Page 48

TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Dirazia, disegel, dibakar, dihanyutkan, PETI tetap ada. POLRI.GO.ID

seperti membakar, mengusir dan menenggelamkan kapal-kapal yang digunakan untuk aktivitas ilegal tersebut. Ia mencontohkan, seperti saat penertiban PETI di wilayah Hulu Kuantan. Pihaknya bersama aparat saat itu melakukan penertiban dengan cara membakar, justru mendapat perlawan. ‘’Sekarang kami minta solusinya seperti apa. Aktivitas PETI sudah luar biasa, kami sendiri kehilangan akal untuk memberantasnya, namun kami terus bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk memberantasnya,’’ ujar bupati. Dalam memberantas PETI ini, tambah Ketua DPD II Golkar Kuansing tersebut, pihaknya berharap aparat tidak tebang pilih. ”Dan jangan ada anak tiri atau anak kandung,’’ tambah bupati. Aparat diminta kompak, sehingga pemberantasan PETI bisa dilakukan dengan maksimal dan tepat sasaran. Nyatanya, kendati upaya yang dilakukan Pemda sudah maksimal, aktivitas PETI tak kunjung berhenti. Diakuinya, kalau aktivitas PETI menjanjikan secara ekonomis, yang mampu menghasilkan banyak uang dalam sesaat. Namun menurutnya, itu hanya dinikmati oleh pribadi-pribadi yang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014

Majalah Riau Pos  

Majalah Riau Pos edisi 052 | 16 - 22 Januari 2014

Majalah Riau Pos  

Majalah Riau Pos edisi 052 | 16 - 22 Januari 2014

Advertisement