Page 25

TRAGEDI DI BALIK PETI ○

Setelah melakukan penelusuran melalui jalan poros dan sedikit masuk jalan tanah, raung mesin dongfeng terdengar keras. Ini bukti bahwa aktivitas PETI tak pernah mati.

Mesin penyedot pasir untuk mengambil biji emas. RIAUTERKINI.COM

dilakukan di tengah Batang Kuantan yang menjadi sungai utama bagi masyarakat Kabupaten Kuansing dan menjadi tempat menggantungkan hidup masyarakat tempatan. Beberapa orang warga yang kebetulan melihat kami sepertinya menaruh curiga, namun akhirnya mereka tidak peduli dan berlalu. Saat itulah, dari tempat yang dirasa aman untuk mengabadikan sejumlah aktivitas penambangan, kami mengambil beberapa petik foto. Dari kejauhan, sekitar 20-30 orang pekerja tambang tengah bekerja, beberapa di antaranya hanya mengenakan celana pendek tanpa baju. Bahkan ada yang hanya mengenakan celana dalam. Tubuh mereka berlumpur yang terbawa sedotan mesin dari dasar Batang Kuantan. Kepulan asap dari mesin dongfeng mengambang ke angkasa. Selang dan pipa yang diperkirakan sebesar tiang listrik dimasukkan ke dalam sungai. Air yang keluar dari mesin penyaring terlihat kotor dan sangat keruh itu, mengalir ke mana-mana. Padahal sebagian masyarakat Kuansing masih memanfaatkan air sungai ini untuk berbagai keperluan. Gambaran seperti ini tidak berbeda dengan kecamatan-kecamatan lainnya di pinggir Batang EDISI 052/TAHUN II  16 - 22 JANUARI 2014

Majalah Riau Pos  

Majalah Riau Pos edisi 052 | 16 - 22 Januari 2014

Majalah Riau Pos  

Majalah Riau Pos edisi 052 | 16 - 22 Januari 2014

Advertisement