHAL, sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau idealnya menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya bagi pasien miskin yang hendak mendapatkan pengobatan yang layak dan baik, serta layanan yang memuaskan. Namun, harapan itu belum sepenuhnya terealisasikan. Justru yang sering mengemuka adalah fakta sebaliknya. Ada keluh-kesah atau bahkan marah. Ingin tahu apa di antara pemicunya, coba tanya pasien dan keluarganya yang pernah menginap dan berobat di RSUD, khususnya untuk penghuni kamar kelas tiga. Di kelas inilah biasanya pasien-pasien banyak ditempatkan. Nyaris setiap hari dipenuhi dengan pasien miskin. Tak jarang dalam satu kamar sesak diisi oleh empat sampai lima pasien dari berbagai jenis penyakit. Itu belum termasuk keluarga pasien yang turut menunggui kerabat mereka yang dirawat. Alih-alih membuat si pasien cepat sembuh, kondisi seperti itu boleh jadi malah menimbulkan trauma yang berat. Seperti yang pernah dialami oleh Sunario (55), salah seorang pasien asal Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Ia datang jauh-jauh untuk berobat EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Kualitas pelayanan di rumah sakit umum daerah masih banyak dikeluhkan masyarakat.

ke sini karena mengalami sakit jantung dengan kondisi yang cukup parah. Perjalanannya dari kampung ke Pekanbaru pun, bukan perkara mudah Dari Desa Kembung Luar, ia memulai perjalanan selama enam jam menggunakan mobil sewa untuk sampai di penyeberangan ro-ro Bengkalis. Setelah mengantre cukup lama di penyeberangan ro-ro, masih dilanjutkan perjalanan yang berat menuju ke Pekanbaru dengan memakan waktu hampir delapan jam. ‘’Cukup melelahkan. Kami berasal dari daerah yang terisolir di Kembung Luar, Bengkalis. Eh, setelah sampai di UGD, bukannya mendapatkan tindakan segera, namun harus menunggu lama,’’ ucap Sunario, saat menceritakan pengalamannya selama dua pekan dirawat di RSUD Arifin Achmad, awal Januari 2014 lalu. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Saya trauma dengan kondisi pelayanan di RSUD Riau, makanya saya sampai meminta paksa pulang agar di rawat jalan saja.

Pengalaman itu tak mudah dilupakan oleh Sunario dan keluarganya. Masih membekas di ingatannya betapa ia merasa tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Sampai kemudian ia mengambil keputusan lain. Infus yang masih terpasang di tangan dan selang oksigen di hidung terpaksa dicabut. Karena ia merasa tidak betah tinggal berlama-lama di rumah sakit. ‘’Saya trauma dengan kondisi pelayanan di RSUD Riau, makanya saya sampai meminta paksa pulang agar di rawat jalan saja. Apalagi waktu itu saya masuk ke rumah sakit pada saat hari libur yakni Sabtu dan Ahad, sehingga dokter spesialis jantung maupun umum tidak segera mengobati penyakit saya,’’ ucap Sunario dengan nafas tersendat-sendat. Setelah keluar dari rumah sakit, ia dan keluarganya sempat menginap beberapa pekan di rumah keluarganya di Pekanbaru sambil mencari dokter spesialis jantung di kota ini. Itu dilakukan karena dirinya tidak ingin lagi kembali ke RSUD. Bahkan ia sempat menyatakan satu tekad mengejutkan. ‘’Saya pulang saja. Biarlah saya meninggal di kampung daripada dirawat kembali ke rumah sakit,’’ ucapnya. Ia tegas membantah keluarganya yang ingin membawanya kembali ke RSUD untuk dilakukan perawatan. Karena pada saat itu kondisinya masih cukup parah, tersebab penyakit jantung yang dialaminya cukup berat. Bahkan keluarganya juga membujuk, jika tidak mau dirawat di RSUD di kamar kelas tiga, dijanjikan untuk ditempatkan di kamar kelas dua agar lebih lapang. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Namun tawaran itu tidak diterima dan dirinya beralasan sangat trauma dengan pelayanan yang ia terima di rumah sakit plat merah tersebut. ‘’Tak mau saya kalau dirawat lagi ke RSUD. Lebih baik saya rawat jalan dan dibawa pulang ke kampung,’’ tegasnya. Sunario mengatakan, selama berada di rumah sakit, batinnya cukup tersiksa dan tidak ada kenyamanan sama sekali. Pelayanan yang dinilainya lamban membuat dirinya kesal. Apalagi jadwal kunjungan dokter spesialis jantung maupun spesialis yang lain, datang tidak sesuai jadwal, yang menurut istilah Sunario ‘’sesuka hatinya’’. Sehingga dengan kondisi penyakit yang Dan jangan dideritanya, bukan diharap jika bertambah sembuh, tiba di rumah sakit itu akan namun kian parah. Itu mendapatkan sebabnya, setelah keluar pelayanan segera. Ya, dari rumah sakit dirinya kami harus menunggu terpaksa membeli tabung beberapa jam, baru oksigen. ‘’Karena pada lah mendapatkan waktu dokter datang kamar. Itupun bukan menyatakan boleh dibawa langsung ditangani. pulang dan perawatan jalan saja, maka saya memutuskan pulang saja dengan menggunakan angkutan umum,’’ ucapnya. Kondisi itu juga dikeluhkan istri Sunario, Yati, bersama anaknya yang turut menunggu dengan setia selama dua EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Masyarakat berharap, mereka bisa segera dilayani jika berobat ke rumah sakit umum daerah.

pekan di RSUD. Apa yang dirasakan selama dua minggu itu, menjadi cerita sedih dan melukai hati mereka. Karena, jangankan mendapatkan pelayanan terbaik dari perawat maupun dokter spesialis, tidur saja susah. Apalagi dalam satu ruangan itu keluarga pasien yang menunggu cukup banyak. ‘’Karena banyaknya keluarga pasien, kami tidur di emperan rumah sakit. Bahkan anak saya tidur di bawah kolong tempat tidur ayahnya,’’ ucap Yati, kesal dan sedih. Dia mengaku harus membawa pulang suaminya, karena tidak ingin berlama-lama di rumah sakit. Apalagi, suaminya juga mendesak ingin dibawa pulang karena tidak sanggup lagi dirawat di sana. Padahal kondisi suaminya masih cukup berat untuk dibawa pulang. Namun sebagai keluarga miskin, dia merasakan sendiri EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Cukup memilukan kondisinya. Jangankan kamar yang baik dan bersih, malah kamar mandinya saja jorok, bagaimana pasiennya betah.

sulitnya mendapatkan pelayanan terbaik di rumah sakit itu. ‘’Inilah mungkin nasib pasien miskin, tidak akan pernah mendapatkan pelayanan terbaik. Dan jangan diharap jika tiba di rumah sakit itu akan mendapatkan pelayanan segera. Ya, kami harus menunggu beberapa jam, barulah mendapatkan kamar. Itupun bukan langsung ditangani. Jika penyakitnya parah betul, kami harus memanggil perawat, barulah mereka mau datang,’’ ujarnya. Makanya, dengan kondisi itu, Yati mengharapkan agar pelayanan rumah sakit diperbaiki. Karena menurutnya, pasien miskin juga sama-sama warga Riau yang harus mendapatkan pelayanan perawatan yang baik. Jangan karena tak ada duit, maka pelayanannya akan diperlambat. ‘’Itu namanya menyuruh pasiennya mati secara perlahan-lahan,’’ tuturnya. Yati mengaku cukup kesal, apalagi pada Sabtu dan Ahad tidak ada penanggulangan sama sekali oleh dokter rumah sakit umum. Sehingga selama dua hari itu suaminya meregang kesakitan, sampai kedua kakinya membengkak dan selalu mengeluh serta menangis. Karena namanya orang sakit, dengan kondisi apapun tidak akan nyaman. Apalagi tidak mendapat pertolongan segera dari dokter spesialis. Belum lagi dengan pelayanan dari perawatnya, yang kata Yati, kurang ramah terhadap pasien. Tentu itu akan memperburuk kondisi pasien. Diakuinya, selama dua pekan berada di rumah sakit keluhan itu bukan saja dari EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Pelayanan di rumah sakit umum daerah diminta tidak pilih-pilih pasien berdasarkan kemampuan ekonominya.

suami dan keluarganya yang menunggu. Juga dirasakan oleh keluarga pasien lain yang kebetulan dirawat satu ruangan dengan suaminya. ‘’Saya menilai pelayanan rumah sakit ini cukup parah. Karena kami orang tidak mampu, mau bilang apa lagi. Ya kami harus terima dengan lapang dada, walau kondisi hati ini sangat dongkol dengan pelayanan yang diberikan,’’ ujarnya. Yati menilai, RSUD Arifin Achmad ternyata pilih-pilih pasien. Walau ada bangunan yang megah, dirinya tidak boleh ke sana kalau hanya berbekal surat Jamkesda. Khusus untuk keluarga miskin harus ditempatkan di ruangan yang sangat memprihatinkan. Kondisi ruangan bau, ditambah lagi kondisi kamar mandi yang tidak terawat.

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

‘’Cukup memilukan kondisinya. Jangankan kamar yang baik dan bersih, malah kamar mandinya saja jorok, bagaimana pasiennya betah. Tapi itu semua risiko yang harus kami terima sebagai orang miskin dan mudahmudahan jeritan ini dapat mengubah pelayanan rumah sakit agar lebih baik lagi,’’ ucapnya.

SEBULAN TANGAN PATAH, JADWAL OPERASI MENTAH Pengalaman tak mengenakkan juga dialami Miswan (64) warga Rumbai, Pekanbaru. Akibat kecelakaan akhir Desember 2013 lalu, tangan kanannya patah. Setelah satu bulan berada di RSUD, ia dibolehkan pulang berikut catatan, akan dilakukan rawat jalan. Namun setelah kembali lagi, Miswan harus menelan kekecewaan. ‘’Saya satu bulan dirawat di RSUD Riau dan tak bisa saya bayangkan selama di sana. Karena saya ini patah tulang, oleh dokter disarankan untuk penyambungan tulang dengan pin. Jadwal operasi pun sudah ditentukan. Namun setelah sampai waktu yang dijanjikan, malah batal karena tidak jadi dioperasi dan harus menanti satu bulan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Ruangan yang nyaman setidaknya bisa membuat pasien lebih betah, bukan malah tambah sakit.

lagi,’’ ucap Miswan. Hingga kini dirinya tidak tahu pasti kapan operasi. Bahkan terakhir, setelah dilakukan rontgen, ternyata ada serpihan tulang yang patah dan mengganjal di bagian pergelangan tangan. Saat dibawa ke RS Tentara Pekanbaru, ternyata bayarannya lumayan besar sekitar Rp6 juta. Sedangkan untuk kembali ke RSUD Riau lagi harus menunggu lama dan diyakininya tidak mungkin akan mendapatkan jadwal operasi secepatnya. ‘’Jadi sekarang ini saya serba salah, kalau tidak dioperasi akan terasa sakit selamanya. Kalau dioperasi memakan biaya cukup besar. Maklumlah kami ini orang tak mampu, tentu tidak mungkin berani mengoperasi patah tulang tangan saya ini ke rumah sakit swasta,’’ keluhnya. Sejak keluar dari RSUD Arifin Achmad Riau sebulan yang lalu, dirinya bukan malah Jadwal operasi melakukan perawatan pun sudah jalan sesuai saran ditentukan. dokter RSUD. Namun Namun setelah sampai waktu yang dijanjikan, Miswan hanya malah batal karena tidak mengandalkan jadi dioperasi dan harus pengobatan alternatif menanti satu bulan lagi. melalui dukun patah tulang dan juga mengonsumsi obat-obatan herbal. Karena menurutnya obat yang dibekalkan oleh dokter RSUD tidak ada pengaruh terhadap penyakitnya. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Suasana berobat di poli. Dokter cepat datang, perawat yang cekatan, adalah dambaan pasien.

‘’Tak ada pengaruh terhadap penyakit saya, obat yang dibekalkan dari rumah sakit. Bahkan lukanya saja tidak kunjung kering. Untungnya ada yang menyarankan agar dilakukan pengobatan alternatif dan setelah memakan obat dari shinse itu lukanya dalam dua hari langsung kering,’’ ujarnya. Miswan juga menceritakan pengalamannya selama berada di RSUD Riau. Ia mengaku cukup trauma dengan pelayanan di rumah sakit milik pemerintah, karena kondisi kamar yang penuh dengan pasien. Ditambah lagi dengan ramainya keluarga pasien yang menunggu membuat kamar tempatnya dirawat seperti pasar. Ia berpendapat, dirawat itu butuh ketenangan dan kalau kondisinya seperti pasar. Tentu pasien akan bertambah parah sakitnya. Bahkan yang tak sakit pun jadi sakit kalau melihat kondisi rumah sakit seperti ini. Selama satu bulan dirawat, dirinya selalu ingin cepat pulang ke rumah. Karena dokter spesialis yang mengobatnya tidak secara rutin datang untuk memeriksa. ‘’Sangat menyedihkan. Dokternya selalu lambat EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

datang. Kalau tak kita minta maka tidak akan datang. Makanya semuanya harus diminta dan bukan pelayanan yang mereka utamakan. Tentu dengan kondisi itu membuat kami sedih dan trauma. Kalau bisa jangan sampai sakit dan kalau sakit jangan sampai dirawat di RSUD Riau, sebelum pelayanan mereka diubah,’’ ucapnya kesal. Ia menyebutkan, saat masuk ke rumah sakit memang terlambat menyampaikan surat Jamkesmas-nya. Baru setelah surat itu dimasukkan, dirinya mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit. Namun yang disesalkan, telah menggunakan Jamkesmas pun, pihak rumah sakit tetap meminta uang pengobatan, sekitar Rp4 jutaan. ‘’Kami heran, padahal kami orang tidak mampu, kenapa saat ingin keluar dari rumah sakit, ada biaya lagi yang dibebankan kepada kami. Tentu kami terkejut diminta uang Rp4 jutaan. Padahal kami menggunakan surat Jamkesmas namun tidak berlaku dan dengan berat hati harus kami bayar. Meski kami harus berhutang dengan tetangga dan juga mengharapkan bantuan dari EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Rumah sakit umum daerah dibiayai oleh pemerintah dari uang rakyat. Sebab itu, pelayanan yang menimbang rasa sudah sepantasnya lah diberikan.

anak-anak saya,’’ ujarnya mengenang perlakuan pihak rumah sakit. Miswan menyarankan, pihak rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien miskin seperti dirinya, tidak semata berorientasi pada uang. Namun berikanlah pelayanan maksimal dan hati yang tulus, bukan hati yang mendongkol. ‘’Karena tidak ada orang yang mau sakit dan dirawat di rumah sakit. Namun itulah namanya hidup, terkadang ada sehat dan terkadang adanya sakit,’’ katanya. RSUD Riau juga sudah diberikan subsidi yang besar oleh pemerintah melalui uang rakyat sehingga juga harus memberi pelayanan yang baik. ‘’Jangan mentangmentang kami orang miskin, pelayanannya dicuekin saja,

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Jika menunggu obat tak memakan waktu lama, pasien pun suka.

tapi untuk pelayanan kamar kelas lain sangat baik. Tentu ini namanya ketimpangan sosial,’’ ujarnya. Miswanto berharap, dengan kondisi yang dialami saat ini dapat segera diatasi oleh pihak rumah sakit, khususnya untuk operasi mengangkat serpihan tulang yang ada di pergelangan tangannya. Karena untuk berobat ke rumah sakit swasta tidak akan mampu dan satu-satunya jalan tentu ke RSUD. ‘’Kalau bisa dapat jadwal cepat untuk operasi, saya akan segera ke rumah sakit. Tapi kalau jadwalnya berbulan-bulan, tentu kondisi sakit di tangan saja ini harus saya rasakan sendiri. Uang pemerintah kan banyak, dan kami minta sediakanlah fasilitas yang baik untuk pasien miskin seperti kami ini,’’ harapnya.

YLKI: Perbaiki Pelayanan Terhadap pelayanan yang kurang memuaskan oleh RSUD, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Riau turut angkat bicara dan menyayangkan kondisi yang EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Kalau ada laporan masyarakat kami akan segera tindak lanjuti dengan melayangkan surat ke rumah sakit.

dialami masyarakat Riau yang berobat ke rumah sakit plat merah tersebut. Seharusnya, pelayanan RSUD Riau lebih baik, karena biaya yang dicucurkan pemerintah untuk membiayai rumah sakit itu sangat besar. Ketua YLKI Riau, Sukardi, mengaku kondisi itu sudah menjadi rahasia umum. Pihaknya menganggap kondisi itu sepertinya dibiarkan tanpa ada solusi. Makanya YLKI Riau akan segera melayangkan surat ke pihak rumah sakit agar dapat memperbaiki layanan. ‘’Kalau ada laporan masyarakat kami akan segera tindak lanjuti dengan melayangkan surat ke rumah sakit. Karena pasien adalah konsumen yang wajib mendapatkan pelayanan terbaik, maka pihak rumah sakit harus memberikan hak pasien itu dengan baik,’’ ujar Sukardi. Terkait adanya tudingan sejumlah dokter spesialis di RSUD Arifin Achmad Riau yang bolos masuk kerja dan tidak mengobati pasien sebagaimana mestinya, jelas berdampak pada jeleknya pelayanan terhadap pasien. Menurutnya, ini harus menjadi perhatian pemerintah dan tidak menganggapnya sebagai hal yang biasa. ‘’Kalau seperti itu adanya sangat kami sayangkan. Seharusnya pihak rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang baik, tanpa melihat latar belakang pasiennya, kaya maupun miskin. Karena setiap yang datang itu pasti ingin mendapatkan perawatan yang baik amz ar dan bukan malah diterlantarkan,’’ ucapnya.. ((amz amzar ar))

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Membantah, Janji Berbenah DITUDING DAN DISOROT KRITIS, PIHAK RSUD LANGSUNG MENANGKIS. TAK HANYA MEMBANTAH, MALAH MENYODORKAN ANEKA LANGKAH UNTUK MENUNJUKKAN MEREKA SERIUS BERBENAH.

BANT AHAN disampaikan langsung oleh Direktur Utama ANTAHAN RSUD Arifin Achmad Riau, Dra Yulwiriati Moesa APT MSi. Pertama, menepis keluhan masyarakat, khususnya pasien yang pernah maupun sedang dirawat, bahwa mereka tidak mendapatkan pelayanan terbaik dari pihak rumah sakit. Bantahan kedua, tentang tudingan ada dokter spesialis yang bolos dan tidak menjalankan tugas dengan baik pada saat berdinas di rumah sakit. ‘’Tidak ada dokter spesialis yang bolos pada

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Dra Yulwiriati Moesa APT MSi Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Riau

saat bertugas dan saya tidak tahu pemberitaan yang disampaikan oleh Kepala BKD Riau tentang akan memberikan sanksi bagi dokter spesialis yang bolos. Setahu saya, tidak ada dokter yang bolos selama saya memimpin rumah sakit ini,’’ ujar Yulwiriati Moesa. Dikatakannya, sejak 1 Januari 2014, pihak RSUD malah menambah pelayanan dokter spesialis. Jika selama ini dokter spesialisnya hanya datang jika ditelepon (on call), sekarang diharuskan siaga (on side). Artinya akan ada dua orang dokter spesialis yang jaga di rumah sakit selama 24 jam. Jadi jika ada pasien yang mengalami penyakit gawat dan perlu pengobatan segera, maka dokter spesialis inilah yang langsung turun tangan. ‘’Kami sudah berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Makanya dokter spesialis yang kita kontrak dengan biaya satu kali jaga itu sebesar Rp2 juta, dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada pasien yang menjerit lagi lah,’’ harapnya. Diakui, kendati pihaknya sudah berusaha maksimal untuk memberi pelayanan terbaik, namun di sana-sini masih banyak kekurangan. Meski kondisi gedung dan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Setahu saya, tidak ada dokter yang bolos selama saya memimpin rumah sakit ini.

fasilitas rumah sakit ini sudah banyak, namun masih dirasakan kurang, khususnya ruangan-ruangan bedah dan ruangan lain untuk perawatan cepat pasiennya. Setiap hari, sebutnya, pihaknya selalu menyampaikan kepada karyawan rumah sakit dan juga pegawai agar dapat memberi pelayanan yang baik. Apalagi RSUD ini tidak hanya menjadi rujukan bagi pasien sakit, tapi juga sudah menjadi pusat pendidikan. ‘’Kita sudah termasuk RSUD terbaik se-Indonesia dan rumah sakit kita ini pada 2015 sudah masuk sebagai rumah sakit bertaraf internasional. Jadi pembenahan di sana sini terus kami lakukan, termasuk mengatasi keluhan masyarakat terhadap pelayanan kami,’’ ujarnya. Makanya, kata Yulwiriati, jika gedung baru untuk Kelas III bagi pasien miskin sudah diresmikan, pihaknya yakin masyarakat yang akan berobat ke RSUD Riau karena nyaman. Karena setelah gedung baru diresmikan, maka bangunan yang digunakan untuk merawat pasien Kelas III akan dirubuhkan dan lokasi itu akan dijadikan taman. ‘’Tahun ini akan diresmikan gedung baru, khusus pasien miskin. Dan kami sudah menyiapkan langkahlangkah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,’’ ujarnya.

Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan Yulwiriati menyampaikan, sejak RSUD Riau ini ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), standar pelayanan telah menjadi hal yang wajib ditingkatkan. Apalagi sejumlah penghargaan dan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

sertifikasi menjadi bukti meningkatnya pelayanan di rumah sakit. Salah satu pengakuan yang diterima RSUD Arifin Achmad adalah penghargaan Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2012 yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB). Dalam penghargaan ini, RSUD Arifin Achmad masuk dalam kelompok 10 besar RSUD terbaik dalam kinerja pelayanan publik. Sepuluh besar tersebut yakni, RSUD Uli Banjarmasin, RSUD Tarakan Jakarta, RSUD Tegalrejo Semarang, Rumah Sakit Jiwa Grasia Sleman DIY, RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, RSU dr Saiful Anwar Malang, RSUD dr H Abdul Moloek Bandar Lampung, RSUD Al Ihsan Jabar, RS Khusus Mata Masyarakat Palembang dan RSUD dr Zainal Abidin Banda Aceh. ‘’Penghargaan yang kita raih itu dikarenakan keberhasilan kinerja RSUD dalam meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan visi dan misi RSUD yang bertujuan memenuhi standar internasional. Kami akan terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat terutama untuk masyarakat miskin,” ujar Yulwiriati. Diuraikannya, setiap tahun pihak rumah sakit EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

menambah kapasitas rawat inap dari 370 menjadi 543 tempat tidur. Seiring melonjaknya jumlah pasien Kelas III dimana sebagian besar adalah pasien masyarakat miskin yang memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah, pada 2012 telah dimulai pembangunan gedung rawat inap lima lantai berkapasitas 400 tempat tidur yang ditujukan khusus untuk melayani pasien Kelas III dan pasien masyarakat miskin. Jika pembangunan gedung rawat inap Kelas III ini selesai, RSUD Arifin Achmad akan memiliki lebih dari 950 tempat tidur pasien.

Sejak 1 Januari 2014, pihak RSUD malah menambah pelayanan dokter spesialis. Jika selama ini dokter spesialisnya hanya datang jika ditelepon (on call), sekarang diharuskan siaga (on side). RSUD Arifin Achmad juga telah dilengkapi fasilitas gedung Diagnostik Terpadu dan sedang membangun gedung Bedah Sentral Terpadu yang memiliki 25 kamar operasi dalam bangunan lima lantai. Keberadaan fasilitasfasilitas tersebut akan mendukung RSUD Arifin Achmad sebagai pusat rujukan dan menjadi rumah sakit dengan Instalasi Bedah Sentral Terpadu yang terbesar di Sumatera. RSUD Arifin Achmad juga meraih penghargaan dan sertifikasi seperti Sertifikasi ISO 9001:2000 untuk EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Pelayanan Instalasi Rawat Darurat, Sertifikasi ISO 9001:2008 untuk Pelayanan Rawat Jalan, Sertifikasi ISO 9001:2008 untuk Pelayanan Manajemen dan Sertifikasi Akreditasi untuk 16 Pelayanan Tingkat Penuh. ‘’Tentu ini semua butuh tahapan dan kami akan memperhatikan setiap keluhan pasien, karena keluhan pasien ini juga bagian dari penyembuhan yang diberikan. Kalau pasien tidak mengeluh dengan pelayanan kami, tentu rumah sakit ini sudah baik. Namun jika masih ada, tentu ini akan menjadi catatan penting kami untuk terus berbenah,’’ ujarnya. (amz ar amzar ar))

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

PNS atau Tidak, Profesional Mutlak! PROFESIONAL DI PROFESINYA, MUTLAK MELEKAT PADA DIRI DOKTER. TAK KIRA APA STATUSNYA, PEGAWAI NEGERI ATAU SWASTA. BAGI YANG INDISIPLINER, ADA SANKSI DARI INSTITUSI YANG MENAUNGI.

JADI JADI, bagaimana jika benar tudingan bahwa ada oknum PNS dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru yang kerap mungkir bekerja melayani pasien? Padahal, berbagai fasilitas dan gaji serta tunjangan cukup besar

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Dokter harus menunaikan sumpah dokter yang telah diucapkannya.

sudah diberikan. Disodori pertanyaan ini, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau, dr Nuzelly Husnedy MARS tegas menyatakan bahwa dokter, apakah berstatus PNS atau swasta haruslah menjalankan tugas keprofesiannya sesuai sumpah dokter yang telah diucapkannya serta mematuhi peraturan di setiap institusinya berada. Namun, khusus tentang adanya oknum PNS dokter yang kerap mungkir menjalankan tugasnya dan apakah BKD Riau sudah berkoordinasi, Nuzelly menyatakan tidak mengetahuinya secara pasti dan sejauh ini belum ada koordinasi. Ia pun menggarisbawahi bahwa IDI Riau sebagai satusatunya organisasi profesi dokter, baik itu dokter PNS atau swasta, tidak mengurus berkenaan kewenangan instansi tempat di mana dokter itu bekerja. ‘’IDI tidak memandang dokter itu PNS atau tidak. Seorang dokter bagi IDI harus bekerja sesuai dengan kompetensinya secara profesional dan bisa bekerja dengan baik pada tempat bekerja yang diinginkannya. Memang IDI yang mengeluarkan rekomendasi izin praktik dan bisa merekomendasikan kembali mencabut izin praktiknya. Tapi itu apabila menyangkut tugas dan tanggung jawab dokter sesuai dengan keprofesionalan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

profesinya, tidak menyangkut wilayah tempatnya bekerja. Tapi kita siap kalau instansi tempat mereka bekerja berkoordinasi dengan kita,’’ tegas Nuzelly. Nuzelly menyampaikan harapan kepada para dokter, agar bekerja sesuai kompetensi dengan keprofesionalannya. Menurutnya, seorang profesional akan bekerja dengan baik pada tempat yang diinginkannya dengan sarana prasarana yang baik dan cukup. Diibaratkan seorang profesor, ucap Nuzelly, dr Nuzelly Husnedy MARS Ketua Ikatan Dokter tentu akan baik bekerja jika ditunjang dengan Indonesia (IDI) sarana prasarana yang lengkap, termasuk para Wilayah Riau asisten yang membantu. Apakah itu berarti PNS dokter yang kerap mungkir karena kurang sarana IDI tidak prasarananya? Nuzelly menjawab tidak tahu memandang menahu soal lengkap atau tidak lengkapnya. dokter itu PNS atau tidak. Seorang ‘’Maksud saya, kelengkapan sarana prasarana dokter bagi IDI harus akan menunjang baik tidak baiknya pekerjaan bekerja sesuai dengan seorang profesional. Tidak hanya dokter, juga kompetensinya secara profesi lain, termasuk wartawan misalnya. Jika profesional dan bisa sudah ditunjang demikian, seorang dokter harus bekerja dengan baik mengeluarkan kemampuan terbaiknya. IDI pada tempat bekerja pastilah menganjurkan seorang dokter bekerja yang diinginkannya. dengan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya,’’ papar Nuzelly.

Terapkan Sanksi ala PNS Lantas, seperti apa tanggapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terkait tudingan adanya dokter Rumah EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Parkir khusus dokter di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad.

Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru yang bolos melayani pasien, baik spesialis maupun umum? Kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Zaini Ismail, tetap akan ditindak tegas sesuai aturan dan mekanisme yang dipakai Pemprov Riau terhadap PNS di lingkungannya. “Terkait kedisiplinan, RSUD menggunakan sistem shift. Jadi memang ada pergantian jam tugas bagi dokter. Agar pelayanan bisa teratasi. Kalau ada yang bolos tentunya kita serahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD, red) Provinsi Riau untuk diproses sanksinya,” ungkap Zaini Ismail. Memang diakuinya, akan ada dokter yang tidak bisa apel pagi. Atau dalam pergantian shift terjadi sedikit keterlambatan. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadi di lapangan. Namun ia memastikan bahwa mekanisme melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tetap digunakan jika ada dokter yang indisipliner dalam menjalankan tugasnya. Sanksinya sendiri, sambung mantan Kepala BKD Riau tersebut, mulai dari surat peringatan bagi dokter yang EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

ZAINI ISMAIL Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau

Kalau ada yang bolos tentunya kita serahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD, red) Provinsi Riau untuk diproses sanksinya.

melakukan indisipliner ringan hingga pemberhentian jika tetap berulang melakukannya dan tergolong indisipliner berat. “Teguran awal agar tidak melakukan kesalahan menjadi acuan untuk tindakan selanjutnya,” sambungnya. Pemprov Riau, kata Zaini, berkesungguhan untuk terus memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat. Terlebih jika menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan. Karena tentu berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat Riau. Karenanya, BKD Riau diminta supaya memaksimalkan peranan dalam mencegah terjadinya kekosongan dokter pada jam dinas sesuai dengan shift yang digunakan RSUD Arifin Ahmad sebagai rumah sakit plat merah milik Pemprov. ”BKD harus mengawasi dan menindaklanjuti kalau ada laporan-laporan terkait hal tersebut,” amz ar amzar ar)) tegasnya.. ((amz

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Pelayanan ke Publik Har TAK ADA PILIHAN LAIN. FASILITAS YANG DIBANGUN DAN DIBIAYAI PEMERINTAH, SEPERTI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD), MESTINYA MEMBERIKAN LAYANAN TERBAIK KEPADA PUBLIK. MAKANY A, jika memang ada kejadian seperti yang dikeluhkan MAKANYA masyarakat bahwa ada dokter spesialis di RSUD Riau yang bolos masuk kerja, sangat

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

rus yang Terbaik disesalkan oleh Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Riau. Karena, ya itu tadi, sebagai rumah sakit yang dibiayai pemerintah mestinya dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya pasien miskin. ‘’Kami memang belum mendapatkan laporan dari masyarakat. Tapi kalau itu ada, kami juga sangat

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Ada baiknya sesekali, Ombudsman menanyakan langsung keluhan pasien di RSUD khususnya di Kelas III.

menyayangkan. Karena sebagai lembaga pelayanan publik harus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik,’’ ujar Kepala ORI Perwakilan Riau, Ahmad Fitri SE. Pihaknya menerima informasi tersebut sebagai masukan dan akan menanyakan langsung ke RSUD Riau. Apalagi jika ada kebijakan dari rumah sakit yang menyiapkan dokter spesialis jaga, menurutnya ini sebuah ikhtiar yang wajib didukung. Namun jika yang diberikan tugas tidak menjalankan amanah dengan baik, malah bolos, tentu ini sangat disayangkan. ‘’Makanya kami akan melakukan koordinasi dan klarifikasi ke RSUD Riau. Karena selama ini kami juga sudah menerima keluhan masyarakat terhadap

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Ahmad Fitri SE Kepala ORI Perwakilan Riau

Kami juga sedang merancang investigasi ke lapangan terkait pelayanan ke pasien miskin.

pelayanan dan sudah diklarifikasi oleh pihak rumah sakit yang menyatakan mereka masih kekurangan fasilitas yang menunjang pengobatan pasien,’’ tuturnya. Ia menyebutkan, terkait pelayanan tak maksimal di RSUD, sebelumnya cukup banyak dilaporkan masyarakat ke Ombudsman. Pada 2013 lalu, khususnya pasien dari keluarga miskin yang tidak mendapatkan layanan terbaik, sudah diterima laporannya. Umumnya, mereka mengeluhkan ketika menggunakan Jamkesda, yang kerap tidak dilayani dengan baik. Dikatakan Ahmad Fitri, sebenarnya Ombudsman sudah memanggil pihak RSUD terkait pelayanan tidak maksimal. Pihak RSUD menyatakan salah satu masalahnya pada jumlah perawat. Di mana idealnya seorang perawat mengawasi empat pasien. Kenyataannya, sekarang seorang perawat mengurus 10 pasien dan ini bukan sebuah kondisi ideal. Terhadap kondisi itu, kata Ahmad Fitri, Ombudsman bukan hanya menyalahkan, tapi harus melihat persoalan di lapangan. Jadi memang ada kelayakan tentu harus diperbaiki oleh pihak rumah sakit. Sementara kalau ada laporan terbaru tentang pelayanan dokter spesialis, Ombudsman akan meminta keterangan ke rumah sakit dan melakukan inisiatif ke sana. ‘’Yang jelas kami mengimbau ke RSUD, dengan fasilitas gedung sudah baik, harus melayani masyarakat dengan baik. Kami juga sedang merancang investigasi ke lapangan terkait pelayanan ke pasien miskin,’’ ujarnya. Ahmad Fitri juga mengharapkan kepada masyarakat EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LAPUT MARAH KE RSU DAERAH ○

Riau dimana pun berada, jika ada keluhan terhadap pelayanan khususnya di lembaga-lembaga pemerintah, silakan memberikan laporan secara tertulis ke pihak Ombudsman. Karena tugas Ombudsman ini salah satunya menerima laporan atas dugaan mal-administrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Ia juga mengajak masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan ke pihaknya, karena lembaga ini memang dibentuk pemerintah untuk membantu masyarakat, khususnya dalam mencari keadilan terhadap pelayanan publik yang diberikan pemerintah. ‘’Kami siap menerima laporan masyarakat dan menindaklanjutinya ke lapangan, karena kami ada untuk amz ar masyarakat yang tertindas,’’ ujarnya.. ((amz amzar ar))

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH DAERAH ○

TERSULUT PUNTUNG ROKOK

885 Ha Sagu Jadi Abu KETIKA Jakarta dan sejumlah wilayah di Indonesia disibukkan mengurus banjir, Riau justru sebaliknya. Saat ini Tanah Melayu memasuki musim kering. Dalam dua minggu terakhir, hujan sangat jarang turun.

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Tiap mulai kemarau, Riau akan mengalami musim kabut asap. DOK RIAU POS

KEP ALA Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan KEPALA Geofisika (BMKG) melalui staf analisa, Ibnu, menyebutkan, saat ini Riau berada di musim kering sehingga memicu kebakaran hutan dan menjadi penyebab munculnya kabut asap. Dari pantauan satelit Terra dan Aqua, mulai akhir Januari hingga akhir Februari 2014, kondisi cuaca di Riau mengalami musim kering, artinya curah hujan minim. Namun bukan berarti tidak ada hujan. Disebutkannya, dengan kondisi, Riau juga mengalami tingkat kebakaran yang tinggi, sehingga mengakibatkan lahan mudah terbakar ditambah lagi dukungan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Perusahaanperusahaan yang bergerak dalam perkebunan dan pertanian juga harus ditindaklanjuti bupati/wako supaya tidak membuka lahan dengan membakar.

temperatur suhu. ‘’Dua hari belakangan ini mengalami jumlah yang cukup lumayan banyak. Terhitung 31 Januari saja tercatat ada sekitar 93 titik,’’ ujarnya. Atas kondisi rawan kebakaran dan ancaman kabut asap di musim kering ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengambil langkah tegas dengan mengirim edaran ke seluruh bupati/wali kota se-Riau. Surat edaran berupa imbauan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak meluas, sudah diteken Penjabat Gubri Djohermansyah Djohan pada Senin (3/2/2014) dan sudah dikirim ke daerah. ‘’Karena memang asap sudah mulai muncul akibat karhutla,’’ kata Pj Gubri yang merasakan asap, Ahad (2/2) pagi di sela kegiatannya bersepeda mengelilingi Kota Pekanbaru. Apapun alasannya, Pj Gurbi yang juga Dirjen Otda Kemendagri tersebut berharap agar permasalahan kabut asap harus ditanggulangi dari awal penyebabnya, yakni karhutla. ‘’Perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam perkebunan dan pertanian juga harus ditindaklanjuti bupati/wako supaya tidak membuka lahan dengan membakar,’’ imbaunya. Dampak musim kering dan rentan menimbulkan kebakaran lahan, sudah dirasakan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti. Setidaknya hampir 1.000 hektare lahan sagu masyarakat sudah menjadi abu. Data yang diperoleh hingga Senin (3/2/2014), sudah 885 hektare lahan sagu di Kecamatan Ransang dan Kecamatan Tebing-tinggi Timur yang terbakar. 750 EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Jika terbakar, lahan gambut akan menimbulkan asap yang bertahan cukup lama.

DOK RIAU POS

hektare terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan di 135 hektare di Kecamatan Ransang. Kebakaran di daerah ini tidak hanya terjadi di lahan masyarakat, tapi api juga membakar lahan sagu milik perusahaan. Sampai saat ini penanggulangan kebakaran terus dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran (Damkar), Satpol PP, pemerintah kecamatan, pihak perusahaan, kepolisian, TNI dan lainnya. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kadishutbun) Kepulauan Meranti, Ir Mamun Murod MM MH mengatakan, kebakaran terjadi di Desa Kepau Baru di atas lahan masyarakat seluas lebih kurang 250 hektare. Di Desa Teluk Buntal, kebakaran terjadi seluas lebih kurang 300 hektare. Desa Kepau Baru masuk ke wilayah konsesi PT Nasional Sago Prima (NSP) seluas lebih kurang 200 hektare. ‘’Total luas kebakaran di Kecamatan Tebing Tinggi Timur saja mencapai 750 hektare dengan tiga titik api,’’ katanya usai membantu proses pemadaman di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Ahad (2/2/2014). Menurutnya, di Kecamatan Ransang ada tujuh titik api EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Karena di Tebing Tinggi Timur hampir seluruh lahan yang terbakar adalah lahan perkebunan sagu, dengan perincian setiap hektare sagu lebih kurang Rp45 juta.

di lokasi dan wilayah berbeda. Tujuh titik api itu di antaranya dua titik di Desa Gayung Kiri dengan total lahan terbakar lebih kurang 50 hektare, satu titik di Desa Citra Damai 4-5 hektare, Desa Tanjung Kedabu seluas lebih kurang 10 hektare dan Desa Gemala Sari lebih kurang 30 hektare serta satu titik lagi terjadi di Desa Wonosari lebih kurang 40 hektare. ‘’Kita bersama tim kesulitan memadamkan api karena lahan gambut. Meski begitu kita tetap berusaha dengan seluruh tim,’’ tegasnya. Dikatakan Mamun Murod, total kerugian dari kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur mencapai Rp33 miliar lebih. ‘’Karena di Tebing Tinggi Timur hampir seluruh lahan yang terba-kar adalah lahan perkebunan sagu, dengan perincian setiap hektare sagu lebih kurang Rp45 juta,’’ katanya. Sementara di wilayah Kecamatan Ransang, kerugian belum bisa ditaksir. Sebab lahan yang terbakar adalah lahan hutan. Hingga kini, Kadishutbun Kepulauan Meranti itu belum bisa mengatakan penyebab terjadi kebakaran lahan. ‘’Dari informasi diduga kebakaran akibat puntung rokok dan membakar sampah di dalam hutan. Kebakaran sangat mudah meluas akibat musim kemarau,’’ katanya. Ia juga mengakui kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur telah terjadi sejak sepekan lalu. Namun untuk Kecamatan Ransang terjadi sejak sebulan lalu. ‘’Puncak kebakaran yang membuat meluas terjadi Jumat (31/1) lalu,’’ tambahnya. Kebakaran di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

diakui Camat setempat Helfandi SE MSi. Ia mengatakan, sejak Sabtu (1/2), dirinya bersama jajaran pemerintah kecamatan turut membantu memadamkan api. Untuk memadamkan titik api Kecamatan Tebing Tinggi Timur, ada seban-yak 25 unit alat pemadam kebakaran yang terdiri dari 10 unit alat pemadam milik PT NSP dan 15 unit peralatan pemadam dari pemilik kebun sagu yang lahannya turut terbakar. Saat ini, kata Camat, upaya pemadaman dari tim yang terdiri dari berbagai institusi itu masih terus bekerja di lapangan. ‘’Kita sudah menyurati pihak perusahaan untuk menambah peralatan kebakaran, sehingga upaya pemadaman bisa diselesaikan,’’ katanya.

DOK RIAU POS

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Kita sudah menyurati pihak perusahaan untuk menambah peralatan kebakaran, sehingga upaya pemadaman bisa diselesaikan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Antoni L Gaol SH MH menegaskan, pihaknya baru saja pulang dari lokasi kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Hingga kini ia belum menetapkan tersangka dalam peristiwa kebakaran lahan di wilayah Kepulauan meranti. ‘’Sebab belum ada indikasi lahan yang terbakar sengaja dibakar oleh orang. Namun kita akan tetap melakukan penyelidikan sambil berjalan,’’ janji Antoni L Gaol. Disebutkan Kasat, kebakaran terjadi sudah sejak lama. Bahkan ada yang terjadi sejak sebulan lalu. Namun karena dianggap tidak membahayakan, makanya tidak dilakukan antisipasi dengan pemadaman. Kepala Desa Wono Sari Kecamatan Rangsang, Pawit, mengakui khusus kebakaran yang terjadi di wilayah desanya, membakar seluas lebih kurang 40 hektare. Api muncul dipicu oleh puntung rokok yang dibuang tanpa sengaja oleh masyarakatnya. ‘’Hingga kini api sudah tidak muncul lagi, namun tetap saja ada asap-asap yang diduga dari bara api yang berada di dalam lahan gambut. Kami bersama masyarakat, Babinsa dan pihak lainnya yang turut membantu masih terus berusaha menuntaskan pemadaman api secara berjalan,’’ katanya. Meski upaya pemadaman terus dilakukan maksimal, namun kebakaran terus saja meluas. Kebun sagu masyarakat menjadi sasaran amuk si jago merah. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Meski api sudah padam, asap tetap ada dari bara api yang berada di dalam lahan gambut. DOK RIAU POS

melalui Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ir Mamun Murod MM MH meminta bantuan Pemerintah Provinsi Riau. ‘’Kebakaran yang terjadi belum berhasil kita padamkan karena terlalu luas. Kami kewalahan mengatasinya. Untuk itulah kita mengirim surat ke Dinas Kehutanan Provinsi Riau meminta bantuan agar menurunkan hujan buatan ke daerah Meranti, khususnya di lahan yang terbakar,’’ ungkap Mamun Murod.

Ancam Varietas Sagu Kebakaran meluas yang pemicunya diduga puntung rokok, akan berdampak luas pada promosi sagu Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah diluncurkan dengan nama Sagu Selatpanjang. Padahal, upaya itu, menurut Kadishutbun Kabupaten Kepulauan Meranti Ir Mamun Murod MM MH, sudah melalui perjuangan panjang EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

Selama 3 tahun (20112013) kita berjuang melakukan penelitian sagu yang dilaksanakan Dishutbun Kepulauan Meranti bekerja sama dengan Balitpalma Manado.

dan baru terwujud dengan diluncurkan di Jakarta, Rabu (30/10/2013). ‘’Selama 3 tahun (2011-2013) kita berjuang melakukan penelitian sagu yang dilaksanakan Dishutbun Kepulauan Meranti bekerja sama dengan Balitpalma Manado. Dan akhirnya membuahkan hasil dengan telah disetujuinya varietas tanaman sagu Meranti dengan nama Sagu Selatpanjang Meranti,’’ katanya. Murod menegaskan, dalam melakukan penelitian dengan sejumlah profesor dan ilmuan tanaman, dilakukan dengan berbagi biaya antara Pemkab Meranti dengan Balitpalma Manado. Setelah diluncurkannya varietas sagu asal Meranti, maka Dishutbun Kepulauan Meranti akan membangun kebun induk sagu sebagai sumber bahan tanaman pengembangan sagu yang berkualitas dan baik bagi masyarakat sehingga nantinya kualitas sagu Meranti bisa lebih baik dan unggul. ‘’Kebun induk akan kita bangun sekitar lebih kurang 30 hektare nantinya. Dalam kebun induk adalah bibit unggul yang akan menghasilkan kebun sagu dengan kualitas super baik dalam kualitas maupun produksinya sendiri,’’ terangnya. Sementara itu Prof Dr Ir Novarianto Hengky MS sebagai tim peneliti dari Balitpalma Manado mengungkapkan Kabupaten Kepulauan Meranti adalah salah satu daerah penghasil pati sagu utama di Indonesia. Sebagian besar hasil pati sagu dari daerah ini dikirim ke Cirebon dan sebagian lagi diekspor ke Malaysia, Singapore dan Jepang. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


DAERAH ○

DOK RIAU POS

Lalu, bagaimana dengan rencana Pemkab Kepulauan Meranti menghelat Festival Sagu Nasional pada Maret mendatang dengan terjadinya kebakaran kebun sagu yang terus meluas? ‘’Ini kesempatan kita untuk memperkenalkan tanaman sagu, khususnya sagu Meranti sehingga bisa lebih mendunia. Apalagi kita sebagai pelopor kegiatan ini,’’ kata Bupati Drs Irwan Nasir MSi. Menurutnya, acara itu nantinya akan dilaksanakan di Jakarta agar semakin banyak peluang yang akan didapat Meranti. ‘’Termasuk juga menaikkan nilai jual sagu yang ada di Meranti. Jika dari Papua dan Kabupaten Serdang Bedagai Sumut sudah belajar ke Meranti, maka nantinya bisa saja dari luar negeri juga akan datang untuk melihat keunggulan sagu Meranti dari sagu lainnya yang ada di belahan dunia ini. Untuk itulah kita menggagas event amin/ rpg) ini,’’ jelasnya. (syamsul bahri ssamin/ amin/rpg)

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL NASIONAL ○

MENDAG GITA WIRJAWAN MUNDUR

Sensasi Atau Solusi? EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

POLITIK.NEWS.VIVA.CO.ID

GITA WIRJAWAN MUNDUR! DEMI KONVENSI? GARAGARA KASUS IMPOR BERAS ILEGAL? YANG JELAS, TINDAKAN MENTERI PERDAGANGAN INI SEDANG DISOROT BERBAGAI KALANGAN.

GIT A sudah melayangkan surat resmi ke Presiden SBY, GITA yang intinya bahwa ia memandang konvensi sangat penting bagi bangsa, sehingga selayaknya ia mencurahkan seluruh energi dan waktu untuk menyukseskan konvensi. Di surat per tanggal 31 Januari 2014 itu, Gita resmi mengajukan mundur, karena didasari oleh kesadaran etis tentang besarnya potensi konflik kepentingan antara jabatan menteri dan proses konvensi. Tindakan Gita ini memang memunculkan kejanggalan. Sebagai menteri, ia diminta bertanggung jawab terhadap terungkapnya impor beras ilegal sebanyak 83 kali dengan total 19.600 ton yang ditemukan Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, belum lama ini. Impor itu dilakukan oleh 58 importir terdaftar yang EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

menerima SPI Kemendag. Beras Vietnam yang diimpor tersebut memiliki spesifikasi medium. Jenis beras yang sebenarnya hanya boleh diimpor oleh Perum Bulog. Kejanggalan lainnya, dari 11 peserta konvensi, ada juga peserta yang menjabat seperti Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Ketua DPR Marzuki Alie yang malah terangterangan menyatakan takkan mundur dari jabatannya hanya karena ikut Konvensi Demokrat. Lalu apa yang dicari Gita? Jika ditinjau ke belakang, memang Komite Konvensi Demokrat pernah mengungkapkan bahwa menteri yang ikut konvensi diminta mundur dari jabatannya. Hanya saja, tuntutan mundur itu pun jika dinilai menganggu kinerja. Marzuki Alie menyambut positif mundurnya Gita. ‘’Pak Gita ingin Pak Gita ingin fokus dalam fokus dalam konvensi supaya konvensi supaya elektabilitasnya meningkat, tanpa fokus sulit elektabilitasnya meningkat, tanpa berhasil. Apalagi ada 11 kandidat yang fokus sulit berhasil. Apalagi ada 11 semuanya mempunyai kredibilitas dan kandidat yang semuanya track record yang bagus, termasuk Dahlan mempunyai kredibilitas dan track yang punya media besar sangat sulit untuk record yang bagus, termasuk dilawan tanpa fokus ikut konvensi. Dahlan yang punya media besar sangat sulit untuk dilawan tanpa fokus ikut konvensi,’’ ujar Marzuki, 31 Januari 2014. ‘’Kita apresiasi Pak Gita, manakala konvensi sedang pada tahap puncak, tinggal 2 bulan lagi. Ada persoalanpersoalan di Kemendag, ada impor gula, persoalan beras Vietnam ilegal ini kan ditangani serius,’’ lanjutnya. Tapi, Marzuki Alie tak mau ikut-ikutan mundur untuk EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

JPNN.COM

bisa fokus konvensi. Menurutnya, tugas DPR berbeda dengan pemerintah yang harus mengurus banyak persoalan. ‘’DPR itu enggak ada kerja eksekutif, mengeksekusi suatu program, mengurusi tender, membuat izin, menandatangani izin, kemudian mengevaluasi dan sebagainya,’’ kata Marzuki. Langkah yang sama pun tidak dilakukan Dahlan Iskan. “Saya pilih mengikuti jejak hati nurani saya. Saya belum mundur karena saya ini belum capres,” katanya. Bagaimanapun, Dahlan mengacungkan jempolnya pada Gita, yang dinilainya telah siap sepenuhnya untuk terjun ke dunia politik. Yang jelas, Ketua Umum Demokrat, SBY, merespon positif tindakan Gita. ‘’Beliau (SBY, red) mengatakan ini adalah pejabat yang beretika politik,’’ ungkap Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, 1 Februari 2014. Wakil Ketua MPR, Melani Leimena Suharli menilai, mundurnya Gita merupakan pilihan yang tepat. Sebab, posisi Mendag merupakan jabatan vital, sehingga EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

HERU LELONO Staf Khusus Presiden Bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat REPUBLIKA.CO.I

Apabila hal ini terhayati, pilihan Gita seharusnya tidak menerima tawaran sebagai peserta konvensi partai politik (parpol). Atau mengundurkan diri sejak memutuskan ikut konvensi.

dikhawatirkan kesibukan Gita sebagai peserta Konvensi Demokrat akan berdampak pada Kemendag. Meski banyak yang mendukung, namun banyak juga pihak yang curiga bahwa ada maksud terselubung dari Gita. ‘’Saya pribadi menyayangkan sikap Gita. Apalagi kalau alasan utamanya ingin menjadi capres,’’ kata Staf Khusus Presiden Bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat, Heru Lelono, 1 Februari 2014. Heru lebih melihat dari sisi tanggung jawab sebagai menteri pada masyarakat. Ia beranggapan, sebagai seorang menteri yang dipilih untuk mengurus kepentingan rakyat, sudah seharusnya Gita melaksanakan tugasnya hingga selesai. ‘’Apabila hal ini terhayati, pilihan Gita seharusnya tidak menerima tawaran sebagai peserta konvensi partai politik (parpol). Atau mengundurkan diri sejak memutuskan ikut konvensi,’’ tegasnya. Anggota DPR, Firman Soebagyo, menilai langkah Gita seharusnya tidak dilakukan saat kasus impor beras Vietnam mencuat. ‘’Kenapa Gita tidak jauh hari mundur kalau itu alasan konvensi? Kenapa baru sekarang ini? Gula kedelai, sekarang beras,’’ ujarnya, 1 Februari 2014. Firman menyatakan, keputusan Gita seperti menghindar dari masalah yang sedang membelit kementeriannya. Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian selama ini saling bertentangan mengenai kebijakan sektor pangan. Kasus beras impor asal Vietnam sebagai contohnya. ‘’Sesuai undang-undang, hanya Bulog yang bisa impor medium. Stok kurang baru EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

BERITA.PLASA.MSN.COM

bisa impor. Stok saat ini ada 2 juta ton, produksi masih surplus. Ini pelanggaran,’’ katanya. Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, menilai mundurnya Gita tak bisa lepas dari karut-marut tata niaga perdagangan internasional yang saat ini dibanjiri produk impor. ‘’Karena menterinya pro produk impor,’’ ujarnya. Ia tak percaya kalau Gita mundur karena ingin fokus mengikuti Konvensi Demokrat. Wakil Bendahara Umum Golkar, Bambang Soesatyo, menilai mundurnya Gita hanya sebatas mencari sensasi dan pencitraan. Sedangkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie menyayangkan keputusan Gita. Menurutnya, alangkah lebih bijak jika Gita mundur dari Konvensi Demokrat bukan mundur menjadi Menteri Perdagangan. Pengamat politik dan kebijakan public, Andrinof Chaniago, menilai pengunduran Gita kurang istimewa, karena dinilai sudah terlambat. ‘’Harusnya sejak September atau Oktober 2013 saat Konvensi Demokrat baru dimulai,’’ ujar Andrinof. Sebab, bagi orang banyak, jelas terlihat Gita cukup banyak menggunakan iklan layanan masyarakat kementeriannya untuk menaikkan popularitas sejak ia menjadi peserta Konvensi Demokrat. Pengamat politik Boni Hargens menilai, pengunduran EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

Gita Wirjawan bersama Presiden SBY. METROTVNEWS.COM

Kalau untuk melawan Jokowi sekarang ini Pak Gita berat, dan semua capres berat. Saya tidak tahu ke depan karena yang namanya politik dinamis.

diri takkan banyak membawa perubahan pada tingkat elektabilitasnya sebagi calon presiden Konvensi Demokrat. ‘’Karena Gita mundur tanpa kesadaran sendiri,’’ ujar Boni. Gita mundur setelah banyak kalangan mendesaknya untuk mundur. Bahkan tuntutan mundur justru berasal dari internal Demokrat. ‘’Terutama dari pendukung Edhie Pramono,’’ lanjutnya. Sementara itu, gurubesar Universitas Indonesia, Prof DR Maswadi Rauf, menilai kritikan itu berlebihan karena dalam konvensi tak ada kampanye yang dapat menyita waktu. Semua penilaian terhadap peserta konvensi dilakukan Komite Konvensi dan berbagai lembaga survei yang akan dilakukan komite. Soal popularitas sebagai capres, Maswadi menilai, untuk ukuran pendatang baru, nama Gita sudah bagus karena bisa masuk dalam deretan nama-nama capres. “Kalau untuk melawan Jokowi sekarang ini Pak Gita berat, dan semua capres berat. Saya tidak tahu ke depan karena yang namanya politik dinamis,” ungkap Maswadi. Kelompok pegiat perdagangan adil Indonesia Global Justice (IGJ) menuding Gita mencoba lari dari tanggung jawab setelah menggiring negara ini ke dalam perjanjian multilateral yang merugikan. Selama 2,5 tahun melakoni fungsi Menteri Perdagangan, Gita tidak melindungi EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


NASIONAL ○

Wamendag bantah Gita mundur karena impor beras ilegal. MERDEKA.COM

Saya membaca ini lebih pertimbangan politik, yakni gaya politik cuci tangan untuk meningkatkan elektabilitas.

kepentingan strategis perekonomian Tanah Air baik di forum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), APEC, sampai World Economic Forum di Kota Davos, Swiss, dua pekan lalu. Direktur Eksekutif IGJ, Riza Damanik, curiga, Gita sudah melihat ketidakpuasan rakyat terhadap kinerja perdagangan. Pertemuan internasional yang kerap dibesar-besarkan, terbukti tak punya korelasi apapun dengan harga pangan, seperti tempe, beras, ataupun daging sapi yang terus turun naik. ‘’Rakyat Indonesia semakin paham bahwa konsekuensi dari liberalisasi perdagangan yang didorong Gita, baik itu melalui APEC, WTO dan terakhir WEF di Davos tidak lah baik. Karenanya Gita hendak mengamankan diri dengan keluar dari kabinet,’’ ujarnya. ‘’Saya membaca ini lebih pertimbangan politik, yakni gaya politik cuci tangan untuk meningkatkan elektabilitas. Bagi saya, ini satu model gaya kepemimpinan culas yang tidak pantas untuk diteladani,’’ tegasnya. (menrizal nurdin/jpnn) EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

INVE U INVESSTASI RIA RIAU

Ditarget Rp18 Triliun DI TENGAH SULITNYA KONDISI EKONOMI NASIONAL DAN GLOBAL, PEMERINTAH PUSAT MALAH MEMASANG TARGET YANG FANTASTIS UNTUK ANGKA INVESTASI DI RIAU YANG MENCAPAI RP18 TRILIUN. ANGKA INI DIBERIKAN ATAS DASAR CAPAIAN REALISASI INVESTASI TAHUN 2013 YANG MELEBIHI TARGET YANG DIPATOK PUSAT.

‘’TAHUN lalu Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI memasang target investasi di Riau Rp7,4 triliun. Namun, hingga akhir tahun angka realisasi mencapai Rp17,18 triliun. Peningkatan mencapai 200 persen dari target yang diberikan,’’ ungkap Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Provinsi Riau, Irhas Irfan.

Direktur Utama PT RIC Rida K Liamsi melakukan MoU dengan PT PGN terkait pasokan gas ke Riau. INTERNET

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

Dengan pertimbangan itu, BKPM RI memberi target yang cukup tinggi di tahun 2014. Terkait potensi yang terlihat dari sektor asing dan dalam negeri, ia menilai hal itu tidak jauh berarti. Pasalnya, penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) terus memperlihatkan tren positif. ‘’Misalnya tahun lalu, PMA berada pada peringkat tujuh nasional dengan angka 1,3 juta dolar AS dan PMDN berada di peringkat delapan nasional dengan Rp4,8 triliun. Untuk tahun ini, dari kedua sisi tersebut diharapkan meningkat mencapai Rp20 triliun. Ini yang sedang kita upayakan,’’ an hanaf i/ rpg) jelas Irhas. (has (hasan hanafi/ i/rpg)

HONDA MOBILIO

Inden 280 Unit, Bisa Salip Honda Jazz Branch Manager Handy Sucipto dan Sales Counter Desy dengan mobil terbaru, Honda Mobilio, di dealer Honda Arista Sudirman. HENDRAWAN/RIAU POS

MOBIL segmen low multi purpose vechile (MPV) dari Honda, Mobilio, sudah mengaspal di Pekanbaru. Mobil penumpang dengan kapasitas tujuh orang ini sudah terlihat di dealer Honda Arista Sudirman sejak Rabu (29/1) lalu. Kehadiran Honda Mobilio ini mendapat antusias calon konsumen. ‘’Inden dibuka November 2013 sampai Januari 2014 lalu dan kami sudah mencatatkan 280 unit inden,’’ kata Handy Sucipto, EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

Mobil ini akan laris dan bisa saja mengalahkan penjualan Honda Jazz yang saat ini masih menjadi andalan penjualan Honda di Riau.

Branch Manager Honda Arista Sudirman. Handy menyebutkan, saat ini Honda Mobilio masih menawarkan mobil dengan empat varian ini dengan harga perdana. Mobilio on the road (OTR) Pekanbaru mulai Rp178 juta untuk tipe S manual, Rp198 juta tipe E manual, Rp208 juta tipe E dan yang tertinggi E Prestige dengan banderol Rp217 juta. Dengan kapasitas dapur pacu mesin 1,5 liter dan harga yang cukup bersaing, Handy optimis akan mendapat tempat yang bagus pada segmen MPV di wilayah Riau. ‘’Mobil ini akan laris dan bisa saja mengalahkan penjualan Honda Jazz yang saat ini masih menjadi andalan penjualan Honda di Riau. Apalagi harga perdana ini sangat kompetitif kalau dibanding mobil segmen sejenis pada kompetitor. Mobilio lebih sporty, bentuknya baru dan tetap mempertahankan kesan mewah khas mobil-mobil Honda,’’ terang Handy. ‘’Yang memesan sekarang baru akan diserahkan mobilnya pada Maret atau April ini atau lebih cepat. Jadi lebih cepat lebih baik, tentunya selama yang kami tawarkan ini harga perdana,’’ jelas Handy. Jatah distribusi Honda Mobilio untuk wilayah Riau per bulannya hanya sekitar 150 unit. Jumlah itu dibagi dua pula dengan satu dealer Honda wilayah Riau lainnya, an hanaf i/ rpg) Honda Soekarno-Hatta. (has (hasan hanafi/ i/rpg)

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

BISNIS RITEL

Alfamart Lebarkan Sayap ke Kerinci dan Dumai

INTERNET

SETELAH sukses membuka pintu Pekanbaru, PT Sumber Alfarian Trijaya Tbk (PT SAT) yang merupakan pengelola jaringan ritel Alfamart mulai melebarkan sayap usahnya dengan membuka toko di Dumai dan Kerinci pada Kamis (30/1) lalu. Menurut Branch Manager Alfamart Pekanbaru, Sulardi pembukaan tiga toko waralaba yang dilakukan secara bersamaan menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Alfamart. Iwan Kurniawan, pemilik Toko Delima mengatakan, bisnis waralaba telah menarik perhatian dan minatnya sejak lama. Ritel merupakan bisnis yang prospektif karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Proses pemilihan waralaba minimarket diakui Iwan dilakukan dengan cermat. Ia juga telah menyurvei mengenai beberapa artikel tentang waralaba minimarket EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

di Indonesia hingga mengunjungi pameran waralaba. Sistem waralaba merupakan salah satu bentuk pengembangan bisnis yang dilakukan Alfamart. Dengan memberikan kesempatan menjadi mitra waralaba, Alfamart berupaya mendorong munculnya wirausaha di bidang ritel. Hingga akhir tahun 2013, sudah 31 persen an hanaf i/ rpg) toko Alfamart yang diwaralabakan. (has (hasan hanafi/ i/rpg)

OTOMOTIF DAN PROPERTI

Kian Agresif dan Kompetitif Pameran otomotif kerap diadakan di Riau. Produsen otomotif dan pengembang properti antusias meningkatkan investasinya di Riau. HENDRAWAN/RIAU POS

TAHUN 2013 boleh jadi merupakan maraknya tahun otomotif dan properti di Riau. Hal itu ditandai dengan ramainya produsen mobil dan pengembang properti menanamkan modalnya secara massif di Tanah Melayu. Geliat ekonomi di bidang ini kian agresif dan kompetitif. Dari data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau menyebutkan, kondisi perekonomian Riau meski mengalami sedikit penurunan di triwulan III 2013 tapi tetap terbesar di Sumatera. Maka tak heran para pengembang properti besar dari ibukota juga ingin kebagian manisnya kue pasar properti di Riau. Sebagai contoh, pengembang Panghegar Group mengumumkan pembangunan tiga menara di Jalan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

Sudirman tepatnya di belakang gedung Laena Group yang menelan biaya ratusan miliar rupiah. Lalu ada komplek Graha Kalta yang juga mulai membangun di kawasan Arifin Achmad mengikuti jejak The Peak dan Jasmine yang pembangunannya makin menggeliat pada 2013. Ciputra Group, juga tidak mau ketinggalan dengan memperdalam cengkaraman bisnisnya di Riau, dengan menghadirkan Citra Garden di pusat perkembangan Kota Pekanbaru yakni kawasan Panam. Selain itu, berbagai penjaja properti juga berlombalomba membuka perwakilan kantornya di Riau. Sebut saja yang paling baru adalah Eastons Agency, lalu beberapa pemain lokal juga tak mau kalah, seperti Hutama Property dan The Best Link. Tak hanya itu, berbagai pengembang luar dan memiliki produk di Pulau Jawa dan Bali juga menjajakan produknya di Riau. Sebut saja di antaranya Woodland Park. Bahkan pengembang Woodland Park sengaja memilih Riau sebagai pasar pertama mereka di luar Jawa. Aksi investasi bidang otomotif pun demikian. Sejumlah produsen mobil berebut tanam modal di Riau. Masingmasing ada yang membangun gedung baru milik sendiri, menambah kantor ataupun pindah gedung dari semula menyewa ke kantor milik sendiri. Mulai dari Assa Rent yang kini sudah menempati gedung megah di kawasan Soekarno-Hatta, lalu ada Isuzu dan Sinar Mas dengan perbengkelan khusus asuransinya, juga menempati gedung baru yang masih di kawasan yang sama. Gedung Astra Daihatsu kini sudah kokoh berdiri di Jalan SM Amin EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

Ruang pamer Suzuki —mobil terbesar nomor 4 se-Indonesia— menelan investasi sebesar Rp40 miliar, sangat besar untuk ukuran dealer mobil di Riau.

Pekanbaru. Sementara KIA Dinamik Indonesia bahkan lebih dulu pindah ruang pamer ke Jalan Sudirman yang lebih meyakinkan. Peresmian ruang pamer dan bengkel Suzuki Mobil melalui PT Buanamobil Sentral Trada (BST) di Jalan SM Amin juga layak menjadi perhatian khusus. Setelah mengalami ledakan penjualan sejak pertengahan 2012 sampai pertengahan 2013, Suzuki dengan berani berinvestasi besar di kawasan bisnis baru itu. Ruang pamer Suzuki —mobil terbesar nomor 4 se-Indonesia— menelan investasi sebesar Rp40 miliar, sangat besar untuk ukuran dealer mobil di Riau. Tahun 2013 juga ditandai dengan ekspansi besarbesaran jaringan ritel nasional di Riau seperti Indomaret dan Alfamart. Kini, jalan Pekanbaru dipenuhi outlet-outlet dua jaringan minimarket itu yang kadang kedainya sampai berhadap-hadapan di berbagai lokasi. Sementara pemain besar seperti Giant, Hypermart dan Indogrosir juga tak ingin digerus omzetnya. Dua hypermarket yang disebutkan diawal sama-sama membuka spot penjualan baru di 2013. Sementara satu nama terakhir buka pasar di Jalan Soekarno-Hatta dekat Damai Langgeng. Perbankan juga menggeliat hebat, namun yang menandai 2013 ini tetap pada kantor baru lagi. Bank Mayapada yang enam tahun terakhir ’berladang’ di Riau kini sudah menempati gedung baru yang lebih representatif di Jalan Ahmad Yani. Sementara Bank DKI mencoba menggebrak dengan memastikan satu EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


EKONOMI ○

posisinya di percaturan perbankan di Riau dengan menghadirkan kantor di Jalan Sudirman. Tak tanggungtanggung, bank tersebut langsung diresmikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sementara bank yang sudah eksis lama di Riau juga mencatatkan pertumbuhan menggembirakan di tengah kondisi ekonomi yang sedang menurun. Dapat diambil contoh adalah Bank BNI. Bank BUMN ini mencatat realisasi kredit hingga akhir November 2013 sebesar Rp6,84 triliun. BNI juga berhasil menyerap dana pihak ketiga (DPK) sampai Rp11,06 triliun untuk wilayah Riau, Kepri dan Sumbar. Angka DPK ini didapat sebagai besar dari Riau yakni 41,63 persen. Dengan laporan kinerja jelang tutup tahun ini, BNI melalui Chief Economic Regional Wilayah Padang, Edi Aryanto optimis menatap pertumbuhan ekonomi Riau tahun depan. BNI yakin pertumbuhan ekonomi Riau masih di atas rata-rata nasional dengan an perkiraan pertumbuhan mencapai 7,5-8 persen. (has (hasan i/ rpg) hanaf hanafi/ i/rpg)

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LINGKUNGAN LINGKUNGAN ○

Semangat Gowes di Riau

Ingin Jadi Negeri Kereta Angin

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014 EDISI 054/TAHUN II z 30 JANUARI - 5 FEBRUARI 2014


LINGKUNGAN ○

AWAL TAHUN 2014 INI, KEGIATAN BERSEPEDA MEWARNAI RIAU. MULAI DARI TUR SEPEDA DARI PEKANBARU HINGGA MALAYSIA DAN SINGAPURA. KEMUDIAN DILANJUTKAN PULA DENGAN MELANCARKAN LANCANG KUNING BICYCLE TEAM (LKBT) DAN JALUR SEPEDA DI KOTA PEKANBARU. RIAU NAMPAKNYA INGIN MENJADI NEGERI KERETA ANGIN.

Jalur sepeda di Jalan Diponegoro. DOK RIAU POS.

KINI KINI, Anda penggemar sepeda di Kota Pekanbaru, bisa bernafas lega. Tak perlu khawatir lagi harus bersaing berebut jalan dengan pengguna kendaraan roda dua bermesin maupun roda empat. Pasalnya pekan lalu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono, meresmikan jalur sepeda di hari bebas kendaraan bermotor (car fee day) Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Riau. Jalur sepeda tersebut diresmikan bersempena Pencanangan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Dengan keberadaan jalur sepeda, maka pengguna sepeda akan lebih aman dalam berkendara. Untuk tahap awal, baru ada empat jalur sepeda di Kota Pekanbaru, yakni Jalan Gajah Mada, Diponegoro, Sudirman dan Pattimura. Jalur sepeda tersebut ditandai dengan membuat garis kuning dan putih yang lebarnya sekitar 1-1,5 meter. Menurut Kapolda Riau, ini dilakukan untuk mendukung kegiatan bersepeda di Riau dan pihaknya akan aktif melakukan sosialisasi jalur sepeda kepada masyarakat. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LINGKUNGAN ○

Mobil parkir di jalur sepeda. DOK RIAU POS

Sembari ikut pula membangun komunitas sepeda. “Kita akan melakukan sosialisasi tentang jalur sepeda dan pola hidup sehat. Kita juga mendirikan dan mendorong terbentuknya berbagai komunitas sepeda. Misalnya saat ini kami ada komunitas remaja Bhayangkara Bicycle Club. Pak Gubernur juga punya yakni Lancang Kuning Bicycle Team (LBTK) dan Pak Dandrem juga punya,” ujarnya di sela-sela acara. Pejabat (Pj) Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan juga menunjukkan perhatian yang luar biasa dengan kegiatan bersepeda. Bahkan, pertengahan Januari ia bersama sejumlah pejabat Riau melakukan kegiatan bersepeda di tiga negara. Kegiatan itu bernama Bicycling 3 Countries (Tour de Batam-Johor-Singapura) atau tur bersepeda di Batam, Johor dan Singapura. Usai melakukan tur, beberapa hari kemudian Pj Gubernur juga meresmikan Lancang Kuning Bicycle Team dan melakukan touring bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) dan jajarannya. Dalam tur itu ada tiga etape. Etape pertama adalah bermula (start) di pintu masuk halaman Kantor Gubernur Riau-Jalan Jendral Sudirman melewati jembatan layangpos penjagaan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru-Jalan Rambutan (melewati Kantor PTPN V)-Jalan Arifin Achmad (putar balik)-Jalan Jendral Sudirman melewati jembatan layang-Jalan Gajah Mada dan berakhir di Balai Pelangi melewati pintu masuk Gedung Daerah. Etape kedua bermula dari pintu masuk Kantor Gubernur Riau-Jalan Jendral Sudirman-depan Bandar EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LINGKUNGAN ○

Pj Gubri tur ke Batam dan Malaysia. DOK RIAUPOS.

Seni Raja Ali Haji (Anjung Seni Indrus Tintin)-balik arah ke Jalan Jendral Sudirman-Jalan Gajah Mada dan berakhir di Balai Pelangi melewati pintu masuk Gedung Daerah. Untuk etape ketiga melewati rute yang bermula dari pintu masuk Kantor Gubernur Riau-Jalan Jendral Sudirman-jembatan layang ke-2 balik arah (simpang Harapan Raya)-Jalan Jendral Sudirman-Jalan Gajah Mada dan berakhir di Balai Pelangi melewati pintu masuk Gedung Daerah. Pj Gubri berharap, komunitas tersebut dapat menumbuhkan gaya hidup sehat melalui olahraga sepeda. Jalur pengguna sepeda pun disiapkan pemerintah di pusat Kota Pekanbaru sebagai langkah sosialisasi. ‘’Ini sebagai komitmen Pemprov untuk menumbuhkan minat bersepeda. LKBT ini bisa lebih mengenalkan arti penting dan manfaat olahraga sepeda di internal lingkungan pemerintah terlebih dahulu,” ujarnya. Sementara itu Zulher, selaku Ketua Komite Sepeda Indonesia (KSI) Riau menyatakan manfaat yang didapatkan dengan bersepeda. Menurutnya, dengan bersepeda tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, juga bisa menghindari pencemaran udara. Disamping itu juga tidak perlu menggunakan bahan bakar minyak. Oleh karena itulah ia akan terus mensosialisasikan kegiatan bersepeda tidak hanya di kalangan pejabat, tetapi juga masyarakat umum. ‘’Saat ini sudah banyak komunitas sepeda bermunculan di Riau dan diharapkan akan semakin banyak lagi,’’ ujarnya. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LINGKUNGAN ○

Menekan tombol tanda pencanangan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalulintas dan meresmikan jalur sepeda. DOK RIAU POS

Gerakan bersepeda di Riau sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Riau Pos sendiri sebagai koran harian terbesar di Riau sejak tahun 2011 telah mendirikan Riau Pos Bike Community (RBC) dan memberikan halaman khusus sepeda setiap Ahad. Di halaman tersebut komunitas sepeda di Riau bisa memperkenalkan diri dan kegiatannya. Selain itu, pada 2013 lalu Pemerintah Kabupaten Siak juga menaja Tour de Siak atau kegiatan balap sepeda dengan mengelilingi sejumlah tempat di Siak. Kegiatan bersepeda menjadi ajang promosi bagi negeri istana tersebut. Semoga gerakan kereta angin di Riau terus viriy anti) noviriy viriyanti) menggeliat. (andi no

Pengguna sepeda melintas di lajur sepeda di Jalan Sudirman. DEFIZAL FOR MAJALAH.RIAUPOS.CO

Pj Gubri foto bersama penerima hadiah bersempena pencanangan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalulintas dan meresmikan jalur sepeda. DOK RIAU POS

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


LINGKUNGAN ○

KOMUNIT AS SEPED A DI RIA U KOMUNITA SEPEDA RIAU Onthel Air Molek Basecamp: Air Molek Info: Findra (082172145773) MTB FFeder eder al PK U ederal PKU Nongkrong: CFD Info: Rizki (085664584510) Duri MTB Club (DMBC) Basecamp: Toko Jaya Sepeda Duri Info: Farid Yoeng (08127649660) Bike Adhi Club (BAC) Basecamp: Adhi Karya Info: Aris Hermawan (08127551805) Pasukan Sepeda Onthel Camp: Toko Indra’s Fashion Bangkinang Info: Indra Combro (081275471111) AxicBIC Camp: Komplek Nenas 128 CPI Rumbai Info: Rosyid Atmantyo (08127567238) BDBC Pertamina Dumai Camp: Perum Bukit Datuk Info: Narial (081277503006) Genjr eng (RENG AT) Genjreng (RENGA Nongkrong: Sore hari depan Plaza Rengat Info: Anwar (085265705054) Piknik (fixed unix) Info: Andra (081275295165) Rubic (Chevron) Nongkrong: Chevron Ketua Umum: Joko Pitoyo (081365454356) Dumai FFixie ixie (Duf ix (Dufix ix)) Camp: Jalan Cempedak Nomor 73 Dumai Info: (081275151986) Infinity-Riau Basecamp: Jalan Sumatera Nomor 24 Info: Rizky Rinaldi (081993290986) Gampreda Basecamp: Ditlantas Polda Riau Info: AKBP Ino Harianto (081349421996)

Pendopo Cyclist Community Gelanggang Pemuda, Pekanbaru Info: Eka Martin (081371163330) Komunit as SSepeda epeda TTua ua (K at ohul) omunitas (Koosti Ujung BBat atuu RRohul) Alamat Jalan Jendral Sudirman Tempat nongkrong Cahaya Foto Studio Rohul Kosen Harkam Basecamp: Satbrimob Polda Riau Ketua: Ipda Budi (085265655784) Duri Bicycle Club Basecamp: PT CPI Duri Info: Dahri Amjad (08127622734) Lask ar SSepeda epeda TTua ua PPek ek anbaru Laskar ekanbaru Basecamp Jalan Fajar Nomor 10 Labu Baru Ketua Umum: Fajar Dauly Rainbow BMX Basecamp Jalan Sepat Empat Nomor 101, Rumbai Info: Halim (085265834013) Fixie SStr tr ee ek anbaru(F ix tree eett ooff PPek ekanbaru(F anbaru(Fix ixss top op)) Basecamp Jl Diponegoro depan Tugu Perjuangan More Info: Eex (pin:22EDC083) Challenger MTB Club Basecamp Jalan Gatot Soebroto Tempat nongkrong Car Free Day Info: Edwar (085271715723) Rumbai Rider ixie Riderss FFixie Basecamp Jalan Paus Marcyanda (085278333580) ZB ic yle CCommunit ommunit ZBCC (Z (Zeet a BBic icyle ommunityy) Basecamp Jalan Sudirman Nomor 474 (Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau) More Info: Bambang Feriyanto 9081234567074) PLN BBik ik ork (B2W) ikee ttoo W Work More Info: Hendri (0811103920) Komunit as SSepeda epeda KKamp amp ar omunitas ampar Basecamp Jl. Ahmad Yani Bangkinang depan Lapangan Pelajar Ketua Umum: Hariyanto (085374449666) Kuant an BBik ik uantan ikee ’s Basecamp: Komplek SMAN Pintar Info: Weli Hendri (08117516577

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN KESEHATAN ○

SUKA GALAU

J NTUNG KACAU EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014 EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

I.HUFFPOST.COM5

APAPUN SEBUTANNYA, DEPRESI, GALAU MAUPUN STRES SANGATLAH BERBAHAYA BAGI KESEHATAN. APALAGI, SEBUAH STUDI DI INGGRIS MENUNJUKKAN BAHWA KONDISI MENTAL INI BISA MENYEBABKAN JANTUNG ANDA BERISIKO SAKITSAKITAN JUGA. JADI, KALAU ANDA SUKA GALAU, JANTUNG PUN JADI KACAU.

S

ECAR A rinci studi di Inggris mengatakan, pria ARA yang mengalami gangguan mental, termasuk depresi, gelisah dan schizophrenia, lebih rentan mengalami penyakit jantung koroner. Dalam studi itu, partisipan yang didiagnosis mengalami gangguan mental dilaporkan mengalami peningkatan risiko sakit jantung hingga 53 persen. Bahkan jika kondisi mentalnya begitu serius hingga harus dibawa ke rumah sakit, maka risiko makin bertambah, yaitu mencapai 134 persen. ‘’Tapi tampaknya ini bukan semata karena adanya zat tertentu dalam otak, namun lebih kepada gaya hidup yang tampaknya memainkan peran kentara. Pasalnya orang-orang yang memiliki gangguan mental cenderung merokok, selain mempunyai pola makan yang buruk dan kurang

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

Memang ada yang mengatakan penggunaan antidepresan dapat mengurangi risiko kardiovaskular.

berolahraga,’’ kata Catharine Gale PhD, salah seorang peneliti seperti dilansir laman Men’s Health. Namun, lanjut Gale, tidak menutup kemungkinan memang ada kaitan langsung antara jantung dengan otak. Gangguan mental yang terjadi secara terusmenerus memengaruhi perkembangan atherosclerosis, di mana deposit lemak menumpuk di dalam arteri dan mendorong terjadinya penggumpalan darah. Karenanya, Gale menyarankan agar ketika seseorang mengidap gangguan mental tertentu --baik penyalahgunaan obat-obatan maupun alkohol, schizophrenia, depresi, gangguan bipolar ataupun yang lainnya- maka jangan pernah mengabaikannya begitu saja. Berbagai metode pengobatan, baik itu konseling maupun konsumsi obat-obatan tertentu, dapat menjaga kesehatan mental dan fisik Anda. Kecuali untuk obat-obatan tertentu, Gale memperingatkan agar Anda harus tetap waspada. ‘’Memang ada yang mengatakan penggunaan antidepresan dapat mengurangi risiko kardiovaskular, tapi ada juga studi yang membuktikan bahwa obat antipsikotik tertentu bisa menambah risiko jantung Anda karena obat ini menambah berat badan, mengakibatkan dyslipidaemia (jumlah lemak yang abnormal dalam tubuh) dan gangguan pada metabolisme glukosa,’’ ungkapnya.

Semua Orang Bisa Sakit Jantung Jangan senang dulu jika kini Anda memiliki tubuh EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

I.HUFFPOST.COM3

ideal dengan berat badan normal. Sebab sebuah studi menemukan bahwa meskipun seseorang memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal, ia tetap memiliki risiko untuk terkena penyakit jantung. Seseorang dengan berat badan normal belum tentu memiliki persentase lemak tubuh yang normal pula. Inilah sebabnya mengapa ia juga berisiko untuk bisa terkena penyakit yang biasanya dimiliki oleh orang gemuk. Para peneliti dari Dartmouth-Hitchcock Medical Center, Lebanon, mencoba untuk mengkaji data dari 1.528 orang dengan IMT normal. Mereka menemukan bahwa 1 dari 5 pria dan 1 dari 3 wanita memiliki persentase lemak tubuh yang justru di atas normal. Studi ini dilakukan berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa orang dengan berat badan normal juga masih mungkin untuk memilik lemak dalam jumlah banyak. Padahal kelebihan lemak tubuh ini berhubungan dengan risiko yang lebih tinggi terhadap diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. ‘’Hanya karena seseorang memiliki IMT normal bukan berarti mereka secara metabolik juga normal,’’ kata pemimpin peneliti yang juga merupakan seorang dokter geriatrik dari Dartmouth-Hitchcock Medical Center, Lebanon, Dr John Batsis, seperti dilansir laman Reuters. Para peneliti ini kemudian melakukan analisis lagi dari survei nutrisi nasional. Secara khusus mereka mengkaji EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

Data seperti IMT, meskipun selama ini sudah sering dilakukan untuk mendiagnosis diabetes, sebenarnya tidak cukup tepat untuk menyimpulkan apakah seseorang memiliki status metabolik abnormal.

data orang dewasa berusia rata-rata 70 tahun dengan berat badan normal. Total sekitar 902 orang responden meninggal selama 13 tahun pengkajian, termasuk 419 di antaranya meninggal akibat penyakit kardiovaskular. Dr Batsis dan rekan-rekan penelitinya menemukan dari hasil survei tersebut bahwa mereka dengan persentase lemak tubuh tertinggi lebih mungkin untuk memiliki penyakit tekanan darah tinggi dan sindrom metabolik. Dua kondisi tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dengan masalah jantung dan diabetes. IMT sebenarnya beberapa kali diungkapkan tidak bisa mengukur secara pasti persentase lemak tubuh, namun para dokter dan praktisi klinis masih sering menggunakannya karena dianggap mudah digunakan, praktis dan terjangkau. Dr Javier Salvador, ahli endokrin dari University Clinic of Navarra, Spanyol, yang tidak terlibat sama sekali dengan penelitian ini, menyatakan bahwa IMT tidak bisa dijadikan acuan untuk mengukur lemak. ‘’Data seperti IMT, meskipun selama ini sudah sering dilakukan untuk mendiagnosis diabetes, sebenarnya tidak cukup tepat untuk menyimpulkan apakah seseorang memiliki status metabolik abnormal,’’ kata Dr Salvador. Oleh sebab itu, Dr Batsis menyarankan para dokter untuk lebih menerapkan metode edukasi pada para pasiennya agar lebih hidup sehat. Misalnya dengan mengontrol tekanan darah, menjaga berat badan tetap normal dan mengatur pola makan sehat. (purnimasari/ jpnn) EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

CEGAH DENGAN Apel dan Kacang

AICR.ORG

PAR A peneliti dari Universitas Oxford menyarankan para PARA lanjut usia (lansia) di atas lima puluh tahun untuk rutin mengonsumsi apel. Sebab apel dapat mencegah serangan jantung dan bekerja seefektif statin, atau obat penurun kadar kolesterol. Dalam risetnya, para peneliti tersebut menggunakan model matematika untuk menentukan berapa besar manfaat konsumsi apel harian untuk para lansia. Mereka juga membandingkan besarnya manfaat apel dan statin dalam mencegah serangan jantung. Lantas, apakah benar apel seampuh statin? Para peneliti yakin jawabannya adalah iya. Jika 17,6 juta orang dewasa di Inggris mengonsumsi statin, kematian karena serangan jantung dapat berkurang hingga 9.400 kasus. Namun, konsumsi statin dapat meningkatkan risiko gangguan otot dan diabetes. Sedangkan jika 22 juta manula di Inggris rutin EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

Kaum Victoria benar ketika mereka mengatakan ‘an apple a day keeps the doctor away.’

mengonsumsi apel, kematian karena penyakit jantung dapat berkurang hingga 8.500 kasus. Itulah mengapa peneliti yakin perlindungan kesehatan dari buah apel sama ampuhnya dengan perlindungan yang diberikan oleh statin. Tim peneliti itu juga menggunakan perhitungan matematis untuk menghitung manfaat konsumsi buah dan sayur bagi kesehatan. Ternyata tambahan satu porsi buah dan sayur seperti apel dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke hingga 12 persen. ‘’Kaum Victoria benar ketika mereka mengatakan ‘an apple a day keeps the doctor away’,’’ kata peneliti dari British Heart Foundation Health Promotion Research Group, Dr Adam Briggs, seperti dilansir laman Daily Mail. ‘’Pepatah itu menunjukkan betapa efektifnya perubahan kecil pada pola makan terhadap kondisi kesehatan. Obat dan gaya hidup sehat benar-benar menunjukkan perbedaan dalam mencegah penyakit jantung dan stroke,’’ tuturnya. Semakin banyak porsi buah dan sayur yang dikonsumsi, semakin jauh juga risiko kematian karena penyakit

STFRANCIS.EDU

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

I.HUFFPOST.COM

jantung. Menurunkan kolesterol dengan meminum obatobatan tertentu memang ampuh. Tetapi, akan lebih baik lagi jika melakukan diet seimbang. Sementara itu, studi baru yang dimuat New England Journal of Medicine telah menemukan bahwa makan kenari atau kacang mete secara teratur dapat mengurangi risiko meninggal akibat kanker, penyakit jantung dan penyebab lainnya. ‘’Ada persepsi umum bahwa jika Anda makan banyak kacang-kacangan Anda akan menjadi gemuk. Hasil kami menunjukkan sebaliknya,’’ kata penulis studi, Dr Ying Bao dari Brigham and Woman’s Hospital di Boston seperti dilansir laman Redorbit. Dalam studi tersebut, peneliti memeriksa hampir 120 ribu orang Amerika Serikat dari 50 negara bagian yang telah terdaftar di Health Study Nurses’s Health Professionals. Tim peneliti menemukan bahwa mereka yang makan setiap hari satu ons porsi almond, kacang mete atau kacang pohon lain, memiliki angka kematian 20 persen lebih rendah selama rentang tiga dekade penelitian dibandingkan dengan mereka yang tidak makan kacang setiap harinya. Lebih khusus pada peserta yang mengonsumsi kacang, terungkap risiko kematian akibat penyakit jantung 29 persen lebih rendah. Sedangkan yang tidak EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KESEHATAN ○

HEALTHYFOODSTAR.COM

Kadangkadang ketika makan kacang, seseorang bakal makan lebih sedikit camilan lainnya seperti keripik kentang.

makan kacang secara teratur, risiko kematian akibat kanker 11 persen lebih rendah. Namun, tim peneliti masih bingung mencari penyebab kacang ternyata memiliki manfaat kesehatan seperti itu. Peneliti pun hanya berspekulasi bahwa asam lemak tak jenuh, mineral dan nutrisi sehat lainnya mampu mengurangi kolesterol, peradangan dan masalah kesehatan lainnya. ‘’Kacang cemilan yang sehat bisa menggantikan sesuatu yang jauh kurang sehat dalam diet seseorang,’’ ujar Ralph Sacco, mantan Directur American Heart Association. ‘’Kadang-kadang ketika makan kacang, seseorang bakal makan lebih sedikit camilan lainnya seperti keripik kentang,’’ lanjutnya. Para peneliti juga mencatat bahwa peserta studi yang sering makan kacang cenderung lebih sehat, badan lebih ramping, lebih aktif berolahraga dan mengurangi merokok. Bahkan setelah membandingkan dengan faktor gaya hidup lainnya, para peneliti masih dapat menemukan manfaat besar dari konsumsi kacang biasa. ‘’Kami sangat yakin hasil studi tersebut, karena kami juga melakukan banyak analisis sangat canggih untuk menghilangkan faktor pembaur,’’ lanjut Dr Ying Bao. Sementara itu, ahli gizi Pennsylvania State University menyatakan, pihaknya sejak lama menduga adanya manfaat dari konsumsi kacang pada penyakit jantung serta berat badan dan diabetes. ‘’Meski kami tidak tahu secara jelas penyebabnya apa. Karenanya kami anjurkan orang makan kacang-kacangan,’’ ujar Penny Kris Etherton. (purnimasari/jpnn) EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


IPTEK KESEHATAN ○

BRA PINTAR

DETEKSI CINTA SEJATI

S

EBU AH perusahaan pakaian dalam asal Jepang, Ravijour, EBUAH meluncurkan produk bra cerdas, khusus bagi wanita yang tidak ingin diganggu pria iseng namun ‘mengerti’ kapan harus terbuka. Bra pintar ini hanya akan terlepas di depan pria yang benar-benar mencintai pemakainya. Bra tersebut bisa sepintar itu karena memiliki sensor khusus yang mampu menilai kadar cinta seorang pria hanya berdasar denyut jantungnya. Kutang yang dirancang khusus itu dilengkapi dengan peralatan bluetooth sehingga mampu mendeteksi detak jantung dan mengirim informasi itu ke sebuah aplikasi sebagaimana terdapat pada telepon pintar. “Bra cerdas memonitor detak jantung pemakainya dan mengirim informasi via bluetooth kemudian pakaian dalam itu akan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


IPTEK KESEHATAN ○

Bra cerdas memonitor detak jantung pemakainya dan mengirim informasi via bluetooth kemudian pakaian dalam itu akan terbuka secara otomatis setelah detak jantung itu benar-benar menunjukkan si pemakai siap untuk bercinta.

○○

○○

○○

○○

○○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

terbuka secara otomatis setelah detak jantung itu benarbenar menunjukkan si pemakai siap untuk bercinta,” menurut keterangan pers perusahaan Ravijour. Bra pencari cinta sejati ini bekerja setelah disambungkan dengan ponsel cerdas secara nirkabel. Sensor baru bekerja setelah pemakai bra pintar tersebut melakukan kontak fisik seperti berpegangan tangan, dengan pria yang akan dinilai kadar cintanya. Sensor lantas mengirimkan hasilnya ke program khusus yang telah terpasang di ponsel cerdas. Ravijour yakin, sensor rancangan mereka bisa membedakan mana detak jantung cinta sejati, dengan pria yang baru saja selesai berolahraga, sampai mereka yang menonton film horor. Sensor itu juga takkan tertipu dengan detak jantung pria yang tengah merayu si wanita. Identifikasi bisa dilihat dari perbedaan grafik detak jantung yang muncul dari tiap aktivitas yang dilakukan. Tak jelas apa yang jadi dasar pertimbangan hingga Ravijour membuat bra ganjil seperti ini. Laman livescience belum lama ini memperkirakan, bra pintar ini diciptakan untuk mengurangi aksi pelecehan atau kekerasan pada kaum hawa. Sayangnya, produk yang dinamai True Love Tester alias Sang Penguji Cinta Sejati itu saat ini belum tersedia di pasar. Kalaupun nanti tersedia, Anda harus siap-siap mengeluarkan 5.000 yen atau sekitar Rp600.000. (crl)

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

PENGARUH

”LIKE’’ FACEBOOK

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

SELAIN mempengaruhi kondisi psikis penggunanya, sosial media seperti Facebook juga mempengaruhi otak si pengguna. Sebut saja, ketika Anda mendapat ‘’like‘’ atau komentar positif mengenai tulisan atau gambar yang Anda unggah, Anda menjadi lebih bersemangat bukan? Itulah bentuk penghargaan di otak Anda yang bisa menimbulkan dorongan agar lebih bersemangat. Menurut penelitian baru, ada respons yang bisa memprediksi berapa banyak waktu dan energi yang Anda gunakan saat mengakses situs sosial media. Salah satu studi pertama yang mengeksplorasi efek media sosial pada otak, mencitrakan otak 31 pengguna Facebook saat mereka melihat gambar diri sendiri atau dengan orang lain yang disertai like dan komentar positif. Studi ini dipimpin peneliti postdoctoral di Freie Universität di Berlin, Dar Meshi. ‘’Kami menemukan bahwa kita bisa memprediksi intensitas penggunaan Facebook orang lain dengan memindai dan melihat respon otak mereka sebagai bentuk umpan balik positif di dalam pemindai,’’ kata Meshi, seperti dilansir laman Times. Secara khusus, wilayah pada otak yang disebut nucleus accumbens, yang memproses perasaan berharga tentang makanan, seks, uang dan penerimaan sosial, menjadi lebih aktif ketika menanggapi pujian terhadap diri sendiri dibanding saat kita EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


BARU TAHU! KESEHATAN ○

memuji orang lain. Penegasan sosial dengan salah satu bentuknya penghargaan sosial, cenderung menjadi salah satu kegembiraan terbesar dalam kehidupan, baik itu terjadi secara online atau offline. Sehingga tak mengherankan bahwa komentar positif di Facebook bisa mempengaruhi nucleus accumbens ini. Namun, apakah hasil ini menunjukkan bahwa like di Facebook bisa membuat kecanduan? ‘’Memang bagaimanapun ada kemungkinan menarik bahwa afirmasi ini bisa jadi langkah pertama menuju kecanduan bagi sebagian orang karena di Facebook juga ada hal-hal lain yang bisa menimbulkan perilaku adiktif,’’ ungkap Meshi. Ia menambahkan, di situs media sosial, kesenangan yang berasal dari perhatian, kata-kata pujian, senang, dan LOL hanya terjadi secara sporadis. Berbeda dengan likes atau komentar positif di foto atau tulisan pada Facebook yang bersifat sebagai penghargaan. Like atau komentar pada foto tidak selalu diterima, melainkan hanya beberapa kali dalam penggunaan Facebook. Diibaratkan, like tersebut seperti hadiah yang jarang diberikan. Oleh karena itu, otak suka memprediksi penghargaan dan jika tidak menemukan pola, maka akan memicu perilaku sampai menemukan sesuatu. Jadi, jika penghargaan itu acak, maka pencarian atas hal apa yang bisa membuat kita menerima penghargaan akan terus dilakukan. ‘’Penelitian kami merupakan langkah pertama yang baik untuk menemukan hubungan neurobiologis antara kecanduan media sosial dan aktivitas penghargaan di otak,’’ tutur Meshi. ‘’Facebook mungkin menarik bagi orang-orang karena membuat mereka merasa terhubung. Tapi di balik itu, mereka juga ketagihan menggunakannya karena banyak dari kita yang mendapat kesenangan dan mengetahui ari/ jpnn (purnimasari/ ari/jpnn jpnn)) bahwa kita menyukainya,’’ ujar Meshi. (purnimas EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUANP U A N ○

TAK APATIS HADAPI

ANAK AUTIS

MEMILIKI ANAK, ADALAH HAL YANG LUAR BIASA BAGI SETIAP PEREMPUAN. TAPI APA JADINYA JIKA TIBA-TIBA ANAK YANG DILAHIRKAN MENDERITA AUTIS? AYO CARI TAHU CARA MENANGGULANGINYA, AGAR TAK APATIS MENGHADAPI ANAK AUTIS. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014 EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUAN ○

A AUTISM.NET.AU

NAK autis dikenal sebagai anak yang seperti memiliki dunia sendiri. Mereka memiliki keasyikan ekstrem dengan pikiran dan fantasi sendiri. Mereka sulit bahkan menolak berkomunikasi dengan orang lain. Mereka akan menolak bertatap muka dan seolah-olah tidak mendengar. Berkembangan bicaranya lambat, suka main sendiri, bahkan seringkali berperilaku aneh. Misalnya berputar-putar, melompat-lompat, berjalan berjinjit-jinjit dan sebagainya. Menghadapi anak

EDISI 055/TAHUN 6 - 12 FEBRUARI EDISI 055/TAHUN II z 6 -II12zFEBRUARI 2014 2014


PUAN ○

SPEROFORUM.COM

Pada beberapa kasus, justru banyak perempuan yang menyangkal anaknya autis. Mungkin karena merasa malu atau ketidaksiapan mental.

seperti itu, tak mudah bagi seorang perempuan. Sebagai ibu, mereka harus menguras energi, pemikiran serta biaya yang lebih tinggi dibanding mengasuh anak-anak pada umumnya. Hal itulah yang menyebabkan tingkat stres perempuan dalam kasus ini lebih tinggi. Agar stres bisa diredam dan dapat mengasuh anak-anak lebih baik, mungkin beberapa langkah ini bisa membantu:

Siapkan Diri Sebagai seorang ibu, Anda dituntut paling siap untuk menghadapi kenyataan ini. Jika Anda sudah melihat ada kejanggalan pada pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya di bawah usia 3 tahun dengan gejala asyik dengan dunia sendiri itu, segeralah memeriksakannya. Dokter akan menganalisisa, apakah anak Anda masuk kategori autis atau tidak. Karena semakin cepat diatasi, maka kemungkinan untuk tumbuh normal nantinya semakin besar. Pada beberapa kasus, justru banyak perempuan yang menyangkal anaknya autis. Mungkin karena merasa malu atau ketidaksiapan mental. Akhirnya mereka berfantasi EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUAN ○

sendiri bahwa semua kelainan yang dilakukan anaknya adalah hal normal. Hal itu tentu merugikan sang anak, karena seharusnya mereka dapat diatasi sedini mungkin dan mendapatkan terapi sesegera mungkin. Anda pun dapat segera tertolong agar tidak menghadapi stres tinggi. Karena saat sudah menyadari bahwa anak Anda autis, maka Anda punya kesempatan untuk belajar tentang mengasuh dan mendidik anak berkebutuhan khusus tersebut. Dengan pengetahuan yang cukup, Anda akhirnya bisa menerima anak dengan baik, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Anda juga bisa bergabung dengan komunitas orangtua yang memiliki anak autis ataupun para relawan yang membantu mengatasi autis.

Dampingi

WARNII.BLOGSPOT.COM

Anak-anak autis perlu didampingi oleh orangtuanya. Apalagi mereka tak gampang berkomunikasi dengan orang lain. Mereka sangat membutuhkan kehadiran orang yang sangat dikenalnya karena mereka cendrung tidak siap mendapat kenalan baru. Meskipun harus didampingi, bukan berarti Anda memfasilitasi semua keperluannya. Anda hanya perlu mendampingi untuk mengurangi ketergantungannya kepada Anda dan orang di sekitarnya. Terutama untuk kebutuhan dasar, seperti untuk ke toilet, makan dan minum serta mengatur dirinya sendiri. Di EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUAN ○

M.VEMALE.COM

Autis adalah gangguan proses perkembangan. Karena itu, jenis terapi apapun yang dilakukan, memerlukan waktu yang lama.

saat yang bersamaan, Anda juga perlu melakukan stimulasi kepadanya. Terutama sejak lahir hingga usia lima tahun. Bekerja sama dengan Sekolah Sebagai orangtua Anda harus bekerja sama dengan pihak sekolah secara intensif. Komunikasi yang baik membuat si anak juga mudah beradaptasi di sekolah. Saat ini pemerintah juga mulai menyediakan sekolah inklusi yaitu sekolah reguler yang menerima anak berkebutuhan khusus termasuk autis. Namun sistem layanan pendidikannya disesuaikan dengan keperluan anak berkebutuhan khusus. Biasanya, sekolah inklusi menyediakan guru pembimbing khusus (GPK) yang memang melatih untuk mengatasi anak-anak berkebutuhan khusus. Sayangnya, tidak semua daerah ada sekolah inklusi ini.

Lakukan Terapi Autis adalah gangguan proses perkembangan. Karena itu, jenis terapi apapun yang dilakukan, memerlukan waktu yang lama. Selain itu perlu pula dilakukan secara terpadu dan setiap anak memerlukan jenis terapi yang berbeda. Ada 10 jenis terapi yang diakui oleh profesional dan bagus untuk anak-anak autis. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUAN ○

1 . Memberi Hadiah atau Pujian HEALTHMANGO.COM

Sistem yang dipakai adalah memberikan pelatihan khusus pada anak dengan memberikan hadiah ataupun pujian. Nama lain dari terapi ini adalah Applied Behavioral Analysis (ABA). Dengan terapi ini, bisa diukur kemajuannya dan saat ini terapi ABA paling banyak digunakan di Indonesia.

2 . TTerererapi api W ic ar Wic icar araa Terapi ini paling perlu dilakukan karena anak autis memiliki kesulitan dalam bicara dan berbahasa. Kadang-kadang bicaranya sudah berkembang, tetapi mereka kesulitan untuk berdialog.

3 . TTerererapi api Ok up asi Okup upasi SHEKNOWS.COM

Terapi untuk melatih motorik halus. Ini dilakukan untuk melatih anak mempergunakan otot-otot halusnya dengan benar. Misalnya mereka kesulitan memegang pinsil atau sendok dan menyuap makanan.

4 . TTerererapi api FFisik isik

CIMSAUNAND.COM

Terapi untuk melatih motorik kasar. Kadangkadang tonus ototnya lembek sehingga jalannya kurang kuat. Keseimbangan tubuhnya kurang bagus. Fisioterapi dan terapi integrasi sensoris akan sangat banyak menolong untuk menguatkan otot-ototnya dan memperbaiki keseimbangan tubuhnya. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUAN ○

5 . TTerererapi api SSoo sial Kekurangan yang paling mendasar bagi individu autis adalah bidang komunikasi dan interaksi. Terapis sosial membantu dengan memberikan fasilitas pada anak-anak autis untuk bergaul dengan teman sebaya dan mengajari cara-caranya.

6 . TTerererapi api BBermain ermain BULETINKESEHATAN.COM

Seorang anak autis membutuhkan pertolongan dalam belajar bermain. Bermain dengan teman sebaya berguna untuk belajar bicara, komunikasi dan interaksi sosial. Terapis bermain bisa membantu anak dalam hal tersebut dengan teknik-teknik tertentu.

7 . TTerererapi api PPerilak erilak erilakuu Anak autis sering hipersensitif terhadap suara, cahaya dan sentuhan. Tak heran jika mereka sering mengamuk. Oleh karena itu terapi perilaku berguna untuk mencari latar belakang dari perilaku negatif dan mencari solusinya. Lalu merekomendasikan perubahan lingkungan dan rutin melatih anak tersebut untuk memperbaiki perilakunya.

8 .Tererapi api PPerk erk embangan Floor time erkembangan Floortime time,, Son-rise dan Relationship Development Intervention Terapi berkembangan ini berguna untuk NINDY91.WORDPRESS.COM

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


PUAN ○

mempelajari minat, kekuatan dan tingkat perkembangannya. Kemudian ditingkatkan kemampuan sosial, emosional dan intelektual.

9 . TTerererapi api VVisual isual HEALTH.LIPUTAN6.COM

Anak autis lebih muda belajar dengan melihat visual. Hal itulah yang kemudian dipakai untuk mengembangkan metode belajar komunikasi melalui gambar-gambar. Beberapa video games bisa dipakai untuk mengembangkan keterampilan komunikasi.

10 . TTerererapi api BBiomedik iomedik

HEALTH.DETIK.COM

Terapi ini dikembangkan oleh kelompok dokter yang tergabung dalam Defeat Autism Now. Mereka melakukan riset bahwa gejala anak autis diperparah oleh gangguan metabolisme yang berdampak pada gangguan fungsi otak. Pada terapi ini, anak autis diperiksa secara intensif pemeriksaan darah, urin, feses rambut dan lainnya. Semua yang abnormal dibereskan sehingga otak menjadi bersih dari gangguan. Ternyata, anak mengalami kemajuan bila mendapatkan terapi yang komprehensif yaitu terapi dari luar dan dalam tubuh. Itulah beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk viriy anti) menghadapi anak autis. (andi no noviriy viriyanti)

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


JELAJAH OPINI ○

Ekonomi Tanpa Pilot

OLEH MUCHTAR AHMAD

JIKA suatu ekonomi berjalan secara alamiah tanpa ada rekayasa atau kebijakan yang mendasarinya, maka keadaan ekonomi itu dikatakan ‘autopilot’. Tanpa ada pilotnya. Artinya, ekonomi memandu dirinya sendiri bak “drone” menghantam kelompok Taliban di Pakistan. Ekonomi Indonesia umumnya, khususnya ekonomi daerah memang demikianlah adanya. Seandainya tidak ada pemerintah, jalannya ekonomi tetap seperti apa adanya. Atau dibuat sekalipun kebijakannya, maka perekonomian kita tetap demikianlah adanya. Tidak akan melebihi dari keadaan sekarang. Padahal potensinya melebihi keadaan sekarang sungguh besar. Sebaliknya, jika ekonomi kita direkayasa oleh pemerintah bersama pelaku ekonomi nasional atau pelaku ekonomi daerah lainnya maka akan berbeda keadaannya. Apalagi kalau kompeten dan kuat kepemimpinannya seperti China dan Singapura. Di sana, EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


JELAJAH OPINI ○

kebijakan ekonominya mangkus dan rekayasa yang dilakukan sangkil, maka kita lihat pada dua dasawarsa terakhir ini ada dua cirik hasnya yang penting. Pertama tidak terlibat di dalam krisis ekonomi 1978 dan kedua tingkat pertumbuhan tahunan ekonominya rerata di atas 10 persen. Sedangkan di Indonesia bukan saja kedua hal itu, yakni krisis tidak terhindari dan pertumbuhannya hanya lebih-kurang 5 persen. Bahkan Malaysia dan Korea yang sama-sama dilanda krisis, ekonominya cepat dikendalikan pada masa krisis, maka mereka cepat keluar dari krisis itu. Bahkan pulih tak berjarak lama dari masa sebelum 1978; dalam waktu yang kurang dari lima tahun. Oleh pelbagai pihak terkait perekonomian negaranegara itu, memang dilakukan rekayasa dengan diikuti kebijakannya yang mantap, korupsi dibidas dan politik maupun ekonomi stabil. Rekayasa yang dimaksudkan di sini adalah perekonomian masyarakat yang susunannya disusun atas dasar perhitungan, direncanakan dan dirancang dengan saksama. Hasil rekayasa itu didukung dan ditindaklanjuti dengan kebijakan menerapkan agar mencapai tujuannya secara sangkil dan mangkus. Termasuk di dalam kebijakan itu, keputusan mengenai upaya yang dilakukan dalam rangka mengendalikannya agar sasaran yang dicapai berjalan dengan lancar dan lurus. Di antara hal yang penting dalam rekayasa itu adalah mencari dan menemukan sumber dan penyebab pertumbuhan ekonomi. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


JELAJAH OPINI ○

Dari para pelaku ekonomi itu akan muncul tentunya gagasan tentang penyebab pertumbuhan. Dari para birokrat diharapkan timbul gagasan pengurusan perekonomian yang baik dengan praktik yang terbaik menjamin terwujudnya pertumbuhan yang dipercepat.

Dalam pencarian sumber pertumbuhan untuk digunakan sebagai bagian dari merekayasa ekonomi itu, seyogianya melibatkan para teknisi ekonomi, pelaku ekonomi, teknokrat dan para ekonom yang akademisi. Semuanya secara bersama ataupun sendiri, sebagai penasihat ekonomi atau diberi kesempatan ikut serta merumuskan kebijakan dan rekayasa ekonomi itu. Maka ketika bersama dalam suatu jaringan demikian, hampir tak akan pernah terlupakan sumber pertumbuhan ekonomi tempatan. Dari para pelaku ekonomi itu akan muncul tentunya gagasan tentang penyebab pertumbuhan. Dari para birokrat diharapkan timbul gagasan pengurusan perekonomian yang baik dengan praktik yang terbaik menjamin terwujudnya pertumbuhan yang dipercepat. Sedangkan dari para ekonom mungkin akan diingatkan gagasan praktis berlandaskan teori ekonomi mutakhir ataupun yang sudah baku. Akibatnya, tentulah banyak orang, terutama pelaku ekonomi yang menggunakan rekayasa demikian itu. Tidak sekedar seperti halnya sampai dewasa ini. Hanya para eksekutif dan birokratnya dengan bangga mengklaim dan bertepuk dada bahwa dirinya atau badan yang dikelolanyalah yang telah menghasilkan kegemilangan suatu pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Malangnya, tak ada orang yang bertepuk tangan. Bahkan di antara kalangan sendiri pun tidak juga. Sebab tak adanya tepuk tangan itu ialah mereka sadar bahwa memang pertumbuhan ekonomi yang terjadi bukanlah kinerja EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OJELAJAH PINI ○

pemerintah atau kebijakan dan rekayasanya. Mana mungkin suatu yang tak direkayasa dan tanpa kebijakan akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Mustahil lah kebijakan ekonomi yang tidak ada akan menghasilkan suatu unjuk-tampil (performance) atau kinerja. Kalaupun terjadi juga, maka pertumbuhan ekonomi itu, yang memang kenyataannya bertumbuh, tapi tak ada kait-mengaitnya dengan pemerintah. Seperti pesawat tanpa pilot (drone) Amerika Serikat, yang bekerja menembak posisi Al-Qaeda dan Taliban di Pakistan, Afganistan dan Yaman. Dalam hal itu eloklah disimak hasil penelitian yang berkenaan dengan kedudukan geografis suatu negara, kelembagaan dan kebijakan. Prof William Easterly dari Pusat Pembangunan Global Universitas Columbia bersama Prof Ross Levine dari Universitas Michigan berdasarkan kajiannya atas 165 negara di dunia, menjelaskan bahwa kelembagaan lebih menentukan terjadinya pertumbuhan ekonomi atau berhasilnya pembangunan ekonomi dibandingkan dengan letak geografis dan kebijakan suatu negara. Kelembagaan yang baik akan membuat segala sesuatunya menjadi berjalan dengan baik, walaupun kebijakannya buruk. Sebaliknya, kebijakan yang buruk dengan kelembagaan yang buruk membuat segala sesuatunya menjadi buruk. Bahkan kebijakan yang buruk dengan kelembagaan yang mantap, tetap membuat terjadinya pertumbuhan, tetapi dalam jangka panjang akibatnya buruk pada pendapatan. Tentu saja pesannya EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


JELAJAH OPINI ○

Sumberdaya manusia menggantikan pekerja dan para manajer dan usahawan; serta dana, teknologi dan inovasi sebagai sumber daya buatan manusia yang menggantikan modal.

adalah benahi sebaik-baiknya kelembagaan, baik itu undang-undang, peraturan dan pelaksanaannya maupun organisasi dan tatalaksananya. Menurut teori ekonomi klasik, pertumbuhan ekonomi tergantung kepada tiga faktor produksi, yakni: sumber alamiah, tenaga kerja atau buruh dan modal. Tanah, air dan bahan alamiah lainnya disederhanakan sebagai faktor sumber daya alam. Pekerja atau buruh merupakan sumber daya manusia. Sedangkan modal sebagai sumber daya buatan manusia. Dalam ekonomi modern, sumber dasar pertumbuhan itu ditukar dengan istilah sumber daya alam untuk tanah, air dan bahan alam. Sumberdaya manusia menggantikan pekerja dan para manajer dan usahawan; serta dana, teknologi dan inovasi sebagai sumber daya buatan manusia yang menggantikan modal. Dari ketiga sumber daya itu, yang manakah yang menjadi penentu utama atau penyebab dan sumber pertumbuhan ekonomi? Atau dalam bentuk lain pertanyaannya: apakah yang menjadi kendala terpenting dalam melaksanakan pembangunan yang membuahkan pertumbuhan? Sumber daya alamkah? Sumber daya manusiakah? Teknologi dan inovasikah? Hal itu memerlukan suatu diagnosis ekonomi, yang memahami penyebab pertumbuhan, kendala pertumbuhan dengan penyesuaian kebijakan berancangkan pada wilayah dan suasana serta sumber pertumbuhannya. Di dalam analisis ekonomi, terutama pembangunan ekonomi yang menginginkan pertumbuhan, di antara dasar yang sering digunakan adalah teori pertumbuhan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


JELAJAH OPINI ○

Yang lebih umum lagi, meniru atau tetap berkiblat ke perencanaan pusat yang diubah-suai dengan keadaan daerah, paling bisanya. Padahal rencana yang dihasilkan atas dasar analisis Indonesia, bukanlah kumpulan atau akumulasi analisis daerahdaerah.

Kaldor, seorang pemenang hadiah Nobel ilmu ekonomi keturunan Yahudi Hongaria. Teori itu menjelaskan bahwa pada akhirnya yang menentukan angka pertumbuhan yang tingkatan umum produksi ekonominya bertumbuh. Sehingga teori itu memberikan pemahaman atas pertanyaan: kenapa ada ekonomi masyarakat lebih cepat pertumbuhannya daripada masyarakat lainnya? Jawaban sederhana, bagi jangka pendek, adalah bahwa kemajuan teknislah yang juga berkait kelindan dengan pertumbuhan dan akumulasi modal. Jadi yang diperlukan dalam suatu sistem ekonomi kapitalis seperti yang berlaku di daerah kita dewasa ini adalah suatu rekayasa ekonomi berdasarkan diagnosis dengan hasil kebijakan yang berwarna tempatan. Atau bila hendak mencari pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan maka analisis yang memperhatikan produktivitas sektoral, perkembangan teknologi dan akumulasi modal adalah suatu keniscayaan. Akan tetapi, hal itu belum dilakukan di daerah kita. Tidak sedikit penjabat dan para tenaga ahli dalam perencanaan, yang hasil kerja rencananya, tak lebih dari menjiplak (plagiat) dan ‘copy and paste’ perencanaan daerah lain. Yang lebih umum lagi, meniru atau tetap berkiblat ke perencanaan pusat yang diubah-suai dengan keadaan daerah, paling bisanya. Padahal rencana yang dihasilkan atas dasar analisis Indonesia, bukanlah kumpulan atau akumulasi analisis daerah-daerah. Sekarang suasananya, seperti belum sadar bahwa kita dalam era otonomi, yang terbuka peluang untuk EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


JELAJAH OPINI ○

menyusun struktur ekonomi daerah sendiri. Boleh saja menyusun perekonomian daerah dengan kebijakan yang diambil sendiri. Sehingga potensi ekonomi daerah berpeluang mengejar dengan cepat ketertinggalan dari daerah lainnya atau mewujudkan visinya. Perubahan ke arah itu memang dinantikan! ***

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OPINI ○

Waspada Wabah Waralaba

Michael Herdi Hadylaya Konsultan Hukum dan Magister Hukum UGM

DESEMBER lalu, saya berkesempatan pulang ke Pekanbaru. Takjub sekaligus miris dengan kondisi kampung halaman ini. Takjub, karena betapa pesatnya pembangunan dan megahnya bangunan-bangunan pemerintah. Jalan layang yang terbentang di mana-mana, sekalipun mengorbankan pohon-pohon penghijau jalan yang rindang, sungguh luar biasa. Agaknya, baru di Pekanbaru ada jalan layang yang dihiasi dengan ukir-ukiran di kanan-kiri jalan. Sementara itu, hati ini tak bisa menahan sedih melihat kondisi infrastruktur yang kian amburadul. Menuju Rumbai, saya terkejut bukan kepalang karena Jembatan Siak III ternyata sudah harus ’diopname’ padahal baru saja dibangun. Kontras dengan Jembatan Siak I yang berdiri di sebelahnya dengan gagah, padahal telah berdiri hampir setengah abad. Namun, yang paling menohok adalah kehadiran sejumlah toserba waralaba dua puluh empat jam yang seolah menjamur di kota ini. Waralaba ini sekalipun memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat juga menyimpan potensi bahaya terhadap perekonomian rakyat kecil. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OPINI ○

Maka tak heran apabila sebungkus permen di toserba waralaba itu lebih murah daripada yang dijual di warung dekat rumah.

Harus Diatur Toserba waralaba itu mengancam perekonomian rakyat kecil yang tiap-tiap hari mencari nafkah dengan membuka warung ataupun toko kelontong. Rakyat kecil ini sudah kalah start ketika harus bersaing dengan tokotoko modern ini. Pertama, dari segi modal. Toko-toko modern ini memiliki modal yang berkisar puluhan juta untuk memulai usaha. Dengan modal besar itu, barang-barang yang dijual lebih beragam, lebih baru dan bahkan mampu menekan harga jual menjadi lebih murah. Maka tak heran apabila sebungkus permen di toserba waralaba itu lebih murah daripada yang dijual di warung dekat rumah. Kedua, manajemen pelayanan yang modern yang dimilikinya membuat pengunjung lebih nyaman berbelanja. Pendingin ruangan 24 jam, standar operasi pelayanan yang modern sehingga memastikan pelayanan selalu ramah dan stok barang yang selalu baru. Ini tentu berbanding terbalik dengan warung-warung tradisional yang punya manajemen alakadarnya. Mirisnya, kondisi masyarakat Pekanbaru yang mulai meningkat taraf ekonominya menjadi kelas menengah atau middle-class ternyata menggandrungi pelayanan modern seperti yang ditawarkan toserba-toserba waralaba ini. Tidak salah memang, itu adalah hak. Namun, yang mengherankan adalah, tidak adanya penolakan baik dari cerdik-cendikia di Pekanbaru, LSM, ataupun masyarakat sekitar terhadap kehadiran waralaba ini. Seolah, publik Pekanbaru tidak sadar dengan bahaya EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OPINI ○

yang menyelinap di balik kehadiran toserba waralaba itu. Hal ini kontras apabila dibandingkan dengan di Jogjakarta. Di sana, para sarjana mengkritik, bahkan rakyat sekitar menghadirkan penolakan yang cukup sengit menentang kehadiran waralaba-waralaba itu. Mereka sadar, bahwa kapitalisme di balik toserba waralaba itu mengancam perekonomian lokal. Bahwa yang menikmati keuntungan sejati di balik kehadiran toserba-toserba waralaba itu adalah para kapitalis, bukan masyarakat lokal. Mereka sadar, bahwa kapitalisme di balik toserba Menteri Perdagangan bahkan waralaba itu mengancam mengeluarkan aturan pembatasan perekonomian lokal. Bahwa yang kepemilikan waralaba. Sekalipun lulusan luar menikmati keuntungan sejati di negeri, ia paham bahwa pembangunan balik kehadiran toserba-toserba waralaba itu adalah para kapitalis, ekonomi nasional memerlukan keberpihakan terhadap ekonomi kecil. Karena itu, penulis bukan masyarakat lokal. heran akan sikap Pemerintah Kota Pekanbaru yang melakukan pembiaran terhadap hadirnya waralaba-waralaba itu. Penulis mempertanyakan kesungguhan pemerintah kota yang hendak memperjuangkan nasib rakyat kecil. Kalau rakyat tidak tahu bahaya waralaba, seharusnya pemerintah yang mengambil sikap preventif. Jangan justru aji mumpung, meraup uang sebanyakbanyaknya melalui izin pendirian waralaba itu mumpung rakyat belum ada yang protes. Pemerintah seperti ini adalah pemerintah yang dzalim! Mumpung belum terlambat, segera lakukan pembatasan gerai toserba waralaba. Sebelum satu per satu pedagang kecil berguguran terlindas produk kapitalis, segeralah lakukan pembenahan. Kita ingin Pekanbaru menjadi modern dan memiliki perekonomian lokal yang perkasa. Untuk itu, diperlukan pembenahan kebijakan yang berpihak terhadap rakyat kecil. Jangan sampai justru kita ini ibarat ayam yang mati di lumbung padi.*** EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA

SENIBUDAYA ○

TARI PENGOBATAN DEO KAUANGAN

Gendang Masih Pinjam, Tampil Tak Dibayar BISMILLAHIROHMANIRROHIM DONDANG DISAYANG PO MOKOSUD KAMI DIPANGGIL PO MOKOSOD KAMI DIUNDANG DONDANG DISAYANG MOLA KITO POGI BEJALAN MONYOMBAH JUO

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

PENGGAL SYAIR PEMBUKA DARI TARI PENGOBATAN DEO KAYANGAN ITU DISENANDUNGKAN PAK DAMAI (70) KETIKA RPG BERKUNJUNG DI KEDIAMANNYA DI JALAN RAJA PANJANG, KELURAHAN OKURA KECAMATAN RUMBAI PESISIR, PEKANBARU, SELASA (28/1). SEBAGAI PELAKU SATUSATUNYA TARI PENGOBATAN TRADISIONAL YANG ASLI BERASAL DARI KELURAHAN OKURA TERSEBUT, DAMAI MEMASTIKAN, ITULAH SATU-SATUNYA TARIAN TRADISONAL, ASET SENI BUDAYA YANG ASLI DARI OKURA.

‘’TARIAN ini tidak ada di tempat lain, satu-satunya di Okura inilah,” jelas Damai yang juga lebih dikenal namanya oleh penduduk setempat sebagai Pak Tunggal. Ketibaan RPG sore itu, disambut ramah Pak Damai dan beberapa sanak keluarga di kediamannya. Rumahnya yang berukuran kira-kira 5 x 5 meter tampak semrawut karena bertepatan di depan pintu masuknya sedang dibangun perumahan permanen baru, jatah dari wali kota. ‘’Ini alhamdulilah dapat bantuan dari wali kota, sebab

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Maksud deo kayangan itu dewi kayangan. Anak bidadari mandi di kolam tujuh di surga.

rumah awak ni sudah tidak layak huni kata orang-orang tu,” ucap Damai sambil mempersilakan masuk. Duduk di lantai yang hampir sama rata dengan tanah, dinding-dinding tua yang tampak lubang di mana-mana beserta jaring laba-laba di sana-sini. Di ruangan itulah tampaknya semua aktivitas keluarga berlangsung, tidur, masak dan berkumpul. Di rumah itulah selama ini, Damai hidup bersama dua anak angkatnya yang sudah menikah. Melihat kondisi serupa itu, memang patutlah kiranya Damai mendapat bantuan berupa rumah sederhana dari pemerintah. Kunjugan ke desa yang kononnya telah ditetapkan sebagai desa wisata itu adalah untuk mengetahui keberadaan tari pengobatan tradisional yang belakangan didapat informasi telah pernah ditampilkan ke bentuk seni pertunjukan dan bahkan sudah pula dijadikan bahan skripsi budaya oleh mahasiswa di beberapa perguruan tinggi yang ada di Riau. Setelah mengetahui hajat tersebut, Damai dengan bersemangat menceritakan segala sesuatu yang berkaitan dengan tarian yang disebut deo kayangan itu. ‘’Maksud deo kayangan itu dewi kayangan. Anak bidadari mandi di kolam tujuh di surga,” kata Damai memulai cerita. Tarian itu sebenarnya tarian pengobatan untuk sakit-sakit yang yang tak bisa disembuhkan oleh medis seperti kemasukan, guna-guna, sakit kiriman orang dan lainnya yang sebangsa dengan itu. ‘’Ini kan untuk membantu orang saja. Bukan pakai jin, bukan setan tapi pakai syeikh. Semua penyakit itu ada obatnya dan semua EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Dah berapa lama itu? Sekarang umur saya sudah 70 tahun. Maaf, bukan nak menyombongkan diri, tapi alhamdulillah, sudah macam-macam penyakit disembuhkan melalui pengobatan ini.

ini berkat pertolongan Allah semuanya,” jelas Damai. Lelaki yang mengaku menghabiskan masa mudanya di rantau itu juga menjelaskan tari pengobatan itu tidak didapat dari keturunan ataupun berguru. Murni dari dirinya sendiri yang diperoleh melalui mimpi. Ketika itu umurnya masih 30-an. ‘’Dah berapa lama itu? Sekarang umur saya sudah 70 tahun. Maaf, bukan nak menyombongkan diri, tapi alhamdulillah, sudah macam-macam penyakit disembuhkan melalui pengobatan ini,” jelasnya. Mengobati orang dengan tarian tradisonal itu telah dilakoni Damai puluhan tahun. Berkat itulah, beliau sudah sampai ke mana-mana dan sudah banyak pula kenalannya. Berbagai penyakit telah pernah disembuhkan, bahkan katanya pernah pula mengobati orang gila yang sudah dipasung. ‘’Bukan dibuat-buat, kita meminta dari Allah. Penyakit dari Dia, kita minta penyembuhan dari Dia juga,” kata Damai lagi sembari menceritakan pengalaman lainnya selama mengobati orang dengan menggunakan tari tradisional tersebut. Ketika pembicaraan menjurus kepada bentuk tarian pengobatan tersebut, Damai menyebutkan selama melakukan proses ritual pengobatan, ia tidak sendiri. Ia ditemani oleh dua orang pemain gendang. Gendang tersebut tidak sembarang pukul atau berbunyi, ada tengkah dan aturannya. Ada tiga macam jenis nama tengkahnya seperti yang dikatakan Damai, yakni pola botino, pola jantan dan pola anak. Kesemua pola itu harus sejalan pula dengan rentak senandung yang dilagukan dan hentak kaki si Damai EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

yang apabila telah memulai proses pengobatan itu biasanya dipanggil Datuk Pleno. ‘’Jadi kalau sudah masuk Syeikh tu, saya dipanggil Datuk Pleno. Bukan Pak Damai atau Tunggal lagi. Tidak juga dukun atau bomo. Sebab kalau dipanggil dukun bisa bahaya. Orang kan ramai, nanti bisa diuji pula saya, siapa yang mau tahu,” katanya kemudian. Damai menjelaskan, rentak gendang, senandung dan hentak kaki sewaktu menjalani proses ritual tidak boleh salah atau tidak seirama karena rentak itulah yang menjadi jalan menuju ke penyatuan dengan syeikh. Jikalau salah, hal itu bisa membahayakan dirinya sebagai pengobat maupun si orang yang sakit. ‘’Kalau dalam pandangan saya, ketika sudah mulai memanggil syeikh, rentak gendang, senandung dan hentak kaki itu sejalan dengan kecipak tujuh dewi kayangan yang sedang mandi di tujuh telaga di surga, sama semuanya tu,” jelas Damai sembari menirukan gerak dan bunyi kecipak air orang yang sedang mandi. Selain itu, ada beberapa alat atau properti yang digunakan dalam proses ritual pengobatan tersebut. Di antaranya adalah mayang pinang yang masih berbungkus atau belum pecah. Ini digunakan untuk melihat penyakit yang ada dalam diri orang yang sakit. Kata Damai, kalau sudah lama penyakitnya, atau pendek umur orang yang EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Tergantung penyakit yang dideritalah. Kalau sakitnya berat, lama pula proses pengobatannya tapi kalau sakitnya tidak terlalu berat, tidak begitu lama juga pengobatannya.

sakit maka ketika pinang dipecahkan, mayang pinang akan berbau busuk. Tapi kalau umur si orang sakit masih panjang dan penyakitnya baru diidap, mayang pinang tersebut akan tercium harum. Perkakas lainnya adalah bunga tujuh macam sesuai pula dengan jumlah dewi kayangan. Limau obat, lilin lebah, beras putih, padi dan kemenyan. Damai juga membutuhkan selendang putih atau kain putih berukuran dua meter yang akan digunakannya ketika menari dan juga sebagai penghisap penyakit yang berada di dalam tubuh orang yang akan diobati. ‘’Ketika mengobat itu, saya harus berpakaian serba hitam, samalah dengan baju teluk belango Melayu. Kemudian sehelai selendang putih yang akan saya gunakan untuk berselubung sambil menari-nari sesuai dengan rentak gendang dan senandung serta penglihatan saya,” katanya lagi sembari menambahkan tarian itu sifatnya spontan tak bisa diajar-ajar atau dibuat-buat sebab yang menari itu bukanlah dirinya lagi tetapi syeikh yang memasuki tubuhnya. Adakalanya gerakan itu sampai terguling-guling atau bahkan melonjak-lonjak sampai ke atas bubung rumah. Setelah lengkap semua alat dan pelakunya, barulah dimulai prosesi pengobatan dengan menggunakan tari deo kayangan tersebut. Diawali dengan pemukulan gendang, sesaat berikutnya Damai yang sudah disebut Datuk Pleno akan melantunkan lagu ‘’Deo Kayangan” sembari menari dengan menggunakan selendang putih. Ia akan berputar-putar di sekitar orang sakit yang juga EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

harus berada di tempat melakukan proses pengobatan tersebut. Sampailah kemudian Datuk Pleno menemukan isyarat atau pertanda atas penyakit yang diderita si sakit. ‘’Waktunya tak bisa dipastikan berapa lama, bisa saja satu malam suntuk. Tergantung penyakit yang dideritalah. Kalau sakitnya berat, lama pula proses pengobatannya tapi kalau sakitnya tidak terlalu berat, tidak begitu lama juga pengobatannya. Tapi yang perlu diingat, nak ’main’ dengan syeikh ini kita tidak boleh meninggalkan salat lima waktu, itu yang terpenting,” katanya mengingatkan. Terkait niat untuk menurunkan kemampuannya itu, Damai menyebutkan tidak semudah yang dipikirkan karena menyangkut dengan bakat dan kehendak. Kemudian lagi, tidak sembarang orang pula yang bisa menguasai kebolehannya itu. ‘’Ada tesnya juga,” tuturnya. Tapi, menurut salah seorang anak tiri Damai, Fitri, kemungkinan kebolehan bapaknya itu akan diikuti oleh salah seorang cucu Damai yang saat ini masih kecil. Karena selama ini dilihatnya setiap kali Damai melakukan pementasan, cucunya itu sangat senang dan gemar sekali menonton. ‘’Tak boleh terlambat kalau tahu, datuknya hendak tampil,” kata Fitri. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Dari Ritual ke Panggung Perubahan bentuk atau peralihan media tempat bermain dari tarian pengobatan ke panggung pertunjukan, baru dilakukan dan diterima oleh Damai sekitar pertengahan 2013 yang lalu. Ketika itu diceritakannya ada acara wali kota di tepi Sungai Siak. Banyak tetua kampung yang meminta supaya ditampilkan. ‘’Pengulu yang meminta saya untuk menampilkan tari ritual pengobatan itu di hadapan penonton karena katanya Pak Wali akan turun menyaksikan. Itulah baru pertama saya setuju,” kata Damai. Yang kedua, dipentaskan di lapangan voli di kantor lurah. Kata Damai, ramai sekali yang nonton waktu itu. Tak lama lagi, pertunjukan tari deo kayangan akan dipentaskan di hadapan 150 mahasiswa yang akan datang ke Kelurahan Okura. Damai juga menyebutkan setelah itu, akan datang pula tetamu dari Malaysia dan ia juga diminta untuk tampil membawakan tari pengobatan tradisional yang telah diubah suai menjadi pertunjukan seni versi Damai. ‘’Sudah diumumkan kepada msayarakat hal itu,” katanya. Semula, lanjutnya, ia agak kurang setuju juga apabila tarian itu dipentaskan dan disaksikan oleh orang banyak sebab itu merupakan tarian pengobatan. Tetapi setelah ada permintaan dan juga pernyataan dari anak angkatnya bahwa tarian tersebut merupakan budaya tradisi yang ada di Kelurahan Okura, barulah kemudian Damai bisa terima. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Sepuluh orang memegangnya pun tak sanggup. Pernah juga Bapak mengamuk di kampung ini sampai mencabut batang pisang dan bahkan pohon pinang yang sudah besar dicabutnya hanya dengan tangan kiri.

‘’Awak bukan tidak mau tetapi tarian inikan pakai syeikh. Cuma setelah saya pikir, bisa ditampilkan dengan beberapa syarat di antaranya tidak memasukkan syeikh ke dalam tubuh saya dan pelaksanaannya tidak usah terlalu lama,” jelas Damai. Keberatannya untuk ditampilkan di hadapan khalayak memang sangat berasalan karena menurut Damai dan pengakuan Fitri, kalau sudah syeikh itu masuk ke dalam tubuh Damai, akan sulit dikendalikan. Kata Fitri, pernah suatu waktu dulu, bapak tirinya itu sedang melakukan kegiatan pengobatan dan mendapat cemoohan dari beberapa orang. Kontan ketika itu juga Pak Damai yang tubuhnya sudah menyatu dengan syeikh langsung mengamuk. ‘’Sepuluh orang memegangnya pun tak sanggup. Pernah juga Bapak mengamuk di kampung ini sampai mencabut batang pisang dan bahkan pohon pinang yang sudah besar dicabutnya hanya dengan tangan kiri,” kenang Fitri. Tapi kemudian, kata Damai, selain tidak memasukkan syeikh ke dalam dirinya, kalau hanya untuk kepentingan pementasan atau penampilan tak perlu juga memakai perkakas yang telah disebutkan tadi. Cukup selendang putih dan dua orang pemain gendang saja. ‘’Kalaupun mau dihadirkan orang sakitnya, bisa juga tapi orang yang pura-pura sakit saja. Dan waktunya tak perlu lama, sekitar 10 menit jadilah sebab kalau diperturut bisa satu malam suntuk, dari selesai maghrib, sampai menjelang subuh,” jelas Damai. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Dua KKali ali PPent ent as TTak ak Diba entas Dibayyar Untuk deo kayangan dalam konteks ritual pengobatan, Damai sebagai pelakunya tidak pernah mengenakan berapa biaya atas pertolongannya itu karena menurutnya apa yang dilakukan adalah bertujuan membantu bukan semata-mata mencari duit. Ia juga tidak mau dinilai sebagai dukun atau bomo kebanyakan yang belum apaapa sudah minta ini dan itu. ‘’Tak pernah saya meminta berapa bayaran saya, pantang bagi saya hal itu. Kalau ada orang kasi kita terima, kalau tidak kita pun tetap bersyukur,” kata Damai. Tetapi kemudian mendengar cerita Damai selanjutnya hati sedikit miris karena terkait dengan pementasan deo kayangan di hadapan penonton sebagai hiburan atau dalam konteks seni pertunjukan yang telah dilakukannya dua kali, tidak pernah mendapat bayaran sepersen pun dari penyelenggara acara. ‘’Belum pernah awak dibayar lagi kalau sudah ’main’. Sudah dua kali malahan. Ada kadang air minum pun tak dapat,” ungkap Damai. Menurutnya, sebagai orang yang sudah tua, beliau tidak terlalu mempersoalkan hal itu hanya terkadang menjadi malu pula ia dengan dua orang pemukul gendang yang membantunya. Tambah pula gendang yang digunakan masih meminjam sana, meminjam sini. ‘’Tapi kadang-kadang sakit pula telinga ni mendengar cerita orang. Kata mereka kenyanglah yang melaksanakan acara, sementara yang tampil tak pernah dihargai,” ucap Damai meniru ucapan orang-orang. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

Sudah sering didengar masalah bantuanbantuan seperti itu tapi herannya entah ke mana pergi barangnya. Contohnya Bapak ni, sudah sekian lama berharap bantuan gendang tapi sampai sekarang tak pernah sampaisampai ke tangannya.

Fitri yang tampaknya lebih memahami hal itu, membenarkan apa yang disampaikan Damai. Katanya, korupsi tidak hanya terjadi di kota-kota bahkan orangorang kampung pun sudah pandai korupsi. Lebih jauh diceritakan Fitri, tidak hanya persoalan bayaran untuk tampil, di kampungnya itu, sudah berkali-kali didengarnya mendapat bantuan terutama untuk alat-alat musik tradisi serta kostum-kostum untuk kesenian tetapi bantuan tersebut tidak pernah sampai ke orang-orang yang berhak menerimanya. ‘’Sudah sering didengar masalah bantuan-bantuan seperti itu tapi herannya entah ke mana pergi barangnya. Contohnya Bapak ni, sudah sekian lama berharap bantuan gendang tapi sampai sekarang tak pernah sampai-sampai ke tangannya,” ujar Fitri. Damai yang semula diam kemudian mengatakan bahwa ia tidak pula meminta-minta tapi jika memang apa yang dimilikinya saat ini. Tari deo kayangan adalah merupakan salah satu kekayaan seni tradisi yang perlu untuk dilestarikan setidaknya pikirkanlah bersama-sama. ‘’Saya meminjam alat-alat, membawa kawan-kawan atau anggota, menghabiskan waktu untuk menghiburkan orang. Kadang macam orang menangkap burung pula, saat hendak menangkap bukan main lagi usahanya, tapi bila tak diperlukan, dilepaskan begitu saja,” ungkap lelaki yang merupakan suku Melayu Gasib peranakan Siak itu. Damai juga tidak berharap banyak untuk saat ini. Yang jelas, katanya, dapat bantuan berupa gendang dan pakaian untuk tampil pun jadilah. ‘’Kadang meminjam barang orang ini, sesekali bolehlah tapi kalau sudah tiap EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12malu FEBRUARI 2014 muka ni. Kalau masalah saat meminjam, juga


CERANA SENIBUDAYA ○

UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2010

TENTANG CAGAR BUDAYA

Pas al 1 AAyyat 220: 0: asal Cagar budaya nasional adalah cagar budaya peringkat nasional yang ditetapkan menteri sebagai prioritas nasional.

PURNIMASARI/MAJALAH RIAU POS PURNIMASARI/MAJALAH RIAU POS

GEDUNG MESIU

Inilah gedung mesiu di Benteng Bukit Kursi di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Di sinilah tempat penyimpanan obat bedil ketika zaman perang.

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA KOMUNITAS ○

KOMUNITAS ANAK MESIN

Membaur Tukang Insinyur KOMUNITAS YANG DIGAGAS OLEH MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIVERSITAS ISLAM RIAU ANGKATAN 2009 INI BERAWAL DARI HOBIN YANG SAMA ANTAR SESAMA MAHASISWA TEKNIK MESIN YANG SUKA TENTANG PENGETAHUAN ILMU MESIN. KOMUNITAS YANG BERDIRI TAHUN 2013 LALU INI BERAWAL DARI SEORANG MAHASISWA ‘09, BENI HARIANTO S, YANG BERINISIATIF MENDIRIKAN SEBUAH KOMUNITAS YANG BERNAMA KOMUNITAS ANAK MESIN. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


KOMUNITAS SENIBUDAYA ○

Di Komunitas Anak Mesin, tidak ada yang menjadi ketua maupun wakil ketua, semuanya sama. Gudang ide kreatif, hasil karya, inovasi, ataupun hal yang berkaitan dengan teknik mesin, akan dibicarakan dalam diskusi dengan jadwal yang akan ditentukan. Satu yang penting, di komunitas inilah para calon tukang insiyur membaur. ‘’Saya pikir teman-teman hanya main-main mendirikan komunitas ini. Tapi ternyata mereka sangat antusias. Saya sebagai teman yang baik, harus mendukung apa yang direncanakan oleh anak Komunitas Anak mesin. Selama itu masih dalam batas normal, ya mengapa tidak,’’ ujar Beni. Komunitas yang terdiri dari puluhan anggota ini bertujuan untuk menjalin kekompakan antara anak mesin angkatan ‘09 pada umumnya. Kebanyakan anggota komunitas suka dengan ilmu teknik mesin atau teknik karena tidak terlepas dari aplikasi prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Ilmu ini membutuhkan pengertian mendalam atas konsep utama dari cabang ilmu mekanika, kinematika, teknik material, termodinamika dan energi. Ahli atau pakar dari teknik mesin biasanya disebut sebagai insinyur (teknik mesin), yang memanfaatkan EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA KOMUNITAS ○

pengertian atas ilmu teknik ini dalam mendesain dan menganalisis pembuatan kendaraan, pesawat, pabrik industri, peralatan dan mesin industri dan lain sebagainya. Teknik mesin biasanya terdiri dari perancangan mekanik dan konstruksi, proses manufaktur dan sistem produksi, konversi energi, ilmu bahan atau metalurgi. ‘’Kalau kita kembali mengingat sejarah tentang ilmu teknik mesin, teknik mesin mulai berkembang sebagai suatu ilmu setelah adanya Revolusi Industri di Eropa pada abad ke-18. Kemudian pada abad ke-19 semakin berkembang lagi mengikuti perkembangan ilmu fisika. Ilmu teknik mesin pun semakin canggih, dan para insinyurnya sekarang mengembangkan diri di bagian komposit, mekatronika dan nanoteknologi. Ilmu ini juga mempunyai hubungan dengan teknik penerbangan, teknik sipil, teknik listrik, teknik perminyakan dan teknik kimia,’’ ungkap Beni. (crl)

''Bagi komunitas yang ingin tampil di Majalah Riau Pos, silakan kirim email ke majalah_riaupos@yahoo.com atau hubungi Dopi Iskandar di nomor telepon 085292158826.'' EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

YOON EUN HYE

Tulang

TIPIS

INTER

NET

BARU-BARU INI, SEPERTI DILANSIR SOOMPI.COM, ARTIS KOREA, YOON EUN HYE, MENGAKU AGAK TAK PERCAYA DIRI DENGAN TULANGNYA. MENURUTNYA, TULANGNYA YANG KECIL MEMBUATNYA TERLIHAT GENDUT JIKA BERATNYA BERTAMBAH.

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

‘’Namun sedikit menyebalkan jika tubuh nampak tidak berubah jika saya kehilangan berat badan,’’ ujar Yoon Eun Hye ketika diundang menjadi bintang tamu sebuah program acara SBS yang berjudul ‘’One Night TV Entertainment’’. ‘’Tulangku begitu tipis, jadi jika berat badanku bertambah sedikit, aku akan nampak gendut. Jika aku tambah kurus, tubuhku nampak hampir tidak ada bedanya,’’ kata Yoon Eun Hye. Padahal, tak sedikit yang mengagumi tubuh langsing Yoon Eun Hye. Bahkan, pertanyaan yang diajukan saat dia muncul di acara SBS itu juga seputar penampilannya. Dia mengaku tidak menjalani perawatan yang rumit. Pemain Princess Hours ini menyebut tulangnya sangat kecil. Dia menepis pendapat tentang operasi plastik. ‘’Saya sudah cantik sejak di kandungan ibu,’’ jawab perempuan 29 tahun tersebut ketika ditanya asal muasal kecantikannya. (crl) INTERNET

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


○ ○

○ ○

FILM SENIBUDAYA ○

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA ○

ANCAMAN

si Kuno yang Kuat

INTERNET

TR ANSF ORMERS telah menjadi salah satu produksi film TRANSF ANSFORMERS terbesar dan paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya itu, sekuel film ini telah dijadwalkan akan didesain ulang lengkap dari waralaba. Perjanjian produksi baru-baru ini mengumumkan, dengan dukungan negara China, Movie Channel akan membuat film proyek Barat pertama yang aktif didukung oleh pemerintah China. Sebagai bagian dari kesepakatan antara Paramount dan China Movie Channel, untuk Transformers 4 akan direkrut sejumlah warga China untuk produksi. Ternyata, bagian dari proses ini akan dikelola dalam yang tidak biasa. Setidaknya EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


FILM SENIBUDAYA ○

INTERNET

empat aktor lokal akan dipilih untuk bergabung Transformers 4 sebagai bagian dari siaran kompetisi bakat di televisi di Negeri Tembok Besar. THR melaporkan, Transformers 4 akan menggunakan kompetisi reality show di televisi untuk meluncurkan empat peran di China. Para aktor Cina Talent Search akan terdiri dari sebuah kompetisi yang memuncak dalam dua bagian dan dua aktor amatir yang diberikan dalam produksi sutradara Michael Bay. Mereka akan bergabung dengan bintang China yang lebih terkenal, yang akan bergabung dengan proyek ini. Mengingat betapa populer kompetisi kedua waralaba Transformers dan pencarian bakat di China, Transformers 4 bersama aktor Cina Talent Search akan berakhir menjadi acara televisi yang mengudara pada musim panas ini. Serial ini akan tayang perdana paawal Juni dan akan dinilai oleh para produsen Amerika dan China. Salah seorang juru, Lorenzo, adalah salah seorang produsen yang dalang keseluruhan dari film Transformers versi waralaba. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


SENIBUDAYA FILM ○

INTERNET

Transformers 4 ini akan mengisahkan tentang kelanjutan peperangan Autobots dan Decepticons. Setelah Transformers: Dark of the Moon, Autobots dan Decepticons memiliki semua bagian, tapi menghilang dari muka planet ini. Kelompok yang kuat, pengusaha cerdik dan ilmuwan mencoba untuk belajar dari masa lalu dan serangan Transformer yang telah mendorong batas-batas teknologi melampaui apa yang dapat mereka kendalikan selama ini. Ancaman Transformer kuno sangat kuat. Epik petualangan dan pertempuran antara kebaikan dan kejahatan, kebebasan dan perbudakan akan terjadi kemudian. (crl) Genre: Sekuel eksyen fiksi ilmiah Sutradara: Michael Bay Penulis naskah: Ehren Kruger Perusahaan: Paramount Pictures Laman resmi: Transformersmovie.com Pemain: Mark Wahlberg, Nicola Peltz, Brenton Thwaites, Jack Reynor, Stanley Tucci, Kelsey Grammer Jadwal rilis: 27 Juni 2014 Jadwal tayang di Indonesia: Juni, Juli 2014

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


BERSEMBANG SENIBUDAYA ○

SEORANG sahabat bertanya, bisnis apa yang bagus di Pekanbaru. Saya katakan, cari bisnis layanan publik yang jadi tanggung jawab pemko, namun tak kunjung berhasil dilakukan. + AAppa yyang an?? dilakuk ukan uk an ang belum dilak - Pertanyaanmu salah. Harusnya apa yang sudah dilakukan? + AAppa yya. a. RRas as an asan anyya belum ada. - Kalau begitu, selama itu kebutuhan publik, bisnis apa saja akan menguntungkan.***

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

Dialog Imajiner

○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

oleh Onggo IKJ

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OLAHRAGA OLAHRAGA ○

DIEGO FORLAN

Tertinggi di Jepang

EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OLAHRAGA ○

INTERNET

PENYERANG INTERNASIONAL URUGUAY, DIEGO FORLAN, KINI RESMI DIIKAT KLUB JEPANG, CEREZO OSAKA, SELAMA SATU MUSIM. IA SEKALIGUS SEBAGAI PEMAIN DENGAN GAJI TERTINGGI DI LIGA JEPANG.

FORLAN memang sudah malang melintang di beberapa klub terkenal Eropa dan Amerika Latin. Ia juga pernah membela Manchester United, Vilarreall, Inter Milan dan Atletico Madrid. Kehadiran Forlan diyakini bakal membuat Liga Jepang semakin bergairah. Kontrak pria bernama asli Diego Martín Forlán Corazo ini juga langsung membuahkan rekor baginya. Bomber yang lahir di Montevideo, Uruguay, 19 Mei 1979 itu menjadi pemain dengan gaji termahal sepanjang sejarah Liga Jepang. Total, Forlan memperoleh gaji sebesar 4,2 juta euro atau sekitar Rp69,4 miliar per tahun (1 euro = Rp16.537). Jumlah itu jauh lebih banyak dibanding gaji yang diterima Marcus Tulio Tanaka. EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OLAHRAGA ○

Forlan bisa mencetak gol melalui tendangan dari jarak jauh. Ia juga memiliki teknik yang sangat tinggi di depan gawang. Kami berharap performanya bisa meningkatkan Liga Jepang.

Selama ini, Tanaka yang membela panji Nagoya Grampus merupakan pemain bergaji termahal dengan nilai Rp18,7 miliar. Dengan mengantongi kontrak dengan klub Cerezo Osaka (bekas klub pemain MU, Shinji Kagawa), kalau dihitung per bulan maka Rp69,4 miliar dibagi 12, hasilnya Rp5,78 miliar. Jika dihitung per hari, gaji yang akan didapat Forlan sebesar Rp192,78 Juta. Sungguh luar biasa besarnya gaji seorang Diego Forlan di saat usia sudah 34 tahun. Ini adalah rekor baru gaji seorang pemain sepakbola di Negeri Sakura, memecahkan rekor J-League sebelumnya 300 juta yen, yang dibayarkan kepada mantan striker Inggris, Gary Lineker. Untuk itu, Forlan tidak takut, jika tidak masuk tim nasional Uruguay di kejuaraan Piala Dunia 2014 nanti. Padahal, ikut turun bermain di Piala Dunia, bagi kebanyakan pemain lain adalah sebuah angan-angan dan mimpi yang selalu diupayakan dengan kerja keras dan doa. ‘’Forlan bisa mencetak gol melalui tendangan dari jarak jauh. Ia juga memiliki teknik yang sangat tinggi di depan gawang. Kami berharap performanya bisa meningkatkan Liga Jepang,” harap mantan gelandang Jepang, Shunsuke Nakamura di laman Conmebol. ‘’Saya pernah bermain tiga atau empat kali di Jepang dan bisa merasakan atmosfer luar biasa di stadion. Orang-orang di Jepang juga sangat bersahabat. Ini memang bukan La Liga atau Premier League. Namun, standar sepakbolanya sangat tinggi. Liga ini sangat berkembang dan kompetitif. Saya berharap bisa memberikan hasil EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014


OLAHRAGA ○

INTERNET

terbaik untuk tim ini,” tegas Forlan. Pemain yang punya kekuatan pada tendangan bebas ini memiliki 100 caps bermain di kesebelasan nasional Uruguay. Caps ke-100 didapat dalam pertandingan Piala Konfederasi 2013 melawan Nigeria. Pada 11 Oktober 2011, ia mencetak gol ke-32, yang membuatnya sebagai pencetak gol terbanyak Uruguay sepanjang masa di pertandingan resmi. Ini mengalahkan Héctor Scarone yang memegang rekor dengan 31 gol sejak 1930. Forlan untuk pertama kali ikut memperkuat tim nasional Uruguay pada Piala Dunia tahun 2002 yang diselenggarakan di Jepang dan Korea Selatan. Pada debut pertamanya di Piala Dunia, ia berhasil mencetak gol untuk Uruguay saat berhadapan dengan Arab Saudi dan membuat gol lagi saat Uruguay berhadapan dengan Senegal. Tapi, puncak penampilan Forlan adalah pada Piala Dunia tahun 2010 di Afrika Selatan. Ia dianugerahi Golden Ball sebagai Pemain Terbaik dan merupakan Pencetak Gol Terbanyak selama helat Piala Dunia dengan 5 gol. (crl) EDISI 055/TAHUN II z 6 - 12 FEBRUARI 2014

Majalh Riau Pos  

Edisi 055 | 6 - 12 Februari 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you